Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1407
Page 1
Membangun
Ekonomi Kerakyatan:
BRI Tumbuh, Negara Tangguh
Laporan Tahunan
2025
Page 2
Page 3
Membangun Ekonomi Kerakyatan:
BRI Tumbuh, Negara Tangguh
“Membangun Ekonomi Kerakyatan: BRI Tumbuh, Negara Tangguh” bukan hanya
slogan, tetapi kompas strategis BRI. Mandat untuk memberdayakan ekonomi rakyat
tetap menjadi fondasi dan keunggulan struktural kami di tengah lanskap yang semakin
dinamis.
Sepanjang tahun 2025, dinamika domestik dan volatilitas global menuntut kehati-
hatian dan disiplin eksekusi. BRI mencatat kinerja solid dengan pertumbuhan neraca
yang sehat, profitabilitas terjaga, serta struktur pendanaan dan permodalan yang
semakin kuat. Margin tetap resilien dan likuiditas terkelola baik, memberi ruang bagi
ekspansi berkelanjutan.
Kredit tumbuh 12,3% dengan porsi UMKM 77,5%—menegaskan bahwa mikro dan
UMKM tetap menjadi inti bisnis dan sumber ketahanan BRI. Pertumbuhan di segmen
Komersial dan Korporasi dilakukan secara terukur dan berbasis kualitas.
Di sisi pendanaan, simpanan naik 7,4% dan CASA tumbuh 12,7%, mendorong rasio
CASA ke 70,6% — tertinggi sepanjang sejarah BRI. Struktur funding yang kuat
memperkuat efisiensi biaya dana, likuiditas, dan ketahanan margin.
Tahun ini, BRI memperkenalkan tagline/slogan “Satu Bank Untuk Semua”, sebuah
evolusi kapabilitas untuk melayani kebutuhan ekonomi dari ultra mikro hingga
korporasi. Pendekatan multi-segmen ini memperluas diversifikasi dan meningkatkan
resiliensi siklus.
Transformasi digital melalui Qlola, BRImo, BRILink Agen, dan BRIspot memperkuat
kapabilitas end‑to‑end, memperluas akses, meningkatkan efisiensi, dan memperdalam
hubungan dengan nasabah. Pertumbuhan tetap diarahkan pada kualitas, pengelolaan
manajemen risiko yang optimal, dan penguatan permodalan.
BRI tidak hanya mengejar pertumbuhan jangka pendek, tetapi membangun institusi
yang tangguh di setiap siklus—dengan fondasi mikro yang kuat, struktur pendanaan
efisien, dan kapabilitas universal yang terus berkembang.
Laporan Tahunan
Dengan arah strategis yang jelas dan disiplin eksekusi, BRI berada pada posisi solid
2025 untuk terus menciptakan nilai jangka panjang sekaligus mendorong pertumbuhan
ekonomi Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.
Tentang
Laporan Tahunan
Laporan Tahunan ini merupakan laporan terintegrasi yang menempatkan kinerja historis ke dalam konteks dan menggambarkan risiko, peluang,
dan prospek Perseroan di masa depan, sehingga diharapkan dapat membantu pemegang saham dan pemangku kepentingan memahami tujuan
strategis Perseroan dan kemajuannya dalam menciptakan nilai yang berkelanjutan. Laporan tahunan ini berisi ikhtisar data keuangan penting
selama 5 (lima) tahun terakhir, profil perusahaan, laporan Direksi dan Dewan Komisaris, analisis dan pembahasan manajemen yang meliputi
pencapaian kinerja Perseroan, dibandingkan dengan kinerja tahun-tahun sebelumnya, proyeksi kinerja serta prospek Perseroan. Laporan Tahunan
ini juga melaporkan penerapan tata kelola perusahaan yang meliputi struktur dan proses tata kelola termasuk penerapan sistem manajemen risiko
yang di antaranya menggambarkan profil risiko dan pengelolaannya.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 1
Page 4
Kesinambungan
Tema
2024
Melanjutkan Transformasi,
BRI Semakin Brilian dan Cemerlang
Di tengah tantangan kondisi makroekonomi, PT Bank Rakyat tetap memperhatikan Good Corporate Governance dan
Indonesia (Persero) Tbk (yang selanjutnya disebut BRI/ pengendalian risiko. Selain itu, inovasi dan eksplorasi sumber
Perseroan) tetap berkomitmen untuk memberikan layanan pertumbuhan baru terus dilakukan untuk mengoptimalkan
keuangan yang komprehensif kepada masyarakat, serta peluang bisnis saat ini maupun di masa mendatang.
mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan
dan merata di seluruh Indonesia. Untuk itu, BRI konsisten Di tahun 2024, BRI mampu untuk beradaptasi dengan
untuk merespons berbagai situasi dan tantangan dengan berbagai situasi dan berdiri kokoh sebagai market leader
mengeluarkan inisiatif strategis untuk pertumbuhan bisnis di sektor perbankan nasional, sekaligus menjadi simbol
yang sustainable. keberpihakan terhadap Usaha Mikro, Kecil dan Menengah
(UMKM) serta mendorong ekonomi kerakyatan untuk
Penguatan kapabilitas internal BRI Group terus dilakukan memajukan negeri. Di tengah situasi yang kurang kondusif,
dengan melakukan transformasi digital dan culture yang BRI berhasil menjaga profitabilitas dengan mencatatkan
berkesinambungan di seluruh pilar-pilar pertumbuhan Return on Asset sebesar 3,06%, Return on Equity sebesar
bisnis, khususnya segmen Mikro dan Ultra Mikro dengan 19,01% serta laba bersih sebesar Rp60,64 triliun.
2 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 5
Laporan Tahunan
2025
2023
Transformasi Berkelanjutan untuk
Tumbuh Semakin Kuat dan Hebat
Di tengah ketidakpastian perekonomian global dan kondisi Holding Ultra Mikro sebagai bukti bahwa BRI terus proaktif
geopolitik yang menciptakan situasi yang menantang dengan untuk mendorong inklusi keuangan dengan mempermudah
risiko tinggi selama tahun 2023, BRI berhasil menunjukkan akses pembiayaan dan pemberdayaan sosial kepada
kinerja yang positif. Kinerja tersebut tidak terlepas dari masyarakat. Di tahun kedua setelah pendirian, Holding
komitmen BRI untuk terus menjalankan Transformasi Ultra Mikro tersebut telah melayani lebih dari 37 juta
Berkelanjutan Untuk Tumbuh Semakin Kuat dan Hebat nasabah dengan produk pembiayaan, simpanan, dan
sehingga dapat terus berkontribusi terhadap penciptaan juga asuransi dengan dukungan untuk mempermudah
economic dan social values dalam mendukung pertumbuhan jangkauan dengan tersedianya 15 ribu unit kerja (BRI Unit
perekonomian nasional yang inklusif. Transformasi 6.700, Pegadaian 4.087 dan PNM 4.553), 1.018 SENYUM
berkelanjutan yang dilakukan telah memungkinkan BRI untuk (Sentra Layanan Ultra Mikro) yaitu unit co-location, lebih dari
memberikan respon strategis yang tepat di tengah situasi 740 ribu BRILink Agen dan 686 ribu E-channels.
perekonomian yang masih jauh dari ideal pasca periode
pandemi Covid19. Selain itu, BRI terus melakukan inovasi digital untuk
meningkatkan layanan perbankan. BRImo sebagai super
Perseroan berkomitmen untuk terus tumbuh apps BRI secara terus menerus dilakukan penyempurnaan.
berkesinambungan dengan tetap fokus pada transformasi Pada tahun 2023 BRImo telah mengintegrasikan aspek
di area culture dan digital untuk mewujudkan visi BRI yaitu artificial intelligence yaitu chat banking service (Sabrina)
menjadi ”Champion of Financial Inclusion” pada tahun 2025. serta meningkatkan kapabilitas cross border transaction dan
investasi. BRImo telah melayani 31,6 juta users (meningkat
Sejalan dengan upaya untuk mewujudkan visi Perseroan, 32,6% yoy), dengan 3,1 miliar transaksi yang bernilai Rp4.159
BRI mengoptimalkan kekuatan yang dimiliki, dengan fokus triliun, yang menghasilkan Rp2,4 triliun fee based income.
pada periode eskalasi bisnis (beyond banking) yaitu dengan
optimalisasi sinergi Holding Ultra Mikro (BRI, PT Pegadaian Konsistensi untuk terus berinovasi serta respon strategis yang
dan PT Permodalan Nasional Madani) dengan didukung tepat berhasil membuat BRI mencatatkan kinerja yang solid
customer base yang besar untuk menjadi new source dengan aset konsolidasian mencapai Rp1.965 triliun atau tumbuh
of growth bagi BRI, infrastruktur yang tersebar luas dan 5,3% yoy. Untuk total kredit dan pembiayaan BRI mampu tumbuh
produk dan jasa keuangan yang lengkap, serta penguatan 11,2% sebesar Rp1.266 triliun. Peningkatan profitability dengan
retail banking melalui pengembangan bisnis value chain, manajemen risiko yang baik mampu membuat BRI mencatat
penyempurnaan digital product, dan penguatan sinergi dan rekor baru untuk Laba dengan mencatatkan Laba Bersih
cross selling BRI dan perusahaan anak. sebesar Rp60,4 triliun (meningkat 17,5% yoy) di penghujung
tahun 2023.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 3
Page 6
2022
Memperluas Jangkauan,
Memberi Kemudahan,
Semakin Tumbuh & Tangguh
Memperluas Jangkauan,
Memberi Kemudahan,
Semakin Tumbuh & Tangguh
LAPORAN TAHUNAN 2022
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
BRI mengimplementasikan konsep hybrid bank yang telah tumbuh lebih dari dua kali lipat menjadi Rp2.669 triliun,
mengkombinasikan layanan digital dan physical (layanan dengan jumlah transaksi finansial mencapai 1,83 miliar
perbankan konvensional) untuk memperluas jangkauan. transaksi, dan users BRImo pun melesat 68,46% (YoY)
menjadi 23,85 juta users.
BRI terus memacu perkembangan layanan BRILink Agen
untuk mendorong inklusi dan layanan yang lebih dekat Di samping itu, upaya memperluas jangkauan juga dilakukan
dengan masyarakat. Jumlah BRILink Agen telah meningkat melalui Holding Ultra Mikro antara BRI (sebagai induk)
24,6% YoY menjadi 627 ribu agen dengan Nilai transaksi dengan PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani
mencapai Rp1.298 triliun atau tumbuh 13,5% Year on Year (PNM). Satu tahun setelah pendirian, Holding Ultra Mikro
(YoY). Saat ini layanan BRILink Agen telah menjangkau berhasil mengintegrasikan lebih dari 34 juta nasabah
58.896 desa di seluruh pelosok Indonesia, atau mencakup ultra mikro untuk mendapatkan layanan keuangan formal.
setidaknya >77% total desa yang ada di Indonesia. Layanan co-location SENYUM (Sentra Layanan Ultra Mikro)
hingga akhir tahun 2022 telah mencapai 1.013 lokasi.
Komitmen kuat transformasi digital juga terus dilakukan BRI
untuk memberikan kemudahan akses layanan keuangan Dengan demikian, melalui strategi hybrid bank yang
melalui layanan Super Apps BRImo yang menuai respon menjadikan layanan BRI semakin luas dan memberikan
positif masyarakat. Layanan digital banking BRI ini terus kemudahan, mendorong bisnis BRI untuk terus tumbuh dan
mengalami pertumbuhan, di mana nilai transaksi finansial semakin tangguh.
4 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 7
Laporan Tahunan
2025
Digitalisasi:
Go Smaller, Go Shorter, Go Faster
2021
Digitalisasi:
Go Smaller,
Go Shorter, Go Faster
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Laporan Tahunan
2021
Di tengah kondisi pemulihan ekonomi, PT Bank Rakyat Untuk memberikan layanan perbankan hingga ke berbagai
Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) berhasil menjaga fundamental wilayah secara Go Smaller, Go Shorter & Go Faster, digitalisasi
kinerja dapat tumbuh secara sehat, kuat dan berkelanjutan. BRI dilakukan dengan mengacu pada 3 (tiga) framework
Keberhasilan BRI mencatatkan kinerja cemerlang tersebut utama yaitu pertama Digitizing Core atau digitalisasi proses
merupakan hasil dari strategi transformasi yang telah bisnis dengan tujuan untuk meningkatkan produktivitas dan
dipersiapkan sejak 2016 melalui konsep besar BRIvolution 1.0. fokus pada efisiensi. Kedua, Digital Ecosystems yaitu BRI
Program tersebut dimulai pada 2017 dan telah dilaksanakan menyiapkan platform-platform digital untuk mendorong
hingga tahun 2020 lalu. BRI masuk ke dalam bisnis ekosistem value chain sehingga
diharapkan menjadi sumber pertumbuhan baru di sisi CASA,
Sejak terjadinya pandemi, transformasi tersebut dipertajam FBI dan Nasabah baru BRI. Ketiga, New Digital Propositions,
menjadi BRIvolution 2.0 yang difokuskan pada dua area BRI melakukan inovasi teknologi finansial dengan pendekatan
utama yaitu digital dan culture. Visi besar BRI pun turut diubah digital secara penuh dan bisnis model baru yang dapat
menjadi The Most Valuable Banking Group in Southeast memberikan layanan kepada nasabah lebih cepat, lebih baik,
Asia. Selain itu, fokus lainnya adalah menjadi Champion of dan lebih efisien.
Financial Inclusion. Hal itu untuk mengembalikan fokus BRI
pada khitahnya di segmen UMKM termasuk usaha Ultra Melalui transformasi serta strategi go smaller, go shorter
Mikro (UMi). dan go faster yang didukung oleh digitalisasi, BRI terbukti
dapat menunjukkan kinerja yang solid dengan mencatatkan
Champion of Financial Inclusion dimaksudkan guna menjaga aset konsolidasian mencapai Rp1.678,10 triliun atau tumbuh
pertumbuhan berkesinambungan perseroan. BRI mencari 4,23% yoy. Sedangkan untuk total kredit dan pembiayaan
sumber pertumbuhan baru. Dengan strategi go smaller, yaitu BRI Group telah menembus seribu triliun rupiah, tepatnya
menyasar pada segmen usaha yang lebih kecil dari mikro, sebesar Rp1.042,87 triliun. Proporsi kredit UMKM BRI pun
yakni ultra mikro dengan menyalurkan kredit dengan ticket terus merangkak naik, sebesar 83,86% dari total penyaluran
size yang lebih kecil. BRI memberikan tenor pendek sesuai kredit BRI disalurkan kepada segmen UMKM. Angka ini
kebutuhan atau go shorter. Selain itu, BRI memperkuat meningkat dibandingkan dengan periode yang sama tahun
digitalisasi layanan jasa keuangannya sehingga layanan lalu, dan BRI akan terus meningkatkan proporsi tersebut
dan proses bisnis dapat lebih cepat atau go faster. Dengan hingga mencapai 85% pada tahun 2024.
begitu, BRI dapat melayani masyarakat dengan memberikan
akses keuangan yang lebih luas, lebih mudah, lebih cepat
dan lebih terjangkau.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 5
Page 8
DAFTAR ISI
1 Tema dan Arti Tema 98 Keterangan Perubahan Nama
2 Kesinambungan Tema Visi, Misi, dan Budaya
100
Perusahaan
6 Daftar Isi
104 Kegiatan Usaha
9 Sekilas Tentang Perseroan
Kegiatan Usaha Menurut
104 Anggaran Dasar dan yang
10 Jejak Langkah
Dijalankan
14 Kontribusi Terbaik Kami 105 Produk dan Jasa
116 Wilayah Operasional
Kilas Kinerja 120 Struktur Organisasi
122 Daftar Keanggotaan Asosiasi
Pencapaian Kinerja Penting
20 124 Profil Direksi
Tahun 2025
24 Ikhtisar Data Keuangan Penting 150 Profil Dewan Komisaris
Ikhtisar Keuangan dan Rasio 162 Profil Pejabat Eksekutif
24
Keuangan
168 Profil Pekerja
30 Ikhtisar Operasional
Jumlah Pekerja Berdasarkan
168
33 Informasi Saham Jenis Kelamin
34 Aksi Korporasi Jumlah Pekerja Berdasarkan
168
Level Jabatan
Aksi Penghentian Sementara
Perdagangan Saham Jumlah Pekerja Berdasarkan
168
36 (Suspension) dan/atau Rentang Usia
Penghapusan Pencatatan
Jumlah Pekerja Berdasarkan
Saham (Delisting) 169
Tingkat Pendidikan
Informasi Obligasi, Sukuk, dan/
36 Jumlah Pekerja Berdasarkan
atau Obligasi Konversi 169
Status Kepegawaian
Informasi Sumber Pendanaan
38 Jumlah Pekerja Berdasarkan
Lainnya 170
Generasi
38 Rating Perusahaan 2025
Jumlah Pekerja Berdasarkan
170
40 Peristiwa Penting Masa Kerja
170 Pengembangan Kompetensi
Pemegang Saham Utama dan
Laporan 173
Pengendali
Direksi dan 174 Komposisi Pemegang Saham
Dewan Komisaris 175
Komposisi 20 Pemegang
Saham Terbesar
52 Laporan Direksi Komposisi Pemegang Saham
177
5% atau Lebih
70 Laporan Dewan Komisaris
Komposisi Kelompok
Tanggung Jawab Pelaporan 177 Pemegang Saham Kurang dari
88 5%
Tahunan 2025
Kepemilikan Saham Direksi dan
178
Dewan Komisaris
Profil Perusahaan 180
Kepemilikan Saham Senior
Manajemen
92 Identitas Perusahaan 180 Klasifikasi Pemegang Saham
Nama dan Alamat Kantor
93 Regional Office Serta Kantor
Cabang Luar Negeri
95 Brand Perusahaan
96 Riwayat Singkat Perusahaan
6 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 9
Laporan Tahunan
2025
Daftar Anggota Konglomerasi Keuangan Bank, 348 Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
181
Perusahaan Asosiasi, dan Perusahaan Ventura Bersama
477 Ikatan Material Terkait Investasi Barang Modal
191 Struktur Grup Perusahaan
477 Investasi Barang Modal
192 Informasi Kelompok Usaha Bank
478 Komitmen dan Kontinjensi
193 Kronologi Penerbitan Saham
Informasi dan Fakta Material
478
200 Kronologi Penerbitan dan/atau Pencatatan Efek Lainnya Setelah Tanggal Laporan Akuntan
Informasi Penggunaan Jasa Akuntan Publik (AP) dan 478 Prospek Usaha dan Strategi Ke Depan
206
Kantor Akuntan Publik (KAP)
480 Pencapaian Target dan Target Ke Depan
207 Nama dan Alamat Lembaga dan/atau Profesi Penunjang
484 Evaluasi Rencana Jangka Panjang (RJP)
208 Penghargaan dan Sertifikasi
485 Dividen
222 Informasi yang Tersedia pada Situs Web
488 Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
Informasi Material Mengenai Investasi, Ekspansi,
488 Divestasi, Akuisisi, atau Restrukturisasi Hutang dan
Analisis dan Modal
Pembahasan Manajemen Informasi Transaksi Material yang Mengandung
490 Benturan Kepentingan dan/atau Transaksi dengan
Pihak Afiliasi
226 Tinjauan Perekonomian
Perubahan Peraturan Perundang-Undangan dan
500
226 Analisis Perekonomian Global Dampaknya terhadap Bank
228 Analisis Perekonomian Nasional 500 Perubahan Kebijakan Akuntansi
230 Analisis Industri Perbankan 501 Tingkat Kesehatan Bank
231 Analisis Posisi BRI Dalam Industri Perbankan 502 Informasi Kelangsungan Usaha
233 Tinjauan Operasional Pengungkapan Kerangka Governansi, Pengelolaan dan
502
Pengendalian Aspek Perpajakan
233 Rencana Strategis Bank
504 Respon Terhadap Perubahan Arah Kebijakan Moneter
235 Aspek Pemasaran
Larangan, Batasan dan/atau Hambatan Signifikan Untuk
235 Strategi Pemasaran 505 Melakukan Penyediaan Dana Antara Bank dan Entitas
Lain Dalam Suatu Kelompok Usaha
237 Pangsa Pasar
508 Transaksi Spot dan Transaksi Derivatif
238 Penanganan Pengaduan Nasabah
Laporan Penggunaan Tambahan
241 Tinjauan Operasi per Segmen Usaha 509
Penyertaan Modal Negara (PMN)
242 Segmen Operasi
307 Segmen Geografis
308 Proyek Strategis Nasional (PSN) atau Penugasan Lain Tinjauan Fungsi
310 Tinjauan Keuangan Pendukung Bisnis
310 Kinerja Keuangan
512 Sumber Daya Manusia
310 Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
513 Strategi Pengelolaan Human Capital
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif
324
Lain Konsolidasian Kebijakan dan Pelaksanaan Manajemen Sumber Daya
513
Manusia
333 Laporan Arus Kas Konsolidasian
513 Rekrutmen
336 Suku Bunga Dana
515 Pengembangan Kompetensi
336 Suku Bunga Dasar Kredit
515 Talent Management
Kemampuan Membayar Utang dan Kolektibilitas
337
Piutang 519 Penilaian Kinerja
340 Rasio Keuangan Lain 520 Remunerasi
342 Analisis Kualitas Aset Produktif 521 Program Pensiun
346 Strategi Peningkatan Fee Based Income 521 Human Capital Information System
346 Struktur Permodalan Bank 522 Internalisasi Budaya
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 7
Page 10
Keterbukaan Informasi kepada Kebijakan Pemberian Kompensasi Jangka Panjang
527 833
Pegawai Berbasis Kinerja
527 Struktur Pengelola Sumber Daya Manusia 835 Akuntan Publik
528 Rencana Kerja Sumber Daya Manusia 2026 836 Sistem Pengendalian Internal
529 Teknologi Informasi 843 Manajemen Risiko
530 Strategi Teknologi Informasi 863 Fungsi Kepatuhan
530 Inovasi Teknologi Informasi Penerapan Program Anti Pencucian Uang (APU),
Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT) dan
531 Infrastruktur Teknologi Informasi 873
Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah
Massal (PPPSPM)
531 Tata Kelola Teknologi Informasi
878 Perkara Hukum
533 Struktur Pengelola Teknologi Informasi
Sanksi Administratif yang Dikenakan Kepada
535 Rencana Kerja Teknologi Informasi 2026 882 Perusahaan, Anggota Dewan Komisaris dan Direksi oleh
Otoritas Pasar Modal dan Otoritas Lainnya
882 Akses Informasi dan Data Perusahaan
Corporate 888 Kode Etik
Governance 890 Penyimpangan Internal (Fraud)
891 Whistleblowing System
538 Pencapaian dalam Penerapan Corporate Governance
895 Program Anti Korupsi
539 Tujuan Penerapan GCG
Pengelolaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara
899
539 Pelaksanaan Tata Kelola Tahun 2025 Negara (LHKPN)
Rencana Peningkatan Kualitas Implementasi Tata Kelola 900 Pemberian Dana Kegiatan Sosial dan/atau Politik
540
Tahun 2026
900 Buyback Saham dan Buyback Obligasi
540 Dasar Penerapan Tata Kelola
901 Perselisihan Internal
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik Secara
541 901 Rencana Strategis Bank
Berkelanjutan
Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait dan Penyediaan
545 Struktur Tata Kelola Perusahaan 901
Dana Besar
548 Mekanisme Tata Kelola Perusahaan
902 Transaksi yang Mengandung Benturan Kepentingan
548 Pengukuran/Pengujian Kualitas Penerapan GCG
902 Pencegahan Transaksi Orang Dalam (Insider Trading)
Penerapan Tata Kelola Perusahaan Sesuai Ketentuan
552 903 Transparansi Kondisi Keuangan dan Non Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan
903 Pengadaan Barang dan Jasa
Pelaksanaan Penerapan Aspek dan Prinsip Tata Kelola
Perusahaan Sesuai Guidelines of Corporate Governance
557 Penerapan Keuangan Berkelanjutan, Termasuk
Principles for Banks yang Diterbitkan oleh Basel 905
Penerapan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Committee in Banking Supervision
905 Penerapan Tata Kelola Terintegrasi
559 Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan
929 Praktik Bad Corporate Governance
559 Pemegang Saham
561 Rapat Umum Pemegang Saham
583 Direksi Tanggung Jawab Sosial
616 Dewan Komisaris Perusahaan
665 Nominasi dan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Indeks Referensi
Transparansi Kepemilikan Saham Direksi dan Dewan
672
Komisaris
676 Kebijakan Keberagaman Dewan Komisaris dan Direksi OJK
681 Organ dan Komite di Bawah Dewan Komisaris
760 Organ dan Komite di Bawah Direksi
Laporan
828
Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi
Bagi Bank Umum Sesuai POJK 45/POJK.03/2015
Keuangan
8 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 11
Laporan Tahunan
2025
Sekilas
Tentang Perseroan
% 53,19
0,00
Negara RI melalui BP BUMN
%
53,19 Pemegang
PT Danantara Asset Saham Aset
Management (Persero)
Rp
2.135,37
% triliun
Publik 46,81
46,81
Keterangan: Pada 31 Desember 2025, Negara RI memiliki 1 lembar Saham Seri A Dwiwarna
melalui Badan Pengaturan BUMN dan 80.610.976.875 Saham Seri B melalui
PT Danantara Asset Management (Persero).
Produk dan
Jasa Utama
Segmen
Usaha
Mikro Korporasi
Produk Produk
Simpanan Pinjaman
Segmen Lainnya dan
Ritel
Entitas Anak
Entitas
Anak Jasa
Perbankan
PT Pegadaian 99,99%
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) 99,99%
PT Asuransi BRI Life (BRI Life) 51,00% Entitas
PT Bank Raya Indonesia Tbk (Raya) 86,85%
Asosiasi
PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance) 90,00% 15,10% 4,25%
PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) 99,88% PT Bahana Artha Ventura PT Kustodian Sentral
(BAV) Efek Indonesia (KSEI)
PT BRI Ventura Investama (BRI Ventures) 99,97%
1,11% 15,38%
PT BRI Danareksa Sekuritas (BRI DS) 67,00 %
PT Kliring Penjaminan PT Bank Syariah
Efek Indonesia (KPEI) Indonesia Tbk. (BSI)
PT BRI Manajemen Investasi (BRI MI) 65,00%
PT Pemeringkat Efek
6,78% Indonesia (Pefindo)
BRI Global Financial Services Co. Ltd. (BRI Global Financial Services) 100,00%
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 9
Page 12
Jejak
Langkah
1895 2011
Raden Aria Wiriatmaja pada tanggal 16 Desember 1895, • Tanggal 11 Januari 2011, melaksanakan pemecahan nilai
mendirikan De Poerwokertosche Hulp en Spaarbank der nominal saham dengan perbandingan 1:2.
Inlandsche Hoofden, sebuah badan pengelola dana masjid • Tanggal 3 Maret 2011, penandatanganan Akta Akuisisi
di Purwokerto yang bertugas mengelola dan menyalurkan saham PT Bank Agroniaga Tbk. antara BRI dengan Dana
dana kepada masyarakat dengan skema yang sederhana. Pensiun Perkebunan (Dapenbun).
Lembaga ini sempat mengalami beberapa kali perubahan
nama, yakni Hulp en Spaarbank der Inlandsche Bestuurs
Ambtenaren (1895), De Poerwokertosche Hulp Spaaren
Landbouw Credietbank atau Volksbank dan kembali
mengalami perubahan nama menjadi Centrale Kas Voor
Volkscredietwezen Algemene (1912). Tahun 1934 berubah
2009
menjadi Algemene Volkscredietbank (AVB), hingga pada Interkoneksi real time online seluruh jaringan kerja yang
masa pendudukan Jepang, AVB berganti nama menjadi pada saat itu berjumlah 6.480 unit kerja.
Syomin Ginko (1942-1945).
2007
1946 BRI melakukan akuisisi Bank Jasa Artha yang kemudian
Pada tanggal 22 Februari 1946, Pemerintah Indonesia dikonversi menjadi PT Bank BRISyariah.
melalui Peraturan Pemerintah No. 1 tahun 1946, mengubah
nama Syomin Ginko menjadi Bank Rakyat Indonesia (BRI)
sebagai bank pemerintah yang menjadi ujung tombak
dalam mendukung pembangunan perekonomian.
2003
Tanggal 10 November 2003, BRI menjadi Perseroan Terbuka
melalui pencatatan saham perdana di Bursa Efek Jakarta
(kini Bursa Efek Indonesia/BEI) dengan ticker “BBRI”. Kini
1960 saham BRI tergabung dalam indeks saham LQ-45 dan
Pemerintah mengubah nama BRI menjadi Bank Koperasi menjadi salah satu saham unggulan (blue chip) di BEI.
Tani Nelayan (BKTN).
1968 1992
Sesuai Undang-Undang No. 21 Tahun 1968, Pemerintah Sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 21
kembali menetapkan nama Bank Rakyat Indonesia dengan Tahun 1992, terjadi perubahan status badan hukum BRI
status sebagai bank umum. menjadi perusahaan perseroan (Persero).
1969 1984
BRI ditunjuk Pemerintah sebagai satu-satunya bank yang Setelah dihentikannya program Bimas oleh Pemerintah,
bertugas menyalurkan kredit program Bimbingan Masal BRI mulai mengelola bisnis mikro secara komersial yang
(Bimas) dan mulai dibentuknya BRI Unit. disalurkan melalui BRI Unit.
10 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 13
Laporan Tahunan
2025
2011 2018
• Tanggal 16 Desember 2011, penandatanganan Instrument • Dalam rangka meningkatkan layanan kepada nasabah
of Transfer dan Bought and Sold Notes antara BRI BRI meluncurkan Artificial Intelligence bernama Sabrina
dengan PT Asuransi Jiwa BRIngin Jiwa Sejahtera atas sebagai BRI New Assistance yang memudahkan nasabah
saham BRIngin Remittance Co. Ltd. (Hong Kong). untuk mendapatkan informasi mengenai Bank BRI.
• Bank BRI mendorong UMKM Go Digital dengan
meluncurkan Indonesia Mall bekerja sama dengan
startup-startup marketplace sehingga memberikan
kesempatan kepada UMKM untuk menjual produknya
dengan pasar yang lebih luas.
• BRI menerbitkan beberapa surat berharga berikut:
2013 - Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap IV Tahun
BRI Hybrid Banking merupakan layanan self-service 2018 Seri A, jatuh tempo pada 21 Februari 2023,
banking yang pertama di Indonesia. dengan nilai nominal Rp1.837.000.000.000 dan
coupon/discount rate sebesar 6,65%, serta peringkat
AAA dari Pefindo.
- Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap IV Tahun
2018 Seri B, jatuh tempo pada 21 Februari 2025,
dengan nilai nominal Rp605.000.000.000 dan coupon/
2014 discount rate sebesar 6,90%, serta peringkat AAA dari
• Jaringan ATM BRI terus bertumbuh mencapai 20.792 unit Pefindo.
ATM dan EDC menembus angka 131.204 unit, merupakan - Obligasi Subordinasi III Bank BRI Tahun 2018, jatuh
jaringan ATM dan EDC terbesar di Indonesia. tempo pada 21 Juni 2023, dengan nilai nominal
• BRI telah melakukan penandatanganan Kontrak Rp500.000.000.000 dan coupon/discount rate
Pengadaan Satelit dan Peluncuran Satelit BRI (BRIsat) sebesar 7,70%, serta peringkat AA dari Pefindo.
dengan Space System/Loral (SSL) dan Arianespace pada • BRI telah melakukan penyertaan pada 3 bisnis baru,
tanggal 28 April 2014. yaitu 2 (dua) tambahan perusahaan anak, PT BRI Ventura
Investama (BRI Ventures) dan PT BRI Danareksa Sekuritas
(DS), serta penyertaan pada PT Danareksa Investment
Management (DIM). Atas penyertaan yang telah dilakukan
oleh BRI, maka jumlah Perusahaan Anak yang dimiliki
oleh BRI Group menjadi 8 (delapan) Perusahaan Anak
2015 yaitu Syariah (BRIsyariah), Bank Konvensional (BRI
• Pada tahun 2015 BRI membuka Unit Kerja Luar Negeri di Agro), Remittance (BRI Remittance), Asuransi (BRI Life),
Singapura serta mengakuisisi PT Asuransi Jiwa Bringin Multifinance (BRI Finance), Modal Ventura (BRI Ventures)
Jiwa Sejahtera (Bringin Life). dan Sekuritas (BRI Danareksa Sekuritas) dan General
• Pada tanggal 4 Agustus 2015 BRI resmi meluncurkan Insurance (BRI Insurance).
Teras BRI Kapal untuk menjangkau masyarakat pesisir • BRI juga meresmikan BRI Institute sebagai salah satu wujud
kepulauan yang selama ini belum dapat menikmati nyata Bank BRI dalam Membangun Kapasitas Nasional atau
layanan perbankan. National Capacity Building di segmen UMKM.
• BRI juga meresmikan BRI Corporate University sebagai
sarana penunjang yang komprehensif bagi pendidikan
pekerja.
2017
• Pada tanggal 14 Maret 2017 BRI membuka Unit Kerja Luar
2016
Negeri di Timor Leste.
• Tanggal 18 Juni 2016, pukul 18.38 Waktu Kourou, • Pada tanggal 24 Februari 2017 BRI resmi meluncurkan
Guyanan Prancis, satelit milik BRI, BRIsat meluncur Teras BRI Kapal Bahtera Seva II dan Teras BRI Kapal
dengan sukses. BRIsat menjadi infrastruktur penunjang Bahtera Seva III untuk menjangkau masyarakat pesisir di
layanan digital Bank BRI. kepulauan Labuan Bajo dan Halmahera.
• BRI Mengakuisisi BTMU Finance yang bergerak di bidang • Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”)
multifinance. BTMU Finance berubah nama menjadi BRI Perseroan yang diselenggarakan pada tanggal 18
Finance. Oktober 2017 telah menyetujui pemecahan nilai nominal
• Meluncurkan layanan full-digital branch di Terminal 3 saham (stock split) dari semula Rp 250,- (dua ratus lima
Bandara Soekarno Hatta dan juga program digitalisasi puluh Rupiah) per saham menjadi Rp 50,- (lima puluh
untuk UMKM seperti e-Pasar, Teras BRI Digital. Rupiah) per saham (Rasio 1:5) dan mulai diperdagangkan
1 Juta Domain Gratis Untuk UMKM dan Rumah pada perayaan 14 Tahun Saham BRI melantai di bursa
Kreatif BUMN. yakni tanggal 10 November 2017.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 11
Page 14
2019 2020
• BRI melalui perusahaan anak BRI Agro meluncurkan BRI secara aktif menjadi mitra utama Pemerintah dalam
PINANG, Digital Lending Perbankan Pertama di mengimplementasikan program Pemulihan Ekonomi
Indonesia. Dengan mengkombinasikan teknologi digital, Nasional (PEN) yang telah memberikan dampak positif,
PINANG mempercepat proses pengajuan sampai tidak hanya bagi Debitur yang sebagian besar UMKM,
dengan pencairan kurang dari 10 menit. Pengajuan dapat tetapi juga bagi Perseroan. Sampai dengan Desember
dilakukan tanpa harus ke bank dan tanpa tatap muka 2020, program PEN yang telah dilaksanakan oleh Perseroan
secara langsung. Melalui proses yang cepat, murah, sebagai berikut:
dan aman, serta plafon yang bersaing, PINANG akan 1. Penyaluran Kredit UMKM dalam rangka Percepatan
memberikan kemudahan ekstra kepada nasabah untuk Pemulihan Ekonomi Nasional. Sesuai dengan target yang
mengajukan pinjaman. ditetapkan Pemerintah sebesar Rp45 triliun (3 kali) dari
• BRI melakukan akuisisi perusahaan yang bergerak di Penempatan Dana Pemerintah;
bidang Asuransi Umum yaitu PT Bringin Sejahtera Artha 2. Penyaluran kredit dengan skema penjaminan pada
Makmur (BRINS), akuisisi ini merupakan langkah strategis segmen kecil dan ritel sebesar Rp8,73 triliun kepada lebih
perseroan untuk menjadi integrated financial solution dari 14 ribu Debitur;
yang akan semakin melengkapi layanan keuangan yang 3. Penyaluran Subsidi Bunga Kredit UMKM sebesar Rp5,47
dimiliki oleh BRI Group. Triliun kepada lebih dari 8,9 juta penerima;
• Pada tanggal 28 Maret 2019 BRI menerbitkan obligasi 4. Penyaluran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM)
berkelanjutan (sustainability bond) dengan nominal sebesar Rp18,64 triliun kepada lebih dari 7,7 juta usaha
sebesar USD500.000.000 (angka penuh) untuk jangka mikro;
waktu 5 tahun. Penerimaan dari penerbitan obligasi 5. Penyaluran KUR Super Mikro sebesar Rp8,66 triliun
tersebut akan dimanfaatkan untuk mendanai Eligible kepada lebih dari 985 ribu debitur;
Project sesuai dengan Sustainability Framework. 6. Penyaluran subsidi gaji sebesar Rp6,45 triliun kepada
• Guna memberikan kemudahan dan keamanan layanan lebih dari 5 juta penerima.
transaksi perbankan, BRI kembali meluncurkan
Selain itu, sebagai upaya penyelamatan debitur terdampak
terobosan digital banking terbarunya. Yang terbaru,
Covid-19, Sampai dengan Desember 2020, BRI telah
BRI meluncurkan aplikasi BRImo, aplikasi BRI Mobile
melakukan restrukturisasi sebesar Rp186,6 Triliun kepada
terbaru berbasis data dengan UI/UX (user interface/user
2,8 juta debitur, di mana sebesar 95% merupakan debitur
experience) dan fitur-fitur terbaru yang dapat digunakan
segmen Mikro, Konsumer, Kecil dan Menengah.
oleh nasabah maupun non nasabah BRI tanpa perlu
• Untuk memberikan kemudahan bagi nasabah
datang ke kantor cabang dengan pilihan sumber dana
bertransaksi di tengah pandemic, BRI menghadirkan
giro, tabungan dan Uang Elektronik untuk setiap fitur-
inovasi-inovasi digital sebagai berikut:
fiturnya. BRImo memiliki berbagai keunggulan menarik,
- Peluncuran BRImo New Look
yakni kemudahan dalam pembukaan rekening Tabungan
- Peluncuran Pasar.id. Adanya social distancing
BRI Britama Muda, login aplikasi menggunakan finger
& PSBB menyebabkan aktivitas pasar menjadi
print maupun face id Recognition, cek mutasi rekening
terbatas, sehingga pedagang mengalami omzet. BRI
hingga 1 tahun kebelakang, penggunaan alias rekening
membantu “Survival Mode” Pasar Tradisional dengan
serta akses info promo BRI. Pengguna BRImo hingga
memperkenalkan belanja online (baik melalui WA, situs
Desember 2019 telah mencapai 2,96 juta pengguna.
web, Mobile Apps, maupun kerjasama dengan start
• Pada 12 Desember 2019, BRI melakukan terobosan
up).
inovasi atas produk dan layanan keuangannya untuk
- Peluncuran Digital Saving. BRI meluncurkan layanan
mengukuhkan diri sebagai lembaga keuangan terdepan
pembukaan rekening secara digital melalui Platform
dalam digital banking di Indonesia. Yang terbaru, BRI
Digital Saving yang dapat diakses melalui channel
meluncurkan pinjaman online yang diberi nama CERIA.
Bank BRI ataupun pihak ketiga yang bekerjasama,
Melalui peluncuran ini, BRI menjadi bank BUMN pertama
dengan menggunakan 2 teknologi yaitu face
yang memiliki aplikasi pinjaman online.
recognition dan digital signature, sehingga nasabah
• Selain berinovasi dengan mengembangkan berbagai
tidak perlu datang ke kantor Bank untuk bertatap muka
produk digital banking, selama periode tahun 2019 BRI
dengan petugas.
juga terus melakukan pemberdayaan UMKM melalui
• Peluncuran lembaga sertifikasi profesi perbankan di
penyaluran KUR senilai Rp 87,9 Triliun kepada lebih dari
Indonesia (BRISLP).
4 juta pelaku UMKM. Dari total KUR yang disalurkan
• Peluncuran BRI Micro & SME Index (BMSI). Peluncuran
selama tahun 2019 oleh BRI tersebut, Rp75,7 Triliun atau
BMSI merupakan kepedulian BRI terhadap aktivitas
86,1% diantaranya disalurkan khusus di segmen mikro.
UMKM Indonesia untuk menjadi suatu informasi.
Dengan demikian, sejak tahun 2015, BRI telah berhasil
BMSI menjadi leading indikator pertama di Indonesia
menyalurkan KUR dengan total nilai mencapai Rp 323,4
yang mengukur aktivitas UMKM yang suatu saat akan
Triliun kepada lebih dari 16,6 juta pelaku UMKM di
bermanfaat bagi kebijakan publik.
seluruh Indonesia.
12 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 15
Laporan Tahunan
2025
2021 2025
• Sepanjang tahun 2021, BRI sukses melakukan 3 (tiga) • Sepanjang 2025 menjadi momentum penting bagi BRI dalam
aksi korporasi besar untuk mendukung pertumbuhan menegaskan arah transformasi jangka panjang. Pada 3 Juli 2025,
yang berkelanjutan. Tiga aksi korporasi besar tersebut BRI meluncurkan BRIVolution Reignite sebagai strategi untuk
memperkuat fondasi bisnis, meningkatkan daya saing, serta
merupakan bagian dari pertumbuhan bisnis BRI yang menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan, dengan fokus pada
dilakukan secara anorganik dan proses value creation. penguatan struktur pendanaan, percepatan digitalisasi, peningkatan
Adapun 3 (tiga) aksi korporasi tersebut antara lain: produktivitas, serta pengembangan bisnis berbasis customer-
1. Konsolidasi Bank Syariah Indonesia (BSI) dengan centric.
peningkatan harga saham BRIS hingga empat kali lipat • Fondasi strategi tersebut kian diperkuat melalui penguatan budaya
organisasi dengan penetapan Brilian Way. Lima nilai utama yang
sejak proses konsolidasi. diusung yakni Integrity, Collaborative, Accountability, Growth
2. Peningkatan valuasi BRI Life menjadi Rp7,5 triliun Mindset, dan Customer Focus yang ditetapkan sebagai panduan
melalui kerjasama strategis dengan FWD Financial nilai dan perilaku yang harus dimiliki oleh seluruh Insan BRILiaN
pada 2021, di mana BRI sebelumnya mengakuisisi BRI dalam menjalankan perannya.
Life dengan nilai Rp1,6 triliun pada 2015. • Keselarasan antara strategi dan budaya tersebut kemudian dimaknai
secara utuh melalui Corporate Rebranding, yang diluncurkan pada
3. Pembentukan Holding Ultra Mikro bersama Pegadaian 16 Desember 2025, sebagai refleksi identitas BRI yang semakin
dan PNM dengan total nilai Right Issue sebesar Rp95,9 modern dan inklusif, tanpa meninggalkan DNA keberpihakan kepada
triliun yang terdiri atas Rp54,7 triliun dalam bentuk rakyat, pemberdayaan UMKM, serta peran strategis sebagai agent
partisipasi non tunai pemerintah berupa inbreng of development.
saham Pegadaian dan PNM, serta Rp41,2 triliun dalam • Hasil dari transformasi tersebut juga tercermin dari capaian kinerja
yang membanggakan, Di sisi pendanaan, simpanan naik 7,4% dan
bentuk cash proceed dari pemegang saham publik. CASA tumbuh 12,7%, mendorong rasio CASA ke 70,6% — tertinggi
Pencapaian tersebut menorehkan sejarah sebagai sepanjang sejarah BRI. Struktur funding yang kuat didorong oleh
Right Issue terbesar di kawasan Asia Tenggara, penguatan dari sisi transaksi yang semakin tangguh mampu
peringkat ketiga Right Issue di Asia, dan nomor tujuh di mencipatakan efisiensi biaya dana, serta mampu menjaga likuiditas
seluruh dunia. dan ketahanan margin. Kredit tumbuh 12,3% dengan porsi UMKM
77,5%—menegaskan bahwa mikro dan UMKM tetap menjadi
• Sebagai upaya melanjutkan momentum positif inti bisnis dan sumber ketahanan BRI. Pertumbuhan di segmen
kebangkitan perekonomian nasional, BRI menjadi Komersial dan Korporasi dilakukan secara terukur dan berbasis
titling sponsor BRI Liga 1 sehingga diharapkan dapat kualitas.
menggerakkan perekonomian nasional. Khususnya agar • Selain itu, sebagai bagian dari dukungan terhadap program
industri sepak bola nasional termasuk UKM, UMKM, dan pemerintah, BRI juga konsisten menjadi penyalur utama Kredit
Usaha Rakyat (KUR). Tercatat, sepanjang tahun 2025, BRI berhasil
turunannya seperti perusahaan konveksi jersey sepak menyalurkan KUR sebesar Rp178,08 triliun kepada sekitar 3,8 juta
bola, penjual souvenir, pernak pernik tim, dan industri debitur. Secara kumulatif sejak tahun 2015 hingga akhir Desember
sepatu sepak bola akan kembali menggeliat. 2025, total penyaluran KUR BRI telah mencapai Rp1.435 triliun yang
• BRI membuka outlet luar negeri keenam yakni Kantor dimanfaatkan oleh sekitar 46,4 juta pelaku usaha.
Cabang di Taipei, Taiwan. yang terletak di No. 166, Sec. • BRI juga berperan aktif dalam mensukseskan program Pemerintah
lainnya seperti Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih dan
3, Nanjing East Road, Zhongshan District, Taipei City, Kredit Perumahan Rakyat. Hal ini semakin memperkuat peran BRI
Taiwan. Operasional BRI Taipei Branch (BRITW) ini sudah sebagai mitra strategis Pemerintah dalam memperluas akses dan
mulai beroperasi pada Selasa, 30 November 2021. BRI optimalisasi pelaksanaan program Pemerintah
Taipei Branch juga telah mengantongi izin operasional • Dengan arah strategis yang jelas dan disiplin eksekusi, BRI berada
sebagai Full Retail Foreign Bank Branch Office License pada posisi solid untuk terus menciptakan nilai jangka panjang
sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif
oleh otoritas Taiwan. Dengan lisensi tersebut, BRI dan berkelanjutan.
Taipei Branch dapat memberikan pelayanan Simpanan,
Pinjaman, Remitansi, Trade Finance, dan Treasury
kepada nasabah di Taiwan.
2024
• BRIvolution 3.0 resmi diluncurkan sebagai langkah
strategis perusahaan untuk menetapkan rencana jangka
2022 panjang perusahaan dengan merumuskan visi BRI
Pada tahun 2022 BRI terus mengembangkan bisnisnya sebagai “The Most Trusted Lifetime Financial Partner for
melalui beberapa hal: Sustainable Growth”.
1. Mengakuisisi Danareksa Investment Management untuk • BRI terus berkomitmen untuk mendorong ekonomi
terus menjadikan BRI Group sebagai one stop financial kerakyatan dengan melayani dan memberdayakan
solution bagi masyarakat Indonesia. UMKM, termasuk melalui Holding Ultra Mikro (UMi).
2. Meluncurkan produk Qlola by BRI sebagai Integrated Selama 3 (tiga) tahun sejak didirikan, Holding UMI telah
Corporate Solution Platform hanya dengan single sign on melayani 35,9 juta nasabah termasuk melalui 1,032 co-
login. location yang tersebar di seluruh Indonesia.
3. Semakin konsisten mendukung inklusi keuangan
Indonesia melalui:
• BRILink Agen yang telah mencapai 627 ribu Agen dan
tersebar di >58 ribu desa atau mencakup >78% desa
di Indonesia.
2023
• Super Apps BRImo yang telah memiliki 23,85 juta Bukti keberhasilan transformasi Digital yang dilakukan BRI
pengguna dan menjadikan BRImo sebagai banking terlihat dari jumlah user BRImo di akhir 2023 mencapai
apps dengan pengguna terbesar di Indonesia. 31,6 juta user meningkat >10 kali lipat hanya dalam waktu 4
• Menghadirkan >1.000 Gerai Senyum untuk (empat) tahun, menjadikan BRImo sebagai mobile banking
memudahkan akses bagi nasabah Ultra Mikro dalam yang paling banyak di download di Indonesia. Selain itu,
satu pintu yang telah berhasil mengintegrasikan >34 pada tahun 2023 volume transaksi BRImo tumbuh luar biasa
juta data nasabah. mencapai Rp4.159 triliun.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 13
Page 16
Kontribusi
Terbaik Kami
Di tengah dinamika perekonomian domestik dan global untuk melayani masyarakat kecil dan pelaku usaha rakyat,
yang penuh tantangan, arah dan fondasi bisnis PT Bank sebuah nilai dasar yang terus diwariskan hingga kini. Ke
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus diperkuat, seiring depan, BRI menetapkan arah strategis untuk menjadi bank
dengan penegasan peran BRI sebagai bank milik negara yang semakin kuat dalam melayani seluruh segmen, sejalan
yang tumbuh bersama masyarakat dan secara konsisten dengan visinya sebagai satu bank untuk semua.
berkontribusi bagi perekonomian nasional.
Tanpa meninggalkan DNA keberpihakan kepada rakyat,
Dalam kerangka tersebut, BRI turut menetapkan agenda BRI juga mengambil peran aktif dalam mengakselerasi
transformasi BRIVolution Reignite sebagai langkah strategis perekonomian nasional melalui dukungan terhadap berbagai
untuk memperkuat fondasi bisnis, meningkatkan efisiensi, program prioritas pemerintah. Kontribusi tersebut tidak
serta memastikan Perseroan tetap relevan dan kompetitif hanya diwujudkan dalam aspek ekonomi, tetapi juga melalui
di tengah perubahan lanskap ekonomi dan teknologi. aksi sosial yang menyentuh langsung masyarakat dan
BRIVolution Reignite menegaskan fokus BRI pada penguatan memperkuat dampak keberlanjutan.
struktur pendanaan, percepatan digitalisasi, peningkatan
produktivitas, serta pengembangan bisnis inti dan bisnis baru Kehadiran BRI di tengah masyarakat menegaskan bahwa di
yang berkelanjutan. Seluruh agenda ini dijalankan dengan balik agenda transformasi dan penguatan kinerja, Perseroan
orientasi customer-centric, sekaligus memperkuat peran BRI terus menjaga komitmennya untuk hadir dan bergerak
sebagai bank yang melayani seluruh segmen masyarakat. bersama rakyat. Setidaknya terdapat 10 kontribusi nyata BRI
untuk negeri, yang mencerminkan peran strategis Perseroan
Transformasi tersebut berjalan beriringan dengan DNA BRI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif,
sebagai bank yang berakar kuat pada ekonomi kerakyatan. berkeadilan, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.
Sejak berdiri pada tahun 1895, BRI tumbuh dengan mandat
Ciptakan Sharing
Economy Melalui
Keberadaan 1,19 Sepanjang 2025, BRI didukung oleh sekitar 1,19 juta BRILink yang tersebar di seluruh
Juta BRILink Agen Indonesia, menjangkau 66.098 desa atau lebih dari 80% total desa di Tanah Air.
Melalui model bisnis berbasis kemitraan ini, BRILink Agen telah memfasilitasi 1 miliar
transaksi finansial dengan total volume mencapai Rp1.746 triliun.
Selain itu, melalui jaringan BRILink Agen, BRI memperkuat peran Koperasi Desa/
Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai penggerak ekonomi kerakyatan hingga
ke wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal). Kehadiran jaringan ini tidak hanya
memperluas inklusi keuangan, tetapi juga menciptakan sharing economy bagi
masyarakat setempat. Dengan pendekatan tersebut, BRI mampu menjangkau
lapisan masyarakat yang sebelumnya belum tersentuh layanan perbankan formal.
14 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 17
Laporan Tahunan
2025
Konsisten Dukung
Program Tiga Juta Rumah,
BRI Salurkan KPR Subsidi
16,16 Triliun
Rp
BRI terus memperkuat perannya dalam mendukung program perumahan
nasional melalui penyaluran Kredit Pemilikan Rumah Subsidi (KPRS). Hingga
akhir Desember 2025, BRI telah merealisasikan pembiayaan KPRS sebesar
Rp16,16 triliun kepada lebih dari 118 ribu debitur di seluruh Indonesia,
sebagai bagian dari komitmen dalam menyediakan akses hunian layak bagi
Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Penyaluran tersebut mencakup beberapa skema pembiayaan, yakni KPR
Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar
Rp15,74 triliun, KPR Tapera sebesar Rp321,23 miliar, KPR Subsidi Selisih
Bunga (SSB) senilai Rp94,03 miliar, serta Program Bantuan Pembiayaan
Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) sebesar Rp9,06 miliar.
Komitmen pada Asta Cita,
KUR BRI Capai Rp178,08 Triliun
BRI mencatat capaian positif dalam penyaluran Dilihat dari sektor ekonomi, penyaluran KUR BRI tetap
Kredit Usaha Rakyat (KUR). Adapun, sebagian besar didominasi oleh sektor produksi, yang mencakup
penyalurannya mengalir ke sektor produksi. Fokus pertanian, perikanan, perdagangan, industri
ini sejalan dengan Asta Cita, khususnya pada pilar pengolahan, dan jasa lainnya, dengan porsi sebesar
penguatan ekonomi rakyat. 64,49% dari total penyaluran KUR BRI. Sektor pertanian
menjadi kontributor utama dengan pembiayaan
Keberpihakan nyata Perseroan terhadap penguatan mencapai Rp80,09 triliun atau setara 44,97%, dari
ekonomi rakyat. Juga tercermin dari penyaluran Kredit keseluruhan KUR yang telah disalurkan BRI. Capaian ini
Usaha Rakyat (KUR). Sebagai bank penyalur terbesar, merefleksikan komitmen BRI dalam memperkuat sektor
pada tahun 2025 BRI telah menyalurkan sebesar riil.
Rp178,08 triliun dan menjangkau 3,8 juta debitur.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 15
Page 18
Berdayakan UMKM
Melalui 5.245 Desa Binaan
dan 42.682 Klaster Usaha
Di samping melalui pembiayaan, BRI juga terus
menjalankan berbagai program pemberdayaan yang
menyentuh masyarakat dan UMKM. Hingga akhir
Desember 2025, Desa BRILiaN telah menjangkau
5.245 desa binaan yang tersebar di seluruh wilayah
Indonesia.
Selain itu, melalui program Klaster Usaha BRI juga
telah mengembangkan 42.682 klaster usaha sebagai
bagian dari strategi penguatan sektor produktif
berbasis komunitas. BRI juga menghadirkan
LinkUMKM, sebuah platform pemberdayaan digital
untuk meningkatkan kapabilitas dan kapasitas
UMKM. Tercatat lebih dari 14,98 juta pelaku UMKM
telah memanfaatkan platform ini untuk meningkatkan
kapasitas usaha, mempercepat proses naik
kelas, dan memperluas pasar. Selanjutnya, guna
menumbuhkembangkan UMKM, BRI juga membina
54 Rumah BUMN dan telah melaksanakan 18.218
ribu pelatihan.
BRI Semakin Berkibar di Panggung Global,
Jadi Perusahaan Publik Terbesar di Indonesia Versi Forbes
Sepanjang 2025, BRI mencatatkan 256 penghargaan
di tingkat domestik, regional, dan internasional. Salah
satu capaian utama datang dari Forbes Global 2000
- The World’s Largest Companies 2025, di mana BRI
menempati peringkat ke-349 dari 2.000 perusahaan
publik terbesar dunia, sekaligus menjadi perusahaan
publik Indonesia dengan peringkat tertinggi dalam daftar
tersebut.
Di tingkat regional, BRI juga menempati peringkat
pertama di antara seluruh bank dan institusi keuangan
asal Indonesia serta peringkat ke-4 kategori finansial
se-Asia Tenggara dalam daftar Perusahaan terbesar
di Kawasan berdasarkan pendapatan dalam Fortune
Southeast Asia 500 tahun 2025. Pengakuan internasional
turut diperkuat melalui The Banker Top 1000 World Banks.
BRI dinobatkan sebagai bank terbaik nomor satu di
Indonesia dan peringkat ke-114 dunia, dengan dukungan
fundamental kinerja keuangan yang solid. Terbaru, pada
3 Desember 2025 BRI dinobatkan Bank of The Year 2025
in Indonesia oleh The Banker, media keuangan global di
bawah naungan Financial Times Group.
16 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 19
Laporan Tahunan
2025
Makin Diminati Masyarakat,
Super Apps BRImo
Tembus 45,9 juta User
BRI terus menuai hasil nyata dari transformasi
BRIVolution Reignite yang tengah dijalankan secara
berkelanjutan. Salah satunya adalah jumlah pengguna
aplikasi Super Apps BRImo yang telah mencapai 45,9
juta user sepanjang 2025, angka tersebut meningkat
18,9% YoY dibandingkan tahun sebelumnya. Seiring
dengan itu, aktivitas transaksi BRImo terus menunjukkan
peningkatan. Hingga akhir 2025, BRImo telah melayani
5,62 miliar transaksi atau tumbuh 30,4% secara tahunan,
mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap
layanan digital BRI yang aman, cepat dan mudah.
Perkuat Ekonomi Grassroot,
Holding UMi Jangkau 34,5 Juta Debitur
Holding UMi yang terdiri atas BRI, Pegadaian, dan BRI pun memperluas jangkauan dan menghadirkan
PNM menjadi pilar strategis dalam memperluas inklusi layanan yang lebih dekat dengan masyarakat, Holding
keuangan nasional. Hingga akhir Desember 2025, UMi memiliki jaringan layanan yang mencakup lebih
Holding UMi telah menjangkau lebih dari 34,5 juta dari 15 ribu outlet fisik, 1.034 outlet SenyuM (Sentra
debitur aktif, dengan total simpanan mikro mencapai Layanan Ultra Mikro), 1,2 juta BRILink Agen, lebih dari
lebih dari 187 juta rekening. 627 ribu e-channel BRI, serta sekitar 74 ribu tenaga
pemasar dan financial advisor dari BRI, Pegadaian dan
PNM yang tersebar di seluruh Indonesia.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 17
Page 20
18 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 21
Laporan Tahunan
2025
Kilas
Kinerja
“Pada tahun 2025, BRI mampu
mempertahankan pertumbuhan dan catatan
kinerja yang membanggakan. Raihan ini juga
semakin diperkuat dengan penghargaan dan
apresiasi dari pihak eksternal baik domestik
maupun internasional”
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 19
Page 22
Kilas Kinerja
PencapaianKinerja
Pencapaian Kinerja Penting
Penting
Tahun2025
Tahun 2025
Highlight Kinerja Keuangan
periode 31 Desember 2025 konsolidasian
Aset Total Kredit Dana Pihak Ketiga
dan Pembiayaan
Rp
2.135,37 1.521,49
Rp Rp
1.466,84
triliun triliun triliun
Komposisi CASA
70,61%
Laba
Rp
57,132 triliun
Kredit dan Pembiayaan
UMKM*
Rp
1.178,98 triliun
* segmen non-wholesale
20 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 23
Laporan Tahunan
2025
Pemberdayaan UMKM
Selain dari porsi penyaluran kredit UMKM yang besar, BRI komitmen untuk memajukan UMKM melalui langkah nyata berbagai
program pemberdayaan sebagai berikut:
5.245 14,98
Desa BRILiaN Juta user
Desa BRILian merupakan program pengembangan ekonomi Platform online yang bertujuan melakukan tracking dan
desa sesuai potensi spesifik, seperti desa wisata, desa monitoring UMKM Indonesia naik kelas melalui rangkaian
kerajinan, desa pertanian dan sebagainya. program pemberdayaan terpadu.
54 42.682
Rumah BUMN Klaster Usaha
Merupakan wadah kolaborasi BUMN dalam membentuk Program pemberdayaan berdasarkan kesamaan usaha
digital economy ecosystem melalui pembinaan UMKM, dalam klaster/kelompok usaha.
dengan mengikutsertakan >17 ribu kali pelatihan.
Rasio Keuangan
Konsolidasi
NIM
7,81%
COF*
2,87%
NPL
3,07%
NPL Coverage
178,06%
CAR
23,52%
* atas Dana Pihak Ketiga
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 21
Page 24
Kilas Kinerja
Dukungan BRI Terhadap Program
Prioritas Pemerintah
Penyaluran Kredit Program Koperasi Desa/
Usaha Rakyat (KUR) Kelurahan Merah Putih (KDMP)
Penyaluran KUR Rp178,08 triliun kepada 3,8 juta debitur. Mendukung program KDMP melalui pendampingan &
pemberdayaan koperasi, serta layanan transaksi
BRILink Agen.
Menyalurkan Fasilitas Likuiditas Penyaluran
Pembiayaan Perumahan (FLPP) Bantuan Subsidi Upah (BSU)
Mendukung program 3 Juta Rumah dengan menyalurkan Penyaluran BSU Tahun 2025 senilai Rp2,25 triliun kepada
FLPP kepada 118 ribu Masyarakat Berpenghasilan Rendah 3,7 juta rekening penerima.
(MBR) senilai Rp16,16 triliun.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
3.854 Satuan Penyedia Pangan Gizi (SPPG) telah memperoleh layanan perbankan dari BRI. Dari sisi pembiayaan, BRI telah
menyalurkan pembiayaan sebesar Rp104,4 miliar untuk pembangunan Dapur MBG di berbagai wilayah di Indonesia.
Layanan Digital &
Inkluasi Keuangan
SUPER APPS
BRImo
App Store Google Play Store Holding Ultra Mikro (UMi) merupakan sinergi BRI
4.7 4.7
sebagai induk bersama Pegadaian dan Permodalan
Nasional Madani (PNM) untuk memberikan akses
BRImo merupakan Super Apps untuk
layanan keuangan yang lengkap, terintegrasi, dan
beragam transaksi nasabah kapan pun
memenuhi kebutuhan pelaku usaha, khususnya di
dan di mana pun serta merupakan mobile
segmen Ultra Mikro (UMi).
banking paling banyak di-download
dengan rating tinggi
Nasabah Pinjaman Rekening Simpanan Mikro Total Co-Location
34,5 >187 1.034
45,9
juta juta
juta
Users BRImo tumbuh
18,9% (yoy)
Rp
7.077
BRILink Agen merupakan perluasan layanan di mana
triliun BRI menjalin kerja sama dengan nasabah sebagai agen/
mitra yang dapat melayani transaksi perbankan bagi
Volume Transaksi tumbuh masyarakat secara real-time online dengan konsep
26,4% (yoy) sharing fee.
1,19
Menjangkau
juta
BRILink Agen tumbuh 12,18% (yoy)
66
atau mencakup
ribu desa
Rp1.820 triliun
>80% desa
dari total desa seluruh Indonesia
Volume Transaksi tumbuh 14,6% (yoy)
22 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 25
Laporan Tahunan
2025
Awards Highlight
2025
Forbes 2025 Finance Asia Awards
Global 2000 2025
• Peringkat 1 Perusahaan Terbesar di • Best Managed Company
Indonesia • Best Bank Domestic (Highly
• Peringkat 349 di Dunia Commended)
• Best Bank for Financial Inclusion
Fortune 500
Southeast Asia
• Peringkat 1 Industri Keuangan di
Indonesia
• Peringkat 4 Industri Keuangan di Asia
Tenggara
The Asset AAA
• South East Asia Best Advisers – Best
Issuer for Sustainable Finance
• Best in Treasury and Working Capital -
SME’s
Brand Finance Global
500 2025
• The Most Valuable Brand in Indonesia
(Peringkat #1 di Indonesia dan #323 di
Dunia)
The Banker
Top 1000 World Banks 2025
• Bank No. 1 di Indonesia dan Peringkat
114 di Dunia
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 23
Page 26
Kilas Kinerja
Ikhtisar
Data Keuangan Penting
Ikhtisar Keuangan
dan Rasio Keuangan
Tabel Ikhtisar Keuangan dan Rasio Keuangan (dalam jutaan Rupiah)
Uraian 2025 2024 2023 2022 2021
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
ASET
Kas 32.044.482 29.783.642 31.603.784 27.407.478 26.299.973
Giro pada Bank Indonesia 31.929.608 88.878.969 101.909.121 150.935.150 56.426.573
Giro dan Penempatan pada bank lain - Netto 63.488.113 83.448.015 87.545.335 91.869.777 73.012.684
Efek-efek, Wesel Ekspor, Reverse Repo dan
420.454.320 382.903.830 416.411.206 418.685.107 455.174.902
Tagihan Lainnya
Kredit yang Diberikan, Piutang Syariah, dan
1.521.485.857 1.354.640.779 1.266.429.247 1.139.077.065 1.042.867.453
Pembiayaan
CKPN Kredit yang Diberikan, Piutang
(83.058.656) (81.063.511) (85.501.888) (93.087.981) (87.829.417)
Syariah, dan Pembiayaan
Tagihan Derivatif - Netto 1.167.029 1.087.048 911.683 911.405 730.083
Tagihan Akseptasi - Netto 13.046.341 9.783.690 9.967.710 7.031.064 9.066.005
Penyertaan Saham - Netto 8.834.868 8.076.567 7.305.491 6.506.903 6.071.727
Aset Tetap - Netto 63.294.240 62.477.965 59.678.119 55.216.047 47.970.187
Aset Pajak Tangguhan - neto 8.129.522 12.800.660 15.445.977 18.712.994 16.284.898
Aset Lain-lain - neto 54.555.381 39.369.252 53.709.169 42.374.001 32.022.666
TOTAL ASET 2.135.371.105 1.992.186.906 1.965.414.954 1.865.639.010 1.678.097.734
LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER DAN EKUITAS
LIABILITAS
Simpanan Nasabah**) 1.466.843.839 1.365.450.104 1.358.328.761 1.307.884.013 1.138.743.215
Giro 448.203.670 374.554.340 346.124.372 349.755.590 220.590.197
Tabungan 587.585.862 544.426.947 527.945.550 522.647.920 497.676.739
Deposito 431.054.307 446.468.817 484.258.839 435.480.503 420.476.279
Liabilitas Segera 39.818.745 36.821.661 30.651.807 24.910.579 18.735.387
Simpanan dari Bank lain 17.601.436 14.679.482 11.958.319 9.334.547 13.329.434
Efek-efek yang Dijual dengan Janji Dibeli
27.932.749 25.043.717 19.079.458 9.997.592 29.408.508
Kembali
Pinjaman diterima 129.186.116 127.879.804 98.850.813 79.371.200 68.458.547
Surat Berharga yang Diterbitkan 40.901.648 32.502.499 49.637.581 63.611.761 55.306.697
Liabilitas Lain-lain 82.145.138 66.494.623 80.049.320 67.134.001 62.329.142
TOTAL LIABILITAS 1.804.429.671 1.668.871.890 1.648.556.059 1.562.243.693 1.386.310.930
24 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 27
Laporan Tahunan
2025
Uraian 2025 2024 2023 2022 2021
EKUITAS
Modal Saham 7.577.950 7.577.950 7.577.950 7.577.950 7.577.950
Tambahan modal disetor 75.946.195 75.880.223 75.853.127 75.637.083 76.242.898
Surplus revaluasi aset tetap - bersih 20.754.251 20.222.379 20.216.505 20.267.952 17.006.230
Selisih kurs karena penjabaran laporan
227.059 (204.632) (253.744) (127.954) (115.975)
keuangan dalam mata uang asing
Cadangan kompensasi atas saham bonus 453.231 452.031 287.482 210.266 210.266
Keuntungan yang belum direalisasi atas
efek-efek yang diklasifikasikan sebagai nilai
1.289.152 (2.196.060) (2.221.745) (4.464.483) 1.949.387
wajar melalui penghasilan Komprehensif
lain - bersih
Cadangan penurunan nilai atas efek-efek
yang diklasifikasikan sebagai nilai wajar 60.966 51.931 128.230 139.978 547.026
melalui penghasilan Komprehensif lain
Keuntungan (kerugian) pengukuran kembali
(2.198.095) (505.787) (2.134.699) (689.473) (1.423.685)
program imbalan pasti - bersih
Modal saham diperoleh kembali (saham
(4.463.270) (4.349.007) (3.614.321) (2.202.178) (45.997)
treasuri)
Opsi saham 121.808 313.404 54.769 16.356 19.255
Dampak Transaksi Pengendalian
1.758.580 1.758.580 1.758.580 1.758.580 1.758.580
Non Pengendali
Cadangan keuangan asuransi - neto (157.347) (5.050) (47.420) - -
Saldo laba 222.663.378 218.032.389 213.861.223 201.169.934 185.009.048
Telah ditentukan penggunaannya 3.022.685 3.022.685 3.022.685 3.022.685 3.022.685
Belum ditentukan penggunaannya 219.640.693 215.009.704 210.838.538 198.147.249 181.986.363
Total ekuitas yang dapat diatribusikan
324.033.858 317.028.351 311.465.937 299.294.011 288.734.983
kepada Entitas Induk
Kepentingan non-pengendali 6.907.576 6.286.665 5.392.958 4.101.306 3.051.821
TOTAL EKUITAS 330.941.434 323.315.016 316.858.895 303.395.317 291.786.804
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 2.135.371.105 1.992.186.906 1.965.414.954 1.865.639.010 1.678.097.734
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
Pendapatan Bunga dan Syariah - neto 150.498.429 142.658.657 135.183.487 124.597.073 114.094.429
Pendapatan jasa asuransi - neto 1.298.183 1.166.810 2.161.392 1.577.323 1.043.075
Pendapatan penjualan emas – neto ***
) 2.398.966 703.197 319.644 299.151 -
Pendapatan Operasional lainnya 53.681.192 53.948.329 45.625.785 39.127.694 41.215.807
Beban penyisihan kerugian penurunan nilai
(46.723.647) (41.744.402) (29.523.426) (27.384.906) (35.806.312)
atas aset keuangan - neto
Pembalikan (beban) penyisihan estimasi
624.058 3.596.482 341.994 543.145 (3.321.266)
kerugian komitmen dan kontinjensi - neto
Beban penyisihan kerugian penurunan nilai
(82.414) (13.008) (497.848) (137.431) (163.243)
atas aset non-keuangan - neto
Beban Operasional lainnya (88.446.886) (82.100.218) (76.782.291) (74.316.012) (75.918.108)
LABA OPERASIONAL 73.247.881 78.215.847 76.828.737 64.306.037 41.144.382
PENDAPATAN (BEBAN) NON OPERASIONAL
(455.062) (963.653) (399.025) 290.664 (152.317)
- NETO
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK 72.792.819 77.252.194 76.429.712 64.596.701 40.992.065
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 25
Page 28
Kilas Kinerja
Uraian 2025 2024 2023 2022 2021
BEBAN PAJAK (15.660.454) (16.945.848) (16.004.664) (13.188.494) (7.835.608)
LABA SEBELUM LABA BERSIH PRO FORMA
DARI TRANSAKSI AKUISISI DENGAN 57.132.365 60.306.346 60.425.048 51.408.207 33.156.457
ENTITAS PENGENDALI
LABA BERSIH PRO FORMA DARI
TRANSAKSI AKUSISI DENGAN ENTITAS - - - - (2.400.691)
PENGENDALI
LABA BERSIH 57.132.365 60.306.346 60.425.048 51.408.207 30.755.766
Penghasilan komprehensif lainnya:
Akun-akun yang tidak akan direklasifikasi ke
laba rugi
Pengukuran kembali atas program imbalan
(2.105.170) 2.001.031 (1.787.840) 902.754 487.841
pasti
Pajak penghasilan terkait akun-akun yang
408.841 (376.095) 348.975 (176.671) (67.751)
tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
Surplus revaluasi aset tetap 543.712 9.670 (82.365) 3.297.304 (92.127)
Akun-akun yang akan
direklasifikasi ke laba rugi
Selisih kurs karena penjabaran laporan
431.691 49.112 (125.790) (11.979) (61.226)
keuangan dalam mata uang asing
Keuntungan (kerugian) yang belum
direalisasi atas efek-efek dan Obligasi
Rekapitalisasi Pemerintah yang 4.826.637 (145.799) 1.782.067 (7.946.514) (3.143.546)
diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain****)
Cadangan penurunan nilai atas efek-efek
yang diklasifikasikan sebagai nilai wajar 18.756 (86.410) (9.105) (413.197) (425.090)
melalui penghasilan komprehensif lain
Beban keuangan dari kontrak asuransi
(361.281) 98.305 348.975 (176.671) (67.751)
yang diterbitkan
Pajak penghasilan terkait akun-akun yang
(854.180) 14.658 502.669 1.509.279 478.796
akan direklasifikasi ke laba rugi
Penghasilan Komprehensif Lain Tahun
2.909.006 1.564.472 628.611 (2.839.024) (2.823.103)
Berjalan - Setelah Pajak
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF
TAHUN BERJALAN SEBELUM
PENGHASILAN KOMPREHENSIF PRO 60.041.371 61.870.818 61.053.659 48.569.183 30.333.354
FORMA DARI TRANSAKSI AKUISISI
DENGAN ENTITAS PENGENDALI
PENGHASILAN KOMPREHENSIF PRO
FORMA DARI TRANSAKSI AKUISISI - - - - (2.776.220)
DENGAN ENTITAS SEPENGENDALI
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF
60.041.371 61.870.818 61.053.659 48.569.183 27.557.134
TAHUN BERJALAN
LABA TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik entitas induk 56.652.384 59.944.649 60.099.863 51.170.312 31.066.592
Kepentingan non-pengendali 479.981 361.697 325.185 237.895 (310.826)
TOTAL 57.132.365 60.306.346 60.425.048 51.408.207 30.755.766
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF
TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik entitas induk 59.265.589 61.620.303 60.708.390 48.333.349 27.855.902
26 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 29
Laporan Tahunan
2025
Uraian 2025 2024 2023 2022 2021
Kepentingan non-pengendali 775.782 250.515 345.269 235.834 (298.768)
TOTAL 60.041.371 61.870.818 61.053.659 48.569.183 27.557.134
LABA TAHUN BERJALAN PER SAHAM
DASAR YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN
KEPADA PEMILIK ENTITAS INDUK
(dalam Rupiah penuh)
Dasar 376 398 398 338 238
Dilusian 376 398 398 338 238
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
ARUS KAS DARI KEGIATAN OPERASI
Pendapatan yang diterima
Penerimaan bunga dan investasi 188.133.607 191.363.148 169.068.778 130.501.831 136.283.648
Pendapatan syariah 14.733.244 13.891.084 12.922.019 10.118.043 6.257.927
Pendapatan jasa asuransi 6.383.438 8.760.610 8.996.516 8.936.995 6.989.783
Pendapatan penjualan emas 61.566.593 18.192.082 7.982.888 8.715.106 -
Beban yang dibayar
Beban bunga (56.224.677) (55.680.976) (42.461.798) (25.762.613) (28.533.680)
Beban syariah (1.252.495) (993.686) (1.161.971) (1.008.042) (1.293.103)
Beban jasa asuransi (6.322.597) (5.547.858) (6.549.595) (7.359.672) (5.946.708)
Beban harga pokok penjualan emas (59.167.627) (17.488.885) (7.663.244) (7.875.955) -
Penerimaan kembali aset yang telah
20.952.308 25.363.951 16.833.578 12.468.321 9.005.760
dihapusbukukan
Pendapatan operasional lainnya 32.563.546 27.775.215 29.267.943 27.534.502 34.345.472
Beban operasional lainnya (80.928.270) (85.574.645) (75.776.851) (70.993.349) (73.658.162)
Beban lain-lain (555.267) (1.108.735) (568.000) (52.531) (203.971)
Pembayaran atas pajak penghasilan badan (10.543.662) (13.742.335) (14.279.292) (15.762.408) (11.164.431)
Arus kas sebelum perubahan dalam aset dan
109.338.141 105.208.970 96.610.971 68.920.228 72.082.535
liabilitas operasi
Perubahan dalam aset dan liabilitas operasi:
Penurunan (kenaikan) aset operasi:
Penempatan pada Bank Indonesia dan
(544.175) 1.273.810 (505.646) (195.110) 945.891
Lembaga Keuangan Lain
Efek-efek yang diukur pada nilai wajar
(1.594.522) (976.011) (1.277.298) (2.114.619) 9.164.531
melalui laporan laba rugi
Wesel ekspor dan tagihan lainnya (7.595.261) 13.473.275 (14.828.029) (9.403.150) (2.091.221)
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual
16.821.238 16.749.541 17.419.447 3.900.820 (8.096.930)
kembali
Kredit yang diberikan (203.205.917) (127.686.861) (152.128.249) (106.917.972) (68.377.027)
Pinjaman syariah (10.658.658) (4.133.183) (3.335.688) (1.354.828) 39.905.977
Piutang pembiayaan 2.027.451 1.479.857 (5.720.404) (9.996.487) (11.951.573)
Aset lain-lain (1.213.587) 1.562.240 (16.170.249) (2.941.947) 1.422.631
Kenaikan (penurunan) liabilitas operasi:
Liabilitas segera 2.997.084 6.169.854 5.741.228 6.175.192 3.261.813
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 27
Page 30
Kilas Kinerja
Uraian 2025 2024 2023 2022 2021
Simpanan:
Giro 73.649.330 28.429.968 (3.631.218) 129.165.393 35.741.846
Giro Wadiah - - - - (6.258.078)
Giro Mudharabah - - - - -
Tabungan 43.158.915 16.481.397 5.297.630 24.971.180 37.005.372
Tabungan Wadiah - - - - (9.247.604)
Tabungan Mudharabah - - - - -
Deposito berjangka (15.414.510) (37.790.022) 48.778.336 15.004.224 (5.923.271)
Deposito berjangka Mudharabah - -
Simpanan dari bank lain dan lembaga
2.921.954 2.721.163 2.623.772 (3.994.882) (10.456.563)
keuangan lainnya
Liabilitas Derivatif - - (208.079)
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli
2.889.032 5.964.259 9.081.866 (19.410.916) (11.070.164)
kembali
Liabilitas lain-lain 1.040.508 (4.645.149) 7.072.077 5.698.879 235.264
Kenaikan (penurunan) dana syirkah
- - - - (33.496.976)
temporer
Kas Neto yang (Digunakan untuk) Diperoleh
14.617.023 24.283.108 (4.971.454) 97.506.005 32.588.374
dari Kegiatan Operasi
ARUS KAS DARI KEGIATAN INVESTASI
Hasil Penjualan aset tetap 100.205 129.827 168.975 343.195 51.654
Penyertaan saham - (4.912) 36.137 (145.649) (315.724)
Penerimaan dividen 166.422 137.035 75.572 144.069 4.349
Perolehan aset tetap (6.344.276) (10.334.588) (8.177.296) (10.538.233) (8.254.116)
(Kenaikan) efek-efek dan Obligasi
Rekapitalisasi Pemerintah yang
diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui (40.012.932) 9.884.449 2.907.520 37.424.578 (64.581.768)
penghasilan komprehensif lain dan biaya
perolehan diamortisasi
Kas Neto yang (Digunakan untuk) Diperoleh
(46.090.581) (188.189 ) (4.989.092) 27.227.960 (73.095.605)
dari Kegiatan Investasi
ARUS KAS DARI KEGIATAN PENDANAAN
Penerimaan (pembayaran) pinjaman yang
1.077.997 29.188.564 19.360.539 11.068.534 (4.229.199)
diterima
Pembagian laba untuk dividen (51.881.643) (48.102.283) (43.494.766) (26.406.603) (12.125.589)
Penerimaan dari surat berharga subordinasi - - 494.142 - -
Pembayaran dari surat berharga subordinasi - - (500.000) - -
Penerimaan dari surat berharga yang
28.395.963 10.905.923 14.112.994 21.739.525 12.547.672
diterbitkan
Pembayaran atas surat berharga yang jatuh
(19.724.136) (28.578.477) (28.141.850) (14.650.023) (14.608.236)
tempo
Penambahan modal saham - - - 41.059.206
Saham yang dibeli kembali (488.373 ) (875.758) (1.382.284) (2.187.544) -
Kas Neto yang Digunakan untuk Kegiatan
(42.620.192) (37.462.031) (39.551.225) (10.436.111) 22.643.854
Pendanaan
28 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 31
Laporan Tahunan
2025
Uraian 2025 2024 2023 2022 2021
(PENURUNAN) KENAIKAN NETO KAS DAN
(74.093.750) (13.367.112) (49.511.771) 114.297.854 (17.863.377)
SETARA KAS
PENGARUH PERUBAHAN
1.085 17.758 (2.663) (30.287) (2.190)
KURS MATA UANG ASING
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 205.328.380 218.677.734 268.192.168 153.924.601 171.790.168
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 131.235.715 205.328.380 218.677.734 268.192.168 153.924.601
Kas dan Setara Kas akhir tahun terdiri dari:
Kas 32.044.482 29.783.642 31.603.784 27.407.478 26.299.973
Giro pada Bank Indonesia 31.929.608 88.878.969 101.909.121 150.935.150 56.426.573
Giro pada bank lain 42.444.581 25.582.825 22.331.919 21.488.434 14.065.097
Penempatan pada Bank Indonesia dan
lembaga keuangan lain - jangka waktu jatuh
19.240.525 56.601.825 62.678.940 68.361.106 57.132.958
tempo tiga bulan atau kurang sejak tanggal
perolehan
Sertifikat Bank Indonesia dan Sertifikat
Deposito Bank Indonesia - jangka waktu
5.576.519 4.481.119 153.970 - -
jatuh tempo tiga bulan atau kurang sejak
tanggal perolehan
Total Kas dan Setara Kas 131.235.715 205.328.380 218.677.734 268.192.168 153.924.601
RASIO KEUANGAN (BANK ONLY)
Likuiditas
LDR 91,96% 89,39% 84,73% 79,17% 83,67%
CASA 70,89% 67,54% 64,55% 66,92% 63,30%
Kualitas Kredit
NPL Gross 3,29% 2,94% 3,12% 2,82% 3,08%
NPL Nett 0,96% 0,75% 0,76% 0,73% 0,70%
NPL Coverage 165,14% 199,43% 215,27% 291,54% 278,14%
Profitabilitas
NIM 6,54% 6,75% 6,84% 6,80% 6,89%
ROA 3,26% 3,76% 3,93% 3,76% 2,72%
ROE B/S 16,84% 18,40% 18,25% 16,76% 14,09%
Rasio laba (rugi) terhadap pendapatan 23,19% 25,42% 28,03% 29,50% 21,16%
Efisiensi
BOPO 71,50% 67,64% 64,35% 64,20% 74,30%
CER 39,29% 38,21% 38,32% 41,33% 44,39%
Solvabilitas
Rasio Liabilitas Terhadap Jumlah Aset 84,49% 83,73% 83,72% 83,23% 81,79%
Rasio Liabilitas Terhadap Ekuitas 544,93% 514,75% 514,34% 496,34% 449,11%
Aset Produktif
Aset Produktif dan Aset Non Produktif
Bermasalah Terhadap Total Aset Produktif 2,15% 1,91% 1,95% 1,72% 1,77%
dan Aset Non Produktif
Aset Produktif Bermasalah Terhadap Total
2,15% 1,91% 1,95% 1,72% 1,77%
Aset Produktif
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 29
Page 32
Kilas Kinerja
Uraian 2025 2024 2023 2022 2021
CKPN Aset Keuangan Terhadap Aset
4,08% 4,48% 5,24% 6,11% 6,16%
Produktif
Permodalan
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
21,06% 24,41% 25,23% 23,30% 25,28%
(KPMM)
Rasio Kecukupan Modal Tier 1 (CAR Tier 1) 19,93% 23,28% 24,06% 22,30% 24,27%
Kepatuhan
Persentase Pelanggaran BMPK
- Pihak Terkait Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil
- Pihak Tidak Terkait Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil
Persentase Pelampauan BMPK
- Pihak Terkait Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil
- Pihak Tidak Terkait Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil
Giro Wajib Minimum (Rupiah) 5,03% 5,39% 8,05% 12,11% 4,47%
Giro Wajib Minimum (Valas) 4,16% 4,69% 4,22% 4,24% 4,13%
Posisi Devisa Neto 2,51% 2,42% 0,62% 0,85% 0,81%
Rasio Lainnya
CIR (Rasio Biaya Terhadap Pendapatan) 38,92% 37,87% 37,74% 41,95% 43,26%
*) Setelah reklasifikasi dan penyajian kembali.
**) Termasuk simpanan mudharabah dan musyarakah.
***) Pengakuan penjualan emas yang berasal dari PT Pegadaian diakui sejak laba rugi Pegadaian dikonsolidasi sepenuhnya pada tahun 2022.
****) Beban keuangan dari kontrak asuransi yang diterbitkan disajikan pos tersendiri pada Laporan Keuangan 2025.
Ikhtisar Operasional
Tabel Kinerja Operasional Segmen Mikro (Bank only) (dalam miliar Rupiah)
Uraian 2025 2024 2023 2022 2021
BISNIS MIKRO
Dana Pihak ketiga (dalam miliar rupiah) 387.172 382.926 373.474 367.657 356.268
Pinjaman (dalam miliar rupiah) 470.722 491.220 496.554 449.627 396.959
BRILink Agen (dalam jumlah penuh) 1.193.835 1.064.219 740.818 627.012 503.151
Tabel Kinerja Operasional Segmen Ritel (Bank only) (dalam miliar Rupiah)
Uraian 2025 2024 2023 2022 2021
Pinjaman Bisnis Kecil dan Menengah 295.106 267.145 260.348 237.834 225.013
Pinjaman Bisnis Kredit Konsumer 227.771 203.243 182.355 161.722 149.306
Dana Pihak Ketiga 547.320 509.274 488.122 469.090 429.701
30 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 33
Laporan Tahunan
2025
Tabel Kinerja Operasional Segmen Korporasi (Bank only) (dalam miliar Rupiah)
Uraian 2025 2024 2023 2022 2021
Pinjaman Bisnis Korporasi 352.024 254.240 206.825 180.620 172.425
Dana Pihak ketiga 525.597 467.934 491.087 464.028 341.879
Tabel Kinerja Operasional Segmen Entitas Anak (dalam miliar Rupiah)
Uraian 2025 2024 2023 2022 2021
PT Pegadaian
Aset 151.260,93 102.172,44 82.151,80 72.920,62 65.156,47
Pendapatan 30.445,16 21.142,05 24.438,65 14.991,62 14.361,71
Laba Bersih 8.344,21 5.851,80 4.377,49 3.337,75 2.427,38
PT Permodalan Nasional Madani
Aset 56.986,25 55.348,06 51.106,91 46.744,76 43.797,91
Pendapatan 17.172,51 16.784,24 15.375,03 12.838,44 8.292,78
Laba Bersih 1.016,58 1.496,19 1.686,04 945,42 845,13
PT Asuransi BRI Life
Aset 28.177,45 26.520,61 23.678,04 21.627,64 18.334,91
Pendapatan 7.595,42 9.882,49 8.940,41 8.971,24 7.282,29
Laba Bersih 953,94 773,24 538,75 360,46 170,88
PT Bank Raya Indonesia Tbk (Raya)*
Aset 13.211,30 13.158,24 12.492,37 13.949,38 16.927,20
Pendapatan 1.359,08 1.596,43 1.307,16 1.642,67 1.774,06
Laba Bersih (498,52) 50,27 24,71 10,08 (3.061,36)
PT BRI Asuransi Indonesia
Aset 8.158,07 7.721,02 6.465,61 4.891,25 3.838,16
Pendapatan 4.221,45 2.033,15 1.729,65 1.387,57 1.984,00
Laba Bersih 689,60 702,96 479,37 373,10 289,95
PT BRI Multifinance Indonesia
Aset 5.419,42 7.689,46 9.057,07 7.321,87 5.246,04
Pendapatan 1.229,87 1.409,29 1.236,43 974,12 65.501,95
Laba Bersih 90,96 103,36 102,85 83,36 41,50
PT BRI Ventura Investama
Aset 2.118,36 2.471,12 2.672,05 2.229,57 2.047,89
Pendapatan 87,87 87,77 43,69 148,81 255,74
Laba Bersih (290,90) (89,44) 4,36 39,63 221,74
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 31
Page 34
Kilas Kinerja
Uraian 2025 2024 2023 2022 2021
PT BRI Danareksa Sekuritas
Aset 1.279,09 1.089,79 1.059,17 1.648,17 1.143,64
Pendapatan 396,71 320,93 308,78 351,57 281,27
Laba Bersih 20,93 9,12 70,52 72,97 92,87
PT BRI Manajemen Investasi (BRI MI)
Aset 375,57 313,10 288,82 276,52 279,91
Pendapatan 300,30 249,47 172,91 11,95 158,27
Laba Bersih 33,22 29,49 18,16 6,27 40,37
BRI Global Financial Services Ltd.
Aset 62,54 42,14 24,23 17,98 13,09
Pendapatan 45,37 29,47 20,42 14,22 10,16
Laba Bersih 15,74 8,42 4,24 2,75 1,89
* Sebelumnya bernama PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk
32 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 35
Laporan Tahunan
2025
Informasi
Saham
Tabel Informasi Saham BRI Tahun 2024-2025
Harga per saham (Rp)
Jumlah Saham Volume Kapitalisasi
Tahun Beredar Perdagangan Pasar
Pembukaan Tertinggi Terendah Penutupan (saham) (saham) (Rp Triliun)
(Rp) (Rp) (Rp) (Rp)
2024
Triwulan I 5.675 6.400 5.425 6.050 151.559.001.604 7.920.442.300 916,93
Triwulan II 6.050 5.925 4.100 4.600 151.559.001.604 18.761.734.000 697,17
Triwulan III 4.600 5.525 4.530 4.950 151.559.001.604 15.394.401.700 750,22
Triwulan IV 4.950 5.075 4.060 4.080 151.559.001.604 15.441.502.300 618,36
2025
Triwulan I 4.080 4.300 3.360 4.050 151.559.001.604 17.818.057.900 613,81
Triwulan II 4.050 4.450 3.620 3.740 151.559.001.604 12.748.679.100 566,83
Triwulan III 3.740 4.250 3.670 3.900 151.559.001.604 10.688.420.200 591,08
Triwulan IV 3.900 4.050 3.500 3.660 151.559.001.604 14.606.731.100 554,71
Grafik Harga Penutupan Saham BRI Tahun 2024-2025
7.000
6.000
6.050
Harga Penutupan Saham (Rp)
4.950 5.000
4.500 4.050
3.900
4.000
4.080
3.740 3.660
3.000
2.000
1.000
0
2024 2025
Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 33
Page 36
Kilas Kinerja
Grafik Volume Perdagangan Saham BRI Tahun 2024-2025 (Dalam Juta)
20.000.000.000
18.762
17.818 18.000.000.000
15.394 15.442 16.000.000.000
14.607
Lembar Saham (Rp)
14.000.000.000
12.749
12.000.000.000
10.688
10.000.000.000
7.920
8.000.000.000
6.000.000.000
4.000.000.000
2.000.000.000
0
2024 2025
Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV
Aksi Korporasi Aksi Penghentian Sementara
Perdagangan Saham (Suspension)
Pada tahun 2025, BRI tidak melakukan Aksi Korporasi terkait dan/atau Penghapusan Pencatatan
dengan aktivitas yang berpengaruh terhadap jumlah saham Saham (Delisting)
beredar, di antaranya pemecahan saham, penggabungan
saham, dividen saham, saham bonus, perubahan nilai Sampai dengan 31 Desember 2025, BRI tidak pernah
nominal saham, penerbitan efek konversi, serta penambahan dikenakan sanksi penghentian sementara perdagangan
dan pengurangan modal. saham (suspension) dan/atau penghapusan pencatatan
saham (delisting).
34 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 37
Laporan Tahunan
2025
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 35
Page 38
Kilas Kinerja
Informasi Obligasi, Sukuk,
dan/atau Obligasi Konversi
Informasi Obligasi
Tabel Informasi Obligasi yang Masih Beredar
Tanggal distribusi
Mata Jumlah Obligasi
No. Uraian Obligasi secara Tenor
Uang (Juta)
Elektronik
Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap I Tahun
1. 01 Desember 2016 10 tahun IDR Rp2.350.000
2016 Seri E
Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap II Tahun
2. 11 April 2017 10 tahun IDR Rp1.300.500
2017 Seri D
Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap IV Tahun
3. 21 Februari 2018 7 tahun IDR Rp605.000
2018 Seri B
Obligasi Berawawasan Lingkungan Berkelanjutan I
4. 20 Juli 2022 5 Tahun IDR Rp500.000
Bank BRI Tahap I Tahun 2022 Seri C
5. Obligasi Subordinasi III Bank BRI Tahun 2018 06 Juli 2023 5 tahun IDR Rp500.000
Obligasi Berawawasan Lingkungan Berkelanjutan I
6. 17 Oktober 2023 2 Tahun IDR Rp4.154.350
Bank BRI Tahap II Tahun 2023 Seri B
Obligasi Berawawasan Lingkungan Berkelanjutan I
7. 17 Oktober 2023 3 Tahun IDR Rp500.000
Bank BRI Tahap II Tahun 2023 Seri C
Obligasi Berawawasan Lingkungan Berkelanjutan I
8. 20 Maret 2024 1 Tahun IDR Rp1.237.665
Bank BRI Tahap III Tahun 2024 Seri A
Obligasi Berawawasan Lingkungan Berkelanjutan I
9. 20 Maret 2024 2 Tahun IDR Rp879.430
Bank BRI Tahap III Tahun 2024 Seri B
Obligasi Berawawasan Lingkungan Berkelanjutan I
10. 20 Maret 2024 3 Tahun IDR Rp382.905
Bank BRI Tahap III Tahun 2024 Seri C
Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I
11. 26 Juni 2025 2 Tahun IDR Rp1.563.090
Bank BRI Tahap I Tahun 2025 Seri A
Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I
12. 26 Juni 2025 3 Tahun IDR Rp2.110.745
Bank BRI Tahap I Tahun 2025 Seri B
Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I
13. 26 Juni 2025 5 Tahun IDR Rp1.326.165
Bank BRI Tahap I Tahun 2025 Seri C
SBK Berkelanjutan I PT Bank Rakyat Indonesia
14. 04 Desember 2025 1 Bulan IDR Rp45.900
(Persero) Tbk Tahun 2025 Tahap I Seri A
SBK Berkelanjutan I PT Bank Rakyat Indonesia
15. 04 Desember 2025 3 Bulan IDR Rp30.300
(Persero) Tbk Tahun 2025 Tahap I Seri B
SBK Berkelanjutan I PT Bank Rakyat Indonesia
16. 04 Desember 2025 6 Bulan IDR Rp20.000
(Persero) Tbk Tahun 2025 Tahap I Seri C
SBK Berkelanjutan I PT Bank Rakyat Indonesia
17. 04 Desember 2025 12 Bulan IDR Rp403.800
(Persero) Tbk Tahun 2025 Tahap I Seri D
Informasi Sukuk
Sampai dengan 31 Desember 2025, BRI tidak menerbitkan sukuk.
36 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 39
Laporan Tahunan
2025
Tingkat Peringkat
Tanggal Jatuh Status
Harga Penawaran Suku Wali Amanat
Tempo Pembayaran
Bunga
2025 2024
100% dari jumlah AAA oleh Bank Negara
01 Desember 2026 8,90% Belum Lunas id AAA oleh Pefindo
pokok obligasi Pefindo id Indonesia
100% dari jumlah AAA oleh Bank Negara
11 April 2027 8,80% Belum Lunas id AAA oleh Pefindo
pokok obligasi Pefindo id Indonesia
100% dari jumlah AAA oleh Bank Negara
21 Februari 2025 6,90% Lunas id AAA oleh Pefindo
pokok obligasi Pefindo id Indonesia
100% dari jumlah AAA oleh Bank Negara
20 Juli 2027 6,45% Belum Lunas id AAA oleh Pefindo
pokok obligasi Pefindo id Indonesia
100% dari jumlah Bank Tabungan
06 Juli 2028 6,45% Belum Lunas AA oleh Pefindo AA oleh Pefindo
pokok obligasi id id Negara
100% dari jumlah AAA oleh Bank Tabungan
17 Oktober 2025 6,35% Lunas id AAA oleh Pefindo
pokok obligasi Pefindo id Negara
100% dari jumlah AAA oleh Bank Tabungan
17 Oktober 2026 6,30% Belum Lunas id AAA oleh Pefindo
pokok obligasi Pefindo id Negara
100% dari jumlah AAA oleh Bank Tabungan
30 Maret 2025 6,15% Lunas id AAA oleh Pefindo
pokok obligasi Pefindo id Negara
100% dari jumlah AAA oleh Bank Tabungan
20 Maret 2026 6,25% Belum Lunas id AAA oleh Pefindo
pokok obligasi Pefindo id Negara
100% dari jumlah AAA oleh Bank Tabungan
20 Maret 2027 6,25% Belum Lunas id AAA oleh Pefindo
pokok obligasi Pefindo id Negara
100% dari jumlah AAA oleh Bank Tabungan
26 Juni 2027 6,45% Belum Lunas id AAA oleh Pefindo
pokok obligasi Pefindo id Negara
100% dari jumlah AAA oleh Bank Tabungan
26 Juni 2028 6,55% Belum Lunas id AAA oleh Pefindo
pokok obligasi Pefindo id Negara
100% dari jumlah AAA oleh Bank Tabungan
26 Juni 2030 6,60% Belum Lunas id AAA oleh Pefindo
pokok obligasi Pefindo id Negara
100% dari jumlah AAA oleh Bank Tabungan
03 Januari 2026 4,50% Lunas id AAA oleh Pefindo
pokok obligasi Pefindo id Negara
100% dari jumlah Bank Tabungan
04 Maret 2026 4,60% Belum Lunas A1+ oleh Pefindo A1+ oleh Pefindo
pokok obligasi id id Negara
100% dari jumlah Bank Tabungan
02 Juni 2026 4,85% Belum Lunas A1+ oleh Pefindo A1+ oleh Pefindo
pokok obligasi id id Negara
100% dari jumlah Bank Tabungan
29 November 2026 4,95% Belum Lunas A1+ oleh Pefindo A1+ oleh Pefindo
pokok obligasi id id Negara
Obligasi Konversi
Sampai dengan 31 Desember 2025, BRI tidak menerbitkan obligasi konversi.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 37
Page 40
Kilas Kinerja
Informasi
Sumber Pendanaan Lainnya
Tabel Informasi Medium Term Notes (MTN) yang Masih Beredar
Tanggal distribusi Mata Jumlah MTN
No. Uraian MTN secara Elektronik
Tenor
Uang (Juta)
1. MTN Bank BRI Tahun 2022 Seri B 24 November 2022 3 tahun IDR Rp3.000.000
Tabel Informasi Long Term Notes (LTN) yang Masih Beredar
Tanggal distribusi Tenor (dalam Mata Jumlah MTN
No. Uraian MTN secara Elektronik bulan) Uang (Juta)
Long Term Notes yang Dilakukan Tanpa Melalui
1. Penawaran Umum PT Bank Rakyat Indonesia 27 Desember 2022 162 IDR Rp52.332
(Persero) Tbk I Tahun 2022
Long Term Notes yang Dilakukan Tanpa Melalui
2. Penawaran Umum PT Bank Rakyat Indonesia 25 Oktober 2023 159 IDR Rp59.485
(Persero) Tbk II Tahun 2023
Long Term Notes yang Dilakukan Tanpa Melalui
3. Penawaran Umum PT Bank Rakyat Indonesia 26 Maret 2024 155 IDR Rp55.920
(Persero) Tbk II Tahun 2023
Long Term Notes yang Dilakukan Tanpa Melalui
4. Penawaran Umum PT Bank Rakyat Indonesia 26 Maret 2024 155 IDR Rp55.920
(Persero) Tbk II Tahun 2024
Long Term Notes yang Dilakukan Tanpa Melalui
2. Penawaran Umum PT Bank Rakyat Indonesia 16 Januari 2025 156 IDR Rp81.271
(Persero) Tbk II Tahun 2025
Rating Perusahaan
2025
Lembaga Pemeringkat Peringkat Lembaga Pemeringkat Peringkat
STANDARD & POOR’S (S&P) Government Support Rating bbb
National Long-Term Rating AAA
Issuer Credit Rating BBB/Stable/A-2
National Short-Term Rating F1+
Stand-Alone Credit Profile (SACP) bbb-
Sovereign Risk BBB
Outlook Stable
Outlook Stable
FITCH RATINGS
Long Term Rating BBB
Short Term Rating F2
Viability Rating bbb-
38 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 41
Laporan Tahunan
2025
Harga Penawaran Tanggal Jatuh Tempo Tingkat Suku Bunga Status Pembayaran
100% dari jumlah pokok MTN 24 November 2025 6,98% Lunas
Harga Penawaran Tanggal Jatuh Tempo Tingkat Suku Bunga Status Pembayaran
100% dari jumlah pokok LTN 27 Juni 2036 0,55% Belum Lunas
100% dari jumlah pokok LTN 25 Januari 2037 0,55% Belum Lunas
100% dari jumlah pokok LTN 26 Februari 2037 0,55% Belum Lunas
100% dari jumlah pokok LTN 26 Februari 2037 0,55% Belum Lunas
100% dari jumlah pokok LTN 16 Januari 2038 0,55% Belum Lunas
Lembaga Pemeringkat Peringkat Lembaga Pemeringkat Peringkat
MOODY’S PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA (PEFINDO)
Counterparty Risk Rating Baa1/P-2 Final Rating (National Rating) AAA, Stable Outlook
id
Bank Deposits Baa2/P-2 Stand Alone Rating AA+(sa)
id
Baseline Credit Assessment Baa2
Adjusted Baseline Credit Assessment Baa2
Counterparty Risk Assessment Baa1(cr)/P-2 (cr)
Outlook Stable
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 39
Page 42
Kilas Kinerja
Peristiwa
Penting
30 Januari 12 Februari
BRI UMKM EXPO(RT) 2025 dan BRI Microfinance Outlook BRI Umumkan Kinerja Keuangan 2024,
2025 Cetak Laba Rp60,64 triliun
BRI menyelenggarakan BRI UMKM EXPO(RT) 2025 bersamaan BRI membukukan laba bersih konsolidasian Rp60,64 triliun
dengan BRI Microfinance Outlook 2025 sebagai wujud sepanjang 2024, dengan total aset Rp1.992,98 triliun dan
komitmen memperluas akses pasar dan meningkatkan penyaluran kredit Rp1.354,64 triliun hingga akhir Desember
daya saing UMKM Indonesia. Kegiatan ini juga menjadi 2024, termasuk porsi UMKM Rp1.110,37 triliun atau 81,97%. “
wadah kolaborasi dan diskusi strategis untuk mendorong
pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
12 Februari 26 Februari
BRI Masuk Daftar 500 Perusahaan Terbaik Asia Pasifik Peresmian Layanan Bank Emas Pegadaian oleh Presiden RI
BRI memperoleh pengakuan Asia-Pacific’s Best Companies Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan layanan Bank
of 2025 (TIME–Statista) berdasarkan penilaian kepuasan Emas Pegadaian untuk memperkuat bullion services yang
karyawan, kinerja keuangan, dan transparansi pelaporan ESG, mencakup simpanan emas, pembiayaan atau pinjaman emas,
yang menegaskan konsistensi BRI menjaga resiliensi bisnis titipan emas, serta perdagangan emas, sekaligus menandai
serta standar keberlanjutan di tingkat global. milestone Pegadaian sebagai bagian dari BRI Group dalam
memperluas ekosistem layanan keuangan berbasis emas guna
mendukung perekonomian nasional.
40 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 43
Laporan Tahunan
2025
26 Februari 8 Maret
BRI Private Signature Outlet Kedua Hadir di Surabaya BRI Group Salurkan 100.000 Paket Sembako Ramadan 2025
BRI menghadirkan BRI Private Signature Outlet kedua di BRI Group menyalurkan lebih dari 100.000 paket sembako
Surabaya untuk memperluas layanan wealth management melalui program “Berbagi Bahagia Bersama BRI Group”
bagi segmen high net worth individuals melalui layanan private selama Ramadan 2025 di berbagai wilayah Indonesia kepada
banking yang lebih personal dan terintegrasi, mencakup panti asuhan, panti werdha, dan masyarakat umum, dengan
perencanaan keuangan hingga manajemen investasi. santunan bagi ribuan anak yatim piatu.
13 Maret 18 Maret
BRI Raih 5 Penghargaan di RBI Asia Trailblazer Awards 2025 Brand Finance Global 500 2025: BRI Peringkat 1 di Indonesia
BRI memborong lima penghargaan pada RBI Asia Trailblazer dan Urutan 323 Dunia
Awards 2025, mencakup Best Retail Bank Indonesia, SME BRI menjadi merek No.1 di Indonesia dalam laporan Brand
Bank of The Year, Best CSR Initiative, Excellence in Employee Finance Global 500 2025 dan menempati peringkat 323
Engagement, dan Best Current Account Offering, yang dunia, naik signifikan dari peringkat 446 pada 2024. Capaian
menegaskan pengakuan internasional atas kinerja dan inovasi ini mencerminkan penguatan brand value BRI sekaligus
layanan BRI. memperkuat kepercayaan publik terhadap produk dan layanan
BRI.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 41
Page 44
Kilas Kinerja
17 Maret 24 Maret
BRILiaN Fest Ramadan 1446 H RUPST 2025: BRI Setujui Pembagian Dividen Rp51,73 triliun
BRILiaN Fest Ramadan 1446 H digelar sebagai apresiasi bagi BRI menggelar RUPST 2025 yang menyetujui pembagian
Insan BRILiaN dan nasabah dengan menghadirkan puluhan dividen tunai sebesar Rp51,73 triliun serta rencana buyback
tenant kebutuhan Ramadan dan Idulfitri, dilengkapi program saham hingga Rp3 triliun. Rapat ini juga menetapkan
sembako murah, lelang, santunan anak yatim, serta promo perubahan susunan pengurus, termasuk pengangkatan Hery
transaksi melalui BRImo dan Kartu Debit atau Kartu Kredit BRI. Gunardi sebagai Direktur Utama BRI.
27 Maret 28 Maret
BRI Group Berangkatkan 8.482 Pemudik Secara Gratis BRI Raih Penghargaan Euromoney Private Banking
Melalui program Mudik Bersama BUMN 2025 bertema “Mudik Awards 2025
Aman Sampai Tujuan”, BRI Group memberangkatkan 8.482 Pada ajang Euromoney Private Banking Awards 2025,
pemudik secara gratis dari lima titik dengan dukungan 170 bus BRI menerima penghargaan Indonesia’s Best Bank for
menuju sejumlah kota di Pulau Jawa dan Sumatera, sebagai Discretionary Portfolio Management. Pengakuan tersebut
kontribusi dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran. merefleksikan konsistensi BRI dalam memperkuat layanan
wealth management yang customer-centric, melalui strategi
investasi yang adaptif serta solusi pengelolaan kekayaan yang
terukur bagi segmen high net worth individuals.
42 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 45
Laporan Tahunan
2025
12 Juni 13 Juni
Forbes Global 2000 2025: BRI Tempati Peringkat Tertinggi di BRI Fellowship Journalism 2025 Beri Beasiswa Pascasarjana
Indonesia dan 349 Dunia bagi 45 Jurnalis
Dalam Forbes Global 2000 tahun 2025, BRI menempati BRI Fellowship Journalism 2025 mengukuhkan 45 jurnalis
peringkat 349 dan menjadi perusahaan publik Indonesia sebagai penerima beasiswa pascasarjana, dilengkapi
dengan peringkat tertinggi, yang menegaskan posisi BRI di pembekalan dan pendampingan mentor jurnalis senior untuk
panggung global seiring konsistensi kinerja dan transformasi memperkuat kapasitas insan pers sekaligus mendorong
layanan untuk menjawab kebutuhan nasabah yang semakin kolaborasi yang berkelanjutan.
beragam.
17 Juni 20 Juni
BRI Raih 15 Penghargaan di FinanceAsia Awards dan Asia’s Fortune Southeast Asia 500 2025: BRI Peringkat 14 dan
Best Companies 2025 Tertinggi di Indonesia
Dalam rangkaian FinanceAsia Awards dan Asia’s Best Dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 tahun 2025, BRI
Companies 2025 di Hong Kong, BRI meraih 15 penghargaan menempati peringkat 14 dari 500 perusahaan terbesar di
yang menegaskan penguatan kapabilitas layanan dan tata Asia Tenggara sekaligus menjadi institusi keuangan dengan
kelola di berbagai segmen sekaligus memperkuat daya saing peringkat tertinggi di Indonesia.
perseroan di tingkat regional.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 43
Page 46
Kilas Kinerja 26 Juni 3 Juli BRI Terbitkan Social Bond Rp5 Triliun BRI Luncurkan BRIvolution Reignite - Initiatives Phase 1 Dalam rangka memperkuat struktur pendanaan berwawasan Dihadiri oleh jajaran Board of Directors, para senior leader, ESG sekaligus mendiversifikasi sumber dana wholesale serta perwakilan Insan BRILiaN, BRI resmi meluncurkan funding, BRI menerbitkan Social Bond Rp5 triliun (Obligasi BRIvolution Reignite - Initiatives Phase 1 sebagai langkah Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025). akseleratif dalam transformasi bisnis. Peluncuran ini menandai Langkah ini menjadikan BRI bank pertama di Indonesia yang dimulainya implementasi lima inisiatif strategis, yakni Area menerbitkan Social Bond, dengan dana dialokasikan untuk Head, Commercial Business Center, New Sales Coverage pembiayaan kembali proyek sosial dan program pemberdayaan Model, Joint Financing, dan Remodelling Mantri. sosio-ekonomi, termasuk dukungan bagi UMKM. 14 Juli 3 Agustus Transformasi Corporate Culture, BRI Luncurkan Brilian Way Peluncuran BRI Super League 2025/2026 Untuk memperkuat transformasi perusahaan sekaligus BRI Super League 2025/2026 resmi diluncurkan sebagai mendukung aspirasi menjadi salah satu bank paling profitable kompetisi kasta tertinggi sepakbola Indonesia. Dukungan di Asia Tenggara, BRI meluncurkan Brilian Way sebagai arah terhadap BRI Super League menegaskan komitmen BRI dalam budaya kerja bersama yang berlandaskan nilai Integrity, mendukung peningkatan kualitas kompetisi, memperluas Collaborative, Accountability, Growth Mindset, dan Customer eksposur layanan dan produk perseroan, serta mendorong Focus guna memperkuat perilaku kerja berorientasi kinerja perputaran ekonomi daerah. 44 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 47
Laporan Tahunan
2025
8 Agustus 17 Agustus
Perkuat Layanan bagi PMI dan Diaspora, BRI Resmikan Taipei Semarakkan HUT ke-80 RI, BRI Selenggarakan Panggung
Branch Hiburan di Monas
Sebagai bagian dari penguatan jaringan layanan internasional Bersama Danantara Indonesia, BRI menghadirkan panggung
di Asia Timur, BRI meresmikan BRI Taipei Branch. Cabang ini hiburan di kawasan Monas sebagai ruang hiburan rakyat dan
memperkuat akses layanan perbankan bagi PMI dan diaspora kebersamaan, dengan dukungan penyediaan panggung di
Indonesia di Taiwan, termasuk remitansi, simpanan, dan sejumlah titik sepanjang rute karnaval.
transaksi lintas negara, sekaligus mendukung konektivitas
ekonomi Indonesia dan Taiwan.
4 September 9 September
Direksi BRI Sapa Nasabah di Hari Pelanggan Nasional 2025 BRI Dukung Balai Latihan Kerja Konveksi di Nusakambangan
Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyapa langsung nasabah Melalui sinergi dengan Kementerian Imigrasi dan
di Branch Office BRI Kelapa Gading, dalam rangka peringatan Pemasyarakatan, BRI mendukung pembangunan Balai Latihan
Hari Pelanggan Nasional 2025 menegaskan komitmen BRI Kerja bidang konveksi di Nusakambangan untuk memperkuat
untuk terus menghadirkan layanan terbaik bagi nasabah. Selain pembinaan dan meningkatkan keterampilan warga binaan
itu, jajaran Direksi BRI juga serentak melakukan kunjungan dan agar lebih siap kembali ke masyarakat.
menyapa nasabah di sejumlah unit kerja di berbagai daerah.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 45
Page 48
Kilas Kinerja
25 September 3 Oktober
BRI Resmikan Regional Treasury Team Medan Consumer BRI Expo 2025 Surabaya Perluas Akses
Direktur Utama BRI Hery Gunardi meresmikan Regional Pembiayaan Konsumer
Treasury Team Medan untuk menghadirkan layanan treasury BRI kembali menggelar Consumer BRI Expo 2025 di Surabaya
yang lebih dekat, cepat, dan responsif bagi nasabah di Sumatra, sebagai upaya memperluas bisnis konsumer melalui akses
sekaligus memperkuat dukungan transaksi valuta asing, solusi pembiayaan yang lebih mudah bagi masyarakat. Mengusung
lindung nilai, dan layanan perdagangan internasional melalui konsep “Better Life, Starts Here”, ajang ini menghadirkan
pendekatan terintegrasi. pilihan hunian dan kendaraan, dilengkapi beragam program
promo serta kemudahan transaksi melalui kanal digital BRI.
21 Oktober 24 Oktober
BRI Dukung Akad Massal KUR 800.000 Debitur dan BRI Raih 3 Penghargaan ASRA 2025 di Singapura
Peluncuran KPP di Surabaya Dalam ajang Asia Sustainability Reporting Awards (ASRA) 2025
Akad massal KUR bagi 800.000 debitur dan peluncuran di Singapura, BRI meraih tiga penghargaan, yaitu dua Platinum
Kredit Program Perumahan (KPP) digelar di Surabaya untuk kategori Asia’s Best Sustainability Report Public Sector
dengan dukungan BRI, sejalan dengan komitmen perseroan dan Asia’s Best Sustainability Report CEO Letter, serta satu
memperluas akses pembiayaan untuk menggerakkan ekonomi Gold untuk kategori Asia’s Best Materiality Reporting.”
kerakyatan.
46 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 49
Laporan Tahunan
2025
28 Oktober 21 November
Pengusaha Muda BRILiaN 2025 Kembali Digelar BRI Sahabat Disabilitas Digelar di Makassar
Pengusaha Muda BRILiaN 2025 digelar sebagai program BRI melalui BRI Peduli menyelenggarakan Program BRI
akselerasi bisnis BRI untuk memperkuat kapasitas usaha, Sahabat Disabilitas di Makassar melalui pelatihan dan program
inovasi, dan digitalisasi pengusaha muda agar UMKM naik magang bagi penyandang disabilitas. Program ini membekali
kelas, menjangkau delapan wilayah dengan lebih dari 2.700 peserta dengan keterampilan administrasi dan kewirausahaan
pendaftar serta melalui inkubasi dan seleksi untuk memilih serta pengalaman kerja bersama mitra industri.
UMKM terbaik di lima kategori.
28 November 3 Desember
Kolaborasi BRI dan SOGO Perkuat Penetrasi UMKM BRI Raih Bank of the Year 2025 dari The Banker
di Ritel Modern BRI meraih predikat Bank of the Year 2025 in Indonesia dari
BRI berkolaborasi dengan SOGO untuk menghadirkan produk The Banker (Financial Times Group) atas kekuatan finansial,
UMKM binaan di ritel modern, memperluas jangkauan ke pasar strategi bisnis, kemajuan teknologi, serta komitmen kepada
urban sekaligus memperkuat dukungan BRI agar UMKM naik nasabah dan komunitas, sekaligus memperkuat pengakuan
kelas. global terhadap transformasi BRIVolution Reignite.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 47
Page 50
Kilas Kinerja 16 Desember 16 Desember Perayaan HUT ke-130 BRI Digelar Serentak di Seluruh BRI Corporate Rebranding Resmi Diluncurkan Indonesia BRI meluncurkan corporate rebranding menyeluruh sebagai BRI merayakan HUT ke-130 dengan penuh khidmat dan bagian dari transformasi BRIVolution Reignite untuk kebersamaan. Perayaan di Kantor Pusat Jakarta dihadiri oleh memperkuat positioning “Satu Bank untuk Semua”, mencakup jajaran Komisaris, Direksi, SEVP, dan Insan BRILiaN serta pembaruan identitas visual dan penataan arsitektur brand berlangsung serentak di seluruh Regional Office BRI di seluruh di ekosistem BRI Group agar lebih seragam, terstruktur, dan Indonesia. mudah dikenali. 17 Desember 21 Desember RUPSLB BRI 2025 Setujui Perubahan Anggaran Dasar Gelar “Satukan Langkah untuk Sumatra” BRI Salurkan BRI menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Bantuan Rp50 miliar Luar Biasa (RUPSLB) yang menyetujui perubahan Anggaran BRI Group menggelar kegiatan “Satukan Langkah untuk Dasar Perseroan, pendelegasian kewenangan kepada Dewan Sumatra” sebagai aksi kemanusiaan bagi masyarakat Komisaris untuk menyetujui Rencana Kerja dan Anggaran terdampak bencana di berbagai wilayah Sumatra, dengan Perusahaan (RKAP) Tahun 2026 termasuk perubahannya, komitmen bantuan hingga Rp50 miliar yang difokuskan untuk serta perubahan susunan pengurus Perseroan pemulihan infrastruktur pascabencana. 48 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 51
Laporan Tahunan
2025
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 49
Page 52
50 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 53
Laporan Tahunan
2025
Laporan
Direksi
dan Dewan
Komisaris
“Pada April 2025 BRI meluncurkan transformasi
BRIVolution Reignite yang dirancang untuk
memperkuat daya saing Perseroan secara
berkelanjutan. Transformasi ini bertumpu pada
dua pilar utama, yaitu Transform the Funding
Franchise serta Revamp Existing Core and
Build New Core.”
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 51
Page 54
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris
Laporan
Direksi
Hery Gunardi
Direktur Utama
52 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 55
Laporan Tahunan
2025
Sampai dengan 31 Desember 2025, total aset BRI secara konsolidasi mampu
tumbuh sebesar 7,2% menjadi Rp2.135 triliun. Pertumbuhan tersebut salah satunya
didorong oleh peningkatan penyaluran kredit dan pembiayaan yang mencapai
Rp1.521 triliun atau tumbuh sebesar 12,32% secara year on year.
Pemegang saham dan pemangku kepentingan yang kami hormati,
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rasio CASA meningkat menjadi 70,61% dari 67,30% pada
rahmat dan karunia-Nya, di tengah dinamika ekonomi global tahun sebelumnya.
yang terus berkembang serta tantangan yang dihadapi
industri perbankan, BRI mampu menjaga kinerja yang sehat Kinerja keuangan yang positif tersebut tidak terlepas
dan berkelanjutan. Konsistensi Perseroan dalam berinovasi dari pengelolaan bisnis yang prudent serta penguatan
serta merespons perubahan secara strategis menjadi fondasi manajemen risiko yang berkelanjutan. Pada tahun 2025, BRI
penting dalam memperkuat daya saing Perseroan. mencatatkan tingkat profitabilitas dengan Return on Asset
sebesar 2,7% serta Return on Equity sebesar 17,4%, dan
Dalam merespons dinamika tersebut, pada April 2025 laba bersih sebesar Rp57,132 triliun. Pencapaian tersebut
BRI meluncurkan transformasi BRIVolution Reignite yang mencerminkan kinerja Perseroan yang tetap solid dan
dirancang untuk memperkuat daya saing Perseroan secara berkelanjutan.
berkelanjutan. Transformasi ini bertumpu pada dua pilar
utama, yaitu Transform the Funding Franchise serta Revamp Pada tahun 2025, BRI juga telah memberikan kontribusi
Existing Core and Build New Core, yang didukung oleh enam sebesar Rp56,0 triliun terhadap pemerintah, antara lain
fondasi utama mencakup Human Capital, Risk Management, mencakup Rp27,9 triliun dalam bentuk dividen dan PNBP
IT & Digital, Distribution, Operational Excellence, dan lainnya, serta Rp28,2 triliun dalam kontribusi pajak.
Rebranding.
Bersama ini, izinkan kami menyampaikan laporan
Melalui transformasi tersebut, BRI memperkuat struktur kepengurusan Perseroan untuk tahun buku 2025. Dalam
pendanaan berbasis dana murah, meningkatkan kapabilitas laporan ini akan kami sampaikan kinerja BRI selama
transaction banking, memperkuat core business Perseroan, tahun 2025, prospek usaha, serta penerapan tata kelola
serta menciptakan sumber pertumbuhan baru di berbagai perusahaan yang baik.
segmen bisnis guna memperluas basis transaksi dan
meningkatkan kontribusi fee-based income.
Tentang Perseroan
Sejalan dengan agenda transformasi yang terus berlanjut,
pada tahun 2025 BRI pun berhasil mencatatkan kinerja Berakar pada mandat dan misi nasional untuk melayani
yang solid dengan aset konsolidasian mencapai Rp2.135 masyarakat serta menggerakkan perekonomian bangsa, PT
triliun atau tumbuh 7,2% YoY. Pada sisi intermediasi, kredit Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. terus menunjukkan
BRI tumbuh 12,3% YoY menjadi Rp1.521 triliun, dengan konsistensinya dalam menghadirkan layanan keuangan
fokus penyaluran kepada segmen UMKM sebagai tulang yang inklusif dan relevan bagi seluruh lapisan masyarakat.
punggung perekonomian nasional, yang sejalan dengan Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyediaan rangkaian
DNA kerakyatan BRI. Melalui pembiayaan kepada pelaku produk dan layanan keuangan yang lengkap bagi berbagai
usaha mikro, kecil, dan menengah, BRI turut mendukung segmen nasabah, dengan dukungan ekosistem digital yang
upaya pemerintah dalam memperluas inklusi keuangan dan semakin kuat.
mendorong penguatan sektor produktif di berbagai daerah.
Pertumbuhan aset dan kredit ditopang oleh penguatan Dalam menjalankan aktivitas usahanya, Perseroan
struktur pendanaan yang semakin sehat. Dana Pihak Ketiga menghadirkan berbagai produk dan layanan perbankan yang
(DPK) tumbuh 7,4% YoY menjadi Rp1.466,8 triliun, dengan mencakup produk simpanan seperti BRI Tabungan BritAma,
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 53
Page 56
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris
BRI Tabungan Simpedes, BRI Tabungan Bisnis, BRI Tabungan berjenjang pendidikan Strata 1, 9.465 Pekerja berjenjang
Rencana, BRI Junio, BRI Giro, dan BRI Deposito, serta produk pendidikan Diploma, dan 797 Pekerja berjenjang pendidikan
kartu dan uang elektronik berupa BRI Debit, BRI Kartu Kredit, SLTA/Sederajat.
dan BRIZZI by BRI.
Selain itu, pada sisi pembiayaan Perseroan menyediakan Analisis atas Kinerja Perseroan
berbagai produk pinjaman antara lain BRI KUR, BRI KPR,
BRI KKB, BRI Multiguna, BRI Kredit Investasi, dan BRI Kondisi Perekonomian yang Secara
Kredit Modal Kerja. Perseroan juga menghadirkan berbagai Langsung Berdampak Terhadap Kinerja
layanan investasi dan asuransi seperti BRI Investasi, BRI Perseroan
Bancassurance, BRI Kustodian, BRI Wali Amanat, dan BRI
Trustee, serta layanan transaksi dan bisnis yang meliputi Sepanjang 2025, kondisi global didominasi oleh volatilitas
BRI Trade Finance, BRI Remittance, BRI Money Changer, BRI yang persisten, dipicu oleh dinamika perdagangan,
EDC, dan jaringan BRILink Agen. ketegangan geopolitik, serta berbagai policy shocks. Faktor-
faktor tersebut mendorong pasar mengalami pergerakan
Sedangkan, pada jasa perbankan digital, Perseroan yang berulang antara fase risk-off dan periode relief rally,
menyediakan aplikasi mobile banking (superapps) yakni mencerminkan tingginya ketidakpastian dan sensitivitas
BRImo untuk memudahkan nasabah melakukan berbagai terhadap perkembangan eksternal. Inflasi terus melandai
transaksi perbankan, serta Qlola by BRI sebagai platform dibandingkan periode puncak 2022–2023, namun tekanan
transaksi terintegrasi yang menyediakan layanan cash harga energi dan ketidakpastian geopolitik, khususnya karena
management, trade finance, dan foreign exchange. eskalasi konflik di Timur Tengah, kembali meningkatkan
Perseroan juga menyediakan layanan digital lainnya seperti global risk premium. Harga minyak yang sempat naik
BRI eBuzz, serta layanan wealth management melalui BRI signifikan menimbulkan kekhawatiran terhadap inflasi impor
Prioritas dan BRI Private. dan menjaga volatilitas pasar keuangan internasional.
Untuk memperkuat jangkauan layanan tersebut, BRI juga Di Amerika Serikat, pertumbuhan ekonomi mulai melambat
didukung oleh jaringan kerja bersama mitra usaha yang seiring dampak kebijakan suku bunga tinggi yang tertunda
tersebar luas di berbagai wilayah. Di dalam negeri, BRI (lagging effect). Meskipun Federal Reserve mulai melakukan
memiliki 1 Kantor Pusat, 18 Regional Office, 18 Regional Audit penurunan suku bunga pada 2025, langkah tersebut tidak
Office, 454 Kantor Cabang, serta 6.885 Kantor Cabang agresif karena inflasi inti masih relatif tinggi. Imbal hasil
Pembantu (termasuk 5.082 BRI Unit, 490 Kantor Kas, 758 US Treasury tetap berada pada level yang cukup tinggi,
Teras BRI, 6 Teras BRI Keliling, dan 4 Teras BRI Kapal) yang sehingga likuiditas global sepanjang 2025 cenderung ketat
tersebar di seluruh Indonesia. Sementara itu, jaringan kantor dan arus modal ke emerging markets lebih selektif.
di luar negeri meliputi 6 Kantor Cabang Luar Negeri dan 3
Kantor Cabang Pembantu Luar Negeri yang berlokasi di New Dalam konteks tersebut, Indonesia menunjukkan ketahanan
York, Cayman Island, Singapore, Taipei, Timor Leste, dan yang relatif baik. Pertumbuhan ekonomi 2025 berada
Hongkong. di kisaran 5%, ditopang oleh permintaan domestik dan
akselerasi investasi pada paruh kedua tahun 2025. Struktur
Sebagai bagian dari komitmen melayani nasabah dan pertumbuhan mulai menunjukkan pergeseran, di mana
memperluas inklusi keuangan, BRI pun memadukan kontribusi investasi (GFCF) meningkat, terutama pada sektor
kehadiran jaringan unit kerja dengan branchless banking hilirisasi, infrastruktur, energi, serta manufaktur berbasis
melalui BRILink Agen yang tersebar di seluruh Indonesia, ekspor dan substitusi impor.
serta didukung oleh financial advisor yang kompeten
dengan kapabilitas digital. Perpaduan ketiganya Konsumsi rumah tangga tetap menjadi penopang
menghadirkan layanan perbankan yang lebih efektif, efisien, utama ekonomi, namun dengan dinamika yang semakin
dan terintegrasi, sejalan dengan perkembangan literasi serta tersegmentasi. Sepanjang 2025 terlihat bahwa konsumsi
kebutuhan layanan digital masyarakat Indonesia. kelompok menengah atas lebih resilien, sementara segmen
menengah bawah dan mikro menghadapi tekanan daya beli
Secara struktur organisasi, BRI dipimpin oleh Direktur Utama akibat kenaikan biaya hidup dan penyesuaian pendapatan.
dan Wakil Direktur Utama yang dibantu oleh 11 direktorat Hal ini tercermin dari perputaran dana yang lebih cepat di
serta 5 SEVP dalam menjalankan kegiatannya sebagai segmen menengah ke bawah dan mikro, namun dengan
penyedia layanan perbankan melalui jaringan kerjanya saldo rata-rata yang relatif lebih moderat.
yang luas. Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya BRI
memiliki sebanyak 84.949 orang Pekerja dengan rincian Dari sisi inflasi, tekanan harga relatif terkendali dan berada
tingkat Pendidikan 16 Pekerja berjenjang pendidikan Strata 3, dalam target Bank Indonesia. Stabilitas harga pangan dan
2.255 Pekerja berjenjang pendidikan Strata 2, 72.416 Pekerja koordinasi kebijakan moneter-fiskal membantu menjaga
54 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 57
Laporan Tahunan
2025
ekspektasi inflasi. Namun, volatilitas harga energi global serta mengembangkan layanan yang terintegrasi untuk
tetap menjadi faktor risiko yang memerlukan kewaspadaan, segmen ritel, usaha kecil dan menengah, hingga korporasi
khususnya terhadap dampaknya pada subsidi dan secara selektif.
administered prices.
Segmen UMKM, khususnya usaha mikro dan ultra mikro,
Nilai tukar rupiah sepanjang 2025 bergerak fluktuatif tetap menjadi target pasar utama BRI. Melalui berbagai
mengikuti dinamika dolar AS dan sentimen global. Penguatan produk pembiayaan, layanan transaksi, serta program
dolar akibat yield AS yang masih tinggi serta episode risk- pemberdayaan seperti pengembangan ekosistem UMKM
off sempat menekan rupiah, namun stabilitas fundamental dan perluasan akses pembiayaan, BRI berkomitmen untuk
domestik dan intervensi terukur Bank Indonesia membantu terus meningkatkan kapasitas usaha masyarakat dan
menjaga volatilitas agar tetap terkendali. Secara umum, memperluas inklusi keuangan.
rupiah bergerak stabil meskipun dalam rentang yang lebih
lebar dibanding periode sebelum pengetatan global. Untuk mendorong sumber pertumbuhan baru, BRI
mengakselerasi bisnis consumer melalui pembiayaan
Dari sisi fiskal, pemerintah tetap menjaga defisit dalam berbasis payroll dan ecosystem, sekaligus memperkuat
batas yang ditetapkan, meskipun ruang fiskal semakin bisnis gadai emas melalui optimalisasi jaringan BRI. Upaya ini
terbatas. Belanja sosial dan program prioritas tetap berjalan, didukung oleh digitalisasi proses bisnis untuk meningkatkan
sementara kebutuhan pembiayaan meningkat seiring efisiensi dan mempercepat SLA layanan, sehingga proses
optimalisasi belanja. Disiplin fiskal sepanjang 2025 menjadi pengajuan hingga pencairan pembiayaan menjadi lebih
faktor penting dalam menjaga kepercayaan investor terhadap cepat, sederhana, dan terintegrasi.
obligasi pemerintah dan stabilitas pasar keuangan domestik.
Pasar obligasi Indonesia sepanjang 2025 mencerminkan Selain itu, BRI juga memperkuat bisnis pada segmen
keseimbangan antara faktor domestik yang solid dan tekanan usaha kecil dan menengah (SME) yang memiliki peran
eksternal yang volatil. Yield bergerak dinamis mengikuti arah penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,
US Treasury dan arus modal asing, namun secara umum khususnya dalam sektor perdagangan, industri pengolahan,
tetap dalam kisaran yang manageable. Stabilitas inflasi dan serta sektor jasa. Segmen ini menjadi bagian dari strategi BRI
koordinasi kebijakan menjadi penopang utama sentimen untuk mendorong peningkatan skala usaha pelaku UMKM
pasar. agar semakin produktif dan berdaya saing.
Secara keseluruhan, 2025 dapat dikarakterisasi sebagai Pada segmen komersial dan korporasi, BRI menerapkan
tahun konsolidasi dalam lingkungan global yang menantang. pendekatan yang lebih selektif dengan fokus pada
Indonesia mampu mempertahankan pertumbuhan sekitar perusahaan yang memiliki keterkaitan dengan rantai nilai
5% dengan inflasi terkendali dan stabilitas sistem keuangan UMKM, ekosistem perdagangan nasional, serta sektor-
yang terjaga. Memasuki 2026, momentum ini memberikan sektor prioritas yang mendukung pembangunan ekonomi.
fondasi yang cukup kuat, meskipun risiko eksternal dan Pendekatan ini memungkinkan BRI membangun ekosistem
keterbatasan ruang kebijakan tetap menjadi faktor yang bisnis yang terintegrasi, mulai dari pelaku usaha mikro
perlu diantisipasi secara hati-hati. hingga korporasi besar.
Target Pasar Seiring dengan transformasi digital yang terus dijalankan, BRI
juga memperluas jangkauan pasar melalui penguatan layanan
BRI secara konsisten memposisikan diri sebagai bank digital dan ekosistem keuangan berbasis platform, termasuk
yang berfokus pada pemberdayaan segmen Usaha Mikro, pengembangan super app BRImo serta berbagai solusi digital
Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai tulang punggung lainnya. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas
perekonomian nasional. Dengan jaringan layanan yang luas layanan, memperluas akses keuangan, serta menghadirkan
hingga ke pelosok daerah serta dukungan transformasi digital pengalaman perbankan yang lebih mudah, cepat, dan aman
yang berkelanjutan, BRI terus memperkuat perannya sebagai bagi seluruh lapisan masyarakat.
financial integrator yang mendorong inklusi keuangan dan
pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Indonesia. Melalui strategi tersebut, BRI berkomitmen untuk terus
memperkuat perannya sebagai bank yang melayani seluruh
BRI juga mulai memperkuat positioning sebagai “satu bank segmen masyarakat sekaligus tetap menjadi champion
untuk semua”, yaitu bank yang mampu melayani kebutuhan dalam pemberdayaan UMKM, sehingga dapat memberikan
finansial masyarakat secara menyeluruh di berbagai segmen. kontribusi yang berkelanjutan bagi pertumbuhan ekonomi
Melalui pendekatan ini, BRI tidak hanya berfokus pada nasional yang inklusif.
segmen mikro sebagai core business, tetapi juga mendorong
bisnis Konsumer untuk menjadi sumber pertumbuhan baru,
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 55
Page 58
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris
Strategi Kebijakan Strategis yang Perumusan strategi dilakukan secara iteratif melalui forum
Diterapkan oleh Perseroan manajemen dan pembahasan Direksi, sehingga setiap
kebijakan telah melalui proses pengujian, penyempurnaan,
BRI menjalankan strategi jangka panjang yang berorientasi serta penyelerasan lintas fungsi sebelum ditetapkan. Setiap
pada pertumbuhan sehat dan berkelanjutan. Pertumbuhan strategi juga dikaji berdasarkan prinsip kehati-hatian dan
yang didorong oleh Perseroan tidak hanya melalui ekspansi pengelolaan risiko yang disiplin, serta dikomunikasikan
bisnis, melainkan pertumbuhan yang ditopang oleh struktur secara transparan kepada Dewan Komisaris sesuai ketentuan
pendanaan yang kuat, kualitas aset yang terjaga, serta tata kelola yang berlaku.
fondasi organisasi yang tangguh. Untuk itu, Perseroan
menjalankan transformasi yang terarah pada tiga fokus Melalui tata kelola tersebut, Direksi memastikan bahwa
utama. setiap arah strategis memiliki landasan yang kuat, akuntabel,
dan mampu menjawab tantangan jangka pendek maupun
Pertama, memperkuat dan mentransformasi funding jangka panjang secara berkelanjutan.
franchise guna membangun basis dana murah berbasis
transaksi yang stabil, memperdalam hubungan dengan Proses yang Dilakukan Direksi untuk
nasabah, serta meningkatkan ketahanan likuiditas dalam Memastikan Implementasi Strategi
berbagai siklus ekonomi.
Direksi meyakini bahwa kualitas strategi ditentukan oleh
Kedua, melakukan penguatan menyeluruh atas core konsistensi dan disiplin dalam implementasinya. Oleh
business sekaligus membangun sumber pertumbuhan karena itu, Perseroan menerapkan kerangka eksekusi
baru yang berkelanjutan, sehingga Perseroan tidak yang terstruktur dan terukur untuk memastikan setiap arah
hanya mempertahankan kepemimpinan pasar, tetapi juga strategis diterjemahkan menjadi inisiatif yang konkret dan
menciptakan mesin pertumbuhan masa depan. berdampak.
Ketiga, membangun world-class foundations melalui Setiap strategi diturunkan ke dalam rencana kerja yang jelas,
penguatan tata kelola, manajemen risiko yang disiplin, target kinerja yang terukur, serta indikator keberhasilan yang
modernisasi teknologi, serta peningkatan kualitas talenta dipantau secara berkala melalui forum manajemen dan rapat
dan budaya kerja. Direksi. Untuk memastikan implementasi strategi, Direksi
melakukan evaluasi rutin terhadap capaian, risiko, serta
Melalui strategi ini, BRI tidak hanya mengejar pertumbuhan, deviasi yang terjadi, dan mengambil langkah korektif secara
tetapi memastikan pertumbuhan yang berkualitas, tangguh, cepat dan terarah apabila diperlukan.
dan berdaya saing dalam jangka panjang. Dengan disiplin
eksekusi dan pengelolaan risiko yang prudent, Perseroan Selain itu, Direksi memastikan adanya kejelasan peran
optimis dapat terus menghadirkan nilai yang berkelanjutan dan akuntabilitas di setiap level organisasi, sehingga
bagi investor serta seluruh pemangku kepentingan. implementasi strategi menjadi tanggung jawab kolektif,
bukan hanya inisiatif manajemen puncak. Dengan dukungan
Peranan Direksi dalam Perumusan sistem pengendalian internal, manajemen risiko yang disiplin,
Strategi dan Kebijakan Strategis serta budaya kinerja yang kuat, Perseroan mampu menjaga
konsistensi eksekusi dalam berbagai kondisi.
Direksi berperan aktif dan kolektif dalam merumuskan
strategi serta kebijakan strategis Perseroan secara Melalui pendekatan ini, Direksi memastikan bahwa strategi
komprehensif dan terintegrasi. Proses tersebut dilakukan Perseroan tidak berhenti pada perencanaan, tetapi terealisasi
dengan mempertimbangkan dinamika eksternal, kondisi secara nyata dan memberikan hasil yang berkelanjutan.
industri, kinerja internal, serta proyeksi risiko dan peluang
jangka panjang. Analisis Kinerja Perseroan
Dalam setiap penyusunan strategi, Direksi melibatkan Kinerja Operasional dan Keuangan
seluruh elemen organisasi, baik lini bisnis maupun fungsi
pendukung (enabler) seperti Direktorat Manajemen Risiko, Sampai dengan 31 Desember 2025, total aset BRI secara
Keuangan, Teknologi Informasi, Operasional dan juga dari konsolidasi mampu tumbuh sebesar 7,14% menjadi Rp2.135
sisi SDM, untuk memastikan keselarasan arah sekaligus triliun. Pertumbuhan tersebut salah satunya didorong oleh
kesiapan implementasi. Dengan pendekatan ini, strategi peningkatan penyaluran kredit dan pembiayaan yang
yang ditetapkan tidak hanya ambisius secara pertumbuhan, mencapai Rp1.521 triliun atau tumbuh sebesar 12,32%
tetapi juga realistis, terukur, dan selaras dengan kapasitas secara year on year. BRI secara konsisten terus menyalurkan
organisasi. kredit dan pembiayaan ke segmen Usaha Mikro, Kecil,
dan Menengah (UMKM), yang mencapai 78% dari total
56 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 59
Laporan Tahunan
2025
penyaluran kredit dan pembiayaan BRI atau sebesar Rp1.179 Pada tahun 2025, BRI juga memiliki fokus strategi untuk
triliun. Adapun flagship segment BRI, yaitu segmen Mikro memperkuat kapabilitas retail banking, khususnya dalam
dan Ultra Mikro, memiliki kontribusi sebesar 42,61% dari total penghimpunan dana murah melalui Current Account Saving
kredit dan pembiayaan. Account (CASA) yang lebih stabil dan berkelanjutan. Strategi
tersebut membuahkan hasil di mana simpanan BRI secara
Pertumbuhan penyaluran kredit dan pembiayaan ke segmen konsolidasi mampu tumbuh sebesar 7,43% menjadi Rp1.466
UMKM tersebut tidak terlepas dari kontribusi utama Holding triliun, dengan rasio CASA sebesar 70,61%, yang merupakan
Ultra Mikro yang terdiri dari BRI, Pegadaian, dan PNM rasio tertinggi sepanjang sejarah BRI. Pertumbuhan CASA
yang telah dibentuk sejak September 2021. Pembiayaan yang berbiaya murah ini akan terus menjadi fokus utama
Pegadaian mampu tumbuh sebesar 47,63% menjadi Rp126,1 sumber pendanaan BRI.
triliun, sedangkan kredit PNM tumbuh sebesar 0,48%
menjadi Rp50,3 triliun. Di sisi lain, kredit pada segmen Mikro Penghimpunan CASA didukung oleh strategi Perseroan
dan Ultra Mikro BRI juga mencatatkan pertumbuhan positif dalam meningkatkan transaksi nasabah baik pada segmen
sebesar 3,32% menjadi Rp648,3 triliun. ritel maupun wholesale. Pada segmen ritel, penghimpunan
CASA didorong oleh optimalisasi transaksi melalui Agen
Pertumbuhan kredit pada segmen Mikro, khususnya produk BRILink, mobile banking (BRImo), EDC Merchant dan QRIS,
Kupedes, mengalami perlambatan seiring dengan fokus digital payment platform (BRI API), serta perluasan akseptasi
Perseroan pada pertumbuhan yang berkualitas serta upaya acquiring merchant. Sementara pada segmen wholesale,
perbaikan kualitas kredit. Sementara itu, produk Kredit penghimpunan CASA dioptimalkan melalui pengembangan
Usaha Rakyat (KUR) masih mencatatkan pertumbuhan platform digital payment terintegrasi untuk nasabah korporasi,
positif sebagai ujung tombak dalam meningkatkan yaitu Qlola, yang menyediakan akses menyeluruh terhadap
pembiayaan yang lebih inklusif dengan memberikan akses layanan wholesale banking BRI seperti cash management,
pembiayaan kepada nasabah yang sebelumnya belum trade finance, supply chain management, foreign exchange,
pernah memperoleh fasilitas pembiayaan komersial. Pada investment service, dan financial dashboard.
tahun 2025, BRI menyalurkan KUR sebesar Rp178,1 triliun
yang menunjukkan komitmen BRI untuk terus menjadi mitra Penguatan CASA pada segmen ritel juga tercermin dari
utama Pemerintah dalam penyaluran KUR guna mendukung meningkatnya transaksi nasabah pada layanan Agen
perekonomian nasional. BRILink dan BRImo yang memberikan kontribusi positif
terhadap kinerja profitabilitas BRI. Sepanjang tahun 2025,
Pertumbuhan pada segmen UMKM juga didukung oleh Agen BRILink mencatatkan jumlah transaksi sebanyak 1,2
kinerja yang impresif pada segmen Konsumer yang miliar transaksi dengan total nilai sebesar Rp1.820 triliun,
membukukan pertumbuhan sebesar 9,41% secara year on tumbuh sebesar 14,6% secara year on year dibandingkan
year hingga mencapai Rp228,8 triliun. Pertumbuhan pada tahun sebelumnya. Selain itu, BRImo juga mencatatkan
segmen konsumer tersebut terutama didorong oleh produk peningkatan nilai transaksi sebesar 26,4% secara year on
BRIGUNA dan KPR yang masing-masing tumbuh sebesar year sehingga mencapai Rp7.076 triliun.
9,90% dan 13,30% secara year on year. Selain itu, BRI juga
terus mendukung program pemerintah dalam meningkatkan Kinerja yang solid tersebut juga tercermin dari pencapaian
kepemilikan hunian masyarakat dengan menyalurkan laba bersih Perseroan sebesar Rp57,132 triliun. Pencapaian
sebanyak 32.000 unit KPR FLPP pada tahun 2025. Segmen profitabilitas BRI tersebut didorong oleh perolehan laba bersih
Commercial, Small, and Medium Enterprise (CSME) juga BRI secara bank only sebesar Rp50,4 triliun. Driver utama
mencatatkan momentum pertumbuhan yang baik dengan pertumbuhan laba BRI berasal dari kemampuan Perseroan
pertumbuhan double digit sebesar 14,03% secara year dalam mengelola pertumbuhan pendapatan bunga bersih,
on year. Sementara itu, kredit pada segmen Korporasi BRI pendapatan berbasis fee, pendapatan recovery, serta
mampu tumbuh solid mencapai Rp342,5 triliun atau tumbuh efisiensi biaya operasional.
sebesar 40,22% secara year on year. Pertumbuhan pada
segmen korporasi tersebut difokuskan pada penguatan Kinerja topline BRI juga mencatatkan hasil yang impresif,
bisnis wholesale melalui optimalisasi layanan transaction di mana Net Interest Income (NII) BRI secara konsolidasi
banking. mampu tumbuh sebesar 5,50% secara year on year.
Pertumbuhan tersebut dihasilkan dari pengelolaan aset
kredit dan pembiayaan yang memberikan tingkat suku bunga
yang kompetitif serta pengelolaan likuiditas yang optimal.
Adapun tingkat suku bunga BRI tercermin dalam Suku Bunga
Dasar Kredit (SBDK) sebagai berikut.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 57
Page 60
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris
Tabel Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) Per 31 Desember 2025
PENGUNGKAPAN KUANTITATIF
Kredit Non UMKM Kredit UMKM
Periode Data 31 Non KPR/Non
KPR/KPA
Desember 2025 KPA
Korporasi Ritel Menengah Kecil Mikro
Harga Pokok Dana untuk
3,41 N/A 3,41 3,41 3,41 3,41 3,41
Kredit (HPDK)
Biaya Overhead (%) 1,33 N/A 3,67 3,38 8,29 3,84 3,66
Margin Keuntungan (Profit
3,46 N/A 3,17 3,41 2,10 2,65 2,03
Margin) (%)
Suku Bunga Dasar Kredit
(SBDK) (%) (HPDK + 8,20 N/A 10,25 10,20 13,80 9,90 9,10
Overhead + Margin)
Catatan: Berlaku mulai 1 Januari 2025
PENGUNGKAPAN KUALITATIF
Kategori Definisi Kategori Kredit Indikator/Kriteria dariKategori Kredit
Kredit modal kerja dan kredit investasi non
Korporasi Total plafond kredit >Rp500 miliar
UMKM dan non ritel
Ritel N/A N/A
Table counter rate simpanan per 31 Desember 2025
Produk Suku Bunga IDR Suku Bunga USD
Giro 0,00% - 1,25% 0,05% - 0,15%
Tabungan 0,00% - 2,00% 0,08% - 0,25%
Deposito 2,50% - 3,00% 4,00%
Pendapatan berbasis fee dan pendapatan operasional lainnya Dengan pertumbuhan bisnis dan profitabilitas yang kuat
mampu tumbuh mencapai Rp55,9 triliun atau meningkat tersebut, BRI mampu menjaga rasio keuangan pada level
sebesar 2,61% secara YoY. Pencapaian pendapatan berbasis yang sehat. Loan to Deposit Ratio (LDR) Perseroan berada
fee tersebut sejalan dengan pertumbuhan pendapatan fee pada level 91,43% secara konsolidasi dan 91,96% secara
dari jasa perkreditan dan international banking yang tumbuh bank only, yang menunjukkan kondisi likuiditas Perseroan
sebesar 15,86%, seiring dengan transformasi pada bisnis berada pada tingkat yang memadai untuk mendukung
wholesale banking yang berfokus pada penguatan layanan pertumbuhan bisnis ke depan. Rasio profitabilitas BRI juga
transaction banking. Di sisi lain, BRI juga mampu menjaga tercatat positif yang tercermin dari Return on Assets (ROA)
efisiensi biaya operasional yang tercermin dari pertumbuhan After Tax dan Return on Equity (ROE) Balance Sheet yang
biaya operasional secara year on year sebesar 5,65%. Hal masing-masing mencapai 2,74% dan 17,44%.
tersebut berdampak pada rasio Cost to Income Ratio (CIR)
konsolidasi yang tercatat sebesar 42,55%.
58 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 61
Laporan Tahunan
2025
Dari sisi kualitas aset, BRI masih menghadapi tantangan dalam BRI mengembangkan berbagai inovasi seperti peningkatan
penyelesaian portofolio pinjaman yang direstrukturisasi pengalaman investasi emas di BRImo, adopsi cloud, dan
akibat pandemi Covid-19. Rasio Non-Performing Loan implementasi multiple KYC guna meningkatkan reliabilitas
(NPL) BRI tercatat sebesar 3,07% pada Desember 2025, dan akurasi identitas. BRI juga menghadirkan Sabrina,
sedikit meningkat dibandingkan periode yang sama pada asisten virtual berbasis AI yang menangani jutaan interaksi
tahun sebelumnya. Kondisi tersebut sejalan dengan strategi nasabah dan mencapai tingkat kepuasan tinggi. Selain itu,
Perseroan untuk mempercepat penyelesaian portofolio WISE membantu frontliner mencari panduan kerja secara
pinjaman yang direstrukturisasi akibat Covid-19. cepat dan akurat, meningkatkan efisiensi layanan secara
signifikan.
Meskipun demikian, Perseroan tetap memiliki tingkat
pencadangan yang memadai, yang tercermin dari rasio NPL BRI memperkuat seluruh Data Center melalui peningkatan
Coverage yang terjaga pada level 178,06%. Selain itu, rasio kapasitas, modernisasi perangkat, dan penerapan standar
Loan at Risk (LAR) juga melanjutkan tren penurunan dari Tier‑III untuk memastikan layanan tetap andal. Inisiatif ini
10,70% pada tahun 2024 menjadi 9,61% pada tahun 2025. menjadi dasar penerapan arsitektur Active‑Active Data
Penurunan tersebut didorong oleh berkurangnya portofolio Center, termasuk implementasi pada cloud untuk aplikasi
pinjaman yang direstrukturisasi akibat Covid-19 dari Rp15,6 penting seperti BRImo dan QLola. Langkah strategis ini
triliun pada akhir tahun 2024 menjadi Rp7,7 triliun pada akhir menegaskan komitmen BRI dalam menyediakan infrastruktur
tahun 2025. TI yang kuat, aman, dan mampu mendukung pertumbuhan
bisnis berkelanjutan di era digital.
BRI juga mampu menjaga kondisi permodalan pada level
yang kuat dengan rasio Capital Adequacy Ratio (CAR) CULTURE
mencapai 23,57% secara konsolidasi atau 21,06% secara Transformasi BRIVOLUTION Reignite merupakan langkah
bank only. Rasio tersebut berada jauh di atas ketentuan strategis untuk memperkuat model bisnis sekaligus
minimum regulator sebesar 17,5% (setelah memperhitungkan transformasi budaya kerja sebagai penggerak utama kinerja.
implementasi Basel III) serta di atas risk appetite Perseroan Kami meyakini bahwa strategi hanya akan efektif jika
sebesar 19%. didukung oleh transformasi mindset dan perilaku kolektif
yang nyata. Melalui sinergi pendekatan bottom-up yang
Dengan rasio kecukupan modal yang sangat memadai inklusif dan arahan strategis manajemen, lima nilai utama
tersebut, BRI mampu mengantisipasi berbagai risiko Integrity, Collaborative, Accountability, Growth Mindset,
utama dalam pengelolaan bank, baik risiko pasar, risiko dan Customer Focus kini menjadi kompas dalam setiap
kredit, maupun risiko operasional, sekaligus mendukung perilaku dan pengambilan keputusan di seluruh organisasi.
pertumbuhan bisnis Perseroan secara berkelanjutan dalam
jangka panjang. Internalisasi nilai-nilai tersebut kami jalankan secara
sistematis dengan mengintegrasikannya ke dalam seluruh
Kinerja Non Keuangan Human Capital Cycle, mulai dari rekrutmen hingga
manajemen kinerja. Pendekatan ini memastikan budaya
IT DIGITAL perusahaan bukan sekadar slogan, melainkan parameter
BRI memprioritaskan layanan digital yang andal melalui terukur yang berdampak langsung pada produktivitas
pemenuhan IT Hygiene Factor (Reliability, Availability, dan efisiensi operasional. Komitmen penuh dari jajaran
Scalability, Security). Upaya ini mendukung strategi management serta peran aktif para Change Agent menjadi
BRIvolution Reignite dengan memastikan infrastruktur TI yang mesin penggerak utama dalam menjaga konsistensi
aman, scalable, dan future‑proof. Transformasi TI dijalankan implementasi di setiap level.
melalui tiga pilar utama: Run the Bank untuk modernisasi
infrastruktur, Change the Bank untuk meningkatkan aplikasi Dengan fondasi budaya yang kokoh, kami optimistis
dan pengalaman nasabah, serta Transform the Bank untuk perusahaan mampu menjaga pertumbuhan yang sehat dan
memperkuat rencana strategis dan organisasi TI yang tangguh di tengah dinamika pasar global. Fokus kami tetap
adaptif. pada penciptaan nilai jangka panjang yang berkelanjutan
bagi seluruh stakeholders. Kami yakin bahwa keselarasan
antara strategi bisnis dan kekuatan budaya kerja akan
menjadi keunggulan kompetitif utama perusahaan dalam
menghadapi tantangan masa depan.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 59
Page 62
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris
HUMAN CAPITAL Pengembangan kompetensi pekerja menjadi hal prioritas
BRI memandang Human Capital sebagai penggerak utama utama bagi BRI mengingat hal ini dapat mendorong
transformasi dan keberlanjutan kinerja Perusahaan. Sejalan produktivitas dan mendukung pencapaian kinerja BRI secara
dengan agenda transformasi BRIvolution Reignite, pada tahun menyeluruh. Pada tahun 2025, BRI mengembangkan program
2025 BRI memfokuskan penguatan fondasi pengelolaan pendidikan yang disusun dengan menyesuaikan siklus
Human Capital melalui penyempurnaan berbagai hygiene pekerja. Dengan demikian, program pendidikan memiliki
factors guna memastikan sistem pengelolaan talenta yang struktur yang jelas sekaligus mendukung pencapaian tujuan
semakin solid, terintegrasi, dan selaras dengan arah strategis strategis perusahaan.
bisnis. Berbagai inisiatif dilakukan secara terstruktur, mulai
dari peningkatan kualitas data, perbaikan dan percepatan Selain itu, dalam rangka meningkatkan ownership pendidikan
proses rekrutmen, penguatan talent management, di wilayah Regional Office serta untuk memastikan bahwa
succession planning, dan performance management, serta pengembangan kapabilitas pekerja di regional sesuai
peningkatan kapabilitas HC sebagai strategic business dengan kebutuhan, maka mulai tahun 2025 BRI menetapkan
partner. Pendekatan ini menjadi landasan penting bagi pelaksanaan Green Program. Penyusunan kurikulum,
BRI untuk membangun organisasi yang semakin adaptif, learning objective, bahan ajar, perhitungan anggaran,
berorientasi kinerja, serta siap menghadapi dinamika industri pelaksanaan pendidikan, dan evaluasi pendidikan menjadi
yang terus berkembang. ruang lingkup dari masing-masing Regional Office.
Sepanjang tahun 2025, BRI mencatatkan percepatan DISTRIBUTIONS
signifikan dalam penguatan pipeline talenta, dengan Selama satu tahun terakhir, BRI melakukan berbagai
peningkatan rekrutmen melalui BRI Future Leader Program penguatan pada fungsi distribution untuk meningkatkan
(BFLP) sebesar 685% dibandingkan tahun sebelumnya, efektivitas jaringan dan mendorong pertumbuhan bisnis.
dengan 9 spesialisasi strategis untuk menjawab kebutuhan Perbaikan dimulai dari penataan organisasi, termasuk
kompetensi masa depan. Penguatan pipeline talenta juga penguatan peran Regional Office di bawah Direktur
dilakukan melalui program BrilianNext guna menjaring Network & Retail Funding, peningkatan independensi fungsi
kandidat unggul. Di saat yang sama, BRI terus memperkuat operasional dan risk management, serta penajaman fungsi
fondasi pengelolaan HC berbasis data melalui optimalisasi unit bisnis di region agar lebih fokus pada pengembangan
Employee Self Service (ESS) dan data governance, termasuk bisnis dan dukungan kepada Kantor Cabang.
strukturisasi pengelolaan serta pemetaan variabel data
HC. Untuk menyiapkan pipeline kepemimpinan strategis, BRI juga membentuk 74 Area Head untuk memperkuat
BOD dan Regional leaders terlibat secara sistematis dan orkestrasi pengembangan bisnis di wilayah. Peran ini
terstruktur untuk melakukan succession planning sehingga memperjelas model interaksi antara Regional Office dan
teridentifikasi sekitar 500 Top Talent pada Band 1–3 sebagai Kantor Cabang, meningkatkan kolaborasi antar segmen,
bagian dari proses talent management. serta memastikan pengelolaan kinerja cabang menjadi lebih
terarah. Sejalan dengan itu, BRI juga melakukan penguatan
Untuk memastikan organisasi yang semakin agile dan kapabilitas pemimpin kantor agar mampu mendorong
berorientasi kinerja, BRI melakukan penyempurnaan sistem transformasi bisnis, meningkatkan produktivitas jaringan,
performance management secara lebih objektif dan serta lebih adaptif dalam menangkap potensi pasar di
transparan melalui penilaian yang sepenuhnya berbasis KPI wilayahnya.
serta dilengkapi dengan 180-degree behavioral assessment.
Kapabilitas fungsi Human Capital terus diperkuat melalui BRI terus memperkuat coverage distribusi nasional dengan
program capability building, khususnya bagi HCBP, agar mengoptimalkan seluruh channel yang dimiliki, yaitu 7.349
semakin responsive dan solutif terhadap kebutuhan bisnis. kantor layanan, 54 e-Buzz, 6 Teras Keliling, 19.657 e-channel,
Selain itu, RHCBP diperkuat perannya sebagai decision maker 1,19 juta Agen BRILink, serta mengoperasikan 4 Teras Kapal
di tingkat Regional Office dalam aspek rekrutmen, career untuk menjangkau wilayah terpencil dan pulau-pulau yang
management, dan learning. Seluruh inisiatif ini berpuncak belum terlayani jaringan perbankan secara optimal. Selain
pada penguatan transformasi budaya melalui implementasi menjaga jaringan yang luas, BRI juga melakukan optimalisasi
Brilian Way di BRI dan Perusahaan Anak, termasuk melalui sebaran titik distribusi melalui relokasi ke area berpotensi
piloting Kantor Cabang Lighthouse sebagai role model tinggi serta penyesuaian kapabilitas layanan kantor agar
implementasi budaya, serta pengukuran budaya organisasi semakin relevan dengan kebutuhan nasabah, sehingga
secara end-to-end, guna memastikan nilai dan perilaku kerja potensi pasar di berbagai wilayah dapat dimanfaatkan
BRI terinternalisasi secara konsisten di seluruh lini organisasi. secara lebih optimal.
60 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 63
Laporan Tahunan
2025
OPERATIONS REBRANDING
Sepanjang tahun 2024-2025, Direktorat Operasional telah Keberhasilan digitalisasi operasional ini sekaligus
melaksanakan berbagai inisiatif strategis yang berfokus menandai babak baru identitas BRI yang lebih modern
pada peningkatan efisiensi proses, penguatan customer dan inklusif. Sebagai bagian dari perjalanan panjang Bank
experience, serta mitigasi risiko operasional. Pencapaian ini Rakyat Indonesia yang memasuki usia ke-130 tahun, kami
tercermin dari peningkatan Service Level Agreement (SLA) memandang, perlu melakukan penguatan positioning
yang signifikan, di antaranya percepatan RTGS Incoming dari demi memastikan BRI tetap menjadi institusi yang relevan
1,5 menit menjadi 0,5 menit, Trade Finance Transaction dari dan menjadi mitra perjalanan bisnis bagi seluruh lapisan
65 menit menjadi 20 menit, serta Mass Account Opening masyarakat.
yang berhasil dipangkas dari 16 jam menjadi hanya 10
menit. Secara keseluruhan, Direktorat Operasional berhasil Melalui rebranding, BRI memperbarui identitasnya menjadi
melakukan reduksi proses manual sebesar 31%, dari 900 lebih modern dan segar. Transformasi ini mempertegas
proses menjadi 675 proses. posisi BRI sebagai bank universal yang tetap berakar pada
UMKM, sembari memperkuat segmen consumer sebagai
Pada aspek layanan, BRI berhasil mempertahankan posisi sumber pertumbuhan baru. Upaya ini pun menjadi jembatan
#2 pada Bank Service Excellent Monitor (BSEM) MRI dan antara kekuatan historis BRI sebagai bank rakyat dengan
mencatatkan Net Promoter Score sebesar 69,00. Keandalan tuntutan era perbankan yang semakin digital, progresif, dan
infrastruktur e-channel juga terjaga optimal dengan reliability berorientasi pada nasabah.
ATM mencapai 99,69% dan CRM sebesar 99,61%, keduanya
melampaui target yang ditetapkan. Di sisi operasional Di bawah semangat transformasi tersebut, kami juga
kredit, penguatan kualitas data SLIK mencapai perbaikan memperkenalkan kembali komitmen BRI melalui tagline
99,90%, sementara implementasi AGF (Auto Grab Fund) “Satu Bank untuk Semua”. Tagline ini mencerminkan aspirasi
telah mencakup 88% rekening pinjaman yang berdampak kami untuk melayani seluruh lapisan masyarakat secara
pada penurunan overbooking manual sebesar 73% dan menyeluruh mulai dari segmen mikro, UMKM, hingga
menghasilkan free-up time Teller sekitar 418 ribu jam. konsumer, komersial, dan korporasi. Dengan rangkaian
produk dan layanan yang semakin lengkap serta didukung
Inisiatif digitalisasi dan otomasi turut memperkuat kapabilitas oleh penguatan ekosistem digital, BRI terus berupaya
operasional, termasuk implementasi Smart RTGS yang menghadirkan layanan yang terintegrasi, mudah diakses, dan
berhasil membelokkan dana sebesar Rp3,8 triliun, percepatan relevan dengan kebutuhan nasabah yang terus berkembang.
pencairan KPR melalui BRISPOT yang mencapai 85% dengan
Turn Around Time 2x lebih cepat, serta piloting penggunaan Lebih dari sekedar perubahan identitas, rebranding ini
Biometric Verification Platform (BVP) untuk mitigasi risiko juga menegaskan karakter baru BRI sebagai institusi yang
kredit fiktif dan fraud. Pencapaian ini menjadi fondasi yang tepercaya, progresif, dan inklusif. Kami ingin BRI dikenal
kokoh dalam mendukung aspirasi Direktorat Operasional sebagai brand yang ambisius namun tetap membumi,
untuk menghadirkan seamless customer experience melalui aspiratif tetapi praktis, inklusif, digital savvy, berkelas dunia,
operasional yang efisien, andal, dan terkendali risikonya. serta mampu menjangkau generasi baru tanpa meninggalkan
komitmen dan DNA kami sebagai bank yang tumbuh bersama
UMKM Indonesia. Transformasi ini merupakan refleksi dari
perjalanan panjang BRI sekaligus kesiapan kami untuk terus
hadir melayani masyarakat dan menjadi mitra keuangan yang
andal bagi Indonesia.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 61
Page 64
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris
Perbandingan Antara Hasil yang Dicapai dengan yang Ditargetkan
Secara umum, BRI secara konsolidasi mampu mencapai target kinerja 2025 yang telah ditetapkan, dengan rincian sebagai
berikut ini:
Desember 2025
Uraian
Target Realisasi Pencapaian
Kredit dan Pembiayaan Diberikan (Rp miliar) 1.462.009 1.521.486 104,1%
CASA Ratio 67,28% 70,61% 105,0%
Pendapatan Bunga Bersih (Rp miliar) 150.053 150.498 100,3%
Laba Operasional Sebelum CKPN (PPOP) (Rp miliar) 118.607 119.430 100,7%
Loan at Risk (LAR)*) 10,36% 9,61% 107,8%
*) Perhitungan pencapaian LAR menggunakan rumus Target/Realisasi
Kendala-Kendala yang Dihadapi oleh
Perseroan dan Langkah-Langkah
Penyelesaiannya
Kinerja BRI yang tetap solid sepanjang tahun 2025 tidak dalam menghimpun dana masyarakat. Persaingan untuk
terlepas dari berbagai tantangan yang muncul baik dari memperoleh dana murah semakin intensif, sehingga
lingkungan global, domestik, maupun dinamika industri mendorong perbankan untuk terus memperkuat strategi
perbankan. Berbagai faktor eksternal tersebut turut pengelolaan likuiditas serta meningkatkan inovasi dalam
mempengaruhi kondisi likuiditas, kualitas aset, serta pola layanan transaksi dan digital banking.
permintaan pembiayaan di sektor perbankan.
Di sisi industri, tingkat persaingan dalam sektor perbankan
Dari sisi global, perekonomian dunia masih dihadapkan pada semakin meningkat, khususnya pada segmen ritel dan
ketidakpastian yang dipengaruhi oleh dinamika geopolitik, UMKM yang menjadi fokus utama BRI. Persaingan tidak
ketegangan perdagangan antar negara, serta volatilitas hanya berasal dari sesama institusi perbankan, tetapi juga
harga komoditas energi dan pangan. Kebijakan moneter dari perusahaan teknologi finansial (fintech) serta berbagai
global yang masih relatif ketat di beberapa negara maju platform digital yang semakin agresif menawarkan layanan
juga turut memberikan tekanan terhadap arus modal global keuangan berbasis teknologi.
dan stabilitas pasar keuangan. Kondisi ini berdampak pada
meningkatnya volatilitas nilai tukar serta mempengaruhi Perkembangan teknologi seperti artificial intelligence, data
sentimen pelaku usaha dan investor di berbagai negara, analytics, serta otomatisasi proses bisnis turut mendorong
termasuk Indonesia. perubahan lanskap industri keuangan menuju model layanan
yang lebih cepat, efisien, dan berbasis digital. Perubahan
Di tingkat domestik, perekonomian Indonesia tetap perilaku nasabah yang semakin mengandalkan layanan
menunjukkan kinerja yang resilien dengan pertumbuhan digital juga menjadi tantangan tersendiri bagi industri
ekonomi yang stabil. Namun demikian, tekanan terhadap perbankan untuk terus meningkatkan kapabilitas teknologi
daya beli masyarakat pada beberapa segmen masih serta memastikan keamanan dan keandalan sistem digital
menjadi tantangan, khususnya pada kelompok masyarakat yang dimiliki.
menengah ke bawah yang merupakan basis utama kegiatan
ekonomi mikro dan usaha kecil. Kondisi tersebut berdampak Secara internal, BRI juga menghadapi tantangan dalam
pada dinamika permintaan pembiayaan serta menuntut menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan
perbankan untuk semakin selektif dalam menyalurkan kredit kualitas aset, khususnya pada segmen mikro dan UMKM
guna menjaga kualitas aset secara berkelanjutan. yang menjadi fokus utama Perseroan. Segmen ini memiliki
potensi pertumbuhan yang besar, namun juga memiliki
Selain itu, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) di karakteristik risiko yang perlu dikelola secara hati-hati,
industri perbankan juga menghadapi tekanan seiring terutama dalam kondisi ekonomi yang masih dinamis.
dengan meningkatnya kompetisi antar lembaga keuangan
62 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 65
Laporan Tahunan
2025
Di samping itu, upaya untuk memperkuat struktur pendanaan sumber utama ketahanan ekonomi domestik. Bagi BRI,
melalui peningkatan dana murah (CASA) juga menjadi UMKM bukan sekadar segmen bisnis, melainkan fondasi
tantangan tersendiri di tengah persaingan industri yang utama model bisnis Perseroan. Didukung jaringan yang
semakin ketat. Perseroan terus berupaya meningkatkan menjangkau hingga pelosok daerah serta pengalaman
kapabilitas transaksi digital serta memperluas ekosistem panjang dalam melayani ekonomi rakyat, BRI berada pada
layanan guna meningkatkan engagement nasabah dan posisi strategis untuk memperkuat kapasitas UMKM melalui
memperkuat basis pendanaan yang berkelanjutan. pembiayaan, pemberdayaan, dan penguatan ekosistem
usaha untuk terus mendorong pertumbuhan UMKM sebagai
Transformasi digital yang terus dijalankan oleh BRI juga salah satu pilar utama perekonomian nasional.
memerlukan investasi yang signifikan dalam pengembangan
infrastruktur teknologi, penguatan keamanan siber, serta Dengan fondasi ekonomi yang tetap kuat serta koordinasi
peningkatan kapabilitas sumber daya manusia. Hal tersebut kebijakan yang semakin solid antara pemerintah, Bank
menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang Indonesia, dan otoritas sektor keuangan, kami meyakini
Perseroan untuk memastikan bahwa transformasi yang bahwa perekonomian Indonesia akan tetap berada pada
dilakukan dapat memberikan nilai tambah yang berkelanjutan jalur pertumbuhan yang stabil dan berkelanjutan. Dengan
bagi nasabah dan seluruh pemangku kepentingan. memanfaatkan keunggulan internal yang dimiliki, maka BRI
optimis memiliki prospek yang baik di masa mendatang.
Hal-Hal Penting yang Diperkirakan
Terjadi pada Masa Mendatang dan Informasi Terkait Kelompok Usaha
Prospek Usaha Bank
Dalam beberapa tahun terakhir, perekonomian global Kepemilikan Direksi, Dewan Komisaris,
bergerak dalam lanskap yang semakin kompleks. Dunia dan Pemegang Saham dalam Kelompok
tidak lagi mengikuti siklus ekonomi yang sepenuhnya linear. Usaha Bank
Dinamika geopolitik, perubahan konfigurasi perdagangan
internasional, dan percepatan transformasi teknologi Hingga tanggal 31 Desember 2025, tidak terdapat
membentuk lingkungan ekonomi yang semakin dipengaruhi kepemilikan saham yang bersifat signifikan oleh Direksi
oleh faktor struktural, bukan sekadar fluktuasi siklus bisnis dan Dewan Komisaris di dalam Kelompok Usaha Bank BRI,
jangka pendek. data tersebut sebagaimana telah disampaikan pada bagian
Kepemilikan Saham Direksi dan Dewan Komisaris.
Memasuki tahun 2026, ketidakpastian global diperkirakan
masih akan mewarnai perekonomian dunia. Namun dengan Perubahan Penting yang Terjadi pada
fondasi domestik yang relatif kuat, perekonomian Indonesia Bank dan Kelompok Usaha Bank di Tahun
diperkirakan bisa tumbuh pada kisaran 5,1–5,3% tahun 2025
2026. Permintaan domestik akan tetap menjadi motor utama
pertumbuhan, meskipun dengan momentum yang lebih Selama tahun 2025, tidak terdapat perubahan penting pada
moderat dibandingkan periode pemulihan pasca-pandemi. Bank dan Kelompok Usaha Bank. Ke depan, BRI berkomitmen
penuh untuk mendorong kinerja dan kontribusi Perusahaan
Fase ini mencerminkan proses normalisasi siklus ekonomi. Anak BRI, melalui peningkatan laba bersih dan kontribusi
Dalam fase seperti ini, kualitas pertumbuhan menjadi dalam bentuk fee based income ke BRI, sehingga Perusahaan
semakin penting. Produktivitas, transformasi struktural, dan Anak BRI dapat menjadi pendorong pertumbuhan BRI di
penciptaan lapangan kerja yang lebih luas akan menentukan masa depan secara berkelanjutan.
keberlanjutan pertumbuhan ekonomi ke depan.
Selain itu, berdasarkan pada Keputusan Anggota Dewan
Dalam konteks tersebut, sektor perbankan memiliki peran Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-11/KS.1/2025
yang semakin strategis. Perbankan tidak hanya berfungsi tanggal 16 September 2025, OJK telah menetapkan BRI
sebagai lembaga intermediasi, tetapi juga sebagai sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan dengan
penggerak transformasi ekonomi melalui pembiayaan 22 (dua puluh dua) Anggota Konglomerasi Keuangan.
produktif, penguatan ekosistem usaha, serta perluasan Pada tanggal 23 Desember 2024 Otoritas Jasa Keuangan
inklusi keuangan. (OJK) telah mengundangkan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 30 Tahun 2024 tentang Konglomerasi
Di Indonesia, transformasi ekonomi tidak dapat dilepaskan Keuangan dan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan
dari peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang (POJK Konglomerasi Keuangan) dan mencabut Peraturan
menyerap sebagian besar tenaga kerja sekaligus menjadi Otoritas Jasa Keuangan Nomor 45/POJK.03/2020 tentang
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 63
Page 66
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris
Konglomerasi Keuangan. POJK Konglomerasi Keuangan Dalam rangka mempertajam eksistensi di pasar global, BRI
mewajibkan Lembaga Jasa Keuangan yang memenuhi membangun transparansi yang adil dan wajar bagi seluruh
syarat sebagai konglomerasi keuangan untuk membentuk pemangku kepentingan melalui komunikasi publik yang
Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan. Selain berlandasakan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
memiliki penyertaan modal pada Anggota Konglomerasi Keberhasilan BRI dalam penyajian informasi perusahaan yang
Keuangan yang merupakan Perusahaan Anak, BRI juga akuntabel dan berstandar internasional telah diakui secara
memiliki penyertaan modal tidak signifikan pada beberapa positif oleh pihak ketiga melalui pencapaian BRI sebagai Top
perusahaan yang bukan merupakan Anggota Konglomerasi 5 PLC di Indonesia dan ASEAN Asset Class sesuai kriteria
Keuangan BRI. ASEAN Corporate Governance Scorecard.
Sebagai wujud komitmen kami dalam menjaga integritas
Perkembangan Penerapan Tata Kelola sistem keuangan, BRI senantiasa memperkuat efektivitas
Perusahaan pencegahan tindak pidana pencucian uang, pendanaan
terorisme, serta pendanaan proliferasi senjata pemusnah
Peningkatan kapabilitas kepatuhan dan tata kelola secara massal (APU-PPT & PPSPM). Upaya berkelanjutan ini
terintegrasi merupakan landasan strategis BRI Group dalam tercermin dari predikat 'Sangat Baik' yang kami terima dari
merespons dinamika pasar yang terus berubah. Melalui PPATK dalam Penilaian Efektivitas Penerapan APU PPT pada
penyelarasan kompetensi sumber daya manusia, teknologi kegiatan Financial Integrity Rating on Money Laundering/
informasi, dan manajemen risiko di seluruh BRI Group, Terrorist Financing (FIR on ML/TF) tahun 2025. Pencapaian
kami membangun fondasi yang kokoh untuk mendorong tersebut membuktikan bahwa aspek komitmen pencegahan,
terciptanya pertumbuhan yang berkualitas. kebijakan dan implementasi serta kepatuhan pelaporan
terkait APU PPT di BRI telah berjalan dengan sangat memadai.
Implementasi tata kelola terintegrasi dilakukan dengan
berpedoman pada ketentuan yang berlaku antara lain yaitu
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 30 Tahun 2024 Penilaian Kinerja Komite di Bawah
tentang Konglomerasi Keuangan. Integrasi ini memastikan Direksi dan Dasar Penilaiannya
bahwa setiap inovasi yang dihasilkan tetap berada dalam
koridor kepatuhan atas peraturan yang berlaku, tata kelola Dalam mendukung efektivitas dan efisiensi pelaksanaan
perusahaan yang baik, serta menciptakan nilai tambah yang tugas dan tanggung jawab pengelolaan Bank, Direksi BRI
berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. Strategi dibantu oleh sepuluh komite yang berada di bawah dan
ini menjadi kunci utama dalam mewujudkan kematangan bertanggung jawab langsung kepada Direksi. Hingga 31
penerapan tata kelola dan kepatuhan di lingkungan BRI Desember 2025, BRI memiliki 10 (sepuluh) komite di bawah
Group yang dibuktikan oleh pencapaian nilai maturitas Direksi adalah sebagai berikut:
tata kelola terintegrasi sebesar (4.06/5.00) dan kepatuhan 1. Asset and Liability Committee (ALCO)
terintegrasi yaitu (3.90/5.00). 2. Credit Policy Committee
3. Environmental, Social & Governance (ESG) Committee
Sejalan dengan proses transformasi yang sedang 4. Human Capital Committee
berlangsung, dengan berlandaskan pada adopsi standar 5. Information Technology Steering Committee
internasional yaitu ISO Sistem Manajemen Kepatuhan, 6. Procurement Committee
Sistem Anti Penyuapan dan Sistem Manajemen Mutu, BRI 7. Product Committee
senantiasa mendorong inovasi teknologi informasi sebagai 8. Risk Management Committee
instrumen utama dalam pengelolaan risiko kepatuhan 9. Transformation Steering Committee
dan tata kelola secara lebih proaktif. Dedikasi kolektif ini 10. Tata Kelola Konglomerasi Keuangan
membuahkan apresiasi yang membanggakan, di mana BRI
berhasil meraih predikat Most Trusted Company pada ajang Prosedur penilaian Komite di bawah Direksi dilakukan setiap
Corporate Governance Perception Index. Pengakuan ini tidak tahun oleh Direksi. Penilaian tersebut dilaksanakan dengan
hanya menjadi validasi kematangan implementasi tata kelola kriteria hasil kinerja dalam bentuk kontribusi masing-masing
dan kepatuhan perusahaan, tetapi juga memperkuat posisi komite kepada Perseroan termasuk laporan dan rekomendasi
BRI sebagai institusi perbankan yang kredibel dan tepercaya yang diberikan kepada Direksi. Direksi menilai bahwa pada
di mata pemangku kepentingan global. tahun 2025 seluruh Komite telah melaksanakan tugasnya
dengan optimal.
64 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 67
Laporan Tahunan
2025
Perubahan Komposisi Direksi 2. Mengubah nomenklatur jabatan anggota-anggota
Direksi Perseroan yaitu, semula Direktur Kepatuhan
Selama tahun 2025, telah terjadi perubahan komposisi dan Direktur Human Capital menjadi Direktur Human
anggota Direksi. Perubahan komposisi anggota Direksi Capital & Compliance, semula Direktur Bisnis Konsumer
dilakukan berdasarkan kebutuhan Perseroan. Perubahan menjadi Direktur Consumer Banking, semula Direktur
komposisi anggota Direksi adalah sebagai berikut. Bisnis Wholesale dan Kelembagaan menjadi Direktur
Corporate Banking, semula Direktur Bisnis Mikro menjadi
KOMPOSISI DIREKSI SEBELUM RUPS TAHUNAN TAHUN Direktur Micro, semula Direktur Keuangan menjadi
2025 Direktur Finance & Strategy, semula Direktur Digital
Komposisi Direksi sebelum RUPS Tahunan Tahun 2025 dan Teknologi Informasi menjadi Direktur Information
sebanyak 12 (dua belas) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Technology, semula Direktur Commercial, Small, and
Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama dan 10 Medium Business menjadi Direktur Commercial Banking
(sepuluh) orang Direktur sebagai berikut: dan yang semula Direktur Retail Funding and Distribution
menjadi Direktur Network dan Retail Funding. Kemudian
Sunarso : Direktur Utama menambahkankan Direktur Treasury dan International
Banking serta Direktur Operations.
Catur Budi Harto : Wakil Direktur Utama
3. Mengalihkan penugasan anggota Direksi yaitu, Agus
Handayani : Direktur Bisnis Konsumer
Noorsanto yang semula sebagai Direktur Bisnis
Supari : Direktur Bisnis Mikro
Wholesale dan Kelembagaan menjadi Wakil Direktur
Ahmad Solichin : Direktur Kepatuhan Utama dan Ahmad Solichin Lutfiyanto yang semula
Lutfiyanto
sebagai Direktur Kepatuhan menjadi Direktur Human
Agus Sudiarto : Direktur Manajemen Risiko
Capital & Compliance.
Agus Noorsanto : Direktur Bisnis Wholesale dan 4. Mengangkat Hery Gunardi sebagai Direktur Utama, Hakim
Kelembagaan
Putratama sebagai Direktur Operations, Riko Adythia
Agus Winardono : Direktur Human Capital
sebagai Direktur Corporate Banking, Aquarius Rudianto
Amam Sukriyanto : Direktur Commercial, Small sebagai Direktur Network dan Retail Funding, Farida
and Medium Business
Thamrin sebagai Direktur Treasury dan International
Viviana Dyah Ayu R.K. : Direktur Keuangan Banking, Akhmad Purwakajaya sebagai Direktur Micro,
Arga M. Nugraha : Direktur Digital dan Teknologi Alexander Dippo Paris Y. S. sebagai Direktur Commercial
Informasi
Banking, Nancy Adistyasari sebagai Direktur Consumer
Andrijanto : Direktur Retail Funding and Banking, Viviana Dyah Ayu R.K. sebagai Direktur Finance
Distribution
& Strategy, Mucharom sebagai Direktur Manajemen
Risiko dan Saladin Dharma Nugraha Effendi sebagai
KOMPOSISI DIREKSI SETELAH RUPS TAHUNAN TAHUN Direktur Information Technology.
2025
Pada tanggal 24 Maret 2025, Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan Tahun 2025 memutuskan:
1. Memberhentikan dengan hormat Sunarso sebagai
Direktur Utama, Catur Budi Harto sebagai Wakil Direktur
Utama, Handayani sebagai Direktur Bisnis Konsumer,
Supari sebagai Direktur Bisnis Mikro, Amam Sukriyanto
sebagai Direktur Commercial, Small and Medium
Business, Arga Mahanana Nugraha sebagai Direktur
Digital dan Teknologi Informasi, Agus Winardono sebagai
Direktur Human Capital, Agus Sudiarto sebagai Direktur
Manajemen Risiko, Andrijanto sebagai Direktur Retail
Funding and Distribution, dan Viviana Dyah Ayu R.K.
sebagai Direktur Keuangan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 65
Page 68
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris
Dengan demikian, komposisi Direksi setelah RUPS Tahunan 3. Mengalihkan penugasan Viviana Dyah Ayu R.K. semula
2025 sebanyak 13 (tiga belas) orang yang terdiri dari 1 (satu) sebagai Direktur Finance & Strategy menjadi Wakil
orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama Direktur Utama.
dan 11 (sebelas) orang Direktur sebagai berikut: 4. Mengangkat Achmad Royadi sebagai Direktur Finance
& Strategy, Mahdi Yusuf sebagai Direktur Legal &
Hery Gunardi : Direktur Utama Compliance, Ety Yuniarti sebagai Direktur Manajemen
Risiko dan Aris Hartanto sebagai Direktur Consumer
Agus Noorsanto : Wakil Direktur Utama
Banking.
Ahmad Solichin : Direktur Human Capital &
Lutfiyanto Compliance
Dengan demikian, komposisi Direksi setelah RUPS Luar Biasa
Viviana Dyah Ayu : Direktur Finance & Strategy
R.K. Tahun 2025 sebanyak 13 (tiga belas) orang yang terdiri dari
Hakim Putratama : Direktur Operations 1 (satu) orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur
Utama dan 11 (sebelas) orang Direktur. Komposisi dan dasar
Riko Adythia : Direktur Corporate Banking
pengangkatan Direksi dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Aquarius Rudianto : Direktur Network dan Retail
Funding
Farida Thamrin : Direktur Treasury dan Hery Gunardi : Direktur Utama
International Banking Viviana Dyah Ayu R.K. *
: Wakil Direktur Utama
Akhmad : Direktur Micro Hakim Putratama : Direktur Operations
Purwakajaya
Riko Adythia : Direktur Corporate Banking
Alexander Dippo : Direktur Commercial Banking
Direktur Network dan Retail
Paris Y.S. Aquarius Rudianto :
Funding
Nancy Adistyasari : Direktur Consumer Banking
Direktur Treasury dan
Mucharom : Direktur Manajemen Risiko Farida Thamrin :
International Banking
Saladin Dharma : Direktur Information Technology Akhmad Purwakajaya : Direktur Micro
Nugraha Effendi
Alexander Dippo
: Direktur Commercial Banking
Paris Y.S.
Saladin Dharma Direktur Information
KOMPOSISI DIREKSI SETELAH RUPS LUAR BIASA :
Nugraha Effendi Technology
TAHUN 2025
Mahdi Yusuf* : Direktur Legal & Compliance
Pada tanggal 17 Desember 2025, Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa Tahun 2025 memutuskan: Aris Hartanto *
: Direktur Consumer Banking
1. Memberhentikan dengan hormat Agus Noorsanto Achmad Royadi* : Direktur Finance & Strategy
sebagai Wakil Direktur Utama, Achmad Solichin Ety Yuniarti *
: Direktur Manajemen Risiko
Lutfiyanto sebagai Direktur Human Capital & Compliance, * Anggota Direksi tersebut baru dapat melaksanakan tugas dan fungsi dalam
Mucharom sebagai Direktur Manajemen Risiko dan jabatannya apabila telah mendapatkan persetujuan Penilaian Kemampuan dan
Kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan.
Nancy Adistyasari sebagai Direktur Consumer Banking.
2. Mengubah nomenklatur anggota Direksi yang semula
Direktur Human Capital & Compliance menjadi Direktur
Legal & Compliance.
66 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 69
Laporan Tahunan
2025
Penutup
Pada kesempatan ini, Direksi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh nasabah, pemegang saham, serta
para pemangku kepentingan atas kepercayaan dan dukungan yang terus diberikan kepada BRI sepanjang tahun 2025.
Kepercayaan para nasabah, bersama dengan dukungan dari pemerintah, pemegang saham, dan para pemangku kepentingan
lainnya, menjadi fondasi penting yang memungkinkan BRI untuk tetap tangguh serta menjaga kinerja yang berkelanjutan di
tengah dinamika tantangan ekonomi. Dukungan tersebut juga memperkuat komitmen BRI untuk terus menciptakan nilai jangka
panjang bagi para pemegang saham sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional.
Direksi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh Insan BRILiaN atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi luar biasa
yang menjadi kunci keberhasilan BRI. Inovasi yang terus dihadirkan serta komitmen untuk memberikan layanan terbaik telah
memperkuat peran BRI dalam menciptakan nilai tambah bagi nasabah, pemegang saham, dan masyarakat, serta memperkokoh
posisi BRI sebagai lembaga keuangan yang berperan aktif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Apresiasi setinggi-tingginya juga kami sampaikan kepada Pemerintah Republik Indonesia atas dukungan dan kepercayaan yang
terus diberikan kepada BRI dalam menjalankan perannya sebagai lembaga intermediasi yang berfokus pada pemberdayaan
ekonomi kerakyatan, khususnya melalui penguatan sektor UMKM dan perluasan inklusi keuangan di berbagai wilayah Indonesia.
Akhir kata, Direksi turut menyampaikan penghargaan kepada Dewan Komisaris atas arahan strategis serta pengawasan yang
konstruktif dalam memastikan keberlanjutan kinerja Perseroan. Kolaborasi yang erat antara Direksi, Dewan Komisaris, Insan
BRILiaN, pemegang saham, pemerintah, serta seluruh pemangku kepentingan akan terus menjadi fondasi penting dalam
mendorong inovasi, transformasi, dan perbaikan berkelanjutan guna menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan serta nilai
jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
Jakarta, Maret 2026
Atas Nama Direksi
Hery Gunardi
Direktur Utama
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 67
Page 70
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris
Direksi
3 4 5 6 7 1
1. Hery Gunardi : Direktur Utama 5. Mahdi Yusuf : Direktur Legal & Compliance
2. Viviana Dyah Ayu R.K. : Wakil Direktur Utama 6. Ety Yuniarti : Direktur Manajemen Risiko
3. Hakim Putratama : Direktur Operations 7. Aris Hartanto : Direktur Consumer Banking
4. Aquarius Rudianto : Direktur Network dan Retail Funding
68 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 71
Laporan Tahunan
2025
2 8 9 10 11 12 13
8. Akhmad Purwakajaya : Direktur Micro 11. Saladin Dharma Nugraha Effendi : Direktur Information Technology
9. Achmad Royadi : Direktur Finance & Strategy 12. Riko Adythia : Direktur Corporate Banking
10. Farida Thamrin : Direktur Treasury dan International Banking 13. Alexander Dippo Paris Y.S. : Direktur Commercial Banking
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 69
Page 72
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris
Laporan
Dewan
Komisaris
Kartika Wirjoatmodjo
Komisaris Utama
70 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 73
Laporan Tahunan
2025
Dewan Komisaris mengapresiasi keberhasilan Direksi dalam menjaga profitabilitas
dan menjalankan strategi transformasi BRIVolution Reignite secara disiplin di
tengah kondisi yang sangat menantang selama tahun 2025.
Pemegang saham dan pemangku kepentingan yang kami hormati,
Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha positioning barunya, semangat tersebut diwujudkan melalui
Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga pada peluncuran corporate rebranding pada 16 Desember 2025,
tahun 2025 Perseroan berhasil mencatatkan kinerja dan yang menandai pembaruan identitas visual korporasi.
capaian yang positif meskipun dihadapkan pada kondisi Dengan wajah baru ini, BRI menegaskan komitmennya untuk
perekonomian yang masih penuh tantangan. Dalam kondisi terus bertransformasi dan berinovasi sebagai bank universal
tersebut, Perseroan mampu menunjukkan resiliensi dan yang hadir bagi seluruh lapisan masyarakat, dengan tetap
kinerja yang solid. menjadikan ekosistem UMKM sebagai tulang punggung
bisnis utama Perseroan. Melalui pendekatan ekosistem
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk - untuk selanjutnya yang mengintegrasikan seluruh segmen dengan mikro
disebut “Perseroan atau BRI” - selama tahun 2025 tetap dalam satu rantai pasok yang saling terhubung, BRI tidak
berkomitmen menjalankan misi sebagai value creator hanya memperkuat daya saing UMKM dalam rantai pasok
bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia sekaligus yang lebih besar, terintegrasi dan berkelanjutan, tetapi juga
mengemban peran strategis sebagai agent of development menghadirkan produk serta layanan yang semakin digital-
yang senantiasa mendukung program-program prioritas friendly dan aspiratif guna memenuhi kebutuhan seluruh
pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasabah seiring dengan perkembangan pasar dan era digital
nasional, pemberdayaan UMKM, serta perluasan akses yang bergerak semakin dinamis.
keuangan hingga ke pelosok negeri.
Dewan Komisaris secara aktif melakukan pengawasan dan
Dalam kondisi volatilitas makroekonomi global yang ditandai memberi masukan kepada Direksi berkala di sepanjang tahun
oleh ketidakpastian arah kebijakan suku bunga bank sentral 2025. Adapun pengawasan dan pemberian nasihat tersebut
global, eskalasi tensi geopolitik di berbagai kawasan, tekanan disampaikan melalui Laporan Dewan Komisaris yang di
pelemahan nilai tukar mata uang negara berkembang, antaranya mencakup penilaian kinerja Direksi, pandangan
serta perlambatan pertumbuhan ekonomi di sejumlah mitra atas prospek usaha yang disusun Direksi, pandangan atas
dagang utama Indonesia, Perseroan mampu merespons penerapan Tata Kelola Perusahaan, penilaian kinerja komite
kondisi tersebut secara prudent dan adaptif. Ketahanan ini di bawah Dewan Komisaris, serta susunan dan perubahan
tercermin dari penguatan fundamental Perseroan sepanjang komposisi Dewan Komisaris.
tahun 2025. BRI mencatatkan perbaikan dalam struktur
pendanaan, didukung oleh pertumbuhan dana ritel dan
transaksi yang semakin solid. Di sisi kualitas aset, Perseroan Penilaian Kinerja Direksi
juga menunjukkan tren perbaikan yang didukung oleh
penguatan standar penyaluran kredit serta penyempurnaan Frekuensi dan Cara Pemberian Nasihat
proses bisnis, operasional dan manajemen risiko. Langkah- Kepada Anggota Direksi
langkah tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga
kualitas pertumbuhan kredit, memperkuat ketahanan neraca, Sesuai amanat Anggaran Dasar Perseroan, tugas Dewan
serta memastikan keberlanjutan kinerja Perseroan di tengah Komisaris adalah melakukan pengawasan atas pelaksanaan
dinamika siklus ekonomi yang terus berkembang. pengurusan Perseroan serta memberikan nasihat guna
memastikan pengelolaan Perseroan berjalan secara prudent,
Pada usia ke 130 BRI memasuki fase baru dalam perjalanan akuntabel, dan sejalan dengan ketentuan yang berlaku.
transformasi BRIVolution Reignite, Perseroan meneguhkan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 71
Page 74
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris
Untuk mengoptimalkan pelaksanaan fungsi tersebut, Dewan telah menyampaikan tanggapan kinerja triwulanan melalui
Komisaris secara konsisten menyelenggarakan rapat- surat-surat sebagai berikut:
rapat sebagai forum pengawasan dan pemberian nasihat. 1. Surat Nomor R.11-KOM/02/2025 tanggal 11 Februari 2025
Rapat Dewan Komisaris terdiri dari Rapat Dewan Komisaris perihal Tanggapan atas kinerja Triwulan IV Tahun 2024
(Rakom), yang mencakup Rapat Internal Dewan Komisaris PT BRI (Persero) Tbk
serta Rapat Dewan Komisaris dengan mengundang Direktur 2. Surat Nomor R.49-KOM/04/2025 tanggal 30 April 2025
Bidang dan/atau Senior Executive Vice President (SEVP) perihal Tanggapan atas kinerja Triwulan I Tahun 2025 PT
terkait, dan Rapat Dewan Komisaris dan Direksi (Rakomdir) BRI (Persero) Tbk
yaitu Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi dan SEVP. 3. Surat Nomor R.88-KOM/08/2025 tanggal 5 Agustus
Melalui forum-forum tersebut, Dewan Komisaris membahas 2025 perihal Tanggapan atas kinerja Triwulan II Tahun
kondisi Perseroan, pelaksanaan strategi dan rencana bisnis, 2025 PT BRI (Persero) Tbk
serta isu-isu material lainnya yang memerlukan perhatian 4. Surat Nomor R.121-KOM/10/2025 tanggal 29 Oktober
dan pendalaman bersama. Setiap arahan dan rekomendasi 2025 Perihal Tanggapan atas Kinerja Triwulan III Tahun
yang dihasilkan didokumentasikan secara formal melalui 2025 dan RKAP 2026 PT BRI (Persero) Tbk
surat Dewan Komisaris kepada Direksi sebagai bagian dari
mekanisme check and balance yang terstruktur. Selain itu, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan
Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-2/
Pendalaman atas isu-isu strategis juga dilakukan melalui MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023 tentang Pedoman Tata
rapat Komite di bawah Dewan Komisaris sesuai dengan Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik
ruang lingkup tugas masing-masing Komite. Kunjungan kerja Negara, Dewan Komisaris berkewajiban menyusun laporan
ke unit kerja dan wilayah operasional turut dilaksanakan guna tahunan pelaksanaan pengawasan dan pemberian nasihat
memperoleh gambaran langsung atas implementasi strategi, terhadap Direksi. Dewan Komisaris telah memenuhi kewajiban
efektivitas pengendalian internal, serta kualitas pelaksanaan tersebut dengan menyampaikan laporan pelaksanaan tugas
kebijakan Perseroan di lapangan. pengawasan Dewan Komisaris kepada Pemegang Saham
melalui Kementerian BUMN pada tahun 2025.
Dalam menjalankan kewenangannya, Dewan Komisaris
memberikan pendapat, tanggapan, persetujuan, maupun Pengawasan Dewan Komisaris dalam
keputusan atas usulan Direksi yang dituangkan dalam bentuk Perumusan dan Implementasi Strategi
surat persetujuan atau surat keputusan, sesuai dengan yang Dilakukan oleh Direksi
Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang
berlaku. Dewan Komisaris senantiasa melakukan fungsi pengawasan
aktif terhadap strategi Perusahaan yang berbasis risiko
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris telah pada tiap-tiap proses (risk process-based oversight) sesuai
menyelenggarakan 21 (dua puluh satu) kali Rapat Dewan dengan tanggung jawab dan kewenangannya. Sepanjang
Komisaris bersama Direksi (Radirkom) dan 74 (tujuh puluh tahun 2025, Dewan Komisaris memberikan nasihat, arahan
empat) kali Rapat Internal Dewan Komisaris (Rakom). Rapat- dan rekomendasi secara memadai kepada Manajemen
rapat tersebut difokuskan pada pembahasan isu-isu strategis atas dasar hasil pengawasan dimaksud, termasuk terhadap
dan kritikal Perseroan, termasuk permohonan persetujuan penerapan strategi, implementasi kebijakan Perusahaan dan
serta penetapan keputusan dalam lingkup kewenangan memberikan persetujuan tertentu sesuai dengan ketentuan
Dewan Komisaris. serta kewenangannya. Adapun nasihat, arahan dan
rekomendasi yang diberikan antara lain meliputi:
Persetujuan yang diberikan sepanjang tahun 2025 antara lain
mencakup Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Pengawasan dalam Perumusan Strategi
serta rencana strategis dalam Rencana Bisnis Bank, aksi korporasi
sesuai kewenangan Dewan Komisaris, penyediaan dana kepada Sepanjang tahun buku 2025, Dewan Komisaris telah
pihak terkait, Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan, penelaahan melakukan pengawasan aktif terhadap proses perumusan
dan persetujuan Risk Appetite Statement, Recovery Plan, dan Rencana Kerja dan Rencana Bisnis Perseroan, serta inisiatif
Resolution Plan, serta keputusan-keputusan lain yang menjadi strategis korporasi lainnya, antara lain dengan:
kewenangan Dewan Komisaris berdasarkan Anggaran Dasar 1. Melakukan pembahasan mendalam atas asumsi
dan ketentuan yang berlaku. makroekonomi, proyeksi pertumbuhan kredit, strategi
penghimpunan dana, IT Strategic Plan & Arsitektur, Tata
Sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan Kelola & Security System Aplikasi BRI, Strategi Funding
berkelanjutan, Dewan Komisaris secara berkala Transactions & Distribution.
menyampaikan tanggapan tertulis atas capaian kinerja 2. Memberikan masukan strategis terkait penguatan
triwulanan Perseroan kepada Direksi, yang meliputi reviu core business mikro dan UMKM sebagai keunggulan
atas implementasi strategi serta rekomendasi perbaikan kompetitif BRI, Tata Kelola KUR BRI, Tata Kelola KPI
yang diperlukan. Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris Bisnis Mikro sampai dengan Mantri.
72 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 75
Laporan Tahunan
2025
3. Menekankan pentingnya keseimbangan antara pencucian uang sebagai pilar utama dalam menjaga
pertumbuhan dan kualitas aset melalui penguatan integritas dan reputasi Perseroan. Dalam kaitan tersebut,
manajemen risiko dan prinsip kehati-hatian (prudential Dewan Komisaris secara aktif melakukan pengawasan
banking). dan memberikan arahan kepada Direksi untuk terus
4. Mengarahkan agar strategi korporasi selaras dengan memperkuat sistem pengenalan nasabah, meningkatkan
kebijakan pemegang saham dan mendukung agenda efektivitas pemantauan transaksi, mempererat koordinasi
pembangunan nasional. dengan otoritas terkait, serta mengimplementasikan
Program Zero Fraud secara konsisten di seluruh
Dewan Komisaris memastikan bahwa strategi yang ditetapkan lini organisasi guna memperkuat kepercayaan para
Direksi telah melalui kajian komprehensif, berbasis data, dan pemangku kepentingan terhadap tata kelola Perseroan.
mempertimbangkan kondisi eksternal, termasuk volatilitas 6. Aspek Audit Internal dan Pengendalian Internal
pasar keuangan global serta perkembangan regulasi sektor Dewan Komisaris merekomendasikan agar fungsi audit
perbankan. internal terus dioptimalkan sehingga tidak hanya mampu
mendeteksi dini potensi penyimpangan, tetapi turut
Pengawasan Atas Implementasi Strategi menjadi katalis bagi penguatan tata kelola, pengendalian
internal, dan penerapan risk culture yang baik.
Dalam melaksanakan pengawasan atas implementasi 7. Aspek konglomerasi keuangan antara lain Dewan
strategi, Dewan Komisaris memberikan arahan dan Komisaris sebagai organ pengawas pada Perusahaan
rekomendasi strategis kepada Direksi untuk melakukan Induk Konglomerasi Keuangan melakukan pengawasan
langkah mitigasi yang terukur dan tepat waktu, antara lain terhadap kebijakan dan pelaksanaan pengurusan oleh
meliputi: Direksi termasuk pengawasan terhadap transformasi
1. Aspek Strategis mencakup pengawasan terhadap Anggota Konglomerasi Keuangan sejalan dengan
perumusan strategi setiap segmen bisnis di Perseroan, penguatan framework tata kelola konglomerasi
proyeksi makroekonomi, strategi dan roadmap human keuangan BRI, termasuk implementasi POJK 30/2024.
capital, IT strategic plan dan enterprise architecture, Dewan Komisaris memberikan arahan strategis agar
transformasi jaringan kerja, early fraud detection, setiap Anggota Konglomerasi Keuangan khususnya
penguatan manajemen risiko segmen bisnis, tata kelola Perusahaan Anak secara konsisten mengidentifikasi dan
dan kinerja e-channel, progress implementasi Internal menindaklanjuti isu strategis masing-masing entitas,
Control over Financial Reporting (ICoFR), serta progres melakukan evaluasi dan peningkatan maturitas tata kelola
implementasi Environmental, Social and Governance terintegrasi dengan prioritas pada entitas yang masih
(ESG) dan green financing. memiliki gap maturitas, serta mengoptimalkan integrasi
2. Aspek perkreditan, antara lain tindak lanjut pengelolaan dan strategic alignment antar Anggota Konglomerasi
Loan at Risk (LaR), penelaahan atas kondisi debitur- Keuangan meliputi aspek tata kelola, manajemen
debitur high risk dari setiap segmen dan produk, risiko, pengendalian internal, dan human capital guna
pengawasan terhadap portofolio debitur restrukturisasi, memperkuat ekosistem dan meningkatkan kontribusi
penelaahan kualitas dan portofolio aktiva produktif. terhadap kinerja Grup BRI secara berkelanjutan.
Dewan Komisaris juga mengarahkan agar pelaksanaan
kebijakan relaksasi dan restrukturisasi kredit dilakukan Penguatan Tata Kelola dan Manajemen Risiko
sesuai ketentuan OJK dan kebijakan internal secara
disiplin dan tepat sasaran, dengan mempertimbangkan Dewan Komisaris memastikan bahwa seluruh strategi
prospek usaha debitur. yang dijalankan Direksi telah berlandaskan pada prinsip-
3. Aspek pendanaan antara lain pengawasan terhadap prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate
kondisi dan strategi BRI dalam menghadapi posisi Governance), didukung oleh sistem pengendalian internal
likuiditas dan posisi surat berharga, pengawasan atas yang memadai serta kerangka manajemen risiko yang
kondisi dan strategi dalam penghimpunan dana. terintegrasi dan selaras dengan skala, kompleksitas, dan
4. Aspek kebijakan antara lain pengawasan aktif terhadap profil risiko Perseroan. Pengawasan Dewan Komisaris
Kebijakan Human Capital, Kebijakan Umum Penyertaan difokuskan pada kepatuhan terhadap regulasi dan ketentuan
Modal, Kebijakan Umum Manajemen Risiko, Kebijakan otoritas, penguatan budaya risiko (risk culture) di seluruh
Penghapusan Piutang Macet kepada Usaha Mikro, Kecil, jenjang organisasi, serta terjaganya transparansi dan
dan Menengah, penelaahan Risk Appetite Statement akuntabilitas dalam setiap pengambilan keputusan strategis.
(RAS), Recovery Plan dan Resolution Plan, guna Berdasarkan hasil pengawasan sepanjang tahun 2025,
memastikan seluruh kebijakan tetap relevan, prudent, Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi telah menjalankan
dan sejalan dengan ketentuan yang berlaku. pengurusan Perseroan secara prudent, adaptif, dan responsif
5. Aspek Kepatuhan, Anti-Fraud dan APU-PPT-PPPSPM terhadap kondisi lingkungan usaha, dengan tetap menjaga
Dewan Komisaris menaruh perhatian serius terhadap keseimbangan antara pencapaian target pertumbuhan bisnis
penguatan kepatuhan, Anti-Fraud dan pencegahan dan pengelolaan risiko yang terukur. Dewan Komisaris akan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 73
Page 76
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris
terus mendorong penguatan tata kelola dan manajemen risiko geopolitik dan potensi fragmentasi rantai pasok global.
risiko sebagai fondasi keberlanjutan Perseroan dalam Namun, tren disinflasi yang berlanjut serta arah kebijakan
menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku moneter yang lebih akomodatif diharapkan tetap menjadi
kepentingan. penopang stabilitas ekonomi global.
Mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Perekonomian Indonesia menunjukkan ketahanan yang solid
Nomor 5/POJK.03/2016 tentang Rencana Bisnis Bank, meskipun dihadapkan pada lanskap global yang menantang.
Dewan Komisaris berkewajiban melaksanakan pengawasan Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), PDB
terhadap pelaksanaan Rencana Bisnis Bank yang Indonesia tahun 2025 tumbuh sebesar 5,11%, meningkat
mencakup antara lain kebijakan dan strategi manajemen. dari 5,03% pada tahun 2024, dengan PDB atas dasar harga
Hasil pengawasan tersebut dituangkan dalam Laporan berlaku mencapai Rp23.821,1 triliun dan PDB per kapita
Pengawasan Pelaksanaan Rencana Bisnis Bank yang sebesar Rp83,7 juta atau setara USD5.083,4. Pertumbuhan
disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) setiap terutama ditopang oleh konsumsi rumah tangga yang tumbuh
semester. Sepanjang periode pelaporan, Dewan Komisaris 4,98% serta komponen investasi yang menguat menjadi
telah menyampaikan laporan pengawasan sebagai berikut: 5,09%, sementara ekspor barang dan jasa mencatatkan
1. Laporan Pengawasan Dewan Komisaris PT BRI (Persero) pertumbuhan tertinggi sebesar 7,03% yoy.
Tbk Semester II Tahun 2024 Nomor R.22-KOM/02/2025,
tanggal 17 Februari 2025. Inflasi Indonesia pada tahun 2025 tercatat sebesar 2,92%
2. Laporan Pengawasan Dewan Komisaris PT BRI (Persero) yoy, tetap terkendali dalam sasaran Bank Indonesia sebesar
Tbk Semester I Tahun 2025 Nomor R.87-KOM/08/2025, 2,5±1%. Kondisi tersebut memberikan ruang bagi Bank
tanggal 5 Agustus 2025. Indonesia untuk menurunkan BI-Rate sebanyak lima kali
sepanjang tahun 2025 dengan total penurunan 125 bps
Selain penyampaian laporan tersebut di atas, sebagaimana dari 6,00% menjadi 4,75%, guna mendorong pertumbuhan
diamanatkan dalam Peraturan Menteri Badan Usaha Milik ekonomi dengan tetap menjaga stabilitas nilai tukar dan
Negara Nomor PER-2/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023 sistem keuangan.
tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi
Signifikan Badan Usaha Milik Negara, Dewan Komisaris Dari sisi fiskal, kebijakan Pemerintah pada tahun 2025
berkewajiban menyusun laporan tahunan pelaksanaan bersifat sebagai penyangga dengan fokus menjaga daya
pengawasan dan pemberian nasihat terhadap Direksi. beli masyarakat dan menopang momentum konsumsi rumah
Dewan Komisaris telah memenuhi kewajiban tersebut melalui tangga seiring dengan melemahnya pendapatan di sebagian
penyampaian laporan yaitu Surat Nomor R.31-KOM/02/2025 kelompok masyarakat. Pada akhir tahun 2025, Pemerintah
tanggal 28 Februari 2025 perihal Penyampaian laporan tugas memperkuat dukungan terhadap perekonomian nasional
pengawasan dewan komisaris PT Bank Rakyat Indonesia melalui tambahan stimulus fiskal sekitar Rp48 triliun,
(Persero) Tbk Tahun 2024. terutama melalui program bantuan sosial, padat karya,
dan insentif tenaga kerja, serta percepatan belanja terkait
Kondisi Perekonomian yang Secara investasi dan pembangunan.
Langsung Berdampak Terhadap Kinerja
Perseroan Ke depan, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026
diperkirakan kembali menguat secara bertahap dan berada
Sepanjang tahun 2025, perekonomian global dihadapkan di kisaran 5,1-5,3% sesuai proyeksi Bank Indonesia, ditopang
pada ketidakpastian yang tinggi, ditandai oleh eskalasi risiko oleh berlanjutnya pelonggaran kebijakan moneter global dan
geopolitik di kawasan Timur Tengah, konflik antara Amerika domestik serta dukungan fiskal yang tetap ekspansif. Dengan
Serikat dan Venezuela, serta dinamika kebijakan tarif impor koordinasi kebijakan yang tetap terjaga dan perbaikan
yang meningkatkan tekanan terhadap rantai pasok dan permintaan domestik yang berlangsung secara bertahap,
perdagangan dunia. Meskipun demikian, kinerja ekonomi perekonomian Indonesia diperkirakan tetap berada pada
global menunjukkan ketahanan yang lebih baik dari perkiraan jalur pertumbuhan yang positif dan berkelanjutan.
awal, terutama ditopang oleh perbaikan pada paruh kedua
tahun 2025. International Monetary Fund (IMF) merevisi ke Di tengah kondisi makroekonomi global dan domestik yang
atas proyeksi pertumbuhan ekonomi global menjadi 3,3% diwarnai oleh ketidakpastian, industri perbankan Indonesia
dari sebelumnya 2,8%, sejalan dengan tren disinflasi yang menunjukkan kinerja yang stabil dan tangguh sepanjang
persisten, pelonggaran kebijakan moneter di sejumlah bank tahun 2025. Ketahanan industri perbankan tercermin dari
sentral utama, serta akselerasi investasi di sektor teknologi pertumbuhan aset, kredit, dan dana pihak ketiga yang positif,
khususnya artificial intelligence. serta kualitas kredit dan permodalan yang terjaga dengan
baik.
Ke depan, prospek pertumbuhan ekonomi global tahun 2026
diperkirakan mengalami moderasi seiring masih tingginya
74 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 77
Laporan Tahunan
2025
Dari sisi aset, industri perbankan mencatatkan total aset Dalam kerangka Asta Cita, Pemerintah telah menyusun
sebesar Rp13.646,42 triliun hingga Desember 2025, serangkaian program strategis untuk mendorong
tumbuh sebesar Rp1.185,46 triliun atau meningkat 9,51%yoy. pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh ekspansi kredit yang Sebagai agent of development, BRI secara aktif mendukung
tetap kuat, dengan total kredit industri mencapai Rp8.693,97 program-program tersebut melalui penyaluran Kredit Usaha
triliun, tumbuh sebesar Rp862,41 triliun atau 11,01% yoy. Rakyat (KUR), Pembiayaan Ultra Mikro (UMi), penyaluran
Pertumbuhan kredit ini mengindikasikan bahwa permintaan Bantuan Sosial, Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan
pembiayaan di Indonesia tetap terjaga meskipun menghadapi (FLPP), serta berbagai skema kredit program lainnya guna
ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global. memperluas akses pembiayaan dan memperkuat fondasi
ekonomi domestik. Dewan Komisaris memandang bahwa
Di sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) industri program-program tersebut, dapat menjadi katalis yang efektif
perbankan menunjukkan pertumbuhan yang positif. Hingga bagi penguatan fundamental ekonomi nasional. Sinergi
Desember 2025, total DPK industri mencapai Rp10.057,54 antara kebijakan fiskal Pemerintah dalam pemberdayaan
triliun, tumbuh sebesar Rp1.220,30 triliun atau 13,81% yoy, dunia usaha—termasuk ekosistem UMKM—dengan
yang utamanya didorong oleh pertumbuhan giro sebesar kebijakan moneter serta makroprudensial Bank Indonesia
12,79% yoy. yang bersifat pro-growth, ditopang oleh peran aktif BRI,
akan mampu mendorong laju pertumbuhan nasional dan
Kualitas kredit industri perbankan juga menunjukkan memperkuat ketahanan industri perbankan.
perbaikan. Rasio Non-Performing Loan (NPL) pada Desember
2025 tercatat sebesar 2,05%, relatif stabil dibandingkan Pandangan Atas Kinerja Direksi
periode yang sama tahun sebelumnya dan masih jauh di
bawah batas regulasi sebesar 5%. Jumlah kredit yang Sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-
direstrukturisasi akibat pandemi COVID-19 terus menurun undangan serta Anggaran Dasar Perseroan, Dewan Komisaris
seiring dengan pemulihan ekonomi nasional, mencerminkan secara konsisten melaksanakan fungsi pengawasan dan
membaiknya kualitas portofolio secara struktural. pemberian nasihat kepada Direksi guna memastikan
pengelolaan Perseroan berjalan sesuai prinsip tata kelola
Namun demikian, industri perbankan menghadapi sejumlah yang baik. Dewan Komisaris memahami bahwa tantangan
tantangan sepanjang tahun 2025, khususnya terkait kondisi yang dihadapi sepanjang tahun 2025 memerlukan respons
likuiditas. Rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) tercatat sebesar yang cermat dan terukur. Dalam konteks tersebut, Dewan
85,35% per Desember 2025, menurun cukup signifikan Komisaris secara aktif melakukan komunikasi dan koordinasi
sebesar 3,32 % dibandingkan Desember 2024 yang tercatat intensif dengan Direksi untuk membahas berbagai isu
sebesar 88,57%. Kondisi likuiditas yang lebih longgar ini strategis dan signifikan, antara lain melakukan pengawasan
antara lain dipengaruhi oleh regulasi Kementerian Keuangan pelaksanaan Rencana Bisnis Bank tahun 2025, arah
pada September 2025 terkait penyaluran dana Saldo pengembangan Perseroan melalui transformasi BRIVolution
Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp200 triliun kepada bank Reignite, serta penguatan sistem pengendalian internal.
Himbara.
Meskipun dihadapkan dengan berbagai tantangan eksternal,
Dari segi profitabilitas, kondisi likuiditas turut berdampak Perseroan mampu mencatatkan kinerja yang solid sepanjang
pada tekanan terhadap Net Interest Margin (NIM) yang tahun buku 2025. Total aset BRI secara konsolidasi tumbuh
sedikit menurun sebesar 6 bps, namun masih berada pada 7,2% yoy menjadi Rp2.135,4 triliun, didorong oleh ekspansi
level yang cukup kuat sebesar 4,56% pada Desember 2025. kredit yang kuat. Penyaluran kredit dan pembiayaan tumbuh
Industri perbankan masih berhasil mencatatkan laba bersih 12,3% yoy menjadi Rp1.521,5 triliun, melampaui pertumbuhan
sebesar Rp262,18 triliun hingga Desember 2025, sehingga kredit industri perbankan nasional yang tercatat sebesar
Return on Assets (ROA) industri tercatat stabil sebesar 2,51%. 9,6%. Pertumbuhan kredit tersebut sebagian besar berasal
dari segmen UMKM yang tetap mendominasi portofolio
Industri perbankan tetap memiliki kondisi permodalan kredit Perseroan, menegaskan konsistensi BRI sebagai agent
yang kuat sebagai bantalan dalam menghadapi berbagai of development yang memperkuat ekonomi kerakyatan.
ketidakpastian. Rasio Kecukupan Modal (Capital Adequacy Perseroan juga secara konsisten menjadi penyalur utama
Ratio/CAR) tercatat sebesar 25,89% per Desember 2025, Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan realisasi sebesar Rp178,1
sedikit menurun sebesar 80 bps dibandingkan periode yang triliun kepada 3,8 juta debitur sepanjang tahun 2025.
sama pada tahun sebelumnya. Tingkat permodalan yang
jauh di atas batas minimum regulasi menunjukkan bahwa Pertumbuhan aset dan kredit ditopang oleh penguatan struktur
industri perbankan Indonesia memiliki fondasi yang kokoh pendanaan yang semakin sehat. Dana pihak ketiga (DPK)
untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional tumbuh 7,4% yoy menjadi Rp1.466,8 triliun, dengan rasio
secara berkelanjutan. CASA meningkat menjadi 70,61% dari 67,30% pada tahun
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 75
Page 78
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris
sebelumnya, mencerminkan keberhasilan strategi Transform capital, bisnis, operasional, teknologi, serta penguatan
the Funding Franchise dalam memperkuat basis dana murah Environmental, Social, and Governance (ESG).
melalui optimalisasi kanal digital dan pendalaman ekosistem
transaksi. Pengguna BRImo mencapai 45,9 juta user (+18,9% Berdasarkan hasil pengawasan sepanjang tahun 2025,
yoy) dengan nilai transaksi Rp7.076,9 triliun (+26,4% yoy), Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi telah menyusun
sementara jaringan BRILink Agen mencapai lebih dari 1,19 juta strategi yang realistis dan berbasis keunggulan kompetitif
agen dengan volume transaksi Rp1.709,6 triliun, memperkuat Perseroan, mengimplementasikan strategi secara disiplin
jangkauan layanan hingga ke pelosok negeri. dengan tetap menjaga kualitas pertumbuhan, serta
mengelola risiko secara memadai.
Kualitas aset tetap menjadi perhatian utama. Rasio NPL
konsolidasi terjaga di level 3,07% pada akhir tahun 2025, Ke depan, Dewan Komisaris akan terus memperkuat fungsi
sementara Loan at Risk (LaR) membaik secara signifikan pengawasan aktif strategis, khususnya dalam memastikan
dari 10,70% menjadi 9,61%. Pencadangan tetap dijaga pada akselerasi transformasi digital, penguatan ekosistem ultra
level yang memadai dengan LAR Coverage sebesar 56,81% mikro, serta integrasi aspek keberlanjutan dalam model
dan NPL coverage sebesar 178,06%, menunjukkan kesiapan bisnis Perseroan. Dewan Komisaris berpesan agar Direksi
Perseroan dalam mengantisipasi potensi risiko. Rasio Special senantiasa mengiringi perjalanan transformasi BRI dengan
Mention Loan (SML) juga membaik menjadi 3,84% dari menjaga komunikasi yang efektif serta kolaborasi di seluruh
4,82% pada tahun sebelumnya, didukung oleh penguatan level organisasi, termasuk dengan Regulator dan pemangku
early warning system, penajaman monitoring berbasis data, kepentingan terkait, sehingga tidak hanya mencapai
serta langkah restrukturisasi dan loan recovery yang disiplin. pertumbuhan yang berkesinambungan, namun sekaligus
menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku
Dari sisi pendapatan, Net Interest Income (NII) konsolidasi kepentingan.
mencapai Rp150,5 triliun, meningkat 5,5% yoy, dengan
NIM konsolidasi terjaga di level 7,81%. Perbaikan cost of
fund melalui pertumbuhan CASA mampu mengkompensasi Pandangan Atas Prospek Usaha yang
tekanan yield sehingga profitabilitas tetap terjaga. Pre- Disusun Direksi
Provision Operating Profit (PPOP) tumbuh 2,6% yoy menjadi
Rp119,4 triliun, mencerminkan kapasitas pendapatan inti Tantangan dinamika perekonomian global maupun domestik,
yang solid. Rasio efisiensi (Cost to Income Ratio/CIR) tercatat yang diwarnai oleh ketidakpastian geopolitik, kebijakan
sebesar 42,5%, masih berada dalam koridor guidance tarif perdagangan, tekanan terhadap daya beli masyarakat,
Perseroan. percepatan transformasi digital, serta isu perubahan
iklim, diproyeksikan masih akan berlanjut di tahun-tahun
Kinerja Perusahaan Anak BRI Group turut memberikan mendatang. Merespon berbagai tantangan tersebut serta
kontribusi yang semakin signifikan. Total aset Perusahaan sebagai upaya Perseroan dalam menciptakan pertumbuhan
Anak tumbuh 23,3% yoy menjadi Rp267,0 triliun, dengan yang sehat, berdaya saing, dan berkelanjutan, pada tahun
laba bersih meningkat 16,1% yoy menjadi Rp10,4 triliun, 2025 BRI meluncurkan program transformasi BRIVolution
berkontribusi sebesar 18,2% dari total laba konsolidasi. Reignite. Transformasi ini bertumpu pada dua pilar utama,
Sinergi antar entitas dalam BRI Group terus diperkuat yaitu Transform the Funding Franchise untuk memperkuat
melalui pendekatan ekosistem yang terintegrasi, termasuk struktur pendanaan yang lebih efisien dan berbasis dana
pengembangan Second Engines of Growth di segmen murah, serta Revamp Existing Core and Build New Core
consumer, CSME dan layanan bullion melalui Pegadaian. untuk memperkuat bisnis inti sekaligus mengembangkan
mesin pertumbuhan baru di segmen konsumer, komersial,
Permodalan Perseroan tetap kokoh dengan Capital Adequacy serta layanan bullion. Kedua pilar tersebut didukung
Ratio (CAR) sebesar 23,52%, memberikan ruang yang oleh pembangunan fondasi bertaraf dunia (world-class
memadai untuk mendukung ekspansi kredit produktif secara foundations) yang mencakup penguatan human capital,
berkelanjutan. Secara keseluruhan, BRI Group membukukan manajemen risiko, teknologi dan digital, distribusi,
laba bersih konsolidasi sebesar Rp57,1 triliun, ditopang oleh operasional, serta corporate rebranding.
perbaikan fundamental kinerja secara menyeluruh.
Dewan Komisaris menilai bahwa prospek usaha yang disusun
Dewan Komisaris mengapresiasi keberhasilan Direksi dalam Direksi untuk periode mendatang telah mempertimbangkan
menjaga profitabilitas dan menjalankan strategi transformasi secara memadai dinamika makroekonomi, arah kebijakan
BRIVolution Reignite secara disiplin di tengah kondisi yang regulator, serta potensi risiko global dan domestik.
sangat menantang selama tahun 2025. Dewan Komisaris Prospek pertumbuhan ekonomi nasional yang relatif stabil,
menyadari bahwa kinerja finansial yang positif tersebut didukung oleh agenda hilirisasi industri, penguatan UMKM,
tidak terlepas dari upaya kolaborasi dan transformasi pembangunan infrastruktur, dan transformasi digital,
yang berkelanjutan pada berbagai aspek meliputi human memberikan ruang bagi Perseroan untuk terus memperluas
76 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 79
Laporan Tahunan
2025
pembiayaan produktif. Namun demikian, potensi volatilitas mendukung pencapaian kinerja yang berkelanjutan serta
eksternal, perubahan suku bunga global, tekanan nilai tukar, melindungi kepentingan seluruh pemangku kepentingan.
serta risiko perlambatan ekonomi global tetap menjadi faktor Dewan Komisaris dalam menjalankan fungsi pengawasannya
yang harus diantisipasi secara cermat. berupaya memastikan bahwa kepengurusan yang dilakukan
oleh Direksi telah sesuai dengan peraturan perundangan
Dalam keseluruhan proses pengawasan, Dewan Komisaris yang berlaku serta memberikan nasihat yang dibutuhkan
telah menyetujui Rencana Bisnis Bank (RBB) tahun 2026– atas setiap tindakan strategis dalam rangka mencapai tujuan
2028. Prospek usaha yang disusun oleh Direksi dinilai telah Perseroan.
cukup relevan dalam mempertemukan tren eksternal serta
asumsi-asumsi makroekonomi global dan domestik dengan Dewan Komisaris menilai bahwa sepanjang tahun 2025,
kapabilitas dan positioning strategis Perseroan. Rencana Perseroan telah menerapkan prinsip-prinsip Corporate
strategis tersebut disusun dengan destination statement Governance secara konsisten dan berkelanjutan. Penerapan
pada setiap fase yang selaras sebagai suatu kesatuan prinsip transparansi (transparency), akuntabilitas
journey transformasi BRIVolution Reignite, sejalan dengan visi (accountability), pertanggungjawaban (responsibility),
Perseroan untuk Deliver Sustainable Values and Integrated independensi (independency), dan kewajaran (fairness)
Solutions to Achieve Indonesia’s Aspiration. Perseroan tercermin secara nyata dalam proses pengambilan
juga telah menetapkan guidance tahun 2026 yang terukur, keputusan strategis, pelaporan keuangan, pengelolaan
dan membaik dibanding periode sebelumnya, mencakup risiko, serta hubungan dengan pemangku kepentingan.
pertumbuhan kredit sebesar 7%–9%, NIM pada kisaran 7,4%– Mekanisme check and balance antara Dewan Komisaris dan
7,8%, credit cost sebesar 2,9%–3,2%, dan CIR pada rentang Direksi berjalan efektif melalui forum rapat, penyampaian
41%–43%, yang mencerminkan komitmen untuk menjaga rekomendasi tertulis, serta proses persetujuan sesuai
keseimbangan antara pertumbuhan dan kualitas. kewenangan, yang seluruhnya didokumentasikan secara
formal sebagai bagian dari akuntabilitas pengawasan.
Dewan Komisaris juga menekankan pentingnya menjaga
keseimbangan antara akselerasi pertumbuhan dan kualitas Fungsi pengendalian internal, audit internal, audit eksternal,
portofolio, serta memastikan bahwa ekspansi usaha serta fungsi kepatuhan menunjukkan peran yang semakin
senantiasa berada dalam koridor risk appetite dan kapasitas kuat dan terintegrasi sepanjang tahun 2025, termasuk dalam
permodalan Perseroan. Penguatan budaya risiko (risk konteks konglomerasi keuangan BRI Group. Implementasi
culture), disiplin tata kelola, serta kesiapan menghadapi Internal Control over Financial Reporting (ICoFR) terus
berbagai skenario (stress test scenario) harus terus menjadi diperkuat guna menjaga integritas dan akurasi pelaporan
bagian integral dalam implementasi strategi ke depan. keuangan. Penguatan Whistleblowing System yang kini
dikelola oleh pihak independen semakin memperkokoh
Dewan Komisaris senantiasa mengimbau kepada Direksi mekanisme pelaporan pelanggaran dengan menjamin
untuk mengimplementasikan transformasi secara holistik— kerahasiaan, anonimitas, dan perlindungan bagi pelapor.
tidak hanya pada aspek bisnis dan pendanaan, tetapi Tindak lanjut atas temuan audit dilaksanakan secara disiplin
juga pada penyelarasan strategi dan organisasi secara dan termonitor melalui dashboard digital serta komunikasi
menyeluruh, didukung oleh penguatan manajemen risiko efektif dengan setiap penanggung jawab tindak lanjut
serta peningkatan risk culture yang tertanam di seluruh rekomendasi. Dalam aspek manajemen risiko terintegrasi,
jajaran pekerja. Dengan memperhatikan faktor-faktor Perseroan telah menyusun dan memperbarui Risk Appetite
pendorong maupun kendala pada implementasi transformasi Statement, Recovery Plan, dan Resolution Plan sesuai
sebelumnya sebagai pembelajaran, Dewan Komisaris ketentuan regulator.
meyakini bahwa Direksi akan mampu menjalankan strategi
secara efektif dan berdaya saing. Dewan Komisaris telah BRI secara berkelanjutan melakukan penyempurnaan aspek
menyetujui Rencana Bisnis Bank tahun 2026–2028 serta tata kelola melalui pemutakhiran kebijakan, perbaikan proses
Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan tahun 2026 yang pengelolaan, serta optimalisasi hasil yang berdampak
telah disusun oleh Direksi. pada peningkatan value Perseroan di mata pemangku
kepentingan. Pengawasan terhadap tata kelola tercermin
melalui pemberian masukan terhadap kebijakan maupun
Pandangan Atas Penerapan proses yang mencakup antara lain sistem manajemen
Tata Kelola Bank anti penyuapan, pengelolaan Whistleblowing System,
dan efektivitas budaya kepatuhan. Komitmen Perseroan
BRI berkomitmen untuk senantiasa menerapkan corporate terhadap zero data breach selama lima tahun berturut-turut
governance di seluruh level organisasi yang mengacu pada juga mencerminkan kekuatan tata kelola keamanan siber
berbagai regulasi dan best practice implementasi tata kelola yang menjadi perhatian utama di era digital.
perusahaan yang relevan di industri keuangan, sehingga dapat
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 77
Page 80
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris
Dewan Komisaris memandang bahwa budaya tata kelola dan Berbagai pengakuan tersebut menjadi bukti nyata bahwa
kepatuhan semakin tertanam di seluruh jenjang organisasi. penerapan Corporate Governance di Perseroan telah
Namun demikian, penguatan risk awareness, konsistensi berjalan dengan baik dan terus mengalami peningkatan
implementasi kebijakan di seluruh unit kerja, serta dari tahun ke tahun, sekaligus memperkuat kepercayaan
peningkatan kualitas dokumentasi dan monitoring tetap perlu pemegang saham, investor, regulator, dan seluruh pemangku
menjadi perhatian berkelanjutan guna memastikan standar kepentingan terhadap integritas dan kualitas tata kelola BRI.
tata kelola yang semakin unggul dan adaptif terhadap
perubahan lingkungan usaha. Penerapan Corporate Governance di Perseroan telah
berjalan dengan baik. Hal ini dapat terlihat pada komponen-
Sebagai langkah dalam melakukan evaluasi dan penilaian komponen sebagai berikut.
Corporate Governance secara internal, BRI berpedoman
pada POJK Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan
Kelola Bagi Bank Umum, SEOJK Nomor 13/SEOJK.03/2017,
serta peraturan yang berlaku lainnya. Evaluasi dan penilaian Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan BRI mengacu pada
oleh pihak internal dilakukan secara self-assessment setiap Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 46/POJK.03/2017
semester. Hasil self-assessment menjadi bagian penilaian tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum serta
tingkat kesehatan bank yang disampaikan kepada regulator. POJK Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola
Penerapan tata kelola oleh Perseroan berlandaskan pada Bagi Bank Umum. Direksi berkomitmen untuk memastikan
lima prinsip dasar Corporate Governance dan dilaksanakan kepatuhan terhadap seluruh peraturan perundang-undangan
melalui penilaian berkala terhadap 11 (sebelas) faktor yang berlaku. Sebagai wujud komitmen tersebut, Satuan
Corporate Governance sebagaimana ketentuan yang diatur Kerja Fungsi Kepatuhan secara konsisten berperan dalam
oleh Regulator. Penilaian tersebut tidak hanya terbatas di mengidentifikasi potensi risiko kepatuhan serta memberikan
lingkup induk Perseroan, tetapi juga dilakukan bersama rekomendasi terhadap kepatuhan seluruh kebijakan,
dengan Perusahaan Anak dalam konteks konglomerasi prosedur, dan kegiatan usaha Perseroan, baik di tingkat
keuangan BRI Group, yang mencerminkan penerapan strategis maupun operasional. Dewan Komisaris memastikan
Corporate Governance pada aspek governance structure, bahwa pelaporan rutin mengenai pelaksanaan fungsi
governance process, dan governance outcome secara kepatuhan dilakukan secara transparan, sehingga kebijakan
komprehensif. yang diambil senantiasa berlandaskan prinsip kehati-hatian
dan sesuai dengan ketentuan regulator.
Pada tahun 2025, penilaian Corporate Governance
Perseroan juga dilakukan oleh pihak eksternal yang semakin Dewan Komisaris bersama Direksi terus mendorong agar
mengukuhkan posisi BRI sebagai salah satu perusahaan fungsi kepatuhan dijalankan secara optimal di seluruh
dengan standar tata kelola terbaik di kawasan, dengan hasil jenjang organisasi dengan kualitas yang semakin meningkat.
sebagai berikut: Dalam kaitan tersebut, Dewan Komisaris senantiasa
1. ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) — memberikan nasihat kepada Direksi dan seluruh pekerja
— BRI memperoleh penghargaan berupa Top 3 Public untuk terus memperkuat budaya kepatuhan (compliance
Listed Company di Indonesia dan ASEAN Asset Class culture), mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP)
dalam pemeringkatan ACGS yang diselenggarakan oleh serta petunjuk teknis operasional, dan melaksanakan
ASEAN Capital Market Forum (ACMF), mencerminkan pemantauan serta pengawasan yang berkesinambungan.
konsistensi Perseroan dalam memenuhi standar tata Dewan Komisaris juga menekankan agar Direksi dapat
kelola tertinggi di kawasan ASEAN. segera menyelesaikan komitmen dan tindak lanjut atas
2. Corporate Governance Perception Index (CGPI) — BRI hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak eksternal
kembali mengikuti penilaian CGPI yang diselenggarakan maupun regulator. Selain itu, Dewan Komisaris memastikan
oleh The Indonesian Institute for Corporate Governance bahwa implementasi Kebijakan Anti Pencucian Uang (APU),
(IICG) dan memperoleh predikat Most Trusted Companies Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT), serta Pencegahan
dengan skor indeks 95,31, menegaskan tingginya tingkat Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (PPPSPM)
kepercayaan terhadap praktik tata kelola Perseroan. telah menjadi prioritas utama dalam mendukung layanan
3. S&P Global Corporate Sustainability Assessment perbankan yang sehat dan bertanggung jawab, sesuai
(CSA) — BRI memperoleh skor 74 pada penilaian S&P dengan standar yang ditetapkan oleh regulator.
Global CSA tahun 2025 dan berhasil menjadi anggota
Sustainability Yearbook selama empat tahun berturut- Memperhatikan perubahan ketentuan eksternal yang
turut (2023–2026), sekaligus meraih peringkat ESG semakin dinamis serta cakupan bisnis Perseroan yang
Low Risk dari Sustainalytics dan rating “A” dari MSCI, semakin kompleks, Dewan Komisaris mengarahkan agar
yang mencerminkan komitmen berkelanjutan Perseroan terhadap setiap ketentuan terbaru yang diberlakukan oleh
terhadap aspek Environmental, Social, and Governance. Regulator dilakukan analisis dampak dan evaluasi secara
78 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 81
Laporan Tahunan
2025
berkala atas penerapannya. Hal ini terutama berlaku bagi Pada Pilar Pencegahan, Perseroan melaksanakan
ketentuan-ketentuan yang berkenaan dengan tata kelola penandatanganan pakta integritas yang dimulai dari Dewan
BRI sebagai konglomerasi keuangan, di mana kualitas Komisaris dan Direksi hingga seluruh pekerja, menjalankan
penerapannya perlu dimonitor secara holistik baik di sisi program employee awareness dan customer awareness
BRI sebagai perusahaan induk maupun di sisi seluruh melalui edukasi dan sosialisasi, melakukan identifikasi
Perusahaan Anak terkait. kerawanan melalui analisis kelemahan pengendalian, serta
memperkuat Know Your Employee (KYE) untuk mendeteksi
Dewan Komisaris juga mencermati bahwa tren fraud di pekerja dengan potensi risiko tinggi berdasarkan parameter
lingkungan Perseroan masih menunjukkan peningkatan tertentu.
meskipun berbagai upaya pencegahan dan penindakan
telah dilakukan, termasuk pelibatan aparat penegak hukum. Pada Pilar Deteksi, Perseroan menerima dan menindaklanjuti
Sehubungan dengan hal tersebut, Dewan Komisaris pengaduan melalui Whistleblowing System (WBS) yang kini
mengarahkan Direksi melalui fungsi Compliance dan Human dikelola oleh pihak independen, melaksanakan pemeriksaan
Capital untuk memperkuat kebijakan dan pemantauan mendadak, serta melakukan enhancement pada dashboard
kepatuhan secara menyeluruh, membangun risk culture pengawasan dan Fraud Detection System (FDS) dengan
yang lebih kuat di seluruh lini organisasi, serta mempercepat penambahan indikator-indikator krusial.
dan mengefektifkan service level agreement (SLA) dan
prosedur tindak lanjut penanganan kasus guna memastikan Pada Pilar Investigasi, Pelaporan, dan Sanksi, Perseroan
terciptanya deterrent effect yang nyata bagi seluruh pihak. melaksanakan investigasi serta pelaporan kejadian
fraud kepada Regulator sesuai ketentuan yang berlaku,
Profil risiko kepatuhan Perseroan pada tahun 2025 berada menjalankan proses recovery, serta memberikan sanksi
pada peringkat 2 (Low to Moderate). Dewan Komisaris kepada pelaku fraud.
menilai bahwa penerapan fungsi kepatuhan Perseroan
secara keseluruhan telah berjalan dengan baik. Namun Pada Pilar Pemantauan, Evaluasi, dan Tindak Lanjut,
demikian, Dewan Komisaris terus mendorong peningkatan Perseroan menyelenggarakan Forum Manajemen Risiko
kesadaran atas budaya kepatuhan di seluruh lapisan (FMR) untuk membahas penanganan fraud internal dan
organisasi, khususnya pada aspek kepatuhan pelaporan dan eksternal, menjalankan program recovery fraud, serta
pengendalian fraud. Penguatan tersebut mencakup langkah bekerja sama dengan aparat penegak hukum dalam
proaktif pencegahan (ex-ante) dalam rangka meminimalkan penanganan pelaku fraud.
potensi terjadinya pelanggaran, serta tindakan kuratif (ex-
post) sebagai upaya perbaikan yang terukur dan akuntabel, Dewan Komisaris telah melakukan pemantauan dan
guna menjaga kepercayaan seluruh pemangku kepentingan evaluasi terhadap Strategi Anti-Fraud secara semesteran,
terhadap integritas dan keandalan operasional Perseroan. termasuk memberikan masukan kepada Direksi dalam
penguatan strategi di setiap pilar, serta memantau tindak
Strategi Anti-Fraud lanjut perbaikan dan upaya recovery atas kejadian fraud.
Berdasarkan hasil pengawasan tersebut, Dewan Komisaris
BRI telah memiliki kebijakan Strategi Anti-Fraud yang memberikan beberapa arahan strategis kepada Direksi.
disesuaikan dengan POJK Nomor 12 Tahun 2024 tentang
Penerapan Strategi Anti Fraud Bagi Lembaga Jasa Keuangan, Pertama, memperhatikan bahwa modus fraud internal
yang kemudian dituangkan dalam kebijakan internal terbesar masih terkait dengan ketidakvalidan dokumen dalam
Perseroan. Kebijakan tersebut merupakan wujud komitmen proses pemberian kredit, Dewan Komisaris mengarahkan
manajemen dalam mengendalikan fraud melalui sistem agar dilakukan penguatan kontrol pada proses kredit di
pengendalian yang komprehensif, serta mencerminkan lini pertama (first line), peningkatan kualitas verifikasi dan
perhatian serius Dewan Komisaris dan Direksi dengan validasi dokumen, serta penguatan budaya kepatuhan dan
menerapkan prinsip tidak memberikan toleransi (zero akuntabilitas di seluruh jajaran yang terlibat dalam proses
tolerance) terhadap setiap bentuk kecurangan, baik yang perkreditan.
berasal dari internal maupun eksternal.
Kedua, Dewan Komisaris menekankan bahwa meskipun
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris secara aktif kebijakan zero tolerance telah ditetapkan, efektivitas
memberikan rekomendasi perbaikan pengendalian terkait pemberian sanksi perlu terus dievaluasi agar proses
kejadian fraud dalam rangka mengurangi potensi kerugian eksekusinya lebih cepat, tegas, dan memberikan deterrent
serta memperkuat upaya pencegahan secara berkelanjutan. effect yang nyata. Pemberian sanksi harus secara riil
Manajemen terus melakukan perbaikan dalam implementasi mencerminkan komitmen Perseroan terhadap zero tolerance
Strategi Anti-Fraud pada setiap pilarnya, yang meliputi sehingga tercipta budaya organisasi yang menjunjung tinggi
pencegahan, deteksi, investigasi dan penindakan, serta integritas.
pemantauan dan evaluasi.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 79
Page 82
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris
Ketiga, Dewan Komisaris merekomendasikan penguatan dan mencegah tindak pidana korupsi di lingkungan BRI,
peran fungsi lini kedua (second line) dan lini ketiga (third Dewan Komisaris dan Direksi beserta Pekerja BRI seluruh
line) dalam proses operasional kredit, khususnya pada tahap Indonesia diwajibkan untuk mematuhi kebijakan terkait
pasca putusan namun sebelum pencairan, untuk melakukan gratifikasi di Perseroan, seperti larangan memberikan
verifikasi dan validasi dokumen perkreditan secara lebih gratifikasi, larangan menerima dan kewajiban menolak
ketat. Dalam pelaksanaannya, Dewan Komisaris meminta gratifikasi dan kewajiban melaporkan gratifikasi apabila
agar turut dipertimbangkan karakteristik geografis unit ditemukan pelanggaran melalui saluran Whistleblowing
kerja BRI, terutama yang berada di daerah terpencil, guna System (WBS).
memastikan efektivitas pengendalian di seluruh jaringan 3. Program Pendidikan dan Sosialisasi — Sebagai bagian
operasional. dari upaya internalisasi dalam meningkatkan pemahaman
terkait Ketentuan Anti Penyuapan dan Pengendalian
Dewan Komisaris memandang bahwa upaya penanganan Gratifikasi, Unit Pengendalian Gratifikasi bekerja sama
fraud tidak dapat berdiri sendiri, melainkan harus terintegrasi dengan BRI Corporate University melalui aplikasi
dengan penguatan kerangka Anti Pencucian Uang (APU), BRISmart, telah menyelenggarakan program sosialisasi
Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT), serta Pencegahan berbasis e-learning mengenai Anti Penyuapan dan
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (PPPSPM), Pengendalian Gratifikasi yang ditujukan kepada seluruh
tata kelola bidang hukum, dan fungsi kepatuhan secara pekerja BRI.
menyeluruh. Pendekatan yang terintegrasi ini diperlukan 4. Pelaporan Penerimaan/Penolakan Gratifikasi — Selama
untuk memastikan bahwa seluruh lini pertahanan Perseroan tahun 2025, Unit Pengendalian Gratifikasi menerima
bekerja secara sinergis dalam menjaga integritas operasional 12 laporan gratifikasi yang selanjutnya diproses sesuai
dan kepercayaan seluruh pemangku kepentingan. ketentuan yang berlaku, termasuk penerusan laporan
kepada Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai laporan
Dewan Komisaris senantiasa mengimbau Direksi dan seluruh gratifikasi yang wajib dilaporkan serta kategori gratifikasi
Insan BRILiaN untuk terus meningkatkan kewaspadaan lainnya termasuk dalam kategori yang tidak wajib
terhadap seluruh modus kecurangan yang berkembang, dilaporkan.
menjaga reputasi Perseroan, serta memelihara kepercayaan
masyarakat dan pemegang saham sebagai aset terpenting Dewan Komisaris berpandangan bahwa pengendalian
bagi keberlanjutan Perseroan. gratifikasi di Perseroan telah berjalan dengan baik. Dewan
Komisaris juga berpesan bahwa pengendalian gratifikasi
Pengendalian Gratifikasi internal harus terus menerus diperhatikan untuk menjaga
agar proses bisnis BRI berjalan sesuai dengan etika bisnis
BRI senantiasa berkomitmen dalam mengelola pengendalian yang berlaku dan untuk menjunjung tinggi nilai integritas.
gratifikasi melalui penerapan kebijakan Anti Penyuapan dan
Pengendalian Gratifikasi. Kebijakan ini menjadi pedoman Whistleblowing System
bagi seluruh insan BRI dalam mencegah praktik gratifikasi
dan penyuapan yang dapat merugikan Perseroan serta Sebagai wujud komitmen terhadap penerapan Tata Kelola
bertentangan dengan prinsip Corporate Governance. Upaya Perusahaan yang Baik serta penguatan pilar deteksi
ini diwujudkan dengan menciptakan lingkungan pengendalian pada Strategi Anti-Fraud, Perseroan menyediakan
yang kondusif sesuai dengan Surat Edaran Direksi tentang saluran pelaporan pelanggaran melalui Whistleblowing
Anti Penyuapan dan Pengendalian Gratifikasi BRI. System (WBS). Mekanisme ini dirancang sebagai instrumen
strategis untuk mengidentifikasi potensi terjadinya
Perseroan telah membentuk Unit Pengendalian Gratifikasi kecurangan dan pelanggaran secara dini, memitigasi risiko
BRI yang menyusun program kerja, menyediakan layanan reputasi, serta mendorong terciptanya budaya organisasi
informasi, serta memfasilitasi pelaporan gratifikasi. Selain itu, yang menjunjung tinggi integritas dan akuntabilitas.
BRI terus mengembangkan deteksi anti fraud berbasis big
data analytics guna meningkatkan efektivitas pengawasan Pada tahun 2025, Perseroan melakukan penguatan signifikan
dan pencegahan praktik yang tidak sesuai prinsip tata kelola. terhadap tata kelola WBS dengan mengalihkan pengelolaan
Selama tahun 2025, Perseroan melaksanakan berbagai sistem kepada pihak independen. Langkah ini ditempuh
program pengendalian gratifikasi, antara lain: untuk memperkuat jaminan kerahasiaan identitas pelapor,
1. Pengendalian Gratifikasi — Dewan Komisaris dan Direksi memastikan penanganan pengaduan yang imparsial, serta
beserta seluruh pekerja melakukan penandatanganan meningkatkan kepercayaan seluruh pemangku kepentingan
komitmen anti gratifikasi BRI dalam pernyataan kode etik, terhadap kredibilitas dan efektivitas mekanisme pelaporan.
penandatanganan pakta integritas. Saluran pelaporan WBS dapat diakses melalui berbagai
2. Penegasan Terhadap Ketentuan — Dalam rangka media, sehingga memberikan kemudahan dan fleksibilitas
memperkuat implementasi prinsip Corporate Governance bagi pelapor baik dari internal maupun eksternal Perseroan.
80 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 83
Laporan Tahunan
2025
Dewan Komisaris secara berkala melakukan pemantauan dengan Direktur Bidang Manajemen Risiko maupun Direktur
dan evaluasi terhadap efektivitas pelaksanaan WBS. Dalam terkait lainnya sesuai topik pembahasan, serta forum diskusi
menjalankan fungsi tersebut, Dewan Komisaris dibantu langsung dengan Satuan Kerja Manajemen Risiko dalam
oleh Komite Audit, Satuan Kerja Audit Internal (SKAI), serta menelaah laporan yang disampaikan oleh Direksi. Sepanjang
unit-unit terkait lainnya dalam melakukan proses evaluasi, tahun 2025, Dewan Komisaris antara lain menelaah dan
analisis, dan tindak lanjut atas seluruh pengaduan yang memberikan persetujuan atas Kebijakan Umum Manajemen
diterima. Setiap laporan ditangani dengan mengedepankan Risiko, Risk Appetite Statement, Recovery Plan, Resolution
prinsip transparansi, objektivitas, dan perlindungan penuh Plan, Loan Portfolio Guideline, Profil Risiko Triwulanan, APU
terhadap pelapor, termasuk jaminan atas tindakan balasan PPT PPPSPM, Tingkat Kesehatan Bank, serta Strategi Anti-
dari pihak terlapor. Fraud.
Dewan Komisaris menilai bahwa pengelolaan WBS Sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan BRI,
sepanjang tahun 2025 menunjukkan kemajuan, khususnya penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi merupakan aspek
dari aspek independensi pengelolaan dan kualitas krusial dalam mengidentifikasi dan mengelola eksposur risiko
penanganan pengaduan. Seluruh laporan yang diterima yang timbul dari aktivitas konglomerasi secara komprehensif.
sepanjang tahun 2025 telah ditindaklanjuti sesuai prosedur Pada tingkat pengawasan, Dewan Komisaris dibantu oleh
yang berlaku, dan hasilnya dilaporkan secara berkala Komite Tata Kelola Terintegrasi dengan pendekatan yang
kepada Dewan Komisaris melalui Komite Audit. Integrasi mencakup pengelolaan modal dan pengelolaan risiko
WBS dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetap dalam domain operasional maupun bisnis di seluruh jajaran
dipertahankan sebagai cerminan komitmen bersama organisasi BRI dan anggota Konglomerasi Keuangan.
dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi. Dewan Perseroan telah memiliki Pedoman Tata Kelola Terintegrasi
Komisaris mengarahkan Direksi untuk terus memperluas Konglomerasi Keuangan BRI sebagai bentuk kepatuhan
sosialisasi dan edukasi mengenai WBS kepada seluruh Insan terhadap regulasi yang berlaku, termasuk implementasi
BRILiaN serta pemangku kepentingan eksternal, sehingga POJK 30/2024, yang penerapannya terus disempurnakan
mekanisme pelaporan ini semakin dikenal, dipercaya, dan seiring dengan bertambahnya jumlah Perusahaan Anak
menjadi bagian integral dari upaya mewujudkan lingkungan dalam struktur konglomerasi.
kerja yang bersih, profesional, dan berintegritas.
Dewan Komisaris menilai bahwa penerapan sistem
Penerapan Manajemen Risiko manajemen risiko Perseroan sepanjang tahun 2025 telah
berjalan dengan baik dan dilaksanakan secara proaktif. Hal
Seiring dengan meningkatnya ketidakpastian ekonomi global tersebut tercermin dari terjaganya Peringkat Komposit Profil
dan domestik yang berpotensi menimbulkan berbagai risiko, Risiko pada level Low to Moderate serta tingkat Kesehatan
Dewan Komisaris secara konsisten meningkatkan intensitas Bank pada level Sehat berdasarkan hasil self-assessment
pengawasan terhadap efektivitas penerapan manajemen atas risiko-risiko utama perbankan pada Triwulan IV
risiko guna memastikan terciptanya pertumbuhan bisnis 2025. Capaian ini menunjukkan bahwa Perseroan mampu
yang sehat dan berkelanjutan. mengelola keseimbangan antara pertumbuhan bisnis
dan pengendalian risiko secara efektif. Dewan Komisaris
Perseroan memiliki kerangka Governance, Risk Management berpesan agar Direksi senantiasa menjaga peringkat profil
& Compliance (GRC) yang terintegrasi untuk mengendalikan risiko dan tingkat kesehatan bank pada level yang optimal,
risiko dan memastikan kepatuhan pelaksanaan seluruh pilar tidak hanya di tingkat BRI sebagai entitas induk, tetapi
bisnis maupun fungsi pendukung, sehingga pencapaian target juga di seluruh entitas dalam BRI Group, sebagai fondasi
kinerja senantiasa berjalan beriringan dengan operational keberlanjutan penciptaan nilai bagi seluruh pemangku
excellence. Kerangka penerapan manajemen risiko Perseroan kepentingan.
berlandaskan empat pilar utama, yaitu pengawasan aktif
Direksi dan Dewan Komisaris; kecukupan kebijakan, prosedur, Sistem Pengendalian Internal
serta penetapan batas risiko (risk limit); kecukupan proses
identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian Seluruh Manajemen dan pekerja BRI memiliki peran dan
risiko yang didukung oleh sistem informasi yang memadai; tanggung jawab dalam memastikan penerapan serta
serta sistem pengendalian internal yang menyeluruh. peningkatan kualitas sistem pengendalian internal yang
andal dan efektif. Pengawasan terhadap pelaksanaan
Dalam menjalankan fungsi pengawasan aktif, Dewan sistem pengendalian internal dilakukan Dewan Komisaris
Komisaris dibantu oleh Komite Pemantau Manajemen Risiko melalui pertemuan berkala dengan Direksi dan Pejabat
untuk memastikan bahwa manajemen risiko Perseroan Eksekutif untuk membahas efektivitas sistem pengendalian
telah memenuhi unsur kecukupan prosedur dan metodologi internal serta memberikan arahan guna terus memperkuat
pengelolaan risiko. Pengawasan dilaksanakan melalui rapat pengendalian di seluruh aktivitas Perseroan.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 81
Page 84
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris
Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) secara periodik Keempat, optimalisasi fungsi audit secara keseluruhan agar
melaporkan hasil temuan audit yang dilakukan oleh auditor tidak hanya mampu mendeteksi dini potensi penyimpangan,
internal maupun eksternal beserta tindak lanjutnya. Secara tetapi juga menjadi katalis bagi penguatan tata kelola,
berkala, SKAI melaksanakan Internal Control Assessment pengendalian internal, dan penerapan risk culture yang baik
untuk memastikan bahwa sistem pengendalian internal melalui penyampaian rekomendasi audit yang konstruktif.
yang mencakup lima komponen utama berdasarkan The
Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Kelima, penguatan mekanisme early warning system
Commission (COSO) — Internal Control Integrated dalam pengelolaan risiko, termasuk pemantauan debitur-
Framework telah diterapkan secara efektif, meliputi debitur utama yang tidak hanya didasarkan pada evaluasi
Lingkungan Pengendalian, Identifikasi dan Penilaian Risiko, data kinerja internal, tetapi diperkuat dengan analisis
Kegiatan Pengendalian dan Pemisahan Fungsi, serta Sistem perbandingan terhadap kondisi dan tren industri, sehingga
Akuntansi, Informasi, dan Komunikasi. potensi risiko dapat teridentifikasi secara lebih tajam dan
terdeteksi lebih dini.
Dewan Komisaris berperan aktif dalam melakukan
pengawasan dan membentuk budaya pengendalian di BRI. Seiring dengan perkembangan bisnis, Perseroan terus
Dalam hal ini, Dewan Komisaris dibantu oleh Komite Audit memperkuat sistem pengendalian internal melalui
untuk memastikan pengelolaan risiko tetap berada dalam implementasi roadmap Internal Control over Financial
batas toleransi (risk appetite), dengan proses dan sistem tata Reporting (ICoFR) sesuai dengan journey yang telah
kelola yang diterapkan secara efektif dan memadai. Melalui dirancang. Implementasi ini bertujuan untuk memastikan
Komite Audit, secara rutin dilakukan pemantauan atas keandalan laporan keuangan konsolidasi, menyempurnakan
efektivitas sistem pengendalian internal serta monitoring efisiensi dan efektivitas proses bisnis berbasis pengendalian
atas tindak lanjut dan perbaikan terhadap permasalahan internal, memaksimalkan akurasi data dan informasi,
yang berpotensi mengurangi efektivitas pengendalian. memperkuat kecukupan kebijakan yang berlaku, serta
menumbuhkan budaya peduli risiko. ICoFR juga dirancang
Berdasarkan penelaahan yang dilakukan sepanjang tahun untuk memberikan keyakinan yang memadai sebagai
2025, termasuk reviu dan evaluasi terhadap Laporan Pokok- early warning system, sehingga seluruh lini pertahanan
Pokok Hasil Audit SKAI, Dewan Komisaris menilai bahwa (lines of defense) dapat berfungsi secara sinergis dalam
sistem pengendalian internal Perseroan telah dijalankan melaksanakan combined assurance guna meningkatkan nilai
sesuai dengan prinsip-prinsip pengendalian yang berlaku bagi para pemangku kepentingan.
dan secara keseluruhan berjalan dengan baik. Namun
demikian, Dewan Komisaris mengidentifikasi beberapa area Dewan Komisaris mengimbau Manajemen untuk terus
yang perlu terus diperkuat dan telah menyampaikan arahan berkomitmen dalam memperkuat sistem pengendalian
kepada Direksi, antara lain: internal dan memastikan bahwa implementasi ICoFR
diterapkan secara konsisten tidak hanya di tingkat induk
Pertama, peningkatan efektivitas surprise audit oleh SKAI Perseroan, tetapi juga di seluruh Perusahaan Anak, guna
melalui penambahan frekuensi pelaksanaan serta perluasan mendukung kualitas tata kelola yang terintegrasi dan
cakupan pemeriksaan yang tidak hanya terbatas pada semakin kokoh di seluruh entitas BRI Group.
aspek kas, melainkan juga mencakup proses perkreditan,
kepatuhan terhadap prosedur bisnis, dan pengendalian Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
sistem yang berpotensi menimbulkan risiko operasional, dan ESG
didukung oleh kecukupan manpower auditor baik dari sisi
jumlah maupun kompetensi. BRI telah menyusun strategi keberlanjutan dengan aspirasi
menjadi Catalyst for Sustainable Growth yang berfokus
Kedua, penguatan koordinasi antara SKAI dengan unit-unit pada tiga pilar utama: Sustainable Growth, Social Impact,
kerja terkait untuk memastikan seluruh temuan audit internal dan Responsible Leadership. Komitmen Perseroan terhadap
ditindaklanjuti secara penuh dan tepat waktu sesuai dengan bisnis berkelanjutan tercermin melalui berbagai program
rencana aksi perbaikan yang telah disepakati. dan inisiatif strategis yang dijalankan sepanjang tahun
2025, yang tidak hanya berorientasi pada penciptaan nilai
Ketiga, implementasi Program Zero Fraud secara konsisten ekonomi, tetapi juga pada dampak positif bagi masyarakat
melalui pengembangan budaya integritas, peningkatan dan lingkungan.
efektivitas sistem pengendalian internal, serta penerapan
kebijakan toleransi nol terhadap setiap bentuk kecurangan di Dalam mendorong penciptaan nilai jangka panjang melalui
seluruh lini organisasi. SKAI diharapkan dapat meningkatkan praktik tata kelola berkelanjutan, BRI melakukan identifikasi
efektivitas audit berbasis risiko, khususnya pada area-area isu-isu material menggunakan metode Double Materiality
dengan tingkat risiko fraud yang tinggi. Analysis (DMA) yang mengevaluasi isu-isu yang paling
82 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 85
Laporan Tahunan
2025
relevan dan berdampak signifikan terhadap kinerja finansial dimensi ekonomi melalui pemberdayaan UMKM dan literasi
(financial materiality) dan dampak sosial maupun lingkungan keuangan hingga wilayah 3T, dimensi lingkungan melalui
perusahaan (impact materiality) dengan melibatkan para program Jaga Sungai Jaga Kehidupan, Grow & Green, serta
pemangku kepentingan. Sepanjang tahun 2025, Perseroan berbagai inisiatif hijau yang mendukung pencapaian target
memperoleh masukan dari beragam pemangku kepentingan Net Zero Emission, dan dimensi sosial melalui program AURA
meliputi Manajemen dan pekerja, investor, nasabah, yang memberdayakan kelompok perempuan pelaku usaha.
Pemerintah, pemasok, lembaga swadaya masyarakat, serta
pihak terkait lainnya. Pengungkapan terkait materialitas Mendukung konsistensi Perseroan dalam penerapan
dilakukan dengan mengadopsi kerangka pelaporan IFRS S1 roadmap keuangan berkelanjutan, Dewan Komisaris
dan S2 dalam Laporan Keberlanjutan tahun 2025. secara aktif melakukan pengawasan melalui rapat bersama
Direksi maupun kunjungan kerja lapangan, termasuk
BRI terus memperkuat integrasi aspek lingkungan, sosial, dan pemberian persetujuan atas Rencana Aksi Keuangan
tata kelola (ESG) dalam strategi dan aktivitas bisnis Perseroan Berkelanjutan (RAKB) jangka pendek tahun 2026 dan RAKB
guna memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan. Hal ini jangka panjang tahun 2026 – 2030, guna memastikan
tercermin melalui penguatan pengelolaan risiko lingkungan implementasi program telah dilaksanakan secara konsisten
dan sosial dalam proses bisnis, implementasi strategi dan budaya keberlanjutan telah diadopsi oleh unit kerja
dekarbonisasi melalui pengelolaan emisi serta analisis risiko BRI. Dewan Komisaris mengapresiasi konsistensi Perseroan
iklim, serta pengembangan portofolio pembiayaan Kegiatan dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam
Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) yang mendukung strategi bisnis inti, termasuk pelaksanaan program BRI
kegiatan ekonomi yang lebih ramah lingkungan. Perseroan Peduli, dan mengarahkan agar seluruh inisiatif ini terus
memandang bahwa langkah-langkah tersebut menjadi diperkuat sehingga memberikan dampak yang terukur dan
bagian penting dalam menjaga ketahanan bisnis Perseroan berkelanjutan bagi masyarakat serta memperkuat posisi BRI
menghadapi dinamika transisi menuju ekonomi rendah sebagai institusi keuangan yang bertanggung jawab di mata
karbon. seluruh pemangku kepentingan.
Pada saat yang sama, BRI terus memperluas kontribusinya
dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Penilaian Kinerja Komite-Komite di
penguatan inklusi keuangan serta peningkatan literasi Bawah Dewan Komisaris
keuangan. Berbagai inisiatif dijalankan untuk memperluas
akses layanan keuangan, khususnya bagi pelaku UMKM dan Dalam rangka mendukung peran aktif Dewan Komisaris pada
masyarakat di berbagai wilayah Indonesia hingga wilayah 3T saat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, Dewan
(Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), sekaligus mendorong Komisaris telah membentuk empat komite yaitu:
praktik pengelolaan keuangan yang lebih sehat bagi nasabah. 1. Komite Audit
Upaya tersebut juga disertai dengan penguatan pelindungan Komite Audit bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris
nasabah melalui penerapan prinsip transparansi, keamanan dengan memberikan opini secara independen mengenai
data, serta mekanisme penanganan pengaduan yang efektif, hal-hal yang memerlukan perhatian Dewan Komisaris
guna memastikan bahwa layanan perbankan yang diberikan sesuai dengan prinsip-prinsip Corporate Governance
tidak hanya inklusif, tetapi juga bertanggung jawab dan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
berorientasi pada kepentingan nasabah. Pengawasan yang dilakukan oleh Komite Audit antara
lain mengevaluasi dan memastikan efektivitas penerapan
Seluruh upaya tersebut didukung oleh penguatan tata kelola pengendalian internal termasuk pelaksanaan audit baik
Perseroan, penerapan etika bisnis, serta pengelolaan human internal maupun eksternal beserta tindak lanjutnya,
capital yang berfokus pada pengembangan kompetensi, efektivitas auditor independen, kepatuhan terhadap
integritas, dan kesejahteraan pekerja. BRI memandang bahwa regulasi di Perseroan, memastikan fungsi Whistleblowing
fondasi tata kelola yang kuat menjadi kunci dalam menjaga System (WBS) sebagai sarana pengaduan yang
kepercayaan pemangku kepentingan serta memastikan transparan, pemantauan dan pemberian masukan atas
keberlanjutan usaha Perseroan dalam jangka panjang. proses perancangan dan penyiapan implementasi ICoFR
serta penerapan pengendalian internal terintegrasi, serta
Sebagai pengejawantahan komitmen tanggung jawab sosial tugas lainnya yang disampaikan secara rinci pada tiap-
dan lingkungan secara terstruktur, Perseroan menjalankan tiap bagian Komite Dewan Komisaris.
program BRI Peduli dengan visi menjadi penggerak
penciptaan nilai bersama yang memberdayakan masyarakat, Dewan Komisaris berpendapat, Komite Audit telah
menggerakkan ekonomi, dan memulihkan lingkungan. menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik
Program ini dilaksanakan melalui empat inisiatif utama, BRI selama tahun 2025, dengan telah melaksanakan rapat
Peduli Flagship Program, Inisiasi Unit Kerja, Tanggap Darurat sebanyak 28 (dua puluh delapan) kali.
Bencana, dan Stakeholders Program, yang mencakup
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 83
Page 86
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris
2. Komite Nominasi dan Remunerasi prinsip keterbukaaan (transparency), akuntabilitas
Komite Nominasi dan Remunerasi bertanggung (accountability), pertanggung jawaban (responsibility),
jawab kepada Dewan Komisaris untuk mendukung independensi (independency) atau profesional
efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab (professional), dan kewajaran (fairness) secara
Dewan Komisaris, yang berkaitan dengan Nominasi terintegrasi dalam Konglomerasi Keuangan.
dan Remunerasi terhadap anggota Direksi dan anggota
Dewan Komisaris sesuai dengan peraturan perundang- Pemantauan yang dilakukan oleh Komite Tata
undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip Corporate Kelola Terintegrasi meliputi proses perbaikan yang
Governance. Pengangkatan dan pemberhentian anggota berkesinambungan atas kebijakan, prosedur, dan praktik
Komite Nominasi dan Remunerasi dilakukan oleh Dewan pada semua tingkatan dalam Perseroan guna memastikan
Komisaris. telah dilakukannya pengendalian internal, pelaksanaan
fungsi kepatuhan, dan penerapan manajemen risiko
Dalam rangka mendukung efektivitas pengawasan secara terintegrasi.
Dewan Komisaris, Komite Nominasi dan Remunerasi
menjalankan aktivitas antara lain: memberikan saran Dewan Komisaris melihat, Komite Tata Kelola Terintegrasi
dan masukan yang konstruktif atas sistem dan prosedur telah menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan
nominasi Pengurus dan pemilihan talent Pengurus BRI baik selama tahun 2025, dengan telah melaksanakan
dan Perusahaan Anak, memberikan masukan atas hasil rapat sebanyak 21 (dua puluh satu) kali.
kajian kebijakan strategis human capital, mengevaluasi
daftar talent pool, memberikan rekomendasi atas usulan Adapun pelaksanaan rencana kerja Komite-komite dilakukan
persetujuan Pengurus Perusahaan Anak sesuai dengan antara lain melalui Rapat Komite dengan mengundang
kewenangannya, menyusun struktur, kebijakan dan Direktorat maupun Perusahaan Anak, Divisi dan Satuan Kerja
besaran remunerasi Direksi dan Komisaris, serta tugas terkait baik secara langsung maupun tidak langsung dengan
lainnya yang disampaikan secara rinci pada tiap-tiap melakukan evaluasi terhadap laporan yang diterima untuk
bagian Komite Dewan Komisaris. kemudian seluruhnya dilakukan penelaahan oleh masing-
masing Komite. Hasil penelaahan tersebut disampaikan
Dewan Komisaris memandang, Komite Nominasi dan secara tertulis kepada Dewan Komisaris.
Remunerasi telah menjalankan tugas dan tanggung
jawab dengan baik selama tahun 2025, dengan telah Setiap tahun Dewan Komisaris melakukan penilaian mandiri
melaksanakan rapat sebanyak 21 (dua puluh satu) kali. atas efektivitas kinerja komite-komite di bawah Dewan
3. Komite Pemantau Manajemen Risiko Komisaris. Berdasarkan laporan pelaksanaan rencana kerja
Komite Pemantau Manajemen Risiko bertanggung jawab masing-masing komite, Dewan Komisaris menilai bahwa
kepada Dewan Komisaris untuk membantu melaksanakan selama Tahun 2025 komite-komite yang ada di bawah Dewan
evaluasi dan memastikan agar penerapan manajemen Komisaris telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya
risiko di Perseroan, memenuhi unsur-unsur kecukupan dengan baik, serta telah memberikan pandangan, saran,
prosedur dan metodologi pengelolaan risiko. Aktivitas maupun masukan yang dapat menunjang kinerja Dewan
pemantauan yang dilakukan oleh Komite Pemantau Komisaris dalam melakukan pengawasan aktif terhadap
Risiko, antara lain mengevaluasi dan menganalisis jalannya perusahaan.
laporan profil risiko triwulanan Perseroan, memantau
Tingkat Kesehatan Bank semesteran, memberikan
rekomendasi atau pendapat atas pemberian kredit di Perubahan Komposisi Dewan
atas jumlah tertentu yang memerlukan konsultasi oleh Komisaris
Dewan Komisaris, melakukan analisis serta rekomendasi
terhadap key issues BRI, dan tugas lainnya yang Selama tahun 2025, telah terjadi perubahan komposisi
disampaikan secara rinci pada tiap-tiap bagian Komite anggota Dewan Komisaris sebanyak 1 (satu) kali. Perubahan
Dewan Komisaris. komposisi anggota Dewan Komisaris dilakukan berdasarkan
kebutuhan Perseroan. Perubahan komposisi anggota Dewan
Dewan Komisaris menilai, Komite Pemantau Manajemen Komisaris dijelaskan sebagai berikut:
Risiko telah menjalankan tugas dan tanggung jawab
dengan baik selama tahun 2025, dengan telah KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS SEBELUM RUPS
melaksanakan rapat sebanyak 24 (dua puluh empat) kali. TAHUNAN TANGGAL 24 MARET 2025
4. Komite Tata Kelola Terintegrasi Komposisi Dewan Komisaris sebelum Rapat Umum
Komite Tata Kelola Terintegrasi bertanggung jawab Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 24 Maret 2025
kepada Dewan Komisaris melaksanakan tugas yaitu sebanyak 10 (sepuluh) orang yang terdiri dari 1 (satu)
pengawasan berkenaan dengan tata kelola yang orang Komisaris Utama, 1 (satu) orang Wakil Komisaris
komprehensif dan efektif yang menerapkan prinsip- Utama/Komisaris Independen, 2 (dua) orang Komisaris dan 6
(enam) orang Komisaris Independen adalah sebagai berikut:
84 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 87
Laporan Tahunan
2025
Kartika : Komisaris Utama Komisaris Independen, Haryo Baskoro Wicaksono
Wirjoatmodjo sebagai Komisaris Independen, Agus Riswanto sebagai
Rofikoh Rokhim : Wakil Komisaris Utama/Komisaris Komisaris Independen dan Heri Sunaryadi sebagai
Independen Komisaris Independen.
Rabin Indrajad : Komisaris 2. Mengangkat Kartika Wirjoatmodjo sebagai Komisaris
Hattari Utama, Parman Nataatmadja sebagai Wakil Komisaris
Awan Nurmawan : Komisaris Utama/Komisaris Independen, Helvi Yuni Moraza sebagai
Nuh Komisaris, Edi Susianto sebagai Komisaris Independen
Dwi Ria Latifa : Komisaris Independen dan Lukmanul Khakim sebagai Komisaris Independen.
Heri Sunaryadi : Komisaris Independen
Paripurna Poerwoko : Komisaris Independen Dengan demikian, susunan keanggotaan Dewan Komisaris
Sugarda Perseroan setelah RUPST tanggal 24 Maret 2025 terdiri dari 6
Agus Riswanto : Komisaris Independen (enam) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama,
1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen,
Nurmaria Sarosa : Komisaris Independen
2 (dua) orang Komisaris dan 2 (dua) orang Komisaris
Haryo Baskoro : Komisaris Independen
Wicaksono Independen, sesuai dengan ketentuan yang berlaku:
KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS SETELAH RUPS Kartika : Komisaris Utama
TAHUNAN TANGGAL 24 MARET 2025 Wirjoatmodjo
Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Parman : Wakil Komisaris Utama/
Tahunan (RUPST) tanggal 24 Maret 2025 yaitu: Nataatmadja Komisaris Independen
1. Memberhentikan dengan hormat Kartika Wirjoatmodjo Awan Nurmawan : Komisaris
sebagai Komisaris Utama, Rabin Indrajad Hattari sebagai Nuh
Komisaris, Dwi Ria Latifa sebagai Komisaris Independen, Helvi Yuni Moraza : Komisaris
Rofikoh Rokhim sebagai Wakil Komisaris Utama/ Edi Susianto : Komisaris Independen
Komisaris Independen, Paripurna Poerwoko Sugarda Lukmanul Khakim : Komisaris Independen
sebagai Komisaris Independen, Nurmaria Sarosa sebagai
Penutup
Sebagai penutup, Dewan Komisaris menyampaikan terima kasih terhadap kepercayaan yang telah diberikan oleh pemegang
saham dan pemangku kepentingan. Apresiasi juga diberikan kepada Direksi, manajemen, dan seluruh Insan Brilian, atas
dukungan dan kontribusi terbaik yang telah diberikan.
Dewan Komisaris memandang bahwa keberhasilan BRI tidak terlepas dari dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk
Pemegang Saham, regulator, mitra kerja, serta dedikasi seluruh Insan Brilian. Memasuki usia ke-130 dengan wajah baru dan
semangat transformasi yang semakin kuat, Dewan Komisaris akan terus memperkuat fungsi pengawasan strategis guna
memastikan Perseroan tetap adaptif, tangguh, dan mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan.
Dengan fondasi 130 tahun melayani negeri dan transformasi yang terus diperkuat, Dewan Komisaris meyakini bahwa BRI
memiliki seluruh sumber daya untuk tidak hanya tumbuh lebih besar, tetapi juga menciptakan dampak yang lebih luas dan
bermakna bagi perekonomian Indonesia—sejalan dengan visi Perseroan: Deliver Sustainable Values and Integrated Solutions
to Achieve Indonesia’s Aspiration.
Jakarta, Maret 2026
Atas Nama Dewan Komisaris
Kartika Wirjoatmodjo
Komisaris Utama
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 85
Page 88
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris
Dewan Komisaris
3 1 4
1. Kartika Wirjoatmodjo : Komisaris Utama
2. Parman Nataatmadja : Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen
3. Lukmanul Khakim : Komisaris Independen
86 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 89
Laporan Tahunan
2025
5 2 6
4. Helvi Yuni Moraza : Komisaris
5. Edi Susianto : Komisaris Independen
6. Awan Nurmawan Nuh : Komisaris
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 87
Page 90
Tanggung Jawab
Pelaporan Tahunan 2025
Surat Pernyataan Anggota Direksi
Tentang Tanggung Jawab Atas Laporan Tahunan 2025
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk tahun 2025 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas
kebenaran isi Laporan Tahunan perusahaan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 12 Maret 2026
Direksi
Hery Gunardi
Direktur Utama
Viviana Dyah Ayu R.K.* Hakim Putratama Riko Adythia
Wakil Direktur Utama Direktur Operations Direktur Corporate Banking
Aquarius Rudianto Farida Thamrin Akhmad Purwakajaya
Direktur Network dan Retail Funding Direktur Treasury dan International Banking Direktur Micro
Alexander Dippo Paris Y.S. Saladin Dharma Nugraha Effendi Mahdi Yusuf*
Direktur Commercial Banking Direktur Information Technology Direktur Legal & Compliance
Aris Hartanto* Achmad Royadi* Ety Yuniarti*
Direktur Consumer Banking Direktur Finance & Strategy Direktur Manajemen Risiko
* Anggota Direksi tersebut baru dapat melaksanakan tugas dan fungsi dalam jabatannya apabila telah mendapatkan persetujuan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan
dari Otoritas Jasa Keuangan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 91
Laporan Tahunan
2025
Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris
Tentang Tanggung Jawab Atas Laporan Tahunan 2025
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk tahun 2025 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas
kebenaran isi Laporan Tahunan perusahaan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 12 Maret 2026
Dewan Komisaris
Kartika Wirjoatmodjo Parman Nataatmadja
Komisaris Utama Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen
Awan Nurmawan Nuh Helvi Yuni Moraza
Komisaris Komisaris
Edi Susianto Lukmanul Khakim
Komisaris Independen Komisaris Independen
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 92
90 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 93
Laporan Tahunan
2025
Profil
Perusahaan
“Dengan keberadaan lebih dari 7.000 unit
kerja dalam negeri dan 9 unit kerja di luar
negeri serta jaringan e-channel yang tersebar
di seluruh penjuru Indonesia. BRI menjangkau
seluruh nasabah dengan sama baiknya,
memastikan kehandalan dan layanan tercipta
dengan kualitas yang baik.”
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 91
Page 94
Profil Perusahaan
Identitas
Perusahaan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Pencatatan di
Bursa Efek Indonesia
Kode Saham Bidang Usaha Tanggal Pendirian Saham Perseroan telah
dicatatkan di Bursa Efek
Jakarta (sekarang Bursa Efek
BBRI Perbankan 16 Desember 1895
Indonesia) pada tanggal 10
November 2003.
Komposisi Pemegang Saham
- Negara RI melalui Badan Pengaturan BUMN : 0,00%
- PT Danantara Asset Management (Persero) : 53,19%
- Publik : 46,81%
Jumlah
Keterangan: Pada 31 Desember 2025, Negara RI memiliki 1 Saham Seri A Dwiwarna melalui Badan
Pengaturan BUMN dan 80.610.976.875 Saham Seri B melalui PT Danantara Asset Management (Persero).
Pekerja
Data Jaringan Kantor
84.949 orang per
31 Desember 2025
• 1 Kantor Pusat • 6.885 Kantor Cabang Pembantu*
• 18 Regional Office • 3 Kantor Cabang Pembantu Luar Negeri
• 454 Kantor Cabang • 6 Teras BRI Keliling
• 6 Kantor Cabang Luar Negeri • 4 Teras BRI Kapal
* Sesuai dengan POJK No.12/POJK.03/2021 tentang Bank Umum, terdapat penyesuaian untuk jaringan
kantor bank hanya terdiri dari Kantor Pusat, Kantor Wilayah, Kantor Cabang dan Kantor Cabang Pembantu.
Sehingga, BRI mengklasifikasikan BRI Unit, Teras BRI dan Kantor Kas sebagai Kantor Cabang Pembantu. Per
31 Desember 2025 terdapat 6.885 Kantor Cabang Pembantu dengan rincian 555 Kantor Cabang Pembantu,
5.082 BRI Unit, 758 Teras BRI serta 490 Kantor Kas. Modal
Dasar
Akses Informasi
Kantor Pusat Sekretaris Perusahaan 15.000.000.000.000
Rp
Sentra BRI Dhanny
Jl Jend Sudirman Kav 44-46 Corporate Secretary Group
Jakarta 10210 Gedung BRI 1, Lt.15
No. Tel. : ( 021) 251-0244, 251-0254, Jl. Jend. Sudirman Kav. 44-46
251-0264, 251-0269, Jakarta 10210
251-0279 Email : humas@bri.co.id
No. Fax : (021) 250-0077 Telp : (021) 5751966
Website : www.bri.co.id Fax : (021) 5700916
Contact Address Investor Relation Modal Ditempatkan
Contact BRI : 1500017 Siaga Ridha Hutama
dan Disetor Penuh
Email : callbri@bri.co.id Acting Head of Investor Relation
Sabrina Whatsapp : 0812 1214 017 Group
Gedung BRI II Lt. 7
Media Sosial Jl. Jendral Sudirman No-44-46
Jakarta Pusat 10210
Rp
7.577.950.080.200
BANK BRI BANK BRI
Telp. : +62 21 575 2019
@bankbri_id bankbri_id
Fax : +62 21 575 2010
@BANKBRI_ID
Email : ir@bri.co.id
PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Website : www.ir-bri.com
92 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 95
Laporan Tahunan
2025
Nama dan Alamat Kantor Regional Office
Serta Kantor Cabang Luar Negeri
Regional Office
Region 1 / Regional Office Medan Region 2 / Regional Office Pekanbaru Region 3 / Regional Office Padang
Jl. Putri Hijau No. 2.A Kel. Kesawan Jl. Jenderal Sudirman No. 12 Kel. Tangkerang Jl. Bagindo Azis Chan No. 30
Kec. Medan Barat Kota Medan Tengah Kec. Marpoyan Damai, Kel. Sawahan, Kec. Padang Timur
Telp : (061) 45256666 Kota Pekanbaru Kota Padang
Faks : - Telp : (0761) 8011100, 7865018 Telp : (0751) 892309, 892310, 892311,
Email : b0201@corp.bri.co.id Faks : - 892312
Web : www.bri.co.id Email : x0855@corp.bri.co.id Faks : -
Web : www.bri.co.id Email : c0205@corp.bri.co.id
Web : www.bri.co.id
Region 4 / Regional Office Palembang Region 5 / Regional Office Bandar Lampung Region 6 / Regional Office Jakarta 1
Jl. Kapten A. Rivai No. 15, Kel Sungai Jl. Raden Intan No. 51, Kel. Tanjung Karang Jl. Veteran II No. 8, Kel. Gambir,
Pangeran Kec. Ilir Timur I Kota Palembang Kec. Enggal, Kota Bandar Lampung, Kec. Gambir Jakarta Pusat
Telp : (0711) 313411 Lampung Telp : (021) 3840802
Faks : - Telp : (0721) 259340 Faks : (021) 3854253
Email : d0200@corp.bri.co.id Faks : - Email : e0199@corp.bri.co.id
Web : www.bri.co.id Email : j0449@corp.bri.co.id Web : www.bri.co.id
Web : www.bri.co.id
Region 7 / Regional Office Jakarta 2 Region 8 / Regional Office Jakarta 3 Region 9 / Regional Office Bandung
Gedung Menara Mulia Lt. 12 Jl. Kapten Soebianto Djojokusumo Kav BSD II Menara BRI Tower
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 9-11, Kel. Karet No.1, BSD Kel. Lengkong Gudang, Jl. Asia Afrika 57 - 59, Kel. Braga,
Semanggi, Kec. Setiabudi, Jakarta Selatan Kec. Serpong, Kota Tangerang Selatan Kec. Sumur Bandung, Bandung
Telp : (021) 52920585, 52920581 Telp : (021) 22230155 Telp : (022) 4200356
Faks : - Faks : - Faks : (022) 4232038
Email : i0317@corp.bri.co.id Email : q0853@corp.bri.co.id Email : f0198@corp.bri.co.id
Web : www.bri.co.id Web : www.bri.co.id Web : www.bri.co.id
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 93
Page 96
Profil Perusahaan
Region 10 / Regional Office Semarang Region 11 / Regional Office Yogyakarta Region 12 / Regional Office Surabaya
Jl. Teuku Umar no 24 Kel. Jatingaleh Jl. Cik Di Tiro No. 3 Kel. Terban, Gedung BRI Tower
Kec. Candisari Kota Semarang Gondokusuman, Kota Yogyakarta Jl. Basuki Rahmat No.122 - 138, Embong
Telp : (024) 8440728, 8440729, 8440730 Telp : (0274) 520270, 510850 Kaliasin, Kec. Genteng, Kota Surabaya
Fax : (024) 8445632 Faks : (0274) 514166 Telp : (031) 5324225
Email : g0196@corp.bri.co.id Email : h0197@corp.bri.co.id Faks : -
Web : www.bri.co.id Web : www.bri.co.id Email : k0146@corp.bri.co.id
Web : www.bri.co.id
Region 13 / Regional Office Malang Region 14 / Regional Office Banjarmasin Region 15 / Regional Office Makassar
Jl. Laksamana Martadinata No. 80 Kel. Jl. Jend A. Yani KM 3,5 No. 151 Banjarmasin Jl. Jl. Ahmad Yani No. 8 Kel. Pattunuang Kec.
Sukoharjo Kec. Klojen Kota Malang Kec. Banjarmasin Timur, Kel. Kebun Bunga Wajo , Kota Makassar
Telp : (0341) 474949 Kalimantan Selatan Telp : (0411) 3613174, 312498
Faks : - Telp : (0511) 3252056 Faks : (0411) 312731
Email : r0854@corp.bri.co.id Faks : - Email : p0202@corp.bri.co.id
Web : www.bri.co.id Email : l0204@corp.bri.co.id Web : www.bri.co.id
Web : www.bri.co.id
Region 16 / Regional Office Manado Region 17 / Regional Office Denpasar Region 18 / Regional Office Jayapura
Jl. Sarapung No 4-6 Kel. Wenang Utara Jl. Dr. Kusuma Atmaja No. 1, Kel. Panjer, Gedung BRI Lantai 3-5. Jalan Pasific Permai
Kec. Wenang Kota Manado, Sulawesi Utara Kec. Denpasar Selatan, Denpasar Komplek Ruko Dok 2, Kel. Bhayangkara,
Telp : (0431) 863778, 863592 Telp : (0361) 228715 Kec. Jayapura Utara, Jayapura
Faks : - Faks : (0361) 234796, 225791, 264858 Telp : (0967) 524488, 524453
Email : n0254@corp.bri.co.id Email : m0203@corp.bri.co.id Faks : -
Web : www.bri.co.id Web : www.bri.co.id Email : o0856@corp.bri.co.id
Web : www.bri.co.id
Kantor Cabang Luar Negeri
BRI New York Agency BRI Hong Kong Representative Office
140 Broadway, 36th Floor Room 2211, 22/F. Lippo Centre Tower II
New York, NY 10005 89 Queensway, Hong Kong
Telp : +1 (212) 379 3840-45 Telp : +852 2527 1318
Faks : +1 (212) 379 3850 Faks : +852 2861 3693
Email : briny@brinya.com Email : brihk@brihongkong.com
Web : www.brinya.com Web : www.brihongkong.com
BRI Cayman Island Branch BRI Singapore Branch
190 Elgin Avenue Grand Cayman, 50 Collyer Quay #08-06, OUE Bayfront,
KY1-9005, Cayman Islands Singapore 049321
Telp : +1 (212) 379 3840-45 Telp : +65 6805 0680
Faks : +1 (212) 379 3850 Faks : +65 6509 1742
Email : bri.cayman@bri.co.id Email : bri.sg@bankbri.com.sg
Web : - Web : www.bankbri.com.sg
BRI Timor Leste Colmera Branch BRI Taiwan Branch
BRI Colmera Branch 1F, No. 166, Sec. 3, Nanjing East Road,
Grand Diocese Colmera Complex, Zhongshan District, Taipei City 104105,
Rua Nicolau Doc Reis Lobato Colmera Dili, Timor Leste Taiwan – R.O.C
Telp : +670 3311372 Telp : +886 2 2721 6330
Faks : +670 3310198 Faks : +886 2 2721 0320
Email : timorleste@corp.bri.co.id Email : -
Web : - Web : www.britaipei.com
BRI Timor Leste Sub Branch Futuhada
Time Square Complex, Rua Nicolau Doc Reis Lobato Fatuhada, Timor
Leste
Telp : +670 3310436
BRI Timor Leste Sub Branch Hudilaran
Top One Complex, Rua Hudilaran Bairopite, Timor Leste
Telp : +670 3311378
BRI Timor Leste Sub Branch Audian
Rua 12 De Novembro No. 2, Santa Cruz - Municipiu, Timor Leste
Telp : +670 3311208
94 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 97
Laporan Tahunan
2025
Brand
Perusahaan
Logo BRI: Corporate Colour
Nusantara Blue Mentari Blue
Filosofi Tagline: Nusantara Blue Cakrawala Blue
“Bank Rakyat Indonesia”
Mencerminkan karakter ‘Universal’ bagi
seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Selain
itu, tagline tersebut merepresentasikan
keberagaman produk dan layanan keuangan
dimiliki BRI. Berakar pada mandat dan misi
BRI secara nasional yang sudah dikenal Warna biru utama tetap menjadi elemen fundamental dalam identitas merek Perseroan, yang
menjadi Bank nya ‘Rakyat’. Dengan adanya merefleksikan kesinambungan nilai dan warisan BRI sekaligus penguatan relevansi di tengah
filosofi ‘Bank Rakyat Indonesia’ harapannya perkembangan zaman. Sebagai warna korporat, biru mencerminkan stabilitas, kepercayaan,
BRI dapat menjadi representasi merek yang dan integritas yang telah mengakar dalam perjalanan Perseroan, serta ditransformasikan untuk
berorientasi pada konsumen dari Gagasan mendukung arah pertumbuhan BRI ke depan. Warna utama ini diperkuat oleh palet warna
Brand yaitu: ‘Mendukung Setiap Ambisi di sekunder berupa gradasi biru yang lebih kaya, yang dirancang untuk merepresentasikan
Seluruh Indonesia’. nilai-nilai Perseroan yang progresif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah serta
pemangku kepentingan.
Makna logo:
Dalam implementasinya, perpaduan warna biru dan putih menghadirkan tatanan visual yang
Logo terbaru BRI dirancang dengan tetap
seimbang, lapang, dan modern. Pendekatan visual ini tidak hanya mencerminkan penghormatan
mempertahankan ikon yang khas dan mudah
terhadap fondasi dan perjalanan Perseroan, tetapi juga menegaskan komitmen BRI untuk terus
dikenali sebagai simbol kekuatan serta
bertransformasi secara berkelanjutan, sejalan dengan penerapan tata kelola perusahaan yang
ekuitas merek yang telah terbangun kuat di
baik serta strategi pertumbuhan jangka panjang.
benak nasabah. Penyempurnaan dilakukan
melalui penghalusan lengkungan pada ikon
Font Corporate
dan wordmark guna menghadirkan karakter
yang lebih ramah, dinamis, dan modern.
BRI menggunakan Font Inter. Jenis huruf sans serif yang dirancang khusus
untuk tampilan digital. Huruf ini mudah dibaca dan sangat fleksibel digunakan.
Pemilihan warna biru yang lebih cerah
Tampilannya yang clean dan modern mencerminkan kepercayaan diri BRI
merupakan evolusi dari warna khas BRI
dalam menawarkan solusi perbankan, sekaligus tetap ramah dan mudah
yang merefleksikan semangat progresif,
diakses oleh berbagai kalangan. Dengan banyak pilihan ketebalan dan gaya,
adaptif terhadap perkembangan digital, serta
Font Inter membantu menjaga konsistensi dan fleksibilitas di semua media
kesiapan BRI dalam menyongsong masa
BRI, sehingga memperkuat pengenalan dan kepercayaan dalam setiap
depan. Secara keseluruhan, perpaduan
interaksi.
elemen-elemen tersebut mencerminkan
keseimbangan antara warisan nilai BRI
dengan visi sebagai bank universal yang Supergrafis Corporate
modern, relevan, dan berorientasi pada
kebutuhan nasabah.
Warna Biru akan tetap menjadi inti identitas
BRI, menjembatani tradisi dengan citra
modern. Nusantara Blue diperkaya dengan
palet biru sekunder untuk merefleksikan
Supergrafis yang merepresentasikan stabilitas, kepercayaan, dan kekuatan sebagai lembaga
nilai-nilai progresif dan customer-
keuangan terpercaya masyarakat. BRI berevolusi dari institusi tradisional menuju ekosistem
centric. Kombinasi Biru dan Putih akan
finansial yang progresif dan digital, sambil tetap menjaga kepercayaan dan kedekatan dengan
diterapkan untuk menciptakan estetika yang
masyarakat. Supergrafis ini dapat diimplementasikan ke berbagai media visual image dan video.
tenang, kontemporer, dan secara tegas
mencerminkan identitas BRI.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 95
Page 98
Profil Perusahaan
Riwayat Singkat
Perusahaan
Perjalanan bisnis PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) 3 tentang “Maksud dan Tujuan serta
Tbk (selanjutnya disebut “BRI”) didirikan Kegiatan Usaha” untuk menyesuaikan
PT Bank Rakyat dan mulai beroperasi secara komersial dengan ketentuan Undang-undang
Indonesia (Persero) pada tanggal 18 Desember 1968 Republik Indonesia No. 1 Tahun 1995
Tbk. (“BRI”, “Bank”, atau berdasarkan Undang-undang No. 21 tentang “Perseroan Terbatas” dan
Tahun 1968. Pada tanggal 29 April 1992, telah disahkan oleh Menteri Kehakiman
“Perseroan”) dimulai berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia dengan Surat
pada tahun 1895 di Republik Indonesia (“Pemerintah”) No. Keputusan No. C2-24930.HT.01.04.
21 Tahun 1992, bentuk badan hukum BRI TH.98 tanggal 13 November 1998 dan
Purwokerto, Jawa diubah menjadi Perusahaan Perseroan telah diumumkan dalam Berita Negara
Tengah oleh Raden Bei (Persero). Pengalihan BRI menjadi Republik Indonesia No. 86, Tambahan
Persero didokumentasikan dengan akta No. 7216 tanggal 26 Oktober 1999 dan
Aria Wirjaatmadja yang
No. 133 tanggal 31 Juli 1992 Notaris akta No. 7 tanggal 3 Oktober 2003
awalnya mengelola Muhani Salim, S.H. dan telah disahkan Notaris Imas Fatimah, S.H., antara
dana kas masjid untuk oleh Menteri Kehakiman Republik lain tentang status perusahaan dan
Indonesia dengan Surat Keputusan penyesuaian dengan Undang-undang
disalurkan kepada No. C2-6584.HT.01.01.TH.92 tanggal Pasar Modal dan telah disahkan oleh
masyarakat dengan 12 Agustus 1992, serta diumumkan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi
dalam Berita Negara Republik Indonesia Manusia Republik Indonesia dengan
skema yang sederhana. No. 73, Tambahan No. 3A tanggal 11 Surat Keputusan No. C-23726 HT.01.04.
September 1992. Anggaran Dasar BRI TH.2003 tanggal 6 Oktober 2003 dan
kemudian diubah dengan Akta No. 7 telah diumumkan dalam Berita Negara
tanggal 4 September 1998 Notaris Imas Republik Indonesia No. 88, Tambahan
Fatimah, S.H., pasal 2 tentang “Jangka No. 11053 tanggal 4 November 2003.
Waktu Berdirinya Perseroan” dan pasal
96 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 99
Laporan Tahunan
2025
Berdasarkan Surat Keputusan Bank Indonesia No. 5/117/ Anggaran Dasar BRI, yang telah mendapatkan Penerimaan
DPwB2/PWPwB24 tanggal 15 Oktober 2003, tentang “SK Perubahan Anggaran Dasar dari Menteri Hukum dan Hak
Penunjukan BRI sebagai bank umum devisa”, BRI telah Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan
ditetapkan sebagai bank devisa melalui Surat Dewan No.AHU-AH.01.03-0159493 Tanggal 12 Maret 2021 dan yang
Moneter No. SEKR/BRI/328 tanggal 25 September 1956. terakhir kali diubah dalam Akta Nomor 4 Tanggal 06 Oktober
2021 yang dibuat dihadapan Fathiah Helmi, SH Notaris di
Berdasarkan akta No. 51 tanggal 26 Mei 2008 Notaris Jakarta dan telah mendapatkan Penerimaan Pemberitahuan
Fathiah Helmi, S.H., telah dilakukan perubahan terhadap Perubahan Anggaran Dasar dari Menteri Hukum HAM RI
Anggaran Dasar BRI, antara lain untuk penyesuaian dengan Nomor AHU-AH.01.03-0457763 Tanggal 07 Oktober 2021.
ketentuan Undang-undang Republik Indonesia No. 40 Perubahan dilakukan dalam rangka penyesuaian dengan
Tahun 2007 tentang “Perseroan Terbatas” dan Peraturan Peraturan OJK (“POJK”) No. 15/POJK.04/2020 tentang
Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang
(“Bapepam-LK”) (fungsinya sejak 1 Januari 2013 dialihkan Saham (“RUPS”) Perusahaan Terbuka dan POJK No. 16/
kepada Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”)), No. IX.J.I tentang POJK.04/2020 tentang Pelaksanaan RUPS Perusahaan
“Pokok-pokok Anggaran Dasar Perseroan yang Melakukan Terbuka Secara Elektronik, serta modal disetor.
Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas dan Perusahaan
Publik”, yang telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Perubahan selanjutnya, Anggaran Dasar BRI dimuat dalam
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Akta No. 32 tanggal 22 April 2024 yang dibuat di hadapan
Surat Keputusan No. AHU-48353.AH.01.02.Tahun 2008 Notaris Fathiah Helmi, S.H., di Jakarta yang telah mendapat
tanggal 6 Agustus 2008 dan telah diumumkan dalam Berita Penerimaan Perubahan Anggaran Dasar dari Menteri
Negara Republik Indonesia No. 68, Tambahan No. 23079 Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No.
tanggal 25 Agustus 2009. AHU-AH.01.03-0092097 tanggal 23 April 2024. Perubahan
dilakukan dalam rangka penyesuaian dengan Peraturan
Selanjutnya, Anggaran Dasar BRI telah mengalami beberapa OJK (“POJK”) No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan
kali perubahan. Terdapat perubahan dalam Akta Notaris Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”)
Fathiah Helmi S.H., No. 3 tanggal 09 Maret 2021, mengenai Perusahaan Terbuka dan POJK No. 16/POJK.04/2020
perubahan-perubahan terhadap beberapa ketentuan dari tentang Pelaksanaan RUPS Perusahaan Terbuka Secara
Elektronik, serta modal disetor.
Pada tahun 2025, perubahan Anggaran Dasar PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang dimuat dalam Akta
Nomor 15 Tanggal 22 April 2025 yang dibuat dihadapan
Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta dan telah mendapat
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar
dari Menteri Hukum Republik Indonesia yang dimuat dalam
Nomor AHU-AH.01.03-0126510 Tanggal 08 Mei 2025.
Terakhir perubahan Anggaran Dasar PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk yang dimuat dalam Akta Nomor
6 Tanggal 6 Februari 2026 yang dibuat dihadapan Fathiah
Helmi, S.H., Notaris di Jakarta dan telah mendapat
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar
dari Menteri Hukum Republik Indonesia yang dimuat dalam
Nomor AHU-AH.01.03-0038855 Tanggal 11 Februari 2026.
Berdasarkan pasal 3 Anggaran Dasar BRI, ruang lingkup
kegiatan BRI adalah melakukan usaha di bidang perbankan
serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki
BRI untuk menghasilkan jasa yang bermutu tinggi dan
berdaya saing kuat untuk mendapat keuntungan guna
meningkatkan nilai perusahaan dengan menerapkan prinsip-
prinsip Perseroan Terbatas.
Negara Republik Indonesia merupakan pemegang saham
pengendali dari BRI.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 97
Page 100
Profil Perusahaan
Keterangan Perubahan Nama
16 Desember 1895 10 Juli 1912 3 Oktober 1942
De Poerwokertosche Hulp en Centrale Kas Voor Syomin Ginko
Spaarbank der Inlandsche Hoofden Volkscredietwezen Algemene
Hulp en Spaarbank der Inlandshe
Bestuurs Ambtenareen
De Poerwokertosche Hulp Spaaren
Landbouw Credietbank atau
Volksbank
11 Agustus 1897 19 Februari 1934
De Poerwokertosche Hulp Spaaren Algemene Volkscredietbank
Landbouw Credietbank (AVB)
98 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 101
Laporan Tahunan
2025
24 September 1960 10 November 2003
Bank Koperasi Tani Nelayan (BKTN) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
Tbk
22 Februari 1946 18 Desember 1968
Bank Rakyat Indonesia (BRI) Bank Rakyat Indonesia (Bank
Umum)
No. Perihal Akta/Peraturan Terkait Tanggal Notaris
PP Nomor 1 Tahun 1946 tentang Bank Rakyat
1. Pendirian BRI 22 Februari 1946 -
Indonesia
UU Nomor 21 Tahun 1968 tentang Bank Rakyat
2. Pendirian BRI 18 Desember 1968 -
Indonesia
PP Nomor 21 Tahun 1992 tentang Penyesuaian Bentuk
3. Penyesuaian bentuk hukum Persero Hukum Bank Rakyat Indonesia menjadi Perusahaan 29 April 1992 -
Perseroan
Persetujuan Akta Pendirian Akta Nomor 133 tentang Perusahaan Perseroan Muhani Salim,
4. 31 Juli 1992
Perseroan Terbatas (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) S.H.
Akta Nomor 7 tentang Status Perusahaan & Imas Fatimah,
5. Initial Public Offering 3 Oktober 2003
Penyesuaian dengan Undang-undang Pasar Modal S.H
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 99
Page 102
Profil Perusahaan
Visi, Misi,
dan Budaya Perusahaan
VISI
Deliver Sustainable
Values and Integrated Solutions
to Achieve Indonesia’s Aspiration
Menciptakan nilai berkelanjutan dan
solusi terintegrasi untuk mewujudkan aspirasi Indonesia
Review Visi dan Misi
oleh Dewan Komisaris dan Direksi
Dalam rangka memastikan kesesuaian Visi dan Misi, Dewan Komisaris dan Direksi dengan agenda permohonan
BRI senantiasa melakukan review terhadap Visi dan Misi persetujuan rencana strategis bank pada tanggal 25
Perseroan. Dewan Komisaris dan Direksi telah membahas November 2025.
dan menyetujui Visi dan Misi Perseroan pada Rapat
100 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 103
Laporan Tahunan
2025
MISI
Memberikan solusi keuangan yang terpercaya, terintegrasi, dan inovatif untuk seluruh
segmen masyarakat dan pelaku usaha, guna memperkuat ketahanan ekonomi nasional
dan mempercepat pencapaian aspirasi Indonesia.
Menjadi rumah bagi talenta terbaik bangsa dengan menciptakan lingkungan kerja yang
inklusif, adaptif, dan berbasis kinerja tinggi, sehingga menjadikan BRI sebagai Employer
of Choice di industri keuangan.
Meningkatkan nilai dan kepercayaan pemegang saham melalui pertumbuhan
profitabilitas yang berkelanjutan, efisiensi operasional, dan tata kelola perusahaan yang
unggul (Good Corporate Governance).
Menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui dukungan terhadap
UMKM, ekonomi hijau, dan inovasi berbasis digital, demi terciptanya kesejahteraan
masyarakat luas dan daya saing global Indonesia.
Budaya
Perusahaan
BRI One Culture
BRI One Culture merupakan pedoman budaya perusahaan yang berorientasi pada pencapaian kinerja secara
berkelanjutan guna mendukung terwujudnya visi Perseroan. BRI One Culture berlandaskan Brilian Way yang
berfungsi sebagai nilai dan perilaku utama yang diinternalisasikan dalam aktivitas kerja sehari-hari seluruh insan
BRILiaN.
Core Values
Pada tanggal 14 Juli 2025, BRI secara resmi menetapkan Brilian Way dirumuskan melalui proses kolaboratif dan
Brilian Way sebagai budaya kerja yang menjadi pedoman partisipatif antara jajaran Dewan Direksi bersama dengan
perilaku Insan BRILiaN dalam menjalankan peran, tugas, Insan BRILiaN sehingga menegaskan komitmen BRI dalam
dan tanggung jawabnya. Brilian Way merefleksikan memperkuat budaya perusahaan sebagai pilar strategis
karakter dan nilai utama (values) Insan BRILiaN sebagai akselerasi transformasi dan pencapaian aspirasi jangka
penggerak utama kinerja dan transformasi Perusahaan. panjang Perusahaan.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 101
Page 104
Profil Perusahaan
Brilian Way terdiri dari 5 (lima) values utama, yaitu Integrity, Collaborative, Accountability, Growth Mindset, dan
Customer Focus. Masing-masing values ini memiliki 3 (tiga) perilaku utama yang diharapkan dapat dijalankan
oleh seluruh Insan BRILiaN dengan rincian sebagai berikut
Integrity Collaborative
Menjunjung tinggi Bersinergi dan
profesionalisme, etika, berkontribusi aktif
dan kejujuran dengan untuk mencapai
mempertimbangkan risiko tujuan bersama
dalam setiap tindakan
1. Bekerja profesional, 1. Menempatkan kepentingan
menerapkan tata kelola Perusahaan diatas
dan manajemen risiko yang kepentingan pribadi dan tim.
terukur. 2. Membangun komunikasi
2. Konsisten dalam perkataan terbuka berdasarkan asas
dan perbuatan. saling percaya.
3. Tidak mentolerir setiap 3. Berani berpendapat dan
bentuk pelanggaran dan berkontribusi secara aktif
gratifikasi. untuk mencapai tujuan
bersama.
Employee
Value
Proposition BRI juga telah merumuskan dan menetapkan atribut unik yang dapat
memberikan visualisasi atau gambaran yang dapat meningkatkan
minat talent eksternal terbaik (Star Talent) serta membangun loyalitas
dan engagement pekerja di BRI Group (Employee Value Proposition).
Adapun Employee Value Proposition yang ditetapkan adalah
“Memberi Makna Indonesia”. Atribut tersebut dirumuskan dengan
mempertimbangkan living values, attractive values, dan ideal values
yang hidup dan berkembang di BRI.
Employee Value Proposition BRI Group diterjemahkan ke dalam 3
(tiga) aspek yaitu:
102 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 105
Laporan Tahunan
2025
Accountability Growth Mindset Customer Focus
Tanggung jawab penuh Adaptif, inovatif, dan Berempati
terhadap pengembangan terbuka terhadap memberikan
people, disiplin dalam proses pembelajaran layanan & solusi
eksekusi untuk mencapai hasil di setiap tahap yang sesuai dengan
optimal perubahan kebutuhan nasabah
1. Bertanggungjawab untuk 1. Memiliki pola pikir inovatif 1. Memberikan layanan cepat,
tumbuh sehat dan sustain. untuk selalu maju dan akurat dan memenuhi
2. Menerapkan disiplin berkembang. kebutuhan nasabah.
eksekusi untuk hasil 2. Tangguh dan pantang 2. Selalu membina hubungan
optimal. menyerah dalam mencapai baik dengan nasabah untuk
3. Terus melakukan kinerja terbaik. kepentingan Perusahaan.
pengembangan diri dan tim. 3. Terbuka terhadap masukan 3. Menjaga kerahasiaan dan
dan kritik yang membangun. keamanan data nasabah.
Learn
BRI Group merupakan tempat belajar dan berkembang bagi setiap Insan BRILiaN, membentuk pribadi unggul yang
tangguh, dinamis, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Grow
Bagi setiap Insan BRILiaN, merancang masa depan bukan hanya sekedar harapan. Peluang meraih karier di BRI
terbuka luas bagi setiap Insan BRILiaN yang mampu menunjukkan kinerja unggul secara konsisten.
Contribute
BRI Group menciptakan Insan pembawa perubahan, para bintang kehidupan yang mengubah kehidupan ekonomi
masyarakat dengan semangat tanpa menyerah. Bersama, berkarya, membuat hidup lebih bermakna.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 103
Page 106
Profil Perusahaan
Kegiatan
Usaha
Kegiatan Usaha Menurut Anggaran Dasar dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
Kegiatan usaha BRI berdasarkan Akta Perubahan terakhir Akta Nomor 15 Tanggal 22 April 2025 yang dibuat dihadapan Fathiah
Helmi, S.H., Notaris di Jakarta dan telah mendapat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar dari Menteri Hukum
Republik Indonesia yang dimuat dalam Nomor AHU-AH.01.03-0126510 Tanggal 08 Mei 2025. Maksud dan Tujuan Perseroan
adalah melakukan usaha di bidang Perbankan serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki Perseroan untuk
menghasilkan jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat untuk mendapat/mengejar keuntungan guna meningkatkan
nilai Perseroan dengan menerapkan prinsip-prinsip Perseroan Terbatas. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas,
Perseroan dapat melaksanakan usaha utama sebagai berikut:
a. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk h. Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat
simpanan berupa giro, deposito berjangka, sertifikat berharga;
deposito, tabungan dan/atau bentuk lainnya yang i. Melakukan kegiatan penitipan barang dan/atau surat
dipersamakan dengan itu; berharga untuk kepentingan pihak lain berdasarkan
b. Menyalurkan dana dalam bentuk kredit; suatu kontrak;
c. Menerbitkan dan/atau membeli, menjual atau j. Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada
menjaminkan atas risiko sendiri maupun untuk nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga yang tidak
kepentingan dan atas perintah nasabahnya; tercatat di Bursa Efek;
1. Surat wesel termasuk wesel yang diakseptasi oleh k. Membeli melalui pelelangan atau dengan cara lain
Perseroan selaku Bank yang masa berlakunya tidak agunan baik semua maupun sebagian dalam hal debitur
lebih lama dari pada kebiasaan dalam perdagangan tidak memenuhi kewajibannya kepada Perseroan selaku
surat dimaksud; Bank, dengan ketentuan agunan yang dibeli tersebut
2. Surat pengakuan hutang dan kertas dagang lainnya dapat dicairkan secepatnya;
yang masa berlakunya tidak lebih lama dari kebiasaan l. Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu kredit
dalam perdagangan surat dimaksud; dan kegiatan wali amanat;
3. Kertas perbendaharaan negara dan Surat Jaminan m. Menyediakan pembiayaan dan/atau melakukan kegiatan
Pemerintah; lain berdasarkan Prinsip Syariah sesuai dengan ketentuan
4. Sertifikat Bank Indonesia (SBI); yang ditetapkan oleh yang berwenang;
5. Obligasi; n. Melakukan kegiatan dalam valuta asing dengan
6. Surat dagang berjangka waktu sesuai dengan memenuhi ketentuan
peraturan perundang-undangan; o. yang ditetapkan oleh yang berwenang;
7. Instrumen surat berharga lain yang berjangka waktu p. Melakukan kegiatan pengalihan piutang;
sesuai dengan peraturan perundang-undangan; q. Melakukan kegiatan penyertaan modal pada lembaga
8. Setiap derivatifnya, kepentingan lain, atau suatu jasa keuangan dan/atau perusahaan lain yang
kewajiban dari penerbit dalam bentuk yang lazim mendukung industri perbankan, seperti sewa guna
diperdagangkan dalam Pasar Modal dan Pasar Uang. usaha, modal ventura, perusahaan efek, asuransi, serta
d. Melakukan aktivitas di bidang sistem pembayaran; Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian, dengan
e. Memindahkan uang baik untuk kepentingan sendiri memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa
maupun untuk kepentingan nasabah; Keuangan (“OJK”);
f. Menempatkan dana pada, meminjam dari, atau r. Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk
meminjamkan dana kepada bank lain, baik dengan mengatasi akibat kegagalan kredit atau kegagalan
menggunakan surat, sarana telekomunikasi maupun pembiayaan berdasarkan Prinsip Syariah dengan syarat
dengan wesel tunjuk, cek atau sarana lainnya; harus menarik kembali penyertaannya sesuai ketentuan
g. Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga yang berlaku;
dan melakukan perhitungan dengan atau antar pihak
ketiga;
104 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 107
Laporan Tahunan
2025
s. Bertindak sebagai pendiri dana pensiun dan pengurus
dana pensiun sesuai dengan ketentuan dalam peraturan
perundang-undangan;
t. Melakukan kerja sama dengan lembaga jasa keuangan
lain dan kerja sama selain lembaga jasa keuangan dalam
pemberian jasa keuangan kepada nasabah;
u. Melakukan kegiatan lainnya dengan persetujuan OJK
sesuai ketentuan.
Selain kegiatan usaha utama sebagaimana dimaksud,
Perseroan dapat melakukan kegiatan usaha pendukung/
penunjang dalam rangka optimalisasi pemanfaatan sumber
daya yang dimiliki untuk mendukung/menunjang kegiatan
usaha utama Perseroan sepanjang tidak bertentangan
dengan peraturan perundang-undangan. Seluruh Kegiatan
usaha menurut Anggaran Dasar telah dijalankan oleh BRI.
Produk dan Jasa
c. Britama Prioritas
Penghimpunan Dana
Varian BritAma yang ditujukan bagi Nasabah Prioritas
dan Nasabah Private, memberikan berbagai privilege
1. Tabungan BRI
sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
a. Britama Umum
d. Britama DHE
Produk tabungan yang memberikan beragam
Produk tabungan hasil kerja sama antara BRI dan
kemudahan dalam melakukan transaksi perbankan
Bank Indonesia (BI) yang diperuntukkan bagi
dengan didukung fasilitas e-banking dana sistem
nasabah eksportir, guna memfasilitasi penempatan
real time online yang akan memungkinkan nasabah
Devisa Hasil Ekspor (DHE).
untuk bertransaksi kapanpun dan di manapun.
e. Britama Rencana
Selain itu, tabungan BritAma memiliki Gratis Cover
Tabungan berjangka yang menawarkan manfaat
asuransi kecelakaan, Fitur e-banking dan suku
investasi sekaligus perlindungan untuk membantu
bunga kompetitif. Tabungan BRI BritAma dilengkapi
nasabah merencanakan kebutuhan masa depan.
fasilitas e-banking yang akan memudahkan nasabah
f. Britama Investasi
untuk bertransaksi kapanpun dan di manapun,
Rekening BritAma yang berfungsi sebagai rekening
serta fasilitas perlindungan asuransi kecelakaan
transaksi efek di pasar modal, dikenal sebagai
diri (personal accident) cuma-cuma. Tabungan BRI
Rekening Dana Nasabah (RDN).
BritAma memiliki berbagai jenis varian yaitu BritAma
g. Britama Mitra
Umum, BritAma Bisnis, BritAma Rencana, BritAma
Varian BritAma yang dirancang untuk memenuhi
Mitra, BritAma TKI, BritAma Valas dengan pilihan
kebutuhan pihak-pihak yang bekerja sama dengan
mata uang USD, SGD, AUD, EUR, CNY, AED, HKD,
BRI.
GBP, JPY dan SAR.
h. Britama TKI
b. Britama Bisnis
Tabungan BRI BritAma TKI adalah Produk tabungan
Produk tabungan yang memberikan beragam
untuk Calon Tenaga Kerja Indonesia dengan beragam
kemudahan dalam melakukan transaksi perbankan
kemudahan dan didukung fasilitas e-banking dan
yang menunjang bisnis, disertai dengan pencatatan
sistem real time online.
transaksi yang lebih detail, dan didukung fasilitas
i. Tabungan BRI Junio
e-banking dan sistem real time online yang akan
Tabungan BRI Junio diperuntukkan bagi anak- anak
memungkinkan nasabah untuk bertransaksi
dengan tujuan untuk mendorong budaya menabung
kapanpun dan di manapun. Selain itu tabungan
serta memperkenalkan produk dan layanan Bank
BritAma memiliki gratis cover asuransi kecelakaan,
sejak dini. Tabungan BRI Junio dilengkapi dengan
Fitur E-banking dan suku bunga kompetitif dan
fasilitas e-banking, fitur perencanaan keuangan
pencatatan transaksi lebih detail pada buku
(Junio Rencana), asuransi kecelakaan diri bagi anak
Tabungan dan pengiriman rekening koran melalui
serta Kartu Debit desain khusus yang menarik.
email.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 105
Page 108
Profil Perusahaan
j. Tabungan BRI SiMuda r. Tabunganku
Tabungan BRI SiMuda adalah produk tabungan TabunganKu adalah produk simpanan untuk nasabah
yang dirancang khusus oleh Bank Rakyat Indonesia perorangan dengan persyaratan mudah dan ringan
(BRI) untuk anak muda, khususnya untuk pelajar, yang diterbitkan secara bersama oleh bank-bank
mahasiswa, atau generasi muda yang ingin belajar di Indonesia yang bertujuan untuk menumbuhkan
mengelola keuangan sejak dini. Tabungan ini budaya menabung serta meningkatkan kesejahteraan
dirancang agar mudah diakses dan digunakan oleh masyarakat.
nasabah muda, dengan fitur yang sesuai dengan s. Tabunganku Basic Saving Account
kebutuhan mereka dalam hal pengelolaan uang. TabunganKu Basic Saving Account BRI adalah
k. Tabungan Haji BRI tabungan sederhana yang ditawarkan oleh Bank
Tabungan Haji BRI adalah produk perbankan yang Rakyat Indonesia (BRI) sebagai bagian dari program
dapat digunakan untuk mempersiapkan biaya nasional untuk meningkatkan inklusi keuangan di
penyelenggaraan ibadah haji (BPIH). masyarakat. Produk ini dirancang dengan fitur-fitur
l. Simpedes Reguler dasar dan kemudahan akses, sehingga cocok untuk
Tabungan BRI Simpedes merupakan produk semua kalangan, terutama masyarakat yang ingin
tabungan BRI yang dirancang untuk masyarakat memiliki tabungan pertama mereka.
pedesaan, namun dilengkapi dengan fitur-fitur
modern seperti kartu ATM yang dapat digunakan 2. Deposito BRI
pada jaringan bank lain dalam negeri, serta didukung Deposito BRI adalah simpanan berjangka yang dilakukan
oleh layanan 24 jam dari Internet Banking dan Mobile di Bank BRI dengan mata uang rupiah atau mata uang
Banking. asing. Deposito BRI menawarkan berbagai keuntungan,
m. Simpedes TKI seperti bunga yang menarik dan keamanan dalam
Tabungan Simpedes TKI adalah Tabungan Simpedes berinvestasi.
BRI yang hanya diperuntukkan bagi TKI dengan a. DepoBRI Rupiah
rekomendasi PPTKIS, yang bisa dilayani di seluruh DepoBRI Rupiah adalah Simpanan berjangka dalam
BRI Unit dan penyetorannya dapat dilakukan setiap mata uang Rupiah yang penarikannya hanya dapat
saat dan frekuensi serta jumlah pengambilan tidak dilakukan pada jangka waktu tertentu dengan
dibatasi sepanjang saldonya mencukupi. memberikan bunga yang menarik dan beragam
n. Simpedes Impian keuntungan lainnya.
Tabungan Simpedes Impian adalah Simpedes Impian b. DepoBRI Valas
merupakan tabungan berjangka dengan setoran DepoBRI Valas adalah Simpanan berjangka dalam
rutin yang mana saldo nasabah akan diblokir dalam mata uang asing yang penarikannya hanya dapat
jangka waktu tertentu. dilakukan pada jangka waktu tertentu dengan
o. Simpedes Usaha memberikan bunga menarik dan beragam
Tabungan Simpedes Usaha merupakan tabungan keuntungan lainnya.
yang mengakomodir kebutuhan transaksi tinggi 3. Giro BRI
untuk pengusaha mikro. Giro BRI adalah sebuah produk simpanan yang
p. Simpedes BISA penarikannya dapat dilakukan sewaktu-waktu dengan
Simpedes BISA merupakan Tabungan BRI yang menggunakan warkat cek/bilyet giro.
dirancang untuk membantu nasabah menabung a. Giro BRI Rupiah
dan berinvestasi sekaligus. Keunggulannya sebagai Giro BRI Rupiah adalah Jenis simpanan dalam mata
tabungan terletak pada fitur-fitur dan manfaat yang uang rupiah yang penarikannya dapat dilakukan
ditawarkan. Adapun tiga fitur utama dari Simpedes sewaktu-waktu dengan menggunakan warkat (Cek/
BISA adalah “Saving/TRX” (rekening induk), Bilyet Giro), kartu ATM atau surat perintah lainnya.
“Investasi” (rekening tabungan berjangka dan Dana b. Giro BRI Valas
Pensiun Lembaga Keuangan/DPLK), dan “Proteksi” Giro BRI Valas adalah Jenis simpanan dalam mata
(asuransi mikro AM-KKM, Rumahku dan kerusakan uang asing yang penarikannya dapat dilakukan
tempat usaha). sewaktu-waktu dengan surat perintah penarikan
q. Tabungan BRI Simpel yang telah ditentukan oleh BRI.
Tabungan BRI Simpel adalah Tabungan untuk siswa/
pelajar yang ditertibkan oleh Bank BRI dengan
persyaratan mudah dan sederhana serta fitur yang
menarik, dalam rangka edukasi dan inklusi keuangan
untuk mendorong budaya menabung sejak dini.
106 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 109
Laporan Tahunan
2025
Penyaluran Dana 6. Ceria
CERIA merupakan produk Pinjaman Online yang berbeda
1. Bank Garansi dengan Pinjaman Online yang ditawarkan oleh Lembaga
a. Tender/Bid Bond Financial Technology (Fintech). Perbedaan paling
Bank Garansi merupakan fasilitas pinjaman tidak mendasar adalah CERIA dikelola oleh Institusi Keuangan
langsung/non direct loan di mana BRI memberikan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang telah
jaminan kepada penerima jaminan (pihak ketiga) terdaftar dan secara ketat diawasi oleh Otoritas Jasa
bahwa nasabah/debitur sanggup untuk memenuhi Keuangan sehingga dari sisi keamanan data nasabah
kewajibannya kepada Pihak Ketiga. Khusus dalam akan lebih terawasi dan terjaga dengan baik.
layanan Bank Garansi, Bank BRI tidak mengenakan 7. Kredit BRIguna
biaya bunga terhadap para nasabah pengusaha. a. BRIguna Karya
b. Advance Payment Bond BRIguna Karya adalah pinjaman atau kredit kepada
Advance Payment Bond adalah jaminan pembayaran pegawai aktif yang mempunyai penghasilan tetap
uang muka yang diterbitkan oleh perusahaan (fixed income) untuk keperluan konsumtif.
asuransi (surety) untuk menjamin kepentingan b. BRIguna Talangan
pemilik proyek (obligee). Jaminan ini berlaku ketika BRIguna Talangan adalah Pinjaman atau kredit
penerima pekerjaan (principal) gagal memenuhi briguna yang diberikan kepada pegawai aktif yang
kewajibannya sesuai perjanjian kontrak. akan memasuki usia pensiun maksimal 1 (satu) tahun
c. Performance Bond menjelang pensiun untuk keperluan konsumtif dan
Performance Bond atau Jaminan Pelaksanaan adalah produktif.
salah satu jenis bank garansi yang diterbitkan oleh c. BRIguna Purna
BRI untuk menjamin bahwa nasabah akan memenuhi BRIguna Purna adalah Pinjaman atau kredit, Briguna
kewajibannya. yang diberikan kepada pensiunan sampai dengan
d. Maintenance Bond usia debitur 75 tahun.
Maintenance Bond adalah salah satu jenis jaminan d. BRIguna Pra Purna
bank yang ditawarkan oleh BRI melalui layanan BRIguna Pra Purna adalah Pinjaman atau kredit
QLola by BRI. Jaminan ini merupakan jaminan kepada pegawai aktif sampai dengan masa pensiun
pemeliharaan yang dapat digunakan untuk berbagai yang mempunyai penghasilan tetap (fixed income)
jenis transaksi, termasuk Jaminan penawaran (bid untuk keperluan konsumtif.
bond), Jaminan pelaksanaan (performance bond), 8. Collection Non LC
Jaminan uang muka (advance payment bond), a. Document Against Payment
Jaminan pembayaran proyek pemerintah, Jaminan b. Document Against Acceptance
distributor. 9. Fasilitas Intraday BRI
e. Financial Bond Fasilitas Intraday BRI adalah layanan yang memberikan
f. Payment Bond talangan pada Rekening Giro Operasional atas nama
g. Bea Cukai perusahaan sekuritas. Talangan ini harus diselesaikan
h. BG Akhir Tahun pada akhir hari yang sama dan digunakan untuk
2. Bank Garansi Atas Dasar Kontra Garansi menyelesaikan transaksi pasar modal.
Bank Garansi adalah jaminan tertulis yang diberikan bank 10. Forfaiting (Bank Risk)
kepada nasabah untuk memastikan bahwa proses bisnis Forfaiting (Bank Risk) adalah sebuah metode pembiayaan
berjalan sesuai perjanjian. Bank garansi dapat digunakan internasional di mana sebuah bank atau lembaga
dalam berbagai situasi, seperti tender, pembayaran uang keuangan membeli kewajiban pembayaran yang belum
muka, dan perdagangan ekspor dan impor. jatuh tempo (seperti wesel, surat berharga, atau tagihan)
3. Bank Loan Facility dari eksportir atau perusahaan, dengan potongan harga,
4. Banker’s Acceptance dan mengalihkan risiko pembayaran kepada diri mereka
Banker’s Acceptance (BA) adalah instrumen pasar sendiri. Dalam konteks ini, bank risk merujuk pada risiko
uang yang berbentuk wesel berjangka yang dijamin yang diambil oleh bank yang melakukan forfaiting, yaitu
pembayarannya oleh bank. BA digunakan sebagai risiko bahwa pihak yang berutang (debitur) tidak dapat
solusi atas permasalahan kegagalan pembayaran dari melakukan pembayaran sesuai dengan jadwal.
perdagangan luar negeri, seperti ekspor atau impor.
5. Kredit Konsumer dengan Agunan Setara Kas
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 107
Page 110
Profil Perusahaan
11. KKB Kerjasama Multifance (Join Financing) e. KMK Kecil
KKB Kerjasama Multifinance adalah produk Kredit KMK Kecil adalah Fasilitas kredit yang dipergunakan
Kendaraan Bermotor (KKB) yang ditawarkan oleh untuk membiayai aktiva lancar dan/atau
bank, dalam hal ini Bank Rakyat Indonesia (BRI), yang menggantikan hutang usaha, serta membiayai
bekerja sama dengan perusahaan multifinance atau sementara kegiatan operasional rutin perusahaan,
lembaga pembiayaan. KKB merupakan jenis kredit yang uang muka, cadangan kas, refinancing modal kerja
digunakan untuk pembelian kendaraan bermotor (seperti atau komponen modal kerja lainnya. KMK pada
mobil atau motor) dengan pembiayaan dari bank atau umumnya berjangka pendek yang dapat bersifat
lembaga keuangan lainnya. Dalam konteks kerjasama tetap selama jangka waktu kredit, atau menurun
multifinance, bank bekerja sama dengan perusahaan sesuai dengan kondisi perputaran usaha nasabah.
pembiayaan untuk memberikan fasilitas kredit kendaraan f. KMK Angsuran Tetap Kecil
kepada nasabah. KMK Angsuran Tetap kecil adalah Bentuk fasilitas
12. KPP BRI kredit yang diberikan kepada calon debitur/debitur
KPP BRI adalah Kredit Pemilikan Rumah (KPP) BRI dengan pola pembayaran angsuran dengan jumlah
yang diberikan secara perseorangan sebagai solusi yang tetap (meliputi pembayaran pokok dan bunga)
kemudahan dalam memiliki hunian, seperti rumah tinggal, dalam setiap periodenya. Fasilitas ini digunakan
apartemen, ruko atau rukan, baik melalui developer atau untuk tujuan produktif yaitu modal kerja.
non developer. Berlaku untuk pembelian baru, bekas, g. KMK Dinamis Kecil
refinancing, top up, Pembangunan, renovasi, dan take KMK Dinamis Kecil adalah Fasilitas kredit yang selektif
over/take over top up dari bank lain. diberikan BRI kepada nasabah baik berbentuk KMK
a. KPP maupun KI yang pengenaan suku bunga kreditnya
b. KPP Subsidi dapat berubah secara otomatis (dinamis) setiap
c. KPP TAPERA bulannya berdasarkan rasio CASA Nasabah.
13. Kredit Kecil h. KMK Konstruksi Kecil
a. KI Kecil KMK Konstruksi Kecil adalah Kredit modal kerja untuk
KI Kecil adalah Pemberian fasilitas kredit kepada membiayai kebutuhan modal kerja kontraktor/vendor
perusahaan dan atau perorangan untuk membiayai untuk menyelesaikan proyek Jasa Konstruksi sesuai
kebutuhan dana jangka panjang dalam rangka dengan Kontrak Kerja.
pembelian, pembangunan, perluasan, pembaharuan i. KMK Mitra Kecil
(renovasi) aktiva tetap produktif beserta biaya-biaya KMK Mitra Kecil BRI adalah salah satu produk
yang menyertainya. pembiayaan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang
b. KI Angsuran Tetap Kecil dirancang khusus untuk mendukung usaha kecil
KI Angsuran Tetap adalah Fasilitas kredit yang (UKM) yang memiliki potensi untuk berkembang.
diberikan kepada calon debitur/debitur dengan pola KMK (Kredit Mitra Kecil) BRI adalah fasilitas pinjaman
pembayaran angsuran dengan jumlah yang tetap yang ditujukan untuk pelaku usaha mikro dan kecil
(meliputi pembayaran pokok dan bunga) dalam (UMKM), baik yang sudah berjalan maupun yang
setiap periodenya. Fasilitas ini digunakan untuk baru memulai usaha, dengan tujuan membantu
tujuan produktif yaitu untuk pinjaman Investasi. mereka memperoleh modal kerja atau investasi guna
c. KI SPBU Kecil memperluas dan mengembangkan usaha.
KI SPBU Kecil adalah Fasilitas kredit yang diberikan j. KMK SPBU Kecil
Perusahaan dan atau perorangan untuk membiayai KMK SPBU Kecil adalah Fasilitas kredit yang
kebutuhan dana jangka panjang dalam rangka dipergunakan untuk membiayai aktiva lancar dan/
pembelian, pembangunan, perluasan, pembaharuan/ atau menggantikan hutang usaha, serta membiayai
renovasi aktiva produktif beserta biaya-biaya yang sementara kegiatan operasional rutin perusahaan,
menyertainya. uang muka, cadangan kas, refinancing modal kerja
d. KI Dinamis Kecil atau komponen modal kerja
KI Dinamis Kecil adalah Fasilitas kredit yang selektif k. KMK Valas Kecil
diberikan BRI kepada nasabah baik berbentuk KMK KMK Valas Kecil adalah Fasilitas kredit yang
maupun KI yang pengenaan suku bunga kreditnya dipergunakan untuk membiayai aktiva lancar dan/
dapat berubah secara otomatis (dinamis) setiap atau menggantikan hutang usaha, serta membiayai
bulannya berdasarkan rasio CASA Nasabah. sementara kegiatan operasional rutin perusahaan,
uang muka, cadangan kas, refinancing modal kerja
atau komponen modal kerja lainnya. KMK pada
umumnya berjangka pendek yang dapat bersifat
tetap selama jangka waktu kredit, atau menurun
sesuai dengan kondisi perputaran usaha nasabah.
108 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 111
Laporan Tahunan
2025
l. KMK Waralaba Kecil f. Pinjaman Cash Collateral Menengah
KMK Waralaba Kecil adalah Kredit yang diberikan Pinjaman Cash Collateral Menengah adalah Kredit
dalam bentuk modal kerja dan investasi bagi usaha (baik yang bersifat direct maupun contingent) yang
waralaba. seluruh agunannya berupa kas atau dengan setara
m. Pinjaman Cash Collateral Kecil kas.
Pinjaman Cash Collateral Kecil adalah Kredit (baik g. KMK Menengah
yang bersifat direct maupun contingent) yang KMK Menengah adalah Fasilitas kredit yang
seluruh agunannya berupa kas atau dengan setara dipergunakan untuk membiayai aktiva lancar dan/
kas. atau menggantikan hutang usaha, serta membiayai
14. Kredit Korporasi sementara kegiatan operasional rutin perusahaan,
Kredit Korporasi adalah pinjaman yang dikeluarkan uang muka, cadangan kas, refinancing modal kerja
oleh bank untuk badan usaha. Kredit korporasi adalah atau komponen modal kerja lainnya. KMK pada
produk pinjaman yang bisa membantu perusahaan untuk umumnya berjangka pendek yang dapat bersifat
mengembangkan bisnisnya. Melalui kredit korporasi ini, tetap selama jangka waktu kredit, atau menurun
perusahaan bisa memperoleh pinjaman modal usaha sesuai dengan kondisi perputaran usaha nasabah.
dalam jangka waktu tertentu. h. KMK Dinamis Menengah
a. KI Korporasi KMK Dinamis Menengah adalah Fasilitas kredit
b. KMK Korporasi yang selektif diberikan BRI kepada nasabah baik
c. KMK Buyer Financing berbentuk KMK maupun KI yang pengenaan suku
d. KMK Seller Financing bunga kreditnya dapat berubah secara otomatis
e. KMK Konstruksi Korporasi (dinamis) setiap bulannya berdasarkan rasio CASA
f. Kredit Jangka Pendek (KJP) Nasabah.
g. Pinjaman Cash Collateral Korporasi i. KMK Mitra Menengah
15. Kredit Menengah j. Seller Financing
a. KI Menengah j. Buyer Financing
KI Menengah adalah Pemberian fasilitas kredit kepada l. KMK SPBU Menengah
perusahaan dan atau perorangan untuk membiayai KMK SPBU Menengah adalah Fasilitas Kredit yang
kebutuhan dana jangka panjang dalam rangka dipergunakan untuk membiayai aktiva lancar dan/
pembelian, pembangunan, perluasan, pembaharuan atau menggantikan hutang usaha, serta membiayai
(renovasi) aktiva tetap produktif beserta biaya-biaya sementara kegiatan operasional rutin perusahaan,
yang menyertainya. uang muka, cadangan kas, refinancing modal kerja
b. KI Mitra Menengah atau komponen modal kerja.
c. KI SPBU Menengah m. KMK Konstruksi Menengah
KI SPBU Menengah adalah Fasilitas kredit yang KMK Konstruksi Menengah adalah Kredit modal kerja
diberikan Perusahaan dan atau perorangan untuk untuk membiayai kebutuhan modal kerja kontraktor/
membiayai kebutuhan dana jangka panjang dalam vendor untuk menyelesaikan proyek Jasa Konstruksi
rangka pembelian, pembangunan, perluasan, sesuai dengan Kontrak Kerja.
pembaharuan/renovasi aktiva produktif beserta n. KMK Valas Menengah
biaya-biaya yang menyertainya. KMK Valas Menengah adalah Fasilitas kredit yang
d. KI Valas Menengah dipergunakan untuk membiayai aktiva lancar dan/
KI Valas Menengah adalah Pemberian fasilitas atau menggantikan hutang usaha, serta membiayai
kredit kepada perusahaan dan atau perorangan sementara kegiatan operasional rutin perusahaan,
untuk membiayai kebutuhan dana jangka panjang uang muka, cadangan kas, refinancing modal kerja
dalam rangka pembelian, pembangunan, perluasan, atau komponen modal kerja lainnya. KMK pada
pembaharuan (renovasi) aktiva tetap produktif umumnya berjangka pendek yang dapat bersifat
beserta biaya-biaya yang menyertainya. tetap selama jangka waktu kredit, atau menurun
e. KI Waralaba Menengah sesuai dengan kondisi perputaran usaha nasabah.
KI Waralaba Menengah adalah Kredit yang diberikan o. Kredit Transaksi Khusus
dalam bentuk modal kerja dan investasi bagi usaha 16. Kredit Program Non KUR
waralaba. S-SRG (Skema Subsidi Resi Gudang)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 109
Page 112
Profil Perusahaan
17. Kredit Multiguna (KMG) 20. Letter of Credit (LC)/Surat Kredit Berdokumen Dalam
18. Kupedes Negeri (SKBDN)
Kupedes merupakan kredit yang bersifat umum yang SKBDN merupakan instrumen yang digunakan untuk
dapat membiayai semua sektor ekonomi segmen mikro transaksi perdagangan di dalam negeri. SKBDN (LC
yang dapat digunakan untuk kebutuhan modal kerja dan/ lokal) merupakan janji bayar dari bank pembuka SKBDN
atau investasi kepada debitur individu/perorangan yang kepada pihak penjual sepanjang pihak penjual mampu
memenuhi persyaratan. menyerahkan dokumen sesuai dengan syarat dan
a. Kupedes Rakyat KMK kondisi SKBDN.
b. Kupedes Rakyat KI a. LC/SKBDN Penerbitan
c. Kupedes Rakyat TKI b. LC/SKBDN Penerimaan
d. Kupedes KMK 21. Program Kemitraan
e. Kupedes KI a. Program Pendanaan UMK
f. Kupedes Suku Bunga Khusus 22. Refinancing LC (BRI as Borrower/Lender)
g. Kupedes 500 Juta a. Refinancing LC (BRI as Borrower)
h. Kupedes Utama b. Refinancing LC (BRI as Lender)
i. KECE 23. SBLC/Demand Guarantee
j. Kupedes Cash Collateral/Kupedes Agunan Kas Standby L/C (SBLC) adalah jaminan yang dikeluarkan
19. KUR oleh BRI selaku Issuing Bank untuk menjamin Beneficiary
KUR BRI adalah Kredit Usaha Rakyat yang merupakan jika Aplicant melakukan wanprestasi atas kontrak/
layanan pembiayaan dari Bank BRI untuk UMKM dan perikatan yang menjadi dasar penerbitan SBLC.
koperasi. Program ini bertujuan untuk membantu pelaku a. Bid Bond Stanby
UMKM dalam mengakses permodalan, sehingga dapat b. Advance Payment Standby
meningkatkan kesejahteraan mereka dan mendorong c. Commercial Standby
pertumbuhan ekonomi nasional. d. Performance Bond Standby
a. KUR Supermikro BRI e. Direct Pay Standby
KUR Supermikro BRI merupakan fasilitas pembiayaan f. Counter Standby
khusus bagi nasabah baru yang belum pernah g. Financial Standby
mengajukan kredit yang utamanya ditujukan untuk 24. Shipping Guarantee
pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja 25. Supply Chain Financing (SCF)
(PHK) atau ibu rumah tangga yang menjalankan SCF Merupakan solusi untuk membantu memenuhi
usaha produktif dengan pinjaman maksimal sebesar kebutuhan modal supply chain nasabah. Dengan
Rp10 juta per debitur dengan maksimum masa Supply Chain Financing, BRI ingin menjadi mitra bisnis
pinjaman 3 (tiga) tahun dan atau Kredit Investasi (KI) yang memberikan nilai tambah bagi nasabah. Solusi
dengan maksimum masa pinjaman 5 (lima) tahun. ini memungkinkan nasabah Korporasi yang bertindak
b. KUR Mikro KMK BRI sebagai pembeli mendapatkan fleksibilitas dalam
KUR Mikro KMK BRI merupakan fasilitas pembiayaan penetapan Terms of Payment tanpa mengorbankan arus
bagi para pengusaha mikro pemula dengan pinjaman kas Supplier (Vendor) atau Buyer (Distributor)
maksimal sebesar Rp50 juta per debitur yang dapat a. Supply Chain Financing Account Receivable
berupa Kredit Modal Kerja (KMK) dengan maksimum b. Supply Chain Financing Account Payable
masa pinjaman 3 (tiga) tahun dan atau Kredit c. Document Against Payment/Document Against
Investasi (KI) dengan maksimum masa pinjaman 5 Acceptance Financing
(lima) tahun. KUR TKI KUR TKI merupakan fasilitas d. Telegrafic Transfer Financing
pembiayaan yang berlaku khusus bagi TKI dengan 26. Term Loan
penempatan di Singapura, Hong Kong, Taiwan, a. Kredit Transaksi Khusus
Brunei, Jepang, Korea Selatan, dan Malaysia dengan b. General Purpose Loan
pembiayaan maksimal sebesar Rp25 juta. c. Pinjaman Kepada Pemerintah
c. KUR Mikro TKI 27. Trade Asset Participation (Bank Risk)
d. KUR Mikro KI 28. Value Chain Financing
e. KI KUR Khusus
f. KMK KUR Khusus
g. KUR Kecil KI
h. KUR Kecil KMK
110 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 113
Laporan Tahunan
2025
Produk Bank Dasar – Sederhana Lainnya jj. Asuransi Jiwa Kredit Briguna
kk. Asuransi Jiwa Kredit Kupedes
1. Bancassurance ll. Asuransi Jiwa KMG Taipei
Bancassurance BRI adalah layanan yang ditawarkan mm. Asuransi Kerugian Agunan kerja sama PT BRI
oleh Bank BRI yang berkaitan dengan asuransi. Asuransi Indonesia
a. Asuransi Jiwa Optimal Sejahtera Plus (Asuransi nn. Asuransi Kerugian Agunan kerja sama PT Asuransi
Aurora Plus) Sinar Mas
b. Asuransi Dana Investasi Sejahtera (Davestera) oo. Asuransi Kerugian Agunan kerja sama PT Asuransi
c. Asuransi Dana Investasi Sejahtera (Davestera) Wahana Tata
Optima Syariah pp. Asuransi Kerugian Agunan kerja sama PT Asuransi
d. Asuransi Dana Investasi Sejahtera (Davestera) Ramayana
Optima qq. Asuransi Kerugian Agunan kerja sama PT Asuransi
e. Asuransi BRI Life Double Care Jasaraharja Putera
f. Asuransi Professional Group Health rr. Asuransi Kerugian Agunan kerja sama PT Asuransi
g. Asuransi Jiwa Optimal Sejahtera (Asuransi Aurora) Central Asia
h. Asuransi Life Care ss. Asuransi Kerugian Agunan kerja sama PT Asuransi
i. Asuransi ACCI Care Mitra Pelindung Mustika
j. Asuransi Griya Proteksi Maksima tt. Asuransi Kerugian Agunan kerja sama PT Zurich
k. Asuransi Jiwa Pelita Asuransi Indonesia
l. Asuransi Brins Asuransi Asri uu. Asuransi Kerugian Agunan kerja sama PT Lippo
m. Asuransi Brins Oto General Insurance
n. Asuransi Sepeda vv. Asuransi Kerugian Agunan kerja sama PT Asuransi
o. Asuransi Jiwa Kredit (AJK) Kredit Pemilikan Properti Bhakti Bhayangkara
(KPP) kerjasama PT Asuransi BRI Life ww. Edu Plus
p. Asuransi Jiwa Kredit (AJK) Kredit Pemilikan Properti xx. Protection Plus
(KPP) kerjasama PT MNC Life Assurance yy. Protection Plus VISA
q. Asuransi Jiwa Kredit (AJK) Kredit Pemilikan Properti zz. Lentera
(KPP) kerjasama PT Asuransi Jiwa Sequis Life 2. BRIZZI
r. Asuransi Jiwa Kredit (AJK) Kredit Pemilikan Properti BRIZZI adalah Produk Uang Elektronik dengan
(KPP) kerja sama PT Asuransi Ciputra Indonesia menggunakan teknologi chip sebagai pengganti uang
s. Asuransi Standar Asuransi Kebakaran kerjasama tunai yang berfungsi sebagai alat pembayaran yang bisa
PT BRI Asuransi Indonesia dipakai untuk membayar transaksi belanja (purchase)
t. Asuransi Kebakaran kerja sama PT MNC Asuransi atau transaksi lainnya yang dilakukan di penyedia barang
Indonesia atau jasa
u. Asuransi Oto Proteksi Maksima 3. Contact BRI
v. Asuransi Proteksi Jiwa Terencana (Asuransi Kirana) Contact BRI adalah layanan contact center BRI. Nasabah
w. Asuransi Proteksi Jiwa Terencana (Asuransi Kirana dapat menghubungi Contact BRI 1500017 atau chat
Plus) Sabrina via WhatsApp (0812 1214 017) untuk informasi
x. Asuransi Aman Optima Sejahtera (Amora) produk dan layanan BRI, termasuk pengaduan. Nasabah
y. Asuransi Mikro BRINS Rumahku pun dapat langsung berkomunikasi secara langsung
z. Asuransi Rumahku kerja sama PT BRI Asuransi dengan pihak bank. Selain itu, BRI juga memiliki beberapa
Indonesia akun channel resmi dan media sosial resmi yang bisa
aa. Asuransi Kerugian Non Agunan (AKUNA) digunakan untuk menghubungi Contact BRI.
bb. Asuransi Mikro Kecelakaan Kesehatan dan Meninggal a. SABRINA
Dunia Plus (AMKKM +) b. Social Media
cc. Asuransi Kerusakan Tempat Usaha kerja sama c. Call Center
PT BRI Asuransi Indonesia 4. Kartu Debit BRI
dd. Asuransi Mikro – Kecelakaan, Kesehatan dan Kartu Debit BRI adalah BRI Direct Debit adalah fitur
Meninggal Dunia (AM-KKM) pembayaran e-Commerce yang menghubungkan akun
ee. Asuransi Bringin Purna Jabatan Utama e-Commerce dengan kartu debit BRI sebagai sumber
ff. Asuransi Gempa Bumi kerja sama PT MNC Asuransi dana/Source of Fund (SoF) sehingga proses pembayaran
Indonesia transaksi berlangsung cepat dengan sekali proses
gg. Asuransi Property All Risk kerja sama PT MNC registrasi.
Asuransi Indonesia a. Master Card
hh. Asuransi Unggulan Pilihan Keluarga (ARUNIKA) b. Private Label
ii. Asuransi Jiwa Britama Rencana c. Kartu Combo BRI
d. Kartu Debit Virtual Visa
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 111
Page 114
Profil Perusahaan
5. Kartu Kredit BRI 8. Safe Deposit Box (SDB)
Kartu Kredit BRI adalah alat pembayaran non tunai yang Safe Deposit Box atau SDB adalah sebuah jasa
diterbitkan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI). Kartu ini penyimpanan harta benda atau surat berharga dengan
dapat digunakan untuk berbelanja secara online atau fasilitas penyimpanan yang sangat aman dalam berbagai
offline, serta melakukan penarikan tunai di ATM BRI atau kondisi. Beberapa layanan bahkan merancang tempat
ATM bank lain. penyimpanan atau kotak penyimpanan yang kebal akan
a. BRI Touch api, atau tahan faktor eksternal lain seperti benturan.
b. Virtual Credit Card Biasanya Safe Deposit Box (SDB) menyimpan berbagai
c. BRI Infinite barang yang memiliki nilai tinggi, di mana pemiliknya
d. BRI Easy Card akan merasakan keamanan lebih. Umumnya, SDB juga
e. BRI Mastercard Platinum menyimpan barang dengan biaya asuransi barang yang
f. BRI World Access relatif murah.
g. BRI Business Card 9. Forex Transaction
h. BRI Corporate Card 10. Interest Rate Transaction
i. BRI JCB Platinum a. Marketable Securities Transaction
j. Co Branding Wonderful Indonesia b. Money Market Transaction
k. Co Branding Tokopedia Card 11. Derivatives Transactions
l. Co Branding OVO U Card 12. Structure Product Transaction
m. Co Branding Raya 13. BRIefx
n. Co Branding Traveloka Pay Later Card BRIefx adalah aplikasi/sistem online berbasis web untuk
o. Co Branding BTN Gold melakukan pelayanan transaksi valuta asing secara
p. Co Branding BTN Platinum online dengan user pengguna adalah nasabah valas BRI.
q. Cobranding Paper.id Space Card 14. BRI Money Changer
r. Cobranding Paper.id Universe Card BRI Money Changer adalah layanan bisnis jual beli uang
s. Kartu Kredit Indonesia kertas asing (Banknotes).
t. Mastercard Corporate KKP a. Same Currency
u. KKPD Private Label b. Different Currency
v. Cobranding Next Card 15. BRIFast Remittance
w. Co Branding Samsung Platinum Card BRIfast Remittance adalah layanan remittance BRI
x. Co Branding Samsung Signature Card untuk melayani pengiriman uang ke luar negeri maupun
y. Co Branding Kagama penerimaan uang dari luar negeri ke Indonesia. Layanan
6. Layanan Nasabah Prima remittance BRI meliputi fitur outgoing remittance ke 144
a. BRI Prioritas currency di seluruh dunia, fitur incoming remittance
Merupakan kegiatan pelayanan dan jasa perbankan credit to BRI account (kiriman masuk ke rekening
yang diberikan BRI secara eksklusif kepada Nasabah BRI) dan credit to other bank account (kiriman masuk
BRI Prioritas yang bersifat one stop financial services, ditujukan ke rekening bank lain), serta fitur incoming
meliputi pelayanan dan jasa perbankan pada remittance cash pick-up (kiriman masuk tanpa rekening
umumnya, jasa konsultasi perencanaan keuangan diambil tunai) yang dapat dicairkan di seluruh unit kerja
dan investasi, asuransi, maupun perencanaan BRI di Indonesia secara real time online.
pensiun. 16. Confirming Bank Business
b. BRI Private 17. Virtual Account
Merupakan kegiatan pelayanan dan jasa perbankan Virtual Account adalah metode pembayaran digital
yang diberikan BRI secara eksklusif kepada melalui akun virtual yang dibuat khusus untuk masing-
Nasabah BRI Private yang bersifat personal dan masing pelanggan. Untuk setiap transaksi, pelanggan
customized, meliputi pelayanan dan jasa perbankan akan dirujuk ke Virtual Account tersebut untuk
pada umumnya, jasa konsultasi perencanaan melakukan pembayaran. Virtual Account terdiri dari
keuangan dan investasi, asuransi (bancassurance), nomor ID pelanggan (customer ID) yang unik bagi setiap
perencanaan pensiun maupun konsultasi pelanggan.
perencanaan waris. a. BRIVA (BRI Virtual Account Credit)
7. Mitra Distribusi Pemasaran Surat Berharga b. Cash Card (BRI Virtual Account Debit)
a. Agen Penjual Obligasi Retail Indonesia (ORI) 18. Transaksi Otomatis
b. Agen Penjual Saving Bonds Retail a. Automatic Fund Transfer (AFT)
c. Agen Penjual Sukuk Retail b. Automatic Grab Fund (AGF)
d. Agen Penjual Sukuk Tabungan c. Account Sweep
e. Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek d. New Account Sweep (NAS)
e. Autodebet
112 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 115
Laporan Tahunan
2025
19. Transfer Antar Bank v. Schroder Syariah Balanced Fund
Transfer Antar Bank adalah layanan bank yang w. Schroder Dana Kombinasi
memungkinkan nasabah untuk memindahkan uang dari x. Trim Kombinasi 2
rekening bank ke rekening bank lain yang berbeda. y. BRI Balanced Regular Income Fund
Transfer antar bank berbeda dengan transfer intrabank, z. Ashmore Dana Progresif Nusantara
yaitu transfer uang dari satu rekening bank ke rekening aa. Manulife Dana Saham Kelas A
lain yang berada di bank yang sama. bb. Dana Ekuitas Prima
a. RTGS cc. BRI Indeks Syariah
b. Kliring dd. BRRI Mawar Konsumer 10
Kliring adalah proses penyampaian suatu surat ee. Schroder 90 Plus Equity Fund
berharga yang belum merupakan suatu kewajiban ff. Schroder Dana Prestasi
bagi Bank, di mana surat berharga tersebut gg. Trim Kapital
disampaikan oleh Bank Penarik, hingga adanya hh. Schroder Global Syariah Equity Fund
pengesahan oleh Bank Tertarik melalui lembaga ii. BRI Mawar Fokus 10
kliring, yang dinyatakan dalam mata uang rupiah. jj. BRI G20 Sharia Equity Fund Dollar
c. BIFAST kk. BRI MSCI Indonesia ESG Screened Class A
BI Fast atau BI-FAST adalah singkatan dari Bank ll. Trimegah Terproteksi Lestari 23
Indonesia Fast Payment merupakan sistem mm. Trimegah Terproteksi Lestari 27
pembayaran yang dikembangkan oleh Bank nn. Trimegah Terproteksi Lestari 29
Indonesia. Dikutip dari situs resmi Bank Indonesia, oo. BRI Proteksi 93
BI Fast adalah infrastruktur sistem pembayaran ritel pp. BRI Proteksi 94
nasional yang dapat memfasilitasi pembayaran ritel qq. BRI Proteksi 95
secara real-time, aman, efisien, dan tersedia setiap rr. BRI MI Proteksi 97
saat (24/7). Dibandingkan dengan Sistem Kliring ss. BRI MI Proteksi 98
Nasional Bank Indonesia (SKNBI) yang layanan tt. BRI MI Proteksi 99
masih terbatas pada jam operasional tertentu dan uu. BRI MI Proteksi 100
dana efektif yang belum real-time serta keterbatasan vv. Trimegah Terproteksi Lestari 31
akses kanal permbayaran, BI-FAST mampu ww. BRI MI Proteksi 105
menyediakan pembayaran yang lebih cepat, lebih xx. BRI MI Proteksi 20 Dollar
luas, dan tersedia setiap saat. 2. Agen Sindikasi BRI
d. Online Transfer Antar Bank Agen Sindikasi adalah bank atau lembaga keuangan non-
bank yang ditunjuk oleh minimal 2 bank dan/atau lembaga
Produk Bank Lanjutan keuangan non-bank yang berkedudukan sebagai
kreditur sindikasi untuk mengelola, mengoordinasikan,
1. Agen Penjual Reksa Dana dan mengadministrasikan fasilitas kredit sindikasi yang
a. Bahana Dana Likuid diberikan oleh kreditur sindikasi tersebut kepada debitur
b. BRI Seruni Pasar Uang II Kelas A sesuai perjanjian kredit sindikasi.
c. Schroder Dana Likuid 3. ATM
d. Bahana Likuid USD Nasabah dapat melakukan transaksi perbankan di ATM
e. TRIM Kas 2 BRI yang tersebar di seluruh unit kerja BRI seluruh
f. BRI Gamasteps Pasar Uang Indonesia dan tempat-tempat strategis lainnya.
g. BRI Seruni Pasar Uang Syariah 4. Bancassurance
h. BRI Seruni Likuid Dolar Bancassurance BRI adalah layanan yang ditawarkan
i. Manulife Obligasi Negara Indonesia II Kelas A oleh Bank BRI yang berkaitan dengan asuransi.
j. Manulife Pendapatan Bulanan II a. Asuransi Telepro Sehat Optima
k. Bahana Makara Prima b. Asuransi Telepro Jiwa Optima
l. BRI Melati Pendapatan Utama c. Asuransi Lengkap Ekonomis Nyaman Sejahtera
m. Schroder USD Bond Fund (Lentera)
n. BRI Brawijaya Abadi Pendapatan Tetap d. Asuransi Telepro Medicash Optima
o. Bahana Ganesha Obligasi Kelas D e. Asuransi Jiwa Optimal Sejahtera (Aurora)
p. Ashmore Dana Obligasi Nusantara f. Asuransi Dana Investasi dan Proteksi (Davespro)
q. Ashmore Dana USD Nusantara g. Asuransi Mikro Proteksi Aman Sejahtera (Pijar)
r. Manulife Dana Campuran II h. Asuransi Telepro Diri Optima
s. BRI Anggrek Fleksibel i. Asuransi Telepro Lifecash Maxima
t. BRI Syariah Berimbang j. Asuransi Telepro Medicash Maxima
u. Schroder Dana Terpadu II k. Asuransi Jiwa & Personal Accident Tabungan Haji
l. Personal Accident Britama
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 113
Page 116
Profil Perusahaan
5. Bank Administrator RDN a. Layanan Jasa Agen Pembayar;
Bank Administrator Rekening Dana Nasabah (RDN) adalah b. Layanan Jasa Agen Peminjaman;
bank yang bertindak sebagai mitra dalam menyediakan c. Layanan Jasa Agen Investasi; dan
layanan pembukaan dan pengelolaan Rekening Dana d. Layanan Jasa Keagenan Lainnya, seperti misalnya
Nasabah untuk investor di pasar modal. RDN digunakan Agen Penampungan dan Agen Jaminan.
sebagai rekening khusus untuk menyimpan dana 12. BRILink
nasabah yang digunakan dalam transaksi efek, seperti BRILink Agen merupakan perluasan layanan di mana
jual beli saham, obligasi, atau instrumen pasar modal BRI menjalin kerjasama dengan nasabah BRI sebagai
lainnya. Agen yang dapat melayani transaksi perbankan bagi
6. Bank Pembayaran KSEI masyarakat secara real time online dengan konsep
Bank Pembayaran KSEI adalah bank umum yang sharing fee. Melalui BRILink Agen, nasabah BRI maupun
ditetapkan oleh KSEI untuk membuka rekening giro milik masyarakat umum lainnya bisa mendapatkan pelayanan
KSEI dan Pemegang Rekening guna menyimpan dana yang sama seperti halnya di unit kerja BRI.
yang tercatat dalam Rekening Efek dan dalam rangka a. EDC BRILink
penyelesaian Transaksi Efek, baik berdasarkan perjanjian b. BRILink Mobile
dengan KSEI maupun peraturan perundang-undangan 13. BRImerchant
yang berlaku. BRI Merchant adalah platform inovatif dari BRI yang
7. BRI Future Investment (BRIFine) memberikan kemudahan bagi para merchant dalam
Program pensiun yang ditawarkan BRIFINE BRI adalah mengelola transaksi bisnis. Salah satu fitur unggulannya
Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP), yang iurannya adalah self onboarding QRIS yang memungkinkan calon
ditetapkan dalam Peraturan Dana Pensiun dan seluruh nasabah merchant BRI untuk mendaftarkan diri dan
iuran serta hasil pengembangannya dibukukan pada langsung menggunakan QRIS dengan cepat dan mudah.
rekening masing-masing Peserta sebagai manfaat 14. BRImo
pensiun. BRImo merupakan financial super app untuk beragam
a. PPIP (Program Pensiun Iuran Pasti) transaksi nasabah kapan pun dan di mana pun. Transaksi
b. Program Manfaat Lain yang ditawarkan beragam, mulai dari online on boarding
8. BRI Kustodian baik dari dalam maupun luar negeri, pembayaran,
a. Jasa Kustodian Reksadana pembelian, investasi, asuransi, hingga pencatatan
b. Jasa Kustodian Efek Beragun Aset keuangan. BRImo juga memfasilitasi nasabah yang
c. Jasa Kustodian General Safekeeping memiliki kebutuhan transaksi lintas negara melalui fitur
d. Jasa Kustodian Tapera transfer internasional ke lebih dari 160 negara serta
e. Jasa Kustodian Kontrak Pengelolaan Dana pembayaran QR di luar negeri.
(Discretionary Fund) 15. BRImola
9. BRI Smart Billing BRIMOLA adalah aplikasi supply chain atau perdagangan
BRI Smart Billing merupakan aplikasi billing manajemen LPG PSO (subsidi) dari agen ke pangkalan dan juga
terpadu yang efektif dan praktis memudahkan pengusaha LPG NPSO (non subsidi) dari agen ke outlet. Aplikasi ini
atau biller dalam mengelola tagihan dan piutangnya memudahkan proses order, pembayaran, dan penarikan
menjadi lebih mudah, murah dan cepat. laporan karena dilakukan secara online.
10. BRI Smart Junio 16. CDM
Aplikasi Junio Smart merupakan suatu produk aplikasi a. CDM
milik Bank Rakyat Indonesia yang dikhususkan untuk b. Brankas Digital
mempermudah pengguna dalam mengelola data sekolah 17. CRM
dari sisi akademis maupun non akademis. Fitur-fitur CRM adalah inovasi terkini yang memungkinkan nasabah
yang tersedia di dalam aplikasi Junio Smart mencangkup untuk melakukan berbagai transaksi, seperti penarikan
proses pembelajaran, penagihan biaya sekolah, serta tunai, setor tunai, cek saldo, dan transfer dana dengan
administrasi data informasi. mudah dan cepat.
11. BRI Trust 18. EDC
Layanan Jasa Trust BRI merupakan layanan jasa EDC BRI adalah EDC BRI adalah mesin Electronic Data
penitipan harta nasabah yang berupa aset finansial untuk Capture (EDC) yang dapat digunakan untuk menerima
dan atas nama nasabah. BRI merupakan Bank pertama pembayaran dengan kartu debit, kartu kredit, kartu
di Indonesia yang memperoleh izin dari Bank Indonesia BRIZZI, dan QRIS. EDC BRI dapat digunakan oleh
untuk menjalankan layanan Jasa Trust di Indonesia merchant yang bekerja sama dengan Bank BRI.
melalui surat Bank Indonesia Nomor 15/19/DPB1/PB1- a. EDC Full Managed
3 tanggal 12 Februari 2013 dan surat penegasan Bank b. EDC Partnership
Indonesia Nomor 15/30/DPB1/PB1-3 tanggal 19 Maret
2013. Ruang lingkup layanan Jasa Trust BRI meliputi:
114 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 117
Laporan Tahunan
2025
19. E-Tax Dinamis, di mana setiap pengguna akan memiliki
E-Tax BRI adalah layanan digital dari Bank Rakyat kode QR yang berbeda dalam jangka waktu yang
Indonesia (BRI) yang dirancang untuk memfasilitasi terbatas.Kode QR tersebut dapat dipindai oleh alat
pembayaran pajak secara elektronik. Layanan ini pindai merchant dan melakukan transaksi keuangan
memungkinkan wajib pajak, baik individu maupun dari rekening pengguna kepada rekening merchant
badan usaha, untuk melakukan pembayaran pajak sesuai dengan kesepakatan.
dengan mudah, cepat, dan aman melalui berbagai kanal 23. Self Service Banking (SSB)
perbankan BRI. a. SSB Digital Customer Service
20. Online Acquiring b. SSB RCM (Replacement Card Machine)
Debit dan CC c. SSB SSPP (Self Service Pastbook Printing)
21. QLola d. SSB QMS (Queueing Management System)
Qlola by BRI merupakan Integrated Corporate Solution 24. Senyum Mobile
Platform yang memudahkan nasabah BRI mengakses Konsep pelayanan terpadu yang memudahkan
berbagai produk dan layanan BRI seperti Cash & masyarakat untuk mengakses produk dan layanan BRI,
Trade, Supply Chain Management, Foreign Exchange, Pegadaian, dan PNM di kantor unit BRI yang dilengkapi
Investment Service, Financial Dashboard, API services dengan loket Pegadaian dan PNM, dan Aplikasi Senyum
serta produk dan layanan lainnya hanya dengan single Mobile merupakan perpanjangan jangkauan dari Sentra
sign on login. Layanan Ultra Mikro (Senyum) yang kini berada dalam
22. QRIS genggaman.
a. QRIS MPM 25. Stroberi Kasir
QRIS Merchant Presented Mode (MPM) Dinamis Stroberi Kasir BRI adalah aplikasi berbasis Android yang
adalah kode QR dengan metode yakni kode QR berfungsi untuk membantu pengelolaan usaha, seperti
dikeluarkan melalui suatu device seperti mesin EDC pencatatan transaksi, pengelolaan persediaan, dan
atau smartphone. Merchant harus me-masukkan layanan keuangan.
nominal pembayaran terlebih dahulu, kemudian 26. Wali Amanat BRI
pelanggan melakukan scan QRIS yang tampil atau BRI telah berpengalaman dalam bertindak sebagai wali
tercetak. amanat dan telah mendapat kepercayaan dari berbagai
b. QRIS CPM perusahaan BUMN, perbankan dan korporasi lainnya
QRIS Customer Presented Mode (CPM) Dinamis dalam hal penerbitan obligasi/MTN. Dengan tugas yaitu
merupakan kode QR yang di generate atau Mewakili dan melindungi kepentingan para pemegang
dikeluarkan dari sebuah device pengguna/customer obligasi/MTN sesuai dengan ketentuan yang tercantum
(seperti smartphone), dan QR tersebut bersifat dalam akta perjanjian perwaliamanatan.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 115
Page 118
Profil Perusahaan
Wilayah
Operasional
Medan
Pekanbaru
Padang
Palembang
Banjarmasin
Jakarta 1 Bandar Lampung
Jakarta 1
Jakarta 3
Jakarta 2
Jakarta Semarang
Surabaya
Bandung
Denpasar
JAKARTA Yogyakarta Malang
Tabel Jaringan Kantor Tahun Selama 5 (lima) Tahun Terakhir
Jenis Kantor 2025 2024 2023 2022 2021
Kantor Pusat 1 1 1 1 1
Regional Office 18 18 18 18 18
Regional Audit Office 18 18 18 18 18
Kantor Cabang + KCK (Dalam Negeri) **
454 453 453 449 451
Kantor Cabang Pembantu (Dalam Negeri) * 555 555 556 579 588
BRI Unit* 5.082 5.086 5.117 5.156 5.222
Kantor Kas *
490 500 505 506 525
Teras BRI* 758 873 977 1.370 1.697
Teras BRI Keliling 6 69 115 117 132
Teras BRI Kapal 4 4 4 4 4
Total 7.386 7.586 7.773 8.227 8.665
*
Sesuai dengan POJK No.12/POJK.03/2021 tentang Bank Umum, disesuaikan bahwa untuk type UKO BRI Unit, Kantor Kas, Teras BRI termasuk dalam status
jenis UKO KCP.
**
Sesuai dengan Nota Dinas B.63.e-PPM/ODV/OD2/08/2023 tanggal 03 Agustus 2023 Perihal Penyampaian persetujuan perubahan supervisi KCK.
Keterangan: Tidak termasuk jumlah Kantor Unit Kantor Luar Negeri.
116 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 119
Laporan Tahunan
2025
Per 31 Desember 2025, BRI memiliki 1 Kantor Pusat
serta melayani seluruh nasabah melalui 7.385 unit
kerja dalam negeri dan 9 (Sembilan) unit kerja
di luar negeri serta jaringan e-channel yang tersebar
di seluruh wilayah Indonesia.
Manado
Jayapura
Makasar
JARINGAN
INTERNASIONAL
Hongkong
Taiwan
New York Singapura
Cayman Island Timor Leste*
*
Termasuk Sub Branch
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 117
Page 120
Profil Perusahaan
Tabel Jaringan Kantor Per Wilayah Tahun 2025
Outlet
Kantor Cabang Pembantu*
Wilayah Regional
Regional Kantor Teras BRI Teras
Audit Kantor
Office Cabang Kantor Keliling Kapal
Office Cabang BRI Unit Teras BRI
Kas
Pembantu
Region 1 /
1 1 24 33 258 23 35 - -
Regional Office Medan
Region 2 /
1 1 22 20 170 18 23 - 1
Regional Office Pekanbaru
Region 3 /
1 1 14 8 157 11 41 - -
Regional Office Padang
Region 4 / Regional Office
1 1 21 28 217 9 37 - -
Palembang
Region 5 / Regional Office
1 1 14 16 188 12 56 - -
Bandar Lampung
Region 6 / Regional Office
1 1 24 53 94 67 16 - 1
Jakarta 1
Region 7 / Regional Office
1 1 32 66 183 64 40 - -
Jakarta 2
Region 8 / Regional Office
1 1 26 44 158 25 27 - -
Jakarta 3
Region 9 / Regional Office
1 1 30 34 565 44 31 - -
Bandung
Region 10 / Regional Office
1 1 22 38 421 34 33 - -
Semarang
Region 11 / Regional Office
1 1 33 33 582 51 50 - -
Yogyakarta
Region 12 / Regional Office
1 1 25 24 279 30 28 - -
Surabaya
Region 13 / Regional Office
1 1 25 34 504 15 120 - -
Malang
Region 14 / Regional Office
1 1 40 42 372 24 66 2 -
Banjarmasin
Region 15 / Regional Office
1 1 37 27 348 18 2 - -
Makassar
Region 16 / Regional Office
1 1 20 16 203 15 31 2 1
Manado
Region 17 / Regional Office
1 1 32 26 295 20 110 2 1
Denpasar
Region 18 / Regional Office
1 1 13 13 88 10 12 - -
Jayapura
Luar Negeri** - - 6 3 - - - - -
Total 18 18 460 558 5.082 490 758 6 4
*
Sesuai dengan POJK No.12/POJK.03/2021 tentang Bank Umum, disesuaikan bahwa untuk type UKO BRI Unit, Kantor Kas, Teras BRI termasuk dalam status jenis UKO
KCP.
**
Sesuai dengan Nota Dinas B.63.e-PPM/ODV/OD2/08/2023 tanggal 03 Agustus 2023 Perihal Penyampaian persetujuan perubahan supervisi KCK.
Keterangan: Tidak termasuk jumlah Kantor Unit Kantor Luar Negeri.
118 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 121
Laporan Tahunan
2025
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 119
Page 122
Profil Perusahaan
Struktur
Organisasi
RAPAT UMUM
PEMEGANG SAHAM
Direktur Utama
Hery Gunardi
Comersial Treasury & Network & Information
Micro Consumer Corporate International
Banking Retail Funding Technology
Akhmad Banking Banking Banking
Alexander Dippo Aquarius Saladin Dharma
Purwakajaya Aris Hartanto * Riko Adythia Farida Thamrin
Paris Y.S. Rudianto Nugraha Effendi
Ultra Micro Retail
Business Transaction & Digital Banking
Funding
Muhammad -
Candra Utama Tri Laksito
Singgih H
Commercial & Institutional IT Strategy Digital Retail
Micro Business BRILink SME Business Treasury Distribution
Card Business Business 1 Retail Funding & Enterprise Banking
Development Business Solution Business Strategy
Natalia Veronica Mochamad Andreas Hassim Architecture Kaspar
Dani Wildan Hari Basuki Achmad Faiz Itang Rusdinar Ivan Amirudin
Choliq Shinta Indriyaty Situmorang
Adrianto
Ultra Micro Small Medium Retail IT Application
Micro Sales Business Institutional Investment Digital Wholesale
Consumer Loan Business** Business 2 Regional Office Transaction Development Banking &
Management 1 Roma Jaka Services
R. Madya Januar Ganang John Sarjono Vacant Dhoni Ramadi Hidayat Wira Innovation
Dani Alfianto Permata Arie Sus Miyanti Kusuma (Pj) Management
Imam W Saharto Putra
Simanjuntak
Kaspar
Situmorang
Social International SORH IT Application
Micro Sales Commercial
Enterplaneurship Unsecured Loan Business**
Corporate Business Distribution Support
Management 2 Rheyna Anggun Banking 1
& Incubation Woro Dwi Tina Setiawati Enterprise Data
Vacant Marnala Gunadi Wono Yodi Herzaman Revan Hadi Management &
Evi Sulistyowati Wuryandari Sentoso
Analitycs
Ajutorius Pinem
Liquidity IT DC
Wealth Infrastructure &
Management SORH Corporate & Funding
Wholesale Banking 2 Management Operations
Elina Basrizal (Pgs)
Wirjakusuma Hendro Wibowo Teguh Tofani Teguh
Sulistyono (Pj) Satria Permana
Gharditya (Pgs)
Corporate Fixed Assets
Banking 3 Management
CISO Office
Nurul Intan Syafri Rakhmat
Rhema
Riesaputra
Procurement
Corporate
Banking 4 Asrini Ruth IT Endpoint
Chrysan Services &
Adhi Pratama Manullang Operations
Maulana Yusuf
Wholesale SORH
Transaction Procurement SORH
Banking Information
Sukengsi Hari
Yoanna Slamet Technology
Parameitha Wafdan Metha
Firdaus
Unit Kerja Luar
Negeri
Komite Dewan Komisaris:
Audit, Nominasi dan Remunerasi, Pemantauan Manajement Risiko, Tata Kelola Terintegrasi
Komite Direksi:
ALCO, Credit Policy, ESG, Human Capital, Information Technology, Procurement, Product, Risk Management, Transformation, Tata Kelola Konglomerasi Keuangan
** Terdapat fungsi Executive Business Officer (EBO)
*** Terdapat fungsi Executive Risk Officer (ERO)
120 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 123
Laporan Tahunan
2025
Struktur organisasi BRI telah disahkan berdasarkan Surat Keputusan NOKEP: S.440-DIR/HCS/02/2026 tanggal 11 Februari 2026
tentang tentang Organisasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. yang telah efektif sejak tanggal 18 Desember 2025 sebagai
berikut:
Dewan Komisaris
Wakil Direktur Utama
Viviana Dyah Ayu R.K.*
Finance &
Manajemen Operation Legal & Strategy
Risiko Compliance
Hakim Achmad
Ety Yuniarti * Putratama Mahdi Yusuf * Royadi *
Human Capital
Corporate Internal Audit
Retail Risk Wholesale Risk Transformation Steven
Augustino Yulianto
- Babas Bastaman - Setiawan
Yudiyantho
Planning,
Corporate Central Budgeting & Corporate Human Capital Audit Standard
Enterprise & Micro Risk Performance Development & Strategy & Talent Corporate & Quality
Credit Risk Operation Compliance Strategy
Market Risk Akbar Suwardi Management Management Secretary Development
Iman Andini Nauli Kris Hananto Soni Daniel
Wita Adriawati (Pgs) A. Eddy Tri Carang Dhanny (Pj) Ardhi Setyarko
Nuraprianto Nasution Ferdinandus (22) Thombara Putra
Wibowo
Financial & Project Human Capital Wholesale &
IT & Digital Commercial Business Branding & Head Office
Retail Credit Legal Management Management
Risk Consumer Risk Credit Risk *** Partner 1 Marketing Audit
Operation Accounting Office
Nugroho Nia Octaviana Cahyo Koes Hariyono Communication
Asep Nurdin Christina Primadoni Yuli M. Dadang Zainuddin Thalib
Pancayogo Widyatmoko Permana KF (Pgs) Dewi Andjarsari Burutu
Dianingrum Handoko
Andreas
Environmental, Chandra Human Capital
Wholesale Social & Investor Santoso Business SORH
Operational Small & Medium Wholesale Corporate Retail Audit
Credit Governance Relation Partner 2
Risk Risk*** Recovery Mira Faranty Center Bangkit
Operation Siaga Ridha
Dodo Marjanto Debra Murniati Dedy Hendrianto Yosephine Ajeng M. Dadang Ngabdianto
Vacant Sekar Putih Hutama (Pgs) Permana KF Vacant
Policy & AML, CFT Human Capital
Digital Subsidiary Service IT Audit
Procedure Operation & CPF
Group Retail Collection Management
Roby Firmansjah Melia Ronald Setiadi
& Recovery Kholis Amhar I Dewa Gede Pramadhona (Pj)
Dhewayani (Pj) Sastraatmadja
Widyasari Agung (Pgs) (Pgs)
(Pj)
Office of Chief Corporate Special
Data Protection Customer Economist
& Fraud Risk Experience University Investigation
Vacant Laurensius Heddi Sabara
Evi Dempowati Ninis Indriswari
Agung Prabowo (Pgs)
Operational
Exellence Culture Regional Audit
Transformation Office
Gibbon Mardame
Parsaoran Tamba Abd. Wahid
(Pj) Wijaya
* Anggota Direksi yang diangkat tersebut baru dapat melaksanakan tugas dan N2 N2 N2
fungsi dalam jabatannya apabila telah mendapat persetujuan dari OJK dan Notes: Direktur SEVP Business Enabler Support
memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Anggota Komite di Bawah Dewan Komisaris per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
1. Komite Audit: Edi Susianto (Ketua) Parman Nataatmadja, Loethano Boy 4. Komite Tata Kelola Terintegrasi: Lukmanul Khakim (Ketua), Kartika
Meizardi, Thauriq Anwar, Maria Ulpah. Wirjoatmodjo, Edi Susianto, Tjondro Prabowo, Donny Himawan, Yoyok
2. Komite Nominasi dan Remunerasi: Edi Susianto (Ketua), Kartika Wirjoatmodjo, Mulawarman, Johanes Kuntjoro Adisardjono, Benny Imam Syafii., Abdul
Parman Nataatmadja, Awan Nurmawan Nuh, Helvi Yuni Moraza, Lukmanul Ghoni, Hari Siaga Amijarso, Mohammad Hidayat, Donsuwan Simatupang, Diah
Khakim, M. Dadang Permana K.F. Defawati Ade, Agoosh Yosran, Martina, Muhammad Cholil Nafis, Nurhaida,
3. Komite Pemantau Manajemen Risiko: Parman Nataatmadja (Ketua), Helvi Yuni Kahlil Rowter.
Moraza, Awan Nurmawan Nuh Komisaris, Sandra Chalik. Nama Anggota Komite di Bawah Direksi dapat di lihat pada Bab Tata Kelola
Perusahaan.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 121
Page 124
Profil Perusahaan
Daftar Keanggotaan
Asosiasi
BRI secara aktif bergabung dalam sejumlah organisasi dan asosiasi terkait bisnis inti perusahaannya untuk mengikuti
perkembangan lingkungan bisnis, memperluas jaringan, serta mengokohkan kontribusi, sinergi, dan eksistensi BRI dalam
menciptakan iklim bisnis yang berkelanjutan. Keanggotaan dalam sejumlah organisasi menjadi langkah strategis bagi BRI dalam
menjalankan kegiatan bisnis perbankan dengan memperhatikan aspek Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST). Meskipun
begitu, BRI tidak memberikan kontribusi finansial di luar iuran keanggotaan rutin. Hingga akhir tahun 2025, BRI tercatat sebagai
anggota dari beberapa asosiasi berikut ini:
Tabel Keanggotaan Asosiasi
Posisi
No. Nama Asosiasi Tujuan
Keanggotaan
Skala
Himpunan Bank Milik Mengembangkan pasar modal Indonesia sebagai industri
1. Ketua II Nasional
Negara (Himbara) yang mampu mendukung perekonomian nasional.
Menjadi mitra bank dalam mewujudkan industri
Bankers Association for Risk Wakil Ketua Bidang
2. perbankan nasional dengan standar praktis terbaik yang Nasional
Management (BARA) Risiko IT
mampu mengelola risiko secara optimal
Memajukan profesi Pejabat atau Petugas Perlindungan
Data Pribadi (PPDP/DPO) di industri keuangan yang
berperan mendukung pembangunan berkelanjutan
Financial Industry serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
3. Data Privacy Mengembangkan sektor jasa keuangan nasional dengan Wakil Ketua Nasional
Network (FINDANET) mendorong kolaborasi dalam perlindungan data,
membangun kepercayaan masyarakat, memperkuat
ketahanan industri, dan memastikan kepatuhan terhadap
regulasi melalui upaya bersama.
Wadah forum komunikasi antar BUMN untuk berbagi
pengalaman dan keahlian dalam bidang pengelolaan
Forum Digital BUMN
4. sistem informasi BUMN dan teknologi terkait, untuk Wakil Ketua Bidang 2 Nasional
(FORDIGI)
mendukung tercapainya sasaran bisnis BUMN dan
stakeholdernya
Berkomunikasi, berkonsultasi, berbagi pengetahuan,
Forum Komunikasi Direktur
dan berkolaborasi dalam memajukan sektor operasional
5. Operasional Perbankan Wakil Ketua Nasional
perbankan, terutama dalam menghadapi era digital dan
(FKDOP)
transformasi teknologi.
Forum Komunikasi Satuan Mengembangkan pasar modal Indonesia sebagai industri
6. Wakil Ketua Umum Nasional
Pengawas Intern (FKSPI) yang mampu mendukung perekonomian nasional
Membantu Program Pemerintah dalam mengembangkan
Asosiasi Bank Kustodian
7. dan memajukan Pasar Modal di Indonesia sesuai dengan Bendahara Nasional
Indonesia (ABKI)
kebijakan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.
Berkomunikasi, konsultasi dalam menghadapi perubahan
Asosiasi SWIFT Indonesia standar global seperti ISO 20022 dan juga memfasilitasi
8. Pengurus Nasional
(ASWIFTINDO) solusi teknologi serta pengembangan bisnis di sektor
perbankan terkait transaksi internasional.
Membahas dan mengokordinasikan isu-isu terkait
proses kliring (penyelesaian transaksi antar bank) dan
Forum Komunikasi Kliring distribusi dokumen/warkat di wilayah Jakarta, melibatkan
9. Pengurus Nasional
Jakarta (FKKJ) berbagai pihak seperti Bank dan penyedia jasa kliring,
untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan
perbankan.
Forum Human Capital Wadah untuk merumuskan wawasan strategis bagi
10. Pengurus Nasional
Indonesia (FHCI) pengembangan SDM di Indonesia
122 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 125
Laporan Tahunan
2025
Posisi
No. Nama Asosiasi Tujuan
Keanggotaan
Skala
Menjadi wadah profesional untuk pengembangan
karir dan pengetahuan di bidang tata kelola, risiko,
SACA (Information audit, keamanan, dan privasi teknologi informasi (TI) di
Systems Audit and Control Indonesia, dengan memperluas manfaat sertifikasi global
11. Pengurus Nasional
Association) Indonesia ISACA (seperti CISA, CISM) agar lebih dekat kepada para
Chapter profesional tanah air, memfasilitasi networking, berbagi
wawasan, serta membangun ekosistem digital trust dan
keahlian cybersecurity.
Asosiasi yang berperan sebagai operator pasar Surat
HIMDASUN (Himpunan Utang Negara (SUN) di Indonesia yang berkomitmen
12 Pengurus Nasional
Pedagang Surat Utang) meningkatkan likuiditas dan transparansi Surat Utang
Negara.
Asosiasi yang bertugas memberikan informasi kepada
APUVINDO (Asosiasi Pasar
pelaku pasar keuangan domestik. Informasi tersebut
13. Uang dan Pasar Valuta Pengurus Nasional
meliputi agenda benchmark reform dan rekomendasi
Asing Indonesia)
referensi suku bunga.
Indonesia Contact Center Organisasi yang berkaitan dengan update informasi
14. Pengurus Nasional
Association (ICCA) terkait Contact Center, Benchmarking, Update Teknologi
Partnership for Carbon
15. Accounting Financials Melakukan pengungkapan financed emissions Anggota Internasional
(PCAF)
United Nations Global Berkomitmen dalam keberlanjutan serta mendukung
16. Anggota Internasional
Compact (UNGC) pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)
Science-Based Target Menetapkan target iklim yang kredibel dan berbasis sains
17. Anggota Internasional
Initiatives (SBTI) dan meningkatkan kredibilitas perusahaan
Association of Certified Lembaga Internasional yang mengeluarkan sertifikasi CFE
18. Anggota Internasional
Fraud Examiners guna mencegah dan memberantas fraud.
Association Certified Fraud Organisasi profesional anti-fraud terbesar di Indonesia
19. Examiner (ACFE) Indonesian yang untuk mencegah, mendeteksi, dan menginvestigasi Anggota Internasional
Chapter kecurangan.
Memperluas koneksi dan relasi dengan para perbankan di
Asia Pacific Loan Market
20. Asia Pacific yang berpotensi untuk melakukan kerjasama Anggota Internasional
Association (APLMA)
dalam rencana pembentukan kredit sindikasi.
Rapi Utama Indonesia Lembaga Pencatatan Aset Perusahaan pembiayaan dan
21. Anggota Nasional
(RAPINDO) Bank
Forum Komunikasi
Memfasilitasi komunikasi perbankan untuk mencari solusi
22. Operasional Kas Perbankan Anggota Nasional
operasional kas
(FKOKP)
ACI FMA Indonesia Organisasi yang menaungi lebih dari 800 profesional
(Association Cambiste di sektor pasar keuangan, termasuk pasar uang, valas,
23. Internationale – Financial derivatif, obligasi, serta pialang uang. Berafiliasi dengan Anggota Nasional
Markets Association ACI Paris dan IBI, organisasi ini terus berkembang seiring
Indonesia) integrasi pasar keuangan.
Lembaga Alternatif
Penyelesaian Sengketa Lembaga yang menangani sengketa lain yang mendapat
24. Anggota Nasional
Sektor Jasa Keuangan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan.
(LAPS SJK)
Mengembangkan auditor intern perbankan yang memiliki
Ikatan Auditor Internal Bank
25. kompetensi tinggi melalui program pelatihan dan Anggota Nasional
(IAIB)
sertifikasi terstandar
Menghimpun, mengokordinasi, dan meningkatkan
Asosiasi Forensik Digital
26. kompetensi profesional praktisi/peminat forensik digital Anggota Nasional
Indonesia (AFDI)
untuk memajukan bidang tersebut di Indonesia
The Institute of Internal IIA Indonesia sebagai afiliasi IIA Global didirikan pada
27. Auditors Indonesia (IIA tahun 1989 dengan tujuan untuk mengembangkan dan Anggota Nasional
Indonesia) meningkatkan profesi audit internal di Indonesia.
Asosiasi yang secara proaktif pada penetapan standar
Asosiasi Sistem Pembayaran dan tindakan untuk mendorong pembayaran digital,
28. Anggota Nasional
Indonesia (ASPI) merepresentasikan industri dalam dialog bersama
regulator dan pembuat kebijakan.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 123
Page 126
Profil Perusahaan
Profil
Direksi
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Administrasi Niaga, Universitas 17 Agustus Jakarta (1987).
- Master of Business Administration, Major in Finance and Accounting
University of Oregon USA (1991).
- Doktor Manajemen Bisnis, Universitas Padjadjaran Bandung (2021).
Sertifikasi
- Certified Risk Management Level 7, LSPP (2024).
- Certified Islamic Banking, Karim Consulting Indonesia (2020).
- Risk Management Certification Refresher Program, BARA (2019).
- Certified Risk Management Level 5, LSPP (2013).
- Certified Risk Management Level 4, LSPP (2012).
- Certified Financial Planning (CFP), Financial Planning Standard Board
(2007).
- Certified Wealth Manager (CWM), University of Greenwich and IBI
(2005).
- Chartered Life Underwriter (CLU), Singapore College of Insurance
(2004).
- Chartered Financial Consultant (ChFC), Singapore College of Insurance
Hery Gunardi -
(2004).
Foreign Exchange and Money Market Dealer, TRAC Consultant
Direktur Utama Singapore (1997).
Training
- Executive Development Program: Workshop Strategy Governance for
Kewarganegaraan Boards, IMD Business School, Switzerland (2024).
- Executive Development Program: Exploiting Disruption a Digital World,
Warga Negara Indonesia
London Business School, United Kingdom (2022).
- Executive Development Program: 3 Strategic Branding "From
Domisili Behavioural Insights to Business Growth”, London Business School,
United Kingdom (2015).
Jakarta, Indonesia
- Executive Development Program: High Impact Leadership, University of
Berkeley, USA (2014).
Tempat dan Tahun Lahir/Usia
- Executive Development Program: Leading Change & Organizational
Lahir di Bengkulu, pada tahun 1962. Renewal Program, Standford University Graduate School of Business,
Usia 63 tahun Per Desember 2025. USA (2013).
- Executive Development Program: Market Driving Strategies
Programme, London Business School, United Kingdom (2011).
Periode Menjabat
- Executive Development Program: Leading a Resilient Organization:
2025 - 2030 (Periode Pertama) Achieving Results During Challenging Times, The Wharton School
University of Pennsylvania, USA (2009).
Kepemilikan Saham BRI - Executive Development Program: Creating and Executing Breakthrough
Strategy, Colombia University, USA (2008).
435.000 lembar
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat untuk pertama kalinya menjadi Direktur Utama berdasarkan
RUPS Tahunan Tahun 2025 tanggal 24 Maret 2025. Efektif setelah
mendapatkan persetujuan OJK atau Uji Kemampuan dan Kepatutan
sesuai Surat OJK No. 46/KDK.03/2025 tanggal 28 Mei 2025.
124 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 127
Laporan Tahunan
2025
Rangkap Jabatan Achievement
- Ketua Asosiasi Perhimpunan Bank Nasional (PERBANAS)
(2025 - sekarang). - Best Retail Bank Indonesia - Trailblazer Asia Awards dari Retail
- Anggota Dewan Pengawas Ikatan Bankir Indonesia (IBI) Banker International (RBI), Maret 2025
(2023 - sekarang). - Excellence in Employee Engagement - Trailblazer Asia Awards
- Anggota Badan Pengawas Asosiasi Sistem Pembayaran dari Retail Banker International (RBI), Maret 2025
Indonesia (ASPI) (2022 - sekarang). - Brand Finance Global 500 - Peringkat 323 Global & Peringkat 1
- Bendahara Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES)
di Indonesia dari Brand Finance, Maret 2025
(2021 - sekarang).
- Indonesia's Best for Disrectionary Portofolio Management -
- Bendahara Umum Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI)
(2025 - sekarang). Euromoney Private Banking Awards dari Euromoney, Maret 2025
- Ketua Asset and Liability Committee (ALCO) BRI - 20 Top Companies to Watch in 2025 dari Bloomberg Technoz,
(2025-sekarang). Juni 2025
- Ketua Credit Policy Committee BRI (2025-sekarang). - Best Private Bank-Indonesia dari Global Brands Magazine, Juni
- Ketua Environmental, Social & Governance (ESG) Committee 2025
BRI (2025-sekarang). - The World’s Largest Companies - Forbes Global 2000 List dari
- Ketua Procurement Committee 1 BRI (2025-sekarang). Forbes, Juni 2025
- Ketua Transformation Steering Committee BRI
- Best Mobile Banking Brand dari Global Brands Magazine, Juni
(2025-sekarang).
2025
Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya. - Best Bank - FinanceAsia Awards dari FinanceAsia, Juni 2025
- Best Private Bank - FinanceAsia Awards dari FinanceAsia, Juni
2025
- Fortune Southeast Asia 500 dari Fortune, Juni 2025
Pengalaman Kerja
- Best Bank Awards - Kategori KBMI IV dari Investor Trust, Juni
- Direktur PT AXA Mandiri Financial Services, PT AXA Mandiri 2025
Financial Services (November 2003 - Januari 2006).
- Top 1000 World Banks dari The Banker, Juli 2025
- Senior Vice President, Group Head Wealth Management
- Best Digital Bank dari Euromoney Awards for Excellence 2025 –
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Januari 2006 -Januari 2009).
- Executive Vice President, Group Head Distribution Network I Country/Territory Winners: Indonesia, Juli 2025
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Januari 2009 - Januari 2013). - Indonesia TOP 5 Public Listed Companies dari ASEAN Corporate
- Senior Executive Vice President Consumer Finance PT Bank Governance Conference & Awards (ASEAN CGCA) 2025, Juli
Mandiri (Persero) Tbk (Januari 2013 - April 2013). 2025
- Direktur Micro & Retail Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - ASEAN Asset Class Public Listed Companies dari ASEAN
(April 2013 - Januari 2015). Corporate Governance Conference & Awards (ASEAN CGCA)
- Presiden Komisaris PT AXA Mandiri Financial Services (Mei 2025, Juli 2025
2013 - Maret 2015).
- Best Human Capital Awards dari BusinessAsia Indonesia, Juli
- Direktur Micro & Business Banking PT Bank Mandiri (Persero)
2025
Tbk (Januari - Maret 2015).
- Direktur Consumer banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - Digital Banking Awards dari Investor Trust, Agustus 2025
(Maret 2015 - April 2016). - Best Private Bank for HNWIs - Indonesia dari The Asset Triple A,
- Direktur Distributions PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1 September 2025
(April 2016 - Maret 2018). - Indonesia's Biggest Companies #1 Most Profitable Companies
- Direktur Bisnis Kecil & Jaringan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dari Fortune Indonesia, 12 September 2025
(Maret 2018-Mei 2019). - Most Trusted Company based on Corporate Governance
- Direktur Bisnis & Jaringan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Perception Index (CGPI) dari The Indonesian Institute for
(Mei - Desember 2019).
Corporate Governance (IICG) dan SWA Media Group, 1
- Direktur Consumer & Retail Transaction PT Bank Mandiri
November 2025
(Persero) Tbk (Desember 2019 - Februari 2020).
- Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - Global Corporate Sustainability Awards (GCSA) dari Global
(Februari - Oktober 2020). Corporate Sustainability Awards (GCSA) 2025, 1 November 2025
- Ketua Project Management Office Merger Bank Syariah Milik - Bank Pendukungan Pengembangan Pasar Uang Rupiah Terbaik
BUMN (Maret 2020 - Februari 2021). (Repo Awards) dari Bank Indonesia Award, 1 November 2025
- Direktur Utama PT Bank Syariah Mandiri - Bank of The Year Award dari The Banker, Desember 2025
(Oktober - Desember 2020). - CEO of the Year dari Infobank, Desember 2025
- Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk. - National Sharia Finance Transformation Leader dari Bisnis
(Desember 2020 - Maret 2025).
Indonesia, Desember 2025
- Direktur Utama BRI (Maret 2025 – sekarang).
- Best Transformation Transformational Leader dari CNBC,
Desember 2025
- Best Digital Transformation and Innovation Impact Award dari
CNBC, Desember 2025
- Best Contribution to Economic Empowerment Award dari CNBC,
Desember 2025
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 125
Page 128
Profil Perusahaan
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Peternakan, Institut Pertanian Bogor (2001).
- Master of Business Administration, University of Rochester, USA
(2010).
Sertifikasi
- Sertifikasi Chartered Accountant.
- Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7.
- Certified Financial Planner (FPSB).
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat sebagai Direktur Keuangan BRI untuk pertama kalinya
berdasarkan Hasil RUPS Luar Biasa tanggal 21 Januari 2021. Efektif
setelah mendapatkan persetujuan OJK atau Uji Kemampuan dan
Kepatutan sesuai Surat OJK No. 36/KDK.03.2021 tanggal 14 April
Viviana Dyah Ayu R.K. *
2021. Kemudian diangkat kembali menjadi Direktur Finance & Strategy
berdasarkan RUPS Tahunan Tahun 2025 tanggal 24 Maret 2025.
Selanjutnya, dialihkan penugasan menjadi Wakil Direktur Utama
Wakil Direktur Utama berdasarkan RUPS Luar Biasa tanggal 17 Desember 2025.
Rangkap Jabatan
- Ketua Pengganti merangkap Anggota Tetap Asset and Liability
Committee (ALCO) BRI (2025-sekarang).
Kewarganegaraan
- Ketua Pengganti merangkap Anggota Tetap Dengan Hak Suara
Warga Negara Indonesia Environmental, Social & Governance (ESG) Committee BRI
(2025-sekarang).
Domisili - Ketua Pengganti 1 Product Committee 1 Segmen Wholesale BRI
(2025-sekarang).
Tangerang Selatan, Indonesia - Ketua Pengganti 1 Product Committee 1 Segmen Non Wholesale BRI
(2025-sekarang).
Tempat dan Tahun Lahir/Usia - Ketua Pengganti 1 merangkap Anggota Tetap Dengan Hak Suara
Transformation Steering Committee BRI (2025-sekarang).
Lahir di Surakarta, pada tahun 1978.
Usia 47 tahun Per Desember 2025. Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Periode Menjabat Pengalaman Kerja
- AVP Planning, Corporate Development & Strategy BRI (2016 – 2017).
2021 – 2026 (Periode Pertama).
- AVP Equity Management, Corporate Development & Strategy BRI
2025 – 2030 (Periode Kedua).
(2017 – 2018).
- VP Subsidiary Management Desk BRI (2018 – 2019).
Kepemilikan Saham BRI - EVP Subsidiary Management Division BRI (2019).
3.819.500 lembar - Direktur Keuangan BRI (2021 – 2025).
- Direktur Finance & Strategy BRI (2025).
- Wakil Direktur Utama BRI (2025 – Sekarang).
* Anggota Direksi yang diangkat tersebut baru dapat melaksanakan tugas dan fungsi dalam jabatannya apabila telah mendapat persetujuan dari OJK dan memenuhi
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
126 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 129
Laporan Tahunan
2025
Riwayat Pendidikan
Sarjana Sosial Politik limu Pemerintahan dari Universitas Padjadjaran
(1990).
Sertifikasi
• Risk Management Refresher Program Jenjang 7 "For Successful
Completion of Refresher Program"
• Manajemen Risiko Perbankan Level 7
• Chief Business Development Officer Innovation school
• Three Legged Five Whys For Operations Strategi Bisnis, Produk Trade
& Value Chain
• Strategi Bisnis, Produk Trade & Value Chain
• Business Continuity Management
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat untuk pertama kalinya menjadi Direktur Network dan
Aquarius Rudianto Retail Funding berdasarkan RUPS Tahunan Tahun 2025 tanggal 24
Maret 2025. Efektif setelah mendapatkan persetujuan OJK atau Uji
Direktur Network dan Retail Funding Kemampuan dan Kepatutan sesuai Surat OJK No. 43/KDK.03/2025
tanggal 28 Mei 2025.
Rangkap Jabatan
Kewarganegaraan - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Asset and Liability Committee
(ALCO) BRI (2025-sekarang).
Warga Negara Indonesia - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Transformation Steering
Committee (2025-sekarang).
Domisili - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Environmental, Social &
Governance (ESG) Committee BRI (2025-sekarang).
Jakarta, Indonesia - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Transformation Steering
Committee BRI (2025-sekarang).
Tempat dan Tahun Lahir/Usia
Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Lahir di Jakarta, pada tahun 1967.
Usia 58 tahun Per Desember 2025. Pengalaman Kerja
- Senior Vice President Commercial Banking PT. Bank Mandiri
Periode Menjabat (Persero) Tbk (2010-2014)
- Senior Vice President Regional CEO PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk
2025 - 2030 (Periode Pertama)
(2015-2018)
- Senior Executive Vice President (SEVP) Operation PT Bank Mandiri
Kepemilikan Saham BRI (Persero) Tbk (2018-2019)
- Komisaris Mandiri Axa General Insurance (2019-2020)
Tidak memiliki
- Senior Executive Vice President (SEVP) Bisnis dan Jaringan
PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk (2019-2020)
- Komisaris PT Bank Syariah Mandiri (2020)
- Direktur Jaringan & Retail Funding PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(2020-2025)
- Direktur Network & Retail Funding PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk (2025-sekarang).
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 127
Page 130
Profil Perusahaan
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Ekonomi Akutansi dari Universitas Indonesia (2004).
- Master of Management dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
(2009).
- Master of Business Administration dari University of Cambridge,
London (2012).
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7.
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat untuk pertama kalinya menjadi Direktur Commercial Banking
berdasarkan RUPS Tahunan Tahun 2025 tanggal 24 Maret 2025.
Efektif setelah mendapatkan persetujuan OJK atau Uji Kemampuan dan
Kepatutan sesuai Surat OJK No. KEPR 54/D.03/2025 tanggal 18 Juni
Alexander Dippo Paris Y. S.
2025.
Rangkap Jabatan
Direktur Commercial Banking
- Anggota Tetap Dengan Hak Suara Asset and Liability Committee
(ALCO) BRI (2025-sekarang).
- Anggota Tidak Tetap Product Committee dengan Hak Suara
(sesuai dengan topik komite) (2025 - Sekarang).
Kewarganegaraan
Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Warga Negara Indonesia
Pengalaman Kerja
Domisili - VP of Automotive Sector Development for Commercial Banking
Client (2015-2017).
Jakarta, Indonesia
- VP of Financial Sector Department for Government and Institutional
Banking Client (2017-2020).
Tempat dan Tahun Lahir/Usia - Komisaris PT Mandiri AXA General Insurance (MAGI) (2023).
Lahir di Jakarta, pada tahun 1982. - Komisaris Utama PT Mandiri Utama Finance (MUF) (2024-2025).
Usia 43 tahun Per Desember 2025. - SVP SME Banking Group PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(2020-2025).
- Direktur Commercial Banking BRI (2025 – sekarang).
Periode Menjabat
2025 - 2030 (Periode Pertama)
Kepemilikan Saham BRI
Tidak memiliki
128 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 131
Laporan Tahunan
2025
Riwayat Pendidikan
Bachelor of Engineering, Mechanical Engineering dari Swinburne
University of Technology Melbourne Australia (1999).
Sertifikasi
- Executive Certificate - Chief Information Security Officer (CISO),
Carnegie Mellon University USA (2022).
- Executive Certificate – Chief Data Officer (CDO), Carnegie Mellon
University USA (2023).
- Pelatihan Sertifikasi Manajemen Risiko perbankan Syariah Tingkat 5,
ASBISINDO, (2023).
- Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7, LSPP (2024).
- Risk Management Certification Refresher Program, Banker Association
for Risk Management (2025).
Riwayat Jabatan
Saladin Dharma Dasar Hukum Pengangkatan
Nugraha Effendi Diangkat untuk pertama kalinya menjadi Direktur Information
Technology berdasarkan RUPS Tahunan Tahun 2025 tanggal 24
Direktur Information Technology Maret 2025. Efektif setelah mendapatkan persetujuan OJK atau Uji
Kemampuan dan Kepatutan sesuai Surat OJK No. KEPR 57/D.03/2025
tanggal 18 Juni 2025.
Rangkap Jabatan
Kewarganegaraan
- Wakil Ketua Bidang Technology & Security, Association of
Warga Negara Indonesia Indonesian National Banks (PERBANAS) (2024-sekarang).
- Ketua Bidang 2 Forum Digital BUMN (Fordigi) (2025-sekarang).
Domisili - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Asset and Liability Committee
(ALCO) BRI (2025-sekarang).
Jakarta Selatan, Indonesia - Ketua Information Technology Steering Committee BRI
(2025-sekarang).
Tempat dan Tahun Lahir/Usia - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Product Committee 1 Segmen
Non Wholesale BRI (2025-sekarang).
Lahir di Jakarta, pada tahun 1974. - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Transformation Steering
Usia 51 tahun Per Desember 2025. Committee BRI (2025-sekarang).
- Anggota Tetap Dengan Hak Suara Komite Tata Kelola Konglomerasi
Periode Menjabat Keuangan BRI (2025-sekarang).
2025 - 2030 (Periode Pertama) Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Kepemilikan Saham BRI Pengalaman Kerja
- Information Technology Consultant, PT Astra Graphia Information
Tidak memiliki
Technology (2000-2003).
- Head of Competence (HoC), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(2003-2006).
- Head of Information Technology, Senior Vice President (SVP), HSBC
Indonesia (2006-2014).
- Head of IT Division, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (2014-2018).
- Group Head Chief Information Security Officer, PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk (2018-2023).
- Direktur Information Technology PT Bank Syariah Indonesia Tbk
(2023-2025).
- Direktur Information Technology BRI (2025 – sekarang).
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 129
Page 132
Profil Perusahaan
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Akuntansi dari Universitas Padjajaran, Bandung (1994).
- Master of Business Administration dari Booth Business School,
University of Chicago, USA (2008).
Sertifikasi
• Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 - BARa (2025)
• Sertifikasi Perbankan – Kualifikasi 7 bidang Manajemen Resiko
Perbankan - LSPP (2024)
Pelatihan/Kursus:
• CEO/Senior Leadership Program - Imperial College Business School/
HSBC (2024)
• CEO/Senior Leadership ESG Certification Program - Imperial College
Business School/HSBC (2024)
• Global Leadership Forum – Commercial Banking - HSBC (2024)
• CEO Certification - Citibank New York (2016)
• CEO Risk - Citibank New York (2016)
• Advance Risk - Citibank (2013)
Riko Adythia
Direktur Corporate Banking
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat untuk pertama kalinya menjadi Direktur Corporate Banking
Kewarganegaraan berdasarkan RUPS Tahunan Tahun 2025 tanggal 24 Maret 2025.
Efektif setelah mendapatkan persetujuan OJK atau Uji Kemampuan dan
Warga Negara Indonesia Kepatutan sesuai Surat OJK SR-212/PB.02/2025 tanggal 26 Juni 2025.
tanggal 26 Juni 2025.
Domisili
Rangkap Jabatan
Jakarta, Indonesia - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Environmental, Social &
Governance (ESG) Committee BRI (2025-sekarang).
Tempat dan Tahun Lahir/Usia - Anggota Tetap Komite Kredit BRI (2025-sekarang).
- Anggota Tetap Dengan Hak Suara Asset and Liability Committee
Lahir di Bandung, pada tahun 1973.
(ALCO) BRI (2025-sekarang).
Usia 52 tahun Per Desember 2025.
Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Periode Menjabat
Pengalaman Kerja
2025 - 2030 (Periode Pertama) • VP/Structured Trade Finance Citibank New York
(September 2001 – Agustus 2003)
Kepemilikan Saham BRI • Director/Deputy Country CFO Citi (Agustus 2003 – Oktober 2010)
• Director/COO Treasury & Trade Solutions Citi
Tidak memiliki
(Oktober 2010 – Oktober 2012)
• Director/Country Head Treasury & Trade Solutions Citi
(Oktober 2012 – November 2013)
• Managing Director/Country Head Treasury & Trade Solutions Citi
(November 2013 - Oktober 2015)
• Managing Director/Country Head Global Subsidiaries Group Citi
(Oktober 2015 – Agustus 2018)
• Managing Director Global Banking HSBC Indonesia
(Agustus 2018 – Desember 2022)
• Direktur Wholesale Banking HSBC Indonesia
(Januari 2023 – Desember 2024)
• Presiden Direktur (Designate) HSBC Indonesia
(Januari – Maret 2025)
• Direktur Corporate Banking BRI (2025 – sekarang).
130 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 133
Laporan Tahunan
2025
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Ilmu Hubungan Internasional dari Universitas Padjadjaran,
Bandung (1998).
- Master International Business dari Aston University, Inggris (2001).
Sertifikasi
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 (2025).
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat untuk pertama kalinya menjadi Direktur Operations
berdasarkan RUPS Tahunan Tahun 2025 tanggal 24 Maret 2025.
Efektif setelah mendapatkan persetujuan OJK atau Uji Kemampuan dan
Kepatutan sesuai Surat OJK No. KEPR 44/D.03/2025 tanggal 28 Mei
2025.
Rangkap Jabatan
Hakim Putratama - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Asset and Liability Committee
(ALCO) BRI (2025-sekarang).
Direktur Operations - Anggota Tetap dgn Hak Suara Procurement Committee
(2025-sekarang).
- Ketua Pengganti merangkap Anggota Tetap Dengan Hak Suara
Information Technology Steering Committee BRI (2025-sekarang).
- Anggota Tetap Dengan Hak Suara Procurement Committee 1 BRI
Kewarganegaraan
(2025-sekarang).
Warga Negara Indonesia - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Product Committee 1 Segmen
Non Wholesale BRI (2025-sekarang).
Domisili
Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Tangerang Selatan, Indonesia
Pengalaman Kerja
Tempat dan Tahun Lahir/Usia - Vice President (VP), Marketing PT. Bank Barclays Indonesia
(2009-2010)
Lahir di Palembang pada tahun 1976. - Head of Acquisition, Citibank Ready Credit Citibank Indonesia
Usia 49 tahun per Desember 2025. (2010-2012)
- Senior Vice President (SVP) Head of Marketing & Segment Offering
Periode Menjabat PT Bank Commonwealth (2012 – 2015).
- Senior Vice President (SVP) Corporate Secretary Division PT Bank
2025 - 2030 (Periode Pertama) Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk (2015-2018).
- Senior Vice President (SVP) Consumer Funding Retail Division
Kepemilikan Saham BRI PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk
(2018 -2022).
Tidak memiliki - Head of International and Transaction Banking PT Bank
Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk (2022 –2023).
- Direktur Institutional Banking BTN (2023 –2024).
- Direktur Operations and Customer Experience BTN (2024 – 2025).
- Direktur Operations BRI (2025 – Sekarang).
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 131
Page 134
Profil Perusahaan
Riwayat Pendidikan
Sarjana Akuntansi dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1998).
Sertifikasi
- Sertifikasi Kompetensi Penjamin Sub Bidang Pengelolaan (2023)
- Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 (2025).
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat untuk pertama kalinya menjadi Direktur Micro berdasarkan
RUPS Tahunan Tahun 2025 tanggal 24 Maret 2025. Efektif setelah
mendapatkan persetujuan OJK atau Uji Kemampuan dan Kepatutan
sesuai Surat OJK No. 55/KDK.03/2025 tanggal 18 Juni 2025.
Rangkap Jabatan
Anggota Tetap Dengan Hak Suara Asset and Liability Committee
(ALCO) BRI (2025-sekarang).
Akhmad Purwakajaya
Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Direktur Micro
Pengalaman Kerja
- Executive Vice President Divisi SOE BRI (2020 – 2021).
- Pemimpin Cabang Khusus BRI (2021 – 2022).
Kewarganegaraan - Regional CEO BRI Jakarta 1 (2022 – 2023).
- Direktur Utama PT Jamkrindo (2023 – 2025).
Warga Negara Indonesia - Direktur Micro BRI (2025 – sekarang).
Domisili
Jakarta, Indonesia
Tempat dan Tahun Lahir/Usia
Lahir di Metro Lampung Tengah, pada tahun 1971.
Usia 54 tahun Per Desember 2025.
Periode Menjabat
2025 - 2030 (Periode Pertama)
Kepemilikan Saham BRI
243.500 lembar
132 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 135
Laporan Tahunan
2025
Riwayat Pendidikan
Sarjana Teknik Sipil dari Universitas Indonesia, Depok (1996).
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 (2025).
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat untuk pertama kalinya menjadi Direktur Treasury and
International Banking berdasarkan RUPS Tahunan Tahun 2025 tanggal
24 Maret 2025. Efektif setelah mendapatkan persetujuan OJK atau Uji
Kemampuan dan Kepatutan sesuai Surat OJK No. KEPR 64/D.03/2025
tanggal 26 Juni 2025.
Rangkap Jabatan
- Bendahara Apuvindo (2025 - sekarang).
- Anggota Tetap Dengan Hak Suara Asset and Liability Committee
Farida Thamrin (ALCO) BRI (2025-sekarang).
- Anggota Tetap Komite Kredit (2025-sekarang).
Direktur Treasury and International Banking - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Procurement Committee 1 BRI
(2025-sekarang).
Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Kewarganegaraan Pengalaman Kerja
Warga Negara Indonesia - SVP Market Risk Group Head Bank Mandiri (2015-2016).
- SVP Treasury Group Head Bank Mandiri (2016-2019).
Domisili - Komisaris PT Mandiri Sekuritas (2019-2021).
- SEVP Corporate Banking Solution Head Bank Mandiri (2019-2021).
Jakarta, Indonesia - Komisaris PT Bukit Pembangkit Inovatif (2021-2024).
- Komisaris PT Bukit Multi Investasi (2022-2023).
Tempat dan Tahun Lahir/Usia - Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Bukit Asam
(2021-2025).
Lahir di Jakarta, pada tahun 1972. - Direktur Treasury and International Banking BRI (2025 – sekarang).
Usia 53 tahun Per Desember 2025.
Periode Menjabat
2025 - 2030 (Periode Pertama)
Kepemilikan Saham BRI
19.800 lembar
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 133
Page 136
Profil Perusahaan
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Teknik Elektro dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (2003).
- Master of Business Administration dari University of Melbourne (2012).
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 (2025).
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat untuk pertama kalinya menjadi Direktur Manajemen Risiko
berdasarkan RUPS Luar Biasa tanggal 17 Desember 2025.
Rangkap Jabatan
- Anggota Tetap Dengan Hak Suara Asset and Liability Committee
(ALCO) BRI (2025-sekarang).
- Anggota Tetap Dengan Hak Suara Credit Policy Committee BRI
(2025-sekarang).
Ety Yuniarti* - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Information Technology Steering
Committee BRI (2025-sekarang).
Direktur Manajemen Risiko - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Procurement Committee 1 BRI
(2025-sekarang).
- Anggota Tetap Dengan Hak Suara Komite Tata Kelola Konglomerasi
Keuangan BRI (2025-sekarang).
Kewarganegaraan
Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Warga Negara Indonesia
Pengalaman Kerja
Domisili - Assistant Vice President - Head of Investor Communications
Department BRI (Maret 2015 - Juli 2018).
Tangerang Selatan, Indonesia - Assistant Vice President - Head of Strategic Investments
Department BRI (Juli 2018 – Oktober 2019).
Tempat dan Tahun Lahir/Usia - Assistant Vice President, Deputy Head of Asset Liability
Management & MIS Group BRI (November 2019 – November 2020).
Lahir di Klaten, pada tahun 1981. - Senior Vice President - Head of Credit Risk & Policy Group BRI
Usia 44 tahun Per Desember 2025. (Desember 2020 – Desember 2021).
- Executive Vice President, Head of Enterprise Risk Group BRI
Periode Menjabat (Januari 2022 - Mei 2025).
- Komisaris Utama, BRI Ventura Investama (April 2022 – Juni 2025).
2025 - 2030 (Periode Pertama) - Senior Executive Vice President, Head of Retail Risk Sub Directorate
BRI (Juni 2025 - Desember 2025).
Kepemilikan Saham BRI - Direktur Manajemen Risiko BRI (2025 – sekarang).
193.262 lembar
* Anggota Direksi yang diangkat tersebut baru dapat melaksanakan tugas dan fungsi dalam jabatannya apabila telah mendapat persetujuan dari OJK dan memenuhi
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
134 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 137
Laporan Tahunan
2025
Riwayat Pendidikan
- Universitas Pembangunan Nasional "Veteran", Surabaya - Ekonomi
(1998)
- Master of Business Administration (MBA) dari Clark University,
Massachusetts, USA (2010)
Sertifikasi
- Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 (2025).
- Capital Market Professional Certificate, New York Institute of Finance,
New York, USA (2017)
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat untuk pertama kalinya menjadi Direktur Consumer Banking
berdasarkan RUPS Luar Biasa tanggal 17 Desember 2025.
Rangkap Jabatan
Aris Hartanto* - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Asset and Liability Committee
(ALCO) BRI (2025-sekarang).
Direktur Consumer Banking
Pengalaman Kerja
- Business Manager - BRI New York Agency (Mei 2014 – Juli 2018)
- General Manager - Branch BRI Singapore
Kewarganegaraan (Juli 2018 – November 2020)
- Division Head - Distribution Network Division
Warga Negara Indonesia (November 2020 – November 2022)
- Regional CEO of Regional Office, BRI Medan
Domisili (November 2022 – Februari 2024)
- Direktur Utama PT Asuransi BRI Life
Jakarta, Indonesia (Februari 2024 - Desember 2025)
- Direktur Consumer Banking (Desember 2025 - sekarang)
Tempat dan Tahun Lahir/Usia
Lahir di Ponorogo, pada tahun 1975.
Usia 50 tahun per Agustus 2025.
Periode Menjabat
2025 - 2030 (Periode Pertama)
Kepemilikan Saham BRI
430.964 lembar
* Anggota Direksi yang diangkat tersebut baru dapat melaksanakan tugas dan fungsi dalam jabatannya apabila telah mendapat persetujuan dari OJK dan memenuhi
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 135
Page 138
Profil Perusahaan
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjadjaran, Bandung (1998).
- Master of Business Administration dari Tulane University, New Orleans
Amerika Serikat (2007).
Riwayat Pelatihan
- Driving Profitable Growth dari Harvard Business School, USA (2020).
- Advanced Int'l Corporate Finance dari INSEAD, France (2021).
- Venture Capital dari Wharton Business School, USA (2021).
- High Performance Board dari IMD, Swiss (2022).
- Effective Asset Management dari London School of Economy, UK
(2023).
- Leading Growth Strategy dari Kellog Business School/BSE, USA
(2024).
- High Impact Leadership dari Columbia Business School, USA (2024)
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat untuk pertama kalinya menjadi Direktur Finance & Strategy
Achmad Royadi* berdasarkan RUPS Luar Biasa tanggal 17 Desember 2025.
Direktur Finance & Strategy Rangkap Jabatan
- Anggota Tetap Dengan Hak Suara Asset and Liability Committee
(ALCO) BRI (2025-sekarang).
- Ketua Pengganti 2 Product Committee 1 Segmen Wholesale BRI
Kewarganegaraan (2025-sekarang).
- Ketua Pengganti 2 Product Committee 1 Segmen Non Wholesale BRI
Warga Negara Indonesia (2025-sekarang).
- Ketua Pengganti 2 merangkap Anggota Tetap Dengan Hak Suara
Domisili Transformation Steering Committee BRI (2025-sekarang).
- Anggota Tetap Dengan Hak Suara Komite Tata Kelola Konglomerasi
Jakarta, Indonesia Keuangan BRI (2025-sekarang).
Tempat dan Tahun Lahir/Usia Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Lahir di Jakarta, pada tahun 1975. Pengalaman Kerja
Usia 50 tahun Per Desember 2025.
- Vice President – Divisi Corporate Development & Strategy
(Juni 2017 – Mei 2018).
Periode Menjabat - Executive Vice President Investor Relations BRI (2018-2021).
- Senior Executive Vice President Treasury & Global Services BRI
2025 - 2030 (Periode Pertama)
(2021 -2025).
- Komisaris Utama BRI Danareksa Sekuritas (2022-2025).
Kepemilikan Saham BRI
- Direktur Finance & Strategy BRI (2025 – sekarang).
1.215.672 lembar
Sertifikasi
- Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 (2023).
- Sertifikasi Treasury Jenjang 7 (2023).
- Sertifikasi Penjaminan Emisi Efek Jenjang 5 (2025)
- Sertifikasi Pengelolaan Investasi Jenjang 5 (2025).
- Sertifikasi Manajemen Dana Pensiun Umum (2025).
* Anggota Direksi yang diangkat tersebut baru dapat melaksanakan tugas dan fungsi dalam jabatannya apabila telah mendapat persetujuan dari OJK dan memenuhi
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
136 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 139
Laporan Tahunan
2025
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Ekonomi dari Universitas Saburai, Bandar Lampung (2005).
- Magister Hukum dari Universitas Lampung, Bandar Lampung (2016).
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 (2024).
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat untuk pertama kalinya menjadi Direktur Legal & Compliance
berdasarkan RUPS Luar Biasa tanggal 17 Desember 2025.
Rangkap Jabatan
- Anggota Tetap tanpa Hak Suara Environmental, Social & Governance
(ESG) Committee BRI (2025-sekarang).
Mahdi Yusuf* Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Pengalaman Kerja
Direktur Legal & Compliance - Kepala Divisi Umum PT Bank Pembangunan Daerah Lampung
(Juli 2019 – Januari 2020).
- Direktur Kepatuhan PT Bank Pembangunan Daerah Lampung
(Maret 2020 – Februari 2024).
Kewarganegaraan - Direktur Kepatuhan PT Bank Pembangunan Daerah Lampung
(Februari 2024 – Juli 2024).
Warga Negara Indonesia - Pjs. Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Lampung
(Juli 2024 – Januari 2025).
Domisili - Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Lampung
(Januari 2025 – Desember 2025).
Jakarta, Indonesia - Direktur Legal & Compliance BRI (2025 – sekarang).
Tempat dan Tahun Lahir/Usia
Lahir di Pagelaran, pada tahun 1965.
Usia 60 tahun Per Desember 2025.
Periode Menjabat
2025 - 2030 (Periode Pertama)
Kepemilikan Saham BRI
Tidak memiliki
* Anggota Direksi yang diangkat tersebut baru dapat melaksanakan tugas dan fungsi dalam jabatannya apabila telah mendapat persetujuan dari OJK dan memenuhi
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 137
Page 140
Profil Perusahaan
Profil Direksi Sebelumnya
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Pandeglang, pada tahun 1964. Usia 61 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Akuntansi, Universitas Padjadjaran (1988).
- Magister Manajemen, Institut Pertanian Bogor (1999).
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Level 7
Pengalaman Kerja
- Direktur Bisnis Wholesale & Kelembagaan BRI (2019 – 2025).
- Wakil Direktur Utama BRI (2025).
Agus Noorsanto*
Dasar Hukum Pengangkatan
Wakil Direktur Utama
Diangkat sebagai Wakil Direktur Utama berdasarkan RUPS Tahunan Tahun 2025 tanggal
24 Maret 2025.
Kewarganegaraan
Rangkap Jabatan
Warga Negara Indonesia
Tidak memiliki rangkap jabatan.
Domisili
Periode Menjabat
Jakarta, Indonesia
2019 – 2024 (Periode Pertama).
* Diberhentikan pada RUPS Luar Biasa tanggal 2024 – 2025 (Periode Kedua).
17 Desember 2025. Kepemilikan Saham BRI
3.938.641 lembar (Per November 2025)
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Malang, pada tahun 1970. Usia 55 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Teknologi Pertanian, Universitas Jember (1990).
- Magister Manajemen, Marketing/MIS, UGM/Adger Collage University Norway (2000).
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Level 7
Pengalaman Kerja
- Direktur Kepatuhan BRI (2021 – 2025).
- Direktur Human Capital & Compliance BRI (2025).
Ahmad Solichin Lutfiyanto*
Dasar Hukum Pengangkatan
Direktur Human Capital & Compliance
Diangkat sebagai Direktur Human Capital & Compliance berdasarkan RUPS Tahunan
Tahun 2025 tanggal 24 Maret 2025.
Kewarganegaraan
Rangkap Jabatan
Warga Negara Indonesia
Tidak memiliki rangkap jabatan.
Domisili
Periode Menjabat
Jakarta, Indonesia
2018 – 2023 (Periode Pertama).
* Diberhentikan pada RUPS Luar Biasa tanggal 2023 – 2025 (Periode Kedua).
17 Desember 2025. Kepemilikan Saham BRI
5.454.170 lembar (Per November 2025)
138 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 141
Laporan Tahunan
2025
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Bojonegoro pada tahun 1981. Usia 44 tahun per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
Sarjana Bidang Geofisika dan Meteorologi dari Institut Teknologi Bandung (2004).
Sertifikasi
Penyelarasan Sertifikasi Manajemen Risiko – Banker Association for Risk Management
(BARA) – Jakarta (2024)
Pengalaman Kerja
- Direktur Komersial dan UMKM Bank BJB (2020 – 2025).
- Direktur Consumer Banking BRI (2025).
Nancy Adistyasari*
Dasar Hukum Pengangkatan
Direktur Consumer Banking
Diangkat sebagai Direktur Consumer Banking berdasarkan RUPS Tahunan Tahun 2025
tanggal 24 Maret 2025.
Kewarganegaraan
Rangkap Jabatan
Warga Negara Indonesia
Tidak memiliki rangkap jabatan.
Domisili
Periode Menjabat
Jakarta, Indonesia
2025 (Periode Pertama)
* Diberhentikan pada RUPS Luar Biasa tanggal Kepemilikan Saham BRI
17 Desember 2025. 9.000 lembar (Per November 2025)
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Kulon Progo, pada tahun 1969. Usia 56 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia, Jakarta (1995).
- Magister Manajemen Internasional dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1997).
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
Pengalaman Kerja
- Direktur Human Capital & Compliance PT Bank Negara Indonesia
(22 Agustus 2022 – 24 Maret 2024).
Mucharom* - Direktur Manajemen Risiko BRI (2025).
Direktur Manajemen Risiko
Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat sebagai Direktur Manajemen Risiko berdasarkan RUPS Tahunan Tahun 2025
Kewarganegaraan tanggal 24 Maret 2025.
Warga Negara Indonesia Rangkap Jabatan
Domisili Tidak memiliki rangkap jabatan.
Jakarta, Indonesia Periode Menjabat
* Diberhentikan pada RUPS Luar Biasa tanggal
2025 (Periode Pertama)
17 Desember 2025. Kepemilikan Saham BRI
Tidak Memiliki
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 139
Page 142
Profil Perusahaan
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Pasuruan, pada tahun 1963. Usia 62 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Agronomi, Institut Pertanian Bogor (1988).
- Magister Administrasi Bisnis, Universitas Indonesia (2002).
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Level 7
Pengalaman Kerja
- Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) (2017 – 2019).
- Wakil Direktur Utama BRI (2019).
Sunarso* - Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2019 – 2025).
Direktur Utama
Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat sebagai Direktur Utama BRI berdasarkan RUPS Tahunan pada tanggal
Kewarganegaraan 13 Maret 2023.
Warga Negara Indonesia Rangkap Jabatan
Domisili Tidak memiliki rangkap jabatan.
Jakarta, Indonesia Periode Menjabat
* Diberhentikan pada RUPS Tahunan tanggal
2019 – 2024 (Periode Pertama).
2023 – 2025 (Periode Kedua).
24 Maret 2025.
Kepemilikan Saham BRI
3.234.856 lembar (Per Februari 2025)
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Demak, pada tahun 1963. Usia 62 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Agronomi, Institut Pertanian Bogor (1986).
- Magister Manajemen, Universitas Prasetya Mulya (2002).
Sertifikasi
- Sertifikasi Manajemen Risiko Level 7.
- Certified Wealth Manager dari The Certified Wealth Managers’ Association.
Pengalaman Kerja
- Direktur Bisnis Kecil & Jaringan BNI (2017 – 2019).
Catur Budi Harto* - Wakil Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2019 – 2025).
Wakil Direktur Utama
Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat sebagai Wakil Direktur Utama BRI berdasarkan RUPS Tahunan 2024 pada
Kewarganegaraan tanggal 1 Maret 2024.
Warga Negara Indonesia Rangkap Jabatan
Domisili Tidak memiliki rangkap jabatan.
Jakarta, Indonesia Periode Menjabat
* Diberhentikan pada RUPS Tahunan tanggal
2019 – 2024 (Periode Pertama).
2024 – 2025 (Periode Kedua).
24 Maret 2025.
Kepemilikan Saham BRI
1.839.057 lembar (Per Februari 2025)
140 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 143
Laporan Tahunan
2025
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Surabaya, pada tahun 1965. Usia 60 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Kedokteran Gigi, Universitas Airlangga (1988).
- Magister Manajemen, Universitas Padjadjaran (2001).
Sertifikasi
- Sertifikasi Manajemen Risiko Level 7.
- Sertifikasi Kompetensi Pasar Modal Jenjang 5.
Pengalaman Kerja
- Direktur Consumer Banking BTN (2016 – 2017).
Handayani* - Direktur Konsumer PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Direktur Bisnis Konsumer (2017 – 2025).
- Wakil Ketua CWMA (2017 – sekarang).
- Sekjen ASPI (2019 – sekarang).
Kewarganegaraan
Dasar Hukum Pengangkatan
Warga Negara Indonesia
Diangkat sebagai Direktur Bisnis Konsumer berdasarkan hasil RUPS Tahunan
Domisili tanggal 1 Maret 2022.
Jakarta, Indonesia Rangkap Jabatan
* Diberhentikan pada RUPS Tahunan tanggal - Wakil Ketua CWMA (2017 – sekarang).
- Sekjen ASPI (2019 - sekarang).
24 Maret 2025.
Periode Menjabat
2017 – 2022 (Periode Pertama).
2022 – 2025 (Periode Kedua).
Kepemilikan Saham BRI
3.425.200 lembar (Per Februari 2025)
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Ngawi, pada tahun 1966. Usia 59 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya (1989).
- Magister Manajemen Agribisnis, Universitas Gadjah Mada (2005).
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Level 7.
Pengalaman Kerja
- Direktur Bisnis Ritel dan Menengah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2018 – 2019).
- Direktur Bisnis Mikro PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Supari* (2019 – 2025).
Direktur Bisnis Mikro
Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat sebagai Direktur Bisnis Mikro berdasarkan RUPS Tahunan pada tanggal 13 Maret
Kewarganegaraan 2023.
Warga Negara Indonesia Rangkap Jabatan
Domisili Tidak memiliki rangkap jabatan.
Jakarta, Indonesia Periode Menjabat
* Diberhentikan pada RUPS Tahunan tanggal
2019 – 2024 (Periode Pertama).
2024 – 2025 (Periode Kedua).
24 Maret 2025.
Kepemilikan Saham BRI
2.890.914 lembar (Per Februari 2025)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 141
Page 144
Profil Perusahaan
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Jakarta, pada tahun 1964. Usia 61 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Hukum, Universitas Indonesia (1988).
- Magister Manajemen, Universitas Indonesia (2004).
Sertifikasi
- Sertifikasi Manajemen Risiko Level 7.
- Certified Wealth Manager dari The Certified Wealth Managers’ Association.
Pengalaman Kerja
- SEVP Special Asset Management Bank Mandiri (2017 – 2019).
Agus Sudiarto* - Direktur Manajemen Risiko PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2019 – 2025).
Direktur Manajemen Risiko
Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat sebagai Direktur Manajemen Risiko BRI berdasarkan RUPS Tahunan 2024 pada
Kewarganegaraan tanggal 1 Maret 2024.
Warga Negara Indonesia Rangkap Jabatan
Domisili Tidak memiliki rangkap jabatan.
Jakarta, Indonesia Periode Menjabat
* Diberhentikan pada RUPS Tahunan tanggal
2018 – 2023 (Periode Pertama).
2023 – 2028 (Periode Kedua).
24 Maret 2025.
Kepemilikan Saham BRI
1.717.400 lembar (Per Februari 2025)
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Jakarta, pada tahun 1965. Usia 60 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Ekonomi Perusahaan, Universitas Krisna Dwipayana (1988).
- Magister Manajemen Keuangan, Sekolah Tinggi Manajemen PPM (2001).
- Doctor of HR Management, Universitas Negeri Jakarta (2024).
Sertifikasi
- Sertifikasi Manajemen Risiko Level 5.
- Certified Wealth Manager dari The Certified Wealth Managers’ Association.
- Qualified Internal Auditor.
Agus Winardono* Pengalaman Kerja
Direktur Human Capital - Direktur Human Capital BRI (2021 – 2025).
- Ketua Bidang V FHCI BUMN (2024-sekarang).
- Ketua PMO Pengembangan Aplikasi Human Capital Terintegrasi BUMN (2023-Sekarang).
Kewarganegaraan - Wakil Ketua Bidang I – Digital Capacity Building Forum Digital BUMN (FORDIGI)
Warga Negara Indonesia (2023-Sekarang).
- Bendahara BUMN School of Excellent (2023-Sekarang).
Domisili
Dasar Hukum Pengangkatan
Jakarta, Indonesia
Diangkat sebagai Direktur Human Capital BRI berdasarkan Hasil RUPS Luar Biasa tanggal 21
* Diberhentikan pada RUPS Tahunan tanggal Januari 2021.
24 Maret 2025. Rangkap Jabatan
- Ketua Bidang V FHCI BUMN (2024-sekarang).
- Ketua PMO Pengembangan Aplikasi Human Capital Terintegrasi BUMN (2023-Sekarang).
- Wakil Ketua Bidang I – Digital Capacity Building Forum Digital BUMN (FORDIGI)
(2023-Sekarang).
- Bendahara BUMN School of Excellent (2023-Sekarang).
Periode Menjabat
2021 – 2025 (Periode Pertama).
Kepemilikan Saham BRI
1.503.481 lembar (Per Februari 2025)
142 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 145
Laporan Tahunan
2025
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Situbondo, pada tahun 1968. Usia 57 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Teknologi Industri Pertanian, Universitas Brawijaya (1991).
- Master of Business Administration, the University of Adelaide, Australia (2006).
Sertifikasi
- Sertifikasi Manajemen Risiko Level 5.
- Certified Wealth Manager dari The Certified Wealth Managers’ Association.
- Qualified Internal Auditor.
Pengalaman Kerja
Amam Sukriyanto*
- SEVP Fixed Assets Management & Procurement Directorate BRI (2020 – 2021).
Direktur Commercial, Small
- Direktur Bisnis Kecil dan Menengah BRI (2021 – 2024).
and Medium Business
- Direktur Commercial, Small, and Medium Business PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
Tbk (2024 – 2025).
Kewarganegaraan
Dasar Hukum Pengangkatan
Warga Negara Indonesia
Diangkat sebagai Direktur Bisnis Kecil & Menengah BRI berdasarkan Hasil RUPS Luar Biasa
Domisili tanggal 21 Januari 2021. Pada RUPS Tahunan 2024 tanggal 1 Maret 2024 terdapat perubahan
Jakarta, Indonesia nomenklatur yang semula Direktur Bisnis Kecil dan Menengah menjadi Direktur Commercial,
Small and Medium Business.
* Diberhentikan pada RUPS Tahunan tanggal Rangkap Jabatan
24 Maret 2025.
Tidak memiliki rangkap jabatan.
Periode Menjabat
2021 – 2025 (Periode Pertama).
Kepemilikan Saham BRI
1.503.481 lembar (Per Februari 2025)
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Jakarta, pada tahun 1981. Usia 44 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Teknik Informatika, Universitas Bina Nusantara (2003).
- Master of Science, Carnegie Mellon University, USA (2011).
Sertifikasi
- Sertifikasi Manajemen Risiko Level 7.
- Certified Trade Specialist For Basic Trade Finance
- CISA Review Course & Certification
Pengalaman Kerja
Arga M. Nugraha* - EVP Brilink Network Division BRI (2020 – 2021).
Direktur Digital dan Teknologi Informasi - Direktur Jaringan & Layanan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2021 – 2022).
- Direktur Digital & Teknologi Informasi (2022 – 2025).
Kewarganegaraan Dasar Hukum Pengangkatan
Warga Negara Indonesia Diangkat sebagai Direktur Jaringan & Layanan BRI berdasarkan Hasil RUPS Luar Biasa
tanggal 21 Januari 2021. Pada RUPS Tahunan tanggal 1 Maret 2022 dialihkan tugas menjadi
Domisili Direktur Digital & Teknologi Informasi.
Jakarta, Indonesia Rangkap Jabatan
* Diberhentikan pada RUPS Tahunan tanggal Tidak memiliki rangkap jabatan.
24 Maret 2025. Periode Menjabat
2021 – 2025 (Periode Pertama).
Kepemilikan Saham BRI
1.313.785 lembar (Per Februari 2025)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 143
Page 146
Profil Perusahaan
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Surabaya, pada tahun 1974, Usia 51 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana (Akuntansi), Universitas Airlangga (1998).
- Master (Finance), Indiana University, USA (2012).
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Level 7
Pengalaman Kerja
- Kepala Divisi Planning, Budgeting & Performance Management BRI (2021-2022).
- Direktur Jaringan dan Layanan BRI (2022 – 2024).
Andrijanto* - Direktur Retail Funding and Distribution PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Direktur Retail Funding and Distribution (2024-2025).
Dasar Hukum Pengangkatan
Kewarganegaraan Diangkat sebagai Direktur Jaringan dan Layanan BRI berdasarkan Rapat Umum Pemegang
Warga Negara Indonesia Saham Tahunan tanggal 1 Maret 2022. Pada RUPS Tahunan 2024 tanggal 1 Maret 2024
terdapat perubahan nomenklatur yang semula Direktur Jaringan dan Layanan menjadi
Domisili Direktur Retail Funding and Distribution.
Jakarta, Indonesia Rangkap Jabatan
* Diberhentikan pada RUPS Tahunan tanggal Tidak memiliki rangkap jabatan.
24 Maret 2025. Periode Menjabat
2022 – 2025 (Periode Pertama).
Kepemilikan Saham BRI
1.123.000 lembar (Per Februari 2025)
144 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 147
Laporan Tahunan
2025
Hubungan Afiliasi Anggota Direksi
Tabel Hubungan Afiliasi Direksi
Hubungan Keuangan, Keluarga dan Kepengurusan Direksi
Hubungan Keuangan Dengan Hubungan Keluarga Dengan
Hubungan
Pemegang Pemegang Kepengurusan
Dewan Dewan
Nama Jabatan Direksi Saham Direksi Saham
Komisaris Komisaris
Pengendali* Pengendali*
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Hery Gunardi Direktur Utama
Viviana Dyah Wakil Direktur
Ayu R.K. ** Utama
Direktur
Aquarius
Network dan
Rudianto
Retail Funding
Alexander Direktur
Dippo Paris Commercial
Y. S. Banking
Saladin
Direktur
Dharma
Information
Nugraha
Technology
Effendi
Direktur
Riko Adythia Corporate
Banking
Hakim Direktur
Putratama Operations
Akhmad
Direktur Micro
Purwakajaya
Direktur
Treasury and
Farida Thamrin
International
Banking
Direktur
Ety Yuniarti** Manajemen
Risiko
Direktur
Aris Hartanto** Consumer
Banking
Direktur
Achmad
Finance &
Royadi**
Strategy
Direktur Legal
Mahdi Yusuf**
& Compliance
Agus Wakil Direktur
Noorsanto*** Utama
Direktur
Ahmad Solichin
Human Capital
Lutfiyanto***
& Compliance
Direktur
Nancy
Consumer
Adistyasari***
Banking
Direktur
Mucharom*** Manajemen
Risiko
*
Langsung maupun tidak langsung
**
Anggota Direksi yang diangkat tersebut baru dapat melaksanakan tugas dan fungsi dalam jabatannya apabila telah mendapat persetujuan dari OJK dan memenuhi
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
***
Berhenti menjabat sejak 24 Maret 2025
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 145
Page 148
Profil Perusahaan
Pendidikan dan/atau Pelatihan Direksi
Uraian pendidikan dan/atau pelatihan Direksi pada tahun buku disajikan pada Bab Tata Kelola Perusahaan.
Perubahan Komposisi Anggota Direksi dan Alasan Perubahannya
Selama tahun 2025, telah terjadi perubahan komposisi anggota Direksi. Perubahan komposisi anggota Direksi dilakukan
berdasarkan kebutuhan Perseroan. Perubahan komposisi anggota Direksi adalah sebagai berikut.
Komposisi Direksi Sebelum RUPS Tahunan Tahun 2025
Komposisi Direksi sebelum RUPS Tahunan 2025 sebanyak 12 (dua belas) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Direktur Utama,
1 (satu) orang Wakil Direktur Utama dan 10 (sepuluh) orang Direktur. Komposisi dan dasar pengangkatan Direksi dapat dilihat
pada tabel di bawah ini.
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi Sebelum RUPS Tahunan 2025
Nama Jabatan Pelaksana Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif
• RUPS Luar Biasa tanggal 2 September 2019
Sunarso Direktur Utama OJK 20 Desember 2019
• RUPS Tahunan tanggal 13 Maret 2023
• RUPS Luar Biasa tanggal 2 September 2019
Catur Budi Harto Wakil Direktur Utama OJK 20 Desember 2019
• RUPS Tahunan tanggal 1 Maret 2024
• RUPS Luar Biasa tanggal 18 Oktober 2017
Handayani Direktur Bisnis Konsumer OJK 14 Maret 2018
• RUPS Tahunan tanggal 1 Maret 2022
• RUPS Tahunan tanggal 22 Maret 2018
Supari Direktur Bisnis Mikro OJK 4 Desember 2018
• RUPS Tahunan tanggal 13 Maret 2023
• RUPS Tahunan tanggal 22 Maret 2018
• Diangkat sebagai Direktur Kepatuhan
Ahmad Solichin
Direktur Kepatuhan OJK berdasarkan RUPS Luar Biasa tanggal 1 April 2021
Lutfiyanto
21 Januari 2021
• RUPS Tahunan tanggal 13 Maret 2023
• RUPS Luar Biasa tanggal 2 September 2019
Agus Sudiarto Direktur Manajemen Risiko OJK 20 Desember 2019
• RUPS Tahunan tanggal 1 Maret 2024
Direktur Bisnis Wholesale dan • RUPS Luar Biasa tanggal 2 September 2019
Agus Noorsanto OJK 20 Desember 2019
Kelembagaan • RUPS Tahunan tanggal 1 Maret 2024
Agus Winardono Direktur Human Capital OJK RUPS Luar Biasa tanggal 21 Januari 2021 14 April 2021
Direktur Commercial, Small
Amam Sukriyanto OJK RUPS Luar Biasa tanggal 21 Januari 2021 14 April 2021
and Medium Business
Viviana Dyah
Direktur Keuangan OJK RUPS Luar Biasa tanggal 21 Januari 2021 14 April 2021
Ayu R.K.
Direktur Digital dan Teknologi
Arga M. Nugraha OJK RUPS Luar Biasa tanggal 21 Januari 2021 14 April 2021
Informasi
Direktur Retail Funding and
Andrijanto OJK RUPS Tahunan tanggal 1 Maret 2022 22 Juni 2022
Distribution
Komposisi Direksi Setelah RUPS Tahunan Tahun 2025
Pada tanggal 24 Maret 2025, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun 2025 memutuskan:
1. Memberhentikan dengan hormat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
a. Sunarso sebagai Direktur Utama
b. Catur Budi Harto sebagai Wakil Direktur Utama
c. Handayani sebagai Direktur Bisnis Konsumer
146 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 149
Laporan Tahunan
2025
d. Supari sebagai Direktur Bisnis Mikro 3. Mengalihkan penugasan nama-nama tersebut di bawah
e. Amam Sukriyanto sebagai Direktur Commercial, ini sebagai anggota Direksi Perseroan sebagai berikut:
Small and Medium Business a. Agus Noorsanto semula sebagai Direktur Bisnis
f. Arga Mahanana Nugraha sebagai Direktur Digital dan Wholesale dan Kelembagaan menjadi Wakil Direktur
Teknologi Informasi Utama
g. Agus Winardono sebagai Direktur Human Capital b. Ahmad Solichin Lutfiyanto semula sebagai Direktur
h. Agus Sudiarto sebagai Direktur Manajemen Risiko Kepatuhan menjadi Direktur Human Capital &
i. Andrijanto sebagai Direktur Retail Funding and Compliance
Distribution 4. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai
j. Viviana Dyah Ayu R.K. sebagai Direktur Keuangan Pengurus Perseroan:
2. Mengubah nomenklatur jabatan anggota-anggota a. Hery Gunardi sebagai Direktur Utama
Direksi Perseroan sebagai berikut: b. Hakim Putratama sebagai Direktur Operations
a. Direktur Kepatuhan dan Direktur Human Capital c. Riko Adythia sebagai Direktur Corporate Banking
menjadi Direktur Human Capital & Compliance d. Aquarius Rudianto sebagai Direktur Network dan
b. Direktur Bisnis Konsumer menjadi Direktur Consumer Retail Funding
Banking e. Farida Thamrin sebagai Direktur Treasury dan
c. Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan menjadi International Banking
Direktur Corporate Banking f. Akhmad Purwakajaya sebagai Direktur Micro
d. Direktur Bisnis Mikro menjadi Direktur Micro g. Alexander Dippo Paris Y. S. sebagai Direktur
e. Direktur Keuangan menjadi Direktur Finance & Commercial Banking
Strategy h. Nancy Adistyasari sebagai Direktur Consumer
f. Direktur Digital dan Teknologi Informasi menjadi Banking
Direktur Information Technology i. Viviana Dyah Ayu R.K. sebagai Direktur Finance &
g. Direktur Commercial, Small, and Medium Business Strategy
menjadi Direktur Commercial Banking j. Mucharom sebagai Direktur Manajemen Risiko
h. Direktur Retail Funding and Distribution menjadi k. Saladin Dharma Nugraha Effendi sebagai Direktur
Direktur Network dan Retail Funding Information Technology
i. Direktur Treasury dan International Banking
j. Direktur Operations
Dengan demikian, komposisi Direksi setelah RUPS Tahunan 2025 sebanyak 13 (tiga belas) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang
Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama dan 11 (sebelas) orang Direktur. Komposisi dan dasar pengangkatan Direksi
dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi Setelah RUPS Tahunan 2025
Nama Jabatan Pelaksana Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif
Hery Gunardi Direktur Utama OJK RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025 28 Mei 2025
• RUPS Luar Biasa tanggal 2 September
2019 20 Desember
Agus Noorsanto Wakil Direktur Utama OJK
• RUPS Tahunan tanggal 1 Maret 2024 2019
• RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025
• RUPS Tahunan tanggal 22 Maret 2018
Diangkat sebagai Direktur Kepatuhan
Direktur Human Capital &
Ahmad Solichin Lutfiyanto OJK berdasarkan RUPS Luar Biasa tanggal 1 April 2021
Compliance
21 Januari 2021
• RUPS Tahunan tanggal 13 Maret 2023
• RUPS Luar Biasa tanggal 21 Januari
Viviana Dyah Ayu R.K. Direktur Finance & Strategy OJK 2021 14 April 2021
• RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025
Hakim Putratama Direktur Operations OJK RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025 28 Mei 2025
Riko Adythia Direktur Corporate Banking OJK RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025 26 Juni 2025
Direktur Network dan Retail
Aquarius Rudianto OJK RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025 28 Mei 2025
Funding
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 147
Page 150
Profil Perusahaan
Nama Jabatan Pelaksana Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif
Direktur Treasury dan
Farida Thamrin OJK RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025 26 Juni 2025
International Banking
Akhmad Purwakajaya Direktur Micro OJK RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025 18 Juni 2025
Alexander Dippo Paris Y.S. Direktur Commercial Banking OJK RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025 18 Juni 2025
Nancy Adistyasari Direktur Consumer Banking OJK RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025 -
Mucharom Direktur Manajemen Risiko OJK RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025 18 Juni 2025
Saladin Dharma Nugraha Direktur Information
OJK RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025 18 Juni 2025
Effendi Technology
Komposisi Direksi Setelah RUPS Luar Biasa Tahun 2025
Pada tanggal 17 Desember 2025, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Tahun 2025 memutuskan:
1. Memberhentikan dengan hormat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
a. Agus Noorsanto sebagai Wakil Direktur Utama
b. Achmad Solichin Lutfiyanto sebagai Direktur Human Capital & Compliance
c. Mucharom sebagai Direktur Manajemen Risiko
d. Nancy Adistyasari sebagai Direktur Consumer Banking
2. Mengubah nomenklatur anggota Direksi yang semula Direktur Human Capital & Compliance menjadi Direktur Legal &
Compliance.
3. Mengalihkan penugasan Viviana Dyah Ayu R.K. semula sebagai Direktur Finance & Strategy menjadi Wakil Direktur Utama.
4. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
a. Achmad Royadi sebagai Direktur Finance & Strategy
b. Mahdi Yusuf sebagai Direktur Legal & Compliance
c. Ety Yuniarti sebagai Direktur Manajemen Risiko
d. Aris Hartanto sebagai Direktur Consumer Banking
Dengan demikian, komposisi Direksi setelah RUPS Luar Biasa Tahun 2025 sebanyak 13 (tiga belas) orang yang terdiri dari 1 (satu)
orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama dan 11 (sebelas) orang Direktur. Komposisi dan dasar pengangkatan
Direksi dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi Setelah RUPS Luar Biasa 2025
Nama Jabatan Pelaksana Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif
Hery Gunardi Direktur Utama OJK RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025 28 Mei 2025
• RUPS Luar Biasa tanggal 21 Januari
2021 Masih dalam
• RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025 proses Penilaian
Viviana Dyah Ayu R.K.* Wakil Direktur Utama OJK
• RUPS Luar Biasa tanggal 17 Desember Kemampuan dan
2025 (pengalihan penugasan menjadi Kepatutan
Wakil Direktur Utama)
Hakim Putratama Direktur Operations OJK RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025 28 Mei 2025
Riko Adythia Direktur Corporate Banking OJK RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025 26 Juni 2025
Direktur Network dan Retail
Aquarius Rudianto OJK RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025 28 Mei 2025
Funding
Direktur Treasury dan
Farida Thamrin OJK RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025 26 Juni 2025
International Banking
Akhmad Purwakajaya Direktur Micro OJK RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025 18 Juni 2025
Alexander Dippo Paris Y.S. Direktur Commercial Banking OJK RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025 18 Juni 2025
148 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 151
Laporan Tahunan
2025
Nama Jabatan Pelaksana Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif
Saladin Dharma Nugraha Direktur Information
OJK RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025 18 Juni 2025
Effendi Technology
Masih dalam
RUPS Luar Biasa tanggal 17 Desember proses Penilaian
Mahdi Yusuf* Direktur Legal & Compliance OJK
2025 Kemampuan dan
Kepatutan
Masih dalam
RUPS Luar Biasa tanggal 17 Desember proses Penilaian
Aris Hartanto* Direktur Consumer Banking OJK
2025 Kemampuan dan
Kepatutan
Masih dalam
RUPS Luar Biasa tanggal 17 Desember proses Penilaian
Achmad Royadi* Direktur Finance & Strategy OJK
2025 Kemampuan dan
Kepatutan
Masih dalam
RUPS Luar Biasa tanggal 17 Desember proses Penilaian
Ety Yuniarti* Direktur Manajemen Risiko OJK
2025 Kemampuan dan
Kepatutan
* Anggota Direksi tersebut baru dapat melaksanakan tugas dan fungsi dalam jabatannya apabila telah mendapatkan persetujuan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan
dari Otoritas Jasa Keuangan.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 149
Page 152
Profil Perusahaan
Profil
Dewan Komisaris
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Akuntansi dari Universitas Indonesia, Depok (1996).
- Master of Business Administration, Erasmus University, Rotterdam,
Belanda (2001).
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat sebagai Komisaris Utama BRI untuk pertama kalinya pada
tanggal 18 Februari 2020 berdasarkan hasil keputusan RUPST BRI
tahun 2020. Efektif setelah mendapatkan persetujuan OJK atau Uji
Kemampuan dan Kepatutan sesuai Surat OJK Nomor 46/ KDK.03/2020
tanggal 03 Juli 2020. Kemudian diangkat kembali berdasarkan RUPS
Tahunan Tahun 2025 tanggal 24 Maret 2025.
Kartika Wirjoatmodjo Rangkap Jabatan
- Anggota APEC Business Advisory Council (ABAC) Indonesia
Komisaris Utama
Member (2017-sekarang).
- Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bidang BUMN - Kamar Dagang
dan Industri Indonesia (KADIN) (2021-sekarang).
- Ketua Badan Pengawas PERBANAS (2025-sekarang).
Kewarganegaraan - Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI)
(2025-sekarang).
Warga Negara Indonesia - Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi BRI (2025-sekarang).
- Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi BRI (2025-sekarang).
Domisili - Anggota Komite Pemantau Manajemen Risiko BRI (2025-Sekarang).
Jakarta, Indonesia Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Tempat dan Tahun Lahir/Usia Pengalaman Kerja
- Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2016-2019).
Lahir di Surabaya, pada tahun 1973. - Ketua Umum PERBANAS (2016-2024).
Usia 52 tahun Per Desember 2025. - Anggota APEC Business Advisory Council (ABAC) – Indonesia
Member (2017-sekarang).
Periode Menjabat - Komisaris Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2019-2020).
- Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (2019-2025).
2020 - 2025 (Periode Pertama). - Komisaris Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
2025 - 2030 (Periode Kedua). (2020-sekarang).
- Wakil Ketua Umum Bidang BUMN - Kamar Dagang dan Industri
Kepemilikan Saham BRI Indonesia (KADIN) (2021-sekarang).
- Ketua Badan Pengawas PERBANAS (2025-sekarang).
1.678.000 lembar - Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI)
(2025 – sekarang).
150 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 153
Laporan Tahunan
2025
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia, Depok (1985).
- Master of Finance dari State University of New York, Buffalo, Amerika
Serikat (1988).
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat untuk pertama kalinya sebagai Wakil Komisaris Utama/
Komisaris Independen berdasarkan RUPS Tahunan Tahun 2025 tanggal
24 Maret 2025. Efektif setelah mendapatkan persetujuan OJK atau Uji
Kemampuan dan Kepatutan sesuai Keputusan Dewan Komisioner OJK
Nomor KEPR-145/D.03/2025 tanggal 15 September 2025.
Rangkap Jabatan
Parman Nataatmadja - Anggota Komite Audit BRI (2025-sekarang).
- Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi BRI (2025-sekarang).
Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen
- Ketua Komite Pemantau Manajemen Risiko BRI (2025-sekarang).
Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Kewarganegaraan Pengalaman Kerja
- Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (Persero)
Warga Negara Indonesia (2008-2018).
- Komisaris Utama PT PNM Venture Capital (2008-2018).
Domisili - Komisaris Utama Mitra Dagang Madani (2017-2018).
- Staf Khusus V Menteri BUMN (2018-2019).
Jakarta, Indonesia - Komisaris Utama PT Bank BRIsyariah, Tbk (2019-2020).
- Komisaris Bank Tabungan Negara (Persero)Tbk (2018-2019).
Tempat dan Tahun Lahir/Usia - Tenaga Ahli Menteri ATR/BPN (2020-2021).
- Komisaris PT Permodalan Nasional Madani (2020-2025).
Lahir di Jakarta, pada tahun 1957.
- Kepala Badan Pelaksana Badan Bank Tanah (2021-2025).
Usia 68 tahun Per Desember 2025.
- Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk (2025-Sekarang).
Periode Menjabat
2025 – 2030 (Periode Pertama).
Kepemilikan Saham BRI
Tidak memiliki
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 151
Page 154
Profil Perusahaan
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Ilmu Ekonomi & Studi Pembangunan dari Universitas
Padjadjaran, Bandung (1990).
- Master of Economics and Finance dari Loughborough University,
Inggris (1999).
Sertifikasi
Manajemen Risiko Jenjang 6
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat untuk pertama kalinya sebagai Komisaris Independen
berdasarkan RUPS Tahunan Tahun 2025 tanggal 24 Maret 2025. Efektif
setelah mendapatkan persetujuan OJK atau Uji Kemampuan
dan Kepatutan sesuai Keputusan Dewan Komisioner OJK
Nomor KEPR-203/D.03/2025 tanggal 24 Oktober 2025.
Edi Susianto Rangkap Jabatan
- Ketua Komite Audit BRI (2025-sekarang).
Komisaris Independen
- Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi BRI (2025-sekarang).
- Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi BRI (2025-sekarang).
Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Kewarganegaraan
Pengalaman Kerja
Warga Negara Indonesia - Kepala Grup Neraca Pembayaran dan Pengembangan Statistik –
Bank Indonesia (2016-2017).
Domisili - Direktur Bank Indonesia Perwakilan Singapura (2017-2018).
- Direktur Eksekutif Kepala Departemen Penyelenggaraan Sistem
Jakarta, Indonesia
Pembayaran (2018-2021).
- Direktur Eksekutif Kepala Departemen Manajemen Risiko-
Tempat dan Tahun Lahir/Usia Bank Indonesia (2021-2022).
- Direktur Eksekutif Kepala Departemen Pengelolaan Moneter
Lahir di Indramayu, pada tahun 1967.
dan Aset Sekuritas-Bank Indonesia (2022-2023).
Usia 58 tahun Per Desember 2025.
- Asisten Gubernur Kepala Departemen Pengelolaan Moneter
dan Aset Sekuritas Bank Indonesia (2023-2025).
Periode Menjabat - Komisaris Independen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
2025 – 2030 (Periode Pertama). (2025-sekarang).
Kepemilikan Saham BRI
Tidak memiliki
152 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 155
Laporan Tahunan
2025
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Ilmu Hukum Tata Negara dari Universitas Islam Negeri (UIN)
Syarif Hidayatullah, Jakarta (2006).
- Magister Ilmu Administrasi dari Universitas Krisna Dwipayana, Jakarta
(2014).
Sertifikasi
Manajemen Risiko Jenjang 7
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat untuk pertama kalinya sebagai Komisaris Independen
berdasarkan RUPS Tahunan Tahun 2025 tanggal 24 Maret 2025.
Efektif setelah mendapatkan persetujuan OJK atau Uji Kemampuan dan
Kepatutan sesuai Keputusan Dewan Komisioner OJK
Nomor KEPR 258/D.03/2025 tanggal 19 Desember 2025.
Lukmanul Khakim Rangkap Jabatan
- Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi BRI (2025-sekarang).
Komisaris Independen
- Ketua Komite Tata Kelola Terintegrasi BRI (2025-sekarang).
Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Kewarganegaraan Pengalaman Kerja
- Staf Khusus Menteri Riset,Teknologi dan Pendidikan Tinggi.
Warga Negara Indonesia Kementerian Riset,Teknologi dan Pendidikan Tinggi
(Oktober 2014 - Oktober 2016).
Domisili - Anggota Komisi VI DPR RI membidangi Perdagangan, Perindustrian,
BUMN dan Koperasi UMKM Dewan Perwakilan Rakyat Republik
Jakarta, Indonesia
Indonesia (Maret 2018 - September 2019).
- Staf Khusus Menteri Perdagangan Bidang Peningkatan Ekspor dan
Tempat dan Tahun Lahir/Usia Perluasan Pasar Luar Negeri Kementerian Perdagangan
(Maret 2020 – Juni 2022).
Lahir di Lamongan, pada tahun 1983.
- Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat
Usia 42 tahun Per Desember 2025.
- Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat
(November 2024 - 2025)
Periode Menjabat - Komisaris Independen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
2025 - 2030 (Periode Pertama). (2025 - Sekarang).
Kepemilikan Saham BRI
Tidak memiliki
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 153
Page 156
Profil Perusahaan
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1992).
- Master of Business Taxation, University of Southern California, USA
(1997).
Sertifikasi
- Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6
- Chartered Accountant (CA)
- Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat sebagai Komisaris BRI untuk pertama kalinya pada tanggal
13 Maret 2023 berdasarkan Hasil RUPS Tahunan Tahun 2023. Efektif
setelah mendapatkan persetujuan OJK atau Uji Kemampuan dan
Kepatutan sesuai Surat OJK Nomor KEPR-160/D.03/2023 tanggal
08 Desember 2023.
Awan Nurmawan Nuh Rangkap Jabatan
Komisaris
- Inspektur Jenderal, Kementerian Keuangan (2021-sekarang).
- Anggota Dewan Pengawas, Ikatan Akuntan Indonesia
(2022-sekarang).
- Anggota Dewan Pengawas Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup
Kewarganegaraan (2023 – sekarang).
- Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi BRI (2023-sekarang).
Warga Negara Indonesia - Anggota Komite Pemantau Manajemen Risiko BRI (2023-sekarang).
Domisili Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Jakarta, Indonesia Pengalaman Kerja
- Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Peraturan dan Penegakan Hukum
Tempat dan Tahun Lahir/Usia Pajak (2016 - 2021).
- Komisaris Utama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero)
Lahir di Bandung pada tahun 1968.
(2020 – 2023).
Usia 57 tahun Per Desember 2025.
- Inspektur Jenderal, Kementerian Keuangan (2021 - sekarang).
- Anggota Dewan Pengawas Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup
Periode Menjabat (2023 – sekarang)
- Anggota Dewan Pengawas, Ikatan Akuntan Indonesia
2023 – 2028 (Periode Pertama).
(2022 - sekarang).
- Komisaris PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Kepemilikan Saham BRI (2023 – sekarang).
712.500 lembar
154 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 157
Laporan Tahunan
2025
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Ekonomi dari Universitas Andalas, Padang (1991).
- Magister Manajemen dari Universitas Pasundan, Bandung (2023).
Sertifikasi
Manajemen Risiko Jenjang 6
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat untuk pertama kalinya sebagai Komisaris berdasarkan
RUPS Tahunan Tahun 2025 tanggal 24 Maret 2025. Efektif setelah
mendapatkan persetujuan OJK atau Uji Kemampuan dan Kepatutan
sesuai Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor KEPR-257/D.03/2025
tanggal 19 Desember 2025.
Rangkap Jabatan
- Wakil Menteri – Kementerian UMKM
Helvi Yuni Moraza - Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi BRI (2025-sekarang).
- Anggota Komite Pemantau Manajemen Risiko BRI (2025-sekarang).
Komisaris
Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Pengalaman Kerja
Kewarganegaraan - Manager Marketing PT Trias Munarta (1992 – 1995).
- Kepala Bagian Kredit Cabang Pembantu PT Bank Susila Bhakti,
Warga Negara Indonesia Bandung Setiabudi (1995 – 1999).
- Direktur Majalah Seni Kreatif BKKI (1999 - 2002).
Domisili - Redaktur Majalah Tani Merdeka DPN HKTI (2010 – 2014).
- Senior Associate FAS Law Firm (2014 – 2025).
Jakarta, Indonesia - Komisaris Independen PT LEN Industri (Persero) Holding Industri
(2021 – 2025).
Tempat dan Tahun Lahir/Usia - Wakil Menteri Kementerian UMKM RI (2024 – sekarang).
- Komisaris PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Lahir di Padang, pada tahun 1967. (2025 – Sekarang).
Usia 58 tahun Per Desember 2025.
Periode Menjabat
2025 - 2030 (Periode Pertama).
Kepemilikan Saham BRI
Tidak Memiliki
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 155
Page 158
Profil Perusahaan
Profil Dewan Komisaris Sebelumnya
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Klaten, pada tahun 1971. Usia 54 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Ekonomi dari Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta (1993).
- Sarjana Ilmu Politik dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1994).
- Master Specialist bidang Public Finance dari French Prime Minister, Institute International
d’ Administration Publique (IIAP)-Ecole National d’ Administration (ENA) Paris (2000).
- D.E.A (M.Phil) bidang International and Development Economics dari Université de Paris
1 Panthéon Sorbonne, Paris (2002).
- Ph.D. bidang Economics (Applied Macro and Micro Economics Development Studies in
Finance) dari Université de Paris 1 Pantheon-Sorbonne, Paris (2005).
Rofikoh Rokhim* Sertifikasi
Wakil Komisaris Utama/Komisaris
Sertifikasi Manajemen Risiko Level 7
Independen
Pengalaman Kerja
Kewarganegaraan - Dosen dan Peneliti di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia (2006 – sekarang).
- Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Warga Negara Indonesia
(2021 – 2025).
Domisili - Komite Penilai Perusahaan dan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (2023-sekarang).
Jakarta, Indonesia - Komisaris Independen PT Telkom (Persero) Tbk (2025 - Sekarang).
Dasar Hukum Pengangkatan
* Diberhentikan pada RUPS Tahunan tanggal
Menjadi Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen pada RUPS Luar Biasa tanggal
24 Maret 2025
7 Oktober 2021.
Rangkap Jabatan
Tidak memiliki rangkap jabatan.
Periode Menjabat
2017 – 2022 (Periode Pertama).
2022 – 2025 (Periode Kedua).
Kepemilikan Saham BRI
Tidak memiliki
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Jakarta, pada tahun 1975. Usia 50 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Ekonomi & Matematika, University of Georgia, USA (1996)
- Magister Manajemen, Universitas Indonesia, Depok (2001)
- Ph.D. in Economics, George Mason University, USA (2008)
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Level 7
Pengalaman Kerja
- Staf Ahli Perencanaan, Komite Kebijakan Industri Pertahanan, Kementerian Pertahanan RI
Rabin Indrajad Hattari* (2020-sekarang).
Komisaris - Komisaris PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2020-2025).
- Staf Ahli Bidang Industri Kementerian BUMN (2021-2023).
- Anggota Komite Remunerasi dan SDM, Indonesia Investment Agency (INA) (2021-sekarang)
Kewarganegaraan - Sekretaris Kementerian BUMN (2023-sekarang).
Warga Negara Indonesia Dasar Hukum Pengangkatan
Domisili Diangkat sebagai Komisaris BRI pada tanggal 18 Februari 2020 berdasarkan hasil keputusan
RUPST BRI tahun 2020.
Jakarta, Indonesia
Rangkap Jabatan
* Diberhentikan pada RUPS Tahunan tanggal
- Staf Ahli Perencanaan, Komite Kebijakan Industri Pertahanan, Kementerian Pertahanan RI
24 Maret 2025
(2020-sekarang).
- Anggota Komite Remunerasi dan SDM, Indonesia Investment Agency (INA)
(2021-sekarang).
- Sekretaris Kementerian BUMN (2023-sekarang).
Periode Menjabat
2020 – 2025 (Periode Pertama).
Kepemilikan Saham BRI
1.510.100 lembar
156 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 159
Laporan Tahunan
2025
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Tanjung Balai Karimun, pada tahun 1968. Usia 57 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Hukum, Universitas Pancasila, Jakarta (1990).
- Alumni Lemhanas-40 (2007).
- Magister of Science, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (2012).
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6
Pengalaman Kerja
- Pendiri dan Pimpinan Kantor Rialatifa & Partners (1992 – sekarang).
Dwi Ria Latifa*
- Pendiri dan Anggota Dewan Pakar Serikat Pengacara Indonesia (1997 - sekarang).
Komisaris Independen - Komisaris Utama PT Bersua Utama Indonesia (2022 – sekarang).
Dasar Hukum Pengangkatan
Kewarganegaraan Diangkat sebagai Komisaris Independen BRI untuk pertama kalinya pada tanggal 18 Februari
Warga Negara Indonesia 2020 berdasarkan hasil keputusan RUPST BRI tahun 2020.
Domisili Rangkap Jabatan
Jakarta, Indonesia - Pendiri dan Pimpinan Kantor Rialatifa & Partners (1992 – sekarang).
- Komisaris Utama PT Bersua Utama Indonesia (2022 – sekarang).
* Diberhentikan pada RUPS Tahunan tanggal
24 Maret 2025 Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Periode Menjabat
2020 – 2025 (Periode Pertama).
Kepemilikan Saham BRI
Tidak memiliki
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Jember, pada tahun 1965. Usia 60 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Teknologi Pertanian dari Institut Pertanian Bogor, Bogor (1987).
- Master of Business Administration BINUS Business School, Jakarta (2011).
Sertifikasi
- Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6
- Sertifikasi Dasar Pembiayaan PT Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia (SPPI).
Pengalaman Kerja
- Komisaris Independen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2021 – 2025).
Heri Sunaryadi* - Komisaris Independen Tower Bersama Group (2022-Sekarang).
Komisaris Independen
Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat sebagai Komisaris Independen BRI untuk pertama kalinya pada tanggal 07 Oktober
Kewarganegaraan 2021 berdasarkan hasil keputusan RUPSLB BRI tahun 2021.
Warga Negara Indonesia Rangkap Jabatan
Domisili - Komisaris Independen – Tower Bersama Group (2022 – sekarang).
Jakarta, Indonesia Periode Menjabat
* Diberhentikan pada RUPS Tahunan tanggal
2021 – 2025 (Periode Pertama).
24 Maret 2025 Kepemilikan Saham BRI
Tidak memiliki
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 157
Page 160
Profil Perusahaan
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Yogyakarta, pada tahun 1957. Usia 68 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Doktorandus Manajemen, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta (1984)
- Sarjana Hukum, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1986).
- Magister Hukum, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1999)
- Master of Laws, University of Groningen, Netherlands (2008).
- Doktor Hukum, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (2012).
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6
Paripurna Poerwoko Sugarda* Pengalaman Kerja
Komisaris Independen
- Komisaris Independen BRI (2022 – 2025).
- Komisaris Utama PT Kaltim Methanol Industri (2022 – sekarang).
Kewarganegaraan Dasar Hukum Pengangkatan
Warga Negara Indonesia Diangkat sebagai Komisaris Independen BRI untuk pertama kalinya tanggal 1 Maret 2022
berdasarkan Hasil RUPS Tahun 2022
Domisili
Rangkap Jabatan
Yogyakarta, Indonesia
- Dosen Fakultas Hukum, Universitas Gadjah Mada (1988-sekarang).
* Diberhentikan pada RUPS Tahunan tanggal - Komisaris Utama PT Kaltim Methanol Industri (2022 – sekarang).
24 Maret 2025
Periode Menjabat
2020 – 2025 (Periode Pertama).
Kepemilikan Saham BRI
Tidak memiliki
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Delanggu, pada tahun 1962. Usia 63 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Hukum, Kristen Satya Wacana University, Salatiga (1986).
- Magister Hukum, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum IBLAM, Jakarta (2001).
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6
Pengalaman Kerja
- Staf Ahli Jaksa Agung RI Bidang Intelijen, Kejaksaan Agung RI (2018 - 2022).
- Komisaris Independen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2022 – 2025).
Agus Riswanto*
Dasar Hukum Pengangkatan
Komisaris Independen
Diangkat sebagai Komisaris Independen BRI untuk pertama kalinya pada tanggal 1 Maret
2022 berdasarkan Hasil RUPS Tahunan Tahun 2022.
Kewarganegaraan
Rangkap Jabatan
Warga Negara Indonesia
Tidak memiliki rangkap jabatan.
Domisili
Periode Menjabat
Jakarta, Indonesia
2021 – 2025 (Periode Pertama).
* Diberhentikan pada RUPS Tahunan tanggal Kepemilikan Saham BRI
24 Maret 2025
Tidak memiliki
158 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 161
Laporan Tahunan
2025
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Jakarta, pada tahun 1965. Usia 60 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
Sarjana Arsitektur, Institut Teknologi Bandung, Bandung (1989).
Sertifikasi
- Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6
- Sertifikasi Dasar Pembiayaan PT Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia (SPPI).
Pengalaman Kerja
- Direktur Eksekutif PT Selaras Logistik Indonesia (2021-2022).
- Komisaris Independen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2022 – 2025).
Nurmaria Sarosa*
Dasar Hukum Pengangkatan
Komisaris Independen
Diangkat sebagai Komisaris Independen BRI untuk pertama kalinya pada tanggal 1 Maret
2022 berdasarkan Hasil RUPS Tahunan 2022.
Kewarganegaraan
Rangkap Jabatan
Warga Negara Indonesia
Tidak memiliki rangkap jabatan.
Domisili
Periode Menjabat
Jakarta, Indonesia
2021 – 2025 (Periode Pertama).
* Diberhentikan pada RUPS Tahunan tanggal Kepemilikan Saham BRI
24 Maret 2025 Tidak memiliki
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Yogyakarta, pada tahun 1982. Usia 43 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana Hubungan Internasional, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (2001).
• Magister Ekonomi dan Bisnis, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (2009).
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
Pengalaman Kerja
- Komisaris PT Transportasi Gas Indonesia (2023 - 2024).
- Komisaris Independen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2024 – 2025).
Haryo Baskoro Wicaksono*
Dasar Hukum Pengangkatan
Komisaris Independen
Diangkat sebagai Komisaris Independen BRI untuk pertama kalinya pada tanggal 1 Maret
2022 berdasarkan Hasil RUPS Tahunan 2022.
Kewarganegaraan
Rangkap Jabatan
Warga Negara Indonesia
Tidak memiliki rangkap jabatan.
Domisili
Periode Menjabat
Jakarta, Indonesia
2021 – 2025 (Periode Pertama).
* Diberhentikan pada RUPS Tahunan tanggal Kepemilikan Saham BRI
24 Maret 2025
Tidak memiliki
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 159
Page 162
Profil Perusahaan
Hubungan Afiliasi Anggota Dewan Komisaris
Tabel Hubungan Afiliasi Dewan Komisaris
Hubungan Keuangan, Keluarga dan Kepengurusan Dewan Komisaris
Hubungan Keuangan Dengan Hubungan Keluarga Dengan
Hubungan
Pemegang Pemegang Kepengurusan
Dewan Dewan
Nama Jabatan Direksi Saham Direksi Saham
Komisaris Komisaris
Pengendali* Pengendali*
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Kartika Komisaris
√ √ √ √ √ √ √
Wirjoatmodjo Utama
Wakil
Komisaris
Parman
Utama/ √ √ √ √ √ √ √
Nataatmadja
Komisaris
Independen
Komisaris
Edi Susianto √ √ √ √ √ √ √
Independen
Lukmanul Komisaris
√ √ √ √ √ √ √
Khakim Independen
Awan
Nurmawan Komisaris √ √ √ √ √ √ √
Nuh
Helvi Yuni
Komisaris √ √ √ √ √ √ √
Moraza
Langsung maupun tidak langsung
*
Pendidikan dan/atau Pelatihan Dewan Komisaris
Uraian pendidikan dan/atau pelatihan Dewan Komisaris pada tahun buku disajikan pada Bab Tata Kelola Perusahaan.
Perubahan Komposisi Anggota Dewan Komisaris dan Alasan Perubahannya
Selama tahun 2025, telah terjadi perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris. Perubahan komposisi anggota Dewan
Komisaris dilakukan berdasarkan kebutuhan Perseroan. Perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
Komposisi Dewan Komisaris Sebelum RUPS Tahunan
Komposisi Dewan Komisaris sebelum Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 24 Maret 2025 yaitu sebanyak
10 (sepuluh) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama, 1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen,
2 (dua) orang Komisaris dan 6 (enam) orang Komisaris Independen. Komposisi dan dasar pengangkatan Dewan Komisaris dapat
dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Sebelum RUPS Tahunan
Nama Jabatan Pelaksana Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif
Kartika
Komisaris Utama OJK RUPS Tahunan tanggal 18 Februari 2020 3 Juli 2020
Wirjoatmodjo
Wakil Komisaris Utama/
Rofikoh Rokhim OJK RUPS Luar Biasa tanggal 7 Oktober 2021 30 November 2021
Komisaris Independen
Rabin Indrajad
Komisaris OJK RUPS Tahunan tanggal 18 Februari 2020 27 Juli 2020
Hattari
160 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 163
Laporan Tahunan
2025
Nama Jabatan Pelaksana Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif
Awan Nurmawan
Komisaris OJK RUPS Tahunan tanggal 13 Maret 2023 8 Desember 2023
Nuh
Dwi Ria Latifa Komisaris Independen OJK RUPS Tahunan tanggal 18 Februari 2020 20 Januari 2021
Heri Sunaryadi Komisaris Independen OJK RUPS Luar Biasa tanggal 7 Oktober 2021 8 Februari 2022
Paripurna Poerwoko
Komisaris Independen OJK RUPS Tahunan tanggal 1 Maret 2022 8 Agustus 2022
Sugarda
Agus Riswanto Komisaris Independen OJK RUPS Tahunan tanggal 1 Maret 2022 8 Agustus 2022
Nurmaria Sarosa Komisaris Independen OJK RUPS Tahunan tanggal 1 Maret 2022 8 Agustus 2022
Haryo Baskoro
Komisaris Independen OJK RUPS Tahunan tanggal 1 Maret 2024 8 Agustus 2024
Wicaksono
Komposisi Dewan Komisaris Setelah RUPS Tahunan Tahun 2025
Pada tanggal 24 Maret 2025, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun 2025 memutuskan:
1. Memberhentikan dengan hormat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai pengurus Perseroan:
a. Kartika Wirjoatmodjo sebagai Komisaris Utama
b. Rabin Indrajad Hattari sebagai Komisaris
c. Dwi Ria Latifa sebagai Komisaris Independen
d. Rofikoh Rokhim sebagai Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen
e. Paripurna Poerwoko Sugarda sebagai Komisaris Independen
f. Nurmaria Sarosa sebagai Komisaris Independen
g. Haryo Baskoro Wicaksono sebagai Komisaris Independen
h. Agus Riswanto sebagai Komisaris Independen
i. Heri Sunaryadi sebagai Komisaris Independen
2. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
a. Kartika Wirjoatmodjo sebagai Komisaris Utama
b. Parman Nataatmadja sebagai Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen
c. Helvi Yuni Moraza sebagai Komisaris
d. Edi Susianto sebagai Komisaris Independen
e. Lukmanul Khakim sebagai Komisaris Independen
Dengan demikian, komposisi Dewan Komisaris setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun 2025 yaitu sebanyak
6 (enam) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama, 1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen,
2 (dua) orang Komisaris dan 2 (dua) orang Komisaris Independen. Komposisi dan dasar pengangkatan Dewan Komisaris dapat
dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Setelah RUPS Tahunan
Nama Jabatan Pelaksana Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif
• RUPS Tahunan tanggal 18 Februari
Kartika Wirjoatmodjo Komisaris Utama OJK 2020 3 Juli 2020
• RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025
Wakil Komisaris Utama/
Parman Nataatmadja OJK RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025 15 September 2025
Komisaris Independen
Awan Nurmawan Nuh Komisaris OJK RUPS Tahunan tanggal 13 Maret 2023 8 Desember 2023
Helvi Yuni Moraza Komisaris OJK RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025 19 Desember 2025
Edi Susianto Komisaris Independen OJK RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025 24 Oktober 2025
Lukmanul Khakim Komisaris Independen OJK RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025 19 Desember 2025
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 161
Page 164
Profil Perusahaan
Profil
Pejabat Eksekutif
Senior Executive Vice President
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Tanjung Pinang pada tahun 1973. Usia 52 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Manajemen, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1996).
- Master of Management, IPMI - Mt Eliza Business School (2000).
Sertifikasi
- Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
- Sertifikasi General Manager Sumber Daya Manusia
Pengalaman Kerja
- Organization Capability Manager Indonesia Procter & Gamble (1999 – 2002).
Steven Augustino Yudiyantho
- Sales Consultant AchieveGlobal (2002 – 2004).
SEVP Human Capital
- Indonesia - Client Professional Resources Dunamis Organization Services (2004 – 2006).
- Group Learning Head PT Bank Danamon Indonesia (2006 – 2009).
Kewarganegaraan - Head of Learning & Development Barclays Bank (2009 – 2010).
- Head of Organization and People Development Bank Permata (2010 – 2013).
Warga Negara Indonesia
- Director of Learning Danone (2013 – 2016).
Domisili - Director of Organizational Development Danone (2016 – 2017).
Jakarta, Indonesia - HR BP Director Danone Aqua (2017 – 2018).
- Senior VP Human Capital Strategy & Talent Management Bank Mandiri (2018 – 2023).
- Chief Learning Officer Mandiri University (2019 – 2021).
- Chief Learning Officer BUMN Leadership & Management Institute (2021 – 2023).
- SEVP Human Capital Strategy BRI (2023 – 2025).
- SEVP Human Capital BRI (2025 – sekarang).
Dasar Hukum Pengangkatan
Perjanjian Kerja No. B 1538-HCD/HDR/11/2023, Tanggal 20 November 2023
Periode Menjabat
Terhitung mulai 17 April 2025 – SK Perubahan berikutnya
Kepemilikan Saham BRI
28.500 lembar saham
162 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 165
Laporan Tahunan
2025
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Kudus pada tahun 1978. Usia 47 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Ekonomi Akuntansi, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta (2000).
- Master of Commerce, The University of Queensland, Queensland (2006).
Sertifikasi
- Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
- Sertifikasi Chartered Accountant
- Sertifikasi Qualified Internal Auditor
- Sertifikasi Indonesia Internal Audit Practitioner (IIAP)
Yulianto Setiawan Pengalaman Kerja
SEVP Internal Audit
- Business Manager BRI Singapore Branch (01 Januari 2015 – 30 April 2019)
- Direktur Keuangan BRI Ventura Investama (BRI Ventures)
Kewarganegaraan (01 Mei 2019 - 30 November 2019)
- Division Head Change Management (01 Desember 2019 - 30 April 2021)
Warga Negara Indonesia
- Division Head Financial and Management Accounting (01 Mei 2021 – 20 Juni 2024)
Domisili - Internal Audit Head, Head Office Audit (21 Juni 2024 – 30 November 2024)
Jakarta, Indonesia - SEVP Internal Audit (SKAI) ( 01 Desember 2024 – sekarang)
Dasar Hukum Pengangkatan
SK NOKEP: 4221 - DIR/HBS/11/2024 Tentang Promosi Sebagai SEVP SUB DIREKTORAT
INTERNAL AUDIT pada tanggal 29 November 2024.
Periode Menjabat
Terhitung mulai tanggal 01 Desember 2024 - Sekarang
Kepemilikan Saham BRI
95.993 lembar saham
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Solo, pada tahun 1971. Usia 54 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Ekonomi Manajemen, Sarjana Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta (1995).
- Master of Business Administration, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (2009).
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
Pengalaman Kerja
- Assistant Vice President Branch Manager – Region 3 Jakarta 12008 Bank Mandiri
(Januari 2010).
Tri Laksito Singgih - Assistant Vice President Business Development Manager – Region 3 Jakarta 1 Bank Mandiri
SEVP Retail Transaction & Funding (Januari 2010 – Januari 2011).
- Assistant Vice President Area Head Jakarta Pluit Selatan – Region 3 Jakarta 1 Bank Mandiri
(Januari 2011 – September 2011).
Kewarganegaraan - VP ATM Business Department – Electronic Banking Group (Acquiring Business) Bank Mandiri
(September 2011 – Februari 2013).
Warga Negara Indonesia
- VP Business Product Department – Mass Banking Group (Issuing Business) Bank Mandiri
Domisili (Maret 2013 – Desember 2014).
Jakarta, Indonesia - VP Working Capital Department – Transaction Banking Wholesale Product Group Bank Mandiri
(Januari 2015 – Agustus 2015).
- VP Regional Retail Head Region 9 Kalimantan Bank Mandiri (September 2015 – Januari 2017).
- SVP Consumer Deposits Group (Issuing Business) Bank Mandiri (Januari 2017 – April 2018).
- SVP TBSS Group Bank Mandiri (April 2018 – Januari 2019).
- SVP Regional CEO Region 9 Kalimantan Bank Mandiri (Januari 2019 – Februari 2021).
- SVP Regional CEO Region 4 Jakarta 2 Bank Mandiri (Februari 2021 – Januari 2023).
- SVP Group Head Distribution Strategy Bank Mandiri (Januari 2023 – Desember 2024).
- SVP Group Head Government & Institutional 2 Bank Mandiri
(Desember 2024 – September 2025).
- SEVP Retail Transaction & Funding BRI (September 2025 – Sekarang).
Dasar Hukum Pengangkatan
PKWT B.1890-HBD/REC/08/2025
Periode Menjabat
Terhitung mulai tanggal 08 September 2025 - SK Perubahan berikutnya
Kepemilikan Saham BRI
49.600 lembar saham
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 163
Page 166
Profil Perusahaan
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Palembang pada tahun 1972. Usia 53 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Agribisnis, Universitas Sriwijaya (1995).
- Magister Manajemen, Sekolah Tinggi PPM Jakarta (2024).
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
Pengalaman Kerja
- Wakil Pemimpin Wilayah Bidang Bisnis, Regional Office Jakarta 1 BRI (2017-2019).
- PJ. Kepala Divisi Kredit Briguna Kantor Pusat BRI (2019-2020).
Muhammad Candra Utama - Kepala Divisi Institution 1 Kantor Pusat BRI (2020).
SEVP Ultra Micro Business - Executive Vice President Divisi Institutional Business Kantor Pusat BRI (2020-2022).
- Division Head Institutional Business Kantor Pusat BRI (2022-2023).
- SEVP Ultra Micro BRI (2023 – sekarang).
Kewarganegaraan Dasar Hukum Pengangkatan
Warga Negara Indonesia Surat Keputusan Direksi BRI NOKEP: 2803-DIR/HBS/08/2025 Tentang Rotasi sebagai SEVP
Ultra Micro Business tanggal 19 Agustus 2025.
Domisili
Periode Menjabat
Jakarta, Indonesia
Terhitung mulai 19 Agustus 2025 – SK Perubahan berikutnya.
Kepemilikan Saham BRI
1958528 lembar saham
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Garut pada tahun 1967. Usia 58 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Pertanian, Institut Pertanian Bogor (1992).
- Magister Industri Kecil dan Menengah, Institut Pertanian Bogor (2009).
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
Pengalaman Kerja
- SEVP Bisnis SME & Komersial, BSI (Maret 2020 – Januari 2021).
- SEVP Financing Risk & Special Asset Management, BSI (Februari 2021 – Agustus 2021).
Babas Bastaman - SEVP Financing/Wholesale Risk, BSI (Agustus 2021 – Juli 2025).
SEVP Wholesale Risk - SEVP Wholesale Risk, BRI (Juli 2025 – Sekarang).
Dasar Hukum Pengangkatan
Kewarganegaraan PKWT BRI no B.1703-HBD/REC/06/2025
Warga Negara Indonesia Periode Menjabat
Domisili Terhitung mulai 1 Juni 2025 – SK Perubahan berikutnya.
Bekasi, Indonesia Kepemilikan Saham BRI
Tidak Memiliki
164 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 167
Laporan Tahunan
2025
Eselon 1 dan Unit Kerja BRI
Unit Kerja Nama Unit Kerja Nama
Micro Business Development Group Dani Wildan Commercial Business Group Gunadi Wono
Micro Sales Management 1 Group Dani Alfianto John Andre Adrian
Micro Sales Management 2 Group - Executive Business Officer,
Irdhas Fabian
Commercial Business Group
Brilink Business Group Hari Basuki Vacant
Roma Jaka Permata SORH Wholesale Hendro Wibowo
Ultra Micro Business Group
Simanjuntak
Card Business Group Natalia Veronica
Social Entrepreneurship &
Evi Sulistyowati
Incubation Group Consumer Loan Group R. Madya Januar
Central Operation Group Andini Nauli Nasution Unsecured Loan Group Rheyna Anggun Marnala
Retail Credit Operation Group Asep Nurdin Wealth Management Group Elina Wirjakusuma
Wholesale Credit Operation Group - Distribution Strategy Group Ivan Amirudin
Digital Operation Group Kholis Amhar SORH Distribution Tina Setiawati Sentoso
Customer Experience Group Ninis Indriswari Retail Funding Group Andreas Hassim
Gibbon Mardame Dhoni Ramadi Saharto
Operational Excellence Group Retail Transaction Group
Parsaoran Tamba Putra
Treasury Business Group Itang Rusdinar IT Strategy & Enterprise
Shinta Indriyaty
Architecture Group
Investment Services Group Arie Sus Miyanti
IT Application Development Grup Hidayat Wira Kusuma
International Business Group Woro Dwi Wuryandari
IT Application Support Group Revan Hadi
Liquidity & Funding Management
Teguh Sulistyono
Group Basrizal
IT DC Infrastructure
Fixed Assets Management Group Syafri Rakhmat & Operation Group
Satria Permana Gharditya
Asrini Ruth Chrysan Chief Information Security
Procurement Group Rhema Riesaputra
Manullang Officer Group
SORH Procurement Sukengsi Hari Slamet IT Endpoint Services & Operations
Maulana Yusuf
Group
Institutional Business 1 Group Mochamad Choliq
SORH Information Technology Wafdan Metha Firdaus
Institutional Business 2 Group John Sarjono
Digital Retail Banking Group Kaspar Situmorang
Corporate Banking 1 Group Yodi Herzaman
Digital Wholesale Banking &
Corporate Banking 2 Group Teguh Tofani B D B Prasetyo
Innovation Management Group
Corporate Banking 3 Group Nurul Intan Enterprise Data Management
Ajutorius Pinem
& Analytics Group
Corporate Banking 4 Group Adhi Pratama
Enterprise & Market Risk Group Wita Adriawati
Wholesale Transaction Banking
Yoanna Parameitha
Group IT & Digital Risk Group Nugroho Pancayogo
Commercial & SME Business Data Protection & Fraud Risk Group Evi Dempowati
Achmad Faiz Adrianto
Solution Group
Operational Risk Group Dodo Marjanto
Small & Medium Business Group Ganang Imam W
Policy & Procedure Group Dhewayani Widyasari
Yudhi Wahyudi
Executive Business Officer, Small &
Medium Business Group Micro Risk Akbar Suwardi
Ayatna Anang Widodo
Consumer Risk Group Nia Octaviana
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 165
Page 168
Profil Perusahaan
Unit Kerja Nama Unit Kerja Nama
Small & Medium Risk Group Debra Murniati Branding & Marketing
Dewi Andjarsari
Communication Group
Retail Collection & Recovery Dede Sutisna
SORH Corporate Center vacant
Corporate Credit Risk Group Iman Nuraprianto
Audit Standard & Quality
Ardhi Setyarko
Commercial Credit Risk Group Cahyo Widyatmoko Development Group
Teddy Winarso Wholesale & Head Office Audit Zainuddin Thalib Burutu
Executive Risk Officer vacant Retail Audit Bangkit Ngabdianto
vacant IT Audit Ronald Setiadi
Wholesale Recovery Group Dedy Hendrianto Special Investigation Audit Heddi Sabara
Compliance Group Kris Hananto KCLN BRI New York Agency Anton Oloan Sinambela
Legal Group Koes Hariyono KCLN BRI Taipei Andik Kurniawan
Environmental, Social, & Yosephine Ajeng Sekar KCLN BRI Singapore Marisa Deparina
Governance Group Putih
KCLN Hongkong Representative
Ahmad Zaky
Roby Firmansjah Office
AML, CFT, CPF Group
Sastraatmadja
KCLN BRI Timor Leste Adriansyah Sholeh Ritonga
Culture Transformation Group Abd. Wahid Wijaya
Region 01 - Regional Office Medan Novian Supriatno
Human Capital Strategy & Policy
Carang Thombara Putra
Group Region 02 - Regional Office
Dian Kesuma Wardhana
Pekanbaru
Human Capital Business Partner 1
M. Dadang Permana KF
Group Region 03 - Regional Office Padang Riza Pahlevi
Human Capital Business Partner 2 Region 04 - Regional Office
M. Dadang Permana KF Luthfi Iskandar
Group Palembang
Human Capital Service Group Melia Pramadhona Region 05 - Regional Office Bandar
Andreas Chandra Santoso
Lampung
Corporate University Group Laurensius Agung Prabowo
Region 06 - Regional Office
Hendra Winata
Planning, Budgeting, & Jakarta 1
A. Eddy Tri Wibowo
Performance Management Group
Region 07 - Regional Office
Suyitno
Financial & Management Jakarta 2
Christina Dianingrum
Accounting Group
Region 08 - Regional Office
Moh Suratin
Investor Relation Group Siaga Ridha Hutama Jakarta 3
Subsidiary Management Group I Dewa Gede Agung Region 09 - Regional Office
Dewi Hestiningrum S
Bandung
Corporate Development & Strategy
Soni Daniel Ferdinandus Region 10 - Regional Office
Group Bernadi Kurniawan
Semarang
Project Management Office (PMO)
Agus Firmansyah Region 11 - Regional Office
Consumer Kusdinar Wiraputra
Yogyakarta
Project Management Office (PMO)
Arif Yuliawan Region 12 - Regional Office
One BRI Solution Reza Syahrizal Setiaputra
Surabaya
Project Management Office (PMO)
Muchamad Rizal Region 13 - Regional Office Malang Arie Wibowo
Small
Project Management Office (PMO) Region 14 - Regional Office
Dwi Normasari Bambang Indriatmoko
Human Capital Banjarmasin
Project Management Office (PMO) Region 15 - Regional Office
Endah Nurhayati D. Argo Prabowo
Micro Makassar
Corporate Secretary Group Dhanny Region 16 - Regional Office Manado Elizabet Primasari S
166 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 169
Laporan Tahunan
2025
Unit Kerja Nama Unit Kerja Nama
Region 17 - Regional Office Audit Region 09 - Regional Audit
Hery Noercahya Ruston Parapat
Denpasar Bandung
Region 18 - Regional Office Audit Region 10 - Regional Audit
Fahmi Rahendas Agustya Hendy Bernadi
Jayapura Semarang
Audit Region 01 - Regional Audit Audit Region 11 - Regional Audit
Teguh Joni Purwanto Edia Handiman S
Medan Yogyakarta
Audit Region 02 - Regional Audit Audit Region 12 - Regional Audit
Poppy Dwi Oktaviana Fita Arisanti
Pekanbaru Surabaya
Audit Region 03 - Regional Audit Audit Region 13 - Regional Audit
Wisnu Yudha Ananto R Rustam Maulana
Padang Malang
Audit Region 04 - Regional Audit Audit Region 14 - Regional Audit
Ahmad Furkon Indah Bayuwijayanti
Palembang Banjarmasin
Audit Region 05 - Regional Audit Audit Region 15 - Regional Audit
Herdiman Deni Indriyatmoko
Bandar Lampung Makassar
Audit Region 06 - Regional Audit Audit Region 16 - Regional Audit
Wahju Hidajat Andri Agusta
Jakarta 1 Manado
Audit Region 07 - Regional Audit Audit Region 17 - Regional Audit
Mohamad Fikri Satriawan Kusnandar Nurgraha
Jakarta 2 Denpasar
Audit Region 08 - Regional Audit Audit Region 18 - Regional Audit
Vacant Fralus Dolfy Ellyson
Jakarta 3 Jayapura
Keterangan: Pejabat tersebut merupakan Pejabat devinitif per 31 Desember 2025 sampai dengan Laporan ini disusun.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 167
Page 170
Profil Perusahaan
Profil
Pekerja
Jumlah Pekerja Berdasarkan Jenis Kelamin
Tabel Jumlah Pekerja Berdasarkan Jenis Kelamin (dalam satuan orang)
Jenis Kelamin 2025 2024
Wanita 36.466 33.717
Pria 48.483 48.131
Jumlah 84.949 81.848
Jumlah Pekerja Berdasarkan Level Jabatan
Tabel Jumlah Pekerja Berdasarkan Level Jabatan (dalam satuan orang)
2025 2024
Level Jabatan
Wanita Pria Total Wanita Pria Total
Senior Executive Vice President - 7 7 - 6 6
Executive Vice President 5 26 31 1 17 18
Vice President/Senior Vice President 68 248 316 56 242 298
Assistant Vice President 332 1.166 1.498 337 1.148 1.485
Senior Manager 740 1.875 2.615 747 1.968 2.715
Manager 1.050 3.521 4.571 1.033 3.519 4.552
Junior Manager 5.756 11.104 16.860 5.023 10.157 15.180
Associates 28.515 30.536 59.051 26.520 31.074 57.594
Jumlah 36.466 48.483 84.949 33.717 48.131 81.848
Jumlah Pekerja Berdasarkan Rentang Usia
Tabel Jumlah Pekerja Berdasarkan Rentang Usia (dalam satuan orang)
2025 2024
Rentang Usia
Wanita Pria Total Wanita Pria Total
20 – 24 4.995 2.349 7.344 4.755 1.948 6.703
25 – 29 12.408 8.641 21.049 9.420 7.767 17.187
30 – 34 4.287 8.917 13.204 5.529 11.518 17.047
168 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 171
Laporan Tahunan
2025
2025 2024
Rentang Usia
Wanita Pria Total Wanita Pria Total
35 – 39 8.053 16.212 24.265 7.776 15.472 23.248
40 – 44 3.313 6.462 9.775 3.015 5.907 8.922
45 – 49 2.002 3.689 5.691 1.644 3.169 4.813
50 – 54 1.115 1.786 2.901 1.250 1.841 3.091
> 54 293 427 720 328 509 837
Jumlah 36.466 48.483 84.949 33.717 48.131 81.848
Jumlah Pekerja Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Tabel Jumlah Pekerja Berdasarkan Tingkat Pendidikan (dalam satuan orang)
2025 2024
Tingkat Pendidikan
Wanita Pria Total Wanita Pria Total
≤ SLTA / Setingkat 520 277 797 702 444 1.146
Diploma 4.666 4.799 9.465 4.522 4.947 9.469
Strata 1 30.591 41.825 72.416 28.008 41.454 69.642
Strata 2 686 1.569 2.255 483 1.278 1.761
Strata 3 3 13 16 2 8 10
Jumlah 36.466 48.483 84.949 33.717 48.131 81.848
Jumlah Pekerja Berdasarkan Status Kepegawaian
Tabel Jumlah Pekerja Berdasarkan Status Kepegawaian (dalam satuan orang)
2025 2024
Status Kepegawaian
Wanita Pria Total Wanita Pria Total
Pekerja Tetap 20.428 39.286 59.714 20.258 39.237 59.495
Pekerja Kontrak 15.660 8.879 24.539 13.407 8.837 22.244
Trainee 378 318 696 52 57 109
Jumlah 36.466 48.483 84.949 33.717 48.131 81.848
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 169
Page 172
Profil Perusahaan
Jumlah Pekerja Berdasarkan Generasi
Tabel Jumlah Pekerja Berdasarkan Generasi (dalam satuan orang)
2025 2024
Generasi
Wanita Pria Total Wanita Pria Total
Baby Boomers (1946 - 1964) - 2 2 - 7 7
Gen X (1965-1980) 3.421 5.915 9.336 3.849 6.634 10.483
Millenials (1981-1996) 16.554 32.964 49.518 17.433 34.467 51.900
Gen Z (1997-2012) 16.491 9.602 26.093 12.435 7.023 19.458
Jumlah 36.466 48.483 84.949 33.717 48.131 81.848
Jumlah Pekerja Berdasarkan Masa Kerja
Tabel Jumlah Pekerja Berdasarkan Masa Kerja (dalam satuan orang)
2025 2024
Masa Kerja
Wanita Pria Total Wanita Pria Total
<3 19.197 13.820 33.017 16.017 12.281 28.298
3–5 2.662 3.818 6.480 3.123 4.860 7.983
6 – 10 5.633 12.681 18.314 6.565 15.798 22.363
11 – 15 4.501 10.978 15.479 3.217 7.594 10.811
16 – 20 1.120 2.211 3.331 1.589 2.792 4.381
21 – 25 1.983 3.119 5.102 1.513 2.520 4.033
26 – 30 916 1.449 2.365 1.100 1.687 2.787
> 30 454 407 861 593 599 1.192
Jumlah 36.466 48.483 84.949 33.717 48.131 81.848
Pengembangan Kompetensi
Kebijakan
Pengembangan kompetensi pekerja menjadi hal prioritas Selain itu, dalam rangka meningkatkan ownership pendidikan
utama bagi BRI mengingat hal ini dapat mendorong di wilayah Regional Office serta untuk memastikan bahwa
produktivitas dan mendukung pencapaian kinerja BRI secara pengembangan kapabilitas pekerja di regional sesuai
menyeluruh. Pada tahun 2025, BRI mengembangkan program dengan kebutuhan, maka mulai tahun 2025 BRI menetapkan
pendidikan yang disusun dengan menyesuaikan siklus pelaksanaan Green Program. Penyusunan kurikulum,
pekerja. Dengan demikian, program pendidikan memiliki learning objective, bahan ajar, perhitungan anggaran,
struktur yang jelas sekaligus mendukung pencapaian tujuan pelaksanaan pendidikan, dan evaluasi pendidikan menjadi
strategis perusahaan. ruang lingkup dari masing-masing Regional Office.
170 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 173
Laporan Tahunan
2025
Jenis Pengembangan Kompetensi
Jenis Pengembangan
Tujuan Pelatihan
Kompetensi
BRILian Future Leader Program pendidikan untuk mempersiapkan talenta baru menjadi leader dalam menghadapi
BFLP
Program tantangan bisnis di saat ini dan masa mendatang.
BRILian Next Leader Program pendidikan untuk pengembangan karier Pekerja Tetap terbaik BRI untuk menjadi kandidat
BNLP
Program pemimpin masa depan BRI dalam menghadapi tantangan bisnis di saat ini dan masa mendatang.
Program Human Capital Development BRI untuk mempersiapkan Pekerja menjadi Great Leader
BRILian Leadership melalui pengembangan leadership yang berkelanjutan dan komprehensif yang memberikan
BLDP
Development Program penekanan pada penguatan karakter, wawasan kebangsaan, wawasan global, wawasan bisnis/
perbankan, serta wawasan teknologi.
Program Human Capital Development BRI untuk mempersiapkan Pekerja sebelum memasuki masa
BRILian Leader
BLRP pensiun melalui pembekalan pengetahuan, wawasan, dan keterampilan yang dibutuhkan untuk
Retirement Program
menjalani masa pensiun.
Program pengembangan kompetensi teknis (Technical Competency) yang berkelanjutan dan
BRILian Specialist
BSDP komprehensif yang memberikan penekanan pada pengetahuan dan keterampilan spesifik sesuai
Development Program
kebutuhan kompetensi pada jabatan tertentu.
Program pendidikan untuk mempersiapkan Pekerja baru di posisi Marketing, Frontliner, dan
BRILian Banking
BBAP Administrasi (tetap, kontrak, dan outsource) agar dapat bekerja sesuai dengan standar operasional
Associate Program
yang berlaku di BRI.
Komunitas yang dibentuk dalam rangka penyelenggaraan aktivitas distribusi dan penggunaan aset
COP Community of Practice
pengetahuan.
Metode pendidikan dengan mengoptimalkan penggunaan internet/teknologi sebagai alat
penyampaian materi, ujian, interaksi antara pengajar dan peserta pendidikan, interaksi sesama
E-Learning Electronic Learning
peserta pendidikan dan lain-lain. E-Learning dapat menggunakan platform yang dikembangkan
secara internal, maupun Massive Open Online Courses (MOOC).
Program pendidikan yang bukan diprakarsai oleh internal BRI dalam rangka meningkatkan
PC Public Course
kompetensi Pekerja.
Program pendidikan untuk kegiatan sertifikasi yang bersifat mandatory sesuai ketentuan yang
SER Pendidikan Sertifikasi
ditetapkan pihak regulator dan sertifikasi lain yang ditetapkan Perusahaan.
Kegiatan penyampaian informasi mengenai kebijakan, ketentuan, program kegiatan, dan/atau
SOS Sosialisasi informasi penting terkait perkembangan bisnis perusahaan melalui kegiatan presentasi di masing-
masing unit kerja.
Program diadakan berdasarkan hasil training need analysis yang dilakukan oleh unit kerja dengan
V Green Program
tujuan untuk menutup gap competency yang bersifat kebutuhan lokal/regional.
Pelaksanaan Pengembangan Kompetensi
Tabel Realisasi Pengembangan Kompetensi Berdasarkan Level Jabatan Tahun 2025
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
Jabatan Jabatan
Pekerja Peserta Pekerja Peserta
Senior Executive COP 8
6 6
Vice President
Development Divisi 12
BSDP (1,2,3) 1
SER 5
BSE 4
SOS 1
COP 4
SRQ 4
Public Course Luar Negeri 3
Senior Vice President 101 101
SRP+Q 4
BIF 3
Executive
18 18 BSDP (1,2,3) 82
Vice President
BSDP 0/BBOP 8
BIF 2
COP 52
BSDP (1,2,3) 12
Development Divisi 64
BSDP 0 / BBOP 1
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 171
Page 174
Profil Perusahaan
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
Jabatan Jabatan
Pekerja Peserta Pekerja Peserta
SER 16 Manager 4.490 4.490
SOS 1 BIF 783
SRQ 16 BLDP 886
Vice President 195 195 BLRP 115
BIF 12 BSDP (1,2,3) 4.305
BLRP 2 BSDP 0/BBOP 1.287
BSDP (1,2,3) 147
COP 3.437
BSDP 0/BBOP 1
Development Divisi 2.648
COP 123
E-Learning 44
Development Divisi 75
Public Course Dalam Negeri 2
Public Course Dalam Negeri 2
SER 859
SER 147
SOS 228
SOS 3
SRQ 1.621
SRQ 45
Junior Manager 14.892 14.892
Assistant Vice President 1.474 1.474
BFLP 76
BIF 136
BIF 2.830
BLRP 30
BLDP 1.030
BSDP (1,2,3) 1.253
BSDP 0/BBOP 32 BLRP 183
COP 989 BSDP (1,2,3) 12.969
Development Divisi 696 BSDP 0/BBOP 2.113
E-Learning 1 COP 10.145
Enhancement Divisi 15 Development Divisi 4.296
Public Course Dalam Negeri 9 E-Learning 385
Public Course Luar Negeri 1 Enhancement Divisi 13
SER 87 Public Course Dalam Negeri 9
SOS 23 SER 1.603
SRQ 440 SOS 296
Senior Manager 2.689 2.689 SRQ 5.052
BIF 210 Associate 64.786 64.786
BLDP 129 BIF 11.780
BLRP 42
BLRP 53
BSDP (1,2,3) 2.247
BSDP (1,2,3) 57.576
BSDP 0/BBOP 208
BSDP 0/BBOP 12.102
COP 1.816
COP 49.725
Development Divisi 993
Development Divisi 20.411
E-Learning 1
E-Learning 569
Enhancement Divisi 1
Enhancement Divisi 6
Public Course Dalam Negeri 13
Public Course Dalam Negeri 14
Public Course Luar Negeri 1
SER 1.646
SER 299
SOS 2.415
SOS 72
SRQ 17.456
SRQ 586
Grand Total 88.651 88.651
172 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 175
Laporan Tahunan
2025
Evaluasi Pelaksanaan Pengembangan
Kompetensi
Dalam melakukan evaluasi efektivitas pengembangan 3. Evaluasi Efisiensi
kompetensi, BRI menggunakan beberapa aspek penilaian, di a. Penilaian terhadap efisiensi pelaksanaan program
antaranya: pendidikan yang berdasarkan pada jumlah
1. Evaluasi Dampak Bisnis penyelesaian program pendidikan oleh peserta, biaya
a. Penilaian pelaksanaan program pendidikan terhadap per peserta pendidikan, jumlah program pendidikan
performance peserta dan organisasi terkait dengan yang tersedia dan lain lain.
produktivitas, profitabilitas, employee engagement, b. Persentase jumlah pekerja yang telah menyelesaikan
contribution margin, dan lain-lain. pendidikannya:
b. Pada tahun 2025, hasil evaluasi untuk 10 Jabatan - In class dan atau E-learning: 100% dari total
di tahun 2025 adalah “Berdampak Positif” terhadap pekerja BRI yang sebanyak 77.739 pekerja.
bisnis. - In Class: 96,3% dari total pekerja BRI yang
2. Evaluasi Efektivitas sebanyak 77.739 pekerja.
a. Penilaian pelaksanaan program pendidikan
berdasarkan reaksi, kepuasan, dan tingkat Biaya Pengembangan Kompetensi
penguasaan materi peserta pendidikan terhadap
kualitas materi atau konten, kualitas pengajar, Pada tahun 2025, terdapat penurunan biaya pengembangan
metode pembelajaran dan hal-hal lain yang terkait kompetensi karena penerapan efisiensi dalam pelaksanaan
langsung dengan pelaksanaan program pendidikan. program pendidikan dengan metode berbasis cluster di Unit
b. Hasil evaluasi efektivitas tahun 2025 adalah sebagai Kerja tanpa mengurangi efektivitas dan kualitas pendidikan.
berikut:
- Pengukuran peningkatan knowledge dan skill Tabel Biaya Pengembangan Kompetensi
dilakukan setelah penyelenggaraan pendidikan (dalam Miliar Rupiah)
dengan hasil rata-rata evaluasi adalah sebesar
97,4. (eva 1 - 3). 2025 2024 2023
- Pengukuran evaluasi peserta meliputi aspek
627 795 992
materi, akomodasi, subject matter expert (SME)
dan fasilitator dengan nilai evaluasi sebesar 97,8.
(eva 1- 2).
Pemegang Saham Utama
dan Pengendali
Pemegang saham utama dan pengendali BRI adalah
Negara Republik Indonesia melalui kepemilikan 1 Saham
Seri A
1 Saham Seri A Dwiwarna (0,00%) melalui Badan Dwiwarna
Pengaturan BUMN dan 80.610.976.875 Saham Seri B
melalui PT Danantara Asset Management (Persero). Negara RI melalui BP BUMN
Dengan demikian, tidak terdapat pemegang saham
0,00%
pengendali individu baik langsung maupun tidak
langsung.
PT Danantara Asset
Management (Persero)
53,19%
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 173
Page 176
Profil Perusahaan
Komposisi
Pemegang Saham
Komposisi Pemegang Saham disajikan sebagai berikut:
Tabel Komposisi Pemegang Saham BRI Per 1 Januari 2025
Klasifikasi Pemegang Saham Jumlah Pemegang Saham Jumlah Saham (lembar) Kepemilikan
Negara RI 1 80.610.976.876 53,19%
Publik 653.250 70.948.024.728 46,81%
Pemodal Nasional 650.574 23.910.394.894 15,78%
Perorangan 646.180 9.612.406.830 6,34%
Pekerja 2.834 8.639.856 0,01%
Pemerintah Daerah 1 1.590.000 0,00%
Bank 12 977.781.285 0,65%
Koperasi 28 5.503.770.523 3,63%
Yayasan 54 323.016.446 0,21%
Dana Pensiun 168 2.750.978.898 1,82%
Asuransi 204 2.112.117.756 1,39%
Perseroan Terbatas 769 534.853.860 0,35%
Reksa Dana 324 2.085.239.440 1,38%
Lembaga Pemerintah 0 0 0,00%
Pemodal Asing 2.676 47.037.629.834 31,04%
Perorangan 527 45.762.800 0,03%
Badan Usaha Asing 2.149 46.991.867.034 31.01%
Total 653.251 151.559.001.604 100%
Tabel Komposisi Pemegang Saham BRI Per 31 Desember 2025
Klasifikasi Pemegang Saham Jumlah Pemegang Saham Jumlah Saham (lembar) Kepemilikan
Negara RI 1 1 0,00%
Publik 723.464 151.559.001.603 100,00%
Pemodal Nasional 721.146 107.312.935.883 70,81%
Perorangan 717.122 12.328.041.619 8,13%
Pekerja 2.410 7.371.056 0,00%
Pemerintah Daerah 1 1.590.000 0,00%
Bank 10 1.021.555.025 0,67%
Koperasi 33 5.504.953.123 3,63%
174 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 177
Laporan Tahunan
2025
Klasifikasi Pemegang Saham Jumlah Pemegang Saham Jumlah Saham (lembar) Kepemilikan
Yayasan 60 348.037.971 0,23%
Dana Pensiun 164 3.336.432.009 2,20%
Asuransi 205 1.628.638.246 1,07%
Perseroan Terbatas* 832 81.270.630.319 53,62%
Reksa Dana 309 1.865.686.515 1,23%
Lembaga Pemerintah 0 0 0,00%
Pemodal Asing 2.318 44.246.065.720 29,19%
Perorangan 569 51.902.682 0,03%
Badan Usaha Asing 1.749 44.194.163.038 29,16%
Total 723.465 151.559.001.604 100,00%
* Termasuk kepemilikan saham Negara RI melalui PT Danantara Asset Management (Persero).
Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar
Tabel Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar BRI Per 1 Januari 2025
No. Nama Investor Status Jumlah Saham (lembar) Kepemilikan
1. NEGARA REPUBLIK INDONESIA Negara Republik Indonesia 80.610.976.876 53,19%
2. INDONESIA INVESTMENT AUTHORITY Badan Investasi atau Koperasi 5.498.021.834 3,63%
BNYM RE BNYMLB RE EMPLOYEES
3. Badan Usaha Asing 1.374.792.058 0,91%
PROVIDENTFD BOARD-2039927326
DJS KETENAGAKERJAAN PROGRAM
4. Dana Pensiun 1.359.369.214 0,90%
JHT
JPMCB NA RE-VANGUARD TOTAL
5. Badan Usaha Asing 979.891.447 0,65%
INTERNATIONAL STOCK INDEX FUND
JPMCB NA RE - VANGUARD
6. EMERGING MARKETS STOCK INDEX Badan Usaha Asing 890.024.760 0,59%
FUND
CITIBANK SINGAPORE S/A
7. Badan Usaha Asing 756.220.297 0,50%
GOVERNMENT OF SINGAPORE
CITIBANK NEW YORK S/A
8. Badan Usaha Asing 609.038.351 0,40%
GOVERNMENT OF NORWAY - 1
BNYMSANV RE BNYM RE PEOPLE'S
9. Badan Usaha Asing 592.721.255 0,39%
BANK OF CHINA
SSB 2Q27 ISHARES CORE MSCI
10. EMERGING MARKETS ETF Badan Usaha Asing 588.113.895 0,39%
-2183966403
JPMSE AMS RE AIF CLT RE-STICHTING
11. DEPOSITARY APG EMERGING Badan Usaha Asing 546.998.219 0,36%
MARKETS EQUITY
SSB C021 COLLEGE RETIREMENT
12. Badan Usaha Asing 505.576.768 0,33%
EQUITIES FUND -2183964206
JPMCB NA RE-VANGUARD FIDUCIARY
TRUST COMPANY INSTITUTIONAL
13. Badan Usaha Asing 494.608.909 0,33%
TOTAL INTERNATIONAL STOCK
MARKET IT II
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 175
Page 178
Profil Perusahaan
No. Nama Investor Status Jumlah Saham (lembar) Kepemilikan
JPMSE LUX RE UCITS CLT RE-
14. Badan Usaha Asing 478.825.695 0,32%
JPMORGAN FUNDS
JPMCB NA RE-T. ROWE PRICE
15. EMERGING MARKETS DISCOVERY Badan Usaha Asing 476.977.111 0,31%
STOCK TRUST
JPMCB NA RE - BLACKROCK INST
16. TR CO N A INVESTMENT FDS FOR Badan Usaha Asing 459.457.232 0,30%
EMPLOYEE BENEFIT TRUSTS
17. UBS AG LONDON-2140724000 Badan Usaha Asing 425.205.489 0,28%
18. NTC-CANTILLON FUNDS PLC Badan Usaha Asing 422.605.435 0,28%
JPMCB NA RE-JPMORGAN EMERGING
19. Badan Usaha Asing 381.640.571 0,25%
MARKETS EQUITY FUND
20. NTC-CANTILLON GLOBAL EQUITY L.P Badan Usaha Asing 369.506.844 0,24%
Tabel Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar BRI Per 31 Desember 2025
No. Nama Investor Status Jumlah Saham (lembar) Kepemilikan
1. PT Danantara Asset Management (Persero)* Perseroan Terbatas 80.610.976.875 53,19%
2. INDONESIA INVESTMENT AUTHORITY Badan Investasi atau Koperasi 5.498.021.834 3,63%
BNYM RE BNYMLB RE EMPLOYEES
3. Badan Usaha Asing 1.738.263.958 1,15%
PROVIDENTFD BOARD-2039927326
4. DJS KETENAGAKERJAAN PROGRAM JHT Dana Pensiun 1.650.917.514 1,09%
JPMCB NA RE-VANGUARD TOTAL
5. Badan Usaha Asing 966.382.447 0,64%
INTERNATIONAL STOCK INDEX FUND
JPMCB NA RE-VANGUARD EMERGING
6. Badan Usaha Asing 891.765.760 0,59%
MARKETS STOCK INDEX FUND
SSB KGZ3 INVESCO DEVELOPING MARKETS
7. Badan Usaha Asing 771.595.343 0,51%
FUND -2183965924
HSBC-FUND SERVICES, THE OVERLOOK
8. Badan Usaha Asing 750.143.900 0,49%
PARTNERS FUND L.P.
CITIBANK NEW YORK S/A GOVERNMENT OF
9. Badan Usaha Asing 732.713.403 0,48%
NORWAY - 1
SSB 2G9G NATWEST T&D SL ATO ST.
10. Badan Usaha Asing 698.036.500 0,46%
JAMES'S PL GLB VUT-2183968155
CITIBANK NEW YORK S/A ISHARES CORE
11. Badan Usaha Asing 693.250.395 0,46%
MSCI EMERGING MARKETS ETF
CITIBANK LONDON S/A STICHTING
12. Badan Usaha Asing 627.488.000 0,41%
PENSIOENFONDS ZORG EN WELZIJN
HSBC-FUND SVS A/C PEOPLES BANK OF
13. Badan Usaha Asing 595.666.155 0,39%
CHINA
BNYMSANV RE SANVLUX RE INVESCO
14. Badan Usaha Asing 564.862.300 0,37%
FUNDS
JPMCB NA RE-VANGUARD FIDUCIARY
15. TRUST COMPANY INSTITUTIONAL TOTAL Badan Usaha Asing 500.770.709 0,33%
INTERNATIONAL STOCK MARKET IT II
JPMSE LUX RE-ROBECO CAPITAL GROWTH
16. Badan Usaha Asing 499.865.316 0,33%
FUNDS
17. CITIBANK NA-BANK RAKYAT INDONESIA Badan Usaha Asing 495.055.300 0,33%
176 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 179
Laporan Tahunan
2025
No. Nama Investor Status Jumlah Saham (lembar) Kepemilikan
JPMSE AMS RE AIF CLT RE-STICHTING
18. DEPOSITARY APG EMERGING MARKETS Badan Usaha Asing 486.908.901 0,32%
EQUITY POOL
JPMCB NA RE - BLACKROCK INST TR CO
19. N A INVESTMENT FDS FOR EMPLOYEE Badan Usaha Asing 486.320.553 0,32%
BENEFIT TRUSTS
20. DJS KETENAGAKERJAAN PROGRAM JP Dana Pensiun 475.226.983 0,31%
* Kepemilikan Negara RI melalui PT Danantara Asset Management (Persero).
Komposisi Pemegang Saham 5% atau Lebih
Tabel Komposisi Pemegang Saham 5% atau Lebih BRI Per 1 Januari 2025
Nama Investor Jumlah Saham (lembar) Kepemilikan
Negara Republik Indonesia 80.610.976.876 53,19%
Tabel Komposisi Pemegang Saham 5% atau Lebih BRI Per 31 Desember 2025
Nama Investor Jumlah Saham (lembar) Kepemilikan
Negara Republik Indonesia melalui PT Danantara Asset Management (Persero) 80.610.976.876 53,19%
Komposisi Kelompok Pemegang Saham Kurang dari 5%
Komposisi Pemegang Saham Kurang dari 5% BRI Per 1 Januari 2025
Kepemilikan Saham Publik Jumlah Pemegang Saham Jumlah Saham (Lembar) Kepemilikan
PEMODAL NASIONAL
Perorangan 646.180 9.612.406.830 6,34%
Pekerja 2.834 8.639.856 0,01%
Pemerintah Daerah 1 1.590.000 0,00%
Bank 12 977.781.285 0,65%
Koperasi 28 5.503.770.523 3,63%
Yayasan 54 323.016.446 0,21%
Dana Pensiun 168 2.750.978.898 1,82%
Asuransi 204 2.112.117.756 1,39%
Perseroan Terbatas 769 534.853.860 0,35%
Reksa Dana 324 2.085.239.440 1,38%
Lembaga Pemerintah 0 0 0,00%
Sub Total 650.574 23.910.394.894 15,78%
PEMODAL ASING
Perorangan 527 45.762.800 0,03%
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 177
Page 180
Profil Perusahaan
Kepemilikan Saham Publik Jumlah Pemegang Saham Jumlah Saham (Lembar) Kepemilikan
Badan Usaha Asing 2.149 46.991.867.034 31.01%
Sub Total 2.676 47.037.629.834 31,04%
Total 653.250 70.948.024.728 46,81%
Komposisi Pemegang Saham Kurang dari 5% BRI Per 31 Desember 2025
Klasifikasi Pemegang Saham Jumlah Pemegang Saham Jumlah Saham (lembar) Kepemilikan
Negara RI 1 1 0,00%
Publik 723.463 70.948.024.728 46,81%
Pemodal Nasional 721.145 26.701.959.008 17,62%
Perorangan 717.122 12.328.041.619 8,13%
Pekerja 2.410 7.371.056 0,00%
Pemerintah Daerah 1 1.590.000 0,00%
Bank 10 1.021.555.025 0,67%
Koperasi 33 5.504.953.123 3,63%
Yayasan 60 348.037.971 0,23%
Dana Pensiun 164 3.336.432.009 2,20%
Asuransi 205 1.628.638.246 1,07%
Perseroan Terbatas* 831 659.653.444 0,44%
Reksa Dana 309 1.865.686.515 1,23%
Lembaga Pemerintah 0 0 0,00%
Pemodal Asing 2.318 44.246.065.720 29,19%
Perorangan 569 51.902.682 0,03%
Badan Usaha Asing 1.749 44.194.163.038 29,16%
Total 723.465 70.948.024.729 46,81%
* Kepemilikan saham Negara RI melalui Badan Pengaturan BUMN.
Kepemilikan Saham Direksi dan Dewan Komisaris
Tabel Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi BRI Per 1 Januari 2025
Nama Jabatan Jumlah Saham (Lembar) Kepemilikan
DIREKSI
Sunarso *
Direktur Utama 5.658.656 0,00373%
Catur Budi Harto *
Wakil Direktur Utama 4.045.557 0,00267%
Handayani *
Direktur Bisnis Konsumer 5.741.900 0,00379%
Supari *
Direktur Bisnis Mikro 4.970.914 0,00328%
Ahmad Solichin Lutfiyanto Direktur Kepatuhan 5.454.170 0,00360%
Agus Sudiarto *
Direktur Manajemen Risiko 3.584.100 0,00236%
Agus Noorsanto Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan 3.938.641 0,00260%
178 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 181
Laporan Tahunan
2025
Nama Jabatan Jumlah Saham (Lembar) Kepemilikan
Agus Winardono* Direktur Human Capital 3.469.681 0,00229%
Direktur Commercial, Small and Medium
Amam Sukriyanto* 3.623.454 0,00239%
Business
Viviana Dyah Ayu R.K. Direktur Keuangan 3.819.500 0,00252%
Arga M. Nugraha* Direktur Digital dan Teknologi Informasi 3.421.385 0,00226%
Andrijanto* Direktur Retail Funding dan Distribution 2.989.700 0,00197%
DEWAN KOMISARIS
Kartika Wirjoatmodjo Komisaris Utama 1.678.000 0,00111%
Wakil Komisaris Utama /
Rofikoh Rokhim* - -
Komisaris Independen
Rabbin Indrajad Hattari* Komisaris 1.510.100 0,00100%
Awan Nurmawan Nuh Komisaris 712.500 0,00047%
Dwi Ria Latifa *
Komisaris Independen - -
Heri Sunaryadi *
Komisaris Independen - -
Paripurna Poerwoko Sugarda *
Komisaris Independen - -
Agus Riswanto *
Komisaris Independen - -
Nurmaria Sarosa *
Komisaris Independen - -
Haryo Baskoro Wicaksono *
Komisaris Independen - -
Jumlah 54.618.258 0,03604%
*
Berhenti menjabat menjabat sejak 24 Maret 2025
Tabel Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi BRI Per 31 Desember 2025
Nama Jabatan Jumlah Saham (Lembar) Kepemilikan
DIREKSI
Hery Gunardi Direktur Utama 435.000 0,0002870
Viviana Dyah Ayu R.K. * Wakil Direktur Utama 3.819.500 0,0025201
Hakim Putratama Direktur Operations - -
Riko Adythia Direktur Corporate Banking - -
Aquarius Rudianto Direktur Network dan Retail Funding - -
Farida Thamrin Direktur Treasury and International Banking 19.800 0,0000131
Akhmad Purwakajaya Direktur Micro 243.500 0,0001607
Alexander Dippo Paris Y. S. Direktur Commercial Banking - -
Saladin Dharma Nugraha Effendi Direktur Information Technology - -
Aris Hartanto* Direktur Consumer Banking 430.964 0,0002844
Achmad Royadi* Direktur Finance & Strategy 1.215.672 0,0008021
Ety Yuniarti* Direktur Manajemen Risiko 193.262 0,0001275
Mahdi Yusuf* Direktur Legal & Compliance - -
Agus Noorsanto** Wakil Direktur Utama - -
Ahmad Solichin Lutfiyanto** Direktur Human Capital & Compliance - -
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 179
Page 182
Profil Perusahaan
Nama Jabatan Jumlah Saham (Lembar) Kepemilikan
Nancy Adistyasari** Direktur Consumer Banking - -
Mucharom **
Direktur Manajemen Risiko - -
DEWAN KOMISARIS
Kartika Wirjoatmodjo Komisaris Utama 1.678.000 0,0011072
Parman Nataatmadja Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen - -
Edi Susianto Komisaris Independen - -
Awan Nurmawan Nuh Komisaris 712.500 0,0004701
Helvi Yuni Moraza Komisaris - -
Lukmanul Khakim Komisaris Independen - -
Jumlah 8.748.198 0,0057722
* Anggota Direksi yang diangkat tersebut baru dapat melaksanakan tugas dan fungsi dalam jabatannya apabila telah mendapat persetujuan dari OJK dan memenuhi
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
** Berhenti menjabat sejak 17 Desember 2025
Sampai dengan 31 Desember 2025, Dewan Komisaris dan Direksi BRI tidak memiliki kepemilikan saham tidak langsung.
Kepemilikan Saham Senior Manajemen
Tabel Kepemilikan Saham Senior Manajemen BRI Per 31 Desember 2025
Nama Jabatan Jumlah Saham (Lembar) Kepemilikan
Steven Augustino Yudiyantho SEVP Human Capital 28.500 0,00003%
Yulianto Setiawan SEVP Internal Audit 95.993 0,00006%
Tri Laksito Singgih H SEVP Retail Transaction & Funding 49.600 0,00003%
Muhammad Candra Utama SEVP Ultra Micro Business 1.958.528 0,00129%
Babas Bastaman SEVP Wholesale Risk - -
Sampai dengan 31 Desember 2025, Senior Manajemen BRI tidak memiliki kepemilikan saham tidak langsung.
Klasifikasi Pemegang Saham
Tabel Klasifikasi Pemegang Saham BRI Per 31 Desember 2025
Kepemilikan Saham Jumlah Pemegang Saham Jumlah Saham (Lembar) Kepemilikan
Institusi Lokal 1.614 94.977.523.208 62,67%
Institusi Asing 1.749 44.194.163.038 29,16%
Individu Lokal 719.532 12.335.412.675 8,14%
Individu Asing 569 51.902.682 0,03%
Total 723.464 151.559.001.603 100,00%
180 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 183
Laporan Tahunan
2025
Daftar Anggota Konglomerasi Keuangan Bank,
Perusahaan Asosiasi,
dan Perusahaan Ventura Bersama
Anggota Konglomerasi Keuangan
Pada tanggal 23 Desember 2024 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengundangkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Nomor 30 Tahun 2024 tentang Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (POJK Konglomerasi
Keuangan) dan mencabut Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 45/POJK.03/2020 tentang Konglomerasi Keuangan. POJK
Konglomerasi Keuangan mewajibkan Lembaga Jasa Keuangan yang memenuhi syarat sebagai konglomerasi keuangan untuk
membentuk Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan.
Berdasarkan kriteria sebagaimana yang diatur pada POJK Konglomerasi Keuangan, Bank memenuhi kriteria Perusahaan Induk
Konglomerasi Keuangan. Adapun berdasarkan pada Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor
KEP-11/KS.1/2025 tanggal 16 September 2025, OJK telah menetapkan BRI sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan
dengan 22 (dua puluh dua) Anggota Konglomerasi Keuangan.
Anggota Konglomerasi Keuangan Bank terdiri dari:
1. Perusahaan Anak Bank;
2. Dana Pensiun yang didirikan oleh Bank;
3. Dana Pensiun yang didirikan oleh Perusahaan Anak; serta
4. Perusahaan di bawah Perusahaan Anak Bank sesuai dengan penetapan OJK.
Selain memiliki penyertaan modal pada Anggota Konglomerasi Keuangan yang merupakan Perusahaan Anak, Bank juga memiliki
penyertaan modal tidak signifikan pada beberapa perusahaan yang bukan merupakan Anggota Konglomerasi Keuangan BRI.
Nama Bidang Usaha KepemilikanSaham
PT Pegadaian Pergadaian 99,99% Kepemilikan BRI
PT Permodalan Nasional Madani Pembiayaan 99,99% Kepemilikan BRI
PT Asuransi BRI Life Asuransi Jiwa 51% Kepemilikan BRI
PT BRI Asuransi Indonesia Asuransi Umum 90,00% Kepemilikan BRI
PT Bank Raya Indonesia Tbk Perbankan 86,85% Kepemilikan BRI
PT BRI Multifinance Indonesia Pembiayaan 99,88% Kepemilikan BRI
PT BRI Manajemen Investasi Manajemen Investasi 65,00% Kepemilikan BRI
PT BRI Danareksa Sekuritas Perusahaan Efek 67,00% Kepemilikan BRI
PT BRI Ventura Investama Modal Ventura 99,97% Kepemilikan BRI
BRI Global Financial Services Ltd. Remitansi 100% Kepemilikan BRI
Dana Pensiun PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Dana Pensiun BRI sebagai Pendiri
Dana Pensiun Lembaga Keuangan
Dana Pensiun BRI sebagai Pendiri
PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
PT BPR Bringin Dana Sejahtera Bank Perekonomian Rakyat 90,00% Kepemilikan Dapen BRI
PT Bringin Sejahtera Makmur Pialang Asuransi 99,73% Kepemilikan Dapen BRI
Dana Pensiun PT Pegadaian Dana Pensiun Pegadaian sebagai Pendiri
Permodalan Nasional Madani 99,999%
PT PNM Investment Management Manajemen Investasi Koperasi Jasa Karyawan Permodalan
Nasional Madani 0,001%
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 181
Page 184
Profil Perusahaan
Nama Bidang Usaha KepemilikanSaham
Permodalan Nasional Madani 99,9997%
PT PNM Venture Capital Modal Ventura Koperasi Jasa Karyawan Permodalan
Nasional Madani 0,0003%
PNM Venture Capital 99,9988%
PT PNM Venture Syariah Modal Ventura Koperasi Jasa Karyawan Permodalan
Nasional Madani 0,0012%
PNM Ventura Syariah 95,43%
BPRS RIzky Barokah Bank Perekonomian Rakyat Syariah
Individu 4,57%
PNM Ventura Syariah 66,19%
BPRS Mentari Bank Perekonomian Rakyat Syariah
Individu 33,81%
PNM Ventura Syariah 79,68%
BPRS PNM Patuh Beramal Bank Perekonomian Rakyat Syariah
Individu 20,32%
PNM Ventura Syariah 58,01%
BPRS Haji Miskin Bank Perekonomian Rakyat Syariah
Individu 41,99%
Entitas Anak
Nama Perusahaan PT Pegadaian
Bidang Usaha Perusahaan Gadai
Tanggal Penyertaan BRI 13 September 2021
Jumlah Aset Rp151.260.934 juta
Kepemilikan (%) 99,99%
Mulai Beroperasi/Status Operasi 1 April 1901/Masih Beroperasi
Jl. Kramat Raya No.162, Kenari Senen, Jakarta Pusat 10430
Telp : (021) 3155550
Alamat Faks : (021) 80635162
Email : sekper.pusat@pegadaian.co.id
Web : www.pegadaian.co.id
Dewan Komisaris
Anto Mukti Putranto Komisaris Utama
Umiyatun Hayati Triastuti Komisaris
Pengurus Perusahaan Loto Srinaita Ginting Komisaris
Kukrit Suryo Wicaksono Komisaris Independen
Syafa’at Perdana Komisaris
Trimedya Panjaitan Komisaris Independen
Martina Komisaris Independen
Mei Ling* Komisaris
Direksi
Damar Latri Setiawan Direktur Utama
Budi Wahju Soesilo Wakil Direktur Utama
Direktur Pemasaran, Penjualan dan
Selfie Dewiyanti
Pengembangan Produk
Eka Pebriansyah Direktur Jaringan dan Operasi
Yos Iman Jaya Dappu Direktur Teknologi Informasi dan Digital
Tribuana Tunggadewi Direktur Human Capital
Ferdian Timur Satyagraha Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis
Ismail Ilyas Direktur Manajemen Risiko, Legal, dan Kepatuhan
Dewan Pengawas Syariah
Muhammad Cholil Nafis Ketua
Muhammad Asrorun Ni'am Sholeh Anggota
* Dalam proses Fit & Proper Test
182 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 185
Laporan Tahunan
2025
Nama Perusahaan PT Permodalan Nasional Madani (PNM)
Bidang Usaha Perusahaan Pembiayaan
Tanggal Penyertaan BRI 13 September 2021
Jumlah Aset Rp56.986.249 juta
Kepemilikan (%) 99,99%
Mulai Beroperasi/Status Operasi 1 Juni 1999/Masih Beroperasi
Menara PNM - Kuningan Center
Jl. Kuningan Mulia, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan 12940
Telp : (021) 2511404
Alamat
Faks : -
Email : info@pnm.co.id
Web : www.pnm.co.id
Dewan Komisaris
Drajad Hari Wibowo Komisaris Utama/ Komisaris Independen
Veronica Colondam Komisaris Independen
Nurhaida Komisaris Independen
Anas Puji Istanto Komisaris
Ardhya Pratiwi Setiowati Komisaris
Iwan Taufiq Purwanto Komisaris
Direksi
Pengurus Perusahaan Arief Mulyadi Direktur Utama
Sahat P. Pangaribuan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko
Henry Yunus Kamang Pangemanan Direktur Human Capital dan Kepatuhan
Kindaris Direktur Bisnis
Sunar Basuki Direktur Operasional
Yusron Avivi Direktur Digital dan Teknologi Informasi
Dewan Pengawas Syariah
Didin Hafidhuddin Ketua Dewan Pengawas Syariah
Muhammad Syafii Antonio Anggota Dewan Pengawas Syariah
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 183
Page 186
Profil Perusahaan
Nama Perusahaan PT Asuransi BRI Life (BRI Life)
Bidang Usaha Perusahaan Asuransi Jiwa
Tanggal Penyertaan BRI 29 Desember 2015
Jumlah Aset Rp28.177.449 juta
Kepemilikan (%) 51,00%
Mulai Beroperasi/Status Operasi 28 Oktober 1987/Masih Beroperasi
Graha Irama
Jl. H. R. Rasuna Said Blok X-1 Kav. 1 & 2, Jakarta
Telp : (021) 526-1260, 526-1261
Alamat
Faks : -
Email : cs@brilife.co.id
Web : www.brilife.co.id
Dewan Komisaris
Muhammad Syafri Rozi Komisaris Utama
Lau Soon Liang Komisaris
Hari Siaga Amijarso Komisaris Independen
Ubaidillah Nugraha Komisaris Independen
(Vacant) Komisaris Independen
Direksi
(Vacant) Direktur Utama
Pengurus Perusahaan
(Vacant) Direktur Kepatuhan & Legal
Andrew Bain Direktur Operasional
Sutadi* Direktur Pemasaran
Lim Chet Ming Direktur Keuangan
Dewan Pengawas
Mohamad Hidayat Ketua
Siti Haniatunnisa Anggota
(Vacant) Anggota
* Merangkap sebagai Plt. Direktur Utama hingga Pejabat Definitif tersedia
184 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 187
Laporan Tahunan
2025
Nama Perusahaan PT Bank Raya Indonesia Tbk (Raya)*
Bidang Usaha Bank Umum Swasta Nasional
Tanggal Penyertaan BRI 3 Maret 2011
Jumlah Aset Rp13.211.298 juta
Kepemilikan (%) 86,85%
Mulai Beroperasi/Status Operasi 27 September 1989/Masih Beroperasi
Menara BRIliaN, Jl. Jend. Gatot Subroto No. 177A, Tebet, Jakarta Selatan 12870
Telp : (021) 50931300
Alamat Faks : (021) 50931494
Email : humas@bankraya.co.id
Web : www.bankraya.co.id
Dewan Komisaris
M. Sidik Heruwibowo Komisaris Utama
Johanes Kuntjoro Adi S. Komisaris Independen
Retno Wahyuni Wijayanti Komisaris Independen
Nyimas Dewi Ratih Kamil Komisaris
Pengurus Perusahaan Direksi
Ida Bagus Ketut Subagia Direktur Utama
Lukman Hakim Direktur Digital dan Operasional
Rustarti Suri Pertiwi Direktur Keuangan
Danar Widyantoro Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan Sumber Daya Manusia
Kicky Andrie Davetra Direktur Bisnis
* Sebelumnya bernama PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (BRI Agro)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 185
Page 188
Profil Perusahaan
Nama Perusahaan PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance)
Bidang Usaha Perusahaan Asuransi Umum
Tanggal Penyertaan BRI 26 September 2019
Jumlah Aset Rp8.122.575 juta
Kepemilikan (%) 90,00%
Mulai Beroperasi/Status Operasi 17 April 1989/Masih Beroperasi
Graha BRI Insurance
Jl. Mampang Prapatan Raya No. 18 Jakarta Selatan 12790
Telp : (021) 791 70477/78
Alamat
Faks : -
Email : info@work.brins.co.id
Web : www.brins.co.id
Dewan Komisaris
Kris Hananto Komisaris Utama
Benny Imam Safii Komisaris Independen
Wahab Talaohu Komisaris Independen
(Vacant) Komisaris Independen
Direksi
Rahmat Budi Legowo Direktur Utama
Pengurus Perusahaan
Sonny Harsono W.S Direktur Operasional dan Keuangan
Heri Supriyadi Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko
(Vacant) Direktur Teknik
Recky Plangiten Direktur Bisnis
Dewan Pengawas Syariah
Hj. Nilmayetty Yusri Ketua Dewan Pengawas Syariah
Abdul Ghoni Anggota Dewan Pengawas Syariah
Nama Perusahaan PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance)
Bidang Usaha Perusahaan Pembiayaan
Tanggal Penyertaan BRI 7 Desember 1983
Jumlah Aset Rp5.419.420 juta
Kepemilikan (%) 99,88%
Mulai Beroperasi/Status Operasi 7 Desember 1983/Masih Beroperasi
Menara BRILiaN Lantai GF, 21 dan 22
Jl. Gatot Subroto No. 177A Kav. 64, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan 12870
Telp : (021) 574 5333
Alamat
Faks : -
Email : contact.us@brifinance.co.id
Web : www.brifinance.co.id
Dewan Komisaris
Sigit Murtiyoso Plt. Komisaris Utama
(Vacant) Komisaris
Diah Defawati Ande Komisaris Independen
Pengurus Perusahaan Direksi
Wahyudi Darmawan Direktur Utama
Primartono Gunawan Direktur Bisnis
Ari Prayuwana Direktur Manajemen Risiko
(Vacant) Direktur Operasional
186 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 189
Laporan Tahunan
2025
Nama Perusahaan PT BRI Ventura Investama (BRI Ventures)
Bidang Usaha Perusahaan Modal Ventura
Tanggal Penyertaan BRI 20 Desember 2018
Jumlah Aset Rp2.118.362 juta
Kepemilikan (%) 99,97%
Mulai Beroperasi/Status Operasi 22 Januari 1998/Masih Beroperasi
District 8 Office, Prosperity Tower Lt. 16 Unit F, SCBD Lot 28
Jl. Jend Sudirman Kav 52-53 Senayan Kebayoran Baru Jakarta 12190
Telp : (021) 5092 8500
Alamat
Faks : -
Email : hello@briventures.co.id
Web : www.briventures.id
Dewan Komisaris
(Vacant) Komisaris Utama
Henri Komisaris Independen
Agoosh Yoosran Komisaris Independen
Pengurus Perusahaan
Direksi
(Vacant) Direktur Utama
Indra Bayu Gunawan Plt. Direktur Keuangan
Markus Liman Rahardja *
Direktur Venture Investment
* Merangkap sebagai Plt. Direktur Utama hingga Pejabat Definitif tersedia
Nama Perusahaan PT BRI Danareksa Sekuritas (BRI DS)
Bidang Usaha Perusahaan Sekuritas
Tanggal Penyertaan BRI 21 Desember 2018
Jumlah Aset Rp1.279.094 juta
Kepemilikan (%) 67,00%
Mulai Beroperasi/Status Operasi 1 Juli 1992/Masih Beroperasi
Gedung BRI II Lt. 23
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 44-46 Jakarta 10210
Telp : (021) 50914100, (021) 1500688
Alamat
Faks : -
Email : callcenter@bridanareksasekuritas.co.id
Web : www.BRIDanareksasekuritas.co.id
Dewan Komisaris
(Vacant) Komisaris Utama
Donsuwan Simatupang Komisaris Independen
(Vacant) Komisaris
Direksi
Pengurus Perusahaan
(Vacant) Direktur Utama
Fifi Virgantria*
Direktur Retail & Information Technology
Sirih Wahyono Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko
(Vacant) Direktur Investment Banking Advisory
(Vacant) Direktur Investment Banking Capital Market
* Merangkap sebagai Plt. Direktur Utama hingga Pejabat Definitif tersedia
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 187
Page 190
Profil Perusahaan
Nama Perusahaan PT BRI Manajemen Investasi (BRI MI)
Bidang Usaha Perusahaan Investasi
Tanggal Penyertaan BRI 20 Desember 2018
Jumlah Aset Rp375.569 juta
Kepemilikan (%) 65,00%
Mulai Beroperasi/Status Operasi 9 Oktober 1992/Masih Beroperasi
Gedung BRI II Lt. 22
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 44-46 Jakarta 10210
Telp : (021) 29555789
Alamat
Faks : (021) 25198 003
Email : cs@danareksainvestment.co.id
Web : www.danareksainvestment.co.id
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama
Kahlil Rowter Plt. Komisaris Independen
(Vacant) Komisaris
Pengurus Perusahaan
Direksi
Arief Budiman* Direktur Utama
Ira Irmalia Sjam Direktur Operasional
(Vacant) Direktur Bisnis
* Masih menunggu fit and proper test
Nama Perusahaan BRI Global Financial Services Co. Ltd. (BRI Global Financial Services)*
Bidang Usaha Perusahaan Remittance
Tanggal Penyertaan BRI 16 Desember 2011
Jumlah Aset Rp62.546 juta
Kepemilikan (%) 100,00%
Mulai Beroperasi/Status Operasi 7 April 2005/Masih Beroperasi
Park Avenue Tower, Floor 12, Unit 12B, 5 Moreton Terrace, Causeway Bay, Hongkong
Telp : (852) 35902875, (852) 34622810, (852) 34622684
WA Call Center (official) (852) 5185 6683
Alamat
Faks : -
Email : contact@ brifins.com
Web : www.brifins.com
Manajemen Eksekutif
Pengurus Perusahaan - Non-Executive Director
Dimas Hendrasaputra Executive Director
* Per tanggal 30 Okotber 2023, BRI Remittance Co. Ltd. berubah nama menjadi BRI Global Financial Services
188 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 191
Laporan Tahunan
2025
Perusahaan Asosiasi
Nama Perusahaan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI)
Bidang Usaha Bank Umum Syariah
Tanggal Penyertaan BRI 19 Desember 2007
Jumlah Aset Rp456.192.606 juta
Kepemilikan (%) 15,38%
16 Oktober 2008/Masih Beroperasi
Mulai Beroperasi/Status Operasi
Keterangan: Per 01 Februari 2021, Efektif bergabung dengan Bank Syariah Mandiri dan BNI Syariah
menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI).
Kantor Pusat Gedung The Tower
Jl. Gatot Subroto No. 27 Kelurahan Karet Semanggi, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan 12930
Telp : BSI Call – 14040
Alamat
Faks : -
Email : contactus@bankbsi.co.id
Web : www.bankbsi.co.id
Nama Perusahaan PT Bahana Artha Ventura (BAV)
Bidang Usaha Perusahaan Modal Ventura
Tanggal Penyertaan BRI 21 November 2017
Jumlah Aset Rp1.227.466 juta
Kepemilikan (%) 15,10%
Mulai Beroperasi/Status Operasi 5 Agustus 1992/Masih Beroperasi
Wisma Prima Lantai 5
Jl. Kapten P. Tendean No. 34, Jakarta Selatan 12790
Telp : (021) 79182688
Alamat
Faks : (021) 7918 2687
Email : -
Web : www.bahanaventura.com
Penyertaan dengan Metode Nilai Wajar
Nama Perusahaan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
Bidang Usaha Lembaga Penyelesaian Efek
Tanggal Penyertaan BRI 5 Desember 1997
Jumlah Aset Rp3.725.101 juta
Kepemilikan (%) 3,00%
Mulai Beroperasi/Status Operasi 11 November 1998,/Masih Beroperasi
Gedung Bursa Efek Jakarta Tower I, 5th Floor
JL. Jend Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190
Telp : (021) 5152855
Alamat
Faks : (021) 5299 1199
Email : helpdesk@ksei.co.id
Web : www.ksei.co.id
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 189
Page 192
Profil Perusahaan
Nama Perusahaan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI)
Bidang Usaha Lembaga Kliring dan Penjaminan (LKP)
Tanggal Penyertaan BRI 26 September 2024
Jumlah Aset -
Kepemilikan (%) 1,11%
Mulai Beroperasi/Status Operasi 5 Agustus 1996/Masih Beroperasi
Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower I Lantai 5
Jl. Jenderal Sudirman Kav 52-53
Alamat Jakarta Selatan 12190, Indonesia
Email : customer.care@idclear.co.id
Web : www.idclear.co.id
Nama Perusahaan PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)
Bidang Usaha Perusahaan Pemeringkat Efek
Tanggal Penyertaan BRI 15 Juni 1995
Jumlah Aset -
Kepemilikan (%) 0,18%
Mulai Beroperasi/Status Operasi 21 Desember 1993/Masih Beroperasi
Panin Tower Senayan City, 17th Floor
Jl. Asia Afrika Lot. 19, Gelora, Jakarta 12220
Telp : (021) 50968469
Alamat
Faks : (021) 50968468
Email : corporate.secretary@pefindo.co.id
Web : www.pefindo.com
Perusahaan Ventura Bersama
Sampai dengan 31 Desember 2025, BRI belum memiliki Perusahaan Ventura Bersama.
190 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 193
Laporan Tahunan
2025
Struktur Grup
Perusahaan
1 Saham
Seri A
Dwiwarna
PT Danantara Asset
Negara RI melalui BP BUMN Management (Persero)
0,00% 53,19% 46,81%
Keterangan: Pada 31 Desember 2025, Negara RI
memiliki 1 lembar Saham Seri A Dwiwarna melalui
Badan Pengaturan BUMN dan 80.610.976.875 Saham
Seri B melalui PT Danantara Asset Management
(Persero).
PT Bank Raya Indonesia Tbk (Raya) PT BRI Multifinance Indonesia
86,85% 99,88%
Entitas Anak Entitas Anak
BRI Global Financial Services Co. Ltd. PT BRI Ventura Investama
100,00% 99,97%
Entitas Anak Entitas Anak
PT Asuransi BRI Life PT BRI Asuransi Indonesia
51,00% 90,00%
Entitas Anak Entitas Anak
PT BRI Danareksa Sekuritas PT Pegadaian
67,00% 99,99%
Entitas Anak Entitas Anak
PT BRI Manajemen Investasi PT Permodalan Nasional Madani
65,00% 99,99%
Entitas Anak Entitas Anak
Perusahaan Asosiasi
PT Kliring
PT Bank Syariah PT Bahana PT Kustodian Sentral PT Pemeringkat Efek
Penjaminan Efek
Indonesia Tbk Artha Ventura Efek Indonesia (KSEI) Indonesia (Pefindo)
Indonesia (KPEI)
15,38% 15,10% 3,00% 0,18%
1,11%
Perusahaan Asosiasi Perusahaan Asosiasi Perusahaan Asosiasi Perusahaan Asosiasi Perusahaan Asosiasi
Sampai dengan tahun 2025, BRI tidak memiliki Entitas Induk, Joint Venture dan Special Purpose Vehicle (SPV).
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 191
Page 194
Profil Perusahaan
Informasi
Kelompok Usaha Bank
BRI mempunyai 10 (sepuluh) Perusahaan Anak, yang mana kepemilikan BRI di Perusahaan Anak tersebut adalah lebih dari
50%. BRI sebagai pemegang saham mayoritas mempunyai hak untuk menominasikan Anggota Direksi dan Dewan Komisaris
Perusahaan Anak, dengan rincian sebagai berikut:
No Nama Perusahaan Hak Nominasi
1. PT Bank Raya Indonesia Tbk. BRI berhak menominasikan calon Direksi dan Dewan Komisaris.
Berdasarkan Surat Kuasa Khusus Menteri BUMN No. SKK – 87/MBU/09/2021 tanggal 13
2. PT Pegadaian
September 2021 BRI dapat mengajukan usulan calon Direksi dan calon Dewan Komisaris.
Berdasarkan Surat Kuasa Khusus Menteri BUMN No. SKK – 87/MBU/09/2021 tanggal 13
3. PT Permodalan Nasional Madani
September 2021 BRI dapat mengajukan usulan calon Direksi dan calon Dewan Komisaris.
Berdasarkan pada Perjanjian Pemegang Saham PT Asuransi BRI Life, BRI berhak menominasikan
4. PT Asuransi BRI Life Direktur Utama, Direktur Kepatuhan & Legal dan Direktur Pemasaran. Selanjutnya, BRI berhak
untuk menominasikan Komisaris Utama dan 2 (dua) Komisaris Independen.
5. PT BRI Asuransi Indonesia BRI berhak menominasikan calon Direksi dan Dewan Komisaris.
Berdasarkan Perjanjian Pemegang Saham PT BRI Danareksa Sekuritas, BRI berhak
menominasikan Direktur Utama, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko serta Direktur Retail &
6. PT BRI Danareksa Sekuritas
Information Technology. Selanjutnya, BRI berhak untuk menominasikan Komisaris Utama dan 1
(satu) Komisaris Independen.
7. PT BRI Multifinance Indonesia BRI berhak menominasikan calon Direksi dan Dewan Komisaris.
8. PT BRI Ventura Investama BRI berhak menominasikan calon Direksi dan Dewan Komisaris.
9. BRI Global Financial Services BRI berhak menominasikan calon Executive Director dan Non Executive Director.
Berdasarkan Perjanjian Pemegang Saham PT BRI Manajemen Investasi BRI berhak
10. PT BRI Manajemen Investasi menominasikan Direktur Utama, Direktur Keuangan. Selanjutnya, BRI berhak untuk
menominasikan Komisaris Utama dan 1 (satu) Komisaris Independen.
Sehubungan dengan susunan Pengurus Perusahaan Anak BRI, terdapat 1 (satu) Pengurus di Perusahaan Anak BRI yang saat ini
juga menjabat di BRI, yaitu sebagai berikut:
No Nama Perusahaan Nama Jabatan di BRI Jabatan di Perusahaan Anak
1. PT BRI Asuransi Indonesia Kris Hananto Group Head Compliance Komisaris Utama
192 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 195
Laporan Tahunan
2025
Kronologi
Penerbitan Saham
PENAWARAN UMUM SAHAM PERDANA (INITIAL PUBLIC PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM BAGI MANAJEMEN
OFFERING/IPO) TAHUN 2003 (MANAGEMENT STOCK OPTION PROGRAM/MSOP)
Pada 31 Oktober 2003, BRI melakukan Penawaran Saham TAHUN 2004-2010
Perdana (Initial Public Offerings) sebesar 3.811.765.000 Berdasarkan keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 3 Oktober
Saham Biasa Seri B kepada investor domestik maupun asing. 2003, pemegang saham BRI menyetujui pelaksanaan
Jumlah saham tersebut merupakan saham divestasi Negara Program Opsi Pembelian Saham bagi Manajemen
Republik Indonesia sebesar 2.047.060.000 dan saham (Management Stock Option Plan/ MSOP). Jumlah saham
portepel sebesar 1.764.705.000. yang diterbitkan dalam MSOP BRI tercatat sebanyak
588.235.250 lembar. Pelaksanaan MSOP tersebut dilakukan
Penawaran Saham Perdana tersebut berdasarkan dalam tiga tahap di mana masa exercise MSOP Tahap I dan
pernyataan pendaftaran efektif yang dikeluarkan oleh II telah berakhir masing-masing pada tanggal 9 November
Bapepam – sekarang OJK (Surat Ketua Bapepam No. 2008 dan 9 November 2009, sedangkan MSOP Tahap III
S-2646/PM/2003) tanggal 31 Oktober 2003). Saham yang berakhir pada 9 November 2010.
ditawarkan bernominal Rp500,00 dan mulai diperdagangkan
pada 10 November 2003 dengan harga penawaran per Ketiga tahap MSOP tersebut mengacu pada Peraturan
saham sebesar Rp875,00, serta dicatatkan di Bursa Efek Bapepam- LK No. IX.D.4 dan Peraturan BEI No.1-A Lamp.
Jakarta (sekarang Bursa Efek Indonesia). Keputusan Direksi BEJ No. Kep.305/BEJ/07-2004 tentang
Pencatatan Efek. Saham MSOP yang telah di-exercise
Dengan dilakukannya penawaran saham perdana ini, BRI sampai dengan berakhirnya seluruh tahapan MSOP adalah
menerbitkan dua jenis saham; Saham Seri A Dwiwarna sebesar 569.876.000 lembar. Sampai dengan berakhirnya
dan Saham Seri B. Saham Seri A Dwiwarna diterbitkan dan masa exercise, masih terdapat 18,3 juta lembar saham yang
dimiliki oleh Negara Republik Indonesia yang tidak dapat tidak di-exercise yang terdiri dari 4,3 juta lembar MSOP
dipindahtangankan kepada siapapun. Tahap I, 5,2 juta lembar MSOP Tahap II dan 8,8 juta lembar
MSOP Tahap III. Dengan berakhirnya exercise MSOP pada
Selanjutnya pada 10 November 2003, BRI melaksanakan tahun 2010 maka komposisi kepemilikan saham pemerintah
opsi pemesanan lebih sejumlah 381.176.000 Saham Biasa berubah dari 59.07% di tahun 2004 menjadi 56,75% di tahun
Seri B milik Negara Republik Indonesia (divestasi) dan pada 2010.
3 Desember 2003 melakukan opsi penjatahan lebih sejumlah
571.764.000 Saham Biasa Seri B milik Negara Republik
Indonesia (divestasi). Divestasi dicatatkan di Bursa Efek
Jakarta (sekarang Bursa Efek Indonesia).
STOCK SPLIT 1:2 TAHUN 2011
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”) Perseroan yang diselenggarakan pada tanggal 24
November 2011, pemegang saham telah menyetujui antara lain pemecahan nilai nominal saham (stock split) dari semula Rp500
per saham menjadi Rp250 per saham (Rasio 1:2). Harga saham sebelum stock split sebesar Rp9.300,00 pada tanggal 10
Januari 2011 menjadi sebesar Rp4.800 pada penutupan perdagangan 11 Januari 2011. Dengan adanya stock split dimaksud,
per 11 Januari 2011 jumlah lembar saham yang beredar sebelum dan pelaksanaan stock split adalah 12.334.581.000 lembar
dan 24.669.162.000 lembar. Tidak terdapat perubahan komposisi kepemilikan saham Pemerintah maupun Publik sebelum dan
sesudah stock split.
Pelaksanaan Stock Split Tahun 2011
Pemegang Saham (Jumlah Saham yang Beredar)
Jumlah Saham
Keterangan Pemerintah Publik Nominal yang
Beredar
Jumlah (lembar) % Jumlah (lembar) % Rp
Sebelum Stock Split 7.000.000.000 56,75 5.334.581.000 43,25 500 12.334.581.000
Setelah Stock Split 14.000.000.000 56,75 10.669.162.000 43,25 250 24.669.162.000
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 193
Page 196
Profil Perusahaan
Pembelian Kembali Saham (Buyback) Tahun 2015-2016
BRI melakukan Stock buy-back selama tiga bulan yaitu dari tanggal 12 Oktober 2015 sampai dengan 12 Januari 2016 dengan
total pembelian sebanyak 221.718.000 lembar saham dengan harga perolehan Rp2.419 triliun. Target awal pelaksanaan buy
back ini direncanakan sebesar Rp2,5 triliun dengan ketentuan jumlah saham buy back BRI tidak melebihi 20% dari jumlah modal
disetor dan paling sedikit saham yang beredar 7,5% dari modal disetor. Setelah IPO BRI dan opsi pemesanan lebih serta opsi
penjatahan, maka Pemerintah Republik Indonesia memiliki 59,50% saham di BRI.
Pelaksanaan Buy Back Saham di tahun 2015-2016
Total Jumlah saham Rata-rata Harga Pembelian Peningkatan Laba per Lembar Saham
221.718.000 lembar Rp10.910/lembar Rp9.5/lembar
Ket: sebelum stock split 1:5
Dalam melaksanakan pembelian kembali saham dan/atau obligasi, BRI mengikuti kebijakan-kebijakan eksternal yang berlaku
diantaranya:
• Undang-undang (UU) RI No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
• Peraturan OJK (POJK) No. 2/POJK.04/2013 tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Emiten atau
Perusahaan Publik Dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan.
• Surat Edaran OJK (SEOJK) No. 22/SEOJK.04/2013 tentang Kondisi Lain Sebagai Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara
Signifikan Dalam Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik Peraturan.
• Bank Indonesia (PBI) No. 15/12/PBI/2013 tentang Tata Cara Lelang Surat Utang Negara di Pasar Perdana dan Penatausahaan
Surat Utang Negara.
Dana yang digunakan untuk pelaksanaan buyback ini berasal dari kas internal Perseroan dan diyakini bahwa biaya tersebut tidak
mempengaruhi kondisi keuangan untuk membiayai kegiatan Perseroan. Seluruh transaksi buy back telah dilaporkan kepada
OJK pada tanggal 13 Januari 2016. Saham yang telah dibeli direncanakan untuk Program Kepemilikan Saham Manajemen dan
Pekerja BRI.
STOCK SPLIT 1:5 TAHUN 2017
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”) Perseroan yang diselenggarakan pada tanggal 18 Oktober
2017, pemegang saham telah menyetujui antara lain pemecahan nilai nominal saham (stock split) dari semula Rp250 per saham
menjadi Rp50 per saham (Rasio 1:5). Harga saham sebelum stock split sebesar Rp16.450 pada tanggal 9 November 2017
menjadi sebesar Rp3.280 pada penutupan perdagangan 10 November 2017. Dengan adanya stock split dimaksud, per 10
November 2017 jumlah lembar saham yang beredar sebelum dan pelaksanaan stock split adalah 24.669.162.000 lembar dan
123.945.810.000 lembar. Tidak terdapat perubahan komposisi kepemilikan saham Pemerintah maupun Publik sebelum dan
sesudah stock split. Kronologi dari pencatatan saham yang terkait dengan aksi korporasi ini adalah sebagai berikut:
Pelaksanaan Stock Split Tahun 2017
Pemegang Saham (Jumlah Saham yang Beredar)
Jumlah Saham yang
Keterangan Pemerintah Publik Nominal
Beredar
Jumlah (lembar) % Jumlah (lembar) % Rp
Sebelum Stock Split 14.000.000.000 56,75 10.669.162.000 43,25 250 24.669.162.000
Setelah Stock Split 70.000.000.000 56,75 53.345.810.000 43,25 50 123.345.810.000
PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM BAGI PEKERJA (EMPLOYEE STOCK OPTION PROGRAM/ESOP) TAHUN 2019
Berdasarkan Putusan RUPS tanggal 23 Maret 2016 pada Agenda 5 (lima) yakni menyetujui pengalihan saham hasil pembelian
kembali yang disimpan sebagai saham tresuri (treasury stock) dalam rangka pelaksanaan Program Kepemilikan Saham
Manajemen dan Pekerja serta memberikan kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan Program
Kepemilikan Saham tersebut dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan tertulis pemegang saham seri A Dwiwarna, serta
194 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 197
Laporan Tahunan
2025
memperhatikan Surat Kementrian BUMN yang berisi bahwa (ESA) dengan total 231.111.000 lembar saham, yang terdiri
mendukung implementasi kepemilikan saham bagi Pekerja dari ESA Tahap 1 sebesar 4.396.700 lembar saham dan ESA
BRI/Employee Stock Ownership Program (ESOP), BRI pada Tahap 2 sebesar 226.714.300 lembar saham.
tahun 2019 telah melaksanakan ESOP dalam bentuk Bonus
Saham untuk tahap I. Saham Tresuri yang telah dipakai PEMBELIAN KEMBALI SAHAM (BUYBACK) TAHUN 2020
untuk ESOP tahap I tersebut dan telah dilimpahkan kepada BRI melaksanakan buyback yang berpedoman pada POJK
masing-masing Pekerja pada tanggal 23 dan 24 Mei 2019 No.02/POJK.04/2013 dan SE.OJK Nomor 3/SEOJK.04/2020
dalam bentuk Script Saham sebanyak 143.415.500 lembar pada tanggal 13 Maret 2020 hingga 12 Juni 2020. Pelaksanaan
saham. Pelimpahan saham tresuri untuk ESOP dimaksud buyback tersebut telah disampaikan mealui Keterbukaan
telah dilaporkan kepada OJK pada bulan Mei 2019. Informasi dalam Rangka Memenuhi Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan No.02/POJK.04/2013 Sehubungan dengan
PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM BAGI PEKERJA Rencana Pembelian Kembali Saham Perseroan (Buyback)
(EMPLOYEE STOCK OPTION PROGRAM/ESOP) TAHUN dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan
2020 pada tanggal 13 Maret 2020. Adapun jumlah buyback yang
Pada tahun 2020, BRI telah melaksanakan distribusi program dilaksanakan sebanyak 16.400.000 lembar saham dengan
kepemilikan saham Pekerja atau Employee Stock Allocation rata-rata harga perolehan sebesar Rp2.881,34 per lembar
saham.
RIGHT ISSUE TAHUN 2021
Pada tanggal 13 September 2021 – 22 September 2021, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. melakukan Rights Issue atau
Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“PMHMETD”) I dalam rangka pembentukan Holding Ultra
Mikro yang terdiri dari PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Persero. BRI menawarkan sebanyak-
banyaknya 28.213.191.604 saham baru Seri B dengan nilai nominal Rp50 per saham atau sebanyak-banyaknya 18,62% dari
modal ditempatkan dan disetor penuh BRI setelah PMHMETD I. Setiap pemegang 1.000.000.000 saham lama BRI yang namanya
tercatat dalam DPS BRI pada tanggal 9 September 2021 berhak atas 230.128.553 (HMETD di mana 1 (satu) HMETD berhak untuk
untuk membeli 1 Saham Baru dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp3.40- (tiga ribu empat ratus Rupiah) per saham. Jumlah
dana dan hasil inbreng yang diterima BRI dalam PMHMETD I ini sebesar Rp95.924.851.453.600, di mana Rp54.770.595.614.000
berasal dari Pemerintah Republik Indonesia berupa inbreng (non-cash), dan Rp41.154.255.839.600 berasal dari Publik (cash).
Setelah Right Issue, jumlah saham beredar BRI bertambah sebesar 28.213.191.604 dari 123.345.810.000 menjadi 151.559.001.604
dengan TERP sebesar Rp3.810.
Pelaksanaan Right Issue Tahun 2021
Pemegang Saham (Jumlah Saham yang Beredar)
Jumlah Saham yang
Keterangan Pemerintah Publik Nominal
Beredar
Jumlah (lembar) % Jumlah (lembar) % Rp
Sebelum Right Issue 70.000.000.000 56,75 53.345.810.000 43,25 50 123.345.810.000
Setelah Right Issue 86.108.998.710 56,82 65.450.002.894 43,18 50 151.559.001.604
PEMBELIAN KEMBALI SAHAM (BUYBACK) TAHUN 2022-2023
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 1 Maret 2022, BRI telah memperoleh persetujuan pemegang
saham untuk melaksanakan pembelian kembali saham (Buyback) dengan nilai Buyback sebesar-besarnya Rp3 triliun yang
dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI), baik secara bertahap maupun sekaligus dan diselesaikan paling lambat selama 18
bulan sejak persetujuan RUPST, yaitu pada 1 Maret 2022 hingga 31 Agustus 2023. Saham hasil Buyback akan digunakan untuk
program kepemilikan saham Pekerja dan/atau Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan. Adapun pelaksanaan buyback tersebut
berpedoman pada POJK No. 30/POJK.04/2017.
Pada periode April 2022 hingga Januari 2023, BRI telah melakukan Buyback sebanyak 647.385.900 lembar dengan rata-rata
harga perolehan sebesar Rp4.634,02 per lembar saham.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 195
Page 198
Profil Perusahaan
PEMBELIAN KEMBALI SAHAM (BUYBACK) PENGALIHAN SAHAM NEGARA RI
TAHUN 2023-2024 Pada 22 Maret 2025, Negara RI mengalihkan kepemilikan
Pada periode September 2023 hingga September 2024, BRI 80.610.976.875 Saham Seri B atau 53,19 % dari seluruh saham
melaksanakan program pembelian kembali saham dengan yang telah dikeluarkan dan disetor penuh Perseroan melalui
mengacu pada POJK Nomor 30/POJK.04/2017. Pelaksanaan mekanisme inbreng kepada PT Biro Klasifikasi Indonesia
program tersebut telah mendapatkan persetujuan melalui (Persero) (saat ini PT Danantara Asset Management
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang (Persero)).
diselenggarakan pada 13 Maret 2023. Dari pelaksanaan
buyback ini, Perseroan berhasil memperoleh sebanyak Pengalihan saham milik Negara RI tersebut sebagaimana Akta
293.932.300 lembar saham dengan rata-rata harga Penyertaan Saham Dengan Pemasukan Dalam Perseroan
perolehan sebesar Rp5.103,22 per lembar saham. Terbatas No. 121 tanggal 22 Maret 2025 dibuat dihadapan
Jose Dima Satria S.H., M.kn, Notaris di Jakarta tersebut
PEMBELIAN KEMBALI SAHAM (BUYBACK) merupakan pelaksanaan peraturan perundang-undangan,
TAHUN 2025-2026 yaitu Undang-Undang No. 1 Tahun 2025 tentang Perubahan
Pada tahun 2025, BRI kembali melaksanakan program Ketiga atas Undang-Undang No. 19 Tahun 2003 tentang
buyback dengan berpedoman pada POJK Nomor 29 Tahun Badan Usaha Milik Negara dan Peraturan Pemerintah Nomor
2023, sebagaimana telah disetujui dalam Rapat Umum 15 Tahun 2025 tentang Penambahan Penyertaan Modal
Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 24 Maret Negara RI ke dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan
2025. Sampai dengan 31 Desember 2025, program tersebut (Persero) PT Biro Klasifikasi Indonesia untuk Pendirian
direalisasikan melalui perolehan sebanyak 132.321.300 Holding Operasional.
lembar saham, dengan rata-rata harga perolehan sebesar
Rp3.687,12 per lembar saham.
Negara RI tetap sebagai Pemegang Saham Pengendali Perseroan (Ultimate Beneficial Owner) melalui kepemilikan langsung
1 saham Seri A Dwiwarna dengan hak istimewa oleh Menteri BUMN. Sehubungan dengan Pengalihan dimaksud, susunan
kepemilikan saham Perseroan per tanggal 24 Maret 2025 sebagaimana Surat Keterangan Biro Administrasi Efek Perseroan,
PT Datindo Entrycom sebagai berikut:
Saham dengan Nilai Nominal Rp50.- (lima puluh Rupiah) per saham
Keterangan Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp) %
Modal Dasar
Saham Seri A Dwiwarna 1 50
Saham Seri B 299.999.999.999 14.999.999.999.950
Jumlah Modal Dasar 300.000.000.000 15.000.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Saham Seri A Dwiwarna
Negara Republik Indonesia 1 50 0,00
Saham Seri B
PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero)
80.610.976.875 4.030.548.834.750 53,19
(saat ini PT Danantara Asset Management (Persero)
Pemegang Saham Lainnya dengan kepemilikan di bawah 5% *) 70.948.024.728 3.547.401.236.400 46,81
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 151.559.001.604 7.577.950.080.200 100,00
Saham dalam Portepel 148.440.998.396 7.422.049.919.800
*) Termasuk saham Treasury sebanyak 902.207.000 saham
196 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 199
Laporan Tahunan
2025
Selanjutnya, pada 5 Januari 2026, PT Danantara Asset Pengalihan saham dimaksud merupakan pelaksanaan
Management (Persero) mengalihan kepemilikan sebagian Undang-Undang No. 16 Tahun 2025 tentang Perubahan
Saham Seri B Perseroan sebesar 806.109.768 saham atau Keempat atas Undang-Undang No. 19 Tahun 2003 tentang
0,53% dari seluruh saham yang telah dikeluarkan dan disetor Badan Usaha Milik Negara.
penuh Perseroan melalui transaksi pengalihan kepemilikan
saham berdasarkan Perjanjian Pengalihan Saham Milik Negara RI merupakan Pemegang Saham Pengendali
Negara Republik Indonesia Berupa Saham Seri B Pada Perseroan (Ultimate Beneficial Owner) dengan kepemilikan
BUMN kepada BP BUMN Nomor PERJ-1/BPU/01/2026 1 saham Seri A Dwiwarna dengan hak istimewa dan
dan Nomor LGL1.001/PERJ/DIDAM.DO/2026 tanggal 806.109.768 saham Seri B melalui BP BUMN, serta
5 Januari 2026 antara Kepala BP BUMN dan PT Danantara kepemilikan 79.804.867.107 saham Seri B melalui
Asset Management (Persero). PT Danantara Asset Management (Persero).
Sehubungan dengan Pengalihan dimaksud, susunan kepemilikan saham Perseroan per tanggal 7 Januari 2026 sebagaimana
Surat Keterangan Biro Administrasi Efek Perseroan, PT Datindo Entrycom sebagai berikut:
Saham dengan Nilai Nominal Rp50.- (lima puluh Rupiah) per saham
Keterangan Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp) %
Modal Dasar
Saham Seri A Dwiwarna 1 50
Saham Seri B 299.999.999.999 14.999.999.999.950
Jumlah Modal Dasar 300.000.000.000 15.000.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Saham Seri A Dwiwarna
Negara RI melalui Badan Pengaturan BUMN 1 50 0,00
Saham Seri B
1. Negara RI melalui Badan Pengaturan BUMN 806.109.768 40.305.488.400 0,53
2. PT Danantara Asset Management (Persero) 79.804.867.107 3.990.243.355.350 52,66
3. Pemegang saham lainnya masing-masing kurang dari 5% *) 70.948.024.728 3.547.401.236.400 46,81
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 151.559.001.604 7.577.950.080.200 100,00
Saham dalam Portepel 148.440.998.396 7.422.049.919.800
*) Termasuk saham Treasury sebanyak 958.602.200 saham
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 197
Page 200
Profil Perusahaan
Kronologis Penerbitan/Pencatatan Saham BRI
Jumlah Saham yang
Tahun Aksi Korporasi Nilai Nominal Harga Penawaran
Diterbitkan
2003 Penawaran Umum Saham Perdana 500 875 3.811.765.000
2004 Exercise MSOP 500 - 85.385.500
2005 Exercise MSOP 500 - 185.610.000
2006 Exercise MSOP 500 - 250.721.000
2007 Exercise MSOP 500 - 31.379.000
2008 Exercise MSOP 500 - 7.499.000
2009 Exercise MSOP 500 1.750 4.553.000
2010 Exercise MSOP 500 - 4.728.500
2011 Stock Split 1:2 tanggal 11 Januari 2011 250 - -
2015 250 - -
Stock Buy- Back sebanyak 221.718.000
lembar saham
2016 250 - -
2017 Stock Split 1:5 tanggal 10 November 2017 50 - -
2019 Exercise ESOP 143.415.500 50 2.240 -
2020 Exercise ESA 231.111.000 50 - -
2020 Stock Buy-Back sebanyak 16.400.000 lembar saham 50 - -
Right Issue 50 3.400 28.213.191.604
2021
Pengalihan Sebagian Saham Milik Pemerintah ke LPI 50 - -
2022 Stock Buy- Back sebanyak 479.454.100 lembar saham 50 - -
2023 Stock Buy- Back sebanyak 286.765.400 lembar saham 50 - -
2024 Stock Buy- Back sebanyak 175.098.700 lembar saham 50 - -
Pengalihan Seluruh Saham Seri B Milik Negara RI ke
2025 50 - -
PT Danantara Asset Management (Persero)
2025 Stock Buy- Back sebanyak 132.321.300 lembar saham 50 - -
Pengalihan Sebagian Saham Seri B Milik
2026 PT Danantara Asset Management (Persero) ke 50 - -
Negara RI melalui BP BUMN
Keterangan:
• MSOP, ESOP dan ESA tidak terdapat harga penawaran dikarenakan Perusahaan langsung memberikan saham kepada Pekerja yang berhak sesuai dengan
perhitungan, metode dan asumsi dari laporan pihak ketiga yang kompeten.
• Stock Buy-Back tidak terdapat harga penawaran dikarenakan Perusahaan langsung membeli saham melalui mekanisme pasar.
198 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 201
Laporan Tahunan
2025
Komposisi Pemegang Saham setelah Aksi Korporasi
Total Jumlah Nilai Modal
Saham Disetor Akhir Disetor Akhir Pemerintah Masyarakat
Periode Periode (Rp Juta)
Jumlah (lembar) % Jumlah (lembar) %
11.764.705.000 5.882.353 7.000.000.000 59,50 4.764.705.000 40,50
11.850.090.500 5.925.045 7.000.000.000 59,07 4.850.090.500 40,93
12.035.700.500 6.017.850 7.000.000.000 58,16 5.035.700.500 41,84
12.286.421.500 6.143.211 7.000.000.000 56,97 5.286.421.500 43,03
12.317.800.500 6.158.900 7.000.000.000 56,83 5.317.800.500 43,17
12.325.299.500 6.162.650 7.000.000.000 56,79 5.325.299.500 43,21
12.329.852.500 6.164.926 7.000.000.000 56,77 5.329.852.500 43,23
12.334.581.000 6.167.291 7.000.000.000 56,75 5.334.581.000 43,25
24.669.162.000 6.167.291 14.000.000.000 56,75 10.669.162.000 43,25
24.669.162.000 6.167.291 14.000.000.000 56,75 10.669.162.000 43,25
24.669.162.000 6.167.291 14.000.000.000 56,75 10.669.162.000 43,25
123.345.810.000 6.167.291 70.000.000.000 56,75 53.345.810.000 43,25
123.345.810.000 6.167.291 70.000.000.000 56,75 53.345.810.000 43,25
123.345.810.000 6.167.291 70.000.000.000 56,75 53.345.810.000 43,25
123.345.810.000 6.167.291 70.000.000.000 56,75 53.345.810.000 43,25
151.559].001.604 7.577.950 86.108.998.710 56,82 65.450.002.894 43,18
151.559.001.604 7.577.950 80.610.976.876 53,19 70.948.024.728 46,81
151.559.001.604 7.577.950 80.610.976.876 53,19 70.948.024.728 46,81
151.559.001.604 7.577.950 80.610.976.876 53,19 70.948.024.728 46,81
151.559.001.604 7.577.950 80.610.976.876 53,19 70.948.024.728 46,81
Negara RI melalui BP
0,00
BUMN: 1 lembar
151.559.001.604 7.577.950 70.948.024.728 46,81
PT Danantara Asset
Management (Persero) 53,19
(80.610.976.875)
151.559.001.604 7.577.950 80.610.976.876 53,19 70.948.024.728 46,81
Negara RI melalui BP
0,53
BUMN 806.109.769
151.559.001.604 7.577.950 70.948.024.728 46,81
PT Danantara Asset
Management (Persero) 52,66
79.804.867.107
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 199
Page 202
Profil Perusahaan
Kronologi Penerbitan
dan/atau Pencatatan Efek Lainnya
Kronologi Penerbitan dan/atau Pencatatan Obligasi
Tabel Informasi Obligasi
Tanggal distribusi
Jumlah Obligasi
No. Uraian Obligasi secara Tenor Mata Uang
(Juta)
Elektronik
1. Subordinate Notes due 2003 25 September 2003 120 bulan USD USD150
2. Obligasi Subordinasi I Bank BRI Tahun 2004 09 Januari 2004 120 bulan IDR Rp500.000
3. Obligasi Subordinasi II Bank BRI Tahun 2009 22 Desember 2009 60 bulan IDR Rp2.000.000
Obligasi Berkelanjutan I Bank BRI Tahap I
4. 25 Juni 2015 370 Hari IDR Rp655.000
Tahun 2015 Seri A
Obligasi Berkelanjutan I Bank BRI Tahap I
5. 25 Juni 2015 36 bulan IDR Rp925.000
Tahun 2015 Seri B
Obligasi Berkelanjutan I Bank BRI Tahap I
6. 02 Juli 2015 60 bulan IDR Rp1.420.000
Tahun 2015 Seri C
Obligasi Berkelanjutan I Bank BRI Tahap II
7. 19 Januari 2016 370 Hari IDR Rp808.000
Tahun 2016 Seri A
Obligasi Berkelanjutan I Bank BRI Tahap II
8. 19 Januari 2016 36 bulan IDR Rp1.018.500
Tahun 2016 Seri B
Obligasi Berkelanjutan I Bank BRI Tahap II
9. 04 Februari 2016 5 tahun IDR Rp2.823.500
Tahun 2016 Seri C
Obligasi Berkelanjutan I Bank BRI Tahap III
10. 04 Mei 2016 370 Hari IDR Rp1.212.000
Tahun 2016 Seri A
Obligasi Berkelanjutan I Bank BRI Tahap III
11. 04 Mei 2016 36 bulan IDR Rp2.437.000
Tahun 2016 Seri B
Obligasi Berkelanjutan I Bank BRI Tahap III
12. 25 Mei 2016 5 tahun IDR Rp701.000
Tahun 2016 Seri C
Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap I
13. 02 Desember 2016 370 Hari IDR Rp616.000
Tahun 2016 Seri A
Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap I
14. 02 Desember 2016 36 bulan IDR Rp964.000
Tahun 2016 Seri B
Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap I
15. 01 Desember 2016 5 tahun IDR Rp193.000
Tahun 2016 Seri C
Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap I
16. 01 Desember 2016 7 tahun IDR Rp477.000
Tahun 2016 Seri D
Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap I
17. 01 Desember 2016 10 tahun IDR Rp2.350.000
Tahun 2016 Seri E
Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap II
18. 12 April 2017 370 Hari IDR Rp1.131.000
Tahun 2017 Seri A
Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap II
19. 11 April 2017 36 bulan IDR Rp1.743.500
Tahun 2017 Seri B
Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap II
20. 11 April 2017 5 tahun IDR Rp925.000
Tahun 2017 Seri C
Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap II
21. 11 April 2017 10 tahun IDR Rp1.300.500
Tahun 2017 Seri D
Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap III
22. 24 Agustus 2017 36 bulan IDR Rp980.500
Tahun 2017 Seri A
Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap III
23. 24 Agustus 2017 5 tahun IDR Rp1.652.500
Tahun 2017 Seri B
200 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 203
Laporan Tahunan
2025
Peringkat
Tanggal Jatuh Tingkat Suku Status
Harga Penawaran Wali Amanat
Tempo Bunga Pembayaran
2025 2024
- 30 Oktober 2013 7,75% Lunas - - -
- 09 Januari 2014 13,5% Lunas - - -
- 22 Desember 2014 10,95% Lunas - - -
100% dari jumlah pokok Bank Negara
07 Juli 2016 8,4% Lunas - -
obligasi Indonesia
100% dari jumlah pokok Bank Negara
03 Juli 2018 9,2% Lunas - -
obligasi Indonesia
100% dari jumlah pokok Bank Negara
03 Juli 2020 9,5% Lunas - -
obligasi Indonesia
100% dari jumlah pokok Bank Negara
08 Februari 2017 8,5% Lunas - -
obligasi Indonesia
100% dari jumlah pokok Bank Negara
04 Februari 2019 9,25% Lunas - -
obligasi Indonesia
100% dari jumlah pokok Bank Negara
04 Februari 2021 9,60% Lunas - -
obligasi Indonesia
100% dari jumlah pokok Bank Negara
30 Mei 2017 7,5% Lunas - -
obligasi Indonesia
100% dari jumlah pokok Bank Negara
25 Mei 2019 8,2% Lunas - -
obligasi Indonesia
100% dari jumlah pokok Bank Negara
25 Mei 2021 8,70% Lunas - -
obligasi Indonesia
100% dari jumlah pokok Bank Negara
06 Desember 2017 7,25% Lunas - -
obligasi Indonesia
100% dari jumlah pokok Bank Negara
01 Desember 2019 8% Lunas - -
obligasi Indonesia
100% dari jumlah pokok Bank Negara
01 Desember 2021 8,20% Lunas - -
obligasi Indonesia
100% dari jumlah pokok Bank Negara
01 Desember 2023 8,65% Lunas -
obligasi - Indonesia
100% dari jumlah pokok AAA oleh AAA oleh Bank Negara
01 Desember 2026 8,90% Belum Lunas id id
obligasi Pefindo Pefindo Indonesia
100% dari jumlah pokok Bank Negara
16 April 2018 7,2% Lunas - -
obligasi Indonesia
100% dari jumlah pokok Bank Negara
11 April 2020 8,1% Lunas - -
obligasi Indonesia
100% dari jumlah pokok Bank Negara
11 April 2022 8,30% Lunas - -
obligasi Indonesia
100% dari jumlah pokok AAA oleh AAA oleh Bank Negara
11 April 2027 8,80% Belum Lunas id id
obligasi Pefindo Pefindo Indonesia
100% dari jumlah pokok Bank Negara
24 Agustus 2020 7,6 Lunas - -
obligasi Indonesia
100% dari jumlah pokok Bank Negara
24 Agustus 2022 8% Lunas - -
obligasi Indonesia
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 201
Page 204
Profil Perusahaan
Tanggal distribusi
Jumlah Obligasi
No. Uraian Obligasi secara Tenor Mata Uang
(Juta)
Elektronik
Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap III
24. 24 Agustus 2017 7 tahun IDR Rp2.517.000
Tahun 2017 Seri C
Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap IV
25. 21 Februari 2018 5 tahun IDR Rp1.837.000
Tahun 2018 Seri A
Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap IV
26. 21 Februari 2018 7 tahun IDR Rp605.000
Tahun 2018 Seri B
27. Senior Notes due 2018 28 Maret 2013 60 bulan USD USD500
28. Obligasi Subordinasi III Bank BRI Tahun 2018 21 Juni 2018 5 tahun IDR Rp500.000
Obligasi Berkelanjutan III Bank BRI Tahap I
29. 07 November 2019 370 Hari IDR Rp737.850
Tahun 2019 Seri A
Obligasi Berkelanjutan III Bank BRI Tahap I
30. 07 November 2019 3 tahun IDR Rp2.089.350
Tahun 2019 Seri B
Obligasi Berkelanjutan III Bank BRI Tahap I
31. 07 November 2019 5 tahun IDR Rp2.172.800
Tahun 2019 Seri C
32. Global Bond 2018 20 Juli 2018 5 tahun USD USD500
33. Sustainable Bond 2019 28 Maret 2019 5 tahun USD USD500
Obligasi Berawawasan Lingkungan
34. Berkelanjutan I Bank BRI Tahap I Tahun 2022 20 Juli 2022 370 Hari IDR Rp2.500.000
Seri A
Obligasi Berawawasan Lingkungan
35. Berkelanjutan I Bank BRI Tahap I Tahun 2022 20 Juli 2022 3 Tahun IDR Rp2.000.000
Seri B
Obligasi Berawawasan Lingkungan
36. Berkelanjutan I Bank BRI Tahap I Tahun 2022 20 Juli 2022 5 Tahun IDR Rp500.000
Seri C
37. Obligasi Subordinasi III Bank BRI Tahun 2018 06 Juli 2023 5 tahun IDR Rp500.000
Obligasi Berawawasan Lingkungan
38. Berkelanjutan I Bank BRI Tahap II Tahun 17 Oktober 2023 1 Tahun IDR Rp1.345.650
2023 Seri A
Obligasi Berawawasan Lingkungan
39. Berkelanjutan I Bank BRI Tahap II Tahun 17 Oktober 2023 2 Tahun IDR Rp4.154.350
2023 Seri B
Obligasi Berawawasan Lingkungan
40. Berkelanjutan I Bank BRI Tahap II Tahun 17 Oktober 2023 3 Tahun IDR Rp500.000
2023 Seri C
Obligasi Berawawasan Lingkungan
41. Berkelanjutan I Bank BRI Tahap III Tahun 20 Maret 2024 1 Tahun IDR Rp1.237.665
2024 Seri A
Obligasi Berawawasan Lingkungan
42. Berkelanjutan I Bank BRI Tahap III Tahun 20 Maret 2024 2 Tahun IDR Rp879.430
2024 Seri B
Obligasi Berawawasan Lingkungan
43. Berkelanjutan I Bank BRI Tahap III Tahun 20 Maret 2024 3 Tahun IDR Rp382.905
2024 Seri C
Obligasi Berwawasan Lingkungan
44. Berkelanjutan I Bank BRI Tahap I Tahun 2025 26 Juni 2025 2 Tahun IDR Rp1.563.090
Seri A
Obligasi Berwawasan Lingkungan
45. Berkelanjutan I Bank BRI Tahap I Tahun 2025 26 Juni 2025 3 Tahun IDR Rp2.110.745
Seri B
Obligasi Berwawasan Lingkungan
46. Berkelanjutan I Bank BRI Tahap I Tahun 2025 26 Juni 2025 5 Tahun IDR Rp1.326.165
Seri C
202 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 205
Laporan Tahunan
2025
Peringkat
Tanggal Jatuh Tingkat Suku Status
Harga Penawaran Wali Amanat
Tempo Bunga Pembayaran
2025 2024
100% dari jumlah pokok AAA oleh Bank Negara
24 Agustus 2024 8,25% Lunas - id
obligasi Pefindo Indonesia
100% dari jumlah pokok Bank Negara
21 Februari 2023 6,65% Lunas -
obligasi - Indonesia
100% dari jumlah pokok AA oleh AAA oleh Bank Negara
21 Februari 2025 6,90% Lunas id id
obligasi Pefindo Pefindo Indonesia
- 28 Maret 2018 2,95% Lunas - - BNY Mellon
100% dari jumlah pokok Bank Negara
26 Juni 2023 7,70% Lunas -
obligasi - Indonesia
100% dari jumlah pokok Bank Negara
17 November 2020 6,5% Lunas - -
obligasi Indonesia
100% dari jumlah pokok Bank Negara
07 November 2022 7,60% Lunas - -
obligasi Indonesia
100% dari jumlah pokok AAA oleh Bank Negara
07 November 2024 7,85% Lunas - id
obligasi Pefindo Indonesia
99,696% dari jumlah
20 Juli 2023 4,625% Lunas - - BNY Mellon
pokok obligasi
"BBB- oleh
99,713% dari jumlah Fitch Rating
28 Maret 2024 3,950% Lunas - BNY Mellon
pokok obligasi Baa2 oleh
Moodys”
100% dari jumlah pokok Bank Negara
30 Juli 2022 3,70% Lunas - -
obligasi Indonesia
100% dari jumlah pokok AAA oleh Bank Negara
20 Juli 2024 5,75% Lunas - id
obligasi Pefindo Indonesia
100% dari jumlah pokok AAA oleh AAA oleh Bank Negara
20 Juli 2027 6,45% Belum Lunas id id
obligasi Pefindo Pefindo Indonesia
100% dari jumlah pokok AA oleh AA oleh Bank Tabungan
06 Juli 2028 6,45% Belum Lunas id id
obligasi Pefindo Pefindo Negara
100% dari jumlah pokok AAA oleh Bank Tabungan
27 Oktober 2024 6,10% Lunas - id
obligasi Pefindo Negara
100% dari jumlah pokok AAA oleh AAA oleh Bank Tabungan
17 Oktober 2025 6,35% Lunas id id
obligasi Pefindo Pefindo Negara
100% dari jumlah pokok AAA oleh AAA oleh Bank Tabungan
17 Oktober 2026 6,30% Belum Lunas id id
obligasi Pefindo Pefindo Negara
100% dari jumlah pokok AAA oleh AAA oleh Bank Tabungan
30 Maret 2025 6,15% Lunas id id
obligasi Pefindo Pefindo Negara
100% dari jumlah pokok AAA oleh AAA oleh Bank Tabungan
20 Maret 2026 6,25% Belum Lunas id id
obligasi Pefindo Pefindo Negara
100% dari jumlah pokok AAA oleh AAA oleh Bank Tabungan
20 Maret 2027 6,25% Belum Lunas id id
obligasi Pefindo Pefindo Negara
100% dari jumlah pokok AAA oleh AAA oleh Bank Tabungan
26 Juni 2027 6,45% Belum Lunas id id
obligasi Pefindo Pefindo Negara
100% dari jumlah pokok AAA oleh AAA oleh Bank Tabungan
26 Juni 2028 6,55% Belum Lunas id id
obligasi Pefindo Pefindo Negara
100% dari jumlah pokok AAA oleh AAA oleh Bank Tabungan
26 Juni 2030 6,60% Belum Lunas id id
obligasi Pefindo Pefindo Negara
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 203
Page 206
Profil Perusahaan
Tanggal distribusi
Jumlah Obligasi
No. Uraian Obligasi secara Tenor Mata Uang
(Juta)
Elektronik
SBK Berkelanjutan I PT Bank Rakyat
47. Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2025 Tahap 04 Desember 2025 1 Bulan IDR Rp45.900
I Seri A
SBK Berkelanjutan I PT Bank Rakyat
48. Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2025 Tahap 04 Desember 2025 3 Bulan IDR Rp30.300
I Seri B
SBK Berkelanjutan I PT Bank Rakyat
49. Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2025 Tahap 04 Desember 2025 6 Bulan IDR Rp20.000
I Seri C
SBK Berkelanjutan I PT Bank Rakyat
50. Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2025 Tahap 04 Desember 2025 12 Bulan IDR Rp403.800
I Seri D
Kronologi Penerbitan dan/atau Pencatatan Negotiable Certificate Deposit (NCD)
Tabel Informasi Penerbitan Negotiable Certificate Deposit (NCD)
Tanggal Tingkat
Tanggal Tenor Mata Status
Uraian Penerbitan (bulan) Uang
Nilai (juta) Jatuh Suku Bunga
Pembayaran
Tempo (%)
Negotiable Certificate
5,35%
of Deposit I BANK BRI 24 Juni 2020 3 Bulan IDR Rp630.000 24 September 2020 Lunas
(Diskonto)
TAHUN 2020 Seri A
Negotiable Certificate
5,30%
of Deposit I BANK BRI 24 Juni 2020 6 Bulan IDR Rp520.000 23 Desember 2020 Lunas
(Diskonto)
TAHUN 2020 Seri B
Negotiable Certificate
5,75%
of Deposit I BANK BRI 24 Juni 2020 12 Bulan IDR Rp850.000 24 Juni 2021 Lunas
(Diskonto)
TAHUN 2020 Seri C
Kronologi Penerbitan dan/atau Pencatatan Medium Term Notes (MTN)
Tabel Informasi Penerbitan Medium Term Notes (MTN)
Tanggal
Tanggal Tingkat
distribusi Mata Jumlah MTN Harga Status
No. Uraian Tenor Jatuh Suku
MTN secara Uang (Juta) Penawaran Pembayaran
Tempo Bunga
Elektronik
MTN BRI Tahap I 10 Oktober 370 15 Oktober
1. IDR Rp300.000 - 8,75 Lunas
Tahun 2014 Seri A 2014 Hari 2015
MTN BRI Tahap I 10 Oktober 24 10 Oktober
2. IDR Rp60.000 - 9,25 Lunas
Tahun 2014 Seri B 2014 Bulan 2016
MTN BRI Tahap I 10 Oktober 36 10 Oktober
3. IDR Rp360.000 - 9,50 Lunas
Tahun 2014 Seri C 2014 Bulan 2017
24
MTN BRI Tahap II 24 Desember 12
4. IDR Rp520.000 - Desember 8,90 Lunas
Tahun 2014 2014 Bulan
2015
21
MTN BRI Tahap I 16 September 370
5. IDR Rp1.925.000 - September 7,40 Lunas
Tahun 2016 2016 Hari
2017
204 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 207
Laporan Tahunan
2025
Peringkat
Tanggal Jatuh Tingkat Suku Status
Harga Penawaran Wali Amanat
Tempo Bunga Pembayaran
2025 2024
100% dari jumlah pokok AAA oleh AAA oleh Bank Tabungan
03 Januari 2026 4,50% Lunas id id
obligasi Pefindo Pefindo Negara
100% dari jumlah pokok A1+ oleh A1+ oleh Bank Tabungan
04 Maret 2026 4,60% Belum Lunas id id
obligasi Pefindo Pefindo Negara
100% dari jumlah pokok A1+ oleh A1+ oleh Bank Tabungan
02 Juni 2026 4,85% Belum Lunas id id
obligasi Pefindo Pefindo Negara
100% dari jumlah pokok A1+ oleh A1+ oleh Bank Tabungan
29 November 2026 4,95% Belum Lunas id id
obligasi Pefindo Pefindo Negara
Tanggal
Tanggal Tingkat
distribusi Mata Jumlah MTN Harga Status
No. Uraian Tenor Jatuh Suku
MTN secara Uang (Juta) Penawaran Pembayaran
Tempo Bunga
Elektronik
100% dari 24
MTN Bank BRI Tahun 24 November 2
6. IDR Rp2.000.000 jumlah November 6,60% Lunas
2022 Seri A 2022 tahun
pokok MTN 2024
100% dari 24
MTN Bank BRI Tahun 24 November 3
7. IDR Rp3.000.000 jumlah November 6,98% Lunas
2022 Seri B 2022 tahun
pokok MTN 2025
Kronologi Penerbitan dan/atau Pencatatan Long Term Notes (LTN)
Tabel Informasi Penerbitan Long Term Notes (LTN)
Tanggal
distribusi Jumlah Tanggal Tingkat
Tenor Mata Harga Status
No. Uraian MTN
(bulan) Uang
MTN
Penawaran
Jatuh Suku Pembayaran
secara (Juta) Tempo Bunga
Elektronik
Long Term Notes
yang Dilakukan Tanpa
Melalui Penawaran 100% dari
27 Desember 27 Juni
1. Umum PT Bank 162 IDR Rp52.332 jumlah pokok 0,55% Belum Lunas
2022 2036
Rakyat Indonesia LTN
(Persero) Tbk I Tahun
2022
Long Term Notes
yang Dilakukan Tanpa
Melalui Penawaran 100% dari
25 Oktober 25 Januari
2. Umum PT Bank 159 IDR Rp59.485 jumlah pokok 0,55% Belum Lunas
2023 2037
Rakyat Indonesia LTN
(Persero) Tbk II Tahun
2023
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 205
Page 208
Profil Perusahaan
Tanggal
distribusi Jumlah Tanggal Tingkat
Tenor Mata Harga Status
No. Uraian MTN
(bulan) Uang
MTN
Penawaran
Jatuh Suku Pembayaran
secara (Juta) Tempo Bunga
Elektronik
Long Term Notes
yang Dilakukan Tanpa
Melalui Penawaran 100% dari 26
26 Maret
3. Umum PT Bank 155 IDR Rp55.920 jumlah pokok Februari 0,55% Belum Lunas
2024
Rakyat Indonesia LTN 2037
(Persero) Tbk II Tahun
2023
Long Term Notes
yang Dilakukan Tanpa
Melalui Penawaran 100% dari 26
26 Maret
4. Umum PT Bank 155 IDR Rp55.920 jumlah pokok Februari 0,55% Belum Lunas
2024
Rakyat Indonesia LTN 2037
(Persero) Tbk II Tahun
2024
Long Term Notes
yang Dilakukan Tanpa
Melalui Penawaran 100% dari
16 Januari 16 Januari
5. Umum PT Bank 156 IDR Rp81.271 jumlah pokok 0,55% Belum Lunas
2025 2038
Rakyat Indonesia LTN
(Persero) Tbk II Tahun
2025
Informasi Penggunaan Jasa Akuntan Publik
(AP) dan Kantor Akuntan Publik (KAP)
Nama KAP Purwanto Susanti dan Surja
Jaringan Asosiasi Ernst & Young Global Limited
Alamat KAP Indonesia Stock Exchange Building, Tower 2, Lantai 7, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190, Indonesia
Nama AP Rindra Sulindro
Periode Penugasan KAP Tahun ke-10
Periode Penugasan AP Tahun ke-1
Jasa Audit Fee Audit
1. Audit Umum atas Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak untuk Tahun Buku 2025 17.301.500.000
2. Kepatuhan terhadap Perundang-undangan dan Pengendalian Internal (PSA 62) Tahun 2025
3. Audit Umum atas Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK) PT Bank Rakyat Indonesia
700.000.000
(Persero) Tbk. Tahun Buku 2025.
Jasa Non Audit Fee Non Audit
1. Prosedur yang disepakati atas perhitungan pencapaian KPI Direksi (Kolegial dan Individual) Posisi 31 Desember 2025. 690.000.000
2. Prosedur yang disepakati atas data yang dikirim BRI untuk Kompilasi Laporan Keuangan Kementrian BUMN Tahun
256.000.000
Buku 2025 (Anaplan).
3. Prosedur yang disepakati atas ketaatan terhadap peraturan yang berlaku Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK)
185.000.000
Tahun Buku 2025.
4. Reviu terbatas atas Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas anak posisi 31 Oktober 2025. 9.600.000.000
5. Assurans Keyakinan Terbatas atas Laporan Long Term Incentive (LTI) BRI, Posisi 31 Desember 2025 (Program Long
267.500.000
Term Incentive (LTI) Direksi & Dewan Komisaris Periode Tahun 2023 - 2025 dan 2024 - 2026).
6. Jasa Kantor Akuntan Publik dalam Penerbitan Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Bank BRI. 2.930.000.000
206 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 209
Laporan Tahunan
2025
Nama dan Alamat Lembaga
dan/atau Profesi Penunjang
Lembaga Pemeringkat Efek
PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Moody’s Investors Service
Panin Tower - Senayan City, 17th Floor 50 Raffles Place #23-06 Singapore Land Tower Singapore
Jl. Asia Afrika Lot. 19 Jakarta 10270, Indonesia 048623
Telp : (021) 7278 2380 Telp : 65 6398 8339
Faks : (021) 7278 2370 Faks : 65 6398 8301
Web : www.pefindo.com Web : www.moodys.com/indonesia
Email :- Email : clientservices@moodys.com
Jasa yang diberikan:
Pemeringkatan Perusahaan, Pemeringakatan Obligasi
Berkelanjutan Bank BRI Tahap III Tahun 2024
Fitch Ratings Indonesia SnP Global Rating
Prudential Tower 20 Floor
th
Jl. Jend Sudirman Kav. 79 Jakarta 12910, Indonesia
Singapore 12 Marina Boulevard 018982 Singapura
Telp : (021) 5795 7755 Head of Sales, Asia-Pacific
Faks : (021) 5795 7750
Telp : (0852) 2533-3522
Web : www.fitchratings.co.id
Email :-
Fitch Ratings International
30 North Colonnade London E14 SGN United Kingdom
Telp : +44(0)20 3530 1000
Web : www.fitchratings.com
Email : lonaccounts.receivable@fitchratings.com
Informasi Perdagangan dan Kustodian
Pencatatan Saham
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1, Lantai 5
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190, Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190, Indonesia Telp : (021) 5152855
Fax : (021) 52991199
Telp : (021) 5150515
Web : www.ksei.co.id
Faks : (021 5)154153
Email : helpdesk@ksei.co.id
Web : www.idx.co.id
Email : listing@idx.co.id
Jasa yang diberikan: Pengelolaan administrasi efek (saham dan
obligasi) dan Paying Agent
Jasa yang diberikan: Jasa Pencatatan Tahunan Obligasi
Biro Administrasi Efek Notaris
PT Datindo Entrycom Notaris & PPAT Fathiah Helmi
Jl. Hayam Wuruk No. 28, Jakarta 10120 Graha Irama Lantai 6C
Telp : (021) 3508077 Jl. H. R. Rasuna Said Blok X-1, Kav. 1& 2, Kuningan Timur,
Faks : (021) 350 8078 Kec. Setiabudi, Kota Jakarta Selatan,
Web : www.datindo.com Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12710
Email : dm@datindo.com
Jasa yang diberikan: Pembuatan akta keputusan RUPS dan
Jasa yang diberikan: Jasa Konsultan Penunjang RUPST Anggaran Dasar
(RUPST dan Pembayaran Dividen)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 207
Page 210
Profil Perusahaan
Penghargaan
dan Sertifikasi
Penghargaan
Tempat
No. Penghargaan Waktu Lembaga Kategori
Pelaksanaan
Level
16 Januari
1. IDN Times Inspiring News Maker 2024 IDN Times Banking Jakarta Nasional
2025
CNBC Indonesia Research ESG Rating 2025
31 Januari CNBC
2. Awards - Awarded for its social responsibility ESG Jakarta Nasional
2025 Indonesia
and good governance
The 8th Infobank Satisfaction, Loyalty, and
4 Februari
3. Engagement 2025: The Best KBMI 4 Bank in Infobank Banking Jakarta Nasional
2025
Satisfaction, Loyalty, Engagement 2025
The 8th Infobank Satisfaction, Loyalty, and
4 Februari
4. Engagement 2025: The Best KBMI 4 Bank in Infobank Banking Jakarta Nasional
2025
Customer Engagement
The 8th Infobank Satisfaction, Loyalty, and
4 Februari
5. Engagement 2025: The Best KBMI 4 Bank in Infobank Banking Jakarta Nasional
2025
Marketing Customer Engagement
The 8th Infobank Satisfaction, Loyalty, and
4 Februari
6. Engagement 2025: The Best KBMI 4 Bank in Infobank Banking Jakarta Nasional
2025
Customer Centricity Index
The 8th Infobank Satisfaction, Loyalty, and
4 Februari
7. Engagement 2025: The Best KBMI 4 Bank in Infobank Banking Jakarta Nasional
2025
Customer Resilience Level
The 8th Infobank Satisfaction, Loyalty, and
4 Februari
8. Engagement 2025: The Best KBMI 4 Bank in Infobank Banking Jakarta Nasional
2025
Brand Interactivity Index
The 8th Infobank Satisfaction, Loyalty, and
4 Februari
9. Engagement 2025: The Most Satisfying Infobank Banking Jakarta Nasional
2025
KBMI 4 Bank in Mobile Banking
The 8th Infobank Satisfaction, Loyalty, and
4 Februari
10. Engagement 2025: The 2nd Best KBMI 4 Bank Infobank Banking Jakarta Nasional
2025
in Customer Loyalty
The 8th Infobank Satisfaction, Loyalty, and
4 Februari
11. Engagement 2025: The 2nd Best KBMI 4 Bank Infobank Banking Jakarta Nasional
2025
in Net Promoter Score
The 8th Infobank Satisfaction, Loyalty, and
4 Februari
12. Engagement 2025: The 2nd Most Satisfying Infobank Banking Jakarta Nasional
2025
KBMI 4 Bank in ATM Service
The 8th Infobank Satisfaction, Loyalty, and
4 Februari
13. Engagement 2025: The 2nd Most Satisfying Infobank Banking Jakarta Nasional
2025
KBMI 4 Bank in Services
The 8th Infobank Satisfaction, Loyalty, and
4 Februari
14. Engagement 2025: The 3rd Best KBMI 4 Bank Infobank Banking Jakarta Nasional
2025
in Customer Satisfaction
The 8th Infobank Satisfaction, Loyalty, and
4 Februari
15. Engagement 2025: The 3rd Most Satisfying Infobank Banking Jakarta Nasional
2025
KBMI 4 Bank in Customer Service
The 8th Infobank Satisfaction, Loyalty, and
4 Februari
16. Engagement 2025: The 3rd Most Satisfying Infobank Banking Jakarta Nasional
2025
KBMI 4 Bank in Teller Service
208 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 211
Laporan Tahunan
2025
Tempat
No. Penghargaan Waktu Lembaga Kategori
Pelaksanaan
Level
Anugerah Avirama Nawasena SBM ITB
2024: Peraih Anugerah Avirama Nawasena 5 Februari
17. SBM ITB ESG Jakarta Nasional
Kategori Organisation and Work Culture for 2025
DEI Practices
Anugerah Avirama Nawasena SBM ITB
2024: Peraih Anugerah Avirama Nawasena 5 Februari
18. SBM ITB ESG Jakarta Nasional
Kategori Organisation and Work Culture for 2025
DEI Practices
Indonesia Best Digital Awards 2025 in
Conventional Bank fot Omnichannel Strategy 18 Februari
19. JAKTV Banking Jakarta Nasional
Implementation and Sustainable Business 2025
Model: Category Conventional Bank
Best Stock Awards 2025: Pemenang Kategori 25 Februari
20. Investor Trust Banking Jakarta Nasional
Sektor Keuangan Big Caps 2025
Best Stock Awards 2025: Pemenang Kategori 26 Februari
21. Investor Trust Banking Jakarta Nasional
BUMN & Anak Usaha BUMN 2025
The 10th PR Indonesia Awards (PRIA) 2025:
26 Februari
22. Perusahaan Terpopuler di Media Online dan PR Indonesia Public Relation Bandung Nasional
2025
Media Sosial
The 10th PR Indonesia Awards (PRIA) 2025:
26 Februari
23. Silver Award kategori Corporate PR, Media PR Indonesia Public Relation Bandung Nasional
2025
Sosial – LinkedIn
The 10th PR Indonesia Awards (PRIA)
26 Februari
24. 2025:Silver Award kategori Corporate PR, PR Indonesia Public Relation Bandung Nasional
2025
Media Sosial – YouTube
The 10th PR Indonesia Awards (PRIA) 2025: 26 Februari
25. PR Indonesia Public Relation Bandung Nasional
Bronze Award kategori website perusahaan 2025
World's Best Companies of 2025 - Asia/ 13 Februari TIME &
26. Banking United States Internasional
Pacific #126 2025 Statista
Retail Banker International (RBI) Trailblazer Retail Banker
27. Asia Awards 2025: Best Retail Bank – 13 Maret 2025 International Banking Singapura Internasional
Indonesia (RBI)
Retail Banker
Retail Banker International (RBI) Trailblazer
28. 13 Maret 2025 International Banking Singapura Internasional
Asia Awards 2025: SME Bank of the Year
(RBI)
Retail Banker International (RBI) Trailblazer Retail Banker
29. Asia Awards 2025: Best CSR Initiative – 13 Maret 2025 International Banking Singapura Internasional
Contribution to Local Community (RBI)
Retail Banker International (RBI) Trailblazer Retail Banker
30. Asia Awards 2025: Excellence in Employee 13 Maret 2025 International Banking Singapura Internasional
Engagement (RBI)
Retail Banker International (RBI) Trailblazer Retail Banker
31. Asia Awards 2025: Best Current Account 13 Maret 2025 International Banking Singapura Internasional
Offering (RBI)
Brand Finance Global 500 2025: Peringkat
32. 17 Maret 2025 Brand Finance Banking Singapura Internasional
323 dari 500 & No. 1 di Indonesia
South East Asia Best Advisers - Best Issuer
33. 19 Maret 2025 The Asset Banking Hong Kong Internasional
for Sustainable Finance
South East Asia Best Deals - Best Social
34. 19 Maret 2025 The Asset Banking Hong Kong Internasional
Loan (US$ 800 juta)
35. APLIKASI INTERNET BANKING 19 Maret 2025 Investor Trust Banking Hong Kong Nasional
36. ATM Bank 19 Maret 2025 Banking Hong Kong Nasional
37. Bank Umum 19 Maret 2025 Banking Hong Kong Nasional
38. Kartu E-Money 19 Maret 2025 Banking Hong Kong Nasional
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 209
Page 212
Profil Perusahaan
Tempat
No. Penghargaan Waktu Lembaga Kategori
Pelaksanaan
Level
39. Kartu Kredit 19 Maret 2025 Banking Hong Kong Nasional
40. Lembaga Wealth Management 19 Maret 2025 Banking Hong Kong Nasional
41. Mobile Banking App 19 Maret 2025 Banking Hong Kong Nasional
42. PRODUK CORPORATE BANKING SERVICES 19 Maret 2025 Banking Hong Kong Nasional
43. PRODUK KPR DARI BANK 19 Maret 2025 Banking Hong Kong Nasional
44. PRODUK SME BANKING SOLUTIONS 19 Maret 2025 Banking Hong Kong Nasional
45. REKENING BANK KONVENSIONAL 19 Maret 2025 Banking Hong Kong Nasional
46. SMS Banking 19 Maret 2025 Banking Hong Kong Nasional
14 Infobank Digital Brand Appreciation
th
20 Maret Infobank
47. Banking Jakarta Nasional
2025: Bank Umum Konvensional 2025 Media Group
14th Infobank Digital Brand Appreciation 20 Maret Infobank
48. Banking Jakarta Nasional
2025: Mobile Banking Bank Konvensional 2025 Media Group
14th Infobank Digital Brand Appreciation 20 Maret Infobank
49. Banking Jakarta Nasional
2025: Tabungan Umum Bank Konvensional 2025 Media Group
14th Infobank Digital Brand Appreciation 20 Maret Infobank
50. Banking Jakarta Nasional
2025: KPR Bank Umum Konvensional 2025 Media Group
14th Infobank Digital Brand Appreciation 20 Maret Infobank
51. Banking Jakarta Nasional
2025: Kartu Debit Bank Umum Konvensional 2025 Media Group
14th Infobank Digital Brand Appreciation 20 Maret Infobank
52. Banking Jakarta Nasional
2025: Kartu Kredit Bank Umum Konvensional 2025 Media Group
14th Infobank Digital Brand Appreciation 20 Maret Infobank
53. Banking Jakarta Nasional
2025: Deposito Bank Umum Konvensional 2025 Media Group
14th Infobank Digital Brand Appreciation
20 Maret Infobank
54. 2025: Wealth Management Bank Umum Banking Jakarta Nasional
2025 Media Group
Konvensional
14th Infobank Digital Brand Appreciation 20 Maret Infobank
55. Banking Jakarta Nasional
2025: E-Money Bank 2025 Media Group
14th Infobank Digital Brand Appreciation 20 Maret Infobank
56. Banking Jakarta Nasional
2025: Kategori Mobile Banking 2025 Media Group
14th Infobank Digital Brand Appreciation 20 Maret Infobank
57. Banking Jakarta Nasional
2025: Kategori Internet Banking 2025 Media Group
14th Infobank Digital Brand Appreciation 20 Maret Infobank
58. Banking Jakarta Nasional
2025: Kategori Prepaid 2025 Media Group
Euromoney Private Banking Awards 2025:
27 Maret
59. Indonesia's Best for Disrectionary Portofolio Euromoney Banking London Internasional
2025
Management
Investor Trust The Best Corporate Emission
Reduction Transparency Awards 2025 - Best
of The Best Public Company with Trusted
60. 29 April 2025 Investor Trust ESG Jakarta Nasional
Green Achievement in Emission Reduction
and Trusted Diamond Achievement in
Emission Transparency
Mata Lokal Fest 2025 – Indonesia’s Local
61. 8 Mei 2025 Tribunnews Banking Jakarta Nasional
Heroes Award
Indonesia Regulatory Compliance Awards
2025
62. 9 Mei 2025 Hukum Online Banking Jakarta Nasional
“Best Enterprise in Regulatory Compliance”
Dengan Predikat Saphire.
Best FX Bank for Structured Products: Alpha
63. Treasury Yield Enhancements: Bank Rakyat 12 Mei 2025 Southeast Banking Hong Kong Internasional
Indonesia Asia
64. Best in Treasury and Working Capital – SMEs 21 Mei 2025 The Asset Banking Hong Kong Internasional
210 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 213
Laporan Tahunan
2025
Tempat
No. Penghargaan Waktu Lembaga Kategori
Pelaksanaan
Level
65. Best Service Provider – Transaction Bank 21 Mei 2025 The Asset Banking Hong Kong Internasional
66. Best Service Provider – Trade Finance 21 Mei 2025 The Asset Banking Hong Kong Internasional
Jakarta Marketing Week 2025 - Dewi BUMN
67. 23 Mei 2025 Markplus Inc Banking Jakarta Nasional
Farida Thamrin
Jakarta Marketing Week 2025 - Dewi BUMN
68. 23 Mei 2025 Markplus Inc Banking Jakarta Nasional
Nancy Adistyasari
Jakarta Marketing Week 2025 - Dewi BUMN
69. 23 Mei 2025 Markplus Inc Banking Jakarta Nasional
Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari
Forum
Komunikasi
First Step AI-Driven testing: MIKA
Direktur
70. (Multifunction Intelligent Knowledge 27 Mei 2025 Banking Jakarta Nasional
Operasional
Assistant) (DIAMOND)
Perbankan
(FKDOP)
Forum
Komunikasi
"All-in-One APP": The Future of cash Direktur
71. 27 Mei 2025 Banking Jakarta Nasional
Operation (GOLD) Operasional
Perbankan
(FKDOP)
Forum
Komunikasi
Self-Optimizing Reconciliation: The Future of Direktur
72. 27 Mei 2025 Banking Jakarta Nasional
Smart Operations! (GOLD) Operasional
Perbankan
(FKDOP)
Forum
Komunikasi
Digitalisasi Penerbitan Bank Garansi Segmen Direktur
73. 27 Mei 2025 Banking Jakarta Nasional
Wholesale (GOLD) Operasional
Perbankan
(FKDOP)
Forum
Komunikasi
ALENA: AI for Loan Expression Analysis Direktur
74. 27 Mei 2025 Banking Jakarta Nasional
(GOLD) Operasional
Perbankan
(FKDOP)
Forum
Komunikasi
Direktur
75. Biometric Varification (GOLD) 27 Mei 2025 Banking Jakarta Nasional
Operasional
Perbankan
(FKDOP)
Forum
Komunikasi
Automatic Card Production Management Direktur
76. 27 Mei 2025 Banking Jakarta Nasional
(GOLD) Operasional
Perbankan
(FKDOP)
Forum
Komunikasi
Cash Management Revolution: Adapting
Direktur
77. Centralized Operating Model and It Solution 27 Mei 2025 Banking Jakarta Nasional
Operasional
For Cash Optimization (GOLD)
Perbankan
(FKDOP)
Forum
Komunikasi
Never Run Out nor Excessive of Cards Again: Direktur
78. 27 Mei 2025 Banking Jakarta Nasional
Smart Cards Stock Management! (GOLD) Operasional
Perbankan
(FKDOP)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 211
Page 214
Profil Perusahaan
Tempat
No. Penghargaan Waktu Lembaga Kategori
Pelaksanaan
Level
Forum
Komunikasi
Elevating Technology Through Our Customer Direktur
79. 27 Mei 2025 Banking Jakarta Nasional
Needs (SILVER) Operasional
Perbankan
(FKDOP)
Forum
Komunikasi
Behavioral Insight & Monitoring for Direktur
80. 27 Mei 2025 Banking Jakarta Nasional
Navigating Achievement (SILVER) Operasional
Perbankan
(FKDOP)
Bloomberg
81. 20 Top Companies to Watch in 2025 5 Juni 2025 Banking Jakarta Nasional
Technoz
Global Brands
82. Best Private Bank-Indonesia 4 Juni 2025 Banking Singapura Internasional
Magazine
Forbes 2025 Global 2000 List - BRI
83. SebagaiThe World’s Largest Companies 12 Juni 2025 Forbes Produk/Brand United States Internasional
Ranked 349
Global Brands
84. Best Mobile Banking Brand, Indonesia 2025 13 Juni 2025 Banking Dubai Internasional
Magazine
FinanceAsia Awards 2025 - Best Bank
85. 17 Juni 2025 FinanceAsia Banking Hong Kong Internasional
(Highly Commended)
FinanceAsia Awards 2025 - Best Commercial
86. 17 Juni 2025 FinanceAsia Banking Hong Kong Internasional
Bank – SMEs (Winner)
FinanceAsia Awards 2025 - Best Bank for
87. 17 Juni 2025 FinanceAsia Banking Hong Kong Internasional
Financial Inclusion (Winner)
FinanceAsia Awards 2025 - Best Private
88. 17 Juni 2025 FinanceAsia Banking Hong Kong Internasional
Bank (Winner)
FinanceAsia Awards 2025 - Best Custodian
89. 17 Juni 2025 FinanceAsia Banking Hong Kong Internasional
Bank (Winner)
FinanceAsia Asia’s Best Companies 2025 -
90. 17 Juni 2025 FinanceAsia Banking Hong Kong Internasional
Best Managed Company (Gold)
FinanceAsia Asia’s Best Companies 2025 -
91. 17 Juni 2025 FinanceAsia Banking Hong Kong Internasional
Best Investor Relations (Gold)
FinanceAsia Asia’s Best Companies 2025 -
92. Best Managed – Financials (Gold) – Industry 17 Juni 2025 FinanceAsia Banking Hong Kong Internasional
Categories
FinanceAsia Asia’s Best Companies 2025 -
93. 17 Juni 2025 FinanceAsia Banking Hong Kong Internasional
Most Commited to ESG (Silver)
FinanceAsia Asia’s Best Companies 2025 -
94. 17 Juni 2025 FinanceAsia Banking Hong Kong Internasional
Best Large-Cap Company (Silver)
FinanceAsia Asia’s Best Companies 2025 -
95. 17 Juni 2025 FinanceAsia Banking Hong Kong Internasional
Best CFO – Viviana Dyah Ayu (Silver)
FinanceAsia Asia’s Best Companies 2025 -
96. 17 Juni 2025 FinanceAsia Banking Hong Kong Internasional
Best DEI – (Silver)
FinanceAsia Asia’s Best Companies 2025 -
97. 17 Juni 2025 FinanceAsia Banking Hong Kong Internasional
Best Use of Technology (Silver)
Indonesia DEI & ESG Awards 2025 Kategori
98. 19 Juni 2025 PR Indonesia Public Relation Jakarta Nasional
ESG Sub Kategori Tata Kelola (Governance)
99. Fortune Southeast Asia 500. 19 Juni 2025 Fortune Banking Jakarta Internasional
The Best Conventional Bank in Service
100. 24 Juni 2025 Infobank Banking Jakarta Nasional
Excellence selama 15 tahun (2010–2024)
The Best Conventional Bank in Excellence
101. 24 Juni 2025 Infobank Banking Jakarta Nasional
Digital Channel selama 5 tahun (2020–2024)
212 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 215
Laporan Tahunan
2025
Tempat
No. Penghargaan Waktu Lembaga Kategori
Pelaksanaan
Level
The Best Conventional Bank in Service
102. 24 Juni 2025 Infobank Banking Jakarta Nasional
Excellence – Digital Channel
The Best Conventional Bank in Excellence
103. 24 Juni 2025 Infobank Banking Jakarta Nasional
E-mail Service
The Best Conventional Bank in Excellence
104. 24 Juni 2025 Infobank Banking Jakarta Nasional
Live Chat Service
The 2nd Best Conventional Bank in Service
105. 24 Juni 2025 Infobank Banking Jakarta Nasional
Excellence
The 2nd Best Conventional Bank in Service
106. 24 Juni 2025 Infobank Banking Jakarta Nasional
Excellence – Contact Center
The 2nd Best Conventional Bank in Excellence
107. 24 Juni 2025 Infobank Banking Jakarta Nasional
Digital Branch
The 2nd Best Conventional Bank in Excellence
108. 24 Juni 2025 Infobank Banking Jakarta Nasional
Chatbot
The 2nd Best Conventional Bank in Excellence
109. 24 Juni 2025 Infobank Banking Jakarta Nasional
Call Center
The 2nd Best Conventional Bank in Excellence
110. 24 Juni 2025 Infobank Banking Jakarta Nasional
Social Media
Brand Finance Sustainability Perceptions
111. 25 Juni 2025 Brand Finance Banking London Internasional
Index 2024
112. Best Bank Awards 2025 - Kategori KBMI IV 25 Juni 2025 Investor Trust Banking Jakarta Nasional
Best FX Bank for Hedging Requirements
Alpha
(Corporates & Financial Institutions) Cross
113. 30 Juni 2025 Southeast Banking Hong Kong Internasional
Currency Swap (CCS), Interest Rate Swap
Asia 2025
(IRS), Forward, dan Options;
Best FX Bank for Structured Products Alpha
114. dengan fokus padaTreasury Yield 30 Juni 2025 Southeast Banking Hong Kong Internasional
Enhancements. Asia 2025
The Green
115. International CSR Excellence Awards 2025 30 Juni 2025 Banking London Internasional
Organisation
116. Top 1000 World Banks 2025 2 Juli 2025 The Banker Banking London Internasional
Asian Banking & Finance Wholesale Banking
Asian Banking
117. Awards 2025 - Indonesia Domestic Foreign 3 Juli 2025 Banking Singapore Internasional
Finance
Exchange Bank of the Year
Asian Banking & Finance Wholesale Banking
Asian Banking
118. Awards 2025 - Indonesia Domestic Green 3 Juli 2025 Banking Singapore Internasional
Finance
Financing Bank of the Year
IDX Channel Anugerah ESG 2025 - Anugerah
IDX Channel
Khusus Sektor Jasa Keuangan - Inisiatif
119. 4 Juli 2025 Anugerah ESG ESG Jakarta Nasional
Keuangan Berkelanjutan BRI Untuk
2025
Pemberdayaan UMKM Indonesia
Apresiasi Belanja kepada PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk – Peringkat III –
120. BUMN Nilai Belanja Terbesar Wilayah Jawa 7 Juli 2025 PaDi UMKM Banking Jakarta Nasional
Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTT, NTB –
Business Matching Road to PaDi UMKM
Apresiasi Belanja kepada PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk – Peringkat III
121. – BUMN Nilai Belanja Terbesar Wilayah 7 Juli 2025 PaDi UMKM Banking Jakarta Nasional
Sumatera – Business Matching Road to PaDi
UMKM
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 213
Page 216
Profil Perusahaan
Tempat
No. Penghargaan Waktu Lembaga Kategori
Pelaksanaan
Level
Euromoney
Awards for
Excellence
Best Digital Bank 2025 – Bank Rakyat 2025 –
122. 18 Juli 2025 Banking London Internasional
Indonesia (BRI) Country/
Territory
Winners:
Indonesia
Euromoney
Awards for
Excellence
Best Bank for Diversity and Inclusion 2025 – 2025 –
123. 18 Juli 2025 Banking London Internasional
Bank Rakyat Indonesia (BRI) Country/
Territory
Winners:
Indonesia
Euromoney
Awards for
Excellence
Best Bank for Research 2025 – BRI 2025 –
124. 18 Juli 2025 Banking London Internasional
Danareksa Sekuritas Country/
Territory
Winners:
Indonesia
125. Kartu Bayar Digital - Brizzi 18 Juli 2025 Solopos Banking Solo Nasional
126. Mobile Banking - BRImo 18 Juli 2025 Solopos Banking Solo Nasional
Forum
Pimpinan
Badan Usaha Inovatif Bidang Realisasi CSR
127. 19 Juli 2025 Redaksi Banking Jakarta Nasional
dan Peningkatan Ekonomi Kreatif
Multimedia
Indonesia
ASEAN
Corporate
Governance
Indonesia TOP 5 Public Listed Companies
128. 24 Juli 2025 Conference Banking Kuala Lumpur Internasional
(PLC)
& Awards
(ASEAN
CGCA) 2025
ASEAN
Corporate
Governance
129. ASEAN Asset Class Public Listed Companies 24 Juli 2025 Conference Banking Kuala Lumpur Internasional
& Awards
(ASEAN
CGCA) 2025
BusinessAsia
130. BEST Human Capital Awards 2025 30 Juli 2025 Banking Jakarta Nasional
Indonesia
KEHATI ESG Awards 2025 - Debt & Project Yayasan
131. 31 Juli 2025 ESG Jakarta Nasional
Financing Category - Best Issuer/Borrower KEHATI
6th Indonesia Public Relations Summit 2025 - 8 Agustus The
132. Public Relation Jakarta Nasional
50 POPULAR PR PERSON AWARDS 2025 2025 Iconomics
8 Agustus The
133. Popular PR Persons Awards 2025. Public Relation Jakarta Nasional
2025 Iconomics
14 Agustus
134. Anugerah Ekonomi Hijau Detik Banking Jakarta Nasional
2025
Kejar Award 2025 - Kategori Bank
22 Agustus
135. Implementasi KEJAR Terbaik Badan Usaha OJK Banking Jakarta Nasional
2025
Milik Negara
SMG Economic Insight Series – 2nd 28 Agustus
136. Solopos Banking Surakarta Nasional
Semestrial 2025 2025
214 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 217
Laporan Tahunan
2025
Tempat
No. Penghargaan Waktu Lembaga Kategori
Pelaksanaan
Level
28 Agustus
137. Digital Banking Awards 2025 Investor Trust Banking Surakarta Nasional
2025
Indonesia Domestic Green Financing Bank 28 Agustus
138. Investor Trust Banking Surakarta Nasional
of the Year 2025
Bank with Consistent Excellent Performance 29 Agustus
139. Infobank Banking Jakarta Nasional
for 20 Consecutive Years (2005–2024 2025
5 September The Asset
140. Best Private Bank for HNWIs - Indonesia Banking Hong Kong Internasional
2025 Triple A
Pemenang Pilar Sosial - Environment Social
10 September
141. Governance (ESG) Index 2025 pada kategori Katadata ESG Jakarta Nasional
2025
Finance – Bank Sector
Indonesia's Biggest Companies By Total 12 September Fortune
142. Banking Jakarta Nasional
Employe 2025 Indonesia
Indonesia's Biggest Companies #1 Most 12 September Fortune
143. Banking Jakarta Nasional
Profitable Companies 2025 Indonesia
Indonesia's Biggest Companies #4 Market 12 September Fortune
144. Banking Jakarta Nasional
Capitalization 2025 Indonesia
12 September Fortune
145. Indonesia's Biggest Companies #4 By Asset Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
LSEG (London
LSEG FX Awards Indonesia 2025 15 September Stock
146. Banking Jakarta Nasional
Best State Bank 2025 Exchange
Group)
The 16th IICD Corporate Governance
Conference and Award Sebagai TOP 50 15 September
147. IICD Banking Jakarta Nasional
Emiten dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar 2025
(BigCap PLCs)
Malam Apresiasi Emiten 2025 – Indeks 19 September Tempo-IDN
148. Banking Jakarta Nasional
TEMPO-IDNFinancials 52 - Main Index 2025 Times
Malam Apresiasi Emiten 2025 – Indeks 19 September Tempo-IDN
149. Banking Jakarta Nasional
TEMPO-IDNFinancials 52 - High Dividend 2025 Times
Malam Apresiasi Emiten 2025 – Indeks 19 September Tempo-IDN
150. Banking Jakarta Nasional
TEMPO-IDNFinancials 52 - High Growth 2025 Times
Malam Apresiasi Emiten 2025 – Indeks 19 September Tempo-IDN
151. Banking Jakarta Nasional
TEMPO-IDNFinancials 52 - High Market Cap 2025 Times
Anugerah HUMAS INDONESIA (AHI) 2025
10 September Humas
152. - Pemenang Institusi Publik Terpopuler di Public Relation Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Media Sosial sub kategori BUMN Tbk
ICA (Indonesia
The Excellence in Financing Creative 16 September
153. Creative Banking Jakarta Nasional
Economy for Economic & Social Impact 2025
Award)
1st Runner Up, The Best Contact Center 25 September ICCA
154. Banking Jakarta Nasional
Indonesia (TBCCI) 2025 2025 Indonesia
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
155. Kategori The Best Contact Center Operation, Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Platinum Medal
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
156. Kategori The Best People Development, Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Platinum Medal
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
157. Kategori The Best Cost Management, Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Platinum Medal
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
158. Kategori The Best Employee Engagement, Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Platinum Medal
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 215
Page 218
Profil Perusahaan
Tempat
No. Penghargaan Waktu Lembaga Kategori
Pelaksanaan
Level
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
159. Kategori The Best Quality Management, Gold Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Medal
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
160. Kategori The Best Digital Service, Gold Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Medal
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
161. Kategori The Best Technology Innovation, Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Gold Medal
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
162. Kategori The Best Customer Experience, Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Gold Medal
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI) 25 September ICCA
163. Banking Jakarta Nasional
Kategori The Best Reporting, Silver Medal 2025 Indonesia
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
164. Kategori The Best Performance Dashboard, Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Gold Medal
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI) 25 September ICCA
165. Banking Jakarta Nasional
Kategori The Best Data Analytic, Silver Medal 2025 Indonesia
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI) 25 September ICCA
166. Banking Jakarta Nasional
Kategori The Best Telesales, Silver Medal 2025 Indonesia
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI) 25 September ICCA
167. Banking Jakarta Nasional
Kategori MLBB, Gold Medal 2025 Indonesia
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
168. Kategori Best of Best Trainer, Platinum Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Medal
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
169. Kategori Best of Best Quality Assurance , Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Platinum Medal
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
170. Kategori Best of Best Agent Premium , Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Platinum Medal
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
171. Kategori The Best Agent Digital Social Media Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Large , Platinum Medal
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
172. Kategori The Best Team Leader Digital Large Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
, Platinum Medal
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
173. Kategori The Best Team Leader Inbound Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Large , Platinum Medal
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI) 25 September ICCA
174. Banking Jakarta Nasional
Kategori he Best Trainer , Platinum Medal 2025 Indonesia
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
175. Kategori The Best Quality Assurance Digital, Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Platinum Medal
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
176. Kategori The Best Agent Inbound Large , Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Gold Medal
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
177. Kategori The Best Agent Premium , Gold Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Medal
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
178. Kategori The Best Agent Digital Chat Large, Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Gold Medal
216 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 219
Laporan Tahunan
2025
Tempat
No. Penghargaan Waktu Lembaga Kategori
Pelaksanaan
Level
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
179. Kategori The Best Quality Assurance Large, Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Gold Medal
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
180. Kategori Team Leader Outbound, Gold Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Medal
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
181. Kategori The Best Team Leader Inbound Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Large, Gold Medal
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
182. Kategori BTB TL Customer Service, Gold Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Medal
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
183. Kategori The Best Cust Service Video, Gold Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Medal
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
184. Kategori The Best Agent English, Gold Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Medal
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
185. Kategori The Best Agent Digital Email, Silver Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Medal
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
186. Kategori The Best Agent Digital Chat Large , Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Silver Medal
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
187. Kategori The Best Quality Assurance Digital Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
, Silver Medal
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
188. Kategori The Best Back Office 2nd Tier , Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Silver Medal
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
189. Kategori The Best Customer Service On Site Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
, Silver Medal
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
190. Kategori The Best Telemarketing , Silver Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Medal
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
191. Kategori The Best Team Leader Digital , Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Silver Medal
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
192. Kategori The Best Agent Digital Social Media Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Large, Bronze Medal
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
193. Kategori The Best Agent Premium, Bronze Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Medal
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
194. Kategori The Best Desk Control, Bronze Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Medal
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI) 25 September ICCA
195. Banking Jakarta Nasional
Kategori BTB Back Office, Bronze Medal 2025 Indonesia
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
25 September ICCA
196. Kategori The Best Team Leader Cust Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Service, Bronze Medal
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI) 25 September ICCA
197. Banking Jakarta Nasional
Kategori The Best Trainer, Bronze Medal 2025 Indonesia
Titanium Champion sebagai BUMN
2 Oktober
198. Berkinerja sangat Baik selama 15 tahun Infobank Banking Jakarta Nasional
2025
berturut-turut (2010-2024)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 217
Page 220
Profil Perusahaan
Tempat
No. Penghargaan Waktu Lembaga Kategori
Pelaksanaan
Level
THE ASIANPOST BEST STATE-OWNED 2 Oktober
199. Infobank Banking Jakarta Nasional
ENTERPRISE 2025” (kinerja 2023-2024) 2025
Indonesia In-House Counsel Summit &
3 Oktober
200. Awards 2025 - Indonesia Most Innovative Hukumonline Banking Jakarta Nasional
2025
In-House Counsel Team 2025
PaDi UMKM Hybrid Expo & Conference
Award 2025 RO MND Manado – PT Bank
6 Oktober
201. Rakyat Indonesia (Persero) Tbk – Peringkat III PaDi UMKM Banking Jakarta Nasional
2025
BUMN Tipe A – Buyer Group dengan Volume
Transaksi Terbanyak
Qlola by BRI sebagai Anugerah Terbaik
Sektor Keuangan Kategori Produk dan Model 10 Oktober
202. IDX Channel Banking Jakarta Nasional
Bisnis - IDX Channel Anugerah Inovasi 2025
Indonesia
14 Oktober
203. Kompetisi AWS Cloud Quest AWS Banking Jakarta Nasional
2025
15 Oktober Marketing
204. Excellence in Integrated Marketing Banking Jakarta Nasional
2025 Interactive
Anugerah Perempuan Hebat 2025 –
Penghargaan untuk 6 perempuan Indonesia 16 Oktober
205. Liputan 6 Banking Jakarta Nasional
yang aksi nyatanya membawa dampak 2025
positif bagi banyak orang.
Anugerah Inspirasi 2025 – Apresiasi bagi
sosok maupun institusi yang memiliki 16 Oktober
206. Liputan 6 Banking Jakarta Nasional
prestasi gemilang dan kontribusi nyata bagi 2025
masyarakat.
ICCS 2025 -
ICCS Summit 2025, Communications 22 Oktober
207. Kementerian Communications Jakarta Nasional
Category Juara 3 Internal Communications 2025
BUMN
PT Rintis
PRIMA Award Diamond Award - Best 23 Oktober Sejahtera
208. Banking Denpasar Nasional
Acquiring Bank (All features) 2025 (RINTIS) -
Infobank
PT Rintis
PRIMA Award Diamond Award - Best Issuing 23 Oktober Sejahtera
209. Banking Denpasar Nasional
Bank (All features) 2025 (RINTIS) -
Infobank
PT Rintis
PRIMA Award Diamond Award - The Highest 23 Oktober Sejahtera
210. Banking Denpasar Nasional
Transaction in Digital Channel 2025 (RINTIS) -
Infobank
PT Rintis
PRIMA Award Best Acquiring - Digital 23 Oktober Sejahtera
211. Banking Denpasar Nasional
Payment Channel 2025 (RINTIS) -
Infobank
PT Rintis
PRIMA Award Best Issuing - Digital Payment 23 Oktober Sejahtera
212. Banking Denpasar Nasional
Channel 2025 (RINTIS) -
Infobank
PT Rintis
PRIMA Award Diamond Award - Best 23 Oktober Sejahtera
213. Banking Denpasar Nasional
Acquiring Bank (ATM) 2025 (RINTIS) -
Infobank
PT Rintis
PRIMA Award Diamond Award - Best Issuing 23 Oktober Sejahtera
214. Banking Denpasar Nasional
Bank (ATM) 2025 (RINTIS) -
Infobank
Pemberdayaan Masyarakat kategori
16 Oktober
215. “Dedikasi dan Kontribusi Pemberdayaan KemenkoPM Banking Jakarta Nasional
2025
Masyarakat”
218 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 221
Laporan Tahunan
2025
Tempat
No. Penghargaan Waktu Lembaga Kategori
Pelaksanaan
Level
Platinum - Asia’s Best Sustainability Report 24 Oktober CSRWorks
216. ESG Singapore Internasional
(Public Sector) 2025 (ASRA)
Platinum - Asia’s Best Sustainability Report 24 Oktober CSRWorks
217. ESG Singapore Internasional
(CEO Letter) 2025 (ASRA)
24 Oktober CSRWorks
218. Gold - Asia’s Best Materiality Reporting ESG Singapore Internasional
2025 (ASRA)
Penghargaan tvOne Inovasi Membangun
27 Oktober
219. Negeri 2025 - Pembangunan Ekonomi tvOne Banking Jakarta Nasional
2025
Kerakyatan Terintegrasi
The Finance Golden Star Award 2025
-Sebagai Perusahaan yang Berhasil Meraih 28 Oktober
220. Infobank Banking Jakarta Nasional
Penghargaan Top 20 Financial Institution 2025
Selama Sima Tahun Berturut-Turut
Top 20 Financial Institution 2025, kategori
28 Oktober
221. Bank Beraset 500 Triliun ke Atas dengan Infobank Banking Jakarta Nasional
2025
predikat “Sangat Bagus.”
The Finance Best CFO 2025, yang diberikan
28 Oktober
222. kepada Ibu Viviana Dyah Ayu Retno K Infobank Banking Jakarta Nasional
2025
sebagai Best CFO 2025 kategori Bank
The Most Empowering Company for MSMEs
29 Oktober Goodmoney.id
223. in Business Growth Sustainability and Banking Jakarta Nasional
2025 dan IPEMI
Strengthening Socio-Economic Resilience
AI Impact Leader Award dan Best Team 29 Oktober
224. Dataiku Banking Jakarta Nasional
Showcase 2025
Best Bank Supporting National Development
31 Oktober CNN
225. & Asta Cita Goals dalam CNN Indonesia Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Awards 2025
Bank
1 November Indonesia &
226. Juara 2 BI - OJK Hackathon 2025 Banking Jakarta Nasional
2025 Otoritas Jasa
Keuangan
Peran Serta BRI dalam Penyelamatan
dan Pelestarian Arsip yang Bernilai Guna Arsip Nasional
Pertanggungjawaban Nasional bagi 5 November Republik
227. Banking Jakarta Nasional
Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa, dan 2025 Indonesia
Bernegara, dalam acara Rakor Arsip Statis (ANRI)
BUMN di Gedung Noerhadi Magetsari ANRI
Top CEO in SDGs Changemaker for
Internalization of Sustainability 10 November PlusIdea-
228. Banking Jakarta Nasional
Values and Broader Program Scalability - 2025 Netralnews
Hery Gunardi
Indonesia Sustainable Synergy Awards 2025
10 November PlusIdea-
229. for Recovery of Ecological Functions Banking Jakarta Nasional
2025 Netralnews
and Livelihoods Improvement Programs
Top SDGs Visionary Leader in Green
10 November PlusIdea-
230. Orientation Visibility and Encouraging Social Banking Jakarta Nasional
2025 Netralnews
Welfare Programs
Contact
Contact Center Asia Pacific Awards 2025, Center
10 November
231. Kategori Business Contribution, Platinum Association of Banking Hong Kong Internasional
2025
Medal Asia Pacific
(CC-APAC)
BGK Foundation Indonesia ESG Leadership
12 November BGK
232. Awards 2025 - Leadership AAA - Indonesia's ESG Jakarta Nasional
2025 Foundation
Leader in ESG Transparency
Bank dengan Kualitas Setoran (Crossover)
16 November Bank
233. Terbaik Tahun 2025 se KPwBI Provinsi Jawa Banking Surabaya Nasional
2025 Indonesia
Timur
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 219
Page 222
Profil Perusahaan
Tempat
No. Penghargaan Waktu Lembaga Kategori
Pelaksanaan
Level
Bank dengan Pelaporan UPAL Teraktif Tahun 16 November Bank
234. Banking Surabaya Nasional
2025 se KPwBI Provinsi Jawa Timur 2025 Indonesia
Anugerah Penggerak Sektor Keuangan atas
20 November Inews Media
235. keberhasilan inisiatif Holding Ultra Mikro Banking Jakarta Nasional
2025 Group
(UMi)
The 15th IICD Corporate Governance
Conference and Award: BRI Sebagai TOP 50 25 November
236. IICD Banking Jakarta Nasional
Emiten dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar 2025
(BigCap PLCs)
The
Indonesian
Institute for
Most Trusted Company based on Corporate 25 November Corporate
237. Banking Jakarta Nasional
Governance Perception Index (CGPI) 2025 Governance
(IICG) dan
SWA Media
Group
Bank Kontributor Pemberdayaan Ekonomi 25 November
238. Detik Awards Banking Jakarta Nasional
Kerakyatan 2025
Global
Corporate
Global Corporate Sustainability Awards 26 November
239. Sustainability Banking Taiwan Internasional
(GCSA) 2025 2025
Awards
(GCSA) 2025
BUMN Banking Financials Sector on the Main 27 November
240. CSA Awards Banking Jakarta Nasional
Board 2025
Bank dengan Layanan Kas Terbaik di Provinsi 28 November Bank
241. Banking Surabaya Nasional
Jawa Timur Tahun 2025 2025 Indonesia
Bank
Bank Pendukungan Pengembangan Pasar 28 November
242. Indonesia Banking Jakarta Nasional
Uang Rupiah Terbaik (Repo Awards) 2025
Award
Bank Mitra Transmisi Kebijakan dalam Bank
28 November
243. Rangka Pencapaian Sasaran Operasi Indonesia Banking Jakarta Nasional
2025
Moneter Rupiah Terbaik Award
National
Center for
Asia Sustainability Reporting Rating 28 November
244. Corporate ESG Denpasar Internasional
(ASRRAT) 2025
Reporting
(NCCR)
Global Corporate Sustainability Awards 28 November
245. GCSA ESG Taipei Internasional
(GCSA) 2025 2025
28 November
246. International CSR Excellence Awards 2025 GCSA ESG Taipei Internasional
2025
3 Desember
247. Bank of The Year Award 2025 The Banker Banking London Internasional
2025
Direktur Utama BRI Hery Gunardi sebagai 8 Desember
248. Infobank Banking Jakarta Nasional
CEO of the Year 2025 2025
Direktur Operations BRI Hakim Putratama 8 Desember
249. Infobank Banking Jakarta Nasional
sebagai The Next Future Leaders 2025
Direktur Consumer Banking BRI Nancy
8 Desember
250. Adistyasari sebagai Next Next Future Infobank Banking Jakarta Nasional
2025
Leaders
Direktur Commercial Banking BRI Alexander 8 Desember
251. Infobank Banking Jakarta Nasional
Dippo Paris sebagai The Next Future Leaders 2025
SEVP Satuan Kerja Audit Intern BRI Yulianto 8 Desember
252. Infobank Banking Jakarta Nasional
Setiawan sebagai The Next Future Leaders 2025
220 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 223
Laporan Tahunan
2025
Tempat
No. Penghargaan Waktu Lembaga Kategori
Pelaksanaan
Level
Direktur Utama BRI Hery Gunardi sebagai
8 Desember Bisnis
253. National Sharia Finance Transformation Banking Jakarta Nasional
2025 Indonesia
Leader
BRI meraih penghargaan Ultra-Micro 8 Desember Bisnis
254. Banking Jakarta Nasional
Financial Inclusion and Mass Empowerment 2025 Indonesia
CNBC Indonesia Awards 2025 - Best
11 Desember
255. Transformation Transformational Leader in CNBC Banking Jakarta Nasional
2025
2025
CNBC Indonesia Awards 2025 - Best Digital 11 Desember
256. CNBC Banking Jakarta Nasional
Transformation and Innovation Impact Award 2025
CNBC Indonesia Awards 2025 - Best
11 Desember
257. Contribution to Economic Empowerment CNBC Banking Jakarta Nasional
2025
Award
Dirjen
Juara Kesatu Kategori Penjual Lelang Kekayaan
18 Desember
258. Eksekusi Terbaik Kelompok I Dalam Negara Banking Jakarta Nasional
2025
Anugerah Reksa Bandha Tahun 2025 Kementrian
Keuangan
Sertifikasi
Tabel Sertifikasi BRI
Tanggal
No. Nama Sertifikasi Penerbit Sertifikasi Periode Sertifikasi
Penerimaan
Group
Sertifikasi ISO 9001:2015 BSI (Internasional) dengan 11 Desember 2024 sampai 11 Desember
1 Digital Risk
Sistem Manajemen Mutu Nomor Sertifikat FS 817856 dengan 10 Desember 2027 2024
Sertifikasi ISO Business
Continuity Management 29 Februari 2024 sampai 29 Februari
2 British Standar Institute (BSI) Operational Risk
Sustem (BCMS) dengan 28 Februari 2027 2024
202301:2019
Sertifikasi ISO 9001:2015 KAN (Regional) & ANAB Enterprise Data
4 Desember sampai dengan 4 Desember
3 Quality Management (Internasional) dengan Nomor Managemnet &
29 November 2027 2024
System Sertifikat FS 755835 Analytics
Sertifikasi ISO 27001:2022 KAN (Regional) & ANAB Enterprise Data
17 Januari 2023 sampai
4 Information Security (Internasional) dengan Nomor 17 Januari 2023 Managemnet &
dengan 13 Desember 2027
Management System Sertifikat IS 702633 Analytics
IT Application
Development
Sertifikasi ISO 9001:2015 BSI (Internasional) dengan 21 Desember 2023 sampai 12 Desember
5 Group & IT
Sistem Manajemen Mutu Nomor Sertifikat FS 738059 dengan 20 Desember 2026 2025
Application
Support Group
IT DC
Sertifikasi ISO 9001:2015 BSI (Internasional) dengan 6 Februari 2024 sampai 21 Desember
6 Infrastructure &
Sistem Manajemen Mutu Nomor Sertifikat FS 738151 dengan 5 Februari 2027 2025
Operations Griup
Sertifikasi ISO 27001:2022 BSI (Internasional) dengan IT DC
April sampai dengan 6 November
7 Information Security Nomor Sertifikat IS 833255, IS Infrastructure &
Desember 2026 2025
Management System 837802, IS 838993 Operations Grup
IT DC
Sertifikasi ISO 55001:2014 BSI (Internasional) dengan 2 Juni 2024 sampai dengan 2 06 February
9 Infrastructure &
Assets Management System Nomor Sertifikat AMS 796481 Mei 2027 2024
Operations Grup
Investment
Services Group
Sertifikasi ISO 9001:2015 LRQA (Lloyd's Register Quality 5 November 2023 sampai 5 November
10 - Custodial
Sistem Manajemen Mutu Assurance) dengan 4 November 2026 2023
Services
Department
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 221
Page 224
Profil Perusahaan
Informasi yang Tersedia
pada Website
Sebagai perusahaan terbuka, BRI memberikan kemudahan akses informasi kepada seluruh stakeholder melalui situs web resmi
BRI dengan alamat www.bri.co.id yang berdasar pada peraturan OJK No. 8/POJK.04/2015. POJK tersebut mewajibkan web
perusahaan emiten untuk mencantumkan informasi, yakni:
Informasi Umum Informasi Informasi Informasi
Emiten atau bagi Pemodal Tata Kelola Tanggung
Perusahaan atau Investor; Perusahaan; dan Jawab Sosial
Publik; Perusahaan.
Informasi pada web BRI terdiri dari:
• Informasi umum tentang BRI yang terdiri dari: Sejarah • Informasi tentang Info Lelang, yang terdiri dari: Lelang
BRI, Visi dan Misi, Informasi Umum Emiten, Manajemen, Aset, Lelang Pengadaan.
dan Informasi Bagi Investor. • Informasi tentang GCG, yang terdiri dari: Rapat Umum
• Informasi tentang produk Simpanan, yang terdiri dari: Pemegang Saham, Anggaran Dasar, Struktur dan
Tabungan, Deposito dan Giro BRI. Kebijakan GCG, Kode Etik, Asean Corporate Governance
• Informasi tentang produk Pinjaman, yang terdiri dari: Scorecard, Komite Audit termasuk Piagam Komite Audit,
Pinjaman Mikro, Pinjaman Ritel Komersial dan Menengah, Komite Nominasi dan Remunerasi, Whistleblowing
serta BRIGuna. System, dan Hak-hak Pemegang Saham.
• Informasi tentang produk Internasional, yang terdiri • Pada bagian Karir, BRI membuka kesempatan berkarir
dari: BRI Trade Finance & Services, BRIFast Remittance, kepada masyarakat yang ingin bergabung menjadi
Financial Institution, BRI Money Changer, Unit Kerja Luar karyawan melalui menu e-recruitment BRI.
Negeri. • Sementara bagian Hubungan Investor menjelaskan
• Informasi tentang Jasa Bank, yang terdiri dari: Jasa mengenai overview, Informasi Keuangan (termasuk
Bisnis, Jasa Keuangan, Jasa Kelembagaan, E-Banking, Laporan Keuangan Triwulanan), GCG, Layanan bagi
dan Treasury. Pemegang Saham, Event, dan Berita.
• Informasi tentang Produk Konsumer, yang terdiri • Selanjutnya pada bagian perusahaan anak memberikan
dari: Kartu Kredit, Kredit Pemilikan Rumah, dan Kredit informasi umum mengenai perusahaan anak dan
Kendaraan Bermotor. dapat disambungkan dengan website masing-masing
• Informasi tentang Investasi Perbankan, yang terdiri dari: perusahaan anak.
DPLK, ORI & SR, Jasa Wali Amanat, Jasa Kustodian. • Selain hal-hal yang telah disebutkan di atas, website BRI
• Informasi tentang Layanan Prioritas, yang terdiri telah memuat, Struktur Grup Perusahaan, Profil Dewan
dari: Produk Layanan & Privileges, Reksadana, Kartu Komisaris dan Direksi, media briefing serta Informasi
BRIPrioritas, Outlet, Kriteria Nasabah. bagi Pemegang Saham.
222 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 225
Laporan Tahunan
2025
Website BRI juga memenuhi standar
ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) yang mencakup:
Part Rights of
A. Shareholders
Part Equitable Treatment Part Disclosure &
B. of Shareholders D. Transparancy
Part Role of Part Responsibilities
C. Stakeholder E. of the Board
Secara keseluruhan,
Website BRI telah
mencerminkan komitmen
BRI dalam menjunjung asas
keterbukaan dan transparansi.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 223
Page 226
Analisis dan Pembahasan Manajemen atas Kinerja Bank 224 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 227
Laporan Tahunan
2025
Laporan Tahunan
2025
Analisis dan
Pembahasan
Manajemen
atas Kinerja
Bank
“Kehandalan BRI dalam melihat peluang di
tengah dinamika ekonomi global mampu
menciptakan kinerja tahun 2025 yang sangat
baik. Catatan CASA tertinggi sepanjang
sejarah 70,6% menjadi bukti transformasi
berjalan sesuai dengan arah yang dituju.
Pencadangan tercatat masih memadai dengan
LaR Coverage 56,81% dan rasio permodalan
yang kuat dengan CAR sebesar 23,52%”
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 225
Page 228
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Tinjauan
Perekonomian
Analisis Perekonomian Global
Kinerja perekonomian dunia tahun 2025 menunjukkan ketahanan yang lebih baik dibandingkan perkiraan awal, walaupun
dihadapkan pada tingginya ketidakpastian global akibat risiko geopolitik dan kebijakan tarif impor Amerika Serikat (AS).
Perbaikan ini terutama terjadi pada paruh kedua 2025, tercermin dari penguatan pertumbuhan ekonomi global yang meningkat
menjadi 4,0% dalam basis tahunan yang telah disesuaikan secara musiman (Seasonally Adjusted Annualized Rate/SAAR) pada
Desember 2025, dari level terendah 2,5% pada Maret 2025 (Gambar 1).
Gambar 1. Estimasi Pertumbuhan Ekonomi Global oleh Bloomberg (% SAAR)
4,5
Setelah tertekan pada awal
tahun 2025, pertumbuhan
4,0
4,1 telah rebound dan
meningkat
3,7
3,7
3,3
2,9
2,7
2,5
2,7
2,1
Jan - 24
Juli - 24
Juni - 25
Juli - 25
Agst - 25
Feb - 24
Mar - 24
Apr - 24
Mei - 24
Juni - 24
Agst - 24
Sep - 24
Des - 24
Jan - 25
Feb - 25
Mar - 25
Apr - 25
Mei - 25
Sep - 25
Okt - 24
Nov - 24
Okt - 25
Nov - 25
Des - 25
Sumber: Bloomberg (diakses 30 Januari 2026)
226 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 229
Laporan Tahunan
2025
Sejalan dengan perkembangan tersebut, beberapa lembaga sebesar 100 bps menjadi 3,75%, serta Uni Eropa sebesar 100
internasional telah melakukan revisi ke atas terhadap bps menjadi 2,15%. Selain pelonggaran moneter, dukungan
proyeksi pertumbuhan ekonomi global tahun 2025. Dalam terhadap pertumbuhan juga berasal dari peningkatan
laporan World Economic Outlook (WEO) edisi Januari investasi di sektor teknologi, terutama yang terkait dengan
2026, International Monetary Fund (IMF) merevisi ke atas pengembangan artificial intelligence/AI.
pertumbuhan ekonomi global tahun 2025 menjadi 3,3% dari
2,8% pada laporan WEO April 2025. Senada dengan IMF, Sejalan dengan perbaikan kinerja ekonomi global dan
Organization for Economic Co-operation and Development pelonggaran kebijakan moneter, kondisi pasar finansial
(OECD) juga memperbarui proyeksi pertumbuhan ekonomi global juga menunjukkan perbaikan pada paruh kedua tahun
global 2025 menjadi 3,2% pada Desember 2025, lebih tinggi 2025. Perkembangan tersebut tercermin dari menurunnya
dari proyeksi Maret 2025 sebesar 3,1%. volatilitas pasar keuangan global, baik di pasar saham
maupun obligasi, seiring dengan tren penurunan indeks
Membaiknya kinerja pertumbuhan ekonomi global tahun VIX dan MOVE. Perbaikan sentimen tersebut turut diikuti
2025 ditopang oleh sejumlah faktor pendukung. Tren oleh penurunan risiko kredit, tercermin dari membaiknya
disinflasi global tercatat persisten, dengan inflasi global nilai credit default swap (CDS) di berbagai negara, serta
menurun dari 5,8% pada 2024 menjadi 4,1% pada 2025, mendorong kembalinya arus modal portofolio ke negara
sehingga menopang daya beli riil masyarakat. Sejalan berkembang dengan kecenderungan net inflow yang
dengan tren disinflasi global yang persisten, arah kebijakan menguat sejak pertengahan tahun 2025.
moneter global cenderung lebih akomodatif, tercermin dari
rata-rata Global Monetary Policy Tracker Index (GMPTI) Ke depan, meskipun kondisi perekonomian global
yang lebih rendah pada tahun 2025 dibandingkan dengan menunjukkan perbaikan pada paruh kedua tahun 2025,
tahun sebelumnya. prospek pertumbuhan ekonomi global tahun 2026
diperkirakan cenderung melambat. Berbagai lembaga
Rata-rata nilai GMPTI tercatat sebesar -5,1 sepanjang internasional memproyeksikan moderasi pertumbuhan
tahun 2025, lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata (Tabel 1) seiring dengan masih tingginya ketidakpastian
tahun 2024 sebesar -3,4, mengindikasikan pelonggaran global, terutama terkait risiko geopolitik yang masih tinggi
kebijakan yang lebih luas. Sejumlah bank sentral utama telah di kawasan Timur Tengah, memanasnya konflik AS dan
menurunkan suku bunga acuannya sepanjang 2025, antara Venezuela, dinamika kebijakan tarif perdagangan, serta
lain: AS sebesar 75 basis poin (bps) menjadi 3,75%, Inggris potensi fragmentasi rantai pasok global.
Tabel 1. Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Berbagai Negara di Dunia Tahun 2025-2026 (%)
OECD World Bank IMF
(Proyeksi (Proyeksi (Proyeksi
Negara Kontribusi Desember-2025) Januari-2026) Januari-2026)
2024 2023
Kawasan 2024
2026F 2025E 2026F 2025E 2026F 2025E
Global 100,0% 3,3 3,5 2,9 3,2 2,6 2,7 3,3 3,3
Negara Maju 47,6% 1,8 1,7 1,7 1,7 1,6 1,7 1,8 1,7
Negara
51,2% 4,3 4,7 3,9 4,4 4,0 4,2 4,2 4,4
Berkembang
AS 14,8% 2,8 2,9 1,7 2,0 2,2 2,1 2,4 2,1
Euro Area 11,5% 0,9 0,4 1,2 1,3 0,9 1,4 1,3 1,4
Jepang 3,2% 0,1 1,2 0,9 1,3 0,8 1,3 0,7 1,1
China 19,3% 5,0 5,4 4,4 5,0 4,4 4,9 4,5 5,0
India 8,2% 6,5 9,2 6,2 6,7 6,5 7,2 6,4 7,3
Indonesia 2,4% 5,0 5,1 5,0 5,0 5,0 5,0 5,1 5,0
Keterangan: Warna merah artinya pertumbuhan 2026 lebih rendah dari 2025, Warna hijau artinya pertumbuhan 2026 lebih tinggi dari 2025, warna hitam artinya
pertumbuhan 2026 sama dengan 2025
Sumber: OECD, World Bank, IMF (diakses 30 Januari 2026)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 227
Page 230
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Meskipun risiko global masih membayangi, ada faktor yang menopang stabilitas ekonomi dunia. Tren disinflasi yang berlanjut
memberi ruang bagi banyak negara untuk menjalankan kebijakan moneter yang lebih longgar. Kondisi ini membantu menjaga
likuiditas dan stabilitas pasar keuangan. Disisi lain, permintaan domestik di sejumlah negara juga masih cukup kuat. Dengan
kombinasi tersebut, perlambatan pertumbuhan ekonomi global pada 2026 diperkirakan tidak terlalu dalam. Pertumbuhan
mungkin melambat, tetapi tetap berada di jalur positif dan relatif terjaga di tengah lanskap risiko yang masih menantang
Analisis Perekonomian Nasional
Pada tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia cukup Lebih lanjut, meskipun konsumsi rumah tangga menunjukkan
impresif sebesar 5,11%, sedikit meningkat dibandingkan pertumbuhan yang relatif solid sepanjang 2025, kinerjanya
tahun sebelumnya sebesar 5,03%. Dua kontributor utama masih menghadapi tantangan dari sisi kualitas pertumbuhan.
produk domestik bruto (PDB) nasional, yaitu konsumsi rumah Penguatan konsumsi tersebut belum berlangsung secara
tangga dan investasi dengan kontribusi lebih dari 80% merata dan cenderung lebih banyak ditopang oleh kelompok
PDB nasional, tetap menunjukkan kinerja yang relatif solid berpendapatan menengah-atas. Sedangkan daya beli
sepanjang 2025. Pertumbuhan konsumsi rumah tangga dan kelompok menengah-bawah masih relatif tertekan dan
investasi tahun 2025 tercatat lebih tinggi dibandingkan tahun belum sepenuhnya pulih dibandingkan periode normal pra-
sebelumnya (Gambar 2), mencerminkan bahwa permintaan pandemi 2016-2018. Kondisi ini tercermin dari terbatasnya
domestik non-pemerintah masih terjaga. Kinerja ekspor juga peningkatan pendapatan riil akibat rendahnya penciptaan
tetap solid dan cenderung meningkat, meskipun dihadapkan lapangan kerja pada sektor-sektor berupah rendah, sehingga
pada ketidakpastian ekonomi global yang masih tinggi. ruang ekspansi konsumsi masih relatif sempit.
Gambar 2. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia dan Komponennya dari Sisi Pengeluaran
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia (%yoy)
8,0
6,0
FY-22: 5,31 FY-23: 5,05 FY-24: 5,03 FY-25: 5,11
4,0
FY-21: 3,70
2,0
7,08 3,53 5,03 5,02 5,46 5,73 5,01 5,04 5,17 4,94 5,04 5,11 5,05 4,95 5,02 4,87 5,12 5,04 5,39
0,0
(0,69)
(2,0)
TW I TW II TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV
2021 2022 2023 2024 2025
228 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 231
Laporan Tahunan
2025
Distribusi PDB Indonesia (%)
100%
80% 30,8% 27,8% 29,1% 30,0%
29,1% 29,2% 29,1% 28,0%
60% 9,2% 10,0%
7,7% 7,5% 7,7% 5,9% 6,9% 7,2%
40%
20%
54,4% 51,9% 53,2% 54,0% 54,6% 54,2% 53,1% 53,6%
0%
2021 2022 2023 2024 TW I-2025 TW II-2025 TW III-2025 TW IV-2025
Konsumsi Rumah Tangga Pengeluaran Pemerintah Investasi Ekspor Bersih Lainnya
Household Government
Consumption 2,68pp Investment 1,96pp Expenditure 0,43pp Export 0,82pp Import (0,84pp)
Full Year Full Year Full Year Full Year Full Year
FY-2024: 4,94 FY-2024: 4,61 FY-2024: 6,76 FY-2024: 6,85 FY-2024: 8,15
FY-2025: 4,98 FY-2025: 5,09 FY-2025: 2,50 FY-2025: 7,03 FY-2025: 4,77
10,1
9,3 9,1
7,0
6,1 7,9
4,9 5,0 4,9 5,0 4,9 5,1 5,2 5,0 5,0 12,1
5,9 10,7 11,1
5,7
4,6 4,6 4,5
2,1 3,3
3,6 4,0
0,9
(0,3)
(1,2)
TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV
2024 2025 2024 2025 2024 2025 2024 2025 2024 2025
*Angka dalam kotak hijau adalah kontribusi tiap komponen terhadap pertumbuhan PDB TW IV-2025
Sumber: Badan Pusat Statistik (diakses 05 Februari 2026)
Dari sisi harga, inflasi domestik sepanjang 2025 menunjukkan Dengan inflasi yang tetap terjaga dalam target BI serta posisi
tren normalisasi setelah mengalami deflasi pada Februari nilai tukar Rupiah yang secara fundamental berada pada level
2025, meskipun levelnya masih relatif rendah secara historis undervalued, tekanan terhadap stabilitas makroekonomi
dan tetap terkendali. Inflasi Indonesia pada tahun 2025 relatif dapat dikelola. Kondisi tersebut memberikan ruang
tercatat sebesar 2,92% yoy, lebih tinggi dibandingkan inflasi bagi BI untuk mengarahkan kebijakan moneter secara
tahun 2024 sebesar 1,57% yoy, namun masih berada dalam lebih akomodatif guna menopang pertumbuhan ekonomi.
sasaran inflasi Bank Indonesia (BI) sebesar 1,5%-3,5%. Sepanjang tahun 2025, BI tercatat menurunkan BI-Rate
Tingkat inflasi yang masih relatif rendah secara historis sebesar 125 bps dari 6,00% menjadi 4,75%. Pelonggaran
terutama akibat dorongan permintaan yang masih terbatas, kebijakan moneter tersebut ditujukan untuk menurunkan
tercermin dari inflasi inti yang masih berada di bawah rata-rata biaya pembiayaan, mendorong penyaluran kredit, serta
pra-pandemi sekitar 3%. Sedangkan, inflasi kelompok memperkuat transmisi kebijakan moneter ke sektor riil,
volatile food dalam tren yang meningkat, sehingga tetap dengan tetap memperhatikan stabilitas nilai tukar dan sistem
menjadi risiko terhadap daya beli riil ke depan. keuangan.
Dari sisi valuta asing, pergerakan nilai tukar Rupiah Dari sisi fiskal, kebijakan pemerintah tahun 2025 lebih
sepanjang 2025 cenderung tertekan, meskipun Indeks diarahkan sebagai bantalan ekonomi. Fokus utamanya
Dolar AS mengalami pelemahan. Indikator Real Effective menjaga daya beli dan menopang konsumsi rumah tangga,
Exchange Rate (REER) menunjukkan bahwa Rupiah berada terutama kelompok masyarakat mengalami tekanan
pada posisi undervalued dibandingkan mata uang negara pendapatan. Menjelang akhir 2025, pemerintah menambah
peers, mencerminkan bahwa pelemahan nilai tukar telah stimulus sekitar Rp48 triliun. Dukungan ini disalurkan melalui
berlangsung relatif lebih dalam secara fundamental. Dengan bantuan sosial, program padat karya, dan berbagai insentif
valuasi yang sudah berada di bawah nilai keseimbangannya ketenagakerjaan. Dampak langsung stimulus terhadap
tersebut, risiko depresiasi lanjutan Rupiah diperkirakan relatif pertumbuhan memang tidak besar dan sangat bergantung
terbatas, sekaligus membuka peluang penguatan secara pada kecepatan realisasinya. Namun secara keseluruhan,
bertahap ke depan. kebijakan fiskal tetap berperan penting dalam menjaga
permintaan domestik agar tidak melemah lebih dalam.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 229
Page 232
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Lebih lanjut, dengan berbagai perkembangan tersebut, Pada tahun 2026, pertumbuhan ekonomi Indonesia
proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2025 diperkirakan menguat bertahap ke kisaran 5,1%-5,3%.
diperkirakan relatif lebih baik dibandingkan perkiraan awal Penguatan ini ditopang oleh pelonggaran kebijakan moneter,
tahun, didukung oleh stabilitas makroekonomi yang terjaga baik global maupun domestik, serta dukungan fiskal
serta perbaikan momentum pada paruh kedua tahun yang masih ekspansif melalui berbagai program strategis
2025. Indikator Leading Economic Index (LEI) BRI juga pemerintah. Namun, sejumlah risiko tetap perlu diwaspadai:
mulai menunjukkan sinyal pemulihan sejak Agustus 2025, ketidakpastian global yang tinggi, tekanan daya beli kelompok
meskipun levelnya masih berada sedikit di bawah rata-rata menengah-bawah, dan potensi volatilitas di pasar keuangan.
historis, mengindikasikan bahwa perbaikan momentum Jika koordinasi kebijakan tetap solid dan permintaan
ekonomi bersifat gradual dan belum sepenuhnya kuat. domestik terus membaik, ekonomi Indonesia berpeluang
tetap tumbuh positif dan terjaga keberlanjutannya.
Indikator 2025 2024 2023 2022
Pertumbuhan Ekonomi (%) 5,11 5,03 5,05 5,31
BI-Rate (%pa) 4,75 6,00 6,00 5,50
Inflasi (%yoy) 2,92 1,57 2,81 5,51
Rata-rata Nilai Tukar (Rp/USD) 16.475 15.847 15.255 14.871
Pertumbuhan Kredit Nasional (%) 9,69 10,46 10,38 11,35
Pertumbuhan DPK Nasional (%) 13,83 4,48 3,73 9,01
Gross Non-Performing Loan (%) 2,05 2,08 2,19 2,44
Federal Funds Rate (%pa) 3,75 4,50 5,50 4,50
Sumber: Badan Pusat Statistik, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, CEIC
Analisis Industri Perbankan
Di tengah ketidakpastian kondisi makroekonomi global Pada tahun 2025, kualitas kredit juga menunjukkan perbaikan,
maupun domestik yang diwarnai oleh suku bunga acuan, terlihat dari rasio Non-Performing Loan (NPL) pada Desember
khususnya suku bunga AS yang masih tinggi serta keyakinan 2025 sebesar 2,05%, membaik dibandingkan dengan 2,08%
bahwa kondisi ini masih akan bertahan lebih lama dari yang pada Desember 2024. Selain itu, tingkat NPL tersebut juga
diperkirakan sebelumnya, industri perbankan Indonesia masih berada dibawah limit regulator sebesar maksimal 5%.
masih dapat membukukan kinerja yang stabil dan tangguh.
Ketidakpastian kondisi makro ekonomi global serta masih
Pada Desember 2025, total Aset industri perbankan lemahnya daya beli masyarakat, khususnya pada segmen
tercatat sebesar Rp13.646,42 triliun, tumbuh sebesar mass market turut berdampak pada volatilitas kondisi
Rp1.185,46 triliun atau membukukan peningkatan 9,51% likuiditas perbankan, khususnya pada paruh pertama tahun
yoy, Industri didorong oleh total kredit yang tumbuh sebesar 2025. Namun begitu kondisi likuiditas terus menunjukkan
Rp862,41 triliun atau meningkat 11,01% yoy untuk mencapai perbaikan pada paruh kedua 2025, antara lain didorong
Rp8.693,97 triliun. Pertumbuhan tersebut menunjukkan oleh penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar
bahwa permintaan kredit di Indonesia tetap kuat meskipun Rp200 triliun kepada bank Himbara, akselerasi program-
ada ketidakpastian ekonomi dan politik. Disisi lain, dana program strategis pemerintah, pemberian paket-paket
pihak ketiga juga menunjukkan pertumbuhan yang baik, stimulus untuk mendorong pertumbuhan serta meningkatkan
pada Desember 2025 dana pihak ketiga industri mencapai daya beli masyarakat, serta kebijakan moneter BI yang lebih
Rp10.057,54 triliun, tumbuh Rp1.220,30 triliun atau 13,81% ekspansif, sebagaimana terlihat pada penurunan suku bunga
yoy. Pertumbuhan tersebut didorong utamanya oleh giro serta lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) yang
yang tumbuh Rp524,81 triliun atau 19,07% yoy. terus melandai. Perbaikan likuiditas tersebut tercermin pada
LDR sebesar 85,35%, turun dari periode yang sama pada
tahun sebelumnya sebesar 88,57%.
230 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 233
Laporan Tahunan
2025
Dari segi profitabilitas, kondisi likuiditas yang ketat juga Di tengah kondisi perekonomian yang masih dipenuhi
turut berdampak pada penurunan Net Interest Margin (NIM) ketidakpastian, industri perbankan masih memiliki kondisi
mengalami penurunan, namun masih cukup kuat sebesar permodalan yang kuat. Hal ini ditunjukkan oleh Rasio
4,56% pada Desember 2025. Meskipun begitu, industri Kecukupan Modal (CAR) yang tinggi, mencapai 25,89% per
perbankan masih dapat mencatatkan laba bersih yang cukup Desember 2025, meskipun sedikit mengalami penurunan
baik sebesar Rp262,2 triliun, meningkat 2,74% atau sebesar dibandingkan 26,69% pada Desember 2024.
Rp7,0 triliun dibandingkan Desember 2024. Kemampuan
untuk mencatatkan laba bersih juga berdampak pada ROA
yang masih cukup baik, sebesar 2,51%.
Tabel Kinerja Industri Perbankan
Indikator 2025 2024 2023 2022 2021 2020
Aset (Rp miliar) 13.646.417 12.460.955 11.765.838 11.113.321 10.112.304 9.177.89
Dana Pihak Ketiga (Rp miliar) 10.057.543 8.837.242 8.457.929 8.153.590 7.479.463 6.665.390
Kredit (Rp miliar) 8.693.972 7.827.148 7.090.243 6.423.564 5.768.585 5.481.560
Laba Bersih (Rp miliar) 262.183 255.200 243.326 201.187 140.206 104.718
Capital Adequacy Ratio/CAR (%) 25,89% 26,69% 27,65% 25,66% 25,67% 23,89%
Non Performing Loan/NPL Gross
2,05% 2,08% 2,19% 2,44% 3,00% 3,06%
(%)
Net Interest Margin (NIM) (%) 4,56% 4,62% 4,81% 4,71% 4,51% 4,45%
Return on Assets/ROA (%) 2,51% 2,69% 2,74% 2,43% 1,84% 1,59%
Loan to Deposits Ratio/LDR (%) 85,35% 88,57% 83,83% 78,78% 77,13% 82,54%
Sumber: Statistik Perbankan Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan Desember 2025
Analisis Posisi BRI dalam Industri Perbankan
Sebagai perbandingan kinerja BRI terhadap industri perbankan, berikut ini merupakan rincian kinerja pertumbuhan BRI
dibandingkan dengan rata-rata industri perbankan.
Tabel Kinerja Pertumbuhan BRI Dibandingkan Industri Perbankan
(Bank Only, dalam % yoy)
Industri Perbankan BRI
Kinerja
(Desember 2025) (Desember 2025)
Aset 9,5% 5,0%
Kredit 9,6% 10,4%
Dana Pihak Ketiga 13,8% 7,3%
Giro 19,1% 19,7%
Tabungan 8,2% 7,8%
Deposito 14,3% (3,7%)
Pendapatan Bunga Bersih 4,6% 0,8%
Sumber: Laporan Keuangan BRI Desember 2025; Statistik Perbankan Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan Desember 2025
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 231
Page 234
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Pada Desember 2025, portofolio kredit BRI secara bank-only untuk mencatatkan CASA ratio sebesar 70,89%, tertinggi
tercatat sebesar Rp1.342,7 triliun, tumbuh sebesar 10,4% sepanjang sejarah. Efisiensi struktur liabilitas juga tercermin
dibandingkan periode yang sama tahun lalu, tercatat lebih dari Deposito BRI yang turun sebesar 3,7%, sedangkan
tinggi dibandingkan industri yang tumbuh sebesar 9,6%. Deposito industri perbankan tumbuh 14,3%. Optimalisasi
Komitmen BRI sebagai bank UMKM masih tercermin dari struktur liabilitas serta pertumbuhan pinjaman yang kuat
komposisi kredit yang masih didominasi oleh segmen UMKM, membuat BRI mencatatkan Loan to Deposit Ratio (LDR) yang
sedangkan pertumbuhan pada segmen Korporasi juga optimal sebesar 91,96%, di atas LDR industri sebesar 85,35%
didorong oleh kontribusi kepada negara melalui penyaluran
terhadap program-program pemerintah. Secara kualitas kredit, BRI mencatatkan rasio Non-Performing
Loan (NPL) sebesar 3,29%, lebih tinggi dibandingkan industri
Pada posisi yang sama, Dana Pihak Ketiga (DPK) BRI perbankan sebesar 2,05% seiring dengan upaya BRI untuk
mencapai Rp1.460,1 triliun dengan pertumbuhan sebesar melakukan penyelesaian aset bermasalah, khususnya di
7,3%, sedikit dibawah pertumbuhan DPK industri perbankan segmen mikro yang juga terdampak oleh kondisi pelemahan
yang tumbuh sebesar 13,8%. Pertumbuhan DPK yang daya beli masyarakat pada tahun 2025. Namun begitu, BRI
lebih rendah dari industri mencerminkan strategi BRI untuk masih mencatatkan profitabilitas yang baik dengan ROA
senantiasa membenahi struktur liabilitas dengan fokus sebesar 2,64%, lebih tinggi dari industri perbankan sebesar
pada pertumbuhan Current Account and Savings Account 2,51%. Selain itu, BRI juga memiliki kondisi permodalan
(CASA), sejalan dengan strategi BRI untuk melakukan Retail yang kuat dengan CAR sebesar 21,06%, di atas ketentuan
Funding Transformation guna menurunkan Cost of Fund. minimum regulasi.
CASA BRI tumbuh signifikan sebesar 12,7%, mendorong BRI
Tabel Perbandingan Rasio BRI Dibandingkan Industri Perbankan
(Bank Only, dalam %)
BRI Industri Perbankan
Kinerja Rasio
(Desember 2025) (Desember 2025)
Current Account and Savings Account (CASA) Ratio 70,89% 63,24%
Capital Adequacy Ratio (CAR) 21,06% 25,89%
Non Performing Loan (NPL) Gross 3,29% 2,05%
Return on Assets (ROA) 2,64% 2,51%
Loan to Deposits Ratio (LDR) 91,96% 85,35%
Sumber: Laporan Keuangan BRI Desember 2025; Statistik Perbankan Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan Desember 2025
232 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 235
Laporan Tahunan
2025
Tinjauan
Operasional
Rencana Strategis Bank
Di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi akibat Melalui penerapan strategi tersebut, BRI berupaya menjaga
meningkatnya risiko geopolitik dan dinamika kebijakan keseimbangan antara pertumbuhan, kualitas, dan ketahanan
perdagangan internasional, perekonomian global sepanjang bisnis sepanjang tahun 2025, sehingga mampu menciptakan
tahun 2025 menunjukkan ketahanan yang lebih baik nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku
dibandingkan dengan perkiraan awal. Perbaikan pertumbuhan kepentingan di tengah lanskap perekonomian yang terus
ekonomi dunia pada paruh kedua tahun 2025, yang didukung oleh berkembang dan dinamis.
tren disinflasi serta kebijakan moneter global yang cenderung
lebih akomodatif, turut menciptakan kondisi pasar keuangan Rencana Strategis Bank mencakup strategi jangka panjang
yang relatif lebih kondusif. Meskipun demikian, berbagai risiko (corporate plan), serta strategi jangka menengah dan
global tetap perlu dicermati secara seksama karena berpotensi pendek (business plan), yang dijelaskan sebagai berikut:
mempengaruhi prospek pertumbuhan ekonomi ke depan.
Strategi Jangka Panjang (Corporate Plan)
Pada tingkat nasional, perekonomian Indonesia pada tahun
2025 tumbuh relatif stabil di kisaran 5,1%, dengan konsumsi BRI pada tahun 2025 menjalankan strategi jangka panjang
rumah tangga dan investasi tetap menjadi penopang utama (Corporate Plan 2025-2029) yang diperkuat dengan agenda
pertumbuhan ekonomi. Namun demikian, kualitas pertumbuhan transformasi melalui penguatan fundamental bisnis yaitu
masih menghadapi sejumlah tantangan, khususnya dari sisi BRIVolution Reignite. Transformasi ini diarahkan melalui dua
daya beli kelompok masyarakat menengah ke bawah. Inflasi fokus utama. Pertama, Transform the Funding Franchise,
yang tetap terkendali serta pelonggaran kebijakan moneter dengan tujuan menjadikan BRI sebagai leading funding
memberikan ruang bagi sektor perbankan untuk mendorong bank di Indonesia. Upaya ini dilakukan melalui penguatan
fungsi intermediasi secara lebih optimal, sementara kebijakan CASA di seluruh segmen, optimalisasi BRImo dan kanal
fiskal pemerintah berperan penting dalam menjaga daya beli digital, peningkatan efektivitas e-channel, serta penyegaran
masyarakat dan stabilitas permintaan domestik. branding guna memperkuat persepsi BRI sebagai bank
transaksi utama bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Dengan mempertimbangkan dinamika tersebut, BRI
menerapkan strategi yang adaptif dan terukur untuk Kedua, Revamp Existing Core, Build New Core, yang berfokus
menjaga pertumbuhan usaha yang sehat dan berkelanjutan pada penciptaan pertumbuhan kredit yang berkelanjutan dan
sepanjang tahun 2025. Perseroan memfokuskan penguatan profitable. Inisiatif ini mencakup revitalisasi micro banking,
fundamental bisnis melalui pengelolaan struktur pendanaan penguatan consumer lending serta segmen komersial.
yang sehat, pertumbuhan kredit yang selektif dan
berkualitas, serta penerapan manajemen risiko yang disiplin. Seluruh agenda transformasi tersebut didukung oleh
Sejalan dengan hal tersebut, transformasi dan penguatan pembangunan kembali world-class foundations, yang
kapabilitas internal terus dilakukan di seluruh segmen bisnis mencakup penguatan human capital, penerapan manajemen
utama, yaitu Mikro, SME, Konsumer, dan Entitas Anak, guna risiko yang prudent dan terintegrasi, penguatan IT dan
merespons dinamika kebutuhan nasabah serta peluang infrastruktur, rebranding serta penyempurnaan distribusi
pasar yang terus berkembang. dan operasional guna memastikan efektivitas eksekusi,
ketahanan bisnis, dan penciptaan nilai jangka panjang bagi
Selain itu, BRI secara konsisten mengoptimalkan peluang seluruh pemangku kepentingan.
pertumbuhan yang bersumber dari permintaan domestik
dan pengembangan ekosistem bisnis, dengan dukungan Selanjutnya, BRI saat ini tengah melakukan penyelarasan
pemanfaatan teknologi digital, peningkatan kualitas layanan, Rencana Jangka Panjang (RJP) 2026–2030 yang akan menjadi
serta penguatan kapabilitas sumber daya manusia. Di saat landasan arah transformasi Perseroan pada fase berikutnya.
yang sama, Perseroan tetap menjaga efisiensi operasional dan Proses penyelarasan ini dilakukan untuk memastikan strategi
penerapan tata kelola perusahaan yang baik sebagai fondasi BRI tetap relevan dan adaptif terhadap dinamika makroekonomi,
utama dalam menjaga keberlanjutan kinerja jangka panjang.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 233
Page 236
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
perkembangan industri keuangan, serta ekspektasi pemegang 3. Build a World Class Foundation
saham. Melalui penyusunan RJP tersebut, BRI berkomitmen a. Penyempurnaan model distribusi melalui interaction
untuk memperkuat daya saing dan menjaga keberlanjutan model regional office dan branch office, evaluasi
pertumbuhan, sekaligus terus menciptakan nilai jangka panjang kapabilitas manajerial regional office, serta penataan
bagi seluruh pemangku kepentingan. ulang prioritas dan proses bisnis.
b. Transformasi sumber daya manusia secara
Strategi Jangka Pendek dan Menengah menyeluruh yang mencakup pengembangan model
(Business Plan) kompetensi, penyempurnaan proses rekrutmen,
pengelolaan kinerja, program mentorship, serta
Strategi jangka menengah BRI disusun sebagai bagian peningkatan kapabilitas.
dari komitmen berkelanjutan Perseroan dalam menjaga c. Penguatan manajemen risiko perusahaan secara
pertumbuhan bisnis yang sehat, berimbang, dan menyeluruh (end-to-end) melalui pengembangan
berkelanjutan di tengah dinamika perekonomian serta model dan sistem pemantauan risiko kredit,
industri perbankan yang terus berkembang. Arah strategi penguatan pengendalian operasional, penguatan
difokuskan pada penguatan fundamental bisnis, peningkatan budaya risiko, serta peningkatan kapabilitas
profitabilitas yang berkualitas, serta penguatan kapabilitas pengelolaan risiko digital dan siber.
organisasi, guna memastikan keberlanjutan kinerja dan daya
saing Perseroan dalam jangka panjang. Seluruh strategi Perseroan difokuskan pada lima pilar bisnis
utama, yaitu segmen Mikro, Konsumer, CSME, Korporasi, dan
Dengan mempertimbangkan dinamika lingkungan eksternal Retail Funding. Implementasi strategi pada masing-masing
dan internal, Perseroan dituntut untuk senantiasa adaptif dan pilar tersebut didukung oleh penyederhanaan struktur
responsif dalam menghadapi berbagai tantangan, sekaligus organisasi dan sentralisasi operasional, transformasi sumber
mampu mengoptimalkan peluang usaha yang tersedia. daya manusia secara menyeluruh, penguatan manajemen
Sehubungan dengan hal tersebut, dalam periode jangka pendek risiko yang terintegrasi, serta peningkatan produktivitas dan
dan menengah tahun 2025–2027, Perseroan menetapkan arah efektivitas jaringan kerja.
strategis yang difokuskan pada penguatan struktur liabilitas,
penguatan dan penyempurnaan core business, khususnya pada Ringkasan strategi pengembangan bisnis Perseroan untuk
segmen Mikro, serta pengembangan kapabilitas dan sumber periode 2025–2027 disajikan sebagai berikut:
pertumbuhan baru pada segmen Konsumer dan Komersial. a. Micro
Fokus strategi diarahkan untuk menjaga pangsa pasar
Implementasi strategi jangka pendek dan menengah tersebut dan profitabilitas melalui penyempurnaan model bisnis
didukung oleh penguatan enablers utama Perseroan, terutama mikro agar tetap relevan dengan dinamika kebutuhan
pada aspek jaringan dan distribusi, sumber daya manusia, serta nasabah. Upaya dilakukan melalui penguatan kapabilitas
manajemen risiko. Penguatan enablers ini dijabarkan lebih dan kepemimpinan tenaga pemasar, pengelolaan
lanjut melalui serangkaian inisiatif strategis sebagai berikut: pipeline yang berkualitas, serta penerapan manajemen
1. Transform the Funding Franchise risiko kredit yang semakin disiplin.
a. Penguatan peran dan fungsi pengawasan regional Percepatan pengembangan bisnis gadai dan emas yang
office dalam rangka meningkatkan produktivitas terintegrasi dalam ekosistem BRI Group sebagai sumber
branch office dan relationship manager. pertumbuhan berkelanjutan.
b. Peningkatan dan modernisasi kapabilitas transaction b. Consumer
banking pada segmen retail dan wholesale. Fokus strategi pada pertumbuhan kredit konsumer yang
c. Pengembangan basis nasabah pada segmen selektif dan berkualitas melalui penguatan pembiayaan
emerging affluent sebagai sumber pertumbuhan berbasis payroll, pengembangan bisnis KPR dan KKB.
dana yang berkelanjutan. c. Commercial & SME
d. Penguatan kolaborasi lintas segmen serta sinergi Fokus strategi pada peningkatan pangsa pasar secara
dengan Perusahaan Anak guna meningkatkan penetrasi terukur melalui optimalisasi strategi teritorial dan akuisisi
value chain dan optimalisasi nilai tambah Grup. berbasis value chain, dengan pendekatan loan follow
2. Revamp the Existing Core and Build a New Sustainable transaction. Pertumbuhan dilakukan secara selektif
Core pada sektor-sektor beresiko rendah, disertai percepatan
a. Peninjauan dan penyempurnaan model bisnis mikro perbaikan kualitas kredit.
dengan penekanan pada pengendalian kualitas aset. d. Wholesale
b. Penguatan posisi Perseroan pada bisnis payroll serta Fokus strategi pada pengembangan pembiayaan
pengembangan layanan gadai dan bullion. korporasi yang mampu menciptakan nilai tambah dan
c. Penguatan pengelolaan risiko pada segmen kecil, mendukung ekosistem bisnis segmen lainnya, serta
peningkatan produktivitas pada segmen menengah transformasi layanan transaction banking melalui
dan komersial, serta percepatan pengembangan
bisnis komersial.
234 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 237
Laporan Tahunan
2025
penguatan kapabilitas cash management, trade finance dengan mengoptimalkan bisnis payroll, kapabilitas dan
digital, dan layanan treasury untuk meningkatkan produktivitas tenaga pemasar, pemanfaatan kanal digital
kontribusi bisnis berbasis transaksi khususnya BRImo sebagai super app, serta penguatan
e. Retail Funding and Transaction sinergi BRI Group guna memperluas ekosistem pendanaan
Fokus strategi Retail Funding and Transaction diarahkan dan peluang cross selling di tengah tantangan eksternal
pada penguatan basis dana ritel yang berkelanjutan melalui dan internal yang dihadapi Perseroan.
peningkatan kontribusi CASA dan aktivitas transaksi,
Aspek Pemasaran
Strategi Pemasaran
Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kinerja bisnis pengalaman langsung yang relevan dan bernilai, strategi ini
dari sisi pendapatan, penghimpunan dana, serta penyaluran diselaraskan dengan customer life journey serta mendukung
pinjaman, BRI secara konsisten mengimplementasikan strategi agenda keberlanjutan dan pertumbuhan bisnis BRI dalam
Integrated Marketing Communication lintas channel dan lintas jangka panjang. Pendekatan ini memperkuat peran event
segmen, baik pada titik interaksi digital maupun fisik. Aktivitas sebagai medium strategis dalam membangun kedekatan
pemasaran tidak hanya difokuskan pada komunikasi satu emosional, meningkatkan pemahaman produk, serta
arah, tetapi dikembangkan menjadi brand experience yang mendorong keterlibatan aktif nasabah.
memungkinkan nasabah berinteraksi langsung dengan produk,
layanan, dan nilai yang ditawarkan BRI. Melalui pendekatan Sebagai bagian dari pengelolaan dan evaluasi kinerja
pemasaran yang terukur dan berbasis pengalaman, BRI berhasil pemasaran, BRI secara konsisten melakukan pemantauan
mempertahankan posisi kompetitif pada berbagai kategori melalui riset Customer Touch Point atau Brand Health
produk serta memperkuat ekuitas brand secara berkelanjutan. Tracking (BHT). Riset ini menjadi landasan dalam mengukur
efektivitas aktivitas komunikasi pemasaran termasuk event
Dalam melakukan pendekatan pemasaran kepada nasabah dan aktivitas marketing, terhadap persepsi, citra, dan tingkat
tersebut, BRI telah melakukan komunikasi melalui berbagai ketertarikan terhadap brand produk, jasa, dan layanan BRI di
channel. Adapun salah satu channel komunikasi yang berbagai segmen. Hasil evaluasi tersebut digunakan untuk
digunakan adalah melalui penyelenggaraan event dan memastikan bahwa setiap aktivitas pemasaran tetap relevan
aktivitas marketing. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi dengan dinamika kebutuhan nasabah dan perkembangan
sebagai sarana peningkatan akuisisi dan transaksi, tetapi juga persaingan industri perbankan.
sebagai instrumen strategis dalam membangun loyalitas dan
hubungan jangka panjang dengan nasabah. Pendekatan ini Sejalan dengan hal tersebut, sepanjang tahun 2025 BRI
dirancang sebagai sarana promosi produk dan layanan BRI, menyelenggarakan sejumlah event unggulan yang dirancang
sekaligus sebagai experiential touchpoint yang memperkuat untuk menjangkau segmen UMKM dan konsumer secara
brand awareness, consideration, dan engagement baik lebih fokus dan berdampak, yang menjadi bagian program
pada nasabah eksisting maupun calon nasabah. Melalui pemasaran di tahun 2025, antara lain:
1. BRI UMKM EXPO(RT) 2025
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 235
Page 238
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
BRI UMKM EXPO(RT) 2025 diselenggarakan sebagai menyediakan pembiayaan, tetapi juga mendukung
platform strategis untuk memperkuat peran BRI dalam akselerasi ekspor dan keberlanjutan usaha UMKM.
mendorong pertumbuhan UMKM nasional. Event ini
dirancang tidak hanya sebagai ajang pameran produk Dari sisi partisipasi dan aktivitas transaksi, BRI UMKM
UMKM, tetapi juga sebagai experiential touchpoint yang EXPO(RT) 2025 juga mencatat antusiasme pengunjung
menghubungkan pelaku usaha, konsumen, serta solusi yang tinggi dengan total 69.440 pengunjung secara on
keuangan BRI dalam satu ekosistem yang terintegrasi. site. Tingginya jumlah pengunjung tersebut berkontribusi
terhadap penguatan brand dan engagement, serta
Sebagai bagian dari upaya memperluas akses pasar memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan
dan mendorong peningkatan skala usaha UMKM, BRI transaksi dan perputaran ekonomi UMKM selama
mengoptimalkan penyelenggaraan BRI UMKM EXPO(RT) pelaksanaan event.
2025 melalui program business matching yang terstruktur
dan berorientasi pada hasil. Program ini mempertemukan Secara keseluruhan, pencapaian business matching,
lebih dari 1.000 pelaku UMKM binaan BRI dengan 560 potential dealing, serta kinerja pengunjung dan penjualan
potential buyers dari 34 negara, mencakup pembeli tersebut menegaskan peran strategis BRI UMKM
dari pasar domestik maupun internasional, sehingga EXPO(RT) 2025 sebagai instrumen marketing activation
membuka peluang kerjasama dagang lintas negara yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan bisnis
secara lebih luas. Hal ini mencerminkan efektivitas UMKM. Event ini menjadi bagian integral dari strategi
peran BRI sebagai enabler dalam mempertemukan BRI dalam memperkuat ekosistem UMKM nasional,
pelaku UMKM dengan akses pasar global, sekaligus mendorong ekspor, serta menciptakan nilai tambah
memperkuat posisi BRI sebagai bank yang tidak hanya berkelanjutan bagi nasabah dan perekonomian Indonesia.
2. BRI Consumer Expo
kompetitif, dan adaptif terhadap kebutuhan konsumen di
berbagai fase kehidupan. Event ini juga menjadi sarana
strategis dalam mendorong akuisisi nasabah baru serta
memperdalam hubungan dengan nasabah eksisting.
BRI Consumer Expo 2025 diselenggarakan di sejumlah
kota besar yang merupakan pusat aktivitas ekonomi
dan konsumer, yaitu Jakarta, Bandung, dan Surabaya.
Selain itu, kegiatan ini juga dilaksanakan pada Marketing
Gallery Developer rekanan BRI yang ada di 13 kota
lainnya. Pemilihan kota-kota tersebut mencerminkan
BRI Consumer Expo 2025 merupakan kegiatan yang strategi BRI dalam mendekatkan solusi finansial kepada
terintegrasi untuk menghadirkan solusi keuangan BRI segmen konsumer potensial di wilayah urban dengan
yang relevan dengan kebutuhan gaya hidup dan siklus tingkat kebutuhan pembiayaan dan transaksi yang tinggi.
finansial nasabah. Event ini dirancang sebagai one- Melalui kehadiran fisik di berbagai kota, BRI memperkuat
stop financial experience yang menghubungkan produk kedekatan produk sekaligus meningkatkan efektivitas
pembiayaan, simpanan, dan layanan transaksi BRI dalam komunikasi pemasaran secara langsung kepada target
satu ekosistem yang mudah diakses oleh nasabah audiens.
maupun calon nasabah.
Untuk meningkatkan daya tarik dan mendorong realisasi
Melalui BRI Consumer Expo 2025, BRI memberikan transaksi selama event berlangsung, BRI menghadirkan
pengalaman langsung kepada pengunjung untuk sejumlah program promo pembiayaan dan transaksi,
mengenal, membandingkan, dan memanfaatkan antara lain:
berbagai produk konsumer unggulan. Pendekatan 1. Program KPR BRI dengan penawaran suku bunga
ini bertujuan untuk meningkatkan brand awareness, special rate guna mendukung kebutuhan kepemilikan
consideration, serta purchase intention, sekaligus hunian bagi nasabah.
memperkuat positioning BRI sebagai bank yang solutif,
236 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 239
Laporan Tahunan
2025
2. Program Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dengan instrumen activation marketing yang dapat meningkatkan
solusi pembiayaan kendaraan yang kompetitif dan engagement dan brand consideration, serta memberikan
terjangkau. kontribusi nyata terhadap pertumbuhan bisnis
3. Program Travel Hot Deals untuk mendukung kebutuhan pembiayaan konsumer BRI.
perjalanan nasabah melalui transaksi menggunakan
produk dan instrumen pembayaran BRI. Selain program-program di atas, BRI juga aktif melaksanakan
berbagai kegiatan yang ditujukan untuk meningkatkan
Rangkaian program tersebut dirancang untuk awareness, consideration, conversion, dan loyalty kepada
mendorong keputusan pembelian secara langsung para customer di berbagai segmen, baik dalam bentuk
sekaligus memperkuat pemanfaatan produk pembiayaan kegiatan activation maupun campaign melalui media
dan transaksi BRI. Melalui BRI Consumer Expo 2025, massa, media sosial, media digital dan media lainnya untuk
BRI berhasil menunjukkan efektivitas event sebagai menjangkau target audience untuk setiap produk.
Pangsa Pasar
Posisi BRI dibandingkan dengan industri perbankan dapat dilihat berdasarkan jumlah aset, jumlah dana pihak ketiga, dan jumlah
kredit yang disalurkan.
Tabel Pangsa Pasar BRI dibandingkan Industri Perbankan
(bank only, dalam miliar Rupiah)
Uraian Keterangan Desember 2025 Desember 2024 Pertumbuhan yoy (%)
Industri Perbankan 13.646.417 12.460.955 9,51%
Aset BRI 1.931.536 1.840.395 4,95%
Pangsa Pasar (%) 14,15% 14,77%
Industri Perbankan 8.693.972 7.831.558 11,01%
Kredit BRI 1.342.674 1.215.847 10,43%
Pangsa Pasar (%) 15,44% 15,52%
Industri Perbankan 10.057.543 8.837.242 13,81%
Dana Pihak Ketiga BRI 1.460.089 1.360.134 7,35%
Pangsa Pasar (%) 14,52% 15,39%
Sumber: Laporan Keuangan BRI Desember 2025; Statistik Perbankan Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan Desember 2025
Pada posisi Desember 2025, Total Aset BRI tercatat sebesar Dari sisi penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) BRI tercatat
Rp1.931,54 triliun atau tumbuh sebesar 4,95% secara sebesar 1.460,09 triliun, tumbuh sebesar 7,35% secara
year-on-year, sedikit di bawah pertumbuhan Aset Industri year-on-year, di bawah pertumbuhan industri perbankan
Perbankan sebesar 9,51% year-on-year. Namun begitu, BRI sebesar 13,81%, mencapai Rp10.057,54 triliun, sehingga
masih mencatatkan pangsa pasar yang masih kuat sebesar berdampak pada penurunan pangsa pasar BRI menjadi
14,15%. 14,52%. Pertumbuhan dana pihak ketiga yang lebih rendah
dibandingkan industri didorong oleh fokus pertumbuhan
Pada periode yang sama, total kredit BRI tumbuh sebesar pada CASA yang tercatat sebesar Rp1.035,02 triliun, tumbuh
10,43% year-on-year hingga mencapai Rp1.342,67 triliun, sebesar 12,68% year-on-year, sehingga mendorong rasio
relatif in-line dengan pertumbuhan kredit industri perbankan CASA BRI menjadi 70,89%, naik dari tahun 2024 sebesar
sebesar 11,01% year-on-year, mencapai Rp8.693,97 triliun, 67,54% dan mencapai level tertinggi sepanjang sejarah.
sehingga BRI masih mempertahankan pangsa pasar yang Sementara itu, rasio CASA industri tercatat sebesar 63,24%,
baik sebesar 15,44%. sedikit mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024
sebesar 63,39%.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 237
Page 240
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Penanganan Pengaduan Nasabah
Selain strategi pemasaran yang efektif, engagement kepada (LLM), Sabrina menyediakan layanan terintegrasi yang
nasabah perlu terus dijaga dan ditingkatkan sebagai salah mencakup pembuatan dan pengecekan status pengaduan,
satu upaya untuk meningkatkan Customer Experience pengecekan saldo dan mutasi rekening, pengecekan
nasabah terhadap layanan yang diberikan, sehingga limit dan tagihan kartu kredit, reservasi layanan di Kantor
diharapkan dapat mendorong pertumbuhan bisnis BRI. BRI Cabang BRI, hingga penyediaan informasi lokasi ATM,
terus berupaya menjaga konsistensi layanan yang customer Kantor Cabang, dan Agen BRILink. Lebih lanjut, Sabrina juga
centric melalui standarisasi kualitas layanan di seluruh berperan sebagai entry point aktivitas sales melalui fasilitas
jaringan kerja termasuk pada layanan complaint handling pengajuan dan pengecekan status pengajuan kartu kredit,
yang siap memberikan pelayanan bisnis maupun support serta penyampaian rekomendasi produk dan program promo
bisnis bagi unit kerja hingga penyelesaian keluhan nasabah dari merchant BRI. Sepanjang tahun 2025, Sabrina telah
dengan waktu operasional 24 jam selama 7 (tujuh) hari dapat melayani 45% interaksi dari seluruh channel Contact
seminggu melalui layanan Contact BRI. BRI dengan tingkat kepuasan pengguna sebesar 87,37%.
Kemudahan nasabah dalam mengakses layanan Contact BRI Upaya BRI dalam menjaga konsistensi kualitas layanan untuk
menjadi fokus improvement dalam meningkatkan layanan memenuhi berbagai macam kebutuhan transaksi nasabah
Contact BRI, dengan mengembangkan menu pengaduan mendapatkan apresiasi dalam survey “Bank Service
secara self-service yaitu dengan menghadirkan Pusat Bantuan Excellence Monitor (BSEM) 2025”. Survei yang dilakukan
yang dapat diakses melalui aplikasi BRImo dan Virtual Assistant oleh lembaga riset MRI bekerjasama dengan Majalah
BRI “Sabrina” melalui aplikasi Whatsapp di nomor 0812 1214 017. Infobank ini menunjukkan peningkatan kinerja pada sejumlah
Selain itu, BRI juga telah menghadirkan layanan bebas pulsa aspek layanan BRI sebagai berikut:
berbasis Voice Over Internet Protocol (VOIP) melalui aplikasi 1. The Best Conventional Bank in Service Excellence for 15
BRImo untuk nasabah guna melayani complaint handling yang Consecutive Years (Diamond)
dapat diakses nasabah dan masyarakat. 2. The Best Conventional Bank in Service Excellence for 5
Consecutive Years (Golden)
BRI terus melakukan continuous improvement terhadap 3. The Best Conventional Bank in Service Excellence -
perbaikan proses bisnis dan percepatan penyelesaian Digital Channel
pengaduan nasabah dengan menerapkan teknologi Artificial 4. The Best Conventional Bank in Service Excellence -
Intelligence (AI) dan Robotic Processing Automation (RPA) E-mail
dalam memonitor Service Level Agreement (SLA). Sejak tahun 5. The Best Conventional Bank in Service Excellence - Live
2024, BRI juga telah memulai untuk melakukan implementasi Chat
inovasi untuk peningkatan kualitas layanan pengaduan 6. The 2nd Best Conventional Bank in Service Excellence
nasabah atau Customer Handling Management yang 7. The 2nd Best Conventional Bank in Service Excellence -
mencakup aspek people, process, dan system. Secara rata- Contact Center
rata, penanganan pengaduan nasabah mengalami percepatan 8. The 2nd Best Conventional Bank in Excellence - Digital
Average Handling Time (AHT) sebesar 11% dan percepatan Branch
Service Level Agreement (SLA) sebesar 22%. Penanganan 9. The 2nd Best Conventional Bank in Excellence - Chatbot
pengaduan nasabah yang dapat diselesaikan langsung pada 10. The 2nd Best Conventional Bank in Excellence - Call
kesempatan pertama atau First Contact Resolution (FCR) Center
meningkat sebesar 3% dari periode sebelum implementasi. 11. The 2nd Best Conventional Bank in Excellence - Social
Dari sisi nasabah, berdasarkan survei, tingkat keinginan Media
nasabah untuk merekomendasikan layanan pengaduan BRI
atau Net Promoter Score (NPS) meningkat sebesar 9,64% Selain itu, dalam upaya mendorong inovasi layanan baik
dan tingkat kepuasan nasabah terhadap layanan pengaduan secara individu ataupun organisasi untuk memberikan
Nasabah atau Customer Satisfaction Index (CSI) meningkat layanan pengaduan terbaik, BRI juga ikut aktif berpartisipasi
sebesar 7,87% setelah implementasi dilakukan. dalam ajang kompetisi Contact Center baik Tingkat Asia
Pasifik maupun tingkat Nasional. Dalam ajang kompetisi
BRI menghadirkan Sabrina sebagai bagian dari inisiatif The Contact Center Asia Pacific Awards, BRI meraih medali
conversational banking dengan kapabilitas yang semakin Platinum untuk kategori Business Contribution. Sementara
diperluas, sehingga tidak hanya berperan sebagai Virtual dalam Kompetisi The Best Contact Center Indonesia Tahun
Assistant namun juga berperan sebagai Virtual Relationship 2025, BRI meraih pencapaian Runner Up dengan perolehan
Manager (Virtual RM) dalam mendukung pengelolaan akun 43 medali yang terdiri dari 12 (dua belas) medali Platinum,
serta pemenuhan kebutuhan perbankan nasabah secara 15 (lima belas) medali Gold, 10 (sepuluh) medali Silver dan 6
menyeluruh. Didukung teknologi Large Language Model (enam) medali Bronze.
238 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 241
Laporan Tahunan
2025
Dalam penanganan pengaduan nasabah, BRI melaksanakan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan untuk memberikan
solusi yang cepat, tepat, dan memuaskan bagi nasabah. Pada tahun 2025, BRI telah menyelesaikan pengaduan nasabah
sebagai berikut:
Tabel Publikasi Penanganan Pengaduan Tahun 2025
Selesai Dalam Proses Tidak Selesai
Jenis Transaksi Jumlah
No
Keuangan Pengaduan
Jumlah Persentase Jumlah Persentase Jumlah Persentase
1. Kartu Kredit 3.387 99,62% 13 0,38% 0 0,00% 3.400
2. Produk/Jasa Bank Lainnya 1.729 99,94% 1 0,06% 0 0,00% 1.730
3. Simpanan 46.164 100,00% 2 0,00% 0 0,00% 46.166
4. ATM/CRM 647.196 100,00% 7 0,00% 0 0,00% 647.203
5. E-banking 561.390 99,95% 268 0,05% 0 0,00% 561658
6. Kredit Tanpa Agunan 1.254 99,44% 7 0,56% 0 0,00% 1.261
Pinjaman (Modal Kerja,
7. 856 99,88% 1 0,12% 0 0,00% 857
Investasi, Konsumer)
Grand Total 1.261.976 99,98% 299 0,02% 0 0,00% 1.262.275
BRI dalam memberikan pengalaman layanan yang optimal, telah menyelesaikan pengaduan dengan tingkat penyelesaian
pengaduan nasabah mencapai 99,98% dari total pengaduan seluruh tiket. Untuk tiket yang sedang dalam proses, BRI berkomitmen
untuk memastikan tiket dapat diselesaikan sesuai dengan ketentuan Service Level Agreement (SLA). Untuk itu, BRI akan terus
berupaya memberikan layanan terbaik bagi nasabah dengan menjaga kecepatan dan kualitas dalam penyelesaian pengaduan.
Pengaduan nasabah akan diproses sebagaimana alur berikut:
Nasabah mendatangi Kantor BRI terdekat Petugas BRI melakukan verifikasi dan Petugas BRI mencatat pengaduan
atau menghubungi Contact BRI. menerima pengaduan nasabah. nasabah pada sistem.
1 2 3
6 5 4
Persetujuan dan banding hasil Penyampaian hasil penyelesaian Petugas BRI melakukan pengecekan
penyelesaian pengaduan nasabah. pengaduan nasabah. transaksi sesuai pengaduan nasabah.
BRI telah menetapkan prosedur standar dalam penanganan layanan Contact BRI. Selanjutnya, petugas melakukan
pengaduan nasabah yang dilaksanakan secara terstruktur, verifikasi awal untuk memastikan kelengkapan informasi
transparan, dan berorientasi pada penyelesaian yang dan keabsahan pengaduan yang disampaikan. Setelah
efektif. Dalam setiap tahapan penanganan pengaduan, BRI pengaduan dinyatakan lengkap, petugas mencatat dan
menerapkan Service Level Agreement (SLA) sebagai bentuk mendokumentasikan pengaduan tersebut ke dalam
janji layanan serta komitmen BRI untuk memastikan tindak Customer Relationship Management System. Berdasarkan
lanjut dan penyelesaian pengaduan dilakukan secara tepat hasil verifikasi dan analisis, petugas kemudian melakukan
waktu, terukur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. langkah-langkah penyelesaian sesuai dengan ketentuan,
prosedur, serta SLA yang telah ditetapkan. Setelah proses
Proses pengaduan diawali dengan penyampaian pengaduan penyelesaian selesai, hasil penanganan pengaduan
oleh nasabah melalui kantor BRI terdekat atau melalui disampaikan kepada nasabah secara jelas dan tepat waktu.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 239
Page 242
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan, BRI • Apabila nasabah tetap tidak dapat menerima hasil
juga menerima dan menindaklanjuti umpan balik (feedback) penyelesaian pengaduan setelah tahap banding, nasabah
dari nasabah terkait penyelesaian pengaduan yang telah dapat mengajukan permohonan penyelesaian pengaduan
diberikan. di pengadilan atau luar pengadilan. Penyelesaian
pengaduan di luar pengadilan dapat dilakukan melalui
Pada penyampaian hasil penyelesaian, nasabah dapat mediasi maupun arbitrase kepada Regulator, Lembaga
menyepakati ataupun tidak menyepakati hasil penyelesaian Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan
pengaduan sehingga: (LAPS SJK), atau lembaga lainnya.
• Jika sepakat, maka pengaduan dianggap selesai.
• Apabila tidak sepakat, nasabah dapat mengajukan Pengaduan nasabah akan diselesaikan sesuai waktu yang
penyelesaian pengaduan melalui tahapan banding ke ditetapkan sepanjang dokumen pendukung telah diterima
BRI. BRI secara lengkap.
Tabel Jenis dan Jangka Waktu Penyelesaian Pengaduan
Jenis Pengaduan Jangka Waktu Penyelesaian Pengaduan
5 (lima) hari kerja.
Catatan:
• Permintaan informasi mengenai produk dan/atau jasa yang dimanfaatkan oleh nasabah dan/atau ketentuan
Pengaduan Lisan
internal BRI mengenai produk dan/atau jasa yang disediakan oleh BRI;
• Tata cara pengaduan nasabah;
• Informasi lain mengenai produk dan/atau jasa yang perlu diketahui oleh nasabah.
10 hari kerja.
Jangka waktu penyelesaian dapat diperpanjang 10 hari kerja berikutnya, apabila:
• Kantor BRI yang menerima pengaduan tidak sama dengan Kantor BRI tempat terjadinya permasalahan yang
Pengaduan Tertulis
diadukan;
• Pengaduan yang disampaikan oleh nasabah memerlukan penelitian khusus terhadap dokumen BRI; dan/atau
• Terdapat hal-hal lain yang berada di luar kendali BRI.
Penyelesaian pengaduan di luar jangka waktu di atas dapat dilakukan oleh BRI jika:
• Penyelesaian pengaduan memerlukan tindak lanjut oleh pihak lain; dan/atau
• Tindak lanjut yang dilakukan oleh pihak lain berpengaruh terhadap jangka waktu penyelesaian pengaduan oleh BRI.
Dalam hal BRI membutuhkan dokumen pendukung atas BRI berhak menolak menangani pengaduan nasabah jika:
pengaduan yang disampaikan nasabah secara lisan, BRI a. nasabah tidak melengkapi dokumen pendukung yang
berhak meminta kepada nasabah untuk menyampaikan dipersyaratkan sesuai dengan jangka waktu yang telah
pengaduan secara tertulis dengan melampirkan dokumen ditetapkan.
pendukung yang dibutuhkan. b. Pengaduan sebelumnya telah diselesaikan oleh BRI.
Pengaduan yang telah mendapatkan penyelesaian terdiri
BRI akan menangani pengaduan secara tertulis dalam hal atas:
nasabah telah melengkapi dokumen pendukung seperti: - Pengaduan yang mencapai kesepakatan; atau
a. Identitas nasabah/perwakilan nasabah, yang paling - Pengaduan yang tidak mencapai kesepakatan.
sedikit memuat: c. Pengaduan tidak terkait dengan kerugian dan/atau
- Nama lengkap nasabah dan/atau perwakilan potensi kerugian materiil, wajar, dan secara langsung
nasabah; sebagaimana tercantum dalam perjanjian dan/atau
- Alamat tempat tinggal sesuai dengan dokumen dokumen transaksi.
identitas nasabah dan/atau perwakilan nasabah dan d. Pengaduan yang tidak terkait dengan produk dan/atau
alamat tempat tinggal lain (jika ada); dan layanan yang dikeluarkan oleh BRI dikecualikan untuk
- Nomor telepon nasabah dan/atau perwakilan kerja sama dengan pihak lain.
nasabah yang dapat dihubungi. e. Pengaduan sedang dalam proses atau telah diputus
b. Jenis dan tanggal transaksi; lembaga peradilan secara perdata.
c. Permasalahan yang diadukan;
d. Dokumen lain, seperti surat kuasa (khusus jika nasabah
mewakilkan proses pengaduan kepada perwakilan
nasabah) ataupun dokumen yang berkaitan langsung
dengan permasalahan yang diajukan.
240 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 243
Laporan Tahunan
2025
Tinjauan Operasi Per Segmen Usaha
Segmen adalah bagian yang dapat dibedakan dari BRI dan (segmen operasi) yang terbagi atas kelompok mikro, ritel,
entitas anak yang terlibat baik dalam menyediakan produk korporasi, lainnya dan entitas anak, serta berdasarkan
tertentu (segmen operasi), maupun dalam menyediakan segmen geografis. Segmen geografis meliputi penyediaan
produk pada lingkungan ekonomi tertentu (segmen barang maupun jasa di dalam lingkungan ekonomi tertentu
geografis), yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda yang memiliki risiko serta tingkat pengembalian yang
dengan segmen lainnya. BRI dan entitas anak menyajikan berbeda dengan segmen operasi lainnya yang berada dalam
segmen usaha berdasarkan laporan internal konsolidasian lingkungan ekonomi lain. Segmen geografis BRI dibagi
yang disajikan kepada pengambil keputusan operasional berdasarkan wilayah Indonesia, Amerika Serikat, Hong Kong,
yaitu Direksi. BRI telah mengidentifikasi dan mengungkapkan Singapura, Timor Leste dan Taiwan.
informasi keuangan berdasarkan kegiatan bisnis utama
SEGMEN USAHA
SEGMEN OPERASI SEGMEN GEOGRAFIS
Segmen Segmen Segmen Segmen Entitas
Indonesia
Mikro Ritel Korporasi Lainnya Anak
Bisnis Small,
PT Bank Raya
Bisnis Mikro Medium, Bisnis Korporasi Bisnis Treasury Amerika Serikat
Indonesia Tbk
and Commercial
Layanan BRILink Bisnis Kredit International BRI Global
Bisnis Institusi Singapura
Agen Konsumer Business Financial Services
Program Social Bisnis Jasa
Bisnis
Entrepreneurship Bisnis Ritel Funding Penunjang Pasar PT Asuransi BRI Life Timor Leste
Transaction Banking
dan Incubation Modal
Bisnis Ritel Bisnis Sindikasi, PT BRI Multifinance
Lainnya*) Hong Kong
Transaction Properti dan Farmasi Indonesia
PT BRI Danareksa
Taiwan
Sekuritas
PT BRI Ventura
Investama
PT BRI Asuransi
Indonesia
PT Permodalan
Nasional Madani
PT Pegadaian
PT BRI Manajemen
*)
Termasuk pendapatan dan beban dari aktivitas penyertaan selain penyertaan pada Investasi
perusahan anak serta pendapatan dan beban yang tidak dialokasikan ke segmen bisnis
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 241
Page 244
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Segmen Operasi
Penjelasan dan Produktivitas Segmen Operasi Segmen Mikro
Untuk kepentingan manajemen, BRI diorganisasikan ke Segmen mikro ditujukan untuk melayani kebutuhan produk
dalam 5 (lima) segmen operasional berdasarkan produk dan jasa perbankan nasabah individual dan pengusaha mikro
sebagai berikut: dalam rangka pemberdayaan usaha masyarakat. Segmen
• Segmen Mikro mikro meliputi Bisnis Mikro, Layanan BRILink dan Program
• Segmen Ritel Social Entrepreneurship and Incubation
• Segmen Korporasi
• Segmen Lainnya
• Entitas Anak
RINGKASAN KINERJA BISNIS MIKRO
Kinerja Bisnis Mikro BRI sepanjang tahun 2025 berfokus 2. Peningkatan kualitas proses bisnis melalui
pada percepatan pemulihan kualitas aset serta proses digitalisasi proses bisnis serta penyempurnaan tata
enhancement bisnis proses dan risk manajemen serta kelola proses operasional dan kredit.
empower human capital. Progres pemulihan secara 3. Optimalisasi produktivitas Mantri melalui pengelolaan
gradual telah menampakkan hasil yang positif dan rasio kelolaan dan ticket size yang sehat.
diharapkan mampu terus berada dalam koridor yang 4. Penguatan early collection dan kontrol risiko
diharapkan. downgrade.
5. Ekspansi berbasis ekosistem melalui integrasi PNM,
Bisnis Mikro tetap menjadi fokus utama dalam Pegadaian, dan UMKM Naik Kelas.
pertumbuhan bisnis Perseroan kedepannya, kontribusi 6. Pengembangan klaster usaha dan value chain
Mikro ditengah kondisi yang menantang tetap tercatat financing.
sebagai kontributor tertinggi diantara segmen lain, ke 7. Optimalisasi BRILink Agen sebagai perpanjangan
depan seiring dengan proses perbaikan yang semakin layanan inklusi keuangan.
sempurna kontribusi terhadap profitabilitas Perseroan 8. Peningkatan literasi dan penetrasi transaksi digital di
akan semakin optimal. desa dan komunitas produktif.
Namun demikian, dari sisi portofolio kami tetap Transformasi ekosistem menjadi motor pertumbuhan
melakukan penyaluran kredit untuk memastikan baru melalui penguatan BRILink Agen, Rumah BUMN,
nasabah mendapatkan akses financial. Penyaluran Desa BRILian, serta kolaborasi lintas entitas BRI Group,
kredit dilakukan secara selektif dengan menjaga yang tidak hanya memperluas akses pembiayaan,
keseimbangan antara ekspansi dan kualitas aset, tetapi juga mendorong literasi keuangan, peningkatan
memperkuat early warning system, pengendalian transaksi digital, dan pengembangan UMKM berbasis
downgrade kolektibilitas, serta optimalisasi collection klaster serta komunitas.
dan restrukturisasi guna menjaga stabilitas NPL dan
sustainabilitas bisnis dalam jangka panjang. Ke depan, arah strategis 2026 diarahkan pada
pertumbuhan yang lebih sehat dan inklusif melalui
Strategi segmen mikro tahun 2025 difokuskan pada penguatan governance kredit, peningkatan kualitas
delapan pilar utama, yaitu: pembiayaan produktif, optimalisasi ekosistem desa
1. Penguatan budaya kredit sebagai fondasi dan klaster usaha, sinergi dengan kementerian dan BRI
pertumbuhan bisnis mikro yang sehat, antara lain Group, serta akselerasi digitalisasi proses bisnis untuk
melalui penataan dan pengendalian aktivitas harian memastikan bisnis mikro tetap menjadi pilar utama
serta peningkatan kualitas human capital. pertumbuhan BRI yang berkelanjutan.
242 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 245
Laporan Tahunan
2025
BISNIS MIKRO terkait transaksi non tunai. BRI berkomitmen untuk terus
Pada tahun 2025, kinerja bisnis Mikro BRI difokuskan pada meningkatkan literasi masyarakat mengenai transaksi non
percepatan pemulihan kualitas aset diiringi dengan proses tunai, khususnya melalui QRIS, agar penggunaan sistem
revitalisasi bisnis proses, peningkatan manajemen risiko pembayaran yang terpadu ini semakin meluas. BRI meyakini
serta empowerment human capital untuk memastikan bahwa dengan menyediakan solusi pembayaran yang
keberlanjutan segmen Mikro kedepannya. Namun demikian, sederhana dan aman melalui QRIS, pelaku usaha mikro dapat
ditengah proses tersebut kami tetap memastikan nasabah mengoptimalkan potensi bisnisnya, yang pada gilirannya
dapat mampu melakukan akses finansial secara baik, di akan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional
Tengah kondisi ekonomi yang juga menantang kami tercatat serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
tetap menyalurkan kredit dengan tetap berlandaskan
pada asas selektif dan kehati-hatian yang baik sehingga Selain itu untuk enabler percepatan pencapaian ekonomi
pertumbuhan kredit mampu memiliki profitabilitas dan inklusif, BRI menggabungkan jaringan konvensional, jaringan
kualitas yang baik. hybrid, serta jaringan digital bersama dengan Holding UMI
seperti Senyum Co-Location, BRILink Agen, e-channel ATM
Pada tahun 2025 tercatat kami menyalurkan kredit Mikro dan CRM yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia. Pada
sebesar Rp284,54 triliun dengan rincian kupedes sebesar tahun 2025, produk-produk pinjaman bisnis mikro yang
Rp105,44 triliun, KUR sebesar Rp158,84 triliun dan BRIGuna ditawarkan kepada nasabah mikro adalah Kupedes, BRIguna
Mikro sebesar Rp20,26 triliun. Penyaluran ini merupakan bukti Mikro, Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro dan Kredit Program
bahwa BRI tetap hadir ditengah masyarakat dan mendukung Perumahan (KPP).
pertumbuhan ekonomi di sektor mikro khususnya. Kedepan,
kami memastikan akan secara konsisten memperkuat Produk dan Layanan Bisnis Mikro diantaranya sebagai
peranan sebagai mitra utama pelaku usaha mikro di Indonesia berikut:
dengan terus menghadirkan layanan keuangan yang relevan, 1. Kupedes
mudah diakses, dan terintegrasi. Merupakan kredit yang bersifat umum dengan pinjaman
sebesar sampai dengan Rp500 juta per debitur dengan
Kedepan, untuk mampu semakin granular dalam penetapan jangka waktu maksimum 120 bulan yang dapat digunakan
potensi pertumbuhan kami akan memperkuat alat untuk tujuan kebutuhan modal kerja dan/atau investasi
pengukuran dari berbagai indikator dan alat pemantauan kepada debitur individu/perorangan yang memenuhi
untuk semakin memahami kondisi dan ekspektasi pelaku persyaratan.
usaha mikro terhadap perkembangan ekonomi nasional, 2. KUR Mikro
termasuk salah satunya penguatan BRI Micro and SME Merupakan fasilitas pembiayaan bagi para pengusaha
Index (BMSI). Indeks ini digunakan untuk mengukur aktivitas mikro pemula dengan pinjaman sebesar Rp10 juta-Rp100
usaha, sentiment, serta optimisme pelaku UMKM, sehingga juta per debitur yang dapat berupa Kredit Modal Kerja
menjadi dasar bagi Perseroan dalam Menyusun kebijakan (KMK) dengan maksimum masa pinjaman 3 (tiga) tahun
dan pendekatan bisnis mikro yang lebih adaptif terhadap dan atau Kredit Investasi (KI) dengan maksimum masa
kondisi ekonomi yang berkembang. pinjaman 5 (lima) tahun
3. Kredit Program Perumahan (KPP)
BRI juga telah merancang berbagai strategi untuk Merupakan fasilitas pembiayaan investasi dan/atau
meningkatkan penetrasi layanan keuangan selama tahun modal kerja yang diberikan kepada usaha mikro, kecil,
2025, termasuk melalui pengembangan sistem transaksi dan menengah berupa perseorangan atau badan usaha
micropayment. Salah satu langkah utama adalah menjalin yang dilakukan dalam rangka mendukung pencapaian
kerja sama dengan para pedagang untuk mendorong program prioritas di bidang perumahan. Kredit Program
implementasi transaksi non tunai (cashless) melalui Perumahan yang disalurkan pada segmen mikro berupa
penggunaan instrumen Quick Response Code Indonesian kredit investasi dengan jumlah plafon pinjaman di atas
Standard (QRIS) BRI. Sejalan dengan semakin meningkatnya Rp10 juta sampai dengan Rp500 juta.
transaksi digital, BRI hadir dengan menyediakan solusi 4. BRIguna Mikro
pembayaran yang aman bagi masyarakat. BRI memiliki Merupakan kredit multiguna mikro yang ditujukan kepada
kesiapan infrastruktur untuk mengedukasi masyarakat segmen berpenghasilan tetap.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 243
Page 246
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Tabel Kinerja (Produktivitas) Bisnis Mikro
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Outstanding (OS) Kredit
470.772 491.220 (20.448) (4,16%)
(dalam miliar Rupiah)
Kupedes 175.595 200.223 (24.628) (12,30%)
KUR Mikro 235.389 231.294 4.095 1,77%
BRIguna Mikro 59.787 59.703 84 0,14%
Debitur
12,39 13,08 0,68 (5,24%)
(dalam juta orang)
Kupedes 3,94 4,50 0,57 (12,39%)
KUR Mikro 8,02 8,11 0,09 (1,16%)
BRIguna Mikro 0,43 0,46 0,03 (7,12%)
Pada tahun 2025, Outstanding kredit bisnis mikro tercatat kontribusinya bagi BRI yang mana akan selalu seiring dengan
sebesar Rp470,77 triliun atau secara nominal masih peningkatan kontribusi kepada masyarakat.
tercatat sebagai yang tertinggi dari seluruh segmen di BRI.
Kupedes mencatatkan outstanding sebesar Rp175,60 triliun Strategi Bisnis Mikro Tahun 2025
dengan total debitur sebesar 3,94 juta, kemudian terdapat Bisnis mikro merupakan kompetensi inti BRI yang telah
KUR dengan outstanding sebesar Rp235,39 triliun dengan dibangun secara berkelanjutan melalui pengalaman panjang,
kelolaan debitur sebesar 8,02 juta orang dan disusul dengan jaringan layanan yang luas, serta kapabilitas sumber daya
BRIGuna atau kredit berbasis payroll ini mampu mencatatkan manusia yang menjangkau hingga ke tingkat paling dekat
outstanding sebesar Rp59,79 triliun dengan jumlah kelolaan dengan pelaku usaha. Di tengah dinamika ekonomi yang
debitur hampir mencapai setengah juta jiwa. terus berubah dan semakin kompleks, pengelolaan bisnis
mikro ke depan menuntut pendekatan yang lebih disiplin,
Pada sisi kualitas aset, pada tahun 2025 BRI terus melakukan adaptif, dan berorientasi pada keberlanjutan. Perubahan
percepatan penyelesaian kredit bermasalah yang tercermin perilaku nasabah, meningkatnya alternatif layanan keuangan
dari peningkatan rasio Non-Performing Loan (NPL) dari berbasis teknologi, serta tuntutan terhadap kualitas
2,85% pada tahun 2024 menjadi 3,93% pada tahun pertumbuhan mendorong BRI untuk melakukan penguatan
2025. Namun begitu, inisiatif-inisiatif untuk mendorong fundamental bisnis mikro secara menyeluruh.
perbaikan kualitas kredit mulai menunjukkan hasil yang
positif, sebagaimana tercermin pada rasio Special Mention Sejalan dengan arah pengembangan bisnis mikro yang
Loan (SML) yang mengalami penurunan dari 6,20% pada berfokus pada pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan,
tahun 2024 menjadi 5,60% pada tahun 2025. Perbaikan BRI menetapkan strategi bisnis mikro tahun 2025 dengan
ini menjadi sinyal positif bahwa strategi dan inisiatif yang menitikberatkan pada penguatan fundamental, perbaikan
diimplementasikan telah mampu memberikan hasil yang baik budaya kredit, serta peningkatan kualitas portofolio dan
secara bertahap. produktivitas organisasi. Strategi tersebut diwujudkan
melalui beberapa langkah utama sebagai berikut:
Secara keseluruhan, meskipun di tengah proses perbaikan 1. Penguatan budaya kredit sebagai fondasi pertumbuhan
kualitas aset dan penyelarasan bisnis proses ditambah bisnis mikro yang sehat, melalui penataan dan
dengan kondisi ekonomi yang menantang, segmen mikro pengendalian aktivitas harian yang dirancang dan
masih mencatatkan profitabilitas yang baik disertai dengan dimonitor secara sistematis oleh pemimpin unit kerja,
perbaikan yang terus membuahkan hasil yang positif kami guna memastikan proses bisnis berjalan secara disiplin,
yakin kedepan segmen mikro akan semakin memperbesar konsisten, dan selaras dengan prinsip kehati-hatian.
244 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 247
Laporan Tahunan
2025
2. Meningkatkan kualitas proses bisnis antara lain melalui Agen yang mendorong jangkauan layanan keuangan
penyempurnaan kebijakan revitalisasi seluruh tenaga hingga daerah yang paling terpencil. BRI juga memiliki
pemasar di segmen mikro, baik kepada Mantri maupun 1,035 unit Senyum Co-location yang mengkombinasikan
jabatan Manajer Bisnis Mikro (MBM). layanan dari BRI, PNM dan Pegadaian sebagai bagian
3. Meningkatkan kualitas human capital antara lain reploting Holding UMi untuk memberikan akses keuangan yang
kepala BRI Unit berdasarkan kesesuaian perilaku dengan terintegrasi antar entitas tersebut. Sebagai pelengkap,
tuntutan wilayah (urban dan rural), penambahan fungsi BRI Group juga memiliki lebih dari 74 ribu financial
dan tugas Supervisor Operasional dan Layanan (SOL) BRI advisors yang terdiri dari 27 ribu Mantri BRI, lebih dari
unit untuk memperkuat fungsi operasional dan layanan 3 ribu tenaga pemasar pegadaian dan lebih dari 43 ribu
di BRI Unit, serta implementasi Field Collection untuk account officer PNM.
mengakselerasi recovery pinjaman yang telah dihapus buku 2. Digitalized Business Process
dan pengendalian kualitas kredit. Dalam rangka untuk meningkatkan produktivitas serta
4. Penyempurnaan tata kelola proses operasional dan memperkuat manajemen risiko di segmen mikro, BRI telah
kredit, termasuk pemenuhan dan penataan fungsi melakukan digitalisasi proses bisnis antara lain melalui
operasional layanan untuk memastikan pemisahan peran pengembangan BRISPOT loan underwriting application.
antara aktivitas layanan operasional dan pengelolaan BRISPOT bertindak sebagai katalis untuk mendorong
kredit, sehingga kualitas layanan dan pengendalian risiko sinergi dan produktivitas Mantri melalui digitalisasi
dapat berjalan lebih optimal. aspek kredit maupun non-kredit yang terintegrasi.
5. Penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengambilan Untuk mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan,
keputusan kredit, serta peningkatan akurasi penilaian pada tahun 2025, BRI terus melakukan penyempurnaan
usaha nasabah, serta meminimalkan potensi risiko sejak BRISPOT melalui peningkatan kualitas pipeline serta fitur
tahap awal penyaluran. perencanaan aktivitas harian.
6. Penyesuaian alokasi target bisnis berbasis potensi 3. Senyum Mobile
dan kualitas wilayah, melalui pembagian target yang Holding UMi bertujuan untuk menggabungkan entitas-
mempertimbangkan potensi pasar, tingkat saturasi, serta entitas utama yang dapat mengembangkan segmen
kualitas portofolio kredit pada masing-masing unit kerja, ultra mikro dengan lebih baik. Ekosistem ultra mikro akan
sehingga pertumbuhan bisnis dapat dikelola secara lebih membantu journey kenaikan kelas masyarakat segmen
proporsional dan berkelanjutan. ultra mikro menuju segmen mikro. Ekosistem ultra mikro
7. Penguatan aktivitas pemulihan dan pengendalian kualitas akan memainkan peran penting dalam meningkatkan
kredit, melalui optimalisasi recovery atas nasabah yang lanskap segmen ultra mikro di Indonesia. Oleh karena itu
telah dihapus buku serta collection melalui peningkatan BRI membuat aplikasi Senyum Mobile yang merupakan
fokus terhadap penanganan debitur bermasalah sebagai suatu platform digital sales terintegrasi yang digunakan
bagian dari upaya menjaga kualitas aset dan menekan oleh tenaga pemasar untuk melakukan pemasaran
pembentukan kredit bermasalah baru. produk lintas entitas (BRI, PNM dan Pegadaian).
4. Executive Dashboard
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Bisnis Mikro Executive dashboard adalah sebuah platform inovatif
Peningkatan kinerja kredit dan dana pihak ketiga bisnis yang dirancang untuk mendukung pengembangan
mikro selama tahun 2025 tak lepas dari upaya BRI yang telah wilayah secara terintegrasi dan berbasis data, dengan
melakukan berbagai inovasi. Inovasi dimaksud antara lain: pendekatan bertahap yang terus berkembang. Dimulai
1. Jaringan Layanan yang Luas dan Terintegrasi dari tahun 2021, platform ini memanfaatkan data
Topografi Indonesia sebagai negara kepulauan yang internal BRI seperti tabungan, pinjaman, kualitas kredit,
memiliki lebih dari 17 ribu pulau menimbulkan tantangan bantuan sosial, akun kelolaan, dan churn-out modeling
tersendiri untuk melakukan distribusi layanan keuangan untuk membangun fondasi data yang kuat. Pada tahun
di Indonesia. Dalam hal ini BRI memiliki keunggulan 2022, platform ini dirancang untuk meningkatkan
kompetitif dari segi jaringan layanan yang luas dan wawasan dengan mengidentifikasi profil wilayah melalui
terintegrasi sehingga memberikan kesempatan bagi penambahan data persentase literasi keuangan, jumlah
nasabah, baik segmen mikro maupun ultra mikro untuk pinjaman, serta jumlah pemegang akun di setiap wilayah.
mendapatkan akses atas produk dan layanan perbankan Selanjutnya, executive dashboard menghadirkan
serta jasa keuangan lainnya, beyond banking. Secara integrasi data penetrasi smartphone per wilayah,
group, BRI memiliki lebih dari 15 ribu unit yang tersebar memberikan analisis yang lebih mendalam terhadap
di seluruh Indonesia, termasuk lebih dari 6.300 BRI potensi dan kebutuhan lokal. Di tahun 2025 executive
Unit Mikro & Teras, 4.100 cabang Pegadaian, serta dashboard dilakukan penguatan dimana saat ini dapat
lebih dari 4.600 cabang PNM. Komitmen BRI untuk mengidentifikasi potensi bisnis per wilayah hingga level
terus memperluas layanan kepada Masyarakat juga desa. Dengan executive dashboard, aktivitas bisnis
ditunjukkan dari perluasan jaringan melalui 6 BRI Teras dapat disesuaikan dengan pola aktivitas transaksi
Mobile, 4 Teras Kapal serta lebih dari 1,19 juta BRILink
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 245
Page 248
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
masyarakat dan produktivitas wilayah, sehingga aktivitas Sejalan dengan prospek bisnis mikro yang tetap positif serta
bisnis dapat lebih presisi dan efisien. Platform ini menjadi kebutuhan untuk membangun pertumbuhan yang lebih
solusi strategis yang menggabungkan teknologi dan data sehat dan berkelanjutan, BRI menetapkan sejumlah langkah
untuk menciptakan peluang pertumbuhan berkelanjutan, strategis dalam pengembangan bisnis mikro tahun 2026
memberdayakan desa, dan meningkatkan inklusi sebagai berikut:
keuangan di seluruh wilayah Indonesia. 1. Penguatan budaya kredit sebagai fondasi utama
pertumbuhan bisnis mikro, melalui peningkatan disiplin
Prospek Usaha dan Strategi Bisnis Mikro Tahun 2026 proses bisnis, pengendalian aktivitas harian yang lebih
Segmen bisnis mikro akan tetap menjadi segmen dengan terstruktur, serta penguatan peran pimpinan unit kerja
portofolio terbesar di BRI dan memiliki peran strategis dalam memastikan konsistensi penerapan prinsip kehati-
dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Struktur hatian di seluruh jaringan bisnis mikro.
perekonomian Indonesia yang masih didominasi oleh pelaku 2. Peningkatan kualitas dan produktivitas portofolio kredit
usaha mikro dan ultra mikro memberikan ruang pertumbuhan mikro, dengan mengarahkan pertumbuhan pembiayaan
yang signifikan bagi pengembangan bisnis mikro ke depan. pada segmen dan produk yang memiliki profil risiko
Selain itu, proyeksi demografi Indonesia yang didominasi dan imbal hasil yang lebih terkelola, serta memastikan
oleh penduduk usia produktif turut menjadi faktor pendukung pertumbuhan portofolio dilakukan secara terkontrol dan
keberlanjutan aktivitas usaha mikro dalam jangka menengah berorientasi pada keberlanjutan jangka panjang.
hingga panjang. Sejalan dengan hal tersebut, berbagai 3. Penyempurnaan tata kelola dan proses pengambilan
indikator ekonomi dan sentimen usaha menunjukkan bahwa keputusan kredit, termasuk penerapan On The Spot
potensi pertumbuhan UMKM masih terbuka, meskipun (OTS) secara konsisten pada seluruh proses pemutusan
dihadapkan pada tantangan perubahan perilaku konsumen, kredit, pemenuhan fungsi operasional layanan untuk
dinamika daya beli, serta meningkatnya kompetisi di industri memperjelas pemisahan peran antara layanan dan
jasa keuangan. kredit, serta penguatan kualitas analisis dan monitoring
pasca-realisasi.
Dalam beberapa tahun terakhir, lanskap bisnis mikro 4. Penguatan aktivitas pemulihan dan pengendalian kualitas
mengalami perubahan yang semakin cepat dan kompleks. aset, dengan meningkatkan efektivitas field collection,
Perkembangan teknologi dan keterbukaan akses informasi mempercepat penanganan debitur bermasalah, serta
telah mengubah pola transaksi, pengelolaan usaha, serta memperkuat koordinasi pengelolaan segmen Special
preferensi pelaku usaha mikro dalam memanfaatkan Mention Loan (SML) dan Non Performing Loan (NPL) di
layanan keuangan. Di sisi lain, kehadiran berbagai alternatif seluruh tingkatan organisasi.
pembiayaan dan layanan keuangan berbasis teknologi 5. Optimalisasi alokasi target bisnis berbasis potensi
turut meningkatkan intensitas persaingan, baik dengan dan kualitas wilayah, dengan mempertimbangkan
lembaga keuangan formal maupun entitas non-perbankan. karakteristik pasar, tingkat saturasi, serta kondisi
Kondisi tersebut menuntut BRI untuk tidak hanya mengejar kualitas kredit di masing-masing unit kerja, sehingga
pertumbuhan secara kuantitatif, tetapi juga memastikan pertumbuhan bisnis dapat dicapai secara lebih
kualitas, produktivitas, dan keberlanjutan portofolio bisnis proporsional dan selaras dengan kapasitas pengelolaan
mikro secara menyeluruh. risiko.
6. Optimalisasi partnership BRILink Agen sebagai enabler
Memasuki tahun 2026, BRI memandang bahwa prospek untuk meningkatkan produktivitas dan span of control
bisnis mikro tetap positif, dengan catatan bahwa mantri sehingga mantri dapat lebih fokus dalam
pertumbuhan harus dibangun di atas fondasi yang lebih kuat melakukan pendampingan dan pemberdayaan.
dan disiplin. Setelah melalui fase konsolidasi dan penataan 7. Mengembangkan model bisnis digital dengan personal
ulang pada tahun 2025, BRI menempatkan fokus pada upaya scoring untuk meningkatkan penetrasi yang lebih
kembali tumbuh secara sehat dan berkelanjutan, melalui prudent.
penguatan fundamental bisnis mikro, perbaikan kualitas 8. Memperkuat sinergi BRI Group guna meningkatkan fee
portofolio, serta penataan budaya kerja dan tata kelola. based income dari penjualan produk bancassurance
Pendekatan ini diyakini dapat meningkatkan ketahanan mikro entitas anak.
bisnis mikro BRI dalam menghadapi dinamika ekonomi 9. Penyempurnaan sistem operasional, termasuk BRISPOT
sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi Perseroan untuk meningkatkan produktivitas serta memperkuat
dan para pemangku kepentingan. manajemen risiko bisnis mikro, antara lain melalui
penguatan pipeline serta credit risk scoring.
246 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 249
Laporan Tahunan
2025
LAYANAN BRILINK AGEN
BRILink Agen adalah model kemitraan yang ditawarkan perbankan dalam perannya pula sebagai Agen Laku Pandai
oleh BRI kepada masyarakat untuk memperluas layanan yang diatur oleh OJK. Sementara itu penerapan nilai
keuangan BRI. Model bisnis BRILink Agen menerapkan nilai ekonomi melalui penghasilan tambahan untuk mitra, saling
sosial berupa pemberdayaan masyarakat, inklusi keuangan, menguntungkan kemitraan ekonomi, diversifikasi usaha
pemerataan ekonomi, penyebaran pengetahuan mengenai mitra, perpanjangan jaringan bank (efisiensi operasional).
Tabel Kinerja (Produktivitas) Layanan BRILink Agen
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
BRILink Agen (Agen) 1.193.835 1.064.219 129.616 12,18%
BRILink Agen Mekaar 456.127 437.575 18.552 4,24%
BRILink Agen Non Mekaar 737.708 626.644 111.064 17,72%
Fee Base Income (jutaan Rupiah) 1.709.562 1.656.288 53.274 3,22%
CASA (jutaan Rupiah) 27.309.136 25.632.996 1.6766.140 6,54%
Volume Transaksi (jutaan Rupiah) 1.746.170.031 1.589.038.749 157.131.282 9,89%
Referral Simpanan 165.650 153.142 12.508 8,17%
Sampai dengan 31 Desember 2025, terdapat 1.193.835 kemudahan dan aksesibilitas bagi masyarakat untuk
BRILink Agen di seluruh pelosok Indonesia. Jumlah tersebut melakukan transaksi keuangan sehari-hari serta menjadi
terdiri dari 334.725 BRILink Agen EDC dan 859.110 BRILink solusi untuk memecahkan permasalahan nasabah BRI di
Agen Mobile, dan tersebar di lebih dari 66 ribu desa di level badan usaha dengan enhancement fitur pembayaran/
seluruh Indonesia. Selain itu 456.127 anggota PNM Mekaar payment.
telah menjadi BRILink Agen sebagai bentuk sinergi BRI
dengan BRI Group. BRILink Agen juga dapat mereferralkan BRILink Agen sebagai UMi lifestyle provider dengan
kredit UMKM dan dapat melakukan penyaluran Bantuan memperluas akses produk dan layanan sehari-hari serta
Sosial (Bansos) kepada masyarakat. Selain melayani referral mendukung pemberdayaan masyarakat dan UMKM di
pinjaman, BRILink Agen dapat melayani pembukaan rekening Indonesia. BRILink Agen dapat berperan sebagai bagian dari
simpanan dengan sistem referral untuk jenis tabungan basic ekosistem logistik sebagai drop off point pengiriman paket
saving account. BRILink Agen berperan penting dalam dan center payment point. Selain menjual barang kebutuhan
mewujudkan inklusi keuangan yang sesungguhnya bagi primer, BRILink Agen Mekaar juga dapat melayani transaksi
seluruh lapisan masyarakat Indonesia. sehari-hari kepada anggota kelompok Mekaar, sehingga
menjadi enabler untuk cashless ecosystem untuk layanan
Peningkatan sales volume BRILink tercatat mencapai BRI Ultra Mikro dan BRILink Agen Gadai sebagai enabler
Rp1.746 triliun dengan growth sebesar 9,89% yang dihasilkan untuk layanan gadai di seluruh nasabah BRILink Agen.
BRILink Agen di seluruh Indonesia. BRI memperoleh fee
based income sebesar Rp1,71 triliun di akhir Desember 2025. Keunggulan Kompetitif dan Inovasi BRILink Agen
Nilai tersebut tumbuh 3,22% dari periode yang sama di Dengan pemanfaatan teknologi digital yang lebih canggih
tahun 2024 sebesar Rp1,66 triliun. Selain itu, BRILink Agen dan pengembangan ekosistem yang terus berkembang,
juga meningkatkan perolehan dana murah (CASA) sebesar BRILink Agen diharapkan dapat memperluas jaringan agen
Rp27,31 triliun, tumbuh 6,54% dari tahun 2024. yang dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, dari
perkotaan hingga pedesaan. Fokus pada pemberdayaan
Strategi BRILink Agen Tahun 2025 UMKM, pengembangan ekosistem logistik, serta peningkatan
Pada tahun 2025, BRILink Agen merespon dinamika industri kapabilitas dalam pembiayaan dan distribusi barang akan
perbankan dengan melakukan transformasi model bisnis memberikan kontribusi signifikan terhadap ekonomi digital
yang bertujuan untuk menjadikan BRILink Agen sebagai Indonesia. BRILink Agen akan terus menjadi katalisator
ujung tombak dalam membentuk ekosistem pembayaran perubahan di sektor keuangan mikro, memperkenalkan
dengan BRILink Agen sebagai sentra ekosistem payment solusi yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan
fokus menjadi pusat ekosistem pembayaran, memberikan nasabah di era digital ini. Dengan langkah-langkah strategis
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 247
Page 250
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
yang dijalankan, BRILink Agen berkomitmen untuk terus pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal dan UMKM di
memberikan nilai tambah, menciptakan peluang ekonomi, Indonesia.
dan mendukung pembangunan berkelanjutan melalui 3. BRILink Agen sebagai Enabler Pembiayaan
layanan yang semakin inovatif dan inklusif pada tahun 2026 Sebagai agen pembiayaan dan refinancing melalui BRI
dan seterusnya. Finance, BRILink Agen akan memperluas peranannya
dalam memberikan solusi pembiayaan yang lebih mudah
Prospek Usaha dan Strategi BRILink Agen Tahun 2026 diakses oleh nasabah, termasuk pembiayaan mikro
Pada tahun 2026, BRILink Agen akan melanjutkan dan refinancing untuk masyarakat dan UMKM. Dengan
transformasinya sebagai pusat ekosistem pembayaran yang memperkuat kapabilitas dalam sektor pembiayaan,
terintegrasi dan menjadi enabler utama dalam ekosistem BRILink Agen akan mendukung pemberdayaan ekonomi
keuangan digital Indonesia. Sebagai ujung tombak dalam dengan memberikan solusi keuangan yang lebih adaptif
mendistribusikan produk BRI Group dan mitra strategis, terhadap kebutuhan nasabah.
BRILink Agen akan memperluas perannya dalam mendukung 4. BRILink Agen sebagai Logistik Ekosistem
pertumbuhan ekonomi inklusif dengan menghadirkan solusi BRILink Agen akan memperluas perannya dalam
pembayaran dan layanan keuangan yang lebih efisien dan sektor logistik dengan menjadi titik pengiriman paket
mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. (drop-off point) yang strategis melalui fitur BRILink
Logistik. BRILink Agen akan menjadi mitra utama dalam
BRILink Agen akan bertransformasi menjadi one stop solution mendukung ekosistem logistik dan distribusi barang di
untuk berbagai layanan dan produk yang dibutuhkan oleh seluruh Indonesia, membantu mempercepat proses
masyarakat dan UMKM. BRILink Agen akan menjadi pusat pengiriman dan meningkatkan efisiensi distribusi barang.
perbelanjaan yang memudahkan transaksi barang dan 5. BRILink Agen sebagai UMi Lifestyle Provider
produk dengan harga yang bersaing. Selain itu, BRILink Agen BRILink Agen akan memperkuat transformasinya menjadi
akan memperkenalkan BRIMOLA, yang memungkinkan agen penyedia layanan gaya hidup ultra mikro (UMi) dengan
untuk menjadi pangkalan dan pengecer gas, menyediakan memperluas akses produk dan layanan sehari-hari
kebutuhan gas rumah tangga secara praktis dan terjangkau. bagi masyarakat. Layanan BRILink Agen Mekaar akan
BRILink Agen juga akan memperluas perannya sebagai agen semakin berkembang, menyediakan produk dan layanan
logistik melalui fitur BRILink Logistik, menyediakan titik drop- untuk anggota kelompok Mekaar, serta mendukung
off dan pick-up paket, yang mendukung distribusi barang transisi menuju transaksi cashless yang lebih aman dan
secara lebih efisien. efisien. Selain itu, BRILink Agen Mitra UMi dan BRILink
1. BRILink Agen sebagai Pusat Ekosistem Pembayaran Agen Gadai akan berperan sebagai enabler untuk
BRILink Agen akan semakin kokoh sebagai pusat layanan gadai dan pembiayaan mikro di seluruh nasabah
ekosistem pembayaran digital, memungkinkan BRILink Agen.
masyarakat untuk melakukan transaksi keuangan 6. Social and Economic Value Proposition
sehari-hari dengan cepat, aman, dan nyaman. Dengan BRILink Agen akan semakin berperan sebagai sales
pengembangan fitur pembayaran yang lebih canggih, channel untuk mitra dan anak perusahaan BRI.
BRILink Agen akan menawarkan kemudahan akses bagi Dengan memperkuat jaringan dan kolaborasi dengan
nasabah BRI dan mitra dalam berbagai sektor, termasuk berbagai sektor industri, BRILink Agen akan membantu
FMCG, logistik, dan e-commerce, untuk melakukan menciptakan nilai sosial dan ekonomi yang signifikan,
transaksi secara langsung melalui jaringan agen yang sekaligus membuka peluang baru untuk berbagai
tersebar di seluruh Indonesia. Selain itu, BRILink Agen produk dan layanan dari BRI Group dan mitra strategis.
akan terus mengembangkan solusi pembayaran untuk BRILink Agen akan memperkenalkan customer touch
donasi seperti zakat, infaq, qurban, dan sedekah, points, payment collection, dan cross selling untuk
memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk meningkatkan engagement dan memperluas penawaran
berkontribusi pada tujuan sosial melalui jaringan agen produk kepada nasabah.
yang terpercaya. 7. Penambahan Mitra untuk Cash Management Solution
2. BRILink Agen sebagai Community Lifestyle Provider BRILink Agen akan terus memperluas mitra untuk
Sebagai bagian dari transformasi yang lebih besar, BRILink layanan cash pick-up service dan setor simpanan badan
Agen akan memperkuat posisinya sebagai penghubung usaha sebagai bagian dari solusi cash management bagi
antara mitra bisnis dan komunitas. BRILink Agen akan mitra bisnis. Dengan menambah mitra dan memperluas
menawarkan berbagai layanan untuk transaksi dan cakupan geografis layanan ini, BRILink Agen akan
pembelian barang, serta memberikan akses yang lebih memberikan solusi keuangan yang lebih efisien dan
luas kepada masyarakat untuk memperoleh berbagai memudahkan perusahaan serta UMKM dalam mengelola
kebutuhan sehari-hari. BRILink Agen akan berperan arus kas mereka.
aktif sebagai seller, buyer, dan dropshipper, mendukung
248 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 251
Laporan Tahunan
2025
PROGRAM SOCIAL ENTREPRENEURSHIP & INCUBATION meningkatkan kapasitas dan kapabilitas UMKM
Program yang dikelola oleh Social Entrepreneurship & sehingga dapat menjadi UMKM yang Go Modern, Go
Incubation Group meliputi penyaluran Program Pemerintah Digital, Go Online dan Go Global. Selain itu Rumah
(antara lain Bantuan Sosial dan Kartu Tani) serta program BUMN juga berfungsi sebagai basecamp millenial,
pemberdayaan (antara lain program UMKM Naik Kelas, Desa pusat informasi program perbankan, Co-working
BRILiaN, BUMDesa, dan Klaster Usaha). Uraian masing- Space dan Satgas Bencana.
masing penjelasan program diuraikan sebagai berikut: 5. Desa BRILiaN dan Lembaga Ekonomi Desa
1. Program Bantuan Sosial (Bansos) a. Desa BRILiaN
Merupakan Program kolaborasi dengan kementerian terkait Desa BRILiaN merupakan program pemberdayaan
yaitu Kementerian Sosial (Kemensos) RI untuk penyaluran desa yang bertujuan untuk menghasilkan role model
dana bantuan yang diberikan kepada masyarakat miskin, dalam pengembangan desa melalui implementasi
tidak mampu, dan/atau rentan terhadap risiko sosial. praktik kepemimpinan desa yang unggul serta
Pada Tahun 2025 Pemerintah melalui Kemensos RI semangat kolaborasi untuk mengoptimalkan
menyalurkan 4 (empat) jenis program bantuan sosial yakni potensi desa berbasis Sustainable Development
Program PKH, Program Sembako, Program Sembako Goals (SDG’s). Pelaksanaan program Desa BRILiaN
Stimulus Ekonomi Triwulan II Tahun 2025, dan Bantuan menilai dan mengembangkan 4 (empat) aspek yang
Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS- dijadikan pilar pemberdayaan Desa BRILiaN, yaitu:
Kesra) dimana dana bantuan tersebut disalurkan secara 1. BUMDesa dan atau/ Koperasi Desa, sebagai
non tunai melalui sistem perbankan. Dana bantuan dapat motor ekonomi desa.
dicairkan oleh penerima bantuan melalui teller, e-channel 2. Digitalisasi, implementasi produk dan aktivitas
BRI maupun BRILink Agen. digital di desa.
2. Kartu Tani/Perbankan 3. Sustainability, tangguh dan secara continue
Merupakan kartu debit co-branding kerjasama dengan dalam membangun desa.
Kementerian Pertanian yang digunakan untuk penebusan 4. Innovation, kreatif dalam menciptakan inovasi.
pupuk bersubsidi oleh petani di kios pupuk lengkap dan b. Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa)
dapat digunakan juga untuk transaksi perbankan umum. BUMDesa adalah lembaga usaha desa yang seluruh
3. Kartu Kusuka atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh desa
Merupakan kartu debit co-branding kerja sama dengan untuk mengelola aset, jasa, dan usaha lain demi
Kementerian Kelautan dan Perikanan, digunakan kesejahteraan masyarakat desa, yang dibentuk
sebagai identitas tunggal pelaku usaha kelautan dan melalui musyawarah desa dan diatur oleh peraturan
perikanan yang diberikan kepada 6 (enam) sektor desa. BUMDesa berfungsi sebagai penggerak
diantaranya pengelolaan ruang laut, penangkapan ikan, ekonomi desa dengan mengembangkan potensi
pengangkutan ikan, pembudidayaan ikan, pengolahan lokal, membuka lapangan kerja, meningkatkan
ikan dan pemasar ikan. pendapatan desa, serta menyediakan layanan sosial
4. UMKM Naik Kelas dan ekonomi yang bermanfaat bagi warga, badan
BRI mendukung peningkatan kapasitas dan kapabilitas hukum yang didirikan oleh desa guna mengelola
UMKM melalui serangkaian program pemberdayaan usaha, memanfaatkan aset, mengembangkan
sehingga UMKM dapat naik kelas dan mampu bersaing investasi dan produktivitas, menyediakan jasa
di level yang lebih tinggi. Untuk membantu meningkatkan pelayanan, dan/atau menyediakan jenis usaha
kapasitas dan kapabilitas UMKM, BRI memiliki beberapa lainnya untuk kesejahteraan masyarakat Desa.
program pemberdayaan yaitu: 6. Klaster Usaha
a. LinkUMKM Klaster Usaha BRI merupakan program pemberdayaan
LinkUMKM merupakan platform pemberdayaan online kepada kelompok usaha yang terbentuk berdasarkan
terpadu dengan berbagai fasilitas pengembangan kesamaan usaha dalam satu wilayah, dengan tujuan untuk
usaha bagi pelaku UMKM yang dapat diakses oleh meningkatkan kapasitas dan kapabilitas usaha seluruh
seluruh masyarakat, terdapat berbagai fitur yang anggota klaster usaha tersebut. Program pemberdayaan
bermanfaat untuk pengembangan kapasitas usaha yang diberikan oleh BRI kepada klaster usaha binaan
UMKM antara lain assessment naik kelas, konsultasi berupa pelatihan, pendampingan, dan bantuan sarana
pakar dan etalase produk. prasarana pendukung usaha serta perluasan pasar
b. Rumah BUMN produk klaster. Pengelolaan data klaster usaha dilakukan
Rumah BUMN adalah wadah bagi pengembangan secara digital melalui aplikasi Klasterku Hidupku.
kapabilitas UMKM sebagai wujud kolaborasi BUMN
dalam membentuk digital ekonomi ekosistem untuk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 249
Page 252
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Tabel Kinerja (Produktivitas) Program Social Entrepreneurship & Incubation
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
BANTUAN SOSIAL (BANSOS)
Program Keluarga Harapan (PKH)
Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) 3.547.774 2.894.996 652.778 22,55%
Penyaluran (jutaan Rupiah) 9.837.708 8.469.282 1.368.426 16,16%
Sembako
Jumlah KPM 6.014.859 5.526.637 488.222 8,83%
Penyaluran (jutaan Rupiah) 11.518.215 12.730.475 (1.212.260) (9,52%)
Sembako Stimulus Ekonomi Triwulan II Tahun 2025
Jumlah KPM 6.014.775 0 6.014.775 100,00%
Penyaluran (jutaan Rupiah) 2.405.910 0 2.405.910 100,00%
Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS-Kesra)
Jumlah KPM 5.598.888 0 5.598.888 100,00%
Penyaluran (jutaan Rupiah) 5.038.999 0 5.038.999 100,00%
Total Penyaluran (jutaan Rupiah) 28.800.808 21.199.757 7.601.051 35,85%
KARTU TANI/PERBANKAN
Jumlah Kartu Tercetak 5.180.297 5.432.071 (251.774) (4,63%)
Jumlah Kios Pupuk Lengkap Terpasang EDC 7.404 9.113 (1.709) (18,75%)
Volume Penebusan Pupuk Bersubsidi (Ton) 1.128.006 1.262.166 (134.160) (10,63%)
Nominal Penebusan Pupuk Bersubsidi (jutaan Rupiah) 2.377.808 2.852.776 (474.968) (16,65%)
KARTU KUSUKA
Jumlah Kartu Tercetak 560.543 508.687 51.856 10,19%
LinkUMKM
Jumlah User 14.989.704 10.646.889 4.342.815 40,79%
Jumlah Skoring 11.435.039 7.929.725 3.505.314 44,20%
RUMAH BUMN (RB)
Jumlah RB 54 54 0 0,00%
Jumlah Anggota 529.044 433.304 95.740 22,10%
Jumlah Pelatihan 18.218 14.937 3.281 21,97%
DESA BRILiaN DAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDESA)
Jumlah Desa BRILiaN 5.245 4.327 918 21,22%
Jumlah Rekening Simpanan di Desa BRILiaN 17.547.378 14.021.021 3.526,357 25,15%
Jumlah Rekening Simpanan BUMDesa 58.710 55.888 2.822 5,05%
KLASTER
Jumlah Klaster Binaan 42.682 38.574 4.108 10,65%
Pemberdayaan (Sarana Prasarana dan Pelatihan) 3.000 2.433 567 23,30%
250 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 253
Laporan Tahunan
2025
Total penyaluran bansos tahun 2025 mencapai Rp28,80 menjadi 529.044 anggota pada tahun 2025. Kenaikan ini
triliun, naik 35,85% dibandingkan dengan penyaluran bansos mencerminkan semakin luasnya jangkauan Rumah BUMN
tahun 2024 sebesar Rp21,20 triliun. Kenaikan penyaluran dalam memberikan akses pembinaan, pendampingan, serta
bansos tahun 2025 didukung dengan adanya tambahan penguatan kapasitas usaha bagi pelaku UMKM di berbagai
penyaluran diluar penyaluran bantuan reguler (PKH dan daerah.
Program Sembako) melalui 2 (dua) program yaitu Program
Sembako Stimulus Ekonomi II Tahun 2025 dan BLTS-Kesra. Pertumbuhan tersebut juga diikuti oleh peningkatan aktivitas
Faktor lain yang mendukung kenaikan penyaluran bantuan pengembangan kapasitas UMKM, tercermin dari kegiatan
sosial pada tahun 2025 adalah pengalihan penyaluran pelatihan Rumah BUMN yang meningkat 21,97%, dari 14.937
bansos dari Bank Tabungan Negara (BTN) kepada BRI, pelatihan pada tahun 2024 menjadi 18.218 pelatihan pada
khususnya di Kota Denpasar, Kabupaten Bangli, dan tahun 2025. Peningkatan ini menegaskan peran Rumah
Kabupaten Klungkung. BUMN sebagai pusat pemberdayaan UMKM yang tidak
hanya berfokus pada peningkatan kompetensi, tetapi juga
Disisi lain untuk program Kartu Tani/Perbankan, terjadi mendorong daya saing dan keberlanjutan usaha UMKM
penurunan jumlah Kartu tercetak tahun 2025 dibanding secara inklusif.
tahun 2024 disebabkan oleh adanya Peraturan Menteri
Pertanian Nomor 10 Tahun 2022, tanggal 6 Juli 2022, tentang Sampai dengan Desember 2025, program Desa BRILiaN
pengurangan jenis pupuk dan komoditas yang disubsidi telah berhasil mengintegrasikan 5.245 desa ke dalam
serta adanya instruksi Kementerian Pertanian untuk tidak ekosistem pemberdayaan BRI. Hal ini menegaskan komitmen
melakukan pembukaan rekening serta pencetakan Kartu berkelanjutan Bank BRI dalam memperkokoh fundamental
Tani/Perbankan bagi data petani baru. Total pencetakan ekonomi berbasis desa sebagai strategi pertumbuhan
Kartu Tani/Perbankan tahun 2025 mencapai 5.180.297 kartu, jangka panjang. Program Desa BRILiaN berhasil mendorong
dengan volume pupuk sebesar 1.128.006 ton, dan nominal kenaikan inklusi keuangan. Hasilnya, jumlah rekening
transaksi sebesar Rp2,38 triliun. simpanan di Desa BRILiaN tumbuh 25,15% dan jumlah
rekening BUMDesa naik 5,05%. Pencapaian ini membuktikan
Jumlah Kartu Kusuka yang tercetak pada tahun 2025 bahwa akses layanan keuangan BRI semakin menjangkau
mengalami peningkatan 10,19% atau 51.856 kartu yang pelosok desa.
tersebar di 33 provinsi seluruh Indonesia dibandingkan
tahun 2024, melalui Program Kartu Kusuka diharapkan Klaster Usaha berhasil tumbuh sebesar 10,65% dari 38.574
mampu meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi Klaster usaha pada tahun 2024 menjadi 42.682 Klaster
pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan yang 53,70% Usaha pada tahun 2025. Dan untuk pemberdayaan (sarana
diantaranya berprofesi di sektor penangkapan ikan. prasarana dan pelatihan) tumbuh sebesar 23,30% dari 2.433
pemberdayaan (sarana prasarana dan pelatihan) pada tahun
Pada periode 2024–2025, user LinkUMKM menunjukkan 2024 menjadi 3.000 Pemberdayaan (sarana prasarana dan
peningkatan yang signifikan. Jumlah user tercatat meningkat pelatihan) pada tahun 2025.
sebesar 4,34 juta atau 40,79%, mencerminkan perluasan
basis pengguna yang kuat dan adopsi layanan yang semakin Strategi Program Social Entrepreneurship & Incubation
luas. Sejalan dengan itu, jumlah scoring juga mengalami Tahun 2025
pertumbuhan sebesar 3,51 juta atau 44,20%, yang Uraian Strategi Program Social Entrepreneurship & Incubation
mengindikasikan meningkatnya aktivitas pemanfaatan fitur yang dilakukan di tahun 2025 adalah sebagai berikut:
ini oleh user LinkUMKM. 1. Bantuan Sosial
a. Pelaksanaan Penyaluran Program Bantuan Sosial
Pertumbuhan jumlah scoring yang lebih tinggi dibandingkan PKH dan Sembako dilakukan sesuai dengan
pertumbuhan user menunjukkan bahwa tidak hanya ketentuan dan Instruksi dari Kemensos RI.
jumlah pengguna yang bertambah, tetapi juga intensitas b. Ikut serta dalam peningkatan inklusi keuangan yang
penggunaan fitur scoring UMKM naik kelas untuk mengukur diakses oleh penerima bantuan (keluarga penerima
level UMKM yang semakin dalam. Secara keseluruhan, data manfaat).
ini menggambarkan penguatan peran LinkUMKM sebagai 2. Kartu Tani/Perbankan
platform yang semakin relevan dan aktif digunakan dalam Penebusan pupuk bersubsidi menggunakan Kartu Tani/
ekosistem UMKM. Perbankan selain terintegrasi dengan database kuota
pupuk di e-RDKK Kementerian Pertanian, pada tahun
Sejalan dengan penguatan peran Rumah BUMN dalam 2025 juga sudah terintegrasi dengan database stok
mendorong pemberdayaan UMKM, jumlah Anggota pupuk bersubsidi PT Pupuk Indonesia sehingga tidak
Rumah BUMN mencatat pertumbuhan yang signifikan ada potensi perbedaan data dan lebih salur.
sebesar 22,10%, dari 433.304 anggota pada tahun 2024
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 251
Page 254
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
3. Kartu Kusuka 2. Kartu Tani/Perbankan
Pengembangan sistem terintegrasi melalui API antara Dari 38 Provinsi di seluruh Indonesia, 25 Provinsi
Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan BRI di antaranya merupakan wilayah kerja Kartu Tani/
untuk serah terima data pelaku usaha sehingga proses Perbankan BRI, sehingga BRI merupakan market leader
pembukaan rekening massal dapat berjalan dengan untuk program Kartu Tani/Perbankan.
efisien dan dapat dimonitor oleh masing-masing pihak. 3. Kartu Kusuka
4. UMKM Naik Kelas (LinkUMKM dan Rumah BUMN) Sebagai salah satu bank yang bekerja sama dengan
a. LinkUMKM Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam pencetakan
Aktif mengenalkan platform pemberdayaan online Kartu Kusuka, BRI menguasai 59% dari total Kartu Kusuka
terpadu - LinkUMKM melalui serangkaian publikasi di yang tercetak di 33 provinsi. Melalui sinergi bersama
media online, penempatan materi komunikasi di tempat stakeholder yang didukung dengan jaringan unit kerja BRI
strategis serta aktif dalam kegiatan yang bertemakan yang tersebar hingga kawasan pesisir, Kartu Kusuka dapat
UMKM (bazar, pameran). Selain itu, tenaga pemasar menjadi sarana jangkauan fasilitas perbankan yang lebih
BRI secara aktif memperkenalkan LinkUMKM kepada luas bagi ekosistem kelautan dan perikanan di Indonesia.
calon nasabah atau nasabah binaan sehingga mampu 4. UMKM Naik Kelas (LinkUMKM dan Rumah BUMN)
meningkatkan literasi, kapasitas dan kapabilitasnya. a. LinkUMKM
b. Rumah BUMN LinkUMKM menjadi platform pemberdayaan online
Ekspansi Jangkauan UMKM Binaan melalui partnership terpadu yang dapat diakses oleh user dimana saja
Rumah BUMN dengan pemerintah daerah, komunitas, dan kapan saja dengan fitur-fitur yang bermanfaat
universitas sehingga semakin banyak pelaku UMKM bagi UMKM meliputi self assessment UMKM Naik
bergabung sebagai anggota Rumah BUMN. Melalui Kelas, modul pelatihan secara online, coaching and
pendekatan tersebut mampu meningkatkan visibilitas mentoring, akses ke Rumah BUMN serta fitur etalase
peran Rumah BUMN di daerah, sehingga mendorong (katalog digital).
semakin banyak pelaku UMKM untuk bergabung b. Rumah BUMN
sebagai anggota Rumah BUMN, karena melihat manfaat Rumah BUMN telah menjadi wadah bagi pembinaan
nyata yang dapat diperoleh secara berkelanjutan bagi UMKM di berbagai daerah, memungkinkan
pengembangan usahanya. pemerataan akses pemberdayaan yang inklusif.
5. Desa BRILiaN dan BUMDesa Rumah BUMN BRI terhubung langsung dengan produk
a. Terdapat 918 desa binaan baru yang telah dan layanan BRI (KUR, Kupedes, Ultra Mikro, BRImo),
diberdayakan melalui Program Desa BRILiaN. sehingga UMKM tidak hanya dibina, tetapi juga
b. Memperdalam inklusi dan literasi keuangan dari desa diinkubasi menuju bankable. Integrasi pembinaan
yang sudah tergabung pada Program Desa BRILiaN dan literasi keuangan ini menjadi diferensiasi utama
dengan meningkatkan pemanfaatan produk dan dibandingkan program pemberdayaan lainnya.
layanan BRI di desa. 5. Desa BRILiaN dan BUMDesa
c. Perluasan pasar untuk produk unggulan desa. a. Meningkatkan peran BRI (social value) dalam
6. Klaster Usaha aktivitas pemberdayaan desa.
a. Program akuisisi Klaster Usaha baru. b. Meningkatkan engagement antara BRI dan desa binaan.
b. Program pemberdayaan (pelatihan dan bantuan c. Meningkatkan literasi dan inklusi keuangan
sarana prasarana) terhadap 567 Klaster. desa dengan berbalut program pemberdayaan
c. Program perluasan pasar untuk produk Klaster. (peningkatan kapasitas dan kapabilitas perangkat
desa dan BUMDesa binaan BRI).
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Program Social d. Mendorong peningkatan kesejahteraan melalui
Entrepreneurship & Incubation pengembangan dan penguatan sektor-sektor usaha
Uraian keunggulan kompetitif dan inovasi Program Social unggulan desa yang memiliki nilai tambah, daya
Entrepreneurship & Incubation adalah sebagai berikut: saing, serta keberlanjutan ekonomi.
1. Bantuan Sosial 6. Klaster Usaha
a. BRI merupakan bank penyalur bantuan sosial dengan a. Meningkatkan peran BRI (social value) dalam
alokasi terbesar dibandingkan dengan Himbara dan aktivitas pemberdayaan kelompok usaha.
BSI, dimana BRI telah menyalurkan bantuan sosial b. Efisiensi waktu, biaya dan tenaga unit kerja dalam
kepada 235 Kota/Kabupaten di Indonesia. melayani kebutuhan kolektif.
b. Digitalisasi pendistribusian kartu (Kartu Keluarga c. Efektif dalam proses pemasaran layanan produk dan
Sejahtera/KKS) ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM) jasa BRI.
melalui aplikasi berbasis web dan mobile (Aplikasi d. Memudahkan unit kerja dalam monitoring dan
Makna) sebagai alat yang dapat digunakan untuk evaluasi pelaku usaha.
memonitoring pengiriman KKS ke Unit Kerja hingga e. Sumber pertumbuhan baru untuk mendapatkan
pendistribusian kepada KPM. pipeline bisnis.
252 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 255
Laporan Tahunan
2025
Prospek Usaha dan Strategi Program Social 5. Desa BRILiaN dan BUMDesa
Entrepreneurship & Incubation Tahun 2026 BRI menargetkan 1.000 desa binaan baru yang mengikuti
Uraian prospek usaha dan strategi Program Social Program Desa BRILiaN. BRI akan tetap fokus dengan
Entrepreneurship & Incubation yang akan dilakukan di tahun memperdalam financial literacy and inclusion dalam
2026 adalah sebagai berikut: rangka mencapai kemandirian dan keberlanjutan desa
1. Bantuan Sosial binaan. Adapun, strategi program Desa BRILiaN di tahun
a. Berkoordinasi dan menjalin sinergi bersama 2026, adalah:
Kemensos RI dan stakeholder lainnya dalam rangka a. Melakukan sosialisasi secara terus menerus bersama
mensukseskan penyaluran Bantuan Sosial tahun regional office, branch office hingga Kantor Unit
2026 dimana Pemerintah menargetkan penyaluran terkait Program Desa BRILiaN guna memperluas
tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat administrasi. pemahaman dan partisipasi desa.
b. Menjalin sinergi dengan Kemensos RI dalam b. Menjalin koordinasi dan sinergi dengan kementerian
hal pengentasan kemiskinan melalui Program serta dinas terkait untuk mendukung sosialisasi
Pemberdayaan kepada KPM graduasi yang di inisiasi Program Desa BRILiaN sekaligus memperkenalkan
oleh Kemensos RI. produk dan layanan BRI.
2. Kartu Tani/Perbankan c. Mempromosikan Program Desa BRILiaN melalui
a. Berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian, berbagai media komunikasi, meliputi media digital,
PT Pupuk Indonesia dan stakeholder lainnya untuk media sosial, dan media cetak, guna meningkatkan
perluasan implementasi penebusan pupuk subsidi awareness serta daya tarik program bagi desa-desa
menggunakan Kartu Tani/Perbankan. potensial.
b. Penyediaan produk dan jasa layanan perbankan yang d. Koordinasi dengan BRILink Group untuk
komprehensif kepada petani dan Kios Pupuk Lengkap. mengoptimalkan pendampingan BUMDesa agar
c. Penguatan bisnis BRI di ekosistem pupuk bersubsidi dapat berperan sebagai BRILink Agen yang aktif dan
dari hulu ke hilir. produktif.
3. Kartu Kusuka e. Melakukan evaluasi dan monitoring peningkatan
Menjalin sinergi dengan Kementerian Kelautan dan inklusi atas pelaksanaan program Desa BRILiaN dan
Perikanan melalui pemanfaatan Kartu Kusuka untuk optimalisasi bisnis BUMDesa dan Koperasi Desa.
penyaluran bantuan atau subsidi di sektor kelautan dan 6. Klaster Usaha
perikanan. Intensifikasi program pemberdayaan klaster untuk
4. UMKM Naik Kelas mendukung bisnis mikro berkelanjutan, melalui program
a. LinkUMKM antara lain:
Pada tahun 2026 nanti diharapkan jumlah user a. Menjalin koordinasi dan sinergi dengan kementerian
LinkUMKM semakin meningkat seiring dengan inovasi serta dinas terkait untuk mendukung sosialisasi
yang dihadirkan platform ini mulai dari pembaharuan program pemberdayaan klaster usaha sekaligus
tampilan mobile apps LinkUMKM, perbaikan user memperkenalkan produk dan layanan BRI.
experience dan user interface, semakin bertambahnya b. Meningkatkan kapasitas bisnis anggota klaster
jumlah modul dan perbaikan fitur-fitur pendukung. usaha dengan melaksanakan pelatihan baik secara
b. Rumah BUMN offline dan online.
Memasuki tahun 2026, Rumah BUMN menitikberatkan c. Bantuan sarana dan prasarana produksi untuk
pada penguatan peran Rumah BUMN sebagai kelompok usaha untuk meningkatkan produktivitas
hub kolaborasi dan partnership strategis, dengan usaha.
Universitas, pemerintah daerah, komunitas, dunia d. Melakukan evaluasi dan monitoring peningkatan
usaha, serta mitra digital dan teknologi. Penguatan inklusi atas pelaksanaan program pemberdayaan
skema kemitraan ini diarahkan untuk membuka akses klaster usaha.
yang lebih luas bagi UMKM terhadap pembiayaan, e. Mempromosikan program pemberdayaan klaster
pasar, teknologi, serta peluang rantai pasok (value usaha melalui berbagai media komunikasi, meliputi
chain) dan mitra strategis lainnya. media digital, media sosial, dan media cetak, guna
meningkatkan awareness serta daya tarik program
bagi kelompok usaha potensial.
Segmen Ritel
Segmen Ritel ditujukan untuk melayani kebutuhan wirausaha baik itu Usaha Kecil dan Menengah (UKM) melalui produk dan
layanan perbankan yang komprehensif, mencakup perbankan konsumer dan komersial. Fokus utama segmen ini adalah pada
pengembangan Bisnis Small, Medium dan Commercial Enterprise (CSME), Bisnis Kredit Konsumer, Bisnis Retail Funding dan
Bisnis Retail Transaction untuk mendukung pertumbuhan usaha nasabah di berbagai sektor.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 253
Page 256
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
RINGKASAN KINERJA COMMERCIAL, SMALL & MEDIUM ENTERPRISE (CSME)
Pada tahun 2025, pengelolaan segmen Commercial, semakin cepat, serta struktur produk dan pricing dapat
Medium, dan Small (CSME) difokuskan pada upaya lebih kompetitif. Kedua, ekspansi yang lebih terarah
menyeimbangkan pertumbuhan dan kualitas portofolio pada sektor-sektor dan prospek usaha yang stabil,
melalui Penajaman Organisasi dan Penguatan Jaringan seperti sektor APBN, energi, kesehatan, pendidikan,
Kerja, Fokus Pertumbuhan kredit yang selektif namun tetap perdagangan besar, serta optimalisasi monetisasi
prudent, Penyempurnaan Proses kredit secara end-to- ekosistem yang mendorong akselerasi pertumbuhan
end, serta penangangan kualitas kredit. Strategi tersebut segmen Commercial sekaligus memperkuat ekspansi
dijalankan melalui optimalisasi pipeline dan pengembangan Medium dengan tetap menjaga disiplin risiko. Ketiga,
value chain maupun ekosistem, akuisisi berbasis wilayah penerapan pendekatan quality-first pada segmen
dan aktivitas transaksi untuk menghadirkan solusi Small melalui ekspansi yang lebih selektif, penguatan
pembiayaan end-to-end yang lebih cepat, terintegrasi, dan proses New Credit Underwriting melalui BRISPOT,
relevan dengan kebutuhan nasabah. serta intervensi dini terhadap nasabah berisiko untuk
menjaga kualitas portofolio dan Keempat, percepatan
Implementasi strategi tersebut tercermin pada kinerja penangangan kredit bermasalah melalui implementasi
sepanjang tahun 2025. Outstanding kredit segmen CSME RM Quality serta program percepatan penanganan LAR
tercatat sebesar Rp295,11 triliun, tumbuh 10,47% yoy dari dengan program keringanan dan produk KI Solusi.
Rp267,14 triliun pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan
terutama didorong oleh segmen Commercial yang Memasuki tahun 2026, strategi pengembangan bisnis
meningkat 56,54% menjadi Rp61,13 triliun, akan sejalan dengan inisiatif yang telah dijalankan di
diikuti Medium yang tumbuh 33,80% menjadi Rp21,34 tahun 2025 dengan melakukan penajaman inisiatif di
triliun, Small yang meningkat 2,64% menjadi Rp177,98 masing-masing segmen. Commercial dan Medium,
triliun, serta penyaluran KUR Kecil sebesar Rp17 triliun tumbuh dengan selektif dan menjaga kualitas pada
sesuai dengan target yang ditetapkan. segmen Small, serta meningkatkan efisiensi dan
efektivitas pemasaran melalui penyempurnaan proses
Penguatan strategi sepanjang 2025 tercermin pada dan penguatan kapabilitas organisasi. Fokus strategi
empat aspek utama. Pertama, penguatan organisasi tetap berpedoman pada menghadirkan solusi yang
yang lebih agile dan terintegrasi melalui pembentukan relevan dengan kebutuhan nasabah, menawarkan
Comercial Bussines Center (CBC) serta penajaman produk dengan struktur dan pricing yang kompetitif,
peran Relationship Manager (RM) per segmen sehingga serta memberikan layanan yang semakin personal,
alur proses putusan dari akuisisi hingga pasca pencairan dengan tetap berpegang pada prinsip kehati-hatian
menjadi lebih efisien, layanan kepada nasabah perbankan (prudential banking).
BISNIS COMMERCIAL, MEDIUM DAN SMALL
BRI mengklasifikasikan Bisnis Commercial, Medium dan 2. Kredit Modal Kerja (KMK)
Small berdasarkan plafon kredit. Bisnis Small adalah pinjaman Pemberian fasilitas kredit kepada perorangan maupun
sampai dengan Rp5 Miliar, Bisnis Medium dengan plafon non perorangan atau badan usaha dengan tujuan untuk
di atas Rp5 miliar sampai dengan Rp25 miliar, sedangkan membiayai aktiva lancar dan/atau menggantikan utang
Bisnis Commercial dengan plafon di atas Rp25 miliar sampai usaha, serta membiayai sementara kegiatan operasional
dengan Rp1 triliun. Produk-produk Bisnis Commercial, rutin perusahaan, uang muka, cadangan kas, refinancing
Medium dan Small antara lain: modal kerja atau komponen modal kerja lainnya, dalam
1. Kredit Investasi (KI) rangka membiayai kegiatan usaha nasabah, atau
KI merupakan fasilitas kepada perusahaan dan/atau membiayai modal bersih yang merupakan selisih lebih
perorangan untuk membiayai kebutuhan dana jangka antara aktiva lancar dan utang lancar untuk membiayai
panjang dalam rangka pembelian, pembangunan, kegiatan usaha (working capital).
perluasan, pembaharuan (renovasi) aset tetap produktif a. KMK Konstruksi
beserta biaya-biaya yang menyertainya. Produk ini KMK Konstruksi merupakan fasilitas kredit yang
memiliki sejumlah keunggulan seperti angsuran dan diberikan berdasarkan kontrak kerja untuk membiayai
jangka waktu kredit sesuai dengan kemampuan arus kas kebutuhan modal kerja dalam rangka kegiatan/usaha
debitur serta dapat dikenakan suku bunga secara dinamis debitur/calon debitur dalam menyelesaikan suatu
setiap bulannya berdasarkan portofolio nasabah di BRI. proyek jasa konstruksi.
254 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 257
Laporan Tahunan
2025
b. KMK Pengembang 4. Value Chain Financing
KMK Pengembang merupakan fasilitas kredit yang a. Distributor Financing
diberikan dengan tujuan membiayai kebutuhan KMK Distributor merupakan fasilitas KMK kepada
modal kerja pengembang dalam melaksanakan distributor yang hanya dipergunakan untuk
pembangunan properti untuk kemudian untuk pembelian produk kepada principal dengan tujuan
diperjualbelikan kepada konsumen. Keunggulan untuk diperdagangkan kembali. Keunggulan dari
produk ini dapat di-bundling dengan produk KPR BRI. produk ini adalah suku bunga yang kompetitif dan
3. Kredit Program Pemerintah fleksibilitas agunan serta transaksi dapat dilakukan
a. KUR Kecil secara online melalui Corporate Billing Management
KUR kecil merupakan kredit/pembiayaan modal pada QLola.
kerja dan/atau investasi kepada debitur individu/ b. Customer Financing
perseorangan, badan usaha dan/atau kelompok Customer Financing merupakan fasilitas kredit yang
usaha yang produktif dan layak namun agunan diberikan kepada buyer principal yang hanya dapat
tambahan belum cukup dengan jumlah pinjaman di digunakan untuk pembelian produk atau barang dan/
atas Rp100 juta sampai dengan Rp500 juta dengan atau jasa yang dijual oleh Perusahaan Inti dengan
suku bunga rendah dan mendapatkan subsidi dari tujuan untuk dipergunakan sendiri sebagai bagian
Pemerintah. dari modal kerja yang bersangkutan. Keunggulan dari
b. Skema Subsidi Resi Gudang (SSRG) produk ini adalah suku bunga yang kompetitif dan
Kredit yang diberikan oleh penyalur SSRG kepada fleksibilitas agunan serta transaksi dapat dilakukan
penerima SSRG dengan jaminan/agunan berupa resi secara online melalui Corporate Billing Management
gudang dan diberikan subsidi bunga dari Pemerintah. pada QLola.
c. KPP Supply Side c. Project Financing
Kredit investasi dan/atau kredit modal kerja yang KMK Pre Financing merupakan fasilitas KMK
diberikan kepada usaha mikro, kecil, dan menengah kepada vendor untuk membiayai kebutuhan modal
berupa individu/perseorangan atau badan kerja dalam rangka penyelesaian pekerjaan atas
usaha yang dilakukan dalam rangka mendukung dasar kontrak atau dokumen sejenis dari principal.
pencapaian program prioritas di bidang perumahan. Keunggulan dari produk ini adalah suku bunga yang
Pembiayaan dapat diberikan dengan skema kredit kompetitif dan fleksibilitas agunan.
modal kerja dan/atau investasi. d. Invoice Financing
d. Kredit Usaha Alsintan (KUA) KMK Post Financing merupakan fasilitas KMK kepada
Kredit investasi yang dikhususkan untuk pembelian vendor untuk membiayai piutang proyek dalam
alat dan mesin pertanian yang diusahakan sebagai rangka pembayaran atas prestasi penyelesaian
taksi alat dan mesin pertanian yang diberikan oleh BRI proyek kepada principal, baik sebagian maupun
kepada Penerima Kredit Alsintan yang memperoleh seluruhnya berdasarkan invoice atau dokumen
subsidi bunga dari Pemerintah. sejenis. Keunggulan dari produk ini adalah suku
e. Kredit Industri Padat Karya bunga yang kompetitif dan fleksibilitas agunan serta
Kredit investasi yang dikombinasikan dengan kredit transaksi dapat dilakukan secara online melalui
modal kerja kepada debitur individu/perseorangan Corporate Billing Management pada QLola.
atau badan usaha yang produktif di Industri Padat e. Investment Financing (KI Mitra)
Karya Investasi Financing merupakan fasilitas kredit
f. Kredit Investasi SPPG (MBG) Non Subsidi investasi yang diberikan oleh BRI kepada rekanan
Selain pembiayaan sektor produktif, BRI turut principal dalam rangka pembelian, pembangunan,
mendukung agenda penguatan kualitas sumber daya perluasan, pembaruan (renovasi), termasuk
manusia melalui pembiayaan yang terkait program refinancing aset tetap beserta biaya-biaya yang
Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam implementasinya, menyertai untuk menunjang bisnis atau usaha
penyaluran pembiayaan MBG dilakukan sesuai dengan vendor/rekanan kepada principal. Produk ini memiliki
permohonan SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan sejumlah keunggulan seperti jangka waktu kredit
Gizi) sebagai entitas pelaksana program, dengan tetap sesuai dengan kemampuan arus kas debitur dan
mengedepankan prinsip kehati-hatian dan tata kelola fleksibilitas sharing dana sendiri.
yang baik. Dukungan pembiayaan ini diharapkan
memperkuat kelancaran operasional layanan
pemenuhan gizi serta mendukung keberlangsungan
rantai pasok penyediaan pangan bergizi.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 255
Page 258
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Tabel Kinerja (Produktivitas) Bisnis Small, Medium dan Commercial
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
OUTSTANDING (dalam jutaan Rupiah)
Kredit Small 177.976.551 173.401.907 4.574.644 2,64%
Kredit Medium 21.337.997 15.947.930 5.390.067 33,80%
Kredit Commercial 61.131.770 39.050.779 22.080.991 56,54%
Kredit Usaha Rakyat (KUR) 34.660.056 38.744.103 (4.084.047) (10,54%)
Small, Medium and Commercial (CSME) 295.106.374 267.144.719 27.961.655 10,47%
JUMLAH DEBITUR (Debitur)
Kredit Small 216.770 221.049 (4.279) (1,94%)
Kredit Medium 3.245 2.849 396 13,90%
Kredit Commercial 1.275 1.109 166 14,97%
Kredit Usaha Rakyat (KUR) 210.303 231.639 (21.336) (9,21%)
Small, Medium and Commercial (CSME) 431.593 456.646 (25.053) (5,49%)
Total outstanding kredit CSME pada tahun 2025 mencapai pembiayaan secara end‑to‑end dengan lebih cepat
Rp295,11 triliun, meningkat sebesar 10,47% dibandingkan dan terarah.
tahun 2024. Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh b. Medium: Pengelolaan segmen Medium yang
kredit segmen Commercial yang tumbuh sebesar 56,54%. sebelumnya berada di tingkat cabang diperkuat di
Pada tahun 2025, penyaluran kredit dilakukan secara selektif tingkat regional melalui penugasan RM Medium dan
dengan memanfaatkan potensi value chain dan fokus pada DH Medium, yang bertujuan untuk meningkatkan
model bisnis berbasis transaksi. Strategi ini memberikan efektivitas koordinasi, keseragaman implementasi,
hasil positif terhadap kinerja bisnis segmen SME hingga akhir dan konsistensi strategi lintas wilayah.
tahun 2025, yang tercermin dari pertumbuhan portofolio c. Small: Penunjukan RM Small dengan pembagian
kredit pada segmen Small sebesar 2,64% dan segmen fokus di Growth and Quality. RM Small difokuskan
Medium sebesar 33,80%. pada pertumbuhan portofolio yang berkualitas
berdasarkan potensi wilayah dan aktivitas transaksi
STRATEGI BISNIS COMMERCIAL, MEDIUM, DAN SMALL nasabah, sementara RM Quality dan TL Quality
TAHUN 2025 menangani portofolio bermasalah secara lebih
Pada tahun 2025, strategi pengembangan bisnis terarah agar perbaikan kualitas kredit dapat dilakukan
Commercial, Medium, dan Small difokuskan untuk dengan lebih tepat dan konsisten.
menghasilkan pertumbuhan yang lebih berkualitas melalui 2. Pertumbuhan Kredit Secara Selektif dan Prudent
penguatan struktur organisasi, ekspansi portofolio yang Ekspansi portofolio diarahkan pada segmen dan sektor
terukur, serta perbaikan proses bisnis secara menyeluruh. yang memiliki potensi pertumbuhan berkelanjutan,
Inisiatif ini disusun agar pengelolaan segmen menjadi lebih dengan tetap menjaga aspek kualitas dan risiko.
fokus, efektif, dan tetap selaras dengan prinsip kehati‑hatian a. Commercial dan Medium: Pertumbuhan
perbankan. Secara ringkas, strategi segmen Commercial, diprioritaskan pada sektor-sektor dan prospek usaha
Medium, dan Small sepanjang 2025 meliputi: yang stabil, seperti sektor APBN, energi, kesehatan,
1. Penajaman Organisasi dan Penguatan Jaringan Kerja pendidikan, perdagangan besar. Pemilihan sektor
BRI melakukan penyesuaian struktur organisasi untuk ini mempertimbangkan karakteristik bisnis yang
memastikan setiap segmen memiliki fokus yang lebih lebih resilient terhadap perubahan kondisi ekonomi.
jelas serta pengelolaan yang lebih akuntabel. Strategi fokus akuisisi dengan sektor yang terarah
a. Commercial: Pembentukan Commercial Business ini terbukti mampu meningkatan ticket size (tiering
Center (CBC) untuk mengintegrasikan seluruh proses pinjaman) dan menunjukkan kualitas akuisisi booking
bisnis segmen Commercial dalam satu organisasi yang membaik dari tahun ke tahun.
dedicated, sehingga mampu menyediakan solusi
256 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 259
Laporan Tahunan
2025
b. Small: Pertumbuhan dijalankan secara selektif, BRISPOT agar proses penilaian menjadi lebih akurat, cepat, dan
dengan tetap menjaga pangsa pasar dan sejalan tetap prudent. Peningkatan kualitas ini menjadi fondasi bagi BRI
dengan perkembangan industri. Fokus diberikan untuk menyusun proses bisnis pemberian pembiayaan produk
pada wilayah perkotaan dengan porsi BRI yang CSME yang lebih ringkas (seamless), tepat sasaran sekaligus
masih kecil namun memiliki kualitas kredit yang menjaga kesehatan portofolio.
baik, sehingga akselerasi pertumbuhan tetap selaras
dengan profil risiko yang diinginkan. Di saat yang sama, pertumbuhan pada segmen Medium dan
c. Pendekatan bisnis berbasis ekosistem. Selain Commercial ditempuh secara selektif dengan memaksimalkan
mengimplementasikan strategi pertumbuhan potensi wilayah, sektor unggulan, dan peluang berbasis value
segmen Commercial, kolaborasi lintas unit juga chain. Fokus pada sektor dengan profil arus kas yang kuat
diperkuat untuk mengoptimalkan potensi nasabah dan prospek berkelanjutan memungkinkan BRI menawarkan
principal beserta value chain business dalam satu struktur produk dan pricing yang kompetitif, menyesuaikan
ekosistem bisnis. dengan kebutuhan spesifik nasabah, serta menjaga
3. Penyempurnaan Proses Bisnis End to End keseimbangan antara pertumbuhan dan risiko. Pendekatan
Perbaikan proses dilakukan secara menyeluruh untuk ekosistem melalui pemanfaatan kemitraan dalam value chain
meningkatkan kecepatan, konsistensi, dan ketepatan mendorong pemahaman yang lebih menyeluruh terhadap
dalam pengambilan keputusan kredit dengan mitigasi aktivitas usaha nasabah, sehingga solusi pembiayaan yang
risiko yang memadai. diberikan lebih kontekstual dan berdampak.
a. Digitalisasi credit underwriting: Penyempurnaan
proses bisnis melalui new credit underwriting Penguatan pipeline management berbasis data memastikan
BRISPOT dilakukan melalui perbaikan pre‑screening, proses akuisisi dan pengembangan relasi berjalan lebih
percepatan alur keputusan kredit, serta standardisasi terarah, dengan prioritas pada peluang yang memiliki
dokumentasi secara digital. Modernisasi ini bertujuan kecocokan kebutuhan dan potensi konversi yang baik.
menciptakan proses yang lebih ringkas (seamless), Transformasi organisasi melalui pembentukan Commercial
akurat, dan tetap sesuai prinsip mitigasi risiko. Business Center (CBC) serta penajaman organisasi yang
b. Penguatan pipeline management: Pipeline dedicated di masing-masing segmen untuk memperpendek
difokuskan pada nasabah eksisting yang berkualitas, alur koordinasi dan meningkatkan integrasi layanan, sehingga
disertai pembatasan pipeline canvassing sesuai BRI dapat menyediakan solusi end‑to‑end dengan respon
profil risiko. Selain itu, peningkatan kualitas data, yang lebih cepat, akurasi yang lebih tinggi, dan sentuhan
parameter model, serta proses validasi dilakukan layanan yang lebih personal di seluruh segmen Commercial,
untuk memastikan pipeline lebih akurat, terukur, dan Medium, dan Small.
berkontribusi pada pertumbuhan yang sehat.
4. Pengelolaan Kualitas Portofolio Existing PROSPEK USAHA DAN STRATEGI BISNIS COMMERCIAL,
Pengelolaan kualitas portofolio dilakukan melalui MEDIUM, DAN SMALL TAHUN 2026
intervensi yang lebih terstruktur, terukur, dan berorientasi Pada tahun 2026, strategi pengembangan bisnis akan sejalan
pada pemulihan. dengan inisiatif yang telah dijalankan di tahun 2025 dengan
a. Program percepatan penanganan LAR: Program melakukan penajaman inisiatif di masing-masing segmen.
keringanan tunggakan, serta KI Solusi dijalankan Commercial dan Medium, melanjutkan pertumbuhan selektif
untuk mempercepat penyelesaian kredit pada dan menjaga kualitas pada segmen Small, serta meningkatkan
nasabah terpilih, dengan kriteria dan evaluasi berkala efisiensi dan efektivitas pemasaran melalui penyempurnaan
untuk memastikan efektivitasnya. proses dan penguatan kapabilitas organisasi. Fokus strategi
b. Peran RM Quality: Fungsi RM Quality diperkuat untuk tetap berpedoman pada menghadirkan solusi yang relevan
melakukan pemantauan dan penagihan secara lebih dengan kebutuhan nasabah, menawarkan produk dengan
dini terhadap nasabah yang menunjukkan potensi struktur dan pricing yang kompetitif, serta memberikan layanan
pelemahan arus kas (cash flow), sehingga langkah yang semakin personal, dengan tetap berpegang pada prinsip
mitigasi dapat dilakukan lebih cepat dan memberikan kehati-hatian perbankan (prudential banking).
dampak nyata bagi perbaikan kualitas portofolio. 1. Penajaman Organisasi dan Penguatan Jaringan Kerja
BRI melakukan penyesuaian struktur organisasi untuk
KEUNGGULAN KOMPETITIF DAN INOVASI BISNIS memastikan setiap segmen memiliki fokus yang terarah
COMMERCIAL, MEDIUM, DAN SMALL serta pengelolaan kredit yang lebih akuntabel.
Pada tahun 2025, pengembangan bisnis Commercial, Medium, a. Commercial: Perluasan jaringan layanan bisnis
dan Small diarahkan untuk semakin dekat dengan kebutuhan Commercial melalui penambahan CBC untuk
nasabah melalui penawaran solusi yang relevan, struktur produk memperbesar market share serta penyempurnaan
yang kompetitif, dan pengalaman layanan yang lebih personal. fungsi risk dan operation untuk mendukung
Perbaikan kualitas portofolio, khususnya pada segmen Small, kecepatan eksekusi dan dengan tetap berpegang
dilaksanakan melalui perbaikan New Credit Underwriting pada prinsip kehati-hatian perbankan (prudential
banking).
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 257
Page 260
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
b. Small and Medium: Penguatan Organisasi Kantor sehingga proses Prakarsa kredit menjadi lebih
Pusat dengan pembentukan dedicated team Bisnis seamless dan lebih cepat dengan produk yang
sesuai segmen Small (ekspansi dan quality), tailor-made untuk memenuhi kebutuhan nasabah.
dan Medium (penanganan bisnis medium), serta Serta penyempurnaan pipeline management system
implementasi pembentukan Flying Team melalui pada segmen small untuk proses yang lebih prudent
pembentukan EBO dalam penanganan kredit menghasilkan pipeline yang berkualitas
bermasalah khususnya penanganan Loan at b. Penyempurnaan Architecture Policy di masing-
Risk (LAR) pada portofolio Performing Lending (PL). masing segmen Commercial, Medium dan Small
2. Pertumbuhan Kredit Secara Selektif dan Prudent sebagai dasar harmonisasi arah kebijakan bisnis
a. Commercial: Fokus pertumbuhan diarahkan sehingga penyaluran produk pinjaman sesuai dengan
pada sektor-sektor prioritas yang sejalan dengan kebutuhan nasabah dan potensi bisnis di masing-
pemerintah seperti APBN, energi, pangan, dan masing wilayah.
pendidikan sehingga ekspansi portofolio Commercial 4. Pengelolaan Kualitas Portofolio
dapat berlangsung lebih terarah, berkualitas serta a. Penguatan Risk Control melalui Enhancement Early
selaras dengan dinamika industri. Warning System (EWS) pada Segmen Commercial,
b. Small and Medium: Pertumbuhan Small and Medium Medium dan Small dengan kriteria CASA nasabah
difokuskan melalui pemanfaatan ekosistem usaha, dan ketepatan bayar, serta Enhancement Credit
baik melalui pendekatan berbasis value chain dan Risk Rating untuk penguatan proses underwriting.
pipeline yang berkualitas dari Nasabah Eksisting to Selain itu akan dilakukan Implementasi Stop and Go
Bank yang memiliki dana dan transaksi optimal. Fokus untuk evaluasi putusan kredit baik dari sisi pemutus
pertumbuhan Small and Medium juga sejalan dengan maupun pemrakarsa.
program-program pemerintah antara lain akuisisi pada b. Digitalisasi proses monitoring kredit dengan
program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kredit Program pengembangan dashboard pada Segmen
Perumahan (KPP) dari sisi Supply Side. Commercial, Medium, dan Small dalam rangka
3. Penyempurnaan Proses Bisnis End to End mengawal akselerasi pertumbuhan sustain dan
a. Revamp BRISPOT bertujuan untuk percepatan berkualitas yang dapat memberikan insight dalam
akuisisi bisnis Commercial, Medium dan Small decision making penentuan action plan bisnis.
RINGKASAN KINERJA BISNIS KONSUMER
Pada tahun 2025, segmen Konsumer BRI tetap tumbuh 3. Peningkatan efisiensi dalam setiap proses bisnis,
sehat dan berkelanjutan. Kontribusi kinerja bisnis dengan tetap mempertahankan prinsip customer
konsumer tersebut terutama berasal dari pertumbuhan oriented dan good corporate governance.
salary based loan dan kredit pemilikan rumah (KPR) atau
mortgage. Adapun pertumbuhan untuk salary based loan Peningkatan kompetensi pekerja dan perubahan bisnis
dan KPR yang masing-masing tercatat tumbuh 9,90% proses berbasis digital mendukung produktivitas
yoy dan 13,30% yoy. BRI berkomitmen untuk memberikan pekerja menjadi lebih optimal. Melalui penggunaan data
pelayanan terbaik bagi seluruh nasabah melalui inovasi analytics berbasis AI, penawaran program dan produk
berkesinambungan pada platform perbankan. juga menjadi lebih tepat sasaran dan meningkatkan
efisiensi. Hal-hal tersebut menjadi faktor kunci
BRI secara konsisten mengembangkan beragam pertumbuhan kinerja bisnis konsumer di tahun 2025.
customer touch points dalam melayani kebutuhan
nasabah pada segmen konsumer. Bisnis Konsumer Hasilnya dapat dilihat dari kinerja bisnis konsumer
melakukan penajaman fokus bisnis dan perbaikan BRI yang mampu bertumbuh positif baik dari sisi aset,
proses bisnis yang memungkinkan segmen konsumer liabilitas, maupun fee based income. Dari sisi aset,
menjadi pilar pertumbuhan BRI melalui: pinjaman konsumer mampu tumbuh sebesar 10,59%
1. Pengembangan produk dan layanan yang berbasis yoy, yang disokong oleh pertumbuhan kredit BRIguna
digital untuk memberikan kemudahan akses kepada sebesar 9,90% yoy, KPR sebesar 13,30% yoy, serta
nasabah. pinjaman konsumer lainnya (credit card, digital lending
2. Memperkuat hubungan baik dengan nasabah dan KKB) sebesar 3,40% yoy. Dari sisi liabilitas, wealth
eksisting BRI yang masih besar potensinya. management business mampu menumbuhkan Funds
Didukung dengan pemanfaatan data analytics Under Management (FUM) non Dana Pihak Ketiga sebesar
dalam mempelajari perilaku nasabah sehingga 34,34% yoy serta dapat mendorong pertumbuhan fee
dapat menawarkan yang produk dan jasa yang based income dari investasi sebesar 19,69%.
personalized sesuai kebutuhan nasabah.
258 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 261
Laporan Tahunan
2025
BISNIS KONSUMER 3. Kartu Kredit dan Digital Lending
Bisnis konsumer BRI menawarkan produk yang memudahkan Kartu Kredit BRI merupakan produk Alat Pembayaran
nasabah individu memperoleh berbagai kebutuhan barang Menggunakan Kartu (APMK) berbasis pinjaman tanpa
konsumsi seperti rumah, kendaraan, traveling, pendidikan agunan yang bekerja sama dengan prinsipal, dan dapat
dan berbagai macam barang konsumsi lainnya. Kredit digunakan untuk pembayaran transaksi di merchant
konsumer BRI memberikan suku bunga yang kompetitif maupun penarikan tunai melalui jaringan prinsipal. Kartu
dan proses yang cepat dan aman. Produk- produk kredit Kredit BRI hadir dalam berbagai varian produk untuk
konsumer BRI yang tersedia di tahun 2025 yaitu: melayani kebutuhan beragam segmen, mulai dari mass
1. Kredit BRIguna market, mass affluent, affluent, hingga commercial. Dalam
Kredit BRIguna merupakan kredit yang diberikan kepada pengembangannya, BRI telah meluncurkan berbagai
calon debitur/debitur dengan sumber pembayaran produk kartu kredit co-branding melalui kerja sama
(repayment) berasal dari sumber penghasilan tetap atau dengan partner strategis untuk memperluas penetrasi ke
fixed income (gaji/uang pensiun), dengan jenis antara berbagai ekosistem digital, termasuk travel, e-commerce,
lain BRIguna Karya, BRIguna Pra Purna dan BRIguna lifestyle, pembayaran, dan solusi bisnis, dengan
Purna. memanfaatkan model open banking serta integrasi
2. Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) berbasis API. Untuk meningkatkan kualitas layanan
KPR merupakan kredit/penyediaan dana yang diberikan nasabah serta mempercepat Service Level Agreement
untuk membiayai kepemilikan Properti Residensial yang (SLA), BRI telah melakukan digitalisasi end-to-end pada
digunakan untuk pembelian baru/bekas, ambil alih proses bisnis kartu kredit, mencakup tahap akuisisi,
(take over), pembangunan serta renovasi dengan objek underwriting, pengelolaan portofolio, hingga penagihan.
berupa rumah tinggal, rumah toko (ruko), rumah kantor Selain itu, Kartu Kredit BRI saat ini juga telah terintegrasi
(rukan) dan kavling siap bangun. sebagai sumber dana transaksi QRIS di aplikasi BRImo.
Tabel Kinerja (Produktivitas) Bisnis Konsumer
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Kredit BRIguna 149.231.264 135.793.674 13.437.590 9,90%
Kredit Pemilikan Rumah (KPR) 66.341.479 58.552.166 7.789.313 13,30%
Kartu Kredit, Digital Lending, KKB dan Lainnya 9.198.923 8.896.664 302.259 3,40%
Total Bisnis Kredit Konsumer 224.771.666 203.242.504 21.529.162 10,59%
Funding Under Management (FUM) 242.087.443 205.072.210 37.018.233 18,05%
Pertumbuhan bisnis difokuskan pada debitur top tier di re-engineering berupa digitalisasi proses pengajuan dan
masing-masing regional yang diikuti optimalisasi bisnis dari prakarsa kredit melalui BRISPOT dan juga pengembangan
ekosistem debitur, sehingga mendorong pertumbuhan bisnis digital platform HOMESPOT sebagai mortgage ecosystem
konsumer khususnya BRIguna dan KPR tumbuh kompetitif, engine serta program pemasaran KPR BRI Property Expo
Kredit BRIguna tahun 2025 sebesar Rp149,23 triliun, tumbuh yang telah dilaksanakan pada tahun 2025 di berbagai kota
positif di 9,90%. Demikian pula dengan KPR yang tumbuh besar. Selain itu adanya penyaluran program KPR FLPP
13,30% dari Rp58,55 triliun di tahun 2024 menjadi Rp66,34 sebanyak 33.309 unit dengan total pencairan baru KPR pada
triliun di tahun 2025. 2025 sebesar Rp16,16 triliun. Komitmen BRI ini ditunjukkan
dengan pertumbuhan penyaluran KPR BRI selama 5 (lima)
Pertumbuhan kredit BRIguna pada 2025 didukung dengan tahun terakhir rata-rata 13% melebihi rata-rata pertumbuhan
optimalisasi leads eligible dari nasabah payroll dan digitalisasi industri. BRI menjadi satu-satunya Bank Buku IV dengan
proses, pengajuan BRIguna menggunakan ponsel serta akad positive growth market share KPR di tahun 2025.
digital memberikan akses dalam pengajuan secara fully digital
melalui BRImo Super Apps tanpa harus datang ke bank atau BRI selalu berkomitmen untuk meningkatkan pertumbuhan
unit kerja BRI. BRIguna juga memberikan program-program pinjaman konsumer lainnya (credit card, digital lending dan
yang menarik dan kompetitif. Pencairan total kredit BRIguna KKB) yang solid. Tahun 2025, pinjaman konsumer lainnya
pada 2025 sebesar Rp35,7 triliun. Sedangkan pertumbuhan (credit card, digital lending dan KKB) tumbuh sebesar
KPR didukung beberapa hal antara lain business process Rp302,26 miliar atau 3,40% dari tahun 2024. Peningkatan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 259
Page 262
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
tersebut dihasilkan dari penetrasi akuisisi ETB yang meningkat Strategi Bisnis Konsumer BRI akan selalu selaras dengan
dari 21% menjadi 52% secara yoy melalui optimalisasi leads dengan aspirasi BRI Group yang dimulai dari 2025 hingga
simpanan, skema pre-washed dan channel akuisisi digital. 2029. Untuk mendukung pencapaian aspirasi tersebut serta
Selain itu, juga didorong oleh peningkatan volume transaksi mempertimbangkan kondisi internal dan eksternal BRI, maka
QRIS CC pada BRImo sebesar 140%. pada tahun 2026 hingga tahun 2030 bisnis konsumer BRI
akan mengusung tema Grow Stronger, Built to Last, Lead
Strategi Bisnis Konsumer Tahun 2026 the Market dengan fokus 4 pilar (enablers) berupa targeted
Transformasi digital secara berkelanjutan dilakukan melalui source of growth, robust risk management, operational and
penguatan kapabilitas retail banking dan peningkatan service excellence and elevate people and organization,
efisiensi operasional melalui penyempurnaan proses bisnis yang pada akhirnya bertujuan untuk meningkatkan ekspansi
guna mendorong pertumbuhan bisnis konsumer yaitu dan efisiensi proses bisnis.
fokus pengembangan diarahkan pada optimalisasi potensi
nasabah payroll BRI sebagai sumber pertumbuhan yang Adapun langkah-langkah strategis yang akan ditempuh
berkualitas. Untuk mencapai aspirasi bisnis konsumer untuk mendukung hal-hal tersebut diantaranya yaitu:
tersebut, BRI tetap berfokus pada peningkatan pangsa 1. Pemanfaatkan predictive analytics dan integrasi
pasar melalui pertumbuhan yang selektif dan ekspansi yang data leads ke platform digital seperti BRISPOT untuk
terarah dengan memanfaatkan berbagai program Kredit mendukung proses pemasaran yang lebih efektif,
BRIguna, menjaga hubungan baik dengan Kementrian- efisien, dan prudent khususnya untuk produk pinjaman
Kementrian, Kredit Perumahan Rakyat Subsidi (KPRS), KPR konsumer (BRIguna, KPR, kartu kredit, digital lending
BRI Expo dengan prudent dalam risiko yang terkendali guna dan KKB) serta produk wealth management (investasi
menghindari pemburukan kualitas kredit dan mendorong dan asuransi). Untuk mendukung ketersediaan dan
perbaikan kolektibilitas dengan prudent dalam risiko yang kualitas data leads yang baik maka BRI memaksimalkan
terkendali guna menghindari pemburukan kualitas kredit dan potensi nasabah inti kerjasama. Fokus peningkatan
mendorong perbaikan kolektibilitas. user experience dan kecepatan proses secara prudent,
digitalisasi dan integrasi (BRImo, PA, partner), leads
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Bisnis Konsumer management, perbaikan proses bisnis dan produk.
Peningkatan layanan dan kemudahan menjadi kunci dalam 2. Untuk menumbuhkan market share, BRIguna dan KPR
pertumbuhan kredit konsumer, hal ini didukung dengan akan menjadi main engine dalam meningkatkan portofolio.
digitalisasi proses kredit BRIguna dan KPR. Efisiensi akan Di tahun 2026, BRIguna akan fokus mengakselerasi bisnis
dilakukan melalui perbaikan bisnis proses guna mendorong ke pegawai sektor BUMN, Rumah sakit dan perusahaan
pertumbuhan bisnis konsumer, antara lain adalah BRIguna swasta bonafit dengan tetap menjaga Business as Usual
Digital dan HOMESPOT. Dengan customer base yang (BAU) di sektor pemerintah dan pensiunan. Sedangkan
besar dan jaringan tersebar luas di seluruh Indonesia untuk KPR, selain fokus menjalin kerjasama dengan
maka digitalisasi proses bisnis menjadi salah satu kunci developer terbaik skala nasional, satu bentuk komitmen
pertumbuhan yang terjaga ke depannya. Dengan ini yang dilakukan adalah membangun platform mortgage
diharapkan pelayanan kredit konsumer semakin mudah ecosystem (Homespot.id) yang mengakomodir seluruh
namun tetap memperhatikan risk dan tetap prudent. Market stakeholder di segmen properti. Fokus ekspansi pada
share BRIguna saat ini merupakan yang tertinggi (market produk high-yield dengan profil risiko terjaga (BRIguna
leader), sedangkan KPR BRI saat ini merupakan Top 5 Bank segmen Swasta middle high income dan Pensiunan, KPR
penyalur KPR terbesar di Indonesia. Tier 1), didukung oleh basis leads berkualitas dan sehat.
3. Pergeseran demografis nasabah menempatkan Gen Z
Prospek Usaha dan Strategi Bisnis Konsumer Tahun 2026 sebagai kekuatan ekonomi baru yang mengutamakan
Perkembangan teknologi digital dan data telah mengubah kecepatan, transparansi, dan kemudahan akses digital,
cara industri perbankan berinteraksi dengan nasabah. sementara segmen affluent tetap menjadi pendorong
Persaingan yang semakin ketat mengharuskan bank utama volume dan nilai transaksi melalui tingkat spending
untuk dapat memahami kebutuhan dan perilaku nasabah yang tinggi. Penetrasi kepada ETB akan menjadi
secara lebih mendalam. BRI sebagai salah satu bank salah satu fokus akuisisi yang akan dilakukan untuk
terbesar di Indonesia perlu meningkatkan kemampuannya meningkatkan product holding nasabah serta nasabah
dalam mengelola data nasabah secara optimal, agar HNWI. Menyikapi hal tersebut, pada tahun 2026 Kartu
dapat memberikan penawaran produk yang relevan serta Kredit BRI memfokuskan strategi pada revamp proposisi
meningkatkan loyalitas nasabah. Bisnis Konsumer BRI yang produk affluent dan mass card agar semakin relevan dan
memiliki jangkauan produk dan layanan yang luas baik kompetitif, didukung oleh penguatan seamless customer
dari produk pinjaman (consumer loan and credit card), journey di BRImo serta optimalisasi aktivasi dan transaksi
dan produk pengelolaan keuangan (wealth management). melalui personalized campaign berbasis data analytics.
260 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 263
Laporan Tahunan
2025
RINGKASAN KINERJA RETAIL FUNDING & RETAIL TRANSACTION
Dalam upaya memenangkan persaingan retail banking dan pertandingan bola, serta tersedianya fitur investasi
dan sejalan dengan inisiatif tahun 2025 yaitu ”Transform seperti tabungan emas dan reksadana. Langkah ini
Funding Franchise”, BRI terus fokus pada inisiatif menggambarkan komitmen BRI dalam menyediakan
penguatan kapabilitas perkembangan atas retail funding akses mudah terhadap layanan nasabah.
dan retail transaction dengan memperkuat SuperApp
BRImo antara lain dari segi peningkatan jumlah user, Selain itu, BRI juga fokus menjaga transaksi nasabah
penambahan fitur-fitur unggulan, serta keandalan untuk terus berada dalam sistem BRI melalui
sistem terus dijaga untuk semakin mempermudah peningkatan share dan produktivitas merchant EDC
nasabah agar dapat bertransaksi secara seamless. dan QRIS. Berbagai macam inisiatif juga terus dilakukan
Selain itu meningkatkan loyalitas nasabah BRImo untuk memperkuat akseptasi merchant BRI di pasaran
dengan menghadirkan berbagai pilihan fitur baru. seperti melakukan kerjasama dengan berbagai partner
strategis, meningkatkan persebaran merchant di urban
BRImo SuperApp semakin populer dan telah digunakan area, memperkuat alat monitoring dan menambahkan
oleh 45,9 juta nasabah mencatatkan lebih dari Rp5,6 fitur-fitur unggulan untuk meningkatkan transaksi
miliar transaksi sepanjang tahun dengan volume Rp7,08 merchant BRI sebagai pilihan utama dalam pembayaran.
triliun. Pertumbuhan transaksi ini juga sejalan dengan
strategi BRImo yang gencar melakukan inovasi melalui Dengan adanya berbagai inisiatif untuk meningkatkan
pemanfaatan teknologi untuk menciptakan layanan dana retail yang telah dilakukan selama tahun 2025,
perbankan yang lebih inklusif, efisien dan memberikan terbukti bahwa pertumbuhan tabungan Retail BRI
nilai tambah bagi nasabah baik dari segi fitur maupun tumbuh merata sepanjang tahun ini. Hal ini menunjukan
kemitraan dengan berbagai partner strategis. Transaksi bahwa upaya, strategi dan kebijakan yang telah kami
bersama BRImo kini dapat dilakukan melewati batas lakukan untuk menjaga transaksi nasabah untuk terus
lintas negara dengan hadirnya fitur untuk transaksi berputar di BRI dan meningkatkan akuisisi berkualitas
internasional seperti pembukaan rekening menggunakan mampu menciptakan pertumbuhan yang stabil dan
nomor handphone luar negeri, transfer ke lebih dari 100 sustain. Tahun 2025, tabungan tumbuh Rp42,2 triliun
negara dan pembayaran QR Empat negara di Singapura, atau mencatatkan kenaikan 2,5x lipat dibandingkan
Malaysia, Thailand, dan Jepang. Penambahan fitur nominal pertumbuhan pada tahun sebelumnya. BRI
lifestyle yang dapat membantu nasabah dalam optimis bahwa tren pertumbuhan positif ini akan terus
melakukan pembelian tiket pesawat, tiket kereta api, berlanjut ke depannya.
serta hadir juga fitur baru seperti pembelian tiket konser
BISNIS RETAIL FUNDING
BRI memiliki produk retail funding yang beragam untuk - BritAma Mitra
memenuhi kebutuhan seluruh nasabah. Informasi mengenai Merupakan tabungan yang diperuntukkan khusus
jenis produk dana pihak ketiga retail antara lain sebagai bagi nasabah perusahaan mitra/kerjasama dengan
berikut: fasilitas yang ditawarkan adalah layanan penyaluran
1. Tabungan BRI gaji (payroll) bagi karyawannya, kerjasama khusus,
Varian produk tabungan yaitu sebagai berikut: kerjasama Pendidikan dan penyaluran Dana Bantuan.
Tabungan BRI BritAma - BritAma Rencana
BritAma merupakan tabungan bagi nasabah individu yang Tabungan berjangka bagi nasabah yang memiliki
dilengkapi dengan fasilitas perbankan digital serta online minat investasi atau perencanaan keuangan dengan
real time system yang memudahkan nasabah dalam fitur Automatic Fund Transfer (AFT) dimana nasabah
bertransaksi kapanpun dan dimanapun serta dilengkapi dapat menentukan sendiri tanggal dan nominal
gratis cover asuransi kecelakaan diri (personal accident). target dana yang diinginkan serta dilengkapi dengan
- BritAma Bisnis opsi fasilitas asuransi jiwa.
Kebutuhan limit transaksi yang lebih tinggi bagi Tabungan BRI Junio
nasabah retail funding baik individu maupun non Tabungan untuk memperkenalkan budaya menabung
individu dapat dipenuhi dengan BritAma Bisnis dan transaksi digital sejak dini kepada anak-anak yang
yang juga memberikan penawaran gratis biaya di bundling dengan kartu debit desain khusus yang
administrasi setiap bulannya. menarik.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 261
Page 264
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Tabungan BRI Simpedes deposito scripless untuk mengakomodir kebutuhan dan
Simpedes merupakan tabungan bagi nasabah individu kemudahan nasabah yang memiliki banyak bilyet dan
dan non individu dalam bentuk tabungan dengan mata bukti kepemilikan deposito diberikan dalam bentuk email
uang rupiah yang dilengkapi dengan fasilitas perbankan notifikasi sehingga nasabah dapat mengelola rekening
digital serta online real time system untuk memudahkan depositonya lebih efektif dan efisien.
nasabah dalam bertransaksi. 3. Debit BRI
2. Deposito BRI (Depo BRI) Debit BRI adalah kartu debit yang berfungsi sebagai
Pilihan investasi bagi nasabah yang tersedia dalam alat transaksi finansial dan non finansial. Kartu debit
berbagai pilihan mata uang baik Rupiah maupun valas BRI dapat digunakan untuk melakukan transaksi on/
dengan suku bunga yang kompetitif dengan jangka off us secara offline menggunakan EDC BRI ataupun
waktu penempatan 1 (satu) hingga 36 bulan. Produk bank lain, serta dapat digunakan untuk transaksi online
ini diperuntukkan bagi nasabah individu maupun non menggunakan metode debit online (transaksi di merchant
individu yang menginginkan imbal hasil lebih besar jaringan Mastercard), direct debit (transaksi di merchant
dibandingkan produk tabungan. Pembukaan deposito kerjasama BRI), debit multi-currency (fitur Kartu Debit
dapat dilakukan melalui BRImo atau unit kerja BRI dengan Mastercard BRI yang bisa dihubungkan dengan berbagai
dua pilihan mekanisme pemberian bunga yaitu langsung rekening dengan mata uang asing). Selain kartu debit
diberikan melalui rekening atau ditambahkan ke dalam dalam bentuk fisik, saat ini juga telah tersedia kartu
komponen pokok deposito (add on) selain itu deposito BRI debit virtual dimana penerbitan kartunya dilakukan
juga dapat diposisikan sebagai instrumen penempatan melalui SuperApp BRImo yang dapat digunakan untuk
Devisa Hasil Ekspor (DHE) yang kredibel bagi para bertransaksi di merchant, situs, atau aplikasi online yang
eksportir. Saat ini BRI juga telah mengembangkan produk memiliki jaringan Visa.
Tabel Kinerja Bisnis Retail Funding
(dalam miliar Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Total DPK 934.491 892.201 42.291 4,74%
Total CASA 701.759 643.533 58.226 9,05%
Tabungan 584.893 542.667 42.226 7,78%
Giro 116.866 100.992 15.875 15,72%
Total Dana Pihak Ketiga (DPK) Ritel tahun 2025 sebesar Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Retail Funding
Rp934,49 triliun, meningkat 4,74% yoy dibandingkan dengan Akselerasi transformasi layanan melalui sinkronisasi
tahun 2024 yang sebesar Rp892,20 triliun. Peningkatan penyempurnaan standar operasional dan platform
tersebut terutama berasal dari pertumbuhan CASA sebesar enhancement merupakan langkah krusial dalam memperkuat
9,05% secara yoy yang dipengaruhi oleh peningkatan ekosistem digital perusahaan. Inisiatif ini diproyeksikan
tabungan sebesar 7,78% secara yoy tumbuh Rp42,23 triliun. untuk mengekspansi basis nasabah secara eksponensial
serta meningkatkan loyalitas, yang pada akhirnya akan
Strategi Retail Funding Tahun 2025 mengoptimalkan struktur low-cost funding yang berbasis
Strategi Retail Funding berfokus pada diversifikasi source of transaksi dan berkelanjutan (sustainable).
growth dengan peningkatan kolaborasi antar segmen bisnis
dan anak perusahaan, dengan meliputi perluasan bisnis Prospek Usaha dan Strategi Retail Funding Tahun 2026
dengan ekspansi pada ekosistem payroll, korporasi serta Dalam mencapai Aspirasi 2026 Bank Rakyat Indonesia
manajemen perusahaan, selain optimalisasi low cost funding yaitu Transform Funding Franchise, Bisnis Retail Funding
yang berbasis dari akselerasi transaksi dan digital channel, di tahun 2026 ini akan tetap melakukan fokus strategi yang
selain itu penetrasi penguasaan di wilayah, dan terakhir sama pada tahun 2025 dengan melakukan penyempurnaan
penguatan kapabilitas dan produktivitas tenaga pemasar. dan tetap fokus diversifikasi source of growth peningkatan
kolaborasi antar segmen bisnis dan anak perusahaan.
262 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 265
Laporan Tahunan
2025
BISNIS RETAIL TRANSACTION
BRI terus memperkuat ekosistem payment digital dimana hadir untuk dapat bertransaksi antar negara di empat
hal ini tercermin melalui penetrasi produk transaksi yang negara asing seperti Singapore, Malaysia, Thailand, dan
semakin komprehensif. Mulai dari solusi mobile banking Jepang. Perluasan fitur ini dirancang untuk memberikan
unggulan BRImo hingga berbagai produk acceptance fleksibilitas bagi merchant dan kemudahan nasabah
payment seperti EDC Merchant dan QRIS. Integrasi seluruh yang secara langsung berkontribusi pada peningkatan
layanan ini merupakan strategi utama dalam mengoptimalkan volume transaksi dan produktivitas ekosistem digital.
peningkatan volume transaksi guna mendorong pertumbuhan 3. BRImo
CASA yang lebih sustainable. Merupakan financial super apps yang hadir dengan
1. EDC Merchant memberikan keunggulan yang mendukung penuh
EDC merchant BRI kini hadir dengan memberikan kinerja layanan digital BRI melalui penyediaan platform
beberapa fitur pembayaran yang dapat digunakan untuk transaksi harian yang lengkap. Dukungan fitur transfer
memudahkan semua layanan tidak hanya menerima internasional ke lebih dari 100 negara serta kemudahan
pembayaran dari kartu (debit/kredit) dalam negeri namun pembayaran QR mancanegara. Selain itu, saat ini
sudah lintas batas yang memungkinkan penerimaan BRImo hadir memberikan berbagai fitur investasi untuk
berbagai jenis kartu internasional. Adanya dukungan memberikan kemudahan pilihan nasabah dalam memilih
fitur baru contactless pada perangkat EDC merchant BRI produk investasi seperti fitur investasi emas (tabungan
memastikan proses pembayaran menjadi lebih efisien emas, jual dan beli emas, cicil dan gadai emas) dan
dan modern, baik bagi nasabah domestik maupun pembelian reksadana. BRImo juga berhasil mengintegrasi
wisatawan mancanegara. layanan urban lifestyle melalui fitur pembayaran tiket
2. QRIS hiburan seperti pembelian tiket pertandingan bola,
BRI memperkokoh pilihan channel payment digital tiket sewa lapangan padel, tiket konser. Penetrasi pada
dengan produk QRIS, tidak hanya terdiri dari QRIS berbagai aktivitas yang sedang populer di masyarakat
dinamis dan statis namun BRI telah menghadirkan dilakukan untuk memacu akselerasi transaksi digital
solusi QRIS API untuk integrasi sistem kasir (POS) serta sekaligus memperkuat BRImo sebagai solusi financial
fitur QRIS tap yang inovatif. Selain itu, kini QRIS BRI dan daya hidup yang komprehensif.
Tabel Kinerja (Produktivitas) Bisnis Retail Transaction
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
BRImo (juta) 45,9 38,6 7,32 18,96%
Transaksi BRImo (miliar) 5,62 4,31 1,31 30,41%
Volume Transaksi BRImo (Rp triliun) 7.077 5.541 1.536 27,71%
Secara kinerja bisnis retail transaction tahun 2025 khususnya penguatan kapabilitas, kolaborasi strategis dalam ekosistem
pada item BRImo, akselerasi peningkatan jumlah pengguna BRI Group, serta guna meningkatkan customer engagement
BRImo secara yoy sebesar 18,96% dan volume transaksi dan kontribusi CASA-based transaction secara sustainable.
secara yoy sebesar 27,71% hal ini didukung melalui fitur fitur
BRImo yang semakin beragam dan user friendly. Sehingga Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Bisnis Retail
inovasi yang dihadirkan secara berkelanjutan memastikan Transaction Tahun 2025
BRImo tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam Sepanjang tahun 2025, BRI berhasil memperkokoh
memenuhi kebutuhan transaksi finansial dan gaya hidup keunggulan kompetitif di industri perbankan melalui
yang praktis, aman dan efisien. transformasi ekosistem pembayaran yang holistik dan
inklusif dengan fokus strategi pada peningkatan inovasi
Strategi Bisnis Retail Transaction Tahun 2025 transaksi yang diwujudkan melalui penguatan kapabilitas
Strategi Retail Transaction di tahun 2025 berfokus pada BRImo sebagai financial super apps yang memberikan
penguatan pertumbuhan transaksi yang berkelanjutan layanan berbagai fitur baru. Pada sisi acceptance payment
melalui melalui peningkatan produktivitas digital channel, seperti EDC dan QRIS, telah berhasil dilakukan upgrade
akselerasi penetrasi merchant potensial, serta penguatan infrastruktur pada EDC Merchant yang kini mendukung
penetrasi BRImo pada masyarakat urban lifestyle. Strategi teknologi contactless serta perluasan fitur pembayaran
ini didukung oleh penyederhanaan onboarding digital, QR yang bisa bertransaksi di empat negara asing seperti
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 263
Page 266
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Singapore, Malaysia, Thailand dan Jepang. Serta adanya di tahun 2026 ini akan melanjutkan arah strategis yang
fitur QRIS Tap untuk memastikan efisiensi dan kemudahan telah dijalankan pada periode sebelumnya sebagai bagian
transaksi yang lebih tinggi bagi mitra bisnis maupun nasabah. dari upaya penguatan kinerja yang berkelanjutan dengan
melakukan penyempurnaan dan tetap fokus diversifikasi
Prospek Usaha dan Strategi Bisnis Retail Transaction source of growth serta peningkatan kolaborasi antar segmen
Tahun 2026 bisnis dan anak perusahaan.
Dalam mencapai Aspirasi 2026 Bank Rakyat Indonesia yaitu
Transform The Funding Franchise, Bisnis Retail Transaction
Segmen Korporasi
Segmen Korporasi meliputi Bisnis Korporasi, Bisnis Institusi, Bisnis Transaction Banking dan Bisnis Sindikasi.
RINGKASAN KINERJA BISNIS CORPORATE BANKING
Di tengah dinamika ekonomi global dan kompetisi korporasi. Sepanjang 2025, jumlah pengguna tumbuh
industri yang semakin ketat, Bisnis Corporate Banking 36,3% yoy dengan peningkatan pengguna aktif sebesar
pada tahun 2025 membukukan kinerja yang solid 48,06%. Nilai transaksi meningkat 36,29% yoy dan
dengan tetap mengedepankan prinsip quality growth frekuensi transaksi naik 33,77%, mencerminkan peran
dan disiplin risiko. Transformasi terintegrasi melalui QLola yang semakin dominan dalam operasional
penguatan human capital, akselerasi digital, serta keuangan nasabah serta kontribusinya terhadap
orkestrasi ekosistem menjadi fondasi dalam menjaga peningkatan fee based income dan efisiensi operasional.
momentum pertumbuhan sekaligus membangun
struktur bisnis yang lebih resilien dan berkelanjutan. Bisnis Kelembagaan (Kementerian dan Lembaga, TNI,
dan Polri) juga menunjukkan kinerja positif sepanjang
Hingga Desember 2025, portofolio pinjaman segmen 2025. BRI mempertahankan posisi sebagai market
Corporate mencapai Rp352,02 triliun, tumbuh 38,3% leader dengan pangsa satuan kerja (satker) sebesar
dibandingkan Rp254,24 triliun pada Desember 2024. 53,98% dan payroll sebesar 55,67%. Pencapaian
Pertumbuhan ini ditopang oleh dukungan pada program ini mempertegas peran strategis Corporate Banking
pemerintah pembiayaan pada sektor-sektor prioritas dalam mendukung layanan keuangan sektor publik
dan ekosistem terkait. Kualitas aset tetap terjaga sekaligus memperkuat basis dana dan ekosistem bisnis
melalui penerapan prinsip kehati-hatian, sementara kelembagaan
struktur pendanaan diperkuat melalui peningkatan
CASA berbasis transaksi dan disiplin pricing yang tetap Arah Strategi 2026
mendukung pertumbuhan dana pihak ketiga. Memasuki tahun 2026, Direktorat Corporate Banking
memfokuskan strategi pada penguatan pertumbuhan
Disisi transaction banking, Corporate Banking terus berkualitas dan daya saing berkelanjutan melalui empat
mendorong optimalisasi layanan cash management, prioritas utama:
trade finance, foreign exchange, virtual account, 1. Driving Quality Growth through Strategic Client
liquidity management, hingga supply chain financing. Acquisition and Digital Excellence
Strategi ini difokuskan pada peningkatan pengelolaan Fokus pada sektor strategis seperti global supply
operating account untuk mendorong pertumbuhan chain, digital economy, healthcare, renewable
CASA berbasis transaksi, optimalisasi pricing, energy/ESG, energy and mining, FMCG, serta
penguatan solution-led engagement, dan kombinasi ekosistem terkait. Penguatan transaction-based
pendekatan berbasis ekosistem dengan cross-selling banking (trade finance, cash management, foreign
guna memastikan pertumbuhan yang selaras dengan exchange, structured finance, syndication, dan
peningkatan profitabilitas dan efisiensi biaya secara supply chain financing) untuk meningkatkan CASA
berkelanjutan. korporasi dan menurunkan cost of fund, didukung
akselerasi digitalisasi proses dan pengembangan
QLola by BRI semakin mengukuhkan perannya sebagai kapabilitas QLola sebagai integrated corporate
integrated primary transaction platform bagi nasabah platform.
264 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 267
Laporan Tahunan
2025
2. Integrating Ecosystem and Elevating Customer untuk memastikan kesiapan SDM menghadapi
Excellence kompleksitas bisnis korporasi yang semakin dinamis.
Corporate Banking berperan sebagai katalis 4. Robust Risk and Control
pembuka value chain lintas direktorat melalui Menjalankan disiplin selective growth, penguatan
pendekatan One BRI Solution, mengorkestrasi early warning system berbasis data, serta
ekosistem dari Corporate hingga SME, Mikro, dan peningkatan governance dan internal control untuk
Ultra Mikro, serta menyempurnakan end-to-end menjaga kualitas aset dan keberlanjutan bisnis.
customer journey yang seamless.
3. Human Capital Transformation Strategi tersebut menjadi landasan Corporate Banking
Membangun world-class bankers dengan dalam melanjutkan pertumbuhan yang sehat, kompetitif,
kompetensi di bidang core credit, corporate finance, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran
transaction banking, digital, leadership, dan ESG, strategisnya sebagai katalis utama pertumbuhan BRI
serta mendorong cross-functional exposure Group.
BISNIS KORPORASI
Segmen Korporasi di BRI dikelola oleh Direktorat Corporate 1. Transformasi SDM melalui pengembangan world-
Banking yang meliputi Bisnis Korporasi, Bisnis Institusi, class corporate and transaction bankers. Program
Bisnis Transaction Banking, serta Bisnis Sindikasi. Cakupan ini memperkuat kompetensi inti di bidang core credit,
produk dan layanan Bisnis Korporasi meliputi pengelolaan corporate finance, dan transaction banking guna
simpanan, pemberian berbagai jenis fasilitas pembiayaan, memastikan kesiapan insan Corporate Banking dalam
pelayanan beragam transaction banking dan layanan jasa menghadapi kompleksitas bisnis global dan kebutuhan
bisnis perbankan, serta layanan perbankan end-to-end nasabah yang semakin sophisticated.
untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan nasabah 2. Disisi digital, BRI telah memperkuat QLola sebagai
korporasi melalui pendekatan ekosistem. Untuk lebih fokus integrated corporate platform. QLola dikembangkan
dalam mengeksplorasi dan memenuhi kebutuhan nasabah sebagai single interface bagi nasabah korporasi untuk
dari hulu hingga ke hilir, maka sejak tahun 2025 BRI telah mengakses solusi transaction banking, trade finance,
membagi pengelolaan eksposur segmen korporasi melalui cash management, hingga layanan treasury secara
beberapa Group. Beberapa Group tersebut antara lain end-to-end, sehingga meningkatkan client experience,
Group Corporate Banking 1, Group Corporate Banking 2, efisiensi proses, dan daya saing BRI di pasar korporasi.
Group Corporate Banking 3, dan Group Corporate Banking 3. Penguatan peran Corporate Banking melalui pendekatan
4. Pengelolaan nasabah kelembagaan dilaksanakan oleh ekosistem, Corporate Banking mengambil peran sebagai
Group Institutional Business untuk memenuhi kebutuhan katalis yang menghubungkan nasabah korporasi besar
transaksi dan pengelolaan dana kelembagaan yang lebih ke segmen UMKM, untuk menciptakan pertumbuhan
optimal. Serta terdapat Group Wholesale Transaction Banking yang terintegrasi dan berkelanjutan di seluruh segmen
yang mengelola pengembangan produk-produk cash, trade, BRI Group.
hingga wholesale digital platform.
Melalui transformasi tersebut, Bisnis Corporate Banking terus
Pada tahun 2025, Bisnis Corporate Banking menginisiasi memperkuat pondasi bisnis yang lebih solid, digital-driven,
fase transformasi yang lebih terstruktur dan berdampak, dan berbasis ekosistem. Inisiatif ini tidak hanya memperkuat
sebagai respon strategis terhadap tantangan perlambatan kualitas aset, memperluas wallet share, serta meningkatkan
global, tekanan margin, dan meningkatnya persaingan CASA dan fee based income berbasis transaksi, tetapi juga
dalam akuisisi nasabah korporasi unggulan. Transformasi ini memberikan multiplier effect terhadap pertumbuhan lintas
dirancang secara menyeluruh melalui tiga inisiatif strategis segmen di BRI Group.
yang saling terintegrasi.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 265
Page 268
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Tabel Kinerja (Produktivitas) Segmen Korporasi
(Bank Only, dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Pinjaman 352.023.981 254.239.892 97.784.089 38,46%
Simpanan 525.597.204 467.933.609 57.663.595 12,32%
Giro 333.263.052 275.040.174 58.222.878 21,17%
Deposito 192.334.152 192.893.435 (559.283) 0,29%
Fee Based Income 3.888.420 3.170.934 717.486 22,63%
Berdasarkan tabel kinerja tersebut di atas untuk pinjaman (CoF) dilakukan melalui peningkatan CASA berbasis
segmen korporasi tahun 2025 sebesar Rp352,02 triliun, pengelolaan operating account, mendorong solusi
meningkat 38,46% dari posisi tahun 2024 sebesar Rp254,24 transaction banking yang terintegrasi, serta optimalisasi
triliun. Dari sisi simpanan tahun 2025 sebesar Rp525,60 pricing secara disiplin. Pendekatan ini memastikan
triliun, didominasi oleh giro sebesar Rp333,26 triliun. Hal ini profitabilitas yang optimal serta membangun struktur
sejalan dengan fokus segmen korporasi untuk memperkuat pendanaan yang lebih sehat dan efisien.
CASA secara berkelanjutan yang tercermin dari peningkatan 2. Ecosystem-Based Approach
porsi giro yang tumbuh 21,17% yoy menjadi Rp333,26 Mendorong penguasaan value chain dari anchor client
triliun. Fee based income segmen bisnis korporasi tahun untuk membuka peluang bisnis pada vendor, distributor,
2025 sebesar Rp3,89 triliun, tumbuh sebesar 22,63% dan mitra usaha lainnya. Strategi bundling produk,
dibandingkan dengan tahun sebelumnya. cross-selling, serta integrasi solusi pembiayaan dan
transaksi dilakukan untuk meningkatkan wallet share
Strategi Bisnis Korporasi Tahun 2025 dan memperkuat CASA berbasis aktivitas ekosistem.
Bisnis Corporate Banking terus memperdalam transformasi 3. Acceleration of Digital Transaction Platform (QLola)
bisnis dengan menitikberatkan strategi pada penguatan Mengakselerasi adopsi QLola sebagai integrated primary
fundamental bisnis melalui pertumbuhan kredit yang transaction platform yang mencakup cash management,
berkualitas, penurunan cost of fund, penguatan ekosistem, trade finance, treasury, dan solusi digital lainnya secara
serta peningkatan fee based income. Fokus utama diarahkan end-to-end. Peningkatan adopsi QLola difokuskan untuk
pada optimalisasi struktur pendanaan melalui peningkatan memperdalam pengelolaan operating account serta
CASA dari operating account nasabah korporasi, ekspansi memperkuat dana murah berbasis aktivitas transaksi
kepada sektor baru yang ekspansif, dan new-to-bank. nasabah.
Strategi ini dijalankan secara disiplin dengan pendekatan 4. Strengthening Relationship and Seamless Customer
ekosistem yang terintegrasi melalui adopsi platform QLola Experience
yang didukung peningkatan kapabilitas human capital Memperkuat kapabilitas Relationship Manager dalam
guna memastikan pertumbuhan yang sehat, selektif, dan pendekatan solution-led engagement dan proactive
berkelanjutan cross-selling, serta memastikan proses onboarding
hingga servicing berjalan lebih terstandarisasi dan
Sebagai implementasi dari arah tersebut, strategi bisnis efisien guna meningkatkan retensi dan loyalitas nasabah.
Corporate Banking 2025 difokuskan pada:
1. Quality Credit Growth and Funding Optimization Melalui strategi tersebut, Corporate Banking 2025 tidak
Fokus ekspansi kredit pada nasabah korporasi dengan hanya mendorong pertumbuhan volume bisnis, tetapi juga
fundamental kuat, potensi transaksi tinggi, dan memiliki memperkuat kualitas portofolio, struktur pendanaan yang
downstream ke UMKM, termasuk nasabah new-to- lebih efisien, serta integrasi ekosistem dan digital platform
bank. Sejalan dengan itu, upaya penurunan cost of fund sebagai fondasi pertumbuhan berkelanjutan.
266 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 269
Laporan Tahunan
2025
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Bisnis Korporasi 2. Strategi Bisnis Korporasi
Dalam menjaga daya saing di tengah persaingan yang Tantangan ke depan menjadi momentum bagi
semakin ketat dan tekanan margin industri, Bisnis Corporate Corporate Banking BRI untuk mempertegas diferensiasi
Banking terus melakukan perbaikan berkelanjutan dengan strategisnya dengan mendorong pertumbuhan yang
memperkuat kapabilitas pekerja serta mendorong diferensiasi berkualitas dan berkelanjutan melalui penguatan akuisisi
berbasis solusi, ekosistem, dan digital. Keunggulan nasabah strategis, integrasi ekosistem, transformasi
kompetitif dibangun tidak hanya dari skala bisnis, tetapi dari kapabilitas SDM, serta penguatan manajemen risiko
kemampuan menghadirkan solusi terintegrasi yang relevan, secara menyeluruh.
cepat, dan bernilai tambah bagi nasabah korporasi. a. Driving Quality Growth through Strategic Client
Acquisition and Digital Excellence
Disisi inovasi layanan, Corporate Banking memperkuat - Fokus pada akuisisi nasabah korporasi
kapabilitas structured finance, syndication, ESG-linked berkualitas di key sector growth (global supply
financing, serta supply chain solutions untuk memperbesar chain and downstreaming, digital economy,
wallet share dan menghadirkan solusi keuangan yang healthcare, renewable energy/ESG, FMCG,
komprehensif bagi nasabah. Integrasi data dan proses untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan,
end-to-end melalui QLola dan platform digital lainnya memperkuat kualitas aset, serta meningkatkan
memastikan pengalaman layanan yang seamless, terukur, CASA dan fee based income.
serta memberikan visibilitas dan kontrol yang lebih baik atas - Digitalisasi bisnis proses dan meningkatkan
arus kas dan eksposur keuangan, sehingga mendukung kapabilitas transaction banking melalui integrasi
pengambilan keputusan bisnis yang lebih cepat dan tepat. solusi cash, trade finance, treasury, ESG-
Pendekatan ini menegaskan komitmen Corporate Banking linked financial solution, structured finance,
untuk terus berinovasi, menjaga relevansi, dan memastikan syndication, dan supply chain solutions untuk
nasabah memperoleh layanan yang lebih efektif, efisien, dan memperbesar wallet share.
kompetitif. Keunggulan ini menjadi pondasi dalam menjaga - Penguasaan operating account untuk
relevansi, memperkuat loyalitas nasabah, dan mendorong membangun CASA berbasis transaksi.
pertumbuhan berkelanjutan bagi BRI Group. b. Integrating Ecosystem, Elevating Customer
Excellence
Prospek Usaha dan Strategi Bisnis Korporasi Tahun 2026 - Didukung oleh kekuatan jaringan dan kapabilitas
Uraian prospek usaha dan strategi bisnis ke depan tahun terintegrasi BRI Group, Corporate Banking
2026 untuk Bisnis Korporasi adalah sebagai berikut: berperan sebagai katalis pembuka value
1. Prospek Usaha chain lintas direktorat melalui pendekatan
Memasuki tahun 2026, pertumbuhan ekonomi global One BRI Solution, mengorkestrasi kebutuhan
diproyeksikan melambat di bawah tren historis, sekitar pembiayaan, transaksi, dan pengelolaan likuiditas
±3,3%,(IMF) seiring pelemahan perdagangan dan secara menyeluruh di setiap mata rantai bisnis
investasi global yang berkepanjangan. Di domestik, (principal, supplier, hingga buyer), sehingga
meskipun pertumbuhan Indonesia tetap solid di kisaran tercipta ekosistem yang terhubung, efisien, dan
±5%, PMI manufaktur yang sempat berada di bawah membentuk close-loop transaction dari segmen
level ekspansi (<50) mengindikasikan aktivitas produksi korporasi hingga mikro.
dan permintaan riil yang belum sepenuhnya kuat. Dalam - Inisiatif digital untuk menghadirkan integrated
industri perbankan, persaingan memperebutkan nasabah corporate solutions, dengan QLola sebagai
korporasi berkualitas (prime customers) semakin intens, platform utama dalam transformasi layanan
mendorong relaksasi non-price terms seperti covenant Corporate Banking melalui pemanfaatan AI dan
yang lebih fleksibel, bundling transaksi, dan structured data analytics.
banking yang lebih kompetitif, sementara tekanan c. Human Capital Transformation
margin tercermin pada kompresi profitabilitas bank - Signatured human capital curriculum dan
KBMI 4 meskipun volume bisnis relatif stabil. Kondisi ini program development untuk fit-for future world
menuntut Corporate Banking BRI untuk mengedepankan class Corporate Banker di bidang core credit,
pertumbuhan selektif berbasis kualitas aset, penguatan corporate finance, transaction banking, digital,
CASA berbasis transaksi, optimalisasi fee based leadership, dan ESG.
income, serta disiplin manajemen risiko guna menjaga
profitabilitas yang berkelanjutan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 267
Page 270
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
- Cross-functional exposure untuk memperkuat d. Robust Risk and Control Framework
kolaborasi dan business acumen serta - Penguatan early warning system dan portfolio
pengembangan kompetensi yang terarah untuk monitoring berbasis sektor.
memastikan kesiapan SDM dalam menghadapi - Integrasi pengelolaan risiko kredit, risiko
kompleksitas bisnis korporasi yang semakin portofolio, dan risiko operasional secara
dinamis. menyeluruh.
BISNIS INSTITUSI
BRI memiliki peran besar di bisnis institusi untuk menyediakan platform/ekosistem, dan lain-lain), value chain (pembiayaan
produk dan jasa layanan perbankan bagi lembaga atau vendor, pinjaman dalam/luar negeri, bank garansi, dan lain-
institusi negara yang bersumber dari Anggaran Pendapatan lain) dan pelayanan jasa perbankan lainnya untuk memenuhi
dan Belanja Negara (APBN). Solusi perbankan yang diberikan kebutuhan lembaga atau institusi sehingga BRI melayani
meliputi pengelolaan layanan simpanan (giro dan deposito), ekosistem bisnis secara keseluruhan. Nasabah yang dilayani
penyaluran gaji dan tunjangan kinerja ASN, penyaluran bisnis institusi adalah Kementerian/Lembaga Pemerintah,
bantuan sosial, penerimaan negara (pajak, PNBP, dan lain- TNI, Polri, Asuransi Negara, Badan Layanan Umum, dan
lain), digital banking (QLola, virtual account, kolaborasi Perguruan Tinggi Negeri.
Tabel Kinerja (Produktivitas) Bisnis Institusi
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Giro 52.902.628 44.327.501 8.575.127 19,34%
Deposito 74.276.190 63.342.352 10.933.838 17,26%
Giro Bisnis Institusi tahun 2025 sebesar Rp52,90 triliun, Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Bisnis Institusi
tumbuh 19,34% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Bisnis Institusi BRI merupakan market leader di dalam
Rp44,33 triliun. Peningkatan tersebut sejalan dengan strategi pengelolaan keuangan negara. Lebih dari 60% tabungan
Perseroan untuk meningkatkan penghimpunan dana murah dalam bentuk gaji (payroll) dan tunjangan kinerja
berbasis transaksi dengan mengoptimalkan bisnis nasabah Kementerian/Lembaga RI dikelola Bisnis Institusi BRI. Bisnis
institusi. Sedangkan Deposito Bisnis Institusi tahun 2025 Institusi telah berkolaborasi dalam digitalisasi layanan
sebesar Rp74,28 triliun, naik 17,26 % yoy. keuangan negara melalui berbagai produk seperti rekening
virtual account satuan kerja Kementerian/Lembaga yang
Strategi Bisnis Institusi Tahun 2025 dilengkapi dengan platform layanan transaksi QLola, Kartu
Bisnis institusi BRI mengikuti arah kebijakan stakeholder Kredit Pemerintah (KKP) atau Kartu Kredit Indonesia (KKI),
sebagai sumber pertumbuhan bisnis. Di dalamnya terdapat ecopay dan terlibat aktif dalam berbagai proses digitalisasi
berbagai program strategis seperti makan bergizi gratis platform keuangan di setiap Kementerian/Lembaga.
(MBG), koperasi desa dan kelurahan merah putih (KDKMP),
Sekolah Rakyat, ketahanan pangan, ketahanan energi, Prospek Usaha dan Strategi Bisnis Institusi Tahun 2026
hilirisasi investasi, Devisa Hasil Ekspor (DHE), dan kebijakan Prospek bisnis dari Kementerian/Lembaga masih sangat baik
lainnya. Bisnis Institusi fokus pada pertumbuhan CASA (giro), karena masih banyak peluang yang selama ini belum tergarap.
menjaga efisiensi Cost of Fund (DPK), menjadi jembatan bagi Selama ini, BRI kuat dalam dalam Sektor Belanja Pegawai
segmen bisnis BRI lainnya dalam menggarap value chain dan Belanja Bansos Kementerian/Lembaga. Rencana bisnis
bisnis institusi, dan membangun kerjasama yang bersifat ke depan, BRI telah mencanangkan untuk menggarap
platform digital banking dengan nasabah institusi. value chain belanja modal dan barang Kementerian/
Lembaga, seperti vendor financing, bank garansi, pinjaman
268 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 271
Laporan Tahunan
2025
pegawai, DPLK, kustodian, trustee dan menjadikannya digarap maksimal. Mulai dari saat pencairan anggaran oleh
sebagai ekosistem bisnis di sektor bisnis terkait. BRI juga Kementerian/Lembaga Pusat hingga ke penerima akhir
semakin banyak membangun berbagai kerjasama platform akan digarap maksimal sehingga menjadi ekosistem yang
digital pemerintah karena merupakan komponen terbesar berkesinambungan. Bisnis institusi BRI juga semakin efisien
dalam transformasi pengelolaan keuangan negara. Bisnis karena berhasil meningkatkan CASA dan menjaga Cost of
Institusi juga akan meningkatkan performa bisnis dari aliran Fund (DPK) di tengah persaingan ketat suku bunga.
simpanan APBN dari hulu ke hilir yang selama ini belum
BISNIS TRANSACTION BANKING
Bisnis Transaction Banking telah memainkan peran penting (BRIVA) yang mendukung kebutuhan transaksi keuangan
sebagai salah satu pilar utama untuk menjaga kelangsungan pada umumnya atau dapat disesuaikan (customized)
usaha BRI di tahun 2025 maupun di masa mendatang. terhadap kebutuhan nasabah.
Sebab peran besar bisnis transaction banking adalah 2. Giro BRI
mengakselerasi penghimpunan dana dan meningkatkan Merupakan produk simpanan yang melayani kebutuhan
perolehan fee based income. Sasaran segmen bisnis transaksional nasabah, dengan fasilitas penarikan
transaction banking yaitu perusahaan dan/atau instansi melalui warkat (cek/bilyet giro) serta dapat dilakukan
yang memiliki kebutuhan transaksi keuangan yang kompleks melalui ATM atau secara digital melalui QLola.
dan berkaitan erat dengan pengelolaan likuiditas. 3. Trade Finance BRI
Merupakan layanan ekspor impor secara komprehensif
Produk dan jasa yang ditawarkan bisnis Transaction Banking dan terintegrasi bagi eksportir/importir baik melalui
diantaranya adalah sebagai berikut: Letter of Credit (L/C) ataupun Non L/C dan Surat Kredit
1. QLola by BRI Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN). Berbagai layanan
Merupakan solusi layanan keuangan perbankan berbasis tersebut juga telah terintegrasi secara end-to-end
internet dengan user interface maupun berbentuk web dengan platform QLola dengan sebagai fitur digital trade.
services yang terhubung dengan sistem milik nasabah. 4. Bank Garansi BRI
Layanan yang diberikan bisa berbasis platform dan non- Merupakan layanan kebutuhan penjaminan bank
platform. Fitur layanan berbasis platform antara lain (kontinjensi) baik lokal maupun internasional dalam
fitur receivables, liquidity, payment, supply chain, trade bentuk fasilitas yang diberikan kepada nasabah baik
and guarantee dengan keunggulan user friendly, real dengan penjaminan asuransi, non-cash loan, cash
time dan memiliki fitur keamanan yang memadai (hard collateral hingga under counter-guarantee. Berbagai
and soft token). Adapun fitur-fitur transaksi berbasis layanan tersebut juga telah terintegrasi secara end-to-
non-platform berupa web services dan virtual account end dengan platform QLola dengan fitur Digital BG.
Tabel Kinerja (Produktivitas) Transaction Banking
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Revenue Trade Finance dan Bank Garansi 3.510.649 3.224.516 286.133 8,87%
Volume Cash Management (include QLola Cash
10.697.671.319 8.087.620.783 2.610.050.036 32,27%
Management)
Fee Based Income Cash Management (include QLola
133.429 131.136 2.293 1,75%
Cash Management)
Volume BRIVA 1.409.115.135 989.820.188 419.294.947 42,36%
Fee Based Income BRIVA 595.634 482.088 113.546 23,55%
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 269
Page 272
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Kinerja Transaction Banking di tahun 2025 secara umum Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Transaction Banking
menunjukkan peningkatan. Hal tersebut terlihat dari revenue Keunggulan kompetitif dan inovasi Transaction Banking
trade finance dan bank garansi yang bertumbuh sebesar berfokus pada product digitization dan integrated solution
8,87%. Pertumbuhan trade finance dan bank garansi sendiri yang salah satunya hasilnya adalah platform QLola. QLola
didukung oleh berbagai perbaikan prosedur operasional, adalah inovasi integrated corporate solution platform yang
produk, serta adanya digitalisasi trade dan guarantee memudahkan nasabah dalam mengakses berbagai produk
di platform QLola. Transaksi nasabah melalui platform dan layanan BRI dengan hanya satu kali login. Fitur single
QLola khususnya cash management selama tahun 2025 sign on access QLola terdiri dari produk cash and trade,
juga mengalami peningkatan. Volume cash management supply chain management, foreign exchange, investment
mengalami pertumbuhan sebesar 32,27%, dengan fee services, financial dashboard dan layanan lainnya.Tujuan
based income cash management meningkat sebesar 1,75%. dari keunggulan kompetitif produk dan inovasi Transaction
Sementara volume BRIVA meningkat sebesar 42,36%, Banking yang memiliki superior value propositions di market
dengan fee based income BRIVA mengalami pertumbuhan agar semakin reliable untuk meng-generate fee based
sebesar 23,55%. income dan low cost funding yang berasal dari transaksi.
Kombinasi keunggulan kompetitif dan inovasi dalam produk
Strategi Bisnis Transaction Banking Tahun 2025 dan layanan Transaction Banking memberikan nasabah
Strategi Transaction Banking untuk tahun 2025 adalah kemudahan, keamanan, dan efisiensi yang meningkat,
Accelerate to the Future by Developing Best in Class Product mendukung pertumbuhan bisnis secara keseluruhan.
yang terdiri dari:
1. Driving Targeted Revenue Expansion through DHE and Peran dan Strategi Bisnis Transaction Banking Tahun
Qlola Optimization. 2026
Memperkuat fondasi bisnis melalui program taktis untuk Peran dan Strategi Bisnis Transaction Banking Tahun 2026
meningkatkan akuisisi dan utilisasi Giro DHE serta adalah sebagai berikut:
transaksi QLola, sekaligus membangun pipeline yang 1. Capturing Supply Chain Shifts to Expand Transaction
lebih terdiversifikasi dari segmen baru dan nasabah Banking Footprint.
existing. Memperkuat penetrasi pasar melalui optimalisasi wallet
2. Building Critical Talent and Digital-Driven Commercial share di wilayah strategis serta percepatan akuisisi MNC
Capabilities. di sektor prioritas.
Melengkapi kebutuhan talenta melalui pemenuhan posisi 2. Strengthening Advisory and Analytics Capabilities.
strategis, pelaksanaan program hiring dan upskilling Membangun kapabilitas advisory dan analitik yang lebih
regional transaction banking, serta pembentukan kuat melalui pembentukan Treasury Advisory Team,
taskforce untuk mendorong peningkatan aktivasi dan penguatan fungsi data analytics, serta pengembangan
cross-selling QLola. model layanan klien yang lebih proaktif dan responsif.
3. Completing Core Digital Remediation and Platform 3. Establishing an End-to-End Integrated Digital Transaction
Readiness. Ecosystem.
Menuntaskan perbaikan fundamental QLola, termasuk Mengakselerasi transformasi digital melalui
remediasi isu yang ada dan pengembangan aplikasi pengembangan QLola sebagai platform terintegrasi
mobile, serta melanjutkan digitalisasi BRIspot Lending untuk solusi Cash, Trade, dan FX, dilengkapi fitur
hingga tahap penyelesaian. unggulan yang mendukung kebutuhan transaksi lintas
4. Embedding Structured Performance Management and negara dan monitoring aktivitas klien.
Risk-Aligned Execution 4. Embedding Structured Market Activation and Client
Membangun kerangka kerja yang lebih disiplin melalui Feedback Discipline.
penerapan sales metrics model, optimalisasi identifikasi Menyempurnakan pendekatan go-to-market melalui
fee based income, forum rutin risk and control serta penguatan materi solution selling, aktivasi branding yang
leadership alignment, dan penyelarasan pipeline bulanan lebih terarah, serta implementasi voice of client sebagai
dengan bisnis/RM. mekanisme feedback yang terstruktur.
270 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 273
Laporan Tahunan
2025
BISNIS SINDIKASI, PROPERTI DAN FARMASI
Bisnis Sindikasi, Properti dan Farmasi, Jasa Keuangan Non- pengalaman untuk melakukan inisiasi, memimpin
Bank, Multinational Company dan Digital and Services Group pembentukan kredit sindikasi (arranger dan loan structuring)
mengelola portofolio yang berfokus pada beberapa lini bisnis serta pengelolaan kredit sindikasi melalui jasa agency.
dan sektor-sektor usaha strategis antara lain sebagai berikut: Tingginya tingkat kepercayaan yang diberikan kepada BRI
1. Jasa Pengelolaan bisnis sindikasi dikelola oleh untuk berperan sebagai Mandated Lead Arranger sepanjang
Syndication Business Department meliputi fungsi tahun 2025 menjadi bukti konkrit bahwa BRI mengambil
arranger and loan structuring, dan agency (jasa peran aktif untuk memberikan pendanaan di berbagai sektor
keagenan untuk agen fasilitas, agen pengelola rekening usaha seperti infrastruktur, manufaktur, energi, minyak dan
penampungan/escrow account, dan agen jaminan). gas, petrochemical, perkebunan dan pertambangan. Hal ini
2. Financial Institution Department memiliki peran dalam juga sejalan dengan dengan fokus dan strategi Jasa bisnis
pengelolaan bisnis pada sektor jasa keuangan non-bank, sindikasi Bank BRI untuk mendukung pembiayaan pada
seperti Special Mission Vehicle, Kementerian Keuangan, sektor usaha hijau (green financing) dan proyek-proyek
Asuransi dan Penjaminan, Pasar modal dan lain-lain. strategis pemerintah multi-sektor dalam rangka pemerataan
3. Multinational Company Department mengelola bisnis pembangunan yang berkelanjutan di seluruh Indonesia.
terkait dengan foreign investment di Indonesia termasuk
di dalamnya sektor multifinance dan Penanaman Modal Untuk bisnis lainnya di luar Sindikasi, kami berperan aktif
Asing (PMA). dalam menyediakan jasa keuangan perbankan yang lengkap
4. Pharmaceutical and Property Department berfokus meliputi pemberian fasilitas kredit (cash loan dan non-cash
pada pengelolaan bisnis di sektor properti dan farmasi di loan), pengelolaan dana perusahaan, dukungan transaksi
Indonesia. melalui produk QLola serta jasa keuangan lainnya yang
5. Digital and Services Department mengelola bisnis di disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. Solusi lengkap
sektor digital dan jasa lainnya, termasuk di dalamnya yang ditawarkan BRI memberikan kontribusi terhadap kinerja
financial technology, pengelolaan kawasan ekonomi dan BRI secara keseluruhan dalam perolehan fee based income,
group usaha BRI. peningkatan aset pinjaman, maupun simpanan sebagai
sumber dana bank dengan produktivitas sebagai berikut:
BRI aktif dalam pasar kredit sindikasi perbankan di level
nasional maupun internasional (Asia Pacific). Departemen
sindikasi BRI memiliki kompetensi unggul yang mendukung
Tabel Kinerja (Produktivitas) Bisnis Sindikasi, Properti dan Farmasi
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Fee based income 334.515 288.042 46.473 16,13%
Total Pinjaman 21.738.236 18.719.869 3.018.367 16,12%
Total Simpanan 100.328.963 41.946.561 58.382.402 139,18%
Selama tahun 2025, Bisnis Sindikasi, Properti dan Farmasi dari penyediaan jasa kredit sindikasi dan pemberian kredit
berhasil membukukan total fee based income sebesar kepada nasabah untuk mendukung kegiatan operasional
Rp334,52 miliar meningkat sebesar Rp46,47 miliar atau di sektor-sektor bisnis yang dikelola oleh Bisnis Sindikasi,
16,13% lebih tinggi dibandingkan pencapaian di tahun 2024. Properti dan Farmasi.
Dominasi pencapaian fee based income tersebut berasal
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 271
Page 274
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Total pinjaman yang dikelola Bisnis Sindikasi, Properti dan serta menjajaki peluang dan pengembangan bisnis dengan
Farmasi sampai dengan tahun 2025 sebesar Rp21,74 triliun multinational company dan ekosistem kawasan industri di
tumbuh sebesar 16,12% atau Rp3,02 triliun dibandingkan Indonesia
dengan kinerja tahun sebelumnya. Disisi lain total simpanan
tahun 2025 tercatat sebesar Rp100,33 triliun yang merupakan Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Bisnis Sindikasi,
cerminan dari peningkatan kinerja sebesar 139,18% atau Properti dan Farmasi
meningkat Rp58,38 triliun dibandingkan tahun 2024. Peningkatan kualitas produk dan layanan perbankan
BRI serta didukung dengan peningkatan kapabilitas dan
Fokus dan Strategi Bisnis Sindikasi, Properti dan Farmasi kompetensi pekerja BRI menjadi keunggulan bersaing
Tahun 2025 dengan kompetitor. Pelayanan yang cepat, solutif dan
Bisnis Sindikasi, Properti dan Farmasi turut serta dalam mampu memenuhi kebutuhan nasabah merupakan inovasi
mendukung penyaluran kredit korporasi dengan skema dalam peningkatan bisnis ke depannya. Dalam bidang
sindikasi yang secara selektif menyasar pada proyek-proyek sindikasi, bisnis agency BRI telah memperluas pelayanannya
unggulan salah satunya pada proyek prioritas Pemerintah sebagai agen untuk offshore lenders dalam pembiayaan di
(Astacita Presiden Republik Indonesia) Infrastruktur, Indonesia. Di sektor lain, BRI terus memperdalam penetrasi
perkebunan, dan proyek hilirisasi tambang. dalam ekosistem nasabah melalui inovasi produk dan solusi
terintegrasi untuk mendorong pertumbuhan bisnis yang
Untuk mendukung strategi tersebut, peningkatan kapabilitas berkelanjutan serta memperluas kerjasama dengan berbagai
dan kompetensi individu relationship business manager stakeholders baik Pemerintah, Asosiasi, dan lembaga lainnya
di bisnis sindikasi terhadap profil bisnis korporasi serta dalam pengembangan bisnis kedepannya.
pembiayaan dengan skema Green Loan melalui structuring
sesuai standard Asia Pacific Loan Market Association/ Prospek Usaha dan Strategi Bisnis Sindikasi, Properti dan
APLMA telah mendorong fungsi arranger dan keagenan Farmasi Tahun 2026
dalam menangkap peluang bisnis, memperluas jaringan, Di tahun 2026, Bisnis Sindikasi, Properti dan Farmasi akan
serta meningkatkan efisiensi transaksi secara keseluruhan. menerapkan beberapa keys strategies untuk menangkap
peluang bisnis antara lain mempercepat akuisisi bisnis
Disisi lain Bisnis Sindikasi, Properti dan Farmasi juga nasabah-nasabah yang berkinerja unggul (top-tier client),
memaksimalkan pertumbuhan portofolio bisnis pada nasabah berfokus pada pertumbuhan CASA dan peningkatan utilisasi
eksisting yang berkinerja unggul serta fokus pada ekspansi digital platform BRI pada transaksi bisnis nasabah, berperan
bisnis di dalam ekosistem top-tier multifinance di Indonesia. aktif dalam inisiasi maupun pengelolaan jasa bisnis sindikasi
Penetrasi bisnis pada sektor bisnis digital and services juga dan menciptakan peluang bisnis baru melalui kerjasama
telah dilakukan oleh Bisnis Sindikasi, Properti dan Farmasi dengan multinational company.
antara lain ekosistem data center Indonesia, digital wallet
Segmen Lainnya
Segmen lainnya diantaranya meliputi Treasury & International Banking, yang mencakup aktivitas bisnis di bidang Treasury,
International Banking termasuk Unit Kerja Luar Negeri (UKLN), serta Layanan Jasa Pasar Modal (Investment Services) dan
Lainnya yang terdiri dari pendapatan dan beban dari aktivitas penyertaan selain penyertaan pada perusahan anak serta
pendapatan dan beban yang tidak dialokasikan ke segmen bisnis.
RINGKASAN KINERJA BISNIS TREASURY & INTERNATIONAL BANKING
Bisnis Treasury & International Banking (TIB) memiliki tiga bank, jaringan BRI di luar negeri, serta solusi bagi
pilar bisnis, yaitu bisnis Treasury, Bisnis Internasional, nasabah di segmen lainnya.
dan Bisnis Penunjang Pasar Modal (Investment Services)
yang didukung aktivitas enabler liquidity and funding Untuk mendukung tercapainya kerangka BRIvolution
management yang memperkuat struktur funding BRI Reignite sebagai landasan transformasi yang
secara bank wide. Termasuk juga di dalamnya adalah berkelanjutan, TIB juga bertransformasi secara adaptif
overseas channel yang terdiri dari Unit Kerja Luar Negeri dari penyeimbang likuiditas bank menjadi profit
(UKLN) serta Bank Representative (BR). TIB terus generator dengan pengelolaan likuiditas yang lebih
mengoptimalkan peran krusialnya dalam pengelolaan efisien, penguatan product penetration, serta perluasan
likuiditas Bank yang efisien, profitability center yang coverage area untuk memenangkan persaingan dan
bersumber dari transaksi non loan, expertise dalam jasa mendukung bisnis Bank dari aktivitas non core.
pasar modal, penyediaan bank line and korespondensi
272 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 275
Laporan Tahunan
2025
Sepanjang tahun 2025, dinamika perekonomian global yang penuh tantangan serta turbulensi berdampak pada
pergerakan pasar yang sangat volatile. Akan tetapi, TIB mampu memanfaatkan volatilitas tersebut menjadi opportunity
untuk menghasilkan profit. Kombinasi dari aktivitas bisnis treasury melalui transaksi surat berharga dan foreign
exchange (FX), Pengelolaan likuiditas yang agile dan efisien, Bisnis Internasional yang ekspansif, serta bisnis penunjang
pasar modal yang adaptif mampu menghasilkan pencapaian yang patut disyukuri di tahun 2025 yaitu sebagai berikut:
Tabel Pendapatan Bisnis Treasury & International Banking (TIB)
(dalam miliar Rupiah)
Komponen 2025 2024 2023 2022 2021
Total Pendapatan Bunga 19.108 17.630 16.639 16.230 14.945
Pendapatan Bunga Treasury 17.399 16.238 15.637 15.839 14.886
Pendapatan Bunga Bisnis Internasional 1.709 1.392 1.002 391 59
Total Fee Based Income (FBI) 1.149 943 775 644 548
FBI Bisnis Internasional 757 583 452 357 276
FBI Investment Services 392 360 323 287 272
Total Treasury Income 5.423 3.270 2.310 2.609 4.925
Pendapatan Spot and Derivatif 2.041 1.115 428 1.018 1.736
Capital Gain 3.382 2.155 1.882 1.591 3.189
Laba UKLN 1.002 643 340 499 467
Total 26.682 22.373 20.052 20.079 20.884
Peningkatan kinerja secara yoy didorong oleh remittance yang didukung oleh penyediaan bank line
pertumbuhan seluruh aktivitas bisnis di TIB di tengah dengan risk management yang kuat untuk memperluas
pergerakan pasar selama 2025 yang cukup volatile. Total akses counterparty. Sedangkan aktivitas bisnis
Treasury Income mencatatkan All Time High sebesar investment services meliputi layanan jasa kustodian,
Rp5,42 triliun yang dikontribusikan oleh pendapatan RDN, Trustee, Wali Amanat, serta pengelolaan DPLK.
atas transaksi foreign exchange (Spot and Derivatif)
yang tumbuh sebesar 83,05% yoy dan pendapatan dari Pendapatan bunga non-loan di TIB juga mengalami
transaksi surat berharga (Capital Gain) yang tumbuh pertumbuhan sebesar 8,38% secara yoy di tengah tren
56,94% di periode yang sama. suku bunga global yang mengalami penurunan. Hal ini
menunjukkan pengelolaan aset non-loan di Direktorat
Total Fee Based Income (FBI) juga mencatatkan TIB dilakukan secara optimal. Kinerja yang solid tersebut
pertumbuhan positif sebesar 21,84% secara yoy yang juga diperkuat oleh kontribusi yang tinggi dari UKLN
dikontribusikan oleh pendapatan dari bisnis international dengan pencapaian laba tertinggi dalam 5 (lima) tahun
banking dan layanan jasa pasar modal (investment terakhir sebesar Rp1 triliun atau tumbuh 55,52% secara
services). Aktivitas bisnis internasional meliputi yoy.
bisnis correspondent banking, money changer, serta
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 273
Page 276
Analisis dan Pembahasan Manajemen atas Kinerja Bank BISNIS TREASURY Produk dan layanan Treasury merupakan salah satu pilar Di tengah dinamika dan tantangan kondisi perekonomian utama BRI dalam mewujudkan peran sebagai one stop sepanjang tahun 2025, Treasury BRI senantiasa hadir financial solution yang komprehensif bagi nasabah di memberikan solusi keuangan yang tepat, relevan, dan segmen individu maupun korporasi. BRI secara berkelanjutan memiliki nilai tambah bagi nasabah. Secara umum, kebutuhan melakukan pengembangan produk dan layanan Treasury nasabah meliputi transaksi foreign exchange (forex), money yang berorientasi pada kebutuhan nasabah (customer- market, fixed income, dan transaksi terkait produk lindung driven products), dengan tetap mengacu pada regulasi nilai (hedging). internal dan eksternal serta mengedepankan prinsip kehati- hatian dan manajemen risiko. 274 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 277
Laporan Tahunan
2025
1. Foreign Exchange 3. Fixed Income
Perdagangan antara satu mata uang dengan mata uang Produk investasi dengan tingkat pendapatan tetap (fixed
lainnya dengan waktu penyerahan pada tanggal tertentu. income) dalam bentuk layanan perdagangan surat utang
Produk foreign exchange meliputi transaksi today (TOD), atau obligasi yang diterbitkan oleh Pemerintah maupun
TOM, dan Spot. swasta baik melalui primary market maupun secondary
2. Money Market market.
Berdasarkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 4. Produk Derivatif
6 tahun 2023 tentang Pasar Uang dan Pasar Valuta Transaksi yang didasari oleh suatu kontrak atau
Asing, pasar Uang adalah bagian dari sistem keuangan perjanjian, di mana nilai pembayarannya merupakan
yang bersangkutan dengan kegiatan penerbitan dan turunan (derived) dari nilai instrumen yang mendasari,
perdagangan instrumen keuangan atau efek bersifat seperti suku bunga dan nilai tukar. Transaksi ini dapat
utang yang berjangka waktu tidak lebih dari 1 (satu) tahun dilakukan dalam bentuk forward maupun instrumen
dalam mata uang Rupiah dan valuta asing, yang berperan derivatif lainnya, baik yang disertai dengan pergerakan
dalam transmisi kebijakan moneter, pencapaian stabilitas atau tanpa pergerakan dana atau instrumen.
sistem keuangan dan kelancaran sistem pembayaran
Tabel Pendapatan Bisnis Treasury
(Bank Only, jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Security Gain 3.381.870 2.154.744 1.227.126 56,95%
Forex Gain 2.041.289 1.114.871 926.418 83,10%
Total Pendapatan Treasury 5.423.159 3.269.615 2.153.543 65,87%
Pada tahun 2025, aktivitas Treasury beradaptasi dengan atas kebutuhan nasabah diharapkan dapat menjadi tonggak
menghadapi berbagai tantangan perekonomian global kinerja Treasury di tahun 2025 di tengah kondisi pasar dan
maupun domestik. Hal ini tercermin dalam peningkatan ekonomi yang masih penuh ketidakpastian, sehingga bisnis
pendapatan non-bunga pada tahun 2025, salah satunya Treasury dapat terus meningkatkan kontribusinya secara
dengan reprofiling aset Treasury dan pengelolaan portofolio berkelanjutan terhadap kinerja BRI dalam berbagai kondisi
foreign exchange secara dinamis dengan memanfaatkan likuiditas, pasar dan ekonomi.
volatilitas dan momentum pergerakan pasar didukung oleh
tren penurunan suku bunga The Fed maupun suku bunga Strategi Bisnis Treasury Tahun 2025
acuan Bank Indonesia. Di tahun 2025, imbal hasil obligasi Pada 2025 strategi bisnis Treasury berfokus pada beberapa
tenor 10 tahun seri benchmark ditutup turun pada 6,07% hal antara lain:
yang sebelumnya pada Desember 2024 ditutup pada 1. Pengelolaan aset dan liabilitas secara adaptif dengan
7,02%. Hal tersebut menjadi peluang sekaligus tantangan mempertimbangkan risiko likuiditas, pasar dan kredit,
dalam menjaga kinerja yang berasal dari aktivitas transaksi serta menopang pertumbuhan core business. Adapun
surat berharga di tengah pengelolaan portofolio yang dalam memenuhi kebutuhan likuiditas dan memanfaatkan
tetap memperhatikan aspek manajemen risiko. Sehingga kondisi pasar, dilakukan penerbitan instrumen non-DPK
peningkatan penetrasi produk eksisting dan pemasaran termasuk surat berharga tematik berkelanjutan.
produk baru ke nasabah menjadi fokus utama untuk 2. Treasury-linked transaction berdasarkan pipeline kredit,
mendorong kinerja pendapatan non bunga sebagai sumber trade finance, dan funding dimana setiap realisasi
pendapatan Treasury yang berkelanjutan. atas transaksi tersebut tidak berhenti pada penyaluran
fasilitas, tetapi juga menciptakan peluang produk
Pengembangan bisnis Treasury di tahun 2025 berfokus treasury dengan kontrak melekat (embedded), sehingga
pada penguatan kapabilitas dan kualitas pemasar untuk mendorong peningkatan volume transaksi, pendalaman
peningkatan client based transaction yang ditopang oleh relasi dengan nasabah, serta kontribusi pendapatan
pengembangan customer driven products sebagai solusi berkelanjutan bagi BRI.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 275
Page 278
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
3. Inisiatif pembentukan Regional Treasury Team 9. Bank Indonesia – Apresiasi Bank Kontributor JIBOR
dilaksanakan sebagai upaya untuk memperkuat 10. KEHATI ESG Award 2025 – Best Debt and Project
kedekatan dengan nasabah serta meningkatkan Financing - Issuer/Borrower 2025
efektivitas akuisisi dan pengelolaan transaksi treasury.
Inisiatif ini bertujuan mendorong peningkatan penetrasi BRI terus membangun budaya inovatif termasuk untuk
bisnis pada segmen nasabah individu, High Net Worth meningkatkan aktivitas Treasury yang sesuai dengan visi di
Individuals (HNWI), dan korporasi melalui pendekatan tahun 2025 untuk menjadi Market Leading Bank in Treasury
yang lebih terfokus, responsif, dan berorientasi pada and Global Services with Sustainable and Meaningful
kebutuhan nasabah. Contribution to BRI Group. Beberapa kegiatan inovasi yang
4. Peningkatan layanan bisnis serta eksplorasi produk dilakukan sepanjang tahun 2025 adalah sebagai berikut:
Treasury yang didukung oleh digitalisasi proses secara 1. Peningkatan pengelolaan margin repo melalui penggunaan
berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan nasabah Tri Party Agent (TPA) repo untuk memperkuat mitigasi
(customer driven products), melalui optimalisasi dan risiko, transparansi, dan efisiensi proses bisnis.
pemanfaatan berbagai channel digital seperti BRImo, 2. Optimalisasi portofolio surat berharga korporasi
QLola (QCash), API dan e-channel lainnya, serta secara selektif sebagai underlying transaksi repo
pemutakhiran BRIefx. Upaya tersebut turut diperkuat dalam mendukung pengelolaan likuiditas diiringi oleh
melalui peningkatan kolaborasi dengan unit kerja terkait peningkatan kapabilitas infrastruktur core system treasury
dalam pengembangan produk dan layanan baru, serta 3. Pemanfaatan floating rate note milik Bank Indonesia (BI-
penguatan kualitas human capital guna mendukung FRN) sebagai bentuk optimalisasi ekses likuiditas dengan
keberlanjutan pertumbuhan bisnis Treasury. mempertimbangkan risiko suku bunga yang terukur.
5. Pengembangan structured products serta produk 4. Peningkatan aspek pengelolaan risiko operasional
derivatif berbasis suku bunga dilakukan sebagai upaya dengan efisiensi proses bisnis dalam layanan transaksi
eksplorasi produk baru untuk memenuhi kebutuhan pemanfaatan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam
client. (DHE SDA) dan terintegrasi pada system treasury.
5. Funding plan penerbitan instrumen non-DPK digunakan
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Bisnis Treasury untuk memenuhi kebutuhan likuiditas BRI. Penerbitan
Keunggulan kompetitif BRI dengan jaringan yang tersebar funding non-DPK dilakukan tentatif dengan tetap
di seluruh wilayah di Indonesia menjadi salah satu kunci memperhatikan pertumbuhan DPK dan pinjaman
peningkatan client base Treasury, khususnya pada di serta kondisi pasar. Penerbitan non-DPK ini termasuk
segmen ritel. Keberadaan Regional Treasury Team (RTT) penerbitan Long Term Notes (LTN) dalam rangka
yang telah dibentuk BRI turut berperan sebagai katalis positif pembiayaan kredit Tapera, Social Bond dalam rangka
dalam memperluas jangkauan layanan serta meningkatkan pembiayaan UMKM dan Surat Berharga Komersial (SBK)
kualitas DNA efektivitas layanan Treasury kepada nasabah. untuk mendukung pembiayaan jangka pendek bank
Selain itu, Treasury BRI secara berkelanjutan melakukan serta pendalaman pasar keuangan Indonesia.
pengembangan kapabilitas sumber daya manusia sebagai
bagian dari komitmen untuk memperkuat fondasi aktivitas Prospek Usaha dan Strategi Bisnis Treasury Tahun 2026
Treasury yang optimal, berkelanjutan dan selaras dengan Strategi bisnis Treasury untuk tahun 2026 bertujuan untuk
kebutuhan bisnis ke depan. Pada tahun 2025, Treasury menopang core business BRI untuk menjadi Market-Leading
BRI mendapatkan beberapa penghargaan atas kinerja dan in Treasury Activities, Driving Sustainable Growth and
kontribusinya di pasar keuangan, yaitu: Meaningful Contributions Across the BRI Group. Di tengah
1. The Asset Triple A Awards for Sustainable Finance – Best dinamika global yang ditandai oleh ketidakpastian arah
Issuer for Sustainable Finance kebijakan ekonomi dan meningkatnya risiko geopolitik, serta
2. Alpha Southeast Asia - Best FX Bank for Hedging proyeksi penurunan suku bunga yang terbatas dibandingkan
requirements (Corporates and FIs) 2025. dengan tahun 2025, Treasury BRI mengoptimalkan
3. Alpha Southeast Asia – Best FX Bank for Structured pendekatan yang adaptif dan agile untuk menangkap
Products: Treasury Yield Enhancements 2025. peluang pasar secara proaktif, dengan tetap didukung oleh
4. Asian Banking and Finance Wholesale Banking Awards – pengelolaan risiko yang terukur. Treasury BRI berfokus
Indonesia Domestic Foreign Exchange Bank of the Year pada penerapan portfolio management yang active dan
5. Asian Banking and Finance Wholesale Banking Awards agile, diiringi oleh perluasan client base secara segmentasi
– Indonesia Domestic Green Financing Bank of the Year dan regional, khususnya melalui penguatan coverage pada
6. LSEG FX Award Indonesia 2025 – Best State Bank wilayah Medan, Surabaya dan Jakarta. Selain itu, Treasury
7. Bank Indonesia – Bank Pendukung Pengembangan Pasar BRI secara aktif mengembangkan produk dan inovasi
Uang Rupiah Terbaik yang selaras dengan kebutuhan client dan pertumbuhan
8. Bank Indonesia – Bank Mitra Transmisi Kebijakan dalam perekonomian, termasuk berperan sebagai Main Bank
rangka Pencapaian Sasaran Operasi Moneter Rupiah Rekening Khusus Devisa Hasil Ekspor (Reksus DHE) serta
Terbaik pengembangan structured products.
276 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 279
Laporan Tahunan
2025
INTERNATIONAL BUSINESS
BRI memiliki kapabilitas dan pengalaman dalam melayani c. LC /Non LC Confirmation Business, yakni jaminan
kebutuhan aktivitas keuangan nasabah termasuk dalam tambahan dari BRI yang diberikan kepada beneficiary
produk dan jasa layanan di bidang International Business. atas LC/SKBDN yang diterbitkan oleh counterpart
Perkembangan International Business di BRI didukung bank (issuing bank).
oleh layanan Correspondent Banking, Cross Border d. Trade Asset Participation Business, adalah
Payment, dan Banknotes, serta didukung oleh Overseas pengambilalihan sebagian atau keseluruhan tagihan
Channel Management and Development Department yang (bank risk) dengan underlying trade finance yang
mensupervisi seluruh Unit Kerja Luar Negeri BRI, dan Bank mengacu pada Master Risk Participation Agreement.
Line Management Department sebagai pendukung layanan e. Banker Acceptance, merupakan fasilitas likuiditas
International Business. jangka pendek yang diberikan BRI sebagai lender
atau funding bank kepada counterpart bank dengan
Layanan International Business BRI juga didukung oleh underlying trade LC/Non-LC.
kehadiran Unit Kerja Luar Negeri yang berada di New York, f. Bank to Bank Forfaiting Business, adalah
Cayman Islands, Singapura, Hong Kong, Dili, dan Taipei. Selain pengambilalihan tagihan (payment claim) tanpa
itu, terdapat perwakilan dari Kantor Pusat BRI di luar negeri hak regress dengan underlying Trade Finance
yang berfungsi melakukan referral business atas produk dan Transaction yang mengacu pada Uniform Custom
layanan BRI Kantor Pusat, Unit Kerja Luar Negeri BRI dan BRI Rules for Forfaiting (URF).
Group serta berkomunikasi dengan seluruh stakeholders BRI g. Bank Loan, merupakan fasilitas pinjaman yang
(nasabah, pemegang saham, regulator, dan lain-lain) dalam diberikan oleh BRI kepada Bank Koresponden dalam
bentuk Bank Representatives BRI yang berada di koridor rangka pemenuhan likuiditas bagi bank koresponden
Malaysia, Korea Selatan, Jepang, Hongkong, China, Arab dalam mata uang rupiah maupun mata uang asing.
Saudi, Uni Emirat Arab, Jerman dan USA. 2. Cross Border Payment Business Products
Cross Border Payment (Fund Transfer) dapat didefinisikan
International Business BRI didukung oleh pekerja profesional sebagai suatu pergerakan/perpindahan dana secara
yang telah memiliki sertifikasi product specialist berskala lintas negara dari pengirim (The Originator of Payment)
internasional yang relevan seperti Certified International kepada penerima (The Beneficiary of Payment). Produk
Trade Finance (CITF), Certificate for Specialist in Demand ini meliputi Incoming Cross Border Payment (Kerjasama
Guarantee (CSDG), dan sertifikasi terkait yang diperbaharui dan Non Kerjasama) dan Outgoing Cross Border Payment
secara berkala. International Business BRI bekerja sama terintegrasi dengan digital channel BRI.
dengan lebih dari 1.200 Bank Koresponden di seluruh dunia a. Incoming Cross Border Payment (partnership dan
dengan layanan lebih dari 140 mata uang asing, lebih dari 100 commercial)
Remittance Company di seluruh dunia, serta didukung Unit - Incoming Kerjasama merupakan layanan
Kerja Operasional yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia. pengiriman dana dari luar negeri ke Indonesia
BRI juga melayani transaksi jual beli mata uang asing dalam menggunakan aplikasi BRIfast dengan melalui
22 jenis mata uang asing di seluruh unit kerja operasional. Channel Counterpart kerjasama BRI yang ada
di luar negeri, umumnya transaksi ini bersumber
BRI memiliki produk dan layanan international bisnis yang dari remitansi PMI (Pekerja Migran Indonesia).
komprehensif dan terupdate, antara lain: - Incoming Non-Kerjasama merupakan layanan
1. Correspondent Banking Business Products pengiriman dana dari luar negeri ke Indonesia
a. Bank Guarantee Issuance Under Counter Guarantee, dengan menggunakan platform SWIFT, umumnya
yaitu Penerbitan Bank Garansi Lokal kepada transaksi ini merupakan transaksi yang memiliki
Bouwheer yang diterbitkan atas dasar Counter underlying trade (ekspor-impor).
Guarantee yang diterima dari Bank Koresponden. b. Outgoing Cross Border Payment
b. LC/Non LC Refinancing Business, yaitu pembiayaan Merupakan layanan transfer dengan tujuan luar negeri
jangka pendek oleh Funding Bank atas L/C yang menggunakan mata uang valas termasuk transfer
diterbitkan oleh BRI (issuing bank). dana ke dalam negeri menggunakan mata uang valas.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 277
Page 280
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
c. Layanan Global MT 940 dan MT 101 c. BRI Cayman Islands Branch
Merupakan fasilitas layanan untuk mengakomodasi BRI Cayman Islands Branch didirikan pada tahun
kebutuhan layanan SWIFT bagi multinational 1992 dan memiliki lisensi tipe B dari Cayman Island
company non-bank, khususnya yang memiliki Monetary Authority (CIMA). BRI Cayman Island
jaringan unit usaha di Indonesia. Branch berfokus pada penyediaan fasilitas pinjaman
3. Banknotes Business Products untuk kebutuhan pembiayaan korporasi dan
a. Transaksi Pembelian dan penjualan banknotes, yaitu pemerintah, layanan trade finance yang mendukung
transaksi pembelian dan penjualan Uang Kertas aktivitas perdagangan internasional nasabah, serta
Asing (UKA) secara fisik melalui transaksi money pengelolaan dan eksekusi transaksi treasury. Peran
changer, dengan dukungan tenaga pemasar yang cabang ini turut mendukung strategi BRI dalam
telah memiliki sertifikasi terkait bidang tersebut. memberikan solusi keuangan yang kompetitif dan
b. Tarik dan setor tunai banknotes, yaitu penarikan efisien, termasuk optimalisasi struktur pendanaan.
maupun penyetoran banknotes dari dan ke rekening d. BRI Singapore Branch
simpanan valas nasabah yang dilayani di unit kerja BRI Singapore Branch berdiri pada tahun 2015
operasional BRI. dengan wholesale banking licensed untuk menjadi
c. Transaksi same currency, yaitu penjualan dan/atau trade finance hub BRI yang melayani transaksi
pembelian banknotes ke bank/counterpart lain perdagangan antara Indonesia dan South East Asia.
dengan pembayaran currency yang sama dan rate Pembukaan Kantor Cabang BRI di Singapura juga
yang kompetitif. merupakan langkah BRI dalam upaya mengakomodir
4. Overseas Channel Management and Development customer business yang memiliki bisnisnya di wilayah
Overseas Channel Management and Development South East Asia (SEA). Aktivitas bisnis BRI Singapore
merupakan departemen yang bertanggung jawab Branch meliputi layanan loan, trade finance dan
terhadap pengelolaan dan pengembangan Unit Kerja treasury terkait Indonesia related business.
Luar Negeri (UKLN) BRI, dalam hal ini melakukan e. BRI Timor Leste Branch
perencanaan bisnis luar negeri, pembinaan, fungsi liaison BRI Timor Leste Branch memiliki Lisensi Level B
atas kebutuhan bisnis dan operasional, monitoring dan dari Banco Central de Timor-Leste (BCTL) dan
evaluasi kinerja UKLN BRI. Adapun daftar Unit Kerja Luar resmi beroperasi di Dili, Timor Leste sejak tanggal
Negeri (UKLN) BRI yaitu sebagai berikut: 14 Maret 2017. BRI Timor Leste menawarkan
a. BRI New York Agency produk berupa pinjaman, simpanan (tabungan, giro,
Berdiri sejak tanggal 8 April 1988 dengan Foreign deposito), treasury (pasar uang, pertukaran mata
Agency License. BRI New York Agency merupakan uang asing, pengelolaan surat berharga), remittance,
UKLN pertama BRI untuk mengakomodir customer trade finance, bank garansi, safe deposit box,
business dalam memfasilitasi transaksi loan, trade dan konsultan finansial. Transaksi bersifat multi-
finance, treasury, remittance, serta payment dan currencies. Saat Ini BRI Timor- Leste memiliki 3
settlement dalam mata uang USD, serta membantu Sub Branch yang tersebar di beberapa lokasi yaitu
mempromosikan UMKM BRI di pasar Amerika kepada Audian, Hudi Laran dan Fatuhada.
perbankan nasional dan bank lain di luar negeri. BRI f. BRI Taipei Branch
New York Agency juga dapat menyediakan layanan BRI Taipei Branch merupakan perwakilan resmi
USD clearing services. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk di Taiwan
b. BRI Hong Kong Representative Office yang telah memperoleh lisensi penuh sebagai bank
Berdiri pada tahun 1989 sebagai Unit Kerja Luar asing ritel dari Banking Bureau-Financial Supervisory
Negeri kedua, BRI Hong Kong memiliki lisensi Commission, Republic of China (Taiwan) dan mulai
sebagai Representative Office. Peran BRI Hong Kong beroperasi sejak 30 November 2021, dengan
Representative Office adalah mewakili BRI Group komitmen menyediakan layanan perbankan ritel dan
dalam berkomunikasi dengan seluruh stakeholders korporasi yang mencakup produk simpanan, fasilitas
BRI di Hong Kong. BRI Hong Kong Representative kredit, pembiayaan perdagangan, pengiriman uang
Office juga turut membantu mempromosikan UMKM internasional, serta berbagai solusi keuangan dan
BRI di pasar Hong Kong dan Tiongkok. produk perbankan lainnya.
278 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 281
Laporan Tahunan
2025
5. Bank Line Management
Bank Line Management merupakan departemen yang bertanggung jawab atas pengelolaan limit yang diberikan kepada
Counterparty yaitu Bank untuk keperluan transaksi Trade Finance, Correspondent Banking Business, dan Treasury yang
bersifat Committed dan Uncommitted. Beberapa kegiatan yang dilakukan oleh departemen ini antara lain:
a. Analisis kondisi makro dan risiko negara counterpart.
b. Analisis dan rekomendasi pemberian fasilitas bank line.
c. Due diligence terhadap counterpart dalam rangka pemberian fasilitas bank line.
d. Monitoring kinerja counterpart dan utilisasi bank line untuk mendorong yield enhancement.
Tabel Kinerja (Produktivitas) International Business
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Volume International Business 2.888 2.792 96 3,44%
(dalam triliun rupiah)
Jumlah Transaksi International Business 16,98 15,18 2 11,86%
(dalam juta rupiah)
Revenue International Business 2.462 1.848 614 33,23%
(dalam miliar rupiah)
International Business mencatatkan pertumbuhan kinerja pendapatan dari layanan money changer di seluruh unit
yang signifikan sepanjang tahun 2025. Pendapatan revenue kerja operasional dan gerai money changer BRI. Sedangkan
International Business mencapai Rp2,46 triliun atau tumbuh Cross Border Payment Business memberikan kontribusi
sebesar 33,23% dibandingkan angka tahun 2024 sebesar pendapatan yang didukung oleh pertumbuhan transaksi
Rp1,85 triliun. Pertumbuhan revenue tersebut selaras dan perdagangan internasional dan jaringan kerja sama dengan
didukung oleh peningkatan volume transaksi dan jumlah partner yang berasal dari seluruh dunia dengan transaksi
transaksi International Business sebagai berikut. terbesar berasal dari Diaspora Indonesia di negara-negara
seperti Malaysia, Singapura, Brunei, Taiwan, Hong Kong,
Volume transaksi International Business mencapai sebesar Korea Selatan, Jepang, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi.
Rp2.888 triliun atau tumbuh sebesar 3,44% dibandingkan
angka tahun 2024 dengan volume transaksi sebesar Rp2.792 Strategi International Business Tahun 2025
triliun sejalan dengan pertumbuhan transaksi international Uraian strategi International Business Tahun 2025 dijabarkan
bisnis sebesar 11,86% secara year-on-year. sebagai berikut:
Pertumbuhan kinerja tersebut bersumber dari 3 (tiga) 1. Cross Border Payment Business Strategy
segmen International Business yaitu Correspondent Banking Berkomitmen untuk memberikan pelayanan transaksi
Business, Cross Border Payment Business dan Banknotes Incoming dan Outgoing Cross Border Payment Business
Business. Correspondent Banking Business memberikan melalui:
kontribusi pendapatan dari transaksi bank to bank business a. Integrasi jaringan sistem perusahaan Global Money
dengan underlying trade seperti trade asset participation, Transfer Operator (MTO) untuk meningkatkan
refinancing LC/SKBDN, bank-to-bank forfaiting, bankers layanan.
acceptance, bank loan, serta penerbitan bank garansi atas b. Perluasan channel layanan outgoing/transfer
dasar kontra garansi dari bank koresponden dan confirmation internasional melalui platform aplikasi digital
LC/SKBDN. Banknotes business memberikan kontribusi SuperApps untuk meningkatkan penetrasi pasar ritel.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 279
Page 282
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
c. Bank Representative (BR) sebagai katalis bagi 5. Bank Line Management Strategy
Indonesian related business untuk menggunakan a. Pengembangan aplikasi BRISPOT Bank Line untuk
jasa atau layanan BRI. mempercepat proses prakarsa dan keputusan bank
line.
2. Banknotes Business Strategy b. Dukungan pemberian bank line untuk kebutuhan
a. Digitalisasi transaksi money changer untuk Trade Finance, International Business, dan Treasury
meningkatkan pelayanan di unit kerja dan Gerai dengan menjaga kualitas kredit.
Money Changer. c. Banking industry update bagi negara dengan
b. Perluasan pasar retail banknotes untuk memenuhi eksposur atau risiko tinggi.
kebutuhan Wisatawan Asing, Jamaah Umroh & Haji, d. Penguatan kebijakan dan manajemen risiko melalui
serta Business Traveler. review ketentuan internal yang disesuaikan dengan
c. Perluasan layanan pada Bandara Internasional, ketentuan eksternal.
Pelabuhan Internasional, serta Pos Lintas Batas
Negara dengan potensi traffic tinggi. Keunggulan Kompetitif dan Inovasi International Business
Uraian keuanggulan kompetitif dan Inovasi International
3. Correspondent Banking Business Strategy Business dijabarkan sebagai berikut:
a. Peningkatan transaksi melalui onboarding bank
koresponden baru serta optimalisasi bank 1. Cross Border Payment Business
koresponden eksisting dengan pengelolaan risiko a. Keunggulan Kompetitif
yang baik. - Memiliki Bank Representative dan Perusahaan
b. Pengukuran risiko dalam aktivitas Correspondent Anak di negara tujuan utama penempatan
Banking dengan memperhatikan kondisi pasar, Pekerja Migran Indonesia (Malaysia, Korea
kesehatan bank, rating bank, reciprocal business, Selatan, Jepang, Hongkong China, Arab Saudi,
serta suku bunga acuan. dan Uni Emirat Arab)
c. Penyediaan alternatif funding bagi wholesale - Memiliki Bank Representative dan perusahaan
customer BRI melalui instrumen LC/Non LC anak di negara tujuan utama penempatan PMI.
Refinancing Business. - Jaringan lebih dari 100 counterpart global untuk
d. Peningkatan kapasitas RM melalui kerja sama mendukung layanan transfer lintas negara.
dengan BRI Corporate University dalam pendidikan - Layanan outgoing cross border payment melalui
dan sertifikasi product specialist. QLola dan BRImo dengan lebih dari 140 mata
uang.
4. Overseas Channel Management and Development b. Inovasi
Strategy - Multiple channel transaksi outgoing melalui
a. Berperan sebagai business intermediaries antara BRI SuperApps BRImo dan QLola.
Kantor Pusat, BRI Group dan Unit Kerja Luar Negeri. - Layanan pencairan tunai incoming melalui Agen
b. Peningkatan transaksi international business dan BRILink.
treasury serta penguatan BRI New York Agency - Aplikasi incoming bekerja sama dengan
sebagai USD clearing service provider di Asia counterpart BRI.
Tenggara.
c. Penguatan peran BRI Singapore Branch sebagai 2. Banknotes Business
Financial and Trade Hub di Asia Tenggara. a. Keunggulan Kompetitif
d. Digitalisasi layanan untuk mendukung BRI Taipei - Jaringan layanan di pintu masuk dan keluar
Branch sebagai payment gateway pasar Asia Timur. Indonesia (bandara, pelabuhan, PLBN).
e. Penguatan bisnis BRI Timor Leste melalui diversifikasi - Rate kompetitif dengan proses negosiasi cepat.
segmen dan penambahan temporary outlet. - Pengelolaan stock banknotes profesional dengan
f. Dukungan promosi UMKM Indonesia di luar negeri infrastruktur dan tenaga ahli.
serta implementasi konsep follow customer business. - Jaringan luas di seluruh unit kerja BRI termasuk
layanan weekend banking.
280 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 283
Laporan Tahunan
2025
- Melayani 22 currency utama dunia yaitu yaitu - Kerja sama dengan berbagai instansi untuk
USD, EUR, AUD, JPY, SGD, GBP, SAR, THB, HKD, meningkatkan business matching dan referral.
CNY, NZD, AED, MYR, BND, CHF, KRW, PGK,
CAD, TWD, PHP, INR dan VND. 5. Bank Line Management
b. Inovasi a. Keunggulan Kompetitif
- Cashless money changer melalui QRIS dan Fungsi prakarsa bank line yang terpisah dari fungsi
BRIVA. marketing (4 eyes principle), sehingga lebih terfokus
- Pengembangan Gerai BRI Money Changer di dalam pengelolaan bank line untuk meningkatkan
bandara, pelabuhan, dan perbatasan. pelayanan kepada nasabah dan stakeholder.
- Ekosistem layanan bagi biro travel umroh dan b. Inovasi
haji. Otomasi proses prakarsa bank line melalui
pengembangan aplikasi BRISPOT Bank Line
3. Correspondent Banking Business
a. Keunggulan Kompetitif Prospek Usaha dan Strategi International Business
- Jaringan korespondensi global dengan lebih dari Tahun 2026
1.200 bank di seluruh dunia. International Business Group BRI terus meningkatkan
- Produk correspondent banking yang produktivitas di tengah ketidakpastian global serta menjaga
komprehensif untuk kebutuhan borrowing kualitas layanan untuk memenuhi kebutuhan bisnis nasabah.
maupun lending. Peningkatan kontribusi pendapatan dilakukan melalui
- Jaringan unit kerja luas dengan tenaga marketing peningkatan volume transaksi correspondent banking,
dan operasional yang kompeten. cross border payment, dan banknotes business. Untuk
- Dukungan Unit Kerja Luar Negeri dan Bank mewujudkan hal tersebut, International Business BRI tahun
Representative. 2026 memiliki strategi sebagai berikut:
b. Inovasi
- Implementasi produk correspondent banking 1. Cross Border Payment Business
yang variatif untuk kebutuhan likuiditas bank a. Prospek Usaha
domestik maupun foreign bank. - Bisnis incoming PMI memiliki prospek kuat
- Layanan same day service penerbitan Bank karena remitansi yang besar dan rutin hingga
Guarantee atas Counter Guarantee wilayah rural.
- Perluasan jaringan counterpart global untuk
4. Overseas Channel Management and Development meningkatkan transaksi incoming dan outgoing.
a. Keunggulan Kompetitif - Penambahan retail-based customer melalui
- Ketersediaan pembiayaan serta produk dan BRImo dan QLola.
layanan bagi pelaku ekspor-impor. - Peningkatan transaksi incoming BRIFast Cash
- Akses layanan perbankan global termasuk USD oleh walk in customer.
Clearing Services. b. Strategi Bisnis
- Layanan digital bagi nasabah ritel dan wholesale - Penetrasi calon PMI pada tahap pra-
di luar negeri. keberangkatan sebagai pipeline pengguna baru.
- Dukungan pengembangan UMKM menuju pasar - Integrasi jaringan sistem perusahaan-perusahaan
internasional. Global Money Transfer Operator (MTO) untuk
- Menjadi business catalyst bagi segmen bisnis memperluas peningkatan layanan.
lainnya dengan melakukan referral business. - Pengembangan layanan outgoing melalui BRImo
- Memiliki hubungan bisnis yang baik dengan (segmen ritel) dan QLola (segmen korporasi)
instansi bank maupun non-bank di masing- - Perluasan koridor negara baru untuk potensi
masing negara. transaksi incoming.
b. Inovasi - Perluasan layanan remitansi melalui e-wallet,
- Pengembangan produk dan layanan baru pada Agen BRILink, dan digital saving.
overseas channel BRI.
- Digitalisasi produk dan layanan perbankan.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 281
Page 284
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
2. Banknotes Business - Aktif melakukan front loading transaksi yang
a. Prospek Usaha menghasilkan pendapatan bunga untuk
- Potensi perluasan jaringan pada akses masuk mengoptimalkan yield enhancement atas
Indonesia melalui darat, laut, dan udara. transaksi Correspondent Banking Business.
- Penguatan segmen retail melalui dukungan
E-Channel BRI (QRIS dan BRIVA). 4. Overseas Channel Management and Development
b. Strategi Bisnis a. Strategi Bisnis
- Digitalisasi transaksi money changer melalui - Eksplorasi bisnis baru melalui upgrading license
pengembangan layanan transaksi QRIS, dan overseas channel.
BRIVA untuk meniningkatkan efektifitas dan - Penguatan bisnis eksisting untuk optimalisasi
efisiensi pelayanan transaksi. aset dan liabilities.
- Kerja sama dengan AMPHURI untuk akuisisi - Ekspansi pasar ke wilayah baru.
transaksi jamaah dan travel umroh haji. - Kajian pembukaan overseas channel di negara
- Pembukaan gerai money changer di bandara, potensial.
pelabuhan, dan PLBN. - Pengembangan produk baru untuk nasabah
- Rebranding unit kerja potensial pada daerah korporasi dan ritel.
pariwisata dan pusat keramaian. - Peningkatan referral business serta program
- Digitalisasi transaksi melalui QRIS dan BRIVA. internship pekerja BRI di overseas channel.
- Program Internship pekerja BRI dalam rangka
3. Correspondent Banking Business meningkatkan kapabilitas human capital BRI
a. Prospek Usaha
- Proyek strategis pemerintah membuka peluang 5. Bank Line Management
penerbitan Bank Guarantee Under Counter a. Strategi Bisnis
Guarantee. - Enhancement aplikasi BRISPOT Bank Line untuk
- Potensi penurunan rate acuan memberikan mempercepat prakarsa dan putusan bank line.
peluang bagi BRI untuk mendapatkan aset lebih - Dukungan optimal dalam pemberian bank line
banyak dari transaksi secondary market dengan yang mendukung kebutuhan International
menjadi lender pada transaksi-transaksi seperti Business dan Treasury dengan tetap menjaga
Trade Asset Participation, Refinancing LC UPAS/ kualitas kredit.
UPAU dan Interbank Forfaiting. - Efisiensi proses bisnis melalui review proses
b. Strategi Bisnis prakarsa dan putusan bank line.
- Berkontribusi aktif pada proyek strategis dalam - Banking industry update untuk negara yang
penyediaan layanan penerbitan Bank Garansi memiliki eksposur atau risiko tinggi.
atas Counter Guarantee dari Bank Koresponden - Penguatan mitigasi risiko melalui monitoring
dan melakukan kolaborasi aktif dengan Regional kinerja counterparty secara berkala.
Office BRI, Group Wholesale terkait, dan
Overseas Channel BRI.
BISNIS JASA PENUNJANG PASAR MODAL
Bisnis Jasa Penunjang Pasar Modal (Investment Services
Business) fokus pada pengembangan jasa penunjang Produk dan jasa yang ditawarkan Bisnis Jasa Penunjang
investasi pada dua ekosistem bisnis, yaitu ekosistem human Pasar Modal di antaranya sebagai berikut:
resources bagi nasabah dan ekosistem penunjang investasi 1. Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK)
pasar modal. Pada ekosistem human resources, Dana Dana Pensiun Lembaga Keuangan Bank Rakyat Indonesia
Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) membantu nasabah (DPLK BRI) didirikan oleh PT Bank Rakyat Indonesia
baik korporasi maupun individu untuk mempersiapkan (Persero) Tbk tanggal 26 Maret 2004 berdasarkan
kesejahteraan di masa purnakarya. Pada ekosistem Keputusan Direksi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
penunjang investasi pasar modal, BRI memiliki beberapa Tbk Nomor B. 140- DIR/KUI/TRY/03/2004 tanggal 26
layanan unggulan yaitu jasa bank kustodian, trust and Maret 2004 dan telah mendapatkan pengesahan dari
corporate service dan wali amanat. Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor KEP-97/
282 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 285
Laporan Tahunan
2025
KM.6/2004 tanggal 24 Mei 2004. Saat ini DPLK BRI 3. Jasa Wali Amanat
menjadi salah satu DPLK terbesar di Indonesia dengan BRI telah mendapatkan izin untuk bertindak sebagai wali
jaringan kerja tersebar dan layanan produk dan program amanat dengan terdaftar di Bapepam (sekarang Otoritas
pensiun paling lengkap. Untuk meningkatkan layanannya, Jasa Keuangan) Nomor 08/STTD-WA/PM/1996 tanggal
DPLK BRI telah memperoleh Sertifikasi International 11 Juni 1996. BRI telah berpengalaman dalam bertindak
ISO9001:2015. sebagai wali amanat dan telah mendapat kepercayaan
dari berbagai perusahaan Badan Usaha Milik Negara
DPLK BRI menyelenggarakan Program antara lain: (BUMN), perbankan dan korporasi lainnya dalam hal
• BRI DPLK Iuran Pasti penerbitan obligasi, sukuk dan MTN. BRI memahami
• BRI DPLK Pasca Kerja betul tugasnya sebagai jasa wali amanat dengan
• BRI DPLK Dana Kesehatan mewakili dan melindungi kepentingan para pemegang
obligasi, sukuk atau MTN sesuai dengan ketentuan yang
DPLK BRI memiliki pilihan investasi yang lengkap dan tercantum dalam akta perjanjian perwaliamanatan.
beragam yang dapat dipilih oleh Peserta antara lain:
• Pasar Uang Ruang Lingkup layanan Jasa Wali Amanat meliputi:
• Pendapatan Tetap • Wali Amanat
• Saham • Agen Jaminan
• Pasar Uang Syariah • Agen Pemantau
• Berimbang Syariah.
4. Jasa Trust and Corporate Services
Untuk pilihan paket investasi konvensional, DPLK BRI juga Layanan Jasa Trust BRI merupakan layanan jasa
memiliki fitur kombinasi yaitu peserta dapat menentukan penitipan harta nasabah yang berupa aset finansial
sendiri kombinasi yang diinginkan sesuai dengan risk untuk dan atas nama nasabah. BRI merupakan Bank
profile masing-masing peserta. pertama di Indonesia yang memperoleh izin dari Bank
Indonesia untuk menjalankan layanan Jasa Trust di
2. Jasa Kustodian Indonesia melalui surat Bank Indonesia No. 15/19/DPB1/
BRI melakukan kegiatan jasa penitipan harta (bank PB1-3 tanggal 12 Februari 2013 dan surat penegasan
kustodian) sejak tahun 1996 berdasarkan izin operasi Bank Indonesia No. 15/30/DPB1/PB1-3 tanggal 19 Maret
melalui Surat Keputusan Ketua Bapepam Nomor 91/ 2013.
PM/1996 tanggal 11 April 1996 dan telah ditunjuk sebagai
Sub Registry dalam melaksanakan transaksi obligasi Ruang lingkup layanan Jasa Trust BRI meliputi:
Pemerintah dan penatakerjaan SBI Scripless oleh Bank • Layanan Jasa Agen Pembayar
Indonesia. • Layanan Jasa Agen Peminjaman
• Layanan Jasa Agen Investasi
Jasa Kustodian meliputi jasa-jasa sebagai berikut:
• Jasa Penyimpanan (safe keeping services) dan BRI saat ini telah memberikan pelayanan Jasa Trust
portfolio valuation untuk transaksi-transaksi keuangan yang melibatkan
• Jasa Penyelesaian transaksi (settlement handling) proyek minyak dan gas (Migas) baik yang dilaksanakan
• Jasa Penagihan penghasilan (income collection), oleh anggota Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) di
termasuk pembayaran pajaknya bawah naungan SKK Migas maupun proyek-proyek non
• Jasa Corporate action dan proxy services K3S.
• Jasa Informasi dan pelaporan (reporting services)
• Jasa Custody Unit Link dan DPLK Di samping memberikan layanan Jasa Trust, BRI juga
• Jasa Kustodian untuk sekuritisasi aset memberikan layanan jasa Corporate Services seperti
• Jasa Kustodian Global untuk surat berharga yang Agen Pembayar dan Agen Penampungan untuk sektor
diterbitkan di luar negeri diluar migas, antara lain sektor infrastruktur, energi,
perdagangan dan industri kimia.
Untuk meningkatkan layanannya, Kustodian BRI telah
menjadi anggota langsung dari Euroclear, memiliki
Sertifikasi Kustodian Syariah, menyediakan fitur Multi-
Share Class untuk Reksadana dan telah memperoleh
Sertifikasi Internasional ISO9001:2015.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 283
Page 286
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Tabel Kinerja (Produktivitas) Bisnis Jasa Penunjang Pasar Modal
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Fee Based Income 391.640 360.101 31.539 8,76%
Aset Kelolaan Kustodian 1.612.600.051 1.412.304.310 200.295.741 14,18%
Aset Kelolaan DPLK 30.634.529 26.912.513 3.722.016 13,83%
Fee based income bisnis jasa penunjang pasar modal b. One stop service, layanan terpadu satu pintu melalui
tahun 2025 sebesar Rp391,64 miliar, meningkat 8,76% relationship officer yang memberikan kenyamanan
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp360,10 bagi nasabah.
miliar. Aset kelolaan kustodian tahun 2025 sebesar 1.613 c. Reliable, didukung dengan sistem teknologi informasi
triliun, meningkat 14,18% dibandingkan dengan tahun 2025 yang andal oleh tim accounting, tax and reporting,
yang sebesar Rp1.412 triliun. Aset DPLK tahun 2025 sebesar settlement, dan compliance yang berpengalaman.
Rp30,63 triliun, meningkat 13,83% dibandingkan dengan d. Experienced, berpengalaman mengelola berbagai
tahun 2024 yang sebesar Rp26,91 triliun. Hal ini sejalan jenis efek, reksa dana, unit link, Kontrak Pengelolaan
dengan peningkatan penetrasi nasabah serta perluasan Dana (KPD), efek beragun aset dan private
customer base yang dilakukan di tahun 2025. placement.
e. Global network, terhubung dengan jaringan
Strategi Bisnis Jasa Penunjang Pasar Modal Tahun 2025 international central securities depository euro clear
Bisnis Jasa Penunjang Pasar Modal tahun 2025 memiliki untuk transaksi efek global.
strategi sebagai berikut: f. Competitiveness fees, imbalan jasa kustodian yang
1. Inisiatif Digitalisasi Business Process disesuaikan dengan kompleksitas layanan.
2. Meningkatkan kolaborasi dengan grup terkait dan g. Jaringan kerja luas, kustodian BRI bekerjasama
perusahaan anak. dengan MI terpercaya dan juga dengan seluruh
3. Peningkatan resiliensi manajemen risiko, kepatuhan dan jaringan kerja BRI yang tersebar baik di dalam
GCG maupun luar negeri yang siap untuk membantu
menemukan solusi kebutuhan investasi nasabah.
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Bisnis Jasa Penunjang 3. Jasa Wali Amanat
Pasar Modal a. Telah dipercaya untuk mewalianati lebih dari 150
Uraian keunggulan kompetitif dan Inovasi Bisnis Jasa Penerbitan Obligasi dan 52 Emiten.
Penunjang Pasar Modal dijabarkan sebagai berikut: b. Selalu mematuhi seluruh peraturan sejak terdaftar
1. Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) sebagai wali amanat tahun 1996.
a. Menyediakan program DPLK terlengkap (Iuran Pasti, c. Berpengalaman menangani berbagai sektor bisnis
Pasca Kerja, Dana Kesehatan) di bidang perbankan, multifinance, infrastruktur,
b. Menyediakan integrasi sistem aplikasi HC perusahaan properti, pertambangan, kesehatan, energi, media
dengan DPLK BRI dan lainnya.
c. Terdapat pre-retirement program bagi pekerja yang d. Memiliki sumber daya manusia terbaik dalam
menjelang masa pensiun. menjalankan tugas dan kewajiban sebagai wali
d. Aksesibilitas digital (one stop solution) via BRImo amanat.
e. Iuran ringan dan top up fleksibel via BRIMo/E-wallet/ 4. Jasa Trust and Corporate Services
bank lain a. Berpengalaman dalam mengelola dana nasabah
2. Jasa Kustodian sebagai paying agent dan escrow agent di sektor
a. Customization, layanan yang dapat disesuaikan properti dan migas.
dengan kebutuhan nasabah termasuk dalam hal b. Berpengalaman dalam sebagai escrow agent dalam
laporan yang dapat diselaraskan dengan kebutuhan. pinjaman sindikasi/bilateral.
284 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 287
Laporan Tahunan
2025
c. Berpengalaman dalam mengelola nasabah bisnis yang terus meningkat serta kondisi ekonomi nasional
internasional sebagai escrow agent atau security dan global yang dinamis. Bisnis Jasa Penunjang Pasar Modal
agent. BRI juga berkomitmen meningkatkan kontribusi pendapatan
d. Memiliki tim dan infrastruktur yang reliable dan Perseroan melalui peningkatan fee based income. Untuk
berpengalaman. mewujudkan hal tersebut, Investment Services Group BRI
e. Memiliki sumber daya manusia terbaik dalam tahun 2026 memiliki strategi sebagai berikut:
memberikan solusi sesuai kebutuhan nasabah. 1. Inisiatif Digitalisasi Business Process.
2. Meningkatkan kolaborasi dengan group terkait dan
Prospek Usaha dan Strategi Bisnis Jasa Penunjang Pasar perusahaan anak.
Modal Tahun 2026 3. Peningkatan resiliensi manajemen risiko, kepatuhan dan
Bisnis Jasa Penunjang Pasar Modal BRI terus berupaya GCG.
meningkatkan produktivitas di tengah tantangan kompetisi
Entitas Anak
Segmen Bisnis Entitas Anak meliputi perbankan konvensional, pembiayaan, layanan remitansi, asuransi jiwa, asuransi umum,
modal ventura, perusahaan efek dan manajemen investasi. BRI memiliki 10 Entitas Anak yaitu PT Bank Raya Indonesia Tbk
(dahulu PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk), BRI Global Financial Services Co. Ltd. (dahulu BRI Remittance Co. Limited
Hong Kong), PT Asuransi BRI Life, PT BRI Multifinance Indonesia, PT BRI Danareksa Sekuritas (dahulu PT Danareksa Sekuritas),
PT BRI Ventura Investama, PT BRI Asuransi Indonesia (dahulu PT Asuransi Bringin Sejahtera Artamakmur), PT Pegadaian,
PT Permodalan Nasional Madani, dan PT BRI Manajemen Investasi (dahulu PT Danareksa Investment Management). Uraian
Kinerja Entitas Anak BRI disajikan sebagai berikut.
PT Bank Raya Indonesia Tbk selanjutnya disebut “Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. (BRI) dan Dana Pensiun
Raya” atau “Bank” didirikan oleh Dana Pensiun Perkebunan Perkebunan (Dapenbun) di Jakarta, maka secara resmi BRI
(Dapenbun) pada tanggal 27 September 1989 dengan nama menjadi Pemegang Saham Pengendali PT. Bank Agroniaga
PT Bank Agroniaga yang selanjutnya disebut Bank AGRO, Tbk, sehingga Bank kembali berganti nama menjadi PT Bank
yang selanjutnya diharapkan dapat mempunyai peran Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk, dengan nama komersial
penting dan strategis dalam perkembangan sektor agribisnis yaitu BRI Agro.
di Indonesia, dengan portofolio kredit Bank sebagian besar
adalah disalurkan kepada sektor agribisnis baik off farm Pada Tanggal 27 September 2021, RUPS menyetujui
maupun on farm. perubahan nama Bank menjadi PT Bank Raya Indonesia Tbk
dengan nama komersial Bank Raya, Bank telah mendapatkan
Bank AGRO selanjutnya menjadi perusahaan publik Penetapan Penggunaan Izin Usaha atas nama PT Bank
yang tercatat di Bursa Efek Indonesia berdasarkan Surat Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk menjadi PT. Bank Raya
Bapepam-LK Nomor S-1565/PM/2003 tanggal 30 Juni Indonesia Tbk dengan Salinan Keputusan Deputi Komisioner
2003 sehingga nama perusahaan berubah menjadi Pengawas Perbankan I OJK Nomor Kep-65/PB.1/2021
PT Bank Agroniaga, Tbk. Selanjutnya, pada tahun 2006 Bank tanggal 1 November 2021 melalui Surat Nomor S 426/
AGRO meningkatkan status menjadi Bank Umum Devisa PB.12/2021 tanggal 5 November 2021. Selain itu, Bank telah
berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Bank Indonesia menerima persetujuan atas perubahan logo dari OJK melalui
Nomor 8/41/Kep.GBI/2006 tanggal 8 Mei 2006. Kemudian Surat Nomor S-250/PB.31/2021 tanggal 9 November 2021
pada tanggal 3 Maret 2011 dengan ditandatanganinya Akta perihal Persetujuan Perubahan Logo Bank.
Akuisisi Saham PT Bank Agroniaga, Tbk. antara PT Bank
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 285
Page 288
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Untuk memperkuat positioning Bank sebagai bank digital Sesuai Akta Risalah RUPS Luar Biasa PT Bank Rakyat
dari BRI Group, maka pada 1 November 2023 Bank Raya Indonesia Agroniaga Tbk Nomor 23 tanggal 27 September
telah efektif menggunakan logo baru sebagai corporate 2021 telah memberikan Persetujuan untuk perubahan
identity dengan menambahkan kata “Bank” dan “BRI Group” Anggaran Dasar Perseroan Pasal 1 ayat (1) melakukan
pada logonya. Perubahan logo tersebut sebagaimana perubahan nama Perseroan, semula “PT Bank Rakyat
tercantum Surat OJK Nomor S-83/PB.212/2023 tanggal Indonesia Agroniaga Tbk” dengan nama komersial BRI
1 November 2023 Perihal Rencana Perubahan Logo PT Bank AGRO, menjadi “PT Bank Raya Indonesia Tbk” dengan nama
Raya Indonesia Tbk. komersial Bank RAYA.
Tabel Kinerja (Produktivitas) PT Bank Raya Indonesia Tbk
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Total Kredit 7.715.323 7.125.951 589.372 8,27%
- OS Kredit Digital 3.066.598 2.290.476 776.122 33,88%
- Penyaluran Kredit Digital 28.759.174 20.575.738 8.183.436 39,77%
Total Dana Pihak Ketiga 9.544.986 8.133.782 1.411.204 17,35%
- Volume Simpanan Digital 2.206.120 1.318.967 887.153 67,26%
Total Aset 13.211.298 13.158.236 53.062 0,40%
Pada tahun 2021, Bank Raya memulai transformasi menjadi memperkuat value proposition produk kredit digital yang
bank digital dengan menyediakan layanan produk digital melakukan inovasi dalam hal integrasi produk kredit digital
yang memiliki karakteristik ticket size kecil (smaller), jangka dengan partner khususnya digital platform provider dan
waktu pendek (shorter) dan layanan cepat berbasis digital simpanan digital seperti melalui pengembangan Raya for
(faster). Transformasi ini mempunyai tujuan untuk dapat Business dan Raya for Community selain itu Bank Raya juga
secara optimal menangkap peluang bisnis segmen UMKM mengoptimalkan pertumbuhan bisnis melalui scale up dan
di Indonesia, utamanya dengan fokus memberikan layanan scope up baik pada ekosistem internal maupun eksternal BRI
perbankan digital kepada segmen mikro dan kecil. Adanya Group.
proses transformasi yang berfokus pada pengembangan
bisnis digital, menyebabkan perubahan pada struktur Pada tahun 2025, kinerja produk digital Bank Raya terus
portofolio aset dan liabilitas Bank Raya, yaitu komposisi menunjukkan perbaikan. Diawali peningkatan pada jumlah
aset dan liabilitas berbasis digital semakin meningkat total aset yang meningkat dari Desember 2024 sebesar
dibandingkan dengan portofolio non digital. Rp13,16 triliun menjadi sebesar Rp13,21 triliun atau naik
sebesar 0,40% yoy, hal ini disebabkan karena adanya
Dalam upaya menjadi bank digital yang memberikan peningkatan total lending pada Desember 2025 yaitu
layanan perbankan digital kepada segmen mikro dan kecil, sebesar Rp7,72 triliun dari Rp7,13 triliun pada Desember
Bank Raya telah melakukan beberapa langkah strategis 2024. Total Dana Pihak Ketiga juga turut tumbuh dari Rp8,13
untuk produk kredit digital maupun simpanan digital triliun di tahun 2025 menjadi Rp9,54 triliun atau tumbuh
seperti melakukan penguatan pada fundamental bisnis hingga 17,35% yoy.
dengan cara menghadirkan inovasi-inovasi sehingga dapat
286 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 289
Laporan Tahunan
2025
Kinerja produk digital Bank Raya juga menunjukkan 6. Mengembangkan embedded finance yang
pertumbuhan. Kredit Digital Bank Raya secara konsisten mengintegrasikan layanan perbankan antara lain open
terus mengalami peningkatan dari Desember 2024 sebesar API, white labelling, channeling pinjaman.
Rp2,29 triliun menjadi sebesar Rp3,07 triliun pada Desember 7. Melakukan integrasi antara teknologi dan bisnis melalui
2025 atau tumbuh sebesar 33,88% yoy. Volume simpanan pengembangan fraud detection untuk seluruh produk
digital, juga berhasil mengalami peningkatan dari Desember digital.
2024 sebesar Rp1,32 triliun menjadi sebesar Rp2,21 triliun 8. Melakukan enhancement atas credit scoring engine
pada Desember 2025 atau tumbuh sebesar 67,26% yoy. dengan melakukan utilisasi machine learning untuk
produk digital lending.
Pertumbuhan kredit digital dan simpanan digital tersebut 9. Melakukan enhancement dan pengembangan terhadap
menunjukkan bahwa transformasi Bank Raya menjadi bank infrastruktur teknologi bank, antara lain melalui adopsi
digital telah berjalan dengan baik dan memberikan dampak hybrid technology cloud (public and private cloud),
yang positif terhadap struktur portofolio bisnis Bank Raya. upgrade security tools (privileged access management,
Namun demikian, proses transformasi yang berfokus pada mobile security, security awareness tools) dan inisiatif
pengembangan bisnis digital membawa perubahan pada lainnya.
total portofolio bisnis Bank Raya. 10. Meningkatkan proses governance melalui penyusunan
dan evaluasi kebijakan pendukung antara lain market
Strategi PT Bank Raya Indonesia Tbk Tahun 2025 conduct, kelayakan kemitraan/partner, dan kebijakan
Strategi Bank Raya pada tahun 2025 adalah fokus lainnya.
memperkuat fundamental bisnis dan fokus pada perbaikan 11. Penguatan second line melalui implementasi Business
kualitas aset dan simpanan, melalui optimalisasi ekosistem Risk Management (BRM).
bisnis internal BRI Group. Beberapa langkah strategis yang 12. Peningkatan budaya sadar risiko melalui implementasi
akan dilakukan selama periode strengthening adalah sebagai risk culture framework.
berikut: 13. Menciptakan sumber pertumbuhan baru (new engine of
1. Memperkuat value proposition dari produk digital saving growth), dengan fokus awal yaitu pada solusi transaksi
melalui pengembangan: dan simpanan.
a. Raya for business untuk pengelolaan dana, transaksi, 14. Menciptakan dan mengembangkan pasar baru, di luar
dan payroll pelaku usaha. bisnis internal BRI Group.
b. Raya for youth untuk pengelolaan dana dan transaksi 15. Melakukan peningkatan skala bisnis eksisting dan
generasi muda. memperluas ruang lingkup bisnis dari periode
c. Raya for community untuk pengelolaan dana dan sebelumnya.
transaksi komunitas. 16. Menghimpun data transaksi nasabah untuk dapat
d. Virtual card. menyusun profiling behavior nasabah yang akan
e. Financial wealth management melalui digunakan oleh credit scoring engine.
pengembangan fitur investasi dan DPLK.
2. Memperkuat value proposition dari produk digital lending Keunggulan Kompetitif dan Inovasi
melalui enhancement produk digital lending antara lain: PT Bank Raya Indonesia Tbk
a. Integrasi produk digital lending dengan partner Dalam mengupayakan pencapaian target-target usahanya,
khususnya digital platform provider. Bank Raya memiliki beberapa faktor kekuatan utama
b. Perluasan struktur produk digital lending sesuai sehingga mampu bersaing di industri perbankan Indonesia,
dengan kebutuhan nasabah. yaitu:
3. Implementasi hybrid collection dengan 1. Bank digital dengan jaringan Online to Offline (O2O)
mengkombinasikan teknologi dan manusia (WA blast, yang kuat di seluruh Indonesia dengan sinergi BRI Group.
robo call, dan field collection). 2. Produk digital saving dengan berbagai fitur dan
4. Melanjutkan pengembangan dan pemasaran Raya Open kemudahan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, serta
API, Acquiring QRIS. produk digital lending yang dapat memenuhi berbagai
5. Melakukan pengembangan layanan laku pandai untuk kebutuhan nasabah baik untuk memenuhi kebutuhan
meningkatkan inklusi keuangan. konsumtif, dana talangan untuk usaha produktif, invoice/
vendor financing, serta supply chain financing bagi
segmen mikro dan kecil.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 287
Page 290
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
3. Bank Raya merupakan bagian dari BRI Group, sehingga sektor produktif di Indonesia, memberikan stimulus
dapat mengoptimalkan potensi bisnis BRI Group di bagi bisnis-bisnis kecil dan menengah (UMKM), dan
Segmen UMKM antara lain untuk segmen pinjaman membuka peluang kerja baru. Oleh karena itu, bagi
melalui kerjasama pada ekosistem Agen BRILink, Pekerja bank, fokus pada penyaluran pinjaman produktif
dari perusahaan yang ber-payroll di BRI, supply chain merupakan langkah strategis untuk mendukung
dari bisnis BRI Group, serta untuk segmen simpanan perekonomian sekaligus meningkatkan portofolio
melalui kolaborasi Raya dan aplikasi BRImo, transaksi mereka dalam jangka panjang. Penyaluran kredit
cash in cash out melalui e-channel BRI dan BRILink UMKM di Indonesia juga mengalami pertumbuhan
Agen. yang pesat dengan CAGR di sebesar 5,77% dalam 5
4. Kapabilitas teknologi dan informasi yang semakin (lima) tahun terakhir. Meski begitu masih peningkatan
meningkat untuk mendukung pertumbuhan bisnis tersebut masih belum dapat meng-cover penyaluran
yang solid antara lain melalui pengembangan big data kredit kepada seluruh UMKM potensial. Sekitar 70%
technology, pengembangan Fraud Detection System dari jumlah UMKM belum menggunakan produk
(FDS), pengembangan credit scoring engine dengan kredit dari bank atau penyedia jasa keuangan lain.
automated machine learning, layanan berbasis IT Dan seiring pertumbuhan pendatang baru pemain
yang handal dan tersertifikasi ISO 27001 Certification, yang berfokus di segmen UMKM, terdapat potensi
layanan IT dengan fitur dan keamanan berupa two yang besar dalam menyasar UMKM yang belum
factor authentication, transaction notification, melakukan pendanaan secara formal.
biometric authentication, dan limit monitoring, serta b. Digital Consumptive Lending
pengembangan customer complaint handling melalui Saat ini Bank Raya memberikan layanan pinjaman
Aplikasi Sapa Raya. digital pada segmen konsumtif berupa salary-based
5. Bank Raya telah memiliki Aplikasi Raya Apps dengan loan, untuk karyawan-karyawan yang menggunakan
berbagai fitur Saku unggulan yaitu: payroll dari BRI Group, melalui produk Pinang Flexi
a. Saku Utama sebagai rekening utama untuk transaksi dan Flexi Extra. Penargetan pada segmen karyawan
dan terima uang. dengan payroll dari BRI-Group dilakukan untuk
b. Saku Bujet untuk membantu mengelola pos keuangan mengurangi risiko bisnis dan memudahkan proses
berbagai kebutuhan. credit scoring. Adapun penetrasi pasar di luar salary-
c. Saku Pintar untuk membantu menabung rutin dengan based loan dapat dilakukan melalui kerja sama
bantuan fitur autodebet. dengan mitra-mitra yang bersentuhan langsung
d. Saku Jaga untuk membantu mengalokasi dana tak dengan transaksi customer baik online maupun
terduga dengan fitur kunci dan bunga lebih tinggi offline.
dibanding Saku lainnya. c. Funding and Transaction
e. Saku Bareng memberikan akses tabungan dan Saat ini, Bank Digital telah menyasar berbagai
transaksi bersama yang cocok untuk komunitas. segmen pasar dengan penghasilan yang bervariasi
f. Saku Bisnis merupakan Saku khusus yang berbeda dalam menghimpun dana pihak ketiga. Bank Raya
dengan saku personal lainnya untuk pengelolaan sendiri akan mengoptimalkan potensi nasabah dari
keuangan usaha nasabah. segmen Gen Z dan Milenial, karena dari sisi kontribusi
nasabah data menunjukkan bahwa Generasi Z yang
Prospek Usaha dan Strategi PT Bank Raya Indonesia Tbk dikenal sebagai digital native, memberikan kontribusi
Tahun 2026 signifikan sekitar 60% dari total nasabah bank digital
1. Prospek Usaha di Indonesia. Karakteristik unik dari segmen ini adalah
Terkait dengan prospek usaha Bank Raya tahun 2026, mayoritas mereka merupakan kelompok pekerja yang
Bank Raya melakukan pembagian segmen bisnis atau sudah memiliki penghasilan. Sementara itu, segmen
business growth lever yang terbagi menjadi 3 (tiga) Milenial tidak kalah pentingnya dengan kontribusi
segmen bisnis yaitu: sekitar 40% dari total nasabah, dan mereka dicirikan
a. Digital Productive Lending sebagai kelompok dengan tingkat penghasilan dan
Pinjaman produktif berperan penting dalam pengeluaran tertinggi.
mendukung aktivitas ekonomi seperti modal kerja 2. Strategi
dan investasi, yang berdampak langsung pada Sebagai upaya untuk mencapai Visi dan Aspirasi
pertumbuhan ekonomi. Kenaikan dalam pinjaman Perusahaan, maka terdapat beberapa langkah strategis
produktif dapat membantu memperkuat sektor- untuk melakukan pengembangan bisnis utamanya
288 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 291
Laporan Tahunan
2025
yaitu pengembangan digital productive lending, digital memiliki literasi digital yang baik (Gen Z dan Milenial),
consumptive lending, dan funding and transaction. beberapa langkah-langkah strategis yang akan
a. Digital Productive dilakukan yaitu melakukan pengembangan produk
Bank akan melakukan pengembangan produk digital secara berkelanjutan sesuai kebutuhan nasabah,
untuk sektor produktif dengan target utama yaitu memperluas ekosistem partnership dan melakukan
segmen UMKM. Beberapa langkah-langkah strategis digitalisasi proses bisnis, dengan rincian yaitu:
yang akan ditempuh Bank dalam pengembangan - Pengembangan produk digital eksisting yaitu
produk digital produktif yaitu melakukan pinjaman berbasis payroll secara berkelanjutan
pengembangan produk secara berkelanjutan (continuous improvement), pengembangan
sesuai kebutuhan nasabah, melakukan optimalisasi produk pinjaman konsumtif untuk non payroll
penjualan produk melalui network yang dimiliki atau mass market (paylater), dan embedded
oleh Bank, serta melakukan perluasan jaringan finance.
partnership yang berfungsi sebagai ekosistem bagi - Memperluas ekosistem partnership sebagai
produk digital produktif, dengan rincian sebagai source of growth dari produk digital consumptive
berikut: yang terdiri dari BRI Group, BUMN maupun
- Pengembangan produk untuk melayani perusahaan afiliasi, dan perusahaan swasta,
kebutuhan nasabah khususnya segmen UMKM serta digital platform.
melalui pengembangan produk digital eksisting - Melakukan digitalisasi proses collection dengan
secara berkelanjutan (continuous improvement), konsep hybrid collection yang mengkombinasikan
beyond banking solutions, embedded finance, proses penagihan berbasis teknologi (AI) dan
dan digitalisasi support system penjualan antara sumber daya manusia.
lain pengembangan sales tools berbasis AI dan c. Digital Funding and Transaction
data analytics. Bank akan melakukan pengembangan produk digital
- Meningkatkan penjualan produk melalui funding serta fitur-fitur transaksi di dalam aplikasi
optimalisasi potensi ekosistem BRI Group dan Raya App, dengan tujuan untuk meningkatkan
melakukan penetrasi pasar di luar BRI Group jumlah low cost funding berbasis digital saving serta
secara prudent, dengan target market utamanya fee based income yang bersumber dari transaksi
yaitu bisnis keagenan, supply chain dari nasabah di Aplikasi Raya App. Beberapa langkah
ekosistem internal dan eksternal, serta UMKM strategis yang akan dilakukan oleh Bank yaitu:
lainnya yang bekerja berdasarkan invoice. Proses - Melakukan pengembangan fitur untuk
akuisisi akan dilakukan dengan menggunakan meningkatkan kenyamanan dan mendorong
metode Online to Offline (O2O), sehingga Bank transaksi nasabah antara lain yaitu fitur wealth
Raya akan terus memperluas akses atau touch management, payment, bank as a services,
point baik melalui ekosistem internal maupun embedded finance, financial management, dan
eksternal. fitur lainnya.
- Memperluas ekosistem partnership sebagai - Melakukan pengembangan Raya App sebagai
source of growth dari produk digital productive, Integrated Banking App, melalui integrasi seluruh
perluasan ekosistem partnership akan dilakukan produk dan layanan Bank Raya ke dalam Aplikasi
pada level nasional yaitu entitas yang tergabung Raya App.
dalam BRI Group, BUMN maupun perusahaan - Perluasan kerjasama untuk Cash In Cash Out
afiliasi, perusahaan swasta, dan digital platform. (CICO) baik melalui ekosistem BRI Group maupun
Selain itu proses partnership pada level wilayah melalui ekosistem eksternal.
operasional community branch atau local - Melakukan pengembangan bisnis keagenan baik
partnership juga akan terus diperluas dengan bisnis keagenan Bank Raya maupun di luar Bank
target utama adalah komunitas dan klaster- Raya.
klaster bisnis unggulan.
b. Digital Consumptive
Bank akan melakukan pengembangan produk digital
consumptive dengan target market utama yaitu
kelompok masyarakat dengan usia produktif dan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 289
Page 292
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
BRI Global Financial Services Company Limited adalah Company Limited memiliki 4 (empat) cabang dan 1 (satu)
Entitas Anak dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, kantor manajemen di Hong Kong. Bisnis utama BRI Global
yang didirikan di Hong Kong pada tanggal 7 April 2005 Financial Services Company Limited melibatkan layanan
dengan nama BRIngin Remittance. Perusahaan ini awalnya pengiriman uang ke Indonesia dan negara lain, money
diakuisisi oleh BRI pada tahun 2012 dan namanya mengalami exchange, value-added services terkait produk perusahaan
perubahan menjadi BRI Remittance Company Limited. Seiring induk, dealing forex solution, serta pelayanan pinjaman/
dengan perluasan bisnis, pada tahun 2023, Perusahaan finansial bagi individu (Pekerja Migran Indonesia/PMI) dan
mengubah namanya menjadi BRI Global Financial Services SME yang terkait dengan Indonesia di Hong Kong.
Company Limited. Saat ini, BRI Global Financial Services
Tabel Kinerja (Produktivitas) BRI Global Financial Services Company Limited Hong Kong
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Jumlah Transaksi 880.807 456.538 424.269 92,93%
Nominal Amount Transaksi (HKD) 2.448.071.862 1.314.503.597 1.133.568.265 86,23%
Aset (HKD) 29.195.684 20.329.158 8.866.526 43,61%
Aset (miliar Rupiah) 62,54 42,14 20,29 48,02%
Catatan: Kurs HKD 1 per 31 Desember 2025 = Rp2,142.30
Aset BRI Global Financial Services Company Limited Hong Kong dapat melayani bisnis pinjaman dan trade finance.
Kong tahun 2025 sebesar Rp62,54 miliar, meningkat 48,02% Digitalisasi, BRI Global Financial Services Company Limited
yoy dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp42,14 miliar. Hong Kong terus dilakukan antara lain melalui digitalisasi
Peningkatan tersebut salah satunya didorong oleh ekspansi proses bisnis via penyediaan portal digital (webapp) dan
pembiayaan ke remittance company di HongKong sekitar aplikasi RemitGo! kepada nasabah. Digitalisasi proses
Rp11,5 miliar (HKD 5 mio) atau naik 94% yoy. bisnis melalui portal digital dan aplikasi tersebut semakin
meningkatkan frekuensi dan memperlancar flow transaksi,
Pendapatan BRI Global Financial Services Company Limited meningkatkan kapasitas transaksi, meningkatkan level user
Hong Kong tahun 2025 tumbuh 51,4% yoy menjadi Rp45,37 experience dan kualitas layanan, yang berdampak pada
miliar terutama bersumber dari bisnis forex dan tambahan peningkatan pendapatan BRI Global Financial Services
partner baru sehingga meningkatkan fee remittance yang Company Limited Hong Kong.
diterima. BRI Global Financial Services Company Limited
Hong Kong berhasil menumbuhkan new source growth Laba bersih BRI Global Financial Services Company Limited
engine dengan melayani transaksi foreign exchange Hong Kong tahun 2025 tercapai sebesar Rp15,74 miliar
remittance company di Hong Kong dan di luar Hong Kong meningkat sebesar 85,6% dari 2024 sebesar Rp8,42 miliar.
seperti Taiwan, Korea Selatan, Jepang, Malaysia, Brunei Digitalisasi juga berdampak pada efisiensi proses bisnis,
Darussalam, dan United Arab Emirates (UAE). Selain itu sehingga BRI Global Financial Services Company Limited
dengan telah diperolehnya lisensi money lender, sehingga Hong Kong mampu menjaga operational expense dan level
saat ini BRI Global Financial Services Company Limited Hong BOPO selama 2025.
290 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 293
Laporan Tahunan
2025
Strategi BRI Global Financial Services Company Limited BRI Global Financial Services terus berupaya melakukan
Hong Kong Tahun 2025 inovasi untuk meningkatkan layanan, seperti aplikasi
Beberapa strategi yang telah dilakukan oleh BRI Global remitGo! untuk memberikan kemudahan dalam melakukan
Financial Services Company Limited Hong Kong pada tahun transaksi dimana saja dan kapan saja. Selain itu, dengan
2025 adalah sebagai berikut: telah diperolehnya lisensi money lender dari otoritas
1. Mendapatkan money lender license dari otoritas Hong Hong Kong, maka BRI Global Financial Service juga dapat
Kong, sebagai upaya dalam pengembangan bisnis (new memberikan layanan pinjaman kepada nasabah perorangan
source engine growth) berupa pelayanan pinjaman khususnya kepada para PMI yang membutuhkan dana
(lending) bagi perorangan dengan target market Pekerja darurat, baik di Hong Kong maupun untuk keperluan
Migran Indonesia, pemberian layanan short term financing remitansi kepada keluarganya di Indonesia. Untuk nasabah
kepada remittance companies yang membutuhkan dana non perorangan, saat ini BRI Global Financial Service dapat
saat hari libur perbankan, serta pemberian layanan trade memberikan pembiayaan bagi para pelaku usaha Small
financing (invoice financing) kepada importir Small and Medium Enterprise (SME) Indonesian related di Hong
Medium Enterprises (SME) Indonesian related di Hong Kong. Kombinasi antara bisnis eksisting BRI Global Financial
Kong. Service (pengiriman uang atau remitansi) dari Hong Kong ke
2. Melakukan diversifikasi source of income dengan Indonesia dan bisnis pinjaman dengan target market nasabah
menjadi penyedia dealing forex solution bagi counterpart remittance eksisting, memberikan keunikan keunggulan
BRI Global Financial Services dan counterpart di BRI. kompetitif tersendiri.
3. Melakukan kerja sama dengan counterpart untuk koridor
baru seperti Jepang, Macau, Taiwan, Korea, serta Prospek Usaha dan Strategi BRI Global Financial Services
Filipina. Company Limited Hong Kong Tahun 2026
Remitansi dari Hong Kong ke Indonesia menunjukkan tren
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi BRI Global Financial peningkatan hingga tahun 2024, meskipun regional Asia
Services Company Limited Hong Kong Timur dan Pasifik mengalami penurunan antara tahun 2010
BRI Global Financial Services dengan produk remittance-nya dan tahun 2021. Tren peningkatan ini berlanjut pada tahun
telah menjadi pilihan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) 2024, dengan remitansi mencapai USD503 juta pada kuartal
di Hong Kong selama bertahun-tahun untuk mengirimkan pertama dan USD541 juta pada kuartal kedua. Disisi lain,
uang ke keluarga mereka di Indonesia. Menjadi bagian dari pergeseran transaksi remitansi Hong Kong dari konvensional
BRI Group merupakan competitive advantage dari BRI Global ke digital terus berjalan dan semakin meningkat. Berdasarkan
Financial Services, nasabah BRI Global Financial Service juga Market Insight Hong Kong dari Statista.com, nilai transaksi
merupakan nasabah simpanan dari Bank BRI. Jaringan kerja di pasar pengiriman uang digital diproyeksikan mencapai
Bank BRI yang menjangkau sampai ke pelosok Indonesia USD548 juta pada tahun 2025. Nilai transaksi diperkirakan
menjadikan BRI Global Financial Services sebagai pilihan akan menunjukkan tingkat pertumbuhan tahunan (CAGR
utama PMI untuk melakukan pengiriman uang ke Indonesia 2025-2029) sebesar 6,92% yang menghasilkan jumlah total
secara real time online ke rekening Bank BRI mereka dan yang diproyeksikan sebesar USD716,20 juta pada tahun
keluarga mereka di Indonesia. Dengan dukungan sistem dan 2029. Pada pasar pengiriman uang digital, jumlah pengguna
layanan yang terintegrasi dengan Induk (BRI), BRI Global diperkirakan akan mencapai 148,20 ribu pengguna pada
Financial Services dapat memberikan additional services tahun 2029.
kepada para PMI seperti layanan cek saldo, cetak buku
rekening, cetak rekening koran, dan layanan lainnya kepada Dengan aspirasi “Digitize the Business, Expand Business
para PMI di Hong Kong. Selain itu, nilai tukar di BRI Global in HK and Other Asian Market, Become Sales Hub for BRI
Financial Services adalah salah satu best rate (HKD/IDR) di Group’s Product in International Market”, pada tahun 2026 BRI
Hong Kong. BRI Global Financial Services ingin memberikan Global Financial Services akan fokus pada tema “Broadening
layanan terbaik serta menjadi one stop solution bagi PMI di network and partnership to drive cutting-edge value” yang
Hong Kong. dirancang dengan progresif mulai dari memperluas jaringan
kerjasama, berekspansi global, memperkuat bisnis inti
dengan menjadi platform pilihan tenaga kerja Indonesia,
hingga mengoptimalkan potensi bisnis BRI Group.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 291
Page 294
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Pada 6 Oktober 2015, BRI menandatangani perjanjian jual
beli dengan pemegang saham PT Asuransi BRI Life (dahulu tersebut mengubah komposisi kepemilikan pemegang
PT Asuransi Jiwa Bringin Jiwa Sejahtera) untuk mengakuisisi saham menjadi BRI menjadi sebesar 59,02%, FWD
91,001% kepemilikan di PT Asuransi BRI Life selanjutnya Management Holdings Limited menjadi sebesar 35,14% dan
disebut BRI Life. Seluruh rangkaian aktivitas akuisisi selesai YKP BRI menjadi sebesar 5,84%. Perubahan kepemilikan
pada tanggal 29 Desember 2015 sesuai dengan Akta No 41 saham telah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa
Notaris Fathiah Helmi, S.H. sehingga BRI memiliki 91,001% Keuangan (OJK) melalui surat Nomor 31/NB.11/2022 tanggal
saham BRI Life dan sisanya sebesar 8,999% dimiliki Yayasan 28 Februari 2022.
Kesejahteraan Pekerja BRI (YKP BRI). Pada 23 Februari 2017,
PT Asuransi Jiwa Bringin Jiwa Sejahtera berganti nama Pada tahun 2023, BRI Life kembali mengalami perubahan
menjadi PT Asuransi BRI Life (BRI Life). Pada 2 Maret 2021, komposisi pemegang saham. BRI Life menambahkan modal
BRI Life resmi memiliki pemegang saham baru, yaitu FWD disetor sebesar Rp26.358.000.000 dari sebelumnya sebesar
Financial Services Pte Ltd yang melakukan penambahan Rp339.200.700.000 menjadi sebesar Rp365.558.700.000
modal kepada BRI Life sebesar 936.458 lembar saham yang diambil bagian oleh FWD Management Holdings
melalui penerbitan saham baru. Struktur pemegang saham Limited. Rencana perubahan kepemilikan PT Asuransi BRI
BRI Life setelah transaksi tersebut yaitu BRI sebesar 63,83% Life telah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa
atau 2.002.022 lembar saham, FWD sebesar 29,86% dengan Keuangan (OJK) melalui surat Nomor S-15/NB.02/2023
936.458 lembar saham, serta YKP BRI sebesar 6,31% atau tanggal 26 Februari 2023. Penerbitan saham tersebut
197.978 lembar saham. Perubahan struktur Pemegang mengubah komposisi kepemilikan pemegang saham menjadi
Saham ini sebelumnya telah memperoleh persetujuan OJK BRI sebesar 54,77%, FWD Management Holdings Limited
melalui surat Nomor S-12/NB.1/2021 tanggal 4 Februari 2021. sebesar 39,82% dan YKP BRI sebesar 5,42%.
Pada tanggal 13 Oktober 2021, Pemegang Saham menyetujui
pengalihan kepemilikan saham milik FWD Financial Services Pada tahun 2024, BRI Life kembali mengalami perubahan
Pte. Ltd. kepada FWD Management Holdings Limited, komposisi pemegang saham. FWD Management Holdings
sehingga struktur Pemegang Saham BRI Life yaitu menjadi Limited melakukan penambahan modal sebesar Rp770
sebesar 63,83% BRI, YKP BRI sebesar 6,31%, dan FWD miliar untuk tahun 2024 dengan besaran yang dicatatkan
Management Holdings Limited sebesar 29,86%. Perubahan dalam penerbitan saham baru sebesar Rp26.994.600.000.
Struktur Pemegang Saham tersebut sebelumnya telah Dengan penambahan modal tersebut, komposisi kepemilikan
memperoleh persetujuan OJK melalui surat Nomor S.93/ pemegang saham menjadi BRI sebesar 51,00%, FWD
NB.1/2021 tanggal 29 September 2021. Pada tahun 2022, Management Holdings Limited sebesar 43,96% dan YKP BRI
BRI Life menerbitkan 255.549 lembar saham. Saham baru sebesar 5,04%. Perubahan kepemilikan saham BRI Life pada
tersebut diambil seluruhnya oleh FWD Management Holdings tahun 2024 telah mendapatkan persetujuan dari Otoritas
Limited. Untuk mengambil bagian saham baru tersebut, FWD Jasa Keuangan (OJK) melalui surat Nomor S-2/PD.02/2024
Management Holdings Limited telah menyetorkan uang perihal Persetujuan Perubahan Kepemilikan PT Asuransi BRI
sebesar Rp770 miliar kepada BRI Life. Penerbitan saham Life pada tanggal 22 Januari 2024.
Tabel Kinerja (Produktivitas) PT Asuransi BRI Life
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Pendapatan Jasa Asuransi 6.122.889 8.879.017 (2.756.128) (31,04%)
Aset 28.177.449 26.520.605 1.656.844 6,25%
Ekuitas 12.071.617 10.341.827 1.729.790 16,73%
292 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 295
Laporan Tahunan
2025
Pada akhir tahun 2025, ekuitas BRI Life tumbuh 16,73% yoy Selain strategi-strategi tersebut, BRI Life juga terus berupaya
menjadi Rp12,07 triliun. Selain itu, aset BRI Life mencapai meningkatkan value melalui perbaikan proses bisnis dari
Rp28,18 triliun atau tumbuh 6,25% yoy. Disisi lain, Premi segala aspek untuk memastikan pertumbuhan bisnis yang
Bruto BRI Life mengalami penurunan hingga 11,66% yoy berkelanjutan.
menjadi Rp6,12 triliun seiring dengan adanya penurunan
pada klaim serta penurunan pada kinerja bancassurance Keunggulan Kompetitif dan Inovasi PT Asuransi BRI Life
dan belum optimalnya produktivitas namun hal tersebut tidak BRI Life berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas
terlalu berdampak terhadap pencapaian laba di tahun 2025. layanan kepada nasabah agar dapat menjawab kebutuhan
nasabah. Setelah pada tahun 2023 berhasil melakukan
Strategi PT Asuransi BRI Life Tahun 2025 launching contact center untuk Third-Party Administrator
Proyeksi pertumbuhan ekonomi yang akan mengalami (TPA) sebagai salah satu bagian dari rencana BRI Life
perlambatan pada tahun 2025 menjadi tahun yang penuh untuk membentuk TPA sendiri agar penyelesaian klaim
tantangan bagi BRI Life. Tantangan tersebut dihadapi dapat berjalan lebih efektif dan efisien. BRI Life terus
oleh BRI Life dengan langkah-langkah untuk memastikan mengembangkan hal tersebut dengan meningkatkan jumlah
ketersediaan produk dan layanan yang memenuhi kebutuhan provider agar layanan yang diberikan semakin dekat dan
nasabah dengan didukung oleh penerapan teknologi digital. terjangkau bagi nasabah.
Adapun beberapa strategi utama yang dijalankan oleh BRI
Life pada tahun 2024 guna mencapai target yang telah BRI Life juga memastikan untuk hadir menyediakan produk
disetujui oleh para Pemegang Saham yaitu sebagai berikut: yang sesuai dengan kebutuhan nasabah dari berbagai
1. Penetration on UMi Ecosystem segmen yang ada. Peluncuran produk baru khususnya
BRI Life telah berhasil melakukan penetrasi ke dalam pada segmen HNW dan UMi semakin melengkapi
segmen Ultra Mikro (UMi) pada tahun 2024 melalui portofolio produk BRI Life yang telah tersedia. Dari segi
implementasi kerja sama dengan PNM. Inisiatif strategis proses pemasaran produk, BRI Life melakukan inovasi
ini sebagai salah satu langkah mewujudkan pertumbuhan untuk meningkatkan produktivitas tenaga pemasar dengan
yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan literasi dan program BRI Centralized Distribution Referral System yang
inklusi keuangan khususnya terkait dengan asuransi mengintegrasikan sistem di BRI Life dengan BRI untuk
jiwa. menyediakan data leads sebagai bahan bakar tenaga
2. Penetration on HNW Segment pemasar yang tersistem dengan baik.
BRI Life telah berhasil melakukan penetrasi ke dalam
segmen High Net Worth (HNW) income atau segmen Demi mewujudkan bisnis yang berkelanjutan, BRI Life juga
nasabah prioritas pada tahun 2024 melalui launching menerapkan kebijakan green office yang sesuai dengan
produk AMORA. Produk yang secara khusus ditujukan regulasi untuk mengurangi penggunaan kertas, listrik, dan
untuk nasabah segmen prioritas ini merupakan salah bahan bakar minyak. BRI Life juga telah menyusun roadmap
satu langkah BRI Life dalam mewujudkan pertumbuhan Environmental, Social, and Government (ESG) BRI Life
yang berkelanjutan dengan memastikan ketersediaan untuk jangka panjang yang mengacu pada nilai Sustainable
produk yang dibutuhkan oleh setiap nasabah dari setiap Development Goals (SDGs).
segmen.
3. BRI Centralized Distribution Referral System Prospek Usaha dan Strategi PT Asuransi BRI Life
Inisiatif strategis ini merupakan salah satu perbaikan Tahun 2026
proses bisnis yang dilakukan oleh BRI Life dalam rangka Pada tahun 2026, BRI Life berfokus Sales Quality
meningkatkan produktivitas Bancassurance Financial Improvement yang telah disetujui oleh Pemegang Saham
Advisor (BFA). Inisiatif strategi ini telah piloting pada Pengendali BRI Life. Dengan kata lain berfokus pada
akhir tahun 2023 dengan tujuan untuk meningkatkan perbaikan kualitas, BRI Life juga menargetkan pertumbuhan
data leads yang merupakan bahan bakar bagi BFA untuk bisnis yang berkelanjutan. Beberapa strategi BRI Life guna
melakukan produksi agar lebih terpusat dan sistematis mencapai target yang telah disetujui oleh Pemegang Saham
dari sumber data di kantor pusat hingga ke tangan BFA. adalah sebagai berikut:
4. Revamp Journey on BRImo 1. Competitive Products and Marketing
Inisiatif strategis ini merupakan salah satu langkah BRI BRI Life terus berkomitmen untuk tumbuh secara
Life dalam meningkatkan transaksi pembelian produk berkelanjutan demi memberi ketenangan bagi seluruh
asuransi digital yang telah tersedia di BRImo. Inisiatif nasabahnya. Dalam mewujudkan hal tersebut, BRI Life
strategis ini akan meningkatkan kenyamanan dan berupaya untuk memastikan memiliki produk serta
kemudahan bagi nasabah untuk transaksi pembelian marketing yang unggul dan kompetitif. Tiga indikator
produk asuransi melalui BRImo. pengembangan yang difokuskan yaitu product
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 293
Page 296
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
driven menjadi customer lead, brand awareness and serta digital experience sebagai standar layanan. Kedua
clearly segmentation, dan healthcare ecosystem and indikator tersebut penting untuk BRI Life meningkatkan
sustainable practices. Ketiga fokus ini penting untuk daya saing, memudahkan inovasi serta memastikan
menempatkan BRI Life pada posisi yang lebih kompetitif, layanan berkualitas tinggi yang dapat memenuhi harapan
relevan, dan tumbuh berkelanjutan. Selain itu, fokus nasabah di era digital.
tersebut juga memperkuat hubungan jangka panjang BRI 4. Strong Financial Management
Life dengan nasabah dan stakeholders lainnya. Kekuatan finansial merupakan kunci bagi BRI Life untuk
2. Invest in People terus berada dalam jalur pertumbuhan bisnis yang
Pengembangan sumber daya manusia, baik dari segi berkelanjutan. Empat indikator pengembangan yang
karir maupun kompetensi, merupakan kunci bagi BRI difokuskan yaitu sustainable revenue and net income,
Life dalam menjalankan operasional bisnis yang tumbuh best practice financial management, healthy capital
berkelanjutan dengan tata kelola perusahaan yang baik. structure, serta accountable and accurate. Secara
Dua indikator pengembangan yang difokuskan yaitu keseluruhan, pengembangan keempat indikator ini
sales talent management and succession planning dan menciptakan fondasi keuangan yang kuat dan tahan
advancement in human resources dengan fokus pada lama, yang penting untuk mendukung pertumbuhan,
otomatisasi dan efisiensi. Kedua hal tersebut penting menjaga kepercayaan pemangku kepentingan, serta
untuk difokuskan karena BRI Life dapat meningkatkan memastikan perusahaan tetap kompetitif dan adaptif
kualitas dan daya tahan talenta internal bersamaan dalam berbagai kondisi ekonomi.
dengan membangun organisasi yang lebih efisien dan 5. Service Excellent
adaptif. Hal tersebut penting untuk pertumbuhan jangka BRI Life terus berkomitmen dalam mewujudkan cita-cita
panjang dan kesuksesan dalam lingkungan bisnis yang menjadi ”The 1st Service Excellent” melalui efisiensi dan
dinamis. efektivitas proses bisnis serta menciptakan produk yang
3. Digital Adaptive sesuai dengan kebutuhan nasabah. Dua indikator fokus
Penguatan dukungan teknologi dalam pengembangan pengembangan yaitu loyalitas nasabah serta customers
produk dan operasional bisnis yang dinamis, gesit, individual needs and preferences. Fokus pada kedua
serta tangguh merupakan kunci bagi BRI Life untuk indikator tersebut memberikan keunggulan kompetitif
menghadapi tantangan bisnis ke depannya. Dua indikator yang berkelanjutan. Selain itu, BRI Life juga dapat tumbuh
pengembangan yang difokuskan yaitu integrasi yang dan bertahan dalam lingkungan bisnis yang dinamis dan
kuat antara digital technology dengan life insurance kompetitif.
PT BRI Multifinance Indonesia yang selanjutnya disebut BRI Total pendapatan BRI Finance pada Desember 2025
Finance adalah Entitas Anak usaha BRI yang bergerak di mencapai Rp1,12 triliun, turun 11,77% yoy atau Rp166,28 miliar
bidang pembiayaan. Aset BRI Finance pada Desember 2025 dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai Rp1,31 triliun.
sebesar Rp5,42 triliun, turun 29,52% yoy jika dibandingkan Pertumbuhan pendapatan tersebut berasal dari penyaluran
dengan Desember 2024 yang sebesar Rp7,69 triliun. Piutang pembiayaan BRI Finance pada tahun 2025 yang terdiri atas
pembiayaan ikut menurun dengan jumlah total sebesar pendapatan pembiayaan bisnis komersial Rp187,75 miliar,
Rp4,42 triliun, menurun 31,47% yoy atau Rp2,03 triliun. pembiayaan bisnis konsumer Rp564,54 miliar, dan pembiayaan
Turunnya aset tersebut terjadi seiring dengan penurunan bisnis Operating Lease (OPL) Rp375,75 miliar. Penurunan
pada piutang pembiayaan konsumer dengan perolehan yang terjadi di tahun 2025 diakibatkan oleh menurunnya daya
sebesar Rp2,81 triliun pada Desember 2025, turun 42,27% beli masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi sehingga
yoy atau Rp2,06 triliun dari periode sebelumnya yang menyebabkan keterbatasan kemampuan dalam membayar
mencapai Rp4,87 triliun. angsuran serta risiko kredit macet yang semakin meningkat.
Oleh sebab itu, Laba BRI Finance pada Desember 2025 tercatat
sebesar Rp90,95 miliar yang turun hingga 12,00% yoy.
294 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 297
Laporan Tahunan
2025
Tabel Kinerja (Produktivitas) PT BRI Multifinance Indonesia
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Pembiayaan (gross) 4.417.380 6.445.834 (2.028.454) (31,47%)
Pembiayaan Konsumer 2.812.129 4.871.145 (2.059.016) (42,27%)
Aset 5.419.420 7.689.464 (2.270.044) (29,52%)
Strategi PT BRI Multifinance Indonesia Tahun 2025
Di tahun 2025, BRI Finance mengoptimalkan captive berbagai tools akuisisi pembiayaan di semua segmen, serta
market BRI yang menjadi sumber pertumbuhan yang sehat berbagai platform penunjang lainnya. BRI Finance juga akan
bagi perusahaan sebagai single gateway auto loan BRI. memperkuat bisnis konsumer melalui strategi pemasaran
BRI Finance fokus dalam menumbuhkan bisnis konsumer yang massive bagi nasabah maupun pekerja BRI Group.
dengan mengoptimalkan sinergi ekosistem BRI Group baik Dalam rangka memperkuat transformasi digital yang telah
disisi target nasabah maupun channel penjualan dengan dijalankan, BRI Finance memaksimalkan sinergi induk di
strategi 2025 “Membangun Pondasi Sinergi dengan Induk berbagai lini terutama ekosistem grup usaha.
dan Perbaikan Kualitas Aset” meliputi:
1. Memperkuat pertumbuhan pembiayaan konsumer. Prospek Usaha dan Strategi PT BRI Multifinance Indonesia
2. Memperkuat kerja sama dengan platform e-commerce. Tahun 2026
3. Meningkatkan literasi keuangan. Penyusunan rencana bisnis jangka panjang BRI Finance
4. Melakukan sinergi pemasaran dengan BRI Group. sesuai aspirasi pemegang saham yaitu “Beat The Industry
5. Mengoptimalkan aplikasi myBRIf. Profitability”, sebagaimana BRI Finance akan fokus pada
6. Memperkuat digitalisasi proses bisnis. pembiayaan bisnis konsumer bersama Group business
7. Memberikan promo menarik sesuai kebutuhan owner BRI. Inovasi dan eksplorasi sumber pertumbuhan baru
masyarakat. yang dilakukan berimplikasi pada bisnis BRI Finance yang
8. Optimalisasi yang dilakukan dalam bentuk kerjasama semakin kompleks. BRI Finance akan fokus pada sinergi dan
Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) Joint Financing dengan cross selling yang telah dikembangkan di BRI Group, selain
meluncurkan produk yang memiliki rate kompetitif. itu pengembangan juga dilakukan pada captive market BRI.
Perusahaan terus menyalurkan pembiayaan dan ekspansi
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi bisnis secara selektif, serta melakukan eksplorasi new
PT BRI Multifinance Indonesia growth engine melalui optimalisasi single gateway auto loan.
Sesuai dengan aspirasi pemegang saham, keunggulan Perusahaan akan mempertahankan strategi diversifikasi
kompetitif yang dimiliki BRI Finance yakni sebagai single pendanaan untuk menekan cost of fund dan memberikan
gateway auto loan BRI Group. Selain itu, BRI Finance offering rate yang kompetitif bagi debiturnya. Dari sisi
berkomitmen akan fokus menumbuhkan bisnis konsumer layanan, BRI Finance akan memaksimalkan bisnis value
yang akan dipertahankan minimal sebesar 80% secara chain melalui strategic partnership dan pengembangan
jangka panjang dengan terus melakukan pengembangan joint berbagai platform untuk mendorong transaksi digital channel
financing melalui kolaborasi aktif bersama Group business seperti aplikasi myBRIf, new mobile order dan lainnya. Selain
owner di BRI. Untuk mewujudkan aspirasi tersebut, BRI itu sebagai bentuk penguatan excellence enabler lainnya
Finance menyadari akan menghadapi tantangan digitalisasi terutama human capital, culture, distribution channel dan tata
yang disertai dengan perubahan perilaku konsumen pasca kelola risiko. Sebagai salah satu tindakan Good Corporate
pandemi di industri pembiayaan. Pergeseran ekspektasi Governance (GCG) yang maksimal, BRI Finance memperkuat
pelanggan tersebut mengubah pola kerjasama, kemudahan sisi manajemen risiko dan kepatuhan sehingga memastikan
proses, serta layanan yang lebih seamless sesuai dengan penyaluran pembiayaan yang diberikan oleh Perusahaan tetap
customer behavior. BRI Finance akan meningkatkan investasi prudent dan termonitor dengan baik. Sinergi yang dilakukan
di bidang teknologi informasi melalui pengembangan dan BRI Finance bersama dengan grup usaha terus dimaksimalkan
enhancement berbagai platform pendukung aktivitas bisnis baik disisi bisnis maupun non bisnis melalui sharing resources,
internal, antara lain core financial system sebagai akomodasi integrasi data dan eksplorasi new ecosystem segment.
aktivitas BRI Finance, e-General Ledger (eGL) yang
mendukung penyusunan laporan keuangan BRI Finance,
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 295
Page 298
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
PT BRI Ventura Investama yang selanjutnya disebut BRI
Ventures adalah Entitas Anak usaha BRI yang bergerak di potensi pasar yang luas, manajemen risiko yang solid serta
bidang modal ventura. Kepemilikan saham oleh BRI pada founder yang memiliki pengalaman yang cukup dalam
BRI Ventures adalah sebesar 99,97% dari total saham yang menjalankan bisnisnya. Hal ini selaras dalam membantu
dikeluarkan perusahaan, sementara 0,03% dimiliki oleh BRI Group mengembangkan produk dan layanan yang
Yayasan Kesejahteraan Pekerja BRI. BRI Ventures memiliki memudahkan pengguna (customer-centric). BRI Ventures
aspirasi untuk menjadi Corporate Venture Capital terdepan akan melakukan investasi pada perusahaan teknologi baik di
yang akan dicapai melalui investasi di perusahaan yang dalam lingkup jasa keuangan (fintech) maupun sektor bisnis
memiliki potensi pertumbuhan tinggi (startup), dengan lainnya (non-fintech).
Tabel Kinerja (Produktivitas) PT BRI Ventura Investama
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Total Investasi 1.693.953 1.903.833 (209.880) (11,02%)
Non Performing Investment (NPI) (%) 2,0% 0,0011% 1,9989% 1.817,18%
Total Aset 2.118.362 2.471.125 (352.762) (14,28%)
Pada tahun 2025 BRI Ventures membukukan total aset 4. Untuk menjaga kualitas portofolio dan memitigasi risiko
sebesar Rp2,12 triliun, turun Rp352,76 miliar atau 14,28% investasi, BRI Ventures telah melakukan monitoring
yoy dibandingkan tahun 2024. Total investasi 2025 sebesar kualitas dan runway investee serta melakukan audit
Rp1,69 triliun, menurun sebesar 11,02% yoy dibandingkan internal dan menyampaikan laporan pengawasan
tahun 2024. Penurunan total aset antara lain dipengaruhi tersebut kepada pihak regulator secara berkala.
penurunan valuasi linkAja sebesar 51% yoy akibat penurunan
kinerja bisnis dan Awan Tunai turun 42% yoy karena terdapat Keunggulan Kompetitif dan Inovasi
risiko konsentrasi pinjaman. Pemburukan kualitas portofolio PT BRI Ventura Investama
terjadi dengan peningkatan pada NPI di tahun 2025 Sampai dengan saat ini, BRI Ventures telah berhasil mengelola
mencapai 2,0%. 2 (dua) Dana Ventura, yaitu Dana Ventura Nusantara I (DVSN I)
dan Dana Ventura Nusantara II (DVSN II). Tahun 2024 merupakan
Strategi PT BRI Ventura Investama Tahun 2025 recovery year bagi BRI Ventures, sehingga untuk menjaga
Dalam mencapai aspirasi di tahun 2025, BRI Ventures kualitas investasi maka untuk valuasi dana ventura BRI Ventures
melakukan beberapa upaya antara lain: telah melakukan adjustment valuasi secara berkala berdasarkan
1. Optimalisasi opportunity exit dengan mempertimbangkan perkembangan kinerja perusahaan. Selain itu selama periode
target Internal Rate of Return (IRR) dan potensi gain. 2024 BRI Ventures melalui DVSN II telah berhasil melaksanakan
2. BRI Ventures telah berkomitmen untuk mendukung program accelerator yaitu “Impact Day”. Program ini diikuti oleh
pertumbuhan bisnis startup Indonesia melalui 15 startup Indonesia pada kategori impact entreprises.
kesepakatan partisipasi dalam pendanaan Merah Putih
Fund.
3. Sebagai alternatif sumber pendapatan, BRI Ventures
telah melakukan penempatan investasi pada SBI dan
SBN sepanjang tahun 2024 sebesar Rp216 miliar.
296 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 299
Laporan Tahunan
2025
Prospek Usaha dan Strategi PT BRI Ventura Investama creation bagi ekosistem BRI Group, maka di tahun 2026 BRI
Tahun 2026 Ventures akan fokus pada “Business Process Improvement
Di tahun 2026, BRI Ventures masih memfokuskan kegiatan & Strategic Investment Exploration” melalui 2 (dua) inisiatif
investasinya pada perusahaan/startup di sektor fintech strategi yaitu:
maupun non-fintech yang berpotensi meningkatkan 1. Orchestrate Venture Capital Ecosystem between BRI
kapabilitas, berdampak positif terhadap bisnis, dan membuka Group
akses untuk ekosistem baru bagi BRI Group. Dalam rangka 2. Becoming BRI Group’s Innovation Lab
mewujudkan visi BRI Ventures sebagai katalisator value
PT BRI Asuransi Indonesia yang selanjutnya disebut BRI Insurance menjadi bagian dari entitas anak pada BRI Group yang
bergerak di bidang asuransi yang memiliki tanggung jawab untuk menciptakan value baik dari sisi bisnis maupun peningkatan
citra BRI Insurance dengan komitmen memberikan perlindungan asuransi umum melalui beragam produk terpercaya yang
didukung inovasi teknologi, GCG yang prudent dan human capital unggul untuk menghasilkan produktivitas yang optimal dan
berkelanjutan.
Tabel Kinerja (Produktivitas) PT BRI Asuransi Indonesia
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Premi Bruto 4.097.823 3.906.348 191.475 4,90%
Aset 8.158.065 7.721.019 437.046 5,66%
Ekuitas 2.640.467 2.592.763 48.000 1,85%
Aset BRI Insurance tahun 2025 sebesar Rp8,16 triliun, meningkat resiprokal untuk mendorong keberlanjutan melalui diversifikasi
sebesar 5,66% yoy dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar bisnis dan kemitraan. Aktivitas bisnis yang dilakukan merujuk
Rp7,72 triliun. Premi bruto BRI Insurance tahun 2025 sebesar pada strategi untuk menjalin bisnis yang semakin saling
Rp4,10 triliun, meningkat 4,90% yoy dibandingkan dengan terkait melalui value chain, teknologi Business to Business
tahun 2024 sebesar Rp3,91 triliun. Ekuitas BRI Insurance to Consumer (B2B2C), dan sesuai dengan kebutuhan pasar.
tahun 2025 meningkat sebesar 1,85% dari Rp2,59 triliun di Memperkuat koneksi antar korporasi dapat menciptakan
tahun 2024 menjadi Rp2,64 triliun di tahun 2025. Peningkatan sinergi dan peluang untuk mendorong pertumbuhan bersama
tersebut karena kenaikan laba tahun berjalan sebesar 5,30% serta inisiatif keberlanjutan. Sinergi bisnis ini terutama dilakukan
dibandingkan tahun 2024 menjadi Rp675 miliar di tahun 2025. melalui kerja sama dengan BRI Group.
Strategi PT BRI Asuransi Indonesia Tahun 2025 Untuk mewujudkan aspirasi tahun 2025, BRI Insurance
Kondisi persaingan bisnis yang semakin kompetitif dan mengimplementasikan langkah-langkah strategis sebagai
lingkungan bisnis yang dinamis dan penuh ketidakpastian, berikut:
menuntut BRI Insurance untuk terus menciptakan inovasi 1. Penguatan tata kelola dan manajemen risiko untuk
baru dan mengimplementasikan strategi yang sesuai dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan ketentuan
selaras dengan perubahan lingkungan bisnis. BRI Insurance internal serta pengelolaan risiko BRI Insurance yang baik.
terus berupaya mencapai keunggulan kompetitif dengan 2. Mendukung pertumbuhan berkualitas yang berkelanjutan
menciptakan nilai-nilai daya saing yang lebih baik dibandingkan dengan penguatan seleksi dan pengelolaan risiko bisnis
para pesaing. Untuk mewujudkan aspirasi di tahun 2025, BRI utama BRI Insurance.
Insurance memperkuat bisnis yang saling berhubungan secara
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 297
Page 300
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
3. Perluasan pada segmen ritel dan mikro pada kelas bisnis Prospek Usaha dan Strategi PT BRI Asuransi Indonesia
dan produk dengan profitabilitas yang lebih baik. Tahun 2026
4. Optimalisasi potensi bisnis turunan dari ekosistem BRI Insurance akan mewujudkan implementasi Visi untuk
wholesale dan internal BRI. menjadi “The Most Trusted Partner for Reliable Protection
5. Memperkuat sinergi dan kerjasama intra grup untuk Solutions” dengan layanan berorientasi kepada kebutuhan dan
realisasi potensi total revenue pool BRI Group. kepuasan nasabah. Tahun 2026, BRI Insurance mengusung
6. Penguatan backbone IT untuk mendukung akselerasi Tema Tahunan “Perluasan Bisnis Utama untuk Tetap Kompetitif
proses bisnis dan operasional BRI Insurance melalui dengan Pemanfaatan Data dan Teknologi”. Untuk mewujudkan
program otomasi yang cepat dan aman. aspirasi di tahun 2026, BRI Insurance secara persisten akan
7. Pengembangan data analytic untuk mendukung melakukan penetrasi yang berkelanjutan terhadap kompetensi
pengambilan keputusan bisnis. inti, yaitu berfokus pada layanan dan bisnis pada segmen ritel
8. Penguatan kapabilitas human capital termasuk dan mikro. Hal ini mengacu pada upaya berkelanjutan untuk
penajaman KPI untuk menjadi leading indicator mengintegrasikan dan memanfaatkan kekuatan fundamental
pencapaian kinerja berbasis budaya (performance bisnis BRI Insurance ke dalam produk maupun saluran distribusi
driven culture). di pasar captive dan non captive. Dengan demikian, hal ini
9. Simplifikasi layanan untuk pencapaian ultimate customer diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan mendorong
experience and satisfaction. pertumbuhan BRI Insurance secara berkelanjutan.
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi PT BRI Asuransi Untuk mewujudkan aspirasi tahun 2026, BRI Insurance
Indonesia menetapkan serangkaian rencana dan langkah strategis
Keunggulan kompetitif dan inovasi yang dimiliki oleh BRI sebagai berikut:
Insurance Indonesia yaitu: 1. Optimalisasi pertumbuhan premi di segmen ritel dan
1. Memiliki jaringan kerja sebanyak 115 yang tersebar di mikro yang bersumber dari pasar non captive.
seluruh Indonesia. 2. Optimalisasi ekosistem entitas BRI dan BUMN serta
2. Merupakan Perusahaan Asuransi Umum dengan rantai nilai.
peringkat pertama di kategori premi bruto Rp1 sampai 3. Menciptakan mesin pertumbuhan baru untuk diversifikasi
dengan <Rp2,5 triliun versi Infobank. sumber pendapatan di segmen bisnis korporasi, kecil,
3. Merupakan Perusahaan Asuransi Umum dengan menengah, dan konsumer.
peringkat pertama berdasarkan kinerja premi bruto, hasil 4. Penguatan sinergi BRI Group dalam rangka perluasan
underwriting, laba bersih dan aset tahun 2024 di klaster bisnis dan penunjang operasional, termasuk integrasi
ekuitas Rp1 triliun sampai dengan Rp2,5 triliun. tata kelola, kepatuhan, manajemen risiko, teknologi
4. Secara konsisten BRI Insurance disertifikasi oleh informasi, dan sumber daya manusia.
Lembaga Pemeringkat Independen. Peringkat idAA+ dari 5. Penguatan pertumbuhan premi yang berkualitas dan
Pefindo, naik dibandingkan tahun 2023 dan Peringkat profitabel dengan penguatan seleksi risiko.
AA(idn) dari Fitch Ratings. 6. Penguatan kapasitas investasi untuk optimalisasi hasil
5. Sebagai salah satu perusahaan asuransi umum investasi dan pengelolaan risiko investasi.
terkemuka, BRI Insurance memiliki lebih dari 70 (tujuh 7. Inovasi produk dan layanan purna jual sebagai
puluh) produk termasuk produk unggulan dan produk diferensiasi sesuai kebutuhan dan segmentasi nasabah
customized. (berorientasi kepada nasabah) untuk memperkuat citra
6. Memiliki rasio keuangan yang kuat dalam 3 (tiga) tahun BRI Insurance Indonesia.
terakhir dan berada di atas rata-rata industri berdasarkan 8. Penguatan sistem penagihan subrogasi dan piutang
profit margin, ROE, underwriting yield, loss ratio dan RBC reasuransi.
7. Tingkat maturitas tata kelola, kepatuhan, manajemen 9. Implementasi PSAK 117 sesuai ketentuan dan tata kelola
risiko, audit, dan IT BRI berada di atas skor 3 (defined), yang berlaku.
PMO berada di atas skor 2,6, dan human capital berada 10. Implementasi pemisahan Unit Usaha Syariah sesuai
di atas skor 1,5. dengan ketentuan dan tata kelola yang berlaku.
8. BRI Insurance memiliki layanan yang semakin 11. Penguatan kapabilitas pekerja khususnya tenaga
berkembang dengan berbasis digitalisasi dan otomasi pemasar, termasuk penguatan budaya Perseroan untuk
memanfaatkan Aplikasi BRINESIA, BRINSmobile, Claim mendukung transformasi dan internalisasi budaya BRI
Center/B-Class, Customer Care, E-policy). Insurance Indonesia, serta penajaman KPI untuk menjadi
9. Memiliki tenaga ahli yang telah tersertifikasi. indikator penting dalam pencapaian budaya kinerja
tinggi.
298 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 301
Laporan Tahunan
2025
PT BRI Danareksa Sekuritas selanjutnya disebut BRI Danareksa Sekuritas adalah Entitas Anak usaha BRI yang bergerak di
bidang perusahaan efek. Pada periode tahun 2025, PT BRI Danareksa Sekuritas berhasil mencatatkan laba bersih sebesar
Rp20,93 miliar yang tumbuh hingga 129,37% yoy. Pendapatan usaha yang berhasil diperoleh adalah sebesar Rp381,37 miliar
yang tumbuh sebesar 22,5% yoy dengan peningkatan terjadi pada seluruh pos pendapatan kecuali advisory yang turun tipis 1%
yoy. Aset mencapai Rp1,28 triliun yang tumbuh hingga 17,37% yoy atau Rp189,31 miliar dari tahun 2024.
Tabel Kinerja (Produktivitas) PT BRI Danareksa Sekuritas
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Akumulasi Nilai Transaksi Brokerage
Saham 123.204.722 85.034.344 38.170.378 44,88%
Obligasi Pemerintah 382.510.545 275.319.420 107.191.125 38,93%
Obligasi Korporasi 74.854.230 29.265.960 45.588.270 155,77%
Aset 1.279.094 1.089.788 189.306 17,37%
Laba Bersih 20.925 9.123 11.802 129,37%
Strategi PT BRI Danareksa Sekuritas Tahun 2025 yaitu BRIGHTS yang menawarkan simplicity melalui BRIGHTS
BRI Danareksa Sekuritas telah meluncurkan beberapa fitur EASY dan terus mengembangkan fitur lainnya untuk
baru dengan tujuan meningkatkan layanan dan penambahan mendukung kemudahan berinvestasi pada investor ritel.
varian produk untuk kemudahan bagi nasabah ritel dalam Selain itu, BRI Danareksa Sekuritas merupakan bagian dari
bertransaksi di pasar modal. Beberapa layanan tersebut Bank Rakyat Indonesia, Bank BUMN dengan aset terbesar.
antara lain pembukaan akun margin secara online, EBA Dengan bekal pengalaman tersebut dan didukung oleh
Ritel, BRIGHTS Easy Desktop, Fast Order, Launcher e-SBN, sinergi dengan BRI Grup, hal ini menjadikan BRI Danareksa
Switching Reksa Dana, SmartInvest Reksa Dana, BREW Sekuritas sebagai sekuritas dengan akses jangkauan terluas
dan Gadai Saham. Selain itu, BRI Danareksa Sekuritas juga di Indonesia melalui channel distribusi BRI.
melakukan revitalisasi trading system pada lini bisnis institusi
sebagai upaya dalam membuka peluang kerjasama dengan Prospek Usaha dan Strategi PT BRI Danareksa Sekuritas
counterparty asing. Lebih lanjut, BRI Danareksa Sekuritas Tahun 2026
juga melakukan penguatan bisnis bersama perusahaan induk Visi utama BRI Danareksa Sekuritas yaitu “Menjadi Penyedia
melalui pengembangan fitur RDN, fitur Transaksi Saham, dan Solusi Layanan Pasar Modal Terpercaya untuk Mencapai
fitur Transaksi Obligasi di BRImo. Kinerja yang Berkelanjutan dan Memperkuat Inklusi
Keuangan” dengan fokus pada pertumbuhan berkelanjutan
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi PT BRI Danareksa dari sisi profitabilitas. BRI Danareksa Sekuritas juga terus
Sekuritas berupaya untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas
BRI Danareksa Sekuritas merupakan perusahaan sekuritas sumber daya manusia melalui program alignment human
pertama sekaligus merupakan pioneer di pasar modal capital framework dengan BRI. Dalam menjalankan bisnis
Indonesia. BRI Danareksa Sekuritas memiliki sumber daya dan strategi di tahun 2026, terdapat beberapa strategi yang
manusia yang kompeten dan bersertifikasi. BRI Danareksa menjadi fokus utama dalam mencapai aspirasi dengan tema
Sekuritas memiliki produk unggulan online trading system “Redefine Investment Experience” yaitu:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 299
Page 302
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
1. Personalized Service Offering 3. Streamlining Collaboration
Pengembangan layanan berbasis digital yang fokus pada Penguatan sinergi dengan ekosistem BRI Group untuk
kebutuhan masing-masing nasabah dalam berinvestasi meningkatkan profitabilitas bagi segmen institusi
2. Operational Service Excellence maupun ritel
Otomasi pada proses back-office dan penguatan IT 4. Human Capital Development
Security untuk peningkatan layanan dan keamanan bagi Peningkatan kapabilitas dan kapasitas SBM untuk
nasabah mendorong produktivitas sejalan dengan perkembangan
industri
Aset PNM tahun 2025 sebesar Rp56,99 triliun, meningkat 2,96% dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp55,35 triliun.
Kenaikan aset didorong oleh penurunan CKPN karena adanya WO sebesar Rp4,1 triliun di tahun 2025. Dari sisi pendapatan,
PNM membukukan pendapatan usaha tahun 2025 sebesar Rp16,86 triliun, meningkat tipis hingga 0,8% dibandingkan dengan
tahun 2024 yang sebesar Rp16,72 triliun. Dari sisi beban, OPEX PNM mengalami peningkatan signifikan hingga sebesar 15%
yoy. Peningkatan tersebut diakibatkan oleh adanya peningkatan BTK dan beban general affairs. Di tahun 2025, PNM membuku
laba sebesar Rp1,2 triliun yang turun hingga 18,5% yoy sejalan dengan PPOP yang juga menurun akibat peningkatan pada OPEX.
Tabel Kinerja (Produktivitas) PT Permodalan Nasional Madani
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Penyaluran Pembiayaan 69.084.983 69.944.923 (859.940) (1,22%)
Outstanding 50.276.090 50.033.881 242.209 0,48%
Aset 56.986.249 55.348.061 1.638.188 2,96%
Strategi PT Permodalan Nasional Madani Tahun 2025 6. Pengembangan teknologi informasi dan digitalisasi
PNM menetapkan strategi dan kebijakan strategis untuk proses bisnis dan penambahan fitur pada aplikasi
mencapai target perusahaan tahun 2025 sebagai berikut: Mekaar Digi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas
1. Perubahan struktur organisasi PNM yang dilakukan proses bisnis.
dalam rangka mendukung inisiatif strategi jangka 7. Diversifikasi sumber pendanaan baik dari pasar modal,
panjang dan keberlangsungan perusahaan. perbankan, maupun pemerintah melalui Pusat Investasi
2. Penetrasi pasar dan perluasan area layanan melalui Pemerintah untuk menekan tingkat suku bunga pinjaman
pembukaan unit kerja baru yang dilakukan secara selektif di tengah tren peningkatan suku bunga.
dan efektif. 8. Peningkatan produktivitas dan kompetensi sumber daya
3. Pengembangan produk pembiayaan siklus lanjutan untuk manusia untuk mendukung pemberdayaan nasabah
memenuhi kebutuhan nasabah serta sebagai persiapan perempuan pelaku usaha ultra mikro dan mikro. Serta
nasabah UMi menuju naik kelas. penyediaan fasilitas training atau pelatihan untuk
4. Peningkatan literasi keuangan dan peningkatan inklusi meningkatkan kompetensi bagi seluruh pekerja PNM.
keuangan para nasabah Mekaar melalui kegiatan
pertemuan kelompok nasabah dan sinergi. Keunggulan Kompetitif dan Inovasi
5. Peningkatan tingkat tata kelola perusahaan melalui PT Permodalan Nasional Madani
pengelolaan manajemen risiko operasional dan kredit PNM yang didirikan pada tahun 1999 dengan visi menjadi
serta dilakukannya pengukuran Corporate Governance lembaga pembiayaan terkemuka dalam meningkatkan nilai
Performance Index (CGPI). tambah secara berkelanjutan bagi usaha segmen ultra mikro
300 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 303
Laporan Tahunan
2025
dan mikro dengan berlandaskan prinsip-prinsip Good Corporate Peningkatan Produktivitas, dan Efisiensi melalui Inovasi IT”,
Governance (GCG). Saat ini fokus utama PNM adalah untuk PNM menerapkan beberapa inisiatif strategis yang meliputi
memberdayakan perempuan pelaku usaha ultra mikro. PNM Strong & Healthy Growth, Impactful Empowerment, dan
memiliki 4.675 kantor layanan pada akhir tahun 2024 yang Operational Excellence sebagai berikut:
tersebar di 451 kabupaten/kotamadya dan 36 provinsi. PNM 1. Inovasi Produk melalui Warung Mekaar dan Waste
telah memberdayakan lebih dari 14,3 juta nasabah perempuan Management.
pelaku usaha ultra mikro dan lebih dari 72 ribu nasabah UMK. 2. Transformasi Proses Bisnis dan Metode Kerja melalui
Dalam rangka mendorong peningkatan kapasitas usaha para Diary Mekaar dan UlaMM, Mapping Zoning dan Routing,
nasabah, PNM juga menekankan kegiatan pemberdayaan serta Otomasi Daily Closing.
melalui pemberian pendampingan dan pelatihan usaha kepada 3. PKM Re-engineering melalui utilisasi ekosistem PKM
para nasabah di samping pemberian permodalan. Selain itu, Kelompok Mekaar dan PKM Berdikari (hybrid)
PNM juga mendukung program Sustainable Development 4. Pemberdayaan dengan memulihkan kembali nasabah
Goals di antaranya pembiayaan untuk meningkatkan kualitas WO untuk kembali berusaha dan literasi asuransi kepada
sanitasi dan air bersih serta pembiayaan untuk renovasi nasabah.
sarana/prasarana usaha para nasabah, serta PNM juga 5. Penguatan Pengelolaan Human Capital melalui
berperan aktif dalam berbagai kegiatan tanggung jawab sosial Reinforcement Recruitment, Career Development and
dan lingkungan. Pemanfaatan teknologi dan informasi juga Capacity Building, serta Pengembangan Human Capital
dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada para nasabah Core System.
dan mendukung kegiatan bisnis dan operasional terutama 6. Digitalisasi dan Upgrading IT melalui Integrasi Oracle,
melalui digitalisasi dan melalui inisiatif strategik yang dilakukan Peningkatan IT Infrastructure Reliability and Resiliensi,
bersama pada sinergi Holding Ultra Mikro Pembangunan IT Enterprise Strategic Planning and
Architecture Management, Peningkatan IT Security
Prospek Usaha dan Strategi Reliability, serta Pembangunan Data Analytic Governance
PT Permodalan Nasional Madani Tahun 2026 7. Penataan Perusahaan Anak melalui Alignment Rencana
Pada tahun 2026, dengan roadmap jangka panjang Strategis Danantara
PNM yaitu “Mendorong Pertumbuhan Kredit Berkualitas,
Pertumbuhan kinerja aset Pegadaian tahun 2025 mencapai Rp151,26 triliun atau tumbuh secara yoy sebesar 48,04%.
Pertumbuhan aset dipengaruhi oleh komponen terbesar yaitu outstanding loan yang tumbuh 47,63% yoy dari tahun 2024 yaitu
dari Rp85,38 triliun menjadi Rp126,05 triliun melalui penerapan strategi pemasaran dan penjualan yang efektif di tengah gejolak
geopolitik dan kondisi makro ekonomi yang dinamis. Dari sisi pendapatan, Pegadaian membukukan laba bersih tahun 2025
sebesar Rp8,34 triliun atau meningkat sebesar 42,59% dari Rp5,85 triliun di tahun 2024. Peningkatan laba ini selain didukung
dari peningkatan pendapatan, juga diimbangi dengan efisiensi biaya yang tercermin dari perbaikan realisasi BOPO sebesar
63,68% pada tahun 2025 atau menurun tipis dibandingkan tahun 2024 sebesar 63,75%.
Tabel Kinerja (Produktivitas) PT Pegadaian
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Aset 151.260.934 102.172.436 49.088.498 48,04%
Pembiayaan (Outstanding Loan/OSL Gross) 126.048.019 85.378.813 40.669.206 47,63%
Laba Usaha 8.344.211 5.851.796 2.492.415 42,59%
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 301
Page 304
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Strategi PT Pegadaian Tahun 2025 Prospek Usaha dan Strategi PT Pegadaian Tahun 2026
Kinerja memuaskan di tahun 2025 tak lepas dari keberhasilan Dengan dilatarbelakangi atas semangat tumbuh bersama
perusahaan dalam melakukan transformasi bisnis. Holding Ultra Mikro, semangat transformasi, serta semangat
Optimalisasi, modernisasi dan pembangunan kapabilitas mengemaskan Indonesia, maka pada tahun 2026 roadmap
menjadi langkah awal perusahaan untuk menjadi The jangka panjang Pegadaian yaitu “Accelerate” dengan strategi
Leader in The Gold Ecosystem and Accelerator of Financial Mempercepat Fondasi dan Akselerasi Pertumbuhan yang
Inclusion di tahun 2029 atau lima tahun mendatang. Strategi inline dengan grand strategy pada Rencana Jangka Panjang
Pegadaian untuk tahun 2025 meliputi: Perusahaan:
1. Memperkuat bisnis inti dengan mengembangkan layanan 1. Grow Core
yang sesuai kebutuhan nasabah. Memperkuat core business Pegadaian pada lini bisnis
2. Memperluas jaringan layanan melalui agen pegadaian gadai dan mikro melalui pemanfaatan data dan teknologi
dan digital partnership. dalam aktivitas penjualan, modernisasi proses bisnis
3. Menerapkan inovasi dan diversifikasi aliran pemasukan serta memfasilitasi multi product customer experience.
melalui segmen bisnis non-gadai. 2. Go Further
4. Memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan Meningkatkan kapabilitas jaringan keagenan serta
lingkungan. mengoptimalkan kerja sama dengan mitra strategis yang
5. Memperkuat layanan bersama dalam Holding Ultra Mikro potensial.
di bawah BRI. 3. Go Together
Memperkuat sinergi antara BRI Group dengan Pegadaian
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi PT Pegadaian Group melalui pemanfaatan bersama jaringan penjualan
Pegadaian senantiasa mengedepankan inovasi dalam dan penguatan kapabilitas fungsi supporting bisnis.
rangka memperkuat daya saing dan penyediaan produk/ 4. Grab New
layanan terbaik dan tepat guna bagi masyarakat, khususnya Memperluas segmen bisnis dengan peluncuran lini
dalam memanfaatkan penggunaan teknologi dan perubahan bisnis baru melalui pengembangan Bullion Services dan
perilaku masyarakat untuk meningkatkan customer akselerasi pertumbuhan melalui strategi anorganik dan
experience. Selain itu, Pegadaian tetap menjaga kualitas penguatan entitas anak.
layanan dengan penaksir yang handal didukung oleh 5. Groom Talent
program-program marketing dan penjualan yang beragam, Mencapai pengelolaan talenta yang terbaik dalam rangka
penguatan produk berbasis gadai, optimalisasi peluang mendukung pertumbuhan dan pengembangan bisnis.
produk berbasis emas dan fidusia, penguatan bisnis syariah, 6. Gen-Z Tech
serta optimalisasi layanan digital dan sinergi dengan mitra Memperkuat arsitektur TI yang mendukung implementasi
strategis yang dapat membantu perusahaan untuk tetap bisnis baru, penguatan aplikasi internal dan eksternal
tumbuh berkelanjutan sebagai solusi masyarakat dalam Perusahaan serta menjalankan model operasional
mengatasi masalah tanpa masalah. Melalui sinergi ultra berbasis data guna mencapai manfaat yang optimal.
mikro, Pegadaian bersama entitas Holding Ultra Mikro juga 7. Great Culture and GCG
memperluas aksesibilitas layanan keuangan baik dengan Melakukan peluncuran ulang transformasi budaya,
pelayanan online dan offline. penguatan tata kelola dan manajemen risiko dan
Implementasi praktik ESG yang komprehensif.
Aset PT BRI Manajemen Investasi pada tahun 2025 sebesar Pendapatan PT BRI Manajemen Investasi pada tahun
Rp375,57 miliar, meningkat 19,95% yoy dibandingkan dengan 2025 sebesar Rp300,30 miliar, meningkat 20,64% yoy
tahun 2024 yang sebesar Rp313,10 miliar. Peningkatan dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp248,92
tersebut dari peningkatan portofolio efek dalam rangka miliar. Peningkatan pendapatan tersebut berasal dari
optimalisasi idle cash dan peningkatan piutang atas jasa fee portofolio efek, bunga, dan dividen yang melonjak hingga
pengelolaan AUM (Asset Under Management). 215,1% yoy atau meningkat Rp12,5 miliar yang didorong oleh
perbaikan mark to market dan pendapatan kupon obligasi.
Pada sisi kewajiban terdapat peningkatan sebesar 12,58%, Dengan demikian PT BRI Manajemen Investasi dapat
mayoritas peningkatan pada utang pajak, liabilitas imbalan membukukan kenaikan laba sebesar 12,78% di tahun 2025
kerja dan beban akrual (atas akrual biaya-biaya operasional menjadi sebesar Rp33,22 miliar.
yang belum dibayarkan pada akhir Desember 2025.
302 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 305
Laporan Tahunan
2025
Tabel Kinerja (Produktivitas) PT BRI Manajemen Investasi
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Laba (Rugi) Bersih 33.221 29.456 3.765 12,78%
Aset 375.569 313.098 62.471 19,95%
Kewajiban 101.063 69.270 31.793 45,90%
Ekuitas 274.506 243.828 30.678 12,58%
Strategi PT BRI Manajemen Investasi Tahun 2025
Beberapa strategi yang dilakukan oleh BRI Manajemen fungsi guna menyesuaikan dan mempersiapkan SDM yang
Investasi pada tahun 2024 adalah sebagai berikut: dapat mengikuti perkembangan industri manajer investasi.
1. Fokus membangun fondasi sinergi grup melalui Selama lebih dari 30 tahun dalam industri manajer investasi,
penyelarasan product flagship dan target pemasaran PT BRI Manajemen Investasi menerapkan tata kelola dan
baik dari sisi institusi, Agen Penjual Efek Reksa Dana/ manajemen risiko secara konsisten merupakan kunci sukses
APERD Bank (WMG), serta APERD Sekuritas (BRIGHTS). utama untuk memastikan bisnis dan operasional lancar serta
2. Fokus pemasaran pada produk reksa dana open end berkesinambungan agar senantiasa menjaga kepercayaan
terutama product flagship serta peningkatan dana nasabah dan reputasi secara jangka panjang.
kelolaan melalui segmen retail utama.
3. Fokus peningkatan kapabilitas dan kualifikasi sumber Dalam mendukung pertumbuhan industri serta tanggap
daya manusia antara lain melalui talent mobility dan terhadap perkembangan industri, BRI Manajemen Investasi
penguatan kompetensi utama. memiliki spektrum produk investasi yang lengkap yang
4. Fokus optimalisasi proses back-office antara lain melalui sesuai dengan berbagai profil risiko nasabah. Pada tahun
upgrading core system serta pengembangan ERP. 2024 BRI Manajemen Investasi mempertajam existing
5. Fokus penguatan manajemen risiko dan tata kelola product menjadi flagship product yang diekspektasi dapat
melalui penyelarasan penilaian maturitas risiko dan tata mengikuti perkembangan siklus bisnis serta sesuai dengan
kelola serta pengelolaan profil risiko. karakter segmen retail, antara lain yakni reksa dana pasar
uang seruni pasar uang, reksa dana pendapatan tetap melati
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi pendapatan utama, reksa dana campuran balanced regular
PT BRI Manajemen Investasi income fund yang mendistribusikan dividen bulanan, serta
PT BRI Manajemen Investasi berdiri sejak tahun 1992 dengan reksa dana indeks MSCI Indonesia ESG Screened. Upaya
nama PT Danareksa Investment Management. Sebagai Manajer pemasaran didukung baik dengan berbagai kegiatan literasi
Investasi pertama di Indonesia, BRI Manajemen Investasi dan inklusi keuangan dalam ekosistem grup BRI serta umum
juga telah mencatatkan sejarah di industri sebagai penerbit yang dilakukan secara intensif maupun melalui fitur produk
reksadana pertama di Indonesia pada tahun 1996. Spektrum yang terjangkau untuk segmen retail.
produk Investasi yang luas yang dimiliki BRI Manajemen
Investasi berbasis perencanaan keuangan serta orientasi Pada tahun 2023 Danareksa Investment Management resmi
pelanggan memberikan berbagai pilihan investasi bagi seluruh berganti nama menjadi BRI Manajemen Investasi. Pergantian
segmen baik Institusi maupun ritel yang disesuaikan dengan ini seiring dengan telah efektifnya kepemilikan mayoritas
toleransi risiko dan kebijakan investasi nasabah. Sebagai BRI pada 30 November 2022. Penyelarasan strategi dan
perusahaan yang knowledge intensive, BRI Manajemen kebijakan dalam sinergi Grup mulai dilakukan intensif pada
Investasi mengedepankan pengelolaan bisnis dan operasional tahun 2023 pada berbagai aspek bisnis dan operasional
ditangani SDM yang profesional dan berpengalaman dalam Perseroan yang diharapkan dapat menjadi kekuatan
dunia pasar modal, yang didukung oleh kesiapan infrastruktur kompetitif Perseroan dalam meningkatkan kontribusinya
dan teknologi dari front to end. Secara berkala BRI Manajemen bagi Industri manajer investasi. Berbagai kolaborasi yang
Investasi menyusun rencana pengembangan SDM, memantau, dilakukan diharapkan dapat meningkatkan integrasi BRI
serta mengevaluasi pekerja secara spesifik pada setiap Manajemen Investasi sebagai bagian Grup BRI.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 303
Page 306
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Prospek Usaha dan Strategi PT BRI Manajemen Investasi Tercatat pertumbuhan neraca BRI secara tahunan sangat baik,
Tahun 2026 terlihat dari pertumbuhan kredit yang naik sebesar 12,32% yoy
Memasuki tahun 2025, BI menghadapi tantangan dalam dengan kontribusi positif dari setiap segmen yang ada. Support
menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian pertumbuhan kredit juga tidak terlepas dari pertumbuhan dana
global dan kebijakan moneter AS yang lebih ketat dari pihak ketiga yang sangat baik, secara tahunan total dana pihak
perkiraan. Meskipun demikian, BI tetap optimis terhadap ketiga tumbuh sebesar 7,43% dengan sokongan terbesar dari
prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia, dengan proyeksi Dana Murah (CASA) yang tercatat naik 12,71% atau bertambah
pertumbuhan yang sedikit lebih rendah dari perkiraan Rp116,81 triliun secara tahunan. Pertumbuhan aset dan liabilitas
sebelumnya. Dalam industri reksa dana, BRI Manajemen yang baik tersebut mendorong rasio kunci BRI berada di tahun
Investasi berhasil mencapai target dana kelolaan sebesar 2025 berada pada level yang stabil dan sangat kuat, rasio terkait
Rp65 triliun pada akhir 2025, dengan fokus pada segmen profitabilitas yang ditunjukkan oleh NIM sebesar 7,81%, COF
ritel dan optimalisasi sinergi grup melalui produk unggulan. sebesar 2,9%, ROA menjadi 2,74% serta tetap mampu menjaga
Strategi ini didukung oleh penguatan pengendalian internal, rasio ekuitas pada tingkat yang kuat ditunjukkan oleh CAR
peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan sebesar 23,52%
sistem IT terintegrasi, dan penguatan branding perusahaan.
Secara umum laba BRI Konsolidasian tercatat sebesar Rp57,13
Menghadapi tahun 2026, BRI Manajemen Investasi akan triliun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya laba bersih
terus memperkuat fondasi bisnis yang kokoh dan menjaga 2025 BRI turun sebesar 5,26% (yoy). Hal ini disebabkan oleh
kesinambungan bisnis melalui peningkatan literasi dan inklusi pertumbuhan biaya CKPN konsolidasian yang mencapai 21,02%
keuangan yang lebih kolaboratif dan terintegrasi. Selain itu, (yoy) dengan pertumbuhan tertinggi terjadi pada segmen
perusahaan akan mematuhi peraturan baru yang diterbitkan lainnya dan korporasi. Meski demikian jika ditinjau dari segi
oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Undang-Undang total pendapatan yang dihasilkan BRI Konsolidasian mampu
terkait perlindungan data pribadi, yang akan mempengaruhi tumbuh sebesar 4,74% (yoy) atau Rp9,39 triliun. Laba bersih
operasional manajer investasi ke depannya. Perseroan masih ditopang oleh segmen mikro sebagai segmen
utama dengan komposisi sebesar 32,39% terhadap total laba
Dengan aspirasi To be the Biggest and Most Reliable konsolidasian.
Investment Manager in Indonesia with Global Capabilities,
di tahun 2026 BRI Manajemen Investasi akan menerapkan Secara kinerja berdasarkan segmen operasi, pada tahun 2025
beberapa key metrics dalam mencapai BRI Manajemen segmen bisnis Mikro masih mencatatkan kontribusi terbesar
Investasi yang lebih besar, lebih kuat, dan lebih kompetitif terhadap laba BRI, sebesar Rp18,5 triliun atau berkontribusi
melalui: sebesar 32,39% terhadap total laba Perseroan. Kontribusi
1. Pertumbuhan AUM yang solid dan konsisten tersebut sedikit mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024
2. Lompatan pendapatan dan profitabilitas sebesar 38,85%, seiring dengan penurunan laba segmen Mikro
3. Efisiensi operasional semakin membaik sebesar 21,0% yoy. Penurunan tersebut sejalan dengan kontraksi
4. Portofolio retail menguat pada pinjaman segmen mikro bank only sebesar 4,2% yoy,
5. Reputasi dan pangsa pasar meningkat serta peningkatan biaya CKPN sebesar 6,4% yoy. Hal ini seiring
dengan strategi perusahaan untuk berfokus pada perbaikan
Pendapatan dan Profitabilitas Segmen kualitas kredit serta inisiatif untuk melakukan percepatan
Operasi penyelesaian kredit bermasalah. Di sisi lain, segmen non-mikro,
termasuk entitas anak mencatatkan peningkatan laba bersih
Di tengah kondisi ekonomi yang menantang baik secara global sebesar 4,7% yoy, didukung oleh peningkatan pada segmen
dan domestik, kondisi konflik berkepanjangan di beberapa Korporasi sebesar 16,7% yoy serta Lainnya sebesar 41,7% yoy
belahan negara baik di Timur Tengah, Eropa Timur serta terbaru sejalan dengan pertumbuhan pinjaman di segmen korporasi
di benua Amerika turut memberikan dampak terhadap peta serta peningkatan kinerja di bisnis Treasury. Hal ini sejalan
perekonomian secara global serta turut memberikan dampak dengan strategi Perseroan untuk mendorong pertumbuhan yang
terhadap ekonomi domestik. Meskipun demikian, BRI mampu sustainable pada segmen lain, khususnya UMKM non-Mikro
melihat celah pertumbuhan yang mampu untuk dioptimalkan di melalui pilar Strategi Revamp Existing Core, Build New Core.
tahun 2025.
304 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 307
Laporan Tahunan
2025
Tabel Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Operasi Tahun 2025
(dalam jutaan Rupiah)
2025
Uraian
Mikro Ritel Korporasi Lainnya Entitas Anak Total
Pendapatan bunga dan premi-neto 59.044.058 32.255.506 9.478.010 13.212.058 40.205.946 154.195.578
Pendapatan operasional lainnya 18.545.706 18.606.435 4.637.998 8.497.300 3.393.753 53.681.192
Total pendapatan 77.589.764 50.861.941 14.116.008 21.709.358 43.599.699 207.876.770
Beban operasional lainnya (31.757.802) (27.054.294) (2.061.216) (813.491) (26.760.083) (88.446.886)
Beban CKPN (22.806.153) (17.879.195) (347.855) (45.816) (5.102.984) (46.182.003)
Total beban (54.563.955) (44.933.489) (2.409.071) (859.307) (31.863.067) (134.628.889)
Pendapatan (beban) non
(177.816) (136.427) (13.778) (100.195) (26.846) (455.062)
operasional – neto
Laba sebelum beban pajak 22.847.993 5.792.025 11.693.159 20.749.855 11.709.787 72.792.819
Beban pajak (4.341.119) (1.100.485) (2.144.129) (4.211.631) (3.863.090) (15.660.454)
Laba tahun berjalan 18.506.874 4.691.540 9.549.030 16.538.224 7.846.697 57.132.365
ASET SEGMEN
Kredit-Bruto 470.771.691 519.878.040 342.517.850 - 127.561.837 1.460.729.418
Total Aset-Neto 442.572.166 495.119.915 332.077.908 593.485.169 263.986.425 2.127.241.583
LIABILITAS SEGMEN
Pendanaan 387.171.592 528.756.379 541.291.045 - 9.624.823 1.466.843.839
Total Liabilitas 387.171.592 528.756.379 544.160.724 152.427.783 191.913.193 1.804.429.671
Tabel Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Operasi Tahun 2024
(dalam jutaan Rupiah)
2024
Uraian
Mikro Ritel Korporasi Lainnya Entitas Anak Total
Pendapatan bunga dan premi-neto 60.247.932 29.675.882 5.734.424 14.890.584 33.979.842 144.528.664
Pendapatan operasional lainnya 24.234.718 20.665.454 3.295.294 2.565.165 3.187.698 53.948.329
Total pendapatan 84.482.650 50.341.336 9.029.718 17.455.749 37.167.540 198.476.993
Beban operasional lainnya (33.545.590) (23.893.122) (2.365.500) (1.380.504) (20.915.502) (82.100.218)
Beban CKPN (21.435.233) (15.398.573) 3.606.617 87.467 (5.021.206) (38.160.928)
Total beban (54.980.823) (39.291.695) 1.241.117 (1.293.037) (25.936.708) (120.261.146)
Pendapatan (beban) non
(574.254) (395.266) (41.718) (41.875) 89.460 (963.653)
operasional – neto
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 305
Page 308
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
2024
Uraian
Mikro Ritel Korporasi Lainnya Entitas Anak Total
Laba sebelum beban pajak 28.927.573 10.654.375 10.229.117 16.120.837 11.320.292 77.252.194
Beban pajak (5.496.239) (2.276.615) (2.043.114) (4.452.855) (2.677.025) (16.945.848)
Laba tahun berjalan 23.431.334 8.377.760 8.186.003 11.667.982 8.643.267 60.306.346
ASET SEGMEN
Kredit-Bruto 491.220.118 470.387.225 244.344.259 - 92.366.487 1.298.318.089
Total Aset-Neto 463.799.448 448.188.061 283.136.349 571.455.124 212.807.264 1.979.386.246
LIABILITAS SEGMEN
Pendanaan 382.926.442 509.274.340 465.246.630 - 8.002.692 1.365.450.104
Total Liabilitas 382.926.442 509.274.340 480.589.371 146.711.717 149.370.020 1.668.871.890
Tabel Pertumbuhan Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Operasi Tahun 2024-2025
(dalam %)
2024-2025
Uraian
Mikro Ritel Korporasi Lainnya Entitas Anak Total
Pendapatan bunga dan premi-neto (2,00%) 8,69% 65,28% (11,27%) 18,32% 6,69%
Pendapatan operasional lainnya (23,47%) (9,96%) 40,75% 231,26% 6,46% (0,50%)
Total pendapatan (8,16%) 1,03% 56,33% 24,37% 17,31% 4,74%
Beban operasional lainnya (5,33%) 13,23% (12,86%) (41,07%) 27,94% 7,73%
Beban CKPN 6,40% 16,11% 109,64% 152,38% 1,63% 21,02%
Total beban (0,76%) 14,36% (294,11%) (33,54%) 22,85% 11,95%
Pendapatan (beban) non
(69,04%) (65,48%) (66,97%) 139,27% (130,01%) (52,78%)
operasional – neto
Laba sebelum beban pajak (21,02%) (45,64%) 14,31% 28,71% 3,44% (5,77%)
Beban pajak (21,02%) (51,66%) 4,94% (5,42%) 44,31% (7,59%)
Laba tahun berjalan (21,02%) (44,00%) 16,65% 41,74% (9,22%) (5,26%)
ASET SEGMEN
Kredit-Bruto (4,16%) 10,52% 40,18% - 38,10% 12,51%
Total Aset-Neto (4,58%) 10,47% 17,29% 3,86% 24,05% 7,47%
LIABILITAS SEGMEN
Pendanaan 1,11% 3,83% 16,34% - 20,27% 7,43%
Total Liabilitas 1,11% 3,83% 13,23% 3,25% 29,28% 8,12%
306 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 309
Laporan Tahunan
2025
Segmen Geografis
Penjelasan Segmen Geografis
Segmen geografis meliputi penyediaan barang maupun jasa di dalam lingkungan ekonomi tertentu yang memiliki risiko serta
tingkat pengembalian yang berbeda dengan segmen operasi lainnya yang berada dalam lingkungan ekonomi lain. Segmen
geografis BRI adalah berdasarkan wilayah Indonesia, Amerika Serikat, Hong Kong, Singapura, Timor-Leste dan Taiwan.
Produktivitas, Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Geografis
Secara kinerja berdasarkan Geografis wilayah Indonesia menempati komposisi utama, memang hal ini dikarenakan fokus Perseroan untuk
lebih mengoptimalkan potensi yang ada di dalam negeri. Namun seluruh unit kerja yang berada di 5 (lima) wilayah luar negeri mampu
menunjukkan performa yang sangat baik, tercermin dari pertumbuhan baik aset, pendapatan dan laba bersih sebelum pajak mampu
tumbuh diatas dua digit. Pertumbuhan aset sebesar 7,47% (yoy) dan pendapatan sebesar 4,74% (yoy), pendapatan sebelum pajak dan
biaya CKPN stabil tumbuh positif sebesar 2,62% sehingga mendorong laba bersih menjadi Rp57,132 triliun. Potensi bisnis yang baik dan
menjanjikan profitabilitas optimal menjadi salah satu pertimbangan Perseroan dalam menetapkan unit kerja yang berada di luar negeri.
Tabel Produktivitas, Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Geografis
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
(Nominal) (%)
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
PENDAPATAN
Indonesia 205.752.598 197.058.018 8.694.580 4,41%
Amerika Serikat 651.152 515.456 135.696 26,33%
Singapura 1.085.751 585.615 500.136 85,40%
Timor Leste 217.662 204.940 12.722 6,21%
Hong Kong 45.374 29.473 15.901 53,95%
Taiwan 124.233 83.491 40.742 48,80%
Total Pendapatan 207.876.770 198.476.993 9.399.777 4,74%
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK
Indonesia 71.787.451 76.550.698 (4.763.247) (6,22%)
Amerika Serikat 376.846 224.679 152.167 67,73%
Singapura 396.280 260.519 135.761 52,11%
Timor Leste 157.384 159.696 (2.312) (1,45%)
Hong Kong 18.368 9.177 9.191 100,15%
Taiwan 56.490 47.425 9.065 19,11%
Total Laba Sebelum Pajak 72.792.819 77.252.194 (4.459.375) (5,77%)
ASET
Indonesia 2.016.249.550 1.897.297.699 118.951.851 6,27%
Amerika Serikat 48.076.144 36.194.629 11.881.515 32,83%
Singapura 48.118.496 36.128.669 11.989.827 33,19%
Timor Leste 8.340.523 6.411.050 1.929.473 30,10%
Hong Kong 16.049 42.145 (26.096) (61,92%)
Taiwan 6.440.821 3.312.054 3.128.767 94,47%
Total Aset 2.127.241.583 1.979.386.246 147.855.337 7,47%
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 307
Page 310
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
(Nominal) (%)
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
LIABILITAS
Indonesia 1.696.194.903 1.588.255.466 107.939.437 6,80%
Amerika Serikat 47.342.734 36.070.765 11.271.969 31,25%
Singapura 47.348.226 35.828.251 11.519.975 32,15%
Timor Leste 7.767.282 5.953.655 1.813.627 30,46%
Hong Kong - 13.893 (13.893) (100,00%)
Taiwan 5.776.526 2.749.860 3.026.666 110,07%
Total Liabilitas 1.804.429.671 1.668.871.890 135.557.781 8,12%
Proyek Strategis Nasional (PSN) atau Penugasan Lain
Kredit Usaha Rakyat (KUR) pembina usaha mikro dan kecil berupa akses permodalan
dan pendampingan sehingga pada akhirnya bisa mandiri atau
beralih ke pinjaman KUR atau komersial. Program Pendanaan
KUR adalah kredit/pembiayaan modal kerja dan/atau investasi UMK diberikan benar- benar untuk tujuan usaha produktif
kepada debitur individu/perseorangan, badan usaha dan/ dalam upaya pemberdayaan Usaha Mikro Kecil (UMK).
atau kelompok usaha yang produktif dan layak namun belum
memiliki agunan tambahan atau agunan tambahan belum Dalam sisi internal BRI, terdapat perubahan bisnis model
cukup. Penyaluran KUR BRI berdasarkan Peraturan Menteri program pendanaan PUMK di tahun 2021 dengan pinjaman
Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Nomor kemitraan tahun sebelumnya, dengan penjelasan sebagai
7 tahun 2025 tentang Perubahan ketiga atas Peraturan Menteri berikut:
Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Nomor 1. Sampai dengan tahun 2020 pinjaman kemitraan berada
1 Tahun 2022 Tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit Usaha di bawah Direktorat Kecil dan Menengah, dengan bisnis
Rakyat. Pada tanggal 29 Desember 2025 berdasarkan Surat model sebagai berikut:
dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik a. Customer segmen pinjaman kemitraan yaitu pelaku
Indonesia Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan usaha yang feasible namun belum bankable.
Keuangan Nomor PK.KUR/304/D.I.M.EKON/12/2025, Komite b. Prakarsa pinjaman dilakukan oleh RM Program.
Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM memutuskan untuk c. Plafond maksimal pinjaman kemitraan saat itu
menyesuaikan plafon KUR BRI menjadi sebesar Rp180 triliun sebesar Rp75 juta.
dengan target debitur baru KUR tahun 2025 untuk BRI sedikitnya 2. Sesuai Berita Acara Serah Terima Nomor B.10-
1.748.000 debitur dan target debitur graduasi sedikitnya SSM/01/2021 Tanggal 15 Januari 2021, untuk Pinjaman
1.012.712 Penyaluran KUR Mikro BRI pada tahun 2025 yang Kemitraan saat ini disebut sebagai Program Pendanaan
telah disalurkan sebesar Rp178,08 triliun atau tercapai sebesar UMK (PUMK) yang direalisasikan mulai tahun 2021
98,93% dari kuota yang diberikan oleh Pemerintah. menjadi tanggung jawab Direktorat Mikro, dengan bisnis
model sebagai berikut:
Program Pendanaan Usaha Mikro dan a. Customer segmen PUMK diutamakan untuk pelaku
Kecil (PUMK) usaha yang feasible namun belum bankable yang
memenuhi syarat PUMK.
Pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan b. Program PUMK disalurkan melalui BRI Unit yang
(TJSL) yang dilakukan dalam bentuk pembiayaan kepada diprakarsai oleh para Mantri.
pelaku UMK disebut dengan Program Pendanaan UMK (PUMK)
atau pada tahun sebelumnya biasa disebut dengan Program Program pendanaan UMK merupakan journey agar para
Pinjaman Kemitraan. Pendanaan UMK (PUMK) ini merupakan mitra binaan PUMK nantinya bisa menjadi entry level debitur
kebijakan Pemerintah yang dilaksanakan oleh seluruh KUR sehingga ke depan dapat terus berkembang usahanya
BUMN dengan maksud agar BUMN di samping menjalankan dan bisa menjadi pipeline potensial bagi pinjaman komersial.
operasional bisnisnya, juga melaksanakan tugas sosial sebagai Pada akhir tahun 2022, terdapat kebijakan baru dari
308 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 311
Laporan Tahunan
2025
Kementerian BUMN untuk penyaluran dana PUMK seluruh pembangunan sektor perumahan nasional. Pengalihan
BUMN dapat disalurkan melalui BRI, yang tertera pada surat plafon tersebut dilaksanakan berdasarkan persetujuan
Kementerian BUMN Nomor S-721/MBU/11/2022, Kementerian Pemerintah sebagaimana tertuang dalam Surat Kementerian
BUMN merekomendasikan BRI sebagai pengelola kerjasama Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Nomor
Program PUMK. Sehingga per 2023, BUMN Pembina PK.KUR/207/D.I.M.EKON/12/2025 tentang penyesuaian
mengirimkan dana ke BRI untuk menyalurkan PUMK. Adapun plafon kredit program. Hingga akhir tahun 2025, realisasi
jumlah penyaluran PUMK tahun 2023 sebesar Rp872,6 miliar penyaluran Kredit Program Perumahan oleh BRI tercatat
dengan jumlah mitra binaan sebanyak 30.871 mitra binaan. sebesar Rp994,54 miliar, yang mencerminkan komitmen
Pada tahun 2024, jumlah penyaluran PUMK sebesar Rp874,6 BRI dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah
miliar dengan jumlah mitra binaan sebanyak 28.106 mitra sekaligus menjaga kualitas penyaluran pembiayaan agar
binaan. Pada tahun 2025, jumlah penyaluran PUMK sebesar tetap terkelola secara prudent dan berkelanjutan.
Rp807,7 miliar dengan jumlah mitra binaan sebanyak 20.780
mitra binaan. Bantuan Sosial (BANSOS)
Kredit Program Perumahan Kementerian Sosial Republik Indonesia bekerjasama dengan
BRI dalam penyaluran Bantuan Sosial, kerjasama tersebut
Kredit Program Perumahan (KPP) merupakan fasilitas didasari oleh Peraturan Presiden RI Nomor 63 Tahun 2017
pembiayaan yang disalurkan oleh BRI dalam rangka tentang Penyaluran Bantuan Sosial Secara Non Tunai melalui
mendukung kebijakan Pemerintah untuk percepatan sistem perbankan. Pada Tahun 2025, pemerintah melalui
penyediaan perumahan nasional melalui Program 3 Juta Kemensos RI menyalurkan 4 (empat) jenis program bantuan
Rumah. KPP ditujukan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan sosial antara lain:
menengah (UMKM), baik perorangan maupun badan usaha, 1. Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (Bansos
yang bergerak di sektor penyediaan perumahan, termasuk PKH)
pengembang perumahan skala kecil, kontraktor, serta Disalurkan kepada 3,55 juta Keluarga Penerima Manfaat
pedagang bahan bangunan, maupun pelaku UMKM yang (KPM) dengan total bantuan sebesar Rp9,84 triliun.
membutuhkan pembiayaan untuk mendukung kepemilikan, 2. Bantuan Sosial Sembako
pembangunan, atau renovasi rumah yang menunjang Disalurkan kepada 6,01 juta Keluarga Penerima Manfaat
kegiatan usahanya. (KPM) dengan total bantuan sebesar Rp11,52 triliun.
3. Program Sembako Stimulus Ekonomi Triwulan II Tahun
Penugasan penyaluran Kredit Program Perumahan kepada 2025
BRI didasarkan pada Peraturan Menteri Koordinator Bidang Disalurkan kepada 6,01 juta Keluarga Penerima Manfaat
Perekonomian Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2025 (KPM) dengan total bantuan sebesar Rp2,41 triliun.
tentang Kredit Program Perumahan, serta dituangkan 4. Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan
lebih lanjut dalam Perjanjian Kerja Sama antara BRI dan Rakyat (BLTS-Kesra)
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Disalurkan kepada 5,60 juta Keluarga Penerima Manfaat
(PUPR). Dalam pelaksanaannya, BRI ditugaskan sebagai bank (KPM) dengan total bantuan sebesar Rp5,04 triliun.
penyalur yang bertanggung jawab atas proses penyaluran
pembiayaan, pengelolaan subsidi, serta pengendalian Sehingga total bantuan yang disalurkan dari ke 4 (empat)
kualitas kredit sesuai dengan ketentuan yang berlaku. jenis bantuan (Bansos PKH, Bansos Sembako, Program
Sembako Stimulus Ekonomi Triwulan II Tahun 2025, dan
Pada tahun 2025, Pemerintah memberikan mandat Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat
penyaluran Kredit Program Perumahan kepada BRI dengan (BLTS-Kesra)) selama tahun 2025 yaitu sebesar Rp28,80
kuota sebesar Rp1 triliun, yang dialokasikan melalui triliun atau naik 35,85% dibanding penyaluran bansos Tahun
mekanisme pengalihan (switching) sebagian plafon 2024 sebesar Rp21,19 triliun.
Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mendukung prioritas
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 309
Page 312
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Tinjauan
Keuangan
Tinjauan keuangan yang diuraikan berikut mengacu kepada Laporan Keuangan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember
2025 yang disajikan dalam Laporan Tahunan ini. Laporan Keuangan telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwanto Susanti
dan Surja (Member of Ernst and Young Global) yang menyatakan opini laporan keuangan konsolidasian menyajikan secara wajar
dalam semua hal yang material, posisi keuangan konsolidasian PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan entitas anaknya
pada tanggal 31 Desember 2025, serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan laporan arus
kas konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Kinerja Keuangan
Kinerja keuangan BRI terdiri atas kinerja Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian, Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
Komprehensif Lain Konsolidasian beserta Laporan Arus Kas Konsolidasian disajikan sebagai berikut.
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
Tabel Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024*)
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
ASET
Kas 32.044.482 29.783.642 2.260.840 7,59%
Giro pada Bank Indonesia 31.929.608 88.878.969 (56.949.361) (64,08%)
Giro pada Bank lain 42.444.581 25.582.825 16.861.756 65,91%
Cadangan kerugian penurunan nilai (11.273) (8.378) (2.895) 34,55%
Giro pada Bank lain - Netto 42.433.308 25.574.447 16.858.861 65,92%
Penempatan pada Bank Indonesia dan Lembaga
21.057.210 57.874.335 (36.817.125) (63,62%)
Keuangan Lain
Cadangan kerugian penurunan nilai (2.405) (767) (1.638) 213,56%
Penempatan pada Bank Indonesia dan Lembaga
21.054.805 57.873.568 (36.818.763) (63,62%)
Keuangan Lain - Netto
Efek-efek 372.732.802 326.535.700 46.197.102 14,15%
Cadangan kerugian penurunan nilai (89.519) (58.823) (30.696) 52,18%
Efek-efek - Netto 372.643.283 326.476.877 40.166.406 14,14%
Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya 48.252.083 40.656.822 7.595.261 18,68%
Cadangan kerugian penurunan nilai (465.498) (1.075.559) (610.061) (56,72%)
Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya - Netto 47.786.585 39.581.263 8.205.322 20,73%
Efek-efek yang Dibeli dengan Janji Dijual Kembali 24.452 16.845.690 (16.821.238) (99,85%)
Tagihan Derivatif 1.167.029 1.087.048 76.981 7,36%
Kredit yang Diberikan 1.460.729.418 1.298.318.089 162.411.329 12,51%
310 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 313
Laporan Tahunan
2025
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024*)
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Cadangan kerugian penurunan nilai (79.328.619) (76.902.889) (2.425.730) 3,15%
Kredit yang Diberikan - Netto 1.381.400.799 1.221.415.200 159.985.599 13,10%
Pinjaman Syariah 56.350.282 49.889.082 6.461.200 12,95%
Cadangan kerugian penurunan nilai (3.565.115) (3.995.032) 429.917 (10,76%)
Pinjaman Syariah - Netto 52.785.167 45.894.050 6.891.117 15,02%
Piutang Pembiayaan 4.406.157 6.433.608 (2.027.451) (31,51%)
Cadangan kerugian penurunan nilai (164.922) (165.590) 668 (0,40%)
Piutang Pembiayaan - Netto 4.241.235 6.268.018 (2.026.783) (32,34%)
Tagihan Akseptasi 13.078.567 10.105.373 2.973.194 29,42%
Cadangan kerugian penurunan nilai (32.226) (321.683) 289.457 (89,98%)
Tagihan Akseptasi - Netto 13.046.341 9.783.690 3.262.651 33,35%
Penyertaan Saham 8.834.868 8.076.567 758.301 9,39%
Aset Tetap
Biaya perolehan 94.045.303 88.479.818 5.565.485 6,29%
Akumulasi penyusutan (30.751.063) (26.001.853) (4.749.210) 18,26%
Nilai buku-neto 63.294.240 62.477.965 816.275 1,31%
Aset Pajak Tangguhan-neto 8.129.522 12.800.660 (4.671.138) (36,49%)
Properti Investasi 19.155 197.380 (178.225) (90,30%)
Aset Lain-lain-neto 54.536.226 39.171.872 15.364.354 39,22%
TOTAL ASET 2.135.371.105 1.992.186.906 143.184.199 7,19%
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas
Liabilitas Segera 39.818.745 36.821.661 2.997.084 8,14%
Simpanan Nasabah
Giro 448.203.670 374.554.340 73.649.330 19,66%
Tabungan 587.585.862 544.426.947 43.158.915 7,93%
Deposito 431.054.307 446.468.817 (15.414.510) (3,45%)
Total Simpanan Nasabah 1.466.843.839 1.365.450.104 101.393.735 7,43
Simpanan dari Bank lain dan Lembaga Keuangan
17.601.436 14.679.482 2.921.954 19,91%
lainnya
Efek-efek yang Dijual dengan Janji Dibeli Kembali 27.932.749 25.043.717 2.889.032 11,54%
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 311
Page 314
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024 *)
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Liabilitas Derivatif 1.101.753 1.585.120 (483.367) (30,49%)
Liabilitas Akseptasi 13.078.567 10.105.373 2.973.194 29,42%
Utang Pajak 3.299.310 2.150.487 1.148.823 53,42%
Surat Berharga yang Diterbitkan 40.901.648 32.502.499 8.399.149 25,84%
Pinjaman yang Diterima 129.186.116 127.879.804 1.306.312 1,02%
Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi 1.946.135 2.551.050 (604.915) (23,71%)
Liabilitas Imbalan Kerja 27.428.311 20.936.335 6.491.976 31,01%
Liabilitas Lain-lain 34.804.195 28.674.477 6.129.718 21,38%
Pinjaman dan Surat Berharga Subordinasi 486.867 491.781 (4.914) (1,00%)
TOTAL LIABILITAS 1.804.429.671 1.668.871.890 135.557.781 8,12%
Ekuitas
Modal Saham 7.577.950 7.577.950 - 0,00%
Tambahan modal disetor 75.946.195 75.880.223 65.972 0,09%
Surplus revaluasi aset tetap-bersih 20.754.251 20.222.379 531.872 2,63%
Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan
227.059 (204.632) 431.691 (210,96%)
dalam mata uang asing
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas
efek-efek yang diklasifikasikan sebagai nilai wajar 1.289.152 (2.196.060) 3.485.212 (158,70%)
melalui penghasilan komprehensif lain-bersih
Cadangan penurunan nilai atas efek-efek yang
diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui 60.966 51.931 9.035 17,40%
penghasilan komprehensif lain
Kerugian)/Keuntungan pengukuran kembali program
(2.198.095) (505.787) (1.692.308) 334,59%
imbalan pasti-bersih
Modal saham diperoleh kembali (saham treasuri) (4.463.270) (4.349.007) (114.263) 2,63%
Opsi saham 121.808 313.404 (191.596) (61,13%)
Cadangan kompensasi atas saham bonus 453.231 452.031 1.200 0,27%
Dampak Transaksi Pengendalian Non Pengendali 1.758.580 1.758.580 - 0,00%
Cadangan keuangan asuransi (157.347) (5.050) (152.297) 3015,77%
Saldo Laba
Telah ditentukan penggunaannya 3.022.685 3.022.685 - 0,00%
Belum ditentukan penggunaannya 219.640.693 215.009.704 4.630.989 2,15%
Total Saldo Laba 222.663.378 218.032.389 4.630.989 2,15%
Total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada entitas
324.033.858 317.028.351 7.005.507 2,21%
induk
Kepentingan non-pengendali 6.907.576 6.286.665 620.911 9,88%
TOTAL EKUITAS 330.941.434 323.315.016 7.626.418 2,36%
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 2.135.371.105 1.992.186.906 143.184.199 7,19%
*) Setelah reklasifikasi dan penyajian kembali
312 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 315
Laporan Tahunan
2025
Grafik Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
(dalam triliun Rupiah)
2.135,37
1.992,19
1.804,43
1.668,87
323,32 330,94
Aset Liabilitas Ekuitas
2024 2025
Total Aset
Total aset tahun 2025 mencapai Rp2.135,37 triliun, meningkat 7,19% dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp1.992,19 triliun.
Kenaikan aset ini didorong utamanya dari aktiva produktif yaitu kredit yang diberikan dan pembiayaan yang naik sebesar 12,51%
yoy atau naik Rp162,41 triliun, pertumbuhan kredit yang diberikan dan pembiayaan ini didorong utamanya oleh BRI Bank Only
10,43% atau naik Rp126,83 triliun, Pegadaian tumbuh sebesar 47,63% yoy atau naik Rp40,67 triliun dan Bank Raya yang naik
8,27% yoy atau setara pertumbuhan nominal Rp0,6 triliun.
Tabel Aset
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024 *)
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Kas 32.044.482 29.783.642 2.260.840 7,59%
Giro pada Bank Indonesia 31.929.608 88.878.969 (56.949.361) (64,08%)
Giro pada Bank lain 42.444.581 25.582.825 16.861.756 65,91%
Cadangan kerugian penurunan nilai (11.273) (8.378) (2.895) 34,55%
Giro pada Bank lain - Netto 42.433.308 25.574.447 16.858.861 65,92%
Penempatan pada Bank Indonesia dan Lembaga
21.057.210 57.874.335 (36.817.125) (63,62%)
Keuangan Lain
Cadangan kerugian penurunan nilai (2.405) (767) (1.638) 213,56%
Penempatan pada Bank Indonesia dan Lembaga
21.054.805 57.873.568 (36.818.763) (63,62%)
Keuangan Lain - Netto
Efek-efek 372.732.802 326.535.700 46.197.102 14,15%
Cadangan kerugian penurunan nilai (89.519) (58.823) (30.696) 52,18%
Efek-efek - Netto 372.643.283 326.476.877 40.166.406 14,14%
Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya 48.252.083 40.656.822 7.595.261 18,68%
Cadangan kerugian penurunan nilai (465.498) (1.075.559) (610.061) (56,72%)
Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya - Netto 47.786.585 39.581.263 8.205.322 20,73%
Efek-efek yang Dibeli dengan Janji Dijual Kembali 24.452 16.845.690 (16.821.238) (99,85%)
Tagihan Derivatif 1.167.029 1.087.048 76.981 7,36%
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 313
Page 316
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024*)
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Kredit yang Diberikan 1.460.729.418 1.298.318.089 162.411.329 12,51%
Cadangan kerugian penurunan nilai (79.328.619) (76.902.889) (2.425.730) 3,15%
Kredit yang Diberikan - Netto 1.381.400.799 1.221.415.200 159.985.599 13,10%
Pinjaman Syariah 56.350.282 49.889.082 6.461.200 12,95%
Cadangan kerugian penurunan nilai (3.565.115) (3.995.032) 429.917 (10,76%)
Pinjaman Syariah - Netto 52.785.167 45.894.050 6.891.117 15,02%
Piutang Pembiayaan 4.406.157 6.433.608 (2.027.451) (31,51%)
Cadangan kerugian penurunan nilai (164.922) (165.590) 668 (0,40%)
Piutang Pembiayaan - Netto 4.241.235 6.268.018 (2.026.783) (32,34%)
Tagihan Akseptasi 13.078.567 10.105.373 2.973.194 29,42%
Cadangan kerugian penurunan nilai (32.226) (321.683) 289.457 (89,98%)
Tagihan Akseptasi - Netto 13.046.341 9.783.690 3.262.651 33,35%
Penyertaan Saham 8.834.868 8.076.567 758.301 9,39%
Aset Tetap
Biaya perolehan 94.045.303 88.479.818 5.565.485 6,29%
Akumulasi penyusutan (30.751.063) (26.001.853) (4.749.210) 18,26%
Nilai buku-neto 63.294.240 62.477.965 816.275 1,31%
Aset Pajak Tangguhan-neto 8.129.522 12.800.660 (4.671.138) (36,49%)
Properti Investasi 19.155 197.380 (178.225) (90,30%)
Aset Lain-lain-neto 54.536.226 39.171.872 15.364.354 39,22%
TOTAL ASET 2.135.371.105 1.992.186.906 143.184.199 7,19%
Kas
Kas tahun 2025 mencapai Rp32,04 triliun, naik 7,59% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp29,78 triliun. Perubahan kas
secara total sebagian besar dipengaruhi oleh mata uang Rupiah yang tercatat naik Rp2,63 triliun atau 9,37% yoy. Pergerakan ini
menyesuaikan dengan kebutuhan operasional Perseroan.
Tabel Kas
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024*)
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Rupiah 30.664.826 28.038.187 2.626.638 9,37%
Mata uang asing
Dolar Amerika Serikat 647.950 1.046.561 (398.611) (38,09%)
Ringgit Malaysia 146.102 80.791 65.311 80,84%
Euro Eropa 143.715 83.216 60.499 72,70%
314 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 317
Laporan Tahunan
2025
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024*)
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Dolar Australia 137.314 30.056 107.258 356,86%
Riyal Arab Saudi 121.150 273.340 (152.190) (55,68%)
Dolar Singapura 87.864 137.955 (50.091) (36,31%)
Pound Sterling Inggris 29.304 19.924 9.380 47,08%
Dirham Uni Emirat Arab 13.268 23.408 (10.140) (43,32%)
Yen Jepang 10.767 7.001 3.766 53,79%
Dolar Kanada 9.980 3.806 6.174 162,22%
Franc Swiss 7.115 10.421 (3.306) (31,72%)
Dolar Brunei Darussalam 5.628 10.374 (4.746) (45,75%)
Dolar Selandia Baru 3.856 4.681 (825) (17,62%)
Dolar Hong kong 3.437 2.868 569 19,84%
Baht Thailand 3.327 662 2.665 402,57%
Dolar Taiwan Baru 2.904 4.555 (1.651) (36,25%)
Won Korea Selatan 2.440 392 2.048 522,45%
Renminbi 2.221 4.134 (1.913) (46,27%)
Dong Vietnam 608 205 403 196,59%
Peso Filipina 479 876 (397) (45,32%)
Rupee India 139 137 2 1,46%
Kina Papua Nugini 87 92 (5) (5,43%)
Kroner Norwegia 1 - 1 -
Total Mata Uang Asing 1.379.656 1.745.455 (365.799) (20,96%)
Total 32.044.482 29.783.642 2.260.840 7,59%
Giro pada Bank Indonesia
Giro pada Bank Indonesia (BI) tahun 2025 mencapai Rp31,93 triliun turun 64,08% dibandingkan tahun 2024 yang mencapai
Rp88,88 triliun. Penurunan ini sejalan dengan perolehan insentif giro wajib minimum (GWM) yang diterima Perseroan sebesar
5% dari akhir Desember 2025 lebih tinggi dari Desember 2024 sebesar 4%. Insentif ini diterima oleh Perseroan atas kontribusi
positif dalam penyaluran kredit terhadap sektor-sektor prioritas yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Secara kepatuhan, rasio
GWM Perseroan selalu berada dalam batas aturan yang berlaku.
Tabel Giro pada Bank Indonesia
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Rupiah 22.399.643 77.556.344 (55.156.701) (71,12%)
Dolar Amerika Serikat 9.529.965 11.322.625 (1.792.660) (15,83%)
Total 31.929.608 88.878.969 (56.949.361) (64,08%)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 315
Page 318
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Giro pada Bank Lain
Giro pada Bank lain tahun 2025 mencapai Rp42,43 triliun. meningkat 65,92% yoy dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar
Rp25,57 triliun. Pergerakan ini mengikuti pergerakan kebutuhan operasional serta telah mempertimbangkan optimalisasi
likuiditas yang dibutuhkan oleh Perseroan.
Tabel Giro Pada Bank Lain Berdasarkan Mata Uang
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Pihak ketiga
Rupiah 721.389 455.510 265.877 58,37%
Mata uang asing 41.233.135 24.622.578 16.610.557 67,46%
Pihak berelasi
Rupiah 473.647 470.161 3.486 0,74%
Mata uang asing 16.410 34.576 (18.166) (52,54%)
Total 42.444.581 25.582.825 16.861.756 65,91%
Cadangan kerugian penurunan nilai (11.273) (8.378) (2.895) 34,56%
Total-Bersih 42.433.308 25.574.447 16.858.861 65,92%
Penempatan pada Bank Indonesia dan Lembaga Keuangan Lain
Penempatan pada Bank Indonesia dan Lembaga Keuangan Lain tahun 2025 mencapai Rp21,06 triliun. turun sebesar 63,62%
yoy dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencapai Rp57,87 triliun. Penurunan ini disebabkan karena adanya penurunan
penempatan dalam bentuk Deposit Facility ke bank sentral yang turun Rp18,49 triliun dalam rangka penyesuaian kebutuhan
likuiditas dan yield optimalisasi.
Tabel Penempatan pada Bank Indonesia dan Lembaga Keuangan Lain Berdasarkan Mata Uang dan Jenis
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
PIHAK KETIGA
Rupiah
Bank Indonesia - 18.949.861 (18.949.861) (100,00%)
Inter-bank call money - 2.155.000 (2.155.000) (100,00%)
Deposito Berjangka 751.128 445.971 282.957 (63,43%)
Penempatan lainnya 1.518.148 - 1.518.148 100,00%
Dolar Amerika Serikat
Bank Indonesia 8.337.500 16.095.000 (7.757.500) (48,20%)
Inter-bank call money 2.939.692 10.611.299 (7.671.607) (72,30%)
316 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 319
Laporan Tahunan
2025
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Deposito berjangka - 10.214 (10.214) (100,00%)
Penempatan lainnya 4.739.138 4.216.890 522.248 12,38%
Dolar Taiwan Baru
Inter-bank call money - 196.370 (196.370) (100,00%)
Total pihak ketiga 18.285.606 52.680.605 (34.394.999) (65,29%)
PIHAK BERELASI
Rupiah
Inter-bank call money - 1.000.000 1.000.000 100,00%
Deposito berjangka 328.556 982.677 (654.121) (66,57%)
Dolar Amerika Serikat
Inter-bank call money 2.417.875 3.186.810 (768.935) (24,13%)
Deposito berjangka 25.173 24.243 930 3,84%
Total Pihak Berelasi 2.771.604 5.193.730 (2.422.126) (46,64%)
Total 21.057.210 57.874.335 (36.817.125) (63,62%)
Cadangan kerugian penurunan nilai (2.405) (767) (1.638) 213,56%
Bersih 21.054.805 57.873.568 (36.818.763) (63,62%)
Efek-Efek
Efek-efek tahun 2025 mencapai Rp372,73 triliun meningkat 14,15% dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencapai Rp326,54
triliun. Pergerakan ini disumbang oleh kenaikan efek-efek klasifikasi dimiliki hingga jatuh tempo sebesar 34,37% yoy atau turun
Rp46,48 triliun. Kenaikan tersebut terutama dalam rangka optimalisasi portofolio kepada aset yang memiliki yield yang lebih
optimal dengan tetap memperhatikan fleksibilitas ruang bagi likuiditas Perseroan.
Tabel Efek-Efek Berdasarkan Sisa Umur Hingga Jatuh Tempo
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Pihak ketiga 123.728.980 87.391.531 36.337.449 41,58%
Pihak berelasi 249.003.822 239.144.169 9.859.653 4,12%
Total 372.732.802 326.535.700 46.197.102 14,15%
Dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai (89.519) (58.823) (30.696) 52,18
Bersih 372.643.283 326.476.877 46.166.406 14,14%
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 317
Page 320
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya dilakukan dalam rangka lindung nilai dan juga untuk
mengelola likuiditas Bank. Tagihan derivatif diakui karena
Wesel ekspor dan tagihan lainnya tahun 2025 mencapai adanya kenaikan nilai wajar derivatif pada saat tanggal
Rp48,25 triliun tumbuh sebesar 18,68% atau setara Rp7,60 pelaporan dibandingkan dengan nilai kontraknya.
triliun dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar Rp40,66
triliun. Kenaikan ini utamanya disumbang oleh Wesel Tagih Kredit dan Pembiayaan yang Diberikan
Rupiah yang tercatat naik Rp2,80 triliun dan Wesel Tagih
pihak berelasi mata uang USD yang tercatat tumbuh sebesar Kredit dan pembiayaan yang diberikan BRI secara konsolidasi
Rp2,30 triliun. Kenaikan ini sejalan dengan data yang tahun 2025 mencapai Rp1.521,49 triliun. meningkat 12,32%
menyebutkan bahwa sepanjang tahun 2025 total nilai ekspor yoy dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp1.354,64
Indonesia tumbuh sebesar 6,15% yoy dimana sepanjang triliun. Peningkatan kredit ini utamanya didorong oleh kredit
tahun 2025 tercatat sebesar USD282,91 miliar lebih BRI Only yang tumbuh sebesar 10,43% yoy atau Rp126,83
tinggi USD16,38 miliar dibandingkan tahun 2024 sebesar triliun. Seluruh segmen yang dimiliki Perseroan tercatat
USD266,53 miliar. tumbuh optimal tercatat segmen UMKM (termasuk konsumer)
tumbuh 6,18% yoy atau Rp68,61 triliun dan komposisi tercatat
Efek-Efek yang Dibeli dengan Janji Dijual Kembali kuat di level 77,49% sementara segmen korporasi juga tumbuh
kuat 40,22% yoy atau Rp98,24 triliun pertumbuhan korporasi
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali pada didominasi oleh Perusahaan yang berkualitas dan memiliki
tahun 2025 mencapai Rp24,45 miliar, menurun 99,85% yoy value chain terkait segmen UMKM di Perseroan. Postur
dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencapai Rp16,85 pertumbuhan ini menunjukkan kemampuan Perseroan dalam
triliun. Penurunan efek-efek yang dibeli dengan janji dijual melakukan penyelarasan pertumbuhan kredit dan proses
kembali merupakan strategi Perseroan dalam diversifikasi improvement kualitas aset terlihat dari rasio profitabilitas
income dan optimalisasi pendapatan bunga dengan cara terlihat mampu terjaga secara optimal.
mengalihkan kepada aset produktif lain khususnya kredit
yang diberikan. Pegadaian pada tahun 2025 mencatatkan kinerja yang
membanggakan,tercatat Pegadaian mampu tumbuh sebesar
Tagihan Derivatif 47,64% atau setara dengan pertambahan nominal sebesar
Rp40,67 trilliun, kemampuan Pegadaian dalam optimalisasi
Tagihan derivatif pada tahun 2025 mencapai Rp1,17 triliun, pergerakan harga emas menjadi faktor krusial dalam
tumbuh sebesar Rp76,98 miliar dibandingkan dengan tahun menyumbang pertumbuhan ini.
2024 yang mencapai Rp1,09 triliun. Transaksi derivatif
Tabel Kredit dan Pembiayaan yang Diberikan
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Kredit yang Diberikan 1.460.729.418 1.298.318.089 162.411.329 12,51%
Pinjaman Syariah 56.350.282 49.889.082 6.461.200 12,95%
Piutang Sewa Pembiayaan 4.406.157 6.433.608 (2.027.451) (31,51%)
Total Kredit dan Pembiayaan yang Diberikan (Gross) 1.521.485.857 1.354.640.779 166.845.078 12,32%
Dikurangi cadangan (83.058.656) (81.063.511) (1.995.145) 2,46%
Bersih 1.438.427.201 1.273.577.268 164.849.933 12,94%
Tagihan Akseptasi
Tagihan akseptasi tahun 2025 mencapai Rp13,08 triliun, mengalami kenaikan sebesar 29,42% yoy atau setara Rp2,97 triliun jika
dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencapai Rp10,11 triliun. Hal ini didorong oleh kemampuan Perseroan dalam optimalisasi
potensi bisnis ekspor-impor khususnya akseptasi atas surat kredit berdokumen (L/C) berjangka
318 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 321
Laporan Tahunan
2025
Penyertaan Saham tetap memastikan pencadangan yang dilakukan oleh
Perseroan tetap memadai dalam rangka mitigasi risiko atas
Penyertaan saham tahun 2025 mencapai Rp8,83 triliun, kemungkinan pemburukan risiko aset produktif yang dimiliki.
meningkat 9,39% yoy dibandingkan dengan tahun 2024 yang
mencapai Rp8,08 triliun. Faktor dominan kenaikan tersebut Aset Lain-Lain – Neto
berasal dari pengakuan metode ekuitas atas laba dari entitas
asosiasi sesuai dengan prosentase kepemilikan BRI yaitu Aset lain-lain-neto (termasuk properti investasi) tahun 2025
PT Bank Syariah Indonesia dan PT Bahana Artha Ventura. mencapai Rp54,55 triliun, tercatat mengalami kenaikan
38,57% yoy dibandingkan dengan tahun 2024 yang
Aset Tetap mencapai Rp39,37 triliun. Kenaikan aset lain-lain disumbang
oleh Tagihan terkait dengan transaksi ATM dan Kartu Kredit
Aset tetap netto tahun 2025 mencapai Rp63,29 triliun, yang naik sebesar Rp576,78 Miliar sejalan dengan volume
meningkat 1,31% yoy dibandingkan dengan tahun 2024 yang transaksi yang terjadi dan kenaikan disumbang pula oleh
mencapai Rp62,48 triliun. Kenaikan ini digunakan untuk kenaikan aset deposito emas sebesar Rp3,27 triliun yang
mendukung kehandalan IT di Perseroan serta memastikan mana sejalan dengan mulai beroperasinya bullion bank yang
kelayakan dan kelengkapan premises unit kerja berada dijalankan oleh Pegadaian yang merupakan perusahaan
dalam kondisi yang prima dan layak dalam BRI Group.
Aset Pajak Tangguhan – Neto Total Liabilitas
Aset pajak tangguhan-neto tahun 2025 mencapai Rp8,13 Total liabilitas tahun 2025 mencapai Rp1.804,43 triliun,
triliun, mengalami penurunan 36,49% yoy dibandingkan meningkat 8,12% yoy dibandingkan tahun 2024 yang
dengan tahun 2024 yang mencapai Rp12,80 triliun. mencapai Rp1.668,87 triliun. Kenaikan ini utamanya
Penurunan ini terjadi didorong oleh pos Cadangan Kerugian disumbang oleh simpanan nasabah yang naik sebesar
Aktiva Produktif (CKPN) hal ini sejalan dengan percepatan Rp101,39 triliun, simpanan nasabah memiliki kontribusi
penyelesaian kualitas aset bermasalah namun disisi lain terbesar dalam total liabilitas tercatat sebesar 81,29%.
Tabel Liabilitas
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Liabilitas Segera 39.818.745 36.821.661 2.997.084 8,14%
Simpanan Nasabah
Giro 448.203.670 374.554.340 73.649.330 19,66%
Tabungan 587.585.862 544.426.947 43.158.915 7,93%
Deposito 431.054.307 446.468.817 (15.414.510) (3,45%)
Total Simpanan Nasabah 1.466.843.839 1.365.450.104 101.393.735 7,43%
Simpanan dari Bank lain dan Lembaga Keuangan
17.601.436 14.679.482 2.921.954 19,91%
lainnya
Efek-efek yang Dijual dengan Janji Dibeli Kembali 27.932.749 25.043.717 2.889.032 11,54%
Liabilitas Derivatif 1.101.753 1.585.120 (483.367) (30,49%)
Liabilitas Akseptasi 13.078.567 10.105.373 2.973.194 29,42%
Utang Pajak 3.299.310 2.150.487 1.148.823 53,42%
Surat Berharga yang Diterbitkan 40.901.648 32.502.499 8.399.149 25,84%
Pinjaman yang Diterima 129.186.116 127.879.804 1.306.312 1,02%
Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi 1.946.135 2.551.050 (604.915) (23,71%)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 319
Page 322
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Liabilitas Imbalan Kerja 27.428.311 20.936.335 6.491.976 31,01%
Liabilitas Lain-lain 34.804.195 28.674.477 6.129.718 21,38%
Pinjaman dan Surat Berharga Subordinasi 486.867 491.781 (4.914) (1,00%)
TOTAL LIABILITAS 1.804.429.671 1.668.871.890 135.557.781 8,12%
Liabilitas Segera Simpanan Nasabah
Liabilitas segera antara lain terdiri dari titipan advanced Simpanan nasabah tahun 2025 mencapai Rp1.466,84
payment, titipan dividen, kewajiban BRI sebagai bank penerbit triliun, meningkat 7,43% yoy dibandingkan tahun 2024 yang
kartu ATM dan kartu kredit, kiriman uang, dana setoran cek, mencapai Rp1.365,45 triliun. Pertumbuhan simpanan tertinggi
titipan deposito, transaksi kliring, setoran pajak yang diterima di dorong oleh CASA dimana tercatat tumbuh 12,71% yoy
oleh BRI, dan penampungan bantuan sosial. Liabilitas segera atau sebesar Rp116,81 triliun sementara itu produk Deposito
tahun 2025 mencapai Rp39,82 triliun meningkat 8,14% yoy tercatat turun sebesar 3,45% yoy atau sebesar Rp15,41 trilun.
dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp36,82 triliun.
Komposisi terbesar disumbang oleh titipan pembayaran Pergerakan simpanan ini sejalan dengan fokus Perseroan
dividen interim yang tercatat sebesar Rp20,63 triliun hal yang pertama optimalisasi pendanaan dengan penyaluran
ini sejalan dengan pengumuman pembayaran dividen aktiva produktif dalam hal ini utamanya kredit tercatat
interim yang dilakukan BRI pada akhir Desember 2025 yang Perseroan masih mampu menjaga LDR pada level 91,43%
pembayarannya dilakukan pada Januari 2026. masih di bawah trigger level. Selain itu sejalan dengan
strategi fokus penyerapan dana murah atau CASA, tercatat
rasio CASA Perseroan pada Desember 2025 sebesar 70,61%
atau tercatat tertinggi sepanjang sejarah dan akan terus
ditingkatkan kedepannya sejalan dengan strategi untuk fokus
dalam perolehan CASA melalui transaksi.
Tabel Simpanan Nasabah
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Giro 448.203.670 374.554.340 73.649.330 19,66%
Tabungan 587.585.862 544.426.947 43.158.915 7,93%
Deposito Berjangka 431.054.307 446.468.817 (15.414.510) (3,45%)
Total Simpanan Nasabah 1.466.843.839 1.365.450.104 101.393.735 7,43%
Simpanan dari Bank Lain dan Lembaga Keuangan Efek-Efek yang Dijual dengan Janji Dibeli Kembali
Lainnya
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali tahun
Simpanan dari bank lain dan lembaga keuangan lainnya 2025 mencapai Rp27,93 triliun, meningkat 11,54% yoy
tahun 2025 mencapai Rp17,60 triliun meningkat 19,91% dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp25,04 triliun.
dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp14,68 triliun. Kenaikan ini sebagai bagian dari strategi Perseroan untuk
Peningkatan ini sebagai bagian dari strategi Perseroan untuk pemenuhan likuiditas khususnya jangka pendek kurang dari
optimalisasi perolehan likuiditas serta upaya diversifikasi 1 (satu) tahun untuk akomodir adanya dinamika pergerakan
funding selain dari dana pihak ketiga. likuiditas yang terjadi di Industri.
320 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 323
Laporan Tahunan
2025
Liabilitas Derivatif tersebut salah satunya disebabkan terdapatnya kenaikan
volume beberapa akseptasi pada akhir tahun diberikan
Liabilitas derivatif tahun 2025 mencapai Rp1,10 triliun pembiayaan dalam bentuk bank garansi dan atau wesel yang
mengalami penurunan sebesar 30,49% yoy dibandingkan tercatat pada pos komitmen dan kontinjensi.
tahun 2024 yang mencapai Rp1,59 triliun. Kenaikan tersebut
merupakan strategi treasury Perseroan di tengah tren Utang Pajak
pergerakan suku bunga yang fluktuatif.
Utang pajak tahun 2025 mencapai Rp3,30 triliun, mengalami
Liabilitas Akseptasi kenaikan sebesar 53,42% yoy dibandingkan tahun 2024
yang mencapai positif Rp2,15 triliun. Kenaikan tersebut
Liabilitas akseptasi tahun 2025 mencapai Rp13,08 triliun dikontribusi oleh kenaikan pajak penghasilan baik BRI Induk
mengalami kenaikan sebesar 29,42% yoy dibandingkan dan entitas anak.
tahun 2024 yang mencapai Rp10,11 triliun. Pergerakan
Tabel Utang Pajak
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
BRI (ENTITAS INDUK)
Pajak penghasilan
Pasal 25 485.627 1.341.508 (855.881 ) (63,80%)
Pasal 29 1.222.206 14.611 1.207.595 8.264,97%
Tabel Utang Pajak BRI 1.707.833 1.356.119 351.714 25,94%
ENTITAS ANAK
Pajak penghasilan 1.461.099 682.774 778.325 113,99%
Pajak Pertambahan Nilai 130.378 111.594 18.784 16,83%
Total Utang Pajak Entitas Anak 1.591.477 794.368 797.109 100,35%
Total Utang Pajak 3.299.310 2.150.487 1.148.823 53,42%
Surat Berharga yang Diterbitkan
Surat berharga yang diterbitkan tahun 2025 mencapai 4. Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial PNM Tahap I dan
Rp40,90 triliun. mengalami kenaikan 25,84% yoy II tahun 2025 sebesar Rp2,77 triliun.
dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp32,50 triliun. 5. Obligasi Berkelanjutan VI Pegadaian Tahap II Tahun 2025
Secara denominasi, kenaikan ini didorong oleh surat sebesar Rp4,35 triliun.
berharga rupiah yang turun 25,84% yoy atau turun Rp8,40
triliun. Kenaikan ini disumbang oleh beberapa jenis surat Pinjaman yang Diterima
berharga antara lain sebagai berikut:
1. Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Tahap I BRI Pinjaman yang diterima tahun 2025 mencapai Rp129,19
tahun 2025 sebesar Rp4,82 triliun. triliun, meningkat 1,02% yoy dibandingkan tahun 2024 yang
2. Obligasi berkelanjutan BRI Finance Tahap I tahun 2025 mencapai Rp127,88 triliun. Kenaikan ini utamanya disumbang
sebesar Rp590 miliar. oleh penerbitan Social Loan and Club Loan (SLCL) dan
3. Obligasi Berwawasan Sosial Orange Berkelanjutan I PNM bilateral loan sebagai strategi dalam menyeimbangkan
Tahap I Tahun 2025 sebesar Rp852 miliar. kebutuhan likuiditas sehingga dapat terpenuhi secara baik
dan tepat alokasi.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 321
Page 324
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Liabilitas Imbalan Kerja
Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi tahun 2025 Liabilitas imbalan kerja tahun 2025 mencapai Rp27,43 triliun
mencapai Rp1,95 triliun, turun 23,71% yoy dibandingkan mengalami kenaikan 31,01% yoy dibandingkan tahun 2024
tahun 2024 yang mencapai sebesar Rp2,55 triliun. Penurunan yang mencapai Rp20,94 triliun. Penurunan ini disumbang
tersebut menyesuaikan dengan penurunan eksposur dari oleh pergerakan cadangan atas program imbalan bagi
liabilitas komitmen kontinjensi seperti bank garansi, letter pekerja atas beberapa program dan telah disesuaikan oleh
of credit dari debitur khususnya yang bergerak di sektor aktuaria melihat pergerakan asumsi pembentuk seperti
konstruksi, perdagangan dan jasa. discount factor, asumsi kenaikan upah, rerata usia pekerja,
pergerakan harga emas dan asumsi lain yang terkait.
Tabel Liabilitas Imbalan Kerja
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Cadangan atas program imbalan kerja bagi pekerja 16.689.746 12.629.995 4.059.751 32,14%
Cadangan Bonus dan Insentif 9.184.044 6.828.505 2.355.539 34,50%
Cadangan Tunjangan Hari Raya 1.347.672 1.217.871 129.801 10,66%
Cadangan pekerja kontrak 120.375 174.964 (54.589) (31,20%)
Cadangan imbalan kerja lainnya 86.474 85.000 1.474 1,73%
Total 27.428.311 20.936.335 6.423.649 30,68%
Liabilitas Lain-Lain Total Ekuitas
Liabilitas lain-lain tahun 2025 mencapai Rp34,80 triliun Total ekuitas tahun 2025 mencapai Rp330,94 triliun,
naik 21,38% yoy dibandingkan tahun 2024 yang mencapai meningkat 2,36% yoy atau sebesar Rp7,63 triliun
Rp28,67 triliun. Kenaikan ini disumbang oleh peningkatan dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp323,32
Gold Deposit Payable, sejalan dengan peningkatan transaksi triliun. Peningkatan didorong dari kemampuan Perseroan
emas yang dikelola Pegadaian sebagai salah satu Perusahaan menciptakan laba bersih positif yang tercatat sebesar
dalam BRI Group. Rp57,13 triliun, serta telah mengakomodir pembayaran
Dividen interim sebesar Rp20,6 triliun. Selain itu peningkatan
Pinjaman dan Surat Berharga Subordinasi juga disumbang oleh others comprehensive income imbalan
kerja yang tercatat mengalami perbaikan sebesar Rp3,49
Pinjaman dan surat berharga subordinasi tahun 2025 mencapai triliun atau membaik 158,70% yoy perbaikan ini didorong
Rp486,87 miliar, relatif flat hanya turun 1,00% yoy dibandingkan oleh perbaikan yield obligasi dalam setahun terakhir.
tahun 2024 yang mencapai Rp491,78 miliar. Pergerakan
ini hanya terdampak dari proses amortisasi tahunan yang
dilakukan.
Tabel Ekuitas
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Modal Saham 7.577.950 7.577.950 - 0,00%
Tambahan modal disetor 75.946.195 75.880.223 65.972 0,09%
322 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 325
Laporan Tahunan
2025
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Surplus revaluasi aset tetap-netto 20.754.251 20.222.379 531.872 2,63%
Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan
227.059 (204.632) 431.691 (210,96%)
dalam mata uang asing
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas
efek-efek yang diklasifikasikan sebagai nilai wajar 1.289.152 (2.196.060) 3.485.212 (158,70%)
melalui penghasilan komprehensif lain-bersih
Cadangan penurunan nilai atas efek-efek yang
diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui 60.966 51.931 9.035 17,40%
penghasilan komprehensif lain
Kerugian)/Keuntungan pengukuran kembali program
(2.198.095) (505.787) (1.692.308) 334,59%
imbalan pasti-netto
Modal saham diperoleh kembali (saham treasuri) (4.463.270) (4.349.007) (114.263) 2,63%
Opsi saham 121.808 313.404 (191.596) (61,13%)
Cadangan kompensasi atas saham bonus 453.231 452.031 1.200 0,27%
Dampak Transaksi Pengendalian Non Pengendali 1.758.580 1.758.580 - 0,00%
Cadangan keuangan asuransi (157.347) (5.050) (152.297) 3015,77%
Saldo laba
Telah ditentukan penggunaannya 3.022.685 3.022.685 - 0,00%
Belum ditentukan penggunaannya 219.640.693 215.009.704 4.630.989 2,15%
Total Saldo Laba 222.663.378 218.032.389 4.630.989 2,15%
Total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada entitas
324.033.858 317.028.351 7.005.507 2,21%
induk
Kepentingan non-pengendali 6.907.576 6.286.665 620.911 9,88%
TOTAL EKUITAS 330.941.434 323.315.016 7.626.418 2,36%
Modal Saham Modal Saham Diperoleh Kembali (Saham Treasuri)
Modal saham tahun 2025 mencapai Rp7,58 triliun, tetap Modal saham diperoleh kembali (saham treasuri) tahun 2025
dibandingkan tahun 2024, tidak mengalami perubahan mencapai Rp4,46 triliun, flattish 2,63% yoy dibandingkan
dikarenakan sepanjang tahun 2025 tidak terdapat aksi tahun 2024 yang mencapai Rp4,35 triliun. Pergerakan ini
korporasi terkait penerbitan saham baru. sejalan dengan adanya buyback stock dan distribusi saham
kepada karyawan dalam bentuk ESA.
Keuntungan (Kerugian) yang Belum Direalisasi Atas
Efek-Efek yang Diklasifikasikan Sebagai Nilai Wajar Kepentingan Non-Pengendali
Melalui Penghasilan Komprehensif Lain-Bersih
Kepentingan non-pengendali tahun 2025 mencapai Rp6,91
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas efek-efek triliun atau meningkat 9,88% dibandingkan tahun 2024
yang diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui penghasilan yang mencapai Rp6,29 triliun. Peningkatan tersebut sejalan
komprehensif lain-bersih tahun 2025 mampu rebound dan dengan kenaikan laba Entitas Anak sebesar 16,12% yoy atau
tercatat positif sebesar Rp1,29 triliun atau tumbuh sebesar naik Rp1,44 triliun kenaikan ini juga mengerek naik kontribusi
158,70% yoy dibandingkan tahun 2024 sebesar negatif laba Entitas Anak terhadap laba konsolidasi menjadi 18,16%
Rp2,20 triliun. hal ini sejalan dengan perbaikan yield surat atau naik sebesar 3,43% yoy dibandingkan Desember 2024
berharga sepanjang tahun 2025. sebesar 14,73%.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 323
Page 326
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Tabel Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024*)
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Pendapatan Bunga dan Syariah
Pendapatan bunga 192.859.238 185.272.091 7.587.147 4,10%
Pendapatan syariah 14.924.130 13.994.161 929.969 6,65%
Total Pendapatan Bunga dan Syariah 207.783.368 199.266.252 8.517.116 4,27%
Beban Bunga dan Syariah
Beban bunga (56.012.924) (56.202.797) 189.873 (0,34%)
Beban syariah (1.272.015) (1.006.265) (265.750) 26,41%
Total Beban Bunga dan Syariah (57.284.939) (57.209.062) (75.877) 0,13%
Pendapatan Bunga dan Syariah-neto 150.498.429 142.057.190 8.441.239 5,94%
Pandapatan Jasa Asuransi 7.662.733 7.346.611 316.122 4,30%
Beban Jasa Asuransi (6.364.550) (6.179.801) (184.749) 2,99%
Pendapatan Jasa Asuransi - neto 1.298.183 1.166.810 131.373 11,26%
Pendapatan Bunga, Syariah, Premi dan Jasa
151.796.612 143.825.467 7.971.145 5,54%
Asuransi- Neto
Pendapatan Penjualan Emas 61.556.593 18.192.082 43.374.511 238,43%
Harga Pokok Penjualan Emas (59.167.627) (17.488.885) (41.678.742) 238,32%
Pendapatan Penjualan Emas -Net 2.398.966 703.197 1.695.769 241,15%
Pendapatan Operasional lainnya
Provisi dan komisi lainnya 21.447.045 20.390.833 1.056.212 5,18%
Penerimaan kembali aset yang telah
20.952.308 25.363.951 (4.411.643) (17,39%)
dihapusbukukan
Keuntungan dari penjualan efek-efek-neto 3.372.396 2.209.474 1.162.922 52,63%
Keuntungan transaksi mata uang asing-neto 2.087.065 1.187.862 899.263 75,71%
Keuntungan yang belum direalisasi dari perubahan
160.659 - 160.659 0,00%
nilai wajar efek-efek
Lain-lain 5.661.719 4.796.269 865.450 18,04%
Total Pendapatan Operasional Lainnya 53.681.192 53.948.329 (267.137) (0,50%)
Beban penyisihan kerugian penurunan nilai atas aset
(46.723.647) (41.744.402) (4.966.010) 11,89%
keuangan-neto
Pembalikan (beban) penyisihan estimasi kerugian
624.058 3.596.482 (2.972.424) (82,65%)
komitmen dan kontinjensi-neto
Beban penyisihan kerugian penurunan nilai atas aset
(82.414) (13.008) (69.406) 533,56%
non-keuangan-neto
324 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 327
Laporan Tahunan
2025
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024 *)
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Beban Operasional lainnya
Tenaga kerja dan tunjangan (42.113.566) (38.616.534) (3.497.032) 9,06%
Kerugian yang belum direalisasi atas perubahan
(202.928)
nilai wajar efek-efek
Umum dan administrasi (33.776.049) (29.288.456) (4.487.593) 15,32%
Lain-lain (12.557.271) (13.992.300) 1.435.029 (10,26%)
Total Beban Operasional lainnya (88.446.886) (82.100.218) (6.346.668) 7,73%
LABA OPERASIONAL 73.247.881 78.215.847 (4.967.966) (6,35%)
PENDAPATAN (BEBAN) NON OPERASIONAL
(455.062) (963.653) 508.591 (52,78%)
- NETO
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK 72.792.819 77.252.194 (4.459.375) (5,77%)
BEBAN PAJAK (15.660.454) (16.945.848) 1.285.394 (7,59%)
LABA BERSIH 57.132.365 60.306.346 (3.511.443) (5,79%)
Akun-akun yang tidak akan direklasifikasi
ke laba rugi
Pengukuran kembali atas program imbalan pasti (2.105.170) 2.001.031 (4.106.201) (205,20%)
Pajak penghasilan terkait akun-akun yang
408.841 (376.095) 784.936 (208,71%)
tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
Surplus revaluasi aset tetap 543.712 9.670 534.042 5522,67%
Akun-akun yang akan direklasifikasi ke laba rugi
Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan
431.690 49.112 382.578 778,99%
dalam mata uang asing
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas
efek-efek yang diklasifikasikan sebagai nilai wajar 4.826.637 (145.799) - 0,00%
melalui penghasilan komprehensif lain
Cadangan penurunan nilai atas efek-efek yang
diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui 18.329 (86.410) 105.166 (121,71%)
penghasilan komprehensif lain
Beban keuangan dari kontrak asuransi (361.281) 98.305
Pajak penghasilan terkait akun-akun
(854.180) 14.658 (890.465) (2454,09%)
yang akan direklasifikasi ke laba rugi
Penghasilan Komprehensif Lain Tahun Berjalan-
2.909.006 1.564.472 1.344.534 85,94%
Setelah Pajak
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN
60.041.370 61.870.818 (1.829.477) (2,96%)
BERJALAN
LABA TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik entitas induk 56.652.384 59.944.649 (3.292.265) (5,49%)
Kepentingan non-pengendali 479.981 361.697 118.284 32,70%
TOTAL 57.132.365 60.306.346 (3.173.981) (5,26%)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 325
Page 328
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024 *)
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN
BERJALAN YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik entitas induk 59.265.589 61.620.303 (2.335.714) (3,82%)
Kepentingan non-pengendali 775.782 250.515 525.267 209,67%
TOTAL 60.041.371 61.870.818 (1.829.447) (2,96%)
LABA TAHUN BERJALAN PER SAHAM DASAR YANG
DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK ENTITAS
INDUK
(dalam Rupiah penuh)
Dasar 376 398 (22) (5,53%)
Dilusian 376 398 (22) (5,53%)
*) Setelah reklasifikasi dan penyajian kembali
Grafik Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
(dalam triliun Rupiah)
150,50
142,06
88,45
82,10
78,22
73,25
60,31 61,87 60,04
57,21 57,28 57,13
53,95 53,68
Total Pendapatan Total Beban Pendapatan Total Beban Laba Laba Total Penghasilan
Bunga dan Syariah Bunga dan Operasional Operasional Operasional Bersih Komprehensif
- Neto Syariah lainnya lainnya Tahun Berjalan
2024 2025
Pendapatan Bunga dan Syariah
Pendapatan bunga dan syariah tahun 2025 mencapai Pendapatan bunga kredit Perseroan tercatat sebesar
Rp207,78 triliun, meningkat 4,27% yoy atau naik sebesar Rp183,32 triliun atau naik sebesar 5,25% yoy, dari total
Rp8,52 triliun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai pendapatan bunga tersebut segmen bisnis ultra mikro dan
Rp199,27 triliun. Komposisi pendapatan bunga dari kredit mikro yang terdiri dari BRI, Pegadaian dan PNM mampu
yang diberikan dan piutang pembiayaan (termasuk syariah) berkontribusi sebesar 99,55% dari total pendapatan bunga
mendominasi sebesar 88,23% dari total pendapatan bunga. kredit dan pembiayaan.
326 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 329
Laporan Tahunan
2025
Beban Bunga dan Syariah Pendapatan Bunga dan Syariah-Neto
Beban bunga dan syariah tahun 2025 mencapai Rp57,28 triliun Pendapatan bunga dan syariah-neto tahun 2025 mencapai
mampu tumbuh relatif flat 0,13% yoy dibandingkan tahun 2024 Rp150,50 triliun meningkat 5,50% yoy dibandingkan tahun
yang mencapai Rp56,61 triliun. Perseroan sepanjang tahun 2024 yang mencapai Rp142,66 triliun. Kenaikan ini disumbang
2025 mampu optimalisasi cost of fund rasio berada dibawah dari kemampuan Perseroan dalam peningkatan pendapatan
3% atau tepatnya sebesar 2,87%. Keberhasilan optimalisasi bunga yang naik 4,27% yoy melalui pertumbuhan yang baik
beban bunga ini sejalan dengan keberhasilan perseroan pada aktiva produktif khususnya kredit serta kemampuan
menumbuhkan CASA utamanya Giro sebesar 19,66% dan dalam optimalisasi beban bunga yang tercatat hanya naik tipis
Tabungan sebesar 7,93% dan berhasil membawa rasio CASA 1,20% yoy, sehingga secara netto Perseroan masih mampu
menjadi tertinggi sepanjang sejarah sebesar 70,8% mencatat pertumbuhan positif disisi ini secara yang optimal.
Tabel Pendapatan Bunga dan Syariah-Neto
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Pendapatan Bunga dan Syariah 207.783.368 199.266.252 8.517.116 4,27%
Beban Bunga dan Syariah (57.284.939) (56.607.595) (75.877) 0,13%
Pendapatan Bunga dan Syariah-Neto 150.498.429 142.658.657 8.441.239 5,94%
Pendapatan Operasional Lainnya - Fee and commissions tercatat tumbuh konsisten sebesar
5,2% yoy didorong dari kemampuan Perseroan dalam
Pendapatan operasional lainnya tahun 2025 mencapai menjaga pertumbuhan fee dari usaha keagenan (Agen
Rp53,68 triliun atau tercatat flat dibandingkan tahun 2024 BRILink), trade finance serta e-channel transaction sejalan
sebesar Rp53,95 triliun.Beberapa pos pendapatan operasional dengan meningkatnya penetrasi penggunaan BRImo.
mencatatkan pertumbuhan yang sangat baik, antara lain: - Penerimaan kembali aset yang telah dihapusbukukan
- Pendapatan treasury tercatat tumbuh singifikan sebesar (recovery income) mencatatkan pendapatan sebesar
65,4% yoy atau setara nominal dengan Rp2,22 triliun. Rp20,95 triliun, dengan pencapaian ini Perseroan mampu
Pertumbuhan utamanya didapat dari capital gain yang menjaga recovery rate pada level 46%.
tercatat naik 52,6% didorong dari kemampuan BRI dalam - Selain itu terdapat kenaikan yang signifikan pada
optimalisasi surat berharga dengan tetap memperhatikan pendapatan penjualan emas, tercatat naik sebesar
kemampuan likuiditas. 241,15% yoy atau setara dengan peningkatan pendapatan
sebesar Rp1,70 triliun.
Pendapatan Operasional Lainnya
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Provisi dan komisi lainnya 21.447.045 20.390.833 1.056.212 5,18%
Penerimaan kembali aset yang telah dihapusbukukan 20.952.308 25.363.951 (4.411.643) (17,39%)
Keuntungan dari penjualan efek-efek-neto 3.372.396 2.209.474 1.162.922 52,63%
Keuntungan transaksi mata uang asing-neto 2.087.065 1.187.802 899.263 75,71%
Keuntungan yang belum direalisasi dari perubahan
160.659 - 160.659 0,00%
nilai wajar efek-efek
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 327
Page 330
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Lain-lain 5.651.719 4.796.269 865.450 18,04%
Total Pendapatan Operasional Lainnya 53.681.192 53.948.329 (267.137) (0,50%)
Beban Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai Beban Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai
Atas Aset Keuangan – Neto Atas Aset Non-Keuangan-Neto
Beban penyisihan kerugian penurunan nilai atas aset Beban penyisihan kerugian penurunan nilai atas aset non-
keuangan (CKPN)-neto tahun 2025 mencapai Rp46,72 triliun keuangan tahun 2025 mencapai Rp82,41 miliar, kontribusi
atau tercatat naik sebesar 11,93% yoy atau sebesar Rp4,98 biaya cadangan ini tercatat sangat minim hanya sekitar
triliun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp41,74 0,18% dari total Biaya penyisihan kerugian penurunan nilai.
triliun. Komposisi terbesar dari beban ini dialokasikan untuk Pencadangan ini disumbang oleh pembentukan cadangan
aset produktif kredit yang diberikan dan pembiayaan sebesar atas piutang lainnya yang dimiliki Entitas Anak dan Perseroan
Rp47,57 triliun dimana beban ini tercatat naik sebesar 10,71% kepada salah satu pihak ketiga di tahun 2023.
yoy atau setara dengan Rp4,60 triliun, kenaikan ini sejalan
dengan upaya Perseroan untuk mempercepat penyelesaian Beban Operasional Lainnya
atas kredit bermasalah. Intensi perusahaan ditunjukkan
dengan menjaga rasio yang terkait loan quality di level yang Beban operasional lainnya (operating expenses-opex) tahun
memadai dengan NPL Coverage. Ke depan proyeksikan 2025 mencapai Rp88,44 triliun meningkat secara 7,73% yoy
biaya penyisihan ini akan terus menunjukkan improvement dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp82,10 triliun.
sejalan dengan proses perbaikan kualitas aset yang terjadi. Pertumbuhan ini tercatat sangat baik dan terjaga, hal ini
dapat lihat dari pergerakan rasio efisiensi Cost to Income
Pembalikan (Beban) Penyisihan Estimasi Ratio tahun 2024 tercatat sebesar 42,55% mampu berada di
Kerugian Komitmen dan Kontinjensi – Neto bawah guidance sebesar 43%. Rasio lain yang menunjukkan
keberhasilan Perseroan menjaga biaya operasional lain
Pembalikan (beban) penyisihan estimasi kerugian komitmen tercermin pada opex to asset yang berhasil dijaga pada level
dan kontinjensi-neto tahun 2025 tercatat pembalikan 4,1%-4,2% selama 5 (lima) tahun terakhir. Hal ini menunjukkan
sebesar Rp624,06 miliar. Pergerakan ini menyesuaikan keberhasilan Perseroan dalam mengalokasikan pertumbuhan
dengan perubahan besaran volume dan OS terkait non loan operating expense ini kepada kegiatan usaha yang tepat
product atau aset komitmen kontinjensi yang dimiliki seperti sehingga mampu menciptakan kinerja yang efisien serta
bank guarantee dan letter of credit. konsisten didukung oleh penggunaan digitalisasi dalam
proses operasional bisnis.
Tabel Beban Operasional Lainnya
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Tenaga kerja dan tunjangan (42.113.566) (38.616.534) (3.497.032) 9,06%
Umum dan administrasi (33.776.049) (29.288.456) (4.487.593) 15,32%
Kerugian yang belum direalisasi atas perubahan nilai
- (202.928) - -
wajar efek-efek
Lain-lain (12.557.271) (13.992.300) 1.435.029 (10,26%)
Total beban operasional lainnya (88.446.886) (82.100.218) (6.549.596) 8,00%
328 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 331
Laporan Tahunan
2025
Laba Operasional
Di tengah tantangan yang tidak mudah, baik dari sisi makro ekonomi global dan juga domestik serta di tengah proses perbaikan
kualitas aset yang sedang dilakukan, Perseroan mampu menciptakan laba operasional tahun 2025 mencapai Rp73,25 triliun.
Didorong dengan kinerja upperline yang solid ditunjukkan dengan kemampuan menjaga pertumbuhan pendapatan bunga serta
kemampuan optimalisasi biaya bunga membuat NII berada pada level yang optimal, serta dorongan kenaikan sustain disisi
pendapatan operasional non bunga serta kemampuan Perseroan dalam efisiensi operating expenses.
Tabel Laba Operasional
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Pendapatan bunga dan syariah-neto 150.498.429 142.658.657 7.839.772 5,50%
Pendapatan jasa asuransi-neto 1.298.183 1.166.810 131.373 11,26%
Pendapatan penjualan emas - neto 2.398.966 703.197 1.695.769 241,15%
Total pendapatan operasional lainnya 53.681.192 53.948.329 (267.137) (0,50%)
Beban penyisihan kerugian penurunan nilai atas aset
(46.723.647) (41.744.402) (4.979.245) 11,93%
keuangan-neto
Pembalikan (beban) penyisihan estimasi kerugian
624.058 3.596.482 (2.972.424) (82,65%)
komitmen dan kontinjensi-neto
Beban penyisihan kerugian penurunan nilai atas aset
(82.414) (13.008) (69.406) 533,56%
non-keuangan-neto
Total beban operasional lainnya (88.446.886) (82.100.218) (6.346.668) 7,73%
Laba operasional 73.247.881 78.215.847 (4.967.966) (6,35%)
Pendapatan dan (Beban) Non Operasional-Neto
Pendapatan dan (beban) non operasional-neto merupakan pos diluar kinerja operasional Perseroan dengan nilai yang tidak
terlalu material dan bukan merupakan pendapatan yang berkelanjutan. Pendapatan dan (beban) non operasional-neto tahun
2025 tercatat beban sebesar Rp455,06 miliar atau sebesar 0,02% dari aset Perseroan.
Tabel Pendapatan dan (Beban) Non Operasional-Neto
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Laba (rugi) penjualan aset tetap 8.020 87.922 (79.902) (90,88%)
Sumbangan (565) (888) 323 (36,37%)
Corporate Social Responsibility (41.738) (41.729) (9) 0,02%
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Non PUMK (249.476) (343.079) 93.603 (27,28%)
Lain-lain-neto (171.303) (665.879) 494.576 (74,27%)
Total (455.062) (963.653) 508.591 (52,78%)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 329
Page 332
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Laba Sebelum Beban Pajak
Laba sebelum beban pajak sebesar Rp72,79 triliun bersumber dari keberhasilan perseroan mempertahankan laba operasional
yang tercatat sebesar Rp73,25 triliun.
Tabel Laba Sebelum Beban Pajak
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Laba operasional 73.247.881 78.215.847 (4.967.966) (6,35%)
Pendapatan (beban) non operasional-neto (455.062) (963.653) 508.591 (52,78%)
Laba sebelum beban pajak 72.792.819 77.252.194 (4.459.375) (5,77%)
Beban Pajak
Beban pajak tahun 2025 mencapai Rp15,66 triliun, menurun 7,59% dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp16,95
triliun. Tax rate pada tahun 2025 tercatat di level 21,51% atau masih relatif sama dengan tahun 2024 yang sebesar 21,94%.
Laba Bersih
Di tengah tantangan yang tidak mudah baik dari sisi makro ekonomi global dan juga domestik serta di tengah proses perbaikan
kualitas aset yang sedang dilakukan, Perseroan mampu menciptakan laba bersih tahun 2025 mencapai Rp57,13 triliun.
Didorong dengan kinerja upperline yang solid ditunjukkan dengan kemampuan menjaga pertumbuhan pendapatan bunga serta
kemampuan optimalisasi biaya bunga membuat NII berada pada level yang optimal, serta dorongan kenaikan sustain disisi
pendapatan operasional non bunga serta kemampuan Perseroan dalam efisiensi operating expenses.
Tabel Laba Bersih
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Laba Sebelum Beban Pajak 72.792.819 77.252.194 (4.459.375) (5,77%)
Beban Pajak (15.660.454) (16.945.848) 1.285.394 (7,59%)
Laba Bersih 57.132.365 60.306.346 (3.173.981) (5,26%)
Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tahun 2025 mencapai Rp56,65 triliun, atau tercatat
sebesar 99,16% dari total laba bersih Perseroan setelah pajak. Dengan pencapaian ini serta kondisi permodalan yang kuat,
Perseroan tetap mampu deliver optimal economic value kepada pemegang saham melalui tingkat dividen yang sustain.
330 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 333
Laporan Tahunan
2025
Tabel Laba Tahun Berjalan Yang Dapat Diatribusikan
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Pemilik entitas induk 56.652.384 59.944.649 (3.292.265) (5,49%)
Kepentingan non-pengendali 479.981 361.697 118.284 32,70%
Total 57.132.365 60.306.346 (3.173.981) (5,26%)
Penghasilan Komprehensif Lain
Penghasilan komprehensif lain tahun berjalan 2025 mencapai Rp2,91 triliun, meningkat 85,99% yoy dibandingkan tahun 2024
yang mencapai Rp1,56 triliun. Peningkatan tersebut terutama didorong oleh cadangan penurunan nilai atas efek-efek yang
diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain yang tercatat sebesar Rp4,83 triliun dimana pada
tahun 2024 tercatat negatif sebesar Rp145,80 miliar.
Tabel Penghasilan Komprehensif Lain
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Akun-akun yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
Pengukuran kembali atas program imbalan pasti (2.105.170) 2.001.031 (4.106.201) (205,20%)
Pajak penghasilan terkait akun-akun yang tidak
408.841 (376.095) 784.936 (208,71%)
akan direklasifikasi ke laba rugi
Surplus revaluasi aset tetap 543.712 9.670 534.042 5.522,67%
Akun-akun yang akan direklasifikasi ke laba rugi
Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan
431.691 49.112 382.579 778,99%
dalam mata uang asing
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas
efek-efek yang diklasifikasikan sebagai nilai wajar 4.826.637 (145.799) 4.972.436 (3.410,47%)
melalui penghasilan komprehensif lain
Cadangan penurunan nilai atas efek-efek yang
diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui 18.756 (86.410) 105.166 (121,71%)
penghasilan komprehensif lain
Beban keuangan dari kontrak asuransi yang
(361.281) 98.305 (459.586 (467,51%)
diterbitkan
Pajak penghasilan terkait akun-akun yang akan
(854.180) 14.658 (868.838 (5.927,40%)
direklasifikasi ke laba rugi
Penghasilan Komprehensif Lain Tahun Berjalan-
2.909.006 1.564.472 1.344.534 85,94%
Setelah Pajak
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 331
Page 334
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan
Penghasilan komprehensif tahun berjalan 2025 mencapai Rp60,04 triliun tercatat lebih tinggi sebesar Rp2,91 triliun dari laba
bersih setelah pajak sebesar Rp57,13 triliun. Peningkatan tersebut terutama didorong oleh cadangan penurunan nilai atas efek-
efek yang diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain yang tercatat sebesar Rp4,83 triliun dimana
pada tahun 2024 tercatat negatif sebesar Rp145,80 miliar.
Tabel Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Laba bersih 57.132.365 60.306.346 (3.173.981) (5,26%)
Penghasilan komprehensif lain tahun berjalan-setelah
2.909.006 1.564.472 1.344.534 85,94%
pajak
Total Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan 60.041.371 61.870.818 (1.829.447) (2,96%)
Penghasilan komprehensif tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tahun 2025 mencapai Rp59,26
triliun atau setara dengan 98,71% dari total penghasilan komprehensif tahun berjalan. Hal ini menggambarkan bahwa Perseroan
menjadi pengendali mayoritas di seluruh Perusahaan Group BRI dan menggambarkan kemampuan Perseroan dalam memberikan
economic value yang optimal kepada pemegang saham.
Tabel Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan Yang Dapat Diatribusikan
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Pemilik entitas induk 59.265.589 61.620.303 (2.354.714) (3,82%)
Kepentingan non-pengendali 775.782 250.515 525.267 209,67%
Total 60.041.371 61.870.818 (1.829.447) (2,96%)
Laba Tahun Berjalan Per Saham
Laba tahun berjalan per saham tahun 2025 mencapai Rp376 relatif stabil dibandingkan tahun 2024 sejalan dengan keberhasilan
Perseroan mencatatkan laba positif sebesar Rp57,132 triliun pada tahun 2025.
Tabel Laba Per Lembar Saham
(dalam Rupiah penuh)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Dasar 376 398 (22) (5,53%)
Dilusian 376 398 (22) (5,53%)
332 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 335
Laporan Tahunan
2025
Laporan Arus Kas Konsolidasian
Tabel Laporan Arus Kas Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024*)
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Pendapatan yang diterima
Penerimaan bunga dan investasi 188.133.607 191.363.148 (3.229.541) (1,69%)
Pendapatan syariah 14.733.244 13.891.084 842.160 6,06%
Pendapatan penjualan emas 61.566.593 18.192.082 43.374.511 238,43%
Pendapatan jasa asuransi 6.383.438 8.760.610 (2.377.172) (27,13%)
Beban bunga dan syariah
Beban bunga (56.224.677) (55.680.976) (543.701) 0,98%
Beban syariah (1.252.495) (993.686) (258.809) 26,05%
Beban jasa asuransi (6.322.597) (5.547.858) (774.739) 13,96%
Beban harga pokok penjualan emas (59.167.627) (17.488.885) (41.678.742) 238,32%
Penerimaan kembali aset yang telah dihapusbukukan 20.952.308 25.363.951 (4.411.643) (17,39%)
Pendapatan operasional lainnya 32.563.546 27.775.215 4.788.331 17,24%
Beban operasional lainnya (80.928.270) (85.574.645) 4.646.375 (5,43%)
Beban lain-lain (555.267) (1.108.735) 553.468 (49,92%)
Pembayaran atas pajak penghasilan badan (10.543.662) (13.742.335) 3.198.673 (23,28%)
Arus kas sebelum perubahan dalam aset dan liabilitas
109.338.141 105.208.970 4.129.171 3,92%
operasi
Perubahan dalam aset dan liabilitas operasi:
Penurunan (kenaikan) aset operasi:
Penempatan pada bank indonesia dan lembaga
(544.175) 1.273.810 (1.817.985) (142,72%)
keuangan lain
Efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui laporan
(1.594.522) (976.011) (618.511) 63,37%
laba rugi
Wesel ekspor dan tagihan lainnya (7.595.261) 13.473.275 (21.068.536) (156,37%)
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali 16.821.238 16.749.541 71.697 0,43%
Kredit yang diberikan (203.205.917) (127.686.861) (75.519.056) 59,14%
Pinjaman syariah (10.658.658) (4.133.183) (6.525.475) 157,88%
Piutang pembiayaan 2.027.451 1.479.857 547.594 37,00%
Aset lain-lain (1.213.587) 1.562.240 (2.775.827) (177,68%)
Kenaikan (penurunan) liabilitas operasi:
Liabilitas segera 2.997.084 6.169.854 (3.172.770) (51,42%)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 333
Page 336
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024*)
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Simpanan:
Giro 73.649.330 28.429.968 45.219.362 159,06%
Tabungan 43.158.915 16.481.397 26.677.518 161,86%
Deposito berjangka (15.414.510) (37.790.022) 22.375.512 (59,21%)
Simpanan dari bank lain dan lembaga keuangan
2.921.954 2.721.163 200.791 7,38%
lainnya
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali 2.889.032 5.964.259 (3.075.227) (51,56%)
Liabilitas lain-lain 1.040.508 (4.645.149) 5.685.657 (122,40%)
Kas neto yang diperoleh dari/(digunakan) untuk
14.617.023 24.283.108 (9.666.085) (39,81%)
kegiatan operasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Hasil penjualan aset tetap 100.205 129.827 (29.622) (22,82%)
Penerimaan dividen 166.422 137.035 29.387 21,44%
Penjualan penyertaan saham - (4.912) 4.912 (100,00%)
Perolehan aset tetap (6.344.276) (10.334.588) 3.990.312 (38,61%)
Penurunan/(kenaikan) efek-efek yang diklasifikasikan
sebagai nilai wajar melalui penghasilan komprehensif (40.012.932) 9.884.449 (49.897.381) (504,81%)
lain dan biaya perolehan diamortisasi
Kas neto yang diperoleh dari/(digunakan) untuk
(46.090.581) (188.189) (45.902.392) 24.391,64%
kegiatan investasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan pinjaman yang diterima 37.570.676 42.489.276 (4.918.600) (11,58%)
Pembayaran pinjaman yang diterima (36.492.679) (13.300.712) (23.191.967) 174,37%
Saham yang dibeli kembali (488.373) (875.758) 387.385 (44,23%)
Pembagian laba untuk dividen (51.881.643) (48.102.283) (3.779.360) 7,86%
Penerimaan dari surat berharga yang diterbitkan 28.395.963 10.905.923 17.490.040 160,37%
Pembayaran atas surat berharga yang jatuh tempo (19.724.136) (28.578.477) 8.854.341 (30,98%)
Kas neto yang (digunakan) untuk/diperoleh dari
(42.620.192) (37.462.031) (5.158.161) 13,77%
kegiatan pendanaan
KENAIKAN/(PENURUNAN) KENAIKAN NETO KAS
(74.093.750) (13.367.112) (60.726.638) 454,30%
DAN SETARA KAS
PENGARUH PERUBAHAN KURS MATA UANG ASING 1.085 17.758 (16.673) (93,89%)
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 205.328.380 218.677.734 (13.349.354) (6,10%)
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 131.235.715 205.328.380 (74.092.665) (36,08%)
Kas dan setara kas akhir tahun terdiri dari:
Kas 32.044.482 29.783.642 2.260.840 7,59%
Giro pada Bank Indonesia 31.929.608 88.878.969 (56.949.361) (64,08%)
Giro pada bank lain 42.444.581 25.582.825 16.861.756 65,91%
334 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 337
Laporan Tahunan
2025
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024*)
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Penempatan pada Bank Indonesia dan lembaga
keuangan lain-jangka waktu jatuh tempo tiga bulan 19.240.525 56.601.825 (37.361.300) (66,01%)
atau kurang sejak tanggal perolehan
Sertifikat Bank Indonesia-jangka waktu jatuh tempo
5.576.519 4.481.119 1.095.400 24,44%
tiga bulan atau kurang sejak tanggal perolehan
Total kas dan setara kas 131.235.715 205.328.380 (74.092.665) (36,08%)
*) Setelah reklasifikasi dan penyajian kembali
Grafik Laporan Arus Kas Konsolidasian
(dalam triliun Rupiah)
30,00 24,28
20,00
14,62
10,00
0,00
(0,19)
(10,00)
(20,00)
(30,00)
(40,00) (37,46)
(42,62)
(50,00) (46,09)
Kas neto yang (digunakan) diperoleh Kas neto yang (digunakan) diperoleh Kas neto yang digunakan untuk
dari kegiatan operasi dari kegiatan investasi kegiatan pendanaan
2024 2025
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Arus kas dari aktivitas operasi mencerminkan sumber dan all time high dan mampu membawa COF dibawah level
penggunaan kas dari aktivitas operasional utama Perseroan. 3%. Kemampuan Perseroan dalam melakukan optimalisasi
Sampai dengan akhir tahun 2025 kas neto yang digunakan kas operasional diatas memberikan dampak positif pada
untuk kegiatan operasi mencapai Rp14,62 triliun mengalami kenaikan kas operasional atas pendapatan operasional,
penurunan sebesar sebesar Rp9,67 triliun jika dibandingkan tercatat pada 2025 arus kas atas pendapatan sebesar
tahun 2024 yang mencatatkan arus kas yang digunakan Rp109,33 triliun atau tercatat naik Rp4,13 triliun dibandingkan
untuk aktivitas operasi tercatat Rp24,28 triliun. Penurunan tahun 2024 sebesar Rp105,21 triliun.
ini disumbang oleh pertumbuhan kredit Perseroan yang
lebih tinggi di tahun 2025 tercatat sebesar 12,32% yoy atau Arus Kas dari Aktivitas Investasi
setara dengan Rp166,85 triliun dibandingkan di tahun 2024
sebesar 6,97% yoy atau setara Rp88,21 triliun, kenaikan ini Arus kas dari aktivitas investasi mencerminkan sumber dan
memberikan gambaran bahwa Perseroan mengalokasikan penggunaan kas dari aktivitas terkait investasi Perseroan.
kas kepada aset produktif dalam rangka mempertahankan Sampai dengan akhir tahun 2025 kas neto yang digunakan
profitabilitas. Selain itu dari sisi perolehan kas, tercatat untuk kegiatan investasi tercatat teroptimalisasi sebesar
terdapat kenaikan signifikan pada pos dana pihak ketiga Rp46,09 triliun mengalami peningkatan sebesar Rp45,90
khususnya giro dan tabungan yang masing-masing triliun jika dibandingkan tahun 2024 yang mencatatkan kas
mencatatkan pertumbuhan Rp73,65 triliun dan Rp43,16 triliun neto diperoleh dari kegiatan investasi sebesar Rp188,19 triliun.
hal ini pula yang mendorong CASA Perseroan mencapai Pergerakan arus kas investasi ini digunakan Perseroan untuk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 335
Page 338
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
mendukung aktivitas bisnis utama khususnya pada kredit pendanaan mencapai Rp42,62 triliun meningkat sebesar
dan pembiayaan. sumber optimalisasi terbesar bersumber 13.78% yoy jika dibandingkan tahun 2024 yang sebesar
dari efek-efek, pergerakan ini pula tetap memperhatikan Rp37,46 triliun. Pergerakan ini tidak terlepas dari beberapa
rasio likuiditas Perseroan yang mana masih tercatat sangat aktivitas antara lain pembagian laba untuk dividen sebesar
baik dan di atas regulasi yang ditetapkan oleh regulator. Rp51,88 triliun tercatat naik sebesar 7,85% atau setara
Rp3,78 triliun dibandingkan tahun 2024, hal ini semakin
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan menegaskan komitmen BRI dalam menciptakan nilai tambah
dan memberikan keuntungan nyata kepada pemegang
Arus kas dari aktivitas pendanaan mencerminkan sumber dan saham, baik pemegang saham minoritas dan juga Negara RI
penggunaan kas dari aktivitas terkait pendanaan baik dari melalui PT Danantara Asset Management (Persero).
sisi likuiditas liabilitas maupun permodalan. Sampai dengan
akhir tahun 2025 kas neto yang digunakan untuk kegiatan
Suku Bunga
Suku Bunga Dana
Berikut adalah informasi suku bunga counter rate produk deposito, tabungan, dan giro BRI per 31 Desember tahun 2025.
Tabel Counter Rate Simpanan per 31 Desember 2025
Produk Simpanan Suku Bunga (Rp) Suku Bunga (USD)
Giro 0,00%-1,25% 0,05%-0,15%
Tabungan 0,00%-2,50% 0,08%-0,25%
Deposito 2,50%-3,00% 4,00%-4,00%
Suku Bunga Dasar Kredit
Secara umum Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) dihitung besarnya suku bunga kredit yang dikenakan kepada debitur
berdasarkan tiga komponen, yaitu Harga Pokok Dana untuk belum tentu sama dengan SBDK.
Kredit (HPDK) yang timbul dari kegiatan penghimpunan
dana nasabah, beban operasional yang dikeluarkan untuk Perhitungan SBDK berlaku untuk jenis kredit korporasi, kredit
kegiatan penghimpunan dana dan penyaluran kredit, serta menengah, kredit kecil, kredit mikro, dan kredit konsumsi
komponen profit margin dari penyaluran kredit. (KPR dan Non-KPR). Dalam kredit konsumsi Non-KPR tidak
termasuk penyaluran dana melalui Kartu Kredit dan Kredit
Perhitungan SBDK belum memperhitungkan komponen Tanpa Agunan (KTA). Namun demikian, Bank Indonesia
premi risiko dari debitur, yang besarnya tergantung dari menyerahkan klasifikasi kredit tersebut sesuai dengan
penilaian terhadap risiko masing-masing debitur. Untuk itu, kriteria internal bank.
Tabel Pengungkapan Kuantitatif Suku Bunga Dasar Kredit
Suku Bunga Dasar Kredit Rupiah (Prime Lending Rate)
Berdasarkan Jenis Kredit
Periode Data
31 Desember 2025
Kredit Non UMKM Kredit UMKM
Non-KPR/
KPR/KPA
Non-KPA
Korporasi Ritel Menengah Kecil Mikro
Harga Pokok Dana untuk Kredit (HPDK) 3,41% N/A 3,41% 3,41% 3,41% 3,41% 3,41%
Biaya Overhead 1,33% N/A 3,67% 3,38% 8,29% 3,84% 3,66%
Margin Keuntungan (Profit Margin) 3,46% N/A 3,17% 3,41% 2,10% 2,65% 2,03%
Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) (1+2+3) 8,20% N/A 10,25% 10,20% 13,80% 9,90% 9,10%
Catatan: Berlaku mulai 1 Januari 2025
336 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 339
Laporan Tahunan
2025
Tabel Pengungkapan Kualitatif Suku Bunga Dasar Kredit
Kategori Definisi Kategori Kredit Indikator/Kriteria dari Kategori Kredit
Korporasi Kredit modal kerja dan kredit investasi non UMKM dan non ritel Total plafon kredit > Rp500 miliar
Ritel N/A N/A
Keterangan pada waktu yang disepakati, memperoleh hak atas denda
1. SBDK mengacu pada Peraturan OJK Nomor 13 Tahun keterlambatan pelunasan pokok dan pembayaran bunga
2024 tanggal 12 Agustus 2024 tentang Transparansi serta meminta keterangan, informasi, dan dokumen serta
dan Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit Bagi Bank Umum memeriksa pembukuan Bank.
Konvensional.
2. SBDK ditentukan Bank berdasarkan berbagai faktor, Kemampuan Membayar Utang Jangka Pendek
diantaranya suku bunga acuan yang ditetapkan oleh (Likuiditas Bank)
otoritas yang berwenang, harga pokok dana untuk
kredit (cost of fund), biaya overhead, margin keuntungan, Rasio likuiditas merupakan perbandingan antara pinjaman
dan perkembangan kondisi ekonomi. dengan simpanan (Loan to Deposit Ratio atau LDR). Rasio LDR
3. SBDK digunakan sebagai acuan dalam penetapan suku BRI Desember 2025 sebesar 91,94% (Bank Only), meningkat
bunga kredit yang akan dikenakan kepada nasabah. dibandingkan dengan LDR tahun 2024 yang sebesar 89,39%
SBDK belum memperhitungkan komponen estimasi. (Bank Only), menunjukkan kondisi likuiditas perbankan
4. Premi risiko yang besarnya tergantung dari penilaian masih terjaga di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi
Bank terhadap risiko untuk masing-masing debitur atau Indonesia dan stagnasi pertumbuhan ekonomi global. Hal
kelompok debitur. Dengan demikian, besarnya Suku ini tercermin pada penurunan uang beredar (M2) sebagai
Bunga Kredit (SBK) yang dikenakan kepada nasabah proyeksi aktivitas ekonomi. Di samping itu, tren peningkatan
dapat berbeda dari perhitungan SBDK. likuiditas industri perbankan turut dipengaruhi operasi
5. SBDK mengecualikan penyaluran kredit dengan suku moneter BI.
bunga spesial (special rate), suku bunga promo, fix
rate dalam waktu tertentu, suku bunga untuk karyawan Sesuai Peraturan Bank Indonesia Nomor 24/16/PBI/2022
dalam rangka kesejahteraan, dan yang serupa. tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Bank
6. Informasi SBDK yang berlaku setiap saat dapat dilihat Indonesia Nomor 20/4/PBI/2018 tentang Rasio Intermediasi
pada publikasi di website Bank dan/atau setiap Kantor Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas Makroprudensial
Bank. bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit
Usaha Syariah, Perbankan harus menjaga rasio RIM sebesar
84% sampai 94%. Dalam perhitungan RIM, diperhitungkan
Kemampuan Membayar Utang dan surat berharga yang diterbitkan dan ditatausahakan oleh
Kolektibilitas Piutang Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan tidak dimiliki
oleh bank minimal 2 (dua) bulan sebelum tanggal laporan
Kemampuan Membayar Utang dan obligasi korporasi yang dimiliki. Rasio RIM BRI tahun
2025 sebesar 92,01% (Bank Only), naik dibandingkan tahun
Kemampuan membayar utang tercermin dari likuiditas 2024 yang sebesar 91,35% (Bank Only). Kenaikan rasio RIM
dan solvabilitas Bank. Berkenaan dengan obligasi yang BRI pada tahun 2025 tersebut dipengaruhi oleh kenaikan dari
diterbitkan, kemampuan membayar utang tercermin dari sisi aset yang lebih tinggi.
lancarnya pembayaran bunga dan pemeringkatan obligasi.
Dalam rangka meningkatkan ketahanan likuiditas jangka
Perlindungan Hak Kreditur pendek, BRI melakukan pengelolaan Liquidity Coverage
Ratio (LCR) yang merupakan rasio antara High Quality Liquid
Bank memiliki kebijakan tentang pemenuhan hak-hak Asset (HQLA) dengan total arus kas keluar bersih (net cash
kreditur digunakan sebagai pedoman dalam melakukan outflow) selama 30 (tiga puluh) hari ke depan dalam kondisi
pinjaman kepada kreditur. Tujuan dari kebijakan dimaksud krisis. Pada tahun 2025 LCR BRI terjaga sebesar 136,92%
adalah untuk menjaga terpenuhinya hak-hak dan menjaga (Konsolidasi) dan 135,21% (Bank Only), dengan pencapaian
kepercayaan kreditur terhadap Bank. Kebijakan tersebut LCR tersebut, BRI berhasil mempertahankan rasio kecukupan
mencakup pertimbangan dalam melakukan perjanjian, serta likuiditas di atas batas minimal sebesar 100%. Sementara,
tindak lanjut dalam pemenuhan kewajiban Perseroan Terbuka dalam rangka menjaga ketahanan likuiditas jangka Panjang,
kepada kreditur. Kebijakan hak-hak dasar kreditur, antara lain BRI melakukan pengukuran terhadap Net Stable Funding
adalah menerima pelunasan pokok dan pembayaran bunga Ratio (NSFR) yang merupakan perbandingan antara available
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 337
Page 340
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
stable funding (pendanaan stabil yang tersedia) terhadap kecukupan modal yang masih tinggi tersebut BRI mampu
required stable funding (pendanaan stabil yang dibutuhkan). mengantisipasi seluruh risiko utama yang terjadi dalam
Pada tahun 2025 NSFR BRI berada di angka 117,71%, pengelolaan bank baik risiko pasar, risiko kredit maupun
dengan pencapaian tersebut BRI berhasil mempertahankan risiko operasional.
kecukupan pendanaan stabil jangka panjang di atas 100%.
Kemampuan Membayar Utang Dari Efek-Efek
Kemampuan Membayar Utang Jangka yang Diterbitkan
Panjang (Solvabilitas Bank)
Kemampuan membayar utang juga dapat tercermin
Rasio kecukupan permodalan (Capital Adequacy Ratio/CAR) berdasarkan peringkat dari efek-efek yang diterbitkan Bank
mencerminkan kemampuan Bank untuk memitigasi risiko yaitu Obligasi. Efek yang diterbitkan secara rutin dinilai
yang mungkin terjadi dalam menjalani proses bisnisnya. oleh lembaga pemeringkatan guna mendukung kelayakan
Pada tahun 2025, CAR BRI tercatat sebesar 21,06% (Bank efek. Kualitas efek sangat ditentukan oleh kemampuan
Only) dan 23,52% (Konsolidasi). Rasio CAR tersebut masih di perusahaan penerbit efek dalam membayar efek nya pada
atas pemenuhan modal minimum BRI sesuai Profil Risiko BRI saat jatuh tempo dan kemampuannya membayar bunga atau
yang mengacu pada penilaian scorecard profil risiko yakni kupon selama jangka waktu penerbitan efek tersebut.
9,70% (Bank Only) dan 9,70% (konsolidasi). Dengan rasio
Tabel Kemampuan Membayar Hutang dari Efek-Efek Yang Diterbitkan
(dalam jutaan Rupiah)
Peringkat
Uraian
2025 2024
Obligasi Berkelanjutan II BRI Tahap I Tahun 2016 Seri E AAA oleh Pefindo
id id
AAA oleh Pefindo
Obligasi Berkelanjutan II BRI Tahap II Tahun 2017 Seri D AAA oleh Pefindo
id id
AAA oleh Pefindo
Obligasi Berkelanjutan II BRI Tahap III Tahun 2017 Seri C – id
AAA oleh Pefindo
Obligasi Berkelanjutan II BRI Tahap IV Tahun 2018 Seri B AAA oleh Pefindo
id id
AAA oleh Pefindo
Obligasi Berkelanjutan III BRI Tahap I Tahun 2019 Seri C – id
AAA oleh Pefindo
Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank
AAA oleh Pefindo AAA oleh Pefindo
BRI Tahap I Tahun 2022 Seri B id id
Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank
AAA oleh Pefindo AAA oleh Pefindo
BRI Tahap I Tahun 2022 Seri C id id
Obligasi Subordinasi IV BRI Tahun 2023 d
AA oleh Pefindo id
AA oleh Pefindo
Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank
AAA oleh Pefindo
BRI Tahap II Tahun 2023 Seri A – id
Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank
AAA oleh Pefindo AAA oleh Pefindo
BRI Tahap II Tahun 2023 Seri B id id
Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank
AAA oleh Pefindo AAA oleh Pefindo
BRI Tahap II Tahun 2023 Seri C id id
BBB- oleh Fitch dan
Unsecured Notes due 2024 –
Baa2 oleh Moody’s
Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank
AAA oleh Pefindo AAA oleh Pefindo
BRI Tahap III Tahun 2024 Seri A id id
Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank
AAA oleh Pefindo AAA oleh Pefindo
BRI Tahap III Tahun 2024 Seri B id id
338 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 341
Laporan Tahunan
2025
Peringkat
Uraian
2025 2024
Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank
AAA oleh Pefindo AAA oleh Pefindo
BRI Tahap III Tahun 2024 Seri C id id
Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Bank BRI Tahap I Tahun 2025 Seri A AAA oleh Pefindo
id -
Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Bank BRI Tahap I Tahun 2025 Seri B AAA oleh Pefindo
id -
Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Bank BRI Tahap I Tahun 2025 Seri C AAA oleh Pefindo
id -
SBK Berkelanjutan I PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2025 Tahap I Seri A id
A1+ oleh Pefindo -
SBK Berkelanjutan I PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2025 Tahap I Seri B id
A1+ oleh Pefindo -
SBK Berkelanjutan I PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2025 Tahap I Seri C id
A1+ oleh Pefindo -
SBK Berkelanjutan I PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2025 Tahap I Seri D id
A1+ oleh Pefindo -
Tabel Arti Peringkat
Lembaga Arti
Pemeringkat
Peringkat Peringkat
Surat utang dengan peringkat idAAA memiliki peringkat tertinggi yang diberikan oleh Pefindo.
AAA
id Kemampuan obligor untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang atas efek utang tersebut,
relatif terhadap obligor Indonesia lainnya, lebih unggul.
Surat utang peringkat idAA berbeda dari utang peringkat tertinggi hanya untuk tingkat kecil.
AA Kemampuan obligor untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya atas surat utang,
Pefindo id
relatif terhadap obligor Indonesia lainnya, sangat kuat.
Peringkat idA1+ dari PEFINDO adalah peringkat tertinggi untuk efek utang jangka pendek,
menunjukkan kemampuan obligor yang superior untuk memenuhi komitmen keuangan jangka
A1+
id
pendek dibandingkan emiten Indonesia lainnya. Peringkat ini menandakan risiko gagal bayar yang
sangat rendah.
Peringkat BBB menunjukkan bahwa ekspektasi risiko gagal bayar saat ini rendah. Kapasitas untuk
Fitch BBB- pembayaran komitmen keuangan dianggap memadai, tetapi kondisi bisnis atau ekonomi yang
merugikan lebih mungkin untuk mengganggu kapasitas ini.
Obligasi dengan peringkat Baa2 dinilai menengah dan tunduk pada risiko kredit moderat dan
Moody’s Baa2
dengan demikian dapat memiliki karakteristik spekulatif tertentu.
Kolektibilitas Piutang
Kolektibilitas kredit dapat diukur dengan rasio kualitas aset atau Non-Performing Loan (NPL). BRI masih mampu menjaga
kualitas kredit dengan sangat baik hal ini terlihat dalam rasio kredit bermasalah (NPL) pada tahun 2025 sebesar 3,29% (Bank
Only) dan 3,07% (konsolidasi). Rasio NPL BRI masih berada jauh di bawah ketentuan maksimal regulasi yang sebesar 5% (NPL
net) (PBI Nomor 3/25/2001). BRI akan terus meningkatkan efektivitas manajemen risiko kredit untuk menjaga dan meningkatkan
kualitas aset.
Tabel Kolektibilitas Kredit
(Konsolidasi, dalam jutaan Rupiah)
Uraian 2025 2024
Kredit 1.521.485.857 1.354.640.780
Lancar 1.416.389.468 1.251.678.340
Dalam Perhatian Khusus 58.449.748 65.260.936
Kurang Lancar 6.488.437 4.958.276
Diragukan 11.062.603 9.215.245
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 339
Page 342
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Uraian 2025 2024
Macet 29.095.601 23.527.982
NPL 46.646.641 37.701.504
NPL (%) 3,07% 2,78%
Adapun recovery strategi yang akan dilakukan BRI pada tahun 2026 untuk perbaikan NPL adalah sebagai berikut:
Strategi 2026
Man Kemitraan dan
Akselerasi
Power Kolaborasi dengan
Kinerja
Plan Pihak Eksternal
Penguatan Inovasi
Teknologi dan Alat Kebijakan dan
Penyesuaian Pendukung Kerja sama Layanan Pemberian
struktur dengan berbagai penghargaan bagi
organisasi untuk pihak dalam tenaga kerja yang
meningkatkan mempercepat melampaui target
efektivitas Pemanfaatan proses recovery Penerapan sistem kinerja
pengelolaan platform digital melalui pihak pengelolaan
portofolio eksternal Penyediaan
untuk monitoring kredit bermasalah
program
penyelesaian kredit berbasis layanan
Penambahan Kolaborasi dengan pengembangan
pihak ketiga
dan penempatan Pengembangan agen pemasaran untuk
tenaga kerja sesuai sistem informasi dan platform digital Evaluasi dan meningkatkan
kebutuhan serta yang terintegrasi guna memperluas penyempurnaan kompetensi
pengembangan jangkauan kebijakan tenaga kerja dalam
spesialisasi di pemasaran aset internal untuk mengelola kredit
segmen dan menyesuaikan bermasalah
kolektibilitas tertentu dengan praktik
berdasarkan potensi terbaik di industri
dan risiko kredit.
Rasio Keuangan Lain
Rasio Rentabilitas dan Profitabilitas
Pada industri perbankan, rasio rentabilitas umumnya diukur dengan menggunakan tingkat imbal hasil terhadap aset (Return on
Assets/ROA), imbal hasil terhadap ekuitas (Return on Equity/ROE) dan marjin pendapatan bunga bersih (Net Interest Margin/
NIM). BRI mampu membukukan kinerja rentabilitas positif selama tahun 2025.
Tabel Rasio Rentabilitas dan Profitabilitas
(dalam %)
Bank Only Konsolidasi
Uraian
2025 2024 2025 2024
ROA (before tax) 3,26 3,76 3,49 3,90
ROE (Tier-1) 20,78 22,91 19,31 21,02
ROE Balance Sheet 16,84 18,40 17,44 18,90
NIM 6,54 6,75 7,81 7,85
340 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 343
Laporan Tahunan
2025
Return On Assets (ROA) Net Interest Margin (NIM)
ROA (before tax) pada akhir tahun 2025 tercatat sebesar Pada akhir tahun 2025, Perseroan mampu mencatatkan NIM
3,49%, relatif stabil dibandingkan dengan periode yang yang stabil sebesar 7,81%. Hal ini didorong oleh kemampuan
sama pada akhir tahun sebelumnya sebesar 3,90%. Di Perseroan dalam mengoptimalisasi Pendapatan bunga dan
tengah tantangan yang tidak mudah baik dari sisi makro syariah-neto yang mencapai Rp150,5 triliun, atau meningkat
ekonomi global dan juga domestik, serta di tengah proses 5,50% yoy dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp142,7
perbaikan kualitas aset yang sedang dilakukan, Perseroan triliun. Kenaikan ini disumbang dari kemampuan Perseroan
mampu menciptakan laba bersih tahun 2025 sebesar untuk meningkatkan pendapatan bunga sebesar 4,27% dari
Rp57,132 triliun. Pencapaian tersebut tidak terlepas dari pertumbuhan kredit yang sehat serta efisiensi beban bunga
kinerja upperline yang solid, sebagaimana ditunjukkan yang tumbuh moderat sebesar 1,20% yang mencerminkan
dengan pertumbuhan positif disisi NII, peningkatan pada dampak dari Retail Funding Transformation.
pendapatan non-bunga serta kemampuan Perseroan dalam
menjaga disiplin operating expenses. Rasio Efisiensi
Return On Equity (ROE) Cost to Income Ratio (CIR)
Pada akhir tahun 2025, BRI masih mampu mencatatkan Rasio efisiensi Perseroan dapat dilihat dari CIR sebesar
ROE yang baik sebesar 17,44%. Di tengah tantangan yang 38,92% (Bank Only) dan 42,55% (Konsolidasi). Keberhasilan
tidak mudah baik dari sisi makro ekonomi global dan juga Perseroan dalam menjaga efisiensi operasional ini tidak
domestik serta di tengah proses perbaikan kualitas aset terlepas dari streamlining bisnis proses, salah satunya
yang sedang dilakukan, Perseroan mampu menciptakan melalui optimalisasi digitalisasi.
laba bersih tahun 2025 sebesar Rp57,132 triliun. Pencapaian
tersebut tidak terlepas dari kinerja upperline yang solid,
sebagaimana ditunjukkan dengan pertumbuhan positif
disisi NII, peningkatan pada pendapatan non-bunga serta
kemampuan Perseroan dalam menjaga disiplin operating
expenses.
Tabel Rasio Efisiensi
(dalam %)
Bank Only Konsolidasi
Uraian
2025 2024 2025 2024
CIR 38,92 37,87 42,55 41,37
Rasio Kepatuhan
Persentase Pelanggaran dan Pelampauan
Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK)
Pada tahun 2025, BRI tidak memiliki debitur baik pihak terkait uang asing yang semuanya dinyatakan dalam Rupiah
maupun tidak terkait yang tidak memenuhi atau melampaui terhadap modal.
Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK).
Pada tahun 2025, rasio PDN sebesar 2,51% relatif flat
Rasio Posisi Devisa Neto (PDN) dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 2,42%. Angka
PDN tersebut masih jauh di bawah jumlah maksimum yang
Posisi Devisa Neto (PDN) merupakan penjumlahan dari nilai ditetapkan oleh Bank Indonesia yaitu batas maksimum
absolut untuk jumlah dari selisih bersih aset dan liabilitas sebesar 20% modal, sesuai dengan Peraturan Bank
dengan selisih bersih tagihan dan liabilitas komitmen dan Indonesia Nomor 17/5/PBI/2015 tanggal 29 Mei 2015 perihal
kontijensi dalam rekening administratif untuk setiap mata Perubahan Keempat atas PBI Nomor 5/13/PBI/2003 tentang
Posisi Devisa Neto Bank Umum.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 341
Page 344
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Analisis Kualitas Aset Produktif
Kualitas aset produktif Perseroan berada pada kondisi yang sangat baik. untuk aset produktif diluar kredit tercatat hanya surat
berharga yang berada pada kolektibilitas macet. Sedangkan untuk aset produktif yang diklasifikasikan sebagai kredit yang
diberikan memiliki kualitas yang sangat terjaga hal ini terlihat dalam rasio kredit bermasalah (NPL) pada tahun 2025 sebesar
3,29% (bank only) dan 3,07% (konsolidasi). Rasio NPL BRI masih berada jauh di bawah ketentuan maksimal regulasi yang
sebesar 5% (NPL net) (PBI Nomor 3/25/2001). BRI akan terus meningkatkan efektivitas manajemen risiko kredit untuk menjaga
dan meningkatkan kualitas aset.
Tabel Kualitas Aset Produktif
(dalam jutaan Rupiah)
INDIVIDUAL
31 Desember 2025
No POS-POS
Dalam
Kurang
Lancar Perhatian Diragukan Macet
Lancar
Khusus
I PIHAK TERKAIT
1 Penempatan pada bank lain
a. Rupiah - - - - -
b. Mata uang asing - - - - -
2 Tagihan spot dan derivatif
a. Rupiah - - - - -
b. Mata uang asing - - - - -
3 Surat berharga
a. Rupiah - - - - -
b. Mata uang asing - - - - -
Surat berharga yang dijual
4 dengan janji dibeli kembali
(Repo)
a. Rupiah - - - - -
b. Mata uang asing - - - - -
Tagihan atas surat berharga
5 yang dibeli dengan janji dijual
kembali (Reverse Repo)
a. Rupiah - - - - -
b. Mata uang asing - - - - -
6 Tagihan akseptasi - - - - -
7 Kredit
a. Usaha Mikro Kecil dan
Menengah (UMKM)
i. Rupiah - - - - -
ii. Mata uang asing - - - - -
b. Non UMKM
i. Rupiah 800.220 - - - -
ii. Mata uang asing - - - - -
342 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 345
Laporan Tahunan
2025
INDIVIDUAL
31 Desember 2024
Dalam
Jumlah Lancar Perhatian Kurang Lancar Diragukan Macet Jumlah
Khusus
- 400.000 - - - - 400.000
- - - - - - -
- - - - - - -
- - - - - - -
- - - - - - -
- - - - - - -
– - - - - - -
- - - - - - -
- - - - - - -
- - - - - - -
- - - - - - -
- - - - - - -
- - - - - - -
800.220 2.088.684 - - - - 2.088.684
- - - - - - -
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 343
Page 346
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
INDIVIDUAL
31 Desember 2025
No POS-POS
Dalam
Kurang
Lancar Perhatian Diragukan Macet
Lancar
Khusus
c. Kredit yang direstrukturisasi
i. Rupiah - - - - -
ii. Mata uang asing - - - - -
8 Penyertaan Modal - - - - -
9 Tagihan lainnya - - - - -
10 Komitmen dan kontinjensi
a. Rupiah - - - - -
b. Mata uang asing - - - - -
II PIHAK TIDAK TERKAIT
1 Penempatan pada bank lain
a. Rupiah 1.755.653 - - - -
b. Mata uang asing 51.320.106 - - - -
2 Tagihan spot dan derivatif
a. Rupiah 408.661 - - - -
b. Mata uang asing 752.953 - - - -
3 Surat berharga
a. Rupiah 214.119.982 1.805 -
b. Mata uang asing 143.420.712 - -
Surat berharga yang dijual
4 dengan janji dibeli kembali
(Repo)
a. Rupiah 26.718.995 - - - -
b. Mata uang asing 2.621.145 - - - -
Tagihan atas surat berharga
5 yang dibeli dengan janji dijual
kembali (Reverse Repo)
a. Rupiah 24.452 - - - -
b. Mata uang asing - - - - -
6 Tagihan akseptasi 13.078.567 - -
7 Kredit
a. Usaha Mikro Kecil dan
Menengah (UMKM)
i. Rupiah 593.042.775 36.870.409 3.953.116 6.611.702 19.776.316
ii. Mata uang asing 992.331 35.011 - - -
b. Non UMKM
i. Rupiah 498.502.371 12.117.006 2.145.955 3.918.060 6.266.736
ii. Mata uang asing 153.382.898 2.784.419 1.741 141.562 1.331.084
344 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 347
Laporan Tahunan
2025
INDIVIDUAL
31 Desember 2024
Dalam
Jumlah Lancar Perhatian Kurang Lancar Diragukan Macet Jumlah
Khusus
- - - - - - -
- - - - - - -
- - - - - - -
- - - - - - -
- - - - - - -
- - - - - - -
1.755.653 3.402.336 - - - - 3.402.336
51.320.106 42.855.260 - - - - 42.855.260
408.661 681.859 - - - - 681.859
752.953 391.643 - - - - 391.643
214.121.787 195.828.483 24.637 3.067 - 11.021 195.867.208
143.420.712 115.081.083 - - - - 115.081.083
26.718.995 20.544.012 - - - - 20.544.012
2.621.145 5.152.002 - - - - 5.152.002
24.452 15.839.261 - - - - 15.839.261
- 808.621 - - - - 808.621
13.078.567 10.105.373 - - - - 10.105.373
660.254.318 608.717.860 40.787.775 3.880.495 6.229.888 13.745.870 673.361.888
1.027.342 586.768 644 - - - 587.412
522.950.128 378.477.447 12.331.906 767.883 2.451.374 6.008.952 400.037.562
157.641.704 133.977.809 3.196.467 82.763 241.243 2.273.405 139.771.687
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 345
Page 348
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
INDIVIDUAL
31 Desember 2025
No POS-POS
Dalam
Kurang
Lancar Perhatian Diragukan Macet
Lancar
Khusus
c. Kredit yang direstrukturisasi
i. Rupiah 35.282.754 22.996.395 2.452.953 5.708.479 7.897.417
ii. Mata uang asing 4.667.101 2.587.322 - 138.030 -
8 Penyertaan Modal 51.300.972 - - - -
9 Tagihan lainnya - - - - -
10 Komitmen dan kontinjensi
a. Rupiah 140.224.494 1.216.007 41.434 67.121 59.410
b. Mata uang asing 72.934.186 187.051 1.546 2.337 2.191
III INFORMASI LAIN
Nilai aset bank yang diagunkan
1
sebagai jaminan
a. Kepada Bank Indonesia - - - - -
b. Kepada Lainnya - - - - -
2 Aset yang diambil alih - - - - -
Strategi Peningkatan Fee Based Income Struktur Permodalan Bank
Selama tahun 2025, BRI mampu membukukan pendapatan Kebijakan Manajemen atas Struktur
fee based income dan others income (Bank Only) sebesar Modal dan Dasar Pemilihan Kebijakan
Rp53,8 triliun atau tumbuh 0,50% yoy. Pendapatan ini Manajemen atas Struktur Modal
berasal dari pendapatan berbasis fee sebesar Rp20,7 triliun
atau tumbuh 1,25% yoy, Pendapatan operasional lainnya Pengelolaan struktur modal memiliki tujuan untuk
sebesar Rp12,3 triliun atau mengalami peningkatan sebesar memastikan bahwa BRI senantiasa menjaga kecukupan
38,13% yoy, dan Pendapatan recovery atas aktiva produktif permodalan untuk menutup risiko-risiko yang inheren dalam
yang telah dihapus buku sebesar Rp20,8 triliun tumbuh mengelola bisnisnya tanpa mengurangi optimalisasi nilai
negatif 14,04% yoy. Pada tahun 2025, peningkatan fee bagi pemegang saham.
based income BRI diperoleh terbesar pada jasa transaksi
administrasi kredit, terutama fee kredit yang dihasilkan dari BRI telah memiliki Komite Tata Kelola Konglomerasi Keuangan
pertumbuhan ekspansi segmen korporasi yang selektif, di mana terdiri dari 6 (enam) sub komite salah satunya
transaksi bisnis internasional, serta transaksi e-channel yang Sub Komite Permodalan Investasi dan Strategi. Adapun
bersumber dari produk e-channel seperti BRImo, QLola, Komite sebagai organ pendukung Direksi untuk me-review,
EDC, QRIS, dan BRILINK. Kinerja Fee Based Income BRI akan menetapkan, merekomendasikan, dan melakukan evaluasi
terus didorong dengan meningkatkan fee yang bersumber terkait aksi korporasi yang dilakukan oleh BRI Group. Selain
dari transaction based diantaranya dengan strategi itu, Komite juga melakukan review dan analisis kinerja, serta
perluasan ekspansi pemasaran produk transaction banking rekomendasi atas sinergi BRI Group di mana termasuk di
melalui digital inisiatif yang memberikan kenyamanan dalamnya merupakan kegiatan terkait optimalisasi struktur
kepada nasabah dalam melakukan transaksi e-channel. modal dan pengelolaan Entitas Anak.
Kolaborasi pemasaran produk Entitas Anak yang dilakukan
secara cross-selling menjadi salah satu strategi yang dapat Kebijakan struktur modal merupakan salah satu kebijakan
mendorong kinerja fee based income BRI. yang memerlukan persetujuan Dewan Komisaris. Oleh
karena itu Dewan Komisaris senantiasa menelaah bahwa
346 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 349
Laporan Tahunan
2025
INDIVIDUAL
31 Desember 2024
Dalam
Jumlah Lancar Perhatian Kurang Lancar Diragukan Macet Jumlah
Khusus
74.337.998 35.412.829 26.023.428 2.170.052 4.344.073 7.840.820 75.791.202
7.392.453 4.641.796 2.873.983 80.164 135.588 999.926 8.731.457
51.300.972 50.241.445 - - - - 50.241.445
- - - - - - -
141.608.466 116.221.695 819.769 29.921 39.274 66.279 117.176.938
73.127.311 84.724.057 81.780 1.015 1.590 14.721 84.823.163
- - - - - - -
- - - - - - -
50.837 - - - - - 53.246
struktur modal telah sejalan dengan rencana strategis dan 2. Countercyclical Buffer sebesar 0,00% dari ATMR
selera risiko (risk appetite) yang ditetapkan. 3. Capital Surcharge untuk Bank Sistemik sebesar 2,50%
dari ATMR
Selain itu, BRI juga memiliki Risk Management Committee,
yang bertanggung jawab atas penerapan manajemen Total CAR minimum BRI berdasarkan profil risiko berada di
risiko dan strategi manajemen risiko secara terintegrasi. level 9,70% (konsolidasian) maka CAR BRI pada tahun 2025
Committee ini bertanggung jawab menetapkan langkah yang sebesar 21,06% (bank only) dan 23,52% (konsolidasian)
perbaikan berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan mampu berada di atas minimum ketentuan yang ditetapkan
penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi dalam bentuk oleh regulator perbankan dan jasa keuangan tersebut.
analisis permodalan.
Secara struktur permodalan, hingga Desember 2025,
BRI juga berkomitmen untuk memenuhi ketentuan regulator BRI memiliki modal inti (Tier-1) sebesar Rp246,05 triliun
terkait struktur modal. Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa (bank only) dan Rp301,84 triliun (konsolidasi) serta Modal
Keuangan Nomor 11/POJK.03/2016 tanggal 29 Januari 2016 Pelengkap (Tier-2) sebesar Rp13,97 triliun (bank only)
tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum dan Rp14,99 triliun (konsolidasi) dengan rasio CAR Tier-1
(POJK 11/2016) sebagaimana diubah dengan Peraturan mencapai 19,93% (bank only) dan 22,41% (konsolidasian).
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 34/POJK.03/2016 tanggal Modal Inti (Tier-1) BRI besarnya sama dengan Modal Inti
22 September 2016 tentang Perubahan atas Peraturan OJK Utama (CET-1) dikarenakan BRI tidak memiliki Modal Inti
Nomor 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan Tambahan (Additional Tier 1).
Modal Minimum (KPMM) (POJK 34/2016) bahwa Bank
wajib menyediakan modal minimum sesuai profil risiko dan Oleh karena itu, Rasio Modal Inti (Tier-1) BRI jauh di atas
membentuk tambahan modal sebagai penyangga (buffer) ketentuan minimum sebesar 6% maupun ketentuan minimum
dengan rincian sebagai berikut: Modal Inti Utama (CET-1) sebesar 4,5% yang ditentukan oleh
1. Capital Conservation Buffer sebesar 2,50% dari Aktiva Regulator.
Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 347
Page 350
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Rincian Struktur Modal
Uraian rincian struktur modal disajikan sebagai berikut.
Tabel Struktur Permodalan
(konsolidasian, dalam jutaan Rupiah)
Uraian 2025 2024
Modal Inti (Tier 1) 301.847.212 291.317.196
Modal Inti Utama (CET 1) 301.847.212 291.317.196
Modal Pelengkap (Tier 2) 14.990.207 12.658.290
Total Modal Tersedia 316.837.419 303.975.486
ATMR untuk Risiko Kredit setelah memperhitungkan risiko spesifik 1.176.866.464 981.702.825
ATMR untuk Risiko Pasar 31.859.023 33.799.657
ATMR untuk Risiko Operasional 138.261.965 125.883.982
Total ATMR 1.346.987.452 1.141.386.464
Rasio CAR 23,52% 26,63%
Rasio CET 1 22,41% 25,52%
Rasio Tier 1 22,41% 25,52%
Rasio Tier 2 1,11% 1,11%
CAR Minimum Berdasarkan Profil Risiko 9,70% 9,64%
Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Sesuai dengan kompleksitas usahanya, Bank telah Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)
mengelola 8 (delapan) jenis risiko yaitu risiko kredit, risiko Nomor 32/POJK.03/2016 tentang Perubahan atas Peraturan
likuiditas, risiko pasar, risiko operasional, risiko hukum, risiko Otoritas Jasa Keuangan Nomor 6/POJK.03/2015 tentang
reputasi, risiko stratejik dan risiko kepatuhan. Namun bagian Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Pasal 13A Bank
ini hanya menjelaskan tentang praktik manajemen risiko wajib menambahkan informasi kuantitatif eksposur risiko
untuk risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas dan risiko yang dihadapi Bank pada Laporan Publikasi, Surat Edaran
operasional. Sedangkan untuk penjelasan terkait dengan Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor 9/SEOJK.03/2020
jenis-jenis risiko lainnya disajikan dalam bagian Profil Risiko Tahun 2020 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank
dan Pengelolaannya pada Corporate Governance dalam Umum Konvensional serta POJK Nomor 18/POJK.03/2016
Laporan Tahunan ini. tentang Penerapan Manajemen Risiko.
Ukuran Utama (Key Metrics/KM1)
(dalam jutaan Rupiah)
2025 2024
No. Deskripsi
Desember September Juni Maret Desember
MODAL YANG TERSEDIA (NOMINAL)
1 Modal Inti Utama (CET1) 301.847.212 305.359.367 290.373.889 274.178.335 291.317.196
2 Modal Inti (Tier 1) 301.847.212 305.359.367 290.373.889 274.178.335 291.317.196
3 Total Modal 316.837.419 319.278.990 303.861.534 287.405.100 303.975.486
ASET TERTIMBANG MENURUT RISIKO (NOMINAL)
4 Total Aset Tertimbang Menurut Risiko
1.346.987.452 1.256.297.227 1.215.106.893 1.195.809.550 1.141.386.464
(ATMR)
348 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 351
Laporan Tahunan
2025
2025 2024
No. Deskripsi
Desember September Juni Maret Desember
RASIO MODAL BERBASIS RISIKO SEBAGAI PERSENTASE DARI ATMR
5 Rasio CET1 (%) 22,41% 24,31% 23,90% 22,93% 25,52%
6 Rasio Tier 1 (%) 22,41% 24,31% 23,90% 22,93% 25,52%
7 Rasio Total Modal (%) 23,52% 25,42% 25,01% 24,03% 26,63%
TAMBAHAN MODAL YANG BERFUNGSI SEBAGAI BUFFER SEBAGAI PERSENTASE DARI ATMR
8 Capital conservation buffer (2,5% dari
2,50% 2,50% 2,50% 2,50% 2,50%
ATMR) (%)
9 Countercyclical Buffer (0 - 2,5% dari
0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
ATMR) (%)
10 Capital Surcharge untuk Bank D-SIB (1%
2,50% 2,50% 2,50% 2,50% 2,50%
- 2,5%) (%)
11 Total tambahan modal sebagai penyangga
5,00% 5,00% 5,00% 5,00% 5,00%
(buffer) (Baris 8 + Baris 9 dan Baris 10)
12 Komponen modal inti utama (Common
Equity Tier 1) setelah memenuhi 17,41% 19,31% 18,90% 17,93% 20,52%
pemenuhan tambahan modal (buffer)
RASIO PENGUNGKIT SESUAI BASEL III
13 Total Eksposur 2.190.091.323 2.140.179.170 2.109.606.507 2.158.834.943 2.018.178.824
14 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak
dari penyesuaian terhadap pengecualian
sementara atas penempatan giro pada 13,78% 14,27% 13,76% 12,70% 14,43%
Bank Indonesia dalam rangka memenuhi
ketentuan giro wajib minimum (jika ada)
14b Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk
dampak dari penyesuaian terhadap
pengecualian sementara atas
13,78% 14,27% 13,76% 12,70% 14,43%
penempatan giro pada Bank Indonesia
dalam rangka memenuhi ketentuan giro
wajib minimum (jika ada)
14c Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak
dari penyesuaian terhadap pengecualian
sementara atas penempatan giro pada
Bank Indonesia dalam rangka memenuhi 13,78% 14,27% 13,76% 12,70% 14,43%
ketentuan giro wajib minimum (jika ada),
yang telah memasukkan nilai rata-rata
dari nilai tercatat aset SFT secara gross
14d Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk
dampak dari penyesuaian terhadap
pengecualian sementara atas penempatan
giro pada Bank Indonesia dalam rangka 13,78% 14,27% 13,76% 12,70% 14,43%
memenuhi ketentuan giro wajib minimum
(jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-
rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross
RASIO KECUKUPAN LIKUIDITAS (LCR)
15 Total Aset Likuid Berkualitas Tinggi
339.473.424 367.870.393 335.250.863 346.853.663 337.555.743
(HQLA)
16 Total Arus Kas Keluar Bersih (net cash
247.935.815 245.939.488 230.302.667 221.497.914 210.081.677
outflow)
17 Rasio Kecukupan Likuiditas (%) 136,92% 149,58% 145,57% 156,59% 160,68%
RASIO PENDANAAN STABIL BERSIH (NSFR)
18 Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF) 1.355.934.194 1.363.031.479 1.365.170.404 1.321.662.574 1.316.826.496
19 Total Pendanaan Stabil yang Diperlukan
1.149.494.783 1.107.115.183 1.087.310.740 1.068.895.699 1.029.199.906
(RSF)
20 Rasio Pendanaan Stabil Bersih (%) 117,96% 123,12% 125,55% 123,65% 127,95%
Analisis Kualitatif
–
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 349
Page 352
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Perbedaan Antara Cakupan Konsolidasi dan Mapping pada Laporan Keuangan Sesuai
Standar Akuntansi Keuangan Dengan Kategori Risiko Sesuai dengan Ketentuan Otoritas
Jasa Keuangan Kategori Risiko (LI1)
Nilai tercatat
Nilai tercatat
sebagaimana tercantum
berdasarkan prinsip
dalam publikasi laporan
kehati-hatian
keuangan
ASET
1. Kas 32.044.482 929
2. Penempatan pada Bank Indonesia 40.254.114 -
3. Penempatan pada bank lain 55.168.542 1.296.738
4. Tagihan spot dan derivatif/forward 1.167.029 -
5. Surat berharga yang dimiliki 391.644.693 25.864.350
6. Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo) 29.340.192 52
Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali (reverse
7. 24.452 -
repo)
8. Tagihan akseptasi 13.078.567 -
9. Kredit yang diberikan 1.460.729.418 -
10. Pembiayaan syariah 1)
56.350.282 -
11. Piutang Sewa Pembiayaan 4.406.157 -
12. Penyertaan modal 8.834.868 5.463
13. Aset keuangan lainnya 19.040.642 556.810
14. Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan -/- -
a. Surat berharga yang dimiliki (555.017) -
b. Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah (82.893.734) -
c. Lainnya (394.618) (154)
15. Aset tidak berwujud 806.416 -
Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud -/- - -
16. Aset tetap dan inventaris 94.045.303 1.469.171
Akumulasi penyusutan aset tetap dan inventaris -/- (30.751.063) (819.493)
17. Aset non produktif
a. Properti terbengkalai 17.311 -
b. Agunan yang diambil alih 100.471 -
c. Rekening tunda - -
d. Aset antarkantor 13.317 -
18. Aset lainnya 42.899.281 7.961.648
TOTAL ASET 2.135.371.105 36.335.514
LIABILITAS DAN EKUITAS
1. Giro 448.203.670 -
2. Tabungan 587.585.862 -
3. Deposito 431.054.307 -
4. Uang Elektronik 614.383 -
5. Liabilitas kepada Bank Indonesia 47.462 -
350 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 353
Laporan Tahunan
2025
Nilai tercatat masing-masing risiko
Tidak mengacu pada
Sesuai kerangka risiko Sesuai kerangka Sesuai kerangka Sesuai kerangka risiko persyaratan permodalan
kredit counterparty credit risk sekuritisasi pasar atau berdasarkan
pengurangan modal
32.443.932 - - - -
40.270.620 - - - -
56.879.989 - - - -
- 2.385.112 - - -
328.085.806 - - 8.620.678 -
- 884.064 - - -
- 24.452 - - -
13.078.568 - - - -
1.531.073.176 - - - -
- - - - -
- - - - -
8.930.844 - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
(60.555.221) - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
62.411.429 - - - -
- - - - -
- - - - -
55.674 - - - -
- - - - -
- - - - -
44.181.846 - - - -
2.056.856.665 3.293.628 - 8.620.678 -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 351
Page 354
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Nilai tercatat
Nilai tercatat
sebagaimana tercantum
berdasarkan prinsip
dalam publikasi laporan
kehati-hatian
keuangan
6. Liabilitas kepada bank lain 17.601.436 -
7. Liabilitas spot dan derivatif/forward 1.101.753 -
8. Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo) 27.932.749 -
9. Liabilitas akseptasi 13.078.567 -
10. Surat berharga yang diterbitkan 40.901.648 -
11. Pinjaman/Pembiayaan yang diterima 129.657.345 -
12. Setoran jaminan 14.122 -
13. Liabilitas antarkantor - -
14. Liabilitas lainnya 106.636.367 21.623.431
TOTAL LIABILITAS 1.804.429.671 21.623.431
EKUITAS
15. Modal disetor
a. Modal dasar 15.000.000 704.053
b. Modal yang belum disetor -/- (7.422.050) -
c. Saham yang dibeli kembali (treasury stock) -/- (4.463.270) -
16. Tambahan modal disetor
a. Agio 75.946.195 5.987.447
b. Disagio -/- - -
c. Dana setoran modal - -
d. Lainnya 2.333.619 -
17. Penghasilan komprehensif lain
a. Keuntungan 22.174.083 477.240
b. Kerugian -/- (2.198.097) (12.331)
18. Cadangan
a. Cadangan umum 3.022.685 -
b. Cadangan tujuan - -
19. Laba/rugi
a. Tahun-tahun lalu 214.715.081 5.912.139
b. Tahun berjalan 56.652.384 1.643.536
c. Dividen yang dibayarkan -/- (51.726.772) -
TOTAL EKUITAS YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK 375.760.630 14.712.083
20. Kepentingan minoritas (minority interest) 6.907.576 -
TOTAL EKUITAS 382.668.206 14.712.083
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 2.187.097.877 36.335.514
352 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 355
Laporan Tahunan
2025
Nilai tercatat masing-masing risiko
Tidak mengacu pada
Sesuai kerangka risiko Sesuai kerangka Sesuai kerangka Sesuai kerangka risiko persyaratan permodalan
kredit counterparty credit risk sekuritisasi pasar atau berdasarkan
pengurangan modal
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 353
Page 356
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Perbedaan Utama Antara Nilai Tercatat Sesuai Standar Akuntansi Keuangan dengan
Nilai Eksposur Sesuai dengan Ketentuan OJK (LI2)
(dalam jutaan Rupiah)
a b c d e
Item sesuai:
Total Kerangka
Kerangka risiko Kerangka Kerangka risiko
Counterparty
kredit sekuritisasi pasar
credit risk
1 Nilai tercatat aset sesuai dengan cakupan
konsolidasi ketentuan kehati-hatian 2.068.770.971 2.056.856.665 - 3.293.628 8.620.678
(sebagaimana dilaporkan pada tabel LI1)
2 Nilai tercatat liabilitas sesuai dengan
cakupan konsolidasi ketentuan kehati-
- - - - -
hatian (sebagaimana dilaporkan pada
tabel LI1)
3 Total nilai bersih sesuai dengan cakupan
2.068.770.971 2.056.856.665 - 3.293.628 8.620.678
konsolidasi ketentuan kehati-hatian
4 Nilai rekening administratif 214.851.452 214.851.452 - - -
5 Perbedaan valuasi - - - - -
6 Perbedaan karena netting rules, selain
- - - - -
dari yang termasuk pada baris 2.
7 Perbedaan provisi - - - - -
8 Perbedaan karena adanya prudential
- - - - -
filters
Nilai eksposur yang dipertimbangkan,
sesuai dengan cakupan konsolidasi - - - - -
ketentuan kehati-hatian
Analisis Kualitatif
–
Penjelasan Mengenai Perbedaan Antara Nilai Eksposur Sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan Dengan Ketentuan OJK (LIA)
PERBEDAAN ANTARA NILAI TERCATAT DALAM PUBLIKASI LAPORAN KEUANGAN DAN NILAI TERCATAT DALAM PRINSIP
A.
KEHATI-HATIAN
Perbedaan antara nilai tercatat dalam Publikasi Laporan Keuangan dan nilai tercatat menurut kontraktual setiap aset dan liabilitas keuangan
disebabkan oleh perbedaan tujuan penggunaan data aset dan liabilitas keuangan antara kepentingan pelaporan sesuai standar akuntansi
dan negosiasi bisnis. Prinsip tersebut juga diterapkan pada anak perusahaan BRI.
354 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 357
Laporan Tahunan
2025
METODOLOGI VALUASI, DESKRIPSI PROSES VERIFIKASI HARGA INDEPENDENT, DAN PROSEDUR UNTUK PENYESUAIAN
B.
VALUASI ATAU RESERVES
Instrumen keuangan yang terekspos risiko suku bunga dan risiko nilai tukar dilakukan valuasi harga secara wajar setiap hari. Terdapat 2
(dua) pendekatan valuasi (penilaian) harga wajar yaitu Mark-to-Market dan Mark-to-Model. Metode valuasi Mark-to-Market dilakukan
atas instrumen keuangan yang masuk ke dalam portofolio FVTPL (Fair Value Through Profit or Loss) dan FVOCI (Fair Value through Other
Comprehensive Income) wajib dilakukan revaluasi setiap hari. Valuasi dilakukan dengan menggunakan harga penutupan (closing price)
setiap hari mengikuti jam penutupan pasar sesuai ketentuan regulator. Sumber data harga penutupan harus mencerminkan transaksi
aktual dan wajar, yang berasal dari penyedia data yang kredibel dan independen seperti Bloomberg, Reuteurs dan penyedia data lainnya
menurut konvensi pasar dan regulasi yang berlaku. Bila harga pasar untuk instrumen keuangan yang akan divaluasi tidak tersedia, maka
dilakukan penetapan harga pasar dengan menggunakan suatu model statistika berdasarkan data historis dan/atau harga referensi yang
relevan. Valuasi menggunakan simulasi harga yang dihasilkan dari suatu model (mark to model) dilakukan dengan ketentuan penggunaan
harga yang timbul dari transaksi yang terjadi dalam 10 hari kerja terakhir; apabila indikasi harga tersebut tidak tersedia, maka menggunakan
harga dari instrumen lain yang memiliki karakteristik (paling kurang jangka waktu, tingkat bunga/kupon, peringkat, dan golongan penerbit)
yang serupa; apabila kedua harga pada poin sebelumnya tidak tersedia, maka valuasi menggunakan internal model yang ada di dalam
sistem aplikasi treasury dan/atau market risk yang digunakan. Hasil valuasi berdasarkan harus divalidasi secara periodik sekurangnya 3
(tiga) bulan sekali untuk memastikan konsistensi dan kewajaran harga pasar yang digunakan dalam proses valuasi.
Permodalan
Komposisi Permodalan (CC1)
(dalam jutaan Rupiah)
Jumlah No. Ref yang berasal dari
Komponen
(Dalam Juta Rupiah) Neraca Konsolidasi 1)
MODAL INTI UTAMA (COMMON EQUITY TIER I)/CET 1: INSTRUMEN DAN TAMBAHAN MODAL DISETOR
1. Saham biasa (termasuk stock surplus) 79.060.875 e.
2. Laba ditahan 215.749.291 g.
3. Akumulasi pendapatan komprehensif lainnya (dan cadangan lain) 24.612.738 f.
4. Modal yang termasuk phase out dari CET 1 N/A N/A
5. Kepentingan Non Pengendali yang dapat diperhitungkan 411.154 d.
6. CET 1 sebelum regulatory adjustment 319.834.058
COMMON EQUITY TIER 1 CAPITAL: REGULATORY ADJUSTMENTS CET 1: FAKTOR PENGURANG (REGULATORY ADJUSTMENT)
Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai wajar dari instrumen
7. -
keuangan dalam trading book
8. Goodwill (806.416) b.
9. Aset tidak berwujud lain (selain Mortgage-Servicing Rights) (4.450.075)
10. Aset pajak tangguhan yang berasal dari future profitability N/A N/A
11. Cash-flow hedge reserve N/A N/A
12. Shortfall of provisions to expected losses N/A N/A
13. Keuntungan penjualan aset dalam transaksi sekuritisasi -
14. Peningkatan / penurunan nilai wajar atas kewajiban keuangan (DVA) -
15. Aset pensiun manfaat pasti N/A N/A
16. Investasi pada saham sendiri (jika belum di net dalam modal di neraca) N/A N/A
17. Kepemilikan silang pada instrumen CET 1 pada entitas lain
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 355
Page 358
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Jumlah No. Ref yang berasal dari
Komponen
(Dalam Juta Rupiah) Neraca Konsolidasi 1)
Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar
cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang
18. N/A N/A
diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal
saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan 10%)
Investasi signifikan pada saham biasa Bank, entitas keuangan dan
19. asuransi di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi N/A N/A
short yang diperkenankan (jumlah diatas batasan 10%)
20. Mortgage servicing rights -
Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer
21. N/A N/A
(jumlah di atas batasan 10% net dari kewajiban pajak)
22. Jumlah melebihi batasan 15% dari: N/A N/A
23. Investasi signifikan pada saham biasa financials N/A N/A
24. Mortgage servicing rights N/A N/A
25. pajak tangguhan dari perbedaan temporer N/A N/A
26. Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional (12.730.356)
26a. Selisih PPA dan CKPN -
26b. PPA atas aset non produktif (66.714)
26c. Aset Pajak Tangguhan (7.805.103) c.
26d. Penyertaan (2.667.643) a.
26e. Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi -
26.f Eksposur sekuritisasi -
26.g Lainnya (2.190.896)
Penyesuaian pada CET 1 akibat AT1 dan Tier 2 lebih kecil dari pada
27. -
faktor pengurangnya.
28. Jumlah pengurang (regulatory adjustment) terhadap CET 1 (17.986.848)
29. Jumlah CET 1 setelah faktor pengurang 301.847.212
Modal Inti Tambahan (AT 1): instrumen
30. Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh bank (termasuk stock surplus) -
Yang diklasifikasikan sebagai ekuitas berdasarkan standar
31. -
akuntansi
Yang diklasifikasikan sebagai liabilitas berdasarkan standar
32. -
akuntansi
33. Modal yang termasuk phase out dari AT 1 N/A N/A
Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh entitas anak yang diakui dalam
34. -
perhitungan KPMM secara konsolidasi
35 Instrumen yang diterbitkan entitas anak yang termasuk phase out N/A N/A
36. Jumlah AT 1 sebelum regulatory adjustment -
MODAL INTI TAMBAHAN: FAKTOR PENGURANG (REGULATORY ADJUSTMENT)
37. Investasi pada instrumen AT 1 sendiri
38. Kepemilikan silang pada instrumen AT 1 pada entitas lain.
Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar
cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang
39. N/A N/A
diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal
saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan 10%)
Investasi signifikan pada modal Bank, entitas keuangan dan
40. asuransi di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan (net posisi N/A N/A
short yang diperkenakan)
356 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 359
Laporan Tahunan
2025
Jumlah No. Ref yang berasal dari
Komponen
(Dalam Juta Rupiah) Neraca Konsolidasi 1)
41. Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional
41.a Penempatan dana pada instrumen AT 1 pada Bank lain -
Penyesuaian pada AT 1 akibat Tier 2 lebih kecil daripada faktor
42. -
pengurangnya
43. Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) terhadap AT 1 -
44. Jumlah AT 1 setelah faktor pengurang -
45. Jumlah Modal Inti (Tier 1) (CET 1 + AT 1) 301.847.212
Modal Pelengkap (Tier 2): Instrumen dan cadangan
46. Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh bank (termasuk stock surplus) -
47. Modal yang termasuk phase out Tier 2 N/A N/A
Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh entitas anak yang diakui
48. 258.333 d.
dalam perhitungan KPMM secara konsolidasi
49. Modal yang diterbitkan entitas anak yang termasuk phase out N/A N/A
Cadangan umum PPA atas aset produktif yang wajib dihitung
50. 14.731.874
dengan jumlah paling tinggi sebesar 1,25% dari ATMR Risiko Kredit
51. Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) sebelum faktor pengurang 14.990.207
MODAL PELENGKAP (TIER 2): FAKTOR PENGURANG (REGULATORY ADJUSTMENT)
52. Investasi pada instrumen Tier 2 sendiri N/A N/A
53. Kepemilikan silang pada instrumen Tier 2 pada entitas lain -
Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar
cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang
54. N/A N/A
diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal
saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan 10%)
Investasi signifikan pada modal Bank, entitas keuangan dan
55. asuransi di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan (net posisi N/A N/A
short yang diperkenakan)
56. Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional
56.a Sinking Fund -
56.b Penempatan dana pada instrumen Tier 2 pada Bank lain -
Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) Modal
57. -
Pelengkap
58. Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) setelah regulatory adjustment 14.990.207
59. Total Modal (Modal Inti + Modal Pelengkap) 316.837.419
60. Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 1.346.987.452
RASIO KECUKUPAN PEMENUHAN MODAL MINIMUM (KPMM!) DAN TAMBAHAN MODAL (CAPITAL BUFFER)
61. Rasio Modal Inti Utama (CET 1) - persentase terhadap ATMR 22,41%
62. Rasio Modal Inti (Tier 1) - prosentase terhadap ATMR 22,41%
63. Rasio Total Modal - persentase terhadap ATMR
64. Tambahan modal (buffer) - persentase terhadap ATMR 23,52%
65. Capital conservation Buffer 2,50%
66. Countercyclical Buffer 0,00%
67. Capital surcharge untuk D-SIB 2,50%
Untuk bank umum konvensional: Modal Inti Utama (CET 1) yang
68. tersedia untuk memenuhi Tambahan Modal (Buffer) - persentase
terhadap ATMR)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 357
Page 360
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Jumlah No. Ref yang berasal dari
Komponen
(Dalam Juta Rupiah) Neraca Konsolidasi 1)
NATIONAL MINIMAL (JIKA BERBEDA DARI BASEL 3)
69. Rasio minimal CET 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A N/A
70. Rasio minimal Tier 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A N/A
71. Rasio minimal total modal nasional (jika berbeda dengan Basel 3)
JUMLAH DI BAWAH BATASAN PENGURANGAN (SEBELUM PEMBOBOTAN RISIKO)
72. Investasi non-signifikan pada modal entitas keuangan lain N/A N/A
73. Investasi signifikan pada saham biasa entitas keuangan N/A N/A
74. Mortgage servicing rights (net dari kewajiban pajak) N/A N/A
Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (net
75. N/A N/A
dari kewajiban pajak)
CAP YANG DIKENAKAN UNTUK PROVISI PADA TIER 2
Provisi yang dapat siakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur
76. N/A N/A
berdasarkan pendekatan standar (sebelum dikenakan cap)
Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan
77. N/A N/A
pendekatan standar
Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur
78. N/A N/A
berdasarkan pendekatan IRB (sebelum dikenakan cap)
Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan
79. N/A N/A
pendekatan IRB
INSTRUMEN MODAL YANG TERMASUK PHASE OUT (HANYA BERLAKU ANTARA 1 JAN 2018 SD 1 JAN 2022)
80. Cap pad CET1 yang termasuk phase out N/A N/A
Jumlah yang dikecualikan dari CET 1 karena adanya cap (kelebihan
81. N/A N/A
di atas cap setelah redemtions dan maturities)
82. Cap pada AT 1 yang termasuk phase out N/A N/A
Jumlah yang dikecualikan dari AT1 karena adanya cap (kelebihan di
83. N/A N/A
atas cap setelah redemptions dan maturities)
84. Cap pada Tier 2 yang termasuk phase out N/A N/A
Jumlah yang dikecualikan dari Tier 2 karena adanya cap (kelebihan
85. N/A N/A
di atas cap setelah redemptions dan maturities)
Rekonsiliasi Permodalan (CC2)
(dalam jutaan Rupiah)
Laporan posisi
keuangan
konsolidasi
Laporan Publikasi dengan cakupan No.
posisi keuangan konsolidasi Referensi
No Pos-pos berdasarkan
ketentuan kehati-
hatian
Desember 2025 Desember 2025
ASET
1. Kas 31.975.034 32.044.482
2. Penempatan pada Bank Indonesia 39.576.502 40.254.114
3. Penempatan pada bank lain 53.075.759 55.168.542
358 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 361
Laporan Tahunan
2025
Laporan posisi
keuangan
konsolidasi
Laporan Publikasi dengan cakupan No.
posisi keuangan konsolidasi Referensi
No Pos-pos berdasarkan
ketentuan kehati-
hatian
Desember 2025 Desember 2025
4. Tagihan spot dan derivatif/forward 1.161.614 1.167.029
5. Surat berharga yang dimiliki 357.542.499 391.644.693
6. Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo) 29.340.140 29.340.192
Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual
7. 24.452 24.452
kembali (reverse repo)
8. Tagihan akseptasi 13.078.567 13.078.567
9. Kredit yang diberikan 1.342.673.712 1.460.729.418
10. Pembiayaan syariah1) - 56.350.282
11. Piutang Sewa Pembiayaan - 4.406.157
12. Penyertaan modal 51.300.972 6.167.225
Penyertaan sebagai Faktor Pengurang di CET 1 2.667.643 a.
13. Aset keuangan lainnya 12.281.112 19.040.642
14. Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan -/-
a. Surat berharga yang dimiliki (554.918) (555.017)
b. Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah (72.903.722) (82.893.734)
c. Lainnya (44.658) (394.618)
15. Aset tidak berwujud - 806.416 b.
Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud -/- - -
16. Aset tetap dan inventaris 68.708.433 94.045.303
Akumulasi penyusutan aset tetap dan inventaris -/- (23.342.308) (30.751.063)
17. Aset non produktif - -
a. Properti terbengkalai 17.311 17.311
b. Agunan yang diambil alih 50.837 100.471
c. Rekening tunda - -
d. Aset antarkantor 13.317 13.317
18. Aset lainnya
a. Aset Pajak Tangguhan 5.066.962 26.334.702
Diakui dalam Tier 1 7.805.103 c.
b. Aset lainnya 22.494.242 8.759.475
TOTAL ASET 1.931.535.859 2.135.371.105
LIABILITAS DAN EKUIT AS
1. Giro 450.129.463 448.203.670
2. Tabungan 584.892.761 587.585.862
3. Deposito 425.066.471 431.054.307
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 359
Page 362
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Laporan posisi
keuangan
konsolidasi
Laporan Publikasi dengan cakupan No.
posisi keuangan konsolidasi Referensi
No Pos-pos berdasarkan
ketentuan kehati-
hatian
Desember 2025 Desember 2025
4. Uang Elektronik 614.383 614.383
5. Liabilitas kepada Bank Indonesia 47.462 47.462
6. Liabilitas kepada bank lain 17.908.511 17.601.436
7. Liabilitas spot dan derivatif/forward 1.101.701 1.101.753
Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli
8. 27.932.749 27.932.749
kembali (repo)
9. Liabilitas akseptasi 13.078.567 13.078.567
10. Surat berharga yang diterbitkan 11.596.380 40.901.648
11. Pinjaman/Pembiayaan yang diterima 32.599.096 129.399.012
Diakui dalam Tier 1 258.333 d.
12. Setoran jaminan 14.074 14.122
13. Liabilitas antarkantor - -
14. Liabilitas lainnya 67.058.066 106.636.367
TOTAL LIABILITAS 1.632.039.684 1.804.429.671
EKUITAS
15. Modal disetor
a. Modal dasar 15.000.000 15.000.000 e.
b. Modal yang belum disetor -/- (7.422.050) (7.422.050) e.
c. Saham yang dibeli kembali (treasury stock) -/- (4.463.270) (4.463.270) e.
16. Tambahan modal disetor
a. Agio 76.339.022 75.946.195 e.
b. Disagio -/- - -
c. Dana setoran modal - -
d. Lainnya 575.039 2.333.619
17. Penghasilan komprehensif lain
a. Keuntungan 20.820.990 584.030
Diakui dalam Tier 1 21.590.053 f.
b. Kerugian -/- (1.686.054) (2.198.097)
Diakui dalam Tier 1 - f.
18. Cadangan
a. Cadangan umum 3.022.685 -
Diakui dalam Tier 1 3.022.685 f.
b. Cadangan tujuan - -
360 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 363
Laporan Tahunan
2025
Laporan posisi
keuangan
konsolidasi
Laporan Publikasi dengan cakupan No.
posisi keuangan konsolidasi Referensi
No Pos-pos berdasarkan
ketentuan kehati-
hatian
Desember 2025 Desember 2025
19. Laba/rugi
a. Tahun-tahun Lalu 198.632.659 55.268.563
Diakui dalam Tier 1 159.446.518 g.
b. Tahun Berjalan 50.403.926 349.611
c. Diakui dalam Tier 1 56.302.773 g.
d. Dividen yang dibayarkan -/- (51.726.772) (51.726.772)
TOTAL EKUITAS YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA
299.496.175 324.033.858
PEMILIK
20. Kepentingan minoritas (minority interest) - 6.496.422
411.154 h.
TOTAL EKUITAS 299.496.175 330.941.434
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 1.931.535.859 2.135.371.105
Fitur Utama Instrumen Permodalan dan Instrumen TLAC-Eligible (CCA)
Pengungkapan Rincian Fitur Instrumen Permodalan
Informasi Informasi
No. Pertanyaan
Kuantitatif/Kualitatif Kuantitatif/Kualitatif
1 Penerbit PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
ISIN Code: ID1000118201 ISIN Code: IDA000133300
2 Nomor identifikasi
Short Code: BBRI Short Code: BBRI04SB
3 Hukum yang digunakan Hukum Indonesia Hukum Indonesia
Sarana yang memungkinkan kewajiban
pelaksanaan pada Bagian 13 dari Lembar
3a N/A N/A
Istilah TLAC tercapai (untuk instrument TLAC
sah lainnya yang diatur oleh hukum asing)
Perlakuan Instrumen berdasarkan
ketentuan KPMM
4 Pada saat masa transisi N/A N/A
5 setelah masa transisi CET 1 Tier 2
Apakah instrumen eligible untuk Individu/
6 Konsolidasi dan Individu Konsolidasi dan Individu
Konsolidasi atau Konsolidasi dan Individu
7 Jenis Instrumen Saham Biasa Obligasi Subordinasi
Jumlah yang diakui dalam perhitungan
8 80.209.581 258.333
KPMM
9 Nilai par dari instrumen 7.577.950 500.000
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 361
Page 364
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Pengungkapan Rincian Fitur Instrumen Permodalan
Informasi Informasi
No. Pertanyaan
Kuantitatif/Kualitatif Kuantitatif/Kualitatif
Klasifikasi sesuai standar akuntansi
10 Ekuitas Liabilitas
keuangan
11 Tanggal penerbitan 10/11/2003 06/07/2023
Tidak ada jatuh tempo (perpetual) atau
12 Perpetual Dengan jatuh tempo
dengan jatuh tempo
13 Tanggal jatuh tempo Tidak Ada Tanggal Jatuh Tempo 06/07/2028
Eksekusi call option atas persetujuan
14 Tidak Tidak
Otoritas Jasa Keuangan
Tanggal call option, jumlah penarikan dan
15 - -
persyaratan call option lainnya (bila ada)
16 Subsequent call option - -
Kupon / dividen - -
Dividen/ kupon dengan bunga tetap atau
17 - Fixed
floating
Tingkat dari coupon rate atau index lain
18 - 6,45%
yang menjadi acuan
19 Ada atau tidaknya dividend stopper Tidak Tidak
20 Fully discretionary; partial atau mandatory - Mandatory call by OJK
Apakah terdapat fitur step up atau insentif
21 - Tidak
lain
22 Non-kumulatif atau kumulatif - Kumulatif
Dapat dikonversi atau tidak dapat
23 - Tidak dapat dikonversi
dikonversi
Jika dapat dikonversi, sebutkan trigger
24 - -
point-nya
Jika dapat dikonversi apakah seluruh atau
25 - -
sebagian
Jika dapat dikonversi, bagaimana rate
26 - -
konversinya
Jika dapat dikonversi; apakah mandatory
27 - -
atau optional
Jika dapat dikonversi, sebutkan jenis
28 - -
instrumen konversinya
Jika dapat dikonversi, sebutkan issuer of
29 - -
instrument it converts into
30 Fitur write-down - Ya
1. Rasio modal inti utama (CET 1) Bank induk
secara konsolidasi <= 5,125%
2. Terdapat rencana otoritas untuk
Jika terjadi write-down, sebutkan trigger- melakukan penyertaan modal kepada Bank
31 -
nya induk yang dinilai berpotensi terganggu
kelangsungan usahanya; dan
3. Terdapat perintah dari OJK untuk
melakukan write down.
362 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 365
Laporan Tahunan
2025
Pengungkapan Rincian Fitur Instrumen Permodalan
Informasi Informasi
No. Pertanyaan
Kuantitatif/Kualitatif Kuantitatif/Kualitatif
Jika terjadi write-down, apakah penuh atau
32 - Penuh
sebagian
Jika terjadi write down; permanen atau
33 - Permanen
temporer
Jika terjadi write down temporer, jelaskan
34 - Perintah OJK
mekanisme write-up
34a Tipe subordinasi - Surat Berharga Subordinasi
Pemegang Obligasi Subordinasi tidak
mempunyai hak untuk didahulukan dari
35 Hierarki instrumen pada saat likuidasi -
kreditur lainnya dan Obligasi Subordinasi
tidak dijamin dengan jaminan apapun
36 Apakah terdapat fitur yang non-compliant - Tidak
37 Jika Ya, jelaskan fitur yang non-compliant - Tidak
Pengungkapan Kualitatif Mengenai Struktur Permodalan dan Kecukupan Permodalan
Pengelolaan struktur modal memiliki tujuan untuk Nomor 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan
memastikan bahwa BRI senantiasa menjaga kecukupan Modal Minimum (KPMM) (POJK 34/2016) bahwa Bank
permodalan untuk menutup risiko-risiko yang inheren dalam wajib menyediakan modal minimum sesuai profil risiko dan
mengelola bisnisnya tanpa mengurangi optimalisasi nilai membentuk tambahan modal sebagai penyangga (buffer)
bagi pemegang saham. dengan rincian sebagai berikut:
1. Capital Conservation Buffer sebesar 2,50% dari Aktiva
BRI telah memiliki Komite Tata Kelola Konglomerasi Keuangan Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)
di mana terdiri dari 6 (enam) sub komite salah satunya 2. Countercyclical Buffer sebesar 0,00% dari ATMR
Sub Komite Permodalan Investasi dan Strategi. Adapun 3. Capital Surcharge untuk Bank Sistemik sebesar 2,50%
Komite sebagai organ pendukung Direksi untuk me-review, dari ATMR
menetapkan, merekomendasikan, dan melakukan evaluasi
terkait aksi korporasi yang dilakukan oleh BRI Group. Selain Total CAR minimum BRI berdasarkan profil risiko berada di
itu, Komite juga melakukan review dan analisis kinerja, serta level 9,70% (konsolidasian) maka CAR BRI pada tahun 2025
rekomendasi atas sinergi BRI Group di mana termasuk di yang sebesar 21,06% (bank only) dan 23,52% (konsolidasian)
dalamnya merupakan kegiatan terkait optimalisasi struktur mampu berada di atas minimum ketentuan yang ditetapkan
modal dan pengelolaan Entitas Anak. oleh regulator perbankan dan jasa keuangan tersebut.
Selain itu, BRI juga memiliki Risk Management Committee, Secara struktur permodalan, hingga Desember 2025,
yang bertanggung jawab atas penerapan manajemen BRI memiliki modal inti (Tier-1) sebesar Rp246,05 triliun
risiko dan strategi manajemen risiko secara terintegrasi. (bank only) dan Rp301,84 triliun (konsolidasi) serta Modal
Committee ini bertanggung jawab menetapkan langkah Pelengkap (Tier-2) sebesar Rp13,97 triliun (bank only)
perbaikan berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan dan Rp14,99 triliun (konsolidasi) dengan rasio CAR Tier-1
penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi dalam bentuk mencapai 19,93% (bank only) dan 22,41% (konsolidasian).
analisis permodalan. Modal Inti (Tier-1) BRI besarnya sama dengan Modal Inti
Utama (CET-1) dikarenakan BRI tidak memiliki Modal Inti
BRI juga berkomitmen untuk memenuhi ketentuan regulator Tambahan (Additional Tier 1).
terkait struktur modal. Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 11/POJK.03/2016 tanggal 29 Januari 2016 Oleh karena itu, Rasio Modal Inti (Tier-1) BRI jauh di atas
tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum ketentuan minimum sebesar 6% maupun ketentuan minimum
(POJK 11/2016) sebagaimana diubah dengan Peraturan Modal Inti Utama (CET-1) sebesar 4,5% yang ditentukan oleh
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 34/POJK.03/2016 tanggal Regulator.
22 September 2016 tentang Perubahan atas Peraturan OJK
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 363
Page 366
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Manajemen Risiko - Pendekatan Manajemen Risiko Bank (OVA)
A. MODEL BISNIS DAN INTERAKSI DENGAN PROFIL RISIKO
Profil Risiko Bank ditetapkan untuk memberikan gambaran atas penilaian risiko-risiko yang melekat dalam aktivitas bisnis dan operasional
BRI beserta kualitas penerapan manajemen risikonya baik secara individu maupun secara konsolidasi dengan Perusahaan Anak. Model
bisnis Bank tercermin dalam profil risiko melalui penetapan dan pengukuran atas parameter-parameter profil risiko. Bank secara rutin
melakukan evaluasi atas penetapan limit Risiko dan ambang batas (threshold) manajemen risiko paling kurang 1 (satu) kali dalam 1 (satu)
tahun atau dalam frekuensi yang lebih sering dalam hal terdapat perubahan faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan usaha, eksposur
risiko, dan/atau Profil Risiko secara signifikan.
Dalam rangka menghitung tambahan modal sesuai Profil Risiko, Bank menerapkan Internal Capital Adequacy Assessment Process (ICAAP)
berlaku bagi Bank baik secara individual maupun secara konsolidasi dengan Perusahaan Anak. ICAAP merupakan proses yang dilakukan
Bank untuk menetapkan kecukupan modal sesuai profil risiko Bank dan penetapan strategi untuk memelihara tingkat permodalan.
B. STRUKTUR DAN TATA KELOLA MANAJEMEN RISIKO
Kerangka kerja Manajemen Risiko Perseroan tertuang dalam Kebijakan Manajemen Risiko BRI yang dilakukan melalui pendekatan
pengelolaan modal dan pengelolaan risiko dalam operasional dan bisnis yang meliputi seluruh jajaran organisasi BRI dan anggota
Konglomerasi Keuangan BRI. Secara sederhana, kerangka kerja manajemen risiko BRI dan terintegrasi dengan Perusahaan Anak
digambarkan sebagai berikut:
Dewan Komisaris dan Direksi Entitas Utama
Kecukupan Kebijakan, Prosedur Kecukupan Proses dan
Pengawasan Aktif Direksi dan Sistem Pengendalian Intern
Manajemen Risiko dan Sistem Informasi Manajemen
Dewan Komisaris Entitas Utama Terintegrasi
Penetapan Limit Terintegrasi Risiko Terintegrasi
Integrated Risk Taking Unit &
Komite Dewan
Integrated Risk Management Committee Policy Making Unit
Komisaris Identifikasi, Pengukuran, Pemantauan, Pengendalian
Fungsi Pengawasan
Sistem Informasi Manajemen Risiko
Komite Credit Risk Strategic Risk
Pemantau MR
BRI
Market Risk Compliance Risk 1st Line 2nd Line 3rd Line
Three Lines Model
Komite Tata Kelola Business Unit Integrated Risk Unit
Independent
Liquidity Risk Reputation Risk Assurance
Terintegrasi
Integrated Satuan Kerja Audit
Operational Risk Intragroup Risk Operation
Compliance Unit Intern Terintegrasi
Komite Audit
Legal Legal Risk Insurance Risk Integrated Risk Integrated Risk Integrated
Taking Unit & Compliance Assurance
Komite Dewan Subsidiary Risk Taking Unit & Policy
Direksi Perusahaan Anak
Komisaris Komite Manajemen Risiko Perusahaan Anak Making Unit
Fungsi Pengawasan Identifikasi, Pengukuran, Pemantauan, Pengendalian
Perusahaan Anak
Sistem Informasi Manajemen Risiko
1. Credit Risk 6. Strategic Risk
Komite Dewan 2. Market Risk 7. Compliance Risk 1st Line 2nd Line 3rd Line
Komisaris
Three Lines Model
3. Liquidity Risk 8. Reputation Risk Independent
KPMR, Komite Business Unit Risk Unit
Assurance
Audit, KTKT*
4. Operational Risk 9. Insurance Risk Satuan Kerja Audit
(Perusahaan Anak Operation Compliance Unit
Intern
5. Legal Risk Asuransi)
Risk & Compliance Subsidiary
Risk Taking Unit
Control Assurance
Pengawasan 3 Pilar
Kerangka kerja tata kelola manajemen risiko terintegrasi di atas mengacu kepada POJK No.17/POJK.03/2014 tentang Penerapan
Manajemen Risiko Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan, Kerangka kerja dan tata kelola Manajemen Risiko yang digunakan oleh KK
BRI terdiri dari 4 (empat) pilar utama, yaitu sebagai berikut:
1. Pilar 1 : Pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris Entitas Utama;
2. Pilar 2 : Kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan limit terintegrasi.
3. Pilar 3 : Kecukupan proses dan sistem informasi manajemen risiko terintegrasi; dan
4. Pilar 4 : Sistem pengendalian intern terintegrasi yang menyeluruh.
Dalam pelaksanaan Pilar ke-1 dan Pilar ke-2 Manajemen Risiko Terintegrasi, Direksi dan Dewan Komisaris pada masing-masing entitas
KK BRI dibantu oleh Komite Manajemen Risiko di bawah Direksi dan Komite di bawah Dewan Komisaris. Dalam pelaksanaan Pilar ke-3,
masing-masing entitas KK BRI harus menerapkan model tata kelola risiko 3 (tiga) lini atau three lines model yaitu :
1. lini pertama sebagai unit pemilik Risiko merupakan unit yang langsung mengidentifikasi dan mengelola Risiko dalam proses bisnis
yang terdiri dari Core Risk Taking Unit maupun Supporting Risk Taking Unit;
2. lini kedua sebagai fungsi Manajemen Risiko dan kepatuhan independen merupakan unit yang mengukur, memantau dan memitigasi
Risiko secara agregat, mengembangkan metodologi dan kebijakan Manajemen Risiko; dan
3. lini ketiga sebagai fungsi Audit Intern merupakan unit yang memastikan tata kelola dan pengendalian Risiko diterapkan secara efektif
oleh perusahaan.
364 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 367
Laporan Tahunan
2025
Dalam pelaksanaan Pilar ke-4 yaitu Sistem pengendalian intern terintegrasi, SKAIT dan SKAI Perusahaan Anak sebagai Independent
Assurance memiliki peran penting dalam menjamin efektivitas pelaksanaan ketiga pilar Manajemen Risiko Terintegrasi. Terakhir, dalam
rangka penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi dilakukan sinergi antar organ pengelola risiko entitas utama dan organ pengelola risiko
perusahaan anak.
C. CODE OF CONDUCT
BRI memiliki kebijakan Code of Conduct (Kode Etik) yang tertuang pada ketentuan Good Governance. Prinsip Kode Etik di BRI adalah
sebagai berikut:
1. Prinsip Komitmen dan Keteladanan Pemimpin
Komitmen dari pemimpin dicerminkan dari kewajiban Direksi dan Dewan Komisaris untuk menyatakan kepatuhannya terhadap Kode
Etik melalui Surat Pernyataan Kode Etik. Disamping itu, Direksi dan Dewan Komisaris juga menjadi teladan bagi seluruh Insan BRILiaN
dalam mempedomani serta mengimplementasikan Kode Etik.
2. Prinsip Transparansi
Prinsip Transparansi tercermin dari keterbukaan dan publikasi yang dilakukan oleh Bank terhadap ketentuan, implementasi dan
pelanggaran Kode Etik yang terjadi di BRI sesuai ketentuan yang berlaku.
3. Prinsip Pertanggungjawaban
Tanggung jawab BRI sebagai Bank atas implementasi Kode Etik antara lain dicerminkan dari hubungan BRI dengan nasabah, pesaing,
mitra kerja, regulator, stakeholder serta masyarakat dan lingkungan. Adapun tanggung jawab untuk memenuhi Kode Etik bagi Insan
BRI terdokumentasi dalam Surat Pernyataan Kode Etik serta penerapan perilaku yang sesuai dengan Kode Etik dalam menjalankan
tugas dan tanggung jawabnya.
4. Prinsip Pengendalian
Pelanggaran terhadap Kode Etik dapat dilaporkan melalui sarana pelaporan Whistleblowing System (WBS). Apabila berdasarkan hasil
investigasi pelanggaran Kode Etik tersebut terbukti kebenarannya, maka akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan Peraturan Disiplin BRI.
5. Prinsip Pengawasan
Terhadap implementasi kebijakan Kode Etik di BRI dilakukan monitoring dan evaluasi untuk memastikan kebijakan Kode Etik di BRI
telah dipahami oleh insan BRI serta diimplementasikan dengan baik, sehingga dapat selalu menjadi pedoman bagi insan BRI. Adapun
terhadap kebijakan Kode Etik senantiasa dilakukan perbaikan sesuai dengan kondisi terkini.
Komitmen Kode Etik berlaku bagi seluruh Insan BRI di seluruh jenjang organisasi. Penerapan Kode Etik secara terus-menerus dan
berkesinambungan dalam bentuk sikap, perbuatan, komitmen, dan ketentuan mendukung terciptanya budaya Perusahaan. Seluruh Insan
BRI wajib membuat Surat Pernyataan Kode Etik setiap tahun.
Publikasi dan transparansi Kode Etik Perusahaan dilakukan melalui website BRI yang mencakup dan tidak terbatas pada kebijakan serta
implementasi kode etik di BRI, sesuai ketentuan yang berlaku serta sistem kepatuhan BRI disertifikasi/diaudit/diverifikasi oleh pihak ketiga
baik internal maupun eksternal sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
D. RUANG LINGKUP DAN FITUR UTAMA SISTEM PENGUKURAN RISIKO
Sistem pengukuran risiko digunakan untuk mengukur eksposur risiko BRI sebagai acuan untuk melakukan pengendalian. Pengukuran
risiko wajib dilakukan secara berkala baik untuk produk dan portofolio maupun seluruh aktivitas bisnis BRI. Pendekatan dan metodologi
pengukuran dapat bersifat kuantitatif, kualitatif atau merupakan kombinasi antara keduanya melalui pengembangan model seperti Internal
Risk Rating, Value at Risk, Portfolio Management, Stress Testing, Economic Value of Equity, model impairment dan model lainnya yang
mendukung dalam pengambilan keputusan.
Sistem pengukuran risiko dievaluasi dan disempurnakan secara berkala atau sewaktu-waktu apabila diperlukan untuk memastikan
kesesuaian asumsi, akurasi, kewajaran dan integritas data, serta prosedur yang digunakan untuk mengukur risiko. Penyempurnaan
terhadap sistem pengukuran risiko dilakukan apabila terdapat perubahan kegiatan usaha BRI, produk, transaksi, dan faktor risiko yang
dapat mempengaruhi kondisi keuangan BRI
Dalam rangka penyelarasan antara penerapan Basel II, III dan Enterprise Risk Management (ERM), BRI terus melaksanakan Implementasi
Basel sesuai dengan acuan regulasi Otoritas Jasa Keuangan dan BCBS (Basel Committee on Banking Supervision) maupun best practices
lainnya, yang meliputi area di Risiko Kredit, Risiko Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Suku Bunga dalam Banking Book (Interest Rate Risk in
The Banking Book), Risiko Operasional, Pengelolaan Modal dan Internal Capital Adequacy Assessment Process (ICAAP), Stress Testing
serta Recovery dan Resolution Plan.
E. PELAPORAN INFORMASI RISIKO YANG DIBERIKAN KEPADA DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) BRI dan seluruh Perusahaan Anak menyusun laporan manajemen risiko dalam format yang sesuai
dengan ketentuan yang berlaku baik secara konsolidasian maupun secara terintegrasi. Pelaporan manajemen risiko kepada Direksi,
Dewan Komisaris dan pihak-pihak tertentu antara lain:
1. Laporan pemantauan Risk Appetite Statement, Profil Risiko dan Tingkat Kesehatan Bank secara Individu maupun Konsolidasi.
2. Laporan kecukupan pencadangan (CKPN)
3. Laporan ATMR untuk Risiko Kredit, Pasar dan Operasional
4. Laporan perkembangan pertumbuhan pinjaman
5. Laporan perkembangan kualitas kredit
6. Laporan perkembangan kredit yang direstrukturisasi
7. Laporan penggunaan anggaran penghapusbukuan (PH) dan realisasi pendapatan recovery
8. Laporan monitoring biaya CKPN maupun rasio pencadangan, misalnya NPL Coverage dan LAR Coverage
9. Hasil Stress Test Risiko Kredit baik secara portfolio maupun bagi nasabah besar, Stress Test Risiko Pasar maupun Likuiditas.
10. Laporan Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan Net Stable Funding Ratio (NSFR).
11. Risiko Suku Bunga dalam Banking Book (Interest Rate Risk in The Banking Book).
12. Laporan Recovery and Resolution Plan.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 365
Page 368
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
F. STRESS TEST
Untuk menilai kecukupan tingkat ketahanan permodalan dan kecukupan likuiditas bank dalam menghadapi perubahan dan shock pada
kondisi makroekonomi, maka BRI melakukan stress test. Tujuan stress test bagi BRI adalah sebagai berikut:
1. Mengidentifikasi pengaruh terutama yang berdampak signifikan terhadap portofolio BRI.
2. Mengestimasi potensi kerugian BRI pada kondisi pasar yang tidak normal dan cenderung ekstrim.
3. Mengukur sensitivitas kinerja dan kondisi keuangan BRI terhadap perubahan faktor risiko.
4. Memastikan BRI memiliki ketahanan dalam tekanan krisis ekonomi.
Cakupan stress test yang diterapkan di BRI meliputi scenario stress test dan sensitivity stress test. Scenario stress test mencakup risiko
kredit, pasar dan likuiditas. Dalam scenario stress test ini, risiko kredit dan pasar masuk dalam solvency Stress Test yang menilai tingkat
ketahanan permodalan Bank yang tercermin pada Laporan Keuangan Bank meliputi neraca, laba/rugi dan rasio keuangan, sedangkan
risiko likuiditas diperhitungkan melalui metodologi tersendiri diluar Solvency Stress Test. Sensitivity stress test dilakukan untuk melengkapi
analisis scenario stress test yang meliputi risiko kredit, nilai tukar dan risiko suku bunga. Stress test di BRI dilaksanakan secara individu
maupun secara konsolidasi bersama dengan Perusahaan Anak. Pelaksanaan stress test BRI Group merupakan salah satu pengelolaan
risiko terintegrasi, dimana hasilnya disampaikan kepada manajemen BRI, manajemen Perusahaan Anak serta regulator untuk mendapatkan
tanggapan dan pertimbangan atas strategi pengelolaan risiko perusahaan dalam skenario pemburukan ekonomi.
BRI sebagai salah satu Bank Domestic-Systemically Important Banks (D-SIB atau Bank Sistemik) di Indonesia, maka memiliki kewajiban
untuk menyusun analisis stress test yang merupakan bagian dari penyusunan Recovery Plan untuk disampaikan kepada Direksi maupun
Otoritas Jasa Keuangan. BRI juga berpartisipasi dalam Joint Stress Test yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia dan Otoritas Jasa
Keuangan secara berkala.
G. STRATEGI DAN PROSES UNTUK MENGATUR, MELINDUNGI NILAI DAN MEMITIGASI RISIKO YANG MUNCUL DARI MODEL BISNIS BANK.
Proses manajemen risiko pasar dilakukan sesuai dengan prinsip penerapan manajemen risiko yang diatur dalam kebijakan umum manajemen
risiko dan didasarkan pada Three Lines Model dimana Dewan Komisaris dan Direksi berperan sebagai governing body dan Three Lines of
Defense yang terdiri dari Unit Kerja Operasional, Satuan Kerja Manajemen Risiko dan Satuan Kerja Audit Intern. Pengawasan Aktif Direksi
dilakukan secara berkala dalam komite direksi seperti Forum Risk Management Committee, Forum Assets & Liability Management Committee,
Business Performance Review, dan Rapat Direksi. Sedangkan Pengawasan oleh komisaris dilakukan melalui Komite Pemantau Manajemen
Risiko. Pengukuran risiko dilakukan secara berkala (harian dan bulanan) baik itu oleh Unit Kerja Operasional maupun Satuan Kerja Manajemen
Risiko sesuai dengan tools yang telah ditetapkan untuk memitigasi risiko yang akan muncul dari aktivitas bisnis.
BRI menetapkan kebijakan lindung nilai untuk mengurangi risiko yang timbul atau diperkirakan akan timbul akibat fluktuasi harga di pasar
keuangan. Hal-hal yang ditetapkan terkait lindung nilai mencakup ketentuan umum, teknik transaksi lindung nilai, batasan transaksi
lindung nilai dan instrumen lindung nilai.
Rasio Pengungkit
Laporan Total Eksposur dalam Rasio Pengungkit - Individu
(dalam jutaan Rupiah)
No Item Jumlah
Total aset di laporan posisi keuangan pada laporan keuangan publikasi. (nilai gross sebelum dikurangi
1 2.005.039.158
CKPN).
Penyesuaian untuk nilai penyertaan pada Bank, lembaga keuangan, perusahaan asuransi, dan/atau
2 entitas lain yang berdasarkan standar akuntansi keuangan harus dikonsolidasikan namun di luar cakupan (43.694.582)
konsolidasi berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Penyesuaian untuk nilai kumpulan aset keuangan yang mendasari yang telah dialihkan dalam sekuritisasi
aset yang memenuhi persyaratan jual putus sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
3 mengenai prinsip kehati-hatian dalam aktivitas sekuritisasi aset bagi bank umum. -
Dalam hal aset keuangan yang mendasari dimaksud telah dikurangkan dari total aset pada laporan posisi
keuangan maka angka pada baris ini adalah 0 (nol).
Penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
4 -
memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada)
Penyesuaian untuk aset fidusia yang diakui sebagai komponen laporan posisi keuangan berdasarkan
5 -
standar akuntansi keuangan namun dikeluarkan dari perhitungan total eksposur dalam Rasio Pengungkit.
Penyesuaian untuk nilai pembelian atau penjualan aset keuangan secara reguler dengan menggunakan
6 -
metode akuntansi tanggal perdagangan.
Penyesuaian untuk nilai transaksi cash pooling yang memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam
7 -
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini.
8 Penyesuaian untuk nilai eksposur transaksi derivatif 5.022.245
9 Penyesuaian untuk nilai eksposur SFT sebagai contoh transaksi reverse repo. 1.407.391
10 Penyesuaian untuk nilai eksposur TRA yang telah dikalikan dengan FKK. 122.184.690
11 Penyesuaian penilaian prudensial berupa faktor pengurang modal dan CKPN. (169.259.220)
366 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 369
Laporan Tahunan
2025
No Item Jumlah
12 Penyesuaian lainnya.
13 Total Eksposur dalam perhitungan Rasio Pengungkit 1.920.699.682
Laporan Perhitungan Rasio Pengungkit - Individu
(dalam Juta Rupiah)
Periode
No Item
T T-1
(Desember 2025) (September 2025)
EKSPOSUR ASET DALAM LAPORAN POSISI KEUANGAN
1 Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan termasuk aset jaminan, namun tidak
termasuk eksposur transaksi derivatif dan eksposur SFT 1.889.083.441 1.853.312.610
(Nilai gross sebelum dikurangi CKPN)
2 Nilai penambahan kembali untuk agunan derivatif yang diserahkan kepada pihak lawan
yang mengakibatkan penurunan total eksposur aset dalam neraca karena adanya - -
penerapan standar akuntansi keuangan
3 (Pengurangan atas piutang terkait CVM yang diberikan dalam transaksi derivatif) - -
4 (Penyesuaian untuk nilai tercatat surat berharga yang diterima dalam eksposur SFT yang
- -
diakui sebagai aset)
5 (CKPN atas aset tersebut sesuai standar akuntansi keuangan) (73.503.299) (72.696.299)
6 (Aset yang telah diperhitungkan sebagai faktor pengurang Modal Inti sebagaimana
dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai kewajiban penyediaan modal (54.556.993) (56.329.422)
minimum bagi bank umum)
7 Total Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan
1.761.023.149 1.724.286.889
Penjumlahan dari baris 1 sampai dengan baris 6
EKSPOSUR TRANSAKSI DERIVATIF
8 Nilai RC untuk seluruh transaksi derivatif baik dalam hal terdapat variation margin yang
2.385.112 2.983.457
memenuhi syarat ataupun terdapat perjanjian saling hapus yang memenuhi persyaratan tertentu
9 Nilai penambahan yang merupakan PFE untuk seluruh transaksi derivative 5.022.245 5.780.080
10 (Pengecualian atas eksposur transaksi derivatif yang diselesaikan melalui central
- -
counterparty (CCP))
11 Penyesuaian untuk nilai nosional efektif dari derivatif kredit - -
12 (Penyesuaian untuk nilai nosional efektif yang dilakukan saling hapus dan pengurangan
- -
addon untuk transaksi penjualan derivatif kredit)
13 Total Eksposur Transaksi Derivatif
7.407.357 8.763.537
Penjumlahan baris 8 sampai dengan baris 12
EKSPOSUR SECURITIES FINANCING TRANSACTION (SFT)
14 Nilai tercatat aset SFT secara gross 29.340.140 42.287.258
15 (Nilai bersih antara liabilitas kas dan tagihan kas) - -
16 Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan terkait aset SFT yang mengacu pada perhitungan
1.407.391 1.755.265
current exposure sebagaimana diatur dalam Lampiran Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini
17 Eksposur sebagai agen SFT - -
18 Total Eksposur SFT
30.747.531 44.042.523
Penjumlahan baris 14 sampai dengan baris 17
EKSPOSUR TRANSAKSI REKENING ADMINISTRATIF (TRA)
19 Nilai seluruh kewajiban komitmen atau kewajiban kontinjensi
214.735.779 218.135.559
Nilai gross sebelum dikurangi CKPN
20 (Penyesuaian terhadap hasil perkalian antara nilai kewajiban komitmen atau kewajiban
(91.268.882) (96.281.408)
kontinjensi dan FKK kemudian dikurangi CKPN)
21 (CKPN atas TRA sesuai standar akuntansi keuangan) (1.945.252) (2.346.729)
22 Total Eksposur TRA
121.521.645 119.507.422
Penjumlahan dari baris 19 sampai dengan baris 21
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 367
Page 370
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Periode
No Item
T T-1
(Desember 2025) (September 2025)
MODAL DAN TOTAL EKSPOSUR
23 Modal Inti 246.050.197 251.199.234
24 Total Eksposur
1.920.699.682 1.896.600.371
Penjumlahan baris 7, baris 13, baris 18, dan baris 22
RASIO PENGUNGKIT (LEVERAGE)
25 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi 12,81% 13,24%
ketentuan giro wajib minimum (jika ada)
25.a. Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi 12,81% 13,24%
ketentuan giro wajib minimum (jika ada)
26 Nilai Minimum Rasio Pengungkit 3% 3%
27 Bantalan terhadap nilai Rasio Pengungkit - -
PENGUNGKAPAN NILAI RATA-RATA
28 Nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian untuk transaksi
akuntansi penjualan (sale accounting transaction) yang dihitung secara bersih (nett) 14.670.070 21.143.629
dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT
29 Nilai akhir triwulan laporan dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian
untuk transaksi akuntansi penjualan (sale accounting transaction) yang dihitung secara 29.340.140 42.287.258
bersih (nett) dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT
30 Total Eksposur, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara
atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib
121.521.645 119.507.422
minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT
secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
30.a. Total Eksposur, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara
atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib
121.521.645 119.507.422
minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT
secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
31 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan
12,81% 13,24%
giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset
SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
31.a. Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan
12,81% 13,24%
giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset
SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
Laporan Total Eksposur dalam Rasio Pengungkit - Konsolidasi
(dalam jutaan Rupiah)
No Item Jumlah
Total aset di laporan posisi keuangan pada laporan keuangan publikasi. (nilai gross sebelum dikurangi
1 2.219.214.474
CKPN).
Penyesuaian untuk nilai penyertaan pada Bank, lembaga keuangan, perusahaan asuransi, dan/atau
2 entitas lain yang berdasarkan standar akuntansi keuangan harus dikonsolidasikan namun di luar cakupan (2.667.643)
konsolidasi berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Penyesuaian untuk nilai kumpulan aset keuangan yang mendasari yang telah dialihkan dalam sekuritisasi
aset yang memenuhi persyaratan jual putus sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
3 mengenai prinsip kehati-hatian dalam aktivitas sekuritisasi aset bagi bank umum. -
Dalam hal aset keuangan yang mendasari dimaksud telah dikurangkan dari total aset pada laporan posisi
keuangan maka angka pada baris ini adalah 0 (nol).
Penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
4 -
memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada)
368 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 371
Laporan Tahunan
2025
No Item Jumlah
Penyesuaian untuk aset fidusia yang diakui sebagai komponen laporan posisi keuangan berdasarkan
5 -
standar akuntansi keuangan namun dikeluarkan dari perhitungan total eksposur dalam Rasio Pengungkit.
Penyesuaian untuk nilai pembelian atau penjualan aset keuangan secara reguler dengan menggunakan
6 -
metode akuntansi tanggal perdagangan.
Penyesuaian untuk nilai transaksi cash pooling yang memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam
7 -
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini.
8 Penyesuaian untuk nilai eksposur transaksi derivatif 5.022.245
9 Penyesuaian untuk nilai eksposur SFT sebagai contoh transaksi reverse repo. 1.407.443
10 Penyesuaian untuk nilai eksposur TRA yang telah dikalikan dengan FKK. 122.230.958
11 Penyesuaian penilaian prudensial berupa faktor pengurang modal dan CKPN. (155.116.154)
12 Penyesuaian lainnya.
13 Total Eksposur dalam perhitungan Rasio Pengungkit 2.190.091.323
Laporan Perhitungan Rasio Pengungkit - Konsolidasi
(dalam Juta Rupiah)
Periode
No Item
T T-1
(Desember 2025) (September 2025)
EKSPOSUR ASET DALAM LAPORAN POSISI KEUANGAN
1 Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan termasuk aset jaminan, namun tidak
termasuk eksposur transaksi derivatif dan eksposur SFT 2.130.253.380 2.069.358.033
(Nilai gross sebelum dikurangi CKPN)
2 Nilai penambahan kembali untuk agunan derivatif yang diserahkan kepada pihak lawan
yang mengakibatkan penurunan total eksposur aset dalam neraca karena adanya - -
penerapan standar akuntansi keuangan
3 (Pengurangan atas piutang terkait CVM yang diberikan dalam transaksi derivatif) - -
4 (Penyesuaian untuk nilai tercatat surat berharga yang diterima dalam eksposur SFT yang
- -
diakui sebagai aset)
5 (CKPN atas aset tersebut sesuai standar akuntansi keuangan) (83.843.369) (82.141.497)
6 (Aset yang telah diperhitungkan sebagai faktor pengurang Modal Inti sebagaimana
dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai kewajiban penyediaan modal (17.986.847) (19.441.963)
minimum bagi bank umum)
7 Total Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan
2.028.423.164 1.967.794.573
Penjumlahan dari baris 1 sampai dengan baris 6
EKSPOSUR TRANSAKSI DERIVATIF
8 Nilai RC untuk seluruh transaksi derivatif baik dalam hal terdapat variation margin yang
2.385.112 2.983.457
memenuhi syarat ataupun terdapat perjanjian saling hapus yang memenuhi persyaratan tertentu
9 Nilai penambahan yang merupakan PFE untuk seluruh transaksi derivative 5.022.245 5.780.080
10 (Pengecualian atas eksposur transaksi derivatif yang diselesaikan melalui central
- -
counterparty (CCP))
11 Penyesuaian untuk nilai nosional efektif dari derivatif kredit - -
12 (Penyesuaian untuk nilai nosional efektif yang dilakukan saling hapus dan pengurangan
- -
addon untuk transaksi penjualan derivatif kredit)
13 Total Eksposur Transaksi Derivatif
7.407.357 8.763.537
Penjumlahan baris 8 sampai dengan baris 12
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 369
Page 372
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Periode
No Item
T T-1
(Desember 2025) (September 2025)
EKSPOSUR SECURITIES FINANCING TRANSACTION (SFT)
14 Nilai tercatat aset SFT secara gross 29.340.192 42.287.258
15 (Nilai bersih antara liabilitas kas dan tagihan kas) - -
16 Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan terkait aset SFT yang mengacu pada perhitungan
1.407.443 1.755.265
current exposure sebagaimana diatur dalam Lampiran Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini
17 Eksposur sebagai agen SFT - -
18 Total Eksposur SFT
30.747.635 44.042.523
Penjumlahan baris 14 sampai dengan baris 17
EKSPOSUR TRANSAKSI REKENING ADMINISTRATIF (TRA)
19 Nilai seluruh kewajiban komitmen atau kewajiban kontinjensi
214.851.452 218.317.871
Nilai gross sebelum dikurangi CKPN
20 (Penyesuaian terhadap hasil perkalian antara nilai kewajiban komitmen atau kewajiban
(91.338.285) (96.390.794)
kontinjensi dan FKK kemudian dikurangi CKPN)
21 (CKPN atas TRA sesuai standar akuntansi keuangan) - (2.348.540)
22 Total Eksposur TRA
123.513.167 119.578.537
Penjumlahan dari baris 19 sampai dengan baris 21
MODAL DAN TOTAL EKSPOSUR
23 Modal Inti 301.847.212 305.359.367
24 Total Eksposur
2.190.091.323 2.140.179.170
Penjumlahan baris 7, baris 13, baris 18, dan baris 22
RASIO PENGUNGKIT (LEVERAGE)
25 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi 13,78% 14,27%
ketentuan giro wajib minimum (jika ada)
25.a. Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi 13,78% 14,27%
ketentuan giro wajib minimum (jika ada)
26 Nilai Minimum Rasio Pengungkit 3,00% 3,00%
27 Bantalan terhadap nilai Rasio Pengungkit - -
PENGUNGKAPAN NILAI RATA-RATA
28 Nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian untuk transaksi
akuntansi penjualan (sale accounting transaction) yang dihitung secara bersih (nett) 14.670.096 21.143.629
dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT
29 Nilai akhir triwulan laporan dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian
untuk transaksi akuntansi penjualan (sale accounting transaction) yang dihitung secara 29.340.192 42.287.258
bersih (nett) dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT
30 Total Eksposur, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara
atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib
123.513.167 119.578.537
minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT
secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
30.a. Total Eksposur, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara
atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib
123.513.167 119.578.537
minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT
secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
31 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan
13,78% 14,27%
giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset
SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
31.a. Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan
13,78% 14,27%
giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset
SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
370 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 373
Laporan Tahunan
2025
Risiko Kredit berikut : Komposisi kredit, pembiayaan dan investasi
yang diberikan terhadap total aset; Komposisi kredit,
Pengungkapan Kualitatif Counterparty Credit pembiayaan dan investasi kepada debitur besar bukan
Risk (CCRA) bank diluar pihak terkait; serta Konsentrasi kredit per-
sektor industri.
Model Bisnis yang tercermin dalam Komponen Profil 2. Kualitas penyediaan dana dan kecukupan
Risiko Kredit Bank pencadangan
Model bisnis untuk BRI secara individu tercermin dalam Kualitas penyediaan dana tercermin pada indikator
parameter/indikator yang digunakan dalam menilai risiko antara lain: Rasio kredit, pembiayaan dan investasi
inheren atas risiko kredit serta yang digunakan dalam kualitas rendah (LaR/Loan at Risk) terhadap total kredit,
penentuan besaran pencadangan risiko kredit, yang meliputi: pembiayaan dan investasi; Rasio kredit, pembiayaan dan
1. Komposisi portofolio aset dan tingkat konsentrasi investasi bermasalah terhadap total kredit, pembiayaan
Komposisi kredit yang diberikan terhadap total aset dan investasi (NPL); serta Kecukupan pencadangan
dijaga pada kisaran 70%, dengan maksimum portofolio tercermin pada LaR coverage, NPL coverage serta
kredit pada satu segmen pada kisaran 40%. Komposisi besarnya CKPN atas kredit terhadap total kredit.
kredit kepada 25 debitur (group) terbesar bukan bank 3. Strategi penyediaan dana dan sumber timbulnya
diluar pihak terkait terhadap total kredit dijaga pada penyediaan dana
kisaran 20%. Bank juga menetapkan limit konsentrasi Strategi penyediaan dana dan sumber timbulnya
kredit per sektor industri, dan dalam profil risiko kredit penyediaan dana yaitu tercermin pada target
tercermin pada jumlah pelampauan konsentrasi kredit pertumbuhan kredit tahunan serta target LDR atau
pada sektor industri tertentu dijaga dengan jumlah Loan to Deposit Ratio. Penetapan target pertumbuhan
pelampauan maksimal sebesar 3 (tiga) sektor industri. kredit dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi
2. Kualitas penyediaan dana dan kecukupan makroekonomi, seperti pertumbuhan ekonomi dan
pencadangan inflasi, serta kondisi likuiditas industri perbankan.
Kualitas penyediaan dana tercermin pada indikator 4. Faktor eksternal
besarnya kredit kualitas rendah (LaR/Loan at Risk) Beberapa faktor eksternal dapat mempengaruhi
terhadap total kredit dijaga pada kisaran 10%, Loan at pertumbuhan maupun kualitas kredit antara lain:
Risk ini juga dipantau per segmen bisnis. Besarnya kredit pertumbuhan ekonomi, inflasi, tingkat suku bunga,
bermasalah terhadap total kredit (NPL) dijaga pada kisaran exchange rate, harga emas dan unemployment rate.
3%, besarnya NPL ini juga dipantau per segmen bisnis.
Kecukupan pencadangan tercermin pada LaR coverage, Kriteria dan Pendekatan yang digunakan untuk
NPL coverage serta besarnya CKPN atas kredit terhadap menetapkan kebijakan Manajemen Risiko Kredit dan
total kredit. Besarnya LaR coverage dijaga minimum pada menetapkan limit Risiko Kredit
kisaran 50% - 55%, sedangkan NPL coverage dijaga 1. Kriteria dan pendekatan yang digunakan oleh BRI secara
minimum pada kisaran 160% - 200%. individu untuk menetapkan kebijakan Manajemen Risiko
3. Strategi penyediaan dana dan sumber timbulnya Kredit dan menetapkan limit Risiko Kredit adalah sebagai
penyediaan dana berikut:
Strategi penyediaan dana dan sumber timbulnya Penyusunan Kebijakan dan Prosedur harus memenuhi
penyediaan dana yaitu tercermin pada target beberapa hal sebagai berikut:
pertumbuhan kredit tahunan serta target LDR atau a. Kepatuhan terhadap ketentuan dan peraturan.
Loan to Deposit Ratio. Penetapan target pertumbuhan b. Hierarki dan kewenangan
kredit dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi c. Lingkup pengaturan yang jelas
makroekonomi, seperti pertumbuhan ekonomi dan d. Direktif, aplikatif dan mengandung unsur
inflasi, serta kondisi likuiditas industri perbankan. pengendalian.
4. Faktor eksternal e. Berorientasi pada efektivitas dan bisnis yang
Beberapa faktor eksternal dapat mempengaruhi berkelanjutan.
pertumbuhan maupun kualitas kredit antara lain:
pertumbuhan ekonomi, inflasi, tingkat suku bunga, Dalam menyalurkan kredit, BRI menerapkan prinsip
exchange rate dan unemployment rate. kehati-hatian yang dituangkan ke dalam kebijakan dan
prosedur yaitu Kebijakan Umum Perkreditan (KUP)
Model bisnis untuk BRI secara konsolidasi dengan Perusahaan SK Nomor.KU.01-DIR/KRD/11/2022 dan Pedoman
Anak tercermin dalam parameter/indikator yang digunakan Pelaksanaan Kredit di setiap segmen yaitu SE.02-DIR/
dalam menilai risiko inheren atas risiko kredit mencakup: KRD/01/2025 tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit
1. Komposisi portofolio aset dan tingkat konsentrasi Bisnis Mikro, SE.04-DIR/KRD/01/2024 tentang Pedoman
Dalam mengukur risiko tingkat konsentrasi, Perusahaan Pelaksanaan Kredit Bisnis SME, SE.04-DIR/KRD/01/2024
Anak menggunakan parameter antara lain sebagai tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit Bisnis SME, dan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 371
Page 374
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
SE.06-DIR/KRD/07/2025 tentang Pedoman Pelaksanaan d. Penetapan limit dilakukan dengan menggunakan data
Kredit Bisnis Korporasi; dimana pokok-pokok pengaturan historis dan memperhitungkan data rata-rata dan
mengenai tata kelola risiko kredit meliputi prinsip utama: standar deviasi selama periode pengambilan data.
a. Pemisahan fungsi dalam pemberian kredit yang e. Adapun untuk parameter yang belum tersedia data
terdiri atas jajaran Relationship management (RM) historis sebagai penunjang, maka dapat ditetapkan
dan Credit risk management (CRM) secara expert judgment dengan mempertimbangkan
b. Penerapan Four Eyes Principle dalam melaksanakan Rencana Bisnis Bank (RBB), Rencana Kerja Anggaran
kewenangan memutus kredit minimal 2 (dua) pejabat Perusahaan (RKAP), data eksternal, keahlian,
kredit lini pengetahuan, pengalaman yang dimiliki oleh
c. Penerapan Internal Risk Rating System, standar pemutus dan ketentuan regulasi yang berlaku.
penilaian risiko baik credit risk scoring maupun rating. f. Dalam penetapan limit risiko selain
d. Pemisahan pengelolaan kredit bermasalah mempertimbangkan hal-hal tersebut, juga dapat
e. Penerapan prinsip pembiayaan yang sehat mempertimbangkan faktor forward looking seperti
berpedoman pada Loan Portfolio Guidelines (LPG) variabel makroekonomi, risk issue, dan faktor-faktor
yang terdiri atas Sector Classification (SC), Sector lainnya.
Acceptance Criteria (SAC) dan Sector Limit. g. Group dalam Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR)
yang membidangi bersama dengan Unit Kerja
Penerapan dan pelaksanaan Kebijakan Perkreditan Bank Operasional merumuskan dan mengusulkan objek
(KPB) yang terdiri atas Kebijakan Umum Perkreditan dan dimensi Limit Risiko Kredit kepada Direksi atau
(KUP) dan ketentuan turunannya, harus sesuai dengan RMC untuk diputus dan ditetapkan.
organisasi, sehingga penerapannya:
a. Wajib digunakan, diterapkan dan dilaksanakan serta 2. Kriteria dan Pendekatan yang digunakan oleh Perusahaan
dipatuhi oleh seluruh pekerja yang terkait dengan Pembiayaan untuk menetapkan kebijakan Manajemen
perkreditan termasuk anggota-anggota Dewan Risiko Kredit dan menetapkan limit Risiko Kredit
Komisaris dan Direksi secara konsekuen dan konsisten. Pengelolaan kebijakan dan prosedur harus memenuhi
b. Berlaku juga bagi unit kerja luar negeri, namun prinsip-prinsip sebagai berikut:
dalam pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan a. Prinsip keselarasan
peraturan perbankan setempat. b. Prinsip kesesuaian kewenangan
c. Untuk dapat mendukung penerapan dan pelaksanaan c. Prinsip efektivitas dan efisiensi
KPB, selain memahami dan mematuhi KPB dengan d. Prinsip keberlanjutan
sebaik-baiknya, setiap pejabat kredit juga wajib: e. Prinsip penatakerjaan dan aksesibilitas yang baik
1) Memahami dan mematuhi pedoman pelaksanaan
masing-masing bidang bisnis serta peraturan Pendekatan yang digunakan untuk menetapkan kebijakan
perkreditan lain dibidangnya, termasuk Manajemen Risiko Kredit adalah sebagai berikut:
perubahannya. a. Business process approach dengan menyusun
2) Memahami dan mematuhi peraturan-peraturan kebijakan dan prosedur didalam setiap bisnis proses
maupun kebijakan dari regulator, mengikuti pembiayaan.
perkembangan dan perubahan ketentuan- b. Risk scoring approach dengan menyusun perangkat
ketentuan atau peraturan-peraturan serta semua analisis berdasarkan statistical method untuk menilai
masalah yang berkaitan dengan perkreditan, baik profil risiko calon debitur secara individual didalam
yang bersifat lokal, regional, nasional maupun memprediksi probability of default (PD).
yang berlingkup internasional. c. Proses pengukuran dan perhitungan risiko
Penetapan Limit Risiko Kredit dilakukan dengan pembiayaan secara corporate dilakukan dalam
memperhatikan hal-hal sebagai berikut: bentuk pengukuran profil risiko dan penetapan serta
a. Limit Risiko Kredit ditetapkan untuk suatu segmen pemantauan Risk Appetite
bisnis, sektor industri, nasabah (debitur) atau
counterparty, pihak terkait, sektor ekonomi atau Penetapan limit risiko kredit dilakukan dengan
bentuk-bentuk penggolongan lainnya. memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
b. Limit Risiko Kredit ditetapkan pada level portofolio a. Limit risiko kredit ditetapkan untuk suatu segmen
atau level secara keseluruhan atas seluruh produk bisnis, sektor industri, nasabah atau counterparty,
dan aktivitas yang memiliki eksposur berisiko kredit pihak terkait, sektor ekonomi atau bentuk-bentuk
meliputi: portofolio kredit, transaksi surat berharga, penggolongan lainnya.
transaksi trade finance, dan produk-produk dan b. Limit risiko kredit ditetapkan sesuai risk appetite,
aktivitas-aktivitas lain yang mengandung Risiko Kredit. portfolio, RKAP dan ketentuan regulator maupun
c. Limit Risiko Kredit ditetapkan setiap tahun sesuai risk internal yang berlaku.
appetite dan ketentuan yang berlaku.
372 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 375
Laporan Tahunan
2025
c. Penetapan limit dilakukan dengan menggunakan m. SOP Transaksi Marjin (pembukaan rekening
data historis dan memperhitungkan data rata-rata marjin sampai penutupan rekening marjin serta
dan standar deviasi selama periode pengambilan perpanjangan marjin).
data. Apabila belum tersedia data historis sebagai n. SOP Transaksi perdagangan efek.
penunjang, dapat ditetapkan secara expert
judgment dengan mempertimbangkan Rencana Pelaksanaan penerapan manajemen risiko kredit
Jangka Panjang Perusahaan (RJPP), Rencana Kerja tercermin dalam hal-hal sebagai berikut:
Anggaran Perusahaan (RKAP), data eksternal, a. Terdapat due diligence dan analisa risiko atas
keahlian, pengetahuan, pengalaman yang dimiliki transaksi maupun produk sebelum dijalankan oleh
dan ketentuan regulasi yang berlaku. Divisi Bisnis. Due Diligence dan analisa risiko tersebut
d. Dalam penetapan limit risiko selain dilakukan oleh Jajaran Bisnis dan Jajaran Analisa
mempertimbangkan hal-hal tersebut, dapat Risiko yang dituangkan dalam bentuk Memorandum
mempertimbangkan faktor forward looking seperti Evaluasi Risiko (MER) yang menjadi dasar atas
variabel makro ekonomi, risk issue dan faktor-faktor pengambilan keputusan yang signifikan oleh Direksi
lainnya. Direksi menyetujui dan menandatangani maupun Komisaris.
penetapan limit risiko dalam dokumen pernyataan b. Pemberian limit kredit (marjin ataupun pembiayaan
limit risiko (Risk Appetite Statement/RAS) untuk lainnya) kepada nasabah brokerage sesuai dengan
selanjutnya dilaporkan kepada Pemegang Saham, latar belakang, profil keuangan nasabah dan riwayat
Dewan Komisaris dan Direksi. transaksi. Persetujuan pemberian limit ini berdasarkan
e. Dalam menerapkan prinsip pembiayaan yang sehat, matriks kewenangan pemberian persetujuan sesuai
limit konsentrasi pembiayaan dikelola dengan dengan risk appetite dan risk tolerance yang telah
menyusun Financing Portfolio Guidelines (LPG, ditentukan.
limitasi pembiayaan heavy equipment mining, c. Pembatasan saham-saham yang dapat dijaminkan
pengaturan Batas Maksimum Pemberian Pembiayaan dan ditransaksikan oleh nasabah brokerage.
(BMPP) dan penetapan Putusan Delegasi Wewenang Pembatasan ini meliputi:
Pembiayaan (PDWP). 1) Nilai saham yang diakui sebagai nilai portofolio
f. Limit risiko kredit ditetapkan antara lain meliputi nasabah dengan penentuan haircut saham
limit untuk kewenangan pengambilan keputusan berdasarkan aturan regulator dan penilaian ulang
pembiayaan yang disesuaikan dengan kompetensi oleh Risk Management.
pengambilan keputusan dan tingkat risikonya serta 2) Jenis-jenis saham marjin yang boleh
mempertimbangkan agar tidak ada conflict of interest ditransaksikan berdasarkan surat edaran yang
dalam proses pembiayaan yang diberikan kepada dikeluarkan oleh Bursa Indonesia setiap bulannya
nasabah, penetapan Batas Wewenang Memutus dan valuasi ulah oleh Risk Management sesuai
Pembiayaan (BWMP) termasuk batas wewenang Risk Appetite Perusahaan.
penanganan pembiayaan bermasalah serta 3) Investment Universe (Bond Universe dan
pendelegasian wewenang memutus pembiayaan Equity Universe) adalah daftar efek yang telah
yang dilaksanakan sesuai ketentuan perusahaan. memperoleh persetujuan Komite Pengelolaan
Risiko (KPR) yang dapat menjadi underlying
3. Kriteria dan Pendekatan yang digunakan oleh Perusahaan asset oleh Manajer Investasi dalam pengelolaan
Efek untuk menetapkan kebijakan Manajemen Risiko portfolio. Bank Universe ialah daftar Bank
Kredit dan menetapkan limit Risiko Kredit. Kebijakan Counterparty yang telah memperoleh persetujuan
Manajemen Risiko mengatur prinsip-prinsip manajemen Komite Pengelolaan Risiko (KPR) yang dapat
risiko, antara lain berisi: digunakan untuk penempatan time deposit. Limit
a. Kebijakan pengelolaan risiko. penempatan time deposit pada Bank Counterparty
b. Tata kelola Manajemen Risiko. ditetapkan oleh Komite Pengelolaan Risiko (KPR)
c. Framework Manajemen Risiko. dan di review setiap 2 (dua) kali dalam setahun.
d. Penerapan/Proses Manajemen Risiko.
e. Kriteria Risiko. 4. Kriteria dan Pendekatan yang digunakan oleh
f. Satuan Kerja Manajemen Risiko. Perusahaan Asuransi untuk menetapkan kebijakan
g. Kebijakan Kewenangan Pemberian Persetujuan. Manajemen Risiko Kredit dan menetapkan limit Risiko
h. Kebijakan Transaksi Perdagangan Efek. Kredit. Kebijakan Manajemen Risiko mengatur prinsip-
i. Kebijakan Marjin. prinsip manajemen risiko, antara lain berisi kepatuhan
j. Kebijaakan Tradable shares. terhadap ketentuan dan peraturan, kepatuhan terhadap
k. Kebijakan Short Term Warehouse. hierarki dan kewenangan, lingkup pengaturan yang jelas,
l. Kebijakan Non-Performing Asset. direktif serta berorientasi pada efektifitas dan bisnis yang
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 373
Page 376
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
berkelanjutan. Penetapan limit risiko kredit dilakukan b. Memastikan bahwa KPB telah diterapkan dan
dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut: dilaksanakan sesuai konsekuen dan konsisten.
a. Limit risiko kredit ditetapkan untuk risiko yang c. Menetapkan anggota KKP dan Komite Kredit (KK)
berkaitan dengan reasuransi dan investasi. d. Melaporkan secara berkala kepada Dewan Komisaris
b. Limit risiko kredit ditetapkan setiap tahun sesuai Risk perihal perkembangan kualitas portofolio secara
Appetite dan ketentuan yang berlaku. keseluruhan dan Penyimpangan dalam pelaksanaan
c. Penetapan limit risiko menggunakan salah satu atau KPB.
kombinasi dari metode regulatory, historical, expert
judgment dengan mempertimbangkan Rencana 3. Komite Kebijakan Perkreditan (KKP)
Bisnis Perusahaan, Rencana Kerja Anggaran Tugas dan tanggungjawab KKP sebagai perangkat
Perusahaan (RKAP), dll. perkreditan adalah sebagai berikut:
a. Memberikan masukan kepada Direksi dalam
Struktur dan Organisasi Manajemen Risiko Kredit serta penyusunan KPB khususnya perumusan prinsip
Fungsi Kontrol kehati-hatian dalam perkreditan sebagaimana diatur
Untuk mendukung pemberian kredit yang sehat dan dalam PPKPB OJK.
penerapan unsur pengendalian intern mulai tahap awal b. Mengawasi penerapan KPB dilaksanakan secara
proses kegiatan, maka disamping keterkaitan pejabat- bertanggungjawab dan penuh kesinambungan.
pejabat bank dalam perkreditan seperti Dewan Komisaris, c. Melakukan review KPB secara berkala
Direksi, Pejabat Perkreditan lainnya dan/atau satuan-satuan d. Melakukan evaluasi kebenaran atas pelaksanaan
kerja, BRI serta Perusahaan Anak Bank dan Pegadaian juga kewenangan memutus kredit atau penyediaan
memiliki Komite Kebijakan Perkreditan (KKP) dan Komite dana, proses pemberian kredit atau penyediaan
Kredit (KK) yang merupakan perangkat perkreditan BRI. dana, pelaksanaan ketentuan BMPK, penyisihan
pencadangan, penyelesaian kredit bermasalah dan
Adapun tugas dan tanggung jawab dari masing-masing ketaatan perundang-undangan lainnya.
perangkat perkreditan secara umum adalah sebagai berikut: e. Melakukan kajian efektivitas sistem pengendalian
1. Dewan Komisaris intern perkreditan.
Tugas dan tanggungjawab Dewan Komisaris sebagai f. Melaporkan kepada Direksi dan Dewan Komisaris
perangkat perkreditan adalah sebagai berikut: perihal Hasil pengawasan atas penerapan KPB dan
a. Menyetujui RBB yang mencakup: rencana kredit Laporan hasil evaluasi.
tahunan, rencana pemberian kredit kepada pihak g. Memantau perkembangan kualitas portfolio
terkait, dan kredit kepada debitur-debitur besar perkreditan atau pembiayaan secara keseluruhan.
tertentu yang disampaikan kepada OJK.
b. Mengawasi pelaksanaan rencana pemberian kredit 4. Komite Kredit (KK)
c. Menyetujui Kebijakan Perkreditan Bank (KPB) Tugas dan tanggung jawab KK sebagai perangkat
d. Meminta penjelasan dan/atau pertanggungjawaban perkreditan adalah sebagai berikut:
Direksi atas: a. Memberikan persetujuan kredit berdasarkan
1) Perkembangan dan kualitas portfolio perkreditan kompetensinya secara jujur, objektif, cermat serta
secara keseluruhan seksama.
2) Langkah-langkah perbaikan atas apabila b. Menolak permintaan dan/atau pengaruh pihak yang
pelaksanaan pemberian kredit menyimpang dari berkepentingan dalam permohonan kredit untuk
rencana perkreditan yang ditetapkan. memberikan persetujuan kredit yang hanya bersifat
3) Penyimpangan dalam pelaksanaan KPB. formalitas.
c. Melakukan koordinasi dengan ALCO dalam aspek
2. Direksi pendanaan kredit
Tugas dan tanggungjawab Direksi sebagai perangkat
perkreditan adalah sebagai berikut: 5. Satuan Kerja Perkreditan dan Pejabat kredit
a. Menyusun dan bertanggungjawab atas: Satuan Kerja Perkreditan (SKP) adalah jajaran
1) Penyusunan KPB. Relationship Management (RM) dan jajaran Credit Risk
2) Penyusunan rencana perkreditan yang tertuang Management (CRM) yang berada di Kantor Pusat, Kantor
di dalam RBB. Wilayah, Kantor Cabang Khusus, Kantor Cabang, Kantor
3) Pelaksanaan langkah-langkah perbaikan atas Cabang Pembantu, BRI Unit serta Unit Kerja BRI di luar
hasil evaluasi dan saran-saran yang disampaikan negeri. Pejabat kredit terdiri dari pekerja kredit lini dan
oleh Komite Kebijakan Perkreditan (KKP). pekerja kredit support.
4) Pelaksanaan langkah-langkah perbaikan atas
berbagai penyimpangan dalam perkreditan yang
ditemukan audit intern.
374 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 377
Laporan Tahunan
2025
Untuk Perusahaan Pembiayaan, berdasarkan akuntabilitas yang berada di bawah supervisi Direktorat Portofolio &
perusahaan, Satuan Kerja Manajemen Risiko yang terdiri Keuangan. Untuk mewujudkan kegiatan usaha yang sehat
dari Divisi Manajemen Risiko yang terdiri atas Departemen dan penerapan unsur pengendalian intern, maka Perusahaan
Kebijakan dan Prosedur, Bagian Enterprise Risk Management, membentuk komite untuk kegiatan investasi (baik deploy/
Bagian Manajemen Risiko Operasional, serta Modelling divestasi).
dan Manajemen Portfolio. SKMR bertanggung jawab atas
tercapainya portfolio pembiayaan yang sehat, melakukan Untuk Perusahaan Efek, Divisi Manajemen Risiko merupakan
review kebijakan dan pedoman pembiayaan secara periodik, Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) yang bersifat
mendelegasikan wewenang memutus pembiayaan kepada independen terhadap unit kerja operasional dan bertanggung
pejabat jajaran Credit Risk Management sesuai dengan limit, jawab langsung kepada Direktur yang membawahi Fungsi
mengesahkan Financing Portfolio Guidelines dan anggota Manajemen Risiko. Dalam pengelolaan risiko yang timbul
Komite Pembiayaan. dari aktivitas bisnis serta mengkordinasikan seluruh aktivitas
pengelolaan risiko, maka dibentuk Komite-Komite Eksekutif
Berdasarkan pedoman pelaksanaan pembiayaan, struktur terkait, yang antara lain mencakup:
organisasi dan manajemen pembiayaan diatur untuk a. Komite Pengelolaan Risiko yang bertugas untuk
mendukung prinsip pembiayaan yang sehat dan penerapan memberikan rekomendasi kepada Direksi yang terkait
manajemen risiko didalam proses bisnis pembiayaan melalui: dengan penyusunan/penyempurnaan Kebijakan
a. Unit kerja terkait pembiayaan yang terdiri atas jajaran Manajemen Risiko, penetapan (justification) atas hal-
Relationship Management (RM) dan Credit Risk hal yang terkait dengan keputusan-keputusan bisnis
Management (CRM). yang menyimpang dari prosedur normal (irregularities),
b. Satuan Kerja Pembiayaan dan Pejabat Pembiayaan penetapan kebijakan dan prosedur, penetapan/
yang terdiri atas Pejabat Pembiayaan Lini dan Pejabat persetujuan Investment Universe, dan persetujuan atas
Pembiayaan Support. limit-limit transaksi.
c. Komite Pembiayaan sebagai perangkat operasional yang b. Komite Investasi yang bertugas untuk membahas,
bersifat kolegial dalam melakukan evaluasi dan putusan mengevaluasi, merekomendasi, dan menetapkan
pembiayaan. jangkauan investasi, batasan investasi, jenis investasi,
d. Risk Scoring System dengan menerapkan credit risk dan strategi investasi yang harus dilaksanakan oleh Tim
scoring granular per kriteria debitur dan produk. Pengelola Investasi.
e. Penguatan Collection dengan enhancement collection c. Komite Produk yang bertugas untuk melakukan
tools dan asset management. persetujuan pembentukan produk, evaluasi produk
yang sudah berjalan, mengusulkan pengembangan/
Dengan mempertimbangkan perkembangan risiko kredit dan penggabungan produk, dan mengajukan konsep
kompleksitas bisnis pada Perusahaan Pembiayaan dengan pemasaran produk kepada Direksi.
fokus pada pengelolaan risiko kredit, maka dilaksanakan
dengan kelayakan calon nasabah ditentukan melalui Untuk Perusahaan Asuransi, untuk mengontrol pertumbuhan
credit scoring, menetapkan tingkat persetujuan dan batas risiko kredit dan penerapan unsur pengendalian intern mulai
wewenang memutus pembiayaan oleh Komite Pembiayaan tahap awal proses kegiatan, maka disamping keterkaitan
yang tertuang pada Kebijakan Pembiayaan dan Operasional pejabat-pejabat dalam risiko kredit seperti Dewan Komisaris,
ULaMM/ULaMM Syariah dan Mekaar/Mekaar Syariah serta Direksi, Pejabat-pejabat lainnya dan/atau satuan-satuan
penetapan skema tingkat persetujuan dan batas wewenang kerja, maka Perusahaan Asuransi memiliki Komite Investasi.
memutus pembiayaan yang berjenjang.
Untuk Perusahaan Remittance, pengelolaan aktivitas
Untuk Perusahaan Ventura, pembentukan Struktur perkreditan dilaksanakan melalui perangkat perkreditan yang
Organisasi dengan mempertimbangkan kompleksitas proses terdiri dari Non-Executive Director, Executive Director, dan
bisnis dan operasional sehari-hari. Sehubungan dengan Internal Control and Compliance Division (ICC). Perangkat
hal tersebut, Perusahaan Ventura membentuk Satuan Kerja perkreditan tersebut bertanggung jawab untuk memastikan
Manajemen Risiko yang berada dibawah supervisi Direktur bahwa kebijakan perkreditan, proses pemberian kredit, serta
Portofolio & Keuangan. Unit Kerja yang bersentuhan dengan pengawasan atas kualitas portofolio kredit dilaksanakan
risiko investasi adalah seluruh divisi yang berada di bawah secara prudent dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Direktorat Investasi dan Kantor Cabang Pembiayaan Kupang
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 375
Page 378
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Hubungan antara fungsi Manajemen Risiko Kredit, Pengendalian Risiko, Kepatuhan dan Audit Internal
Dewan Komisaris & Direksi
Pengawasan Aktif Kecukupan Kebijakan, Sistem
Kecukupan Proses &
Direksi dan Dewan Prosedur MR & Pengendalian
Sistem Informasi MR
Komisaris Penetapan Limit Intern
Komite Dewan Komite Direksi Risk Taking Unit &
Komisaris Komite Manajemen Risiko Policy Making Unit
Fungsi Pengawasan Identifikasi, Pengukuran,
Pemantauan, Pengendalian
Risk Management Committee
Credit Policy
Komite Committee Three Lines Model
Pemantau MR
1st Line 2nd Line 3rd Line
Credit Risk Strategic Risk
Komite
Tata Kelola Market Risk Compliance Risk Credit Business Unit Risk Unit Independent
Terintegrasi Committee Assurance
Satuan Kerja
Liquidity Risk Reputation Risk Audit Intern
Operation Compliance Unit
Komite
Audit Operational Risk Intragroup Risk
Integrated Risk Risk & Compliance
Risk Taking Unit
Management Control
Legal Risk Insurance Risk Committee
Climate Change Risk ESG Committee Sistem Informasi
Manajemen Risiko
Dalam implementasi Manajemen Risiko Kredit di BRI, 4. Corporate Credit Risk Group berperan mengendalikan
Direktur Manajemen Risiko membawahi fungsi Manajemen risiko kredit pada segmen korporasi secara transactional
Risiko Kredit sekaligus Unit Pengendali Risiko Kredit. Fungsi basis.
Manajemen Risiko Kredit merupakan bagian dari Satuan 5. Commercial Credit Risk berperan dalam mengendalikan
Kerja Manajemen Risiko yang terdiri dari: risiko kredit pada segmen commercial secara
1. Credit & Product Risk Policy Group berperan dalam transactional basis.
penyusunan kebijakan perkreditan, kebijakan portfolio 6. Small Medium Enterprise (SME) Credit Risk Analysis -
kredit dan penyusunan model Internal Risk Rating. Regional Office berperan dalam mengendalikan risiko
2. Market, Portfolio & Enterprise Risk Group berperan dalam kredit pada segmen SME secara transactional basis.
penyusunan kebijakan manajemen risiko, penetapan limit
risiko kredit, pengembangan Model CKPN, penyusunan Fungsi Kepatuhan dilaksanakan oleh Compliance Group
kebijakan & perhitungan ATMR untuk risiko kredit, dan Policy & Procedure Group yang memiliki peran dalam
monitoring portofolio, serta Stress Test risiko kredit. penyusunan kebijakan, penyusunan Standard Operating
Procedure, serta melaksanakan Uji Kepatuhan untuk
Unit Pengendali Risiko Kredit terbagi berdasarkan segmen memastikan BRI telah memenuhi peraturan perundangan
bisnisnya yaitu: yang berlaku serta menjaga agar kegiatan usaha tidak
1. Small Risk Group berperan mengendalikan risiko kredit pada menyimpang dari peraturan perundangan.
segmen small dengan menetapkan appetite, pengelolaan
risiko secara portofolio dan transactional basis. Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) sebagai Independent
2. Consumer Risk Group berperan mengendalikan risiko Assurance memiliki peran penting dalam menilai efektivitas
kredit pada segmen consumer dengan menetapkan implementasi manajemen risiko kredit, baik pada
appetite, pengelolaan risiko secara portofolio dan transactional basis mupun secara portfolio basis. Selain
transactional basis. itu, SKAI juga masuk dalam keanggotaan Komite Kebijakan
3. Micro Risk Group berperan mengendalikan risiko kredit Perkreditan sehingga rekomendasi hasil audit merupakan
pada segmen micro dengan menetapkan appetite dan bagian dari perbaikan kebijakan kredit.
pengelolaan risiko secara portofolio.
376 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 379
Laporan Tahunan
2025
Pada Perusahaan Anak, implementasi second line dan line defense dalam penerapan manajemen risiko perusahaan.
third line sesuai framework Three Lines model disesuaikan SKAI BRI Ventures berkontribusi dalam memberikan support
dengan kebutuhan bisnis dan kompleksitas operasional yang pengendalian internal dan indikasi fraud. SKAI BRI Ventures
terlihat dari struktur organisasi masing-masing Perusahaan juga secara berkala melakukan risk based audit. Dalam
Anak. Untuk Perusahaan Anak Bank, Pegadaian dan pelaksanaannya, proses audit juga dimonitor oleh tim SKAI
Perusahaan Pembiayaan, fungsi manajemen risiko berperan BRI secara offsite. Apabila diperlukan, tim SKAI BRI dapat
dalam memantau dan mengendalikan risiko secara agregat melakukan joint-audit secara ad-hoc. Hal ini ditujukan
serta menyusun kebijakan dan metodologi risiko kredit. untuk menjaga efisiensi operasional di BRI Ventura tanpa
Pengendalian terhadap kredit bermasalah (Kolektibilitas menurunkan kualitas hasil audit.
Kurang Lancar, Diragukan, dan Macet) dilakukan oleh
jajaran Credit Risk Management (CRM) atau petugas Untuk Perusahaan Remittance, Division Head ICC
jajaran Relationship Management (RM) yang ditunjuk untuk membawahi fungsi Policy and Risk yang sekaligus berperan
menangani kredit bermasalah. Selain itu, fungsi kepatuhan sebagai unit pengendali risiko kredit. Division Head ICC
memastikan due diligence atas pemberian kredit dengan juga membawahi fungsi kepatuhan yang dilaksanakan oleh
putusan komite kredit dan Satuan Kerja Audit Intern berperan Compliance Officer serta fungsi Anti-Money Laundering
memastikan bahwa pemberian kredit telah memenuhi prinsip (AML) yang dilaksanakan oleh Money Laundering
pemberian kredit yang sehat dan sesuai dengan Kebijakan Reporting Officer. Kedua fungsi tersebut berperan dalam
perkreditan maupun Pedoman Pemberian Kredit. penyusunan kebijakan serta pelaksanaan uji kepatuhan
untuk memastikan kegiatan usaha BGF telah sesuai dengan
Untuk Perusahaan Asuransi, fungsi Risk Management memiliki peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu,
tanggung jawab dan kewenangan untuk mengelola penyusunan/ Internal Auditor sebagai fungsi independent assurance
evaluasi/penyempurnaan perencanaan dan strategi manajemen memiliki peran dalam menilai efektivitas implementasi
risiko serta kebijakan, metodologi, pedoman perangkat dan manajemen risiko kredit, baik secara transaksional maupun
pengukuran manajemen risiko. Fungsi Kepatuhan memiliki secara portofolio. Internal Auditor berada di bawah Division
tanggung jawab dan kewenangan untuk mengelola dan Head ICC, namun memiliki akses langsung kepada Executive
evaluasi kegiatan, aktivitas operasional, kebijakan dan pedoman Director untuk penyampaian hasil audit.
Perusahaan yang memadai sesuai dengan ketentuan hukum
dan regulasi, serta mengelola seluruh kebijakan Regulator Cakupan dan Informasi utama dari pelaporan tentang
terimplementasi pada setiap Unit Kerja. Fungsi Audit Internal eksposur Risiko Kredit dan fungsi Manajemen Risiko
memiliki tanggung jawab dan kewenangan untuk melakukan Kredit kepada Direksi dan Dewan Komisaris
kegiatan audit intern berupa jasa Assurance dan jasa konsultasi Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) BRI dan seluruh
sebagai Strategic Business Partner terhadap proses bisnis Perusahaan Anak yang membidangi risiko kredit menyusun
perusahaan. Dalam melakukan kontrol pertumbuhan risiko laporan manajemen risiko dalam format yang sesuai dengan
kredit dan penerapan unsur pengendalian intern mulai tahap ketentuan yang berlaku baik secara konsolidasian maupun
awal proses kegiatan, maka disamping keterkaitan pejabat- secara terintegrasi. Pelaporan manajemen risiko kredit
pejabat dalam risiko kredit seperti Dewan Komisaris, Direksi, kepada Direksi, Dewan Komisaris dan pihak-pihak tertentu
Pejabat-pejabat lainnya dan/atau divisi-divisi, juga dibentuk antara lain:
suatu Komite Investasi untuk menentukan investment policy a. Laporan Profil Risiko dan Tingkat Kesehatan Bank secara
maupun putusan investasi kepada pihak terkait dan pihak ketiga Individu maupun Konsolidasi
dengan nominal dan jangka waktu tertentu. b. Laporan CKPN dan ATMR untuk Risiko Kredit
c. Laporan perkembangan pertumbuhan pinjaman
Untuk Perusahaan Ventura, fungsi manajemen risiko d. Laporan perkembangan kualitas kredit
investasi dibagi dalam dua bagian yaitu sebelum investasi e. Laporan perkembangan kredit yang direstrukturisasi
dilakukan (investment risk management) dan setelah f. Laporan penggunaan anggaran penghapusbukuan (PH)
investasi dilakukan (portfolio risk management). Pada tahap dan realisasi pendapatan recovery
pre-investment, tim investasi berkoordinasi dengan bagian g. Laporan monitoring biaya CKPN maupun rasio
manajemen risiko, kepatuhan, dan legal untuk memastikan pencadangan, misalnya NPL Coverage dan LAR
seluruh tahapan investasi sudah comply. Selain SKMR BRI Coverage
Ventures, terdapat Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) BRI h. Hasil Stress Test Risiko Kredit baik secara portfolio
Ventures yang berfungsi sebagai kontrol internal dan third maupun bagi nasabah besar.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 377
Page 380
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Pengungkapan Kualitas Kredit Atas Aset (CR1)
BRI secara Individu
(dalam jutaan rupiah)
Nilai Tercatat Bruto CKPN
CKPN
Tagihan Nilai Bersih
Tagihan yang CKPN Stage 2 (Pendekatan
yang Telah (a+b-c)
Uraian Belum Jatuh dan Stage Stage 1 IRB)
Jatuh
Tempo 3
Tempo
a b c d e f g
1 Kredit 130.162.472 1.212.511.241 72.903.722 54.973.164 17.930.558 1.269.769.991
2 Surat Berharga - 320.880.955 89.420 - 89.420 320.791.535
Transaksi Rekening
3 3.373.909 211.361.870 1.945.252 1.282.207 663.045 212.790.527
Administratif
Total 133.536.381 1.744.754.066 74.938.393 56.255.371 18.683.022 1.803.352.054
BRI secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan rupiah)
Nilai Tercatat Bruto CKPN
CKPN
Tagihan Nilai Bersih
Tagihan yang CKPN Stage 2 (Pendekatan
yang Telah (a+b-c)
Uraian Belum Jatuh dan Stage Stage 1 IRB)
Jatuh
Tempo 3
Tempo
a b c d e f g
1 Kredit 133.618.869 1.327.110.547 79.328.619 60.555.221 18.773.398 1.381.400.798
2 Surat Berharga - 372.732.801 89.519 - 89.519 372.643.283
Transaksi Rekening
3 3.374.131 211.477.321 1.946.135 1.282.209 663.926 212.905.317
Administratif
Total 136.993.001 1.911.320.669 81.364.273 61.837.429 19.526.843 1.966.949.397
Pengungkapan Tambahan
Tagihan yang telah jatuh tempo merupakan seluruh tagihan yang telah jatuh tempo lebih dari 90 (sembilan puluh) hari, baik
atas pembayaran pokok dan atau pembayaran bunga atau debitur yang wanprestasi.
Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo (CR2)
BRI secara Individu
(dalam jutaan rupiah)
a
1 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada periode pelaporan terakhir 130.588.006
2 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak periode pelaporan terakhir 41.937.523
3 Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang belum jatuh tempo 10.330.938
4 Nilai hapus buku 20.434.910
5 Perubahan lain (11.597.209)
6 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir periode pelaporan (1+2-3-4+5) 130.162.472
378 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 381
Laporan Tahunan
2025
BRI secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan rupiah)
a
1 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada periode pelaporan terakhir 133.734.322
2 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak periode pelaporan terakhir 43.877.322
3 Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang belum jatuh tempo 36.480.103
4 Nilai hapus buku 20.790.018
5 Perubahan lain 13.278.354
6 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir periode pelaporan (1+2-3-4+5) 133.619.877
Pengungkapan Tambahan
Pengungkapan Tambahan Terkait Kualitas Kredit (base case) digunakan dalam perencanaan strategis dan
Atas Aset (CRB) anggaran. Skenario yang lain mencerminkan keluaran
yang lebih optimis dan keluaran yang lebih pesimis.
KUALITATIF
b. Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian
Cakupan dan definisi Tagihan yang telah jatuh tempo dan Input utama dalam pengukuran kerugian kredit
tagihan yang mengalami penurunan nilai ekspektasian adalah variabel berikut:
Tagihan yang telah jatuh tempo merupakan seluruh tagihan • Probability of Default (PD)
yang telah jatuh tempo lebih dari 90 (sembilan puluh) hari, • Loss of Given Default (LGD)
baik atas pembayaran pokok dan atau pembayaran bunga • Exposure at Default (EAD)
atau debitur yang wanprestasi. Tagihan yang mengalami
penurunan nilai merupakan tagihan yang mengalami suatu Parameter ini umumnya berasal dari model statistik yang
kondisi dimana terjadi peristiwa yang merugikan (bukti dikembangkan secara internal dan data historis lainnya.
objektif) sebagai akibat dari satu atau lebih peristiwa yang Parameter ini disesuaikan untuk mencerminkan informasi
terjadi setelah kredit diberikan yang berdampak pada forward-looking.
kesanggupan bayar debitur dimasa datang. Seluruh tagihan
yang telah jatuh tempo lebih dari 90 hari masuk dalam Estimasi PD adalah estimasi pada tanggal tertentu, yang
tagihan yang mengalami penurunan nilai. dihitung berdasarkan model peringkat statistik, dan
dinilai menggunakan rating yang disesuaikan dengan
Input, Asumsi, dan Teknik yang digunakan dalam berbagai kategori dari debitur dan eksposur. Model
mengestimasi penurunan nilai statistik ini didasarkan pada data yang disusun secara
a. Penggunaan informasi perkiraan masa depan (forward- internal yang terdiri dari faktor kuantitatif, kualitatif, dan
looking) perkiraan berwawasan ke depan (forward-looking).
Bank menggunakan informasi forward-looking dalam
menilai apakah telah terjadinya peningkatan risiko LGD adalah besarnya kerugian jika terjadi gagal bayar.
kredit secara signifikan dan pengukuran kerugian Parameter LGD diestimasi secara historis berdasarkan
kredit ekspektasian. Berdasarkan saran dari Komite tingkat pemulihan atas klaim terhadap debitur yang gagal
Manajemen Risiko, pakar ekonomi dan pertimbangan bayar. LGD juga diamati dengan mempertimbangkan
berbagai informasi aktual dan perkiraan eksternal, Bank jaminan tunai yang merupakan bagian integral dari aset
merumuskan pandangan dasar (base case) tentang keuangan terhutang serta biaya yang dikeluarkan dalam
pergerakan variabel ekonomi yang relevan dimasa depan proses pemulihan.
serta perkiraan skenario lain yang mungkin terjadi. Proses
ini meliputi pengembangan dua atau lebih skenario EAD merepresentasikan estimasi eksposur jika terjadi
ekonomi tambahan dan mempertimbangkan probabilitas gagal bayar. EAD suatu aset keuangan adalah jumlah
relatif dari keluaran (output) yang mungkin. Informasi tercatat bruto. Untuk komitmen pinjaman dan jaminan
eksternal mencakup data ekonomi dan perkiraan yang keuangan, EAD mencakup jumlah yang telah ditarik,
diterbitkan oleh, seperti badan pemerintah dan analis serta jumlah potensial di masa depan yang akan ditarik,
sektor swasta dan akademisi terpilih. Pandangan dasar yang diestimasi berdasarkan pengamatan historis.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 379
Page 382
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
KUANTITATIF
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
BRI secara Individu
31 Desember 2025
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
No Kategori Portofolio
Kalimantan & Bali & Nusa
Jakarta Indonesia Timur
Sulawesi Tenggara
a b c d e f
1 Tagihan kepada Pemerintah 296.401.489 - - -
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 162.363.195 11.134 6.072 118
Tagihan kepada Bank Pembangunan
3 - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 95.619.022 1.151 - -
5 Tagihan kepada Covered Bond - - - -
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan
6 4.123.403 49 - -
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/
7 Piutang Subordinasi, Ekuitas dan 7.606.390 - - -
Instrumen Modal Lainnya
Kredit Beragun Properti Rumah
8 14.858.788 28.672.021 10.590.079 5.399.902
Tinggal
9 Kredit Beragun Properti Komersial 5.872.231 5.891.403 2.154.762 1.492.878
Kredit untuk Pengadaan Tanah,
10 6.540.432 388.553 101.464 119.989
Pengolahan Tanah dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau Pensiunan 10.122.804 36.595.443 11.681.293 13.069.430
Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha
12 106.782.476 84.543.349 32.241.518 12.035.500
Kecil dan Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 192.468.530 14.867.873 3.825.452 1.866.275
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 13.344.132 11.287.970 3.380.890 2.052.873
15 Aset Lainnya 28.569.230 16.516.243 2.814.183 8.345.278
TOTAL 944.672.122 198.775.189 66.795.713 44.382.243
380 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 383
Laporan Tahunan
2025
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2025
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Jawa Tengah dan
Jawa Barat Jawa Timur Sumatera Lainnya Total
DIY
g h i j k l
- - - - - 296.401.489
146.086 24.794 679.897 87.225 1.174.438 164.492.959
- - - - - -
376 - 2.148 18 - 95.622.715
- - - - - -
5.105 - - - - 4.128.557
- - - - - 7.606.390
22.246.824 22.454.646 24.349.417 33.165.491 341.030 162.078.198
5.986.083 3.309.101 6.237.483 8.984.331 18.739 39.947.011
357.272 143.128 935.031 986.455 - 9.572.324
18.940.176 10.791.466 12.370.149 27.706.675 2.012 141.279.448
59.016.460 71.098.295 67.171.527 102.035.071 17.301.973 552.226.169
13.900.813 5.633.933 16.075.747 18.693.251 34.000.738 301.332.612
13.944.682 10.898.248 9.517.845 10.157.611 2.097.854 76.682.105
7.254.034 18.564.712 12.333.013 953.061 9.575.233 104.924.987
141.797.911 142.918.323 149.672.257 202.769.189 64.512.017 1.956.294.964
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 381
Page 384
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
No Kategori Portofolio
Kalimantan & Bali & Nusa
Jakarta Indonesia Timur
Sulawesi Tenggara
a b c d e f
1 Tagihan kepada Pemerintah 359.596.614 - - -
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 105.508.957 18.967 8.911 1.121
Tagihan kepada Bank Pembangunan
3 - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 75.219.980 19.713 - -
5 Tagihan kepada Covered Bond - - - -
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan
6 4.384.708 - 102 -
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/
7 Piutang Subordinasi, Ekuitas dan 6.546.863 - - -
Instrumen Modal Lainnya
Kredit Beragun Properti Rumah
8 13.328.406 24.296.110 9.457.243 4.663.371
Tinggal
9 Kredit Beragun Properti Komersial 5.283.651 5.710.039 2.513.863 1.697.039
Kredit untuk Pengadaan Tanah,
10 4.023.501 423.218 84.108 166.903
Pengolahan Tanah dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau Pensiunan 9.546.635 36.961.253 11.687.475 11.771.509
Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha
12 82.415.337 82.681.127 31.917.738 12.629.579
Kecil dan Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 144.473.718 14.616.741 3.389.286 1.599.228
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 14.326.811 10.296.141 4.086.178 1.755.929
15 Aset Lainnya 42.864.463 9.932.017 4.509.046 3.495.394
TOTAL 867.519.643 184.955.327 67.653.950 37.780.073
BRI secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
31 Desember 2025
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
No Kategori Portofolio
Kalimantan & Bali & Nusa
Jakarta Indonesia Timur
Sulawesi Tenggara
a b c d e f
1 Tagihan kepada Pemerintah 302.047.966 - - -
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 162.500.310 11.134 6.072 118
Tagihan kepada Bank Pembangunan
3 - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 101.323.474 154.692 56.867 -
382 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 385
Laporan Tahunan
2025
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Jawa Tengah dan
Jawa Barat Jawa Timur Sumatera Lainnya Total
DIY
g h i j k l
- - - - 5.976.532 365.573.146
413.180 53.861 623.845 95.041 1.925.649 108.649.531
- - - - - -
3.003 - 11.170 - 204.667 75.458.533
- - - - - -
16.449 - 14 - 9.936 4.411.209
- - - - - 6.546.863
18.918.012 19.908.001 21.448.004 28.055.607 322.320 140.397.074
6.281.702 3.061.311 6.438.363 8.795.541 18.632 39.800.141
520.343 210.906 664.805 1.191.659 - 7.285.443
19.023.291 10.749.161 12.604.073 26.538.550 943 138.882.889
61.242.061 74.909.268 70.443.459 97.111.812 39.603.028 552.953.409
14.173.023 6.853.097 13.404.786 14.258.667 27.213.693 239.982.238
13.586.134 9.990.854 8.589.568 9.108.966 1.808.176 73.548.756
7.645.609 7.788.429 6.332.523 11.280.768 2.319.402 96.167.651
141.822.806 133.524.888 140.560.609 196.436.611 79.402.979 1.849.656.885
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2025
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Jawa Tengah dan
Jawa Barat Jawa Timur Sumatera Lainnya Total
DIY
g h i j k l
- - - - - 302.047.966
146.086 24.794 679.897 87.225 1.174.438 164.630.075
- - - - - -
40.183 51.180 64.702 91.005 5.687 101.787.790
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 383
Page 386
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
31 Desember 2025
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
No Kategori Portofolio
Kalimantan & Bali & Nusa
Jakarta Indonesia Timur
Sulawesi Tenggara
a b c d e f
5 Tagihan kepada Covered Bond - - - -
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan
6 4.123.403 49 - -
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/
7 Piutang Subordinasi, Ekuitas dan 8.905.851 8.331 3.086 -
Instrumen Modal Lainnya
Kredit Beragun Properti Rumah
8 14.939.829 28.678.819 10.590.079 5.399.902
Tinggal
9 Kredit Beragun Properti Komersial 5.879.504 5.896.691 2.154.762 1.492.878
Kredit untuk Pengadaan Tanah,
10 6.815.832 388.553 101.464 119.989
Pengolahan Tanah dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau Pensiunan 10.122.976 36.595.443 11.681.293 13.069.430
Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha
12 134.928.571 124.032.672 47.412.184 12.300.092
Kecil dan Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 197.400.028 15.303.060 3.993.195 1.866.275
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 14.098.281 11.651.726 3.507.596 2.052.873
15 Aset Lainnya 41.312.415 23.488.829 5.396.623 8.345.278
TOTAL 1.004.398.439 246.209.999 84.903.219 44.646.835
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
No Kategori Portofolio
Kalimantan & Bali & Nusa
Jakarta Indonesia Timur
Sulawesi Tenggara
a b c d e f
1 Tagihan kepada Pemerintah 365.136.429 - - -
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 105.622.866 18.967 8.911 1.121
Tagihan kepada Bank Pembangunan
3 - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 80.916.509 115.334 24.821 -
5 Tagihan kepada Covered Bond - - - -
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan
6 4.384.708 - 102 -
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/
7 Piutang Subordinasi, Ekuitas dan 8.238.877 6.756 1.754 -
Instrumen Modal Lainnya
Kredit Beragun Properti Rumah
8 13.427.735 24.303.851 9.457.243 4.663.371
Tinggal
384 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 387
Laporan Tahunan
2025
31 Desember 2025
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Jawa Tengah dan
Jawa Barat Jawa Timur Sumatera Lainnya Total
DIY
g h i j k l
- - - - - -
5.105 - - - 772.233 4.900.790
2.160 2.777 3.394 4.937 309 8.930.844
22.252.831 22.460.658 24.371.676 33.266.883 341.030 162.301.706
5.986.083 3.309.101 6.238.483 9.025.315 18.741 40.001.557
357.272 143.128 944.588 1.001.470 - 9.872.296
18.940.176 10.791.466 12.370.149 27.707.616 2.012 141.280.561
76.745.920 88.584.102 88.932.076 136.721.962 20.666.368 730.323.947
14.013.247 5.853.720 16.423.167 19.222.636 34.015.234 308.090.560
14.041.427 11.026.543 9.681.311 10.497.874 2.110.508 78.668.140
9.061.742 20.888.907 15.173.696 5.084.964 10.340.430 139.092.882
161.592.233 163.136.375 174.883.139 242.711.886 69.446.989 2.191.929.114
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Jawa Tengah dan
Jawa Barat Jawa Timur Sumatera Lainnya Total
DIY
g h i j k l
- - - - 5.976.532 371.112.961
413.180 53.861 623.845 95.041 1.925.649 108.763.440
- - - - - -
28.329 30.687 49.045 55.051 205.624 81.425.399
- - - - - -
16.449 - 14 - 475.047 4.876.320
1.790 2.168 2.676 3.890 67 8.257.979
18.923.520 19.916.521 21.472.688 28.185.376 322.320 140.672.625
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 385
Page 388
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
No Kategori Portofolio
Kalimantan & Bali & Nusa
Jakarta Indonesia Timur
Sulawesi Tenggara
a b c d e f
9 Kredit Beragun Properti Komersial 5.292.032 5.716.216 2.513.863 1.697.039
Kredit untuk Pengadaan Tanah,
10 4.327.245 423.218 84.108 166.903
Pengolahan Tanah dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau Pensiunan 9.546.751 36.961.253 11.687.475 11.771.509
Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha
12 101.980.403 112.668.554 41.020.346 12.889.185
Kecil dan Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 148.914.891 14.902.775 3.455.466 1.599.228
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 15.390.299 10.525.174 4.139.403 1.756.041
15 Aset Lainnya 53.783.206 15.145.420 5.862.353 3.495.394
TOTAL 916.961.951 220.787.519 78.255.847 38.039.791
Pengungkapan Tambahan
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi
BRI secara Individu
Tagihan Tagihan kepada
Tagihan
kepada Bank Tagihan Perusahaan
Tagihan kepada
Pembangunan Tagihan berupa Efek dan
No. Sektor Ekonomi kepada Entitas
Multilateral kepada Bank Covered Lembaga Jasa
Pemerintah Sektor
dan Lembaga Bond Keuangan
Publik
Internasional Lainnya
a b c d e f g h
31 DESEMBER 2025
1 Pertanian, Kehutanan dan Perikanan - 7.338.518 - - - -
2 Pertambangan dan Penggalian - 1.970.520 - - - -
3 Industri Pengolahan - 3.585.843 - - - -
Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan
4 - 32.042.046 - - - -
Udara Dingin
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah,
5 Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah, dan - - - - - -
Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi - 57.269.598 - - - -
Perdagangan Besaar dan Ecaran; Reparasi
7 - 25.241.847 - - - -
dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan - 8.364.090 - - - -
Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan
9 - 42.997 - - - -
Makan Minum
386 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 389
Laporan Tahunan
2025
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Jawa Tengah dan
Jawa Barat Jawa Timur Sumatera Lainnya Total
DIY
g h i j k l
6.281.702 3.061.311 6.445.879 8.852.027 18.632 39.878.701
520.343 210.906 672.264 1.201.659 - 7.606.646
19.023.291 10.749.161 12.604.073 26.540.147 943 138.884.602
77.672.728 88.846.486 88.707.862 126.013.344 41.665.898 691.464.806
14.247.161 6.999.048 13.564.593 14.566.797 27.216.064 245.466.023
13.642.616 10.068.847 8.697.170 9.374.942 1.810.361 75.404.854
9.026.440 9.461.524 8.397.510 14.282.233 3.001.430 122.455.510
159.797.549 149.400.520 161.237.619 229.170.506 82.618.566 2.036.269.867
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan berupa Tagihan
Kredit untuk
Surat Berharga/ Kredit kepada
Kredit Pengadaan Kredit
Piutang Beragun Usaha Mikro, Tagihan Tagihan
Beragun Tanah, Pegawai
Subordinasi, Properti Usaha kepada yang Telah Aset Lainnya
Properti Pengolahan atau
Ekuitas, dan Rumah Kecil, dan Korporasi Jatuh Tempo
Komersial Tanah, dan Pensiunan
Instrumen Tinggal Portofolio
Konstruksi
Modal Lainnya Kecil
i j k l m n o p q
- 17.984.801 3.943.269 35.589 76.718 147.260.053 34.236.281 11.348.683 -
- 1.462.771 320.729 44.546 1.685 20.006.835 11.500.560 360.320 -
- 11.121.997 4.606.752 1.170.133 14.953 68.235.985 32.174.946 5.367.948 -
- 435.876 99.235 1.157.688 155 10.751.048 11.709.039 229.705 -
- 271.456 43.114 - 853 441.264 71.737 106.588 -
- 6.818.104 1.227.075 4.188.794 1.018 920.427 3.810.776 2.657.130 -
- 83.050.965 21.975.421 314.838 157.476 153.796.433 32.807.859 33.764.641 -
- 1.926.940 467.154 3.488 8.950 4.266.994 12.528.234 1.111.235 -
- 3.887.408 1.524.028 4.972 21.586 10.835.831 1.396.689 2.058.956 -
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 387
Page 390
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Tagihan Tagihan kepada
Tagihan
kepada Bank Tagihan Perusahaan
Tagihan kepada
Pembangunan Tagihan berupa Efek dan
No. Sektor Ekonomi kepada Entitas
Multilateral kepada Bank Covered Lembaga Jasa
Pemerintah Sektor
dan Lembaga Bond Keuangan
Publik
Internasional Lainnya
a b c d e f g h
10 Informasi dan Komunikasi - 260.686 - - - -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi - 15.010.627 - 94.915.562 - 3.694.737
12 Real Estat - - - - - -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis - - - - - -
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna
Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan,
14 - 255 - - - -
Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha
Lainnya
Administrasi Pemerintah, Pertahanan dan
15 296.401.489 - - - - -
Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan - - - - - -
Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas
17 - 109.073 - - - -
Sosial
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi - - - - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - 12.949.405 - - - -
Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi
Kerja; Aktivitas yang Menghasilkan Barang
20 dan Jasa oleh Rumah Tangga yang - - - - - -
Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan
Sendiri
Aktivitas Badan Internasional dan Badan
21 - - - - - -
Ekstra Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya - - - - - -
24 Lainnya - 307.453 - 707.153 - 433.820
Total 296.401.489 164.492.959 - 95.622.715 - 4.128.557
Tagihan Tagihan kepada
Tagihan kepada Bank Tagihan Perusahaan
Tagihan
kepada Pembangunan Tagihan berupa Efek dan
No. Sektor Ekonomi kepada
Entitas Multilateral kepada Bank Covered Lembaga Jasa
Pemerintah
Sektor Publik dan Lembaga Bond Keuangan
Internasional Lainnya
a b c d e f g h
31 DESEMBER 2024
1 Pertanian, Kehutanan dan Perikanan - 6.938.020 - - - -
2 Pertambangan dan Penggalian - 5.520.474 - - - -
3 Industri Pengolahan - 8.602.007 - - - -
Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan
4 - 27.242.022 - - - -
Udara Dingin
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah,
5 Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah, dan - - - - - -
Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi - 15.012.225 - - - -
388 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 391
Laporan Tahunan
2025
Tagihan berupa Tagihan
Kredit untuk
Surat Berharga/ Kredit kepada
Kredit Pengadaan Kredit
Piutang Beragun Usaha Mikro, Tagihan Tagihan
Beragun Tanah, Pegawai
Subordinasi, Properti Usaha kepada yang Telah Aset Lainnya
Properti Pengolahan atau
Ekuitas, dan Rumah Kecil, dan Korporasi Jatuh Tempo
Komersial Tanah, dan Pensiunan
Instrumen Tinggal Portofolio
Konstruksi
Modal Lainnya Kecil
i j k l m n o p q
- 540.906 124.350 - 506 261.465 174.515 153.128 -
7.606.390 197.244 120.794 - 267 247.624 32.063.072 39.210 -
- 945.059 625.974 25.453 7.126 3.002.345 1.607.211 399.440 -
- 451.831 70.603 1.367 87 127.560 206.246 73.310 -
- 1.961.298 457.535 27.841 6.311 2.075.111 2.394.427 598.553 -
- 4.033 3.151 1.406 - 3.322 139.147 354 -
- 212.971 251.397 - 982 274.653 448.529 77.068 -
- 1.198.465 1.266.181 758 4.589 791.047 2.535.986 307.780 -
- 151.885 40.016 - 477 250.513 858.401 158.196 -
- 5.850.178 1.397.438 2.595.451 4.700.510 47.198.749 23.817.286 10.198.215 -
- 198.985 22.700 - 1.165 261.728 93.560 112.522 -
- - - - - 78 - - -
- 23.376.607 1.348.492 - 136.272.077 77.698.345 30.167.348 7.544.085 -
- - - - 1.931 385 834 - -
- 28.419 11.601 - 27 3.518.377 66.589.931 15.039 104.924.987
7.606.390 162.078.198 39.947.010 9.572.324 141.279.447 552.226.170 301.332.612 76.682.106 104.924.987
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan berupa Tagihan
Kredit untuk
Surat Berharga/ Kredit kepada
Kredit Pengadaan
Piutang Beragun Kredit Usaha Mikro, Tagihan Tagihan yang
Beragun Tanah,
Subordinasi, Properti Pegawai atau Usaha kepada Telah Jatuh Aset Lainnya
Properti Pengolahan
Ekuitas, dan Rumah Pensiunan Kecil, dan Korporasi Tempo
Komersial Tanah, dan
Instrumen Tinggal Portofolio
Konstruksi
Modal Lainnya Kecil
i j k l m n o p q
- 15.508.256 3.293.699 131.800 75.410 138.099.822 23.230.807 9.648.170 -
- 1.070.442 371.901 6.251 2.096 17.946.103 13.017.954 240.134 -
- 9.571.378 4.665.857 1.548.850 20.573 65.190.581 24.967.943 5.078.041 -
- 443.074 109.662 993 1.009 7.770.697 7.252.440 227.020 -
- 311.209 101.102 - 1.402 428.472 56.555 84.228 -
- 5.895.959 1.207.951 4.228.023 1.074 907.371 6.787.964 3.442.002 -
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 389
Page 392
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Tagihan Tagihan kepada
Tagihan kepada Bank Tagihan Perusahaan
Tagihan
kepada Pembangunan Tagihan berupa Efek dan
No. Sektor Ekonomi kepada
Entitas Multilateral kepada Bank Covered Lembaga Jasa
Pemerintah
Sektor Publik dan Lembaga Bond Keuangan
Internasional Lainnya
a b c d e f g h
Perdagangan Besaar dan Ecaran; Reparasi
7 - 19.436.659 - - - -
dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan - 7.908.364 - - - -
Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan
9 - 67.969 - - - -
Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi - 1.485.373 - - - -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi - 9.701.795 - 75.458.532 - 4.411.210
12 Real Estat - 60.135 - - - -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis - - - - - -
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna
Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan,
14 - - - - - -
Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha
Lainnya
Administrasi Pemerintah, Pertahanan dan
15 365.573.146 - - - - -
Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan - - - - - -
Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas
17 - - - - - -
Sosial
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi - - - - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - 4.264.057 - - - -
Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi
Kerja; Aktivitas yang Menghasilkan Barang
20 dan Jasa oleh Rumah Tangga yang - - - - - -
Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan
Sendiri
Aktivitas Badan Internasional dan Badan
21 - - - - - -
Ekstra Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya - - - - - -
24 Lainnya - 2.410.431 - - - -
Total 365.573.146 108.649.533 - 75.458.532 - 4.411.210
BRI secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Tagihan Tagihan kepada
Tagihan
kepada Bank Tagihan Perusahaan
Tagihan kepada
Pembangunan Tagihan berupa Efek dan
No. Sektor Ekonomi kepada Entitas
Multilateral kepada Bank Covered Lembaga Jasa
Pemerintah Sektor
dan Lembaga Bond Keuangan
Publik
Internasional Lainnya
a b c d e f g h
31 DESEMBER 2025
1 Pertanian, Kehutanan dan Perikanan - 7.338.518 - - - -
2 Pertambangan dan Penggalian - 1.970.520 - - - -
3 Industri Pengolahan - 3.585.843 - - - -
390 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 393
Laporan Tahunan
2025
Tagihan berupa Tagihan
Kredit untuk
Surat Berharga/ Kredit kepada
Kredit Pengadaan
Piutang Beragun Kredit Usaha Mikro, Tagihan Tagihan yang
Beragun Tanah,
Subordinasi, Properti Pegawai atau Usaha kepada Telah Jatuh Aset Lainnya
Properti Pengolahan
Ekuitas, dan Rumah Pensiunan Kecil, dan Korporasi Tempo
Komersial Tanah, dan
Instrumen Tinggal Portofolio
Konstruksi
Modal Lainnya Kecil
i j k l m n o p q
- 81.304.788 23.732.070 85.620 185.505 171.797.824 25.159.864 32.546.974 -
- 1.971.768 433.703 840 10.882 4.788.134 8.871.216 1.161.683 -
- 3.398.641 1.442.873 373 21.828 12.129.745 1.499.019 2.091.776 -
- 586.007 146.323 873 374 244.409 678.363 66.704 -
6.546.863 137.862 121.882 353.823 170 219.615 12.658.651 32.630 -
- 897.215 588.753 48.526 10.439 2.078.092 352.149 406.754 -
- 329.298 65.672 993 241 123.073 85.006 74.744 -
- 1.700.237 435.816 21.166 6.948 2.099.206 1.661.757 543.636 -
- 644 3.528 2.006 98 4.481 201.713 827 -
- 198.957 186.034 - 791 258.847 254.050 65.964 -
- 920.001 667.244 4.608 5.647 855.608 1.356.329 198.076 -
- 183.311 41.332 - 772 326.583 622.092 258.663 -
- 5.479.149 1.463.194 830.666 4.533.912 45.076.014 30.370.346 9.634.046 -
- 216.734 43.235 - 941 303.864 77.791 114.165 -
- - - - - 166 - - -
- 9.767.666 492.050 - 133.517.376 75.470.712 29.888.288 6.799.090 -
- - - - 1.668 495 175 - -
- 504.478 186.260 20.031 483.734 6.833.492 50.931.765 833.430 96.167.651
6.546.863 140.397.074 39.800.141 7.285.442 138.882.890 552.953.408 239.982.238 73.548.757 96.167.651
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan berupa Tagihan
Kredit untuk
Surat Berharga/ Kredit kepada
Kredit Pengadaan Kredit
Piutang Beragun Usaha Mikro, Tagihan Tagihan
Beragun Tanah, Pegawai
Subordinasi, Properti Usaha kepada yang Telah Aset Lainnya
Properti Pengolahan atau
Ekuitas, dan Rumah Kecil, dan Korporasi Jatuh Tempo
Komersial Tanah, dan Pensiunan
Instrumen Tinggal Portofolio
Konstruksi
Modal Lainnya Kecil
i j k l m n o p q
- 17.992.569 3.946.324 35.589 76.718 160.029.893 35.592.750 11.611.996 -
- 1.463.163 320.729 44.546 1.685 20.058.767 11.555.391 361.536 -
- 11.134.227 4.609.738 1.170.133 14.953 69.910.580 32.765.569 5.397.868 -
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 391
Page 394
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Tagihan Tagihan kepada
Tagihan
kepada Bank Tagihan Perusahaan
Tagihan kepada
Pembangunan Tagihan berupa Efek dan
No. Sektor Ekonomi kepada Entitas
Multilateral kepada Bank Covered Lembaga Jasa
Pemerintah Sektor
dan Lembaga Bond Keuangan
Publik
Internasional Lainnya
a b c d e f g h
Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan
4 - 32.042.046 - - - -
Udara Dingin
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah,
5 Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah, dan - - - - - -
Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi - 57.269.598 - - - -
Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi
7 - 25.241.847 - - - -
dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan - 8.364.090 - - - -
Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan
9 - 42.997 - - - -
Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi - 260.686 - - - -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 494.569 15.010.627 - 99.880.116 - 3.694.737
12 Real Estat - - - - - -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis - - - - - -
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna
Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan,
14 - 255 - - - -
Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha
Lainnya
Administrasi Pemerintah, Pertahanan dan
15 296.401.489 - - - - -
Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan - - - - - -
Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas
17 - 109.073 - - - -
Sosial
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi - - - - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - 12.949.405 - - - -
Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi
Kerja; Aktivitas yang Menghasilkan Barang
20 dan Jasa oleh Rumah Tangga yang - - - - - -
Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan
Sendiri
Aktivitas Badan Internasional dan Badan
21 - - - - - -
Ekstra Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya - - - - - -
24 Lainnya 5.151.908 444.568 - 1.907.674 - 1.206.053
Total 302.047.966 164.630.075 - 101.787.790 - 4.900.790
392 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 395
Laporan Tahunan
2025
Tagihan berupa Tagihan
Kredit untuk
Surat Berharga/ Kredit kepada
Kredit Pengadaan Kredit
Piutang Beragun Usaha Mikro, Tagihan Tagihan
Beragun Tanah, Pegawai
Subordinasi, Properti Usaha kepada yang Telah Aset Lainnya
Properti Pengolahan atau
Ekuitas, dan Rumah Kecil, dan Korporasi Jatuh Tempo
Komersial Tanah, dan Pensiunan
Instrumen Tinggal Portofolio
Konstruksi
Modal Lainnya Kecil
i j k l m n o p q
- 435.876 99.235 1.157.688 155 10.756.085 11.709.039 229.705 -
- 271.456 43.114 - 853 441.267 71.737 106.961 -
- 6.831.527 1.251.641 4.477.116 1.018 1.278.372 4.157.680 2.875.124 -
- 83.091.444 21.986.642 314.838 157.476 183.916.842 33.102.375 33.853.362 -
- 1.926.966 467.766 3.488 8.950 4.575.913 12.649.884 1.113.652 -
- 3.888.587 1.524.606 4.972 21.586 10.942.198 1.402.842 2.070.010 -
- 542.191 124.350 - 506 296.284 185.278 153.128 -
8.899.911 200.700 125.317 - 267 2.019.048 32.125.177 47.440 106.570
- 946.311 625.974 25.453 7.126 3.069.266 1.638.621 401.695 -
- 453.657 71.133 1.367 87 322.973 408.671 77.596 -
- 1.966.352 457.535 27.841 6.311 2.406.801 2.502.891 608.903 -
- 4.033 3.151 1.406 - 189.397 139.147 532 -
- 212.971 251.397 - 982 332.560 448.529 77.073 -
- 1.198.566 1.266.181 758 4.589 905.819 2.535.986 310.809 -
- 151.891 40.016 - 477 263.054 858.401 160.983 -
- 5.856.412 1.400.498 2.595.451 4.700.510 48.700.769 23.860.348 10.214.064 -
- 199.079 22.700 - 1.165 264.136 93.560 114.259 -
- - - - - 78 - - -
- 23.488.925 1.350.216 - 136.272.077 78.609.925 30.167.348 7.595.845 -
- 4.277 - - 3.044 236.148 5.617 3.208 -
30.933 40.526 13.293 11.650 27 130.797.773 70.113.724 1.282.391 138.986.312
8.930.844 162.301.706 40.001.557 9.872.296 141.280.561 730.323.947 308.090.563 78.668.140 139.092.882
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 393
Page 396
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Tagihan Tagihan kepada
Tagihan kepada Bank Tagihan Perusahaan
Tagihan
kepada Pembangunan Tagihan berupa Efek dan
No. Sektor Ekonomi kepada
Entitas Multilateral kepada Bank Covered Lembaga Jasa
Pemerintah
Sektor Publik dan Lembaga Bond Keuangan
Internasional Lainnya
a b c d e f g h
31 DESEMBER 2024
1 Pertanian, Kehutanan dan Perikanan - 6.938.020 - - - -
2 Pertambangan dan Penggalian - 5.520.474 - - - -
3 Industri Pengolahan - 8.602.007 - - - -
Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan
4 - 27.242.022 - - - -
Udara Dingin
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah,
5 Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah, dan - - - - - -
Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi - 15.012.225 - - - -
Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi
7 - 19.436.659 - - - -
dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan - 7.908.364 - - - -
Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan
9 - 67.969 - - - -
Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi - 1.485.373 - - - -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 216.104 9.701.795 - 80.762.110 - 4.411.210
12 Real Estat - 60.135 - - - -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis - - - - - -
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna
Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan,
14 - - - - - -
Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha
Lainnya
Administrasi Pemerintah, Pertahanan dan
15 - - - - -
Jaminan Sosial Wajib 365.573.146
16 Pendidikan - - - - - -
Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas
17 - - - - - -
Sosial
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi - - - - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - 4.264.057 - - - -
Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi
Kerja; Aktivitas yang Menghasilkan Barang
20 dan Jasa oleh Rumah Tangga yang - - - - - -
Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan
Sendiri
Aktivitas Badan Internasional dan Badan
21 - - - - - -
Ekstra Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya - - - - - -
24 Lainnya 5.323.712 2.524.340 - 663.288 - 465.111
Total 371.112.962 108.763.441 - 81.425.398 - 4.876.321
394 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 397
Laporan Tahunan
2025
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan berupa Tagihan
Kredit untuk
Surat Berharga/ Kredit kepada
Kredit Pengadaan
Piutang Beragun Kredit Usaha Mikro, Tagihan Tagihan yang
Beragun Tanah,
Subordinasi, Properti Pegawai atau Usaha kepada Telah Jatuh Aset Lainnya
Properti Pengolahan
Ekuitas, dan Rumah Pensiunan Kecil, dan Korporasi Tempo
Komersial Tanah, dan
Instrumen Tinggal Portofolio
Konstruksi
Modal Lainnya Kecil
i j k l m n o p q
- 15.518.855 3.296.276 131.800 75.410 149.591.847 24.402.433 10.160.762 -
- 1.070.985 371.901 6.251 2.096 18.034.641 13.076.303 243.212 -
- 9.585.766 4.675.332 1.548.850 20.573 66.901.890 25.671.951 5.105.662 -
- 445.013 109.662 993 1.009 7.850.733 7.259.153 227.020 -
- 311.209 101.102 - 1.402 428.486 56.555 84.669 -
- 5.924.401 1.242.356 4.238.023 1.074 1.391.207 6.991.554 3.775.847 316.337
- 81.354.193 23.747.166 85.620 185.505 204.368.896 25.397.105 32.651.858 -
- 1.971.855 434.411 840 10.882 5.187.430 9.014.293 1.167.949 -
- 3.400.487 1.443.773 373 21.828 12.283.668 1.499.019 2.104.091 -
- 587.352 146.323 873 374 286.576 688.289 66.665 -
8.234.670 143.129 127.478 353.823 170 1.446.795 12.796.753 41.716 231.282
- 898.656 588.753 48.526 10.439 2.181.910 375.715 411.512 -
- 331.563 66.294 993 241 477.361 144.818 77.680 -
- 1.701.564 435.816 21.166 6.948 2.615.453 1.744.059 568.198 -
- 644 3.528 2.006 98 348.734 201.713 404 -
- 198.983 186.034 - 791 363.118 254.050 66.426 -
- 924.113 667.328 4.608 5.647 1.060.726 1.358.661 203.382 -
- 183.341 41.332 - 772 342.842 622.092 262.220 -
- 5.492.863 1.465.184 830.666 4.533.912 46.065.307 30.370.346 9.650.425 -
- 217.387 43.235 - 941 304.782 77.791 115.682 -
- - - - - 166 - - -
- 9.767.666 496.857 - 133.517.376 75.472.409 30.044.534 6.799.090 3.570
- 136.104 2.300 - 1.668 959.052 7.542 76.332 -
23.308 506.496 186.260 331.234 485.447 93.500.776 53.411.290 1.544.053 121.904.321
8.257.979 140.672.625 39.878.701 7.606.645 138.884.603 691.464.805 245.466.023 75.404.855 122.455.510
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 395
Page 398
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
BRI secara Individu
31 Desember 2025
Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
No. Kategori Portofolio
> 1 tahun s.d. 3 > 3 tahun s.d. Non
< 1 tahun > 5 tahun
tahun 5 tahun Kontraktual
a b c d e f g
1 Tagihan kepada Pemerintah 81.096.780 47.511.977 41.454.273 80.001.063 46.337.396
Tagihan kepada Entitas Sektor
2 29.319.616 6.391.752 6.846.704 50.575.637 71.359.250
Publik
Tagihan kepada Pembangunan
3 Multilateral dan Lembaga - - - - -
Internasional
4 Tagihan kepada Bank 92.869.332 1.855.953 692.972 204.457 -
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - -
Tagihan kepada Perusahaan
6 Efek dan Lembaga Jasa 1.271.010 2.250.021 607.527 (1) -
Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang Subordinasi,
7 - - - - 7.606.390
Ekuitas, dan Instrumen Modal
Lainnya
Kredit Beragun Properti Rumah
8 86.631.419 26.242.624 23.674.379 25.183.760 346.015
Tinggal
Kredit Beragun Properti
9 22.107.786 5.232.635 6.714.303 5.785.844 106.444
Komersial
Kredit untuk Pengadaan
10 Tanah, Pengolahan Tanah, dan 5.281.695 1.220.121 1.044.325 138.505 1.887.678
Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau Pensiunan 1.316.679 9.902.393 16.673.833 113.380.782 5.760
Tagihan kepada Usaha Mikro,
12 Usaha Kecil, dan Portofolio 84.603.297 231.019.977 95.501.541 66.371.262 74.730.093
Kecil
13 Tagihan kepada Korporasi 136.411.809 30.553.042 31.782.058 64.167.077 38.418.628
Tagihan yang Telah Jatuh
14 16.925.262 24.665.557 15.276.487 8.980.448 10.834.353
Tempo
15 Aset Lainnya - - - - 104.924.987
TOTAL 557.834.686 386.846.052 240.268.402 414.788.835 356.556.992
396 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 399
Laporan Tahunan
2025
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2024
Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
> 1 tahun s.d. 3 > 3 tahun s.d. Non
Total < 1 tahun > 5 tahun Total
tahun 5 tahun Kontraktual
h i j k l m n
296.401.489 66.776 - 6.097.117 - 359.409.253 365.573.146
164.492.960 29.135.375 6.784.737 9.008.615 4.367.554 59.353.249 108.649.531
- - - - - - -
95.622.715 27.578.874 697.217 223.054 7.254 46.952.134 75.458.533
- - - - - - -
4.128.557 1.149.017 2.579.443 681.934 815 - 4.411.209
7.606.390 - - - - 6.546.863 6.546.863
162.078.197 79.398.379 27.313.932 22.068.598 11.511.535 104.630 140.397.074
39.947.012 23.858.983 5.432.243 6.248.149 4.251.618 9.149 39.800.141
9.572.324 4.687.403 849.472 140.609 29.092 1.578.867 7.285.443
141.279.447 1.359.166 9.788.474 16.565.622 111.163.495 6.132 138.882.889
552.226.170 94.012.329 219.807.647 117.803.610 58.180.257 63.149.566 552.953.409
301.332.613 81.911.612 33.049.610 24.071.033 55.335.088 45.614.894 239.982.238
76.682.106 17.001.715 23.198.499 15.061.374 9.203.921 9.083.247 73.548.756
104.924.987 - - - - 96.167.651 96.167.651
1.956.294.967 360.159.630 329.501.275 217.969.715 254.050.629 687.975.636 1.849.656.885
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 397
Page 400
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
BRI secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
31 Desember 2025
Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
No. Kategori Portofolio
> 1 tahun s.d. 3 > 3 tahun s.d. Non
< 1 tahun > 5 tahun
tahun 5 tahun Kontraktual
a b c d e f g
1 Tagihan kepada Pemerintah 86.743.257 47.511.977 41.454.273 80.001.063 46.337.396
Tagihan kepada Entitas Sektor
2 29.456.732 6.391.752 6.846.704 50.575.637 71.359.250
Publik
Tagihan kepada Pembangunan
3 Multilateral dan Lembaga - - - - -
Internasional
4 Tagihan kepada Bank 98.341.316 1.855.953 692.972 328.878 568.671
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - -
Tagihan kepada Perusahaan
6 Efek dan Lembaga Jasa 1.271.010 2.250.021 607.527 (1) 772.233
Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang Subordinasi,
7 78 - 1.293.521 - 7.637.246
Ekuitas, dan Instrumen Modal
Lainnya
Kredit Beragun Properti Rumah
8 86.717.540 26.243.790 23.683.504 25.310.856 346.015
Tinggal
Kredit Beragun Properti
9 22.145.965 5.235.684 6.718.895 5.794.569 106.444
Komersial
Kredit untuk Pengadaan
10 Tanah, Pengolahan Tanah, dan 5.312.523 1.228.636 1.044.325 399.134 1.887.678
Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau Pensiunan 1.316.679 9.902.393 16.673.833 113.381.895 5.760
Tagihan kepada Usaha Mikro,
12 Usaha Kecil, dan Portofolio 109.477.494 253.728.204 98.201.401 66.961.373 201.955.477
Kecil
13 Tagihan kepada Korporasi 137.669.578 31.254.959 32.128.569 65.474.525 41.562.934
Tagihan yang Telah Jatuh
14 16.974.886 24.761.389 15.337.914 9.494.175 12.099.776
Tempo
15 Aset Lainnya 266.057 128.173 1.556.883 13.279 137.128.491
TOTAL 595.693.113 410.492.931 246.240.321 417.735.383 521.767.370
398 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 401
Laporan Tahunan
2025
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2024
Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
> 1 tahun s.d. > 3 tahun s.d. Non
Total < 1 tahun > 5 tahun Total
3 tahun 5 tahun Kontraktual
h i j k l m n
302.047.966 2.498.622 878.873 6.640.094 1.686.120 359.409.253 371.112.962
164.630.075 29.139.660 6.894.361 9.008.615 4.367.555 59.353.249 108.763.440
- - - - - - -
101.787.790 33.518.211 724.746 223.054 7.254 46.952.134 81.425.400
- - - - - - -
4.900.790 1.149.017 2.579.443 681.934 815 465.111 4.876.320
8.930.844 23.308 - - 1.687.807 6.546.863 8.257.978
162.301.704 79.460.369 27.385.412 22.087.580 11.634.634 104.630 140.672.625
40.001.557 23.906.632 5.456.716 6.254.279 4.251.925 9.149 39.878.701
9.872.296 4.698.269 866.864 140.609 322.037 1.578.867 7.606.646
141.280.561 1.359.240 9.788.946 16.566.562 111.163.721 6.132 138.884.602
730.323.948 202.616.367 243.889.099 123.191.204 58.618.569 63.149.566 691.464.806
308.090.565 84.690.150 34.525.094 24.643.712 55.992.171 45.614.894 245.466.023
78.668.140 17.768.960 23.391.494 15.233.058 9.928.096 9.083.247 75.404.855
139.092.882 18.179.328 656.604 1.109.284 66.504 102.443.791 122.455.510
2.191.929.117 499.008.135 357.037.653 225.779.985 259.727.208 694.716.887 2.036.269.869
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 399
Page 402
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah
BRI secara Individu
31 Desember 2025
Wilayah
No. Keterangan
Kalimantan & Bali & Nusa
Jakarta Indonesia Timur
Sulawesi Tenggara
a b c d e f
1 Tagihan 1.030.829.807 205.934.017 70.489.915 45.304.436
2 Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai 37.461.154 17.069.832 5.610.813 2.969.758
a. Belum Jatuh Tempo - - - -
b. Telah Jatuh Tempo 37.461.154 17.069.832 5.610.813 2.969.758
3 CKPN - Stage 1 3.139.454 2.905.888 1.089.450 438.504
4 CKPN - Stage 2 13.890.027 1.980.040 553.946 315.000
5 CKPN - Stage 3 9.371.165 3.675.022 1.561.843 587.825
6 Tagihan yang Dihapus Buku 8.825.803 5.166.908 2.340.287 628.977
31 Desember 2024
Wilayah
No. Keterangan
Kalimantan & Bali & Nusa
Jakarta Indonesia Timur
Sulawesi Tenggara
a b c d e f
1 Tagihan 999.060.235 181.166.139 65.564.555 35.457.654
2 Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai 39.050.469 15.410.294 5.995.492 2.588.768
a. Belum Jatuh Tempo - - - -
b. Telah Jatuh Tempo 39.050.469 15.410.294 5.995.492 2.588.768
3 CKPN - Stage 1 2.648.527 2.795.515 1.022.382 440.738
4 CKPN - Stage 2 15.947.120 2.225.973 754.672 340.248
5 CKPN - Stage 3 8.511.451 2.873.759 1.151.673 492.056
6 Tagihan yang Dihapus Buku 5.915.293 6.154.401 1.676.679 1.080.517
400 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 403
Laporan Tahunan
2025
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2025
Wilayah
Jawa Tengah dan
Jawa Barat Jawa Timur Sumatera Lainnya Total
DIY
g h i j k l
151.553.404 155.622.133 166.194.690 211.257.663 66.633.154 2.103.819.218
21.491.311 16.907.839 15.728.742 15.793.929 503.004 133.536.381
- - - - - -
21.491.311 16.907.839 15.728.742 15.793.929 503.004 133.536.381
2.150.818 2.416.804 2.401.341 3.777.151 408.270 18.727.681
2.261.781 1.916.594 1.668.498 2.017.184 233.502 24.836.573
5.029.931 3.580.496 4.126.693 3.479.037 6.788 31.418.800
4.918.808 6.077.843 6.273.926 6.562.036 - 40.794.588
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2024
Wilayah
Jawa Tengah dan
Jawa Barat Jawa Timur Sumatera Lainnya Total
DIY
g h i j k l
141.559.795 131.629.323 143.015.339 193.423.341 97.636.312 1.988.512.693
20.600.525 14.982.542 13.543.982 14.190.382 3.477.347 129.839.801
- - - - - -
20.600.525 14.982.542 13.543.982 14.190.382 3.477.347 129.839.801
2.096.335 2.323.568 2.425.595 3.461.409 1.366.653 18.580.722
3.197.633 2.093.972 1.793.359 2.254.778 457.313 29.065.067
3.804.707 2.887.405 3.156.825 2.818.191 746.002 26.442.069
7.833.666 4.667.481 6.210.537 6.719.142 1.689.142 41.946.858
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 401
Page 404
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
BRI secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
31 Desember 2025
Wilayah
No. Keterangan
Kalimantan & Bali & Nusa
Jakarta Indonesia Timur
Sulawesi Tenggara
a b c d e f
1 Tagihan 1.084.527.745 255.817.493 89.473.525 45.822.655
2 Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai 41.952.176 20.554.152 6.879.916 2.985.227
a. Belum Jatuh Tempo 2.883.732 2.974.783 1.089.076 -
b. Telah Jatuh Tempo 39.068.444 17.579.369 5.790.839 2.985.227
3 CKPN - Stage 1 3.232.364 2.981.169 1.111.084 440.754
4 CKPN - Stage 2 14.428.543 2.166.556 595.475 327.199
5 CKPN - Stage 3 10.369.838 3.886.672 1.625.787 592.800
6 Tagihan yang Dihapus Buku 9.151.600 5.364.131 2.429.575 651.616
31 Desember 2024
Wilayah
No. Keterangan
Kalimantan & Bali & Nusa
Jakarta Indonesia Timur
Sulawesi Tenggara
a b c d e f
1 Tagihan 1.041.845.833 219.189.292 77.031.003 36.032.543
2 Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai 43.273.309 18.748.191 6.882.092 2.619.025
a. Belum Jatuh Tempo 3.420.366 2.781.240 722.585 1.087
b. Telah Jatuh Tempo 39.852.942 15.966.951 6.159.507 2.617.938
3 CKPN - Stage 1 2.763.091 2.881.845 1.070.068 451.844
4 CKPN - Stage 2 16.973.255 2.298.415 788.494 347.908
5 CKPN - Stage 3 8.709.070 3.122.712 1.279.737 505.352
6 Tagihan yang Dihapus Buku 6.189.186 6.283.519 1.722.948 1.100.430
402 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 405
Laporan Tahunan
2025
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2025
Wilayah
Jawa Tengah dan
Jawa Barat Jawa Timur Sumatera Lainnya Total
DIY
g h i j k l
172.883.281 177.656.715 193.516.472 254.406.128 71.000.815 2.345.104.829
22.439.781 18.141.388 17.217.357 18.238.674 648.929 149.057.600
789.790 1.003.690 1.225.221 1.988.730 108.569 12.063.592
21.649.991 17.137.698 15.992.136 16.249.944 540.360 136.994.008
2.246.810 2.501.840 2.515.384 3.922.380 620.962 19.572.748
2.534.354 2.106.148 1.870.665 2.479.564 464.386 26.972.890
5.571.012 3.839.038 4.491.266 4.223.532 264.596 34.864.542
5.140.902 6.310.738 6.524.147 6.832.371 11.706 42.416.786
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2024
Wilayah
Jawa Tengah dan
Jawa Barat Jawa Timur Sumatera Lainnya Total
DIY
g h i j k l
161.689.544 149.246.348 165.779.393 229.440.691 100.744.610 2.180.999.258
21.697.715 16.195.885 14.984.875 16.461.182 3.545.880 144.408.152
758.946 908.901 1.134.646 1.830.732 27.446 11.585.950
20.938.769 15.286.984 13.850.229 14.630.449 3.518.433 132.822.202
2.209.319 2.414.709 2.538.444 3.611.446 4.756.873 22.697.638
3.461.643 2.212.590 1.912.109 2.563.562 613.116 31.171.091
4.838.608 3.260.897 3.711.132 3.560.169 1.147.809 30.135.487
8.037.199 4.761.730 6.422.155 6.980.137 1.864.697 43.362.000
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 403
Page 406
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi
BRI secara Individu
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan yang Mengalami
Tagihan
Penurunan Nilai
CKPN CKPN CKPN yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Dihapus
Belum Jatuh Telah Jatuh Buku
Tempo Tempo
a b c d e f g h i
31 DESEMBER 2025
1 Pertanian, Kehutanan dan 234.932.975 - 19.480.672 4.458.042 2.151.933 5.983.827 7.294.941
Perikanan
2 Pertambangan dan 48.393.005 - 2.924.389 269.895 721.321 1.696.815 143.821
Penggalian
3 Industri Pengolahan 147.642.097 - 10.353.299 1.506.383 3.132.035 1.741.016 5.777.706
4 Pengadaan Listrik, Gas, 61.675.045 - 490.474 387.661 133.562 17.961 52.906
Uap/Air Panas dan Udara
Dingin
5 Pengelolaan Air, 999.217 - 153.399 18.520 20.030 25.742 -
Pengelolaan Air Limbah,
Pengelolaan dan Daur
Ulang Sampah, dan
Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi 84.609.181 - 3.855.187 224.427 1.202.007 836.130 571.716
7 Perdagangan Besar dan 379.851.963 - 51.830.592 6.408.790 6.127.784 11.625.603 19.328.121
Eceran; Reparasi dan
Perawatan Mobil dan
Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan 32.307.874 - 1.772.015 366.826 203.892 438.787 623.061
Pergudangan
9 Penyediaan Akomodasi 21.098.439 - 3.165.265 447.886 464.667 619.891 1.174.815
dan Penyediaan Makan
Minum
10 Informasi dan Komunikasi 1.682.781 - 281.302 20.749 21.691 104.818 -
11 Aktivitas Keuangan dan 155.741.147 - 88.950 91.588 8.980 18.790 35.953
Asuransi
12 Real Estat 6.915.959 - 585.286 128.818 79.549 101.825 421.466
13 Aktivitas Profesional, 1.019.324 - 110.945 11.548 14.611 18.715 -
Ilmiah dan Teknis
14 Aktivitas Penyewaan 8.582.181 - 965.880 124.804 100.502 253.402 -
dan Sewa Guna Usaha
Tanpa Hak Opsi,
Ketenagakerjaan, Agen
Perjalanan dan Penunjang
Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintah, 296.554.169 - 790 71.882 214 - 98
Pertahanan dan Jaminan
Sosial Wajib
16 Pendidikan 1.300.958 - 104.914 22.639 11.538 15.536 18.911
17 Aktivitas Kesehatan 6.729.779 - 403.717 89.543 53.666 59.589 84.669
Manusia dan Aktivitas
Sosial
404 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 407
Laporan Tahunan
2025
Tagihan yang Mengalami
Tagihan
Penurunan Nilai
CKPN CKPN CKPN yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Dihapus
Belum Jatuh Telah Jatuh Buku
Tempo Tempo
a b c d e f g h i
18 Kesenian, Hiburan dan 2.324.311 - 1.014.509 10.631 14.683 847.797 2.274.797
Rekreasi
19 Aktivitas Jasa Lainnya 134.569.508 - 21.899.610 1.402.647 8.509.704 3.331.818 -
20 Aktivitas Rumah Tangga 743.656 - 152.029 10.702 18.429 20.412 45.284
sebagai Pemberi
Kerja; Aktivitas yang
Menghasilkan Barang dan
Jasa oleh Rumah Tangga
yang Digunakan untuk
Memenuhi Kebutuhan
Sendiri
21 Aktivitas Badan 78 - - 2 - - -
Internasional dan Badan
Ekstra Internasional
Lainnya
22 Rumah Tangga 291.345.377 - 12.423.269 2.135.322 1.140.769 3.657.169 -
23 Bukan Lapangan Usaha 3.151 - - 18 - - 2.377.750
Lainnya
24 Lainnya 184.797.045 - 1.479.889 518.358 705.004 3.157 568.575
Total 2.103.819.218 - 133.536.381 18.727.681 24.836.573 31.418.800 40.794.588
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan yang Mengalami
Tagihan
Penurunan Nilai
CKPN CKPN CKPN yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Dihapus
Belum Jatuh Telah Jatuh Buku
Tempo Tempo
a b c d e f g h i
31 DESEMBER 2024
1 Pertanian, Kehutanan dan 207.779.817 - 17.945.196 3.875.379 3.048.872 4.475.870 6.054.294
Perikanan
2 Pertambangan dan 46.025.862 - 2.631.091 315.323 702.414 1.656.021 105.832
Penggalian
3 Industri Pengolahan 140.234.498 - 14.076.815 1.530.057 3.948.782 4.966.379 2.986.485
4 Pengadaan Listrik, Gas, 48.597.028 - 281.591 267.347 40.101 14.049 19.798
Uap/Air Panas dan Udara
Dingin
5 Pengelolaan Air, 1.033.852 - 124.090 21.679 18.731 19.163 31.010
Pengelolaan Air Limbah,
Pengelolaan dan Daur
Ulang Sampah, dan
Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi 45.337.599 - 6.430.598 455.741 2.257.712 526.529 543.898
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 405
Page 408
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Tagihan yang Mengalami
Tagihan
Penurunan Nilai
CKPN CKPN CKPN yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Dihapus
Belum Jatuh Telah Jatuh Buku
Tempo Tempo
a b c d e f g h i
7 Perdagangan Besar dan 380.425.787 - 50.033.159 6.838.042 7.330.396 9.613.215 19.213.955
Eceran; Reparasi dan
Perawatan Mobil dan
Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan 25.927.500 - 1.871.642 300.036 396.859 291.988 459.535
Pergudangan
9 Penyediaan Akomodasi 22.305.625 - 3.432.627 518.669 791.707 525.482 1.161.622
dan Penyediaan Makan
Minum
10 Informasi dan Komunikasi 3.335.700 - 96.159 29.354 11.247 16.735 79.226
11 Aktivitas Keuangan dan 113.102.360 - 51.633 77.488 6.430 10.849 17.646
Asuransi
12 Real Estat 4.706.230 - 600.238 96.353 102.866 84.803 144.071
13 Aktivitas Profesional, 751.311 - 111.045 10.529 13.317 19.709 27.316
Ilmiah dan Teknis
14 Aktivitas Penyewaan 7.370.697 - 766.281 121.773 113.805 102.552 214.701
dan Sewa Guna Usaha
Tanpa Hak Opsi,
Ketenagakerjaan, Agen
Perjalanan dan Penunjang
Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintah, 365.794.642 - 885 39.312 58 - -
Pertahanan dan Jaminan
Sosial Wajib
16 Pendidikan 980.023 - 91.433 21.398 13.874 11.579 16.163
17 Aktivitas Kesehatan 3.915.979 - 298.424 70.430 43.398 52.319 67.538
Manusia dan Aktivitas
Sosial
18 Kesenian, Hiburan dan 2.595.575 - 1.191.360 20.925 902.580 29.316 40.884
Rekreasi
19 Aktivitas Jasa Lainnya 114.733.774 - 19.007.170 1.284.868 8.234.935 1.275.235 2.652.905
20 Aktivitas Rumah Tangga 840.855 - 167.223 13.038 24.622 26.278 46.870
sebagai Pemberi
Kerja; Aktivitas yang
Menghasilkan Barang dan
Jasa oleh Rumah Tangga
yang Digunakan untuk
Memenuhi Kebutuhan
Sendiri
21 Aktivitas Badan 166 - - 3 - - 1
Internasional dan Badan
Ekstra Internasional
Lainnya
22 Rumah Tangga 271.557.801 - 10.581.534 1.804.885 1.054.595 2.717.920 1.482.390
23 Bukan Lapangan Usaha 2.404 - 58 11 - 35 15
Lainnya
24 Lainnya 181.157.607 - 49.552 868.078 7.766 6.043 6.580.704
Total 1.988.512.692 - 129.839.804 18.580.719 29.065.068 26.442.069 41.946.858
406 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 409
Laporan Tahunan
2025
BRI secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan yang Mengalami
Tagihan
Penurunan Nilai
CKPN CKPN CKPN yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Dihapus
Belum Jatuh Telah Jatuh Buku
Tempo Tempo
a b c d e f g h i
31 DESEMBER 2025
1 Pertanian, Kehutanan dan 253.207.430 440.534 20.369.344 4.604.557 2.570.347 7.117.464 7.379.438
Perikanan
2 Pertambangan dan 48.874.986 1.548 2.951.349 322.841 737.031 1.700.794 135.164
Penggalian
3 Industri Pengolahan 151.215.683 38.618 10.459.855 1.526.733 3.219.702 1.804.736 5.488.250
4 Pengadaan Listrik, Gas, 62.154.918 - 499.338 387.952 136.511 23.604 50.279
Uap/Air Panas dan Udara
Dingin
5 Pengelolaan Air, 1.007.490 - 155.012 18.521 20.448 26.033 -
Pengelolaan Air Limbah,
Pengelolaan dan Daur
Ulang Sampah, dan
Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi 86.839.765 471.407 4.002.339 230.244 1.434.554 949.616 543.759
7 Perdagangan Besar dan 416.088.739 79.885 52.334.835 6.776.938 7.014.625 13.395.508 21.210.535
Eceran; Reparasi dan
Perawatan Mobil dan
Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan 33.021.714 35.127 1.811.648 368.521 212.235 466.562 610.129
Pergudangan
9 Penyediaan Akomodasi 21.392.031 6.464 3.193.965 450.315 475.834 625.964 1.101.194
dan Penyediaan Makan
Minum
10 Informasi dan Komunikasi 1.744.155 592 283.397 21.774 22.568 105.259 529
11 Aktivitas Keuangan dan 161.085.317 11.073 108.597 95.919 17.404 47.861 42.781
Asuransi
12 Real Estat 7.074.957 12.141 593.001 129.621 82.050 105.355 395.475
13 Aktivitas Profesional, 1.441.195 8.454 117.611 13.375 16.094 23.052 869
Ilmiah dan Teknis
14 Aktivitas Penyewaan 9.114.860 12.459 976.200 131.455 105.588 263.359 24.057
dan Sewa Guna Usaha
Tanpa Hak Opsi,
Ketenagakerjaan, Agen
Perjalanan dan Penunjang
Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintah, 296.747.041 7.403 3.333 73.017 1.627 2.483 18.419
Pertahanan dan Jaminan
Sosial Wajib
16 Pendidikan 1.370.186 830 106.334 23.005 11.908 16.260 18.134
17 Aktivitas Kesehatan 6.903.613 2.636 411.486 90.107 55.666 63.427 79.556
Manusia dan Aktivitas
Sosial
18 Kesenian, Hiburan dan 2.359.021 - 1.023.011 11.081 16.137 850.047 2.134.600
Rekreasi
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 407
Page 410
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Tagihan yang Mengalami
Tagihan
Penurunan Nilai
CKPN CKPN CKPN yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Dihapus
Belum Jatuh Telah Jatuh Buku
Tempo Tempo
a b c d e f g h i
19 Aktivitas Jasa Lainnya 137.310.085 8.177 22.080.595 1.430.460 8.715.050 3.377.680 50.524
20 Aktivitas Rumah Tangga 754.000 1.899 153.341 10.835 18.960 20.524 42.540
sebagai Pemberi
Kerja; Aktivitas yang
Menghasilkan Barang dan
Jasa oleh Rumah Tangga
yang Digunakan untuk
Memenuhi Kebutuhan
Sendiri
21 Aktivitas Badan 79 - - 2 - - -
Internasional dan Badan
Ekstra Internasional
Lainnya
22 Rumah Tangga 294.726.711 58.588 12.584.159 2.149.255 1.173.919 3.711.315 127.850
23 Bukan Lapangan Usaha 265.138 8.083 9.495 2.992 1.438 7.456 2.225.702
Lainnya
24 Lainnya 350.405.716 10.857.674 2.765.762 703.228 913.193 160.182 737.004
Total 2.345.104.829 12.063.592 136.994.008 19.572.748 26.972.890 34.864.542 42.416.786
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan yang Mengalami
Tagihan
Penurunan Nilai
CKPN CKPN CKPN yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Dihapus
Belum Jatuh Telah Jatuh Buku
Tempo Tempo
a b c d e f g h i
31 DESEMBER 2024
1 Pertanian, Kehutanan dan 224.206.139 1.186.541 18.164.849 4.007.335 3.896.656 5.011.196 6.280.703
Perikanan
2 Pertambangan dan 46.456.825 2.437 2.664.961 365.067 711.965 1.660.660 107.931
Penggalian
3 Industri Pengolahan 143.872.982 50.966 14.278.670 1.561.915 4.033.099 5.031.161 3.099.844
4 Pengadaan Listrik, Gas, 49.099.982 - 284.686 271.504 42.459 20.595 20.191
Uap/Air Panas dan Udara
Dingin
5 Pengelolaan Air, 1.041.383 587 125.572 21.901 19.175 19.215 31.686
Pengelolaan Air Limbah,
Pengelolaan dan Daur
Ulang Sampah, dan
Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi 47.384.883 507.879 6.605.216 468.433 2.498.765 563.910 568.291
7 Perdagangan Besar dan 419.460.033 129.458 50.667.978 7.207.325 7.984.910 12.211.601 19.728.262
Eceran; Reparasi dan
Perawatan Mobil dan
Sepeda Motor
408 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 411
Laporan Tahunan
2025
Tagihan yang Mengalami
Tagihan
Penurunan Nilai
CKPN CKPN CKPN yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Dihapus
Belum Jatuh Telah Jatuh Buku
Tempo Tempo
a b c d e f g h i
8 Pengangkutan dan 26.689.590 29.412 1.907.695 306.265 405.005 311.856 479.186
Pergudangan
9 Penyediaan Akomodasi 22.653.600 14.137 3.473.144 526.148 803.547 535.953 1.186.108
dan Penyediaan Makan
Minum
10 Informasi dan Komunikasi 3.406.795 1.933 97.521 30.405 11.635 17.796 80.798
11 Aktivitas Keuangan dan 115.250.511 14.247 56.097 79.816 7.971 14.385 25.224
Asuransi
12 Real Estat 4.873.927 8.005 608.171 98.275 104.788 87.027 148.681
13 Aktivitas Profesional, 1.182.937 11.646 114.268 11.618 14.413 22.529 30.570
Ilmiah dan Teknis
14 Aktivitas Penyewaan 8.077.417 29.547 785.948 132.230 119.955 143.190 243.410
dan Sewa Guna Usaha
Tanpa Hak Opsi,
Ketenagakerjaan, Agen
Perjalanan dan Penunjang
Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintah, 369.068.495 9.977 4.662 40.980 1.106 5.094 3.598
Pertahanan dan Jaminan
Sosial Wajib
16 Pendidikan 1.092.042 568 92.882 21.962 14.263 12.227 16.549
17 Aktivitas Kesehatan 4.164.678 7.041 308.417 72.004 44.690 58.916 68.885
Manusia dan Aktivitas
Sosial
18 Kesenian, Hiburan dan 2.631.287 3.756 1.204.441 21.589 915.663 34.042 41.695
Rekreasi
19 Aktivitas Jasa Lainnya 116.682.468 11.899 19.156.507 1.314.254 8.303.937 1.329.286 2.705.538
20 Aktivitas Rumah Tangga 851.147 1.556 169.209 13.450 25.034 26.493 47.800
sebagai Pemberi
Kerja; Aktivitas yang
Menghasilkan Barang dan
Jasa oleh Rumah Tangga
yang Digunakan untuk
Memenuhi Kebutuhan
Sendiri
21 Aktivitas Badan 168 - - 3 - - 1
Internasional dan Badan
Ekstra Internasional
Lainnya
22 Rumah Tangga 273.672.971 91.472 10.743.489 1.832.947 1.078.480 2.757.680 1.553.728
23 Bukan Lapangan Usaha 1.198.700 7.576 6.762 2.077 932 5.098 35.253
Lainnya
24 Lainnya 297.980.297 9.465.308 1.301.061 4.290.133 132.643 255.578 6.858.068
Total 2.180.999.258 11.585.950 132.822.205 22.697.635 31.171.092 30.135.487 43.362.000
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 409
Page 412
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Pengungkapan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
BRI secara Individu
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
No. Jenis Eksposur
> 90 hari > 120 hari > 90 hari > 120 hari
s.d. 120 s.d. 180 > 180 hari Total s.d. 120 s.d. 180 > 180 hari Total
hari hari hari hari
a b c d e f g h i j
Kredit yang termasuk
1 dalam Tagihan yang Telah 4.955.220 8.544.189 116.663.063 130.162.472 4.233.911 7.145.451 114.107.914 125.487.276
Jatuh Tempo
Surat Berharga yang
2 termasuk dalam Tagihan - - - - - - - -
yang Telah Jatuh Tempo
TOTAL 4.955.220 8.544.189 116.663.063 130.162.472 4.233.911 7.145.451 114.107.914 125.487.276
BRI secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
No. Jenis Eksposur
> 90 hari > 120 hari > 90 hari > 120 hari
s.d. 120 s.d. 180 > 180 hari Total s.d. 120 s.d. 180 > 180 hari Total
hari hari hari hari
a b c d e f g h i j
Kredit yang termasuk
1 dalam Tagihan yang Telah 5.237.556 8.925.465 119.455.848 133.618.869 4.499.633 7.499.040 116.470.660 128.469.333
Jatuh Tempo
Surat Berharga yang
2 termasuk dalam Tagihan - - - - - - - -
yang Telah Jatuh Tempo
TOTAL 5.237.556 8.925.465 119.455.848 133.618.869 4.499.633 7.499.040 116.470.660 128.469.333
Pengungkapan Tambahan Terkait Perlakuan Terhadap Aset Bermasalah (CRB-A)
KUALITATIF
Kualitas Aset:
a) Aset bermasalah atau non-performing adalah aset yang memiliki kualitas kurang lancar, diragukan, atau macet sebagaimana
dimaksud dalam ketentuan peraturan perundang-undangan dan ketentuan OJK mengenai penilaian kualitas aset bank
umum. Untuk kredit dengan eksposur diatas nilai tertentu, penilaian kolektibilitas dilakukan secara individu berdasarkan 3
(tiga) pilar yaitu ketepatan dalam membayar, prospek usaha debitur, dan kondisi keuangan debitur.
b) Kredit dan Surat Berharga yang telah jatuh tempo merupakan tagihan yang telah jatuh tempo lebih dari 90 (sembilan puluh)
hari, baik atas pembayaran pokok dan atau pembayaran bunga atau debitur yang wanprestasi. Tagihan tersebut termasuk
aset yang mengalami penurunan nilai dan telah dibentuk cadangan penurunan nilai (CKPN).
c) Aset Performing merupakan aset yang memiliki kualitas lancar dan dalam perhatian khusus sebagaimana dimaksud dalam
ketentuan peraturan perundang-undangan dan ketentuan OJK mengenai penilaian kualitas aset bank umum.
d) Aset Restrukturisasi adalah aset dalam upaya perbaikan terhadap debitur yang mengalami kesulitan untuk memenuhi
kewajibannya. Aset dapat direstrukturisasi apabila debitur masih memiliki prospek usaha yang baik dan dinilai mampu
memenuhi kewajiban setelah dilakukan restrukturisasi. Suatu aset restrukturisasi dapat keluar dari kategori tersebut,
apabila dalam jangka waktu restrukturisasi, kondisi usaha debitur telah kembali normal sehingga debitur dapat memenuhi
kewajibannya sesuai kondisi normal.
410 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 413
Laporan Tahunan
2025
1) Segmentasi kredit:
Pengkategorian segmen kredit berdasarkan jenis kredit dan besaran fasilitas kreditnya.
KUANTITATIF
Pengungkapan Aset Performing dan Non Performing
BRI secara Individu
(dalam jutaan rupiah)
Non Performing
(Kualitas KL, D, M)
Performing
Tagihan yang Tidak Mengalami Penurunan Nilai
(Kualitas L dan DPK)
Tagihan yang Mengalami
No. Uraian Penurunan Nilai Memiliki Tunggakan > Memiliki Tunggakan <
90 Hari 90 Hari
Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN
Bruto Bruto Bruto Bruto
a b c d e f g h
1 Surat Berharga 320.880.955 89.420 - - - - - -
2 Kredit 1.298.527.440 41.657.261 44.146.271 31.246.461 - - - -
a. Korporasi 404.539.729 15.206.175 8.616.022 8.149.877 - - - -
b. Ritel 441.722.376 10.237.722 17.023.893 11.110.423 - - - -
c. Mikro 452.265.335 16.213.364 18.506.356 11.986.160 - - - -
Transaksi
3 Rekening 211.361.870 663.045 3.373.909 1.282.207 - - - -
Administratif
BRI secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan rupiah)
Non Performing
(Kualitas KL, D, M)
Performing
Tagihan yang Tidak Mengalami Penurunan Nilai
(Kualitas L dan DPK)
Tagihan yang Mengalami
No. Uraian Penurunan Nilai Memiliki Tunggakan > Memiliki Tunggakan <
90 Hari 90 Hari
Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN
Bruto Bruto Bruto Bruto
a b c d e f g h
1 Surat Berharga 372.732.801 89.519 - - - - - -
2 Kredit 1.411.580.656 43.832.122 49.148.761 35.496.497 - - - -
a. Korporasi 409.843.565 15.635.313 9.312.988 8.839.881 - - - -
b. Ritel 442.875.691 10.279.413 17.341.855 11.356.731 - - - -
c. Mikro 558.861.400 17.917.396 22.493.918 15.299.885 - - - -
Transaksi
3 Rekening 211.451.390 663.097 3.400.062 1.283.038 - - - -
Administratif
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 411
Page 414
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing dan Non-Performing
BRI secara Individu
Performing Non Performing
(Kualitas L dan DPK) (Kualitas KL, D, M)
No. Uraian
Nilai Tercatat Nilai Tercatat
CKPN CKPN
Bruto Bruto
a b c d
1 Surat Berharga - - - -
2 Kredit 65.724.482 19.106.215 16.282.881 11.951.033
a. Korporasi 18.412.007 12.461.711 5.245.667 4.920.698
b. Ritel 26.759.559 3.382.592 5.543.764 3.480.711
c. Mikro 20.552.917 3.261.912 5.493.450 3.549.624
3 Transaksi Rekening Administratif 443.039 63.409 51.705 -
BRI secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Performing Non Performing
(Kualitas L dan DPK) (Kualitas KL, D, M)
No. Uraian
Nilai Tercatat Nilai Tercatat
CKPN CKPN
Bruto Bruto
a b c d
1 Surat Berharga - - - -
2 Kredit 69.633.597 21.764.670 17.510.490 13.123.750
a. Korporasi 18.711.548 12.467.990 5.258.221 4.952.422
b. Ritel 27.756.484 3.768.351 6.522.131 4.391.740
c. Mikro 23.165.564 5.528.329 5.730.138 3.779.589
3 Transaksi Rekening Administratif 446.971 63.458 51.705 -
Pengungkapan Kualitatif Terkait Teknik MRK (CRC)
Dalam menghitung ATMR risiko kredit dengan pendekatan standar, Bank mempertimbangan penggunaan Teknik Mitigasi Risiko
Kredit (MRK) sesuai dengan ketentuan OJK. Teknik MRK yang digunakan Bank adalah teknik MRK-Agunan dan teknik MRK-
Penjaminan atau Asuransi Kredit. Teknik MRK-Agunan yang digunakan adalah agunan berupa uang tunai (cash collateral) yang
disimpan pada Bank dan emas yang disimpan pada Entitas Anak. Sedangkan teknik MRK-Penjaminan atau Asuransi Kredit
digunakan untuk kredit yang dijamin oleh asuransi kredit dari Perusahaan Asuransi berstatus BUMN. Kredit yang dijamin oleh
perusahaan asuransi yang merupakan Anak Perusahaan Bank tidak diperhitungkan sebagai penjamin dalam teknik MRK karena
merupakan pihak yang terafiliasi dengan Bank.
Kriteria agunan yang dapat diterima antara lain:
1. Agunan diikat dengan hak tanggungan, surat kuasa untuk menjual, giro, tabungan, deposito berjangka atau jaminan lain
yang umumnya diterima oleh perbankan serta barang jaminan berupa emas (entitas anak).
2. Penetapan nilai agunan harus didasarkan pada pertimbangan atas penilaian, pengikatan, penguasaan, pengamanan dan
pemanfaatan.
412 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 415
Laporan Tahunan
2025
(dalam jutaan rupiah)
Stage 1 Stage 2 Stage 3
Nilai Tercatat Nilai Tercatat Nilai Tercatat
CKPN CKPN CKPN
Bruto Bruto Bruto
e f g h i j
- - - - - -
- - 65.632.382 19.052.383 16.374.981 12.004.865
- - 18.412.007 12.461.711 5.245.667 4.920.698
- - 26.676.663 3.334.422 5.626.660 3.528.882
- - 20.543.712 3.256.250 5.502.655 3.555.286
- - 440.556 63.409 54.188 -
(dalam jutaan rupiah)
Stage 1 Stage 2 Stage 3
Nilai Tercatat Nilai Tercatat Nilai Tercatat
CKPN CKPN CKPN
Bruto Bruto Bruto
e f g h i j
- - - - - -
41.728 629 67.865.849 20.264.883 19.236.510 14.622.907
- - 18.711.548 12.486.991 5.258.221 4.933.420
41.728 629 27.631.861 3.719.551 6.605.027 4.439.910
- - 21.522.440 4.058.341 7.373.262 5.249.577
- - 444.488 63.458 54.188 -
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 413
Page 416
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
3. Penilaian agunan harus dilakukan secara objektif, jujur, bertanggung jawab dan menyajikan suatu nilai yang wajar.
4. Review agunan dilakukan untuk melihat kecukupan agunan dibandingkan dengan total kewajiban debitur, antara lain
meliputi:
a. Kondisi agunan pada saat review
b. Nilai agunan
c. Pengamanan agunan (penyimpanan, pengikatan dan berlakunya agunan)
d. Informasi lain yang relevan dengan penilaian kecukupan agunan
5. Periode review agunan dilakukan sebagaimana dicantumkan dalam syarat dan ketentuan kredit, namun wajib dilakukan
minimal sekali setahun bersamaan dengan review kredit sebagaimana diatur dalam masing-masing bidang bisnis. Periode
review agunan dapat ditetapkan berbeda apabila diatur secara khusus oleh regulator (BI, OJK atau instansi terkait lainnya).
Untuk kepentingan perhitungan ATMR, khusus kredit konsumtif beragun rumah tinggal maka wajib dilakukan valuasi agunan
secara berkala minimal 30 (tiga puluh) bulan.
Pengungkapan Kuantitatif Terkait Teknik MRK (CR3)
BRI secara Individu
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan yang
Tagihan yang Dijamin dengan Tagihan yang
Tagihan yang Tagihan yang
Tidak Dijamin Garansi, Dijamin dengan
Dijamin dengan Dijamin dengan
dengan Teknik Penjaminan dan/ Derivatif Kredit
Teknik MRK Agunan
MRK atau Asuransi
Kredit
a b c d e
1 Kredit 1.043.693.760 226.076.231 20.700.877 205.375.354 -
2 Surat Berharga 320.791.535 - - - -
3 Total 1.364.485.296 226.076.231 20.700.877 205.375.354 -
4 Kredit dan Surat Berharga yang Telah 74.640.376 548.932 249.591 299.341 -
Jatuh Tempo
BRI secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan yang
Tagihan yang Dijamin dengan Tagihan yang
Tagihan yang Tagihan yang
Tidak Dijamin Garansi, Dijamin dengan
Dijamin dengan Dijamin dengan
dengan Teknik Penjaminan dan/ Derivatif Kredit
Teknik MRK Agunan
MRK atau Asuransi
Kredit
a b c d e
1 Kredit 1.056.788.606 324.612.192 110.395.892 214.216.299 -
2 Surat Berharga 372.643.283 - - - -
3 Total 1.429.431.889 324.612.192 110.395.892 214.216.299 -
4 Kredit dan Surat Berharga yang Telah 76.625.591 549.663 250.322 299.341 -
Jatuh Tempo
Pengungkapan Tambahan
414 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 417
Laporan Tahunan
2025
Pengungkapan Penggunaan Peringkat Kredit Eksternal (CRD)
Lembaga pemeringkat yang digunakan adalah lembaga pemeringkat yang diakui oleh Otoritas Jasa Keuangan yaitu Moody’s
Investor Service, Standard and Poor’s, Fitch Ratings dan PT. Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Apabila terdapat Surat
Berharga yang memiliki lebih dari 1 (satu) peringkat, maka yang digunakan adalah peringkat yang paling buruk. Kategori
portofolio yang menggunakan peringkat adalah Tagihan kepada Pemerintah, Tagihan kepada Entitas Sektor Publik, Tagihan
kepada Bank, Tagihan kepada Perusahaan Efek & Jasa Keuangan, dan Tagihan kepada Korporasi. Sedangkan tagihan yang lain
menggunakan unrated (tanpa peringkat) karena tidak tersedianya data peringkat.
Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik MRK (CR4)
BRI secara Individu
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan Bersih Sebelum Tagihan Bersih Setelah
ATMR dan Rata-Rata Bobot
Penerapan FKK dan Teknik Penerapan FKK dan Teknik
Risiko
MRK MRK
Kategori Portofolio Laporan Laporan Rata-Rata
Posisi TRA Posisi TRA ATMR Bobot Risiko
Keuangan Keuangan (e/(c+d))
a b c d e f
1 Tagihan kepada Pemerintah 296.401.489 - 296.401.489 - - 0,00%
Tagihan kepada Entitas Sektor
2 145.936.006 35.215.050 145.288.414 18.556.954 82.470.516 50,33%
Publik
Tagihan kepada Bank
3 Pembangunan Multilateral dan - - - - - 0,00%
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 94.915.562 707.153 94.915.562 707.153 49.613.182 51,88%
Tagihan kepada Perusahaan
Efek dan Lembaga Jasa 3.671.242 457.315 3.671.242 457.315 5.174.273 125,33%
Keuangan Lain1)
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - 0,00%
Tagihan kepada Korporasi -
6 213.820.978 89.754.967 198.453.876 63.942.115 256.559.020 97,78%
Eksposur Korporasi Umum2)
Tagihan kepada perusahaan
efek dan lembaga jasa - - - - - 0,00%
keuangan lain3)
Eksposur Pembiayaan
23.207.302 905.546 21.675.367 362.218 23.134.148 104,98%
Khusus4)
Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang Subordinasi,
7 7.606.390 - 7.606.390 - 18.985.975 249,61%
Ekuitas, dan Instrumen Modal
Lainnya
Tagihan kepada Usaha Mikro,
8 Usaha Kecil, dan Portofolio 522.696.499 66.480.674 371.365.692 29.529.671 321.089.432 80,09%
Ritel
9 Kredit Beragun Properti 195.735.870 15.723.347 181.777.895 6.289.339 98.832.216 52,55%
Kredit Beragun Rumah Tinggal
yang Pembayarannya Tidak
157.599.923 11.195.684 145.371.957 4.478.274 69.353.111 46,28%
Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Rumah
Tinggal yang Pembayarannya
- - - - - 0,00%
Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 415
Page 418
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Tagihan Bersih Sebelum Tagihan Bersih Setelah
ATMR dan Rata-Rata Bobot
Penerapan FKK dan Teknik Penerapan FKK dan Teknik
Risiko
MRK MRK
Kategori Portofolio Laporan Laporan Rata-Rata
Posisi TRA Posisi TRA ATMR Bobot Risiko
Keuangan Keuangan (e/(c+d))
a b c d e f
Kredit Beragun Properti
Komersial yang
Pembayarannya Tidak 38.135.947 4.527.663 36.405.938 1.811.065 29.479.105 77,14%
Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti
Komersial yang
Pembayarannya Bergantung - - - - - 0,00%
Secara Material pada Arus
Kas Properti
Kredit Pengadaan Tanah,
Pengolahan Tanah, dan 8.725.499 2.117.063 7.048.813 846.825 11.379.248 144,12%
Konstruksi
Tagihan yang Telah Jatuh
10 75.189.308 2.091.702 74.700.244 1.492.798 82.428.645 108,18%
Tempo
11 Aset Lainnya 104.924.987 - 104.924.987 - 72.975.370 69,55%
12 Total 1.692.831.132 213.452.817 1.507.829.972 122.184.388 1.022.642.025 62,74%
2) Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan Bersih Sebelum Tagihan Bersih Setelah
ATMR dan Rata-Rata Bobot
Penerapan FKK dan Teknik Penerapan FKK dan Teknik
Risiko
MRK MRK
Kategori Portofolio Laporan Laporan Rata-Rata
Posisi TRA Posisi TRA ATMR Bobot Risiko
Keuangan Keuangan (e/(c+d))
a b c d e f
1 Tagihan kepada Pemerintah 302.047.966 - 302.047.966 - 0 0,00%
Tagihan kepada Entitas
2 146.073.121 35.215.050 145.425.529 18.556.954 82.497.939 50,31%
Sektor Publik
Tagihan kepada Bank
3 Pembangunan Multilateral - - - - 0 0,00%
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 101.080.637 707.153 100.508.096 707.153 50.898.078 50,29%
Tagihan kepada Perusahaan
Efek dan Lembaga Jasa 4.443.475 457.315 4.443.475 457.315 5.328.719 108,73%
Keuangan Lain1)
Tagihan berupa Covered
5 - - - - 0 0,00%
Bond
Tagihan kepada Korporasi -
6 220.565.099 90.332.870 203.524.402 63.955.945 261.543.830 97,78%
Eksposur Korporasi Umum2)
Tagihan kepada perusahaan
efek dan lembaga jasa - - - - - 0,00%
keuangan lain3)
416 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 419
Laporan Tahunan
2025
Tagihan Bersih Sebelum Tagihan Bersih Setelah
ATMR dan Rata-Rata Bobot
Penerapan FKK dan Teknik Penerapan FKK dan Teknik
Risiko
MRK MRK
Kategori Portofolio Laporan Laporan Rata-Rata
Posisi TRA Posisi TRA ATMR Bobot Risiko
Keuangan Keuangan (e/(c+d))
a b c d e f
Eksposur Pembiayaan
23.207.302 362.218 21.675.367 362.218 23.134.148 104,98%
Khusus4)
Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang
7 8.930.844 - 8.930.844 - 22.266.255 249,32%
Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
Tagihan kepada Usaha Mikro,
8 Usaha Kecil, dan Portofolio 700.772.392 66.535.385 411.280.817 29.551.555 356.985.857 80,98%
Ritel
9 Kredit Beragun Properti 196.008.227 15.737.584 182.049.697 6.295.034 99.051.008 52,59%
Kredit Beragun Rumah
Tinggal yang Pembayarannya
Tidak Bergantung Secara 157.818.425 11.208.198 145.589.904 4.483.279 69.526.726 46,33%
Material pada Arus Kas
Properti
Kredit Beragun Rumah
Tinggal yang Pembayarannya
- - - - - 0,00%
Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti
Komersial yang
Pembayarannya Tidak 38.189.802 4.529.386 36.459.793 1.811.755 29.524.282 77,14%
Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti
Komersial yang
Pembayarannya Bergantung - - - - - 0,00%
Secara Material pada Arus
Kas Properti
Kredit Pengadaan Tanah,
Pengolahan Tanah, dan 9.020.700 2.128.991 7.338.829 851.596 11.821.428 144,33%
Konstruksi
Tagihan yang Telah Jatuh
10 77.175.254 2.091.922 76.685.459 1.492.886 83.676.186 107,03%
Tempo
11 Aset Lainnya 139.092.882 - 139.092.882 - 106.676.786 76,69%
12 Total 1.928.417.901 213.568.488 1.603.003.363 122.230.656 1.103.880.235 63,98%
Pengungkapan Tambahan
Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA) dikonversi menjadi ekuivalen eksposur kredit menggunakan Faktor Konversi
Kredit (FKK). FKK paling kecil yang digunakan Bank adalah sebesar 20% untuk eksposur TRA dalam bentuk kewajiban komitmen
berupa L/C, FKK 40% diberikan untuk eksposur TRA dalam bentuk kewajiban komitmen (kelonggaran tarik) sedangkan FKK
100% diberikan untuk eksposur TRA dalam bentuk jaminan yang diterbitkan dalam rangka pengambilalihan risiko gagal bayar.
CKPN yang diperhitungkan untuk perhitungan tagihan bersih merupakan CKPN atas aset yang teridentifikasi mengalami
penurunan nilai, yaitu CKPN pada stage 2 dan stage 3. Teknik Mitigasi Risiko Kredit (MRK) yang digunakan oleh Bank adalah
agunan dan penjaminan/asuransi kredit, agunan berupa cash collateral, sedangkan penjaminan/asuransi kredit merupakan
perusahaan asuransi berstatus BUMN. Kredit yang dijamin oleh perusahaan asuransi yang merupakan Anak Perusahaan Bank
tidak diperhitungkan sebagai penjamin dalam teknik MRK karena merupakan pihak yang terafiliasi dengan Bank.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 417
Page 420
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Pengungkapan Eksposur Berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5)
Bank secara Individu
Kategori Portofolio 0% 20% 50%
1 Tagihan kepada Pemerintah 296.401.489 - -
Kategori Portofolio 20% 50%
2 Tagihan kepada Kualitas
323.332 162.232.372
Sektor Publik
Kategori Portofolio 0% 20% 30% 50%
3 Tagihan kepada Bank
Pembangungan Multilateral - - - -
dan Lembaga Internasional
Kategori Portofolio 20% 30% 40% 50% 75%
4 Tagihan kepada Bank - 425.042 - 93.123.720 219.546
Tagihan kepada
Perusahaan Efek
- 295.104 - 526.877 145.852
dan Lembaga Jasa
Keuangan Lain 1)
Kategori Portofolio 10% 15% 20% 25% 35%
5 Tagihan berupa Covered
- - - - -
Bond
Kategori Portofolio 20% 50% 65% 5) 75% 80% 85% 100%
6 Tagihan kepada
Korporasi Umum 2)
- 216.978 - 385.873 - 49.221.962 225.298.912
Tagihan kepada
perusahaan efek dan
lembaga jasa keuangan
lain 3)
Eksposur Pembiayaan
Khusus 4)
- - - - 19.855.167
Kategori Portofolio 100% 150%
7 Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang
20.000 -
Subordinasi, Ekuitas dan
Instrumen Modal Lainnya
418 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 421
Laporan Tahunan
2025
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
100% 150% Lainnya
Teknik MRK
- - - 296.401.489
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
100% 150% Lainnya
Teknik MRK
1.289.664 - - 163.845.368
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
100% 150% Lainnya
Teknik MRK
- - - -
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
100% 150% Lainnya
Teknik MRK
44.921 1.809.486 - 95.622.715
56.344 3.104.380 - 4.128.557
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
50% 100% Lainnya
Teknik MRK
- - - -
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
130% 150% Lainnya
Teknik MRK
- 2.639.367 - 262.395.990
3.714.354 - - 262.395.990
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
250% 400% 5) Lainnya
Teknik MRK
7.586.390 - - 7.606.390
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 419
Page 422
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Kategori Portofolio 100% 150%
8 Tagihan kepada Usaha
Mikro, Usaha Kecil dan 3.303.209 445.741.332
Portofolio Ritel
Kategori Portofolio 0% 20% 25% 30% 35% 40% 45% 50% 60% 65%
9 Kredit Beragun Properti - 30.360.260 8.313.932 25.529.688 - 27.312.224 - 22.406.621 6.715.213 -
Kredit Beragun Properti
Rumah Tinggal yang
Pembayarannya Tidak - 30.360.260 8.313.932 25.529.688 27.312.224 22.406.621 -
Bergantung Secara material
pada Arus Kas Properti
tanpa pendekatan
pembagian kredit
dengan menggunakan
pendekatan pembagian
kredit (dijamin)
dengan menggunakan
pendekatan pembagian
kredit (dijamin)
Kredit Beragun Properti
Rumah Tinggal yang
Pembayarannya Bergantung
Secara Material pada Arus
Kas Properti
Kredit Beragun Properti
Komersial yang
Pembayarannya Tidak - - - - - 6.715.213 -
Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti
tanpa pendekatan
pembagian kredit
dengan menggunakan
pendekatan pembagian
kredit (dijamin)
dengan menggunakan
pendekatan pembagian
kredit (dijamin)
Kredit Beragun Properti
Komersial yang
Pembayarannya Bergantung
Secara Material pada Arus
Kas Properti
Kredit Pengadaan Tanah,
Pengolahan Tanah, dan
Konstruksi
Kategori Portofolio 0% 20%
10 Tagihan yang Telah Jatuh
13.415.250 36.877.912
tempo
Kategori Portofolio 0% 20% 100%
11 Aset Lainnya 31.975.036 - 72.899.114
420 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 423
Laporan Tahunan
2025
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
250% 400% 5) Lainnya
Teknik MRK
90.312.284 12.869.345 - 400.895.363
Tagihan
Bersih
Setelah
70% 75% 85% 90% 100% 105% 110% 150% Lainnya
FKK dan
Teknik
MRK
38.688.008 23.795.834 14.995.165 - 3.908.264 - - - - 188.067.234
38.688.008 6.092.073 274.288 3.101.102 - - 149.850.230
-
-
-
-
17.703.761 14.720.876 807.162,20 - - 38.217.003
-
-
-
-
- 927.641 6.967.997 - 7.895.639
Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik
100% Lainnya
MRK
26.388.944 - 76.193.042
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
150% 1250% 5) Lainnya
Teknik MRK
50.837 - - 104.924.987
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 421
Page 424
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Tagihan Bersih
Tagihan Bersih Tagihan Bersih TRA
(Setelah pengenaan
No Bobot Risiko Laporan Posisi (sebelum pengenaan Rata-Rata FKK
FKK dan Teknik
Keuangan FKK)
MRK)
1 < 40% 390.684.819 7.347.659 2.939.064 388.301.499
2 40%-70% 345.926.457 43.649.715 5.023.213 362.610.310
3 75% 464.082.707 14.966.228 1.034.288 316.677.033
4 85% 130.565.824 59.908.968 4.792.717 151.405.486
5 90%-100% 309.056.603 85.008.966 4.066.290 359.270.407
6 105%-130% 3.655.286 147.669 59.068 3.655.212
7 150% 41.273.045 2.423.612 431.564 40.508.021
8 250% 7.586.390 - - 7.586.390
9 400% - - - -
10 1250% - - - -
11 Total Tagihan Bersih 1.692.831.131 213.452.817 18.346.204 1.630.014.358
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Kategori Portofolio 0% 20% 50%
1 Tagihan kepada Pemerintah 302.047.966 - -
Kategori Portofolio 20% 50%
2 Tagihan kepada Kualitas
460.447 162.879.964
Sektor Publik
Kategori Portofolio 0% 20% 30% 50%
3 Tagihan kepada Bank
Pembangungan Multilateral - - - -
dan Lembaga Internasional
Kategori Portofolio 20% 30% 40% 50% 75%
4 Tagihan kepada Bank 5.606.575 425.042 - 93.682.220 219.546
Tagihan kepada
Perusahaan Efek
772.233 295.104 - 526.877 145.852
dan Lembaga Jasa
Keuangan Lain 1)
Kategori Portofolio 10% 15% 20% 25% 35%
5 Tagihan berupa Covered
- - - - -
Bond
422 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 425
Laporan Tahunan
2025
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
100% 150% Lainnya
Teknik MRK
- - - 296.401.489
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
100% 150% Lainnya
Teknik MRK
1.289.664 - - 163.845.368
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
100% 150% Lainnya
Teknik MRK
- - -
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
100% 150% Lainnya
Teknik MRK
44.921 1.809.486 - 95.622.715
56.344 3.104.380 - 4.128.557
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
50% 100% Lainnya
Teknik MRK
- - - -
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 423
Page 426
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Kategori Portofolio 20% 50% 65% 5) 75% 80% 85% 100%
6 Tagihan kepada
107.189 260.282 - 400.449 - 49221962,4 231.868.791
Korporasi Umum 2)
Tagihan kepada
perusahaan efek dan
lembaga jasa keuangan
lain 3)
Eksposur Pembiayaan
- - - - - - 19.855.167
Khusus 4)
Kategori Portofolio 100% 150%
7 Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang
20.000 30.856
Subordinasi, Ekuitas dan
Instrumen Modal Lainnya
Kategori Portofolio 100% 150%
8 Tagihan kepada Usaha
Mikro, Usaha Kecil dan 20.000 30.856
Portofolio Ritel
Kategori Portofolio 0% 5) 20% 25% 30% 35% 40% 45% 50% 60% 65% 5)
9 Kredit Beragun Properti - 30.360.260 8.313.932 25.529.688 - 27.312.224 - 22.406.621 6.715.213 -
Kredit Beragun Properti
Rumah Tinggal yang
Pembayarannya Tidak - 30.360.260 8.313.932 25.529.688 - 27.312.224 - 22.406.621 - -
Bergantung Secara material
pada Arus Kas Properti
tanpa pendekatan
- - - - - - - - - -
pembagian kredit 5)
dengan menggunakan
pendekatan pembagian - - - - - - - - - -
kredit (dijamin) 5)
dengan menggunakan
pendekatan pembagian - - - - - - - - - -
kredit (dijamin) 5)
Kredit Beragun Properti
Rumah Tinggal yang
Pembayarannya Bergantung - - - - - - - - - -
Secara Material pada Arus
Kas Properti
Kredit Beragun Properti
Komersial yang
Pembayarannya Tidak - - - - - - - - 6.715.213 -
Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti
tanpa pendekatan
- - - - - - - - - -
pembagian kredit 5)
dengan menggunakan
pendekatan pembagian - - - - - - - - - -
kredit (dijamin) 5)
dengan menggunakan
pendekatan pembagian - - - - - - - - - -
kredit (dijamin) 5)
424 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 427
Laporan Tahunan
2025
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
130% 150% Lainnya
Teknik MRK
- 2.662.371 - 262.395.990
3.714.354 - - 22.037.585
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
250% 400% 5) Lainnya
Teknik MRK
8.879.988 - - 7.606.390
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
250% 400% 5) Lainnya
Teknik MRK
8.879.988 - - 7.606.390
Tagihan
Bersih
Setelah
70% 75% 85% 90% 100% 105% 110% 150% Lainnya
FKK dan
Teknik
MRK
38.688.008 23.966.640 15.102.411 - 3.908.264 - - - - 188.067.234
38.688.008 6.251.024 338.846 - 3.101.102 - - - - 149.850.230
- - - - - - - - - -
- - - - - - - - - -
- - - - - - - - - -
- - - - - - - - - -
- 17.715.616 14.763.565 - 807.162 - - - - 38.217.003
- - - - - - - - - -
- - - - - - - - - -
- - - - - - - - - -
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 425
Page 428
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Kategori Portofolio 0% 5) 20% 25% 30% 35% 40% 45% 50% 60% 65% 5)
Kredit Beragun Properti
Komersial yang
Pembayarannya Bergantung - - - - - - - - - -
Secara Material pada Arus
Kas Properti
Kredit Pengadaan Tanah,
Pengolahan Tanah, dan - - - - - - - - - -
Konstruksi 5)
Kategori Portofolio 0% 20%
10 Tagihan yang Telah Jatuh
14.983.234 37.204.233
tempo
Kategori Portofolio 0% 20% 100%
11 Aset Lainnya 32.443.932 - 106.593.276
Tagihan Bersih
Tagihan Bersih Tagihan Bersih TRA
(Setelah pengenaan
No Bobot Risiko Laporan Posisi (sebelum pengenaan Rata-Rata FKK
FKK dan Teknik
Keuangan FKK)
MRK)
1 < 40% 403.423.305 13.483.380 2.707.300 397.532.250
2 40%-70% 348.096.246 134.251.880 5.446.265 342.113.891
3 75% 642.343.656 - 589.844 350.571.483
4 85% 130.667.702 - 2.612.255 127.543.222
5 90%-100% 349.633.134 65.833.228 3.673.551 333.112.703
6 105%-130% 3.655.286 - 300.621 3.596.144
7 150% 41.718.583 - 259.280 39.653.682
8 250% 8.879.988 - - 8.879.988
9 400% - - - -
10 1250% - - - -
11 Total Tagihan Bersih 1.928.417.901 213.568.488 15.589.116 1.603.003.363
Pengungkapan Tambahan
Pengungkapan Kualitatif Counterparty Credit Risk (CCRA)
Counterparty credit risk adalah risiko kredit yang timbul dari jenis transaksi secara umum memiliki karakteristik:
a. Transaksi dipengaruhi oleh pergerakan nilai wajar atau nilai pasar;
b. Nilai wajar dari transaksi dipengaruhi oleh pergerakan variabel pasar tertentu;
c. Transaksi menghasilkan pertukaran arus kas atau instrumen keuangan; dan
d. Karakteristik risiko bersifat bilateral yaitu:
1) Jika nilai wajar kontrak bernilai positif maka bank terekspos risiko kredit dari pihak lawan; atau
2) Jika nilai wajar kontrak bernilai negatif maka pihak lawan terekspos risiko kredit dari bank.
426 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 429
Laporan Tahunan
2025
Tagihan
Bersih
Setelah
70% 75% 85% 90% 100% 105% 110% 150% Lainnya
FKK dan
Teknik
MRK
- - - - - - - - - -
- - - - 997.600 - - 8.574.724 - 7.895.639
Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik
100% Lainnya
MRK
26.480.673 - 76.193.042
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
150% 1250% 5) Lainnya
Teknik MRK
55.674 - - 104.924.987
Risiko kredit akibat kegagalan pihak lawan (counterparty credit risk) dapat terjadi akibat transaksi repo, transaksi reverse repo
dan transaksi derivatif. Dalam perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM), BRI menggunakan pendekatan
standar untuk perhitungan risiko kredit akibat kegagalan pihak lawan (counterparty credit risk).
Analisis Eksposur Counterpary Credit Risk (CCR1)
a b c d e f
Alpha
Potential digunakan Tagihan
Indonesia
Replacement Future untuk Bersih
EEPE ATMR
cost (RC) Exposure perhitungan (1,4 x [RC +
(PFE) regulatory PFE])
EAD
SA-CCR (untuk
1 2.385.112 5.022.245 1,4 10.464.397 3.409.250
derivatif)
Metode Internal Model
2
(untuk derivatif dan SFT)
Pendekatan sederhana
3 untuk mitigasi risiko kredit
(untuk SFT)
Pendekatan
komprehensif untuk
4
mitigasi risiko kredit
(untuk SFT)
VaR untuk
5
SFT
6 Total 3.409.250
Analisis Kualitatif
–
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 427
Page 430
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Eksposur CCR Berdasarkan Kategori Portofolio dan Bobot Risiko (CCR3)
Bobot Risiko
a b c d e f g h i
Kategori Portofolio
Total Tagihan
0% 10% 20% 50% 75% 100% 150% Others
Bersih
Tagihan kepada
Pemerintah dan Bank 594 - - - - - - - 594
Sentral
Tagihan kepada Entitas
- - - - - - - - -
Sektor Publik
Tagihan kepada Bank
Pembangunan Multilateral - - - - - - - - -
dan Lembaga Internasional
Tagihan kepada Bank Lain - - - 243.002 664.920 - - - 907.922
Tagihan kepada
- - - - - - - - -
perusahaan sekuritas
Tagihan kepada Korporasi - - - - - - - - -
Tagihan Kepada Usaha
Mikro, Usaha Kecil, dan - - - - - - - - -
Portofolio Ritel
Tagihan aset lainnya - - - - - - - - -
Total 594 - - 243.002 664.920 - - - 908.516
Analisis Kualitatif
–
Tagihan Bersih Derivatif Kredit (CCR6)
a b
Proteksi yang dibeli Proteksi yang dijual
Notional - -
Single-name credit default swaps - -
Index credit default swaps - -
Total return swaps - -
Credit options - -
Derivatif kredit lainnya - -
Total notional - -
Nilai wajar - -
Nilai wajar positif (aset) - -
Nilai wajar negatif (kewajiban) - -
Analisis Kualitatif
–
428 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 431
Laporan Tahunan
2025
Pengungkapan Kualitatif Mengenai Eksposur Sekuritisasi (SECA)
BRI tidak memiliki Eksposur Sekuritisasi (SECA)
Eksposur Sekuritisasi Pada Banking Book (SEC1)
a b c e f g i j k
Bank sebagai originator Bank sebagai sponsor Bank sebagai investor
Tradisional Sintetis Subtotal Tradisional Sintetis Subtotal Tradisional Sintetis Sub-total
Retail (total) –
1 - - - - - - - - -
antara lain
2 Kredit perumahan - - - - - - - - -
3 Kartu kredit - - - - - - - - -
Eksposur ritel
4 - - - - - - - - -
lainnya
5 Resekuritisasi - - - - - - - - -
Wholesale (total)
6 - - - - - - - - -
– of which
7 Kredit korporasi - - - - - - - - -
8 Kredit komersil - - - - - - - - -
9 Sewa dan piutang - - - - - - - - -
10 Other wholesale - - - - - - - - -
11 Resekuritisasi - - - - - - - - -
Analisis Kualitatif
–
Eksposur Sekuritisasi Pada Trading Book (SEC2)
a b c e f g i j k
Bank sebagai originator Bank sebagai sponsor Bank sebagai investor
Tradisional Sintetis Subtotal Tradisional Sintetis Subtotal Tradisional Sintetis Sub-total
Retail (total) –
1 - - - - - - - - -
dengan
Pinjaman
2 - - - - - - - - -
perumahan
3 Kartu kredit - - - - - - - - -
Eksposur ritel
4 - - - - - - - - -
lainnya
5 Resekuritisasi - - - - - - - - -
Wholesale
6 (total) – of - - - - - - - - -
which
7 Kredit korporasi - - - - - - - - -
8 Kredit komersil - - - - - - - - -
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 429
Page 432
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
a b c e f g i j k
Bank sebagai originator Bank sebagai sponsor Bank sebagai investor
Tradisional Sintetis Subtotal Tradisional Sintetis Subtotal Tradisional Sintetis Sub-total
Sewa dan
9 - - - - - - - - -
piutang
Other
10 - - - - - - - - -
wholesale
11 Resekuritisasi - - - - - - - - -
Analisis Kualitatif
–
Eksposur Sekuritisasi pada Banking Book dan Terkait Persyaratan Modalnya – Bank yang
Bertindak Sebagai Originator atau Sponsor (SEC3)
a b c d e f g
Exposure Values
Nilai eksposur (berdasarkan Bobot Risiko) / (berdasarkan regulatory
approach)
>20% to >50% to >100% to
≤20% IRB RBA
50% 100% <1250% 1250%
Bobot (termasuk IRB SFA
Bobot Bobot Bobot Bobot
Risiko IAA)
Risiko Risiko Risiko Risiko
1 Total eksposur - - - - - - -
2 Sekuritisasi tradisional - - - - - - -
3 Dimana sekuritisasi - - - - - - -
4 Dengan underlying ritel - - - - - - -
5 Dengan wholesale - - - - - - -
6 Dimana re-sekuritisasi - - - - - - -
7 Senior - - - - - - -
8 Non-senior - - - - - - -
9 Sekuritisasi sintetis - - - - - - -
10 Dimana sekuritisasi - - - - - - -
11 Dengan underlying ritel - - - - - - -
12 Dengan wholesale - - - - - - -
13 Dimana re-sekuritisasi - - - - - - -
14 Senior - - - - - - -
15 Non-senior - - - - - - -
Analisis Kualitatif
–
430 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 433
Laporan Tahunan
2025
h i j k l m n o p q
Exposure Values
ATMR
(berdasarkan regulatory Capital charge after cap
(berdasarkan regulatory approach)
approach)
IRB RBA IRB RBA
SA/SSFA 1250% (termasuk IRB SFA SA/SSFA 1250% (termasuk IRB SFA SA/SSFA 1250%
IAA) IAA)
- - - - - - - - - -
- - - - - - - - - -
- - - - - - - - - -
- - - - - - - - - -
- - - - - - - - - -
- - - - - - - - - -
- - - - - - - - - -
- - - - - - - - - -
- - - - - - - - - -
- - - - - - - - - -
- - - - - - - - - -
- - - - - - - - - -
- - - - - - - - - -
- - - - - - - - - -
- - - - - - - - - -
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 431
Page 434
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Eksposur Sekuritisasi pada Banking Book dan Persyaratan Modalnya – Bank yang Bertindak
Sebagai Investor (SEC4)
a b c d e f g
Exposure Values
Nilai eksposur (berdasarkan Bobot Risiko) (berdasarkan regulatory
approach)
>20% to >50% to >100% to
≤20% 1250% IRB RBA
50% 100% <1250%
Bobot Bobot (termasuk IRB SFA
Bobot Bobot Bobot
Risiko Risiko IAA)
Risiko Risiko Risiko
1 Total eksposur - - - - - - -
2 Sekuritisasi tradisional - - - - - - -
3 Dimana sekuritisasi - - - - - - -
4 Dengan underlying ritel - - - - - - -
5 Dengan wholesale - - - - - - -
6 Dimana re-sekuritisasi - - - - - - -
7 Senior - - - - - - -
8 Non-senior - - - - - - -
9 Sekuritisasi sintetis - - - - - - -
10 Dimana sekuritisasi - - - - - - -
11 Dengan underlying ritel - - - - - - -
12 Dengan wholesale - - - - - - -
13 Dimana re-sekuritisasi - - - - - - -
14 Senior - - - - - - -
15 Non-senior - - - - - - -
Analisis Kualitatif
–
432 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 435
Laporan Tahunan
2025
h i j k l m n o p q
Exposure Values
ATMR
(berdasarkan regulatory Capital charge after cap
(berdasarkan regulatory approach)
approach)
IRB RBA IRB RBA
SA/SSFA 1250% (termasuk IRB SFA SA/SSFA 1250% (termasuk IRB SFA SA/SSFA 1250%
IAA) IAA)
- - - - - - - - - -
- - - - - - - - - -
- - - - - - - - - -
- - - - - - - - - -
- - - - - - - - - -
- - - - - - - - - -
- - - - - - - - - -
- - - - - - - - - -
- - - - - - - - - -
- - - - - - - - - -
- - - - - - - - - -
- - - - - - - - - -
- - - - - - - - - -
- - - - - - - - - -
- - - - - - - - - -
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 433
Page 436
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Risiko Pasar
Pengungkapan Risiko Pasar dengan Menggunakan Metode Standar (MR1)
Bank Secara Individu
(dalam jutaan rupiah)
Beban Modal Pendekatan Standar Beban Modal Pendekatan Standar
Risiko
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Risiko GIRR 745.043,75 701.934,44
Risiko CSR nonsekuritisasi 357.838,72 479.718,24
Risiko CSR sekuritisasi nonCTP - -
Risiko CSR sekuritisasi CTP - -
Risiko Ekuitas - -
Risiko Komoditas - -
Risiko Nilai Tukar 671.105,94 805.030,47
DRC - nonsekuritisasi 17.065,94 178.841,92
DRC - sekuritisasi nonCTP - -
DRC - sekuritisasi CTP - -
Total 1.791.054,35 2.165.525,07
Bank Secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan rupiah)
Beban Modal Pendekatan Standar Beban Modal Pendekatan Standar
Risiko
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Risiko GIRR 751.280,43 705.991,02
Risiko CSR nonsekuritisasi 362.341,47 484.460,46
Risiko CSR sekuritisasi nonCTP - -
Risiko CSR sekuritisasi CTP - -
Risiko Ekuitas 104.789,35 96.027,85
Risiko Komoditas 550.746,61 256.100,61
Risiko Nilai Tukar 697.356,10 943.671,17
DRC - nonsekuritisasi 35.043,15 201.434,23
DRC - sekuritisasi nonCTP - -
DRC - sekuritisasi CTP - -
Total 2.501.557,11 2.687.685,34
Risiko CVA Three Lines Model dimana Dewan Komisaris dan Direksi
berperan sebagai governing body dan Three Lines of
1. Proses Manajemen Risiko CVA Defense yang terdiri dari Unit Kerja Operasional, Satuan
Risiko CVA merupakan risiko kerugian yang timbul dari Kerja Manajemen Risiko dan Satuan Kerja Audit Intern.
perubahan nilai CVA sebagai akibat dari perubahan
credit spread pihak lawan dan faktor risiko pasar yang Aktivitas transaksi derivatif dilakukan oleh Unit Kerja
mempengaruhi harga transaksi derivatif. Business Treasury dan dilakukan pemantauan oleh
Satuan Kerja Manajemen Risiko (Market, Portofolio &
BRI telah menerapkan proses manajemen risiko pasar Enterprise Risk). BRI secara reguler menetapkan dan
termasuk untuk risiko CVA sesuai dengan prinsip melakukan review limit untuk transaksi derivatif melalui
penerapan manajemen risiko yang diatur dalam limit pre settlement risk, limit transaksi aktivitas treasury
kebijakan umum manajemen risiko dan didasarkan pada dan limit risiko pasar.
434 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 437
Laporan Tahunan
2025
2. Metode CVA
BRI menggunakan metode pendekatan dasar yang disederhanakan (BA-CVA) dalam perhitungan beban modal untuk
risiko CVA. Pendekatan BA-CVA menghitung dan menjumlahkan untuk seluruh pihak lawan yang masuk dalam cakupan
Perhitungan CVA sesuai dengan ketentuan regulator.
BA-CVA yang Disederhanakan (CVA 1)
Bank Secara Individu
(dalam jutaan rupiah)
Komponen ATMR BA-CVA
Risiko
a b
Agregasi komponen sistematis CVA 117.886,08
Agregasi komponen idiosyncratic risiko CVA 48.864,92
Total 589.559,13
Bank Secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan rupiah)
Komponen ATMR BA-CVA
Risiko
a b
Agregasi komponen sistematis CVA 117.886,08
Agregasi komponen idiosyncratic risiko CVA 48.864,92
Total 589.559,13
Interest Rate Risk In Banking Book
Laporan Perhitungan IRRBB - Individu
(dalam juta Rupiah)
∆ EVE ∆ NII
Periode
T T-1 T T-1
Parallel Up (19.199.538) (18.067.862) (16.826.008) (17.128.710)
Parallel Down 19.872.671 18.712.549 16.598.169 16.786.955
Steepener (10.359.422) (9.889.637)
Flattener 5.716.514 5.517.805
Short Rate Up (3.721.658) (3.394.319)
Short Rate Down 3.734.584 3.406.230
Nilai Maksimum Negatif (absolut) 19.199.538 18.067.862 16.826.008 17.128.710
Modal Tier 1( untuk ∆ EVE) atau Projected Income
244.158.213 251.199.234 107.923.941 100.347.386
(untuk ∆ NII)
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk ∆ EVE)
7,86% 7,19% 15,59% 17,07%
atau Projected Income (untuk ∆ NII)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 435
Page 438
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Laporan Penerapan Manajemen Risiko Untuk IRRBB - Individu
Analisa Kualitatif
1 Interest Rate Risk in The Banking Book (IRRBB) merupakan risiko akibat pergerakan suku bunga di pasar akibat berlawanan dengan
posisi Banking Book yang berpotensi memberikan dampak terhadap permodalan dan rentabilitas BRI baik untuk saat ini maupun pada
masa mendatang. Risiko pergerakan suku bunga BRI terjadi karena penyesuaian suku bunga aset lebih lambat dari penyesuaian suku
bunga liabilitas. Risiko ini disebabkan komposisi aset BRI yang didominasi suku bunga fixed dan mempunyai repricing maturities lebih
panjang.
2 Dalam mitigasi risiko IRRBB, BRI merumuskan strategi pengelolaan dampak pergerakan suku bunga melalui komite Asset & Liability
Management (ALCO) dan Risk Management Committee (RMC). ALCO dilaksanakan setiap bulan membahas strategi pengelolaan aset
dan liabilitas yang diantaranya adalah balanced pricing, assets allocation, funding mix, gap management dan capital management.
RMC dilakukan secara reguler dengan pembahasan update kondisi makroekonomi, profil risiko pasar, parameter risiko pasar dan risk
issue terkini.
3 BRI melakukan perhitungan IRRBB secara triwulanan dengan menggunakan metode Economic Value of Equity (EVE) dan Net Interest
Income (NII). Metode EVE menggunakan perspektif jangka panjang dalam menghitung sensitivitas suku bunga terhadap modal Tier
1 BRI. Metode EVE ini sesuai dengan guideline dari Otoritas Jasa Keuangan. Sedangkan metode NII menggunakan perspektif jangka
pendek dalam menghitung sensitivitas suku bunga terhadap estimasi pendapatan BRI dalam satu tahun ke depan.
4 Skenario yang digunakan dalam perhitungan IRRBB adalah sebagai berikut:
a) Parallel Up (400 bps)
b) Parallel Down (400 bps)
c) Steepener (350 bps)
d) Flattener (350 bps)
e) Short Rate Up (500 bps)
f) Short Rate Down (500 bps)
5 Dalam perhitungan IRRBB, BRI menggunakan asumsi-asumsi utama permodelan dan parametrik sebagai berikut:
a) Perhitungan arus kas, instrument dengan suku bunga float menggunakan risk free yang bersumber dari Government Bonds IDR &
Government Bonds USD. Margin yang digunakan bersumber dari margin rata-rata setiap instrument. Sedangkan Instrument dengan
suku bunga fix menggunakan acuan effective interest rate sebagai dasar proyeksi cashflow.
b) Account Non Maturity Deposit (NMD) yang terdiri dari giro dan tabungan ditempatkan pada time bucket overnight, time bucket 3
s.d 4 tahun & time bucket 4 s.d 5 tahun sesuai dengan caps maksimal yang telah ditentukan oleh regulator. NMD yang ditempatkan
pada time bucket terpanjang merupakan core fund BRI yang mempunyai tingkat sensitivitas suku bunga lebih rendah daripada non
core fund yang ditempatkan pada time bucket overnight.
c) Penentuan prepayment risk berdasarkan data historis sesuai dengan segmen dan produk pinjaman dalam jangka waktu yang
dianggap memadai. Perhitungan baseline persentase prepayment merupakan ratas total saldo pinjaman yang dilunasi sebelum
jatuh tempo terhadap total saldo pinjaman tersebut pada setiap segmen. Sedangkan dalam menentukan early redemption, metode
yang dipakai menggunakan pendekatan historis s.d posisi laporan untuk menetapkan saldo deposito yang dilunasi sebelum jatuh
tempo dalam kurun waktu tertentu terhadap total saldo deposito bulan berjalan.
d) Selain permodelan prepayment risk dan early redemption, BRI juga menetapkan permodelan internal untuk account-account NPL.
NPL Ritel Komersial dengan plafond maksimal Rp5 miliar rupiah ditempatkan pada time bucket 3,5 tahun. Sedangkan NPL Menengah
Korporasi dengan plafond di atas Rp5 miliar rupiah ditempatkan pada time bucket 3 tahun. Account NPL termasuk non rate dimana
estimasi cashflow nya tidak memperhitungkan interest.
e) Perhitungan IRRBB menggunakan mata uang rupiah dan USD. Mata uang asing selain mata uang tersebut diagregasikan ke dalam
perhitungan USD.
Analisa Kuantitatif
1 Giro dan Tabungan merupakan simpanan yang tidak mempunyai jangka waktu dan secara kontraktual mempunyai maturity overnight.
Sedangkan secara behavioural, BRI menempatkan giro dan tabungan pada time bucket overnight, time bucket 3 s.d 4 tahun dan time
bucket 4 s.d 5 tahun. Penyebaran Non Maturity Deposit BRI sesuai jangka waktu posisi 31 Desember 2025:
a. Giro; time bucket Overnight (60,78%), time bucket 3 s.d 4 tahun (31,04%) dan time bucket 4 s.d 5 tahun (8,18%).
b. Tabungan; time bucket Overnight (22,28%) dan time bucket 4 s.d 5 tahun (77,72%).
Laporan Perhitungan IRRBB - Konsolidasi
(dalam juta Rupiah)
∆ EVE ∆ NII
Periode
T T-1 T T-1
Parallel Up (19.435.984) (18.397.018) (17.071.059) (16.732.105)
Parallel Down 20.115.300 19.065.641 16.843.221 16.317.933
Steepener (10.465.005) (10.136.731)
Flattener 5.764.642 5.689.086
Short Rate Up (3.785.481) (3.402.258)
436 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 439
Laporan Tahunan
2025
∆ EVE ∆ NII
Periode
T T-1 T T-1
Short Rate Down 3.798.708 3.413.896
Nilai Maksimum Negatif (absolut) 19.435.984 18.397.018 17.071.059 16.732.105
Modal Tier 1( untuk ∆ EVE) atau Projected Income
247.532.865 241.789.319 108.920.762 102.780.852
(untuk ∆ NII)
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk ∆ EVE)
7,85% 7,61% 15,67% 16,28%
atau Projected Income (untuk ∆ NII)
Laporan Penerapan Manajemen Risiko Untuk IRRBB - Konsolidasi
Analisa Kualitatif
1 Interest Rate Risk in The Banking Book (IRRBB) merupakan risiko akibat pergerakan suku bunga di pasar akibat berlawanan dengan posisi
Banking Book yang berpotensi memberikan dampak terhadap permodalan dan rentabilitas BRI baik untuk saat ini maupun pada masa
mendatang. Risiko pergerakan suku bunga BRI terjadi karena penyesuaian suku bunga aset lebih lambat dari penyesuaian suku bunga
liabilitas yang disebabkan komposisi aset BRI yang didominasi suku bunga fixed dan mempunyai repricing maturities lebih panjang.
2 Dalam mitigasi risiko IRRBB, BRI merumuskan strategi pengelolaan dampak pergerakan suku bunga melalui komite Assets & Liability
Management (ALCO) dan Risk Management Committee (RMC) Terintegrasi. ALCO dilaksanakan setiap bulan membahas strategi
pengelolaan aset dan liabilitas yang diantaranya adalah balanced pricing, assets allocation, funding mix, gap management, dan capital
management. Sedangkan RMC Terintegrasi dilaksanakan dengan perusahaan anak untuk membahas assessment profil risiko pasar dan
risk issue terkini.
3 BRI melakukan perhitungan IRRBB Konsolidasi secara semesteran dengan menggunakan metode Economic Value of Equity (EVE) dan
Net Interest Income (NII). Metode EVE menggunakan perspektif jangka panjang dalam menghitung sensitivitas suku bunga terhadap
modal Tier 1 BRI dan telah disesuaikan dengan guideline dari Otoritas Jasa Keuangan. Sedangkan metode NII menggunakan perspektif
jangka pendek dalam menghitung sensitivitas suku bunga terhadap estimasi pendapatan BRI dalam satu tahun.
4 Skenario yang digunakan dalam perhitungan IRRBB BRI adalah sebagai berikut:
a) Parallel Up (400 bps)
b) Parallel Down (400 bps)
c) Steepener (350 bps)
d) Flattener (350 bps)
e) Short Rate Up (500 bps)
f) Short Rate Down (500 bps)
5 a) Dalam perhitungan arus kas, instrumen dari aset dan liabilitas dengan suku bunga float menggunakan risk free yang bersumber
dari Government Bonds IDR dan Government Bonds USD. Margin yang digunakan bersumber dari margin rata-rata setiap segmen
instrumen. Instrumen aset dan liabilitas dengan suku bunga fix menggunakan acuan yield yang dibebankan pada instrumen sebagai
dasar proyeksi cashflow.
b) Account Non Maturity Deposit (NMD) yaitu giro dan tabungan ditempatkan pada jangka waktu overnight, skala waktu 3 s.d 4 tahun
& 4 s.d 5 tahun sesuai dengan caps maksimal yang telah ditentukan oleh regulator. NMD yang ditempatkan pada skala waktu
terpanjang merupakan core fund BRI yang mempunyai tingkat sensitivitas suku bunga lebih rendah daripada non core fund yang
ditempatkan pada skala waktu overnight.
c) Penentuan prepayment risk berdasarkan data historis sesuai dengan segmen & produk pinjaman dalam jangka waktu yang dianggap
memadai. Perhitungan baseline persentase prepayment merupakan ratas total saldo pinjaman yang dilunasi sebelum jatuh tempo
terhadap total saldo pinjaman tersebut per masing-masing segmen. Sedangkan dalam menentukan early redemption, menggunakan
pendekatan historis dengan sumber data yang memadai. Persentase baseline yang digunakan dalam early redemption merupakan
saldo deposito yang dilunasi sebelum jatuh tempo dalam kurun waktu tertentu terhadap total saldo deposito bulan berjalan.
d) Perhitungan IRRBB menggunakan mata uang rupiah dan USD. Semua mata uang selain mata uang tersebut diagregasikan ke dalam
perhitungan USD.
Analisa Kuantitatif
1 Giro dan Tabungan merupakan simpanan yang tidak mempunyai jangka waktu dan secara kontraktual mempunyai maturity overnight.
Secara behavioural, BRI secara konsolidasi menempatkan giro dan tabungan posisi 31 Desember 2025 pada 3 time bucket terpisah yaitu:
a. Overnight (non corefund), Giro (60,80%) dan Tabungan (22,43%)
b. 3 s.d 4 tahun (corefund), Giro (31,04%) dan Tabungan (0,01%)
c. 4 s.d 5 tahun (corefund), Giro (8,16%) dan Tabungan (77,57%)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 437
Page 440
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Risiko Likuiditas
Laporan Perhitungan Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR)
Individual
Posisi Tanggal Laporan Posisi Tanggal Laporan Sebelumnya
Nilai HQLA setelah Nilai HQLA setelah
No Komponen pengurangan nilai (haircut), pengurangan nilai (haircut),
Nilai outstanding Nilai outstanding
outstanding kewajiban dan outstanding kewajiban dan
kewajiban dan kewajiban dan
komitmen dikalikan tingkat komitmen dikalikan tingkat
komitmen/ komitmen/
penarikan (run-off rate) atau penarikan (run-off rate) atau
nilai tagihan nilai tagihan
nilai tagihan kontraktual nilai tagihan kontraktual
kontraktual kontraktual
dikalikan tingkat penerimaan dikalikan tingkat penerimaan
(inflow rate). (inflow rate).
Jumlah data poin
1 yang digunakan dalam 92 hari 92 hari
perhitungan LCR
HIGH QUALITY LIQUID ASSET (HQLA)
Total High Quality Liquid
2 333.549.806 362.148.941
Asset (HQLA)
ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW)
Simpanan nasabah perorangan
dan Pendanaan yang berasal
3 654.593.819 37.483.070 646.103.606 37.087.749
dari nasabah Usaha Mikro dan
Usaha Kecil, terdiri dari:
a. Simpanan/ Pendanaan stabil 559.526.234 27.976.312 550.452.241 27.522.612
b. Simpanan/ Pendanaan
95.067.585 9.506.759 95.651.364 9.565.136
kurang stabil
Pendanaan yang berasal dari
4 653.530.350 201.734.182 645.543.335 205.994.234
nasabah korporasi, terdiri dari:
a. Simpanan operasional 411.559.620 102.060.310 363.450.601 90.178.439
b. Simpanan non-operasional
dan/atau kewajiban
240.263.530 97.966.672 281.166.932 114.889.992
lainnya yang bersifat non-
operasional
c. Surat berharga berupa
surat utang yang diterbitkan 1.707.200 1.707.200 925.802 925.802
oleh bank
Pendanaan dengan agunan
5 27.759.165 - 18.852.207 -
(secured funding)
Arus kas keluar lainnya
6 (additional requirement), 396.344.461 103.934.239 362.505.165 73.965.071
terdiri dari:
a. Arus kas keluar atas
74.289.306 74.289.306 50.280.364 50.280.364
transaksi derivatif
b. Arus kas keluar atas
peningkatan kebutuhan - - - -
likuiditas
c. Arus kas keluar atas
- - - -
kehilangan pendanaan
d. Arus kas keluar atas
penarikan komitmen fasilitas 120.731.120 10.965.221 116.295.742 10.539.018
kredit dan fasilitas likuiditas
e. Arus kas keluar atas
kewajiban kontraktual lainnya - - - -
terkait penyaluran dana
f. Arus kas keluar atas
kewajiban kontijensi 188.293.117 5.648.794 188.436.465 5.653.094
pendanaan lainnya
g. Arus kas keluar kontraktual
13.030.917 13.030.917 7.492.595 7.492.595
lainnya
TOTAL ARUS KAS KELUAR
7 343.151.491 317.047.053
(CASH OUTFLOW)
438 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 441
Laporan Tahunan
2025
(dalam Jutaan Rupiah)
Konsolidasi
Posisi Tanggal Laporan Posisi Tanggal Laporan Sebelumnya
Nilai HQLA setelah Nilai HQLA setelah
pengurangan nilai (haircut), pengurangan nilai (haircut),
outstanding kewajiban dan outstanding kewajiban dan
Nilai outstanding kewajiban Nilai outstanding kewajiban
komitmen dikalikan tingkat komitmen dikalikan tingkat
dan komitmen/nilai tagihan dan komitmen/nilai tagihan
penarikan (run-off rate) atau penarikan (run-off rate) atau
kontraktual kontraktual
nilai tagihan kontraktual nilai tagihan kontraktual
dikalikan tingkat penerimaan dikalikan tingkat penerimaan
(inflow rate). (inflow rate).
92 hari 92 hari
339.473.424 367.870.393
658.020.323 37.735.031 649.029.115 37.295.000
561.340.020 28.067.001 552.158.239 27.607.912
96.680.303 9.668.030 96.870.876 9.687.088
656.913.431 203.376.542 649.406.942 207.826.403
412.047.855 102.177.649 364.195.952 90.359.856
243.158.376 99.491.694 284.285.189 116.540.745
1.707.200 1.707.200 925.802 925.802
27.759.165 - 18.865.756 -
396.910.231 104.352.924 363.271.887 74.596.385
74.289.306 74.289.306 50.280.364 50.280.364
- - - -
- - - -
120.901.214 10.988.230 116.455.394 10.563.263
395.676 395.676 607.069 607.069
188.293.117 5.648.794 188.436.465 5.653.094
13.030.917 13.030.917 7.492.595 7.492.595
345.464.497 319.717.787
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 439
Page 442
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Individual
Posisi Tanggal Laporan Posisi Tanggal Laporan Sebelumnya
Nilai HQLA setelah Nilai HQLA setelah
No Komponen pengurangan nilai (haircut), pengurangan nilai (haircut),
Nilai outstanding Nilai outstanding
outstanding kewajiban dan outstanding kewajiban dan
kewajiban dan kewajiban dan
komitmen dikalikan tingkat komitmen dikalikan tingkat
komitmen/ komitmen/
penarikan (run-off rate) atau penarikan (run-off rate) atau
nilai tagihan nilai tagihan
nilai tagihan kontraktual nilai tagihan kontraktual
kontraktual kontraktual
dikalikan tingkat penerimaan dikalikan tingkat penerimaan
(inflow rate). (inflow rate).
ARUS KAS MASUK (CASH INFLOW)
Pinjaman dengan agunan
8 803.739 - 4.450.466 -
Secured lending
Tagihan berasal dari pihak
9 44.794.582 22.397.307 44.861.497 22.430.768
lawan (counterparty)
10 Arus kas masuk lainnya 74.065.720 74.065.720 50.417.915 50.417.915
TOTAL ARUS KAS MASUK
11 96.463.027 72.848.682
(CASH INFLOW)
TOTAL ADJUSTED VALUE1 TOTAL ADJUSTED VALUE1
12 TOTAL HQLA 333.549.806 362.148.941
TOTAL ARUS KAS KELUAR
13 BERSIH (NET CASH 246.688.464 244.198.371
OUTFLOWS)
14 LCR (%) 135,21% 148,30%
Keterangan:
1 Adjusted values dihitung setelah pengenaan pengurangan nilai (haircut), tingkat penarikan (run-off rate), dan tingkat penerimaan (inflow rate) serta batas maksimum
komponen HQLA, misalnya batas maksimum HQLA Level 2B dan HQLA Level 2 serta batas maksimum arus kas masuk yang dapat diperhitungkan dalam LCR.
Analisis secara Individu
• Liquidity Coverage Ratio (LCR) BRI secara Individu posisi Triwulan IV 2025 sebesar 135,21% mengalami penurunan sebesar 13,09%
terhadap posisi Triwulan III 2025 sebesar 148,30%. Penurunan rasio ini disebabkan oleh:
a. Penurunan HQLA sebesar Rp28,60 triliun atau sebesar 7,90%, yang didominasi oleh penurunan pada komponen penempatan
pada Bank Indonesia, surat berharga yang diterbitkan pemerintah pusat dan Bank Indonesia sebesar Rp29,38 triliun, dan peningkatan
komponen HQLA Level 2 sebesar Rp0,55 triliun.
b. Peningkatan Net Cash Outflow (NCO) sebesar Rp2,49 triliun atau sebesar 1,02% yang merupakan selisih antara Arus Kas Keluar
terhadap Arus Kas Masuk. Jumlah Arus Kas Keluar mengalami peningkatan yang diantaranya berasal dari peningkatan jumlah
penarikan terkait arus kas keluar lainnya (additional requirement) sebesar Rp29,97 triliun, peningkatan jumlah penarikan pendanaan
usaha mikro dan usaha kecil sebesar Rp0,23 triliun, dan peningkatan jumlah penarikan simpanan nasabah perorangan sebesar
Rp0,16 triliun. Jumlah Arus Kas Masuk mengalami peningkatan yang diantaranya berasal dari peningkatan jumlah arus kas masuk
lainnya yang berasal dari transaksi derivatif sebesar Rp23,65 triliun.
• Komposisi HQLA BRI didominasi oleh aset level 1 sebesar Rp331,05 triliun atau 99,25% yang terdiri atas komponen kas, cadangan
likuiditas di Bank Indonesia (GWM dan penempatan pada BI) dan surat berharga yang tergolong aset level 1. Sedangkan komposisi aset level
2 sebesar Rp2,50 triliun atau 0,75%.
• Mayoritas sumber pendanaan BRI (Bank Only) selama Triwulan IV 2025 berasal dari CASA sebesar 70,89% dengan komposisi sebagai
berikut:
Komponen Sumber Pendanaan Komposisi
Giro 30,83%
Tabungan 40,06%
CASA 70,89%
Deposito 29,11%
Total 100,00%
• BRI telah memiliki strategi pengelolaan likuiditas, early warning indicator, dan contingency funding plan terkait risiko likuiditas. Pengelolaan
risiko likuiditas, penetapan dan monitoring limit sebagai early warning indicator likuiditas, serta pelaksanaan stress testing likuiditas secara
periodik dilakukan oleh unit kerja risk management. BRI telah memiliki dokumen rencana aksi (recovery plan) sebagai bentuk penerapan
manajemen risiko yang baik sesuai ketentuan regulator.
440 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 443
Laporan Tahunan
2025
Konsolidasi
Posisi Tanggal Laporan Posisi Tanggal Laporan Sebelumnya
Nilai HQLA setelah Nilai HQLA setelah
pengurangan nilai (haircut), pengurangan nilai (haircut),
outstanding kewajiban dan outstanding kewajiban dan
Nilai outstanding kewajiban Nilai outstanding kewajiban
komitmen dikalikan tingkat komitmen dikalikan tingkat
dan komitmen/nilai tagihan dan komitmen/nilai tagihan
penarikan (run-off rate) atau penarikan (run-off rate) atau
kontraktual kontraktual
nilai tagihan kontraktual nilai tagihan kontraktual
dikalikan tingkat penerimaan dikalikan tingkat penerimaan
(inflow rate). (inflow rate).
803.739 - 4.450.466 -
46.890.241 23.448.873 46.681.171 23.347.544
74.093.897 74.079.809 50.443.595 50.430.755
97.528.682 73.778.299
TOTAL ADJUSTED VALUE1 TOTAL ADJUSTED VALUE1
339.473.424 367.870.393
247.935.815 245.939.488
136,92% 149,58%
Analisis secara Konsolidasi
• Liquidity Coverage Ratio (LCR) BRI secara Konsolidasi posisi Triwulan IV 2025 sebesar 136,92% mengalami penurunan sebesar 12,66%
terhadap posisi Triwulan III 2025 sebesar 149,58%. Penurunan rasio ini disebabkan oleh:
a. Penurunan HQLA sebesar Rp28,40 triliun atau sebesar 7,72%, yang didominasi oleh penurunan pada komponen penempatan pada
Bank Indonesia, surat berharga yang diterbitkan pemerintah pusat dan Bank Indonesia sebesar Rp29,20 triliun, dan peningkatan
komponen HQLA Level 2 sebesar Rp0,57 triliun.
b. Peningkatan Net Cash Outflow (NCO) sebesar Rp2,00 triliun atau sebesar 0,81% yang merupakan selisih antara Arus Kas Keluar
terhadap Arus Kas Masuk. Jumlah Arus Kas Keluar mengalami peningkatan yang diantaranya berasal dari peningkatan jumlah
penarikan terkait arus kas keluar lainnya (additional requirement) sebesar Rp29,76 triliun, peningkatan jumlah penarikan pendanaan
usaha mikro dan usaha kecil sebesar Rp0,24 triliun, dan peningkatan jumlah penarikan simpanan nasabah perorangan sebesar Rp0,20
triliun. Jumlah Arus Kas Masuk mengalami peningkatan yang diantaranya berasal dari penurunan jumlah arus kas masuk lainnya yang
berasal dari transaksi derivatif sebesar Rp23,65 triliun.
• Komposisi HQLA BRI Konsolidasi didominasi oleh aset level 1 sebesar Rp336,67 triliun atau 99,17% yang terdiri atas komponen kas, cadangan
likuiditas di Bank Indonesia (GWM dan penempatan pada BI) dan surat berharga yang tergolong aset level 1. Sedangkan komposisi aset
level 2 sebesar Rp2,80 triliun atau 0,83%.
• Mayoritas sumber pendanaan BRI (Konsolidasi) selama Triwulan IV 2025 berasal dari CASA sebesar 70,65% dengan komposisi sebagai berikut:
Komponen Sumber Pendanaan Komposisi
Giro 30,69%
Tabungan 39,96%
CASA 70,65%
Deposito 29,35%
Total 100,00%
• BRI secara konsolidasi telah menetapkan limit-limit terkait risiko likuiditas. Pengelolaan risiko likuiditas dilakukan dengan monitoring
terhadap limit risiko likuiditas BRI dan anak perusahaan serta pelaksanaan stress testing likuiditas secara periodik.
• BRI secara rutin berkoordinasi dengan anak perusahaan terkait monitoring limit risiko likuiditas yang telah ditetapkan. Risk Management
Committee Terintegrasi dilakukan secara reguler dimana salah satu agendanya membahas kondisi likuiditas BRI secara konsolidasi dan
membahas rencana tindak lanjut atas isu-isu likuiditas yang berdampak pada BRI secara konsolidasi.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 441
Page 444
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Laporan NSFR - Individu
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu
Komponen ASF Tanpa Jangka Waktu < 6 bulan
Nilai Tercatat Faktor ASF Nilai Tercatat Faktor ASF
1 MODAL
1.1 Modal Bagi Bank Umum berkantor pusat di indonesia - -
1.1.1 Modal Inti (Tier 1) 297.456.566 100% - n.a
1.1.2 Modal Pelengkap (Tier 2) 13.886.214 100% - 0%
1.2 Modal bagi KCBA - 100% - 0%
1.3 Instrumen modal lainnya - 100% - 0%
SIMPANAN YANG BERASAL DARI NASABAH
2
PERORANGAN:
2.1 Simpanan Stabil - -
2.1.1 Simpanan Tanpa Jangka waktu (Giro, Tabungan) 501.521.144 95% - n.a
2.1.2 Simpanan dengan jangka waktu (deposito) - n.a 85.835.705 95%
2.2 Simpanan Kurang Stabil - -
2.2.1 Simpanan Tanpa Jangka waktu (Giro, Tabungan) 31.093.151 90% - n.a
2.2.2 Simpanan dengan jangka waktu (deposito) - n.a 46.806.118 90%
PENDANAAN YANG BERASAL DARI
3 NASABAH USAHA MIKRO DAN USAHA
KECIL:
3.1 Simpanan Stabil - -
3.1.1 Simpanan Tanpa Jangka waktu (Giro, Tabungan) 49.337.236 95% - n.a
3.1.2 Simpanan dengan jangka waktu (deposito) - n.a 2.976.027 95%
3.2 Simpanan Kurang Stabil - -
3.2.1 Simpanan Tanpa Jangka waktu (Giro, Tabungan) 6.111.529 90% - n.a
3.2.2 Simpanan dengan jangka waktu (deposito) - n.a 1.317.110 90%
PENDANAAN YANG BERASAL DARI
4
NASABAH KORPORASI:
4.1 Simpanan operasional 434.163.209 50% - 50%
Simpanan non - operasional dan/atau liabilitas
4.2 lainnya yang besifat non-operasional yang berasal - -
dari:
4.2.1 Perusahaan non-keuangan - 0% 192.344.379 50%
4.2.2 Pemerintah Indonesia - 0% 81.819 50%
4.2.3 Pemerintah negara lain - 0% - 50%
4.2.4 Entitas sektor publik - 0% 6.801.914 50%
4.2.5 Bank pembangunan multilateral - 0% - 50%
4.2.6 Bank Indonesia - 0% - 0%
4.2.7 Bank sentral negara lain - 0% - 0%
4.2.8 Lembaga keuangan - 0% 68.310.489 0%
4.2.9 Lainnya - 0% 879.430 0%
442 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 445
Laporan Tahunan
2025
(Dalam Jutaan Rupiah)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu
6 bulan - < 1 tahun ≥ 1 tahun Total Nilai Tertimbang
Nilai Tercatat Faktor ASF Nilai Tercatat Faktor ASF
311.342.780
- -
- n.a - n.a 297.456.566
- 0% - 100% 13.886.214
- 0% - 100%
- 0% - 100%
634.842.288
- -
- n.a - n.a 476.445.087
3.136.847 95% 661.632 100% 85.185.557
- -
- n.a - n.a 27.983.836
2.263.920 90% 1.064.774 100% 45.227.808
56.775.684
- -
- n.a - n.a 46.870.374
264.552 95% 71.705 100% 3.150.255
- -
- n.a - n.a 5.500.376
57.520 90% 17.512 100% 1.254.679
333.393.870
- 50% - 100% 217.081.605
- - 116.312.266
4.906.152 50% 1.499.970 100% 100.125.235
23.609 50% - 100% 52.714
- 50% - 100% -
6.757 50% 361.025 100% 3.765.360
- 50% - 100% -
- 50% - 100% -
- 50% - 100% -
2.078.003 50% 830.365 100% 1.869.367
500.000 50% 10.249.590 100% 10.499.590
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 443
Page 446
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu
Komponen ASF Tanpa Jangka Waktu < 6 bulan
Nilai Tercatat Faktor ASF Nilai Tercatat Faktor ASF
LIABILITAS YANG MEMILIKI HUBUNGAN
5 KETERGANTUNGAN DENGAN ASET - 0% - 0%
TERTENTU
6 LIABILITAS DAN EKUITAS LAINNYA:
6.1 NSFR Liabilitas Derivatif -
6.2 Liabilitas pajak Tangguhan - 100% 9.358.987 0%
Kepentingan non-pengendali yang tidak memenuhi
6.3 persyaratan untuk diperhitungkan sebagai modal - 100% - 0%
inti utama (Tier 1)
6.4 Utang tanggal perdagangan (trade date payable) - 0% - 0%
Ekuitas dan liabilitas lainnya yang tidak masuk
6.5 dalam kategori diatas, termasuk liabilitas lainnya 62.894.598 0% 41.489.701 0%
tanpa jangka waktu*)
7 TOTAL ASF
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu
Komponen RSF Tanpa Jangka Waktu < 6 bulan
Nilai Tercatat Faktor ASF Nilai Tercatat Faktor ASF
ASET PADA NERACA
Pinjaman kategori Lancar dan Dalam
3.1 Perhatian Khusus (performing) yang
diberikan kepada:
Lembaga keuangan yang dijamin oleh HQLA
3.1.1 - 24.422
Level 1 yang memenuhi persyaratan
3.1.1.1 Bebas dari segala klaim (unencumbered) - n.a 24.422 10%
3.1.1.2 Tidak bebas dari segala klaim (encumbered) - -
3.1.1.2.1 Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan - n.a - 10%
Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.1.2.2 - n.a - 50%
s.d < 1 tahun
3.1.1.2.3 Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun - n.a - 100%
Lembaga keuangan yang dijamin oleh non-
3.1.2 - -
HQLA Level 1 yang memenuhi persyaratan
3.1.2.1 Bebas dari segala klaim (unencumbered) - n.a - 15%
3.1.2.2 Tidak bebas dari segala klaim (encumbered) - -
3.1.2.2.1 Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan - n.a - 15%
Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.2.2.2 - n.a - 50%
s.d < 1 tahun
3.1.2.2.3 Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun - n.a - 100%
444 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 447
Laporan Tahunan
2025
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu
6 bulan - < 1 tahun ≥ 1 tahun Total Nilai Tertimbang
Nilai Tercatat Faktor ASF Nilai Tercatat Faktor ASF
- 0% - 0% -
9.743.335
- 0% -
- 50% - 100% -
- 50% - 100% -
- 0% - 0% -
- 50% 9.743.335 100% 9.743.335
1.346.097.957
(Dalam Jutaan Rupiah)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu
6 bulan - < 1 tahun ≥ 1 tahun Total Nilai Tertimbang
Nilai Tercatat Faktor ASF Nilai Tercatat Faktor ASF
968.745.172
- - 2.442
- 50% - 100% 2.442
- -
- 50% - 100% -
- 50% - 100% -
- 100% - 100% -
- - -
- 50% - 100% -
- -
- 50% - 100% -
- 50% - 100% -
- 100% - 100% -
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 445
Page 448
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu
Komponen RSF Tanpa Jangka Waktu < 6 bulan
Nilai Tercatat Faktor ASF Nilai Tercatat Faktor ASF
Lembaga keuangan dan tanpa agunan,
termasuk penempatan dana (tanpa jangka
3.1.3 waktu dan dengan jangka waktu) pada - -
lembaga keuangan lain dan bukan untuk
aktivitas operasional
3.1.3.1 Bebas dari segala klaim (unencumbered) - 15% - 15%
3.1.3.2 Tidak bebas dari segala klaim (encumbered) - -
3.1.3.2.1 Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan - n.a - 15%
Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.3.2.2 - n.a - 50%
s.d < 1 tahun
3.1.3.2.3 Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun - n.a - 100%
Perusahaan non-keuangan, nasabah
perorangan dan nasabah usaha mikro
3.1.4 dan usaha kecil, Pemerintah Indonesia, - 85.997.534
pemerintah negara lain, entitas sektor publik
dan pinjaman lain , yang diantaranya:
Dikenakan bobot risiko ≤ 35% dalam
3.1.4.1 perhitungan ATMR risiko kredit dengan - -
pendekatan standar
3.1.4.1.1 Bebas dari segala klaim (unencumbered) - n.a - 50%
3.1.4.1.2 Tidak bebas dari segala klaim (encumbered) - -
3.1.4.1.2.1 Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan - n.a - 50%
Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.4.1.2.2 - n.a - 50%
s.d < 1 tahun
3.1.4.1.2.3 Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun - n.a - 100%
Dikenakan bobot risiko > 35% dalam
3.1.4.2 perhitungan ATMR risiko kredit dengan - 85.997.534
pendekatan standar
3.1.4.2.1 Bebas dari segala klaim (unencumbered) - n.a 85.997.534 50%
3.1.4.2.2 Tidak bebas dari segala klaim (encumbered) - -
3.1.4.2.2.1 Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan - n.a - 50%
Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.4.2.2.2 - n.a - 50%
s.d < 1 tahun
3.1.4.2.2.3 Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun - n.a - 100%
Tagihan (termasuk pinjaman) kepada Bank
Indonesia dan bank sentral negara lain
dengan sisa jangka waktu kurang dari 1 tahun
3.1.5 - -
selain surat berharga yang diterbitkan atau
dijamin oleh Bank Indonesia dan bank sentral
negara lain
3.1.5.1 Bebas dari segala klaim (unencumbered) - n.a - 0%
3.1.5.2 Tidak bebas dari segala klaim (encumbered) - -
3.1.5.2.1 Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan - n.a - 0%
Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.5.2.2 - n.a - 50%
s.d < 1 tahun
3.1.5.2.3 Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun - n.a - 100%
446 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 449
Laporan Tahunan
2025
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu
6 bulan - < 1 tahun ≥ 1 tahun Total Nilai Tertimbang
Nilai Tercatat Faktor ASF Nilai Tercatat Faktor ASF
- - -
- 50% - 100% -
- - -
- 50% - 100% -
- 50% - 100% -
- 100% - 100% -
129.756.037 894.230.956 867.973.098
- - -
- 50% - 65% -
- - -
- 50% - 65% -
- 50% - 65% -
- 100% - 100% -
129.756.037 894.230.956 867.973.098
129.756.037 50% 894.230.956 85% 867.973.098
- - -
- 50% - 85% -
- 50% - 85% -
- 100% - 100% -
- - -
- 50% -
- -
- 50% -
- 50% -
- 100% -
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 447
Page 450
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu
Komponen RSF Tanpa Jangka Waktu < 6 bulan
Nilai Tercatat Faktor ASF Nilai Tercatat Faktor ASF
Tagihan kepada Bank Indonesia dan bank
sentral negara lain (contoh: surat berharga
3.1.6 - -
yang diterbitkan oleh Bank Indonesia dan
bank sentral negara lain)
3.1.6.1 Bebas dari segala klaim (unencumbered) - n.a - 0%
3.1.6.2 Tidak bebas dari segala klaim (encumbered) - -
3.1.6.2.1 Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan - n.a - 0%
Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.6.2.2 - n.a - 50%
s.d < 1 tahun
3.1.6.2.3 Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun - n.a - 100%
Kredit beragun rumah tinggal, yang
3.1.7 - 29.408.897
diantaranya:
Dikenakan bobot risiko ≤ 35% dalam
3.1.7.1 perhitungan ATMR risiko kredit dengan - 7.544.434
pendekatan standar
3.1.7.1.1 Bebas dari segala klaim (unencumbered) - n.a 7.544.434 50%
3.1.7.1.2 Tidak bebas dari segala klaim (encumbered) - -
3.1.7.1.2.1 Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan - n.a - 50%
Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.7.1.2.2 - n.a - 50%
s.d < 1 tahun
3.1.7.1.2.3 Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun - n.a - 100%
Dikenakan bobot risiko > 35% dalam
3.1.7.2 perhitungan ATMR risiko kredit dengan - 21.864.464
pendekatan standar
3.1.7.2.1 Bebas dari segala klaim (unencumbered) - n.a 21.864.464 50%
3.1.7.2.2 Tidak bebas dari segala klaim (encumbered) - -
3.1.7.2.2.1 Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan - n.a - 50%
Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.7.2.2.2 - n.a - 50%
s.d < 1 tahun
3.1.7.2.2.3 Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun - n.a - 100%
Surat berharga yang tidak mengalami gagal
bayar dan non-HQLA serta saham yang
3.2
diperdagangkan di bursa dan non-HQLA,
dengan syarat tertentu
3.2.1 Bebas dari segala klaim (unencumbered) - n.a 1.431.818 50%
3.2.2 Tidak bebas dari segala klaim (encumbered) - -
3.2.2.1 Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan - n.a - 50%
Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.2.2.2 - n.a - 50%
s.d < 1 tahun
3.2.2.3 Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun - n.a - 100%
Aset yang memiliki pasangan liabilitas yang
4
saling bergantung
448 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 451
Laporan Tahunan
2025
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu
6 bulan - < 1 tahun ≥ 1 tahun Total Nilai Tertimbang
Nilai Tercatat Faktor ASF Nilai Tercatat Faktor ASF
- -
- 5% - 5% -
- -
- 5% - 5% -
- 50% - 50% -
- 100% - 100% -
40.736.196 87.320.689 100.769.632
11.801.732 42.627.499 37.380.957
11.801.732 50% 42.627.499 65% 37.380.957
- - -
- 50% - 65% -
- 50% - 65% -
- 100% - 100% -
28.934.464 44.693.190 63.388.675
28.934.464 50% 44.693.190 85% 63.388.675
- - -
- 50% - 85% -
- 50% - 85% -
- 100% - 100% -
9.000.506
989.890 50% 9.164.297 85% 9.000.506
- - -
- 50% - 85% -
- 50% - 85% -
- 100% - 100% -
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 449
Page 452
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu
Komponen RSF Tanpa Jangka Waktu < 6 bulan
Nilai Tercatat Faktor ASF Nilai Tercatat Faktor ASF
5 Aset lainnya
Komoditas fisik yang diperdagangkan,
5.1 - 85%
termasuk emas
Kas, surat berharga dan aset lainnya
yang dicatat sebagai initial margin untuk
Max (85%, faktor
5.2 kontrak derivatif dan kas atau aset lain yang -
RSF aset)
diserahkan sebagai default fund pada central
counterparty (CCP)
5.3 NSFR aset derivatif 55.690 100%
20% liabilitas derivatif sebelum dikurangi
5.4 - 100%
dengan variation margin
5.5 Piutang tanggal perdagangan - 0% - 0%
Kredit atau pinjaman dengan kualitas Kurang
5.6 Lancar, Diragukan, dan Macet (Non- - 100% 3.775.719 100%
Performing Loan)
5.7 Saham yang tidak diperdagangkan di bursa - n.a - 100%
5.8 Aset tetap - n.a - 100%
5.9 Faktor pengurang modal - n.a - 100%
5.10 Surat berharga yang gagal bayar - n.a - 100%
mengikuti RSF
Aset lainnya yang tidak bebas dari segala
5.11 - aset saat bebas -
klaim (encumbered)
dari segala klaim
Aset lainnya yang tidak masuk dalam kategori
5.12 13.639.828 100% - 100%
di atas**)
6 Total aset - -
Transaksi Rekening Administratif
Kewajiban komitmen dalam bentuk fasilitas
kredit dan fasilitas likuiditas yang bersifat
7 tidak dapat dibatalkan (irrevocable) atau 27.266.638 5%
dapat dibatalkan dengan syarat (conditionally
revocable)
Fasilitas kredit dan fasilitas likuiditas yang
8 bersifat dapat dibatalkan tanpa syarat - 0%
(unconditionally revocable)
Kewajiban yang berasal dari instrumen trade
9 finance (termasuk garansi dan letters of credit 2.428.004 3%
(L/C))
Letters of credit (L/C) dan garansi yang tidak
10 - 5%
terkait dengan kewajiban trade finance
11 Kewajiban non-kontraktual - 5%
12 Total transaksi rekening administratif - -
13 Total RSF
Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable
14
Funding Ratio (%))
450 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 453
Laporan Tahunan
2025
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu
6 bulan - < 1 tahun ≥ 1 tahun Total Nilai Tertimbang
Nilai Tercatat Faktor ASF Nilai Tercatat Faktor ASF
127.368.222
-
Max (85%, faktor Max (85%, faktor
- 52.970 45.025
RSF aset) RSF aset)
- 100% - 100% 55.690
- 100% - 100% -
- 0% - 0% -
891.041 100% 7.970.890 100% 12.637.650
- 100% 4.463.270 100% 4.463.270
- 100% 45.366.125 100% 45.366.125
- 100% 51.160.634 100% 51.160.634
- 100% - 100% -
- - 100% -
- 100% - 100% 13.639.828
- - 1.136.768.481
22.014.389 5% 85.423.348 5% 6.735.219
- 0% - 0% -
- 3% - 3% 72.840
- 5% - 5% -
- 5% - 5% -
- - 6.808.059
1.143.576.540
117,71%
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 451
Page 454
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Analisis secara Individu
(Dalam Juta Rupiah)
Rasio Komponen September 2025 Desember 2025
Net Stable Funding Ratio (NSFR) Available Stable Funding (ASF) 1.353.728.575 1.346.097.957
Required Stable Funding (RSF) 1.101.459.497 1.143.576.540
NSFR 122,90% 117,71%
Net Stable Funding Ratio (NSFR) PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk posisi bulan Desember 2025 sebesar 117,71% mengalami
penurunan sebesar 5,19% dibandingkan posisi bulan September 2025 sebesar 122,90%. Penurunan tersebut disebabkan oleh
penurunan komponen Available Stable Funding (ASF) sebesar Rp7,63 triliun atau 0,56% sedangkan komponen Required Stable Funding
(RSF) mengalami peningkatan sebesar Rp42,12 triliun atau 3,82%.
Laporan NSFR - Konsolidasian
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu
Komponen ASF Tanpa Jangka Waktu < 6 bulan
Nilai Tercatat Faktor ASF Nilai Tercatat Faktor ASF
1 MODAL
Modal Bagi Bank Umum berkantor pusat di
1.1
indonesia
1.1.1 Modal Inti (Tier 1) 300.965.536 100% n.a
1.1.2 Modal Pelengkap (Tier 2) 13.956.615 100% - 0%
1.2 Modal bagi KCBA - 100% - 0%
1.3 Instrumen modal lainnya - 100% - 0%
SIMPANAN YANG BERASAL DARI NASABAH
2
PERORANGAN :
2.1 Simpanan Stabil
2.1.1 Simpanan Tanpa Jangka waktu (Giro, Tabungan) 502.354.948 95% n.a
2.1.2 Simpanan dengan jangka waktu (deposito) n.a 85.879.197 95%
2.2 Simpanan Kurang Stabil
2.2.1 Simpanan Tanpa Jangka waktu (Giro, Tabungan) 32.539.891 90% n.a
2.2.2 Simpanan dengan jangka waktu (deposito) n.a 47.122.592 90%
PENDANAAN YANG BERASAL DARI
3 NASABAH USAHA MIKRO DAN USAHA
KECIL :
3.1 Simpanan Stabil
3.1.1 Simpanan Tanpa Jangka waktu (Giro, Tabungan) 49.537.811 95% n.a
3.1.2 Simpanan dengan jangka waktu (deposito) n.a 2.998.262 95%
3.2 Simpanan Kurang Stabil
3.2.1 Simpanan Tanpa Jangka waktu (Giro, Tabungan) 6.131.042 90% n.a
3.2.2 Simpanan dengan jangka waktu (deposito) n.a 3.131.108 90%
452 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 455
Laporan Tahunan
2025
(Dalam Jutaan Rupiah)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu
6 bulan - < 1 tahun ≥ 1 tahun Total Nilai Tertimbang
Nilai Tercatat Faktor ASF Nilai Tercatat Faktor ASF
314.922.151
-
n.a - n.a 300.965.536
- 0% - 100% 13.956.615
- 0% - 100%
- 0% - 100%
637.269.205
n.a n.a 477.237.201
3.137.575 95% 661.955 100% 85.227.888
n.a n.a 29.285.901
2.270.120 90% 1.064.774 100% 45.518.215
58.639.821
n.a n.a 47.060.920
264.612 95% 71.705 100% 3.171.435
n.a n.a 5.517.938
60.020 90% 17.512 100% 2.889.527
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 453
Page 456
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu
Komponen ASF Tanpa Jangka Waktu < 6 bulan
Nilai Tercatat Faktor ASF Nilai Tercatat Faktor ASF
PENDANAAN YANG BERASAL DARI
4
NASABAH KORPORASI:
4.1 Simpanan operasional 434.879.398 50% - 50%
Simpanan non - operasional dan/atau liabilitas
4.2 lainnya yang besifat non-operasional yang berasal
dari:
4.2.1 Perusahaan non-keuangan - 0% 195.237.313 50%
4.2.2 Pemerintah Indonesia - 0% 81.819 50%
4.2.3 Pemerintah negara lain - 0% - 50%
4.2.4 Entitas sektor publik - 0% 7.124.414 50%
4.2.5 Bank pembangunan multilateral - 0% - 50%
4.2.6 Bank Indonesia - 0% - 0%
4.2.7 Bank sentral negara lain - 0% - 0%
4.2.8 Lembaga keuangan - 0% 69.217.976 0%
4.2.9 Lainnya - 0% 886.430 0%
LIABILITAS YANG MEMILIKI HUBUNGAN
5 KETERGANTUNGAN DENGAN ASET 0% 0%
TERTENTU
6 LIABILITAS DAN EKUITAS LAINNYA:
6.1 NSFR Liabilitas Derivatif
6.2 Liabilitas pajak Tangguhan - 100% 9.358.987 0%
Kepentingan non-pengendali yang tidak memenuhi
6.3 persyaratan untuk diperhitungkan sebagai modal - 100% - 0%
inti utama (Tier 1)
6.4 Utang tanggal perdagangan (trade date payable) - 0% - 0%
Ekuitas dan liabilitas lainnya yang tidak masuk
6.5 dalam kategori diatas, termasuk liabilitas lainnya 63.099.209 0% 41.824.762 0%
tanpa jangka waktu
7 TOTAL ASF
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu
Komponen RSF Tanpa Jangka Waktu < 6 bulan
Nilai Tercatat Faktor ASF Nilai Tercatat Faktor ASF
ASET PADA NERACA
Total HQLA dalam rangka perhitungan
1
NSFR
1.1 HQLA Level 1
1.1.1 Kas dan setara kas 31.984.262 0% n.a
454 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 457
Laporan Tahunan
2025
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu
6 bulan - < 1 tahun ≥ 1 tahun Total Nilai Tertimbang
Nilai Tercatat Faktor ASF Nilai Tercatat Faktor ASF
335.359.681
- 50% - 100% 217.439.699
117.919.982
4.906.152 50% 1.499.970 100% 101.571.702
23.609 50% - 100% 52.714
- 50% - 100% -
6.757 50% 361.025 100% 3.926.610
- 50% - 100% -
- 50% - 100% -
- 50% - 100% -
2.078.003 50% 830.365 100% 1.869.367
500.000 50% 10.249.590 100% 10.499.590
0% 0% =
9.743.335
- 0% -
- 50% - 100% -
- 50% - 100% -
- 0% - 0% -
- 50% 9.743.335 100% 9.743.335
1.355.934.194
(Dalam Jutaan Rupiah)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu
6 bulan - < 1 tahun ≥ 1 tahun Total Nilai Tertimbang
Nilai Tercatat Faktor ASF Nilai Tercatat Faktor ASF
10.458.584
10.299.032
n.a n.a -
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 455
Page 458
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu
Komponen RSF Tanpa Jangka Waktu < 6 bulan
Nilai Tercatat Faktor ASF Nilai Tercatat Faktor ASF
1.1.2 Penempatan pada Bank Indonesia 35.437.374 0% 677.613 0%
HQLA Level 1 tidak termasuk aset yang
1.1.3
mendapatkan faktor RSF 0%
1.1.3.1 Bebas dari segala klaim (unencumbered) - n.a 36.175.775 5%
Tidak bebas dari segala klaim (encumbered),
1.1.3.2 berdasarkan sisa jangka waktu pengikatan - n.a 21.390.000 5%
aset
1.2 HQLA Level 2A
1.2.1 Bebas dari segala klaim (unencumbered) - n.a 388.217 15%
Tidak bebas dari segala klaim (encumbered),
1.2.2 berdasarkan sisa jangka waktu pengikatan - n.a - 15%
aset
1.3 HQLA Level 2B
1.3.1 Bebas dari segala klaim (unencumbered) - n.a - 50%
Tidak bebas dari segala klaim (encumbered),
1.3.2 berdasarkan sisa jangka waktu pengikatan - n.a 10.000 50%
aset
Simpanan atau penempatan dana pada
2 lembaga keuangan lain untuk aktivitas
operasional
2.1 Bebas dari segala klaim (unencumbered) 42.988.117 50% 507.429 50%
2.2 Tidak bebas dari segala klaim (encumbered)
2.2.1 Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan - 50% - 50%
Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
2.2.2 - 50% - 50%
s.d < 1 tahun
2.2.3 Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun - 100% - 100%
Pinjaman kategori Lancar dan Dalam
3 Perhatian Khusus (performing) dan surat
berharga yang tidak gagal bayar (default)
Pinjaman kategori Lancar dan Dalam
3.1 Perhatian Khusus (performing) yang
diberikan kepada:
Lembaga keuangan yang dijamin oleh HQLA
3.1.1
Level 1 yang memenuhi persyaratan
3.1.1.1 Bebas dari segala klaim (unencumbered) - n.a 24.422 10%
3.1.1.2 Tidak bebas dari segala klaim (encumbered) - -
3.1.1.2.1 Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan - n.a - 10%
Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.1.2.2 - n.a - 50%
s.d < 1 tahun
3.1.1.2.3 Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun - n.a - 100%
Lembaga keuangan yang dijamin oleh non-
3.1.2
HQLA Level 1 yang memenuhi persyaratan
3.1.2.1 Bebas dari segala klaim (unencumbered) - n.a - 15%
3.1.2.2 Tidak bebas dari segala klaim (encumbered) - -
456 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 459
Laporan Tahunan
2025
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu
6 bulan - < 1 tahun ≥ 1 tahun Total Nilai Tertimbang
Nilai Tercatat Faktor ASF Nilai Tercatat Faktor ASF
- 0% - 0% -
2.651.224 5% 40.586.638 5% 3.970.682
- 50% 5.258.850 100% 6.328.350
154.552
127.923 15% 514.205 15% 154.552
- 50% - 100% -
5.000
- 50% - 50% -
- 50% - 100% 5.000
21.747.773
- 50% - 100% 21.747.773
- 50% - 100% -
- 50% - 100% -
- 100% - 100% -
982.147.347
973.146.841
2.442
- 50% - 100% 2.442
- -
- 50% - 100% -
- 50% - 100% -
- 100% - 100% -
-
- 50% - 100% -
- -
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 457
Page 460
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu
Komponen RSF Tanpa Jangka Waktu < 6 bulan
Nilai Tercatat Faktor ASF Nilai Tercatat Faktor ASF
3.1.2.2.1 Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan - n.a - 15%
Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.2.2.2 - n.a - 50%
s.d < 1 tahun
3.1.2.2.3 Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun - n.a - 100%
Lembaga keuangan dan tanpa agunan,
termasuk penempatan dana (tanpa jangka
3.1.3 waktu dan dengan jangka waktu) pada
lembaga keuangan lain dan bukan untuk
aktivitas operasional
3.1.3.1 Bebas dari segala klaim (unencumbered) - 15% - 15%
3.1.3.2 Tidak bebas dari segala klaim (encumbered) - -
3.1.3.2.1 Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan - n.a - 15%
Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.3.2.2 - n.a - 50%
s.d < 1 tahun
3.1.3.2.3 Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun - n.a - 100%
Perusahaan non-keuangan, nasabah
perorangan dan nasabah usaha mikro
3.1.4 dan usaha kecil, Pemerintah Indonesia,
pemerintah negara lain, entitas sektor publik
dan pinjaman lain , yang diantaranya:
Dikenakan bobot risiko ≤ 35% dalam
3.1.4.1 perhitungan ATMR risiko kredit dengan
pendekatan standar
3.1.4.1.1 Bebas dari segala klaim (unencumbered) - n.a - 50%
3.1.4.1.2 Tidak bebas dari segala klaim (encumbered) - -
3.1.4.1.2.1 Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan - n.a - 50%
Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.4.1.2.2 - n.a - 50%
s.d < 1 tahun
3.1.4.1.2.3 Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun - n.a - 100%
Dikenakan bobot risiko > 35% dalam
3.1.4.2 perhitungan ATMR risiko kredit dengan
pendekatan standar
3.1.4.2.1 Bebas dari segala klaim (unencumbered) - n.a 87.539.240 50%
3.1.4.2.2 Tidak bebas dari segala klaim (encumbered) - -
3.1.4.2.2.1 Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan - n.a - 50%
Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.4.2.2.2 - n.a - 50%
s.d < 1 tahun
3.1.4.2.2.3 Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun - n.a - 100%
Tagihan (termasuk pinjaman) kepada Bank
Indonesia dan bank sentral negara lain
dengan sisa jangka waktu kurang dari 1 tahun
3.1.5
selain surat berharga yang diterbitkan atau
dijamin oleh Bank Indonesia dan bank sentral
negara lain
3.1.5.1 Bebas dari segala klaim (unencumbered) - n.a - 0%
3.1.5.2 Tidak bebas dari segala klaim (encumbered) - -
458 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 461
Laporan Tahunan
2025
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu
6 bulan - < 1 tahun ≥ 1 tahun Total Nilai Tertimbang
Nilai Tercatat Faktor ASF Nilai Tercatat Faktor ASF
- 50% - 100% -
- 50% - 100% -
- 100% - 100% -
-
- 50% - 100% -
- - -
- 50% - 100% -
- 50% - 100% -
- 100% - 100% -
871.900.682
-
- 50% - 65% -
- - -
- 50% - 65% -
- 50% - 65% -
- 100% - 100% -
871.900.682
131.101.450 50% 897.153.338 85% 871.900.682
- - -
- 50% - 85% -
- 50% - 85% -
- 100% - 100% -
-
- 50% -
- -
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 459
Page 462
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu
Komponen RSF Tanpa Jangka Waktu < 6 bulan
Nilai Tercatat Faktor ASF Nilai Tercatat Faktor ASF
3.1.5.2.1 Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan - n.a - 0%
Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.5.2.2 - n.a - 50%
s.d < 1 tahun
3.1.5.2.3 Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun - n.a - 100%
Tagihan kepada Bank Indonesia dan bank
sentral negara lain (contoh: surat berharga
3.1.6
yang diterbitkan oleh Bank Indonesia dan
bank sentral negara lain)
3.1.6.1 Bebas dari segala klaim (unencumbered) - n.a - 0%
3.1.6.2 Tidak bebas dari segala klaim (encumbered) - -
3.1.6.2.1 Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan - n.a - 0%
Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.6.2.2 - n.a - 50%
s.d < 1 tahun
3.1.6.2.3 Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun - n.a - 100%
Kredit beragun rumah tinggal, yang
3.1.7
diantaranya :
Dikenakan bobot risiko ≤ 35% dalam
3.1.7.1 perhitungan ATMR risiko kredit dengan
pendekatan standar
3.1.7.1.1 Bebas dari segala klaim (unencumbered) - n.a 7.544.434 50%
3.1.7.1.2 Tidak bebas dari segala klaim (encumbered) - -
3.1.7.1.2.1 Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan - n.a - 50%
Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.7.1.2.2 - n.a - 50%
s.d < 1 tahun
3.1.7.1.2.3 Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun - n.a - 100%
Dikenakan bobot risiko > 35% dalam
3.1.7.2 perhitungan ATMR risiko kredit dengan
pendekatan standar
3.1.7.2.1 Bebas dari segala klaim (unencumbered) - n.a 21.924.093 50%
3.1.7.2.2 Tidak bebas dari segala klaim (encumbered) - -
3.1.7.2.2.1 Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan - n.a - 50%
Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.7.2.2.2 - n.a - 50%
s.d < 1 tahun
3.1.7.2.2.3 Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun - n.a - 100%
Surat berharga yang tidak mengalami gagal
bayar dan non-HQLA serta saham yang
3.2
diperdagangkan di bursa dan non-HQLA,
dengan syarat tertentu
3.2.1 Bebas dari segala klaim (unencumbered) - n.a 1.431.818 50%
3.2.2 Tidak bebas dari segala klaim (encumbered) - -
3.2.2.1 Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan - n.a - 50%
Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.2.2.2 - n.a - 50%
s.d < 1 tahun
3.2.2.3 Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun - n.a - 100%
460 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 463
Laporan Tahunan
2025
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu
6 bulan - < 1 tahun ≥ 1 tahun Total Nilai Tertimbang
Nilai Tercatat Faktor ASF Nilai Tercatat Faktor ASF
- 50% -
- 50% -
- 100% -
- 5% - 5% -
- -
- 5% - 5% -
- 50% - 50% -
- 100% - 100% -
101.243.717
37.380.957
11.801.732 50% 42.627.499 65% 37.380.957
- - -
- 50% - 65% -
- 50% - 65% -
- 100% - 100% -
63.862.760
29.007.659 50% 45.172.805 85% 63.862.760
- - -
- 50% - 85% -
- 50% - 85% -
- 100% - 100% -
9.000.506
989.890 50% 9.164.297 85% 9.000.506
- - -
- 50% - 85% -
- 50% - 85% -
- 100% - 100% -
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 461
Page 464
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu
Komponen RSF Tanpa Jangka Waktu < 6 bulan
Nilai Tercatat Faktor ASF Nilai Tercatat Faktor ASF
Aset yang memiliki pasangan liabilitas yang
4
saling bergantung
5 Aset lainnya
Komoditas fisik yang diperdagangkan,
5.1 85%
termasuk emas
Kas, surat berharga dan aset lainnya
yang dicatat sebagai initial margin untuk
Max (85%, faktor
5.2 kontrak derivatif dan kas atau aset lain yang -
RSF aset)
diserahkan sebagai default fund pada central
counterparty (CCP)
5.3 NSFR aset derivatif 55.690 100%
20% liabilitas derivatif sebelum dikurangi
5.4 - 100%
dengan variation margin
5.5 Piutang tanggal perdagangan - 0% - 0%
Kredit atau pinjaman dengan kualitas Kurang
5.6 Lancar, Diragukan, dan Macet (Non- - 100% 3.846.969 100%
Performing Loan)
5.7 Saham yang tidak diperdagangkan di bursa - n.a - 100%
5.8 Aset tetap - n.a - 100%
5.9 Faktor pengurang modal - n.a - 100%
5.1 Surat berharga yang gagal bayar - n.a - 100%
mengikuti RSF
Aset lainnya yang tidak bebas dari segala
5.11 - aset saat bebas
klaim (encumbered)
dari segala klaim
Aset lainnya yang tidak masuk dalam
5.12 13.730.740 100% 96.534 100%
kategori di atas**)
Total aset 124.140.493 3.187.525
Transaksi Rekening Administratif
Kewajiban komitmen dalam bentuk fasilitas
kredit dan fasilitas likuiditas yang bersifat
6 tidak dapat dibatalkan (irrevocable) atau 27.266.638 5%
dapat dibatalkan dengan syarat (conditionally
revocable)
Fasilitas kredit dan fasilitas likuiditas yang
7 bersifat dapat dibatalkan tanpa syarat - 0%
(unconditionally revocable)
Kewajiban yang berasal dari instrumen trade
8 finance (termasuk garansi dan letters of 2.428.004 3%
credit (L/C))
Letters of credit (L/C) dan garansi yang tidak
9 - 5%
terkait dengan kewajiban trade finance
10 Kewajiban non-kontraktual - 5%
Total transaksi rekening administratif -
Total RSF
Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable
Funding Ratio (%)
462 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 465
Laporan Tahunan
2025
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu
6 bulan - < 1 tahun ≥ 1 tahun Total Nilai Tertimbang
Nilai Tercatat Faktor ASF Nilai Tercatat Faktor ASF
128.333.020
-
Max (85%, faktor RSF Max (85%, faktor RSF
- 52.970 45.025
aset) aset)
- 100% - 100% 55.690
- 100% - 100% -
- 0% - 0% -
907.108 100% 8.244.053 100% 12.998.129
- 100% 4.463.270 100% 4.463.270
- 100% 45.780.153 100% 45.780.153
- 100% 51.163.479 100% 51.163.479
- 100% - 100% -
100% -
- 100% - 100% 13.827.274
176.586.985 1.150.181.556 1.142.686.724
22.014.389 5% 85.423.348 5% 6.735.219
- 0% - 0% -
- 3% - 3% 72.840
- 5% - 5% -
- 5% - 5% -
- - 6.808.059
1.149.494.783
117,96%
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 463
Page 466
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Analisis secara Konsolidasi
(Dalam Juta Rupiah)
Rasio Komponen September 2025 Desember 2025
Net Stable Funding Ratio (NSFR) Available Stable Funding (ASF) 1.363.031.478 1.355.934.194
Required Stable Funding (RSF) 1.107.115.182 1.149.494.783
NSFR 123,12% 117,96%
Net Stable Funding Ratio (NSFR) secara Konsolidasi posisi bulan Desember 2025, NSFR BRI Konsolidasi tercatat sebesar 117,96% mengalami
penurunan sebesar 5,16% dibandingkan posisi bulan September 2025 sebesar 123,12%. Penurunan tersebut disebabkan oleh penurunan
komponen Available Stable Funding (ASF) sebesar Rp7,10 triliun atau 0,52% sedangkan komponen Required Stable Funding (RSF) mengalami
peningkatan sebesar Rp42,38 triliun atau 3,83%.
Aset Terikat (Encumbrance) (ENC)
a b c d
Aset yang disimpan atau
Aset Terikat diperjanjikan dengan Bank Aset tidak terikat
Total
(Encumbered) Sentral namun belum digunakan (Unencumbered)
untuk menghasilkan likuiditas
Aset-aset dalam laporan posisi
keuangan dapat disajikan terperinci 25.145.761.177.300 40.404.372.286.215 217.835.373.667.259 283.385.507.130.774
sepanjang dibutuhkan
Analisis Kualitatif
Sesuai SEOJK Nomor 9/SEOJK.03/2020 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum Konvensional. Pada tabel di atas disajikan
data terkait dengan risiko likuiditas yang dibagi atas beberapa kriteria yakni Aset Terikat, Aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank
Sentral namun belum digunakan untuk likuiditas dan Aset Tidak Terikat. Aset tersebut merupakan aset likuid yang digunakan untuk kebutuhan
likuiditas sesuai dengan POJK Nomor 42/POJK.03/2015 perihal Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR).
Total Aset yang memenuhi kualifikasi tabel di atas posisi 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp283,39 triliun. Apabila dilihat dari pembagiannya,
maka Nilai Total Aset tersebut terdiri dari :
• Aset Terikat sebesar Rp25,15 triliun atau sebesar 8,87% dari Total Aset Likuid.
• Aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Sentral namun belum digunakan untuk menghasilkan likuiditas sebesar Rp40,40 triliun
atau sebesar 14,26% dari Total Aset Likuid.
• Aset Tidak Terikat sebesar Rp217,84 triliun atau sebesar 76,87% dari Total Aset Likuid.
Manajemen Risiko Likuiditas (LIQA)
Informasi mengenai manajemen risiko likuiditas disampaikan
sebagai berikut:
1. Tata Kelola Risiko
• BRI mengelola risiko likuiditas dalam rangka mitigasi • BRI secara berkala melakukan review terhadap Risk
risiko yang dapat muncul dari produk dan aktivitas Appetite Statement dan parameter limit terhadap risiko
perbankan yang dapat mempengaruhi sumber dan likuiditas yang ditetapkan dalam Surat Keputusan
penggunaan dana, baik untuk eksposur risiko saat ini tentang Penetapan Taksonomi Risiko dan Parameter
maupun yang akan timbul di masa datang. & Limit Atas Risk Appetite, Profil Risiko, Rentabilitas &
• Perumusan tingkat risiko yang akan diambil (risk Permodalan dalam Penilaian Tingkat Kesehatan Bank
appetite) dan toleransi risiko (risk tolerance) terkait Berbasis Risiko dan Profil Risiko Terintegrasi PT. Bank
risiko likuiditas telah dilakukan sejalan dengan Rakyat Indonesia (Persero), Tbk.
sasaran strategi dan bisnis bank secara keseluruhan.
464 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 467
Laporan Tahunan
2025
• Dalam pengelolaan risiko likuiditas, Liquidity & Funding • Pengukuran risiko likuiditas antara lain dilakukan
Management Group dan Treasury Business Group secara berkala dengan menggunakan Dashboard
bertanggung jawab untuk mengelola likuiditas nasional, daily liquidity & early warning indicators, proyeksi
sedangkan Market, Portfolio & Enterprise Risk Group arus kas, rasio likuiditas dan stress testing likuiditas.
bertanggung jawab dalam menyusun dan melakukan • Pemantauan dan pengendalian hasil pengukuran
review kebijakan manajemen risiko likuiditas serta risiko dilakukan oleh Liquidity & Funding Management
pemantauan secara limit risiko likuiditas. Group (contoh: pemantauan GWM dan evaluasi
pencapaian cash ratio nasional secara triwulanan)
2. Strategi Pendanaan dan Market, Portfolio & Enterprise Risk Group
• Diversifikasi Pendanaan (contoh: Liquidity Coverage Ratio, Net Stable Funding
Dilakukan dengan memperhatikan karakteristik Ratio) untuk memonitor kepatuhan terhadap limit
sumber dan jangka waktu pendanaan serta Rencana yang telah ditetapkan. Hasil pemantauan dan risiko
Bisnis Bank (RBB), dengan mempertimbangkan likuiditas disajikan dalam bentuk laporan berkala
counterparty, kondisi keberadaan jaminan, jenis (dashboard Risiko Likuiditas) yang disampaikan
instrumen, jenis mata uang, serta lokasi geografis kepada Direksi dan Dewan Komisaris BRI. Terhadap
pasar sumber pendanaan hasil pemantauan yang menunjukkan indikasi
• Stabilisasi Pertumbuhan Dana risiko likuiditas berpotensi meningkat dilakukan
Merupakan pemeliharaan stabilitas Dana Pihak rekomendasi mitigasi eksposur risiko likuiditas serta
Ketiga (DPK) agar trend pertumbuhan positif, antara putusan tindak lanjut pengendaliannya
lain melalui strategi pricing, penerbitan dan/atau • Dilakukan penyusunan dashboard profil risiko
pengembangan produk simpanan, peningkatan likuiditas secara berkala atau dapat disesuaikan
pemasaran berkualitas yang menunjang stabilitas dengan kebutuhan strategi bisnis. Teknologi Sistem
pertumbuhan dana, serta melakukan review Informasi yang digunakan untuk menyediakan
kebijakan pengembangan dan pemasaran produk informasi terkini dan tepat waktu mengenai likuiditas
• Evaluasi dan Analisis Strategi Pendanaan di BRI adalah BI-RTGS, BRINets, BRISIM, Treasury
Kegiatan ini dilakukan secara berkala dalam rapat and Market Risk System, SKNBI, Swift, serta aplikasi
ALCO / forum lainnya dengan memperhatikan lainnya yang dikembangkan untuk monitoring aset
perubahan factor internal maupun eksternal Liquidity dan kewajiban BRI
& Funding Management Group dan Treasury
Business Group bersama-sama dengan groupi terkait 4. Contingency Funding Plan
melakukan identifikasi, pemantauan, dan evaluasi • Contingency Funding Plan (Rencana Pendanaan
faktor-faktor utama yang mempengaruhi kemampuan Darurat) adalah rencana dan strategi dalam
BRI dalam memperoleh pendanaan, termasuk menghadapi kondisi krisis yang berdampak pada
alternatif sumber dana yang dapat memperkuat likuiditas guna memastikan kemampuan BRI
kapasitas untuk bertahan pada kondisi krisis memperoleh sumber pendanaan yang dibutuhkan
• Memelihara Akses Pasar secara tepat waktu dan dengan biaya yang wajar.
Pemeliharaan akses pasar rupiah dan valuta asing • Contingency Funding Plan telah diatur dan
meliputi: memperluas pasar untuk penjualan aset disesuaikan pada Buku 5 Early Warning Indicators
atau meningkatkan jumlah fasilitas siaga dengan/ dan Contingency Funding Plan sesuai Surat
tanpa agunan, aktif bertransaksi di pasar yang Edaran Manajemen Risiko Likuiditas No SE.68-DIR/
sejalan dengan strategi pendanaan, dan memelihara MPE/12/2022 yang mengatur tentang Ketentuan
hubungan baik dengan penyedia dana sehingga Umum, Pelaksanaan CFP, Management Action CFP
dapat melakukan diversifikasi sumber dana dengan serta Wewenang dan Tanggung Jawab. Uji Coba CFP
baik dilakukan secara regular minimal 1 tahun sekali yang
dikoordinatori oleh LFM Group sebagai Sekretaris
3. Proses Manajemen Risiko ALCO.
• Kegiatan identifikasi risiko likuiditas dilakukan oleh • Pengujian rencana pendanaan darurat dilakukan
setiap unit kerja operasional dengan melakukan dengan metode walk on paper based, dimana
identifikasi terhadap risiko likuiditas yang berasal seluruh unit kerja terkait dengan pendanaan darurat
dari produk dan aktivitas perbankan yang dapat (Tim Manajemen Krisis Likuiditas) berkumpul untuk
mempengaruhi sumber dan penggunaan dana, baik menjalankan skenario pengujian di atas kertas tanpa
pada posisi aset dan kewajiban maupun rekening melakukan transaksi di pasar keuangan.
administratif serta risiko-risiko lain yang dapat • Market, Portfolio & Enterprise Risk Group melakukan
meningkatkan Risiko Likuiditas (misalnya Risiko monitoring terhadap parameter-parameter dalam
Kredit, Risiko Pasar, dan Risiko Operasional). Contingency Funding Plan yang tertuang dalam
dashboard Early Warning Indicators.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 465
Page 468
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
5. Stress Testing Risiko Likuiditas • Dalam mitigasi risiko konsentrasi, BRI melakukan
• Pelaksanaan stress testing dilakukan untuk mengukur pemantauan terhadap komposisi deposan inti, rasio
kemampuan dan ketahanan BRI memenuhi kebutuhan pendanaan non inti dan rasio pendanaan non DPK.
likuiditas dalam kondisi krisis (stress condition).
• Stress Testing risiko likuiditas dilakukan sesuai 7. Maturity Profile
dengan kebijakan dan kebutuhan internal BRI dan/ • Potensi risiko likuiditas yang akan dihadapi BRI
atau permintaan regulator. Stress Testing juga di masa mendatang diukur melalui liquidity gap
dilaporkan secara berkala kepada direksi melalui analysis, yang merupakan proyeksi kelebihan dan
Risk Management Commitee (RMC). kekurangan likuiditas atas dasar jatuh tempo aset dan
• Pelaksanaan stress testing dilakukan dengan liabilitas, setelah memperhitungkan kebutuhan untuk
menggunakan skenario-skenario stress test yang ekspansi bisnis. Informasi ini menjadi pertimbangan
dikembangkan dengan mempertimbangkan aspek dalam perencanaan dan pengelolaan likuiditas,
bisnis dan tingkat risiko yang dikelola oleh BRI. termasuk juga kebutuhan ekspansi bisnis. Dengan
• Hasil stress test menunjukkan implikasi setiap diterapkannya pengelolaan likuiditas yang efektif,
skenario yang digunakan untuk menunjukkan daya diharapkan dapat meminimalkan risiko likuiditas
tahan likuiditas BRI. di BRI sekaligus meningkatkan stabilitas sistem
perbankan secara keseluruhan.
6. Konsentrasi Pendanaan • BRI menetapkan limit maturity profile < 1 tahun (Aset
• BRI telah menetapkan limit parameter Loan to Deposit jatuh tempo < 1 tahun/liability jatuh tempo < 1 tahun)
Ratio (LDR) Rupiah dengan appetite limit 94,50% - dengan limit >86,50% - 73,00% pada profil risiko
96,50% pada profil risiko moderate dan >98,50% moderate dan <59,50% pada profil risiko high.
pada profil risiko high.
• BRI menetapkan limit parameter Rasio Intermediasi
Makroprudensial (RIM) dengan limit 89,50% -
92,50% pada profil risiko moderate dan >94,00%
pada profil risiko high.
Risiko Operasional
Perhitungan Risiko Operasional
Sesuai dengan SEOJK Nomor 6/SEOJK.03/2020, Perhitungan ATMR Risiko Operasional dengan menggunakan Pendekatan
Standar per Januari 2023 telah diimplementasikan. Berikut merupakan tabel perhitungan ATMR operasional dengan Pendekatan
Standar sesuai ketentuan dari Otoritas Jasa Keuangan.
Tabel Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional – Bank Secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025
Pendekatan
No Yang Komponen Ratas Kerugian Komponen Faktor Pengali Modal
Indikator
Digunakan Indikator Risiko Kerugian Risiko Kerugian Minimum Risiko ATMR Risiko
Bisnis
Bisnis Operasional Operasional Intern Operasional Operasional
(IB)
(KIB) (KRO) (KKRO) (FPKI) (MMRO)
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
Pendekatan
1 87.347.205,74 12.652.080,86 234.910,52 3.523.657,73 0,73136725 8.253.317,59 115.666.459,88
Standar
Total 87.347.205,74 12.652.080,86 234.910,52 3.523.657,73 0,73136725 8.253.317,59 115.666.459,88
466 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 469
Laporan Tahunan
2025
31 Desember 2024
Komponen Indikator Komponen Kerugian Faktor Pengali Modal Minimum
Indikator Bisnis ATMR Risiko
Bisnis Risiko Operasional Kerugian Intern Risiko Operasional
(IB) Operasional
(KIB) (KKRO) (FPKI) (MMRO)
(9) (10) (11) (12) (13) (14)
74.722.853 10.758.428 3.415.878 0,75 8.072.261 100.903.262
74.722.853 10.758.428 3.415.878 0,75 8.072.261 100.903.262
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 467
Page 470
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Tabel Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional – Bank Secara Konsolidasi
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025
Pendekatan
No Yang Ratas Kerugian Komponen Faktor Pengali Modal
Komponen
Digunakan Indikator Risiko Kerugian Risiko Kerugian Minimum Risiko ATMR Risiko
Indikator
Bisnis (IB) Operasional Operasional Intern Operasional Operasional
Bisnis (KIB)
(KRO) (KKRO) (FPKI) (MMRO)
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
Pendekatan
1 102.982.628,98 14.997.394,35 290.933,25 4.363.998,69 0,73752526 11.060.957,17 138.261.964,63
Standar
Total 102.982.628,98 14.997.394,35 290.933,25 4.363.998,69 0,73752526 11.060.957,17 138.261.964,63
Tabel Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional – Kerugian Risiko Operasional (KRO) Individual
Tahun Pembukuan Validasi Validasi Validasi
Kerugian Kolom T Kolom T-1 Kolom T-2
BATASAN MINIMUM UNTUK SUATU KEJADIAN KERUGIAN OPERASIONAL (LOSS EVENT) SEBESAR RP300.000.000,00
(TIGA RATUS JUTA RUPIAH) ATAU LEBIH
Jumlah kerugian operasional bersih setelah memperhitungkan nilai pemulihan
- - -
(tanpa pengecualian)
Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional - - -
Jumlah kerugian risiko operasional yang dikecualikan - - -
Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional yang dikecualikan - - -
Jumlah kerugian operasional bersih setelah memperhitungkan nilai pemulihan dan
- - -
kerugian risiko operasional yang dikecualikan
BATASAN MINIMUM UNTUK SUATU KEJADIAN KERUGIAN OPERASIONAL (LOSS EVENT) SEBESAR RP1.500.000.000,00
(SATU MILYAR LIMA RATUS JUTA RUPIAH) ATAU LEBIH
Jumlah kerugian operasional bersih setelah memperhitungkan nilai pemulihan
50.602,70 245.878,28 193.863,13
(tanpa pengecualian)
Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional 16,00 27,00 25,00
Jumlah kerugian risiko operasional yang dikecualikan 0,00 0,00 0,00
Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional yang dikecualikan 0,00 0,00 0,00
Jumlah kerugian operasional bersih setelah memperhitungkan nilai pemulihan dan
50.602,70 245.878,28 193.863,13
kerugian risiko operasional yang dikecualikan
RINCIAN PERHITUNGAN MODAL UNTUK RISIKO OPERASIONAL
Apakah kerugian digunakan dalam perhitungan FPKI? (Ya/Tidak) Y
Dalam hal baris 11 diisi "Tidak", apakah tidak digunakannya data kerugian intern
tersebut disebabkan ketidaksesuaian standar minimum untuk data kerugian?
(Ya/Tidak)
Threshold yg digunakan dalam perhitungan modal untuk risiko operasional
1.500.000.000,00
(dalam satuan rupiah penuh)
Keterangan Tambahan (jika ada) Optional
468 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 471
Laporan Tahunan
2025
31 Desember 2024
Komponen Kerugian Faktor Pengali Modal Minimum
Komponen Indikator ATMR Risiko
Indikator Bisnis (IB) Risiko Operasional Kerugian Intern Risiko Operasional
Bisnis (KIB) Operasional
(KKRO) (FPKI) (MMRO)
(9) (10) (11) (12) (13) (14)
92.934.419 13.490.163 4.175.920 0,75 10.070.719 125.883.982
92.934.419 13.490.163 4.175.920 0,75 10.070.719 125.883.982
Validasi
Validasi Validasi Validasi Validasi Validasi Validasi Validasi
Kolom Rata-
Kolom T-3 Kolom T-4 Kolom T-5 Kolom T-6 Kolom T-7 Kolom T-8 Kolom T-9
rata 10 Tahun
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
1.303.607,96 356.890,82 89.009,39 46.053,27 41278,16 19.649,44 2.272,00 234.910,52
15,00 15,00 13,00 5,00 5,00 12,00 1,00 13
0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
1.303.607,96 356.890,82 89.009,39 46.053,27 41.278,16 19.649,44 2.272,00 234.910,52
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 469
Page 472
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Tabel Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional – Kerugian Risiko Operasional (KRO) Konsolidasi
Tahun Pembukuan Validasi Validasi Validasi
Kerugian Kolom T Kolom T-1 Kolom T-2
BATASAN MINIMUM UNTUK SUATU KEJADIAN KERUGIAN OPERASIONAL (LOSS EVENT) SEBESAR RP300.000.000,00
(TIGA RATUS JUTA RUPIAH) ATAU LEBIH
Jumlah kerugian operasional bersih setelah memperhitungkan nilai pemulihan
- - -
(tanpa pengecualian)
Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional - - -
Jumlah kerugian risiko operasional yang dikecualikan - - -
Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional yang dikecualikan - - -
Jumlah kerugian operasional bersih setelah memperhitungkan nilai pemulihan dan
- - -
kerugian risiko operasional yang dikecualikan
BATASAN MINIMUM UNTUK SUATU KEJADIAN KERUGIAN OPERASIONAL (LOSS EVENT) SEBESAR RP1.500.000.000,00
(SATU MILYAR LIMA RATUS JUTA RUPIAH) ATAU LEBIH
Jumlah kerugian operasional bersih setelah memperhitungkan nilai pemulihan
104.135,30 269.361,84 479.130,50
(tanpa pengecualian)
Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional 26,00 31,00 36,00
Jumlah kerugian risiko operasional yang dikecualikan 0,00 0,00 0,00
Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional yang dikecualikan 0,00 0,00 0,00
Jumlah kerugian operasional bersih setelah memperhitungkan nilai pemulihan dan
104.135,3 269.361,84 479.130,5
kerugian risiko operasional yang dikecualikan
RINCIAN PERHITUNGAN MODAL UNTUK RISIKO OPERASIONAL
Apakah kerugian digunakan dalam perhitungan FPKI? (Ya/Tidak) Y
Dalam hal baris 11 diisi "Tidak", apakah tidak digunakannya data kerugian intern
tersebut disebabkan ketidaksesuaian standar minimum untuk data kerugian?
(Ya/Tidak)
Threshold yang digunakan dalam perhitungan modal untuk risiko operasional
1.500.000.000,00
(dalam satuan rupiah penuh)
Keterangan Tambahan (jika ada) Optional
Tabel Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional – Indikator Bisnis (IB) Individu
No Indikator Bisnis (IB) dan komponen IB Validasi Kolom T Validasi Kolom T-1 Validasi Kolom T-2
1 Komponen Bunga, Sewa, dan Dividen (KBSD) 43.329.169,87
2 Pendapatan Bunga 162.321.720,00 147.036.619,00 124.066.051,00
3 Beban Bunga 57.367.303,00 43.862.637,00 27.358.663,00
4 Aset Produktif 1.893.132.061,00 1.887.747.049,00 1.809.218.606,00
5 Pendapatan Dividen 2574899,00 95.133,00 1.540.279,00
6 Komponen Jasa (KJ) 40.117.741.00
7 Pendapatan Jasa dan Komisi 20.407.827,00 20.292.184,00 18.469.908,00
8 Beban Jasa dan Komisi 4,00 0,00 0,00
9 Pendapatan operasional lainnya 26.149.285,00 19.317.946,00 15.716.073,00
10 Beban operasional lainnya 6.719.537,00 5.054.770,00 4.712.281,00
470 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 473
Laporan Tahunan
2025
Validasi
Validasi Validasi Validasi Validasi Validasi Validasi Validasi
Kolom Rata-
Kolom T-3 Kolom T-4 Kolom T-5 Kolom T-6 Kolom T-7 Kolom T-8 Kolom T-9
rata 10 Tahun
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
1.314.889,84 362.717,48 114.107,64 46790,26 41.278,16 19.649,44 157.272,00 290.933,25
21,00 23,00 17,00 8,00 5,00 12,00 2,00 18,10
0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
1.314.889,84 362.717,48 114.107,64 46790,26 41.278,16 19.649,44 157.272 290.933,25
No Indikator Bisnis (IB) dan komponen IB Validasi Kolom T Validasi Kolom T-1 Validasi Kolom T-2
11 Komponen Keuangan (KK) 3.900.295.00
12 Laba Rugi Bersih Trading Book 2.385.394,00 165.364,00 4.297.084,00
13 Laba Rugi Bersih Banking Book 884.221,00 2.145.259,00 1.823.563,00
14 IB 87.347.205,87
15 Komponen Indikator Bisnis (KIB) 12.652.080,88
16 Pengungkapan IB
17 IB total termasuk aktivitas yang didivestasi 87.347.205,87
Pengurangan IB dikarenakan pengecualian
18 0,00
atas aktivitas yang didivestasi
19 Keterangan Tambahan Optional
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 471
Page 474
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Tabel Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional – Indikator Bisnis (IB) Konsolidasi
No Indikator Bisnis (IB) dan komponen IB Validasi Kolom T Validasi Kolom T-1 Validasi Kolom T-2
1 Komponen Bunga, Sewa, dan Dividen (KBSD) 43.767.158,32
2 Pendapatan Bunga 198.271.440,00 179.154.986,00 152.111.973,00
3 Beban Bunga 65.394.717,00 50.909.627,00 33.380.542,00
4 Aset Produktif 1.975.608.961,00 1.965.316.664,74 1.879.580.239,00
5 Pendapatan Dividen 165.162,00 84.301,00 90.630,00
6 Komponen Jasa (KJ) 55.022.390.41
7 Pendapatan Jasa dan Komisi 21.309.342,00 21.563.040,00 19.635.398,00
8 Beban Jasa dan Komisi 39.348,00 228.572,00 182.841,00
9 Pendapatan operasional lainnya 46.679.385,00 29.595.461,22 26.284.545,00
10 Beban operasional lainnya 26.359.831,00 16.170.555,00 15.719.350,00
11 Komponen Keuangan (KK) 4.193.080.00
12 Laba Rugi Bersih Trading Book 2.876.351,00 341.696,00 4.400.337,00
13 Laba Rugi Bersih Banking Book 1.005.410,00 2.251.038,00 1.704.408,00
14 IB 102.982.628,73
15 Komponen Indikator Bisnis (KIB) 14.997.394,31
16 Pengungkapan IB
17 IB total termasuk aktivitas yang didivestasi 102.982.628,73
Pengurangan IB dikarenakan pengecualian
18 0,00
atas aktivitas yang didivestasi
19 Keterangan Tambahan Optional
Tabel Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional – ATMR Risiko Operasional (Individu)
No Rincian Validasi Kolom T
1 Komponen Indikator Bisnis (KIB) 12.652.080,88
2 Faktor Pengali Kerugian Internal (FPKI) 0,73136725
3 Modal Minimum Risiko Operasional (MMRO) 9.253.317,60
4 ATMR untuk Risiko Operasional 115.666.470,00
Tabel Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional – ATMR Risiko Operasional (Konsolidasi)
No Rincian Validasi Kolom T
1 Komponen Indikator Bisnis (KIB) 14.997.394,31
2 Faktor Pengali Kerugian Internal (FPKI) 0,73752526
3 Modal Minimum Risiko Operasional (MMRO) 11.060.957,14
4 ATMR untuk Risiko Operasional 138.261.964,25
472 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 475
Laporan Tahunan
2025
Pengungkapan Kualitatif Umum
Analisis Kualitatif
1 Penyusunan kerangka kerja manajemen risiko operasional BRI mengacu pada POJK Penerapan Manajemen Risiko Bank Umum Nomor
18/POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko Bank Umum, dan best practices. Dalam ketentuan
internal BRI, kerangka kerja tersebut dituangkan dalam Kebijakan Umum Manajemen Risiko (KUMR) yang diatur dalam SK Direksi Nomor
KU.02-DIR/MPE/04/2024 tanggal 30 April 2024, mengatur prinsip-prinsip kebijakan manajemen risiko Bank. Khusus untuk manajemen
risiko operasional, Bank menyusun Pedoman Pelaksanaan Penerapan Manajemen Risiko Operasional (P3MRO) dengan tetap mengacu
pada KMR BRI yang diatur dalam Surat Edaran Nomor SE.58-DIR/ORD/11/2022 tanggal 22 November 2022 dengan cakupan:
a. Framework manajemen risiko operasional.
b. Strategi anti fraud.
c. Fungsi Manajemen Risiko (Fungsi MR) di Unit Kerja.
Selain itu, penerapan manajemen risiko operasional juga diatur dalam bentuk Surat Edaran (SE), Surat Keputusan (SK), dan Standar
Operasional dan Prosedur (SOP) lainnya, antara lain:
a. Surat Edaran Nomor SE.17-DIR/MOP/03/2020 tentang Perangkat Manajemen Risiko Operasional.
b. Surat Edaran Nomor SE.04-DIR/CTR/01/2023 tentang Corporate Culture yang mencakup Budaya Risiko.
c. Surat Edaran Nomor SE.30-DIR/PPM/11/2024 tentang Pengelolaan Produk yang mencakup Pengelolaan Risiko Penyelenggaraan
Produk.
d. Surat Edaran Nomor SE.10-DIR/MPE/08/2025 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) yang
mencakup Perhitungan ATMR Operasional.
e. Surat Edaran Nomor SE.12-DIR/MPE/09/2025 tentang Manajemen Kelangsungan Usaha yang mencakup Business Continuity
Management (BCM).
f. SOP Nomor SO.36-ORD/12/2024 tentang SOP Regional Risk Management.
g. SOP Nomor SO.09-ORD/03/2025 tentang Pengelolaan Kelangsungan Usaha.
2 Struktur dan organisasi atas manajemen dan fungsi kontrol terkait risiko operasional di BRI dibentuk dengan mempertimbangkan
perkembangan risiko operasional di perbankan dan lembaga jasa keuangan serta kompleksitas bisnis BRI. Sehubungan dengan hal
tersebut, maka dibentuk Satuan Kerja Manajemen Risiko Operasional (SKMRO) yang fokus pada pengelolaan risiko operasional di BRI.
SKMRO bertanggung jawab secara langsung kepada Direktur Manajemen Risiko dimana SKMRO terdiri dari Operational Risk Group,
Digital Risk Group dan IT & Fraud Risk Group.
Seiring dengan perkembangan transaksi dan layanan digital serta untuk mengantisipasi peningkatan ancaman cyber, maka Digital
Risk Group memiliki tugas untuk mengelola risiko digital, meliputi penyusunan kebijakan, penerapan proses manajemen risiko, dan
monitoring serta evaluasi risiko digital beserta pengendaliannya di seluruh aktivitas Bank.
Selain itu, untuk penguatan pelaksanaan GCG dan penerapan POJK Nomor 12 Tahun 2024 tentang Penerapan Strategi Anti Fraud Bagi
Lembaga Jasa Keuangan, maka sesuai SK Direksi Nomor 2989-DIR/PPM/06/2025 tanggal 24 Juni 2025, Bank membentuk IT & Fraud
Risk Group yang mempunyai tugas menyusun kebijakan strategi anti fraud, memastikan penerapan strategi anti fraud yang meliputi
pencegahan, deteksi, investigasi, pelaporan, dan sanksi, serta pemantauan, evaluasi dan tindak lanjut dengan tujuan untuk mencegah
risiko kejadian fraud dan melakukan upaya recovery atas kerugian fraud.
Seiring dengan perkembangan organisasi dan penguatan manajemen risiko operasional, maka pada tahun 2025 Bank membentuk 4
(empat) Organisasi Senior Operational Risk Head (SORH) pada tingkat Head Office, yaitu: SORH Procurement, SORH Distribution, SORH
Information Technology dan SORH Corporate Center. Dimana masih-masih SORH bertanggung jawab pada implementasi pengelolaan
risiko operasional di masing-masing Directorate yang disupervisi.
Operational Risk Group fokus pada pengelolaan risiko bidang operasional yang mencakup pengembangan dan implementasi framework
manajemen risiko operasional, penyusunan kebijakan dan implementasi Business Continuity Management (BCM) serta SMK3.
Implementasi manajemen risiko operasional diperkuat dengan pembentukan SORH Distribution dengan organisasi Regional Operational
Risk & Compliance (RORC). RORC di Regional Office berperan sebagai Control Tower yang memastikan implementasi manajemen risiko
operasional di tingkat Regional dan dipimpin oleh Pejabat setingkat Assistant Vice President (AVP) yang disebut dengan Team Leader
RORC. Struktur organisasi RORC terdiri dari Team Leader RORC yang mensupervisi Risk Management and Compliance (RMC) dan Micro
& Retail Risk & Compliance (MRR). RMC berkedudukan di Regional Office mensupervisi MRR yang berkedudukan di Kantor Cabang dan
mensupervisi Unit kerja Retail dan Mikro
BRI memandang pentingnya diterapkan pengendalian internal atas laporan keuangan (Internal Control over Financial Reporting)
untuk mendukung integritas, keandalan, dan transparansi pelaporan keuangan serta kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.
Implementasi ICoFR di BRI mengacu pada Keputusan Kementerian BUMN Nomor SK-5/DKU.MBU/11/2024 tentang Petunjuk Teknis
Pengendalian Internal atas Pelaporan Keuangan BUMN dan POJK Nomor 15 Tahun 2024 tentang Integritas Pelaporan Keuangan Bank,
yang mewajibkan Bank menyusun, menetapkan, dan memastikan penerapan kebijakan serta prosedur pengendalian internal dalam
proses pelaporan keuangan. Program ICoFR dikembangkan untuk memberikan keyakinan memadai kepada Manajemen, pemegang
saham, dan pemangku kepentingan bahwa laporan keuangan telah disusun secara lengkap, akurat, dan sesuai standar akuntansi yang
berlaku, serta diterapkan secara konsisten pada seluruh entitas akuntansi hingga tingkat konsolidasi.
Implementasi ICoFR dilakukan secara bertahap dalam empat fase, dimulai sejak tahun 2021 dengan cakupan awal Kredit Mikro, Kredit
Ritel & Menengah, Customer Deposit, dan Financial Reporting, kemudian diperluas pada fase berikutnya mencakup Kredit Konsumer,
Kredit Korporasi, Treasury, Trade Finance, dan Fixed Asset. Sesuai NOKEP: 3927-DIR/PPM/11/2024, fungsi ICoFR telah diintegrasikan
ke dalam Operational Risk Group (ORD) guna memperkuat tata kelola dan koordinasi lintas fungsi. Pada tahun 2025, BRI melaksanakan
tahap transisi Fase 3.5 berupa pendalaman atas sembilan ruang lingkup utama sebagai respons terhadap perubahan proses bisnis dan
pemenuhan ketentuan SK-5/DKU.MBU/11/2024 yang mensyaratkan cakupan ICoFR minimal 2/3 materialitas laporan keuangan, melalui
pengkinian BPM dan RCM, pelaksanaan CSA, serta pengujian rancangan pengendalian untuk memastikan efektivitas pengendalian
secara berkelanjutan.
Adapun struktur organisasi Operational Risk Group saat ini sebagai berikut:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 473
Page 476
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Analisis Kualitatif
Operational Risk SORH SORH SORH SORH
Group Procurement Information Distribution Corporate
Group Technology Group Center
Group Head Group Head Group Head Group Head Group Head
Internal Control Over 1. Risk Management Distribution and Regional Operational
Operational Risk
Financial Reporting BCM Department Function Retail Funding Risk Risk and Comliance
Strategy Department
Department 2. Internal Control Management Team Team
Function Overseas
Department Head Department Head Department Head Channel
RMC
Operational Risk Policy MRR
ICOFR Team BCM Policy Team IC BRINYA
and Methodology Team
Operational Risk Data
IC and Risk
Analytic and Strategy K3 Team
Management BRISG
Team
Operational Risk Support IC and Risk
System and Technology CMER Team Management BRI
Team Taipei
IC and Risk
Operational Risk Partner
Management BRI
Team 1
Timor Leste
Operational Risk Partner
Team 2
Operational Risk Partner
Team 3
Dalam rangka implementasi Three Lines Model, bentuk kolaborasi dengan Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) selaku third line model
mempunyai arti penting dalam penerapan manajemen risiko operasional. SKAI berfungsi sebagai enabler yang bertugas melakukan
assurance dalam penerapan manajemen risiko. Selain itu, SKAI juga berkontribusi dalam memberikan support berupa tools untuk
mempermudah RORC Team dalam melakukan testing control dan fraud detection. Selanjutnya, SKMRO sebagai second line juga diminta
untuk memberikan sumber data dan informasi berupa peta risiko untuk membantu SKAI dalam melaksanakan risk based audit.
3 Penjelasan sistem pengukuran untuk risiko operasional (mencakup sistem dan data yang digunakan untuk menghitung risiko operasional
agar dapat memperkirakan beban modal untuk risiko operasional). Sehubungan dengan kewajiban Bank memperkirakan beban modal
untuk risiko operasional melalui perhitungan ATMR Risiko Operasional menggunakan Pendekatan Standar sesuai dengan SEOJK Nomor
6/SEOJK.03/2020, BRI melaksanakan pengukuran dan perhitungan risiko operasional yang menjadi bagian dari proses manajemen
risiko operasional, yaitu identifikasi, pengukuran, pengendalian, dan pemantauan.
Proses manajemen risiko operasional dijalankan sesuai dengan tata kelola yang ditetapkan dalam framework manajemen risiko
operasional dan menggunakan perangkat sesuai dengan ketentuan regulator serta best practices. Proses pengukuran dan perhitungan
risiko operasional dilakukan melalui aktivitas sebagai berikut:
a. Penilaian Risk and Control Self Assessment (RCSA)
RCSA merupakan perangkat manajemen risiko yang bersifat kualitatif dan prediktif yang digunakan untuk mengidentifikasi dan
mengukur risiko berdasarkan dimensi dampak (impact) dan kemungkinan kejadian (likelihood), RCSA di BRI telah diterapkan
di Group Kantor Pusat BRI, regional office, kantor cabang khusus, UKLN, audit intern wilayah, regional campus, kantor cabang
yang juga mewakili BRI Unit, kantor cabang pembantu dan sentra layanan BRI Prioritas. RCSA ditujukan untuk membantu unit
kerja dalam mengidentifikasi dan mengukur secara independen risiko operasional pada setiap aktivitas operasional dan bisnis,
termasuk melakukan pemantauan dan penentuan langkah-langkah perbaikan/rencana tindak lanjut ke depan. Pengkinian risk issue
dan control pada RCSA dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan bisnis BRI yang meliputi implementasi produk dan
atau aktivitas baru, segmen pasar baru dan persaingan bisnis, perubahan ketentuan internal/eksternal, dan perubahan lainnya
yang mempengaruhi eksposur risiko BRI. Penilaian dimaksud dilakukan antara lain dengan mempertimbangkan data Loss Event
Database (LED), Key Risk Indicator (KRI) dan Laporan Hasil Audit (LHA). RCSA dilaksanakan secara periodik setiap semester, dan
frekuensinya akan ditingkatkan apabila terjadi perubahan eksposur risiko yang signifikan.
b. Penilaian Kecukupan Pengelolaan Risiko Produk Bank Baru (PBB)
Penerapan proses manajemen risiko atas setiap rencana penerbitan PBB di BRI dilakukan melalui pelaksanaan Risk Self Assessment
PBB oleh Product Owner dan dimintakan penilaian kecukupan atas pengelolaan risiko PBB kepada Satuan Kerja Manajemen Risiko
untuk kemudian direkomendasikan kepada Direktur Manajemen Risiko BRI dalam rangka mendapatkan persetujuan.
c. Pencatatan Kerugian Risiko Operasional pada Loss Event Database (LED)
LED BRI mencakup proses pencatatan data kejadian kerugian yang dilakukan untuk setiap jenis kerugian finansial maupun non
finansial yang meliputi actual loss, potential loss termasuk langkah-langkah perbaikan dan penanganan insiden yang dilakukan.
Berdasarkan data kejadian kerugian pada LED, dapat dilakukan analisa kejadian kerugian berdasarkan penyebab, aktivitas fungsional,
kategori kejadian (event type) dan lini bisnis BRI. Sistem informasi tersebut dapat digunakan untuk menentukan langkah-langkah
preventif pengendalian risiko berbasiskan pendokumentasian proses penanganan/penyelesaian insiden baik dari sisi non finansial,
kerugian finansial dan recovery kerugian maupun proses litigasi. Dalam rangka perhitungan beban modal dan ATMR Operasional,
BRI telah menerapkan Pengukuran Modal Minimum Risiko Operasional (MMRO) Pendekatan Standar yang berpedoman pada Basel
III Framework. Ketentuan ATMR Risiko Operasional dengan pendekatan standar diatur melalui Surat Edaran Direksi Nomor SE.10-
DIR/MPE/08/2025 Buku 2 tentang Perhitungan ATMR Operasional.
474 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 477
Laporan Tahunan
2025
Analisis Kualitatif
d. Pemantauan Key Risk Indicator (KRI)
KRI adalah perangkat Manajemen Risiko yang berupa indikator kuantitatif yang dapat memberikan informasi secara dini terhadap
peningkatan atau penurunan risiko dan atau penurunan efektivitas kontrol terhadap limit threshold yang telah ditentukan. KRI
dapat bersifat leading maupun lagging. Pemantauan risiko melalui KRI bertujuan untuk menentukan rencana tindak lanjut terkait
pengendalian risiko sehingga dapat mencegah atau meminimalisir dampak kerugian. BRI telah melakukan identifikasi terhadap
indikator-indikator risiko utama untuk semua jenis risiko dan menetapkan batasan atau limit risiko yang mencerminkan kondisi dan
risiko yang dapat diterima (risk appetite) BRI. Identifikasi indikator risiko utama dan penetapan batasan (threshold) KRI dilakukan
dengan menggunakan best judgement dengan mempertimbangkan eksposur risiko dan risk appetite BRI. Penentuan threshold
melibatkan audit internal, risk owner dan unit kerja terkait lainnya. KRI BRI antara lain tercermin dalam laporan profil risiko bank wide
dan profil risiko regional office yang dimonitor secara rutin dan dilaporkan kepada pihak manajemen setiap bulan.
e. Risk Assessment Plan (RAP)
RAP merupakan bentuk aktivitas penyusunan risk strategy yang dilakukan oleh RRM dengan output berupa daftar risiko utama,
prioritas Unit Kerja berdasarkan risiko dan rencana kegiatan pengawalan risiko.
f. Penilaian Risiko Ancaman Bencana (PRAB)
BRI melaksanakan PRAB sebagai implementasi dari Business Continuity Management (BCM) guna mengidentifikasi ancaman
gangguan/bencana baik internal maupun eksternal berdasarkan tingkat dampak dan kemungkinan terjadinya ancaman tersebut
serta pengendalian kontrol yang dilakukan untuk mengurangi dampak gangguan/bencana. PRAB bertujuan untuk mengidentifikasi
sumber daya yang dibutuhkan dalam rangka persiapan menghadapi ancaman/bencana di masing-masing unit kerja. Sebagai salah
satu implementasi BCM BRI telah memiliki pedoman Emergency Response Plan (ER Plan) dan kebijakan Business Continuity Plan
(BC Plan) untuk Unit Kerja Kritikal.
g. Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR)
Pengukuran risiko operasional yang bersumber dari kelemahan pengendalian internal atas pelaporan keuangan dilakukan melalui
kerangka Internal Control over Financial Reporting (ICoFR). Identifikasi kelemahan dilakukan secara berlapis untuk memastikan
kecukupan desain dan efektivitas operasional pengendalian.
i. Walkthrough dan Validasi Rancangan – Lini Kedua
Tim ICoFR melakukan walkthrough proses bisnis untuk memetakan alur transaksi ke dalam Business Process Mapping (BPM)
dan Risk Control Matrix (RCM), mengidentifikasi risiko pada tingkat asersi, serta menilai kecukupan desain kontrol, termasuk
key control, tipe kontrol (manual/ITAC/ITDM), dan keandalan informasi pendukung (IPE/EUC)
ii. Control Self-Assessment (CSA) – Lini Pertama
Pemilik proses melakukan penilaian mandiri atas pelaksanaan kontrol sesuai atribut RCM, menguji bukti pelaksanaan, menilai
keandalan data, serta menetapkan root cause dan rencana remediasi. CSA berfungsi sebagai mekanisme deteksi dini atas
kelemahan operasional.
iii. Evaluasi dan Test of One – Lini Kedua
Lini Kedua melakukan quality assurance terhadap hasil CSA melalui Test of One untuk memverifikasi kesesuaian desain dengan
praktik, ketepatan klasifikasi temuan (design/operating deficiency), dan kecukupan rencana perbaikan.
iv. TOD dan TOE – Lini Ketiga (SKAI)
SKAI melaksanakan pengujian independen berupa Test of Design (TOD) untuk menilai kecukupan desain kontrol dan Test of
Operating Effectiveness (TOE) untuk memastikan konsistensi implementasi selama periode pelaporan. Hasilnya menjadi dasar
penetapan tingkat defisiensi, kuantifikasi Degree of Deficiencies (DoD), dan kesimpulan efektivitas ICoFR.
4 Pengelolaan risiko operasional dilaporkan secara berkala kepada manajemen, pemimpin unit kerja, dan pihak lain yang berkepentingan
sebagai alat monitoring. ORD Group menyampaikan laporan risiko operasional baik yang bersifat mandatory maupun kepentingan
laporan internal. Adapun ruang lingkup dan bentuk laporan pengelolaan risiko operasional, antara lain:
a. Profil Risiko Operasional Bank
Profil risiko operasional Bank disampaikan kepada Regulator, Direksi, dan Komisaris secara triwulanan yang dikoordinasikan oleh
MPE Group. Profil risiko operasional tersebut mencakup parameter-parameter risiko yang menjadi fokus pemantauan eksposur
risiko operasional Bank. Laporan profil risiko operasional Bank juga disampaikan pada Risk Management Committee (RMC) dan
Komite Pemantau Manajemen Risiko (KPMR).
b. Profil Risiko Regional
Profil risiko regional berisi parameter dari 7 (tujuh) jenis risiko, salah satunya adalah risiko operasional. Penyusunan profil risiko
operasional tersebut dikoordinasikan oleh RRM dan disampaikan kepada Regional Chief Executive Officer (RCEO) melalui forum
Governance, Risk, and Compliance (GRC) setiap bulan.
c. Operational Risk News (OPEN)
OPEN disampaikan kepada Direksi dan Komisaris secara bulanan. Ruang lingkup OPEN yaitu laporan profil risiko operasional,
pencapaian risk appetite statement (RAS), kejadian human error dan kejadian fraud, serta perbaikan kontrol yang dilaksanakan,
kegiatan forum manajemen risiko, aktivitas BCM dan K3, aktivitas regional risk management, risk assessment atas Produk Bank
Baru (PBB), RRM SMART, dan informasi kejadian eksternal.
d. Laporan Analisa Risiko MRR
Laporan analisa risiko MRR memuat daftar kelemahan kontrol yang masih terjadi di Unit Kerja sesuai hasil verification yang dilakukan
oleh MRR. Laporan ini disampaikan oleh MRR kepada Pemimpin Unit Kerja yang diselenggarakan di Forum MR Unit Kerja setiap
bulan. Selain itu, atas hasil verification MRR dengan indikasi fraud, laporan disampaikan RCEO dan Operational Risk Group untuk
ditindaklanjuti oleh IT & Fraud Risk Group.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 475
Page 478
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Analisis Kualitatif
5 Proses mitigasi risiko merupakan bagian dari proses manajemen risiko yaitu pengendalian risiko. Pengendalian risiko dilakukan dalam
rangka mencegah kejadian risiko dan meminimalkan dampak risiko. Langkah-langkah mitigasi risiko disesuaikan dengan hasil analisis
terhadap penyebab kejadian atau potensi risiko. Sesuai dengan hal tersebut, maka mitigasi risiko secara umum dikelompokkan dalam
3 (tiga) sub, yaitu:
a. People
Mitigasi pada aspek people dilakukan dari sisi kuantitas maupun kualitas, antara lain:
i. Menetapkan dan mereviu kebutuhan formasi pekerja untuk melaksanakan proses bisnis di Unit Kerja.
ii. Menetapkan persyaratan, mekanisme, serta background checking dalam proses rekrutmen pekerja.
iii. Melakukan pemenuhan formasi pekerja di Unit Kerja.
iv. Meningkatkan kapabilitas pekerja antara lain dengan cara:
- Pendidikan dan pelatihan pekerja sesuai dengan level jabatan.
- Mereviu kurikulum dan metode pendidikan.
- Memberikan sertifikasi untuk pekerja dengan spesialis tertentu.
v. Mendorong implementasi budaya risiko melalui program-program internalisasi budaya risiko, antara lain:
- Culture Activation Program (CAP).
Setiap unit kerja telah menetapkan CAP untuk membentuk perilaku yang dibutuhkan untuk mencapai KPI secara prudent
melalui aktivitas yang telah ditetapkan pada CAP.
- Membangun Risk Awareness Pekerja di Unit Kerja.
SKMR secara rutin menyampaikan media risk awareness baik dalam bentuk surat, media infografis, webinar, podcast,
e-learning, akun media sosial resmi Bank dan email/WA/SMS blast.
- Empowering Risk Officer.
Diperlukan keterlibatan Risk Officer sebagai Tim Penggerak Transformasi dalam menginternalisasi dan memastikan
penerapan budaya risiko telah terlaksana. Sehingga dilakukan penguatan fungsi MR melalui penyesuaian operasional
prosedur serta upgrading pengetahun dan technical skills melalui pendidikan/sosialisasi.
- Early Detection.
Penerapan budaya risiko perlu didukung oleh tools Early Warning System yang dapat membantu mitigasi maupun
mengoreksi kejadian risiko secara lebih dini.
- Business Process Review.
Aktivitas budaya risiko tercermin melalui pelaksanaan operasional prosedur perbankan secara harian. Sehingga diperlukan
reviu kecukupan kontrol atas operasional prosedur tersebut.
b. Process
Mitigasi risiko pada aspek process, yaitu:
i. Menyusun kebijakan dan Standar Prosedur Operasional (SOP) untuk setiap produk dan aktivitas Bank yang didalamnya
memuat business process, internal control, dan tugas dan tanggung jawab pekerja sebagai maker, checker, signer. Setiap draft
kebijakan dan SOP sebelum dilakukan pengesahan wajib mendapatkan penilaian kecukupan pengelolaan risiko dari Satuan
Kerja Manajemen Risiko (SKMR).
ii. Mitigasi risiko juga dilakukan dengan cara transfer risiko kepada pihak ketiga, yaitu perusahaan asuransi yang menanggung
kerugian Bank atau kepada pihak penyedia jasa tenaga kerja yang tentunya telah mempertimbangkan asas bonafiditas dan
integritas dari penyedia jasa tersebut yang diatur dalam Perjanjian Kerjasama (PKS) di setiap kerjasama dengan pihak ketiga.
c. Technology
Pada prinsipnya pengendalian risiko digital erat kaitannya dengan upaya Bank untuk mengamankan aset yang dimiliki, termasuk
memberikan perlindungan terhadap data/informasi nasabah. Pengelolaan risiko digital pada aktivitas pengelolaan TI/layanan TI
meliputi, namun tidak terbatas pada:
i. Pengembangan, pembaharuan, dan penghapusan layanan perbankan elektronik/digital.
ii. Pengembangan, pembaharuan, dan penghapusan infrastruktur (computing, network, satellite) dan sekuriti TI.
iii. Pengembangan, pembaharuan, dan penghapusan layanan internal Bank.
iv. Pengadaan penyedia jasa TI.
v. Penyedia jasa TI oleh Bank.
vi. Aktivitas operasional TI.
vii. Pengembangan dan/atau reviu rules Fraud Detection System (FDS).
Selanjutnya untuk penguatan kontrol risiko digital, setiap pengembangan aplikasi didampingi oleh Digital Risk Group.
476 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 479
Laporan Tahunan
2025
Ikatan Material Terkait Investasi Barang Modal
Tujuan Ikatan Sumber Dana
Dalam perikatan pengadaan barang modal menggunakan Sumber dana menggunakan Anggaran dalam Perusahaan
anggaran investasi dengan Surat Perintah Kerja (SPK) dan BRI yang telah dialokasikan (breakdown) sesuai mata
Perjanjian sesuai dengan tiering nilai pengadaan dan jangka anggaran yang ditetapkan dalam Rencana Kerja Anggaran
waktu pengadaan. Tujuan diadakan perikatan agar dapat Perusahaan (RKAP).
terinci uraian pelaksanaan pekerjaan pengadaan kepada
penyedia barang yang sifatnya mengikat, hak dan kewajiban Mata Uang yang Menjadi Denominasi
para pihak dan memuat persyaratan dan ketentuan yang dan Langkah yang Direncanakan Untuk
harus dipenuhi oleh para pihak. Melindungi Risiko Dari Posisi Mata Uang
Asing
Untuk mempercepat proses pengadaan barang utamanya
dengan menggunakan metode pembelian langsung dan Seluruh pengadaan menggunakan mata uang rupiah, dan
swakelola sesuai dengan best practice tidak memerlukan diwajibkan seluruh pengadaan baik yang sudah disepakati
SPK, maka panitia pengadaan cukup menerbitkan Purchase dalam mata uang asing akan dilakukan penyesuaian di dalam
Order (PO) atau surat permintaan penawaran atau cukup SPK maupun Perjanjian untuk menggunakan mata uang
dibuktikan dengan kwitansi pembelian/struk pembelian. rupiah. Sehingga BRI tidak akan melakukan lindung nilai
diakibatkan perubahan nilai tukar mata uang asing.
Prinsip umum pengadaan barang dalam perusahaan harus
mengacu prinsip efisien, efektif, kompetitif, transparan,
adil dan wajar, akuntabel, standarisasi barang, sentralisasi,
desentralisasi dan telah ditentukan dalam Rencana Kerja
Anggaran Perusahaan (RKAP).
Investasi Barang Modal
Jenis dan Nilai Investasi Barang Modal
Jenis dan investasi barang modal BRI Bank Only disajikan dalam tabel berikut.
Tabel Jenis dan Nilai Investasi Barang Modal
(dalam jutaan Rupiah)
Jenis Investasi Tahun 2025 Investasi Tahun 2024
Tanah dan Bangunan 1.819.017 1.948.290
Meubelair dan Inventaris 321.790 207.163
Kendaraan 147.067 651.221
Mesin-Mesin 184.990 132.537
Tujuan Investasi Barang Modal
Pengadaan barang selain untuk menunjang operasional BRI, tujuan lainnya agar mendorong pertumbuhan industri dalam negeri,
pengguna barang dapat memberikan preferensi penggunaan produksi dalam negeri dengan tetap mengindahkan ketentuan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pengguna barang dan/atau jasa mengutamakan sinergi antar BUMN, Entitas Anak BUMN, Entitas Anak BRI, dan/atau Entitas
Anak dari badan-badan yang didirikan oleh BRI sepanjang barang dan/atau jasa tersebut merupakan hasil produksi BUMN,
Entitas Anak BUMN, Entitas Anak BRI dan/atau Entitas Anak dari badan-badan yang didirikan BRI yang bersangkutan, dan
sepanjang kualitas, harga, dan tujuannya dapat dipertanggungjawabkan serta memperhatikan hubungan kerjasama secara
wajar (arm’s length principle).
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 477
Page 480
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Komitmen dan Kontinjensi
Penilaian atas transaksi komitmen dan kontinjensi yang mempunyai risiko kredit secara individual dengan menggunakan bukti
objektif, kecuali komitmen dan kontinjensi milik BRIS (entitas anak berdasarkan prinsip syariah) dilakukan dengan menggunakan
panduan kolektibilitas Bank Indonesia.
Tabel Komitmen dan Kontinjensi
(dalam Jutaan Rupiah)
Uraian 2025 2024
KOMITMEN
Tagihan komitmen
Pembelian spot dan mata uang asing 57.618.468 49.309.688
Liabilitas Komitmen
Fasilitas kredit yang diberikan kepada debitur yang belum digunakan 134.386.017 123.492.574
Penjualan spot dan berjangka mata uang asing 157.153.569 94.874.355
L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih berjalan dalam rangka impor 13.549.757 11.775.920
Komitmen-neto (247.470.875) (180.833.161)
KONTINJENSI
Liabilitas kontinjensi
Garansi yang diterbitkan dalam bentuk:
Garansi bank 52.556.615 46.148.254
Standby L/C 14.359.061 20.706.982
Kontinjensi-neto (66.915.676) (66.855.236)
Informasi dan Fakta Material Setelah Tanggal Laporan Akuntan
Sampai dengan akhir Laporan Tahunan disusun tidak terdapat uraian kejadian penting setelah tanggal laporan akuntan termasuk
dampaknya terhadap kinerja dan risiko usaha di masa mendatang.
Prospek Usaha dan Strategi Ke Depan
Memasuki tahun 2026, perekonomian global diperkirakan dan risiko geopolitik yang berada jauh di atas level historis
masih berada dalam fase penyesuaian dengan tingkat normal, sehingga membatasi ruang akselerasi pertumbuhan
ketidakpastian yang tetap tinggi. Meskipun tekanan inflasi ekonomi global ke depan.
global cenderung melandai dan mendukung pelonggaran
kebijakan moneter di sejumlah negara, dinamika kebijakan Dalam konteks tersebut, perekonomian Indonesia pada tahun
perdagangan Amerika Serikat (AS), meningkatnya risiko 2026 diperkirakan tetap menunjukkan ketahanan yang relatif
geopolitik, serta fragmentasi rantai pasok global diperkirakan solid, meskipun dengan momentum pertumbuhan yang
tetap menjadi faktor pembentuk volatilitas pasar keuangan lebih moderat. BRI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi
dan arah pertumbuhan ekonomi dunia. Kondisi tersebut Indonesia berada dalam kisaran 5,07%-5,31%, terutama
tercermin dari masih tingginya indikator ketidakpastian global ditopang oleh permintaan domestik. Namun demikian, laju
478 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 481
Laporan Tahunan
2025
pertumbuhan tersebut mencerminkan fase normalisasi siklus yang kemungkinan masih ditopang oleh segmen korporasi
ekonomi, di mana daya dorong pertumbuhan tidak sekuat dan sektor-sektor dengan fundamental yang relatif kuat,
periode pemulihan pasca-pandemi. Pelemahan momentum sementara pertumbuhan kredit ritel dan UMKM diperkirakan
ekonomi yang terjadi sejak akhir 2025, tercermin dari Indeks berlangsung lebih hati-hati seiring belum pulihnya daya
Makroekonomi BRI yang bergerak menuju zona netral serta beli masyarakat secara menyeluruh. Disisi pendanaan,
melemahnya realisasi penerimaan pajak, mengindikasikan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) diperkirakan berada
bahwa aktivitas ekonomi riil dan pendapatan masyarakat pada kisaran 8,17%-10,29%, dengan kondisi likuiditas
belum sepenuhnya pulih secara merata. perbankan yang relatif berada pada rezim normal, meskipun
tetap menghadapi risiko pengetatan pada paruh kedua
Dari sisi permintaan domestik, konsumsi rumah tangga 2026 akibat dinamika fiskal dan potensi penarikan dana
diperkirakan tumbuh secara lebih gradual pada 2026. pemerintah.
Pemulihan konsumsi masih belum bersifat inklusif, di
mana belanja masyarakat dan permintaan kredit relatif Secara keseluruhan, dengan tetap mencermati dinamika
lebih banyak ditopang oleh kelompok menengah-atas global yang penuh ketidakpastian serta proses normalisasi
dan korporasi, sementara daya beli kelompok menengah- ekonomi domestik. BRI memandang bahwa prospek
bawah masih tertahan. Kondisi ini sejalan dengan struktur perekonomian Indonesia pada tahun 2026 tetap kondusif
pasar tenaga kerja yang masih didominasi sektor informal, namun menuntut strategi yang adaptif dan prudent.
sehingga membatasi stabilitas pendapatan dan menahan Penguatan manajemen risiko, pengelolaan likuiditas yang
akselerasi konsumsi mass market. Disisi lain, investasi dan disiplin, serta fokus pada segmen dan sektor dengan kualitas
belanja pemerintah tetap berperan penting dalam menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan akan menjadi kunci dalam
momentum pertumbuhan, meskipun ruang stimulus fiskal menjaga kinerja usaha dan ketahanan perbankan di tengah
diperkirakan semakin selektif seiring normalisasi kebijakan lanskap ekonomi yang masih dinamis.
fiskal dan dinamika penerimaan negara.
Kondisi makroekonomi yang masih penuh tantangan serta
Sejalan dengan dinamika tersebut, inflasi Indonesia pada persaingan yang semakin ketat di industri perbankan
tahun 2026 diperkirakan berada pada kisaran 2,48%- mendorong BRI untuk menerapkan strategi yang terarah guna
3,22%, masih berada dalam rentang target Bank Indonesia menjaga pertumbuhan dan memperkuat penguasaan pasar.
(BI) sebesar 2,5±1%. Meskipun relatif terkendali, tekanan BRI optimis strategi yang dikembangkan akan menghasilkan
inflasi berpotensi meningkat secara terbatas akibat faktor kinerja yang baik di masa depan. Dengan mempertimbangkan
eksternal, seperti kenaikan harga energi dan volatilitas nilai dinamika eksternal dan arah pengembangan jangka panjang
tukar di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Dalam perusahaan, strategi BRI pada tahun 2026 difokuskan pada
kondisi tersebut, kebijakan moneter diperkirakan tetap penguatan fundamental bisnis dan penciptaan pertumbuhan
diarahkan untuk menjaga keseimbangan antara stabilitas yang berkelanjutan. Sejalan dengan kerangka tersebut,
makroekonomi dan dukungan terhadap pertumbuhan. strategi BRI pada tahun 2026 berfokus pada tiga area
strategis utama sebagai berikut:
BRI memperkirakan BI-Rate pada tahun 2026 berada • Transform the Funding Franchise
pada kisaran 4,00%-4,50%, mencerminkan kelanjutan Memperkuat pendanaan berbiaya rendah melalui
pelonggaran kebijakan moneter yang dilakukan secara percepatan pertumbuhan CASA yang berkelanjutan,
bertahap dan berhati-hati. Penurunan BI-Rate diperkirakan optimalisasi kanal digital, serta penguatan layanan
terbatas, mengingat kebutuhan untuk menjaga stabilitas nilai transaksi ritel, SME, dan wholesale.
tukar di tengah tekanan eksternal serta terbatasnya ruang • Revamp Existing Core, Build New Core
pelonggaran suku bunga global. Sejalan dengan itu, rata- Memperkuat bisnis inti, khususnya segmen mikro, melalui
rata nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS pada tahun 2026 penyempurnaan proses bisnis dan kualitas pembiayaan,
diperkirakan berada pada kisaran Rp16.718 - Rp16.964 per sekaligus mengakselerasi sumber pertumbuhan baru
Dolar AS. Rupiah masih berpotensi menghadapi tekanan di bisnis konsumer, gadai emas, serta commercial dan
pada paruh pertama 2026 seiring penguatan Dolar AS dan korporasi berbasis value chain.
meningkatnya tensi geopolitik global, sementara potensi • Build World-Class Foundations
penguatan pada paruh kedua tahun diperkirakan relatif Memperkuat fondasi organisasi melalui pengembangan
terbatas. sumber daya manusia, pengelolaan risiko yang solid,
pemanfaatan teknologi dan data, peningkatan efisiensi
Dengan prospek makroekonomi tersebut, kinerja operasional, serta penguatan jaringan dan identitas
intermediasi perbankan pada tahun 2026 diperkirakan merek.
tetap tumbuh secara berkelanjutan namun lebih selektif.
Sumber:
Pertumbuhan kredit perbankan nasional diperkirakan tumbuh - World Economic Outlook, International Monetary Fund (IMF), Januari 2026
sebesar 9,13%-12,43%, mencerminkan permintaan kredit - Statistik Perbankan Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Desember
2025
- Office of Chief Economist BRI
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 479
Page 482
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Pencapaian Target dan Target ke Depan
Pencapaian Target 2025
Perbandingan Target dan Realisasi Keuangan
Perbandingan target dan realisasi keuangan, diuraikan sebagai berikut:
Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Keuangan
(Konsolidasi, dalam miliar Rupiah)
Uraian Target Realisasi Pencapaian
Kredit dan Pembiayaan Diberikan (Rp miliar) 1.462.009 1.521.486 104,1%
CASA Ratio 67,28% 70,61% 105,0%
Pendapatan Bunga Bersih (Rp miliar) 150.053 150.498 100,3%
Laba Operasional Sebelum CKPN (PPOP) (Rp miliar) 118.607 119.430 100,7%
Loan at Risk (LAR)*) 10,36% 9,61% 107,8%
*) Perhitungan pencapaian LAR menggunakan rumus Target/Realisasi
480 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 483
Laporan Tahunan
2025
Pada tahun 2025, BRI mencatatkan total Kredit dan Pembiayaan Pertumbuhan kredit dan pembiayaan yang sehat serta
sebesar Rp1.521,5 triliun, tumbuh sebesar 12,3% secara year- perbaikan struktur liabilitas yang berdampak pada efisiensi
on-year, dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp1.354,6 Cost of Fund juga tercermin dari perbaikan profitabilitas BRI.
triliun dan mencatatkan pencapaian 104,1% dibandingkan Hal ini khususnya terlihat dari Pendapatan Bunga Bersih yang
dengan target. Seluruh segmen mencatatkan pertumbuhan tercatat sebesar Rp150,5 triliun, tumbuh 5,5% yoy dibanding
yang positif, dengan BRI Bank Only tumbuh 10,43% yoy atau tahun 2024 sebesar Rp142,7 triliun dengan pencapaian
Rp126,8 triliun. Disisi liabilitas, BRI mencatatkan total Dana sebesar 100,3%. Pertumbuhan Pendapatan Bunga Bersih
Pihak ketiga sebesar Rp1.466,8 triliun meningkat 7,43% yoy yang sehat serta disiplin biaya yang baik membuat BRI mampu
dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp1.365,45 triliun. menghasilkan Pre-Provision Operating Profit (PPOP) sebesar
Pertumbuhan simpanan tertinggi di dorong oleh CASA dimana Rp119,4 triliun, tumbuh sebesar 2,6% yoy dari tahun 2024
tercatat tumbuh 12,71% yoy atau sebesar Rp116,8 triliun, sebesar Rp116,8 triliun dengan pencapaian sebesar 100,7%.
sejalan dengan langkah Transformasi Funding Franchise
yang dilakukan selama tahun 2025. Pertumbuhan CASA yang Percepatan penyelesaian kredit bermasalah yang dilakukan
kuat mendorong CASA ratio Perseroan mencapai level all- sepanjang tahun 2026 juga tercermin dari perbaikan rasio
time high sebesar 70,61% dengan pencapaian 105,0% di atas LAR konsolidasi yang tercatat sebesar 9,61%, lebih rendah
target. dibandingkan target 10,36% atau dengan pencapaian
sebesar 107,8%.
Perbandingan Target dan Realisasi Struktur Modal (Capital Structure)
Pada posisi 31 Desember 2025, BRI mampu menjaga struktur permodalan sesuai target maupun level minimum yang ditetapkan
regulator. Total Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPPM) atau Capital Adequacy Ratio (CAR) BRI Bank Only sebesar
21,06% dan 23,52% secara konsolidasi dengan Rasio Modal Inti Utama (CET 1) dan Tier 1 tercatat sebesar 19,93%. Tier 1
maupun CET 1 masih terjaga di atas minimum ketentuan regulator masing-masing 6,0% dan 4,5% dengan rincian sebagai
berikut.
Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Struktur Modal
(bank only, dalam %)
2025
Uraian
Target Realisasi Pencapaian
Rasio CAR 22,08% 21,06% 95,24%
Rasio CET 1 20,95% 19,93% 94,95%
Rasio Tier 1 20,95% 19,93% 94,95%
Rasio Tier 2 1,12% 1,13% 100,89%
Rasio Minimum Tier 1 - 8,57% -
Rasio Minimum CET 1 - 8,57% -
CAR Minimum Berdasarkan Profil Risiko - 9,70% -
Perbandingan Target dan Realisasi Pemasaran
Perbandingan target dan realisasi pemasaran, diuraikan sebagai berikut:
Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Pemasaran
(Konsolidasi, dalam miliar Rupiah)
Uraian Target Realisasi Pencapaian
CASA 987.227 1.035.790 104,9%
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 481
Page 484
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Sepanjang tahun 2025, BRI secara konsisten melaksanakan nasabah. Inisiatif ini diarahkan untuk meningkatkan saldo
berbagai aktivitas pemasaran untuk mendorong pemanfaatan tabungan, frekuensi transaksi, serta pemanfaatan produk
produk dan layanan perbankan, khususnya pada segmen pembayaran melalui BRImo, BRI Debit, BRI Kartu Kredit, dan
dana pihak ketiga, transaksi, dan layanan digital. Aktivitas lainnya. Program loyalti dan apresiasi nasabah tetap menjadi
tersebut difokuskan pada peningkatan penggunaan produk bagian dari strategi pemasaran, melalui program maupun
tabungan, transaksi non-tunai, serta optimalisasi layanan reward kepada nasabah.
perbankan digital guna dalam rangka Transformasi Funding
Franchise untuk mendukung pertumbuhan kinerja bisnis Upaya tersebut memberikan dampak positif terhadap
secara berkelanjutan. kinerja Dana Pihak Ketiga BRI sepanjang tahun 2025,
khususnya pada sisi CASA yang tercatat sebesar Rp1.035,8
Dalam rangka memperkuat pemanfaatan layanan digital, BRI triliun, tumbuh 12,71% yoy atau sebesar Rp116,8 triliun atau
melanjutkan berbagai program yang mendorong peningkatan membukukan pencapaian sebesar 104,9%.
penggunaan aplikasi BRImo sebagai channel utama transaksi
Perbandingan Target dan Realisasi Pengembangan SDM
Pengembangan kompetensi pekerja menjadi prioritas utama bagi Perseroan melalui berbagai macam program, baik pendidikan
maupun sertifikasi, yang dapat dilakukan secara luring maupun daring, melalui digital learning platform (BRISMART) dan platform
learning eksternal lainnya (Linkedin Learning, GoFluent, dan sebagainya). Pada tahun 2025, pencapaian target pengembangan
SDM melampaui target dengan realisasi sebesar 109%. (382,11% untuk pendidikan development dan 104,16% untuk pendidikan
enhancement).
Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Pengembangan SDM
(dalam orang)
2025
Uraian
Target Realisasi Pencapaian
Development * 1.800 6.878 382,11%
Enhancement** 101.500 105.724 104,16%
Total 103.300 112.602 109,00%
Keterangan:
* BRILiaN Future Leader Program (BFLP), BRILiaN Next Leader Program (BNLP). BRILiaN Leadership Development Program (BLDP), BRILiaN Banking Associate
Program (BBAP),
** Pendidikan Enhancement mencakup, BRILiaN Specialist Development Program (BSDP) 0, BSDP (1,2,3), Public Course, Sertifikasi, BRILiaN Leader Retirement
Program (BLRP), BRILiaN Bright Scholarship Program (BBSP), BRILiaN Improvement Forum (BIF), Green Program, dan Sosialisasi.
Target ke Depan (Proyeksi)
Manajemen BRI menyusun rencana strategi bank dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi terkini serta proyeksi
perekonomian tahun 2026, baik dari sisi makro maupun mikro.
Tabel Asumsi dalam Menyusun Proyeksi
No Asumsi 2026
ASUMSI MAKRO
1. Pertumbuhan PDB (%) 5,07 – 5,31
2. Inflasi (%) 2,48 – 3,22
3. Rata-rata Nilai Tukar (Rp/USD) 16.718 – 16.964
4. BI-Rate 4,00 – 4,50
482 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 485
Laporan Tahunan
2025
No Asumsi 2026
ASUMSI MIKRO
1. Pertumbuhan Kredit Nasional (%) 9,13 – 12,43
2. Pertumbuhan DPK (%) 8,17 – 10,29
Sumber: Tim Ekonom BRI
Proyeksi Keuangan
Informasi proyeksi keuangan BRI pada tahun 2026 adalah sebagai berikut:
Tabel Proyeksi Keuangan
Proyeksi 2026
Pertumbuhan Kredit & Pembiayaan (yoy) 7% - 9%
Net Interest Margin (NIM) 7,4% - 7,8%
Credit Cost (CoC) 2,9% - 3,2%
Cost to Income Ratio (CIR) 41% - 43%
Pada tahun 2026, kami proyeksikan penghimpunan dana
Pada tahun 2026, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk pihak ketiga yang fokus pada perolehan CASA akan mampu
memproyeksikan pertumbuhan kredit dan pembiayaan menjaga NIM berada pada level yang optimal dengan tetap
konsolidasian berada pada kisaran 7%-9%. Pertumbuhan memperhatikan tantangan likuiditas yang muncul terkait
tersebut masih akan didominasi oleh segmen mikro, ketidakpastian dinamika kondisi global yang berpotensi
Konsumer dan CSME sejalan dengan komitmen Perseroan memiliki dampak. Selain itu penyaluran kredit yang semakin
untuk terus menjadi bagian penting dalam pertumbuhan sehat akan menjaga level profitabilitas pinjaman sehingga
sektor UMKM di Indonesia yang menjadi pilar utama mampu menjadi salah satu pendukung terjaganya NIM.
pertumbuhan ekonomi. Segmen Korporasi kami proyeksikan
tetap tumbuh secara baik dan sehat dengan fokus pada Credit Cost di tahun 2026 kami proyeksikan akan berada
perolehan value chain bisnis yang optimal. Pertumbuhan pada kisaran 2,9% - 3,2% lebih baik dibandingkan capaian
kredit dan pembiayaan ini akan didukung dengan inisiatif 2025 sebesar 3,3%. Hal ini tidak terlepas dari komitmen
bisnis proses yang semakin robust serta dengan manajemen Perseroan untuk terus melanjutkan tren positif dalam hal
risiko yang semakin agile dengan tujuan akhir untuk menjaga perbaikan kualitas aset yang sudah terlihat di pertengahan
kualitas kredit dan pembiayaan pada tingkat yang baik. tahun 2025. Untuk memastikan profitabilitas terjaga dengan
baik, Perseroan juga turut menjaga kemampuan dalam
Dari sisi profitabilitas, Perseroan menargetkan Net Interest pengelolaan biaya secara tepat yang tercermin dalam rasio
Margin (NIM) konsolidasian berada pada kisaran 7,4% - CIR, di tahun 2026 kami proyeksikan CIR mampu berada di
7,8% relative stabil dengan capaian NIM 2025 sebesar 7,8%. level 41%-43%.
Proyeksi Struktur Modal (Capital Structure)
Modal KPMM posisi Desember 2026 diproyeksikan akan selalu dijaga di atas ketentuan minimum regulator perbankan dan jasa
keuangan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) atau Capital Adequacy Ratio (CAR). Adapun uraian proyeksi modal
dan pemenuhan KPMM BRI secara ringkas adalah sebagai berikut:
Tabel Proyeksi Permodalan BRI
(dalam %)
Uraian Ketentuan Minimum Regulator Proyeksi BRI 2026
Capital Adequacy Ratio (CAR) 15% 23% - 25%
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 483
Page 486
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan serta pengelolaan penguatan identitas korporasi serta penyelarasan komunikasi
modal yang optimal menjadi kunci untuk mempertahankan brand secara menyeluruh. Rebranding ini diarahkan untuk
rasio permodalan yang sesuai dengan ketentuan regulator. memastikan konsistensi identitas visual, pesan, dan nilai brand
BRI di seluruh produk, jasa, dan layanan yang dikomunikasikan
Proyeksi Kebijakan Dividen kepada nasabah dan pemangku kepentingan.
Dengan melihat kondisi permodalan saat ini, BRI menetapkan Dalam rangka mendukung efektivitas komunikasi pemasaran
kebijakan pembagian dividen dengan menjaga Dividend yang terintegrasi, rebranding BRI juga mencakup penataan
Payout Ratio (DPO) sekurang-kurangnya 60% dari laba dan penguatan arsitektur brand pada berbagai produk
bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk, dan layanan unggulan BRI. Penyelarasan ini bertujuan
kecuali ditetapkan lain dalam Rapat Umum Pemegang Saham untuk memperjelas positioning masing-masing brand,
(RUPS). BRI dapat menetapkan DPO lebih tinggi atau lebih meningkatkan kejelasan proposisi nilai kepada nasabah,
rendah dengan mempertimbangkan proyeksi pertumbuhan serta memastikan pengalaman brand yang konsisten di
bisnis berkelanjutan, pemenuhan rasio kecukupan modal, seluruh channel komunikasi, baik digital maupun non-digital.
serta upaya menjaga tingkat imbal hasil ekuitas yang optimal
dalam jangka menengah dan panjang. Sesuai ketentuan yang Sehubungan dengan hal tersebut, brand produk, jasa,
berlaku, pembagian dividen dapat dilakukan dalam bentuk dan layanan BRI yang telah dilakukan rebranding menjadi
tunai maupun non-tunai. fokus komunikasi pemasaran pada tahun 2026, guna
mendukung pemenuhan kebutuhan finansial nasabah
Ke depan, pembayaran dividen akan tetap mempertimbangkan secara komprehensif. Berdasarkan rencana bisnis bank BRI,
strategi pertumbuhan bisnis, stabilitas keuangan, serta proyeksi komunikasi pemasaran yang akan dilakukan pada
kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan tahun 2026 antara lain adalah:
yang berlaku. Pembayaran dividen juga dilaksanakan dengan 1. Amplifikasi dari rebranding BRI, dengan penguatan
mengacu pada regulasi terkait, antara lain POJK 17/2023 positioning dan brand value melalui aktivitas komunikasi
tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum. pemasaran produk, jasa dan layanan BRI dalam
peningkatan awareness, consideration, serta evaluasi
Proyeksi Pemasaran produk melalui berbagai media.
2. Aktivasi campaign melalui digital campaign funnel
Sejalan dengan strategi komunikasi pemasaran, pada tahun sebagai salah satu transformasi strategi media BRI yang
2025 BRI melaksanakan rebranding sebagai bagian dari jelas dan terukur dalam menjangkau target nasabah yang
sesuai dengan journey pengembangan produk BRI.
Proyeksi Pengembangan SDM
Proyeksi pengembangan SDM tahun 2026 adalah sebagai berikut:
Tabel Proyeksi Pengembangan SDM
(dalam orang)
Uraian Proyeksi 2026
Development * 1.700 – 2.100
Enhancement** 90.000 – 105.000
Keterangan:
* BRILiaN Future Leader Program (BFLP), BRILiaN Next Leader Program (BNLP). BRILiaN Leadership Development Program (BLDP), BRILiaN Banking Associate
Program (BBAP).
** Pendidikan Enhancement mencakup, Pendidikan onboarding, Pendidikan performing, Pendidikan developing, Public Course, Sertifikasi, BRILiaN Leader Retirement
Program (BLRP), BRILiaN Bright Scholarship Program (BBSP), BRILiaN Improvement Forum (BIF), Green Program, dan Sosialisasi.
Evaluasi Rencana Jangka Panjang (RJP)
Dalam rangka memastikan efektivitas pelaksanaan Rencana dasar dalam melakukan penyesuaian serta perumusan arah
Jangka Panjang (RJP), BRI secara konsisten melakukan strategi BRI ke depan. Pada tahun 2025, evaluasi difokuskan
evaluasi tahunan terhadap keseluruhan inisiatif strategis pada realisasi Corporate Plan yang mencakup seluruh Unit
Perusahaan dalam periode tertentu. Evaluasi ini dilakukan Bisnis (Segmen) serta Enablers selama periode tahun 2025.
tidak hanya untuk menilai kesesuaian realisasi strategi dengan Hasil evaluasi tersebut selanjutnya menjadi dasar dalam
target dan milestone yang telah ditetapkan, tetapi juga sebagai penyusunan RJP 2026–2030.
484 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 487
Laporan Tahunan
2025
Dividen tahun buku 2024 yang diatribusikan kepada pemilik entitas
induk BRI sebesar Rp60,15 triliun. Jumlah total dividen tunai per
Kebijakan Dividen saham sebesar Rp343,4 yang terdiri dari dividen interim sebesar
Rp135 dan sisa dividen tunai Rp208,4. Adapun dividen interim
Kebijakan pembagian dividen telah diatur secara internal dibayarkan pada tanggal 15 Januari 2025 kepada pemegang
melalui SE.70.b–DIR/CMG/12/2022 Buku 6 tentang Pengelolaan saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham
Dividen. Kebijakan tersebut memuat prinsip-prinsip (recording date) Perseroan pada tanggal 30 Desember 2024,
pengelolaan dividen, antara lain untuk memastikan pemenuhan sedangkan sisa dividen tunai dibayarkan pada tanggal 23 April
hak pemegang saham dalam pelaksanaan pembagian dividen 2025 kepada para pemegang saham yang namanya tercatat
sesuai tata kelola bagi bank umum dan ketentuan peraturan dalam recording date Perseroan pada tanggal 14 April 2025.
perundang-undangan yang berlaku, serta meningkatkan nilai Sesuai ketentuan, dividen telah dibayarkan dalam jangka waktu
bagi pemegang saham (shareholder value). 30 hari sejak tanggal pengumuman.
Pembagian dividen dilakukan dengan mempertimbangkan faktor Pada tahun sebelumnya, Rapat Umum Pemegang Saham
internal BRI serta faktor eksternal, antara lain kinerja historis Tahunan (RUPST) yang diadakan pada tanggal 1 Maret 2024
BRI dan prospek bisnis serta kondisi perekonomian ke depan. telah memutus pembagian dividen sebesar Rp48,10 triliun atau
Penetapan rasio dividen didasarkan pada kewajaran kinerja 80,04% dari laba tahun buku 2023 yang diatribusikan kepada
profitabilitas, tingkat pengembalian/imbal hasil, serta kontribusi pemilik entitas induk BRI sebesar Rp60,09 triliun. Jumlah
kepada pemegang saham. Mekanisme persetujuan pembagian dividen tunai per saham sebesar Rp319,00 yang terdiri dari
dividen dilakukan melalui RUPS dengan tetap memenuhi dividen interim Rp84 dan sisa dividen tunai Rp235. Dividen
ketentuan regulator, sementara ketentuan teknis pembagian interim tersebut dibayarkan pada tanggal 18 Januari 2024
dividen diatur lebih lanjut dalam ketentuan internal BRI. kepada para pemegang saham yang namanya tercatat dalam
recording date pada 03 Januari 2024, sedangkan sisa dividen
Kebijakan pembagian dividen BRI dapat ditinjau kembali tunai dibayarkan pada tanggal 28 Maret 2024 kepada para
oleh Direksi, tanpa mengurangi kewenangan RUPS untuk pemegang saham yang namanya tercatat dalam recording
menetapkan ketentuan yang berbeda sesuai Anggaran date Perseroan pada tanggal 15 Maret 2024. Dividen tersebut
Dasar BRI dan peraturan perundang-undangan yang berlaku telah dibayarkan dalam jangka waktu 30 hari sejak tanggal
di bidang perbankan. pengumuman.
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Untuk kinerja keuangan tahun buku 2025 akan diputuskan
(RUPST) yang diadakan pada tanggal 25 Maret 2025, BRI telah pada RUPST tahun 2026.
membagikan dividen sebesar Rp51,73 triliun atau 86% dari laba
Pengumuman, Pembayaran dan Jumlah Dividen
Informasi pengumuman, pembayaran dan jumlah dividen dalam 3 (tiga) tahun buku terakhir adalah sebagai berikut.
Tabel Pengumuman dan Pembayaran Dividen
Uraian Tahun Buku 2024 Tahun Buku 2023 Tahun Buku 2022
Profit After Tax and Minority Interest (PATMI) (miliar Rp) 60.154,89 60.099,86 51.170,31
Dividen Kas (miliar Rp) 51.726,77 48.102,28 43.494,76
Dividen Non Kas - - -
Dividen Kas Per Saham (Rp) 343,4 319,00 288,22
Dividen Non Kas Per Saham - - -
86% dari laba atribusi 80,04% dari laba 85% dari laba atribusi
Rasio Pembayaran Dividen/Dividend Payout Ratio (%)
tahun 2024 atribusi tahun 2023 tahun 2022
Tanggal Pengumuman (RUPST) 25 Maret 2025 1 Maret 2024 13 Maret 2023
Tanggal Pembayaran Dividen Kas 23 April 2025 28 Maret 2024 12 April 2023
Tanggal Pembayaran Dividen Non Kas - - -
Catatan:
1. Dividen yang dibayarkan termasuk dividen interim
2. PATMI merupakan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 485
Page 488
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Secara historis, penjelasan pembayaran dividen tahun buku 2003-2024 diuraikan sebagai berikut.
Tabel Historis Pengumuman dan Pembayaran Dividen
Cum Dividend
Cum Dividend
Uraian Tanggal Pengumuman (Regular and Tanggal Pencatatan
(Cash Market)
Negotiation Market)
2024 Final 25 Maret 2025 10 April 2025 14 April 2024 14 April 2024
2024 Interim 16 Desember 2024 24 Desember 2024 30 Desember 2024 30 Desember 2024
2023 Final 1 Maret 2024 13 Maret 2024 15 Maret 2024 15 Maret 2024
2023 Interim 19 Desember 2023 29 Desember 2023 03 Januari 2024 03 Januari 2024
2022** Final 13 Maret 2023 21 Maret 2023 27 Maret 2023 27 Maret 2023
2022 Interim 30 Desember 2022 9 Januari 2023 11 Januari 2023 11 Januari 2023
2021 Final 1 Maret 2022 10 Maret 2022 14 Maret 2022 14 Maret 2022
2020 Final 25 Maret 2021 5 April 2021 7 April 2021 7 April 2021
2019 Final 18 Februari 2020 26 Februari 2020 28 Februari 2020 28 Februari 2020
2018 Final 17 Mei 2019 23 Mei 2019 27 Mei 2019 27 Mei 2019
2017 Final 26 Maret 2018 29 Maret 2018 4 April 2018 4 April 2018
2016 Final 17 Maret 2017 22 Maret 2017 27 Maret 2017 27 Maret 2017
2015 Final 24 Maret 2016 31 Maret 2016 5 April 2016 5 April 2016
2014 Final 23 Maret 2015 26 Maret 2015 31 Maret 2015 31 Maret 2015
2013 Final 27 Maret 2014 28 April 2014 2 Mei 2014 2 Mei 2014
2012 Final 5 Maret 2013 26 Maret 2013 1 April 2013 1 April 2013
2011 Final 2 April 2012 26 April 2012 1 Mei 2012 1 Mei 2012
2010 Final 2 Mei 2011 27 Mei 2011 1 Juni 2011 1 Juni 2011
2010 Interim 30 November 2010 19 Desember 2010 22 Desember 2010 22 Desember 2010
2009 Final 24 Mei 2010 28 Juni 2010 1 Juli 2010 1 Juli 2010
2009 Interim 4 November 2009 30 November 2009 3 Desember 2009 3 Desember 2009
2008 Final 22 Mei 2009 16 Juni 2009 19 Juni 2009 19 Juni 2009
2007 Final 28 Mei 2008 18 Juni 2008 23 Juni 2008 23 Juni 2008
2006 Final 22 Mei 2007 13 Juni 2007 18 Juni 2007 18 Juni 2007
2005 Final 2 Juni 2006 21 Juni 2006 26 Juni 2006 26 Juni 2006
2004 Final 27 Mei 2005 16 Juni 2005 21 Juni 2005 21 Juni 2005
2003 Final 1 Juni 2004 6 Juli 2004 9 Juli 2004 9 Juli 2004
*) Seluruh angka dividen telah disesuaikan menjadi stock split 1:2 pada Januari 2011, stock split 1:5 pada Oktober 2017 dan right issue factor 1:0,98 pada September
2021.
**) Angka rasio pembayaran dividen telah memperhitungkan dividen interim sebesar Rp57 per lembar.
486 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 489
Laporan Tahunan
2025
Rasio Pembayaran
Dividen Yang Dibayarkan Dividen Per Saham
Dividen
Tanggal Pembayaran
(%) (miliar Rp) (Rp)
23 April 2025 86 31.389,14 208,4
15 Januari 2025 - 20.337,63 135,00
28 Maret 2024 80,04 35.435,85 235,00
18 Januari 2024 - 12.666,43 84,00
12 April 2023 85 34.891,94 231,22
27 Januari 2023 - 8.602,82 57,00
1 April 2022 85 26.406,60 174,25
28 April 2021 65 12.125,59 96,49
18 Maret 2020 60 20.623,56 164,10
13 Juni 2019 50 16.175,57 128,95
25 April 2018 45 13.048,44 104,14
13 April 2017 40 10.478,31 83,63
22 April 2016 30 7.619,32 60,81
22 April 2015 30 7.272,49 57,52
14 Mei 2014 30 6.348,05 50,21
15 April 2013 30 5.556,28 43,95
15 Mei 2012 20 3.016,59 23,86
15 Juni 2011 20 2.294,48 13,67
30 Desember 2010 - 566,53 4,48
15 Juli 2010 30 2.192,49 12,89
16 Desember 2009 - 563,94 4,46
3 Juli 2009 35 2.085,43 16,50
7 Juli 2008 50 2.419,00 19,15
2 Juli 2007 50 2.128,79 16,88
10 Juli 2006 50 1.904,29 15,24
5 Juli 2005 50 1.816,61 14,92
23 Juli 2004 75 990,47 8,21
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 487
Page 490
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
Sesuai dengan POJK Nomor 30/POJK.04/2015 tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum, BRI telah
melaporkan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum sebagai berikut.
Penawaran Umum Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Bank BRI Tahap I
Tahun 2025
Dana hasil Penawaran Umum Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Bank Bri Tahap I Tahun 2025 telah digunakan
seluruhnya dan telah dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Tabel Laporan Realisasi Penggunaan Dana (LRPD) Penawaran Umum Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Bank
BRI Tahap I Tahun 2025
Nilai Realisasi Hasil Penawaran Umum
No Jenis Penawaran Umum Tanggal Efektif
Jumlah Hasil
Biaya Hasil Bersih
Penawaran Umum
(dalam Rp) (dalam Rp)
(dalam Rp)
1 2 3 4 5 6
Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I
1 20 Juni 2025 5.000.000.000.000 12.411.731.540 4.987.588.268.460
Bank BRI Tahap I Tahun 2025
Jumlah 5.000.000.000.000 12.411.731.540 4.987.588.268.460
Informasi Material Mengenai Investasi, Ekspansi, Divestasi, Akuisisi,
atau Restrukturisasi Hutang dan Modal
BRI memiliki aturan dan prosedur yang mengatur akuisisi, pengambilalihan, dan transaksi luar biasa seperti merger dan
penjualan aset korporasi yang substansial untuk memastikan transaksi terjadi secara transparan dan dalam kondisi yang wajar
dan melindungi hak-hak semua pemegang saham sesuai dengan kelasnya.
Investasi
Efek-Efek
BRI melakukan investasi pada sejumlah efek-efek, adapun rincian investasi BRI per 31 Desember 2025 dan 2024 disajikan
sebagai berikut.
488 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 491
Laporan Tahunan
2025
Sisa Dana Hasil
Rencana Penggunaan Dana Menurut lnformasi Tambahan Realisasi Penggunaan Dana Menurut lnformasi Tambahan Penawaran
Umum
Eksklusif untuk pembiayaan kembali, Eksklusif untuk pembiayaan kembali,
baik seluruhnya maupun sebagian, baik seluruhnya maupun sebagian,
proyek sosial yang sudah ada yang proyek sosial yang sudah ada yang
mendukung atau mempromosikan mendukung atau mempromosikan
kategori layanan infrastruktur dasar kategori layanan infrastruktur dasar
yang terjangkau baik dari segi akses yang terjangkau baik dari segi akses
maupun harga, akses terhadap maupun harga, akses terhadap
layanan esensial, perumahan yang layanan esensial, perumahan yang
Total
terjangkau, penciptaan lapangan terjangkau, penciptaan lapangan Total (dalam Rp) (dalam Rp)
(dalam Rp)
kerja, dan program yang dirancang kerja, dan program yang dirancang
untuk mencegah dan/atau mengurangi untuk mencegah dan/atau mengurangi
pengangguran, termasuk pembiayaan pengangguran, termasuk pembiayaan
usaha kecil menengah dan usaha kecil menengah dan
pembiayaan mikro, ketahanan pangan pembiayaan mikro, ketahanan pangan
dan sistem pangan berkelanjutan, dan sistem pangan berkelanjutan,
dan peningkatan dan pemberdayaan dan peningkatan dan pemberdayaan
sosio-ekonomi (dalam Rp) sosio-ekonomi (dalam Rp)
7 8 9 10 11
4.987.588.268.460 4.987.588.268.460 4.987.588.268.460 4.987.588.268.460 0
4.987.588.268.460 4.987.588.268.460 4.987.588.268.460 4.987.588.268.460 0
Tabel Rincian Investasi Efek-Efek
(dalam jutaan Rupiah)
Uraian 2025 2024
Nilai wajar melalui laba rugi 24.963.703 23.418.752
Nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain 166.052.833 167.876.286
Biaya perolehan diamortisasi 181.716.266 135.240.662
Total Efek-Efek 372.732.802 326.535.700
Ekspansi
BRI melakukan ekspansi kantor cabang yang disajikan dalam tabel di bawah ini:
Tabel Ekspansi
Jaringan Kantor 31 Desember 2025 31 Desember 2024 Ekspansi Tanggal Beroperasi
Kantor Cabang Batu, Malang
Kantor Cabang 454 453 1
Beroperasi 13 januari 2025
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 489
Page 492
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Penggabungan/Peleburan Usaha (3) Dalam hal transaksi sebagaimana dimaksud pada (1) dan
(2) dilakukan oleh Perusahaan Terbuka yang mempunyai
BRI tidak melakukan kegiatan penggabungan/peleburan ekuitas negatif, transaksi dikategorikan sebagai Transaksi
usaha sepanjang tahun 2025. Material apabila nilai transaksi sama dengan 10% (sepuluh
persen) atau lebih dari total aset Perusahaan Terbuka.
Divestasi
Transaksi Benturan Kepentingan
BRI tidak melakukan kegiatan divestasi sepanjang tahun
2025. Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
42/ POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
Akuisisi Benturan Kepentingan (POJK 42/2020), yang dimaksud
Benturan Kepentingan adalah perbedaan antara kepentingan
BRI tidak melakukan kegiatan akuisisi sepanjang tahun 2025. ekonomis perusahaan terbuka dengan kepentingan ekonomis
pribadi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, pemegang
Restrukturisasi Hutang dan Modal saham utama, atau pengendali yang dapat merugikan
perusahaan terbuka. Dengan demikian, Benturan Kepentingan
BRI tidak melakukan kegiatan restrukturisasi utang dan merupakan suatu kondisi/situasi yang mana seseorang karena
modal sepanjang tahun 2025. kedudukan, jabatan atau wewenang di BRI memiliki kepentingan
pribadi yang dapat mempengaruhi kualitas dan kinerja dari
pelaksanaan tugas yang diamanatkan secara objektif.
Informasi Transaksi Material yang
Mengandung Benturan Kepentingan BRI memiliki kebijakan benturan kepentingan yang tertuang
dan/atau Transaksi dengan Pihak dalam Bank BRI memiliki kebijakan benturan kepentingan
Afiliasi yang tertuang dalam Surat Edaran Direksi Nomor SE.09-
DIR/KEP/03/2023 tanggal 15 Maret 2023 tentang Corporate
Transaksi Material adalah setiap transaksi yang dilakukan Governance (Buku 1 terkait Penanganan Benturan
oleh Perusahaan Terbuka atau Perusahaan Terkendali yang Kepentingan (Conflict of Interest). Penanganan Benturan
memenuhi batasan nilai sebagaimana diatur dalam Peraturan Kepentingan pada dasarnya dilakukan melalui perbaikan
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17/POJK.04/2020 nilai, sistem, pribadi dan budaya. Adapun prinsip-prinsip
Tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha. dasar penanganan Benturan Kepentingan antara lain:
1. Menjaga integritas, mengutamakan kepentingan publik
Lingkup Transaksi: dan Perseroan serta berkomitmen dalam penanganan
Perusahaan Terbuka yang melakukan Transaksi Material dalam: Benturan Kepentingan.
a. 1 (satu) kali transaksi; atau 2. Menciptakan keterbukaan penanganan dan pengawasan
b. Suatu rangkaian transaksi untuk suatu tujuan atau kegiatan Benturan Kepentingan.
tertentu, wajib memenuhi ketentuan sebagaimana diatur 3. Mendorong tanggung jawab pribadi dan sikap
dalam POJK Nomor 17/POJK.04/2020. keteladanan.
4. Menciptakan dan membina budaya organisasi yang
Batasan Nilai: mampu menangani Benturan Kepentingan.
(1) Suatu transaksi dikategorikan sebagai Transaksi Material
apabila nilai transaksi sama dengan 20% (dua puluh Sampai dengan akhir tahun 2025, BRI tidak memiliki transaksi
persen) atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka. material yang mengandung Benturan Kepentingan.
(2) Transaksi berupa perolehan dan pelepasan atas
perusahaan atau segmen operasi dikategorikan sebagai Transaksi Afiliasi
Transaksi Material dalam hal:
a. Nilai transaksi sama dengan 20% (dua puluh persen) Berdasarkan POJK 42/POJK.94/2020 tanggal tanggal
atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka; 2 Juli 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan
b. Total aset yang menjadi objek transaksi dibagi total Kepentingan (POJK 42/2020), Afiliasi adalah:
aset Perusahaan Terbuka nilainya sama dengan atau 1. Hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan
lebih dari 20% (dua puluh persen); sampai derajat kedua, baik secara horizontal maupun
c. Laba bersih objek transaksi dibagi dengan laba vertikal;
bersih Perusahaan Terbuka nilainya sama dengan 2. Hubungan antara pihak dengan Pegawai, Direktur, atau
atau lebih dari 20% (dua puluh persen); atau Komisaris dari pihak tersebut;
d. Pendapatan usaha objek transaksi dibagi dengan 3. Hubungan antara 2 (dua) Perusahaan di mana terdapat 1
pendapatan usaha Perusahaan Terbuka nilainya (satu) atau lebih anggota Direksi atau Dewan Komisaris
sama dengan atau lebih dari 20% (dua puluh persen). yang sama;
490 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 493
Laporan Tahunan
2025
4. Hubungan antara Perusahaan dan pihak, baik Pemenuhan ketentuan Transaksi Afiliasi berpedoman
langsung maupun tidak langsung, mengendalikan atau pada Surat Edaran No: SE.38-DIR/FMA/12/2025 tanggal 31
dikendalikan oleh Perusahaan tersebut; Desember 2025 tentang Pengelolaan Laporan BRI sebagai
5. Hubungan antara 2 (dua) Perusahaan yang dikendalikan, Perusahaan Terbuka (Buku 5 - Pelaporan Transaksi Afiliasi).
baik langsung maupun tidak langsung, oleh pihak yang Surat Edaran ini mengatur, antara lain:
sama; atau 1. Identifikasi pihak Afiliasi;
6. Hubungan antara Perusahaan dan Pemegang Saham 2. Identifikasi Transaksi Afiliasi;
utama. 3. Pelaporan Transaksi Afiliasi yang mencakup:
a. Prosedur pelaksanaan Transaksi Afiliasi;
Adapun Transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas dan/atau b. Kategorisasi Pelaporan Transaksi Afiliasi;
transaksi yang dilakukan oleh Perusahaan Terbuka atau c. Pengecualian Pelaporan Transaksi Afiliasi;
Perusahaan Terkendali dengan Afiliasi dari Perusahaan d. Keterbukaan Informasi;
Terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi, anggota Dewan e. Pengungkapan dan Pelaksanaan Kembali Prosedur
Komisaris, Pemegang Saham Utama, atau Pengendali, Transaksi Afiliasi.
termasuk setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan 4. Tugas dan Tanggung Jawab pihak terkait;
oleh Perusahaan Terbuka atau Perusahaan Terkendali untuk 5. Alur Proses penyampaian Laporan Transaksi Afiliasi.
kepentingan Afiliasi dari Perusahaan Terbuka atau afiliasi
dari anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, Pemegang
Saham Utama, atau Pengendali.
Pelaporan Transaksi Afiliasi kepada OJK dapat dikategorikan sebagai berikut:
Tabel Informasi Kategori Pelaporan Transaksi Afiliasi kepada OJK
Kategori Penjelasan Transaksi Kewajiban
Kategori 1 Kategori 1 merupakan Transaksi Afiliasi yang dilaporkan ke OJK dan 1. Memenuhi prosedur pelaksanaan Transaksi
diungkapkan kepada publik. Suatu Transaksi Afiliasi dikategorikan sebagai Afiliasi sebagaimana diatur dalam Pasal 3
Kategori 1, apabila memenuhi salah satu kriteria berikut: dan Pasal 4 POJK 42/POJK.04/2020 tentang
1. Transaksi antara: Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
a. BRI dengan Perusahaan Terkendali yang sahamnya dimiliki kurang dari Kepentingan.
99% dari modal disetor Perusahaan Terkendali; 2. Mengumumkan keterbukaan informasi atas
b. Sesama Perusahaan Terkendali yang sahamnya dimiliki kurang dari
setiap Transaksi Afiliasi kepada masyarakat
99% oleh BRI; atau
sesuai ketentuan yang berlaku; dan
c. Perusahaan Terkendali dengan perusahaan yang sahamnya dimiliki
3. Menyampaikan keterbukaan informasi serta
Perusahaan Terkendali kurang dari 99% dari modal disetor perusahaan
tersebut. laporan penilai dan dokumen pendukung
2. Transaksi dengan nilai melebihi 0,5% dari modal disetor BRI atau melebihi lainnya kepada OJK paling lambat 2 (dua) hari
jumlah Rp5.000.000.000,00, digunakan nilai yang lebih rendah kerja setelah tanggal Transaksi Afiliasi.
Kategori 2 Kategori 2 merupakan Transaksi Afiliasi yang wajib terlebih dahulu 1. Memenuhi prosedur pelaksanaan Transaksi
memperoleh persetujuan Pemegang Saham Independen dalam RUPS Afiliasi sebagaimana diatur dalam Pasal 3
sebelum dilaporkan ke OJK dan diungkapkan kepada publik. Transaksi yang dan Pasal 4 POJK 42/POJK.04/2020 tentang
mensyaratkan persetujuan Pemegang Saham Independen dalam RUPS, Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
apabila: Kepentingan.
1. Nilai Transaksi Afiliasi memenuhi batasan nilai Transaksi Material yang 2. Terlebih dahulu memperoleh persetujuan
wajib memperoleh persetujuan RUPS; Pemegang Saham Independen dalam RUPS;
2. Transaksi Afiliasi yang dapat mengakibatkan terganggunya kelangsungan 3. Mengumumkan keterbukaan informasi atas
usaha BRI; dan/atau setiap Transaksi Afiliasi kepada masyarakat;
3. Melakukan Transaksi Afiliasi yang berdasarkan pertimbangan OJK dan
memerlukan persetujuan Pemegang Saham Independen. 4. Menyampaikan keterbukaan informasi
4. Transaksi antara: sebagaimana dimaksud pada huruf (d) di
a. BRI dengan Perusahaan Terkendali yang sahamnya dimiliki kurang dari atas serta laporan penilai dan dokumen
99% dari modal disetor Perusahaan Terkendali; pendukung lainnya kepada OJK paling lambat
b. Sesama Perusahaan Terkendali yang sahamnya dimiliki kurang dari bersamaan dengan pengumuman RUPS.
99% oleh BRI; atau
c. Perusahaan Terkendali dengan perusahaan yang sahamnya dimiliki
Perusahaan Terkendali kurang dari 99% dari modal disetor perusahaan
tersebut.
5. Transaksi dengan nilai melebihi 0,5% dari modal disetor BRI atau melebihi
jumlah Rp5.000.000.000,00, digunakan nilai yang lebih rendah.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 491
Page 494
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Kategori Penjelasan Transaksi Kewajiban
Kategori 3 1. Transaksi yang dilakukan sebagai pelaksanaan peraturan perundang- Melaporkan kepada OJK paling lambat 2 (dua)
undangan atau putusan pengadilan; hari kerja setelah tanggal Transaksi Afiliasi.
2. Transaksi antara:
a. BRI dengan Perusahaan Terkendali yang sahamnya dimiliki paling
sedikit 99% dari modal disetor Perusahaan Terkendali;
b. Sesama Perusahaan Terkendali yang sahamnya dimiliki paling sedikit
99% oleh BRI; atau
c. Perusahaan Terkendali dengan perusahaan yang sahamnya dimiliki
Perusahaan Terkendali paling sedikit 99% dari modal disetor
perusahaan tersebut;
3. Transaksi dengan nilai tidak melebihi 0,5% dari modal disetor BRI atau
tidak melebihi jumlah Rp5.000.000.000,00, digunakan nilai yang lebih
rendah;
4. Transaksi pinjaman yang diterima secara langsung dari bank, perusahaan
modal ventura, perusahaan pembiayaan, atau perusahaan pembiayaan
infrastruktur baik dari dalam negeri maupun luar negeri;
5. Transaksi pemberian jaminan kepada bank, Perusahaan Modal Ventura,
perusahaan pembiayaan, atau perusahaan pembiayaan infrastruktur baik
dari dalam negeri maupun luar negeri atas pinjaman yang diterima secara
langsung oleh BRI atau Perusahaan Terkendali;
6. Transaksi penambahan atau pengurangan penyertaan modal untuk
mempertahankan persentase kepemilikannya setelah penyertaan
dimaksud dilakukan selama paling singkat 1 (satu) tahun;
7. Transaksi yang dilakukan oleh BRI yang merupakan lembaga jasa
keuangan dengan Perusahaan Terkendali yang merupakan lembaga jasa
keuangan syariah dalam rangka pengembangan lembaga jasa keuangan
syariah dimaksud;
8. Transaksi dalam rangka restrukturisasi yang dilakukan oleh BRI; dan/atau
9. Transaksi yang dilakukan BRI pada saat masuk ke dalam kategori lembaga
jasa keuangan dalam kondisi tertentu yang ditetapkan oleh OJK.
Kategori 4 Kegiatan usaha yang dijalankan dalam rangka menghasilkan pendapatan 1. Memenuhi prosedur pelaksanaan Transaksi
usaha dan dijalankan secara rutin, berulang, dan/atau berkelanjutan Afiliasi sebagaimana diatur dalam Pasal 3
antara lain transaksi yang termasuk dalam biaya operasional (Operation POJK 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi
Expenditure/OPEX). Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
2. Mengungkapkan Transaksi Afiliasi yang
merupakan kegiatan usaha dalam Laporan
Tahunan atau Laporan Keuangan Tahunan BRI
wajib mencakup informasi:
a. Jenis Transaksi Afiliasi;
b. Pihak yang bertransaksi;
c. Sifat hubungan Afiliasi;
d. Nilai transaksi; dan
e. Pernyataan Direksi bahwa Transaksi
Afiliasi telah melalui prosedur sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 3 POJK 42/
POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi
dan Transaksi Benturan Kepentingan.
Transaksi Afiliasi yang dilakukan pada tahun 2025 dengan penjelasan sebagai berikut:
Laporan Transaksi Afiliasi
Kategori 1
Perseroan telah menyampaikan Laporan Transaksi Afiliasi sebagaimana Kategori 1 kepada publik dan Otoritas Jasa Keuangan,
antara lain:
Tabel Transaksi Afiliasi Kategori 1
No Tanggal Transaksi Jenis/Objek Transaksi Nama Pihak Afiliasi Sifat Hubungan Afiliasi
1 21 Maret 2025 Pembelian Tanah Milik PT Sang Hyang Seri 1. BRI BRI dan PT SHS dikendalikan,
2. PT Sang Hyang Seri baik secara langsung maupun
tidak langsung, oleh pihak
yang sama, yaitu Negara
Republik Indonesia.
492 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 495
Laporan Tahunan
2025
No Tanggal Transaksi Jenis/Objek Transaksi Nama Pihak Afiliasi Sifat Hubungan Afiliasi
2 21 Maret 2025 Pembelian Tanah Milik PT Perusahaan 1. BRI BRI dan PT PPI dikendalikan,
Perdagangan Indonesia 2. PT Perusahaan Perdagangan baik secara langsung maupun
Indonesia tidak langsung, oleh pihak
yang sama, yaitu Negara
Republik Indonesia.
Kategori 2
Pada tahun 2025 tidak terdapat Transaksi Afiliasi yang termasuk dalam Kategori 2.
Kategori 3
Perseroan telah menyampaikan Laporan Transaksi Afiliasi yang termasukd alam Kategori 3 kepada Otoritas Jasa Keuangan,
antara lain:
Tabel Transaksi Afiliasi Kategori 3
No Tanggal Transaksi Jenis/Objek Transaksi Nama Pihak Afiliasi Sifat Hubungan Afiliasi
1 26 Juni 2025 Pengadaan Jasa Konsultan Buyback 1. BRI BRIDS merupakan perusahaan
Tahun 2025 2. PT BRI Danareksa Sekuritas terkendali dari BRI
(BRIDS)
2 31 Juli 2025 Sinergi Jaringan Kantor (Co-Location) 1. BRI Pegadaian dan PNM
2. PT Pegadaian merupakan Perusahaan
3. PT Permodalan Nasional Terkendali dari BRI
Madani
3 31 Juli 2025 Perjanjian Kerjasama Penempatan 1. BRI Para pihak merupakan
Perangkat Data Center (DC) dan Disaster 2. PT Bank Raya Indonesia Tbk Perusahaan Terkendali dari
Recovery Center (DRC) 3. PT BRI Multifinance BRI
Indonesia
4. PT BRI Danareksa Sekuritas
5. PT Asuransi BRI Life
6. PT BRI Asuransi Indonesia
4 15 Agustus 2025 Teknologi Informasi atas Aplikasi Tata 1. BRI Anggota Konglomerasi
Kelola Terintegrasi 2. PT Bank Raya Indonesia Tbk Keuangan BRI
3. PT Pegadaian
4. PT Permodalan Nasional
Madani
5. PT Asuransi BRI Life
6. PT BRI Asuransi Indonesia
7. PT BRI Multifinance
Indonesia
8. PT Ventura Investama
9. PT BRI Danareksa Sekuritas
10.PT BRI Manajemen Investasi
5 23 Desember 2025 Sinergi Cross Referral Produk 1. BRI Pegadaian merupakan
2. PT Pegadaian Perusahaan Terkendali dari BRI
Kategori 4
Sesuai Pasal 8 dan Pasal 9 POJK 42/2020, terdapat Transaksi Afiliasi yang termasuk dalam Kategori 4 yang merupakan
kegiatan usaha yang dijalankan dalam rangka menghasilkan pendapatan usaha dan dijalankan secara rutin, berulang, dan/atau
berkelanjutan. Adapun diantaranya adalah sebagai berikut:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 493
Page 496
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Tabel Transaksi Afiliasi Kategori 4
Tanggal Nama Pihak Nilai Nominal
No Jenis/Objek Transaksi Sifat Hubungan Afiliasi
Transaksi Afiliasi (Rp)
BRI secara langsung
Pengadaan Supplies Mesin Perso PT Bringin Inti
1 02 Juni 2025 maupun tidak langsung 1.492.157.000
Kartu BRI Tahun 2025 - Triwulan I Teknologi
mengendalikan
Pengadaan Jasa Konsultan
PT BRI Danareksa BRI sebagai Pemegang
2 16 September 2025 Penerbitan BRI Short Term Notes 900.000.000
Sekuritas Saham Utama
(Arranger)
Perpanjangan Kontrak
BRI secara langsung
Maintenance Mesin Perso Kartu PT Bringin Inti
3 31 Oktober 2025 maupun tidak langsung 8.547.000.000
BRI MX Series, SD 260, dan CR Teknologi
mengendalikan
805
Pengadaan Jasa Konsultan
PT BRI Danareksa BRI sebagai Pemegang
4 17 Desember 2025 Pendamping Aksi Korporasi 3.700.000.000
Sekuritas Saham Utama
(Financial Advisor)
Perpanjangan Jasa Maintenance BRI secara langsung
5 17 Desember 2025 Agreement (MA) ATM KCLN Timor PT Bringin Gigantara maupun tidak langsung 2.357.250.000
Leste Tahun 2025 mengendalikan
PT BRI Management BRI sebagai Pemegang
6 31 Desember 2025 Reksadana 39.365.190.516
Investasi Saham Utama
PT BRI Asuransi BRI sebagai Pemegang
7 31 Desember 2025 Bancassurance 1.433.788.500
Indonesia Saham Utama
Agen Perantara Perdagangan Efek PT BRI Danareksa BRI sebagai Pemegang
8 31 Desember 2025 4.274.458.859
(APPE) Sekuritas Saham Utama
PT BRI Danareksa BRI sebagai Pemegang
9 31 Desember 2025 Kustodian 18.069.185.246
Sekuritas Saham Utama
Selain Transaksi Afiliasi di atas, terdapat transaksi lainnya Mekanisme Review Transaksi Afiliasi
yang tidak dipaparkan secara detail dalam Laporan Tahunan
ini. Adapun Transaksi Afiliasi lainnya dapat dilihat pada Setiap Group Kantor Pusat sebagai Unit Kerja Pemilik Transaksi
Laporan Keuangan Tahunan Catatan 44 (Transaksi Pihak yang akan melakukan transaksi dengan Pihak Afiliasi wajib
Berelasi). menyampaikan rencana transaksi kepada Corporate Secretary
Group. Sehubungan dengan hal tersebut, Unit Kerja Pemilik
Kewajaran Transaksi Transaksi juga perlu berkoordinasi dengan Unit Kerja yang
membawahi fungsi kepatuhan dan Unit Kerja yang membawahi
Transaksi dengan pihak afiliasi dilakukan sesuai dengan fungsi legal untuk memastikan pemenuhan ketentuan,
praktik bisnis yang berlaku umum antara lain dilakukan dengan serta Unit Kerja yang membawahi sinergi Perusahaan Anak
memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arm’s length principle). apabila transaksi afiliasi dilakukan dengan Perusahaan Anak.
Pemenuhan kewajiban transaksi afiliasi berpedoman pada Surat
Pemenuhan Peraturan dan Ketentuan Terkait Edaran Nomor 38–DIR/FMA/12/2025 tanggal 31 Desember
2025 tentang Pengelolaan Laporan BRI Sebagai Perusahaan
Selaras dengan Peraturan OJK Nomor 17 Tahun 2023 Terbuka (Buku 5 - Pelaporan Transaksi Afiliasi).
tanggal 14 September 2023 tentang Penerapan Tata Kelola
Bagi Bank Umum dan Peraturan Menteri BUMN Nomor Untuk memastikan bahwa transaksi afiliasi dan/atau berelasi
PER-2/MBU/03/2023 tanggal tentang Pedoman Tata Kelola dilakukan secara wajar sesuai dengan kepentingan Perseroan
dan Kegiatan Korporasi Signifikan BUMN, transaksi afiliasi (arm’s length transaction), maka setiap transaksi dengan pihak
antara Perseroan dengan Entitas Anak merupakan sinergi afiliasi dan/atau berelasi harus melalui mekanisme review
antar kelompok usaha perbankan dalam rangka optimalisasi sesuai dengan yang telah ditetapkan oleh Perseroan. Semua
sumber daya, menunjang pelaksanaan aktivitas bisnis transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak afiliasi dan/
serta memberikan nilai tambah bagi BRI Group. Sedangkan atau berelasi, dilakukan dengan syarat normal dan wajar.
transaksi afiliasi dengan pihak terafiliasi lainnya, dilakukan
dalam rangka sinergi bisnis yang saling menguntungkan,
efisiensi/optimalisasi dalam kegiatan operasional maupun
memberikan nilai tambah bagi antar pihak.
494 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 497
Laporan Tahunan
2025
Pernyataan Direksi Terkait Transaksi Afiliasi Transaksi Pihak Berelasi
Serta Peran Dewan Komisaris dan Komite Terkait
Transaksi Afiliasi BRI dan entitas anaknya melakukan transaksi dengan pihak-
pihak berelasi seperti yang didefinisikan dalam PSAK Nomor
Direksi menyatakan bahwa transaksi afiliasi telah melalui 224 tentang “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”. Suatu
prosedur yang memadai, dilaksanakan sesuai praktik bisnis pihak dianggap berelasi dengan BRI dan entitas anak jika:
yang berlaku umum, serta memenuhi prinsip transaksi yang 1. Secara langsung, atau tidak langsung yang melalui satu
wajar (arm’s length principle) dan ketentuan perundang- atau lebih perantara, suatu pihak (i) mengendalikan, atau
undangan yang berlaku. Sebagai upaya memastikan dikendalikan oleh, atau berada di bawah pengendalian
transaksi dilakukan untuk kepentingan Perseroan dan bersama, dengan BRI dan entitas anak; (ii) memiliki
mencegah terjadinya potensi benturan kepentingan yang kepentingan dalam BRI dan entitas anak yang
mungkin terjadi atas rencana transaksi afiliasi, maka sesuai memberikan pengaruh signifikan atas BRI dan entitas
dengan tugas dan tanggung jawabnya, Komite Audit dan anak; atau (iii) memiliki pengendalian bersama atas BRI
Komite Pemantau Manajemen Risiko (KPMR) memastikan dan entitas anak;
untuk menelaah dan memberikan saran kepada Dewan 2. Suatu pihak yang berelasi dengan BRI dan entitas anak;
Komisaris terkait adanya potensi benturan kepentingan. 3. Suatu pihak adalah ventura bersama di mana BRI dan
Dengan demikian transaksi afiliasi telah memenuhi prinsip entitas anak sebagai venturer;
transaksi yang wajar (arm’s lenght principle). Transaksi pihak 4. Suatu pihak adalah anggota dari personil manajemen
afiliasi tersebut tidak memerlukan persetujuan Pemegang kunci BRI dan entitas anak atau induk;
Saham Independen. 5. Suatu pihak adalah anggota keluarga dekat dari individu
yang diuraikan dalam butir (1) atau (4);
Seluruh transaksi afiliasi telah dilaporkan pada OJK sesuai 6. Suatu pihak adalah entitas yang dikendalikan,
dengan POJK 42/2020. Selanjutnya, selain transaksi di atas, dikendalikan bersama atau dipengaruhi signifikan oleh
terdapat Transaksi Afiliasi lainnya yang disampaikan pada atau untuk dimana hak suara signifikan pada beberapa
Bagian Transaksi Pihak Berelasi. entitas, langsung maupun tidak langsung, individu
seperti diuraikan dalam butir (4) atau (5); dan
7. Suatu pihak adalah suatu program imbalan pasca kerja
untuk imbalan kerja dari BRI dan entitas anak atau entitas
yang terkait dengan BRI dan entitas anak.
Nama Pihak yang Bertransaksi dan Sifat Hubungan
Saldo dan transaksi dengan pihak yang berelasi adalah sebagai berikut:
Tabel Pihak Berelasi
Pihak-Pihak Berelasi Unsur Transaksi Pihak Berelasi
HUBUNGAN PENGENDALIAN KEGIATAN PERUSAHAAN
Manajemen kunci Kredit yang diberikan, Program imbalan kerja, Simpanan nasabah
Kepemilikan mayoritas melalui Kementerian Keuangan RI
Pemerintah Republik Indonesia (RI) Efek-efek
Hubungan kepemilikan melalui Pemerintah Pusat RI
Perusahaan Umum BULOG Kredit yang diberikan
PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) Efek-efek
PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Kredit yang diberikan
PT INKA Multi Solusi Tagihan dan liabilitas akseptasi
PT Indo Raya Tenaga Kredit yang diberikan
PT Sumber Segara Primadaya Kredit yang diberikan
L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih berjalan dalam rangka impor,
PT Bhirawa Steel
Wesel ekspor dan tagihan lainnya
PT Sumbagselenergi Sakti Pewali Kredit yang diberikan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 495
Page 498
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Pihak-Pihak Berelasi Unsur Transaksi Pihak Berelasi
PT Wijaya Karya Realty (Persero) Aset lain-lain
Efek-efek, Giro pada bank lain, Penempatan pada Bank Indonesia dan lembaga
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk keuangan lain, Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli Kembali, Pinjaman yang
diterima
Giro pada bank lain, Penempatan pada Bank Indonesia dan lembaga keuangan lain,
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Efek-efek, Pinjaman yang diterima
PT Petrokimia Gresik Wesel ekspor dan tagihan lainnya
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Efek-efek, Garansi yang diterbitkan, Kredit yang diberikan
PT Bahana Artha Ventura Penyertaan saham
Penyertaan saham, Giro pada bank lain, Penempatan pada Bank Indonesia dan
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
lembaga keuangan lain, Pinjaman yang diterima
Giro pada bank lain, Penempatan pada bank indonesia dan lembaga keuangan lain,
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali
PT Perusahaan Gas Negara Garansi yang diterbitkan
PT Pertamina Hulu Energi Garansi yang diterbitkan
Kredit yang diberikan, L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih berjalan dalam
PT Kereta Api Indonesia (Persero)
rangka impor/loans, Efek-efek
Garansi yang diterbitkan, L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih berjalan dalam
PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk
rangka impor, Tagihan dan liabilitas akseptasi, Wesel ekspor dan tagihan lainnya
Garansi yang diterbitkan, Tagihan dan liabilitas akseptasi, Wesel ekspor dan tagihan
PT Adhi Karya (Persero) Tbk
Lainnya, L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih dalam rangka Impor
PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) Efek-efek, Tagihan dan liabilitas akseptasi
Pusat Investasi Pemerintah Pinjaman yang diterima
PT PP Presisi Tbk Wesel ekspor dan tagihan lainnya, Tagihan dan liabilitas akseptasi
PT Waskita Karya (Persero) Tbk Kredit yang diberikan
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Garansi yang diterbitkan
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk Tagihan dan liabilitas akseptasi
Tagihan dan liabilitas akseptasi, L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih dalam
PT Pertamina Trading and Services
rangka impor
PT Fintek Karya Nusantara Penyertaan saham
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) Efek-efek, pinjaman yang diterima
PT Pertamina Efek-efek
PT Pupuk Indonesia Efek-efek
MIND ID Trading Pte Ltd L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih berjalan
Yayasan Kesejahteraan Pekerja BRI Program THT
Dana Pensiun BRI Program pensiun imbalan kerja
Dana Pensiun Pegadaian Program pensiun imbalan kerja
Dana Pensiun Lembaga Keuangan BRI Program pensiun iuran pasti
Dana Pensiun Lembaga Keuangan BNI Program pensiun iuran pasti
PT Bank Hibank Indonesia Giro pada bank lain, Pinjaman yang diterima
L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih berjalan dalam rangka impor, garansi
PT Pupuk Kalimantan Timur
yang diterbitkan
PT Prima Armada Raya Piutang sewa pembiayaan
PT Kilang Pertamina Balikpapan L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih berjalan dalam rangka impor
Pertamina International Marketing & Distribution Pte
L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih berjalan dalam rangka impor
Ltd (PIMD)
PT Pertamina Patra Niaga Garansi yang diterbitkan, Kredit yang diberikan
PT PG Rajawali I Wesel ekspor dan tagihan lainnya
496 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 499
Laporan Tahunan
2025
Pihak-Pihak Berelasi Unsur Transaksi Pihak Berelasi
Wesel ekspor dan tagihan lainnya, Tagihan dan liabilitas akseptasi, Kredit yang
PT Hutama Karya (Persero)
diberikan
PT Pelindo Terminal Petikemas L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih berjalan dalam rangka impor
PT Pertamina Hulu Rokan Garansi yang diterbitkan
PT Semen Indonesia (Persero) Wesel ekspor dan tagihan lainnya
PT Sinergi Gula Nusantara Wesel ekspor dan tagihan lainnya
PT Timah Tbk Wesel ekspor dan tagihan lainnya
PT Danareksa Finance Pinjaman yang diterima
Kewajaran dan Alasan Dilakukannya Transaksi
Dalam kegiatan normal usaha, BRI melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi karena hubungan kepemilikan dan/atau
kepengurusan. Transaksi pihak berelasi terjadi karena adanya kebutuhan usaha BRI. Semua transaksi dengan pihak-pihak
berelasi telah dengan kebijakan dan syarat yang telah disepakati bersama. Transaksi dengan pihak berelasi telah dilakukan
secara wajar sesuai dengan kepentingan Perseroan (arm’s length transaction). Transaksi telah dilakukan sesuai dengan
peraturan perundang-undangan dan bebas dari konflik kepentingan.
Realisasi Transaksi Pihak Berelasi
Rincian saldo transaksi dengan pihak-pihak berelasi diuraikan sebagai berikut
Tabel Realisasi Transaksi Pihak Berelasi
(dalam jutaan Rupiah)
Uraian 2025 2024
ASET
Giro pada bank lain 490.057 504.737
Penempatan pada Bank Indonesia dan lembaga keuangan lain 2.771.604 5.193.730
Efek-efek 249.003.822 239.144.169
Wesel ekspor dan tagihan lainnya 7.587.864 3.863.027
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali - 963.042
Kredit yang diberikan 154.770.458 89.123.052
Piutang Pembiayaan 32.286 42.192
Tagihan dan Liabilitas Akseptasi 2.122.428 2.055.642
Penyertaan saham 7.872.236 7.116.383
Aset lain-lain 707.525 707.466
Total aset dari pihak-pihak berelasi 425.358.280 348.713.440
Total aset konsolidasian 2.135.371.105 1.992.186.906
Persentase total aset dari pihak-pihak berelasi terhadap total aset konsolidasian 19,92% 17,50%
LIABILITAS
Giro 250.922.159 138.110.382
Tabungan 2.025.914 284.856
Deposito Berjangka 152.677.104 118.664.697
Simpanan dari Bank lain dan lembaga keuangan lainnya 1.375.787 1.156.791
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 497
Page 500
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Uraian 2025 2024
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali 4.274.852 4.613
Surat Berharga yang Diterbitkan 5.718.531 4.607.502
Pinjaman yang Diterima 36.536.685 36.666.287
Pinjaman dan Surat Berharga Subordinasi 229.330 229.118
Kompensasi kepada manajemen karyawan kunci 788.489 772.523
Nilai kini kewajiban PHK 337.500 333.607
Nilai kini kewajiban THT 160.814 150.373
Nilai kini kewajiban cuti besar 177.534 162.897
Nilai kini kewajiban penghargaan tanda jasa 259.991 202.911
Nilai kini kewajiban program manfaat lain pembayaran manfaat pasti 9.072 8.708
Nilai kini kewajiban BPJS 37.822 19.616
Total liabilitas kepada pihak-pihak berelasi 455.531.584 301.374.881
Total liabilitas konsolidasian 1.804.429.671 1.668.871.890
Persentase total liabilitas kepada pihak-pihak berelasi terhadap total liabilitas konsolidasian 25,25% 18,06%
KOMITMEN DAN KONTINJENSI PADA REKENING ADMINISTRATIF
Garansi yang diterbitkan 27.032.621 33.045.309
L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih berjalan dalam rangka impor 9.186.188 8.147.245
Iuran Program Pensiun Imbalan Pasti 560.737 368.903
Iuran Program Tunjangan Hari Tua 168.151 175.057
Iuran Program Pensiun Iuran Pasti 614.893 564.087
Total 1.343.781 1.108.047
Tabel Persentase Transaksi Dengan Pihak-Pihak Berelasi Terhadap Total Aset dan Liabilitas Konsolidasian
BRI dan Entitas Anak
(dalam %)
Uraian 2025 2024
ASET
Giro pada Bank lain 0,023 0,025
Penempatan pada Bank Indonesia dan lembaga keuangan lain 0,130 0,261
Efek-efek 11,662 12,004
Wesel ekspor dan tagihan lainnya 0,355 0,194
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali - 0,048
Kredit yang diberikan 7,249 4,474
Piutang pembiayaan 0,002 0,002
Tagihan akseptasi 0,099 0,103
Penyertaan saham 0,369 0,357
Aset lain-lain 0,033 0,036
Total 19,922 17,504
498 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 501
Laporan Tahunan
2025
Uraian 2025 2024
LIABILITAS
Giro 13,911 8.276
Tabungan 0,112 0,017
Deposito berjangka 8,464 7,110
Simpanan dari Bank lain dan lembaga keuangan lainnya 0,076 0,069
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali 0,237 -
Surat berharga yang diterbitkan 0,317 0,276
Pinjaman yang diterima 2,026 2,197
Pinjaman dan Surat Berharga Subordinasi 0,013 0,014
Kompensasi kepada Manajemen Karyawan kunci 0,098 0,099
Total 25,254 18,058
Rujukan Pengungkapan dalam Laporan
Keuangan
Rincian nama pihak terkait realisasi (nilai) transaksi pihak Untuk memastikan bahwa transaksi pihak afiliasi dan/atau
berelasi disajikan pada Catatan 44 atas Laporan Keuangan berelasi dilakukan secara wajar sesuai dengan kepentingan
yang terlampir pada Laporan Tahunan ini. Transaksi berelasi Perseroan (arm’s length transaction), maka setiap transaksi
tersebut merupakan kegiatan usaha yang dijalankan dalam dengan pihak afiliasi dan/atau berelasi harus melalui mekanisme
rangka menghasilkan pendapatan usaha dan dijalankan review sesuai dengan yang telah ditetapkan oleh Perseroan.
secara rutin, berulang, dan/ atau berkelanjutan. Semua transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak afiliasi
dan/atau berelasi, dilakukan dengan syarat normal dan wajar.
Pemenuhan Peraturan dan Ketentuan Terkait
Pernyataan Direksi Terkait Transaksi Berelasi Serta
Transaksi dengan pihak-pihak afiliasi dan/atau berelasi Peran Dewan Komisaris dan Komite
dilakukan dengan syarat dan kondisi yang sama dengan
transaksi- transaksi dengan pihak ketiga. Transaksi yang Direksi menyatakan bahwa transaksi afiliasi dan/atau berelasi
dilakukan Bank telah memenuhi Peraturan Otoritas Jasa telah melalui prosedur yang memadai, dilaksanakan sesuai
Keuangan Nomor 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi praktik bisnis yang berlaku umum, serta memenuhi prinsip
Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan (POJK 42/2020), transaksi yang wajar (arm’s length principle) dan ketentuan
pada saat transaksi-transaksi tersebut dilakukan. Seluruh perundang-undangan yang berlaku.
transaksi dan saldo yang material dengan pihak-pihak
berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan Sebagai upaya memastikan transaksi dilakukan untuk
konsolidasian yang relevan dan rinciannya telah disajikan kepentingan Perseroan dan mencegah terjadinya potensi
dalam Catatan 44 atas laporan keuangan konsolidasian. benturan kepentingan yang mungkin terjadi atas rencana
transaksi afiliasi dan/atau berelasi, maka sesuai dengan tugas
Mekanisme Review Transaksi Berelasi dan tanggung jawabnya, Komite Audit dan Komite Pemantau
Manajemen Risiko (KPMR) memastikan untuk menelaah dan
Setiap transaksi pihak berelasi dilakukan penelaahan secara memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait adanya
memadai dengan mempertimbangkan jenis dan substansi potensi benturan kepentingan. Dengan demikian transaksi
transaksi, khususnya atas transaksi yang terjadi di antara afiliasi dan/atau berelasi telah memenuhi prinsip transaksi
entitas-entitas yang berada dalam satu entitas induk (parent yang wajar (arm’s lenght principle). Transaksi pihak afiliasi
holder entity). Proses penyajian informasi berelasi dilakukan dan/atau berelasi tersebut tidak memerlukan persetujuan
dengan mengidentifikasi transaksi-transaksi dengan pihak Pemegang Saham Independen.
berelasi yang mengacu pada daftar pihak berelasi terkini yang
disampaikan oleh entitas induk (parent holder entity) yang
diperbarui secara berkala, sehingga seluruh transaksi dengan
pihak berelasi dapat diidentifikasi, dicatat, dan diungkapkan
secara tepat sesuai dengan standar yang berlaku.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 499
Page 502
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Perubahan Peraturan Perundang-Undangan dan Dampaknya Terhadap Bank
Tabel Perubahan Peraturan Perundang-Undangan Tahun 2025
Peraturan
Informasi Penyesuaian Dampak Terhadap
No Perundang- Pokok Pengaturan
Yang Dilakukan Laporan Keuangan
Undangan
1 POJK Nomor Latar Belakang diterbitkannya POJK Nomor 24 Tahun 2025 adalah untuk a. Bank agar memiliki kebijakan Tidak berdampak
24 Tahun penguatan tata kelola pengelolaan rekening nasabah serta peningkatan dan prosedur penatausahaan terhadap Laporan
2025 Tentang perlindungan konsumen di sektor perbankan. Saat ini kebijakan pengelolaan rekening Giro dan Tabungan Keuangan.
Pengelolaan rekening nasabah dilakukan berdasarkan kebijakan internal masing-masing b. Bank dilarang mengenakan
Rekening Pada bank, sehingga berpotensi menimbulkan perbedaan perlakuan antar bank biaya administrasi rekening
Bank Umum yang dapat merugikan nasabah. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini yang mengakibatkan
disusun untuk memberikan kepastian dan perlindungan bagi nasabah melalui rekening bersaldo negatif.
standarisasi pengelolaan rekening pada industri perbankan serta mencegah c. Bank agar menyediakan
penyalahgunaan rekening nasabah. sistem dalam rangka
pengelolaan rekening
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 24 Tahun 2025 mulai berlaku pada Giro dan Tabungan dan
tanggal diundangkan, yaitu tanggal 10 November 2025. Terdapat kewajiban mengklasifikasikan rekening
yang harus dipenuhi oleh BRI terkait dengan ketentuan Pasal 4 dan Pasal 10 Giro dan Tabungan sesuai
ayat (1) dan harus dilaksanakan paling lambat 6 (enam) bulan sejak POJK ini dengan kriteria yaitu rekening
diundangkan atau selambat-lambatnya 10 Mei 2026, yaitu sbb: aktif, rekening tidak aktif, dan
a. Kewajiban Bank untuk memiliki kebijakan dan prosedur penatausahaan rekening dormant.
rekening giro dan tabungan. d. Bank agar menyampaikan
b. Larangan Bank mengenakan biaya administrasi rekening yang informasi kepada Nasabah
mengakibatkan rekening bersaldo negatif. mengenai status rekening
c. Kewajiban Bank menyediakan sistem dalam rangka pengelolaan rekening Giro dan Tabungan pada saat
giro dan tabungan dan mengklasifikasikan rekening Giro dan Tabungan rekening Giro dan Tabungan
sesuai dengan kriteria yaitu rekening aktif, rekening tidak aktif, dan diklasifikasikan menjadi
rekening dormant. rekening tidak aktif melalui
d. Kewajiban Bank menyampaikan informasi kepada Nasabah mengenai kanal yang tersedia pada
status rekening giro dan tabungan pada saat rekening giro dan tabungan Bank.
diklasifikasikan menjadi rekening tidak aktif melalui kanal yang tersedia
pada Bank.
Perubahan Kebijakan Akuntansi
Informasi mengenai perubahan kebijakan akuntansi, alasan dan dampaknya terhadap laporan keuangan disajikan sebagai
berikut.
Tabel Perubahan Kebijakan Akuntansi
Alasan Perubahan Dampak Perubahan
Perubahan Kebijakan Paparan Konsekuensi dan Penyesuaian
No Akuntansi
Kebijakan
Yang Dilakukan
Kebijakan Akuntansi
Akuntansi Terhadap Laporan Keuangan
1. Revisi PSAK 117 Tujuan keseluruhan Terdapat 3 (tiga) model pengukuran baru dalam PSAK Sesuai PSAK No. 117, laporan
• Berlaku efektif pada tanggal 1 dari PSAK Nomor 117, yaitu Model Pengukuran Umum (GMM), Variable laba rugi dan penghasilan
Januari 2025. 117 adalah untuk Fee Approach (VFA), dan Pendekatan Alokasi Premi komprehensif lain disajikan secara
• Revisi ini mencakup pengakuan menyediakan model (PAA). terpisah. Adapun pemisahan
dan pengukuran, penyajian dan akuntansi untuk tercermin pada pos sebagai
pengungkapan kontrak asuransi. kontrak asuransi yang Perubahan juga terdapat dalam penyajian kontrak berikut:
• PSAK Nomor 117 berlaku untuk lebih bermanfaat asuransi. Pada laporan posisi keuangan sesuai PSAK 1. Pendapatan jasa asuransi tahun
semua jenis kontrak asuransi, jiwa, dan konsisten untuk Nomor 117 disajikan secara terpisah jumlah tercatat 2025 sebesar Rp7.66662.733
non-jiwa, asuransi langsung dan asuradur. PSAK portofolio berikut: (dalam juta).
reasuransi, terlepas dari entitas Nomor 117 ini diadopsi 1. Kontrak asuransi terbitan yang merupakan aset; 2. Beban jasa asuransi tahun
yang menerbitkannya, serta untuk dari International 2. Kontrak asuransi terbitan yang merupakan liabilitas; 2025 sebesar Rp6.364.550
jaminan dan instrumen keuangan Financial Reporting 3. Kontrak reasuransi milikan yang merupakan aset; (dalam juta).
tertentu dengan fitur partisipasi Standards (IFRS) dan 3. Beban keuangan dari kontrak
tidak mengikat, serta beberapa Nomor 17 dan 4. Kontrak reasuransi milikan yang merupakan asuransi yang diterbitkan
pengecualian ruang lingkup yang menggantikan PSAK liabilitas. Rp361.281 (dalam juta).
berlaku Nomor 104.
Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan Angka tersebut di atas merupakan
penghasilan komprehensif lain disajikan secara hasil konsolidasi laporan keuangan
terpisah ke dalam: BRI dengan perusahaan anak yang
1. Hasil jasa asuransi yang terdiri dari pendapatan bergerak di bidang asuransi (BRI
asuransi dan beban jasa asuransi; dan Insurance dan BRI Life).
2. Penghasilan atau beban keuangan asuransi.
2. Amandemen PSAK 221 Amandemen PSAK Amandemen ini mensyaratkan entitas menerapkan Melakukan pembaharuan atas
• Berlaku efektif pada tanggal 1 Nomor 221 merujuk pendekatan yang konsisten dalam menilai apakah kebijakan akuntansi internal Bank
Januari 2025. pada Amandemen IAS suatu mata uang dapat dipertukarkan ke mata uang BRI sesuai dengan persyaratan
• PSAK Nomor 221 menjelaskan 21 tentang Lack of lain, dan, jika tidak, menentukan kurs yang digunakan yang tertuang dalam PSAK 221.
bagaimana memasukkan transaksi Exchangeability. serta pengungkapan yang diberikan.
dalam valuta asing dan kegiatan Penerapan PSAK 221 tidak
usaha luar negeri ke dalam laporan berdampak kuantitatif terhadap
keuangan entitas dan bagaimana laporan keuangan BRI.
menjabarkan laporan keuangan ke
dalam mata uang penyajian.
500 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 503
Laporan Tahunan
2025
Tingkat Kesehatan Bank
Tingkat Kesehatan Bank dinilai berdasarkan Peraturan Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum menggunakan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 4/POJK.03/2016 tentang pendekatan risiko (Risk – Based Bank Rating) dilakukan
Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum dengan dengan cakupan penilaian terhadap 4 (empat) faktor berikut:
menggunakan pendekatan risiko (Risk – Based Bank Rating). 1. Profil Risiko
Penilaian Tingkat Kesehatan Bank dilakukan terhadap risiko 2. Good Corporate Governance (GCG)
dan kinerja Bank yang dapat dilihat dari peringkat akhir hasil 3. Rentabilitas (Earnings)
penilaian. 4. Permodalan (Capital)
Tabel Tingkat Kesehatan BRI Secara Individu (Self Assessment)
Penilaian Per Penilaian Per
Semester II 2025 Semester II 2024
Faktor Penilaian
Peringkat Peringkat
Profil Risiko 2 2
Good Corporate Governance (GCG) 2 2
Rentabilitas 3 3
Permodalan 2 1
Peringkat Tingkat Kesehatan Bank Berbasis Risiko 2 2
Peringkat Tingkat Kesehatan Bank BRI dengan metode pemeringkat. Peringkat rating yang disampaikan dalam
penilaian berbasis risiko (RBBR) berada pada Peringkat rangka penilaian tingkat kesehatan adalah pemeringkatan
Komposit 2 (PK 2) – SEHAT dengan rincian untuk masing- yang dilakukan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia
masing faktor penilaian yaitu Profil Risiko BRI berada (PEFINDO) yang ditandatangani pada tanggal 21 Februari
pada Peringkat 2 (Low to Moderate), GCG berada pada 2025 dengan hasil sebagai berikut:
Peringkat 2 (Baik), Rentabilitas berada pada Peringkat 3 a. Peringkat Berdiri Sendiri (Stand Alone Rating): idAA+(sa)
(Cukup Memadai) dan Permodalan berada pada Peringkat 2 b. Peringkat Akhir (Final Rating): idAAA/Stable
(Memadai).
Dengan demikian, Tingkat Kesehatan untuk BRI pada Tahun
Selain penilaian tingkat kesehatan di atas, BRI juga melakukan Buku 2024 adalah Sangat Sehat (AAA) sebagaimana diatur
penilaian tingkat kesehatan yang dilakukan oleh lembaga dalam Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023.
Berikut informasi definisi hasil pemeringkatan oleh PEFINDO.
Tabel Definisi Hasil Pemeringkatan
Hasil Pemeringkatan Definisi
Obligor dengan peringkat idAA memiliki sedikit perbedaan dengan peringkat tertinggi yang diberikan,
dan memiliki kemampuan yang sangat kuat untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya
dibandingkan terhadap obligor Indonesia lainnya.
AA
id
Tanda tambah (+) menunjukkan bahwa peringkat yang diberikan relatif kuat dan di atas rata-rata kategori
yang bersangkutan.
Tanda (sa) menunjukkan bahwa peringkat adalah peringkat berdiri sendiri (standalone rating).
Obligor berperingkat AAA merupakan peringkat tertinggi yang diberikan oleh PEFINDO. Kemampuan obligor
id
AAA/Stable untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya, relatif terhadap obligor Indonesia lainnya, adalah
superior.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 501
Page 504
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Assessment Manajemen atas Hal-Hal
Informasi Kelangsungan Usaha yang Berpengaruh Signifikan Terhadap
Kelangsungan Usaha dan Asumsi yang
Rincian Masalah yang Timbul Selama Digunakan Manajemen dalam Melakukan
Tahun Buku yang Mempengaruhi Assessment
Kegiatan Usaha
Dalam rangka penerapan BCM yang proaktif, maka telah
Pada tahun 2025, tidak terdapat rincian masalah signifikan dilakukan pengkinian Kebijakan BCM yang terdiri dari:
yang timbul selama tahun buku yang mempengaruhi 1. Penilaian Risiko Ancaman Bencana (PRAB), Business
kegiatan usaha BRI. Impact Analysis (BIA), Business Continuity Plan (BCP),
Emergency Response Plan (ERP), Crisis Management
Hal-Hal yang Berpotensi Berpengaruh Plan (CMP), Disaster Recovery Plan (DRP), dan Sosialisasi
Signifikan Terhadap Kelangsungan Usaha dan Uji Coba. Untuk memastikan penerapan BCM dan
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), telah dilakukan
Ancaman kelangsungan usaha BRI bisa bersumber dari uji coba BCP di Group Kritikal BRI, serta sosialisasi dan uji
potensi gangguan/bencana baik yang disebabkan antara lain coba tanggap darurat bencana (Emergency Response)
oleh alam (natural disaster), Man Made Disaster, Bencana di kantor pusat serta seluruh regional office dan unit
Sosial. Untuk mengantisipasi dampak dari potensi gangguan kerja supervisinya. Unit kerja BRI juga telah melakukan
tersebut, Direksi BRI mengembangkan dan menerapkan suatu Penilaian Risiko Ancaman dan Bencana (PRAB)/
Kebijakan Business Continuity Management (BCM) yang Risk and Threat Assessment yang bertujuan untuk
sudah diatur dalam Surat Edaran Direksi BRI Nomor SE.12 -DIR/ mengidentifikasi ancaman/bencana tertinggi di unit
MPE/09/2025 tgl 29 September 2025 tentang Manajemen kerja serta sumber daya yang dibutuhkan dalam rangka
Kelangsungan Usaha (MKU). Tujuan kebijakan BCM antara lain persiapan menghadapi ancaman/bencana tersebut.
untuk melindungi keamanan dan keselamatan jiwa pekerja BRI, 2. Pengkinian terhadap kebijakan Rencana Pendanaan
keluarga, nasabah serta stakeholders sesuai dengan Rencana Darurat (Contingency Funding Plan/CFP) dan Rencana Aksi
Penanggulangan Bencana (RPB) yang sudah dimiliki. Selain (Recovery Plan) BRI yang meliputi aspek pengkinian early
itu BCM bertujuan untuk mempertahankan kelangsungan warning indicator dan trigger level, strategi pendanaan
aktivitas bisnis/ operasional terpenting, menjaga aset BRI, darurat dan opsi pemulihan serta strategi komunikasi
serta memiliki respon yang memadai dalam setiap kondisi penanganan krisis. Secara berkala dilakukan monitoring
baik itu dalam kondisi normal, kondisi krisis, fase pemulihan terhadap early warning indicator dan trigger level. Selain
bencana hingga kondisi kembali normal (new normal). Saat itu, untuk memastikan kesiapan organisasi BRI dalam
ini, tantangan dari BCM selain dari ke 4 (empat) faktor di atas pelaksanaan prosedur CFP, dilakukan simulasi Uji Coba
adalah terkait digitalisasi perbankan dan sistem keuangan contingency funding plan untuk memastikan kelayakan CFP.
yang dapat menimbulkan banyak disrupsi gangguan, salah
satunya adalah serangan siber.
Pengungkapan Kerangka Governansi,
Selain ancaman dari potensi gangguan/bencana, terdapat Pengelolaan dan Pengendalian Aspek
pula ancaman kelangsungan usaha BRI yang bersumber dari Perpajakan
disrupsi pasar keuangan. Untuk mengantisipasi dampak atas
gangguan tersebut BRI mengembangkan dan menetapkan BRI sebagai Bank yang telah Go Public dan sahamnya
Rencana Pendanaan Darurat (Contingency Funding Plan/ sebagian besar dimiliki oleh Pemerintah Indonesia
CFP) dan Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) yang berkomitmen untuk melaksanakan kewajiban di bidang
mengacu pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 perpajakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Tahun 2023 tanggal 12 Januari 2023 tentang Pengembangan Dalam rangka pengelolaan perpajakan yang lebih baik,
dan Penguatan Sektor Keuangan. Kebijakan CFP memuat BRI menerapkan prinsip perpajakan untuk mewujudkan
pendekatan dan strategi dalam menghadapi kondisi pengelolaan perpajakan secara efektif dan efisien, serta
krisis yang berdampak pada likuiditas guna memastikan selalu selaras dengan ketentuan perundang-undangan
kemampuan BRI memperoleh sumber pendanaan yang perpajakan yang berlaku.
dibutuhkan secara tepat waktu dan dengan biaya yang
wajar. Untuk kondisi yang lebih severe BRI akan menerapkan Pada tanggal 31 Maret 2020, Pemerintah menerbitkan
Recovery Plan agar bank mampu kembali menjalankan bisnis Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu)
dalam kondisi yang layak dan berkelanjutan. Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2020 yang telah
menjadi Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2020, serta
menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 30 Tahun
502 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 505
Laporan Tahunan
2025
2020 tentang Penurunan Tarif Pajak Penghasilan bagi Wajib 3. BRI melakukan identifikasi, mengelola, dan memonitor
Pajak Badan Dalam Negeri yang Berbentuk Perseroan atas kewajiban perpajakan sesuai dengan peraturan
Terbuka dan berlaku sejak tanggal diundangkan, yaitu yang berlaku melalui monitoring dan rekonsiliasi
pada 19 Juni 2020. Selanjutnya, Pada tanggal 29 Oktober berkesinambungan.
2021 Pemerintah menerbitkan Undang-Undang Republik 4. BRI mengungkapkan informasi pajak secara transparan
Indonesia Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi mengikuti pedoman pelaporan untuk pemegang saham
Peraturan Perpajakan (UU HPP). Adapun aturan tersebut dan masyarakat publik.
telah menetapkan antara lain penurunan tarif pajak
penghasilan wajib pajak badan dalam negeri dan bentuk Pengelolaan perpajakan diintegrasikan dengan tata
usaha tetap dari semula 25% menjadi 22% untuk tahun pajak kelola perusahaan dan manajemen risiko, serta didukung
2020, 2021, 2022, dan tahun selanjutnya, serta pengurangan oleh digitalisasi sistem pelaporan pajak, sehingga dapat
lebih lanjut tarif pajak sebesar 3% untuk wajib pajak dalam meningkatkan transparansi, efisiensi administrasi, dan
negeri yang memenuhi persyaratan tertentu. meminimalkan potensi risiko sengketa perpajakan. Strategi
perpajakan selaras dengan strategi bisnis pembangunan
Berdasarkan surat keterangan Nomor DE/1/2026-0209 berkelanjutan melalui kepatuhan dan transparansi dalam
Tanggal 6 Januari 2026 dan laporan bulanan kepemilikan pembayaran pajak untuk mendukung penerimaan negara dan
saham dari Biro Administrasi Efek, Datindo Entrycom mendukung pencapaian SDGs (Sustainable Development
atas kepemilikan saham BRI selama tahun 2025, semua Goals) khususnya SDG 8 – Decent Work and Economic
persyaratan tertentu di atas untuk memperoleh fasilitas Growth dan SDG 16 – Peace, Justice and Strong Institutions.
penurunan tarif pajak tersebut atas laporan keuangan BRI
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 Kepatuhan terhadap perpajakan telah dimuat dalam Kode
telah terpenuhi untuk mendapatkan insentif penurunan tarif Etik (Code of Conduct) BRI dan disosialisasikan ke seluruh
pajak sebesar 3% berdasarkan ketentuan Pasal 5 ayat (2) UU bagian yang terkait. Code of Conduct telah dipublikasikan
Nomor 2 Tahun 2020, sehingga untuk tahun 2025 Bank BRI pada website BRI. Sedangkan pengungkapan terkait pajak
menggunakan tarif pajak 19% dalam perhitungan PPh Badan. telah disampaikan pada Laporan Keuangan dan diaudit oleh
Kantor Akuntan Publik.
Bank BRI melakukan pendekatan pajak yang didasari oleh
kepatuhan pada seluruh peraturan perpajakan yang berlaku. Pemangku kepentingan yang terpenting dalam hal
Bank BRI telah membangun kebijakan dan strategi pajak yang perpajakan adalah pemerintah melalui otoritas perpajakan
disetujui dan ditinjau setiap tahun oleh Direktur Keuangan yaitu Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Untuk itu, BRI
dalam pemenuhan kewajiban dan pelaporan SPT Tahunan senantiasa membina hubungan baik namun tidak terlibat
PPh Badan. Dalam pengelolaan pelaksanaan perpajakan, dalam advokasi atau upaya untuk mempengaruhi otoritas
Bank BRI telah menetapkan proses yang komprehensif dan perpajakan. BRI sepenuhnya mematuhi seluruh peraturan
terstruktur, seperti: perundangan-undangan dan kebijakan perpajakan yang
1. Badan tata kelola (eksekutif) yang bertanggung jawab dikeluarkan oleh Pemerintah. BRI hanya beroperasi di
untuk merumuskan, menelaah dan menerapkan strategi Indonesia dengan beberapa cabang di luar negeri, sehingga
pajak adalah Direktur Keuangan. laporan perpajakan hanya dilakukan untuk Indonesia.
2. BRI telah memiliki pedoman perpajakan internal dalam
pemenuhan kewajiban perpajakan dalam Surat Edaran Profil BRI telah disajikan pada Bab Profil Perusahaan,
Ketentuan Perpajakan BRI dan Standar Operasional sedangkan informasi keuangan disajikan pada Bab Analisis
Prosedur Perpajakan BRI yang dipergunakan dan menjadi dan Pembahasan Manajemen dalam Laporan Tahunan ini.
standar bagi seluruh Unit Kerja BRI. Adapun pajak yang dibayarkan telah sesuai dengan kinerja
dan perolehan laba perseroan
Tabel Kontribusi Kepada Negara
(dalam jutaan Rupiah)
Jenis Pajak Tahun 2025 Tahun 2024
A PAJAK
Pajak Penghasilan (PPh) 25.762.792 29.614.698
Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) 2.213.989 2.102.680
Bea Masuk/Keluar, Bea dan Cukai, Bea Materai 38.843 36.982
Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), termasuk PBB P2 (Perkotaan dan Pedesaan) 143.916 126.702
Total Kontribusi Pajak (Total A) 28.159.540 31.881.062
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 503
Page 506
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Jenis Pajak Tahun 2025 Tahun 2024
B PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK (PNBP)
Dividen 27.681.809 25.714.902
PNBP Lainnya 179.220 76.561
Total Kontribusi PNBP (Total B) 27.861.029 25.791.463
Total Kontribusi kepada Negara (Total A dan B) 56.020.569 57.672.525
Respons Terhadap Perubahan Arah
Kebijakan Moneter
Pada tahun 2025, bauran kebijakan BI mengarah pada Dalam konteks intermediasi perbankan, permintaan
pelonggaran moneter yang terukur untuk menopang kredit masih menghadapi tantangan. Pada paruh pertama
pertumbuhan ekonomi, dengan tetap menjaga stabilitas nilai tahun 2025, pertumbuhan kredit perbankan mengalami
tukar dan inflasi di tengah ketidakpastian global. Sejalan perlambatan yang persisten ke 7,03% yoy pada Juli 2025
dengan inflasi yang terkendali, BI telah menurunkan BI-Rate dari 10,46% yoy pada Desember 2024. Melambatnya
secara bertahap sebesar 125 bps dari 6,00% menjadi 4,75%. pertumbuhan kredit perbankan dipengaruhi oleh permintaan
Kebijakan tersebut mencerminkan pergeseran stance kredit yang belum sepenuhnya kuat, seiring dengan sikap
moneter yang lebih akomodatif guna mendukung pemulihan wait and see pelaku usaha dan tingkat suku bunga kredit
ekonomi dan memperkuat intermediasi perbankan, sembari yang masih cukup tinggi. Namun demikian, pertumbuhan
tetap menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan kredit mulai kembali meningkat secara bertahap ke 9,69%
nasional. yoy pada Desember 2025. Sementara itu, pertumbuhan
DPK perbankan meningkat signifikan ke 13,83% yoy
Pelonggaran moneter tersebut diiringi dengan pengelolaan pada Desember 2025 dari 4,48% yoy pada akhir 2024,
likuiditas yang lebih ekspansif serta penguatan bauran menunjukkan bahwa kondisi likuiditas perbankan cenderung
kebijakan makroprudensial yang pro-growth. BI membaik di tengah kebijakan akomodatif BI.
meningkatkan ketersediaan likuiditas di sistem keuangan
melalui optimalisasi berbagai instrumen moneter, termasuk Ke depan, penguatan transmisi kebijakan moneter yang
pengelolaan instrumen surat berharga dan operasi didukung oleh stabilitas makroekonomi dan kecukupan
pasar untuk menjaga kecukupan likuiditas Rupiah. Disisi likuiditas diharapkan dapat semakin mendorong pertumbuhan
makroprudensial, BI memperkuat Kebijakan Insentif kredit dan memperkuat peran perbankan dalam mendukung
Likuiditas Makroprudensial (KLM) yang bersifat longgar dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. BI memperkirakan
berbasis kinerja, dengan tujuan mendorong penurunan suku pertumbuhan kredit perbankan dapat meningkat ke kisaran
bunga perbankan, meningkatkan penyaluran kredit, serta 8-12% pada tahun 2026, seiring dengan penguatan transmisi
mengarahkan pembiayaan ke sektor-sektor prioritas yang pelonggaran kebijakan moneter serta koordinasi dengan
memiliki daya ungkit tinggi terhadap pertumbuhan. pemerintah dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).
Dengan baruan kebijakan yang lebih akomodatif tersebut, Sebagai respon atas penetapan suku bunga acuan dan
transmisi kebijakan moneter ke sektor keuangan mulai kebijakan moneter BI dan The FED, BRI secara selektif
menunjukkan perbaikan, terutama pada paruh kedua tahun melakukan penyesuaian suku bunga dana maupun suku
2025, meskipun kecepatan transmisinya belum merata bunga kredit (khususnya Kredit Jangka Pendek). Suku Bunga
secara menyeluruh. Penurunan suku bunga pasar uang Dasar Kredit (SBDK) BRI per Desember 2025 mengalami
dan suku bunga dana perbankan berlangsung relatif lebih penyesuaian sesuai dengan implementasi Peraturan OJK
cepat, mencerminkan respons awal perbankan terhadap Nomor 13 Tahun 2024 tanggal 12 Agustus 2024 tentang
pelonggaran kebijakan. Namun demikian, penyesuaian suku Transparansi dan Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit Bagi
bunga kredit masih berlangsung secara bertahap, sejalan Bank Umum Konvensional.
dengan pertimbangan manajemen risiko perbankan dan
kehati-hatian dalam merespons dinamika permintaan kredit.
504 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 507
Laporan Tahunan
2025
kredit kepada Direksi dan Dewan Komisaris berlaku sama
Larangan, Batasan dan/atau seperti pemberian kredit kepada calon debitur BRI pada
Hambatan Signifikan Untuk umumnya dan diberikan sesuai bunga pasar (market rate)
Melakukan Penyediaan Dana Antara dan wajar (arm’s length basis) dengan tetap memperhatikan
Bank dan Entitas Lain Dalam Suatu prinsip kehati-hatian.
Kelompok Usaha
Mekanisme Penyediaan Dana Kepada
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, BRI telah menetapkan Pihak Terkait
kebijakan yang mencakup batasan dalam pemberian
dana kepada pihak terkait sesuai Peraturan Otoritas Jasa 1. Penyediaan dana kepada Pihak Terkait Bank diajukan
Keuangan Republik Indonesia Nomor 32 /POJK.03/2018 secara mandiri atau kolektif melalui Sekretaris Komite
tentang Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) Dan Kredit dan wajib mendapat persetujuan Dewan Komisaris.
Penyediaan Dana Besar Bagi Bank Umum dan POJK Nomor 2. Sekretaris Komite Kredit menyampaikan hasil
38 /POJK.03/2019 Tentang Perubahan Atas POJK Nomor permohonan persetujuan untuk ditindaklanjuti sesuai
32/POJK.03/2018 Tentang BMPK dan Penyediaan Dana putusan persetujuan.
Besar Bagi Bank Umum. 3. Pemberian Penyediaan Dana (khusus kredit) kepada
Direksi dan Dewan Komisaris harus dilakukan secara adil
Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait dan wajar (equal treatment).
dan Dana Besar
Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait
Dalam menjalankan fungsi intermediasi, Bank mengelola
penyediaan dana yang salah satunya disalurkan dalam bentuk Ketentuan tentang pengaturan limit BMPK adalah Portofolio
kredit. Penyediaan dana dimaksud wajib dilakukan mitigasi Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait dengan Bank secara
risiko dan diversifikasi portofolio melalui pembatasan, baik keseluruhan ditetapkan paling tinggi 10% (sepuluh persen)
kepada Pihak Terkait maupun selain Pihak Terkait sebesar dari Modal Bank. Ketentuan pihak lainnya yang diatur adalah:
persentase tertentu dari Modal Bank atau Modal Inti (Tier 1) 1. Bank dilarang memberikan Penyediaan Dana kepada
Bank, yang dikenal dengan BMPK dan Penyediaan Dana Pihak Terkait yang bertentangan dengan prosedur umum
Besar. Berkenaan dengan itu, dalam rangka meningkatkan Penyediaan Dana.
pertumbuhan ekonomi Indonesia dan daya saing nasional, 2. Bank dilarang memberikan Penyediaan Dana kepada
Regulator mengatur pemberian kelonggaran atau Pihak Terkait tanpa persetujuan Dewan Komisaris Bank.
pengecualian dalam penerapan Batas Maksimum Pemberian 3. Bank dilarang membeli aset berkualitas rendah (aset
Kredit (BMPK) dan penyediaan dana besar dengan tetap yang memiliki kualitas kurang lancar,diragukan atau
memperhatikan prinsip kehati-hatian dalam pemberian macet dan/atau telah dilakukan restrukturisasi) dari
kredit. BRI telah memiliki kebijakan terkait Penyediaan Dana Pihak Terkait.
kepada Pihak Terkait atau Penyediaan Dana Besar (large 4. Dalam hal kualitas Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait
exposure) dan atau Penyediaan Dana kepada pihak lain yang menurun menjadi kurang lancar, diragukan atau macet,
memiliki kepentingan terhadap Bank yang diatur dalam Surat Bank wajib mengambil langkah-langkah penyelesaian
Edaran Direksi BRI Nomor: SE.27-DIR/KRD/10/2024 tanggal untuk memperbaiki dengan cara:
29 Oktober 2024. a. Pelunasan kredit paling lambat 60 (enam puluh) hari
sejak penurunan kualitas penyediaan dana; dan/atau
Kebijakan Pemberian Kredit Kepada b. Melakukan restrukturisasi kredit sejak penurunan
Direksi dan Dewan Komisaris kualitas Penyediaan Dana.
5. Dalam hal Bank memberikan Penyediaan Dana dalam
Pemberian kredit kepada Direksi dan Komisaris termasuk bentuk Penyertaan Modal yang mengakibatkan pihak
ke dalam penyediaan kepada Pihak Terkait, dan hal ini tempat Bank melakukan Penyertaan Modal menjadi
wajib mendapat persetujuan kepada Dewan Komisaris. Pihak Terkait, Bank wajib memastikan:
Penyediaan dana kepada Pihak Terkait telah diatur oleh a. Rencana Penyediaan Dana ditetapkan paling tinggi
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan ketentuan Perseroan 10% (sepuluh persen) dari Modal Bank;
yaitu Kebijakan Batas Minimum Pemberian Kredit dan
Penyediaan Dana Besar. Ketentuan dan prosedur pemberian
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 505
Page 508
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
b. Penyediaan Dana yang akan dan telah diberikan 13. Peminjam yang memiliki hubungan keuangan melalui
kepada pihak tempat Bank melakukan Penyertaan penjaminan yang diberikan oleh pihak sebagaimana
Modal setelah ditambah dengan seluruh portofolio dimaksud dalam poin 1-11.
Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait ditetapkan 14. Bank lain yang memiliki hubungan keuangan melalui
paling tinggi 10% (sepuluh persen) dari Modal Bank; pemberian jaminan kepada pihak sebagaimana dimaksud
c. Memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam dalam poin 1-11 dalam hal terdapat penjaminan kembali
poin 1, 2, dan 3. (counter guarantee) dari Bank dan/atau pihak sebagaimana
dimaksud dalam poin 1-11 kepada bank lain tersebut.
Pihak terkait meliputi: 15. Perusahaan lain yang didalamnya terdapat kepentingan
1. Perorangan atau perusahaan yang merupakan berupa kepemilikan saham sebesar 10% (sepuluh
pengendali Bank. persen) atau lebih secara sendiri atau bersama-sama,
2. Badan hukum dalam hal Bank bertindak sebagai dari pihak sebagaimana dimaksud dalam poin 5.
pengendali.
3. Perusahaan dalam hal perorangan atau perusahaan Penyediaan Dana Kepada Pihak Selain
sebagaimana pada poin 1 bertindak sebagai pengendali. Pihak Terkait
4. Anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan Pejabat
Eksekutif Bank. 1. Penyediaan Dana kepada:
5. Pihak yang mempunyai hubungan keluarga secara a. 1 (satu) Peminjam selain Pihak Terkait; atau
horizontal atau vertical: b. 1 (satu) kelompok Peminjam selain Pihak Terkait
i. Dari perorangan yang merupakan pengendali Bank 2. Penyediaan Dana kepada 1 (satu) peminjam selain Pihak
sebagaimana dimaksud dalam poin 1; dan Terkait atau 1 (satu) kelompok Peminjam selain Pihak
ii. Dari anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Terkait ditetapkan paling tinggi 25% (dua puluh lima
Komisaris pada Bank sebagaimana dimaksud dalam persen) dari Modal Inti (Tier 1) Bank.
poin 4; 3. Bank wajib menetapkan penggolongan Peminjam
6. Anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris pada dalam suatu kelompok peminjam dalam hal Peminjam
perusahaan sebagaimana dimaksud dalam poin 1, 2 dan/ mempunyai hubungan pengendalian dengan Peminjam
atau 3. lain melalui hubungan kepemilikan, kepengurusan, dan/
7. Perusahaan yang anggota Direksi dan/atau anggota Dewan atau keuangan.
Komisaris merupakan anggota Dewan Komisaris pada Bank. 4. Penggolongan kelompok Peminjam dengan kriteria:
8. Perusahaan yang 50% (lima puluh persen) atau lebih a. Peminjam merupakan pengendali Peminjam lain;
anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris b. 1 (satu) pihak yang sama merupakan pengendali dari
merupakan Direksi dan/atau Komisaris pada perusahaan beberapa Peminjam;
sebagaimana dimaksud pada poin 1, 2 dan 3. Jumlah c. 50% (lima puluh persen) anggota Direksi dan/
50% (lima puluh persen) atau lebih dihitung dari jumlah atau anggota Dewan Komisaris Peminjam menjadi
kumulatif Direksi dan/atau Dewan Komisaris. anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris
9. Perusahaan yang: pada Peminjam lain;
a. Anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan/ d. Peminjam memiliki hubungan keuangan dengan
atau Pejabat Eksekutif Bank bertindak sebagai Peminjam lain; dan/atau
pengendali; dan e. Peminjam memiliki hubungan keuangan berupa
b. Anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris penerbitan jaminan untuk mengambil alih dan/atau
dari pihak sebagaimana dimaksud dalam poin 1, 2 melunasi sebagian atau seluruh kewajiban Peminjam
dan/ atau 3 bertindak sebagai pengendali. lain dalam hal Peminjam lain gagal memenuhi
10. Kontrak Investasi Kolektif dimana Bank dan/atau pihak kewajiban kepada Bank.
sebagaimana dimaksud dalam poin 1-9 memiliki 10% 5. Penggolongan Kelompok Peminjam tidak berlaku untuk:
(sepuluh persen) atau lebih saham pada manajer a. Fasilitas Penyediaan Dana yang diberikan oleh Bank
investasi kontrak investasi kolektif tersebut. kepada debitur dalam kegiatan usaha Bank pada
11. Perusahaan yang memiliki hubungan keuangan dengan umumnya; dan
Bank dan/atau pihak sebagaimana dimaksud dalam poin b. Pemberian jaminan oleh perusahaan asuransi,
1- 9 di atas. perusahaan penjaminan, Pemerintah Republik
12. Peminjam berupa perorangan atau perusahaan bukan Indonesia, dan/atau pemerintah negara lain.
bank yang memiliki hubungan keuangan melalui c. Pemberian Kredit kepada debitur melalui perusahaan
pemberian jaminan kepada pihak sebagaimana dimaksud dengan metode penerusan.
dalam poin 1-11.
506 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 509
Laporan Tahunan
2025
d. Pemberian Kredit dengan pola kemitraan inti-plasma dengan mengacu pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
dengan skema perusahaan inti menjamin Kredit (OJK) yang mengatur mengenai pedoman perhitungan
kepada plasma. aset tertimbang menurut risiko untuk risiko kredit dengan
e. Pemerintah provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota menggunakan pendekatan standar.
serta antara masing-masing pemerintah Kabupaten/
Kota. Pengecualian Dari Perhitungan BMPK
Penyediaan Dana Penempatan pada setiap Prime Bank dikecualikan dari
perhitungan BMPK dengan ketentuan:
Penyediaan Dana yang diperhitungkan dalam perhitungan 1. Bagian Penyediaan Dana kepada Peminjam yang
BMPK dan Penyediaan Dana Besar merupakan seluruh memperoleh jaminan dari Prime Bank.
Penyediaan Dana dalam posisi banking book dan trading book. 2. Penyediaan Dana kepada Pemerintah Pusat.
1. Jenis- Jenis Penyediaan Dana yaitu: 3. Penempatan pada Bank Indonesia.
a. Penempatan; 4. Pembelian Surat Berharga yang diterbitkan oleh
b. Transaksi derivatif; Pemerintah Republik Indonesia dan/atau Bank Indonesia.
c. Surat berharga; 5. Bagian Penyediaan Dana yang memperoleh jaminan dari
d. Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali Pemerintah Pusat dengan syarat tertentu.
(repo); 6. Penyediaan Dana berorientasi ekspor kepada
e. Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji lembaga keuangan dan Bagian Penyediaan Dana yang
dijual kembali (reverse repo); memperoleh jaminan dari lembaga keuangan yang
f. Tagihan akseptasi; memenuhi persyaratan tertentu.
g. Kredit; 7. Bagian Penyediaan Dana yang dijamin oleh agunan
h. Penyertaan modal; tertentu dan memenuhi persyaratan tertentu.
i. Penyertaan modal sementara; 8. Penyediaan Dana yang telah menjadi faktor pengurang
j. Transaksi rekening administratif; dan Modal.
k. Bentuk penyediaan dana lain yang dapat dipersamakan
dengan huruf a sampai dengan huruf j. Pelampauan BMPK
2. Penyediaan Dana Bank kepada BUMN untuk tujuan
pembangunan ditetapkan paling tinggi 30% (tiga puluh Kondisi Pelampauan
persen) dari Modal Bank.
3. Penyediaan Dana kepada BUMN untuk tujuan Penyediaan Dana oleh BRI dikategorikan sebagai Pelampauan
pembangunan antara lain Penyediaan Dana untuk: BMPK yang disebabkan oleh:
a. Pengadaan pangan; 1. Penurunan Modal atau Modal Inti (Tier 1)
b. Pengadaan rumah sangat sederhana; 2. Perubahan nilai tukar
c. Pengadaan, penyediaan dan/atau pengelolaan 3. Perubahan nilai wajar
minyak dan gas bumi serta sumber alam pengganti 4. Penggabungan usaha, perubahan struktur kepemilikan,
energi lain yang setara; dan/atau perubahan struktur kepengurusan yang
d. Pengadaan, penyediaan dan/atau pengelolaan air; menyebabkan perubahan Pihak Terkait dan/atau
e. Pengadaan, penyediaan dan/atau pengelolaan listrik; kelompok Peminjam;
f. Pengadaan dan/atau pengelolaan komoditas yang 5. Perubahan ketentuan (mengenai perubahan pihak yang
berorientasi ekspor; dikategorikan sebagai Pihak Terkait atau kelompok
g. Pengadaan instruktur penunjang transportasi darat, Peminjam).
laut dan udara berupa pembangunan jalan, jembatan, Penentuan Peminjam dalam perhitungan Pelampauan BMPK
rel kereta api, pelabuhan laut dan bandar udara; dan/ dilakukan sesuai ketentuan perhitungan Penyediaan Dana.
atau Pelampauan BMPK dihitung berdasarkan nilai yang tercatat
h. Pembangunan Kawasan Strategis Pariwisata pada tanggal laporan.
Nasional (KPSN) yang ditetapkan dan diprioritaskan
pemerintah pusat. Penyelesaian Pelanggaran dan Pelampauan
BMPK
Teknik Mitigasi Risiko Kredit (MRK)
Selama tahun 2025, BRI tidak pernah melakukan
BRI wajib menerapkan teknik MRK yang memenuhi pelanggaran maupun pelampauan BMPK. Dalam hal Bank
persyaratan tertentu dalam perhitungan BMPK dalam hal melakukan pelanggaran dan/atau pelampauan BMPK, BRI
BRI mengakui keberadaan agunan, garansi, penjaminan, wajib menyusun rencana tindak lanjut untuk penyelesaian
atau asuransi kredit sebagai teknik MRK dalam menghitung pelanggaran dan/atau pelampauan BMPK beserta target
aset tertimbang menurut risiko kredit pendekatan standar waktu penyelesaian.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 507
Page 510
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank
Tabel Pelanggaran dan Pelampauan BMPK
Pihak Tidak Pihak Tidak Terkait
BMPK Pihak Terkait
Terkait (Kelompok Peminjam)
BUMN
Pelanggaran BMPK - - - -
Pelampauan BMPK - - - -
Pelaporan
Pelaporan Eksternal
BRI menyampaikan laporan Penyediaan Dana, Penyediaan Dana Besar, Pengecualian Penyediaan Dana Besar, Pelanggaran
BMPK atau Pelampauan BMPK, secara individu dan secara konsolidasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara berkala.
Pelaporan Internal
Secara internal, BRI menyusun pelaporan BMPK yang melibatkan unit kerja terkait dengan mekanisme sebagai berikut:
1. Sebagai dasar penentuan BMPK dan Penyediaan Dana Besar (Large Exposure), Group FMA menyediakan data Modal BRI
posisi terakhir kepada Group yang membidangi portofolio kredit.
2. Group Bisnis Kantor Pusat, Kanca, UKLN, Group/Desk yang membidangi Entitas Anak, dan unit kerja terkait melaporkan data
yang diperlukan untuk pelaporan sesuai fungsinya masing-masing kepada Group yang membidangi portofolio kredit.
3. Group yang membidangi portofolio kredit melakukan konsolidasi dan membuat laporan BMPK dan Penyediaan Dana Besar
(Large Exposure) dan menyampaikan kepada Direksi dan Dewan Komisaris.
BMPK Internal BRI
1. Sebagai bentuk penerapan kehati-hatian dan risk appetite, BRI menetapkan besaran BMPK internal maksimum sebesar
85% dari BMPK yang ditentukan oleh OJK per obligor.
2. Penyaluran dana pinjaman BRI difokuskan kepada segmen UMKM.
Transaksi Kepada Pihak Terkait
Pada tahun 2025, transaksi kepada pihak terkait (related party transaction) telah dilakukan secara adil, berlaku umum (normal
commercial terms), wajar (arm length basis) dengan rincian sebagai berikut:
Tabel Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait dan Penyediaan Dana Besar
2025 2024
Penyediaan Dana
Nominal Nominal
Debitur Debitur
(dalam jutaan Rupiah) (dalam jutaan Rupiah)
1. Kepada Pihak Terkait 667 18.656.883 671 17.495.695
1. Kepada Debitur Inti
a. Individu 50 242.229.198 50 158.229.350
b. Grup 50 314.840.547 50 211.909.460
Transaksi Spot dan Transaksi Derivatif
Transaksi spot dan instrumen derivatif yang dilakukan BRI dilaksanakan dalam kerangka manajemen risiko yang prudent,
dengan mengacu pada ketentuan regulator serta praktik terbaik yang berlaku di industri perbankan. Seluruh aktivitas derivatif
tersebut ditujukan untuk mendukung pelaksanaan strategi lindung nilai (hedging), pengelolaan eksposur risiko secara terukur,
serta pemenuhan kebutuhan transaksi nasabah dan perusahaan.
508 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 511
Laporan Tahunan
2025
Instrumen derivatif dan transaksi spot yang dilakukan BRI secara umum dimanfaatkan untuk mengelola risiko fluktuasi nilai tukar
dan suku bunga, termasuk dalam pelaksanaan lindung nilai atas portofolio aset dan kewajiban dalam mata uang asing, serta
dalam rangka mendukung pengelolaan likuiditas pada denominasi valuta asing. Seluruh aktivitas tersebut dilaksanakan selaras
dengan peran Perseroan sebagai financial intermediary yang mengedepankan integritas pasar, kepatuhan terhadap ketentuan
regulator, serta penerapan manajemen risiko yang berkelanjutan.
Sepanjang tahun 2025, BRI melakukan transaksi spot dan derivatif yang meliputi forward, foreign exchange swap, interest
rate swap, serta option, yang seluruhnya ditujukan untuk mendukung pengelolaan risiko fluktuasi nilai tukar dan suku bunga.
Pengelolaan instrumen-instrumen tersebut dilaksanakan secara terintegrasi dan konsisten dengan kerangka tata kelola serta
kebijakan manajemen risiko yang berlaku.
Tabel Transaksi Spot dan Derivatif
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan Derivatif Liabilitas Derivatif
Transaksi
2025 2024 2025 2024
Swap mata uang asing 651.230 409.454 383.297 656.917
Pembelian dan penjualan forward mata uang asing 237.629 408.102 438.327 589.736
Swap suku bunga 121.203 244.837 117.790 247.276
Swap mata uang dan suku bunga 128.213 15.029 140.679 80.968
Pembelian dan penjualan spot mata uang asing 16.426 9.626 11.862 10.223
Option mata uang 12.328 - 9.798 -
Total 1.167.029 1.087.048 1.101.753 1.585.120
Laporan Penggunaan Tambahan Penyertaan Modal Negara (PMN)
Berdasarkan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor PER-2/MBU/03/2023 Tentang Pedoman
Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara Tambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) adalah
pemisahan kekayaan negara dari anggaran pendapatan dan belanja negara yang dijadikan modal BUMN dan/atau Perseroan
Terbatas dan dikelola secara korporasi. Sesuai ketentuan pada Pasal 110 PER-2/MBU/03/2023:
(1) Tambahan PMN dilakukan dengan tujuan untuk:
a. Memperbaiki struktur permodalan BUMN atau Perseroan Terbatas; dan/atau
b. Meningkatkan kapasitas usaha BUMN atau Perseroan Terbatas.
(2) Tambahan PMN kepada BUMN sebagaimana dimaksud pada ayat (1) digunakan dalam rangka:
a. Melaksanakan penugasan Pemerintah kepada BUMN;
b. Melakukan restrukturisasi dan/atau penyelamatan BUMN; dan/atau
c. Melakukan pengembangan usaha BUMN
Pada tahun 2025 BRI tidak memperoleh tambahan Penyertaan Modal Negara (PMN), sehingga tidak terdapat informasi Laporan
Penggunaan Tambahan Penyertaan Modal Negara.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 509
Page 512
Tinjauan Fungsi Pendukung Bisnis 510 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 513
Laporan Tahunan
2025
Laporan Tahunan
2025
Tinjauan
Fungsi
Pendukung
Bisnis
“BRI secara konsisten memperkuat Human
Capital sebagai strategic enabler bagi
transformasi bisnis, dengan memastikan
keselarasan antara strategi talenta dan
strategi korporasi.”
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 511
Page 514
Tinjauan Fungsi
Pendukung Bisnis
Sumber
Daya Manusia
Visi human capital BRI sebagai “Rumah bagi Talenta Terbaik” senantiasa berfokus pada pengembangan karier dan
peningkatan kapabilitas Pekerja. Adapun sepanjang tahun 2025, BRI berfokus pada transformasi human capital secara
end-to-end dengan prioritisasi pada siklus pengelolaan human capital.
1. Recruitment, Talent Management, & Succession Plan 3. Human Capital Operating Model
Talent dipandang sebagai aset paling berharga Penyempurnaan HC operating model dilakukan
yang menjadi penentu kualitas, daya saing, dan untuk memperkuat peran strategis HC Business
keberlangsungan BRI di masa depan sehingga Partner (HCBP) sebagai mitra bisnis. Dengan
pengelolaannya menjadi prioritas BRI dalam inisiatif desain program HC capability building yang lebih
strategis Perusahaan. Sebagai wujud komitmen komprehensif melalui remapping kompetensi,
dalam memastikan kualitas talent terbaik, pada tahun penguatan onboarding, perluasan sertifikasi, intensif
2025, dilaksanakan revamp program Brilian Future peer coaching, serta penyempurnaan Regional
Leader Program (BFLP) melalui pengembangan HCBP Playbook sebagai best practice dan upaya
spesialisasi, pembaruan sistem seleksi, serta mempersiapkan HCBP BRI sebagai strategic
optimalisasi proses rekrutmen, yang berdampak problem solver dan value creator. Selain itu, untuk
pada peningkatan efektivitas, kualitas hasil seleksi, mendukung penguatan peran HC, dilaksanakan pula
dan percepatan pemenuhan kebutuhan organisasi. fungsi quality assurance untuk memastikan kualitas
Selain itu, BRILIANEXT hadir dalam menyiapkan dan implementasi kebijakan human capital BRI pada
menumbuhkan pemimpin masa depan perbankan siklus pengelolaan human capital secara end-to-end.
Indonesia dengan membuka kesempatan bagi 4. Culture dan Well-being
top graduates untuk meraih Golden dan Silver Sebagai bagian dari penguatan budaya perusahaan,
Ticket menuju jalur management trainee BRI. BRI melakukan sosialisasi dan internalisasi Brilian
Selain itu, sebagai wujud komitmen dalam menjaga Way terbaru melalui strategi komunikasi yang terukur
keberlanjutan kepemimpinan, BRI menyusun Book dan berkelanjutan. Implementasi ini disertai dengan
of Leaders untuk memetakan dan menyiapkan pengukuran efektivitas serta penyelarasan seluruh
talenta terbaik sebagai pemimpin masa depan siklus human capital (HC lifecycle) agar nilai-nilai
sekaligus memastikan terciptanya kesinambungan Brilian Way terimplementasi secara konsisten dalam
kepemimpinan yang kuat dan berkelanjutan. setiap aspek pengelolaan Pekerja. Sebagai bentuk
2. Performance Management, Compensation, komitmen BRI memastikan well-being Pekerja yakni
& Productivity Insan Brilian yang sehat, aman, nyaman, dan bahagia,
Pada tahun 2025, BRI juga melakukan enhancement serta meningkatkan Employee Value Proposition
pada framework Performance Management System (EVP), BRI menghadirkan inisiatif layanan psikologis
yang terintegrasi dengan cermat, dipadukan atau konseling “Teman Cerita Brilian” bersama
dengan desain kompensasi yang menitikberatkan psikolog/konselor terbaik.
pada prinsip differentiation, fairness, simplicity, 5. Sinergi BRI Group
dan consistency, sebagai fondasi strategis untuk Mendukung penerapan pengelolaan Konglomerasi
mendorong kinerja unggul. Setiap proses dalam Keuangan sebagaimana yang diatur dalam POJK
sistem ini disusun secara harmonis untuk memastikan Nomor 30 Tahun 2024 tentang Konglomerasi
keselarasan antara pencapaian unit kerja dan Keuangan dan Perusahaan Induk Konglomerasi
kontribusi individu, sekaligus menumbuhkan budaya Keuangan, serta dalam rangka optimalisasi kontribusi
kinerja tinggi yang berkelanjutan. Adapun untuk dan kinerja seluruh Perusahaan Anak, BRI senantiasa
mendorong produktivitas Pekerja dan kinerja puncak, bersinergi dalam pengelolaan human capital
BRI menyempurnakan Productivity & Performance lifecycle yang terintegrasi di lingkungan BRI Group.
Enhancement Program (PPEP), sebuah inisiatif Adapun sinergi yang dilakukan meliputi penyelarasan
strategis yang mengoptimalkan Pekerja agar mampu Kebijakan Umum, performance management,
menghasilkan kinerja sesuai dengan standar minimal rewards, learning and development, HCIS dan
yang dipersyaratkan. people analytics, serta talent mobility. BRI sebagai
induk juga turut melaksanakan asesmen terhadap
maturitas human capital di lingkungan BRI Group.
512 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 515
Laporan Tahunan
2025
Strategi Pengelolaan Human Capital
Persaingan global dalam memperoleh talenta unggul,
BRI menyusun strategi manajemen Human Capital (HC) khususnya pada kompetensi kritikal dan spesialisasi tertentu,
yang diselaraskan dengan aspirasi dan strategi korporasi. semakin meningkat seiring dengan terbatasnya ketersediaan
Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan peran dan sumber daya manusia berkualitas (talent scarcity). Kondisi
keikutsertaan human capital BRI sebagai fungsi pendukung ini menjadikan strategi pengelolaan talenta tidak lagi bersifat
bisnis (business enabler) sekaligus sebagai upaya untuk operasional semata, melainkan bagian integral dari strategi
mencapai visi HC BRI. Dalam rangka mendukung fungsinya korporasi dalam memastikan kesinambungan kepemimpinan,
tersebut, human capital BRI memiliki beberapa Group yang stabilitas operasional, serta kemampuan inovasi Perusahaan.
terdiri dari berbagai fungsi human capital secara end-to-end
di bawah Human Capital Sub Directorate. Menjawab tantangan tersebut, BRI secara konsisten
memperkuat Human Capital sebagai strategic enabler bagi
Strategi pengelolaan human capital BRI (HC lifecycle) diawali transformasi bisnis, dengan memastikan keselarasan antara
dengan pengumpulan input strategi bisnis Perusahaan yang strategi talenta dan strategi korporasi. BRI berkomitmen
terdiri dari strategi jangka pendek hingga jangka panjang untuk menjadi employer of choice sekaligus Home to
yang akan menjadi guidance HC BRI dalam menyusun dan The Best Talent. Berkaitan dengan hal tersebut, BRI mulai
mengimplementasikan people process. HC lifecycle BRI mempersiapkan beberapa langkah strategis di antaranya:
terdiri dari 6 (enam) tahapan rangkaian pengelolaan sumber 1. Strategic Workforce & Capability Planning
daya manusia di BRI, yakni: BRI menyelaraskan perencanaan tenaga kerja dan
1. Align: Melalui penyusunan strategi dan perencanaan. pengembangan kapabilitas dengan prioritas strategis
2. Attract: Melalui proses rekrutmen dan onboarding bisnis, guna memastikan ketersediaan talenta kritikal
Pekerja baru. yang mendukung agenda transformasi, pertumbuhan,
3. Evolve: Melalui program learning dan development. dan mitigasi risiko di masa depan.
4. Accomplish: Melalui performance management. 2. Talent Attraction
5. Engage: Melalui pemberian rewards dan career BRI secara konsisten memperluas akses terhadap
management. talenta potensial, khususnya generasi muda, melalui
6. Offboard: Melalui exit policy dan program pensiun. berbagai program employer branding, engagement, dan
rekrutmen strategis yang dirancang untuk menjaring
kandidat terbaik dari berbagai latar belakang.
Pengelolaan HC BRI turut memperhatikan berbagai aspek
termasuk di antaranya nasabah, pekerja, pemerintah, national 3. Strengthening Specialized & Critical Talent
dan global alliance, media, serta mitra yang bekerja sama BRI secara proaktif mengembangkan dan memperoleh
dengan BRI. Berkaitan dengan hal tersebut, pengelolaan HC talenta dengan keahlian spesifik dan kompetensi
perlu didukung oleh industrial relations (IR) yang harmonis, kritikal, khususnya pada bidang-bidang strategis seperti
human capital information system (HCIS) dan teknologi, teknologi, risk, dan bisnis prioritas, guna memastikan
people analytics, serta HC communication yang kreatif. kesiapan organisasi dalam menghadapi kompleksitas
industri dan kebutuhan masa depan.
Pada tahun 2025, tema strategis HC BRI adalah penguatan 4. Embedding Culture into Recruitment
HC strategic foundation dalam pengelolaan human capital & Talent Selection
BRI (HC lifecycle) dengan prioritisasi pada recruitment, BRI mengintegrasikan nilai-nilai BRILiaN Way secara
talent management, succession plan, human capital konsisten ke dalam seluruh pengelolaan talenta
operating model, productivity, performance management, termasuk rekrutmen dan seleksi, guna memastikan
compensation, culture, dan well-being. bahwa sejak awal proses rekrutmen, BRI membangun
fondasi organisasi melalui individu-individu yang tidak
Kebijakan dan Pelaksanaan hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga memiliki
Manajemen Sumber Daya Manusia keselarasan nilai, integritas, dan budaya Perusahaan.
5. Digital Enablement & Optimization of HR Technology
Rekrutmen BRI mengoptimalkan pemanfaatan teknologi Human
Capital dan sistem digital pada proses rekrutmen untuk
Kebijakan meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, efisiensi
Dalam menghadapi dinamika industri keuangan yang proses, serta transparansi proses dan experience
semakin kompleks, digital, dan kompetitif, BRI memandang kandidat, sekaligus mendukung organisasi yang lebih
pengelolaan talenta sebagai aset strategis Perusahaan dalam agile, data-driven, dan terintegrasi.
menjaga keberlanjutan kinerja dan pertumbuhan jangka
panjang. Transformasi bisnis yang dijalankan BRI menuntut
kapabilitas organisasi yang adaptif, berdaya saing tinggi,
serta mampu merespons perubahan secara cepat dan tepat.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 513
Page 516
Tinjauan Fungsi
Pendukung Bisnis
Melalui implementasi strategi tersebut, BRI berkomitmen 9. BFLP Business Enabler
untuk terus membangun kapabilitas organisasi, memperkuat Memberikan pengalaman lintas fungsi agar talenta
daya saing talenta, serta memastikan keberlanjutan memiliki pemahaman menyeluruh terhadap strategi,
transformasi Perusahaan dalam jangka panjang. operasi, dan ekosistem bisnis BRI.
Selain itu, sebagai program unggulan melalui BRILiaN Selanjutnya melihat fenomena talent war dalam rangka
Future Leader Program (BFLP), BRI menyiapkan talenta menjaring talenta BRILiaN yang unggul, BRI secara kontinu
muda terbaik untuk tumbuh sebagai pemimpin masa juga melakukan inovasi untuk meningkatkan daya tarik
depan yang profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap secara lebih kreatif melalui berbagai sumber (Multi Source)
perubahan. Adapun pendekatan berbasis spesialisasi telah dan berbagai jalur (Multi Channel).
dirancang agar peserta BFLP memperoleh pengalaman
belajar yang terstruktur, paparan bisnis yang mendalam, A. Multi Source
serta kesempatan berkontribusi langsung pada area 1. Regular
strategis perusahaan. Dengan kombinasi pembelajaran, a. National Recruitment
pendampingan, dan penugasan nyata di lapangan sesuai Rekrutmen yang dilakukan oleh Head Office
bidang, BFLP membentuk pemimpin yang tidak hanya BRI untuk memenuhi kebutuhan calon pimpinan
unggul secara teknis, tetapi juga memiliki perspektif bisnis di seluruh unit kerja baik di dalam maupun luar
yang holistik dan nilai-nilai BRILiaN Way. Adapun beberapa negeri. (ex. BRILiaN Future Leader Program).
Jalur Spesialisasi BFLP yaitu: b. Regional Recruitment
1. BFLP Micro Banking Rekrutmen yang dilakukan di Regional Office
Membentuk pemimpin muda yang dekat dengan dan Head Office BRI untuk memenuhi kebutuhan
masyarakat, memahami ekosistem usaha mikro, serta Pekerja pada jabatan atau fungsi tertentu.
berperan aktif dalam mendorong inklusi keuangan dan 2. Multi Source
pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. a. BRILiaN Scholarship Program (BSP)
2. BFLP CSME (Commercial, Small & Medium Enterprise) Merupakan early recruitment program yang
Mengembangkan talenta yang mampu mendampingi dapat menarik minat young generation potensi-
pertumbuhan UMKM, menganalisis peluang bisnis sektor al serta sebagai sarana pembentukan karakter
produktif, serta berkontribusi pada penguatan ekonomi sebelum menjadi Pekerja BRI melalui Program
nasional. Penerimaan Pekerja yang ada di Bank.
3. BFLP Wealth Management b. BRILiaN Internship Program (BIP)
Menyiapkan profesional yang kompeten dalam Program pemagangan untuk memberikan ruang
pengelolaan kekayaan, perencanaan keuangan, serta bagi lulusan SMA/SMK, Mahasiswa atau Fresh
pengelolaan hubungan nasabah prioritas secara Graduate dalam mendapatkan pengalaman
berkelanjutan. pelatihan kerja di Unit Kerja BRI sekaligus
4 BFLP Wholesale Banking memberikan support dalam pekerjaan Unit Kerja
Membekali talenta dengan pengalaman strategis di BRI.
pembiayaan korporasi, pembiayaan proyek, dan layanan c. BRILIANEXT
perbankan institusional. Program strategic talent engagement & early
5. BFLP Consumer recruitment yang diselenggarakan BRI sebagai
Mengembangkan talenta yang berfokus pada bagian dari upaya memperkuat hubungan
pengelolaan produk dan layanan perbankan ritel, dengan ekosistem akademik dan menjaring
peningkatan pengalaman nasabah, serta perluasan talenta unggul.
penetrasi pasar dan inklusi keuangan bagi segmen
konsumer. B. Multi Channel
6. BFLP Audit Selain sumber pencarian talent yang beragam (Multi
Mengembangkan calon pemimpin yang berperan dalam Source), BRI menyiapkan jalur masuk yang juga beragam
menjaga efektivitas pengendalian internal, akuntabilitas, (Multi Channel) melalui 5 (lima) jalur masuk, yaitu:
dan tata kelola perusahaan yang baik. 1. BRILiaN Future Leader Program (BFLP): Program
7. BFLP Risk Management perekrutan sekaligus pendidikan untuk menjaring
Membentuk talenta yang mampu mengidentifikasi, kandidat potensial serta memberikan pendidikan
mengelola, dan memitigasi berbagai risiko guna sebagai bekal menjadi calon pemimpin di masa
mendukung ketahanan dan keberlanjutan bisnis BRI. depan dari sumber eksternal.
8. BFLP IT (Information Technology) 2. BRILiaN Next Leader Program (BNLP): Program
Mempersiapkan pemimpin masa depan di bidang rekrutmen dan pendidikan bagi Pekerja Internal
teknologi melalui pengembangan sistem digital, data, BRI yang memiliki potensi besar menjadi pemimpin
infrastruktur, dan keamanan siber. perusahaan di masa depan.
514 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 517
Laporan Tahunan
2025
3. BRILiaN Banking Associate Program (BBAP): Program
rekrutmen dan pendidikan untuk mempersiapkan Pengembangan Kompetensi
Pekerja baru dengan level corporate title Associate
baik bersumber dari eksternal dan internal yang Informasi pengembangan kompetensi pekerja dapat dilihat
bertujuan untuk mendukung kinerja perusahaan pada Bab Profil Perusahaan.
sesuai standar operasional dan nilai-nilai yang
berlaku di BRI.
4. BRILiaN Specialist Hiring Program (BSHP): Program Talent Management
rekrutmen untuk pekerja yang memiliki kualifikasi
keahlian di bidang tertentu dan sesuai dengan Kebijakan
kebutuhan Perseroan. Rekrutmen pekerja melalui
BSHP bertujuan untuk memenuhi kebutuhan Bank BRI menerapkan Talent Management System sebagai
dalam mengisi jabatan atau pekerjaan tertentu, yaitu: framework pengelolaan talent BRI terintegrasi yang
a. Pekerjaan yang berhubungan dengan produk/ mencakup 5 (lima) tahapan, yaitu Attraction, Identification,
aktivitas baru atau bidang baru karena Selection, Development, dan Succession.
pengembangan Organisasi Perseroan, di 1. Tahapan Attraction, BRI telah menyiapkan talent source
mana Perseroan belum memiliki pekerja yang dan juga talent channel untuk menarik kandidat-kandidat
mempunyai kualifikasi keahlian yang memadai di terbaik untuk BRI. Beberapa program di antaranya adalah
bidang tersebut. program rekrutmen melalui regular recruitment dan
b. Kekurangan jumlah pekerja yang mempunyai talent scouting. Adapun talent channel yang didesain
kualifikasi keahlian di bidang tertentu di mana oleh BRI adalah BFLP (Brilian Future Leader Program),
pekerja internal yang menguasai bidang tersebut BNLP (Brilian Next Leader Program), dan BBAP (Brilian
masih sangat terbatas. Banking Associate Program).
c. Kebutuhan pemenuhan pekerja tersebut bersifat 2. Tahapan Identification, merupakan pengelompokkan
mendesak di mana tidak dimungkinkan untuk Pekerja BRI berdasarkan aspirasi, penilaian individu
mengembangkan keahlian pekerja internal dalam (annual performance) dan competency, dan clustering
waktu singkat. ke dalam Human Asset Value Matrix serta bidang
keahlian (talent pool).
Pelaksanaan Rekrutmen 3. Tahapan Selection, Pekerja dikategorikan ke dalam talent
class sesuai dengan capacity dan performance Pekerja.
Pada tahun 2025, BRI telah melaksanakan rekrutmen sebagai Hasil tersebut dikalibrasi sebagai dasar seleksi dan
berikut: penetapan Top Talent di tahun tersebut. Pekerja yang
1. BFLP: Sepanjang tahun 2025, Program BFLP Spesialis terpilih sebagai Top Talent akan mendapatkan program
dilaksanakan dalam tiga gelombang rekrutmen, pengembangan khusus dalam rangka mempersiapkan
mencakup 9 (Sembilan) bidang spesialisasi yang dapat Top Talent sebagai pool of successors atau future
dipilih kandidat, dengan rata-rata time to hire selama 1 leaders.
(satu) bulan. 4. Tahapan Development, Pekerja akan diberikan
2. BBAP: telah dilaksanakan program BBAP di Kantor development program sesuai kebutuhan baik itu
Pusat dan masing-masing Regional Office BRI untuk berdasarkan talent cluster, corporate title, role Pekerja,
memenuhi kebutuhan jabatan pemasar (Junior Assosiate ataupun career journey. Tahapan Development
Mantri, Relationship Manager, dan lainnya) maupun non- bertujuan untuk mengembangkan kompetensi Pekerja,
pemasar (Priority Banking Assistant,Petugas IT, dan mempersiapkan Pekerja menjalankan perannya, dan
lainnya) sesuai dengan kebutuhan unit kerja dengan mengintegrasikan aspirasi karier Pekerja dengan
rata-rata time to hire selama 1 (satu) bulan. kebutuhan Perusahaan. Beberapa development program
3. Experienced dan Professional Hire: BRI melaksanakan antara lain soft competencies, leadership competencies,
rekrutmen Experienced Hire dan Professional Hire untuk dan technical competencies.
memenuhi kebutuhan khusus talenta berpengalaman 5. Tahapan Succession, merupakan proses pemilihan
pada posisi kritikal di lini bisnis, IT dan fungsi pendukung kandidat untuk ditempatkan pada suatu jabatan
lainnya, dengan mengedepankan seleksi berbasis kritikal sebagai suksesor melalui promosi atau rotasi
kompetensi, pengalaman, serta kinerja, serta didukung talent (perencanaan suksesor). Tahapan ini didesain
oleh proses rekrutmen yang agile. untuk memastikan ketersediaan successor candidate
dan readiness pada suatu posisi guna memastikan
keberlanjutan suatu roles dapat dipenuhi secara
strategis.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 515
Page 518
Tinjauan Fungsi
Pendukung Bisnis
BRI Talent Management System
BUSINESS STRATEGY
Attraction Identification Selection
Performance Alignment Talent Committee +
Talent Sources UKER Pemimpin
Pekerja
Appraisal UKER
UKER Subject Matter Expert
Critical Positions Mapping
Talent
Selection
Preliminary Talent Mapping
(Using Brilliance)
Output
BLFP/BNLP/BBOP Output
Regular Recruitment Q1
expertise field High Brilian
Socienty
aspiration Q4
CAPACITY
Sleeping
Q2
Moderate Promotable
Talent Channels Position
Aspiration Q5 Q3
Low UNFIT Contributor
High Moderate Low
High IV / UA I / HIPO I / HIPO POTENTIAL
BRILian BRILian BRILian
POTENTIAL
Future Next Banking Final Talent Cluster
Moderate IV / UA II / CR II / CR
Leader Leader Officer
Program Program Program Limited V / LC III / KC III / KC
Below Meet Exceed Risk Management
RMA Talent Available :
Talent Cluster COP
Risk Management
AMA Talent Available :
Risk Management
RMA Talent Available : Final Talent Pool
COP by Corporate Title and Expertise Field
Risk Management
AMA Talent Available :
List of
Final Talent Cluster Successor Candidate
Selection proses include Talent
Review which conducted regulary to
List of review talent with career problems.
Successor Candidate
Regular Talent Committee (Talent
Committee 1 sd 5).
Digitalized process with Digitalized process Digitalized process
E-recruitment with Brilliance with Brilliance
CULTURE COMPETENCY FRAMEWORK GRADE EQUIVALENCE
BUSINESS RESULTS
516 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 519
Laporan Tahunan
2025
Development Succession
High
Q1
Brilian
TALENT COMMITTEE
Q4 Socienty
CAPACITY
Sleeping
To Choose candidates & succesor
Q2
Moderate Promotable
Q5 Q3
Low UNFIT Contributor
Below Moderate Low
POTENTIAL
Talent Cluster
Andi Budi Candra
Risk Management
RMA Talent Available : EA ME SE 5,1 ME SE 5,1 EA ME TG 5,1
COP
Risk Management
AMA Talent Available : Jabatan Kepala Divisi/CLO Jabatan Kepala Divisi/CLO Jabatan Kepala Divisi/CLO
Uker Group Kebijakan ... Uker Group Bisnis ... Uker Group Operasional ...
Talent Pool City Executive Vice President City Executive Vice President City Executive Vice President
by Corporate Title and Expertise Field JG 16 JG 16 JG 16
JF GM, MPO, PLA, RM JF GM, RM JF CRE, GM
SMK 3,05/3,13/3,00 SMK 3,00/3,00/3,00 SMK 3,20/3,15/3,01
Usia 52 tahun 7 bulan Usia 51 tahun 6 bulan Usia 54 tahun 2 bulan
MKCT 1 tahun 3 bulan MKCT 1 tahun 5 bulan MKCT 1 tahun 0 bulan
MKJ 1 tahun 3 bulan MKJ 1 tahun 3 bulan MKJ 1 tahun 0 bulan
MKU 1 tahun 3 bulan MKU 1 tahun 3 bulan MKU 1 tahun 0 bulan
ASC Ready Now/2,92 ASC Ready Now/3,33 ASC Ready Now/2,83
Employee Culture
EA CA
Aspiration Agent 1-on-1
Management BRILian
ME
Endorsement (1&2) Society Member For Critical Position
Successor Top 5 BLDP
SE T5
Endorsement Ranking Pool Based
Award
BEA
Winner For other Position
Digitalized process Digitalized process
with BRISMART with Brilliance
PERFORMANCE COMPENSATION & BENEFIT CAREER MANAGEMENT IR HCIS
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 517
Page 520
Tinjauan Fungsi
Pendukung Bisnis
Development Program pengembangan eksklusif bagi Pekerja meliputi
kompetensi dan pengetahuan, global exposure, dan
Sejalan dengan konsep pengembangan tersebut, Insan training untuk menjadi young leader Indonesia.
Brilian senantiasa melaksanakan serangkaian pendidikan 4. Brilian Women Leaders Indonesia (BWLI): Program
sebagai upaya untuk mengembangkan potensi diri pengembangan tambahan bagi Pekerja BRI perempuan
menjadi Great Talent & Great Leader sesuai dengan Brilian terpilih yang memberikan kesempatan pengembangan
Development Journey yang diintegrasikan dengan proses kompetensi, pengetahuan, dan keterampilan yang
rekrutmen yang meliputi: dibutuhkan untuk menjadi pemimpin perempuan
1. Brilian Leader Development Program (BLDP): Program Indonesia.
pendidikan untuk mempersiapkan Pekerja menjadi 5. Brilian Society Elite Program (BSEP): Program
global leader melalui pengembangan leadership yang pengembangan khusus untuk mempersiapkan para top
berkelanjutan dan komprehensif yang memberikan talent yang tergabung dalam Brilian Society Member
penekanan pada penguatan karakter, wawasan (BSM) di Corporate Band 1 dan Corporate Band 2, dalam
kebangsanaan, wawasan global, wawasan bisnis/ mempersiapkan diri menduduki peran leader yang lebih
perbankan, serta wawasan teknologi. kompleks, bekerjasama dengan perusahaan atau global
2. Brilian Specialist Development Program (BSDP): education provider yang berkualitas dari internasional.
Program pengembangan kompetensi teknis (technical 6. Brilian Bright Scholarship Program (BBSP): Program
competency) yang berkelanjutan dan komprehensif beasiswa pendidikan pagi pekerja tetap BRI untuk
untuk peningkatan pengetahuan dan keterampilan menempuh pendidikan S2 luar negeri di top 30
spesifik sesuai dengan kompetensi yang dipersyaratkan universitas terbaik di dunia.
untuk menjadi spesialis di bidang tertentu. 7. Program Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri:
3. Brilian Young Leader Indonesia (BYLI): Program Program pengembangan bagi pekerja BRI yang
pengembangan bagi Insan Brilian muda terpilih dilaksanakan dalam bentuk beasiswa pendidikan S2 di
berdasarkan performance dan assessment, yang Universitas Dalam Negeri dengan akreditasi “A/Unggul”.
memberikan kesempatan akselerasi karier dan
Development Program
Program Pengembangan Karir untuk Insan Brilian telah disiapkan oleh BRI sejalan dengan
Talent Management (Development Program), diantaranya BLDP (Soft Competency)
dan BSDP (Hard Competency), serta development program lainnya.
BRI Talent
Attraction Identification Selection Development Succession
Management
Corp Corp Job BNLP/
BBOP1 BLDP3 BSDP4 BWLI BGLP5 BYLI6 BSEP7 BBSP8 BCEP9
Band Title Grade BFLP2
SVP - EVP
BOD-1 JG 17-21 BLDP 1 EEP
- SEVP
BOD-2 VP JG 15-16 BLDP 2 BSDP 2
BSEP
BWLI
BOD-3 SM-APV JG 11-14 BLDP 3 BSDP 3
BBSP
BOD-4 Manager JG 10 BLDP 4 BSDP 4
BGLP
BYLI
Asst.
BOD-5 JG 8-9 BLDP 5 BSDP 5
Manager
BOD-6 Officer JG 6-7 BNLP/BFLP BLDP 6 BSDP 6 BCEP
BOD-7 Assistant JG 3-5 BBOP BSDP 7
High Performing Brilian
1. BBOP: Brilian Banking Officer Progam 4. BSDP: Brilian Specialist Development Program 7. BSEP: Brillian Society Elite Program
2. BNLP: Brillan Next Leader Program (BNLP)/ 4. BLDP: Brillian Leader Development Program 8. BBSP: Brilian Bright Scholarship Program
Brilian Future leader Program (BFLP) 5. BSDP: Brilian Specialist Development Program 9. BCEP: Brilian Career Enhacnment Program
3. BLDP: Brilian Leader Development Program 6. BGLP: Brilian Global Leaders Program 10. BWLI: BRILiaN Women Leaders Indonesia
518 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 521
Laporan Tahunan
2025
BRI juga memanfaatkan assessment tools sebagai alat b. Memberikan solusi terbaik atau umpan balik yang
identifikasi untuk menggali dan mengukur kompetensi efektif atas hambatan/masalah yang berkaitan
seluruh Pekerja serta menilai kesesuaiannya dengan dengan kinerja Pekerja.
persyaratan kompetensi pada jabatan saat ini dan jabatan c. Memberikan apresiasi terhadap pencapaian
yang akan dituju. Serangkaian sistematis development kinerja Pekerja sehingga dapat mencapai target
program dipersiapkan oleh BRI sehingga Insan Brilian dapat selanjutnya yang lebih menantang.
merancang kariernya sendiri melalui Brilian Development d. Sarana penyusunan individual development plan
Plan, yang merupakan program perencanaan pengembangan Pekerja.
karier dan kompetensi untuk setiap Pekerja dalam mencapai 3. Performance Dialogue dilakukan berkesinambungan
tujuan karier mereka dengan mempersiapkan rencana sepanjang periode kinerja dengan penjelasan:
pengembangan pribadi sekaligus meningkatkan kinerja a. Mandatory (wajib) dilakukan saat awal periode
individu dan perusahaan. kinerja (melakukan perencanaan kinerja) dan
akhir periode kinerja (melakukan evaluasi
kinerja).
Penilaian Kinerja b. Optional dilakukan di luar pelaksanaan mandatory
sesuai kebutuhan masing-masing Pekerja
Kebijakan atau apabila Pekerja menunjukkan indikasi
menurunnya kinerja yang ditunjukkan dari tanda-
tanda: kualitas kerja tidak memuaskan, inisiatif
Proses manajemen kinerja Individu di BRI dikemas dalam satu rendah, menolak pekerjaan, komplain meningkat,
rangkaian yang dinamakan BRI Continuous Performance defensif, atau menghindari pekerjaan yang lebih
Management (BRICORE). BRICORE merupakan proses menantang.
berkesinambungan atau berkelanjutan yang dilaksanakan C. Tahap Evaluasi Kinerja (Evaluating)
selama periode kinerja dan melalui 3 (tiga) tahapan, yaitu 1. Proses untuk mempersiapkan dan melaksanakan
planning, (perencanaan), managing (pengelolaan), dan evaluasi kinerja, termasuk melakukan review
evaluating (evaluasi). Proses pengelolaan kinerja (managing) kembali perkembangan kinerja dan membandingkan
merupakan proses yang berkelanjutan sepanjang periode pencapaian kinerja dengan sasaran kinerja yang
(continuous) yang diwujudkan dalam Performance Dialogue. ditetapkan.
Adapun siklus dimaksud tergambar dalam ilustrasi berikut: 2. Evaluasi dapat dilaksanakan oleh masing-masing
A. Tahap Perencanaan Kinerja (Planning) Pekerja selama periode kinerja, baik itu triwulanan,
1. Merupakan proses untuk menetapkan sasaran kinerja semesteran, maupun tahunan.
Pekerja yang dalam tahapan ini terjadi kesepakatan 3. Evaluasi kinerja dilakukan dalam rangka monitoring
antara Pekerja dan Penilai serta memastikan kinerja (performance check-in) dan penilaian kinerja
keselarasan antara sasaran kinerja Pekerja dan (performance appraisal).
sasaran kinerja Unit Kerja. 4. Penilaian kinerja masing-masing Pekerja
2. Tahap ini tidak hanya dilakukan pada awal periode (Performance Appraisal) berupa Individual
kinerja (awal tahun) atau awal penugasan pekerja Performance Score (IPS) dan predikat kinerja individu
pada suatu jabatan/bidang tugas baru dan Unit 5. Untuk menghindari evaluasi kinerja yang kurang
Kerja, namun dapat dilakukan secara berkala apabila objektif, Pekerja agar menghindari kondisi-kondisi
dibutuhkan sepanjang selaras dengan sasaran sebagai berikut:
kinerja Unit Kerja. a. Halo Effect, evaluasi kinerja yang hanya
3. Penetapan sasaran kinerja tersebut tertuang dalam didasarkan pada sifat-sifat positif yang menonjol
performance plan masing-masing Pekerja. dari Pekerja yang dievaluasi.
B. Tahap Pengelolaan Kinerja (Managing) b. Horn Effect, evaluasi kinerja yang hanya
1. Tahap Pengelolaan dikemas dalam bentuk didasarkan pada sifat-sifat negatif yang menonjol
Performance Dialogue, yaitu kegiatan komunikasi dari Pekerja yang dievaluasi.
dua arah antara Pekerja dan Penilai dalam bentuk c. Leniency, penilai cenderung mudah memberikan
effective dan constructive feedback untuk evaluasi yang baik kepada Pekerja.
memperoleh peningkatan kinerja individu yang d. Strictness, penilai cenderung sulit memberikan
berkesinambungan dan proses yang melekat pada evaluasi yang baik kepada Pekerja.
keseluruhan tahapan BRICORE. e. Central Tendency, penilai cenderung memberikan
2. Pelaksanaan Performance Dialogue direncanakan evaluasi yang berada di posisi tengah (antara
dengan baik (dedicated time) yang bertujuan: baik dan buruk).
a. Pekerja mengetahui peran dan kontribusinya f. Recency Error, penilai cenderung memberikan
terhadap pencapaian Unit Kerja. evaluasi terhadap prestasi kerja Pekerja pada
periode terakhir/belakangan (bukan keseluruhan
kinerja selama periode penilaian).
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 519
Page 522
Tinjauan Fungsi
Pendukung Bisnis
BRI menggunakan aplikasi MyCore sebagai tools penunjang Remunerasi
untuk mendukung pelaksanaan BRICORE level Individu.
Aplikasi tersebut digunakan oleh Pekerja dari tahap input Kebijakan
performance plan sampai dengan proses evaluasi kinerja.
Pencapaian kinerja Perusahaan yang baik juga ditunjukkan Sistem remunerasi BRI disusun berdasarkan beberapa
dengan keselarasan pada Individual Performance Score prinsip utama di antaranya, adil secara internal yakni
(IPS) Pekerja. pemberian remunerasi sesuai kompetensi dan kemampuan
serta tanggung jawab jabatan, kompetitif secara eksternal
Salah satu cara BRI dalam mengelola kinerja di tingkat (peers), serta memperhatikan strategi bisnis dan
Perusahaan, kinerja di tingkat Unit Kerja, dan kinerja di kemampuan Perusahaan. Prinsip tersebut dilaksanakan
tingkat Individu adalah dengan adanya proses performance sebagai landasan untuk mencapai tujuan utama sistem
management. Hal ini bertujuan untuk memastikan kinerja remunerasi yaitu menarik calon pekerja potensial (attract
Individu selaras dengan kinerja Perusahaan, mendorong talent), mempertahankan pekerja kompeten (retain talent)
motivasi Pekerja untuk fokus mencapai target, serta serta menjaga motivasi pekerja untuk selalu memberikan
mendukung terciptanya pencapaian kinerja terbaik. kinerja terbaiknya (motivate talent).
Perusahaan mengevaluasi proses manajemen kinerja Penerapan prinsip tersebut merupakan faktor penting
individu Pekerja secara keseluruhan, termasuk pengelolaan untuk membangun brand image Perusahaan sebagai The
Pekerja dengan kinerja di bawah standar minimal yang Dream Company to Work in Financial Industry sehingga
dipersyaratkan (underperform). Dalam mengelola Pekerja meningkatkan daya saing Perusahaan dalam persaingan
dengan kinerja underperform, BRI memiliki program memenangkan talenta terbaik. Remunerasi di BRI tidak
Productivity & Performance Enhancement Program (PPEP), membedakan gender (pekerja laki-laki maupun wanita), tidak
yang bertujuan untuk mengoptimalkan Pekerja agar mampu membedakan ras, agama, dan suku yang telah diatur dalam
menunjukkan kinerja sesuai dengan standar minimal yang Surat Keputusan Direksi tentang Peraturan Pengupahan
dipersyaratkan oleh Perusahaan. pekerja PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Pelaksanaan Penilaian Kinerja Remunerasi yang diberikan kepada Pekerja meliputi:
1. Kompensasi yang bersifat tetap (Fixed pay), diberikan
Pada tahun 2025, BRI kembali mengimplementasikan kepada Pekerja berdasarkan jabatan dan/atau perjanjian
Productivity & Performance Enhancement Program. Selama kerja, memperhatikan prinsip Pay for Position maupun
proses pelaksanaannya, Perusahaan memberikan berbagai Pay for Person. Fixed pay meliputi Upah Bulanan, Tun-
dukungan sebagai berikut: jangan Hari Raya Keagamaan, Tunjangan Cuti Tahunan,
1. Pendampingan Buddy: Buddy ditentukan oleh Pemimpin serta Tunjangan Cuti Besar setiap periode masa kerja 6
Unit Kerja. (enam) tahun.
2. Training: Daring maupun luring. 2. Kompensasi yang bersifat variabel (Variable pay), diber-
3. Mentoring: Dilakukan langsung oleh atasan maupun ikan kepada Pekerja berdasarkan pencapaian kinerja,
pemimpin unit kerja terkait. meliputi Insentif Kinerja dan/atau Bonus, serta program
4. Coaching: Dilakukan oleh atasan atau internal certified kepemilikan saham (Employee Stock Allocation (ESA)
coach BRI. dan Employee Stock Option Plan (ESOP)).
5. Counseling: Counselor yang ditunjuk Perusahaan. 3. Benefit, yakni fasilitas untuk memberikan rasa aman dan
nyaman ketika bekerja saat masa kerja maupun pensiun,
Evaluasi Productivity & Performance Enhancement Program terdiri dari benefit sebelum berakhirnya masa kerja dan
sudah dilakukan pada bulan Oktober 2025, di mana hasil benefit pasca kerja.
evaluasi bahwa dari total 2.152 peserta terdapat 1.817 peserta
yang lulus (pencapaian kinerja >90% dan/atau penyelesaian Pelaksanaan Remunerasi
development plan 100% dari target yang ditetapkan) dari
Productivity & Performance Enhancement Program atau Dalam rangka menjaga competitiveness upah bulanan Pekerja
84% dari total seluruh peserta PPEP. Hal ini menunjukkan sesuai prinsip remunerasi, Perseroan melaksanakan review
adanya kenaikan tren jumlah peserta PPEP yang lulus secara berkala setiap tahun. Pada tahun 2025, Perseroan
dibanding tahun sebelumnya. Berdasarkan hasil evaluasi memberikan kenaikan upah tahunan memperhatikan
tersebut, dapat dinilai bahwa program PPEP berdampak kinerja masing-masing individu Pekerja serta kenaikan
positif terhadap peningkatan kinerja Pekerja. tingkat kemahalan. Selain itu, Perseroan juga melaksanakan
rekomposisi upah sebagai langkah untuk mengatur kembali
proporsi upah Pekerja, dengan mengkonversi sebagian dari
520 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 523
Laporan Tahunan
2025
tunjangan tetap ke upah pokok. Langkah ini memberikan
dampak positif terhadap manfaat pensiun Pekerja. Hal Program Pensiun
tersebut semakin menguatkan bahwa Perseroan tidak hanya
berkomitmen untuk menjaga kesejahteraan Pekerja selama Kebijakan
aktif, namun juga setelah memasuki usia pensiun.
BRI senantiasa berupaya dalam meningkatkan kesejahteraan
Perseroan juga memberikan bonus tahunan sebagai bentuk Pekerja baik saat masa aktif maupun saat berakhirnya
penghargaan atas kontribusi masing-masing individu hubungan kerja melalui program benefit yang meliputi:
Pekerja terhadap kinerja Perusahaan, serta memotivasi 1. Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (BPJS
pekerja untuk berkinerja lebih baik di masa mendatang. Kesehatan)
Bonus diberikan dengan konsep bonus pool, yang bertujuan 2. Program Jaminan Hari Tua (BPJS Ketenagakerjaan)
untuk mendorong penerapan performance-driven culture 3. Program Jaminan Pensiun (BPJS Ketenagakerjaan)
yakni memastikan pemberian bonus selaras dengan 4. Program Pemeliharaan Kesehatan Pensiunan (Prospens)
pencapaian kinerja individu dan kinerja unit kerja, serta 5. Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP)
penanaman nilai kolaborasi antara individu dalam suatu unit 6. Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP)
kerja. Pada tahun 2025, Pekerja telah menerima bonus atas 7. Program Tunjangan Hari Tua (THT)
kinerja tahun buku 2024 maupun bonus interim pada kuartal
III tahun 2025. Pemberian bonus interim diharapkan dapat Selain itu dalam masa persiapan pensiun, Pekerja berhak
menjaga optimisme Pekerja agar dapat terus memberikan mendapatkan pendidikan kewirausahaan dari Perusahaan
performa terbaiknya untuk mendorong pertumbuhan kinerja sebagai bekal memasuki dan mempersiapkan masa
Perusahaan di akhir tahun 2025. pensiun. Pendidikan kewirausahaan diberikan dalam
bentuk program BLRP (Brilian Leader Retirement Program)
Selain pemberian bonus, variable pay juga diberikan dalam untuk mempersiapkan Pekerja sebelum memasuki masa
bentuk program kepemilikan saham yakni pemberian long- pensiun melalui pembekalan pengetahuan, wawasan,
term incentive berupa Employee Stock Allocation (ESA) dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjalani masa
V tahun 2023 yang telah didistribusikan melalui rekening pensiun.
efek masing-masing Pekerja pada tahun 2025. Program
kompensasi berbasis saham ini diberikan secara selektif Pelaksanaan Program Pensiun
kepada Pekerja yang secara konsisten menunjukkan
kinerja positif (Achieved) serta menjaga track record positif Pada tahun 2025, BRI melaksanakan program BLRP untuk
sepanjang periode penilaian tahun 2021–2024. Program pekerja yang memasuki masa pensiun. Adapun sampai
ini diharapkan dapat menumbuhkan sense of ownership dengan Desember 2025 tercatat sebanyak 741 Pekerja
terhadap Perusahaan, sekaligus memotivasi seluruh Pekerja BRI terdaftar dalam program development persiapan masa
untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi keberlanjutan pensiun BRI.
dan pertumbuhan Perusahaan.
Dalam rangka memastikan kelancaran pelaksanaan tugas Human Capital Information System
dan tanggung jawab Pekerja, Perseroan juga memberikan
benefit maupun fasilitas untuk menunjang kedinasan, BRI membangun fondasi digital yang kuat melalui ekosistem
meliputi pemberian sarana transportasi dan akomodasi Human Capital Information System (HCIS) yang modern,
perjalanan dinas, bantuan lumpsum pindah, fasilitas terintegrasi, dan berfokus pada efisiensi serta akurasi
kendaraan dan rumah dinas, serta program kepemilikan pengelolaan data pekerja, menjadikannya salah satu fondasi
kendaraan (selected role). Selain itu, Pekerja juga diberikan strategis dalam pengembangan organisasi. Melalui fitur
benefit pemeliharaan kesehatan meliputi jaminan rawat Personal Data Validation di Brilian Apps, pekerja didorong
jalan/rawat inap, perawatan dan pengobatan gigi dan mata, untuk berperan aktif dalam pemeliharaan keakuratan dan
bantuan penggantian kacamata, general medical check up, keterbaruan data secara mandiri dan berkesinambungan,
asuransi jiwa dan kecelakaan diri, serta mandatory program memastikan setiap informasi pribadi dan profesional dapat
dari Pemerintah. Benefit pemeliharaan ini diberikan kepada
Pekerja dan keluarga inti (pasangan dan tiga orang anak).
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 521
Page 524
Tinjauan Fungsi Pendukung Bisnis diandalkan. Digitalisasi juga meluas ke berbagai proses Internalisasi Budaya penting, mulai dari pengelolaan lembur yang terintegrasi, pengajuan hingga pembayaran kompensasi, hingga Transformasi BRI dijalankan dengan dua fokus utama, Productivity Performance Enhancement Program (PPEP) yaitu penguatan aspek bisnis dan pengembangan budaya yang memungkinkan adanya pemantauan, pengelolaan, perusahaan. Dalam kerangka tersebut, budaya perusahaan dan peningkatan performa pekerja underperform secara diposisikan sebagai salah satu fondasi strategis dalam sistematis dengan dokumentasi yang valid. Proses mutasi, mendukung pencapaian visi dan misi Perseroan serta rotasi, dan promosi pun didukung digital template yang menjadi bagian integral dari strategi perusahaan. Sejalan meningkatkan efisiensi, keakuratan, dan konsistensi dengan hal tersebut serta untuk memastikan implementasi dokumen, sementara integrasi sistem Talentics dengan transformasi BRI yang konsisten dan terukur, BRI Group e-Recruitment memastikan data talenta selalu terkini dan secara berkelanjutan melaksanakan berbagai upaya siap digunakan dalam pengambilan keputusan strategis. internalisasi nilai dan inisiatif budaya kerja. BRI memperkuat tata kelola HCIS sepanjang 2025, mendokumentasikan sistem dan prosedur untuk menjaga Perjalanan Transformasi Budaya BRI kualitas data yang rapi, terstruktur, dan sesuai standar. Pengembangan inovatif seperti Courageous Performance Perjalanan Transformasi Budaya BRI merupakan Dialogue pada MyCore dalam proses coaching dan upaya berkelanjutan yang secara terarah menekankan mentoring, Applicant Tracking System pada seleksi, serta pengembangan dan penguatan budaya kerja sebagai penyesuaian mekanisme kompensasi untuk Pemangku penggerak utama dalam mendukung agenda transformasi Jabatan di jabatan terstruktur menunjukkan kemampuan perusahaan. Upaya ini dilakukan melalui berbagai inisiatif, sistem dalam mendukung seluruh siklus manajemen talenta, program untuk membentuk perilaku, pola pikir dan cara kerja termasuk performance management, recruitment, dan Insan Brilian agar selaras dengan arah strategis perusahaan. rewards. Proses bonus pool dan payroll kini terkelola lebih efektif dan efisien, mencerminkan sinergi antara teknologi dan strategi human capital. 522 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 525
Laporan Tahunan
2025
1 2018 - 2020
2018 2018 - 2019
Launch as Core Values
• Integrity • Innovation Core Values Internalization
• Professionalism • Customer Centric Culture Transformation Movement
• Trust
2 2021 - 2025
2020 - 2022 2023 - 2024
Implementasi Culture melalui BRI One Culture
Core Values Launch, fokus activity business,
BRILiaN Belief & 8 Perilaku Utama support, dan risk.
(BRILiaN Ways) Define guidance perilaku di tiap
fungsi, Culture Activation Program
enhancement, Leaders Capability
Building program, dan penguatan
infrastruktur BRI One Culture
3 2025 - 2030
BRIVOLUTION The Most Profitable
Bank di Asia Tenggara
REIGNITE
2025 - 2030
Melanjutkan tranformasi BRI secara
menyeluruh, melalui internalisasi
Brilian Way
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 523
Page 526
Tinjauan Fungsi
Pendukung Bisnis
BRI menyusun Roadmap Culture Transformation hingga 3. Integrasi budaya dalam seluruh siklus Human Capital
2030 sebagai kerangka strategis jangka panjang untuk mulai dari rekrutmen, pengembangan hingga pengelolaan
memastikan budaya perusahaan secara konsisten kinerja.
mendorong perilaku yang selaras dengan strategi bisnis dan 4. Penguatan sistem pengukuran budaya yang berbasis
keberlanjutan Perusahaan, mencakup antara lain: data.
1. Internalisasi Brilian Way secara menyeluruh.
2. Pemberdayaan Change Leader dan Change Agent
sebagai role model budaya. Upaya ini didukung oleh fondasi pengelolaan Human Capital,
penciptaan lingkungan kerja yang kolaboratif dan positif,
serta strategi komunikasi yang terintegrasi melalui berbagai
kanal internal dan eksternal.
Aspek Internalisasi Budaya Kerja
Sepanjang 2025 BRI telah menjalankan berbagai inisiatif strategis dalam internalisasi budaya kerja yang selaras dengan
framework BRI One Culture. Internalisasi BRI One Culture difokuskan pada 4 (empat) aspek utama, yaitu:
4 Aspek Internalisasi Brilian Way
Untuk memastikan berjalannya implementasi Corporate Values,
maka beberapa inisiatif yang akan dilakukan secara kontinu
1 2 3 4
Strengthening Promoting Competence & Management
Corporate Values Role Model Skill Development System
“I Understand” “I See It” “I am Capable” “I Have System”
Change Story / Change Leader & Penanganan Material Optimalisasi fungsi &
Campaign Change Agent usage BRILiaN Apps
Culture & Assigments dan BRISMART
Secara continue empowerment untuk kurikulum BFLP
(Training & Reinforcement sebagai sistem penduduk
meyakinkan pentingnya implementasi Culture (Rookie
perubahan budaya melalui Program)
Buddy, Portal Inovasi, dan
@lifeatbri, BRILiaN Apps, Monitoring CAP)
Poster/Artefak
Penyelarasan Culture pada
HC Lifecycle
meliputi Recruitment,
Onboarding, L&D Performance
Management
524 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 527
Laporan Tahunan
2025
1. Strengthening Corporate Values (I Understand) 3. Competence & Skill Development (I Am Capable)
Strengthening Corporate Values merupakan fondasi Competence & Skill Development berfokus pada
utama dalam memastikan setiap Insan BRILiaN memiliki penguatan kapabilitas Insan BRILiaN agar selaras dengan
pemahaman yang utuh terhadap Core Values BRI beserta Brilian Way. Internalisasi budaya diintegrasikan secara
definisi dan perilaku utamanya. BRI secara berkelanjutan sistematis ke dalam seluruh Program Pengembangan
melakukan internalisasi nilai-nilai utama melalui Pekerja, termasuk materi onboarding bagi new hire dan
pendekatan komunikasi (change story/campaign) program refreshment bagi Pekerja eksisting.
yang konsisten, pemanfaatan berbagai kanal internal 4 Management System (I Have System)
seperti Media Sosial @lifeatbri dan BRILiaN Apps, serta Management System merupakan aspek pendukung
penggunaan artefak dan simbol budaya kerja. strategis yang memastikan pengelolaan Budaya Kerja BRI
2. Promoting Role Model (I See It) berjalan secara terstruktur, terukur, dan berkelanjutan.
Promoting Role Model menekankan peran kepemimpinan BRI secara konsisten mengembangkan BRILiaN Apps
sebagai penggerak utama budaya kerja BRI. Seluruh sebagai platform utama implementasi budaya, termasuk
pemimpin Unit Kerja di BRI berperan sebagai Culture dukungan terhadap aplikasi BRISMART dan Portal
Leader yang secara aktif menjadi teladan dalam Budaya Kerja dan Inovasi, program BRILiaN Rookie
menerapkan Brilian Way. Peran mereka sebagai Leader Buddy, serta sistem monitoring Culture Action Program
ditopang oleh Change Agent yang ada di setiap Unit Kerja. (CAP) yang terintegrasi dan berbasis data. Sejalan
Inisiatif ini diperkuat melalui program pemberdayaan dengan itu, BRI juga melakukan penyelarasan Budaya
Change Leader dan Change Agent untuk memastikan Kerja secara menyeluruh pada siklus Human Capital,
konsistensi perilaku dan pesan budaya di seluruh lini mulai dari recruitment pengembangan Learning &
organisasi. Development hingga Performance Management.
Internalisasi Brilian Way BRI Group
Board of Management BRI secara
1
langsung melaksanakan Kick Off
Brilian Way di Wilayah binaan
16 masing-masing
2
3
4 18
14
5 15
678
9 10
11
12
13 17
6
7
1 2 3 4 5 8 9
Region 5
Region 1 Region 2 Region 3 Region 4 Region 6, 7, 8 Region 9
Bandar
Medan Pekanbaru Padang Palembang Jakarta 1, 2, 3 Bandung
Lampung
10 12
11 13 14 15 16 17 18
Region 10 & 11 Region 12 & 13
Region 14 Region 15 Region 16 Region 17 Region 18
Semarang dan Surabaya dan
Banjarmasin Makassar Manado Denpasar Jayapura
Yogyakarta Malang
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 525
Page 528
Tinjauan Fungsi Pendukung Bisnis Sebagai bagian dari penguatan budaya perusahaan, Dewan arah, makna, serta ekspektasi penerapan Brilian Way Direksi BRI melaksanakan sosialisasi Brilian Way secara secara langsung kepada Insan BRILiaN di seluruh Unit Kerja langsung melalui rangkaian kegiatan Kick Off Brilian Way Operasional. Pendekatan ini memperkuat rasa kepemilikan di Regional Office binaan masing-masing. Kegiatan ini (sense of ownership) Insan BRILiaN dan menegaskan bahwa menjadi sarana strategis bagi Direksi untuk menyampaikan transformasi budaya merupakan agenda bersama. BRI juga memastikan bahwa Brilian Way telah dilakukan alignment implementasi di seluruh entitas dalam BRI Group, termasuk 10 (sepuluh) perusahaan anak. Penyesuaian tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan karakteristik bisnis, tingkat kematangan organisasi, dan kebutuhan strategis masing-masing entitas. Selain itu, BRI juga melakukan beberapa inisiatif untuk memastikan internalisasi Brilian Way dapat dipahami dan dijalankan oleh seluruh Insan Brilian diantaranya sebagai berikut: 1. PENGELOLAAN CULTURE TEAM 3. CULTURE MEASUREMENT Dalam rangka untuk mengoptimalkan pengelolaan Untuk memastikan Brilian Way dipahami dan dijalankan Budaya Kerja BRI dan implementasi BRI One Culture di secara konsisten, BRI melakukan pengukuran budaya Unit Kerja, maka diperlukan peranan aktif dari Culture (culture measurement) secara rutin dan terarah. Team untuk menjadi role model dalam menginternalisasi Pengukuran dilakukan terhadap pemahaman pekerja atas nilai-nilai budaya kerja BRI. Culture Team terdiri atas nilai, definisi dan perilaku utama Brilian Way, penerapan Change Leader (CL), Change Agent (CA) dan Change budaya pada tingkat Unit Kerja, serta keteladanan (role Agent Koordinator (CAK) yang berperan aktif memastikan modeling) manajemen dalam menjalankan nilai dan keberhasilan culture program yang mendorong behavior perilaku utama tersebut. untuk peningkatan kinerja. 4. BRI EXCELLENCE AWARD 2. PENYELARASAN BRILIAN WAY DI SIKLUS BRI Excellence Award (BEA) merupakan salah satu HUMAN CAPITAL bentuk apresiasi tertinggi yang diberikan BRI kepada BRI menjadikan budaya kerja sebagai landasan pekerja dan unit kerja BRI yang secara konsisten dalam pengelolaan Human Capital untuk memastikan memberikan kinerja terbaik dalam mencapai target yang keberlanjutan kinerja organisasi. Budaya kerja secara telah ditetapkan Perusahaan. Pelaksanaan BEA di tahun sistematis diintegrasikan ke dalam seluruh tahapan 2025 diberikan kepada Unit Kerja dan Pekerja terbaik Human Capital Lifecycle, mulai dari rekrutmen, berdasarkan pencapaian di tahun 2024. onboarding, learning & development, manajemen kinerja, hingga pengembangan dan suksesi karier. 526 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 529
Laporan Tahunan
2025
Keterbukaan Informasi kepada
Pegawai
Keterbukaan informasi yang dilakukan human capital BRI di seluruh entitas BRI Group. HCGP mencakup ketentuan
kepada Pekerja BRI Group adalah melalui Kebijakan Umum terkait parenting style, HC maturity level, dan pengelolaan
Human Capital atau Human Capital General Policy (HCGP). HC (HC lifecycle) yang terdiri dari human capital strategy,
Adapun Human Capital General Policy menjadi pedoman human capital planning, reward, career management,
bagi BRI Induk dan Perusahaan Anak di BRI Group dalam resourcing, onboarding, learning, development, performance
mengelola sumber daya manusia. management, industrial relation, people analytics, HC
information system, HC communication, dan offboarding.
HCGP merupakan bentuk pembakuan kebijakan pengelolaan
human capital melalui standardisasi pengetahuan, keahlian, Selain menjadi upaya keterbukaan informasi HC BRI kepada
dan perilaku pekerja sesuai dengan keadaan global dan Pekerja BRI, HCGP diharapkan dapat menjawab tantangan
dinamika bisnis Perusahaan. Berkaitan dengan hal tersebut, Perusahaan dalam mengelola human capital dan mengikuti
HCBP menjadi landasan rencana dan strategi pengelolaan perubahan ekspektasi kapabilitas serta kompetensi pada
HC, panduan pengembangan kebijakan dan prosedur terkait masa mendatang.
HC, serta acuan standar dalam pengawasan bidang HC
Struktur Pengelola Sumber Daya Manusia
Pada tahun 2025, terdapat perubahan struktur organisasi fungsi pengelola human capital, yang mana semula di bawah supervisi
Human Capital & Compliance Directorate menjadi berada di bawah supervisi Human Capital Sub-Directorate (berlaku mulai
tanggal 18 Desember 2025).
Direktur Utama
SEVP Human
Capital
Human Capital Human Capital Human Capital Human Capital Human capital Culture
Strategy & Taent Business Partner 1 Business Partner 2 Servive Group Service Group Transformation
Management Group
Berikut ini merupakan rincian kewenangan masing-masing Group di bawah Human Capital Sub-Directorate:
a. Human Capital Strategy & Talent Management Group
•
Career & Succession Implementation (based on
(Sebelumnya: Human Capital Strategy & Policy Group)
Directorates)
• HC Strategy & Synergy • HC Advisory, Solutions, Alignment, & Integration
• HC Policy, Governance & Quality Assurance (based on Directorates)
• HC Planning & Budgeting • Talent Mobility & Talent Marketplace (based on
• People Analytics Directorates)
• Talent Management, Development, & Succession c. Human Capital Business Partner 2 Group
Plan • Strategic Business Partner
• Individual Performance Management & Productivity • Career & Succession Implementation (based on
Management Directorates)
• Reward Policy • HC Advisory, Solutions, Alignment, & Integration
• HC Technology (based on Directorates)
• Talent Mobility & Talent Marketplace (based on
b. Human Capital Business Partner 1 Group Directorates)
• Strategic Business Partner • Industrial Relation
d. Human Capital Service Group
• Massive Recruitment & Employer Branding
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 527
Page 530
Tinjauan Fungsi
Pendukung Bisnis
• Executive Hiring & Onboarding dari succession planning. Adapun inisiatif ini juga
• HC Operation diperkuat dengan Executive Development Program
• Partnership Management (EDP) bekerja sama dengan international business
e. Corporate University Group school, serta pembentukan leadership typology untuk
• Learning & Development role modeling kepemimpinan sebagai people manager.
• Lembaga Sertifikasi Profesi 4. Performance Management & Rewards: performance
f. Culture Transformation Group management system enhancement yang komprehensif,
• Culture Transformation Strategy & Policy objektif, dan impact-oriented untuk mendorong high-
• HC Communication & Employee Experience performance culture, serta didukung redesign reward
• Culture Activation & Implementation system untuk menciptakan nilai dan kolaborasi.
5. Productivity Transformation: alignment metrik kinerja,
implementasi Strategic Workforce Planning (SWP)
Rencana Kerja Sumber Daya Manusia untuk menghadapi dampak digitalisasi dan AI, serta
2026 transformasi HC operating model yang efisien, adaptif,
dan berbasis data guna mendukung aspirasi People
Dalam rangka memperkuat kapabilitas human capital dan Productivity Transformation.
culture yang selaras dengan strategi jangka menengah 6. Culture Transformation: penguatan Brilian Way sebagai
dan aspirasi jangka panjang BRI, human capital BRI telah pedoman perilaku, perluasan implementasi Brilian
mempersiapkan berbagai program yang terukur secara Lighthouse ke Perusahaan Anak, dan integrasi ke seluruh
holistik berdasarkan siklus pengelolaan human capital mulai HC lifecycle untuk memperkuat budaya kerja produktif,
dari perencanaan sumber daya manusia hingga pemutusan adaptif, dan berorientasi pada dampak.
hubungan kerja. Adapun fokus program pada tahun 2026 7. HC Partner Strengthening: penguatan peran HC
antara lain sebagai berikut: BRI sebagai strategic advisory untuk meningkatkan
1. Data & Systems Excellence: penyempurnaan data produktivitas, efisiensi, dan transformasi organisasi yang
governance dan integrasi data untuk memastikan akurasi terukur melalui evaluasi HC operating model di Kantor
informasi, didukung Employee Self Service (ESS) yang Pusat dan Regional Office.
advanced, kapabilitas data analytics yang strategic, dan 8. Strategic Employee Well-being Implementation:
komitmen jangka panjang pada single HC Platform (HCM implementasi strategi employee well-being Pekerja
Suite) di seluruh HC lifecycle. jangka panjang dalam rangka meningkatkan employee
2. Talent Management Transformation: revitalisasi end-to- experience dan engagement secara berkelanjutan.
end talent management sesuai strategi bisnis, meliputi
skill-based recruitment untuk mendukung BRI new core
strategy, onboarding untuk meningkatkan produktivitas
talenta baru, serta pengembangan career path yang
terstruktur.
3. Future Leadership Development: identifikasi Top Talent
berbasis kinerja, kapasitas, dan potensi sebagai bagian
528 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 531
Laporan Tahunan
2025
Teknologi
Informasi
RINGKASAN DIREKTORAT TEKNOLOGI INFORMASI
Sebagai wujud nyata komitmen BRI, strategi Teknologi efisiensi di angka 300%. Persentase Jumlah nasabah
Informasi (TI) difokuskan pada penguatan aspek yang diakuisisi menggunakan data BRIBRAIN (Artificial
Reliability, Availability, Scalability, Security (RASS) Intelligence BRI) untuk pipeline segmen mikro, small &
dalam sistem. Fokus ini diwujudkan melalui tiga pilar konsumer adalah sebanyak 32.78%.
utama transformasi teknologi yang selaras dengan arah
penguatan dan percepatan transformasi korporasi, Dari sisi infrastruktur, melalui pendekatan hybrid multi-
yaitu: Run the Bank, Change the Bank, dan Transform cloud BRI memperkuat kapasitas Data Center eksisting
the Bank. yang dirancang sesuai standar Tier-III Uptime Institute
dan mulai memanfaatkan infrastruktur cloud guna
Sepanjang tahun 2025, Direktorat Teknologi Informasi mendukung layanan kritikal melalui strategi active-
mencatatkan angka yang luar biasa pada pertumbuhan active, meningkatkan mitigasi risiko downtime dan
transaksi digital, di mana sebesar 98,22% dari total menjaga stabilitas layanan.
transaksi BRI dilakukan melalui digital channel, dan
sebesar 1,78% dilakukan di unit kerja operasional. Pada Pada tata kelola TI, BRI mencatat skor maturitas 4,67
periode yang sama BRI juga berhasil mencatatkan dari 5,00 berdasarkan COBIT 2019 sesuai pedoman
beberapa pencapaian pada flagship application, Kementerian BUMN. Selain itu, kapabilitas digital
infrastuktur dan adopsi AI. BRI juga mencatatkan maturitas
Tingkat 2 berdasarkan SE OJK
BRImo menjadi salah satu aplikasi dengan pertumbuhan No. 24/SEOJK.03/2023 tentang
total transaksi sebesar 29% dengan peningkatan volume Penilaian Tingkat Maturitas
transaksi sebesar 26% serta diikuti oleh pertumbuhan Digital Bank Umum.
user baru sebesar 18,94%. Hal ini didukung juga oleh
pencapaian angka availability sistem di angka 99,99% Dalam aspek
dan success rate di angka 99,99%. keamanan siber, BRI
mengadopsi Zero-
Peningkatan serupa dapat ditemui pada aplikasi QLola Trust Architecture dan
dengan pertumbuhan total transaksi sebesar 38% Enterprise Security
dengan peningkatan volume transaksi sebesar 61% Architecture berbasis
yang diikuti oleh pertumbuhan user baru sebesar 36%, NIST 2.0 Cyber Security
availability sistem terjaga pada angka 99,93% dan Framework. Sejak 2018,
success rate di angka 92,98%. unit kerja TI fungsi
keamanan informasi di
BRIAPI, sebagai portal Open API BRI telah dimanfaatkan bawah Direktorat Teknologi
pada lebih dari 139 jenis digital ekosistem dengan lebih Informasi dipimpin
dari 1.400 total partner. oleh CISO bersertifikasi
Dalam hal pemanfaatan AI untuk membantu dalam internasional untuk
aspek produktivitas proses bisnis, Sabrina sebagai memastikan keamanan
asisten virtual BRI menangani 61 juta pesan masuk sistem secara proaktif dan
ke Contact Center BRI, melayani 800 ribu transaksi berkesinambungan. BRI juga
per bulan dengan tingkat kepuasan 87%. Working mencatatkan capaian skor
Instruction Search Engine (WISE) telah dimanfaatkan maturitas Keamanan Siber
oleh 58.715 pekerja operasional dengan peningkatan sebesar 3,60 pada tahun
2025.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 529
Page 532
Tinjauan Fungsi
Pendukung Bisnis
Strategi Teknologi Informasi Inovasi Teknologi Informasi
Dalam menghadapi persaingan industri yang semakin Sebagai upaya dalam peningkatan berkelanjutan yang fokus
ketat serta perubahan preferensi nasabah, memberikan secara terus menerus memberikan layanan yang handal
layanan yang prima dan berkelanjutan menjadi kunci kepada nasabah, BRI melakukan beberapa hal seperti:
dalam memenangkan persaingan dan memenuhi harapan 1. Engage Customer Experience through BRIMO Channel
nasabah yang semakin tinggi. Faktor utama untuk menjaga for Buying Gold
keberlanjutan layanan adalah melalui pemenuhan IT Hygiene Bertujuan untuk meningkatkan pengalaman nasabah
Factor meliputi Reliability, Availability, Scalability, Security (Customer Experience/CX) dalam berinvestasi emas
(RASS). Faktor krusial seperti ketersediaan layanan 24/7, melalui aplikasi BRIMO agar lebih mudah, aman, cepat,
kehandalan sistem, keamanan sistem dan sistem yang dan relevan dengan kebutuhan digital nasabah.
terintegrasi menjadi prioritas utama dalam mendukung 2. Pemanfaatan Teknologi OpenShift Container Platform
strategi BRI. (OCP) Baremetal
Bertujuan untuk menyediakan infrastruktur komputasi
BRI senantiasa melakukan pembenahan dan inovasi berperforma tinggi, efisien, dan fleksibel dengan biaya
berkelanjutan, salah satunya melalui adopsi teknologi terkini. yang lebih optimal.
Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan daya saing, 3. Pemanfaatan Infrastruktur Cloud
meningkatkan kualitas layanan, meningkatkan customer Bertujuan untuk meningkatkan reliability sistem aplikasi
experience serta menjamin layanan digital BRI tetap relevan BRI sehingga dapat melayani perkembangtan bisnis
dengan kebutuhan nasabah. yang eksponensial.
4. Implementasi multiple Know Your Customer (KYC)
Dalam mendukung aspirasi pertumbuhan bisnis yang Bertujuan untuk meningkatkan akurasi identitas nasabah,
optimis melalui corporate strategy BRIvolution, Direktorat memperkuat kepatuhan regulasi, serta mengoptimalkan
Information Technology akan memastikan kehandalan dan pengalaman dan keamanan layanan digital dengan
kesediaan infrastruktur teknologi yang digunakan dengan memanfaatkan lebih dari satu metode atau otoritas
memastikan pemenuhan IT Hygiene Factor. Sejalan dengan verifikasi identitas.
hal itu, information technology (IT) BRI berfokus untuk
memastikan bahwa sistem teknologi yang digunakan tidak Conversational Banking
hanya aman, tetapi juga future-proof, fit-for-purpose, serta
scalable, guna memastikan daya tahan dan keberlanjutan Sebagai upaya peningkatan layanan, BRI mengembangkan
operasional jangka panjang. Sabrina sebagai solusi berupa asisten virtual berbasis
Artificial Intelligence (AI). Sabrina merupakan solusi inovatif
Didukung dengan adanya composable capability dalam dalam interaksi berbasis teks dan suara. Sabrina didesain
rangka penyediaan solusi digital yang memungkinkan BRI untuk memenuhi kebutuhan nasabah, khususnya di segmen
untuk berinovasi dengan cepat dan menyediakan produk mikro dan ultra mikro, yang sebagian besar masih bergantung
dengan lebih efisien. BRI juga berfokus pada pemberdayaan pada transaksi tunai, memiliki pengetahuan terbatas tentang
lingkungan inovatif yang dapat mendukung perjalanan produk keuangan, serta membutuhkan institusi keuangan
talenta digital untuk siap menghadapi tantangan masa yang terpercaya dan relevan secara lokal.
depan, sehingga mendukung pengembangan solusi digital
yang lebih canggih dan relevan untuk kebutuhan nasabah. Sabrina telah terintegrasi dengan BRImo sehingga nasabah
dapat mengetahui informasi saldo rekening maupun informasi
Fokus ini diwujudkan melalui tiga pilar utama transformasi mutasi rekening melalui Sabrina. Sabrina juga menjadi salah
teknologi yang selaras dengan arah penguatan dan satu garda terdepan dalam memfasilitasi pertanyaan hingga
percepatan transformasi korporasi, yaitu: Run the Bank, keluhan nasabah seputar layanan perbankan yang diberikan
Change the Bank, dan Transform the Bank. BRI.
• Run the bank, yang berfokus pada modernisasi dan
peningkatan keandalan infrastruktur untuk menjamin Sebanyak 61 juta jumlah pesan yang masuk ke Contact
layanan digital yang stabil, aman, dan efisien. Center BRI berhasil ditangani oleh Sabrina dengan baik.
• Change the bank, yang menitikberatkan pada Setiap bulannya, sebanyak 800 ribu interaksi dilakukan
modernisasi aplikasi dan adopsi teknologi terkini guna Sabrina dalam membantu nasabah. Kinerja baik ini didukung
meningkatkan pengalaman nasabah. dengan survei kepuasan di mana 87% pengguna menyatakan
• Transform the bank, yang berfokus pada penguatan puas dengan layanan yang diberikan. Angka ini mengalami
Rencana Strategis Teknologi Informasi (RSTI) yang peningkatan dari angka sebelumnya di 6% yang didapatkan
didukung oleh penguatan organisasi TI yang tangguh, tahun 2025.
adaptif, dan berdaya saing.
530 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 533
Laporan Tahunan
2025
Selain implementasi AI untuk layanan customer facing Tata Kelola Teknologi Informasi
seperti Sabrina, pemanfaatan AI juga dilakukan melalui
Working Instruction Search Engine (WISE), sebuah alat Berdasarkan peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang
pencarian panduan kerja yang mempermudah frontliner Penyelenggaraan Teknologi Informasi, dalam rangka
dalam melakukan akses informasi dan solusi layanan secara memperkuat fungsi kontrol Direksi terhadap penyelenggaraan
cepat dan akurat. Working Instruction Search Engine (WISE) Teknologi Informasi, BRI membentuk sebuah komite khusus
telah dimanfaatkan oleh 58.715 pekerja operasional untuk sebagai forum kontrol Direksi dalam pelaksanaan TI pada
aktivitas pencarian per hari. Selain itu WISE juga membantu Direktorat Teknologi Informasi. IT Steering Committee
waktu pencarian solusi dari rata-rata 15 menit menjadi kurang berperan sebagai mekanisme tata kelola strategis untuk
dari 5 menit, meningkatkan efektivitas waktu hingga 300%. memastikan bahwa pengelolaan dan pemanfaatan TI agar
selaras dengan arah kebijakan dan strategi bisnis Bank;
dikelola secara efektif, efisien, dan berkelanjutan; mendukung
Infrastruktur Teknologi Informasi kebutuhan operasional, manajerial, serta pengambilan
keputusan Direksi; dan memenuhi prinsip kehati-hatian,
BRI terus memperteguh komitmennya dalam memperkuat kepatuhan terhadap regulasi, serta manajemen risiko Bank.
infrastruktur teknologi melalui peningkatan kapasitas
pada seluruh Data Center (DC) utama. Inisiatif strategis ini Keberadaan komite tersebut juga memberikan Direksi
dirancang untuk mengimbangi ekspansi bisnis yang pesat visibilitas yang memadai terhadap kondisi, kinerja, dan
sekaligus menjamin keberlanjutan operasional berbasis arah pengembangan TI, sehingga pengambilan keputusan
teknologi masa depan. strategis terkait TI dapat dilakukan secara terkoordinasi dan
berbasis informasi yang komprehensif.
Seiring dengan meningkatnya beban kerja (workload) TI
dan peran krusial DC dalam mendukung operasional kritis Setelah melalui beberapa kali penyesuaian keanggotaan
perusahaan, BRI melakukan perluasan kapasitas operasional seiring dengan perubahan struktur dan susunan
guna mengatasi keterbatasan desain yang telah mendekati kepengurusan perusahaan, susunan terakhir IT Steering
ambang batas optimal. Proyek ini mencakup modernisasi Committee ditetapkan melalui Surat Keputusan Direksi
perangkat mekanikal dan elektrikal, serta penerapan sistem Nomor 5896‑DIR/PPM/11/2025 tentang Information
proteksi kebakaran berbasis clean agent yang memenuhi Technology Steering Committee, yang berlaku efektif sejak
standar internasional Tier-III. Dengan infrastruktur yang tanggal 25 November 2025.
diperbarui, DC BRI dipastikan mampu menjaga ketersediaan
layanan (availability) sesuai standar tinggi Uptime Institute. Dalam pelaksanaan tugas dan kewenangannya, salah satu
agenda strategis yang telah dibahas dan diputuskan pada
Lebih lanjut, peningkatan kapasitas ini menjadi fondasi tahun ini oleh komite tersebut adalah penetapan dokumen IT
bagi strategi Active-Active Data Center. Arsitektur ini Strategic Plan BRI untuk periode tahun 2026–2030. Sejalan
memungkinkan seluruh pusat data beroperasi secara dengan keputusan tersebut, perkembangan dan capaian
simultan dan saling memitigasi risiko sebagai backup satu implementasi IT Strategic Plan akan dilaporkan dan dibahas
sama lain secara real-time. Selaras dengan itu, BRI juga secara berkala dalam forum IT Steering Committee, sebagai
mengakselerasi adopsi teknologi cloud demi meningkatkan bagian dari fungsi pengawasan dan pengendalian Direksi
reliabilitas dan resiliensi sistem secara menyeluruh. BRI atas penyelenggaraan TI.
telah mengimplementasikan Active-Active Data Center pada
Cloud untuk dua aplikasi Flagship BRI yaitu BRImo & QLola. Penyampaian manajemen risiko digital disampaikan pada
forum Digital Risk Oversight Forum (DROF) yang dihadiri
Melalui rangkaian transformasi ini, BRI memantapkan oleh 2 (dua) Direksi dan Group Head terkait. Pada forum
posisinya sebagai institusi perbankan dengan infrastruktur TI ini dilakukan pembahasan mengenai update, insight, dan
terdepan di Indonesia. Upaya ini bukan sekadar mendukung issue terkait penerapan manajemen risiko digital termasuk
pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, tetapi juga Risk Rating aplikasi dimana terdapat salah satu poin terkait
memastikan layanan yang andal, aman, dan kompetitif bagi disaster recovery dan Cyber Risk.
seluruh nasabah di era digital.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 531
Page 534
Tinjauan Fungsi
Pendukung Bisnis
Keamanan Siber dan Disruption
Dalam menghadapi akselerasi transformasi digital, BRI keamanan infrastruktur dan aplikasi, serta ketahanan siber
menempatkan keamanan siber sebagai fondasi utama untuk dan kesinambungan bisnis. Perseroan juga didukung oleh
menjaga kepercayaan nasabah dan keberlanjutan kinerja kebijakan internal yang komprehensif, termasuk manajemen
bisnis. Perseroan berkomitmen melindungi kerahasiaan, insiden siber dan Cyber Security Incident Response Team,
integritas, dan ketersediaan informasi melalui penerapan serta pelaksanaan simulasi insiden secara berkala untuk
tata kelola keamanan informasi yang selaras dengan regulasi memastikan kesiapan dalam menghadapi gangguan. Melalui
nasional, termasuk POJK dan Undang-Undang Perlindungan penerapan solusi keamanan yang terintegrasi pada seluruh
Data Pribadi, serta praktik terbaik internasional seperti NIST siklus identifikasi, proteksi, deteksi, respons, dan pemulihan,
Cybersecurity Framework, ISO/IEC 27001, OWASP, dan PCI BRI berupaya meminimalkan risiko operasional dan reputasi,
DSS. Sebagai kerangka strategis pengamanan, BRI secara menjaga stabilitas layanan, serta menciptakan nilai jangka
konsisten mengembangkan dan memperbarui Enterprise panjang yang berkelanjutan bagi pemegang saham dan
Security Architecture yang mencakup pengelolaan risiko, seluruh pemangku kepentingan.
keamanan pihak ketiga, perlindungan data dan privasi,
Keberlangsungan Layanan dan Uji Pemulihan TI (Disaster Recovery)
DISASTER
RECOVERY
PLAN
Potensi terjadinya kerusakan, gangguan atau tidak merupakan faktor utama. Rencana pemulihan tersebut dibuat
berfungsinya infrastruktur teknologi informasi dikarenakan dan dipersiapkan dengan baik sehingga diperkuat dokumen
hal-hal yang tidak dapat dihindari dan diprediksi, seperti yang menggambarkan pemetaan antara kondisi aplikasi saat
terjadinya bencana alam, bencana akibat ulah manusia, ini dengan pemetaan infrastruktur yang diperlukan untuk
dan bencana akibat kegagalan sistem. Strategi BRI saat memenuhi arsitektur yang direncanakan serta rencana
ini untuk meningkatkan resiliensi/ketahanan sistem TI pelaksanaan pengujian yang dilakukan secara konsisten.
terhadap bencana yakni dengan data center yang secara
terkonfigurasi secara aktif-aktif maupun aktif-standby untuk Setiap aplikasi menggunakan strategi DRP sesuai dengan
menjaga availability ketika terjadi bencana serta pengujian tingkat kritikalitas dan kapabilitas teknologi sistem aplikasi.
berjalannya Disaster Recovery Plan (DRP). Perencanaan DRP dilakukan pengkajian ulang setiap
tahunnya untuk memastikan strategi dan identifikasi gap
Konfigurasi yang dilakukan pada kegiatan DRP memerlukan masih berjalan sesuai dengan roadmap TI. Pemenuhan
komponen arsitektur jaringan, storage, network, komputasi, terhadap gap kapabilitas dilakukan untuk memastikan
dan virtualisasi serta komponen aplikasi yang bekerja proses konfigurasi aktif-aktif maupun aktif-standby berjalan
bersama. Ketersediaan dan pengoperasian aplikasi jika dengan baik. Selama tahun 2025 telah dilakukan pengujian
terjadi kegagalan infrastruktur di salah satu data center DRP terhadap 15+ aplikasi.
532 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 535
Laporan Tahunan
2025
Tindak Lanjut Hasil Audit dan/atau Penilaian atas AI, perluasan layanan digital, hingga penguatan keamanan
Penyelenggaraan TI siber. Secara keseluruhan, Inisiatif Strategis tersebut
Sepanjang tahun 2025, BRI terus mengakselerasi telah berjalan dengan baik sesuai target milestones yang
transformasi teknologi informasi yang berstandar global. ditetapkan dengan 7 (tujuh) inisiatif akan dilanjutkan sebagai
Berdasarkan penilaian framework COBIT 2019 yang Business As Usual (BAU). Di sisi lain, 5 (lima) inisiatif jangka
mengacu pada ketentuan Kementerian BUMN, BRI panjang akan diselesaikan pada 2025 dengan 2 (dua) inisiatif
mencatatkan skor maturitas sebesar 4,67, tumbuh positif lain yang memasuki fase pengembangan lanjutan.
dari tahun sebelumnya. Pencapaian ini merupakan hasil
nyata dari langkah proaktif Bank yang telah menuntaskan
seluruh (100%) rencana perbaikan pada aspek tata kelola Hasil Evaluasi atas Efektivitas Penyelenggaraan TI
dan operasional TI. Melalui Direktorat Teknologi Informasi, BRI berkomitmen
untuk memastikan bahwa setiap inisiatif teknologi tidak
Transformasi ini juga tervalidasi melalui penilaian maturitas hanya berjalan optimal, tetapi juga menjadi akselerator
digital sesuai standar OJK. BRI sukses mempertahankan dalam meningkatkan efektivitas kinerja perusahaan. Fokus
Tingkat 2 dengan predikat ‘Satisfactory’ di delapan domain pengembangan TI diarahkan pada aspek utama: ekspansi
utama. Hal ini membuktikan bahwa investasi digital BRI tidak nilai bisnis, simplifikasi proses internal, penguatan kapasitas
hanya tepat sasaran, tetapi juga dikelola dengan prinsip tata sistem, serta kepatuhan yang ketat terhadap regulasi terkini.
kelola yang sehat dan berkelanjutan. Sejalan dengan itu, BRI menerapkan manajemen risiko TI
yang komprehensif untuk memitigasi potensi gangguan
Hasil Evaluasi atas Pelaksanaan Rencana Strategis TI (disruption), ancaman keamanan siber, dan kesiapan
Rencana Strategis TI Tahun 2025 dengan Inisiatif Strategis pemulihan bencana (disaster recovery), yang semuanya
sebagai peningkatan kapabilitas guna menunjang percepatan terintegrasi penuh dalam kerangka kerja manajemen risiko
dan keandalan bisnis. Inisiatif tersebut meliputi peningkatan korporasi.
kapasitas dan kapabilitas, optimalisasi pengelolaan data dan
Struktur Pengelola Teknologi Informasi
Dalam menyediakan layanan Teknologi Informasi terbaik yang mendukung transformasi Digital dan operational excellence,
Direktorat Teknologi Informasi memiliki struktur sebagai berikut:
Direktorat
Information
Technology
SEVP
Digital Banking
Digital
IT Strategy IT DC IT Endpoint SORH Wholesale Enterprise
IT Application IT Application Digital Retail Data
& Enterprise Development Support Infrastructure CISO Office Services & Information Banking &
Banking Innovation Management
Architecture & Operations Operations Technology
Management & Analitycs
Berikut tanggung jawab dari masing-masing Group di bawah Direktorat Teknologi Informasi:
IT Strategy & Enterprise Architecture
Bertanggung jawab penuh atas perencanaan strategis TI, hingga menyelesaikan permasalahan akibat gangguan
mencakup penyusunan ITSP, inisiatif transformasi, strategi sistem. Selain itu, melakukan analisis kebutuhan bisnis,
capacity planning, Enterprise Architecture, hingga Disaster mengelola hubungan stakeholder, mengawal eksekusi
Recovery Plan, serta pengembangan tata kelola TI melalui project management dan anggaran TI, serta menjamin
kebijakan, prosedur, dan framework (termasuk Data dan sinergi Konglomerasi Keuangan, pengelolaan risiko dan IT
AI). Secara operasional, mengelola IT Service Management Workforce Management untuk memastikan kontribusi TI
(ITSM) dengan pendekatan Continual Service Improvement, terhadap tujuan bisnis secara efektif.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 533
Page 536
Tinjauan Fungsi
Pendukung Bisnis
IT Application Development
Mengelola seluruh siklus pengembangan aplikasi digital, process reengineering terkait pengelolaan infrastruktur
dimulai dari analisis kebutuhan teknis untuk aplikasi, IT Endpoint, pengelolaan tools pendukung, vendor
infrastruktur pendukung, dan jaringan komunikasi, management, dan endpoint performance management,
perancangan, pengembangan, serta penyempurnaan serta menyediakan pelaporan kepada internal, eksternal, dan
aplikasi, pengelolaan repository kode untuk seluruh platform, regulator.
hingga analisis dan evaluasi berkelanjutan untuk peningkatan
performa dan kapabilitas aplikasi. SORH Information Technology
IT Application Support Mengelola manajemen risiko Teknologi Informasi melalui
Melaksanakan quality assurance dalam pengembangan penyusunan dan implementasi strategi tata kelola risiko
platform digital, mencakup perencanaan pengujian, TI yang mencakup identifikasi dan penilaian risiko utama,
dokumentasi, dan monitoring platform. Secara operasional, pengawasan aktivitas mitigasi, serta pendampingan dalam
mengelola layanan TI termasuk event management, pengembangan produk dan proses bisnis untuk memastikan
knowledge management, change management, serta integrasi kontrol risiko yang robust. Secara operasional,
optimalisasi dan penyelesaian masalah platform. melaksanakan Risk and Control Self-Assessment (RCSA),
memantau Key Risk Indicators (KRIs), mengimplementasikan
IT DC Infrastructure & Operations sistem deteksi fraud dan early warning, serta menangani
Mengelola seluruh aspek infrastruktur TI, dimulai insiden TI melalui investigasi root cause dan rencana
dari perencanaan strategis melalui penyusunan dan perbaikan yang komprehensif. Selain itu, fungsi ini
penyempurnaan prosedur operasional untuk computing, bertanggung jawab dalam penyediaan laporan kepada pihak
network, dan data center facilities, serta capacity internal dan eksternal, serta melakukan monitoring terhadap
management. Pada tataran implementasi, mencakup pencapaian target bisnis dan anggaran untuk memastikan
pengembangan teknologi baru, desain dan konfigurasi keselarasan antara manajemen risiko dengan tujuan
infrastruktur, quality assurance, serta eksekusi operasional organisasi. Struktur di bawah SEVP Digital Banking dibentuk
maintenance, optimalisasi, dan problem solving di seluruh untuk mempercepat transformasi digital pada delivery
Data Center dan Disaster Recovery Center. Secara produk digital dan pemanfaatan data sebagai aset strategis.
spesifik, mengelola core network, teknologi satelit, serta
melakukan pengelolaan aset infrastruktur dan vendor secara Digital Retail Banking
terkoordinasi untuk memastikan keandalan dan kinerja Mengelola bisnis retail transaction melalui penyusunan
infrastruktur TI. kajian bisnis dan market research, pengembangan serta
inovasi produk dan layanan (seperti BRIZZI, QRIS, BRImo,
CISO Office dan BRIMerchant), disertai penyusunan kebijakan dan
Mengelola seluruh aspek keamanan informasi BRI, dimulai pengelolaan perizinan regulator. Secara operasional,
dari perencanaan strategis melalui penyusunan dan mencakup partnership management untuk pengembangan
penyempurnaan security strategy & architecture, kebijakan, layanan, strategi digital campaign dan branding, serta
standar, dan prosedur tata kelola keamanan informasi. pengembangan standar product design dan UI/UX untuk
Pada tataran operasional, mencakup pelaksanaan security seluruh platform digital dengan evaluasi customer journey
awareness, pemantauan ancaman siber, penanganan yang berkelanjutan, termasuk sinergi pendampingan
insiden, serta operasional dan pemeliharaan perangkat pengembangan digital retail untuk Perusahaan Anak.
keamanan informasi. Secara teknis, mengembangkan dan
mengoptimalkan solusi keamanan seperti secure branch, Digital Wholesale Banking & Innovation Management
endpoint security, network security, cloud security, dan Mengelola pengembangan digital wholesale banking melalui
identity access management, serta melakukan koordinasi penyusunan kajian bisnis dan market research, inovasi
sinergi dengan Konglomerasi Keuangan untuk memastikan produk dan layanan, serta penyusunan kebijakan dan
perlindungan aset informasi yang komprehensif dan sesuai framework innovation management. Secara operasional,
dengan standar industri. mencakup partnership management, integrasi API
dengan nasabah dan partner, campaign & branding, serta
IT Endpoint Services & Operations pengelolaan perizinan regulator. Pada aspek manajemen
Mengelola infrastruktur TI dan endpoint untuk seluruh Unit inovasi, meliputi pengelolaan end-to-end innovation process
Kerja, mencakup perencanaan strategis melalui penyusunan mulai dari research, ideation, discovery, perancangan
dan penyempurnaan kebijakan, prosedur, serta anggaran prototype, business simulation, hingga piloting dan value
infrastruktur. Pada tataran operasional, meliputi implementasi tracking bisnis hasil inkubasi, didukung pengembangan
dan dukungan infrastruktur TI, endpoint security, innovation management tools dan environment development
maintenance preventif dan korektif, serta problem solving. yang selaras dengan arsitektur TI, serta sinergi pengelolaan
Selain itu, fungsi ini melakukan monitoring dan evaluasi digital wholesale banking dan innovation management
berkelanjutan dengan early warning system, business dalam lingkup Konglomerasi Keuangan.
534 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 537
Laporan Tahunan
2025
Enterprise Data Management & Analytics
Mengelola tata kelola data dan analitik enterprise melalui data terintegrasi (master data management, data hub,
penyusunan strategi enterprise data management & data lake), penyediaan produk data melalui data service,
analytics, implementasi prosedur tata kelola data termasuk serta pengembangan golden record. Pada aspek AI/ML,
AI/ML, serta pengembangan data model, lineage, dan meliputi kajian best practice, desain, pengembangan, quality
metadata. Secara teknis, mencakup monitoring dan assurance, deployment, dan pemeliharaan model machine
perbaikan kualitas data, design dan development platform learning dan advanced analytics.
Rencana Kerja Teknologi Informasi 2026
Direktorat Teknologi Informasi memiliki peran signifikan, Direktorat Teknologi Informasi melalui ITSP menetapkan 5
tidak hanya sebagai pendukung kelancaran operasional (lima) Domain strategis yang menjadi fokus perbaikan dan
bisnis, tetapi juga sebagai driver kemajuan bisnis melalui pengembangan antara lain:
peningkatan kapabilitas Teknologi Informasi. Dalam era - Biz-Tech Value Creation & Delivery: Clear and responsible
persaingan yang semakin ketat, peran ini menjadi kunci bagi demand management followed with high quality &
keberhasilan transformasi digital di seluruh lini bisnis BRI. efficient delivery in balanced business-IT lens
- Talent & Organization: Comprehensive organization
Melalui BRIvolution Reignite, BRI telah memiliki arah setup, enabled with sustained technical leadership and
akselerasi pertumbuhan ke depan berupa “Transform future ready digital talent
the funding franchise” dan “Revamp existing core, build - Applications & Integration: Agile, unified and flexible
new core”. Direktorat Teknologi Informasi berperan IT systems that deliver seamless experience and
dalam membangun world-class foundation dengan cara personalized services through modular, reusable and
memperkuat infrastruktur digital, solusi yang personalized, scalable capabilities.
pemanfaatan data dan AI untuk akurasi dan kecepatan - Data & Analytics (include AI): Streamlined, governed and
pengambilan keputusan. scalable data foundation that accelerates Data Analytics
& AI use-case delivery
Direktorat Teknologi Informasi memiliki peranan penting - Infra, Ops & Security: Reliable, scalable and secure IT
untuk mencapai corporate ambition 2026-203 yaitu foundation with automation, observability and embedded
“Deliver sustainable values and integrated solutions to protection across end-to-end tech stack.
achieve Indonesia’s Aspiration” dengan cara menjadi mitra
strategis bagi bisnis maupun enablers. Hal ini diwujudkan ke Sebagai enabler, Direktorat Informasi memandang bahwa
dalam bentuk aspirasi Direktorat Teknologi Informasi yaitu memenuhi aspek kualitas dan kecepatan di seluruh aspek
“Enabling sustainable business growth through trusted, IT merupakan hal yang krusial. Menyeimbangkan keduanya
secure & personalized Digital Solution”. melibatkan strategi seperti agile development, automated
testing, standards yang jelas, reusable components serta
disiplin eksekusi.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 535
Page 538
536 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 539
Laporan Tahunan
2025
Corporate
Governance
“Melalui penguatan kapabilitas yang
komprehensif dengan standar yang terbaik,
BRI berhasil membawa praktik tata kelola
menuju ke tingkat yang lebih tinggi dan adaptif
terhadap tantangan masa depan. Pencapaian
ini merupakan pilar utama dalam menjaga
penerapan tata kelola perusahaan sekaligus
menjamin keberlanjutan BRI sebagai lembaga
keuangan yang andal serta senantiasa
mendapatkan kepercayaan publik”
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 537
Page 540
Corporate
Governance
Implementasi tata kelola merupakan fondasi utama bagi implementasi fungsi check and balance, serta efektivitas
keberlanjutan kinerja bisnis, terutama dalam menghadapi strategi perusahaan. Langkah tersebut guna mendukung
dinamika pada industri jasa keuangan. Komitmen untuk terus keberlanjutan kontribusi perusahaan seluruh pemangku
meningkatkan kualitas tata kelola mendorong perusahaan kepentingan termasuk pada perekonomian nasional.
untuk dapat memastikan keselarasan strategi bisnis dengan Pada Tahun 2025, BRI telah menyesuaikan kebijakan tata
pengendalian risiko serta kepatuhan terhadap regulasi yang kelola perusahaan, mendorong penerapan anti korupsi
berlaku. Tata kelola perusahaan yang baik diwujudkan melalui dan penyuapan di lingkungan internal dan eksternal,
struktur pengawasan yang jelas, mekanisme koordinasi pengungkapan berbasis standarisasi ASEAN Corporate
yang efektif dengan anggota Konglomerasi Keuangan, Governance Scorecard dan menyempurnakan mekanisme
serta penyelarasan kebijakan di bidang manajemen risiko, pengelolaan Whistleblowing System oleh pihak independen
kepatuhan, audit internal, dan tata kelola. yang terpercaya.
Penguatan tata kelola tidak hanya diposisikan sebagai Kualitas penerapan tata kelola diukur melalui capaian
kewajiban kepatuhan (compliance driven), melainkan perusahaan yang merupakan hasil penilaian dari pihak yang
sebagai enabler strategis yang mendukung pengambilan independen dari perusahaan. Standarisasi dan metode
keputusan bisnis secara prudent, akuntabel, dan berorientasi penilaian merupakan aspek yang menjadi prioritas dalam
jangka panjang. Kapabilitas terintegrasi perusahaan pengukuran kualitas penerapan tata kelola. Pada tahun
dibangun melalui penyempurnaan struktur maupun proses 2025, BRI mampu mencapai kualitas penerapan tata kelola
tata kelola dengan memperhatikan praktik terbaik di yang matang dan unggul di industri.
industri yang menekankan pada transparansi perusahaan,
Pencapaian dalam Penerapan
Corporate Governance
P R O U D LY P R E S E N T E D T O :
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK
TOP 50
BIG CAPITALIZATION
PUBLIC LISTED COMPANY
Jakarta, 15 September 2025
RUDIANTARA
CHAIRMAN OF IICD
ACGS CGPI IICD Corporate Governance
Conference and Awards
Top 5 PLC Indonesia dan Predikat “Sangat Terpercaya”
ASEAN Asset Class dengan perolehan skor 95.38 Top 50 Emiten BigCap PLCs
538 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 541
Laporan Tahunan
2025
Tujuan
Penerapan GCG
Perusahaan menyadari keberlangsungan dan keberhasilan bisnis tidak hanya diukur dari pencapaian performa keuangan
dan peningkatan keuntungan semata, namun juga melalui hasil penerapan prinsip-prinsip tata kelola yang baik. BRI
mengimplementasikan tata kelola perusahaan dengan mengacu pada regulasi terkini dan best practice industri. Keandalan
sistem ini divalidasi melalui asesmen berkala oleh pihak eksternal independen guna menjamin objektivitas dan transparansi,
yang memiliki tujuan untuk:
1. Mendukung pencapaian visi dan misi Perusahaan.
2. Memberikan pedoman bagi seluruh Insan BRI dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan fungsinya
dalam organisasi perusahaan.
3. Memberikan kepercayaan kepada pemegang saham dan pemangku kepentingan bahwa Perusahaan dijalankan dan diawasi
secara profesional.
4. Mendukung penetapan kebijakan serta pengambilan keputusan yang diambil oleh manajemen berdasarkan prinsip-prinsip
tata kelola perusahaan yang baik.
Pelaksanaan Tata Kelola
Tahun 2025
Komitmen perusahaan untuk menghasilkan penerapan Tata Kelola yang Berkelanjutan pada tahun 2025 berfokus pada
peningkatan kualitas yang mencakup antara lain:
1. Transparansi terhadap kondisi perusahaan baik pencapaian kinerja keuangan, independensi Direksi dan Dewan Komisaris
serta informasi terupdate terkait aksi perusahaan yang dapat diakses dengan mudah melalui situs perusahaan.
2. Pengukuran kematangan dalam implementasi tata kelola yang dicerminkan melalui pengakuan dari pihak eksternal
diantaranya adalah:
a. Peningkatan nilai maturitas yang mencakup aspek tata kelola dan kepatuhan.
b. Predikat “Most Trusted Companies” pada penilaian Corporate Governance Perception Index.
c. Penghargaan sebagai Top 5 PLC In Indonesia dalam ASEAN Corporate Governance Scorecard dan beberapa
penghargaan lainnya.
3. Peningkatan penerapan program Anti Bribery and Corruption menekankan pada praktik terbaik yang menjadi standar di
industri melalui hal-hal sebagai berikut:
a. Transformasi pengelolaan Whistleblowing System.
b. Partisipasi dalam Survei Penilaian Integritas (SPI) yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Republik
Indonesia (KPK-RI).
c. Penyelarasan proses berbasis ISO yang mencakup Sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan di
bidang pengadaan barang dan jasa, Sertifikasi ISO 37301:2021 tentang Sistem Manajemen Kepatuhan, Sertifikasi ISO
9001:2015 tentang Manajemen Mutu.
d. Sertifikasi pekerja BRI sebagai Penyuluh Anti Korupsi (PAKSI).
4. Memberikan pedoman bagi seluruh pekerja terhadap implementasi tata kelola di Unit Kerja melalui penyempurnaan struktur
tata kelola yang terdiri atas revisi terhadap kebijakan tata kelola sesuai dengan ketentuan yang terkini.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 539
Page 542
Corporate
Governance
Rencana Peningkatan Kualitas
Implementasi Tata Kelola Tahun 2026
Untuk meningkatkan kualitas implementasi Tata Kelola pada tahun 2026, BRI telah menyusun rencana antara lain sebagai berikut:
1. Memperkuat kerangka Tata Kelola Perusahaan Terintegrasi sebagai fondasi pengelolaan BRI dan Konglomerasi Keuangan
secara berkelanjutan.
2. Mendorong penerapan standar tata kelola dan kepatuhan yang tinggi melalui mekanisme evaluasi independen dan terstandarisasi.
3. Menjamin transparansi, akuntabilitas, dan integritas melalui penguatan sistem pengungkapan dan pelaporan yang kredibel.
4. Mengokohkan sistem pencegahan fraud, korupsi, dan penyuapan sebagai bagian dari budaya kepatuhan perusahaan.
5. Memastikan efektivitas pengendalian internal dan tindak lanjut pengawasan sebagai bagian dari penguatan tata kelola
berkelanjutan.
Dasar Penerapan
Tata Kelola
Penerapan tata kelola BRI didasarkan pada kepatuhan 6. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 46 Tahun 2017
terhadap ketentuan yang berlaku, aspirasi pemangku tentang Fungsi Kepatuhan Bank Umum.
kepentingan dan kebutuhan Perusahaan. Di samping itu, 7. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun 2014
BRI juga menerapkan tata kelola Perusahaan mengacu pada tentang Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi Bagi
best practice yang berlaku di industri keuangan. Beberapa Konglomerasi Keuangan.
peraturan yang menjadi dasar pedoman penerapan tata 8. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 18 Tahun 2014
kelola perusahaan yang baik di BRI antara lain: tentang Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi
1. Undang-Undang Republik Indonesia No. 8 Tahun 1995 Konglomerasi Keuangan.
Tentang Pasar Modal sebagaimana telah diubah dengan 9. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 30 Tahun 2024
Undang-Undang Republik Indonesia No. 4 Tahun 2023. tentang Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk
2. Undang-Undang Republik Indonesia No. 40 Tahun Konglomerasi Keuangan.
2007 tentang Perseroan Terbatas sebagaimana telah 10. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 14 Tahun 2025
diubah dengan Peraturan Pemerintah Pengganti tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum.
Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja 11. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor
sebagaimana telah ditetapkan menjadi Undang-Undang PER-2/MBU/03/2023 Tahun 2023 tentang Pedoman
berdasarkan Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan
Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- Usaha Milik Negara.
Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja Menjadi 12. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor
Undang-Undang. PER-3/MBU/03/2023 Tahun 2023 tentang Peraturan
3. Undang-Undang Republik Indonesia No. 10 tahun 1998 Menteri Badan Usaha Milik Negara tentang Organ dan
tentang perubahan atas Undang-undang No. 7 tahun Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara.
1992 tentang Perbankan sebagaimana telah diubah 12. Prinsip-prinsip Corporate Governance yang
dengan Undang-undang No. 4 Tahun 2023 tentang dikembangkan oleh Organization for Economic
Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan Cooperation and Development (OECD).
(“UU P2SK”). 13. ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) versi
4. Undang-Undang Republik Indonesia No. 16 Tahun 2025 2024 yang diterbikan oleh ASEAN Capital Markets Forum
tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang (ACMF).
Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik 14. Pedoman Umum Governansi Korporasi Indonesia
Negara. (PUGKI) yang dikembangkan oleh Komite Nasional
5. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun 2023 Kebijakan Governance (KNKG).
tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum (“POJK 15. Pedoman GCG Perbankan Indonesia yang dikembangkan
Tata Kelola”). oleh Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG).
16. Principles for Enhancing Corporate Governance yang
diterbitkan oleh Basel Committee on Banking Supervision.
540 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 543
Laporan Tahunan
2025
Penerapan Tata Kelola Perusahaan
yang Baik Secara Berkelanjutan
Implementasi tata kelola perusahaan yang baik dilaksanakan melalui pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Organ Tata Kelola
Bank yang terdiri atas Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris, Direksi serta organ pendukung lainnya. Masing-
masing organ memiliki peran penting dalam memastikan dan mengupayakan terlaksananya penerapan Tata Kelola yang baik.
BRI telah memiliki Kebijakan Good Corporate Governance (GCG Policy/Charter) yaitu Kebijakan Umum Tata Kelola Perusahaan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk No. KU.02-DIR/KEP/10/2023 tanggal 10 Oktober 2023 Buku 1 tentang Tata Kelola dan
Kepatuhan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. GCG Policy/Charter yang dirumuskan berdasarkan perkembangan bisnis
BRI, evaluasi atas pedoman sebelumnya serta best practice GCG di industri.
Framework Tata Kelola Perusahaan BRI
Organization to Support GCG
Governance Outcome
Hasil yang terstandarisasi dan dapat diukur secara kuantitatif
Independent Function
Risk Management, Internal
Control, Compliance Director,
Independent Commissioner
Sustainable Governance
Governance Structure Governance Process
1st Line
Rapat Umum Pemegang Saham Aktivitas Bisnis Proses
Fungsi
Check & Balance Dewan Komisaris & Komite Sistem Manajemen Kepatuhan
2nd Line
Fungsi Komite Dekom: Three Lines Model
Nominasi & Remunerasi, Pemisah antara
Terintegrasi, Man, Direksi & Komite Manajemen Risiko & Pengendalian Internal fungsi first, second,
Risiko & Audit dan third line
3rd Line
Fungsi Komite Direksi: Audit Internal
ALCO, Credit Policy, ESG,
HC, IT, procurement, Kebijakan Internal Perusahaan
Product, Risk Management,
Transformation & Tata
Kelola Terintegrasi
Teknologi Informasi Perencanaa Stratejik & Manajemen Kinerja
Support System
Kebijakan yang selalu Commitment
dikinikan dan sistem reliable Komitmen
perusahaan
Culture Corporate Culture Risk Culture Compliance Culture untuk menegakan
penerapan tata
Commitment Anggaran Dasar Visi dan Misi Kode Etik Shareholder Expectation kelola
Governance Principles Ketentuan Eksternal : UU, POJK, Permen BUMN, dll Best Practice : ACGS, CGPI, PUGKI, OCEG, ICOFR, dll
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 541
Page 544
Corporate
Governance
Perumusan Landasan dan Implementasi GCG
BRI menempatkan penerapan Good Corporate Governance mekanisme evaluasi GCG yang mengacu pada indikator
(GCG) sebagai landasan utama dalam pengelolaan kegiatan terstandarisasi, serta melibatkan lembaga penilai independen
usaha dan operasional perusahaan, dengan menjunjung dan tepercaya guna menjamin objektivitas penilaian dan
tinggi prinsip independensi, akuntabilitas, dan integritas penguatan kualitas tata kelola secara berkelanjutan.
dalam setiap pengambilan keputusan. Komitmen tersebut
diterapkan secara konsisten dan menyeluruh pada seluruh Sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi, seluruh
jenjang organisasi mulai dari Dewan Komisaris, Direksi, proses, implementasi, serta capaian penerapan GCG
hingga seluruh pekerja serta diinternalisasikan ke dalam visi, diungkapkan secara terbuka melalui publikasi perusahaan,
misi, dan tata nilai perusahaan yang didukung oleh kode etik baik dalam laporan tahunan maupun media resmi perusahaan.
dan budaya kerja yang berorientasi pada kepatuhan dan Pengungkapan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman
profesionalisme. yang utuh kepada seluruh pemangku kepentingan mengenai
struktur, proses, dan hasil tata kelola perusahaan, sekaligus
Penerapan GCG dilaksanakan melalui kebijakan dan memperkuat kepercayaan publik terhadap penerapan
pedoman internal yang disusun secara independen, objektif, standar tata kelola yang tegas dan independen di BRI.
dan berlandaskan pada ketentuan peraturan perundang-
undangan sektoral, serta memperhatikan aspirasi pemegang Sejalan dengan komitmen tersebut, prinsip-prinsip GCG
saham tanpa mengesampingkan kepentingan pemangku yang mendukung kinerja berkelanjutan BRI dirumuskan
kepentingan lainnya. Untuk memastikan konsistensi dan dengan landasan pada Pedoman Umum Governansi Korporat
efektivitas penerapan tata kelola, perusahaan membangun Indonesia (PUG-KI) tahun 2021 sebagai berikut:
Pedoman Penerapan GCG BRI
BRI menjamin perlakuan
adil dan setara bagi
Perilaku pemegang saham dan
BRI mewujudkan
Beretika seluruh pemangku
akuntabilitas melalui kepentingan
pengelolaan kinerja yang
transparan, terukur, dan
bertanggung jawab
Good
Akuntabilitas Corporate Transparansi
Governance
BRI memastikan
keterbukaan informasi
material secara relevan
BRI berkomitmen pada kepatuhan transparan, mudah
regulasi dan tanggung jawab sosial diakses, serta melampaui
serta lingkungan melalui kolaborasi ketentuan regulasi
pemangku kepentingan guna Keberlanjutan
mendukung pembangunan dan
kinerja berkelanjutan.
542 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 545
Laporan Tahunan
2025
Implementasi Tata Kelola Perusahaan yang Baik Berdasarkan Governansi Korporat
Indonesia
Sebagai wujud komitmen Direksi dan Dewan Komisaris dalam memperkuat kualitas penerapan Tata Kelola Perusahaan yang
Baik, BRI mengadopsi Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia (PUG-KI) yang diterbitkan oleh Komite Nasional
Kebijakan Governansi (KNKG). Penerapan pedoman ini mendukung kemampuan BRI untuk beradaptasi secara berkelanjutan
terhadap perkembangan praktik tata kelola, termasuk penguatan tanggung jawab sosial dan lingkungan berbasis pembangunan
berkelanjutan, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan tugas Direksi dan Dewan Komisaris, efektivitas strategi anti fraud,
serta penerapan kode etik dan pengelolaan benturan kepentingan.
Selanjutnya, BRI mengokohkan penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik melalui implementasi empat pilar Prinsip Tata
Kelola Perusahaan sebagaimana diatur dalam PUG-KI 2021 yang telah diperbarui oleh KNKG.
Penerapan Prinsip Tata Kelola Perusahan yang Baik
Pilar Penjelasan Penerapan di BRI
Perilaku Beretika Dalam melaksanakan kegiatannya, korporasi 1. Dalam menjalankan aktivitas perusahaan, BRI selalu menjunjung
senantiasa mengedepankan kejujuran, tinggi Perilaku Beretika yang diwujudkan melalui adanya
memperlakukan semua pihak dengan kebijakan terkait etik yang mengatur mengenai Kode Etik Bank
hormat (respect), memenuhi komitmen, dan Kode Etik Pekerja, pedoman terkait budaya yang mengatur
membangun serta menjaga nilai-nilai moral mengenai budaya risiko, kepatuhan dan budaya perusahaan.
dan kepercayaan secara konsisten. Korporasi Di samping itu, dalam rangka menjaga nilai moral pekerja dan
memperhatikan kepentingan pemegang menjaga kepercayaan pemangku kepentingan, BRI menerapkan
saham dan pemangku kepentingan lainnya pencegahan melalui serta beberapa hal antara lain:
berdasarkan asas kewajaran dan kesetaraan a. Efektivitas Strategi Anti Fraud.
(fairness) dan dikelola secara independen b. Program Pengendalian Gratifikasi.
sehingga masing-masing organ perusahaan c. Program Anti Pencucian Uang, pencegahan Pendanaan
tidak saling mendominasi dan tidak dapat Terorisme dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata
diintervensi oleh pihak lain. Pemusnah Massal.
d. Ketersediaan saluran pengaduan Whistleblowing System.
2. Perseroan memperhatikan asas kesetaraan dan kewajaran (Equal
Treatment) kepada seluruh pemangku kepentingan termasuk
pemegang saham. Perseroan mewujudkan komitmen dimaksud
melalui penyediaan informasi yang setara kepada seluruh
pemangku kepentingan antara lain melalui situs perusahaan,
media massa nasional, serta media sosial perusahaan.
3. Di samping itu, perusahaan menyediakan saluran bagi seluruh
pemangku kepentingan untuk berpartisipasi memberikan
rekomendasi ataupun pendapat bagi kebaikan perusahaan.
Beberapa saluran yang disediakan oleh perusahaan mencakup
antara lain melalui Rapat Umum pemegan Saham, Press Release,
Public Exposed, Analyst Meeting secara triwulanan, dan lainnya.
Akuntabilitas Korporasi dapat mempertanggungjawabkan 1. Perseroan memiliki pedoman bagi Direksi dan Dewan Komisaris
kinerjanya secara transparan dan wajar. dalam menjalankan tugas dan kewajibannya. Pedoman dimaksud
Untuk itu Korporasi harus dikelola secara mencakup tata tertib rapat, mekanisme voting, pedoman
benar, terukur dan sesuai dengan kepentingan penanganan benturan kepentingan dan lain-lain.
korporat dengan tetap memperhitungkan 2. Adanya check and balance yang terbentuk dari pelaksanaan
kepentingan pemegang saham dan pemangku tugas direksi yang bertanggung jawab dan independensi dari
kepentingan. Akuntabilitas merupakan pengawasan Dewan Komisaris.
prasyarat yang diperlukan untuk mencapai 3. Perseroan memiliki struktur tata kelola yang akuntabel dan
kinerja yang berkelanjutan. memadai melalui kelengkapan Organ Utama, Organ Pendukung
dan Unit Kerja khusus yang membantu pelaksanaan tugas dari
Direksi dan Dewan Komisaris.
4. Terdapat standar terukur dalam menilai kinerja dari Direksi,
Dewan Komisaris serta organ pendukung yang dipublikasikan
secara transparan melalui laporan tata kelola perusahaan.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 543
Page 546
Corporate
Governance
Pilar Penjelasan Penerapan di BRI
Transparansi Untuk menjaga objektivitas dalam menjalankan 1. BRI membangun transparansi perusahaan berdasarkan ketentuan
bisnis, korporasi menyediakan informasi serta praktik terbaik di industri. BRI memiliki Unit Kerja yang
yang material dan relevan dengan cara yang khusus menangani terkait dengan komunikasi perusahaan
mudah diakses dan dipahami oleh pemangku kepada setiap stakeholder yang mencakup:
kepentingan. Korporasi mengambil inisiatif a. Corporate Secretary yang bertanggung jawab untuk
untuk mengungkapkan tidak hanya masalah membangun citra perusahaan di mata publik secara luas.
yang disyaratkan oleh peraturan perundang- b. Investor relation yang bertugas untuk membina hubungan
undangan, tetapi juga hal yang penting untuk baik dengan seluruh pemegang saham.
pengambilan keputusan oleh pemegang c. Customer Experience serta Marketing Communication yang
saham, kreditur, dan pemangku kepentingan. mewujudkan transparansi produk dan layanan perusahaan
kepada seluruh nasabah.
2. BRI mengungkapkan informasi secara tepat waktu, akurat,
memadai, termasuk aspek kepatuhan terhadap seluruh ketentuan
yang mencakup pengungkapan dan pelaporan kepada Regulator
dan pihak berkepentingan.
3. BRI memiliki kebijakan dan sistem komunikasi yang terarah melalui
saluran yang terpercaya dan selalu memuat perkembangan terkini
mengenai kondisi perusahaan. Beberapa saluran komunikasi
yang dikelola perusahaan adalah:
a. Situs perusahaan di www.bri.co.id
b. Media sosial
· Facebook : BANK BRI
· Instagram : @bankbri_id
· X : @kontakBRI, @promo_BRI, @bankbri_id
· Youtube : BANK BRI
c. Chatbot berbasis Artificial Intellegence: Sabrina melalui
whatsapp 0812 1214 017
Keberlanjutan Korporasi mematuhi peraturan perundang- 1. Perseroan melaksanakan tata kelola berdasarkan perundang-
undangan serta berkomitmen melaksanakan undangan yang berlaku dan tidak terbatas pada peraturan
tanggung jawab terhadap masyarakat sektoral di bidang perbankan, namun juga peraturan terkait pasar
dan lingkungan agar berkontribusi pada modal, persaingan usaha yang sehat serta ketentuan mengenai
pembangunan berkelanjutan melalui kerja Badan Usaha Milik Negara.
sama dengan semua pemangku kepentingan 2. BRI memiliki komite di tingkat Direksi serta Unit Kerja yang
terkait untuk meningkatkan kehidupan khusus menangani terkait dengan aspek Environmental, Social &
mereka dengan cara yang selaras dengan Governance untuk memastikan komitmen perusahaan terhadap
kepentingan bisnis dan agenda pembangunan keberlanjutan telah terlaksana dengan baik.
berkelanjutan. 3. BRI juga membangun laporan keberlanjutan berstandarisasi global
dalam rangka memenuhi ekspektasi para pemangku kepentingan
terhadap peran BRI dalam membangun keberlanjutan di bidang
sosial dan lingkungan. Disamping itu, BRI telah menerbitkan laporan
The Task Force on Climate-Related Financial Disclosures (TCFD
Report) untuk semakin mengukuhkan komitmen perusahaan di
dalam bidang keberlanjutan lingkungan.
544 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 547
Laporan Tahunan
2025
Struktur
Tata Kelola Perusahaan
Struktur tata kelola Perseroan terdiri atas Organ Perseroan dan Infrastruktur Tata Kelola.
Organ Perseroan
Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Organ Perseroan terdiri
dari:
1. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
2. Dewan Komisaris
3. Direksi
Organ Perseroan dibangun untuk menjamin pelaksanaan prinsip-prinsip tata kelola Perseroan dapat berjalan dengan efektif
dengan peran dan tanggung jawab yang jelas sehingga tercipta mekanisme monitoring check and balance. Struktur Tata
Kelola BRI meliputi Organ Utama dan Organ Pendukung sebagai berikut:
Organ Perseroan
ORGAN UTAMA
Rapat Umum Pemegang Saham
(RUPS)
DEWAN KOMISARIS DIREKSI
CHECK AND BALANCES
Asset and Liability Committee
SEKRETARIAT
(ALCO) SEKRETARIS
DEWAN KOMISARIS KOMITE AUDIT
Capital & Investment PERUSAHAAN
Committee
Human Capital Committee
KOMITE NOMINASI SATUAN KERJA
DAN REMUNERASI Information Technology AUDIT INTERN
Steering Committee
Procurement Committee
KOMITE PEMANTAU SATUAN KERJA
MANAJEMEN RISIKO KEPATUHAN
Credit Policy Committee
Product Committee
KOMITE TATA KELOLA SATUAN KERJA
TERINTEGRASI Project Management Office MANAJEMEN RISIKO
Steering Committee
Risk Management Committee
AUDITOR EKSTERNAL
Environmental, Social &
ORGAN PENDUKUNG Governance (ESG) Committee
*penjelasan masing Organ terdapat pada masing-masing sub bab pada Laporan Tahunan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 545
Page 548
Corporate
Governance
Infrastruktur Tata Kelola
Infrastruktur Tata Kelola Perusahaan
Berdasarkan Surat Edaran Direksi BRI No. SE.13-DIR/KPD/09/2025 tanggal 30 September 2025 tentang Pembentukan dan
Pengelolaan Kebijakan & Prosedur, hierarki Kebijakan & Prosedur digambarkan sebagai berikut:
Kebijakan
Umum
Pedoman Pelaksanaan
Standar Operasional Prosedur
GCG Code of Conduct Culture Values
1. Kebijakan Umum adalah pengaturan yang memuat tatanan prinsip dasar, garis besar dan/atau filosofi serta bersifat high
level, strategis dan jangka panjang.
2. Pedoman Pelaksanaan (PP) adalah pengaturan yang memuat standar umum proses bisnis/penjelasan kegiatan atau
ketentuan spesifikasi produk, pasar sasaran dan syarat yang berlaku umum.
3. Standar Operasional Prosedur (SOP) adalah pengaturan yang memuat standar proses bisnis/penjelasan kegiatan atau
ketentuan spesifikasi produk, pasar sasaran dan syarat yang bersifat lebih teknis, rinci dan/atau dinamis.
Secara rinci, Infrastruktur Tata Kelola Perusahaan yang dimiliki Bank BRI antara lain:
Perihal Kebijakan Internal
Anggaran Dasar Anggaran Dasar PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang dimuat dalam Akta Nomor 15 tanggal 22 April 2025
yang telah mendapat Persetujuan Perubahan dan Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar dari
Menteri Hukum dan HAM RI Tanggal 8 Mei 2025.
Pelaksanaan tugas 1. Dewan Komisaris memiliki Tata Tertib Dewan Komisaris yang disahkan dalam Surat Keputusan Dewan Komisaris
Dewan Komisaris dan BRI Nomor Keputusan 06-KOM/05/2024 tanggal 28 Mei 2024.
Direksi 2. Direksi BRI telah memiliki Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi yang disahkan dalam Surat Nokep B.299-DIR/
SKP/04/2020 tanggal 24 April 2020.
Ketentuan Umum Tata 1. Kebijakan Umum Tata Kelola Perusahaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk No. KU.02-DIR/KEP/10/2023
Kelola Perusahaan tanggal 10 Oktober 2023 Buku 1 tentang Tata Kelola dan Kepatuhan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
2. Kebijakan Umum Tata Kelola Perusahaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk No. KU.02-DIR/KEP/10/2023
tanggal 10 Oktober 2023 Buku 2 tentang Tata Kelola Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk.
3. Surat Edaran Direksi BRI No. SE.28-DIR/KEP/12/2025 tanggal 30 Desember 2025 tentang Penerapan Fungsi
Kepatuhan.
4. Surat Edaran Direksi BRI No. SE.09-DIR/KEP/03/2023 tanggal 15 Maret 2023 tentang Corporate Governance
sebagaimana diubah terakhir dengan Surat Edaran Direksi BRI No. SE.09.c-DIR/KEP/03/2023 tanggal
31 Desember 2024 tentang Perubahan Ketiga Corporate Governance.
5. Standar Operasional Prosedur No. SO. 26-KEP/10/2025 tanggal 9 Oktober 2025 tentang Penerapan
Good Corporate Governance (GCG) sebagaimana diubah terakhir dengan Standar Operasional Prosedur
No. SO. 26.a-KEP/10/2025 tanggal 28 November 2025 tentang Perubahan Pertama Penerapan Good Corporate
Governance (GCG).
6. Petunjuk Pelaksanaan Nomor: JL.37-SBM/12/2025 tanggal 31 Desember 2025 tentang Konglomerasi Keuangan
BRI.
546 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 549
Laporan Tahunan
2025
Perihal Kebijakan Internal
Remunerasi Dewan 1. Surat Keputusan Bersama Dewan Komisaris dan Direksi No. 09-KOM/BRI/11/2017 dan No. S.1023-DIR/KPS/11/2017
Komisaris, Direksi dan tanggal 30 November 2017 tentang Kebijakan Tata Kelola Remunerasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Pekerja 2. SE No.38-DIR/HCS/12/2024 tanggal 30 Desember 2024 tentang Remunerasi Pekerja.
Tata tertib Komite 1. Surat Keputusan Komite Nominasi dan Remunerasi (KNR) SK Nokep : 1723 -DIR/HBS/04/2025, tanggal 17 April
dibawah Dewan 2025 perihal penetapan Ketua dan Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi PT BRI (Persero) Tbk.
Komisaris 2. Surat Keputusan Komite Pemantau Manajemen Risiko (KPMR) SK Nokep : 5546-DIR/HBS/11/2025, tanggal
3 November 2025 perihal penetapan Ketua dan Anggota Komite Pemantau Manajemen Risiko PT BRI (Persero)
Tbk.
3. Surat Keputusan Komite Tata Kelola Terintegrasi (KTKT) SK Nokep: 11-KOM/BRI/11/2205, tanggal 3 November
2025 perihal penetapan Ketua dan Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi PT BRI (Persero) Tbk.
4. Surat Keputusan Komite Audit (KA) SK Nokep : 1719 -DIR/HBS/04/2025, tanggal 17 April 2025 perihal penetapan
Ketua dan Anggota Komite Audit PT BRI (Persero) Tbk.
Pengadaan dan Surat Keputusan Direksi BRI No. KU.03-DIR/PLM/06/2024 tanggal 25 Juni 2024 tentang Kebijakan Umum Fixed
Pengelolaan Aktiva Assets Management & Procurement.
Tetap
Arsitektur dan Surat Edaran Direksi BRI No. SE.13-DIR/KPD/09/2025 tanggal 30 September 2025 tentang Pembentukan dan
Pengelolaan Kebijakan Pengelolaan Kebijakan & Prosedur.
Perencanaan dan 1. Surat Edaran Direksi No. SE.03-DIR/PPM/03/2025 tanggal 21 Maret 2025 tentang Corporate Strategy (Buku 1
Strategi perusahaan terkait Rencana Jangka Panjang).
2. Surat Edaran Direksi No. SE.03-DIR/PPM/03/2025 tanggal 21 Maret 2025 tentang Corporate Strategy (Buku 2
terkait Rencana Bisnis Bank).
Strategi Anti Fraud & 1. Surat Edaran Direksi No. SE.58b-DIR/ORD/11/2022 31 Desember 2024 tentang Perubahan Kedua Pedoman
Pengendalian Korupsi Pelaksanaan Penerapan Manajemen Risiko Operasional (Buku 5 Strategi Anti Fraud).
2. Surat Edaran Direksi No. SE.09-DIR/KEP/03/2023 tanggal 15 Maret 2023 tentang Corporate Governance (Buku 3
terkait Anti Penyuapan dan Pengendalian Gratifikasi).
3. Surat Edaran Direksi No. SE.09-DIR/KEP/03/2023 tanggal 15 Maret 2023 tentang Corporate Governance (Buku 4
terkait Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO 37001:2016).
4. Surat Edaran Direksi No. SE.09-DIR/KEP/03/2023 tanggal 15 Maret 2023 tentang Corporate Governance (Buku 5
terkait Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN)).
Benturan Kepentingan Surat Edaran Direksi No. SE.09-DIR/KEP/03/2023 tanggal 15 Maret 2023 tentang Corporate Governance (Buku 1
terkait Penanganan Benturan Kepentingan (Conflict of Interest)).
Whistleblowing Surat Edaran Direksi No. SE.09-DIR/KEP/03/2023 tanggal 15 Maret 2023 tentang Corporate Governance (Buku 2
System terkait Penanganan Whistleblowing System).
Kode Etik Surat Edaran Direksi No. SE.09a-DIR/KEP/03/2023 tanggal 31 Oktober 2023 tentang Perubahan Pertama Atas
Corporate Governance (Buku 6 terkait Kode Etik).
Anti Pencucian Uang 1. Surat Edaran Direksi No. SE.04-DIR/KEP/05/2025 tanggal 28 Mei 2025 tentang Penerapan Program Anti
Pencucian Uang (APU), Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT) dan Pencegahaan Pendanaan Proliferasi
Senjata Pemusnah Massal (PPPSPM).
2. Standar Operasional Prosedur (SOP) No. SO. 22-AML/09/2025 tanggal 30 September 2025 tentang Implementasi
Anti Pencucian Uang (APU), Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT) dan Pencegahaan Pendanaan Proliferasi
Senjata Pemusnah Massal (PPPSPM).
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 547
Page 550
Corporate
Governance
Mekanisme
Tata Kelola Perusahaan
Proses Tata Kelola suatu perusahaan adalah cara atau mekanisme yang dilakukan oleh organ perusahaan dan jajaran di
bawahnya dalam menjalankan fungsi dan tugasnya dalam mewujudkan komitmen pencapaian kinerja yang terbaik dan
mewujudkan struktur tata kelola yang sesuai dengan prinsip GCG. Proses Tata kelola BRI di antaranya meliputi:
1. Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham
2. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris Direksi
3. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pendukung Dewan Komisaris dan Direksi
4. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Organ Pendukung
5. Perencanaan Stratejik dan Manajemen Kinerja
6. Bisnis Proses dan Aktivitas Perusahaan
7. Manajemen Risiko dan Pengendalian Internal
8. Sistem Manajemen Kepatuhan
9. Audit Internal
Pengukuran/Pengujian Kualitas
Penerapan GCG
Untuk memastikan kecukupan hasil penerapan Tata Kelola 1. Governance Structure
Perusahaan, BRI secara periodik melakukan penilaian Penilaian bertujuan untuk menilai kecukupan struktur
atas implementasi Tata Kelola guna mengukur kualitas dan infrastruktur tata kelola Bank agar proses prinsip tata
implementasi struktur dan proses tata kelola serta kelola yang baik menghasilkan hasil yang sesuai dengan
memperoleh umpan balik perbaikan berkelanjutan. Penilaian harapan stakeholders.
dilakukan melalui mekanisme self-assessment dan penilaian 2. Governance Process
oleh pihak independen dengan rincian sebagai berikut: Penilaian bertujuan untuk menilai efektivitas proses
penerapan prinsip tata kelola yang baik yang didukung
oleh kecukupan terstruktur dan infrastruktur tata kelola
Penilaian Internal Bank sehingga menghasilkan hasil yang sesuai dengan
harapan stakeholders.
Self Assessment GCG 3. Governance Outcome
Penilaian bertujuan untuk menilai outcome yang
BRI melakukan self-assessment atas penerapan prinsip tata memenuhi harapan stakeholders Bank yang merupakan
kelola perusahaan yang baik setiap semester sesuai dengan hasil proses penerapan prinsip GCG serta didukung oleh
ketentuan POJK 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata kecukupan struktur dan infrastruktur tata kelola Bank.
Kelola Bagi Bank Umum dan SEOJK Nomor 14/POJK.03/2025
tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum. Prinsip- Kriteria Penilaian
prinsip Tata Kelola terdiri dari Transparansi, Akuntabilitas,
Pertanggungjawaban, Independensi, serta Kewajaran dan Berdasarkan SEOJK Nomor 14/POJK.03/2025 indikator yang
Kesetaraan pada seluruh tingkatan organisasi dan kegiatan menjadi standar pelaksanaan Self Assessment tata kelola
operasional Bank. Penilaian dilakukan secara komprehensif perusahaan meliputi 16 (enam belas) parameter, yang terdiri
atas pelaksanaan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dari:
meliputi 3 (tiga) aspek tata kelola perusahaan, yaitu:
548 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 551
Laporan Tahunan
2025
1. Pelaksanaan Tugas, Tanggung Jawab, dan Wewenang 14. Penerapan Strategi Anti Fraud, termasuk Anti Penyuapan
Direksi 15. Penerapan Keuangan Berkelanjutan, termasuk
2. Pelaksanaan Tugas, Tanggung Jawab, dan Wewenang Penerapan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Dewan Komisaris 16. Penerapan Tata Kelola dalam Kelompok Usaha Bank
3. Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite
4. Penanganan Benturan Kepentingan
5. Penerapan Fungsi Kepatuhan
Pihak yang Melakukan Penilaian
6. Penerapan Fungsi Audit Intern
Self Assessment GCG dikoordinasikan oleh Compliance Group
7. Penerapan Fungsi Audit Ekstern
untuk kemudian disetujui oleh Direksi dan dievaluasi oleh
8. Penerapan Manajemen Risiko termasuk Sistem
Komite di bawah Dewan Komisaris secara berkala. Hasil Self
Pengendalian Intern
Assessment GCG tersebut selanjutnya dilaporkan pada OJK.
9. Pemberian Remunerasi
10. Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait (related party)
dan Penyediaan Dana Besar (large exposure)
Hasil Self Assessment
11. Integritas Pelaporan dan Sistem Teknologi Informasi
Pada penilaian tata kelola perusahaan yang dilakukan pada
12. Rencana Strategis Bank
tahun 2025, hasil self assessment sebagai berikut:
13. Aspek Pemegang Saham
Hasil Penilaian Sendiri (Self Assessment)
Pelaksanaan Tata Kelola
Entitas Peringkat Definisi Peringkat
PT Bank Rakyat Indonesia 2 Mencerminkan Manajemen BRI telah melakukan penerapan GCG pada aspek
(Persero) Tbk. Governance Structure, Governance Process, dan Governance Outcome yang secara
umum Baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan memadai atas prinsip-prinsip Good
Corporate Governance. Apabila terdapat kelemahan dalam penerapan prinsip-
prinsip GCG, maka secara umum kelemahan tersebut kurang signifikan dan dapat
diselesaikan dengan tindakan normal oleh manajemen BRI.
Analisis
Struktur Tata Kelola Penerapan Good Corporate Governance pada aspek governance structure telah memadai, didukung oleh struktur
tata kelola, kebijakan, strategi serta sistem yang terintegrasi dalam menunjang pelaksanaan tata kelola perusahaan.
Komposisi pengurus Perseroan juga telah disusun sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan didukung oleh
kebijakan internal yang memadai. Adapun kelemahan yang teridentifikasi telah ditindaklanjuti secara tepat sehingga
tidak berdampak terhadap kinerja Perseroan.
Proses Tata Kelola Pelaksanaan Good Corporate Governance pada aspek governance process secara umum telah berjalan dengan
baik, proses bisnis yang dijalankan mengacu pada rencana bisnis yang telah ditetapkan serta setiap organ
perusahaan telah menjalankan proses bisnis sesuai dengan tugas dan tanggung jawab. Selain itu, BRI senantiasa
melakukan review dan evaluasi dalam rangka meningkatkan efektivitas tugas dan tanggung jawab masing-masing
organ perusahaan. Kelemahan yang terjadi pada pelaksanaan governance process dapat segera dilakukan tindak
lanjut perbaikan.
Hasil Tata Kelola Pelaksanaan Good Corporate Governance pada aspek governance outcome secara umum telah dilaksanakan
dengan baik, proses pengungkapan dan transparansi informasi, data dan laporan telah sesuai dengan ketentuan yang
berlaku. Atas kelemahan dalam pelaporan yang dilakukan, BRI telah melakukan pengembangan dan penyempurnaan
sistem informasi manajemen dan pelaporan dalam rangka meningkatkan kualitas pelaporan dan memberikan
kemudahan bagi para stakeholder untuk mendapatkan informasi yang akurat.
Tingkat Maturitas Tata Kelola
Penilaian Maturitas Tata Kelola BRI dilakukan sebagai upaya untuk memperkuat penerapan Good Corporate Governance melalui
pengukuran yang atas aspek struktur, proses, dan hasil tata kelola secara berkala. Pada tahun 2025, BRI telah melaksanakan
evaluasi maturitas tata kelola pada periode Tahun 2024 yang dilakukan oleh pihak independen, dengan capaian nilai 4,48,
meningkat dibandingkan periode sebelumnya sebesar 4,30, sebagaimana ditunjukkan pada diagram berikut.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 549
Page 552
Corporate
Governance
Struktur & Proses
4,45 -> 4,66
Hubungan dengan pihak Implementasi GCG &
yang memiliki klaim finansial Manajemen Perubahan
4,09 -> 4,13 4,04 -> 4,15
Transparansi informasi & Hubungan dengan
pengendalian internal pemangku kepentingan
4,44 -> 4,71 4,21 -> 4,25
4,08 -> 4,39 4,81 -> 4,72
Efektifitas Manajemen Kualitas Perencanaan
Risiko & Kepatuhan Strategis
2023 2024
Transparansi
Hubungan
Keuangan,
dengan Efektivitas Hubungan Implementasi
Pengungkapan Kualitas
Struktur & pihak yang Manajemen dengan GCG dan
Informasi & Perencanaan
Proses memiliki Risiko dan Pemangku Manajemen
Efektivitas Strategis
klaim Kepatuhan Kepentingan Perubahan
Pengendalian
finansial
Internal
2022 4.24 3.90 3.75 3.73 4.50 3.86 3.68
2023 4.45 4.09 4.45 4.09 4.81 4.22 4.04
2024 4.66 4.13 4.71 4.39 4.72 4.25 4.15
Penilaian Eksternal
Corporate Governance Perception Index
CGPI merupakan salah satu penilaian tata kelola perusahaan melalui metode riset yang dilaksanakan oleh The Indonesian
Institute for Corporate Governance (IICG) pada perusahaan-perusahaan di Indonesia. Selama 5 (empat) tahun terakhir, BRI
secara konsisten melakukan Penyempurnaan terhadap penerapan GCG secara komprehensif, dan sejalan dengan hal tersebut,
pada tahun 2025 BRI memperoleh skor tertinggi dalam ajang penilaian CGPI. Hal ini merupakan komitmen manajemen BRI untuk
secara terus menerus dan berkesinambungan mendukung pencapaian visi dan misi perusahaan.
550 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 553
Laporan Tahunan
2025
2024 2025
2022 2023
2021
2020
93,25 95,10 95,18 95,21 95,31 95,38
Most Trusted Most Trusted Most Trusted Most Trusted Most Trusted Most Trusted
Companies Companies Companies Companies Companies Companies
Penilaian CGPI mencakup 3 aspek governance yaitu:
• Governance Structure meliputi struktur dan kebijakan tata kelola perusahaan.
• Governance Process meliputi sistem dan mekanisme tata kelola perusahaan.
• Governance Outcome meliputi output, outcome dan impact dari proses implementasi GCG.
Penilaian CGPI 2024 Di Perusahaan Anak
Untuk meningkatkan implementasi Tata Kelola Perusahaan yang Baik pada Konglomerasi Keuangan, BRI sebagai entitas induk
mendorong Perusahaan Anak anggota Konglomerasi Keuangan BRI untuk dapat mengikuti ajang penilaian CGPI sebagai bentuk
evaluasi yang dilakukan pihak eksternal atas implementasi Tata Kelola Perusahan pada masing-masing Perusahaan. Adapun
perolehan nilai CGPI pada Perusahaan Anak Konglomerasi Keuangan BRI adalah sebagai berikut.
BRI
Tahun BRI
Pegadaian PNM Bank Raya BRI Finance BRI Life Danareksa
Pelaksanaan Insurance
Sekuritas
2022 87.81 82.45 - 81.55 83.29 82.33 -
2023 88.42 83.50 - - 84.40 82.85 -
2024 88.74 84.62 83.80 - 85.40 83.95 81.77
89.05 85.55 85.07 - 86.35 85.25 83.46
2025
Most Trusted Most Trusted Most Trusted Most Trusted Most Trusted Trusted
ASEAN Corporate Governance Scorecard
ACGS merupakan salah parameter pengukuran praktik tata kelola yang disepakati oleh ASEAN Capital Market Forum (ACMF)
yang didukung oleh Asian Development Bank (ADB) bertujuan untuk meningkatkan praktik tata kelola Perusahaan Tercatat di
ASEAN dan mendukung Perusahaan Tercatat di ASEAN menjadi perusahan dengan aset berkelas. Kriteria ASEAN Corporate
Governance Scorecard (ACGS) mengadopsi prinsip-prinsip Corporate Governance yang dikeluarkan oleh The Organisation for
Economic Cooperation and Development (OECD).
1. Hak-Hak Pemegang Saham
2. Keberlanjutan dan Ketahanan
3. Pengungkapan dan Transparansi
4. Tanggung Jawab Direksi dan Dewan Komisaris
Pada Tahun 2025, BRI memperoleh peringkat sebagai Top 5 Public Listed Company
(PLC) in Indonesia & ASEAN Asset Class PLCs. Penerapan Tata Kelola Perusahaan
BRI yang mengacu pada ASEAN Corporate Governance Scorecard disampaikan
detail pada situs web BRI https://www.ir-bri.com/acgs.html atau melalui QR Code
berikut.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 551
Page 554
Corporate
Governance
Penerapan Tata Kelola Perusahaan
Sesuai Ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
Pelaksanaan penerapan aspek dan prinsip tata kelola perusahaan terbuka diatur dalam Peraturan OJK No. 21/POJK.04/2015
tentang Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka dan Surat Edaran OJK No. 32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman
Tata Kelola Perusahaan terbuka, yang mengatur tentang 5 (lima) aspek, 8 (delapan) prinsip dan 25 (dua puluh lima) rekomendasi
penerapan prinsip tata kelola.
Penerapan rekomendasi tersebut dalam GCG BRI adalah sebagai berikut:
No Aspek; Prinsip; Rekomendasi Comply or Explain
A. ASPEK 1:
HUBUNGAN PERUSAHAAN TERBUKA DENGAN PEMEGANG SAHAM DALAM MENJAMIN HAK-HAK PEMEGANG SAHAM.
A.1. Prinsip 1:
Meningkatkan Nilai Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
A.1.1. Perusahaan Terbuka memiliki cara Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham BRI dilaksanakan
atau prosedur teknis pengumpulan menggunakan metode pemungutan suara satu hak suara (one vote one
suara (voting) baik secara share). Mekanisme pemungutan suara dilakukan secara terbuka dengan
terbuka maupun tertutup yang cara mengangkat tangan dan Petugas mengumpulkan hak suara dengan
mengedepankan independensi, dan menghampiri seluruh pemegang saham yang hadir.
kepentingan pemegang saham. Perseroan telah menggunakan tata cara pengambilan keputusan melalui
pengumpulan suara (voting) yang mengedepankan independensi, dan
kepentingan pemegang saham sesuai ketentuan OJK, Perseroan telah
melaksanakan beberapa hal sebagai berikut:
− Mempunyai prosedur pengambilan suara dalam pengambilan keputusan
atas mata acara RUPS yang dituangkan ke dalam Tata Tertib RUPS
Bank BRI yang diumumkan kepada pemegang saham melalui website
perseroan.
− Prosedur pengambilan suara (voting) melibatkan Pihak Independen
yaitu Notaris dan Biro Administrasi Efek.
− Proses pengumpulan hak suara telah diatur dalam Anggaran Dasar BRI
dan Tata Tertib RUPS yang dimuat pada website Perusahaan.
Keterangan: Memenuhi (Comply)
A.1.2. Seluruh anggota Direksi dan anggota Pada Tahun 2025, BRI menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham
Dewan Komisaris Perusahaan Tahunan Tahun Buku 2024 pada 24 Maret 2025 dan Rapat Umum Pemegang
Terbuka hadir dalam RUPS Tahunan. Saham Luar Biasa pada 17 Desember 2025 yang dihadiri oleh seluruh
anggota Dewan Komisaris dan Anggota Direksi.
Keterangan: Memenuhi (Comply)
A.1.3. Ringkasan risalah RUPS tersedia Atas RUPS yang dilaksanakan pada tahun 2025, Perseroan telah membuat
dalam Situs Web Perusahaan ringkasan risalah dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dengan
Terbuka paling sedikit selama 1 (satu) keterangan sebagai berikut:
tahun. 1. Ringkasan Risalah RUPST dipublikasikan dalam website perseroan
dalam 1 (satu) hari kerja yaitu hari Selasa tanggal 25 Maret 2025. Adapun
RUPST diselenggarakan pada hari Senin tanggal 24 Maret 2025.
2. Ringkasan Risalah RUPSLB dipublikasikan dalam website perseroan
dalam 1 (satu) hari kerja yaitu hari Kamis tanggal 18 Desember 2025.
Adapun RUPLB diselenggarakan pada hari Rabu tanggal 17 Desember
2025.
Ringkasan Risalah RUPS Bank tersedia selama lebih dari 1 (satu) tahun pada
website BRI. (www.bri.co.id)
Informasi terkait RUPS Perseroan pada tahun 2025 telah disajikan pada Sub
Bab Rapat Umum Pemegang Saham pada Bab Tata Kelola Perusahaan dalam
Laporan Tahunan ini.
Keterangan: Memenuhi (Comply)
552 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 555
Laporan Tahunan
2025
No Aspek; Prinsip; Rekomendasi Comply or Explain
A.2. Prinsip 2:
Meningkatkan Kualitas Komunikasi Perusahaan Terbuka dengan Pemegang Saham atau Investor.
A.2.1. Perusahaan Terbuka memiliki suatu Perseroan telah memiliki kebijakan komunikasi dengan pemegang
kebijakan komunikasi dengan saham atau investor. Kebijakan ini mencakup aktivitas hubungan investor
pemegang saham atau investor. diantaranya analyst meeting, public expose bertujuan agar para pemegang
saham atau investor mendapatkan pemahaman lebih jelas atas informasi
yang telah dipublikasikan kepada masyarakat sebagaimana yang telah
diungkapkan oleh Sekretaris Perusahaan. Bank BRI memiliki satu unit kerja
khusus yaitu Investor Relation Group yang berfungsi untuk mengelola
hubungan dengan investor. Akses Keterbukaan Informasi Laporan Tahunan
ini dan juga diungkapkan melalui Website Perseroan (www.bri.co.id dan
www.ir-bri.com).
Keterangan: Memenuhi (Comply)
A.2.2. Perusahaan Terbuka mengungkapkan Pengungkapan kebijakan komunikasi dengan pemegang saham atau
kebijakan komunikasi Perusahaan investor telah di upload dalam situs web Perseroan yaitu www.bri.co.id dan
Terbuka dengan pemegang saham www.ir-bri.com.
atau investor dalam Situs Web. Keterangan: Memenuhi (Comply)
B. ASPEK 2:
FUNGSI DAN PERAN DEWAN KOMISARIS
B.1. Prinsip 3:
Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Dewan Komisaris.
B.1.1. Penentuan jumlah anggota Dewan Jumlah anggota Dewan Komisaris BRI posisi 31 Desember 2025 adalah
Komisaris mempertimbangkan sebanyak 6 (enam) orang yang terdiri 3 (tiga) Komisaris Independen dan
kondisi Perusahaan Terbuka. 3 (tiga) Komisaris non Independen.
Keterangan: Memenuhi (Comply)
B.1.2. Penentuan komposisi anggota Komposisi anggota Dewan Komisaris memperhatikan keberagaman
Dewan Komisaris memperhatikan keahlian, pengetahuan, dan pengalaman yang dibutuhkan sebagaimana
keberagaman keahlian, pengetahuan, yang telah diungkapkan pada bagian Komposisi dan Pembidangan Tugas
dan pengalaman yang dibutuhkan. Dewan Komisaris BRI.
Keterangan: Memenuhi (Comply)
B.2. Prinsip 4:
Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris.
B.2.1. Dewan Komisaris mempunyai BRI melaksanakan penilaian kinerja Dewan Komisaris berlandaskan hukum
kebijakan penilaian sendiri (self dan ketentuan yang berlaku agar dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan
assessment) untuk menilai kinerja tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris serta meningkatkan kinerja
Dewan Komisaris. BRI secara berkesinambungan. Dewan Komisaris telah memiliki Kebijakan
penilaian sendiri (Self Assessment) yang tercantum dalam Board Charter
sebagaimana yang diuraikan pada bagian penilaian kinerja dewan komisaris
Laporan Tahunan ini serta website Perseroan (www.bri.co.id).
Keterangan:Memenuhi (Comply)
B.2.2. Kebijakan penilaian sendiri (self Dewan Komisaris telah memiliki Kebijakan penilaian sendiri (Self Assessment)
assessment) untuk menilai kinerja yang tercantum dalam Board Manual sebagaimana yang diuraikan pada
Dewan Komisaris, diungkapkan bagian penilaian kinerja Dewan Komisaris Laporan Tahunan ini serta website
melalui Laporan Tahunan Perusahaan Perseroan (www.bri.co.id).
Terbuka. Keterangan:Memenuhi (Comply)
B.2.3. Dewan Komisaris mempunyai Perseroan telah memiliki kebijakan terkait pengunduran dan pemberhentian
kebijakan terkait pengunduran diri Dewan Komisaris yang terdapat pada Anggaran Dasar Perusahaan dan
anggota Dewan Komisaris apabila kebijakan pengunduran diri Dewan Komisaris diungkapkan pada laporan
terlibat dalam kejahatan keuangan. tahunan BRI 2025 pada Bab Dewan Komisaris.
Keterangan: Memenuhi (Comply)
B.2.4. Dewan Komisaris atau Komite yang Kebijakan terkait persyaratan, tata cara pengangkatan, pemberhentian,
menjalankan fungsi Nominasi dan dan suksesi Direksi mengacu kepada Peraturan Menteri Badan Usaha Milik
Remunerasi menyusun kebijakan Negara No. PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia
suksesi dalam proses Nominasi Badan Usaha Milik Negara. Selain itu, sebagai perusahaan terbuka, kebijakan
anggota Direksi. Perseroan juga mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/
POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan
Publik. Kebijakan Suksesi Direksi disampaikan pada Bab Komite Nominasi
dan Remunerasi pada laporan tahunan BRI 2025.
Keterangan: Memenuhi (Comply)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 553
Page 556
Corporate
Governance
No Aspek; Prinsip; Rekomendasi Comply or Explain
C. ASPEK 3:
FUNGSI DAN PERAN DIREKSI
C.1. Prinsip 5:
Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Direksi.
C.1.1. Penentuan jumlah anggota Direksi Penentuan jumlah anggota Direksi telah melalui pertimbangan matang dan
mempertimbangkan kondisi telah mengacu Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014
Perusahaan Terbuka serta efektivitas tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik paling
dalam pengambilan keputusan. sedikit terdiri dari 2 (dua) orang. Jumlah anggota Direksi BRI tahun 2025
sebanyak 13 (tiga belas) Direksi.
Keterangan: Memenuhi (Comply)
C.1.2. Penentuan komposisi anggota Direksi Penilaian kemampuan dan kepatutan dilakukan untuk meyakini bahwa
memperhatikan, keberagaman kompetensi, pengalaman serta latar belakang pendidikan anggota Direksi
keahlian, pengetahuan, dan telah sesuai dengan kelayakan berdasarkan ketentuan yang berlaku
pengalaman yang dibutuhkan. maupun kebutuhan Perseroan dan diungkapkan pada bagian Keberagaman
Komposisi Direksi Laporan Tahunan ini.
Keterangan: Memenuhi (Comply)
C.1.3. Anggota Direksi yang membawahi Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 37/POJK.03/2019 tentang
bidang akuntansi atau keuangan Transparansi dan Publikasi Laporan Bank, Direktur yang membidangi/
memiliki keahlian dan/atau membawahi bidang akuntansi atau keuangan dijabat oleh Achmad Royadi
pengetahuan di bidang akuntansi. memiliki keahlian dan/atau pengetahuan di bidang akuntansi, antara lain:
Gelar dan Pendidikan:
• Master of Business Administration, Tulane University (2009)
• Sarjana Ekonomi, Universitas Padjajaran (1998).
Pengalaman:
Senior Executive Vice President - Treasury & Global Services
Keterangan: Memenuhi (Comply)
C.2. Prinsip 6:
Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi.
C.2.1. Direksi mempunyai kebijakan BRI melaksanakan penilaian kinerja Direksi berlandaskan hukum dan
penilaian sendiri (self assessment) ketentuan yang berlaku agar dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan
untuk menilai kinerja Direksi. tugas dan tanggung jawab Direksi serta meningkatkan kinerja BRI secara
berkesinambungan.
Direksi telah memiliki Kebijakan penilaian sendiri (Self Assessment) yang
tercantum dalam Board Charter sebagaimana yang diuraikan pada bagian
penilaian kinerja Direksi Laporan Tahunan ini.
Keterangan: Memenuhi (Comply)
C.2.2. Kebijakan penilaian sendiri (self Kebijakan Self Assessment atas kinerja Direksi telah diungkapkan pada
assessment) untuk menilai kinerja bagian hasil Penilaian Kinerja Direksi pada Laporan Tahunan BRI Tahun 2025.
Direksi diungkapkan melalui laporan Keterangan: Memenuhi (Comply)
tahunan Perusahaan Terbuka.
C.2.3. Direksi mempunyai kebijakan terkait Bank BRI telah memiliki kebijakan terkait pengunduran dan pemberhentian
pengunduran diri anggota Direksi Direksi yang menyatakan Pemberhentian anggota Direksi apabila yang
apabila terlibat dalam kejahatan bersangkutan Terlibat dalam tindakan yang merugikan Perseroan dan/atau
keuangan. Negara dan apabila yang bersangkutan dinyatakan bersalah oleh putusan
pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap, sesuai yang tertera
pada Board Charter. Kebijakan terkait pengunduran dan pemberhentian
Direksi diatur dalam Anggaran Dasar BRI.
Keterangan: Memenuhi (Comply)
D. ASPEK 4:
PARTISIPASI PEMANGKU KEPENTINGAN
D.1. Prinsip 7:
Meningkatkan Aspek Tata Kelola Perusahaan melalui Partisipasi Pemangku Kepentingan.
D.1.1. Perusahaan Terbuka memiliki Kebijakan BRI tentang Insider Trading diatur dalam:
kebijakan untuk mencegah terjadinya 1. Surat Edaran (SE) Nomor SE.09.a-DIR/KEP/03/2023 tanggal 31 Oktober
insider trading. 2023 tentang Perubahan Pertama Atas Corporate Governance Buku 6
perihal Kode Etik
2. Surat Edaran (SE) Nomor SE.09-DIR/KEP/03/2023 tanggal 15 Maret 2023
tentang Corporate Governance Buku 1 perihal Benturan Kepentingan
Keterangan: Memenuhi (Comply)
554 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 557
Laporan Tahunan
2025
No Aspek; Prinsip; Rekomendasi Comply or Explain
D.1.2. Perusahaan Terbuka memiliki Pelaksanaan penerapan Strategi Anti Fraud di BRI diatur dalam Surat Edaran
kebijakan anti korupsi dan anti fraud. Direksi Nomor : SE.58b-DIR/ORD/11/2022 tanggal 31 Desember 2024
tentang Perubahan Kedua Pedoman Pelaksanaan Penerapan Manajemen
Risiko Operasional (Buku 5 Strategi Anti Fraud).
Untuk meningkatkan kemampuan Bank dalam pencegahan Fraud serta
memberikan respon yang cepat dalam penanganan dan penyelesaian
suatu kejadian Fraud, maka pengelolaan risiko Fraud dibagi menjadi 2
aktivitas besar, yaitu pada saat Fraud masih merupakan suatu potensi
risiko (managing risk) dan setelah insiden Fraud terjadi (incident handling).
Aktivitas pengelolaan risiko Fraud ini diadaptasi dan dikembangkan dari
4 (empat pilar) yaitu:
1. Pencegahan
2. Deteksi
3. Investigasi, Pelaporan dan Sanksi
4. Pemantauan, Evaluasi dan Tindak Lanjut
Untuk menciptakan lingkungan perusahaan yang bersih dari Korupsi, Kolusi
dan Nepotisme (KKN) BRI telah memiliki kebijakan anti korupsi yang tertuang
dalam Surat Edaran (SE) Nomor SE.09-DIR/KEP/03/2023 tanggal 15 Maret
2023 tentang Corporate Governance Buku 3 perihal Anti Penyuapan dan
Pengendalian Gratifikasi
Untuk menciptakan dan mengimplementasikan Sistem Manajemen Anti
Penyuapan (SMAP) di PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), BRI telah
menerapkan ISO 37001:2016 dan mengadopsi kebijakan Sistem Manajemen
Anti Penyuapan ISO 37001:2016 yang tertuang pada Surat Edaran (SE)
Nomor SE.09-DIR/KEP/03/2023 tanggal 15 Maret 2023 tentang Corporate
Governance perihal Buku 4 perihal Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO
37001:2016
Keterangan: Memenuhi (Comply)
D.1.3. Perusahaan Terbuka memiliki Perseroan telah memiliki kebijakan terkait Pengelolaan Vendor BRI
kebijakan tentang seleksi dan sebagaimana yang diatur dalam Surat Keputusan Direksi BRI No. KU.03-
peningkatan kemampuan pemasok DIR/PLM/06/2024 tanggal 25 Juni 2024 tentang Kebijakan Umum Fixed
atau vendor. Assets Management & Procurement. tentang Pengadaan Barang dan/atau
Jasa sebagaimana diubah terakhir dengan Surat Edaran Nomor: SE.18.b-
DIR/PLM/05/2023 tanggal 31 Juli 2024 tentang Perubahan Kedua atas
Pengadaan Barang dan/atau Jasa (Buku 11).
Keterangan: Memenuhi (Comply)
D.1.4. Perusahaan Terbuka memiliki Perseroan telah memiliki kebijakan tentang pemenuhan hak-hak kreditur
kebijakan tentang pemenuhan hak- yang dituangkan pada setiap Perjanjian Kredit antara BRI dengan debitur.
hak kreditur. Pada perjanjian tersebut dicantumkan hak dan kewajiban kedua belah pihak
seperti transparansi laporan keuangan kepada kreditur.
Keterangan: Memenuhi (Comply)
D.1.5. Perusahaan Terbuka memiliki Petunjuk Pelaksanaan No: JL.04-KEP/05/2025 tanggal 8 Mei 2025 tentang
kebijakan sistem whistleblowing. Whistleblowing System mengatur tentang jenis pelanggaran yang dilaporkan,
sarana pelaporan, perlindungan & kerahasiaan pelapor, serta unit pengelola
Whistleblowing System. Adapun, BRI telah bekerjasama dengan pihak
independen dalam penerimaan laporan pengaduan melalui Whistleblowing
System.
Keterangan: Memenuhi (Comply)
D.1.6. Perusahaan Terbuka memiliki BRI telah memiliki kebijakan terkait insentif jangka panjang pekerja yang
kebijakan pemberian insentif diatur dalam kebijakan Surat Edaran Direksi Nomor SE.36-DIR/HCS/12/2024
jangka panjang kepada Direksi dan tanggal 30 Desember 2024.
karyawan. Penjelasan Insentif Jangka Panjang juga diatur dalam Bagian Kesejahteraan
Pekerja dalam Laporan Tahunan BRI Tahun 2025.
Keterangan: Memenuhi (Comply)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 555
Page 558
Corporate
Governance
No Aspek; Prinsip; Rekomendasi Comply or Explain
E. ASPEK 5:
KETERBUKAAN INFORMASI
E.1. Prinsip 8:
Meningkatkan Pelaksanaan Keterbukaan Informasi.
E.1.1. Perusahaan Terbuka memanfaatkan Perseroan senantiasa berupaya untuk meningkatkan kualitas keterbukaan
penggunaan teknologi informasi informasi kepada Stakeholders melalui media teknologi informasi, selain
secara lebih luas selain Situs website Perseroan. Omni Channel BRI adalah sarana dan akses tempat
Web sebagai media keterbukaan nasabah BRI bisa mendapatkan informasi mengenai produk dan layanan BRI
informasi. secara lengkap dan menyampaikan keluhan melalui channel yang tersedia
yaitu:
1. Tatap muka melalui Customer Service di seluruh Unit kerja operasional
BRI
2. Contact BRI 1500017
3. Media Sosial
a. Facebook : BANK BRI
b. Instagram : @bankbri_id
c. X : @kontakBRI, @promo_BRI, @bankbri_id
4. Youtube : BANK BRI
5. Chatbot : Sabrina melalui whatsapp 0812 1214 017
Keterangan: Memenuhi (Comply)
E.1.2. Laporan Tahunan Perusahaan Pada Laporan Tahunan BRI Tahun 2025 menyampaikan kewajiban
Terbuka mengungkapkan pemilik pengungkapan informasi mengenai pemegang saham yang memiliki 5%
manfaat akhir dalam kepemilikan (lima persen) atau lebih saham Perusahaan Terbuka, serta kewajiban
saham Perusahaan Terbuka paling pengungkapan informasi mengenai pemegang saham utama dan pengendali
sedikit 5% (lima persen), selain Perusahaan Terbuka baik langsung maupun tidak langsung sampai dengan
pengungkapan pemilik manfaat pemilik manfaat terakhir dalam kepemilikan saham tersebut.
akhir dalam kepemilikan saham Keterangan: Memenuhi (Comply)
Perusahaan Terbuka melalui
pemegang saham utama dan
pengendali.
556 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 559
Laporan Tahunan
2025
Pelaksanaan Penerapan Aspek dan Prinsip
Tata Kelola Perusahaan Sesuai
Guidelines of Corporate Governance
Principles for Banks yang Diterbitkan Oleh
Basel Committee in Banking Supervision
Pedoman Tata Kelola yang diterbitkan oleh Basel Committe in Banking Supervision mencakup 12 (dua belas) prinsip corporate
governance. Adapun uraian penerapan pedoman tersebut dapat disampaikan sebagai berikut.
Prinsip Penjelasan Implementasi di BRI
Prinsip 1 Dewan Komisaris memiliki tanggungjawab Ruang lingkup kewajiban Dewan Komisaris yang tertuang
Tanggung Jawab yang antara lain: persetujuan dan pengawasan dalam Tata Tertib Dewan Komisaris yang disahkan dalam
Dewan Komisaris. terhadap penerapan strategi bisnis, struktur dan Surat Keputusan Dewan Komisaris BRI Nomor Keputusan 06-
mekanisme governance dan budaya perusahaan KOM/05/2024 tanggal 28 Mei 2024 diantaranya Dewan Komisaris
memberikan pendapat dan persetujuan terhadap rencana kerja
Perseroan dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan strategis
Bank.
Prinsip 2 Anggota Dewan Komisaris harus memiliki kualitas Ruang lingkup kewajiban Dewan Komisaris yang tertuang
Kualifikasi dan sesuai dengan tugas dan tanggungjawabnya, dalam Pedoman Tata tertib Dewan Komisaris yang dalam
Komposisi Dewan baik secara individu maupun secara kolegial. Surat Keputusan Dewan Komisaris BRI Nomor Keputusan 06-
Komisaris. Dewan Komisaris harus memahami perannya KOM/05/2024 tanggal 28 Mei 2024 diantaranya Dewan Komisaris
dalam pengawasan dan penerapan corporate berperan memastikan terselenggaranya pelaksanaan Good
governance, serta mampu melaksanakan Corporate Governance dalam setiap kegiatan usaha Perseroan
pengambilan keputusan secara sehat dan obyektif. pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi dan melakukan
pengawasan atas penerapan Tata Kelola Terintegrasi. Dalam
rangka mengimplementasikan Tata Kelola Perusahaan yang baik,
Dewan Komisaris bertanggung jawab diantaranya untuk:
• Mengusulkan penunjukan Akuntan Publik kepada RUPS
• Melaporkan hasil pengawasan yang dilakukan kepada RUPS.
Seluruh Dewan Komisaris telah lulu fit and proper test OJK serta
bersertifikasi manajemen risiko dengan detil tertuang pada profil
masing-masing Dewan Komisaris.
Prinsip 3 Dewan Komisaris harus menetapkan struktur Dewan Komisaris mempunyai Komite di bawah Dewan Komisaris
Struktur dan dan praktik governance yang tepat dalam untuk membantu pelaksanaan tugas Dewan Komisaris yaitu
Mekanisme Dewan melaksanakan tugasnya dan secara periodik Komite Audit, Komite Pemantau Manajemen Risiko, Komite
Komisaris. melakukan telaah atas efektivitasnya. Nominasi dan Remunerasi, serta Komite Tata Kelola Terintegrasi.
Prinsip 4 Di bawah arahan dan pengawasan Dewan Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris diantaranya
Direksi. Komisaris, Direksi mampu mengelola kegiatan memberikan arahan dan pengawasan kepada Direksi dalam
Bank sesuai dengan strategi bisnis, selera risiko, kepengurusan Perseroan. Dewan Komisaris memberikan
kebijakan remunerasi dan kebijakan lainnya yang persetujuan terhadap rencana dan kerja perseroan dan
telah disetujui oleh Dewan Komisaris. pelaksanaan kebijakan strategis Bank.
Prinsip 5 Dalam suatu kelompok usaha, Dewan Komisaris Komite Tata Kelola Terintegrasi merupakan organ pendukung
Struktur Governance perusahaan induk memiliki tanggung jawab Dewan Komisaris dalam memastikan penetapan dan pelaksanaan
Kelompok Usaha. menyeluruh terhadap kelompok usaha tersebut praktek governance yang bersih terkait dengan struktur,
dan untuk memastikan penetapan dan bisnis dan risiko konglomerasi keuangan. Salah satu tugas
pelaksanaan praktek governance yang bersih dan tanggung jawab Komite Tata Kelola Terintegrasi adalah
terkait dengan struktur, bisnis, dan risiko kelompok mengevaluasi pelaksanaan tata kelola terintegrasi melalui
usaha dan entitas. Dewan Komisaris dan Direksi penilaian kecukupan pengendalian intern, pelaksanaan fungsi
harus memahami struktur organisasi kelompok kepatuhan dan penerapan manajemen risiko secara terintegrasi,
usaha dan risiko yang dihadapi. serta pelaksanaan aspek terintegrasi lainnya yang relevan.
Prinsip 6 Bank harus memiliki fungsi manajemen risiko yang BRI memiliki fungsi Manajemen Risiko yang berfungsi diantaranya
Fungsi Manajemen berkualitas, independen, memiliki sumberdaya mengidentifikasi, mengukur, memantau dan mengendalikan
Risiko. yang berkualitas dan memiliki akses dengan seluruh eksposur risiko Perusahaan yang dilaksanakan oleh
Dewan Komisaris. Direktorat Manajemen Risiko. Dalam upaya fungsi pengawasan,
Direksi mengkomunikasikan pelaksanaan fungsi manajemen
risiko kepada Dewan Komisaris melalui Komite Pemantau
Manajemen Risiko.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 557
Page 560
Corporate
Governance
Prinsip Penjelasan Implementasi di BRI
Prinsip 7 Risiko harus diidentifikasi, dimonitor dan Proses penerapan manajemen risiko yang meliputi identifikasi,
Identifikasi dikendalikan untuk seluruh kegiatan aktivitas pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko dilakukan
Pemonitoran dan Bank. Kualitas dari infrastruktur manajemen secara berkesinambungan. Pengelolaan risiko dilakukan pada
Pengendalian Risiko. risiko dan pengendalian internal harus mampu seluruh aktivitas kegiatan bank dengan mengacu kepada
mengikuti perubahan profil risiko Bank, kondisi ketentuan standar pengelolaan yang ditetapkan oleh pihak
risiko eksternal dan praktik industri. regulator.
Prinsip 8 Implementasi risk governance yang efektif Dalam rangka menunjang penerapan Manajemen Risiko
Komunikasi Risiko. membutuhkan komunikasi risiko yang akurat Operasional (MRO), BRI menyusun Framework MRO yang
dalam lingkungan Bank baik antar organisasi disesuaikan dengan prinsip-prinsip Manajemen Risiko pada ISO
maupun melalui pelaporan kepada Dewan 31000:2018 sebagai pedoman implementasi MRO di setiap lini.
Komisaris dan Direksi. Framework MRO secara umum terbagi menjadi 3 (tiga) komponen
utama yaitu Business Strategy, Business Management, dan
Business Enablers.
BRI menyelenggarakan diskusi terkait manajemen risiko secara
berkala antara lain melalui Forum Manajemen Risiko, Risk
Management Committee dan Integrated Risk Management
Committee.
Prinsip 9 Dewan Komisaris bertanggungjawab dalam Pelaksanaan fungsi pengawasan Dewan Komisaris terhadap risiko
Kepatuhan. mengawasi manajemen terkait dengan risiko Kepatuhan Bank dilakukan oleh Komite Pemantau Manajemen
kepatuhan Bank. Dewan Komisaris harus Risiko terkait penerapan prinsip kehati-hatian guna memastikan
menetapkan fungsi kepatuhan dan memberikan bahwa seluruh kegiatan dan kebijakan usaha telah dilaksanakan
persetujuan terhadap kebijakan dan proses dengan mematuhi setiap peraturan perundang- undangan yang
identifikasi, penilaian, pemonitoran dan pelaporan, berlaku. Review dan evaluasi fungsi kepatuhan dilakukan setiap
dan pemberian nasihat kepada risiko kepatuhan. semesteran.
Prinsip 10 Fungsi audit internal harus melaporkan kegiatan Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) dalam organisasi BRI berada
Audit Internal. independen assurance kepada Dewan Komisaris langsung di bawah Direktur Utama dan dapat berkomunikasi
dan harus mendukung Dewan Komisaris dan dan berkoordinasi dalam hal pengawasan dengan Dewan
Direksi dalam mendorong penerapan proses Komisaris melalui Komite Audit. Tugas dan tanggung jawab
governance yang efektif serta kesehatan Bank SKAI bertanggungjawab melaksanakan kegiatan assurance
dalam jangka panjang. dan konsultasi yang independen dan obyektif yang dirancang
untuk memberikan nilai tambah serta meningkatkan kegiatan
operasional.
Prinsip 11 Struktur remunerasi Bank harus mendukung Struktur remunerasi BRI mengacu terhadap Peraturan OJK
Kompensasi. penerapan corporate governance dan risk Nomor 45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola dalam
management. Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum. Penerapan Tata Kelola
Remunerasi BRI disampaikan dalam Laporan Tahunan BRI 2025
pada Bab Kebijakan Tata Kelola Remunerasi.
Prinsip 12 Penerapan governance dari Bank harus Pengungkapan dan transparansi BRI kepada Pemegang saham
Pengungkapan dan dilaksanakan secara transparan kepada disampaikan melalui website perusahaan www.bri.co.id pada
Transparansi. Pemegang Saham, Depositor, Stakeholder relevan menu Investor. Keterbukaan informasi Bank BRI juga disampaikan
lainnya dan Partisipan Pasar. pada Laporan Tahunan, Laporan Keberlanjutan dan Public
Expose.
Hubungan Struktur, Mekanisme dan
Hasil Tata Kelola
Tata kelola perusahaan diterapkan dalam suatu rangkaian terintegrasi yang meliputi 3 (tiga) aspek tata kelola, yaitu structure,
process, dan outcome. Ketiga aspek tersebut dijalankan oleh BRI guna menjamin tersedianya struktur dan infrastruktur tata
kelola yang memadai, memaksimalkan efektivitas proses pelaksanaan tata kelola, dan meningkatkan outcome tata kelola untuk
memenuhi harapan pemangku kepentingan.
558 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 561
Laporan Tahunan
2025
Pelaksanaan
Tata Kelola Perusahaan
Pemegang Saham Di luar dari hak istimewa yang dimiliki oleh Pemegang Saham
Seri A Dwiwarna tersebut, Pemegang Saham Seri A dan
Pemegang saham adalah individu atau badan hukum yang Pemegang Saham Seri B memiliki hak yang sama sepanjang
secara sah memiliki saham perusahaan. Pemegang saham tidak diatur lain oleh Anggaran Dasar yaitu:
tidak melakukan intervensi terhadap fungsi, tugas dan 1. Menghadiri RUPS baik secara langsung maupun
wewenang Dewan Komisaris dan Direksi. melalui perwakilan, menyampaikan pendapat dan/atau
pengambilan keputusan. Masing-masing pemegang
Saham BRI terdiri atas 2 (dua) jenis yaitu: saham berhak untuk diperlakukan setara dan
1. Saham Seri A Dwiwarna mengeluarkan suara sesuai dengan jenis, klasifikasi dan
2. Saham Seri B. jumlah saham yang dimiliki.
2. Menerima informasi terkait BRI yang akurat dan tepat
waktu dengan prinsip kesetaraan informasi terhadap
Hak Pemegang Saham seluruh pemegang saham.
3. Menerima pembagian dividen dan pembagian
Pemegang saham Seri A Dwiwarna dan Saham Seri B keuntungan BRI dalam bentuk lainnya sesuai dengan
mempunyai hak yang sama dan setiap 1 (satu) saham proporsi kepemilikan sahamnya.
memberikan 1 (satu) hak suara. Kepemilikan Saham Seri 4. Menerima pembagian sisa hasil likuidasi Bank dalam hal
A Dwiwarna tersebut memberikan hak istimewa kepada terjadinya kepailitan.
pemerintah sebagai pemegang saham utama sebagai 5. Meminta diselenggarakannya RUPS oleh seorang atau
berikut: lebih Pemegang Saham yang baik sendiri atau bersama-
1. Hak untuk menyetujui dalam RUPS mengenai hal sebagai sama mewakili 1/10 (satu per sepuluh) atau lebih dari
berikut: jumlah seluruh saham yang dikeluarkan Perseroan
a. Persetujuan perubahan Anggaran Dasar. dengan hak suara yang sah, sepanjang dilakukan
b. Persetujuan perubahan permodalan. dengan itikad baik, atas dasar kepentingan Perseroan
c. Persetujuan pemberhentian dan pengangkatan dan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-
anggota Direksi dan Dewan Komisaris. undangan dan anggaran dasar Perseroan.
d. Persetujuan penggabungan, peleburan, 6. Pemegang saham dapat mengusulkan mata acara rapat
pengambilalihan, pemisahan dan pembubaran. paling lambat 7 (tujuh) hari sebelum pemanggilan RUPS
e. Persetujuan remunerasi anggota Direksi dan Dewan dengan ketentuan pemegang Seri A Dwiwarna atau
Komisaris. 1 (satu) pemegang saham atau lebih yang mewakili 1/20
f. Persetujuan pemindahtanganan aset yang jumlah saham beredar.
berdasarkan Anggaran Dasar ini perlu persetujuan 7. Memperoleh penjelasan lengkap dan Informasi yang
RUPS. akurat mengenai persyaratan prosedur penyelenggaraan
g. Persetujuan mengenai penyertaan dan pengurangan RUPS.
persentase penyertaan modal pada perusahaan lain. 8. Mengajukan gugatan terhadap Perusahaan ke
h. Persetujuan penggunaan laba. pengadilan negeri apabila dirugikan karena tindakan
i. Persetujuan mengenai investasi dan pembiayaan Perseroan yang dianggap tidak adil dan tanpa alasan
jangka panjang yang tidak bersifat operasional yang wajar sebagai akibat keputusan RUPS, Direksi, dan/atau
berdasarkan Anggaran Dasar ini perlu persetujuan Dewan Komisaris.
RUPS. 9. Meminta kepada Perusahaan agar sahamnya dibeli
2. Hak untuk mencalonkan anggota Direksi dan anggota dengan harga yang wajar dengan tata cara sebagaimana
Dewan Komisaris. diatur dalam Anggaran Dasar/peraturan perundang-
3. Hak untuk mengusulkan mata acara RUPS. undangan yang berlaku apabila yang bersangkutan tidak
4. Hak untuk meminta akses data dan dokumen perusahaan, menyetujui tindakan/aksi korporasi yang merugikan
dengan mekanisme penggunaan hak dimaksud sesuai pemegang saham atau Perseroan.
dengan ketentuan dalam Anggaran Dasar dan peraturan 10. Memperoleh keterangan yang berkaitan dengan
Perundang-undangan. Perusahaan dari Direksi dan/atau Dewan Komisaris
dalam RUPS sepanjang berkaitan dengan mata acara
Rapat dan tidak bertentangan dengan kepentingan
Perusahaan.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 559
Page 562
Corporate
Governance
11. Melalui RUPS, melakukan perubahaan Direksi dan Dewan Perlakuan yang Sama Terhadap
Komisaris bersama-sama dengan Pemegang Saham Pemegang Saham
Seri A Dwiwarna dengan ketentuan mewakili lebih dari
½ bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara
BRI menjunjung tinggi kesetaraan perlakuan terhadap
yang sah.
seluruh Pemegang Saham yang tercermin dari:
1. Setiap Pemegang Saham memiliki 1 (satu) hak suara
2. Penyediaan akses informasi yang sama melalui kanal
Tanggung Jawab Pemegang Saham
Investor Relations antara lain melalui interaksi langsung
pada acara Public Expose, Non-Deal Roadshow,
1. Seluruh Pemegang Saham harus dapat: Press Conference, atau 1-on-1 Meeting, Conference
a. Memisahkan kepemilikan harta perusahaan dengan Call, dan email, serta dokumen yang tersedia pada
kepemilikan harta pribadi. website Perusahaan, Investor Relations, dan Bursa Efek
b. Memisahkan fungsinya sebagai pemegang saham Indonesia meliputi Laporan Tahunan, Laporan Keuangan
dan sebagai anggota Dewan Komisaris atau Direksi Audited, dan Highlights Kinerja Keuangan Perusahaan,
dalam hal Pemegang Saham menjabat pada salah dan sebagainya.
satu dari kedua organ tersebut. 3. Pemegang Saham memiliki kesetaraan untuk
2. Pemegang Saham Pengendali harus dapat: mendapatkan keterbukaan informasi dari Perseroan,
a. Memperhatikan kepentingan Pemegang Saham di antaranya informasi kinerja Perseroan, laporan
minoritas dan para pemangku kepentingan sesuai keuangan, dan pelaksanaan RUPS.
peraturan perundang-undangan.
b. Mengungkapkan kepada instansi penegak hukum
tentang Pemegang Saham pengendali yang Kebijakan Hubungan dengan Pemegang
sebenarnya (ultimate shareholders) dalam hal Saham
terdapat dugaan terjadinya pelanggaran terhadap
peraturan perundang-undangan atau dalam hal Hubungan Perseroan dengan Pemegang Saham diatur dalam
diminta oleh otoritas terkait. Anggaran Dasar Perseroan. Perseroan memiliki juru bicara
c. Mengupayakan akuntabilitas dan hubungan antar yang berwenang berkomunikasi dengan Pemegang Saham.
perusahaan dapat dilakukan secara transparan, Semua Pemegang Saham harus mendapatkan perlakuan
dalam hal Pemegang Saham menjadi Pemegang dan informasi yang sama (equitable treatment) secara tepat
Saham Pengendali pada beberapa perusahaan. waktu sebagaimana tercantum dalam Surat Edaran Direksi
3. Pemegang Saham Minoritas bertanggung jawab untuk Nomor 17-DIR/CSC/07/2024 tanggal 31 Juli 2024 perihal
menggunakan haknya dengan baik sesuai dengan Komunikasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Anggaran Dasar Perusahaan dan peraturan perundang-
undangan.
560 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 563
Laporan Tahunan
2025
Rapat Umum Pemegang Saham
Tahapan Penyelenggaraan RUPS
Tahapan penyelenggaraan RUPS Tahun 2025 telah memenuhi ketentuan POJK No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana
dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka dan/atau POJK No. 16/POJK.04/2020 tentang
Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka Secara Elektronik sebagaimana diubah dengan POJK
No. 14 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham, Rapat Umum Pemegang Obligasi, dan Rapat Umum
Pemegang Sukuk Secara Elektronik sebagai berikut:
Pemberitahuan Pengumuman Pemanggilan Pengumuman Ringkasan Penyampaian
Kepada OJK RUPS RUPS Risalah RUPS Risalah RUPS
Menyampaikan Pengumuman Pemanggilan RUPS Pengumuman Risalah RUPS
pemberitahuan RUPS dilaksanakan dilaksanakan ringkasan risalah disampaikan
kepada Otoritas selambat-lambatnya selambat-lambatnya RUPS disampaikan kepada OJK
Jasa Keuangan 14 (empat belas) 21 (dua puluh satu) kepada OJK selambat- selambat-
(OJK) selambat- hari sebelum hari sebelum RUPS lambatnya 2 (dua) lambatnya 30
lambatnya 5 (lima) pemanggilan RUPS mlalui situs web hari setelah RUPS, hari kerja setelah
hari sebelum melalui situs web penyedia e-RUPS, dipublikasikan melalui RUPS.
pengumuman penyedia e-RUPS, situs web Bursa Efek situs web penyedia
RUPS. situs web Bursa Efek Indonesia, Situs Web e-RUPS, situs web
Indonesia, Situs web Perusahaan Terbuka. Bursa Efek Indonesia,
perusahaan terbuka. situs web Perusahaan
Terbuka.
Ketentuan Kuorum
No. Mata Acara Kuorum Kehadiran Kuorum Putusan
1. Perubahan Anggaran Dasar yang memerlukan Dihadiri oleh pemegang saham yang Disetujui oleh lebih dari 2/3 (dua
persetujuan Menteri yang menyelenggarakan urusan mewakili paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari seluruh saham
pemerintahan di bidang hukum dan hak asasi manusia, per tiga) bagian dari jumlah seluruh dengan hak suara yang hadir dalam
kecuali perubahan Anggaran Dasar dalam rangka saham dengan hak suara yang sah. RUPS.
memperpanjang jangka waktu berdirinya Perseroan.
2 Pengalihan kekayaan yang merupakan lebih dari 50% Dihadiri oleh pemegang saham yang Disetujui oleh lebih dari 3/4 (tiga per
(lima puluh persen) jumlah kekayaan bersih dalam mewakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari seluruh saham
1 (satu) transaksi atau lebih, baik yang berkaitan empat) bagian dari jumlah seluruh dengan hak suara yang hadir dalam
satu sama lain maupun tidak, menjadikan jaminan saham dengan hak suara yang sah. RUPS.
utang kekayaan yang merupakan lebih dari 50%
(lima puluh persen) jumlah kekayaan bersih dalam 1
(satu) transaksi atau lebih, baik yang berkaitan satu
sama lain maupun tidak, penggabungan, peleburan,
pengambilalihan, pemisahan, pengajuan permohonan
agar dinyatakan pailit, perpanjangan jangka waktu
berdirinya, dan pembubaran Perseroan.
3 Perubahan hak atas saham. Dihadiri paling sedikit 3/4 (tiga per Disetujui oleh lebih dari 3/4 (tiga per
empat) bagian dari jumlah seluruh empat) bagian dari saham dengan
saham pada klasifikasi saham yang hak suara yang hadir dalam RUPS.
terkena dampak atas perubahan hak
tersebut.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 561
Page 564
Corporate
Governance
No. Mata Acara Kuorum Kehadiran Kuorum Putusan
4 Di luar dari Mata Acara 1 sampai dengan 3 tersebut di Dihadiri oleh Pemegang Saham yang Disetujui oleh Pemegang Saham
atas yang memerlukan persetujuan RUPS. mewakili paling sedikit 1/2 (satu yang mewakili paling sedikit 1/2 (satu
per dua) bagian dari jumlah seluruh per dua) bagian dari jumlah seluruh
saham dengan hak suara yang sah. saham dengan hak suara yang hadir
dalam RUPS.
5 Mata Acara yang perlu persetujuan RUPS yang hanya Dihadiri lebih dari 1/2 (satu per disetujui oleh lebih dari 1/2 (satu
dihadiri oleh Pemegang Saham Independen. dua) bagian dari jumlah seluruh per dua) bagian dari jumlah seluruh
saham dengan hak suara yang sah saham dengan hak suara yang sah
yang dimiliki Pemegang Saham yang dimiliki oleh Pemegang Saham
Independen. Independen.
Kehadiran Pemegang Saham dan Pihak
Tata Tertib RUPS Lain dalam RUPS
Tata tertib dalam pelaksanaan RUPS adalah sebagai berikut:
1. Pemegang Saham atau kuasanya dapat mengakses atau Pemegang saham baik sendiri maupun diwakili berdasarkan
mengunduh Tata Tertib RUPS pada website Perseroan. surat kuasa berhak menghadiri RUPS. Pemegang saham
2. Tata tertib RUPS dibacakan sebelum RUPS dimulai. yang berhak hadir dalam RUPS merupakan pemegang
3. Kesempatan diberikan kepada Pemegang Saham atau saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang
kuasanya yang hadir untuk mengajukan pertanyaan dan/ saham Perusahaan Terbuka 1 (satu) hari kerja sebelum
atau pendapat pada setiap mata acara RUPS. pemanggilan RUPS.
4. Pimpinan RUPS atau pihak yang ditunjuk Pimpinan RUPS
akan menjawab atau menanggapi pertanyaan dan/atau BRI mengakomodir praktik pengamanan pemungutan
pendapat dari pemegang saham. suara secara elektronik secara in absentia Pada Rapat
5. Pemungutan suara dilakukan setelah semua pertanyaan Umum Pemegang Saham. Bagi pemegang saham yang
dan/atau pendapat selesai dijawab. Suara hanya dapat tidak dapat hadir secara fisik, perseroan memperbolehkan
disampaikan oleh Pemegang Saham atau kuasanya pemegang saham untuk hadir dalam rapat dan memberikan
yang sah. suaranya secara elektronik melalui fasilitas Sistem KSEI
6. Penghitungan dan/atau validasi suara dalam RUPS yang disebut eASY. KSEI menyediakan tautan tersebut, dan
dilakukan oleh pihak Independen, yaitu Notaris yang perseroan menginformasikan kepada pemegang saham
dibantu oleh Biro Administrasi Efek yang ditunjuk oleh melalui Pemanggilan RUPST serta pada Tata Tertib RUPST.
Perseroan. Pemegang saham juga dapat memberikan kuasa secara
elektronik kepada Penerima Kuasa melalui aplikasi eASY.
KSEI atau secara tertulis yang ditujukan kepada Perusahaan.
Upaya Mengajak Pemegang Saham Hadir Tata cara Pemberian Kuasa Kehadiran dan Kuasa Atas Hak
dalam RUPS Suara telah diungkapkan dalam dokumen Pemanggilan
RUPS.
BRI berupaya agar seluruh Pemegang Saham hadir dan
menggunakan hak dan kewenangannya dalam RUPS. Upaya
tersebut dilakukan dalam bentuk: Ketentuan Pemungutan Suara RUPS
1. Pemberitahuan dan pemanggilan RUPS yang disebarkan
secara tepat waktu melalui website Perusahaan, Bursa Setiap 1 (satu) saham memberikan hak kepada pemegangnya
Efek serta penyedia e-RUPS. untuk mengeluarkan 1 (satu) suara. Sebelum dilakukan
2. Memaparkan materi dari setiap mata acara rapat sebagai pemungutan suara Pimpinan RUPS akan menjelaskan tata
referensi Pemegang Saham. cara pemungutan suara disetiap Mata acara yang dimintakan
3. Membuka akses bagi Pemegang Saham untuk persetujuan Pemegang Saham.Tata cara pemungutan suara
berkomunikasi dengan Perusahaan terkait dalam RUPS yaitu:
penyelenggaraan RUPS melalui kontak yang tersedia di 1. Pemegang Saham atau kuasanya yang hadir fisik
website Perusahaan. memberikan suara abstain atau tidak setuju dengan
4. Menyediakan form proxy pada Pemegang Saham atau mengangkat tangan dan menyerahkan kartu suaranya
kuasa Pemegang Saham untuk memberikan suara pada waktu pemungutan suara.
dalam RUPS yang dapat diakses melalui web Perseroan 2. Pemegang Saham atau kuasanya yang hadir fisik yang
dan/atau Bursa Efek. tidak mengangkat tangan dianggap menyetujui usulan
keputusan mata acara.
562 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 565
Laporan Tahunan
2025
3. Pemegang Saham atau kuasanya yang hadir secara diawali dengan memberikan penjelasan terkait setiap
elektronik melakukan pemungutan suara melalui agenda yang akan diputuskan oleh pemegang saham dan
e-voting (vote by poll) pada eASY.KSEI. minimal jumlah kuorum putusan atas tiap agenda yang
4. Pemegang Saham atau kuasanya yang memberikan diusulkan. Adapun putusan dapat diberikan oleh Pemegang
suara abstain dianggap mengeluarkan suara yang Saham dan/atau kuasanya. Selanjutnya, Ringkasan RUPS
sama dengan suara mayoritas pemegang saham yang menjelaskan tahapan pelaksanaan RUPS, menjelaskan
mengeluarkan suara. kepada Pemegang Saham tentang dasar pertimbangan
5. Pimpinan RUPS akan mengumumkan hasil pemungutan kepada setiap agenda RUPS yang akan mendapatkan
suara. persetujuan Pemegang Saham, dan hasil tanya jawab dan/
6. Setiap pemegang saham dapat diwakili pada RUPS oleh atau penyampaian pendapat.
pemegang selain atau pihak ketiga dengan surat kuasa.
Anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, Sekretaris
Dewan Komisaris dan Pekerja Perseroan boleh bertindak Pelaksanaan RUPS Tahunan 2025 dan
selaku kuasa dalam RUPS, namun dilarang bertindak Realisasinya
sebagai kuasa dalam pemungutan suara.
RUPS Tahunan diselenggarakan pada tanggal 24 Maret
2025 sesuai POJK No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana
Pemungutan dan Perhitungan Suara RUPS dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham
Melibatkan Pihak Independen Perusahaan Terbuka dan/atau POJK No. 14 Tahun 2025
tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham, Rapat
Dalam penyelenggaraan RUPS, BRI tidak hanya mengundang
Umum Pemegang Obligasi, dan Rapat Umum Pemegang
para Pemegang Saham namun juga selalu melibatkan pihak
Independen terutama dalam pemungutan dan perhitungan Sukuk Secara Elektronik, dengan tahapan sebagai berikut:
suara, yaitu Notaris Fathiah Helmi S.H dan PT Datindo 1. Memberitahukan rencana diselenggarakannya Rapat
Entrycom. kepada Ketua Otoritas Jasa Keuangan dengan Surat
Nomor R.219-DIR/CSC/01/2025 tanggal 21 Januari 2025.
2. Memuat publikasi Pengumuman Rapat kepada para
Proses Penyelenggaraan RUPS dan
Pemegang Saham melalui situs web PT Kustodian Sentral
Pemungutan Suara
Efek Indonesia, PT Bursa Efek Indonesia dan Perseroan
pada tanggal 31 Januari 2025
Ketentuan kuorum, prosedur voting diungkapkan sebelum 3. Memuat publikasi Pemanggilan Rapat kepada para
RUPS dimulai. Pemungutan suara dapat dilakukan secara Pemegang Saham melalui situs web Perseroan,
elektronik. Adapun mekanisme pengambilan keputusan PT Bursa Efek Indonesia, dan PT Kustodian Sentral Efek
Indonesia pada tanggal 28 Februari 2025
Tanggal Agenda Keterangan
21 Januari 2025 Pemberitahuan RUPS Tahunan kepada Pemberitahuan RUPST kepada OJK kurang dari 5 (lima) hari kerja sebelum
OJK pengumuman RUPS.
31 Januari 2025 Pengumuman RUPS Tahunan Pengumuman RUPST 14 (empat belas) hari sebelum tanggal pemanggilan
RUPST dan telah dimuat melalui situs web PT Bursa Efek Indonesia,
PT Kustodian Sentra Efek Indonesia dan Perseroan dalam Bahasa Indonesia
dan Bahasa Inggris.
28 Februari 2025 Pemanggilan RUPS Tahunan Pemanggilan RUPST 21 (dua puluh satu) hari sebelum RUPST dan telah
dimuat melalui situs web PT Bursa Efek Indonesia, PT Kustodian Sentra
Efek Indonesia dan website Perseroan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa
Inggris.
24 Maret 2025 RUPS Tahunan -
25 Maret 2025 Pengumuman Ringkasan Risalah Hasil Pengumuman Ringkasan Risalah RUPS (termasuk hasil voting) telah
RUPS Tahunan disampaikan kepada OJK 1 (hari) kerja setelah RUPST dan dimuat pada
situs web PT Bursa Efek Indonesia, PT Kustodian Sentra Efek Indonesia
dan Perseroan dan web Perseroan pada tanggal 4 Maret 2024. Hal ini
lebih cepat dari ketentuan POJK No. 15 /POJK.04/2020 yang menyatakan
Pengumuman Ringkasan Risalah hasil RUPST paling lambat 2 (dua) hari
kerja setelah RUPS diselenggarakan.
23 April 2025 Penyampaian Risalah Rapat Risalah RUPS disampaikan kepada OJK kurang 30 (tiga puluh) hari setelah
RUPST.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 563
Page 566
Corporate
Governance
Mata Acara
Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan, Persetujuan Laporan Tugas
Pengawasan Dewan Komisaris serta Pengesahan Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil Tahun
Kesatu Buku 2024, sekaligus Pemberian Pelunasan dan Pembebasan Tanggung Jawab Sepenuhnya (volledig acquit et decharge)
kepada Direksi atas Tindakan Pengurusan Perseroan dan Dewan Komisaris atas Tindakan Pengawasan Perseroan yang Telah
Dijalankan Selama Tahun Buku 2024.
Kedua Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2024.
Penetapan Gaji/Honorarium berikut Fasilitas dan Tunjangan Tahun Buku 2025, serta Tantiem/Insentif Kinerja/Insentif Khusus
Ketiga atas Kinerja Tahun Buku 2024 dan/atau Insentif Jangka Panjang Periode Tahun 2025-2027, untuk Direksi dan Dewan
Komisaris Perseroan.
Penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik untuk Mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan
Keempat
Tahun Buku 2025 serta Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil untuk Tahun Buku 2025.
Kelima Laporan Realisasi Penggunaan Dana Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Tahap III Bank BRI Tahun 2024.
Keenam Persetujuan Pengkinian Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) BRI.
Ketujuh Penetapan Plafon (Limit) Hapus Tagih atas Piutang Pokok Macet yang Telah Dihapusbuku.
Persetujuan atas Rencana Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perseroan (Buyback) dan Pengalihan Saham
Kedelapan
Hasil Buyback yang Disimpan Sebagai Saham Treasuri (Treasury Stock) Perseroan.
Kesembilan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan.
Kesepuluh Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.
Rekapitulasi Kehadiran Pada RUPS Tahunan 2025
Seluruh Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan hadir dalam RUPS Tahunan 2025 dengan rincian sebagai berikut:
No. Nama Jabatan Kehadiran
1. Kartika Wirjoatmodjo Komisaris Utama Hadir
2. Rofikoh Rokhim Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen Hadir
3. Rabin Indrajad Hattari Komisaris Hadir
4. Awan Nurmawan Nuh Komisaris Hadir
5. Dwi Ria Latifa Komisaris Independen Hadir
6. Heri Sunaryadi Komisaris Independen Hadir
7. Paripurna Poerwoko Sugarda Komisaris Independen Hadir
8. Nurmaria Sarosa Komisaris Independen Hadir
9. Agus Riswanto Komisaris Independen Hadir
10. Haryo Baskoro Wicaksono Komisaris Independen Hadir
11. Sunarso Direktur Utama Hadir
12. Catur Budi Harto Wakil Direktur Utama Hadir
13. Handayani Direktur Bisnis Konsumer Hadir
14. Supari Direktur Bisnis Mikro Hadir
15. Ahmad Solichin Lutfiyanto Direktur Kepatuhan Hadir
564 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 567
Laporan Tahunan
2025
No. Nama Jabatan Kehadiran
16. Agus Noorsanto Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan Hadir
17. Agus Sudiarto Direktur Manajemen Risiko Hadir
18. Agus Winardono Direktur Human Capital Hadir
19. Amam Sukriyanto Direktur Commercial, Small and Medium Business Hadir
20. Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari Direktur Keuangan Hadir
21. Arga Mahanana Nugraha Direktur Digital dan Teknologi Informasi Hadir
22. Andrijanto Direktur Retail Funding and Distribution Hadir
Pihak Independen Penghitung Suara
Penghitungan suara untuk dasar pengambilan keputusan RUPS Tahunan 2025 dilakukan oleh pihak independen PT Datindo
Entrycom selaku Biro Administrasi Efek. Selanjutnya, validasinya dilaksanakan oleh Fathiah Helmi, SH., Notaris di Jakarta.
Kesempatan Mengajukan Pernyataan/Pendapat dan Pemungutan Suara
Para Pemegang Saham atau kuasanya telah diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan/atau pendapat dalam
setiap Mata Acara Rapat. Jumlah Pemegang Saham atau kuasanya, baik yang hadir fisik dan/atau elektronik, yang mengajukan
pertanyaan dan/atau pendapat dalam Rapat, serta hasil pengambilan keputusan melalui pemungutan suara yang didalamnya
termasuk suara e-Proxy melalui eASY.KSEI sebagai berikut.
Pertanyaan dan/
Mata Acara Setuju Tidak Setuju Abstain
atau Tanggapannya
Kesatu 126.019.760.412 suara atau 626.747.902 suara atau 1.360.905.288 suara atau 1 (satu)
98,448% dari seluruh saham 0,490% dari seluruh saham 1,063% dari seluruh saham
dengan hak suara yang sah dengan hak suara yang sah dengan hak suara yang sah
yang hadir dalam Rapat yang hadir dalam Rapat yang hadir dalam Rapat
Kedua 126.940.389.244 suara atau 637.086 suara atau 0,0005 % 1.066.387.272 suara atau Tidak Ada
99,166% dari seluruh saham dari seluruh saham dengan 0,833%% dari seluruh saham
dengan hak suara yang sah hak suara yang sah yang dengan hak suara yang sah
yang hadir dalam Rapat hadir dalam Rapat yang hadir dalam Rapat
Ketiga 116.373.646.740 Suara atau 10.452.960.911 suara atau 1.180.805.951 suara atau Tidak Ada
90,912% dari seluruh saham 8,166%% dari seluruh saham 0,922%% dari seluruh saham
dengan hak suara yang sah dengan hak suara yang sah dengan hak suara yang sah
yang hadir dalam Rapat yang hadir dalam Rapat yang hadir dalam Rapat
Keempat 126.770.833.418 suara atau 170.267.712 suara atau 0,133% 1.066.312.472 suara atau 1 (satu)
99,034% dari seluruh saham dari seluruh saham dengan 0,833% dari seluruh saham
dengan hak suara yang sah hak suara yang sah yang dengan hak suara yang sah
yang hadir dalam Rapat hadir dalam Rapat yang hadir dalam Rapat
Kelima Mata Acara ini bersifat laporan. Oleh karenanya, Perseroan tidak melakukan pemungutan suara Tidak Ada
untuk pengambilan putusan Rapat.
Keenam 126.181.457.441 suara atau 720.853.186 suara atau 1.105.102.975 suara atau 1 (satu)
98,573% dari seluruh saham 0,563% dari seluruh saham 0,863% dari seluruh saham
dengan hak suara yang sah dengan hak suara yang sah dengan hak suara yang sah
yang hadir dalam Rapat yang hadir dalam Rapat yang hadir dalam Rapat
Ketujuh 117.323.087.868 suara atau 9.475.856.128 suara atau 1.208.469.606 suara atau 5 (lima)
91,653% dari seluruh saham 7,402% dari seluruh saham 0,944% dari seluruh saham
dengan hak suara yang sah dengan hak suara yang sah dengan hak suara yang sah
yang hadir dalam Rapat yang hadir dalam Rapat yang hadir dalam Rapat
Kedepalan 124.692.885.393 suara atau 2.163.167.600 suara atau 1.151.360.609 suara atau Tidak Ada
97,410% dari seluruh saham 1,690% dari seluruh saham 0,890% dari seluruh saham
dengan hak suara yang sah dengan hak suara yang sah dengan hak suara yang sah
yang hadir dalam Rapat yang hadir dalam Rapat yang hadir dalam Rapat
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 565
Page 568
Corporate
Governance
Pertanyaan dan/
Mata Acara Setuju Tidak Setuju Abstain
atau Tanggapannya
Kesembilan 114.856.517.283 suara atau 12.021.347.086 suara atau 1.129.549.233 suara atau Tidak Ada
89,726% dari seluruh saham 9,391% dari seluruh saham 0,882% dari seluruh saham
dengan hak suara yang sah dengan hak suara yang sah dengan hak suara yang sah
yang hadir dalam Rapat yang hadir dalam Rapat yang hadir dalam Rapat
Kesepuluh 90.577.135.682 suara atau 35.866.185.989 suara atau 1.564.091.931 suara atau 1 (satu)
70,760% dari seluruh saham 28,019% dari seluruh saham 1,221% dari seluruh saham
dengan hak suara yang sah dengan hak suara yang sah dengan hak suara yang sah
yang hadir dalam Rapat yang hadir dalam Rapat yang hadir dalam Rapat
Keputusan dan Realisasi RUPS Tahunan 2025
Alasan Belum
Keputusan Realisasi Tahun 2025
Direalisasikan
MATA ACARA RAPAT KESATU 1. Laporan tahunan termasuk laporan Telah terealisasi
keuangan konsolidasian untuk tahun seluruhnya
Keputusan buku yang berakhir pada tanggal 31
1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Desember 2024 telah dipublikasikan
Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan untuk Tahun pada tanggal 28 Februari 2025
Buku 2024 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024. 2. RUPS telah menyetujui laporan tahunan
2. Mengesahkan: dan laporan tugas pengawasan Dewan
a. Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk Komisaris untuk tahun buku yang
Tahun Buku 2024 yang berakhir pada tanggal 31 berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
Desember 2024 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan 3. RUPS telah menyetujui laporan PUMK
Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota untuk tahun buku yang berakhir pada
jaringan Ernst & Young Global) sesuai Laporan Nomor tanggal 31 Desember 2024
00045/2.1032/AU.1/07/1681-5/1/II/2025 tanggal 12 4. RUPS telah memberikan pelunasan
Februari 2025 dengan opini wajar dalam semua hal yang dan pembebasan tanggung jawab
material; dan sepenuhnya (Volledig acquit et decharge)
b. Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan kepada anggota Direksi atas tindakan
Usaha Kecil untuk Tahun Buku 2024 yang berakhir pada pengurusan dan kepada anggota Dewan
tanggal 31 Desember 2024 yang telah diaudit oleh Kantor Komisaris atas tindakan pengawasan
Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (firma yang dilakukan selama tahun buku yang
anggota jaringan Ernst & Young Global) sesuai Laporan berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
Nomor 00114/2.1032/AU.2/10/1681-5/1/III/2025 tanggal 3
Maret 2025 dengan opini wajar dalam semua hal yang
material.
3. Dengan telah disetujuinya Laporan Tahunan Perseroan
termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris, dan
disahkannya Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan
serta Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro
dan Usaha Kecil (PUMK), seluruhnya untuk Tahun Buku 2024
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, maka RUPS
memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab
sepenuhnya (volledig acquit et decharge) kepada seluruh
anggota Direksi atas tindakan pengurusan Perseroan dan
kepada seluruh anggota Dewan Komisaris atas tindakan
pengawasan Perseroan yang telah dijalankan selama Tahun
Buku 2024 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024,
sepanjang tindakan tersebut bukan merupakan tindak pidana
dan tercermin dalam laporan tersebut di atas.
566 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 569
Laporan Tahunan
2025
Alasan Belum
Keputusan Realisasi Tahun 2025
Direalisasikan
MATA ACARA RAPAT KEDUA Seluruh dividen (termasuk dividen Telah terealisasi
interim) telah dibayarkan Perseroan seluruhnya
Keputusan
Menyetujui dan menetapkan penggunaan Laba Bersih
Konsolidasian Perseroan yang dapat diatribusikan kepada
pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2024 sebesar
Rp60.154.886.928.260,40 (enam puluh triliun seratus lima puluh
empat miliar delapan ratus delapan puluh enam juta sembilan
ratus dua puluh delapan ribu dua ratus enam puluh rupiah empat
puluh sen) sebagai berikut:
1. Sebesar-besarnya Rp51.735.546.701.013,60 (lima puluh satu
triliun-tujuh ratus tiga puluh lima miliar -lima ratus empat
puluh enam juta-tujuh ratus satu ribu-tiga belas rupiah-
enam puluh sen) atau sebesar Rp343,40 (tiga ratus empat
puluh tiga rupiah-empat puluh sen) per saham ditetapkan
sebagai dividen tunai. Jumlah tersebut termasuk dividen
interim yang telah dibagikan kepada Pemegang Saham pada
tanggal 15 Januari 2025 sejumlah Rp20.337.631.646.040 (dua
puluh triliun tiga ratus tiga puluh tujuh miliar enam ratus tiga
puluh satu juta enam ratus empat puluh enam ribu empat
puluh rupiah) atau Rp135 (seratus tiga puluh lima rupiah) per
saham. Dengan demikian, sisa jumlah dividen tunai yang akan
dibayarkan kepada Pemegang Saham sebesar-besarnya
Rp31.397.915.054.973,60 (tiga puluh satu triliun-tiga ratus
sembilan puluh tujuh miliar-sembilan ratus lima belas juta-lima
puluh empat ribu-sembilan ratus tujuh puluh tiga rupiah enam
puluh sen) atau sebesar Rp208,40 (dua ratus delapan rupiah
empat puluh sen) per saham. Pembayarannya dilaksanakan
dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Dividen bagian Negara Republik Indonesia sebesar
Rp27.681.809.459.218,40 (dua puluh tujuh triliun-enam
ratus delapan puluh satu miliar-delapan ratus sembilan
juta-empat ratus lima puluh sembilan ribu-dua ratus
delapan belas rupiah-empat puluh sen) termasuk dividen
interim yang telah dibagikan kepada Negara Republik
Indonesia pada tanggal 15 Januari 2025 sebesar
Rp10.883.867.053.320,- (sepuluh triliun delapan ratus
delapan puluh tiga miliar delapan ratus enam puluh tujuh
juta lima puluh tiga ribu tiga ratus dua puluh rupiah).
Dengan demikian, sisa jumlah dividen tunai yang akan
dibayarkan sebesar Rp16.797.942.405.898,40,- (enam
belas triliun-tujuh ratus sembilan puluh tujuh miliar-
sembilan ratus empat puluh dua juta – empat ratus lima
ribu-delapan ratus sembilan puluh delapan rupiah empat
puluh sen). Sisa jumlah dividen tunai tersebut dibayarkan
ke rekening yang akan ditunjuk oleh Menteri BUMN.
b. Dividen untuk Tahun Buku 2024 dibayarkan secara
proporsional kepada setiap Pemegang Saham yang
namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada
tanggal pencatatan (recording date).
c. Direksi diberi wewenang dan kuasa dengan hak substitusi
untuk melakukan:
I. Penetapan jadwal dan tata cara pembagian yang
berkaitan dengan pembayaran Dividen untuk Tahun
Buku 2024 sesuai ketentuan peraturan perundang-
undangan.
II. Pemotongan pajak Dividen sesuai peraturan
perpajakan yang berlaku.
III. Hal-hal terkait teknis lainnya sesuai ketentuan
peraturan perundang-undangan.
2. Sekurang-kurangnya Rp8.419.340.227.246,80 (delapan
triliun-empat ratus sembilan belas miliar-tiga ratus empat
puluh juta-dua ratus dua puluh tujuh ribu-dua ratus empat
puluh enam rupiah delapan puluh sen) digunakan sebagai
saldo laba ditahan.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 567
Page 570
Corporate
Governance
Alasan Belum
Keputusan Realisasi Tahun 2025
Direalisasikan
MATA ACARA RAPAT KETIGA Penetapan penghasilan Direksi dan Dewan Telah terealisasi
Komisaris telah dilakukan sesuai keputusan seluruhnya
Keputusan RUPS Tahunan dan peraturan perundang-
Menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Pemegang undangan yang berlaku
Saham Seri A Dwiwarna untuk menetapkan bagi Anggota Dewan
Komisaris:
a. Tantiem/Insentif Kinerja/Insentif Khusus atas kinerja Tahun
Buku 2024 dan/atau Insentif Jangka Panjang Periode Tahun
2025-2027, sesuai dengan ketentuan yang berlaku; dan
b. Honorarium berikut Fasilitas dan Tunjangan untuk Tahun Buku
2025.
Menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada Dewan
Komisaris dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan
tertulis dari Pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk menetapkan
bagi Anggota Direksi:
a. Tantiem/Insentif Kinerja/Insentif Khusus atas kinerja Tahun
Buku 2024 dan/atau Insentif Jangka Panjang Periode Tahun
2025-2027, sesuai dengan ketentuan yang berlaku; dan
b. Gaji berikut Fasilitas dan Tunjangan untuk Tahun Buku 2025.
MATA ACARA RAPAT KEEMPAT 1. Dewan Komisaris telah menunjuk, Telah terealisasi
termasuk menetapkan imbalan jasa seluruhnya
Keputusan audit dan persyaratan lainnya, bagi KAP
1. Menyetujui penunjukan Akuntan Publik di Kantor Akuntan Purwanto Susanti & Surja (a member
Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota jaringan Firm of Ernst & Young Global Limited)
Ernst & Young Global) yang akan mengaudit Laporan untuk melakukan audit atas Laporan
Keuangan Konsolidasian Perseroan, Laporan Keuangan Keuangan Konsolidasian Perseroan,
Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK), Laporan Keuangan Program Pendanaan
serta Laporan lainnya untuk Tahun Buku 2025; Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK),
2. Menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Dewan serta Laporan lainnya untuk Tahun Buku
Komisaris Perseroan untuk melakukan: 2025.
a. Penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan 2. Dalam hal ini, Kantor Akuntan Publik
Publik untuk mengaudit atas Laporan Keuangan Purwantono, Sungkoro & Surja berganti
Konsolidasian Perseroan periode lainnya pada Tahun nama menjadi KAP Purwanto Susanti &
Buku 2025 untuk tujuan dan kepentingan Perseroan; dan Surja. Perubahan nama tersebut tidak
b. Penetapan imbalan jasa audit dan persyaratan lainnya mengubah bentuk entitas, struktur,
bagi Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik anggota tim penugasan maupun
tersebut, serta menunjuk Akuntan Publik dan/atau Kantor ketentuan dalam perjanjian yang ada.
Akuntan Publik Pengganti dalam hal Akuntan Publik dan/ Dengan demikian, KAP Purwanto Susanti
atau Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja & Surja merupakan KAP yang diputus
(firma anggota jaringan Ernst & Young Global), karena dalam RUPS.
sebab apapun, tidak dapat menyelesaikan pemberian
jasa audit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan
dan/atau periode lainnya pada Tahun Buku 2025, serta
Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro
dan Usaha Kecil (PUMK) Tahun Buku 2025, termasuk
menetapkan imbalan jasa audit dan persyaratan lainnya
bagi Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik
Pengganti tersebut.
MATA ACARA RAPAT KELIMA RUPS telah menerima laporan Realisasi Telah terealisasi
Penggunaan Dana Hasil Penawaran seluruhnya
Keputusan Umum Obligasi Berwawasan Lingkungan
Agenda ini bersifat laporan. Oleh karenanya, Perseroan tidak Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2022 dan
melakukan pemungutan suara untuk pengambilan putusan Rapat. Penawaran Umum Terbatas.
MATA ACARA RAPAT KEENAM 1. Rencana Aksi Pemulihan telah disetujui Telah terealisasi
OJK melalui Surat OJK No. SR-7/ seluruhnya
Keputusan PB.2/2025 tentang Rencana Aksi
1. Menyetujui Pengkinian Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Pemulihan (Recovery Plan) PT Bank
Plan) sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Tahun
Nomor 5 Tahun 2024 tentang Penetapan Status Pengawasan 2024-2025.
dan Penanganan Permasalahan Bank Umum sebagaimana 2. Perseroan telah melakukan pemantauan
yang disampaikan Perseroan kepada Otoritas Jasa Keuangan; secara berkala atas Rencana Aksi
2. Berkenaan dengan keputusan butir 1, Dewan Komisaris Pemulihan. Selama Tahun 2025 tidak
dan Direksi melakukan setiap dan seluruh tindakan yang terdapat trigger level Rencana Aksi
diperlukan sehubungan dengan pelaksanaan Rencana Pemulihan yang terlampaui.
Aksi Pemulihan (Recovery Plan) Perseroan, sesuai dengan
kewenangannya.
568 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 571
Laporan Tahunan
2025
Alasan Belum
Keputusan Realisasi Tahun 2025
Direalisasikan
MATA ACARA RAPAT KETUJUH 1. Pelaksanaan hapus tagih piutang pokok Belum terealisasi
berpedoman pada Peraturan Pemerintah
Keputusan (PP) Nomor 47 Tahun 2024 tentang
Menyetujui plafon (limit) hapus tagih piutang pokok macet sebesar Penghapusan Piutang Macet kepada
Rp15.500.000.000.000,- (lima belas triliun lima ratus miliar Rupiah) Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
dengan ketentuan: berlaku sejak tgl 5 November 2024.
1. Piutang pokok macet telah dihapusbuku, baik sebelum 2. PP Nomor 47 Tahun 2024 berlaku
maupun sesudah putusan RUPS ini. untuk jangka waktu selama 6 (enam)
2. Jumlah plafon (limit) hapus tagih tersebut akan tetap berlaku bulan terhitung sejak berlakunya PP ini
sampai dengan adanya penetapan plafon (limit) baru oleh (berakhir pada 5 Mei 2025).
RUPS.
3. Hapus tagih dilakukan berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan
yang pelaksanaannya sesuai dengan Kebijakan dan Prosedur
yang berlaku di Perseroan dengan memperhatikan ketentuan
peraturan perundang-undangan.
MATA ACARA RAPAT KEDELAPAN 1. Perseroan telah melakukan buyback. 1. Telah terealisasi
2. Laporan Hasil Buyback periode Juni sebagian.
Keputusan dan Desember 2025 telah disampaikan 2. Pengalihan saham
1. Menyetujui pembelian kembali (buyback) saham kepada OJK. hasil buyback akan
Perseroan yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa 3. Sedangkan pengalihan saham hasil dilaksanakan setelah
Efek Indonesia (BEI) dengan jumlah sebesar-besarnya buyback akan dilaksanakan setelah selesainya buyback
Rp3.000.000.000.000,- (tiga triliun Rupiah) tidak termasuk selesainya buyback, serta berpedoman dengan berpedoman
biaya-biaya terkait pembelian kembali (buyback) saham pada Keterbukaan Informasi, putusan pada Keterbukaan
dengan memperhatikan perizinan serta ketentuan peraturan RUPS, dan POJK. Informasi, putusan
perundang-undangan. RUPS, dan POJK.
2. Menyetujui pengalihan saham hasil pembelian kembali
(buyback) yang disimpan sebagai saham treasuri (treasury
stock) untuk pelaksanaan Program Kepemilikan Saham Pekerja
dan/atau Direksi dan Dewan Komisaris yang memenuhi syarat
untuk memiliki saham Perseroan dan/atau dalam rangka
pengalihan lainnya sesuai dengan persetujuan Otoritas Jasa
Keuangan serta ketentuan peraturan perundang-undangan.
3. Memberikan kuasa dan wewenang pelaksanaan pembelian
kembali (buyback) saham Perseroan termasuk penghentian
pelaksanaannya kepada Direksi Perseroan, dengan tetap
memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan.
4. Menyetujui pemberian kuasa dan wewenang pelaksanaan
pengalihan saham hasil buyback yang disimpan sebagai
saham treasuri (treasury stock) kepada:
a. Direksi Perseroan untuk Program Kepemilikan Saham
Pekerja dan/atau pengalihan lainnya sesuai dengan
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan;
b. Direksi Perseroan dengan memperhatikan persetujuan
Pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk Program
Kepemilikan Saham Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-
undangan.
MATA ACARA RAPAT KESEMBILAN Perseroan telah melakukan perubahan Telah terealisasi
Anggaran Dasar sebagaimana dimuat dalam seluruhnya
Keputusan Akta Nomor 15 Tanggal 22 April 2025 dan
1. Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan dalam telah mendapat Penerimaan Pemberitahuan
rangka penyesuaian dengan Peraturan Otoritas Jasa Perubahan Anggaran Dasar dari Menteri
Keuangan Nomor 17 tahun 2023 tanggal 14 September 2023 Hukum Republik Indonesia yang dimuat dalam
tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum. Nomor AHU-AH.01.03-0126510 Tanggal
2. Menyetujui untuk menyusun kembali seluruh ketentuan dalam 08 Mei 2025.
Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan perubahan
sebagaimana dimaksud pada butir 1 (satu) tersebut di atas
yang lampiran seluruh anggaran dasarnya sebagaimana
dilekatkan pada minuta akta notaris.
3. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi dengan
hak substitusi untuk melakukan segala tindakan yang
diperlukan berkaitan dengan keputusan Rapat, termasuk
namun tidak terbatas pada menyusun dan menyatakan
kembali seluruh Anggaran Dasar Perseroan dalam suatu Akta
Notaris, menyesuaikan perubahan Anggaran Dasar Perseroan
jika hal tersebut dipersyaratkan oleh instansi yang berwenang
dan menyampaikan kepada instansi yang berwenang
untuk mendapatkan persetujuan dan tanda penerimaan
pemberitahuan perubahan Anggaran Dasar Perseroan, serta
melakukan segala sesuatu yang dipandang perlu dan berguna
untuk keperluan tersebut dengan tidak ada satupun yang
dikecualikan.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 569
Page 572
Corporate
Governance
Alasan Belum
Keputusan Realisasi Tahun 2025
Direalisasikan
MATA ACARA RAPAT KESEPULUH 1. Direksi dan Dewan Komisaris yang Telah terealisasi
diangkat pada RUPS Tahunan dan seluruhnya
Keputusan masih menjabat sampai akhir 2025
1. a. Memberhentikan dengan hormat nama-nama tersebut di telah melakukan dan mendapatkan
bawah ini sebagai Dewan Komisaris Perseroan: persetujuan Penilaian Kemampuan dan
1) Komisaris Utama : Sdr. Kartika Wirjoatmodjo Kepatutan dari OJK.
2) Komisaris : Sdr. Rabin Indrajad Hattari 2. Susunan Pengurus Perseroan terbaru
3) Komisaris Independen : Sdri. Dwi Ria Latifa sesuai keputusan RUPS telah diakomodir
yang diangkat masing-masing berdasarkan Keputusan dalam Akta No. 1 tanggal 5 Januari 2026
RUPS Tahunan Tahun Buku 2019 tanggal 18 Februari tentang Pernyataan Keputusan RUPS
2020, dengan ucapan terima kasih atas sumbangan Tahunan PT Bank Rakyat Indonesia
tenaga dan pikiran yang diberikan selama menjabat (Persero) Tbk.
sebagai Dewan Komisaris Perseroan.
b. Segala tindakan anggota-anggota Dewan Komisaris
sebagaimana dimaksud pada angka 1 huruf a, dalam
kedudukannya sebagai demikian sejak tanggal
berakhirnya masa jabatan sampai tanggal ditutupnya
RUPS ini dinyatakan sah sepanjang tindakan tersebut
ternyata dalam laporan tahunan dan perhitungan tahunan
dengan mengindahkan ketentuan yang berlaku.
2. Memberhentikan dengan hormat nama-nama tersebut di
bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
1) Direktur Utama : Sdr. Sunarso
2) Wakil Direktur Utama : Sdr. Catur Budi Harto
3) Direktur Bisnis Konsumer : Sdri. Handayani
4) Direktur Bisnis Mikro : Sdr. Supari
5) Direktur Commercial, Small and Medium Business : Sdr.
Amam Sukriyanto
6) Direktur Digital dan Teknologi Informasi : Sdr. Arga
Mahanana Nugraha
7) Direktur Human Capital : Sdr. Agus Winardono
8) Direktur Manajemen Risiko : Sdr. Agus Sudiarto
9) Direktur Retail Funding and Distribution : Sdr. Andrijanto
10) Direktur Keuangan : Sdri. Viviana Dyah Ayu Retno
Kumalasari
11) Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen : Sdri.
Rofikoh Rokhim
12) Komisaris Independen : Sdr. Paripurna Poerwoko Sugarda
13) Komisaris Independen : Sdri. Nurmaria Sarosa
14) Komisaris Independen : Sdr. Haryo Baskoro Wicaksono
15) Komisaris Independen : Sdr. Agus Riswanto
16) Komisaris Independen : Sdr. Heri Sunaryadi
yang diangkat masing-masing berdasarkan Keputusan RUPS
Tahunan Tahun Buku 2022 tanggal 13 Maret 2023, Keputusan
RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 tanggal 1 Maret 2024,
Keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2021 tanggal 1 Maret
2022, Keputusan RUPS Tahunan Buku 2022, Keputusan
RUPS Tahunan Tahun Buku 2022 tanggal 13 Maret 2023,
Keputusan RUPSLB Tahun 2021 tanggal 21 Januari 2021,
Keputusan RUPSLB Tahun 2021 tanggal 21 Januari 2021,
Keputusan RUPSLB Tahun 2021 tanggal 21 Januari 2021,
Keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 tanggal 1 Maret
2024, Keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 tanggal
1 Maret 2024, Keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2021
tanggal 1 Maret 2022, Keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku
2021 tanggal 1 Maret 2022, Keputusan RUPS Tahunan Tahun
Buku 2021 tanggal 1 Maret 2022, Keputusan RUPS Tahunan
Tahun Buku 2021 tanggal 1 Maret 2022, Keputusan RUPS
Tahunan Tahun Buku 2023 tanggal 1 Maret 2024, Keputusan
RUPS Tahunan Tahun Buku 2021 tanggal 1 Maret 2022,
Keputusan RUPSLB Tahun 2021 tanggal 7 Oktober 2021
terhitung sejak ditutupnya RUPS ini, dengan ucapan teirma
kasih atas sumbangan tenaga dan pikiran yang diberikan
selama menjabat sebagai Pengurus Perseroan.
3. Mengubah nomenklatur jabatan anggota-anggota Direksi
Perseroan sebagai berikut:
1) Semula Direktur Kepatuhan, menjadi Direktur Human
Capital & Compliance.
2) Semula Direktur Human Capital, menjadi Direktur Human
Capital & Compliance.
3) Semula Direktur Bisnis Konsumer, menjadi Direktur
Consumer Banking.
570 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 573
Laporan Tahunan
2025
Alasan Belum
Keputusan Realisasi Tahun 2025
Direalisasikan
4) Semula Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan,
menjadi Direktur Corporate Banking.
5) Semula Direktur Bisnis Mikro, menjadi Direktur Micro.
6) Semula Direktur Keuangan, menjadi Direktur Finance &
Strategy.
7) Semula Direktur Digital dan Teknologi Informasi, menjadi
Direktur Information Technology.
8) Semula Direktur Commercial, Small, and Medium
Business, menjadi Direktur Commercial Banking.
9) Semula Direktur Retail Funding and Distribution, menjadi
Direktur Network dan Retail Funding.
10) Penambahan nomenklatur jabatan direksi baru yaitu,
Direktur Treasury dan International Banking.
11) Penambahan nomenklatur jabatan direksi baru yaitu,
Direktur Operations.
4. Mengalihkan penugasan nama-nama tersebut di bawah ini
sebagai anggota Direksi Perseroan sebagai berikut:
1) Sdr. Agus Noorsanto semula menjabat sebagai Direktur
Bisnis Wholesale dan Kelembagaan, menjadi Wakil
Direktur Utama.
2) Sdr. Ahmad Solichin Lutfiyanto semula menjabat sebagai
Direktur Kepatuhan, menjadi Direktur Human Capital &
Compliance.
5. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai
Pengurus Perseroan:
1) Direktur Utama : Sdr. Hery Gunardi
2) Direktur Operations : Sdr. Hakim Putratama
3) Direktur Corporate Banking : Sdr. Riko Tasmaya
4) Direktur Network dan Retail Funding : Sdr. Aquarius
Rudianto
5) Direktur Treasury dan International Banking : Sdri. Farida
Thamrin
6) Direktur Micro : Sdr. Akhmad Purwakajaya
7) Direktur Commercial Banking : Sdr. Alexander Dippo Paris
Y. S.
8) Direktur Consumer Banking : Sdri. Nancy Adistyasari
9) Direktur Finance & Strategy : Sdri. Viviana Dyah Ayu
Retno Kumalasari
10) Direktur Manajemen Risiko : Sdr. Mucharom
11) Direktur Information Technology: Sdr. Saladin Dharma
Nugraha Effendi
12) Komisaris Utama : Sdr. Kartika Wirjoatmodjo
13) Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen : Sdr.
Parman Nataatmadja
14) Komisaris : Sdr. Helvi Yuni Moraza
15) Komisaris Independen : Sdr. Edi Susianto
16) Komisaris Independen : Sdr. Lukmanul Khakim
6. Masa jabatan anggota-anggota Direksi dan Dewan Komisaris
yang diangkat sebagaimana dimaksud pada angka 5, sesuai
dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan, dengan
memperhatikan peraturan perundang-undangan di bidang
Pasar Modal dan tanpa mengurangi hak RUPS untuk
memberhentikan sewaktu-waktu.
7. Dengan adanya pemberhentian, perubahan nomenklatur
jabatan, pengalihan tugas, dan pengangkatan Pengurus
Perseroan sebagaimana dimaksud pada angka 1, angka 2,
angka 3, angka 4, dan angka 5, maka susunan Pengurus
Perseroan menjadi sebagai berikut:
Direksi
1) Direktur Utama : Sdr. Hery Gunardi*
2) Wakil Direktur Utama : Sdr. Agus Noorsanto*
3) Direktur Human Capital & Compliance : Sdr. Ahmad
Solichin Lutfiyanto
4) Direktur Operations : Sdr. Hakim Putratama*
5) Direktur Corporate Banking : Sdr. Riko Tasmaya*
6) Direktur Network dan Retail Funding: Sdr. Aquarius
Rudianto*
7) Direktur Treasury dan International Banking : Sdri. Farida
Thamrin*
8) Direktur Micro : Sdr. Akhmad Purwakajaya*
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 571
Page 574
Corporate
Governance
Alasan Belum
Keputusan Realisasi Tahun 2025
Direalisasikan
9) Direktur Commercial Banking : Sdr. Alexander Dippo Paris
Y S*
10) Direktur Consumer Banking : Sdri. Nancy Adistyasari*
11) Direktur Finance & Strategy : Sdri. Viviana Dyah Ayu
Retno Kumalasari
12) Direktur Manajemen Risiko : Sdr. Mucharom*
13) Direktur Information Technology : Sdr. Saladin Dharma
Nugraha Effendi*
Dewan Komisaris
1) Komisaris Utama : Sdr. Kartika Wirjoatmodjo
2) Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen : Sdr.
Parman Nataatmadja*
3) Komisaris : Sdr. Awan Nurmawan Nuh
4) Komisaris : Sdr. Helvi Yuni Moraza*
5) Komisaris Independen : Sdr. Edi Susianto*
6) Komisaris Independen : Sdr. Lukmanul Khakim*
Keterangan:
*Anggota Direksi dan Dewan Komisaris tersebut baru dapat
melaksanakan tugas dan fungsi dalam jabatannya apabila telah
mendapatkan persetujuan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan dari
Otoritas Jasa Keuangan.
8. wMeminta kepada Direksi untuk mengajukan permohonan
tertulis kepada Otoritas Jasa Keuangan untuk pelaksanaan
Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit & Proper Test) atas
anggota-anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang diangkat
sebagaimana dimaksud pada angka 5 dengan mengindahkan
ketentuan yang berlaku.
9. Anggota-anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang diangkat
sebagaimana dimaksud pada angka 5 yang masih menjabat
pada jabatan lain yang dilarang oleh peraturan perundang-
undangan untuk dirangkap dengan jabatan Direksi dan
Dewan Komisaris Badan Usaha Milik Negara, maka yang
bersangkutan harus mengundurkan diri atau diberhentikan
dari jabatannya tersebut.
10. Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi
Perseroan untuk menyatakan yang diputuskan RUPS ini
dalam bentuk Akta Notaris serta menghadap Notaris atau
pejabat yang berwenang, dan melakukan penyesuaian atau
perbaikan-perbaikan yang diperlukan apabila dipersyaratkan
oleh pihak yang berwenang untuk keperluan pelaksanaan isi
keputusan rapat.
Pelaksanaan RUPS Luar Biasa Tahun 2025 dan Realisasinya
RUPS Luar Biasa diselenggarakan pada tanggal 17 Desember 2025 sesuai POJK No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan
Penyelanggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka dan/atau POJK No. 14 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan
Rapat Umum Pemegang Saham, Rapat Umum Pemegang Obligasi, dan Rapat Umum Pemegang Sukuk Secara Elektronik,
dengan tahapan sebagai berikut:, dengan tahapan sebagai berikut:
1. Memberitahukan rencana diselenggarakannya Rapat kepada Ketua Otoritas Jasa Keuangan dengan Surat Nomor R.3890-
DIR/CSC/CSM/11/2025 tanggal 3 November 2025.
2. Memuat publikasi Pengumuman Rapat kepada para Pemegang Saham melalui situs web PT Kustodian Sentral Efek
Indonesia, PT Bursa Efek Indonesia dan Perseroan pada tanggal 10 November 2025.
3. Memuat publikasi Pemanggilan Rapat kepada para Pemegang Saham melalui situs web Perseroan, PT Bursa Efek Indonesia,
dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia pada tanggal 25 November 2025.
Tanggal Agenda Keterangan
3 November 2025 Pemberitahuan RUPS Luar Biasa kepada Pemberitahuan RUPSLB kepada OJK kurang dari 5 (lima) hari kerja
OJK sebelum pengumuman RUPS.
10 November 2025 Pengumuman RUPS Luar Biasa Pengumuman RUPSLB 14 (empat belas) hari sebelum tanggal
pemanggilan RUPSLB dan telah dimuat melalui situs web PT Bursa
Efek Indonesia, PT Kustodian Sentra Efek Indonesia dan Perseroan
dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
572 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 575
Laporan Tahunan
2025
Tanggal Agenda Keterangan
25 November 2025 Pemanggilan RUPS Luar Biasa Pemanggilan RUPSLB 21 (dua puluh satu) hari sebelum RUPSLB
dan telah dimuat melalui situs web PT Bursa Efek Indonesia,
PT Kustodian Sentra Efek Indonesia dan website Perseroan dalam
Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
17 Desember 2025 RUPS Luar Biasa
18 Desember 2025 Pengumuman Ringkasan Risalah Hasil Pengumuman Ringkasan Risalah RUPS telah disampaikan kepada
RUPS Luar Biasa OJK 1 (hari) kerja setelah RUPSLB dan dimuat pada situs web
PT Bursa Efek Indonesia, PT Kustodian Sentra Efek Indonesia dan
Perseroan dan web Perseroan pada tanggal 18 Desember 2025 Hal
ini lebih cepat dari ketentuan POJK No. 15 /POJK.04/2020 yang
menyatakan Pengumuman Ringkasan Risalah hasil RUPST paling
lambat 2 (dua) hari kerja setelah RUPS diselenggarakan.
15 Januari 2026 Penyampaian Risalah Rapat Risalah RUPS disampaikan kepada OJK kurang 30 (tiga puluh) hari
setelah RUPST.
Mata Acara
Kesatu Perubahan Anggaran Dasar Perseroan
Kedua Pendelegasian Kewenangan Persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan Tahun 2026
Ketiga Perubahan Susunan Pengurus Perseroan
Rekapitulasi Kehadiran Pada RUPS Tahunan 2025
Seluruh Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan hadir dalam RUPS Luar Biasa Tahun 2025 dengan rincian sebagai berikut:
No. Nama Jabatan Kehadiran
1. Kartika Wirjoatmodjo Komisaris Utama/Komisaris Hadir
2. Parman Nataatmadja Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen Hadir
3. Helvi Yuni Moraza* Komisaris Hadir
4. Awan Nurmawan Nuh Komisaris Hadir
5. Edi Susianto Komisaris Independen Hadir
6. Lukmanul Khakim* Komisaris Independen Hadir
7. Hery Gunardi Direktur Utama Hadir
8. Agus Noorsanto Wakil Direktur Utama Hadir
9. Ahmad Solichin Lutfiyanto Direktur Human Capital & Compliance Hadir
10. Hakim Putratama Direktur Operations Hadir
11. Riko Adythia Direktur Corporate Banking Hadir
12. Aquarius Rudianto Direktur Network & Retail Funding Hadir
13. Farida Thamrin Direktur Treasury & International Banking Hadir
14. Akhmad Purwakajaya Direktur Micro Hadir
15. Alexander Dippo Paris Y.S Direktur Commercial Banking Hadir
16. Nancy Adistyasari* Direktur Consumer Banking Hadir
17. Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari Direktur Finance & Strategy Hadir
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 573
Page 576
Corporate
Governance
No. Nama Jabatan Kehadiran
18. Mucharom Direktur Manajemen Risiko Hadir
19. Saladin Dharma Nugraha Effendi Direktur Information Technology Hadir
Keterangan:
*) Baru dapat menjalankan tugas dan wewenangnya setelah mendapatkan persetujuan atas hasil Fit & Proper Test dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Pihak Independen Penghitung Suara
Penghitungan suara untuk dasar pengambilan keputusan RUPS Luar Biasa Tahun 2025 dilakukan oleh PT Datindo Entrycom
selaku Biro Administrasi Efek. Selanjutnya, validasinya dilaksanakan oleh Fathiah Helmi, SH., Notaris di Jakarta.
Kesempatan Mengajukan Pernyataan/Pendapat dan Pemungutan Suara
Para Pemegang Saham atau kuasanya telah diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan/atau pendapat dalam
setiap Mata Acara Rapat. Jumlah Pemegang Saham atau kuasanya, baik yang hadir fisik dan/atau elektronik, yang mengajukan
pertanyaan dan/atau pendapat dalam Rapat, serta hasil pengambilan keputusan melalui pemungutan suara yang didalamnya
termasuk suara e-Proxy melalui eASY.KSEI sebagai berikut.
Pertanyaan/
Mata Acara Setuju Tidak Setuju Abstain
Pendapat
Kesatu** 120.070.752.097 suara 6.972.083.689 suara atau 1.387.404.406 suara atau Tidak Ada
atau 93,4910% dari 5,4286% dari seluruh saham 1,0802% dari seluruh
seluruh saham dengan dengan hak suara yang sah saham dengan hak suara
hak suara yang sah yang yang hadir dalam Rapat yang sah yang hadir dalam
hadir dalam Rapat Rapat
Kedua 118.873.158.043 suara 8.148.828.306 suara atau 1.408.253.843 suara atau 1 (satu)
atau 92,5585% dari 6,3449% dari seluruh 1,0965% dari seluruh
seluruh saham dengan saham saham dengan hak suara
hak suara yang sah yang dengan hak suara yang sah yang sah yang hadir dalam
hadir dalam Rapat yang hadir dalam Rapat Rapat
Ketiga 90.391.451.713 Suara 36.626.415.657 suara atau 1.412.372.822 suara atau Tidak Ada
atau 70,3817% dari 28,5185% dari seluruh 1,0997% dari seluruh
seluruh saham dengan saham dengan hak suara saham dengan hak suara
hak suara yang sah yang yang sah yang hadir dalam yang sah yang hadir dalam
hadir dalam Rapat Rapat Rapat
Keterangan:
*) Sesuai Anggaran Dasar Perseroan dan POJK RUPS, suara Abstain dianggap mengeluarkan suara yang sama dengan suara mayoritas Pemegang Saham yang
mengeluarkan suara. Oleh karenanya, sesuai perhitungan sistem PT Kustodian Sentral Efek Indonesia dan Biro Administrasi Efek, jumlah suara abstain ditambahkan
ke dalam suara setuju.
**) Pemegang Saham Seri A Dwiwarna sebagai Pemegang Saham yang terkena dampak atas perubahan Hak Istimewa Saham Seri A Dwiwarna telah hadir dan
memberikan persetujuan dalam Rapat, berjumlah 1 (satu) saham atau 100% dari jumlah seluruh saham pada klasifikasi saham yang terkena dampak
574 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 577
Laporan Tahunan
2025
Keputusan dan Realisasi RUPS Luar Biasa Tahun 2025
Alasan Belum
Keputusan Realisasi Tahun 2025
Direalisasikan
MATA ACARA KESATU Perseroan telah melakukan perubahan Telah terealisasi
Anggaran Dasar sebagaimana dimuat dalam seluruhnya
Keputusan Akta Nomor 6 Tanggal 13 Januari 2026 dan
1. Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan dalam telah mendapat Penerimaan Pemberitahuan
rangka penyesuaian dengan peraturan perundang-undangan Perubahan Anggaran Dasar dari Menteri
dan kebijakan antara lain (a) Undang-Undang Nomor 19 Tahun Hukum Republik Indonesia yang dimuat dalam
2003 tentang Badan Usaha Milik Negara sebagaimana diubah Nomor AHU-AH.01.03-0038855 Tanggal
terakhir dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 13 Januari 2026.
tentang Perubahan keempat atas Undang-Undang Nomor
19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara termasuk
perubahan Pasal 5 Anggaran Dasar Perseroan mengenai
penyesuaian hak-hak istimewa atas Saham Seri A Dwiwarna
milik Negara Republik Indonesia dan (b) Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan No. 30 Tahun 2024 tentang Konglomerasi
Keuangan dan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan.
2. Menyetujui untuk menyusun kembali seluruh ketentuan
dalam Anggaran Dasar Perseroan dalam suatu kodifikasi
utuh sehubungan dengan perubahan sebagaimana dimaksud
pada butir 1 (satu) keputusan tersebut di atas, yang lampiran
seluruh anggaran dasarnya sebagaimana dilekatkan pada
minuta akta notaris.
3. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan
dengan hak substitusi untuk melakukan segala tindakan
yang diperlukan berkaitan dengan keputusan mata acara
Rapat ini, termasuk menyusun dan menyatakan kembali
seluruh Anggaran Dasar Perseroan dalam suatu Akta
Notaris dan memberikan kuasa dengan hak substitusi
untuk menyampaikan kepada instansi yang berwenang
untuk mendapatkan tanda penerimaan pemberitahuan
dan persetujuan perubahan Anggaran Dasar Perseroan,
melakukan segala sesuatu yang dipandang perlu dan berguna
untuk keperluan tersebut dengan tidak ada satu pun yang
dikecualikan, termasuk untuk mengadakan penambahan dan/
atau perubahan dalam perubahan Anggaran Dasar tersebut,
jika hal tersebut dipersyaratkan oleh instansi yang berwenang.
MATA ACARA KEDUA RKAP Perseroan Tahun 2026 telah disetujui Telah terealisasi
seluruhnya
Keputusan
Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris
dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan tertulis dari
Pemegang Saham Seri B Terbanyak untuk menyetujui RKAP
Perseroan Tahun 2026 termasuk dengan perubahannya.
MATA ACARA KETIGA 1. Perubahan Pengurus Perseroan telah Telah terealisasi
disampaikan melalui Ringkasan Risalah sebagian
Keputusan dan Risalah RUPS.
1. Memberhentikan dengan hormat nama-nama tersebut di 2. Direksi yang baru diangkat dalam RUPS
bawah ini sebagai Pengurus Perseroan: masih proses Fit & Proper Test dari OJK.
1) Wakil Direktur Utama : Agus Noorsanto
2) Direktur Human Capital & Compliance : Ahmad Solichin
Lutfiyanto
3) Direktur Manajemen Risiko : Mucharom
4) Direktur Consumer Banking : Nancy Adistyasari
yang diangkat masing-masing berdasarkan Keputusan RUPS
Tahunan Tahun Buku 2023 tanggal 1 Maret 2024 jo. Keputusan
RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 tanggal 24 Maret 2025,
Keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2022 tanggal 13 Maret
2023 jo. Keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 tanggal
24 Maret 2025, dan Keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku
2024 tanggal 24 Maret 2025, terhitung sejak ditutupnya RUPS
ini, dengan ucapan terima kasih atas sumbangan tenaga dan
pikiran yang diberikan selama menjabat sebagai Pengurus
Perseroan.
2. Mengubah nomenklatur
anggota Direksi PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk sebagai berikut :
1) Semula Direktur Human Capital & Compliance, menjadi
Direktur Legal & Compliance
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 575
Page 578
Corporate
Governance
Alasan Belum
Keputusan Realisasi Tahun 2025
Direalisasikan
3. Mengalihkan penugasan Sdri. Viviana Dyah Ayu Retno
Kumalasari semula sebagai Direktur Finance & Strategy
menjadi Wakil Direktur Utama, yang diangkat berdasarkan
Keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 tanggal 24
Maret 2025, dengan masa jabatan meneruskan sisa masa
jabatan sesuai dengan Keputusan RUPS pengangkatan yang
bersangkutan.
4. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai
Pengurus Perseroan:
1) Direktur Finance & Strategy : Achmad Royadi
2) Direktur Legal & Compliance : Mahdi Yusuf
3) Direktur Manajemen Risiko : Ety Yuniarti
4) Direktur Consumer Banking : Aris Hartanto
5. Masa jabatan anggota Direksi yang diangkat sebagaimana
dimaksud pada angka 2, paling lama sampai dengan
penutupan RUPS Tahunan ke-5 (lima) sejak ditetapkannya
Keputusan ini, dengan memperhatikan peraturan perundang-
undangan di bidang Pasar Modal dan tanpa mengurangi hak
RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu.
6. Dengan adanya pemberhentian, perubahan nomenklatur
jabatan, pengalihan tugas, dan pengangkatan Pengurus
Perseroan sebagaimana dimaksud pada angka 1, angka 2,
angka 3, dan angka 4 maka susunan Pengurus Perseroan
menjadi sebagai berikut:
a. Direksi
1) Direktur Utama : Hery Gunardi
2) Wakil Direktur Utama : Viviana Dyah Ayu Retno
Kumalasari*
3) Direktur Legal & Compliance : Mahdi Yusuf*
4) Direktur Operations : Hakim Putratama
5) Direktur Corporate Banking: Riko Adythia
6) Direktur Network dan Retail Funding : Aquarius
Rudianto
7) Direktur Treasury dan International Banking : Farida
Thamrin
8) Direktur Micro : Akhmad Purwakajaya
9) Direktur Commercial Banking : Alexander Dippo Paris
Y.S
10) Direktur Consumer Banking : Aris Hartanto*
11) Direktur Finance & Strategy : Achmad Royadi*
12) Direktur Manajemen Risiko : Ety Yuniarti*
13) Direktur Information Technology : Saladin Dharma
Nugraha Effendi
b. Dewan Komisaris
1) Komisaris Utama : Kartika Wirjoatmodjo
2) Wakil Komisaris Utama/ Komisaris Independen :
Parman Nataatmadja
3) Komisaris : Helvi Yuni Moraza
4) Komisaris : Awan Nurmawan Nuh
5) Komisaris Independen : Edi Susianto
6) Komisaris Independen : Lukmanul Khakim
Keterangan :
*) Baru dapat menjalankan tugas dan wewenangnya setelah
mendapatkan persetujuan atas hasil Fit & Proper Test dari OJK
7. Meminta kepada Direksi untuk mengajukan permohonan
tertulis kepada OJK untuk pelaksanaan Penilaian Kemampuan
dan Kepatutan (Fit & Proper Test) atas anggota Direksi yang
diangkat sebagaimana dimaksud pada angka 4, sesuai
dengan ketentuan yang berlaku.
8. Anggota Direksi yang diangkat sebagaimana dimaksud
pada angka 4 yang masih menjabat pada jabatan lain yang
dilarang oleh peraturan perundangundangan untuk dirangkap
dengan jabatan Direksi Badan Usaha Milik Negara, maka yang
bersangkutan harus mengundurkan diri atau diberhentikan
dari jabatan tersebut.
9. Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi
Perseroan untuk menyatakan yang diputuskan RUPS ini
dalam bentuk Akta Notaris serta menghadap Notaris atau
pejabat yang berwenang, dan melakukan penyesuaian atau
perbaikan-perbaikan yang diperlukan apabila dipersyaratkan
oleh pihak yang berwenang untuk keperluan pelaksanaan isi
keputusan rapat.
576 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 579
Laporan Tahunan
2025
Pelaksanaan RUPS Tahunan 2024 dan Realisasinya
RUPS Tahunan diselenggarakan pada tanggal 1 Maret 2024 sesuai POJK No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan
Penyelanggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka dan/atau POJK No. 16/POJK.04/2020 tentang
Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka Secara Elektronik, dengan tahapan sebagai berikut:
1. Memberitahukan rencana diselenggarakannya Rapat kepada Ketua Otoritas Jasa Keuangan dengan Surat Nomor R.53-DIR/
CSC/01/2024 tanggal 12 Januari 2024.
2. Memuat publikasi Pengumuman Rapat kepada para Pemegang Saham melalui situs web PT Kustodian Sentral Efek
Indonesia, PT Bursa Efek Indonesia dan Perseroan pada tanggal 23 Januari 2024.
3. Memuat publikasi Pemanggilan Rapat kepada para Pemegang Saham melalui situs web Perseroan, PT Bursa Efek Indonesia,
dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia pada tanggal 7 Februari 2024.
Tanggal Agenda Keterangan
12 Januari 2024 Pemberitahuan RUPS Tahunan kepada Pemberitahuan RUPST kepada OJK kurang dari 5 (lima) hari kerja sebelum
OJK pengumuman RUPS.
23 Januari 2024 Pengumuman RUPS Tahunan Pengumuman RUPST 14 (empat belas) hari sebelum tanggal pemanggilan
RUPST dan telah dimuat melalui situs web PT Bursa Efek Indonesia,
PT Kustodian Sentra Efek Indonesia dan Perseroan dalam Bahasa Indonesia
dan Bahasa Inggris.
7 Februari 2024 Pemanggilan RUPS Tahunan Pemanggilan RUPST 21 (dua puluh satu) hari sebelum RUPST dan telah
dimuat melalui situs web PT Bursa Efek Indonesia, PT Kustodian Sentra
Efek Indonesia dan website Perseroan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa
Inggris.
1 Maret 2024 RUPS Tahunan
4 Maret 2024 Pengumuman Ringkasan Risalah Hasil Pengumuman Ringkasan Risalah RUPS telah disampaikan kepada OJK 1 (hari)
RUPS Tahunan kerja setelah RUPST dan dimuat pada situs web PT Bursa Efek Indonesia,
PT Kustodian Sentra Efek Indonesia dan Perseroan dan web Perseroan
pada tanggal 4 Maret 2024. Hal ini lebih cepat dari ketentuan POJK No. 15
/POJK.04/2020 yang menyatakan Pengumuman Ringkasan Risalah hasil
RUPST paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah RUPS diselenggarakan.
28 Maret 2024 Penyampaian Risalah Rapat Risalah RUPS disampaikan kepada OJK kurang 30 (tiga puluh) hari setelah
RUPST.
Mata Acara
Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan, Persetujuan Laporan Tugas
Pengawasan Dewan Komisaris serta Pengesahan Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil Tahun
Kesatu Buku 2023, sekaligus Pemberian Pelunasan dan Pembebasan Tanggung Jawab Sepenuhnya (volledig acquit et decharge)
kepada Direksi atas Tindakan Pengurusan Perseroan dan Dewan Komisaris atas Tindakan Pengawasan Perseroan yang Telah
Dijalankan Selama Tahun Buku 2023.
Kedua Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2023.
Penetapan Remunerasi (gaji/honorarium, fasilitas dan tunjangan) untuk Tahun Buku 2024, serta Tantiem untuk Tahun Buku
Ketiga
2023, bagi Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan.
Penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik untuk Mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan
Keempat Tahun Buku 2024 serta Laporan Keuangan dan Pelaksanaan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil untuk Tahun
2024.
Laporan Realisasi Penggunaan Dana Obligasi Subordinasi IV Bank BRI Tahun 2023 dan Obligasi Berwawasan Lingkungan
Kelima
Berkelanjutan I Tahap II Bank BRI Tahun 2023.
Keenam Perubahan Anggaran Dasar Perseroan.
Ketujuh Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 577
Page 580
Corporate Governance Rekapitulasi Kehadiran Pada RUPS Tahunan 2024 Seluruh Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan hadir dalam RUPS Tahunan 2024 dengan rincian sebagai berikut: No. Nama Jabatan Kehadiran 1. Kartika Wirjoatmodjo Komisaris Utama Hadir 2. Rofikoh Rokhim Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen Hadir 3. Awan Nurmawan Nuh Komisaris Hadir 4. Rabin Indrajad Hattari Komisaris Hadir 5. Hendrikus Ivo Komisaris Independen Hadir 6. Dwi Ria Latifa Komisaris Independen Hadir 7. Heri Sunaryadi Komisaris Independen Hadir 8. Paripurna Poerwoko Sugarda Komisaris Independen Hadir 9. Nurmaria Sarosa Komisaris Independen Hadir 10. Agus Riswanto Komisaris Independen Hadir 11. Sunarso Direktur Utama Hadir 12. Catur Budi Harto Wakil Direktur Utama Hadir 13. Handayani Direktur Bisnis Konsumer Hadir 14. Supari Direktur Bisnis Mikro Hadir 15. Ahmad Solichin Lutfiyanto Direktur Kepatuhan Hadir 16. Agus Noorsanto Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan Hadir 17. Agus Sudiarto Direktur Manajemen Risiko Hadir 18. Agus Winardono Direktur Human Capital Hadir 19. Amam Sukriyanto Direktur Bisnis Kecil dan Menengah Hadir 20. Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari Direktur Keuangan Hadir 21. Arga Mahanana Nugraha Direktur Digital dan Teknologi Informasi Hadir 22. Andrijanto Direktur Jaringan dan Layanan Hadir Pihak Independen Penghitung Suara Penghitungan suara untuk dasar pengambilan keputusan RUPS Tahunan 2024 dilakukan oleh PT Datindo Entrycom selaku Biro Administrasi Efek. Selanjutnya, validasinya dilaksanakan oleh Fathiah Helmi, SH., Notaris di Jakarta. Kesempatan Mengajukan Pernyataan/Pendapat dan Pemungutan Suara Para Pemegang Saham atau kuasanya telah diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan/atau pendapat dalam setiap Mata Acara Rapat. Jumlah Pemegang Saham atau kuasanya, baik yang hadir fisik dan/atau elektronik, yang mengajukan pertanyaan dan/atau pendapat dalam Rapat, serta hasil pengambilan keputusan melalui pemungutan suara yang didalamnya termasuk suara e-Proxy melalui eASY.KSEI sebagai berikut. 578 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 581
Laporan Tahunan
2025
Pertanyaan/
Mata Acara Setuju Tidak Setuju Abstain
Pendapat
Kesatu 135.227.759.694 suara atau 1.832.504 suara atau 991.108.963 suara atau 1 (satu)
99,271% dari seluruh saham 0,001% dari seluruh saham 0,727% dari seluruh saham
dengan hak suara yang sah dengan hak suara yang sah dengan hak suara yang sah
yang hadir dalam Rapat yang hadir dalam Rapat yang hadir dalam Rapat
Kedua 135.798.149.713 suara atau 0 suara atau 0% dari seluruh 422.551.448 suara atau 1 (satu)
99,689% dari seluruh saham saham dengan hak suara 0,310% dari seluruh saham
dengan hak suara yang sah yang sah yang hadir dalam dengan hak suara yang sah
yang hadir dalam Rapat Rapat yang hadir dalam Rapat
Ketiga 123.387.944.660 suara atau 12.410.143.153 suara atau 422.613.348 suara atau Tidak Ada
90,579% dari seluruh saham 9,110% dari seluruh saham 0,310% dari seluruh saham
dengan hak suara yang sah dengan hak suara yang sah dengan hak suara yang sah
yang hadir dalam Rapat yang hadir dalam Rapat yang hadir dalam Rapat
Keempat 135.721.156.176 suara atau 36.993.538 suara atau 462.551.447 suara atau Tidak Ada
99,633% dari seluruh saham 0,027% dari seluruh saham 0,339% dari seluruh saham
dengan hak suara yang sah dengan hak suara yang sah dengan hak suara yang sah
yang hadir dalam Rapat yang hadir dalam Rapat yang hadir dalam Rapat
Kelima Mata Acara ini bersifat laporan. Oleh karenanya, Perseroan tidak melakukan pemungutan Tidak Ada
suara untuk pengambilan putusan Rapat.
Keenam 122.235.809.794 suara atau 13.356.134.934 suara atau 628.756.433 suara atau Tidak Ada
89,733% dari seluruh saham 9,804% dari seluruh saham 0,461% dari seluruh saham
dengan hak suara yang sah dengan hak suara yang sah dengan hak suara yang sah
yang hadir dalam Rapat yang hadir dalam Rapat yang hadir dalam Rapat
Ketujuh 92.633.975.975 suara atau 43.279.680.626 suara atau 1.307.044.560 suara atau Tidak Ada
67,268% dari seluruh saham 31,771% dari seluruh saham 0,959% dari seluruh saham
dengan hak suara yang sah dengan hak suara yang sah dengan hak suara yang sah
yang hadir dalam Rapat yang hadir dalam Rapat yang hadir dalam Rapat
Keputusan dan Realisasi RUPS Tahunan 2024
Mata Acara Rapat Kesatu Realisasi Tahun 2024
Keputusan 1. Laporan Tahunan termasuk Laporan
1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Keuangan Konsolidasian tahun buku
Komisaris Perseroan untuk Tahun Buku 2023 yang berakhir pada tanggal 31 Desember yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2023. 2024 telah dipublikasikan pada tanggal
2. Mengesahkan: 7 Februari 2024.
a. Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2023 yang berakhir pada tanggal 2. RUPS telah menyetujui Laporan Tahunan
31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, termasuk Laporan Laporan Tugas
Sungkoro & Surja (firma anggota jaringan Ernst & Young Global) sesuai Laporan Pengawasan Dewan Komisaris tahun
Nomor 00035/2.1032/AU.1/07/1681-4/1/I/2024 tanggal 31 Januari 2024 dengan opini buku yang yang berakhir pada tanggal
wajar dalam semua hal yang material; dan 31 Desember 2023.
b. Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil untuk Tahun 3. RUPS telah menyetujui Laporan
Buku 2023 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Keuangan Program Pendanaan Usaha
Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota jaringan Ernst & Mikro dan Usaha Kecil tahun buku yang
Young Global) sesuai Laporan Nomor 00042/2.1032/AU.2/10/1681-4/1/II/2024 tanggal berakhir pada 31 Desember 2023.
6 Februari 2024 dengan opini wajar dalam semua hal yang material. 4. RUPS telah memberikan pelunasan
3. Dengan telah disetujuinya Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas dan pembebasan tanggung jawab
Pengawasan Dewan Komisaris, dan disahkannya Laporan Keuangan Perseroan serta sepenuhnya (Volledig acquit et decharge)
Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK), seluruhnya kepada anggota Direksi atas tindakan
untuk Tahun Buku 2023 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, maka RUPS pengurusan dan kepada anggota Dewan
memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit Komisaris atas tindakan pengawasan
et decharge) kepada seluruh anggota Direksi atas tindakan pengurusan Perseroan dan yang dilakukan selama tahun buku yang
kepada seluruh anggota Dewan Komisaris atas tindakan pengawasan Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember
telah dijalankan selama Tahun Buku 2023 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, 2023.
sepanjang tindakan tersebut bukan merupakan tindak pidana dan tercermin dalam laporan
laporan tersebut di atas.
Status: Telah Terealisasi
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 579
Page 582
Corporate
Governance
Mata Acara Rapat Kedua Realisasi Tahun 2024
Keputusan Seluruh dividen (termasuk dividen interim)
Menyetujui penggunaan laba bersih konsolidasian Perseroan yang dapat diatribusikan kepada telah dibayarkan Perseroan pada tanggal 28
pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2023 sebesar Rp60.099.862.976.229,60 (enam puluh Maret 2024, dengan rincian sebagai berikut:
triliun – sembilan puluh sembilan miliar – delapan ratus enam puluh dua juta – sembilan ratus 1. Negara Republik Indonesia sebesar
tujuh puluh enam ribu – dua ratus dua puluh sembilan rupiah – enam puluh sen) sebagai berikut: Rp 25.714.901.623.444 disetor ke
1. Sekurang-kurangnya sebesar Rp48.102.283.288.576 (empat puluh delapan triliun – Rekening Kas Umum Negara.
seratus dua miliar – dua ratus delapan puluh tiga juta – dua ratus delapan puluh delapan 2. Pemegang Saham Publik sebesar
ribu – lima ratus tujuh puluh enam rupiah) atau sebesar Rp319 (tiga ratus sembilan belas Rp 22.387.381.665.132.
rupiah) per saham ditetapkan sebagai Dividen Tunai. Jumlah tersebut termasuk Dividen 3. Sisa Laba Bersih Tahun Buku 2023 yang
Interim yang telah dibagikan kepada Pemegang Saham pada tanggal 18 Januari 2024 tidak dibayarkan sebagai Dividen telah
sejumlah Rp12.666.431.963.136 (dua belas triliun – enam ratus enam puluh enam miliar dicatat sebagai Saldo Laba Ditahan
– empat ratus tiga puluh satu juta – sembilan ratus enam puluh tiga ribu – seratus tiga berdasarkan Laporan Keuangan Tahun
puluh enam rupiah) atau sebesar Rp84 (delapan puluh empat rupiah) per saham. Dengan Buku 2023.
demikian, sisa jumlah dividen tunai yang akan dibayarkan kepada Pemegang Saham
sekurang-kurangnya sebesar Rp35.435.851.325.440 (tiga puluh lima triliun – empat ratus
tiga puluh lima miliar – delapan ratus lima puluh satu juta – tiga ratus dua puluh lima ribu –
empat ratus empat puluhrupiah) atau sebesar Rp235 (dua ratus tiga puluh lima rupiah) per
saham. Pembayarannya dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Dividen bagian Negara Republik Indonesia sebesar Rp25.714.901.623.444 (dua puluh
lima triliun – tujuh ratus empat belas miliar – sembilan ratus satu juta – enam ratus dua
puluh tiga ribu – empat ratus empat puluh empat rupiah), termasuk Dividen Interim
yang telah dibagikan kepada Negara Republik Indonesia pada tanggal 18 Januari
2024 sebesar Rp6.771.322.057.584 (enam triliun – tujuh ratus tujuh puluh satu miliar
– tiga ratus dua puluh dua juta – lima puluh tujuh ribu – lima ratus delapan puluh
empat rupiah). Dengan demikian, sisa jumlah Dividen Tunai yang akan dibayarkan
sekurang-kurangnya sebesar Rp18.943.579.565.860 (delapan belas triliun – sembilan
ratus empat puluh tiga miliar – lima ratus tujuh puluh sembilan juta – lima ratus enam
puluh lima ribu – delapan ratus enam puluh rupiah) disetorkan ke Rekening Kas Umum
Negara.
b. Dividen untuk Tahun Buku 2023 dibayarkan secara proporsional kepada setiap
Pemegang Saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada
tanggal pencatatan (recording date).
c. Direksi diberi wewenang dan kuasa dengan hak substitusi untuk melakukan:
i. Penetapan jadwal dan tata cara pembagian yang berkaitan dengan pembayaran
Dividen untuk Tahun Buku 2023 sesuai ketentuan yang berlaku.
ii. Pemotongan pajak Dividen sesuai peraturan perpajakan yang berlaku.
iii. Hal-hal terkait teknis lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
2. Sebesar-besarnya Rp11.997.579.687.653,60 (sebelas triliun – sembilan ratus sembilan
puluh tujuh miliar – lima ratus tujuh puluh sembilan juta – enam ratus delapan puluh tujuh
ribu – enam ratus lima puluh tiga rupiah – enam puluh sen) digunakan sebagai saldo laba
ditahan.
Status: Telah Terealisasi
Mata Acara Rapat Ketiga Realisasi Tahun 2024
Keputusan 1. Remunerasi (gaji/honorarium, fasilitas
1. Menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada Pemegang Saham Seri A Dwiwarna dan tunjangan) Tahun Buku 2024 serta
untuk menetapkan bagi Anggota Dewan Komisaris: Tantiem untuk Tahun Buku 2023 bagi
a. Tantiem/Insentif Kinerja/Insentif Khusus untuk Tahun Buku 2023 dan/atau Insentif Dewan Komisaris telah ditetapkan
Jangka Panjang Periode Tahun Buku 2024-2026, sesuai dengan ketentuan yang Pemegang Saham Seri A Dwiwarna
berlaku; dan sesuai dengan Surat No.SR-198/
b. Honorarium, Tunjangan dan Fasilitas untuk Tahun Buku 2024. MBU/04/2024.
2. Menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris dengan terlebih 2. Remunerasi (gaji/honorarium, fasilitas
dahulu mendapatkan persetujuan tertulis dari Pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk dan tunjangan) Tahun Buku 2024 serta
menetapkan bagi Anggota Direksi: Tantiem untuk Tahun Buku 2023 bagi
a. Tantiem/Insentif Kinerja/Insentif Khusus untuk Tahun Buku 2023 dan/atau Insentif Direksi telah ditetapkan oleh Dewan
Jangka Panjang Periode Tahun Buku 2024-2026, sesuai dengan ketentuan yang Komisaris berdasarkan Surat Dewan
berlaku; dan Komisaris No.SR.12- KOM/04/2024
b. Gaji, Tunjangan dan Fasilitas untuk Tahun Buku 2024. berdasarkan Persetujuan Pemegang
Saham Seri A Dwiwarna sesuai dengan
No.SR-198/MBU/04/2024.
Status: Telah Terealisasi
580 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 583
Laporan Tahunan
2025
Mata Acara Rapat Keempat Realisasi Tahun 2024
Keputusan Dewan Komisaris telah menunjuk, termasuk
1. Menyetujui penunjukan Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota jaringan Ernst & menetapkan imbalan jasa audit dan
Young Global) sebagai Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit Laporan Keuangan persyaratan lainnya bagi KAP Purwantono,
Konsolidasian Perseroan, Laporan Keuangan dan Pelaksanaan Program Pendanaan Usaha Sungkoro & Surja (a member Firm of Ernst
Mikro dan Usaha Kecil, serta laporan lainnya untuk Tahun Buku 2024; & Young Global Limited) untuk melakukan
2. Menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian
melakukan: Perseroan periode lainnya pada Tahun
a. Penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik untuk melakukan audit Buku 2024 untuk tujuan dan kepentingan
atas Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan periode lainnya pada Tahun Buku Perseroan.
2024 untuk tujuan dan kepentingan Perseroan; dan
b. Penetapan imbalan jasa audit dan persyaratan lainnya bagi Akuntan Publik dan/
atau Kantor Akuntan Publik tersebut, serta menunjuk Akuntan Publik dan/atau
Kantor Akuntan Publik Pengganti dalam hal KAP Purwantono, Sungkoro & Surja
(firma anggota jaringan Ernst & Young Global), karena sebab apapun, tidak dapat
menyelesaikan pemberian jasa audit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan
Tahun Buku 2024 dan/atau periode lainnya pada Tahun Buku 2024, serta Laporan
Keuangan dan Pelaksanaan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil Tahun
Buku 2024, termasuk menetapkan imbalan jasa audit dan persyaratan lainnya bagi
Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik Pengganti tersebut.
Status: Telah Terealisasi
Mata Acara Rapat Kelima Realisasi Tahun 2024
Mata Acara ini bersifat laporan. Oleh karenanya, Perseroan tidak melakukan pemungutan suara RUPS telah menerima Laporan Realisasi
untuk pengambilan putusan Rapat. Penggunaan Dana Obligasi Subordinasi
IV Bank BRI Tahun 2023 dan Obligasi
Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I
Tahap II Bank BRI Tahun 2023.
Mata Acara Rapat Keenam Realisasi Tahun 2024
Keputusan Perubahan Anggaran Dasar terbaru tertuang
1. Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan antara lain dalam rangka penyesuaian dalam Akta No. 32 tanggal 22 April 2024
dengan peraturan perundang – undangan: (a) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan
tanggal 12 Januari 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan; (b) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Peraturan OJK Nomor 17 Tahun 2023 tanggal 14 September 2023 tentang Penerapan
Tata Kelola Bagi Bank Umum; (c) Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023
tanggal 24 Maret 2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan
BUMN; (d) Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-3/MBU/03/2023 tanggal 24 Maret 2023
tentang Organ dan Sumber Daya Manusia BUMN; dan (e) peraturan terkait lainnya.
2. Menyetujui untuk menyusun kembali seluruh ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan
sehubungan dengan perubahan sebagaimana dimaksud pada butir 1 (satu) tersebut di
atas yang lampiran seluruh anggaran dasarnya sebagaimana dilekatkan pada minuta akta
notaris.
3. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi dengan hak substitusi untuk melakukan
segala tindakan yang diperlukan berkaitan dengan keputusan Rapat, termasuk namun tidak
terbatas pada menyusun dan menyatakan kembali seluruh Anggaran Dasar Perseroan
dalam suatu Akta Notaris, menyesuaikan perubahan Anggaran Dasar Perseroan jika hal
tersebut dipersyaratkan oleh instansi yang berwenang dan menyampaikan kepada instansi
yang berwenang untuk mendapatkan persetujuan dan tanda penerimaan pemberitahuan
perubahan Anggaran Dasar Perseroan, serta melakukan segala sesuatu yang dipandang
perlu dan berguna untuk keperluan tersebut dengan tidak ada satupun yang dikecualikan.
Status: Telah Terealisasi
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 581
Page 584
Corporate
Governance
Mata Acara Rapat Ketujuh Realisasi Tahun 2024
Keputusan 1. Komisaris yang diangkat telah melakukan
1. Memberhentikan dengan hormat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus dan mendapatkan persetujuan Penilaian
Perseroan: Kemampuan dan Kepatutan dari
1). Sdr. Catur Budi Harto sebagai Wakil Direktur Utama OJK sesuai Surat Keputusan Dewan
2). Sdr. Agus Noorsanto sebagai Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan Komisioner OJK No. KEPR-70/D.03/2024
3). Sdr. Agus Sudiarto sebagai Direktur Manajemen Risiko tanggal 8 Agustus 2024.
4). Sdr. Hendrikus Ivo sebagai Komisaris Independen 2. Susunan Pengurus Perseroan terbaru
Masing-masing diangkat berdasarkan Keputusan RUPS Luar Biasa Tahun 2019 tanggal sesuai keputusan RUPS telah diakomodir
02 September 2019, Keputusan RUPS Luar Biasa Tahun 2019 tanggal 02 September 2019 dalam Akta No. 10 tanggal 23 September
jo. RUPS Luar Biasa Tahun 2021 tanggal 07 Oktober 2021, Keputusan RUPS Luar Biasa 2024 tentang Pernyataan Keputusan
Tahun 2019 tanggal 02 September 2019 dan Keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2018 RUPS Tahunan PT Bank Rakyat Indonesia
tanggal 15 Mei Tahun 2019, terhitung sejak ditutupnya Rapat dengan ucapan terima kasih (Persero) Tbk.
atas sumbangan tenaga dan pikiran yang diberikan selama menjabat sebagai Pengurus
Perseroan.
2. Mengubah nomenklatur jabatan anggota-anggota Direksi Perseroan sebagai berikut:
Semula : Direktur Bisnis Kecil dan Menengah;
Menjadi : Direktur Commercial, Small and Medium Business;
Semula : Direktur Jaringan dan Layanan;
Menjadi : Direktur Retail Funding and Distribution
3. Mengalihkan penugasan nama-nama tersebut di bawah ini sebagai anggota Direksi
Perseroan sebagai berikut:
Sdr. Amam Sukriyanto;
Semula : Direktur Bisnis Kecil dan Menengah;
Menjadi : Direktur Commercial, Small and Medium Business;
Sdr. Andrijanto;
Semula : Direktur Jaringan dan Layanan;
Menjadi : Direktur Retail Funding and Distribution
Masing-masing diangkat berdasarkan Keputusan RUPS Luar Biasa Tahun 2021 tanggal 21
Januari 2021 dan Keputusan RUPS Tahunan Tahun 2021 tanggal 01 Maret 2022, dengan
masa jabatan meneruskan sisa masa jabatan masing-masing sesuai dengan Keputusan
RUPS pengangkatan yang bersangkutan.
4. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
1). Sdr. Catur Budi Harto sebagai Wakil Direktur Utama
2). Sdr. Agus Noorsanto sebagai Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan
3). Sdr. Agus Sudiarto sebagai Direktur Manajemen Risiko
4). Sdr. Haryo Baskoro Wicaksono sebagai Komisaris Independen
Masa jabatan anggota-anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang diangkat sebagaimana
dimaksud pada angka 4, sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dengan
memperhatikan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal dan tanpa
mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu.
5. Dengan adanya pemberhentian, perubahan nomenklatur jabatan, pengalihan tugas dan
pengangkatan anggota-anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan sebagaimana
dimaksud pada angka 1, angka 2, angka 3 dan angka 4, maka susunan anggota Direksi
dan Dewan Komisaris Perseroan menjadi sebagai berikut:
Direksi:
1) Direktur Utama : Sdr. Sunarso
2) Wakil Direktur Utama : Sdr. Catur Budi Harto
3) Direktur Bisnis Konsumer : Sdri. Handayani
4) Direktur Bisnis Mikro : Sdr. Supari
5) Direktur Kepatuhan : Sdr. Ahmad Solichin Lutfiyanto
6) Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan : Sdr. Agus Noorsanto
7) Direktur Manajemen Risiko : Sdr. Agus Sudiarto
8) Direktur Human Capital : Sdr. Agus Winardono
9) Direktur Commercial, Small and Medium Business: Sdr. Amam Sukriyanto
10) Direktur Keuangan : Sdri. Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari
11) Direktur Digital dan Teknologi Informasi : Sdr. Arga Mahanana Nugraha
12) Direktur Retail Funding and Distribution : Sdr. Andrijanto
Dewan Komisaris:
1) Komisaris Utama : Sdr. Kartika Wirjoatmodjo
2) Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen: Sdri. Rofikoh Rokhim
3) Komisaris : Sdr. Awan Nurmawan Nuh
4) Komisaris : Sdr. Rabin Indrajad Hattari
5) Komisaris Independen : Sdr. Dwi Ria Latifa
6) Komisaris Independen : Sdr. Heri Sunaryadi
7) Komisaris Independen : Sdr. Paripurna Poerwoko Sugarda
8) Komisaris Independen : Sdr. Agus Riswanto
9) Komisaris Independen : Sdri. Nurmaria Sarosa
10) Komisaris Independen : Sdr. Haryo Baskoro Wicaksono*
Keterangan:
*) Anggota Dewan Komisaris tersebut baru dapat melaksanakan tugas dan fungsi dalam jabatannya
apabila telah mendapatkan persetujuan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan dari Otoritas Jasa
Keuangan.
582 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 585
Laporan Tahunan
2025
6. Anggota Dewan Komisaris yang diangkat sebagaimana dimaksud pada angka 4 baru dapat
melaksanakan tugas dan fungsi dalam jabatannya setelah mendapatkan persetujuan dari
Otoritas Jasa Keuangan (‘OJK’) atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (‘Fit & Proper
Test’) dan memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam hal Anggota
Dewan Komisaris kemudian dinyatakan tidak disetujui sebagai Anggota Dewan Komisaris
dalam Fit & Proper Test oleh OJK, maka Anggota Dewan Komisaris tersebut diberhentikan
dengan hormat sejak tanggal ditetapkannya keputusan hasil Fit & Proper Test OJK
dimaksud.
7. Meminta kepada Direksi untuk mengajukan permohonan tertulis kepada OJK untuk
melaksanakan Fit & Proper Test atas Anggota Dewan Komisaris yang diangkat
sebagaimana dimaksud pada angka 4.
8. Anggota-anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang diangkat sebagaimana dimaksud
pada angka 4 yang masih menjabat pada jabatan lain yang dilarang oleh peraturan
perundang-undangan untuk dirangkap dengan jabatan Anggota Direksi dan Dewan
Komisaris Badan Usaha Milik Negara, maka yang bersangkutan harus mengundurkan diri
atau diberhentikan dari jabatannya tersebut.
Memberikan kuasa dan wewenang dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk
menyatakan yang diputuskan Rapat ini dalam bentuk Akta Notaris, serta menghadap Notaris
atau pejabat yang berwenang dan melakukan penyesuaian atau perbaikan-perbaikan yang
diperlukan apabila dipersyaratkan oleh pihak yang berwenang, untuk keperluan pelaksanaan
isi keputusan Rapat.
Status: Telah Terealisasi
Keputusan RUPS Pada Tahun Buku dan 5. Membuat dan memelihara daftar pemegang saham dan
1 (Satu) Tahun Sebelum Tahun Buku yang daftar khusus yang berisi daftar kepemilikan saham yang
Direalisasikan Pada Tahun Buku dimiliki oleh Komisaris dan Direksi termasuk keluarga
mereka dalam Bank dan di perusahaan lain.
Seluruh keputusan RUPS Tahun 2025 telah terealisasi pada 6. Mengkonsultasikan pemberian kredit di atas jumlah
tahun 2025 dan RUPS Tahun 2024 telah terealisasi pada tertentu kepada Dewan Komisaris dengan berpedoman
tahun 2024. Sehingga tidak terdapat keputusan RUPS Tahun pada ketentuan yang berlaku.
2024 dan 2025 yang belum direalisasikan pada tahun 2025. 7. Menyampaikan Laporan Tahunan setelah ditelaah oleh
Dewan Komisaris dalam jangka waktu paling lambat
5 (lima) bulan setelah tahun buku Perseroan berakhir
Direksi kepada RUPS untuk mendapatkan persetujuan.
Tugas dan Tanggung Jawab Direksi Tanggung Jawab Akuntansi dan Laporan Tahunan
1. Mengadakan dan memelihara pembukuan dan
Sesuai dengan Anggaran Dasar Direksi secara kolegial administrasi Bank sesuai dengan praktek yang umum
bertanggung jawab untuk mengelola Perseroan, serta berlaku bagi perusahaan.
mewakili Perseroan di dalam maupun di luar urusan 2. Memastikan sistem akuntansi Bank telah sesuai dengan
pengadilan. Direksi berkewajiban mendahulukan kepentingan standar akuntansi keuangan dan prinsip-prinsip
Perseroan sesuai maksud dan tujuan Perseroan dengan pengendalian intern, terutama dalam hal pengurusan,
tetap mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan pencatatan, penyimpanan dan pengawasan keuangan.
yang berlaku, Anggaran Dasar dan keputusan RUPS. 3. Menyiapkan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan
berkala.
Tanggung Jawab kepada Dewan Komisaris dan Pemegang
Saham Tanggung Jawab atas Manajemen Risiko
1. Melaksanakan keputusan RUPS. 1. Memastikan kecukupan proses dan sistem untuk
2. Menyusun Rencana Jangka Panjang Perseroan (RJPP), mengidentifikasi, menilai dan mengendalikan risiko yang
Rencana Bisnis Bank (RBB), Rencana Kerja dan Anggaran dihadapi Bank.
Perseroan (RKAP) dan rencana kerja lainnya serta 2. Memonitor dan menilai adanya proses manajemen
perubahannya untuk disampaikan guna mendapatkan yang baik untuk menilai kecukupan sistem manajemen
persetujuan Dewan Komisaris risiko dan pengendalian intern, pelaporan keuangan dan
3. Menyelenggarakan RUPS berdasarkan permintaan kepatuhan.
tertulis dari satu atau lebih pemegang saham yang 3. Memastikan adanya suatu sistem pengendalian yang
mewakili sekurang-kurangnya 1/10 (satu per sepuluh) efektif untuk menjamin keandalan dan integritas
dari jumlah saham yang dikeluarkan dengan hak suara informasi, kepatuhan terhadap kebijakan, prosedur,
yang sah. peraturan dan undang-undang yang berlaku, penjagaan
4. Memutuskan dan merumuskan strategi Perseroan. atas harta kekayaan Bank, penggunaan sumber daya
yang ekonomis dan efisien, serta pencapaian tujuan dan
sasaran yang telah ditetapkan untuk operasional.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 583
Page 586
Corporate
Governance
Tanggung Jawab Terkait Organisasi Masa Jabatan Direksi
Membuat struktur organisasi, tugas dan menetapkan
tanggung jawab yang jelas termasuk pengangkatan Para anggota Direksi diangkat untuk jangka waktu terhitung
manajemen. sejak ditutupnya RUPS atau tanggal yang ditetapkan
oleh RUPS yang mengangkatnya dan berakhir pada
Hak dan Wewenang Direksi penutupan RUPS Tahunan yang ke 5 (lima) setelah tanggal
pengangkatannya dengan syarat tidak boleh melebihi jangka
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, Direksi waktu 5 (lima) tahun, namun dengan tidak mengurangi hak
memiliki kewenangan sebagaimana diatur dalam Anggaran dari RUPS untuk sewaktu-waktu dapat memberhentikan para
Dasar Perseroan sebagai berikut: anggota Direksi sebelum masa jabatannya berakhir. Setelah
1. Menetapkan Kebijakan yang sesuai dengan pengelolaan masa jabatan berakhir, para anggota Direksi dapat diangkat
Perseroan. kembali oleh RUPS untuk satu kali masa jabatan.
2. Mengatur penyerahan kekuasaan Direksi untuk mewakili
Perseroan di dalam dan di luar Pengadilan kepada
seseorang atau beberapa orang anggota Direksi yang Kriteria Direksi
khusus ditunjuk untuk itu atau kepada orang dan/atau
badan lain. Kriteria Direksi BRI telah memenuhi persyaratan sebagaimana
3. Mengatur ketentuan-ketentuan tentang pekerja sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Perseroan termasuk penetapan upah, pensiunan, atau No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris
jaminan hari tua dan penghasilan lain bagi pekerja Emiten atau Perusahaan Publik, POJK Nomor 17 Tahun 2023
Perseroan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum, Peraturan
yang berlaku. Menteri BUMN No. PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ dan
4. Mengangkat dan memberhentikan pekerja Perseroan Sumber Daya Manusia BUMN serta ketentuan yang berlaku
berdasarkan peraturan ketenagakerjaan Perseroan dan lainnya.
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
5. Mengangkat dan memberhentikan seorang Sekretaris Kualifikasi Umum
Perusahaan. 1. Orang perseorangan yang cakap melakukan perbuatan
6. Menghapusbukukan piutang macet yang selanjutnya hukum.
dilaporkan kepada Dewan Komisaris. 2. Berdomisili di Indonesia.
7. Tidak menagih lagi piutang bunga, denda, ongkos- 3. Dalam waktu 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan dan
ongkos dan piutang lainnya diluar pokok yang dilakukan selama menjabat, tidak pernah:
dalam rangka penyelesaian piutang Perseroan. a. Dinyatakan pailit;
8. Melepaskan hak untuk menagih atau tidak menagih lagi b. Menjadi anggota Direksi atau anggota Dewan
atas piutang pokok macet yang telah dihapusbuku dalam Komisaris yang dinyatakan bersalah menyebabkan
rangka penyelesaian kredit, baik untuk sebagian maupun suatu perseroan dinyatakan pailit; atau
keseluruhan, yang dilaksanakan berdasarkan kebijakan c. Dihukum karena melakukan tindak pidana yang
yang ditetapkan Direksi dengan persetujuan Dewan merugikan keuangan negara dan/atau yang berkaitan
Komisaris dan dalam jumlah plafon (limit) hapus tagih dengan sektor keuangan.
yang telah ditetapkan RUPS yang akan tetap berlaku d. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau
sampai dengan adanya penetapan plafon (limit) baru anggota Dewan Komisaris yang selama menjabat:
oleh RUPS. i. Pernah tidak menyelenggarakan RUPS Tahunan;
9. Membentuk komite–komite sesuai dengan kebutuhan. ii. Pertanggungjawabannya sebagai anggota
10. Melakukan segala tindakan dan perbuatan lainnya Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris
mengenai pengurusan maupun pemilikan kekayaan pernah tidak diterima oleh RUPS atau pernah
Perseroan, mengikat Perseroan dengan pihak lain tidak memberikan pertanggungjawaban sebagai
dan/atau pihak lain dengan Perseroan, serta mewakili anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
Perseroan di dalam dan di luar pengadilan tentang Komisaris kepada RUPS; dan
segala hal dan segala kejadian, dengan pembatasan- iii. Pernah menyebabkan perusahaan yang
pembatasan sebagaimana yang diatur dalam peraturan memperoleh izin, persetujuan, atau pendaftaran
perundang-undangan, Anggaran Dasar dan/atau dari OJK tidak memenuhi kewajiban
keputusan RUPS. menyampaikan laporan tahunan dan/atau
laporan keuangan kepada OJK.
584 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 587
Laporan Tahunan
2025
4. Tidak memangku jabatan rangkap sebagai: Persyaratan Integritas
a. Anggota Direksi pada Badan Usaha Milik Negara, Dalam rangka memenuhi persyaratan integritas, calon
Badan Usaha Milik Daerah, badan usaha milik swasta; anggota Direksi wajib memiliki:
b. Anggota Dewan Komisaris/Dewan Pengawas pada 1. Akhlak dan moral yang baik.
Badan Usaha Milik Negara; 2. Komitmen untuk mematuhi peraturan perundang-
c. Jabatan struktural dan fungsional lainnya pada undangan yang berlaku.
instansi/lembaga pemerintah pusat dan atau daerah; 3. Komitmen yang tinggi terhadap pengembangan
d. Pengurus partai politik dan atau calon/anggota operasional bank yang sehat.
legislatif dan/atau calon kepala daerah/wakil kepala 4. Tidak termasuk dalam daftar tidak lulus.
daerah; dan atau
e. Jabatan lain yang dapat menimbulkan benturan
kepentingan dan/atau jabatan lainnya sesuai dengan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi
ketentuan dalam peraturan perundang-undangan.
5. Memiliki integritas, dedikasi, memahami masalah- Direksi BRI telah memiliki Pedoman dan Tata Tertib Kerja
masalah manajemen perusahaan yang berkaitan dengan Direksi (Board charter) yang dituangkan dalam Keputusan
salah satu fungsi manajemen, memiliki pengetahuan Direksi Nokep B.299-DIR/SKP/04/2020 tanggal 24 April
yang memadai di bidang usaha Bank, serta dapat 2020. Board charter Direksi berisi tentang aturan dan
menyediakan waktu yang cukup untuk melaksanakan panduan tentang tata kerja Direksi dalam melaksanakan
tugasnya. tugasnya masing-masing sesuai visi dan misi yang ingin
6. Tidak memiliki hubungan keluarga dengan anggota dicapai oleh Perseroan.
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris Bank sampai
dengan derajat ketiga, baik menurut garis lurus maupun Board charter Direksi berisi antara lain:
garis kesamping, termasuk hubungan yang timbul karena 1. Ketentuan umum jabatan anggota Direksi
perkawinan. 2. Tugas dan tanggung jawab Direksi
3. Wewenang dan kewajiban Direksi
Pemenuhan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan 4. Nilai-nilai perusahaan
Peraturan OJK No. 27/POJK.03/2016 tentang Penilaian 5. Etika kerja Direksi
Kemampuan dan Kepatutan dan Surat Edaran Otoritas Jasa 6. Waktu kerja Direksi
Keuangan Nomor 39/SEOJK.03/2016 tentang Penilaian 7. Rapat Direksi
Kemampuan dan Kepatutan bagi Calon Pemegang 8. Struktur Keanggotaan Direksi
Saham Pengendali, Calon Anggota Direksi, dan Calon 9. Pelaporan dan Pertanggungjawaban Direksi
Anggota Dewan Komisaris Bank mengatur bahwa anggota
Direksi dan anggota Dewan Komisaris wajib memperoleh
persetujuan dari OJK sebelum menjalankan tindakan, tugas Pembidangan Tugas Direksi
dan fungsinya sebagai Pihak Utama. Berkenaan dengan hal
tersebut, anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Sesuai dengan Surat Keputusan Nokep.: 4054-DIR/
wajib memiliki dan memenuhi persyaratan integritas, reputasi PPM/08/2025 tentang Penunjukan dan Pembagian Direktorat
keuangan, pengetahuan yang memadai di bidang perbankan Dalam Organisasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
dan relevan dengan jabatannya, pengalaman, keahlian yang ditetapkan pada tanggal 15 Agustus 2025 adalah
maupun kompetensi di bidang perbankan dan/atau bidang sebagai berikut:
keuangan dan kemampuan untuk melakukan pengelolaan
strategis dalam rangka pengembangan bank yang sehat.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 585
Page 588
Corporate
Governance
Tabel Pembidangan Tugas Direksi
Jabatan Pembidangan Tugas Tugas dan Wewenang
Direktur Utama Direktur Utama bertanggung jawab atas kebijakan dan Menjalankan tugas dan wewenang dalam:
pengawasan Perusahaan secara keseluruhan serta a. mengarahkan strategi dan rencana kerja Perusahaan;
menjaga Corporate Image Perusahaan. Direktur Utama b. memimpin seluruh Direktorat dan Sub Direktorat yang
bertugas mengelola: bertanggung jawab terhadap pengelolaan Perusahaan;
a. Wakil Direktur Utama yang bertugas mengelola c. pencapaian targetPerusahaan;
kegiatan Direktorat Legal & Compliance yang dipimpin d. mengarahkan penyusunan dan implementasi strategi
Direktur Legal & Compliance, Direktorat Finance & pengelolaan Konglomerasi Keuangan.
Strategy yang dipimpin Direktur Finance & Strategy,
Sub Direktorat Corporate Transformation yang
dipimpin SEVP Corporate Transformation,
b. Direktorat yang dipimpin oleh Direktur,
c. Sub Direktorat Human Capital yang dipimpin oleh
SEVP Human Capital,
d. Sub Direktorat Internal Audit yang dipimpin oleh SEVP
Internal Audit,
e. Konglomerasi Keuangan,
f. Corporate Secretary Group dan Branding & Marketing
Communication Group yang dipimpin oleh Group
Head.
Wakil Direktur Wakil Direktur Utama bertugas mengelola kegiatan Menjalankan tugas dan wewenang dalam:
Utama Direktorat Legal & Compliance yang dipimpin Direktur a. mengarahkan strategi dan rencana kerja Perusahaan;
Legal & Compliance, Direktorat Finance & Strategy yang b. pencapaian target Perusahaan dalam Kontrak
dipimpin Direktur Finance & Strategy, Sub Direktorat Manajemen;
Corporate Transformation yang dipimpin SEVP Corporate c. penyusunan dan implementasi strategi serta
Transformation. pengembangan Direktorat Legal & Compliance,
Direkorat Finance & Strategy dan Sub Direktorat
Corporate Transformation;
d. pengelolaan kegiatan legal & compliance melalui
fungsi Direktorat Legal & Compliance;
e. pengelolaan kegiatan finance & strategy melalui fungsi
Direktorat Finance & Strategy;
f. pengelolaan penyusunan dan implementasi rencana
jangka panjang Perusahaan melalui fungsi Sub
Direktorat Corporate Transformation;
g. penyusunan dan implementasi strategi pengelolaan
Konglomerasi Keuangan;
h. pengelolaan human capital Direktorat Legal &
Compliance, Direkorat Finance & Strategy dan Sub
Direktorat Corporate Transformation.
Direktur Micro Direktur Micro yang bertanggung jawab atas pengelolaan Menjalankan tugas dan wewenang dalam:
bisnis mikro (termasuk Kredit Usaha Rakyat/KUR), program a. pencapaian target Perusahaan dalam Kontrak
kemitraan, bisnis ultra mikro, bisnis BRILink serta social Manajemen dan target Direktorat Micro;
entrepreneurship dan inkubasi. Direktur Micro bertugas b. penyusunan dan implementasi strategi serta
membina Unit Kerja: pengembangan Direktorat Micro;
1. Sub Direktorat Ultra Micro Business. c. pengelolaan kinerja bisnis mikro (termasuk Kredit
2. Micro Business Development Group. Usaha Rakyat/KUR) dan program kemitraan;
3. Micro Sales Management 1 Group. d. pengelolaan kinerja bisnis ultra mikro;
4. Micro Sales Management 2 Group. e. pengelolaan kinerja bisnis BRILink;
5. Anggota Konglomerasi Keuangan dan Regional Office f. pengelolaan kegiatan social entrepreneurship dan
sesuai keputusan Direksi. inkubasi;
g. pembinaan Anggota Konglomerasi Keuangan
(sesuai penugasan yang ditetapkan dalam ketentuan
tersendiri);
h. pembinaan kinerja Regional Office binaan (sesuai
penugasan yang ditetapkan dalam ketentuan
tersendiri);
i. pengelolaan human capital Direktorat Micro.
586 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 589
Laporan Tahunan
2025
Jabatan Pembidangan Tugas Tugas dan Wewenang
Direktur Consumer Direktur Consumer Banking yang bertanggung jawab atas Menjalankan tugas dan wewenang dalam:
Banking pengelolaan bisnis kartu kredit dan digital lending, kredit a. pencapaian target Perusahaan dalam Kontrak
konsumer, Briguna dan bisnis wealth management. Direktur Manajemen dan target Direktorat Consumer Banking;
Consumer Banking bertugas membina Unit Kerja: b. penyusunan dan implementasi strategi serta
1. Card Business Group. pengembangan Direktorat Consumer Banking;
2. Consumer Loan Group. c. pengelolaan kinerja bisnis kartu kredit dan digital
3. Unsecured Loan Group. lending;
4. Wealth Management Group. d. pengelolaan kinerja kredit konsumer (antara lain:
5. Anggota Konglomerasi Keuangan dan Regional Office Kredit Kepemilikan Properti);
sesuai keputusan Direksi. e. pengelolaan kinerja unsecured loan (antara lain:
Briguna);
f. pengelolaan kinerja bisnis wealth management;
g. pembinaan Anggota Konglomerasi Keuangan
(sesuai penugasan yang ditetapkan dalam ketentuan
tersendiri);
h. pembinaan kinerja Regional Office binaan (sesuai
penugasan yang ditetapkan dalam ketentuan
tersendiri);
i. pengelolaan human capital Direktorat Consumer
Banking;
Direktur Direktur Commercial Banking bertanggung jawab atas Menjalankan tugas dan wewenang dalam:
Commercial pengelolaan produk bisnis kecil, menengah, komersial, a. pencapaian target Perusahaan dalam Kontrak
Banking value chain, putusan kredit menengah dan komersial Manajemen dan target Direktorat Commercial Banking;
serta risiko operasional Direktorat Commercial Banking b. penyusunan dan implementasi strategi serta
dan Direktorat Corporate Banking. Direktur Commercial pengembangan Direktorat Commercial Banking;
Banking bertugas membina Unit Kerja: c. pengelolaan kinerja blsnls kecil, bisnis menengah dan
1. Commercial & SME Business Solution Group. value chain;
2. Small & Medium Business Group. d. pengelolaan kinerja bisnis bisnis komersial serta
3. Commercial Business Group. putusan kredit komersial;
4. Senior Operational Risk Head (SORH) Wholesale. e. pengelolaan risiko operasional Direktorat Commercial
5. Anggota Konglomerasi Keuangan dan Regional Office Banking dan Direktorat Corporate Banking;
sesuai keputusan Direksi. f. pembinaan Anggota Konglomerasi Keuangan
(sesuai penugasan yang ditetapkan dalam ketentuan
tersendiri);
g. pembinaan kinerja Regional Office binaan (sesuai
penugasan yang ditetapkan dalam ketentuan
tersendiri);
h. pengelolaan human capital Direktorat Commercial
Banking;
Direktur Corporate Direktur Corporate Banking bertanggung jawab atas Menjalankan tugas dan wewenang dalam:
Banking pengelolaan bisnis hubungan lembaga, bisnis korporasi, a. pencapaian target Perusahaan dalam Kontrak
bisnis sindikasi dan jasa lembaga keuangan non-bank serta Manajemen dan target Direktorat Corporate Banking;
wholesale transaction banking. Direktur Corporate Banking b. penyusunan dan implementasi strategi serta
bertugas membina Unit Kerja: pengembangan Direktorat Corporate Banking;
1. Institutional Business 1 Group. c. pengelolaan kinerja bisnis hubungan Lembaga;
2. Institutional Business 2 Group. d. pengelolaan kinerja bisnis korporasi;
3. Corporate Banking 1 Group. e. pengelolaan kinerja bisnis wholesale transaction
4. Corporate Banking 2 Group. banking;
5. Corporate Banking 3 Group. f. pembinaan Anggota Konglomerasi Keuangan
6. Corporate Banking 4 Group. (sesuai penugasan yang ditetapkan dalam ketentuan
7. Wholesale Transaction Banking Group. tersendiri);
8. Anggota Konglomerasi Keuangan dan Regional Office g. pembinaan kinerja Regional Office binaan (sesuai
sesuai keputusan Direksi. penugasan yang ditetapkan dalam ketentuan
tersendiri);
h. pengelolaan human capital Direktorat Corporate
Banking;
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 587
Page 590
Corporate
Governance
Jabatan Pembidangan Tugas Tugas dan Wewenang
Direktur Treasury Direktur Treasury & International Banking yang bertanggung Menjalankan tugas dan wewenang dalam:
& International jawab atas pengelolaan bisnis treasury, investment a. pencapaian target Perusahaan dalam Kontrak
Banking services, bisnis internasional, Unit Kerja Luar Negeri, Manajemen dan target Direktorat Treasury &
manajemen aktiva tetap, pengadaan, manajemen liquidity International Banking;
& funding dan risiko operasional Direktorat Treasury & b. penyusunan dan implementasi strategi serta
International Banking. Direktur Treasury & International pengembangan Direktorat Treasury & International
Banking bertugas membina Unit Kerja: Banking;
1. Treasury Business Group. c. pengelolaan kinerja bisnis treasury;
2. Investment Services Group. d. pengelolaan kinerja bisnis investment services;
3. International Business Group. e. pengelolaan kinerja bisnis international banking;
4. Fixed Assets Management Group. f. pengelolaan kinerja bisnis Unit Kerja Luar Negeri;
5. Procurement Group. g. pengelolaan kegiatan manajemen aktiva tetap;
6. Liquidity & Funding Management Group. h. pengelolaan kegiatan pengadaan;
7. Unit Kerja Luar Negeri. i. pengelolaan kinerja liquidity & funding management;
8. Senior Operational Risk Head (SORH) Procurement. j. pengelolaan risiko operasional Direktorat Treasury &
9. Anggota Konglomerasi Keuangan dan Regional Office International Banking;
sesuai keputusan Direksi. k. pembinaan Anggota Konglomerasi Keuangan
(sesuai penugasan yang ditetapkan dalam ketentuan
tersendiri);
I. pembinaan kinerja Regional Office binaan (sesuai
penugasan yang ditetapkan dalam ketentuan
tersendiri); m. pengelolaan human capital Direktorat
Treasury & International Banking.
Direktur Network & Direktur Network & Retail Funding bertanggung jawab Menjalankan tugas dan wewenang dalam:
Retail Funding atas pengelolaan perencanaan, pengembangan dan a. pencapaian target Perusahaan dalam Kontrak
optimalisasi jaringan kantor, bisnis dana dan transaksi ritel, Manajemen dan target Direktorat Network & Retail
Regional Office serta risiko operasional Direktorat Network Funding;
& Retail Funding. Direktur Network & Retail Funding b. penyusunan dan implementasi strategi serta
bertugas membina Unit Kerja: pengembangan Direktorat Network & Retail Funding;
1. Sub Direktorat Retail Transaction & Funding. c. pengelolaan kinerja bisnis retail funding dan retail
2. Distribution Strategy Group. transaction;
3. Regional Office. d. pengelolaan kinerja bisnis Regional Office dan Unit
4. Senior Operational Risk Head (SORH) Distribution. Kerja Operasional;
5. Anggota Konglomerasi Keuangan sesuai keputusan e. pengelolaan risiko operasional Direktorat Network &
Direksi. Retail Funding dan jaringan kerja;
f. pembinaan Anggota Konglomerasi Keuangan
(sesuai penugasan yang ditetapkan dalam ketentuan
tersendiri);
g. pengelolaan human capital Direktorat Network & Retail
Funding.
Direktur Direktur Information Technology yang bertanggung Menjalankan tugas dan wewenang dalam:
Information jawab atas pengelolaan perencanaan & pengembangan a. pencapaian target Perusahaan dalam Kontrak
Technology strategi dan arsitektur teknologi informasi, pengembangan Manajemen dan target Direktorat Information
aplikasi, support aplikasi, infrastruktur Data Center (DC) Technology;
dan operasional teknologi informasi, information security, b. penyusunan dan implementasi strategi serta
layanan dan operasional endpoint, digital retail banking, pengembangan Direktorat Information Technology;
inovasi dan digital wholesale banking, enterprise data c. pengelolaan strategi, kebijakan dan arsitektur teknologi
management dan analytics, teknologi informasi terintegrasi informasi;
Konglomerasi Keuangan serta risiko operasional Direktorat d. pengelolaan kegiatan pengembangan platform;
Information Technology. Direktur Information Technology e. pengelolaan kegiatan quality assurance dan
bertugas membina Unit Kerja: operasional platform;
1. Sub Direktorat Digital Banking. f. pengelolaan infrastruktur teknologi informasi;
2. IT Strategy & Enterprise Architecture Group. g. pengelolaan information security;
3. IT Application Development Group. h. pengelolaan layanan dan operasional information
4. IT Application Support Group. technology endpoint;
5. IT DC Infrastructure & Operations Group. i. pengelolaan risiko operasional Direktorat Information
6. Chief Information Security Office (CISO) Office Group. Technology;
7. IT Endpoint Services & Operations Group. j. pengelolaan digital banking (antara lain: digital
8. Senior Operational Risk Head (SORH) Information retail banking, digital wholesale banking dan digital
Technology. innovation serta enterprise data management &
9. Anggota Konglomerasi Keuangan dan Regional Office analytics);
sesuai keputusan Direksi. k. pembinaan Anggota Konglomerasi Keuangan
(sesuai penugasan yang ditetapkan dalam ketentuan
tersendiri);
I. pembinaan kinerja Regional Office binaan (sesuai
penugasan yang ditetapkan dalam ketentuan
tersendiri);
m. penyusunan dan implementasi strategi pengelolaan
teknologi informasi terintegrasi Konglomerasi
Keuangan;
n. pengelolaan human capital Direktorat Information
Technology.
588 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 591
Laporan Tahunan
2025
Jabatan Pembidangan Tugas Tugas dan Wewenang
Direktur Direktur Manajemen Risiko yang bertanggung jawab atas Menjalankan tugas dan wewenang dalam:
Manajemen Risiko pengelolaan manajemen risiko Perusahaan, risiko pasar, a. pencapaian target Perusahaan dalam Kontrak
risiko teknologi informasi & digital, risiko operasional, Manajemen dan target Direktorat Manajemen Risiko;
kebijakan & prosedur (kedit dan non-kredit), pelindungan b. penyusunan dan implementasi strategi serta
data dan fraud, credit risk rating, credit risk scoring dan pengembangan Direktorat Manajemen Risiko;
risiko kredit atas produk penyediaan dana, risiko kredit c. pengelolaan risiko pasar dan risiko enterprise;
seluruh segmen bisnis, penyelesaian permasalahan d. pengelolaan risiko teknologi informasi dan digital;
kredit serta manajemen risiko terintegrasi Konglomerasi e. pengelolaan risiko operasional;
Keuangan. Direktur Manajemen Risiko bertugas membina f. pengelolaan kebijakan & prosedur Perusahaan (kredit
Unit Kerja: dan non kredit);
1. Sub Direktorat Retail Risk. g. pengelolaan pelindunqan data dan fraud;
2. Sub Direktorat Wholesale Risk. h. pengelolaan risiko kredit mikro, konsumer, kecil,
3. Enterprise & Market Risk Group. menengah, komersial dan korporasi;
4. IT & Digital Risk Group. i. pengelolaan collection dan recovery kredit mikro,
5. Operational Risk Group. konsumer, kecil dan menengah;
6. Policy & Procedure Group. j. pengelolaan recovery kredit komersial dan korporasi;
7. Data Protection & Fraud Risk Group. k. pembinaan Anggota Konglomerasi Keuangan
8. Anggota Konglomerasi Keuangan dan Regional Office (sesuai penugasan yang ditetapkan dalam ketentuan
sesuai keputusan Direksi. tersendiri);
I. pembinaan kinerja Regional Office binaan (sesuai
penugasan yang ditetapkan dalam ketentuan
tersendiri);
m. penyusunan dan implementasi strategi pengelolaan
manajemen risiko terintegrasi Konglomerasi Keuangan;
n. pengelolaan human capital Direktorat Manajemen
Risiko.
Direktur Direktur Operations yang bertanggung jawab atas Menjalankan tugas dan wewenang dalam:
Operations pengelolaan sentra operasi, operasional kredit, operasional a. pencapaian target Perusahaan dalam Kontrak
digital, customer experience serta business process re- Manajemen dan target Direktorat Operations;
engineering kredit dan operasional. Direktur Operations b. penyusunan dan implementasi strategi serta
bertugas membina Unit Kerja: pengembangan Direktorat Operations;
1. Central Operation Group. c. pengelolaan sentra operasi melalui fungsi central
2. Retail Credit Operation Group. operations;
3. Wholesale Credit Operation Group. d. pengelolaan kegiatan operasional kredit segmen
4. Digital Operation Group. mikro, kecil, menengah dan konsumer melalui fungsi
5. Customer Experience Group. retail credit operations;
6. Operational Excellence Group. e. pengelolaan operasional kredit segmen komersial dan
7. Anggota Konglomerasi Keuangan dan Regional Office korporasi melalui fungsi wholesale credit operations;
sesuai keputusan Direksi. f. pengelolaan operasional digital melalui fungsi digital
operation;
g. pengelolaan customer experience melalui fungsi
customer experience;
h. pengelolaan business process re-engineering kredit
dan operasional melalui fungsi operational excellence;
i. pembinaan Anggota Konglomerasi Keuangan
(sesuai penugasan yang ditetapkan dalam ketentuan
tersendiri);
j. pembinaan kinerja Regional Office binaan (sesuai
penugasan yang ditetapkan dalam ketentuan
tersendiri);
k. pengelolaan human capital Direktorat Operations.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 589
Page 592
Corporate
Governance
Jabatan Pembidangan Tugas Tugas dan Wewenang
Direktur Legal & Direktur Legal & Compliance yang bertanggung jawab Menjalankan tugas dan wewenang dalam:
Compliance atas pengelolaan pemenuhan kepatuhan atas kebijakan, a. pencapaian target Perusahaan dalam Kontrak
ketentuan dan/atau keputusan Bank terhadap ketentuan Manajemen dan target Direktorat Legal & Compliance;
peraturan perundang-undangan yang berlaku termasuk b. penyusunan dan implementasi strategi serta
Pengelolaan Budaya Kepatuhan Bank, advis dan pengembangan Direktorat Legal & Compliance;
penanganan perkara hukum, pengelolaan strategi dan c. pengelolaan pemenuhan kepatuhan atas kebijakan,
program Environmental, Social & Governance, pengelolaan ketentuan dan/atau keputusan Bank terhadap
strategi dan program anti pencucian uang, pencegahan ketentuan peraturan perundang-undangan yang
pendanaan terorisme dan pencegahan pendanaan berlaku termasuk Pengelolaan Budaya Kepatuhan;
proliferasi senjata pemusnah massal serta kepatuhan d. pengelolaan advis dan penanganan perkara hukum;
terintegrasi Konglomerasi Keuangan. Direktur Legal & e. pengelolaan Environmental, Social & Governance;
Compliance bertugas membina Unit Kerja: f. pengelolaan anti pencucian uang, pencegahan
1. Compliance Group. pendanaan terorisme dan pencegahan pendanaan
2. Legal Group. proliferasi senjata pemusnah massal;
3. Environmental, Social & Governance Group. g. pembinaan Anggota Konglomerasi Keuangan (sesuai
4. Anti Money Laundering, Counter Financing of penugasan yang ditetapkan dalam ketentuan tersendiri);
Terrorism & Counter Proliferation Financing (AML, CFT h. pembinaan kinerja Regional Office binaan (sesuai
& CPF) Group. penugasan yang ditetapkan dalam ketentuan tersendiri);
i. penyusunan dan implementasi strategi pengelolaan
kepatuhan terintegrasi Konglomerasi Keuangan;
j. pengelolaan human capital Direktorat Legal & Compliance.
Direktur Finance Direktorat Finance & Strategy, dipimpin oleh Direktur Menjalankan tugas dan wewenang dalam:
& Strategy Finance & Strategy yang bertanggung jawab atas a. pengelolaan strategi dan rencana kerja Perusahaan;
pengelolaan perencanaan, anggaran dan kinerja b. pencapaian target Perusahaan dalam Kontrak
Perusahaan, akuntansi manajemen dan keuangan, Manajemen dan target Direktorat Finance & Strategy;
hubungan investor, pengelolaan Konglomerasi Keuangan, c. penyusunan dan implementasi strategi serta
analisis kondisi ekonomi, pengembangan & strategi pengembangan Direktorat Finance & Strategy;
Perusahaan serta manajemen dan implementasi proyek. d. pengelolaan kegiatan Planning & Performance
Direktur Finance & Strategy bertugas membina Unit Kerja: Management;
1. Sub Direktorat Corporate Transfomation. e. pengelolaan Financial & Management Accounting;
2. Planning, Budgeting & Performance Management f. pengelolaan kinerja Anggota Konglomerasi Keuangan
Group. melalui fungsi Subsidiary Management;
3. Financial & Management Accounting Group. g. pengelolaan kegiatan komunikasi pemegang saham
4. Investor Relations Group. melalui fungsi Hubungan Investor;
5. Subsidiary Management Group. h. pengelolaan kegiatan analisis makroekonomi, financial
6. Office of Chief Economist. market, sektor industri dan ekonomi regional;
7. Anggota Konglomerasi Keuangan dan Regional Office i. pengelolaan penyusunan dan implementasi rencana
sesuai keputusan Direksi. jangka panjang Perusahaan melalui fungsi Corporate
Transformation;
j. penyusunan dan implementasi strategi pengelolaan
Konglomerasi Keuangan;
k. pengelolaan human capital Direktorat Finance &
Strategy.
Kebijakan Rangkap Jabatan Direksi
Anggota Direksi dilarang memangku jabatan rangkap sebagaimana tersebut di bawah ini, yaitu:
1. Anggota Direksi pada Badan Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Daerah, badan usaha milik swasta.
2. Anggota Dewan Komisaris/Dewan Pengawas pada Badan Usaha Milik Negara.
3. Jabatan Struktural dan fungsional lainnya pada instansi/lembaga pemerintah pusat dan/atau daerah.
4. Pengurus partai politik, anggota DPR, DPD, DPRD Tingkat I, dan DPRD Tingkat II dan/atau calon kepala daerah/wakil kepala
daerah.
5. Jabatan lain yang dapat menimbulkan benturan kepentingan dan/atau jabatan lainnya sesuai dengan peraturan perundang-
undangan yang berlaku.
Tabel Rangkap Jabatan Direksi
Periode Jabatan Jabatan pada Nama Perusahaan/
Nama Jabatan
Selama tahun 2025 Perusahaan/Instansi Lain Instansi Lain
Hery Gunardi Direktur Utama 24 Maret – 31 Desember - -
2025
Viviana Dyah Ayu R.K. Direktur Keuangan 1 Januari – 24 Maret 2025 - -
Direktur Finance & 24 Maret – 17 Desember
Strategy 2025
Wakil Direktur Utama 17 Desember –
31 Desember 2025
590 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 593
Laporan Tahunan
2025
Periode Jabatan Jabatan pada Nama Perusahaan/
Nama Jabatan
Selama tahun 2025 Perusahaan/Instansi Lain Instansi Lain
Hakim Putratama Direktur Operations 24 Maret – 31 Desember - -
2025
Riko Adythia Direktur Corporate 24 Maret – 31 Desember - -
Banking 2025
Aquarius Rudianto Direktur Network dan 24 Maret – 31 Desember - -
Retail Funding 2025
Farida Thamrin Direktur Treasury dan 24 Maret – 31 Desember - -
International Banking 2025
Akhmad Purwakajaya Direktur Micro 24 Maret – 31 Desember - -
2025
Alexander Dippo Paris Direktur Commercial 24 Maret – 31 Desember - -
Y.S. Banking 2025
Saladin Dharma Direktur Information 24 Maret – 31 Desember - -
Nugraha Effendi Technology 2025
Mahdi Yusuf Direktur Legal & 17 Desember – - -
Compliance 31 Desember 2025
Aris Hartanto Direktur Consumer 17 Desember – - -
Banking 31 Desember 2025
Achmad Royadi Direktur Finance & 17 Desember – - -
Strategy 31 Desember 2025
Ety Yuniarti Direktur Manajemen 17 Desember – - -
Risiko 31 Desember 2025
Nancy Adistyasari Direktur Consumer 24 Maret – 17 Desember - -
Banking 2025
Mucharom Direktur Manajemen 24 Maret – 17 Desember - -
Risiko 2025
Sunarso Direktur Utama 1 Januari – 24 Maret 2025 - -
Catur Budi Harto Wakil Direktur Utama 1 Januari – 24 Maret 2025 - -
Agus Noorsanto Direktur Bisnis Wholesale 1 Januari – 24 Maret 2025
dan Kelembagaan
Wakil Direktur Utama 24 Maret – 17 Desember - -
2025
Handayani Direktur Bisnis Konsumer 1 Januari – 24 Maret 2025 - -
Supari Direktur Bisnis Mikro 1 Januari – 24 Maret 2025 - -
Ahmad Solichin Direktur Kepatuhan 1 Januari – 24 Maret 2025 - -
Lutfiyanto
Direktur Human Capital & 24 Maret – 17 Desember
Compliance 2025
Agus Sudiarto Direktur Manajemen 1 Januari – 24 Maret 2025 - -
Risiko
Agus Winardono Direktur Human Capital 1 Januari – 24 Maret 2025 - -
Amam Sukriyanto Direktur Commercial, 1 Januari – 24 Maret 2025 - -
Small and Medium
Business
Arga M. Nugraha Direktur Digital dan 1 Januari – 24 Maret 2025 - -
Teknologi Informasi
Andrijanto Direktur Retail Funding 1 Januari – 24 Maret 2025 - -
and Distribution
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 591
Page 594
Corporate
Governance
Hubungan Afiliasi Direksi b. Atas permintaan tertulis dari 1 (satu) orang atau lebih
anggota Dewan Komisaris.
Informasi terkait Hubungan keuangan dan hubungan c. Rapat dapat diadakan di tempat kedudukan Perseroan
keluarga anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris atau di tempat lain di dalam wilayah Republik
dengan anggota Direksi lain, anggota Dewan Komisaris lain, Indonesia atau di tempat Perseroan melakukan
dan/atau pemegang saham pengendali Bank telah disajikan kegiatan usaha. Berdasarkan pertimbangan tertentu,
pada Bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini. rapat dapat diselenggarakan dengan cara konferensi
(melalui media elektronik, antara lain media
telekonferensi, video conference atau sarana media
Pengelolaan Benturan Kepentingan elektronik lainnya).
Direksi 3. Direksi wajib menjadwalkan rapat untuk tahun berikutnya
sebelum berakhirnya tahun buku dengan agenda yang
Anggota Direksi dilarang memanfaatkan Perseroan untuk disesuaikan dengan Kalender Manajemen. Penjadwalan
kepentingan pribadi, keluarga dan/atau pihak lain yang dapat rapat tersebut ditetapkan dalam Rapat Direksi.
merugikan atau mengurangi keuntungan, serta reputasi
Perseroan maupun perusahaan anaknya. Selain itu, anggota Agenda dan Materi Rapat
Direksi dilarang mengambil dan/atau menerima keuntungan Usulan agenda dan materi rapat Direksi disampaikan
pribadi, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja sebelum rapat
kegiatan Perseroan selain remunerasi/penghasilan (gaji/ diselenggarakan. Selain rapat yang telah terjadwal tersebut,
honorarium, fasilitas dan tunjangan) dan remunerasi variabel bahan rapat disampaikan paling lambat sebelum rapat
yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. diselenggarakan.
Anggota Direksi yang memiliki benturan kepentingan Pemanggilan Rapat
dalam transaksi dan/atau aksi korporasi Perseroan wajib 1. Pemanggilan rapat disampaikan langsung kepada setiap
menyatakan benturan kepentingan dan dirinya tidak dapat peserta rapat secara tertulis melalui surat dan/atau surat
diikutsertakan dalam proses pengambilan keputusan elektronik dan/atau pesan digital dan/atau sarana lainnya
terkait transaksi dan/atau aksi korporasi tersebut. Setiap dengan tanda terima yang memadai.
transaksi yang mengandung benturan kepentingan wajib 2. Pemanggilan rapat tersebut mencantumkan agenda,
terlebih dahulu memperoleh persetujuan pemegang saham pemateri, tanggal, waktu dan tempat rapat.
independen sebelum transaksi tersebut dilaksanakan. 3. Disampaikan sekurang-kurangnya 5 (lima) hari kerja
sebelum rapat Direksi diadakan, tanpa memperhitungkan
Pada tahun 2025 tidak terdapat aksi korporasi BRI yang tanggal pemanggilan dan tanggal rapat, atau jangka
mengandung benturan kepentingan dan dilakukan oleh waktu yang lebih singkat jika keadaan mendesak.
Anggota Direksi.
Kuorum dan Pengambilan Keputusan
1. Rapat adalah sah dan berhak mengambil keputusan yang
Rapat Direksi mengikat apabila dihadiri dan/atau diwakili oleh lebih dari
2/3 (dua per tiga) jumlah seluruh anggota Direksi dan/
Kebijakan Rapat atau Dewan Komisaris Perseroan.
2. Rapat Direksi dipimpin oleh Direktur Utama. Apabila
Kebijakan rapat Direksi yang telah diatur dalam Pedoman Direktur Utama tidak hadir atau berhalangan hadir, maka
Tata Kerja Direksi yaitu: Wakil Direktur Utama yang memimpin Rapat Direksi.
3. Dalam hal musyawarah untuk mufakat tidak tercapai,
Waktu dan Tempat maka keputusan diambil dengan cara pemungutan suara
1. Direksi wajib mengadakan rapat Direksi secara berkala berdasarkan suara setuju sekurang-kurangnya 2/3 (dua
sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam setiap bulan. per tiga) jumlah suara yang sah yang dikeluarkan dalam
Selain rapat Direksi, bersama Dewan Komisaris, Direksi Rapat Direksi. Apabila hasil pemungutan suara tidak
secara berkala sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam 4 mencapai sekurang-kurangnya 2/3 (dua per tiga), maka
(empat) bulan wajib mengadakan rapat bersama Dewan Rapat Direksi tidak mengambil putusan atas agenda
Komisaris. tersebut.
2. Rapat pada prinsipnya dilaksanakan pada hari tertentu 4. Setiap anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris berhak
di bulan berjalan. Rapat dapat dijadwalkan pada hari mengeluarkan 1 (satu) suara dan tambahan 1 (satu) suara
lainnya apabila: untuk anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris yang
a. Dipandang perlu oleh 1 (satu) orang atau lebih diwakilinya dengan sah dalam rapat.
anggota Direksi.
592 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 595
Laporan Tahunan
2025
5. Dalam hal terdapat usulan dengan lebih dari 2 (dua) alternatif keputusan dan hasil pemungutan suara belum memperoleh
suara lebih dari ½ (satu per dua) untuk 1 (satu) alternatif keputusan, maka dilakukan pemungutan suara ulang untuk 2 (dua)
alternatif keputusan dengan jumlah suara terbanyak, sehingga diperoleh suara setuju lebih dari sekurang-kurangnya 2/3
(dua per tiga) jumlah suara yang sah yang dikeluarkan dalam Rapat Direksi.
6. Suara blanko (abstain) dianggap menyetujui usul yang diajukan dalam rapat. Suara yang tidak sah dianggap tidak ada dan
tidak dihitung dalam menentukan jumlah suara yang dikeluarkan dalam rapat.
7. Pemungutan suara mengenai diri orang dilakukan dengan surat suara tertutup tanpa tanda tangan, sedangkan pemungutan
suara mengenai hal-hal lain dilakukan secara lisan, kecuali pimpinan rapat menentukan lain tanpa adanya keberatan
berdasarkan suara terbanyak dari anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris yang hadir.
8. Setiap anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris yang secara pribadi dengan cara apapun, baik secara langsung maupun
tidak langsung, mempunyai kepentingan dalam suatu transaksi atau kontrak, baik yang telah ada maupun akan ada, dengan
Perseroan menjadi salah satu pihaknya harus dinyatakan sifat kepentingannya dalam Rapat. Oleh karenanya, anggota
Direksi dan/atau Dewan Komisaris yang bersangkutan tidak berhak mengambil suara mengenai hal-hal yang berhubungan
dengan transaksi atau kontrak tersebut.
Risalah Rapat
1. Hasil rapat wajib dituangkan dalam Risalah Rapat yang merupakan bukti sah untuk anggota Direksi mengenai keputusan
yang diambil.
2. Risalah rapat sekurang-kurangnya harus mencantumkan:
a. Tempat, tanggal dan waktu rapat diadakan.
b. Agenda yang dibahas.
c. Daftar hadir yang ditandatangani peserta rapat.
d. Lamanya rapat berlangsung.
e. Keputusan yang diambil.
f. Hal-hal yang dibicarakan, termasuk pernyataan ketidaksetujuan dan/atau keberatan (dissenting opinion) beserta
alasannya, jika ada.
3. Risalah rapat didokumentasikan oleh Perseroan.
Rencana Rapat Direksi
Direksi wajib mengadakan Rapat Direksi berkala sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam setiap bulan. Adapun jadwal Rapat
Direksi diagendakan dilaksanakan setiap hari Senin. Rapat Direksi dapat dijadwalkan pada hari lainnya apabila dipandang perlu.
Agenda Rapat Direksi yang rutin ditetapkan Direksi pada Tahun 2026 adalah sebagai berikut.
No. Agenda Rapat Tahun 2026 Waktu
1 Evaluasi Kinerja dan Pelaporan Tahun Buku 2025 Minggu ke-II Januari 2026
2 Update Kinerja Bulanan Tahun 2026 Minimal dilaksanakan 1 bulan sekali di tahun 2026
3 Evaluasi Kinerja Triwulan I Tahun 2026 Minggu ke-I April 2026
4 Evaluasi Kinerja Triwulan II Tahun 2026 Minggu ke-I Juli 2026
5 Evaluasi Kinerja Triwulan III Tahun 2026 Minggu ke-II Oktober 2026
6 Evaluasi Kinerja Triwulan IV Tahun 2026 Minggu ke-II Januari 2026
7 Evaluasi dan Rencana Revisi Bisnis Bank 2025-2027 Minggu ke-II Juni 2026
8 Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan Tahun 2027 Minggu ke-IV Juni 2026
9 Aktivitas Operasional dan Putusan Perusahaan yang Membutuhkan Persetujuan Minimal dilaksanakan 1 bulan sekali di tahun 2026
Melalui Dewan Komisaris
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 593
Page 596
Corporate
Governance
Agenda, Tanggal dan Peserta Rapat Direksi
Sepanjang tahun 2025, agenda, tanggal dan peserta Rapat Direksi adalah sebagai berikut.
Rapat Direksi Periode 1 Januari – 24 Maret 2025
Wakil Direktur Direktur Direktur Bisnis
Direktur Direktur
No Tanggal Agenda Direktur Manajemen Human Wholesale dan
Utama Keuangan
Utama Risiko Capital Kelembagaan
1 6 Januari - Update Kinerja 1 1 1 1 1 1
2025 Desember 2024
- Update KPI Kolegial
- Update Corporate
Action
- Ecosystem
Business
2 13 - Update Progress 1 1 1 1 1 1
Januari Audit Laporan
2025 Keuangan BRI
31 Desember 2024
- Persiapan High
Level Meeting
- Update Dukungan
Program
Pemerintah
3 20 - Update Corporate 1 1 1 1 1 1
Januari Action
2025 - Update RUPST
tahun 2025
- Buyback
4 30 - Update Laporan 1 1 1 1 1 1
Januari Keuangan Hasil
2025 Audit 31 Desember
2024
5 3 - Penyesuaian RKAP 1 1 1 1 1 1
Februari 2025 & RBB 2025-
2025 2027
- Financial Update
2024 dan Press
Conference Kinerja
Keuangan TW IV
Tahun 2024
6 4 - Update Kinerja 1 1 1 1 1 1
Februari Keuangan Januari
2025 2025
7 10 - Pembahasan RKAP 1 1 1 1 1 1
Februari 2025 dan RBB
2025 2025-2027
- KPI Kolegial 2025
- Update Struktur
Organisasi
8 17 - RUPST Perusahaan 1 1 1 1 1 1
Februari Anak
2025 - Concern & Arahan
OJK RBB 2025-
2027
594 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 597
Laporan Tahunan
2025
Direktur
Direktur Direktur
Commercial, Direktur Direktur Total
Digital dan Retail Direktur Total
Small and Bisnis Bisnis Direktur Kuorum
Teknologi Funding and Kepatuhan Direksi
Medium Mikro Konsumer yang Hadir
Informasi Distribution
Business
1 1 1 1 1 1 12 12 100%
1 1 1 1 1 1 12 12 100%
1 1 1 1 1 1 12 12 100%
1 1 0 1 1 1 11 11 100%
1 1 1 1 1 1 12 12 100%
1 1 1 1 1 1 12 12 100%
1 1 1 1 1 1 12 12 100%
1 1 1 1 1 1 12 12 100%
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 595
Page 598
Corporate
Governance
Wakil Direktur Direktur Direktur Bisnis
Direktur Direktur
No Tanggal Agenda Direktur Manajemen Human Wholesale dan
Utama Keuangan
Utama Risiko Capital Kelembagaan
9 24 - Breakdown target 1 1 1 1 1 1
Februari laba Regional
2025 Office
- Usulan Plafon
Piutang Macet
Tahun 2025
- Hasil Survei Indeks
Bisnis UMKM Q4
2024
10 3 Maret - Usulan Bonus Pool 1 1 0 1 1 1
2025 tahun 2024
- Update Corporate
Action
- Update Dukungan
Program
Pemerintah
11 10 Maret - Dividen atas Laba 1 1 1 1 1 1
2025 Tahun Buku 2024
- Update Persiapan
RUPST BRI Tahun
2025
- Mudik Bersama
BUMN 2025
12 17 Maret - Update Corporate 1 1 1 1 1 1
2025 Action
- Metode
Performance
Evaluation Unit
Kerja Tahun 2025
- Strategi Anti Fraud
Rapat Direksi Periode 24 Maret – 31 Desember 2025
Direktur
Wakil Direktur Direktur Direktur Direktur
Direktur Human
No Tanggal Agenda Direktur Manajemen Finance & Corporate Commercial
Utama Capital &
Utama Risiko Strategy Banking Banking
Compliance
1. 16 April - Update Dukungan 1 1 1 1 1 1 1
2025 Program
Pemerintah
- Update
Kewenangan
Memutus oleh
Direktur Pengganti
2. 5 Mei 2025 - Usulan Organisasi 1 1 1 1 1 1 1
& KPI RO
- Update Kinerja
April 2025
- Update Deck Fit &
Proper Test Direksi
- Strategi
Pengembangan
Bisnis Micro
- Strategi
Pengembangan
Transaction
Banking Retail dan
Wholesale
- Strategi
Pengembangan
Human Capital
- Update Ibu Kota
Nusantara (IKN)
596 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 599
Laporan Tahunan
2025
Direktur
Direktur Direktur
Commercial, Direktur Direktur Total
Digital dan Retail Direktur Total
Small and Bisnis Bisnis Direktur Kuorum
Teknologi Funding and Kepatuhan Direksi
Medium Mikro Konsumer yang Hadir
Informasi Distribution
Business
1 1 1 1 1 1 12 12 100%
1 1 1 1 1 1 11 11 100%
1 1 1 1 1 1 12 12 100%
1 1 1 1 1 1 12 12 100%
Direktur Total
Direktur Direktur Direktur Direktur
Direktur Treasury & Direktur Total
Information Network & Human Capital Consumer Kuorum
Micro International yang Direksi
Technology Retail Funding & Compliance Banking
Banking Hadir
1 1 1 1 1 1 12 12 100%
1 1 1 1 1 1 12 12 100%
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 597
Page 600
Corporate
Governance
Direktur
Wakil Direktur Direktur Direktur Direktur
Direktur Human
No Tanggal Agenda Direktur Manajemen Finance & Corporate Commercial
Utama Capital &
Utama Risiko Strategy Banking Banking
Compliance
3. 19 Mei - Indeks Bisnis 1 1 1 1 1 1 1
2025 UMKM Q1-2025
- Pembahasan
Postur RKAP 2025
Revisi
- Strategi
Pengembangan
Wholesale
Transaction
Banking
- Strategi
Pengembangan
Retail Funding
4. 26 Mei - Implementasi POJK 1 1 1 1 1 1 1
2025 No. 30 Tahun
2024 Tentang
Konglomerasi
Keuangan dan
Perusahaan Induk
Konglomerasi
Keuangan
- Update Corporate
Action
- Rencana
Pengembangan
Regional Treasury
Team
- Penyelarasan
Strategis Regional
Transaction
Banking
5. 10 Juni - Alternative Direksi 1 1 1 1 1 1 1
2025 Masa Transisi
- Update Kinerja Mei
2025
- Strategi
Pencapaian Target
Fee Base Income
6. 16 Juni - Key Performance 1 1 1 1 1 0 1
2025 Indicator Regional
Office, dan Unit
Kerja Operasional
tahun 2025
- Action Plan
Pencapaian Kredit
Mikro Q2 tahun
2025
- Action Plan
Pencapaian Kredit
SME Q2 tahun
2025
- Action Plan
Pencapaian
Simpanan Giro Q2
tahun 2025
- Review Segmentasi
Bisnis Kredit
7. 25 Juni - Update Corporate 1 1 1 1 1 1 1
2025 Action
- RKAP 2025 Revisi
& RBB 2025-2027
Revisi
- Alternative Direksi
Masa Transisi
598 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 601
Laporan Tahunan
2025
Direktur Total
Direktur Direktur Direktur Direktur
Direktur Treasury & Direktur Total
Information Network & Human Capital Consumer Kuorum
Micro International yang Direksi
Technology Retail Funding & Compliance Banking
Banking Hadir
1 1 1 1 1 1 12 12 100%
1 1 1 1 1 1 12 12 100%
0 1 1 1 1 1 11 11 100%
0 1 1 1 1 1 10 10 100%
1 1 0 1 1 1 11 11 100%
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 599
Page 602
Corporate
Governance
Direktur
Wakil Direktur Direktur Direktur Direktur
Direktur Human
No Tanggal Agenda Direktur Manajemen Finance & Corporate Commercial
Utama Capital &
Utama Risiko Strategy Banking Banking
Compliance
8. 30 Juni - Update Fund 1 1 1 1 1 1 1
2025 Transfer Pricing
- Strategi
Pengembangan
Consumer
Business
Directorate
- Update Prognosa
Juni 2025
9. 07 Juli Penetapan 1 1 1 1 1 1 1
2025 Segmentasi Kredit
dan Penetapan
Kewenangan
Memutus Kredit
(PDWK)
10. 15 Juli - Salary Increase 1 1 1 1 1 1 1
2025 Plan Tahun 2025
- Promotion Cycle
- Review & Usulan
Perubahan Struktur
dan Kewenangan
Talent Committee
- Perubahan Struktur
Organisasi BRI
11. 22 Juli - Update Kinerja Juli 1 1 1 1 1 1 1
2025 2025
- Alokasi Overhead
Cost 2025
- Perhitungan Rasio
Cost of Fund
12. 29 Juli - Update Kinerja Juni 1 1 1 1 1 1 1
2025 2025 dan Prognosa
Juli tahun 2025
- Update BRINote
- Update Proses
Pengadaan
- Perbaikan Sistem
di Unit Kerja
Operasional
- Usulan Partisipasi
BRI Pada
Sponsorship Super
League 2025/2026
13. 4 Agustus - Update BMSI Q2 1 1 1 1 1 1 1
2025 2025
- Target Laba
Segmen RKAP
2025 Revisi
- Update Corporate
Action
- Penyelenggaraan
SIPK 2024 &
Usulan SIPK 2025
14. 12 Agustus - Update Marketing 1 1 1 1 1 1 1
2025 Strategy Treasury
- Review Fund
Transfer Price
(FTP)
600 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 603
Laporan Tahunan
2025
Direktur Total
Direktur Direktur Direktur Direktur
Direktur Treasury & Direktur Total
Information Network & Human Capital Consumer Kuorum
Micro International yang Direksi
Technology Retail Funding & Compliance Banking
Banking Hadir
1 1 1 1 1 1 12 12 100%
1 1 1 1 1 1 12 12 100%
1 1 1 1 1 1 12 12 100%
1 1 1 1 1 1 12 12 100%
1 1 1 0 1 1 11 11 100%
1 1 1 1 1 1 12 12 100%
0 1 1 0 1 1 10 10 100%
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 601
Page 604
Corporate
Governance
Direktur
Wakil Direktur Direktur Direktur Direktur
Direktur Human
No Tanggal Agenda Direktur Manajemen Finance & Corporate Commercial
Utama Capital &
Utama Risiko Strategy Banking Banking
Compliance
15. 19 Agustus - Salary Increase 1 1 1 1 1 1 1
2025 Plan & Rekomposisi
Upah
- Kewenangan
Rotasi, Promosi
dan Rekrutmen
- Strategi Perbaikan
Kontrol
- Current Update
dan Rencana
Kerja Direktorat
Commercial
Banking
16. 25 Agustus - Handshake 1 1 1 1 1 1 1
2025 Program
- Promotion Cycle
- Current Update
dan Rencana Kerja
Direktorat Risk
Management
- Update Progonsa
Kinerja Agustus
2025
- Update Bisnis
Konsumer (KPR)
- Update Hasil Audit
Eksternal BRI
17. 2 - Salary 1 1 1 1 1 1 1
September Recomposition
2025 Plan 2025
- Update BRI UMKM
EXPO(RT)
- Update
Internalisasi Brilian
Way
- Konglomerasi
Keuangan
dan Penataan
Perusahaan Anak
18. 8 - Salary 1 1 1 1 1 1 1
September Recomposition Plan
2025 - Update Prognosa
September 2025
(Konsolidasian) dan
Key Performance
Indicator Kolegial
- Konsep
Pelaksanaan
Subsidiaries Forum
Q3 2025
19. 15 - Strategi 1 1 1 1 1 1 1
September Pencapaian Target
2025 Fee Based Income
2025
- Penyesuaian
Mekanisme
Investigasi &
Rekomendasi
Hukuman Disiplin
- Penyesuaian
Ketentuan
Peraturan Disiplin
602 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 605
Laporan Tahunan
2025
Direktur Total
Direktur Direktur Direktur Direktur
Direktur Treasury & Direktur Total
Information Network & Human Capital Consumer Kuorum
Micro International yang Direksi
Technology Retail Funding & Compliance Banking
Banking Hadir
1 1 1 1 1 1 12 12 100%
1 0 1 1 1 1 11 11 100%
1 1 1 1 1 1 12 12 100%
1 0 1 1 0 1 10 10 100%
1 1 1 1 1 1 12 12 100%
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 603
Page 606
Corporate
Governance
Direktur
Wakil Direktur Direktur Direktur Direktur
Direktur Human
No Tanggal Agenda Direktur Manajemen Finance & Corporate Commercial
Utama Capital &
Utama Risiko Strategy Banking Banking
Compliance
20. 23 - Pembahasan 1 1 1 1 1 1 1
September Penyelarasan Jatuh
2025 Tempo Fasilitas
Kredit
Penyesuaian
Tanggal Billing
Produk Pinjaman
Briguna
- Update Prognosa
September 2025
- Update Corporate
Action
21. 6 Oktober - Update Bisnis 1 1 1 1 1 1 1
2025 Brilink
- Update Bisnis
Mekaar
- Update Collection
KPR
22. 13 Oktober - Rebranding Visual 1 1 1 1 1 1 1
2025 Corporate
- Update RJPP 2026
-2030
- Update RKAP 2026
- Rangkaian HUT 130
BRI
- Update CGPI 2025
23. 20 Oktober - Update 1 1 1 1 1 1 1
2025 Performance &
RKA BRI Finance
- Update
Performance Q3 All
Subsidiaries dan
Subsidiaries Forum
Q3 2025
- Pembahasan
Strategi EDC
- Update Proses
Pengadaan BRI
- Update Corporate
Action
24. 27 Oktober - Pembahasan KPI 1 1 1 1 1 1 1
2025 Kolegial
- Update Prognosa
Oktober 2025
- Analyst Meeting
BRI Periode Q3
2025
- Update CGPI 2025
- Update HUT 130
BRI
- Persetujuan Risk
Appetite & Rencana
Aksi Pemulihan
Tahun 2026
25. 10 - Update Kinerja 1 1 1 1 1 1 1
November Oktober dan
2025 Prognosa
November 2025
- Strategi
Pencapaian Target
Fee Based Income
- Update Kinerja Unit
Kerja Luar Negeri
BRI
- Usulan Perubahan
Struktur Komite
Pengelola
Konglomerasi
604 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 607
Laporan Tahunan
2025
Direktur Total
Direktur Direktur Direktur Direktur
Direktur Treasury & Direktur Total
Information Network & Human Capital Consumer Kuorum
Micro International yang Direksi
Technology Retail Funding & Compliance Banking
Banking Hadir
1 1 1 1 1 1 12 12 100%
1 1 1 1 1 1 12 12 100%
1 1 1 1 1 1 12 12 100%
1 0 1 1 1 1 11 11 100%
1 1 1 1 1 1 12 12 100%
1 1 1 1 1 1 12 12 100%
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 605
Page 608
Corporate
Governance
Direktur
Wakil Direktur Direktur Direktur Direktur
Direktur Human
No Tanggal Agenda Direktur Manajemen Finance & Corporate Commercial
Utama Capital &
Utama Risiko Strategy Banking Banking
Compliance
26. 17 - Biometric Platform 1 1 1 1 0 0 1
November Review and
2025 Journey
- Pemahasan terkait
World Economic
Forum
27. 24 - Pembahasan 1 1 1 1 1 1 0
November Hapus Buku
2025 - Program
Kompensasi
Berbasis Saham
- Usulan RBB BRI
tahun 2026 – 2028
dan RKAP BRI
tahun 2026
- Update Prognosa
Kinerja BRI
- Rencana Aksi
Keuangan
Berkelanjutan
(RKAB)
- Rangkaian RUPSLB
28. 8 - Dividen Interim 1 1 1 1 1 1 1
Desember - Update Kinerja Non
2025 Performing Loan
- Update Bisnis
Nasabah Korporasi
- Pembahasan
Strategi EDC
29. 15 Update Rangkaian 1 0 1 1 1 1 1
Desember HUT 130 BRI
2025
30. 18 Perubahan 1 1 1 1 1 1 1
Desember Organisasi, Direktur
2025 Pengganti, Direktur
Pembina Regional
Office & Anggota
Konglomerasi
Keuangan Serta
Perubahan Komite
Direksi dan Prognosa
Desember 2025
31. 28 Update Prognosa 1 1 1 1 1 1 1
Desember Kinerja Desember
2025 2025
Rapat Dewan Komisaris dan Direksi
Rapat Dewan Komisaris dan Direksi telah disajikan pada Sub Bab Rapat Dewan Komisaris Bersama Direksi pada Bab Corporate
Governance dalam Laporan Tahunan ini.
606 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 609
Laporan Tahunan
2025
Direktur Total
Direktur Direktur Direktur Direktur
Direktur Treasury & Direktur Total
Information Network & Human Capital Consumer Kuorum
Micro International yang Direksi
Technology Retail Funding & Compliance Banking
Banking Hadir
1 1 1 1 1 1 10 10 100%
1 1 0 0 0 1 8 8 100%
1 1 1 1 1 1 12 12 100%
1 1 1 1 1 1 11 11 100%
1 1 1 1 1 1 12 12 100%
1 1 1 1 1 1 12 12 100%
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 607
Page 610
Corporate
Governance
Frekuensi dan Kehadiran Rapat
Tabel Frekuensi dan Kehadiran Rapat Direksi
Rapat Direksi
Periode Jabatan Selama Jumlah dan Persentase Kehadiran
Nama Jabatan
Tahun 2025
Jumlah Jumlah
Persentase
Rapat Kehadiran
Hery Gunardi Direktur Utama 24 Maret – 31 Desember 2025 31 31 100%
Viviana Dyah Ayu R.K. Direktur Keuangan 1 Januari – 24 Maret 2025 12 12 100%
Direktur Finance & Strategy 24 Maret – 17 Desember 2025 29 28 97%
Wakil Direktur Utama 17 Desember – 31 Desember 2 2 100%
2025
Hakim Putratama Direktur Operations 24 Maret – 31 Desember 2025 31 28 90%
Riko Adythia Direktur Corporate Banking 24 Maret – 31 Desember 2025 31 29 94%
Aquarius Rudianto Direktur Network dan Retail 24 Maret – 31 Desember 2025 31 29 94%
Funding
Farida Thamrin Direktur Treasury dan 24 Maret – 31 Desember 2025 31 31 100%
International Banking
Akhmad Purwakajaya Direktur Micro 24 Maret – 31 Desember 2025 31 28 90%
Alexander Dippo Paris Direktur Commercial Banking 24 Maret – 31 Desember 2025 31 30 97%
Y.S.
Saladin Dharma Direktur Information 24 Maret – 31 Desember 2025 31 28 90%
Nugraha Effendi Technology
Mahdi Yusuf Direktur Legal & Compliance 17 Desember – 31 Desember 2 2 100%
2025
Aris Hartanto Direktur Consumer Banking 17 Desember – 31 Desember 2 2 100%
2025
Achmad Royadi Direktur Finance & Strategy 17 Desember – 31 Desember 2 2 100%
2025
Ety Yuniarti Direktur Manajemen Risiko 17 Desember – 31 Desember 2 2 100%
2025
Nancy Adistyasari Direktur Consumer Banking 24 Maret – 17 Desember 2025 29 27 93%
Mucharom Direktur Manajemen Risiko 24 Maret – 17 Desember 2025 29 29 100%
Sunarso Direktur Utama 1 Januari – 24 Maret 2025 12 12 100%
Catur Budi Harto Wakil Direktur Utama 1 Januari – 24 Maret 2025 12 12 100%
Agus Noorsanto Direktur Bisnis Wholesale dan 1 Januari – 24 Maret 2025 12 12 100%
Kelembagaan
Wakil Direktur Utama 24 Maret – 17 Desember 2025 29 28 97%
Handayani Direktur Bisnis Konsumer 1 Januari – 24 Maret 2025 12 12 100%
Supari Direktur Bisnis Mikro 1 Januari – 24 Maret 2025 12 11 92%
Ahmad Solichin Direktur Kepatuhan 1 Januari – 24 Maret 2025 12 12 100%
Lutfiyanto
Direktur Human Capital & 24 Maret – 17 Desember 2025 29 29 100%
Compliance
Agus Sudiarto Direktur Manajemen Risiko 1 Januari – 24 Maret 2025 12 11 92%
Agus Winardono Direktur Human Capital 1 Januari – 24 Maret 2025 12 12 100%
608 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 611
Laporan Tahunan
2025
Rapat Dewan Komisaris dan Direksi RUPS
Jumlah dan Persentase Kehadiran Jumlah dan Persentase Kehadiran
Jumlah Rapat Jumlah Rapat Persentase Jumlah Rapat Jumlah Rapat Persentase
10 10 100% 1 1 100%
5 5 100% 2 2 100
12 12 100%
- - -**
9 9 100% 1 1 100%
9 9 100% 1 1 100%
9 9 100% 1 1 100%
9 9 100% 1 1 100%
9 9 100% 1 1 100%
10 10 100% 1 1 100%
9 9 100% 1 1 100%
- - -** - - -*
- - -** - - -*
- - -** - - -*
- - -** - - -*
9 9 100% 1 1 100%
10 10 100% 1 1 100%
2 2 100% 1 1 100%
3 3 100% 1 1 100%
2 2 100% 2 2 100%
10 10 100%
2 2 100% 1 1 100%
3 3 100% 1 1 100%
3 3 100% 2 2 100%
9 9 100%
4 4 100% 1 1 100%
2 2 100% 1 1 100%
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 609
Page 612
Corporate
Governance
Rapat Direksi
Periode Jabatan Selama Jumlah dan Persentase Kehadiran
Nama Jabatan
Tahun 2025
Jumlah Jumlah
Persentase
Rapat Kehadiran
Amam Sukriyanto Direktur Commercial, Small 1 Januari – 24 Maret 2025 12 12 100%
and Medium Business
Arga M. Nugraha Direktur Digital dan Teknologi 1 Januari – 24 Maret 2025 12 12 100%
Informasi
Andrijanto Direktur Retail Funding and 1 Januari – 24 Maret 2025 12 12 100%
Distribution
*Diangkat sebagai Direksi BRI dalam RUPSLB pada tanggal 17 Desember 2025
** tidak terdapat Rapat Dewan Komisaris dan Direksi setelah RUPSLB
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota Direksi
BRI tunduk dan patuh pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 24 Tahun 2022 yang mengatur terkait kewajiban
bank melakukan pengelolaan dan pengembangan kualitas SDM yang dimiliki perusahaan secara berkelanjutan. Pelatihan
dan/atau peningkatan kompetensi anggota Direksi telah diatur pada Surat Keputusan Direksi NOKEP S.43-DIR/SKP/01/2018
tentang Kebijakan Program Orientasi dan Pendidikan Bagi Direksi dan Dewan Komisaris. Dalam memastikan seluruh Direksi
memahami peran dan tanggung jawab, karakteristik, dan operasional Perusahaan, serta memahami perkembangan peraturan
dan best practice terkini, maka BRI memiliki kebijakan bagi Direksi yaitu minimal dalam 1 (satu) tahun sekali Direksi melakukan
peningkatan kompetensi atau refreshment pengetahuan melalui kegiatan Executive Education, sertifikasi, dan kegiatan lainnya.
Pelaksanaan program pendidikan Direksi bertujuan untuk:
1. Menambah wawasan dan pengetahuan Direksi yang sesuai dengan bidangnya dan perkembangan bisnis.
2. Menambah relasi dan hubungan dengan pemangku kepentingan di luar.
3. Mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawab yang didukung oleh pengetahuan hasil pendidikan.
4. Mengembangkan pengetahuan profesional, kompetensi dan kemampuan kepemimpinan para Direksi selaras dengan
perkembangan terbaru dalam industri dan tata kelola perusahaan yang baik.
5. Bahwa program pendidikan, pengenalan dan pengembangan bagi Direksi merupakan bagian penting dari proses belajar
dan mengembangkan Perseroan di samping penguatan struktur dan penguatan governance Perseroan.
Program pendidikan dilaksanakan oleh anggota Direksi minimal 1 (satu) tahun sekali dan/atau sesuai dengan kebutuhan. Adapun
pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti oleh Direksi selama tahun 2025 adalah sebagai berikut.
Periode Jabatan Jenis Pelatihan dan
Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Selama Tahun Materi Pengembangan
Pelaksanaan
Penyelenggara
2025 Kompetensi /Pelatihan
Hery Gunardi Direktur Utama 24 Maret – Risk Management Refresher Jakarta, 27 November BARa (Bankers
31 Desember 2025 Program Jenjang 7 2025 Association for Risk
Management)
Viviana Dyah Direktur 1 Januari – 24 Maret Risk Management Refresher Jakarta, 27 November BARa (Bankers
Ayu R.K. Keuangan 2025 Program Jenjang 7 2025 Association for Risk
Management)
Direktur Finance 24 Maret –
& Strategy 17 Desember 2025
Wakil Direktur 17 Desember –
Utama 31 Desember 2025
Hakim Direktur 24 Maret – Risk Management Refresher Jakarta, 27 November BARa (Bankers
Putratama Operations 31 Desember 2025 Program Jenjang 7 2025 Association for Risk
Management)
Riko Adythia Direktur 24 Maret – Risk Management Refresher Jakarta, 27 November BARa (Bankers
Corporate 31 Desember 2025 Program Jenjang 7 2025 Association for Risk
Banking Management)
610 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 613
Laporan Tahunan
2025
Rapat Dewan Komisaris dan Direksi RUPS
Jumlah dan Persentase Kehadiran Jumlah dan Persentase Kehadiran
Jumlah Rapat Jumlah Rapat Persentase Jumlah Rapat Jumlah Rapat Persentase
2 2 100% 1 1 100%
2 2 100% 1 1 100%
2 2 100% 1 1 100%
Periode Jabatan Jenis Pelatihan dan
Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Selama Tahun Materi Pengembangan
Pelaksanaan
Penyelenggara
2025 Kompetensi /Pelatihan
Aquarius Direktur 24 Maret – Risk Management Refresher Jakarta, 27 November BARa (Bankers
Rudianto Network dan 31 Desember 2025 Program Jenjang 7 2025 Association for Risk
Retail Funding Management)
Farida Direktur 24 Maret – Pembekalan dan Sertifikasi Jakarta, 20-21 April LSPP
Thamrin Treasury dan 31 Desember 2025 Management Risiko Jenjang 2025
International 7
Banking
Pembekalan dan Uji Jakarta, 14-18 April Apuvindo & ACI
Kompetensi Dealer Treasury 2025
Advance
Akhmad Direktur Micro 24 Maret – Pembekalan dan Sertifikasi Jakarta, 20-21 April LSPP
Purwakajaya 31 Desember 2025 Management Risiko Jenjang 2025
7
Alexander Direktur 24 Maret – Pembekalan dan Sertifikasi Jakarta, 20-21 April LSPP
Dippo Paris Commercial 31 Desember 2025 Management Risiko Jenjang 2025
Y.S. Banking 7
Saladin Direktur 24 Maret – Risk Management Refresher Jakarta, 27 November BARa (Bankers
Dharma Information 31 Desember 2025 Program Jenjang 2025 Association for Risk
Nugraha Technology Management)
Effendi
Mahdi Yusuf Direktur Legal & 17 Desember – Pembekalan dan Sertifikasi Jakarta, 13 November LPPI
Compliance 31 Desember 2025 Management Risiko Jenjang 2025
7
Aris Hartanto Direktur 17 Desember – Pembekalan dan Sertifikasi Jakarta, 23-24 LSPP
Consumer 31 Desember 2025 Management Risiko Jenjang Desember 2025
Banking 7
Program Pembelajaran Jakarta, 15 Oktober PT. Danareksa
Bersama Cornell University 2025 – 16 Desember Asset Management
2025 (Danantara Indonesia)
Achmad Direktur Finance 17 Desember – Seminar Refreshment Jakarta, 28 Agustus BARa (Bankers
Royadi & Strategy 31 Desember 2025 Program Sertifikat 2025 Association for Risk
Manajemen Risiko Jenjang 7
Training Basic Insurance Jakarta, 19-21 LPMA-STMA Trisakti
November 2025
Ety Yuniarti Direktur 17 Desember – Pembekalan dan Sertifikasi Jakarta, 05-6 Oktober LSPP
Manajemen 31 Desember 2025 Management Risiko Jenjang 2025
Risiko 7
Nancy Direktur 24 Maret – Risk Management Refresher Jakarta, 27 November BARa (Bankers
Adistyasari Consumer 17 Desember 2025 Program Jenjang 7 2025 Association for Risk
Banking Management)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 611
Page 614
Corporate
Governance
Periode Jabatan Jenis Pelatihan dan
Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Selama Tahun Materi Pengembangan
Pelaksanaan
Penyelenggara
2025 Kompetensi /Pelatihan
Mucharom Direktur 24 Maret – Sharing Session Bersama Jakarta, 02 September BRI
Manajemen 17 Desember 2025 Direksi 2025
Risiko
Sunarso Direktur Utama 1 Januari – 24 Maret Kompas 100 Outlook x BEI: Jakarta, 17 Februari Kompas dan Bursa Efek
2025 Investasi Berkelanjutan di 2025 Indonesia
dalam Ekosistem Bisnis
Global
Catur Budi Wakil Direktur 1 Januari – 24 Maret Risk Management Refresher Jakarta, 27 November BARa (Bankers
Harto Utama 2025 Program Jenjang 7 2025 Association for Risk
Management)
Agus Direktur Bisnis 1 Januari – 24 Maret Risk Management Refresher Jakarta, 27 November BARa (Bankers
Noorsanto Wholesale dan 2025 Program Jenjang 7 2025 Association for Risk
Kelembagaan Management)
Wakil Direktur 24 Maret –
Utama 17 Desember 2025
Handayani Direktur Bisnis 1 Januari – 24 Maret Sharing Session Bersama Jakarta, 03 Maret 2025 BRI
Konsumer 2025 Direksi
Supari Direktur Bisnis 1 Januari – 24 Maret BRIDS Macro Day: Kondisi Jakarta, 17 Maret 2025 BRI Danareksa
Mikro 2025 Daya Beli Masyarakat Terkini Sekuritas
Ahmad Direktur 1 Januari – 24 Maret Risk Management Refresher Jakarta, 27 November BARa (Bankers
Solichin Kepatuhan 2025 Program Jenjang 7 2025 Association for Risk
Lutfiyanto Management)
Direktur Human 24 Maret –
Capital & 17 Desember 2025
Compliance
Agus Direktur 1 Januari – 24 Maret Pendidikan BDSP MRR Jakarta, 26 Februari LPPI
Sudiarto Manajemen 2025 2025
Risiko
Agus Direktur Human 1 Januari – 24 Maret Strengthening HC Jakarta, 5 Februari BRI HC Academy
Winardono Capital 2025 Capabilities To Enhance 2025
Optimal Business
Performance
Amam Direktur 1 Januari – 24 Maret Sharing Session Bersama Jakarta, 03 Maret 2025 BRI
Sukriyanto Commercial, 2025 Direksi
Small and
Medium
Business
Arga M. Direktur Digital 1 Januari – 24 Maret Sharing Session Bersama Jakarta, 03 Maret 2025 BRI
Nugraha dan Teknologi 2025 Direksi
Informasi
Andrijanto Direktur Retail 1 Januari – 24 Maret BRI UMKM Expo & BRI Jakarta, 30 Januari BRI
Funding and 2025 Microfinance Outlook 2025
Distribution
Program Orientasi Bagi Direksi Baru
BRI memiliki kebijakan orientasi dan pengenalan perusahaan untuk anggota Direksi yang baru pertama kali ditunjuk, orientasi
diberikan sehubungan dengan tugas dan tanggung jawabnya. Program Orientasi diselenggarakan oleh Sekretaris Perusahaan
kepada anggota Direksi baru. Program orientasi ini dilaksanakan untuk mematuhi Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara
No. PER-2/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha
Milik Negara Pasal 43 mengatur bahwa kepada anggota Dewan Komisaris/Dewan Pengawas dan anggota Direksi yang diangkat
untuk pertama kalinya wajib diberikan program pengenalan mengenai BUMN yang bersangkutan. Bentuk program orientasi bagi
Direksi baru dapat berupa:
1. Meminta presentasi untuk memperoleh penjelasan mengenai berbagai aspek yang dipandang perlu, dengan melibatkan unit
kerja/group terkait.
2. Mengadakan pertemuan dengan anggota Dewan Komisaris/Direksi untuk mendiskusikan berbagai permasalahan terkini
yang ada di Perseroan atau informasi lain yang dibutuhkan.
612 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 615
Laporan Tahunan
2025
3. Melakukan kunjungan pada berbagai lokasi usaha Bank BRI.
4. Meminta data/dokumen terkait visi dan misi Perseroan, kebijakan Bank BRI, Strategi dan Rencana jangka menengah dan
panjang, kinerja serta keuangan Bank BRI.
5. Melakukan diskusi dengan Unit Kerja terkait untuk memperoleh penjelasan mengenai berbagai aspek yang dipandang perlu
serta memberikan feedback kepada Unit Kerja terkait.
Realisasi program orientasi Direksi baru selama tahun 2025 adalah sebagai berikut.
Jenis Pelatihan dan Materi
Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Pengembangan Penyelenggara
Pelaksanaan
Kompetensi /Pelatihan
Hery Gunardi Direktur Utama 1. Strategi Perusahaan (RKAP Kantor Pusat BRI Internal - Group Terkait
2025, RBB 2025 - 2027)
Agus Noorsanto Wakil Direktur Utama 2. Manajemen Risiko (Risk
Appetite Statement, Tingkat
Hakim Putratama Direktur Operations Kesehatan Bank & Profil
Risiko)
Riko Adythia Direktur Corporate Banking 3. Update Ketentuan perbankan
Aquarius Rudianto Direktur Network dan Retail
Funding
Akhmad Purwakajaya Direktur Micro
Alexander Dippo Direktur Commercial
Paris Y S Banking
Nancy Adistyasari Direktur Consumer Banking
Mucharom Direktur Manajemen Risiko
Saladin D. Effendi Direktur Information
Technology
Farida Thamrin Direktur Treasury dan
International Banking
Sertifikasi Manajemen Risiko
Sertifikasi/Refreshment
Periode Jabatan
Nama Jabatan
Selama Tahun 2025 Lembaga Tahun
Tingkat
Sertifikasi Pelaksanaan
Hery Gunardi Direktur Utama 24 Maret – 31 Desember LSPP 7 2025
2025
Viviana Dyah Ayu R.K. Direktur Keuangan 1 Januari – 24 Maret 2025 LSPP 7 2025
Direktur Finance & 24 Maret – 17 Desember
Strategy 2025
Wakil Direktur Utama 17 Desember –
31 Desember 2025
Hakim Putratama Direktur Operations 24 Maret – 31 Desember LSPP 7 2025
2025
Riko Adythia Direktur Corporate 24 Maret – 31 Desember LSPP 7 2025
Banking 2025
Aquarius Rudianto Direktur Network dan 24 Maret – 31 Desember LSPP 7 2025
Retail Funding 2025
Farida Thamrin Direktur Treasury dan 24 Maret – 31 Desember LSPP 7 2025
International Banking 2025
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 613
Page 616
Corporate
Governance
Sertifikasi/Refreshment
Periode Jabatan
Nama Jabatan
Selama Tahun 2025 Lembaga Tahun
Tingkat
Sertifikasi Pelaksanaan
Akhmad Purwakajaya Direktur Micro 24 Maret – 31 Desember LSPP 7 2025
2025
Alexander Dippo Direktur Commercial 24 Maret – 31 Desember LSPP 7 2025
Paris Y.S. Banking 2025
Saladin Dharma Direktur Information 24 Maret – 31 Desember LSPP 7 2025
Nugraha Effendi Technology 2025
Mahdi Yusuf Direktur Legal & 17 Desember – BSMR 7 2024
Compliance 31 Desember 2025
Aris Hartanto Direktur Consumer 17 Desember – LSPP 7 2024
Banking 31 Desember 2025
Achmad Royadi Direktur Finance & 17 Desember – LSPP 7 2025
Strategy 31 Desember 2025
Ety Yuniarti Direktur Manajemen 17 Desember – LSPP 7 2025
Risiko 31 Desember 2025
Nancy Adistyasari Direktur Consumer 24 Maret – 17 Desember LSPP 7 2025
Banking 2025
Mucharom Direktur Manajemen 24 Maret – 17 Desember LSPP 7 2025
Risiko 2025
Sunarso Direktur Utama 1 Januari – 24 Maret 2025 LSPP 7 2024
Catur Budi Harto Wakil Direktur Utama 1 Januari – 24 Maret 2025 LSPP 7 2024
Agus Noorsanto Direktur Bisnis 1 Januari – 24 Maret 2025 LSPP 7 2025
Wholesale dan
Kelembagaan
Wakil Direktur Utama 24 Maret – 17 Desember 2025
Handayani Direktur Bisnis 1 Januari – 24 Maret 2025 LSPP 7 2024
Konsumer
Supari Direktur Bisnis Mikro 1 Januari – 24 Maret 2025 LSPP 7 2024
Ahmad Solichin Direktur Kepatuhan 1 Januari – 24 Maret 2025 BSMR 7 2025
Lutfiyanto
Direktur Human Capital 24 Maret – 17 Desember
& Compliance 2025
Agus Sudiarto Direktur Manajemen 1 Januari – 24 Maret 2025 LSPP 7 2025
Risiko
Agus Winardono Direktur Human Capital 1 Januari – 24 Maret 2025 LSPP 7 2024
Amam Sukriyanto Direktur Commercial, 1 Januari – 24 Maret 2025 LSPP 7 2024
Small and Medium
Business
Arga M. Nugraha Direktur Digital dan 1 Januari – 24 Maret 2025 LSPP 7 2024
Teknologi Informasi
Andrijanto Direktur Retail Funding 1 Januari – 24 Maret 2025 LSPP 7 2024
and Distribution
Keputusan dan Pelaksanaan Tugas Direksi
Selama tahun 2025, Direksi telah melaksanakan tugas dan tanggung jawab, di antaranya namun tidak terbatas pada:
1. Melaksanakan RUPS yang terdiri dari 1 (satu) kali RUPS Tahunan dan 1 (satu) kali RUPS Luar Biasa.
2. Menyusun Rencana Jangka Panjang Perseroan (RJPP), Rencana Bisnis Bank (RBB), Rencana Kerja dan Anggaran Perseroan
(RKAP) dan rencana kerja lainnya.
3. Menyusun Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan.
614 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 617
Laporan Tahunan
2025
4. Memastikan sistem akuntansi Bank telah sesuai dengan standar akuntansi keuangan dan prinsip-prinsip pengendalian
intern, terutama dalam hal pengurusan, pencatatan, penyimpanan dan pengawasan keuangan.
5. Memastikan kecukupan proses dan sistem untuk mengidentifikasi, menilai dan mengendalikan risiko yang dihadapi Bank.
6. Melaksanakan rapat internal Direksi maupun bersama Group terkait.
7. Membuat struktur organisasi, tugas dan menetapkan tanggung jawab yang jelas termasuk pengangkatan manajemen.
8. Memastikan strategi Perseroan berjalan efektif.
Selain itu, keputusan-keputusan Direksi diputuskan melalui forum Komite yang dibentuk oleh Direksi serta Forum Rapat Direksi yang
secara detail dilaporkan pada Sub-Bab Rapat Direksi tahun 2025 pada Bab Corporate Governance dalam Laporan Tahunan ini.
Penilaian Kinerja Komite di Bawah Direksi dan Dasar Penilaiannya
Dalam mendukung efektivitas dan efisiensi pelaksanaan tugas dan tanggung jawab pengelolaan Bank, Direksi BRI dibantu
oleh sepuluh komite yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Direksi. Hingga 31 Desember 2025, BRI
memiliki 10 (sepuluh) komite di bawah Direksi adalah sebagai berikut:
No Komite Nomor Surat Keputusan
1. Asset and Liability Committee (ALCO) 5892-DIR/PPM/11/2025
2. Credit Policy Committee 5893-DIR/PPM/11/2025
3. Environmental, Social & Governance (ESG) Committee 5894-DIR/PPM/11/2025
4 Human Capital Committee 5895-DIR/PPM/11/2025
5. Information Technology Steering Committee 5896-DIR/PPM/11/2025
6. Procurement Committee 5897-DIR/PPM/11/2025
7. Product Committee 5898-DIR/PPM/11/2025
8. Risk Management Committee 5899-DIR/PPM/11/2025
9. Transformation Steering Committee 5904-DIR/PPM/11/2025
10. Tata Kelola Konglomerasi Keuangan 5905-DIR/PPM/11/2025
Prosedur penilaian Komite di bawah Direksi dilakukan setiap tahun melalui pelaporan-pelaporan yang diberikan Komite yang
disampaikan kepada Direksi. Penilaian tersebut dilaksanakan dengan kriteria hasil kinerja dalam bentuk kontribusi masing-
masing komite kepada Perseroan termasuk laporan dan rekomendasi yang diberikan kepada Direksi. Direksi menilai bahwa
pada tahun 2025 seluruh Komite telah melaksanakan tugasnya dengan optimal. Secara lengkap kinerja komite penunjang
Direksi dibahas pada Sub-Bab Komite di bawah Direksi.
Mekanisme Pengunduran Diri dan Pemberhentian Direksi
Pemberhentian Masa jabatan seorang anggota Direksi berakhir apabila:
1. Meninggal dunia
2. Masa jabatannya berakhir
3. Diberhentikan dalam RUPS, disebabkan alasan yang dinilai tepat oleh Rapat Umum Pemegang Saham demi kepentingan
dan tujuan Perseroan
4. Dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap atau ditaruh di bawah
pengampuan berdasarkan suatu keputusan pengadilan
5. Tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai anggota Direksi berdasarkan Anggaran Dasar BRI dan peraturan perundang-
undangan lainnya yang berlaku, termasuk rangkap jabatan yang dilarang, maupun pengunduran diri. Seorang anggota
Direksi berhak mengundurkan diri dari jabatannya dengan memberitahukan secara tertulis mengenai maksudnya tersebut
kepada BRI dan BRI wajib menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham untuk memutuskan permohonan pengunduran
diri anggota Direksi dalam jangka waktu paling lambat 60 (enam puluh) hari setelah diterimanya surat pengunduran diri.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 615
Page 618
Corporate
Governance
Dewan Komisaris 13. Memberikan pengawasan dan pemberian nasihat dalam
perumusan dan penerapan strategi Perseroan.
14. Dewan Komisaris dilarang ikut serta dalam pengambilan
Tugas dan Tanggung Jawab Dewan keputusan kegiatan operasional Perusahaan, kecuali:
Komisaris a. penyediaan dana kepada pihak terkait sebagaimana
diatur dalam ketentuan mengenai Batas Maksimum
Dewan Komisaris bertugas melakukan pengawasan terhadap Pemberian Kredit Bank; dan
kebijakan pengurusan, jalannya pengurusan pada umumnya b. hal-hal lain yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar
baik mengenai Perseroan maupun usaha Perseroan yang Perusahaan atau peraturan perundang-undangan
dilakukan oleh Direksi serta memberikan nasihat kepada yang berlaku. Pengambilan keputusan kegiatan
Direksi termasuk pengawasan terhadap pelaksanaan operasional Perusahaan oleh Dewan Komisaris
Rencana Jangka Panjang Perseroan, Rencana Kerja dan merupakan bagian dari tugas pengawasan oleh
Anggaran Perseroan serta ketentuan Anggaran Dasar dan Dewan Komisaris sehingga tidak meniadakan
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham, serta peraturan tanggung jawab Direksi atas pelaksanaan
perundang-undangan yang berlaku, untuk kepentingan kepengurusan Perusahaan.
Perseroan dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan. 15. Melakukan pengawasan terhadap tindak lanjut Direksi
atas temuan audit atau pemeriksaan dan rekomendasi
Dalam melaksanakan tugasnya, Dewan Komisaris wajib dari Satuan Kerja Audit Intern Bank, Auditor Ekstern, hasil
untuk: pengawasan Otoritas Jasa Keuangan, dan/atau hasil
1. Melaksanakan tugas, wewenang, dan tanggung jawab pengawasan otoritas lainnya.
dengan itikad baik dan dengan prinsip kehati-hatian. 16. Melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan paling
2. Memberikan nasihat, mengarahkan, memantau, dan lambat 5 (lima) hari kerja sejak ditemukan:
mengevaluasi pelaksanaan tata kelola, manajemen a. pelanggaran peraturan perundang-undangan di
risiko, dan kepatuhan secara terintegrasi serta kebijakan bidang keuangan, perbankan, dan yang terkait
strategis Bank, sesuai dengan ketentuan peraturan dengan kegiatan usaha Bank; dan/atau
perundang-undangan, anggaran dasar, dan/atau b. keadaan atau perkiraan keadaan yang dapat
keputusan RUPS. membahayakan kelangsungan usaha Perusahaan.
3. Memberikan pendapat dan persetujuan Rencana Kerja 17. Dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan tugas
dan Anggaran Tahunan Perseroan serta rencana kerja dan tanggung jawab, Dewan Komisaris wajib membentuk
lainnya yang disiapkan Direksi, sesuai dengan ketentuan. paling sedikit:
4. Mengikuti perkembangan kegiatan Perseroan, a. Komite Audit;
memberikan pendapat dan saran kepada RUPS b. Komite Nominasi dan Remunerasi;
mengenai setiap masalah yang dianggap penting bagi c. Komite Pemantau Manajemen Risiko; dan
kepengurusan Perseroan. d. Komite Tata Kelola Terintegrasi.
5. Melaporkan kepada Pemegang Saham Seri A Dwiwarna 18. Memastikan bahwa komite yang telah dibentuk Dewan
apabila terjadi gejala menurunnya kinerja Perseroan. Komisaris menjalankan tugas secara efektif.
6. Mengusulkan kepada RUPS penunjukan Akuntan Publik 19. Melakukan evaluasi terhadap kinerja komite yang
yang akan melakukan pemeriksaan atas buku Perseroan. membantu pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya
7. Meneliti dan menelaah laporan berkala dan laporan secara berkala.
tahunan yang disiapkan Direksi serta menandatangani 20. Dalam pelaksanaan pengawasan terkait fungsi
laporan tahunan. Manajemen Risiko Dewan Komisaris memiliki wewenang,
8. Memberikan penjelasan, pendapat dan saran kepada tugas, dan tanggung jawab:
RUPS mengenai Laporan Tahunan, apabila diminta. a. melakukan evaluasi dan persetujuan kebijakan serta
9. Membuat risalah rapat Dewan Komisaris dan menyimpan strategi Manajemen Risiko;
salinan. b. melakukan evaluasi pertanggung-jawaban Direksi
10. Melaporkan kepada Perseroan mengenai kepemilikan atas pelaksanaan kebijakan dan strategi Manajemen
sahamnya dan/atau keluarganya pada Perseroan Risiko sebagaimana dimaksud pada huruf a; dan
tersebut dan Perseroan lain. c. melaksanakan pengawasan dan pemberian nasihat
11. Memberikan laporan tentang tugas pengawasan yang terhadap pelaksanaan fungsi Manajemen Risiko
telah dilakukan selama tahun buku yang baru lampau sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
kepada RUPS. undangan, anggaran dasar, dan/atau keputusan
12. Memberikan penjelasan tentang segala hal yang RUPS/Menteri.
ditanyakan atau yang diminta pemegang saham Seri A 21. Dalam pelaksanaan pengawasan terkait fungsi Audit
Dwiwarna dengan memperhatikan peraturan perundang- Intern Dewan Komisaris memiliki wewenang, tugas, dan
undangan khususnya yang berlaku di bidang Pasar tanggung jawab:
Modal.
616 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 619
Laporan Tahunan
2025
a. memastikan bahwa Direksi BUMN dan Anak b. melaksanakan kebijakan nominasi:
Perusahaan BUMN memiliki Satuan Pengawas Intern i. memberikan rekomendasi mengenai sistem
(SPI) yang menjalankan fungsi Audit Intern; serta prosedur pemilihan dan/atau penggantian
b. memberikan persetujuan atas pengangkatan dan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris
pemberhentian kepala SPI yang diusulkan oleh kepada RUPS;
Direksi; ii. memberikan rekomendasi mengenai calon
c. memastikan SPI memiliki akses terhadap informasi anggota Direksi dan/atau calon anggota Dewan
dan/atau data mengenai BUMN yang perlu untuk Komisaris kepada RUPS; dan
melaksanakan tugasnya; iii. melakukan evaluasi dan penilaian atas kinerja
d. memberikan persetujuan atas piagam Audit Intern Direksi. Pengaturan lebih detail mengenai
(internal audit charter) yang diusulkan oleh Direksi wewenang, tugas, dan tanggung jawab fungsi
dengan memperhatikan usulan dari SPI; Nominasi dan Remunerasi diatur dalam Kebijakan
e. mengkaji efektivitas dan efisiensi Sistem Umum Human Capital dan Tata Tertib Komite
Pengendalian Intern berdasarkan informasi yang Nominasi dan Remunerasi.
diperoleh dari SPI paling sedikit sekali dalam 1 (satu) 24. Memiliki pedoman dan tata tertib kerja yang bersifat
tahun; mengikat bagi setiap anggota Dewan Komisaris paling
f. menunjuk pengendali mutu independen dari pihak sedikit wajib mencantumkan:
eksternal untuk melakukan kaji ulang terhadap a. tugas, tanggung jawab, dan wewenang Dewan
kinerja SPI (quality assurance review) paling sedikit Komisaris;
sekali dalam 3 (tiga) tahun; dan b. pengaturan kewenangan dan prosedur keputusan
g. melaksanakan pengawasan dan pemberian nasihat Dewan Komisaris;
terhadap pelaksanaan fungsi Audit Intern lainnya c. pengaturan etika kerja Dewan Komisaris;
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- d. pengaturan rapat Dewan Komisaris;
undangan anggaran dasar, dan/atau keputusan e. larangan terhadap Dewan Komisaris;
RUPS/Menteri. f. evaluasi kinerja Dewan Komisaris; dan
22. Dalam pelaksanaan pengawasan terkait fungsi Tata g. pola hubungan kerja Dewan Komisaris dan Direksi.
Kelola Terintegrasi, Dewan Komisaris memiliki wewenang, 25. Menyediakan waktu untuk melaksanakan tugas dan
tugas, dan tanggung jawab: tanggung jawab secara optimal sesuai dengan pedoman
a. melakukan evaluasi dan persetujuan kebijakan Tata dan tata tertib kerja.
Kelola Terintegrasi. 26. Menjaga segala data dan informasi terkait Bank yang
b. mengawasi penerapan Tata Kelola Terintegrasi disampaikan oleh Direksi, dan sesuai dengan ketentuan
pada Anak Perusahaan BUMN agar selaras dengan peraturan perundang-undangan.
kebijakan Manajemen Risiko BUMN Induk. 27. Melaksanakan kewajiban lainnya dalam rangka tugas
c. mengawasi pelaksanaan tugas dan tanggung jawab pengawasan dan pemberian nasihat, sepanjang tidak
Direksi BUMN Induk, serta memberikan arahan atau bertentangan dengan peraturan perundang-undangan
nasihat kepada Direksi BUMN Induk atas pelaksanaan dan/atau keputusan RUPS.
kebijakan Tata Kelola Terintegrasi.
d. mengevaluasi kebijakan Tata Kelola Terintegrasi dan Setiap anggota Dewan Komisaris bertanggung jawab secara
mengarahkan untuk penyempurnaan. tanggung renteng atas kerugian Perseroan yang disebabkan
e. mengawasi penerapan Tata Kelola Terintegrasi oleh kesalahan atau kelalaian anggota Dewan Komisaris
pada Anak Perusahaan BUMN agar selaras dengan dalam menjalankan tugasnya, kecuali anggota Dewan
kebijakan Tata Kelola Terintegrasi BUMN Induk dan Komisaris yang bersangkutan dapat membuktikan:
Anak Perusahaan BUMN. 1. Kerugian tersebut bukan karena kesalahan atau
f. melaksanakan pengawasan dan pemberian nasihat kelalaiannya;
terhadap pelaksanaan fungsi Tata Kelola Terintegrasi 2. Telah melakukan pengawasan dengan itikad baik, penuh
lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan tanggung jawab, dan kehati-hatian untuk kepentingan
perundang-undangan, anggaran dasar, dan/atau dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan;
keputusan RUPS/Menteri. 3. Tidak mempunyai benturan kepentingan baik langsung
23. Dalam pelaksanaan pengawasan terkait fungsi maupun tidak langsung atas tindakan pengawasan yang
Remunerasi dan Nominasi, Dewan Komisaris memiliki mengakibatkan kerugian; dan
wewenang, tugas, dan tanggung jawab: 4. Telah mengambil tindakan untuk mencegah timbul atau
a. melaksanakan kebijakan remunerasi sesuai dengan berlanjutnya kerugian tersebut.
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai
penerapan tata kelola dalam pemberian remunerasi
bagi bank umum.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 617
Page 620
Corporate
Governance
Tugas dan Tanggung Jawab Komisaris Utama 10. Melakukan tindakan pengurusan Perseroan dalam
keadaan tertentu untuk jangka waktu tertentu sesuai
Komisaris Utama memiliki tugas dan tanggung jawab untuk: dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan.
1. Memimpin pelaksanaan rapat Dewan Komisaris maupun 11. Menghadiri rapat Direksi dan memberikan pandangan-
Rapat Dewan Komisaris dengan Direksi. pandangan terhadap hal-hal yang dibicarakan.
2. Memimpin pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham 12. Menyetujui pengangkatan dan pemberhentian Sekretaris
(RUPS). Perusahaan dan/atau Kepala Satuan Pengawas lntern.
3. Mengkoordinasikan dan melakukan pemantauan atas 13. Memberikan persetujuan tertulis atas perbuatan Direksi
pelaksanaan program kerja Dewan Komisaris. sebagaimana diatur dalam Pasal 12 ayat 7 Anggaran
4. Mengkoordinasikan kegiatan Dewan Komisaris dalam Dasar Perseroan.
rangka pengawasan terhadap pelaksanaan tugas dan 14. Melaksanakan kewenangan pengawasan lainnya
tanggung jawab Direksi. sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan
perundang-undangan, Anggaran Dasar dan/atau
keputusan RUPS.
Hak dan Wewenang Dewan Komisaris 15. Uraian tugas, tata tertib dan hal-hal lain yang diperlukan
agar Sekretaris Dewan Komisaris dapat berfungsi,
Dewan Komisaris memiliki kewenangan untuk: ditetapkan dalam Pedoman tersendiri.
1. Memeriksa buku-buku, surat-surat, serta dokumen-
dokumen lainnya, memeriksa kas untuk keperluan
verifikasi dan lain-lain surat berharga, dan memeriksa Keputusan yang Perlu Mendapat
kekayaan Perseroan. Persetujuan Dewan Komisaris
2. Memasuki pekarangan, gedung, dan kantor yang
dipergunakan oleh Perseroan. Dalam Anggaran Dasar Perseroan mengatur keputusan
3. Meminta penjelasan dari Direksi dan/atau pejabat Direksi yang harus mendapat persetujuan Dewan Komisaris,
lainnya mengenai segala persoalan yang menyangkut yaitu:
pengelolaan Perseroan. 1. Melepaskan/memindahtangankan dan/atau
4. Mengetahui segala kebijakan dan tindakan yang telah mengagunkan aset Perseroan dengan kriteria dan
dan akan dijalankan oleh Direksi. nilai melebihi jumlah tertentu yang ditetapkan oleh
5. Meminta Direksi dan/atau pejabat lainnya di bawah Dewan Komisaris, kecuali aset Perseroan dalam rangka
Direksi dengan sepengetahuan Direksi untuk menghadiri pelaksanaan kegiatan usaha Perseroan sesuai dengan
rapat Dewan Komisaris. peraturan perundang-undangan yang berlaku, yang
6. Mengangkat dan memberhentikan seorang Sekretaris di antaranya adalah aset yang berupa kredit, surat
Dewan Komisaris, atas usul Pemegang Saham Seri A berharga, agunan yang diambil alih, barang bergerak,
Dwiwarna. dan aset lainnya yang diperoleh dalam rangka kegiatan
7. Membentuk Komite Audit dan komite-komite lain, jika usaha Perseroan, dengan memperhatikan ketentuan di
dianggap perlu dengan memperhatikan kemampuan bidang Pasar Modal dan sektor Perbankan.
Perseroan. 2. Menghapusbukukan aset tetap karena kondisi tertentu
8. Menggunakan tenaga ahli untuk hal tertentu dan dalam yang:
jangka waktu tertentu atas beban Perseroan, jika a. hilang;
dianggap perlu. b. musnah;
9. Memberhentikan sewaktu-waktu Anggota Direksi untuk c. rusak yang tidak dapat dipindahtangankan (total
sementara dengan menyebutkan alasannya apabila lost);
Anggota Direksi bertindak bertentangan dengan d. biaya pemindahtanganannya lebih besar daripada nilai
Anggaran Dasar Perseroan atau terdapat indikasi ekonomis yang diperoleh dari pemindahtanganan;
melakukan tindakan yang merugikan Perseroan atau e. dibongkar untuk dibangun kembali atau dibangun
melalaikan kewajibannya atau terdapat alasan yang menjadi aset tetap yang lain, yang anggarannya telah
mendesak bagi Perseroan. ditetapkan melalui pengesahan Rencana Kerja dan
Anggaran Perusahaan (RKAP);
618 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 621
Laporan Tahunan
2025
f. dibongkar untuk tidak dibangun kembali sehubungan 10. Melakukan tindakan-tindakan yang termasuk dalam
dengan adanya program lain yang telah direncanakan transaksi material sebagaimana ditetapkan oleh
RKAP; peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal
g. dibongkar untuk dibangun kembali sehubungan dengan nilai tertentu yang ditetapkan Dewan Komisaris,
dengan adanya program pemerintah; dan/atau kecuali tindakan tersebut termasuk dalam transaksi
h. berdasarkan peraturan perundang-undangan dan/ material yang dikecualikan oleh peraturan perundang-
atau putusan pengadilan yang berkekuatan hukum undangan di bidang Pasar Modal.
tetap, aset tetap tersebut tidak lagi dimiliki atau 11. Tindakan-tindakan yang belum ditetapkan dalam RKAP.
dikuasai oleh Perseroan.
3. Mengadakan kerja sama dengan badan usaha atau pihak
lain, dalam bentuk Kerja Sama Operasi (KSO), Kerja Masa Jabatan Dewan Komisaris
Sama Usaha (KSU), kerja sama lisensi, Bangun Guna
Serah (Build, Operate and Transfer/BOT), Bangun Serah Para anggota Dewan Komisaris diangkat untuk jangka waktu
Guna (Build, Transfer and Operate/BTO), Bangun Guna terhitung sejak tanggal ditutupnya RUPS atau tanggal yang
Milik (Build, Operate and Own/BOO) dan perjanjian- ditetapkan oleh RUPS yang mengangkatnya dan paling
perjanjian lain yang mempunyai sifat yang sama yang lama sampai dengan penutupan RUPS Tahunan yang ke-5
jangka waktunya ataupun nilainya melebihi dari yang (lima) setelah tanggal pengangkatannya, namun dengan
ditetapkan oleh Dewan Komisaris. tidak mengurangi hak dari RUPS untuk sewaktu-waktu dapat
4. Menetapkan dan mengubah logo Perseroan. memberhentikan para anggota Dewan Komisaris sebelum
5. Menetapkan struktur organisasi 1 (satu) tingkat di bawah masa jabatannya berakhir dengan memperhatikan ketentuan
Direksi. di bidang Pasar Modal dan Perbankan. Anggota Dewan
6. Melakukan penyertaan modal, melepaskan penyertaan Komisaris Perseroan yang berakhir masa jabatannya dapat
modal termasuk perubahan struktur permodalan diangkat kembali oleh RUPS dengan akumulasi masa jabatan
dengan nilai tertentu yang ditetapkan Dewan Komisaris paling lama sampai dengan penutupan RUPS Tahunan ke-10
pada perseroan lain, anak perusahaan dan perusahaan (sepuluh).
patungan yang tidak dalam rangka penyelamatan piutang
dengan memperhatikan ketentuan di bidang Pasar Modal
dan Perbankan. Kriteria Anggota Dewan Komisaris
7. Mendirikan anak perusahaan dan/atau perusahaan
patungan dengan nilai tertentu yang ditetapkan Dewan Kriteria anggota Dewan Komisaris BRI disusun berdasarkan
Komisaris dengan memperhatikan ketentuan di bidang POJK Nomor 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi
Pasar Modal dan Perbankan. dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik, POJK Nomor
8. Mengusulkan wakil Perseroan untuk menjadi calon 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank
Anggota Direksi dan Dewan Komisaris pada anak Umum, POJK Nomor 27/03.POJK/2016 tentang Penilaian
perusahaan yang memberikan kontribusi signifikan Kemampuan dan Kepatuhan Bagi Pihak Utama Lembaga
kepada Perseroan dan/atau bernilai strategis yang Jasa Keuangan serta ketentuan internal Dewan Komisaris
ditetapkan oleh Dewan Komisaris. BRI Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan
9. Melakukan penggabungan, peleburan, pengambilalihan, 07-KOM/BRI/07/2015 tentang Kebijakan Nominasi Anggota
pemisahan, dan pembubaran anak perusahaan dan Komisaris dan Direksi.
perusahaan patungan dengan nilai tertentu yang
ditetapkan Dewan Komisaris dengan memperhatikan
ketentuan di bidang Pasar Modal dan Perbankan.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 619
Page 622
Corporate
Governance
Yang dapat diangkat sebagai anggota Dewan Komisaris adalah orang perseorangan, yang memenuhi
Kualifikasi Umum
persyaratan pada saat diangkat dan selama menjabat sebagaimana peraturan berikut:
Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-3/MBU/03/2023
Untuk dapat diangkat sebagai anggota Dewan Komisaris BUMN atau anggota Dewan Komisaris Anak
Perusahaan, seseorang harus memenuhi syarat formal sebagai berikut:
a. orang perseorangan;
b. mampu melaksanakan perbuatan hukum;
c. tidak pernah dinyatakan pailit dalam waktu 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan;
d. tidak pernah menjadi anggota Direksi atau anggota Dewan Komisaris/Dewan Pengawas yang dinyatakan
bersalah menyebabkan suatu BUMN, Anak Perusahaan dan/atau badan usaha lainnya dinyatakan pailit
dalam waktu 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan; dan
e. tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana yang merugikan keuangan Negara, BUMN, Anak
Perusahaan, badan usaha lainnya dan/atau yang berkaitan dengan sektor keuangan dalam waktu 5
(lima) tahun sebelum pengangkatan.
POJK Nomor 17 Tahun 2023
Dewan Komisaris dilarang merangkap jabatan:
a. sebagai anggota direksi, anggota dewan komisaris, anggota dewan pengawas syariah, atau pejabat
eksekutif pada lembaga keuangan atau perusahaan keuangan baik bank maupun bukan bank;
b. sebagai anggota direksi, anggota dewan komisaris, anggota dewan pengawas syariah, atau pejabat
eksekutif pada lebih dari 1 (satu) lembaga atau perusahaan bukan keuangan, baik yang berkedudukan
di dalam maupun di luar negeri;
c. pada bidang tugas fungsional pada lembaga keuangan bank dan/atau lembaga keuangan bukan bank
yang berkedudukan di dalam maupun di luar negeri;
d. pada jabatan lain yang dapat menimbulkan benturan kepentingan dalam pelaksanaan tugas sebagai
anggota Dewan Komisaris; dan/atau
e. pada jabatan lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Calon Anggota Dewan Komisaris wajib memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan sebelum
Pemenuhan POJK Nomor
menjalankan tindakan, tugas dan fungsinya sebagai Anggota Dewan Komisaris. Dalam memperoleh
27/03.POJK/2016 tentang
persetujuan dimaksud, Anggota Dewan Komisaris wajib memenuhi persyaratan integritas, reputasi
Penilaian Kemampuan dan
keuangan, dan kompetensi dalam penilaian kemampuan dan kepatutan yang dilakukan oleh Otoritas Jasa
Kepatuhan Bagi Pihak Utama
Keuangan.
Lembaga Jasa Keuangan
Persyaratan integritas:
a. cakap melakukan perbuatan hukum;
b. memiliki akhlak dan moral yang baik, paling sedikit ditunjukkan dengan sikap mematuhi ketentuan yang
berlaku, termasuk tidak pernah dihukum karena terbukti melakukan tindak pidana dalam jangka waktu
tertentu sebelum dicalonkan;
c. memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan perundang-undangan dan mendukung kebijakan Otoritas
Jasa Keuangan;
d. memiliki komitmen terhadap pengembangan Lembaga Jasa Keuangan yang sehat;
e. tidak termasuk sebagai pihak yang dilarang untuk menjadi Pihak Utama;
Persyaratan reputasi keuangan:
a. tidak memiliki kredit dan/atau pembiayaan macet;
b. tidak pernah dinyatakan pailit dan/atau tidak pernah menjadi pemegang saham, Pengendali Perusahaan
Perasuransian yang bukan merupakan pemegang saham, anggota Direksi, atau anggota Dewan
Komisaris yang dinyatakan bersalah menyebabkan suatu perseroan dinyatakan pailit dalam waktu 5
(lima) tahun terakhir sebelum dicalonkan;
Persyaratan kelayakan keuangan:
a. memiliki reputasi keuangan yang baik;
b. memiliki kemampuan keuangan yang dapat mendukung perkembangan bisnis Lembaga Jasa Keuangan;
c. memiliki komitmen untuk melakukan upaya-upaya yang diperlukan apabila LJK menghadapi kesulitan
keuangan.
Anggota Dewan Komisaris wajib memiliki:
Pemenuhan SE OJK Nomor
1. Pengetahuan yang memadai di bidang perbankan dan relevan dengan jabatannya.
39/SEOJK.03/ 2016 tentang
2. Pengalaman dan keahlian di bidang perbankan dan/atau bidang keuangan.
Penilaian Kemampuan
3. Kemampuan untuk melakukan pengelolaan strategis dalam rangka pengembangan bank yang sehat.
dan Kepatutan bagi Calon
Pemegang Saham Pengendali,
Calon Anggota Direksi,
dan Calon Anggota Dewan
Komisaris Bank
620 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 623
Laporan Tahunan
2025
Pedoman dan Tata Tertib Dewan Komisaris
Dewan Komisaris memiliki Pedoman dan Tata Tertib Dewan Komisaris yang disahkan dalam Surat Keputusan Dewan Komisaris
BRI Nomor Keputusan 06-KOM/05/2024 tanggal 28 Mei 2024. Tata Tertib Dewan Komisaris merupakan acuan bagi Dewan
Komisaris dalam menjalankan tugasnya dan sebagai dasar pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Dewan Komisaris.
Adapun isi Pedoman dan Tata Tertib Dewan Komisaris yaitu:
Bahasan
Bab
Pendahuluan
Bab I 1.1 Landasan Hukum
1.2 Pengertian Umum
Nilai-nilai Perseroan, Struktur Organisasi, dan Kode Etik
Bab II 1.1 Nilai-nilai Perusahaan
1.2 Struktur Organisasi, Keanggotaan dan Kode Etik
Pedoman dan Tata Tertib Kerja
Bab III 1.1 Tujuan, Wewenang, Tugas dan Tanggung Jawab
1.2 Larangan
1.3 Pembagian Kerja
1.4 Waktu Kerja
1.5 Penilaian Sendiri
1.6 Tata Kelola Rapat dan Pengambilan Keputusan
1.7 Orientasi dan Pelatihan Dewan Komisaris
1.8 Laporan dan Korespondensi
Penutup
Bab IV
Pembidangan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris
Adapun pembidangan tugas pengawasan Dewan Komisaris sebagai berikut.
Tabel Pembidangan Tugas Dewan Komisaris Periode 1 Januari 2025 s.d 24 Maret 2025
Nama Jabatan Bidang Tugas
Kartika Wirjoatmodjo Komisaris Utama ▪ Komite Nominasi dan Remunerasi
▪ Komite Tata Kelola Terintegrasi
Rofikoh Rokhim Wakil Komisaris Utama/ ▪ Ketua Komite Audit
Komisaris Independen ▪ Komite Nominasi dan Remunerasi
▪ Komite Tata Kelola Terintegrasi
▪ Komite Pemantau Manajemen Risiko
Rabin Indrajad Hattari Komisaris ▪ Komite Nominasi dan Remunerasi
▪ Komite Pemantau Manajemen Risiko
Dwi Ria Latifa Komisaris Independen ▪ Komite Nominasi dan Remunerasi
▪ Komite Pemantau Manajemen Risiko
Heri Sunaryadi Komisaris Independen ▪ Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi
▪ Komite Tata Kelola Terintegrasi
▪ Komite Pemantau Manajemen Risiko
▪ Komite Audit
Paripurna Poerwoko Sugarda Komisaris Independen ▪ Ketua Komite Tata Kelola Terintegrasi
▪ Komite Nominasi dan Remunerasi
Agus Riswanto Komisaris Independen ▪ Komite Nominasi dan Remunerasi
▪ Komite Audit
Nurmaria Sarosa Komisaris Independen ▪ Ketua Komite Pemantau Manajemen Risiko
▪ Komite Nominasi dan Remunerasi
Awan Nurmawan Nuh Komisaris ▪ Komite Nominasi dan Remunerasi
▪ Komite Pemantau Manajemen Risiko
Haryo Baskoro Wicaksono Komisaris Independen ▪ Komite Nominasi dan Remunerasi
▪ Komite Tata Kelola Terintegrasi
▪ Komite Pemantau Manajemen Risiko
▪ Komite Audit
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 621
Page 624
Corporate
Governance
Tabel Pembidangan Tugas Dewan Komisaris Periode 24 Maret 2025 s.d 31 Desember 2025
Nama Jabatan Bidang Tugas
Kartika Wirjoatmodjo Komisaris Utama ▪ Komite Nominasi dan Remunerasi
▪ Komite Tata Kelola Terintegrasi
▪ Komite Pemantau Manajemen Risiko
Parman Nataatmadja Wakil Komisaris Utama/ ▪ Ketua Komite Pemantau Manajemen Risiko
Komisaris Independen ▪ Komite Nominasi dan Remunerasi
▪ Komite Audit
Awan Nurmawan Nuh Komisaris ▪ Komite Nominasi dan Remunerasi
▪ Komite Pemantau Manajemen Risiko
Helvi Yuni Moraza Komisaris ▪ Komite Nominasi dan Remunerasi
▪ Komite Pemantau Manajemen Risiko
Edi Susianto Komisaris Independen ▪ Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi
▪ Ketua Komite Audit
▪ Komite Tata Kelola Terintegrasi
Lukmanul Khakim Komisaris Independen ▪ Ketua Komite Tata Kelola Terintegrasi
▪ Komite Nominasi dan Remunerasi
Kebijakan Rangkap Jabatan Dewan f. Pada jabatan lain yang dapat menimbulkan benturan
Komisaris kepentingan dalam pelaksanaan tugas sebagai
anggota Dewan Komisaris;
Kebijakan rangkap jabatan anggota Dewan Komisaris g. Jabatan lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan
BRI mengacu pada ketentuan Peraturan Otoritas Jasa perundang-undangan.
Keuangan Nomor 17 Tahun 2023 tanggal 14 September 2. Tidak termasuk rangkap jabatan, apabila:
2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum dan a. Anggota Dewan Komisaris menjabat sebagai anggota
Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER- Direksi, anggota Dewan Komisaris atau pejabat
3/MBU/03/2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia eksekutif yang melaksanakan fungsi pengawasan
Badan Usaha Milik Negara, dengan rincian sebagai berikut: pada 1 (satu) perusahaan anak bukan bank yang
1. Anggota Dewan Komisaris dilarang merangkap jabatan: dikendalikan oleh Bank;
a. Sebagai anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, b. Komisaris Non Independen menjalankan tugas
anggota Dewan Pengawas Syariah, atau pejabat fungsional dari pemegang saham Bank yang
eksekutif pada lembaga keuangan atau perusahaan berbentuk badan hukum pada Bank dan/atau
keuangan baik bank maupun bukan bank; kelompok usaha Bank; dan/atau
b. Sebagai anggota Direksi, anggota Dewan c. Anggota Dewan Komisaris menduduki jabatan pada
Komisaris, anggota Dewan Pengawas Syariah, atau organisasi atau lembaga nirlaba.
pejabat eksekutif pada lebih dari 1 (satu) lembaga 3. Terhadap anggota Dewan Komisaris yang memiliki
atau perusahaan bukan keuangan, baik yang jabatan sebagaimana dimaksud pada nomor 2 wajib
berkedudukan di dalam maupun di luar negeri; membuat pernyataan untuk:
c. Sebagai anggota Dewan Komisaris/Dewan Pengawas a. Menjaga integritas.
BUMN, kecuali berdasarkan penugasan khusus dari b. Menghindari segala bentuk benturan kepentingan.
Menteri. c. Menghindari tindakan yang dapat merugikan Bank
d. Sebagai anggota Direksi pada BUMN, badan usaha dan/atau menyebabkan Bank melanggar prinsip
lainnya atau menduduki jabatan yang berdasarkan kehati-hatian selama menjabat sebagai anggota
peraturan perundang-undangan dilarang untuk Dewan Komisaris.
dirangkap dengan jabatan anggota Dewan Komisaris/ 4. Komisaris Independen dilarang merangkap jabatan
Dewan Pengawas BUMN, atau jabatan yang dapat sebagai pejabat publik.
menimbulkan benturan kepentingan dengan BUMN
yang bersangkutan,
e. Pada bidang tugas fungsional pada lembaga
keuangan bank dan/atau lembaga keuangan bukan
bank yang berkedudukan di dalam maupun di luar
negeri;
622 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 625
Laporan Tahunan
2025
Tabel Rangkap Jabatan Dewan Komisaris Periode 1 Januari 2025 s.d 24 Maret 2025
Jabatan pada Perusahaan / Nama Perusahaan /Instansi
Nama Jabatan
Instansi Lain Lain
Kartika Wirjoatmodjo Komisaris Utama Wakil Menteri BUMN Kementerian BUMN
Rofikoh Rokhim Wakil Komisaris Utama/Komisaris Dosen dan Peneliti Universitas Indonesia
Independen
Komite Penilai Perusahaan dan Bursa Efek Indonesia
Perdagangan
Rabin Indrajad Hattari Komisaris Sekretaris Kementerian BUMN Kementerian BUMN
Dwi Ria Latifa Komisaris Independen Pengacara Kantor Pengacara Ria Latifa &
Partner
Komisaris Utama PT Bersua Utama Indonesia
Heri Sunaryadi Komisaris Independen Komisaris Independen PT Tower Bersama
Infrastructure Tbk
Nurmaria Sarosa Komisaris Independen - -
Agus Riswanto Komisaris Independen - -
Paripurna Poerwoko Komisaris Independen Dosen Universitas Gadjah Mada
Sugarda
Komisaris Utama PT Kaltim Methanol Industri
Awan Nurmawan Nuh Komisaris Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan
Haryo Baskoro Komisaris Independen - -
Wicaksono
Tabel Rangkap Jabatan Dewan Komisaris Periode 24 Maret 2025 s.d 31 Desember 2025
Jabatan pada Perusahaan / Nama Perusahaan /Instansi
Nama Jabatan
Instansi Lain Lain
Kartika Wirjoatmodjo Komisaris Utama - -
Parman Nataatmadja Wakil Komisaris/Komisaris - -
Independen
Helvi Yuni Moraza Komisaris Wakil Menteri UMKM Kementerian UMKM
Awan Nurmawan Nuh Komisaris Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan
Edi Susianto Komisaris Independen - -
Lukmanul Khakim Komisaris Independen - -
Hubungan Afiliasi Dewan Komisaris
Informasi terkait Hubungan keuangan dan hubungan keluarga anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris dengan anggota
Direksi lain, anggota Dewan Komisaris lain, dan/atau pemegang saham pengendali Bank telah disajikan pada Bab Profil
Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
Pengelolaan Benturan Kepentingan Dewan Komisaris
Pengelolaan benturan kepentingan Dewan Komisaris diatur dalam Pedoman dan Tata Tertib Dewan Komisaris Perseroan
sebagai berikut:
1. Setiap Komisaris wajib menjaga informasi yang berdasarkan peraturan perundang-undangan wajib dirahasiakan termasuk
ketentuan insider trading dan informasi-informasi lain yang oleh Perseroan belum diungkapkan kepada publik.
2. Setiap Komisaris wajib untuk mengungkapkan:
a. Kepemilikan sahamnya pada Perseroan maupun pada perusahaan lain yang berkedudukan di dalam atau di luar negeri.
b. Hubungan keuangan dan hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris lain dan anggota Direksi dan berikut
keluarganya.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 623
Page 626
Corporate
Governance
c. Informasi-informasi lain yang menurut peraturan Pada tahun 2025 tidak terdapat aksi korporasi BRI yang
perundangan wajib diungkapkan kepada publik. mengandung benturan kepentingan yang dilakukan oleh
3. Dewan Komisaris dilarang terlibat dalam pengambilan Dewan Komisaris.
keputusan yang terkait dengan kegiatan operasional
perbankan dan/atau pengambilan keputusan yang dapat
menimbulkan benturan kepentingan. Komisaris Independen
4. Dewan Komisaris dalam menjalankan tugas, tanggung
jawab dan wewenangnya dilarang untuk memanfaatkan Dewan Komisaris telah memenuhi ketentuan Peraturan OJK
Perseroan untuk kepentingan pribadi, keluarga, Nomor 17 Tahun 2023 tanggal 14 September 2023 tentang
perusahaan lain atau pihak tertentu dengan cara yang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum yang mengatur
bertentangan dengan peraturan perundangan dan kode bahwa jumlah Komisaris Independen wajib paling kurang
etik Perseroan. 50% (lima puluh persen) dari jumlah seluruh anggota
Dewan Komisaris. Komposisi Komisaris Independen pada
Anggota Dewan Komisaris Perseroan yang memiliki benturan posisi tanggal 31 Desember 2025 berjumlah 3 (tiga) orang
kepentingan dalam transaksi dan/atau aksi korporasi dari 6 (enam) orang Komposisi anggota Dewan Komisaris
Perseroan wajib menyatakan benturan kepentingan dan (50%). Komposisi ini memastikan bahwa Perseroan
dirinya tidak dapat diikutsertakan dalam proses pengambilan mematuhi standar tata kelola perusahaan yang tinggi, serta
keputusan terkait transaksi dan/atau aksi korporasi tersebut. memberikan pengawasan yang transparan dan independen
Setiap transaksi yang mengandung benturan kepentingan terhadap kegiatan Perseroan.
wajib terlebih dahulu memperoleh persetujuan pemegang
saham independen sebelum transaksi tersebut dilaksanakan.
Kriteria Penentuan Komisaris Independen
Kriteria Komisaris Independen mengacu pada ketentuan Peraturan OJK No. 17 Tahun 2023 tanggal 14 September 2023 tentang
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum. Adapun kriteria Komisaris Independen adalah sebagai berikut:
Periode 1 Januari 2025 s.d 24 Maret 2025
Komisaris Independen
Kriteria Komisaris Independen
RR DRL HS NS AR PPS HBW
Bukan merupakan orang yang bekerja √ √ √ √ √ √ √
atau mempunyai wewenang dan tanggung
jawab untuk merencanakan, memimpin,
mengendalikan, atau mengawasi kegiatan
Emiten atau Perusahaan Publik tersebut dalam
waktu 6 (enam) bulan terakhir, kecuali untuk
pengangkatan kembali sebagai Komisaris
Independen Emiten atau Perusahaan Publik pada
periode berikutnya.
Tidak mempunyai saham baik langsung maupun √ √ √ √ √ √ √
tidak langsung pada Emiten atau Perusahaan
Publik tersebut.
Tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan √ √ √ √ √ √ √
Emiten atau Perusahaan Publik, anggota Dewan
Komisaris, anggota Direksi, atau pemegang
saham utama Emiten atau Perusahaan Publik
tersebut.
Tidak mempunyai hubungan usaha baik √ √ √ √ √ √ √
langsung maupun tidak langsung yang berkaitan
dengan kegiatan usaha Emiten atau Perusahaan
Publik tersebut.
RR Rofikoh Rokhim NS Nurmaria Sarosa PPS Paripurna Poerwoko Sugarda
DRL Dwi Ria Latifa AR Agus Riswanto HBW Haryo Baskoro Wicaksono
HS Heri Sunaryadi
624 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 627
Laporan Tahunan
2025
Periode 24 Maret 2025 s.d 31 Desember 2025
Komisaris Independen
Kriteria Komisaris Independen
PN ES LK
Bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai wewenang dan √ √ √
tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin, mengendalikan, atau
mengawasi kegiatan Emiten atau Perusahaan Publik tersebut dalam
waktu 6 (enam) bulan terakhir, kecuali untuk pengangkatan kembali
sebagai Komisaris Independen Emiten atau Perusahaan Publik pada
periode berikutnya.
Tidak mempunyai saham baik langsung maupun tidak langsung pada √ √ √
Emiten atau Perusahaan Publik tersebut.
Tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Emiten atau Perusahaan √ √ √
Publik, anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau pemegang
saham utama Emiten atau Perusahaan Publik tersebut.
Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung maupun tidak langsung √ √ √
yang berkaitan dengan kegiatan usaha Emiten atau Perusahaan Publik
tersebut.
PN Parman Nataatmadja ES Edi Susianto LK Lukmanul Khakim
Pernyataan Komisaris Independen
Rofikoh Rokhim Dwi Ria Latifa
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 625
Page 628
Tata Kelola
Perusahaan
Nurmaria Sarosa Haryo Baskoro Wicaksono
Heri Sunaryadi Paripurna Poerwoko Sugarda Agus Riswanto
Parman Nataatmadja Edi Susianto Lukmanul Khakim
626 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 629
Laporan Tahunan
2025
keputusan dengan segera, Dewan Komisaris dapat
Rapat Dewan Komisaris melakukan pemanggilan rapat dalam waktu kurang dari
1 (satu) hari atau sewaktu-waktu melalui media apa pun
Kebijakan Rapat yang mungkin dalam situasi tersebut.
Pelaksanaan Rapat Dewan Komisaris diatur dalam Pedoman 9. Pedoman pelaksanaan rapat ditetapkan sebagai berikut:
dan Tata Tertib Dewan Komisaris. Rapat Dewan Komisaris a. Panggilan rapat harus mencantumkan acara/agenda,
terdiri dari: tanggal, waktu, dan tempat rapat.
1. Rapat Dewan Komisaris yang terdiri dari Rapat Internal b. Rapat diadakan di tempat kedudukan Perseroan atau
Dewan Komisaris, dan Rapat Dewan Komisaris dengan di tempat lain di dalam wilayah Republik Indonesia
mengundang Direktur Bidang dan/atau Senior Executive atau di tempat kegiatan usaha Perseroan.
Vice President (SEVP) terkait. c. Agenda dan jadwal rapat merupakan tanggung
2. Rapat Dewan Komisaris dan Direksi yaitu Rapat Dewan jawab dari Sekretaris Dewan Komisaris dengan
Komisaris bersama Direksi dan/atau bersama SEVP mempertimbangkan masukan dari Dewan Komisaris.
terkait d. Sekretaris Dewan Komisaris bertanggung jawab
untuk membantu, mengatur dan mempersiapkan
Rapat Dewan Komisaris dan Direksi berlangsung secara rapat, menyiapkan, dan membagikan agenda rapat
berkesinambungan dan dapat diinisiasi dari Dewan Komisaris dan materi diskusi.
atau Direksi sehingga diperoleh kesatuan pandangan dan e. Dalam hal rapat Dewan Komisaris mengundang
keselarasan tindakan di antaranya Dewan Komisaris dalam Direksi/Direktur, Sekretaris Dewan Komisaris
melakukan pengawasan dan pemberian nasehat. dapat berkoordinasi dengan Unit Kerja Pengelola
Sekretariat Perseroan.
Mekanisme Penyelenggaraan Rapat f. Materi rapat Dewan Komisaris yang mengundang
1. Rapat Dewan Komisaris wajib diadakan secara berkala Direksi/Direktur, harus diberikan kepada Dewan
paling kurang satu kali dalam satu bulan. Komisaris paling lambat tiga hari kerja sebelum rapat
2. Rapat bersama Direksi wajib diadakan secara berkala berlangsung, sehingga Dewan Komisaris memiliki
paling kurang satu kali dalam empat bulan. kesempatan untuk menelaah informasi dan/atau
3. Rapat dapat diadakan sewaktu-waktu atas permintaan untuk meminta informasi tambahan sebelum rapat.
satu atau beberapa Anggota Dewan Komisaris atau atas 10. Rapat adalah sah dan berhak mengambil keputusan yang
permintaan Direksi, dengan menyebutkan hal-hal yang mengikat apabila dihadiri atau diwakili oleh lebih dari
akan dibicarakan. satu per dua jumlah anggota Dewan Komisaris.
4. Panggilan rapat harus dilakukan oleh Komisaris Utama. 11. Materi rapat Dewan Komisaris didistribusikan kepada
Bila Komisaris Utama berhalangan atau tidak ada, hal seluruh peserta rapat paling lambat 5 (lima) hari
mana tidak perlu dibuktikan kepada pihak ketiga maka kerja sebelum rapat diselenggarakan, kecuali rapat
panggilan rapat Dewan Komisaris dilakukan oleh Wakil diselenggarakan di luar jadwal, bahan rapat dapat
Komisaris Utama dan bila Wakil Komisaris Utama tidak disampaikan sebelum rapat diselenggarakan.
ada atau tidak hadir atau berhalangan, hal mana tidak
perlu dibuktikan kepada pihak ketiga, maka panggilan Pengambilan Keputusan
rapat dapat dilakukan oleh seorang anggota Dewan 1. Keputusan Rapat Dewan Komisaris harus diambil
Komisaris. berdasarkan musyawarah untuk mufakat. Jika keputusan
5. Panggilan Rapat oleh Dewan Komisaris dengan Direksi berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak tercapai,
harus dilakukan secara tertulis dan disampaikan atau maka keputusan harus diambil dengan pemungutan
diserahkan langsung kepada setiap anggota Dewan suara berdasarkan suara setuju lebih dari satu per dua
Komisaris dengan tanda terima yang memadai, atau bagian dari jumlah suara yang sah yang dikeluarkan
surat elektronik (e-mail) paling lambat lima hari sebelum dalam rapat yang bersangkutan.
rapat diadakan, dengan tidak memperhitungkan tanggal 2. Pimpinan rapat harus mengemukakan kesimpulan dan
panggilan dan tanggal rapat, atau dalam waktu yang keputusan pada setiap akhir rapat.
lebih singkat jika dalam keadaan mendesak. 3. Segala keputusan rapat bersifat mengikat bagi seluruh
6. Panggilan Rapat Dewan Komisaris dilakukan secara Anggota Dewan Komisaris.
tertulis dan disampaikan secara fisik atau melalui media 4. Setiap rekomendasi yang diusulkan oleh Komite dan
elektronik. memerlukan persetujuan Dewan Komisaris dapat
7. Panggilan rapat seperti tersebut di atas tidak diperlukan dilakukan melalui mekanisme rapat dan/atau persetujuan
untuk rapat-rapat yang telah dijadwalkan berdasarkan tertulis Dewan Komisaris (sirkuler).
keputusan rapat yang diadakan sebelumnya. 5. Seorang anggota Dewan Komisaris dapat diwakili dalam
8. Dalam situasi khusus, yang sifatnya luar biasa rapat hanya oleh anggota Dewan Komisaris lainnya
(extraordinary situation) terkait usulan Direksi yang berdasarkan kuasa tertulis yang diberikan khusus untuk
bersifat mendadak dan membutuhkan pengambilan keperluan itu dan seorang anggota Dewan Komisaris
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 627
Page 630
Corporate
Governance
hanya dapat mewakili seorang anggota Dewan Komisaris untuk ikut dalam pengambilan suara mengenai hal-
lainnya. Dalam kuasa sebagaimana dimaksud, anggota hal yang berhubungan dengan transaksi atau kontrak
Dewan Komisaris yang berhalangan untuk menghadiri tersebut.
suatu Rapat Dewan Komisaris dapat mengajukan e. Tamu undangan tidak memiliki suara dalam
pendapatnya mengenai apakah ia mendukung atau tidak pengambilan keputusan.
mendukung terhadap hal-hal yang akan dibicarakan dan 2. Dewan Komisaris dapat juga mengambil keputusan
pendapat ini akan dianggap sah dalam Rapat Dewan yang sah tanpa mengadakan Rapat Dewan Komisaris
Komisaris. dengan ketentuan semua anggota Dewan Komisaris
6. Dalam hal Anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi telah diberitahu secara tertulis dan semua anggota
tidak dapat menghadiri rapat secara fisik, maka Anggota Dewan Komisaris memberikan persetujuan mengenai
Dewan Komisaris dan/atau Direksi dapat menghadiri usul yang diajukan secara tertulis serta menandatangani
rapat dengan melalui media telekonferensi, video persetujuan tersebut. Keputusan yang diambil dengan
konferensi, atau sarana media elektronik lainnya sesuai cara demikian mempunyai kekuatan yang sama dengan
dengan ketentuan yang berlaku. keputusan yang diambil dengan sah dalam Rapat Dewan
Komisaris.
Hak Suara 3. Pengambilan keputusan terkait dengan pemberian
1. Hak suara dalam rapat diatur sebagai berikut: persetujuan terhadap usulan Direksi wajib dilakukan
a. Setiap Anggota Dewan Komisaris berhak dalam waktu selambat-lambatnya 15 (lima belas) hari
mengeluarkan satu suara dan tambahan satu suara kerja sejak usulan final disampaikan atau menjadi
untuk Anggota Dewan Komisaris yang diwakilinya agenda Rapat Dewan Komisaris dan/atau Rapat Dewan
dengan sah dalam rapat tersebut. Komisaris Direksi atau secara tertulis untuk keputusan
b. Suara blanko (abstain) dianggap menyetujui usul sirkuler.
yang diajukan dalam rapat. Suara yang tidak 4. Semua Rapat Dewan Komisaris dipimpin oleh Komisaris
sah dianggap tidak ada dan tidak dihitung dalam Utama, dan dalam hal Komisaris Utama tidak hadir atau
menentukan jumlah suara yang dikeluarkan dalam berhalangan, hal mana tidak perlu dibuktikan kepada
rapat. pihak ketiga, Rapat Dewan Komisaris dipimpin oleh Wakil
c. Pemungutan suara mengenai diri orang dilakukan Komisaris Utama. Dalam hal Wakil Komisaris Utama tidak
dengan surat suara tertutup tanpa tanda tangan, ada atau tidak hadir atau berhalangan karena sebab apa
sedangkan pemungutan suara mengenai hal-hal pun, hal mana tidak perlu dibuktikan kepada pihak ketiga,
lain dilakukan secara lisan, kecuali pimpinan rapat maka rapat Dewan Komisaris dipimpin oleh seorang
menentukan lain tanpa ada keberatan berdasarkan anggota Dewan Komisaris yang hadir dan dipilih dalam
suara yang terbanyak dari yang hadir. rapat tersebut.
d. Setiap Anggota Dewan Komisaris yang secara 5. Dalam setiap rapat harus dibuat risalah rapat yang berisi
pribadi dengan cara apa pun, baik secara langsung hal-hal yang dibicarakan dan hal-hal yang diputuskan.
maupun secara tidak langsung, mempunyai Risalah rapat merupakan bukti yang sah untuk para
kepentingan dalam suatu transaksi, kontrak atau Anggota Dewan Komisaris dan untuk pihak ketiga
kontrak yang diusulkan dalam mana Perseroan mengenai keputusan yang diambil dalam rapat yang
menjadi salah satu pihaknya, harus dinyatakan sifat bersangkutan.
kepentingannya dalam suatu rapat dan tidak berhak
Rapat Dewan Komisaris
Rencana Rapat Tahun 2025
Rencana Rapat Dewan Komisaris dan Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi Tahun 2025:
No Materi Pokok/Agenda Bahasan
1 Realisasi dan Evaluasi Berkala atas Kinerja Perusahaan termasuk laporan keuangan konsolidasian 2024 (Audited)
2 Usulah Rencana Bisnis Bank (RBB) dan RKAP Perusahaan tahun berikutnya beserta revisinya
3 Usulan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan BRI
4 Rapat Dewan Komisaris
628 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 631
Laporan Tahunan
2025
No Materi Pokok/Agenda Bahasan
5 Evaluasi dan/atau penunjukan Kantor Akuntan Publik (KAP).
6 Persiapan Pelaksanaan RUPS Tahunan 2025
7 Nominasi Pengurus Perseroan dan Perusahaan Anak PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
8 Remunerasi Pengurus Perseroan
9 Usulan Key Performance Indikator (KPI) Direksi secara Kolegial
10 Reviu strategi pengelolaan sumber daya manusia
11 Perubahan Struktur Organisasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
12 Laporan persetujuan kredit oleh Direksi kepada Dewan Komisaris
13 Pembahasan Profil Risiko Induk dan Profil Risiko Terintegrasi.
14 Pemantauan Tingkat Kesehatan Bank Semesteran
15 Pemantauan pelaksanaan fungsi kepatuhan Semesteran
16 Laporan Penerapan Kebijakan APU PPT PPPSPM Semesteran
17 Laporan Penerapan Strategi Anti Fraud
18 Laporan Pokok-Pokok Hasil Audit di BRI dan Perusahaan Anak dan Laporan Triwulanan
19 Reviu Penerapan Tata Kelola Terintegrasi dalam Konglomerasi Keuangan
20 Evaluasi Organ Pendukung Dewan Komisaris PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
21 Rapat kerja Dewan Komisaris
Rencana Rapat Tahun 2026
Rencana Rapat Dewan Komisaris dan Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi Tahun 2026:
No Materi Pokok/Agenda Bahasan
1 Realisasi dan Evaluasi Berkala atas Kinerja Perusahaan termasuk laporan keuangan konsolidasian 2025 (Audited)
2 Usulah Rencana Bisnis Bank (RBB) dan RKAP Perusahaan tahun berikutnya beserta revisinya
3 Usulan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan BRI
4 Update Strategi Bisnis setiap segmen kredit di Perusahaan
5 Nominasi Pengurus Perseroan dan Perusahaan Anak PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
6 Remunerasi Pengurus Perseroan
7 Usulan Key Performance Indikator (KPI) Direksi secara Kolegial
8 Reviu strategi pengelolaan sumber daya manusia
9 Pemantauan pelaksanaan implementasi Brivolution Reignite
10 Laporan persetujuan kredit oleh Direksi kepada Dewan Komisaris
11 Pembahasan Profil Risiko Induk dan Profil Risiko Terintegrasi.
12 Pemantauan Tingkat Kesehatan Bank Semesteran
13 Pemantauan pelaksanaan fungsi kepatuhan Semesteran
14 Laporan Penerapan Kebijakan APU PPT PPPSPM Semesteran
15 Laporan Penerapan Strategi Anti Fraud
16 Laporan Pokok-Pokok Hasil Audit di BRI dan Perusahaan Anak dan Laporan Triwulanan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 629
Page 632
Corporate
Governance
No Materi Pokok/Agenda Bahasan
17 Reviu Kinerja Entitas Terkendali dan Perusahaan Anak sebagai bagian dari pengawasan BRI Group
18 Reviu Penerapan Tata Kelola Terintegrasi dalam Konglomerasi Keuangan
19 Rapat Dewan Komisaris
20 Evaluasi Organ Pendukung Dewan Komisaris PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
21 Persiapan Pelaksanaan RUPS Tahunan 2026
22 Rapat kerja Dewan Komisaris
23 Perubahan Struktur Organisasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
24 Evaluasi dan/atau penunjukan Kantor Akuntan Publik (KAP).
25 Pengawasan implementasi ICoFR
Realisasi Rapat Dewan Komisaris
REALISASI RAPAT DEWAN KOMISARIS
Rapat Dewan Komisaris Periode 1 Januari 2025 s.d 24 Maret 2025
Hari & Komisaris Total
No Agenda KW ANN RR RIH DRL HS NS PPS AR HBW Kuorum Direksi SEVP
Tanggal yang Hadir Komisaris
1 Selasa, 7 Pembahasan Usulan 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10 10 100% Viviana
Januari Persetujuan KPI Dyah Ayu
2025 Kolegial Direksi R.K (Dir.
Tahun 2025 Keu)
2 Selasa, 7 Persetujuan 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 9 10 90% Yulianto
Januari Perencanaan Audit Setiawan
2025 tahunan (PAT) Tahun (SKAI)
2025
3 Selasa, 7 Update Progress 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 9 10 90% A Solichin
Januari implementasi ICoFR Lutfianto
2025 (Dir.Kep);
Agus
Sudiarto (Dir
MR); Viviana
Dyah Ayu
R.K (Dir.
Keu))
4 Selasa, Konsultasi Kredit 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10 10 100% Agus
14 Sudiarto (Dir
Januari MR); Amam
2025 Sukriyanto
(Dir Bisnis
Kecil &
Menengah)
5 Selasa, Strategi Pengelolaan 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10 10 100% - -
21 Berita/Sentimen
Januari Negatif Yang
2025 Bersumber Eksternal
& Internal
6 Selasa, Profil Risiko Triwulan 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10 10 100% A Solichin
21 IV/2024 dan Tingkat Lutfianto
Januari Kesehatan Bank (Dir.Kep);
2025 Semester II/2024 Agus
Sudiarto (Dir
MR);
7 Kamis, Laporan Pelaksanaan 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 9 10 90% Yulianto
30 dan Pokok-Pokok Setiawan
Januari Hasil Audit Laptri Q4 (SKAI)
2025 2024
630 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 633
Laporan Tahunan
2025
Hari & Komisaris Total
No Agenda KW ANN RR RIH DRL HS NS PPS AR HBW Kuorum Direksi SEVP
Tanggal yang Hadir Komisaris
8 Selasa, 4 1. Persiapan 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 9 10 90% - -
Februari pelaksanaan RUPS
2025 Tahunan 2024;
2. Penunjukkan
pimpinan RUPS
Tahun 2024.
9 Selasa, 4 Evaluasi Kinerja 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 9 10 90% Sunarso
Februari Direksi tahun 2024 (Direktur
2025 Utama)
10 Selasa, 11 Penerapan Strategi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10 10 100% A Solichin Yulianto
Februari Anti Fraud Semester Lutfianto (Dir. Setiawan
2025 II Tahun 2024 Kep); Agus (SKAI)
Sudiarto (Dir
MR);
11 Selasa, 11 Laporan Kepatuhan 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10 10 100% A Solichin
Februari Semester 2 Tahun Lutfianto (Dir.
2025 2024 Kep)
12 Selasa, 11 Penerapan Kebijakan 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10 10 100% A Solichin
Februari APU PPT BRI Semester Lutfianto
2025 2 Tahun 2024 (Dir.Kep);
13 Senin, 17 Persetujuan Revisi 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 9 10 90% Agus
Februari Pengkinian Recovery Sudiarto (Dir
2025 Plan BRI Tahun 2024 MR);
- 2025
14 Selasa, 25 Penunjukan pimpinan - 1 1 - - 1 1 1 1 1 7 7 100% - -
Februari RUPS Tahun 2025
2025
15 Selasa, Update Kondisi - 1 1 - - 1 1 1 1 1 7 7 100% Sunarso -
4 Maret Bisnis Semester (Direktur
2025 II/2024, Rencana Utama);
Strategi Kedepan Supari (Dir
dan Pelaksanaan Bisnis Mikro);
Tata Kelola PT Viviana Dyah
Permodalan Nasional Ayu R.K (Dir.
Madani (PNM) Keu)
16 Selasa, Hasil Penelaahan - 1 1 - - 1 1 1 1 1 7 7 100% Agus Yulianto
4 Maret Micro Manpower Winardono Setiawan
2025 Planning (Dir HC); (SKAI)
17 Selasa, Hasil audit investigasi - 1 1 - - 1 1 1 1 1 7 7 100% Yulianto
4 Maret SKAI atas fraud di Setiawan
2025 group TRB kantor (SKAI)
pusat BRI
18 Selasa, Tata kelola & sistem - 1 1 - - 1 1 1 1 1 7 7 100% Arga Yulianto
11 Maret keamanan TI pada Mahana (Dir Setiawan
2025 aplikasi BRI IT); (SKAI)
19 Selasa, Update Kondisi - 1 1 - - 1 1 1 1 1 7 7 100% Sunarso
11 Maret Bisnis Semester (Direktur
2025 II/2024, Rencana Utama);
Strategi Tahun Supari
2025, dan Evaluasi (Dir Bisnis
Pelaksanaan Tata Mikro);
Kelola PT Pegadaian Viviana Dyah
(Pegadaian) Ayu R.K (Dir.
Keu)
20 Selasa, Update Kondisi Bisnis - 1 1 - - 1 1 1 1 1 7 7 100% Sunarso
18 Maret Semester II/2024, (Direktur
2025 Rencana Strategi Utama);
Tahun 2025, dan Viviana
Evaluasi Pelaksanaan Dyah Ayu
Tata Kelola PT BRI R.K (Dir.
Ventura Investama Keu)
(BRI Ventures)
Keterangan :
0 : Tidak hadir 1 : Hadir
KW Kartika Wirjoatmodjo RIH Rabin Indrajad Hattari NS Nurmaria Sarosa AR Agus Riswanto
ANN Awan Nurmawan Nuh DRL Dwi Ria Latifa PPS Paripurna Poerwoko Sugarda HBW Haryo Baskoro Wicaksono
RR Rofikoh Rokhim HS Heri Sunaryadi
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 631
Page 634
Corporate
Governance
Rapat Dewan Komisaris Periode 24 Maret 2025 s.d 31 Desember 2025
Hari & Komisaris Total
No Agenda KW ANN PN ED HYM LK Kuorum Direksi SEVP
Tanggal yang Hadir Komisaris
21 Rabu, 9 Rapat Dewan Komisaris 1 1 - - - - 2 2 100% - -
April 2025
22 Selasa, 15 a. Update kondisi bisnis 1 1 - - - - 2 2 100% Viviana Dyah -
April 2025 semester II/2024, Ayu R.K (Dir.
rencana strategis Keu)
tahun 2025, dan
evaluasi pelaksanaan
tata Kelola PT BRI Life;
b. Pembahasan
evaluasi pelaksanaan
pengawasan dewan
komisaris.
23 Selasa, 15 a. Update Kondisi 1 1 - - - - 2 2 100% Alexander -
April 2025 Bisnis Semester Dippo Paris
II/2024, Rencana Y. S (Dir
Strategi Kedepan Commercial),
dan Pelaksanaan
Tata Kelola PT
BRI Multifinance
Indonesia;
b. Pembahasan
Evaluasi Pelaksanaan
Pengawasan Dewan
Komisaris PT BRI
Multifinance Indonesia
24 Selasa, 22 Evaluasi Kinerja PT Bank 1 1 - - - - 2 2 100% Hery Gunardi
April 2025 Raya Indonesia, Tata (Direktur
Kelola dan Pelaksanaan Utama); Agus
Pengawasan Dewan Noorsant
Komisaris PT Bank Raya (Wakil Direktur
Indonesia Tbk Semester Utama);
II/2024 Akhmad
Purwakajaya
(Dir Micro)
25 Selasa, 29 Profil Risiko Triwulan I 1 1 - - - - 2 2 100% Hery Gunardi
April 2025 Tahun 2025 (Direktur
Utama); Agus
Noorsant
(Wakil Direktur
Utama); A
Solichin (Dir Hc
& Compliance);
Viviana (Dir
Keu); Akhmad
Purwaka
(Dir Micro);
A Dippo (Dir
Commercial);
Farida (Dir
Treasury);
Riko (Dir Corp
Banking);
Aquarius (Dir
Network);
Nancy (Dir
Consumer);
Hakim
(Dir Ops);
Mucharom (Dir
Mr); Saladin
(Dir IT)
26 Selasa, 6 a. Update kondisi bisnis 1 1 - - - - 2 2 100% Viviana Dyah
Mei 2025 semester II/2024, Ayu R.K (Dir.
rencana strategi tahun Keu)
2025, dan evaluasi
pelaksanaan tata
Kelola PT BRI Asuransi
Indonesia (BRINS);
b. Pembahasan
evaluasi pelaksanaan
pengawasan dewan
komisaris
632 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 635
Laporan Tahunan
2025
Hari & Komisaris Total
No Agenda KW ANN PN ED HYM LK Kuorum Direksi SEVP
Tanggal yang Hadir Komisaris
27 Selasa, 6 Laporan Pelaksanaan 1 1 - - - - 2 2 100% Yulianto
Mei 2025 dan Pokok-pokok Hasil Setiawan
Audit Triwulan I Tahun (SKAI)
2025
28 Selasa, 20 Evaluasi Kinerja, Tata 1 1 - - - - 2 2 100% Farida (Dir
Mei 2025 Kelola dan Pelaksanaan Treasury),
Pengawasan Dewan Viviana (Dir
Komisaris PT BRI Keu)
Danareksa Sekuritas
(BRIDS) Semester
II/2024 dan Triwulan
I/2025
29 Selasa, 20 a. Update kondisi bisnis 1 1 - - - - 2 2 100% Nancy (Dir
Mei 2025 semester II/2024, Consumer)
rencana strategi
tahun 2025, dan
evaluasi pelaksanaan
tata Kelola PT BRI
Manajemen Investasi
(BRI-MI);
b. Pembahasan
evaluasi pelaksanaan
pengawasan dewan
komisaris
30 Selasa, 27 Permohonan Persetujuan 1 1 - - - - 2 2 100% A Solichin
Mei 2025 Perubahan Kebijakan (Dir Hc &
Anti Pencucian Uang Compliance)
(APU), Pencegahan
Pendanaan Terorisme
(PPT) dan Pencegahan
Pendanaan Proliferasi
Senjata Pemusnah
Massal (PPPSPM).
31 Kamis, 5 Konsultasi Kredit 1 1 - - - - 2 2 100% Riko (Dir Corp Ety Yuniarti
Juni 2025 Banking) (Retail Risk)
32 Selasa, 17 Reviu pengelolaan risiko 1 1 - - - - 2 2 100% Viviana (Dir Ety Yuniarti
Juni 2025 likuiditas dan struktur Keu), Farida (Retail Risk)
treasury balance sheet (Dir Treasury),
Mucharom (Dir
Mr),
33 Selasa, 1 Konsultasi Kredit 1 1 - - - - 2 2 100% Riko (Dir Corp
Juli 2025 Banking),
Mucharom (Dir
Mr)
34 Selasa, 15 Update Kinerja Kantor 1 1 - - - - 2 2 100% Farida (Dir
Juli 2025 Cabang Luar Negeri BRI Treasury),
Mucharom (Dir
Mr),
35 Selasa, 22 Profil Risiko Triwulan 1 1 - - - - 2 2 100% Mucharom (Dir Yulianto (SKAI),
Juli 2025 II Tahun 2025, Tingkat Mr) Ety Yuniarti
Kesehatan Bank (Retail Risk)
Semester I Tahun 2025,
dan Strategi Anti Fraud
Semester I Tahun 2025
36 Selasa, 22 Penerapan kebijakan 1 1 - - - - 2 2 100% Solichin (Dir Hc
Juli 2025 anti pencucian uang, & Compliance)
pencegahan pendanaan
terorisme, dan
pencegahan pendanaan
proliferasi senjata
pemusnah massal (APU,
PPT, dan PPPSPM)
semester I 2025
37 Selasa, 22 Persetujuan Risk 1 1 - - - - 2 2 100% Mucharom (Dir Yulianto (SKAI),
Juli 2025 Appetite Statement BRI Mr) Ety Yuniarti
Tahun 2025 Revisi (Retail Risk)
38 Selasa, 22 Pelaksanaan Fungsi 1 1 - - - - 2 2 100% Yulianto (SKAI),
Juli 2025 Kepatuhan Semester 1
Tahun 2025
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 633
Page 636
Corporate
Governance
Hari & Komisaris Total
No Agenda KW ANN PN ED HYM LK Kuorum Direksi SEVP
Tanggal yang Hadir Komisaris
39 Selasa, 29 Laporan Pelaksanaan 1 1 - - - - 2 2 100% Yulianto (SKAI),
Juli 2025 dan Pokok-pokok Hasil
Audit Semester I Tahun
2025 dan Triwulan II
Tahun 2025
40 Selasa, 5 Persetujuan Addendum 1 1 - - - - 2 2 100% Yulianto (SKAI),
Agustus Perencanaan Audit
2025 Tahunan 2025
41 Selasa, 5 Update Kinerja PMO: 1 1 - - - - 2 2 100% Viviana (Dir
Agustus BRIvolution Reignite Keu),
2025
42 Selasa, 19 Konsultasi Kredit 1 1 - - - - 2 2 100% Riko (Dir Corp
Agustus Banking),
2025 Mucharom (Dir
Mr)
43 Selasa, 19 Persetujuan Penyesuaian 1 1 - - - - 2 2 100% Yulianto (SKAI),
Agustus Addendum Perencanaan
2025 Audit Tahunan (PAT)
2025
44 Selasa, 26 a. Update Kondisi Bisnis 1 1 - - - - 2 2 100% Viviana (Dir
Agustus Semester I/2025, Keu), Akhmad
2025 Rencana Strategis Purwaka (Dir
Tahun 2025, dan Micro)
Evaluasi Pelaksanaan
Tata Kelola PT
Permodalan Nasional
Madani (PNM);
b. Pembahasan
Evaluasi Pelaksanaan
Pengawasan Dewan
Komisaris
45 Selasa, 02 Usulan Persetujuan KPI 1 1 - - - - 2 2 100% Viviana (Dir
September Kolegial dan Individual Keu)
2025 BRI Tahun 2025
46 Selasa, 02 a. Update Kondisi Bisnis 1 1 - - - - 2 2 100% Viviana (Dir
September Semester I/2025, Keu), Akhmad
2025 Rencana Strategis Purwaka (Dir
Tahun 2025, dan Micro)
Evaluasi Pelaksanaan
Tata Kelola
PT Pegadaian;
b. Pembahasan
Evaluasi Pelaksanaan
Pengawasan Dewan
Komisaris.
47 Selasa, 09 a. Update Kondisi 1 1 - - - - 2 2 100% Viviana (Dir
September Bisnis Semester Keu), Hakim
2025 I/2025, Rencana (Dir Ops)
Strategi Kedepan dan
Pelaksanaan Tata
Kelola PT Asuransi BRI
Indonesia (BRINS);
b. Pembahasan
Evaluasi Pelaksanaan
Pengawasan Dewan
Komisaris PT Asuransi
BRI Indonesia (BRINS)
48 Selasa, 09 a. Update Kondisi Bisnis 1 1 - - - - 2 2 100% Viviana (Dir
September Semester I/2025, Keu), Nancy
2025 Rencana Strategis (Dir Consumer)
Tahun 2025, dan
Evaluasi Pelaksanaan
Tata Kelola PT BRI
Life;
b. Pembahasan
Evaluasi Pelaksanaan
Pengawasan Dewan
Komisaris.
49 Selasa, 09 Update Strategi 1 1 - - - - 2 2 100% Aquarius (Dir
September Funding Transactions & Network)
2025 Distribution
634 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 637
Laporan Tahunan
2025
Hari & Komisaris Total
No Agenda KW ANN PN ED HYM LK Kuorum Direksi SEVP
Tanggal yang Hadir Komisaris
50 Selasa, 23 Strategi Penyaluran 1 1 1 - - - 3 3 100% Viviana (Dir
September Penempatan Uang Keu), Farida
2025 Negara Pada BRI (Dir Treasury),
Riko (Dir Corp
Banking),
Mucharom (Dir
Mr)
51 Selasa, 30 a. Update Kondisi 1 1 1 - - - 3 3 100% Nancy (Dir
September Bisnis Semester Consumer)
2025 I/2025, Rencana
Strategi Kedepan
dan Pelaksanaan
Tata Kelola PT BRI
Manajemen Investasi
(BRIMI);
b. Pembahasan
Evaluasi Pelaksanaan
Pengawasan Dewan
Komisaris PT BRI
Manajemen Investasi
(BRIMI)
52 Selasa, 30 a. Update Kondisi 1 1 1 - - - 3 3 100% Hery Gunardi
September Bisnis Semester (Dirut), Viviana
2025 I/2025, Rencana (Dir Keu),
Strategi Kedepan Farida (Dir
dan Pelaksanaan Treasury)
Tata Kelola PT BRI
Danareksa Sekuritas
(BRIDS);
b. Pembahasan
Evaluasi Pelaksanaan
Pengawasan Dewan
Komisaris PT BRI
Danareksa Sekuritas
(BRIDS)
53 Selasa, Update Kondisi Bisnis 1 1 1 - - - 3 3 100% Riko (Dir Corp
07 Oktober Semester I/2025, Banking)
2025 Rencana Strategi dan
Tata Kelola PT BRI
Ventura Investama
(BVI) dan Update Kasus
Hukum pada Investasi
Tani Hub Group
54 Selasa, Konsultasi Kredit 1 1 1 - - - 3 3 100% Mucharom (Dir
14 Oktober Mr), Riko (Dir
2025 Corp Banking)
55 Selasa, a. Update Kondisi 1 1 1 - - - 3 3 100% Hery Gunardi
14 Oktober Bisnis Semester (Dirut), Viviana
2025 I/2025, Rencana (Dir Keu),
Strategi Kedepan dan Mucharom (Dir
Pelaksanaan Tata Mr), Saladin
Kelola PT Bank Raya (Dir IT)
Indonesia Tbk (Bank
Raya);
b. Pembahasan
Evaluasi Pelaksanaan
Pengawasan Dewan
Komisaris PT Bank
Raya Indonesia Tbk
(Bank Raya)
56 Selasa, a. Update Strategi 1 1 1 - - - 3 3 100% A Solichin Steven (HC)
21 Oktober Human Capital 2025; (Dir Hc &
2025 b. Update Program Compliance)
Human Capital
Development 2025
57 Selasa, 21 Human Capital 1 1 1 - - - 3 3 100% A Solichin Steven (HC)
Oktober Safeguard Framework (Dir Hc &
2025 -Tata Kelola & Sistem Compliance),
Pelaporan, Penanganan,
Mitigasi dan
Perlindungan Pekerja
atas Risiko Fraud &
Kejahatan Terorganisir-
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 635
Page 638
Corporate
Governance
Hari & Komisaris Total
No Agenda KW ANN PN ED HYM LK Kuorum Direksi SEVP
Tanggal yang Hadir Komisaris
58 Selasa, 21 Evaluasi Tata Kelola, 1 1 1 - - - 3 3 100% Farida (Dir
Oktober Kebijakan dan SOP Treasury)
2025 Pada Proses Pengadaan
Barang dan Jasa
59 Selasa, 28 Profil Risiko Triwulan III 1 1 1 1 - - 4 4 100% Mucharom (Dir
Oktober Tahun 2025 Mr)
2025
60 Selasa, 28 Laporan Pelaksanaan 1 1 1 1 - - 4 4 100% Yulianto (SKAI)
Oktober dan Pokok-pokok Hasil
2025 Audit Intern Triwulan III
Tahun 2025
61 Selasa, 04 Pembahasan Rencana 1 1 1 1 - - 4 4 100% Hery Gunardi
November Reinventing Market (Dirut), Viviana
2025 Landscape, BVI (Dir Keu),
Historical Performance, Riko (Dir Corp
Strategy Roadmap, Banking)
Mapping Pipeline &
Sinergi BVI, Tanihub
Updates.
62 Selasa, 04 a. Update Kondisi 1 1 1 1 - - 4 4 100% Hery Gunardi
November Bisnis Semester (Dirut), Viviana
2025 I/2025, Rencana (Dir Keu), A
Strategi Kedepan Dippo (Dir
dan Pelaksanaan Commercial)
Tata Kelola PT BRI
Multifinance Indonesia
b. Pembahasan
Evaluasi Pelaksanaan
Pengawasan Dewan
Komisaris PT BRI
Multifinance Indonesia
63 Selasa, 11 Telaah Audit Terhadap 1 1 1 1 - - 4 4 100% Yulianto (SKAI)
November Top Debitur dengan
2025 Eksposur Tinggi dan
Politically Exposed
Person (PEP)
64 Selasa, 11 Konsultasi Kredit 1 1 1 1 - - 4 4 100% Riko (Dir Corp
November Banking),
2025 Mucharom (Dir
Mr)
65 Selasa, 11 Update Top 50 Debitur 1 1 1 1 - - 4 4 100% Riko (Dir Corp
November dengan Eksposur Risiko Banking),
2025 Tinggi Mucharom (Dir
Mr)
66 Selasa, 18 Konsultasi Kredit 1 1 1 1 - - 4 4 100% Riko (Dir Corp
November Banking),
2025 Mucharom (Dir
Mr)
67 Selasa, 18 Tata kelola manajemen 1 1 1 1 - - 4 4 100% A Solichin
November risiko bidang hukum (Dir Hc &
2025 dan penanganan kasus Compliance),
hukum BRI Mucharom (Dir
Mr)
68 Selasa, 25 Persetujuan Pengkinian 1 1 1 1 - - 4 4 100% Mucharom (Dir
November Recovery Plan BRI Tahun Mr)
2025 2025
69 Selasa, 25 Update Tata Kelola KUR 1 1 1 1 - - 4 4 100% Viviana (Dir Yulianto (SKAI),
November BRI Keu), Akhmad Ety Yuniarti
2025 Purwaka (Dir (Retail Risk)
Micro), Hakim
(Dir Ops),
70 Selasa, 2 Konsultasi Kredit 1 1 1 1 - - 4 4 100% Riko (Dir Corp Babas Bastma
Desember Banking), (wholesale)
2025 Mucharom (Dir
Mr)
71 Selasa, 9 Update Tata Kelola KPI 1 1 1 1 - - 4 4 100% Yulianto (SKAI),
Desember Bisnis Mikro sampai Ety Yuniarti
2025 dengan Mantri (Retail Risk)
636 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 639
Laporan Tahunan
2025
Hari & Komisaris Total
No Agenda KW ANN PN ED HYM LK Kuorum Direksi SEVP
Tanggal yang Hadir Komisaris
72 Senin, 15 Penambahan dan 1 1 1 1 - - 4 4 100% Viviana Ety Yuniarti
Desember pelampauan PH Kredit (Dir Keu), (Retail Risk)
2025 Th 2025; Penanganan Mucharom (Dir
dan pengaruh bencana Mr)
terhadap NPL
73 Senin, 15 Kinerja Laba Rugi per 1 1 1 1 - - 4 4 100% Viviana (Dir
Desember Segmen dan Produk Keu), Akhmad
2025 Purwaka (Dir
Micro), A
Dippo (Dir
Commercial),
Nancy (Dir
Consumer),
74 Senin, 15 Persetujuan 1 1 1 1 - - 4 4 100%
Desember Perencanaan Audit
2025 Tahunan (PAT) 2026
Keterangan:
1. Heri Sunaryadi berhenti menjabat sebagai Ketua per tanggal 24 Maret 2025
2. Rofikoh Rokhim, Nurmaria Sarosa, Paripurna P. Sugarda, Agus Riswanto dan Haryo Baskoro Wicaksono berhenti menjabat per tanggal 24 Maret 2025
3. Kartika Wirjoatmodjo berdasarkan Voting Rights OJK selesai masa jabatan per tanggal 18 Februari 2025 dan efektif diangkat kembali dalam RUPST BRI tanggal 24
Maret 2025
4. Voting Rights OJK: Rabin Indrajad Hattari dan Dwi Ria Latifa selesai masa jabatan per tanggal 18 Februari 2025 dan efektif berhenti menjabat pada RUPST BRI tanggal
24 Maret 2025
5. diangkat per tanggal 24 Maret 2025 : Edi Susianto, Parman Nataatmadja, Helvi Yuni Moraza, Lukmanul Khakim
6. Lulus fit and Proper test OJK: Parman Nataatmadja (15 Sep 25); Edi Susianto (24 Okt 25); Helvi Yuni Moraza dan Lukmanul Khakim (19 Des 25)
Keterangan :
0 : Tidak hadir 1 : Hadir
KW Kartika Wirjoatmodjo PN Parman Nataatmadja HYM Helvi Yuni Moraza
ANN Awan Nurmawan Nuh ED Edi Susianto LK Lukmanul Khakim
REALISASI RAPAT DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Rapat Dewan Komisaris dan Direksi Periode 1 Januari 2025 s.d 24 Maret 2025
Hari & Komisaris Total
No Agenda KW ANN RR RIH DRL HS NS PPS AR HBW Kourum Direksi SEVP
Tanggal yang hadir Komisaris
1 Kamis, 30 Laporan hasil audit 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 9 10 90% Viviana Yulianto (SKAI)
Januari atas laporan Keuangan (Dir Keu)
2025 konsolidasian
31 Desember 2024
2 Selasa, 11 Profil Risiko Terintegrasi, 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10 10 100% Agus Sud (Dir Yulianto (SKAI)
Februari Pelaksanaan Fungsi MR), Viviana (Dir
2025 Kepatuhan Terintegrasi, Keu), A Solichin
dan Penilaian Kecukupan (Dir Kep)
Pengendalian Intern
Terintegrasi Semester
II/2024
3 Selasa, 11 1. Realisasi Laporan 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10 10 100% Sunarso (Dirut), Yulianto (SKAI),
Februari Keuangan Triwulan IV Catur Budi A Royadi
2025 Tahun 2024; dan (Wadirut), Supari (Treasury),
2. Evaluasi atas Realisasi (Dir Bisnis Mikro), Aestika
RBB, KPI Kolegial Handayani (Dir (Manj Aktiva
(KM), dan RKAP Konsumer), A Tetap dan
Triwulan IV Tahun Solichin (Dir Kep), Pengadaan),
2024. Agus Noor (Dir M Candra
Bisnis Wholesale (Ultra Mikro),
& Kelembagaan), I Nyoman
Agus Sud (Dir (Opration),
MR), Amam Steven (HC)
(Dir Bisnis Kecil
& Menengah),
Agus Win (Dir
HC), Viviana (Dir
Keu), Arga (Dir
IT), Andrijanto
(Dir Jaringan &
Layanan)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 637
Page 640
Corporate
Governance
Hari & Komisaris Total
No Agenda KW ANN RR RIH DRL HS NS PPS AR HBW Kourum Direksi SEVP
Tanggal yang hadir Komisaris
4 Senin, 17 Penyesuaian RKAP 2025 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10 10 100% Sunarso (Dirut), Yulianto (SKAI),
Februari dan Evaluasi Rencana Catur Budi A Royadi
2025 Bisnis Bank (RBB) Tahun (Wadirut), Supari (Treasury),
2025-2027 dan Realisasi (Dir Bisnis Mikro), Aestika
RBB Tahun 2024 Handayani (Dir (Manj Aktiva
Konsumer), A Tetap dan
Solichin (Dir Kep), Pengadaan),
Agus Noor (Dir M Candra
Bisnis Wholesale (Ultra Mikro),
& Kelembagaan), I Nyoman
Agus Sud (Dir (Opration),
MR), Amam Steven (HC)
(Dir Bisnis Kecil
& Menengah),
Agus Win (Dir
HC), Viviana (Dir
Keu), Arga (Dir
IT), Andrijanto
(Dir Jaringan &
Layanan)
5 Selasa, 25 Update Kinerja Januari 1 1 - - 1 1 1 1 1 7 10 70% Agus Sud (Dir
Februari 2025 MR), Viviana (Dir
2025 Keu)
6 Selasa, Closing Meeting Audit 1 1 - - 1 1 1 1 1 7 10 70% Supari (Dir Bisnis
11 Maret atas Laporan Keuangan Mikro), Viviana
2025 Program Pendanaan (Dir Keu),
Usaha Mikro dan Kecil
(PUMK) Perseroan Tahun
Buku 2024
Keterangan :
0 : Tidak hadir 1 : Hadir
KW Kartika Wirjoatmodjo RIH Rabin Indrajad Hattari NS Nurmaria Sarosa AR Agus Riswanto
ANN Awan Nurmawan Nuh DRL Dwi Ria Latifa PPS Paripurna Poerwoko Sugarda HBW Haryo Baskoro Wicaksono
RR Rofikoh Rokhim HS Heri Sunaryadi
Rapat Dewan Komisaris dan Direksi Periode 24 Maret 2025 s.d 31 Desember 2025
Hari & Komisaris Total
No Agenda KW ANN PN ED HYM LK Kourum Direksi SEVP
Tanggal yang hadir Komisaris
7 Rabu, 9 Usulan perubahan 1 1 - - - - 2 2 100% Hery Gunardi (Dirut),
April 2025 Organisasi BRI 2025 Agus Noor (Wadirut),
A Solichin (Dir Hc &
Compliance), Viviana
(Dir Keu), Akhmad
Purwaka (Dir Micro), A
Dippo (Dir Commercial),
Farida (Dir Treasury),
Riko (Dir Corp Banking),
Aquarius (Dir Network),
Nancy (Dir Consumer),
Hakim (Dir Ops),
Mucharom (Dir Mr),
Saladin (Dir IT)
8 Senin, 28 Hasil Telaah Audit 1 1 - - - - 2 2 100% Viviana (Dir Keu) Yulianto (SKAI)
April 2025 SKAI atas Laporan
Keuangan BRI Triwulan
I Tahun 2025
9 Selasa, 29 1. Realisasi Kinerja TW 1 1 - - - - 2 2 100% Hery Gunardi (Dirut), Yulianto (SKAI), A
April 2025 I Tahun 2025; Agus Noor (Wadirut), Royadi (Treasury),
2. Evaluasi atas A Solichin (Dir Hc & Aestika (Fixed
Realisasi RBB TW I Compliance), Viviana Asset Manag &
Tahun 2025; dan (Dir Keu), Akhmad Procirement),
Purwaka (Dir Micro), A
3. Evaluasi atas M Candra (Ultra
Dippo (Dir Commercial),
Realisasi KPI Farida (Dir Treasury), Mikro), I Nyoman
Kolegial TW I Tahun Riko (Dir Corp Banking), (Opration), Steven
2025. Aquarius (Dir Network), (HC), Ety Yuniarti
Nancy (Dir Consumer), (Retail Risk)
Hakim (Dir Ops),
Mucharom (Dir Mr),
Saladin (Dir IT)
10 Selasa, 10 Update Tindak Lanjut 1 1 - - - - 2 2 100% Viviana (Dir Keu) A
Juni 2025 Penetapan POJK Dippo (Dir Commercial)
30/2024; Permohonan
Persetujuan
Rencana Korporasi
Konglomerasi
Keuangan
638 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 641
Laporan Tahunan
2025
Hari & Komisaris Total
No Agenda KW ANN PN ED HYM LK Kourum Direksi SEVP
Tanggal yang hadir Komisaris
11 Senin, 23 Pembahasan RBB 1 1 - - - - 2 2 100% Hery Gunardi (Dirut), Yulianto (SKAI), A
Juni 2025 2025-2027 Revisi dan Agus Noor (Wadirut), Royadi (Treasury),
pembahasan RKAP A Solichin (Dir Hc Aestika (Fixed
2025 revisi & Compliance), Asset Manag &
Viviana (Dir Keu), Procirement),
Akhmad Purwaka (Dir M Candra (Ultra
Micro), A Dippo (Dir Mikro), I Nyoman
Commercial), Farida (Opration), Steven
(Dir Treasury), Riko (HC), Ety Yuniarti
(Dir Corp Banking), (Retail Risk)
Aquarius (Dir Network),
Nancy (Dir Consumer),
Hakim (Dir Ops),
Mucharom (Dir Mr),
Saladin (Dir IT)
12 Selasa, 29 Realisasi Laporan 1 1 - - - - 2 2 100% Hery Gunardi (Dirut), Yulianto (SKAI), A
Juli 2025 Keuangan Triwulan Agus Noor (Wadirut), Royadi (Treasury),
II Tahun 2025; dan A Solichin (Dir Hc Aestika (Fixed
Evaluasi atas Realisasi & Compliance), Asset Manag &
RBB, KPI Kolegial (KM), Viviana (Dir Keu), Procirement),
dan RKAP Triwulan II Akhmad Purwaka (Dir M Candra (Ultra
Tahun 2025. Micro), A Dippo (Dir Mikro), I Nyoman
Commercial), Farida (Opration), Steven
(Dir Treasury), Riko (HC), Ety Yuniarti
(Dir Corp Banking), (Retail Risk)
Aquarius (Dir Network),
Nancy (Dir Consumer),
Hakim (Dir Ops),
Mucharom (Dir Mr),
Saladin (Dir IT)
13 Selasa, 29 Usulan perubahan 1 1 - - - - 2 2 100% Hery Gunardi (Dirut), Yulianto (SKAI), A
Juli 2025 Organisasi BRI 2025 Agus Noor (Wadirut), Royadi (Treasury),
A Solichin (Dir Hc Aestika (Fixed
& Compliance), Asset Manag &
Viviana (Dir Keu), Procirement),
Akhmad Purwaka (Dir M Candra (Ultra
Micro), A Dippo (Dir Mikro), I Nyoman
Commercial), Farida (Opration), Steven
(Dir Treasury), Riko (HC), Ety Yuniarti
(Dir Corp Banking), (Retail Risk)
Aquarius (Dir Network),
Nancy (Dir Consumer),
Hakim (Dir Ops),
Mucharom (Dir Mr),
Saladin (Dir IT)
14 Selasa, 29 Hasil Telaah Audit 1 1 - - - - 2 2 100% Yulianto (SKAI)
Juli 2025 SKAI atas Laporan
Keuangan BRI Triwulan
II Tahun 2025
15 Selasa, 26 Evaluasi Implementasi 1 1 - - - - 2 2 100% A Solichin (Dir Hc & Yulianto (SKAI)
Agustus Tata Kelola Terintegrasi Compliance), Viviana
2025 Konglomerasi (Dir Keu), Mucharom
Keuangan PT Bank (Dir Mr),
Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk.
Semester I Tahun 2025
16 Senin, 27 Hasil telaah audit intern 1 1 1 1 - - 4 4 100% Yulianto (SKAI)
Oktober atas laporan keuangan
2025 BRI Triwulan 3 Tahun
2025
17 Selasa, 28 a. Kinerja dan Realisasi 1 1 1 1 - - 4 4 100% Hery Gunardi (Dirut), Yulianto (SKAI), A
Oktober RBB Triwulan III Agus Noor (Wadirut), Royadi (Treasury),
2025 2025; A Solichin (Dir Hc Aestika (Fixed
b. RKAP 2026; & Compliance), Asset Manag &
c. Evaluasi Fungsi, Viviana (Dir Keu), Procirement),
Efektivitas, dan Akhmad Purwaka (Dir M Candra (Ultra
Sinergi Lintas Fungsi Micro), A Dippo (Dir Mikro), I Nyoman
PMO Commercial), Farida (Opration), Steven
(Dir Treasury), Riko (HC), Ety Yuniarti
(Dir Corp Banking), (Retail Risk), Babas
Aquarius (Dir Network), Bastma (wholesale)
Nancy (Dir Consumer),
Hakim (Dir Ops),
Mucharom (Dir Mr),
Saladin (Dir IT)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 639
Page 642
Corporate
Governance
Hari & Komisaris Total
No Agenda KW ANN PN ED HYM LK Kourum Direksi SEVP
Tanggal yang hadir Komisaris
18 Selasa, 25 a. Persetujuan RBB BRI 1 1 1 1 - - 4 4 100% Hery Gunardi (Dirut), Yulianto (SKAI), A
November Tahun 2026-2028 Agus Noor (Wadirut), Royadi (Treasury),
2025 dan RKAP BRI Tahun A Solichin (Dir Hc Aestika (Fixed
2026; & Compliance), Asset Manag &
b Persetujuan RAKB Viviana (Dir Keu), Procirement),
BRI Tahun 2026 Akhmad Purwaka (Dir M Candra (Ultra
Micro), A Dippo (Dir Mikro), I Nyoman
Commercial), Farida (Opration), Steven
(Dir Treasury), Riko (HC), Ety Yuniarti
(Dir Corp Banking), (Retail Risk), Babas
Aquarius (Dir Network), Bastma (wholesale)
Nancy (Dir Consumer),
Hakim (Dir Ops),
Mucharom (Dir Mr),
Saladin (Dir IT)
19 Selasa, 2 Persetujuan 1 1 1 1 - - 4 4 100% Hery Gunardi (Dirut),
Desember Penyesuaian Logo Agus Noor (Wadirut),
2025: Corporate A Solichin (Dir Hc
& Compliance),
Viviana (Dir Keu),
Akhmad Purwaka (Dir
Micro), A Dippo (Dir
Commercial), Farida
(Dir Treasury), Riko
(Dir Corp Banking),
Aquarius (Dir Network),
Nancy (Dir Consumer),
Hakim (Dir Ops),
Mucharom (Dir Mr),
Saladin (Dir IT)
20 Selasa, 9 Pembahasan 1 1 1 1 - - 4 4 100% Hery Gunardi (Dirut),
Desember Permohonan Agus Noor (Wadirut),
2025 Persetujuan Dividen
Interim Tahun Buku
2025
21 Selasa, 9 Pembahasan 1 1 1 1 - - 4 4 100% Hery Gunardi (Dirut),
Desember Rencana Struktur Agus Noor (Wadirut),
2025 dan Framework A Solichin (Dir Hc
Pengelolaan & Compliance),
Konglomerasi, Viviana (Dir Keu),
Infrastruktur Akhmad Purwaka (Dir
Pengelolaan Micro), A Dippo (Dir
Konglomerasi Commercial), Farida
Keuangan, Journey (Dir Treasury), Riko
Implementasi (Dir Corp Banking),
Pengelolaan Aquarius (Dir Network),
Konglomerasi Nancy (Dir Consumer),
Keuangan Hakim (Dir Ops),
Mucharom (Dir Mr),
Saladin (Dir IT)
Keterangan:
1. Heri Sunaryadi berhenti menjabat sebagai Ketua per tanggal 24 Maret 2025
2. Rofikoh Rokhim, Nurmaria Sarosa, Paripurna P. Sugarda, Agus Riswanto dan Haryo Baskoro Wicaksono berhenti menjabat per tanggal 24 Maret 2025
3. Kartika Wirjoatmodjo berdasarkan Voting Rights OJK selesai masa jabatan per tanggal 18 Februari 2025 dan efektif diangkat kembali dalam RUPST BRI tanggal
24 Maret 2025
4. Voting Rights OJK: Rabin Indrajad Hattari dan Dwi Ria Latifa selesai masa jabatan per tanggal 18 Februari 2025 dan efektif berhenti menjabat pada RUPST BRI tanggal
24 Maret 2025
5. diangkat per tanggal 24 Maret 2025 : Edi Susianto, Parman Nataatmadja, Helvi Yuni Moraza, Lukmanul Khakim
6. Lulus fit and Proper test OJK: Parman Nataatmadja (15 September 2025); Edi Susianto (24 Oktober 2025); Helvi Yuni Moraza dan Lukmanul Khakim
(19 Desember 2025)
Keterangan :
0 : Tidak hadir 1 : Hadir
KW Kartika Wirjoatmodjo PN Parman Nataatmadja HYM Helvi Yuni Moraza
ANN Awan Nurmawan Nuh ED Edi Susianto LK Lukmanul Khakim
640 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 643
Laporan Tahunan
2025
Frekuensi dan Kehadiran Rapat
Rapat Dewan Komisaris dan
Rapat Dewan Komisaris RUPS
Direksi
Nama Jabatan
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
Persentase Persentase Persentase
Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran
Kartika** Komisaris 67 65 97% 19 19 100% 1 1 100%
Wirjoatmodjo Utama
Rofikoh Wakil 20 20 100% 6 6 100% 1 1 100%
Rokhim* Komisaris
Utama/
Independen
Rabin Indrajad Komisaris 13 12 92% 4 4 100% 1 1 100%
Hattari*
Dwi Ria Latifa* Komisaris 13 13 100% 4 4 100% 1 1 100%
Independen
Awan Komisaris 74 73 99% 21 20 95% 1 1 100%
Nurmawan
Nuh*
Heri Komisaris 20 20 100% 6 6 100% 1 1 100%
Sunaryadi* Independen
Agus Komisaris 20 20 100% 6 6 100% 1 1 100%
Riswanto* Independen
Paripurna P. Komisaris 20 20 100% 6 6 100% 1 1 100%
Sugarda* Independen
Nurmaria Komisaris 20 20 100% 6 6 100% 1 1 100%
Sarosa* Independen
Haryo Baskoro Komisaris 20 18 90% 6 6 100% 1 1 100%
Wiaksono* Independen
Parman Wakil 25 25 100% 6 6 100% 1 1 100%
Nataatmadja Komisaris
Utama/
Independen
Edi Susianto Komisaris 16 16 100% 6 6 100% 1 1 100%
Independen
Helvi Yuni Komisaris - - - - - - 1 1 100%
Moraza
Lukmanul Komisaris - - - - - - 1 1 100%
Khakim Independen
Keterangan:
*) Rofikoh Rokhim, Heri Sunaryadi, Nurmaria Sarosa, Paripurna P. Sugarda, Agus Riswanto dan Haryo Baskoro Wicaksono berhenti menjabat per tanggal 24 Maret 2025
**) Kartika Wirjoatmodjo berdasarkan Voting Rights OJK selesai masa jabatan per tanggal 18 Februari 2025 dan efektif diangkat kembali dalam RUPST BRI tanggal
24 Maret 2025
- Rabin Indrajad Hattari dan Dwi Ria Latifa berdasarkan Voting Rights OJK selesai masa jabatan per tanggal 18 Februari 2025 dan efektif berhenti menjabat pada
RUPST BRI tanggal 24 Maret 2025
- Menjabat pada RUPST BRI tanggal 24 Maret 2025: Edi Susianto, Parman Nataatmadja, Helvi Yuni Moraza, Lukmanul Khakim
- Lulus fit and Proper test OJK: Parman Nataatmadja (15 September 2025); Edi Susianto (24 Oktober 2025); Helvi Yuni Moraza dan Lukmanul Khakim (19 Desember
2025)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 641
Page 644
Corporate
Governance
Pelatihan dan/atau Peningkatan 1. Menambah wawasan dan pengetahuan Dewan Komisaris
Kompetensi Anggota Dewan Komisaris yang sesuai dengan bidangnya dan perkembangan
bisnis;
BRI tunduk dan patuh pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan 2. Menambah relasi dan hubungan dengan pemangku
(POJK) Nomor 24 Tahun 2022 yang mengatur terkait kepentingan di luar;
kewajiban bank melakukan pengelolaan dan pengembangan 3. Mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawab
kualitas SDM yang dimiliki perusahaan secara berkelanjutan. yang didukung oleh pengetahuan hasil pendidikan;
Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Dewan 4. Mengembangkan pengetahuan profesional, kompetensi
Komisaris telah diatur pada Surat Keputusan Direksi NOKEP dan kemampuan kepemimpinan para Dewan Komisaris
S.43-DIR/SKP/01/2018 tentang Kebijakan Program Orientasi selaras dengan perkembangan terbaru dalam industri
dan Pendidikan Bagi Direksi dan Dewan Komisaris. Dalam dan tata kelola perusahaan yang baik; serta
memastikan seluruh Dewan Komisaris memahami peran dan 5. Memberikan pembekalan untuk mengembangkan dan
tanggung jawab, karakteristik, dan operasional Perusahaan, memperkuat struktur serta governance Perseroan.
serta memahami perkembangan peraturan dan best practice
terkini, maka BRI memiliki kebijakan bagi Dewan Komisaris Program pendidikan dilaksanakan oleh anggota Dewan
yaitu minimal dalam 1 (satu) tahun sekali Dewan Komisaris Komisaris minimal 1 (satu) tahun sekali dan/atau sesuai
melakukan peningkatan kompetensi atau refreshment dengan kebutuhan. Adapun pelatihan dan/atau peningkatan
pengetahuan melalui kegiatan Executive Education, kompetensi yang telah diikuti oleh Dewan Komisaris selama
sertifikasi, dan kegiatan lainnya. Pelaksanaan program tahun 2025 adalah sebagai berikut.
pendidikan Dewan Komisaris bertujuan bertujuan untuk:
Tabel Pelatihan Dewan Komisaris Periode 1 Januari 2025 s.d 24 Maret 2025
Jenis Pelatihan dan Materi
Nama Jabatan Pengembangan Kompetensi / Pelaksanaan Penyelenggara
Pelatihan
Kartika Wirjoatmodjo Komisaris Utama Risk Management Refresher Program Jakarta, 27 November BARa (Bankers
Jenjang 7 2025 Association for Risk
Management)
Rofikoh Rokhim Wakil Komisaris Leading Global Business Strategy North Carolina (USA), Fuqua School of
Utama/Komisaris 16-19 Februari 2025 Business, Duke
Independen University
Rabin Indrajad Hattari Komisaris Sertifikasi Manajement Risiko Jenjang 6 Jakarta, 06 Februari Corpu dan LSPP
2025
Dwi Ria Latifa Komisaris Leading the AI-Driven Organization Massachusetts (USA), MIT Sloan School of
Independen 10-14 Februari 2025 Management
Heri Sunaryadi Komisaris Sertifikasi Manajement Risiko Jenjang 6 Jakarta, 06 Februari Corpu dan LSPP
Independen 2025
Nurmaria Sarosa Komisaris Sertifikasi Manajement Risiko Jenjang 6 Jakarta, 24 Januari 2025 Corpu dan LSPP
Independen
Leading the AI-Driven Organization Massachusetts (USA), MIT Sloan School of
10-14 Februari 2025 Management
Agus Riswanto Komisaris Sertifikasi Manajement Risiko Jenjang 6 Jakarta, 06 Februari Corpu dan LSPP
Independen 2025
Paripurna Poerwoko Komisaris Sertifikasi Manajement Risiko Jenjang 6 Jakarta, 06 Februari Corpu dan LSPP
Sugarda Independen 2025
Awan Nurmawan Nuh Komisaris Risk Management Refresher Program Jakarta, 27 November BARa (Bankers
Jenjang 6 2025 Association for Risk
Management)
Haryo Baskoro Komisaris Private Equity: Investing and Creating Philadelphia, 2-7 Februari Wharton School,
Wicaksono Independen Value 2025 University of
Pennsylvania
642 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 645
Laporan Tahunan
2025
Tabel Pelatihan Dewan Komisaris Periode 24 Maret 2025 s.d 31 Desember 2025
Jenis Pelatihan dan Materi
Nama Jabatan Pengembangan Kompetensi / Pelaksanaan Penyelenggara
Pelatihan
Kartika Wirjoatmodjo Komisaris Utama Risk Management Refresher Program Jakarta, 27 November BARa (Bankers
Jenjang 7 2025 Association for Risk
Management)
Parman Nataatmadja Wakil Komisaris/ Pembekalan dan Sertifikasi Manajemen Jakarta, 23 dan 30 April Corpu dan LSPP
Komisaris Risiko Jenjang 6 2025
Independen
Helvi Yuni Moraza Komisaris Pembekalan dan Sertifikasi Manajemen Jakarta, 23 dan 30 April Corpu dan LSPP
Risiko Jenjang 6 2025
Awan Nurmawan Nuh Komisaris Risk Management Refresher Program Jakarta, 27 November BARa (Bankers
Jenjang 6 2025 Association for Risk
Management)
Edi Susianto Komisaris Pembekalan dan Sertifikasi Manajemen Jakarta, 23 dan 30 April Corpu dan LSPP
Independen Risiko Jenjang 6 2025
Lukmanul Khakim Komisaris Pembekalan dan Sertifikasi Manajemen Jakarta, 23 dan 30 April Corpu dan LSPP
Independen Risiko Jenjang 6 2025
Pembekalan dan Sertifikasi Manajemen Jakarta, 15 Desember BSMR
Risiko Jenjang 7 2025
Program Orientasi Bagi Komisaris Baru
BRI memiliki kebijakan orientasi dan pengenalan perusahaan untuk anggota Dewan Komisaris yang baru pertama kali ditunjuk,
orientasi diberikan sehubungan dengan tugas dan tanggung jawabnya. Program Orientasi diselenggarakan oleh Sekretaris
Perusahaan kepada anggota Dewan Komisaris baru. Program orientasi ini dilaksanakan untuk mematuhi Peraturan Menteri
Badan Usaha Milik Negara No. PER-2/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi
Signifikan Badan Usaha Milik Negara Pasal 43 mengatur bahwa kepada anggota Dewan Komisaris/Dewan Pengawas dan
anggota Direksi yang diangkat untuk pertama kalinya wajib diberikan program pengenalan mengenai BUMN yang bersangkutan.
Pelaksanaan program ini berupa presentasi, pertemuan, kunjungan ke unit kerja perusahaan serta pengkajian dokumen atau
program lainnya. Tujuan dari program orientasi Dewan Komisaris antara lain sebagai berikut:
1. Menambah pengetahuan bagi Komisaris baru mengenai Visi, Misi, Profil dan tujuan BRI.
2. Mendukung pencapaian tujuan Bank melalui peningkatan kinerja yang berkelanjutan
3. Memberikan gambaran tanggung jawab, wewenang dan larangan sebagai Komisaris BRI.
4. Memberikan pedoman bagi Komisaris dalam melaksanakan tugasnya.
5. Menambah pemahaman Komisaris mengenai sistem kerja dan operasional di BRI.
6. Menambah pemahaman mengenai sistem kerja dan operasional di BRI; pemahaman value creation untuk para stakeholders,
manajemen risiko, pemahaman industri perbankan atau bisnis perusahaan anak BRI.
7. Menambah wawasan dan pengetahuan Dewan Komisaris yang sesuai dengan bidangnya dan perkembangan bisnis BRI.
8. Mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawab yang didukung oleh pengetahuan hasil pendidikan.
Realisasi program orientasi anggota Dewan Komisaris baru selama tahun 2025 adalah sebagai berikut.
Materi Program Orientasi Tanggal Pelaksanaan Pemateri
Overview Tata Kelola Terintegrasi 11 April 2025 Compliance Group
Hak dan Kewajiban Dewan Komisaris 15 April 2025 Corporate Secretary Group
Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris 15 April 2025 Corporate Secretary Group
Overview Struktur Organisasi BRi 16 April 2025 Planning, Budgeting, and Performance
Management Group
Corporate Plan, RBB, dan RKAP BRI 16 April 2025 Planning, Budgeting, and Performance
Management Group, Change Management Group
Financial Updates 16 April 2025 Investor Relations Group
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 643
Page 646
Corporate
Governance
Materi Program Orientasi Tanggal Pelaksanaan Pemateri
Overview Subsidiaries 16 April 2025 Subsidiaries Management Group
Tata Kelola Perusahaan dan Tata Kelola Terintegrasi 17 April 2025 Compliance Group
Fungsi Internal Audit dan Audit Internal Terintegrasi 17 April 2025 Satuan Kerja Audit Intern
Manajemen Risiko Perusahaan dan Manajemen 17 April 2025 Market, Portfolio, & Enterprise Risk Management
Risiko Terintegrasi Group
Strategi Bisnis dan Kerangka Manajemen Risiko 23 April 2025 Komite Pemantau Manajemen Risiko
Profil dan Pengelolaan Risiko BRI 24 April 2025 Group
Profil dan Pengelolaan Risiko BRI 8 Mei 2025 Komite Pemantau Manajemen Risiko
Profil dan Pengelolaan Risiko BRI 14 Mei 2025 Komite Pemantau Manajemen Risiko
Manajemen Risiko Perusahaan dan Manajemen 22 Mei 2025 Market, Portfolio, & Enterprise Risk Management
Risiko Terintegrasi Group
Pelaksanaan Fungsi Audit & Audit Terintegrasi 4 Juni 2025 Satuan Kerja Audit Intern
Prudential Banking 17 Juni 2025 Komite Pemantau Manajemen Risiko
Prudential Banking 18 Juni 2025 Komite Pemantau Manajemen Risiko
Profil Risiko dan Tingkat Kesehatan Bank 24 Juni 2025 Komite Pemantau Manajemen Risiko
Strategi Anti Fraud 30 Juni 2025 Komite Pemantau Manajemen Risiko
Bisnis dan Kinerja Bank 2 Juli 2025 Komite Pemantau Manajemen Risiko
Bisnis dan Kinerja Bank 3 Juli 2025 Komite Pemantau Manajemen Risiko
Bisnis dan Kinerja Bank 7 Juli 2025 Komite Pemantau Manajemen Risiko
APU, PPT, dan PPPSPM 28 Juli 2025 Komite Pemantau Manajemen Risiko
Update Kinerja Juni 2025 7 Agustus 2025 Komite Pemantau Manajemen Risiko
Risk Appetite Statement, TKB dan Profil Risiko 11 Agustus 2025 Market, Portfolio, & Enterprise Risk Management
Group
Pembahasan Audit Eksternal & Tindak Lanjut 11 Agustus 2025 Audit Standard & Development Group
Pembekalan Fit & Proper 12 Agustus 2025 Komite Pemantau Manajemen Risiko
Strategi, Kinerja, dan Pengelolaan Risiko BRI 12 Agustus 2025 Komite Pemantau Manajemen Risiko
Manajemen Risiko 14 Agustus 2025 Market, Portfolio, and Enterprise Risk Group
PMO Session 14 Agustus 2025 Project Management Office & Change Management
Tata Kelola dan Perlindungan Konsumen 15 Agustus 2025 Compliance Group
BRIVolution Update 15 Agustus 2025 Change Management Group
Sertifikasi Manajemen Risiko
Berdasarkan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 28/SEOJK.03/2022 tentang Sertifikasi Manajemen Risiko Bagi Sumber
Daya Manusia Bank Umum, anggota Dewan Komisaris BRI) harus memiliki Sertifikat Manajemen Risiko yang masih berlaku
selama menduduki jabatan. Sertifikasi Manajemen Risiko dimaksud harus diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi
(LSP) sektor perbankan yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, yang disesuaikan dengan unit kompetensi yang mengacu
pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang manajemen risiko perbankan dan jenjang kualifikasi yang
mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) bidang manajemen risiko perbankan, dengan memedomani dan
memperhatikan:
1. Ruang lingkup penerapan manajemen risiko BRI dan manajemen risiko terintegrasi BRI Grup;
2. Kegiatan usaha dan fungsi BRI sebagai entitas utama dalam BRI Grup; serta
3. Perkembangan risiko terkini.
644 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 647
Laporan Tahunan
2025
Masa berlaku dari Sertifikat Manajemen Risiko yaitu untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun sejak tanggal penerbitan sertifikat
dimaksud, dan dapat diperpanjang 3 (tiga) tahun setelah tanggal masa berlaku Sertifikat Manajemen Risiko sebelumnya berakhir.
Adapun tabel sertifikasi manajemen risiko Dewan Komisaris sebagai berikut:
Dewan Komisaris Periode 1 Januari 2025 s.d 24 Maret 2025
Sertifikasi/Refreshment
Nama Jabatan
Lembaga
Jenjang Tahun Terbit
Sertifikasi
Kartika Wirjoatmodjo Komisaris Utama BARa Jenjang 7 2025
Rofikoh Rokhim Wakil Komisaris Utama/ LSPP Jenjang 6 2024
Independen
Rabin Indrajad Hattari Komisaris LSPP Jenjang 6 2024
Dwi Ria Latifa Komisaris Independen LSPP Jenjang 6 2024
Heri Sunaryadi Komisaris Independen LSPP Jenjang 6 2024
Agus Riswanto Komisaris Independen LSPP Jenjang 6 2024
Nurmaria Sarosa Komisaris Independen LSPP Jenjang 6 2024
Paripurna Poerwoko Sugarda Komisaris Independen LSPP Jenjang 6 2024
Haryo Baskoro Wicaksono Komisaris Independen LSPP Jenjang 6 2024
Awan Nurmawan Nuh Komisaris BARa Jenjang 6 2025
Dewan Komisaris Periode 24 Maret 2025 s.d 31 Desember 2025
Sertifikasi/Refreshment
Nama Jabatan
Lembaga
Jenjang Tahun Terbit
Sertifikasi
Kartika Wirjoatmodjo Komisaris Utama BARa Jenjang 7 2025
Parman Nataatmadja Wakil Komisaris Utama/ LSPP Jenjang 6 2025
Komisaris Independen
Helvi Yuni Moraza Komisaris LSPP Jenjang 6 2025
Awan Nurmawan Nuh Komisaris BARa Jenjang 6 2025
Edi Susianto Komisaris Independen LSPP Jenjang 6 2025
Lukmanul Khakim Komisaris Independen BSMR Jenjang 7 2025
Pengawasan Implementasi Strategi Perseroan
Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 5/POJK.03/2016 tentang Rencana Bisnis Bank, Dewan Komisaris wajib
melaksanakan pengawasan dan pemberian nasihat terhadap pelaksanaan Rencana Bisnis Bank yang mencakup antara lain
kebijakan dan strategi manajemen. Hasil pengawasan tersebut dituangkan dalam Laporan Pengawasan Pelaksanaan Rencana
Bisnis Bank yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan tiap semester sebagai berikut:
1. Laporan Pengawasan Dewan Komisaris atas Kinerja PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Semester II Tahun 2024
tanggal 28 Februari 2025.
2. Laporan Pengawasan Dewan Komisaris atas Kinerja PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Semester I Tahun 2025 tanggal
5 Agustus 2025.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 645
Page 648
Corporate
Governance
Pelaksanaan Tugas Dewan Komisaris 11. Evaluasi terhadap kinerja dan pelaksanaan pokok-pokok
hasil audit SKAI, pemantauan atas tindak lanjut atas
temuan audit internal dan eksternal secara triwulanan.
Dewan Komisaris telah melaksanakan tugas, kewajiban dan
12. Reviu atas Perkembangan Bisnis pada masing-masing
tanggung jawab dalam rangka melakukan pengawasan
Segmen Kredit.
terhadap kebijakan pengurusan dan jalannya pengurusan
13. Evaluasi atas implementasi kebijakan human capital BRI.
Perseroan yang ditetapkan berdasarkan peraturan
14. Evaluasi tingkat kesehatan Bank, profil risiko,
perundang-undangan yang berlaku, Anggaran Dasar
pelaksanaan fungsi kepatuhan, strategi anti-fraud dan
Perseroan serta Rencana Kerja yang ditetapkan. Tugas,
penerapan APU PPT.
kewajiban dan tanggung jawab dilaksanakan melalui Rapat
15. Evaluasi kebijakan dan implementasi talent pool BRI.
Dewan Komisaris, Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi,
16. Evaluasi atas usulan reorganisasi dalam rangka
atau Rapat dan Evaluasi bersama komite-komite di bawah
penyelarasan target bisnis dan kolaborasi antar segmen.
Dewan Komisaris dan surat Dewan Komisaris kepada Direksi.
17. Evaluasi atas implementasi Internal Control over
Financial Reporting (ICoFR) dan penguatan tata kelola
Adapun pelaksanaan tugas Dewan Komisaris selama Tahun
Terintegrasi.
2025 antara lain:
18. Reviu atas portofolio kredit korporasi dan debitur berisiko
1. Pengawasan dan pemberian nasihat terhadap kebijakan
tinggi.
Direksi dalam menjalankan pengurusan Perseroan
19. Reviu tata kelola, arsitektur dan strategi IT BRI.
selama Tahun 2025.
20. Reviu dan persetujuan atas rencana aksi keuangan
2. Reviu atas realisasi kinerja laporan keuangan BRI secara
berkelanjutan, recovery plan, dan resolution plan.
konsolidasi dan triwulanan.
21. Reviu atas kinerja keuangan dan investasi DPLK Tahun
3. Evaluasi atas usulan revisi RBB Tahun 2025-2027 dan
2024 termasuk persetujuan atas rencana bisnis Bank
RKAP 2025, termasuk realisasi pencapaian RKAP dan
DPLK Tahun 2025.
RBB Tahun 2025.
22. Persetujuan penunjukan sekretaris perusahaan dan
4. Evaluasi atas usulan RBB Tahun 2026-2028 dan RKAP
perubahan logo perusahaan.
2026.
23. Pelaksanaan tugas Dewan Komisaris lainnya dalam
5. Penunjukan Kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan
rangka fungsi pengawasan dan pemberian nasihat
Publik dalam rangka audit umum atas laporan keuangan
kepada Direksi.
konsolidasian dan laporan keuangan PUMK BRI Tahun
2025.
6. Konsultasi kredit Direksi kepada Dewan Komisaris.
Rekomendasi Dewan Komisaris
7. Persetujuan Perencanaan Audit Tahunan SKAI Tahun
2025.
8. Evaluasi kinerja dan pelaksanaan tata kelola terintegrasi Selama tahun 2025, Dewan Komisaris telah menyampaikan
dalam konglomerasi keuangan BRI. rekomendasi/persetujuan kepada Manajemen Perseroan
9. Nominasi dan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris sesuai yang menjadi wewenang Dewan Komisaris
BRI termasuk nominasi pengurus Perusahaan Anak. sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan peraturan
10. Reviu dan persetujuan atas penyediaan kepada pihak yang berlaku dengan rincian sebagai berikut:
terkait dan penyertaan modal yang menjadi kewenangan
Dewan Komisaris
646 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 649
Laporan Tahunan
2025
No Hari dan Tanggal Rekomendasi/Persetujuan
1 Kamis, 23 Januari 2025 Persetujuan Perencanaan Audit Tahunan (PAT) SKAI Tahun 2025.
2 Senin, 3 Februari 2025 Persetujuan Scope Audit Pengadaan Jasa Kantor Akuntan Publik Dalam Rangka Audit Umum
Atas Laporan Keuangan Konsolidasian dan Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha
Mikro dan Kecil (PUMK) BRI Tahun Buku 2025.
3 Senin, 17 Februari 2025 Persetujuan Revisi Pengkinian Recovery Plan BRI Tahun 2024-2025.
4 Senin, 17 Februari 2025 Persetujuan Atas Penyesuaian RBB BRI Tahun 2025-2027 dan RKAP BRI Tahun 2025.
5 Selasa, 25 Februari 2025 Persetujuan Kinerja Tahun 2025 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
6 Rabu, 19 Maret 2025 Persetujuan Perencanaan Audit Tahunan (PAT) BRI New York Agency Tahun 2025.
7 Selasa, 15 April 2025 Persetujuan Atas Usulan Perubahan Struktur Organisasi BRI.
8 Selasa, 15 April 2025 Penetapan Susunan Komite Dewan Komisaris PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
9 Rabu, 21 Mei 2025 Persetujuan Scope Jasa Kantor Akuntan Publik Dalam Rangka Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan
BPK RI.
10 Selasa, 27 Mei 2025 Persetujuan Kebijakan Penereapan Program APU, PPT, dan PPPSPM.
11 Selasa, 17 Juni 2025 Tanggapan Atas Penunjukan BRI Sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan Dan
Rencana Perubahan Anggaran Dasar BRI, Serta Persetujuan Korporasi Konglomerasi Keuangan.
12 Senin, 23 Juni 2025 Persetujuan Atas Penyesuaian RBB BRI Tahun 2025-2027 dan RKAP BRI Tahun 2025.
13 Jumat, 1 Agustus 2025 Persetujuan Atas Usulan Perubahan Struktur Organisasi BRI.
14 Selasa, 5 Agustus 2025 Persetujuan Atas Hasil Pelaksanaan Pengadaan Jasa Advisory KAP.
15 Selasa, 5 Agustus 2025 Persetujuan Risk Appetite Statement BRI Tahun 2025 Revisi.
16 Selasa, 19 Agustus 2025 Persetujuan Adendum Perencanaan Audit Tahunan 2025.
17 Selasa, 2 September 2025 Tanggapan Atas Permohonan Persetujuan Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait.
18 Selasa, 9 September 2025 Persetujuan Penandatanganan Kontrak Manajemen Tahunan Yang Memuat Kinerja Tahun
2025 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
19 Selasa, 28 Oktober 2025 Penetapan Susunan Komite Dewan Komisaris PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
20 Selasa, 11 November 2025 Persetujuan Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait.
21 Rabu, 19 November 2025 Persetujuan Penyesuaian RBB BRI Tahun 2025-2027 Revisi.
22 Rabu, 26 November 2025 Persetujuan Atas RBB BRI Tahun 2026-2028 Dan RKAP BRI Tahun 2026.
23 Rabu, 26 November 2025 Persetujuan Pengkinian Dokumen Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) BRI Tahun 2025.
24 Rabu, 26 November 2025 Persetujuan RAKB Jangka Pendek Tahun 2026 Dan Jangka Panjang Tahun 2026-2030.
25 Selasa, 16 Desember 2025 Persetujuan Perencanaan Audit Tahunan (PAT) SKAI Tahun 2026.
26 Rabu, 31 Desember 2025 Tanggapan Atas Permohonan Persetujuan Kebijakan SE Manajemen Nasabah Prima.
27 Rabu, 31 Desember 2025 Persetujuan Kebijakan Surat Edaran Perubahan Keempat Pengelolaan Laporan BRI Sebagai
Perusahaan Terbuka Buku 2 Pedoman Desain ICoFR.
28 Rabu, 31 Desember 2025 Permohonan Persetujuan Rencana Kerja Dan Anggaran Perusahaan (RKAP) BRI Tahun 2026.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 647
Page 650
Corporate
Governance
Penilaian Kinerja Direksi dan Dewan Komisaris
Penilaian Kinerja Direksi
Penilaian kinerja Direksi dilakukan berdasarkan Pencapaian KPI Direksi baik secara kolegial maupun individu. Penilaian kinerja
Direksi dilakukan oleh Dewan Komisaris yang selanjutnya disampaikan kepada Pemegang Saham melalui RUPS.
Penilaian terhadap kinerja Direktur Utama dan Anggota Direksi dilakukan secara rutin setiap tahun. Penilaian kinerja dilakukan
atas Key Performance Indicator (KPI) kolegial atau KPI bersama dan KPI Direktorat (Individu).
Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja Direktur Utama dan Anggota Direksi
1 Direksi menyampaikan usulan KPI Direksi secara kolegial kepada RUPS/Menteri
KPI Direksi yang disampaikan secara kolegial
ditetapkan bersamaan dengan penyampaian Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan
2
3
Direksi mejabarkan KPI Direksi secara kolegial menjadi KPI Direksi secara Individual
4
KPI Direksi secara Individual disampaikan kepada Dewan Komisaris untuk mendapatkan Persetujuan
5
Dewan Komisaris menyetujui KPI Direksi secara individual yang disampaikan
Setelah KPI Direksi secara kolegial ditetapkan oleh RUPS/Menteri dan KPI Direksi secara individual
6
disetujui oleh Dewan Komisaris, maka Direksi menandatangani Kontrak Manajemen Tahunan yang
memuat KPI Direksi secara kolegial dan KPI Direksi secara Individual
Kontrak Manajemen Tahunan yang memuat Target KPI Direksi secara kolegial yang telah ditandatangani
7 oleh Direksi, ditandatangani juga oleh Dewan Komisaris dan RUPS/Menteri
Kontrak Manajemen Tahunan yang memuat target KPI Direksi secara individual ditandatangani oleh
Anggota Direksi dengan Direktur Utama dan Komisaris
8
9
Pencapaian KPI Direksi secara kolegial dilaporkan dalam laporan berkala dan Laporan Tahunan
Perhitungan pencapaian KPI Direksi secara kolegial dan secara individual direviu oleh pihak independen
Kantor Akuntan Publik (KAP) yang mengaudit Laporan keuangan Perseroan.
10
11
Hasil pencapaian KPI Direksi secara kolegial dan Individual disampaikan Dewan Komisaris kepada RUPS.
12
RUPS melakukan penilaian atas Kinerja Direksi.
648 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 651
Laporan Tahunan
2025
Prosedur evaluasi kinerja Direksi dilaksanakan dalam agenda • Kuota KUR Pemerintah telah tersalurkan sesuai target
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Hasil evaluasi atas BRI. Hal ini mendukung tetap terjaganya portfolio bisnis
kinerja Direksi secara kolektif maupun kinerja masing- Mikro
masing Anggota Direksi secara individual menjadi bagian • Reliability ATM, CRM, dan EDC Merchant melampaui
yang tidak terpisahkan dari skema remunerasi, kompensasi, target
dan pemberian insentif bagi Anggota Direksi. • Perbaikan proses bisnis melalui implementasi PMO
Operations berjalan sesuai target & milestone
Penilaian kinerja Direksi dilakukan dengan mengacu
pada kriteria dan alat ukur yang telah ditetapkan, meliputi Direktorat Finance & Strategy
pencapaian Key Performance Indicator (KPI) serta hasil • Laba operasional konsolidasi BRI Group mencapai target,
penilaian penerapan Good Corporate Governance (GCG) dan tumbuh secara yoy
pada aspek Direksi, guna memastikan keselarasan antara • Laba bersih Perusahaan Anak mencapai target dan
kinerja, tata kelola, dan pencapaian tujuan Perseroan. kontribusi terhadap laba konsolidasi meningkat signifikan
secara yoy
Kriteria Penilaian Kinerja Direksi • Pengelolaan liabilitas terjaga dengan baik, tercermin dari
cost of fund yang mencapai target
KRITERIA PENILAIAN KINERJA KOLEGIAL • Upaya efisiensi bisnis berdampak baik bagi kinerja
BRI Group, tercermin dari rasio CIR konsolisasi yang
Adapun kriteria evaluasi kinerja yang diukur adalah sebagai mencapai target
berikut: • Nominal DPS interim dan dividen yield meningkat secara
1. Nilai Ekonomi dan Sosial untuk Indonesia yang terdiri dari yoy
aspek finansial, operasional, dan sosial • Monetisasi sinergi Perusahaan Anak dan BRI melalui
2. Inovasi Model Bisnis diversifikasi produk mencapai target serta berkontribusi
3. Kepemimpinan Teknologi menambah pendapatan fee dan outstanding pinjaman
4. Peningkatan Investasi bagi BRI, diantaranya berasal dari sinergi Tabungan
5. Pengembangan Talenta Emas di BRImo dan KKB Joint Financing
• Proses penyelarasan penataan Perusahaan Anak BRI
KRITERIA PENILAIAN KINERJA INDIVIDU dengan PT Danantara Asset Management berjalan
sesuai milestone
Kinerja Direktorat (Individu) dinilai berdasarkan pencapaian
target KPI masing-masing Direktorat dengan penjelasan Sub Direktorat Corporate Transformation
sebagai berikut: • Implementasi inisiatif rencana jangka panjang BRI secara
umum terlaksana sesuai milestone
Direktur Utama • Evaluasi atas inisiatif yang telah terimplementasi
• Kinerja PPOP secara konsolidasi mencapai target konsisten dan rutin dilaksanakan
• Pengendalian biaya secara konsolidasi terjaga. Hal ini • Proses penyelarasan penataan Perusahaan Anak BRI
tercermin dari rasio CIR konsolidasi mencapai target dengan PT Danantara Asset Management berjalan
• Kuota KUR Pemerintah telah tersalurkan sesuai target sesuai milestone.
• Pelayanan BRI menunjukkan perbaikan. Hal ini ditandai • Reorganisasi beserta evaluasi organisasi telah terlaksana
dengan peningkatan skor NPS yang melampaui target dengan baik.
• Rasio CASA mencatatkan peningkatan, didorong oleh
pertumbuhan dana murah dan peningkatan User BRImo Direktorat Consumer Banking
• Tidak terdapat insiden cyber security sepanjang tahun • Laba segmen konsumer tercapai melampaui target
2025 • Kredit konsumer tumbuh secara yoy
• Rating ESG tercapai sesuai target. • Kualitas kredit konsumer tetap terjaga dan mencapai
• Kredit berkelanjutan tercapai melampaui target target
• Dari sisi human capital, Employee productivity • Asset Under Management (AUM) Non DPK tercapai
menunjukkan perbaikan dan mencapai target melampaui target
• Jumlah nasabah konsumer tercapai sesuai target
Wakil Direktur Utama
• Kinerja Average Daily Balance DPK & CASA tercapai Direktorat Bisnis Mikro & Sub Direktorat Ultra Micro
sesuai target Business
• Pendapatan recovery & klaim dari segmen Mikro • Target penyaluran KUR Mikro dan Super Mikro tercapai
meningkat • Jumlah Agen BRILink yang Produktif tercapai
• Pengelolaan fraud terjaga di bawah appetite • Nasabah baru segmen Mikro yang bersumber dari
pipeline Program Inkubasi, Program Pemerintah, Agen
BRILink tercapai sesuai target
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 649
Page 652
Corporate
Governance
• Jumlah nasabah Ultra Micro naik kelas tumbuh Sub Direktorat Retail Risk
melampaui target • Target outstanding performing loan SME tercapai.
• Secara total, kinerja Holding Ultra Mikro tercapai, • Target penurunan credit cost SME dan Consumer
tercermin dari indikator kualitas kredit Ultra Mikro, tercapai.
disbursement kredit Ultra Mikro & bisnis e-channel • Target Nett Down Grade to LAR Segmen Consumer tercapai.
mencapai target
Direktorat Operations
Direktorat Commercial Banking • Indikator-indikator terkait cash management (seperti
• Daily average balance Performing Loan meningkat cash ratio, maksimum kas, dan selisih kas ATM dan
dengan kualitas kredit yang terjaga CRM) tercapai
• Target CASA to Loan Ratio Commercial, Small & Medium • Fungsi credit operational meningkat, tercermin dari success
Enterprise (CSME) tercapai rate klaim asuransi dan refund premi mencapai target
• Target fee-based income segmen CSME tercapai • Net Promoter Score (NPS) BRI meningkat dan melampaui
• Target jumlah nasabah baru CSME tercapai target
• Daily average dana nasabah kelolaan SME tercapai • Reliability ATM, CRM, dan EDC Merchant melampaui target
• Inisiatif pengembangan pipeline management tercapai
sesuai target Direktorat Human Capital & Compliance
• Peringkat Good Corporate Governance (GCG) dan Tata
Direktorat Corporate Banking Kelola Terintgrasi (TKT) pada aspek Human Capital
• Target laba segmen korporasi tercapai tercapai sesuai target
• Target daily average balance giro tercapai • Rating ESG tercapai sesuai target
• Target Cost of Fund (DPK) tercapai • Kredit Berkelanjutan tercapai melampaui target
• Target daily average balance performing loan tercapai • Pengelolaan pengendalian denda/kerugian terkait
dengan kualitas kredit yang tercermin dari rasio LAR (LR, regulator tercapai melampaui target
DPK dan NPL) terjaga • Pengendalian frekuensi fraud internal tercapai melampaui
• Komposisi dana nasabah non GRE (Government Related target
Entity) terhadap total deposan inti semakin meningkat. • Penyelesaian hukuman disiplin melampaui target
• HC Maturity score BRI Group tercapai melampaui target
Direktorat Treasury and International Banking • Employee Productivity tercapai melampaui target
• Kinerja revenue bisnis treasury & internasional tercapai • Talent Mobility tercapai melampaui target
sesuai target
• Pengelolaan risiko likuiditas terjaga sesuai appetite Sub Direktorat Human Capital
• Efisiensi atas pengelolaan likuiditas terjaga, tercermin • Employee Productivity tercapai melampaui target
dari rasio Cost of Fund (COF) sesuai target. • Target Human Capital System tercapai sesuai milestone
• Kontribusi kinerja dari UKLN dan Bank Representative • Success rate successor planning tercapai melampaui target
tercapai sesuai target • Target talent development tercapai sesuai milestone
• Efektivitas dan efisiensi pengadaan barang & jasa • Target performance management system tercapai
tercapai sesuai target sesuai milestone
• Volume transaksi forex tercapai sesuai target
Direktorat Network & Retail Funding
Direktorat Manajemen Risiko • Tabungan dan CASA Ritel tumbuh secara Year on Year
• Frekuensi fraud internal menunjukkan penurunan. • Average Daily Balance Tabungan dan CASA Ritel tumbuh
• Profil Risko Terintegrasi terjaga pada kategori Low to secara Year on Year
Moderate. • Biaya dana ritel terjaga dengan cost of third party fund
• Roadmap perbaikan penerapan manajemen risiko yang mencapai target
tercapai sesuai milestone. • Target Transformasi Network tercapai sesuai milestone
• Tidak terdapat insiden cyber security sepanjang tahun
2025. Sub Direktorat Retail Transaction & Funding
• Jumlah User dan Jumlah Transaksi BRIMO tumbuh
Sub Direktorat Wholesale Risk secara Year on Year
• Target keberhasilan NPL yang direstrukturisasi dan • Jumlah EDC dan QRIS Merchant Produktif tumbuh
diselesaikan tercapai. secara Year on Year
• Target Nett Down Grade to LAR Segmen Corporate • User Aktif BRIMO dan Volume Transaksi BRIMO
tercapai. melampaui target
• Target daily average segmen Corporate tercapai. • Volume Transaksi EDC dan QRIS Merchant melampaui
target.
• Average Daily Balance DPK Merchant melampaui target
650 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 653
Laporan Tahunan
2025
Direktorat Information Technology untuk melakukan penilaian sendiri terhadap penerapan Tata
• Target IT maturity level tercapai Kelola Bank, BRI melakukan penilaian aspek Direksi dalam
• Target zero incident pada cyber security breach tercapai penerapan GCG pada tahun buku. Selain itu Direksi memiliki
• Implementasi IT Hygiene tercapai sesuai milestone mekanisme penilaian yang mengacu kepada best practice
• Implementasi penyusunan IT Strategic Plan tercapai penilaian ASEAN CG Scorecard.
sesuai milestone
• Implementasi Establish Unified Data Management sesuai Pihak yang Melakukan Penilaian
milestone
Pihak yang melakukan penilaian kinerja Direksi adalah
Sub Direktorat Digital Banking Dewan Komisaris dan RUPS. Dalam melakukan penilaian
• Target kualitas data nasabah tercapai kinerja Direksi, Dewan Komisaris mengacu diantaranya pada
• Target Performance Rate Advance Analytic dan AI atas capaian indikator KPI. Kinerja Direksi dan masing-masing
pipeline nasabah tercapai anggota Direksi akan dievaluasi oleh Dewan Komisaris.
• Target produktivitas e-channel tercapai Realisasi KPI masing-masing Anggota Direksi dilaporkan
• Pengelolaan inovasi digital tercapai sesuai milestone kepada Dewan Komisaris untuk selanjutnya dilakukan
review oleh Komite Remunerasi dan Nominasi sebagai
Sub Direktorat Internal Audit bahan pertimbangan dalam menentukan remunerasi setiap
• Jumlah kejadian fraud turun dari tahun sebelumnya Anggota Direksi. Kinerja individu Direksi dapat dilihat secara
• Kualitas pelaksanaan tindak lanjut Whistle Blowing khusus pada KPI Individu yang terdiri dari KPI Bersama dan
System (WBS) tercapai KPI Direktorat.
• Penyelesaian pemeriksaan kasus fraud sesuai SLA
• Pengembangan tools Audit Finding Summarization tercapai Selanjutnya Dewan Komisaris dan Direksi
• Pengembangan model indikator risiko baru (Fraud Risk mempertanggungjawabkan pencapaian kinerja Perseroran
Detection & Monitoring Berkala) melampaui target pada periode 2025, termasuk di dalamnya pelaksanaan
tugas dan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan
PENILAIAN PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN Direksi dalam RUPS. Sebelum diungkapkan dalam RUPS,
YANG BAIK ASPEK DIREKSI penilaian atas KPI Kolegial Direksi telah melalui proses reviu
oleh KAP.
Berdasarkan ketentuan POJK Nomor 17/POJK.03/2023 dan
SEOJK No.14/SEOJK.03/2025 yang mewajibkan Bank Umum
Hasil Penilaian Kinerja Direksi Secara Kolegial
Hasil Penilaian kinerja Direksi secara kolegial telah dilakukan review oleh Pihak Independen yaitu Kantor Akuntan Publik yang
melakukan audit atas Laporan Keuangan Perseroan. Adapun hasil penilaian kinerja Direksi secara kolegial adalah sebagai
berikut.
Kategori Bobot No KPI ESG/C Pencapaian
Nilai Ekonomi Finansial 57% 1 PPOP Konsolidasi C 100,7%
dan Sosial
untuk 2 ROE Tier 1 Konsolidasi C 98,8%
Indonesia
3 Total Shareholder Return (TSR) C 66,7%
Operasional 4 Cost of Credit (CoC) Parent Only G 98,1%
5 CIR Konsolidasi C 100,0%
Sosial 6 Realisasi Penyaluran KUR S 110,0%
7 NPS for Bank S 110,0%
Inovasi Model Bisnis 10% 8 CASA Ratio Konsolidasi C 105,0%
9 Pertumbuhan rata-rata kredit Konsumer & SME C 81,9%
Parent Only
Kepemimpinan Teknologi 10% 10 Jumlah Pengguna Aktif Brimo C 110,0%
11 Cyber Security Breach G 110,0%
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 651
Page 654
Corporate
Governance
Kategori Bobot No KPI ESG/C Pencapaian
Peningkatan Investasi 15% 12 Environment, Social, Government (ESG) Rating E 100,0%
13 Disbursement Kredit Ultra Mikro C 95,4%
14 Pembiayaan/ Kredit Berkelanjutan Parent Only E 101,5%
(Rp Triliun)
Pengembangan Talenta 8% 15 Human Capital Transformation S 92,0%
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
Dewan Komisaris menyusun rencana kerja pada awal tahun dan melakukan penilaian sendiri (self-assessment) berdasarkan
pencapaian kerja Dewan Komisaris dan Key performance Indicator (KPI) yang telah ditetapkan. Selain itu, Dewan Komisaris juga
melakukan reviu atas pelaksanaan tugas organ-organ pendukung di bawah Dewan Komisaris sesuai dengan target yang telah
ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran.
Berdasarkan hasil reviu serta self-assessment kinerja Dewan Komisaris dan Komite di bawah Dewan Komisaris, dinyatakan
bahwa seluruh rencana kerja yang telah ditetapkan pada awal tahun 2025 dapat dilaksanakan 100% sesuai dengan target yang
ditetapkan.
Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
Penilaian kinerja Dewan Komisaris dilakukan secara kolegial melalui metode self-assessment dan dilaporkan kepada RUPS, di
mana hasil kinerja Dewan Komisaris disampaikan melalui laporan pelaksanaan tugas kepada Pemegang Saham. Dalam RUPS,
pemegang saham meninjau laporan ini dan memberikan persetujuan dalam bentuk pemberian pembebasan dan pelunasan
tanggung jawab (Volledig acquit et decharge) secara penuh kepada Dewan Komisaris serta Direksi atas pelaksanaan tugas
pengawasan dan pengelolaan perusahaan selama Tahun Buku.
Kriteria Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris
Indikator atau kriteria kinerja Dewan Komisaris diukur dari pencapaian atas program kerja/Rencana Kerja dan Anggaran (RKA)
yang telah disusun pada setiap awal tahun. Adapun program kerja Dewan Komisaris disusun dengan memperhatikan faktor-
faktor utama keberhasilan (Key Success Factors) pelaksanaan tugas Dewan Komisaris antara lain meliputi perspektif Learning
& Growth, Internal Process, Compliance dan Financial. Kriteria penilaian Dewan Komisaris tahun 2025 sebagai berikut:
Aspek Penilaian Indikator Parameter Bobot
PERSPEKTIF I : LEARNING AND GROWTH
Organisasi Dewan a Organisasi Dewan Komisaris Sesuai Organisasi Dewan Komisaris sesuai dengan 2,00
Komisaris ketentuan ketentuan yang berlaku
b Organisasi Organ Dewan Komisaris sesuai Organisasi Organ di bawah Dewan Komisaris 2,00
dengan ketentuan sesuai dengan ketentuan yang berlaku
Pengembangan a Program Orientasi Dewan Komisaris baru Seluruh Dewan Komisaris baru mengikuti 2,00
Kompetensi Dewan program orientasi
Komisaris
b Anggota Komisaris memiliki kompetensi Anggota Komisaris memenuhi kewajiban 2,00
sesuai dengan ketentuan yang berlaku Sertifikasi Manajemen Risiko sesuai ketentuan
c Program pendidikan/training /seminar Setiap Anggota Komisaris minimal mengikuti 2,00
untuk meningkatkan kompetensi satu kali
652 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 655
Laporan Tahunan
2025
Aspek Penilaian Indikator Parameter Bobot
Total Bobot Perspektif I 10,00
PERSPEKTIF II : INTERNAL PROCESS
Perencanaan a Pengesahan Rencana Kerja dan Anggaran RKA Dewan Komisaris disahkan sebelum 2,50
Dewan Komisaris pelaksanaan tahun berjalan RKAP tersebut
berlaku.
b Pengesahan RBB dan/atau revisi RBB tepat RBB disahkan sebelum tanggal 30 November 5,00
waktu dan Revisi RBB disahkan oleh Dewan Komisaris
sebelum 30 Juni setiap tahun.
Pelaksanaan a Persetujuan aksi korporasi atau tindakan Permohonan persetujuan Dewan Komisaris 5,00
Direksi yang memerlukan persetujuan terhadap usulan Direksi diberikan paling lambat
Dewan Komisaris sesuai dengan ketentuan 15 hari kerja sejak diterima oleh Dewan Komisaris.
b Rapat Dewan Komisaris dilaksanakan Rapat Dewan Komisaris dilaksanakan minimal 10,00
sesuai dengan ketentuan dan target sebulan sekali dan Rapat Dewan Komisaris
dengan Direksi dilaksanakan minimal empat
bulan sekali.
c Menyusun kebijakan Nominasi dan a. Kebijakan Nominasi Perseroan 2,50
Pelaksanaan Proses Nominasi Calon b. Surat Penyampaian nominated talent kepada
pengurus Perseroan termasuk anak Cluster Talent Committee (CTC)
perusahaan yang menjadi kewenangan
Dewan Komisaris
d Menyusun kebijakan remunerasi dan a. Kebijakan Remunerasi Direksi dan Dewan 2,50
struktur remunerasi bagi Direksi dan Komisaris.
Dewan komisaris b. Rekomendasi Struktur remunerasi bagi Dewan
Komisaris dan Direksi yang disampaikan
kepada Pemegang Saham Seri A Dwi Warna.
e Penunjukkan Kantor Akuntan Publik atas Rekomendasi KAP yang akan melaksanakan 5,00
Laporan Keuangan Perseroan audit atas laporan keuangan perseroan diberikan
sebelum RUPS Tahunan Perseroan
Pengawasan a Pelaksanaan Kunjungan Kerja Dewan Melakukan kunjungan Kerja ke Kantor Wilayah 7,50
Komisaris
b Pelaksanaan Reviu pengendalian internal Reviu atas Perencanaan Audit Tahunan (PAT) 2,50
SKAI dan evaluasi atas pelaksanaan audit internal
c Pelaksanaan Reviu Laporan Hasil Reviu Laporan Hasil Pemeriksaan Audit internal 2,50
Pemeriksaan Audit Internal dan tindak dan tindaklanjut hasil temuan dilaksanakan
lanjut hasil audit internal sesuai dengan ketentuan dan tepat waktu sesuai
target
d Pelaksanaan Reviu Laporan Hasil Reviu Laporan Hasil Pemeriksaan Audit eskternal 2,50
Pemeriksaan Audit Internal dan tindak dan tindaklanjut hasil temuan dilaksanakan
lanjut hasil audit eksternal sesuai dengan ketentuan dan tepat waktu sesuai
target
e Pelaksanaan Reviu Laporan Keuangan Reviu Laporan keuangan dilaksanakan sesuai 2,50
dengan ketentuan dan tepat waktu sesuai target
Total Bobot Perspektif II 50,00
PERSPEKTIF III : COMPLIANCE
Pelaksanaan aktivitas a Pelaksanaan Penilaian self-assessment Penilaian self-assessment GCG dilaksanakan 2,50
korporasi sesuai Good GCG setiap semester sesuai dengan ketentuan dan
Corporate Governance tepat waktu sesuai target
b Pelaksanaan self-assessment Tata Kelola Penilaian self-assessment Tata Kelola Terintegrasi 2,50
Terintegrasi dilaksanakan setiap Semester sesuai dengan
ketentuan dan tepat sesuai target
c Opini Akuntan Publik atas Laporan Opini Akuntan Publik Wajar Tanpa Pengecualian 5,00
Keuangan Perseroan
d Skor penilaian CGPI Skor penilaian CGPI lebih baik dari tahun 2,50
sebelumnya
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 653
Page 656
Corporate
Governance
Aspek Penilaian Indikator Parameter Bobot
Pelaksanaan fungsi a Pelaksanaan reviu atas Laporan Profil Pelaksanaan reviu atas Laporan Profil Risiko 10,00
Pengawasan Risiko setiap tiga bulan sesuai dengan ketentuan dan
terhadap Pengelolaan tepat waktu sesuai target
Manajemen Risiko
b Pelaksanaan fungsi kepatuhan Pelaksanaan reviu fungsi kepatuhan dilaksanakan 2,50
setiap Semester
c Pelaksanaan Reviu atas Laporan Profil Pelaksanaan Reviu atas fungsi Kepatuhan serta 2,50
Risiko dan Fungsi Kepatuhan serta tingkat tingkat kesehatan bank dilaksanakan setiap
kesehatan bank. semester sesuai dengan ketentuan dan tepat
waktu sesuai target
d Pelaksanaan Reviu Kecukupan Pelaksanaan Reviu Kecukupan Pengendalian 2,50
Pengendalian Intern Terintegrasi, Profil Intern Terintegrasi, Profil Risiko Terintegrasi,
Risiko Terintegrasi, Penerapan Tata Kelola Penerapan Tata Kelola Terintegrasi, dan Laporan
Terintegrasi, dan Laporan Tahunan Tata Tahunan Tata Kelola Terintegrasi dilaksanakan
Kelola Terintegrasi. setiap semester sesuai dengan ketentuan dan
tepat waktu sesuai target
Total Bobot Perspektif III 30,00
PERSPEKTIF IV : FINANCIAL
Penilaian Aspek a Laba Bersih Pencapaian target laba bersih sesuai RKAP 2,50
rentabilitas dan
permodalan b Aset Pencapaian target Aset sesuai RKAP 2,50
c NPL Pencapaian target NPL sesuai RKAP 2,50
d CAR Pencapaian target CAR sesuai RKAP 2,50
Total Bobot Perspektif IV 10,00
Total Bobot KPI 100,00
Pihak yang Melakukan Assessment
Dewan Komisaris melakukan penilaian atas kinerja Dewan Komisaris selama tahun 2025 secara self-assessment dan
disampaikan pada Pemegang Saham melalui RUPS.
Hasil Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
Aspek Penilaian Indikator Parameter Realisasi Bobot Skor
PERSPEKTIF I : LEARNING AND GROWTH
Organisasi Dewan a Organisasi Dewan Komisaris Organisasi Dewan Komisaris Organisasi Dewan 2,00 2,00
Komisaris Sesuai ketentuan sesuai dengan ketentuan yang Komisaris telah sesuai
berlaku dengan ketentuan yang
berlaku
b Organisasi Organ Dewan Organisasi Organ di bawah Organisasi Organ Dewan 2,00 2,00
Komisaris sesuai dengan Dewan Komisaris sesuai Komisaris telah sesuai
ketentuan dengan ketentuan yang berlaku dengan ketentuan yang
berlaku
Pengembangan a Program Orientasi Dewan Seluruh Dewan Komisaris baru Selama Tahun 2025, 2,00 2,00
Kompetensi Dewan Komisaris baru mengikuti program orientasi seluruh Dewan Komisaris
Komisaris baru telah mengikuti
program orientasi Dewan
Komisaris
b Anggota Komisaris memiliki Anggota Komisaris memenuhi Seluruh anggota Dewan 2,00 2,00
kompetensi sesuai dengan kewajiban Sertifikasi Komisaris telah memenuhi
ketentuan yang berlaku Manajemen Risiko sesuai kewajiban kompetensi
ketentuan sesuai ketentuan yang
berlaku.
654 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 657
Laporan Tahunan
2025
Aspek Penilaian Indikator Parameter Realisasi Bobot Skor
c Program pendidikan/training / Setiap Anggota Komisaris Seluruh Dewan Komisaris 2,00 2,00
seminar untuk meningkatkan minimal mengikuti satu kali telah mengikuti pendidikan/
kompetensi pembekalan Manajemen
Risiko dan refreshment-nya
Total Skor Perspektif I 10,00 10,00
PERSPEKTIF II : INTERNAL PROCESS
Perencanaan a Pengesahan Rencana RKA Dewan Komisaris RKA Dewan Komisaris 2,50 2,50
Kerja dan Anggaran Dewan disahkan sebelum pelaksanaan Tahun 2026 disahkan
Komisaris tahun berjalan RKAP tersebut sebelum pelaksanaan tahun
berlaku. berjalan RKAP 2026 berlaku
b Pengesahan RBB dan/atau RBB disahkan sebelum tanggal RBB 2025 - 2027 revisi 5,00 5,00
revisi RBB tepat waktu 30 November dan Revisi RBB disetujui sebelum tanggal
disahkan oleh Dewan Komisaris 30 Juni 2025. RBB 2026
sebelum 30 Juni setiap tahun. – 2028 disetujui sebelum
tanggal 30 November 2025
Pelaksanaan a Persetujuan aksi korporasi Permohonan persetujuan Permohonan persetujuan 5,00 5,00
atau tindakan Direksi yang Dewan Komisaris terhadap Dewan Komisaris terhadap
memerlukan persetujuan usulan Direksi diberikan paling usulan Direksi pada tahun
Dewan Komisaris sesuai lambat 15 hari kerja sejak 2025 diberikan kurang dari
dengan ketentuan diterima oleh Dewan Komisaris. 15 hari kerja sejak diterima
oleh Dewan Komisaris.
b Rapat Dewan Komisaris Rapat Dewan Komisaris Rapat Dewan Komisaris 10,00 10,00
dilaksanakan sesuai dengan dilaksanakan minimal sebulan dilaksanakan sebanyak
ketentuan dan target sekali dan Rapat Dewan 97 kali dan Rapat Dewan
Komisaris dengan Direksi Komisaris dengan Direksi
dilaksanakan minimal empat dilaksanakan sebanyak 19
bulan sekali. kali .
c Menyusun kebijakan Nominasi a. Kebijakan Nominasi Dewan Komisaris telah 2,50 2,50
dan Pelaksanaan Proses Perseroan menetapkan kebijakan
Nominasi Calon pengurus b. Surat Penyampaian Nominasi Anggota Dewan
Perseroan termasuk anak nominated talent kepada Komisaris dan Direksi
perusahaan yang menjadi Cluster Talent Committee dengan Surat Keputusan
kewenangan Dewan Komisaris (CTC) Dewan Komisaris tanggal
28 Juli 2015.
Dewan Komisaris telah
menyampaikan surat
Nominated Talent kepada
Cluster Talent Committee
(CTC) pada tanggal 11
Februari 2025.
d Menyusun kebijakan a. Kebijakan Remunerasi Telah terdapat kebijakan 2,50 2,50
remunerasi dan struktur Direksi dan Dewan remunerasi melalui SK
remunerasi bagi Direksi dan Komisaris. nomor: SK.12-KOM/BRI/
Dewan komisaris b. Rekomendasi Struktur 10/2025.
remunerasi bagi Dewan
Komisaris dan Direksi
yang disampaikan kepada
Pemegang Saham Seri A
Dwi Warna.
e Penunjukkan Kantor Akuntan Rekomendasi KAP yang akan Usulan KAP yang 5,00 5,00
Publik atas Laporan Keuangan melaksanakan audit atas melaksanakan audit
Perseroan laporan keuangan perseroan atas laporan keuangan
diberikan sebelum RUPS perseroan tahun buku
Tahunan Perseroan 2025 disampaikan sebelum
RUPST 2024 yaitu tanggal
25 Februari 2025.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 655
Page 658
Corporate
Governance
Aspek Penilaian Indikator Parameter Realisasi Bobot Skor
Pengawasan a Pelaksanaan Kunjungan Kerja Melakukan kunjungan Kerja ke Selama Tahun 2025 Dewan 7,50 7,50
Dewan Komisaris Kantor Wilayah Komisaris melaksanakan
Kunjungan Kerja 7 wilayah
kerja.
b Pelaksanaan Reviu Reviu atas Perencanaan Audit Telah dilaksanakan review 2,50 2,75
pengendalian internal Tahunan (PAT) SKAI dan audit tahunan sebanyak
evaluasi atas pelaksanaan lima kali selama tahun
audit internal 2025.
c Pelaksanaan Reviu Laporan Reviu Laporan Hasil Telah dilaksanakan review 2,50 2,75
Hasil Pemeriksaan Audit Pemeriksaan Audit internal audit internal sebanyak
Internal dan tindak lanjut hasil dan tindaklanjut hasil temuan enam kali selama tahun
audit internal dilaksanakan sesuai dengan 2025.
ketentuan dan tepat waktu
sesuai target
d Pelaksanaan Reviu Laporan Reviu Laporan Hasil Telah dilaksanakan review 2,50 2,75
Hasil Pemeriksaan Audit Pemeriksaan Audit eskternal audit internal sebanyak
Internal dan tindak lanjut hasil dan tindaklanjut hasil temuan enam kali selama tahun
audit eksternal dilaksanakan sesuai dengan 2025.
ketentuan dan tepat waktu
sesuai target
e Pelaksanaan Reviu Laporan Reviu Laporan keuangan Telah dilaksanakan review 2,50 2,50
Keuangan dilaksanakan sesuai dengan laporan keuangan sebanyak
ketentuan dan tepat waktu empat kali selama tahun
sesuai target 2025.
Total Skor Perspektif II 50,00 51,75
PERSPEKTIF III : COMPLIANCE
Pelaksanaan a Pelaksanaan Penilaian self- Penilaian self-assessment GCG Penilaian self- 2,50 2,50
aktivitas korporasi assessment GCG dilaksanakan setiap semester assessmentGCG
sesuai Good sesuai dengan ketentuan dan dilaksanakan setiap
Corporate tepat waktu sesuai target semester sesuai dengan
Governance ketentuan dan tepat waktu
sesuai target.
b Pelaksanaan self-assessment Penilaian self-assessment Penilaian self- 2,50 2,50
Tata Kelola Terintegrasi Tata Kelola Terintegrasi assessmentTata Kelola
dilaksanakan setiap Semester Terintegrasi dilaksanakan
sesuai dengan ketentuan dan setiap Semester sesuai
tepat sesuai target dengan ketentuan dan tepat
sesuai target
c Opini Akuntan Publik atas Opini Akuntan Publik Wajar Opini Akuntan Publik wajar 5,00 5,00
Laporan Keuangan Perseroan Tanpa Pengecualian dalam semua hal yang
material
d Skor penilaian CGPI Skor penilaian CGPI lebih baik Skor CGPI tahun 2025 2,50 2,50
dari tahun sebelumnya mencapai 95,38 atau lebih
baik dari tahun sebelumnya
sebesar 95,31.
656 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 659
Laporan Tahunan
2025
Aspek Penilaian Indikator Parameter Realisasi Bobot Skor
Pelaksanaan fungsi a Pelaksanaan reviu atas Pelaksanaan reviu atas Dewan Komisaris 10,00 10,00
Pengawasan Laporan Profil Risiko Laporan Profil Risiko setiap tiga telah menyampaikan
terhadap bulan sesuai dengan ketentuan rekomendasi secara tertulis
Pengelolaan dan tepat waktu sesuai target berupa pendapat dan saran
Manajemen Risiko kepada Direksi terhadap
laporan profil risiko setiap
triwulan
b Pelaksanaan fungsi kepatuhan Pelaksanaan reviu fungsi Pelaksanaan reviu fungsi 2,50 2,50
kepatuhan dilaksanakan setiap kepatuhan dilaksanakan
Semester setiap Semester
c Pelaksanaan Reviu atas Pelaksanaan Reviu atas Pelaksanaan Reviu atas 2,50 2,50
Laporan Profil Risiko dan fungsi Kepatuhan serta tingkat fungsi Kepatuhan serta
Fungsi Kepatuhan serta kesehatan bank dilaksanakan tingkat kesehatan bank
tingkat kesehatan bank. setiap semester sesuai dengan dilaksanakan setiap
ketentuan dan tepat waktu semester sesuai dengan
sesuai target ketentuan dan tepat waktu
sesuai target
d Pelaksanaan Reviu Pelaksanaan Reviu Pelaksanaan Reviu 2,50 2,50
Kecukupan Pengendalian Kecukupan Pengendalian Kecukupan Pengendalian
Intern Terintegrasi, Profil Intern Terintegrasi, Profil Intern Terintegrasi, Profil
Risiko Terintegrasi, Penerapan Risiko Terintegrasi, Penerapan Risiko Terintegrasi,
Tata Kelola Terintegrasi, dan Tata Kelola Terintegrasi, dan Penerapan Tata Kelola
Laporan Tahunan Tata Kelola Laporan Tahunan Tata Kelola Terintegrasi, dan Laporan
Terintegrasi. Terintegrasi dilaksanakan Tahunan Tata Kelola
setiap semester sesuai dengan Terintegrasi dilaksanakan
ketentuan dan tepat waktu setiap semester sesuai
sesuai target dengan ketentuan dan tepat
waktu sesuai target
Total Skor Perspektif III 30,00 30,00
PERSPEKTIF IV : FINANCIAL
Penilaian Aspek a Laba Bersih Pencapaian target laba bersih Realisasi Laba Bersih 2,50 2,50
rentabilitas dan sesuai RKAP Rp57.132 miliar dari target
permodalan RKAP Rp56.941 miliar
(100,33%)
b Aset Pencapaian target Aset sesuai Realisasi Aset Rp2.135.371 2,50 2,50
RKAP miliar dari target RKAP
Rp2.123.215 miliar (100,6%)
c NPL Pencapaian target NPL sesuai Realisasi NPL sebesar 2,50 2,00
RKAP 3,07% dari target RKAP
2,94% (95,58%)
d CAR Pencapaian target CAR sesuai Realisasi CAR sebesar 2,50 2,50
RKAP 23,6% dari target RKAP
23,56% (94,4%)
Total Skor Perspektif IV 10,00 9,50
Total Skor KPI 100,00 101,25
Keterangan:
*Angka realisasi keuangan menggunakan prognosa dalam usulan RKAP/RBB.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 657
Page 660
Corporate Governance Penilaian Kinerja Komite di Bawah Dewan Komisaris dan Dasar Penilaiannya Dewan Komisaris melakukan penilaian atas efektivitas kinerja komite-komite di bawah Dewan Komisaris. Prosedur penilaian kinerja Komite di bawah Dewan Komisaris dilakukan secara tahunan yang mengacu pada KPI yang telah ditetapkan oleh Dewan Komisaris. Dalam melakukan penilaian kinerja Komite, Dewan Komisaris melakukan telaah atas laporan-laporan pelaksanaan tugas Komite di bawah Dewan Komisaris. Kriteria penilaian kinerja Komite di bawah Dewan Komisaris dilihat dari pencapaian KPI masing-masing Komite. Dewan Komisaris menilai bahwa selama Tahun 2025 komite Dewan Komisaris telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan cukup efektif dilihat dari pencapaian Key Performance Indicator (KPI) masing-masing komite. Penilaian kinerja yang berdasarkan pada pencapaian Key Performance Indicator (KPI) masing-masing komite di bawah Dewan Komisaris didasarkan pada 3 (tiga) perspektif penilaian sebagai berikut: 1. Learning & Growth Perspective. Perspektif ini berfokus pada pencapaian dan pengembangan sumber daya manusia dalam organisasi, termasuk pelatihan, peningkatan keahlian, dan kompetensi anggota Komite. Tujuan dari perspektif ini adalah untuk meningkatkan kapabilitas internal yang mendukung pencapaian tujuan program kerja Komite. Pengembangan kompetensi Komite menjadi elemen kunci untuk mendukung pelaksanaan fungsi pengawasan yang dilaksanakan Dewan Komisaris berjalan efektif. 2. Internal Process Perspective. Perspektif ini menilai efisiensi dan efektivitas proses internal yang dijalankan oleh Komite, dengan fokus pada upaya memastikan bahwa setiap proses dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku dan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG). Pencapaian dalam perspektif ini berkontribusi langsung terhadap efektivitas pelaksanaan fungsi pengawasan yang dilakukan Dewan Komisaris. 3. Compliance Perspective. Perspektif ini menilai sejauh mana aktivitas yang dilakukan oleh Komite mematuhi peraturan perundangan yang berlaku dan prinsip-prinsip GCG. Kepatuhan terhadap regulasi merupakan elemen penting dalam menjaga integritas dan kredibilitas Komite dan Dewan Komisaris. Pencapaian Key Performance Indicator Komite Audit Indikator atau kriteria kinerja Komite Audit diukur dari pencapaian atas program kerja/rencana kerja dan anggaran (RKA) yang telah disusun pada saat sebelum tahun berjalan dan tingkat kehadiran Anggota Komite Audit dalam setiap rapat. Adapun program kerja Komite Audit disusun untuk mendukung faktor-faktor utama keberhasilan pelaksanaan tugas Dewan Komisaris dalam melaksanakan tugas Komite Audit yang mencakup atas reviu terhadap sistem pengendalian internal Perseroan, kualitas Laporan Keuangan Perseroan, efektivitas fungsi Audit Internal, serta seluruh pelaksanaan fungsi dan kegiatan Perseroan tetap memenuhi unsur-unsur kecukupan prosedur dan metodologi pengendalian internal, pelaksanaan fungsi kepatuhan dan penerapan manajemen risiko sesuai dengan Good Corporate Governance (GCG). Selain itu Komite Audit juga bertugas melakukan proses telaah terhadap laporan keuangan, hasil audit internal dan eksternal (KAP), dan memberikan rekomendasi atas pemilihan KAP. Secara umum seluruh KPI Komite Audit telah tercapai dengan dilaksanakannya seluruh Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Komite Audit Tahun 2025 sesuai target yang ditetapkan dan tingkat kehadiran anggota Komite Audit yang memenuhi ketentuan sehingga rapat Komite Audit dapat dilaksanakan dengan kuorum dalam setiap rapat dan pengambilan keputusan. Sepanjang tahun 2025, Komite Audit telah melaksanakan rapat sebanyak 28 kali yang seluruhnya terdokumentasi dalam risalah rapat. Tingkat kehadiran rapat anggota Komite Audit dapat dilihat pada tabel frekuensi dan tingkat kehadiran rapat Komite Audit. Selain itu, kinerja Komite Audit didukung oleh kompetensi masing-masing anggota yang selaras dengan kebutuhan pelaksanaan fungsi pengawasan di bidang audit. Komite Audit memberikan pandangan, masukan, dan rekomendasi kepada Dewan Komisaris, baik dalam rapat maupun di luar rapat, sebagai dasar bagi Dewan Komisaris dalam pengambilan keputusan serta dalam pemberian saran dan nasihat kepada Direksi. Kompetensi masing-masing anggota Komite Audit tercantum dalam profil Komite Audit. 658 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 661
Laporan Tahunan
2025
Adapun pencapaian indikator atau kinerja Komite Audit adalah sebagai berikut:
Perspektif
No Aspek Penilaian Indikator Output/ Pencapaian Target Bobot Nilai
Penilaian
1 Learning & Growth Organisasi Komposisi Anggota Komite Komposisi Anggota KA Tahun 2025 10 10
Perspective Komite sesuai ketentuan telah sesuai dengan POJK dan
Ketentuan Kementerian BUMN
Kompetensi Anggota Komite memiliki Anggota KA di antaranya memiliki 5 5
Anggota kompetensi sesuai kompetensi bidang keuangan dan/
Komite ketentuan atau akuntansi, hukum, ekonomi,
audit dan perbankan
Masa jabatan anggota Masa tugas Anggota KA tidak 5 5
komite sesuai ketentuan melebihi masa jabatan Dewan
Komisaris
Perencanaan Pengesahan Rencana Kerja Rencana Kerja KA pada Tahun 10 10
Komite tepat waktu 2026 disahkan pada tanggal 31
Desember 2025
Pelaksanaan Rapat Komite dilaksanakan Selama Tahun 2025 dilaksanakan 5 5
sesuai ketentuan dan 28 kali Rapat KA
rencana yang disusun
Evaluasi dan persetujuan Rekomendasi tertulis berupa 5 5
Direksi atas Perencanaan pendapat dan saran kepada Dewan
Audit Tahunan (PAT) Komisaris tentang Persetujuan
Terhadap Perencanaan Audit
Tahunan Tahun 2026.
Memberikan Rekomendasi Rekomendasi Komite Audit atas 5 5
terkait usulan penunjukan Penunjukan Akuntan Publik dan/
Akuntan Publik dan Kantor atau Kantor Akuntan Publik atas
Akuntan Publik pelaksanaan Audit Laporan
Keuangan Konsolidasian dan
Laporan Keuangan PUMK tahun
2025.
Melaksanakan penugasan Tugas dilaksanakan sesuai 5 5
lain sesuai arahan Dewan ketentuan
Komisaris
2 Internal Pengawasan Reviu laporan hasil Rekomendasi tertulis berupa 10 10
Process pelaksanaan audit internal pendapat dan saran atas laporan
Perspective dan tindaklanjut hasil pelaksanaan dan pokok-pokok hasil
temuan dilaksanakan sesuai audit disampaikan kepada Dewan
dengan ketentuan Komisaris setiap triwulan
Reviu laporan keuangan Penelaahan dan diskusi antara 10 10
dilaksanakan sesuai Komite Audit, Dewan Komisaris
dengan ketentuan dan tepat dan SKAI dituangkan dalam risalah
waktu rapat sebanyak dua kali dengan
KAP dan dua kali dengan SKAI
Penelaahan top debitur Komite Audit telah melakukan 5 5
dengan eksposur risiko penelaahan top debitur dengan
tinggi dan PEP eksposur risiko tinggi dan PEP pada
11 November 2025
Tindak lanjut atas laporan Komite Audit telah melakukan 10 10
aduan Whistleblowing Tindak lanjut atas laporan aduan
System BRI Whistleblowing System BRI pada 14
Februari 2025
Pengawasan terhadap Komite Audit telah melakukan 5 5
implementasi ICoFR update progres hasil pematauan
SKAI atas implementasi
Pengawasan terhadap
implementasi ICoFR
3 Compliance Pelaksanaan Pendapat Akuntan Publik Opini hasil pemeriksaan KAP atas 10 10
Perspective aktivitas korporasi adalah wajar dalam semua Laporan Keuangan BRI wajar dalam
sesuai GCG hal yang material semua hal yang material
Total 100 100
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 659
Page 662
Corporate
Governance
Pencapaian Key Performance Indicator Komite Nominasi dan Remunerasi
Indikator atau kriteria kinerja Komite Nominasi dan Remunerasi (KNR) diukur dari pencapaian atas program kerja/rencana kerja
yang telah disusun pada setiap awal tahun dan tingkat kehadiran Anggota KNR dalam setiap rapat. Adapun program kerja
KNR disusun untuk mendukung faktor-faktor utama keberhasilan (Key Success Factors) pelaksanaan tugas Dewan Komisaris
dalam melaksanakan proses nominasi pengurus perseroan dan anak perusahaan, evaluasi kebijakan remunerasi pekerja dan
ketenagakerjaan, serta remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris.
Secara umum seluruh KPI KNR telah tercapai dengan dilaksanakannya seluruh Rencana Kerja KNR Tahun 2025 sesuai target
yang ditetapkan dan tingkat kehadiran anggota KNR yang memenuhi ketentuan sehingga rapat KNR dapat dilaksanakan dengan
kuorum dalam setiap pengambilan keputusan. Tingkat kehadiran rapat anggota KNR dapat dilihat pada tabel frekuensi dan
tingkat kehadiran rapat Komite Nominasi dan Remunerasi.
Selain itu, kinerja KNR didukung oleh kompetensi masing-masing anggota yang selaras dengan kebutuhan pelaksanaan fungsi
pengawasan di bidang nominasi dan remunerasi. KNR memberikan pandangan, masukan, dan rekomendasi kepada Dewan
Komisaris, baik dalam rapat maupun di luar rapat, sebagai dasar bagi Dewan Komisaris dalam pengambilan keputusan serta
dalam pemberian saran dan nasihat kepada Direksi. Kompetensi masing-masing anggota KNR tercantum dalam profil Komite
Nominasi dan Remunerasi.
Adapun pencapaian indikator atau kinerja Komite Nominasi dan Remunerasi adalah sebagai berikut:
Perspektif Aspek Output/ Pencapaian
No Indikator Bobot Nilai
Penilaian Penilaian Target
1 Learning Organisasi Komposisi anggota Komposisi Anggota KNR 5 5
& Growth Komite komite sesuai tertuang dalam SK Dewan
Perspective ketentuan Komisaris, dan telah sesuai
dengan ketentuan POJK &
Kementerian BUMN
Kompetensi Anggota Seluruh Anggota Komisaris 5 5
Anggota Komite memiliki anggota KNR dinyatakan lulus
Komite kompetensi sesuai Fit and Proper Test OJK dan
ketentuan mengikuti Pendidikan.
Masa jabatan Penetapan Ketua dan 5 5
anggota komite Anggota KNR BRI, Masa
sesuai ketentuan jabatan ketua dan Anggota
KNR telah sesuai ketentuan
2 Internal Perencanaan Pengesahan Rencana Kerja KNR Tahun 10 10
Process Rencana Kerja 2026 disahkan pada tanggal
Perspective Komite tepat waktu 31 Desember 2025
Pelaksanaan Rapat Komite Selama Tahun 2025 10 10
dilaksanakan dilaksanakan 21 (dua puluh
sesuai ketentuan satu) kali rapat KNR
dan rencana yang
disusun
Nominasi pengurus Nominasi Pengurus BRI telah 10 10
BRI dilakukan sesuai rincian rapat
Nominasi pengurus Komite Nominasi dan 10 10
anak perusahaan Remunerasi telah melakukan
nominasi pengurus anak
perusahaan sesuai rincian
rapat
Reviu dan Rekomendasi KNR atas 10 10
menyusun usulan Remunerasi Pengurus
rekomendasi Perseroan
Struktur
Remunerasi
Direksi dan Dewan
Komisaris
660 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 663
Laporan Tahunan
2025
Perspektif Aspek Output/ Pencapaian
No Indikator Bobot Nilai
Penilaian Penilaian Target
Mereviu/ KNR telah melakukan 10 10
Pembahasan Pembahasan Remunerasi
Remunerasi Direksi Pengurus Perseroan sesuai
dan Komisaris rincian rapat
Pengawasan Reviu/ Pembahasan KNR melakukan pembahasan 10 10
Kebijakan Kebijakan Human Capital
Human Capital pada 18 November 2025 dan
dan remunerasi terkait Remunerasi Direksi
Direksi dan Dewan dan Dewan Komisaris pada 4
Komisaris secara Februari 2025
periodik
3 Compliance Pelaksanaan Evaluasi kinerja Melaksanakan Rapat 5 5
Perspective aktivitas Direksi pembahasan Evaluasi Direksi
korporasi sesuai PT Bank Rakyat Indonesia
GCG (Persero) Tbk tanggal 4
Februari 2025
Pelaksanaan Hasil penilaian self 5 5
penilaian self assessment GCG di Dewan
assessment GCG Komisaris diperoleh dengan
Dewan Komisaris peringkat komposit 2
Penilaian kinerja Penilaian Kinerja Komite 5 5
Organ Dewan Dewan Komisaris dan
Komisaris evaluasi Anggota Komite telah
dilaksanakan setiap akhir
tahun dan disampaikan dalam
Laporan Tahunan BRI
Total 100 100
Pencapaian Key Performance Indicator Komite Pemantau Manajemen Risiko
Kinerja Komite Pemantau Manajemen Risiko (KPMR) diukur dari pencapaian atas program kerja/rencana kerja yang telah disusun
pada setiap awal tahun dan tingkat kehadiran Anggota KPMR dalam setiap rapat. Adapun program kerja KPMR disusun untuk
mendukung faktor-faktor utama keberhasilan pelaksanaan tugas Dewan Komisaris dalam melakukan evaluasi dan memastikan
penerapan manajemen risiko Perseroan tetap memenuhi unsur-unsur kecukupan prosedur dan metodologi pengelolaan risiko,
sehingga kegiatan Perseroan tetap dapat terkendali pada batas/limit yang dapat diterima serta menguntungkan Perseroan.
Secara umum rencana kerja KPMR Tahun 2025 telah dilaksanakan dengan baik. Hal ini dapat dilihat sepanjang tahun 2025,
KPMR telah melaksanakan rapat sebanyak 24 kali dari dengan tingkat kehadiran anggota KPMR yang memenuhi ketentuan
sehingga rapat KPMR dapat dilaksanakan dengan kuorum dalam setiap pengambilan keputusan. Tingkat kehadiran rapat
anggota KPMR dapat dilihat pada tabel frekuensi dan tingkat kehadiran rapat Komite Pemantau Manajemen Risiko.
Selain itu, kinerja KPMR didukung oleh kompetensi masing-masing anggota yang selaras dengan kebutuhan pelaksanaan
fungsi pengawasan di bidang manajemen risiko. KPMR memberikan pandangan, masukan, dan rekomendasi kepada Dewan
Komisaris, baik dalam rapat maupun di luar rapat, sebagai dasar bagi Dewan Komisaris dalam pengambilan keputusan serta
dalam pemberian saran dan nasihat kepada Direksi. Kompetensi masing-masing anggota KPMR tercantum dalam profil Komite
Pemantau Manajemen Risiko.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 661
Page 664
Corporate
Governance
Adapun pencapaian indikator atau kinerja Komite Pemantau Manajemen Risiko adalah sebagai berikut:
Perspektif
No Aspek Penilaian Indikator Output/Pencapaian Target Bobot Nilai
Penilaian
1 Learning Organisasi Komite Komposisi Penetapan Ketua dan Anggota 5 5
& Growth anggota komite KPMR BRI. Komposisi Anggota
Perspective sesuai dengan KPMR telah sesuai dengan
ketentuan ketentuan yang berlaku
Kompetensi Anggota Seluruh Anggota KPMR dari 5 5
Anggota Komite Komite memiliki Dewan Komisaris telah lulus fit
kompetensi & proper test OJK dan/ atau
sesuai ketentuan mengikuti pendidikan selama
Tahun 2024
Penetapan Ketua dan Anggota 5 5
KPMR BRI serta Komposisi
Anggota KPMR
telah sesuai dengan ketentuan
yang berlaku
2 Internal Process Perencanaan Pengesahan Rencana Kerja KPMR pada 10 10
Perspective Rencana Kerja Tahun 2025 disahkan pada
Komite tepat tanggal 31 Desember 2025
waktu
Pelaksanaan Rapat Komite Selama Tahun 2025 5 5
dilaksanakan dilaksanakan 24 (dua puluh
sesuai ketentuan empat) kali Rapat KPMR. Selain
dan rencana itu KPMR juga ikut aktif dalam
yang disusun rapat bersama Dewan Komisaris
Evaluasi atas Selama Tahun 2025 KPMR 5 5
pemberian kredit melakukan review sebanyak 8
di atas jumlah kali konsultasi kredit
tertentu yang
memerlukan
konsultasi
dengan Dewan
Komisaris
Persetujuan aksi Selama Tahun 2025 KPMR 10 10
korporasi dan/ melakukan reviu sebanyak
atau tindakan 5 persetujuan rencana aksi
Direksi yang korporasi dan/atau tindakan
memerlukan Direksi yang memerlukan
persetujuan persetujuan Dewan Komisaris
Dewan Komisaris
sesuai dengan
ketentuan
Pengawasan Reviu Pada tahun 2025 KPMR telah 10 10
Kecukupan melakukan review Kebijakan
Kebijakan terkait terkait manajemen risiko
Manajemen
Risiko dan
Recovery Plan
Reviu Risk Pada tahun 2025 KPMR telah 10 10
Appetite melakukan review Risk Appetite
Statement (RAS), Statement (RAS), Resolution
Resolution Plan, Plan, dan Recovery Plan
dan Recovery
Plan
Review Pada tahun 2025 KPMR secara 5 5
Pelaksanaan periodik telah melakukan
Pengawasan pembahasan tematik kondisi
Tematik secara Perseroan
periodik
662 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 665
Laporan Tahunan
2025
Perspektif
No Aspek Penilaian Indikator Output/Pencapaian Target Bobot Nilai
Penilaian
Review Pada tahun 2025 KPMR telah 5 5
pelaksanaan melakukan reviu APU, PPT, dan
Program Anti PPPSPM)
Pencucian Uang,
Pencegahan
Pendanaan
Terorisme, dan
Pencegahan
Pendanaan
Proliferasi
Senjata
Pemusnah
Massal (APU,
PPT, dan
PPPSPM)
Mengevaluasi Pada tahun 2025 KPMR telah 5 5
dan melakukan evaluasi dan
menganalisis menganalisis pelaksanaan
pelaksanaan pengendalian risiko terjadinya
pengendalian fraud Perseroan
risiko terjadinya
fraud Perseroan
3 Compliance Pelaksanaan fungsi Evaluasi profil Pada tahun 2025 KPMR telah 10 10
Perspective pengawasan risiko Perseroan melakukan evaluasi profil risiko
terhadap Perseroan setiap triwulan
pengelolaan
Manajemen Risiko Evaluasi Tingkat Pada tahun 2025 KPMR telah 10 10
Kesehatan Bank melakukan evaluasi tingkat
secara periodik kesehatan bank secara periodik
sesuai ketentuan sesuai ketentuan
Total 100 100
Pencapaian Key Performance Indicator Komite Tata Kelola Terintegrasi
Kinerja Komite Tata Kelola Terintegrasi (KTKT) diukur dari pencapaian atas program kerja/rencana kerja yang telah disusun
pada setiap awal tahun dan tingkat kehadiran Anggota KTKT dalam setiap rapat. Adapun program kerja KTKT disusun untuk
mendukung faktor-faktor utama keberhasilan pelaksanaan tugas Dewan Komisaris dalam melakukan evaluasi dan memastikan
penerapan tata kelola terintegrasi
Secara umum rencana kerja KTKT Tahun 2025 telah dilaksanakan dengan baik. Hal ini dapat dilihat sepanjang tahun 2025,
KTKT telah melaksanakan rapat sebanyak 21 kali dengan tingkat kehadiran anggota KTKT yang memenuhi ketentuan sehingga
rapat KTKT dapat dilaksanakan dengan kuorum dalam setiap pengambilan keputusan. Tingkat kehadiran rapat anggota KTKT
dapat dilihat pada tabel frekuensi dan tingkat kehadiran rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi.
Selain itu, kinerja KTKT didukung oleh kompetensi masing-masing anggota yang selaras dengan kebutuhan pelaksanaan fungsi
pengawasan di bidang perbankan. KTKT memberikan pandangan, masukan, dan rekomendasi kepada Dewan Komisaris, baik
dalam rapat maupun di luar rapat, sebagai dasar bagi Dewan Komisaris dalam pengambilan keputusan serta dalam pemberian
saran dan nasihat kepada Direksi. Kompetensi masing-masing anggota KTKT tercantum dalam profil Komite Tata Kelola
Terintegrasi.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 663
Page 666
Corporate
Governance
Berikut rincian pencapaian KPI Komite Tata Kelola Terintegrasi berdasarkan self assessment sebagai berikut :
Perspektif
No. Aspek Penilaian Indikator Output/ Pencapaian Target Bobot Nilai
Penilaian
1 Learning Penguatan Penguatan Penerapan Tata Selama tahun 2025, telah 10 10
& Growth Tata Kelola Kelola Terintegrasi dilaksanakan rapat dengan unit kerja
Perspective Terintegrasi terkait Maturity Level BRI Group
Peningkatan Peningkatan Kompetensi Telah dilaksanakan sesuai dengan 10 10
Kompetensi Anggota KTKT rencana
2 Internal Perencanaan & Pengesahan Rencana Rencana Kerja KTKT Tahun 2026 10 10
Process Evaluasi Kerja Komite tepat waktu disahkan pada tanggal 31 Desember
Perspective 2025
Pelaksanaan Rapat Komite Selama Tahun 2025 dilaksanakan 10 10
Dilaksanakan sesuai 21 (dua puluh satu) kali Rapat
ketentuan dan rencana KTKT dengan rekomendasi atas
yang disusun evaluasi terhadap pelaksanaan Tata
Kelola Terintegrasi (Manajemen
Risiko Terintegrasi, Kepatuhan
Terintegrasi dan Pengendalian Intern
Terintegrasi)
Rapat lain sesuai dengan Selama Tahun 2025, KTKT 10 10
Tugas KTKT menghadiri rapat terkait BRI Group
sesuai dengan arahan Dewan
Komisaris
3 Compliance Kepatuhan Komposisi dan Perubahan Anggota KTKT melalui 5 5
Perspective terhadap Ketentuan Penyesuaian anggota SK Dewan Komisaris:
yang berlaku Konglomerasi Keuangan • Surat Keputusan Dewan
Keanggotaan dan masa Komisaris BRI Nomor Keputusan
jabatan anggota komite 12-KOM/BRI/09/2024 tanggal
sesuai perubahan yang 07 September 2024 tentang
tertuang pada Surat Susunan Keanggotaan Komite
Keputusan Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi
• Surat Keputusan Dewan
Komisaris Nomor Keputusan
15-KOM/BRI/11/2024, tanggal 11
November 2024 tentang Susunan
Keanggotaan Komite Tata Kelola
Terintegrasi PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk.
• Surat Keputusan Dewan
Komisaris Nomor Keputusan
06-KOM/BRI/04/2025, tanggal
15 April 2025 tentang Susunan
Keanggotaan Komite Tata Kelola
Terintegrasi PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk
Pelaporan Hasil Selama tahun 2025, KTKT telah 10 10
Assessment melaksanakan pelaporan Self-
TKT semesteran Assessment Semester pada tanggal:
a. 8 Januari 2025
b. 8 Juli 2025
Pelaporan Hasil Selama tahun 2025, KTKT 10 10
Pelaksanaan TKT secara telah menyampaikan evaluasi
tahunan pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi
Reviu penilaian kecukupan Selama tahun 2025 KTKT 10 10
pengendalian intern melakukan Review Laporan Tahunan
terintegrasi dan fungsi penilaian kecukupan pengendalian
kepatuhan terintegrasi intern terintegrasi dan fungsi
(Setiap Semester) kepatuhan terintegrasi sesuai
ketentuan yang berlaku.
Evaluasi penerapan Selama tahun 2025 KTKT 10 10
manajemen risiko melakukan Evaluasi penerapan
terintegrasi secara periodik manajemen risiko terintegrasi secara
(setiap semester) periodik sesuai ketentuan yang
berlaku.
664 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 667
Laporan Tahunan
2025
Perspektif
No. Aspek Penilaian Indikator Output/ Pencapaian Target Bobot Nilai
Penilaian
Penyampaian Laporan Selama tahun 2025, KTKT telah 5 5
wajib sesuai dengan melaksanakan penyampaian laporan
ketentuan secara tepat sesuai dengan ketentuan secara
waktu tepat waktu
Total 100 100
Nominasi dan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Prosedur Nominasi Dewan Komisaris dan Direksi
Bahwa dalam rangka implementasi praktik bisnis yang sehat dan memenuhi prinsip-prinsip Good Corporate Governance serta
prinsip kehati-hatian di lingkungan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Dewan Komisaris telah menetapkan Kebijakan
Nominasi anggota Dewan Komisaris dan Direksi dengan Surat Keputusan NOKEP: 07-KOM/BRI/07/2015, tanggal 28 Juli 2015.
Secara Umum Kebijakan Nominasi Dewan Komisaris dan Direksi antara lain sebagai berikut:
1. Dewan Komisaris berwenang untuk mengusulkan calon anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris Bank.
2. Untuk calon anggota Direksi, proses Nominasi yang dilakukan adalah untuk bakal calon yang berasal dari internal Bank,
yaitu:
a. Anggota Direksi yang akan berakhir masa jabatannya namun masih dapat diangkat kembali sebagai anggota Direksi;
b. Pejabat satu tingkat di bawah Direksi atau pejabat yang mempunyai prestasi istimewa;
c. Direksi anak perusahaan atau perusahaan patungan.
3. Untuk calon anggota Dewan Komisaris, proses Nominasi dilakukan untuk bakal calon yang berasal dari anggota Dewan
Komisaris yang akan berakhir masa jabatannya namun masih dapat diangkat kembali sebagai anggota Dewan Komisaris.
4. Untuk bakal calon anggota Direksi dan/atau anggota Komisaris selain Pejabat satu tingkat di bawah Direksi dan Direksi Anak
Perusahaan, proses Nominasi dilakukan bersama dalam suatu Tim yang dibentuk oleh Pemegang Saham Seri A Dwiwarna,
dan sekaligus menetapkan bakal calon anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris yang akan diusulkan kepada Rapat
Umum Pemegang Saham.
5. Dalam melakukan proses Nominasi, Komite diwakili oleh Ketua Komite dan apabila Ketua Komite berhalangan hadir maka
digantikan oleh salah seorang anggota Komite yang berasal dari Komisaris Independen.
6. Keputusan ini sekaligus memberikan mandat kepada Ketua Komite atau Komisaris Independen untuk:
a. Mewakili Komite sebagai anggota Tim Penilai yang dibentuk Pemegang Saham Seri A Dwiwarna.
b. Memberikan rekomendasi atas calon anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris dengan memperhatikan
pemenuhan persyaratan integritas, kompetensi dan reputasi keuangan calon.
7. Ketua Komite atau Komisaris Independen yang mewakili Komite wajib menghindari benturan kepentingan (conflict of
interest) dan wajib menjaga independensinya.
Dalam melakukan penjaringan kandidat Dewan Komisaris dan Direksi, BRI memiliki daftar Insan BRILiaN top talent yang berasal
dari level BoD-1, yaitu individu-individu yang telah menunjukkan kinerja unggul dan potensi yang besar dalam Perseroan. Daftar
talenta kemudian akan diidentifikasi berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, untuk memastikan bahwa talenta yang terpilih
memiliki kualitas yang mumpuni dan siap membawa BRI Grup ke arah yang lebih baik. Selanjutnya, talenta terseleksi yang
telah teridentifikasi akan divalidasi oleh Dewan Komisaris berdasarkan kinerja dan kapasitas sesuai rekam jejak talenta. Setelah
validasi, talenta ternominasi tersebut akan disampaikan kepada Pemegang Saham Seri A Dwiwarna dan/atau Cluster Talent
Committee untuk dilakukan proses validasi dan kalibrasi lebih lanjut atas talenta dalam lingkup klaster.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 665
Page 668
Corporate
Governance
Adapun prosedur Nominasi calon Dewan Komisaris dan Direksi adalah sebagai berikut.
Prosedur Nominasi Calon Dewan Komisaris dan Direksi
1 10
Komite Nominasi dan Remunerasi (KNR)
Penetapan tanggal efektif sebagai
melalui surat Dewan Komisaris meminta
Pengurus Perseroan
kepada Direksi Daftar Top Talent BRI
2 9
Direksi menyampaikan daftar Top Talent
berdasarkan Top Talent Management
Uji Kemampuan
System BRI hasil assessment lembaga
dan Kepatuhan Pengurus
independen dan hasil rapat Talent
Committee BRI
3 8
KNR melakukan penyaringan administrasi
Penetapan Calon
dan seleksi/wawancara terhadap Bakal
Pengurus Dalam RUPS
Calon Pengurus yang diusulkan
4 7
Pemegang Saham Seri A Dwiwarna
Berdasarkan seleksi dan hasil rapat,
mengusulkan Calon Dalam
KNR menyampaikan rekomendasi Bakal
RUPS melalui Kuasa Pemegang
Calon pengurus kepada Dewan Komisaris
Saham Seri A Dwiwarna
5 6
Dewan Komisaris melakukan rapat
untuk menetapkan Calon Pengurus Dewan Komisaris menyampaikan daftar
yang akan diusulkan kepada Pemegang Calon Kepada Pemegang Saham Seri A
Saham Seri A Dwiwarna dan/atau Dwiwarna dan/atau Cluster Talent
Cluster Talent Committee
Prosedur pemilihan Bakal Calon anggota Dewan Komisaris Untuk bakal calon anggota Direksi Pejabat satu tingkat
dan/atau Direksi diatur sebagai berikut: di bawah Direksi atau pejabat yang mempunyai prestasi
1. Komite Nominasi dan Remunerasi melalui Dewan istimewa dan Direksi anak perusahaan atau perusahaan
Komisaris meminta daftar Top Talent BRI yang memenuhi patungan, komite dapat meminta usulan Bakal Calon
kriteria untuk dapat diusulkan sebagai Bakal Calon kepada Direksi Bank yang terlebih dahulu dilakukan
pengurus BRI. assessment oleh Lembaga Profesional dengan indikator
2. Direksi menyampaikan daftar Top Talent BRI berdasarkan kompetensi sesuai ketentuan yang berlaku.
data Talent Management System BRI, hasil assesment 4. Bakal Calon anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi
oleh lembaga profesional independen serta hasil Rapat yang dianggap layak selanjutnya diusulkan oleh KNR
Talent Committee BRI. kepada Dewan Komisaris untuk mengikuti proses
3. Berdasarkan daftar yang disampaikan oleh Direksi, Evaluasi.
Komite Nominasi dan Remunerasi (KNR) menjaring 5. KNR melakukan proses evaluasi untuk menggali informasi
Bakal Calon yang memenuhi kualifikasi yang ditetapkan. komprehensif mengenai kualifikasi dan kompetensi Bakal
Calon, sebagai berikut:
666 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 669
Laporan Tahunan
2025
a. Untuk bakal calon anggota Direksi yang berasal 10. BRI Mengajukan permohonan kepada OJK untuk
dari anggota Direksi yang masih menjabat yang melakukan proses penilaian kemampuan dan kepatutan.
akan berakhir masa jabatannya namun masih dapat 11. OJK berwenang untuk memberikan penilaian atas
diangkat kembali, evaluasi dilakukan antara lain kemampuan dan kepatutan Direksi terpilih yang meliputi
dengan meminta pendapat dari Direktur Utama. penelitian administratif dan wawancara. Persetujuan atau
b. Komite Nominasi dan Remunerasi menjaring bakal penolakan atas permohonan dimaksud akan diberikan
calon anggota Direksi yang memenuhi kualifikasi oleh OJK selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari
yang ditetapkan. Proses penjaringan ini melibatkan setelah dokumen permohonan diterima secara lengkap.
lembaga assessment profesional dari pihak eksternal
yang independen.
c. Untuk bakal calon anggota Direksi yang berasal dari Kebijakan Remunerasi Dewan Komisaris
pejabat satu tingkat di bawah Direksi atau pejabat dan Direksi
yang mempunyai prestasi istimewa, atau yang
berasal dari Direksi anak perusahaan/perusahaan Kebijakan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi disusun
patungan, evaluasi dapat dilakukan dengan cara: dengan memperhatikan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
1) Melakukan interview/wawancara terhadap Bakal (POJK) Nomor 45/POJK.03/2015 dan SE OJK Nomor 40 /
Calon anggota Direksi yang direkomendasikan; SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola dalam
dan/atau, Pemberian Remunerasi Bagi Bank Umum, POJK Nomor 18/
2) Meminta Bakal Calon anggota Direksi untuk POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi
memberikan presentasi mengenai topik tertentu, Bank Umum, POJK Nomor 17 tahun 2023 tentang Penerapan
yang menggambarkan kemampuan Bakal Calon Tata Kelola Bank Umum, serta Peraturan Menteri BUMN
sesuai dengan persyaratan. No.PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ dan Sumber Daya
d. Untuk Bakal Calon anggota Dewan Komisaris, evaluasi Manusia Badan Usaha Milik Negara. Komite Nominasi
untuk menggali kualifikasi dan kompetensi dilakukan dan Remunerasi telah menyusun kebijakan Remunerasi
dari daftar riwayat hidup yang bersangkutan. yang disahkan melalui Surat Keputusan Dewan Komisaris
6. Hasil penggalian informasi mengenai Bakal Calon Nomor SK.12-KOM/BRI/11/2025 tanggal 18 November 2025
anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi dibahas tentang Pedoman Pemberian Remunerasi dalam bentuk
dalam rapat Komite untuk memutuskan Bakal Calon yang Gaji/Honorarium, Tunjangan, Fasilitas dan Tantiem/Insentif
terpilih menjadi Calon anggota Dewan Komisaris dan/ Kinerja serta Insentif Jangka Panjang bagi Direksi dan Dewan
atau Direksi. Komisaris PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
7. Hasil pembahasan Komite dituangkan dalam Nota
Dinas Komite kepada Dewan Komisaris. Nota Dinas Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi dibagi menjadi
tersebut merupakan dokumen rekomendasi Komite atas dua kategori utama yaitu remunerasi tetap dan remunerasi
pencalonan Calon anggota Dewan Komisaris dan/atau variabel dengan mempertimbangkan kompleksitas dan
Direksi yang bersangkutan. skala bisnis, capaian kinerja dan kemampuan perusahaan
8. Dewan Komisaris memutuskan calon anggota Dewan serta tujuan jangka panjang perusahaan sebagai bentuk
Komisaris dan/atau Direksi dalam rapat Dewan Komisaris penerapan prinsip kehati-hatian yang berbasiskan kinerja
yang sekaligus sebagai dasar rekomendasi Dewan dan risiko. Adapun kebijakan remunerasi tersebut ditetapkan
Komisaris kepada Pemegang Saham Seri A Dwiwarna berdasarkan syarat/eligibility yang telah ditentukan di awal
dan/atau Cluster Talent Committee untuk selanjutnya penetapan sebagai dasar kriteria dalam pengalokasiannya.
disampaikan dalam RUPS. Capaian kinerja baik secara kolegial dan/atau individual
9. RUPS menentukan susunan dan perubahan anggota Dewan Komisaris dan Direksi merupakan salah satu faktor
Dewan Komisaris dan/atau Direksi BRI, dalam hal anggota utama yang mempengaruhi besaran kompensasi maupun
Dewan Komisaris dan/atau Direksi yang diangkat belum insentif yang diterima.
disetujui oleh OJK, maka pengangkatan dimaksud
belum efektif. Calon anggota Dewan Komisaris dan/atau Remunerasi Tetap
Direksi BRI yang belum mendapat persetujuan OJK, yang Komponen remunerasi tetap mencakup antara lain gaji/
bersangkutan dilarang melakukan tugasnya sebagai honorarium, tunjangan, fasilitas maupun elemen lain yang
anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi dalam bersifat tetap yang diberikan kepada seluruh Dewan
kegiatan Bank dan atau kegiatan lain yang mempunyai Komisaris dan Direksi sesuai dengan tugas, wewenang dan
pengaruh signifikan terhadap kebijakan dan kondisi tanggung jawabnya
keuangan Bank, walaupun telah mendapat persetujuan
dan diangkat oleh RUPS. RUPS juga memberhentikan
Direksi yang terpilih pada RUPS sebelumnya, jika yang
bersangkutan tidak disetujui oleh OJK.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 667
Page 670
Corporate
Governance
Remunerasi Variabel Penyesuaian pembayaran remunerasi variabel yang
Dalam memberikan remunerasi yang bersifat variabel, ditangguhkan (malus) dilakukan apabila terjadi kondisi berupa:
Perusahaan memperhatikan prinsip prudent risk taking 1. Terbukti secara hukum terdapat penyalahgunaan
sehingga terdapat metode pengukuran kinerja yang dikaitkan jabatan dan/atau wewenang dan/atau melakukan
dengan risiko. Komponen remunerasi variabel mencakup tindak pidana oleh Penerima remunerasi variabel yang
antara lain berupa penghargaan dan/atau insentif kinerja ditangguhkan, yang mengakibatkan timbulnya kerugian
yang dapat diberikan dalam bentuk tunai maupun saham. bagi Perusahaan.
2. Restatement/penyajian kembali laporan keuangan
Selanjutnya remunerasi variabel dapat diberikan berdasarkan Perusahaan yang menjadi dasar penetapan pemberian
pencapaian kinerja, sebagai berikut: remunerasi variabel.
1. Short Term Incentives (STI) merupakan insentif jangka 3. Peringkat risiko pada Triwulan terakhir sebelum waktu
pendek yang diberikan kepada Dewan Komisaris pelaksanaan remunerasi variabel yang ditangguhkan
dan Direksi sesuai putusan Rapat Umum Pemegang adalah peringkat 4 (Moderate to High) atau lebih buruk.
Saham (RUPS) dalam pengesahan laporan tahunan. 4. Komitmen laba dan dividen sebagaimana ditetapkan
STI diberikan sebagai bentuk dorongan dalam upaya dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP)/
pencapaian kinerja tahunan yang optimal. Besaran STI Corporate Plan periode yang terkait tidak tercapai.
diberikan dengan mempertimbangkan pencapaian 5. RUPS Tahunan memutuskan menolak
hasil kinerja tahunan sesuai dengan penetapan Key pertanggungjawaban Direksi dan/atau Dewan Komisaris
Performance Indicator (KPI) kolegial dan tujuan jangka atas kinerja Perseroan untuk tahun buku yang diputuskan
pendek perusahaan. Sebagian dari STI yang dibayarkan dalam RUPS Tahunan.
kepada Dewan Komisaris dan Direksi ditangguhkan 6. Pertimbangan lain yang dipandang penting oleh RUPS.
selama periode waktu dan/atau pihak yang diberikan
delegasi oleh RUPS untuk penetapan besaran persentase Dalam hal penarikan kembali remunerasi variabel yang
tertentu sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan oleh sudah dibayarkan (clawback) dilakukan apabila terjadi
RUPS/Pemegang Saham Seri A. kondisi berupa:
2. Long Term Incentives (LTI) merupakan insentif jangka 1. Terbukti secara hukum terdapat penyalahgunaan
panjang yang diberikan kepada Dewan Komisaris jabatan dan/atau wewenang dan/atau melakukan
dan Direksi sesuai putusan RUPS dalam pengesahan tindak pidana oleh Penerima remunerasi variabel yang
laporan tahunan. Pemberian LTI bertujuan untuk ditangguhkan, yang mengakibatkan timbulnya kerugian
dapat menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan bagi Perusahaan.
(sustainability) serta pengelolaan risiko yang 2. Restatement/penyajian kembali laporan keuangan
berkesinambungan. Besaran LTI diberikan dengan Perusahaan yang menjadi dasar penetapan pemberian
memperhitungkan capaian KPI tambahan yang bersifat remunerasi variabel.
target jangka panjang dan diperjanjikan selama jangka 3. Peringkat risiko pada Triwulan terakhir sebelum waktu
waktu tertentu atas persetujuan RUPS/Seri A. Remunerasi pelaksanaan remunerasi variabel yang ditangguhkan
tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan pencapaian adalah peringkat 4 (Moderate to High) atau lebih buruk.
visi, misi dan strategi jangka panjang perusahaan. 4. RUPS Tahunan memutuskan menolak pertanggungjawaban
Pemberian LTI diatur dengan tata kelola khusus yang Direksi dan/atau Dewan Komisaris atas kinerja Perseroan
di antaranya mengatur periode kinerja (vesting period) untuk tahun buku yang diputuskan dalam RUPS Tahunan.
dan periode penangguhan (holding period) tertentu yang 5. Pertimbangan lain yang dipandang penting oleh RUPS.
selanjutnya diberikan sesuai dengan hasil pencapaian
kinerja jangka panjang. Dengan struktur remunerasi yang terstruktur, BRI
berkomitmen untuk memberikan kompensasi yang adil
Adapun Remunerasi variabel diberikan dalam bentuk saham dan kompetitif yang tidak hanya menghargai pencapaian
bagi anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Non kinerja jangka pendek tetapi juga mendukung tujuan
Independen, serta dalam bentuk tunai untuk Komisaris keberlanjutan jangka panjang perusahaan. Kebijakan ini juga
Independen. Dalam hal terjadinya kondisi khusus tertentu, mengutamakan prinsip-prinsip tata kelola yang baik dengan
Perusahaan dapat menunda pemberian remunerasi yang sistem pengawasan yang transparan, memastikan bahwa
bersifat variabel yang ditangguhkan (malus) atau menarik semua pihak memenuhi syarat/eligibility dan mengikuti
kembali remunerasi yang bersifat variabel yang sudah aturan yang ditetapkan secara jelas serta konsisten.
dibayarkan (clawback) kepada pihak yang telah ditetapkan
menjadi Material Risk Takers (MRT). Kebijakan terkait remunerasi secara lebih detail akan
dijelaskan pada Sub Judul Penerapan Tata Kelola dalam
Pemberian Remunerasi Bagi Bank Umum Sesuai POJK
45/ POJK.03/2015 dan Kebijakan Pemberian Kompensasi
Jangka Panjang Berbasis Kinerja dalam Laporan Tahunan ini.
668 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 671
Laporan Tahunan
2025
Prosedur Penetapan Remunerasi
Tahapan Aktivitas
Penyusunan Komite Nominasi dan Remunerasi
Komite Nominasi dan Remunerasi melakukan evaluasi struktur dan besaran remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
dengan mempertimbangkan kinerja, risiko, kewajaran dengan peer group, sasaran, dan strategi jangka panjang Bank,
pemenuhan cadangan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan, dan potensi pendapatan Bank di
masa yang akan datang. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, Komite Nominasi dan Remunerasi merekomendasikan
struktur dan besaran Remunerasi tersebut dalam rapat Dewan Komisaris.
Pengusulan Dewan Komisaris
Dewan Komisaris mengajukan usulan mengenai penetapan honorarium, tunjangan dan fasilitas serta tantiem dan LTI
untuk anggota Dewan Komisaris dan Direksi kepada Rapat Umum Pemegang Saham.
Penetapan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
RUPS dapat menyetujui dan menetapkan struktur dan besaran remunerasi tersebut dengan persyaratan kuorum
kehadiran pemegang saham lebih dari 50% dan persetujuan oleh lebih dari 50% pemegang saham yang hadir. Dalam
hal RUPS tidak menyetujui usulan tersebut, maka Dewan Komisaris dan Direksi akan menggunakan struktur dan besaran
remunerasi yang sama seperti tahun buku sebelumnya. Dalam hal RUPS belum menetapkan Struktur dan besaran
remunerasi, maka RUPS dapat memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan struktur dan
besaran remunerasi setelah mendapat persetujuan dari Pemegang Saham Seri A Dwiwarna.
Tahapan Penetapan Remunerasi
Komite Nominasi &
Dewan Komisaris Persetujuan RUPS
Remunerasi
Menyusun struktur dan Membahas usulan Menetapkan struktur
besaran Remunerasi Komite Nominasi Setuju dan besaran remunerasi
anggota Dewan dan Remunerasi tersebut dengan
Komisaris dan Direksi persyaratan kuorum
Tidak Setuju kehadiran pemegang
saham lebih dari 50% dan
persetujuan oleh lebih dari
50% pemegang saham
yang hadir
Mengusulkan struktur Dewan Komisaris dan
dan besaran Remunerasi Direksi akan menggunakan
anggota Dewan Komisaris remunerasi yang sama seperti
dan Direksi kepada RUPS tahun buku sebelumnya
Tahap Penyusunan Tahap Pengusulan Tahap Persetujuan Tahap Penutupan
Indikator Penetapan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Indikator penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi mempertimbangkan beberapa hal, antara lain hasil benchmarking
remunerasi dengan industri sejenis (peer group) baik di level domestik maupun regional berdasarkan kompleksitas dan skala
bisnis perusahaan, pencapaian kinerja, ukuran dan kompleksitas dari operasi Perseroan. Penetapan remunerasi Perseroan juga
berorientasi pada pengembangan Perseroan yang yang mengedepankan prinsip berkelanjutan serta mendorong pencapaian
tujuan jangka panjang.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 669
Page 672
Corporate
Governance
Struktur Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Struktur remunerasi anggota Dewan Komisaris dan Direksi mencakup sebagai berikut:
Ketentuan
No. Jenis Penghasilan
Dewan Komisaris Direksi
1 Honorarium/Gaji Besarnya faktor jabatan Besarnya faktor jabatan
• Komisaris Utama 45% dari Direktur Utama • Direktur Utama ditentukan oleh Pemegang
• Wakil Komisaris Utama 42,5% dari Direktur Saham Pengendali (Menteri BUMN)
Utama • Wakil Direktur Utama 90% dan Direktur Utama
• Anggota Dewan Komisaris ditetapkan sebesar • Anggota Direksi lainnya 85% dari Direktur
90% dari Komisaris Utama Utama.
2 Tunjangan
Tunjangan Hari Raya 1 (satu) kali honorarium 1 (satu) kali Gaji
Keagamaan
Tunjangan Perumahan Tidak diberikan Rp27,5 juta per bulan, termasuk di dalamnya biaya
utilitas. Tidak diberikan bagi anggota Direksi yang
menempati rumah jabatan
Tunjangan Transportasi 20% dari honorarium Tidak diberikan
Asuransi Purna Jabatan Maksimum premi sebesar 25% dari honorarium per Maksimum premi sebesar 25% dari honorarium per
Tahun Tahun
Keanggotaan Klub Keanggotaan pada 2 (dua) perkumpulan profesi. Direktur Utama/Wakil Direktur Utama:
2 (dua) keanggotaan Golf.
2 (dua) keanggotaan Club Financial.
1 (satu) keanggotaan club Kebugaran (family club)
2 (dua) club profesi.
Direktur:
1 (satu) keanggotaan Golf.
1 (satu) keanggotaan club Kebugaran (family club).
2 (dua) club profesi
Pakaian Corporate Diberikan dalam bentuk pakaian seragam, jas dan/ Diberikan dalam bentuk pakaian seragam, jas dan/
atau pakaian kerja beserta kelengkapannya serta atau pakaian kerja beserta kelengkapannya serta
batik/tenun/pakaian nasional lainnya dengan nilai batik/tenun/pakaian nasional lainnya dengan nilai
sesuai plafon anggaran per tahun yang diatur oleh sesuai plafon anggaran per tahun yang diatur oleh
Keputusan Direksi. Keputusan Direksi.
Komunikasi Tidak diberikan Penggantian biaya pulsa dan/atau paket data
sesuai pemakaian
3 Fasilitas
Kendaraan Dalam bentuk tunjangan transportasi Fasilitas kendaraan untuk anggota Direksi diberikan
sesuai dengan ketentuan internal Perseroan.
Kesehatan Asuransi kesehatan atau penggantian biaya Asuransi kesehatan atau penggantian biaya
pengobatan sesuai dengan ketentuan internal pengobatan sesuai dengan ketentuan internal
Perseroan. Perseroan.
Fasilitas Bantuan Hukum Fasilitas bantuan hukum diberikan kepada anggota Fasilitas bantuan hukum diberikan kepada anggota
Dewan Komisaris dalam hal terjadi tindakan/ Direksi dalam hal terjadi tindakan/perbuatan untuk
perbuatan untuk dan atas nama jabatannya dan atas nama jabatannya yang berkaitan dengan
yang berkaitan dengan maksud dan tujuan serta maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan
kegiatan usaha Perseroan.
Jumlah Nominal/Komponen Remunerasi Masing-Masing Dewan Komisaris dan Direksi
Jumlah Nominal/Komponen Remunerasi Masing-Masing Dewan Komisaris
Premi
Tantiem
Tunjangan Asuransi
No. Nama Honorarium THRK Pengobatan Setelah Total
Transport Purna
Pajak
Jabatan
1 Kartika Wirjoatmodjo -
2 Parman Nataatmadja* - -
670 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 673
Laporan Tahunan
2025
Premi
Tantiem
Tunjangan Asuransi
No. Nama Honorarium THRK Pengobatan Setelah Total
Transport Purna
Pajak
Jabatan
3 Awan Nurmawan Nuh -
4 Edi Susianto* - -
5 Lukmanul Khakim* - -
6 Helvi Yuni Moraza * - -
7 Rofikoh Rokhim** -
8 Rabin Indrajad -
Hattari**
9 Dwi Ria Latifa** -
10 Heri Sunaryadi** -
11 Nurmaria Sarosa** -
12 Agus Riswanto** -
13 Paripurna P. -
Sugarda**
14 Haryo Baskoro -
Wicaksono**
* (Diangkat sebagai Dewan Komisaris BRI dalam RUPST pada tanggal 24 Maret 2025)
** (Diberhentikan sebagai Dewan Komisaris BRI dalam RUPST pada tanggal 24 Maret 2025)
Keterangan :
Honorarium dan Tunjangan Transportasi berdasarkan Surat Dewan Komisaris SR.12-KOM/04/2024 Tanggal 05 April 2024
Nominal/Komponen Remunerasi Masing-Masing Direksi
Tantiem Premi
Tunjangan
No. Nama Gaji THRK Setelah Pengobatan Asuransi Total
Perumahan
Pajak Purna
1 Sunarso ** - -
2 Catur Budi Harto ** - -
3 Agus Noorsanto*** - -
4 Handayani ** - -
5 Amam Sukriyanto ** - -
6 Arga Mahanana - -
Nugraha **
7 Agus Sudiarto ** - -
8 Viviana Dyah Ayu - -
Retno K.
9 Supari ** - - -
10 Ahmad Solichin - -
Lutfiyanto***
11 Agus Winardono ** - -
12 Andrijanto ** - -
13 Hery Gunardi * - - -
14 Hakim Putratama * - - -
15 Riko Adythia * - - -
16 Aquarius Rudianto * - - -
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 671
Page 674
Corporate
Governance
Tantiem Premi
Tunjangan
No. Nama Gaji THRK Setelah Pengobatan Asuransi Total
Perumahan
Pajak Purna
17 Farida Thamrin * - - -
18 Akhmad - - -
Purwakajaya *
19 Alexander Dippo - -
Paris Y. S. *
20 Nancy - - -
Adistyasari *) ***)
21 Mucharom *) ***) - - -
22 Saladin - - -
Dharmanugraha
Effendi *
23 Achmad - - - - - -
Royadi ****
24 Ety Yuniarti **** - - - - - -
25 Mahdi Yusuf **** - - - - - -
26 Aris Hartanto **** - - - - - -
Keterangan:
*) Diangkat sebagai Direksi BRI dalam RUPST pada tanggal 24 Maret 2025
**) Diberhentikan dengan hormat sebagai Direksi BRI dalam RUPST pada tanggal 24 Maret 2025
***) Diberhentikan dengan hormat sebagai Direksi BRI dalam RUPSLB pada tanggal 17 Desember 2025
****) Diangkat sebagai Direksi BRI dalam RUPSLB pada tanggal 17 Desember 2025
Long Term Incentive (LTI)
Sampai dengan Desember 2025 tidak terdapat pemberian Long Term Inventice (LTI) Dewan Komisaris dan Direksi atas
pencapaian kinerja tahun 2024.
Transparansi Kepemilikan Saham Direksi dan Dewan Komisaris
Kepemilikan Saham Anggota Direksi dan Dewan Komisaris
Direksi dan Dewan Komisaris waijb mengungkapkan saham yang mencapai 5% (lima persen) atau lebih, baik pada BRI maupun
pada bank dan perusahaan lain, yang berkedudukan di dalam dan di luar negeri. Tidak terdapat Direksi dan Dewan Komisaris
yang memiliki saham mencapai 5% (lima persen) baik di BRI, Bank Lain, Lembaga Keuangan Non Bank maupun Perusahaan lain.
Adapun kepemilikan saham Direksi dan Dewan Komisaris adalah sebagai berikut.
Kepemilikan Saham Direksi
Kepemilikan Saham (lembar)
Periode
Jabatan
Nama Jabatan Lembaga
Selama Tahun
2025 BRI Bank Lain Keuangan Perusahaan Lain
Non-Bank
Hery Gunardi Direktur Utama 24 Maret – 31 435.000 Nihil Nihil Nihil
Desember 2025 (0,0002870%)
Viviana Dyah Direktur 1 Januari – 3.819.500 Nihil Nihil Nihil
Ayu R.K. Keuangan 24 Maret 2025 (0,0025201%)
Direktur 24 Maret –
Finance & 17 Desember
Strategy 2025
Wakil Direktur 17 Desember – 31
Utama Desember 2025
672 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 675
Laporan Tahunan
2025
Kepemilikan Saham (lembar)
Periode
Jabatan
Nama Jabatan Lembaga
Selama Tahun
2025 BRI Bank Lain Keuangan Perusahaan Lain
Non-Bank
Hakim Direktur 24 Maret – 31 Nihil Nihil Nihil Nihil
Putratama Operations Desember 2025
Riko Adythia Direktur 24 Maret – 31 Nihil Nihil Nihil Nihil
Corporate Desember 2025
Banking
Aquarius Direktur 24 Maret – 31 Nihil Nihil Nihil Nihil
Rudianto Network dan Desember 2025
Retail Funding
Farida Thamrin Direktur 24 Maret – 31 19.800 Nihil Nihil Nihil
Treasury dan Desember 2025 (0,0000131%)
International
Banking
Akhmad Direktur Micro 24 Maret – 31 243.500 Nihil Nihil Nihil
Purwakajaya Desember 2025 (0,0001607%)
Alexander Direktur 24 Maret – 31 Nihil Nihil Nihil Nihil
Dippo Paris Commercial Desember 2025
Y.S. Banking
Saladin Direktur 24 Maret – 31 Nihil Nihil Nihil Nihil
Dharma Information Desember 2025
Nugraha Technology
Effendi
Mahdi Yusuf Direktur Legal 17 Desember – 31 Nihil Nihil Nihil Nihil
& Compliance Desember 2025
Aris Hartanto Direktur 17 Desember – 31 430.964 Nihil Nihil Nihil
Consumer Desember 2025 (0,0002844%)
Banking
Achmad Direktur 17 Desember – 31 1.215.672 Nihil Nihil Nihil
Royadi Finance & Desember 2025 (0,0008021%)
Strategy
Ety Yuniarti Direktur 17 Desember – 31 193.262 Nihil Nihil Nihil
Manajemen Desember 2025 (0,0001275%)
Risiko
Nancy Direktur 24 Maret – 17 9.000 Nihil Nihil Nihil
Adistyasari Consumer Desember 2025
Banking
Mucharom Direktur 24 Maret – 17 Nihil Nihil Nihil Nihil
Manajemen Desember 2025
Risiko
Sunarso Direktur Utama 1 Januari – 5.658.656 Nihil Nihil Nihil
24 Maret 2025
Catur Budi Wakil Direktur 1 Januari – 4.045.557 Nihil Nihil Nihil
Harto Utama 24 Maret 2025
Agus Direktur Bisnis 1 Januari – 3.938.641 Nihil Nihil Nihil
Noorsanto Wholesale dan 24 Maret 2025
Kelembagaan
Wakil Direktur 24 Maret – 17
Utama Desember 2025
Handayani Direktur Bisnis 1 Januari – 5.741.900 Nihil Nihil Nihil
Konsumer 24 Maret 2025
Supari Direktur Bisnis 1 Januari – 4.970.914 Nihil Nihil Nihil
Mikro 24 Maret 2025
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 673
Page 676
Corporate
Governance
Kepemilikan Saham (lembar)
Periode
Jabatan
Nama Jabatan Lembaga
Selama Tahun
2025 BRI Bank Lain Keuangan Perusahaan Lain
Non-Bank
Ahmad Direktur 1 Januari – 5.454.170 Nihil Nihil Nihil
Solichin Kepatuhan 24 Maret 2025
Lutfiyanto
Direktur Human 24 Maret – 17
Capital & Desember 2025
Compliance
Agus Sudiarto Direktur 1 Januari – 3.584.100 Nihil Nihil Nihil
Manajemen 24 Maret 2025
Risiko
Agus Direktur Human 1 Januari – 3.469.681 Nihil Nihil Nihil
Winardono Capital 24 Maret 2025
Amam Direktur 1 Januari – 3.623.454 Nihil Nihil Nihil
Sukriyanto Commercial, 24 Maret 2025
Small and
Medium
Business
Arga M. Direktur Digital 1 Januari – 3.421.385 Nihil Nihil Nihil
Nugraha dan Teknologi 24 Maret 2025
Informasi
Andrijanto Direktur Retail 1 Januari – 2.989.700 Nihil Nihil Nihil
Funding and 24 Maret 2025
Distribution
Kepemilikan Saham Dewan Komisaris
Dewan Komisaris Periode 1 Januari 2025 s.d 24 Maret 2025
Kepemilikan Saham (Lembar)
Nama Jabatan Lembaga
BRI Bank Lain Keuangan Non- Perusahaan Lain
Bank
Kartika Wirjoatmodjo Komisaris Utama 1.678.000 Nihil Nihil Nihil
Rofikoh Rokhim Wakil Komisaris Utama/ Nihil Nihil Nihil Nihil
Komisaris Independen
Rabin Indrajad Hattari Komisaris 1.510.100 Nihil Nihil Nihil
Dwi Ria Latifa Komisaris Independen Nihil Nihil Nihil Nihil
Heri Sunaryadi Komisaris Independen Nihil Nihil Nihil Nihil
Nurmaria Sarosa Komisaris Independen Nihil Nihil Nihil Nihil
Agus Riswanto Komisaris Independen Nihil Nihil Nihil Nihil
Paripurna Poerwoko Komisaris Independen Nihil Nihil Nihil Nihil
Sugarda
Awan Nurmawan Nuh Komisaris 712.500 Nihil Nihil Nihil
Haryo Baskoro Komisaris Independen Nihil Nihil Nihil Nihil
Wicaksono
674 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 677
Laporan Tahunan
2025
Dewan Komisaris Periode 24 Maret 2025 s.d 31 Desember 2025
Kepemilikan Saham (Lembar)
Nama Jabatan Lembaga
BRI Bank Lain Keuangan Non- Perusahaan Lain
Bank
Kartika Wirjoatmodjo Komisaris Utama 1.678.000 Nihil Nihil Nihil
Parman Nataatmadja Wakil Komisaris/ Nihil Nihil Nihil Nihil
Komisaris Independen
Helvi Yuni Moraza Komisaris Nihil Nihil Nihil Nihil
Awan Nurmawan Nuh Komisaris 712.500 Nihil Nihil Nihil
Edi Susianto Komisaris Independen Nihil Nihil Nihil Nihil
Lukmanul Khakim Komisaris Independen Nihil Nihil Nihil Nihil
Pembelian/Penjualan Saham Dewan Komisaris dan Direksi
Pengungkapan informasi kepemilikan saham Dewan Komisaris dan Direksi telah diatur dalam Surat Keputusan No. KU.02-DIR/
KEP/10/2023 tentang Kebijakan Umum Tata Kelola Perusahaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan Surat Edaran No.
SE.09.c-DIR/KEP/03/2023 tentang Perubahan Ketiga Corporate Governance sebagai berikut:
1. Anggota Direksi atau Dewan Komisaris yang memiliki saham dengan hak suara, baik langsung maupun tidak langsung, wajib
melaporkan menyampaikan laporan mengenai kepemilikan hak suara atas saham dan setiap perubahan kepemilikan hak
suara atas saham kepada OJK.
2. Berkenaan dengan hal tersebut, kepemilikan hak suara atas saham dan setiap perubahan kepemilikan hak suara atas saham
oleh anggota Direksi dan Dewan Komisaris disampaikanpaling lambat 5 (lima) hari kerja sejak terjadinya kepemilikan hak
suara atas saham dan setiap perubahan kepemilikan hak suara atas saham.
3. Anggota Direksi dan Dewan Komisaris dapat memberikan kuasa tertulis kepada pihak lain untuk melaporkan kepemilikan
hak suara atas saham dan setiap perubahan kepemilikan hak suara atas saham.
Sepanjang tahun 2025 transaksi saham yang dilakukan oleh Direksi dan Dewan Komisaris telah dilaporkan kepada Perusahaan
(dhi Corporate Secretary Group) dalam kurun Waktu 3 (tiga) hari kerja setelah transaksi dilakukan dan selanjutnya dilaporkan
kepada Otoritas Jasa Keuangan. Adapun pembelian/penjualan saham Dewan Komisaris dan Direksi selama tahun 2025 adalah
sebagai berikut:
Harga
Saham Saham
Tanggal Tanggal Saham yang per Tujuan
No Nama Jabatan Transaksi Sebelum Setelah
Transaksi Pelaporam Ditransaksikan Saham Transaksi
(lembar) (lembar)
(Rp)
1 Sunarso Direktur 16 Januari 21 Januari Pembelian 5.658.656 210.000 5.868.656 4.200 Investasi
Utama 2025 2025
4 Maret 6 Maret Pembelian 5.868.656 212.800 6.081.456 3.630 Investasi
2025 2025
2 Lukmanul Komisaris 27 Maret 17 April Penjualan 280.000 280.000 0 4.010 Pelaksanaan
Khakim Independen 2025 2025 POJK No. 33/
POJK.03/2015
dan Per
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 675
Page 678
Corporate
Governance
Kebijakan Keberagaman Direksi dan Dewan Komisaris
Keberagaman komposisi Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan telah sesuai dengan Surat Edaran OJK No. 32/
SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka. Pengangkatan Dewan Komisaris dan Direksi dilakukan
dengan mempertimbangkan usia, jenis kelamin, pendidikan, pengalaman, integritas, dedikasi, pemahaman mengenai masalah
manajemen perusahaan, memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di bidang yang dibutuhkan dan dapat menyediakan waktu
yang cukup untuk melaksanakan tugasnya serta persyaratan lain berdasarkan peraturan perundang-undangan. Saat ini Dewan
Komisaris dan Direksi yang telah memenuhi kriteria baik dari usia, jenis kelamin, pendidikan, pengalaman, integritas, dedikasi,
pemahaman mengenai masalah manajemen perusahaan, serta memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di bidang yang
dibutuhkan Perseroan.
Keberagaman Komposisi Direksi
Tabel Keberagaman Komposisi Direksi
Periode Jabatan
Jenis Pengalaman
Nama Jabatan Selama Tahun Usia Pendidikan Keahlian
Kelamin Kerja
2025
Hery Gunardi Direktur Utama 24 Maret – 63 tahun Laki-laki • Sarjana Memiliki Change
31 Desember 2025 Administrasi pengalaman dan Project
Niaga kerja di bidang Management,
• Master perbankan Strategic
Finance and Management,
Accounting Insurance,
• Doktor Wealth
Manajemen Management,
Bisnis Consumer
Banking, Micro
& Retail Banking,
Distribution
Strategy
Viviana Dyah Ayu Direktur 1 Januari – 47 tahun Perempuan • Sarjana Memiliki Corporate
R.K. Keuangan 24 Maret 2025 Peternakan pengalaman Finance,
• Master of kerja di bidang Accounting
Direktur Finance 24 Maret – Business perbankan Management,
& Strategy 17 Desember 2025 Administration Risk and
Compliance
Wakil Direktur 17 Desember – Management
Utama 31 Desember 2025
Hakim Putratama Direktur 24 Maret – 49 Laki-laki • Sarjana Ilmu Memiliki International
Operations 31 Desember 2025 tahun Hubungan pengalaman Banking,
Internasional kerja di bidang Transaction
• Master perbankan Banking, Banking
International Operations,
Business Consumer
Banking, Risk
Management
Riko Tasmaya Direktur 24 Maret – 52 tahun Laki-laki • Sarjana Memiliki Wholesale
Corporate 31 Desember 2025 Akuntansi pengalaman Banking,
Banking • Master of kerja di bidang Transaction
Business perbankan Banking,
Administration International &
FDI Connectivity,
Transformation,
Finance, Risk
Management
Aquarius Direktur 24 Maret – 58 Laki-laki Sarjana Sosial Memiliki Risk
Rudianto Network dan 31 Desember 2025 Tahun Politik Ilmu pengalaman Management,
Retail Funding Pemerintahan kerja di bidang Operasional,
perbankan Consumer
Banking,
Commercial
Banking,
Distribution &
Retail Banking
676 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 679
Laporan Tahunan
2025
Periode Jabatan
Jenis Pengalaman
Nama Jabatan Selama Tahun Usia Pendidikan Keahlian
Kelamin Kerja
2025
Farida Thamrin Direktur 24 Maret – 53 Perempuan Sarjana Teknik Memiliki Treasury,
Treasury dan 31 Desember 2025 Tahun Sipil pengalaman Finance, Risk
International kerja di bidang Management,
Banking perbankan Corporate
Banking,
International
Banking
Akhmad Direktur Micro 24 Maret – 54 Laki-laki • Sarjana Memiliki Micro Banking,
Purwakajaya 31 Desember 2025 Tahun Akuntansi pengalaman Wholesale
• Magister kerja di bidang Banking,
Manajemen perbankan Corporate
Banking
Alexander Dippo Direktur 24 Maret – 43 Laki-laki • Sarjana Memiliki Corporate
Paris Y.S. Commercial 31 Desember 2025 Tahun Ekonomi pengalaman Banking,
Banking Akutansi kerja di bidang Commercial
• Master of perbankan Banking, SME
Management Banking,
• Master of Transaction
Business Banking,
Administration Multifinance
Saladin Dharma Direktur 24 Maret – 51 Tahun Laki-laki Bachelor of Memiliki IT & Digital
Nugraha Effendi Information 31 Desember 2025 Engineering, pengalaman Banking, Cyber
Technology Mechanical kerja di bidang Security, Risk
Engineering perbankan Management
Mahdi Yusuf Direktur Legal & 17 Desember – 60 Laki-laki • Sarjana Memiliki Legal,
Compliance 31 Desember 2025 Tahun Ekonomi pengalaman Compliance
• Magister kerja di bidang
Hukum perbankan
Aris Hartanto Direktur 17 Desember – 50 Laki-laki • Sarjana Memiliki Risk
Consumer 31 Desember 2025 Tahun Ekonomi pengalaman Management,
Banking • Master of kerja di bidang Consumer
Business perbankan Banking,
Administration International
Business,
Network
Management,
Insurance
Business
Achmad Royadi Direktur Finance 17 Desember – 50 Laki-laki • Sarjana Memiliki Finance &
& Strategy 31 Desember 2025 Tahun Ekonomi pengalaman Strategy,
• Master of kerja di bidang Treasury &
Business perbankan International
Administration Business,
Pension Fund
Ety Yuniarti Direktur 17 Desember – 44 Perempuan • Sarjana Teknik Memiliki Risk
Manajemen 31 Desember 2025 Tahun • Master of pengalaman Management,
Risiko Business kerja di bidang Corporate
Administration perbankan Finance, Retail
Lending,
Information
System Audit
Nancy Direktur 24 Maret – 44 Perempuan Sarjana Bidang Memiliki Corporate
Adistyasari Consumer 17 Desember 2025 Tahun Geofisika dan pengalaman Banking,
Banking Meteorologi kerja di bidang Commercial
perbankan Banking,
Institutional
Banking,
SME Banking,
Management
Subsidiaries,
Penyelesaian dan
Penyelamatan
Kredit (PPK),
Consumer
Banking
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 677
Page 680
Corporate
Governance
Periode Jabatan
Jenis Pengalaman
Nama Jabatan Selama Tahun Usia Pendidikan Keahlian
Kelamin Kerja
2025
Mucharom Direktur 24 Maret – 56 Laki-laki • Sarjana Memiliki Risk
Manajemen 17 Desember 2025 Tahun Ekonomi pengalaman Management,
Risiko • Magister kerja di bidang Compliance,
Manajemen perbankan Human Capital,
Internasional Strategic
Management,
GRC
Sunarso Direktur Utama 1 Januari – 62 tahun Laki-laki • Sarjana Memiliki Wholesale
24 Maret 2025 Agronomi pengalaman Banking,
• Magister kerja di bidang Corporate
Administrasi perbankan Banking, Micro
Bisnis Banking, Risk
Management
Catur Budi Harto Wakil Direktur 1 Januari – 62 tahun Laki-laki • Sarjana Memiliki Consumer
Utama 24 Maret 2025 Agronomi pengalaman Banking,
• Magister kerja di bidang Wholesale
Manajemen perbankan Banking, Risk
Management
Agus Noorsanto Direktur Bisnis 1 Januari – 61 tahun Laki-laki • Sarjana Memiliki Wholesale
Wholesale dan 24 Maret 2025 Akuntansi pengalaman Banking,
Kelembagaan • Magister kerja di bidang Corporate
Manajemen perbankan Banking, Risk
Wakil Direktur 24 Maret – Management
Utama 17 Desember 2025
Handayani Direktur Bisnis 1 Januari – 60 tahun Laki-laki • Sarjana Memiliki Consumer
Konsumer 24 Maret 2025 Kedokteran pengalaman Banking,
Gigi kerja di bidang Wholesale
• Magister penerbangan dan Banking, Risk
Manajemen perbankan Management
Supari Direktur Bisnis 1 Januari – 59 tahun Laki-laki • Sarjana Memiliki Micro
Mikro 24 Maret 2025 Teknologi pengalaman Banking, Risk
Pertanian kerja di bidang Management
• Magister perbankan
Manajemen
Agribisnis
Ahmad Solichin Direktur 1 Januari – 55 tahun Laki-laki • Sarjana Memiliki Risk
Lutfiyanto Kepatuhan 24 Maret 2025 Teknologi pengalaman Management,
Pertanian kerja di bidang Governance, Risk
Direktur Human 24 Maret – • Magister perbankan Management,
Capital & 17 Desember 2025 Manajemen and Compliance
Compliance (GRC), Wholesale
Banking
Agus Sudiarto Direktur 1 Januari – 60 tahun Laki-laki • Sarjana Memiliki Risk
Manajemen 24 Maret 2025 Hukum pengalaman Management,
Risiko • Magister kerja di bidang Sharia Banking,
Manajemen penerbangan dan Corporate
perbankan Banking
Agus Winardono Direktur Human 1 Januari – 60 tahun Laki-laki • Sarjana Memiliki Human
Capital 24 Maret 2025 Ekonomi pengalaman Capital, Risk
Perusahaan kerja di bidang Management
• Magister perbankan
Manajemen
Keuangan
Amam Sukriyanto Direktur 1 Januari – 57 tahun Laki-laki • Sarjana Memiliki Retail Banking,
Commercial, 24 Maret 2025 Teknologi pengalaman International
Small and Industri kerja di bidang Business
Medium Pertanian perbankan Banking, Risk
Business • Master of Management
Business
Administration
678 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 681
Laporan Tahunan
2025
Periode Jabatan
Jenis Pengalaman
Nama Jabatan Selama Tahun Usia Pendidikan Keahlian
Kelamin Kerja
2025
Arga M. Nugraha Direktur Digital 1 Januari – 45 tahun Laki-laki • Sarjana Teknik Memiliki IT & Digital
dan Teknologi 24 Maret 2025 Informatika pengalaman Banking, Risk
Informasi • Master of kerja di bidang Management
Science perbankan
Andrijanto Direktur Retail 1 Januari – 51 tahun Laki-laki • Sarjana Memiliki Finance, Risk
Funding and 24 Maret 2025 Akuntansi pengalaman Management
Distribution • Master kerja di bidang
Finance perbankan
Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris
Tabel Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris periode 1 Januari 2025 s.d 24 Maret 2025
Jenis Pengalaman
Nama Jabatan Usia Pendidikan Keahlian
Kelamin Kerja
Kartika Komisaris Utama 52 tahun Laki-laki • Sarjana Akuntansi Memiliki pengalaman Banking, Finance,
Wirjoatmodjo • Master of Business dalam bidang Risk Management
Administration perbankan,
keuangan dan
manajemen risiko
Rofikoh Rokhim Wakil 54 tahun Perempuan • Sarjana Ekonomi Memiliki pengalaman Finance,
KomisarisUtama/ • Sarjana Ilmu Politik dalam bidang Economics,
Komisaris • Master Bidang Public keuangan, ekonomi, Management,
Independen Finance dan manajemen Accounting
• Master International
& Development
Economics
• Doktor bidang Ekonomi
Rabin Indrajad Komisaris 50 tahun Laki-laki • Sarjana Ekonomi & Memiliki pengalaman Statistic,
Hattari Matematika dalam bidang Economics,
• Magister Manajemen statistik, ekonomi, Management
• Ph.D. in Economics dan manajemen
Dwi Ria Latifa Komisaris 59 tahun Perempuan • Sarjana Hukum Memiliki pengalaman Law, Social
Independen • Alumni Lemhanas dalam bidang Politics,
• Magister of Science hukum, sosia politik, Regulation
dan regulasi
Heri Sunaryadi Komisaris 60 tahun Laki-laki • Sarjana Teknologi Memiliki pengalaman Capital Market,
Independen Pertanian dalam bidang pasar Technology,
• Master of Management modal, teknologi, Management
dan manajemen
Paripurna Komisaris 68 tahun Laki-laki • Doktorandus Memiliki pengalaman Law, Social
Poerwoko Independen Manajemen dalam bidang Politics,
Sugarda • Sarjana Hukum hukum, sosial politik, Management
• Magister Hukum dan manajemen
• Doktor Hukum
Agus Riswanto Komisaris 63 tahun Laki-laki • Sarjana Hukum Memiliki pengalaman Law, Intelligent,
Independen • Magister Hukum dalam bidang Regulation
hukum, penegakan
hukum dan regulasi
Nurmaria Sarosa Komisaris 60 tahun Perempuan • Sarjana Arsitektur Memiliki pengalaman ESG, logistics,
Independen dalam bidang Management
ESG, logistik, dan
manajemen
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 679
Page 682
Corporate
Governance
Jenis Pengalaman
Nama Jabatan Usia Pendidikan Keahlian
Kelamin Kerja
Awan Nurmawan Komisaris 57 tahun Laki-laki • Sarjana Ekonomi Memiliki pengalaman Accounting, Audit,
Nuh • Master of Business dalam bidang Taxation
Taxation akuntansi, audit dan
perpajakan
Haryo Baskoro Komisaris 43 tahun Laki-laki • Sarjana Hubungan Memiliki pengalaman Governance, Risk
Wicaksono Independen Internasional dalam bidang tata Management,
• Magister Ekonomi dan kelola, manajemen and Compliance
Bisnis risiko, kepatuhan (GRC),
Management.
Tabel Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris periode
24 Maret 2025 s.d 31 Desember 2025
Jenis Pengalaman
Nama Jabatan Usia Pendidikan Keahlian
Kelamin Kerja
Kartika Komisaris Utama 52 tahun Laki-laki • Sarjana Akuntansi Memiliki pengalaman Banking, Finance,
Wirjoatmodjo • Master of Business dalam bidang Risk Management
Administration perbankan,
keuangan, tata kelola
dan manajemen
risiko
Parman Wakil Komisaris 68 tahun Laki-laki • Sarjana Manajemen Memiliki pengalaman Banking, Finance,
Nataatmadja Utama/ Komisaris • Master Finance dalam bidang Risk Management
Independen keuangan, bisnis,
ekonomi, dan
manajemen
Helvi Yuni Komisaris 58 tahun Laki-laki • Sarjana Manajemen Memiliki pengalaman Management, Risk
Moraza • Magister Manajemen dalam bidang Management,
pemerintahan, Economy
ekonomi dan
manajemen
Awan Nurmawan Komisaris 57 tahun Laki-laki • Sarjana Ekonomi Memiliki pengalaman Accounting, Audit,
Nuh • Master of Business dalam bidang Taxation
Taxation akuntansi, audit dan
perpajakan
Edi Susianto Komisaris 58 tahun Laki-laki • Sarjana Ilmu Ekonomi Memiliki pengalaman Finance,
Independen dan Studi Pembangunan di bidang ekonomi, Economic, Risk
• Master in Economic and keuangan, fiskal, Management,
Finance moneter dan Accounting
manajemen risiko
Lukmanul Komisaris 42 tahun Laki-laki • Sarjana Hukum dan Tata Memiliki pengalaman Law, Business
Khakim Independen Negara di bidang hukum, Administration,
• Magister Ilmu tata negara, Management
Administrasi administrasi, dan
manajemen bisnis
Periode 1 Januari - 24 Maret Periode 24 Maret s.d. 31 Desember
10% 16.67%
<50 <50
30% 100%
Tahun 40% Tahun 16.67%
Doktor Master
>60 60% >60
Usia Pendidikan Usia Pendidikan
50% Tahun Master 66.66% Tahun
50-60 10% 50-60
Tahun Sarjana Tahun
680 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 683
Laporan Tahunan
2025
Organ dan Komite di Bawah Dewan 4. Melaporkan kepada Perseroan kepemilikan saham
Komisaris Dewan Komisaris dan/atau keluarganya pada Perseroan.
5. Menyusun laporan tentang tugas pengawasan yang
Sekretaris Dewan Komisaris telah dilakukan selama tahun buku kepada Rapat Umum
Pemegang Saham.
Sekretariat Dewan Komisaris merupakan organ yang 6. Menyusun laporan tentang pelaksanaan Self Assessment
bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris dan bertugas GCG Dewan Komisaris dan Komite setiap semester.
membantu pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan 7. Mengkoordinasikan tercapainya pelaksanaan tugas
Komisaris dalam rangka pengawasan Perseroan. Sekretariat komite-komite Dewan Komisaris.
Dewan Komisaris dipimpin oleh Sekretaris Dewan Komisaris 8. Berkoordinasi dengan Komite-komite Dewan Komisaris
yang berasal dari luar Perseroan, diangkat dan diberhentikan dalam menyusun laporan mengenai hasil pengawasan
oleh Dewan Komisaris atas usul Pemegang Saham Seri A terhadap pelaksanaan Rencana Bisnis Perseroan
Dwiwarna. setiap semester kepada Otoritas Jasa Keuangan sesuai
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Tugas dan Tanggung Jawab Sekretaris Dewan 9. Berkoordinasi dengan Komite-komite Dewan Komisaris
Komisaris dalam menyusun laporan mengenai hasil pengawasan
terhadap pelaksanaan Rencana Bisnis Perseroan
Sekretariat Dewan Komisaris memiliki pedoman dan tata setiap semester kepada Otoritas Jasa Keuangan sesuai
tertib Sekretariat Dewan Komisaris yang ditetapkan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 13- 10. Mengkoordinasikan penyusunan rancangan Rencana
KOM/BRI/11/2025 tanggal 28 November 2025 yang memuat Kerja dan Anggaran Tahunan Dewan Komisaris yang
tugas dan tanggung jawab sekretariat Dewan Komisaris di menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Rencana
antaranya: Kerja dan Anggaran Tahunan Perseroan yang disusun
1. Mengkoordinasikan pelaksanaan tugas Staf, Sekretaris Direksi.
Komisaris, dan Pelaksana di Lembaga Dewan Komisaris. 11. Mengkoordinasikan penyusunan saran dan pendapat
2. Mengkoordinasikan rapat-rapat Dewan Komisaris. mengenai agenda dan materi RUPS.
3. Mengkoordinasikan tugas-tugas administratif
kesekretariatan dan protokoler Dewan Komisaris.
Profil Sekretaris Dewan Komisaris
Periode 1 Januari 2025 s.d 15 Oktober 2025
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Pekalongan pada tahun 1986. Usia 39 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Diploma III - Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (2006)
- Sarjana Ekonomi (Akuntansi) - Universitas Indonesia (2009)
- Master of Business Administration (Global Banking and Finance) - University of
Birmingham, UK (2016)
Pengalaman Kerja
- Sekretaris Dewan Komisaris PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (2021)
- Sekretaris Dewan Komisaris PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2019)
- Sekretaris Dewan Komisaris PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) MIND ID (2017)
Widia Jessti - Sekretaris Dewan Komisaris PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) (2011)
Sekretaris Dewan Komisaris Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 05-KOM/BRI/04/2022 tanggal 18 April
2022 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Sekretaris Dewan Komisaris PT Bank Rakyat
Kewarganegaraan
Indonesia (Persero) Tbk
Warga Negara Indonesia
Dasar Hukum Pemberhentian
Domisili
Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 09-KOM/BRI/09/2025 tanggal
Tangerang Selatan 29 Oktober 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Sekretaris Dewan Komisaris
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Periode Menjabat[PSP1]
April 2022 – Oktober 2025
Jabatan Rangkap
Jabatan Struktural di BP BUMN
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 681
Page 684
Corporate
Governance
Periode 15 Oktober 2025 s.d 31 Desember 2025
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Temanggung pada tahun 1983. Usia 42 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Diploma III - Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (2005)
- Sarjana Ekonomi (Akuntansi) - Universitas Indonesia (2009)
- Magister Akuntansi – Universitas Gadjah Mada (2012)
Pengalaman Kerja
- Sekretaris Dewan Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (2022)
- Sekretaris Dewan Pengawas Perum Bulog (2019)
- Sekretaris Dewan Komisaris PT Bank Nasional Indonesia (Persero) Tbk (2017)
- Sekretaris Dewan Komisaris PT Pembangunan Perumahan (Persero) (2016)
Fahrudin
Dasar Hukum Pengangkatan
Sekretaris Dewan Komisaris
Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 10-KOM/BRI/10/2025 tanggal
29 Oktober 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Sekretaris Dewan Komisaris
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Kewarganegaraan
Periode Menjabat
Warga Negara Indonesia
Oktober 2025 – saat ini
Domisili
Jabatan Rangkap
Jakarta Pusat
Jabatan Fungsional di BP BUMN
Pengembangan Kompetensi Sekretaris Dewan Komisaris
Materi Pengembangan
Nama Waktu dan Tempat Pelaksanaan Penyelenggara
Kompetensi/Pelatihan
Widia Jessti Audit for tomorrow: Strategic future Medan, 27 – 28 Agustus 2025 IIA Indonesia
ready sustainable
Fahrudin Board Oversight on Business Growth Nusa Tenggara Barat, Oktober 2025 LPPI
External Assurance for Sustainability Jakarta, Oktober 2025 NCCR
Report
Pelaksanaan Tugas Sekretaris Dewan d. Mempersiapkan bahan-bahan/materi yang
Komisaris diperlukan berkaitan dengan hal-hal yang harus
mendapatkan keputusan dari Dewan Komisaris
1. Pelaksanaan Rapat Dewan Komisaris berkenaan dengan kegiatan pengelolaan Perusahaan
Sekretaris Dewan Komisaris telah mengkoordinasikan yang dilakukan oleh Direksi dan segenap jajarannya.
pelaksanaan rapat- rapat Dewan Komisaris, yaitu: e. Menyiapkan dan mengkoordinasikan agenda rapat
a. Mengkoordinasikan implementasi tata kelola dengan pihak-pihak yang hadir dalam rapat.
perusahaan yang baik (GCG) di lingkungan Dewan f. Menyusun konsep agenda-agenda, waktu dan
Komisaris. tempat pelaksanaan rapat berdasarkan arahan
b. Menyediakan informasi untuk kebutuhan Dewan Dewan Komisaris dan masukan dari Komite Dewan
Komisaris dalam rangka pengambilan keputusan. Komisaris.
c. Mempersiapkan bahan-bahan yang diperlukan g. Mempersiapkan, mengkoordinasikan, dan
berkaitan dengan laporan-laporan rutin Direksi memperoleh materi rapat dari sumber-sumber yang
dalam mengelola Perusahaan seperti: RKAP, terkait dengan agenda rapat, untuk disampaikan
Laporan Tahunan, Laporan Triwulanan, Laporan Hasil kepada Dewan Komisaris dan/atau kepada Komite
Pemeriksaan Internal Audit, dan laporan- laporan lain jika diperlukan.
yang dibutuhkan.
682 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 685
Laporan Tahunan
2025
h. Mempersiapkan pertimbangan-pertimbangan, a. Mengkoordinasikan dan melakukan tindak lanjut atas
pendapat, saran-saran dan keputusan lainnya permintaan Dewan Komisaris dalam pengumpulan
dari Dewan Komisaris untuk Pemegang Saham, data/informasi dari dan/atau kepada pihak
Direksi dan pihak-pihak terkait dengan pengelolaan manajemen Perseroan, termasuk informasi mengenai
Perusahaan. peraturan dan ketentuan yang relevan dengan tugas
i. Menyusun konsep risalah rapat dan menyimpan dan tanggung jawab Dewan Komisaris.
salinannya. b. Mengkoordinasikan pelaksanaan dan penilaian
j. Memantau dan mengecek tahapan kemajuan mandiri atas Good Corporate Governance pada
pelaksanaan hasil keputusan rapat/ pertimbangan Dewan Komisaris dan Organ Pendukung Dewan
pendapat, saran-saran dan keputusan-keputusan Komisaris.
Dewan Komisaris lainnya.
2. Pelaksanaan Tugas Kesekretariatan
Mengkoordinasikan tugas-tugas administratif, Komite Audit
kesekretariatan, dan protokoler Dewan Komisaris,
termasuk dalam hal: Dewan Komisaris membentuk Komite Audit yang bertujuan
a. Melakukan penatakelolaan persuratan, arsip dan untuk membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan
dokumen lainnya yang ditujukan kepada Dewan tugas dan fungsi pengawasan Perseroan. Komite Audit
Komisaris berdasarkan prinsip Good Corporate bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris dengan
Governance. memberikan opini secara independen mengenai hal-hal
b. Mengkoordinasikan tindak lanjut arahan/disposisi yang memerlukan perhatian Dewan Komisaris sesuai dengan
Dewan Komisaris atas surat dan/atau dokumen prinsip-prinsip GCG dan peraturan perundang-undangan
tersebut, termasuk melakukan korespondensi yang berlaku.
dengan pihak manajemen Perseroan, pihak
eksternal, dan pihak-pihak lainnya, khusus hal-hal Dasar Pembentukan Komite Audit
yang telah mendapatkan keputusan Dewan Komisaris
yang tidak tercakup dalam tugas-tugas Komite. Pembentukan Komite Audit telah diatur dalam:
c. Melakukan penatakelolaan kegiatan Dewan Komisaris 1. Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023
dan Organ Pendukung Dewan Komisaris, antara lain tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi
keikutsertaan dalam program training/workshop/ Signifikan Badan Usaha Milik Negara;
seminar, kunjungan kerja, perjalanan dinas, dan 2. Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-3/MBU/03/2023
lain-lain, termasuk memastikan tersedianya sarana tentang Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha
dan logistik untuk mendukung kelancaran kegiatan/ Milik Negara;
acara tersebut. 3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 55/
3. Penyusunan Konsep Rencana Kerja dan Laporan Dewan POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman
Komisaris Pelaksanaan Kerja Komite Audit;
Sekretaris Dewan Komisaris telah berkoordinasi dengan 4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 tahun 2023
Komite-komite Dewan Komisaris dalam menyusun: tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum;
a. Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan Dewan 5. Anggaran Dasar PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Komisaris yang menjadi bagian yang tidak berserta perubahan-perubahannya.
terpisahkan dari Rencana Kerja dan Anggaran
Tahunan Perseroan yang disusun Direksi. Piagam Komite Audit
b. Laporan mengenai hasil pengawasan Dewan
Komisaris terhadap pelaksanaan Rencana Bisnis Piagam Komite Audit Perseroan diatur dalam Surat Keputusan
Perseroan setiap semester kepada Otoritas Jasa Nomor Keputusan 10-KOM/06/2024 tanggal 28 Mei 2024
Keuangan sesuai peraturan perundang-undangan tentang Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Audit
yang berlaku, Laporan Pengawasan Tahunan Dewan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Piagam Komite Audit
Komisaris kepada RUPS, serta laporan-laporan menjadi acuan Komite Audit dalam melaksanakan tugasnya
lainnya yang diperlukan. secara efektif. Piagam Komite Audit merupakan pedoman dan
4. Pelaksanaan Tugas Lain yang menjadi Tugas Sekretaris tata tertib kerja bagi Komite Audit dalam membantu Dewan
Dewan Komisaris Komisaris menjalankan fungsi pengawasan Perseroan terkait
Mengacu pada Piagam Sekretaris Dewan Komisaris implementasi dan evaluasi kebijakan Audit BRI atas kualitas
yang disetujui oleh Dewan Komisaris, Sekretaris Dewan sistem pengendalian internal, manajemen risiko serta sistem
Komisaris melaksanakan tugas-tugas lain, termasuk: tata kelola perusahaan berdasarkan prinsip kehati-hatian
dan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG).
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 683
Page 686
Corporate
Governance
Piagam Komite Audit antara lain memuat hal-hal sebagai berikut:
Bab Bahasan
Bab I Pendahuluan
Latar Belakang
Landasan Hukum
Pengertian
Bab II Struktur Komite Audit
Nilai dan Kode Etik Komite Audit
Struktur dan Keanggotaan Komite Audit
Persyaratan Keanggotaan Komite Audit
Bab III Tujuan Kewenangan, Tugas dan Tanggung Jawab
Tujuan
Kewenangan Komite Audit
Tujuan dan Tanggung Jawab
Laporan Keuangan
Pengendalian Internal
Satuan Kerja Audit Intern dan Terintegrasi
Entitas Anak (Tata Kelola Terintegrasi)
Auditor Independen
Kepatuhan (Compliance)
Pengaduan (Whistleblowing System)
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)-Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK)
Penilaian Tingkat Kesehatan
Tugas Lainnya
Bab IV Tata Cara Dan Prosedur Kerja Komite Audit
Program Kerja Komite Audit
Protokol Komunikasi
Mekanisme Penyelenggaraan Rapat
Mekanisme Surat Menyurat
Laporan dan Evaluasi Komite Audit
Bab V Penutup
Pengangkatan dan Pemberhentian Komite fungsi Whistleblowing System (WBS) sebagai sarana
Audit pengaduan yang transparan, pengawasan pada implementasi
program tanggung jawab sosial dan lingkungan, serta
Komite Audit diangkat dan diberhentikan oleh dan melakukan penilaian atas tingkat kesehatan Perseroan untuk
bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris. Selama tahun memastikan operasional berjalan sesuai dengan prinsip
2025, jabatan Ketua dan Anggota Komite Audit ditetapkan tata kelola yang baik dan mendukung pencapaian tujuan
melalui: Perseroan.
1. Surat Keputusan Direksi Nomor Keputusan 3922-
DIR/HBS/11/2024, tanggal 11 November 2024 tentang Laporan Keuangan
Penetapan Ketua dan Anggota Komite Audit PT Bank 1. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan yang
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk akan dikeluarkan Perseroan kepada publik dan/atau
2. Surat Keputusan Direksi Nomor Keputusan 1719 -DIR/ pihak otoritas antara lain laporan keuangan, proyeksi,
HBS/04/2025, tanggal 17 April 2025 tentang Penetapan dan laporan lainnya terkait dengan informasi keuangan
Ketua dan Anggota Komite Audit PT Bank Rakyat Perseroan.
Indonesia (Persero) Tbk 2. Memastikan kredibilitas dan objektivitas laporan
keuangan yang akan diterbitkan untuk pihak eksternal
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit dan badan pengawas, termasuk tindak lanjut keluhan
dan/atau catatan ketidakwajaran terhadap laporan
Komite Audit membantu Dewan Komisaris melaksanakan selama periode pengkajian Komite Audit.
tugas dan tanggung jawabnya dalam mengevaluasi dan 3. Melakukan penelaahan bersama Manajemen, SKAI dan
memastikan penerapan pengendalian internal, pengawasan Akuntan Publik, KAP atau Tim Audit dari KAP atas hasil
terhadap kualitas laporan keuangan, pelaksanaan tugas audit termasuk kesulitan yang dihadapi.
Satuan Kerja Audit Intern (SKAI), tata kelola terintegrasi, 4. Memberikan pendapat independen dalam hal terjadi
kepatuhan terhadap regulasi di Perseroan, serta efektivitas perbedaan pendapat antara manajemen dan Akuntan
auditor independen. Selain itu, Komite Audit memastikan Publik, KAP atau Tim Audit dari KAP atas jasa yang
diberikannya.
684 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 687
Laporan Tahunan
2025
5. Melakukan penelaahan atas laporan tahunan untuk 8. Melakukan penelaahan terhadap setiap Laporan SKAI
meyakinkan kecukupan, konsistensi dan keakuratan yang disampaikan kepada Dewan Komisaris c.q. Komite
informasi. Audit termasuk setiap laporan mengenai penyimpangan
6. Memantau dan mengkaji proses pelaporan keuangan yang disampaikan kepada Direksi.
yang diaudit oleh Auditor Eksternal. 9. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan
oleh SKAI dan mengawasi pelaksanaan tindak lanjut oleh
Pengendalian Internal Direksi atas temuan Auditor Internal.
1. Melakukan pemantauan dan evaluasi atas perencanaan 10. Melakukan pemantauan dan evaluasi atas kesesuaian
dan pelaksanaan audit serta pemantauan atas tindak penerapan kebijakan keuangan dan SKAI Induk maupun
lanjut hasil audit dalam rangka menilai kecukupan Anak Perusahaan BRI.
pengendalian intern, termasuk kecukupan proses 11. Melaksanakan pemantauan dan evaluasi terhadap
pelaporan keuangan. melaksanakan fungsi Audit Intern lainnya sesuai dengan
2. Membantu Dewan Komisaris untuk memastikan ketentuan peraturan perundang-undangan, anggaran
efektivitas sistem pengendalian intern dan efektivitas dasar, dan/atau keputusan RUPS.
pelaksanaan tugas auditor internal dan auditor eksternal. 12. Mengevaluasi laporan auditor internal secara berkala dan
3. Memberikan rekomendasi mengenai penyempurnaan merekomendasikan tindakan perbaikan untuk mengatasi
sistem pengendalian manajemen serta pelaksanaannya. kelemahan pengendalian, kecurangan (fraud), masalah
4. Memastikan telah terdapat prosedur evaluasi yang kepatuhan terhadap kebijakan dan peraturan perundang-
memuaskan terhadap segala informasi yang dikeluarkan undangan atau masalah lain yang diidentifikasi dan
oleh Perseroan. dilaporkan oleh SKAI.
5. Melakukan identifikasi hal-hal yang memerlukan
perhatian Dewan Komisaris serta tugas-tugas Dewan Entitas Anak (Tata Kelola Terintegrasi)
Komisaris. 1. Melakukan pemantauan dan evaluasi atas kesesuaian
6. Melakukan tugas terkait pengelolaan risiko sebagaimana penerapan kebijakan keuangan dan Audit Intern BRI dan
diatur dalam peraturan perundang-undangan. Perusahaan Anak.
2. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris
Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) dan Terintegrasi atas hal yang mendukung efektivitas dan akurasi proses
1. Memastikan SKAI bekerja secara independen dan pelaporan keuangan dan kesesuaian kebijakan Audit
menjunjung tinggi integritas dalam pelaksanaan tugas. Intern Induk dan Audit Intern Anak Perusahaan.
2. Mengevaluasi kinerja SKAI. 3. Melakukan koordinasi dan Rapat Teknis dengan Komite
3. Memantau dan mengkaji efektivitas pelaksanaan audit Audit dan Manajemen Entitas Anak bersama-sama
intern Perseroan. dengan KTKT.
4. Memastikan SKAI melakukan komunikasi dengan Direksi,
Dewan Komisaris dan Otoritas Jasa Keuangan. Auditor Independen
5. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris 1. Memberikan rekomendasi mengenai penunjukan
terkait: Akuntan Publik dan/atau KAP yang akan memberikan
a. Penyusunan rencana audit tahunan, ruang lingkup, jasa audit atas informasi keuangan historis tahunan
dan anggaran SKAI. kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada
b. Pemberian persetujuan terhadap penunjukan RUPS, dengan memperhatikan independensi, ruang
pengendali mutu independen dari pihak ekstern lingkup penugasan dan imbalan jasa.
untuk melakukan kaji ulang terhadap kinerja SKAI. 2. Melakukan proses pengadaan calon kantor akuntan
c. Pemberian persetujuan terhadap Piagam Audit publik sesuai dengan ketentuan pengadaan barang
Intern. dan jasa pada Perseroan dan apabila diperlukan dapat
d. Pemberian remunerasi tahunan SKAI secara meminta bantuan Direksi dalam proses pengadaannya.
keseluruhan serta penghargaan kinerja. 3. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris,
e. Pengangkatan dan pemberhentian Kepala SKAI. agar melimpahkan ke RUPS, dalam hal Akuntan Publik
6. Meninjau laporan audit dan memastikan Direksi dan/atau KAP yang telah diputuskan oleh RUPS
mengambil tindakan perbaikan yang diperlukan secara sebagaimana dimaksud pada poin 1) tidak dapat
cepat untuk mengatasi kelemahan pengendalian, fraud, menyelesaikan pemberian jasa audit atas informasi
masalah kepatuhan terhadap kebijakan, undang-undang, keuangan historis tahunan pada Periode Penugasan
dan peraturan, atau masalah lain yang diidentifikasi dan Profesional, penunjukan Akuntan Publik dan/atau KAP
dilaporkan oleh SKAI. pengganti dapat dilakukan oleh Dewan Komisaris dengan
7. Melakukan penelaahan terhadap Laporan Perseroan memperhatikan rekomendasi Komite Audit.
kepada Otoritas Jasa Keuangan tentang pelaksanaan
fungsi Audit Intern.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 685
Page 688
Corporate
Governance
a. Dalam hal Komite Audit tidak dapat 8. Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pemberian
merekomendasikan AP dan/atau KAP yang akan jasa audit atas informasi keuangan historis tahunan oleh
memberikan jasa audit atas informasi keuangan Akuntan Publik, KAP, atau Tim Audit dari KAP paling
historis tahunan kepada Dewan Komisaris sebelum sedikit melalui:
RUPS sebagaimana dimaksud pada poin 1), Komite a. Kesesuaian pelaksanaan audit oleh Akuntan Publik,
Audit merekomendasikan pelimpahan kewenangan KAP, atau Tim Audit dari KAP dengan standar audit
penunjukan AP dan/atau KAP kepada Dewan yang berlaku;
Komisaris, disertai penjelasan mengenai: b. Kecukupan waktu pekerjaan lapangan;
1) Alasan pelimpahan kewenangan; c. Pengkajian cakupan jasa yang diberikan dan
2) Kriteria atau batasan AP dan/atau KAP yang kecukupan uji petik;
dapat ditunjuk; d. Rekomendasi perbaikan yang diberikan oleh Akuntan
b. Dalam menyusun rekomendasi sebagaimana Publik dan/atau KAP; dan
dimaksud pada poin 1), Komite Audit harus e. Hal lainnya.
mempertimbangkan: 9. Memberikan pendapat independen dalam hal terjadi
1) Independensi Akuntan Publik, KAP, dan orang perbedaan pendapat antara manajemen dan Akuntan
dalam KAP; atas jasa yang diberikannya.
2) Ruang lingkup audit; 10. Mengawasi pelaksanaan penunjukan AP dan/atau
3) Imbalan jasa audit; KAP, termasuk penggantian dengan mengacu pada
4) Keahlian dan pengalaman Akuntan Publik, KAP, penggunaan jasa audit atas informasi keuangan historis
dan Tim Audit dari KAP; tahunan dari AP yang sama untuk 5 (lima) tahun kumulatif.
5) Metodologi, teknik, dan sarana audit yang 11. Melakukan penelaahan atas penilaian sendiri dari KAP
digunakan KAP; terhadap pemenuhan pembatasan penggunaan jasa
6) Manfaat fresh eye perspectives yang akan audit dan masa jeda. Penggunaan kembali jasa audit atas
diperoleh melalui penggantian Akuntan Publik, informasi keuangan historis tahunan dari AP yang sama,
KAP, dan Tim Audit dari KAP; setelah melewati masa jeda sesuai dengan jenis peran
7) Potensi risiko atas penggunaan jasa audit oleh AP dalam perikatan:
KAP yang sama secara berturut-turut untuk a. AP bertindak sebagai Rekan perikatan, masa jeda
kurun waktu yang cukup panjang; dan/atau selama 5 (lima) tahun buku pelaporan secara
8) Hasil evaluasi terhadap pelaksanaan pemberian berturut-turut;
jasa audit atas informasi keuangan historis b. AP bertindak sebagai penanggung jawab penelaahan
tahunan oleh Akuntan Publik dan KAP pada pengendalian mutu perikatan, masa jeda selama 3
periode sebelumnya, apabila ada. (tiga) tahun buku pelaporan secara berturut-turut;
4. Menyampaikan rekomendasi Komite Audit dalam dan
Penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan c. Rekan perikatan audit lainnya, masa jeda selama 2
Publik kepada Direksi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), (dua) tahun buku pelaporan secara berturut-turut.
Tbk. dan/atau Pengurus DPLK untuk digunakan sebagai 12. Menyampaikan Laporan Hasil Evaluasi Komite Audit
lampiran Laporan Penunjukan AP dan/atau KAP kepada sebagaimana dimaksud pada angka 9) kepada Direksi
Otoritas Jasa Keuangan. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. dan/atau
5. Mengusulkan pemberhentian Akuntan Publik, KAP, Pengurus DPLK BRI.
atau Tim Audit dari KAP apabila dalam melaksanakan
tugasnya yang bersangkutan tidak memenuhi standar Kepatuhan (Compliance)
dan ketentuan yang berlaku. 1. Memonitor efektivitas kebijakan dan melakukan
6. Menelaah calon Akuntan Publik, atau Tim Audit dari KAP penelaahan serta rekomendasi perbaikan atas laporan
untuk entitas anak yang dikonsolidasi. KAP untuk entitas fraud yang terkait dengan pelaporan keuangan
anak yang dikonsolidasi ditunjuk dan ditetapkan oleh (fraudulent financial reporting risks) yang telah disiapkan
entitas anak yang bersangkutan sesuai dengan ketentuan dan dilaksanakan oleh Direksi.
anggaran dasarnya tetapi harus dikonsultasikan dengan 2. Melakukan penelaahan atas ketaatan terhadap peraturan
Komite Audit untuk menilai aspek independensi calon perundang-undangan yang berhubungan dengan
Akuntan Publik, KAP, atau Tim Audit dari KAP dan kegiatan Perseroan.
supervisi audit yang dijalankan oleh Komite Audit.
7. Memberikan persetujuan terlebih dahulu (pre-approval) Pengaduan (Whistleblowing System)
atas jasa non asurans yang akan ditugaskan kepada Unit Pengelola Whistleblowing System Komite Audit memiliki
KAP. wewenang dan tanggung jawab, yaitu:
686 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 689
Laporan Tahunan
2025
1. Menerima dan mendokumentasikan seluruh laporan 13. Menjaga seluruh kerahasiaan informasi identitas
indikasi pelanggaran kategori pelanggaran proses Pelaporan, informasi indikasi pelanggaran dan laporan
akuntansi dan laporan keuangan BRI dan indikasi hasil investigasi.
pelanggaran yang dilakukan oleh Dewan Komisaris
BRI, Anggota Direksi BRI, SEVP dan Anggota Dewan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) –
Komisaris/Direksi Entitas Anak yang berasal dari aplikasi Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK)
Whistleblowing System. Program PUMK adalah program untuk meningkatkan
2. Menerima dan menindaklanjuti terkait laporan dari Unit kemampuan usaha mikro dan usaha kecil agar menjadi
Pengelola Whistleblowing System SKAI dengan kriteria tangguh dan mandiri. Untuk meningkatkan efisiensi dan
indikasi pelanggaran proses akuntansi dan laporan efektivitas dalam pengembangan dan pemberdayaan
keuangan BRI dan indikasi pelanggaran yang dilakukan ekonomi usaha mikro dan usaha kecil. Sesuai Peraturan
oleh Dewan Komisaris BRI, Anggota Direksi BRI, SEVP Menteri BUMN Nomor PER-1/MBU/03/2023, BRI melakukan
dan Anggota Dewan Komisaris/Direksi Entitas Anak. kerja sama dengan BUMN lain dalam penyaluran dana
3. Unit Pengelola Whistleblowing System Komite Audit Program Pendanaan UMK melalui perjanjian kerja sama yang
(Anggota dan Pemimpin Unit Pengelola Whistleblowing memuat hak dan kewajiban para pihak. Dalam hal ini Komite
System Komite Audit) melakukan verifikasi dan audit mempunyai tugas:
validasi bersama dengan Dewan Komisaris terkait 1. Membantu Dewan Komisaris melakukan pengawasan
laporan Whistleblowing System yang diterima, serta terhadap pelaksanaan program TJSL BUMN.
mengelompokkan laporan Whistleblowing System yang 2. Membantu Dewan Komisaris dalam memastikan
diterima, serta mengelompokkan laporan Whistleblowing penyajian Laporan Keuangan Program Pendanaan UMK
System yang termasuk berkomunikasi dengan pelapor tahunan yang diaudit oleh kantor akuntan publik sesuai
untuk mengumpulkan bukti/dokumen tambahan atas dengan standar akuntansi keuangan untuk mendapat
pelaporan. pengesahan RUPS/Menteri.
4. Unit Pengelola Whistleblowing System Komite Audit
mengajukan permohonan persetujuan rekapitulasi Penilaian Tingkat Kesehatan
laporan Whistleblowing System kategori Tindak Pidana 1. Melakukan evaluasi atas penunjukan Perusahaan
Korupsi kepada Dewan Komisaris setiap bulan untuk Pemeringkat untuk melakukan penilaian tingkat
selanjutnya dilaporkan kepada KPK melalui Aplikasi kesehatan perusahaan untuk direkomendasikan kepada
Whistleblowing System. Dewan Komisaris.
5. Melakukan pengkinian informasi pada aplikasi 2. Dewan Komisaris dapat meminta bantuan Direksi untuk
Whistleblowing System di antaranya kategori indikasi melakukan proses pengadaan Perusahaan Pemeringkat
pelanggaran dan sarana pelaporan apabila tidak sesuai berdasarkan mekanisme pengadaan barang dan jasa
dengan kriteria laporan Whistleblowing System serta yang berlaku.
status progres tindak lanjut laporan setiap ada perubahan
status. Tugas Lainnya
6. Menunjuk Unit Kerja Investigasi/Pihak Independen 1. Menelaah dan memberikan saran kepada Dewan
untuk melakukan pemeriksaan terhadap laporan indikasi Komisaris terkait dengan adanya potensi benturan
pelanggaran. kepentingan Perseroan.
7. Menyampaikan laporan dan rekomendasi hasil 2. Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi
pemeriksaan Unit Kerja Investigasi/Pihak Independen Perseroan yang diperoleh sewaktu pelaksanaan
kepada Unit Kerja Berwenang untuk ditindaklanjuti. tugasnya.
8. Memastikan hasil rekomendasi Unit Kerja Investigasi/ 3. Melaksanakan penugasan lainnya yang terkait yang
Pihak Independen telah ditindaklanjuti sesuai dengan diminta oleh Dewan Komisaris sesuai dengan peraturan
target waktu yang telah ditetapkan. perundang-undangan, antara lain Program Implementasi
9. Melakukan update pada aplikasi Whistleblowing System ICoFR.
terhadap setiap pelaporan Whistleblowing System yang
sudah ditindaklanjuti. Wewenang Komite Audit
10. Menyampaikan laporan rekapitulasi Whistleblowing
System setiap bulan kepada Dewan Komisaris. Dewan Komisaris memberikan kewenangan kepada Komite
11. Menatakerjakan seluruh dokumen tindak lanjut Audit dalam lingkup tanggung jawab Komite Audit untuk:
Whistleblowing System pada aplikasi Whistleblowing 1. Memiliki akses terhadap catatan akuntansi, data
System. penunjang, dan seluruh informasi yang relevan tentang
12. Menatakerjakan laporan hasil pemeriksaan dari Unit Perseroan terkait dengan tugas dan fungsi komite audit
Kerja investasi dan pengkinian data laporan pada aplikasi sepanjang diperlukan untuk melaksanakan tugasnya.
Whistleblowing System.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 687
Page 690
Corporate
Governance
2. Memberikan pendapat dan rekomendasi kepada Dewan Struktur, Keanggotaan dan Keahlian Komite
Komisaris dalam rangka pelaksanaan fungsi pengawasan Audit
di bidang Audit dan pengendalian internal Perseroan.
3. Melakukan komunikasi langsung dengan Pekerja, Komite berada di bawah koordinasi Dewan Komisaris
termasuk Direksi dan pihak yang menjalankan fungsi dan secara struktural bertanggung jawab kepada Dewan
audit internal, manajemen risiko, dan Akuntan terkait Komisaris, dengan keanggotaan sebagai berikut:
tugas dan tanggung jawab Komite Audit. 1. Anggota Komite paling sedikit terdiri dari 3 (tiga) orang
4. Melibatkan pihak independen di luar anggota Komite anggota yang berasal dari Komisaris Independen dan
Audit yang diperlukan untuk membantu pelaksanaan Pihak dari luar Emiten atau Perusahaan Publik
tugasnya. 2. Komite Audit beranggotakan paling sedikit:
5. Melakukan kewenangan lain yang diberikan oleh a. 1 (satu) orang Komisaris Independen;
Dewan Komisaris sepanjang tidak bertentangan dengan b. 1 (satu) orang dari Pihak Independen yang memiliki
ketentuan dan peraturan perundangan yang berlaku. keahlian di bidang keuangan atau akuntansi; dan
wajib memiliki sertifikasi sebelum menjabat di bidang
Masa Jabatan Komite Audit tersebut .
c. 1 (satu) orang dari Pihak Independen yang memiliki
Masa tugas anggota Komite Audit tidak boleh lebih lama dari keahlian di bidang hukum atau perbankan wajib
masa jabatan Dewan Komisaris sebagaimana diatur dalam memiliki sertifikasi sebelum menjabat di bidang
Anggaran Dasar Perseroan dan dapat dipilih kembali hanya tersebut.
untuk 1 (satu) periode berikutnya, dengan tidak mengurangi 3. Komite Audit diketuai oleh Komisaris Independen
hak Dewan Komisaris untuk memberhentikan sewaktu- merangkap sebagai anggota.
waktu. 4. Anggota Direksi dilarang menjadi anggota Komite Audit.
5. Anggota Komite Audit wajib memiliki integritas, akhlak,
dan moral yang baik.
6. Komite Audit bekerja secara kolektif dalam melaksanakan
tugasnya membantu Dewan Komisaris/Dewan Pengawas
Struktur, keanggotaan dan keahlian Komite Audit dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Periode 1 Januari 2025 – 14 April 2025
No. Nama Jabatan Keahlian Keterangan
1 Rofikoh Rokhim* Ketua Finance, Economics, Management, Wakil Komisaris Utama/Komisaris
Accounting Independen
2 Heri Sunaryadi* Anggota Capital Market, Technology, Komisaris Independen
Management
3 Agus Riswanto* Anggota Law, Intelligent, Regulation Komisaris Independen
4 Haryo Baskoro Anggota Governance, Risk Management, and Komisaris Independen
Wicaksono* Compliance (GRC), Management
5 Irwanto Anggota Accounting, Banking Pihak Independen
6 Bintoro Nurcahyo Anggota Accounting, Management Pihak Independen
7 Loethano Boy Meizardi Anggota Accounting, Anti Money Laundering Pihak Independen
8 Donny Himawan Anggota Audit, Banking, management Pihak Independen
9 Thauriq Anwar Anggota Accounting, Audit, Capital Market Pihak Independen
*) Berhenti menjabat sesuai keputusan RUPST pada tanggal 24 Maret 2025
688 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 691
Laporan Tahunan
2025
Periode 15 April 2025 - 31 Desember 2025
No. Nama Jabatan Keahlian Keterangan
1 Edi Susianto Ketua Finance, Economic, Risk Komisaris Independen
Management, Accounting
2 Parman Nataatmadja Anggota Banking, Finance, Risk Management Wakil Komisaris Utama/Komisaris
Independen
3 Loethano Boy Meizardi Anggota Accounting, Anti Money Laundering Pihak Independen
4 Thauriq Anwar Anggota Accounting, Audit, Capital Market Pihak Independen
5 Maria Ulpah Anggota Finance, Risk Management Pihak Independen
Profil Komite Audit
Profil Komite Audit per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut.
Edi Susianto Parman Nataatmadja
Ketua Komite Audit/Komisaris Independen Anggota Komite Audit/Wakil Komisaris Utama/
Independen
Profil dapat dilihat pada bagian profil anggota Dewan Komisaris
Profil dapat dilihat pada bagian profil anggota Dewan Komisaris
Periode dan Masa Jabatan melekat pada Periode dan Masa
Jabatan Dewan Komisaris Periode dan Masa Jabatan melekat pada Periode dan Masa
Jabatan Dewan Komisaris
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Jakarta pada 9 Mei 1963. Usia 62 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Akuntansi STIE YAI (1992)
- Magister Management STIE IPWI (2021)
Pengalaman Kerja
- Otoritas Jasa Keuangan (2016)
- Bank Indonesia (1990)
- PT Bank Niaga, Tbk (1989)
Sertifikasi
Loethano Boy Meizardi - Sertifikasi National Anti Fraud Conference
Anggota Komite Audit/Pihak Independen - Sertifikasi Currency Counterfeit US Currency Seminar
- Sertifikat manajemen risiko jenjang 4, LSP LSPP
Dasar Hukum Pengangkatan
Kewarganegaraan
Surat Keputusan Direksi BRI Nomor 1786-DIR/HBS/09/2024 tanggal 9 September 2024
Warga Negara Indonesia tentang Penetapan Ketua dan Anggota Komite Audit PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Domisili Periode Menjabat
Jakarta Periode I
Masa Jabatan
7 September 2024 - sekarang
Jabatan Rangkap
Tidak Ada
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 689
Page 692
Corporate
Governance
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Jakarta pada 18 September 1979. Usia 46 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Akuntansi Universitas Indonesia (2003)
- Magister Manajemen Universitas Indonesia (2014)
Pengalaman Kerja
- Anggota Komite Audit PT Hutama Karya (2019)
- Anggota Komite Audit PT Perkebunan Nusantara XIII (2016)
- Fund Manager, PT Asia Raya Kapital (2014)
- Fixed Income Manager, PT AJ Sequis Life (2012)
- Portfolio Manager, PT PNM Investment Management (2010)
Thauriq Anwar - Fund Manager PT Valbury Asia Securities (2007)
- Investment Analyst & Fund Manager PT Niaga Aset Manajemen (2005)
Anggota Komite Audit/Pihak Independen
Sertifikasi
- Wakil Manajer Investasi (WMI)
Kewarganegaraan
- Certified Governance Oversight Professional (CGOP)
Warga Negara Indonesia - Certification in Audit Committee Practices (CACP), IKAI
- Chartered Accountant (CA Indonesia), IAI
Domisili
- Sertifikat manajemen risiko jenjang 4, LSP LSPP
Jakarta
Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan Direksi BRI Nomor 3922-DIR/HBS/11/2024 tanggal 11 November 2024
tentang Penetapan Ketua dan Anggota Komite Audit PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Periode Menjabat
Periode I
Masa Jabatan
11 November 2024 - sekarang
Jabatan Rangkap
Tidak Ada
690 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 693
Laporan Tahunan
2025
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Purwakarta pada tahun 1981. Usia 44 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Ekonomi – Manajemen Keuangan, Universitas Indonesia (2005)
- MSc in Finance, University of Groningen, The Netherlands (2008)
- PhD in Finance, University of Birmingham, United Kingdom (2015)
Pengalaman Kerja
- Anggota Komite Audit / Pihak Independen BRI (2024 – sekarang)
- Ketua Program Jenjang Sarjana, Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis,
Universitas Indonesia (2020)
- Anggota Komite Manajemen Risiko dan Tata Kelola PT Hutama Karya (Persero) (2019)
Maria Ulpah - Deputy of Risk Management Unit, Universitas Indonesia (2018)
- Research Consultant, UKM Centre, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia
Anggota Komite Audit/ Pihak Independen
(2018 – sekarang)
BRI
- Tim Staf Ketua Program Magister Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas
Indonesia (2015)
- Anggota Komite Audit PT Pos Indonesia (2015)
Kewarganegaraan - Consultant, TA 8224 The Implementation of Value Chain Methodology on Tuna Fisheries in
Warga Negara Indonesia Nangroe Aceh Darussalam, Asian Development Bank (2014)
- Teaching Assistant, Graduate Diploma of Business Administration (GDBA) dan
Domisili Undergraduate programme, School of Business, University of Birmingham, United
Depok Kingdom (2011)
- Dosen, Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia
(2008 – sekarang)
Sertifikasi
- Certifified risk governance Professional, BNSP
- Sertifikat manajemen risiko jenjang 4, LSP LSPP
Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan Dewan Komisaris BRI Nomor Keputusan 15-KOM/BRI/11/2024 tanggal 11
November 2024 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi.
Periode Menjabat
Periode I
Masa Jabatan
11 November 2024 - sekarang
Jabatan Rangkap
- Dosen, Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia
(2008 – sekarang)
- Research Consultant, UKM Centre, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia
(2018 – sekarang)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 691
Page 694
Corporate
Governance
Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman Kerja Komite Audit
Persyaratan keanggotaan Komite Audit adalah sebagai berikut:
1. Persyaratan Umum
a. Wajib memiliki integritas, akhlak dan moral yang baik.
b. Tidak memiliki kepentingan/keterkaitan pribadi yang dapat menimbulkan conflict of interest terhadap Perseroan.
2. Persyaratan Kemampuan
a. Wajib memiliki kemampuan, pengetahuan, pengalaman sesuai dengan bidang pekerjaannya, serta mampu berkomunikasi
dengan baik.
b. Wajib memahami laporan keuangan, bisnis perusahaan khususnya yang terkait dengan layanan jasa atau kegiatan usaha
Perseroan, proses audit, manajemen risiko, dan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal serta peraturan
perundang-undangan terkait lainnya.
c. Wajib mematuhi kode etik Perseroan dan Komite Audit.
d. Setiap tahun wajib mengikuti salah satu pelatihan dengan topik manajemen risiko, fraud, bisnis, kegiatan korporasi,
hukum, kepatuhan, keuangan, akuntansi, dan/atau audit paling sedikit berjumlah 20 (dua puluh) jam pelatihan. Pelatihan
yang diikuti merupakan PPL yang diselenggarakan oleh lembaga profesi, regulator, lembaga pelatihan yang terakreditasi
oleh lembaga akreditasi dan/atau lembaga pelatihan yang dimiliki atau dikendalikan oleh BUMN.
Tabel Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman Kerja Komite Audit
Nama Jabatan Pendidikan Pengalaman Kerja
Edi Susianto Ketua • Sarjana Ilmu Ekonomi dan Studi Memiliki pengalaman di bidang ekonomi,
Pembangunan keuangan, fiskal, moneter dan manajemen
• Master in Economic and Finance risiko
Parman Nataatmadja Anggota • Sarjana Manajemen Memiliki pengalaman dalam bidang keuangan,
• Master Finance bisnis, ekonomi, dan manajemen risiko
Loethano Boy Meizardi Anggota • Sarjana Akuntansi Memiliki pengalaman dalam bidang akuntansi
• Magister Manajemen dan pengawasan bank
Thauriq Anwar Anggota • Sarjana Akuntansi Memiliki pengalaman dalam bidang
• Magister Manajemen akuntansi, keuangan, dan pasar modal
Maria Ulpah Anggota • Sarjana Ekonomi Memiliki pengalaman dalam bidang keuangan
• MSc in Finance dan manajemen risiko.
• PhD in Finance
Independensi Komite Audit
Tabel Independensi Komite Audit Periode 1 Januari 2025 – 14 April 2025
Aspek Independensi RR HS AR HBW IR BN LBM DH TA
Wajib memiliki integritas yang tinggi, √ √ √ √ √ √ √ √ √
kemampuan, pengetahuan, pengalaman
sesuai dengan bidang pekerjaannya,
serta mampu berkomunikasi dengan baik
Wajib memahami laporan keuangan, √ √ √ √ √ √ √ √ √
bisnis perusahaan khususnya yang terkait
dengan layanan jasa atau kegiatan usaha
Emiten atau Perusahaan Publik, proses
audit, manajemen risiko, dan peraturan
perundang- undangan di bidang Pasar
Modal serta peraturan perundang-
undangan terkait lainnya
Wajib mematuhi kode etik Komite Audit √ √ √ √ √ √ √ √ √
yang ditetapkan oleh Emiten atau
Perusahaan Publik
Bersedia meningkatkan kompetensi √ √ √ √ √ √ √ √ √
secara terus menerus melalui pendidikan
dan pelatihan
692 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 695
Laporan Tahunan
2025
Aspek Independensi RR HS AR HBW IR BN LBM DH TA
Wajib memiliki paling sedikit 1 (satu) √ √ √ √ √ √ √ √ √
anggota yang berlatar belakang
pendidikan dan keahlian di bidang
akuntansi dan keuangan
Bukan merupakan orang dalam Kantor √ √ √ √ √ √ √ √ √
Akuntan Publik, Kantor Konsultan
Hukum, Kantor Jasa Penilai Publik atau
pihak lain yang memberi jasa asurans,
jasa non-asurans, jasa penilai dan/atau
jasa konsultasi lain kepada Emiten atau
Perusahaan Publik yang bersangkutan
dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir
Bukan merupakan orang yang bekerja √ √ √ √ √ √ √ √ √
atau mempunyai wewenang dan
tanggung jawab untuk merencanakan,
memimpin, mengendalikan, atau
mengawasi kegiatan Emiten atau
Perusahaan Publik tersebut dalam waktu
6 (enam) bulan terakhir, kecuali Komisaris
Independen
Tidak mempunyai saham langsung √ √ √ √ √ √ √ √ √
maupun tidak langsung pada Emiten atau
Perusahaan Publik
Dalam hal anggota Komite Audit √ √ √ √ √ √ √ √ √
memperoleh saham Emiten atau
Perusahaan Publik baik langsung
maupun tidak langsung akibat suatu
peristiwa hukum, saham tersebut wajib
dialihkan kepada pihak lain dalam jangka
waktu paling lama 6 (enam) bulan setelah
diperolehnya saham tersebut
Tidak mempunyai hubungan Afiliasi √ √ √ √ √ √ √ √ √
dengan anggota Dewan Komisaris,
anggota Direksi, atau Pemegang Saham
Utama Emiten atau Perusahaan Publik
Tidak mempunyai hubungan usaha baik √ √ √ √ √ √ √ √ √
langsung maupun tidak langsung yang
berkaitan dengan kegiatan usaha Emiten
atau Perusahaan Publik
Tabel Independensi Komite Audit Periode 15 April 2025 – 31 Desember 2025
Aspek Independensi ES PN LBM TA MU
Wajib memiliki integritas yang tinggi, kemampuan, pengetahuan, √ √ √ √ √
pengalaman sesuai dengan bidang peker- jaannya, serta mampu
berkomunikasi dengan baik
Wajib memahami laporan keuangan, bisnis perusahaan khususnya √ √ √ √ √
yang terkait dengan layanan jasa atau kegiatan usaha Emiten atau
Perusahaan Publik, proses audit, manajemen risiko, dan peraturan
perundang- undangan di bidang Pasar Modal serta peraturan
perundang-undangan terkait lainnya
Wajib mematuhi kode etik Komite Audit yang ditetapkan oleh Emiten √ √ √ √ √
atau Perusahaan Publik
Bersedia meningkatkan kompetensi secara terus menerus melalui √ √ √ √ √
pendidikan dan pelatihan
Wajib memiliki paling sedikit 1 (satu) anggota yang berlatar belakang √ √ √ √ √
pendidikan dan keahlian di bidang akuntansi dan keuangan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 693
Page 696
Corporate
Governance
Aspek Independensi ES PN LBM TA MU
Bukan merupakan orang dalam Kantor Akuntan Publik, Kantor √ √ √ √ √
Konsultan Hukum, Kantor Jasa Penilai Publik atau pihak lain yang
memberi jasa asurans, jasa non-asuransi, jasa penilai dan/atau
jasa konsultasi lain kepada Emiten atau Perusahaan Publik yang
bersangkutan dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir
Bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai √ √ √ √ √
wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin,
mengendalikan, atau mengawasi kegiatan Emiten atau Perusahaan
Publik tersebut dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir, kecuali
Komisaris Independen
Tidak mempunyai saham langsung maupun tidak langsung pada √ √ √ √ √
Emiten atau Perusahaan Publik
Dalam hal anggota Komite Audit memperoleh saham Emiten atau √ √ √ √ √
Perusahaan Publik baik langsung maupun tidak langsung akibat
suatu peristiwa hukum, saham tersebut wajib dialihkan kepada
pihak lain dalam jangka waktu paling lama 6 (enam) bulan setelah
diperolehnya saham tersebut
Tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan anggota Dewan √ √ √ √ √
Komisaris, anggota Direksi, atau Pemegang Saham Utama Emiten
atau Perusahaan Publik
Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung maupun tidak √ √ √ √ √
langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha Emiten atau
Perusahaan Publik
Keterangan :
RR Rofikoh Rokhim HBW Haryo Baskoro Wicaksono IR Irwanto DH Donny Himawan
HS Heri Sunaryadi ES Edi Susianto BNC Bintoro Nurcahyo TA Thauriq Anwar
AR Agus Riswanto PN Parman Nataatmadja LBM Loethano Boy Meizardi MU Maria Ulpah
Rapat Komite Audit 5. Materi rapat Komite Audit tersedia dan disampaikan
kepada peserta rapat paling lambat 5 (lima) hari
Kebijakan Rapat Komite Audit kerja sebelum rapat diselenggarakan, kecuali rapat
diselenggarakan di luar jadwal materi rapat dapat
Pengaturan rapat Komite diatur sebagai berikut. disampaikan sebelum rapat dilaksanakan.
6. Dalam hal diperlukan, Komite dapat secara mandiri
Mekanisme Penyelenggaraan Rapat menyelenggarakan Rapat Teknis untuk melakukan
1. Rapat Komite Audit wajib diselenggarakan secara berkala pendalaman secara teknis atas materi yang akan dibahas
paling kurang 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan. dalam Rapat Komite dengan mengundang pihak terkait.
2. Rapat Komite Audit dapat diselenggarakan sewaktu-
waktu atas permintaan 1 (satu) atau beberapa anggota Kuorum Rapat
Komite Audit dengan menyebutkan hal-hal yang Rapat Komite adalah sah apabila dihadiri dan/atau diwakili
dibicarakan. oleh lebih dari 1/2 (satu per dua) jumlah anggota Komite.
3. Rapat Komite Audit diselenggarakan di tempat kedudukan
Perseroan, atau tempat lainnya dalam wilayah Republik Peserta Rapat
Indonesia atau di tempat kegiatan usaha Perseroan yang 1. Setiap anggota Komite Audit wajib menghadiri rapat
ditetapkan oleh Komite Audit. minimal 75% (tujuh puluh lima persen) dalam satu tahun.
4. Rapat Komite Audit dapat diselenggarakan secara daring 2. Rapat Komite Audit dapat mengundang Direksi,
melalui telekonferensi, video telekonferensi atau sarana Pejabat dan Pekerja Perseroan atau undangan dari luar
media elektronik lainnya yang memungkinkan seluruh Perseroan.
peserta dapat berkomunikasi dan berinteraksi dalam 3. Rapat Komite Audit dapat mengundang Komite Audit dan
rapat Komite Audit. Manajemen Entitas Anak yang diajukan melalui Komite
Tata Kelola Terintegrasi.
694 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 697
Laporan Tahunan
2025
Pimpinan Rapat 9. Setiap anggota Komite Audit yang secara pribadi dengan
Rapat Dewan Komisaris dipimpin oleh Ketua Komite Audit, cara apa- pun baik secara langsung maupun secara tidak
dalam hal Ketua Komite Audit tidak hadir atau berhalangan langsung mempunyai kepentingan dalam suatu transaksi,
hal mana tidak perlu dibuktikan kepada pihak mana pun kontrak atau kontrak yang diusulkan dalam mana
maka rapat Komite Audit dipimpin oleh anggota Komite Audit Perseroan menjadi salah satu pihaknya harus dinyatakan
yang berasal dari Dewan Komisaris. sifat kepentingannya dalam suatu rapat Komite Audit
dan tidak berhak untuk ikut dalam mengambil suara
Pemanggilan Rapat mengenai hal yang berhubungan dengan transaksi atau
1. Pemanggilan rapat Komite Audit dilakukan oleh Ketua kontrak tersebut.
Komite Audit. Dalam hal Ketua Komite Audit berhalangan,
hal mana tidak perlu dibuktikan kepada siapa pun, Risalah Rapat
pemanggilan rapat dapat dilakukan oleh anggota Komite 1. Hasil rapat Komite Audit wajib dituangkan dalam risalah
Audit yang berasal dari anggota Dewan Komisaris. rapat.
2. Pemanggilan rapat Komite Audit harus disampaikan 2. Risalah rapat Komite Audit wajib ditandatangani
secara tertulis dengan mencantumkan agenda/ acara, oleh seluruh anggota Komite Audit yang hadir dan
tanggal, waktu dan tempat rapat. disampaikan kepada seluruh anggota Komite Audit.
3. Komite Audit dapat melakukan pemanggilan rapat 3. Risalah rapat disusun oleh anggota Komite Audit yang
sewaktu- waktu (kurang dari 1 hari kerja) baik secara berasal dari Pihak Independen yang hadir dalam rapat.
daring atau luring, dalam hal situasi khusus atau kondisi 4. Dalam hal terdapat anggota Dewan Komisaris dan/
luar biasa (extraordinary) atau Direksi yang tidak menandatangani hasil rapat
sebagaimana butir 2 dan 3 di atas, yang bersangkutan
Keputusan Rapat wajib menyebutkan alasannya secara tertulis dalam surat
1. Rapat sah dan berhak mengambil keputusan yang tersendiri yang dilekatkan dengan risalah rapat.
mengikat apabila dihadiri oleh paling kurang 1/2 (satu per 5. Apabila terdapat perbedaan pendapat (dissenting
dua) jumlah anggota komite. opinions) dalam rapat wajib dicantumkan secara jelas
2. Keputusan rekomendasi yang dirumuskan dalam Rapat dalam risalah rapat dan disertai alasan perbedaan
Komite diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat. pendapat tersebut.
Dalam hal tidak ter- jadi musyawarah untuk mufakat, 6. Risalah rapat Komite Audit merupakan bukti yang sah
pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan suara mengenai keputusan yang diambil dalam rapat dimaksud.
terbanyak. 7. Risalah rapat didokumentasikan dengan baik oleh
3. Setiap anggota Komite Audit memiliki 1 (satu) suara dan Sekretariat Dewan Komisaris.
tambahan 1 (satu) hak suara untuk setiap anggota Komite
Audit yang diwakilinya dengan sah dalam rapat. Tindak Lanjut Hasil Rapat
4. Anggota Komite Audit yang berhalangan hadir dapat 1. Hasil Keputusan rapat Komite Audit disampaikan dalam
mengajukan pendapat dan memberikan hak suara Nota Dinas Komite Audit kepada Dewan Komisaris yang
yang diberikan secara tertulis, ditandatangani, dan memuat pendapat atau rekomendasi atau saran dalam
disampaikan kepada Ketua Komite Audit atau Komisaris rangka membantu pelaksanaan tugas Dewan Komisaris.
yang memimpin rapat. Hak suara tersebut diang- gap 2. Nota Dinas Komite Audit pada butir satu di atas dapat
sah dan menjadi bagian dalam pengambilan keputusan disertai dengan draf surat keluar Dewan Komisaris
rapat. dan/atau surat keluar Komite Audit kepada Direksi atau
5. Dalam hal jumlah suara setuju dan tidak setuju sama, Pejabat satu tingkat di bawah Direksi Perseroan.
maka pengambilan keputusan ditunda dan dikaji kembali. 3. Nota Dinas Komite Audit harus ditandatangani oleh Ketua
Apabila setelah dikaji kembali, jumlah suara setuju Komite dan seluruh anggota Komite.
dan tidak setuju sama maka pengambilan keputusan 4. Surat Dewan Komisaris berpedoman pada tata cara
ditetapkan oleh pemimpin rapat. persuratan yang diatur dan ditetapkan oleh Dewan
6. Pimpinan rapat menyampaikan kesimpulan dan Komisaris, sedangkan Surat Komite Audit ditanda-
keputusan pada setiap akhir rapat. tangani oleh Ketua Komite Audit dan Anggota Komite
7. Setiap keputusan rapat bersifat mengikat bagi seluruh Audit yang berasal dari Dewan Komisaris.
anggota Komite Audit. 5. Seluruh surat keluar Dewan Komisaris dan atau
8. Komite Audit dapat juga mengambil keputusan yang Komite Audit harus dicatat pada Register Surat dan
sah tanpa mengadakan rapat, dengan ketentuan bahwa ditatakerjakan oleh Sekretariat Dewan Komisaris serta
semua anggota Dewan Komisaris yang sedang menjabat disimpan oleh Corporate Secretary Group.
memberikan persetujuan dengan menandatangani
secara tertulis terhadap usul keputusan tersebut.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 695
Page 698
Corporate
Governance
Agenda Rapat Komite Audit
Sepanjang tahun 2025, tanggal pelaksanaan, agenda rapat dan peserta rapat Komite Audit, sebagai berikut.
Tabel Agenda Rapat Komite Audit
No Hari, Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat
1 Senin, 06 Januari 2025 Pembahasan dan Konfirmasi atas Dokumen Persetujuan 1. Rofikoh Rokhim
Kebijakan Surat Edaran Perubahan Ketiga Pengelolaan Laporan 2. Heri Sunaryadi
BRI sebagai Perusahaan Terbuka - Buku 2 Pedoman Desain 3. Agus Riswanto
ICoFR 4. Haryo Baskoro Wicaksono
5. Irwanto
6. Bintoro Nurcahyo
7. Donny Himawan
8. Loethano Boy Meizardi
9. Thauriq Anwar
2 Selasa, 7 Januari 2025 Rapat Internal Komite Audit 1. Rofikoh Rokhim
2. Heri Sunaryadi
3. Agus Riswanto
4. Haryo Baskoro Wicaksono
5. Irwanto
6. Bintoro Nurcahyo
7. Donny Himawan
8. Loethano Boy Meizardi
9. Thauriq Anwar
3 Senin, 13 Januari 2025 Progress implementasi dan finalisasi Regulasi ICoFR BRI 1. Rofikoh Rokhim
2. Heri Sunaryadi
3. Agus Riswanto
4. Haryo Baskoro Wicaksono
5. Irwanto
6. Bintoro Nurcahyo
7. Donny Himawan
8. Loethano Boy Meizardi
9. Thauriq Anwar
4 Selasa, 14 Januari 2025 Pembahasan Persiapan dan Timeline Pengadaan Jasa KAP 1. Rofikoh Rokhim
Tahun Buku 2025 2. Heri Sunaryadi
3. Agus Riswanto
4. Haryo Baskoro Wicaksono
5. Irwanto
6. Bintoro Nurcahyo
7. Donny Himawan
8. Loethano Boy Meizardi
9. Thauriq Anwar
5 Kamis, 30 Januari 2025 Pembahasan Pra-Exit Laporan Keuangan Konsolidasian BRI 1. Rofikoh Rokhim
Tahun Buku 2024 2. Heri Sunaryadi
3. Agus Riswanto
4. Haryo Baskoro Wicaksono
5. Irwanto
6. Bintoro Nurcahyo
7. Donny Himawan
8. Loethano Boy Meizardi
9. Thauriq Anwar
6 Senin, 10 Maret 2025 Pembahasan Temuan Pemeriksanaan BPK Tahun 2023 dan 1. Rofikoh Rokhim
Tindak Lanjut Audit 2. Heri Sunaryadi
3. Agus Riswanto
4. Haryo Baskoro Wicaksono
5. Irwanto
6. Bintoro Nurcahyo
7. Donny Himawan
8. Loethano Boy Meizardi
9. Thauriq Anwar
696 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 699
Laporan Tahunan
2025
No Hari, Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat
7 Senin, 17 Maret 2025 Pembahasan Scope Audit Pengadaan KAP Berdasarkan 1. Rofikoh Rokhim
Rekomendasi Temuan BPK RI Tahun 2022 dan 2023 2. Heri Sunaryadi
3. Agus Riswanto
4. Haryo Baskoro Wicaksono
5. Irwanto
6. Bintoro Nurcahyo
7. Donny Himawan
8. Loethano Boy Meizardi
9. Thauriq Anwar
8 Rabu, 9 April 2025 Pembahasan scope audit pengadaan KAP atas rekomendasi 1. Irwanto
audit BPK RI 2. Bintoro Nurcahyo
3. Donny Himawan
4. Loethano Boy Meizardi
5. Thauriq Anwar
9 Senin, 28 April 2025 Laporan Pelaksanaan dan Pokok-pokok Hasil Audit Intern 1. Edi Susianto*
Triwulan I Tahun 2025 2. Parman Nataatmadja*
3. Loethano Boy Meizardi
4. Thauriq Anwar
5. Maria Ulpah
10 Rabu, 14 Mei 2025 Update progres hasil pemantauan SKAI atas implementasi 1. Edi Susianto*
project ICoFR dan DCP 2. Parman Nataatmadja*
3. Loethano Boy Meizardi
4. Thauriq Anwar
5. Maria Ulpah
11 Rabu, 21 Mei 2025 Evaluasi Pelaksanaan Audit KAP EY Tahun 2024 1. Edi Susianto*
2. Parman Nataatmadja*
3. Loethano Boy Meizardi
4. Thauriq Anwar
5. Maria Ulpah
12 Jumat, 23 Mei 2025 Reviu dan Penandatanganan Amandemen Pengadaan Jasa KAP 1. Edi Susianto*
dalam rangka Audit Umum atas Laporan Keuangan Konsolidasian 2. Parman Nataatmadja*
dan Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil 3. Loethano Boy Meizardi
BRI Tahun Buku 2024 4. Thauriq Anwar
5. Maria Ulpah
13 Senin, 16 Juni 2025 Rapat Internal Komite Audit 1. Edi Susianto*
2. Parman Nataatmadja*
3. Loethano Boy Meizardi
4. Thauriq Anwar
5. Maria Ulpah
14 Senin 07 Juli 2025 Pembahasa Indikator Penilaian Kinerja SKAI 1. Edi Susianto*
2. Parman Nataatmadja*
3. Loethano Boy Meizardi
4. Thauriq Anwar
5. Maria Ulpah
15 Senin 07 Juli 2025 Tanggung Jawab Komite Audit dalam Penilaian Kinerja, 1. Edi Susianto*
Independensi, dan Pemberian Remunerasi SKAI 2. Parman Nataatmadja*
3. Loethano Boy Meizardi
4. Thauriq Anwar
5. Maria Ulpah
16 Selasa, 08 Juli 2025 Update Progress Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Audit 1. Edi Susianto*
2. Parman Nataatmadja*
3. Loethano Boy Meizardi
4. Thauriq Anwar
5. Maria Ulpah
17 Senin, 21 Juli 2025 Pra-Kick Off Meeting Audit Laporan Keuangan Tahun 2025 1. Edi Susianto*
2. Parman Nataatmadja*
3. Loethano Boy Meizardi
4. Thauriq Anwar
5. Maria Ulpah
18 Senin, 21 Juli 2025 Pembahasan Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Semester I Tahun 1. Edi Susianto*
2025 2. Parman Nataatmadja*
3. Loethano Boy Meizardi
4. Thauriq Anwar
5. Maria Ulpah
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 697
Page 700
Corporate
Governance
No Hari, Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat
19 Senin, 4 Agustus 2025 Pembahasan Teknis Permohonan Persetujuan Addendum 1. Edi Susianto*
Perencanaan Audit Tahunan 2025 2. Parman Nataatmadja*
3. Loethano Boy Meizardi
4. Thauriq Anwar
5. Maria Ulpah
20 Selasa, 26 Agustus 2025 Kick-off Meeting Audit Umum atas Laporan Keuangan 1. Edi Susianto*
Konsolidasian dan Laporan Keuangan Program Pendanaan 2. Parman Nataatmadja*
Usaha Mikro Kecil BRI Tahun Buku 2025 3. Loethano Boy Meizardi
4. Thauriq Anwar
5. Maria Ulpah
21 Senin, 08 September 2025 Diskusi Ketentuan Internal tentang Pengadaan yang Melibatkan 1. Edi Susianto*
Dewan Komisaris 2. Parman Nataatmadja*
3. Loethano Boy Meizardi
4. Thauriq Anwar
5. Maria Ulpah
22 Selasa, 16 September 2025 Pembahasan Teknis atas Pengkinian Piagam Audit Intern BRI dan 1. Edi Susianto*
Piagam Audit Intern Terintegrasi Konglomerasi Keuangan BRI 2. Parman Nataatmadja
3. Loethano Boy Meizardi
4. Thauriq Anwar
5. Maria Ulpah
23 Kamis, 23 Oktober 2025 Hasil Telaah Audit Intern atas Laporan Keuangan BRI Triwulan III 1. Edi Susianto*
Tahun 2025 2. Parman Nataatmadja
3. Loethano Boy Meizardi
4. Thauriq Anwar
5. Maria Ulpah
24 Rabu, 05 November 2025 Pembahasan masukan audit plan SKAI Tahun 2026 1. Edi Susianto
2. Parman Nataatmadja
3. Loethano Boy Meizardi
4. Thauriq Anwar
5. Maria Ulpah
25 Selasa, 18 November 2025 Update tata kelola KUR BRI 1. Edi Susianto
2. Parman Nataatmadja
3. Loethano Boy Meizardi
4. Thauriq Anwar
5. Maria Ulpah
26 Senin, 8 Desember 2025 Update Tata Kelola KPI Bisnis Mikro sampai dengan Mantri 1. Edi Susianto
2. Parman Nataatmadja
3. Loethano Boy Meizardi
4. Thauriq Anwar
5. Maria Ulpah
27 Rabu, 10 Desember 2025 Implementasi Internal Control over Financial Reporting (ICoFR) 1. Edi Susianto
2. Parman Nataatmadja
3. Loethano Boy Meizardi
4. Thauriq Anwar
5. Maria Ulpah
28 Kamis, 11 Desember 2025 Pemaparan Piagam Audit Intern 1. Edi Susianto
2. Parman Nataatmadja
3. Loethano Boy Meizardi
4. Thauriq Anwar
5. Maria Ulpah
*Hadir sebagai pengamat. Lulus fit and Proper test OJK Parman Nataatmadja 15 September 2025, Edi Susianto 24 Oktober 2025.
698 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 701
Laporan Tahunan
2025
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Rapat Komite Audit
Selama Tahun 2025, Komite Audit telah melaksanakan rapat sebanyak 28 kali. Adapun frekuensi dan tingkat kehadiran masing-
masing anggota Komite Audit adalah sebagai berikut:
Tabel Tingkat Kehadiran Rapat Komite Audit Periode 1 Januari 2025 – 14 April 2025
Rapat Komite Audit
Nama Jabatan Jumlah dan Persentase Kehadiran
Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Persentase
Rofikoh Rokhim Ketua 7 7 100%
Heri Sunaryadi Anggota 7 7 100%
Agus Riswanto Anggota 7 7 100%
Haryo Baskoro Wicaksono Anggota 7 7 100%
Irwanto Anggota 8 8 100%
Bintoro Nurcahyo Anggota 8 8 100%
Donny Himawan Anggota 8 8 100%
Loethano Boy Meizardi Anggota 8 8 100%
Thauriq Anwar Anggota 8 8 100%
Tabel Tingkat Kehadiran Rapat Komite Audit 15 April 2025 – 31 Desember 2025
Rapat Komite Audit
Nama Jabatan Jumlah dan Persentase Kehadiran
Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Persentase
Edi Susianto1 Ketua 5 5 100%
Parman Nataatmadja 2
Anggota 7 7 100%
Loethano Boy Meizardi Anggota 20 20 100%
Thauriq Anwar Anggota 20 20 100%
Maria Ulpah Anggota 20 20 100%
Lulus Fit and Proper test OJK pada 24 Oktober 2025
1
Lulus Fit and Proper test OJK pada 15 September 2025
2
Penghasilan Komite Audit
Remunerasi bagi anggota komite yang berasal dari Anggota Dewan Komisaris merupakan satu kesatuan dengan honorarium
yang diberikan kepada Dewan Komisaris dan tidak terdapat honorarium khusus bagi setiap anggota Komite. Honorarium
anggota Komite dari Pihak independen (Non Komisaris), besarnya honorarium ditetapkan oleh Dewan Komisaris dengan jumlah
maksimal 20% dari Gaji Direktur Utama dan tidak diberikan penghasilan lain selain honorarium tersebut. Hal tersebut sesuai
dengan ketentuan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-3/MBU/03/2023 tanggal 20 Maret 2023 tentang Organ dan Sumber
Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara Usaha Milik Negara.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 699
Page 702
Corporate
Governance
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Komite Audit Pada Tahun 2025
Komite Audit Periode 1 Januari 2025 – 14 April 2025
Jenis Pelatihan dan Materi
Tempat dan Waktu
Nama Jabatan Pengembangan Kompetensi / Penyelenggara
Pelaksanaan
Pelatihan
Rofikoh Rokhim Ketua Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan
dan/atau pelatihan Anggota Dewan Komisaris
Heri Sunaryadi Anggota Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan
dan/atau pelatihan Anggota Dewan Komisaris
Agus Riswanto Anggota Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan
dan/atau pelatihan Anggota Dewan Komisaris
Haryo Baskoro Anggota Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan
Wicaksono dan/atau pelatihan Anggota Dewan Komisaris
Irwanto Anggota Refreshing Risk Management Online, 3 Maret 2025 Corpu BRI
Jenjang 6
Bintoro Nurcahyo Anggota Refreshing Risk Management Online, 19 Februari 2025 Corpu BRI
Jenjang 6
Peran GRC dalam Meningkatkan Online, 25 Februari 2025 OJK
Kepercayaan investor dan Stabilitas
Sektor Keuangan
Marketing 101 for Finance Online, 3 Maret 2025 OJK
Professionals
Sustainability Accounting and Online, 6 Maret 2025 OJK
Reporting in the Financial Services
Donny Himawan Anggota Refreshing Risk Management
Online, 3 Maret 2025 Corpu BRI
Jenjang 6
Loethano Boy Meizardi Anggota Refreshing Risk Management Online, 24 Februari 2025 Corpu BRI
Jenjang 4
Thauriq Anwar Anggota Refreshing Risk Management Online, 24 Februari 2025 Corpu BRI
Jenjang 4
Komite Audit 15 April 2025 – 31 Desember 2025
Jenis Pelatihan dan Materi
Tempat dan Waktu
Nama Jabatan Pengembangan Kompetensi / Penyelenggara
Pelaksanaan
Pelatihan
Edi Susianto1 Ketua Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan
dan/atau pelatihan Anggota Dewan Komisaris
Parman Nataatmadja2 Anggota Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan
dan/atau pelatihan Anggota Dewan Komisaris
Loethano Boy Meizardi Anggota Refreshing Risk Management Online, 24 Februari 2025 Corpu BRI
Jenjang 4
Audit for tomorrow: Strategic Future Medan, 27 - 28 Agustus 2025 IIA Indonesia
Ready Sustainable
Standar Akuntansi Keuangan (SAK) Bali, 11 - 12 Desember 2025 IAI
for Executive
Thauriq Anwar Anggota Refreshing Risk Management Online, 24 Februari 2025 Corpu BRI
Jenjang 4
Audit for tomorrow: Strategic Future Medan, 27 - 28 Agustus 2025 IIA Indonesia
Ready Sustainable
Overview PSAK 118: Penyajian Jakarta, 2 Juli 2025 IAI
dan pengungkapan dalam laporan
keuangan
700 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 703
Laporan Tahunan
2025
Jenis Pelatihan dan Materi
Tempat dan Waktu
Nama Jabatan Pengembangan Kompetensi / Penyelenggara
Pelaksanaan
Pelatihan
Maria Ulpah Anggota Tata Kelola Risiko Terintegrasi (TKRT)/
Certified Risk Governance Profesional Online, 17 - 18 November 2025 LSPMR
(CRGP)
Applying Green Energy Finance
Online, 30 Oktober 2024 - 30 Renac Academy
Renewable Energy and Energy
April 2025 Germany
Efficiency
Refreshing Risk Management Online, 24 Februari 2025 Corpu BRI
Jenjang 4
Program Kerja dan Pelaksanaan Tugas Komite Audit Tahun 2025
Komite Audit dengan Satuan Kerja Audit Intern
No Tugas Pelaksanaan Tanggal Pelaksanaan
1. Penelaahan dan Pemberian Rekomendasi Pembahasan Perencanaan Audit Tahunan (PAT) 7 Januari 2025
persetujuan atas perencanaan audit tahunan Tahun 2025
(PAT) SKAI Tahun 2025
Pembahasan Tindak Lanjut Usulan Perencanaan 7 Januari 2025
Audit Tahunan (PAT) Tahun 2025
Pembahasan permohonan persetujuan adendum 5 Agustus 2025
Perencanaan Audit Tahunan (PAT) Tahun 2025
Pembahasan Persetujuan Perencanaan Audit 15 Desember 2025
Tahunan (PAT) Tahun 2026
Pembahasan Teknis atas Pengkinian Piagam Audit 16 Desember 2025
Intern BRI dan Piagam Audit Intern Terintegrasi
Konglomerasi Keuangan BRI
2. Penelaahan atas Laporan Pokok-pokok Hasil Pembahasan laporan pelaksanaan dan pokok- 30 Januari 2025
Audit (LHA) SKAI secara Triwulanan pokok hasil audit Triwulan IV Tahun 2024
Pembahasan laporan pelaksanaan dan pokok- 6 Mei 2025
pokok hasil audit Triwulan I Tahun 2025
Pembahasan laporan pelaksanaan dan pokok- 28 Juli 2025
pokok hasil audit Triwulan II Tahun 2025
Pembahasan laporan pelaksanaan dan pokok- 28 Oktober 2025
pokok hasil audit Triwulan III Tahun 2025
3. Penelaahan atas Laporan Keuangan Telaah SKAI atas Laporan Keuangan Triwulan I 28 April 2025
tahun 2025 dan Laporan Hasil Audit
Telaah SKAI atas Laporan Keuangan Triwulan II 29 Juli 2025
tahun 2025
Telaah SKAI atas Laporan Keuangan Triwulan III 27 Oktober 2025
2025
4. Penelaahan Top Debitur dengan Eksposur Risiko Telaah audit terhadap Top Debitur dengan 11 November 2025
Tinggi dan Politically Exposed Person(PEP) eksposur risiko tinggi dan Politically Expose
Person (PEP)
5. Tugas - Tugas Lainnya Closing meeting terkait pemeriksaan beberapa 24 September 2025 s.d
Unit Kerja oleh KAP EY 10 Oktober 2025
Laporan Aduan WBS 14 Februari 2025
Pembahasan dan Konfirmasi atas Dokumen 6 Januari 2025
Persetujuan Kebijakan Surat Edaran Perubahan
Ketiga Pengelolaan Laporan BRI sebagai
Perusahaan Terbuka - Buku 2 Pedoman Desain
ICOFR
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 701
Page 704
Corporate
Governance
Komite Audit dengan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik
No Tugas Pelaksanaan Tanggal Pelaksanaan
1. Pengadaan jasa audit Kantor Akuntan Publik Pembahasan Persiapan dan Timeline Pengadaan 14 Januari 2025
Jasa KAP Tahun Buku 2025
Closing Meeting Audit Laporan Keuangan 30 Januari 2025
Konsolidasian BRI Tahun Buku 2024
Evaluasi Pelaksanaan Audit KAP EY Tahun 2024 21 Mei 2025
Review dan Penandatanganan Amandemen 23 Mei 2025
Pengadaan Jasa KAP dalam rangka Audit Umum
atas Laporan Keuangan Konsolidasian dan
Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha
Mikro Kecil BRI Tahun Buku 2024
Laporan Evaluasi Pelaksanaan Jasa Akuntan 17 Juni 2025
Publik dan Kantor Akuntan Publik atas Laporan
Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas
Anak Untuk Tahun Buku 2024 kepada OJK
Laporan Evaluasi Pelaksanaan Jasa Akuntan 26 Agustus 2025
Publik dan Kantor Akuntan Publik atas Laporan
Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas
Anak Untuk Tahun Buku 2024 kepada OJK
2. Laporan Keuangan Closing Meeting Hasil Audit Laporan Keuangan 30 Januari 2025
dan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil
(PUMK) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk
Tahun Buku 2024
Update Progres Audit Laporan Keuangan BRI 17 Desember 2025
Tahun 2024
Komite Audit dengan Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia dan Otoritas Lainnya
No Tugas Pelaksanaan Tanggal Pelaksanaan
1. Komite Audit dengan Regulator Tindak Lanjut Penunjukan KAP Independan 23 September 2025
atas Hasil Audit BPK RI tahun 2022-2023 terkait
Subsidi Bunga KUR dan Reversal CKPN
Komite Audit dengan Manajemen
No Tugas Pelaksanaan Tanggal Pelaksanaan
1. Komite Audit dengan Manajemen Pembahasan usulan Scope Audit tindak lanjut 20 Mei 2025
Hasil Pemeriksaaan BPK RI
Update Progress Hasil Pemantauan SKAI atas 31 Mei 2025
Implementasi Project Internal Control over
Financial Reporting(ICOFR) dan DCP
Update Strategi Bisnis Wholesale dan 5 Juni 2025
Kelembagaan
Update Hasil Reviu atas Tindak Lanjut Temuan 23 September 2025
BPK terkait Pengakuan Subsidi Bunga KUR dan
Reversal CKPN
Update Hasil Audit Investigasi Pengadaan EDC 7 Oktober 2025
Penguatan Struktur Fundamental dan Tata Kelola 4 November 2025
Risiko Strategis BRI
Update Tata Kelola KUR BRI 24 November 2025
2. Evaluasi Komite Audit pada Manajemen Evaluasi pelaksanakaan fungsi kepatuhan 11 Februari 2025
Semester II Tahun 2024
Evaluasi pelaksanaan fungsi kepatuhan Semester 22 Juli 2025
I Tahun 2025
702 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 705
Laporan Tahunan
2025
Internal Komite Audit
No Tugas Pelaksanaan Tanggal Pelaksanaan
1. Rencana Kerja Anggaran Komite Audit Pembahasan Rencana Kerja Anggaran Komite 21 November 2025
Audit
Pernyataan Komite Audit atas Efektivitas keberlangsungan operasional Perseroan yang berlandaskan
Sistem Pengendalian Intern dan Manajemen prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas. Ke
Risiko depan, sistem pengendalian internal Perseroan diharapkan
mampu semakin mendukung pencapaian tujuan strategis,
Komite Audit sebagai pendukung pelaksanaan fungsi menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para
pengawasan Dewan Komisaris menilai bahwa sistem pemangku kepentingan, serta memastikan penerapan
pengendalian internal Bank BRI telah diterapkan secara pengendalian yang selaras dan konsisten baik di induk
memadai dan terintegrasi, serta dikembangkan sesuai maupun entitas dalam konglomerasi keuangan BRI.
dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Komite Nominasi dan Remunerasi
Pelaksanaan fungsi kepatuhan dilakukan secara konsisten
dengan mengacu pada regulasi yang relevan, dengan Dewan Komisaris membentuk Komite Nominasi dan
penekanan pada penguatan budaya kepatuhan di seluruh Remunerasi dalam rangka mendukung efektivitas
jenjang organisasi yang dikelola secara transparan dan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris,
akuntabel, sebagai bagian dari komitmen Perseroan terhadap yang berkaitan dengan Nominasi dan Remunerasi terhadap
penerapan Good Corporate Governance (GCG). anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris sesuai dengan
peraturan perundang-undangan yang berlaku dan prinsip-
Bank BRI terus melakukan penyempurnaan sistem prinsip Good Corporate Governance. Pengangkatan dan
pengendalian internal melalui penguatan dan integrasi proses pemberhentian anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
bisnis secara end-to-end, guna memastikan efektivitas dilakukan oleh Dewan Komisaris.
pengendalian sejak tahap perencanaan, pelaksanaan,
hingga pelaporan. Penyempurnaan tersebut didukung Dasar Pembentukan Komite Nominasi dan
oleh optimalisasi fungsi audit internal, manajemen risiko, Remunerasi
kepatuhan, serta pengendalian keuangan dan operasional,
termasuk penerapan roadmap Internal Control over Financial 1. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 7 tahun 1992
Reporting (ICoFR). Upaya ini ditujukan untuk meningkatkan tentang Perbankan sebagaimana telah diubah dengan
kualitas pengambilan keputusan, keandalan pelaporan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 10 tahun
keuangan, serta efisiensi dan konsistensi pelaksanaan 1998.
proses bisnis. Selain itu, Bank BRI memastikan adanya 2. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun
keselarasan antara kebijakan dan prosedur kerja dengan 2007 tentang Perseroan Terbatas.
sistem dan teknologi informasi yang digunakan, sehingga 3. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun
pengendalian internal dapat diterapkan secara konsisten, 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara.
terdokumentasi dengan baik, serta mampu meminimalkan 4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/
risiko kesalahan maupun penyimpangan dalam pelaksanaan POJK.04/2014 tanggal 08 Desember 2014 tentang
operasional. Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan
Publik.
Komite Audit menekankan pentingnya kesinambungan 5. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 34/
komitmen Manajemen dalam melakukan evaluasi dan POJK.04/2014 tanggal 08 Desember 2014 tentang
penyempurnaan kebijakan, memperkuat mitigasi risiko, Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau
serta meningkatkan upaya pencegahan kecurangan (fraud). Perusahaan Publik.
Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat mendukung
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 703
Page 706
Corporate
Governance
6. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi
bagi Bank Umum.
7. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum
8. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 40/SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian
Remunerasi bagi Bank Umum.
9. Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan
Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara.
10. Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-3/MBU/03/2023 tanggal 20 Maret 2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia
Badan Usaha Milik Negara.
11. Anggaran Dasar PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk beserta perubahan-perubahannya.
Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi
Pedoman kerja Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan diatur dalam Surat keputusan Dewan Komisaris Nomor
B.09-KOM/05/2024 tanggal 28 Mei 2024 tentang Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Nominasi dan Remunerasi PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk., yang mengatur di antaranya:
Bab Bahasan
Bab I Pendahuluan
1.1 Landasan Hukum
1.2 Pengertian Umum
Bab II Nilai-nilai Perseroan, Struktur Organisasi, dan Kode Etik
1.1 Nilai-nilai Perseroan
1.2 Struktur Organisasi, Keanggotaan, dan Kode Etik
Bab III Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Nominasi dan Remunerasi
1.1 Tujuan, Wewenang, Tugas dan Tanggung Jawab
1.2 Penunjukan Anggota Komite, Masa Kerja, dan Waktu Kerja
1.3 Tata Kelola Rapat dan Pengambilan Keputusan
1.4 Laporan dan Evaluasi Komite
1.5 Protokol Komunikasi
1.6 Mekanisme Surat Menyurat
Bab IV Penutup
Pengangkatan dan Pemberhentian Komite Nominasi dan Remunerasi
Komite Nominasi dan Remunerasi diangkat dan diberhentikan oleh dan bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris. Selama
tahun 2025, jabatan Ketua dan Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi ditetapkan melalui:
1. Surat Keputusan Direksi Nomor Keputusan 411-DIR/HCB/03/2024 tentang Penetapan Ketua dan Anggota Komite Nominasi
dan Remunerasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
2. Surat Keputusan Direksi Nomor Keputusan 1723-DIR/HBS/04/2025 tanggal 17 April 2025 tentang Penetapan Ketua dan
Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Nominasi dan Remunerasi
Komite Nominasi dan Remunerasi membantu Dewan Komisaris melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam mengevaluasi
dan memastikan penerapan terkait dengan fungsi nominasi dan remunerasi Perseroan berjalan sesuai dengan peraturan dan
prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Komite Nominasi dan Remunerasi bertugas untuk membantu Dewan Komisaris dalam
melaksanakan tugas pengawasan berkenaan dengan:
Fungsi Nominasi
1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai:
a. Sistem, prosedur, dan kebijakan serta kriteria yang dibutuhkan dalam proses pemilihan dan/atau penggantian anggota
Direksi dan anggota Dewan Komisaris kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat Umum Pemegang
Saham;
b. Komposisi jabatan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris;
704 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 707
Laporan Tahunan
2025
c. Identifikasi dan usulan calon yang memenuhi syarat Fungsi Remunerasi
sebagai anggota Direksi dan/atau calon anggota 1. Melakukan evaluasi terhadap kebijakan Remunerasi
Dewan Komisaris kepada Dewan Komisaris untuk yang didasarkan atas kinerja, risiko, kewajaran dengan
disampaikan kepada RUPS; peer group, sasaran, dan strategi jangka panjang
d. Pihak Independen yang akan menjadi anggota Perseroan, pemenuhan cadangan sebagaimana diatur
komite audit serta anggota komite pemantau risiko dalam peraturan perundang-undangan dan potensi
yang berada di bawah Dewan Komisaris; pendapatan Perseroan di masa yang akan datang;
e. Kebijakan/mekanisme evaluasi kinerja bagi anggota 2. Menyampaikan hasil evaluasi dan rekomendasi kepada
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris; dan Dewan Komisaris mengenai:
f. Program pengembangan kemampuan anggota a. Struktur, kebijakan, dan besaran Remunerasi bagi
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris. Direksi dan Dewan Komisaris untuk disampaikan
2. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kepada Rapat Umum Pemegang Saham; dan
kinerja anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris b. Struktur, kebijakan, dan besaran Remunerasi bagi
berdasarkan tolok ukur yang telah disusun sebagai Pegawai secara keseluruhan untuk disampaikan
bahan evaluasi; kepada Direksi.
3. Melakukan evaluasi atas usulan KPI individu anggota 3. Memastikan bahwa kebijakan Remunerasi telah sesuai
Direksi BUMN; dengan ketentuan yang berlaku;
4. Membantu Dewan Komisaris melakukan evaluasi atas 4. Melakukan evaluasi secara berkala terhadap penerapan
daftar Talenta Terseleksi (selected talent) berdasarkan kebijakan Remunerasi;
kinerja dan kapasitassesuai dengan arah strategi 5. Melakukan evaluasi atas kebijakan remunerasi bagi
Perusahaan; karyawan yang membutuhkan persetujuan/ tanggapan
5. Melakukan tinjauan secara berkala atas sistem dari Dewan Komisaris;
Manajemen Talenta BUMN serta pengawasan dan 6. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja
evaluasi atas pelaksanaannya; dengan kesesuaian Remunerasi yang diterima masing-
6. Melakukan evaluasi terhadap sistem dan prosedur masing anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
pengklasifikasian Talenta yang dilakukan oleh Direksi Komisaris;
BUMN; 7. Dalam melaksanakan fungsi Remunerasi, Komite wajib
7. Melakukan validasi dan kalibrasi atas Talenta Terseleksi melakukan prosedur sebagai berikut:
(selected talent), untuk menghasilkan daftar Talenta a. Menyusun struktur, kebijakan dan besaran
Ternominasi (nominated talent) yang dinominasikan Remunerasi bagi anggota Direksi dan anggota
oleh Dewan Komisaris/Dewan Pengawas BUMN kepada Dewan Komisaris dengan memperhatikan:
RUPS/Menteri; - kinerja keuangan dan pemenuhan cadangan
8. Melakukan evaluasi terhadap calon wakil BUMN yang sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-
akan diusulkan sebagai anggota Direksi atau anggota undangan yang berlaku;
Dewan Komisaris Anak Perusahaan, sebelum diajukan - terciptanya manajemen risiko yang efektif;
kepada RUPS/Menteri; - remunerasi yang berlaku pada industri sesuai
9. Melakukan evaluasi atas usulan Direksi BUMN mengenai dengan kegiatan usaha Emiten atau Perusahaan
struktur organisasi BUMN; dan Publik sejenis dan skala usaha dari Emiten atau
10. Dalam melaksanakan fungsi Nominasi, Komite wajib Perusahaan Publik dalam industrinya;
melakukan prosedur sebagai berikut: - kebutuhan likuiditas jangka pendek dan jangka
a. Menyusun komposisi dan proses Nominasi anggota panjang;
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris; - sasaran, strategi jangka panjang Bank, dan
b. Menyusun kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan potensi pendapatan di masa yang akan datang;
dalam proses Nominasi calon anggota Direksi dan/ - tugas, tanggung jawab, dan wewenang anggota
atau anggota Dewan Komisaris; Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris
c. Membantu pelaksanaan evaluasi atas kinerja anggota dikaitkan dengan pencapaian tujuan dan kinerja
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris; Emiten atau Perusahaan Publik;
d. Menyusun program pengembangan kemampuan - target kinerja masing-masing anggota Direksi
anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris; dan/atau anggota Dewan Komisaris; dan
dan - keseimbangan tunjangan antara yang bersifat
e. Menelaah dan mengusulkan calon yang memenuhi tetap dan bersifat variabel.
syarat sebagai anggota Direksi dan/atau anggota b. Struktur Remunerasi sebagaimana dimaksud pada
Dewan Komisaris kepada Dewan Komisaris untuk poin 2.a. dapat berupa:
disampaikan kepada RUPS.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 705
Page 708
Corporate
Governance
- gaji; Struktur, Keanggotaan dan Keahlian Komite
- honorarium; Nominasi dan Remunerasi
- insentif; dan/atau
- tunjangan yang bersifat tetap dan/atau variabel. Komite Nominasi dan Remunerasi berada di bawah koordinasi
c. Melakukan evaluasi struktur, kebijakan, dan besaran Dewan Komisaris dan secara struktural bertanggung jawab
Remunerasi bagi anggota Direksi dan anggota kepada Dewan Komisaris. Struktur dan keanggotaan Komite
Dewan Komisaris paling kurang 1 (satu) kali dalam 1 Nominasi dan Remunerasi diatur sebagai berikut:
(satu) tahun. 1. Komite berada di bawah koordinasi Dewan Komisaris
dan secara struktural bertanggung jawab kepada Dewan
Wewenang Komite Nominasi dan Remunerasi Komisaris;
2. Komite diketuai oleh Komisaris Independen merangkap
Komite Nominasi dan Remunerasi memiliki kewenangan, sebagai anggota; dan
sebagai berikut: 3. Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi dapat berasal
1. Melakukan akses terhadap data, dokumen, informasi dari anggota Dewan Komisaris Perseroan atau dari luar
Perseroan untuk hal-hal yang berikatan dengan Perseroan
pelaksanaan tugasnya; 4. Komite wajib beranggotakan paling sedikit:
2. Melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak- a. 1 (satu) orang Komisaris Independen;
pihak yang terkait dengan tugas komite; b. 1 (satu) orang Komisaris Non Independen;
3. Melakukan kewenangan lain yang diberikan oleh c. 1 (satu) orang Pejabat Eksekutif yang membawahkan
Dewan Komisaris sepanjang tidak bertentangan dengan fungsi SDM atau 1 (satu) orang perwakilan pegawai
ketentuan dan peraturan perundangan yang berlaku; Perseroan;
4. Memberikan pendapat dan rekomendasi kepada Dewan 5. Anggota Direksi dilarang menjadi anggota Komite;
Komisaris Entitas Utama dalam rangka peningkatan 6. Dalam hal anggota Komite ditetapkan lebih dari 3 (tiga)
fungsi pengendalian intern, fungsi kepatuhan, dan orang, maka anggota Komisaris Independen paling
penerapan manajemen risiko secara terintegrasi; dan kurang berjumlah 2 (dua) orang;
5. Melakukan kewenangan lain yang diberikan oleh 7. Anggota Komite yang berasal dari selain Dewan
Dewan Komisaris sepanjang tidak bertentangan dengan Komisaris harus memenuhi syarat:
ketentuan dan peraturan perundangan yang berlaku. a. memiliki integritas yang baik dan pengetahuan serta
pengalaman kerja yang cukup di bidang nominasi
Masa Jabatan Komite Nominasi dan dan remunerasi;
Remunerasi b. tidak memiliki kepentingan/ keterkaitan pribadi yang
dapat menimbulkan dampak negatif dan benturan
Masa tugas anggota Komite Nominasi dan Remunerasi kepentingan terhadap BUMN yang bersangkutan;
tidak boleh lebih lama dari masa jabatan Dewan Komisaris c. mampu berkomunikasi secara efektif;
sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan dan d. dapat menyediakan waktu yang cukup untuk
dapat dipilih kembali hanya untuk 1 (satu) periode berikutnya, menyelesaikan tugasnya; dan
dengan tidak mengurangi hak Dewan Komisaris untuk e. tidak merangkap jabatan sebagai anggota Dewan
memberhentikan sewaktu-waktu. Komisaris/Dewan Pengawas pada perusahaan lain,
sekretaris/staf Sekretariat Dewan Komisaris/Dewan
Pengawas pada perusahaan lain, anggota komite
lain pada Perseroan, dan anggota komite pada
perusahaan lainnya
Struktur, keanggotaan dan keahlian Komite Nominasi dan Remunerasi dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Periode 01 Januari 2025 sampai dengan 14 April 2025
No. Nama Jabatan Keahlian Keterangan
1 Heri Sunaryadi* Ketua Capital Market, Technology, Komisaris Independen
Management, Accounting
2 Rofikoh Rokhim* Sekretaris Finance, Economics, Management Wakil Komisaris Utama/Komisaris
Independen
3 Kartika Wirjoatmodjo** Anggota Banking, Finance, Risk Management Komisaris Utama/Komisaris
4 Rabin Indrajad Hattari* Anggota Statistic, Economics, Management Komisaris
706 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 709
Laporan Tahunan
2025
No. Nama Jabatan Keahlian Keterangan
5 Awan Nurmawan Nuh Anggota Accounting, Audit, Taxation Komisaris
6 Dwi Ria Latifa* Anggota Law, Social Politics, Regulation Komisaris Independen
7 Nurmaria Sarosa* Anggota ESG, Logistics, Management Komisaris Independen
8 Agus Riswanto* Anggota Law, Intelligent, Regulation Komisaris Independen
9 Paripurna P. Sugarda* Anggota Law, Social Politics, Regulation Komisaris Independen
10 Haryo Baskoro Wicaksono* Anggota Governance, Risk Management, and Komisaris Independen
Compliance (GRC), Management
11 M. Dadang Permana K.F. Anggota Banking, Human Recources Ex Officio (Group Head, Human Capital
Business Partner)
*) Berhenti menjabat sesuai keputusan RUPST pada tanggal 24 Maret 2025
**) Berdasarkan Voting Rights OJK selesai masa jabatan per tanggal 18 Februari 2025 dan diangkat kembali dalam RUPST BRI tanggal 24 Maret 2025
Periode 15 April 2025 sampai dengan 31 Desember 2025
No. Nama Jabatan Keahlian Keterangan
1 Edi Susianto Ketua Capital Market, Technology, Komisaris Independen
Management, Accounting
2 Kartika Wirjoatmodjo Anggota Banking, Finance, Risk Management Komisaris Utama/Komisaris
3 Awan Nurmawan Nuh Anggota Accounting, Audit, Taxation Komisaris
4 Parman Nataatmadja Anggota Banking, Finance, Risk Management Wakil Komisaris Utama/ Komisaris
Independen
5 Helvi Yuni Moraza Anggota Management, Risk Management, Komisaris Independen
Economy
6 Lukmanul Khakim Anggota Law, Business Administration, Komisaris Independen
Management
7 M. Dadang Permana K.F. Anggota Banking, Human Recources Ex Officio (Group Head, Human Capital
Business Partner)
Profil Komite Nominasi dan Remunerasi
Profil Komite Nominasi dan Remunerasi per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut.
Edi Susianto Parman Nataatmadja
Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi/Komisaris Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi/ Wakil
Independen Komisaris Utama/ Independen
Profil dapat dilihat pada bagian profil anggota Dewan Komisaris Profil dapat dilihat pada bagian profil anggota Dewan Komisaris
Periode dan Masa Jabatan melekat pada Periode dan Masa Periode dan Masa Jabatan melekat pada Periode dan Masa
Jabatan Dewan Komisaris Jabatan Dewan Komisaris
Kartika Wirjoatmodjo Awan Nurmawan Nuh
Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi/ Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi/
Komisaris Utama Komisaris
Profil dapat dilihat pada bagian profil anggota Dewan Komisaris Profil dapat dilihat pada bagian profil anggota Dewan Komisaris
Periode dan Masa Jabatan melekat pada Periode dan Masa Periode dan Masa Jabatan melekat pada Periode dan Masa
Jabatan Dewan Komisaris Jabatan Dewan Komisaris
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 707
Page 710
Corporate
Governance
Helvi Yuni Moraza Lukmanul Khakim
Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi/ Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi/
Komisaris Komisaris Independen
Profil dapat dilihat pada bagian profil anggota Dewan Komisaris Profil dapat dilihat pada bagian profil anggota Dewan Komisaris
Periode dan Masa Jabatan melekat pada Periode dan Masa Periode dan Masa Jabatan melekat pada Periode dan Masa
Jabatan Dewan Komisaris Jabatan Dewan Komisaris
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Bandung pada 10 Januari 1973. Usia 52 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Pertanian, Universitas Winaya Mukti, Jatinangor (1996)
- Magister Manajemen, Universitas Padjadjaran, Bandung (2009)
Pengalaman Kerja
- Group Head Human Capital Business Partner 1 (2024 – sekarang)
- Division Head Human Capital Business Partner (2023)
- Regional Chief Audit Denpasar (2022)
- Department Head Talent Management & Industrial Relations, Human Capital Business
Partner Division (2020)
M. Dadang Permana K.F - Wakil Kepala Divisi Bidang Manajemen Karier & Culture, Divisi Kebijakan dan
Pengembangan Human Capital (2019)
Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
- Kepala Bagian Pengembangan Karier, Divisi Kebijakan dan Pengembangan Human Capital
(2018)
- Kepala Bagian Human Capital, Kantor Wilayah Yogyakarta (2016)
Kewarganegaraan
- Kepala Bagian Human Capital, Kantor Wilayah Denpasar (2014)
Warga Negara Indonesia - Kepala Bagian Human Capital, Kantor Wilayah Padang (2013)
Domisili Sertifikasi
Jakarta Manajemen Risiko Jenjang 7 – LSP LSPP
Dasar Hukum Pengangkatan
- Surat Keputusan Direksi Nomor Keputusan 0673-DIR/HCB/07/2023 tanggal 4 Juli 2023
tentang Penetapan Ketua dan Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk
- Surat Keputusan Direksi Nomor Keputusan 441-DIR/HCB/03/2024 tanggal 19 Maret 2024
tentang Penetapan Ketua dan Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk
Periode Menjabat
Sesuai Dasar Hukum Pengangkatan
Masa Jabatan
4 Juli 2023 – sekarang
Jabatan Rangkap
- Komisaris PT Upaya Purnabakti Sejahtera (BRImedika) (2023 – sekarang)
- Group Head Human Capital Business Partner 2 (01/09/2024 – sekarang)
708 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 711
Laporan Tahunan
2025
Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman Kerja Komite Nominasi dan Remunerasi
Tabel Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman Kerja Komite Nominasi dan Remunerasi
Nama Jabatan Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana Ilmu Ekonomi dan Studi Memiliki pengalaman di bidang ekonomi,
Edi Susianto Ketua Pembangunan keuangan, fiskal, moneter dan manajemen
• Master in Economic and Finance risiko
• Sarjana Akuntansi Memiliki pengalaman dalam bidang perbankan,
Kartika Wirjoatmodjo Anggota
• Master of Business Administration keuangan, tata kelola dan manajemen risiko
• Sarjana Ekonomi Memiliki pengalaman dalam bidang akuntansi,
Awan Nurmawan Nuh Anggota
• Master of Business Taxation audit dan perpajakan
• Sarjana Manajemen Memiliki pengalaman dalam bidang keuangan,
Parman Nataatmadja Anggota
• Master Finance bisnis, ekonomi, dan manajemen risiko
• Sarjana Manajemen Memiliki pengalaman dalam bidang
Helvi Yuni Moraza Anggota
• Magister Manajemen pemerintahan, ekonomi dan manajemen
• Sarjana Hukum dan Tata Negara Memiliki pengalaman di bidang hukum, tata
Lukmanul Khakim Anggota
• Magister Ilmu Administrasi negara, administrasi, dan manajemen bisnis
• Sarjana Pertanian Memiliki pengalaman dalam bidang perbankan
M. Dadang Permana K.F. Anggota
• Magister Manajemen dan sumber daya manusia
Independensi Komite Nominasi dan Remunerasi
Periode 01 Januari 2025 sampai dengan 14 April 2025
Aspek
HS RR KW RIH ANN DRL NS AR PPS HBW MDP
Independensi
Tidak memiliki
hubungan keuangan
√ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
dengan Dewan
Komisaris dan Direksi
Tidak memiliki
hubungan
kepengurusan di
√ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
perusahaan, anak
perusahaan, maupun
perusahaan afiliasi
Tidak memiliki
hubungan keluarga
dengan Dewan
Komisaris, Direksi, dan/ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
atau sesama anggota
Komite Nominasi dan
Remunerasi BRI
HS Heri Sunaryadi RIH Rabin Indrajad Hattari NS Nurmaria Sarosa HBW Haryo Baskoro Wicaksono
RR Rofikoh Rokhim ANN Awan Nurmawan Nuh AR Agus Riswanto MDP M. Dadang Permana K.F.
KW Kartika Wirjoatmodjo DRL Dwi Ria Latifa PPS Paripurna Poerwoko Sugarda
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 709
Page 712
Corporate
Governance
Periode 15 April 2025 sampai dengan 31 Desember 2025
Aspek Independensi KW PN ANN HYM ES LK MDP
Tidak memiliki hubungan keuangan dengan Dewan Komisaris √ √ √ √ √ √ √
dan Direksi
Tidak memiliki hubungan kepengurusan di perusahaan, anak √ √ √ √ √ √ √
perusahaan, maupun perusahaan afiliasi
Tidak memiliki hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, √ √ √ √ √ √ √
Direksi, dan/atau sesama anggota Komite Nominasi dan
Remunerasi BRI
KW Kartika Wirjoatmodjo ANN Awan Nurmawan Nuh ES Edi Susianto MDP M. Dadang Permana K.F.
PN Parman Nataatmadja HYM Helvi Yuni Moraza LK Lukmanul Khakim
Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi Peserta Rapat
1. Setiap anggota Komite wajib menghadiri rapat minimal
Kebijakan Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi 75% (tujuh puluh lima persen) dalam satu tahun;
2. Rapat Komite dapat mengundang Direksi, Pejabat dan
Pengaturan rapat Komite diatur sebagai berikut. Pekerja Perseroan atau undangan dari luar Perseroan;
3. Rapat Komite dapat mengundang Komite Lain dan
Mekanisme Penyelenggaraan Rapat Manajemen Entitas Anak yang diajukan melalui Komite
1. Rapat Komite wajib diselenggarakan secara berkala Tata Kelola Terintegrasi.
paling kurang 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan;
2. Rapat Komite dapat diselenggarakan sewaktu-waktu Pimpinan Rapat
atas permintaan 1 (satu) atau beberapa anggota Komite 1. Rapat Dewan Komisaris dipimpin oleh Ketua Komite;
dengan menyebutkan hal-hal yang dibicarakan; 2. Dalam hal Ketua Komite tidak hadir atau berhalangan,
3. Rapat Komite diselenggarakan di tempat kedudukan hal mana tidak perlu dibuktikan kepada pihak manapun,
Perseroan, atau tempat lainnya dalam wilayah Republik maka rapat Komite dipimpin oleh anggota Komite yang
Indonesia atau di tempat kegiatan usaha Perseroan yang berasal dari Dewan Komisaris.
ditetapkan oleh Komite;
4. Rapat Komite dapat diselenggarakan secara daring Pemanggilan Rapat
melalui telekonferensi, video telekonferensi atau sarana 1. Pemanggilan rapat Komite dilakukan oleh Ketua Komite.
media elektronik lainnya yang memungkinkan seluruh 2. Dalam hal Ketua Komite berhalangan, hal mana tidak
peserta dapat berkomunikasi dan berinteraksi dalam perlu dibuktikan kepada siapapun, pemanggilan rapat
rapat Komite; dapat dilakukan oleh anggota Komite yang berasal dari
5. Materi rapat Komite tersedia dan disampaikan kepada anggota Dewan Komisaris;
peserta rapat paling lambat 5 (lima) hari kerja sebelum 3. Pemanggilan rapat Komite harus disampaikan secara
rapat diselenggarakan, kecuali rapat diselenggarakan tertulis dengan mencantumkan agenda/acara, tanggal,
di luar jadwal materi rapat dapat disampaikan sebelum waktu dan tempat rapat;
rapat dilaksanakan; 4. Dalam hal situasi khusus atau kondisi luar biasa
6. Dalam hal diperlukan, Komite dapat secara mandiri (extraordinary), Komite dapat melakukan pemanggilan
menyelenggarakan Rapat Teknis untuk melakukan rapat sewaktu-waktu (kurang dari 1 hari kerja) baik
pendalaman secara teknis atas materi yang akan dibahas secara daring atau luring.
dalam Rapat Komite dengan mengundang pihak terkait.
Keputusan Rapat
Kuorum Rapat 1. Rapat sah dan berhak mengambil keputusan yang
Rapat Komite adalah sah apabila dihadiri dan/atau diwakili mengikat apabila dihadiri oleh paling kurang 1/2 (satu
oleh lebih dari 1/2 (satu per dua) jumlah anggota termasuk per dua) jumlah anggota komite termasuk 1 (satu)
1 (satu) orang Komisaris Independen dan 1 (satu) orang orang Komisaris Independen dan 1 (satu) orang
Pejabat Eksekutif yang membawahkan fungsi sumber daya Pejabat Eksekutif yang membawahkan fungsi sumber
manusia atau 1 (satu) orang perwakilan pegawai Perseroan. daya manusia atau 1 (satu) orang perwakilan pegawai
Perseroan;
710 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 713
Laporan Tahunan
2025
2. Keputusan rekomendasi yang dirumuskan dalam Rapat Risalah Rapat
Komite diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat. 1. Hasil rapat Komite wajib dituangkan dalam risalah rapat;
Dalam hal tidak terjadi musyawarah untuk mufakat, 2. Risalah rapat Komite wajib ditandatangani oleh seluruh
pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan suara anggota Komite yang hadir dan disampaikan kepada
terbanyak; seluruh anggota Komite;
3. Setiap anggota Komite memiliki 1 (satu) suara dan 3. Risalah rapat disusun oleh anggota Komite yang berasal
tambahan 1 (satu) hak suara untuk setiap anggota Komite dari Pihak Independen yang hadir dalam rapat;
yang diwakilinya dengan sah dalam rapat; 4. Dalam hal terdapat anggota Dewan Komisaris dan/
4. Anggota Komite yang berhalangan hadir dapat atau Direksi yang tidak menandatangani hasil rapat
mengajukan pendapat dan memberikan hak suara sebagaimana butir 2 dan 3 diatas, yang bersangkutan
yang diberikan secara tertulis, ditandatangani, dan wajib menyebutkan alasannya secara tertulis dalam surat
disampaikan kepada Ketua Komite atau Komisaris yang tersendiri yang dilekatkan dengan risalah rapat;
memimpin rapat. Hak suara tersebut dianggap sah dan 5. Apabila terdapat perbedaan pendapat (dissenting
menjadi bagian dalam pengambilan keputusan rapat; opinions) dalam rapat wajib dicantumkan secara jelas
5. Dalam hal jumlah suara setuju dan tidak setuju sama, dalam risalah rapat dan disertai alasan perbedaan
maka pengambilan keputusan ditunda dan dikaji kembali. pendapat tersebut;
Apabila setelah dikaji kembali, jumlah suara setuju 6. Risalah rapat Komite merupakan bukti yang sah mengenai
dan tidak setuju sama maka pengambilan keputusan keputusan yang diambil dalam rapat dimaksud;
ditetapkan oleh pemimpin rapat; 7. Risalah rapat didokumentasikan dengan baik oleh
6. Pimpinan rapat menyampaikan kesimpulan dan Sekretariat Dewan Komisaris.
keputusan pada setiap akhir rapat;
7. Setiap keputusan rapat bersifat mengikat bagi seluruh Tindak Lanjut Hasil Rapat
anggota Komite; 1. Hasil Keputusan rapat Komite disampaikan kepada Dewan
8. Komite dapat juga mengambil keputusan yang sah Komisaris yang memuat pendapat atau rekomendasi
tanpa mengadakan rapat, dengan ketentuan bahwa atau saran dalam rangka membantu pelaksanaan tugas
semua anggota Dewan Komisaris yang sedang menjabat Dewan Komisaris;
memberikan persetujuan dengan menandatangani 2. Nota Dinas Komite pada butir satu di atas dapat disertai
secara tertulis terhadap usul keputusan tersebut; dengan draf surat keluar Dewan Komisaris dan/atau
9. Setiap anggota Komite yang secara pribadi dengan surat keluar Komite kepada Direksi;
cara apa pun baik secara langsung maupun secara 3. Nota Dinas Komite harus ditanda- tangani oleh Ketua
tidak langsung mempunyai kepentingan dalam suatu Komite dan seluruh anggota Komite;
transaksi, kontrak atau kontrak yang diusulkan dalam 4. Surat Dewan Komisaris berpedoman pada tata cara
mana Perseroan menjadi salah satu pihaknya harus persuratan yang diatur dan ditetapkan oleh Dewan
dinyatakan sifat kepentingannya dalam suatu rapat Komisaris, sedangkan Surat Komite ditanda- tangani
Komite dan tidak berhak untuk ikut dalam mengambil oleh Ketua Komite dan Anggota Komite yang berasal dari
suara mengenai hal yang berhubungan dengan transaksi Dewan Komisaris;
atau kontrak tersebut. 5. Seluruh surat keluar Dewan Komisaris dan/atau Komite
harus dicatat pada Register Surat dan ditatakerjakan
oleh Sekretariat Dewan Komisaris serta disimpan oleh
Corporate Secretary Group.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 711
Page 714
Corporate
Governance
Agenda Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi
Tabel Agenda Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi
No Hari, dan Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat Keterangan
1 Selasa, 14 Januari 2025 Perubahan Pengurus Perusahaan Anak 1. Heri Sunaryadi Nominasi
2. Rofikoh Rokhim
3. Nurmaria Sarosa
4. Paripurna P. Sugarda
5. Agus Riswanto
6. Haryo Baskoro Wicaksono
7. Rabin Indrajad Hattari
8. Dwi Ria Latifa
9. Kartika Wirjoatmodjo
10. M Dadang Permana KF
2 Selasa, 4 Februari 2025 Pembahasan Kajian Remunerasi BOD & 1. Heri Sunaryadi Remunerasi
BOC BRI Tahun 2025 2. Rofikoh Rokhim
3. Nurmaria Sarosa
4. Paripurna P. Sugarda
5. Agus Riswanto
6. Haryo Baskoro Wicaksono
7. Rabin Indrajad Hattari
8. Dwi Ria Latifa
9. Kartika Wirjoatmodjo
10. Awan Nurmawan Nuh
11. M Dadang Permana KF
3 Selasa, 4 Februari 2025 Usulan Nominasi Top Talent BRI Tahun 1. Heri Sunaryadi Nominasi
2025 2. Rofikoh Rokhim
3. Nurmaria Sarosa
4. Paripurna P. Sugarda
5. Agus Riswanto
6. Haryo Baskoro Wicaksono
7. Rabin Indrajad Hattari
8. Dwi Ria Latifa
9. Kartika Wirjoatmodjo
10. Awan Nurmawan Nuh
11. M Dadang Permana KF
4 Selasa, 25 Februari 2025 Pemaparan Kajian Konsultan Untuk 1. Heri Sunaryadi Remunerasi
Usulan Remunerasi Direksi dan Dewan 2. Rofikoh Rokhim
Komisaris Tahun 2025 3. Nurmaria Sarosa
4. Paripurna P. Sugarda
5. Agus Riswanto
6. Haryo Baskoro Wicaksono
7. Awan Nurmawan Nuh
8. M Dadang Permana KF
5 Senin, 24 Maret 2025 Pemberian Kuasa pada Rapat 1. Heri Sunaryadi Nominasi
Pembahasan Nominasi Pengurus BRI 2. Rofikoh Rokhim
dalam RUPST 24 Maret 2025 3. Nurmaria Sarosa
4. Paripurna P. Sugarda
5. Agus Riswanto
6. Haryo Baskoro Wicaksono
7. Kartika Wirjoatmodjo
8. Awan Nurmawan Nuh
9. M Dadang Permana KF
6 Senin, 24 Maret 2025 Pembahasan Nominasi Pengurus BRI 1. Heri Sunaryadi Nominasi
dalam RUPST BRI 24 Maret 2025 2. Rofikoh Rokhim
3. Nurmaria Sarosa
4. Paripurna P. Sugarda
5. Agus Riswanto
6. Haryo Baskoro Wicaksono
7. Kartika Wirjoatmodjo
8. Awan Nurmawan Nuh
9. M Dadang Permana KF
712 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 715
Laporan Tahunan
2025
No Hari, dan Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat Keterangan
7 Selasa, 27 Mei 2025 1. Pembahasan Usulan Perubahan 1. Edi Susianto* Nominasi
Pengurus Perusahaan Anak - 2. Kartika Wirjoatmodjo
Pegadaian 3. Parman Nataatmadja*
2. Pembahasan Usulan Perubahan 4. Awan Nurmawan Nuh
Pengurus Perusahaan Anak - Bank 5. Helvi Yuni Moraza*
Raya 6. Lukmanul Khakim*
3. Pembahasan Usulan Ketua/Dewan 7. M Dadang Permana KF
Pengawas Dana Pensiun BRI
8 Selasa, 17 Juni 2025 Pemberhentian Mitra Kerja Komite 1. Edi Susianto* Nominasi
Dewan Komisaris 2. Kartika Wirjoatmodjo
3. Parman Nataatmadja*
4. Awan Nurmawan Nuh
5. Helvi Yuni Moraza*
6. Lukmanul Khakim*
7. M Dadang Permana KF
9 Selasa, 5 Agustus 2025 Update Kandidat Komite Pihak 1. Edi Susianto* Nominasi
Independen Dewan Komisaris PT Bank 2. Kartika Wirjoatmodjo
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 3. Parman Nataatmadja*
4. Awan Nurmawan Nuh
5. Helvi Yuni Moraza*
6. Lukmanul Khakim*
7. M Dadang Permana KF
10 Selasa, 12 Agustus 2025 1. Pembahasan Usulan Pengurus 1. Edi Susianto* Nominasi
Perusahaan Anak; 2. Kartika Wirjoatmodjo
2. Pembahasan Usulan Pemberhentian 3. Parman Nataatmadja*
dan Pengangkatan Corporate 4. Awan Nurmawan Nuh
Secretary; 5. Helvi Yuni Moraza*
3. Pembahasan Usulan Penggantian 6. Lukmanul Khakim*
Staf Dewan Komisaris PT Bank 7. M Dadang Permana KF
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
11 Selasa, 19 Agustus 2025 Pembahasan Perpanjang kontrak kerja 1. Edi Susianto* Nominasi
komite non dewan komisaris BRI 2. Kartika Wirjoatmodjo
3. Parman Nataatmadja*
4. Awan Nurmawan Nuh
5. Helvi Yuni Moraza*
6. Lukmanul Khakim*
7. M Dadang Permana KF
12 Selasa, 16 September 2025 Usulan pergantian sekraris dewan 1. Edi Susianto* Nominasi
komisaris BRI 2. Kartika Wirjoatmodjo
3. Parman Nataatmadja
4. Awan Nurmawan Nuh
5. Helvi Yuni Moraza*
6. Lukmanul Khakim*
7. M Dadang Permana KF
13 Selasa, 07 Oktober 2025 1. Pembahasan Usulan Perubahan 1. Edi Susianto* Nominasi
Pengurus Perusahaan Anak - BRILife 2. Kartika Wirjoatmodjo
2. Pembahasan Usulan Perubahan 3. Parman Nataatmadja
Pengurus Perusahaan Anak - BRIDS 4. Awan Nurmawan Nuh
5. Helvi Yuni Moraza*
6. Lukmanul Khakim*
7. M Dadang Permana KF
14 Selasa, 21 Oktober 2025 Perubahan susunan Komite BRI 1. Edi Susianto* Nominasi
2. Kartika Wirjoatmodjo
3. Parman Nataatmadja
4. Awan Nurmawan Nuh
5. Helvi Yuni Moraza*
6. Lukmanul Khakim*
7. M Dadang Permana KF
15 Selasa, 4 November 2025 Usulan Perubahan pengurus Perusahaan 1. Edi Susianto Nominasi
anak - BRIMI 2. Kartika Wirjoatmodjo
3. Parman Nataatmadja
4. Awan Nurmawan Nuh
5. Helvi Yuni Moraza*
6. Lukmanul Khakim*
7. M Dadang Permana KF
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 713
Page 716
Corporate
Governance
No Hari, dan Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat Keterangan
16 Selasa, 11 November 2025 1. Pembahasan Usulan Perubahan 1. Edi Susianto Nominasi
Pengurus Perusahaan Anak – PT BRI 2. Kartika Wirjoatmodjo
Asuransi Indonesia (BRINS) 3. Parman Nataatmadja
2. Pembahasan Usulan Perubahan 4. Awan Nurmawan Nuh
Pengurus Perusahaan Anak – PT BRI 5. Helvi Yuni Moraza*
Ventura Investama 6. Lukmanul Khakim*
7. M Dadang Permana KF
17 Selasa, 18 November 2025 Pembahasan 50 Top Talent BOD-1 dan 1. Edi Susianto Nominasi
BOD-2 dan Individual Development Plan 2. Kartika Wirjoatmodjo
3. Parman Nataatmadja
4. Awan Nurmawan Nuh
5. Helvi Yuni Moraza*
6. Lukmanul Khakim*
7. M Dadang Permana KF
18 Selasa, 25 November 2025 Pembahasan Usulan Perubahan 1. Edi Susianto Nominasi
Pengurus Perusahaan Anak - BRI 2. Kartika Wirjoatmodjo
Multifinance 3. Parman Nataatmadja
4. Awan Nurmawan Nuh
5. Helvi Yuni Moraza*
6. Lukmanul Khakim*
7. M Dadang Permana KF
19 Selasa, 25 November 2025 Persetujuan Pencairan Tantiem yang 1. Edi Susianto Remunerasi
Ditangguhkan 2. Kartika Wirjoatmodjo
3. Parman Nataatmadja*
4. Awan Nurmawan Nuh
5. Helvi Yuni Moraza*
6. Lukmanul Khakim*
7. M Dadang Permana KF
20 Rabu, 17 Desember 2025 Pemberian Kuasa pada Rapat 1. Edi Susianto Nominasi
Pembahasan Nominasi Pengurus BRI 2. Kartika Wirjoatmodjo
dalam RUPSLB 17 Desember 2025 3. Parman Nataatmadja
4. Awan Nurmawan Nuh
5. Helvi Yuni Moraza*
6. Lukmanul Khakim*
7. M Dadang Permana KF
21 Rabu, 17 Desember 2025 Pembahasan Nominasi Pengurus BRI 1. Edi Susianto Nominasi
dalam RUPSLB BRI 17 Desember 2025 2. Kartika Wirjoatmodjo
3. Parman Nataatmadja
4. Awan Nurmawan Nuh
5. Helvi Yuni Moraza*
6. Lukmanul Khakim*
7. M Dadang Permana KF
*Hadir sebagai pengamat. Sdr. Parman Nataatmadja lulus Fit and Proper test OJK pada 15 September 2025. Sdr. Edi Susiatnto lulus Fit and Proper test OJK pada
24 Oktober 2025. Sdr. Helvi Yuni Moraza dan Sdr. Lukmanul Khakim lulus Fit and Proper test OJK pada 19 Desember 2025.
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi
Selama Tahun 2025, Komite Nominasi dan Remunerasi telah melaksanakan rapat sebanyak 21 kali. Adapun frekuensi dan
tingkat kehadiran masing-masing anggota Komite Nominasi dan Remunerasi adalah sebagai berikut:
Tabel Tingkat Kehadiran Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi
Periode 01 Januari 2025 sampai dengan 14 April 2025
Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi
Nama Jabatan Jumlah dan Persentase Kehadiran
Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Persentase
Heri Sunaryadi 1
Ketua 6 6 100%
Rofikoh Rokhim 1
Sekretaris 6 6 100%
Kartika Wirjoatmodjo2 Anggota 5 5 100%
Rabin Indrajad Hattari3 Anggota 3 3 100%
Awan Nurmawan Nuh Anggota 6 5 83%
714 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 717
Laporan Tahunan
2025
Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi
Nama Jabatan Jumlah dan Persentase Kehadiran
Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Persentase
Dwi Ria Latifa3 Anggota 3 3 100%
Nurmaria Sarosa1 Anggota 6 6 100%
Agus Riswanto 1 Anggota 6 6 100%
Paripurna P. Sugarda1 Anggota 6 6 100%
Haryo Baskoro Wicaksono1 Anggota 6 6 100%
M. Dadang Permana K.F. Anggota 6 6 100%
Keterangan:
1)
Berhenti menjabat pada RUPST BRI tanggal 24 Maret 2025
2)
Kartika Wirjoatmodjo berdasarkan Voting Rights OJK selesai masa jabatan per tanggal 18 Februari 2025 dan efektif diangkat kembali dalam RUPST BRI tanggal
24 Maret 2025
3)
Voting Rights OJK: Rabin Indrajad Hattari dan Dwi Ria Latifa selesai masa jabatan per tanggal 18 Februari 2025 dan efektif berhenti menjabat pada RUPST BRI tanggal
24 Maret 2025
Periode 15 April 2025 sampai dengan 31 Desember 2025
Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi
Nama Jabatan Jumlah dan Persentase Kehadiran
Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Persentase
Edi Susianto 1 Ketua 7 7 100%
Kartika Wirjoatmodjo Anggota 15 15 100%
Awan Nurmawan Nuh Anggota 15 15 100%
Parman Nataatmadja 2 Anggota 10 10 100%
Helvi Yuni Moraza3 Anggota - - -
Lukmanul Khakim3 Anggota - - -
M. Dadang Permana K.F. Anggota 15 15 100%
1)
Lulus Fit and Proper test OJK pada 24 Oktober 2025
2)
Lulus Fit and Proper test OJK pada 15 September 2025
3)
Lulus Fit and Proper test OJK pada 19 Desember 2025
Program Peningkatan Kompetensi Komite Nominasi dan Remunerasi
Periode 01 Januari 2025 sampai dengan 14 April 2025
Jenis Pelatihan dan Materi
Tempat dan Waktu
Nama Jabatan Pengembangan Kompetensi / Penyelenggara
Pelaksanaan
Pelatihan
Heri Sunaryadi Ketua Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan
dan/atau pelatihan Anggota Dewan Komisaris
Rofikoh Rokhim Sekretaris Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan
dan/atau pelatihan Anggota Dewan Komisaris
Kartika Wirjoatmodjo Anggota Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan
dan/atau pelatihan Anggota Dewan Komisaris
Rabin Indrajad Hattari Anggota Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan
dan/atau pelatihan Anggota Dewan Komisaris
Awan Nurmawan Nuh Anggota Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan
dan/atau pelatihan Anggota Dewan Komisaris
Dwi Ria Latifa Anggota Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan
dan/atau pelatihan Anggota Dewan Komisaris
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 715
Page 718
Corporate
Governance
Jenis Pelatihan dan Materi
Tempat dan Waktu
Nama Jabatan Pengembangan Kompetensi / Penyelenggara
Pelaksanaan
Pelatihan
Nurmaria Sarosa Anggota Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan
dan/atau pelatihan Anggota Dewan Komisaris
Agus Riswanto Anggota Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan
dan/atau pelatihan Anggota Dewan Komisaris
Paripurna P. Sugarda Anggota Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan
dan/atau pelatihan Anggota Dewan Komisaris
Haryo Baskoro Anggota Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan
Wicaksono dan/atau pelatihan Anggota Dewan Komisaris
M. Dadang Permana K.F. Anggota Pendidikan Internalisasi Ketentuan 23 - 24 Oktober 2025 Internal BRI
Peraturan Disiplin dan License Untuk
Pejabat Yang Berwenang Dalam
Penegakan Disiplin
Elevate Talks : Optimalisasi 8 Juli 2025 Dukcapil
Pemanfaatan Identitas Kependudukan
Digital (IKD) di Indonesia
Periode 15 April 2025 sampai dengan 31 Desember 2025
Jenis Pelatihan dan Materi
Tempat dan Waktu
Nama Jabatan Pengembangan Kompetensi / Penyelenggara
Pelaksanaan
Pelatihan
Edi Susianto Ketua Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan
dan/atau pelatihan Anggota Dewan Komisaris
Kartika Wirjoatmodjo Anggota Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan
dan/atau pelatihan Anggota Dewan Komisaris
Awan Nurmawan Nuh Anggota Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan
dan/atau pelatihan Anggota Dewan Komisaris
Parman Nataatmadja Anggota Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan
dan/atau pelatihan Anggota Dewan Komisaris
Helvi Yuni Moraza Anggota Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan
dan/atau pelatihan Anggota Dewan Komisaris
Lukmanul Khakim Anggota Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan
dan/atau pelatihan Anggota Dewan Komisaris
M. Dadang Permana K.F. Anggota Pendidikan Internalisasi Ketentuan 23 - 24 Oktober 2025 Internal BRI
Peraturan Disiplin dan License Untuk
Pejabat Yang Berwenang Dalam
Penegakan Disiplin
Elevate Talks : Optimalisasi 8 Juli 2025 Dukcapil
Pemanfaatan Identitas Kependudukan
Digital (IKD) di Indonesia
Penghasilan Komite Nominasi dan Remunerasi
Remunerasi bagi anggota komite yang berasal dari Anggota Dewan Komisaris merupakan satu kesatuan dengan honorarium
yang diberikan kepada Dewan Komisaris dan tidak terdapat honorarium khusus bagi setiap anggota Komite. Honorarium
anggota Komite dari Pihak independen (Non Komisaris), besarnya honorarium ditetapkan oleh Dewan Komisaris dengan jumlah
maksimal 20% dari Gaji Direktur Utama dan tidak diberikan penghasilan lain selain honorarium tersebut. Hal tersebut sesuai
dengan ketentuan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-3/MBU/03/2023 tanggal 20 Maret 2023 tentang Organ dan Sumber
Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara Usaha Milik Negara.
716 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 719
Laporan Tahunan
2025
Program Kerja dan Pelaksanaan Tugas Komite Kebijakan Suksesi Direksi
Nominasi dan Remunerasi Tahun 2025
Suksesi Direksi perusahaan dilaksanakan berdasarkan tujuan
Selama tahun 2025, Komite Nominasi dan Remunerasi telah jangka panjang perusahaan. Pelaksanaan suksesi Direksi
melaksanakan program kerja sebagai berikut: mempertimbangkan dari berbagai aspek di antaranya:
a. Fungsi Nominasi: 1. Integritas
1) Perubahan pengurus Perusahaan Anak 2. Latar belakang bidang pekerjaan,
a) Perubahan pengurus Perusahaan Anak – BRILife. 3. Pengalaman kerja dan
b) Perubahan pengurus Perusahaan Anak – 4. Kepemimpinan.
Pegadaian.
c) Perubahan pengurus Perusahaan Anak – Bank Prinsip pelaksanaan Suksesi Direksi didasarkan pada
Raya. asas Tata Kelola Perusahaan yang baik sehingga dapat
d) Perubahan pengurus Perusahaan Anak – BRIMI. menjamin keberlangsungan bisnis dan tujuan jangka panjang
e) Perubahan pengurus Perusahaan Anak – BRIDS. perusahaan. BRI memiliki kebijakan talent pool candidate
f) Perubahan pengurus Perusahaan Anak – BRINS. untuk menyeleksi pegawai-pegawai yang potensial
g) Perubahan pengurus Perusahaan Anak – BRI untuk menduduki posisi pimpinan di Perusahaan maupun
Venture. Perseroan BUMN lain. Selain itu Perseroan dibantu oleh pihak
h) Perubahan pengurus Perusahaan Anak – BRI independen secara berkala melakukan evaluasi terhadap
Multifinance. pejabat eksekutif maupun pejabat di bawahnya untuk dapat
i) Perubahan Dewan Pengawas Dana Pensiun BRI. menjadi penerus selanjutnya sehingga kepemimpinan dan
2) Nominasi Pengurus Perseroan karakter tetap cocok dan sesuai dengan kapasitas yang
a) Pemberian kuasa pada rapat pembahasan dibutuhkan dan diperlukan oleh perusahaan.
nominasi pengurus BRI dalam RUPST 24 Maret
2025. Kandidat yang terpilih kemudian diusulkan kepada Komite
b) Pembahasan nominasi pengurus BRI dalam Nominasi dan Remunerasi untuk selanjutnya menjalani
RUPST BRI 24 Maret 2025. prosedur pencalonan Direksi berdasarkan POJK Nomor 33/
c) Pemberian kuasa pada rapat pembahasan POJK.04/2014 dan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik
nominasi pengurus BRI dalam RUPSLB 17 Negara Nomor PER-3/MBU/03/2023 Tahun 2023 tentang
Desember 2025. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara tentang Organ
d) Pembahasan nominasi pengurus BRI dalam dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara.
RUPSLB BRI 17 Desember 2025.
3) Nominasi talenta Komite Pemantau Manajemen Risiko
a) Usulan nominasi Top Talent BOD-1 Tahun 2025
sesuai dengan arah strategi Perusahaan. Komite Pemantau Manajemen Risiko (KPMR) merupakan
b) Usulan pemberhentian dan pengangkatan salah satu Komite di bawah Dewan Komisaris yang memiliki
Corporate Secretary. tugas dan tanggung jawab untuk membantu Dewan
c) Pembahasan 50 Top Talent BOD-1 dan BOD-2 Komisaris dalam melaksanakan evaluasi dan memastikan
dan Individual Development Plan. penerapan manajemen risiko di Perseroan.
b. Fungsi Remunerasi
1) Pembahasan kajian remunerasi BOD & BOC BRI Dasar Pembentukan Komite Pemantau
Tahun 2025. Manajemen Risiko
2) Pemaparan kajian konsultan untuk usulan remunerasi
Direksi dan Dewan Komisaris Tahun 2025. 1. Peraturan OJK Nomor 17/POJK.03/2014 tanggal 18
3) Persetujuan pencairan Tantiem yang ditangguhkan. November 2014 tentang Penerapan Manajemen Risiko
4) Review kebijakan remunerasi Perseroan. Terintegrasi Bagi Konglomerasi Keuangan.
c. Internal Dewan Komisaris 2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor
1) Pemberhentian Mitra Kerja Komite Dewan Komisaris. 17 Tahun 2023 tanggal 14 September 2023 tentang
2) Update kandidat Komite Pihak Independen Dewan Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum.
Komisaris. 3. Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023
3) Penggantian Staf Dewan Komisaris. tanggal 3 Maret 2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan
4) Perpanjang kontrak kerja Komite non Dewan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara.
Komisaris BRI. 4. Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-3/MBU/03/2023
5) Pergantian Sekretaris Dewan Komisaris BRI tanggal 20 Maret 2023 tentang Organ dan Sumber Daya
6) Perubahan susunan Komite BRI. Manusia Badan Usaha Milik Negara.
5. Anggaran Dasar PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
beserta perubahan-perubahannya.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 717
Page 720
Corporate
Governance
Piagam Komite Pemantau Manajemen Risiko
Komite Pemantau Manajemen Risiko memiliki Pedoman Kerja yang tertuang dalam Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor
08-KOM/05/2024 tanggal 28 Mei 2024 yang memuat hal-hal sebagai berikut:
Bab Bahasan
Bab I Pendahuluan
1.1 Landasan Hukum
1.2 Pengertian Umum
Bab II Nilai-nilai Perseroan, Struktur Organisasi, dan Kode Etik
1.1 Nilai-nilai Perusahaan
1.2 Struktur Organisasi, Keanggotaan, dan Kode Etik
Bab III Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Pemantau Manajemen Risiko
1.1 Tujuan, Kewenangan, Tugas dan Tanggung Jawab
1.2 Tata Kelola Rapat dan Pengambilan Keputusan
1.3 Laporan dan Evaluasi Komite
1.4 Protokol Komunikasi
1.5 Mekanisme Surat Menyurat
Bab IV Penutup
Pengangkatan dan Pemberhentian Komite Komite Pemantau Manajemen Risiko bertugas untuk
Pemantau Manajemen Risiko membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan tugas
pengawasan berkenaan dengan:
Komite Pemantau Manajemen Risiko diangkat dan 1. Mengevaluasi dan menganalisis secara berkala
diberhentikan oleh dan bertanggung jawab kepada Dewan kecukupan kebijakan manajemen risiko dan memberikan
Komisaris. Selama tahun 2025, jabatan Ketua dan Anggota pendapat berupa saran dan/atau rekomendasi kepada
Pemantau Manajemen Risiko ditetapkan melalui: Dewan Komisaris untuk perbaikan dan penyempurnaan
1. Surat Keputusan Direksi Nomor Keputusan 1789-DIR/ kerangka kerja dan kebijakan manajemen risiko yang
HBS/09/2024, tanggal 09 September 2024 tentang diperlukan.
Penetapan Ketua dan Anggota Komite Pemantau 2. Mengevaluasi dan menganalisis laporan profil risiko
Manajemen Risiko PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Perseroan secara triwulanan dan memberikan saran
Tbk. dan/atau rekomendasi kepada Dewan Komisaris untuk
2. Surat Keputusan Direksi Nomor Keputusan 1721-DIR/ perbaikan dan penyempurnaan yang diperlukan.
HBS/04/2025, tanggal 17 April 2025 tentang Penetapan 3. Memantau dan mengevaluasi kecukupan proses
Ketua dan Anggota Komite Pemantau Manajemen Risiko identifikasi, pengukuran, pemantauan, pengendalian
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. dan sistem informasi manajemen risiko Perseroan serta
3. Surat Keputusan Direksi Nomor Keputusan 5546- memberikan saran dan/atau rekomendasi kepada Dewan
DIR/HBS/11/2025 tanggal 3 November 2025 tentang Komisaris untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas
Penetapan Ketua dan Anggota Komite Pemantau penerapan manajemen risiko Perseroan.
Manajemen Risiko PT Bank Rakyat Indonesia 4. Melakukan pengawasan dan mengevaluasi pelaksanaan
(Persero) Tbk. tugas Komite Manajemen Risiko dan Manajemen Risiko
Group serta memberikan saran dan/atau rekomendasi
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pemantau kepada Dewan Komisaris untuk meningkatkan efektivitas
Manajemen Risiko pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko dan
Manajemen Risiko Group. Evaluasi pelaksanaan tugas
Komite Pemantau Manajemen Risiko membantu Dewan Komite Manajemen Risiko dan Manajemen Risiko Group
Komisaris melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya paling kurang dilaksanakan 1 (satu) kali dalam 1 (satu)
dalam mengevaluasi dan memastikan penerapan manajemen tahun.
risiko Perseroan tetap memenuhi unsur-unsur kecukupan 5. Mengevaluasi dan menganalisis pelaksanaan
prosedur dan metodologi pengelolaan risiko, sehingga pengendalian risiko terjadinya fraud Perseroan paling
kegiatan Perseroan tetap dapat terkendali pada batas/limit kurang secara semesteran dan memberikan saran
risiko yang dapat diterima serta menguntungkan Perseroan. dan/atau rekomendasi kepada Dewan Komisaris untuk
meningkatkan kualitas pelaksanaan Penerapan Strategi
Anti Fraud Perseroan.
718 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 721
Laporan Tahunan
2025
6. Mengevaluasi dan menganalisis pelaksanaan penerapan 7. Memberikan pendapat dan rekomendasi kepada Dewan
Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Komisaris dalam rangka memelihara dan meningkatkan
Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Tingkat Kesehatan Perseroan.
Senjata Pemusnah Massal (APU, PPT, dan PPPSPM) 8. Melakukan kewenangan lain yang diberikan oleh
Perseroan paling kurang secara semesteran dan Dewan Komisaris sepanjang tidak bertentangan dengan
memberikan saran dan/atau rekomendasi kepada Dewan ketentuan dan peraturan perundangan yang berlaku.
Komisaris untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan
penerapan program dimaksud. Masa Jabatan Komite Pemantau Manajemen
7. Mengevaluasi dan menganalisis penerapan manajemen Risiko
risiko dalam penggunaan Teknologi Informasi dan
Rencana Strategis Teknologi Informasi serta kebijakan Masa tugas anggota Komite Pemantau Manajemen Risiko
Perseroan yang terkait penggunaan Teknologi Informasi tidak boleh lebih lama dari masa jabatan Dewan Komisaris
paling kurang semesteran dan memberikan saran sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan dan
dan/atau rekomendasi kepada Dewan Komisaris atas dapat dipilih kembali hanya untuk 1 (satu) periode berikutnya,
penerapan manajemen risiko dalam penggunaan dengan tidak menutup kemungkinan diberhentikan oleh
Teknologi Informasi oleh Perseroan. Dewan Komisaris sebelum jangka waktu kontrak berakhir.
8. Mengevaluasi dan menganalisis Tingkat Kesehatan
Bank setiap semester dan memberikan saran dan/atau Struktur, Keanggotaan dan Keahlian Komite
rekomendasi kepada Dewan Komisaris dalam rangka Pemantau Manajemen Risiko
memelihara Tingkat Kesehatan Bank.
9. Mengevaluasi dan menganalisis paket usulan Direksi Komite Pemantau Manajemen Risiko berada di bawah
untuk penyediaan dana bagi pihak terkait yang harus koordinasi Dewan Komisaris dan secara struktural
disetujui oleh Dewan Komisaris. bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris. Struktur dan
10. Memberikan pendapat dan/atau rekomendasi keanggotaan Komite Pemantau Manajemen Risiko diatur
atas pemberian kredit di atas jumlah tertentu yang sebagai berikut.
memerlukan konsultasi dengan Dewan Komisaris. 1. Anggota komite terdiri atas Komisaris Independen dan
11. Melaksanakan tugas dan tanggung jawab lain yang Pihak Independen.
diberikan oleh Dewan Komisaris. 2. Komite diketuai oleh Komisaris Independen yang dapat
merangkap sebagai anggota.
Wewenang Komite Pemantau Manajemen 3. Anggota Komite paling kurang terdiri dari:
Risiko a. seorang Komisaris Independen.
b. seorang Pihak Independen yang memiliki keahlian
Dewan Komisaris memberikan kewenangan kepada Komite di bidang manajemen risiko dibuktikan dengan wajib
dalam lingkup tanggung jawab Komite untuk: memiliki sertifikat manajemen risiko dan sertifikat
1. Memperoleh informasi yang relevan berkaitan dengan kompetensi yang mendukung pelaksanaan fungsi
pelaksanaan tugasnya dari pihak internal maupun dan tanggung jawab komite; serta
eksternal Perseroan. c. seorang Pihak Independen yang memiliki keahlian di
2. Mendapatkan masukan atau saran dari pihak luar bidang keuangan.
Perseroan yang berkaitan dengan tugasnya. 4. Pihak Independen harus memenuhi persyaratan:
3. Memberikan pendapat dan rekomendasi kepada Dewan a. Tidak menerima kompensasi dari Perseroan dan
Komisaris dalam rangka peningkatan pengelolaan risiko anak Perseroan, atau afiliasinya, kecuali upah, gaji,
Perseroan. dan fasilitas lainnya yang diterima berkaitan dengan
4. Memberikan pendapat dan rekomendasi kepada tugas-tugas yang dilaksanakan sebagai anggota
Dewan Komisaris dalam rangka peningkatan efektivitas Komite Pemantau Manajemen Risiko.
pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko dan b. Tidak mempunyai hubungan keluarga maupun
Manajemen Risiko Group Perseroan. keuangan dengan Direksi dan Dewan Komisaris.
5. Memberikan pendapat dan rekomendasi kepada c. Tidak mempunyai kedudukan rangkap pada
Dewan Komisaris dalam rangka meningkatkan kualitas Perseroan dan Perseroan lainnya yang terafiliasi
pelaksanaan penerapan Program Anti Pencucian Uang dengan Perseroan.
dan Pencegahan Pendanaan Terorisme dan Pencegahan d. Tidak memiliki tugas, tanggung jawab, dan
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal kewenangan yang menimbulkan benturan
Perseroan. kepentingan.
6. Memberikan pendapat dan rekomendasi kepada Dewan
Komisaris atas penerapan manajemen risiko dalam
penggunaan Teknologi Informasi oleh Perseroan.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 719
Page 722
Corporate
Governance
e. Tidak boleh merangkap sebagai anggota Dewan Komisaris, Sekretaris Dewan Komisaris, Staf Sekretaris Dewan
Komisaris dan anggota Komite pada BUMN atau perusahaan lain; serta
f. Tidak bertentangan dengan ketentuan dan perundang-undangan lainnya.
5. Anggota Direksi dilarang menjadi anggota Komite
6. Mantan anggota Direksi atau Pejabat Eksekutif Perseroan atau pihak-pihak yang mempunyai hubungan dengan Perseroan
yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen tidak dapat menjadi Pihak Independen sebagai
anggota Komite, sebelum menjalani masa tunggu (cooling off) selama 6 (enam) bulan. Ketentuan masa tunggu (cooling off)
untuk menjadi Pihak Independen tidak berlaku bagi mantan anggota Direksi atau Pejabat Eksekutif yang tugasnya hanya
melakukan fungsi pengawasan paling kurang 6 (enam) bulan.
Struktur, keanggotaan dan keahlian Komite Pemantau Manajemen Risiko dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Periode 01 Januari 2025 sampai dengan 15 April 2025
No. Nama Jabatan Keahlian Keterangan
1 Nurmaria Sarosa Ketua ESG, Logistics, Management Komisaris Independen
2 Rofikoh Rokhim Anggota Finance, Economics, Management, Wakil Komisaris Utama/ Komisaris
Accounting Independen
3 Rabin Indrajad Hattari Anggota Statistic, Economics, Management Komisaris Independen
4 Heri Sunaryadi Anggota Capital Market, Technology, Komisaris Independen
Management
5 Awan Nurmawan Nuh Anggota Accounting, Audit, Taxation Komisaris
6 Haryo Baskoro Wicaksono Anggota Governance, Risk Management, and Komisaris Independen
Compliance (GRC); Management
7 A. Sigid Sudahno Anggota Banking, Management Pihak Independen
8 Sandra Chalik Anggota Accounting, Risk Management Pihak Independen
9 Cahyo Yuliarso Anggota Banking, Finance, Risk Management Pihak Independen
Periode 15 April 2025 sampai dengan 3 November 2025
No. Nama Jabatan Keahlian Keterangan
1 Parman Nataatmadja Ketua Banking, Finance, Risk Management Wakil Komisaris Utama/ Komisaris
Independen
2 Awan Nurmawan Nuh Anggota Accounting, Audit, Taxation Komisaris
3 Helvi Yuni Moraza Anggota Management, Risk Management, Komisaris
Economy
4 Sandra Chalik Anggota Accounting, Risk Management Pihak Independen
5 Cahyo Yuliarso Anggota Banking, Finance, Risk Management Pihak Independen
Periode 3 November 2025 s.d 31 Desember 2025
No. Nama Jabatan Keahlian Keterangan
1 Parman Nataatmadja Ketua Banking, Finance, Risk Management Wakil Komisaris Utama/ Komisaris
Independen
2 Kartika Wirjoatmodjo Anggota Banking, Finance, Risk Management Komisaris Utama
3 Awan Nurmawan Nuh Anggota Accounting, Audit, Taxation Komisaris
4 Helvi Yuni Moraza Anggota Management, Risk Management, Komisaris
Economy
5 Sandra Chalik Anggota Banking, Finance, Risk Management Pihak Independen
720 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 723
Laporan Tahunan
2025
Profil Komite Pemantau Manajemen Risiko
Profil Komite Pemantau Manajemen Risiko per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut.
Parman Nataatmadja Kartika Wirjoatmodjo
Ketua Komite Pemantau Manajemen Risiko/Wakil Anggota Komite Pemantau Manajemen Risiko/
Komisaris Utama/Independen Komisaris Utama
Profil dapat dilihat pada bagian profil anggota Dewan Komisaris Profil dapat dilihat pada bagian profil anggota Dewan Komisaris
Periode dan Masa Jabatan melekat pada Periode dan Masa Periode dan Masa Jabatan melekat pada Periode dan Masa
Jabatan Dewan Komisaris Jabatan Dewan Komisaris
Awan Nurmawan Nuh Helvi Yuni Moraza
Anggota Komite Pemantau Manajemen Risiko/ Anggota Komite Pemantau Manajemen Risiko/
Komisaris Komisaris
Profil dapat dilihat pada bagian profil anggota Dewan Komisaris Profil dapat dilihat pada bagian profil anggota Dewan Komisaris
Periode dan Masa Jabatan melekat pada Periode dan Masa Periode dan Masa Jabatan melekat pada Periode dan Masa
Jabatan Dewan Komisaris Jabatan Dewan Komisaris
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Medan pada 09 Januari 1964. Usia 61 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Ekonomi Akuntansi, STIE Surabaya – Surabaya (1989)
- Magister Manajemen Konsentrasi Manajemen Risiko, Universitas Indonesia (MMUI) –
Jakarta (2003)
Pengalaman Kerja
- Executive Vice President - Project Manager Tim Implementasi BRI Financial Enterprise
System (BRIFirst) Kantor Pusat BRI (2020)
- Executive Vice President - Kepala Divisi Akuntansi Manajemen & Keuangan Kantor Pusat
BRI (2018)
Sandra Chalik - Executive Vice President - Kepala Divisi Enterprise Risk & Portofolio Management, Kantor
Anggota Komite Pemantau Manajemen Pusat BRI (2017)
Risiko/ Pihak Independen - Vice President – Wakil Kepala Divisi Manajemen Risiko, Kantor Pusat BRI (2015)
- Vice President - Wakil Kepala Divisi, Bidang Kebijakan dan Manajemen Keuangan, Kantor
Pusat BRI (2013)
Kewarganegaraan
- Kepala Bagian, Laporan Keuangan Kantor Pusat BRI (2012)
Warga Negara Indonesia - Kepala Bagian, Manajemen Risiko Pasar dan Risiko Terpadu, Kantor Pusat BRI (2009)
- Group Head, Manajemen Risiko, Kantor Wilayah BRI Jakarta I (2008)
Domisili
Sertifikasi
Jakarta
- Sertifikasi Assessor Manajemen Risiko, BNSP
- Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7, LSP LSPP
- Sertifikasi Master Trainer, LSP IKN
Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan Direksi BRI Nomor 2349-DIR/HCB/10/2023 tanggal 03 Oktober 2023
tentang Penetapan Ketua dan Anggota Komite Pemantau Manajemen Risiko PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero), Tbk.
Periode Menjabat
Periode I
Masa Jabatan
01 Juli 2023 - sekarang
Jabatan Rangkap
-
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 721
Page 724
Corporate
Governance
Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman Kerja Komite Pemantau Manajemen Risiko
Anggota KPMR BRI memiliki kompetensi dibidangnya masing-masing dengan pengalaman minimal lima tahun di bidang
ekonomi, keuangan dan/atau perbankan; atau minimal dua tahun di bidang manajemen risiko di bidang keuangan dan/atau
perbankan. Latar belakang anggota KPMR BRI cukup beragam, yakni berpengalaman pada bidang manajemen strategis,
manajemen risiko, perbankan, keuangan dan akuntansi sehingga dapat menjamin kualitas rekomendasi dan saran perbaikan
kepada Dewan Komisaris.
Tabel Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman Kerja Komite Pemantau Manajemen Risiko
Nama Jabatan Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana Manajemen Memiliki pengalaman dalam bidang keuangan,
Parman Nataatmadja Ketua
• Master Finance bisnis, ekonomi, dan manajemen risiko
• Sarjana Akuntansi Memiliki pengalaman dalam bidang perbankan,
Kartika Wirjoatmodjo Anggota
• Master of Business Administration keuangan dan manajemen risiko
• Sarjana Ekonomi Memiliki pengalaman dalam bidang akuntansi,
Awan Nurmawan Nuh Anggota
• Master of Business Taxation audit dan perpajakan
• Sarjana Manajemen Memiliki pengalaman dalam bidang
Helvi Yuni Moraza Anggota
• Magister Manajemen pemerintahan, ekonomi dan manajemen
• Sarjana Ekonomi Akuntansi Memiliki pengalaman dalam bidang perbankan,
Sandra Chalik Anggota • Magister Manajemen Konsentrasi akuntansi, manajemen keuangan dan
Manajemen Risiko manajemen risiko
Independensi Komite Pemantau Manajemen Risiko
Seluruh anggota KPMR tidak memiliki afiliasi dengan Direktur, Komisaris lainnya maupun Pemegang Saham Pengendali, bukan
merupakan pemegang saham Perusahaan yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen, Komisaris,
Direktur maupun pekerja dari perusahaan yang memiliki afiliasi maupun bisnis dengan BRI.
Pihak Independen harus memenuhi persyaratan:
1. Tidak menerima kompensasi dari Perseroan dan anak Perseroan, atau afiliasinya, kecuali upah, gaji, dan fasilitas lainnya
yang diterima berkaitan dengan tugas-tugas yang dilaksanakan sebagai anggota Komite Pemantau Manajemen Risiko;
2. Tidak mempunyai hubungan keluarga maupun keuangan dengan Direksi dan Dewan Komisaris;
3. Tidak mempunyai kedudukan rangkap pada Perseroan dan Perseroan lainnya yang terafiliasi dengan Perseroan
4. Tidak memiliki tugas, tanggung jawab, dan kewenangan yang menimbulkan benturan kepentingan;
5. Tidak boleh merangkap sebagai anggota Dewan Komisaris, Sekretaris Dewan Komisaris, Staf Sekretaris Dewan Komisaris
dan anggota Komite pada BUMN atau perusahaan lain; serta
6. Tidak bertentangan dengan ketentuan dan perundang-undangan lainnya.
Periode 1 Januari 2025 s.d 15 April 2025
Aspek Independensi NS RR RIH HS ANN HBW SC CY ASS
Tidak memiliki hubungan keuangan dengan
√ √ √ √ √ √ √ √ √
Dewan Komisaris dan Direksi
Tidak memiliki hubungan kepengurusan
di perusahaan, anak perusahaan, maupun √ √ √ √ √ √ √ √ √
perusahaan afiliasi
Tidak memiliki hubungan keluarga dengan
Dewan Komisaris, Direksi, dan/atau sesama √ √ √ √ √ √ √ √ √
anggota Komite Pemantau Risiko
NS Nurmaria Sarosa HS Heri Sunaryadi SC Sandra Chalik
RR Rofikoh Rokhim ANN Awan Nurmawan Nuh CY Cahyo Yuliarso
RIH Rabin Indrajad Hattari HBW Haryo Baskoro Wicaksono ASS A. Sigid Sudahno
722 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 725
Laporan Tahunan
2025
Periode 15 April 2025 s.d 3 November 2025
Aspek Independensi PN ANN HYM SC CY
Tidak memiliki hubungan keuangan dengan Dewan Komisaris dan Direksi √ √ √ √ √
Tidak memiliki hubungan kepengurusan di perusahaan, anak perusahaan, maupun
√ √ √ √ √
perusahaan afiliasi
Tidak memiliki hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi, dan/atau sesama
√ √ √ √ √
anggota Komite Pemantau Risiko
PN Parman Nataatmadja HYM Helvi Yuni Moraza CY Cahyo Yuliarso
ANN Awan Nurmawan Nuh SC Sandra Chalik
Periode 3 November 2025 s.d 31 Desember 2025
Aspek Independensi PN KW ANN HYM SC
Tidak memiliki hubungan keuangan dengan Dewan Komisaris dan Direksi √ √ √ √ √
Tidak memiliki hubungan kepengurusan di perusahaan, anak perusahaan, maupun
√ √ √ √ √
perusahaan afiliasi
Tidak memiliki hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi, dan/atau sesama
√ √ √ √ √
anggota Komite Pemantau Risiko
PN Parman Nataatmadja HYM Helvi Yuni Moraza
KW Kartika Wirjoatmodjo SC Sandra Chalik
ANN Awan Nurmawan Nuh
Rapat Komite Pemantau Manajemen Risiko Kuorum Rapat
Rapat Komite adalah sah apabila dihadiri dan/atau diwakili
Kebijakan Rapat Komite Pemantau Manajemen oleh lebih dari 1/2 (satu per dua) jumlah anggota Komite.
Risiko
Peserta Rapat
Pengaturan rapat Komite diatur sebagai berikut. 1. Setiap anggota Komite wajib menghadiri rapat minimal
75% (tujuh puluh lima persen) dalam satu tahun.
Mekanisme Penyelenggaraan Rapat 2. Rapat Komite dapat mengundang Komite lain, Direksi,
1. Rapat Komite wajib diselenggarakan secara berkala Pejabat dan Pekerja Perseroan atau undangan dari luar
paling kurang 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan. Perseroan.
2. Rapat Komite dapat diselenggarakan sewaktu-waktu 3. Rapat Komite dapat mengundang Manajemen Entitas
atas permintaan 1 (satu) atau beberapa anggota Komite Anak yang diajukan melalui Komite Tata Kelola
dengan menyebutkan hal-hal yang dibicarakan. Terintegrasi.
3. Rapat Komite diselenggarakan di tempat kedudukan
Perseroan, atau tempat lainnya dalam wilayah Republik Pimpinan Rapat
Indonesia atau di tempat kegiatan usaha Perseroan yang 1. Rapat Komite dipimpin oleh Ketua Komite
ditetapkan oleh Komite. 2. Dalam hal Ketua Komite tidak hadir atau berhalangan,
4. Rapat Komite dapat diselenggarakan secara daring hal mana tidak perlu dibuktikan kepada pihak manapun,
melalui telekonferensi atau sarana media elektronik maka rapat Komite dipimpin oleh anggota Komite yang
lainnya yang memungkinkan seluruh peserta dapat berasal dari Dewan Komisaris.
berkomunikasi dan berinteraksi dalam rapat Komite.
5. Materi rapat Komite tersedia dan disampaikan kepada Pemanggilan Rapat
peserta rapat paling lambat 5 (lima) hari kerja sebelum 1. Pemanggilan rapat Komite dilakukan oleh Ketua Komite.
rapat diselenggarakan, kecuali rapat diselenggarakan 2. Dalam hal Ketua Komite berhalangan, hal mana tidak
di luar jadwal materi rapat dapat disampaikan sebelum perlu dibuktikan kepada siapapun, pemanggilan rapat
rapat dilaksanakan. dapat dilakukan oleh anggota Komite yang berasal dari
6. Dalam hal diperlukan, Komite dapat secara mandiri anggota Dewan Komisaris.
menyelenggarakan Rapat Teknis untuk melakukan 3. Pemanggilan rapat Komite harus disampaikan secara
pendalaman secara teknis atas materi yang akan dibahas tertulis dengan mencantumkan agenda/ acara, tanggal,
dalam Rapat Komite dengan mengundang pihak terkait. waktu dan tempat rapat.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 723
Page 726
Corporate
Governance
4. Dalam hal situasi khusus atau kondisi luar biasa Risalah Rapat
(extraordinary), Komite dapat melakukan pemanggilan 1. Hasil rapat Komite wajib dituangkan dalam risalah rapat.
rapat sewaktu-waktu (kurang dari 1 hari kerja) baik 2. Risalah rapat Komite merupakan bukti yang sah mengenai
secara daring atau luring. keputusan yang diambil dalam rapat dimaksud.
3. Risalah rapat disusun oleh anggota Komite yang berasal
Keputusan Rapat dari Pihak Independen yang hadir dalam rapat.
1. Rapat sah dan berhak mengambil keputusan yang 4. Risalah rapat Komite wajib ditandatangani oleh seluruh
mengikat apabila dihadiri oleh paling kurang 1/2 (satu per anggota Komite yang hadir dan disampaikan kepada
dua) jumlah anggota komite. seluruh anggota Komite.
2. Keputusan rekomendasi yang dirumuskan dalam Rapat 5. Dalam hal terdapat anggota Komite yang tidak
Komite diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat. menandatangani hasil rapat, yang bersangkutan wajib
Dalam hal tidak terjadi musyawarah untuk mufakat, menyebutkan alasannya secara tertulis dalam surat
pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan suara tersendiri yang dilekatkan dengan risalah rapat.
terbanyak. 6. Apabila terdapat perbedaan pendapat (dissenting
3. Setiap anggota Komite memiliki 1 (satu) suara dan opinions) dalam rapat wajib dicantumkan secara jelas
tambahan 1 (satu) hak suara untuk setiap anggota Komite dalam risalah rapat dan disertai alasan perbedaan
yang diwakilinya dengan sah dalam rapat. pendapat tersebut.
4. Anggota Komite yang berhalangan hadir dapat 7. Risalah rapat didokumentasikan dengan baik oleh
mengajukan pendapat dan memberikan hak suara Sekretariat Dewan Komisaris.
yang diberikan secara tertulis, ditandatangani, dan
disampaikan kepada Ketua Komite atau Komisaris yang Tindak Lanjut Hasil Rapat
memimpin rapat. Hak suara tersebut dianggap sah dan 1. Hasil Keputusan rapat Komite disampaikan dalam Nota
menjadi bagian dalam pengambilan keputusan rapat. Dinas Komite kepada Dewan Komisaris yang memuat
5. Dalam hal jumlah suara setuju dan tidak setuju sama, pendapat atau rekomendasi atau saran dalam rangka
maka pengambilan keputusan ditunda dan dikaji kembali. membantu pelaksanaan tugas Dewan Komisaris.
Apabila setelah dikaji kembali, jumlah suara setuju 2. Nota Dinas Komite pada butir satu di atas dapat disertai
dan tidak setuju sama maka pengambilan keputusan dengan draf surat keluar Dewan Komisaris dan/atau surat
ditetapkan oleh pemimpin rapat. keluar Komite kepada Direksi atau Pejabat satu tingkat di
6. Pimpinan rapat menyampaikan kesimpulan dan bawah Direksi Perseroan.
keputusan pada setiap akhir rapat. 3. Nota Dinas Komite harus ditandatangani oleh Ketua
7. Setiap keputusan rapat bersifat mengikat bagi seluruh Komite dan seluruh anggota Komite.
anggota Komite. 4. Surat Dewan Komisaris ditandatangani dengan
8. Komite dapat juga mengambil keputusan yang sah berpedoman pada tata cara persuratan yang diatur
tanpa mengadakan rapat, dengan ketentuan bahwa dan ditetapkan oleh Dewan Komisaris sedangkan Surat
semua anggota Dewan Komisaris yang sedang menjabat Komite ditandatangani oleh Ketua Komite dan Anggota
memberikan persetujuan dengan menandatangani Komite yang berasal dari Dewan Komisaris.
secara tertulis terhadap usul keputusan tersebut. 5. Seluruh surat keluar Dewan Komisaris dan atau Komite
9. Setiap anggota Komite yang secara pribadi dengan harus dicatat pada Register Surat dan ditatakerjakan
cara apa pun baik secara langsung maupun secara oleh Sekretariat Dewan Komisaris serta disimpan oleh
tidak langsung mempunyai kepentingan dalam suatu Corporate Secretary Group.
transaksi, kontrak atau kontrak yang diusulkan dalam
mana Perseroan menjadi salah satu pihaknya harus Agenda Rapat Komite Pemantau Manajemen Risiko
dinyatakan sifat kepentingannya dalam suatu rapat
Komite dan tidak berhak untuk ikut dalam mengambil Sepanjang tahun 2025, tanggal pelaksanaan, agenda rapat
suara mengenai hal yang berhubungan dengan transaksi dan peserta rapat Komite Pemantau Manajemen Risiko,
atau kontrak tersebut. sebagai berikut.
724 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 727
Laporan Tahunan
2025
Tabel Agenda Rapat Komite Pemantau Manajemen Risiko
No Hari & Tanggal Agenda Peserta Rapat
1 Selasa, 7 Januari 2025 Rapat Internal Hapus Tagih 1. Nurmaria Sarosa
2. Rofikoh Rokhim
3. Rabin Indrajad Hattari
4. Heri Sunaryadi
5. Awan Nurmawan Nuh
6. Haryo Baskoro Wicaksono
7. A. Sigid Sudahno
8. Sandra Chalik
9. Cahyo Yuliarso
2 Selasa, 14 Januari Update IT Strategic Plan & Architecture 1. Nurmaria Sarosa
2025 2. Rofikoh Rokhim
3. Rabin Indrajad Hattari
4. Heri Sunaryadi
5. Awan Nurmawan Nuh
6. Haryo Baskoro Wicaksono
7. A. Sigid Sudahno
8. Sandra Chalik
9. Cahyo Yuliarso
3 Kamis, 30 Januari 2025 Update atas Rencana Pembelian Kembali Saham 1. Nurmaria Sarosa
(Buyback) Tahun 2025 2. Rofikoh Rokhim
3. Rabin Indrajad Hattari
4. Heri Sunaryadi
5. Awan Nurmawan Nuh
6. Haryo Baskoro Wicaksono
7. A. Sigid Sudahno
8. Sandra Chalik
9. Cahyo Yuliarso
4 Selasa, 11 Maret 2025 Pembahasan Transaksi Afiliasi Pembelian Tanah 1. Nurmaria Sarosa
2. Rofikoh Rokhim
3. Heri Sunaryadi
4. Awan Nurmawan Nuh
5. Haryo Baskoro Wicaksono
6. A. Sigid Sudahno
7. Sandra Chalik
8. Cahyo Yuliarso
5 Senin, 21 April 2025 Update Strategi Bisnis Segmen Mikro 1. Parman Nataatmadja*
2. Helvi Yuni Moraza*
3. Awan Nurmawan Nuh
4. Sandra Chalik
5. Cahyo Yuliarso
6 Selasa, 22 April 2025 Update Lanjutan Strategi Bisnis Segmen Mikro 1. Parman Nataatmadja*
2. Helvi Yuni Moraza*
3. Awan Nurmawan Nuh
4. Sandra Chalik
5. Cahyo Yuliarso
7 Rabu, 14 Mei 2025 Perubahan kebijakan penerapan APU PPT PPPSPM 1. Parman Nataatmadja*
2. Helvi Yuni Moraza*
3. Awan Nurmawan Nuh
4. Sandra Chalik
5. Cahyo Yuliarso
8 Selasa, 27 Mei 2025 Update Strategi Penguatan Fungsi Regional Chief 1. Parman Nataatmadja*
Executive Officer (RCEO) 2. Helvi Yuni Moraza*
3. Awan Nurmawan Nuh
4. Sandra Chalik
5. Cahyo Yuliarso
9 Kamis, 5 Juni 2025 Update Strategi Bisnis Wholesale dan Kelembagaan 1. Parman Nataatmadja*
BRI 2025 2. Helvi Yuni Moraza*
3. Awan Nurmawan Nuh
4. Sandra Chalik
5. Cahyo Yuliarso
10 Selasa, 10 Juni 2025 Update Strategi Bisnis Segmen Commercial Banking 1. Parman Nataatmadja*
2. Helvi Yuni Moraza*
3. Awan Nurmawan Nuh
4. Sandra Chalik
5. Cahyo Yuliarso
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 725
Page 728
Corporate
Governance
No Hari & Tanggal Agenda Peserta Rapat
11 Selasa, 17 Juni 2025 Update Strategi Bisnis Segmen Consumer Banking 1. Parman Nataatmadja*
2. Helvi Yuni Moraza*
3. Awan Nurmawan Nuh
4. Sandra Chalik
5. Cahyo Yuliarso
12 Selasa, 1 Juli 2025 Update Strategi Operasional 1. Parman Nataatmadja*
2. Helvi Yuni Moraza*
3. Awan Nurmawan Nuh
4. Sandra Chalik
5. Cahyo Yuliarso
13 Selasa, 15 Juli 2025 Update IT Strategic Plan & Arsitektur; Tata Kelola & 1. Parman Nataatmadja*
Security System Aplikasi BRI 2. Helvi Yuni Moraza*
3. Awan Nurmawan Nuh
4. Sandra Chalik
5. Cahyo Yuliarso
14 Senin, 21 Juli 2025 Penerapan Kebijakan APU, PPT, dan PPPSPM 1. Parman Nataatmadja*
Semester 1 2025 2. Helvi Yuni Moraza*
3. Awan Nurmawan Nuh
4. Sandra Chalik
5. Cahyo Yuliarso
15 Senin, 4 Agustus 2025 Pembahasan Teknis Permohonan Persetujuan Risk 1. Parman Nataatmadja*
Appetite BRI Tahun 2025 Revisi 2. Helvi Yuni Moraza*
3. Awan Nurmawan Nuh
4. Sandra Chalik
5. Cahyo Yuliarso
16 Selasa, 12 Agustus Outlook Skenario Penurunan Kualitas Kredit 1. Parman Nataatmadja*
2025 2. Helvi Yuni Moraza*
3. Awan Nurmawan Nuh
4. Sandra Chalik
5. Cahyo Yuliarso
17 Selasa, 04 November Mekanisme Stop and Go Segmen Mikro 1. Parman Nataatmadja
2025 2. Helvi Yuni Moraza*
3. Kartika Wirjoatmodjo**
4. Awan Nurmawan Nuh
5. Sandra Chalik
18 Rabu, 19 November Pembahasan Usulan Penyesuaian RBB 2025-2027 1. Parman Nataatmadja
2025 Revisi 2. Helvi Yuni Moraza*
3. Kartika Wirjoatmodjo**
4. Awan Nurmawan Nuh
5. Sandra Chalik
19 Senin, 24 November Pembahasan Teknis Usulan Pengkinian Recovery Plan 1. Parman Nataatmadja
2025 BRI Tahun 2025 2. Helvi Yuni Moraza*
3. Kartika Wirjoatmodjo**
4. Awan Nurmawan Nuh
5. Sandra Chalik
20 Senin, 24 November Pembahasan Teknis Usulan RBB BRI Tahun 2026- 1. Parman Nataatmadja
2025 2028 dan RKAP BRI Tahun 2026 2. Kartika Wirjoatmodjo
3. Awan Nurmawan Nuh
4. Sandra Chalik
21 Senin, 24 November Pembahasan Teknis Usulan RAKB BRI Tahun 2026 1. Parman Nataatmadja
2025 2. Helvi Yuni Moraza*
3. Kartika Wirjoatmodjo**
4. Awan Nurmawan Nuh
5. Sandra Chalik
22 Selasa, 9 Desember Update Market Risk dan Liquidity Risk Aktifitas 1. Parman Nataatmadja
2025 Pengelolaan Surat Berharga 2. Helvi Yuni Moraza*
3. Kartika Wirjoatmodjo**
4. Awan Nurmawan Nuh
5. Sandra Chalik
23 Senin, 22 Desember Pembahasan Penerapan Manajemen Risiko Lini Bisnis 1. Parman Nataatmadja
2025 dan Operasional secara End to End di Segmen Micro, 2. Helvi Yuni Moraza
Small dan Consumer 3. Kartika Wirjoatmodjo**
4. Awan Nurmawan Nuh
5. Sandra Chalik
726 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 729
Laporan Tahunan
2025
No Hari & Tanggal Agenda Peserta Rapat
24 Senin, 29 Desember Pembahasan Kebijakan Layanan Nasabah Prima 1. Parman Nataatmadja
2025 2. Helvi Yuni Moraza
3. Kartika Wirjoatmodjo**
4. Awan Nurmawan Nuh
5. Sandra Chalik
*) Hadir sebagai pengamat. Parman Nataatmadja & Helvi Yuni Moraza diangkat tanggal 24 Maret 2025; Parman Nataatmadja fit and Proper tanggal 15 September 2025,
Helvi Yuni Moraza fit and Proper tanggal 19 Desember 2025
**) Baru bergabung di SK KPMR per 3 November 2025
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Rapat Komite Pemantau Manajemen Risiko
Selama tahun 2025, Komite Pemantau Manajemen Risiko telah melaksanakan rapat sebanyak 24 kali. Adapun frekuensi dan
tingkat kehadiran masing-masing anggota Komite adalah sebagai berikut.
Tabel Tingkat Kehadiran Rapat Komite Pemantau Manajemen Risiko
Periode 1 Januari 2025 s.d 15 April 2025
Rapat Komite Pemantau Manajemen Risiko
Nama Jabatan Jumlah dan Persentase Kehadiran
Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Persentase
Nurmaria Sarosa Ketua/Komisaris Independen 4 4 100%
Rofikoh Rokhim Anggota/Komisaris Independen 4 4 100%
Rabin Indrajad Hattari Anggota/Komisaris 3 3 100%
Heri Sunaryadi Anggota/Komisaris Independen 4 4 100%
Awan Nurmawan Nuh Anggota/Komisaris 4 3 75%
Haryo Baskoro Wicaksono Anggota/Komisaris Independen 4 4 100%
Sandra Chalik Anggota/Pihak Independen 4 4 100%
Cahyo Yuliarso Anggota/Pihak Independen 4 4 100%
A. Sigid Sudahno Anggota/Pihak Independen 4 4 100%
Periode 15 April 2025 s.d 3 November 2025
Rapat Komite Pemantau Manajemen Risiko
Nama Jabatan Jumlah dan Persentase Kehadiran
Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Persentase
Parman Nataatmadja 1 Ketua/Wakil Komisaris Utama/Komisaris - - -
Independen
Awan Nurmawan Nuh Anggota/Komisaris 12 12 100%
Helvi Yuni Moraza2 Anggota/Komisaris - - -
Sandra Chalik Anggota/Pihak Independen 12 12 100%
Cahyo Yuliarso Anggota/Pihak Independen 12 12 100%
1)
Lulus Fit and Proper test OJK pada 15 September 2025
2)
Lulus Fit and Proper test OJK pada 19 Desember 2025
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 727
Page 730
Corporate
Governance
Periode 3 November 2025 s.d 31 Desember 2025
Rapat Komite Pemantau Manajemen Risiko
Nama Jabatan Jumlah dan Persentase Kehadiran
Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Persentase
Parman Nataatmadja 1
Ketua/Wakil Komisaris Utama/Komisaris 8 8 100%
Independen
Kartika Wirjoatmodjo Anggota/Komisaris Utama 8 8 100%
Awan Nurmawan Nuh Anggota/Komisaris 8 8 100%
Helvi Yuni Moraza 2
Anggota/Komisaris 2 2 100%
Sandra Chalik Anggota/Pihak Independen 8 8 100%
1)
Lulus Fit and Proper test OJK pada 15 September 2025
2)
Lulus Fit and Proper test OJK pada 19 Desember 2025
Program Peningkatan Kompetensi Komite Pemantau Risiko
Periode 1 Januari 2025 s.d 15 April 2025
Jenis Pelatihan dan Materi
Tempat dan Waktu
Nama Jabatan Pengembangan Kompetensi / Penyelenggara
Pelaksanaan
Pelatihan
Nurmaria Sarosa Ketua/Komisaris Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan
Independen dan/atau pelatihan Anggota Dewan Komisaris
Rofikoh Rokhim Anggota/
Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan
Komisaris
dan/atau pelatihan Anggota Dewan Komisaris
Independen
Rabin Indrajad Hattari Anggota/ Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan
Komisaris dan/atau pelatihan Anggota Dewan Komisaris
Heri Sunaryadi Anggota/
Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan
Komisaris
dan/atau pelatihan Anggota Dewan Komisaris
Independen
Awan Nurmawan Nuh Anggota/ Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan
Komisaris dan/atau pelatihan Anggota Dewan Komisaris
Haryo Baskoro Anggota/
Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan
Wicaksono Komisaris
dan/atau pelatihan Anggota Dewan Komisaris
Independen
Sandra Chalik Anggota/Pihak Internal Audit Medan, 26-27 Agustus 2025 IIA Indonesia National
Independen Conference
Refreshment Sertifikasi Manajemen Jakarta, 10 November 2025 Corporate University
Risiko jenjang 7
Cahyo Yuliarso Anggota/Pihak IIA Indonesia National
Internal Audit Medan, 26-27 Agustus 2025
Independen Conference
Refreshment Sertifikasi Manajemen
Jakarta, 3 Maret 2025 Corporate University
Risiko jenjang 6
A. Sigid Sudahno Anggota/Pihak - - -
Independen
Periode 15 April 2025 s.d 3 November 2025
Jenis Pelatihan dan Materi
Tempat dan Waktu
Nama Jabatan Pengembangan Kompetensi / Penyelenggara
Pelaksanaan
Pelatihan
Parman Nataatmadja Ketua/Wakil
Komisaris
Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan
Utama/
dan/atau pelatihan Anggota Dewan Komisaris
Komisaris
Independen
Awan Nurmawan Nuh Anggota/ Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan
Komisaris dan/atau pelatihan Anggota Dewan Komisaris
Helvi Yuni Moraza Anggota/ Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan
Komisaris dan/atau pelatihan Anggota Dewan Komisaris
728 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 731
Laporan Tahunan
2025
Jenis Pelatihan dan Materi
Tempat dan Waktu
Nama Jabatan Pengembangan Kompetensi / Penyelenggara
Pelaksanaan
Pelatihan
Sandra Chalik Anggota/Pihak Internal Audit Medan, 26-27 Agustus 2025 IIA Indonesia
Independen National
Conference
Refreshment Sertifikasi Manajemen Jakarta, 10 November 2025 Corporate
Risiko jenjang 7 University
Cahyo Yuliarso Anggota/Pihak Internal Audit Medan, 26-27 Agustus 2025 IIA Indonesia
Independen National
Conference
Refreshment Sertifikasi Manajemen Jakarta, 3 Maret 2025 Corporate
Risiko jenjang 6 University
Periode 3 November 2025 s.d 31 Desember 2025
Jenis Pelatihan dan Materi
Tempat dan Waktu
Nama Jabatan Pengembangan Kompetensi / Penyelenggara
Pelaksanaan
Pelatihan
Parman Nataatmadja Ketua/Wakil
Komisaris
Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan
Utama/
dan/atau pelatihan Anggota Dewan Komisaris
Komisaris
Independen
Kartika Wirjoatmodjo Anggota/
Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan
Komisaris
dan/atau pelatihan Anggota Dewan Komisaris
Utama
Awan Nurmawan Nuh Anggota/ Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan
Komisaris dan/atau pelatihan Anggota Dewan Komisaris
Helvi Yuni Moraza Anggota/ Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan
Komisaris dan/atau pelatihan Anggota Dewan Komisaris
Sandra Chalik Anggota/Pihak Internal Audit Medan, 26-27 Agustus IIA Indonesia National
Independen 2025 Conference
Refreshment Sertifikasi Manajemen Jakarta, 10 November 2025 Corporate University
Risiko jenjang 7
Penghasilan Komite Pemantau Manajemen Risiko
Remunerasi bagi anggota komite yang berasal dari Anggota Dewan Komisaris merupakan satu kesatuan dengan honorarium
yang diberikan kepada Dewan Komisaris dan tidak terdapat honorarium khusus bagi setiap anggota Komite. Honorarium
anggota Komite dari Pihak independen (Non Komisaris), besarnya honorarium ditetapkan oleh Dewan Komisaris dengan jumlah
maksimal 20% dari Gaji Direktur Utama dan tidak diberikan penghasilan lain selain honorarium tersebut. Hal tersebut sesuai
dengan ketentuan Peraturan menteri BUMN Nomor PER-12.MBU/2012 tanggal 12 Agustus 2012 tentang Organ pendukung
Dewan Komisaris.
Program Kerja dan Pelaksanaan Tugas Komite Pemantau Manajemen Risiko Tahun 2025
Pelaksanaan kegiatan Komite pada tahun 2025 sebagai berikut:
Tugas dan Tanggung Jawab Pelaksanaan
No Aktivitas Agenda
Ruang Lingkup Hari, Tanggal
1 Opini/Rekomendasi dan/atau Reviu atas Usulan Perubahan/ Selasa, 8 April 2025 Persetujuan perubahan struktur
persetujuan Kebijakan Manajemen Penyempurnaan Kebijakan organisasi BOD-1
Risiko dan Kebijakan Lainnya Manajemen Risiko, Kebijakan
Tata Kelola Perusahaan, Selasa, 27 Mei 2025 Update Strategi Penguatan Fungsi
Pedoman Pelaksanaan Fungsi Regional Chief Executive Officer
Kepatuhan dan Kebijakan (RCEO)
Lainnya
Selasa, 21 Oktober Evaluasi Tata Kelola, Kebijakan dan
2025 SOP Pada Proses Pengadaan Barang
dan Jasa
Selasa, 04 Mekanisme Stop and Go Segmen
November 2025 Mikro
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 729
Page 732
Corporate
Governance
Tugas dan Tanggung Jawab Pelaksanaan
No Aktivitas Agenda
Ruang Lingkup Hari, Tanggal
Senin, 29 Desember Pembahasan Kebijakan Layanan
2025 Nasabah Prima
Persetujuan Rencana Bisnis Senin, 17 Februari Pembahasan Penyesuaian Rencana
Perseroan dan Rencana Kerja 2025 Bisnis Bank BRI 2025-2027
Anggaran Perseroan serta
Tinjauan Realisasinya Rabu, 19 November Pembahasan Usulan Penyesuaian
2025 RBB 2025-2027 Revisi
Senin, 24 November Pembahasan Teknis Usulan RBB BRI
2025 Tahun 2026-2028 dan RKAP BRI
Tahun 2026
Reviu atas Usulan Recovery Plan Senin, 17 Februari Pembahasan Revisi Pengkinian
dan Pengkiniannya 2025 Recovery Plan 2024-2025
Senin, 17 Februari Persetujuan Revisi Pengkinian
2025 Recovery Plan BRI Tahun 2024 -
2025
Senin, 24 November Pembahasan Teknis Usulan
2025 Pengkinian Recovery Plan BRI Tahun
2025
Selasa, 25 Persetujuan Pengkinian Recovery
November 2025 Plan BRI Tahun 2025
Reviu atas Penetapan Risk Selasa, 22 Juli 2025 Persetujuan Risk Appetite Statement
Appetite Statement dan BRI Tahun 2025 Revisi
Penerapannya
Senin, 4 Agustus Pembahasan Teknis Permohonan
2025 Persetujuan Risk Appetite BRI Tahun
2025 Revisi
Reviu dan Evaluasi Penerapan Senin, 24 November Pembahasan Teknis Usulan RAKB
Keuangan Berkelanjutan 2025 BRI Tahun 2026
2 Reviu dan evaluasi tingkat Reviu dan Evaluasi Tingkat Selasa, 21 Januari Profil Risiko Triwulan IV/2024 dan
kesehatan bank dan profil risiko Kesehatan Bank dan Profil Risiko 2025 Tingkat Kesehatan Bank Semester
II/2024
Selasa, 29 April Profil Risiko Triwulan I Tahun 2025
2025
Selasa, 17 Juni 2025 Reviu pengelolaan risiko likuiditas
dan struktur treasury balance sheet
Selasa, 22 Juli 2025 Profil Risiko Triwulan II Tahun 2025,
Tingkat Kesehatan Bank Semester I
Tahun 2025, dan Strategi Anti Fraud
Semester I Tahun 2025
Selasa, 28 Oktober Profil Risiko Triwulan III Tahun 2025
2025
Selasa, 9 Desember Update Market Risk dan Liquidity
2025 Risk
3 Evaluasi Pelaksanaan Tugas RMC Evaluasi Pelaksanaan Tugas Senin, 20 Januari Mandatory report & Monitoring,
dan SKMR RMC dan SKMR 2025 Pembahasan Risk Issue,
Rekomendasi dan putusan RMC
4 Evaluasi penerapan strategi anti Evaluasi Penerapan Strategi Anti Selasa, 11 Februari Penerapan Strategi Anti Fraud
fraud Fraud 2025 Semester II Tahun 2024
5 Review dan Evaluasi Laporan Review dan Evaluasi Laporan Selasa, 11 Februari Penerapan Kebijakan APU PPT BRI
Pelaksanaan Program APU, PPT, Pelaksanaan Program APU, PPT, 2025 Semester 2 Tahun 2024
dan PPPSPM dan PPPSPM
Rabu, 14 Mei 2025 Perubahan kebijakan penerapan
APU PPT PPPSPM
Selasa, 27 Mei 2025 Permohonan Persetujuan Perubahan
Kebijakan Anti Pencucian Uang
(APU), Pencegahan Pendanaan
Terorisme (PPT) dan Pencegahan
Pendanaan Proliferasi Senjata
Pemusnah Massal (PPPSPM).
730 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 733
Laporan Tahunan
2025
Tugas dan Tanggung Jawab Pelaksanaan
No Aktivitas Agenda
Ruang Lingkup Hari, Tanggal
Senin, 21 Juli 2025 Penerapan Kebijakan APU, PPT, dan
PPPSPM Semester 1 2025
Selasa, 22 Juli 2025 Penerapan Kebijakan APU, PPT, dan
PPPSPM Semester 1 2025
6 Konsultasi Kredit Direksi Kepada Konsultasi Kredit Direksi Kepada Selasa, 14 Januari Konsultasi Kredit
Dewan Komisaris Dewan Komisaris 2025
Kamis, 5 Juni 2025 Konsultasi Kredit
Selasa, 1 Juli 2025 Konsultasi Kredit
Selasa, 19 Agustus Konsultasi Kredit
2025
Selasa, 14 Oktober Konsultasi Kredit
2025
Selasa, 11 November Konsultasi Kredit
2025
Selasa, 18 November Konsultasi Kredit
2025
Selasa, 2 Desember Konsultasi Kredit
2025
7 Persetujuan atas Pemberian Persetujuan atas Pemberian - -
Fasilitas/ Penyediaan Dana kepada Fasilitas/ Penyediaan Dana
Perusahaan Anak/ Pihak Terkait1 kepada Perusahaan Anak/ Pihak
Terkait
8 Pembahasan dan Reviu Strategis Tinjauan Strategi Bisnis dan Senin, 21 April 2025 Update Strategi Bisnis Segmen Mikro
atas isu tematik tertentu secara Enabler
spesifik Selasa, 22 April Update Strategi Bisnis Segmen Mikro
2025
Kamis, 5 Juni 2025 Update Strategi Bisnis Wholesale
dan Kelembagaan
Selasa, 10 Juni 2025 Update Strategi Bisnis Segmen
Commercial Banking
Selasa, 17 Juni 2025 Update Strategi Bisnis Segmen
Consumer Banking
Selasa, 1 Juli 2025 Update Strategi Operasional
Selasa, 09 Update Strategi Funding
September 2025 Transactions & Distribution
Kamis, 30 Januari Update atas Rencana Pembelian
2025 Kembali Saham (Buyback) Tahun
2025
Selasa, 15 Juli 2025 Update Kinerja UKLN
Selasa, 18 November Tata kelola manajemen risiko bidang
2025 hukum dan penanganan kasus
hukum BRI
Senin, 15 Desember Kinerja Laba Rugi per Segmen dan
2025 Produk
Senin, 22 Desember Pembahasan Penerapan Manajemen
2025 Risiko Lini Bisnis dan Operasional
secara End to End di Segmen Micro,
Small dan Consumer
Reviu dan Evaluasi Laporan Selasa, 14 Januari Update IT Strategic Plan &
Penerapan Manajemen Risiko 2025 Architecture
Penggunaan IT dan Rencana
Strategis IT Selasa, 15 Juli 2025 Update IT Strategic Plan & Arsitektur,
Tata Kelola & Security System
Aplikasi BRI
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 731
Page 734
Corporate
Governance
Tugas dan Tanggung Jawab Pelaksanaan
No Aktivitas Agenda
Ruang Lingkup Hari, Tanggal
Reviu dan Evaluasi Portofolio Selasa, 7 Januari Rapat Internal Hapus Tagih
Aktiva Produktif 2025
Selasa, 11 Maret Pembahasan Transaksi Afiliasi
2025 Pembelian Tanah Milik PT SHS dan
PT PPI
Selasa, 12 Agustus Outlook Skenario Penurunan Kualitas
2025 Kredit
Senin, 15 Desember Penambahan dan pelampauan PH
2025 Kredit Th 2025; Penanganan dan
pengaruh bencana terhadap NPL
Update Debitur High Exposure Selasa, 11 November Update Top 50 Debitur dengan
Segmen Korporasi 2025 Eksposur Risiko Tinggi
1) Tidak terdapat usulan Direksi terkait fasilitas/penyediaan dana kepada Perusahaan Anak / Pihak Terkait
Komite Tata Kelola Terintegrasi 9. Anggaran Dasar PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
beserta perubahan-perubahannya.
Komite Tata Kelola Terintegrasi (KTKT) merupakan salah 10. Surat Edaran OJK Nomor 014/SEOJK.03/2015 tentang
satu komite yang membantu Dewan Komisaris serta memiliki Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi bagi
tugas dan tanggung jawab dalam melakukan evaluasi dan Konglomerasi Keuangan.
memastikan penerapan tata kelola sesuai dengan prinsip- 11. Surat Edaran OJK Nomor 15/SEOJK.03/2015 tentang
prinsip GCG dalam konglomerasi keuangan Perseroan. Penerapan Tata Kelola Terintegrasi Bagi Konglomerasi
Keuangan.
Dasar Pembentukan Komite Tata Kelola 12. Peraturan Menteri BUMN No. PER-11/MBU/07/2021
Terintegrasi tentang Persyaratan, Tata Cara Pengangkatan, dan
Pemberhentian Anggota Direksi BUMN.
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor
18/POJK.03/2014 tanggal 18 November 2014 tentang 17 Tahun 2023 tanggal 14 September 2023 tentang
Penerapan Tata Kelola Terintegrasi Bagi Konglomerasi Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum.
Keuangan dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan 14. Peraturan Menteri BUMN No. PER-2/MBU/03/2023
Nomor 17/POJK.03/2014 tanggal 19 November 2014 tanggal 3 Maret 2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan
tentang Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi Bagi Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara.
Konglomerasi Keuangan 15. Peraturan Menteri BUMN No. PER-3/MBU/03/2023
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/ tanggal 20 Maret 2023 tentang Organ dan Sumber Daya
POJK.4/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Direksi Manusia Badan Usaha Milik Negara.
dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik 16. POJK Nomor 30 Tahun 2024 tanggal 19 desember 2024
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor tentang Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk
17 Tahun 2023 tanggal 14 September 2023 tentang Konglomerasi.
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum.
4. Surat Edaran OJK Nomor 14/SEOJK.03/2015 tanggal
25 Mei 2015 tentang Penerapan Manajemen Risiko Piagam Komite Tata Kelola Terintegrasi
Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan.
5. Surat Edaran OJK Nomor 15/SEOJK.03/2015 tanggal Komite Tata Kelola Terintegrasi memiliki Piagam Komite Tata
25 Mei 2015 tentang Penerapan Tata Kelola Terintegrasi Kelola Terintegrasi yang disahkan melalui Surat Keputusan
Bagi Konglomerasi Keuangan. Dewan Komisaris BRI Nomor 07-KOM/BRI/05/2024 tanggal
6. Surat Edaran OJK Nomor 14/SEOJK.03/2025 tanggal 28 Mei 2024 tentang Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite
24 Juni 2025 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Tata Kelola Terintegrasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
Umum. Tbk. Piagam Komite Tata Kelola Terintegrasi menjadi acuan
7. Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023 Tata Kelola Terintegrasi dalam melaksanakan tugasnya
tanggal 3 Maret 2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan secara efektif. Piagam Komite Tata Kelola Terintegrasi
Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara. merupakan pedoman dan tata tertib kerja bagi Komite Tata
8. Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-3/MBU/03/2023 Kelola Terintegrasi dalam melaksanakan tugasnya membantu
tanggal 20 Maret 2023 tentang Organ dan Sumber Daya Dewan Komisaris melakukan pengawasan secara aktif atas
Manusia Badan Usaha Milik Negara. penerapan tata kelola sesuai dengan prinsip-prinsip GCG
dalam konglomerasi keuangan Perseroan.
732 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 735
Laporan Tahunan
2025
Isi Piagam Komite Tata Kelola Terintegrasi antara lain:
Bab Bahasan
Bab I Pendahuluan
0.1 Landasan Hukum
0.2 Pengertian Umum
Bab II Nilai-nilai Perseroan, Struktur Organisasi, dan Kode Etik
0.1 Nilai-nilai Perusahaan
0.2 Struktur Organisasi dan Keanggotaan
0.3 Kode Etik
Bab III Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Tata Kelola Terintegrasi
0.1 Tujuan, Kewenangan, Tugas dan Tanggung Jawab
0.2 Penunjukan Anggota Komite, Masa Kerja dan Waktu Kerja
0.3 Rapat
0.4 Laporan
0.5 Protokol Komunikasi
0.6 Mekanisme Surat Menyurat
Bab IV Penutup
Pengangkatan dan Pemberhentian Komite Tata Kelola Terintegrasi
Komite Tata Kelola Terintegrasi diangkat dan diberhentikan oleh dan bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris. Selama
tahun 2025, jabatan Ketua dan Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi ditetapkan melalui:
1. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 15-KOM/BRI/11/2024, tanggal 11 November 2024 tentang Susunan
Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
2. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 06-KOM/BRI/04/2025, tanggal 15 April 2025 tentang Susunan
Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
3. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 11-KOM/BRI/11/2025, tanggal 3 November 2025 tentang Susunan
Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Tata Kelola Terintegrasi
Komite Tata Kelola Terintegrasi membantu Dewan Komisaris untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam
mengevaluasi dan memastikan tata kelola yang komprehensif dan efektif dengan menerapkan prinsip-prinsip keterbukaan
(transparency), akuntabilitas (accountability), pertanggungjawaban (responsibility), Independensi (independency) atau
profesional (professional), dan kewajaran (fairness) secara terintegrasi dalam Konglomerasi Keuangan.
Komite bertugas untuk membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan tugas pengawasan berkenaan dengan:
1. Melakukan evaluasi kebijakan Tata Kelola Terintegrasi;
2. Melakukan pemantauan dan evaluasi atas kesesuaian kebijakan Tata Kelola Terintegrasi BRI atau Perusahaan Anak BRI;
3. Melakukan evaluasi pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi, paling sedikit melalui penilaian kecukupan pengendalian internal
dan pelaksanaan fungsi kepatuhan secara terintegrasi;
4. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris/Dewan Pengawas untuk penyempurnaan kebijakan Tata Kelola
Terintegrasi;
5. Melakukan komunikasi dengan unit kerja untuk fungsi antara lain Audit Intern, hukum dan kepatuhan, keuangan dan
Manajemen Risiko, sumber daya manusia dan aspek fungsi operasional usaha yang diperlukan, untuk memperoleh informasi,
klarifikasi serta meminta laporan yang diperlukan secara terintegrasi;
6. Melaksanakan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan fungsi Tata Kelola Terintegrasi lainnya sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan, anggaran dasar, dan/atau Keputusan RUPS/Menteri; dan
7. Menjalankan wewenang, tugas, dan tanggung jawab lain yang terkait dengan fungsinya.
Wewenang Komite Tata Kelola Terintegrasi
Dewan Komisaris memberikan kewenangan kepada Komite dalam lingkup tanggung jawab Komite untuk:
1. Memperoleh dukungan data dan informasi dari Manajemen Entitas Utama dan/atau Entitas Anak untuk hal-hal yang
berikatan dengan pelaksanaan tugasnya.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 733
Page 736
Corporate
Governance
2. Mendapatkan masukan mengenai penerapan Tata Kelola Terintegrasi paling sedikit meliputi penerapan manajemen risiko,
pengendalian intern dan pelaksanaan fungsi kepatuhan dari anggota konglomerasi keuangan melalui forum diskusi dan/
atau rapat di level teknis
3. Melakukan komunikasi dengan unit kerja untuk fungsi antara lain Audit, Kepatuhan, Keuangan, Manajemen Risiko, Sumber
Daya Manusia dan Aspek Fungsi Operasional usaha yang diperlukan, untuk memperoleh informasi dan klarifikasi serta
meminta laporan yang diperlukan secara terintegrasi.
4. Mendapatkan masukan dan saran dari para profesional di luar Perseroan yang berkaitan dengan tugasnya.
5. Memberikan pendapat dan rekomendasi kepada Dewan Komisaris Entitas Utama dalam rangka peningkatan fungsi
pengendalian intern, fungsi kepatuhan, dan penerapan manajemen risiko secara terintegrasi.
6. Melakukan kewenangan lain yang diberikan oleh Dewan Komisaris sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan dan
peraturan perundangan yang berlaku.
Masa Jabatan Komite Tata Kelola Terintegrasi
Masa tugas anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi tidak boleh lebih lama dari masa jabatan Dewan Komisaris sebagaimana
diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan dan dapat dipilih kembali hanya untuk 1 (satu) periode berikutnya, dengan tidak
mengurangi hak Dewan Komisaris untuk memberhentikan sewaktu-waktu.
Struktur, Keanggotaan dan Keahlian Komite Tata Kelola Terintegrasi
Komite berada di bawah koordinasi Dewan Komisaris Entitas Utama dan secara struktural bertanggung jawab kepada Dewan
Komisaris Entitas Utama. Komite diketuai oleh Komisaris Independen yang menjadi Ketua pada salah satu komite pada
Entitas Utama. Untuk melaksanakan tugas sehari-hari, Komite dapat dibantu oleh Staf dan/atau Sekretaris Komite Tata Kelola
Terintegrasi, yang dapat berasal dari kalangan intern maupun ekstern Bank.
Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi diatur sebagai berikut:
1. Anggota Komite paling kurang terdiri dari satu Komisaris dari setiap anggota konglomerasi keuangan BRI, seorang pihak
independen dan anggota Dewan Pengawas Syariah.
2. Anggota Komite paling kurang terdiri dari:
a. Seorang Komisaris Independen dari Entitas Utama sebagai ketua merangkap anggota;
b. Komisaris Independen dari setiap anggota Konglomerasi Keuangan BRI sebagai anggota;
c. Seorang Pihak Independen yang memiliki keahlian yang sesuai dengan kebutuhan Komite Tata Kelola Terintegrasi;
d. Anggota Dewan Pengawas Syariah dari BRI Syariah sebagai anggota;
e. Jumlah dan komposisi Komisaris Independen yang menjadi anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi disesuaikan dengan
kebutuhan Konglomerasi Keuangan serta efesiensi dan efektivitas pelaksanaan tugas Komite Tata Kelola Terintegrasi
dengan memperhatikan paling sedikit keterwakilan masing-masing sektor jasa keuangan.
Periode 1 Januari 2025 sampai dengan 14 April 2025
No. Nama Jabatan Keahlian Keterangan
1 Paripurna Poerwoko Sugarda Ketua Law, Social Politics, Management Komisaris Independen
2 Kartika Wirjoatmodjo Anggota Banking, Finance, Risk Management Komisaris Utama
3 Rofikoh Rokhim Anggota Finance, Economics, Management, Wakil Komisaris Utama/Independen
Accounting
4 Dwi Ria Latifa Anggota Law, Social Politics, Regulation Komisaris Independen
5 Heri Sunaryadi Anggota Capital Market, Technology, Management Komisaris Independen
6 Haryo Baskoro Wicaksono Anggota Governance, Risk, and Compliance Komisaris Independen
(GRC), Management
7 Tedi Nurhikmat Anggota Banking, Risk Management Pihak Independen
8 Tjondro Prabowo Anggota Banking, Pension Fund Pihak Independen
9 Maria Ulpah Anggota Finance, Risk Management Pihak Independen
10 Johanes Kuntjoro Adisardjono Anggota Banking, Management Komisaris Independen PT Bank Raya
Indonesia
734 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 737
Laporan Tahunan
2025
No. Nama Jabatan Keahlian Keterangan
11 Ayahanita K. Anggota Audit, Law Komisaris Independen PT BRI Asuransi
Indonesia
12 Abdul Ghoni Anggota Sharia, Management Dewan Pengawas Syariah PT BRI
Asuransi Indonesia
13 Eko Wahyudi Anggota Banking, Management Komisaris Independen PT Asuransi
BRI Life
14 Mohammad Hidayat Anggota Law, Sharia Dewan Pengawas Syariah PT Asuransi
BRI Life
15 Donsuwan Simatupang Anggota Investment Banking, Economics Komisaris Independen PT BRI
Danareksa Sekuritas
16 Diah Defawati Ade Anggota Social Politics, Management Komisaris Independen PT BRI
Multifinance Indonesia
17 Agoosh Yosran Anggota Business, Management Komisaris Independen PT BRI Ventura
Investama
18 Yudi Priambodo Purnomo Sidi Anggota Economics, Management Komisaris Independen PT Pegadaian
19 Muhammad Cholil Nafis Anggota Sharia, Management Dewan Pengawas Syariah
PT Pegadaian
20 Nurhaida Anggota Banking, Management Komisaris Independen PT Permodalan
Nasional Madani
21 Kahlil Rowter Anggota Economics, Management Komisaris Independen PT Danareksa
Invesment Management
Periode 15 April 2025 sampai dengan 2 November 2025
No. Nama Jabatan Keahlian Keterangan
1 Lukmanul Khakim Ketua Law, Business Administration, Komisaris Independen
Management
2 Kartika Wirjoatmodjo Anggota Banking, Finance, Risk Management Komisaris Utama
3 Edi Susianto Anggota Finance, Economic, Risk Management, Komisaris Independen
Accounting
4 Tedi Nurhikmat Anggota Banking, Risk Management Pihak Independen
5 Tjondro Prabowo Anggota Banking, Pension Fund Pihak Independen
6 Donny Himawan Anggota Audit, Banking, Management Pihak Independen
7 Johanes Kuntjoro Anggota Banking, Management Komisaris Independen PT Bank Raya
Adisardjono Indonesia
8 Ayahanita K. Anggota Audit, Law Komisaris Independen PT BRI Asuransi
Indonesia
9 Abdul Ghoni Anggota Sharia, Management Dewan Pengawas Syariah PT BRI
Asuransi Indonesia
10 Eko Wahyudi Anggota Banking, Management Komisaris Independen PT Asuransi
BRI Life
11 Mohammad Hidayat Anggota Law, Sharia Dewan Pengawas Syariah PT Asuransi
BRI Life
12 Donsuwan Simatupang Anggota Investment Banking, Economics Komisaris Independen PT BRI
Danareksa Sekuritas
13 Diah Defawati Ade Anggota Social Politics, Management Komisaris Independen PT BRI
Multifinance Indonesia
14 Agoosh Yosran Anggota Business, Management Komisaris Independen PT BRI Ventura
Investama
15 Yudi Priambodo Purnomo Anggota Economics, Management Komisaris Independen PT Pegadaian
Sidi
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 735
Page 738
Corporate
Governance
No. Nama Jabatan Keahlian Keterangan
16 Muhammad Cholil Nafis Anggota Sharia, Management Dewan Pengawas Syariah
PT Pegadaian
17 Nurhaida Anggota Banking, Management Komisaris Independen PT Permodalan
Nasional Madani
18 Kahlil Rowter Anggota Economics, Management Komisaris Independen PT Danareksa
Invesment Management
Periode 3 November 2025 sampai dengan 31 Desember 2025
No. Nama Jabatan Keahlian Keterangan
1 Lukmanul Khakim Ketua Law, Business Administration, Komisaris Independen
Management
2 Kartika Wirjoatmodjo Anggota Banking, Finance, Risk Management Komisaris Utama
3 Edi Susianto Anggota Finance, Economic, Risk Management, Komisaris Independen
Accounting
4 Tjondro Prabowo Anggota Banking, Pension Fund Pihak Independen
5 Donny Himawan Anggota Audit, Banking, Management Pihak Independen
6 Yoyok Mulawarman Anggota Audit, Banking, Management Pihak Independen
7 Johanes Kuntjoro Anggota Banking, Management Komisaris Independen PT Bank Raya
Adisardjono Indonesia
8 Benny Imam Syafii Anggota Banking, Management Komisaris Independen PT BRI
Asuransi Indonesia
9 Abdul Ghoni Anggota Sharia, Management Dewan Pengawas Syariah PT BRI
Asuransi Indonesia
10 Hari Siaga Amijarso Anggota Banking, Audit, Management Komisaris Independen PT Asuransi
BRI Life
11 Mohammad Hidayat Anggota Law, Sharia Dewan Pengawas Syariah PT
Asuransi BRI Life
12 Donsuwan Simatupang Anggota Investment Banking, Economics Komisaris Independen PT BRI
Danareksa Sekuritas
13 Diah Defawati Ade Anggota Social Politics, Management Komisaris Independen PT BRI
Multifinance Indonesia
14 Agoosh Yosran Anggota Business, Management Komisaris Independen PT BRI Ventura
Investama
15 Martina Anggota Communication, Management Komisaris Independen PT Pegadaian
16 Muhammad Cholil Nafis Anggota Sharia, Management Dewan Pengawas Syariah
PT Pegadaian
17 Nurhaida Anggota Banking, Management Komisaris Independen PT Permodalan
Nasional Madani
18 Kahlil Rowter Anggota Economics, Management Komisaris Independen PT Danareksa
Invesment Management
736 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 739
Laporan Tahunan
2025
Profil Komite Tata Kelola Terintegrasi
Profil Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
Lukmanul Khakim Kartika Wirjoatmodjo
Ketua/Komisaris Independen Anggota/Komisaris Utama
Profil dapat dilihat pada bagian profil anggota Dewan Komisaris Profil dapat dilihat pada bagian profil anggota Dewan Komisaris
Periode dan Masa Jabatan melekat pada Periode dan Masa Periode dan Masa Jabatan melekat pada Periode dan Masa
Jabatan Dewan Komisaris Jabatan Dewan Komisaris
Edi Susianto
Anggota/ Komisaris Independen
Profil dapat dilihat pada bagian profil anggota Dewan Komisaris
Periode dan Masa Jabatan melekat pada Periode dan Masa
Jabatan Dewan Komisaris
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Jakarta pada tahun 1965. Usia 60 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Sosial Ekonomi Pertanian, Institut Pertanian Bogor (1989)
- Magister Manajemen – Manajemen Keuangan, Universitas Indonesia (2003)
Pengalaman Kerja
- Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi / Pihak Independen BRI (2024 – sekarang)
- Direktur Administrasi Dana Pensiun Pelni (2023)
- EVP Investments Services PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2020)
- VP Bank Kustodian dan Trust & Corporate Services PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk (2018)
Tjondro Prabowo - VP Asset Liability Management PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2017)
Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi/ Sertifikasi
Pihak Independen BRI
- Certified Wealth Manager
- Assessment Center Assessor Certification
Kewarganegaraan
- Sertifikat Pengetahuan Dasar di Bidang Dana Pensiun
Warga Negara Indonesia - Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5 LSP, LSPP
Domisili Dasar Hukum Pengangkatan
Jakarta 1. Surat Keputusan Dewan Komisaris BRI Nomor Keputusan 12-KOM/BRI/09/2024 tanggal
07 September 2024 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi
2. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 15-KOM/BRI/11/2024, tanggal
11 November 2024 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
3. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 06-KOM/BRI/04/2025, tanggal
15 April 2025 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
4. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 11-KOM/BRI/11/2025, tanggal
3 November 2025 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Periode Menjabat
Periode I
Masa Jabatan
07 September 2024 – sekarang
Jabatan Rangkap
Tidak Ada
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 737
Page 740
Corporate
Governance
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Jombang pada 30 Juni 1966. Usia 59 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Peternakan, Universitas Brawijaya (1990)
- Magister Manajemen Keuangan, Universitas Airlangga (1999)
Pengalaman Kerja
- Kepala Audit Intern Wilayah BRI Jakarta 2 (2022)
- Kepala Audit Intern Wilayah BRI Bandung (2021)
- Kepala Audit Intern Wilayah BRI Denpasar (2020)
- Kepala Audit Intern Wilayah BRI Palembang (2019)
- Wakil kepala Wilayah Audit Intern BRI Jakarta 2 (2019)
- Wakil kepala Wilayah Audit Intern BRI Lampung (2018)
Donny Himawan
- Wakil kepala Wilayah Audit Intern BRI Medan (2017)
Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi / - Wakil Kepala Divisi Dana Jasa BRI (2015)
Pihak Independen - Wakil Kepala Wilayah Bisnis BRI Makassar (2013)
- Wakil kepala Wilayah Audit Intern BRI Makassar (2012)
Kewarganegaraan Sertifikasi
Warga Negara Indonesia - Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 LSP, LSPP
- Sertifikasi Certified Wealth Management (CWM)
Domisili
- Sertifikasi Qualified Internal Audit (QIA)
Yogyakarta Dasar Hukum Pengangkatan
1. Surat Keputusan Direksi BRI Nomor 1786-DIR/HBS/09/2024 tanggal 9 September 2024
tentang Penetapan Ketua dan Anggota Komite Audit PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
2. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 06-KOM/BRI/04/2025, tanggal
15 April 2025 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
3. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 11-KOM/BRI/11/2025, tanggal
3 November 2025 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Periode Menjabat
Periode I
Masa Jabatan
9 September – sekarang
Jabatan Rangkap
Tidak Ada
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Malang, 11 Agustus 1967. Usia 58 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Administrasi Niaga, Universitas Brawijaya (1986 - 1991)
- Magister Manajemen, Universitas Diponegoro (2019 - 2021)
Pengalaman Kerja
- Kepala Audit Intern, Regional Audit Office Jakarta 3 BRI (2020)
- Kepala Audit Intern, Regional Audit Office Semarang BRI (2019)
- Kepala Audit Intern, Regional Audit Office Palembang BRI (2019)
- Kepala Divisi Marketing Communication BRI (2018)
- Wakil Pimpinan Wilayah, Bidang Bisnis 1 Regional Office Denpasar (2017)
Yoyok Mulawarman - Wakil Kepala Audit, Regional Audit Office, Palembang & Lampung (2014)
Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi Sertifikasi
(KTKT)
- Sertifikasi General Banking Level 3 – Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan (2022)
- Sertifikasi Audit Forensik (CFrA) - Lembaga Sertifikasi Profesi Auditor Forensik (2020)
Kewarganegaraan - Sertifikasi Manajemen Risiko Bank Level 4 - Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan (2019)
- Certified Wealth Manager (CWM) - The Certified Welth Manager's Association (2019)
Warga Negara Indonesia
- Sertifikasi Qualified Internal Auditor (QIA) - Dewan Sertifikasi Qulified Internal Auditor (2016)
Domisili
Dasar Hukum Pengangkatan
Tangerang
Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 11-KOM/BRI/11/2025, tanggal 3 November
2025 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk
Periode Menjabat
Periode I
Masa Jabatan
03 November 2025 – Sekarang
Jabatan Rangkap
Tidak Ada
738 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 741
Laporan Tahunan
2025
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Surakarta tahun 1964. Usia 61 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Ekonomi Akuntansi Universitas Universitas Indonesia (1988)
- Magister Agribisnis Universitas Institute Pertanian Bogor (1999)
Pengalaman Kerja
- Komisaris Independen PT Bank Raya Indonesia Tbk (2023-sekarang)
- Tenaga Expert PT Siaga Abdi Utama (2022)
- Kepala Divisi Kepatuhan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2019)
- Pj. Kepala Divisi Kepatuhan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2019)
Johanes Kuntjoro Adisardjono - Direktur Keuangan PT Bahana Artha Ventura (BAV) (2018)
Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi /
Sertifikasi
Komisaris Independen
PT Bank Raya Indonesia Tbk - Sertifikasi KKNI Kualifikasi 6 Bidang Manajemen Risiko Perbankan
- Sertifikasi Qualified Internal Auditor (QIA)
- Sertifikasi Manajemen Risiko Kualifikasi 6
Kewarganegaraan
- Sertifikasi Kepatuhan Perbankan (level Officer)
Warga Negara Indonesia - Sertifikasi Asesor Kompetensi - Sertifikasi Asesor Compliance Manager
- Sertifikasi Ikatan Akuntan Indonesia
Domisili
Dasar Hukum Pengangkatan
Jakarta
1. Surat Keputusan Dewan Komisaris BRI Nomor Keputusan 12-KOM/BRI/09/2024 tanggal
07 September 2024 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi
2. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 15-KOM/BRI/11/2024, tanggal
11 November 2024 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
3. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 06-KOM/BRI/04/2025, tanggal
15 April 2025 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
4. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 11-KOM/BRI/11/2025, tanggal
3 November 2025 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Periode Menjabat
Periode I
Masa Jabatan
07 September 2024 – sekarang
Jabatan Rangkap
Tidak Ada
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Surabaya, 19 Juli 1966. Usia 59 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- S1 Ilmu Tanah - Fakultas Pertanian - Universitas Brawijaya – Tahun 1990
- Magister Manajemen - Magister Manajemen - Universitas Gadjah Mada – Tahun 2008
Pengalaman Kerja
- Konsultan Project, PT Prima Karya Sarana Sejahtera (2023)
- Konsultan Project, PT Brilian Indah Gemilang (2023)
- Division Head Operational Risk Management BRI (2021)
- Executive Vice President Digital & Operation Risk Management Division BRI (2020)
Benny Imam Syafii
Sertifikasi
Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi
(KTKT)/Komisaris Independen BRI Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
Insurance
Dasar Hukum Pengangkatan
Kewarganegaraan Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 11-KOM/BRI/11/2025, tanggal
3 November 2025 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank
Warga Negara Indonesia Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Domisili Periode Menjabat
Jakarta Selatan Periode I
Masa Jabatan
03 November 2025 – Sekarang
Jabatan Rangkap
Tidak Ada
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 739
Page 742
Corporate
Governance
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Tanjungkarang, tahun 1977. Usia 48 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Akuntansi STIE Bhakti Pembangunan (2002)
- Magister Manajemen Universitas Mercubuana (2015)
- Doktor Ekonomi Islam UIN Syarif Hidayatullah (2018)
Pengalaman Kerja
- Dosen Tetap di Universitas Muhammadiyah Jakarta (2019 – sekarang)
- Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Asuransi Parolamas (2019)
- Dewan Pengawas Syariah PT Asuransi Reliance Indonesia (2020 – sekarang)
Abdul Ghoni - Dewan Pengawas Syariah PT Capella Multidana (2021 – sekarang)
Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi / - Dewan Pengawas Syariah PT BRI Asuransi Indonesia (2021 – sekarang)
Dewan Pengawas Syariah
Sertifikasi
PT BRI Asuransi Indonesia
Tidak Ada
Kewarganegaraan Dasar Hukum Pengangkatan
Warga Negara Indonesia 1. Surat Keputusan Dewan Komisaris BRI Nomor Keputusan 04-KOM/BRI/07/2021 tanggal
06 Juli 2021 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank
Domisili
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Jakarta 2. Surat Keputusan Dewan Komisaris BRI Nomor Keputusan 12-KOM/BRI/09/2024 tanggal
07 September 2024 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi
3. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 15-KOM/BRI/11/2024, tanggal
11 November 2024 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
4. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 06-KOM/BRI/04/2025, tanggal
15 April 2025 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
5. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 11-KOM/BRI/11/2025, tanggal
3 November 2025 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Periode Menjabat
Periode I
Masa Jabatan
06 Juli 2021 – sekarang
Jabatan Rangkap
- Dosen Tetap di Universitas Muhammadiyah Jakarta (2019 – sekarang)
- Dewan Pengawas Syariah PT Asuransi Reliance Indonesia (2020 – sekarang)
- Dewan Pengawas Syariah PT Capella Multidana (2021 – sekarang)
740 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 743
Laporan Tahunan
2025
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Jakarta pada tahun 1967. Usia 58 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Syariah, UIN Syarief Hidayatullah, Jakarta (1992)
- Magister Ilmu Hukum, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (2004)
- Doktor Islamic Economic and Finance, Universitas Trisakti (2014)
Pengalaman Kerja
- Anggota Dewan Pengawas Syariah Manulife Syariah (2024)
- Anggota Dewan Pengawas Syariah BTN Syariah (2018)
- Ketua Dewan Pengawas Syariah Bank Syariah Mandiri (2019)
Mohammad Hidayat - Advisor Bank Muamalat Indonesia (1999)
Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi / - Biro Syariah dan Riset Bank Muamalat Indonesia (1993)
Komisaris Independen
Sertifikasi
PT Asuransi BRI Life
- Dewan Pengawas Syariah Perbankan Syariah
- Dewan Pengawas Syariah Perusahaan Perasuransian Syariah
Kewarganegaraan
- Ahli Syariah Pasar Modal
Warga Negara Indonesia - Kompetensi DPS
Domisili Dasar Hukum Pengangkatan
Jakarta 1. Surat Keputusan Dewan Komisaris BRI Nomor Keputusan 04-KOM/BRI/07/2021 tanggal
06 Juli 2021 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
2. Surat Keputusan Dewan Komisaris BRI Nomor Keputusan 12-KOM/BRI/09/2024 tanggal
07 September 2024 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi
3. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 15-KOM/BRI/11/2024, tanggal
11 November 2024 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
4. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 06-KOM/BRI/04/2025, tanggal
15 April 2025 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
5. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 11-KOM/BRI/11/2025, tanggal
3 November 2025 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Periode Menjabat
Periode I
Masa Jabatan
06 Juli 2021 – sekarang
Jabatan Rangkap
Tidak Ada
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 741
Page 744
Corporate
Governance
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Medan pada tahun 1961. Usia 64 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Ekonomi Perusahaan, Universitas Parahyangan (1985)
- Master in Investment Banking, Virginia Polytechnic Institute and State University, USA
(1993)
Pengalaman Kerja
- Komisaris Independen PT BRI Danareksa Sekuritas (2023 – sekarang)
- Direktur Hubungan Kelembagaan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2019)
- Direktur Manajemen Risiko PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2017)
Donsuwan Simatupang - Direktur Mikro, Kecil & Menengah PT Bank Rakyat Indonesia (2017)
Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi / - Direktur Komersial PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2015)
Komisaris Independen
Sertifikasi
BRI Danareksa Sekuritas
Tidak Ada
Kewarganegaraan Dasar Hukum Pengangkatan
Warga Negara Indonesia 1. Surat Keputusan Dewan Komisaris BRI Nomor Keputusan 03a-KOM/BRI/03/2024 tanggal
19 Maret 2024 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank
Domisili
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Jakarta 2. Surat Keputusan Dewan Komisaris BRI Nomor Keputusan 12-KOM/BRI/09/2024 tanggal
07 September 2024 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi
3. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 15-KOM/BRI/11/2024, tanggal
11 November 2024 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
4. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 06-KOM/BRI/04/2025, tanggal
15 April 2025 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
5. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 11-KOM/BRI/11/2025, tanggal
3 November 2025 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Periode Menjabat
Periode I
Masa Jabatan
19 Maret 2024 – sekarang
Jabatan Rangkap
Tidak Ada
742 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 745
Laporan Tahunan
2025
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Jakarta pada tahun 1964. Usia 61 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
Pendidikan Dokter, Universitas Brawijaya (1992)
Pengalaman Kerja
- Komisaris Independen PT BRI Multifinance Indonesia (2023 – sekarang)
- Komisaris PT Sinar Energi Utama (2022 – sekarang)
- Direktur RS Kasih Sayang Ibu, Batam (2020)
- Staf Ahli Menteri Koordinator Bidang PM, Kemenko PMK RI (2015)
- Anggota DPR RI (2004)
Diah Defawati Ade
Sertifikasi
Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi /
Komisaris Independen - Pembiayaan kualifikasi 6 Bidang Pembiayaan, Sub-Bidang Pengawasan, LSP Pembiayaan
PT BRI Multifinance Indonesia (November 2023)
- Seminar Nasional APPI, Tantangan Pembiayaan di Tengah Perubahan Geopolitik dan
Ekonomi (Juni 2024)
Kewarganegaraan
Dasar Hukum Pengangkatan
Warga Negara Indonesia
1. Surat Keputusan Dewan Komisaris BRI Nomor Keputusan 03a-KOM/BRI/03/2024 tanggal
Domisili
19 Maret 2024 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank
Jakarta Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
2. Surat Keputusan Dewan Komisaris BRI Nomor Keputusan 12-KOM/BRI/09/2024 tanggal
07 September 2024 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi
3. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 15-KOM/BRI/11/2024, tanggal
11 November 2024 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
4. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 06-KOM/BRI/04/2025, tanggal
15 April 2025 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tb
5. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 11-KOM/BRI/11/2025, tanggal
3 November 2025 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Periode Menjabat
Periode I
Masa Jabatan
19 Maret 2024 – sekarang
Jabatan Rangkap
Komisaris PT Sinar Energi Utama (Agustus 2022 – sekarang)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 743
Page 746
Corporate
Governance
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir Jakarta pada tahun 1969. Usia 56 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
Sarjana Ekonomi – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi, Keuangan & Perbankan Indonesia (STEKPI)
(1995)
Pengalaman Kerja
- Komisaris Independen PT BRI Ventura Investama (2020 – sekarang)
- Komisaris PT Republika Media Mandiri (2019)
- Direktur Utama PT Republika Media Mandiri (2016)
- Direktur Utama PT Kalyanamitra Adhara Mahardika (2007)
Agoosh Yosran - Direktur Corporate Affair & Corporate Secretary PT Mahaka Media Tbk (2013)
Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi
Sertifikasi
/ Komisaris Independen BRI Ventura
Investama -
Dasar Hukum Pengangkatan
Kewarganegaraan
1. Surat Keputusan Dewan Komisaris BRI Nomor Keputusan 11-KOM/BRI/10/2023 tanggal
Warga Negara Indonesia 03 Oktober 2023 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Domisili
2. Surat Keputusan Dewan Komisaris BRI Nomor Keputusan 12-KOM/BRI/09/2024 tanggal
Jakarta 07 September 2024 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi
3. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 15-KOM/BRI/11/2024, tanggal
11 November 2024 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
4. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 06-KOM/BRI/04/2025, tanggal
15 April 2025 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
5. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 11-KOM/BRI/11/2025, tanggal
3 November 2025 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Periode Menjabat
Periode I
Masa Jabatan
03 Oktober 2023 – sekarang
Jabatan Rangkap
Tidak Ada
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Jakarta, 06 Agustus 1986. Usia 39 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- S1 Ilmu Komunikasi Universitas Prof. Dr. Moestopo Beragama (2008)
- S2 Administrasi Publik Universitas Prof. Dr. Moestopo Beragama (2018)
Pengalaman Kerja
- Komisaris Independen PT Pegadaian (2025-Sekarang)
- Komisaris Independen PT PLN Energi Primer Indonesia (2024)
- Anggota Dewan Komisi X Dapil Banten III (2019)
- Tenaga Ahli Anggota DPR RI (2014)
Martina
Sertifikasi
Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi
(KTKT)/Komisaris Independen Sertifikasi Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
PT Pegadaian
Dasar Hukum Pengangkatan
Kewarganegaraan 1. Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Dan Direktur Utama Perusahaan Perseroan
(Persero) Pt Bank Rakyat Indonesia, Tbk. Selaku Para Pemegang Saham PT Pegadaian
Warga Negara Indonesia Nomor SK-189/MBU/07/2025 Nomor 2241-Dirlhbs/07/2025 Tentangpemberhentian,
Pengalihan Tugas, dan Pengangkatan Anggota-Anggota Dewan Komisaris PT Pegadaian
Domisili
2. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 11-KOM/BRI/11/2025, tanggal
Jawa Barat 3 November 2025 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Periode Menjabat
Periode I
Masa Jabatan
3 November 2025 – Sekarang
Jabatan Rangkap
Tidak Ada
744 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 747
Laporan Tahunan
2025
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Sampang pada tahun 1975. Usia 50 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- LC dari Ibnu Sa’ud Islamic University, Jakarta (1996-2000)
- Sarjana Agama dari Sekolah Tinggi Agama Islam Az Ziyadah, Jakarta (1996-2000)
- MA dari Program Pascasarjana UIN Jakarta (2001–2003)
- Ph.D. dari University of Malaya, Malaysia (2008–2010)
Pengalaman Kerja
- Dewan Pengawas Syariah Asuransi Asyki (2015 – sekarang)
- Dewan Pengawas Syariah Puskop Syariah DKI Jaya (2014 – sekarang)
Muhammad Cholil Nafis - Sekretaris Program Studi Kajian Timur Tengah dan Islam Universitas Indonesia (2014)
Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi / - Dewan Pengawas Syariah ACE Life Assurance (2013 – sekarang)
Ketua Dewan Pengawas Syariah - Kelompok Pengembangan Jasa Keuangan Syariah OJK (2013)
Pegadaian - Dewan Pengawas Syariah Kresna Multi Finance (2012 – sekarang)
- Ketua Dewan Pengawas Syariah Pegadaian (2011 – sekarang)
- Dosen Sekolah Tinggi Al Qur’an Al Hikam, Depok (2011 – sekarang)
Kewarganegaraan
- Staf Pengajar Ekonomi dan Keuangan Syariah Pascasarjana Universitas Indonesia
Warga Negara Indonesia (2005 – sekarang)
Domisili Sertifikasi
Depok - Sertifikasi Pengawas Syariah oleh Dewan Syariah Nasional dan Bank Indonesia (2012)
- Post-Doctoral di Muhammad V University, Maroko (2013)
- Sertifikasi Dewan Pengawas Syariah Nasional Multifinance Syariah (2015)
- Pelatihan Asesor Kompetensi Pengawas Syariah (2016)
Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan Dewan Komisaris BRI Nomor Keputusan 10-KOM/BRI/12/2021 tanggal
28 Desember 2021 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Periode Menjabat
Periode I
Masa Jabatan
28 Desember 2021 – sekarang
Jabatan Rangkap
- Dewan Pengawas Syariah Asuransi Asyki (2015 – sekarang)
- Dewan Pengawas Syariah Puskop Syariah DKi Jaya (2014 – sekarang)
- Dewan Pengawas Syariah Kresna Multi Finance (2012 – sekarang)
- Dewan Pengawas Syariah ACE Life Assurance (2013 – sekarang)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 745
Page 748
Corporate
Governance
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Padang Panjang pada tahun 1959. Usia 65 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Kimia Tekstil (Institut Teknologi Tekstil Bandung) (1985)
- Magister Business Administration (Indiana University, USA) (1995)
Pengalaman Kerja
- Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK sebagai Ketua Komite Etik merangkap anggota
(2017)
- Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK merangkap anggota (2012)
- Ketua Badan Pengawas Pasar Modal (2011)
Nurhaida Sertifikasi
Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi / Manajemen Risiko Perbankan Level 5 oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan (2022)
Komisaris Independen PNM
Dasar Hukum Pengangkatan
Kewarganegaraan 1. Surat Keputusan Dewan Komisaris BRI Nomor Keputusan 11-KOM/BRI/10/2023 tanggal
03 Oktober 2023 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi
Warga Negara Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
2. Surat Keputusan Dewan Komisaris BRI Nomor Keputusan 12-KOM/BRI/09/2024 tanggal
Domisili
07 September 2024 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi
Bogor 3. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 15-KOM/BRI/11/2024, tanggal
11 November 2024 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
4. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 06-KOM/BRI/04/2025, tanggal
15 April 2025 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
5. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 11-KOM/BRI/11/2025, tanggal
3 November 2025 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Periode Menjabat
Periode I
Masa Jabatan
03 Oktober 2023 – sekarang
Jabatan Rangkap
Tidak Ada
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Surabaya, 9 Oktober 1965. Usia 60 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
S1 Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (1989)
Pengalaman Kerja
- SEVP Kepala Satuan Kerja Audit Intern BRI (2019)
- Pemimpin Wilayah Jakarta 1 BRI (2018)
- Pemimpin Wilayah Yogyakarta BRI (2018)
- Kepala Divisi Corporate Secretary BRI (2015)
Hari Siaga Amijarso Sertifikasi
Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi - Certified Risk Governance Profesional (CRGP) - LSPMR BNSP
(KTKT)/Komisaris Independen BRI Life - Risk Management dengan Kualifikasi / Kompetensi Ahli Tata Kelola Risiko Terintegrasi
(CRGP) - BNSP
- Erm and Cyber Security: How to Mitigate and Protect BRF.07.2023.073 - Bankers
Association for Risk Management
Kewarganegaraan
Dasar Hukum Pengangkatan
Warga Negara Indonesia
Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 11-KOM/BRI/11/2025, tanggal
Domisili
3 November 2025 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi
Jl. Villa Sawo Kav.10, Kebayoran Baru, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Jakarta Selatan
Periode Menjabat
Periode I
Masa Jabatan
03 November 2025 – Sekarang
Jabatan Rangkap
Tidak Ada
746 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 749
Laporan Tahunan
2025
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Jakarta pada tahun 1964. Usia 61 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Ekonomi, Universitas Indonesia (1988)
- Master of Economic Michigan State University East Lansing, MI, USA (1991)
Pengalaman Kerja
- Komisaris Independen PT BRI Manajemen Investasi (2022 – sekarang)
- Komisaris Independen PT Danareksa Investment Management (2018)
- Senior Advisor Prospera (Australia Indonesia Partnership Economic Development) in the
Economic and Finance Engagement Ar (2018 – sekarang)
Kahlil Rowter - Chief Economist PT Danareksa (Persero) (2015)
Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi / - Senior Advisory Real Estate Investment Trusts, AIPEG, Jakarta (2015)
Komisaris Independen - Chief Economist PT Bakrie and Brothers Tbk (2011)
PT BRI Manajemen Investasi - Chief Executive Officer (CEO) Pefindo (2007)
- Chief Economist Mandiri Sekuritas (2005)
Kewarganegaraan Sertifikasi
Warga Negara Indonesia Tidak Ada
Domisili Dasar Hukum Pengangkatan
Jakarta 1. Surat Keputusan Dewan Komisaris BRI Nomor Keputusan 05-KOM/BRI/02/2023 tanggal
15 Februari 2023 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
2. Surat Keputusan Dewan Komisaris BRI Nomor Keputusan 12-KOM/BRI/09/2024 tanggal
07 September 2024 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi
3. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 15-KOM/BRI/11/2024, tanggal
11 November 2024 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
4. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 06-KOM/BRI/04/2025, tanggal
15 April 2025 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
5. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 11-KOM/BRI/11/2025, tanggal
3 November 2025 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Periode Menjabat
Periode I
Masa Jabatan
15 Februari 2023 – sekarang
Jabatan Rangkap
Senior Advisor Prospera (Australia Indonesia Partnership Economic Development) in the
Economic and Finance Engagement Ar (2018 – sekarang)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 747
Page 750
Corporate
Governance
Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman Kerja Komite Tata Kelola Terintegrasi
1. Pihak Independen yang memenuhi persyaratan integritas, kompetensi dan reputasi keuangan dan pengalaman.
2. Pihak Independen yang memiliki pengetahuan mengenai entitas utama dan perusahaan anak antara lain pemahaman
kegiatan bisnis utama dan risiko utama dari LJK dalam
3. Memiliki pemahaman yang memadai mengenai prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG).
4. Memiliki pemahaman yang memadai tentang konsep risiko dan pengendalian risiko dalam aktivitas usaha serta pengendalian
intern perusahaan.
5. Komisaris Independen dari setiap anggota Konglomerasi Keuangan BRI sebagai anggota.
6. Anggota Dewan Pengawas Syariah dari BRI Syariah sebagai anggota.
Tabel Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman Kerja Komite Tata Kelola Terintegrasi
Nama Jabatan Pendidikan Pengalaman Kerja
Lukmanul Khakim Ketua ▪ Sarjana Hukum Memiliki pengalaman di bidang hukum, tata
▪ Magister Ilmu Administrasi negara, administrasi, dan manajemen bisnis
Kartika Wirjoatmodjo Anggota ▪ Sarjana Akuntansi Memiliki pengalaman dalam bidang
▪ Master of Business Administration perbankan, keuangan dan manajemen risiko
Edi Susianto Anggota ▪ Sarjana Ekonomi & Studi Memiliki pengalaman dalam bidang keuangan,
Pembangunan ekonomi, tata kelola, regulasi, dan pengawasan
▪ Master of Economics & Finance bank
Tjondro Prabowo Anggota ▪ Sarjana Sosial Ekonomi Pertanian Memiliki pengalaman dalam bidang perbankan
▪ Magister Manajemen dan manajemen.
Donny Himawan Anggota ▪ Sarjana Peternakan Memiliki pengalaman dalam bidang audit ,
▪ Magister Manajemen keuangan perbankan dan manajemen
Yoyok Mulawarman Anggota ▪ Sarjana Administrasi Niaga Memiliki pengalaman dalam bidang perbankan,
▪ Magister Manajemen audit, dan manajemen
Johanes Kuntjoro Anggota ▪ Sarjana Ekonomi Memiliki pengalaman dalam bidang perbankan
Adisardjono ▪ Magister Agribisnis dan manajemen
Benny Imam Syafii Anggota ▪ Sarjana Ilmu Tanah Memiliki pengalaman dalam bidang perbankan
▪ Magister Manajemen dan manajemen
Abdul Ghoni Anggota ▪ Sarjana Akuntansi Memiliki pengalam dalam bidang syariah dan
▪ Magister Manajemen manajemen.
▪ Doktor Ekonomi Islam
Hari Siaga Amijarso Anggota ▪ Sarjana Ilmu Administrasi Niaga Memiliki pengalaman dalam bidang perbankan,
Audit, dan Manajemen Risiko
Mohammad Hidayat Anggota ▪ Sarjana Syariah Memiliki pengalaman dalam bidang hukum dan
▪ Magister Ilmu Hukum syariah.
▪ Doktor Islamic Economic and
Finance
Donsuwan Simatupang Anggota ▪ Sarjana Ekonomi Perusahaan, Memiliki pengalaman dalam bidang bank
▪ Master in Investment Banking investasi dan ekonomi.
Diah Defawati Ade Anggota Pendidikan Dokter Memiliki pengalaman dalam sosial politik dan
manajemen.
Agoosh Yosran Anggota Sarjana Ekonomi Memiliki pengalaman dalam bidang ekonomi
dan perbankan
Martina Anggota ▪ Sarjana Ilmu Komunikasi Memiliki pengalaman dalam bidang ekonomi
▪ Magister Administrasi Publik dan perbankan
Muhammad Cholil Nafis Anggota ▪ Sarjana Agama Memiliki pengalaman dalam bidang syariah dan
▪ Magister Agama manajemen
▪ Ph.D
Nurhaida Anggota ▪ Sarjana Kimia Tekstil Memiliki pengalaman dalam bidang perbankan
▪ Magister Business Administration dan manajemen
Kahlil Rowter Anggota ▪ Sarjana Ekonomi Memiliki pengalaman dalam bidang ekonomi
▪ Master of Economic dan manajemen
748 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 751
Laporan Tahunan
2025
Independensi Komite Tata Kelola Terintegrasi
Untuk menjamin independensi pelaksanaan tugas dan pemberian pandangan maupun saran dan rekomendasi kepada Dewan
Komisaris, seluruh anggota KTKT tidak memiliki afiliasi dengan Direktur, Komisaris lainnya maupun pemegang saham pengendali
BRI dan bukan merupakan pemegang saham, Komisaris, Direktur maupun pekerja dari Perusahaan yang memiliki afliasi maupun
bisnis dengan BRI.
Persyaratan independensi anggota KTKT adalah:
1. Tidak menerima kompensasi dari Perseroan dan anak Perseroan, atau afiliasinya, kecuali upah, gaji, dan fasilitas lainnya
yang diterima berkaitan dengan tugas-tugas yang dilaksanakan sebagai anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi.
2. Tidak mempunyai hubungan keluarga maupun bisnis dengan Direksi dan Dewan Komisaris.
3. Tidak mempunyai kedudukan rangkap pada Perseroan dan Perseroan lainnya yang terafliasi dengan Bank; dan
4. Tidak memiliki tugas, tanggung jawab, dan kewenangan yang menimbulkan benturan kepentingan.
Periode 1 Januari 2025 – 14 April 2025
Aspek Independensi PPS KW RR DRL HS HBW TN TP MU JKA AK
Tidak memiliki hubungan √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
keuangan dengan Dewan
Komisaris dan Direksi
Tidak memiliki hubungan √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
kepengurusan di perusahaan,
anak perusahaan, maupun
perusahaan afliasi
Tidak memiliki hubungan √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
keluarga dengan Dewan
Komisaris, Direksi dan/atau
sesama anggota Komite Tata
Kelola Terintegrasi
Aspek Independensi AG EW MH DS DDA AY YPPS MCN NH KR
Tidak memiliki hubungan keuangan √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
dengan Dewan Komisaris dan Direksi
Tidak memiliki hubungan √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
kepengurusan di perusahaan, anak
perusahaan, maupun perusahaan
afliasi
Tidak memiliki hubungan keluarga √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
dengan Dewan Komisaris, Direksi
dan/atau sesama anggota Komite
Tata Kelola Terintegrasi
Periode 15 April 2025 – 2 November 2025
Aspek Independensi KL KW ES TN TP DH JKA AK AG EW MH
Tidak memiliki hubungan √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
keuangan dengan Dewan
Komisaris dan Direksi
Tidak memiliki hubungan √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
kepengurusan di perusahaan,
anak perusahaan, maupun
perusahaan afliasi
Tidak memiliki hubungan √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
keluarga dengan Dewan
Komisaris, Direksi dan/atau
sesama anggota Komite Tata
Kelola Terintegrasi
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 749
Page 752
Corporate
Governance
Aspek Independensi DS DDA AY YPPS MCN NH KR
Tidak memiliki hubungan keuangan dengan Dewan Komisaris √ √ √ √ √ √ √
dan Direksi
Tidak memiliki hubungan kepengurusan di perusahaan, anak √ √ √ √ √ √ √
perusahaan, maupun perusahaan afliasi
Tidak memiliki hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, √ √ √ √ √ √ √
Direksi dan/atau sesama anggota Komite Tata Kelola
Terintegrasi
Periode 3 November 2025 – 31 Desember 2025
Aspek Independensi KL KW ES TP DH YM JKA BIS AG HSA MH
Tidak memiliki hubungan √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
keuangan dengan Dewan
Komisaris dan Direksi
Tidak memiliki hubungan √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
kepengurusan di perusahaan,
anak perusahaan, maupun
perusahaan afliasi
Tidak memiliki hubungan √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
keluarga dengan Dewan
Komisaris, Direksi dan/atau
sesama anggota Komite Tata
Kelola Terintegrasi
Aspek Independensi DS DH DDA AY MT MCN NH KR
Tidak memiliki hubungan keuangan dengan Dewan √ √ √ √ √ √ √ √
Komisaris dan Direksi
Tidak memiliki hubungan kepengurusan di perusahaan, √ √ √ √ √ √ √ √
anak perusahaan, maupun perusahaan afliasi
Tidak memiliki hubungan keluarga dengan Dewan √ √ √ √ √ √ √ √
Komisaris, Direksi dan/atau sesama anggota Komite Tata
Kelola Terintegrasi
PPS Paripurna P Sugarda TP Tjondro Prabowo DS Donsuwan Simatupang LK Lukmanul Khakim
KW Kartika Wirjoatmodjo MU Maria Ulpah DDA Diah Defawati Ade ES Edi Susianto
RR Rofikoh Rokhim JKA Johanes Kuntjoro Adisardjono AY Agoosh Yoosran DH Donny Himawan
DRL Dwi Ria Latifa AK Ayahanita K YPPS Yudi Priambodo Purnomo Sidi YM Yoyok Mulawarman
HS Heri Sunaryadi AG Abdul Ghoni MCN Muhammad Cholil Nafis BIS Benny Imam Syafii
HBW Haryo Baskoro Wicaksono EW Eko Wahyudi NH Nurhaida HSA Hari Siaga Amijarso
TN Tedi Nurhikmat MH Mohammad Hidayat KR Kahlil Rowter MT Martina
750 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 753
Laporan Tahunan
2025
Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi Peserta Rapat
1. Setiap anggota Komite wajib menghadiri rapat minimal
Kebijakan Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi 75% (tujuh puluh lima persen) dalam satu tahun.
2. Rapat Komite dapat mengundang Direksi, Pejabat dan
Pengaturan rapat Komite diatur sebagai berikut. Pekerja Perseroan atau undangan dari luar Perseroan.
3. Rapat Komite dapat mengundang Komite Lain dan
Mekanisme Penyelenggaraan Rapat Manajemen Entitas Anak yang diajukan melalui Komite
1. Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi (KTKT) Tata Kelola Terintegrasi.
diselenggarakan sesuai dengan rencana kerja yang
telah ditetapkan atau sesuai kebutuhan. Jenis rapat Pimpinan Rapat
berdasarkan peserta sebagai berikut: 1. Rapat Dewan Komisaris dipimpin oleh Ketua Komite.
a. Rapat KTKT dengan Entitas Utama. 2. Dalam hal Ketua Komite tidak hadir atau berhalangan,
b. Rapat KTKT Entitas Utama dengan seluruh Entitas hal mana tidak perlu dibuktikan kepada pihak manapun,
Anak. maka rapat Komite dipimpin oleh anggota Komite yang
c. Rapat Dewan Komisaris/Rapat KTKT Entitas Utama. berasal dari Dewan Komisaris.
d. Rapat KTKT Entitas Utama dengan Entitas Anak 3. Rapat pada level teknis dipimpin oleh salah satu anggota
tertentu. KTKT dari Pihak Independen pada Entitas Utama.
e. Rapat Teknis KTKT (rapat pada level teknis).
Rapat pada level teknis adalah rapat dengan peserta Pemanggilan Rapat
anggota Komite dari Pihak Independen dengan 1. Pemanggilan rapat Komite dilakukan oleh Ketua Komite.
Kepala Divisi atau pejabat dan/atau staf pada unit 2. Dalam hal Ketua Komite berhalangan, hal mana tidak
kerja Entitas Utama dan/atau Entitas Anak tertentu. perlu dibuktikan kepada siapapun, pemanggilan rapat
2. Rapat Komite wajib diselenggarakan secara berkala dapat dilakukan oleh anggota Komite yang berasal dari
paling kurang 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan. anggota Dewan Komisaris.
3. Rapat Komite dapat diselenggarakan sewaktu-waktu 3. Pemanggilan rapat Komite harus disampaikan secara
atas permintaan 1 (satu) atau beberapa anggota Komite tertulis dengan mencantumkan agenda/acara, tanggal,
dengan menyebutkan hal- hal yang dibicarakan. waktu dan tempat rapat.
4. Rapat Komite diselenggarakan di tempat kedudukan 4. Dalam hal situasi khusus atau kondisi luar biasa
Perseroan, atau tempat lainnya dalam wilayah Republik (extraordinary), Komite dapat melakukan pemanggilan
Indonesia atau di tempat kegiatan usaha Perseroan yang rapat sewaktu-waktu (kurang dari 1 hari kerja) baik
ditetapkan oleh Komite. secara daring atau luring.
5. Rapat Komite dapat diselenggarakan secara daring 5. Undangan rapat KTKT pada level teknis ditandatangani
melalui telekonferensi atau sarana media elektronik oleh Ketua Komite, undangan rapat tersebut dapat pula
lainnya yang memungkinkan seluruh peserta dapat dilakukan oleh pihak terkait yaitu dari Manajemen BRI
berkomunikasi dan berinteraksi dalam rapat Komite. atau Entitas Anak.
6. Materi rapat Komite tersedia dan disampaikan kepada 6. Rapat Komite TKT yang telah terjadwal dilakukan dengan
peserta rapat paling lambat 5 (lima) hari kerja sebelum undangan secara tertulis, ditandatangani oleh ketua
rapat diselenggarakan, kecuali rapat diselenggarakan Komite atau seorang anggota Komite yang berasal dari
di luar jadwal materi rapat dapat disampaikan sebelum Dewan Komisaris Entitas Utama. Apabila Ketua Komite
rapat dilaksanakan. berhalangan maka undangan dapat ditandatangani
7. Anggota Komite dapat menghadiri rapat berdasarkan oleh dua orang Komite berasal dari Dewan Komisaris.
undangan dari Komite Audit, Komite Pemantau Apabila tidak dimungkinkan ditandatangani oleh dua
Manajemen Risiko atau unit kerja lainnya terkait dengan anggota Komite maka undangan dapat ditandatangani
pelaksanaan tugasnya. oleh seorang anggota Komite yang berasal dari Dewan
8. Anggota Komite dapat menghadiri rapat berdasarkan Komisaris.
undangan dari eksternal auditor dan/atau Satuan Kerja 7. Undangan dapat ditandatangani dengan menggunakan
Audit Intern (SKAI) terkait dengan rencana dan hasil digital signature dengan terlebih dahulu meminta ijin
pemeriksaan terhadap Entitas Anak dan hal lainnya. persetujuan kepada Dewan Komisaris yang berwenang
menandatangani.
Kuorum Rapat 8. Undangan rapat KTKT pada level teknis ditandatangani
Rapat Komite adalah sah apabila dihadiri dan/atau diwakili oleh Ketua Komite, undangan rapat tersebut dapat pula
oleh lebih dari 1/2 (satu per dua) jumlah anggota Komite. dilakukan oleh pihak terkait yaitu dari Manajemen BRI
atau Entitas Anak.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 751
Page 754
Corporate
Governance
9. Rapat Komite harus mencantumkan agenda rapat, 3. Risalah rapat disusun oleh anggota Komite yang berasal
tanggal, waktu dan tempat pelaksanaan rapat serta dari Pihak Independen yang hadir dalam rapat.
daftar hadir. 4. Dalam hal terdapat anggota Dewan Komisaris dan/
atau Direksi yang tidak menandatangani hasil rapat
Keputusan Rapat sebagaimana butir 2 dan 3 di atas, yang bersangkutan
1. Rapat sah dan berhak mengambil keputusan yang wajib menyebutkan alasannya secara tertulis dalam surat
mengikat apabila dihadiri oleh paling kurang 1/2 (satu per tersendiri yang dilekatkan dengan risalah rapat.
dua) jumlah anggota komite. 5. Apabila terdapat perbedaan pendapat (dissenting
2. Keputusan rekomendasi yang dirumuskan dalam Rapat opinions) dalam rapat wajib dicantumkan secara jelas
Komite diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat. dalam risalah rapat dan disertai alasan perbedaan
Dalam hal tidak terjadi musyawarah untuk mufakat, pendapat tersebut.
pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan suara 6. Risalah rapat Komite merupakan bukti yang sah mengenai
terbanyak. keputusan yang diambil dalam rapat di- maksud.
3. Setiap anggota Komite memiliki 1 (satu) suara dan 7. Hasil pertemuan pada rapat yang diselenggarakan pada
tambahan 1 (satu) hak suara untuk setiap anggota Komite level teknis dituangkan dalam risalah rapat berisi poin-
yang diwakilinya dengan sah dalam rapat. poin penting pembahasan dan dilaporkan kepada Dewan
4. Anggota Komite yang berhalangan hadir dapat Komisaris.
mengajukan pendapat dan memberikan hak suara 8. Apabila berdasarkan hasil pertemuan pada
yang diberikan secara tertulis, ditandatangani, dan Rapat Teknis terdapat hal-hal penting yang perlu
disampaikan kepada Ketua Komite atau Komisaris yang mendapatkan perhatian maka Pihak Independen
memimpin rapat. Hak suara tersebut dianggap sah dan dapat merekomendasikan kepada Ketua Komite
menjadi bagian dalam pengambilan keputusan rapat. untuk ditindaklanjuti sesuai kebutuhan, antara lain
5. Dalam hal jumlah suara setuju dan tidak setuju sama, menyampaikan surat rekomendasi kepada Direksi Entitas
maka pengambilan keputusan ditunda dan dikaji kembali. Utama. Surat tersebut ditandatangani oleh Ketua Komite
Apabila setelah dikaji kembali, jumlah suara setuju dan salah satu anggota KTKT yang berasal dari Dewan
dan tidak setuju sama maka pengambilan keputusan Komisaris Entitas Utama.
ditetapkan oleh pemimpin rapat. 9. Risalah rapat didokumentasikan dengan baik oleh
6. Pimpinan rapat menyampaikan kesimpulan dan Sekretariat Dewan Komisaris.
keputusan pada setiap akhir rapat.
7. Setiap keputusan rapat bersifat mengikat bagi seluruh Tindak Lanjut Hasil Rapat
anggota Komite. 1. Hasil Keputusan rapat Komite disampaikan dalam Nota
8. Komite dapat juga mengambil keputusan yang sah Dinas Komite kepada Dewan Komisaris yang memuat
tanpa mengadakan rapat, dengan ketentuan bahwa pendapat atau rekomendasi atau saran dalam rangka
semua anggota Dewan Komisaris yang sedang menjabat membantu pelaksanaan tugas Dewan Komisaris.
memberikan persetujuan dengan menandatangani 2. Nota Dinas Komite pada butir satu di atas dapat disertai
secara tertulis terhadap usul keputusan tersebut. dengan draft surat keluar Dewan Komisaris dan/atau
9. Setiap anggota Komite yang secara pribadi dengan surat keluar Komite kepada Direksi.
cara apa pun baik secara langsung maupun secara 3. Nota Dinas Komite harus ditandatangani oleh Ketua
tidak langsung mempunyai kepentingan dalam suatu Komite dan seluruh anggota Komite.
transaksi, kontrak atau kontrak yang diusulkan dalam 4. Surat Dewan Komisaris berpedoman pada tata cara
mana Perseroan menjadi salah satu pihaknya harus persuratan yang diatur dan ditetapkan oleh Dewan
dinyatakan sifat kepentingannya dalam suatu rapat Komisaris, sedangkan Surat Komite ditandatangani oleh
Komite dan tidak berhak untuk ikut dalam mengambil Ketua Komite dan Anggota Komite yang berasal dari
suara mengenai hal yang berhubungan dengan transaksi Dewan Komisaris.
atau kontrak tersebut. 5. Seluruh surat keluar Dewan Komisaris dan atau Komite
harus dicatat pada Register Surat dan ditatakerjakan
Risalah Rapat oleh Sekretariat Dewan Komisaris serta disimpan oleh
1. Hasil rapat Komite wajib dituangkan dalam risalah rapat. Corporate Secretary Division.
2. Risalah rapat Komite wajib ditandatangani oleh seluruh
anggota Komite yang hadir dan disampaikan kepada
seluruh anggota Komite yang memiliki hak suara atau
voting right member.
752 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 755
Laporan Tahunan
2025
Agenda Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi
Tabel Agenda Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi
No. Hari, Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat
1 Senin, 29 Januari 2025 Koordinasi Rencana Kerja Tata Kelola Terintegrasi BRI 1. Paripurna Poerwoko Sugarda
Group Tahun 2025. 2. Kartika Wirjoatmodjo
3. Rofikoh Rokhim
4. Dwi Ria Latifa
5. Heri Sunaryadi
6. Haryo Baskoro Wicaksono
7. Tedi Nurhikmat
8. Tjondro Prabowo
9. Maria Ulpah
2 Senin, 3 Maret 2025 a. Update Kondisi Bisnis Semester II/2024, Rencana 1. Paripurna Poerwoko Sugarda
Strategi Kedepan dan Pelaksanaan Tata Kelola 2. Rofikoh Rokhim
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) 3. Heri Sunaryadi
b. Pembahasan Evaluasi Pelaksanaan Pengawasan Dewan 4. Haryo Baskoro Wicaksono
Komisaris PT Permodalan Nasional Madani (PNM) 5. Tedi Nurhikmat
6. Tjondro Prabowo
7. Maria Ulpah
3 Senin, 10 Maret 2025 a. Update Kondisi Bisnis Semester II/2024, Rencana 1. Paripurna Poerwoko Sugarda
Strategi Kedepan dan Pelaksanaan Tata Kelola 2. Rofikoh Rokhim
PT Pegadaian 3. Heri Sunaryadi
b. Pembahasan Evaluasi Pelaksanaan Pengawasan Dewan 4. Haryo Baskoro Wicaksono
Komisaris PT Pegadaian 5. Tedi Nurhikmat
6. Tjondro Prabowo
7. Maria Ulpah
4 Senin, 17 Maret 2025 a. Update Kondisi Bisnis Semester II/2024, Rencana 1. Paripurna Poerwoko Sugarda
Strategi Kedepan dan Pelaksanaan Tata Kelola PT BRI 2. Rofikoh Rokhim
Ventura Investama 3. Heri Sunaryadi
b. Pembahasan Evaluasi Pelaksanaan Pengawasan Dewan 4. Haryo Baskoro Wicaksono
Komisaris PT BRI Ventura Investama 5. Tedi Nurhikmat
6. Tjondro Prabowo
7. Maria Ulpah
5 Senin, 14 April 2025 a. Update Kondisi Bisnis Semester II/2024, Rencana 1. Kartika Wirjoatmodjo
Strategi Kedepan dan Pelaksanaan Tata Kelola PT BRI 2. Tedi Nurhikmat
Multifinance Indonesia 3. Tjondro Prabowo
b. Pembahasan Evaluasi Pelaksanaan Pengawasan Dewan 4. Maria Ulpah
Komisaris PT BRI Multifinance Indonesia
6 Senin, 21 April 2025 a. Update Kondisi Bisnis Semester II/2024, Rencana 1. Kartika Wirjoatmodjo
Strategi Kedepan dan Pelaksanaan Tata Kelola PT Bank 2. Lukmanul Khakim*
Raya Indonesia 3. Edi Susianto*
b. Pembahasan Evaluasi Pelaksanaan Pengawasan Dewan 4. Tjondro Prabowo
Komisaris PT Bank Raya Indonesia 5. Donny Himawan
6. Tedi Nurhikmat
7 Senin, 5 Mei 2025 a. Update Kondisi Bisnis Semester II/2024, Rencana 1. Kartika Wirjoatmodjo
Strategi Kedepan dan Pelaksanaan Tata Kelola PT BRI 2. Lukmanul Khakim*
Asuransi Indonesia 3. Edi Susianto*
b. Pembahasan Evaluasi Pelaksanaan Pengawasan Dewan 4. Tjondro Prabowo
Komisaris PT BRI Asuransi Indonesia 5. Donny Himawan
6. Tedi Nurhikmat
8 Senin, 19 Mei 2025 a. Update Kondisi Bisnis Semester II/2024, Rencana 1. Kartika Wirjoatmodjo
Strategi Kedepan dan Pelaksanaan Tata Kelola PT BRI 2. Lukmanul Khakim*
Danareksa Sekuritas 3. Edi Susianto*
b. Pembahasan Evaluasi Pelaksanaan Pengawasan Dewan 4. Tjondro Prabowo
Komisaris PT BRI Danareksa Sekuritas 5. Donny Himawan
6. Tedi Nurhikmat
9 Senin, 19 Mei 2025 a. Update Kondisi Bisnis Semester II/2024, Rencana 1. Kartika Wirjoatmodjo
Strategi Kedepan dan Pelaksanaan Tata Kelola PT BRI 2. Lukmanul Khakim*
Manajemen investasi 3. Edi Susianto*
b. Pembahasan Evaluasi Pelaksanaan Pengawasan Dewan 4. Tjondro Prabowo
Komisaris PT BRI Manajemen investasi 5. Donny Himawan
6. Tedi Nurhikmat
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 753
Page 756
Corporate
Governance
No. Hari, Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat
10 Selasa, 27 Mei 2025 Update Implementasi POJK 30 Tahun 2024 1. Kartika Wirjoatmodjo
2. Lukmanul Khakim*
3. Edi Susianto*
4. Tjondro Prabowo
5. Donny Himawan
6. Tedi Nurhikmat
11 Selasa, 12 Agustus 2025 a. Update Kondisi Bisnis Semester I/2025, Rencana 1. Kartika Wirjoatmodjo
Strategi Kedepan dan Pelaksanaan Tata Kelola 2. Lukmanul Khakim*
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) 3. Edi Susianto*
b. Pembahasan Evaluasi Pelaksanaan Pengawasan Dewan 4. Tjondro Prabowo
Komisaris PT Permodalan Nasional Madani (PNM) 5. Donny Himawan
6. Tedi Nurhikmat
12 Rabu, 13 Agustus 2025 a. Update Kondisi Bisnis Semester I/2025, Rencana 1. Kartika Wirjoatmodjo
Strategi Kedepan dan Pelaksanaan Tata Kelola 2. Lukmanul Khakim*
PT Pegadaian 3. Edi Susianto*
b. Pembahasan Evaluasi Pelaksanaan Pengawasan Dewan 4. Tjondro Prabowo
Komisaris PT Pegadaian 5. Donny Himawan
6. Tedi Nurhikmat
13 Rabu, 13 Agustus 2025 a. Update Kondisi Bisnis Semester I/2025, Rencana 1. Kartika Wirjoatmodjo
Strategi Kedepan dan Pelaksanaan Tata Kelola PT Bank 2. Lukmanul Khakim*
Raya Indonesia Tbk (Bank Raya) 3. Edi Susianto*
b. Pembahasan Evaluasi Pelaksanaan Pengawasan Dewan 4. Tjondro Prabowo
Komisaris PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya) 5. Donny Himawan
6. Tedi Nurhikmat
14 Kamis, 14 Agustus 2025 a. Update Kondisi Bisnis Semester I/2025, Rencana 1. Kartika Wirjoatmodjo
Strategi Kedepan dan Pelaksanaan Tata Kelola 2. Lukmanul Khakim*
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) 3. Edi Susianto*
b. Pembahasan Evaluasi Pelaksanaan Pengawasan Dewan 4. Tjondro Prabowo
Komisaris PT Permodalan Nasional Madani (PNM) 5. Donny Himawan
6. Tedi Nurhikmat
15 Rabu, 20 Agustus 2025 a. Update Kondisi Bisnis Semester I/2025, Rencana 1. Kartika Wirjoatmodjo
Strategi Kedepan dan Pelaksanaan Tata Kelola PT BRI 2. Lukmanul Khakim*
Ventura Investama (BVI) 3. Edi Susianto*
b. Pembahasan Evaluasi Pelaksanaan Pengawasan Dewan 4. Tjondro Prabowo
Komisaris PT BRI Ventura Investama (BVI) 5. Donny Himawan
6. Tedi Nurhikmat
16 Rabu, 20 Agustus 2025 a. Update Kondisi Bisnis Semester I/2025, Rencana 1. Kartika Wirjoatmodjo
Strategi Kedepan dan Pelaksanaan Tata Kelola PT BRI 2. Lukmanul Khakim*
Asuransi Indonesia (BRINS) 3. Edi Susianto*
b. Pembahasan Evaluasi Pelaksanaan Pengawasan Dewan 4. Tjondro Prabowo
Komisaris PT BRI Asuransi Indonesia (BRINS) 5. Donny Himawan
6. Tedi Nurhikmat
17 Senin, 25 Agustus 2025 a. Update Kondisi Bisnis Semester I/2025, Rencana 1. Kartika Wirjoatmodjo
Strategi Kedepan dan Pelaksanaan Tata Kelola PT BRI 2. Lukmanul Khakim*
Danareksa Sekuritas (BRIDS) 3. Edi Susianto*
b. Pembahasan Evaluasi Pelaksanaan Pengawasan Dewan 4. Tjondro Prabowo
Komisaris PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) 5. Donny Himawan
6. Tedi Nurhikmat
18 Senin, 25 Agustus 2025 a. Update Kondisi Bisnis Semester I/2025, Rencana 1. Kartika Wirjoatmodjo
Strategi Kedepan dan Pelaksanaan Tata Kelola PT BRI 2. Lukmanul Khakim*
Manajemen Investasi (BRIMI) 3. Edi Susianto*
b. Pembahasan Evaluasi Pelaksanaan Pengawasan Dewan 4. Tjondro Prabowo
Komisaris PT BRI Manajemen Investasi (BRIMI) 5. Donny Himawan
6. Tedi Nurhikmat
19 Selasa, 04 November Evaluasi dan Rencana Implementasi Tata Kelola 1. Kartika Wirjoatmodjo
2025 Terintegrasi Sesuai POJK Nomor 30 Tahun 2024 atas 2. Lukmanul Khakim*
Konglomerasi Keuangan BRI 3. Edi Susianto
4. Tjondro Prabowo
5. Donny Himawan
6. Yoyok Mulawarman
754 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 757
Laporan Tahunan
2025
No. Hari, Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat
20 Senin, 22 Desember Pembahasan Kinerja Dana Pensiun BRI Triwulan III Tahun 1. Kartika Wirjoatmodjo
2025 2025 2. Lukmanul Khakim
3. Edi Susianto
4. Tjondro Prabowo
5. Donny Himawan
6. Yoyok Mulawarman
21 Selasa, 23 Desember Pembahasan Kinerja DPLK BRI Triwulan III Tahun 2025 1. Kartika Wirjoatmodjo
2025 2. Lukmanul Khakim
3. Edi Susianto
4. Tjondro Prabowo
5. Donny Himawan
6. Yoyok Mulawarman
*Hadir sebagai pengamat. Lulus fit and Proper test OJK Edi Susianto 24 Oktober 2025, Lukmanul Khakim 19 Desember 2025.
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi
Selama Tahun 2025, Komite Tata Kelola Terintegrasi telah melaksanakan rapat sebanyak 21 kali. Adapun frekuensi dan tingkat
kehadiran rapat masing-masing anggota Komite adalah sebagai berikut.
Tabel Tingkat Kehadiran Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi
Periode 1 Januari 2025 s.d. 14 April 2025
Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi
Nama Jabatan Jumlah dan Persentase Kehadiran
Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Persentase
Paripurna Poerwoko Sugarda Ketua 4 4 100%
Rofikoh Rokhim Anggota 4 4 100%
Dwi Ria Latifa Anggota 1 1 100%
Heri Sunaryadi Anggota 4 4 100%
Haryo Baskoro Wicaksono Anggota 4 4 100%
Maria Ulpah Anggota 5 5 100%
Kartika Wirjoatmodjo Anggota 2 2 100%
Tedi Nurhikmat Anggota 5 5 100%
Tjondro Prabowo Anggota 5 5 100%
Periode 15 April 2025 s.d 2 November 2025
Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi
Nama Jabatan Jumlah dan Persentase Kehadiran
Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Persentase
Kartika Wirjoatmodjo Anggota 13 13 100%
Lukmanul Khakim 1 Komite - - -
Edi Susianto2 Komite - - -
Tjondro Prabowo Komite 13 13 100%
Donny Himawan Komite 13 13 100%
Tedi Nurhikmat Komite 13 13 100%
1)
Lulus Fit and Proper test OJK pada 19 Desember 2025
2)
Lulus Fit and Proper test OJK pada 24 Oktober 2025
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 755
Page 758
Corporate
Governance
Periode 3 November 2025 s.d 31 Desember 2025
Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi
Nama Jabatan Jumlah dan Persentase Kehadiran
Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Persentase
Lukmanul Khakim1 Ketua 2 2 100%
Kartika Wirjoatmodjo Anggota 3 3 100%
Edi Susianto2 Anggota 3 3 100%
Tjondro Prabowo Komite 3 3 100%
Donny Himawan Komite 3 3 100%
Yoyok Mulawarman Komite 3 3 100%
1)
Lulus Fit and Proper test OJK pada 19 Desember 2025
2)
Lulus Fit and Proper test OJK pada 24 Oktober 2025
Program Peningkatan Kompetensi Komite Tata Kelola Terintegrasi
Anggota KTKT BRI memiliki kompetensi dibidangnya masing-masing dengan pengalaman minimal lima tahun. Latar belakang
anggota KTKT BRI cukup beragam, yakni berpengalaman pada bidang manajemen strategis, manajemen risiko, perbankan,
keuangan dan akuntansi sehingga dapat menjamin kualitas rekomendasi dan saran perbaikan kepada Dewan Komisaris.
Jenis Pelatihan dan Materi
Tempat dan Waktu
Nama Jabatan Pengembangan Kompetensi / Penyelenggara
Pelaksanaan
Pelatihan
Lukmanul Khakim Ketua Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan dan/atau pelatihan Anggota
Dewan Komisaris
Kartika Wirjoatmodjo Anggota Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan dan/atau pelatihan Anggota
Dewan Komisaris
Edi Susianto Anggota Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan dan/atau pelatihan Anggota
Dewan Komisaris
Tjondro Prabowo Anggota Komite/ Refreshing Risk Management Online, 3 Maret 2025 Corpu BRI
KTKT Jenjang 5
Standar Akutansi Keuangan (SAK) For Bali, 11 - 12 Desember Ikatan Akuntan Indonesi
Executive (Akuntasi Keuangan) 2025
Donny Himawan RD Anggota Komite/ Refreshing Risk Management Online, 3 Maret 2025 Corpu BRI
KTKT Jenjang 6
Shifting Horizon for Internal Yogyakarta, 2-3 Juli Yayasan Pendidikan internal
Audtors: Navigating Emerging Risks 2025 Audit (YPIA)
Governance and Opportunities in
2025
Audit for tomorrow: Strategic future Medan, 27 – 28 Agustus IIA Indonesia
ready sustainable 2025
Advanced Learning Program in Wealth Online, 29 Oktober 2025 Certified Wealth Managers'
Management Association
756 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 759
Laporan Tahunan
2025
Jenis Pelatihan dan Materi
Tempat dan Waktu
Nama Jabatan Pengembangan Kompetensi / Penyelenggara
Pelaksanaan
Pelatihan
Yoyok Mulawarman Anggota Komite/ Standar Akutansi Keuangan (SAK) For Bali, 11 - 12 Desember Ikatan Akuntan Indonesia
KTKT Executive (Akuntasi Keuangan) 2025
Tedi Nurhikmat Anggota Komite/ Audit for tomorrow: Strategic future Medan, 27 – 28 Agustus IIA Indonesia
KTKT ready sustainable 2025
Johanes Kuntjoro Anggota Komite/ Seminar Refresher Program Sertifikat Online Training, 23 Me BARa
Adisardjono KTKT Manajemen Risiko Jenjang 6 & 7 2025
Program Mandatory Refreshment Auditorium Rachmat LPPI
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang Saleh LPPI, 12
6 Bagi Komisaris Bank Raya November 2025
Hari Siaga Amijarso Anggota Komite/ Konferensi Auditor Internal Yogyakarta, 2-4 Juli YPIA
KTKT 2025
Sertifikasi Manajemen Risiko 24 Juli 2025 BRI - LSPP
Jenjang 7
Workshop GRC Management 28 Agustus 2025 GRC Management
Flagship Seminar The 9th INDONESIA 13 November 2025 LPPI
RISK MANAGEMENT OUTLOOK 2026
Konferensi Nasional Profesional 27-28 November 2025 LSPMR
Manajemen Risiko XI
Agoosh Yosran Anggota Komite/ Manajemen Risiko Jenjang LSPP Fatmawat, 1 Sept LSPP
KTKT Kualifikasi 4 2025,
Manajemen Risiko Jenjang Jakarta, Desember 2025 BSMR
Kualifikasi 5
Martina Anggota Komite/ Penerapan Tata Kelola Perusahaan Online, 11 Agustus 2025 Divisi Kepatuhan
KTKT yang Baik (GCG) bagi Direksi
PT Pegadaian Tahun 2025
Capability Building Bulion Jakarta, 20 Sept s.d. 18 Divisi Corporate University
Competency Okt 2025
Capacity Building (QRGP) Jakarta, 27-28 CRMS Center for
November 2025 Risk Management &
Sustainability
Capability Building Akuntansi Bogor, 19-21 Desember Divisi Corporate University
2025
Nurhaida Anggota Komite/ the 11th Indonesian Finance Online, 14 Oktober 2025 Indonesian Finance
KTKT Association International Conference Association
Pelatihan dan sertifikasi Qualified Online 6-7 November CRMS
Risk Governance Professional (QRGP) 2025
Batch 1
Kahlil Rowter Anggota Komite/ Corporate Governance Jakarta, September Fernandes Partnership
KTKT 2025
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 757
Page 760
Corporate
Governance
Jenis Pelatihan dan Materi
Tempat dan Waktu
Nama Jabatan Pengembangan Kompetensi / Penyelenggara
Pelaksanaan
Pelatihan
Donsuwan Anggota Komite/ Program Pendidikan Berkelanjutan Jakarta, Agustus 2025 APEI
Simatupang KTKT Direksi & Komisaris - Risk
Management Pasar Modal
Diah Defawati Anggota Komite/ Seminar Nasional APPI "Economic Online, 2 September APPI
KTKT Outlook 2026" 2025
Penghasilan Komite Tata Kelola Terintegrasi
Remunerasi bagi anggota komite yang berasal dari Anggota Dewan Komisaris merupakan satu kesatuan dengan honorarium
yang diberikan kepada Dewan Komisaris dan tidak terdapat honorarium khusus bagi setiap anggota Komite. Honorarium
anggota Komite dari Pihak independen (Non Komisaris), besarnya honorarium ditetapkan oleh Dewan Komisaris dengan jumlah
maksimal 20% dari Gaji Direktur Utama dan tidak diberikan penghasilan lain selain honorarium tersebut. Hal tersebut sesuai
dengan ketentuan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-3/MBU/03/2023 tanggal 20 Maret 2023 tentang Organ dan Sumber
Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara Usaha Milik Negara.
Program Kerja dan Pelaksanaan Tugas Komite Tata Kelola Terintegrasi Tahun 2025
No. Tugas Pelaksanaan Tanggal Pelaksanaan
1 Evaluasi Kinerja LJK Update Kondisi Bisnis Semester II/2024, Rencana Strategi Kedepan dan Selasa, 4 Maret 2025
Anak Pelaksanaan Tata Kelola PT Permodalan Nasional Madani (PNM)
2 Update Kondisi Bisnis Semester II/2024, Rencana Strategi Tahun 2025, dan Selasa, 11 Maret 2025
Evaluasi Pelaksanaan Tata Kelola PT Pegadaian (Pegadaian)
3 Update Kondisi Bisnis Semester II/2024, Rencana Strategi Tahun 2025, dan Selasa, 18 Maret 2025
Evaluasi Pelaksanaan Tata Kelola PT BRI Ventura Investama (BRI Ventures)
4 Update kondisi bisnis semester II/2024, rencana strategis tahun 2025, dan Selasa, 15 April 2025
evaluasi pelaksanaan tata Kelola PT BRI Life;
5 Update Kondisi Bisnis Semester II/2024, Rencana Strategi Kedepan Selasa, 15 April 2025
dan Pelaksanaan Tata Kelola PT BRI Multifinance Indonesia dan PT BRI
Multifinance Indonesia
6 Evaluasi Kinerja PT Bank Raya Indonesia, Tata Kelola dan Pelaksanaan Selasa, 22 April 2025
Pengawasan Dewan Komisaris PT Bank Raya Indonesia Tbk Semester
II/2024
7 Update kondisi bisnis semester II/2024, rencana strategi tahun 2025, dan Selasa, 6 Mei 2025
evaluasi pelaksanaan tata Kelola PT BRI Asuransi Indonesia (BRINS)
8 Evaluasi Kinerja, Tata Kelola dan Pelaksanaan Pengawasan Dewan Selasa, 20 Mei 2025
Komisaris PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) Semester II/2024 dan
Triwulan I/2025
9 Evaluasi Kinerja, Tata Kelola dan Pelaksanaan Pengawasan Dewan Selasa, 20 Mei 2025
Komisaris PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) Semester II/2024 dan
Triwulan I/2025
10 Update Kondisi Bisnis Semester I/2025, Rencana Strategis Tahun 2025, Selasa, 26 Agustus 2025
dan Evaluasi Pelaksanaan Tata Kelola PT Permodalan Nasional Madani
(PNM)
11 Update Kondisi Bisnis Semester I/2025, Rencana Strategis Tahun 2025, Selasa, 02 September 2025
dan Evaluasi Pelaksanaan Tata Kelola PT Pegadaian
758 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 761
Laporan Tahunan
2025
No. Tugas Pelaksanaan Tanggal Pelaksanaan
12 Update Kondisi Bisnis Semester I/2025, Rencana Strategi Kedepan dan Selasa, 09 September 2025
Pelaksanaan Tata Kelola PT Asuransi BRI Indonesia (BRINS)
13 Update Kondisi Bisnis Semester I/2025, Rencana Strategis Tahun 2025, Selasa, 09 September 2025
dan Evaluasi Pelaksanaan Tata Kelola PT BRI Life
14 Update Kondisi Bisnis Semester I/2025, Rencana Strategi Kedepan dan Selasa, 30 September 2025
Pelaksanaan Tata Kelola PT BRI Manajemen Investasi (BRIMI)
15 Update Kondisi Bisnis Semester I/2025, Rencana Strategi Kedepan dan Selasa, 30 September 2025
Pelaksanaan Tata Kelola PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS)
16 Update Kondisi Bisnis Semester I/2025, Rencana Strategi dan Tata Kelola Selasa, 07 Oktober 2025
PT BRI Ventura Investama (BVI) dan Update Kasus Hukum pada Investasi
Tani Hub Group
17 Update Kondisi Bisnis Semester I/2025, Rencana Strategi Kedepan dan Selasa, 14 Oktober 2025
Pelaksanaan Tata Kelola PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya)
18 Pembahasan Rencana Reinventing Market Landscape, BVI Historical Selasa, 04 November 2025
Performance, Strategy Roadmap, Mapping Pipeline & Sinergi BVI, Tanihub
Updates.
19 Update Kondisi Bisnis Semester I/2025, Rencana Strategi Kedepan dan Selasa, 04 November 2025
Pelaksanaan Tata Kelola PT BRI Multifinance Indonesia
20 Evaluasi Pelaksanaan Pembahasan Profil Risiko Terintegrasi, Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Selasa, 11 Februari 2025
Fungsi Tata Kelola Terintegrasi, dan Penilaian Kecukupan Pengendalian Intern Terintegrasi
Terintegrasi Semester II/2024
21 Update Tindak Lanjut Penetapan POJK 30/2024; Selasa, 10 Juni 2025
Permohonan Persetujuan Rencana Korporasi Konglomerasi Keuangan
22 Evaluasi Implementasi Tata Kelola Terintegrasi Konglomerasi Keuangan PT Selasa, 26 Agustus 2025
Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Semester I Tahun 2025
23 Pembahasan Rencana Struktur dan Framework Pengelolaan Konglomerasi, Selasa, 9 Desember 2025
Infrastruktur Pengelolaan Konglomerasi Keuangan, Journey Implementasi
Pengelolaan Konglomerasi Keuangan
24 Penguatan Fungsi Melakukan koordinasi dengan unit kerja tentang maturity level 26 Agustus 2025
Tata Kelola
Terintegrasi
25 Perubahan dan Perubahan Anggota KTKT melalui SK Dewan Perubahan Anggota KTKT
penetapan Komisaris: melalui SK Dewan Komisaris
anggota KTKT 1. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 15-KOM/ pada tanggal:
konglomerasi BRI/11/2024, tanggal 11 November 2024 tentang Susunan Keanggotaan a. 11 November 2024
keuangan BRI Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. b. 15 April 2025
2. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 06-KOM/
c. 3 November 2025
BRI/04/2025, tanggal 15 April 2025 tentang Susunan Keanggotaan
Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
3. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor Keputusan 11-KOM/
BRI/11/2025, tanggal 3 November 2025 tentang Susunan Keanggotaan
Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 759
Page 762
Corporate
Governance
Selama tahun 2025, Komite telah menyampaikan
Tata Cara Penggantian Komite di Bawah
rekomendasi atas setiap Perusahaan Anak dengan highlight
Dewan Komisaris
sebagai berikut :
Penunjukkan dan penggantian anggota Komite ditetapkan
1. BRI Insurance dalam Rapat Dewan Komisaris, khusus untuk anggota Komite
• Penguatan tata kelola pengelolaan data serta yang berasal dari Pihak Independen, berlaku ketentuan:
rekonsiliasi klaim dan piutang. 1. Dipilih dan ditetapkan oleh Dewan Komisaris melalui
• Peningkatan mitigasi risiko pada lini bisnis berisiko mekanisme perekrutan dan seleksi.
tinggi termasuk risiko intragrup. 2. Masa kerja ditetapkan dalam Rapat Dewan Komisaris
2. BRI Finance jangka waktu kontrak dan peraturan pekerja kontrak
• Optimalisasi sinergi ekosistem BRI melalui skema yang berlaku di Perseroan, dengan tidak menutup
Joint Financing dan Referral KKB. kemungkinan diberhentikan oleh Dewan Komisaris
• Penguatan efektivitas proses bisnis, manajemen sebelum jangka waktu kontrak berakhir.
risiko, dan pengendalian internal.
3. Bank Raya
• Percepatan pengembangan Merchant Financing Organ dan Komite di Bawah Direksi
untuk memperkuat peran sebagai Digital Attacker
BRI Group. Sekretaris Perusahaan
• Penguatan strategi rebranding guna meningkatkan
daya saing di industri perbankan digital. Sekretaris Perusahaan memiliki tanggung jawab membantu
4. PNM Direksi dan Dewan Komisaris dalam pelaksanaan tata
• Perbaikan fundamental pengelolaan fungsi AO untuk kelola perusahaan sesuai dengan peraturan pasar modal,
meningkatkan kualitas dan keberlanjutan bisnis. khususnya dalam hal terkait keterbukaan Informasi kepada
• Dukungan peningkatan kapasitas pendanaan melalui masyarakat, yang dilaksanakan melalui pelaporan kepada
penguatan regulasi dan sinergi pendanaan. instansi pemerintahan dan pengumuman dalam website serta
5. Pegadaian media cetak (apabila diwajibkan), organisasi pelaksanaan
• Penguatan manajemen risiko terintegrasi pada RUPS. Sekretaris Perusahaan berperan sebagai penghubung
pengembangan bisnis bullion service. antara Perseroan dengan pihak eksternal seperti regulator
• Pelaksanaan stress test berkala atas volatilitas harga pasar modal, pemegang saham, media serta pemangku
emas sebagai bagian dari mitigasi risiko. kepentingan lainnya.
6. BRI Life
• Penguatan manajemen risiko dan kapabilitas RM Dasar Pengangkatan Sekretaris Perusahaan
untuk mendukung keseimbangan portofolio dan
persistency ratio. Pembentukan Sekretaris Perusahaan didasarkan pada
• Pengawalan pelaksanaan roadmap spin off unit ketentuan dan peraturan yang berlaku yaitu:
syariah sesuai ketentuan dan target waktu. 1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2014
7. BRIDS tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan
• Penguatan kapabilitas dan keamanan platform digital Publik.
BRIGHTS serta integrasi ekosistem BRI. 2. Peraturan Menteri Negara BUMN No. PER-01/MBU/2011
• Penyusunan dan implementasi roadmap transformasi sebagaimana telah diubah dengan PER-09/MBU/2012,
digital secara berkelanjutan. Bagian Kesembilan mengenai Sekretaris Perusahaan.
8. BRI Ventura Investama
• Penyelarasan strategi investasi dengan prinsip
Corporate Venture Capital dan sinergi Grup.
• Penguatan tata kelola dan kebijakan investasi
berbasis data untuk pertumbuhan berkelanjutan.
9. BRI Manajemen Investasi
• Evaluasi berkala atas realisasi rencana kerja dan
pencapaian sinergi.
• Penguatan kapabilitas pemasaran dan kompetensi
tenaga ahli investasi.
760 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 763
Laporan Tahunan
2025
Struktur Sekretaris Perusahaan
Direktur Utama
Corporate Secretary Group
Group Head
Capital Market
Corporate Comnunication Sponsorship & Governance & Public Corporate Social Office of The Board
Departement Corporate Event Affairs Management Responsibility Department Department
Department Department
Departement Head Departement Head Departement Head
Departement Head Departement Head
Team Member:
(Jabatan Tertinggi Team Member maksimal 1 level di bawah Departement Head)
Function:
• Corporate Communication • Sponsorship & Partnership • Capital Market Governance • Strategic Program and • BOC Executive Assistant
Strategy & Media Communication • Legislative Communication • BOC General Affairs
Placement • Budgeting & Operation • Regulatory • Business Support • BOD General Affairs
• Corporate Brand Communication (incl. • Strategic Performance • Payment & Administration • Office to the CEO
Communication & Content Museum Operation) • Monitoring, Development, • Budgeting & Administration
Development • Corporate Event & Reporting
• Reputation Management
Sekretaris Perusahaan memimpin unit kerja Corporate 5. Corporate Social Responsibility Department mengelola
Secretary Group dalam melaksanakan fungsinya dengan fungsi:
jabatan setingkat Executive Vice President. Corporate a. Strategic Program & Communication Team
Secretary Group disupervisi oleh Direktur Utama. Organisasi b. Business Support Team
Corporate Secretary Group membawahkan: c. Payment & Administration Team
1. Corporate Communication Department mengelola d. Monitoring, Development & Reporting Team
fungsi:
a. Media Relation & Publication Team Alur Pengangkatan dan Pemberhentian
b. Digital Brand Corporate Communication Team Sekretaris Perusahaan
c. Reputation Management Team
2. Sponsorship & Corporate Event Department mengelola 1. Pool of Candidate calon Corporate Secretary melalui
fungsi: Talent Committee (Komite Human Capital).
a. Corporate Event Team 2. Pengusulan Calon Corporate Secretary oleh Direksi.
b. Budgeting & Operation Communication Team 3. Pembahasan Calon EVP Corporate Secretary Division.
c. Corporate Sponsorship & Partnership Team 4. Pembahasan usulan EVP Corporate Secretary Division.
3. Capital Market Governance & Public Affairs Management 5. Persetujuan oleh Dewan Komisaris.
Department yang mengelola fungsi:
b. Capital Market Governance Fungsi, Tugas dan Tanggung Jawab
c. Legislative Team Sekretaris Perusahaan
d. Regulatory Team
e. Strategic & Performance Team Tugas dan tanggung jawab Sekretaris Perusahaan meliputi,
4. Office of the Board mengelola fungsi: antara lain:
b. BOD General Affairs Team
c. BOC General Affairs Team Tugas dan Tanggung Jawab Umum
d. Office to The CEO 1. Sekretaris Perusahaan paling kurang:
e. BOC Executives Assistant a. Memastikan Perusahaan mematuhi ketentuan dan
f. Budgeting & Administration Team peraturan perundang-undangan yang berlaku
tentang keterbukaan informasi dan penerapan GCG.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 761
Page 764
Corporate
Governance
b. Mengikuti perkembangan pasar modal, khususnya Komunikasi
ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang 1. Mengelola fungsi penyusunan kebijakan, implementasi
berlaku di bidang pasar modal. dan evaluasi strategi komunikasi/publikasi Perusahaan.
c. Memberikan pelayanan kepada stakeholders atas 2. Mengelola brand image dan brand positioning
setiap informasi yang dibutuhkan yang berkaitan Bersama dengan unit kerja yang mengelola marketing
dengan kondisi Perusahaan. communication.
d. Memberikan masukan kepada Dewan Komisaris dan 3. Membina hubungan baik dengan media cetak maupun
Direksi untuk memenuhi ketentuan dan peraturan media elektronik, lembaga/instansi/ institusi, dan pihak
perundang-undangan yang berlaku di bidang pasar eksternal lainnya.
modal. 4. Mengelola fungsi penyediaan materi komunikasi terkait
e. Memberikan informasi yang dibutuhkan oleh Dewan Perusahaan.
Komisaris dan Direksi secara berkala dan/atau 5. Mengelola fungsi penyusunan dan analisis konsep
sewaktu-waktu apabila diminta. jawaban/ tanggapan/naskah, termasuk dalam
f. Membantu Dewan Komisaris dan Direksi dalam memberikan tanggapan/press conference yang
pelaksanaan GCG Perusahaan yang meliputi: berkaitan dengan isu Perusahaan yang muncul di media
− Keterbukaan informasi kepada masyarakat, massa berkoordinasi dengan unit kerja terkait.
termasuk ketersediaan informasi pada Situs Web 6. Mengelola Situs Web dan media sosial Perusahaan
Perusahaan. bersama dengan unit kerja yang membidangi fungsi
− Penyampaian laporan kepada regulator tepat layanan dan unit kerja yang membidangi fungsi marketing
waktu. communication.
− Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat 7. Mengelola Museum BRI Purwokerto.
Direksi dan/atau Dewan Komisaris (dibantu oleh
Sekretaris Dewan Komisaris). CSR dan Community Development
− Pelaksanaan program orientasi terhadap 1. Mengelola kegiatan pemetaan sasaran komunitas
Perusahaan bagi Dewan Komisaris dan/atau penerima program CSR & Community Development.
Direksi. 2. Mengelola kegiatan pelaksanaan program CSR &
g. Bertindak sebagai penghubung (liaison officer) Community Development.
atau contact person antara Perusahaan dengan
stakeholders. Capital Market Governance dan Public Affairs
h. Menatausahakan dan menyimpan dokumen Management
Perusahaan, termasuk tetapi tidak terbatas pada 1. Mengarahkan kepatuhan yang terkait dengan ketentuan
Daftar Pemegang Saham, Daftar Khusus dan Risalah regulator, pasar modal dan lain-lain.
Rapat Direksi, Rapat Dewan Komisaris, serta RUPS. 2. Mengelola aktivitas kesekretariatan, administrasi dan
i. Melakukan kegiatan komunikasi Perusahaan dalam dokumentasi Perusahaan.
rangka menjaga dan meningkatkan corporate image 3. Pengelolaan stakeholder management.
Perusahaan, termasuk melaksanakan program event 4. Mengelola administrasi dan dokumentasi Direksi.
eksternal, pemberian sponsorship Perusahaan dan
pengelolaan museum Perusahaan. Protokoler dan Pelayanan Intern Dewan Komisaris, Direksi
j. Mengelola fungsi penyusunan Laporan Tahunan dan SEVP
Perusahaan, serta publikasi Laporan Keuangan 1. Mengelola kegiatan-kegiatan untuk mendukung fungsi
dan informasi/laporan penting lainnya di media dan kegiatan Dewan Komisaris, Direksi dan SEVP.
cetak, media elektronik dan Situs Web Perusahaan 2. Mengelola fungsi komunikasi antara Dewan Komisaris,
kepada pihak terkait/regulator sesuai ketentuan dan Direksi dan SEVP dengan pihak internal dan eksternal
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Perusahaan.
k. Menyelenggarakan RUPS dan public expose. 3. Mengelola fungsi pelaksanaan pemberian hak dan
l. Menyelenggarakan kegiatan lainnya yang diperlukan fasilitas Dewan Komisaris, Direksi dan SEVP.
dalam rangka Corporate Action. 4. Mengelola fungsi penyusunan dan analisis materi pidato,
2. Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan makalah, dengar pendapat, presentasi, wawancara
pemahaman untuk melaksanakan tugasnya, Sekertaris dan materi pendukung lainnya untuk Dewan Komisaris,
Perusahaan harus mengikuti pendidikan dan/atau Direksi dan SEVP.
pelatihan. 5. Mengelola fungsi penatakerjaan agenda Dewan
Komisaris, Direksi dan SEVP.
6. Mengelola pelaksanaan dan evaluasi protokoler dan
sekretaris Dewan Komisaris, Direksi dan SEVP.
762 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 765
Laporan Tahunan
2025
Rapat setiap anggota Dewan Komisaris dan Direksi mengenai
1. Memastikan Direksi mengadakan Rapat Direksi secara Perusahaan agar para anggota baru dapat sesegera
berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam setiap bulan. mungkin memberikan kontribusi kepada Perusahaan.
2. Memastikan Dewan Komisaris mengadakan Rapat Khusus bagi anggota Dewan Komisaris baru, program
Dewan Komisaris paling kurang 1 (satu) kali dalam 2 pengenalan ditentukan oleh Komisaris Utama dan/atau
(dua) bulan. ditentukan oleh kebutuhan anggota Dewan Komisaris.
3. Memastikan Dewan Komisari dan Direksi mengadakan Selanjutnya, untuk anggota Direksi baru, program
Rapat Direksi – Dewan Komisaris secara berkala paling pengenalan ditentukan oleh Direktur Utama dan/atau
kurang 1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan. ditentukan oleh kebutuhan anggota Direksi. Apabila
4. Memastikan Rapat dilaksanakan sesuai Anggaran Dasar, terdapat kondisi Komisaris Utama dan/atau Direktur
Pedoman dan Tata Tertib Rapat dan ketentuan lainnya. Utama adalah anggota baru, maka penentuan program
5. Menjadi penghubung bagi Dewan Komisaris, Direksi dan orientasi ditentukan oleh Wakil Komisaris Utama atau
SEVP dalam berkoordinasi perihal agenda Rapat rutin Wakil Direktur Utama atau 2 (dua) Komisaris atau 2
maupun insidentil. (dua) Direktur sesuai ketentuan Komisaris Utama dan/
6. Memastikan bahwa agenda Rapat membutuhkan atau Direktur Utama pengganti sesuai ketentuan yang
pengambilan keputusan atau hal-hal yang berdampak berlaku.
besar bagi kesejahteraan Perusahaan. 2. Informasi atau pengetahuan dasar yang perlu diketahui
7. Apabila diperlukan, mengingatkan Dewan Komisaris oleh setiap anggota Sekretaris Perusahaan paling
dan Direksi bahwa setiap Rapat pembahasan akan kurang:
difokuskan terutama pada pelaksanaan tugas dan a. Informasi atau pengetahuan intern, antara lain:
tanggungjawabnya. − Anggaran Dasar.
8. Apabila diperlukan, mengingatkan Dewan Komisaris dan − Tugas, tanggung jawab dan kewenangan
Direksi bahwa tingkat kewenangan untuk hal-hal yang anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi.
didelegasikan benar dan dipatuhi. − Visi, Misi dan tujuan Perusahaan.
9. Memastikan bahwa Risalah Rapat ditatakerjakan sesuai − Rencana strategis Perusahaan.
dengan ketentuan. − Kinerja keuangan Perusahaan.
− Segmentasi usaha, produk dan jasa Perusahaan.
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) − Manajemen risiko bank, profil risiko, penilaian
1. Memastikan Direksi menyelenggarakan RUPS Tahunan dan pemantauan risiko.
dalam jangka waktu paling lambat 5 (lima) bulan setelah − Struktur Organisasi Perusahaan.
tahun buku berakhir atau menyelenggarakan RUPS − Fungsi Satuan Kerja Audit Intern dan Ekstern.
lainnya pada setiap waktu berdasarkan kebutuhan untuk − Informasi relevan lainnya yang dapat membantu
kepentingan Perusahaan. tugas dan kinerja anggota Dewan Komisaris dan
2. Memastikan rangkaian penyelenggaraan dan administrasi anggota Direksi.
RUPS telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. b. Informasi atau pengetahuan ekstern, antara lain:
3. Memastikan penunjukan Pemimpin RUPS sebelum − Perkembangan ekstern yang meliputi aspek
penyelenggaraan RUPS. politik, ekonomi, sosial dan teknologi, dsb.
4. Memastikan bahwa kegiatan RUPS telah meliputi − Posisi Perusahaan diantara pesaing, nasabah
pengambilan keputusan untuk setiap pokok pembahasan dan stakeholders lainnya.
(mata acara). − Peran dan hubungan dengan pihak yang
5. Berkoordinasi dengan pihak independen terkait berwenang di pemerintahan di bidang moneter,
(Notaris dan Biro Administrasi Efek) untuk kelancaran serta badan berwenang lainnya.
pelaksanaan RUPS. − Peraturan perundang-undangan yang relevan.
6. Berkoordinasi dengan divisi terkait perihal rumusan dan − Informasi ekstern lainya yang relevan bagi Dewan
skenario dalam mata acara RUPS. Komisaris dan Direksi.
7. Memastikan pengumuman dan pemanggilan RUPS telah c. Dokumen yang perlu disiapkan atau dibagikan
dilaksanakan sesuai Anggaran Dasar dan ketentuan selama masa pengenalan/orientasi anggota Dewan
lainnya. Komisaris dan/atau Direksi yang baru diangkat,
antara lain:
Pendalaman Pengetahuan − Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris
1. Memastikan bahwa setiap anggota Dewan Komisaris dan dan Direksi.
Direksi menerima program pengenalan (orientasi) yang − Anggaran Dasar Perusahaan dan perubahannya.
memadai pada kesempatan pertama dan selanjutnya − Laporan Tahunan terbaru.
berdasarkan kebutuhan. Sasaran program ini bertujuan − Kontrak Manajemen dan rencana Perusahaan
untuk memberikan wawasan secara ringkas kepada terakhir.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 763
Page 766
Corporate
Governance
− Struktur Organisasi Perusahaan. 2. Laporan Tahunan paling lambat diselesaikan maksimal
− Dokumen lainnya, sesuai dengan permintaan bulan ke-4 (keempat) setelah akhir tahun buku berjalan
Dewan Komisaris dan Direksi. dan selambat-lambatnya diterima oleh pemegang saham
3. Membahas kebutuhan pengembangan diri yang sebelum RUPS.
berkelanjutan dengan Dewan Komisaris dan Direksi yang 3. Persetujuan Laporan Tahunan dilaksanakan pada RUPS
bersangkutan dan membuat perencanaan untuk program dan harus ada dalam salah satu mata acara RUPS.
pelatihan bersama dengan unit kerja terkait. 4. Sekretaris Perusahaan berkoordinasi dengan unit kerja
4. Mengumpulkan informasi mengenai pelatihan, baik terkait dalam rangka penyusunan Laporan Tahunan
yang dilakukan di dalam negeri maupun luar negeri, Perusahaan (Annual Report).
berdasarkan informasi dan kerjasama dengan divisi
terkait. Pasar Modal
5. Menentukan/merekomendasikan program pelatihan 1. Mengikuti perkembangan pasar modal, khususnya
yang sesuai dengan kebutuhan Dewan Komisaris dan mengenai peraturan pasar modal yang berlaku.
Direksi atau berdasarkan permintaan Dewan Komisaris 2. Memberikan masukan kepada Direksi untuk memenuhi
dan Direksi. ketentuan terkait dengan pasar modal dan peraturan
6. Program orientasi/pengenalan perusahaan dapat berupa terkait lainnya.
presentasi, pertemuan, kunjungan dan pengkajian 3. Sebagai pihak yang dapat dihubungi mewakili Perusahaan
dokumen atau program lainnya yang dianggap sesuai kepada Otoritas Jasa Keuangan Pasar Modal, Bursa Efek
dengan kebutuhan dan permintaan Dewan Komisaris dan Indonesia dan Pemegang Saham Seri A Dwiwarna.
Direksi.
7. Pelaksanaan pendidikan/pelatihan mengikuti ketentuan Lainnya
pendidikan yang berlaku di BRI Corporate University. 1. Mengelola implementasi manajemen risiko di Corporate
Secretary Division.
Daftar Pemegang Saham dan Kepemilikan 2. Menyusun Rencana Kerja Fungsional (RKF) dan Rencana
1. Sekretaris Perusahaan membantu Direksi untuk Kerja & Anggaran (RKA) di Corporate Secretary Division.
mengelola Daftar Pemegang Saham dan Daftar 3. Mengelola Human Capital, memenuhi kebutuhan Pekerja,
Kepemilikan Khusus Saham (Seri A Dwiwarna). meningkatkan kompetensi dan mendorong kinerja agar
2. Sekretaris Perusahaan membantu Dewan Komisaris pengelolaan Human Capital berjalan sesuai kebijakan
dan Direksi untuk melaporkan kepemilikan sahamnya yang berlaku di Corporate Secretary Division.
kepada Otoritas Jasa Keuangan apabila memiliki saham, 4. Menyediakan dokumen/data/informasi terkait
baik langsung maupun tidak langsung, pada perusahaan pelaksanaan audit dan realisasi tindak lanjut audit di
terbuka ≥5% dari modal disetor perusahaan. Corporate Secretary Division.
3. Sekretaris Perusahaan membantu Dewan Komisaris dan 5. Membuat laporan-laporan di tingkat Divisi/Department
Direksi untuk melaporkan kepemilikan sahamnya kepada agar sesuai ketentuan yang berlaku dan kebutuhan unit
Otoritas Jasa Keuangan apabila atas kepemilikannya kerja lain atau instansi terkait.
pada perusahaan terbuka terdapat perubahan ≥0,5% 6. Mengelola logistik dan kesekretariatan di tingkat Divisi/
(nol koma lima persen) dari saham yang disetor dalam Department, termasuk penggunaan biaya-biaya terkait
perusahaan, baik dalam 1 (satu) atau beberapa transaksi. logistik dan kesekretariatan sesuai dengan ketentuan
4. Laporan sebagaimana dimaksud angka 2) dan angka 3) yang berlaku.
wajib disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan paling 7. Mengelola pengembangan platform/sistem aplikasi
lambat 10 (sepuluh) hari sejak terjadinya kepemilikan berkoordinasi dengan divisi terkait.
atau perubahan kepemilikan atas saham perusahaan 8. Melakukan penyempurnaan kebijakan/ketentuan terkait
terbuka tersebut. output (hasil kerja) Corporate Secretary Division dan unit
kerja lain (termasuk antara lain: Service Level Agreement/
Koordinasi Persiapan Laporan Tahunan SLA, Buku Prosedur Operasional/BPO, dll).
1. Laporan Tahunan diantaranya paling sedikit meliputi 9. Melakukan koordinasi dan kerjasama di tingkat Divisi/
Ikhtisar Data Keuangan, Laporan Dewan Komisaris dan Department, serta membina hubungan baik dengan unit
Direksi, Profil Perusahaan, Analisa dan Pembahasan kerja lain, lembaga atau instansi atau instansi atau pihak
Manajemen atas Kinerja Perusahaan, GCG, Informasi ketiga, termasuk antara lain pengadaan dan pelaksanaan
Keuangan dan informasi lainnya yang dianggap relevan Perjanjian Kerjasama (PKS) yang terkait bidang tugas
sesuai dengan perkembangan ketentuan dan peraturan Corporate Secretary Division.
perundang-undangan yang berlaku dan best practice
terkini.
764 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 767
Laporan Tahunan
2025
Profil Sekretaris Perusahaan
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Bogor pada 15 Agustus 1979. Usia 46 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Ekonomi Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Bogor (2001)
- Magister Manajemen Strategi, Institut Pertanian Bogor, Bogor (2009)
- Master of Business Administration, University of Florida, Amerika Serikat (2012)
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5
Pengalaman Kerja
Beliau memulai karir BRI sejak tahun 2005 dengan berbagai posisi antara lain:
Agustya Hendy Bernadi* − Group Head Corporate Secretary, Kantor Pusat (1-8-2023 sd 31-8-2025)
Sekretaris Perusahaan − Department Head International Business Division, Kantor Pusat (09/05/2022 s/d
31-7-2023)
− Deputy General Manager/Operations Manager, BRI New York Agency (01-07-2018 s/d
08-05-2022)
Kewarganegaraan
− Kepala Bagian Financial Institution Banks & Manajemen Unit Kerja Luar Negeri,
Warga Negara Indonesia International Business Division, Kantor Pusat (01-03-2015 s/d 30-06-2018)
− Manager, Investor Relations Desk, Kantor Pusat (01-10-2012 s/d 28-02-2015)
Domisili
Dasar Hukum Pengangkatan
Jakarta
Menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan BRI sejak 1 Agustus 2023 berdasarkan Keputusan
Direksi No. 1613-DIR/HCB/08/2023 tanggal 1 Agustus 2023. Pengangkatan Corporate
Secretary BRI yang baru tersebut telah dilaporkan kepada OJK dan dipublikasikan melalui
situs web BRI dan Bursa Efek Indonesia.
*berhenti menjabat sejak Agustus 2025.
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Padang pada 12 Juli 1986. Usia 39 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Ekonomi, Universitas Andalas, Padang (2003)
- Master Business of Administration, University of Birmingham, Inggris (2016)
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Level 2
Pengalaman Kerja
Beliau memulai karir BRI sejak tahun 2010 dengan berbagai posisi antara lain:
− Group Head, Corporate Secretary, Kantor Pusat (2025 s/d sekarang)
Dhanny − General Manager, Kantor Cabang Luar Negeri Singapura (2024 s/d 2025)
Sekretaris Perusahaan − Business Department Head, Kantor Cabang Luar Negeri Singapura (2021 s/d 2023)
− Department Head, Syndicated Solution, Kantor Pusat (2019 s/d 2021)
− Sub Branch Head Banjaran, Regional Office Bandung (2014 s/d 2015)
− Marketing Manager, Kantor Cabang Cut Mutia (2012 s/d 2014)
Kewarganegaraan
− Relationship Manager, Agribusiness Division (2010 s/d 2012)
Warga Negara Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
Domisili
Menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan BRI berdasarkan Keputusan Direksi No.2740-DIR/
Jakarta HBS/08/2025 tanggal 13 Agustus 2025. Pengangkatan Corporate Secretary BRI yang baru
tersebut telah dilaporkan kepada OJK dan dipublikasikan melalui situs web BRI dan Bursa
Efek Indonesia.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 765
Page 768
Corporate
Governance
Program Peningkatan Kompetensi Sekretaris Perusahaan
Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan Waktu dan Tempat
Nama Kompetensi /Pelatihan Pelaksanaan
Penyelenggara
Agustya Hendy Bernadi Pendidikan Internalisasi Ketentuan Peraturan 23 Oktober 2025 Internal BRI
Disiplin Dan License Untuk Pejabat Yang Berwenang
Dalam Penegakan Disiplin
BSDP 0 Lateral Joiner For Auditor_Leader 2 September 2025 Internal BRI
Sertifikasi Qualified Internal Auditor (QIA) 11 November 2025 Dewan Sertifikasi
Qualified Internal Auditor
Elevate Talks : Optimalisasi Pemanfaatan Identitas 8 Juli 2025 Dirjen Dukcapil
Kependudukan Digital (IKD) di Indonesia
IHT Mitigasi Risiko dan Mekanisme Pembukuan Kas 28 November 2025 Internal BRI
Porti dalam Aplikasi SAP
Webinar Pengawasan Proses Bisnis Kredit KMK WA 21 Oktober 2025 Internal BRI
Webinar Peraturan Disiplin dan Mekanisme Audit 18 Desember 2025 Internal BRI
Investigatif Tahun 2025
Webinar Balance Sheet Mastery for Internal Audit 26 November 2025 Internal BRI
In House Training bagi Pekerja Audit Region 10 - 23 Desember 2025 Internal BRI
RAO Semarang
IHT Leading People, Empowering Growth RO 19 September 2025 Internal BRI
Semarang
Dhanny The Team Lead Programme on Agility & Effective 21 - 23 Juli 2025 Singapore Management
Management University Executive
Development
Consultation Day TRB : Guide to LC Documentation 4 April 2025 Internal BRI
Mastery for Bankers : Elevating Client Service
Standards to Unlock the Trade Potential
Executive Development Program 3 Desember 2025 & INSEAD
26-30 Januari 2026
Pelaksanaan Tugas Sekretaris Perusahaan Tahun 2025
Bulan Cetak Online TV Total Quarter
Januari 852 19.252 205 20.309 71.503
Februari 1.002 22.397 292 23.691
Maret 877 26.399 227 27.503
April 704 19.012 169 19.885 62.114
Mei 866 22.109 186 23.161
Juni 752 18.229 87 19.068
Juli 1.037 24.839 202 26.078 84.801
Agustus 1.380 30.182 429 31.991
September 1.480 24.768 484 26.732
Oktober 1.219 23.891 246 25.356 76.642
November 1.034 22.728 166 23.928
Desember 1.095 26.048 215 27.358
Grand Total 12.298 279.854 2.908 295.060
766 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 769
Laporan Tahunan
2025
Pelaksanaan komunikasi korporat dilakukan dengan di tahun 2025 PPID BRI menerima 28 permohonan informasi
melibatkan berbagai media sebagai strategic partner yang dari publik yang dapat dipenuhi seluruhnya sesuai dengan
meliputi media cetak, TV, maupun online. Komunikasi ketentuan yang berlaku. Kinerja pengelolaan informasi
dilakukan melalui penerbitan siaran pers yang selama publik yang sangat baik membuat BRI mendapat predikat
tahun 2025 telah mencapai sejumlah 467 siaran pers oleh “Informatif Kategori BUMN” dalam Monitoring dan Evaluasi
Perseroan, dengan total serapan oleh media sebanyak (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Badan Publik 2025
295.060 pemberitaan di seluruh media. Dengan jumlah oleh Komisi Informasi Pusat dengan nilai sebesar 95,67.
tersebut, BRI telah berkontribusi (share of voice) sebesar
37,72 persen pemberitaan positif di industri perbankan. Corporate Secretary juga bertindak sebagai spokesperson
untuk menjawab berbagai pertanyaan dari wartawan,
UMKM menjadi tema pemberitaan utama bagi BRI. UMKM mendampingi jajaran Direksi BRI dalam kegiatan
sebagai fokus bisnis BRI memiliki peranan kunci dalam wawancara bersama media, menyelenggarakan kegiatan
membangun perekonomian nasional yang secara langsung press conference untuk meningkatkan citra perusahaan,
mendorong pertumbuhan kinerja BRI. Untuk itu, narasi dalam serta melakukan monitoring hingga klarifikasi terhadap
rilis BRI lebih menekankan pada pemberdayaan UMKM dan pemberitaan negatif atau isu-isu yang dapat menurunkan
ekonomi kerakyatan. Selain itu, publikasi mengenai kinerja reputasi Bank BRI.
keuangan, CSR, dukungan terhadap program pemerintah,
award, serta produk dan layanan BRI juga menjadi tema Selain itu, Corporate Secretary juga mengadakan program
pemberitaan utama BRI untuk meningkatkan citra positif BRI Fellowship Journalism 2025 yaitu program pemberian
di mata publik dan juga sebagai referensi informasi bagi beasiswa S2 kepada jurnalis di universitas negeri di
investor. Indonesia, pada tahun 2025 melalui program ini BRI berhasil
menghasilkan 2.679 artikel dan memberikan beasiswa
Dalam kaitannya dengan BRI sebagai sponsor kasta tertinggi kepada 45 jurnalis seluruh Indonesia lintas platform.
liga sepak bola di Indonesia yaitu BRI Super League selama
5 tahun terakhir yang merupakan olahraga paling populer Penyelenggaraan RUPS
di Indonesia berkontribusi sangat besar dalam keseluruhan Selama tahun 2025, Perseroan telah menyelenggarakan
pemberitaan BRI. Oleh sebab itu, hingga akhir Desember RUPS sebanyak 2 (dua) kali, yaitu RUPS Tahunan pada
2025, total 70.666 artikel pemberitaan mengenai BRI Super tanggal 24 Maret 2025 dan RUPS Luar Biasa pada tanggal
League menghiasi platform media print, TV, dan online. 17 Desember 2025, sebagaimana dilaporkan pada sub bab
RUPS pada Bab Corporate Governance dalam Laporan
Selain itu, Corporate Secretary juga melakukan pemantauan Tahunan ini.
rutin terhadap aktivitas di media sosial untuk menjaga
sekaligus meningkatkan citra positif BRI. Citra positif BRI Transparansi Penyampaian Laporan dan Keterbukaan
dibangun melalui konten pillar mengenai corporate values & Informasi
achievements, work at BRI, dan financial management yang Selama tahun 2025, Corporate Secretary telah melakukan
dikemas dengan treatment menarik yang sesuai dengan laporan keterbukaan informasi, laporan rutin, laporan
pengguna media sosial. Sehingga pada tahun 2025, citra insidentil dan/atau permintaan data oleh regulator. Rincian
positif BRI di media sosial mencapai 91,31 persen. pelaporan telah disampaikan pada Sub Bab Transparansi
Penyampaian Laporan pada Bab Corporate Governance
Corporate Secretary sebagai atasan Pejabat Pengelola dalam Laporan Tahunan ini.
Informasi & Dokumentasi (PPID) BRI melakukan tugasnya
dalam mengkoordinir pelayanan informasi publik. Sepanjang
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 767
Page 770
Corporate
Governance
Satuan Kerja Audit Intern
Ringkasan Kinerja Satuan Kerja Audit Intern
Pencapaian tahun 2025 Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) dengan Sebagai Trusted Assurance Provider, SKAI melaksanakan
melakukan beberapa program pengembangan yaitu sebagai fungsi assurance dan advisory yang berperan dalam mengawal
berikut: pencapaian tujuan perusahaan dengan memperhatikan harapan
1. Penguatan Tata Kelola dan Pedoman Audit Intern stakeholders. Sejalan dengan aspirasi tahun 2026, yaitu “To
Dalam rangka memastikan pelaksanaan fungsi audit internal leverage technology and data analytics to deliver consistently
yang efektif, independen, dan selaras dengan perkembangan high-quality internal audits and value-added insights”, strategi
regulasi serta praktik tata kelola yang baik, pada tahun 2025 SKAI difokuskan pada tiga pilar utama sebagai berikut:
dilakukan pengkinian Piagam Audit Intern dan Piagam Audit 1. Teknologi, yaitu penguatan kapabilitas teknologi dilakukan
Intern Terintegrasi Konglomerasi Keuangan. Selain itu, juga melalui pengembangan berkelanjutan atas Audit
disusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Audit Intern Management System dan pemanfaatan data analytics secara
untuk Unit Kerja luar negeri untuk memperkuat konsistensi terintegrasi. Transformasi ini tidak hanya mendigitalisasi
pelaksanaan audit serta mendukung penerapan pengawasan proses audit, tetapi juga mengintegrasikannya dengan
yang terstandarisasi. sistem internal lainnya guna menghasilkan insight yang
2. Penguatan Organisasi Audit Intern relevan dan mendukung pengambilan keputusan strategis.
Penguatan organisasi Audit Intern dilakukan melalui Selain itu, penerapan Continuous Auditing terus didorong
penyesuaian struktur di level Head Office dengan untuk meningkatkan efektivitas pengawasan pada unit kerja
pembentukan Wholesale & Head Office Audit, Retail Audit, operasional berbasis teknologi dan data.
dan IT Audit, serta penyesuaian formasi yang selaras dengan 2. People, yaitu Pengembangan human capital difokuskan
penguatan peran lini pertama dan lini kedua dalam kerangka pada peningkatan kompetensi dan profesionalisme auditor
Three Lines Model, guna meningkatkan efektivitas Risk- melalui penyusunan audit competency framework, analisis
Based Audit yang didukung oleh implementasi Continuous kebutuhan pelatihan dan sertifikasi, pemetaan profil
Auditing berbasis data analytics sehingga pengawasan kompetensi auditor, penyediaan program pengembangan
dapat dilaksanakan secara lebih fokus, efisien, dan terukur. yang terstruktur, serta monitoring dan evaluasi pelaksanaan
3. Benchmark SKAI pengembangan kompetensi. Kolaborasi dengan fungsi
Dalam rangka penguatan dan pengembangan fungsi Human Capital dilakukan untuk memastikan kesiapan Auditor
audit TI, pada tahun 2025 telah dilaksanakan kegiatan yang adaptif terhadap dinamika risiko, perkembangan
benchmarking dengan salah satu bank sebagai bagian dari regulasi, dan kompleksitas bisnis yang terus berkembang.
upaya peningkatan kapabilitas dan praktik terbaik fungsi 3. Integration & Collaboration, yaitu penguatan integrasi dan
audit internal. kolaborasi dilakukan melalui sinergi yang lebih erat antara 1st
4. Pengembangan Data Emerging Risk line, 2nd line dan 3rd line dalam kerangka Three Lines Model,
Pengembangan data yang bersumber dari risiko baru atau serta koordinasi yang berkelanjutan dengan entitas anak.
sumber yang sebelumnya belum diketahui. Pendekatan ini bertujuan untuk memastikan keselarasan
5. Pengembangan Dashboard Data Analytics pengelolaan risiko dan pengendalian intern, serta
Pengembangan dilakukan sebagai sarana pemantauan menciptakan mekanisme pengawasan yang terintegrasi,
risiko dan kinerja pengendalian secara lebih terstruktur dan transparan, dan bernilai tambah bagi perusahaan secara
berbasis data, guna mendukung pelaksanaan audit yang keseluruhan.
lebih responsif, terukur, serta terfokus pada area berisiko
tinggi. Dalam mendukung implementasi ketiga pilar tersebut dan
6. Pengembangan Audit Management System (AMS) memperkuat peran SKAI sebagai Strategic Business Partner,
Pengembangan dilakukan dengan menambahkan fitur terdapat sejumlah area optimalisasi yang menjadi fokus
untuk mendukung pelaksanaan survei assurance di seluruh penguatan, antara lain:
unit kerja audit. Selain itu, dilakukan penyempurnaan dan 1. Optimalisasi pemanfaatan data analytics dalam mendeteksi
pengembangan lanjutan sistem audit untuk menghadirkan fraud dan kelemahan pengendalian intern secara lebih dini.
platform terintegrasi yang mendukung proses audit secara 2. Peningkatan efektivitas tindak lanjut hasil audit melalui
end-to-end, dengan penambahan berbagai modul dan fitur monitoring berbasis data dengan pendekatan near real-time.
untuk meningkatkan efektivitas serta efisiensi pengelolaan 3. Ketersediaan tools audit yang mendukung metodologi dan
audit. strategi audit secara efektif.
7. Penerapan Audit Internal Control over Financial Reporting 4. Pengembangan dan penyempurnaan Audit Management
(ICOFR) System (AMS) serta teknologi audit guna meningkatkan
Penyusunan metodologi ICOFR dan penerapan pelaksanaan efektivitas dan efisiensi kegiatan audit.
ICOFR untuk memastikan laporan keuangan disiapkan 5. Pemenuhan formasi sesuai dengan kebutuhan organisasi.
sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku atau standar 6. Penguatan struktur organisasi agar lebih adaptif terhadap
pelaporan keuangan. perkembangan lingkungan bisnis.
8. Penguatan Sinergi 1st line, 2nd line dan 3rd line 7. Pemetaan profil kompetensi Auditor Internal sesuai standar
Pelaksanaan komunikasi secara berkala dengan 1st line, 2nd profesional.
line dan 3rd line secara online dan offline melalui forum GRC 8. Peningkatan agility pelaksanaan audit agar responsif
(Governance, Risk Management, dan Compliance), sharing terhadap dinamika bisnis dan risiko, tidak terbatas pada
tools Early Warning System, dan monitoring berkala sebagai perencanaan tahunan.
strategi untuk peningkatan tata kelola organisasi, manajemen 9. Penguatan implementasi kegiatan advisory agar selaras
risiko perusahaan dan kepatuhan terhadap peraturan secara dengan serta kebijakan internal perusahaan, dan mampu
keseluruhan. memberikan nilai tambah bagi organisasi perusahaan.
9. SKAI Terintegrasi Konglomerasi Keuangan 10. Pemenuhan dan pengembangan kompetensi auditor sesuai
Pada tahun 2025, fungsi audit internal terintegrasi diperkuat dengan perkembangan bisnis dan teknologi terkini.
melalui penyelenggaraan Integrated Internal Audit 11. Penguatan kapabilitas audit atas risiko emerging, termasuk
Forum (IIAF) sebagai sarana koordinasi dan sinergi antar risiko siber, data privacy, dan transformasi digital.
entitas dalam konglomerasi keuangan guna memastikan 12. Implementasi Global Internal Audit Standards 2024 secara
keselarasan pengawasan, pembaruan kebijakan regulator, konsisten dan menyeluruh, dengan memastikan keselarasan
serta pemantauan tindak lanjut hasil audit. Selain itu, disusun terhadap ketentuan regulator dan praktik tata kelola
Pedoman Pelaksanaan Audit sebagai acuan pelaksanaan perusahaan yang baik.
penugasan audit maupun penugasan joint audit untuk
memastikan kepatuhan kebijakan dan proses sesuai
ketentuan regulator.
768 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 771
Laporan Tahunan
2025
Dasar Hukum 14. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 21/
SEOJK.03/2017 tanggal 6 Juni 2017 tentang Penerapan
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun Manajemen Risiko Dalam Penggunaan Teknologi
1992 tanggal 25 Maret 1992 tentang Perbankan Informasi Oleh Bank Umum.
sebagaimana diubah terakhir dengan Undang-Undang 15. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/
Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2023 tanggal 31 SEOJK.03/2017 tanggal 7 Juli 2017 tentang Pedoman
Maret 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Standar Sistem Pengendalian Intern Bagi Bank Umum.
Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022
tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang. Sebagai bagian dari penerapan Good Corporate Governance,
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) BRI memiliki peran strategis
2003 tanggal 19 Juni 2003 tentang Badan Usaha Milik dalam mendukung pencapaian strategic business objectives
Negara sebagaimana diubah terakhir dengan Undang- melalui pelaksanaan kegiatan assurance dan advisory yang
Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2025 efektif serta selaras dengan arah dan strategi perusahaan.
tanggal 6 Oktober 2025 tentang Perubahan Keempat Pelaksanaan fungsi SKAI yang efektif memberikan keyakinan
atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang memadai kepada perusahaan atas kualitas dan efektivitas
Badan Usaha Milik Negara. pengendalian intern, manajemen risiko, dan tata kelola,
3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 27 Tahun guna melindungi keberlangsungan usaha serta reputasi
2022 tanggal 17 Oktober 2022 tentang Pelindungan perusahaan.
Data Pribadi.
4. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Dalam rangka mendukung aspirasi perusahaan untuk
IndonesiaNomor PER-2/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret mewujudkan Visi BRI, yaitu “The Most Trusted Lifetime
2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Financial Partner for Sustainable Growth”, SKAI BRI
Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara. menerapkan pendekatan audit yang komprehensif, adaptif,
5. Keputusan Deputi Keuangan dan Manajemen Risiko dan berbasis risiko dengan mengintegrasikan Risk-Based
Kementerian Badan Usaha Milik Negara Republik Internal Audit dan Agile Audit, yang didukung oleh penerapan
Indonesia Nomor SK-7/DKU.MBU/10/2023 tanggal Continuous Auditing. Pendekatan ini memungkinkan
26 Oktober 2023 tentang Petunjuk Teknis Pelaporan pengawasan risiko dan pengendalian dilakukan secara
Manajemen Risiko Badan Usaha Milik Negara. berkelanjutan, sehingga deteksi dini atas kelemahan serta
6. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 56/ respons manajemen dapat dilakukan secara lebih cepat dan
POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang tepat.
Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit
Audit Internal. Selain itu, SKAI BRI menerapkan konsep Combined
7. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 18/ Assurance melalui koordinasi dan kolaborasi yang efektif
POJK.03/2016 tanggal 22 Maret 2016 tentang Penerapan dengan fungsi 1st line sampai dengan 2nd line, serta komunikasi
Manajemen Risiko Bagi Bank Umum. yang berkesinambungan antar fungsi pengendalian, guna
8. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 1/POJK.03/2019 meningkatkan efektivitas pengendalian intern, manajemen
tanggal 28 Januari 2019 tentang Penerapan Fungsi Audit risiko, dan tata kelola perusahaan secara menyeluruh.
Intern Pada Bank Umum.
9. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor11/ Struktur Organisasi Satuan Kerja Audit Intern
POJK.03/2022 tanggal 06 Juli 2022 tentang
Penyelenggaraan Teknologi Informasi Oleh Bank Umum. Dalam menjalankan peran dan fungsinya, Satuan Kerja
10. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun Audit Intern (SKAI) didukung oleh struktur organisasi
2023 Tanggal 14 September 2023 tentang Penerapan yang independen, serta jumlah dan kompetensi Auditor
Tata Kelola bagi Bank Umum. yang memadai. SKAI BRI dipimpin oleh Senior Executive
11. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12 Tahun Vice President (SEVP) Internal Audit yang bertanggung
2024 tanggal 31 Juli 2024 tentang Penerapan Strategi jawab langsung kepada Direktur Utama, serta memiliki
Anti Fraud Bagi Lembaga Jasa Keuangan. garis komunikasi dengan Dewan Komisaris melalui Komite
12. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 30 Tahun Audit. Dalam pelaksanaan tugasnya, SEVP Internal Audit
2024 tanggal 19 Desember 2024 tentang Konglomerasi membawahi Audit Standard & Quality Development Group,
Keuangan dan Perusahaan Induk Konglomerasi Wholesale & Head Office Audit, Retail Audit, IT Audit, Special
Keuangan. Investigation Audit, serta 18 (delapan belas) Regional Audit
13. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14/ Office. Adapun Struktur Organisasi SKAI adalah sebagai
SEOJK.03/2025tanggal 24 Juni 2025 tentang Penerapan berikut.
Tata Kelola Bagi Bank Umum.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 769
Page 772
Corporate
Governance
Rapat Umum Pemegang Saham
Dewan Komisaris
Direktur Utama
Komite Audit
Internal Audit
Audit Standard & Wholesale & Head Special Investigation
Retail Audit IT Audit Regional Audit Office
Quality Development Office Audit Audit
Audit Wholesale IT Strategy.
Micro & Whistleblowing
Development & Overseas Infrastructure Regional
Commercial System
& Quality Audit & Security Assurance
Department Department
Department Department Audit Dept.
IT Application
Audit Data Support & Consumer & Investigation
& Data
Analytic Others Audit Retail Funding & Forensic
Management
Department Department Department Department Assurance
Audit Dept
Team
Audit
Subsidiary
Technology & ICOFR Audit Regional
Audit
Performance Department Investigator
Department Unit Audit
Department
Intern
Liaison
Officer
Secara struktural, Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) terdiri fungsi bertanggung jawab melaksanakan kegiatan
dari unit kerja pelaksana kegiatan audit dan unit kerja yang assurance dan advisory terhadap aktivitas Head
melaksanakan pengembangan Standar dan Kualitas Audit, Office (a.l. Bisnis Korporasi, Manajemen Risiko, Trade
dengan rincian sebagai berikut: Finance, Treasury, Unit Kerja Luar Negeri).
1. Unit Kerja Pelaksana Kegiatan Audit c) Retail Audit (RTA)
a) Regional Audit Office (RAO) Struktur Organisasi Retail Audit terdiri dari Micro
Regional Audit Office melaksanakan seluruh kegiatan & Commercial Audit Department, Consumer &
audit dan pemberian jasa konsultasi sebagai strategic Retail Funding Audit Department, dan Subsidiary
business partner dengan objek audit meliputi Department. Masing-masing fungsi bertanggung
Regional Office, Kantor Cabang Khusus, Branch jawab melaksanakan kegiatan assurance dan
Office, Sentra Layanan Prioritas, Sub Branch Office, advisory terhadap Head Office (a.l. Bisnis Mikro,
Cash Office, serta BRI Unit di wilayah kerjanya. Saat Komersial, Konsumer, SME, Retail Funding, dan
ini, BRI memiliki 18 (delapan belas) Regional Audit Anggota Konglomerasi Keuangan).
Office yang berdampingan dengan 18 (delapan belas) d) IT Audit (ITA)
Regional Office BRI. Keberadaan Regional Audit Struktur organisasi IT Audit terdiri dari IT Strategy
Office yang berdampingan dengan Kantor Wilayah Audit Department dan IT Application Audit
merupakan salah satu strategi BRI untuk memastikan Department. Masing-masing fungsi bertanggung
peran SKAI sebagai fungsi assurance dan advisory jawab melaksanakan kegiatan assurance dan
dapat berjalan secara lebih efektif dan efisien, sejalan advisory atas sistem, aplikasi, dan infrastruktur
dengan struktur organisasi, kewenangan, tugas, dan teknologi informasi yang digunakan oleh Head Office,
tanggung jawab pengelolaan bisnis serta aset BRI Unit Kerja Luar Negeri, dan Anggota Konglomerasi
yang bersifat terdesentralisasi. Keuangan.
b) Wholesale & Head Office Audit (WHA) e) Special Investigation Audit
Struktur Organisasi Wholesale & Head Office Special Investigation Audit melaksanakan investigasi
Audit terdiri dari Wholesale & Overseas Audit atas indikasi fraud dan pengaduan melalui
Department, Support & Others Audit Department, Whistleblowing System dengan kewenangan objek
serta ICOFR Audit Department. Masing-masing audit mencakup seluruh Unit Kerja BRI.
770 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 773
Laporan Tahunan
2025
2. Audit Standard & Quality Development (ASQ) Group
Audit Standard & Quality Development (ASQ) Group melaksanakan pengembangan dan penguatan kualitas fungsi audit
intern, antara lain melalui penyusunan visi, misi, dan strategi Internal Audit Directorate BRI; evaluasi kualitas audit yang
dilakukan oleh jajaran Internal Audit Directorate BRI, pihak independen, serta internal quality assurance atas Internal Audit
Directorate Perusahaan Anak; pengkajian dan perancangan perangkat lunak dan perangkat keras untuk mendukung
pelaksanaan audit; analisis dan penyusunan laporan hasil audit; serta pengembangan dan pengelolaan data analytics dan
analytical tools audit.
Berikut adalah Unit Kerja Audit BRI yang tersebar di Seluruh Indonesia:
1 RAO Medan 2 RAO Pekanbaru 3 RAO Padang 4 RAO Palembang 5 RAO Lampung
6 7 RAO Bandung 8 RAO Semarang 9 RAO Yogyakarta
Wholesale &
Audit Standard & Quality
Head Office Audit
Development Group
Retail Audit Special Investigation 10 RAO Surabaya 11 RAO Malang 12 RAO Denpasar
RAO Jakarta 1 IT Audit
RAO Jakarta 2 RAO Jakarta 3 13 RAO Banjarmasin 14 RAO Makassar 15 RAO Manado
16 RAO Jayapura
1
2
15
3
16
4 13
5 14
6 8
7 9 10
11 12
Kedudukan Satuan Kerja Audit Intern dalam Struktur Organisasi
Secara struktural, SKAI BRI bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama dan memiliki garis komunikasi dengan Dewan
Komisaris. Dalam melaksanakan tugas, SKAI menyampaikan laporan kepada Direktur Utama atau Dewan Komisaris. Salinan atas
laporan pelaksanaan tugas SKAI kepada Direktur Utama disampaikan kepada Dewan Komisaris, Komite Audit, dan Direktur
yang membidangi Fungsi Kepatuhan Komite Audit berada di bawah koordinasi Dewan Komisaris dan secara struktural
bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris. Organisasi SKAI dipimpin oleh SEVP Internal Audit.
Pihak yang Mengangkat dan Memberhentikan Kepala Satuan Kerja Audit Intern
Kepala Satuan Kerja Audit Intern diangkat dan diberhentikan oleh Direktur Utama setelah mendapat persetujuan dari Dewan
Komisaris dengan mempertimbangkan rekomendasi Komite Audit. Pengangkatan SEVP Internal Audit telah dilaporkan kepada
Otoritas Jasa Keuangan.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 771
Page 774
Corporate
Governance
Profil Kepala Satuan Kerja Audit Intern
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Kudus pada 2 Juli 1978. Usia 47 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Accounting dari Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta (2000)
- Master of Commerce (Advanced) dari The University of Queensland, Brisbane (2006)
Sertifikasi
- Chartered Accountant (CA)
- Indonesia Internal Audit Practitioner (IIAP)
- Certified Qualified Internal Auditor (QIA)
- Sertifikasi Manajemen Risiko Kualifikasi 7
Pengalaman Kerja
Yulianto Setiawan
SEVP Internal Audit (Kepala SKAI) - SEVP Internal Audit (SKAI) ( 01 Desember 2024 – sekarang)
- Internal Audit Head, Head Office Audit (21 Juni 2024 – 30 November 2024)
- Division Head Financial and Management Accounting (01 Mei 2021 – 20 Juni 2024)
- Division Head Change Management (01 Desember 2019 - 30 April 2021)
Kewarganegaraan
- Direktur Keuangan BRI Ventura Investama (BRI Ventures) (01 Mei 2019 - 30 November
Warga Negara Indonesia 2019)
- Business Manager BRI Singapore Branch (01 Januari 2015 – 30 April 2019)
Domisili
Dasar Hukum Pengangkatan
Jakarta Selatan
Surat Keputusan Direksi BRI Nokep: 4221-DIR/HBS/11/2024 tanggal 29 November 2024
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Semarang pada 11 Oktober 1981. Usia 44 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Psikologi dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (2004)
- Magister Management dari Bina Nusantara, Jakarta (2023)
Sertifikasi
- Certified Qualified Internal Auditor (QIA)
- Sertifikasi Manajemen Risiko Kualifikasi 5
Pengalaman Kerja
- Group Head, Audit Standard & Quality Development (2025 - Sekarang)
Ardhi Setyarko - Division Head, Micro Business & Development (2023 - 2025)
Group Head Audit Standard & Quality - Vice President, Micro Business & Development (2022 - 2023)
Development - Vice President, CREDIT OPERATION GROUP (2021 - 2022)
- Assistent Vice President, MICRO SALES MANAGEMENT GROUP (2020 -2021)
Dasar Hukum Pengangkatan
Kewarganegaraan
Surat Keputusan Direksi BRI Nokep: R. 214 - DIR/HBS/ 01/2025 tanggal 1 Januari 2025
Warga Negara Indonesia
Domisili
Bekasi
772 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 775
Laporan Tahunan
2025
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Desa Tungkusan, 9 Mei 1976. Usia 49 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Ekonomi Manajemen dari Universitas Muhammadyah Sumatra Utara, Sumatra
Utara (2002)
- Magister MBA dari Missouri State University, Amerika (2012)
Sertifikasi
- Certified Qualified Internal Auditor (QIA)
- Sertifikasi Manajemen Risiko Kualifikasi 5
Pengalaman Kerja
Zainuddin Thalib Burutu - Internal Audit Head, WHOLESALE & HEAD OFFICE AUDIT (2025 - Sekarang)
Internal Audit Head Wholesale & Head - Internal Audit Head, HEAD OFFICE AUDIT (2025)
Office Audit - Senior Vice President, HUMAN CAPITAL BUSINESS PARTNER 1 GROUP (2024 - 2025)
- Regional Chief Audit, Regional Audit Office Medan (2022 - 2024)
- Division Head, MICRO SALES MANAGEMENT GROUP (2021 -2022)
- Vice President, Corporate Secertary Group (2019 -2021)
Kewarganegaraan - Kepala Desk, Corporate Secertary Group (2019)
Warga Negara Indonesia - Kepala Bagian, Corporate Secertary Group (2016 - 2019)
Domisili Dasar Hukum Pengangkatan
Bekasi Surat Keputusan Direksi BRI Nokep: R. 214 - DIR/HBS/ 01/2025 tanggal 1 Januari 2025
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Tuban, 20 Mei 1980. Usia 45 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
Sarjana Teknik Elektro dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (2004)
Sertifikasi
- Certified Bank Internal Audit (CBIA)
- Certified Ethical Hacker (CEH)
- Certified Fraud Examiner (CFE)
- Certified Information System Auditor (CISA)
- Certified Qualified Internal Auditor (QIA)
- Lead Auditor ISO 37001:2016
Bangkit Ngabdianto - Manajemen Risiko Kualifikasi 5
Group Head Audit Standard & Quality Pengalaman Kerja
Development
- Internal Audit Head, RETAIL AUDIT (2025 - Sekarang)
- Regional Chief Audit, Regional Audit Office Denpasar (2024 - 2025)
- Division Head, Audit Standard & Quality Development (2022 - 2024)
Kewarganegaraan - Regional Assurance Head, Regional Audit Office Denpasar (2020 - 2022)
Internal Audit Head Retail Audit - Regional Assurance Head, Regional Audit Office Manado (2020)
- Group Head/Team Leader, Audit Standard & Quality Development (2016 -2020)
Domisili - Kepala Desk, Corporate Secertary Group (2019)
Bekasi Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan Direksi BRI Nokep: R.2739-DIR/HBS/08/2025 tanggal 1 Agustus 2025
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Jakarta, 14 Januari 1981. Usia 44 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Komputer dari Universitas Bina Nusantara, Jakarta (2003)
- Magister Manajemen dari Universitas Bina Nusantara, Jakarta (2024)
Sertifikasi
- Certified Qualified Internal Auditor (QIA)
- Certified Forensic Auditor (CFrA)
- Business Continuity Certified Planner (BCCP)
- Certified Fraud Examiner (CFE)
- Certified Information System Auditor (CISA)
Ronald Setiadi - Certified Bank Internal Auditor (CBIA)
- Certified Data Center Professional (CDCP)
Internal Audit Head IT Audit
- Certified Data Center Specialist (CDCS)
- Certified Statement Analysis (CSA)
- Sertifikasi Manajemen Risiko Kualifikasi 5
Kewarganegaraan
Pengalaman Kerja
Internal Audit Head Retail Audit
- Internal Audit Head, IT AUDIT (2025 - Sekarang)
Domisili - Department Head, Audit Standard & Quality Development (2021 - 2025)
- ASSISTANT VICE PRESIDENT, Digital & Technology Information Audit (2021)
Jakarta Utara
Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan Direksi BRI NOKEP : R.2739.- DIR/HBS/08/2025 Tanggal 1 Agustus 2025
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 773
Page 776
Corporate
Governance
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Sido Rejo, 29 November 1984. Usia 41 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Strata 1 Universitas Lampung (2006)
- Magister Hukum dari Universitas Bandar Lampung (2020)
Sertifikasi
- Certified Forensic Auditor (CFrA)
- Certified Fraud Examiner (CFE)
- Sertifikasi Auditor ISO 37001: 2016
- Sertifikasi Manajemen Risiko Kualifikasi 4
Pengalaman Kerja
Heddi Sabara
Temporary Internal Audit Head Special - Pgs. Internal Audit Head, SPECIAL INVESTIGATION AUDIT (2025 - Sekarang)
Investigation Audit - Department Head, SPECIAL INVESTIGATION AUDIT (2025)
- Internal Audit Head, SPECIAL INVESTIGATION AUDIT (2023 - 2025)
- Manager,Audit Standard & Quality Development (2021 - 2023)
Kewarganegaraan Dasar Hukum Pengangkatan
Warga Negara Indonesia Surat Keputusan Direksi BRI NOKEP : R.3285-DIR/HBS/09/2025 Tanggal 1 September 2025
Domisili
Jakarta
Internal Audit Charter menjabarkan secara operasional baik perencanaan,
pelaksanaan maupun pemantauan hasil tindak lanjut
SKAI memiliki Piagam Audit Intern (Internal Audit Charter) audit.
yang ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Bersama 3. Membuat analisis dan penilaian di bidang keuangan,
Dewan Komisaris dan Direksi BRI Nomor KU.01-DIR/ akuntansi, operasional,dan kegiatan lain melalui audit di
ASQ/12/2025 tanggal 16 Desember 2025. Pengkinian Piagam semua level Unit Kerja BRI secara independen, objektif
Audit Intern BRI telah dilakukan dengan mengacu pada dan profesional serta melakukan pemeriksaan khusus
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 1/POJK.03/2019 apabila diperlukan.
tanggal 29 Januari 2019 tentang Penerapan Fungsi Audit 4. Menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian
Intern pada Bank Umum, serta selaras dengan International intern, sistem manajemen risiko dan tata kelola sesuai
Standards for the Professional Practice of Internal Auditing dengan kebijakan perusahaan, membuat laporan hasil
(ISPPIA) yang diterbitkan oleh The Institute of Internal audit dan menyampaikan laporan tersebut kepada
Auditors (IIA). Direktur Utama dan Dewan Komisaris.
5. Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi
Piagam Audit Intern BRI merupakan pedoman pelaksanaan dan efektivitas di bidang keuangan, akuntansi,
fungsi audit intern yang mengatur ruang lingkup, operasional, sumber daya manusia, pemasaran,
kewenangan, dan tanggung jawab Satuan Kerja Audit Intern teknologi informasi, dan kegiatan lainnya.
(SKAI), termasuk mekanisme komunikasi dengan auditee, 6. Memberikan jasa advisory untuk memberikan nilai
pelaksanaan pemeriksaan atas seluruh aktivitas dan fungsi tambah dan perbaikan terhadap kualitas pengendalian,
Bank, serta kewenangan SKAI dalam mengakses catatan, pengelolaan risiko dan tata kelola perusahaan
dokumen, dan aset fisik Bank, termasuk sistem manajemen sepanjang tidak mempengaruhi independensi dan
informasi dan risalah pertemuan manajemen. Dalam hal objektivitas serta tersedia sumber daya yang memadai.
fungsi SKAI terintegrasi dalam Konglomerasi Keuangan, SKAI 7. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang objektif
juga memiliki Piagam Audit Intern Terintegrasi Konglomerasi tentang kegiatan yang diperiksa pada semua tingkatan
Keuangan sebagai pedoman pelaksanaan audit intern manajemen.
terintegrasi yang wajib dipatuhi oleh seluruh SKAI Lembaga 8. Menyusun standar pelaksanaan fungsi audit intern
Jasa Keuangan dalam Konglomerasi Keuangan. yang paling sedikit mencakup hal-hal yang diatur dalam
Standar Profesional Audit Intern sebagai pedoman bagi
Tugas Pokok dan Tanggung Jawab Satuan Auditor Intern dalam melaksanakan tugas.
Kerja Audit Internal 9. Melaporkan temuan yang signifikan kepada Direktur
Utama dan Dewan Komisaris untuk dilakukan tindakan
1. Melaksanakan fungsi audit intern secara independen perbaikan dalam waktu yang cepat.
dan objektif. 10. Memantau dan melaporkan hasil monitoring tindak lanjut
2. Membantu tugas Direktur Utama dan Dewan perbaikanatas temuan yang signifikan kepada Direktur
Komisaris dalam melakukan pengawasan dengan cara utama dan Dewan Komisaris.
774 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 777
Laporan Tahunan
2025
11. Menyusun program peningkatan kualitas fungsi audit a) Terselenggara transfer pengetahuan antara
intern. pihak ekstern kepada anggota SKAI dengan
12. Menjadi Liaison Officer bagi pihak ekstern BRI dalam mempertimbangkan penggunaan jasa ahli pihak
kaitannya dengan fungsi audit. ekstern bersifat sementara.
b) Penggunaan jasa pihak ekstern tidak memengaruhi
independensi dan objektivitas fungsi SKAI.
Fungsi Kepala Satuan Kerja Audit Internal c) Pihak ekstern mematuhi Piagam Audit Intern BRI.
15. Memastikan apabila terdapat permintaan atas dokumen
1. Memiliki kompetensi dan kemampuan yang memadai audit oleh pihak ekstern (terkait litigasi), telah dilakukan
dalam memimpin fungsi audit intern yang independen koordinasi dengan Fungsi Legal BRI.
dan objektif sebagaimana yang dipersyaratkan oleh 16. Menyusun dan mengkaji piagam audit intern secara
regulator. periodik, paling sedikit sekali dalam 3 (tiga) tahun.
2. Memastikan pelaksanaan fungsi audit intern sesuai 17. Kepala SKAI memperoleh penilaian kinerja dari Direktur
dengan Standar Profesional Audit Intern. Utama dan dari Dewan Komisaris dengan memperhatikan
3. Memilih sumber daya manusia yang kompeten sesuai rekomendasi Komite Audit.
dengan kebutuhan dalam pelaksanaan tugas SKAI.
4. Memastikan fungsi audit intern didukung oleh sumber Wewenang Satuan Kerja Audit Internal
daya, metodologi, perangkat, teknik dan teknologi audit
yang memadai. Satuan Kerja Audit Intern memiliki kewenangan paling sedikit:
5. Mengevaluasi teknologi yang digunakan oleh fungsi 1. Mengakses seluruh informasi secara penuh, bebas,
audit intern secara berkaladan mencari peluang dan tidak terbatas tentang catatan, informasi, pekerja,
efektivitas dan efisiensi. dana, asset, lokasi/area, dan sumber daya lain BRI terkait
6. Memastikan auditor intern mematuhi ketentuan dengan tugas dan fungsi SKAI, termasuk terhadap
internal BRI, sepanjang tidak bertentangan dengan perusahaan anak/afiliasi/lembaga jasa keuangan yang
Piagam Audit Intern. Apabila terdapat pertentangan, hal dimiliki BRI, yang berkaitan dengan pelaksanaan audit
tersebut akan diselesaikan atau dikomunikasikan kepada dan konsultasi.
Direktur Utama dan Komite Audit. 2. Melakukan verifikasi, wawancara, konfirmasi, dan teknik
7. Menyiapkan ukuran-ukuran penilaian keberhasilan pemeriksaan lainnya kepada nasabah atau pihak lain
kinerja dan pencapaian tujuan Satuan Kerja Audit Intern. yang berkaitan dengan pelaksanaan audit dan konsultasi.
8. Mengevaluasi dan mengembangkan kompetensi 3. Melakukan komunikasi secara langsung dengan Direksi,
masing-masing auditor intern melalui pendidikan, Dewan Komisaris, dan Komite Audit.
pelatihan dan pengembangan profesi lainnya. 4. Menyelenggarakan rapat secara berkala dan insidentil
9. Menyusun rencana audit tahunan serta perubahannya dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Komite
(jika ada)dana lokasi anggaran untuk pelaksanaan fungsi Audit.
audit intern. 5. Mengikuti rapat yang bersifat strategis tanpa memiliki
10. Mengomunikasikan setiap perubahan signifikan hak suara, seperti rapat ALCO, rapat Komite Manajemen
dalam rencana audit tahunan kepada Direktur Utama, Risiko, dan lainnya
Dewan Komisaris, dan Komite Audit untuk mendapat 6. Melakukan koordinasi dengan auditor ekstern terkait
persetujuan. kegiatan pemeriksaan auditor ekstern.
11. Memastikan pelaksanaan audit intern sesuai dengan 7. Mengalokasikan sumber daya, menetapkan frekuensi,
rencana audit intern, termasuk penetapan tujuan dan menentukan ruang lingkup pekerjaan, dan menerapkan
cakupan, penugasan yang tepat dan pengawasan yang teknik yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan audit.
memadai, dokumentasi program kerja dan hasil 8. Mendapatkan bantuan unit-unit kerja lain atau
pengujian, serta komunikasi terkait hasil penugasan menggunakan jasa pihak ekstern (seperti jasa advisory)
yang dilengkapi dengan kesimpulan dan rekomendasi dalam pelaksanaan audit apabila diperlukan.
kepada pihak terkait.
12. Memantau tindakan perbaikan atas temuan yang Komposisi Personil Satuan Kerja Audit Intern
signifikan.
13. Melaporkan hasil pemantauan tindak lanjut perbaikan SKAI terus berkomitmen mengembangkan kualitas,
atas temuan yang signifikan kepada Direktur Utama pengetahuan, keterampilan dan kompetensi Auditor melalui
dan Dewan Komisaris, dengan tindasan kepada Komite pengembangan profesional yang berkelanjutan. Berikut
Audit dan Direktur yang membidangi fungsi kepatuhan. disajikan data jumlah Auditor jajaran SKAI Bulan Desember
14. Dalam hal terdapat penggunaan jasa pihak ekstern untuk 2025.
aktivitas audit intern, SKAI BRI wajib memastikan bahwa:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 775
Page 778
Corporate
Governance
Jabatan Existing No Nama Sertifikasi Jumlah
SEVP 1 14 Computer Hacking Forensic Investigator 3
(CHFI)
Internal Audit Head / GH 5
15 DevOps Foundation Certified 4
Dept. Head 12
16 Information Technology Infrastructure 1
Team Member ASQ 72 Library (ITIL)
Team Member RTA 23 17 Masyarakat Profesi Penilai Indonesia 1
(MAPPI)
Team Member WHA 29
18 Professional Scrum Master™ 1 1
Team Member ITA 22 Certifications
Team Member SPI 55 19 Project Management Professional 1
Sub Total ASQ, WHA, RTA, ITA & SPI 219 Total 61
Regional Chief Audit 18
B. Sertifikasi Nasional
Regional Assurance Head 18
Team Member Regional Assurance 564 No Nama Sertifikasi Jumlah
Unit Audit Intern 215 1 Indonesia Internal Audit Practioner 1
Support Section 45 2 Chartered Accountant 1
Sub Total RAO 860 3 Certified Internal Audit Executive 1
Total 1.079 4 Certified International Register of 1
Certificated Auditors (IRCA)
5 Certified Qualified Internal Auditor 74
Sertifikasi Profesi Personil Satuan Kerja Audit
Intern 6 Certified Forensic Auditor 23
7 Certified Bank Internal Audit 32
Untuk memastikan pelaksanaan tugas audit yang berkualitas,
8 Certified Governance Risk and Compliance 2
SKAI BRI didukung tenaga audit profesional yang diantaranya Professional (CGRCP)
telah bersertifikasi nasional maupun internasional sebagai
9 Certification in Audit Committee Practices 1
berikut:
(CACP)
A. Sertifikasi Internasional 10 Certified Risk Management Professional 1
(CRMP)
No Nama Sertifikasi Jumlah 11 Certified in Risk and Information Systems 1
Control (CRISC)
1 Certified Fraud Examiner (CFE) 18
12 Certified Wealth Management (CWM) 5
2 Certified Information System Auditor 10
13 Analisis Pengembangan Bisnis 1
3 Lead Auditor ISO 27001:2013 and ISO 2
19011:2011 14 Certified Statement Analysis (CSA) 2
4 Lead Auditor ISO 37001:2016 3 15 Certified Professional Coach (CPC) 4
5 Lead Auditor ISO 9001:2015 IRCA 2 16 Certified Procurement Strategic 1
Approved
17 Manajemen Risiko Level 4 319
6 Big Data Administrator (BIG DATA) 2
18 Manajemen Risiko Level 5 53
7 Business Continuity Certified Planner 1
19 Manajemen Risiko Level 6 3
8 Certified Data Center Professional 1
20 Manajemen Risiko Level 7 1
9 Certified Data Center Specialist 1
21 Sertifikasi LSP BRI Level Auditor 542
10 Certified Ethical Hacker 3
22 Sertifikasi LSP BRI Level Manager 2
11 Certified Financial Planer 2
23 Sertifikasi LSP BRI Level Supervisor 51
12 COBIT 2019 Foundation Certificate 3
24 Sertifikasi LSP BRI Level UAI 1
13 COBIT 5 Foundation Certificate 2
776 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 779
Laporan Tahunan
2025
No Nama Sertifikasi Jumlah Jumlah
No Nama Kegiatan Pendidikan
Peserta
25 Digital Marketing 1
5 BSDP* 1.647
26 Kepatuhan 2
6 BSDP Lateral Joiner 86
27 General Banking 1 209
7 Elearning* 9.175
28 Pelatihan Kerja dan Sertifikasi Assesor 14
Keterangan (*):
29 Sertifikasi BNSP Penyuluh Anti Korupsi 1 1. Program Pendidikan BSDP dilaksanakan dalam 16 tema kegiatan, dengan
Pertama rata-rata jumlah peserta sebanyak 103 pekerja per tema.
2. Program Pendidikan E-Learning dilaksanakan dalam 23 tema kegiatan,
dengan rata-rata jumlah peserta sebanyak 399 pekerja per tema
30 Sertifikasi Dasar Pembiayaan - Managerial 2
31 Sertifikasi LSP 48
BRI Kepatuhan Perbankan (Compliance &
Anti Money Laundering Officer) Partisipasi dalam Asosiasi Profesi Audit
32 Sertifikasi LSP BRI Kredit Perbankan 7
Internal
33 Sertifikasi LSP BRI Kredit Perbankan 1 Dalam rangka memperluas wawasan dan kompetensi
34 Subject Matter Expert (SME) 3 profesional audit intern, SKAI telah berpartisipasi dalam
asosiasi profesi audit internal salah satunya dengan
Total 1,411
keikutsertaan SKAI BRI dalam organisasi eksternal, antara
lain:
C. Kualifikasi Pendidikan Formal Jajaran SKAI
Nama Kegiatan/
Jabatan
No Nama Sertifikasi Jumlah Organisasi
1 S1 929 Forum Komunikasi Satuan Wakil Ketuan Umum, Wakil
Pengawas Intern (FKSPI) Bendahara dan Wakil Ketua
2 S2 109 Bidang
3 Lainnya 41 Ikatan Auditor Internal Bank Wakil Sekretaris Jenderal,
(IAIB) Bidang Training, Edukasi
Total 1.079 & Pelatihan; Bidang
Komunikasi; Bidang Sertifikasi
& Etika,Bidang Riset &
Pengembangan; Bidang
Keanggotaan.
Program Peningkatan Kompetensi Satuan Association of Certified Fraud Chapter as Deputi Derector of
Kerja Audit Intern Examiners (ACFE) Indonesia Public Relation & Publication
Asosiasi Forensik Digital Bidang Kerjasama
Program Peningkatan Kompetensi Satuan Kerja Audit Intern Indonesia (AFDI)
merupakan upaya berkelanjutan untuk memastikan auditor
Indonesian Forensic Auditor Bidang hukum, humas, dan
memiliki kompetensi yang memadai, relevan, dan selaras Association (AAFI) kerja sama
dengan perkembangan bisnis, regulasi, serta kompleksitas
risiko, sehingga mampu mendukung pelaksanaan fungsi
audit intern yang berkualitas dan bernilai tambah. Berikut Sertifikasi Satuan Kerja Audit Intern
pendidikan yang diberikan kepada Auditor pada Bulan
Desember 2025: Satuan Kerja Audit Intern telah melakukan resertifikasi ISO
9001:2015 terkait Sistem Manajemen Mutu dari lembaga
Sertifikasi SGS Indonesia pada Tanggal 18 Januari 2024.
Jumlah
No Nama Kegiatan Pendidikan Sertifikasi ISO tersebut diberikan kepada seluruh unit kerja
Peserta
SKAI termasuk Audit Standard & Quality Development Group,
1 IHT Special Request 606 Head Office Audit, Special Investigasi Audit dan 18 Regional
Audit Office.
2 Public Course Dalam Negeri 28
3 Public Course Luar Negeri 1 Mewujudkan visi SKAI BRI menjadi strategic business
4 BLDP 155 partner yang andal dalam rangka mencapai visi BRI dan
menjadi benchmark of best practice bagi Satuan Kerja
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 777
Page 780
Corporate
Governance
Audit Intern di Indonesia. Hal tersebut menunjukan bahwa 1) Kesesuaian dengan Standar profesional Audit Intern
SKAI BRI telah menerapkan sistem manajemen mutu dalam Auditor intern harus mengikuti Standar
setiap pelaksanaan audit, sehingga dapat turut mewujudkan dan metodologi fungsi audit intern ketika
visi SKAI BRI Menjadi Strategic Business Partner yang andal merencanakan dan melaksanakan jasa audit intern
dalam rangka mencapai visi dan misi BRl serta menjadi dan mengomunikasikan hasilnya
Benchmark of Best Practice bagi Satuan Kerja Audit Intern di 2) Kecermatan profesional
Indonesia yang berstandar Internasional. Auditor intern harus menerapkan kecermatan
profesional dengan menilai sifat, keadaan, dan
persyaratan jasa yang akan diberikan.
3) Skeptisme Profesional
Auditor intern harus menerapkan skeptisisme
profesional dalam merencanakan dan melaksanakan
jasa audit intern dengan menjaga sikap rasa ingin tahu,
menilai secara kritis terhadap keandalan informasi,
bersikap lugas dan jujur, serta melengkapi bukti
tambahan jika ditemukan informasi dan pernyataan
yang tidak lengkap, salah, atau menyesatkan.
5. Menjaga Kerahasiaan
Auditor intern harus menghargai nilai dan kepemilikan
informasi yang diterima dengan menggunakannya
hanya untuk tujuan profesional dan melindunginya
dari pihak yang tidak berwenang
Audit Management System
Dalam mendukung efektivitas pelaksanaan fungsi audit
intern, Sistem Manajemen Informasi Audit merupakan
kebutuhan strategis bagi Satuan Kerja Audit Intern.
Penerapan Audit Management System (AMS) berfungsi
Etika dan Profesionalisme Auditor sebagai sarana pengelolaan proses audit yang terintegrasi,
efisien, dan terdokumentasi secara memadai, mencakup
Auditor intern wajib mematuhi standar etika dan tahapan perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, hingga
profesionalisme. Standar tersebut meliputi prinsip-prinsip pemantauan tindak lanjut hasil audit secara end-to-end dan
diantaranya: berbasis data. Oleh karena itu, Sistem Manajemen Informasi
1. Memiliki Integritas Audit dirancang sebagai platform terpusat (single source
Perilaku yang mencerminkan kepatuhan terhadap of truth) yang mendukung standardisasi metodologi audit,
prinsip moral dan etika, termasuk mendemonstrasikan peningkatan kualitas dan konsistensi pelaksanaan audit, serta
kejujuran dan keberanian untuk bertindak berdasarkan penguatan transparansi dan akuntabilitas. Sistem ini menjadi
fakta yang relevan. enabler transformasi fungsi audit intern dalam meningkatkan
2. Mempertahankan Objektivitas nilai tambah serta ketepatan waktu penyampaian informasi
Sikap mental tidak memihak yang memungkinkan hasil audit kepada manajemen dan pemangku kepentingan
auditor intern membuat penilaian profesional,memenuhi terkait.
tanggung jawabnya, dan mencapai tujuan Audit Intern
tanpa kompromi. Metodologi Audit
3. Memiliki Kompetensi
Menerapkan pengetahuan, keterampilan dan Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) menerapkan metodologi
kemampuan untuk memenuhi peran dan tanggung Risk-Based Internal Audit (RBA) dan Agile Audit dalam
jawabnya dengan baik. pelaksanaan fungsi audit dengan memfokuskan pengujian
4. Menerapkan Kecermatan Profesional pada area yang memiliki tingkat risiko tinggi. Penetapan
Audit Intern menerapkan kecermatan profesional dalam audit universe dilakukan dengan mempertimbangkan tujuan
merencanakan dan melaksanakan jasa audit intern. perusahaan, hasil evaluasi atas risiko yang berpotensi
Berikut penerapan kecermatan profesional Auditor menghambat pencapaian tujuan tersebut, serta penilaian
Intern: atas kecukupan dan efektivitas sistem pengendalian intern
778 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 781
Laporan Tahunan
2025
dalam memitigasi risiko. Dengan pendekatan ini, pelaksanaan audit diarahkan secara terfokus pada area-area berisiko tinggi
yang berpotensi signifikan memengaruhi pencapaian tujuan perusahaan.
Untuk mendukung efisiensi dan efektivitas penerapan Risk-Based Internal Audit, SKAI memanfaatkan Computer Assisted Audit
Techniques (CAAT’s) sebagai alat analitik audit guna meningkatkan kualitas, ketepatan, dan kedalaman pengujian. Metodologi
Risk-Based Internal Audit diterapkan baik dalam kegiatan assurance maupun advisory, termasuk pada tahap perencanaan audit
tahunan dan perencanaan penugasan, dalam menetapkan area atau objek audit seperti unit kerja, proses bisnis, maupun objek
audit teknologi informasi. Pendekatan yang digunakan berbasis proses bisnis dan aktivitas, di mana proses bisnis dipahami
sebagai rangkaian kegiatan yang mengubah input menjadi output bernilai tambah, terlepas dari struktur organisasi, teknologi,
maupun tingkat otomasi yang digunakan.
Agile Audit merupakan pendekatan kerja dan pola pikir yang diadopsi oleh fungsi Audit Intern untuk meningkatkan fokus
pada kebutuhan dan ekspektasi pemangku kepentingan, mempercepat siklus audit, mendorong penyampaian insight yang
tepat waktu, mengurangi aktivitas yang tidak bernilai tambah, serta menghasilkan dokumentasi audit yang lebih efektif. Dalam
implementasinya, Agile Audit dapat diterapkan melalui berbagai metode, salah satunya metode Scrum, yang menekankan
pelaksanaan aktivitas audit secara iteratif dan inkremental guna memberikan nilai secara berkelanjutan bagi organisasi.
Pendekatan ini berlandaskan prinsip-prinsip agile manifesto, yang menekankan kolaborasi intensif, orientasi pada kepuasan
pemangku kepentingan, serta kemampuan merespons perubahan secara adaptif sepanjang siklus audit.
Selain penerapan Risk-Based Internal Audit dan Agile Audit, SKAI juga mengembangkan dan menerapkan pendekatan
Continuous Auditing sebagai bagian dari penguatan pengawasan yang berkelanjutan dan adaptif terhadap dinamika risiko.
Pendekatan ini memungkinkan pelaksanaan pemantauan dan pengujian secara lebih berkesinambungan melalui pemanfaatan
data dan analitik. Hasil pemantauan berkelanjutan tersebut digunakan sebagai dasar dalam penyempurnaan penilaian risiko,
penyesuaian ruang lingkup audit, penetapan prioritas penugasan, serta penyampaian early warning dan insight yang relevan
kepada manajemen. Dengan demikian, Continuous Auditing tidak hanya berfungsi sebagai alat deteksi dini, tetapi juga sebagai
mekanisme pendukung pengambilan keputusan serta penguatan pencegahan risiko dan peningkatan efektivitas tata kelola,
manajemen risiko, dan sistem pengendalian intern secara berkelanjutan.
Laporan Singkat Pelaksanaan Kegiatan Internal Audit Tahun 2025
Audit dilaksanakan sesuai dengan Perencanaan Audit Tahunan (PAT) yang telah mendapat persetujuan Direktur Utama dan
Komisaris Utama. Selama tahun 2025 SKAI melaksanakan audit terhadap 5.695 unit kerja atau mencapai 110% dari PAT dengan
rincian sebagai berikut:
Unit Kerja Target 2025 Realisasi Audit Pencapaian
Group 3 3 75%
Regional Office 18 18 100%
Regional Audit Office 18 18 100%
Kantor Cabang 220 306 139%
Kantor Cabang Pembantu 217 297 137%
Kantor Kas 151 252 167%
BRI Unit 1.775 4.795 270%
Unit Kerja Luar Negeri 3 3 100%
Perusahaan Anak 2 3 150%
Total 2.409 5.695 236%
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 779
Page 782
Corporate
Governance
Rapat Satuan Kerja Audit Intern
Satuan Kerja Audit Intern telah memiliki kebijakan rapat yaitu dapat menyelenggarakan rapat secara berkala dan insidentil
dengan Direksi, Dewan Komisaris dan Komite Audit. Satuan Kerja Audit Intern BRI dapat mengikuti rapat yang bersifat strategis
tanpa memiliki hak suara, seperti rapat ALCO, rapat Komite Manajemen Risiko, rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi, dan Komite
Produk.
Selama tahun 2025, SKAI telah melaksanakan rapat bersama Direksi, Dewan Komisaris, Komite di bawah Dewan Komisaris serta
Komite di bawah Direksi sebanyak 145 kali, dengan rincian sebagai berikut.
No Keterangan Jumlah Rapat
1 Dewan Komisaris 13
2 Direksi 71
3 Dewan Komisaris dan Direksi 5
4 Komite Audit 7
5 Komite Pemantau Manajemen Risiko 9
6 Komite Tata Kelola Terintegrasi 21
7 Komite Produk 19
Total 145
Temuan dan Tindak Lanjut Hasil Audit
SKAI melaksanakan pemantauan secara berkala terhadap komitmen perbaikan kelemahan pengendalian intern sesuai
rekomendasi SKAI, Pengawas maupun Auditor Eksternal. Hasil pemantauan terhadap pelaksanaan komitmen manajemen
sampai dengan posisi 31 Desember 2025 sebagai berikut:
No Hasil Monitoring RPM Jumlah Rekomendasi % Rekomendasi
1 Memadai 82.552 99,74%
2 Tidak Memadai - -
3 Dalam Pemantauan 212 0,26%
Total 82.764 100,00%
Keterangan:
1) Tidak terdapat rekomendasi yang mendapatkan opini “tidak memadai” pada periode 2025.
2) Dalam pemantauan merupakan komitmen tindak lanjut yang belum jatuh tempo pada tahun 2025.
Fungsi Liaison Officer SKAI telah melakukan pemantauan progress tindak lanjut dan perbaikan berdasarkan temuan Auditor
Eksternal dan Pengawas. Hasil pemantauan tindak lanjut manajemen terhadap temuan Auditor Eksternal dan Pengawas sampai
dengan 31 Desember 2025, sebagai berikut:
Jumlah Komitmen
Belum Selesai
No Lembaga Pemeriksa
Total
Selesai
Komitmen Dalam tenggat Lewat tenggat
waktu waktu
1 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 766 746 20 -
2 Badan Pemeriksa Keuangan RI (BPK) 260 203 57 -
780 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 783
Laporan Tahunan
2025
Jumlah Komitmen
Belum Selesai
No Lembaga Pemeriksa
Total
Selesai
Komitmen Dalam tenggat Lewat tenggat
waktu waktu
3 Bank Indonesia (BI) 82 82 - -
4 KAP Ernst & Young (E&Y) 195 183 12 -
5 Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) 11 11 - -
Total 1.314 1.225 89 -
Unit Manajemen Risiko
Ringkasan Kinerja Direktorat Manajemen Risiko 2025
Manajemen Risiko diterapkan pada seluruh aktivitas bank dengan mengacu pada ketentuan Manajemen Risiko yang
diterapkan oleh Regulator. Proses Manajemen Risiko terdiri dari aktivitas identifikasi, pengukuran, pemantauan dan
pengendalian risiko dilakukan secara berkesinambungan berdasarkan kerangka three lines model.
First line sebagai unit pemilik risiko merupakan unit yang secara langsung mengidentifikasi dan mengelola risiko dalam
proses bisnis yang terdiri dari Core Risk Taking Unit dan Supporting Risk Taking Unit. Second line merupakan fungsi
Manajemen Risiko dan Kepatuhan yang bersifat independen yang mengukur, memantau dan memitigasi risiko secara
agregat, serta mengembangkan metodologi dan kebijakan Manajemen Risiko. Third line dijalankan oleh fungsi Audit
Intern merupakan unit yang memastikan tata kelola dan pengendalian risiko telah diimplementasikan secara efektif oleh
perusahaan.
Satuan Kerja Manajemen Risiko BRI tercermin dari Organisasi Manajemen Risiko BRI sebagai berikut:
Risk Management
Director
Satuan Kerja Manajemen Risiko Retail Risk sub Directorate Retail Risk sub Directorate
(SKMR) SEVP SEVP
Market, Portfolio & Micro & Consumer Retail Risk sub Directorate
Operational Risk Group
Enterprise Risk Group Collection Group SEVP
Credit & Product Risk Retail Risk sub Directorate
Digital Risk Group Small Risk Group
Policy Group SEVP
IT & Fraud Risk Group Retail Risk sub Directorate
Consumer Risk Group
SEVP
Micro Risk Group
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 781
Page 784
Corporate
Governance
Tugas dan Tanggung Jawab Fungsi Manajemen Risiko
1st Line 2nd Line 3nd Line
Optimalisasi Risk & Return
Independent
Business Unit Assurance
(Core Risk Taking Unit)
Risk Supporting Risk Policy
Unit Making Unit
Satuan Kerja
Operation Audit Intern
(Supporting Risk Taking Unit)
Unit Kerja Pemilik Risiko SKMR SPI
Satuan Kerja Manajemen Risiko merupakan Unit Kerja yang bersifat independent dari Risk Taking Unit dan SKAI yang terdiri dari
Risk Supporting Unit dan Risk Policy Making Unit, dengan tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:
1. Risk Supporting Unit
a. Mengembangkan prosedur dan alat untuk identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko untuk
menunjang proses pengawasan.
b. Memantau implementasi kebijakan, strategi dan pedoman penerapan Manajemen Risiko yang dilakukan oleh Risk
Taking Unit.
c. Memantau posisi/eksposur risiko secara keseluruhan/komposit, maupun per jenis risiko dan per jenis aktivitas fungsional
termasuk pemantauan kepatuhan terhadap toleransi risiko dan limit yang ditetapkan.
d. Mengkaji usulan produk dan/atau aktivitas baru termasuk dalam pengkajian adalah penilaian kemampuan BRI untuk
melakukan aktivitas dan/atau produk baru dan kajian usulan perubahan sistem dan prosedur.
e. Melaksanakan kaji ulang secara berkala dan/atau sesuai kebutuhan untuk memastikan kecukupan kebijakan, strategi
dan pedoman penerapan Manajemen Risiko, keakuratan metodologi penilaian risiko dan kecukupan sistem informasi
Manajemen Risiko.
f. Menyusun dan menyampaikan kewajiban-kewajiban pelaporan tertentu sesuai dengan regulasi yang berlaku kepada
regulator.
g. Memberikan rekomendasi kepada risk taking unit sesuai kewenangan yang dimiliki.
2. Risk Policy Making Unit
a. Menyusun kebijakan dan strategi penerapan Manajemen Risiko.
b. Menyusun, mengevaluasi dan menyampaikan usulan penetapan Risk Appetite, Risk Tolerance dan limit risiko kepada
Direksi dengan memperhatikan masukan dari Risk Taking Unit.
c. Mengembangkan prosedur dan alat untuk identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko.
d. Memantau posisi/eksposur risiko secara keseluruhan (composite), maupun per jenis risiko dan per jenis aktivitas
fungsional termasuk pemantauan kepatuhan terhadap toleransi risiko dan limit yang ditetapkan.
e. Melakukan stress testing secara berkala atau sewaktu-waktu jika diperlukan, untuk mengetahui dampak dari perubahan
kondisi ekonomi terhadap portofolio atau kinerja secara keseluruhan.
f. Mengevaluasi akurasi model dan validasi data yang digunakan mengukur risiko.
g. Menyusun dan menyampaikan hasil pemantauan Manajemen RIsiko serta rekomendasi perbaikan kepada Direksi di
dalam Risk Management Committee.
h. Melaksanakan kaji ulang secara berkala dan/atau sesuai kebutuhan untuk memastikan kecukupan kebijakan, strategi
dan pedoman penerapan Manajemen Risiko, keakuratan metodologi penilaian risiko dan kecukupan sistem informasi
Manajemen Risiko.
i. Menyusun dan menyampaikan kewajiban-kewajiban pelaporan tertentu sesuai dengan regulasi yang berlaku kepada
regulator.
782 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 785
Laporan Tahunan
2025
PROFIL GROUP HEAD YANG MEMBIDANGI MANAJEMEN RISIKO
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Bandung, 22 November 1980 . Usia 45 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Kimia ITB (2003)
- MBA Melbourne Business School (2012))
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6
Pengalaman Kerja
- Group Head Market, Portfolio & Enterprise Risk (2025)
- Department Head Enterprise Risk - Market, Portfolio & Enterprise Risk Division (2021)
Wita Adriawati - Kepala Bagian Wholesale Credit Risk - Micro, SME, Consumer Credit Risk & Policy (2020)
Market, Portfolio & Enterprise Risk - Kepala Bagian Corporate Planning – Divisi Corporate, Development & Strategy (2017)
Group Head Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Market, Portfolio & Enterprise Risk Group Head berdasarkan Keputusan
Direksi No. 2215.e-DIR/HBS/07/2025 tanggal 02 Juli 2025
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Semarang, 12 Mei 1972. Usia 43 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
Sarjana Ekonomi Akuntansi Universitas Diponegoro (1997)
Sertifikasi
- Certified Associate Wealth Manager (AWM)
- Certified Wealth Management (Level 4-7)
- Sertifikat Manajemen Risiko Level 5
Pengalaman Kerja
- Group Head Operational Risk (Agustus 2023-sekarang)
Dodo Marjanto - Credit Restructuring & Recovery Division Head (Mei 2023-Juli 2023)
Operational Risk Group Head - Regional Risk Management Head RO Semarang (November 2022-April 2023)
- Regional Risk Management Head RO Denpasar (September 2021-Juni 2023)
- Regional Risk Management Head RO Bandar Lampung (Oktober 2020-Agustus 2021)
Dasar Hukum Pengangkatan
Kewarganegaraan
Surat Keputusan Direksi Nomor R.697-DIR/HCB/07/2023 tanggal 20 Juli 2023 perihal Mutasi
Warga Negara Indonesia Pejabat BRI.
Domisili
Jakarta
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 783
Page 786
Corporate
Governance
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Tanjung Karang, 02 September 1976. Usia 49 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- S1,Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Bandung (1995-2000)
- Master of Business Administration, Universitas Gajah Mada ( 2019-2021)
Sertifikasi
- Risk Management 6th Level
- Information System Auditor
Pengalaman Kerja
- Group Head, IT & Fraud Risk Group (2025 - sekarang)
Evi Dempowati - Senior Vice President PT Bank Mandiri Tbk, Retail Deposit Product & Solution Group
IT & Fraud Risk Group Head – ITF (2020 - 2025)
- Komisaris PT Penyelesaian Transaksi Elektronik Nasional (PTEN) (2020 - 2025)
- Vice President PT Bank Mandiri Tbk, Retail Product Delivery & Fraud Risk Group (2015-
2020)
Kewarganegaraan Dasar Hukum Pengangkatan
Warga Negara Indonesia Menjabat sebagai IT & Fraud Risk Group Head sesuai dengan Surat Keputusan NOKEP
B.170-HSC/ERB/09/2025
Domisili
Jakarta
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Pontianak, 31 Agustus 1978. Usia 47 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- S1, Institut Teknologi Bandung (2001)
- MSc, University Fachhochschule Ravensburg – Weingarten (2003)
Sertifikasi
- Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5
- Information Technology Infrastructure Library (ITIL)
- Sertifikasi Risk Governance Professional (CRGP)
Pengalaman Kerja
Nugroho Pancayogo - Group Head, Digital Risk Management (2023 - sekarang)
Digital Risk Group Head - Department Head, IT Enterprise Architecture Department (2021 - 2023)
- VP, Application Management & Operation Divison (2020 - 2021)
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Digital Risk Division Head sesuai dengan Surat Keputusan NOKEP
Kewarganegaraan
395.e-DIR/HCB/09/2023
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta
784 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 787
Laporan Tahunan
2025
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Bandung, 16 Februari 1973. Usia 52 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
Sarjana Pertanian, Universitas Padjadjaran
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5
Pengalaman Kerja
- Group Head, Credit & Product Risk Policy (2025)
- Executive Risk Officer (2024 – 2025)
- Regional Chief Audit, Regional Audit Office Padang (2023 – 2024)
Dhewayani Widyasari - Regional Risk Management Department Head, Regional Risk Management Department
Credit & Product Risk Policy Group Head (2020 – 2023)
- Group Head, Divisi Analisis Risiko Kredit (2014- 2020)
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Credit & Product Risk Policy Group Head berdasarkan Keputusan Direksi
Kewarganegaraan
No.91e-DIR/HBS/07/2025 tanggal 1 Juli 2025
Warga Negara Indonesia
Domisili
Bandung
Pengembangan Kompetensi Bidang Manajemen Risiko
Program pendidikan dan pengembangan kompetensi selama tahun 2025 sebagai berikut:
No Nama Program Pokok Bahasan / Deskripsi
1 Risk Upgrade Series 1 Pembiayaan Rumah Sakit dan Bisnis Jasa Kesehatan
2 Urgensi Pelindungan Data Pribadi dalam Menjamin Kelangsungan
Usaha
3 Anti-Fraud Strategy Policy & Sosialisasi Pakta Integritas
4 Dampak Perubahan Iklim dalam Manajemen Keberlangsungan Usaha
5 Term Loan Facility
6 Mitigasi Fraud Pada Aktivitas Pembukaan dan Pendebetan Rekening
Simpanan
7 Sosialisasi dan Edukasi Kebencanaan Kebakaran Unit Kerja
8 Ensure Business Continuity with Cyber Resilience
9 Dampak Kebijakan Tarif Resiprokal Trump Terhadap Sektor Industri
Manufaktur di Indonesia
10 Pentingnya Standar Layanan Saat Kondisi Normal Maupun Kondisi
Krisis (Bencana) dalam Mendukung Manajemen Kelangsungan Usaha
11 Sosialisasi Penilaian RCSA Semester 1 Tahun 2025
12 Kredit Modal Kerja (KMK)
13 Operational Risk News
14 Sosialisasi FMR dan LED
15 Implementasi Business Continuity Management untuk Mendukung
Kelangsungan Usaha
16 Sosialisasi SOP RRM Team
17 Profil Risiko BankWide
18 Ensure Business Continuity with Healthy, Safe and Eco Friendly
Workplace
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 785
Page 788
Corporate
Governance
No Nama Program Pokok Bahasan / Deskripsi
19 Kupas tuntas apa itu Whistle Blowing System
20 Pengelolaan Surat Berharga Menggunakan BRIFAMP
21 Sudah Lengkap kah, Sarana Prasarana K3 di Unit Kerja Anda?
22 Penyusunan Risk Assessment Plan (RAP)
23 Develop & Assessing Business Continuity Plan to Assure BRI Business
Continuity
24 Sosialisasi Penilaian RCSA Semester 2 Tahun 2025
25 Implementasi BCM Tools
26 Sosialisasi BRI Peduli 2025 - Sustainable Corporate Responsibility
Planning
27 The Silent Killer "Kenali dan Cegah Kanker Serviks Sejak Dini"
28 Developing and Assessing Business Continuity Plan to Assure BRI
Business Continuity
29 Gratifikasi Bukan Rezeki
2 Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko 1 Pembekalan MR Jenjang 4 untuk 6 (enam) Unit Kompetensi
2 Pembekalan MR Jenjang 5 untuk 8 (delapan) Unit Kompetensi
3 Pembekalan MR Jenjang 6 untuk 3 (tiga) Unit Kompetensi
4 Pembekalan MR Jenjang 7 untuk 4 (empat) Unit Kompetensi
3 Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko 1 Refreshment MR Jenjang 4 - Mengelola Risiko Likuiditas: Optimizing
Assets & Liabilities Through Market & Liquidity Risk Management
2 Refreshment MR Jenjang 4 - Mengelola Risiko Pasar: Pengaruh
Perubahan Suku Bunga dan Nilai Tukar terhadap Risiko Pasar BRI
3 Refreshment MR Jenjang 4 - Mengelola Risiko Kredit: Credit Risk
Mitigation
4 Refreshment MR Jenjang 4 - Mengelola Risiko Operasional: Fraud Risk
Mitigation
5 Refreshment MR Jenjang 4 - Mengelola Risiko Investasi: Mengulas
Risiko Imbal Hasil dan Risiko Investasi di Perbankan
6 Refreshment MR Jenjang 4 - Mengelola Risiko Imbal Hasil: Mengulas
Risiko Imbal Hasil dan Risiko Investasi di Perbankan
7 Refreshment MR Jenjang 5 - Mengelola Risiko Hukum: Pengelolaan
Risiko Kepatuhan & Risiko Hukum
8 Refreshment MR Jenjang 5 - Mengelola Risiko Mengelola Risiko
Kepatuhan: Pengelolaan Risiko Kepatuhan & Risiko Hukum
9 Refreshment MR Jenjang 5 - Mengelola Risiko Stratejik: Outlook
Ekonomi, Tantangan dan Respons Strategis BRI
10 Refreshment MR Jenjang 5 - Melaksanakan Stress Testing dan
Back Testing: Building Bank Resilience Through Stress Testing and
Backtesting
11 Refreshment MR Jenjang 5 - Menganalisis Kebutuhan Sistem Informasi
dan Infrastruktur Manajemen Risiko: Pelindungan Data Pribadi dalam
Perspektif 8 Risiko Perbankan
12 Refreshment MR Jenjang 5 - Mengelola Risiko Reputasi: Pelindungan
Data Pribadi dalam Perspektif 8 Risiko Perbankan
13 Refreshment MR Jenjang 5 - Mengelola Risiko Asuransi
14 Refreshment MR Jenjang 5 - Mengelola Risiko Transaksi Intra Grup
15 Refreshment MR Jenjang 6 - Menganalisis Risk Coverage berdasarkan
Visi, Misi, Strategi Bisnis Bank
786 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 789
Laporan Tahunan
2025
No Nama Program Pokok Bahasan / Deskripsi
16 Refreshment MR Jenjang 6 - Menyusun Struktur, Tanggung jawab dan
tata cara Pengelolaan Risiko Bank (Risk Governance)
17 Refreshment MR Jenjang 7 - Menyusun Risk Appetite Framework
18 Refreshment MR Jenjang 7 - Merespons Risiko
4 Training for Trainer (ToT) Sertifikat Manajemen 1 Mengelola Risiko Likuiditas
Risiko (SMR) Jenjang 4
2 Mengelola Risiko Pasar
3 Mengelola Risiko Kredit
4 Mengelola Risiko Operasional
5 Mengelola Risiko Investasi
6 Mengelola Risiko Imbal Hasil
5 Training for Trainer (ToT) Sertifikat Manajemen 1 Mengelola Risiko Hukum
Risiko (SMR) Jenjang 5
2 Mengelola Risiko Mengelola Risiko Kepatuhan
3 Mengelola Risiko Stratejik
4 Melaksanakan Stress Testing dan Back Testing
5 Menganalisis Kebutuhan Sistem Informasi dan Infrastruktur Manajemen
Risiko
6 Mengelola Risiko Reputasi
7 Mengelola Risiko Asuransi
8 Mengelola Risiko Transaksi Intra Grup
6 Mandatory Risk (e-learning) 1 Strategi Anti Fraud
2 Risk Culture
3 Overview Manajemen Risiko
4 BCM & K3
7 Mandatory Digital Risk (e-learning) 1 Pelindungan Data Pribadi (PDP)
8 Pendidikan On-Boarding Fungsi MR di Head 1 Best Practice dan Three Line Model
Office Group
2 Overview Fungsi MR serta Pengenalan Risiko dan Kontrol
3 Perangkat Manajemen Risiko: Risk & Control Self Assessment (RCSA),
Loss Event Data Base (LED), Forum MR, Maturitas
4 Peran Fungsi MR dalam Pengelolaan Risiko Produk & Pengadaan
5 Pengisian Form FRA 01,02,03,04 dan Form Risk Assessment Pengadaan
6 Peran Fungsi MR dalam Identifikasi Risiko & Kontrol pada Bisnis Proses
(BPM)
7 Pengisian Template Identifikasi dari 1st Line
9 Enhance Understanding on Risk Assessment of 1 IT Risk Management
Applications
2 Praktik / Simulasi Penggunaan Risk Assessment untuk Aplikasi (New
Version)
10 Enhance Understanding On Third Party Risk 1 Overview Framework dan Standar Manajemen Risiko Digital
Management
2 Penjelasan Metodologi dan Pengisian Kertas Kerja Digital Partner
3 Praktik Pengisian Kertas Kerja Third Party Risk Assesment (TPRA) dan
Third Party Privacy Assement (TPPA) Digital Partner
4 Penjelasan Metodologi dan Pengisian Kertas Kerja Pihak Penyedia Jasa
TI (PPJTI)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 787
Page 790
Corporate
Governance
No Nama Program Pokok Bahasan / Deskripsi
5 Praktik Pengisian Kertas Kerja Third Party Risk Assesment (TPRA) dan
Third Party Privacy Assement (TPPA) PPJTI
6 Overview proses dan penerapan kertas kerja pada Integrated Risk
Management System (IRMS)
11 Retensi dan Manajemen Insiden Kegagalan 1 Retensi Data Pribadi
Pelindungan Data Pribadi
2 Kegagalan Pelindungan Data Pribadi
12 Pendidikan ToT BCM Tools dan Pembekalan Tim 1 Ensuring Business Continuity with IT Resilience
Manajemen Krisis bagi Regional Office
2 Pentingnya Standar Layanan pada Saat Kondisi Krisis
3 Pelaporan Tanggap Bencana kepada Regulator & Pembukuan Biaya
Bencana
4 Tim Elang
5 Overview BCM & Updates (Climate Risk Overview)
6 Overview BCM & Updates
7 Understanding the Importance of Business Continuity
8 Overview PRAB
9 K3 & Checklist
10 Pengantar BCM Tools
11 BCM Tools (Praktek)
13 Pelatihan Effective Communication bagi Tim 1 Pemaparan Issue dan Potensi Perbaikan BCM (hasil design thinking
Manajemen Krisis (TMK) sebelumnya)
2 Context Setting: Peran Engagement dalam BCM
3 Collaboration through Coaching
4 Self-reflection and Role Awareness
5 Action Plan
14 Risk Leadership Forum: Architecting Resilient 1 Risk as Value Driver to Achieve BRI's Aspiration
Retail Banking – The Expert’s Playbook
2 Architecting Resilient Retail Banking: The Expert's Playbook
15 Pendidikan Onboarding Commercial Credit Risk 1 Strengthening Risk Management for Sustainable Growth
Head dan Regional Risk Management Head
2 Commercial Credit Strategy & Initiatives "From Growth to Quality"
3 MCS Credit Strategy & Initiatives
4 Strengthen Commercial Credit Risk Capability Building
5 Strenghten Micro Risk Capability Building
6 Strenghten Consumer Credit Risk Capability Building
7 Enterprise Risk Management & Governance
8 Strategic Recovery Management
9 Sectoral Business & Risk Analysis
10 Strengthening Micro & Consumer Collection Strategy
11 Leader's Talk
12 Project Assignment Presentation
16 Pendidikan Equipping TL CRA SME dan CRA 1 Commercial Credit Strategy & Initiatives "From Growth to Quality"
Commercial (Senior)
2 MCS Credit Strategy & Initiatives
3 Strengthen Commercial Credit Risk Capability Building
788 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 791
Laporan Tahunan
2025
No Nama Program Pokok Bahasan / Deskripsi
4 Enhanching SME Credit Risk Capability
5 Quick Win Commercial Business as New Growth Engine
6 Value Chain Business Acceleration in Commercial & SME Business
7 Trade Facility for CSME Total Business Solution
17 Pendidikan BSDP 1 Credit Risk Analyst (CRA) 8 Leaders Talk: Stakeholder Management
Team Member
1 Perhitungan Kebutuhan Kredit
2 Analisa Laporan Keuangan (Arus Kas)
3 Titik Kritis Analisa Paket Kredit
4 Optimalisasi Penggunaan Teknologi New BRISPOT S5 (Efisiensi proses
kredit dan MAB)
5 Legal Drafting Syarat Kredit
18 Pendidikan BSDP 0 Credit Risk Analyst 1 Dasar - Dasar Analisa Laporan Keuangan
2 Analisa Kredit
3 Forensik Laporan Keuangan
4 Bedah Paket kredit
5 Aspek Legal Perkreditan
6 Manajemen Risiko Kredit
7 Teknis Brispot S5
19 Pendidikan BSDP 1 Team Leader RORC 1 Operational Risk Management
2 Fraud Risk Management
3 Regulatory Compliance
4 Anti Money Laundering
5 Portfolio Management
6 Service Excellence
7 Peraturan Disiplin
8 Verifikasi Pembukuan
9 Litigasi Hukum
10 Risiko Reputasi
11 Rencana Perbaikan Manajemen (RPM)
12 Leadership
20 Pendidikan BSDP 1 MRR 1 Fraud Management
2 Operational Risk Management
3 Risk Culture
4 BCM & K3
5 Compliance
6 Portfolio Management
7 Kredit Mikro
8 Kredit SME
9 Kredit Konsumer
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 789
Page 792
Corporate
Governance
No Nama Program Pokok Bahasan / Deskripsi
10 Pengelolaan Kredit Bermasalah
11 Risiko Reputasi
12 Teknik Interview dan Pencarian Informasi
21 Pendidikan BSDP 0 MRR Hiring 1 Struktur Organisasi, DUJ, Leaders Talk
2 BRILiaN Culture (Compliance, Risk, Anti Fraud, Security Awareness)
3 Banking Operations (General Banking, Accounting & Reporting,
Overview Product, dan sub topik lainnya)
4 Banking Business (Critical Points Product, Transaction Banking, Credit,
Risk & Compliance, dan sub topik lainnya)
5 Operational Risk Management
22 Pendidikan BSDP 0 MRR Sumber Internal 1 Struktur Organisasi, DUJ, Leaders Talk
2 BRILiaN Culture (Compliance, Risk, Anti Fraud, Security Awareness)
3 Banking Operations (General Banking, Accounting & Reporting,
Overview Product, dan sub topik lainnya)
4 Banking Business (Critical Points Product, Transaction Banking, Credit,
Risk & Compliance, dan sub topik lainnya)
5 Operational Risk Management
23 Pendidikan Onboarding Department Head 1 Fungsi Collection
Regional Micro & Consumer Collection (MCC)
2 Business Process Collection & Recovery
3 Manajemen Portfolio
4 Lelang Agunan
5 Collection Communication
24 Pendidikan Onboarding RM Collection 1 Leadership
2 Overview Kualitas Kredit
3 Regulatory Collection
4 Monitoring dan Pengelolaan Kredit Bermasalah
5 Portal Lelang dan Website Info Lelang
6 Klaim Asuransi / BRISURF
7 Introduction BRISPOT Digital Collection
8 Penilaian Agunan dalam Rangka Penyelesaian
9 Aspek Hukum Penanganan Kredit Bermasalah
10 Negotiation Skill
11 Assignment
25 Pendidikan Onboarding Field Collection 1 Overview Kualitas Kredit
2 Regulatory Collection
3 Monitoring dan Pengelolaan Kredit Bermasalah
4 Overview Lelang Agunan
5 BRISPOT Digital Collection
6 Penilaian Agunan
7 Aspek Hukum Penanganan Kredit Bermasalah
8 Komunikasi dan Negosiasi
790 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 793
Laporan Tahunan
2025
No Nama Program Pokok Bahasan / Deskripsi
9 Negotiation Skill
10 Assignment
26 Pendidikan Onboarding Collection Assistant 1 Data Analytic
2 Monitoring dan Pengelolaan Kredit Bermasalah
3 Portal Lelang dan Website Info Lelang
4 Gugatan Sederhana dan Somasi
5 Komunikasi dan Negosiasi
6 Assignment
27 Pendidikan Onboarding Jabatan Micro, Consumer 1 Modul Mandatory (Risk Culture, Compliance Culture, Anti Fraud, PDP,
& Small Risk (MCS) Team Security Awareness)
2 Kebijakan Umum Perkreditan
3 ERM Fundamental
4 CKPN
5 Operational Risk
6 Small & Medium Credit Risk
7 Micro Credit Risk
8 Consumer Credit Risk
9 Risk Data Analytics
10 Rekomendasi Risk Mitigation
28 Pendidikan BSDP 1 RM CRR Team Leader 1 Coaching & Mentoring
2 Leadership (Execution Focused Leadership)
3 Digital Mindset
4 Negotiation & Comuncation Skill
29 Pendidikan BSDP 1 RM CRR Team Member 1 Portal Lelang Versi 2.0
2 Brispot CRR
3 Digital Marketing Pemasaran Aset
4 Negotiation & Comuncation Skill
5 Aspek Hukum Penyelesaian Kredit Bermasalah (Litigasi)
6 Monitoring & Pengelolaan Kredit Bermasalah
30 CFE (Certified Fraud Examiner) 1 Fraud Prevention and Deterrence
2 Financial Transactions and Fraud Schemes
3 Investigation
4 Law
31 Enhancing Your ERM 1 Mengaplikasikan Metode Kuantitatif untuk Mewujudkan Model
Penerapan Manajemen Risiko secara Terintegrasi (Enterprise Wide)
2 Mengukur Pengaruh Penerapan ERM pada Penciptaan Nilai Perusahaan
(Parameter dan Metodologi)
32 BSDP 1 Risk Fundamental Trade Financing 1 Konsep Wholesale Transaction Banking
2 Payment Metode, Trade Cycle & Working Capital Requirement
3 Solusi Trade Services
4 Traditional Lending vs Trade Finance Product
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 791
Page 794
Corporate
Governance
No Nama Program Pokok Bahasan / Deskripsi
5 Berbagai macam solusi supply chain finance
6 Solusi Guarantee
33 From Theory to Practice - Fraud Risk Assessment 1 Fraud Risk Assessment
and Predictive Fraud Analytics with Machine
Learning 2 Predictive Fraud Analytics With Machine Learning
34 Pendidikan Risk Balanced Sheet Management 1 IRRBB (Interest Rate Risk in the Banking Book)
2 LCR (Liquidity Coverage Ratio)
3 NSFR (Net Stable Funding Ratio)
35 Pendidikan Proses Bisnis Ruang Lingkup ICoFR 1 Proses Identifikasi Risiko dan Pengendalian
2 Pelaksanaan Pengujian Efektivitas atas Rancangan Pengendalian
3 Key Challenges dan Tips & Trick
36 Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) 2025 1 Trend, supply-demand global, kebijakan energi terbarukan, dan regulasi
perdagangan yang mempengaruhi industri Kelapa Sawit
2 Dampak perubahan harga dan kebijakan terhadap profil risiko serta
kemampuan bayar debitur di sektor Kelapa Sawit
3 Wawasan industri Kelapa Sawit yang diperoleh dalam melakukan
proses penilaian risiko kredit dan merancang strategi untuk memitigasi
risiko portofolio bank
37 Masterclass Pelindungan Data Pribadi: 1 Konsep dan Latar Belakang Pelindungan Data Pribadi
Menguasai Teori, Regulasi dan Implementasi
2 Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP)
3 Penegakan Hukum UU PDP di Indonesia
4 Perancangan dan Pelaksanaan Program Pelindungan Data Pribadi
5 Langkah-Langkah Merancang Program Pelindungan Data Pribadi
6 Implementasi Program Pelindungan Data Pribadi
38 Masterclass Program Series XXIV: Mitigasi Risiko 1 Strategi, prinsip dan praktik transformasi digital, serta implikasinya
Dalam Transformasi Digital terhadap organisasi
2 Mengidentifikasi risiko dan peluang yang terkait dengan transformasi
digital
3 Mengelola perubahan digital secara efektif di tingkat operasional
39 National Anti Fraud Conference 2025 1 Tantangan dan Solusi dalam Berbagai Sektor
2 Penggunaan Teknologi dan Media Sosial
3 Pentingnya Pendidikan dan Kolaborasi
4 Fraud Sebagai tantangan Multi dimensi
5 Strategi Pencegahan Korupsi BPK
6 Efektivitas Integritas Pengawasan dan Peningkatan
7 Transformasi Pemberantasan Fraud
40 Pelatihan Fraud Auditing 2 1 Fraud risk management, fraud prevention & detection
2 Simulasi penugasan investigasi, metodologi, teknik wawancara &
pembuatan BAPK, prosedur pembuktian - pemberkasan
3 Bedah kasus, modus operandi, ekspose kasus internal dan eksternal
4 Simulasi fraud investasi, pembiayaan dan penyalahgunaan aset
5 Simulasi fraud pengadaan barang/jasa dan supply chain management
6 Simulasi perhitungan kerugian keuangan dan pemberian keterangan
ahli
7 Anti money laundering, asset tracing and recovery
792 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 795
Laporan Tahunan
2025
No Nama Program Pokok Bahasan / Deskripsi
41 Pelatihan Retensi dan Manajemen Insiden 1 Retensi Data Pribadi
Kegagalan Pelindungan Data Pribadi
2 Kegagalan Pelindungan Data Pribadi
42 Privacy and Data Protection Training 1 Basic Concept of Privacy and Data Protection
2 PDP Legal Framework in Indonesia and other countries
3 Personal Data Categorization
4 PDP Principles and Lawful Basis of Processing
5 PDP Policy and Procedures
43 Risk Data Analytics - SQL Level Basic 1 Dasar-dasar SQL dan database
2 Query sederhana untuk mengambil, memfilter, dan merangkum data-
data di bidang perkreditan dan operasional
3 Mengolah data kompleks, transformasi data, menggunakan window
functions, dan menghasilkan analisis portofolio kredit & risiko
44 SAS Risk, Fraud & Financial Crimes Customer 1 Fraud & Financial Crimes Focus
Connection for Banking and Insurance
2 Risk Management for Banking & Insurance Focus
45 Seminar Association of Certified Fraud Examiners 1 Fraud risk di Mergers and Acquisitions (M&A) due diligence
(ACFE) Deal or Deception? Detecting Fraud
Before the Merger Closes 2 Pentingnya dan keterbatasan ketentuan pengecualian penipuan dalam
kontrak M&A
3 Mendeteksi penipuan laporan keuangan
4 Fraud Triangle untuk memahami perilaku penjual dalam M&A (Case
Study dan ilustrasi)
5 Perangkat hukum dan kontraktualnya
46 Seminar Indonesian In-House Counsel 2025 1 Kompetensi hukum dan keterampilan analisis regulasi
2 Strategic thinking dalam merespons tantangan tren global terkini
3 Problem-solving skills berbasis perspektif hukum dan bisnis
4 Pembaruan (update) atas isu-isu hukum dan kebijakan internasional
yang relevan
47 Seminar Konferensi Nasional Profesional 1 Leadership in Uncertainty - Building Ethical Risk Cultures in
Manajemen Risiko XI Organizations
2 Rantai Pasok dan Ketahanan Bisnis: Mengelola Risiko Pasokan dalam
Era Ketidakpastian
3 Inovasi Risk Modeling and Data Analytics "Using AI, from Reactive to
Predictive"
4 Mitigasi Risiko dalam Menjaga Stabilitas Keuangan di Masa Volatilitas
5 Financial Resilience "How to Interlink Financial Contigency Plan and
Risk Strategy"
6 Enhance Organizational Reputation Through Task Force on Nature
Related Financial Disclosure
48 Pendidikan ToT Materi Risk Framework (ERM 1 Konsep Manajemen Risiko
Fundamental)
2 Manajemen Risiko Berbasis SNI ISO 31000:2018 - Risk Management –
Guideline
3 Manajemen Risiko Hukum & Strategis
4 Tata Kelola dan Kepemimpinan Risiko
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 793
Page 796
Corporate
Governance
Sertifikasi Manajemen Risiko Dokumen Rencana Aksi Pemulihan memuat mekanisme
yang diharapkan dapat mencegah, memulihkan, dan/atau
Sertifikasi Manajemen Risiko adalah bukti pemenuhan memperbaiki kondisi finansial BRI sebagai akibat dari
kompetensi SDM di bidang Manajemen Risiko BRI sesuai krisis keuangan atau gangguan pasar finansial lainnya
standar kompetensi yang diterbitkan oleh LSP sektor yang berdampak pada permodalan, likuiditas, rentabiltas
perbankan. Adapun jumlah karyawan yang memiliki sertifikasi dan kualitas aset yang membahayakan kelangsungan
Manajemen Risiko di BRI tahun 2025 adalah sebagai berikut: usaha BRI. Selain Rencana Aksi Pemulihan, BRI telah
menyusun Dokumen Rencana Resolusi memuat informasi
mengenai Bank dan strategi resolusi yang menjadi salah
No Level Sertifikasi Peserta
satu bahan pertimbangan bagi LPS dalam melakukan
penanganan atau penyelesaian Bank yang ditetapkan
1 Jenjang 4 3.827
sebagai Bank gagal sebagaimana diamanatkan dalam
2 Jenjang 5 952 PLPS No.2 Tahun 2024 Tentang Rencana Resolusi bagi
3 Jenjang 6 29 Bank Umum.
4 Jenjang 7 28
Isi dari Rencana Aksi Pemulihan meliputi:
Total 4.836 a. Analisis materialitas dan pemeringkatan untuk
menentukan peringkat lini bisnis, jaringan kantor dan
Pelaksanaan Tugas Fungsi Manajemen Risiko perusahaan anak;
Tahun 2025 b. Analisis keterkaitan usaha eksternal;
c. Analisis skenario dampak perubahan dengan
1. Penetapan Risk Appetite Statement (RAS) dan Limit melakukan Stress Testing yang dibagi dalam 3
Risiko (tiga) skenario yaitu Idiosyncratic, Market-wide dan
RAS BRI digunakan sebagai panduan objektif dalam kombinasi dari keduanya (skenario terburuk);
membuat keputusan strategis terkait dengan pengelolaan d. Trigger level untuk mengaktivasi Rencana Aksi
risiko dan sebagai perangkat bagi Manajemen dalam Pemulihan berdasarkan hasil Stress-Testing yang
melaksanakan tata kelola bisnis dengan baik. Pada diurutkan berdasarkan level pencegahan, pemulihan
tahun 2025, Direksi BRI telah melakukan pengkinian dan perbaikan sesuai dengan ketentuan POJK No. 5
terhadap Risk Appetite Statement (RAS) BRI dalam Tahun 2024; beserta,
bentuk pernyataan kuantitatif yang disusun dengan e. Opsi-opsi pemulihan untuk aspek permodalan,
mempertimbangkan tingkat risiko yang diambil serta likuiditas, rentabilitas, dan kualitas aset
strategi dan sasaran Bank secara keseluruhan. Penetapan
RAS tersebut telah mendapatkan persetujuan Dewan Sedangkan isi dari Rencana Resolusi meliputi sebagian
Komisaris dan disampaikan kepada Pemegang Saham dari Rencana Aksi Pemulihan ditambahkan:
Pengendali. RAS dikaji ulang setiap tahun atau sewaktu- a. Analisis fungsi ekonomi kritikal;
waktu dengan memperhatikan perubahan rencana dan b. Analisis Fungsi Layanan Bersama Kritikal dibidang IT
tujuan bisnis BRI, perubahan kondisi lingkungan bisnis dan Non IT beserta keberlangsungannya dalam fase
serta Aspirasi Pemegang Saham. resolusi;
c. Analisis Hubungan Infrastruktur Pasar Keuangan
Selanjutnya RAS BRI diturunkan menjadi limit risiko Kritikal beserta keberlangsungannya dalam fase
untuk setiap indikator risiko. Limit risiko yang ditetapkan resolusi;
meliputi Risiko secara keseluruhan (komposit), per jenis d. Analisis opsi resolusi; dan
Risiko, dan per-aktivitas fungsional. Penetapan limit e. Identifikasi aset
risiko digunakan sebagai panduan bagi aktivitas Unit Laporan Pengungkapan Rencana Aksi Pemulihan dan
Kerja BRI untuk mengelola jenis dan jumlah risiko yang Rencana Resolusi BRI disampaikan kepada pihak internal
dapat diterima. dan eksternal dengan tingkat pengungkapan yang
disesuaikan dengan masing-masing targeted audience.
2. Penyusunan Rencana Aksi (Recovery Plan) dan
Rencana Resolusi (Resolution Plan) Bank 3. Implementasi Perhitungan Aset Tertimbang Menurut
Pada tahun 2025 BRI telah melakukan pengkinian Risiko untuk Risiko Kredit Basel III Reform Pendekatan
terhadap Rencana Aksi Pemulihan sebagaimana Standar
diamanatkan dalam POJK No. 5 Tahun 2024 tentang Per-1 Januari 2023, BRI telah menerapkan perhitungan
Penetapan Status Pengawasan dan penanganan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) untuk Risiko
Permasalahan bank Umum. Kredit sesuai SEOJK No 24/SEOJK.03/2021 tanggal
7 Oktober 2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang
794 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 797
Laporan Tahunan
2025
Menurut Risiko untuk Risiko Kredit dengan menggunakan NII menggunakan perspektif jangka pendek dalam
Pendekatan Standar Bagi Bank Umum. menghitung sensitivitas suku bunga terhadap estimasi
pendapatan BRI dalam satu tahun ke depan.
Perubahan metodologi perhitungan dalam ketentuan
tersebut meliputi: 6. Implementasi Model Risk Management
a. Perubahan bobot risiko dan jumlah bucket yang lebih BRI telah mengimplemetasikan suatu kerangka kerja
granular. yang digunakan untuk mengidentifikasi, mengukur,
b. Klasifikasi kategori portofolio yang lebih beragam. memantau, dan mengendalikan risiko yang timbul dari
c. Keharusan pelaksanaan due diligence terhadap penggunaan model dalam pengambilan keputusan. Risiko
pihak lawan untuk memastikan pemahaman atas model yang terdapat dalam setiap model harus dilakukan
profil risiko dan karakteristik dari pihak lawan agar pemantauan. Tanggung jawab untuk pengendalian risiko
penentuan bobot risiko tidak hanya bergantung pada terdapat pada unit kerja yang berperan sebagai fungsi
peringkat eksternal. Model Risk Management dan unit kerja yang melakukan
validasimodel. Tanggung jawab tersebut mencakup
Dalam implementasi penerapan standar perhitungan pengukuran risiko dan monitoring terhadap lifecycle
baru tersebut, BRI telah mengembangkan sistem suatu model. Tanggung jawab lainnya mencakup validasi
otomasi perhitungan baru terutama untuk klasifikasi independen dan prosedur review.
aset pinjaman dan telah dilaporkan kepada OJK setiap
bulan sejak posisi Januari 2023. Pada tahun 2025, BRI 7. Pengembangan Metodologi Validasi Model
mengimplementasikan kebijakan OJK terkait perhitungan Pemeringkatan Internal (Credit Risk Rating dan Credit
Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) untuk transaksi Risk Scoring) dan Validasi Model CKPN
derivatif melalui Central Counterparty (CCP). Langkah Berdasarkan Basel Capital Accord dan sesuai dengan
ini memperkuat mitigasi risiko kredit dan mendukung persyaratan OJK, model internal harus memenuhi
efisiensi permodalan sesuai standar Basel III. Dengan serangkaian kriteria minimal. Sejalan dengan ketentuan
CCP sebagai perantara, BRI memastikan transaksi Basel dan Surat Edaran. Otoritas Jasa Keuangan
derivatif lebih aman, transparan, dan sesuai dengan No.34/SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen
regulasi, sehingga semakin memperkuat stabilitas Risiko Bagi Bank Umum, disebutkan bahwa bank
perbankan serta kepercayaan nasabah. perlu melakukan pengukuran risiko sesuai dengan
karakteristik dan kompleksitas kegiatan usaha. OJK juga
4. Implementasi Perhitungan Aset Tertimbang Menurut mensyaratkan agar Bank memiliki proses internal yang
Risiko untuk Risiko Pasar Basel III (Fundamental kuat dalam melakukan validasi seluruh komponen dari
Review of The Trading Book) model risiko kredit yang digunakan.
Dalam rangka penerapan SEOJK No.23/SEOJK.03/2022
tanggal 7 Desember 2022 tentang Perhitungan Aset 8. Proses Perbaikan Struktur Counterparty Limit dan
Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Pasar, BRI Pengembangan Risk Limit di Aplikasi Guava sebagai
telah melakukan implementasi perhitungan (sistem Bagian Dari Proyek Revamp Aplikasi Guava
dan metodologi) ATMR Risiko Pasar dalam perhitungan Berdasarkan kebutuhan dari perubahan struktur
rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) organisasi dan strategi dari grup bisnis Treasury serta
mulai posisi Januari 2024. Pembaruan peraturan terkait kebutuhan bisnis Treasury yang semakin kompleks, maka
ATMR Risiko Pasar bertujuan untuk memperkuat kapital dibutuhkan penyesuaian terhadap struktur counterparty
yang dimiliki bank, mengatasi kelemahan yang didapat limit di dalam aplikasi Guava untuk mendukung kinerja
dari global financial crisis dan meminimalisir perbedaan manajemen risiko yang lebih baik. Kemudian selaras
model kapital yang dimiliki bank. dengan strategi manajemen risiko untuk memperkuat
proses pengawasan terhadap kinerja dealer di grup
5. Implementasi Perhitungan IRRBB (Interest Rate Risk in bisnis Treasury, maka dilakukan proses pengembangan
The Banking Book) Risk Limit di dalam aplikasi Guava yang menjadi salah
BRI telah mengimplementasikan metodologi pengukuran satu bagian di dalam proyek revamp aplikasi Guava.
dampak pergerakan suku bunga dalam banking book
melalui Interest Rate Risk in The Banking Book (IRRBB) 9. Pengelolaan Manajemen Risiko secara Terintegrasi
sesuai SEOJK No.12/SEOJK.03/2018 tanggal 21 Agustus Dengan semakin bertambahnya ruang lingkup
2018. Perhitungan IRRBB dilakukan secara reguler Konglomerasi Keuangan BRI sesuai dengan POJK
dengan metode Economic Value of Equity (EVE) dan 30 tahun 2024 tentang Konglomerasi Keuangan dan
Net Interest Income (NII). Metode EVE menggunakan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan, MPE Group
perspektif jangka panjang dalam menghitung sensitivitas telah menyusun framework pengelolaan Manajemen
suku bunga terhadap modal Tier 1. Sedangkan metode Risiko secara terintegrasi. Untuk mempermudah
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 795
Page 798
Corporate
Governance
pengelolaan MR, Anggota KK dibagi menjadi Level 1, Level d. Pilar 4 (Pemantauan, Evaluasi, dan Tindak Lanjut)
2 dan Level 3 serta terdapat Anggota KK yang menjadi Merupakan kegiatan Monitoring atas tindak lanjut dari
induk Anggota KK Level 3. MPE Group juga melakukan hasil investigsi fraud serta upaya perbaikan sistem
gap analysis atas pemenuhan organ pengelola risiko. Di pengendalian internal untuk mencegah kejadian
samping itu, juga dilakukan pengembangan Forum MR fraud yang sama terulang kembali. Direksi dan Dewan
Terintegrasi menjadi Sub Komite MR Terintegrasi, Forum Komisaris secara aktif melakukan pemantauan dan
Direktur MR Terintegrasi dan Forum SKMR Terintegrasi. evaluasi secara berkala atas penerapan strategi anti
fraud.
10. Penerapan Strategi Anti Fraud
Dalam rangka pemenuhan POJK Nomor 12 Tahun 2024 11. Penguatan Manajemen Risiko Digital
tanggal 21 Juli 2024 tentang Penerapan Strategi Anti- Seiring dengan akselerasi digitalisasi bisnis Bank
Fraud Bagi Lembaga Jasa Keuangan, serta sebagai sepanjang tahun 2025, eksposur risiko atas pemanfaatan
wujud komitmen Direksi dan Dewan Komisaris, BRI platform dan ekosistem digital turut meningkat.
melakukan penguatan pengendalian fraud yang Peningkatan eksposur risiko tersebut menuntut
diwujudkan melalui penerapan strategi anti fraud. penguatan proses pengendalian risiko digital yang
Ketentuan Strategi Anti Fraud BRI telah diperbarui semakin adaptif, terintegrasi dan efektif, sejalan dengan
sesuai P3MRO (Pedoman Pelaksanaan Penerapan peningkatan resiliensi infrastruktur serta keandalan
pan Manajemen Risiko Operasional Surat Edaran No. layanan digital BRI.
SE.58.b-DIR/ORD/12/2022, Buku 2 tentang Strategi anti
fraud BRI tanggal 31 Desember 2024. Penerapan Strategi Sebagai respon atas dinamika tersebut, BRI telah
Anti Fraud terdiri dari: menerbitkan Pedoman Pelaksanaan Penerapan
a. Pilar 1 (Pencegahan) Manajemen Risiko Digital sebagai landasan pelaksanaan
Merupakan tanggung jawab dari seluruh jajaran pendampingan, pemantauan dan penilaian kecukupan
Bank untuk meminimalkan potensi terjadinya penerapan pengelolaan risiko digital di seluruh Unit
fraud melalui penguatan kepedulian dan budaya Kerja dan entitas dalam Konglomerasi Keuangan.
anti fraud yang diwujudkan dengan kesediaan Implementasi pedoman ini didukung oleh perangkat
penandatanganan pakta integritas oleh seluruh manajemen risiko digital yang komprehensif antara
jajaran organisasi Bank yang meliputi jajaran Direksi, lain: register risiko digital, key risk indicator, incident
Dewan Komisaris dan seluruh Insan BRILiaN minimal database and analytics, serta action plan management
1 (satu) kali dalam setahun. Program yang diterapkan yang terintegrasi dalam pengelolaan risiko.
dalam pilar pencegahan meliputi: edukasi dan
pengembangan kompetensi anti fraud bagi seluruh Untuk menyesuaikan dengan pertumbuhan bisnis
Pekerja, peningkatan awareness bagi Nasabah yang Bank dan kompleksitas eksposur risiko yang semakin
dilakukan secara berkala melalui platform sosial meningkat akibat implementasi digitalisasi, BRI juga
media Bank, identifikasi kerawanan pada aktivitas melakukan enhancement terhadap Sistem Informasi
operasional dan/atau proses bisnis Bank, serta Manajemen Risiko (IRMS Tools) guna memperkuat
kebijakan mengenal pegawai. kapabilitas pemantauan, pelaporan, serta analisis risiko
b. Pilar 2 ( Deteksi) secara lebih terstruktur dan berbasis data.
Merupakan tanggung jawab dari seluruh jajaran
Bank untuk mendeteksi kecurangan yang terjadi di Dalam aspek tata kelola, Digital Risk Group secara
lingkungan Bank. Perangkat yang digunakan untuk berkelanjutan melakukan pembaharuan ketentuan dan
melakukan deteksi fraud meliputi: Whistleblowing penambahan modul kebijakan internal, guna memastikan
System, Fraud Detection System, kegiatan keselarasan dengan perkembangan teknologi, dinamika
pemeriksaan mendadak yang diprioritaskan pada ancaman siber, serta kebutuhan mitigasi risiko yang
unit atau aktivitas bisnis yang rawan, serta penerapan semakin kompleks.
sistem pengawasan.
c. Pilar 3 (Investigasi, Pelaporan, dan Sanksi) Komitmen BRI terhadap Pelindungan Data Pribadi juga
Kegiatan investigasi dilakukan oleh Fungsi Investigasi semakin diperkuat melalui pembentukan organisasi Data
Fraud dan hasilnya dilaporkan kepada Direksi Protection sebagai bentuk kepatuhan terhadap Undang
dan Dewan Komisaris, serta Regulator, termasuk Undang Data Pribadi (UUPDP), implementasi pelindungan
didalamnya rekomendasi penyelesaian kasus baik data dilakukan secara terukur dan terstruktur, didukung
berupa penerapan sanksi disiplin dan/atau proses dengan penguatan dokumentasi, monitoring efektivitas
hukum sesuai dengan ketentuan internal Bank dan kontrol, serta penerapan perbaikan berkelanjutan untuk
peraturan hukum yang berlaku. meningkatkan kematangan Pelindungan Data Pribadi.
Inisiatif ini turut berkontribusi dalam peningkatan
796 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 799
Laporan Tahunan
2025
kinerja Environmental, Social and Governance (ESG) 13. Granular Credit Scoring
BRI, khususnya pada dimensi tata kelola dan keamanan BRI mengembangkan model scoring berdasarkan kriteria
informasi. lebih spesifik dengan melihat profil risiko dari suatu
karakteristik tertentu. Tujuan dari granular model scoring
Sebagai bagian dari penerapan tata kelola terintegrasi adalah penilaian risiko kredit yang lebih akurat dan
dalam Konglomerasi Keuangan, BRI bersama Perusahaan tepat sasaran berdasarkan profil risiko karakter masing-
Anak melakukan harmonisasi standar dan penguatan masing nasabah. Sehingga kredit dapat tumbuh disertai
pengawasan risiko digital secara konsolidasi, guna kualitas kredit yang terjaga dengan baik.
memastikan ketahanan digital yang selaras di seluruh
entitas. 14. Pengembangan Early Warning Signal untuk Kredit
Korporasi dan SME
12. Pembentukan Department IT Third Party Risk Dalam rangka peningkatan pemantauan risiko kredit,
Management BRI mengembangkan sistem Early Warning System
Seiring dengan meningkatnya ketergantungan terhadap (EWS). Sistem EWS dibangun dengan menggunakan
Penyedia Jasa Teknolog Informasi (PPJTI) dan Digital indikator risiko secara internal dan secara makro serta
Partner dalam mendukung bisnis Bank, BRI memandang menerapkan analisa forward looking. Pengembangan
pengelolaan risko pihak ketiga sebagai area risiko Sistem EWS ini diterapkan untuk segmen Korporasi dan
strategis yang krusial bagi stabilitas operasional dan SME. Sistem EWS berfungsi untuk menghasilkan sinyal
reputasi Bank. (warning) yang digunakan oleh BRI sebagai acuan dalam
menentukan tindakan yang perlu diambil dalam proses
Pada tahun 2025, BRI membentuk Department IT Third pengelolaan aset.
Party Risk Management dibawah Digital Risk Group
sebagai langkah strategis untuk memperkuat risiko pihak 15. Kebijakan Hapus Tagih PP 47
ketiga teknologi informasi secara terstruktur dan end-to- BRI senantiasa mendukung program pemerintah, salah
end. satunya kebijakan terkait penghapustagihan kredit untuk
UMKM. BRI telah menerbitkan ketentuan internal terkait
Pembentukan Department ini menegaskan komitmen penghapustagihan kredit untuk pelaku UMKM.
BRI dalam memastikan bahwa seluruh kerja sama
dengan PPJTI dan Digital Partner dilandasi oleh proses, 16. Penilaian Kecukupan Pengelolaan Risiko Produk Bank
identifikasi, penilaian, pemantauan, dan pengendalian Baru (PBB)
risiko dan komprehensif, termasuk pengawasan Product owner wajib melakukan self assessment pada
terhadap aspek keamanan informasi, keandalan layanan, setiap rencana penerbitan Produk Bank Baru (PBB).
kepatuhan regulasi, dan keberlanjutan operasional. Selanjutnya, Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR)
yang dikoordinasikan oleh Operational Risk Division
Sebagai bagian dari penguatan kerangka tata kelola, melakukan penilaian kecukupan pengelolaan risiko
BRI tengah menyusun Surat Edaran (SE) Pengelolaan terhadap rencana penerbitan PBB. Pada penilaian
Risiko Pihak Ketiga Teknologi Informasi serta Buku Saku tersebut, SKMR memastikan setiap risiko yang melekat
Manajemen Risiko PPJTI dan Digital Partner. Penyusunan pada rencana penerbitan PBB dan kontrol pengendalian
ketentuan dan panduan ini, bertujuan untuk memastikan telah teridentifikasi serta terukur dengan baik. Proses
standardisasi proses pengelolaan risiko pihak ketiga penilaian kecukupan pengelolaan risiko melibatkan
diseluruh Unit Kerja dan entitas Perusahaan Anak, serta SKMR sesuai dengan bidang risiko yang menjadi
memperkuat pengawasan terhadap eksposur risiko yang kewenangannya. Penilaian kecukupan pengelolaan
timbul dari kerjasama dengan pihak eksternal teknologi risiko juga dilakukan atas rencana penyelenggaraan
informasi. Kegiatan untuk aktivitas Bank sendiri sebagai bentuk dari
pelaksanaan Manajemen Risiko Bank.
Langkah ini mempertegas arah BRI dalam mengelola
risiko ekosistem digital secara menyeluruh, sekaligus Kebijakan pengelolaan risiko atas rencana penerbitan
memastikan bahwa ekspansi dan inovasi digital berjalan PBB diatur dalam Surat Edaran No. SE.30-DIR/
selaras dengan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang PPM/11/2024 Buku 2 tentang Pengelolan Risiko
baik dan ketentuan Regulator yang berlaku. Penyelenggaraan Produk. Penilaian kecukupan
pengelolaan risiko dari SKMR selanjutnya dipergunakan
Dengan penguatan ini, BRI menempatkan pengelolaan untuk proses pengelolaan produk Bank lebih lanjut, baik
risiko pihak ketiga tidak semata sebagai fungsi proses di internal bank maupun kepada Regulator sesuai
kepatuhan, tetapi sebagai instrumen strategis untuk POJK No.13/POJK.03/2021 mengenai Penyelenggaraan
menjaga stabilitas sistem dan kepercayaan Stakeholders. Produk Bank Umum.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 797
Page 800
Corporate
Governance
17. Peningkatan Kapabilitas Regional Operational Risk & (KRID), Dashboard Pengawasan Operasional (DPO),
Compliance (RORC) Irregularity Activity Tools.
Pembentukan organisasi Regional Operational Risk b. Fraud Detection System.
& Compliance (RORC) dilakukan untuk memperkuat c. Kolaborasi data dengan 3rd line : Monitoring Berkala
implementasi Manajemen Risiko di tingkat Regional dan Fraud Risk Detection.
dalam rangka mewujudkan aspirasi manajemen risiko d. Manajemen Risiko Operasional Tools : BRIOPRA 4.0
“Managing Risk for Sustainable Bussiness, Operational dan IRMS.
Excellent, and Banking Resilience”.
18. Implementasi Budaya Sadar Risiko
RORC di Regional Office berperan sebagai control Risk & Governance Culture merupakan landasan
tower yang menjaga operasional di tingkat Regional dan pelaksanaan tema budaya nasional BRI One Culture
dipimpin oleh Pejabat setingkat Assistant Vice President untuk memastikan penerapan manajemen risiko pada
(AVP) yang disebut dengan Team Leader RORC. Struktur setiap aktivitas perbankan. Pada tahun 2023 telah
organisasi RORC terdiri dari Team Leader RORC yang diterbitkan ketentuan Budaya Risiko melalui SE.04-DIR/
mensupervisi Risk Management and Compliance (RMC). CTR/01/2023 tanggal 31 Januari 2023 perihal Corporate
Culture Buku 2 Budaya Risiko sebagai panduan bagi insan
RMC berkedudukan di Regional Office mensupervisi BRILiaN dalam mengimplementasikan dan mendukung
Micro Retail Risk Management & Compliance (MRR) penerapan Budaya Risiko.
yang berkedudukan di Kantor Cabang dan mensupervisi
Unit kerja Retail dan Mikro. Peran MRR tertuang dalam Program internalisasi budaya risiko yang telah
ketentuan SOP No. SO.36-ORD/12/2024 tentang SOP dilaksanakan, antara lain:
Regional Risk Management. a. Culture Activation Program (CAP)
Setiap unit kerja telah menetapkan CAP untuk
Dalam rangka mendorong pelaksanaan peran RORC membentuk perilaku yang dibutuhkan untuk
Team, selama tahun 2025 telah dilaksanakan beberapa mencapai KPI secara prudent melalui aktivitas yang
kegiatan pengembangan kompetensi diantaranya: telah ditetapkan pada CAP.
a. Pelaksanaan Webinar Risk Upgrade Series untuk b. Membangun Risk Awareness Pekerja di Unit Kerja
RORC Team. SKMR secara rutin menyampaikan media risk
b. Pelaksanaan pendidikan BSDP untuk RORC, RMC awareness baik dalam bentuk surat, media infografis,
dan MRR. webinar, podcast, e-learning, akun media sosial
c. Pelaksanaan In House Training (IHT) RORC Team di resmi Bank dan email/WA/sms blast.
Regional Office. c. Empowering Risk Officer
d. Pelaksanaan Program Awareness untuk RORC Diperlukan keterlibatan Risk Officer sebagai Tim
Team (RRM Smart (Sharing Session), Podcast, Risk Penggerak Transformasi dalam menginternalisasi
Awareness: Katalog, Video, Flyer, BRILIAN Sadar dan memastikan penerapan budaya risiko telah
Risiko, Risk in News, dan E-Learning). terlaksana. Sehingga dilakukan penguatan fungsi
e. Pelaksanaan Sertifikasi Manajemen Risiko (Jenjang 4 MR melalui penyesuaian operasional prosedur serta
dan 5) dan sertifikasi kepatuhan. upgrading pengetahun dan technical skills melalui
f. Pelaksanaan Quality Assurance di seluruh RMC dan pendidikan/sosialisasi.
MRR. d. Early Detection
g. Pelaksanaan Assessment MRR: Evaluasi /Re- Penerapan budaya risiko perlu didukung oleh tools
assessment MRR dengan kategori hasil Fit dan Need Early Warning System yang dapat membantu
Improvement. memitigasi maupun mengkoreksi kejadian risiko
secara lebih dini.
MRR sebagai mitra Pemimpin Unit Kerja di Branch Office e. Business Process Review
memiliki tugas utama untuk memastikan pelaksanaan Aktivitas budaya risiko tercermin melalui pelaksanaan
manajemen risiko operasional dan kepatuhan operasional prosedur perbankan secara harian.
dalam rangka mengawal pencapaian target kinerja, Sehingga diperlukan reviu kecukupan kontrol atas
pengendalian fraud dan human error, pelaksanaan operasional prosedur tersebut.
BCM dan K3, serta kepatuhan terhadap ketentuan
internal dan eksternal di masing-masing unit kerja 19. Penerapan Business Continuity Management (BCM)
binaan. Untuk menunjang aktivitas MRR, telah dilakukan dan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan
pengembangan sistem yaitu diantaranya: Kerja (SMK3)
a. Dashboard Early Warning Sign : Dashboard Profil BRI menyadari dan mengetahui perannya dalam
Risiko Regional, Key Risk Indicator Dashboard menyediakan produk dan jasa perbankan serta
798 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 801
Laporan Tahunan
2025
menjaga kelangsungan usahanya, baik dalam kondisi meningkatkan resiliensi sistem pembayaran perbankan
normal maupun dalam kondisi terjadinya gangguan/ dalam menghadapi potensi gangguan atau bencana.
bencana. Hal tersebut mendorong BRI untuk membuat 20. Persiapan Penerapan Modal Minimum Risiko
kebijakan tertentu guna mengidentifikasi, menguji, dan Operasional dengan Menggunakan Pendekatan
mengimplementasikan Business Continuity Management Standar
(BCM). BCM merupakan proses yang kritikal bagi Dalam rangka perhitungan beban modal dan ATMR
perusahaan guna mempertahankan kelangsungan Operasional sesuai dengan SEOJK No. 6/SEOJK.03/2020
operasional bisnis dan meminimalisasi dampak yang tanggal 29 April 2020 tentang Perhitungan Aset
berpotensi muncul ketika terjadi gangguan/bencana. Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) untuk Risiko
Dengan ini, kebijakan terkait implementasi BCM di Operasional Dengan Menggunakan Pendekatan Standar
BRI tertuang dalam Surat Edaran (SE) Direksi No. Bagi Bank Umum, BRI telah mengatur ketentuan ATMR
SE.12-DIR/MPE/09/2025 tanggal 29 September 2025 Risiko Operasional dengan pendekatan standar diatur
tentang Manajemen Kelangsungan Usaha dan Standar melalui Surat Edaran Direksi No. SE.10-DIR/MPE/08/2025
Operasional Prosedur (SOP) No. SO.09-ORD/03/2025 Buku 2 tentang Perhitungan ATMR Operasional. BRI telah
tanggal 27 Maret 2025 tentang Pengelolaan melaporkan hasil perhitungan ATMR Risiko Operasional
Kelangsungan Usaha. kepada OJK pada tanggal 30 April 2025. Pengukuran ini
dimaksudkan untuk mengukur kecukupan modal sebuah
Selain itu, komitmen utama BRI terhadap kesehatan dan bank terhadap besaran eksposur risiko operasional
keselamatan jiwa Pekerja dipenuhi dengan implementasi selama satu tahun.
Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan
Kerja (SMK3) untuk meminimalkan risiko operasional
akibat kecelakaan kerja. Implementasi SMK3 di BRI Komite di Bawah Direksi
dikoordinasikan oleh Departemen BCM dan K3 dari
Operational Risk Group di bawah Direktorat Manajemen Direksi telah membentuk komite untuk membantu
Risiko. Kebijakan SMK3 BRI diatur dalam Surat Edaran pelaksanaan tugas dan tanggung jawab pengelolaan Bank.
SE Direksi No. SE.12-DIR/MPE/09/2025 tanggal 29 Per 31 Desember 2025, BRI memiliki Komite di bawah Direksi
September 2025 Buku 1 tentang Business Continuity sebagai berikut:
Management (BCM) dan Buku 2 tentang Sistem 1. Asset and Liability Committee (ALCO)
Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) 2. Credit Policy Committee
serta SOP No. SO.09-ORD/03/2025 tanggal 27 Maret 3. Environmental, Social & Governance (ESG) Committee
2025. 4. Human Capital Committee
5. Information Technology Steering Committee
Selama tahun 2025, BRI melaksanakan beberapa 6. Procurement Committee
program implementasi BCM dan SMK3 yang terdiri dari 7. Product Committee
Penilaian Risiko Ancaman Bencana (PRAB); Business 8. Risk Management Committee
Impact Analysis (BIA); reviu dan pengkinian Business 9. Transformation Steering Committee
Continuity Plan (BCP); Disaster Recovery Plan (DRP); 10. Tata Kelola Konglomerasi Keuangan
Emergency Response Plan (ERP); sosialisasi dan
pelatihan untuk floor warden; penyusunan materi risk Asset and Liability Committee
awareness BCM dan K3 yang dituangkan dalam surat,
infografis, video, dan podcast; serta melaksanakan ALCO merupakan Komite di Kantor Pusat yang
kegiatan simulasi dan uji coba tanggap darurat di seluruh bertanggungjawab menyusun dan menetapkan kebijakan
Regional Office dan Branch Office untuk memastikan aset (assets) dan kewajiban (liabilities).
pemahaman dan kesiapan pekerja dalam menghadapi
gangguan/bencana. Piagam Asset And Liability Committee (ALCO)
Sejalan dengan upaya penguatan penerapan BCM Dalam melaksanakan tugasnya ALCO mengacu pada Surat
tersebut, BRI telah memperoleh sertifikasi ISO Keputusan Direksi Nokep.: 5892-DIR/PPM/11/2025 tanggal
22301:2019 atas penerapan Business Continuity 25 November 2025 tentang Asset and Liability Committee
Management System (BCMS) dari PT BSI Group (ALCO) PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. yang
Indonesia dengan ruang lingkup transaksi keuangan mengatur terkait Organisasi, Tugas, Wewenang dan
dan sistem pembayaran perbankan. Sertifikasi tersebut Tanggung Jawab, Tata Kerja ALCO.
menjadi landasan bagi BRI dalam memastikan dan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 799
Page 802
Corporate
Governance
Tugas dan Tanggung Jawab Asset And Liability Committee (ALCO)
Asset and Liability Committee (ALCO) memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:
1. Menetapkan strategi pengelolaan aset dan liabilitas Bank dalam rangka upaya optimalisasi NII, antara lain meliputi:
a. Strategi pengelolaan likuiditas;
b. Strategi pengelolaan risiko pasar (suku bunga dan nilai tukar);
c. Strategi pengelolaan liabilitas berbiaya/funding dan beban bunga (CoF Management);
d. Strategi pengelolaan asset produktif dan pendapatan bunga (Yield Management);
2. Menetapkan strategi suku bunga untuk produk Kredit, Dana Pihak Ketiga (DPK) dan Trade Finance (TF), antara lain meliputi
Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK), Suku Bunga Counter dan Suku Bunga Khusus (Special Rate).
3. Mengevaluasi strategi sesuai dengan tujuan pengelolaan risiko likuiditas dan risiko pasar.
Struktur Keanggotaan Asset and Liability Committee (ALCO)
Struktur Keanggotaan Jabatan Hak Suara
Direktur Utama Ketua √
Wakil Direktur Utama Ketua Pengganti I √
(merangkap Anggota Tetap)
Group Head, Assets & Liabilities Management, atau Unit Kerja Pengelola Sekretaris -
Liquidity & Funding Management (merangkap Anggota Tetap)
Direktur Treasury & International Banking Anggota Tetap √
Direktur Finance & Strategy Anggota Tetap √
Direktur Manajemen Risiko Anggota Tetap √
Direktur Micro Anggota Tetap √
Direktur Consumer Banking Anggota Tetap √
Direktur Commercial Banking Anggota Tetap √
Direktur Corporate Banking Anggota Tetap √
Direktur Operations Anggota Tetap √
Direktur Network & Retail Funding Anggota Tetap √
Direktur Information Technology Anggota Tetap √
Direktur Human Capital & Compliance Anggota Tetap -
SEVP Internal Audit Anggota Tetap -
SEVP Ultra Micro Business Anggota Tetap -
SEVP Retail Transaction & Funding Anggota Tetap -
SEVP Digital Banking Anggota Tetap -
SEVP Retail Risk Anggota Tetap -
SEVP Wholesale Risk Anggota Tetap -
SEVP Human Capital Anggota Tetap -
SEVP Corporate Transformation Anggota Tetap -
Group Head terkait (sesuai dengan relevansi topik dan putusan dalam Anggota Tidak Tetap -
Rapat ALCO)
Assets & Lialibity Management Group atau Unit Kerja Pengelola Liquidity ALCO Supporting Group -
& Funding Management
Planning, Budgeting & Performance Management Group ALCO Supporting Group -
Market, Portofolio & Enterprise Risk Management Group ALCO Supporting Group -
Financial & Management Accounting Group ALCO Supporting Group -
800 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 803
Laporan Tahunan
2025
Profil Anggota Asset and Liability Committee 2. Rapat ALCO dipimpin oleh Ketua ALCO. Dalam hal Ketua
(ALCO) ALCO berhalangan maka Rapat ALCO dipimpin oleh
Ketua Pengganti ALCO sebagaimana diatur di dalam
Profil anggota ALCO dapat dilihat pada bagian Profil Direksi Pasal 2 Surat Keputusan ini.
dalam Laporan Tahunan ini. 3. Dalam hal kondisi yang sangat mendesak untuk
dilaksanakannya ALCO, namun Ketua dan/atau Ketua
Pernyataan Independensi Asset and Liability Pengganti berhalangan untuk memimpin rapat, maka
Committee (ALCO) Ketua ALCO dapat melakukan pendelegasian kepada
salah salah Direktur untuk memimpin ALCO yang
Seluruh anggota ALCO tidak memiliki afiliasi dengan Direktur surat keputusannya disetujui oleh Ketua ALCO dan
lainnya, Komisaris maupun Pemegang Saham Pengendali, ditatakerjakan oleh Sekretaris ALCO.
bukan merupakan pemegang saham Perusahaan yang dapat 4. Rapat ALCO dapat diselenggarakan apabila dihadiri oleh
mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen, sekurangnya 1/2 (satu per dua) Anggota Tetap ALCO
Komisaris, Direktur maupun karyawan dari perusahaan yang ditambah 1 (satu) Anggota Tetap, termasuk Ketua atau
memiliki afiliasi maupun bisnis dengan BRI. Ketua Pengganti ALCO.
5. Keputusan Rapat ALCO diambil secara musyawarah dan
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Asset mufakat. Dalam hal tidak tercapai kesepakatan penuh
and Liability Committee (ALCO) Tahun 2025 maka keputusan Rapat ALCO dianggap sah dengan
persetujuan dari 50% (lima puluh persen) dari jumlah
Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi ALCO dapat Anggota Tetap ALCO dengan Hak Suara ditambah
dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan dengan 1 (satu) orang Anggota Tetap ALCO dengan Hak
Kompetensi Direksi dalam Laporan Tahunan ini. Suara, termasuk Ketua atau Ketua Pengganti ALCO.
6. Penyelenggaraan Rapat ALCO selain yang diatur pada
Rapat dan Pelaksanaan Tugas Asset and Liability pasal 4 butir 1 s.d 5 dapat dilakukan dengan mendapatkan
Committee (ALCO) Tahun 2025 persetujuan Ketua ALCO.
7. Pelaksanaan ALCO UKLN (Unit Kerja Luar Negeri)
KEBIJAKAN RAPAT mengacu pada SK tersendiri yang disusun oleh masing-
masing UKLN mempertimbangkan beberapa hal seperti
1. Rapat ALCO diselenggarakan secara berkala sekurang- organisasi, strategi pengelolaan asset-liabilitas,dll yang
kurangnya 1 (satu) kali dalam 1 (satu) dalam setiap bulan. dikoordinasi oleh Unit Kerja yang membidangi UKLN.
Hasil pelaksanaan ALCO UKLN dilaporkan kepada
Direktur dan Unit Kerja yang membidangi.
REALISASI RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS ASSET AND LIABILITY COMMITTEE (ALCO) TAHUN 2025
No Tanggal Agenda Rapat
1 13 Januari 2025 kuota keringanan Tagihan Bunga yang Ditunda untuk Kredit Restrukturisasi Performing Loan,
Mengikuti perubahan kebijakan SBDK – POJK 13 Tahun 2024
2 10 Februari 2025 Review funding plan sd Q1 2025
3 10 Maret 2025 Penetapan ALM Grip 2025 yaitu required yield dan limit CoF per Segmen, Optimalisasi NII melalui
pengelolaan ekses likuiditas.
4 23 April 2025 Penetapan strategi liquidity dan COF management, Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) IDR Tahun
2025 – 2026
5 19 Mei 2025 Pemenuhan likuiditas melalui sustain funding untuk periode mei-juni 2025
6 30 Juni 2025 efisiensi CoF, memperkecil Gap Ending Balance & Average Balance CASA, Penambahan kuota
deposito di RO tertentu untuk nasabah baru, Contingency Funding Plan (CFP), Review perhitungan
EWI.
7 11 Juli 2025 Pemberian Special fix rate pada Produk KPR & penambahan kredit valas untuk menjaga LDR Valas.
8 12 Agustus 2025 Penambahan kuota special rate pada segmen mikro dan komersial, serta kajian terkait migrasi
pembukuan manual korporasi ke engine floating rate.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 801
Page 804
Corporate
Governance
No Tanggal Agenda Rapat
9 15 September 2025 Perpanjangan kuota special rate segmen komersial, review counter rate Kredit Korporasi & kuota
special rate, perubahan SBDK, dan pengelolaan dana SAL KMK 276/2025.
10 16 Oktober 2025 Kajian terkait penerbitan input BRIDyna pada nasabah CSME, penambahan kuota special rate CSME,
tagging new ARS pada nasabah KPR, penyesuaian counter rate, serta penggunaan special rate, pada
Briguna & KPR, serta korporasi penambahan kuota special rate sesuai kebutuhan pipeline.
11 10 November 2025 Perubahan counter rate kredit CSME & switching special rate, monitoring special rate pada konsumer,
serta korporasi terkait penambahan kuota special rate pada tearing rate yang dibutuhkan untuk
menjaga yield IDR.
12 9 Desember 2025 Penetapan Required yield tahun 2026, switching kuota special rate konsumer, CSME, dan
penambahan kuota Korporasi dan pengusulan penurunan kewenangan memutus special rate.
Credit Policy Committee 4. Melakukan evaluasi terhadap:
a. Kebenaran pelaksanaan proses pemberian kredit
Credit Policy Committee adalah komite di Kantor Pusat yang atau penyediaan dana, perkembangan dan kualitas
membantu Direksi dalam merumuskan kebijakan perkreditan kredit yang diberikan kepada Pihak yang Terkait
Perseroan dan memberikan saran perbaikan terhadap dengan Bank dan Debitur besar tertentu.
kebijakan perkreditan. b. Kebenaran pelaksanaan kewenangan memutus
kredit atau penyediaan dana.
Piagam Credit Policy Committee c. Kebenaran pelaksanaan ketentuan Batas Maksimum
Pemberian Kredit (BMPK).
Dalam melaksanakan tugasnya Komite Kebijakan Perkreditan d. Debitur besar tertentu dan kredit dalam daftar Kredit
mengacu pada Surat Keputusan Direksi Nokep.: 5893-DIR/ Dalam Perhatian Khusus.
PPM/11/2025 tanggal 25 November 2025 tentang Credit e. Kebijakan penyisihan cadangan kerugian
Policy Committee PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. pelaksanaan penurunan nilai kredit (CKPN) dan
yang mengatur terkait Organisasi, Tugas dan Tanggung cadangan penghapusbukuan.
Jawab serta Tata Kerja. f. Penyelesaian kredit bermasalah sesuai dengan yang
ditetapkan dalam KPB.
Tugas dan Tanggung Jawab Credit Policy g. Ketaatan terhadap ketentuan perundang-undangan
Committee dan peraturan lainnya dalam pelaksanaan pemberian
kredit.
1. Menetapkan Kebijakan Perkreditan Bank (KPB) 5. Melakukan penilaian efektivitas Sistem Pengendalian
khususnya perumusan prinsip kehati-hatian dalam Intern (SPI) perkreditan.
perkreditan sebagaimana diatur di dalam Pedoman 6. Menyampaikan laporan berkala minimal 1 (satu) tahun
Penyusunan Kebijaksanaan Perkreditan Bank (PPKPB) sekali kepada Dewan Komisaris mengenai:
OJK dan kebijakan perkreditan lainnya yang memerlukan a. Hasil pengawasan atas penerapan dan pelaksanaan
putusan dari Rapat Credit Policy Committee. kebijakan perkreditan (dapat mencakup KPB maupun
2. Mengawasi penerapan Kebijakan Perkreditan Bank (KPB) kebijakan perkreditan lainnya).
secara bertanggung jawab dan penuh kesinambungan b. Hasil evaluasi hal yang berhubungan dengan poin 4.
serta merumuskan alternatif dan solusi penerapan bila 7. Memantau dan mengevaluasi perkembangan dan
terdapat kendala. kualitas portofolio perkreditan atau pembiayaan secara
3. Melakukan reviu berkala Kebijakan Perkreditan Bank keseluruhan.
(KPB) BRI minimal 3 tahun sekali dan kebijakan
perkreditan lainnya sesuai dengan jangka waktu minimal
review kebijakan perkreditan lainnya.
Struktur Keanggotaan Credit Policy Committee
Adapun struktur keanggotaan Komite Kredit adalah sebagai berikut.
Struktur Keanggotaan Jabatan Hak Suara
Direktur Utama Ketua √
Wakil Direktur Utama Ketua Pengganti √
(merangkap Anggota Tetap)
802 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 805
Laporan Tahunan
2025
Struktur Keanggotaan Jabatan Hak Suara
Group Head, Credit & Product Risk Policy atau Unit Kerja yang Mengelola Sekretaris -
Fungsi Kebijakan Kredit (merangkap Anggota Tetap)
Direktur Manajemen Risiko Anggota Tetap √
Direktur atau SEVP sesuai Bidang/Pembina terkait, menyesuaikan Anggota Tidak Tetap √
dengan agenda komite
Direktur Kepatuhan Anggota Tetap -
SEVP Satuan Kerja Audit Internal Anggota Tetap -
Group Head dibawah Direktorat Manajemen Risiko terkait, menyesuaikan Anggota Tidak Tetap -
dengan agenda komite
Group Head lainnya, menyesuaikan dengan agenda komite Anggota Tidak Tetap -
Profil Anggota Credit Policy Committee isu penting dan mendesak terkait kebijakan perkreditan
yang memerlukan tanggapan cepat dan segera dari
Profil dapat dilihat pada bagian Profil Direksi dalam Laporan Perusahaan.
Tahunan ini. 3. Apabila terdapat masalah mendesak untuk dibahas di
dalam rapat Credit Policy Committee maka Unit Kerja
Pernyataan Independensi Credit Policy Committee terkait dapat mengusulkan kepada Sekretaris Credit
Policy Committee untuk melakukan Rapat Credit Policy
Seluruh anggota tidak memiliki afiliasi dengan Direktur Committee.
Lainnya, Komisaris maupun Pemegang Saham Pengendali, 4. Rapat Credit Policy Committee dipimpin oleh Direktur
bukan merupakan pemegang saham Perusahaan yang dapat Utama sebagai Ketua Credit Policy Committee. Dalam
mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen, hal Ketua Credit Policy Committee berhalangan, rapat
Komisaris, Direktur maupun karyawan dari perusahaan yang dipimpin oleh Ketua Pengganti.
memiliki afiliasi maupun bisnis dengan BRI. 5. Rapat Credit Policy Committee dinyatakan kuorum
apabila dihadiri:
Pelatihan Dan/Atau Peningkatan Kompetensi Credit a. Ketua Komite;
Policy Committee Tahun 2025 b. Anggota Tetap dengan Hak Suara;
c. 2/3 dari Anggota Tetap tanpa Hak Suara dan
Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi dapat dilihat Anggota Tidak Tetap (Dengan Hak Suara dan Tanpa
pada bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Hak Suara).
Direksi dalam Laporan Tahunan ini. 6. Keputusan Rapat Komite diambil secara musyawarah
dan mufakat. Dalam hal tidak tercapai kesepakatan maka
Rapat dan Pelaksanaan Tugas Credit Policy keputusan Rapat Credit Policy Committee dianggap sah
Committee Tahun 2025 bila disetujui oleh 50% (lima puluh persen) dari jumlah
Anggota Komite Dengan Hak Suara yang hadir ditambah
KEBIJAKAN RAPAT 1 (satu) orang Anggota Komite Dengan Hak Suara.
7. Dalam hal perubahan isi KPB yang tidak bersifat materiil,
1. Rapat Credit Policy Committee diselenggarakan berkala maka putusan rapat Credit Policy Committee dapat
sekurangnya 1 (satu) kali per tahun. dilakukan melalui Nota Dinas sirkuler dengan persetujuan
2. Rapat Credit Policy Committee dilakukan dalam rangka dari Ketua Komite dan Anggota Komite Dengan Hak
pertemuan mengusulkan penyusunan, perubahan, revisi Suara lainnya.
kebijakan (KPB maupun kebijakan perkreditan lainnya),
REALISASI RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS CREDIT
POLICY COMMITTEE TAHUN 2025
No. Tanggal Agenda Rapat
1 04 November 2025 Penetapan PDWK Kredit Korporasi, Commercial, Medium, Small dan Konsumer.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 803
Page 806
Corporate
Governance
Komite Kredit STRUKTUR KEANGGOTAAN KOMITE KREDIT
Komite Kredit merupakan komite operasional yang membantu 1. Sesuai dengan jenis kewenangan yang dimilikinya,
Direksi dalam mengevaluasi dan atau memutuskan Komite Kredit terbagi menjadi:
permohonan kredit untuk jumlah dan atau jenis kredit a. Komite Kredit Non-Restrukturisasi, yaitu komite
tertentu yang ditetapkan oleh Direksi. kredit yang memiliki kewenangan untuk memutus
prakarsa kredit baru, perpanjangan, suplesi,
PIAGAM KOMITE KREDIT perubahan syarat, dan putusan kredit lainnya bukan
dalam rangka restrukturisasi; dan
Dalam melaksanakan tugasnya Komite Kredit mengacu pada b. Komite Kredit Restrukturisasi, yaitu komite kredit
Surat Keputusan Direksi NOKEP: S.469-DIR/KRD/03/2022 yang memiliki kewenangan untuk memutus prakarsa
beserta perubahannya tentang Komite Kredit yang mengatur kredit dalam rangka restrukturisasi performing loan
terkait Organisasi, Tugas dan Tanggung Jawab serta Tata maupun non-performing loan, penyelesaian kredit,
Kerja. penghapusbukuan kredit, hapus tagih.
2. Masing-masing komite kredit terdiri dari jajaran fungsi
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE KREDIT Risk dan fungsi Bisnis.
3. Struktur dan anggota komite kredit sesuai dengan
1. Memberikan putusan persetujuan atau penolakan kredit SE PDWK (Putusan Delegasi Wewenang Kredit) yang
sesuai dengan batas wewenang yang ditetapkan oleh berlaku.
Direksi, termasuk penetapan/perubahan struktur dan 4. Masing-masing komite kredit tersebut berkedudukan di
syarat kredit. Kantor Pusat, Kantor Wilayah, Kantor Cabang Khusus,
2. Melaksanakan tugas dalam pemberian putusan kredit dan Unit Kerja Luar Negeri (UKLN).
berdasarkan kemahiran profesional secara jujur, obyektif, 5. Untuk Komite Kredit yang melibatkan Direksi dan SEVP,
cermat dan seksama. pembagian jajaran Fungsi Risk dan Bisnis diatur dalam
3. Menolak permintaan dan atau pengaruh pihak-pihak Surat Keputusan Penetapan Pendelegasian Delegasi
yang berkepentingan untuk memberikan persetujuan Wewenang Kredit (PDWK) yang berlaku.
kredit yang hanya bersifat formalitas atau di luar asas- 6. Dalam kaitannya sebagai anggota Komite Kredit,
asas perkreditan yang sehat. masing-masing anggota pemutus bertindak sebagai
4. Membubuhkan tanda tangan pada formulir Putusan Pejabat Pemutus Kredit sesuai dengan Fungsi (Risk
Kredit (atau media lain yang ditentukan oleh Direksi atau Bisnis) dalam Komite Kredit sebagaimana Surat
dan berfungsi sebagai putusan kredit) sebagai bukti Keputusan Penetapan PDWK yang berlaku, bukan
pemberian putusan kredit serta sebagai wujud tanggung jabatan fungsionalnya sebagai Direksi/SEVP bidang
jawab Komite Kredit. masing-masing.
Adapun struktur keanggotaan Komite Kredit adalah sebagai berikut.
Struktur Keanggotaan Jabatan Fungsi Hak Suara
Direktur Utama Anggota Tetap Risk √
Wakil Direktur Utama Anggota Tetap Risk √
Direktur Manajemen Risiko Anggota Tetap Risk √
Direktur Keuangan Anggota Tetap Risk √
Direktur Digital dan Teknologi Informasi Anggota Tetap Risk √
Direktur Human Capital Anggota Tetap Risk √
SEVP Change Management & Transformation Office Anggota Tetap Risk √
SEVP Manajemen Aktiva Tetap & Pengadaan Anggota Tetap Risk √
SEVP Operations Anggota Tetap Risk √
SEVP Strategi Human Capital Anggota Tetap Risk √
Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan Anggota Tetap Bisnis √
804 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 807
Laporan Tahunan
2025
Struktur Keanggotaan Jabatan Fungsi Hak Suara
Direktur Bisnis Mikro Anggota Tetap Bisnis √
Direktur Bisnis Kecil dan Menengah Anggota Tetap Bisnis √
Direktur Bisnis Konsumer Anggota Tetap Bisnis √
Direktur Jaringan dan Layanan Anggota Tetap Bisnis √
SEVP Bisnis Komersial Anggota Tetap Bisnis √
SEVP Treasury & Global Services Business Anggota Tetap Bisnis √
SEVP Bisnis Ultra Mikro Anggota Tetap Bisnis √
PROFIL ANGGOTA KOMITE KREDIT
Profil dapat dilihat pada bagian Profil Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
PERNYATAAN INDEPENDENSI KOMITE KREDIT
Seluruh anggota Komite Kredit tidak memiliki afiliasi dengan Direktur Lainnya, Komisaris maupun Pemegang Saham Pengendali,
bukan merupakan pemegang saham Perusahaan yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen,
Komisaris, Direktur maupun karyawan dari perusahaan yang memiliki afiliasi maupun bisnis dengan BRI.
PELATIHAN DAN/ATAU PENINGKATAN KOMPETENSI KOMITE KREDIT TAHUN 2025
Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Direksi
dalam Laporan Tahunan ini.
RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS KOMITE KREDIT TAHUN 2025
Kebijakan Rapat
1. Rapat Komite Kredit sah apabila dihadiri oleh sekurangnya anggota Komite Kredit sesuai susunan Komite Kredit pada
ketentuan PDWK, baik dari jumlah dan komposisi dari jajaran fungsi Risk maupun fungsi Bisnis serta anggota Komite Kredit
yang mandatory wajib hadir.
2. Rapat Komite Kredit dapat dilaksanakan secara fisik, maupun dengan cara konferensi melalui sarana media elektronik yang
disepakati oleh setiap anggota Komite Kredit yang ikut serta.
3. Sekretaris Komite Kredit bertanggungjawab untuk mengkoordinasikan kegiatan pelaksanaan Rapat Komite Kredit (RKK)
seperti waktu dan tempat pelaksanaan termasuk mendokumentasikan/ menyusun Berita Acara RKK dan penyediaan Risalah
RKK.
Realisasi Rapat dan Pelaksanaan Tugas Komite Kredit Tahun 2025
Kuorum
Frekuensi Jumlah
Bulan Tanggal Agenda Kehadiran &
Pelaksanaan RKK Putusan
Putusan
Januari 21 1 6 Pembahasan dan pemberian putusan Kuorum
kredit segmen Corporate dan
Februari 4, 30 2 15 Commercial Kuorum
Maret 4, 11, 18 3 23 Kuorum
April - 0 0 -
Mei 7, 16, 21, 26 4 24 Kuorum
Juni 11, 17, 18, 24, 25, 26 6 26 Kuorum
Juli 2, 9, 16, 23, 24, 7 23 Kuorum
25, 30
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 805
Page 808
Corporate
Governance
Kuorum
Frekuensi Jumlah
Bulan Tanggal Agenda Kehadiran &
Pelaksanaan RKK Putusan
Putusan
Agustus 6, 13, 20, 27 4 26 Kuorum
September 3, 10, 17, 24 4 25 Kuorum
Oktober 1, 8, 15, 22, 27, 29 6 35 Kuorum
November 5, 11, 12, 19, 26, 27 6 26 Kuorum
Desember 3, 4, 10, 15, 16, 7 15 Kuorum
23, 24
Total 50 244
Environmental, Social & Governance (ESG) Committee
Environmental, Social & Governance (ESG) Committee adalah Komite yang bertanggung jawab menyetujui dan memberikan
arahan terkait implementasi kebijakan atau tata kelola , penetapan program kerja, pelaporan data dan informasi, laporan ESG
Rating, penetapan isu material, rencana tindak lanjut, maupun isu terkait ESG dan TJSL.
Piagam Environmental, Social & Governance (ESG) Committee
Dalam melaksanakan tugasnya Environmental, Social & Governance (ESG) Committee mengacu pada Surat Keputusan Direksi
Nokep.: 5894-DIR/PPM/11/2025 tanggal 25 November 2025 tentang Environmental, Social & Governance (ESG) Committee
PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. yang mengatur terkait Organisasi, Utusan dan Kehadiran, Tugas, Wewenang dan
Tanggung Jawab dan Tata Kerja.
Tugas dan Tanggung Jawab Environmental, Social & Governance (ESG) Committee
Environmental, Social. Governance Committee memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:
1. Menyetujui dan memberikan arahan atas hasil review dan evaluasi terkait implementasi kebijakan atau tata kelola
(governance) parameter inisiatif ESG dan inisiatif TJSL yang telah disusun oleh Unit Kerja terkait yang kemudian diusulkan
oleh Tim Penunjang Komite.
2. Menetapkan program kerja yang termasuk kategori inisiatif ESG dan inisiatif TJSL berdasarkan rekomendasi Tim Penunjang
Komite.
3. Menyetujui dan memberikan arahan atas hasil review dan evaluasi terkait implementasi program kerja yang masuk ke dalam
parameter inisiatif ESG dan inisiatif TJSL serta pelaporan data dan informasi terkait ESG.
4. Menyetujui dan memberikan arahan atas hasil review terkait laporan ESG Rating, Investor concerns atau Pihak Ketiga lainnya
terhadap kinerja dan implementasi ESG dan TJSL BRI.
5. Menetapkan isu material dari hasil laporan ESG Rating, Investor concerns atau Pihak Ketiga lainnya terhadap kinerja dan
implementasi ESG dan TJSL BRI.
6. Menyetujui rencana tindak lanjut atas hasil review dan evaluasi untuk kemudian dapat diusulkan menjadi program kerja baru
yang selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh Unit Kerja terkait.
7. Menyetujui dan memberikan arahan isu terkait ESG dan TJSL, termasuk peraturan perundang-undangan, inisiatif global,
praktik bisnis, serta informasi penting lain terkait ESG dan TJSL.
Struktur Keanggotaan Environmental, Social & Governance (ESG) Committee
Struktur Keanggotaan Jabatan Hak Suara
Direktur Utama Ketua √
Wakil Direktur Utama Ketua Pengganti (Merangkap Anggota Tetap) √
Group Head, Environmental, Social, & Governance atau Unit Sekretaris (Merangkap Anggota Tetap) -
Kerja Pengelola ESG
Direktur Finance & Strategy Anggota Tetap √
806 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 809
Laporan Tahunan
2025
Struktur Keanggotaan Jabatan Hak Suara
Direktur Corporate Banking Anggota Tetap √
Direktur Network & Retail Funding Anggota Tetap √
SEVP Wholesale Risk Anggota Tetap √
Direktur Legal & Compliance Anggota Tetap -
Seluruh Direktur atau SEVP Bidang Terkait Anggota Tidak Tetap √
Tim Penunjang Komite
Investor Relation Group
Planning, Budgeting & Performance Management Group
Corporate Secretary Group
Micro Business Development Group
Distribution Strategy Group
Credit & Product Risk Policy Group
Corporate Development & Strategy Group
Profil Anggota Environmental, Social & Governance Rapat dan Pelaksanaan Tugas Environmental,
(ESG) Committee Social & Governance (ESG) Committee Tahun 2025
Profil dapat dilihat pada bagian Profil Direksi dalam Laporan KEBIJAKAN RAPAT
Tahunan ini.
1. Tim Penunjang Komite mempersiapkan kajian dan
Pernyataan Independensi Environmental, Social & analisis sesuai ruang lingkupnya masing-masing.
Governance (ESG) Committee 2. Rapat ESG Commitee diselenggarakan berkala
sekurangnya 2 (dua) kali per tahun.
Seluruh anggota tidak memiliki afiliasi dengan Direktur 3. Komite juga dapat mengambil keputusan yang mengikat
Lainnya, Komisaris maupun Pemegang Saham Pengendali, di luar Rapat ESG Committee.
bukan merupakan pemegang saham Perusahaan yang 4. Penyelenggaraan rapat ESG Commitee dapat dilakukan
dapat mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak di luar jadwal berkala apabila terdapat issue penting dan
independen, Komisaris, Direktur maupun karyawan dari mendesak.
perusahaan yang memiliki afiliasi maupun bisnis dengan BRI. 5. Rapat ESG Commitee dipimpin oleh Ketua Komite. Dalam
hal Ketua Komite berhalangan hadir, maka rapat dipimpin
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi oleh Ketua Pengganti.
Environmental, Social & Governance (ESG) 6. Rapat ESG Commitee dapat diselenggarakan apabila
Committee Tahun 2025 dihadiri sekurangnya 2/3 (dua per tiga) dari Anggota
Komite dan dihadiri Ketua Komite.
Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi dapat dilihat 7. Keputusan Rapat ESG Commitee diambil secara
pada bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi musyawarah dan mufakat. Dalam hal tidak tercapai
Direksi dalam Laporan Tahunan ini. kesepakatan maka keputusan Rapat ESG Commitee
dianggap sah apabila disetujui oleh 50% (lima puluh
persen) dari jumlah Anggota Komite yang memiliki hak
suara ditambah 1 (satu) orang Anggota Komite termasuk
Ketua Komite.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 807
Page 810
Corporate
Governance
REALISASI RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS Pernyataan Independensi Human Capital
ENVIRONMENTAL, SOCIAL & GOVERNANCE (ESG) Committee
COMMITTEE TAHUN 2025
Seluruh anggota komite tidak memiliki afiliasi dengan Direktur
Lainnya, Komisaris maupun Pemegang Saham Pengendali,
No. Tanggal Agenda Rapat
bukan merupakan pemegang saham Perusahaan yang dapat
1 6 Januari 2025 • Publikasi materiality analysis pada
mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen,
Sustainability Report (SR) BRI Komisaris, Direktur maupun karyawan dari perusahaan yang
2024
memiliki afiliasi maupun bisnis dengan BRI.
• Environmental Topics dan Inisiatif
ESG 2025
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi
2 24 November 2025 Permohonan Putusan RKAB BRI
periode jangka panjang (2026-2030) Human Capital Committee Tahun 2025
dan RAKB BRI periode jangka pendek
(2026)
Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi dapat dilihat
pada bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi
Human Capital Committee Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
Komite di Kantor Pusat yang memiliki kewenangan dalam Kebijakan Rapat
menetapkan kebijakan strategis dan operasional di bidang
Human Capital. Organisasi Komite Human Capital PT Bank 1. Rapat Human Capital Committee dipimpin oleh Ketua
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. terdiri dari: Komite. Dalam hal Ketua Komite berhalangan, maka
1. Bidang Human Capital Policy Rapat Human Capital Committee dipimpin oleh Ketua
2. Bidang Talent Komite Pengganti.
3. Bidang Performance Management 2. Seluruh Anggota Human Capital Committee memiliki
4. Bidang Job Evaluation tugas dan tanggung jawab yang sama.
3. Penyelenggaraan rapat Human Capital Committee
Piagam Human Capital Committee sebagaimana dimaksud pada poin 1 Pasal ini menjadi
tanggung jawab Sekretaris Komite yaitu yang antara lain:
Dalam melaksanakan tugasnya Human Capital Committee a. Mempersiapkan agenda rapat;
mengacu SK Direksi SK Direksi BRI Nokep: 5895-DIR/ b. Mempresentasikan materi rapat;
PPM.11.2025 tanggal 25 November 2025 perihal Human c. Menyusun risalah rapat;
Capital Committee PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. d. Menindaklanjuti dan/atau meneruskan hasil rapat
yang mengatur terkait Tujuan, Organisasi, Ruang Lingkup, kepada Unit Kerja yang terkait sesuai kebutuhan;
dan Tata Kerja. e. Memonitor tindaklanjut hasil rapat.
4. Apabila terdapat issue penting dan mendesak yang
Profil Anggota Human Capital Committee membutuhkan respon dari Human Capital Committee
maka Unit Kerja yang terkait dapat mengusulkan kepada
Profil dapat dilihat pada bagian Profil Direksi dalam Laporan Sekretaris Komite melakukan Rapat Human Capital
Tahunan ini. Committee.
5. Rapat memenuhi kuorum bila dihadiri oleh minimal
50% (lima puluh persen) ditambah 1 (satu) dari seluruh
anggota Komite dan wajib dihadiri oleh Ketua Komite
atau Ketua Komite Pengganti.
6. Keputusan Human Capital Committee ditetapkan secara
musyawarah dan mufakat oleh Anggota yang hadir.
Dalam hal tidak tercapai kesepakatan maka keputusan
Human Capital Committee dinyatakan sah dan mengikat
apabila 50% (lima puluh persen) dari jumlah Anggota
Komite ditambah 1 (satu) orang Anggota Komite
memberikan suara setuju dengan ketentuan sebagai
berikut:
a. Dalam hal Anggota Komite terdapat Direksi maka
Ketua Komite atau Ketua Komite Pengganti dan
Direktur Human Capital memberikan suara setuju.
808 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 811
Laporan Tahunan
2025
b. Dalam hal Anggota Komite tidak terdapat Direksi Hak
Struktur Keanggotaan Jabatan
maka Ketua Komite memberikan suara setuju. Suara
7. Persetujuan Komite dituangkan dalam dokumen yang
Group Head, Human Capital Anggota Tidak Tetap √
ditandatangani oleh Ketua dan Anggota Komite yang Service
hadir.
Group Head, Culture Anggota Tidak Tetap √
8. Human Capital Committee dapat mengambil keputusan Transformation
melalui Nota Dinas sirkuler.
Group Head, Corporate Anggota Tidak Tetap √
9. Dalam hal rapat Komite Human Capital tidak dapat University
diselenggarakan maka Komite Human Capital dapat
mengambil keputusan melalui Nota Dinas Sirkuler
dengan persetujuan dari Ketua Komite dan Anggota RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS HUMAN CAPITAL
Komite lainnya. COMMITTEE BIDANG HUMAN CAPITAL PLANNING &
10. Apabila diperlukan maka Human Capital Committee POLICY TAHUN 2025
dapat menghadirkan Pihak Lain yang terkait sebagai
narasumber. Selama tahun 2025, Human Capital Committee Bidang
11. Kehadiran Direktur Utama dan/atau Wakil Direktur Utama Human Capital Planning & Policy telah melaksanakan
menambah Anggota Tetap dengan hak suara. tugasnya dengan menetapkan kebijakan strategis di
bidang human capital dan melakukan pengembangan, arah
Human Capital Committee Bidang Human Capital kebijakan serta meningkatkan kualitas human capital BRI.
Planning & Policy
Human Capital Committee Bidang Talent
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB HUMAN CAPITAL
COMMITTEE BIDANG HUMAN CAPITAL PLANNING & TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB HUMAN CAPITAL
POLICY COMMITTEE BIDANG TALENT
1. Menetapkan prioritas strategi pengembangan, arah 1. Penetapan Talent Cluster, termasuk identifikasi dan
kebijakan dan peningkatan kualitas human capital BRI penetapan top talent (Brilian Society Member).
dengan mengacu pada Rencana Bisnis Bank (RBB) dan 2. Penetapan Succession Plan untuk seluruh jabatan.
Corporate Plan BRI. 3. Penetapan Talent Pool berdasarkan bidang keahlian
2. Menetapkan kebijakan strategis di bidang human capital. Pekerja.
4. Menetapkan putusan atas Talent Review/ Talent Panel
STRUKTUR KEANGGOTAAN HUMAN CAPITAL
COMMITTEE BIDANG HUMAN CAPITAL PLANNING & STRUKTUR KEANGGOTAAN HUMAN CAPITAL
POLICY COMMITTEE BIDANG TALENT
Bidang Talent 1 (untuk Pekerja Level SEVP dan Corporate
Hak
Struktur Keanggotaan Jabatan Band 1)
Suara
Direktur Utama Ketua √
(merangkap Anggota Hak
Struktur Keanggotaan Jabatan
Tetap) Suara
Wakil Direktur Utama Ketua Pengganti √ Direktur Utama Ketua √
(merangkap Anggota (merangkap Anggota
Tetap) Tetap)
Group Head, Human Capital Sekretaris √ SEVP Human Capital Sekretaris √
yang membidangi Kebijakan (merangkap Anggota Merangkap Anggota
Terkait Tetap) Tetap untuk Pekerja
Level Corporate
Direktur Human Capital & Anggota Tetap √
Band 1 Sub Direktorat
Compliance
Human Capital
SEVP Human Capital Anggota Tetap √ Merangkap Anggota -
Tetap untuk Pekerja
Direksi atau SEVP Bidang terkait Anggota Tidak Tetap √ Level Corporate
Band 1 di luar Sub
Group Head, Human Capital Anggota Tidak Tetap √
Direktorat Human
Strategy & Policy
Capital
Group Head, Human Capital Anggota Tidak Tetap √
Business Partner 1
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 809
Page 812
Corporate
Governance
Hak Nama Jumlah
Struktur Keanggotaan Jabatan Agenda
Suara Komite Rapat
Seluruh Direktur untuk Pekerja Anggota Tetap √ Talent Rapat Talent Committee dengan 98
Level SEVP Committee cakupan agenda sesuai SK NOKEP:
II 5895-DIR/PPM/11/2025 untuk pekerja
Direktur dan SEVP terkait untuk Level Corporate Band 2 dan Corporate
Pekerja Level Corporate Band 1 Band 3
Talent Rapat Talent Committee dengan 598
Committee cakupan agenda sesuai SK NOKEP:
Bidang Talent 2 (untuk Pekerja level Corporate Band 2 dan III 5895-DIR/PPM/11/2025 untuk
Corporate Band 3) pekerja dengan Corporate Band 4 s.d
Corporate Band 7
Hak
Struktur Keanggotaan Jabatan Human Capital Committee Bidang Performance
Suara
Management
Direktur Human Capital Ketua √
(merangkap Anggota TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB HUMAN CAPITAL
Tetap)
COMMITTEE BIDANG PERFORMANCE MANAGEMENT
• Group Head, Human Capital Sekretaris -
Business Partner 1; atau (merangkap Anggota
• Group Head, Human Capital Tetap tanpa hak 1. Menetapkan KPI Direktorat, Sub-Direktorat, Unit Kerja
Business Partner 2 sesuai suara) BOD-1 (termasuk Regional Office), Kantor Cabang,
pembidangan
Kantor Cabang Pembantu dan BRI Unit.
• Direktur sesuai Bidang/ Anggota Tetap √ 2. Mengevaluasi dan menetapkan predikat kinerja Unit
Pembina dengan Hak Suara
Kerja BOD-1 dan Kantor Cabang.
• SEVP Human Capital
• SEVP Bidang terkait 3. Mengevaluasi dan menetapkan predikat kinerja individu
• Pemimpin Unit Kerja BOD-1 Jabatan BOD-1, Corporate Band 2, Corporate Band 3,
terkait
(Apabila Pemimpin Unit Kerja dan Pemimpin Cabang.
termasuk Corporate Band 2
atau Corporate Band 3 yang
dibahas, maka tidak menjadi STRUKTUR KEANGGOTAAN HUMAN CAPITAL
Anggota). COMMITTEE BIDANG PERFORMANCE MANAGEMENT
Sub Bidang Planning 1 (untuk KPI Direktorat, Sub-Direktorat,
Bidang Talent 3 (untuk Pekerja dengan Corporate Band 4, Regional Office, Kantor Cabang, KCP dan BRI Unit)
Corporate Band 5, Corporate Band 6, Corporate Band 7)
Hak
Struktur Keanggotaan Jabatan
Hak Suara
Struktur Keanggotaan Jabatan
Suara
Direktur Utama Ketua √
• Group Head, Human Capital (merangkap Anggota
Ketua √
Business Partner 1 Tetap dengan hak
(merangkap Anggota
• Group Head, Human Capital suara)
Tetap dengan hak
Business Partner 2 sesuai suara)
Wakil Direktur Utama Ketua Pengganti √
pembidangan
(merangkap Anggota
Tetap dengan hak
Department Head, Human Sekretaris (merangkap -
suara)
Capital Business Partner sesuai Anggota Tetap tanpa
Pembidangan hak suara) • Group Head, Sekretaris -
Planning, Budgeting (merangkap Anggota
Pemimpin Unit Kerja BOD-1 Anggota Tetap √
& Performance Management Tetap tanpa Hak
terkait dengan hak suara
• Group Head, Distribution Suara)
Strategy
RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS HUMAN CAPITAL Seluruh Direktur atau SEVP Anggota Tetap √
COMMITTEE BIDANG TALENT TAHUN 2025
Nama Jumlah
Agenda
Komite Rapat
Talent Rapat Talent Committee dengan 16
Committee I cakupan agenda sesuai SK NOKEP:
5895-DIR/PPM/11/2025 untuk pekerja
Level SEVP dan Corporate Band 1
810 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 813
Laporan Tahunan
2025
Sub Bidang Planning 2 (untuk KPI Group/ Team BOD-1) Sub Bidang Predikat Kinerja Individu 1 (Predikat Kinerja
Individu Pemimpin Unit Kerja BOD-1)
Hak
Struktur Keanggotaan Jabatan
Suara Hak
Struktur Keanggotaan Jabatan
Suara
Direktur Finance & Strategy Ketua (merangkap √
Anggota Tetap Direktur Utama Ketua (merangkap √
dengan Hak Suara)
Anggota Tetap
dengan Hak Suara)
Group Head, Planning, Sekretaris -
Budgeting & Performance (merangkap Anggota Wakil Direktur Utama Ketua Pengganti √
Management Tetap Tanpa Hak
(merangkap Anggota
Suara)
Tetap dengan Hak
Suara)
Direktur atau SEVP Bidang Anggota Tetap √
Terkait dengan Hak Suara Group Head, Human Capital Sekretaris -
Strategy & Policy (merangkap Anggota
Tetap Tanpa Hak
Suara)
Sub Bidang Evaluation 1 (untuk Kinerja Regional Office,
Seluruh Direktur atau SEVP Anggota Tetap √
Regional Audit Office dan Group/Team BOD-1/UKLN)
dengan Hak Suara
Hak
Struktur Keanggotaan Jabatan Sub Bidang Predikat Kinerja Individu 2 (Predikat Kinerja
Suara
Individu Pekerja Corporate Band 2 dan Corporate Band 3)
Direktur Utama Ketua √
(merangkap Anggota
Tetap dengan Hak Hak
Suara) Struktur Keanggotaan Jabatan
Suara
Wakil Direktur Utama Ketua Pengganti √
(merangkap Anggota Direktur Bidang (Khusus Jajaran Ketua (merangkap √
Tetap dengan Hak Audit Internal oleh SEVP Satuan Anggota Tetap
Suara) Kerja Audit Intern) dengan Hak Suara)
• Group Head, Planning, Sekretaris - Group Head, Human Capital Sekretaris -
Budgeting & Performance Strategy & Policy (merangkap Anggota
Management Tetap Tanpa Hak
• Group Head, Distribution Suara)
Strategy
• SEVP Sub Direktorat Terkait Anggota Tidak Tetap √
Seluruh Direktur atau SEVP Anggota Tetap √ • Group Head Direktorat Terkait dengan Hak Suara
dengan Hak Suara • Regional CEO Terkait
• Regional Chief Audit Terkait
Sub Bidang Evaluation 2 (untuk Kinerja Kantor Cabang)
Sub Bidang Predikat Kinerja Individu 3 (Predikat Kinerja
Pemimpin Cabang)
Hak
Struktur Keanggotaan Jabatan
Suara
Hak
Regional CEO Ketua √ Struktur Keanggotaan Jabatan
Suara
(merangkap Anggota
Tetap dengan Hak
Suara) Regional CEO Ketua √
(merangkap Anggota
• Regional Chief Financial Sekretaris - Tetap dengan Hak
Officer (merangkap Anggota Suara)
• Department Head, Regional Tetap Tanpa Hak
Human Capital Business Suara) • Department Head, Regional Sekretaris -
Partner Human Capital Business (merangkap Anggota
Partner Tetap Tanpa Hak
• Regional Head Anggota Tetap √ • Regional Chief Financial Suara)
• Area Head dengan Hak Suara Officer
• Regional Head Anggota Tetap √
• Area Head
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 811
Page 814
Corporate
Governance
RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS HUMAN CAPITAL No. Tanggal Agenda Rapat
COMMITTEE BIDANG PERFORMANCE MANAGEMENT
2 12 Februari 2025 Permohonan Putusan Komite
TAHUN 2025
Human Capital Bidang Evaluasi
Jabatan Atas Usulan Penetapan
No. Tanggal Agenda Rapat Golongan Jabatan (Job Grade)
Divisi KRDdan Unit Kerja Project
1 12 Februari 2025 Pelaksanaan Komite Human Capital Management Office (PMO)
Bidang Performance Management
(PMC) Individu Pekerja BoD-1 Tahun 3 01 Juli 2025 Permohonan Putusan Komite
2024 Human Capital Bidang Evaluasi
Jabatan Atas Usulan Penetapan
2 13 Maret 2025 Pelaksanaan Komite Human Capital Golongan Jabatan (Job Grade)Area
Bidang Performance Management Head
(PMC) Individu Pekerja Band 1 dan
Band 2 Perusahaan Anak Tahun 4 18 Juli 2025 Permohonan Putusan Komite
2024 Human Capital Bidang Evaluasi
Jabatan Atas Usulan Penetapan
Golongan Jabatan (Job Grade)
Supervisor Operasional & Layanan/
Universal Banker Leader BRI Unit
Human Capital Committee Bidang Job Evaluation
5 01 Agustus 2025 Permohonan Putusan Komite
Human Capital Bidang Evaluasi
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB HUMAN CAPITAL Jabatan Atas Usulan Penetapan
Golongan Jabatan (Job Grade)
COMMITTEE BIDANG JOB EVALUATION
Commercial Banking Center
Human Capital Committee Bidang Job Evaluation adalah
menetapkan Golongan Jabatan. Information Technology Steering Committee
STRUKTUR KEANGGOTAAN HUMAN CAPITAL Information Technology Steering Committee merupakan
COMMITTEE BIDANG JOB EVALUATION Komite Direksi yang bertanggung jawab memberikan
arahan dan rekomendasi tentang perencanaan, tata kelola,
pengembangan dan operasional teknologi informasi. Selain
Hak
Struktur Keanggotaan Jabatan itu, Komite Pengarah Teknologi juga membantu Direksi untuk
Suara
mengidentifikasi risiko utama terkait dengan gangguan
Direktur Finance & Strategy Ketua √ teknologi informasi, keamanan siber dan pemulihan bencana.
(merangkap Anggota Melalui Komite Pengarah Teknologi memastikan bahwa
Tetap dengan Hak
Suara) risiko tersebut dikelola dan diintegrasikan ke dalam kerangka
manajemen risiko secara keseluruhan.
Direktur Human Capital & Ketua Pengganti √
Compliance (merangkap Anggota
Tetap dengan Hak Piagam Information Technology Steering
Suara)
Committee
• Group Head yang Sekretaris -
membidangi Organization (merangkap Anggota
Dalam melaksanakan tugasnya Komite Pengarah Teknologi
Development (OD) level Tetap Tanpa Hak
corporate Suara) Informasi diatur melalui Surat Keputusan Direksi Nokep:
• Group Head yang 5896-DIR/PPM/11/2025 tanggal 25 November 2025 tentang
membidangi HC Strategy
Information Technology Steering Committee PT Bank Rakyat
• Direktur Manajemen Risiko Anggota Tetap √ Indonesia (Persero) Tbk yang mengatur terkait Tujuan,
• SEVP Human Capital dengan Hak Suara
Organisasi, Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab dan
Tata Kerja.
RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS HUMAN CAPITAL
COMMITTEE BIDANG JOB EVALUATION TAHUN 2025 Tugas dan Tanggung Jawab Information
Technology Steering Committee
No. Tanggal Agenda Rapat
Information Technology Steering Committee memiliki
1 15 Januari 2025 Permohonan Putusan Komite tanggung jawab sebagai berikut:
Human Capital Bidang Evaluasi 1. Rencana Strategik Teknologi Informasi jangka panjang
Jabatan Atas Usulan Penetapan
yang sejalan dengan Corporate Plan dan Rencana Bisnis
Golongan Jabatan (JobGrade) Divisi
FMA Bank yang dituangkan di dalam ITSP BRI.
2. Perumusan kebijakan, standar, dan prosedur Teknologi
Informasi yang utama.
812 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 815
Laporan Tahunan
2025
3. Kesesuaian antara proyek Teknologi Informasi yang Hak
Struktur Keanggotaan Jabatan
disetujui dengan ITSP BRI. Suara
4. Kesesuaian arsitektur teknologi saat ini (baseline)
Group Head, Planning, Anggota Tetap √
dengan target arsitektur Teknologi Informasi BRI dalam Budgeting & Performance
mendukung kapabilitas bisnis. Management
5. Kesesuaian antara pelaksanaan proyek Teknologi Direktur atau SEVP Bidang Anggota Tidak Tetap √
Informasi dengan rencana proyek yang disepakati. Terkait
6. Kesesuaian antara Teknologi Informasi dengan Direktur atau SEVP BIdang Anggota tidak tetap √
kebutuhan sistem informasi manajemen serta kebutuhan Terkait; atau Division Head
kegiatan usaha Bank. Bidang Terkait
7. Efektivitas langkah-langkah dalam meminimalkan risiko Group Head Bidang Terkait Anggota tidak tetap √
atas investasi Bank pada sektor Teknologi Informasi
Direktur Human Capital & Anggota Tetap -
agar investasi Bank pada sektor Teknologi Informasi Compliance
memberikan kontribusi terhadap pencapaian tujuan
bisnis Bank.
8. Pemantauan atas kinerja Teknologi Informasi dan upaya Profil Anggota Information Technology Steering
peningkatan kinerja Teknologi Informasi. Committee
9. Upaya penyelesaian berbagai masalah terkait Teknologi
Informasi, termasuk issue terkait data governance, dimana Profil dapat dilihat pada bagian Profil Direksi dalam Laporan
permasalahan yang terjadi tidak dapat diselesaikan oleh Tahunan ini.
Satuan Kerja Pengguna dan Penyelenggara Teknologi
Informasi secara efektif, efisien, dan tepat waktu. Pernyataan Independensi Information Technology
10. Kecukupan dan alokasi sumber daya yang dimiliki Bank. Steering Committee
Struktur Keanggotaan Information Technology Seluruh anggota komite tidak memiliki afiliasi dengan Direktur
Steering Committee Lainnya, Komisaris maupun Pemegang Saham Pengendali,
bukan merupakan pemegang saham Perusahaan yang dapat
mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen,
Hak
Struktur Keanggotaan Jabatan Komisaris, Direktur maupun karyawan dari perusahaan yang
Suara
memiliki afiliasi maupun bisnis dengan BRI.
Direktur Information Technology Ketua √
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi
Direktur Operations Ketua Pengganti √
(merangkap Anggota Information Technology Steering Committee Tahun
Tetap) 2025
Group Head IT Strategy & Sekretaris -
Enterprise Architecture (merangkap Anggota Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi dapat dilihat
Tetap)
pada bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi
Direktur Manajemen Risiko Anggota Tetap √ Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
Direktur Finance & Strategy Anggota Tetap √
Rapat dan Pelaksanaan Tugas Information
SEVP Digital Banking Anggota Tetap √
Technology Steering Committee Tahun 2025
Group Head, IT Application Anggota Tetap √
Development KEBIJAKAN RAPAT
Group Head, IT Application Anggota Tetap √
Support 1. Information Technology Steering Committee
Group Head, IT DC Anggota Tetap √ mengadakan rapat berkala sedikitnya 2 (dua) kali per
Infrastructure & Operations tahun.
Group Head, CISO Office Anggota Tetap √ 2. Penyelenggaraan Rapat Information Technology Steering
Committee dapat dilakukan di luar jadwal berkala apabila
Group Head, IT Endpoint Anggota Tetap √
Services & Operations
terdapat issue penting dan mendesak, antara lain:
a. Terjadi perubahan pada Rencana Strategic Teknologi
Group Head, Enterprise Data Anggota Tetap √
Informasi secara signifikan yang dapat disebabkan
Management & Analytics
oleh perubahan kondisi bisnis, faktor makro ekonomi,
Senior Operational Risk Head Anggota Tetap √ penyesuaian proyek Teknologi Informasi, atau faktor
(SORH) Information Technology
lain;
Group Head, Digital Risk Anggota Tetap √
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 813
Page 816
Corporate
Governance
b. Terjadi perubahan regulasi yang membutuhkan Procurement Committee
tanggapan atau sikap cepat dan segera dari
organisasi; Procurement Committee BRI adalah Komite di Kantor
c. Terjadi kondisi force majeur yang disebabkan faktor Pusat yang bertugas dan berwenang memberi keputusan
alam, faktor manusia, gangguan eksternal, faktor atas permohonan hasil dari suatu pengadaan dengan nilai
disruptif lain; tertentu.
d. Terdapat faktor yang menyebabkan Direksi
memutuskan untuk dilakukan Rapat Information Piagam Procurement Committee
Technology Steering Committee.
3. Rapat Komite dipimpin oleh Direktur Information Dalam melaksanakan tugasnya Komite Pengadaan Barang
Technology. Dalam hal Direktur Digital & Teknologi dan Jasa mengacu pada Surat Keputusan Direksi Nokep.:
Informasi berhalangan hadir, maka rapat dipimpin oleh 5897-DIR/PPM/11/2025 tanggal 25 November 2025 tentang
Ketua Pengganti sebagaimana diatur di dalam Pasal 3 Procurement Committee yang mengatur terkait Organisasi,
pada Surat Keputusan ini. Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab serta Tata Kerja.
4. Rapat Komite dapat diselenggarakan apabila dihadiri
sekurang-kurangnya 2/3 (dua per tiga) dari Anggota Tugas dan Tanggung Jawab Procurement
Komite dan dihadiri Ketua Komite. Committee
5. Keputusan rapat Komite diambil secara musyawarah
untuk mufakat. Dalam hal tidak tercapai kesepakatan 1. Melaksanakan pemberian putusan pengadaan secara
maka keputusan rapat Komite dianggap sah apabila profesional, jujur dan menghindari benturan kepentingan
disetujui oleh 50% (lima puluh persen) dari jumlah dalam pemberian persetujuan pengadaan.
Anggota Komite (baik tetap maupun tidak tetap) yang 2. Memberi putusan setuju atau menolak pengadaan sesuai
hadir ditambah 1 (satu) suara Anggota Komite. limit wewenangnya dalam hal diselenggarakan melalui
6. Koordinasi penyelenggaraan Rapat Information rapat Komite.
Technology Steering Committee menjadi tanggung 3. Memberikan putusan pengadaan, melalui:
jawab Sekretaris Komite dengan tugas dan tanggung a. Risalah Rapat Direksi, atau
jawab antara lain: b. Risalah Rapat Procurement Committee, atau
a. Mempersiapkan dan mengundang rapat c. Nota Dinas Sirkuler.
b. Mempersiapkan dan mempresentasikan materi
rapat. Struktur Keanggotaan Procurement Committee
c. Menyusun dan mendistribusi risalah rapat
kepada Anggota Information Technology Steering Procurement Committee 1 (nilai pengadaan > Rp150 Miliar)
Committee.
d. Memonitor putusan Information Technology Steering
Hak
Committee yang ditindak-lanjuti di Unit Kerja yang Struktur Keanggotaan Jabatan
Suara
terkait.
7. Hasil kesepakatan dan rekomendasi pada Rapat Direktur Utama Ketua √
Information Technology Steering Committee dapat
Group Head, Procurement atau Sekretaris -
dianulir atau diubah oleh Direksi melalui Rapat Direksi. Unit Kerja Pengelola Fungsi
Pengadaan
REALISASI RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS KOMITE Wakil Direktur Utama Anggota Tetap √
PENGARAH TEKNOLOGI INFORMASI TAHUN 2025
Direktur Treasury & International Anggota Tetap √
Banking
Selama tahun 2025, Komite Pengarah Teknologi Informasi
Direktur Manajemen Risiko Anggota Tetap √
telah melaksanakan tugasnya dengan melaksanakan rapat
sebanyak 2 (dua) kali, dengan rincian sebagai berikut: Direktur Finance & Strategy Anggota Tetap √
Direktur Operations Anggota Tetap √
No. Tanggal Agenda Rapat Direktur/SEVP User 2)
Anggota Tetap √
1. 28 Februari 2025 Kickoff Meeting penyusunan IT Direktur Human Capital & Anggota Tetap -
Strategic Plan (ITSP) BRI 2025-2029 Compliance3)
2. 17 November 2025 Persetujuan dokumen IT Strategic Senior Operation Risk Head Anggota Tetap -
Plan (ITSP) BRI 2025-2029 Procurement
Direktur/SEVP terkait4) Anggota Tidak Tetap √
814 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 817
Laporan Tahunan
2025
Direktur/SEVP User 2) Anggota Tetap √
Procurement Committee 2 (nilai pengadaan > Rp100 Miliar
s.d. Rp150 Miliar) Direktur Human Capital & Anggota Tetap -
Compliance5)
Senior Operation Risk Head Anggota Tetap -
Hak Procurement
Struktur Keanggotaan Jabatan
Suara
Direktur/SEVP terkait4) Anggota Tidak Tetap √
Wakil Direktur Utama Ketua √ Keterangan:
1) Dalam kedudukannya sendiri maupun selaku pejabat pengganti
Group Head, Procurement atau Sekretaris - 2) Dalam hal Direktur Human Capital & Compliance atau SEVP yang membidangi
Unit Kerja Pengelola Fungsi Internal Audit bertindak sebagai User, maka pejabat yang berwenang untuk
Pengadaan memberikan persetujuan adalah Direktur Manajemen Risiko.
3) Output berupa hasil Uji Kepatuhan dengan persetujuan dari Direktur Human
Direktur Treasury & International Capital & Compliance sesuai ketentuan.
4) Direktur atau SEVP Bidang/Pembina Unit Kerja terkait sesuai dengan jenis
Banking obyek pengadaan.
5) Output berupa Opini Kepatuhan dengan persetujuan dari Group Head,
Direktur Manajemen Risiko Anggota Tetap √ Compliance sesuai ketentuan.
Direktur Finance & Strategy Anggota Tetap √
Direktur/SEVP User 2)
Anggota Tetap √ Profil Anggota Procurement Committee
Direktur Human Capital & Anggota Tetap -
Compliance3) Profil dapat dilihat pada bagian Profil Direksi dalam Laporan
Tahunan ini.
Senior Operation Risk Head Anggota Tetap -
Procurement
Pernyataan Independensi Procurement Committee
Direktur/SEVP terkait4) Anggota Tidak Tetap √
Seluruh anggota komite tidak memiliki afiliasi dengan Direktur
Procurement Committee 3 (nilai pengadaan > Rp30 Miliar Lainnya, Komisaris maupun Pemegang Saham Pengendali,
s.d. Rp100 Miliar) bukan merupakan pemegang saham Perusahaan yang dapat
mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen,
Komisaris, Direktur maupun karyawan dari perusahaan yang
Hak
Struktur Keanggotaan Jabatan memiliki afiliasi maupun bisnis dengan BRI.
Suara
Direktur Treasury & International Ketua √ Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi
Banking Procurement Committee Tahun 2025
Group Head, Procurement atau Sekretaris -
Unit Kerja Pengelola Fungsi Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi dapat dilihat
Pengadaan
pada bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi
Direktur Finance & Strategy Anggota Tetap √ Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
Direktur Manajemen Risiko Anggota Tetap √
Rapat dan Pelaksanaan Tugas Procurement
Direktur/SEVP User 2)
Anggota Tetap √
Committee Tahun 2025
Direktur Human Capital & Anggota Tetap -
Compliance5) KEBIJAKAN RAPAT
Senior Operation Risk Head Anggota Tetap -
Procurement 1. Pengadaan barang dan jasa yang diusulkan dalam
Direktur/SEVP terkait4) Anggota Tidak Tetap √ Procurement Committee dibutuhkan prasyarat
dokumen analisis usulan pengadaan dari Unit Kerja
Pengelola Fungsi Pengadaan (fungsi operasional) dan
Procurement Committee 4 (nilai pengadaan > Rp10 Miliar dokumen risk assessment dari Unit Kerja Pengelola
s.d. Rp30 Miliar) Fungsi Operasional Risk (fungsi risk management)
sebagai upaya mitigasi risiko.
2. Keputusan Procurement Committee diambil dalam rapat
Hak
Struktur Keanggotaan Jabatan Procurement Committee. Rapat Procurement Committee
Suara
dilaksanakan di Kantor Pusat atau tempat lainnya dengan
Direktur Treasury & International Ketua √ fasilitator Unit Kerja Pengadaan yang terkait.
Banking 3. Putusan Procurement Committee diambil secara
Group Head, Procurement atau Sekretaris - unanimous dan dianggap disetujui apabila seluruh
Unit Kerja Pengelola Fungsi Anggota Komite dengan hak suara yang hadir atau yang
Pengadaan
mewakili menyatakan setuju.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 815
Page 818
Corporate
Governance
4. Dalam hal Anggota Procurement Committee berhalangan maka tugas dan kewenangan Anggota Procurement Committee
dimaksud digantikan oleh Direktur Pengganti sesuai dengan Surat Keputusan Direktur Pengganti. Direktur Pengganti dapat
bertindak di dalam Procurement Committee sebagai dua kapasitas yaitu selaku Pejabat Pengganti dan dalam kapasitasnya
selaku Anggota Procurement Committee.
5. Dalam hal rapat Procurement Committee tidak dapat diselenggarakan, maka Procurement Committee dapat mengambil
keputusan melalui Nota Dinas Sirkuler dengan persetujuan dari Ketua Komite dan Anggota Komite lainnya.
6. Dalam hal pengadaan barang dan jasa sudah diputus oleh Direksi melalui Rapat Direksi, maka putusan dimaksud
dipersamakan dengan putusan Procurement Committee yang dibuktikan dengan Risalah Rapat Direksi.
7. Tugas dan tanggung jawab fasilitator untuk rapat Procurement Committee dilaksanakan oleh Sekretaris Procurement
Committee antara lain:
a. Mengoordinasikan persiapan materi rapat Komite.
b. Mempersiapkan agenda rapat, jadwal, dan tempat rapat.
c. Melaksanakan fungsi surat menyurat, memperbanyak dokumen, dan fungsi pengarsipan dokumen Komite.
d. Membuat Risalah Rapat dan Berita Acara Procurement Committee.
e. Mendistribusikan keputusan Procurement Committee untuk ditindaklanjuti Unit Kerja terkait.
REALISASI RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS PROCUREMENT COMMITTEE TAHUN 2025
TMT 1 Januari – 31 Juli 2025
Nama Komite Pengadaan Fiat Jumlah Nilai
Komite Pengadaan 1 > 200 M 0 -
Komite Pengadaan 2 > 100 M sd 200 M 3 435.647.528.128
Komite Pengadaan 3 > 30 M sd 100 M 7 378.072.403.525
Komite Pengadaan 4 > 7.5 M sd 30 M 32 540.249.361.549
Total 42 1.353.969.293.202
TMT 1 Agustus 2025
Nama Komite Pengadaan Fiat Jumlah Nilai
Komite Pengadaan 1 > 150 M 1 154.461.217.680
Komite Pengadaan 2 > 100 M sd 150 M 0 -
Komite Pengadaan 3 > 30 M sd 100 M 13 713.803.028.496
Komite Pengadaan 4 > 10 M sd 30 M 14 294.488.290.846
Total 28 1.162.752.537.022
Product Committee
Product Committee adalah Komite di Kantor Pusat yang memiliki tugas dan tanggung jawab memberikan putusan atas usulan
perencanaan produk, monitoring & evaluasi produk, penghentian produk serta memberikan masukan dan rekomendasi atas
strategi produk.
Piagam Product Committee
Dalam melaksanakan tugasnya Komite Produk mengacu pada Surat Keputusan Direksi NOKEP: 5898-DIR/PPM/11/2025 tanggal
25 November 2025 tentang Product Committee PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. yang mengatur terkait Tujuan,
Organisasi, Ruang Lingkup, dan Tata Kerja.
816 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 819
Laporan Tahunan
2025
Tugas Dan Tanggung Jawab Product Committee Product Committee 1 Segmen non-wholesale
Product Committee memiliki tugas dan tanggung jawab
Hak
untuk memberikan putusan atas usulan sebagai berikut: Struktur Keanggotaan Jabatan
Suara
1. Perencanaan produk yang memenuhi salah satu kriteria
sebagai berikut: Direktur Utama Ketua √
a. Tidak pernah diselenggarakan sebelumnya oleh
Wakil Direktur Utama Ketua Pengganti 1 √
Bank; (merangkap Anggota
b. Merupakan pengembangan dari Produk Bank yang Tetap)
mengakibatkan adanya perubahan yang material Direktur Finance & Strategy Ketua Pengganti 2 √
terhadap peningkatan eksposur risiko dari Produk (merangkap Anggota
Tetap)
Bank yang telah diselenggarakan sebelumnya.
2. Penghentian produk (sesuai Surat Keputusan Daftar Group Head, Planning, Sekretaris -
Budgeting & Performance
Taksonomi Produk BRI). Management
3. Kajian permasalahan produk yang tidak dapat diputus
Direktur Manajemen Risiko Anggota Tetap √
pada tingkat Direktur/SEVP Bidang.
Direktur Information Technology Anggota Tetap √
Struktur Keanggotaan Product Committee
Direktur Operations Anggota Tetap √
1. Organisasi Product Committee PT. Bank Rakyat Direktur Network & Retail Anggota Tidak Tetap √
Funding (sesuai dengan topik
Indonesia (Persero) Tbk. terdiri dari : komite)
Direktur Micro
Product Committee 1 segmen wholesale Direktur Consumer Banking
Direktur Commercial Banking
Hak
Struktur Keanggotaan Jabatan SEVP Ultra Micro Business
Suara
SEVP Digital Banking
Direktur Utama Ketua √
SEVP Retail Transaction &
Wakil Direktur Utama Ketua Pengganti 1 √ Funding
(merangkap Anggota
Tetap) SEVP Corporate Transformation
Direktur Finance & Strategy Ketua Pengganti 2 √ SEVP Retail Risk
(merangkap Anggota
Tetap) Direktur Human Capital & Anggota Tetap -
Compliance
Group Head, Planning, Sekretaris -
Budgeting & Performance SEVP Internal Audit Anggota Tetap -
Management
Direktur Manajemen Risiko Anggota Tetap √
Product Committee 2 segmen wholesale
Direktur Information Technology Anggota Tetap √
Direktur Operations Anggota Tetap √ Hak
Struktur Keanggotaan Jabatan
Suara
Direktur Network & Retail Anggota Tidak Tetap √
Funding (sesuai dengan topik
komite) Direktur Finance & Strategy Ketua √
Direktur Corporate Banking (merangkap Anggota
Tetap)
Direktur Treasury &
Internasional Banking Direktur Manajemen Risiko Ketua Pengganti √
(merangkap Anggota
Direktur Commercial Banking Tetap)
SEVP Corporate Transformation Group Head, Planning, Sekretaris -
Budgeting & Performance
SEVP Wholesale Risk Management
Direktur Human Capital & Anggota Tetap - Direktur Information & Anggota Tetap √
Compliance Technology
SEVP Internal Audit Anggota Tetap - Direktur Operations Anggota Tetap √
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 817
Page 820
Corporate
Governance
Hak 3. Product Committee dibedakan sesuai kompleksitas
Struktur Keanggotaan Jabatan
Suara dimana Product Committee 1 untuk kompleksitas tinggi
dan Product Committee 2 untuk kompleksitas moderat.
Direktur Network & Retail Anggota Tidak Tetap √
Funding (sesuai dengan topik Parameter dalam pengukuran nilai kompeksitas (tinggi/
komite) moderat) diatur dalam SE Pengelolaan Produk BRI
Direktur Corporate Banking
beserta perubahannya.
Direktur Treasury & International 4. Penetapan nilai kompleksitas Product Committee
Banking
dilakukan oleh Unit Kerja Inisiator dan diputus pada
Direktur Commercial Banking forum Pra Product Committee dengan anggota sebagai
berikut :
SEVP Corporate Transformation
SEVP Wholesale Risk Struktur Keanggotaan Jabatan
Direktur Human Capital & Anggota Tetap - Planning, Budgeting & Performance Anggota Tetap
Compliance Management Group
(Sekretaris Product Committee)
SEVP Internal Audit Anggota Tetap -
Financial & Management Accounting Group Anggota Tetap
Operational Risk Group / Digital Risk Group / Anggota Tetap
Product Committee 2 segmen non-wholesale Credit & Product Risk Policy Group / Market,
Portfolio & Enterprise Risk Group / IT & Fraud
Risk Group
Hak Micro Risk Group / Consumer Risk Group /
Struktur Keanggotaan Jabatan Anggota Tetap
Suara Small Risk Group
Direktur Finance & Strategy Ketua √ Compliance Group/ Policy & Procedure Group / Anggota Tetap
(merangkap Anggota Legal Group / AML, CFT, CPF Group
Tetap)
Customer Experience Group / Operational Anggota Tetap
Direktur Manajemen Risiko Ketua Pengganti √ Excellence Group / Digital Operation / Credit
(merangkap Anggota Operation / Central Operation
Tetap)
IT Strategy & Enterprise Architecture Group Anggota Tetap
Group Head, Planning, Sekretaris -
Budgeting & Performance Audit Standard & Quality Development Group / Anggota Tetap
Management Wholesale & Head Office Audit / Retail Audit / IT
Audit Group
Direktur Information Technology Anggota Tetap √
Corporate Development & Strategy Group Anggota Tetap
Direktur Operations Anggota Tetap √
Unit Kerja Inisiator/Unit Kerja Pemilik Produk Anggota Tidak
Direktur Network & Retail Anggota Tidak Tetap √ dan Unit Kerja lain yang berkaitan dengan Tetap
Funding (sesuai dengan topik pengembangan produk.
komite)
Direktur Micro
Profil Anggota Product Committee
Direktur Consumer Banking
Direktur Commercial Banking Profil dapat dilihat pada bagian Profil Direksi dalam Laporan
SEVP Ultra Micro Business Tahunan ini.
SEVP Digital Banking
Pernyataan Independensi Product Committee
SEVP Retail Transaction &
Funding
Seluruh anggota tidak memiliki afiliasi dengan Direktur
SEVP Corporate Transformation Lainnya, Komisaris maupun Pemegang Saham Pengendali,
bukan merupakan pemegang saham Perusahaan yang dapat
SEVP Retail Risk
mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen,
Direktur Human Capital & Anggota Tetap - Komisaris, Direktur maupun karyawan dari perusahaan yang
Compliance
memiliki afiliasi maupun bisnis dengan BRI.
SEVP Internal Audit Anggota Tetap -
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi
Product Committee Tahun 2025
2. Status keanggotaan Product Committee bersifat ex-
officio. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi dapat dilihat
pada bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi
Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
818 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 821
Laporan Tahunan
2025
Rapat dan Pelaksanaan Tugas Product Committee REALISASI RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS
Tahun 2025 PRODUCT COMMITTEE TAHUN 2025
KEBIJAKAN RAPAT
1. Rapat Product Committee diselenggarakan sesuai
No. Tanggal Agenda Rapat
dengan kebutuhan dan perkembangan bisnis.
1 4 Februari 2025 Usulan Fitur Reksadana di Brimo
2. Rapat Product Committee dipimpin oleh Ketua Product
Committee 2 4 Februari 2025 Usulan Trading Saham di Brimo
3. Dalam hal Anggota Product Committee berhalangan, 3 3 Juli 2025 Usulan Asuransi Mikro Kecelakaan
maka tugas dan kewenangan Anggota Product Kesehatan dan Meninggal Dunia Plus
(AMKKM +)
Committee dimaksud digantikan oleh Direktur Pengganti
sesuai dengan Surat Keputusan yang berlaku. Direktur 4 25 Juli 2025 Usulan Fitur BRImo Junio pada
Aplikasi BRImo
Pengganti memiliki dua kapasitas dalam Product
Committee yakni selaku Direktur Pengganti dan 5 20 Agustus 2025 Usulan Penerbitan BRINotes
selaku Anggota Product Committee dalam melakukan Usulan Fitur Obligasi di BRImo
6 21 Agustus 2025
Keputusan.
7 28 Agustus 2025 Usulan BRImo New Skin
4. Rapat Product Committee dapat diselenggarakan apabila
dihadiri oleh Ketua Komite dan dihadiri oleh Anggota 8 28 Agustus 2025 Usulan New Business Model Autoloan
dengan Hak Suara dengan kriteria sebagai berikut:
9 8 September Penyampaian Kembali Usulan New
2025 Business Model Autoloan
Product 10 15 September Usulan Onboarding BRIFINE via
No Syarat Kehadiran 2025 BRILINK Mobile
Committee
11 29 September Evaluasi Produk Ceria
1. Product Committee 1 Minimal 3 (tiga) Anggota Dengan 2025
Hak Suara
12 24 Oktober 2025 Fitur Update Nomor Handphone dan
2. Product Committee 2 Minimal 2 (dua) Anggota Dengan Aktivasi Kartu Debit via Mesin ATM/
Hak Suara CRM
*Dari Anggota dengan Hak Suara yang hadir dimaksud minimal terdapat 1 (satu)
Direktur 13 30 Oktober 2025 Target Leading & Lagging Indicator
BRI Autoloan Skema 1
6. Keputusan Rapat Komite diambil secara musyawarah
14 14 November Pengembangan Aplikasi Makna Fitur
untuk mufakat. Dalam hal tidak tercapai kesepakatan 2025 Pipeline Daerah
maka Keputusan Rapat Komite dianggap sah dengan
15 17 Desember Update Produk Ceria
persetujuan dari 50% (lima puluh persen) jumlah 2025
Anggota Komite yang memiliki Hak Suara ditambah 1
(satu) Anggota Komite termasuk Ketua Komite.
7. Koordinasi penyelenggaraan Rapat Product Committee Risk Management Committee
menjadi tanggung jawab Sekretaris Komite.
8. Dalam hal rapat Product Committee tidak dapat Risk Management Committee merupakan Komite di Kantor
diselenggarakan, maka Product Committee dapat Pusat yang bertanggungjawab yang bertanggung jawab
mengambil keputusan melalui Nota Dinas Sirkuler atas penyusunan Kebijakan Manajemen Risiko serta
dengan Persetujuan Ketua Komite dan Anggota Komite perubahannya termasuk penerapan kebijakan manajemen
lainnya. Proses pengambilan keputusan melalui Nota risiko dan strategi manajemen risiko. Risk Management
Dinas Sirkuler ditatakerjakan oleh Sekretaris Product Committee Terintegrasi merupakan Komite di Kantor
Committee. Pusat yang bertanggungjawab komite yang bertanggung
9. Risalah Rapat Product Committee ditandatangani oleh jawab atas penyusunan Kebijakan Manajemen Risiko serta
Sekretaris Product Committee serta Ketua Product perubahannya termasuk penerapan kebijakan manajemen
Committee, dan disampaikan kepada Seluruh Direksi/ risiko dan strategi manajemen risiko secara terintegrasi.
SEVP dan Unit Kerja di Kantor Pusat BRI yang terkait
dengan putusan Product Committee dimaksud. Berdasarkan SK NOKEP.5899-DIR/PPM/11/2025, Organisasi
Risk Management Committee PT Bank Rakyat Indonesia
(persero) Tbk terdiri dari:
a. Bidang Risk Management
b. Bidang Digital Risk
c. Bidang Credit Risk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 819
Page 822
Corporate
Governance
Piagam Risk Management Committee Hak
Struktur Keanggotaan Jabatan
Suara
Dalam melaksanakan tugasnya Risk Management
Direktur Manajemen Risiko Ketua Pengganti II √
Committee mengacu pada Surat Keputusan Direksi Nokep.: (merangkap Anggota
5899-DIR/PPM/11/2025 tanggal 25 November 2025 tentang Tetap)
Risk Management Committee PT. Bank Rakyat Indonesia Direktur Finance & Strategy Anggota Tetap √
(Persero) Tbk. yang mengatur terkait Organisasi, Utusan dan
SEVP Retail Risk Anggota Tetap √
Kehadiran, Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab dan Tata
Kerja. SEVP Wholesale Risk Anggota Tetap √
Direktur Human Capital & Anggota Tetap -
Tugas dan Tanggung Jawab Risk Management Compliance
Committee
Direktur atau SEVP Bidang Anggota Tidak Tetap √
Terkait
1. Bidang Risk Management memiliki tugas dan tanggung
Group Head, Market, Portfolio & Sekretaris -
jawab sebagai berikut: Enterprise Risk (merangkap Anggota
a. Menetapkan Kebijakan Manajemen Risiko serta Tetap)
perubahannya termasuk penerapan kebijakan Group Head, Operational Risk Sekretaris -
manajemen risiko, strategi manajemen risiko dan (merangkap Anggota
Tetap)
Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) apabila
kondisi eksternal tidak normal terjadi. Pemimpin Unit Kerja Bidang Anggota Tidak Tetap -
Terkait
b. Menetapkan metodologi pengukuran risiko dan
perubahannya. Tim Penunjang Komite
c. Menetapkan limit risiko dan perubahannya.
Market, Portfolio & Enterprise Risk Coordinator -
d. Menetapkan Peringkat Profil Risiko dan Tingkat Risk Group Kredit, Pasar,
Kesehatan Bank serta tindak lanjut apabila diperlukan. Likuiditas dan
Stratejik/Finansial
e. Menetapkan langkah perbaikan berdasarkan analisis
permodalan dan stress testing BRI Individu. Operational Risk Group Risk Coordinator -
risiko Operasional,
f. Menyampaikan Strategi Anti Fraud. Hukum, Kepatuhan
g. Menyampaikan Analisis realisasi Trigger Level dan Reputasi
serta sebagai Risk
Rencana Aksi pemulihan Owner atas risiko
2. Bidang Digital Risk memiliki tugas, wewenang, dan operasional
tanggung jawab untuk memberikan arahan, rekomendasi, IT & Fraud Risk Group Risk Owner Risiko -
tindak lanjut dan putusan terkait penerapan kebijakan Operasional bidang
fraud
dan pengelolaan manajemen risiko digital PT. Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Satuan Kerja Audit Internal Pemberi masukan -
Kantor Pusat atas evaluasi
3. Bidang Credit Risk memiliki tugas dan tanggung jawab
kecukupan dan
untuk memberikan arahan, rekomendasi, tindak lanjut dan efektivitas proses
putusan terkait penerapan kebijakan dan pengelolaan manajemen risiko
portfolio per segmen aset produktif PT. Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk. Bidang Digital Risk memiliki susunan pengurus dan anggota
sebagai berikut:
Struktur Keanggotaan Risk Management
Committee
Hak
Struktur Keanggotaan Jabatan
Suara
Bidang Risk Management memiliki susunan pengurus dan
anggota sebagai berikut: Direktur Manajemen Risiko Ketua √
Direktur Information Technology Ketua Pengganti √
(merangkap Anggota
Hak Tetap)
Struktur Keanggotaan Jabatan
Suara
Group Head Digital Risk Sekretaris √
Direktur Utama Ketua √ (merangkap Anggota
Tetap)
Wakil Direktur Utama Ketua Pengganti I √
SEVP Digital Banking Anggota Tetap √
(merangkap Anggota
Tetap)
Group Head IT Strategy & Anggota Tetap √
Enterprise Architecture
820 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 823
Laporan Tahunan
2025
Hak Hak
Struktur Keanggotaan Jabatan Struktur Keanggotaan Jabatan
Suara Suara
Group Head IT Application Anggota Tetap √ Direktur Bisnis Bidang Kredit Anggota Tetap √
Development terkait
Group Head Enterprise Data Anggota Tetap √ Direktur Operations Anggota Tetap √
Management & Analytics
SEVP Retail Risk Anggota Tetap √
Group Head IT Application Anggota Tetap √
Support SEVP Wholesale Risk Anggota Tetap √
Group Head Digital Retail Anggota Tetap √ Direktur dan SEVP Bidang Anggota Tidak Tetap √
Banking Terkait
Group Head Digital Wholesale Anggota Tetap √
Banking & Innovation Pemimpin Unit Kerja Bidang Anggota Tidak Tetap -
Management Terkait
Group Head IT DC Infrastructure Anggota Tetap √
& Operations Tim Penunjang Komite
Group Head CISO Office Anggota Tetap √ Commercial Credit Risk Group Risk Owner Risiko -
Kredit Komersial
Group Head IT Endpoint Anggota Tetap √
Services & Operations Corporate Credit Risk Group Risk Owner Risiko -
Kredit Korporasi
SORH Information Technology Anggota Tetap √
Micro & Consumer Collection Risk Owner Collection -
Direksi dan SEVP di luar Anggota Tidak Tetap √ Group Produk Mikro dan
anggota tetap terkait Konsumer
Pemimpin Unit Kerja bidang Anggota Tidak Tetap - Wholesale & SME Recovery Risk Owner Recovery -
terkait Group Produk SME dan
Corporate
Tim Penunjang Komite
Satuan Kerja Audit Internal Pemberi masukan -
Group di bawah Direktorat Risk Coordinator - Kantor Pusat atas evaluasi
Information Technology Kredit, Pasar, kecukupan dan
Likuiditas dan efektivitas proses
Stratejik/Finansial manajemen risiko
Operational Risk Group Risk Coordinator -
risiko Operasional, Profil Anggota Risk Management Committee
Hukum, Kepatuhan
dan Reputasi
serta sebagai Risk Profil dapat dilihat pada bagian Profil Direksi dalam Laporan
Owner atas risiko
operasional
Tahunan ini.
Pernyataan Independensi Risk Management
Bidang Credit Risk memiliki susunan pengurus dan anggota Committee
sebagai berikut:
Seluruh anggota tidak memiliki afiliasi dengan Direktur
Lainnya, Komisaris maupun Pemegang Saham Pengendali,
Hak
Struktur Keanggotaan Jabatan bukan merupakan pemegang saham Perusahaan yang dapat
Suara
mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen,
Direktur Manajemen Risiko Ketua √ Komisaris, Direktur maupun karyawan dari perusahaan yang
memiliki afiliasi maupun bisnis dengan BRI.
Group Head, Micro Risk Sekretaris -
Group Head, Small Risk Sekretaris - Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Risk
Group Head, Consumer Risk Sekretaris - Management Committee Tahun 2025
Group Head, Credit & Product Sekretaris -
Risk Policy Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi dapat dilihat
pada bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi
Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 821
Page 824
Corporate
Governance
Rapat dan Pelaksanaan Tugas Risk Management Committee Tahun 2025
Kebijakan Rapat
1. Rapat diselenggarakan berkala sekurangnya 1 (satu) kali per triwulan.
2. Rapat dipimpin oleh Ketua Komite.
3. Rapat dapat diselenggarakan apabila dihadiri sekurangnya 2/3 (dua per tiga) dari Anggota Tetap Komite dan dihadiri Ketua
Komite.
4. Keputusan Rapat Komite diambil secara musyawarah dan mufakat. Dalam hal tidak tercapai kesepakatan maka keputusan
Rapat Komite dianggap sah apabila disetujui oleh 50% (lima puluh persen) dari jumlah Anggota Komite yang hadir ditambah
1 (satu) orang Anggota Komite termasuk Ketua Komite.
Realisasi Rapat dan Pelaksanaan Tugas Risk Management Committee Tahun 2025
No. Tanggal Agenda Rapat Bidang
1 20 Januari 2025 Profil Risiko BRI TW IV 2024 dan RBBR Semester II 2024 Enterprise
Review Model RBBR 2025
Monitoring RAS, Trigger Level, EWI, Stress Test
Risk Isu dan Risk Awareness Bankwide
2 7 Maret 2025 Risk rating aplikasi apps kritikal, background checking IT outsource, update project Digital
data privacy maturity
3 17 Maret 2025 Monitoring RAS, Trigger Level, EWI, Stress Test Enterprise
Risk Isu dan Risk Awareness Bankwide
4 28 Mei 2025 Profil Risiko BRI TW I 2025 Enterprise
Monitoring RAS, Trigger Level, EWI, Stress Test
Risk Isu dan Risk Awareness Bankwide
5 8 Juli 2025 Risk rating aplikasi critical & action plan management, deep dive aplikasi flagship Digital
BRI, lapisan keamanan BRI, update serah terima user super admin aplikasi, TPRA
managed service EDC merchant, penanganan undefined / unspecified komponen
6 22 Juli 2025 Profil Risiko BRI TW II 2025 dan RBBR Semester I 2025 Enterprise
Monitoring RAS, Trigger Level, EWI, Stress Test
Risk Isu dan Risk Awareness Bankwide
7 9 Oktober 2025 Risk rating aplikasi, integrasi iRMS x ARIS, DPM Tools Digital
8 21 Oktober 2025 Profil Risiko BRI TW III 2025 Enterprise
Monitoring RAS, Trigger Level, EWI, Stress Test
Risk Isu dan Risk Awareness Bankwide
9 19 Desember 2025 Usulan Cascading RAS dan Remodelling EWI Likuiditas Enterprise
Monitoring RAS, Trigger Level, EWI, Stress Test
Risk Isu dan Risk Awareness Bankwide
10 22 Desember 2025 Monitoring portfolio credit risk segmen mikro, sosialisasi dashboard scoring pemutus Credit
segmen mikro, risk threshold, trigger and action (segmen mikro)
Transformation Steering Committee
Transformation Steering Committee (TSC) adalah Komite di Kantor Pusat yang bertanggung jawab memberikan arahan
dan keputusan terhadap strategi serta pelaksanaan inisiatif strategis atau proyek-proyek transformasi di BRI (meliputi inisiatif
strategis atau proyek transformasi BRIvolution dan inisiatif strategis atau proyek transformasi selain BRIvolution). Fungsi
utama TSC adalah memberikan arahan, mengawasi, menyelesaikan isu-isu strategis yang timbul saat implementasi inisiatif
transformasi, dan menyelaraskan inisiatif untuk mencapai tujuan transformasi yang telah ditetapkan.
822 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 825
Laporan Tahunan
2025
Piagam Transformation Steering Committee Struktur Keanggotaan Transformation Steering
Committee
Dalam melaksanakan tugasnya Risk Management
Committee mengacu pada Surat Keputusan Direksi Nokep.:
Hak
5904-DIR/PPM/11/2025 tanggal 25 November 2025 tentang Struktur Keanggotaan Jabatan
Suara
Transformation Steering Committee PT. Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk. yang mengatur terkait Organisasi, Direktur Utama Ketua √
Utusan dan Kehadiran, Tugas, Wewenang dan Tanggung
Wakil Direktur Utama Ketua Pengganti I √
Jawab dan Tata Kerja. (merangkap Anggota
Tetap)
Tugas Dan Tanggung Jawab Transformation Direktur Finance & Strategy Ketua Pengganti II √
Steering Committee (merangkap Anggota
Tetap)
a. Memberikan arahan di tingkat korporat terhadap inisiatif Group Head, Corporate Sekretaris -
Development & Strategy
strategis/proyek Perusahaan.
b. Memberikan arahan terhadap strategi implementasi Direktur Network & Retail Anggota Tetap √
Funding
inisiatif strategis/proyek untuk memastikan keselarasan
dengan pencapaian tujuan strategis Perusahaan. Direktur Information Technology Anggota Tetap √
c. Memberikan arahan terhadap implementasi inisiatif Direktur Manajemen Risiko Anggota Tetap √
strategis/proyek secara berkala, serta melakukan
Direktur Human Capital & Anggota Tetap √
review terkait relevansi inisiatif strategis/proyek dengan Compliance
perkembangan kondisi terkini.
Direktur Operations Anggota Tetap √
d. Mengawasi pelaksanaan tata kelola yang baik dalam
implementasi inisiatif strategis/proyek. SEVP Human Capital Anggota Tetap √
e. Memberikan putusan atas usulan penyelesaian masalah Direktur atau SEVP bidang Anggota Tidak Tetap √
dalam pengelolaan inisiatif strategis/proyek. lainnya (sesuai dengan
relevansi topik dan putusan
f. Mengambil keputusan terhadap usulan perubahan atas dalam Transformation Steering
ruang lingkup, parameter keberhasilan, timeline, dan Committee)
hal lainnya yang tercantum dalam project charter dan
Unit Kerja Pemilik Proyek baik Anggota Tidak Tetap -
selanjutnya berpedoman pada ketentuan yang berlaku. PMO maupun Non-PMO dan
g. Menetapkan prioritisasi inisiatif strategis/proyek untuk Unit Kerja Pendukung Proyek.
dilaksanakan oleh PMO dan/ atau Unit Kerja Pemilik
Proyek. Profil Anggota Transformation Steering Committee
h. Menyetujui kebijakan terkait manajemen perubahan
(change management) untuk memastikan inisiatif Profil dapat dilihat pada bagian Profil Direksi dalam Laporan
strategis/proyek diterima oleh seluruh level organisasi. Tahunan ini.
i. Memberikan keputusan-keputusan lainnya terkait
dengan inisiatif strategis/proyek. Pernyataan Independensi Transformation Steering
j. Menyelesaikan konflik atau isu lintas fungsi yang muncul Committee
selama implementasi inisiatif strategis/proyek.
k. Melakukan alignment dengan program kerja lainnya yang Seluruh anggota komite tidak memiliki afiliasi dengan Direktur
dikelola oleh Unit Kerja terkait, termasuk memberikan Lainnya, Komisaris maupun Pemegang Saham Pengendali,
arahan untuk meminimalkan silo antar-segmen atau Unit bukan merupakan pemegang saham Perusahaan yang dapat
Kerja. mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen,
l. Memberikan arahan terhadap hasil Post Implementation Komisaris, Direktur maupun karyawan dari perusahaan yang
Review (PIR) yang sudah dilaksanakan sebagai bagian memiliki afiliasi maupun bisnis dengan BRI.
dari lessons learned dalam pelaksanaan inisiatif
strategis/proyek selanjutnya. Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi
m. Mengambil keputusan atas hal-hal yang belum diatur Transformation Steering Committee Tahun 2025
di dalam Pedoman Pelaksanaan Project Management
(PPPM) atau kebijakan dan ketentuan lainnya yang Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi dapat dilihat
mengatur terkait dengan inisiatif strategis / proyek. pada bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi
Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 823
Page 826
Corporate
Governance
Rapat dan Pelaksanaan Tugas Transformation REALISASI RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS
Steering Committee Tahun 2025 TRANSFORMATION STEERING COMMITTEE TAHUN
2025
KEBIJAKAN RAPAT
1. Transformation Steering Committee (TSC)
No. Tanggal Agenda Rapat
diselenggarakan 1 (satu) kali setiap bulan atau sesuai
1 23 April 2025 Kick Off Meeting PMO Funding,
kebutuhan. Lending, Operation & Distribution,
2. Transformation Steering Committee (TSC) dipimpin oleh Program Pemerintah
• Scope dan struktur organisasi
Ketua TSC. Apabila Ketua TSC berhalangan hadir maka PMO Funding, PMO Lending, dan
posisi di rapat sebagai Ketua TSC dapat digantikan oleh PMO Distribution & Operations oleh
McKinsey
Ketua Pengganti sesuai dengan ketentuan yang berlaku • Scope dan struktur organisasi PMO
di Pasal 2 Surat Keputusan ini. Program Pemerintah oleh Group
Head Corporate Development &
3. Kehadiran Anggota dengan Hak Suara di dalam Rapat
Strategy
TSC tidak dapat diwakilkan. Apabila Anggota dengan
Hak Suara berhalangan hadir maka posisinya saat rapat 2 2 Mei 2025 • Progress Update PMO Funding,
PMO Lending, dan PMO
dapat digantikan oleh Direktur Pengganti sesuai dengan Distribution & Operations
ketentuan yang berlaku. • Pemaparan Usulan dan Putusan
Inisiatif
4. Rapat TSC dapat diselenggarakan apabila dihadiri
oleh Ketua/Ketua Pengganti dan dihadiri oleh minimal 3 7 Mei 2025 • Progress Update PMO Funding,
PMO Lending, dan PMO
4 (empat) Anggota dengan Hak Suara (Dari Anggota Distribution & Operations
dengan Hak Suara yang hadir dimaksud minimal terdapat • Pemaparan Usulan dan Putusan
Inisiatif
1 (satu) Direktur dan Direktur/ SEVP terkait untuk PMO
atau inisiatif yang akan diberikan putusan, termasuk 4 14 Mei 2025 • Progress Update PMO Funding,
Ketua Komite). PMO Lending, dan PMO
Distribution & Operations
5. Keputusan Rapat Komite diambil secara musyawarah • Pemaparan Usulan dan Putusan
dan mufakat. Dalam hal tidak tercapai kesepakatan maka Inisiatif
keputusan Rapat Komite dianggap sah apabila disetujui 5 21 Mei 2025 • Progress Update PMO Funding,
oleh minimal 50% (lima puluh persen) dari jumlah PMO Lending, dan PMO
Distribution & Operations
Anggota Komite yang memiliki hak suara ditambah 1
• Pemaparan Usulan dan Putusan
(satu) orang Anggota Komite termasuk Ketua Komite. Inisiatif
6. Keputusan di dalam rapat TSC didokumentasikan pada
6 28 Mei 2025 • Progress Update PMO Funding,
Risalah TSC. Selanjutnya, Unit Kerja Pemilik Proyek PMO Lending, dan PMO
menindaklanjuti putusan dalam Risalah TSC serta Distribution & Operations
• Pemaparan Usulan dan Putusan
melaporkan hasil tindaklanjut putusan kepada Direktur/ Inisiatif
SEVP terkait.
7 11 Juni 2025 • Progress Update PMO Funding,
7. Pelaksanaan Rapat Komite TSC dapat dilakukan secara PMO Lending, dan PMO
fisik, namun berdasarkan pertimbangan tertentu dapat Distribution & Operations
• Pemaparan Usulan dan Putusan
dilakukan secara daring.
Inisiatif
8. Tugas dan tanggung jawab Sekretaris Komite antara lain:
a. Mengoordinasikan persiapan materi rapat Komite. 8 25 Juni 2025 Kick Off Meeting Brivolution Reignite
2025
b. Mempersiapkan agenda rapat, jadwal dan tempat • Scope dan struktur organisasi
rapat. PMO Funding, PMO Lending, dan
PMO Distribution & Operations oleh
c. Melaksanakan fungsi surat menyurat, memperbanyak McKinsey
dokumen, dan fungsi pengarsipan dokumen Komite. • Scope dan struktur organisasi PMO
Program Pemerintah oleh Group
d. Membuat Risalah Rapat Komite dan Berita Acara.
Head Corporate Development &
e. Mendistribusikan keputusan Komite untuk ditindak- Strategy
lanjuti Unit Kerja yang terkait.
9 25 Juni 2025 • Progress Update PMO Funding
f. Menyampaikan progress inisiatif strategis/proyek Transformation, PMO Lending
dan rencana tindak lanjut dari Transformation Transformation, PMO Distribution
& Operations, dan PMO Program
Steering Committe (TSC) sebelumnya. Pemerintah
• Pemaparan Usulan dan Putusan
Inisiatif
824 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 827
Laporan Tahunan
2025
No. Tanggal Agenda Rapat No. Tanggal Agenda Rapat
10 2 Juli 2025 • Progress Update PMO Funding 20 5 November 2025 • Progress Update PMO Operations,
Transformation, PMO Lending PMO Funding Transformation, dan
Transformation, PMO Distribution PMO Lending Transformation
& Operations, dan PMO Program • Pemaparan Usulan dan Putusan
Pemerintah Inisiatif
• Pemaparan Usulan dan Putusan
Inisiatif 21 12 November • Penyampaian perkembangan PMO
2025 sebagai akselerator transformasi
11 10 Juli 2025 • Progress Progress Update PMO BRI oleh Direksi.
Funding Transformation, PMO • Penyampaian arahan dari Dewan
Lending Transformation, dan PMO Komisaris untuk memperkuat
Program Pemerintah governance dan efektivitas
• Pemaparan Usulan dan Putusan mekanisme kerja PMO
Inisiatif
22 26 November • Progress Update PMO Program
12 16 Juli 2025 • Progress Update PMO Funding 2025 Pemerintah, PMO Funding
Transformation, PMO Lending Transformation, dan PMO
Transformation, dan PMO Pengelolaan Saldo Anggaran Lebih
Distribution & Operations • Pembentukan dan penentuan arah
• Pemaparan Usulan dan Putusan strategis PMO Giro
Inisiatif
13 23 Juli 2025 • Progress Update PMO Funding
Transformation, PMO Lending Komite Tata Kelola Konglomerasi Keuangan
Transformation, PMO Distribution
& Operations, dan PMO Program
Pemerintah Komite Tata Kelola Konglomerasi Keuangan adalah Komite
• Pemaparan Usulan dan Putusan
Inisiatif Direksi BRI yang bertanggung jawab atas alignment
pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi (performance, tata
14 30 Juli 2025 • Progress Update PMO Funding
kelola, kepatuhan, manajemen risiko, IT, human capital,
Transformation, PMO Lending
Transformation, PMO Distribution dan audit intern terintegrasi) serta melakukan pengawasan
& Operations, dan PMO Program terhadap Konglomerasi Keuangan, koordinasi atas
Pemerintah
• Pemaparan Usulan dan Putusan pelaksanaan pengendalian, dan tanggung jawab atas
Inisiatif seluruh aktivitas Konglomerasi Keuangan, penerapan
15 26 Agustus 2025 • Progress Update PMO Funding prinsip kehati-hatian pada Konglomerasi Keuangan secara
Transformation, PMO Lending keseluruhan, pemenuhan sumber daya pada setiap anggota
Transformation,PMO Distribution
& Operations, dan PMO Program
Konglomerasi Keuangan.
Pemerintah
• Pemaparan Usulan dan Putusan Piagam Komite Tata Kelola Konglomerasi Keuangan
Inisiatif
16 3 September • Progress Update PMO Lending Dalam melaksanakan tugasnya Komite Tata Kelola
2025 Transformation, dan PMO
Distribution & Operations Konglomerasi Keuangan mengacu pada Surat Keputusan
• Pemaparan Usulan dan Putusan Direksi Nokep: 5905-DIR/PPM/11/2025 tanggal 25 November
Inisiatif
2025 tentang Komite Tata Kelola Konglomerasi Keuangan
17 17 September • Progress Update PMO Funding, yang mengatur terkait Organisasi, dan Tata Kerja.
2025 PMO Lending, dan PMO
Distribution & Operations
• Pembentukan, penentuan scope Tugas Dan Tanggung Jawab Komite Tata Kelola
dan struktur tim PMO Pengelolaan Konglomerasi Keuangan
Saldo Anggaran Lebih
• Pemaparan Usulan dan Putusan
Inisiatif 1. Alignment pelaksanaan Performance, Tata Kelola,
18 2 Oktober 2025 • Progress Update PMO Operations, Kepatuhan, Manajemen Risiko, IT, Human Capital, dan
PMO Program Pemerintah, PMO Audit Intern Terintegrasi:
Lending Transformation, PMO
Pengelolaan Saldo Anggaran Lebih
a. Menetapkan program strategis Perusahaan Induk
• Pemaparan Usulan dan Putusan Konglomerasi Keuangan (PIKK) untuk jangka waktu
Inisiatif 3 (tiga) tahun;
19 22 Oktober 2025 • Progress Update PMO Operations, b. Menetapkan Rencana Korporasi Keuangan untuk
PMO Funding Transformation, PMO jangka waktu 5 (lima) tahun untuk selanjutnya
Lending Transformation, dan PMO
Program Pemerintah dimintakan persetujuan Dewan Komisaris.
• Pemaparan Usulan dan Putusan 2. Pengawasan terhadap Konglomerasi Keuangan:
Inisiatif
a. Melakukan evaluasi dan memberikan rekomendasi
atas pelaksanaan rencana, kebijakan dan program
kerja strategis anggota Konglomerasi Keuangan;
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 825
Page 828
Corporate
Governance
b. Melakukan evaluasi dan memberikan rekomendasi Profil Anggota Komite Tata Kelola Konglomerasi
atas pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi Keuangan
(Performance, Tata Kelola, Kepatuhan, Manajemen
Risiko, Information Technology, Human Capital, dan Profil dapat dilihat pada bagian Profil Direksi dalam Laporan
Audit Intern Terintegrasi). Tahunan ini.
3. Pengawasan atas penguatan, penanganan, dan/
atau penyelesaian permasalahan keuangan anggota Pernyataan Independensi Komite Tata Kelola
Konglomerasi Keuangan serta menjaga keberlangsungan Konglomerasi Keuangan
usaha anggota Konglomerasi Keuangan:
a. Melakukan evaluasi dan monitoring penguatan, Seluruh anggota tidak memiliki afiliasi dengan Direktur
penanganan dan/atau penyelesaian permasalahan Lainnya, Komisaris maupun Pemegang Saham Pengendali,
keuangan anggota Konglomerasi Keuangan; bukan merupakan pemegang saham Perusahaan yang dapat
b. Melakukan evaluasi dan monitoring tindakan mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen,
perbaikan oleh anggota Konglomerasi Keuangan Komisaris, Direktur maupun karyawan dari perusahaan yang
dilakukan dengan tepat dan mendukung rencana memiliki afiliasi maupun bisnis dengan BRI.
aksi pemulihan dan rencana resolusi yang dilakukan
oleh anggota Konglomerasi Keuangan. Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi
4. Pelaksanaan penerapan prinsip kehati-hatian pada Komite Tata Kelola Konglomerasi Keuangan Tahun
Konglomerasi Keuangan secara keseluruhan: 2025
a. Menetapkan dan memberikan arahan tindak lanjut
atas rekomendasi dan/atau teguran Regulator terkait Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi dapat dilihat
pelaksanaan Tata Kelola Konglomerasi Keuangan; pada bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi
b. Melakukan evaluasi pelaksanaan penerapan prinsip Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
kehati-hatian pada Konglomerasi Keuangan.
5. Pengawasan pemenuhan sumber daya pada setiap Rapat dan Pelaksanaan Tugas Komite Tata Kelola
Anggota Konglomerasi Keuangan antara lain melalui Konglomerasi Keuangan Tahun 2025
pemberian arahan dan evaluasi atas support sumber
daya kepada Anggota Konglomerasi Keuangan. KEBIJAKAN RAPAT
Struktur Keanggotaan Komite Tata Kelola 1. Komite Tata Kelola Konglomerasi Keuangan
Konglomerasi Keuangan diselenggarakan berkala sekurangnya 2 (dua) kali setiap
tahun.
2. Rapat Komite Tata Kelola Konglomerasi Keuangan dapat
Hak
Struktur Keanggotaan Jabatan diselenggarakan secara fisik atau melalui media video
Suara
konferensi atau sarana media elektronik lainnya sesuai
Direktur Pengelola Konglomerasi Ketua √ ketentuan.
Keuangan 3. Sekretaris Komite bertanggung jawab melaksanakan
Co Direktur Pengelola Ketua Pengganti √ koordinasi penyelenggaraan Rapat Komite Tata Kelola
Konglomerasi Keuangan (merangkap Anggota Konglomerasi Keuangan antara lain:
Tetap)
a. Mempersiapkan agenda, jadwal dan tempat rapat;
Group Head Subsidiary Sekretaris - b. Menyusun dan/atau mengoordinasikan bahan materi
Management
rapat;
Direktur Finance & Strategy Anggota Tetap √ c. Menyusun risalah rapat;
Direktur Manajemen Risiko
d. Monitoring dan menerima laporan implementasi
Anggota Tetap √
putusan rapat.
Direktur Information Technology Anggota Tetap √ 4. Tim Penunjang Komite mempersiapkan kajian dan
Direktur Human Capital & Anggota Tetap - analisis sesuai ruang lingkupnya masing-masing.
Compliance 5. Kajian dipresentasikan pada rapat Komite oleh Anggota
SEVP Internal Audit Anggota Tetap - Komite dan/atau Anggota Tim Penunjang sesuai ruang
lingkupnya masing-masing.
Direktur Pembina Anggota Anggota Tidak Tetap √
Konglomerasi Keuangan 6. Rapat Komite Tata Kelola Konglomerasi Keuangan
dinyatakan memenuhi kuorum bila dihadiri baik secara
Direktur Utama Anggota Anggota Tidak Tetap -
Konglomerasi Keuangan fisik maupun melalui media video konferensi atau
sarana media elektronik lainnya oleh 2/3 (dua per
tiga) dari seluruh Anggota Komite termasuk Direktur
826 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 829
Laporan Tahunan
2025
Pengelola Konglomerasi Keuangan atau Co-Direktur Hak
Struktur Keanggotaan Jabatan
Pengelola Konglomerasi Keuangan. Rapat hanya dapat Suara
dilaksanakan bila kuorum terpenuhi.
Direktur Manajemen Risiko PIKK Ketua √
7. Rapat Komite Tata Kelola Konglomerasi Keuangan
dipimpin oleh Direktur Pengelola Konglomerasi Group Head, Market, Portfolio & Sekretaris I -
Enterprise Risk
Keuangan.
8. Apabila Direktur Pengelola Konglomerasi Keuangan Group Head, Subsidiary Sekretaris II -
Management
berhalangan hadir, maka Rapat Komite dipimpin oleh Co-
Direktur Pengelola Konglomerasi Keuangan. Direktur Pengelola Konglomerasi Anggota Tetap √
Keuangan atau Co-Director
9. Dalam hal Rapat Komite Tata Kelola Konglomerasi Pengelola Konglomerasi
dipimpin Co-Direktur Pengelola Konglomerasi Keuangan Keuangan
yang merangkap sebagai Anggota Komite, maka SEVP Retail Risk Anggota Tetap √
perhitungan kuorum Ketua Pengganti dan Direktur
SEVP Wholesale Risk Anggota Tetap √
Finance & Strategy sebagai Anggota Tetap hanya akan
diperhitungkan sebagai 1 (satu) suara/ kehadiran. Direktur Bidang Terkait Anggota Tidak Tetap √
10. Rekomendasi/putusan Komite Tata Kelola Konglomerasi Direktur Pembina Anggota KK Anggota Tidak Tetap √
Keuangan ditetapkan melalui musyawarah mufakat oleh
Direktur Human Capital & Anggota Tetap -
Ketua/Ketua Pengganti dan seluruh anggota. Dalam Compliance
hal tidak mencapai kesepakatan, maka rekomendasi
SEVP Internal Audit Anggota Tetap -
dan/atau putusan Rapat Komite dianggap sah apabila
disetujui oleh lebih dari 50% (lima puluh persen) Anggota Direktur Utama Anggota KK/ Anggota Tetap -
Direktur yang membawahi
yang hadir dan memiliki hak suara, termasuk Ketua/Ketua fungsi MR Anggota KK
Pengganti.
Tim Penunjang Komite
Komite Tata Kelola Konglomerasi Keuangan – Sub Subsidiary Management Group Unit Kerja yang -
bertanggung jawab
Komite Manajemen Risiko Terintegrasi terhadap pengelolaan
Perusahaan Anak
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE TATA yang meliputi
perumusan strategi,
KELOLA KONGLOMERASI KEUANGAN - SUB KOMITE rencana bisnis,
MANAJEMEN RISIKO TERINTEGRASI evaluasi kinerja,
sinergi bisnis
serta corporate
Sub Komite Manajemen Risiko Terintegrasi memiliki tugas action yang terkait
Perusahaan Anak
dan tanggung jawab sebagai berikut:
1. Menetapkan kebijakan Manajemen Risiko Terintegrasi Satuan Kerja Manajemen Risiko MPE, ORD, KRD, DRD -
BRI dan ITF
serta perubahannya.
sebagai oversight
2. Menetapkan langkah perbaikan berdasarkan hasil function
evaluasi pelaksanaan penerapan Manajemen Risiko
Satuan Kerja Audit Intern Fungsi Independent -
Terintegrasi dalam bentuk: Assurance
a. Laporan profil risiko terintegrasi.
b. Laporan profil risiko individual Perusahaan Anak anggota
konglomerasi keuangan BRI. RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS KOMITE TATA
c. Analisis permodalan terintegrasi. KELOLA KONGLOMERASI KEUANGAN - SUB KOMITE
d. Simulasi stress testing terintegrasi dan/atau individual. MANAJEMEN RISIKO TERINTEGRASI
STRUKTUR KEANGGOTAAN KOMITE TATA KELOLA
KONGLOMERASI KEUANGAN - SUB KOMITE
No. Tanggal Agenda Rapat
MANAJEMEN RISIKO TERINTEGRASI
1 10 Februari 2025 Monitoring RAS dan Profil Risiko PA
dan Terintegrasi
Sub Komite Manajemen Risiko Terintegrasi memiliki susunan Penetapan RAS Terintegrasi 2025
Key Risk Issue Perusahaan Anak
pengurus dan anggota sebagai berikut: Hasil Penilaian RMI 2024
2 25 Agustus 2025 Monitoring RAS dan Profil Risiko PA
dan Terintegrasi
Evaluasi Risiko Konsolidasi
Key Risk Issue Perusahaan Anak
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 827
Page 830
Corporate
Governance
Penerapan Tata Kelola dalam Cakupan Kebijakan Remunerasi dan
Pemberian Remunerasi Bagi Bank Implementasinya per Unit Bisnis, per
Umum Sesuai POJK 45/POJK.03/2015 Wilayah dan Pada Perusahaan Anak atau
Kantor Cabang yang Berlokasi di Luar
Komite Remunerasi dan Nominasi Negeri
Komite Remunerasi dan Nominasi telah dijelaskan pada Sub Dalam rangka menyelaraskan perbedaan tingkat kemahalan
Judul Komite Remunerasi dan Nominasi Bab Tata Kelola antar wilayah, Perseroan memberikan bantuan penyesuaian
Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini. tingkat kemahalan berupa Tunjangan Premium. Perseroan
mengadakan peninjauan terhadap Tunjangan Premium
apabila diperlukan sesuai dengan perkembangan tingkat
Proses Penyusunan Kebijakan kemahalan di setiap wilayah dan kemampuan Perseroan.
Remunerasi Perusahaan Anak memiliki Kebijakan Remunerasi terpisah
dan disusun sendiri oleh Perusahaan Anak. Dalam rangka
Proses penyusunan kebijakan remunerasi meliputi: menyelaraskan perbedaan tingkat kemahalan antar wilayah,
1. Latar belakang dan Tujuan Kebijakan Remunerasi Perseroan memberikan bantuan penyesuaian tingkat
Dalam rangka menjaga dan mempertahankan Pekerja, kemahalan berupa Tunjangan Premium.
maka perlu diatur kebijakan Remunerasi yang dapat
memelihara dan meningkatkan motivasi Pekerja serta
mendorong terciptanya iklim kerja kondusif. Perseroan Remunerasi Dikaitkan dengan Risiko
menyusun kebijakan Remunerasi dengan tujuan untuk
menarik calon Pekerja potensial, mempertahankan Remunerasi dikaitkan dengan risiko dan disusun berdasarkan
Pekerja kompeten dan memelihara motivasi Pekerja kebijakan terbaru terkait Implementasi Peraturan Pengupahan
untuk berkinerja unggul. bagi Pekerja BRI di mana desain pengupahan dibuat lebih
2. Pelaksanaan kaji ulang atas kebijakan remunerasi tahun sederhana dengan mencakup Upah Pokok dan Tunjangan
sebelumnya, beserta perbaikannya. Premium sebagai komponen struktur upah. Job grade
Perseroan menyusun kebijakan Remunerasi berdasarkan tidak lagi menjadi hal yang dipertimbangkan, mengingat
praktek di pasar tenaga kerja bidang perbankan serta tunjangan job grade telah dilebur kedalam Upah Pokok
selalu mengkaji dan memperbaharuinya sesuai dengan secara keseluruhan. Pada setiap jabatan, ditentukan suatu
perubahan dan perkembangan bisnis dengan tetap skala upah tertentu yang menggambarkan minimal, median,
memperhatikan kemampuan Perseroan. dan maksimal dengan di antaranya mempertimbangkan
3. Mekanisme untuk memastikan bahwa Remunerasi bagi kebijakan regulator, bobot jabatan atau hasil job analysis,
Pegawai di unit kontrol bersifat independen dari unit perbandingan dengan market/peers. Besaran remunerasi
kerja yang diawasinya yang diterima oleh Pekerja mempertimbangkan/setara
Dalam mendukung aspirasi BRI untuk membangun dengan beban dan potensi risiko jabatan yang melekat pada
Performance Driven Culture, implementasi sistem jabatan tersebut. Semakin tinggi jabatan tersebut maka akan
remunerasi BRI dilaksanakan dengan memperhatikan semakin tinggi tugas dan tanggung jawab Pekerja dalam
keselarasannya dengan pencapaian kinerja unit kerja mengambil keputusan yang berdampak signifikan terhadap
dan individu yang berbasis KPI. Penyusunan KPI profil/eksposur risiko Perseroan.
tersebut dilaksanakan melalui penurunan sasaran
kinerja (cascading) baik secara penuh, parsial maupun Sehubungan dengan hal tersebut, Perseroan telah
kontributif sehingga sasaran kinerja unit kerja binaan menetapkan pihak-pihak yang menjadi Material Risk Takers
akan berbeda namun mendukung pencapaian sasaran (MRT), berdasarkan pertimbangan tertentu sesuai dengan
kinerja unit kerja kontrol. Selain itu guna memastikan potensi risiko yang timbul atas suatu jabatan yang dimiliki.
objektivitas penilaian maka evaluasi kinerja unit kerja Bagi pihak yang ditetapkan sebagai MRT, maka Perusahaan
di BRI juga dilaksanakan secara berjenjang melalui akan menangguhkan pembayaran sebagian Remunerasi
Performance Management Committee oleh unit kerja yang bersifat variabel.
yang lebih tinggi. Selanjutnya penilaian kinerja individu
akan disesuaikan dengan pencapain kinerja individu
maupun unit kerja yang akhirnya akan berdampak pada
besarnya remunerasi yang didapatkan.
828 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 831
Laporan Tahunan
2025
Pengukuran Kinerja Dikaitkan dengan Berdasarkan Surat Keputusan Bersama Direksi dan Dewan
Remunerasi Komisaris Nomor 09-KOM/ BRI/11/2017 dan S.1023-DIR/
KPS/11/2017 tanggal 30 November 2017 tentang Tata
Pengukuran kinerja dikaitkan dengan remunerasi meliputi: Kelola Remunerasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
1. Kebijakan remunerasi terhadap penilaian kinerja. Tbk., telah ditetapkan hal-hal sebagai berikut:
Guna mendorong Pekerja untuk berkinerja unggul, a. Bagi pihak yang ditetapkan sebagai MRT, maka
Perseroan memiliki program kompensasi variabel yang sebagian remunerasi yang bersifat variabelnya akan
diberikan kepada Pekerja yang berhasil mencapai dan ditangguhkan.
melampaui target kinerja. Pekerja dengan prestasi tinggi b. Besarnya penangguhan bagi Direksi dan Dewan
akan memperoleh kompensasi variabel yang tinggi Komisaris adalah setinggi-tingginya 20% dari
pula. Sebaliknya, Pekerja yang kurang berprestasi akan remunerasi variabel.
memperoleh kompensasi variabel yang rendah, atau 2. Kebijakan remunerasi terhadap variabel yang
tidak mendapatkan kompensasi variabel sama sekali. ditangguhkan yang ditunda atau dibatalkan
2. Metode remunerasi individu dengan kinerja perusahaan, pembayarannya (Malus).
kinerja unit kerja, dan kinerja individu. Perseroan dapat menunda pembayaran Remunerasi
Dalam pemberian kompensasi variabel bagi yang bersifat variabel yang ditangguhkan (malus) kepada
Pekerja,besarnya nilai kompensasi yang diterima oleh MRT apabila terjadi kondisi berupa:
Pekerja tergantung dari pencapaian kinerja Perusahaan, a. Terbukti adanya Individual Fraud.
kinerja unit kerja dan kinerja individu dimana masing- b. Restatement laporan keuangan perseroan yang
masing komponen tersebut memiliki indikator pencapaian menjadi dasar penetapan pemberian Remunerasi
target, bobot, dan faktor pengali yang berdiri sendiri. yang bersifat variabel.
3. Metode penyesuaian remunerasi terhadap kinerja yang c. Peringkat risiko pada Triwulan terakhir sebelum
tidak tercapai. waktu pelaksanaan pembayaran Remunerasi yang
Pada awal tahun Perusahaan telah menetapkan bersifat variabel yang ditangguhkan adalah 4
syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh Pekerja untuk (Moderate to High) atau lebih buruk.
memperoleh kompensasi variabel, salah satunya adalah
kinerja yang harus dicapai. Bagi Pekerja yang tidak
memenuhi syarat yang telah ditetapkan tersebut tidak Nama Konsultan Ekstern dan Tugas
akan memperoleh kompensasi variabel. Konsultan Terkait Kebijakan Remunerasi
Penyesuaian Remunerasi Dikaitkan Salah satu prinsip remunerasi Perseroan adalah kompetitif
dengan Kinerja dan Risiko secara eksternal dimana Remunerasi diberikan pada tingkat
yang kompetitif terhadap industri perbankan. Sehubungan
Penyesuaian remunerasi dikaitkan dengan kinerja dan risiko dengan hal tersebut, Perseroan bekerja sama dengan
yang meliputi: Willis Towers Watson yang bertugas untuk melakukan
1. Kebijakan remunerasi terhadap besaran dan kriteria yang benchmarking dan/atau Salary Survey sesuai dengan
bersifat variabel yang ditangguhkan permintaan perusahaan mengenai kebijakan remunerasi.
Paket Remunerasi dan Fasilitas yang Diterima oleh Direksi dan Dewan Komisaris
Jumlah Diterima Pada Tahun 2025
Jenis Remunerasi dan
Direksi Dewan Komisaris
Fasilitas
Orang Juta Rp Orang Juta Rp
Gaji, tunjangan rutin, dan fasilitas lainnya dalam 26** 69,795 14*** 33,729
bentuk non natura*
Fasilitas lain dalam bentuk natura (perumahan, 26 ** 28,622 14*** 8,568
asuransi kesehatan, dan sebagainya) yang:
a. dapat dimiliki;
b. tidak dapat dimiliki
Total 26** 98,417 14*** 41,847
* Selama tahun 2025, tidak terdapat pembayaran bonus maupun insentif kinerja bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi.
** Terdiri dari seluruh Direksi termasuk yang menjabat selama tahun 2025 sejak sebelum RUPS Tahunan 2025 dan RUPS Luar Biasa 17 Desember 2025 hingga
31 Desember 2025.
*** Terdiri dari seluruh Dewan Komisaris termasuk yang menjabat selama tahun 2025 sejak sebelum RUPS Tahunan 2025 dan RUPS Luar Biasa 17 Desember 2025
hingga 31 Desember 2025.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 829
Page 832
Corporate
Governance
Paket Remunerasi yang Dikelompokkan dalam Tingkat Penghasilan yang Diterima oleh
Direksi dan Anggota Dewan Komisaris dalam 1 (Satu) Tahun
Jumlah Remunerasi per Orang dalam 1 (Satu) Tahun Jumlah Direksi Jumlah Komisaris
Di atas Rp2 miliar 13 2
Di atas Rp1 miliar s.d. Rp2 miliar 9 *
4**
Di atas Rp500 juta s.d. Rp1 miliar - 8*
Rp500 juta ke bawah 4*** -
*Direksi dan Komisaris yang berhenti menjabat sesuai keputusan RUPST pada tanggal 24 Maret 2025
**Diangkat sebagai Dewan Komisaris BRI dalam RUPST pada tanggal 24 Maret 2025
***Diangkat sebagai Direksi BRI dalam RUPSLB pada tanggal 17 Desember 2025
Remunerasi yang Bersifat Variabel
1. Bentuk dan alasan pemilihan remunerasi yang bersifat variabel.
Kompensasi kepada Pekerja diberikan dalam kerangka sistem yang adil, kompetitif, serta sesuai kebutuhan dan kemampuan
Bank. Kompensasi dibagi menjadi 2 (dua), yaitu:
a. Kompensasi yang bersifat tetap, terdiri dari Upah Pokok dan Tunjangan.
b. Kompensasi yang bersifat variabel yang diberikan kepada Pekerja berdasarkan pencapaian kinerja, yaitu sebagai
berikut:
- Insentif Jangka Pendek.
Insentif Jangka Pendek merupakan kompensasi variabel yang dijanjikan oleh Perusahaan di awal tahun kepada
Tenaga Pemasar. Insentif Jangka Pendek bertujuan untuk mendorong motivasi Tenaga Pemasar, memberikan reward
secara langsung dalam mencapai dan melampaui target individu, target unit kerja maupun target perusahaan.
- Insentif Jangka Panjang
Insentif Jangka Panjang merupakan kompensasi variabel yang diberikan Perusahaan berdasarkan kinerja jangka
panjang atau lebih dari 2 (dua) tahun.
- Bonus.
Bonus merupakan kompensasi variabel yang tidak dijanjikan oleh Perusahaan. Bonus diberikan kepada Pekerja
dalam rangka memberikan apresiasi terhadap pencapaian kinerja Perusahaan.
2. Alasan perbedaan pemberian remunerasi yang bersifat variabel (Direksi, Dewan Komisaris dan Pekerja).
a. BRI menerapkan konsep Kelompok Jabatan, yang terdiri dari Support, Bisnis, Pembina Pemasar, dan Pembina Pemasar.
Pemberian remunerasi bersifat variabel akan berbeda antara kelompok jabatan, yang menyesuaikan dengan besaran
konstanta per kelompok jabatan dimaksud.
b. Perusahaan memberikan kompensasi variabel yang lebih besar bagi Tenaga Pemasar, hal ini disebabkan karena hal-hal
sebagai berikut:
• Tenaga Pemasar merupakan pencetak laba.
• Mendorong Tenaga Pemasar untuk dapat melampaui target yang telah ditetapkan.
• Apresiasi kepada Tenaga Pemasar.
Faktor penyebab perbedaan pemberian kompensasi yang bersifat variabel berdasarkan pertimbangan pencapaian kinerja dan
kompetensi termasuk pencapaian kinerja unit kerja dan kinerja perusahaan.
Jumlah Direksi, Dewan Komisaris dan Pegawai yang Menerima Remunerasi yang
Bersifat Variabel Selama 1 (Satu) Tahun
Jumlah Diterima dalam 1 (Satu) Tahun
Remunerasi
yang Bersifat Direksi Dewan Komisaris Pegawai
Variabel
Orang Juta Rp Orang Juta Rp Orang Juta Rp
Total 26 - 14 - 7 43.298,49
830 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 833
Laporan Tahunan
2025
Jabatan dan Jumlah Pihak yang Menjadi Material Risk Takers
Jabatan dan jumlah pihak yang menjadi Material Risk Taker (MRT) yang ditetapkan berdasarkan jumlah manajemen pada
periode tahun laporan adalah sebagai berikut:
1. Direksi (13 orang)
2. Dewan Komisaris (6 orang)
3. Senior Executive Vice President (SEVP) (5 orang)
Shares Option yang Dimiliki Direksi, Dewan Komisaris, dan Pejabat Eksekutif
Selama tahun 2025, Perseroan tidak memiliki program kepemilikan saham dalam bentuk opsi pembelian saham bagi Direksi,
Dewan Komisaris dan Pejabat Eksekutif.
Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah
Rasio Gaji 2025 2024
Gaji Pegawai Tertinggi dan Terendah 48,8 54,5
Gaji Direksi Tertinggi dan Terendah 1,18 1,18
Gaji Komisaris Tertinggi dan Terendah 1,11 1,11
Gaji Direksi Tertinggi dan Pegawai Tertinggi 2,57 3,75
Jumlah Penerima dan Jumlah Total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang Dijamin
Tanpa Syarat
Belum terdapat pemberian kompensasi variabel yang dijamin tanpa syarat.
Jumlah Pegawai yang Terkena Pemutusan Hubungan Kerja dan Total Nominal Pesangon
yang Dibayarkan
Selama tahun 2025 tidak terdapat pemutusan hubungan kerja karena adanya kebijakan Bank seperti adanya merger, konsolidasi,
akuisisi, atau perampingan struktur organisasi Bank.
Jumlah Nominal Pesangon yang dibayarkan per Orang dalam 1 (Satu) Tahun Jumlah Pegawai
Di atas Rp1 miliar -
Di atas Rp500 juta s.d. Rp1 miliar -
Rp500 juta ke bawah -
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 831
Page 834
Corporate
Governance
Jumlah Total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang Ditangguhkan
Remunerasi Variabel yang Ditangguhkan
No Pihak MRT
Tunai (Rp Gross) Saham (lembar saham)
1 SEVP** 16.663.321.250 Tidak terdapat pemberian
remunerasi dalam bentuk saham
di Tahun 2025
2 Dewan Komisaris* 22.169.949.013 2.088.500
3 Direksi* - 18.321.711
* Akumulasi seluruh remunerasi variabel yang ditangguhkan posisi per Desember 2025, yakni penangguhan remunerasi variabel tahun buku 2021, 2022, dan 2023.
** Akumulasi seluruh remunerasi variabel yang ditangguhkan posisi per Desember 2025, yakni penangguhan remunerasi variabel tahun buku 2023 dan 2024.
Jumlah Total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang Ditangguhkan yang Dibayarkan
Selama 1 (Satu) Tahun
Remunerasi bersifat Variabel yang Ditangguhkan
No Pihak MRT
Tunai dalam Juta Rupiah Lembar Saham (Unlock)
(Unlock) 2025 2025
1 Dewan Komisaris 14.445.370.226 1.492.335
2 Direksi - 10.352.430
3 SEVP 5.107.891.401 Tidak terdapat pemberian
remunerasi dalam bentuk saham
di Tahun 2025
Jumlah Remunerasi yang Diberikan dalam Satu Tahun
A. REMUNERASI YANG BERSIFAT TETAP*)
1. Tunai 91.165
2. Saham/instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan Bank -
B. REMUNERASI YANG BERSIFAT VARIABEL*)
Tidak
Ditangguhkan
Ditangguhkan
1. Tunai 43.298,49 10.824,62
2. Saham/instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan Bank** - -
Keterangan: *)Hanya untuk MRT dan diungkapkan dalam juta rupiah
832 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 835
Laporan Tahunan
2025
Informasi Kuantitatif
Total Pengurangan Selama Periode Laporan
Jenis Remunerasi yang Bersifat Sisa yang Masih
Variabel*) Ditangguhkan Disebabkan Disebabkan
Total
Penyesuaian Penyesuaian
(A)+(B)
Eksplisit (A) Implisit (B)
Tunai (dalam juta rupiah) 38.833 - - -
Saham/Instrumen yang berbasis saham 20.410.211 - - -
yang diterbitkan Bank lembar saham
Keterangan: *) Hanya untuk MRT
Kebijakan Pemberian Kompensasi Jangka Panjang Berbasis Kinerja
Sesuai dengan RUPS Luar Biasa pada tanggal 3 Oktober 2003, seperti yang telah diungkapkan dalam Akta No. 6 Notaris Imas
Fatimah, S.H., pemegang saham menyetujui penerbitan saham opsi yang akan dilaksanakan dalam 3 (tiga) tahap. Opsi saham
diberikan kepada Direksi dan pekerja pada posisi dan jabatan tertentu yang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan
(Management Stock Option Plan (MSOP).
BRI memiliki jenis kompensasi variabel, salah satunya adalah insentif jangka panjang atau long term incentive (LTI). LTI
merupakan kompensasi yang diberikan Perusahaan terkait dengan pencapaian kinerja Perusahaan dan/atau Individu dengan
mempertimbangkan kinerja jangka panjang atau lebih dari 2 (dua) tahun. Insentif jangka panjang (IJP/LTI) diberikan kepada
Tenaga Pemasar dengan tujuan untuk mendorong motivasi Pemasar dalam mencapai target-target Perusahaan dan sebagai
bentuk penghargaan kepada Pemasar atas keberhasilannya. Dasar pemberian IJP atau LTI diatur dengan mempertimbangkan
key performance indicator (KPI) dan target triwulan.
Program Kepemilikan Saham oleh Pegawai dan/atau Manajemen
BRI memiliki Program Kepemilikan Saham bagi Pekerja BRI yang diberikan secara periodik, yaitu:
a. Employee Stock Allocation (ESA)
Program kepemilikan saham dalam bentuk Stock Allocation Program diberikan pada Tahun 2016 dan 2020 melalui 4 Tahap,
kepada seluruh level Pekerja yang memenuhi kriteria yang terdiri dari masa kerja, kinerja individu, dan track record pekerja
dalam menjalani tanggung jawabnya.
b. Employee Stock Option Plan (ESOP)
Program kepemilikan saham dalam bentuk opsi pembelian saham dengan harga khusus yang diberikan di Tahun 2020.
Program ini diberikan kepada para Pekerja Level tertentu yang termasuk Top Talent BRI dan memenuhi kriteria performance
maupun Capacity/Potential.
Sebagai komitmen Perusahaan untuk meningkatkan engagement, produktivitas, dan menciptakan sense of ownership Pekerja
terhadap Perusahaan, maka Perusahaan akan melakukan implementasi program kepemilikan saham untuk Pekerja yang serupa
di tahun depan.
Jumlah Saham dan/atau Opsi
Jumlah Saham
Program Penambahan pada Tahun 2025*
(Tahun 2021)
ESA 1 589.800 -
ESA 2 1.554.300 -
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 833
Page 836
Corporate
Governance
Jumlah Saham
Program Penambahan pada Tahun 2025*
(Tahun 2021)
ESA 3 268.953.200 -
ESA 4 283.113.000 -
ESA 2023 - 83.597.400
ESA Khusus 30.720.900 -
ESOP 1 72.029.200 -
ESOP 2 76.896.900 -
Discretionary Pool 674.600 -
* Pemberian ESA atau Penambahan saham Tahun 2025.
Jangka Waktu Pelaksanaan
Jangka waktu vesting period, atau periode dimana hak Pekerja atas saham masih tergantung pada persyaratan yang ditetapkan
adalah sebagai berikut:
Program Vesting Period
ESA 1 Vesting 1
1 Januari 2017 – 31 Januari 2018 (Berlaku untuk seluruh Corporate Title)
Vesting 2
1 Januari 2019 – 31 Januari 2019
(Hanya berlaku untuk Corporate Title VP, EVP & SEVP)
ESA 2 2 Januari 2020 s.d 31 Januari 2020
ESA 3 2 Januari 2020 s.d 31 Maret 2021
ESA 4 2 Januari 2020 s.d 31 Desember 2021
ESOP 1 15 Mei 2020 – 31 Oktober 2020
ESOP 2 15 Mei 2020 – 31 Mei 2021
ESA 2023 2 Januari – 31 Desember 2024
Persyaratan Karyawan dan/atau Manajemen yang Berhak
Program pemberian sejumlah saham Perseroan berupa ESA diberikan kepada Pekerja yang memenuhi persyaratan grant dan
vesting program, seperti salah satunya memenuhi masa kerja minimum, tercapainya kinerja Perusahaan dan kinerja Individu
pada periode yang ditentukan, serta track record Pekerja dalam menjalani tanggung jawabnya. Sementara untuk program
kepemilikan saham Pekerja lainnya yang diberikan dalam bentuk pemberian hak untuk membeli sejumlah saham perusahaan,
yakni berupa ESOP, ditujukan kepada Pekerja yang termasuk ke dalam kategori High Potential Talent & Value Creator BRI yakni
yang memenuhi kriteria performance maupun Capacity/Potential.
Harga Pelaksanaan stau Penentuan Harga Pelaksanaan
Pada program Employee Stock Ownership Program (ESOP) yang diberikan BRI kepada Pekerja yang memenuhi syarat, akan
ditetapkan harga perolehan saham pada waktu tertentu, yakni untuk program ESA 1 sebesar Rp. 3.630 per lembar saham, ESA
2, 3, dan 4 sebesar 4.410,- per lembar saham, ESOP sebesar Rp. 2.240,- per lembar saham.
Selain ESA, Perseroan juga memberikan kompensasi jangka panjang dalam bentuk Long Term Incentive (LTI). Penjelasan
terkait Long Term Incentive (LTI) dijelaskan pada bagian Nominasi dan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi pada Laporan
Tahunan ini.
834 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 837
Laporan Tahunan
2025
Akuntan Publik
Penunjukan Akuntan Publik
Prosedur pengadaan Kantor Akuntan Publik (KAP) sebagai berikut:
1. Proses pengadaan jasa audit KAP dilaksanakan oleh Tim Teknis, Tim Penyusunan HPS, dan Tim Pengadaan.
2. Komite Audit bertugas sebagai Koordinator Tim Teknis, Tim Penyusunan HPS, dan Tim Pengadaan serta bertanggung jawab
untuk melaporkan seluruh kegiatan pengadaan jasa audit KAP kepada Dewan Komisaris.
3. Metode pengadaan jasa audit KAP dilakukan dengan Metode Seleksi Langsung berpedoman kepada ketentuan dan
prosedur pengadaan barang dan jasa yang berlaku di BRI.
Kantor Akuntan Publik, Nama Akuntan, Fee dan Izin Kap
Tabel Kantor Akuntan Publik, Nama Akuntan, Fee dan Izin KAP
Nama Akuntan (Partner
Tahun Kantor Akuntan Publik Periode KAP Periode AP Fee Jasa Audit
Penanggung Jawab)
2025 Purwanto Susanti & Surja Periode ke 10 Rindra Sulindro Periode ke 1 Rp18.001.500.000
2024 Purwantono, Sungkoro & Surja Periode ke 9 Christophorus Alvin Kossim Periode ke 5 Rp16.625.000.000
2023 Purwantono, Sungkoro & Surja Periode ke 8 Christophorus Alvin Kossim Periode ke 4 Rp15.922.000.000
2022 Purwantono, Sungkoro & Surja Periode ke 7 Christophorus Alvin Kossim Periode ke 3 Rp13.925.000.000
2021 Purwantono, Sungkoro & Surja Periode ke 6 Christophorus Alvin Kossim Periode ke 2 Rp13.715.296.000
2020 Purwantono, Sungkoro & Surja Periode ke 5 Christophorus Alvin Kossim Periode ke 1 Rp15.523.800.000
2019 Purwantono, Sungkoro & Surja Periode ke 4 Danil Setiadi Handaja, CPA Periode ke 3 Rp10.700.000.000
2018 Purwantono, Sungkoro & Surja Periode ke 3 Danil Setiadi Handaja, CPA Periode ke 2 Rp8.200.000.000
2017 Purwantono, Sungkoro & Surja Periode ke 2 Danil Setiadi Handaja, CPA Periode ke 1 Rp7.300.000.000
Jasa Lain yang Diberikan Akuntan
No. Jasa Non Audit Fee
1 Prosedur yang disepakati atas perhitungan pencapaian KPI Direksi (Kolegial dan Individual), posisi 31 Rp690.000.000
Desember 2025.
2 Prosedur yang disepakati atas data yang dikirim BRI untuk Kompilasi Laporan Keuangan Kementerian BUMN Rp256.000.000
Tahun Buku 2025 (Anaplan).
3 Prosedur yang disepakati atas ketaatan terhadap peraturan yang berlaku Pendanaan Usaha Mikro Kecil Rp185.000.000
(PUMK) Tahun Buku 2025.
4 Reviu terbatas atas Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas anak posisi 31 Oktober 2025. Rp9.600.000.000
5 Assurans Keyakinan Terbatas atas Laporan Long Term Incentive (LTI) BRI, Posisi 31 Desember 2025 (Program Rp267.500.000
Long Term Incentive (LTI) Direksi & Dewan Komisaris Periode Tahun 2023 - 2025 dan 2024 - 2026).
6 Jasa Kantor Akuntan Publik dalam Penerbitan Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Bank BRI. Rp2.930.000.000
Opini Audit
Tahun Opini atas Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan
2025 Laporan Keuangan Konsolidasian menyajikan secara wajar, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
2024 Laporan Keuangan Konsolidasian menyajikan secara wajar, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
2023 Laporan Keuangan Konsolidasian menyajikan secara wajar, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
2022 Laporan Keuangan Konsolidasian menyajikan secara wajar, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
2021 Laporan Keuangan Konsolidasian menyajikan secara wajar, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
2020 Laporan Keuangan Konsolidasian menyajikan secara wajar, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 835
Page 838
Corporate
Governance
Sistem Pengendalian Internal 3. Integritas dan nilai-nilai etika serta kompetensi seluruh
pegawai.
BRI melaksanakan sistem pengendalian internal (SPI) 4. Kebijakan dan prosedur sumber daya manusia.
secara efektif terhadap pelaksanaan kegiatan usaha dan 5. Atensi dan arahan manajemen dan komite lainnya.
operasional pada seluruh jenjang organisasi BRI serta 6. Faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan operasional.
untuk mengamankan investasi dan aset BRI. Penerapan SPI
secara efektif dapat membantu pengurus BRI menjaga aset, Budaya pengendalian meningkatkan etika kerja dan integritas
menjamin tersedianya pelaporan keuangan dan manajerial yang tinggi serta menciptakan suatu budaya organisasi yang
yang dapat dipercaya, meningkatkan kepatuhan terhadap menekankan kepada seluruh pekerja mengenai pentingnya
ketentuan dan peraturan perundang-undangan, serta pengendalian internal yang berlaku. Dewan Komisaris dan
mengurangi risiko terjadinya kerugian, penyimpangan dan Direksi telah berperan aktif melakukan pengawasan dan
pelanggaran aspek kehati-hatian. Terselenggaranya SPI BRI membentuk budaya pengendalian di perusahaan.
yang andal dan efektif menjadi tanggung jawab dari seluruh
risk taking unit dan satuan kerja pendukung serta SKAI. Adapun implementasi dari pengawasan oleh manajemen,
diantaranya:
1. BRI telah memiliki prosedur untuk mengidentifikasi,
Tujuan Sistem Pengendalian Internal mengukur, memantau dan mengendalikan risiko yang
dihadapi bank. Dewan Komisaris ikut berperan dalam
1. Kepatuhan terhadap ketentuan dan peraturan menetapkan tingkat toleransi risiko perusahaan.
perundang-undangan atau tujuan kepatuhan. Tujuan 2. BRI memiliki struktur organisasi yang memadai dengan
kepatuhan dimaksudkan untuk menjamin bahwa semua penetapan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan
kegiatan usaha BRI telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
ketentuan dan peraturan perundang-undangan, baik 3. BRI telah memiliki arsitektur kebijakan yang di dalamnya
ketentuan yang dikeluarkan oleh pemerintah, OJK terdapat kebijakan dan prosedur pengendalian intern
maupun kebijakan, ketentuan dan prosedur intern yang terhadap kegiatan operasional.
ditetapkan. 4. Melakukan monitoring terhadap perbaikan temuan audit
2. Tersedianya informasi keuangan dan manajemen internal dan eksternal.
yang lengkap, akurat, tepat guna dan tepat waktu atau 5. Melaksanakan komunikasi pada seluruh jenjang
tujuan informasi. Tujuan informasi dimaksudkan untuk organisasi secara berkala, termasuk komunikasi antara
menjamin tersedianya laporan yang lengkap, akurat, Direksi dan Komisaris.
tepat guna dan tepat waktu yang diperlukan dalam 6. Pemantauan efektivitas pelaksanaan Sistem
rangka pengambilan Keputusan yang tepat dan dapat Pengendalian Intern.
dipertanggungjawabkan. 7. Pelaksanaan Kaji Ulang Sistem Pengendalian Intern.
3. Efektivitas dan efisiensi dalam kegiatan usaha atau
tujuan operasional. Tujuan operasional dimaksudkan
untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi terhadap Sistem Pengendalian Internal Bank
penggunaan aset dan sumber daya lainnya dalam rangka
melindungi dari risiko kerugian. Pengendalian intern Bank terdiri dari lima komponen utama
4. Meningkatkan efektivitas budaya risiko (risk culture) yang satu sama lain saling berkaitan, yaitu Pengawasan
pada organisasi secara menyeluruh atau tujuan oleh Manajemen dan Budaya Pengendalian (Management
budaya risiko. Tujuan budaya risiko dimaksudkan untuk Oversight and Control Culture), Identifikasi dan Penilaian
mengidentifikasi kelemahan dan menilai penyimpangan Risiko (Risk Recognition and Assessment), Kegiatan
secara dini serta menilai Kembali kewajaran kebijakan Pengendalian dan Pemisahan Fungsi (Control Activities and
dan prosedur yang ada secara berkesinambungan. Segregation of Duties), Sistem Akuntansi, Informasi dan
Komunikasi (Accountancy, Information and Communication),
serta Kegiatan Pemantauan dan Tindakan Koreksi
Lingkungan Pengendalian Penyimpangan atau Kelemahan (Monitoring Activities and
Correcting Deficiencies).
Lingkungan pengendalian mencerminkan keseluruhan
komitmen, perilaku, kepedulian serta Langkah Direksi Pengawasan Oleh Manajemen Dan Budaya
dan Dewan Komisaris dalam melaksanakan kegiatan Pengendalian
pengendalian operasional. Unsur-unsur lingkungan
pengendalian meliputi: 1. Tugas dan tanggungjawab Direksi dan Dewan Komisaris
1. Struktur organisasi yang memadai. dalam penerapan SPI.
2. Gaya kepemimpinan dan filosofi manajemen.
836 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 839
Laporan Tahunan
2025
2. Budaya Pengendalian, meningkatkan etika kerja dan 3. Pengendalian Sistem Informasi
integritas yang tinggi serta menciptakan suatu budaya Perseroan melaksanakan verifikasi terhadap akurasi dan
organisasi yang menekankan kepada seluruh pekerja kelengkapan dari transaksi dan melaksanakan prosedur
mengenai pentingnya pengendalian intern yang berlaku. otorisasi, sesuai dengan ketentuan internal. Kegiatan
pengendalian sistem informasi dapat digolongkan
Identifikasi dan Penilaian Risiko dalam 2 (dua) kriteria yaitu pengendalian umum dan
pengendalian aplikasi.
Identifikasi dan penilaian risiko merupakan kegiatan 4. Pengendalian Aset Fisik
identifikasi dan analisis risiko yang relevan dan berpotensi Pengendalian aset fisik dilaksanakan untuk menjamin
menghambat pencapaian tujuan perusahaan, baik terselenggaranya pengamanan risiko terhadap aset
pada tingkat entitas maupun proses. SPI yang efektif perusahaan.
mengharuskan Bank secara terus menerus mengidentifikasi 5. Dokumentasi
dan menilai Risiko yang dapat mempengaruhi pencapaian Perseroan memformalkan dan mendokumentasikan
sasaran. Penilaian Risiko harus pula dilakukan oleh auditor kebijakan, prosedur, sistem dan standar akuntansi, serta
intern sehingga cakupan audit yang dilakukan lebih luas proses audit secara memadai. Dokumen tersebut di-
dan menyeluruh. Secara rinci informasi terkait identifikasi Update secara berkala untuk menggambarkan kegiatan
dan penilaian risiko telah disampaikan pada Sub Bab Sistem operasional Perseroan dan diinformasikan kepada
Manajemen Risiko dalam Bab Corporate Governance pejabat dan pegawai. Akurasi dan ketersediaan dokumen
Laporan Tahunan ini. juga dilaksanakan penilaian pada pelaksanaan audit oleh
auditor intern.
Kegiatan Pengendalian dan Pemisahan Fungsi
(Pengendalian Keuangan dan Operasional) Pemisahan Fungsi
Aktivitas pengendalian membantu untuk memastikan SPI yang efektif mensyaratkan adanya pemisahan fungsi
bahwa arahan manajemen telah dilaksanakan dan langkah- (four eyes principle) dan menghindari pemberian wewenang
langkah yang diperlukan telah diambil untuk mengatasi serta tanggung jawab yang dapat menimbulkan berbagai
risiko, memberdayakan organisasi untuk dapat mencapai benturan kepentingan (conflict of interest). Pemisahan
tujuannya, melibatkan berbagai proses seperti pemberian dimaksudkan agar setiap orang dalam jabatannya tidak
persetujuan (approvals), otorisasi (authorizations), memiliki peluang untuk melakukan dan menyembunyikan
verifikasi (verifications), rekonsiliasi (reconciliations), reviu kesalahan atau penyimpangan dalam pelaksanaan tugas di
kinerja operasi, pengamanan aset, dan pemisahan fungsi seluruh jenjang organisasi dan seluruh kegiatan operasional.
(segregation of duties). Pemisahan fungsi tidak terbatas pada kegiatan front dan
back office tetapi juga dalam rangka pengendalian terhadap:
Kegiatan Pengendalian 1. Persetujuan atas pengeluaran dana dan realisasi
pengeluaran.
Kegiatan pengendalian meliputi kebijakan, prosedur dan 2. Rekening nasabah dan rekening pemilik perusahaan.
praktik yang memberikan keyakinan pekerja bahwa arahan 3. Transaksi dalam pembukuan.
Direksi dan Dewan Komisaris telah dilaksanakan secara 4. Pemberian informasi kepada nasabah.
efektif. Kegiatan pengendalian diterapkan pada semua 5. Penilaian terhadap kecukupan dokumentasi perkreditan
tingkatan fungsional sesuai dengan struktur organisasi, yang atau pembiayaan dan pemantauan debitur setelah
paling sedikit meliputi: pencairan kredit atau pembiayaan.
6. Kegiatan usaha lain yang dapat menimbulkan benturan
1. Kaji Ulang Manajemen (Top Level Review) kepentingan yang signifikan.
Kaji ulang hasil kemajuan (realisasi) dibandingkan
dengan target yang akan dicapai, seperti laporan Implementasi Integritas Pelaporan Keuangan Bank
keuangan dibandingkan dengan rencana anggaran yang
ditetapkan, untuk segera mendeteksi permasalahan Sepanjang tahun 2025, BRI telah memperkuat fondasi
seperti kelemahan pengendalian, kesalahan laporan integritas pelaporan keuangan melalui implementasi Internal
keuangan atau fraud. Control over Financial Reporting (ICoFR) secara komprehensif
2. Kaji Ulang Operasional (Functional Review) pada sembilan ruang lingkup utama, mencakup kredit
Kaji ulang operasional dilakukan untuk melakukan (mikro, CSME, konsumer, dan korporasi), customer deposit,
penilaian laporan profil risiko, analisis data operasional, financial reporting, treasury, trade finance, serta fixed assets.
dan realisasi pelaksanaan rencana kerja audit oleh SKAI Implementasi ini mencakup 526 subproses—492 subproses
dengan frekuensi yang lebih tinggi, baik kaji ulang secara Process Level Controls (PLC) dan IT Application Controls
harian, mingguan maupun bulanan. (ITAC), serta 34 subproses IT General Controls (ITGC) yang
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 837
Page 840
Corporate
Governance
mewakili 33 aplikasi signifikan. Hingga akhir tahun 2025 serta kegiatan usaha yang dilakukan BRI telah sesuai dengan
BRI telah mencapai cakupan pengendalian internal atas ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan ketentuan peraturan
sekitar dua pertiga (2/3) total aset dan total liabilitas, sebagai perundang-undangan serta melakukan sistem pencegahan
bagian dari tahapan implementasi yang dilakukan secara agar kebijakan dan/atau keputusan yang diambil Direksi BRI
sistematis. Cakupan ini akan terus diperluas secara bertahap tidak menyimpang dari ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
hingga memenuhi dua pertiga (2/3) Financial Statement dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Di samping
Line Items (FSLI) signifikan sebagaimana dipersyaratkan itu, tanggung jawab Fungsi Kepatuhan antara lain melakukan
oleh Kementerian BUMN, sesuai roadmap penyelarasan identifikasi, pengukuran, Monitoring dan pengendalian
yang telah ditetapkan. Dengan demikian, BRI menunjukkan terhadap Risiko Kepatuhan dengan mengacu pada Peraturan
kemajuan substantif dalam penyelarasan roadmap internal Otoritas Jasa Keuangan mengenai Penerapan Manajemen
dengan Roadmap ICoFR Kementerian BUMN sebagaimana Risiko bagi Bank Umum termasuk melakukan upaya-upaya
tertuang dalam Surat S‑6/DKU.MBU/02/2025. untuk memastikan bahwa kebijakan, ketentuan, sistem dan
prosedur serta kegiatan usaha BRI telah sesuai dengan
Dalam memastikan efektivitas desain dan pelaksanaan Ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan/atau peraturan
pengendalian internal, BRI telah melakukan berbagai aktivitas perundang-undangan yang berlaku.
pengujian yang mencerminkan komitmen kuat terhadap tata
kelola yang kuat. Test of One (ToO) telah dilaksanakan atas Dalam meningkatkan efektivitas pengendalian kepatuhan
335 key controls dengan dukungan 193 working papers, terhadap peraturan perundang-undangan, secara berkala
disusul Control Self‑Assessment (CSA) atas 762 key Fungsi Kepatuhan memiliki program kerja penilaian
controls dengan 645 working papers yang mencerminkan efektivitas budaya kepatuhan. BRI telah memiliki parameter
keterlibatan aktif unit bisnis dalam memastikan kepatuhan pengukuran efektivitas penerapan budaya kepatuhan untuk
dan efektivitas kontrol. Selain itu, Test of Design (ToD) unit kerja yang dilakukan sekali dalam satu tahun. Penilaian
dilakukan atas 242 key controls dengan 243 working papers tersebut memberikan gambaran kepada manajemen untuk
pada ruang lingkup treasury, trade finance, dan fixed assets. mengetahui tingkat kepatuhan masing-masing unit kerja
Walaupun beberapa potensi defisiensi desain teridentifikasi, yang dapat menjadi pertimbangan untuk menilai KPI masing-
seluruhnya telah direncanakan untuk diremediasi melalui masing unit kerja.
perbaikan berkelanjutan yang digerakkan secara terstruktur.
Dengan capaian ini, tingkat kematangan implementasi ICoFR Penilaian terhadap kecukupan implementasi Fungsi
BRI dinilai cukup memadai untuk mendukung kesiapan audit Kepatuhan di BRI dilaksanakan oleh Direksi secara berkala
eksternal pada tahun 2028. melalui Laporan Fungsi Kepatuhan yang secara per
semester juga disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan.
Sejalan dengan ketentuan Pasal 8 POJK Nomor 15 Tahun Ringkasan pelaksanaan implementasi yang tertuang dalam
2024, Direksi BRI menyatakan bertanggung jawab atas Laporan Fungsi Kepatuhan memuat informasi yang cukup
penyusunan dan penyajian informasi keuangan Bank, menyeluruh antara lain pengelolaan risiko kepatuhan,
memastikan kesesuaian laporan keuangan dengan standar program pengendalian gratifikasi, program APU-PPT, dan
akuntansi dan ketentuan OJK, menjaga kelengkapan lainnya.
serta kebenaran informasi keuangan, serta menerapkan
pengendalian internal yang memadai dalam seluruh proses Sistem Akuntansi, Informasi, dan Komunikasi
pelaporan keuangan Bank. Berdasarkan evaluasi atas seluruh
aktivitas desain, implementasi, dan pengujian yang dilakukan Sistem Akuntansi
sepanjang tahun 2025, Direksi menilai bahwa efektivitas
pengendalian internal BRI berada pada tingkat yang solid Metode dan catatan dalam rangka mengidentifikasi,
dan terus mengalami penguatan. Komitmen ini menegaskan mengelompokkan, menganalisis, mengklasifikasi, mencatat
kesiapan BRI untuk menjaga integritas pelaporan keuangan atau membukukan dan melaporkan transaksi.
secara berkelanjutan serta memastikan bahwa kualitas
pengendalian internal Bank memenuhi ekspektasi regulator, Sistem Informasi
pemegang saham, dan pemangku kepentingan lainnya.
1. Harus dapat menghasilkan laporan mengenai kegiatan
Pengendalian Kepatuhan Terhadap Peraturan usaha, kondisi keuangan, penerapan manajemen
Perundang-Undangan Lainnya risiko dan pemenuhan ketentuan yang mendukung
pelaksanaan tugas Direksi dan Dewan Komisaris.
Pengendalian kepatuhan terhadap peraturan perundang- 2. Menyediakan sistem informasi yang dapat dipercaya
undangan secara umum dijalankan oleh Fungsi Kepatuhan. mengenai seluruh aktivitas fungsional, terutama aktivitas
Tanggung jawab Direktur Kepatuhan antara lain memastikan fungsional yang signifikan dan memiliki potensi risiko
bahwa seluruh kebijakan, ketentuan, sistem, dan prosedur, tinggi.
838 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 841
Laporan Tahunan
2025
3. Mengorganisasikan suatu rencana pemulihan darurat 4. Menetapkan satuan kerja atau pegawai yang ditugaskan
dan (contingency recovery plan) dan sistem rekam untuk memantau efektivitas pengendalian internal.
cadang (back up) untuk mencegah kegagalan usaha 5. Menetapkan frekuensi yang tepat untuk kegiatan
yang berisiko tinggi. pemantauan yang didasarkan pada risiko yang melekat
4. Memiliki dan memelihara sistem informasi manajemen pada Perseroan dan sifat atau frekuensi perubahan yang
yang diselenggarakan, baik dalam bentuk elektronik terjadi dalam kegiatan operasional
maupun bukan elektronik. 6. Mengintegrasikan SPI ke dalam kegiatan operasional dan
menyediakan laporan rutin seperti jurnal pembukuan,
Sistem Komunikasi management review dan laporan mengenai persetujuan
atas eksepsi atau penyimpangan terhadap kebijakan dan
1. Mampu memberikan informasi kepada seluruh pihak, prosedur yang ditetapkan (justifikasi atas irregularities)
baik intern maupun ekstern seperti OJK, auditor ekstern, yang selanjutnya dilakukan kaji ulang.
pemegang saham dan nasabah. 7. Melakukan kaji ulang terhadap dokumentasi dan hasil
2. SPI harus memastikan adanya saluran komunikasi yang evaluasi dari satuan kerja atau pekerja yang ditugaskan
efektif agar seluruh pejabat dan pekerja sepenuhnya untuk melakukan pemantauan.
memahami serta mematuhi kebijakan dan prosedur 8. Menetapkan informasi atau umpan balik (feedback)
dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab. dalam suatu format dan frekuensi yang tepat.
3. Struktur organisasi harus memungkinkan adanya arus
informasi yang memadai, yaitu informasi ke atas untuk Fungsi SKAI
memastikan bahwa Direksi, Dewan Komisaris dan pejabat
eksekutif mengetahui risiko dan kinerja operasional. 1. Menyelenggarakan audit intern yang efektif dan
Informasi ke bawah dilakukan untuk memastikan tujuan, menyeluruh terhadap SPI yang dilaksanakan oleh tenaga
strategi dan ekspektasi Perseroan serta kebijakan auditor yang independen, kompeten dan memiliki jumlah
tingkat bawah dan para pelaksana, dan lintas satuan yang memadai.
kerja atau uni kerja untuk memastikan bahwa informasi 2. Melaporkan hasil temuan secara langsung kepada
yang diketahui oleh suatu satuan kerja tertentu dapat Dewan Komisaris atau Komite Audit, Direktur Utama, dan
disampaikan kepada satuan kerja lain yang terkait. Direktur yang membawahkan fungsi kepatuhan.
3. Melakukan penilaian yang independen mengenai
Kegiatan Pemantauan dan Tindakan Koreksi kecukupan dari kepatuhan Perseroan terhadap kebijakan
Penyimpangan atau Kelemahan dan prosedur yang ditetapkan.
4. Menetapkan kedudukan, wewenang, tanggung jawab,
BRI secara terus menerus melaksanakan pemantauan profesionalisme, organisasi dan ruang lingkup tugas
terhadap efektivitas keseluruhan pengendalian intern SKAI dengan berpedoman pada ketentuan peraturan
baik yang dilakukan oleh unit kerja operasional maupun perundang-undangan mengenai pelaksanaan fungsi
jajaran Satuan Kerja Audit Intern. SKAI telah melaksanakan kepatuhan bank umum dan standar pelaksanaan fungsi
pemantauan terhadap sistem pengendalian intern yang audit.
disampaikan kepada Direktur Utama, Direktur Kepatuhan
dan Dewan Komisaris. Perbaikan Kelemahan dan Tindakan Koreksi
Penyimpangan
Kegiatan Pemantauan
1. Kelemahan dalam pengendalian internal, baik yang
1. Melakukan pemantauan secara terus menerus terhadap diidentifikasi oleh risk taking unit, SKAI, maupun pihak
efektivitas keseluruhan pelaksanaan pengendalian lainnya, harus segera dilaporkan kepada dan menjadi
internal. Pemantauan terhadap risiko utama harus perhatian pejabat dan/atau Direksi yang berwenang.
diprioritaskan dan berfungsi sebagai bagian dari kegiatan Kelemahan pengendalian internal yang material harus
Perseroan sehari-hari termasuk evaluasi secara berkala, dilaporkan kepada Dewan Komisaris.
baik oleh risk taking unit maupun oleh SKAI. 2. Setiap laporan mengenai kelemahan dalam pengendalian
2. Memantau dan mengevaluasi kecukupan SPI secara internal atau tidak efektifnya pengendalian risiko harus
terus menerus berkaitan dengan adanya perubahan segera ditindaklanjuti oleh Direksi, Dewan Komisaris dan
kondisi internal dan eksternal serta harus meningkatkan pejabat eksekutif terkait.
kapasitas SPI tersebut agar efektivitasnya dapat 3. SKAI harus melakukan kaji ulang atau Langkah
ditingkatkan. pemantauan lainnya yang memadai terhadap kelemahan
3. Memastikan bahwa fungsi pemantauan telah ditetapkan yang terjadi dan segera melaporkan kepada Dewan
secara jelas dan terstruktur dengan baik dalam Komisaris, Komite Audit, dan Direktur Utama dalam hal
organisasi.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 839
Page 842
Corporate
Governance
masih terdapat kelemahan yang belum diperbaiki atau periodik sebagai mitigasi risiko yang berpotensi merugikan
rekomendasi tindakan korektif yang belum ditindaklanjuti. perusahaan. Dalam pelaksanaan Manajemen Risiko
4. Memastikan bahwa seluruh kelemahan segera terintegrasi pada konglomerasi keuangan, BRI melakukan
ditindaklanjuti maka Direksi harus menciptakan pengelolaan termasuk penilaian terhadap 10 (sepuluh) jenis
suatu sistem yang dapat menelusuri kelemahan risiko, yaitu:
pada pengendalian internal dan mengambil Langkah 1. Risiko kredit
perbaikan. Penilaian dilakukan dengan internal model menggunakan
5. Direksi dan Dewan Komisaris harus menerima laporan model standard yaitu menghitung probability of default
secara berkala berupa ikhtisar mengenai hasil identifikasi dan loss given default untuk masing – masing segmen
seluruh permasalahan dalam pengendalian internal. bisnis berdasarkan pergeseran kolektibilitasnya.
Selain itu, serangkaian stress test juga dilakukan untuk
mengukur potensi kerugian maksimal apabila terjadi
Kesesuaian dengan Committee of kondisi stress.
Sponsoring Organizations of Treadeway 2. Risiko pasar
Commission (COSO) Dilakukan penilaian secara berkala (harian, mingguan,
bulanan) dengan menghitung risiko pasar meliputi
BRI telah menerapkan sistem pengendalian internal pendekatan dengan metode standar dan pengukuran
sesuai dengan COSO Internal Control Framework yaitu internal model (VaR) melalui aplikasi GUAVA dan
Control Environment, Risk Assessment, Control Activities, simulasi NII setiap terjadi perubahan suku bunga pasar
Information & Communication and Monitoring. dan menata profil maturity surat berharga. Pendekatan
dengan metode standar dilakukan dengan melakukan
Internal Environment perhitungan risiko suku bunga dan risiko nilai tukar
Elemen pertama dari struktur pengendalian intern BRI terhadap posisi seluruh instrumen keuangan BRI yang
mencakup komitmen, kebijakan, perilaku termasuk diklasifikasikan sebagai trading book dan banking book
kepedulian Direksi, Dewan Komisaris dan seluruh pekerja BRI yang terekspos risiko suku bunga dan risiko nilai tukar.
terhadap pentingnya pengendalian intern yang efektif. Dewan 3. Risiko Likuiditas
Komisaris BRI memastikan bahwa Direksi telah memantau Identifikasi, pengukuran dan pemantauan dilakukan
efektivitas pelaksanaan sistem pengendalian intern melalui melalui dashboard profil likuiditas harian sedangkan
pertemuan berkala secara berkala dengan Direksi dan Pejabat pengendalian dilakukan melalui protocol liquidity
Eksekutif untuk membahas efektivitas Sistem Pengendalian contingency plan. Penilaian risiko likuiditas meliputi
Intern. Direksi memantau kecukupan dan efektivitas dari penilaian rasio likuiditas, proyeksi arus kas, profil
sistem pengendalian intern dengan memastikan kegiatan maturitas, NSFR dan LCR, penetapan limit risiko likuiditas
fungsi pelaksanaan intern telah dilaksanakan oleh pejabat dan stress test.
dan pekerja. Dalam melakukan pengawasan, manajemen BRI 4. Risiko Operasional
membentuk budaya pengendalian meliputi: Menilai risiko yang disebabkan adanya ketidak cukupan
1. Pembentukan struktur organisasi BRI yang memadai atau tidak berfungsinya proses internal, kesalahan
dengan penetapan tugas dan tanggung jawab sesuai manusia, kegagalan sistem atau adanya problem
dengan ketentuan yang berlaku. eksternal yang mempengaruhi operasional bank.
2. Kebijakan dan prosedur terkait pengelolaan human capital 5. Risiko Hukum
BRI mencakup perencanaan, rekruitmen, pengembangan Meliputi penilaian terhadap risiko yang disebabkan
dan pelatihan, remunerasi dan manajemen kinerja. adanya kelemahan yuridis meliputi tuntutan hukum,
3. Integritas dan nilai-nilai etika tercermin dalam core value ketiadaan perundang – undangan yang mendukung
BRI dan Kode Etik BRI yang harus dipedomani oleh atau kelemahan perikatan seperti tidak dipenuhi syarat
seluruh pekerja BRI. sahnya kontrak dan pengikatan yang tidak sempurna.
4. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi dan 6. Risiko Stratejik
Komisaris senantiasa memperhatikan prinsip Good Penilaian meliputi penetapan dan pelaksanaan strategi
Corporate Governance. bank yang tidak tepat, pengambilan keputusan bisnis
yang tidak tepat atau kurang responsif pada bank
Risk Assessment terhadap perubahan eksternal.
Merupakan rangkaian kesadaran seluruh pekerja BRI 7. Risiko Reputasi
terhadap budaya sadar risiko meliputi tindakan evaluasi, Meliputi risiko yang disebabkan adanya publikasi
menilai dan memitigasi risiko. Penjelasan lebih rinci terkait negatif yang terkait dengan kegiatan usaha bank atau
Sistem pengendalian internal terhadap seluruh jenis risiko persepsi negatif terhadap bank. Pengukuran bertujuan
Bank disampaikan pada pilar 4 Bab Manajemen Risiko. untuk memperkirakan tingkat kerawanan risiko reputasi
BRI melakukan evaluasi terhadap profil risiko secara yang dihadapi BRI. Penilaian meliputi parameter berupa
840 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 843
Laporan Tahunan
2025
pengaruh reputasi dari pemilik bank dan perusahaan, c. Penerapan Four Eyes Principles dalam proses kredit
pelanggaran etika bisnis, kompleksitas produk dan seluruh segmen; pemisahan fungsi pemrakarsa
kerjasama bisnis bank dan frekuensi serta materialitas kredit dengan pemutus.
pemberitaan negatif bank dan keluhan nasabah. d. Penerapan three line untuk aktivitas pertahanan
8. Risiko Kepatuhan berlapis.
Merupakan risiko yang disebabkan karena tidak 2. Kegiatan pengendalian sesuai fungsi organisasi meliputi:
mematuhi atau tidak melaksanakan peraturan perundang- a. Pelaksanaan Kaji Ulang Manajemen (Top
undangan dan ketentuan yang berlaku. Penilaian Management Reviews)
dilakukan terhadap parameter jenis, signifikansi, nominal b. Kegiatan pengendalian pada penerapan Manajemen
dan frekuensi pelanggaran terhadap ketentuan yang Risiko, meliputi:
berlaku. - Pengendalian risiko kredit meliputi prosedur
9. Risiko Asuransi perbaikan kualitas kredit melalui restrukturisasi,
Menilai risiko akibat kegagalan perusahaan asuransi prosedur meminimalkan kerugian kualitas
memenuhi kewajiban kepada pemegang polis sebagai kredit melalui restrukturisasi, prosedur
akibat dari ketidak cukupan proses seleksi risiko, penghapusbukuan kredit bermasalah.
penetapan premi, penggunaan reasuransi dan/atau - Pengendalian risiko pasar meliputi penyusunan
penanganan klaim. desain manajemen risiko pasar, menyusun dan
10. Risiko Transaksi Intra Group menganalisa laporan berkala atas output yang
Menilai risiko akibat ketergantungan suatu entitas baik dihasilkan model internal seperti analisa laporan
secara langsung maupun tidak langsung terhadap harian posisi devisa netto, laporan eksposur
entitas lainnya dalam satu konglomerasi keuangan dalam risiko pasar, pelaksanaan forum Market Risk
rangka pemenuhan kewajiban perjanjian tertulis maupun Management Committee dan forum Asset &
perjanjian tidak tertulis baik yang diikuti perpindahan Liability Committee (ALCO).
dan/atau tidak diikuti perpindahan dana. - Pengendalian risiko likuiditas meliputi Protocol
Liquidity Contigency Plan.
Selain melakukan penilaian risiko secara berkala, manajemen - Pengendalian risiko operasional meliputi
juga melakukan evaluasi terhadap hasil penilaian profil risiko prosedur asesmen produk, Protocol Liquidity
perusahaan untuk ditetapkan tindakan dan kontrol terhadap Contigency Plan untuk kejadian yang bersifat
penilaian risiko tersebut. Manajemen telah menetapkan Early katastropik.
Warning System pada setiap proses bisnis yang berisiko dan - Pengendalian risiko hukum dengan melakukan
berpotensi merugikan perusahaan. telaah terhadap aspek hukum pada produk dan
aktivitas baru.
Control Activities - Pengendalian risiko strategik tertuang pada
Mencakup tindakan yang ditetapkan melalui kebijakan dan kebijakan Umum Rencana Jangka Panjang,
prosedur untuk mengendalikan suatu risiko pada semua Pedoman Pelaksanaan Rencana Jangka Panjang
tingkatan organisasi dan berbagai proses bisnis yang ada dan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan.
di BRI. Aktivitas pengendalian dapat membantu Direksi dan - Pengendalian risiko reputasi tertuang pada
Komisaris dalam mengelola dan mengendalikan risiko yang Surat Edaran Direksi BRI mengenai Kebijakan
dapat mempengaruhi kinerja atau mengakibatkan kerugian Pelayanan dan Pengelolaan Informasi.
bagi perusahaan. Bentuk aktivitas pengendalian BRI antara - Pengendalian risiko kepatuhan dilakukan dengan
lain: melakukan penelaahan terhadap setiap regulasi
1. Kegiatan pengendalian secara umum melibatkan seluruh eksternal dan dilakukan analisa dampak bagi
pekerja BRI di semua jenjang organisasi. Aktivitas perusahaan untuk selanjutnya dituangkan pada
pengendalian BRI tertuang dalam seluruh kebijakan dan setiap ketentuan internal perusahaan.
prosedur BRI seperti yang tertuang dalam Arsitektur - Pengendalian risiko asuransi sebagai bagian dari
Kebijakan dan Prosedur BRI. Sistem pengendalian pada risiko yang melekat pada BRI sebagai entitas
setiap proses bisnis, meliputi: utama yang membawahi perusahaan anak yang
a. Penerapan fungsi MCS (maker, checker, signer) bergerak pada bidang asuransi adalah melalui
dalam aktivitas otorisasi dan verifikasi. pelaksanaan Forum Pembahasan Profil Risiko
b. Penerapan segregation of duties berupa pemisahan Perusahaan Anak.
fungsi dalam menjalankan tugas sehingga - Pengendalian risiko intra grup dilaksanakan oleh
tidak memiliki peluang untuk melakukan dan Desk Subsidiary yang ditunjuk oleh manajemen
menyembunyikan penyimpangan dalam pelaksanaan sebagai unit kerja yang melakukan pengelolaan
tugasnya. terhadap anak perusahaan.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 841
Page 844
Corporate
Governance
Information & Communication
BRI telah memiliki sistem informasi yang relevan dan Hasil evaluasi SKAI disampaikan kepada Direksi untuk
berkualitas terkait kondisi keuangan, kegiatan usaha, selanjutnya ditindaklanjuti sesuai dengan komitmen
penerapan manajemen risiko dan kepatuhan, kondisi pasar, perbaikan. Dewan Komisaris khususnya Komite Audit turut
dan kondisi lainnya dalam mendukung tugas dan tanggung berperan aktif dalam mengevaluasi pengendalian internal
jawab Direksi dan Dewan Komisaris. Pelaksanaan komunikasi dengan melakukan telaah terhadap hasil evaluasi yang
secara internal dan eksternal juga dilaksanakan secara dilaksanakan SKAI. Hasil evaluasi selama tahun 2025
berkala dalam rangka mendukung pengendalian internal menunjukkan bahwa pengendalian internal di BRI telah
perusahaan telah berfungsi sebagaimana mestinya. berjalan secara memadai.
Monitoring
Meliputi proses penilaian secara berkelanjutan atas Pernyataan Direksi dan/atau Dewan
aktivitas pemantauan efektivitas rancangan dan operasi Komisaris atas Kecukupan Sistem
struktur pengendalian intern dan kinerja manajemen telah Pengendalian Internal
dilaksanakan dan berfungsi. Monitoring sistem pengendalian
intern BRI dilakukan melalui Three line of defence, yaitu: Dewan Komisaris bersama Direksi Perseroan memiliki
1. 1st line selaku risk owner yaitu Unit Kerja yang melakukan tanggung jawab bersama dalam memastikan sistem
aktivitas bisnis dan operasional serta mengelola risiko pengendalian internal yang efektif. Direksi bertanggung
yang dihadapi (antara lain Unit Kerja Operasional). jawab atas perancangan, implementasi, dan pemeliharaan
2. 2nd line yaitu Unit Kerja yang melakukan pengawasan sistem pengendalian internal di seluruh jenjang organisasi,
fungsional (antara lain Jajaran MR Kantor Pusat & termasuk pengendalian atas kegiatan operasional, pelaporan
Wilayah, Compliance Group dan Policy & Procedure keuangan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-
Group). undangan, serta manajemen risiko. Sementara itu, Dewan
3. 3rd line yaitu Unit Kerja yang melakukan assurance. SKAI Komisaris menjalankan fungsi pengawasan secara aktif
merupakan bagian dari Sistem Pengendalian Intern yang untuk memastikan bahwa Direksi telah melaksanakan
melakukan fungsi pengawasan atas Monitoring sistem tanggung jawab tersebut secara konsisten dan berkelanjutan,
pengendalian intern. guna melindungi kepentingan pemegang saham dan para
pemangku kepentingan lainnya.
Hasil pelaksanaan pengawasan dan Monitoring SKAI
terhadap sistem pengendalian intern disampaikan kepada Sepanjang tahun 2025, Direksi telah melakukan berbagai
Direktur Utama, Direktur Kepatuhan dan Dewan Komisaris. upaya penguatan pengendalian internal, antara lain melalui
penyempurnaan kebijakan dan prosedur kerja, peningkatan
efektivitas fungsi manajemen risiko dan kepatuhan, penguatan
Evaluasi Pelaksanaan Sistem peran audit internal berbasis risiko, serta pemanfaatan
Pengendalian Internal teknologi informasi dalam pemantauan dan pengendalian
aktivitas bisnis. Dewan Komisaris, melalui Komite Audit,
Direksi bertanggung jawab untuk memastikan penerapan secara berkala melakukan penelaahan atas kecukupan dan
sistem pengendalian intern yang andal dan efektif, serta efektivitas sistem pengendalian internal, termasuk menelaah
berkewajiban menumbuhkan dan memastikan budaya sadar laporan hasil audit internal dan eksternal, memantau tindak
risiko melekat pada setiap jenjang organisasi. lanjut atas temuan audit, serta mengevaluasi kepatuhan
Perseroan terhadap regulasi yang berlaku. Berdasarkan hasil
SKAI bertanggung jawab melakukan evaluasi atas kecukupan pengawasan dan evaluasi tersebut, Dewan Komisaris menilai
dan efektivitas sistem pengendalian intern, serta berperan bahwa sistem pengendalian internal Perseroan selama tahun
aktif dalam mendorong peningkatan efektivitas pengendalian 2025 telah berjalan secara efektif, terintegrasi dan memadai,
intern secara berkelanjutan guna mendukung pencapaian serta mampu mendukung pencapaian kinerja Perseroan
tujuan perusahaan yang telah ditetapkan oleh BRI. yang sehat, berkelanjutan, dan berlandaskan prinsip tata
kelola perusahaan yang baik.
Dalam pelaksanaannya, SKAI melakukan evaluasi
pengendalian intern melalui kegiatan pemeriksaan dan
review secara berkala terhadap Head Office, Unit Kerja
Operasional, Unit Kerja Luar Negeri, serta Entitas Anak.
842 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 845
Laporan Tahunan
2025
Manajemen Risiko 11. Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia
Nomor 23 Tahun 2019 tanggal 27 Februari 2019 tentang
BRI melakukan pengelolaan risiko secara proaktif dan Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia
prudent pada setiap proses bisnis dan operasional untuk Kategori Aktivitas Keuangan dan Asuransi Golongan
mencapai profitability yang optimal sesuai dengan risk Pokok Asuransi, Reasuransi dan Dana Pensiun, Bukan
appetite yang telah ditentukan. BRI berkomitmen dalam Jaminan Sosial Wajib Bidang Perasuransian.
menjalankan Manajemen Risiko yang baik dengan memiliki 12. Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia
kebijakan, proses, kompetensi, akuntabilitas, pelaporan dan Nomor 87 Tahun 2019 tanggal 17 Mei 2019 tentang
teknologi pendukung yang bertujuan agar pengelolaan risiko Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia
BRI senantiasa berjalan efektif dan efisien. Kategori Aktivitas Keuangan dan Asuransi Golongan
Pokok Aktivitas Jasa Keuangan, Bukan Asuransi dan
Dana Pensiun Bidang Pembiayaan.
Dasar Penerapan Manajemen Risiko 13. Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia
Nomor 233 Tahun 2019 tanggal 10 September 2019
Dasar penerapan manajemen risiko Perseroan mengacu tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional
pada: Indonesia Kategori Aktivitas Keuangan dan Asuransi
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 tahun Golongan Pokok Aktivitas Penunjang Jasa Keuangan,
1998 tanggal 10 November 1998 tentang Perubahan atas Bukan Asuransi dan Dana Pensiun Bidang Pasar Modal.
Undang-undang No. 7 tahun 1992 tanggal 25 Maret 1992 14. Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia
tentang Perbankan. Nomor 218 Tahun 2020 tanggal 12 Mei 2020 tentang
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia
1999 tanggal 05 Maret 1999 tentang Larangan Praktek Kategori Aktivitas Keuangan dan Asuransi Golongan
Monopoli dan dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Pokok Aktivitas Jasa Keuangan, Bukan Asuransi dan
3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun Dana Pensiun Bidang Manajemen Risiko Perbankan.
2003 19 Juni 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara. 15. Peraturan Bank Indonesia Nomor 23/6/PBI/2021 tanggal
4. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1 Juli 2021 tentang Penyedia Jasa Pembayaran.
2007 tanggal 16 Agustus 2007 tentang Perseroan 16. Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor
Terbatas. 24/7/PADG/2022 tanggal 30 Juni 2022 tentang
5. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 tahun Penyelenggaraan Sistem Pembayaran Oleh Penyedia
2014 tanggal 17 Oktober 2014 tentang Perasuransian Jasa Pembayaran dan Penyelenggara Infrastruktur
sebagaimana diubah terkahir kali dengan Undang- Sistem Pembayaran.
Undang Republik Indonesia Nomor 4 tahun 2023 tanggal 17. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/
12 Januari 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan POJK.03/2014 tanggal 19 November 2014 tentang
Sektor Keuangan. Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi Bagi
6. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 tahun Konglomerasi Keuangan.
2015 tanggal 10 November 2015 tentang Pasar Modal. 18. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 18/
7. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 9 tahun POJK.03/2014 tanggal 19 November 2014 tentang
2016 tanggal 15 April 2016 tentang Pencegahan dan Penerapan Tata Kelola Terintegrasi Bagi Konglomerasi
Penanganan Krisis Sistem Keuangan sebagaimana Keuangan.
diubah terkahir kali dengan Undang-Undang Republik 19. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 26/
Indonesia Nomor 4 tahun 2023 tanggal 12 Januari POJK.03/2015 tanggal 11 Desember 2015 tentang
2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Terintegrasi Bagi
Keuangan. Konglomerasi Keuangan.
8. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 21 20. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 4/
Tahun 1992, tanggal 29 April 1992, tentang Penyesuaian POJK.03/2016 tanggal 26 Januari 2016 tentang Penilaian
Bentuk Hukum Bank Rakyat Indonesia Menjadi Tingkat Kesehatan Bank Umum.
Perusahaan Perseroan (Persero). 21. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 5/
9. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 9 POJK.03/2016 tanggal 26 Januari 2016 tentang Rencana
tahun 2009 tanggal 18 Maret 2009 tentang Lembaga Bisnis Bank.
Pembiayaan. 22. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 18/
10. Peraturan Menteri BUMN Republik Indonesia Nomor POJK.03/2016 tanggal 22 Maret 2016 tentang Penerapan
PER-2/MBU/2023 tanggal 24 Maret 2023 tentang Manajemen Risiko Bagi Bank Umum.
Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan 23. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 34/
Badan Usaha Milik Negara. POJK.03/2016 tanggal 26 September 2016 tentang
Perubahan Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 843
Page 846
Corporate
Governance
(POJK) Nomor 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban 39. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/
Penyediaan Modal Minimum Bank Umum. POJK.04/2022 tanggal 5 September 2022 tentang
24. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14/ Pedoman Perilaku Manajer Investasi.
POJK.03/2017 tanggal 7 April 2017 tentang Rencana Aksi 40. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 24 tahun 2022
(Recovery Plan) bagi Bank Sistemik. tanggal 25 November 2022 tentang Pengembangan
25. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 38/ Kualitas Sumber Daya Manusia Bank Umum.
POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017 tentang Penerapan 41. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 27 Tahun 2022
Manajemen Risiko Secara Konsolidasi Bagi Bank Yang tanggal 28 Desember 2022 tentang Perubahan Kedua
Melakukan Pengendalian Terhadap Perusahaan Anak. Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor
26. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12/ 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal
POJK.03/2018 tanggal 6 Agustus 2018 tentang Minimum Bank Umum.
Penyelenggaraan Layanan Perbankan Digital Oleh Bank 42. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 tahun 2023
Umum. tanggal 14 September 2023 tentang Penerapan Tata
27. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/ Kelola Bagi Bank Umum.
POJK.05/2018 tanggal 28 Desember 2018 tentang 43. Peraturan Lembaga Penjamin Simpanan Nomor 1 Tahun
Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan. 2021 tanggal 29 Maret 2021 tentang Rencana Resolusi
28. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 39/ bagi Bank Umum.
POJK.03/2019 tanggal 19 Desember 2019 tentang 44. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14/
Penerapan Strategi Anti Fraud Bagi Bank Umum. SEOJK.03/2015 tanggal 25 Mei 2015 tentang Penerapan
29. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 28/ Manajemen Risiko Terintegrasi Bagi Konglomerasi
POJK.05/2020 tanggal 29 April 2020 tentang Penilaian Keuangan.
Tingkat Kesehatan Lembaga Jasa Keuangan Non Bank. 45. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/
30. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 29/ SEOJK.03/2016 tanggal 1 September 2016 tentang
POJK.05/2020 tanggal 29 April 2020 tentang Perubahan Penerapan Manajemen Risiko pada Bank yang Melakukan
atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 30/ Aktivitas Kerja Sama Pemasaran dengan Perusahaan
POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik Asuransi (Bancassurance).
bagi Perusahaan Pembiayaan. 46. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 34/
31. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor SEOJK/03/2016 tanggal 1 September 2016 tentang
45/POJK.03/2020 tanggal 14 Oktober 2020 tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum.
Konglomerasi Keuangan. 47. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 4/
32. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 44/ SEOJK.03/2017 tanggal 16 Januari 2017 tentang
POJK.05/2020 tanggal 2 September 2020, tentang Penerapan Manajemen Risiko Pada Bank Yang
Penerapan Manajemen Risiko Bagi Lembaga Jasa Melakukan Aktivitas Berkaitan Dengan Reksa Dana.
Keuangan Non-Bank. 48. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14/
33. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 63/ POJK.03/2017 tanggal 17 Maret 2017 tentang Penilaian
POJK.03/2020 tanggal 22 Desember 2020 tentang Tingkat Kesehatan Bank Umum.
Pelaporan Bank Umum Melalui Sistem Pelaporan Otoritas 49. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 21/
Jasa Keuangan. POJK.03/2017 tanggal 6 Juni 2017 tentang Penerapan
34. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 4 / Manajemen Risiko dalam Penggunaan Teknologi
POJK.05/2021 tanggal 17 Maret 2021 tentang Penerapan Informasi oleh Bank Umum.
Manajemen Risiko dalam Penggunaan Teknologi 50. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/
Informasi oleh Lembaga Jasa Keuangan Nonbank. POJK.03/2017 tanggal 7 Juli 2017 tentang Pedoman
35. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 6/POJK.04/2021 Standar Sistem Pengendalian Intern bagi Bank Umum
tanggal 17 Maret 2021 tentang Penerapan Manajemen 51. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 11/
Risiko Bagi Perusahaan Efek Yang Melakukan Kegiatan SEOJK.05/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang Penilaian
Usaha Sebagai Penjamin Emisi Efek Dan Perantara Tingkat Kesehatan Perusahaan Pembiayaan dan
Pedagang Efek Yang Merupakan Anggota Bursa Efek. Perusahaan Pembiayaan Syariah.
36. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor: 12/ 52. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
POJK.03/2021 tanggal 30 Juli 2021 tentang Bank Umum. Nomor 7/ SEOJK.05/2021 tanggal 5 Februari 2021
37. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13 / tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Perusahaan
POJK.03/2021 tanggal 30 Juli 2021 tentang Pembiayaan dan Perusahaan Pembiayaan Syariah.
Penyelenggaraan Produk Bank Umum. 53. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik
38. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 11/ Indonesia Nomor 22/SEOJK.05/2021 tanggal 24 Agustus
POJK.03/2022 tanggal 7 Juli 2022 tentang 2021 tentang Penerapan Manajemen Risiko Dalam
Penyelenggaraan Teknologi Informasi oleh Bank Umum. Penggunaan Teknologi Informasi Oleh Lembaga Jasa
Keuangan Nonbank.
844 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 847
Laporan Tahunan
2025
54. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 28/ 59. Surat Keputusan Direksi BRI Nomor: KU.02-DIR/
POJK.03/2022 tanggal 22 Desember 2022 tentang KEP/10/2023 tanggal 10 Oktober 2023 tentang Kebijakan
Sertifikasi Manajemen Risiko. Umum Tata Kelola Perusahaan.
55. Anggaran Dasar PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) 60. Surat Keputusan Direksi BRI Nomor: KU.03-DIR/
Tbk yang dimuat dalam Akta Nomor 3 tanggal 09 Maret FMA/10/2023 tanggal 16 Oktober 2023 tentang Kebijakan
2021 yang dibuat dihadapan Fathiah Helmi, SH Notaris Umum Keuangan dan Akuntansi.
di Jakarta yang telah mendapat Penerimaan Perubahan 61. Surat Keputusan Direksi BRI NOKEP: B.211-DIR/
Anggaran Dasar dari Menteri Hukum dan HAM RI Nomor SBM/12/2022 tanggal 19 Desember 2022 Tentang
AHU-AH.01.03-0159493 Tanggal 12 Maret 2021 dan Penetapan Entitas Utama dan Anggota Konglomerasi
yang terakhir kali diubah dalam Akta Nomor 4 Tanggal 06 Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Oktober 2021 yang dibuat dihadapan Fathiah Helmi, SH 62. Surat Keputusan Direksi BRI Nomor: KU. 02-DIR/
Notaris di Jakarta dan telah mendapatkan Penerimaan MPE/04/2024 tanggal 30 April 2024 tentang Kebijakan
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar dari Menteri Umum Manajemen Risiko pada Dasar Penerapan
Hukum HAM RI Nomor AHU-AH.01.03-0457763 Tanggal Manajemen Risiko.
07 Oktober 2021…” sebagaimana tertuang dalam Nota
Dinas Legal Divison nomor: B.164.e-LGL/PKJ/12/2021
tanggal 22 Desember 2021 perihal Penulisan Anggaran Kerangka Kerja dan Tata Kelola
Dasar Perseroan pada Komparisi BRI. Manajemen Risiko
56. Surat Keputusan Direksi BRI Nomor: KU.01-DIR/
KRD/11/2022 tanggal 15 November 2022 tentang Tata Kelola Manajemen Risiko merupakan landasan dalam
Kebijakan Perkreditan Bank. melaksanakan proses Manajemen Risiko dan integrasi
57. Surat Keputusan Direksi BRI Nomor: KU.02-DIR/ Manajemen Risiko ke seluruh aktivitas operasional BRI.
ASQ/12/2022 tanggal 30 Desember 2022 tentang Kerangka kerja tata kelola Manajemen Risiko yang digunakan
Kebijakan Umum Audit Internal. digambarkan sebagai berikut:
58. Surat Keputusan Direksi BRI Nomor: KB.01-DIR/
KPD/04/2023 tanggal 17 April 2023 tentang Kebijakan
Umum Operasional dan Teknologi Informasi.
Dewan Komisaris & Direksi
Kecukupan
Pengawasan Kecukupan Sistem
Kebijakan,
Aktif Direksi dan Proses & Sistem Pengendalian
Prosedur MR &
Dewan Komisaris Informasi MR Intern
Penetaan Limit
Komite Dewan Risk Taking Unit
Komite Direksi
Komisaris & Policy Making Unit
Fungsi Pengawasan
Fungsi Pengawasan Identifikasi, Pengukuran,
Pemantauan, Pengendalian
Komite Risk Management Committee Credit Policy
Pemantau MR Committee Three Lines Model
Credit Risk Strategic Risk 1st Line 2nd Line 3rd Line
Komite Tata Kelola
Terintegrasi Credit
Market Risk Compliance Risk Business Risk Independent
Committee
Unit Unite Assurance
Liquidity Risk Reputation Risk
Komite
Audit Integrated Risk Compliance Satuan Kerja
Operational Risk Intragroup RIsk Management Operation Audit Intern
Unit
Committee
Legal Risk Insurance RIsk
Risk Taking Unit Integrated Risk & Compliance
ESG
Committee Sistem Informasi
Climate Change Risk
Management Risiko
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 845
Page 848
Corporate
Governance
Kerangka kerja tata kelola manajemen risiko di atas mengacu kepada POJK No.18/POJK.03/2016, dimana Penerapan Manajemen
Risiko terdiri dari 4 (empat) pilar utama, yaitu:
a. Pilar 1 : Pengawasan Aktif Direksi dan Dewan Komisaris;
b. Pilar 2 : Kecukupan Kebijakan, Prosedur Manajemen Risiko dan Penetapan limit;
Dalam pelaksanaan pilar ke-1 dan ke-2 Manajemen Risiko, Direksi dan Dewan Komisaris dibantu oleh Komite di bawah
Direksi dan Komite di bawah Dewan Komisaris.
c. Pilar 3 : Kecukupan Proses dan Sistem Informasi Manajemen Risiko;
Dalam pelaksanaan pilar ke-3, BRI menerapkan model tata kelola risiko 3 (tiga) lini atau three lines model yaitu:
i. Lini pertama sebagai unit pemilik Risiko merupakan unit yang langsung mengidentifikasi dan mengelola Risiko dalam
proses bisnis yang terdiri dari Core Risk Taking Unit dan Supporting Risk Taking Unit;
ii. Lini kedua sebagai fungsi Manajemen Risiko dan Kepatuhan yang merupakan unit independen yang mengukur,
memantau dan memitigasi Risiko secara agregat, serta mengembangkan metodologi dan kebijakan Manajemen Risiko;
dan
iii. Lini ketiga sebagai fungsi Audit Intern merupakan unit yang memastikan tata kelola dan pengendalian Risiko telah
diimplementasikan secara efektif oleh perusahaan.
d. Pilar 4 : Sistem Pengendalian Intern.
Dalam pelaksanaan pilar ke-4 yaitu Sistem pengendalian intern, Satuan Kerja Audit Intern sebagai Independent Assurance
melakukan penilaian terhadap SPI dalam penerapan Manajemen Risiko.
Tata kelola Manajemen Risiko Terintegrasi merupakan landasan bagi Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK) dan
Anggota Konglomerasi KK BRI dalam melaksanakan proses Manajemen Risiko Terintegrasi ke seluruh aktivitas bisnis dan
operasional Konglomerasi Keuangan BRI. Kerangka kerja tata kelola Manajemen Risiko Terintegrasi yang digunakan digambarkan
sebagai berikut:
846 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 849
Laporan Tahunan
2025
Dewan Komisaris & Direksi Entitas Utama
Pengawasan Kecukupan Kecukupan
Sistem
Aktif Direksi dan Kebijakan, Prosedur Proses & Sistem
Pengendalian
Dewan Komisaris MR & Penetaan Limit Informasi MR
Intern Terintegrasi
Entitas Utama Terintegrasi Terintegrasi
Komite Dewan Risk Taking Unit
Komisaris Integrated Risk Management Committee & Policy Making Unit
Fungsi Pengawasan Identifikasi, Pengukuran,
Pemantauan, Pengendalian
Komite Risk Management Committee Credit Policy
Pemantau MR Committee Three Lines Model
Credit Risk Strategic Risk 1st Line 2nd Line 3rd Line
Komite Tata Kelola
Terintegrasi Credit
BRI
Market Risk Compliance Risk Business Risk Independent
Committee
Unit Unite Assurance
Liquidity Risk Reputation Risk
Komite
Audit Integrated Risk Compliance Satuan Kerja
Operational Risk Intragroup RIsk Management Operation Audit Intern
Unit
Committee
Legal Risk Insurance RIsk
Risk Taking Unit Integrated Risk & Compliance Integrated Assurance
ESG
Committee Sistem Informasi
Climate Change Risk
Management Risiko
Komite Dewan Subsidiary Risk Taking Unit
Direksi PA
Komisaris PA & Policy Making Unit
Komite Manajemen Risiko PA
Fungsi Pengawasan Identifikasi, Pengukuran,
Pemantauan, Pengendalian
Komite Dewan 1. Credit Risk 6. Strategic Risk
Komisaris Sistem Infomasi
KPMR, Komite
Perusahaan Anak
Manajemen Risiko
Audit, KTKT* 2. Market Risk 7. Compliance Risk
Three Lines Model
3. Liquidity Risk 8. Reputation Risk
1st Line 2nd Line 3rd Line
4. Operational Risk
9. Insurance Risk Business Risk Independent
(PA Insurance) Unit Unit Assurance
5. Legal Risk
Compliance Satuan Kerja
Operation Audit Intern
Unit
Risk Taking Unit Integrated Risk & Compliance Subsidiary Assurance
Pengawasan 3 Pilar
Kerangka kerja tata kelola manajemen risiko terintegrasi di atas mengacu kepada POJK No.17/POJK.03/2014 tentang Penerapan
Manajemen Risiko Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan, kerangka kerja dan tata kelola Manajemen Risiko yang digunakan
oleh Konglomerasi Keuangan BRI terdiri dari 4 (empat) pilar utama, yaitu sebagai berikut:
a. Pilar 1 : Pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris Entitas Utama;
b. Pilar 2 : Kecukupan kebijakan, prosedur manajemen risiko dan penetapan limit terintegrasi;
Dalam pelaksanaan pilar ke-1 dan ke-2 Manajemen Risiko Terintegrasi, Direksi dan Dewan Komisaris pada masing-masing
entitas Konglomerasi Keuangan BRI dibantu oleh Komite Manajemen Risiko di bawah Direksi dan Komite di bawah Dewan
Komisaris.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 847
Page 850
Corporate
Governance
c. Pilar 3 : Kecukupan proses dan Sistem Informasi 2. Rapat Komite Pemantau Manajemen Risiko pada tanggal
Manajemen Risiko Terintegrasi; 11 Februari 2025 membahas Strategi Anti Fraud Semester
Dalam pelaksanaan pilar ke-3, masing-masing entitas II – 2024.
Konglomerasi Keuangan BRI harus menerapkan model 3. Rapat Komite Pemantau Manajemen Risiko pada
tata kelola risiko 3 (tiga) lini atau three lines model yaitu : tanggal 25 Februari 2025 membahas Persetujuan Revisi
i. Lini pertama sebagai unit pemilik risiko merupakan Pengkinian Recovery Plan 2024-2025.
unit yang langsung mengidentifikasi dan mengelola 4. Rapat Komite Pemantau Manajemen Risiko pada tanggal
risiko dalam proses bisnis yang terdiri dari Core Risk 29 April 2025 membahas Profil Risiko Triwulan I – 2025.
Taking Unit maupun Supporting Risk Taking Unit; 5. Rapat Komite Pemantau Manajemen Risiko pada tanggal
ii. Lini kedua sebagai fungsi Manajemen Risiko dan 22 Juli 2025 membahas Profil Risiko Triwulan II – 2025.
kepatuhan independent merupakan unit yang 6. Membahas strategi penyaluran penempatan uang
mengukur, memantau dan memitigasi risiko secara negara pada BRI, penyampaian advisory oleh konsultan
agregat, mengembangkan metodologi dan kebijakan terkait spesifik project penugasan, dan pembahasan
Manajemen Risiko; dan terkait tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK.
iii. Lini ketiga sebagai fungsi Audit Intern merupakan 7. Rapat Komite Pemantau Manajemen Risiko pada tanggal
unit yang memastikan tata kelola dan pengendalian 25 November 2025 membahas Pengkinian Rencana Aksi
risiko diterapkan secara efektif oleh perusahaan. Pemulihan.
d. Pilar 4 : Sistem Pengendalian Intern Terintegrasi. 8. Rapat Komite Pemantau Manajemen Risiko pada tanggal
Dalam pelaksanaan pilar ke-4 yaitu Sistem pengendalian 16 Desember 2025 membahas Nasabah Terdampak
intern terintegrasi, SKAI Terintegrasi dan SKAI Perusahaan Banjir Sumut & Sumbar.
Anak sebagai Independent Assurance memiliki peran Pada tahun 2025, pelaksanaan pengawasan aktif dan
penting dalam menjamin efektivitas pelaksanaan ketiga kewenangan Direksi dalam Manajemen Risiko dilakukan
pilar Manajemen Risiko Terintegrasi. secara berkala dengan sangat memadai dalam Komite
Direksi, meliputi:
Dalam rangka penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi 1. Forum ALCO yang telah dilaksanakan sebanyak 9 kali,
dilakukan sinergi antar organ pengelola risiko PIKK dan membahas terkait ekonomi makro serta posisi asset &
organ pengelola risiko Anggota Konglomerasi Keuangan BRI. liability.
Pelaksanaan Manajemen Risiko pada Anggota Konglomerasi 2. Risk Management Committee yang telah dilaksanakan
Keuangan BRI dilakukan dengan tetap memperhatikan sebanyak 6 (enam) kali, membahas terkait profil risiko,
ketentuan masing-masing sektoral. permodalan dan risk issue.
3. Business review kinerja yang telah dilaksanakan
Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi sebanyak 12 kali. Pembahasan di dalamnya antara lain
monitoring dan evaluasi pencapaian kinerja BRI secara
Direksi dan Dewan Komisaris memberikan arahan yang nasional dan kinerja seluruh unit kerja bisnis (RO serta
jelas, melakukan pengawasan dan mitigasi secara aktif seluruh Group Bisnis Kantor Pusat).
serta mengembangkan budaya Manajemen Risiko. Selain 4. Pelaksanaan Risk Meeting untuk update credit risk
itu Direksi dan Dewan Komisaris juga memastikan struktur portfolio yang dilakukan secara rutin kepada Direksi dan
organisasi yang memadai, menetapkan tugas dan tanggung Komisaris.
jawab yang jelas pada masing-masing unit, serta memastikan
kecukupan kuantitas dan kualitas Sumber Daya Manusia Kecukupan Kebijakan, Prosedur Manajemen
(SDM) untuk mendukung penerapan Manajemen Risiko Risiko dan Penetapan Limit Risiko
secara efektif.
Sesuai dengan POJK No. 18/POJK/2016 Direksi BRI telah
Dalam melaksanakan fungsi tersebut, Dewan Komisaris menyusun kebijakan dan strategi Manajemen Risiko secara
dibantu oleh Komite di tingkat Dewan Komisaris yaitu Komite tertulis dan komprehensif yang disetujui dan dievaluasi oleh
Pemantau Manajemen Risiko (KPMR). Komite Pemantau Dewan Komisaris. Beberapa kebijakan yang telah dikinikan
Manajemen Risiko secara berkala mengadakan pertemuan sepanjang tahun 2025 antara lain:
dan memberikan rekomendasi perbaikan yang disampaikan 1) Pengelolaan Risiko secara Enterprise
dalam notulensi. Adapun pertemuan untuk membahas profil a) Pengkinian ketentuan terkait parameter dan limit RAS
risiko dan penerapan manajemen risiko secara individu telah Individu dan Terintegrasi BRI serta pada masing-
dilakukan sebanyak 8 (delapan) kali, yaitu sebagai berikut : masing perusahaan anak.
1. Rapat Komite Pemantau Manajemen Risiko pada tanggal b) Pemutakhiran parameter profil risiko, rentabilitas dan
21 Januari 2025 membahas Profil Risiko Triwulan IV – permodalan BRI.
2024 dan Tingkat Kesehatan Berbasis Risiko Semester c) Pengkinian ketentuan terkait Perhitungan Aset
II – 2024. Tertimbang Menurut Risiko (ATMR).
848 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 851
Laporan Tahunan
2025
2) Risiko Kredit i) Pengkinian ketentuan terkait Resourcing.
a) Pengkinian ketentuan terkait Kredit Modal Kerja. j) Pengkinian ketentuan terkait Laporan Bank Umum
b) Pengkinian ketentuan terkait Pedoman Pelaksanaan Terintegrasi (LBUT).
Kredit Bisnis Mikro. k) Pengkinian ketentuan terkait Manajemen Operasional
c) Pengkinian ketentuan terkait Pengelolaan Kredit Transaksi.
Bermasalah. 5) Risiko Stratejik
d) Pengkinian ketentuan terkait Putusan Delegasi a) Pemutakhiran Kebijakan Corporate Strategy.
Wewenang Kredit (PDWK). b) Pengkinian ketentuan terkait Manajemen Pricing.
e) Pengkinian ketentuan terkait Kredit Multiguna.
f) Pengkinian ketentuan terkait Loan Portfolio 6) Risiko Kepatuhan
Guidelines (LPG). a) Pengkinian ketentuan terkait Surat Edaran Penerapan
g) Pengkinian ketentuan terkait Agunan. Program Anti Pencucian Uang (APU), Pencegahan
h) Pengkinian ketentuan terkait Kredit Program Pendanaan Terorisme (PPT) Dan Pencegahan
Pemerintah. Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal
i) Pengkinian ketentuan terkait Pembiayaan Sektor (PPPSPM).
Spesifik. b) Pengkinian ketentuan terkait Perpajakan.
j) Pengkinian ketentuan terkait Pedoman Pelaksanaan c) Pengkinian ketentuan terkait Penerapan Fungsi
Kredit Bisnis Korporasi. Kepatuhan.
k) Pengkinian ketentuan terkait Kredit Usaha Rakyat 7) Risiko Reputasi
(KUR). Pemutakhiran Kebijakan Strandar Kualitas Layanan.
l) Pengkinian ketentuan terkait Fasilitas Kredit dengan 8) Risiko Hukum
Pola Inti Plasma. a) Pengkinian ketentuan terkait Perlindungan dan
m) Penetapan Sector Limit pada Loan Portfolio Pengelolaan Hak Cipta dan Merek PT Bank Rakyat
Guidelines (LPG). Indonesia (Persero) Tbk.
n) Penetapan Country Limit. b) Pengkinian ketentuan terkait Legal Manual
3) Risiko Pasar & Likuiditas Penyusunan Komparisi dan Ketentuan Kerahasiaan
a) Pengkinian Limit Likuiditas Harian PT. BRI (Persero), dalam Perjanjian maupun Perjanjian Kerahasiaan/
Tbk. Non-Disclosure Agreement (NDA).
b) Pengkinian Limit Transaksi dan Limit Risiko Pasar
Instrumen Aset Keuangan Terkait Aktivitas Treasury Kecukupan Proses Manajemen Risiko dan
Kantor Pusat. Sistem Informasi Manajemen Risiko
c) Pengkinian Limit Transaksi dan Limit Risiko Pasar
Instrumen Aset Keuangan Terkait Aktivitas Treasury Proses Manajemen Risiko BRI dilaksanakan secara lengkap
UKLN (Taipei, New York, Cayman Island, Timor Leste, dan dilakukan terhadap seluruh faktor-faktor risiko yang
dan Singapura). bersifat material, yaitu yang berpengaruh secara signifikan
d) Pengkinian ketentuan terkait Layanan Produk terhadap kondisi keuangan BRI. Proses Manajemen Risiko
Treasury dan Investasi. dilakukan dengan 4 (empat) pilar sebagai berikut:
e) Pengkinian ketentuan terkait Investasi Aset Treasury. 1. Identifikasi
f) Penetapan Limit Transaksi Terkait Aktivitas Bank Identifikasi risiko dilakukan dengan menganalisis seluruh
Notes Kantor Pusat BRI. risiko dan karakteristik risiko yang terdapat pada setiap
g) Pengkinian ketentuan terkait Pengelolaan Devisa. kegiatan usaha termasuk risiko dari produk dan jasa-
h) Pengkinian ketentuan terkait Pemasaran Produk jasa lainnya. Proses identifikasi risiko akan sangat
Investasi. menentukan cakupan dan skala tahapan pengukuran,
4) Risiko Operasional pemantauan dan pengendalian risiko. Identifikasi risiko
a) Pemutakhiran SOP Perangkat Kerja Digital. yang dilakukan pada aktivitas-aktivitas seperti dalam:
b) Pemutakhiran Kebijakan Pengelolaan dan Pelaporan 1) Risiko Kredit
Devisa. a. Pemberian kredit.
c) Pengkinian ketentuan terkait Manajemen b. Pemberian anjak piutang.
Kelangsungan Usaha. c. Bisnis treasury dalam banking book dan trading
d) Pengkinian ketentuan terkait Employee Relation. book, meliputi investasi pada surat berharga,
e) Pengkinian ketentuan terkait Learning Management. Foreign Exchange (Forex), transaksi derivatif dan
f) Pengkinian ketentauan terkait Kebijakan Umum Audit transaksi pinjaman meminjam (placement and
Intern. borrowing) antar Bank.
g) Pengkinian ketentuan terkait People Development. d. Bisnis Internasional meliputi trade finance dan
h) Pengkinian ketentuan terkait Data Management. correspondent banking.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 849
Page 852
Corporate
Governance
e. Settlement. 2. Pengukuran
f. Transaksi ataupun investasi Luar Negeri (Country Sistem pengukuran risiko digunakan untuk mengukur
Risk). eksposur risiko dan sebagai acuan dalam melakukan
2) Risiko Pasar pengendalian. Pengukuran risiko dilakukan secara
Mengetahui risiko portofolio, baik trading book berkala baik untuk produk, portofolio maupun seluruh
maupun banking book, yang dipengaruhi oleh aktivitas bisnis. Pendekatan dan metodologi pengukuran
pergerakan variabel pasar dan dapat mempengaruhi dapat bersifat kuantitatif, kualitatif atau merupakan
nilai yang berpotensi menimbulkan kerugian. kombinasi antara keduanya. Pendekatan dan metodologi
3) Risiko Likuiditas pengukuran risiko mengukur hal sebagai berikut:
Produk dan aktivitas perbankan yang dapat a. Sensitivitas produk/aktivitas terhadap perubahan
mempengaruhi sumber dan penggunaan dana, baik faktor-faktor yang mempengaruhinya, baik dalam
pada posisi aset dan kewajiban maupun rekening kondisi normal maupun tidak normal.
administratif. b. Kecenderungan perubahan faktor-faktor dimaksud
4) Risiko Operasional berdasarkan fluktuasi yang terjadi di masa lalu dan
a. Proses internal (kebijakan, pedoman, sistem dan korelasinya.
prosedur serta prasarana dan sarana). c. Faktor risiko (risk factors) secara individual.
b. Sumber daya manusia. d. Eksposur risiko secara keseluruhan maupun per
c. Sistem dan teknologi informasi. risiko dengan mempertimbangkan keterkaitan antar
d. Problem eksternal. risiko.
e. Risiko Produk Bank Baru (PBB), yaitu kegiatan e. Seluruh risiko yang melekat pada seluruh transaksi
usaha yang dilakukan oleh BRI dalam bentuk serta produk termasuk produk baru dan dapat
penyelenggaraan produk, layanan dan/atau jasa diintegrasikan dalam sistem informasi manajemen.
untuk kepentingan nasabah.
5) Risiko Hukum Stress test merupakan salah satu metode yang digunakan
a. Tuntutan dan gugatan hukum dari pihak eksternal dalam pengukuran risiko. BRI melakukan stress testing
maupun internal. dengan tujuan untuk mengestimasi potensi kerugian
b. Ketiadaan peraturan perundang-undangan yang pada kondisi pasar yang tidak normal dan cenderung
mendukung. ekstrim, dengan menggunakan scenario tertentu guna
c. Kelemahan perikatan. melihat sensitivitas kinerja dan kondisi keuangan BRI
6) Risiko Stratejik terhadap perubahan faktor risiko dan mengidentifikasi
Identifikasi dilakukan atas penyimpangan akibat pengaruh yang berdampak terhadap portofolio, antara
tidak terealisasinya atau tidak efektifnya pelaksanaan lain:
strategi usaha maupun rencana bisnis yang telah a. Portofolio kredit dan non kredit, untuk melihat risiko
ditetapkan pada rencana bisnis dan corporate plan gagal bayar (Stress test Risiko Kredit).
terutama yang berdampak terhadap permodalan BRI. b. Portofolio surat berharga dan posisi devisa, untuk
7) Risiko Kepatuhan melihat risiko akibat perubahan suku bunga dan nilai
a. Aktivitas usaha, yaitu jenis dan kompleksitas tukar (Stress test Risiko Pasar).
usaha, termasuk produk Bank. c. Portofolio aset Likuid dan profil liabilitas, untuk
b. Ketidakpatuhan, jumlah (volume) dan materialitas melihat risiko likuiditas (Stress test Risiko Likuiditas).
ketidakpatuhan terhadap kebijakan dan prosedur d. Portofolio lainnya yang dapat berdampak pada laba
intern, peraturan perundang-undangan dan rugi maupun permodalan, misalnya potensi kerugian
ketentuan yang berlaku, praktek dan standar atas kejadian operasional terhadap laba rugi.
etika bisnis yang sehat.
8) Risiko Reputasi 3. Pemantauan
a. Aspek pengungkapan (disclosure). Pemantauan risiko dilakukan dengan mengevaluasi
b. Tingkat kepekaan BRI terhadap keluhan nasabah eksposur risiko yang terdapat dalam seluruh portofolio
atas kualitas usaha. produk dan kegiatan usaha terhadap kepatuhan limit
c. Kebijakan komunikasi atas pemberitaan negatif. internal yang telah ditetapkan serta efektivitas proses
d. Perilaku negatif pekerja atau manajemen. Manajemen Risiko. Pemantauan dilakukan oleh Risk
9) Risiko Lainnya Taking Unit dan SKMR bidang Risk Supporting Unit.
BRI melakukan identifikasi terhadap sifat, jenis dan Hasil pemantauan disajikan dalam laporan berkala yang
kompleksitas kegiatan usaha, termasuk produk dan disampaikan kepada Manajemen dalam rangka mitigasi
aktivitas baru. risiko dan tindakan yang diperlukan. Dalam pemantauan
risiko BRI menggunakan berbagai macam Sistem
850 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 853
Laporan Tahunan
2025
Informasi Manajemen Risiko antara lain Dashboard Credit p. Pengujian dan kaji ulang terhadap sistem manajemen
Risk Assessment (CRAS), Dashboard Daily Market Risk risiko stratejik secara berkala
Portoflio, Dashboard Monthly Risk Profile, Dashboard q. Evaluasi terhadap penerapan good corporate
Integrated Risk Management dan BRISIM untuk informasi governance secara berkala dan menyusun tindak
kinerja. lanjut perbaikan
r. Pengendalian risiko reputasi yang dapat dilakukan
Selain itu, pemantauan dan pelaporan risiko yang melalui 2 (dua) hal:
bersifat material atau yang berdampak kepada 1) Pencegahan terjadinya kejadian yang
kondisi permodalan dapat didasarkan atas penilaian menimbulkan risiko reputasi, yang secara umum
potensi risiko dengan menggunakan historical trend, dilakukan melalui serangkaian aktivitas sebagai
perbandingan portofolio pada periode yang berbeda berikut:
(vintage analysis), posisi parameter risiko terhadap limit. a) Tanggung jawab sosial perusahaan
(Corporate Social Responsibility)
4. Pengendalian b) Komunikasi/edukasi secara rutin kepada
Pengendalian risiko bertujuan untuk mengelola risiko pemangku kepentingan dalam rangka
tertentu yang dapat membahayakan kelangsungan membentuk reputasi positif dari pemangku
usaha BRI. Kerangka kerja proses pengendalian risiko kepentingan
didasarkan atas suatu hasil evaluasi eksposur risiko yang 2) Pemulihan reputasi setelah terjadi kejadian yang
terdapat pada seluruh portofolio produk dan aktivitas menimbulkan risiko reputasi
fungsional. Prosedur dan metodologi pengendalian
risiko ditetapkan dengan memperhatikan kompleksitas Kecukupan Pengendalian Intern
usaha, kondisi implementasi dan kemampuan sistem
Manajemen Risiko internal serta ketentuan yang berlaku. Pada Triwulan IV – 2025, SKAI BRI telah melakukan kaji
Beberapa proses pengendalian risiko di BRI, antara lain: ulang terhadap kecukupan pengendalian intern penerapan
a. Penetapan Risk Appetite manajemen risiko yang didasarkan pada Hasil audit (baik
b. Penetapan Limit Risiko untuk kegiatan Reguler Audit, Special Audit, Surprise Audit,
c. Pencadangan Kerugian Audit Investigasi, Audit Tematik) sampai dengan akhir
d. Penanganan Aktiva Produktif Bermasalah Desember 2025.
e. Proses validasi terhadap model risiko kredit secara Untuk keseluruhan, penilaian Kualitas penerapan manajemen
berkala risiko oleh SKAI BRI sama dengan penilaian SKMR BRI.
f. Pengendalian risiko suku bunga dalam banking book Adapun terdapat 1 (satu) risiko yang mendapatkan peringkat
g. Pengendalian risiko dalam rangka lindung nilai fair yaitu risiko operasional. Hal tersebut dikarenakan
h. Penetapan pemisahan (segregation of duty) untuk masih terdapat kelemahan pengendalian intern yang perlu
setiap fungsi yang berbeda mendapatkan perhatian yaitu peningkatan nominal kerugian
i. Pengendalian risiko dalam meningkatkan kuantitas fraud secara YoY.
dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)
j. Pengendalian risiko operasional terhadap faktor
eksternal dengan Menyusun rencana tindakan Sistem Manajemen Risiko
untuk memastikan kelangsungan usaha (business
continuity), termasuk rencana kontingensi keadaan Prinsip Manajemen Risiko
darurat (contingency plan) dan disesuaikan dengan
kelangsungan usaha yang dibutuhkan Sesuai dengan aspirasi Managing Risk for Sustainable
k. Kaji ulang secara berkala terhadap prosedur, Business, Operational Excellence & Banking Resilience bahwa
dokumentasi, sistem pemrosesan data, contingency manajemen risiko diharapkan untuk memberikan kepastian
plan dan praktek operasional lainnya. bisnis perbankan yang berkelanjutan dengan pengelolaan
l. Adanya opini legal dari konsultan hukum eksternal risiko yang memadai, BRI mengadopsi 8 (delapan) prinsip ISO
terhadap permasalahan hukum apabila diperlukan 31000:2018 sebagai nilai yang diterapkan dalam penerapan
m. Mengkaji secara berkala atas kontrak yang dibuat Manajemen Risiko.
dengan pihak lain 1. Integrated (Terintegrasi)
n. Penetapan kebijakan mengenai persyaratan Manajemen risiko merupakan bagian yang tidak
dokumentasi serta prosedur untuk menyimpan dan terpisahkan dari semua aktivitas organisasi.
melindungi dokumen penting 2. Structured & Comprehensive (Terstruktur dan
o. Penetapan prosedur dan proses pengendalian Komprehensif)
keuangan yang bertujuan untuk memantau Pendekatan Manajemen Risiko yang terstruktur dan
pencapaian dibandingkan dengan target yang komprehensif akan berkontribusi terhadap hasil yang
ditetapkan sesuai rencana bisnis konsisten dan dapat dibandingkan.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 851
Page 854
Corporate
Governance
3. Customized (Disesuaikan)
Kerangka kerja dan proses Manajemen Risiko dapat disesuaikan dengan tujuan perusahaan mengikuti perkembangan
kondisi internal dan eksternal.
4. Inclusive (Inklusif)
Dengan keterlibatan yang memadai dan tepat waktu serta diiringi oleh pengetahuan, pandangan dan persepsi yang berbeda
dari seluruh pemangku kepentingan akan menghasilkan Manajemen Risiko yang lebih informatif dan meningkatkan risk
awareness.
5. Dynamic (Dinamis)
Risiko dapat timbul, berubah, atau hilang seiring perubahan konteks eksternal dan internal organisasi. Manajemen risiko
mengidentifikasi, mengukur, memantau, mengantisipasi, dan mengendalikan perubahan dan peristiwa risiko dengan
memadai dan tepat waktu.
6. Best Available Information (Informasi Terbaik yang Tersedia)
Masukan untuk perbaikan Manajemen Risiko didasarkan atas informasi historis dan terkini, dan juga proyeksi masa depan.
Manajemen risiko secara eksplisit memperhitungkan segala batasan dan ketidakpastian yang berkaitan dengan informasi
dan proyeksi tersebut. Informasi sebaiknya tepat waktu, jelas, dan tersedia bagi pemangku kepentingan yang terkait.
7. Human & Cultural Factors (Faktor Manusia dan Budaya)
Perilaku dan budaya secara signifikan mempengaruhi semua aspek Manajemen Risiko di setiap tingkatan dan tahap.
8. Continual Improvement (Perbaikan Berkelanjutan)
Manajemen risiko diperbaiki secara berkelanjutan/terus-menerus berdasarkan pengetahuan dan pengalaman.
Proses Manajemen Risiko
Proses manajemen risiko BRI dilaksanakan dengan mengadopsi Enterprise Risk Management (ERM) yang juga diartikan
sebagai kemampuan manajemen untuk mengelola seluruh risiko perusahaan/Bank untuk mencapai target bisnis yang optimal.
Masing-masing dari komponen ERM pada dasarnya bukanlah sesuatu yang berurutan melainkan bersifat alur dinamis. ERM BRI
menggunakan standar kerangka Manajemen Risiko sesuai best practice yaitu ISO:31000 dan COSO ERM yang digabungkan
dalam satu proses sebagai berikut:
Strategi Perusahaan (RKAP & RBB)
Risk Strategy 1
1. Pendefinisian Risiko Risk Strategy
2. Proses Pengambilan Keputusan
2 Risk Appetite
Risk Appetite 1. Metodologi Risk Appetite
2. Early Warning Signal
Risk Profile 3
1. Pelaporan Kejadian Risiko Risk Profile
2. Profil Risiko (per Jenis Risiko)
3. Mitigasi Risiko
4 Governance Structure
Governance Structure 1. Model Governance
2. Tanggung Jawab
Manajemen Risiko
Risk Policies 5
Kebijakan Risiko termasuk Risk Policies
seluruh kebijakan pendukung
6 Monitoring & Reporting
Monitoring & Reporting 1. Pengawasan & Pelaporan
2. Action Plan
8 7 9
Risk Culture Modelling & Analysis (Risk) Risk Technology Tools
Risk Culture Modelling & Analysis (Risk) Risk Technology Tools
Sistem dan Teknologi seperti penggunaan
1. Asesmen Budaya Risiko 1. Penilaian Risiko
spreadsheet, data warehouse, dan Disaster
2. Pendefinisian Budaya Risiko 2. Modelling Risiko
Recovery (termasuk BCM)*
852 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 855
Laporan Tahunan
2025
1. Risk Strategy Tingkat Risiko yang akan diambil tercermin dalam strategi
Risiko menjadi konsiderasi utama dalam menyusun dan sasaran bisnis (Rencana Jangka Panjang dan Rencana
strategi, merumuskan rencana bisnis, dan penilaian Bisnis Bank), serta mencakup seluruh jenis risiko yang
kinerja. SKMR bidang Risk Policy Making Unit bersifat material dalam operasional bisnis BRI. Direksi BRI
memberikan masukan dari aspek manajemen risiko menetapkan Risk Appetite dalam bentuk pernyataan yang
didalam penyusunan rencana bisnis dan target bersifat kuantitatif, kualitatif, dan ketidaktoleranan (zero
perusahaan. tolerance) yang terkait dengan sasaran dan tujuan bisnis BRI.
2. Risk Appetite Risk Appetite dikaji ulang setiap tahun atau sewaktu-waktu
Risk Appetite merupakan tingkat risiko yang bersedia dengan memperhatikan perubahan rencana dan tujuan
diambil perusahaan dalam rangka mencapai sasarannya. bisnis BRI serta perubahan kondisi lingkungan bisnis.
Dengan risk taking yang lebih tinggi (lebih agresif),
Perusahaan mengharapkan return yang lebih tinggi
(upside risk), namun apabila strategi bisnis gagal maka Manajemen Risiko Terintegrasi
Perusahaan harus siap menerima return yang lebih
rendah (downside risk). Dalam rangka pengukuran risiko secara lebih menyeluruh,
3. Risk Profile BRI telah menerapkan manajemen risiko terintegrasi
Proses identifikasi dan penilaian terhadap seluruh sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)
risiko yang dihadapi Perusahaan atas rencana strategi No. 17/POJK.03/2014 tanggal 19 November 2014 tentang
perusahaan (risiko yang mungkin terjadi saat ini maupun Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi Bagi Konglomerasi
yang mungkin timbul ke depan). Keuangan dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 14/
4. Governance Structure SEOJK.03/2015 tanggal 25 Mei 2015 tentang Penerapan
Penetapan struktur tata kelola Three lines model serta Manajemen Risiko Terintegrasi Bagi Konglomerasi Keuangan.
akuntabilitas dan tanggung jawab dari senior manajemen. Konglomerasi Keuangan BRI adalah lembaga jasa keuangan
5. Risk Policies yang berada dalam satu grup atau kelompok dengan BRI
Kecukupan kebijakan manajemen risiko dan prosedur karena keterkaitan kepemilikan dan/atau pengendalian. BRI
untuk mengelola seluruh jenis risiko. sebagai perusahaan induk merupakan Entitas Utama dari
6. Monitoring & Reporting Konglomerasi Keuangan BRI. Konglomerasi Keuangan BRI
Pengukuran terhadap kinerja berbasis risiko (Risk Based memiliki struktur yang terdiri dari BRI sebagai Entitas Utama
Bank Rating, Tingkat Kesehatan Keuangan, dsb), alokasi serta perusahaan anak dan/atau perusahaan terelasi.
modal berbasis risiko untuk setiap segmen bisnis, dan
imbalan hasil (yield). Penerapan Manajemen Risiko terintegrasi dalam pengelolaan
7. Modelling & Analysis (Risk) risiko di BRI diantaranya:
Penyusunan Permodelan menjadi kerangka utama dalam
proses identifikasi, pengukuran dan pengendalian risiko 1. Penetapan Limit Risiko Terintegrasi
yang disusun sesuai standar atau best practice. Direksi Entitas Utama berwenang untuk menetapkan
8. Risk Culture limit risiko untuk Konglomerasi Keuangan sesuai dengan
Pelaksanaan nilai-nilai budaya risiko oleh pekerja serta tingkat risiko yang diambil (risk appetite), toleransi
peningkatan kapabilitas dalam pengambilan risiko dan risiko, dan strategi Konglomerasi Keuangan BRI secara
pengelolaan risiko. keseluruhan. Penetapan limit risiko harus sejalan
9. Risk Technology Tools dengan strategi bisnis, Profil Risiko, kemampuan modal
Penggunaan teknologi dalam mendukung pendekatan Konglomerasi Keuangan BRI untuk menyerap eksposur
ERM harus berfokus pada kebutuhan organisasi, kualitas risiko atau kerugian yang timbul, pengalaman kerugian
data, dan terotomasi. di masa lalu, kemampuan sumber daya manusia, serta
ketentuan regulator yang berlaku.
Risk Appetite Statement Penyusunan limit dilakukan oleh Group dalam Satuan
Kerja Manajemen Risiko Terintegrasi BRI yang
Risk Appetite/tingkat risiko yang akan diambil merupakan membidangi dengan mempertimbangkan masukan dari
tingkat dan jenis risiko yang bersedia diambil BRI dalam anggota Konglomerasi Keuangan BRI. Penetapan limit
rangka mencapai sasarannya. Penetapan Risk Appetite risiko mencakup:
digunakan sebagai panduan objektif dalam membuat a. limit secara keseluruhan (Terintegrasi)
keputusan strategis terkait dengan pengelolaan Risiko, b. limit setiap jenis risiko
sebagai perangkat bagi Manajemen dalam melaksanakan c. limit setiap anggota Konglomerasi Keuangan yang
tata kelola bisnis dengan baik serta sebagai panduan dari memiliki eksposur risiko
Manajemen kepada Unit Kerja mengenai jenis dan jumlah
risiko yang dapat diterima dan dikelola.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 853
Page 856
Corporate
Governance
Limit tersebut direview secara berkala oleh Group dalam Satuan Kerja Manajamen Risiko Terintegrasi BRI yang membidangi
untuk menyesuaikan terhadap perubahan kondisi yang terjadi. Limit harus dipahami oleh setiap pihak terkait dalam
Konglomerasi Keuangan BRI dan dikomunikasikan dengan baik termasuk jika terjadi perubahan.
Jenis risiko-risiko yang dikelola dalam Manajemen Risiko Terintegrasi meliputi:
Jenis risiko-risiko yang dikelola
dalam Manajemen Risiko Terintegrasi
Risiko
Risiko Risiko Risiko Risiko
Transaksi
Kredit Pasar Operasional Likuiditas
Intragrup
Risiko Risiko Risiko Risiko Risiko
Hukum Stratejik Kepatuhan Reputasi Asuransi
2. Penyediaan Permodalan Modal Minimum Terintegrasi
BRI sebagai Entitas Utama memiliki Perusahaan Anak yang berbentuk Lembaga Jasa Keuangan (LJK) sehingga membentuk
Konglomerasi Keuangan BRI, bahwa dalam rangka menciptakan sektor keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan
dan stabil serta memiliki daya saing yang tinggi, Konglomerasi Keuangan BRI perlu memiliki kecukupan permodalan yang
memadai.
Modal merupakan sumber dukungan keuangan dalam pelaksanaan aktivitas Konglomerasi Keuangan BRI secara keseluruhan,
cushion untuk menyerap kerugian yang tidak terduga (unexpected losses), dan jaring pengaman (safety net) dalam kondisi
krisis. Kecukupan modal yang memadai dapat meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan (stakeholders) sehingga
mendukung kondisi dan kestabilan Konglomerasi Keuangan BRI. BRI selalu memastikan bahwa Konglomerasi Keuangan
telah memenuhi Kewajiban Penyedian Modal Minimum (KPMM) Terintegrasi minimum sebesar 100%.
Pelaksanaan Implementasi Basel
Perseroan telah menerapkan beberapa Pilar Basel dalam implementasi Manajemen Risiko, antara lain:
1. Internal Capital Adequacy Assessment Process (ICAAP)
Sesuai dengan POJK No. 27/POJK.03/2022 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum, BRI telah
memastikan bahwa modal BRI telah memenuhi kewajiban penyediaan modal minimum sesuai profil risiko, dan membentuk
tambahan modal sebagai penyangga (buffer), yang meliputi Capital Conversation Buffer, Countercyclical Buffer dan Capital
Surcharge untuk Bank Sistemik, di samping itu BRI telah memenuhi persyaratan minimum Leverage Ratio yang telah
dilaporkan kepada regulator secara triwulanan.
Selain itu dalam rangka Supervisory review process BRI telah melaksanakan Bottom Up Stress Testing dalam mendukung
penerapan kerangka pengelolaan stabilitas sistem perbankan di Indonesia, yang meliputi pengujian solvency stress test dan
liquidity assessment.
854 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 857
Laporan Tahunan
2025
2. Kredit
Profil Risiko dan Pengelolaannya
Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk
Risiko kredit telah menggunakan metode Pendekatan Risiko yang dikelola BRI yaitu:
Standar dengan berpedoman pada SE OJK No. 24/
SEOJK.03/2021. Selain itu pada tahun 2024, BRI telah Risiko Kredit
menerapkan perhitungan permodalan untuk eksposur Manajemen Risiko Kredit bertujuan untuk mengidentifikasi,
bank terhadap Lembaga Central Counterparty dengan mengukur, memantau dan mengendalikan risiko kredit yang
berpedoman pada SE OJK No. 16/SEOJK.03/2023. melekat pada aktivitas bisnis sehingga meminimalkan potensi
kerugian bagi BRI. Dalam menjalankan fungsi intermediary
3. Operasional dengan prinsip kehati-hatian, pengelolaan risiko kredit
Perhitungan modal minimum untuk risiko operasional dituangkan ke dalam kebijakan dan prosedur yaitu Kebijakan
dilakukan dengan menggunakan Pendekatan Indikator Umum Perkreditan SK Nomor.KU.01-DIR/KRD/11/2022 dan
Dasar sesuai dengan SE OJK No. 24/SEOJK.03/2016 Pedoman Pelaksanaan Kredit di setiap segmen antara lain
tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko SE.02-DIR/KRD/01/2025 tentang Pedoman Pelaksanaan
untuk Risiko Operasional dengan menggunakan Kredit Bisnis Mikro, SE.04-DIR/KRD/01/2024 tentang
Pendekatan Indikator Dasar. Namun demikian, terhitung Pedoman Pelaksanaan Kredit Bisnis SME, SE.04-DIR/
mulai Tahun 2023 Perhitungan Aset Tertimbang Menurut KRD/01/2024 tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit Bisnis
Risiko untuk Risiko Operasional wajib menggunakan SME, dan SE.06-DIR/KRD/07/2025 tentang Pedoman
Pendekatan Standar dengan berpedoman pada SEOJK Pelaksanaan Kredit Bisnis Korporasi.
No. 6/SEOJK.03/2020.
Dalam rangka mempertahankan portofolio kredit yang sehat,
4. Pasar dan Likuiditas maka pengelolaan risiko kredit BRI dilakukan dengan prinsip-
a. Terhitung mulai Tahun 2024 Perhitungan Aset prinsip sebagai berikut:
Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Pasar 1. Pemisahan pejabat kredit
wajib menggunakan Pendekatan Standar dengan Dalam proses pemberian kredit, terdapat 2 (dua) fungsi
berpedoman pada SEOJK No. 23/SEOJK.03/2022. yang terlibat didalamnya yaitu:
b. Pengukuran ketahanan Likuiditas Bank dengan a. Relationship Management (RM), merupakan
menggunakan Basel III Approach: Liquidity Coverage fungsi yang melaksanakan kegiatan bisnis seperti:
Ratio & Net Stable Funding Ratio. Perhitungan pemasaran kredit, produk simpanan, jasa dan cross
Liquidity Coverage Ratio dilakukan sesuai dengan selling, menjalin hubungan dengan debitur/calon
POJK No. 42/POJK.03/2015 tentang Kewajiban debitur, serta melaksanakan upaya pengembalian
Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity performing loan.
Coverage Ratio) Bagi Bank Umum dan POJK No. b. Credit Risk Management (CRM)
19 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Peraturan merupakan fungsi yang melaksanakan pengendalian
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 42/POJK.03/2015 dan penilaian risiko kredit, manajemen portofolio
tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan kredit serta pengelolaan kredit bermasalah.
Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) bagi Bank 2. Penerapan Four Eyes Principle
Umum. Sementara itu, perhitungan Net Stable Four Eyes Principle adalah suatu prinsip dalam
Funding Ratio dilakukan sesuai POJK No. 50/ pelaksanaan kewenangan memutus kredit yang harus
POJK.03/2017 tentang Kewajiban Pemenuhan dilakukan bersama-sama oleh minimal 2 (dua) pejabat
Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding kredit lini, yang salah satu atau keduanya mempunyai
Ratio) Bagi Bank Umum dan POJK No. 20 Tahun kewenangan yang cukup.
2024 tentang Perubahan atas Peraturan Otoritas 3. Penerapan Internal Risk Rating System
Jasa Keuangan Nomor 50/Pojk.03/2017 tentang Setiap bisnis harus menerapkan standar penilaian risiko
Kewajiban Pemenuhan Rasio Pendanaan Stabil yang baku. Skor risiko yang baku tersebut memberikan
Bersih (Net Stable Funding Ratio) bagi Bank Umum. dasar untuk perhitungan biaya risiko serta untuk
Sebagai tambahan pilar Basel dalam pengukuran perencanaan dan manajemen portofolio.
ketahanan likuiditas, terhitung mulai Tahun 2026, 4. Pemisahan Pengelolaan Kredit Bermasalah (KL, D dan M)
atas posisi Laporan Desember 2025 akan dilakukan Kredit yang telah masuk dalam kategori kredit
uji coba implementasi Internal Liquidity Adequacy bermasalah, pengelolaannya harus dipindahkan dari
Assessment Process (ILAAP). jajaran Relationship Management (RM) kepada jajaran
c. Pengukuran Interest Rate Risk in The Banking Credit Risk Management (CRM) atau petugas di jajaran
Book (IRRBB) sesuai dengan SEOJK Nomor 12/ RM yang ditunjuk untuk menangani kredit bermasalah.
SEOJK.03/2018 tentang Penerapan Manajemen Dalam hal jajaran CRM telah menerima pelimpahan
Risiko dan Pengukuran Risiko Pendekatan Standar
untuk Risiko Suku Bunga dalam Banking Book
(Interest Rate Risk in The Banking Book).
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 855
Page 858
Corporate
Governance
pengelolaan kredit bermasalah, maka tanggung jawab organisasi, people, culture, dan data & technology yang
pengelolaan pinjaman sepenuhnya menjadi tanggung memudahkan pengelolaan risiko operasional di setiap level
jawab jajaran CRM. perusahaan yang meliputi aktivitas identifikasi, pengukuran,
pemantauan dan pengendalian. Proses manajemen risiko
Selain prinsip-prinsip tersebut, BRI melakukan pengelolaan operasional semakin efektif dengan adanya perangkat
risiko melalui analisa 5C dengan aktivitas pendukung yang manajemen risiko operasional yang berkualitas, berupa Risk
dilakukan secara berkala sebagai berikut: and Control Self Assessment (RCSA), Key Risk Indicator
1. Pengembangan, perbaikan maupun update Credit Risk (KRI), Manajemen Insiden/Loss Event Database, dan Forum
Rating dan Credit Risk Scoring sebagai tools/parameter Manajemen Risiko, maturitas, serta didukung oleh Satuan
dalam mengukur risiko kredit dengan memprediksi Kerja Audit Intern sebagai assurance. Selain itu, Risk Appetite
tingkat kemungkinan kegagalan pembayaran oleh Statement (RAS) diturunkan menjadi limit parameter risiko
debitur; operasional dan KPI untuk setiap Unit Kerja di Kantor Pusat
2. Enhancement dan update Early Warning System sebagai sampai dengan di Kantor Cabang.
sinyal atas gejala/tanda-tanda awal yang diperkirakan
dapat mempengaruhi/menyebabkan kemungkinan Struktur dan organisasi atas manajemen dan fungsi
terjadinya kegagalan debitur dalam memenuhi kontrol terkait risiko operasional di BRI dibentuk dengan
kewajibannya; mempertimbangkan perkembangan risiko operasional di
3. Update Loan Portofolio Guidelines (LPG) sebagai tools perbankan dan lembaga jasa keuangan serta kompleksitas
serta validasi model pipeline yang masing-masing bisnis BRI. Sehubungan dengan hal tersebut, maka dibentuk
bertujuan agar alokasi kredit BRI disalurkan kepada Satuan Kerja Manajemen Risiko Operasional (SKMRO) yang
kelompok nasabah yang memiliki risk and growth fokus pada pengelolaan risiko operasional di BRI. SKMRO
potential sesuai dengan kondisi dan rencana bisnis BRI, bertanggung jawab secara langsung kepada Direktur
serta tetap berlandaskan kepada asas-asas perkreditan Manajemen Risiko dimana SKMRO terdiri dari Operational
yang sehat dan menguntungkan. Risk Group, Digital Risk Group dan IT & Fraud Risk Group.
4. Stress test kredit sebagai tools untuk mengevaluasi
ketahanan bank dalam menghadapi kondisi pemburukan Seiring dengan perkembangan transaksi dan layanan digital
ekonomi. serta untuk mengantisipasi peningkatan ancaman cyber,
5. Penetapan dan review kebijakan manajemen risiko maka Digital Risk Group memiliki tugas untuk mengelola
kredit, di antaranya tata kelola, pengelolaan limit putusan risiko digital, meliputi penyusunan kebijakan, penerapan
kredit, penentuan batasan eksposur risiko yang dapat proses manajemen risiko, dan monitoring serta evaluasi
diterima, pengelolaan limit berdasarkan geografis dan risiko digital beserta pengendaliannya di seluruh aktivitas
pengelolaan limit konsentrasi per industri/sektor, serta Bank.
pembatasan ekspansi bagi tenaga pemasar dengan NPL
di atas limit. Selain itu, untuk penguatan pelaksanaan GCG dan
6. Pengembangan sistem informasi berupa Dashboard penerapan POJK Nomor 12 Tahun 2024 tentang Penerapan
Monitoring Credit Risk Analisis Sistem (CRAS) sebagai Strategi Anti Fraud Bagi Lembaga Jasa Keuangan, maka
alat monitoring kualitas kredit (LAR, SML, NPL), sektor sesuai SK Direksi Nomor 2989-DIR/PPM/06/2025 tanggal
industri, recovery serta analisis lainya pada segmen 24 Juni 2025, Bank membentuk IT & Fraud Risk Group yang
bisnis hingga level unit kerja, untuk membantu proses mempunyai tugas menyusun kebijakan strategi anti fraud,
pengelolaan risiko kredit secara portofolio sehingga memastikan penerapan strategi anti fraud yang meliputi
dapat digunakan sebagai pendukung dalam pengambilan pencegahan, deteksi, investigasi, pelaporan, dan sanksi,
keputusan strategis. serta pemantauan, evaluasi dan tindak lanjut dengan tujuan
7. Update model perhitungan cadangan risiko kredit untuk mencegah risiko kejadian fraud dan melakukan upaya
(CKPN) sesuai standar akuntansi keuangan PSAK 71 recovery atas kerugian fraud.
secara periodik.
Seiring dengan perkembangan organisasi dan penguatan
Risiko Operasional manajemen risiko operasional, maka pada tahun 2025
Manajemen risiko operasional merupakan risiko akibat Bank membentuk 4 (empat) Organisasi Senior Operational
ketidakcukupan dan/atau tidak berfungsinya proses internal, Risk Head (SORH) pada tingkat Head Office, yaitu: SORH
kesalahan manusia, kegagalan sistem, dan adanya kejadian- Procurement, SORH Distribution, SORH Information
kejadian eksternal yang mempengaruhi operasional Bank. Technology dan SORH Corporate Center, di mana masing-
Untuk mewujudkan aspirasi dan komitmen risk management, masing SORH bertanggung jawab pada implementasi
BRI melengkapi operasional bisnisnya dengan desain pengelolaan risiko operasional di masing-masing Directorate
yang disupervisi
856 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 859
Laporan Tahunan
2025
Proses manajemen risiko operasional, dari identifikasi, Fungsi manajemen risiko pasar terbagi menjadi tiga fungsi
pengukuran, treatment sampai dengan monitoring dan yang terdiri dari unit kerja front office (Treasury Business
reporting dilaksanakan oleh seluruh Unit Kerja, baik first line, Group), middle office (Market, Portfolio & Enterprise Risk
second line, maupun third line model. Proses manajemen Group), dan back office (Payment Operation Group). Front
risiko operasional akan diperkuat dengan penggunaan tools office memantau pergerakan harga pasar dan melakukan
berbasis teknologi yang dapat digunakan bersama oleh three aktivitas Treasury, menyesuaikan portofolio sesuai dengan
lines model untuk kolaborasi mengelola risiko operasional arah pergerakan market, middle office menetapkan dan
Bank-wide. memantau limit risiko pasar, limit transaksi dan secara
berkala melakukan validasi data pasar (market price) yang
Penyusunan dan pengkinian RCSA, pencatatan dan digunakan untuk mark to market (MTM), sedangkan back
dokumentasi kerugian atau insiden, serta penyusunan dan office melakukan settlement secara harian dan menetapkan
pemantauan key risk indicator secara disiplin dan tersistem MTM pada akhir hari. Pelaksanaan delegasi kewenangan
dapat mempermudah prediksi potensi risiko di masa yang diwujudkan melalui penetapan limit transaksi secara
akan datang sehingga dapat dimitigasi secara dini. Saat ini berjenjang sesuai dengan kompetensi dan pengalaman
sedang dikembangkan kebijakan dan perangkat manajemen pekerja.
risiko operasional dengan sistem yang terintegrasi dan
menggunakan data analytics untuk meningkatkan kapabilitas Kebijakan, prosedur dan limit risiko pasar telah disusun dan
penerapan manajemen risiko operasional yang predictive tertuang dalam Pedoman Pelaksanaan Treasury serta Surat
dan preventive. Edaran Manajemen Risiko Pasar dan Ketentuan Penetapan
Limit atas Transaksi dan Limit Risiko Pasar Instrumen
Kecukupan dan kompetensi SDM serta internalisasi risk Keuangan terkait aktivitas Treasury BRI. Adapun limit yang
culture merupakan penguat penerapan manajemen risiko tercantum dalam kebijakan tersebut seperti limit open
operasional. Saat ini sedang dikembangkan kompetensi position untuk trading, limit transaksi dealer, limit cut loss
khusus bidang risk management dan diimplementasikan dan stop loss, limit uncommitted credit line, counterparty
Risk Culture untuk pencapaian tujuan perusahaan melalui limit serta limit value at risk (VaR).
program-program Risk Culture/ Culture Activation Program
(CAP) yang dilakukan oleh pekerja di seluruh unit kerja BRI juga melakukan simulasi stress testing risiko pasar yang
operasional. Selanjutnya, pelaksanaan manajemen risiko bertujuan untuk mengukur potensi risiko pada portofolio
operasional dipastikan kebenarannya dan dilakukan kaji yang dimiliki pada kondisi stress. Dalam stress testing, shock
ulang secara berkala oleh Satuan Kerja Audit Intern sebagai dapat berasal dari nilai tukar maupun suku bunga yang
pihak independen yang berwenang melakukan assurance. berdampak pada eksposur risiko pasar yang mencakup
Posisi Devisa Neto (PDN), Surat Berharga kategori Fair Value
Risiko Pasar through Other Comperehensive Income (FVTOCI) dan Fair
Pengukuran risiko pasar di BRI dilakukan secara berkala Value through Profit or Loss (FVTPL).
(harian, mingguan, bulanan dan kuartalan) antara lain
dengan: Risiko Likuiditas
1. Menghitung risiko pasar menggunakan pendekatan Guna mendukung pengelolaan likuiditas, BRI menetapkan
metode pengukuran standardized dan pengukuran kebijakan pengelolaan risiko likuiditas dalam Surat Edaran
internal model (VaR); Manajemen Risiko Likuiditas yang mencakup:
2. Melakukan simulasi NII pada perubahan suku bunga 1. Tatakelola Manajemen Risiko Likuiditas
pasar maupun benchmark rate serta repricing gap atas 2. Limit Pengelolaan Likuiditas
aset dan liabilitas; 3. Liquidity Coverage Rasio (LCR)
3. Mengimplementasikan sistem terintegrasi untuk treasury 4. Net Stable Funding Rasio (NSFR)
and market risk, yang digunakan oleh fungsi front office, 5. Early Warning Indicators (EWI)
middle office dan back office. 6. Contingency Funding Plan (CFP)
Dalam hal manajemen risiko pasar, BRI secara rutin Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan pengelolaan risiko
menyelenggarakan forum Risk Management Committee likuiditas yang memadai antara lain kecukupan dana harian
yang salah satunya membahas profil risiko pasar, market dalam memenuhi kewajiban pada kondisi normal maupun
risk issue baik internal maupun eksternal, Interest Rate Risk kondisi krisis secara tepat waktu dari berbagai sumber dana
in The Banking Book dan stress testing risiko pasar. Selain yang tersedia, termasuk memastikan ketersediaan aset likuid
itu, BRI juga melakukan rapat ALCO yang dilakukan setiap berkualitas tinggi. Strategi pendanaan diutamakan berasal
bulan untuk membahas kondisi asset dan liability antara dari penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang memiliki
lain maturity profile, interest rate risk, NII simulation, dan struktur yang sehat dan sustainable.
pengelolaan PDN.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 857
Page 860
Corporate
Governance
BRI juga melakukan simulasi stress testing risiko likuiditas Regulator maupun instansi berwenang lainnya. Sanksi
untuk mengukur ketahanan atau kemampuan untuk regulator terhadap pelanggaran ketentuan-ketentuan
memenuhi kebutuhan likuiditas dan permodalan selama dimaksud bervariasi dari teguran, denda/penalti, hingga
kondisi krisis. Stress testing ini juga digunakan sebagai acuan pencabutan lisensi. Compliance Group BRI senantiasa
untuk menyusun rencana pendanaan darurat (contingency memastikan pelaksanaan tata kelola perusahaan yang baik
plan) serta penetapan dan pemantauan limit risiko likuiditas. (good corporate governance) melalui pengelolaan risiko
kepatuhan dimaksud dengan identifikasi dan monitoring atas
Untuk memenuhi penerapan Basel III, BRI melakukan kepatuhan pelaporan kepada regulator di seluruh aktivitas
monitoring terhadap dua rasio utama likuiditas yaitu Rasio BRI sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio/ LCR) dan
Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding Ratio/ Selanjutnya, BRI juga menerapkan metodologi Risk Based
NSFR). Hasil monitoring terhadap kedua rasio tersebut Approach yang terangkum dalam kebijakan dan SOP
menunjukkan bahwa posisi rasio LCR dan NSFR BRI berada (standard operational procedure) terkait APU dan PPT yang
di atas batas minimum rasio yang ditetapkan Basel III. dikelola oleh AML, CFT & CPF Group sebagai unit kerja khusus
untuk melindungi BRI dari sasaran tindak pidana pencucian
Risiko Stratejik uang dan terorisme. Monitoring terhadap transaksi yang
Evaluasi risiko stratejik BRI dilakukan Direksi secara berkala mencurigakan dilakukan melalaui sistem AML (Anti Money
melalui forum yang membahas tentang strategi dan kebijakan Laundering). Selain itu, sebagai bagian dari penerapan
risiko stratejik, antara lain forum Bisnis Performance Review, manajemen risiko kepatuhan, BRI juga melakukan Enhanced
ALCO, Risk Management Committee, dan Rapat Direksi yang Due Diligence (EDD) sebagai proses yang lebih mendalam
digunakan untuk menyelaraskan strategi BRI. Perumusan dari Customer Due Diligence (CDD), yang sebelumnya
dan pemantauan pelaksanaan strategi termasuk di dalamnya dikenal dengan Know Your Customer (KYC).
Rencana Jangka Panjang (corporate plan), Rencana Bisnis
Bank (RBB), dan Rencana Kerja & Anggaran Perusahaan Risiko Reputasi
(RKAP). Fungsi pengendalian risiko reputasi dilakukan oleh Unit
kerja Corporate Secretary Group sebagai public relations
RBB dan RKAP di-review kembali setiap tahun berdasarkan BRI. Langkah yang dilakukan BRI dalam manajemen risiko
perubahan lingkungan usaha dan rencana perusahaan. reputasi antara lain melalui komunikasi yang konsisten,
Sementara itu, Rencana Jangka Panjang menjadi pedoman dengan menjaga keterbukaan informasi dan transparansi
dalam melakukan perencanaan setiap tahun dan dapat di- kepada seluruh stakeholder, serta menjalin hubungan yang
review apabila terjadi perubahan-perubahan yang signifikan harmonis dengan pihak media dalam hal menjaga nama
terhadap lingkungan bisnis dan sumber daya. BRI secara korporat. Hal tersebut dilakukan dalam rangka
meminimalkan dan menangani pemberitaan negatif yang
Dalam rangka memitigasi risiko stratejik, BRI telah dapat muncul dari keluhan atau complain stakeholder
mengimplementasikan perangkat pemantauan secara berkala sehingga berakibat pada reputasi BRI.
melalui parameter yang tercermin pada profil risiko stratejik.
Pengukuran risiko stratejik antara lain dilakukan dengan Meskipun reputasi BRI saat ini sangat baik, pengelolaan
menganalisis eksposur dan membandingkan eksposur risiko risiko reputasi terkait publikasi negatif yang berkaitan
dengan limit yang ditetapkan, antara lain pangsa pasar dengan seluruh aspek aktivitas bisnis dan operasional BRI
pinjaman, dana tabungan, tren kinerja keuangan, fee-based harus tetap dilaksanakan sesuai ketentuan dan prosedur
income, dan lain sebaginya. Penyusunan dan pelaksanaan yang berlaku. BRI segera menindaklanjuti dan mengatasi
tindak lanjut atas eksposur risiko stratejik didokumentasikan adanya keluhan nasabah dan gugatan hukum yang dapat
baik dalam Rapat Risk Management Committee (RMC) meningkatkan eksposur risiko reputasi. Di samping itu
maupun Rapat Risk Management Committee Terintegrasi mitigasi risiko reputasi maupun kejadian yang menimbulkan
(RMCT) BRI Group dengan seluruh anggota Konglomerasi risiko reputasi dilakukan dengan mempertimbangkan asas
Keuangan dan Komite Tata Kelola Terintegrasi (KTKT). materialitas permasalahan dan biaya.
Risiko Kepatuhan Dalam rangka pengendalian risiko reputasi yang lebih besar
Perbankan merupakan suatu industri yang highly regulated, di masa depan, tindakan pencegahan dan pemulihan risiko
sehingga BRI senantiasa melakukan monitoring atas reputasi yang telah dilakukan diikuti dengan perbaikan pada
kepatuhan terhadap ketentuan yang diterbitkan oleh kelemahan pengendalian dan prosedur yang memicu (root
cause) terjadinya risiko reputasi.
858 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 861
Laporan Tahunan
2025
Risiko Hukum BRI telah mengatur tentang Penerapan Manajemen Risiko
Manajemen risiko hukum dilakukan dengan tujuan Terintegrasi dan limit risiko intragrup meliputi:
meningkatkan kesadaran adanya potensi risiko hukum pada 1. Kebijakan Manajemen Risiko Terintegrasi PT Bank Rakyat
setiap aktivitas operasional dan bisnis BRI sehingga dapat Indonesia (Persero) Tbk.
dilakukan tindakan pencegahan sedini mungkin, membantu 2. Penetapan parameter & limit risiko intragroup
memecahkan permasalahan hukum, dan meminimalkan Konglomerasi Keuangan.
potensi kerugian akibat risiko hukum. 3. Komite Manajemen Risiko Terintegrasi
Dalam rangka meminimalkan potensi kejadian risiko Risiko Asuransi
hukum, secara berkala dilakukan sosialisasi baik ketentuan Risiko akibat kegagalan perusahaan asuransi memenuhi
perundang-undangan maupun aspek-aspek hukum yang kewajiban kepada pemegang polis sebagai akibat dari
berlaku untuk meningkatkan awareness pekerja dan unit ketidakcukupan proses seleksi risiko (underwriting),
kerja operasional terhadap konsekuensi hukum yang penetapan premi (pricing), penggunaan reasuransi, dan/
terdapat dalam setiap aktivitas yang dijalankan. atau penanganan klaim. Pengelolaan Risiko Asuransi di BRI
adalah sebagai berikut:
Unit kerja Hukum beserta jajarannya merupakan unit kerja 1. Identifikasi Risiko Asuransi secara Terintegrasi yang
yang berfungsi sebagai pengawas bidang hukum/ legal dilakukan oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko
watch untuk menyediakan analisis/kajian hukum dan advis Terintegrasi, baik kuantitatif maupun kualitatif yang
hukum kepada seluruh pekerja pada setiap jenjang organisasi berpengaruh signifikan terhadap kondisi Konglomerasi
serta pemberian bantuan penanganan perkara hukum untuk Keuangan BRI terhadap Anggota KK yang bergerak di
meminimalkan kerugian yang dapat dialami oleh BRI. bidang Asuransi.
2. Direksi BRI membentuk Komite Manajemen Risiko
Risiko Intragrup Terintegrasi dan telah mengadakan Komite Manajemen
Risiko Transaksi Intragrup adalah risiko akibat ketergantungan Risiko Terintegrasi untuk membahas Risiko Asuransi dan
suatu entitas baik secara langsung maupun tidak langsung kebijakan Risiko Asuransi dalam Konglomerasi Keuangan
terhadap entitas lainnya dalam satu Konglomerasi Keuangan BRI.
dalam rangka pemenuhan kewajiban perjanjian tertulis 3. Dewan Komisaris PIKK bertanggung jawab atas
maupun perjanjian tidak tertulis yang diikuti perpindahan efektivitas penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi
dana dan/atau tidak diikuti perpindahan dana. Pengelolaan dan bertanggung jawab untuk:
Risiko Intragrup di BRI adalah sebagai berikut: a. Mengarahkan, meyetujui dan mengevaluasi kebijakan
1. Identifikasi Risiko Intragrup dilakukan secara kuantitatif Manajemen Risiko Terintegrasi.
maupun kualitatif untuk eksposur yang berpengaruh b. Mengevaluasi dan memberikan arahan perbaikan
signifikan terhadap kondisi Konglomerasi Keuangan BRI. atas pelaksanaan Kebijakan Manajemen Risiko
2. Direksi BRI membentuk Komite Manajemen Risiko Terintegrasi secara berkala.
Terintegrasi dan dilaksanakan secara berkala untuk 4. Satuan Kerja Manajemen Risiko Terintergrasi telah
membahas Risiko Intragrup, Kebijakan Risiko Intragrup mengadakan forum dengan Anggota KK secara berkala
serta Pemantauan dan Pengendalian Risiko Anggota KK untuk membahas Profil Risiko Asuransi.
dalam Konglomerasi Keuangan BRI untuk membahas 5. Pemantauan dan Pengendalian Risiko melalui Forum
Risk Issue Risiko Intragrup dan rencana tindak lanjutnya. Pembahasan Profil Risiko Anggota KK yang dilaksanakan
3. Dewan Komisaris PIKK bertanggung jawab atas secara berkala untuk membahas Risk Issue Risiko
efektivitas penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi Asuransi dan rencana tindak lanjutnya.
dan bertanggung jawab untuk:
a. Mengarahkan, meyetujui dan mengevaluasi kebijakan Terdapat Kebijakan yang telah mengatur tentang Penerapan
Manajemen Risiko Terintegrasi. Manajemen Risiko Terintegrasi dan limit risiko asuransi
b. Mengevaluasi dan memberikan arahan perbaikan meliputi:
atas pelakasanaan Kebijakan Manajemen Risiko 1. Kebijakan Manajemen Risiko Terintegrasi PT Bank Rakyat
Terintegrasi secara berkala. Indonesia (Persero) Tbk.
4. Satuan Kerja Manajemen Risiko Terintergrasi telah 2. Penetapan parameter & limit risiko asuransi konglomerasi
mengadakan forum dengan Anggota KK secara berkala keuangan.
untuk membahas Profil Risiko Intragrup.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 859
Page 862
Corporate
Governance
Pelaksanaan Edukasi Manajemen Risiko termasuk dalam menggunakan layanan perbankan. Persepsi
dan ekspektasi nasabah mengalami pergeseran dari semula
Untuk menerapkan manajemen risiko yang berkualitas, lebih berorientasi pada kenyamanan menjadi semakin
dibutuhkan pemenuhan sumber daya manusia yang mempertimbangkan aspek keamanan dalam bertransaksi.
berkompeten dalam bidang tugasnya. Untuk mendapatkan
SDM yang andal dalam bidang manajemen risiko sekaligus Kompleksitas bisnis dan dinamika eksternal tersebut
memenuhi ketentuan regulator tentang penerapan berimplikasi pada meningkatnya eksposur risiko yang
manajemen risiko bagi bank umum, maka BRI melaksanakan dihadapi perusahaan. Beberapa tantangan dan risiko di
edukasi manajemen risiko antara lain: tahun 2025-2026 antara lain:
1. Sertifikasi Manajemen Risiko dan Refreshment 1. Ketidakpastian makroekonomi dan geopolitik global
Pendidikan Sertifikasi Manajemen Risiko diikuti oleh (Palestina-Israel) dimana kondisi ekonomi pasca
Dewan Komisaris, Direksi, dan pekerja BRI dengan pandemic belum sepenuhnya pulih.
corporate title Senior Manager ke atas. Bagi yang telah 2. Keamanan dunia cyber akan menghadapi ancaman yang
mendapat Sertifikasi Manajemen Risiko, maka BRI tetap terus meningkat sehingga dibutuhkan pengembangan
melaksanakan edukasi dengan program refreshment keamanan cyber yang berkelanjutan (cyber security).
agar yang bersangkutan tetap mendapatkan informasi 3. Perkembangan Teknology seperti Artificial intelligence,
terkini mengenai manajemen risiko. Blockchain dan Digital currency yang dapat mendisrupsi
2. Metode e-learning model-bisnis eksisting. Inovasi teknologi mendorong
Edukasi manajemen risiko juga dilaksanakan melalui perubahan ekosistem industri keuangan, oleh karena itu
metode pembelajaran interaktif melalui e-learning. perseroan perlu terus meningkatkan kapabilitas digital,
E-learning ditujukan untuk seluruh pekerja BRI sebagai memperkuat inovasi layanan dan mengembangan
media edukasi mandiri agar memahami filosofi dan strategi bisnis yang adaptif.
penerapan manajemen risiko. 4. Climate Change Risk, perubahan iklim antara lain akibat
3. Sosialisasi pemanasan global, pengenaan pajak karbon, perubahan
Sosialisasi rutin dilakukan oleh unit kerja manajemen perilaku konsumen, dan lainnya dapat menimbulkan
risiko kepada seluruh jajaran pekerja BRI seluruh physical risk maupun transition risk yang secara langsung
Indonesia. Sosialisasi terutama dilakukan mengenai maupun tidak langsung berdampak pada pertumbuhan,
perangkat manajemen risiko yang digunakan di BRI. kualitas maupun profitabilitas BRI.
4. Pendidikan
Pendidikan bagi pekerja BRI melalui seminar dan training
yang diselenggarakan pihak eksternal maupun internal. Penilaian Risiko
5. Webinar Risk Upgrade Series
Webinar Risk Upgrade Series diselenggarakan secara Pengelolaan risiko dilakukan pada seluruh aktivitas
rutin sekali seminggu (weekly) yang bertujuan untuk kegiatan bank dengan mengacu kepada ketentuan standar
meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang pengelolaan yang ditetapkan oleh pihak regulator. Hasil
proses manajemen risiko pada aktivitas dan proses penilaian profil risiko pada Triwulan IV 2025, peringkat profil
bisnis tertentu. Tema, pembicara dan peserta Webinar risiko BRI berada pada tingkat Low to Moderate. Selain
Risk Upgrade Series disesuaikan dengan kebutuhan dan penilaian risiko secara individu, BRI sebagai Konglomerasi
issue yang sedang menjadi perhatian baik oleh product Keuangan juga melakukan penilaian risiko secara terintegrasi.
owner, Unit Kerja pembuat kebijakan, maupun SKMR. Hasil penilaian profil risiko terintegrasi pada semester II 2025,
peringkat profil risiko terintegrasi Konglomerasi Keuangan BRI
berada pada tingkat Low to Moderate. Hasil self assessment
Top Emerging Risk tersebut menunjukkan bahwa BRI mampu menjaga tingkat
pengelolaan risiko seiring dengan berkembangnya bisnis
Dengan posisi sebagai salah satu entitas perbankan terbesar dan persaingan bank di Indonesia
di Indonesia, BRI dituntut untuk tumbuh berkembang dengan
kualitas asset yang terjaga, dan mampu menghadirkan Profil Risiko Individu
layanan perbankan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Secara komposit, Profil Risiko BRI Triwulan IV - 2025
Dari sisi internal, identifikasi risiko atas emerging risk baik mendapatkan peringkat Low to Moderate. Dari 8 (delapan)
dikarenakan eksternal maupun perkembangan teknologi jenis risiko yang dilakukan self assessment, yang
telah diatur dalam kebijakan umum manajemen risiko. Dari mendapatkan peringkat risiko Low to Moderate meliputi:
sisi eksternal, dengan tingginya ketidakpastian termasuk risiko pasar, likuiditas, hukum, stratejik, kepatuhan, dan
pesatnya perkembangan teknologi digital selama masa reputasi. Adapun yang mendapatkan peringkat Moderate
pandemi terbukti telah mempengaruhi perilaku masyarakat yaitu risiko kredit dan operasional.
860 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 863
Laporan Tahunan
2025
Triwulan IV 2025
No Jenis Risiko Peringkat
Peringkat Peringkat
Kualitas Penerapan
Risiko Inheren Risiko
Manajemen Risiko
1 Kredit 3-M 2 - Satisfactory 2 - LTM
2 Pasar 2 - LTM 2 - Satisfactory 2 - LTM
3 Likuiditas 2 - LTM 2 - Satisfactory 2 - LTM
4 Operasional 3-M 3 - Fair 3-M
5 Hukum 2 - LTM 2 - Satisfactory 2 - LTM
6 Stratejik 2 – LTM 2 - Satisfactory 2 - LTM
7 Kepatuhan 2 - LTM 2 - Satisfactory 2 - LTM
8 Reputasi 2 - LTM 2 - Satisfactory 2 - LTM
Predikat Komposit 2 - LTM 2 - Satisfactory 2 - LTM
Keterangan :
Peringkat Inheren KPMR Peringkat Inheren KPMR
: Peringkat 1 Low (L) Strong : Peringkat 4 Moderate to High (MTH) Marginal
: Peringkat 2 Low to Moderate (LTM) Satisfactory : Peringkat 5 High (H) Unsatisfactory
: Peringkat 3 Moderate (M) Fair
Profil Risiko Konsolidasi
Secara komposit, Profil Risiko Konsolidasi BRI Triwulan IV - 2025 mendapatkan peringkat Low to Moderate. Dari 8 (delapan)
jenis risiko yang dilakukan self assessment, yang mendapatkan peringkat risiko Low to Moderate meliputi: risiko kredit, pasar,
likuiditas, hukum, stratejik, kepatuhan, dan reputasi. Adapun yang mendapatkan peringkat Moderate yaitu risiko operasional.
Triwulan IV 2025
No Jenis Risiko Peringkat
Peringkat Peringkat
Kualitas Penerapan
Risiko Inheren Risiko
Manajemen Risiko
1 Kredit 3-M 2 - Satisfactory 2 - LTM
2 Pasar 2 - LTM 2 - Satisfactory 2 - LTM
3 Likuiditas 2 - LTM 2 - Satisfactory 2 - LTM
4 Operasional 3-M 3 - Fair 3-M
5 Hukum 2 - LTM 2 - Satisfactory 2 - LTM
6 Stratejik 2 – LTM 2 - Satisfactory 2 - LTM
7 Kepatuhan 2 - LTM 2 - Satisfactory 2 - LTM
8 Reputasi 2 - LTM 2 - Satisfactory 2 - LTM
Predikat Komposit 2 - LTM 2 - Satisfactory 2 - LTM
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 861
Page 864
Corporate
Governance
Profil Risiko Terintegrasi
Hasil penilaian profil risiko terintegrasi BRI semester I – 2025 mendapat peringkat 2 (Low to Moderate). Dari 10 (sepuluh) risiko
yang dilakukan self assessment, yang mendapatkan peringkat risiko Low to Moderate yaitu risiko kredit, pasar, likuiditas, hukum,
stratejik, kepatuhan, reputasi, intragroup dan asuransi. Adapun yang mendapatkan peringkat Moderate yaitu risiko operasional.
Semester I 2025
No Jenis Risiko Peringkat
Peringkat Peringkat
Kualitas Penerapan
Risiko Inheren Risiko
Manajemen Risiko
1 Kredit 3-M 2 - Satisfactory 2 - LTM
2 Pasar 2 - LTM 2 - Satisfactory 2 - LTM
3 Likuiditas 2 - LTM 2 - Satisfactory 2 - LTM
4 Operasional 3-M 3 - Fair 3-M
5 Hukum 2 - LTM 2 - Satisfactory 2 - LTM
6 Stratejik 2 – LTM 2 - Satisfactory 2 - LTM
7 Kepatuhan 2 - LTM 2 - Satisfactory 2 - LTM
8 Reputasi 2 - LTM 2 - Satisfactory 2 - LTM
9 Transaksi Intragrup 2 - LTM 2 - Satisfactory 2 - LTM
10 Asuransi 2 - LTM 2 - Satisfactory 2 - LTM
Predikat Komposit 2 - LTM 2 - Satisfactory 2 - LTM
Evaluasi Efektivitas Sistem Manajemen Risiko
Sejak terbentuk Direktorat Manajemen Risiko pada tahun 2017, secara berkala dilakukan pengujian efektivitas manajemen risiko
melalui kaji ulang manajemen risiko yang dilakukan oleh satuan terpisah dengan Satuan Kerja Manajemen Risiko maupun pihak
eksternal untuk menjaga objektivitas dan independency penilaian efektivitas sistem manajemen risiko.
Selain itu, BRI juga melakukan penilaian tingkat maturitas Manajemen Risiko secara rutin dimana pada tahun 2025 BRI berada
pada level Managed-Strong Practice. Hal ini menunjukkan bahwa BRI telah memenuhi ketentuan regulasi yang berlaku terkait
aktivitas manajemen risiko dan telah secara proaktif melakukan perbaikan Manajemen Risiko terus menerus.
Strategi Manajemen Risiko Tahun 2026
Dalam jangka pendek, risiko kredit tetap menjadi fokus di BRI. Pertumbuhan kredit segmen MSME masih menjadi tantangan. CCI
(Consumer Confidence Index) mengalami penurunan menandakan perlambatan konsumsi masyarakat, sehingga BRI menjadi
lebih selektif memberikan pinjaman karena risiko gagal bayar meningkat. Lemahnya daya beli masyarakat masih menjadi
tantangan dan berdampak buruk bagi perekonomian. Kualitas kredit juga masih tertekan di tengah pertumbuhan kredit yang
melambat. Tren kualitas kredit cenderung mengalami pemburukan.
Fokus utama risiko yang perlu diantisipasi jangka panjang antara lain:
1. Ketidakpastian risiko geopolitik global diperkirakan masih tinggi untuk dua tahun ke depan. Hal tersebut akan memicu
volatilitas pasar finansial dan menekan kepercayaan investor.
2. Pertumbuhan ekonomi global cenderung melambat, karena kemungkinan melemahnya perekonomian China secara
signifikan ke depannya. Risiko koreksi harga komoditas akibat perlambatan ekonomi China berpotensi menekan ekspor
komoditas utama Indonesia. Hal tersebut akan menekan profit dan penerimaan negara.
862 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 865
Laporan Tahunan
2025
3. Ketidakpastian eksternal yang berkepanjangan akan
Pernyataan Direksi dan/atau Dewan
menunda investasi dan membatasi penyerapan tenaga
Komisaris atau Komite Audit Atas
kerja.
Kecukupan Sistem Manajemen Risiko
Oleh sebab itu, dengan organisasi fungsi pengelola risiko Berdasarkan hasil penelaahan dan berdasarkan diskusi
yang lengkap, BRI terus mengupayakan peningkatan peran bersama Manajemen, Komite Pemantau Manajemen Risiko,
dan efektivitas fungsi risk management dengan berfokus Komite Audit, Auditor Independen, Internal Auditor, dan
pada pencegahan dan minimalisasi potensi risiko yang beberapa Group Terkait bahwa Direksi dan Dewan Komisaris
menjadi komponen competitive advantage serta strategic menilai pada tahun 2025 manajemen risiko perusahaan telah
enablers bagi BRI. Bidang Manajemen Risiko memiliki memadai dalam mengidentifikasi risiko sehingga Perseroan
aspirasi jangka panjang dengan tema 'Robust Enterprise dapat mengidentifikasi dan mengelola risiko tersebut.
Risk Management to drive operational excellence &
resilience and to support BRI Group's sustainable growth'.
Sejalan dengan hal tersebut, maka strategi pengelolaan
risiko akan berfokus pada pada peningkatan kualitas kredit,
kesadaran data, keunggulan operasional, budaya sadar
risiko, serta implementasi regulasi baru baik di area risiko
kredit maupun di market risk.
Fungsi Kepatuhan
Ringkasan Kinerja Direktorat Legal & Compliance
Direktorat Kepatuhan memiliki Satuan Kerja Kepatuhan yang bertanggung jawab untuk menerapkan Fungsi Kepatuhan
di Perseroan sesuai dengan peraturan OJK Nomor: 46/ POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017 tentang Fungsi Kepatuhan
Bank Umum yang paling sedikit meliputi:
1. Mewujudkan terlaksananya Budaya Kepatuhan.
2. Mengelola Risiko Kepatuhan.
3. Memastikan kebijakan, ketentuan, sistem dan prosedur telah sesuai dengan ketentuan regulator yang berlaku.
4. Memastikan kepatuhan BRI terhadap komitmen yang dibuat kepada regulator
Sejalan dengan itu, Direktorat Kepatuhan bertanggungjawab untuk memastikan kepatuhan Perusahaan terhadap
ketentuan regulator yang berlaku, pemberian advis hukum dan penanganan perkara hukum, pengelolaan dan
harmonisasi Kebijakan & Prosedur Perusahaan, serta implementasi aspek Environmental, Social & Governance dalam
aktivitas operasional dan bisnis perusahaan.
Key Performance Indicator Direktorat Kepatuhan
Dalam rangka mendukung aspirasi BRI tahun 2025, Direktorat Kepatuhan menetapkan aspirasi untuk mewujudkan
Good Governance As a Catayst For Sound Business Practice. Sejalan dengan hal tersebut, sepanjang tahun 2025
Direktorat Kepatuhan telah mencatat sejumlah capaian sebagai berikut:
1. Pencapaian skor Profil Risiko Kepatuhan pada peringkat low to moderate.
2. Pencapaian ESG Rating dari MSCI pada tahun 2025 dengan target Rating A
3. Pencapaian ESG Rating dari S&P Global Corporate Sustainability Assessment (CSA) pada tahun 2025 dengan skor
74.
4. BRI masuk ke dalam Sustainability Yearbook Member S&P Global selama 4 (empat) tahun berturut-turut sejak
tahun 2022.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 863
Page 866
Corporate
Governance
5. Identifikasi Pembiayaan Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) sebesar Rp93,2 triliun atau sebesar 7,1%
dari total portofolio pembiayaan BRI.
6. Identifikasi Pembiayaan Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS) senilai Rp718,7 triliun atau sebesar 53,5% dari
total portofolio pembiayaan BRI.
7. BRI telah mengadopsi kerangka IFRS S1 dan S2 dalam Laporan Keberlanjutan BRI, serta telah melakukan Asesmen
Dampak Sosial (Social Impact Assessment)
8. Penilaian Corporate Governance Perception Index (CGPI) 2024 dengan kategori “Most Trusted Company” dengan
skor 95,38.
9. Pencapaian skor Profil Risiko Hukum pada peringkat Low to Moderate
10. Penilaian Self Assessment Good Corporate Governance peringkat komposit 2 (baik).
11. Penilaian Self Assessment Tata Kelola Terintegrasi peringkat komposit 2 (baik).
12. Perbandingan jumlah perkara menang inkracht dan damai dengan total perkara menang di tahun 2025 mencapai
90,35%
13. Tidak terdapat temuan auditor (internal maupun eksternal) berupa ketidaksinkronan antar ketentuan internal dalam
Hierarki Kebijakan & Prosedur
14. Peningkatan inklusi sebanyak 13% dan literasi terhadap kebijakan dan prosedur sebanyak 35%
15. Inisiasi Manajemen Proses Bisnis dan Penggambaran seluruh proses bisnis yang telah dipetakan
16. BRI terpilih sebagai Indonesia In-House Counsel Summit & Awards 2025 - Indonesia Most Innovative In-House
Counsel Team 2025 kategori Banking
17. ESG Awards 2025
18. Asia Sustainability Reporting Awards (ASRA) 2025 - Asia’s Best Sustainability Reporting (CEO Letter) – Platinum
19. Asia Sustainability Reporting Awards (ASRA) 2025 - Asia’s Best Sustainability Reporting (Public Sector) – Platinum
20. Asia Sustainability Reporting Awards (ASRA) 2025 - Asia’s Best Sustainability Reporting (Materiality Reporting -
Gold)
21. Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025 - Platinum Rank
22. KEHATI ESG Awards 2025 - Debt & Project Financing Category - Best Issuer/Borrower
23. The Asset Triple A Awards for Sustainable Finance 2025 - Best Issuer for Sustainable Finance
24. The Asset Triple A Awards for Sustainable Finance 2025 - Best Social Loan
25. BGK Foundation Indonesia ESG Leadership Awards 2025 - Leadership AAA - Indonesia’s Leader in ESG Transparency
Program Kerja Direktorat Kepatuhan
Selain itu, untuk mendukung pencapaian KPI di atas, Direktorat Kepatuhan memiliki beberapa program kerja yaitu
sebagai berikut:
No Program Kerja
1. Standardisasi Proses Aspek Kepatuhan BRI melakukan standarisasi proses terkait pengelolaan aspek kepatuhan dan tata
kelola melalui sertifikasi ISO 9001:2015 tentang Standar Manajemen Mutu dan ISO 37301:2021 tentang Sistem Manajemen
Kepatuhan di Compliance Division, serta sertifikasi ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan untuk ruang
lingkup Pengadaan Barang dan Jasa di Kantor Pusat BRI.
2. Peningkatan Awareness Direktorat Kepatuhan meningkatkan awareness Pekerja terhadap implementasi budaya kepatuhan,
program APU PPT, pengetahuan hukum, serta kebijakan dan prosedur, antara lain melalui:
a. Harmonisasi, penyusunan dan atau review terhadap ketentuan internal termasuk ketentuan terkait dengan bidang
kepatuhan, tata kelola, ESG serta hukum.
b. Update pengetahuan pekerja BRI dengan narasumber eksternal yang expert di bidangnya, melalui Workshop, Webinar
dan lain sebagainya.
c. Diseminasi materi komunikasi dalam rangka peningkatan awareness maupun pemahaman pekerja melalui media digital
maupun fisik.
3. Pengkinian dan penyempurnaan atas Struktur Tata Kelola BRI yang mencakup Kebijakan Umum Tata Kelola Perusahaan dan
Tata Kelola Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan BRI.
4. Pelaksanaan pengukuran atas tingkat kematangan/ maturitas Tata Kelola dan Kepatuhan secara Bank serta secara
terintegrasi.
864 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 867
Laporan Tahunan
2025
No Program Kerja
5. Penguatan Program Anti Pencucian Uang (APU), Pencegahan Pendanaan Terrorisme (PPT), dan Pencegahaan Pendanaan
Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (PPPSPM).
Dengan adanya dinamika nasional, regional dan global serta semakin kompleksnya produk, aktivitas, dan layanan jasa
keuangan termasuk pemasarannya (multichannel marketing) serta teknologi informasi, menyebabkan peningkatan
risiko TPPU, TPPT dan PPSPM yang dihadapi oleh Perseroan. Menyikapi kondisi tersebut dan sesuai dengan peraturan
perundang-undangan dan regulasi yang berlaku, Perseroan melakukan Penerapan Program APU, PPT, dan PPPSPM secara
memadai. Beberapa inisiatif perbaikan yang telah dilakukan antara lain:
a. Penyempurnaan Penilaian Risiko TPPU & TPPT dengan pendekatan berbasis risiko (Risk Based Approach (RBA)
b. Penyempurnaan Kebijakan Penerapan Program APU PPT untuk menyesuaikan dengan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 8 Tahun 2023 tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang (APU), Pencegahan Pendanaan
Terorisme (PPT) dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (PPPSPM) di Lembaga Jasa
Keuangan.
c. Optimalisasi penerapan program APU PPT di Kantor Wilayah dan Kantor Cabang melalui peningkatan peran Regional
Risk Management & Compliance dan Micro & Retail Risk and Compliance.
6. Harmonisasi Kebijakan dan Prosedur secara berkelanjutan melalui unifikasi, kodifikasi, simplifikasi, maupun bentuk lainnya
dalam rangka mengatasi inefisiensi, ovelapping dan/atau benturan kepentingan/ kewenangan dalam Kebijakan dan
Prosedur.
7. Perumusan Manajemen Proses Bisnis yang terdiri dari Arsitektur Proses Bisnis dan Model Proses Bisnis sebagai standar
perancangan proses bisnis yang komprehensif serta menjadi tools untuk melakukan improvement proses bisnis melalui
kajian efektivitas dan efisiensi Proses Bisnis
8. Policy & Procedure Excellence untuk memastikan Kebijakan dan Prosedur Perusahaan memadai sehingga meminimalkan
potensi risiko dikemudian hari serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses bisnis
9. Enhancement platform pengelolaan Kebijakan dan Prosedur (BRIPEDIA) secara kontinyu untuk mendorong literasi dan
aksesibilitas pekerja terhadap Kebijakan dan Prosedur.
10. Pemberian Layanan Hukum Dalam rangka melakukan pemberian layanan hukum, Direktorat kepatuhan melalui Legal Group
melakukan hal-hal sebagai berikut:
a. Pengkajian terhadap perundang-undangan dan/atau kondisi lnternal/eksternal yang mempunyai implikasi hukum
terhadap BRI termasuk penyempurnaan strategi penanganan permasalahan hukum baik di dalam maupun di luar
lembaga peradilan dan penyelesaian sengketa lainnya.
b. Penanganan permasalahan hukum keperdataan melalui lembaga peradilan pada setiap tingkatan, maupun lembaga
penyelesaian sengketa lainnya. Pendampingan perkara Pidana yang diproses pada lembaga penegak hukum.
c. Optimalisasi potensi recovery dari penanganan perkara hukum melalui penyusunan kebijakan pemindahtanganan aset,
penyelesaian kredit bermasalah melalui gugatan sederhana, penanganan perkara PKPU/Pailit serta penyelamatan atas
perkara perdata yang berpotensi menimbulkan kerugian signifikan bagi BRI
d. Pemberian advis hukum berupa konsultasi hukum, opini hukum, dan informasi hukum serta layanan hukum kepada
Dewan Komisaris, Direksi dan Pekerja serta seluruh Unit Kerja BRI.
e. Pendampingan dalam pelaksanaan Corporate Project BRI.
f. Reengineering pelaksanaan Pembinaan/penyuluhan/pengajaran
g. Reengineering pelaksanaan Pembinaan/ penyuluhan/pengajaran Hukum kepada Unit Kerja BRI dengan pendekatan
profil risiko dan asessment terhadap kebutuhan hukum unit kerja, dengan konsep DISKRESI (Diskusi Aspek Hukum
Kredit, Operasional dan Issue Hukum terkini).
h. Pengelolaan manajemen risiko yang berkaitan dengan risiko hukum termasuk penerapan tata kelola data dan laporan
perkara hukum.
i. Pengelolaan administrasi dokumen hukum yang berkaitan dengan operasional perusahaan dan perpustakaan hukum
termasuk pengurusan perizinan operasional BRI (Anggaran Dasar Perusahaan, Akta Pendirian Perusahaan, Hak atas
Kekayaan Intelektual (HKI), Tanda Daftar Perusahaan, Surat Keterangan Domisili Perusahaan, dan dokumen terkait
perusahaan lainnya).
j. Peningkatan produktivitas sumberdaya manusia bidang hukum melalui enrichment legal capability, sertifikasi
kompetensi bidang legal, dan engagement stakeholder, kerjasama lintas lembaga, kementerian serta instansi penegak
hukum. j. Penyusunan dan sosialisasi internal policy bidang legal, modul, legal manual serta pedoman layanan hukum
termasuk pedoman operasional penanganan permasalahan hukum baik di dalam maupun di luar Pengadilan.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 865
Page 868
Corporate
Governance
No Program Kerja
11. Mengimplementasikan prinsip Keberlanjutan (Sustainability) ke dalam aktivitas operasional dan bisnis BRI antara lain
meliputi:
a. Menerbitkan Sustainability Impact Framework sebagai landasan penyusunan Social Impact Report yang terukur dan
transparan.
b. Melakukan asesmen Hak Asasi Manusia kepada pekerja dan vendor untuk memastikan praktik bisnis yang menghormati
hak asasi manusia
c. Pengembangan Employee Carbon Tracker pada aplikasi portal internal pekerja
d. Integrasi Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI) ke dalam sustainable financing BRI
e. Menerbitkan kebijakan sektor spesifik untuk Kehutanan (Forestry) dan Kelistrikan (Power Generation) guna memperkuat
penerapan prinsip keberlanjutan pada portofolio pembiayaan
f. BRI mengintegrasikan risiko iklim ke dalam manajemen risiko menggunakan metode Climate Risk Management &
Scenario Analysis (CRMS) dari OJK dan melaksanakan Climate Risk Stress Testing (CRST)
g. Berkomitmen kepada Science Based Target initiatives (SBTi) untuk menetapkan dan mencapai target Net Zero Emission
pada tahun 2050
h. Mengadopsi kerangka IFRS S1 dan S2 dalam Laporan Keberlanjutan untuk meningkatkan kualitas pengungkapan
i. Memperkuat manajemen risiko lingkungan dan sosial melalui penguatan penerapan Environmental and Social Risk
Management (ESRM) Framework
12 Improvement Business Process Melakukan penyederhanaan proses bisnis untuk mendukung efisiensi dan perkembangan
bisnis melalui pengembangan sistem antara lain:
a. Integrated AML CFT Screening (Watchlist Screening pada Platform Pembukaan Rekening & Transaksi).
b. AI for Monitoring Transaction System through Graph Technology.
c. RBA Bankwide
d. RBA Customer
e. AML CFT Sistem (Menu STR, CTR, IFTI Reporting).
f. Sipesat Reporting Tools
g. Melakukan digitalisasi proses bisnis serta digitalisasi database legal Division untuk mendukung efisiensi dan efektivitas
tugas dan kinerja Legal Group, melalui enhancement Aplikasi DELEGASI (Data dan Informasi Legal Terintegrasi).
h. Perumusan Manajemen Proses Bisnis sebagai standar perancangan proses bisnis yang komprehensif serta menjadi
tools untuk melakukan continuous improvement proses bisnis
i. BRIPEDIA versi Mobile untuk memudahkan Pekerja mengakses Kebijakan dan Prosedur kapanpun dan dimanapun
sebagai katalis peningkatan literasi pekerja.
j. Pemanfaatan AI untuk memudahkan akses terhadap dokumen Kebijakan & Prosedur
k. Pengembangan ESG Dashboard
BRI berkomitmen untuk selalu meningkatkan pelaksanaan fungsi kepatuhan baik di tingkat korporasi maupun Unit Kerja
Operasional yang berpedoman pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.46/POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017 tentang
Fungsi Kepatuhan Bank Umum. BRI memiliki Direktur Kepatuhan yang didukung oleh Satuan Kerja Kepatuhan dalam
melaksanakan fungsi kepatuhan di Perusahaan. Jajaran Satuan Kerja Kepatuhan bersifat Independen dan terpisah dari fungsi
bisnis, operasional maupun fungsi penunjang lainnya dalam kegiatan usaha BRI. Satuan Kerja Kepatuhan terdiri dari Compliance
Group Kantor Pusat, fungsi kepatuhan di Regional Office dan Branch Office, serta fungsi kepatuhan Kantor Cabang Luar Negeri
yang berada di bawah garis koordinasi Compliance Group Kantor Pusat. Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab Satuan
Kerja Kepatuhan (SKK) BRI telah memiliki kebijakan dan standar prosedur kepatuhan yang sesuai dengan ketentuan Regulator
dan best practice terkini.
866 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 869
Laporan Tahunan
2025
Struktur Organisasi Satuan Kerja Kepatuhan
Compliance Group Subsidiary Management
Group Head Group 4)
Compliance Compliance Compliance Department Governance Department Integrated Governance
SORH
Distribution
Function Function Department
Overseas Overseas Department Head Department Head
Channel Channel Department Head
Compliance
Compliance Compliance Product Regulatory Corporate Anti Burberry Integrated Integrated
Culture &
Assessment Advisory & Lisense Assurance Governance Managemant Governance Governance 2
Support
Team Teams Team Team Team Team 1 Team Team
Team
Function:
• Corporate Compliance Assurance, Advisory, • Policy & Structure of GCG • Policy & Structure of Integrated Governance &
Culture & Risk • Implementation & Monitoring of GCG Compliance
• Comprehensive Compliance Risk Assessment & • Implementation & Monitoring Integrated
Oversight Governance & Compliance
Keterangan:
1) Implementasi fungsi Compliance di Regional Office dan Unit Kerja Operasional berkoordinasi dengan Compliance Group
2) Compliance Function di Unit Kerja Luar Negeri yang memiliki garis koordinasi dengan Compliance Group
3) Compliance Function di Unit Kerja Luar Negeri yang memiliki garis supervisi dengan Compliance Group
4) Implementasi fungsi Pengelolaan Konglomerasi Keuangan berkoordinasi dengan Subsidiary Management Group
Tugas dan Tanggung Jawab Direktur Kepatuhan
Sesuai dengan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 13 Maret 2023, A. Solichin Lutfiyanto di angkat
sebagai Direktur yang membawahkan fungsi kepatuhan BRI. Selanjutnya, sesuai dengan keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa tanggal 17 Desember 2025, jabatan tersebut dilaksanakan oleh Mahdi Yusuf.
Tugas dan tanggung jawab Direktur Kepatuhan BRI dalam rangka melaksanakan Fungsi Kepatuhan mengacu Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan No. 46/POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum dan Surat
Edaran Direksi BRI Nomor SE.56-DIR/KEP/10/2022 tanggal 31 Oktober 2022 tentang Penerapan Fungsi Kepatuhan, diantaranya:
1. Merumuskan strategi guna mendorong terciptanya Budaya Kepatuhan.
2. Mengusulkan kebijakan kepatuhan atau prinsip-prinsip kepatuhan yang akan ditetapkan oleh Direksi BRI.
3. Menetapkan sistem dan prosedur kepatuhan yang digunakan untuk sistem ketentuan dan pedoman internal BRI.
4. Memastikan bahwa seluruh kebijakan, ketentuan, sistem, dan prosedur, serta kegiatan usaha yang dilakukan BRI telah
sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
5. Meminimalkan Risiko Kepatuhan BRI.
6. Melakukan tindakan pencegahan agar kebijakan dan/atau keputusan yang diambil Direksi BRI atau BRI sebagai entitas
tidak menyimpang dari ketentuan regulator dan/atau otoritas pengawas yang berwenang beserta ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
7. Melaporkan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kepada Direktur Utama dengan tembusan kepada Dewan Komisaris
minimal secara triwulan.
8. Melakukan tugas lain yang terkait dengan Fungsi Kepatuhan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 867
Page 870
Corporate
Governance
Independensi Direktur Kepatuhan
Independensi Direktur Kepatuhan wajib memenuhi persyaratan independensi dengan mengacu Peraturan OJK No. 46/
POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017 sebagai berikut:
1. Tidak rangkap jabatan dan hubungan afiliasi.
2. Tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham, dan/atau hubungan keluarga dengan anggota
Dewan Komisaris, Direksi, dan pemegang saham pengendali
3. Direktur Kepatuhan tidak membawahi fungsi:
a. Bisnis dan operasional.
b. Manajemen risiko yang melakukan pengambilan keputusan bagi kegiatan usaha Bank.
c. Treasury.
d. Keuangan dan Akuntansi.
e. Logistik dan pengadaan barang dan jasa.
f. Teknologi dan informasi.
g. Audit intern.
Satuan Kerja Kepatuhan
Satuan Kerja Kepatuhan bersifat independen dan terpisah dari fungsi bisnis, operasional maupun penunjang lainnya dalam
kegiatan usaha BRI. Jajaran kepatuhan harus bebas dari pengaruh atau tekanan dari unit kerja lain, bebas dari benturan
kepentingan, bertindak profesional dan objektif.
Profil Kepala Satuan Kerja Kepatuhan
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Surakarta, 20 September 1972. Usia 53 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Hukum Universitas Diponegoro (1995)
- Master of Laws (LLM) Melbourne University – Australia (2004)
Sertifikasi
- Sertifikasi Manajemen Risiko Level 1 & Level 2
- Sertifikasi Kepatuhan Level 2
- Banking Compliance Level Manager
- Governance Risk Management Compliance Professional (GRCP)
- Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
Kris Hananto
Pengalaman Kerja
Compliance Group Head
- Group Head, Compliance BRI (2021 – sekarang)
- Vice President Legal Assessment & Advice, Legal Division BRI (2019 – 2021)
- Group Head Legal Advice, Legal Division BRI (2017 – 2018)
- Kepala Bagian Dokumentasi & Administrasi Kredit, Divisi Administrasi Kredit BRI (2013 -
Kewarganegaraan 2017)
Warga Negara Indonesia Pelatihan yang diikuti selama tahun 2025
Domisili - GRC Summit – Resilience to Sustainability - Yogyakarta (2025)
Cibubur, Jakarta Timur - Fortifying The Effective AML Measurement Capabilities for The Excellent AML Practice –
Jakarta (2025)
- Elevate Talks: Optimalisasi Pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Indonesia
– Jakarta (2025)
- ASEAN Corporate Governance Conference and Awards (ASEAN CGCA) – Kuala Lumpur
(2025)
- Cornell University - Star Track Executive Development – Financial Manajement – Jakarta
(2025)
Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan Direksi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. No. R.268-DIR/
HCB/05/2021 tanggal 7 Mei 2021.
868 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 871
Laporan Tahunan
2025
Tugas dan Tanggung Jawab Satuan Kerja 10. Melakukan pengembangan dan evaluasi tools otomasi
Kepatuhan & advanced data analytics, analytics controls digital
innovation serta comprehensive risk assessments
Tugas dan tanggung jawab Satuan Kerja Kepatuhan BRI oversight terkait bidang kepatuhan dengan ruang lingkup
diantaranya: Konglomerasi Keuangan;
1. Melakukan penyusunan, implementasi, monitoring, 11. Melakukan pengelolaan manajemen risiko dan human
evaluasi dan penyempurnaan strategi dan program kerja capital;
Group;
2. Melakukan penyusunan, sosialisasi implementasi,
evaluasi dan penyempurnaan strategi, framework dan Pengembangan Kompetensi Satuan Kerja
kebijakan/ketentuan bidang kepatuhan (antara lain: Kepatuhan
Good Corporate Governance (GCG), Whistleblowing
System Tata Kelola Perusahaan, Tata Kelola Terintegrasi/ BRI mendukung peningkatan kompetensi pada pekerja
Integrated Governance (TKT) dan pengujian kepatuhan); di Satuan Kerja Kepatuhan dengan cara meningkatkan
3. Melakukan penyusunan, sosialisasi, implementasi, kompetensi melalui pendidikan dan sertifikasi. Pada tahun
monitoring, evaluasi dan penyempurnaan program 2025, pekerja di Satuan Kerja Kepatuhan telah mengikuti
bidang kepatuhan (antara lain: risiko kepatuhan, pelatihan dan pendidikan antara lain:
GCG, WBS, TKT, sistem manajemen anti penyuapan, 1. Risk Leadership Forum: Architecting Resilient Retail
pengendalian gratifikasi, kepatuhan atas pelaporan Banking Playbook
Laporan Harta Kekayaan Pajak Negara (LHKPN), budaya 2. ASEAN Corporate Governance Conference and Awards
kepatuhan serta penilaian efektivitas implementasi (ASEAN CGCA)
Strategi Anti Fraud); 3. Elevate Talks : Optimalisasi Pemanfaatan Identitas
4. Melakukan pengujian kepatuhan, tindak lanjut hasil Kependudukan Digital (IKD) di Indonesia
pengujian kepatuhan atas putusan, rencana kebijakan 4. Risk Upgrade Series 2025: Ensure Business Continuity
dan/atau rencana perjanjian Kerjasama Direksi dan/atau with Cyber Resilience
SEVP termasuk penyampaian tanggapan terkait dengan 5. Risk Upgrade Series 2025: Standar Layanan Kondisi
aspek kepatuhan dalam proses Prakarsa kredit; Krisis dalam Mendukung Manajemen Kelangsungan
5. Melakukan pemenuhan komitmen BRI kepada Regulator Usaha
(termasuk pelaporan mandatory Bank serta pelaksanaan 6. Risk Upgrade Series 2025: Apa itu Operational Risk
fungsi kepatuhan untuk dilaporkan kepada Direktur News
Utama dan OJK), Audit Eksternal dan Otoritas Pengawas 7. Risk Upgrade Series 2025: Ensure Business Continuity
yang berwenang; with Healthy, Safe and Eco Friendly Workplace
6. Melakukan penyusunan resume & analisis dampak, 8. GRC Professional
implementasi, serta monitoring penerapan kebijakan/ 9. Refreshment Sertifikasi MR Jenjang 4 UK007.2 dan
ketentuan yang diterbitkan Regulator yang menyangkut UK010.2
aktivitas bisnis dan operasional BRI, laporan pemenuhan 10. Fortifying The Effective AML Measurement Capabilities
ketentuan kehati-hatian serta Compliance Checklist for The Excellent AML Practice
kelengkapan Dokumen Pencalonan Anggota Direksi, 11. Pendidikan On-Boarding Fungsi Manajemen Risiko di
Dewan Komisaris dan Pemegang Saham Utama; Head Office Group
7. Melakukan pelaksanaan fungsi Unit Pengendali 12. Pelatihan Effective Communication bagi Tim Manajemen
Gratifikasi (UPG); Krisis (TMK)
8. Melakukan penyusunan implementasi, monitoring, 13. In House Training (IHT) AML Group Identifikasi Tipologi
evaluasi dan penyempurnaan strategi pelaksanaan Penyalahgunaan Layanan Digital Lembaga Keuangan
kepatuhan dan Tata Kelola Terintegrasi pada dalam Memitigasi Risiko TPPU/TPPT/PPSPM
Konglomerasi Keuangan; 14. Analisis dan Implikasi Penarikan Aset Para Koruptor Serta
9. Melakukan penyusunan analisis, pelaporan dan Dampak Terhadap Ekonomi Nasional
penyediaan data terkait bidang kepatuhan, Tata Kelola 15. Seminar Association of Certified Fraud Examiners (ACFE)
Terintegrasi, penyampaian informasi data nasabah ;Deal or Deception? Detecting Fraud Before the Merger
serta pelaporan Produk Bank Baru termasuk laporan Closes
realisasinya kepada regulator dan pihak eksternal yang 16. ISO 37002:2021 Whistleblowing System
berkepentingan; 17. Training of Trainers (ToT) Penggambaran Model Proses
Bisnis (Basic Aware)
18. GRC Summit; Resilience to Sustainability - Leading
Through GRC in The Post-Digital Era
19. Uji Kompetensi Skema Kepatuhan Jenjang 6
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 869
Page 872
Corporate
Governance
20. Pembekalan dan Refreshment Sertifikasi MR Jenjang 2. Penyesuaian kebijakan terkait tata kelola dan kepatuhan
Kompetensi 4 dengan mengacu kepada regulasi terkini di industri
21. IT Maturity Assessment - COBIT 2019 perbankan.
22. Internalisasi New BRILiaN Way 3. Penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)
23. BSDP 1 Treasury Dealer - Risk Management Tahun 2025 secara efektif di seluruh lini organisasi untuk mencegah
24. Pembekalan dan Refreshment Sertifikasi Manajemen praktik gratifikasi dan menumbuhkan integritas
Risiko Jenjang Kompetensi 5 organisasi melalui program pengendalian gratifikasi,
25. Risk Upgrade Series 2025: Dampak Perubahan Iklim survey penilaian integritas, dan lain sebagainya.
dalam Manajemen Kelangsungan Usaha 4. Memperkuat daya saing bank dan menciptakan value
26. Risk Upgrade Series 2025: BRI Peduli 2025 - Sustainable jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan
Corporate Responsibility Planning melalui pengukuran maturitas yang melibatkan pihak
27. Pelatihan Retensi dan Manajemen Insiden Kegagalan independen, serta pengakuan dari pihak eksternal.
Pelindungan Data Pribadi 5. Pengelolaan risiko kepatuhan dengan prinsip kehati-
28. Enhance Understanding On Third Party Risk Management hatian dalam rangka menjaga kepatuhan perusahaan
29. Digital Maturity Assessment for Bank Tahun 2025 terhadap ketentuan yang berlaku.
30. In House Training (IHT) Compliance Group Dalam Rangka
Menyambut Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA)
Program Pengendalian Gratifikasi dengan Tema Pelaksanaan Program Kerja Fungsi
Gratifikasi Bukan Rejeki, Kerja Pasti Tanpa Tapi Kepatuhan Tahun 2025
31. BSDP 1 Aplikasi SAP-FAM Modul OA (Outline Agreement)
Tahap 2 1. Standarisasi Proses Kepatuhan
32. POP-CORN Premiere 2025: Brankas Digital: Kemudahan Sebagai komitmen BRI dalam memenuhi (comply)
Setor Tunai untuk Pertumbuhan CASA terhadap peraturan perundangan dan regulasi, BRI
33. POP-CORN Premiere 2025: Transformasi WBS BRI: Era telah mengikuti beberapa sertifikasi berbasis ISO untuk
Baru Kepercayaan melalui Independensi Pelaporan memastikan kualitas penerapan masih sesuai dengan
34. Public Course (Workshop) dengan Tema : Pengelolaan harapan pemangku kepentingan. Sertifikasi dimaksud
Perusahaan Asuransi, Reasuransi dan Pialang Asuransi mencakup:
yang Bekerjasama dengan Bank - Sertifikasi ISO 37301:2021 tentang Sistem Manajemen
35. Uji Kompetensi Skema Kepatuhan Jenjang 5 Kepatuhan
36. Special Request Pengadaan Barang dan/atau Jasa BRI Sejak tahun 2022 Satuan Kerja Kepatuhan telah
37. POP-CORN Premiere 2025: Memenangkan Hati Nasabah mengikuti sertifikat ISO 37301:2021 dengan hasil telah
dengan Layanan yang Berkualitas lulus sertifikasi dan mampu mempertahankannya
38. Risk Upgrade Series 2025: Developing and Assessing sampai dengan saat ini.
Business Continuity Plan to Assure BRI Business - Sertifikasi ISO 37001:2016 tentang Sistem
Continuity Manajemen Anti Penyuapan
39. Pendidikan Special Request Aplikasi e-Procurement BRi telah berhasil mempertahankan kualifikasi dalam
40. Enhance Understanding on Risk Assessment of penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Applications melalui surveillance yang dilaksanakan oleh pihak
41. Risk Upgrade Series 2025: Kupas Tuntas Apa Itu Whistle eksternal.
Blowing System - Sertifikasi ISO 9001:2015 tentang Sistem Manajemen
42. Risk Upgrade Series 2025: Gratifikasi Bukan Rezeki Mutu
Untuk meningkatkan kualitas proses di Satuan
Kerja Kepatuhan, sejak Tahun 2022, Satuan Kerja
Rencana Kerja Satuan Kerja Kepatuhan Kepatuhan telah melaksanakan Surveillance Audit
Tahun 2025 ISO 90001:2015 Sistem Manajemen Mutu dan
berhasil mempertahankan sertifikat ISO 9001:2015.
Dalam mendukung peningkatan penerapan budaya
kepatuhan, Satuan Kerja Kepatuhan menuangkan objektif 2. Kepatuhan atas peraturan perundang undangan
pencapaian dalam rencana kerja sebagai yang mencakup - Analisa Dampak Kebijakan Eksternal
beberapa hal sebagai berikut: Merupakan serangkaian kegiatan yang dilaksanakan
1. Penguatan budaya kepatuhan melalui peningkatan oleh Satuan Kerja Kepatuhan untuk mengetahui
pemahaman dan kesaran pekerja terkait aspek kepatuhan dampak atas Peraturan Perundang-undangan
yang mencakup antara lain kode etik, compliance culture, terbaru terhadap operasional BRI. Sepanjang tahun
benturan kepentingan, dan lain sebagainya. 2025, Compliance Group telah melaksanakan analisa
dampak terhadap 55 Regulasi yang berlaku di
industri.
870 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 873
Laporan Tahunan
2025
- Pengujian Prinsip kehati-hatian a. Tanggapan aspek kepatuhan terhadap rencana
Dalam rangka mencegah penyimpangan dari kebijakan, rencana pengambilan keputusan dan
ketentuan kehati-hatian dalam aktivitas bisnis aktivitas/kegiatan lainnya yang dimintakan oleh
dan operasional perusahaan, Direktur yang Unit kerja BRI berjumlah 711 tanggapan.
membawahkan fungsi kepatuhan BRI telah b. Tanggapan aspek kepatuhan terhadap
melakukan Proses Pengujian Prinsip Kehati-hatian Konglomerasi Keuangan BRI berjumlah 78
terhadap Rencana Kebijakan, Keputusan dan tanggapan.
Perjanjian dengan pihak ketiga yang ditetapkan - Pelaporan Produk dan/atau Aktivitas Baru (PAB)
oleh Direksi. Selama tahun 2025, telah dilaksanakan Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
pengujian prinsip kehati-hatian sebanyak 344 Nomor 13/POJK.03/2021Tahun 2021 tentang
dokumen pengujian, dengan rincian sebagai berikut: Penyelenggaraan Produk Bank Umum dan Peraturan
Bank Indonesia Nomor 23/6/PBI/2021 Tahun 2021
tentang Penyedia Jasa Pembayaran diatur bahwa
Pengujian putusan kredit wewenang Direksi 206
Bank wajib melakukan perizinan atas produk dan/
atau aktivitas bank baru yang akan dipasarkan
Rencana Kebijakan 108
kepada konsumen. Pelaporan rencana penerbitan
produk dan/atau aktivitas bank baru kepada regulator
Corporate Action 2
(dhi. Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia)
dalam rangka mendapatkan persetujuan regulator
Perjanjian kerjasama 28
koordinasikan melalui Compliance Group. Adapun
sepanjang tahun 2025 terdapat 12 produk dan/
- Tanggapan Aspek Kepatuhan atau aktivitas bank baru yang telah mendapatkan
Compliance Group menyampaikan tanggapan/opini perizinan dari Regulator.
aspek kepatuhan kepada unit kerja terkait mengenai
rencana kebijakan/putusan Direksi, rencana 2. Maturitas Kepatuhan BRI
perubahaan mekanisme operasional, rencana Dalam rangka mengukur tingkat kematangan dalam
penerbitan produk dan/atau aktivitas baru serta pelaksanaan fungsi kepatuhan guna mewujudkan
hal lain yang membutuhkan pendapat dari satuan terlaksananya Budaya Kepatuhan pada semua tingkatan
kerja kepatuhan. Selama 2025, terdapat sebanyak organisasi dan kegiatan usaha, BRI telah melakukan
789 opini aspek kepatuhan dengan rincian sebagai penilaian Maturitas Kepatuhan BRI (Bankwide) dengan
berikut: hasil 4.32 dari skala 5 atau meningkat dibandingkan
dengan tahun lalu yaitu 4.13. Rincian skor maturitas
adalah sebagai berikut:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 871
Page 874
Corporate
Governance
Hasil Penilaian Maturitas Kepatuhan BRI
Tone at The Top
4.40 4.80
Enforcement & Disipline Tanggung Jawab Pengawasan
4.33 4.42 4.48 4.56
4.56 4.75 4.44 4.56
2023 = 4.13
Auditing Pelatihan dan Pendidikan
2024 = 4.32
3.82 3.82 3.83 4.31
Pemantauan Kebijakan dan Prosedur
3.64 4.00 4.00 4.10
Risk Assessment Lines of Communication
3.79 3.86
2023 2024
Response and Prevention
Peringkat
Peringkat 1 Peringkat 2 Peringkat 3 Peringkat 4 Peringkat 5
Maturitas
Keterangan Initial Repeatable Defined Managed Optimized
Tanggung Pelatihan Kebijakan Response Enforcement
Building Tone at Lines of Risk
jawab dan dan and Pemantauan Auditing and
Block the Top Communication Assessment
Pengawasan Pendidikan Prosedur Prevention Discipline
2023 4.40 4.48 4.44 3.83 4.00 3.79 3.64 3.82 4.56 4.33
2024 4.80 4.56 4.56 4.31 4.10 3.86 4.00 3.82 4.75 4.42
Peringkat Maturitas
Peringkat 1 Peringkat 2 Peringkat 3 Peringkat 4 Peirngkat 5
Kepatuhan
Keterangan Forming Developing Standardized Established Optimized
872 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 875
Laporan Tahunan
2025
Evaluasi Efektivitas Fungsi Kepatuhan
Penilaian terhadap kecukupan implementasi Fungsi Kepatuhan di BRI dilaksanakan oleh Direksi secara berkala melalui Laporan
Fungsi Kepatuhan yang secara semesteran juga disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan. Ringkasan pelaksanaan
implementasi yang tertuang dalam Laporan Fungsi Kepatuhan memuat informasi yang menyeluruh antara lain Penguatan
Budaya Kepatuhan, Pengelolaan Risiko Kepatuhan, Pencegahan Penyimpangan Terhadap Ketentuan Kehati-Hatian atas
Kebijakan Internal, Pemantauan Pelaksanaan Ketentuan Kehati-Hatian Terhadap Kebijakan Eksternal, Pemantauan Terhadap
Peraturan/Ketentuan Eksternal, Pemantauan Pemenuhan Kepatuhan Bank Terhadap Komitmen Eksternal, dan lainnya.
Penerapan Program Anti Pencucian Uang (APU), Pencegahan Pendanaan
Terorisme (PPT) dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah
Massal (PPPSPM)
Tahun 2025 menjadi tonggak krusial bagi transformasi BRI melalui strategi BRIvolution Reignite yang berfokus pada visi
"Leading Funding Bank" dan "Sustainable and Profitable Lending". Strategi ini mengintegrasikan pertumbuhan bisnis yang
agresif dengan penguatan fondasi kepercayaan melalui program APU, PPT, & PPPSPM, yang diposisikan bukan lagi hanya
sebagai kewajiban atas pemenuhan regulasi, tetapi sebagai elemen strategis utama dalam menjaga keberlanjutan bisnis di
masa depan.
BRI menempatkan integritas sistem keuangan sebagai standar fundamental yang mendasari seluruh kebijakan strategis dan
operasional perusahaan. Seiring dengan akselerasi transformasi dan jangkauan layanan yang semakin luas, BRI secara dinamis
menjawab tantangan risiko TPPU, TPPT & PPSPM yang kian kompleks melalui penguatan tata kelola penerapan program APU,
PPT & PPPSPM yang proaktif dan berbasis teknologi. Dengan menyinergikan inovasi bisnis dan sistem manajemen risiko yang
adaptif, BRI berkomitmen menciptakan ekosistem perbankan yang akuntabel dan berintegritas, sekaligus memperkuat benteng
pertahanan terhadap ancaman TPPU, TPPT & PPSPM guna menjamin kepercayaan publik dan keberlanjutan ekonomi yang
inklusif.
Sebagai institusi keuangan yang sistemik, BRI berkomitmen penuh untuk mendukung stabilitas sistem keuangan nasional serta
mematuhi standar internasional yang ditetapkan oleh Financial Action Task Force (FATF). Seluruh kerangka kerja Tata Kelola
APU, PPT, & PPPSPM di BRI disusun dengan berpedoman pada regulasi terkini, khususnya POJK Nomor 8 Tahun 2023 serta
Undang-Undang mengenai Pencegahan dan Pemberantasan TPPU dan TPPT.
Implementasi program ini dijalankan melalui strategi yang holistik dan berkesinambungan dengan mengedepankan Lima Pilar
utama penerapan program APU, PPT & PPPSPM yaitu pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris, Kecukupan Kebijakan
dan Prosedur, Efektivitas Pengendalian Internal, Keandalan Sistem Informasi Manajemen, dan Peningkatan Kompetensi
Sumber Daya Manusia. Melalui penguatan kelima pilar tersebut, BRI memastikan setiap lini organisasi memiliki kesiapan dalam
menghadapi kompleksitas risiko TPPU, TPPT & PPSPM di masa depan.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 873
Page 876
Corporate
Governance
Kepemimpinan & Struktur Tata Kelola APU, PPT & PPPSPM
Struktur Organisasi Unit Kerja Khusus APU, PPT & PPPSPM
DIREKTUR UTAMA
Board of
Management
DIREKTUR LEGAL &
COMPLIANCE
Penanggung Jawab APU, PPT
& PPPSPM Kantor Pusat
AML, CPF & CPF Group
Strategy, Policy & Implementation,
Analysis & Reporting Assurance Team Regional Operational Penanggung Jawab
Evaluation Dept. Risk & Compliance
Dept. APU, PPT & PPPSPM UKO
(RORC)
Tugas & Tanggung Jawab Compliance
Mengelola Fungsi Officer UKLN
Implementasi, Monitoring
Micro & Retail Risk & & Evaluasi Program. APU,
Compliance (MRR) PPT & PPPSPM di Unit Kerja
Operasional
Fungsi APU, PPT & PPPSPM di BRI dijalankan secara independen oleh AML, CFT & CPF Group di Kantor Pusat. Sebagai satuan
kerja yang bersifat independen, Group ini bertanggung jawab langsung kepada Direktur Legal & Compliance yang mengemban
fungsi Kepatuhan. Hal tersebut guna menjamin objektivitas serta efektivitas pengawasan di seluruh lini bisnis dan operasional.
Adapun tanggung jawab strategis Unit Kerja tersebut meliputi:
1. Penyusunan Kebijakan Berbasis Risiko
Merumuskan dan mengkinikan penilaian risiko TPPU, TPPT & PPSPM secara berkala sebagai dasar dalam menetapkan
kebijakan yang adaptif terhadap dinamika ancaman risiko TPPU, TPPT & PPSPM.
2. Transformasi Sistem Informasi Manajemen
Mengelola serta mengembangkan sistem informasi pendukung yang andal untuk memastikan penerapan Program APU,
PPT & PPPSPM berjalan secara efektif dan efisien.
3. Pelaporan Regulator
Melakukan analisis mendalam serta memastikan ketepatan waktu dan kualitas pelaporan APU, PPT & PPPSPM kepada
regulator sebagai bentuk transparansi dan kepatuhan atas regulasi yang berlaku.
4. Pengawasan Konglomerasi Keuangan
Melaksanakan fungsi pengawasan penerapan Program APU, PPT & PPPSPM secara menyeluruh dan terintegrasi di dalam
ekosistem Konglomerasi Keuangan BRI.
BRI juga melakukan Penguatan APU, PPT & PPPSPM di level Unit Kerja Operasional dengan menetapkan fungsi yang bertanggung
jawab dalam pengawasan atas penerapan program APU, PPT & PPPSPM, yaitu Regional Operational Risk & Compliance (RORC)
di Regional Office dan Micro & Retail Risk & Compliance (MRR) di Unit Kerja Operasional (UKO). Seluruh RORC dan MRR secara
konsisten berkoordinasi dengan AML, CFT & CPF Group di Kantor Pusat.
874 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 877
Laporan Tahunan
2025
Profil Head of AML, CFT & CPF
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Usia 51 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Ekonomi, Universitas Indonesia
- Magister Manajemen, Universitas Padjadjaran
- Post Graduated Degree Applied Finance Macquarie University, Australia
Sertifikasi
- Sertifikasi Manajemen Risiko Level 5
- General Banking Certification
Pengalaman Kerja
Roby Firmansjah Sastraatmadja - Head of AML, CFT & CPF (Agustus 2025 sd saat ini)
Group Head of AML, CTF & CPF - General Manager Kantor Cabang Luar Negeri Timor Leste (2023 - Juli 2025)
- AVP Transactional Banking Division (2021-2023)
- Group Head Bisnis Internasional dan Treasury Regional Office Jogjakarta (2020-2021)
- Business Manager KCLN New York (2019-2020)
- Chief Representative KCLN Hongkong (2012-2019)
Kewarganegaraan
Dasar Hukum Pengangkatan
Warga Negara Indonesia
SK Group Head AML Surat No. R.2739-DIR/HBS/08/2025
Domisili
Jakarta
Struktur Tata Kelola Struktur Tata Kelola ini memastikan bahwa alur pelaporan
dan pertanggungjawaban berjalan efektif, di mana AML,
Dalam rangka mewujudkan tata kelola yang akuntabel, BRI CFT & CPF Group memiliki garis pelaporan langsung kepada
menerapkan Three Lines of Defense yang terintegrasi dalam Direktur yang membawahi fungsi Kepatuhan (Direktur Legal
penerapan program APU, PPT & PPPSPM, guna memastikan & Compliance), menjamin independensi dari target bisnis &
adanya pemisahan tugas yang jelas antara fungsi dengan operasional.
rincian sebagai berikut:
1. Lini Pertama Pelaksanaan Program Penerapan APU PPT &
Dalam kerangka Three Lines of Defense, Lini Pertama PPPSPM TAHUN 2025
dijalankan oleh seluruh Unit Kerja Operasional BRI
sebagai garda terdepan (frontliner) yang berinteraksi Sebagai bentuk komitmen nyata terhadap integritas
langsung dengan nasabah dan menjalankan aktivitas sistem keuangan, BRI telah melaksanakan berbagai upaya
bisnis harian. penguatan pada penerapan program APU, PPT & PPPSPM
2. Lini Kedua sepanjang tahun 2025, baik melalui pelaksanaan Lima Pilar
Pertahanan Lini Kedua dijalankan oleh AML, CFT & CPF APU, PPT & PPPSPM dan inisiatif strategis sebagai berikut:
Group Bersama penanggungjawab APU PPT & PPPSPM 1. Pengawasan Aktif Direksi dan Dewan Komisaris
di Unit Kerja Operasional yang berfungsi sebagai Efektivitas penerapan program APU, PPT & PPPSPM
Pengendali Risiko Kepatuhan (Compliance Oversight). tidak terlepas pada keterlibatan aktif Direksi dan Dewan
Fungsi ini bertugas melakukan pemantauan yang Komisaris sebagai penggerak utama dalam pengawasan
independen untuk memastikan bahwa Lini Pertama telah atas pemenuhan terhadap ketentuan yang berlaku. Peran
melaksanakan prosedur secara efektif dan efisien. kepemimpinan tersebut tercermin dalam Rapat Dewan
3. Lini Ketiga Komisaris dan Direksi yang secara konsisten membahas
Fungsi ini dijalankan secara utama oleh Satuan Kerja implementasi program APU, PPT & PPPSPM secara
Audit Intern (SKAI) melalui pelaksanaan audit berkala. terintegrasi, serta penyusunan dan pemantauan tindak
Selain itu, validitas penerapan program juga diuji melalui lanjut atas isu-isu yang menjadi concern Regulator.
pemeriksaan Audit Eksternal. Sinergi ini bertujuan untuk Pembahasan dimaksud telah dilaksanakan dalam Rapat
memastikan bahwa seluruh mekanisme pengendalian Dewan Komisaris dan Direksi (Radirkom), Rapat Direksi
risiko telah berjalan secara efektif, akuntabel, dan sesuai (Radisi), Komite Tata Kelola Terintegrasi (KTKT) dan
dengan kebijakan dan prosedur yang berlaku. Komite Pemantau Manajemen Risiko (KPMR).
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 875
Page 878
Corporate
Governance
Sebagai wujud nyata dari komitmen BRI dalam menjaga Sebagai wujud nyata komitmen BRI pada implementasi
integritas keuangan, pada tahun 2025 dilakukan Program APU, PPT & PPPSPM secara International Best
penguatan Unit Kerja Khusus (UKK) APU, PPT & PPPSPM Practice, BRI telah menerapkan prosedur screening
dengan meningkatkan skala organisasi menjadi AML, CFT pada setiap transaksi dan pembukaan rekening atau
& CPF Group yang bertanggung jawab langsung kepada penerimaan hubungan usaha terhadap watchlist yang
Direktur yang membawahi fungsi Kepatuhan. Struktur diterbitkan otoritas berwenang maupun watchlist yang
ini menjamin independensi dan otoritas UKK dalam digunakan secara International Best Practice dalam hal
mengawal efektivitas penerapan program APU, PPT & ini bekerjasama dengan pihak ketiga untuk pengkayaan
PPPSPM di seluruh organisasi, guna mengoptimalkan database watchlist, daftar Politically Exposed Person
perlindungan terhadap risiko TPPU, TPPT & PPSPM (PEP) termasuk Keluarga PEP, pemberitaan negative dan
secara efektif dan efisien. data internal hasil pemantauan aktifitas dan transaksi
2. Kecukupan Kebijakan dan Prosedur nasabah. Selain itu, BRI juga melakukan screening ulang
BRI telah mengkinikan Kebijakan APU, PPPT & PPPSPM atas seluruh nasabah eksisting secara berkala dan pada
sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang saat terdapat pembaharuan watchlist.
berlaku serta International Best Practice, sebagaimana
diatur dalam Surat Edaran (SE) Direksi BRI No. SE.04- Disamping hal tersebut, BRI telah menganalisis dan
DIR/KEP/05/2025 tanggal 28 Mei 2025 yang mencakup mengkinikan penilaian risiko TPPU, TPPT & PPSPM
ketentuan mengenai: dengan mengacu pada penilaian risiko secara nasional
· Identifikasi dan verifikasi Calon Nasabah, Nasabah, (National Risk Assessment / NRA) dan sektoral (Sectoral
Walk in Customer (WIC), dan Beneficial Owner (BO). Risk Assessment / SRA) terkini, serta menyampaikan
· Penolakan transaksi dan penutupan hubungan hasil penilaian risiko dimaksud kepada OJK pada Bulan
usaha. Juni 2025.
· Pengelolaan risiko TPPU, TPPT dan/atau PPSPM 3. Pengendalian Internal & Tindak Lanjut Audit
yang berkelanjutan. BRI telah menerapkan sistem pengendalian intern yang
· Pemeliharaan data serta penatausahaan dokumen independen terkait penerapan program APU, PPT &
dan data terkait proses Customer Due Diligence PPPSPM baik di level Kantor Pusat maupun Unit Kerja
(CDD). Operasional, termasuk Unit Kerja Luar Negeri di Tahun
· Pengkinian dan pemantauan nasabah dan transaksi. 2025 melalui Satuan Kerja Audit Intenal dengan ruang
· Pelaporan terkait APU, PPT & PPPSPM. lingkup pemeriksaan sebagai berikut:
· Pelaporan kepada Pejabat Senior, Direksi dan Dewan
Komisaris terhadap pelaksanaan kebijakan dan
prosedur APU, PPT, dan PPPSPM.
· Cross Border Correspondent Banking.
· Transfer Dana.
Pihak Intenal Level Waktu Pelaksanaan
Head Office Audit (HOA) UKLN Timor Leste 20 Januari – 14 Maret 2025
Head Office Audit (HOA) bersama RSM UKLN BRINYA 21 Mei – 24 Juni 2025.
Head Office Audit (HOA) Kantor Pusat 2 Mei – 26 Juni 2025
Head Office Audit (HOA) UKLN Taipei 3 November – 10 Desember 2025
Head Office Audit (HOA) UKLN Singapore 10 Novemeber – 22 November 2025
Selain itu, BRI secara rutin dilakukan pemeriksaan oleh Regulator dan Auditor Eksterrnal pada tahun 2025 terkait penerapan
program APU, PPT & PPPSPM dengan ruang lingkup sebagai berikut:
876 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 879
Laporan Tahunan
2025
Pihak Eksternal Level Waktu Pelaksanaan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Pusat 16 April – 18 Desember 2025
Unit Kerja Operasional
UKLN Timor Leste 21 April – 29 April 2025
Banco Central de Timor-Leste (BCTL) UKLN Timor Leste 24 April – 30 April 2025
Ernst & Young Kantor Pusat Proses pemeriksaan masih berlangsung.
4. Sistem Informasi Manajemen b. Sistem Pengukuran Bank Wide Risk Rating dengan
Dalam rangka mendukung penerapan program APU, PPT memanfaatkan data modelling yang bersifat dinamis
& PPPSPM serta penyajian informasi kepada Manajemen dengan pendekatan berbasis risiko.
sebagai pendukung pengambilan Keputusan, BRI c. Implementasi Real Time Watchlist Screening System
memiliki sistem dan/atau aplikasi pada ekosistem dengan Single Source of Truth pada platform
penerapan program APU, PPT & PPPSPM antara lain pembukaan rekening dan transaksi nasabah.
sebagai berikut: d. Implementasi Real Time AML Transaction Monitoring
a. Tools identifikasi dan verifikasi pada platform System sebagai langkah cepat memitigasi risiko
pembukaan rekening dan transaksi nasabah yang TPPU, TPPT & PPSPM.
juga mencakup proses screening terhadap watchlist e. Penyediaan Laporan ad-hoc terkait Penerapan
yang diterbitkan otoritas berwenang maupun Program APU, PPT & PPPSPM yang mendukung
watchlist yang digunakan secara international best Program Pemerintah, Regulator dan Otoritas terkait
practice dalam hal ini bersumber dari DowJones, antara lain:
daftar Politically Exposed Person (PEP) termasuk i. Laporan pemantauan rekening dormant.
Keluarga PEP, pemberitaan negatif (negative news) ii. Laporan pemantauan transaksi atas program
dan data internal hasil pemantauan aktifitas dan Makan Bergizi Gratis Pemerintah.
transaksi nasabah. 5. Sumber Daya Manusia
b. Sistem monitoring dan analisa atas transaksi nasabah Pada tahun 2025, BRI telah melaksanakan pengembangan
yang didukung teknologi Graph Database dalam kompetensi kepada pejabat dan pegawai terkait dengan
rangka Pelaporan Laporan Transaksi Keuangan penerapan APU, PPT & PPPSPM baik melalui media
Mencurigakan (LTKM), Laporan Transaksi Keuangan online seperti Webinar, E-Learning, AML Infografis Series
Tunai (LTKT), Laporan Transaksi Keuangan Luar maupun secara offline seperti In-Class Training dalam
Negeri (LTKL), Laporan CIF baru pada Sistem program Brilian Specialist Development Program (BSDP),
Informasi Pengguna Jasa Terpadu (SIPESAT) serta In House Training (IHT) dengan mengundang
serta Laporan pemenuhan data kepada Regulator, Expert dari PPATK, Lembaga Pengatur & Pengawas, dan
APGAKUM dan Otoritas Lainya. Aparat Penegak Hukum.
c. Sistem Pengukuran Customer Risk Rating & Bank
Wide Risk Rating terkait TPPU, TPPT & PPSPM Inisiatif Penerapan Program APU, PPT &
dengan pendekatan berbasis risiko (risk-based PPPSPM Tahun 2026
approach).
d. Sistem yang melakukan screening ulang secara Pada Tahun 2026, BRI berkomitmen untuk terus
berkala atas seluruh nasabah eksisting dan pada mengembangkan kapabilitas dan menyempurnakan
saat terdapat pembaharuan watchlist. Penerapan Program APU, PPT & PPPSPM melalui inisiatif
Sebagai bentuk komitmen BRI dalam mengawal integritas sebagai berikut:
keuangan di Indonesia, terdapat inisiatif yang telah 1. Melakukan penyempurnaan sistem monitoring transaksi
dilakukan dalam penyediaan sistem dan/atau aplikasi nasabah dengan memanfaatkan Machine Learning/
pendukung penerapan program APU, PPT & PPPSPM Artificial Intelligent (ML/AI) pada tipologi tertentu dan
antara lain: penguatan AML Realtime Detection dalam rangka
a. Pengembangan sistem yang menyediakan informasi meningkatkan akurasi dan kecepatan deteksi serta
mutasi rekening beserta lawan transaksi nasabah kualitas analisa laporan.
dalam rangka percepatan dan peningkatan kualitas 2. Melakukan penyelarasan kapabilitas sistem monitoring
laporan ke Regulator, APGAKUM dan Otoritas terkait. transaksi nasabah BRI sesuai dengan best practice
melalui proses implementasi Single AML Solution.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 877
Page 880
Corporate
Governance
3. Melakukan penguatan assurance atas penerapan 4. Peningkatan kualitas data nasabah melalui package
program APU, PPT & PPPSPM melalui program kerja business capability customer lifecycle management dan
sebagai berikut: enhancement customer portfolio report.
a. Pengukuran maturitas penerapan program APU, PPT 5. Melakukan penyempurnaan ketentuan APU, PPT &
& PPPSPM Konglomerasi Keuangan BRI oleh pihak PPPSPM BRI, termasuk Unit Kerja Luar Negeri, yang
independen. selaras dengan international best practice terkini.
b. Implementasi ISO 9001:2015 (Sistem Manajemen 6. Penguatan fungsi pengawasan dan penanggung jawab
Mutu) & ISO 37301:2021 (Sistem Manajemen penerapan program APU, PPT & PPPSPM di Unit Kerja
Kepatuhan. Operasional yang independen.
Perkara Hukum
Perkara hukum yang dihadapi oleh BRI pada tahun 2025 adalah sebagai berikut.
Jumlah Kasus
Permasalahan Hukum
Perdata Pidana
Telah mendapatan putusan yang mempunyai kekuatan hukum yang 350 3
tetap
Dalam proses penyelesaian 639 184
Total 989 187
2025
Perihal TW I TW II TW III TW IV TOTAL
Kredit (Penundaan Lelang) 32 73 170 259 534
Kredit Non Lelang 3 9 22 38 72
Ops & Jasa 6 5 9 7 27
Support 1 0 2 3 6
Treasury, Trade Finance & IT 0 0 0 0 0
GRAND TOTAL 639
Inkracht Menang 2025
Perihal TW I TW II TW III TW IV TOTAL
Kredit (Penundaan Lelang) 70 89 88 35 282
Kredit Non Lelang 7 12 7 11 37
Ops & Jasa 6 4 4 1 15
Support 1 0 1 1 3
Treasury, Trade Finance & IT 0 0 0 0 0
GRAND TOTAL 337
878 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 881
Laporan Tahunan
2025
1. Perkara Inkracht Menang
Perkara Inkracht Menang pada tahun 2025 sebanyak 337 Perkara, yang terdiri dari :
- Perkara Kredit (Penundaan Lelang Agunan) : 282 perkara
- Perkara Kredit Non Lelang : 37 perkara
- Perkara Operasional & Jasa : 15 perkara
- Perkara Support (SDM, Logistik, dll) : 3 perkara
- Perkara Treasury, Trade Finance, & IT : 0 perkara
Inkracht Kalah 2025
Perihal TW I TW II TW III TW IV TOTAL
Kredit (Penundaan Lelang) 0 0 1 1 2
Kredit Non Lelang 2 4 1 1 8
Ops & Jasa 2 1 0 0 3
Support 0 0 0 0 0
Treasury, Trade Finance & IT 0 0 0 0 0
GRAND TOTAL 13
2. Perkara Inkracht Kalah
Perkara Inkracht Kalah pada tahun 2025 sebanyak 13 Perkara, yang terdiri dari :
- Perkara Kredit (Penundaan Lelang Agunan) : 2 perkara
- Perkara Kredit Non Lelang : 8 perkara
- Perkara Operasional & Jasa : 3 perkara
- Perkara Support (SDM, Logistik, dll) : 0 perkara
- Perkara Treasury, Trade Finance, & IT : 0 perkara
Perkara Hukum yang Dihadapi Perusahaan
Tabel Perkara Hukum yang Dihadapi Perusahaan
Risiko Pengaruhnya
Status dan terhadap
Pokok Perkara / Gugatan Sanksi
Penyelesaian Nominal kondisi
Gugatan Perusahaan
PT Linkadata Citra Mandiri (Dalam Pailit) Kepailitan Dicabut - - Sifat Tagihan BRI
BRI mendaftarkan Tagihan kepada Tim Kurator sebesar Separatis, tersedia
Rp 226.544.883,180,- jaminan.
1. Dengan rincian Proses Pailit sebagai berikut :
- 04 April 2024 PT Linkadata Citra Mandiri diputus Pailit;
- 06 Mei 2024 - Rapat Kreditor Pertama;
- 17 Mei 2024 Batas Akhir Pengajuan Tagihan;
- 22 Mei 2024 - Verifikasi Tagihan
- 27 Mei 2024 - Rapat Kreditor agenda Verifikasi Tagihan
- 24 April 2025 - Rapat Kreditor Lanjutan agenda Pencabutan
Kepailitan PT LCM
- 3 September 2025 - Rapat Permusyawaratan Majelis Hakim
Pemutus (Putusan Pencabutan Pailit PT LCM)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 879
Page 882
Corporate
Governance
Permasalahan Hukum yang Sedang Dihadapi Dewan Komisaris dan Direksi yang Sedang
Menjabat
Selama tahun 2025, tidak terdapat permasalah hukum yang sedang dihadapi oleh Dewan Komisaris dan Direksi yang sedang
menjabat.
Permasalahan Hukum yang Sedang Dihadapi Anak Perusahaan
Pengaruhnya
Nama Anak Pokok Perkara/ Status Risiko Sanksi yang Terhadap
Nominal Gugatan
Perusahaan Gugatan Penyelesaian Gugatan Dikenakan Kondisi
Perusahaan
PT Pegadaian Sengketa di bidang Proses Potensi ganti Rp. 6.287.976.252,- - Berpotensi
ekonomi syariah berupa persidangan rugi menghadapi
gugatan wanprestasi di Pengadilan risiko hukum
kepada PT Pegadaian Agama. dan reputasi
di Pengadilan Agama perusahaan
Pamekasan dengan
nomor register perkara:
1712/Pdt.G/2025/PA.Pm
PT Bank Raya Adanya Putusan PKPU Dalam proses - - - Berdampak
Indonesia Tbk. PT. Inhil Sarimas Kelapa pembatalan pada recovery,
yang merupakan debitur homologasi sehingga
Bank Raya di Pengadilan berdampak
Niaga pada Pengadilan kepada kinerja
Negeri Medan dengan laba rugi
nomor 6/Pt.Sus- perusahaan
Pembatalan
Perdamaian/2025/
PN.Niaga.Mdn.
PT Bank Raya Indonesia
TBK, mengajukan
tagihan sebesar Rp
402.024.468.182,22.-
PT NIHIL
Permodalan
Nasional
Madani
PT BRI NIHIL
Manajemen
Investasi
PT BRI Ventura NIHIL
Investama
BRI Global NIHIL
Financial
Services
880 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 883
Laporan Tahunan
2025
Pengaruhnya
Nama Anak Pokok Perkara/ Status Risiko Sanksi yang Terhadap
Nominal Gugatan
Perusahaan Gugatan Penyelesaian Gugatan Dikenakan Kondisi
Perusahaan
PT Asuransi Perkara Perdata Gugatan Putusan Potensi ganti Materiil: - Berpotensi
BRI Life Wanprestasi dengan Pengadilan rugi Rp 18.542.081.813,- menghadapi
Nomor Perkara 124/ Negeri : Tidak Immateriil: risiko hukum
Pdt.G/2025/PN.Jkt.Sel di terdapat Rp 20.000.000.000,- dan reputasi
PN Jakarta Selatan kewajiban perusahaan
Penggugat yaitu PT membayar bagi
XSYS Solusi Cemerlang BRI LIFE.
mengajukan Gugatan
melalui PN Jakarta Pengadilan
Selatan perihal klaim Tinggi:
pengadaan dan Menguatkan
pemesanan handphone putusan
dan tablet Samsung Pengadilan
yang mengatasnamakan Negeri
PT Asuransi BRI Life
(Tergugat III), yang
menurut Penggugat (PT
XSYS Solusi Cemerlang)
menimbulkan kewajiban
pembayaran kepada
PT Asuransi BRI Life,
namun oleh PT Asuransi
BRI Life dibantah
karena pemesanan
tersebut dilakukan
tanpa kewenangan dan
tanpa sepengetahuan
perseroan, serta
didasarkan pada
dokumen yang dibuat
secara tidak sah oleh
Tergugat I bersama
Tergugat II.
PT BRI NIHIL
Asuransi
Indonesia
PT BRI Pihak Pertama : PT Forum Permasalahan Nilai Gugatan: - Tidak
Danareksa BRIDS Penyelesaian hukum - Materil : berdampak
Sekuritas Pihak Kedua : PT Evio Sengketa : PN perdata sudah Rp 10.000.000.000 pada kegiatan
Securities ("Evio") Jakpus berkekuatan - Immateril : usaha BRIDS.
Pokok Perkara : Putusan Tingkat hukum tetap Rp. 10.000.000.000 Penyelesaian
Wanprestasi Evio Pertama : (selesai) pada sengketa ini
terhadap Perjanjian Dana Gugatan Tidak tingkat banding merupakan
Talangan Dapat Diterima di Pengadilan bagian dari
(N.O) Tinggi DKI proses recovery
Putusan Tingkat Jakarta dengan piutang
Banding : dasar bahwa bermasalah .
Menguatkan tidak ada upaya
Putusan PN hukum lebih
lanjut dari para
pihak
PT BRI PT Polowijo Gosari BRI Finance Potensi ganti Rp 21.540.664.071.06,- - Berpotensi
Multifinance mengajukan gugatan menang, rugi menghadapi
Indonesia perlawanan/bantahan berkekuatan risiko stratejik
terhadap BRI Finance hukum tetap dan risiko
dalam Perkara Nomor Reputasi
28/PDT.BTH/2024/
PN.Gsk, yang diputus
tidak dapat diterima
oleh Pengadilan Negeri
Gresik, serta dikuatkan
melalui Putusan
Pengadilan Tinggi Jawa
Timur Nomor 857/
PDT/2024/PT SBY
dan Putusan Kasasi
Mahkamah Agung
Republik Indonesia
Nomor 4139 K/Pdt/2025,
yang telah berkekuatan
hukum tetap (inkracht).
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 881
Page 884
Corporate
Governance
Sanksi Administratif yang Dikenakan perusahaan sesuai dengan peraturan di bidang Pasar Modal.
Kepada Perusahaan, Anggota Dewan
Komisaris dan Direksi oleh Otoritas Contact Investor Relations
Pasar Modal dan Otoritas Lainnya
Siaga Ridha Hutama
Selama tahun 2025, tidak terdapat sanksi administratif Acting Group Head of Investor Relation
material oleh Regulator yang dapat mempengaruhi Gedung BRI II lantai 7
kelangsungan usaha Bank dan tidak terdapat sanksi Jl. Jendral Sudirman No-44-46 Jakarta Pusat 10210
administratif yang dikenakan kepada anggota Dewan Telp.: +62 21 575 2019
Komisaris maupun Direksi. Fax: +62 21 575 2010
Email: ir@bri.co.id
Akses Informasi dan Data Perusahaan Website: www.ir-bri.com
BRI secara transparan menyediakan informasi laporan Tugas dan Tanggung Jawab Investor Relation
keuangan dan informasi perusahaan terkini yang dapat
diakses publik termasuk para pemegang saham melalui Dalam rangka memenuhi tanggung jawab dan peraturan
berbagai media cetak dan elektronik termasuk diantaranya serta meningkatkan komunikasi yang efektif, Investor
situs Perusahaan, Sosial Media, Bursa Efek Indonesia, dan Relation Group BRI melakukan beragam kegiatan yaitu:
portal BUMN. 1. Analyst Meeting
Merupakan kegiatan yang dilakukan rutin setiap
Sekretaris Perusahan triwulan dalam rangka pemaparan kinerja BRI kepada
Dhanny para analyst/perusahaan sekuritas yang bertujuan agar
Telepon: (+62 21) 575 1966 analyst/perusahaan sekuritas tersebut dapat menyajikan
Faksimil: (+62 21) 570 0916 report dengan data terkini kepada para investor.
Email: humas@bri.co.id 2. Analyst Gathering
Merupakan kegiatan pertemuan dengan para analyst
Alamat Perusahaan maupun investor untuk memaparkan materi current issue
Kantor Pusat Bank BRI atau materi khusus dengan tema tertentu, dengan tujuan
Jl. Jendral Sudirman Kav. 44-46 Jakarta 1210, Indonesia untuk memberikan Update terkait current issue maupun
Telp: (+62 21) 251 0244, 251 0254 informasi perusahaan terkini.
Fax: (+62 21) 250 0065, 250 0077 3. Company Visit - Field Visit
Menerima kunjungan dari investor/analyst yang ingin
Situs Perusahaan meng-Update kinerja terkini serta ingin mengetahui
www.bri.co.id dan melihat secara langsung operasi perusahaan baik di
Contact BRI kantor pusat maupun di unit kerja operasional.
1500017 4. Conference Call
Email: callbri@bri.co.id Melakukan kegiatan teleconference untuk
Media Sosial mengakomodasi kebutuhan para investor/analyst dalam
Facebook: BANK BRI mendapatkan informasi perusahaan maupun kondisi
Instagram: @bankbri_id perekonomian yang memberikan pengaruh ke bisnis dan
X: @kontakBRI, @promo_BRI, @bankbri_id operasional perusahaan.
Youtube: BANK BRI 5. Investor Newsletter
Chatbot: Sabrina melalui whatsapp: 0812 1214 017 Update informasi terkini melalui penerbitan newsletter
pada website Investor Relation BRI.
6. Investor Conference dan Non-deal Roadshow
Investor Relations Melakukan kegiatan komunikasi melalui 1-on-1 meeting
maupun group meeting dengan para investor baik di
Investor Relations Group BRI memiliki peranan khusus untuk dalam dan luar negeri terutama di kota-kota pusat
membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam pelaksanaan keuangan dunia di Asia, Eropa dan Amerika.
kegiatan komunikasi perusahaan kepada Investor. Selain 7. Rating Review
itu, Investor Relations Group BRI berperan dalam membantu Melakukan kegiatan komunikasi dan penyampaian data
Direksi dan Dewan Komisaris dalam pelaksanaan tata kelola BRI dalam rangka pemeringkatan yang dilakukan oleh
882 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 885
Laporan Tahunan
2025
lembaga pemeringkat yang digunakan BRI, baik lembaga pemeringkat internasional (Moody’s, Fitch Rating, S&P) maupun
lembaga pemeringkat domestik (Pefindo).
Pengelolaan Website Investor Relation (www.ir-bri.com)
Melakukan pengelolaan informasi pada website Investor Relation agar pemegang saham, pemegang surat hutang, analis,
analisa pemeringkat serta masyarakat umum memiliki kemudahan dalam mengakses informasi terkini dari perusahaan.
Website yang dikelola oleh Investor Relation Group tersebut juga terkoneksi dengan website perusahaan yaitu www.bri.
co.id.
8. Advisory Report
Melakukan penyusunan materi advisory yang berisi hasil valuasi saham BRI dan hasil identifikasi gap antara intrinsic value
dan target price analis maupun hasil analisa lainnya untuk dikomunikasikan secara internal kepada Board of Management.
9. Market Update Advisory
Melakukan penyusunan materi berupa Update kondisi pasar saham, harga saham BRI dan peers untuk dikomunikasikan
secara internal kepada Board of Management.
10. Financial Update
Melakukan penyusunan materi kinerja keuangan setiap triwulan dalam rangka pemaparan kinerja BRI kepada para analyst/
perusahaan sekuritas pada kegiatan Analyst Meeting.
11. Financial Brief
Melakukan penyusunan ringkasan materi kinerja keuangan setiap triwulan dalam rangka mengkomunikasikan kinerja BRI
kepada para pekerja BRI.
12. BBRI News
Melakukan penyusunan materi terkait issue terkini yang berhubungan dengan kepentingan perusahaan untuk
dikomunikasikan secara internal baik kepada Board of Management ataupun pekerja BRI.
Profil Head of Investor Relation
Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
Lahir di Surakarta, 17 November 1986. Usia 39 tahun Per Desember 2025.
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia, Depok (2009)
- MBA dari Alliance Manchester Business School, University of Manchester, Manchester –
UK (2019)
Sertifikasi
Manajemen Risiko Level 5
Pengalaman Kerja
- Department Head - Investor Relation Group, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (Februari
Siaga Ridha Hutama 2023 - Sekarang)
Acting Group Head of Investor Relation - Division Head - Change Management Division, PT Bank Raya Indonesia (April 2021 -
Februari 2023)
- Team Leader - Subsidiary Management Division, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (Oktober
2019 - April 2021)
Kewarganegaraan Dasar Hukum Pengangkatan
Warga Negara Indonesia NOKEP: 5756-DIR/HBS/11/2025
Domisili
Jakarta
Kegiatan Investor Relation Selama Tahun 2025
Selain RUPS, Investor Relations juga menyampaikan aktivitas bank pada stakeholders, terutama pada investor eksisting dan
peserta pasar modal (regulator, investor, pemegang debenture, analis, dan lembaga pemeringkatan). Penyampaian informasi
yang relevan dilakukan dengan mengedepankan prinsip keterbukaan untuk mendukung investor dalam membuat keputusan
yang efektif dan juga menyelaraskan persepsi dan ekspektasi investor terkait strategi, performa, dan kondisi keuangan Bank.
Sepanjang tahun 2025, telah diselenggarakan agenda oleh Investor Relations, diantaranya:
1. Penyelenggaraan Analyst Meeting yang dilaksanakan setiap triwulan.
2. Kegiatan komunikasi berupa 38 field visit dan 182 meeting baik secara onsite maupun virtual.
3. Conference sebanyak 13 kali dan Non Deal Roadshow sebanyak 7 kali.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 883
Page 886
Corporate
Governance
4. Penyelenggaraan BRI BISA (Bincang Saham) kepada pekerja BRI sebanyak 4 (empat) kali.
5. Penyelenggaraan Retail Investor Day kepada shareholder sebanyak 11 (sebelas) kali.
6. ESG Rating.
7. Penyelenggaraan Annual Rating Review untuk Fitch, Moodys, S&P serta Pefindo.
8. Penyelenggaraan Public Expose, RUPS, RUPSLB dan Investor Newsletter yang telah dipublish sebanyak 5 newsletter.
9. Pengelolaan informasi terkini pada website Investor Relations (www.ir-bri.com) meliputi:
a. Informasi Perusahaan.
b. Kinerja Keuangan dan Presentasi Perusahaan.
c. Corporate Governance.
d. Informasi Terkait RUPS.
e. Newsletter
10. Disclosure atas Regulatory Filings, Events Calender, Release, Kinerja Saham dan Informasi Surat Berharga yang diterbitkan.
Siaran Pers
Selama tahun 2025, BRI telah melaksanakan siaran pers sebanyak 467 kali yang dapat diakses pada website Perseroan dengan
kategori sebagai berikut.
Tema Jumlah
Pemberdayaan UMKM 111
CSR 54
Lain-lain 47
Seremoni Kerja Sama & Promosi Event 45
Penghargaan/Award 37
Kinerja Keuangan 36
Dukungan terhadap Program Pemerintah 35
Layanan 27
Strategi Perusahaan 25
Produk 17
Inklusi Keuangan - Agen BRILink 15
ESG 10
Edukasi/Literasi Masyarakat 8
Grand Total 467
Transparansi Penyampaian Laporan
Salah satu bentuk transparansi Perseroan, yaitu menyampaikan laporan-laporan kepada regulator, diantaranya OJK dan BEI.
Adapun BRI telah menyampaikan laporan-laporan secara tepat waktu dan sesuai ketentuan yang berlaku sebagai berikut:
No Tanggal Pelaporan Perihal Tujuan
1 10 Januari 2025 Data Hutang/Kewajiban dalam Valuta Asing Otoritas Jasa Keuangan
2 10 Januari 2025 Laporan Struktur Kepemilikan Saham BRI Otoritas Jasa Keuangan
3 10 Januari 2025 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek PT Bursa Efek Indonesia
884 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 887
Laporan Tahunan
2025
No Tanggal Pelaporan Perihal Tujuan
4 15 Januari 2025 Laporan Pengalihan Kembali Saham Hasil Buyback Otoritas Jasa Keuangan
5 15 Januari 2025 Laporan Pengalihan Kembali Saham Hasil Buyback Otoritas Jasa Keuangan
6 15 Januari 2025 Laporan Pengalihan Kembali Saham Hasil Buyback Otoritas Jasa Keuangan
7 17 Januari 2025 Informasi atau Fakta Material Pembagian Dividen Interim Otoritas Jasa Keuangan
8 21 Januari 2025 Penyampaian Mata Acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Otoritas Jasa Keuangan
9 21 Januari 2025 Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Otoritas Jasa Keuangan
Perusahaan Terbuka
10 31 Januari 2025 Pemberitahuan Rencana Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Otoritas Jasa Keuangan
11 31 Januari 2025 Laporan Kesiapan Dana Pelunasan Obligasi Berkelanjutan II Bank PT Bursa Efek Indonesia
BRI Tahap IV Tahun 2018 Seri B
12 31 Januari 2025 Rencana Pembelian Kembali Saham yang Telah Dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan
Perseroan dan Pengalihan Saham Hasil Pembelian Kembali
13 31 Januari 2025 Laporan Pengalihan Kembali Saham Hasil Buyback Otoritas Jasa Keuangan
14 03 Februari 2025 Penyampaian Bukti Iklan Rencana Buyback dan Pengalihan Saham Otoritas Jasa Keuangan
Hasil Buyback
15 03 Februari 2025 Penyampaian Bukti Iklan Pemberitahuan RUPS Otoritas Jasa Keuangan
16 07 Februari 2025 Konfirmasi Emiten Grup PT Bursa Efek Indonesia
17 10 Februari 2025 Data Hutang/Kewajiban dalam Valuta Asing Otoritas Jasa Keuangan
18 10 Februari 2025 Laporan Struktur Kepemilikan Saham BRI Otoritas Jasa Keuangan
19 10 Februari 2025 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek PT Bursa Efek Indonesia
20 12 Februari 2025 Analyst Meeting Kinerja Keuangan BRI Triwulan IV Tahun 2024 PT Bursa Efek Indonesia
21 13 Februari 2025 Penyampaian Informasi Pemenuhan Kewajiban Public Expose - PT Bursa Efek Indonesia
Tahunan
22 13 Februari 2025 Pemberitahuan Perubahan Jadwal Rapat Umum Pemegang Saham Otoritas Jasa Keuangan
Tahunan
23 13 Februari 2025 Penyampaian Bukti Iklan Informasi Laporan Keuangan Tahunan Direktur Penilai Perusahaan, Up.
Divisi Penilai Perusahaan 1 PT Bursa
Efek Indonesia
24 14-02-2025 Penyampaian Perubahan Mata Acara Rapat Umum Pemegang PT Bursa Efek Indonesia
Saham Tahunan
25 24 Februari 2025 Laporan Hasil Pemeringkatan Pemeringkatan Tahunan Otoritas Jasa Keuangan
26 28 Februari 2025 Penyampaian Laporan Tahunan & Keberlanjutan dan ESG Otoritas Jasa Keuangan
27 28 Februari 2025 Pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Otoritas Jasa Keuangan
28 28 Februari 2025 Laporan Kesiapan Dana Pelunasan Obligasi Berwawasan PT Bursa Efek Indonesia
Lingkungan Berkelanjutan I Bank BRI Tahap III Tahun 2024 Seri A
29 28 Februari 2025 Penambahan Informasi atas Keterbukaan Otoritas Jasa Keuangan
Informasi Rencana Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan
oleh Perseroan dan Pengalihan Saham Hasil Pembelian Kembali
30 04 Maret 2025 Penyampaian Bukti Iklan Penambahan Informasi atas Keterbukaan Otoritas Jasa Keuangan
Informasi Rencana Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan
oleh Perseroan dan Pengalihan Saham Hasil Pembelian Kembali
31 04 Maret 2025 Penyampaian Bukti Iklan Panggilan RUPS Otoritas Jasa Keuangan
32 04 Maret 2025 Penjelasan atas Permintaan Penjelasan Bursa PT Bursa Efek Indonesia
33 06 Maret 2025 Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Otoritas Jasa Keuangan
Perusahaan Terbuka
34 10 Maret 2025 Perubahan Struktur Pemegang Saham Otoritas Jasa Keuangan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 885
Page 888
Corporate
Governance
No Tanggal Pelaporan Perihal Tujuan
35 10 Maret 2025 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek PT Bursa Efek Indonesia
36 11 Maret 2025 Tanggapan Permintaan Penjelasan Bursa PT Bursa Efek Indonesia
37 21 Maret 2025 Laporan Transaksi Afiliasi Otoritas Jasa Keuangan
38 21 Maret 2025 Laporan Transaksi Afiliasi Otoritas Jasa Keuangan
39 24 Maret 2025 Informasi atau Fakta Makterial Pengalihan Kepemilikan Saham Seri Otoritas Jasa Keuangan
B Perseroan Milik Negara Republik Indonesia
40 25 Maret 2025 Ringkasan Risalah Rapat Umum Para Pemegang Saham Tahunan Otoritas Jasa Keuangan
41 26 Maret 2025 Perubahan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris Otoritas Jasa Keuangan
42 26 Maret 2025 Keterbukaan Informasi terkait Aksi Korporasi - Dividen Tunai Otoritas Jasa Keuangan
43 27 Maret 2025 Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Otoritas Jasa Keuangan
Negara RI
44 27 Maret 2025 Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Otoritas Jasa Keuangan
PT Biro Klasifikasi Indonesia
45 27 Maret 2025 Penyampaian Bukti Iklan Hasil RUPS Otoritas Jasa Keuangan
46 10 April 2025 Perubahan Struktur Pemegang Saham Otoritas Jasa Keuangan
47 10 April 2025 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek PT Bursa Efek Indonesia
48 17 April 2025 Perubahan Komite Audit Otoritas Jasa Keuangan
49 23 April 2025 Risalah Rapat Umum Para Pemegang Saham Tahunan Otoritas Jasa Keuangan
50 30 April 2025 Penyampaian Laporan Keuangan Interim yang Tidak Diaudit PT Bursa Efek Indonesia
51 02 Mei 2025 Analyst Meeting Kinerja Keuangan BRI Triwulan I Tahun 2025 PT Bursa Efek Indonesia
52 02 Mei 2025 Penyampaian Bukti Iklan Informasi Laporan Keuangan Interim PT Bursa Efek Indonesia
53 09 Mei 2025 Perubahan Struktur Pemegang Saham Otoritas Jasa Keuangan
54 09 Mei 2025 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek PT Bursa Efek Indonesia
55 16 Mei 2025 Penyampaian Informasi Perubahan Anggaran Dasar PT Bank Otoritas Jasa Keuangan
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
56 10 Juni 2025 Perubahan Struktur Pemegang Saham Otoritas Jasa Keuangan
57 10 Juni 2025 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek PT Bursa Efek Indonesia
58 25 Juni 2025 Penyampaian Bukti Iklan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Otoritas Jasa Keuangan
Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Bank BRI Tahap I Tahun 2025
59 30 Juni 2025 Laporan Realisasi Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor Otoritas Jasa Keuangan
Akuntan Publik
60 30 Juni 2025 Laporan Kesiapan Dana Pelunasan Pokok Obligasi Berwawasan PT Bursa Efek Indonesia
Lingkungan Berkelanjutan I Bank BRI Tahap I Tahun 2022 Seri B
61 01 Juli 2025 Laporan Transaksi Afiliasi Otoritas Jasa Keuangan
62 01 Juli 2025 Penjelasan atas Pemberitaan Media Massa PT Bursa Efek Indonesia
63 04 Juli 2025 Permintaan Penjelasan Emiten dan Perusahaan Publik Lainnya Otoritas Jasa Keuangan
64 10 Juli 2025 Perubahan Struktur Pemegang Saham Otoritas Jasa Keuangan
65 10 Juli 2025 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek PT Bursa Efek Indonesia
66 15 Juli 2025 Laporan Pembelian Kembali Saham (buyback) Otoritas Jasa Keuangan
67 15 Juli 2025 Laporan Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Otoritas Jasa Keuangan
68 15 Juli 2025 Laporan Pengalihan Kembali Saham Hasil Buyback Otoritas Jasa Keuangan
69 15 Juli 2025 Laporan Pembelian Kembali Saham (Buyback) Otoritas Jasa Keuangan
886 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 889
Laporan Tahunan
2025
No Tanggal Pelaporan Perihal Tujuan
70 31 Juli 2025 Analyst Meeting Kinerja Keuangan BRI Triwulan II Tahun 2025 PT Bursa Efek Indonesia
71 01 Agustus 2025 Penyampaian Bukti Iklan Informasi Laporan Keuangan Interim PT Bursa Efek Indonesia
72 04 Agustus 2025 Laporan Transaksi Afiliasi Otoritas Jasa Keuangan
73 04 Agustus 2025 Laporan Transaksi Afiliasi Otoritas Jasa Keuangan
74 08 Agustus 2025 Perubahan Struktur Pemegang Saham Otoritas Jasa Keuangan
75 08 Agustus 2025 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek PT Bursa Efek Indonesia
76 20 Agustus 2025 Laporan Transaksi Afiliasi Otoritas Jasa Keuangan
77 01 September 2025 Perubahan Corporate Secretary Otoritas Jasa Keuangan
78 09 September 2025 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek PT Bursa Efek Indonesia
79 09 September 2025 Perubahan Struktur Pemegang Saham Otoritas Jasa Keuangan
80 25 September 2025 Laporan Kesiapan Dana Pelunasan Obligasi berwawasan PT Bursa Efek Indonesia
Lingkungan Berkelanjutan I Bank BRI Tahap II Tahun 2023 Seri B
81 03 Oktober 2025 Laporan Penunjukan/Perubahan Akuntan Publik dan/atau Kantor Otoritas Jasa Keuangan
Akuntan Publik Jasa audit atas informasi keuangan historis
Tahunan
82 10 Oktober 2025 Perubahan Struktur Pemegang Saham Otoritas Jasa Keuangan
83 10 Oktober 2025 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek PT Bursa Efek Indonesia
84 20 Oktober 2025 Penyampaian Materi Kinerja Keuangan BRI Triwulan III Tahun 2025 PT Bursa Efek Indonesia
85 31 Oktober 2025 Permintaan Penjelasan Emiten dan Perusahaan Publik Lainnya Otoritas Jasa Keuangan
86 31 Oktober 2025 Pemberitahuan Rencana Penelaahan Secara Terbatas atas Laporan Otoritas Jasa Keuangan
Publikasi Keuangan BRI posisi 31 Oktober 2025
87 31 Oktober 2025 Penyampaian Bukti Iklan Informasi Laporan Keuangan Interim Otoritas Jasa Keuangan
88 31 Oktober 2025 Laporan Kesiapan Dana Pelunasan MTN Bank BRI Tahun 2022 Seri PT Bursa Efek Indonesia
B
89 3 November 2025 Penyampaian Mata Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Otoritas Jasa Keuangan
Biasa
90 10 November 2025 Permintaan Penjelasan Emiten dan Perusahaan Publik Lainnya Otoritas Jasa Keuangan
91 10 November 2025 Perubahan Struktur Pemegang Saham Otoritas Jasa Keuangan
92 10 November 2025 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek PT Bursa Efek Indonesia
93 11 November 2025 Penyampaian Bukti Iklan Pemberitahuan RUPS Otoritas Jasa Keuangan
94 24 November 2025 Penjelasan Mata Acara RUPS Otoritas Jasa Keuangan
95 25 November 2025 Penyampaian Perubahan Mata Acara Rapat Umum Pemegang Otoritas Jasa Keuangan
Saham Luar Biasa
96 25 November 2025 Pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Otoritas Jasa Keuangan
97 26 November 2025 Penyampaian Bukti Iklan Panggilan RUPS Otoritas Jasa Keuangan
98 10 Desember 2025 Perubahan Struktur Pemegang Saham Otoritas Jasa Keuangan
99 10 Desember 2025 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek Otoritas Jasa Keuangan
100 17 Desember 2025 Jadwal Dividen Tunai Interim Otoritas Jasa Keuangan
101 18 Desember 2025 Penyampaian Bukti Iklan Jadwal Pembagian Dividen Interim Otoritas Jasa Keuangan
102 18 Desember 2025 Ringkasan Risalah Rapat Umum Para Pemegang Saham Luar Biasa Otoritas Jasa Keuangan
103 19 Desember 2025 Penyampaian Bukti Iklan Hasil RUPS Otoritas Jasa Keuangan
104 24 Desember 2025 Laporan Transaksi Afiliasi Otoritas Jasa Keuangan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 887
Page 890
Corporate
Governance
Kode Etik Pokok-Pokok Kode Etik
BRI telah memiliki Kode Etik yang tertuang dalam Surat Penerapan Kode Etik Perusahaan dibagi menjadi Kode Etik
Edaran Direksi BRI No. SE.09.a-DIR/KEP/03/2023 tanggal 31 Bank dan Kode Etik Insan BRI yang mencakup:
Oktober 2023 tentang Perubahan Pertama atas Corporate
Governance. Buku 6 (Kode Etik). BRI memaknai kode etik
sebagai sebuah nilai dasar, pedoman serta landasan moral KODE ETIK BANK
perusahaan dalam menjalankan operasi bisnis secara
1. Kepatuhan terhadap Hukum dan Kebijakan Regulator
jujur dan berintegritas. Kode Etik BRI berlaku bagi Direksi,
Dewan Komisaris dan seluruh pekerja dalam menjalankan 2. Hubungan Bank dengan Insan BRI
pekerjaannya secara profesional dan mendorong 3. Hubungan dengan nasabah
terciptanya lingkungan yang mengutamakan good corporate
4. Hubungan dengan Pesaing dan Mitra Kerja
governance.
5. Hubungan dengan Pemegang Saham dan Investor
6. Hubungan dengan Regulator
Prinsip Kode Etik 7. Hubungan dengan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
1. Komitmen dan Keteladanan Pemimpin
8. Etika sebagai Kelompok Usaha (BRI Group)
Direksi dan Dewan Komisaris menyatakan kepatuhannya
terhadap Kode Etik melalui penandatanganan Surat 9. Pengendalian Gratifikasi, Anti Penyuapan dan Anti Korupsi
Pernyataan Kode Etik. Di samping itu, Direksi dan Dewan
Komisaris juga menjadi teladan bagi seluruh Insan BRILiaN
dalam mempedomani serta mengimplementasikan Kode Elemen dan penjelasan terkait Kode Etik Insan BRI adalah
Etik. sebagai berikut:
2. Transparansi
Prinsip Transparansi tercermin dari keterbukaan dan
publikasi yang dilakukan oleh Bank terhadap ketentuan, KODE ETIK INSAN BRI
implementasi dan pelanggaran Kode Etik yang terjadi di
1. Kepatuhan Terhadap Hukum, Kebijakan Regulator dan
BRI sesuai ketentuan yang berlaku. Kebijakan Internal Bank
3. Pertanggungjawaban
2. Kode Etik sebagai Insan BRI
Tanggung jawab BRI sebagai Bank atas implementasi
Kode Etik antara lain dicerminkan dari hubungan 3. Hubungan dengan nasabah
BRI dengan nasabah, pesaing, mitra kerja, regulator, 4. Hubungan dengan Pesaing dan Mitra Kerja
stakeholder serta masyarakat dan lingkungan. Tanggung
5. Hubungan Antar Sesama Pekerja termasuk dengan Pekerja
jawab untuk mematuhi Kode Etik bagi Insan BRI BRI Group
terdokumentasi dalam Surat Pernyataan Kode Etik serta
6. Hubungan dengan Regulator
penerapan perilaku yang sesuai dengan Kode Etik dalam
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. 7. Hubungan dengan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
4. Pengendalian 8. Pengendalian Gratifikasi, Anti Penyuapan dan Anti Korupsi
Pelanggaran terhadap Kode Etik dapat dilaporkan melalui
sarana pelaporan Whistleblowing System (WBS). Apabila
berdasarkan hasil investigasi pelanggaran Kode Etik Komitmen Terhadap Kode Etik
tersebut terbukti kebenarannya, maka akan dikenakan
sanksi sesuai ketentuan Peraturan Disiplin BRI. Seluruh Direksi, Dewan Komisaris dan seluruh pekerja wajib
5. Pengawasan mengetahui, memahami dan melaksanakan Kode Etik BRI
Terhadap implementasi kebijakan Kode Etik di BRI yang dibuktikan antara lain melalui Surat Pernyataan Kode
dilakukan Monitoring dan evaluasi untuk memastikan Etik setiap tahunnya. Pernyataan kode etik juga merupakan
kebijakan Kode Etik di BRI telah dipahami oleh Insan BRI wujud nyata komitmen Direksi, Dewan Komisaris dan seluruh
serta diimplementasikan dengan baik, sehingga dapat pekerja atas kepatuhan terhadap Kode Etik Perusahaan.
selalu menjadi pedoman bagi Insan BRI. Kebijakan Kode
Etik juga senantiasa dilakukan perbaikan sesuai dengan
kondisi terkini Sosialisasi Kode Etik
Dalam rangka meningkatkan pemahaman Insan BRI akan
Kode Etik Perusahaan, BRI melakukan komunikasi kebijakan
Kode Etik kepada seluruh Insan BRI antara lain melalui:
888 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 891
Laporan Tahunan
2025
1. Website Perseroan. a. Digital Communication: penyebaran informasi melalui
2. Landing Page pada aplikasi BRISTARS. saluran digital internal perusahaan, yaitu landing
3. Perjanjian Kerja Bersama antara Serikat Pekerja page aplikasi BRILiaN Apps, digital banner, dll.
Perseroan dengan Manajemen Perseroan. b. Sosialisasi: pertemuan secara fisik dengan pekerja di
4. Poster, video dan media advertising lain pada kantor Group di Kantor Pusat, serta Unit Kerja lainnya.
Perseroan. c. Pendidikan kepada pekerja: penyuluhan materi kode
5. Materi pembelajaran online dengan tema Kode Etik pada etik kepada pekerja baru, pekerja promosi ataupun
platform e-learning internal BRISMART. dalam agenda pendidikan lainnya baik secara online
maupun offline.
3. Evaluasi program penerapan kode etik
Media Konsultasi Kode Etik Secara berkala, dilakukan pengukuran terkait program
penerapan kode etik khususnya pemahaman pekerja
Konsultasi berupa pertanyaan mengenai penerapan Kode terkait dengan kebijakan kode etik, program komunikasi
Etik dapat dilakukan melalui sarana E-mail ke alamat: kode- serta pengisian pernyataan kode etik di setiap tahunnya.
etik@corp.bri.co.id 4. Saluran pelaporan pelanggaran
BRI menyediakan saluran pelanggaran bagi setiap
pekerja maupun pemangku kepentingan lainnya apabila
Upaya Penerapan dan Penegakan Kode melihat adanya tindakan pelanggaran yang dilaksanakan
Etik oleh pekerja.
Sepanjang Tahun 2025, kami telah menerapkan serangkaian
langkah strategis yang komperehensif untuk memastikan Jenis Sanksi Pelanggaran Kode Etik
Kode Etik menjadi landasan dalam setiap operasional dan
pengambilan keputusan perusahaan. Langkah tersebut
diwujudkan melalui: Kategori Sanksi
1. Komitmen Manajemen dan seluruh Pekerja BRI.
Pemutusan Hubungan Kerja
Direksi, Dewan Komisaris dan seluruh pekerja
menandatangani surat pernyataan kode etik sebagai Peringatan Tertulis
komitmen dan langkah awal dalam mewujudkan nilai- Teguran Tertulis
nilai perusahaan.
Turun Jabatan 1 Grade
2. Program diseminasi Kode Etik
Untuk meningkatkan pemahaman pekerja terkait dengan Turun Jabatan 2 Grade
kode etik, dilaksanakan komunikasi yang intensif terkait
dengan kebijakan kode etik, yang meliputi:
Jumlah Pelanggaran dan Sanksi yang Diberikan
Jumlah pelanggaran internal yang terjadi selama tahun 2025 adalah sebagai berikut.
Jumlah Pelanggaran
Pelanggaran Internal Non Pekerja Tetap
Pekerja Tetap
Kontrak Outsourcing
Telah Diselesaikan 5028 215 31
Dalam Proses Penyelesaian 397 38 7
Total 5425 253 38
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 889
Page 892
Corporate
Governance
Selama tahun 2025, rincian sanksi yang diberikan atas pelanggaran internal adalah sebagai berikut.
Jumlah
Kategori Sanksi
Pekerja Tetap Non Pekerja Tetap
Surat Pembinaan 2057 139
Pemutusan Hubungan Kerja 738 71
Peringatan Tertulis 1178 36
Teguran Tertulis 679 -
Teguran Tertulis Terakhir 58 -
Turun Jabatan 1 Grade 252 -
Turun Jabatan 2 Grade 66 -
Grand Total 5028 246
Penyimpangan Internal (Fraud) a. Penyusunan dan Sosialisasi Deklarasi Anti Fraud
b. Program Budaya Anti Fraud bagi Pegawai
Strategi Anti Fraud c. Program Kepedulian dan Kewaspadaan terhadap
Fraud bagi Nasabah
Strategi anti Fraud merupakan strategi Bank dalam 2. Identifikasi Kerawanan
mengendalikan Fraud yang dirancang untuk Identifikasi kerawanan merupakan proses untuk
mengembangkan, menerapkan dan meningkatkan program mengidentifikasi, menganalisis, dan menilai potensi
kepatuhan anti Fraud di Bank, dengan mengacu pada proses risiko terjadinya Fraud yang dapat dilakukan secara
terjadinya Fraud dan memperhatikan karakteristik serta berkala atau dalam hal terdapat indikasi Fraud.
jangkauan dari potensi terjadinya Fraud yang tersusun secara 3. Kebijakan Mengenal Pegawai
komprehensif integralistik dan diimplementasikan dalam Sebagai upaya pencegahan terjadinya Fraud, Bank
bentuk sistem pengendalian Fraud. Penerapan strategi anti menerapkan kebijakan mengenal pegawai yang
Fraud merupakan bagian dari penerapan manajemen risiko, merupakan upaya pengendalian dari aspek SDM.
khususnya yang terkait dengan aspek sistem pengendalian
intern. Penerapan strategi anti Fraud BRI memuat 4 (empat) 2. DETEKSI
pilar yaitu: Pilar deteksi memuat langkah untuk mengidentifikasi dan
menemukan Fraud dalam kegiatan usaha Bank, yang
1. PENCEGAHAN mencakup:
Pilar pencegahan memuat langkah untuk mengurangi 1. Kebijakan dan Mekanisme Penanganan Pengaduan
potensi risiko terjadinya Fraud, yang paling sedikit (Whistleblowing)
mencakup: 2. Pemeriksaan Dadakan (Surprised Audit)
1. Kesadaran Anti Fraud 3. Sistem Pengawasan
Kesadaran anti Fraud yaitu upaya untuk
menumbuhkan kesadaran mengenai pentingnya 3. INVESTIGASI, PELAPORAN, DAN SANKSI
pencegahan Fraud bagi seluruh jajaran organisasi Merupakan bagian dari Sistem Pengendalian Fraud dalam
Bank dan berbagai pihak yang berhubungan rangka penanganan fraud yang terjadi melalui investigasi
dengan Bank. Melalui kepemimpinan yang baik dan dan hasilnya dilaporkan kepada Direktur Utama, Dewan
didukung dengan kesadaran anti Fraud yang tinggi Komisaris, dan Regulator, termasuk usulan pengenaan
diharapkan tumbuh kepedulian semua unsur di Bank sanksi dan proses hukum bagi para pelaku fraud. Dalam
dan berbagai pihak yang berhubungan dengan Bank rangka memperkuat fungsi Pilar Ketiga, telah dilakukan
terhadap pentingnya pengendalian Fraud. Moral pendelegasian kewenangan pelaksanaan investigasi dan
dan kesadaran dari pimpinan terhadap anti Fraud pengenaan sanksi kepada masing-masing region untuk
harus menjiwai setiap kebijakan atau ketentuan yang mempercepat proses penanganan kasus dan recovery.
ditetapkan. Upaya untuk menumbuhkan kesadaran
anti Fraud dilakukan antara lain melalui:
890 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 893
Laporan Tahunan
2025
4. PEMANTAUAN, EVALUASI, DAN TINDAK LANJUT
Pilar pemantauan, evaluasi, dan tindak lanjut memuat langkah untuk melakukan pemantauan dan evaluasi serta
menindaklanjuti Fraud, paling sedikit mencakup:
1. Pemantauan
Salah satu langkah penting dalam mengimplementasikan sistem pengendalian Fraud yaitu memantau tindak lanjut yang
dilakukan terhadap Fraud, baik sesuai ketentuan intern Bank maupun sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan.
2. Evaluasi
Untuk mendukung pelaksanaan evaluasi, Bank memelihara data kejadian Fraud. Data kejadian dapat digunakan sebagai
alat bantu evaluasi. Berdasarkan data kejadian Fraud dan hasil evaluasi tersebut dapat diidentifikasi kelemahan dan
penyebab terjadinya Fraud serta ditentukan langkah penanganan dan perbaikan yang diperlukan, termasuk memperkuat
sistem pengendalian intern. Evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengendalian Fraud dilakukan secara berkala.
3. Tindak lanjut
Bank menyusun mekanisme tindak lanjut berdasarkan hasil evaluasi atas kejadian Fraud untuk memperbaiki kelemahan
dan memperkuat sistem pengendalian intern agar dapat mencegah terulangnya kembali Fraud karena kelemahan yang
serupa.
Untuk mendukung efektivitas penerapan Strategi Anti-Fraud, Perseroan telah membentuk unit kerja atau fungsi yang bertugas
menangani penerapan strategi anti-Fraud dalam organisasi, dalam hal ini dikelola oleh IT & Fraud Risk Group yang bertanggung
jawab kepada Direktur Bidang.
Jumlah Penyimpangan (Internal Fraud) dan Upaya Penyelesaian
Jumlah fraud yang dilakukan (Internal)
Anggota Dewan Komisaris dan
Pegawai Tetap Pegawai Tidak Tetap
Internal Fraud Anggota Direksi
dalam 1 Tahun
Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun
Sebelumnya Berjalan Sebelumnya Berjalan Sebelumnya Berjalan
(2024) (2025) (2024) (2025) (2024) (2025)
Total Fraud - 2 1040 905 119 116
Telah Diselesaikan - - 456 636 69 71
Dalam Proses - - 584 269 50 45
Penyelesaian di Internal
Bank
Belum Diupayakan - - 0 0 0 0
Penyelesaian
Telah Ditindaklanjuti - 2 133 114 24 25
Melalui Proses Hukum
Keterangan
Internal Fraud dengan nilai lebih dari Rp100 Juta.
Whistleblowing System
BRI mengutamakan transparansi kepada seluruh pemangku kepentingan khususnya terkait dengan pengelolaan organisasi,
operasional perusahaan dan aktivitas bisnis. Untuk mendukung langkah tersebut, BRI menyediakan Whistleblowing System
sebagai saluran resmi dan terjamin kerahasiaannya bagi seluruh pemangku kepentingan untuk melaporkan dugaan pelanggaran
etika, hukum, dan kebijakan internal, sehingga setiap penyimpangan dapat ditindaklanjuti secara independen dan objektif, serta
mendukung budaya akuntabilitas yang tinggi.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 891
Page 894
Corporate
Governance
Kebijakan whistleblowing system BRI tertuang dalam 2. Kepastian akan tindak lanjut laporan dengan tetap
Petunjuk Pelaksanaan No.Jl.04-KEP/05/2025 tanggal 8 Mei memperhatikan Service Level Agreement (SLA) yang
2025 tentang Whistleblowing System yang mengatur tentang telah ditentukan. Setiap laporan yang masuk diproses
landasan dalam pengelolaan whistleblowing system antara secara profesional, adil, dan transparan, serta diikuti
lain seperti independensi, mekanisme pelaporan, dan hal- dengan tindakan korektif yang tepat untuk mencegah
hal teknis lainnya. Pada Tahun 2025, BRI mentransformasi terulangnya kejadian serupa.
Whistleblowing System menjadi sarana pelaporan yang 3. Kebijakan pengelolaan yang ketat dengan mengutamakan
dapat diandalkan dan nyaman bagi seluruh pemangku kerahasiaan yang ketat, pengamanan data, dan prosedur
kepentingan melalui beberapa langkah strategis: investigasi yang independen serta objektif.
1. Pengelolaan laporan pengaduan whistleblowing system 4. Terhadap pelapor yang bersumber dari internal BRI,
oleh pihak ketiga yang independen termasuk penyediaan disediakan tambahan manfaat dan perlindungan berupa:
saluran baru bagi pelapor. a. Bantuan hukum kepada pekerja apabila diperlukan
2. Revitalisasi sistem pengelolaan laporan yang mencakup dengan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku.
pembaharuan Service Level Agreement (SLA), digitalisasi b. Perlindungan dari ancaman, tekanan dari atasan,
monitoring serta pembentukan prosedur yang lebih penundaan kenaikan pangkat, diskriminasi,
prudent. pemecatan, dan mutasi sepihak.
3. Pengukuran tingkat pemahaman pekerja terkait c. Apresiasi kepada pekerja yang telah berani
whistleblowing system yang dilakukan oleh pihak melaporkan adanya pelanggaran di Unit Kerja.
eksternal.
4. Perluasan komunikasi terkait whistleblowing system
kepada pekerja, nasabah dan seluruh pemangku Sarana dan Media Penyampaian Laporan
kepentingan. Whistleblowing System
BRI telah mengembangkan dan mengoperasikan
Kriteria Pelanggaran yang Dapat Whistleblowing System dengan mengedepankan akses
Dilaporkan melalui berbagai saluran. BRI memastikan bahwa saluran
pelaporan yang tersedia dapat diakses oleh pelapor
Indikasi pelanggaran yang dapat disampaikan dan selama 24 jam. Dengan keragaman saluran dimaksud,
ditindaklanjuti melalui sarana Whistleblowing System BRI mengharapkan setiap suara dapat didengar dan
mencakup tindakan yang dilakukan oleh pekerja dan pejabat ditindaklanjuti secara tepat dan memenuhi aspirasi dari
BRI dengan kriteria yaitu: setiap pelapor. Laporan pengaduan terkait penyimpangan
1. Korupsi yang ditemukan dapat dilaporkan melalui media berikut:
2. Penyalahgunaan Aset 1. Website:
3. Kecurangan laporan keuangan BRI https://idn.deloitte-halo.com/bri-whistleblowingsystem
4. Penipuan 2. Email: bri-whistleblowingsystem@tipoffs.info
5. Pembocoran informasi rahasia 3. Surat: PO Box 1450 JKP 10014
6. Tindakan lain yang dapat dipersamakan dengan fraud 4. SMS dan WhatsApp: +62 811 8113 5306
7. Pelanggaran etik
Pengelolaan Laporan Whistleblowing
Perlindungan dan Manfaat Bagi Pelapor System
Pemberian perlindungan terhadap pelapor merupakan Pengelolaan Whistleblowing System dilaksanakan dengan
pilar penting dalam kerangka pengelolaan whistleblowing prinsip independensi dan profesionalisme yang tinggi.
System akuntabel dan transparan. Whistleblowing system Penerimaan laporan dilakukan oleh pihak ketiga yang
BRI dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi pekerja, terpercaya untuk menjamin kerahasiaan dan keamanan
nasabah, mitra, dan pemangku kepentingan lainnya untuk identitas pelapor. Setelah itu, pengelolaan laporan
melaporkan dugaan pelanggaran, kecurangan, atau tindakan dilaksanakan oleh Unit Pengelola yang berada di bawah
tidak etis tanpa takut akan pembalasan atau diskriminasi. pengawasan langsung Direktur Utama serta dimonitoring
Komitmen terhadap penyediaan perlindungan tersebut oleh Dewan Komisaris Melalui Komite Audit. Penunjukan
diwujudkan dalam beberapa langkah strategis, antara lain: Unit Pengelola dilakukan langsung Oleh Direktur Utama dan
1. Jaminan kerahasiaan identitas pelapor dan laporannya Diketahui oleh Dewan Komisaris.
melalui penerimaan pengaduan yang dilakukan oleh
pihak ketiga yang independen.
892 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 895
Laporan Tahunan
2025
Proses investigasi terhadap setiap laporan dilakukan secara objektif dan tidak memihak, dengan melibatkan tim yang kompeten
dan bebas dari konflik kepentingan. Setiap tahapan, mulai dari penerimaan, verifikasi, investigasi, hingga tindak lanjut, wajib
memenuhi Service Level Agreement (SLA) yang telah ditetapkan dan dipantau langsung oleh Unit Kerja Kepatuhan untuk
menjamin kecepatan, keadilan, dan kepastian penanganan laporan. Untuk menjamin independensi dalam pengelolaan laporan,
Unit Kerja yang ditunjuk sebagai Unit Pengelola Whistleblowing System wajib memenuhi hal-hal sebagai berikut:
1. Patuh terhadap Kode Etik BRI, dibuktikan dengan penandatanganan pernyataan Kode Etik dan Pakta Integritas bagi
seluruh pekerja yang ditugaskan. Petugas dapat dijatuhi sanksi hukuman disiplin apabila melanggar pernyataan yang telah
ditandatangani dimaksud.
2. Menjaga kerahasiaan identitas Pelapor, informasi, dan dokumen atas laporan indikasi pelanggaran.
3. Menghindari benturan kepentingan dalam proses tindak lanjut laporan indikasi pelanggaran. Apabila terdapat laporan yang
terkait dengan petugas, maka akan diberlakukan pemeriksaan secara silang ataupun dilakukan oleh pejabat setingkat lebih
tinggi.
4. Mengelola dokumentasi dengan baik termasuk pencatatan, pengkinian terhadap seluruh aktivitas tindak lanjut laporan, dan
penyimpanan seluruh data di tempat yang aman.
5. Melaksanakan tugas dan tanggung jawab serta kewenangan dalam kapasitasnya sebagai Unit Pengelola Whistleblowing
System termasuk tindak lanjut terhadap seluruh laporan indikasi pelanggaran.
Alur Penyampaian Laporan Whistleblowing System
Seluruh komunikasi dengan Pelapor dalam Whistleblowing System (WBS) dikelola dan dilaksanakan oleh pihak independen
yang terpercaya termasuk dalam penyampaian informasi terkait status laporan, hasil investigasi, serta tindak lanjut yang diambil
oleh perusahaan dengan tetap memastikan kerahasiaan identitas Pelapor dan keamanan data. Dengan demikian, Perusahaan
menjamin transparansi, objektivitas, dan perlindungan penuh bagi Pelapor sepanjang proses komunikasi, sesuai dengan prinsip
tata kelola yang baik dan komitmen terhadap integritas.
3
Unit Pengelola WBS/Komite
Audit melakukan verifikasi
1 terhadap laporan
Pelapor menyampaikan
laporan kepada Konsultan
dan mendapatkan notifikasi
referensi untuk mengecek
status pelaporan
2
Konsultan melakukan
analisa kecukupan laporan
untuk diteruskan kepada
Unit Pengelola WBS/Komite
Audit 4
Pemimpin Unit Pengelola
8 WBS/Komite Audit
Ditolak Melakukan Validasi
Unit Pengelola WBS/Komite
Audit melakukan update
status laporan kepada
konsultan untuk selanjutnya
diinformasikan kepada pelapor
6
Unit Kerja Investigasi
menyampaikan laporan
hasil investigasi kepada Unit
Pengelola WBS dan Unit
Kerja terkait
Ditindaklanjuti
7 5
Unit Kerja berwenang
Unit Pengelola WBS/Komite
melakukan tindak lanjut
Audit menunjuk Unit Kerja
perbaikan dan melaporkan
Investigasi
kepada Unit Pengelola WBS
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 893
Page 896
Corporate
Governance
Sosialisasi Whistleblowing System
Dalam rangka meningkatkan pemahaman mengenai Whistleblowing System kepada Pihak Internal (Pekerja BRI) dan Eksternal,
BRI secara terus menerus melakukan sosialisasi dengan berbagai cara, diantaranya melalui Pendidikan pada program
development dan enhancement Pekerja BRI, Self-Learning yang dilakukan secara periodik, pemasangan banner pada Landing
Page Aplikasi BRIStars, dan Sosialisasi pada gathering pihak ke-3.
Jumlah Pengaduan dan Proses Pengaduan
Selama tahun 2025 terdapat 81 laporan pelanggaran WBS yang memuat 89 (delapan puluh sembilan) sub indikasi pelanggaran.
Adapun tren perkembangan laporan WBS selama 3 (tiga) tahun terakhir adalah sebagai berikut:
Keterangan 2023 2024 2025
Jumlah pengaduan 30 48 81
Sub Indikasi Pelanggaran 50 63 89
Berdasarkan data tersebut, sub indikasi pelanggaran yang paling banyak dilaporkan dan terbukti pada tahun 2025 adalah
kecurangan (fraud) dan pelanggaran kode etik sebagaimana data berikut:
Status
Pengaduan
Indikasi Pelanggaran
Diterima Terbukti Tidak
Terbukti Dalam Proses
Sebagian Terbukti
Ilegal Gratuity 6 4 0 1 1
Pelanggaran HAM 9 6 0 3 0
Pelanggaran Respect Workplace Policy (RWP) 19 14 1 1 3
Pelanggaran Kode Etik 23 16 2 3 2
Pelanggaran Prosedur Perusahaan Lainnya 3 2 0 1 0
Penyalahgunaan Asset 3 3 0 0 0
Tindakan Lain yang dapat dipersamakan 26 23 1 0 2
dengan Fraud
894 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 897
Laporan Tahunan
2025
Tren penggunaan media pelaporan WBS selama 3 (tiga) tahun terakhir adalah sebagai berikut:
Media Pelaporan 2023 2024 2025
Email 9 14 21
SMS 0 2 0
Surat 1 0 1
Website 8 17 34
Whatsapp 12 15 25
Sanksi/Tindak Lanjut atas Pengaduan di Tahun 2025
Sanksi/ Tindak Lanjut Hukuman Disiplin
Dalam Proses 52
Teguran Lisan 3
Surat Pembinaan 65
Peringatan Tertulis 20
Teguran Tertiulis 28
Teguran Tertulis Terakhir 6
Turun Jabatan 1 Grade 3
PHK 29
Total 206
Program Anti Korupsi
Kebijakan Anti Korupsi
Untuk mencegah praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) di lingkungan perusahaan, BRI memiliki kebijakan Anti Korupsi
dan Anti Penyuapan sebagaimana yang tertuang dalam Kebijakan Surat Edaran Direksi Kebijakan Corporate Governance nomor
SE.09-DIR/KEP/03/2023 tanggal 15 Maret 2023 Buku 3 tentang Anti Penyuapan dan Pengendalian Gratifikasi dan SE.09b-DIR/
KEP/03/2023 tanggal 31 juli 2024 Buku 4 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO 37001:2016. Kebijakan tersebut
merupakan pedoman dan komitmen Bank dalam mendukung praktik anti suap dan korupsi yang dikelompokan sebagai tindak
kecurangan dan fraud.
Dengan adanya kebijakan tersebut bermakna untuk meningkatkan kesadaran seluruh jajaran di Unit Kerja akan adanya risiko
penyuapan dan korupsi pada proses bisnis Bank, serta melibatkan setiap Insan BRILiaN berupaya untuk mencegah dan
menghindari praktik suap serta korupsi. Penerapan Kebijakan Anti suap dan Korupsi serta Kebijakan SMAP memiliki tujuan
untuk menangani praktik korupsi, balas jasa (kickbacks), fraud, suap dan/atau gratifikasi.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 895
Page 898
Corporate
Governance
Program dan Prosedur yang Dilakukan dalam Mengatasi Praktik Korupsi, Balas Jasa
(Kickbacks), Fraud, Suap dan/atau Gratifikasi
Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan dalam hal pencegahan praktik penyuapan di lingkungan
perusahaan secara berkesinambungan yang selaras dengan Standar ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan, BRI
telah menetapkan hal-hal sebagai berikut:
1. Mematuhi peraturan perundangan dan peraturan lain yang berlaku terkait anti penyuapan;
2. Menyelaraskan kebijakan anti penyuapan dengan tujuan perusahaan
3. Komitmen kepada pemenuhan klausula Sistem Manajemen Anti Penyuapan
4. Melarang praktik-praktik penyuapan di lingkungan perusahaan di semua lini bisnis dan unit kerja
5. Menerapkan tata kelola perusahaan yang mendukung tercapainya tujuan anti penyuapan perusahaan
6. Meningkatkan awareness stakeholder terkait penerapan manajemen anti penyuapan.
7. Menjalankan prinsip perbaikan berkelanjutan dalam Sistem Manajemen Anti Penyuapan.
BRI telah mengimpelementasikan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) di PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), BRI telah
menerapkan ISO 37001:2016 dan mengadopsi kebijakan Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO 37001:2016 yang tertuang
pada Surat Edaran (SE) Nomor SE.09-DIR/KEP/03/2023 tanggal 15 Maret 2023 tentang Corporate Governance perihal Buku 4
perihal Sistem Manajemen Anti Peyuapan ISO 37001:2016.
Pengelolaan Pengendalian Gratifikasi
BRI telah membentuk Organisasi Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) yang dikelola oleh Satuan Kerja Kepatuhan (Compliance
Group) sejak tahun 2017, yang bertugas untuk melakukan pengendalian gratifikasi di lingkungan Perusahaan. Untuk
meningkatkan awareness pengendalian gratifikasi di seluruh jajaran unit kerja BRI, Unit Pengendalian Gratifikasi dibantu oleh
Regional Risk Management & Compliance pada Regional office dalam menjalankan program-program pengendalian gratifikasi
yang disusun oleh Compliance Group.
Mekanisme Pelaporan Gratifikasi
Dalam melakukan pelaporan gratifikasi, seluruh Insan BRI wajib melaporkannya kepada Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) BRI
melalui media pelaporan yang telah disediakan yaitu Nexure.bri.co.id
Surat ke Compliace
(BrilianApps) Group
Email:
GCG Online BRI Gedung BRI 2
upg.bri@corp.bri.co.id
System 2.0 Lantai 10, Jl. Jendral
Sudirman Kav 44-456
896 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 899
Laporan Tahunan
2025
Penjelasan mekanisme pelaporan gratifikasi adalah sebagai berikut.
Mekanisme Penanganan Pelaporan Gratifikasi
Disampaikan Melalui:
Penerima
Gratifikasi
(Pelaporan)
1
Langsung Web
Email Fax Surat
Diserahkan Online
Mengisi
Formulir
SK Diserahkan ke Pelapor
4 (7 hari kerja setelah Ditetapkan)
SK Penetapan
Disampaikan kepada KPK
Gratifikasi 2b
5 (30 hari kerja sejak gratifikasi diterima)
Gratifikasi
Milik Negara
(Diserahkan 7 Hari Disampaikan melalui UPG
Kerja sejak SK 2a (7 hari kerja sejak gratifikasi diterima)
Ditetapkan)
Proses Penetapan Status Gratifikasi
(30 Hari Kerja)
Unit Pengendalian Gratifikasi
Hasil
Rekapitulasi
Analisis atas
Laporan
Rekapitulasi
KPKNL & Review
Laporan &
Kemenkeu Verifikasi Review (14 HK)
i ii Review
Kelengkapan Dokumen
Rekening
Kas Negara
3
Permintaan Data Analisis dan Verifikasi
iii ii i
6 dan Keterangan Penetapan Status Kelengkapan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 897
Page 900
Corporate Governance Penerapan Pengendalian Gratifikasi Tahun 2025 1. Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK RI. BRI melakukan pengukuran terstandar KPK atas penerapan strategi anti korupsi di BRI. Pengukuran SPI dilakukan melalui tahapan pelaksanaan survey, in depth interview dan validasi hasil survey. 2. Penyelenggaraan rangkaian kegiatan Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) 2024. Hari Antikorupsi Sedunia yang diperingati setiap 9 Desember pada tahun 2025 mengangkat tema “Satukan Aksi, Basmi Korpusi!”. Sejalan dengan prinsip BRI dalam menjalankan prinsip Antikorupsi, BRI menggelar in-house training yang dihadiri perwakilan pekerja seluruh Indonesia bertemakan “Kerja Pasti Tanpa Tapi, Gratifikasi Bukan Rejeki” dengan kolaborasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. 3. In House Training (IHT) Antikorupsi BRI menyelenggarakan In House Training (IHT) di Regional Office Bandung dan Yogyakarta dengan mengundang Narasumber dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI), sebagai bentuk komitmen uapaya pengendalian gratifikasi dan pencegahan suap di Unit Kerja. Agenda ini di hadiri oleh seluruh Management Regional Office, Regional Audit Office, jajaran secondline di bawah supervisi Regional Office baik yang hadir secara onsite maupun yang online melalui media zoom meeting. 898 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 901
Laporan Tahunan
2025
4. Kebijakan mengenai penerimaan Gratifikasi 4. Penyampaian materi terkait GCG dan Kode Etik pada
a) Buku 3 Anti Penyuapan dan Pengendalian Gratifikasi pendidikan yang diselenggarakan oleh Corporate
SE.09-DIR/KEP/03/2023 tentang Corporate University untuk berbagai jabatan baik bidang
Governance yang meregulasikan pengertian operasional, support, dan bisnis.
gratifikasi, strategi pengendalian gratifikasi,
pembentukan Unit Pengendalian Gratifikasi, dan
pelaporan gratifikasi. Pengelolaan Laporan Harta Kekayaan
b) Petunjuk Teknis JN.102-KEP/11/2020 tentang Aplikasi Penyelenggara Negara (LHKPN)
Good Corporate Governance (GCG) Online System
2.0. Untuk meningkatkan kualitas implementasi GCG, BRI juga
5. Program Pendidikan dan Sosialisasi mematuhi peraturan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara
Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) BRI bekerjasama (LHKPN) berdasarkan ketentuan Komisi Pemberantasan
dengan BRI Corporate University dalam menyusun Korupsi (KPK).
materi e-learning dengan topik Pengendalian Gratifikasi
pada platform internal BRISTARS yang diwajibkan pada
seluruh pekerja. Kebijakan
6. Penandatanganan Pakta Integritas.
Seluruh pekerja BRI termasuk Dewan Komisaris dan 1. Pejabat yang wajib melaporkan LHKPN
Direksi memiliki kewajiban untuk menyatakan komitmen Sebagai bentuk nyata untuk meningkatkan transparansi,
anti gratifikasi yang tertuang di dalam Pernyataan Kode pencegahan korupsi dan mendukung budaya bersih
Etik. dari korupsi, kolusi dan nepotisme, anggota Komisaris,
7. Penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) Direksi, SEVP, EVP dan VP di BRI wajib untuk melaporkan
ISO 37001. harta kekayaan sesuai dalam ketentuan internal
Dalam rangka mendukung program Pengendalian perusahaan yang diatur pada Surat Edaran Direksi BRI
Gratifikasi, BRI telah menerapkan standar proses bisnis No. SE.09-DIR/KEP/03/2023 tanggal 15 Maret 2023
ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan bagi tentang Corporate Governance Buku 5 perihal Laporan
proses pengadaan barang dan jasa di Kantor Pusat dan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
proses Assessment Sumber Daya Manusia. Data yang dilaporkan dalam laporan tersebut meliputi
8. Pemetaan titik rawan gratifikasi dengan melakukan self posisi harta kekayaan sebelum saat dan setelah selesai
assessment anti penyuapan. menjabat. Ketentuan pelaporan tersebut senantiasa
diperbaharui agar menyesuaikan dengan peraturan yang
Laporan Gratifikasi Tahun 2025 berlaku.
2. Koordinator Pelaporan LHKPN
Selama tahun 2025 terdapat 12 laporan gratifikasi yang Koordinator pelaporan yang ditunjuk oleh BRI untuk
masuk ke UPG BRI dan keseluruhannya telah ditindaklanjuti mengelola dan memonitor proses pelaporan LHKPN
oleh UPG BRI sesuai dengan ketentuan. adalah Kepala Bidang Kesekretariatan dan Protokoler
dan Head of Human Capital Strategy Group. Berdasarkan
struktur organisasi saat ini, terdapat 177 (seratus tujuh
Pelatihan/Sosialisasi Anti Korupsi Kepada puluh tujuh) Wajib Lapor LHKPN yang wajib melaporkan
Karyawan harta kekayaan kepada KPK. Dari seluruh pejabat
tersebut, mayoritas telah melaporkan harta kekayaannya
Beberapa bentuk aktivitas, program pendidikan, dan sesuai dengan kewajiban pelaporan pada LHKPN.
sosialisasi yang telah dilakukan UPG BRI selama tahun 2025,
antara lain:
1. Pelaksanaan In House Training di tingkat Region dan Pengelola Laporan LHKPN
Kantor Pusat BRI bekerja sama dengan mengundang
Narasumber dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK Laporan LHKPN dikelola dan dikoordinir oleh Compliance
RI). Group dengan ruang lingkup tugas sebagai berikut:
2. Sosialisasi terfokus dengan topik Penanganan Gratifikasi a. Memberikan informasi mengenai LHKPN BRI pada KPK
dan Anti Penyuapan, serta Benturan Kepentingan di b. Memberikan sosialisasi terkait LHKPN kepada Wajib
lingkungan Head Office BRI “Compliance Knock On The Lapor LHKPN
Door”. c. Mengelola dan memperbarui data Wajib Lapor LHKPN
3. Campaign melalui berbagai media seperti Landing Page d. Bersama KPK melakukan monitoring pelaksanaan
pada halaman utama BRILiaN Apps, Podcast, Media kewajiban pelaporan LHKPN BRI
Sosial BRI, Infografis pada Digital Office (DIO).
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 899
Page 902
Corporate
Governance
Atas pelaporan LHKPN, Compliance Group didukung oleh Human Capital Business Partner Group dalam melakukan pengkinian
data dan reminder pengisian dan oleh Subsidiary Management Group untuk mengkoordinir pelaporan Perusahaan Anak dan
Afiliasi.
Pelaporan LHKPN
BRI telah menyampaikan laporan LHKPN untuk periode laporan tahun 2024 yang dilaporkan pada tahun 2025 sebagai berikut.
Telah Melaporkan Belum Melaporkan
Jumlah Wajib
Jabatan
LHKPN
Jumlah % Jumlah %
Dewan Komisaris 10 10 100 - -
Direksi 12 12 100 - -
Pekerja BRI 160 160 100 - -
Pemberian Dana Kegiatan Sosial dan/ insentif jangka panjang, dan/atau insentif lainnya yang
atau Politik dibayarkan dalam bentuk saham. Selain itu, sebagian saham
hasil Buyback tahun 2022 juga telah dialihkan untuk program
Pemberian dana kegiatan sosial BRI telah disajikan pada kepemilikan saham bagi Pekerja.
Laporan Keberlanjutan. Selama tahun 2025, BRI tidak
melakukan pemberian dana kegiatan politik. Pada tahun 2023 Perseroan melaksanakan Buyback dengan
berpedoman pada POJK 30/2017 yang telah diselesaikan
Buyback Saham dan Buyback Obligasi pada 11 September 2024. Selanjutnya, Perseroan
melaksanakan kembali Buyback pada tahun 2025 dengan
Buyback Saham berpedoman pada POJK 29/2023 dan telah mendapatkan
persetujuan RUPST 2025 pada tanggal 24 Maret 2025.
Kebijakan dalam Pelaksanaan Buyback Buyback 2025 dilaksanakan secara bertahap maupun
sekaligus paling lama 12 (dua belas) bulan setelah tanggal
Sebagai bagian dari strategi pengelolaan permodalan dan RUPS yang menyetujui Buyback 2025.
komitmen untuk meningkatkan value kepada Pemegang
Saham, BRI juga berfokus pada peningkatan employee Disisi lain, Perseroan secara bertahap juga melaksanakan
engagement. Hal ini diwujudkan melalui Program Kepemilikan pengalihan seluruh sisa saham hasil Buyback (Treasury
Saham oleh Pekerja dan/atau Direksi serta Dewan Komisaris. Stock) melalui Program Kepemilikan Saham Pekerja dan/atau
Untuk mendukung hal tersebut, BRI telah melaksanakan Direksi dan Dewan Komisaris (Program Kepemilikan Saham)
Pembelian Kembali Saham Perseroan (Buyback). Kegiatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
ini dilaksanakan dengan mengacu pada POJK No. 30/ yang berlaku.
POJK.04/2017 dan No. 29/2023 tentang Pembelian Kembali
Saham yang Dikeluarkan oleh Perusahaan Terbuka, serta Buyback dilaksanakan oleh Perseroan sebagai (i) upaya
POJK No. 2/POJK.04/2013 terkait Pembelian Kembali Saham pengelolaan permodalan yang optimal; (ii) bentuk komitmen
dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan. untuk meningkatkan value kepada Pemegang Saham; serta
(iii) upaya peningkatan engagement Pekerja dan/atau Direksi
Perseroan telah melaksanakan Buyback pada tahun 2015 dan Dewan Komisaris untuk mencapai target kinerja jangka
dan 2020, dengan mengacu pada POJK 2/2013. Seluruh panjang Perseroan melalui Program Kepemilikan Saham.
saham yang diperoleh dari Buyback tahun 2015 dan tahun
2020 telah dialihkan melalui program kepemilikan saham Harga Pembelian Kembali dan Jumlah Lembar
Pekerja. Pada tahun 2022, Perseroan kembali melaksanakan Saham yang Dibeli Kembali
Buyback dengan berpedoman pada POJK 30/2017, yang
selesai dilaksanakan pada 26 Januari 2023. Sebagian saham Pada tahun 2025, BRI telah melakukan Buyback sebanyak
hasil Buyback tahun 2022 telah dialihkan untuk program 132.321.300* lembar dengan rata-rata harga perolehan
kepemilikan saham Direksi dan Dewan Komisaris yang sebesar Rp3.687,12. Sehingga per tanggal 31 Desember
merupakan bagian dari remunerasi variabel bagi Direksi 2025, total saham treasuri yang dimiliki oleh BRI sebanyak
dan Dewan Komisaris,dimana mencakup insentif tahunan, 958.602.200 lembar saham.
900 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 903
Laporan Tahunan
2025
*treasury stock berdasarkan settlement date, tanpa memperhintungkan transaksi pada tanggal 30 Desember 2025 yang settled
pada 05 Januari 2026
Peningkatan Laba Per Lembar Saham
Keterangan Jumlah Lembar Saham
Treasury Stock sampai dengan 31 Desember 2024 909.878.300
Pergerakan Treasury Stock selama tahun 2025 48.723.900
Treasury Stock sampai dengan 31 Desember 2025 958.602.200
Total Treasury Stock 958.602.200
Jumlah Saham Beredar 151.559.001.604
Jumlah Saham Beredar di luar Treasury Stock (Lbs) per 31 Desember 2025 150.600.399.404
*treasury stock berdasarkan settlement date, tanpa memperhintungkan transaksi pada tanggal 30 Desember 2025 yang settled pada 05 Januari 2026
Tanpa Pembelian Setelah Pembelian
Keterangan Dampak
Kembali Saham Kembali Saham
Laba bersih yang Diatribusikan untuk Induk (Audited 56.652 56.652
Consolidation Desember 2025 (Rp Miliar)
EPS (Rp) 376,02 0,15 376,18
Buyback Obligasi
Selama tahun 2025, tidak terdapat buyback obligasi.
Perselisihan Internal
Selama tahun 2025 tidak ada perselisihan internal antar pekerja yang terjadi.
Rencana Strategis Bank
Informasi terkait Rencana Strategis Bank telah disajikan pada Sub Bab Strategi Bank pada Bab Analisis dan Pembahasan
Manajemen dalam Laporan Tahunan ini.
Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait dan Penyediaan Dana Besar
Jumlah
No. Penyediaan Dana
Nominal
Debitur
(Jutaan Rupiah)
1. Kepada pihak terkait 667 18.656.883
2. Kepada debitur inti:
a. Individu 50 242.229.198
b. Grup 50 314.840.547
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 901
Page 904
Corporate
Governance
Informasi lebih rinci terkait Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait dan Penyediaan Dana Besar telah disajikan pada Sub Bab
Larangan, Batasan dan/atau Hambatan Signifikan Untuk Melakukan Penyediaan Dana Antara Bank dan Entitas Lain Dalam Suatu
Kelompok Usaha pada Bab Analisis dan Pembahasan Manajemen dalam Laporan Tahunan ini.
Transaksi yang Mengandung Benturan Kepentingan
Benturan kepentingan merupakan suatu kondisi/situasi dimana seseorang karena kedudukan, jabatan atau wewenang
yang dimiliki BRI memiliki kepentingan pribadi yang dapat mempengaruhi kualitas dan kinerja dari pelaksanaan tugas yang
diamanatkan secara objektif. Bank BRI memiliki kebijakan benturan kepentingan yang tertuang dalam Surat Edaran Direksi
No. SE.09-DIR/KEP/03/2023 tanggal 15 Maret 2023 tentang Corporate Governance (Buku 1 terkait Penanganan Benturan
Kepentingan (Conflict of Interest)). Prinsip dasar penanganan Benturan Kepentingan adalah:
1. Mengutamakan kepentingan publik.
2. Menciptakan keterbukaan penanganan dan pengawasan benturan kepentingan.
3. Mendorong tanggung jawab pribadi dan sikap keteladanan.
4. Menciptakan dan membina budaya organisasi yang mampu menangani benturan kepentingan.
Komitmen
Dewan Komisaris, Direksi dan seluruh insan BRI berkomitmen dan profesionalitas dalam penerapan kebijakan penanganan
benturan kepentingan. Sebagai wujud komitmen insan BRI dalam implementasi kebijakan dan pengungkapan benturan
kepentingan diantaranya:
1. Seluruh insan BRI wajib membuat pernyataan tahunan (Annual Disclosure) tidak memiliki benturan kepentingan terhadap
setiap keputusan yang telah dibuat olehnya dan telah melaksanakan perilaku yang telah ditetapkan perusahaan.
2. Setiap unit kerja wajib menyampaikan laporan transaksi/putusan yang mengandung benturan kepentingan.
Sosialisasi
BRI senantiasa melakukan sosialisasi kebijakan GCG dan benturan kepentingan kepada pekerja BRI melalui program pendidikan,
In House Training dan pembelajaran secara online, dan pernyataan benturan kepentingan yang dibuat oleh masing-masing
pekerja BRI.
Laporan Transaksi Benturan Kepentingan 2025
Nama dan Jabatan
Pihak yang Nama dan Jabatan Nilai Transaksi (jutaan
Jenis Transaksi Keterangan*)
Memiliki Benturan Pengambil Keputusan Rupiah)
Kepentingan
Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil
*)Tidak sesuai sistem dan prosedur yang berlaku
Pencegahan Transaksi Orang Dalam (Insider Trading)
Insider Trading merupakan perdagangan saham perusahaan atau surat berharga lainnya (obligasi atau opsi saham) yang
dilakukan individu perusahaan yang memiliki akses informasi non publik terhadap perusahaan. Perseroan memiliki kebijakan
yang mengatur kegiatan insider trading bagi seluruh insan BRI. Kebijakan insider trading tertuang dalam Surat Edaran Direksi
No. SE.09-DIR/KEP/03/2023 tanggal 15 Maret 2023 tentang Corporate Governance (Buku 1 terkait Penanganan Benturan
Kepentingan (Conflict of Interest)) dan Surat Edaran Direksi No. SE.09a-DIR/KEP/03/2023 tanggal 31 Oktober 2023 tentang
Perubahan Pertama Atas Corporate Governance (Buku 6 terkait Kode Etik).
902 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 905
Laporan Tahunan
2025
Kebijakan terkait kegiatan insider trading mengatur bahwa: Pengadaan Barang dan Jasa
1. Setiap insan BRI harus menghindarkan diri dari tindakan
pribadi yang diuntungkan oleh “inside information” Perseroan telah memiliki kebijakan atas Pengelolaan
atau informasi orang dalam yang diperolehnya dari Vendor BRI sebagaimana yang diatur dalam Surat Edaran
jabatannya, sedangkan informasi ini tidak tidak terbuka Direksi Nomor SE.18-DIR/PLM/05/2023 tentang Pengadaan
untuk umum. Barang dan/atau Jasa PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
2. Seluruh insan BRI tidak memanfaatkan informasi rahasia Tbk (terdapat pada Buku 11). Saat ini BRI mengembangkan
dan data bisnis perusahaan untuk kepentingan di luar aplikasi Vendor Management System yang terintegrasi pada
perusahaan. aplikasi BRISMILE, dimana dalam aplikasi tersebut mencakup
3. Seluruh insan BRI dilarang melakukan segala aktivitas proses pendaftaran dan seleksi calon vendor, monitoring,
yang terkait dengan insider trading yang merujuk pada pemeliharaan rekanan (vendor maintenance) sampai dengan
kegiatan ilegal di lingkungan pasar finansial untuk evaluasi kinerja vendor sehingga BRI mempunyai database
mencari keuntungan yang biasanya dilakukan dengan vendor yang kompeten dalam mendukung pelaksanaan
cara memanfaatkan informasi internal misalnya rencana- pengadaan barang dan/atau jasa BRI.
rencana atau keputusan-keputusan perusahaan/aksi
korporasi yang dipublikasikan.
4. Pelanggaran terhadap kegiatan di atas akan dikenakan Ketentuan Pengadaan Barang dan/atau
sanksi disiplin sesuai yang berlaku di BRI. Jasa BRI
Dalam mendukung praktik tata kelola perusahaan yang baik, Sebagai Badan Usaha Milik Negara, dalam melakukan
seluruh insan BRI diwajibkan membuat pernyataan tahunan pengadaan barang dan/atau jasa, PT Bank Rakyat Indonesia
(Annual Disclosure) diantaranya pengungkapan terhadap (Persero) Tbk mengacu pada ketentuan yang diatur sendiri
transaksi insider trading yang dilakukan oleh insan BRI. oleh Direksi, dimana ketentuan tersebut disusun dengan
Selama tahun 2025 tidak terdapat insider trading. berpedoman pada Peraturan Menteri Badan Usaha Milik
Negara Nomor PER-02/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret
2023. Adapun ketentuan yang ditetapkan oleh Direksi
Transparansi Kondisi Keuangan dan terkait pelaksanaan pengadaan barang dan/atau jasa
Non Keuangan berlaku terhitung mulai tahun 2023, dimana ketentuan
tersebut menggantikan ketentuan terkait pelaksanaan
Bank BRI secara transparan melakukan publikasi kondisi pengadaan barang dan/atau jasa yang berlaku sejak tahun
keuangan dan non keuangan perusahaan dan melaporkan 2011. Ketentuan dimaksud merupakan pedoman yang wajib
kepada regulator sesuai dengan ketentuan yang berlaku. dipatuhi oleh seluruh unit kerja BRI.
Publikasi kondisi keuangan dan non keuangan disampaikan
kepada publik baik melalui media cetak atau situs perusahaan
(www.bri.co.id/laporan) sebagai berikut: Prinsip Umum Pengadaan Barang dan/
1. Laporan Keuangan Bulanan yang disampaikan kepada atau Jasa
regulator dan dipublikasikan pada situs perusahaan.
2. Laporan Keuangan Triwulan yang disampaikan kepada Dalam ketentuan pengadaan barang dan/atau jasa yang
regulator dan dipublikasikan pada media cetak dan situs berlaku di BRI, terdapat beberapa prinsip umum yang
perusahaan. harus diterapkan dalam pengadaan barang dan/atau jasa di
3. Laporan Tahunan yang disampaikan kepada regulator antaranya adalah:
dan dipublikasikan pada media cetak dan situs 1. Efisien
perusahaan. Pengadaan barang dan/atau jasa harus diusahakan
4. Informasi tata kelola perusahaan meliputi: untuk mendapatkan hasil yang optimal dan terbaik
a. Visi dan Misi Perusahaan dalam waktu yang cepat dengan menggunakan dana
b. Komposisi dan profil Dewan Komisaris dan kemampuan seoptimal mungkin secara wajar dan
c. Komposisi dan profil Direksi bukan hanya didasarkan pada harga terendah, dengan
d. Penerapan Tata Kelola BRI pengecualian untuk PBJ strategis yang memiliki nilai
5. Transparansi informasi produk Bank yang disampaikan signifikan dapat dilakukan pendekatan penghitungan
melalui media cetak, elektronik, dan situs perusahaan. semua biaya (total cost of ownership).
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 903
Page 906
Corporate
Governance
2. Efektif 2. Bekerja secara profesional, mandiri atas dasar kejujuran
Pengadaan barang dan/atau jasa harus sesuai dengan serta menjaga kerahasiaan dokumen pengadaan untuk
kebutuhan yang telah ditetapkan, tepat waktu dan mencegah terjadinya penyimpangan dalam pengadaan
memberikan manfaat sesuai dengan sasaran yang barang dan/atau jasa.
ditetapkan. 3. Tidak saling mempengaruhi baik langsung maupun tidak
3. Kompetitif langsung, untuk mencegah dan menghindari terjadinya
Pengadaan barang dan/atau jasa harus terbuka bagi persaingan yang tidak sehat.
vendor yang memenuhi persyaratan dan dilakukan 4. Menerima dan bertanggung jawab atas segala keputusan
melalui persaingan yang sehat di antara vendor yang yang telah ditetapkan sesuai dengan kesepakatan para
setara dan memenuhi syarat/kriteria tertentu berdasarkan pihak.
ketentuan dan prosedur yang jelas dan transparan. 5. Menghindari dan mencegah terjadinya benturan
4. Transparan kepentingan para pihak yang terkait, secara langsung
Semua ketentuan dan informasi mengenai pengadaan maupun tidak langsung, yang menyebabkan terjadinya
barang dan/atau jasa, termasuk syarat teknis administrasi persaingan usaha tidak sehat dalam proses pengadaan
pengadaan, tata cara evaluasi, hasil evaluasi, penetapan barang dan/atau jasa.
calon vendor, sifatnya terbuka bagi penyedia pengadaan 6. Menghindari dan mencegah terjadinya pemborosan dan
barang/jasa yang berminat. kebocoran keuangan BRI dalam pengadaan barang dan/
5. Adil dan Wajar atau jasa.
Memberikan perlakuan yang sama bagi semua calon 7. Menghindari dan mencegah penyalahgunaan wewenang
vendor yang memenuhi syarat. dan/atau melakukan kegiatan bersama dengan tujuan
6. Terbuka untuk keuntungan pribadi, golongan atau pihak lain yang
Pengadaan barang dan/atau jasa dapat diikuti oleh semua secara langsung ataupun tidak langsung merugikan BRI.
vendor yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan. 8. Tidak menerima, tidak menawarkan atau tidak
7. Akuntabel menjanjikan untuk memberi atau menerima hadiah,
Harus mencapai sasaran dan dapat imbalan berupa apa saja kepada siapapun yang diketahui
dipertanggungjawabkan sehingga menjauhkan dari atau patut diduga berkaitan dengan pengadaan barang
potensi penyalahgunaan dan penyimpangan. dan/atau jasa.
Perseroan telah memiliki kebijakan terkait Pengelolaan
Vendor BRI sebagaimana yang diatur dalam Surat Edaran Pengelolaan Vendor
Direksi Nomor SE.18-DIR/PLM/05/2023 perihal Pengadaan
Barang dan/atau Jasa PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Sesuai Kebijakan Umum Fixed Assets Management &
Tbk (Buku 11). Saat ini BRI mengembangkan aplikasi Vendor Procurement BRI, pada prinsipnya vendor yang akan
Management System yang terintegrasi dengan aplikasi berpartisipasi untuk mengikuti pengadaan barang dan/atau
BRISMILE, dimana dalam aplikasi tersebut mencakup jasa di lingkungan BRI harus memiliki Surat Keterangan
proses pendaftaran dan seleksi calon vendor, monitoring, Terdaftar (SKT). Untuk memiliki SKT, vendor perlu dikelola
pemeliharaan rekanan (vendor maintenance) sampai dengan secara professional dengan mempertimbangkan aspek
evaluasi kinerja vendor sehingga BRI mempunyai database kelayakan dan risiko. Hal ini diperlukan untuk memastikan
vendor yang kompeten dalam mendukung pelaksanaan ketersediaan dan kualitas vendor yang diperlukan BRI dapat
pengadaan barang dan/atau jasa BRI. diwujudkan secara efektif dan efisien.
Adapun tahapan due diligence yang dilakukan untuk
Etika Pengadaan Barang dan/atau Jasa memastikan kualitas vendor yang terdaftar adalah sebagai
berikut:
Selain itu para pihak yang terkait dalam pelaksanaan 1. Mengelola pendaftaran calon vendor secara online
pengadaan barang dan/atau jasa selain harus mematuhi melalui alamat https://tdronline.bri.co.id.
prinsip-prinsip pengadaan, juga harus membuat Pakta 2. Menerima pendaftaran calon vendor dan melakukan pre-
Integritas sesuai dengan format yang telah ditetapkan dan screening atas kelengkapan dokumen pendaftaran yang
mematuhi etika pengadaan barang dan/atau jasa sebagai bersifat mandatori.
berikut : 3. Verifikasi kesesuaian dokumen pendaftaran yang
1. Melaksanakan tugas secara tertib, disertai rasa disampaikan oleh calon vendor.
tanggung jawab untuk mencapai sasaran, kelancaran 4. Kunjungan lapangan (on the spot) kepada lokasi usaha
dan ketepatan tercapainya tujuan pengadaan barang calon vendor untuk memastikan kesesuaian dokumen
dan/atau jasa. legalitas, kebenaran serta kelayakan kegiatan usaha dari
904 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 907
Laporan Tahunan
2025
calon vendor dan apabila diperlukan dapat dilakukan Posisi Desember 2025, vendor yang telah memiliki Surat
kunjungan on-site ke lokasi usaha seperti pabrik, gudang Keterangan Terdaftar (SKT) adalah sebanyak 405 vendor.
dan kantor perwakilan vendor. Adapun selama tahun 2025, BRI telah memproses penerbitan
5. Penilaian vendor risk rating sesuai dengan ketentuan SKT (baru dan perpanjangan sebanyak 202 SKT.
yang berlaku.
6. Melakukan analisa kelayakan calon vendor dengan
memperhatikan beberapa hal yaitu hasil verifikasi Penerapan Keuangan Berkelanjutan,
dokumen, hasil kunjungan lapangan (on the spot) dan Termasuk Penerapan Tanggung
hasil penilaian vendor risk rating. Jawab Sosial dan Lingkungan
7. Menerbitkan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) untuk
vendor yang memperoleh persetujuan pendaftaran Sebagai salah satu bentuk dukungan BRI terhadap
vendor rekanan BRI. Keuangan Berkelanjutan, BRI telah memiliki roadmap dan
strategi di bidang Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola (LST)
Evaluasi secara berkala dilakukan kepada vendor BRI baik pada kegiatan operasional maupun bisnis Bank. BRI
diantaranya pada saat telah diselesaikannya pekerjaan secara konsisten mempertahankan kinerja perusahaan
dan saat pengajuan perpanjangan vendor rekanan BRI. Hal dengan baik dalam menerapkan Keuangan Berkelanjutan
ini dilakukan untuk menentukan keberlangsungan vendor serta berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable
dimaksud sebagai vendor rekanan BRI. Development Goals (SDGs). Upaya percepatan pencapaian
hal tersebut dilakukan melalui penyelarasan strategi korporat,
Apabila vendor terbukti melakukan pelanggaran etika pemenuhan harapan stakeholder dan inisiasi LST yang
pengadaan atau prosedur pengadaan barang dan/atau jasa mengacu pada standar nasional, regional, maupun global.
yang berlaku, maka vendor dimaksud dapat dikenakan satu
atau lebih sanksi dan/atau denda sebagai berikut: Secara rinci infromasi terkait Penerapan Keuangan
1. Diberikan Surat Peringatan; Berkelanjutan, termasuk Penerapan Tanggung Jawab Sosial
2. Tidak diperbolehkan mengikuti pengadaan di lingkungan dan Lingkungan dijelaskan pada Laporan Keberlanjutan BRI
BRI selama jangka waktu tertentu; Tahun 2025.
3. Dilakukan pencairan atas jaminan yang telah diserahkan;
4. Dimasukkan dalam Daftar Hitam Vendor BRI.
Penerapan
Tata Kelola Terintegrasi
Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi Konglomerasi Keuangan 1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 30 Tahun 2024
BRI mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor tanggal 23 Desember 2024 tentang Konglomerasi
18/POJK.03/2014 tentang Penerapan Tata Kelola Terintegrasi Keuangan dan Perusahaan Induk Konglomerasi
bagi Konglomerasi Keuangan dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan.
Keuangan No. 30 Tahun 2024 tanggal 23 Desember 2024 2. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor
tentang Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk PER-2/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023 Tentang
Konglomerasi Keuangan. Saat ini Konglomerasi Keuangan Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan
BRI terdiri dari BRI sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Badan Usaha Milik Negara
Keuangan dan 22 (dua puluh dua) entitas sebagai anggota 3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 1/POJK.03/2019
Konglomerasi Keuangan. Untuk memastikan penerapan tanggal 28 Januari 2019 tentang Penerapan Fungsi Audit
tata kelola di dalam Konglomerasi Keuangan baik secara Intern Pada Bank Umum.
individual maupun terintegrasi, Konglomerasi Keuangan BRI 4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 18/POJK.03/2014
menerapkan pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi. tanggal 18 November 2014 tentang Penerapan Tata
Kelola Terintegrasi Bagi Konglomerasi Keuangan.
Beberapa pengaturan dalam regulasi yang dijadikan sebagai 5. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.03/2014
acuan dalam Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi dalam tanggal 18 November 2014 tentang Penerapan
Konglomerasi Keuangan BRI antara lain: Manajemen Risiko Terintegrasi Bagi Konglomerasi
Keuangan.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 905
Page 908
Corporate
Governance
6. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 14/ 5. Kebijakan Umum Nomor: KU.02-DIR/KEP/10/2023
SEOJK.03/2015 tanggal 25 Mei 2015 tentang Penerapan Tanggal 10 Oktober 2023 Buku 2 Tata Kelola Terintegrasi
Manajemen Risiko Terintegrasi Bagi Konglomerasi Bagi Konglomerasi Keuangan BRI
Keuangan. 6. Surat Edaran Direksi BRI Nomor: SE.09.b-DIR/
7. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 15/ KEP/03/2023 tanggal 31 Juli 2024 pada Buku 8 tentang
SEOJK.03/2015 tanggal 25 Mei 2015 tentang Penerapan Pelaksanaan Kepatuhan dan Tata Kelola Terintegrasi
Tata Kelola Terintegrasi Bagi Konglomerasi Keuangan. Bagi Konglomerasi Keuangan.
7. Surat Edaran Direksi BRI Nomor: SE.18-DIR/MPE/07/2024
Dalam menjalankan Tata Kelola Terintegrasi, Konglomerasi tanggal 31 Juli 2024 pada Buku 2 tentang Profil Risiko
Keuangan BRI telah memiliki ketentuan internal berupa Terintegrasi
Kebijakan Umum serta ketentuan teknis lainnya yakni: 8. Surat Edaran Direksi BRI Nomor: SE.03-DIR/ASQ/01/2024
1. Piagam Audit Nomor: KU.01-DIR/ASQ/12/2025 tanggal tanggal 31 Januari 2024 pada Buku 2 tentang Pedoman
16 Desember 2025 Buku 2 tentang Piagam Audit Intern Pengelolaan Audit Intern Terintegrasi Konglomerasi
Terintegrasi Konglomerasi Keuangan BRI Keuangan BRI.
2. Kebijakan Umum Nomor: KU.04-DIR/SBM/07/2024 9. Petunjuk Pelaksanaan Nomor JL.37-SBM/12/2025
tanggal 12 Juli 2024 tentang Kebijakan Umum Tanggal 31 Desember 2025 tentang Konglomerasi
Penyertaan Modal dan Pengelolaan Perusahaan Keuangan BRI.
Penerima Penyertaan Modal.
3. Kebijakan Umum Nomor: KU.02-DIR/MPE/04/2024 Secara umum, Tata Kelola Terintegrasi Konglomerasi
tanggal 30 April 2024 Buku 2 tentang Kebijakan Umum Keuangan di BRI dilaksanakan dengan mengacu pada
Manajemen Risiko Terintegrasi. framework sebagai berikut:
4. Kebijakan Umum Nomor: KU.01-DIR/HCS/03/2024
tanggal 1 Maret 2024 tentang Kebijakan Umum Human
Capital.
BRI’s Vision
Strategy
Increasing Subsidiaries Contribution Optimizing Efficiency Exploration of Strategic Partnership
(Net Profit & Fee Based Income) Through Sinergy KK BRI & Inorganic Growth
Structure Process
RUPS Kepatuhan dan Tata Kelola Terintegrasi
Manajemen Risiko Terintegrasi
Dewan Komisaris dan Komite di bawahnya
Pengawasan
Komunikasi
Audit Intern Terintegrasi
Pelaporan
Direktur dan Co-Direktur PKK, Direktur yang membawahi
Satuan Kerja Terintegrasi dan Dir. Pembina
Planning, Performance Mgmt,
Sinergi & Legal
Komite Tata Kelola Konglomerasi Keuangan
dan Sub Komite-nya
Human Capital
Satuan Kerja Terintegrasi Teknologi Informasi
Principle
Transparency Accountability Responsibility Independency Fairness
906 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 909
Laporan Tahunan
2025
Framework Tata Kelola Terintegrasi Konglomerasi Keuangan Keuangan, Human Capital Terintegrasi dan Teknologi
BRI memuat 5 (lima) pilar utama yang meliputi Principles, Informasi Terintegrasi.
Governance Structure, Governance Process, Strategy
dan Governance Outcome dengan tetap mengacu pada Hasil penerapan Tata Kelola Terintegrasi tercermin dari
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 18/POJK.03/2014 pencapaian kinerja Konglomerasi Keuangan, kecukupan
tanggal 18 November 2014 tentang Penerapan Tata Kelola transparansi laporan tahunan pelaksanaan Tata Kelola
Terintegrasi Bagi Konglomerasi Keuangan. Terintegrasi, obyektivitas audit, tingkat kepatuhan terhadap
regulasi dan indikator pencapaian lainnya.
Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi berlandaskan pada
governance principles, yaitu Transparency, Accountability,
Responsibility, Independency dan Fairness dimana secara Penilaian Pelaksanaan Tata Kelola
umum, Tata Kelola Terintegrasi diimplementasikan dalam 3 Terintegrasi
(tiga) aspek yaitu:
1. Struktur Tata Kelola Terintegrasi Penilaian Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi terdiri dari
2. Proses Tata Kelola Terintegrasi Penilaian sendiri (Self Assessment) pelaksanaan Tata Kelola
3. Hasil Tata Kelola Terintegrasi Terintegrasi Konglomerasi Keuangan BRI dan Penilaian
Tingkat Kematangan (Maturitas) Pelaksanaan Tata Kelola
Struktur Tata Kelola Terintegrasi yang dimiliki oleh Terintegrasi.
Konglomerasi Keuangan BRI terdiri dari organ tata kelola
terintegrasi di BRI sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi
Keuangan dan di Anggota Konglomerasi Keuangan serta Penilaian Sendiri (Self Assessment)
kebijakan tata kelola terintegrasi yang terkait. Penjelasan Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi
atas organ tata kelola terintegrasi dimaksud yaitu:
1. Organ Tata Kelola Terintegrasi BRI yaitu: Penilaian sendiri (Self Assessment) pelaksanaan Tata
a. RUPS, Kelola Terintegrasi Konglomerasi Keuangan BRI dilakukan
b. Dewan Komisaris BRI, pada setiap semester dengan mengacu pada Surat Edaran
c. Komite Tata Kelola Terintegrasi, Otoritas Jasa Keuangan No. 15/SEOJK.03/2015 tanggal 25
d. Direksi BRI (termasuk Direktur dan Co-Direktur Mei 2015 tentang Penerapan Tata Kelola Terintegrasi Bagi
Pengelolaan Konglomerasi Keuangan, Direktur yang Konglomerasi Keuangan.
membawahi Satuan Kerja Terintegrasi dan Direktur
Pembina), Penilaian pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi dilakukan
e. Komite Tata Kelola Konglomerasi Keuangan terhadap 3 (tiga) aspek Tata Kelola Terintegrasi yaitu
(termasuk didalamnya sub Komite Risk Management struktur, proses dan hasil dari Tata Kelola Terintegrasi atas
Commitee Terintegrasi, sub Komite Permodalan, paling sedikit 7 (tujuh) faktor penilaian pelaksanaan Tata
Investasi & Strategy dan sub Komite lainnya), Kelola Terintegrasi yaitu:
f. Satuan Kerja Terintegrasi yang terdiri dari Unit Kerja 1. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi Entitas
Pengelola Konglomerasi Keuangan, Satuan Kerja Utama/Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan.
Kepatuhan Terintegrasi, Satuan Kerja Manajemen 2. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan
Risiko Terintegrasi, Satuan Kerja Audit Terintegrasi, Komisaris Entitas Utama/Perusahaan Induk Konglomerasi
Satuan Kerja Teknologi Informasi Terintegrasi dan Keuangan.
Satuan Kerja Human Capital Terintegrasi. 3. Tugas dan tanggung jawab Komite Tata Kelola
2. Organ Tata Kelola Terintegrasi Anggota Konglomerasi Terintegrasi.
Keuangan BRI yaitu 4. Tugas dan tanggung jawab Satuan Kerja Kepatuhan
a. RUPS, Terintegrasi.
b. Dewan Komisaris Anggota Konglomerasi Keuangan 5. Tugas dan tanggung jawab Satuan Kerja Audit Intern
BRI Terintegrasi.
c. Direksi Anggota Konglomerasi Keuangan BRI. 6. Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi.
7. Penyusunan dan pelaksanaan Pedoman Tata Kelola
Proses Tata Kelola Terintegrasi dilaksanakan dengan Terintegrasi
pengawasan, komunikasi dan pelaporan terkait pengelolaan
Konglomerasi Keuangan, Kepatuhan dan Tata Kelola Hasil penilaian sendiri (self assessment) pelaksanaan Tata
Terintegrasi, Manajemen Risiko Terintegrasi, Audit Intern Kelola Terintegrasi pada tahun 2025 adalah sebagai berikut:
Terintegrasi, Perencanaan dan Sinergi dalam Konglomerasi
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 907
Page 910
Corporate
Governance
Periode Penilaian Peringkat Keterangan
Semester I Tahun 2025 Peringkat 2 (Baik) Konglomerasi Keuangan dinilai telah melakukan penerapan Tata Kelola Terintegrasi
yang secara umum baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas
penerapan prinsip Tata Kelola Terintegrasi. Apabila terdapat kelemahan dalam
Semester II Tahun 2025 Peringkat 2 (Baik) penerapan Tata Kelola Terintegrasi, secara umum kelemahan tersebut kurang signifikan
dan dapat diselesaikan dengan tindakan normal oleh Perusahaan Induk Konglomerasi
Keuangan dan/atau Anggota Konglomerasi Keuangan.
Konglomerasi Keuangan BRI telah melakukan penerapan pemantauan dan evaluasi atas pelaksanaan kepatuhan,
Tata Kelola Terintegrasi yang secara umum “Baik”, tercermin manajemen risiko, audit intern, performance management,
dari telah terpenuhinya aspek struktur, proses dan hasil pengelolaan Human Capital dan Teknologi Informasi dari
secara memadai. masing-masing Anggota Konglomerasi Keuangan BRI.
Pada aspek struktur, Konglomerasi Keuangan BRI telah Pada aspek hasil, BRI dan Anggota Konglomerasi Keuangan
terbentuk sesuai dengan pengaturan dalam POJK Nomor BRI telah menyampaikan pelaporan secara berkala
30 Tahun 2024 tentang Konglomerasi Keuangan dan sebagaimana diatur dalam Pedoman Tata Kelola Terintegrasi.
Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan dan disetujui Selain itu, beberapa anggota Konglomerasi Keuangan BRI
oleh OJK. Dalam menjalankan tata kelola terintegrasi, BRI telah mengikuti penilaian kualitas pelaksanaan GCG oleh
sebagai PIKK telah memiliki Kebijakan Umum Tata Kelola pihak independen, The Indonesian Institute for Corporate
Terintegrasi Bagi Konglomerasi Keuangan BRI sesuai Governance (IICG), yaitu program riset dan pemeringkatan
dengan Surat Keputusan Direksi BRI Nomor: KU.02-DIR/ Corporate Governance Perception Index (CGPI) 2024 yang
KEP/10/2023 Tanggal 10 Oktober 2023 dan telah dilengkapi diselenggarakan pada tahun 2025 dengan hasil 5 (lima)
dengan Petunjuk Pelaksanaan Konglomerasi Keuangan perusahaan yaitu PT Pegadaian, PT Permodalan Nasional
Nomor JL.37-SBM/12/2025 Tanggal 31 Desember 2025 Madani, PT. Bank Raya Indonesia, Tbk , PT BRI Asuransi
serta Kebijakan Umum dan Kebijakan Teknis lainnya. Indonesia dan PT Asuransi BRI Life berhasil memperoleh
Dalam pengelolaan Konglomerasi Keuangan BRI, BRI telah predikat “Sangat Tepercaya” serta 1 (satu) perusahaan
memiliki Direktur dan Co-Direktur Pengelolaan Konglomerasi yaitu, dan PT. BRI Danareksa Sekuritas berhasil memperoleh
Keuangan dan Unit Kerja Pengelola Konglomerasi Keuangan predikat sebagai perusahaan “Tepercaya”.
serta Satuan Kerja Terintegrasi yang terdiri dari Satuan Kerja
Manajemen Risiko Terintegrasi, Satuan Kerja Kepatuhan Selain itu Konglomerasi Keuangan BRI telah menjadi salah
Terintegrasi, Satuan Kerja Audit Intern Terintegrasi, Satuan satu rujukan benchmark untuk perusahaan lain yang
Kerja Human Capital Terintegrasi dan Satuan Kerja Teknologi merupakan Perusahaan BUMN dan Anggota Konglomerasi
Informasi Terintegrasi. Keuangan BUMN atas penerapan Tata Kelola Terintegrasi.
Pada aspek proses, pelaksanaan proses pemantauan dan
evaluasi yang dilakukan oleh Dewan Komisaris, Direksi, Komite Penilaian Tingkat Kematangan (Maturitas)
Tata Kelola Terintegrasi, Unit Kerja Pengelola Konglomerasi Tata Kelola Terintegrasi
Keuangan dan Satuan Kerja Terintegrasi telah dijalankan
sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Komite Tata Kelola BRI telah melakukan pengukuran atas tingkat kematangan
Terintegrasi juga telah melakukan proses pemantauan dan (maturitas) Tata Kelola Terintegrasi Konglomerasi Keuangan
evaluasi terhadap pengelolaan Konglomerasi Keuangan dan BRI untuk tahun 2024 yang dilakukan pada tahun 2025
Tata Kelola Terintegrasi. Pemantauan dan evaluasi dilakukan dengan hasil tingkat kematangan (maturitas) sebesar 4,06
salah satunya melalui penyelenggaraan rapat Komite Tata dari skala 5 yang menggambarkan struktur dan proses
Kelola Terintegrasi (KTKT) secara rutin melebihi jumlah rapat pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi telah memadai
yang diatur dalam ketentuan, dan rapat lain secara insidentil. dan sesuai dengan ketentuan serta hasil pengelolaan
Selain itu, satuan kerja terintegrasi telah melakukan proses Konglomerasi Keuangan telah efektif dijalankan.
908 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 911
Laporan Tahunan
2025
Hasil Penilaian Maturitas Kepatuhan BRI
Struktur & Proses
4.24 4.43
Implementasi GCG Hubungan dengan Pihak yang
dan Manajemen Perubahan memiliki Klaim Finansial
3.51 3.74 3.52 3.74
Transparansi Keuangan,
Hubungan dengan Pengungkapan Informasi &
Pemangku Kepentingan Efektivitas Pengendalian Internal
2023 = 3.86
3.75 4.01 3.90 4.18
2024 = 4.06
4.02 4.09 3.75 3.78
Kualitas Perencanaan Strategis Hubungan dengan Induk
Perusahaan dan Sinergi Group
3.70 3.94
Efektivitas Manajemen Risiko
dan Kepatuhan
2023 2024
Tingkat kematangan (maturitas) Tata Kelola Terintegrasi Konglomerasi Keuangan BRI mengalami peningkatan dibandingkan
dengan periode sebelumnya.
Rata-Rata Maturitas Tata Kelola
Maturitas Tata Kelola BRI Maturitas Tata Kelola Terintegrasi BRI
Anggota KK BRI
4,30 4,03 4,06
Building Block 2023 2024
Struktur & Proses 4,24 4,43
Hubungan dengan Pihak yg memiliki Klaim Finansial 3,52 3,74
Transparansi Keuangan, Pengungkapan Informasi & Efektivitas 3,90 4,18
Pengendalian Internal
Hubungan dengan Induk Perusahaan dan Sinergi Group 3,75 3,78
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 909
Page 912
Corporate
Governance
Building Block 2023 2024
Efektivitas Manajemen Risiko dan Kepatuhan 3,70 3,94
Kualitas Perencanaan Strategis 4,02 4,09
Hubungan dengan Pemangku Kepentingan 3,75 4,01
Implementasi GCG dan Manajemen Perubahan 3,51 3,74
Nilai Maturitas Tata Kelola Terintegrasi 3,86 4,06
Struktur Konglomerasi Keuangan dan Struktur Kepemilikan Konglomerasi
Keuangan BRI
Struktur Konglomerasi Keuangan BRI telah ditetapkan melalui dokumen Salinan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK
Nomor KEP-11/KS.1/2025 tanggal 16 September 2025 tentang Persetujuan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) sebagai
Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan Operasional atas Konglomerasi Keuangan BRI, dimana Konglomerasi Keuangan
BRI terdiri dari BRI sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK) dan 22 (dua puluh dua) Anggota Konglomerasi
Keuangan sebagai berikut:
PT Pegadaian Perbankan Pembiayaan Asuransi Jiwa Pembiayaan Asuransi Kerugian Modal Ventura Perusahaan Efek Manajer Investama Remittance BRI sebagai BRI sebagai
99,99% 86,85% 99,99% 51,0% 99,88% 90,00% 99,97% 67,00% 65,00% 100% pendiri pendiri
PGD sebagai Manajer Investasi Modal Ventura Bringin Dana Sejahtera Bringin Sejahtera Makmur
pendiri 99,99% 99,99% 99,73% 90,00%
Modal Ventura
99,99%
PIKK
BPRS Rizky Barokah BPRS Mentari BPRS Patuh Beramal BPRS Haji Miskin
95,43% 66,19% 79,68% 58,01%
910 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 913
Laporan Tahunan
2025
Secara rinci, informasi terkait dengan struktur Kepemilikan dalam Konglomerasi Keuangan (KK) BRI adalah sebagai berikut:
Tanggal
Investasi
No. Nama Entitas Bidang Usaha % Saham Alamat
(Mayoritas)
BRI
1 BRI PIKK Bank Umum - Pemerintah: 53,19% Jl. Jenderal Sudirman Kav.44-46
Publik: 46,81% Jakarta
2 Bank Raya Anggota KK Bank Umum 03/03/2011 BRI: 86,85% Menara BRILian
BRI Publik: 13,15% Lantai 18 dan 20
Jl. Gatot Subroto No.177 A
Jakarta 12870
3 BRI Insurance Perusahaan 26/09/2019 BRI: 90% Graha BRI Insurance
Asuransi Umum BRI YKP: 10% Jl. Mampang Prapatan Raya No 18
Jakarta Selatan 12790
4 BRI Life Perusahaan 29/12/2015 BRI: 51,00% Graha Irama
Asuransi Jiwa FWD: 43,96% Jl. H. R. Rasuna Said Blok X-1 Kav.
BRI YKP: 5,04% 1-2, Kuningan Tim., Kecamatan
Setiabudi, Kota Jakarta Selatan,
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
12950
5 BRI Danareksa Perusahaan 21/12/2018 BRI: 67% Gedung BRI II Lantai 23, Jl. Jenderal
Sekuritas Efek bidang Danareksa (Persero): Sudirman Kav. 44-46, Jakarta 10210
Penjamin Emisi 33%
Efek & Perantara
Pedagang Efek
6 BRI Finance Perusahaan 30/09/2016 BRI: 99,88% Menara BRILian Lantai GF, 21, 22
Pembiayaan BRI YKP: 0,12% Jl. Gatot Subroto No. 177A Kav. 64
Jakarta
7 BRI Ventures Perusahaan 20/12/2018 BRI: 99,97% District 8 Office, Prosperity Tower
Modal Ventura BRI YKP: 0,03% Lt 16 Unit F, SCBD Lot 28 Jl Jend
Sudirman Kav 52-53 Senayan
Kebayoran Baru Jakarta 12190
8 Pegadaian Perusahaan 13/09/2021 BRI: 99,99% Jl. Kramat Raya No.162, RT.2/RW.2,
Gadai Pemerintah: 0,01% Kel. Kenari, Kec. Senen, Kota Jakarta
Pusat, Daerah Khusus Ibukota
Jakarta 10430
9 PNM Perusahaan 13/09/2021 BRI: 99,99% Menara PNM
Pembiayaan Pemerintah: 0,01% Jl. Kuningan Mulia, Kuningan Center
10 BRI Perusahaan Efek 30/11/2022 BRI: 65% Gedung BRI II Lantai 22, Jl. Jenderal
Manajemen bidang Manajer Danareksa (Persero): Sudirman Kav. 44-46 Jakarta 10210
Investasi Investasi 35%
11 BRI Global Perusahaan 15 Maret 2005 BRI: 100% Room 1202, 12/F, Park Avenue Tower,
Financial Remitansi 5 Moreton Terrace, Causeway Road,
Services Causeway Bay, Hong Kong
12 Dana Pensiun Dana Pensiun - Tidak terdapat Gedung Menara BRIPENS Lt.8 Jalan
BRI kepemilikan saham Gatot Subroto Kav.9-11 Jakarta
oleh BRI Selatan
13 Dana Pensiun Dana Pensiun - Tidak terdapat Gedung BRI II Lt.6
Lembaga kepemilikan saham Jl. Jenderal Sudirman Kav. 44-46
Keuangan BRI oleh BRI Jakarta 10210
14 Dana Pensiun Dana Pensiun - Tidak terdapat Jl. Otista Raya No.68A, Jakarta Timur
Pegadaian kepemilikan saham 13330
oleh BRI
15 PNM Perusahaan Efek - PNM: 99.9999% Menara PNM Jalan Kuningan Mulia,
Investment bidang Manajer KOPKAR: 0,0001% Kuningan Centre Lot No.1 Kav.1,
Management Investasi Karet, Jakarta, Daerah Khusus
Ibukota Jakarta 12920
16 PNM Ventura Perusahaan - PNM: 99.9997% Menara PNM Jalan Kuningan Mulia,
Capital Modal Ventura KOPKAR: 0.0003% Kuningan Centre Lot No.1 Kav.1,
Karet, Jakarta, Daerah Khusus
Ibukota Jakarta 12920
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 911
Page 914
Corporate
Governance
Tanggal
Investasi
No. Nama Entitas Bidang Usaha % Saham Alamat
(Mayoritas)
BRI
17 PNM Ventura Perusahaan - PNM Ventura Menara PNM Jalan Kuningan Mulia,
Syariah Modal Ventura Capital: 99.9988% Kuningan Centre Lot No.1 Kav.1,
Syariah KOPKAR: 0.0012% Karet, Jakarta, Daerah Khusus
Ibukota Jakarta 12920
18 Bringin Perusahaan - Dana Pensiun BRI: Wisma Staco Lantai 10 Jalan
Sejahtera Pialang Asuransi 90,00% Casablanca Kav 18 Jakarta 12870
Makmur PT Ragam
Venturindo: 10%
19 BPR Bringin BPR - Dana Pensiun BRI: Jl. Ahmad Yani, RT.004/RW.003,
Dana 99,73% Marga Jaya, Kec. Bekasi Sel., Kota
Sejahtera KopKar PT BJS: Bks, Jawa Barat 17141
0,27%
20 BPRS PNM BPRS - PNM Ventura Jl. Merdeka No.54, Jayaraga, Kec.
Mentari Syariah: 66.19% Tarogong Kidul, Kabupaten Garut,
Individu: 33.81% Jawa Barat 44151
21 BPRS PNM BPRS - PNM Ventura Jl. Dr. Soedjono No.99, Lingkar
Patuh Beramal Syariah: 79,68% Selatan, Jempong Baru, Sekarbela,
Amali Individu: 20.32% Mataram
22 BPRS Rizky BPRS - PNM Ventura Jalan Bintaro Utama 9 Blok HB19
Barokah Syariah: 95.43 % No.3A Bintaro, Pd. Pucung, Kec.
Individu: 4.57% Pd. Aren, Kota Tangerang Selatan,
Banten 15229
23 BPRS Haji BPRS - PNM Ventura Jalan Raya Bukittinggi-Padang
Miskin Syariah: 58.01 % Panjang KM 10 Simpang Koto Tinggi
Individu: 41.99% Nagari Pandai Sikek Kec.X Koto Kab.
Tanah Datar
Struktur Kepengurusan Entitas Utama dan Anggota Konglomerasi Keuangan BRI
Posisi 31 Desember 2025
Susunan Dewan Komisaris/Dewan Pengawas dan Direksi serta Dewan Pengawas Syariah pada Anggota Konglomerasi Keuangan
BRI disampaikan sebagai berikut:
PT Bank Raya Indonesia Tbk
Dewan Komisaris Muhamad Sidik Heruwibowo Komisaris Utama
Johanes Kuntjoro Adisardjono Komisaris Independen
Retno Wahyuni Wijayanti Komisaris Independen
Nyimas Dewi Ratih Kamil Komisaris
Direksi Ida Bagus Ketut Subagia Direktur Utama
Danar Widyantoro Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan &
Sumber Daya Manusia
Rustarti Suri Pertiwi Direktur Keuangan
Lukman Hakim Direktur Digital & Operasional
Kicky Andrie Davetra Direktur Bisnis
912 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 915
Laporan Tahunan
2025
PT Asuransi BRI Life
Dewan Komisaris Muhammad Syafri Rozi Komisaris Utama
Lau Soon Liang Komisaris
Ubaidillah Nugraha Komisaris Independen
Hari Siaga Amijarso Komisaris Independen
Direksi - Direktur Utama
(ditunjuk sebagai Plt. Direktur Utama: Sutadi)
Sutadi Direktur Pemasaran
Lim Chet Ming Direktur Keuangan
- Direktur Kepatuhan & Legal
Andrew Bain Direktur Operasional
PT BRI Asuransi Indonesia
Dewan Komisaris Kris Hananto Komisaris Utama
Benny Imam Safii Komisaris Independen
Wahab Talahu Komisaris Independen
Direksi R. Budi Legowo Direktur Utama
- Direktur Teknik
Sony Harsono W.S Direktur Operasional dan Keuangan
Heri Supriyadi Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko
Recky Plangiten Direktur Bisnis
PT BRI Multifinance
Dewan Komisaris - Plt Komisaris Utama
(ditunjuk sebagai Plt. Komisaris Utama: Sigit
Murtiyoso)
- Komisaris
Diah Defawati Komisaris Independen
Direksi Wahyudi Darmawan Direktur Utama
Primartono Gunawan Direktur Bisnis
- Direktur Operasional
Ari Prayuwana Direktur Manajemen Risiko
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 913
Page 916
Corporate
Governance
PT BRI Danareksa Sekuritas
Dewan Komisaris - Komisaris Utama
Donsuwan Simatupang Komisaris Independen
Direksi - Direktur Utama
(ditunjuk sebagai Plt. Direktur Utama: Fifi
Virgantria)
Fifi Virgantria Direktur Retail & Information Technology
- Direktur Investment Banking Advisory dan
(ditunjuk sebagai Plt. Direktur Investment Investment Banking Capital Market
Banking Advisory dan Investment Banking
Capital Market: Sirih Wahyono)
Sirih Wahyono Direktur Finance & Risk Management
PT BRI Ventura Investama
Dewan Komisaris - Komisaris Utama
Agoosh Yoosran Komisaris Independen
Henri Komisaris Independen
Direksi - Direktur Utama
(ditunjuk sebagai Plt. Direktur Utama: Markus
Liman Rahardja)
- Direktur Keuangan
(ditunjuk sebagai Plt. Direktur Keuangan:
Indra Bayu Gunawan)
Markus Liman Rahardja Direktur Venture Investment
PT Pegadaian
Dewan Komisaris Anto Mukti Putranto Komisaris Utama
Mei Ling* Komisaris
Kukrit Suryo Wicaksono Komisaris Independen
Trimedya Panjaitan Komisaris Independen
Martina Komisaris Independen
Syafa’at Perdana Komisaris
Loto Srinaita Ginting Komisaris
Umiyatun Hayati Triastuti Komisaris
Direksi Damar Latri Setiawan Direktur Utama
Budi Wahju Soesilo Wakil Direktur Utama
Ferdian Timur Satyagraha Direktur Keuangan & Perencanaan Strategis
Eka Pebriansyah Direktur Jaringan dan Operasi
Selfie Dewiyanti Direktur Pemasaran, Penjualan dan
Pengembangan Produk
Ismail Ilyas Direktur Manajemen Risiko, Legal &
Kepatuhan
Tribuana Tunggadewi Direktur Human Capital
Yos Iman Jaya Dappu Direktur Teknologi Informasi dan Digital
*) efektif setelah mendapatkan persetujuan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan
914 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 917
Laporan Tahunan
2025
PT Permodalan Nasional Madani
Dewan Komisaris Drajad Hari Wibowo Komisaris Utama/Komisaris Independen
Veronica Colondam Komisaris Independen
Iwan Taufiq Purwanto Komisaris
Nurhaida Komisaris Independen
Anas Puji Istanto Komisaris
Ardhya Pratiwi Setiowati Komisaris
Direksi Arief Mulyadi Direktur Utama
Sunar Basuki Direktur Operasional
Kindaris Direktur Bisnis
Yusron Avivi Direktur Digital dan Teknologi Informasi
Sahat Pangabahan Pangaribuan Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko
Henry Y. K. Pangemanan Direktur Human Capital dan Kepatuhan
PT BRI Manajemen Investasi
Dewan Komisaris - Komisaris Utama
- Komisaris Independen
(ditunjuk sebagai Plt. Komisaris Independen:
Kahlil Rowter)
Direksi Arief Budiman* Direktur Utama
Ira Irmalia Sjam Direktur
*) Efektif setelah mendapatkan persetujuan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan
PT PNM Investment Management
Dewan Komisaris Tjatur H. Priyono Komisaris Utama
Adi Nugraha Komisaris
Dewan Pengawas Prof. Dr. K.H. Didin Hafidhuddin, M.S Ketua
Prof. Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec. Anggota
Direksi Ade Santoso Djajanegara Direktur Utama
Solahuddin Direktur
Tony Wijayanto Direktur
PT PNM Venture Capital
Dewan Komisaris Agus Wibowo Komisaris Utama
Didik Krisdiyanto Komisaris Independen
Direksi Rahfie Syaefulshaaf Direktur Utama
Feber Netyantaka Direktur Keuangan & Manajemen Risiko
Prasetyo Heru Direktur Bisnis
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 915
Page 918
Corporate
Governance
PT PNM Venture Syariah
Dewan Komisaris Abianti Riana Komisaris Utama/Komisaris Independen
Anton Fahlevie Komisaris
Dewan Pengawas Prof. Dr. K.H. Didin Hafidhuddin, M.S Ketua
H. Hendri Tanjung, Ph.D Anggota
Direksi Ananto Seno Direktur Utama
Akhmad Suhandi Direktur Risiko Keuangan dan Operasional
Bambang Martanto Direktur Bisnis
Dana Pensiun BRI
Dewan Pengawas Carang Thombara Putra Wakil Ketua dan Anggota Dewan Pengawas
Yusuf Widiasmoro Anggota Dewan Pengawas
- Dewan Pengawas Syariah
Direksi Ngatari Direktur Utama
Martua Hanry K Panggabean Direktur Investasi Pasar Uang dan Pasar
Modal
Wahju Widiono Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia
dan Teknologi Informasi
Prasetya Sayekti* Direktur Investasi Penyertaan Langsung dan
Properti
*) efektif setelah mendapatkan persetujuan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan
Dana Pensiun Lembaga Keuangan BRI
Dewan Pengawas - Ketua Dewan Pengawas
Bustomi Anggota Dewan Pengawas
Prof. Amin Suma Dewan Pengawas Syariah
Pengurus Arie Sus Miyanti Ketua Pengurus yang membawahkan Fungsi
Manajememen Risiko dan Kepatuhan
Diah Rahmaputri Anggota Pengurus yang membawahkan
Fungsi Investasi dan Keuangan
I Dewa Putu Adi Wijaya Murti Anggota Pengurus Fungsi Pendanaan
BRI Global Financial Services Co. Ltd.
Direksi - Non Executive Director
Dimas Hendrasaputra Executive Director
PT BPR Bringin Dana Sejahtera
Dewan Komisaris Agus Ahdiyat Komisaris Utama
Toni Rohmadi Komisaris
Direksi Ade Imron Direktur Utama
Joni Sukendro Direktur Operasional yang Membawahkan
Fungsi Kepatuhan
916 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 919
Laporan Tahunan
2025
PT BPR Syariah Rizky Barokah
Dewan Komisaris Muhammad Djufri Komisaris Utama
Mohammad Amin Komisaris
Dewan Pengawas Hendri Tanjung Ketua DPS
Dadang Romansyah Anggota DPS
Direksi Andi Irnawati Ibrahim Direktur Utama
Asep Rianto Direktur yang Membawahkan Fungsi
Kepatuhan
PT BPR Syariah Haji Miskin
Dewan Komisaris Sjafril Ruslim Komisaris
Dewan Pengawas Soedirman Ketua DPS
Syafruddin Halimy Kamaluddin DPS
Direksi Hendri Kamal Direktur Utama
Muhammad Nursal Direktur
Hadi Nurhendra Direktur
PT BPR Syariah PNM Patuh Beramal Amali
Dewan Komisaris Ir. Anis Mujahid Akbar Komisaris Utama
Siswo Pujono, Ak Komisaris
Dewan Pengawas Bohri Rahman, Lc., MA Ketua DPS
Mastur, S.Pd Anggota DPS
Direksi Yanuar Alfan, SE Direktur Utama
- Direktur Kepatuhan
PT BPR Syariah PNM Mentari
Dewan Komisaris Hersam Sudarisman Komisaris Utama
KH. Abdul Salim, Lc Komisaris
Dewan Pengawas Prof Dr H Yadi Janwari, MA Ketua
Khozin Abu Faqih Anggota
Direksi Muhammad Haikal Direktur Utama
Yali Supyali Direktur
PT Bringin Sejahtera Makmur
Dewan Komisaris Hasanuddin Komisaris Utama
Zeni Hadi P Komisaris
Direksi I Wayan Nasta Direktur Utama
Febriyanto Rahardjo Direktur Pemasaran
- Direktur Operasional
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 917
Page 920
Corporate
Governance
Dana Pensiun Pegadaian
Dewan Pengawas R. Swasono Amoeng Widodo Ketua
Mufri Yandi Anggota
Direksi Hermawan Aries Andi* Direktur Utama
Hananto Direktur Keuangan
M. Andi Ibrahim S. Direktur Operasi
*) efektif setelah mendapatkan persetujuan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan
Susunan Komite Tata Kelola Dewan Komisaris Perusahaan Induk Konglomerasi
Terintegrasi BRI Posisi 31 Desember Keuangan
2025 Dalam pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi, Dewan
Komisaris BRI memiliki tugas dan tanggung jawab antara lain:
Komite Tata Kelola Terintegrasi dalam Konglomerasi 1. Melakukan pengawasan atas penerapan Tata Kelola
Keuangan BRI merupakan organ pendukung pelaksanaan Terintegrasi pada Konglomerasi keuangan BRI sesuai
tugas Dewan Komisaris Perusahaan Induk Konglomerasi dengan Kebijakan Umum Tata Kelola Terintegrasi
Keuangan dalam pengawasan pelaksanaan Tata Kelola maupun kebijakan turunannya.
Terintegrasi di Konglomerasi Keuangan BRI. Susunan Komite 2. Mengawasi pelaksanaan tugas dan tanggung jawab
Tata Kelola Terintegrasi terdiri dari: Direksi PIKK, serta memberikan arahan atau nasihat
1. Komisaris Independen yang menjadi Ketua pada kepada Direksi PIKK atas pelaksanaan kebijakan Tata
salah satu Komite Dewan Komisaris Perusahaan Induk Kelola Terintegrasi yang meliputi aspek antara lain:
Konglomerasi Keuangan, sebagai ketua. a. Kepatuhan Terintegrasi;
2. Komisaris Independen yang mewakili dan ditunjuk dari b. Manajemen Risiko Terintegrasi;
masing-masing Anggota Konglomerasi Keuangan BRI, c. Audit Intern Terintegrasi;
sebagai anggota d. Perencanaan Strategis dan Manajemen Kinerja;
3. Pihak Independen, sebagai anggota e. Perumusan dan Penyelarasan Kebijakan; dan
4. Anggota Dewan Pengawas Syariah dari masing-masing f. Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
Anggota Konglomerasi Keuangan BRI, sebagai anggota berdasarkan pelaporan oleh Direktur dan/atau kepala
jika memiliki usaha syariah satuan kerja terkait serta hasil evaluasi yang dilakukan
oleh Komite Tata Kelola Terintegrasi setiap semester.
Sesuai dengan Surat Keputusan Nokep : 11-KOM/BRI/11/2025 3. Melakukan evaluasi Pedoman Tata Kelola Terintegrasi
tanggal 3 November 2025 tentang Susunan Keanggotaan dan memberikan arahan serta rekomendasi dalam rangka
Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank Rakyat Indonesia penyempurnaan Pedoman Tata Kelola Terintegrasi.
(Persero) Tbk, susunan Komite Tata Kelola Terintegrasi 4. Mengawasi penerapan Audit Intern pada Anggota
posisi 31 Desember 2025 disampaikan mengacu pada Bab Konglomerasi Keuangan agar selaras dengan kebijakan
Tata Kelola Perusahaan, Sub-Bab Struktur dan Mekanisme Audit Intern PIKK.
Tata Kelola Perusahaan. 5. Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan
fungsi Tata Kelola Terintegrasi lainnya sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan, anggaran
Tugas dan Tanggung Jawab Organ dasar dan/atau keputusan RUPS/Pemilik Modal.
Tata Kelola Terintegrasi BRI 6. Melakukan evaluasi dan memberikan rekomendasi
kepada PIKK dan Anggota Konglomerasi Keuangan BRI
Berdasarkan pada POJK No.18/POJK.03/2014 tanggal 18 berdasarkan laporan dan evaluasi yang disampaikan
November 2014 tentang Penerapan Tata Kelola Terintegrasi oleh Direktur dan/atau kepala satuan kerja terkait BRI
Bagi Konglomerasi Keuangan serta mengacu pada Kebijakan dan hasil evaluasi yang dilakukan oleh Komite Tata Kelola
Umum Tata Kelola Terintegrasi Bagi Konglomerasi Keuangan Terintegrasi setiap semester.
BRI, seluruh organ Tata Kelola Terintegrasi pada Perusahaan 7. Mengawasi, mengevaluasi dan memastikan Komite Tata
Induk Konglomerasi Keuangan dan Anggota Konglomerasi Kelola Terintegrasi menjalankan tugas secara efektif.
Keuangan memiliki tugas dan tanggung jawab terkait dengan 8. Memberikan persetujuan atas tindakan dalam lingkup
pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi yaitu sebagai berikut: kewenangan Dewan Komisaris sesuai Anggaran Dasar
BRI yang berkaitan dengan pengelolaan Anggota
Konglomerasi Keuangan BRI.
918 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 921
Laporan Tahunan
2025
9. Memberikan persetujuan atas Rencana Korporasi secara terintegrasi, serta pelaksanaan aspek terintegrasi
Konglomerasi Keuangan yang disusun oleh Direksi PIKK lainnya yang relevan, termasuk pemenuhan prinsip
10. Melaksanakan tugas dan tanggung jawab lainnya yang syariah dari Anggota Konglomerasi Keuangan BRI yang
berkaitan dengan pengelolaan Anggota Konglomerasi memiliki bisnis syariah.
Keuangan BRI sesuai ketentuan Anggaran Dasar, 2. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris PIKK
Keputusan RUPS, Pedoman Tata Kerja Dewan Komisaris, untuk penyempurnaan Pedoman Tata Kelola Terintegrasi
dan peraturan perundangan yang berlaku. dalam hal diperlukan.
3. Memberikan masukan strategis kepada Dewan Komisaris
Direksi PIKK PIKK untuk disampaikan kepada Direksi PIKK terkait
Dalam pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi, Direksi PIKK pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi.
memiliki tugas dan tanggung jawab antara lain: 4. Menyampaikan hasil evaluasi Laporan Penilaian Sendiri
1. Melakukan penyusunan dan penyempurnaan Pedoman Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi (Self-Assessment
Tata Kelola Terintegrasi berdasarkan arahan dan/atau TKT) setiap semester kepada Direksi PIKK.
rekomendasi Dewan Komisaris PIKK; 5. Menyampaikan hasil evaluasi Laporan Tahunan
2. Mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi kepada Dewan
pelaksanaan Pedoman Tata Kelola Terintegrasi; Komisaris.
3. Menindaklanjuti arahan atau nasihat Dewan Komisaris 6. Melakukan komunikasi dengan Satuan Kerja Terintegrasi
PIKK dalam rangka evaluasi pelaksanaan Tata Kelola melalui Direksi terkait yang membawahi fungsi, untuk
Terintegrasi. memperoleh informasi, klarifikasi, dan laporan yang
4. Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan tata kelola diperlukan.
terintegrasi meliputi kepatuhan terintegrasi, audit intern
terintegrasi, manajemen risiko terintegrasi, kinerja Direktur Pengelola Konglomerasi Keuangan BRI
Perusahaan Anak, serta aspek terintegrasi lainnya. 1. Menyusun dan menetapkan strategi dan risk appetite
5. Memberikan arahan dan rekomendasi atas pelaksanaan Konglomerasi Keuangan BRI yang konsisten bagi
Tata Kelola Terintegrasi termasuk evaluasi kinerja. masing-masing Anggota Konglomerasi Keuangan BRI.
6. Memastikan keselarasan rencana strategis antara PIKK 2. Menyusun dan melaksanakan kerangka kerja
dengan Anggota Konglomerasi Keuangan BRI. pemantauan kepatuhan terhadap strategi dan risk
7. Menyelenggarakan RUPS dalam hal terdapat aksi appetite Konglomerasi Keuangan BRI pada seluruh
korporasi atau hal lainnya terkait dengan pengelolaan Anggota Konglomerasi Keuangan BRI.
Perusahaan Anak yang wajib mendapatkan putusan 3. Melakukan asesmen terhadap strategi dan risk
RUPS. appetite seluruh Anggota Konglomerasi Keuangan
8. Menyusun RJPP dan RKAP BRI termasuk yang berkaitan BRI untuk memastikan kesesuaiannya dengan strategi
dengan pengelolaan atas Anggota Konglomerasi dan risk appetite Konglomerasi Keuangan BRI secara
Keuangan. keseluruhan.
9. Memastikan terlaksananya sinergi di lingkungan 4. Melakukan review berkala paling sedikit 1 (satu) tahun
Konglomerasi Keuangan BRI antara BRI dan Anggota sekali terhadap strategi dan risk appetite Konglomerasi
Konglomerasi Keuangan dan/atau antar Anggota Keuangan BRI untuk memastikan relevansinya dengan
Konglomerasi Keuangan. perkembangan Konglomerasi Keuangan BRI dan
10. Memastikan temuan audit dan rekomendasi satuan melakukan penyesuaian dalam hal terdapat perubahan
kerja audit intern terintegrasi, auditor eksternal, hasil material.
pengawasan OJK dan/atau otoritas lainnya ditindaklanjuti 5. Melakukan pengawasan terhadap seluruh Anggota
oleh PIKK dan Anggota Konglomerasi Keuangan BRI. Konglomerasi Keuangan BRI dengan tetap memperhatikan
11. Melaksanakan tugas dan tanggung jawab lainnya tanggung jawab dan tata kelola masing-masing Anggota
yang berkaitan dengan pengelolaan atas Anggota Konglomerasi Keuangan BRI secara individu.
Konglomerasi Keuangan sesuai ketentuan Anggaran 6. Memastikan bahwa pemenuhan ketentuan dan tindakan
Dasar, Keputusan RUPS, Pedoman Tata Kerja Dewan perbaikan yang dilakukan oleh Anggota Konglomerasi
Komisaris, dan peraturan perundangan yang berlaku. Keuangan BRI dilakukan sesuai dengan ketentuan.
7. Menjalankan prinsip kehati-hatian termasuk tata
Komite Tata Kelola Terintegrasi kelola perusahaan yang baik dan manajemen risiko
Dalam pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi, Komite Tata Konglomerasi Keuangan BRI.
Kelola Terintegrasi BRI memiliki tugas dan tanggung jawab 8. Turut serta mendukung terlaksananya kegiatan usaha
antara lain: Anggota Konglomerasi Keuangan BRI yang sehat dan
1. Mengevaluasi pelaksanaan tata kelola terintegrasi melalui berdaya saing, bebas dari konflik kepentingan serta
penilaian kecukupan pengendalian intern, pelaksanaan menjaga kesinambungan usaha Anggota Konglomerasi
fungsi kepatuhan dan penerapan manajemen risiko Keuangan BRI.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 919
Page 922
Corporate
Governance
Co- Direktur Pengelola Konglomerasi Keuangan BRI Unit Kerja Pengelola Konglomerasi Keuangan
Melaksanakan tugas, tanggung jawab dan kewenangan 1. Bertanggung jawab melakukan pengelolaan Planning,
sesuai dengan penetapan dan pendelegasian Direktur Performance Management, Sinergi dan Governance
Pengelola Konglomerasi Keuangan BRI. Anggota Konglomerasi Keuangan BRI dan koordinasi
Pengelolaan Konglomerasi Keuangan BRI yang dilakukan
Direktur Pembina Anggota Konglomerasi Keuangan BRI oleh Satuan Kerja Terintegrasi yang meliputi aspek
1. Sebagai pembina/mentor dan pengawas keselarasan Kepatuhan Terintegrasi, Manajemen Risiko Terintegrasi,
strategi BRI dengan Anggota Konglomerasi Keuangan Audit Intern Terintegrasi, Human Capital Terintegrasi dan
BRI termasuk implementasi rencana strategis dan Teknologi Informasi Terintegrasi.
pencapaian KPI pada Anggota Konglomerasi Keuangan 2. Menyelenggarakan Pelaksanaan Komite Tata Kelola
BRI di mana Direksi ditunjuk sebagai Direktur Pembina. Konglomerasi Keuangan BRI dan Sub Komite Permodalan,
2. Sebagai mediator terhadap seluruh aspirasi dan Investasi & Strategi serta mengkoordinasikan
permasalahan yang dialami Anggota Konglomerasi penyelenggaraan Sub Komite Kepatuhan Terintegrasi,
Keuangan BRI di mana Direksi ditunjuk sebagai Direktur Sub Komite Manajemen Risiko Terintegrasi, Sub Komite
Pembina, terkait hubungan dengan BRI. Audit Intern Terintegrasi, Sub Komite Human Capital
3. Melakukan pemantauan penerapan manajemen risiko Terintegrasi dan Sub Komite Teknologi Informasi
di Anggota Konglomerasi Keuangan BRI bersama Terintegrasi bersama dengan Satuan Kerja Terintegrasi
dengan Satuan Kerja Manajemen Risiko Terintegrasi yang membidangi.
termasuk memberikan arahan dalam penetapan RAS dan
pemantauan utilisasinya. Satuan Kerja Kepatuhan Terintegrasi
4. Melakukan eskalasi permasalahan atau aspirasi dari Dalam pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi, Satuan Kerja
Anggota Konglomerasi Keuangan BRI di mana Direksi Kepatuhan Terintegrasi memiliki tugas dan tanggung jawab
ditunjuk sebagai Direktur Pembina, terkait hubungan antara lain:
dengan BRI ke dalam rapat Direksi. 1. Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan fungsi
5. Menyampaikan kebijakan strategis yang telah kepatuhan pada Anggota Konglomerasi Keuangan.
diputuskan/disepakati Direksi PIKK kepada Anggota 2. Memberikan masukan kepada Direktur Legal &
Konglomerasi Keuangan BRI di mana Direksi ditunjuk Compliance BRI dalam melakukan penerapan fungsi
sebagai Direktur Pembina. kepatuhan dalam Konglomerasi Keuangan BRI.
6. Bersama Satuan Kerja Terintegrasi mengawasi tindak 3. Menyampaikan rekomendasi atas perbaikan penerapan
lanjut penyelesaian temuan audit dan/atau komitmen fungsi kepatuhan pada Anggota Konglomerasi Keuangan
hasil pengawasan otoritas di Anggota Konglomerasi BRI berdasarkan hasil evaluasi laporan tugas dan
Keuangan BRI di mana Direksi ditunjuk sebagai Direktur tanggung jawab Satuan Kerja Kepatuhan di masing-
Pembina. masing anggota Konglomerasi Keuangan BRI.
4. Melakukan dan mengkoordinasikan pelaksanaan Self-
Komite Tata Kelola Konglomerasi Keuangan Assessment Tata Kelola Terintegrasi setiap semester
bertanggung jawab terhadap alignment pelaksanaan dalam rangka pelaporan kepada OJK.
Tata Kelola Terintegrasi (performance, tata kelola, 5. Menyampaikan Laporan Tahunan Pelaksanaan Tata
kepatuhan, manajemen risiko dan audit intern) serta Kelola Terintegrasi kepada regulator secara tepat waktu.
melakukan pengawasan terhadap Konglomerasi 6. Melakukan penilaian tingkat kematangan pelaksanaan
Keuangan BRI, Koordinasi atas pelaksanaan pengendalian, fungsi kepatuhan di Anggota Konglomerasi Keuangan
pengonsolidasian dan tanggung jawab atas seluruh aktivitas BRI secara periodik.
Konglomerasi Keuangan BRI, Penerapan prinsip kehati- 7. Melakukan dan mengkoordinasikan pelaksanaan
hatian pada Konglomerasi Keuangan BRI secara keseluruhan, evaluasi terhadap Kebijakan Tata Kelola Terintegrasi
Pengelolaan relasi Konglomerasi Keuangan BRI dengan grup Konglomerasi Keuangan BRI.
yang lebih luas, jika PIKK merupakan bagian dari struktur 8. Menyampaikan ketentuan/regulasi terbaru yang relevan
grup yang lebih luas, Pemenuhan sumber daya pada kepada anggota Konglomerasi Keuangan BRI sebagai
setiap anggota Konglomerasi Keuangan BRI, dengan Sub informasi dan untuk ditindaklanjuti.
Komite yang terdiri dari Sub Komite Permodalan, Investasi 9. Menyusun dan menyampaikan laporan hasil evaluasi
& Strategy, Sub Human Capital Terintegrasi, Sub Komite pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Fungsi Kepatuhan
Kepatuhan Terintegrasi, Sub Komite Audit Intern Terintegrasi, Terintegrasi kepada Direktur Legal & Compliance BRI dan
Sub Komite Manajemen Risiko Terintegrasi dan Sub Komite Direktur Pengelolaan Konglomerasi Keuangan dan/atau
Teknologi Informasi Terintegrasi. Co-Direktur Pengelolaan Konglomerasi Keuangan BRI.
920 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 923
Laporan Tahunan
2025
10. Melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Satuan 1. Membantu tugas Direktur PIKK, Dewan Komisaris PIKK,
Kerja Kepatuhan anggota Konglomerasi Keuangan BRI dan Komite Tata Kelola Terintegrasi dalam melakukan
secara berkala, minimal 2 (dua) kali dalam setahun dalam pengawasan atas penerapan fungsi audit intern dalam
rangka pelaksanaan tugasnya. Konglomerasi Keuangan BRI.
11. Melakukan koordinasi dengan Satuan Kerja Kepatuhan 2. Membuat analisis dan penilaian di bidang keuangan,
anggota Konglomerasi Keuangan BRI dalam hal akuntansi, operasional, dan kegiatan lain melalui audit di
terdapat eskalasi permasalahan terkait kepatuhan yang semua level unit kerja Perusahaan secara independen,
memerlukan dukungan Perusahaan Induk Konglomerasi obyektif dan profesional serta melakukan pemeriksaan
Keuangan dalam penyelesaiannya. khusus apabila diperlukan.
3. Menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian
Satuan Kerja Manajemen Risiko Terintegrasi intern, manajemen risiko dan proses tata kelola sesuai
Dalam pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi, Satuan Kerja kebijakan Perusahaan.
Manajemen Risiko Terintegrasi memiliki tugas dan tanggung 4. Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi dan
jawab antara lain: efektivitas di bidang keuangan, akuntansi, operasional,
1. Memberikan rekomendasi kepada Direksi PIKK dan sumber daya manusia, teknologi informasi dan kegiatan
sub-Komite Manajemen Risiko Terintegrasi dalam lainnya.
penyusunan dan penyempurnaan kebijakan Manajemen 5. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang objektif
Risiko Terintegrasi. tentang kegiatan yang diperiksa pada semua tingkatan
2. Memantau pelaksanaan kebijakan Manajemen Risiko manajemen.
Terintegrasi termasuk mengembangkan prosedur dan 6. Menyusun standar pelaksanaan fungsi audit intern
alat untuk identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan terintegrasi yang paling sedikit mencakup hal-hal yang
pengendalian risiko. diatur dalam Standar Profesional Audit Intern sebagai
3. Melakukan pemantauan risiko pada Anggota KK BRI. pedoman bagi Audit Intern dalam melaksanakan tugas.
4. Melakukan stress testing terintegrasi. 7. Menyusun program peningkatan kualitas fungsi audit
5. Melaksanakan kaji ulang secara berkala untuk intern dan penilaian tingkat kematangan (maturitas) SKAI
memastikan : Anggota Konglomerasi Keuangan.
a. keakuratan metodologi penilaian risiko. 8. Melakukan pengawasan atas penerapan fungsi audit
b. kecukupan implementasi sistem informasi intern dalam Konglomerasi Keuangan BRI minimal
manajemen. meliputi:
c. ketepatan kebijakan, prosedur, dan penetapan limit a. Laporan Kegiatan Audit dan Laporan Pokok-Pokok
risiko secara terintegrasi. Hasil Audit anggota Konglomerasi Keuangan BRI;
6. Memberikan opini atas usulan investasi maupun divestasi b. Area-area yang mengalami peningkatan risiko secara
Anggota KK BRI yang bersifat stratejik dan berpengaruh signifikan dan kejadian fraud signifikan yang terjadi
signifikan terhadap eksposur risiko terintegrasi. Opini di anggota Konglomerasi Keuangan BRI;
difokuskan pada aspek kemampuan dalam mengelola c. Kualitas SKAI Anggota Konglomerasi Keuangan BRI
eksposur risiko, termasuk kelengkapan sistem dan yang meliputi namun tidak terbatas pada metode dan
prosedur yang digunakan serta dampaknya terhadap prosedur audit, Human Capital, dan tools audit.
eksposur risiko secara keseluruhan. d. Penilaian tingkat Kematangan (maturitas) fungsi
7. Memberikan informasi kepada sub-Komite Manajemen audit intern anggota Konglomerasi Keuangan BRI.
Risiko Terintegrasi terhadap hal-hal yang perlu e. Pelaksanaan Quality Assurance dan Monitoring
ditindaklanjuti terkait hasil evaluasi terhadap penerapan tindak lanjut perbaikannya
Manajemen Risiko Terintegrasi, antara lain mengenai 9. SKAI Terintegrasi berkomunikasi dengan SKAI anggota
besaran dan maksimum eksposur risiko yang perlu Konglomerasi Keuangan secara berkala, paling sedikit
mendapat perhatian Direksi PIKK atau Anggota KK BRI. 2 (dua) kali dalam setahun yang membahas beberapa
8. Menyusun dan menyampaikan laporan Profil Risiko hal namun tidak terbatas pada hasil pemeriksaan, isu
Terintegrasi, Kecukupan Permodalan Terintegrasi serta atau permasalahan yang berdampak signifikan terhadap
Tingkat Kesehatan Konsolidasi secara berkala kepada kondisi Anggota Konglomerasi Keuangan, isu lintas
Direksi PIKK di dalam sub-Komite Manajemen Risiko entitas yang dapat menimbulkan/meningkatkan eksposur
Terintegrasi dan kepada OJK. risiko Konglomerasi Keuangan dan pengembangan yang
dilakukan oleh SKAI Anggota Konglomerasi Keuangan
Satuan Kerja Audit Internal Terintegrasi dalam rangka memberikan nilai tambah kepada
Dalam pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi, Satuan Kerja Perusahaan.
Audit Internal Terintegrasi memiliki tugas dan tanggung 10. Menginformasikan temuan yang signfikan kepada
jawab antara lain: Direktur Utama PIKK dan Dewan Komisaris PIKK melalui
Komite Audit PIKK dengan tembusan kepada Direktur
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 921
Page 924
Corporate
Governance
PIKK yang membawahkan fungsi kepatuhan, Direktur 2. Melaksanakan dan mengoordinasikan implementasi Tata
yang membawahkan fungsi pengelolaan Konglomerasi Kelola Teknologi Informasi Terintegrasi Konglomerasi
Keuangan dan Direktur Utama Anggota Konglomerasi Keuangan BRI yang telah ditetapkan, guna memastikan
Keuangan untuk dilakukan tindakan perbaikan dalam penerapannya berjalan efektif dan konsisten di seluruh
waktu yang cepat. entitas anggota.
11. SKAI Terintegrasi (PIKK) melakukan penyelarasan 3. Melakukan pemantauan dan pengawasan secara
pelaksanaan audit intern Anggota Konglomerasi berkelanjutan atas seluruh aktivitas implementasi Tata
Keuangan secara terintegrasi melalui penentuan Kelola Teknologi Informasi Terintegrasi guna memastikan
strategi pelaksanaan audit dan perumusan prinsip audit kesesuaian dengan kebijakan, standar, dan target yang
intern yang mencakup metodologi audit dan langkah telah ditentukan.
pelaksanaan pengendalian mutu. 4. Melakukan evaluasi berkala terhadap efektivitas
12. SKAI Terintegrasi (PIKK) menyampaikan Laporan penerapan Tata Kelola Teknologi Informasi Terintegrasi,
Pelaksanaan dan Pokok-Pokok Hasil Audit Intern termasuk mengidentifikasi isu, risiko, serta peluang
Terintegrasi (Laporan Audit Intern Terintegrasi) kepada perbaikan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas
Direktur Utama PIKK dan Dewan Komisaris PIKK, Direktur tata kelola TI.
PIKK yang membawahi fungsi kepatuhan dan salinannya 5. Menyusun dan menetapkan maturitas tata kelola
disampaikan kepada Komite Audit PIKK dan Komite Tata Teknologi Informasi serta standar teknologi yang akan
Kelola Terintegrasi PIKK. diadopsi oleh Anggota Konglomerasi Keuangan BRI
sebagai acuan pengembangan dan pengelolaan TI.
Satuan Kerja Human Capital Terintegrasi 6. Melaksanakan implementasi pengukuran tingkat
Dalam pengelolaan Konglomerasi Keuangan (KK) BRI, maturitas Teknologi Informasi serta penerapan standar
Satuan Kerja Human Capital Terintegrasi memiliki tugas dan teknologi pada seluruh Anggota Konglomerasi Keuangan
tanggung jawab mengelola sinergi aspek Human Capital BRI secara sistematis dan terintegrasi.
(HC), antara lain mencakup: 7. Melakukan monitoring dan reviu secara berkala terhadap
1. Menyusun dan reviu strategi dan kebijakan HC pemenuhan gap hasil pengukuran maturitas TI dan
Terintegrasi KK BRI, di antaranya: standar teknologi, serta mendorong penyusunan dan
a. Strategi pengelolaan HC Terintegrasi KK BRI jangka pelaksanaan rencana aksi perbaikan pada Anggota
pendek, menengah dan panjang; Konglomerasi Keuangan BRI.
b. Kebijakan tata kelola dan pengelolaan HC Terintegrasi 8. Menyusun, mengimplementasikan, memantau, dan
KK BRI. mengevaluasi Sinergi Teknologi Informasi Konglomerasi
2. Melaksanakan fungsi pengelolaan HC Terintegrasi KK Keuangan BRI, guna meningkatkan efisiensi, efektivitas,
BRI, di antaranya: serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya TI antar
a. Melakukan internalisasi dan sosialisasi kebijakan entitas.
pengelolaan HC Terintegrasi KK BRI; 9. Melakukan pengelolaan dan koordinasi kegiatan Sub
b. Mengusulkan talent sebagai Pengurus Anggota KK Komite Teknologi Informasi Terintegrasi Konglomerasi
BRI; Keuangan, termasuk perencanaan agenda, fasilitasi
c. Mengusulkan penetapan remunerasi Pengurus pembahasan strategis, serta tindak lanjut atas keputusan
Anggota KK BRI; dan rekomendasi yang dihasilkan.
d. Mengusulkan penilaian kinerja individu Pekerja 10. Memberikan layanan konsultasi dan pendampingan
Penugasan Anggota KK BRI; di bidang Teknologi Informasi kepada Anggota
e. Mengelola program peningkatan kapabilitas Pekerja Konglomerasi Keuangan BRI terkait strategi, tata kelola,
Anggota KK BRI; arsitektur, keamanan, serta pengembangan TI sesuai
3. Melakukan monitoring dan evaluasi atas implementasi dengan kebijakan terintegrasi.
kebijakan dan strategi pengelolaan HC Terintegrasi KK 11. Melakukan koordinasi dengan seluruh satuan kerja
BRI secara periodik sesuai kebutuhan. terkait dalam lingkup terintegrasi serta bertindak sebagai
single point of contact (SPOC) untuk seluruh aktivitas
Satuan Kerja Teknologi Informasi Terintegrasi Teknologi Informasi Terintegrasi KK BRI.
Dalam pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi, Satuan Kerja 12. Menyusun dan menyampaikan laporan perkembangan
Teknologi Informasi (TI) Terintegrasi memiliki tugas dan (progress report) pelaksanaan Tata Kelola Teknologi
tanggung jawab antara lain: Informasi Terintegrasi Konglomerasi Keuangan BRI
1. Menyusun, merumuskan, dan menetapkan ketentuan kepada manajemen dan pemangku kepentingan terkait
Tata Kelola Teknologi Informasi Terintegrasi yang (Direksi PIKK) secara berkala.
selaras dengan ketentuan regulator, best practice, serta
kebutuhan bisnis bagi seluruh Anggota Konglomerasi
Keuangan BRI.
922 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 925
Laporan Tahunan
2025
Dewan Komisaris Anggota KK BRI 1. Menjalankan segala tindakan yang berkaitan dengan
Tugas dan wewenang Dewan Komisaris anggota pengurusan anggota Konglomerasi Keuangan BRI sesuai
Konglomerasi Keuangan BRI dalam pelaksanaan Tata dengan maksud dan tujuan anggota Konglomerasi
Kelola Terintegrasi mengacu pada Anggaran Dasar anggota Keuangan BRI.
Konglomerasi Keuangan BRI, Pedoman dan Tata Tertib 2. Melakukan pengelolaan anggota Konglomerasi Keuangan
Kerja pada anggota Konglomerasi Keuangan BRI, ketentuan BRI dalam hal operasional, bisnis, human capital,
internal anggota Konglomerasi Keuangan BRI lainnya, serta manajemen risiko, keuangan, teknologi informasi, sistem
ketentuan peraturan perundangan yang berlaku. pengendalian internal, serta aspek manajemen lainnya
yang berkaitan dengan usaha anggota Konglomerasi
Dalam pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi, Dewan Keuangan BRI.
Komisaris anggota Konglomerasi Keuangan BRI memiliki 3. Menyelenggarakan RUPS anggota Konglomerasi
tugas dan tanggung jawab antara lain: Keuangan BRI sesuai dengan prosedur yang ditetapkan
1. Melakukan pengawasan atas penerapan tata kelola, di dalam Anggaran Dasar dan peraturan perundangan.
kebijakan, tugas dan tanggung jawab Direksi anggota 4. Menyusun RJPP dan RKAP anggota Konglomerasi
Konglomerasi Keuangan BRI serta tindak lanjut hasil Keuangan BRI.
audit dari pihak intern dan ekstern. 5. Melaksanakan prinsip-prinsip tata kelola termasuk
2. Memberikan nasihat kepada Direksi anggota pemenuhan prinsip syariah dari Perusahaan Anak
Konglomerasi Keuangan BRI terkait rencana Konglomerasi Keuangan BRI yang merupakan entitas
pengembangan anggota Konglomerasi Keuangan BRI, syariah.
RJPP, RKAP, Kebijakan, Anggaran Dasar dan Keputusan 6. Menindaklanjuti temuan hasil audit oleh pihak intern dan
RUPS anggota Konglomerasi Keuangan BRI. ekstern.
3. Membentuk komite dan/atau menunjuk pihak untuk 7. Memastikan ketersediaan peraturan tata tertib kerja di
melaksanakan fungsi yang mendukung tugas dan anggota Konglomerasi Keuangan BRI;
tanggung jawab Dewan Komisaris anggota Konglomerasi 8. Menyelaraskan strategi anggota Konglomerasi Keuangan
Keuangan BRI yang meliputi paling sedikit antara lain: BRI dengan strategi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
a. Pemantauan Audit; Tbk.
b. Pemantauan Kepatuhan; dan 9. Melaksanakan kebijakan sinergi di lingkungan anggota
c. Pemantauan Manajemen Risiko Konglomerasi Keuangan BRI.
4. Menyelenggarakan rapat Dewan Komisaris sesuai 10. Melaksanakan kebijakan BRI yang berkaitan dengan
dengan ketentuan Anggaran Dasar anggota anggota Konglomerasi Keuangan BRI.
Konglomerasi Keuangan BRI dan/atau ketentuan internal 11. Membentuk komite-komite di bawah Direksi anggota
anggota Konglomerasi Keuangan BRI yang mencakup Konglomerasi Keuangan BRI dalam hal diperlukan.
frekuensi, kehadiran anggota Dewan Komisaris, serta 12. Menyelenggarakan rapat Direksi sesuai dengan
tata cara pengambilan keputusan. ketentuan Anggaran Dasar anggota Konglomerasi
5. Membentuk Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris Keuangan BRI dan/atau ketentuan internal anggota
anggota Konglomerasi Keuangan BRI. Konglomerasi Keuangan BRI yang mencakup frekuensi,
6. Memberikan persetujuan atas tindakan dalam lingkup kehadiran anggota Direksi, serta tata cara pengambilan
kewenangan Dewan Komisaris anggota Konglomerasi keputusan.
Keuangan BRI sesuai Anggaran Dasar anggota 13. Melaksanakan tugas dan tanggung jawab lainnya yang
Konglomerasi Keuangan BRI. ditetapkan dalam Anggaran Dasar anggota Konglomerasi
7. Melaksanakan tugas lainnya yang ditetapkan di dalam Keuangan BRI, Keputusan RUPS anggota Konglomerasi
Anggaran Dasar anggota Konglomerasi Keuangan BRI, Keuangan BRI, atau peraturan perundangan yang
Keputusan RUPS anggota Konglomerasi Keuangan BRI, berlaku.
dan peraturan perundangan yang berlaku.
Dewan Pengawas Syariah
Direksi Anggota KK BRI Dewan Pengawas Syariah memiliki tugas dan tanggung
Tugas dan wewenang Direksi anggota Konglomerasi jawab paling sedikit sebagai berikut:
Keuangan BRI dalam pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi 1. Memberikan nasihat dan saran kepada Direksi serta
mengacu pada Anggaran Dasar anggota Konglomerasi mengawasi kegiatan LJK agar sesuai dengan prinsip
Keuangan BRI, Pedoman dan Tata Tertib Kerja anggota syariah
Konglomerasi Keuangan BRI, ketentuan internal anggota 2. Menyusun tata tertib kerja Dewan Pengawas Syariah
Konglomerasi Keuangan BRI, serta ketentuan peraturan
perundangan yang berlaku. Dalam pelaksanaan Tata Kelola
Terintegrasi, Direksi anggota Konglomerasi Keuangan BRI
memiliki tugas dan tanggung jawab antara lain:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 923
Page 926
Corporate
Governance
Kebijakan Transaksi Intra Group • Transfer risiko melalui reasuransi.
(Mengidentifikasi, Mengelola dan • Transaksi untuk mengalihkan eksposur
Memitigasi Transaksi Intra Grup) risiko pihak ketiga di antara Lembaga
Jasa Keuangan (LJK) dari LJK lain dalam
Kebijakan dan Pengelolaan Transaksi Intragrup Konglomerasi Keuangan.
Keterhubungan antar entitas diantaranya PIKK dan anggota b. Proses identifikasi risiko intra grup
dilakukan dengan melakukan analisis
Konglomerasi Keuangan menciptakan ekosistem bisnis yang
terhadap setiap jenis transaksi intra grup
saling mendukung dan mendorong terbentuknya beragam dalam bisnis Konglomerasi Keuangan
transaksi intragrup. Transaksi Intragrup diartikan sebagai BRI, antara lain dapat didasarkan pada
transaksi finansial maupun non-finansial yang dilakukan pengalaman kerugian yang pernah
terjadi.
antar entitas dalam satu Konglomerasi Keuangan.
2. Pengukuran Risiko Intra grup
Untuk mendukung pelaksanaan Transaksi Intragrup, BRI a. Dalam rangka melaksanakan pengukuran Risiko
telah menerapkan tata kelola yang baik dan memadai, serta Intra grup, PIKK melakukan:
memiliki pedoman dan ketentuan pelaksanaan transaksi yang • evaluasi secara berkala terhadap kesesuaian
disusun sesuai dengan ketentuan regulator. Selanjutnya, asumsi, sumber data, dan prosedur yang
dalam pelaksanaan Transaksi Intragrup, PIKK dan setiap digunakan untuk mengukur risiko, sesuai
anggota Konglomerasi Keuangan wajib memenuhi kriteria dengan perkembangan usaha dan kondisi
Transaksi Intragrup yang sehat dengan memperhatikan eksternal yang mempengaruhi kondisi
Arm’s Length Principle atau Prinsip Kewajaran dan Kelaziman keuangan Konglomerasi Keuangan; dan
Usaha (PKKU). Secara rinci, pengaturan dalam ketentuan • penyempurnaan terhadap metode
internal BRI mengatur terkait dengan: pengukuran risiko apabila terdapat
perubahan faktor-faktor yang secara material
A. Pengelolaan Risiko Intragrup dan signifikan mempengaruhi risiko, antara
Risiko Transaksi Intragrup adalah risiko akibat lain apabila ada penambahan lini bisnis baru
ketergantungan suatu entitas baik secara langsung yang dapat mempengaruhi kondisi keuangan
maupun tidak langsung terhadap entitas lainnya dalam Konglomerasi Keuangan.
satu Konglomerasi Keuangan dalam rangka pemenuhan b. Metode dan sistem pengukuran risiko dapat
kewajiban perjanjian tertulis maupun perjanjian tidak dilakukan secara kuantitatif dan/atau kualitatif
tertulis yang diikuti perpindahan dana dan/atau tidak yang digunakan untuk mengukur eksposur risiko
diikuti perpindahan dana. Konglomerasi Keuangan BRI sebagai acuan
untuk melakukan pengendalian.
Pengelolaan Risiko Intragrup dijalankan melalui : c. Pemilihan metode dan sistem pengukuran
1. Identifikasi Risiko Intra grup disesuaikan dengan karakteristik dan
a. PIKK melakukan identifikasi seluruh risiko intra kompleksitas kegiatan usaha Konglomerasi
grup Konglomerasi Keuangan secara berkala Keuangan.
dengan metode atau sistem untuk melakukan d. Metode dan sistem pengukuran paling sedikit
identifikasi risiko pada Konglomerasi Keuangan. harus dapat mengukur:
Risiko transaksi intra grup antara lain dapat • sensitivitas Konglomerasi Keuangan
timbul dari : terhadap perubahan faktor-faktor yang
• Kepemilikan silang antar entitas dalam KK mempengaruhinya, baik dalam kondisi
BRI. normal maupun tidak normal;
• Sentralisasi manajemen likuiditas jangka • kecenderungan perubahan faktor-faktor
pendek. dimaksud berdasarkan fluktuasi yang terjadi
• Jaminan, pinjaman, dan komitmen yang di masa lalu dan korelasinya;
diberikan atau diperoleh suatu Lembaga • tingkat risiko secara individual;
Jasa Keuangan (LJK) dari LJK lain dalam • eksposur risiko secara keseluruhan maupun
Konglomerasi Keuangan per jenis risiko, dengan mempertimbangkan
• Eksposur kepada pemegang saham keterkaitan antar jenis risiko; dan
pengendali, termasuk eksposur pinjaman • seluruh risiko yang melekat pada seluruh
dan off balance sheet seperti jaminan dan transaksi Konglomerasi Keuangan BRI yang
komitmen. dapat diintegrasikan dalam Sistem Informasi
• Pembelian atau penjualan aset BRI kepada Manajemen.
Lembaga Jasa Keuangan (LJK) dari LJK lain e. Proses pengukuran risiko harus secara jelas
dalam Konglomerasi Keuangan. memuat proses validasi, frekuensi validasi,
924 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 927
Laporan Tahunan
2025
persyaratan dokumentasi data dan informasi, C. Penetapan Harga/Tarif dan Penerapan Prinsip
persyaratan evaluasi terhadap asumsi-asumsi Kewajaran & Kelaziman Usaha (PKKU) atas Transaksi
yang digunakan, sebelum suatu metodologi Intragrup
diaplikasikan oleh Konglomerasi Keuangan BRI. Dalam menentukan tarif atau harga Transaksi Intragrup,
3. Pemantauan Risiko Intra grup seluruh entitas Konglomerasi Keuangan wajib
a. PIKK melakukan pemantauan terhadap besarnya memperhatikan pemenuhan Prinsip Kewajaran dan
eksposur risiko, toleransi risiko, kepatuhan Kelaziman Usaha (Arm’s Length Principle) dengan tetap
limit, dan hasil stress test maupun konsistensi mempertimbangkan ketentuan eksternal serta internal
pelaksanaan dengan kebijakan, prosedur, dan guna memastikan penetapan harga berada dalam
limit yang ditetapkan. rentang wajar.
b. PIKK menyiapkan suatu sistem back-up dan
prosedur yang efektif untuk mencegah terjadinya
gangguan dalam proses pemantauan risiko, dan Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi
melakukan pengecekan serta penilaian kembali Tahun 2025
secara berkala terhadap sistem back-up.
c. Dalam rangka melaksanakan pemantauan risiko, 1. Penguatan Implementasi Tata Kelola Terintegrasi
PIKK melakukan: Konglomerasi Keuangan
• evaluasi terhadap eksposur risiko melalui Di tahun 2025, dilakukan penyempurnaan dan penguatan
pemantauan dan pelaporan eksposur risiko implementasi Tata Kelola Terintegrasi Konglomerasi
yang bersifat material atau yang berdampak Keuangan BRI diantaranya terkait dengan:
kepada kondisi permodalan KK BRI; dan a. Pengkinian Struktur Konglomerasi Keuangan BRI
• penyempurnaan proses dan cakupan dengan menyesuaikan pada POJK Nomor 30
pelaporan antara lain apabila terdapat Tahun 2024 tentang Konglomerasi Keuangan
perubahan kegiatan usaha, produk, transaksi, dan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan.
faktor risiko, teknologi informasi dan Sistem Struktur Konglomerasi Keuangan telah mendapatkan
Informasi Manajemen Risiko Terintegrasi persetujuan dari OJK melalui Keputusan OJK nomor
yang bersifat material. KEP-11/KS.1/2025 tanggal 16 September 2025
4. Pengendalian Risiko Intra grup Tentang Persetujuan BRI Sebagai Perusahaan Induk
a. PIKK menetapkan Risk Appetite dan limit Risiko Konglomerasi Keuangan (PIKK) atas Konglomerasi
Intragrup yang sesuai dengan filosofi risiko serta Keuangan BRI.
ketentuan yang berlaku. Penetapan limit risiko b. Penyempurnaan pengelolaan Konglomerasi
disesuaikan dengan eksposur risiko maupun Keuangan yaitu dengan adanya penunjukan
tingkat risiko yang akan diambil dan toleransi Direktur dan Co-Direktur Pengelolaan Konglomerasi
risiko. Keuangan dan Unit Pengelola Konglomerasi
v. Pengendalian risiko lainnya dapat dilakukan Keuangan BRI serta Satuan Kerja Terintegrasi BRI.
antara lain dengan cara lindung nilai, perumusan c. Pengukuran tingkat kematangan (maturitas) Tata
metode perhitungan transaksi intragrup, dan Kelola Terintegrasi di Konglomerasi Keuangan BRI.
penambahan modal untuk menyerap potensi d. Komite Tata Kelola Terintegrasi akan mengawasi
kerugian. implementasi Tata Kelola perusahaan anggota
konglomerasi keuangan secara berjenjang dan
Posisi semester II 2024 dan semester I tahun 2025, proporsional pada setiap level termasuk dalam
risiko intra grup BRI berada pada peringkat risiko Low to penetapan intensitas pengawasan, mekanisme
Moderate. pelaporan, serta eskalasi risiko, dengan
mempertimbangkan kompleksitas dan materialitas
B. Identifikasi Pihak dalam Transaksi Intragrup dan masing-masing entitas
Klasifikasi Transaksi Intragrup
Pihak yang termasuk dalam Transaksi Intragrup 2. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Komite Tata
adalah pihak atau entitas yang berada dalam lingkup Kelola Terintegrasi
Konglomerasi Keuangan BRI sebagaimana ditetapkan Dalam rangka pelaksanaan tugas Komite Tata Kelola
oleh Otoritas Jasa Keuangan. Dalam pengelolaannya Terintegrasi selama tahun 2025, Komite Tata Kelola
transaksi intragrup diklasifikasikan ke dalam beberapa Terintegrasi telah menyelenggarakan rapat sebanyak 23
jenis transaksi antara lain transaksi pinjaman, transaksi (dua puluh tiga kali) rapat untuk melakukan evaluasi dan
penempatan dana, transaksi jasa dan lainnya. memastikan penerapan tata kelola telah sesuai dengan
prinsip-prinsip GCG dalam Konglomerasi Keuangan BRI.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 925
Page 928
Corporate
Governance
3. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Unit Kerja g. Monitoring implementasi regulasi di masing-masing
Pengelola Konglomerasi Keuangan Anggota Konglomerasi Keuangan BRI
Selama Tahun 2025, rincian pelaksanaan tugas dan h. Pengukuran tingkat kematangan (maturitas)
tanggung jawab Unit Kerja Pengelola Konglomerasi Kepatuhan Terintegrasi di Konglomerasi Keuangan
Keuangan (UKPKK) adalah sebagai berikut: BRI.
a. Penyusunan Rencana Korporasi Konglomerasi i. Review dan pengkinian parameter penilaian Maturitas
Keuangan BRI bersama dengan Satuan Kerja Tata Kelola dan Kepatuhan Terintegrasi
Terintegrasi lainnya dan Unit Kerja Terkait j. Evaluasi dan review mekanisme penilaian self
b. Koordinator pemenuhan implementasi Peraturan assessment GCG di masing-masing Anggota
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 30 Tahun 2024 Konglomerasi Keuangan
tentang Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan k. Pengkinian ketentuan teknis pelaksanaan tata kelola
Induk Konglomerasi Keuangan terintegrasi dan kepatuhan terintegrasi.
4. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Satuan Kerja 5. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Satuan Kerja
Kepatuhan Terintegrasi Audit Intern Terintegrasi
Selama Tahun 2025, rincian pelaksanaan tugas dan SKAI Terintegrasi mendorong pelaksanaan fungsi audit
tanggung jawab Satuan Kerja Kepatuhan Terintegrasi intern yang handal dalam Konglomerasi Keuangan
(SKKT) adalah sebagai berikut: didukung dengan struktur organisasi yang independen
a. Pelaksanaan kegiatan Compliance Group Visit yang serta kompetensi auditor yang memadai. Selama tahun
dilaksanakan melalui kunjungan onsite di Satuan 2025 SKAI Terintegrasi telah melaksanakan berbagai
Kerja Kepatuhan Anggota Konglomerasi Keuangan program kerja, antara lain:
BRI untuk meningkatkan pemahaman atas bisnis a. Pelaksanaan kegiatan Integrated Internal Audit Forum
proses di anggota Konglomerasi Keuangan (KK) BRI (IIAF) guna meningkatkan sinergi dan kolaborasi
b. Penyampaian Laporan Tahunan Pelaksanaan Tata SKAI Konglomerasi Keuangan BRI.
Kelola Terintegrasi Konglomerasi Keuangan BRI ke b. Pelaksanaan audit tematik bersama ”Transaksi
Otoritas Jasa Keuangan Intragroup” yang dilakukan SKAI Terintegrasi dan
c. Monitoring pemenuhan struktur Tata Kelola SKAI Anggota Konglomerasi Keuangan.
Terintegrasi sesuai dengan regulator diantaranya c. Pelaksanaan audit individual SKAI Terintegrasi
Dewan Komisaris, Direksi, Komite, Satuan Kerja (PIKK) terhadap PT BRI Danareksa Sekuritas, PT
Terintegrasi dan Kebijakan/Prosedur. Permodalan Nasional Madani dan PT BRI Ventures.
d. Penilaian Self Assessment Tata Kelola Terintegrasi d. Pelaksanaan Quality Assurance & Improvement
pada Konglomerasi Keuangan BRI yang dilakukan Program (QAIP) oleh SKAI Terintegrasi (PIKK)
secara semesteran dan penyampaian laporan terhadap 9 (sembilan) SKAI Anggota Konglomerasi
dimaksud ke Otoritas Jasa Keuangan Keuangan (Bank Raya, BRI Life, BRI Danareksa
e. Penilaian Self Assessment GCG secara individu dan Sekuritas, BRI Finance, BRI Insurance, PNM,
konsolidasi yang dilakukan secara semesteran. Pegadaian, BRI Venture dan BRI Manajemen
f. Evaluasi pelaksanaan Tata Kelola dan Fungsi Investasi) untuk memastikan kegiatan audit intern
Kepatuhan di Anggota Konglomerasi Keuangan BRI telah dilaksanakan sesuai dengan standar baik
yang dilaksanakan setiap triwulan dengan aspek internal maupun eksternal.
evaluasi dan pemantauan antara lain: e. Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap
• Penerapan Good Corporate Governance dan pelaksanaan fungsi audit intern dan kinerja Anggota
Budaya Kepatuhan. Konglomerasi Keuangan BRI secara berkala yang
• Pemantauan prinsip kehati-hatian. dilakukan setiap triwulan dengan scope monitoring
• Pengelolaan komitmen. antara lain:
• Pengelolaan risiko kepatuhan. i. Monitoring pencapaian kinerja Anggota
• Pelaksanaan Program Anti Pencucian Uang Konglomerasi Keuangan BRI.
Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT) ii. Monitoring Laporan Hasil Audit SKAI Anggota
& Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Konglomerasi Keuangan.
Pemusnah Massal (PPPSPM) iii. Monitoring realisasi Perencanaan Audit Tahunan
• Analisa Dampak Ketentuan Eksternal. SKAI Anggota Konglomerasi Keuangan.
• Laporan Transaksi/Putusan yang Mengandung iv. Monitoring tindak lanjut perbaikan temuan
Benturan Kepentingan signifikan dan temuan audit eksternal/regulator
• Aspek lainnya di Anggota Konglomerasi Keuangan BRI.
926 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 929
Laporan Tahunan
2025
v. Monitoring tindak lanjut perbaikan hasil penilaian iii. Certified Qualified Internal Auditor (QIA)
maturitas audit intern dan Quality Assurance & iv. Certified Anti Fraud Manager (CAFM)
Improvement Program yang dilaksanakan oleh v. Certified Ethical Hacker (CEH)
SKAI Terintegrasi (PIKK). vi. Certified Hacking Forensic Investigator (CHFI)
vi. Monitoring pemenuhan dan pengembangan vii. Sertifikasi BSMR
sumber daya manusia SKAI Anggota viii. Certified in Risk Governance Professional (CRGP)
Konglomerasi Keuangan. ix. Ajun Ahli Asuransi Jiwa (AAAIJ)
f. Penilaian tingkat kematangan (maturitas) SKAI x. Certified Information Systems Auditor (CISA)
Anggota Konglomerasi Keuangan tahun 2025. xi. Certified Fraud Examiner (CFE)
g. Pelaksanaan workshop penyusunan Piagam Audit xii. Qualified Internal Auditor (QIA)
Intern Terintegrasi Konglomerasi Keuangan BRI. xiii. Wakil Perantara Pedagang Efek (WPPE), Wakil
h. Pengkinian Piagam Audit Intern Terintegrasi sesuai Manager Investasi (WMI), Wakil Penjaminan
dengan best pratice dan ketentuan terkini. Emisi Efek (WPEE)
i. Penyusunan Laporan SKAI Terintegrasi yang xiv. ISO 37001:2025, ISO 27001:2022, ISO 37301:2021
dilakukan setiap semester.
j. Penugasan 10 (sepuluh) pekerja audit intern BRI 6. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Satuan Kerja
di SKAI Anggota Konglomerasi Keuangan dalam Manajemen Risiko Terintegrasi
rangka akselerasi proses transfer knowledge dari Selama Tahun 2025, rincian pelaksanaan tugas dan
SKAI Terintegrasi (PIKK) kepada SKAI Anggota tanggung jawab Satuan Kerja Manajemen Risiko
Konglomerasi Keuangan dengan rincian sebagai Terintegrasi adalah sebagai berikut
berikut: a. Pelaksanaan forum Risk Management Committee
i. SKAI Bank Raya: Kepala SKAI (1 Pekerja), Group Terintegrasi (RMCT) sebanyak 2 (dua) kali selama
Head (1 Pekerja) tahun 2025 yaitu pada tanggal 10 Februari 2025 dan
ii. SKAI BRI Life: Departement Head (2 Pekerja) 25 Agustus 2025.
iii. SKAI BRI Finance: Kepala SKAI (1 Pekerja), Group b. Penetapan Risk Appetite Statement (RAS)
Head (1 Pekerja) Terintegrasi dan Anggota KK yang telah disesuaikan
iv. SKAI BRI Insurance: Group Head (1 Pekerja) dengan Model Pengelolaan Risiko masing-masing
v. SKAI BRI Venture: Kepala SKAI (1 Pekerja) Anggota KK.
vi. SPI PNM : Group Head (1 Pekerja) c. Melakukan self assessment penilaian Risk Maturity
vii. DPPK BRI : Kepala SKAI (1 Pekerja) Index (RMI) Terintegrasi dan Anggota KK yang
k. Penyampaian Pedoman dan Sosialiasi Penyusunan kemudian dimintakan putusan pada Forum RMCT.
Perencanaan Audit Tahunan (PAT) kepada 20 d. Penyampaian Laporan Profil Risiko Terintegrasi
SKAI Anggota Konglomerasi Keuangan dengan (semesteran) dan Konsolidasi (triwulanan) ke
mempertimbangkan corporate strategy, stakeholder Otoritas Jasa Keuangan.
concern, risk assessment, dan ketentuan regulator. e. Penyampaian Laporan Tingkat Kesehatan Konsolidasi
l. Monitoring Offsite terhadap Anggota Konglomerasi (semesteran) ke Otoritas Jasa Keuangan.
Keuangan BRI yang dilakukan melalui analisis data, f. Melakukan monitoring Batas Maksimum Pemberian
performance highlight dan dokumen/informasi Kredit dan Penyediaan Dana Konglomerasi Keuangan
lain yang relevan guna memonitor kinerja dan secara periodik.
implementasi pelaksanaan strategi insiatif Anggota g. Melakukan monitoring atas posisi LCR dan NSFR
Konglomerasi Keuangan. Konsolidasi serta IRRBB Konsolidasi secara periodik.
m. Pelaksanaan Self Assessment Tata Kelola Terintegrasi h. Melakukan analisis dan pembuatan laporan
dilaksanakan setiap semester. kecukupan permodalan Terintegrasi (semesteran)
n. Pelaksanaan benchmark SKAI Anggota Konglomerasi yang disampaikan pada forum RMCT kemudian
Keuangan (Bank Raya, Pegadaian) ke SKAI dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan.
Terintegrasi (PIKK). i. Melakukan simulasi stress test terintegrasi
o. Sebagai upaya peningkatan kualitas dan kompetensi (semesteran) yang kemudian disampaikan pada
SKAI Anggota Konglomerasi Keuangan telah forum RMCT.
dilakukan program dan sertifikasi antara lain sebagai j. Melakukan koordinasi dengan SKMRT terkait
berikut: manajemen risiko terintegrasi dalam hal sbb:
i. Pendidikan Lateral Joiner SKAI Anggota i. Modelling credit scoring Anggota KK
Konglomerasi Keuangan ii. Modelling CKPN
ii. Certified Forensic Auditor (CFrA)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 927
Page 930
Corporate
Governance
k. Pelaksanaan In House Training KK BRI terkait v. Pengelolaan program peningkatan kapabilitas
penerapan manajemen risiko (ATMR Pasar, Pekerja Anggota KK BRI, antara lain:
Perhitungan VaR dan IRRBB, Kebijakan LPG, Stress • Program Talent Secondment yang diikuti
Test) yang berkoordinasi langsung dengan Corporate oleh Anggota KK BRI Level 1 sebagai upaya
University BRI. menciptakan keselarasan dalam peningkatan
kapabilitas Pekerja Anggota KK BRI Level 1
7. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Satuan Kerja serta memberi kesempatan kepada Pekerja
Human Capital Terintegrasi anggota KK untuk dapat meningkatkan
Selama tahun 2025, Satuan Kerja Human Capital keterampilan, pengetahuan dan pengalaman
Terintegrasi telah melaksanakan tugas dan tanggung yang akan bermanfaat bagi pengembangan
jawabnya melalui pelaksanaan beberapa kegiatan Pekerja anggota KK;
sebagai berikut: • Development atau pengembangan yang
a. Penyusunan strategi & kebijakan pengelolaan HC KK diikuti oleh Anggota KK BRI Level 1 melalui
BRI, di antaranya: beberapa program di antaranya BRILiaN
i. Penyusunan ruang lingkup, struktur organisasi, Future Leader Program (BFLP), in house
tugas, wewenang dan tanggung jawab, serta training special request, leadership, serta
tata kerja Sub Komite HC Terintegrasi yang diatur program lainnya.
melalui SK Komite Tata Kelola KK BRI; c. Monitoring dan evaluasi pengelolaan HC Terintegrasi
ii. Penyusunan pedoman pelaksanaan kebijakan KK BRI:
HC Terintegrasi Konglomerasi Keuangan BRI i. Secara periodik melakukan monitoring terhadap
yang menjadi bagian dari Petunjuk Pelaksanaan laporan rutin yang disyaratkan sesuai ketentuan
Konglomerasi Keuangan BRI; dalam konteks konglomerasi keuangan.
iii. Penyusunan usulan kebijakan remunerasi ii. Evaluasi atas hasil Human Capital Maturity
Pengurus Anggota KK BRI. Assessment periode tahun 2024 Anggota KK
b. Pelaksanaan fungsi pengelolaan HC Terintegrasi KK BRI Level 1 sebagai upaya untuk meningkatkan
BRI, di antaranya: kualitas kebijakan dan strategi pengelolaan
i. Internalisasi dan sosialisasi kebijakan pengelolaan Human Capital di BRI sebagai PIKK dan anggota
HC Terintegrasi KK BRI Konglomerasi Keuangan BRI tersebut.
• Penyelenggaraan sosialisasi kepada Anggota iii. Pelaksanaan Human Capital Maturity Assessment
KK BRI untuk memberikan penjelasan periode tahun 2025 pada BRI, Pegadaian, dan
mencakup struktur organisasi Konglomerasi Permodalan Nasional Madani sebagai upaya
Keuangan BRI, framework pengelolaan untuk memastikan progres peningkatan kualitas
Konglomerasi Keuangan, kebijakan Human pengelolaan Human Capital di BRI sebagai PIKK
Capital Terintegrasi KK BRI dalam Juklak dan dua anggota Konglomerasi Keuangan BRI
Konglomerasi Keuangan BRI, pengelolaan tersebut.
Human Capital Anggota KK BRI, termasuk
monitoring, evaluasi, serta pelaporannya; 8. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Satuan Kerja
• Penyelenggaraan forum diskusi bersama Teknologi Informasi Terintegrasi
anggota Konglomerasi Keuangan Level 1 Selama tahun 2025, Satuan Kerja Teknologi Informasi
dan 2 untuk penyelarasan dan standarisasi Terintegrasi telah melakukan beberapa aktivitas tugas &
penyusunan MPP di masing-masing entitas; tanggung jawab sebagai berikut:
• Pelaksanaan HC Council People Analytics a. Melakukan perumusan Tata Kelola TI Terintegrasi
yang dihadiri oleh Anggota KK BRI Level 1. yang selaras dengan arah bisnis, regulasi, serta
ii. Penyampaian usulan Talent sebagai Pengurus kebutuhan pengawasan Konglomerasi Keuangan
Anggota KK BRI KK BRI Level 1 dan 2 untuk (KK) BRI, guna memastikan keselarasan, efektivitas,
mendapat putusan Talent Committee; dan pengendalian TI di seluruh entitas anggota.
iii. Penyampaian usulan kebijakan remunerasi b. Melaksanakan kegiatan sosialisasi untuk
Pengurus Anggota KK BRI Level 1 dan 2 untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan
mendapat putusan Komite Capital Investment; komitmen seluruh Anggota KK BRI terhadap prinsip,
iv. Penyampaian usulan penilaian kinerja individu kebijakan, dan mekanisme Tata Kelola TI Terintegrasi
Pekerja Penugasan Anggota KK BRI untuk yang telah ditetapkan.
mendapatkan putusan Komite Capital Investment;
928 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 931
Laporan Tahunan
2025
c. Menyusun kerangka kerja (framework) maturitas TI f. Melakukan penilaian kesesuaian implementasi
serta standar teknologi yang akan digunakan sebagai teknologi terhadap standar teknologi yang telah
baseline dalam melakukan pengukuran, evaluasi, ditetapkan, secara parsial pada Anggota KK, untuk
dan penetapan assessment terhadap maturitas TI memastikan penggunaan dan efisiensi pemanfaatan
Anggota KK BRI. teknologi.
d. Melakukan pengukuran tingkat maturitas TI serta g. Melakukan pendampingan terhadap pelaksanaan
pendampingan dalam analisis gap assessment inisiatif dan proyek sinergi TI yang sedang berjalan
secara parsial pada Anggota KK, sebagai dasar di lingkungan Konglomerasi Keuangan BRI, untuk
penyusunan rencana peningkatan berkelanjutan. memastikan keselarasan dengan strategi, tata kelola,
e. Melaksanakan assessment maturitas keamanan dan standar yang telah ditetapkan.
siber dan pendampingan dalam identifikasi gap h. Pendampingan dan konsultasi terhadap kebutuhan
assessment, guna memperkuat postur keamanan mengenai aspek Teknologi Informasi Anggota KK
siber pada Anggota KK sesuai dengan standar dan BRI, seperti halnya tata kelola TI, arsitektur, proses
kerangka kerja yang berlaku. bisnis, SDLC (Software Developmet Life Cycle)
Praktik Bad Corporate Governance
Sebagai institusi keuangan yang berkomitmen terhadap Good Corporate Governance, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
Tbk memahami pentingnya identifikasi dan pencegahan risiko yang dapat mengarah pada praktik Bad Corporate Governance.
Oleh karena itu, sepanjang tahun 2025 BRI menjaga komitmen untuk tidak melakukan tindakan serta kebijakan yang berkaitan
dengan praktik Bad Corporate Governance sebagaimana ditunjukkan pada tabel sebagai berikut:
No Uraian Pelaksanaan
1. Adanya laporan atas kegiatan perusahaan yang mencemari lingkungan Nihil
2. Tidak mengungkapkan perkara penting yang sedang dihadapi oleh perusahaan, entitas anak, anggota Nihil
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang sedang menjabat tidak diungkapkan dalam Laporan
Tahunan
3. Ketidakpatuhan dalam pemenuhan kewajiban perpajakan Nihil
4. Ketidaksesuaian penyajian laporan tahunan dan laporan keuangan dengan peraturan yang berlaku dan Nihil
SAK
5. Tidak mengungkapkan kasus terkait buruh dan karyawan Nihil
6. Tidak terdapat pengungkapan segmen operasi perusahaan Nihil
7. Terdapat ketidaksesuaian antara Laporan Tahunan hardcopy dengan Laporan Tahunan softcopy Nihil
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 929
Page 932
930 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 933
Laporan Tahunan
2025
Tanggung
Jawab Sosial
Lingkungan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 931
Page 934
Tanggung Jawab
Sosial Lingkungan
PILAR SOSIAL
Dalam pilar sosial, BRI melaksanakan pemenuhan Hak Dasar Manusia yang Berkualitas Secara Adil dan Setara.
Program yang dijalankan dalam pilar sosial ini sebagai berikut:
a. Program BRI Peduli “Ini Sekolahku”
BRI turut berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif, sekaligus memperluas akses
pendidikan yang inklusif. Dalam rangka mendukung upaya tersebut, BRI melanjutkan program BRI Peduli “Ini Sekolahku”
pada tahun 2025 di 12 (dua belas) titik sekolah di wilayah Pekanbaru, Bandung, Yogyakarta, Jakarta, Banjarmasin dan
Denpasar. Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, khususnya bagi
sekolah-sekolah di daerah terpencil yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur, melalui pembangunan dan renovasi
gedung sekolah serta fasilitas pendukung pembelajaran. Selain itu, BRI juga memberikan dukungan berupa bantuan
beasiswa pendidikan bagi peserta didik yang membutuhkan dan berprestasi. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan
efektivitas proses belajar mengajar, mendorong peningkatan kualitas pendidikan, serta berkontribusi pada pengembangan
sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
b. “Cegah Stunting itu Penting” Dalam Rangka Hari Gizi Nasional 2025
Program BRI Peduli “Cegah Stunting Itu Penting” dilaksanakan sebagai bentuk intervensi sosial terarah untuk
mendukung peningkatan kualitas kesehatan anak dan penguatan layanan kesehatan masyarakat. Melalui pendekatan
kolaboratif,pelaksanaan program ini relevan dengan kondisi masyarakat serta mendukung keberlanjutan upaya pencegahan
stunting di tingkat komunitas. Implementasi program ini berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan kesehatan dasar,
perluasan akses anak terhadap asupan gizi yang memadai, serta pengurangan tekanan ekonomi keluarga dalam pemenuhan
kebutuhan gizi anak. Bertepatan dengan Hari Gizi Nasional 2025, BRI melaksanakan Program “Cegah Stunting Itu Penting”
di wilayah Banjarmasin, Denpasar, Makassar, Yogyakarta, Manado, Padang, dan Malang. Di sisi lain, praktik kolaborasi yang
terbangun melalui program ini memperkuat ekosistem penanganan stunting yang terintegrasi di tingkat lokal.
932 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 935
Laporan Tahunan
2025
c. Program BRI Peduli Beasiswa Pelajar 2025
Pendidikan memiliki peranan penting dalam kemajuan suatu bangsa karena melalui pendidikan individu dapat
mengembangkan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk berkontribusi secara positif bagi masyarakat.
Pendidikan yang berkualitas turut membentuk sumber daya manusia unggul yang berperan dalam mendorong pertumbuhan
ekonomi serta menjaga stabilitas sosial.
Sejalan dengan hal tersebut, BRI melalui Program BRI Peduli menyelenggarakan penyaluran bantuan beasiswa bagi pelajar
berprestasi dan/atau berasal dari keluarga kurang mampu kurang lebih sebanyak 200 siswa di wilayah Pekanbaru, Bandung,
Yogyakarta, Jakarta, Banjarmasin dan Denpasar. Dukungan terhadap peningkatan kualitas infrastruktur pendidikan yang
disertai dengan penyediaan akses beasiswa diharapkan mampu menciptakan sistem pendidikan yang lebih inklusif dan
berkualitas, sehingga memberikan kesempatan belajar yang lebih baik bagi generasi muda. Program ini merupakan salah
satu wujud konstribusi BRI untuk mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 933
Page 936
Tanggung Jawab
Sosial Lingkungan
PILAR EKONOMI
BRI menjalankan beberapa program dalam menciptakan Peluang Kerja, Usaha,
dan Industri yang Inklusif sebagai berikut:
a. Pelatihan Ekspor
BRI sebagai BUMN dengan fokus pada segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mendorong pelaku usaha,
termasuk segmen mikro dan ultra mikro, agar mampu tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan. Salah satu upaya
yang dilakukan adalah melalui program Pelatihan Ekspor yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapan
UMKM dalam memasuki pasar global. Program ini bertujuan mendorong pertumbuhan usaha melalui peningkatan daya
saing produk, perluasan akses pasar internasional, serta penguatan pemahaman pelaku usaha terhadap proses ekspor.
Melalui program ini, UMKM diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk, memperluas peluang usaha, serta
meningkatkan pendapatan sekaligus mendukung promosi produk dan budaya Indonesia di pasar global. Program ini
sekaligus mempertegas peran BRI sebagai mitra pertumbuhan UMKM dalam memperkuat kontribusi sector usaha rakyat
terhadap perekonomian nasional.
b. Bantuan Sarana Prasarana Pasar Gentan Yogyakarta
Pasar tradisional merupakan pilar penting dalam perekonomian rakyat, namun seringkali menghadapi tantangan persaingan
dari pasar modern. Pasar Gentan di Kecamatan Ngaglik, Sleman, adalah salah satu pasar harian yang menjadi andalan
bagi banyak pelaku usaha kecildan menengah (UKM) serta menjadi pusat aktivitas ekonomi bagi masyarakat sekitarnya.
Menyadari peran vital pasar tradisional dalam ekosistem ekonomi lokal, BRI bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan
Perdagangan Kabupaten Sleman untuk melakukan revitalisasi fasilitas di Pasar Gentan guna meningkatkan kualitas sarana
dan prasarana pasar. Revitalisasi ini bertujuan meningkatkan daya saing pasar melalui perbaikan fasilitas fisik, menciptakan
lingkungan pasar yang lebih nyaman bagi pedagang dan pengunjung, serta mendukung promosi dan visibilitas pedagang
agar aktivitas perdagangan semakin berkembang. Upaya ini sekaligus memperkuat peran Pasar Gentan sebagai pusat
ekonomi komunitas lokal yang adaptif terhadap perkembangan kebutuhan masyarakat.
934 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 937
Laporan Tahunan
2025
c. Bantuan Alat Pengelolaan Kopi Kelompok Tani Ijen
Kawasan Agro wisata Ijen di Banyuwangi merupakan salah satu Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN) dengan
potensi unggulan kopi yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi tinggi sekaligus daya tarik wisata
berbasis komunitas.Dalam mendukung pengembangan potensi tersebut, BRI berkolaborasi dengan Ijen Tourism Cluster
(ITC) untuk memperkuat kapasitas petani dan pelaku usaha kopi, mulai dari peningkatan kualitas produksi hingga dukungan
sarana pengolahan, sehingga pelaku usaha tidak hanya menjual biji kopi mentah tetapi mampu menghasilkan produk kopi
olahan bernilai tambah. Program ini turut memperkuat branding “Kopi Banyuwangi” sekaligus meningkatkan pendapatan
dan kesejahteraan masyarakat lokal.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 935
Page 938
Tanggung Jawab
Sosial Lingkungan
PILAR LINGKUNGAN
Dalam pilar lingkungan, BRI melaksanakan pengelolaan penataan dan pelestarian ekosistem lingkungan yang
berkelanjutan dengan program-program sebagai berikut:
a. Jaga Sungai Jaga Kehidupan dalam rangka Hari Sungai Sedunia Tahun 2025
Program Jaga Sungai Jaga Kehidupan merupakan wujud komitmen BRI dalam memperkuat perlindungan dan pengelolaan
ekosistem sungai secara berkelanjutan melalui kolaborasi bersama Sungai Watch. Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada
pembersihan sungai, tetapi juga pada peningkatan kesadaran ekologis masyarakat terhadap pentingnya menjaga kualitas
air, keseimbangan ekosistem perairan, dan menekan emisi CO₂. Perbaikan kualitas lingkungan sungai turut berkontribusi
pada pengurangan dampak pencemaran, peningkatan kualitas lingkungan hidup, serta mendukung keberlanjutan ekosistem
bagi masyarakat sekitar. Manfaat yang dirasakan komunitas antara lain peningkatan kesehatan masyarakat, mengurangi
risiko bencana, serta mendukung terciptanya peluang ekonomi hijau dan kualitas hidup yang lebih berkelanjutan.Melalui
pendekatan partisipatif, program ini mendorong perilakuramah lingkungan serta memperkuat tata kelola sungai berbasis
komunitas.
b. BRI Peduli Yok Kita GAS (Gerakan Kelola Sampah) Waste Management Journey
Penumpukan sampah masih menjadi tantangan lingkungan di berbagai wilayah akibat rendahnya kesadaran masyarakat dan
belum optimalnya pengelolaan sampah. Menjawab kondisi tersebut, program ini mendukung pembentukan dan penguatan
TPS 3R serta Bank Sampah di lokasi terpilih yang digerakkan oleh local heroes, dengan tujuan mengurangi pencemaran
lingkungan dan risiko kesehatan sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat. Program ini telah dilaksanakan
di beberapa beberapa pasar dan difokuskan pada peningkatan kapasitas melalui edukasi pemilahan sampah, literasi
pengelolaan sampah, serta pemahaman nilai ekonomi sampah, yang didukung oleh penguatan infrastruktur dan sarana
prasarana. Bantuan yang diberikan meliputi mesin pengolahan sampah, kendaraan operasional Bank Sampah, pembangunan
fasilitas maggot atau Black Soldier Fly (BSF), tempat sampah, alat keselamatan kerja, seragam, serta perlengkapan
936 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 939
Laporan Tahunan
2025
pendukung lainnya. Melalui inisiatif ini, Bank Sampah diharapkan mampu berperan optimal dalam menciptakan lingkungan
yang lebih bersih, meningkatkan nilai ekonomi sampah, dan mendukung pengelolaan sampah berbasis masyarakat secara
berkelanjutan.
c. Program BRI Peduli Grow & Green Transplantasi Terumbu Karang
BRI melalui program Grow & Green melanjutkan inisiatif konservasi lingkungan melalui kegiatan transplantasi terumbu
karang di Pulau Maratua (Kalimantan Timur), Pulaou Kapoposang (Sulawesi) dan Gili Matra (Nusa Tenggara Barat).
Program ini bertujuan memulihkan ekosistem bawah laut guna meningkatkan keanekaragaman hayati sekaligus menopang
keberlanjutan aktivitas perikanan dan pariwisata bahari yang menjadi sumber penghidupan masyarakat pesisir.
Melalui kolaborasi dengan komunitas lokal dan mitra lingkungan, Grow & Green mengintegrasikan upaya pelestarian
ekosistem laut dengan pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan. Program ini menegaskan komitmen BRI dalam
mendukung pembangunan berkelanjutan melalui penguatan ketahanan ekosistem pesisir serta peningkatan kualitas hidup
masyarakat di wilayah pesisir secara berkelanjutan.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 937
Page 940
938 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 941
Laporan Tahunan
2025
Indeks
OJK
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 939
Page 942
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
UMUM
Laporan Tahunan harus dicetak dan √ POJK 29
dijilid.
Laporan Tahunan harus dapat √ POJK 29
diperbanyak dalam bentuk salinan
dokumen cetak dan salinan
dokumen elektronik.
Laporan Tahunan wajib disajikan √ POJK 29
dalam Bahasa Indonesia dan bahasa
asing
Laporan Tahunan wajib dimuat √ POJK 29
dalam Situs Web Emiten atau
Perusahaan Publik pada tanggal
yang sama dengan penyampaian
Laporan Tahunan kepada Otoritas
Jasa Keuangan.
KILAS KINERJA
Ikhtisar data keuangan penting Informasi memuat antara lain:
memuat informasi keuangan
yang disajikan dalam bentuk 1. Pendapatan/penjualan. 25 SEOJK 16
perbandingan selama 3 (tiga) tahun
buku atau sejak memulai usahanya 2. Laba bruto. 25
jika Emiten atau Perusahaan Publik
tersebut menjalankan kegiatan 3. Laba Operasional. 25 SEOJK 9
usahanya kurang dari 3 (tiga) tahun.
4. Laba sebelum pajak. 25
5. Laba bersih. 26
6. Laba (rugi). 26 SEOJK 16
7. Total laba (rugi) komprehensif. 26 SEOJK 9
8. Jumlah laba (rugi) yang dapat diatribusikan kepada pemilik 26 SEOJK 16
entitas induk dan kepentingan non pengendali.
9. Total laba (rugi) komprehensif. 26 SEOJK 16
10. Jumlah laba (rugi) komprehensif yang dapat diatribusikan 26
kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non
Pengendali.
11. Laba (rugi) per saham. 27 SEOJK 9
SEOJK 16
12. Jumlah aset. 24
13. Jumlah liabilitas. 24
14. Jumlah ekuitas. 25
15. Dana pihak ketiga. 24 SEOJK 9
16. Pinjaman yang diterima. 24
17. Rasio laba (rugi) terhadap jumlah aset. 29 SEOJK 16
18. Rasio laba (rugi) terhadap ekuitas. 29
19. Rasio laba (rugi) terhadap pendapatan/penjualan. 29
20. Rasio lancar. 29
21. Rasio liabilitas terhadap ekuitas. 29
22. Rasio liabilitas terhadap jumlah aset. 29
23. Rasio KPMM. 30 SEOJK 9
24. Aset produktif. 29
25. Rasio Non-performing Loans (NPL). 29
940 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 943
Laporan Tahunan
2025
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
26. Rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional 29
(BOPO).
27. Cost to Income Ratio (CIR). 30
28. Rasio Net Interest Margin (NIM). 29
29. Persentase pelanggaran dan pelampauan Batas Maksimum 30
Pemberian Kredit (BMPK).
30. Rasio Giro Wajib Minimum (GWM). 30
31. Rasio Posisi Devisa Neto (PDN). 30
32. Informasi dan rasio keuangan lainnya yang relevan dengan 30 SEOJK 9
emiten atau perusahaan publik dan jenis industrinya. SEOJK 16
Informasi Saham Informasi saham bagi Perusahaan Terbuka paling sedikit memuat: SEOJK 16
1. Saham yang telah diterbitkan untuk setiap masa triwulan
yang disajikan dalam bentuk perbandingan selama 2 (dua)
tahun buku terakhir, paling sedikit memuat:
a. Jumlah saham yang beredar. 33
b. Kapitalisasi pasar berdasarkan harga pada bursa efek 33
tempat saham dicatatkan.
c. Harga saham tertinggi, terendah, dan penutupan 33
berdasarkan harga pada bursa efek tempat saham
dicatatkan.
d. Volume perdagangan pada bursa efek tempat saham 33
dicatatkan.
Informasi dalam huruf b), huruf c) dan huruf d) hanya
diungkapkan jika sahamnya tercatat di bursa efek.
Informasi disajikan dalam bentuk grafik dan tabel.
2. Dalam hal terjadi aksi korporasi yang menyebabkan 34 SEOJK 16
terjadinya perubahan pada saham, seperti pemecahan
saham (stock split), penggabungan saham (reverse stock),
dividen saham, saham bonus, perubahan nilai nominal
saham, penerbitan efek konversi, serta penambahan
dan pengurangan modal, informasi saham sebagaimana
dimaksud pada angka 1) ditambahkan penjelasan paling
sedikit mengenai:
a. Tanggal pelaksanaan aksi korporasi.
b. Rasio pemecahan saham (stock split), penggabungan
saham (reverse stock), dividen saham, saham.
c. bonus, jumlah efek konversi yang diterbitkan, dan
perubahan nilai nominal saham.
d. Jumlah saham beredar sebelum dan sesudah aksi
korporasi.
e. Jumlah efek konversi yang dilaksanakan (jika ada).
f. Harga saham sebelum dan sesudah aksi korporasi.
3. Dalam hal terjadi penghentian sementara perdagangan 34 SEOJK 16
saham (suspension) dan/atau pembatalan pencatatan saham
(delisting) dalam tahun buku, dijelaskan alasan penghentian
sementara perdagangan saham (suspension) dan/atau
pembatalan pencatatan saham (delisting) tersebut.
4. Dalam hal penghentian sementara perdagangan saham 34 SEOJK 16
(suspension) sebagaimana dimaksud pada angka 3) dan/
atau proses pembatalan pencatatan saham (delisting) masih
berlangsung hingga akhir periode Laporan Tahunan, dijelaskan
tindakan yang dilakukan untuk menyelesaikan penghentian
sementara perdagangan saham (suspension) dan/atau
pembatalan pencatatan saham (delisting) tersebut.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 941
Page 944
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
LAPORAN DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS
Laporan Direksi Laporan Direksi paling sedikit memuat uraian singkat mengenai:
1. Kinerja Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
a. Strategi dan kebijakan strategis Emiten atau Perusahaan 56 SEOJK 9
Publik (termasuk untuk UUS apabila Bank memiliki UUS). SEOJK 16
b. Peranan Direksi dalam perumusan strategi dan kebijakan 56 SEOJK 16
strategis Emiten atau Perusahaan Publik.
c. Proses yang dilakukan Direksi untuk memastikan 56
implementasi strategi Emiten atau Perusahaan Publik.
d. Perbandingan antara hasil yang dicapai dengan yang 62 SEOJK 9
ditargetkan Emiten atau Perusahaan Publik. SEOJK 16
e. Kendala yang dihadapi Emiten atau Perusahaan Publik. 62-63
f. Struktur organisasi. 54 SEOJK 9
g. Aktivitas utama. 53
h. Teknologi informasi. 59
i. Jenis produk dan jasa yang ditawarkan, termasuk 53-54
penyaluran kredit kepada debitur usaha mikro, kecil, dan
menengah.
j. Tingkat suku bunga penghimpunan dan penyediaan dana. 57-58
k. Perkembangan perekonomian dan target pasar. 54-55
l. Jaringan kerja dan mitra usaha di dalam dan/atau di luar 54
negeri.
m. Jumlah, jenis, dan lokasi kantor. 54
n. Kepemilikan Direksi, Dewan Komisaris, dan pemegang 63
saham dalam kelompok usaha Bank.
o. Perubahan-perubahan penting yang terjadi pada Bank dan 63-64
kelompok usaha Bank dalam tahun yang bersangkutan.
p. Hal-hal penting yang diperkirakan terjadi pada masa 63
mendatang.
q. Sumber daya manusia meliputi jumlah, tingkat pendidikan, 54, 60
pelatihan, dan pengembangan sumber daya manusia.
2. Gambaran tentang prospek usaha Emiten atau Perusahaan 63 SEOJK 9
Publik. SEOJK 16
3. Penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik. 64
Laporan Dewan Komisaris Laporan Dewan Komisaris paling sedikit memuat uraian singkat
mengenai:
1. Penilaian terhadap kinerja Direksi mengenai pengelolaan 71-76 SEOJK 16
Emiten atau Perusahaan Publik, termasuk pengawasan Dewan SEOJK 9
Komisaris dalam perumusan dan implementasi strategi Emiten
atau Perusahaan Publik yang dilakukan oleh Direksi.
2. Pandangan atas prospek usaha Emiten atau Perusahaan Publik 76-77
yang disusun oleh Direksi.
3. Pandangan atas penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan 77-83
Publik.
4. Perubahan komposisi Dewan Komisaris (jika ada) dan alasan 84-85 SEOJK 9
perubahannya.
5. Frekuensi dan cara pemberian nasihat kepada anggota Direksi. 71-72
942 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 945
Laporan Tahunan
2025
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Surat Pernyataan Anggota Direksi Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota Dewan 88-89 SEOJK 16
dan Anggota Dewan Komisaris Komisaris tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan POJK 29
Surat pernyataan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris
tentang tanggung jawab atas Laporan Tahunan disusun sesuai
dengan format Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota
Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab atas Laporan
Tahunan.
PROFIL PERUSAHAAN
Nama dan alamat lengkap Akses terhadap Emiten atau Perusahaan Publik termasuk kantor 92 SEOJK 9
perusahaan cabang atau kantor perwakilan yang memungkinkan masyarakat SEOJK 16
dapat memperoleh informasi mengenai Emiten atau Perusahaan
Publik, meliputi:
1. Alamat
2. Nomor telepon
3. Alamat surat elektronik
4. Alamat situs web
Nama dan alamat kantor cabang/perwakilan, meliputi: 93-94 SEOJK 9
a. Alamat SEOJK 16
b. Nomor telepon
c. Alamat surat elektronik
d. Alamat situs web
Catatan: apabila perusahaan tidak memiliki kantor cabang, dan
kantor perwakilan, agar diungkapkan.
Riwayat singkat Emiten atau Mencakup antara lain: tanggal/tahun pendirian, nama, perubahan 96-99 SEOJK 9
Perusahaan Publik nama perusahaan (jika ada), dan tanggal efektif perubahan nama SEOJK 16
perusahaan.
Catatan: apabila perusahaan tidak pernah melakukan perubahan
nama, agar diungkapkan.
Visi, Misi, dan Budaya Perusahaan Mencakup: SEOJK 9
SEOJK 16
1. Visi Perusahaan 100
2. Misi Perusahaan 101
3. Pernyataan mengenai budaya perusahaan (corporate culture) 101-103
yang dimiliki Perusahaan.
Kegiatan Usaha Uraian mengenai antara lain: SEOJK 9
SEOJK 16
1. Kegiatan usaha perusahaan menurut anggaran dasar terakhir. 104-105
2. Kegiatan usaha yang dijalankan. 105
3. Produk dan/atau jasa yang dihasilkan. 105-115
Wilayah Operasional Wilayah operasional Emiten atau Perusahaan Publik. Wilayah 116-118 SEOJK 16
operasional merupakan wilayah atau daerah pelaksanaan
kegiatan operasional atau jangkauan dari kegiatan operasional
perusahaan.
Struktur Organisasi Struktur organisasi Emiten atau Perusahaan Publik dalam bentuk 120-121 SEOJK 9
bagan, paling sedikit sampai dengan struktur 1 (satu) tingkat di SEOJK 16
bawah Direksi termasuk komite di bawah Direksi (jika ada) dan
komite di bawah Dewan Komisaris, disertai dengan nama dan
jabatan.
Keanggotaan Asosiasi Daftar keanggotaan asosiasi industri baik dalam skala nasional 122-123 SEOJK 16
maupun internasional yang berkaitan dengan penerapan
keuangan berkelanjutan.
Profil Direksi Profil Direksi, paling sedikit memuat: SEOJK 9
SEOJK 16
1. Nama dan jabatan yang sesuai dengan tugas dan tanggung 124-144
jawab.
2. Foto terbaru.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 943
Page 946
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
3. Usia.
4. Kewarganegaraan.
5. Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi.
6. Riwayat jabatan, meliputi informasi:
a. Dasar hukum pengangkatan sebagai anggota Direksi pada
Emiten atau Perusahaan Publik yang bersangkutan
b. Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, anggota
Dewan Komisaris, dan/atau anggota komite serta
jabatan lainnya baik di dalam maupun di luar Emiten atau
Perusahaan Publik. Dalam hal anggota Direksi tidak memiliki
rangkap jabatan, maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
c. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam
maupun di luar Emiten atau Perusahaan Publik.
7. Hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya, anggota 145 SEOJK 9
Dewan Komisaris, pemegang saham utama, dan pengendali SEOJK 16
baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada pemilik POJK 13
individu, meliputi nama pihak yang terafiliasi. Dalam hal
anggota Direksi tidak memiliki hubungan afiliasi, maka Emiten
atau Perusahaan Publik mengungkapkan hal tersebut.
Hubungan keuangan dan hubungan keluarga anggota Direksi
dan anggota Dewan Komisaris dengan anggota Direksi lain,
anggota Dewan Komisaris lain, dan/atau pemegang saham
pengendali Bank.
8. Perubahan komposisi anggota Direksi dan alasan 146-149 SEOJK 16
perubahannya. Dalam hal tidak terdapat perubahan komposisi
anggota Direksi, maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
Profil Dewan Komisaris Profil Dewan Komisaris, paling sedikit memuat: SEOJK 9
SEOJK 16
1. Nama dan jabatan. 150-159
2. Foto terbaru.
3. Usia.
4. Kewarganegaraan.
5. Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi.
6. Riwayat jabatan, meliputi informasi:
a. Dasar hukum pengangkatan sebagai anggota Dewan
Komisaris
b. Dasar hukum pengangkatan pertama kali sebagai anggota
Dewan Komisaris yang merupakan komisaris independen
pada Emiten atau Perusahaan Publik yang bersangkutan.
c. Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris,
anggota Direksi, dan/atau anggota komite serta jabatan
lainnya baik di dalam maupun di luar Emiten atau
Perusahaan Publik. Dalam hal anggota Dewan Komisaris
tidak memiliki rangkap jabatan, maka diungkapkan
mengenai hal tersebut.
d. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam
maupun di luar Emiten atau Perusahaan Publik.
7. Hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris lainnya, 160 SEOJK 9
pemegang saham utama, dan pengendali baik langsung SEOJK 14
maupun tidak langsung sampai kepada pemilik individu, SEOJK 16
meliputi nama pihak yang terafiliasi. POJK 17
Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak memiliki hubungan
afiliasi, maka Emiten atau Perusahaan Publik mengungkapkan
hal tersebut.
Hubungan keuangan dan hubungan keluarga anggota Direksi
dan anggota Dewan Komisaris dengan anggota Direksi lain,
anggota Dewan Komisaris lain, dan/atau pemegang saham
pengendali Bank.
944 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 947
Laporan Tahunan
2025
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
8. Pernyataan independensi komisaris independen dalam hal N/A SEOJK 16
komisaris independen telah menjabat lebih dari 2 (dua)
periode.
9. Perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris dan alasan 160-161
perubahannya. Dalam hal tidak terdapat perubahan komposisi
anggota Dewan Komisaris, maka diungkapkan mengenai hal
tersebut.
Profil singkat pejabat eksekutif Termasuk susunan pejabat eksekutif beserta jabatan dan 162-167 SEOJK 9
ringkasan Riwayat hidup.
Jumlah karyawan dan data Jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, tingkat 168-173 SEOJK 9
pengembangan kompetensi pendidikan, dan status ketenagakerjaan (tetap/kontrak) dalam SEOJK 16
karyawan. tahun buku.
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk tabel.
Komposisi pemegang saham Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan pada awal SEOJK 9
dan akhir tahun buku, yang terdiri dari informasi mengenai: SEOJK 16
POJK 17
1. Pemegang saham yang memiliki 5% (lima persen) atau lebih 177
saham Emiten atau Perusahaan Publik.
2. Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris yang memiliki 178-180
saham Emiten atau Perusahaan Publik.
Dalam hal seluruh anggota Direksi dan/atau seluruh anggota
Dewan Komisaris tidak memiliki saham, maka diungkapkan
mengenai hal tersebut.
3. Persentase kepemilikan tidak langsung atas saham Emiten 178-180
atau Perusahaan Publik oleh anggota Direksi dan anggota
Dewan Komisaris pada awal dan akhir tahun buku, termasuk
informasi mengenai pemegang saham yang terdaftar dalam
daftar pemegang saham untuk kepentingan kepemilikan tidak
langsung anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris.
Dalam hal seluruh anggota Direksi dan/atau seluruh anggota
Dewan Komisaris tidak memiliki kepemilikan tidak langsung
atas saham Emiten atau Perusahaan Publik, maka diungkapkan
mengenai hal tersebut.
4. Kelompok pemegang saham masyarakat, yaitu kelompok 177-178 SEOJK 16
pemegang saham yang masing-masing memiliki kurang dari
5% (lima persen) saham Emiten atau Perusahaan Publik.
5. Jumlah pemegang saham dan persentase kepemilikan per 180 SEOJK 16
akhir tahun buku berdasarkan klasifikasi:
a. Kepemilikan institusi lokal.
b. Kepemilikan institusi asing.
c. Kepemilikan individu lokal.
d. Kepemilikan individu asing.
Informasi di atas dapat disajikan dalam bentuk tabel.
Pemegang saham utama dan Informasi mengenai pemegang saham utama dan pengendali 173 SEOJK 9
pengendali Emiten atau Perusahaan Publik, baik langsung maupun tidak SEOJK 16
langsung, sampai kepada pemilik individu, yang disajikan dalam
bentuk skema atau bagan.
Daftar entitas anak perusahaan Nama entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan ventura 181-190 SEOJK 9
asosiasi, perusahaan ventura bersama dimana Emiten atau Perusahaan Publik memiliki SEOJK 16
pengendalian bersama entitas (jika ada), beserta persentase
kepemilikan saham, bidang usaha, total aset, dan status operasi
entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan ventura bersama.
Untuk entitas anak, ditambahkan informasi mengenai alamat
entitas anak tersebut.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 945
Page 948
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Informasi terkait dengan Kelompok Bank yang merupakan bagian dari suatu kelompok usaha dan/ 192 SEOJK 9
Usaha Bank atau memiliki Entitas Anak, harus menambahkan dengan:
Struktur kelompok usaha Bank yang meliputi:
a. Struktur kelompok usaha Bank, antara lain terdiri dari Bank,
Entitas Anak, perusahaan terelasi (sister company), Entitas
Induk sampai dengan ultimate shareholder.
b. Struktur keterkaitan kepengurusan dalam kelompok usaha
Bank.
c. Pemegang saham yang bertindak atas nama pemegang
saham lain. Pengertian pemegang saham yang bertindak
atas nama pemegang saham lain adalah pemegang saham
perorangan atau entitas yang memiliki tujuan bersama yaitu
mengendalikan Bank, berdasarkan atau tidak berdasarkan
suatu perjanjian.
Kronologis pencatatan saham Kronologis pencatatan saham, jumlah saham, jumlah saham 193-199 SEOJK 16
tercatat setelah masing-masing tindakan korporasi (corporate
action), nilai nominal, dan harga penawaran dari awal pencatatan
hingga akhir tahun buku serta nama bursa efek dimana saham
Emiten atau Perusahaan Publik dicatatkan, termasuk pemecahan
saham (stock split), penggabungan saham (reverse stock),
dividen saham, saham bonus, dan perubahan nilai nominal
saham, pelaksanaan efek konversi, pelaksanaan penambahan
dan pengurangan modal (jika ada).
Informasi pencatatan efek lainnya Informasi pencatatan efek lainnya yang belum jatuh tempo pada 200-206 SEOJK 16
tahun buku paling sedikit memuat nama efek, tahun penerbitan,
tingkat suku bunga/imbal hasil, tanggal jatuh tempo, nilai
penawaran, dan peringkat efek (jika ada).
Informasi penggunaan jasa akuntan Informasi penggunaan jasa akuntan publik (AP) dan kantor 206 SEOJK 16
publik (AP) dan kantor akuntan akuntan publik (KAP) beserta jaringan/asosiasi/aliansinya
publik (KAP) meliputi:
1. Nama dan alamat.
2. Periode penugasan.
3. Informasi jasa audit dan/atau non audit yang diberikan.
4. Biaya jasa (fee) audit dan/atau non audit untuk masing-
masing penugasan yang diberikan selama tahun buku.
5. Dalam hal AP dan KAP beserta jaringan/asosiasi/ aliansinya,
yang ditunjuk tidak memberikan jasa non audit, maka
diungkapkan mengenai informasi tersebut.
Pengungkapan informasi penggunaan jasa AP dan KAP beserta
jaringan/asosiasi/aliansinya dapat disajikan dalam bentuk tabel.
Nama dan alamat lembaga dan/atau Nama dan alamat lembaga dan/atau profesi penunjang pasar 207 SEOJK 16
profesi penunjang. modal selain AP dan KAP.
Penghargaan dan Sertifikasi. Informasi memuat antara lain: 208-221 SEOJK 9
1. Nama penghargaan dan/atau sertifikasi
(berskala nasional dan internasional).
2. Tahun perolehan penghargaan dan/atau sertifikasi.
3. Badan pemberi penghargaan dan/atau sertifikasi.
4. Masa berlaku (untuk sertifikasi).
946 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 949
Laporan Tahunan
2025
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN ATAS KINERJA PERUSAHAAN
Rencana Strategis Bank 1. Rencana jangka panjang (corporate plan). 233-235 SEOJK 14
2. Rencana jangka menengah dan pendek (business plan). POJK 17
Tinjauan operasi per segmen usaha Tinjauan operasi per segmen usaha sesuai dengan jenis industri SEOJK 9
Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit mengenai: SEOJK 16
1. Penjelasan masing-masing segmen usaha. 242-307
2. Kinerja per segmen usaha, antara lain:
a. Produksi, yang meliputi proses, kapasitas, dan 244-303,
perkembangannya. 307-308
b. Peningkatan/penurunan kapasitas produksi. 244-303,
307-308
c. Penjualan/pendapatan usaha. 304-306,
307-308
d. Profitabilitas. 304-306,
307-308
Uraian atas kinerja keuangan Kinerja keuangan komprehensif yang mencakup perbandingan SEOJK 9
perusahaan kinerja keuangan dalam 2 (dua) tahun buku terakhir (dalam SEOJK 16
bentuk narasi dan tabel), penjelasan tentang penyebab adanya
perubahan dan dampak perubahan tersebut, paling sedikit
mengenai:
1. Aset lancar, aset tidak lancar, dan total aset. 310-311,
313-319
2. Liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang dan total 311-312,
liabilitas. 319-322
3. Penanaman dana (investasi dan pemberian kredit/pembiayaan) 310-311,
dan total aset. 313-319
4. Dana pihak ketiga dan sumber pendanaan lain. 311-312,
319-322
5. Ekuitas. 312, 322-323
6. Pendapatan/penjualan, beban, laba (rugi), penghasilan 324-332
komprehensif lain, dan total laba (rugi) komprehensif.
7. Arus kas. 333-336
8. Suku bunga dasar kredit. 336-337 SEOJK 9
Analisis kualitas aset produktif dan SEOJK 9
rasio keuangan yang relevan.
Bahasan dan analisis tentang Penjelasan tentang: SEOJK 16
kemampuan membayar utang
dan tingkat kolektibilitas piutang 1. Kemampuan membayar hutang, baik jangka pendek (likuiditas) 337-339
perusahaan, dengan menyajikan maupun jangka panjang (solvabilitas).
perhitungan rasio yang relevan
sesuai dengan jenis industri 2. Tingkat kolektibilitas piutang. 339-340
perusahaan.
Bahasan tentang struktur modal Penjelasan atas: SEOJK 16
(capital structure) dan kebijakan
manajemen atas struktur modal 1. Rincian struktur modal (capital structure). 348
(capital structure policy).
2. Kebijakan manajemen atas struktur modal (capital structure 346-347
policies).
3. Dasar pemilihan kebijakan manajemen. 346-347
Bahasan mengenai ikatan yang Penjelasan tentang: SEOJK 16
material untuk investasi barang
modal (bukan ikatan pendanaan)
pada tahun buku terakhir. 1. Tujuan dari ikatan tersebut. 477
2. Sumber dana yang diharapkan untuk memenuhi ikatan-ikatan
tersebut.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 947
Page 950
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
3. Mata uang yang menjadi denominasi.
4. Langkah-langkah yang direncanakan perusahaan untuk
melindungi risiko dari posisi mata uang asing yang terkait.
Catatan: apabila perusahaan tidak mempunyai ikatan terkait
investasi barang modal pada tahun buku terakhir agar
diungkapkan.
Bahasan mengenai investasi barang Penjelasan tentang: SEOJK 9
modal yang direalisasikan pada SEOJK 16
tahun buku terakhir. 1. Jenis investasi barang modal. 477
2. Tujuan investasi barang modal.
3. Nilai investasi barang modal yang dikeluarkan pada tahun
buku terakhir.
Catatan: apabila tidak terdapat realisasi investasi barang modal,
agar diungkapkan.
Informasi dan fakta material yang 478 SEOJK 16
terjadi setelah tanggal
laporan akuntan (jika ada)
Uraian tentang prospek usaha Prospek usaha dari Emiten atau Perusahaan Publik dikaitkan 478-479 SEOJK 16
perusahaan. dengan kondisi industri, ekonomi secara umum dan pasar
internasional disertai data pendukung kuantitatif dari sumber
data yang layak dipercaya.
Informasi perbandingan antara Perbandingan antara target/proyeksi pada awal tahun buku SEOJK 16
target pada awal tahun buku dengan hasil yang dicapai (realisasi), mengenai:
dengan hasil yang dicapai
(realisasi), dan target atau proyeksi 1. Pendapatan/penjualan. 480-481
yang ingin dicapai untuk satu tahun
mendatang. 2. Laba (rugi). 480-481
3. Struktur modal (capital structure). 481
4. Pemasaran. 481-482
5. Pengembangan SDM. 482
6. Hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau 480
Perusahaan Publik.
Target/proyeksi yang ingin dicapai Emiten atau Perusahaan
Publik untuk 1 (satu) tahun mendatang, mengenai:
1. Pendapatan/penjualan. 483
2. Laba (rugi). 483
3. Struktur modal (capital structure). 483-484
4. Kebijakan dividen. 484
5. Pemasaran. 484
6. Pengembangan SDM. 484
7. Hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau 483
Perusahaan Publik.
Uraian tentang aspek pemasaran. Aspek pemasaran atas barang dan/atau jasa Emiten atau 235-237 SEOJK 9
Perusahaan Publik, paling sedikit mengenai strategi pemasaran SEOJK 16
dan pangsa pasar.
Uraian mengenai dividen selama 2 Uraian mengenai dividen selama 2 (dua) tahun buku terakhir, SEOJK 16
(dua) tahun buku terakhir. paling sedikit:
1. Kebijakan dividen, antara lain memuat informasi persentase 485
jumlah dividen yang dibagikan terhadap laba bersih.
2. Tanggal pembayaran dividen kas dan/atau tanggal distribusi
dividen non kas.
3. Jumlah dividen per saham (kas dan/atau non kas).
4. Jumlah dividen per tahun yang dibayar.
Catatan: apabila tidak ada pembagian dividen, agar diungkapkan
alasannya.
948 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 951
Laporan Tahunan
2025
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Realisasi penggunaan dana hasil Realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum, 488-489 SEOJK 16
penawaran umum (dalam hal dengan ketentuan:
perusahaan masih diwajibkan
menyampaikan laporan realisasi a. Dalam hal selama tahun buku, Emiten memiliki kewajiban
penggunaan dana) menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana, maka
diungkapkan realisasi penggunaan dana hasil penawaran
umum secara kumulatif sampai dengan akhir tahun buku.
b. Dalam hal terdapat perubahan penggunaan dana sebagaimana
diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai
laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum,
maka Emiten menjelaskan perubahan tersebut.
Catatan: apabila tidak memiliki informasi realisasi penggunaan
dana hasil penawaran umum, agar diungkapkan.
Informasi material (jika ada), antara Memuat uraian mengenai: SEOJK 16
lain mengenai investasi, ekspansi,
divestasi, penggabungan/peleburan a. Tanggal, nilai, dan objek transaksi. 489, 492-
usaha, akuisisi, restrukturisasi 494, 497-499
utang/modal, transaksi material,
transaksi afiliasi, dan transaksi b. Nama pihak yang melakukan transaksi. 492-494,
benturan kepentingan. 495-497
c. Sifat hubungan afiliasi (jika ada). 492-494,
495-497
d. Penjelasan mengenai kewajaran transaksi. 494, 497
e. Pemenuhan ketentuan terkait.
f. Dalam hal terdapat hubungan afiliasi, selain mengungkapkan
informasi sebagaimana dimaksud dalam angka a) sampai dengan
angka f), Emiten atau Perusahaan Publik juga mengungkapkan
informasi:
1) Pernyataan Direksi bahwa transaksi afiliasi telah melalui 495, 499
prosedur yang memadai untuk memastikan bahwa transaksi
afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang
berlaku umum antara lain dilakukan dengan memenuhi
prinsip transaksi yang wajar (armslength principle).
2) Peran Dewan Komisaris dan komite audit dalam melakukan 495, 499
prosedur yang memadai untuk memastikan bahwa transaksi
afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang
berlaku umum antara lain dilakukan dengan memenuhi
prinsip transaksi yang wajar (arms length principle).
g. Untuk transaksi afiliasi atau transaksi material yang 494, 499
merupakan kegiatan usaha yang dijalankan dalam rangka
menghasilkan pendapatan usaha dan dijalankan secara
rutin, berulang, dan/atau berkelanjutan, ditambahkan
penjelasan bahwa transaksi afiliasi atau transaksi material
tersebut merupakan kegiatan usaha yang dijalankan dalam
rangka menghasilkan pendapatan usaha dan dijalankan
secara rutin, berulang, dan/atau berkelanjutan.
Dalam hal transaksi afiliasi atau transaksi material dimaksud
telah diungkapkan dalam laporan keuangan tahunan,
ditambahkan informasi mengenai rujukan pengungkapan
dalam laporan keuangan tahunan tersebut.
h. Untuk pengungkapan transaksi afiliasi dan/atau transaksi N/A SEOJK 16
benturan kepentingan yang merupakan hasil pelaksanaan SEOJK 14
transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan yang
telah disetujui pemegang saham independen, ditambahkan
informasi mengenai tanggal pelaksanaan RUPS yang
menyetujui transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan
kepentingan tersebut.
i. Dalam hal tidak terdapat transaksi afiliasi dan/atau transaksi 490-499
benturan kepentingan, maka diungkapkan mengenai hal
tersebut.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 949
Page 952
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Uraian mengenai perubahan Uraian memuat antara lain: SEOJK 16
peraturan perundang-undangan
terhadap perusahaan pada tahun 1. Nama peraturan perundang-undangan yang mengalami 500
buku terakhir. perubahan.
2. Dampaknya (kuantitatif dan/atau kualitatif) terhadap
perusahaan (jika signifikan) atau pernyataan bahwa
dampaknya tidak signifikan.
Catatan: apabila tidak terdapat perubahan peraturan perundang-
undangan pada tahun buku terakhir, agar diungkapkan.
Uraian mengenai perubahan Uraian memuat antara lain: SEOJK 16
kebijakan akuntansi yang diterapkan
perusahaan pada tahun buku 1. Perubahan kebijakan akuntansi. 500
terakhir.
2. Alasan perubahan kebijakan akuntansi.
3. Dampaknya secara kuantitatif terhadap laporan keuangan.
Catatan: Apabila tidak terdapat perubahan kebijakan akuntansi
pada tahun buku terakhir, agar diungkapkan.
Informasi Eksposur Risiko dan Eksposur risiko dan permodalan meliputi laporan eksposur risiko 348-476 SEOJK 9
Permodalan. dan permodalan periode tahunan sebagaimana diatur dalam
bagian II Laporan publikasi eksposur risiko dan permodalan.
TATA KELOLA PERUSAHAAN
RUPS. Informasi mengenai keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 563-583 SEOJK 16
(satu) tahun sebelum tahun buku meliputi:
a. Keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum
tahun buku yang direalisasikan pada tahun buku.
b. Keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum
tahun buku yang belum direalisasikan beserta alasan belum
direalisasikan.
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik menggunakan
pihak independen dalam pelaksanaan RUPS untuk melakukan
perhitungan suara, maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
Direksi. 1. Tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota Direksi. 585-590 SEOJK 14
Informasi mengenai tugas dan tanggung jawab masing-masing SEOJK 16
anggota Direksi diuraikan dan dapat disajikan dalam bentuk POJK 17
tabel.
2. Pernyataan bahwa Direksi memiliki pedoman atau piagam 585 SEOJK 16
(charter) Direksi.
3. Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat Direksi, rapat 592-611 SEOJK 16
Direksi bersama Dewan Komisaris, dan tingkat kehadiran
anggota Direksi dalam rapat tersebut termasuk kehadiran
dalam RUPS.
Informasi tingkat kehadiran anggota Direksi dalam rapat
Direksi, rapat Direksi bersama Dewan Komisaris, atau RUPS
dapat disajikan dalam bentuk tabel.
4. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Direksi: 610-613 SEOJK 16
a. Kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi
anggota Direksi, termasuk program orientasi bagi anggota
Direksi yang baru diangkat (jika ada).
b. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti
anggota Direksi dalam tahun buku (jika ada).
5. Penilaian Direksi terhadap kinerja komite yang mendukung 615 SEOJK 16
pelaksanaan tugas Direksi pada tahun buku paling sedikit
memuat:
a. Prosedur penilaian kinerja.
b. Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama
tahun buku, kompetensi dan kehadiran dalam rapat.
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki komite
yang mendukung pelaksanaan tugas Direksi, maka diungkapkan
mengenai hal tersebut.
950 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 953
Laporan Tahunan
2025
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
6. Kepemilikan saham anggota Direksi dan anggota Dewan 672-675 SEOJK 14
Komisaris yang mencapai 5% (lima persen) atau lebih dari POJK 17
modal disetor, yang meliputi jenis dan jumlah lembar saham
pada:
a. Bank yang bersangkutan.
b. Bank lain.
c. Lembaga keuangan bukan bank.
d. Perusahaan lain yang berkedudukan baik di dalam maupun
di luar negeri.
Dewan Komisaris. 1. Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris. 616-618 SEOJK 14
SEOJK 16
POJK 17
2. Pernyataan bahwa Dewan Komisaris memiliki pedoman atau 621 SEOJK 16
piagam (charter) Dewan Komisaris.
3. Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat Dewan Komisaris, 627-641 SEOJK 14
rapat Dewan Komisaris bersama Direksi dan tingkat kehadiran SEOJK 16
anggota Dewan Komisaris dalam rapat tersebut termasuk
kehadiran dalam RUPS.
Informasi tingkat kehadiran anggota Dewan Komisaris dalam
rapat Dewan Komisaris, rapat Dewan Komisaris bersama
Direksi, atau RUPS dapat disajikan dalam bentuk tabel.
4. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Dewan 642-644 SEOJK 16
Komisaris:
a. Kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi
anggota Dewan Komisaris, termasuk program orientasi bagi
anggota Dewan Komisaris yang baru diangkat (jika ada).
b. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti
anggota Dewan Komisaris dalam tahun buku (jika ada).
5. Penilaian kinerja Direksi dan Dewan Komisaris serta masing- 648-657 SEOJK 16
masing anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris, paling
sedikit memuat:
a. Prosedur pelaksanaan penilaian kinerja.
b. Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama
tahun buku, kompetensi dan kehadiran dalam rapat.
c. Pihak yang melakukan penilaian.
6. Penilaian Dewan Komisaris terhadap kinerja Komite yang 658-665 SEOJK 16
mendukung pelaksanaan tugas Dewan Komisaris pada tahun
buku meliputi:
a. Prosedur penilaian kinerja.
b. Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama
tahun buku, kompetensi dan kehadiran dalam rapat.
Nominasi dan remunerasi Direksi Paling sedikit memuat:
dan Dewan Komisaris.
1. Prosedur nominasi, meliputi uraian singkat mengenai kebijakan 665-667 SEOJK 16
dan proses nominasi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
Komisaris.
2. Prosedur dan pelaksanaan remunerasi Direksi dan Dewan SEOJK 16
Komisaris, antara lain:
a. Prosedur penetapan remunerasi Direksi dan Dewan 669
Komisaris.
b. Pengungkapan indikator untuk penetapan remunerasi 669
Direksi.
c. Struktur remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris seperti, 670
gaji, tunjangan, tantiem/bonus dan lainnya; dan
Catatan: apabila tidak terdapat bonus kinerja, bonus non
kinerja, dan opsi saham yang diterima setiap anggota
Dewan Komisaris dan Direksi, agar diungkapkan.
d. Besarnya remunerasi masing-masing anggota Direksi dan 670-672
anggota Dewan Komisaris;
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk
tabel.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 951
Page 954
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Dewan pengawas syariah, bagi Paling sedikit memuat: SEOJK 16
Emiten atau Perusahaan Publik
yang menjalankan kegiatan usaha a. Nama. N/A
berdasarkan prinsip syariah
sebagaimana tertuang dalam b. Dasar hukum pengangkatan Dewan Pengawas Syariah.
anggaran dasar.
c. Periode penugasan Dewan Pengawas Syariah.
d. Tugas dan tanggung jawab Dewan Pengawas Syariah.
e. Frekuensi dan cara pemberian nasihat dan saran serta
pengawasan pemenuhan prinsip syariah di pasar modal
terhadap Emiten atau Perusahaan Publik.
Komite Audit. 1. Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite. 689-691 SEOJK 16
POJK 17
2. Usia.
3. Kewarganegaraan.
4. Riwayat pendidikan.
5. Riwayat jabatan, meliputi informasi:
a. Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite.
b. Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan
Komisaris, anggota direksi, dan/atau anggota komite
serta jabatan lainnya (jika ada).
c. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di
dalam maupun di luar emiten atau perusahaan publik.
6. Periode dan masa jabatan anggota komite audit.
7. Uraian tugas dan tanggung jawab. 683-687
8. Pernyataan independensi komite audit. 692-694
9. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti 700-701
dalam tahun buku (jika ada).
10. Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat komite audit dan 694-699 SEOJK 14
tingkat kehadiran anggota komite audit dalam rapat tersebut. SEOJK 16
POJK 17
11. Pelaksanaan kegiatan komite audit pada tahun buku sesuai 701-703
dengan yang dicantumkan dalam pedoman atau piagam
(charter) komite audit.
Komite atau fungsi nominasi dan Paling sedikit memuat:
remunerasi Emiten atau Perusahaan
Publik. 1. Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite. 707-708 SEOJK 16
POJK 17
2. Usia.
3. Kewarganegaraan.
4. Riwayat pendidikan.
5. Riwayat jabatan, meliputi informasi:
a. Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite.
b. Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan
Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota komite
serta jabatan lainnya (jika ada).
c. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di
dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan Publik.
6. Periode dan masa jabatan anggota komite.
7. Pernyataan independensi komite. 709-710
8. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti 715-716
dalam tahun buku (jika ada).
952 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 955
Laporan Tahunan
2025
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
9. Uraian tugas dan tanggung jawab. 704-705
10. Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam 704
(charter).
11. Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat dan tingkat 710-715
kehadiran anggota dalam rapat tersebut.
12. Uraian singkat pelaksanaan kegiatan pada tahun buku. 717
Dalam hal tidak dibentuk komite nominasi dan remunerasi,
Emiten atau Perusahaan Publik cukup mengungkapkan informasi
sebagaimana dimaksud dalam huruf i) sampai dengan huruf l)
dan mengungkapkan:
1. Alasan tidak dibentuknya komite
2. Pihak yang melaksanakan fungsi nominasi dan remunerasi.
Komite lain yang dimiliki Emiten atau Paling sedikit memuat: SEOJK 16
Perusahaan Publik dalam rangka POJK 17
mendukung fungsi dan tugas 1. Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite. 721, 737-747
Direksi (jika ada) dan/atau komite
yang mendukung fungsi dan tugas 2. Usia.
Dewan Komisaris.
3. Kewarganegaraan.
4. Riwayat pendidikan.
5. Riwayat jabatan, meliputi informasi:
a. Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite.
b. Rangkap jabatan, baik sebagai anggota dewan
komisaris, anggota direksi, dan/atau anggota komite
serta jabatan lainnya (jika ada).
c. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di
dalam maupun di luar emiten atau perusahaan publik.
6. Periode dan masa jabatan anggota komite.
7. Pernyataan independensi komite. 722-723,
749-750
8. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti 728-729,
dalam tahun buku (jika ada). 756-758
9. Uraian tugas dan tanggung jawab. 718-719, 733
10. Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam 718, 732-733
(charter) komite.
11. Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat komite dan 723-728,
tingkat kehadiran anggota komite dalam rapat tersebut. 751-756
12. Uraian singkat pelaksanaan kegiatan komite pada tahun 729-732,
buku. 758-760
Sekretaris perusahaan. 1. Nama. 765 SEOJK 16
2. Domisili.
3. Riwayat jabatan, meliputi:
a. Dasar hukum penunjukan sebagai sekretaris
perusahaan.
b. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di
dalam maupun di luar emiten atau perusahaan publik.
4. Riwayat pendidikan.
5. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti 766
dalam tahun buku.
6. Uraian singkat pelaksanaan tugas sekretaris perusahaan 766-767
pada tahun buku.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 953
Page 956
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Unit Audit Internal. 1. Nama kepala unit audit internal. 772-774 SEOJK 16
POJK 17
2. Riwayat jabatan, meliputi:
a. Dasar hukum penunjukan sebagai kepala unit audit internal.
b. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam
maupun di luar emiten atau perusahaan publik.
3. Kualifikasi atau sertifikasi sebagai profesi audit internal (jika
ada).
4. Jumlah pegawai (auditor internal) pada unit audit internal. 775-776
5. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti dalam 777
tahun buku.
6. Struktur dan kedudukan unit audit internal. 769-771
7. Uraian tugas dan tanggung jawab. 774-775
8. Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam 774
(charter) unit audit internal.
9. Uraian singkat pelaksanaan tugas unit audit internal pada 779-781
tahun buku termasuk kebijakan dan pelaksanaan frekuensi
rapat dengan direksi, dewan komisaris, dan/ atau komite audit.
Akuntan Publik. 1. Nama dan tahun akuntan publik yang melakukan audit laporan 835 POJK 17
keuangan tahunan selama 5 tahun terakhir.
2. Nama dan tahun Kantor Akuntan Publik yang melakukan audit
laporan keuangan tahunan selama 5 tahun terakhir.
3. Besarnya fee untuk masing-masing jenis jasa yang diberikan
oleh Kantor Akuntan Publik pada tahun buku terakhir.
4. Jasa lain yang diberikan Kantor Akuntan Publik dan akuntan
publik selain jasa audit laporan keuangan tahunan pada tahun
buku terakhir.
Catatan: apabila tidak ada jasa lain dimaksud, agar diungkapkan.
Uraian mengenai sistem 1. Pengendalian keuangan dan operasional, serta kepatuhan 837-838 SEOJK 14
pengendalian internal (internal terhadap peraturan perundang-undangan lainnya. SEOJK 16
Control) yang diterapkan oleh
emiten atau perusahaan Publik. 2. Tinjauan atas efektivitas sistem pengendalian internal. 842
3. Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atas kecukupan 842 SEOJK 16
sistem pengendalian internal.
Sistem manajemen risiko yang 1. Gambaran umum mengenai sistem manajemen risiko Emiten 845-854 SEOJK 16
diterapkan oleh Emiten Atau atau Perusahaan Publik. SEOJK 14
Perusahaan Publik.
2. Jenis risiko dan cara pengelolaannya. 855-860
3. Tinjauan atas efektivitas sistem manajemen risiko Emiten atau 862
Perusahaan Publik.
4. Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atau komite 863 SEOJK 16
audit atas kecukupan sistem manajemen risiko.
Fungsi kepatuhan. Tingkat kepatuhan Bank terhadap seluruh ketentuan dan 863-873 SEOJK 14
peraturan perundang-undangan serta pemenuhan komitmen POJK 17
dengan otoritas yang berwenang.
954 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 957
Laporan Tahunan
2025
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Perkara hukum yang berdampak 1. Pokok perkara/gugatan. 878-881 SEOJK 16
material yang dihadapi Oleh emiten
atau perusahaan publik, entitas 2. Status penyelesaian perkara/gugatan.
anak, Anggota direksi dan anggota
dewan komisaris (jika ada). 3. Pengaruhnya terhadap kondisi emiten atau perusahaan publik.
4. Pengungkapan mengenai permasalahan hukum paling sedikit SEOJK 14
mencakup:
a. jumlah permasalahan perdata dan permasalahan pidana
yang dihadapi dan telah mendapat putusan yang
mempunyai kekuatan hukum tetap.
b. jumlah permasalahan perdata dan permasalahan pidana
yang dihadapi dan masih dalam proses penyelesaian.
Catatan: dalam hal perusahaan, entitas anak, anggota Dewan
Komisaris, dan anggota Direksi tidak memiliki perkara penting,
agar diungkapkan.
Informasi tentang sanksi 882 SEOJK 16
administratif/sanksi yang Dikenakan
kepada emiten atau perusahaan
publik, Anggota Dewan Komisaris
dan anggota direksi, oleh Otoritas
jasa keuangan dan otoritas lainnya
pada tahun Buku (jika ada).
Informasi mengenai kode etik 1. Pokok-pokok kode etik. 888 SEOJK 16
Emiten atau Perusahaan Publik.
2. Bentuk sosialisasi kode etik dan upaya penegakannya 888-889
3. Pernyataan bahwa kode etik berlaku bagi anggota Direksi, 888
anggota Dewan Komisaris, dan karyawan Emiten atau
Perusahaan Publik
Penerapan Tata Kelola dalam 1. Komite Remunerasi 828 POJK 45
Pemberian Remunerasi bagi Bank. a. Nama anggota, komposisi, tugas dan tanggung jawab.
b. Jumlah rapat yang dilakukan.
c. Remunerasi yang telah dibayarkan kepada anggota Komite
Remunerasi selama 1 (satu) tahun.
2. Proses penyusunan kebijakan Remunerasi yang meliputi: 828
a. Tinjauan mengenai latar belakang dan tujuan kebijakan
Remunerasi.
b. Pelaksanaan kaji ulang atas kebijakan Remunerasi pada
tahun sebelumnya, beserta perbaikannya.
c. Mekanisme untuk memastikan bahwa Remunerasi bagi
Pegawai di unit kontrol bersifat independen dari unit kerja
yang diawasinya.
3. Cakupan kebijakan Remunerasi dan implementasinya per unit 828
bisnis, per wilayah dan pada perusahaan anak atau kantor
cabang yang berlokasi di luar negeri
4. Remunerasi dikaitkan dengan risiko yang meliputi: 828
a. Jenis risiko utama (key risk) yang digunakan dalam
menerapkan Remunerasi.
b. Kriteria untuk menentukan jenis risiko utama, termasuk
untuk risiko yang sulit diukur.
c. Dampak penetapan risiko utama terhadap kebijakan
Remunerasi yang Bersifat Variabel.
d. Perubahan penentuan jenis risiko utama dibandingkan
dengan tahun lalu beserta alasannya, apabila ada.
5. Pengukuran kinerja dikaitkan dengan Remunerasi yang 829
meliputi:
a. Tinjauan mengenai kebijakan Remunerasi yang dikaitkan
dengan penilaian kinerja.
b. Metode dalam mengaitkan Remunerasi individu dengan
kinerja Bank, kinerja unit kerja dan kinerja individu.
c. Uraian mengenai metode yang digunakan Bank untuk
menyatakan bahwa kinerja yang disepakati tidak dapat
tercapai sehingga perlu dilakukan penyesuaian atas
remunerasi serta besarnya penyesuaian remunerasi jika
kondisi tersebut terjadi.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 955
Page 958
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
6. Penyesuaian Remunerasi dikaitkan dengan Kinerja dan Risiko 829
yang meliputi:
a. Kebijakan mengenai Remunerasi yang Bersifat Variabel
yang ditangguhkan, besarannya, dan kriteria untuk
menetapkan besaran tersebut.
b. Kebijakan Bank mengenai Remunerasi yang
Bersifat Variabel yang ditangguhkan yang ditunda
pembayarannya (malus), atau ditarik kembali apabila
sudah dibayarkan (clawback).
7. Nama konsultan ekstern dan tugas konsultan terkait 829
kebijakan Remunerasi, apabila Bank menggunakan jasa
konsultan ekstern
8. Paket Remunerasi dan fasilitas yang diterima oleh Direksi 829
dan Dewan Komisaris mencakup struktur Remunerasi dan
rincian jumlah nominal.
9. Remunerasi yang Bersifat Variabel, meliputi: 830
a. Bentuk Remunerasi yang Bersifat Variabel beserta
alasan pemilihan bentuk tersebut. dan
b. Penjelasan apabila terdapat perbedaan pemberian
Remunerasi yang Bersifat Variabel di antara para Direksi,
Dewan Komisaris dan/atau Pegawai.
10. Jumlah Direksi, Dewan Komisaris dan Pegawai yang 830
menerima Remunerasi yang Bersifat Variabel selama 1 (satu)
tahun, dan total nominalnya.
11. Jabatan dan jumlah pihak yang menjadi material risk takers. 831
12. Shares option yang dimiliki Direksi, Dewan Komisaris, dan 831
Pejabat Eksekutif.
13. Rasio gaji tertinggi dan terendah 831
14. Jumlah penerima dan jumlah total Remunerasi yang Bersifat 831
Variabel yang dijamin tanpa syarat akan diberikan oleh Bank
kepada calon Direksi, calon Dewan Komisaris, dan/atau
calon Pegawai selama 1 (satu) tahun pertama bekerja
15. Jumlah Pegawai yang terkena pemutusan hubungan kerja 831
dan total nominal pesangon yang dibayarkan
16. Jumlah total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang 832
ditangguhkan, yang terdiri dari tunai dan/atau saham atau
instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan Bank.
17. Jumlah total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang 832
ditangguhkan yang dibayarkan selama 1 (satu) tahun.
18. Rincian jumlah Remunerasi yang diberikan dalam satu tahun 832
meliputi:
a. Remunerasi yang bersifat tetap maupun variabel.
b. Remunerasi yang ditangguhkan dan tidak ditangguhkan.
c. Bentuk Remunerasi yang diberikan secara tunai dan/
atau saham atau instrumen yang berbasis saham yang
diterbitkan Bank.
19. Informasi kuantitatif mengenai: 833
a. Total sisa Remunerasi yang masih ditangguhkan baik
yang terekspos penyesuaian implisit maupun eksplisit.
b. Total pengurangan Remunerasi yang disebabkan karena
penyesuaian eksplisit selama periode laporan.
c. Total pengurangan Remunerasi yang disebabkan karena
penyesuaian implisit selama periode laporan.
956 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 959
Laporan Tahunan
2025
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Uraian singkat mengenai kebijakan Dalam hal pemberian kompensasi berupa program Kepemilikan SEOJK 16
pemberian Kompensasi jangka saham oleh manajemen (management stock Ownership program/
panjang berbasis kinerja kepada MSOP) dan/atau program Kepemilikan saham oleh karyawan
manajemen dan/ atau karyawan (employee stock Ownership program/ESOP).
yang dimiliki oleh emiten Atau Informasi yang diungkapkan Paling sedikit memuat:
perusahaan publik (jika ada),
antara lain berupa Program 1. Jumlah saham dan/atau opsi. 833-834
kepemilikan saham oleh manajemen
(management stock 2. Jangka waktu pelaksanaan. 834
ownership program/MSOP) dan/
atau Program kepemilikan saham 3. Persyaratan karyawan dan/atau manajemen yang berhak. 834
oleh karyawan (employee Stock
4. Harga pelaksanaan atau penentuan harga pelaksanaan. 834
ownership program/ESOP).
Uraian singkat mengenai kebijakan 1. Kepemilikan saham anggota Direksi dan anggota Dewan 675 SEOJK 16
pengungkapan Informasi mengenai Komisaris paling lambat 3 (tiga) hari kerja Setelah terjadinya
kepemilikan atau setiap Perubahan kepemilikan atas saham
perusahaan Terbuka.
2. Pelaksanaan atas kebijakan dimaksud.
Uraian mengenai sistem pelaporan 1. Cara penyampaian laporan pelanggaran. 892 SEOJK 16
pelanggaran (whistleblowing
system) di Emiten atau Perusahaan 2. Perlindungan bagi pelapor. 892
Publik.
3. Penanganan pengaduan. 892-893
4. Pihak yang mengelola pengaduan. 892
5. Hasil dari penanganan pengaduan, paling sedikit: 894-895
a. Jumlah pengaduan yang masuk dan diproses dalam tahun
buku.
b. Tindak lanjut pengaduan.
Dalam hal emiten atau perusahaan publik tidak memiliki
Sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system), Maka
diungkapkan mengenai hal tersebut.
Uraian mengenai kebijakan anti 1. Program dan prosedur yang dilakukan dalam Mengatasi 895-899 SEOJK 16
korupsi Emiten atau Perusahaan praktik korupsi, balas jasa (kickbacks), Fraud, suap dan/atau POJK 17
Publik. gratifikasi dalam Emiten atau Perusahaan Publik.
2. Pelatihan/sosialisasi anti korupsi kepada karyawan Emiten atau 899
Perusahaan Publik.
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki
Kebijakan anti korupsi, maka dijelaskan alasan tidak Dimilikinya
kebijakan dimaksud.
Penanganan benturan kepentingan 902 SEOJK 14
POJK 17
Penyediaan dana kepada pihak Informasi yang perlu diungkap adalah jumlah total baki debet 901-902 SEOJK 14
terkait (related party) dan penyediaan dana kepada pihak terkait (related party) dan kepada
penyediaan dana besar (large debitur inti (individu atau grup) per posisi laporan
exposure).
Transparansi kondisi keuangan dan 903 SEOJK 14
non keuangan Bank yang belum POJK 17
diungkap dalam laporan lain.
Informasi lain yang terkait dengan 901 SEOJK 14
Tata Kelola Bank, antara lain berupa
intervensi pemilik, perselisihan
intern atau permasalahan yang
timbul sebagai dampak kebijakan
remunerasi pada Bank.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 957
Page 960
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
Jumlah Penyimpangan (Internal Pengungkapan mengenai penyimpangan (internal fraud) paling 891 SEOJK 14
Fraud). sedikit mencakup:
1. Jumlah penyimpangan (internal fraud) yang telah diselesaikan.
2. Jumlah penyimpangan (internal fraud) yang sedang dalam
proses penyelesaian di internal bank.
3. Jumlah penyimpangan (internal fraud) yang belum diupayakan
penyelesaian di internal bank.
4. Jumlah penyimpangan (internal fraud) yang telah
ditindaklanjuti melalui proses hukum.
Pembelian Kembali (Buy Back) 1. Kebijakan dalam melakukan pembelian kembali (buy back) 900-901 SEOJK 14
Saham dan/atau Obligasi Bank. saham atau obligasi Bank.
2. Jumlah lembar saham dan/atau obligasi yang dibeli kembali.
3. Harga pembelian kembali per lembar saham dan/atau obligasi.
4. Peningkatan laba per lembar saham dan/atau obligasi.
Pemberian Dana untuk Kegiatan Pengungkapan mengenai pemberian dana untuk kegiatan sosial 900 SEOJK 14
Sosial dan/atau Kegiatan Politik dan/atau kegiatan politik paling sedikit meliputi pihak penerima
Selama Periode Pelaporan. dana dan jumlah dana yang diberikan.
Penerapan keuangan berkelanjutan, 905 POJK 17
termasuk penerapan tanggung
jawab sosial dan lingkungan
Penerapan atas pedoman tata kelola 1. Pernyataan mengenai rekomendasi yang telah dilaksanakan 552-556 SEOJK 16
Perusahaan Terbuka bagi Emiten dan/atau
yang menerbitkan efek bersifat
ekuitas atau Perusahaan Publik. 2. Penjelasan atas rekomendasi yang belum dilaksanakan,
disertai alasan dan alternatif pelaksanaannya (jika ada).
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk tabel.
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN EMITEN ATAU PERUSAHAAN PUBLIK
Tanggung Jawab Sosial 1. Informasi yang diungkapkan dalam bagian tanggung jawab 932-937 SEOJK 16
Perusahaan. sosial dan lingkungan merupakan Laporan Keberlanjutan
(Sustainability Report) sebagaimana dimaksud dalam
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga
Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik, paling sedikit
memuat:
a) Penjelasan strategi keberlanjutan.
b) Ikhtisar aspek keberlanjutan (ekonomi, sosial, dan
lingkungan hidup).
c) Profil singkat Emiten atau Perusahaan Publik.
d) Penjelasan Direksi.
e) Tata kelola keberlanjutan.
f) Kinerja keberlanjutan.
g) Verifikasi tertulis dari pihak independen, jika ada.
h) Lembar umpan balik (feedback) untuk pembaca, jika ada.
i) Tanggapan Emiten atau Perusahaan Publik terhadap umpan
balik laporan tahun sebelumnya.
2. Laporan Keberlanjutan sebagaimana dimaksud pada angka
1), harus disusun sesuai Pedoman Teknis Penyusunan
Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) Bagi Emiten dan
Perusahaan Publik sebagaimana tercantum dalam Lampiran
II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Surat Edaran
Otoritas Jasa Keuangan ini.
3. Informasi Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) pada
angka 1) dapat:
a) Diungkapkan pada bagian lain yang relevan di luar bagian
tanggung jawab sosial dan lingkungan, seperti penjelasan
Direksi terkait Laporan Keberlanjutan diungkapkan dalam
bagian terkait Laporan Direksi; dan/atau
958 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 961
Laporan Tahunan
2025
Kriteria Penjelasan Halaman Regulasi
b) Merujuk pada bagian lain di luar bagian tanggung jawab
sosial dan lingkungan dengan tetap mengacu pada
Pedoman Teknis Penyusunan Laporan Keberlanjutan
(Sustainability Report) Bagi Emiten dan Perusahaan Publik
sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang merupakan
bagian tidak terpisahkan dari Surat Edaran Otoritas Jasa
Keuangan ini, seperti profil Emiten atau Perusahaan Publik.
4. Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) sebagaimana
dimaksud pada angka 1) merupakan bagian yang tidak
terpisahkan dari Laporan Tahunan namun dapat disajikan
secara terpisah dengan Laporan Tahunan.
5. Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan secara terpisah
dengan Laporan Tahunan, informasi yang diungkapkan dalam
Laporan Keberlanjutan dimaksud harus:
a) Memuat seluruh informasi sebagaimana dimaksud pada
angka 1); dan
b) Disusun sesuai Pedoman Teknis Penyusunan Laporan
Keberlanjutan (Sustainability Report) Bagi Emiten dan
Perusahaan Publik sebagaimana tercantum dalam Lampiran
II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Surat
Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
6. Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan secara terpisah
dengan Laporan Tahunan, maka dalam bagian tanggung jawab
sosial dan lingkungan memuat informasi bahwa informasi
mengenai tanggung jawab sosial dan lingkungan telah
diungkapkan dalam Laporan Keberlanjutan yang disajikan
secara terpisah dari Laporan Tahunan.
7. Penyampaian Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report)
yang disajikan secara terpisah dengan Laporan Tahunan
harus disampaikan bersamaan dengan penyampaian Laporan
Tahunan.
KETERANGAN
SEOJK 16 : Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten
atau Perusahaan Publik.
SEOJK 9 : Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 9/SEOJK.03/2020 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank
Umum Konvensional.
SEOJK 14 : Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 14/SEOJK.03/2025 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.
POJK 45 : Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian
Remunerasi Bagi Bank Umum.
POJK 17 : Peraturan Otoritas Jasa Keuangan 17 Tahun 2023 Tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 959
Page 962
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan entitas anaknya/and its subsidiaries Laporan keuangan konsolidasian tanggal 31 Desember 2025 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut beserta laporan auditor independen/ Consolidated financial statements as of December 31, 2025 and for the year then ended with independent auditor’s report
Page 963
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN WITH INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
Daftar Isi Table of Contents
Halaman/Page
Surat Pernyataan Direksi Statement of the Board of Directors
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan Posisi Keuangan ................................................ .............................................Consolidated Statement
Konsolidasian ........................................................... 1-4 ............................................. of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan ............................... ...................Consolidated Statement of Profit or Loss
Komprehensif Lain Konsolidasian ............................. 5-7 ....................... and Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas............................................. .............................................Consolidated Statement
Konsolidasian ........................................................... 8-9 ............................................ of Changes in Equity
Laporan Arus Kas Konsolidasian ..................................... 10-12 ..................... Consolidated Statement of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan ..................................... ...........................Notes to the Consolidated Financial
Konsolidasian ........................................................... 13-433 ........................................................... Statements
*******************
Page 964
Page 965
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan No. 00072/2.1505/AU.1/07/1865- Report No. 00072/2.1505/AU.1/07/1865-
1/1/II/2026 1/1/II/2026
Pemegang Saham, Dewan Komisaris, dan The Shareholders and the Boards of
Direksi Commissioners and Directors
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Opini Opinion
Kami telah mengaudit laporan keuangan We have audited the accompanying consolidated
konsolidasian PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) financial statements of PT Bank Rakyat Indonesia
Tbk. (“Bank”) dan entitas anaknya (secara kolektif (Persero) Tbk. (the “Bank”) and its subsidiaries
disebut sebagai “Grup”) terlampir, yang terdiri (collectively referred to as the “Group”), which
dari laporan posisi keuangan konsolidasian comprise the consolidated statement of financial
tanggal 31 Desember 2025, serta laporan laba position as of December 31, 2025, and the
rugi dan penghasilan komprehensif lain consolidated statement of profit or loss and other
konsolidasian, laporan perubahan ekuitas comprehensive income, consolidated statement of
konsolidasian, dan laporan arus kas konsolidasian changes in equity, and consolidated statement of
untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, cash flows for the year then ended, and notes to
serta catatan atas laporan keuangan the consolidated financial statements, including
konsolidasian, termasuk informasi kebijakan material accounting policy information.
akuntansi material.
Menurut opini kami, laporan keuangan In our opinion, the accompanying consolidated
konsolidasian terlampir menyajikan secara wajar, financial statements present fairly, in all material
dalam semua hal yang material, posisi keuangan respects, the consolidated financial position of the
konsolidasian Grup tanggal 31 Desember 2025, Group as of December 31, 2025, and its
serta kinerja keuangan dan arus kas consolidated financial performance and cash flows
konsolidasiannya untuk tahun yang berakhir pada for the year then ended, in accordance with
tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Indonesian Financial Accounting Standards.
Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Basis opini Basis for opinion
Kami melaksanakan audit kami berdasarkan We conducted our audit in accordance with
Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Standards on Auditing established by the
Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”). Tanggung Indonesian Institute of Certified Public Accountants
jawab kami menurut standar tersebut diuraikan (“IICPA”). Our responsibilities under those
lebih lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab standards are further described in the Auditor’s
Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Responsibilities for the Audit of the Consolidated
Konsolidasian pada laporan kami. Kami Financial Statements paragraph of our report. We
independen terhadap Grup berdasarkan are independent of the Group in accordance with
ketentuan etika yang relevan dalam audit kami the ethical requirements relevant to our audit of
atas laporan keuangan konsolidasian di Indonesia, the consolidated financial statements in Indonesia,
dan kami telah memenuhi tanggung jawab etika and we have fulfilled our other ethical
lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami responsibilities in accordance with such
yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh requirements. We believe that the audit evidence
adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu we have obtained is sufficient and appropriate to
basis bagi opini kami. provide a basis for our opinion.
KAP Purwanto Susanti dan Surja
Registered Public Accountants KMK No. 69/MK/SK/2025
i
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 966
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00072/2.1505/AU.1/07/1865- Report No. 00072/2.1505/AU.1/07/1865-
1/1/II/2026(lanjutan) 1/1/II/2026(continued)
Hal audit utama Key audit matters
Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut Key audit matters are those matters that, in our
pertimbangan profesional kami, merupakan hal professional judgment, were of most significance in
yang paling signifikan dalam audit kami atas our audit of the consolidated financial statements
laporan keuangan konsolidasian periode kini. Hal of the current period. Such key audit matters were
audit utama tersebut disampaikan dalam konteks addressed in the context of our audit of the
audit kami atas laporan keuangan konsolidasian consolidated financial statements taken as a whole,
secara keseluruhan, dan dalam merumuskan opini and in forming our audit opinion thereon, and we do
kami atas laporan keuangan konsolidasian terkait, not provide a separate audit opinion on such key
dan kami tidak menyatakan suatu opini terpisah audit matters. For the key audit matter below, our
atas hal audit utama tersebut. Untuk hal audit description of how our audit addressed such key
utama di bawah ini, penjelasan kami tentang audit matter is provided in such context
bagaimana audit kami merespons hal tersebut
disampaikan dalam konteks tersebut.
Kami telah memenuhi tanggung jawab yang We have fulfilled the responsibilities described in
diuraikan dalam paragraf Tanggung Jawab the Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Consolidated Financial Statements paragraph of
Konsolidasian pada laporan kami, termasuk our report, including in relation to the key audit
sehubungan dengan hal audit utama yang matter communicated below. Accordingly, our
dikomunikasikan di bawah ini. Oleh karena itu, audit included the performance of procedures
audit kami mencakup pelaksanaan prosedur yang designed to respond to our assessment of the risks
didesain untuk merespons penilaian kami atas of material misstatement of the accompanying
risiko kesalahan penyajian material dalam laporan consolidated financial statements. The results of
keuangan konsolidasian terlampir. Hasil prosedur our audit procedures, including the procedures
audit kami, termasuk prosedur yang dilakukan performed to address the key audit matter below,
untuk merespons hal audit utama di bawah ini, provide the basis for our opinion on the
menyediakan basis bagi opini kami atas laporan accompanying consolidated financial statements.
keuangan konsolidasian terlampir.
Cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit Allowance for impairment losses of loan
Penjelasan atas hal audit utama: Description of the key audit matter:
Seperti yang dijelaskan dalam Catatan 11 atas As described in Note 11 to the accompanying
laporan keuangan konsolidasian terlampir, pada consolidated financial statements, as of December
tanggal 31 Desember 2025, saldo cadangan 31, 2025, the balance of allowance for impairment
kerugian penurunan nilai atas kredit yang losses of loans amounted to Rp79,328,619 million.
diberikan adalah sebesar Rp79.328.619 juta. Refer to material accounting policy information for
Lihat informasi kebijakan akuntansi material allowance for impairment losses on financial assets
untuk cadangan kerugian penurunan nilai atas disclosed in Note 2e, use of significant accounting
aset keuangan yang diungkapkan dalam Catatan judgments, estimates and assumptions in Note 2ap,
2e, penggunaan pertimbangan, estimasi dan and the disclosures of allowances for impairment
asumsi akuntansi yang signifikan dalam Catatan losses of loans in Note 11 to the accompanying
2ap, dan pengungkapan cadangan kerugian consolidated financial statements.
penurunan nilai atas kredit yang diberikan dalam
Catatan 11 atas laporan keuangan konsolidasian
terlampir.
ii
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 967
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00072/2.1505/AU.1/07/1865- Report No. 00072/2.1505/AU.1/07/1865-
1/1/II/2026 (lanjutan) 1/1/II/2026 (continued)
Hal audit utama (lanjutan) Key audit matters (continued)
Penjelasan atas hal audit utama: (lanjutan) Description of the key audit matter: (continued)
Kami berfokus pada area ini karena saldo kredit We focused on this area because the balances of
yang diberikan dan cadangan kerugian penurunan loans and allowance for impairment losses of loans
nilai atas kredit yang diberikan adalah signifikan are significant to the accompanying consolidated
terhadap laporan keuangan konsolidasian financial statements. In addition, the determination
terlampir. Selain itu, penentuan cadangan of allowance for impairment losses requires
kerugian penurunan nilai memerlukan judgment and is subject to estimation uncertainty
pertimbangan dan memiliki ketidakpastian which includes determining the model to calculate
estimasi termasuk dalam penentuan model untuk allowance for impairment losses, identification of
menghitung cadangan kerugian penurunan nilai, credit exposures with significant deterioration in
identifikasi eksposur kredit yang mengalami credit quality, and determining assumptions used in
penurunan kualitas kredit yang signifikan, dan the allowance for impairment losses calculation
penentuan asumsi yang digunakan dalam model models (for exposures assessed on an individual or
perhitungan cadangan kerugian penurunan nilai collective basis), which incorporates forward-
(untuk eksposur yang dinilai secara individu atau looking macroeconomic factors.
kolektif), termasuk faktor-faktor ekonomi makro
berorientasi masa depan.
Respons audit: Audit response:
Kami melakukan pengujian pengendalian utama We tested the key controls over the loan
atas pemberian kredit, penilaian kualitas kredit origination, regular internal credit quality
internal secara regular, serta pencatatan dan assessments, and recording and monitoring of the
pengawasan kredit yang diberikan. Kami loans. We obtained understanding and assessed
memeroleh pemahaman dan menilai metodologi impairment measurement methodologies and
pengukuran penurunan nilai, serta melakukan performed validation of allowance for impairment
validasi atas model pencadangan kerugian losses models, inputs, basis, and assumptions used
penurunan nilai, data masukan, dasar, dan asumsi by the Group in calculating the allowance for
yang digunakan oleh Grup dalam menghitung impairment losses, and tested the classification into
cadangan kerugian penurunan nilai, serta menguji the three-stage credit quality of loan portfolios in
tiga tahapan kualitas kredit atas portofolio kredit accordance with staging criteria developed by the
yang diberikan sesuai dengan kriteria tingkatan Group for loans. We tested whether historical
(staging) yang disusun oleh Grup untuk kredit experience is representative of current
yang diberikan. Kami menguji apakah pengalaman circumstances and of the recent losses incurred in
historis mewakili keadaan saat ini dan kerugian the portfolios, and assessed the reasonableness of
terkini yang terjadi dalam portofolio, serta menilai forward-looking adjustments, macroeconomic
kewajaran atas penyesuaian berorientasi masa factor analysis, and probability-weighted multiple
depan, analisis faktor ekonomi makro, dan scenarios for loans.
beberapa skenario probabilitas tertimbang untuk
kredit yang diberikan.
iii
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 968
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00072/2.1505/AU.1/07/1865- Report No. 00072/2.1505/AU.1/07/1865-
1/1/II/2026 (lanjutan) 1/1/II/2026 (continued)
Hal audit utama (lanjutan) Key audit matters (continued)
Respons audit: (lanjutan) Audit response: (continued)
Untuk cadangan kerugian penurunan nilai yang With respect to individually assessed allowance for
dinilai secara individual, kami menguji sampel impairment losses, we tested the samples of loans
kredit yang diberikan untuk mengevaluasi to evaluate the timely identification by the Group of
identifikasi secara tepat waktu oleh Grup atas exposures with significant deterioration in credit
eksposur yang mengalami penurunan kualitas quality or which have been impaired; for cases
kredit yang signifikan atau yang telah mengalami where impairment has been identified, we assessed
penurunan nilai; untuk kasus-kasus dimana the Group’s assumptions on the expected future
penurunan nilai telah diidentifikasi, kami menilai cash flows, including the value of realizable
asumsi Grup atas arus kas masa depan collateral based on available market information or
ekspektasian, termasuk nilai agunan yang dapat valuation prepared by independent valuer or
direalisasikan berdasarkan informasi pasar yang internal valuer.
tersedia atau penilaian yang dilakukan oleh penilai
independen dan internal.
Kami memeriksa keakurasian perhitungan jumlah We checked the accuracy of the calculation of
cadangan kerugian penurunan nilai dengan allowance for impairment losses amount by
melakukan perhitungan ulang atas keseluruhan recalculating the collective impairment for the
portofolio yang penurunan nilainya dinilai secara entire portfolio and recalculating the individual
kolektif dan melakukan perhitungan ulang atas impairment on a sample basis. We assessed the key
penurunan nilai yang dinilai secara individual assumptions used in the post model adjustments/
berdasarkan sampel. Kami melakukan penilaian management overlays which were applied to
atas asumsi utama yang digunakan dalam respond to risks not fully captured by the models.
penyesuaian pasca model/management overlay We assessed whether the consolidated financial
yang diterapkan untuk mengantisipasi risiko yang statements disclosures are adequately and
tidak dapat ditangkap sepenuhnya oleh model. appropriately reflecting the Group’s exposures to
Kami menilai apakah pengungkapan dalam credit risk. We involved our auditor’s internal expert
laporan keuangan konsolidasian cukup dan secara in the performance of the above procedures where
memadai mencerminkan eksposur Grup terhadap their specific expertise was required.
risiko kredit. Kami melibatkan pakar auditor
internal kami untuk membantu kami dalam
melakukan prosedur-prosedur di atas ketika
keahlian spesifik mereka diperlukan.
iv
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 969
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00072/2.1505/AU.1/07/1865- Report No. 00072/2.1505/AU.1/07/1865-
1/1/II/2026 (lanjutan) 1/1/II/2026 (continued)
Informasi lain Other information
Manajemen bertanggung jawab atas informasi Management is responsible for the other
lain. Informasi lain terdiri dari informasi yang information. Other information comprises the
tercantum dalam Laporan Tahunan 2025 selain information included in the 2025 Annual Report
laporan keuangan konsolidasian terlampir dan other than the accompanying consolidated
laporan auditor independen kami (“Laporan financial statements and our independent auditor’s
Tahunan”). Laporan Tahunan diharapkan akan report thereon (the “Annual Report”). The Annual
tersedia bagi kami setelah tanggal laporan Report is expected to be made available to us after
auditor independen ini. the date of this independent auditor’s report.
Opini kami atas laporan keuangan konsolidasian Our opinion on the accompanying consolidated
terlampir tidak mencakup Laporan Tahunan, dan financial statements does not cover the Annual
oleh karena itu, kami tidak menyatakan bentuk Report, and accordingly, we do not express any
keyakinan apapun atas Laporan Tahunan form of assurance on the Annual Report.
tersebut.
Sehubungan dengan audit kami atas laporan In connection with our audit of the accompanying
keuangan konsolidasian terlampir, tanggung consolidated financial statements, our
jawab kami adalah untuk membaca Laporan responsibility is to read the Annual Report when it
Tahunan ketika tersedia dan, dalam becomes available and, in doing so, consider
melaksanakannya, mempertimbangkan apakah whether the Annual Report is materially
Laporan Tahunan mengandung inconsistent with the accompanying consolidated
ketidakkonsistensian material dengan laporan financial statements or our knowledge obtained in
keuangan konsolidasian terlampir atau the audit, or otherwise appears to be materially
pemahaman yang kami peroleh selama audit, misstated.
atau mengandung kesalahan penyajian material.
Ketika kami membaca Laporan Tahunan, jika When we read the Annual Report, if we conclude
kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu that there is a material misstatement therein, we
kesalahan penyajian material di dalamnya, kami are required to communicate the matter to those
diharuskan untuk mengomunikasikan hal charged with governance and take appropriate
tersebut kepada pihak yang bertanggung jawab actions based on the applicable laws and
atas tata kelola dan melakukan tindakan yang regulations.
tepat berdasarkan peraturan perundang-
undangan yang berlaku.
v
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 970
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00072/2.1505/AU.1/07/1865- Report No. 00072/2.1505/AU.1/07/1865-
1/1/II/2026 (lanjutan) 1/1/II/2026 (continued)
Tanggung jawab manajemen dan pihak yang Responsibilities of management and those
bertanggung jawab atas tata kelola terhadap charged with governance for the consolidated
laporan keuangan konsolidasian financial statements
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan Management is responsible for the preparation and
dan penyajian wajar laporan keuangan fair presentation of the consolidated financial
konsolidasian tersebut sesuai dengan Standar statements in accordance with Indonesian Financial
Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan atas Accounting Standards, and for such internal
pengendalian internal yang dianggap perlu oleh control as management determines is necessary to
manajemen untuk memungkinkan penyusunan enable the preparation of consolidated financial
laporan keuangan konsolidasian yang bebas dari statements that are free from material
kesalahan penyajian material, baik yang misstatement, whether due to fraud or error.
disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan.
Dalam penyusunan laporan keuangan In preparing the consolidated financial statements,
konsolidasian, manajemen bertanggung jawab management is responsible for assessing the
untuk menilai kemampuan Grup dalam Group’s ability to continue as a going concern,
mempertahankan kelangsungan usahanya, disclosing, as applicable, matters related to going
mengungkapkan, sesuai dengan kondisinya, hal- concern, and using the going concern basis of
hal yang berkaitan dengan kelangsungan usaha, accounting, unless management either intends to
dan menggunakan basis akuntansi kelangsungan liquidate the Group or to cease its operations, or
usaha, kecuali manajemen memiliki intensi untuk has no realistic alternative but to do so.
melikuidasi Grup atau menghentikan operasi, atau
tidak memiliki alternatif yang realistis selain
melaksanakannya.
Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola Those charged with governance are responsible for
bertanggung jawab untuk mengawasi proses overseeing the Group’s financial reporting process.
pelaporan keuangan Grup.
vi
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 971
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00072/2.1505/AU.1/07/1865- Report No. 00072/2.1505/AU.1/07/1865-
1/1/II/2026 (lanjutan) 1/1/II/2026 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan konsolidasian consolidated financial statements
Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan Our objectives are to obtain reasonable assurance
memadai tentang apakah laporan keuangan about whether the consolidated financial
konsolidasian secara keseluruhan bebas dari statements taken as a whole are free from material
kesalahan penyajian material, baik yang misstatement, whether due to fraud or error, and
disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, to issue an independent auditor’s report that
dan untuk menerbitkan laporan auditor includes our opinion. Reasonable assurance is a
independen yang mencakup opini kami. Keyakinan high level of assurance, but is not a guarantee that
memadai merupakan suatu tingkat keyakinan an audit conducted in accordance with Standards
tinggi, namun bukan merupakan suatu jaminan on Auditing established by the IICPA will always
bahwa audit yang dilaksanakan berdasarkan detect a material misstatement when it exists.
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI akan Misstatements can arise from fraud or error and
selalu mendeteksi kesalahan penyajian material are considered material if, individually or in the
ketika hal tersebut ada. Kesalahan penyajian aggregate, they could reasonably be expected to
dapat disebabkan oleh kecurangan maupun influence the economic decisions of users taken on
kesalahan dan dianggap material jika, baik secara the basis of these consolidated financial
individual maupun agregat, dapat diekspektasikan statements.
secara wajar akan memengaruhi keputusan
ekonomi yang diambil oleh pengguna berdasarkan
laporan keuangan konsolidasian tersebut.
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards on
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga:
Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan Identify and assess the risks of material
penyajian material dalam laporan keuangan misstatement of the consolidated financial
konsolidasian, baik yang disebabkan oleh statements, whether due to fraud or error,
kecurangan maupun kesalahan, mendesain design and perform audit procedures
dan melaksanakan prosedur audit yang responsive to such risks, and obtain audit
responsif terhadap risiko tersebut, serta evidence that is sufficient and appropriate to
memeroleh bukti audit yang cukup dan tepat provide a basis for our opinion. The risk of not
untuk menyediakan basis bagi opini kami. detecting a material misstatement resulting
Risiko tidak terdeteksinya suatu kesalahan from fraud is higher than for one resulting from
penyajian material yang disebabkan oleh error, as fraud may involve collusion, forgery,
kecurangan lebih tinggi daripada yang intentional omissions, misrepresentations, or
disebabkan oleh kesalahan, karena override of internal control.
kecurangan dapat melibatkan kolusi,
pemalsuan, penghilangan secara sengaja,
pernyataan salah, atau pengabaian atas
pengendalian internal.
vii
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 972
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00072/2.1505/AU.1/07/1865- Report No. 00072/2.1505/AU.1/07/1865-
1/1/II/2026 (lanjutan) 1/1/II/2026 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan konsolidasian (lanjutan) consolidated financial statements (continued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards on
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga: (lanjutan) (continued)
Memeroleh suatu pemahaman tentang Obtain an understanding of internal control
pengendalian internal yang relevan dengan relevant to the audit in order to design audit
audit untuk mendesain prosedur audit yang procedures that are appropriate in the
tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan circumstances, but not for the purpose of
untuk tujuan menyatakan suatu opini atas expressing an opinion on the effectiveness of
keefektivitasan pengendalian internal Grup. the Group’s internal control.
Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi Evaluate the appropriateness of accounting
yang digunakan serta kewajaran estimasi policies used and the reasonableness of
akuntansi dan pengungkapan terkait yang accounting estimates and related disclosures
dibuat oleh manajemen. made by management.
Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis Conclude on the appropriateness of
akuntansi kelangsungan usaha oleh management's use of the going concern basis
manajemen dan, berdasarkan bukti audit yang of accounting and, based on the audit evidence
diperoleh, apakah terdapat suatu obtained, whether a material uncertainty exists
ketidakpastian material yang terkait dengan related to events or conditions that may cast
peristiwa atau kondisi yang dapat significant doubt on the Group's ability to
menyebabkan keraguan signifikan atas continue as a going concern. If we conclude
kemampuan Grup untuk mempertahankan that a material uncertainty exists, we are
kelangsungan usahanya. Ketika kami required to draw attention in our independent
menyimpulkan bahwa terdapat suatu auditor's report to the related disclosures in
ketidakpastian material, kami diharuskan the consolidated financial statements or, if
untuk menarik perhatian dalam laporan such disclosures are inadequate, to modify our
auditor independen kami ke pengungkapan opinion. Our conclusion is based on the audit
terkait dalam laporan keuangan konsolidasian evidence obtained up to the date of our
atau, jika pengungkapan tersebut tidak independent auditor's report. However, future
memadai, memodifikasi opini kami. events or conditions may cause the Group to
Kesimpulan kami didasarkan pada bukti audit cease to continue as a going concern.
yang diperoleh hingga tanggal laporan auditor
independen kami. Namun, peristiwa atau
kondisi masa depan dapat menyebabkan Grup
tidak dapat mempertahankan kelangsungan
usaha.
viii
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 973
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00072/2.1505/AU.1/07/1865- Report No. 00072/2.1505/AU.1/07/1865-
1/1/II/2026 (lanjutan) 1/1/II/2026 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan konsolidasian (lanjutan) consolidated financial statements (continued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards on
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga: (lanjutan) (continued)
Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi Evaluate the overall presentation, structure,
laporan keuangan konsolidasian secara and content of the consolidated financial
keseluruhan, termasuk pengungkapannya, statements, including the disclosures, and
dan apakah laporan keuangan konsolidasian whether the consolidated financial statements
mencerminkan transaksi dan peristiwa yang represent the underlying transactions and
mendasarinya dengan suatu cara yang events in a manner that achieves fair
mencapai penyajian wajar. presentation.
Memeroleh bukti audit yang cukup dan tepat Obtain sufficient appropriate audit evidence
terkait informasi keuangan entitas atau regarding the financial information of the
aktivitas bisnis dalam Grup untuk menyatakan entities or business activities within the Group
opini atas laporan keuangan konsolidasian. to express an opinion on the consolidated
Kami bertanggung jawab atas arahan, financial statements. We are responsible for
supervisi, dan pelaksanaan audit grup. Kami the direction, supervision, and performance of
tetap bertanggung jawab sepenuhnya atas the group audit. We remain solely responsible
opini audit kami. for our audit opinion.
Kami mengomunikasikan kepada pihak yang We communicate with those charged with
bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, governance regarding, among other matters, the
antara lain, ruang lingkup dan saat yang planned scope and timing of the audit and
direncanakan atas audit serta temuan audit significant audit findings, including any significant
signifikan, termasuk setiap defisiensi signifikan deficiencies in internal control that we identify
dalam pengendalian internal yang teridentifikasi during our audit.
oleh kami selama audit.
Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada We also provide those charged with governance
pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola with a statement that we have complied with
bahwa kami telah mematuhi ketentuan etika yang relevant ethical requirements regarding
relevan mengenai independensi, dan independence, and to communicate with them all
mengomunikasikan kepada pihak tersebut seluruh relationships and other matters that may
hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap secara reasonably be thought to bear on our
wajar berpengaruh terhadap independensi kami, independence, and where applicable, related
dan, jika relevan, pengamanan terkait. safeguards.
ix
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 974
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 975
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF
KONSOLIDASIAN FINANCIAL POSITION
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1 Januari
2024/
31 Desember
2023*)/
31 Desember 31 Desember January 1,
2025/ 2024*)/ 2024/
Catatan/ December 31, December 31, December 31,
Notes 2025 2024*) 2023*)
ASET ASSETS
Kas 3 32.044.482 29.783.642 31.603.784 Cash
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 4 31.929.608 88.878.969 101.909.121 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada Bank Lain 5,44 42.444.581 25.582.825 22.331.919 Other Banks
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (11.273) (8.378) (9.984) impairment losses
42.433.308 25.574.447 22.321.935
Penempatan pada Bank Indonesia Placement with Bank Indonesia
dan Lembaga Keuangan Lain 6,44 21.057.210 57.874.335 65.225.260 and Other Financial Institutions
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (2.405) (767) (1.860) impairment losses
21.054.805 57.873.568 65.223.400
Efek-efek 7,44 372.732.802 326.535.700 331.091.304 Securities
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (89.519) (58.823) (81.510) impairment losses
372.643.283 326.476.877 331.009.794
Wesel Ekspor dan Export Bills and
Tagihan Lainnya 8,44 48.252.083 40.656.822 54.130.097 Other Receivables
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (465.498) (1.075.559) (2.323.916) impairment losses
47.786.585 39.581.263 51.806.181
Efek-efek yang Dibeli dengan Securities Purchased Under
Janji Dijual Kembali 9,44 24.452 16.845.690 33.595.231 Agreement to Resell
Tagihan Derivatif 10 1.167.029 1.087.048 911.683 Derivative Receivables
Kredit yang Diberikan 11,44 1.460.729.418 1.298.318.089 1.212.578.086 Loans
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (79.328.619) (76.902.889) (81.924.402) impairment losses
1.381.400.799 1.221.415.200 1.130.653.684
*) Setelah reklasifikasi dan penyajian kembali (Catatan 52) *) After reclassification and restatement (Note 52)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan statements form an integral part of these consolidated financial
konsolidasian secara keseluruhan. statements taken as a whole.
1
Page 976
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENT OF
KONSOLIDASIAN (lanjutan) FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1 Januari
2024/
31 Desember
2023*)/
31 Desember 31 Desember January 1,
2025/ 2024*)/ 2024/
Catatan/ December 31, December 31, December 31,
Notes 2025 2024*) 2023*)
ASET (lanjutan) ASSETS (continued)
Pinjaman Syariah 12 56.350.282 49.889.082 45.937.696 Sharia Loans
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (3.565.115) (3.995.032) (3.362.178) impairment losses
52.785.167 45.894.050 42.575.518
Piutang Sewa Pembiayaan 13,44 4.406.157 6.433.608 7.913.465 Finance Lease Receivables
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (164.922) (165.590) (215.308) impairment losses
4.241.235 6.268.018 7.698.157
Tagihan Akseptasi 14,44 13.078.567 10.105.373 10.217.408 Acceptance Receivables
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (32.226) (321.683) (249.698) impairment losses
13.046.341 9.783.690 9.967.710
Penyertaan Saham 15,44 8.834.868 8.076.567 7.305.491 Investment in Shares
Aset Tetap 16 Premises and Equipment
Biaya perolehan 94.045.303 88.479.818 81.463.777 Cost
Akumulasi penyusutan (30.751.063) (26.001.853) (21.785.658) Accumulated depreciation
Nilai buku - neto 63.294.240 62.477.965 59.678.119 Book value - net
Aset Pajak Tangguhan - neto 38c 8.129.522 12.800.660 15.445.977 Deferred Tax Assets - net
Properti Investasi 17a 19.115 197.380 199.635 Investment Property
Aset Lain-lain - neto 2c,2e,2p, Other Assets - net
2q,2r,2ao, 54.536.266 39.171.872 53.509.534
17b
TOTAL ASET 2.135.371.105 1.992.186.906 1.965.414.954 TOTAL ASSETS
*) Setelah reklasifikasi dan penyajian kembali (Catatan 52) *) After reclassification and restatement (Note 52)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan statements form an integral part of these consolidated financial
konsolidasian secara keseluruhan. statements taken as a whole.
2
Page 977
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENT OF
KONSOLIDASIAN (lanjutan) FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1 Januari
2024/
31 Desember
2023*)/
31 Desember 31 Desember January 1,
2025/ 2024*)/ 2024/
Catatan/ December 31, December 31, December 31,
Notes 2025 2024*) 2023*)
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas Segera 2c,2s,18 39.818.745 36.821.661 30.651.807 Liabilities Due Immediately
Simpanan Nasabah 2c,2d,2t,44 Deposits from Customers
Giro 19 448.203.670 374.554.340 346.124.372 Demand Deposits
Tabungan 20 587.585.862 544.426.947 527.945.550 Saving Deposits
Deposito Berjangka 21 431.054.307 446.468.817 484.258.839 Time Deposits
Total Simpanan Nasabah 1.466.843.839 1.365.450.104 1.358.328.761 Total Deposits from Customers
Simpanan dari Bank Lain dan 2c,2d,2t Deposits from Other Banks and
Lembaga Keuangan Lain 22,44 17.601.436 14.679.482 11.958.319 Other Financial Institutions
Efek-efek yang Dijual dengan Janji 2c,2d,2u Securities Sold Under Agreement
Dibeli Kembali 23,44 27.932.749 25.043.717 19.079.458 to Repurchase
Liabilitas Derivatif 2c,2aj,10 1.101.753 1.585.120 925.210 Derivative Payables
Liabilitas Akseptasi 2c,2d,2m,14,44 13.078.567 10.105.373 10.217.408 Acceptance Payables
Utang Pajak 2ak, 38a 3.299.310 2.150.487 2.546.839 Taxes Payable
Surat Berharga yang Diterbitkan 2c,2v,24,44 40.901.648 32.502.499 49.637.581 Marketable Securities Issued
Pinjaman yang Diterima 2c,2d,2w,25,44 129.186.116 127.879.804 98.850.813 Fund Borrowings
Estimated Losses
Estimasi Kerugian Komitmen 2d,2e, on Commitments
dan Kontinjensi 26,44 1.946.135 2.551.050 6.117.768 and Contingencies
Liabilitas Imbalan Kerja 2d,2ae,27,42,44 27.428.311 20.936.335 23.059.624 Liabilities for Employee Benefits
Liabilitas Lain-lain 2c,2y,2ad,2ao, 34.804.195 28.674.477 36.685.788 Other Liabilities
28,45b
Pinjaman dan Surat Berharga Subordinated Loans
Subordinasi 2c,2x,29 486.867 491.781 496.683 and Marketable Securities
TOTAL LIABILITAS 1.804.429.671 1.668.871.890 1.648.556.059 TOTAL LIABILITIES
*) Setelah reklasifikasi dan penyajian kembali (Catatan 52) *) After reclassification and restatement (Note 52)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan statements form an integral part of these consolidated financial
konsolidasian secara keseluruhan. statements taken as a whole.
3
Page 978
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENT OF
KONSOLIDASIAN (lanjutan) FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1 Januari
2024/
31 Desember
2023*)/
31 Desember 31 Desember January 1,
2025/ 2024*)/ 2024/
Catatan/ December 31, December 31, December 31,
Notes 2025 2024*) 2023*)
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
(lanjutan) (continued)
EKUITAS EQUITY
Modal saham - nilai nominal Rp50 Capital stock - par value Rp50
(nilai penuh) per lembar saham (full amount) per share
Authorized capital -
Modal dasar - 300.000.000.000 300,000,000,000 shares
Lembar saham (terdiri dari 1 (consisting of 1 Series A
lembar saham Seri A Dwiwarna Dwiwarna Share and
dan 299.999.999.999 299,999,999,999
lembar saham Seri B) Series B shares)
Modal ditempatkan dan disetor Issued and fully paid capital
penuh - 151.559.001.604 lembar - 151,559,001,604 shares
saham (terdiri dari 1 lembar (consisting of 1 Series A
saham Seri A Dwiwarna dan Dwiwarna share and
151.559.001.603 lembar saham 151,559,001,603 Series
Seri B) 1,31a 7.577.950 7.577.950 7.577.950 B shares)
Tambahan modal disetor 31b 75.946.195 75.880.223 75.853.127 Additional paid-in-capital
Revaluation surplus arising from
premises and equipment -
Surplus revaluasi aset tetap - neto 2o,16 20.754.251 20.222.379 20.216.505 net of tax
Differences arising from the
Selisih kurs karena penjabaran laporan translation of foreign currency
keuangan dalam mata uang asing 2ai,31c 227.059 (204.632) (253.744) financial statements
Keuntungan (kerugian) yang
belum direalisasi atas Unrealized gain (loss) on
efek-efek yang diklasifikasikan fair value through
sebagai nilai wajar melalui other comprehensive income
penghasilan komprehensif securities - net of
lain - neto 2h 1.289.152 (2.196.060) (2.221.745) deferred tax
Cadangan kerugian penurunan Allowance for
nilai atas efek-efek yang impairment losses
diklasifikasikan sebagai nilai on fair value through other
wajar melalui penghasilan comprehensive income
komprehensif lain 2h,7 60.966 51.931 128.230 securities
Loss on remeasurement of
Kerugian pengukuran kembali defined benefit plan -
program imbalan pasti - neto 2ae (2.198.095) (505.787) (2.134.699) net of deferred tax
Modal saham diperoleh kembali
(saham treasuri) 1d (4.463.270) (4.349.007) (3.614.321) Treasury stock
Opsi saham 2af,30 121.808 313.404 54.769 Stock option
Cadangan kompensasi atas Provision for bonus shares
saham bonus 31f 453.231 452.031 287.482 compensation
Dampak transaksi dengan Impact of transaction with non-
kepentingan non pengendali 31g 1.758.580 1.758.580 1.758.580 controlling interest
Insurance finance reserve-net
Cadangan keuangan asuransi - neto (157.347) (5.050) (47.420) of deferred tax
Saldo laba Retained earnings
Telah ditentukan penggunaannya 3.022.685 3.022.685 3.022.685 Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya 219.640.693 215.009.704 210.838.538 Unappropriated
Total Saldo Laba 222.663.378 218.032.389 213.861.223 Total Retained Earning
Total ekuitas yang dapat diatribusikan Total equity attributable to equity
kepada entitas induk 324.033.858 317.028.351 311.465.937 holders of the parent entity
Kepentingan non-pengendali 31h 6.907.576 6.286.665 5.392.958 Non-controlling Interest
TOTAL EKUITAS 330.941.434 323.315.016 316.858.895 TOTAL EQUITY
TOTAL LIABILITIES
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 2.135.371.105 1.992.186.906 1.965.414.954 AND EQUITY
*) Setelah reklasifikasi dan penyajian kembali (Catatan 52) *) After reclassification and restatement (Note 52)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan statements form an integral part of these consolidated financial
konsolidasian secara keseluruhan. statements taken as a whole.
4
Page 979
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN CONSOLIDATED STATEMENT
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN OF PROFIT OR LOSS AND OTHER
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal COMPREHENSIVE INCOME
31 Desember 2025 For the Year Ended December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
2025 Notes 2024*)
PENDAPATAN DAN BEBAN INCOME AND EXPENSES
OPERASIONAL FROM OPERATIONS
Pendapatan Bunga dan Syariah 32 Interest and Sharia Income
Pendapatan bunga 192.859.238 185.272.091 Interest income
Pendapatan syariah 14.924.130 13.994.161 Sharia income
Total Pendapatan Bunga dan Syariah 207.783.368 199.266.252 Total Interest and Sharia Income
Beban Bunga dan Syariah 33 Interest and Sharia Expenses
Beban bunga (56.012.924) (55.601.330) Interest expenses
Beban syariah (1.272.015) (1.006.265) Sharia expenses
Total Beban Bunga dan Syariah (57.284.939) (56.607.595) Total Interest and Sharia Expenses
Pendapatan Bunga dan Syariah - neto 150.498.429 142.658.657 Interest and Sharia income - net
Pendapatan jasa asuransi 7.662.733 2ac 7.346.611 Insurance service income
Beban jasa asuransi (6.364.550) 2ac (6.179.801) Insurance service expense
Pendapatan jasa asuransi - neto 1.298.183 1.166.810 Insurance service income - net
Pendapatan penjualan emas 61.566.593 2am 18.192.082 Revenue from gold sold
Beban harga pokok penjualan emas (59.167.627) 2am (17.488.885) Cost of revenue from gold sold
Pendapatan penjualan emas - neto 2.398.966 703.197 Revenue from gold sold - net
Pendapatan Operasional lainnya Other Operating Income
Provisi dan komisi lainnya 21.447.045 20.390.833 Other fees and commissions
Penerimaan kembali aset yang
telah dihapusbukukan Recovery of written-off assets
dan klaim asuransi 20.952.308 25.363.951 and insurance claim
Keuntungan dari penjualan Gain on sale
efek-efek - neto 3.372.396 7e 2.209.474 of securities - net
Keuntungan transaksi mata uang Gain on foreign
asing - neto 2.087.065 1.187.802 exchange - net
Keuntungan yang belum direalisasi 7d Unrealized gain on changes
dari perubahan nilai wajar in fair value on securities
efek-efek 160.659 -
Lain-lain 5.661.719 4.796.269 Others
Total Pendapatan Total Other
Operasional Lainnya 53.681.192 53.948.329 Operating Income
*) Setelah reklasifikasi dan penyajian kembali (Catatan 52) *) After reclassification and restatement (Note 52)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan statements form an integral part of these consolidated financial
konsolidasian secara keseluruhan. statements taken as a whole.
5
Page 980
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN CONSOLIDATED STATEMENT
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN (lanjutan) OF PROFIT OR LOSS AND OTHER
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal COMPREHENSIVE INCOME (continued)
31 Desember 2025 For the Year Ended December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
2025 Notes 2024*)
PENDAPATAN DAN BEBAN INCOME AND EXPENSES
OPERASIONAL (lanjutan) FROM OPERATIONS (continued)
Beban penyisihan kerugian Provision for allowance
penurunan nilai atas for impairment losses
aset keuangan - neto (46.723.647) 34 (41.744.402) on financial assets - net
Pembalikan penyisihan Reversal of allowance for
estimasi kerugian estimated losses
komitmen dan on commitments and
kontinjensi - neto 624.058 26c 3.596.482 contingencies - net
Beban penyisihan kerugian Provision for allowance
penurunan nilai atas for impairment losses
aset non-keuangan - neto (82.414) (13.008) non financial assets - net
Beban Operasional lainnya Other Operating Expenses
Tenaga kerja dan tunjangan (42.113.566) 35,42,44 (38.616.534) Salaries and employee benefits
Umum dan administrasi (33.776.049) 36,16 (29.288.456) General and administrative
Kerugian yang belum
direalisasi atas perubahan Unrealized loss on on changes
nilai wajar efek-efek - 2h, 7d (202.928) in fair value of securities
Lain-lain (12.557.271) (13.992.300) Others
Total Beban Operasional Lainnya (88.446.886) (82.100.218) Total Other Operating Expenses
LABA OPERASIONAL 73.247.881 78.215.847 OPERATING INCOME
BEBAN NON-OPERASIONAL NON-OPERATING EXPENSES
- NETO (455.062) 37 (963.653) - NET
LABA SEBELUM INCOME BEFORE
BEBAN PAJAK 72.792.819 77.252.194 TAX EXPENSE
BEBAN PAJAK (15.660.454) 38b (16.945.848) TAX EXPENSE
LABA BERSIH 57.132.365 60.306.346 NET INCOME
Akun-akun yang tidak akan Items not to be
direklasifikasi ke laba rugi reclassified to profit or loss
Pengukuran kembali atas Remeasurement of liabilities
program imbalan pasti (2.105.170) 2.001.031 for employee benefits
Pajak penghasilan terkait Income taxes related to items
akun-akun yang tidak akan not to be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi 408.841 (376.095) to profit or loss
Revaluation surplus arising
from premises and
Surplus revaluasi aset tetap 543.712 16 9.670 equipment
*) Setelah reklasifikasi dan penyajian kembali (Catatan 52) *) After reclassification and restatement (Note 52)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan statements form an integral part of these consolidated financial
konsolidasian secara keseluruhan. statements taken as a whole.
6
Page 981
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN CONSOLIDATED STATEMENT
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN (lanjutan) OF PROFIT OR LOSS AND OTHER
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal COMPREHENSIVE INCOME (continued)
31 Desember 2025 For the Year Ended December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
2025 Notes 2024*)
PENDAPATAN DAN BEBAN INCOME AND EXPENSES
OPERASIONAL (lanjutan) FROM OPERATIONS (continued)
Akun-akun yang akan direklasifikasi Items to be reclassified
ke laba rugi to profit or loss
Selisih kurs karena penjabaran Differences arising from the
laporan keuangan dalam mata translation of foreign currency
uang asing 431.691 49.112 financial statements
Keuntungan yang belum Unrealized gain on
direalisasi atas efek-efek yang fair value through other
diklasifikasikan sebagai nilai wajar comprehensive income
melalui penghasilan komprehensif lain 4.826.637 (145.799) securities
Cadangan kerugian penurunan nilai Allowance for impairment
atas efek-efek yang diklasifikasikan losses on fair value through
sebagai nilai wajar melalui other comprehensive
penghasilan komprehensif lain 18.756 (86.410)
income securities
Beban keuangan dari kontrak Finance expense from
asuransi yang diterbitkan (361.281) 98.305 insurance contract issued
Pajak penghasilan terkait akun-akun Income taxes related to items
yang akan direklasifikasi to be reclassified
ke laba rugi (854.180) 14.658 to profit or loss
Penghasilan Komprehensif Lain Other Comprehensive Income
Tahun Berjalan - Setelah Pajak 2.909.006 1.564.472 for the year - After Tax
TOTAL PENGHASILAN TOTAL COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF TAHUN INCOME FOR
BERJALAN 60.041.371 61.870.818 THE YEAR
LABA TAHUN BERJALAN
YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN INCOME FOR THE YEAR
KEPADA: ATTRIBUTABLE TO:
Pemilik entitas induk 56.652.384 59.944.649 Equity holders of the parent entity
Kepentingan non-pengendali 479.981 361.697 Non-controlling interest
TOTAL 57.132.365 60.306.346 TOTAL
TOTAL PENGHASILAN TOTAL COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF INCOME
TAHUN BERJALAN YANG DAPAT FOR THE YEAR
DIATRIBUSIKAN KEPADA: ATTRIBUTABLE TO:
Pemilik entitas induk 59.265.589 61.620.303 Equity holders of the parent entity
Kepentingan non-pengendali 775.782 250.515 Non-controlling interest
TOTAL 60.041.371 61.870.818 TOTAL
LABA TAHUN BERJALAN EARNINGS PER SHARE
PER SAHAM DASAR YANG ATTRIBUTABLE TO EQUITY
DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA HOLDERS OF THE PARENT
PEMILIK ENTITAS INDUK ENTITY
(dalam Rupiah penuh) 50 (full Rupiah)
Dasar 376 398 Basic
Dilusian 376 398 Diluted
*) Setelah reklasifikasi dan penyajian kembali (Catatan 52) *) After reclassification and restatement (Note 52)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan statements form an integral part of these consolidated financial
konsolidasian secara keseluruhan. statements taken as a whole.
7
Page 982
The original consolidated financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2025 For the Year Ended December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Keuntungan
(kerugian)
yang belum
direalisasi
atas efek-efek
Cadangan Selisih kurs yang diukur Keuntungan
kerugian karena melalui nilai (kerugian)
penurunan nilai penjabaran wajar melalui pengukuran
atas efek-efek laporan penghasilan kembali
nilai wajar melalui keuangan komprehensif lain program Surplus
penghasilan dalam mata setelah pajak imbalan pasti - revaluasi Dampak
komprehensif lain/ Cadangan uang asing/ tangguhan/ setelah pajak Opsi saham aset tetap - transaksi Total
Allowance for keuangan Differences Unrealized tangguhan/ dan cadangan setelah pajak/ dengan ekuitas pemilik
Impairment asuransi- arising from gain (loss) on Gain (loss) on kompensasi atas Revaluation kepentingan Saldo Laba/Retained earning entitas induk/
Modal losses on setelah pajak the translation fair value remeasurement saham bonus/ surplus non-pengendali/ Total equity Kepentingan
ditempatkan dan Tambahan fair value penghasilan/ of foreign through other of Stock option and arising from Impact of Telah Belum attributable non
disetor penuh/ modal disetor/ through other Insurance finance currency comprehensive defined benefit provision for premises and transaction with ditentukan ditentukn to equity pengendali/
Catatan/ Issued and fully Additional paid comprehensive reserve-net of financial income securities plan - net Saham Treasuri/ bonus shares equipment - non-controlling penggunaannya/ penggunaanya/ holders of the Non-controlling Total ekuitas/
Notes paid capital in capital income securities deferred tax statements net of deferred tax of deferred tax Treasury stock compensation net of tax interest Appropriated Unappropriated parent entity interest Total Equity
Saldo pada tanggal Balance as of
31 Desember 2023 7.577.950 75.853.127 128.230 - (253.744) (2.221.745) (2.134.699) (3.614.321) 342.251 20.216.505 1.758.580 3.022.685 210.688.737 311.363.556 5.108.586 316.472.142 December 31, 2023
Dampak penerapan Initial implementation
awal PSAK 117 53 - - - (47.420) - - - - - - - - 149.801 102.381 284.372 386.753 of SFAS 117
Saldo setelah penerapan Balance after Initial
awal PSAK 117 7.577.950 75.853.127 128.230 (47.420) (253.744) (2.221.745) (2.134.699) (3.614.321) 342.251 20.216.505 1.758.580 3.022.685 210.838.538 311.465.937 5.392.958 316.858.895 implementation of SFAS 117
Laba tahun berjalan - - - - - - - - - - - 59.944.649 59.944.649 361.697 60.306.346 Income for the year
Penghasilan Other comprehensive
komprehensif lainnya - - (76.299) 42.370 49.112 25.685 1.628.912 - - 5.874 - - - 1.675.654 (111.182) 1.564.472 income
Total penghasilan
komprehensif untuk Total other comprehensive
tahun berjalan - - (76.299) 42.370 49.112 25.685 1.628.912 - - 5.874 - - 59.944.649 61.620.303 250.515 61.870.818 income for the year
Pembagian laba Distribution of income
- Dividen atas laba bersih - dividend on net income
tahun 2023 - - - - - - - - - - - - (35.435.851) (35.435.851) (68.294) (35.504.145) for the year 2023
- Dividen interim atas laba bersih - interim dividend on net income
tahun 2024 - - - - - - - - - - - - (20.337.632) (20.337.632) - (20.337.632) for the year 2024
Saham bonus 31f - 27.096 - - - - - 141.072 382.507 - - - - 550.675 - 550.675 Bonus shares
Opsi saham 30 - - - - - - - - 40.677 - - - - 40.677 - 40.677 Stock option
Saham Treasuri 1d - - - - - - - (875.758) - - - - (875.758) - (875.758) Treasury stock
Perubahan kepentingan
non-pengendali Change of non-controlling
pada entitas anak - - - - - - - - - - - - - - (58.514) (58.514) interest of subsidiaries
Tambahan modal disetor - - - - - - - - - - - - - - 770.000 770.000 Additional paid-in capital
Saldo pada tanggal Balance as of
31 Desember 2024*) 7.577.950 75.880.223 51.931 (5.050) (204.632) (2.196.060) (505.787) (4.349.007) 765.435 20.222.379 1.758.580 3.022.685 215.009.704 317.028.351 6.286.665 323.315.016 December 31, 2024*)
*) Setelah reklasifikasi dan penyajian kembali (Catatan 52) * After reclassification and restatement (Note 52)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian The accompanying notes to the consolidated financial statements form an integral part of these consolidated financial statements taken as a
secara keseluruhan. whole.
8
Page 983
The original consolidated financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN (lanjutan) CONSOLIDATED STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2025 For the Year Ended December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Keuntungan
(kerugian)
yang belum
direalisasi
atas efek-efek
Cadangan Selisih kurs yang diukur Keuntungan
kerugian karena melalui nilai (kerugian)
penurunan nilai penjabaran wajar melalui pengukuran
atas efek-efek laporan penghasilan kembali
nilai wajar melalui keuangan komprehensif lain program Surplus
penghasilan dalam mata setelah pajak imbalan pasti - revaluasi Dampak
komprehensif lain/ Cadangan uang asing/ tangguhan/ setelah pajak Opsi saham aset tetap - transaksi Total
Allowance for keuangan Differences Unrealized tangguhan/ dan cadangan setelah pajak/ dengan ekuitas pemilik
Impairment asuransi- arising from gain (loss) on Gain (loss) on kompensasi atas Revaluation kepentingan Saldo Laba/Retained earning entitas induk/
Modal losses on setelah pajak the translation fair value remeasurement saham bonus/ surplus non-pengendali/ Total equity Kepentingan
ditempatkan dan Tambahan fair value penghasilan/ of foreign through other of Share option and arising from Impact of Telah Belum attributable non
disetor penuh/ modal disetor/ through other Insurance finance currency comprehensive defined benefit provision for premises and transaction with ditentukan ditentukan to equity pengendali/
Catatan/ Issued and fully Additional paid comprehensive reserve-net of financial income securities plan - net Saham Treasuri/ bonus shares equipment - non-controlling penggunaannya/ penggunaannya/ holders of the Non-controlling Total ekuitas/
Notes paid capital in capital income securities deferred tax statements net of deferred tax of deferred tax Treasury stock compensation net of tax interest Appropriated Unappropriated parent entity interest Total Equity
Saldo pada tanggal Balance as of
31 Desember 2024*) 7.577.950 75.880.223 51.931 (5.050) (204.632) (2.196.060) (505.787) (4.349.007) 765.435 20.222.379 1.758.580 3.022.685 215.009.704 317.028.351 6.286.665 323.315.016 December 31, 2024*)
Laba tahun berjalan - - - - - - - - - - - - 56.652.384 56.652.384 479.981 57.132.365 Income for the year
Penghasilan Other comprehensive
komprehensif lainnya - - 9.035 (152.297) 431.691 3.485.212 (1.692.308) - - 531.872 - - - 2.613.205 295.801 2.909.006 income
Total penghasilan Total other comprehensive
komprehensif untuk income for the year
tahun berjalan - - 9.035 (152.297) 431.691 3.485.212 (1.692.308) - - 531.872 - - 56.652.384 59.265.589 775.782 60.041.371
Pembagian laba Distribution of income
- Dividen atas laba bersih - dividend on net income
tahun 2024 - - - - - - - - - - - - (31.389.140) (31.389.140) (154.871) (31.544.011) in 2024
- Dividen Interim atas laba -interim dividend on net income
bersih tahun 2025 - - - - - - - - - - - - (20.632.255) (20.632.255) - (20.632.255) in 2025
Saham bonus 31f - 65.972 - - - - - 374.110 (312.204) - - - - 127.878 - 127.878 Bonus shares
Opsi saham 30 - - - - - - - - 121.808 - - - - 121.808 - 121.808 Stock option
Saham treasuri 1d - - - - - - - (488.373) - - - - - (488.373) - (488.373) Treasury stock
Perubahan kepentingan
non-pengendali Change of non-controlling
pada entitas anak - - - - - - - - - - - - - - - interest
Saldo pada tanggal Balance as of
31 Desember 2025 7.577.950 75.946.195 60.966 (157.347) 227.059 1.289.152 (2.198.095) (4.463.270) 575.039 20.754.251 1.758.580 3.022.685 219.640.693 324.033.858 6.907.576 330.941.434 Desember 31, 2025
*) Setelah reklasifikasi dan penyajian kembali (Catatan 52) * After reclassification and restatement (Note 52)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian The accompanying notes to the consolidated financial statements form an integral part of these consolidated financial statements taken as a
secara keseluruhan. whole.
9
Page 984
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal OF CASH FLOWS
31 Desember 2025 For the Year Ended December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
2025 Notes 2024*)
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
KEGIATAN OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Pendapatan yang diterima Income received
Penerimaan bunga dan investasi 188.133.607 191.363.148 Interest and investment income
Pendapatan syariah 14.733.244 13.891.084 Sharia income
Pendapatan penjualan emas 61.566.593 18.192.082 Revenue from gold sold
Pendapatan jasa asuransi 6.383.438 8.760.610 Insurance service income
Beban yang dibayar Expense paid
Beban bunga (56.224.677) (55.680.976) Interest expense
Beban syariah (1.252.495) (993.686) Sharia expense
Beban harga pokok penjualan emas (59.167.627) (17.488.885) Cost of revenue from gold sold
Beban jasa asuransi (6.322.597) (5.547.858) Insurance service expenses
Penerimaan kembali aset yang Recovery of
telah dihapusbukukan 20.952.308 25.363.951 written-off assets
Pendapatan operasional lainnya 32.563.546 27.775.215 Other operating income
Beban operasional lainnya (80.928.270) (85.574.645) Other operating expenses
Beban lain-lain (555.267) (1.108.735) Other expense
Pembayaran atas pajak penghasilan Payment of corporate
badan (10.543.662) (13.742.335) income tax
Arus kas sebelum perubahan Cash flows before changes in
dalam aset dan liabilitas operasi 109.338.141 105.208.970 operating assets and liabilities
Perubahan dalam aset Changes in operating assets
dan liabilitas operasi: and liabilities:
(Kenaikan) penurunan (Increase) decrease in
aset operasi: in operating assets:
Penempatan pada Placement with Bank
Bank Indonesia dan Indonesia and Other
Lembaga Keuangan Lain (544.175) 1.273.810 Financial Institutions
Efek-efek yang diukur pada Securities measured at fair
nilai wajar melalui value through
laba rugi (1.594.522) (976.011) profit or loss
Wesel ekspor dan Export bills and
tagihan lainnya (7.595.261) 13.473.275 other receivables
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 16.821.238 16.749.541 agreement to resell
Kredit yang diberikan (203.205.917) (127.686.861) Loans
Pinjaman syariah (10.658.658) (4.133.183) Sharia loans
Piutang pembiayaan 2.027.451 1.479.857 Finance receivables
Aset lain-lain (1.213.587) 1.562.240 Other assets
*) Setelah reklasifikasi dan penyajian kembali (Catatan 52) *) After reclassification and restatement (Note 52)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan statements form an integral part of these consolidated financial
konsolidasian secara keseluruhan. statements taken as a whole.
10
Page 985
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN (lanjutan) CONSOLIDATED STATEMENT
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal OF CASH FLOWS (continued)
31 Desember 2025 For the Year Ended December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
2025 Notes 2024*)
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
KEGIATAN OPERASI OPERATING ACTIVITIES
(lanjutan) (continued)
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
liabilitas operasi: operating liabilities:
Liabilitas segera 2.997.084 6.169.854 Liabilities due immediately
Simpanan: Deposits:
Giro 73.649.330 28.429.968 Demand deposits
Tabungan 43.158.915 16.481.397 Saving deposits
Deposito berjangka (15.414.510) (37.790.022) Time deposits
Simpanan dari bank lain dan Deposits from other banks and
lembaga keuangan lain 2.921.954 2.721.163 other financial institutions
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 2.889.032 5.964.259 agreement to repurchase
Liabilitas lain-lain 1.040.508 (4.645.149) Others liabilities
Kas neto yang diperoleh dari Net cash provided by
kegiatan operasi 14.617.023 24.283.108 operating activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
KEGIATAN INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Proceeds from sales of premises
Hasil penjualan aset tetap 100.205 129.827 and equipment
Penerimaan dividen 166.422 15 137.035 Dividend income
Penjualan penyertaan saham - (4.912) Sale of investment in shares
Acquisition of premises and
Perolehan aset tetap (6.344.276) (10.334.588) equipments
(Kenaikan) penurunan efek-efek yang (Increase) decrease in securities
diklasifikasikan sebagai nilai wajar measured at fair value
melalui penghasilan komprehensif through other comprehensive
lain dan biaya perolehan income and amortized
diamortisasi (40.012.932) 9.884.449 cost
Kas neto yang digunakan untuk Net cash used in
kegiatan investasi (46.090.581) (188.189) investing activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
KEGIATAN PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan pinjaman yang diterima 37.570.676 51 42.489.276 Proceeds from fund borrowing
Pembayaran pinjaman yang diterima (36.492.679) 51 (13.300.712) Payments of fund borrowing
Saham yang dibeli kembali (488.373) (875.758) Treasury stock
Pembagian laba untuk dividen (51.881.643) (48.102.283) Distribution of income for dividend
Penerimaan dari surat berharga Proceeds from marketable
yang diterbitkan 28.395.963 24,51 10.905.923 securities issued
Pembayaran atas surat berharga Payments of matured marketable
yang jatuh tempo (19.724.136) 24,51 (28.578.477) securities issued
Kas neto yang digunakan untuk Net cash used in financing
kegiatan pendanaan (42.620.192) (37.462.031) activities
*) Setelah reklasifikasi dan penyajian kembali (Catatan 52) *) After reclassification and restatement (Note 52)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan statements form an integral part of these consolidated financial
konsolidasian secara keseluruhan. statements taken as a whole.
11
Page 986
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN (lanjutan) CONSOLIDATED STATEMENT
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal OF CASH FLOWS (continued)
31 Desember 2025 For the Year Ended December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
2025 Notes 2024*)
PENURUNAN NETO DECREASE IN CASH
KAS DAN SETARA KAS (74.093.750) (13.367.112) AND CASH EQUIVALENTS
EFFECT OF EXCHANGE RATE
PENGARUH PERUBAHAN CHANGES ON FOREIGN
KURS MATA UANG ASING 1.085 17.758 CURRENCIES
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
AWAL TAHUN 205.328.380 218.677.734 AT BEGINNING OF THE YEAR
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
AKHIR TAHUN 131.235.715 205.328.380 AT END OF THE YEAR
Kas dan setara kas akhir tahun Cash and cash equivalents at
terdiri dari: the end of the year consist of:
Kas 32.044.482 3 29.783.642 Cash
Current accounts with Bank
Giro pada Bank Indonesia 31.929.608 4 88.878.969 Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 42.444.581 5 25.582.825 other banks
Penempatan pada Bank Indonesia Placement with Bank Indonesia
dan lembaga keuangan lain and other financial institutions -
- jangka waktu jatuh tempo maturing within three
tiga bulan atau kurang months or less since the
sejak tanggal perolehan 19.240.525 6 56.601.825 acquisition date
Sertifikat Bank Indonesia Bank Indonesia Certificates -
- jangka waktu jatuh tempo maturing within three
tiga bulan atau kurang months or less since
sejak tanggal perolehan 5.576.519 4.481.119 the acquisition date
Total Kas dan Setara Kas 131.235.715 205.328.380 Total Cash and Cash Equivalent
*) Setelah reklasifikasi dan penyajian kembali (Catatan 52) *) After reclassification and restatement (Note 52)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan statements form an integral part of these consolidated financial
konsolidasian secara keseluruhan. statements taken as a whole.
12
Page 987
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian a. Establishment
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
(selanjutnya disebut “BRI” atau “Bank”) (hereinafter referred to as “BRI” or “Bank”) was
didirikan dan mulai beroperasi secara komersial established and started its commercial
pada tanggal 18 Desember 1968 berdasarkan operations on December 18, 1968 based on Law
Undang-Undang No. 21 Tahun 1968. Pada No. 21 Year 1968. On April 29, 1992, based on
tanggal 29 April 1992, berdasarkan Peraturan Government of the Republic of Indonesia (the
Pemerintah Republik Indonesia (“Pemerintah”) “Government”) Regulation No. 21 Year 1992, the
No. 21 Tahun 1992, bentuk badan hukum BRI legal status of BRI was changed to a limited
diubah menjadi Perusahaan Perseroan liability company (Persero). The change into a
(Persero). Pengalihan BRI menjadi Persero limited liability corporation was documented by
didokumentasikan dengan Akta No. 133 Notarial Deed No. 133 dated July 31, 1992 of
tanggal 31 Juli 1992 Notaris Muhani Salim, S.H. Notary Muhani Salim, S.H., approved by the
dan telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Minister of Justice of the Republic of
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan Indonesia in its Decision Letter
No. C2-6584.HT.01.01.TH.92 tanggal No. C2-6584.HT.01.01.TH.92 dated August 12,
12 Agustus 1992, serta diumumkan dalam 1992 and published in Supplement No. 3A of the
Berita Negara Republik Indonesia No. 73, Republic of Indonesia State Gazette No. 73
Tambahan No. 3A tanggal 11 September 1992. dated September 11, 1992. BRI’s Articles of
Anggaran Dasar BRI kemudian diubah dengan Association was then amended by Notarial Deed
Akta No. 7 tanggal 4 September 1998 Notaris No. 7 dated September 4, 1998 of Notary Imas
Imas Fatimah, S.H., pasal 2 tentang “Jangka Fatimah, S.H., pertaining to Article 2 on “Term of
Waktu Berdirinya Perseroan” dan pasal 3 Corporate Establishment” and Article 3 on
tentang “Maksud dan Tujuan serta Kegiatan “Purpose, Objectives and Business Activities” to
Usaha” untuk menyesuaikan dengan ketentuan comply with the provisions of Law No. 1 Year
Undang-Undang Republik Indonesia No. 1 1995 on “Limited Liability Company”, approved
Tahun 1995 tentang “Perseroan Terbatas” dan by the Minister of Justice of the Republic of
telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Indonesia in its Decision Letter
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C2-24930.HT.01.04.TH.98 dated
No. C2-24930.HT.01.04.TH.98 tanggal November 13, 1998 and published in
13 November 1998 dan telah diumumkan Supplement No. 7216 of the Republic of
dalam Berita Negara Republik Indonesia Indonesia State Gazette No. 86 dated
No. 86, Tambahan No. 7216 tanggal October 26, 1999 and notarial deed No. 7 dated
26 Oktober 1999 dan Akta No. 7 tanggal October 3, 2003 of Notary Imas Fatimah, S.H.,
3 Oktober 2003 Notaris Imas Fatimah, S.H., among others, regarding BRI’s status and
antara lain tentang status perusahaan dan compliance with the Capital Market Laws
penyesuaian dengan Undang-Undang Pasar approved by the Minister of Justice and Human
Modal dan telah disahkan oleh Menteri Rights of the Republic of Indonesia in its
Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Decision Letter No. C-23726 HT.01.04.TH.2003
Indonesia dengan Surat Keputusan dated October 6, 2003 and published in
No. C-23726 HT.01.04.TH.2003 tanggal Supplement No. 11053 of the Republic of
6 Oktober 2003 dan telah diumumkan dalam Indonesia State Gazette No. 88 dated
Berita Negara Republik Indonesia No. 88, November 4, 2003.
Tambahan No. 11053 tanggal 4 November
2003.
Berdasarkan Surat Keputusan Bank Indonesia Based on Bank Indonesia’s Decision Letter
No. 5/117/DPwB2/PWPwB24 tanggal No. 5/117/DPwB2/PWPwB24 dated October 15,
15 Oktober 2003, tentang “SK Penunjukan BRI 2003, regarding "SK Appointment of BRI as a
sebagai Bank Umum Devisa”, BRI telah Foreign Exchange Commercial Bank", BRI has
ditetapkan sebagai bank devisa melalui Surat been designated as a foreign exchange
Dewan Moneter No. SEKR/BRI/328 tanggal bank through Letter of Monetary Board
25 September 1956. No. SEKR/BRI/328 dated September 25, 1956.
13
Page 988
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
a. Pendirian (lanjutan) a. Establishment (continued)
Berdasarkan Akta No. 51 tanggal 26 Mei 2008 Based on Notarial Deed No. 51 dated May 26,
Notaris Fathiah Helmi, S.H., telah dilakukan 2008 of Notary Fathiah Helmi, S.H., BRI
perubahan terhadap Anggaran Dasar BRI, amended its Articles of Association, among
antara lain untuk penyesuaian dengan others, to comply with the provisions of Law
ketentuan Undang-Undang Republik Indonesia No. 40 Year 2007 on “Limited Liability Company”
No. 40 Tahun 2007 tentang “Perseroan and Capital Market and Financial Institution
Terbatas” dan Peraturan Badan Pengawas Supervisory Agency’s (“Bapepam-LK”)
Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Regulation, (whose function has been
(“Bapepam-LK”) (fungsinya sejak 1 Januari transferred to the Financial Services Authority
2013 dialihkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) since January 1, 2013), No. IX.J.I on
(“OJK”)), No. IX.J.I tentang “Pokok-pokok “The Main Principles of the Articles of
Anggaran Dasar Perseroan yang Melakukan Association of a Company that Conduct Public
Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas dan Offering of Shares and Public Company”, which
Perusahaan Publik”, yang telah mendapatkan was approved by the Minister of Law and Human
persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Rights of the Republic of Indonesia in its
Manusia Republik Indonesia dengan Surat Decision Letter No. AHU-48353.AH.01.02 Year
Keputusan No. AHU-48353.AH.01.02.Tahun 2008, dated August 6, 2008 and was published
2008 tanggal 6 Agustus 2008 dan telah in Supplement No. 23079 of the Republic of
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia State Gazette No. 68 dated August 25,
Indonesia No. 68, Tambahan No. 23079 2009.
tanggal 25 Agustus 2009.
Berdasarkan Akta No. 32 tanggal 22 April 2024 Based on Notarial Deed No. 32 dated April 22,
yang dibuat di hadapan Notaris Fathiah Helmi, 2024, of Notary Fathiah Helmi, S.H., in Jakarta
S.H., di Jakarta yang telah mendapat regarding amendments to the Articles of
Penerimaan Perubahan Anggaran Dasar dari Association from the Minister of Law and Human
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Rights of the Republic of Indonesia
Republik Indonesia No. AHU-AH.01.03- No. AHU-AH.01.03-0092097 dated April 23,
0092097 tanggal 23 April 2024. Perubahan 2024. The changes were made in the context of
dilakukan dalam rangka penyesuaian dengan compliance to the OJK Regulation ("POJK")
Peraturan OJK (“POJK”) No. 15/POJK.04/2020 No. 15/POJK.04/2020 regarding the Plan and
tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Organizing of Public Companies' General
Umum Pemegang Saham (“RUPS”) Meeting of Shareholders ("GMS") and POJK
Perusahaan Terbuka dan POJK No. No. 16/POJK.04/2020 regarding the Electronic
16/POJK.04/2020 tentang Pelaksanaan RUPS Holding of Public Company GMS, as well as
Perusahaan Terbuka Secara Elektronik, serta paid-in capital.
modal disetor.
Selanjutnya, Anggaran Dasar BRI dimuat Furthermore, BRI's Articles of Association are
dalam Akta No. 15 tanggal 22 April 2025 yang documented in Notarial Deed No. 15 dated April
dibuat di hadapan Notaris Fathiah Helmi, S.H., 22, 2025, of Notary Fathiah Helmi, S.H., in
di Jakarta yang telah mendapat Penerimaan Jakarta regarding amendments to the Articles of
Perubahan Anggaran Dasar dari Menteri Association from the Minister of Law and Human
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Rights of the Republic of Indonesia
Indonesia No. AHU-AH.01.03-0126510 tanggal No. AHU-AH.01.03-0126510 dated May 8, 2025.
8 Mei 2025. Perubahan dilakukan dalam rangka The changes were made in the context of
penyesuaian dengan Peraturan OJK (“POJK”) compliance to the OJK Regulation ("POJK")
No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan No. 15/POJK.04/2020 regarding the Plan and
Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Organizing of Public Companies' General
Saham (“RUPS”) Perusahaan Terbuka. Meeting of Shareholders ("GMS").
14
Page 989
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
a. Pendirian (lanjutan) a. Establishment (continued)
Berdasarkan pasal 3 Anggaran Dasar BRI, According to Article 3 of the BRI’s Articles of
ruang lingkup kegiatan BRI adalah melakukan Association, BRI's scope of business is to
usaha di bidang perbankan serta optimalisasi conduct business in the banking sector and
pemanfaatan sumber daya yang dimiliki BRI optimize the utilization of BRI’s resources to
untuk menghasilkan jasa yang bermutu tinggi produce high quality and highly competitive
dan berdaya saing kuat untuk mendapat services to gain benefits in order to increase
keuntungan guna meningkatkan nilai company value by implementing the principles of
perusahaan dengan menerapkan prinsip- limited liability company.
prinsip Perseroan Terbatas.
Pemerintah Republik Indonesia merupakan Government of the Republic of Indonesia is the
entitas induk terakhir BRI. ultimate parent entity of BRI.
b. Program Rekapitalisasi b. Recapitalization Program
Sebagai realisasi dari Program Rekapitalisasi As a realization of the Recapitalization Program
Bank Umum sesuai Peraturan Pemerintah for Commercial Banks, set forth in Government
No. 52 Tahun 1999 tentang Penambahan Regulation No. 52 Year 1999, regarding the
Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia Addition of Capital Investment by the Republic of
ke dalam Modal Bank Pemerintah, BRI telah Indonesia in State-Owned Banks, BRI has
menerima seluruh jumlah rekapitalisasi sebesar received in full the recapitalization with
nominal Rp29.149.000 dalam bentuk Obligasi a nominal amount of Rp29,149,000 in the form
Rekapitalisasi Pemerintah yang diterbitkan of Government Recapitalization Bonds issued in
dalam 2 (dua) tahap yaitu sebesar nominal 2 (two) phases, that is at the nominal amounts of
Rp20.404.300 pada tanggal 25 Juli 2000 dan Rp20,404,300 on July 25, 2000 and
Rp8.744.700 pada tanggal 31 Oktober 2000. Rp8,744,700 on October 31, 2000.
Lebih lanjut, seperti yang disebutkan dalam Furthermore, as stated in the Management
Kontrak Manajemen tanggal 28 Februari 2001 Contract dated February 28, 2001 between the
antara Negara Republik Indonesia c.q. Republic of Indonesia represented by the
Pemerintah melalui Menteri Keuangan dan BRI, Government through the Minister of Finance and
Pemerintah telah menetapkan bahwa total BRI, the Government determined that in order to
kebutuhan rekapitalisasi BRI untuk mencapai achieve a Minimum Capital Adequacy Liability of
Liabilitas Penyediaan Modal Minimum 4% 4%, BRI’s recapitalization requirement is
adalah sebesar Rp29.063.531. Oleh karena itu, Rp29,063,531. Therefore, BRI has returned the
BRI telah mengembalikan kelebihan total excess recapitalization of Rp85,469 in the form
rekapitalisasi sebesar Rp85.469 dalam bentuk of Government Recapitalization Bonds to the
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah kepada Republic of Indonesia on November 5, 2001.
Negara Republik Indonesia pada tanggal
5 November 2001.
Pada tanggal 30 September 2003, Menteri On September 30, 2003, the Minister of Finance
Keuangan mengeluarkan Surat Keputusan issued Decision Letter No. 427/KMK.02/2003
No. 427/KMK.02/2003 tanggal 30 September dated September 30, 2003 regarding the final
2003 tentang besarnya nilai akhir dan amount and implementation of Government’s
pelaksanaan hak-hak Pemerintah yang timbul rights, which arose as a result of the addition in
sebagai akibat penambahan penyertaan modal capital investment by Republic of Indonesia
Negara Republik Indonesia ke dalam modal during the Recapitalization Program for
BRI dalam rangka program rekapitalisasi bank Commercial Banks. Based on the Decision
umum. Berdasarkan Surat Keputusan tersebut, Letter, the Minister of Finance determined that
Menteri Keuangan menetapkan bahwa nilai the final amount of BRI’s recapitalization
akhir kebutuhan rekapitalisasi BRI adalah requirement is Rp29,063,531.
sebesar Rp29.063.531.
15
Page 990
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran Umum Saham Perdana, c. Initial Public Offering of Shares, Stock Split
Pemecahan Saham dan Penawaran Umum and Limited Public Offering
Terbatas Saham
Dalam rangka penawaran umum saham In relation to BRI’s Initial Public Offering (IPO),
perdana BRI, berdasarkan pernyataan based on the registration statement dated
pendaftaran tanggal 31 Oktober 2003, October 31, 2003, the Government, through the
Pemerintah, melalui Menteri Badan Usaha Milik Minister of State-Owned Enterprises agreed to
Negara (BUMN), menyetujui untuk melakukan conduct an IPO of 3,811,765,000 Series B
penawaran umum saham perdana (Initial Public common shares of BRI, consisting of
Offering (IPO)) sebesar 3.811.765.000 lembar 2,047,060,000 Series B common shares owned
saham biasa BRI atas nama seri B, yang terdiri by the Republic of Indonesia (divestment) and
dari 2.047.060.000 lembar milik Negara 1,764,705,000 new Series B common shares,
Republik Indonesia (divestasi) dan alongside over-subscription option and
1.764.705.000 lembar atas nama Seri B baru, over-allotment option.
serta bersamaan dengan opsi pemesanan lebih
dan opsi penjatahan lebih.
Penawaran umum saham perdana meliputi The IPO consists of the international public
penawaran kepada masyarakat internasional offering (under Rule 144A of the Securities Act
(Peraturan 144A dari Perundang-undangan and “S” Regulation) and the Indonesian public
Sekuritas dan peraturan “S”) dan penawaran offering. BRI submitted its registration to
kepada masyarakat Indonesia. BRI Bapepam-LK and the registration statement
menyerahkan pendaftarannya kepada became effective based on the Chairman of
Bapepam-LK dan pernyataan pendaftaran Bapepam-LK Letter No. S-2646/PM/2003 dated
tersebut telah menjadi efektif berdasarkan October 31, 2003.
Surat Ketua Bapepam-LK No. S-2646/PM/2003
tanggal 31 Oktober 2003.
Penawaran umum saham perdana BRI meliputi BRI’s IPO consists of 3,811,765,000 shares with
3.811.765.000 lembar saham dengan nilai a nominal value of Rp500 (full amount) per share
nominal Rp500 (nilai penuh) per lembar saham and a sale price of Rp875 (full amount)
dengan harga jual Rp875 (nilai penuh) per per share. Subsequently, over-subscription
lembar saham. Selanjutnya, opsi pemesanan option of 381,176,000 shares and over-allotment
lebih sejumlah 381.176.000 lembar saham dan option of 571,764,000 shares were exercised at
opsi penjatahan lebih sejumlah 571.764.000 Rp875 (full amount) per share on November 10,
lembar saham masing-masing dengan harga 2003 and December 3, 2003, respectively. After
Rp875 (nilai penuh) setiap lembar saham telah BRI’s IPO and the underwriters’ exercise of the
dilaksanakan masing-masing pada tanggal over-subscription option and the over-allotment
10 November 2003 dan 3 Desember 2003. option, the Republic of Indonesia owns 59.50%
Setelah IPO BRI dan opsi pemesanan lebih dan of BRI shares. On November 10, 2003, the
opsi penjatahan lebih dilaksanakan oleh offered shares started to be traded on Jakarta
Penjamin Pelaksana Emisi, Negara Republik and Surabaya Stock Exchanges (currently the
Indonesia memiliki 59,50% saham di BRI. Indonesia Stock Exchange). At the same time, all
Saham yang ditawarkan tersebut mulai BRI shares were also listed (Note 31b).
diperdagangkan di Bursa Efek Jakarta dan
Bursa Efek Surabaya (sekarang Bursa Efek
Indonesia) pada tanggal 10 November 2003
dan pada saat yang bersamaan seluruh saham
BRI juga telah dicatatkan (Catatan 31b).
16
Page 991
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran Umum Saham Perdana, c. Initial Public Offering of Shares, Stock Split
Pemecahan Saham dan Penawaran Umum and Limited Public Offering (continued)
Terbatas Saham (lanjutan)
Berdasarkan Akta No. 38 tanggal Based on Notarial Deed No. 38 dated November
24 November 2010, Notaris Fathiah Helmi, S.H. 24, 2010 of Notary Fathiah Helmi, S.H., stock
dilakukan pemecahan nilai nominal saham dari split was performed from a nominal value of
Rp500 (nilai penuh) per lembar saham menjadi Rp500 (full amount) per share to Rp250 (full
Rp250 (nilai penuh) per saham. Akta tersebut amount) per share. The deed had been received
telah diterima dan dicatat dalam database and recorded in the Legal Entity Administration
Sistem Administrasi Badan Hukum System database in accordance with the Ministry
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia of Law and Human Rights of the Republic of
Republik Indonesia dalam suratnya Indonesia Letter No. AHU.AH.01.10-33481
No. AHU.AH.01.10-33481 tanggal dated December 29, 2010. The stock split was
29 Desember 2010. Pemecahan saham performed in 2011 and BRI scheduled the last
dilakukan pada tahun 2011 dan BRI day on which shares with a nominal value of
menjadwalkan bahwa akhir perdagangan Rp500 (full amount) would be traded in Regular
saham dengan nilai nominal lama atau Rp500 Market and Negotiated Market was January 10,
(nilai penuh) per lembar saham di Pasar 2011 and the date of commencement of
Reguler dan Pasar Negosiasi adalah tanggal legitimate trade for shares with new nominal
10 Januari 2011 dan tanggal dimulainya value of Rp250 (full amount) was January 11,
perdagangan sah dengan nilai nominal baru 2011.
atau Rp250 (nilai penuh) per lembar saham
adalah tanggal 11 Januari 2011.
Berdasarkan Akta No. 54 tanggal 27 Oktober Based on Notarial Deed No. 54 dated October
2017, Notaris Fathiah Helmi, S.H. dilakukan 27, 2017 of Notary Fathiah Helmi, S.H., stock
pemecahan nilai nominal saham dari Rp250 split was performed from a nominal value of
(nilai penuh) per saham menjadi Rp50 Rp250 (full amount) per share to Rp50
(nilai penuh) per saham. Akta tersebut telah (full amount) per share. The deed had been
diterima dan dicatat dalam database Sistem received and recorded in the Legal Entity
Administrasi Badan Hukum Kementerian Administration System database in accordance
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik with the Ministry of Law and Human Rights of the
Indonesia dalam suratnya No. AHU.AH.01.03- Republic of Indonesia Letter No. AHU.AH.01.03-
0187521 tanggal 3 November 2017. 0187521 dated November 3, 2017. The stock
Pemecahan saham dilakukan pada tahun 2017 split was performed in 2017 and BRI scheduled
dan BRI menjadwalkan bahwa akhir the last day on which shares with a nominal
perdagangan saham dengan nilai nominal lama value of Rp250 (full amount) would be
atau Rp250 (nilai penuh) per lembar saham di traded in Regular Market and Negotiated
Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi adalah Market was November 9, 2017 and the date of
tanggal 9 November 2017 dan tanggal commencement of legitimate trade for shares
dimulainya perdagangan sah dengan nilai with new nominal value of Rp50 (full amount)
nominal baru atau Rp50 (nilai penuh) per was November 10, 2017.
lembar saham adalah tanggal 10 November
2017.
Dalam rangka pembentukan Holding Ultra Due to the establishment of Ultra Micro Holding,
Mikro, BRI meningkatkan modal ditempatkan BRI increased additional paid-in capital through
dan disetor melalui Penambahan Modal dengan Right Issue with Pre-Emptive Rights
Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (”PMHMETD”) I, in accordance with the results
(PMHMETD I), sesuai hasil keputusan RUPSLB of the Extraordinary General Meeting of
tanggal 22 Juli 2021 sebagaimana tercantum Shareholder dated July 22, 2021 was
dalam Akta No. 61 tanggal 22 Juli 2021, Notaris documented in Notarial Deed No. 61 dated July
Fathiah Helmi S.H., serta telah mendapat 22, 2021 of Notary Fathiah Helmi, S.H. in Jakarta
pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan and had received an effective statement from the
(OJK) pada tanggal 30 Agustus 2021 sesuai Financial Services Authority (OJK) on August 30,
dengan Surat OJK No. S-152/D.04/2021 2021 through its letter No. S-152/D.04/2021
tanggal 30 Agustus 2021. dated August 30, 2021.
17
Page 992
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran Umum Saham Perdana, c. Initial Public Offering of Shares, Stock Split
Pemecahan Saham dan Penawaran Umum and Limited Public Offering (continued)
Terbatas Saham (lanjutan)
Dalam PMHMETD I tersebut, BRI menawarkan In PMHMETD I, BRI offered for as many as
sebanyak-banyaknya 28.213.191.604 saham 28,213,191,604 new Series B shares with
baru Seri B dengan nilai nominal per lembar a nominal value of Rp50 (full amount) per share
saham Rp50 (nilai penuh) dalam bentuk Hak in the form of Pre-Emptive Rights (”HMETD”)
Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) with exercised price of Rp3,400 (full amount).
dengan harga pelaksanaan per lembar saham HMETD would be traded and exercised from
Rp3.400 (nilai penuh). Tanggal perdagangan September 13 to September 22, 2021.
dan eksekusi HMETD tersebut mulai dari
13 September 2021 sampai dengan
22 September 2021.
Dari penawaran umum terbatas ini, BRI telah From this limited public offering, BRI has
meningkatkan jumlah modal sahamnya increased its share capital by 28,213,191,604
sebanyak 28.213.191.604 lembar saham shares, resulting the composition of BRI's share
sehingga mengakibatkan komposisi ownership become 56.82% owned by the
kepemilikan saham BRI adalah 56,82% dimiliki Government of the Republic of Indonesia and
oleh Pemerintah Republik Indonesia dan 43.18% owned by the public.
43,18% dimiliki oleh publik.
d. Modal Saham Diperoleh Kembali (Saham d. Treasury Stock
Treasuri)
Pada tanggal 5 Februari 2021, terdapat On February 5, 2021, there was implementation
implementasi program kepemilikan saham of a bonus share program for BRI employees
kepada pekerja BRI (Catatan 31f) yang (note 31f) sourced from treasury stock. This
bersumber dari saham treasuri. Hal ini resulted to a reduction in treasury stocks of
mengakibatkan pengurangan saham treasuri 84,600 shares with an acquisition price per share
sebanyak 84.600 lembar saham dengan harga of Rp2,182 (full amount) or equivalent to a total
perolehan per lembar saham Rp2.182 (nilai of Rp184,597,481 (full amount), bonus share
penuh) atau setara total Rp184.597.481 (nilai discretion program fair price of Rp3,240 (full
penuh), harga wajar program diskresi saham amount) or equivalent to Rp274,104,000 (full
bonus sebesar Rp3.240 (nilai penuh) atau amount), the difference between the
setara Rp274.104.000 (nilai penuh), selisih value of treasury stocks and the total of
antara nilai saham treasuri dan total biaya implementation cost based on the fair price is
implementasi berdasarkan harga wajar dicatat recorded in additional paid-in capital amounting
dalam agio sebesar Rp89.506.518 (nilai penuh) to Rp89,506,518 (full amount).
Pada tanggal 31 Maret 2021, terdapat On March 31, 2021, there was implementation of
implementasi program kepemilikan saham a bonus share program for BRI employees (Note
kepada pekerja BRI (Catatan 31f) yang 31f) sourced from treasury stock. This resulted to
bersumber dari saham treasuri. Hal ini a reduction in treasury stock of 2,096,400 shares
mengakibatkan pengurangan saham treasuri at an acquisition price of Rp2,182 (full amount)
sebesar 2.096.400 lembar saham dengan per share or equivalent to a total of
harga perolehan Rp2.182 (nilai penuh) per Rp4,574,351,773 (full amount), where this
lembar saham atau setara total implementation consisted of ESA 1 of 831,000
Rp4.574.351.773 (nilai penuh), dimana shares with fair price of Rp3,630
implementasi ini terdiri dari ESA 1 sebanyak (full amount) per share or equivalent to
831.000 lembar saham dengan harga wajar Rp3,016,530,000 (full amount) and ESA 2 of
Rp3.630 (nilai penuh) per lembar saham atau 1,265,400 shares with a fair price of Rp4,410 (full
setara Rp3.016.530.000 (nilai penuh) dan ESA amount) per share or equivalent to
2 sebanyak 1.265.400 lembar saham dengan Rp5,580,414,000 (full amount).
harga wajar Rp4.410 (nilai penuh) per lembar
saham atau setara Rp5.580.414.000 (nilai
penuh).
18
Page 993
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
d. Modal Saham Diperoleh Kembali (Saham d. Treasury Stock (continued)
Treasuri) (lanjutan)
Selisih antara nilai saham treasuri dan total The difference between the value of the treasury
biaya implementasi berdasarkan harga wajar stock and the total of implementation costs
dicatat dalam agio sebesar Rp4.022.592.226 based on the fair price is recorded in additional
(nilai penuh). paid-in capital amounting to Rp4,022,592,226
(full amount).
Pada tanggal 7 Oktober 2021 sampai dengan On October 7, 2021 up to December 17, 2021,
17 Desember 2021, terdapat implementasi there was implementation of the stock option
program kepemilikan saham kepada pekerja program for BRI employees (Note 30) sourced
BRI (Catatan 30) yang bersumber dari saham from treasury stock. This has resulted in a
treasuri. Hal ini mengakibatkan pengurangan reduction in treasury stock of 11,613,900 shares
saham treasuri sebanyak 11.613.900 lembar with an acquisition price of Rp2,182
saham dengan harga perolehan per lembar (full amount) per share or equivalent to
saham Rp2.182 (nilai penuh) atau setara Rp25,341,568,431 (full amount), the ESOP 1
Rp25.341.568.431 (nilai penuh), harga and 2 programs grant price of Rp2,240
pelaksanaan program ESOP 1 dan 2 sebesar (full amount) or equivalent to Rp26,015,136,000
Rp2.240 (nilai penuh) atau setara (full amount). The difference between the value
Rp26.015.136.000 (nilai penuh). Selisih antara of treasury stock and the total implementation
nilai saham treasuri dan total biaya costs based on the fair price was recorded in
implementasi berdasarkan harga wajar dicatat additional paid-in capital amounting to
dalam agio sebesar Rp4.680.363.069 (nilai Rp4,680,363,069 (full amount).
penuh).
Pada tanggal 25 Oktober 2021, terdapat On October 25, 2021, there was the
implementasi program kepemilikan saham implementation of a bonus share program for
kepada pekerja BRI (Catatan 31f) yang BRI employees (Note 31f) sourced from treasury
bersumber dari saham treasuri. Hal ini stock. This has resulted in a reduction in treasury
mengakibatkan pengurangan saham treasuri stock of 590,000 shares at an acquisition price of
sebanyak 590.000 lembar saham dengan harga Rp2,182 (full amount) per share or equivalent to
perolehan Rp2.182 (nilai penuh) per lembar Rp1,287,381,963 (full amount), the fair price of
saham atau setara total Rp1.287.381.963 (nilai the Discretionary Pool of Rp3,750 (full amount)
penuh), harga wajar Discretionary Pool sebesar per share or equivalent to Rp2,212,500,000 (full
Rp3.750 (nilai penuh) per lembar saham atau amount). The difference between the value of
setara Rp2.212.500.000 (nilai penuh). Selisih treasury stock and the total of implementation
antara nilai saham treasuri dan total biaya cost based on the fair price was recorded in
implementasi berdasarkan harga wajar dicatat additional paid-in capital amounting to
dalam agio sebesar Rp925.118.037 (nilai Rp925,118,037 (full amount).
penuh).
Pada tanggal 27 Oktober 2021, terdapat On October 27, 2021, there was implementation
implementasi program kepemilikan saham of a bonus share program for BRI employees
kepada pekerja BRI (Catatan 30) yang (Note 30) sourced from treasury stock. This has
bersumber dari saham treasuri. Hal ini resulted in a reduction in treasury stock of
mengakibatkan pengurangan saham treasuri 263,904,800 shares at an acquisition price of
sebanyak 263.904.800 lembar saham dengan Rp2,182 (full amount) per share or equivalent to
harga perolehan per lembar saham Rp2.182 Rp575,841,151,426 (full amount), the grant price
(nilai penuh) atau setara total of ESA 3 of Rp4,020 (full amount) or equivalent
Rp575.841.151.426 (nilai penuh), harga wajar to Rp1,060,897,296,000 (full amount), the
ESA 3 sebesar Rp4.020 (nilai penuh) atau difference between the value of treasury stock
setara Rp1.060.897.296.000 (nilai penuh), and the total of implementation cost based on the
selisih antara nilai saham treasuri dan total fair price was recorded in additional paid-in
biaya implementasi berdasarkan harga wajar capital amounting to Rp485,056,144,574 (full
dicatat dalam agio sebesar Rp485.056.144.574 amount).
(nilai penuh).
19
Page 994
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
d. Modal Saham Diperoleh Kembali (Saham d. Treasury Stock (continued)
Treasuri) (lanjutan)
Pada tanggal 5 November 2021 sampai dengan On November 5, 2021 up to December 6, 2021,
6 Desember 2021, terdapat implementasi the stock option program was implemented on
program kepemilikan saham kepada pekerja BRI employees (Note 30) sourced from treasury
BRI (Catatan 30) yang bersumber dari saham stock. This resulted in a reduction in treasury
treasuri. Hal ini mengakibatkan pengurangan stock of 124,565,200 shares at an acquisition
saham treasuri sebanyak 124.565.200 lembar price of Rp2,182 (full amount) per share or
saham dengan harga perolehan per lembar equivalent to Rp271,801,680,741 (full amount),
saham Rp2.182 (nilai penuh) atau setara the ESOP 1 and 2 programs grant price of
Rp271.801.680.741 (nilai penuh), harga Rp2,240 (full amount) or equivalent to
pelaksanaan program ESOP 1 dan 2 sebesar Rp279,026,048,000 (full amount). The difference
Rp2.240 (nilai penuh) atau setara between the value of treasury stock and the total
Rp279.026.048.000 (nilai penuh). Selisih of implementation cost based on the fair price
antara nilai saham treasuri dan total biaya was recorded in additional paid-in capital
implementasi berdasarkan harga wajar dicatat amounting to Rp7,224,367,259 (full amount).
dalam agio sebesar Rp7.224.367.259 (nilai
penuh).
Pada tanggal 17 Desember 2021, terdapat On December 17, 2021, there was
implementasi program kepemilikan saham implementation of a bonus share program for
kepada pekerja BRI (Catatan 31f) yang BRI employees (Note 31f) sourced from treasury
bersumber dari saham treasuri. Hal ini stock. This has resulted in a reduction in treasury
mengakibatkan pengurangan saham treasuri stock of 282,159,300 shares at an acquisition
sebanyak 282.159.300 lembar saham dengan price of Rp2,182 (full amount) per share or
harga perolehan per lembar saham Rp2.182 equivalent to Rp615,672,531,146 (full amount),
(nilai penuh) atau setara total the fair price of ESA 4 of Rp3,926 (full amount)
Rp615.672.531.146 (nilai penuh), harga wajar or equivalent to Rp1,107,757,411,800 (full
ESA 4 sebesar Rp3.926 (nilai penuh) atau amount), the difference between the value of
setara Rp1.107.757.411.800 (nilai penuh), treasury stock and the total of implementation
selisih antara nilai saham treasuri dan total cost based on the fair price was recorded in
biaya implementasi berdasarkan harga wajar additional paid-in capital amounting to
dicatat dalam agio sebesar Rp492.084.880.654 Rp492,084,880,654 (full amount).
(nilai penuh).
Pada tanggal 17 Desember 2021, terdapat On December 17, 2021, there was
implementasi program kepemilikan saham implementation of the stock option program for
kepada pekerja BRI (Catatan 30) yang BRI employees (Note 30) sourced from treasury
bersumber dari saham treasuri. Hal ini stock. This has resulted in a reduction in treasury
mengakibatkan pengurangan saham treasuri stock of 11,004,400 shares at an acquisition
sebanyak 11.004.400 lembar saham dengan price of of Rp2,182 (full amount) at an acquisition
harga perolehan per lembar saham Rp2.182 price of or equivalent to Rp24,011,637,404 (full
(nilai penuh) atau setara Rp24.011.637.404 amount), ESOP 1 and 2 fair price of Rp2,240 (full
(nilai penuh), harga pelaksanaan program amount) or the equivalent of Rp24,649,856,000
ESOP 1 dan 2 sebesar Rp2.240 (nilai penuh) (full amount). The difference between the value
atau setara Rp24.649.856.000 (nilai penuh). of treasury stock and the total of implementation
Selisih antara nilai saham treasuri dan total cost based on the fair price was recorded in
biaya implementasi berdasarkan harga wajar additional paid-in capital amounting to
dicatat dalam agio sebesar Rp4.660.603.096 Rp4,660,603,096 (full amount).
(nilai penuh).
20
Page 995
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
d. Modal Saham Diperoleh Kembali (Saham d. Treasury Stock (continued)
Treasuri) (lanjutan)
Pada tanggal 27 Desember 2021, terdapat On December 27, 2021, there was
implementasi program kepemilikan saham implementation of a bonus share program for
kepada pekerja BRI (Catatan 31f) yang BRI employees (Note 31f) sourced from treasury
bersumber dari saham treasuri. Hal ini stock. This has resulted in a reduction in treasury
mengakibatkan pengurangan saham treasuri stock of 6,049,800 shares consisting of 16,000
sebanyak 6.049.800 lembar saham terdiri dari ESA 1 shares fair price of Rp3,630
ESA 1 sebanyak 16.000 lembar saham dengan (full amount) per share or equivalent to
harga wajar Rp3.630 (nilai penuh) per lembar Rp58,080,000 (full amount), ESA 2 of 266,400
saham atau setara Rp58.080.000 (nilai penuh), shares fair price of Rp4,410 (full amount) per
ESA 2 sebanyak 266.400 lembar saham share or equivalent to Rp1,174,824,000
dengan harga wajar Rp4.410 (nilai penuh) per (full amount), ESA 3 of 4,813,700 shares at fair
lembar saham atau setara Rp1.174.824.000 price of Rp4,020 (full amount) per share or
(nilai penuh), ESA 3 sebanyak 4.813.700 equivalent to Rp19,351,074,000 (full amount),
lembar saham dengan harga wajar Rp4.020 and ESA 4 of 953,700 shares at fair price of
(nilai penuh) per lembar saham atau setara Rp3,926 (full amount) per share or equivalent to
Rp19.351.074.000 (nilai penuh), dan ESA 4 Rp3,744,226,200 (full amount). The difference
sebanyak 953.700 lembar saham dengan harga between the value of treasury stock and the total
wajar Rp3.926 (nilai penuh) per lembar saham of implementation cost based on the fair price
atau setara Rp3.744.226.200 (nilai penuh). was recorded in additional paid-in capital
Selisih antara nilai saham treasuri dan total amounting to Rp11,127,520,477 (full amount).
biaya implementasi berdasarkan harga wajar
dicatat dalam agio sebesar Rp11.127.520.477
(nilai penuh).
Pada tanggal 28 Desember 2021, terdapat On December 28, 2021, the stock option
implementasi program kepemilikan saham program was implemented for BRI employees
kepada pekerja BRI (Catatan 30) yang (Note 30) sourced from treasury stock. This has
bersumber dari saham treasuri. Hal ini resulted in a reduction in treasury stock of
mengakibatkan pengurangan saham treasuri 1,742,600 shares with an acquisition price of
sebanyak 1.742.600 lembar saham dengan Rp2,182 (full amount) per share or equivalent
harga perolehan per lembar saham Rp2.182 to Rp3,802,358,996 (full amount), the
(nilai penuh) atau setara Rp3.802.358.996 (nilai implementation price of the ESOP 1 and 2
penuh), harga pelaksanaan program ESOP 1 programs of Rp2,240 (full amount) or equivalent
dan 2 sebesar Rp2.240 (nilai penuh) atau to Rp3,903,424,000 (full amount). The difference
setara Rp3.903.424.000 (nilai penuh). Selisih between the value of treasury stock and the total
antara nilai saham treasuri dan total biaya of implementation cost based on the fair price
implementasi berdasarkan harga wajar dicatat was recorded in additional paid-in capital
dalam agio sebesar Rp732.402.204 (nilai amounting to Rp732,402,204 (full amount).
penuh).
Pada tanggal 30 Desember 2021, terdapat As of December 30, 2021, there was the
implementasi program kepemilikan saham implementation of a bonus share program for
kepada pekerja BRI (Catatan 31f) yang BRI employees (Note 31f) sourced from treasury
bersumber dari saham treasuri. Hal ini stock. This has resulted in a reduction in treasury
mengakibatkan pengurangan saham treasuri stock of 30,720,900 shares with details of
sebanyak 30.720.900 lembar saham dengan 30,252,500 shares with an acquisition price per
rincian sebanyak 30.252.500 lembar dengan share of Rp2,182 (full amount) per share or
harga perolehan per lembar saham Rp2.182 equivalent to Rp66,011,055,629 (full amount)
(nilai penuh) atau setara Rp66.011.055.629 and 468,400 shares with an acquisition price per
(nilai penuh) dan sebanyak 468.400 lembar share of Rp2,881 (full amount) per share or
dengan harga perolehan per lembar saham equivalent to Rp1,349,460,400 (full amount), the
Rp2.881 (nilai penuh) atau setara fair price of Special ESA is Rp4,080 (full amount)
Rp1.349.460.400 (nilai penuh), harga wajar or equivalent to Rp125,341,272,000 (full
ESA Khusus sebesar Rp4.080 (nilai penuh) amount).
atau setara Rp125.341.272.000 (nilai penuh).
21
Page 996
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
d. Modal Saham Diperoleh Kembali (Saham d. Treasury Stock (continued)
Treasuri) (lanjutan)
Selisih antara nilai saham treasuri dan total The difference between the value of treasury
biaya implementasi berdasarkan harga wajar stock and the total of implementation cost based
dicatat dalam agio sebesar Rp57.980.755.971 on the fair price was recorded in additional paid-
(nilai penuh). Atas transaksi yang terjadi pada in capital amounting to Rp57,980,755,971 (full
tahun 2021, total saham treasuri yang dimiliki amount). For transactions that occurred in 2021,
oleh BRI adalah sebanyak 15.931.900 lembar the total treasury stock owned by BRI were
saham. 15,931,900 shares.
BRI melalui surat No. R.0034-DIR/ALM/ BRI, through its letter No. R. 0034-DIR/ALM/
01/2022 tanggal 24 Januari 2022 mengajukan 01/2022 dated January 24, 2022, submitted a
permohonan persetujuan pembelian kembali request for OJK’s approval on BRI’s shares
saham BRI kepada OJK sebanyak-banyaknya buyback for at most Rp3,000,000, and it was
Rp3.000.000. Pembelian kembali saham BRI approved by OJK through its letter
tersebut telah disetujui oleh OJK melalui Surat No. S-29/PB.31/2022 dated February 21, 2022
No. S-29/PB.31/2022 tanggal 21 Februari 2022 and approved by Annual General Meeting of
dan telah mendapatkan persetujuan pada Shareholders held on March 1, 2022.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2022
yang diselenggarakan pada tanggal 1 Maret
2022.
BRI juga telah menyampaikan keterbukaan BRI conveyed its information disclosure to the
informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan Financial Services Authority (OJK) in regards to
(OJK) sehubungan dengan rencana pembelian the buyback plan for shares previously issued
kembali saham yang telah dikeluarkan dan and listed on the Stock Exchange for as
tercatat di BEI sebanyak-banyaknya sebesar many as Rp3,000,000 through its letter
Rp3.000.000 melalui surat No. B.7-CSC/CSM/ No. B. 7-CSC/CSM/CGC/01/2022 dated January
CGC/01/2022 tanggal 21 Januari 2022. 21, 2022. The buyback is carried out within a
Pembelian kembali tersebut secara bertahap period between March 1, 2022 until August 31,
dalam periode 1 Maret 2022 sampai dengan 2023.
31 Agustus 2023.
Pada bulan April hingga Juli 2022, BRI telah In April to July 2022, BRI has repurchased
melakukan pembelian saham sebanyak 184,245,400 shares (par value of Rp50
184.245.400 lembar saham (nilai nominal Rp50 (full amount) per share) at an acquisition price of
(nilai penuh) per lembar saham) dengan harga Rp818,380 with an average purchase price of
perolehan sebesar Rp818.380 dengan rata-rata Rp4,442 (full amount) per share.
harga pembelian Rp4.442 (nilai penuh) per
lembar saham.
Pada tanggal 12 Agustus 2022 terdapat On August 12, 2022, there was implementation
implementasi program kepemilikan saham BRI of BRI's bonus share program originating from
yang bersumber dari saham treasuri hasil the treasury stocks repurchased in 2022. This
pembelian kembali tahun 2022. Hal ini has resulted in a reduction of treasury stock by
mengakibatkan pengurangan saham treasuri 7,064,100 shares with an acquisition price per
sebanyak 7.064.100 lembar saham dengan share of Rp4,440 (full amount), or equivalent to
harga perolehan per lembar saham Rp4.440 Rp31,363. The program implementation price is
(nilai penuh) atau setara Rp31.363 per lembar Rp4,250 (full amount) per share, or the
saham. Harga pelaksanaan program sebesar equivalent of Rp30,022. The difference between
Rp4.250 (nilai penuh) atau setara Rp30.022. the acquisition value of treasury stock and the
Selisih antara nilai perolehan saham treasuri program costs based on fair prices recorded in
dan biaya program berdasarkan harga wajar additional paid-in capital amounting to Rp1,341
dicatat dalam agio sebesar Rp1.341 (Catatan (Note 31b).
31b).
22
Page 997
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
d. Modal Saham Diperoleh Kembali (Saham d. Treasury Stock (continued)
Treasuri) (lanjutan)
Pada bulan Agustus hingga Desember 2022, In August to December 2022, BRI has
BRI telah melakukan pembelian saham repurchased 295,208,700 shares (par value of
sebanyak 295.208.700 lembar saham Rp50 (full amount) per share) at an acquisition
(nilai nominal Rp50 (nilai penuh) per lembar price of Rp1,365,888 with an average purchase
saham) dengan harga perolehan sebesar price of Rp4,627 (full amount) per share.
Rp1.365.888 dan rata-rata harga pembelian
sebesar Rp4.627 (nilai penuh) per lembar
saham.
Pada bulan Januari 2023, BRI melanjutkan In January 2023, BRI continued to repurchase
pembelian saham sebanyak 167.931.800 167,931,800 shares (par value Rp50
lembar saham (nilai nominal Rp50 (nilai penuh) (full amount) per share) at an acquisition price of
per lembar saham) dengan harga perolehan Rp815,732 with an average purchase price of
sebesar Rp815.732 dan rata-rata harga Rp4,858 (full amount) per share.
pembelian sebesar Rp4.858 (nilai penuh) per
lembar saham.
Pada tanggal 14 Juli 2023 terdapat On July 14, 2023, there was implementation of a
implementasi program kepemilikan saham bonus share program for BRI employees
kepada pekerja BRI yang bersumber dari sourced from treasury stock repurchased in
saham treasuri hasil pembelian kembali tahun 2020. This has resulted in a reduction in treasury
2020. Hal ini mengakibatkan pengurangan stock of 501,600 shares with an acquisition price
saham treasuri sebanyak 501.600 lembar per share of Rp2,881 (full amount) per share or
saham dengan harga perolehan per lembar equivalent to Rp1,445. The implementation of
saham Rp2.881 (nilai penuh) atau setara this program consists of ESA 1 of 21,100 shares
Rp1.445. Pelaksanaan program ini terdiri dari with fair price of Rp3,630 (full amount), ESA 2 of
ESA 1 sebanyak 21.100 lembar saham dengan 32,300 shares with a grant price of Rp4,410
nilai wajar Rp3.630 (nilai penuh), ESA 2 (full amount), ESA 3 of 33,900 shares with a
sebanyak 32.300 lembar saham dengan nilai grant price of Rp4,020 (full amount), and ESA 4
wajar Rp4.410 (nilai penuh), ESA 3 sebanyak of 414,300 shares with fair price of Rp3,926
33.900 lembar saham dengan nilai wajar (full amount), where the total program
Rp4.020 (nilai penuh), dan ESA 4 sebanyak implementation price is equivalent to Rp1,982.
414.300 lembar saham dengan nilai wajar The difference between the acquisition value of
Rp3.926 (nilai penuh), dimana secara total treasury stock and the program costs based on
harga pelaksanaan program setara dengan fair prices recorded in additional paid-in capital
Rp1.982. Selisih antara nilai perolehan saham amounting to Rp537 (Note 31b).
treasuri dan biaya program berdasarkan harga
wajar dicatat dalam agio sebesar Rp537
(Catatan 31b).
Pada tanggal 18 Agustus 2023 terdapat On August 18, 2023, there was implementation
implementasi program kepemilikan saham BRI of a bonus share program for BRI employees
yang bersumber dari saham treasuri hasil sourced from treasury stock repurchased in
pembelian kembali tahun 2022. Hal ini 2022. This has resulted in a reduction in treasury
mengakibatkan pengurangan saham treasuri stock of 6,440,500 shares at an acquisition price
sebanyak 6.440.500 lembar saham dengan of of Rp4,636 (full amount) at an acquisition price
harga perolehan per lembar saham Rp4.636 of or equivalent to Rp29,860. The program
(nilai penuh) atau setara Rp29.860. Harga implementation price of Rp5,450 (full amount) or
pelaksanaan program sebesar Rp5.450 (nilai equivalent to Rp35,101. The difference between
penuh) atau setara Rp35.101. Selisih antara the value of treasury stock and the total of
nilai perolehan saham treasuri dan biaya implementation cost based on the fair price was
program berdasarkan harga wajar dicatat recorded in additional paid-in capital amounting
dalam agio sebesar Rp5.241 (Catatan 31b). to Rp5,241 (Note 31b).
23
Page 998
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
d. Modal Saham Diperoleh Kembali (Saham d. Treasury Stock (continued)
Treasuri) (lanjutan)
Pada bulan September sampai dengan In September to December 2023, BRI has
Desember 2023, BRI telah melakukan repurchased 118,833,600 shares (par value of
pembelian saham sebanyak 118.833.600 Rp50 (full amount) per share) at an acquisition
lembar saham (nilai nominal Rp50 (nilai penuh) price of Rp625,555 with an average purchase
per lembar saham) dengan harga perolehan price of Rp5,264 (full amount) per share.
sebesar Rp625.555 dan rata-rata harga
pembelian sebesar Rp5.264 (nilai penuh) per
lembar saham.
Pada tanggal 3 April 2024 terdapat On April 3, 2024, there was implementation of a
implementasi program kepemilikan saham BRI bonus share program for BRI employees
yang bersumber dari saham treasuri hasil sourced from treasury stock repurchased in
pembelian kembali tahun 2020. Hal ini 2020. This has resulted in a reduction in treasury
mengakibatkan pengurangan saham treasuri stock of 7,346,500 shares at an acquisition price
sebanyak 7.346.500 lembar saham dengan of of Rp2,881 (full amount) at an acquisition price
harga perolehan per lembar saham Rp2.881 of or equivalent to Rp21,168. The program
(nilai penuh) atau setara Rp21.168. Harga implementation price of Rp6,375 (full amount) or
pelaksanaan program sebesar Rp6.375 (nilai equivalent to Rp46,835. The difference between
penuh) atau setara Rp46.835. Selisih antara the value of treasury stock and the total of
nilai perolehan saham treasuri dan biaya implementation cost based on the fair price was
program berdasarkan harga wajar dicatat recorded in additional paid-in capital amounting
dalam agio sebesar Rp25.667 (Catatan 31b). to Rp25,667 (Note 31b).
Pada bulan April 2024, BRI telah melakukan In April 2024, BRI has repurchased 28,900,000
pembelian saham sebanyak 28.900.000 lembar shares (par value of Rp50 (full amount) per
saham (nilai nominal Rp50 (nilai penuh) per share) at an acquisition price of Rp154,514 with
lembar saham) dengan harga perolehan an average purchase price of Rp5,346 (full
sebesar Rp154.514 dengan rata-rata harga amount) per share.
pembelian Rp5.346 (nilai penuh) per lembar
saham.
Pada tanggal 28 Mei 2024 terdapat On May 28, 2024, there was implementation of a
implementasi program kepemilikan saham BRI bonus share program for BRI employees
yang bersumber dari saham treasuri hasil sourced from treasury stock repurchased in
pembelian kembali tahun 2022. Hal ini 2022. This has resulted in a reduction in treasury
mengakibatkan pengurangan saham treasuri stock of 25,606,600 shares at an acquisition
sebanyak 25.606.600 lembar saham dengan price of of Rp4,636 (full amount) at an acquisition
harga perolehan per lembar saham Rp4.636 price of or equivalent to Rp118,716.
(nilai penuh) atau setara Rp118.716.
Pada bulan Mei 2024, BRI telah melakukan In May 2024, BRI has repurchased 20,900,000
pembelian saham sebanyak 20.900.000 lembar shares (par value of Rp50 (full amount) per
saham (nilai nominal Rp50 (nilai penuh) per share) at an acquisition price of Rp98,133 with
lembar saham) dengan harga perolehan an average purchase price of Rp4,695 (full
sebesar Rp98.133 dan rata-rata harga amount) per share.
pembelian sebesar Rp4.695 (nilai penuh) per
lembar saham.
24
Page 999
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
d. Modal Saham Diperoleh Kembali (Saham d. Treasury Stock (continued)
Treasuri) (lanjutan)
Pada tanggal 9 Juli 2024 terdapat implementasi On July 9, 2024, there was implementation of a
program kepemilikan saham BRI yang bonus share program for BRI employees
bersumber dari saham treasuri hasil pembelian sourced from treasury stock repurchased in
kembali tahun 2022. Hal ini mengakibatkan 2022. This has resulted in a reduction in treasury
pengurangan saham treasuri sebanyak stock of 412,200 shares at an acquisition price of
412.200 lembar saham dengan harga of Rp2,881 (full amount) at an acquisition price
perolehan per lembar saham Rp2.881 (nilai of or equivalent to Rp1,188. The program
penuh) atau setara Rp1.188. Harga implementation price of Rp6,350 (full amount) or
pelaksanaan program sebesar Rp6.350 (nilai equivalent to Rp2,617. The difference between
penuh) atau setara Rp2.617. Selisih antara nilai the value of treasury stock and the total of
perolehan saham treasuri dan biaya program implementation cost based on the fair price was
berdasarkan harga wajar dicatat dalam agio recorded in additional paid-in capital amounting
sebesar Rp1.429 (Catatan 31b). to Rp1,429 (Note 31b).
Pada bulan Juli hingga September 2024, BRI In July until September 2024, BRI has
telah melakukan pembelian saham sebanyak repurchased 125,298,700 shares (par value of
125.298.700 lembar saham (nilai nominal Rp50 Rp50 (full amount) per share) at an acquisition
(nilai penuh) per lembar saham) dengan harga price of Rp621,798 with an average purchase
perolehan sebesar Rp621.798 dan rata-rata price of Rp4,963 (full amount) per share.
harga pembelian sebesar Rp4.963 (nilai penuh)
per lembar saham.
Pada tanggal 24 Januari 2025 terdapat On January 24, 2025, there was an
implementasi program kepemilikan saham BRI implementation of BRI's share ownership
yang bersumber dari saham treasuri hasil program sourced from treasury shares from the
pembelian kembali tahun 2020. Hal ini 2020 buyback. This resulted in a reduction in
mengakibatkan pengurangan saham treasuri treasury shares of 7,671,300 shares with an
sebanyak 7.671.300 lembar saham dengan acquisition price per share of Rp2,881 (full value)
harga perolehan per lembar saham Rp2.881 or equivalent to Rp22,104. The program
(nilai penuh) atau setara Rp22.104. Harga implementation price was Rp4,334 (full value) or
pelaksanaan program sebesar Rp4.334 (nilai equivalent to Rp33,247. The difference between
penuh) atau setara Rp33.247. Selisih antara the acquisition value of treasury shares and the
nilai perolehan saham treasuri dan biaya program costs based on fair prices was recorded
program berdasarkan harga wajar dicatat in additional paid-in capital of Rp11,143
dalam agio sebesar Rp11.143 (Catatan 31b). (Note 31b).
Pada bulan April hingga Oktober 2025, BRI In April until October 2025, BRI has repurchased
telah melakukan pembelian saham sebanyak 121,321,300 shares (par value of Rp50 (full
121.321.300 lembar saham (nilai nominal Rp50 amount) per share) at an acquisition price of
(nilai penuh) per lembar saham) dengan harga Rp448,235 with an average purchase price of
perolehan sebesar Rp448.235 dan rata-rata Rp3,695 (full amount) per share.
harga pembelian sebesar Rp3.695 (nilai penuh)
per lembar saham.
25
Page 1000
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
d. Modal Saham Diperoleh Kembali (Saham d. Treasury Stock (continued)
Treasuri) (lanjutan)
Pada tanggal 5 Desember 2025 terdapat On December 5, 2025, there was an
implementasi program kepemilikan saham BRI implementation of BRI's share ownership
yang bersumber dari saham treasuri hasil program sourced from treasury shares from the
pembelian kembali tahun 2022. Hal ini 2022 buyback. This resulted in a reduction in
mengakibatkan pengurangan saham treasuri treasury shares of 75,926,100 shares with an
sebanyak 75.926.100 lembar saham dengan acquisition price per share of Rp4,636 (full value)
harga perolehan per lembar saham Rp4.636 or equivalent to Rp352,006. The program
(nilai penuh) atau setara Rp352.006. Harga implementation price was Rp4,334 (full value) or
pelaksanaan program sebesar Rp4.334 (nilai equivalent to Rp329,064. The difference
penuh) atau setara Rp329.064. Selisih antara between the acquisition value of treasury shares
nilai perolehan saham treasuri dan biaya and the program costs based on fair prices was
program berdasarkan harga wajar dicatat recorded in additional paid-in capital of Rp22,942
dalam agio sebesar Rp22.942 (Catatan 31b). (Note 31b)
Pada bulan Desember 2025, BRI telah In December 2025, BRI has repurchased
melakukan pembelian saham sebanyak 11,000,000 shares (par value of Rp50 (full
11.000.000 lembar saham (nilai nominal Rp50 amount) per share) at an acquisition price of
(nilai penuh) per lembar saham) dengan harga Rp39,650 with an average purchase price of
perolehan sebesar Rp39.650 dan rata-rata Rp3,605 (full amount) per share.
harga pembelian sebesar Rp3.605 (nilai penuh)
per lembar saham.
Adapun harga perolehan di atas merupakan The acquisition price above is the acquisition
harga perolehan dan tidak termasuk biaya yang price and does not include costs that can be
dapat diatribusikan secara langsung terhadap directly attributed to the purchase of treasury
pembelian saham treasuri. stock.
Sehingga per tanggal 31 Desember 2025, total As of December 31, 2025, the total treasury
saham treasuri yang dimiliki oleh BRI sebanyak stocks owned by BRI were 958,602,200 shares.
958.602.200 lembar saham.
26
Page 1001
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
e. Struktur dan Manajemen e. Structure and Management
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024 BRI has the
2024, BRI memiliki jaringan unit kerja dengan following networks of work unit:
rincian sebagai berikut:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Kantor Wilayah 18 18 Regional Offices
Kantor Audit Intern Pusat 1 1 Head Internal Audit Office
Kantor Audit Intern Wilayah 18 18 Regional Internal Audit Offices
Kantor Cabang Dalam Negeri 454 453 Domestic Branch Offices
Kantor Cabang/Kantor Perwakilan Overseas Branch/Representative
di Luar Negeri 6 6 Offices
Kantor Cabang Pembantu (KCP)
Dalam Negeri*) 6.885 7.014 Domestic Sub-branch Offices*)
Kantor Cabang Pembantu (KCP)
di Luar Negeri 3 3 Overseas Sub-branch Offices
Teras Keliling 6 69 Mobile Teras
Teras Kapal 4 4 Floating Teras
*) Sesuai dengan POJK No. 12/POJK.03/2021 tanggal 30 *) According to POJK No.12/POJK.03/2021 dated July 30,
Juli 2021 tentang Bank Umum, penyajian Unit Kerja 2021 regarding Commercial Banks, Presentation of Cash
Kantor Kas, BRI Unit dan Teras Kantor dicatatkan Office, BRI Units and Teras Offices are listed as Domestic
sebagai Kantor Cabang Pembantu (KCP) Dalam Negeri Sub-Branch Offices (KCP)
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, BRI has 5
2024, BRI memiliki 5 (lima) Kantor Cabang di (five) overseas branch offices located in New
luar negeri yang berlokasi di New York, York, Cayman Islands, Singapore, Timor-Leste,
Cayman Islands, Singapura, Timor-Leste dan Taipei and 1 (one) overseas representative office
Taipei, serta 1 (satu) Kantor Perwakilan di luar located in Hong Kong.
negeri yang berlokasi di Hong Kong.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, BRI has 10
2024, BRI memiliki 10 (sepuluh) entitas anak (ten) subsidiaries, which are PT Bank Raya
yaitu PT Bank Raya Indonesia Tbk, BRI Global Indonesia Tbk, BRI Global Financial Services
Financial Services Co. Ltd. Hong Kong, Co. Ltd Hong Kong, PT Asuransi BRI Life,
PT Asuransi BRI Life, PT BRI Multifinance PT BRI Multifinance Indonesia, PT BRI
Indonesia, PT BRI Danareksa Sekuritas, Danareksa Sekuritas, PT BRI Ventura
PT BRI Ventura Investama, PT BRI Asuransi Investama, PT BRI Asuransi Indonesia,
Indonesia, PT Pegadaian, PT Permodalan PT Pegadaian, PT Permodalan Nasional
Nasional Madani, dan PT BRI Manajemen Madani, and PT BRI Manajemen Investasi.
Investasi.
Berdasarkan kebijakan akuntansi BRI, Based on the accounting policies of BRI, the
manajemen kunci BRI cakupannya adalah coverage of BRI’s key management are
anggota komisaris, direksi, senior executive members of boards of commissioners, directors,
vice president, komite audit, komite remunerasi, senior executive vice president, audit committee,
kepala group, kepala satuan kerja audit intern remuneration committee, group head, head of
dan kepala audit intern wilayah, pemimpin internal audit work unit and head of regional
wilayah, pemimpin cabang khusus dan internal audits, head of regional officer, head of
pemimpin cabang. special branch and head of branches.
27
Page 1002
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
e. Struktur dan Manajemen (lanjutan) e. Structure and Management (continued)
Total pekerja BRI dan entitas anak masing- The number of BRI and subsidiaries employees
masing pada tanggal-tanggal 31 Desember as of December 31, 2025 and 2024 are
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut (unaudited):
(tidak diaudit):
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 59.714 59.495 (Persero) Tbk
Entitas Anak 22.478 21.676 Subsidiaries
82.192 81.171
Susunan Dewan Komisaris BRI pada tanggal The composition of BRI's Board of
31 Desember 2025 ditetapkan berdasarkan Commissioners as of December 31, 2025 was
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa appointed based on Extraordinary General
(RUPSLB) BRI yang dimuat dalam Berita Acara Meeting of Shareholders of BRI, each of which
RUPSLB dalam Akta No.19 tanggal 17 was stated in the Notarial Deed No. 19 dated
Desember 2025. Adapun Susunan Dewan December 17, 2025. The composition of the
Komisaris BRI pada tanggal 31 Desember 2024 Board of Commissioners of BRI as of December
ditetapkan berdasarkan RUPS Tahunan BRI 31, 2024 was appointed based on the
yang Akta No. 31 tanggal 22 April 2024 yang Extraordinary and Annual GMS of BRI stated in
dibuat oleh Notaris Fathiah Helmi, S.H.: the Notarial Deed of Fathiah Helmi, S.H., No. 31
dated April 22, 2024:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Komisaris Utama/Komisaris : Kartika Wirjoatmodjo Kartika Wirjoatmodjo : President Commissioner/Commissioner
Wakil Komisaris Utama/ Vice President Commissioner/
Komisaris Independen : Parman Nataatmadja Rofikoh Rokhim : Independent Commissioner
Komisaris Independen : Lukmanul Hakim Heri Sunaryadi : Independent Commissioner
Komisaris Independen : Edi Susianto Agus Riswanto : Independent Commissioner
Komisaris Independen : - Dwi Ria Latifa : Independent Commissioner
Komisaris Independen : - Nurmaria Sarosa : Independent Commissioner
Komisaris Independen : - Haryo Baskoro W : Independent Commissioner
Komisaris Independen : - Paripurna Poerwoko : Independent Commissioner
Sugarda
Komisaris : Helvi Yuni Moraza Rabin Indrajad : Commissioner
Hattari
Komisaris : Awan Nurmawan Nuh Awan Nurmawan Nuh : Commissioner
Susunan Direksi BRI pada tanggal The composition of BRI's Directors as of
31 Desember 2025 ditetapkan berdasarkan December 31, 2025 was appointed based on
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Extraordinary General Meeting of Shareholders
(RUPSLB) BRI yang dimuat dalam Berita Acara of BRI, each of which was stated in the Notarial
RUPSLB dalam Akta No.19 tanggal Deed No. 19 dated December 17, 2025. The
17 Desember 2025. Adapun Susunan Direksi composition of BRI's Directors as of December
BRI pada tanggal 31 Desember 2024 31, 2024 was appointed based on the
ditetapkan berdasarkan RUPS Tahunan BRI Extraordinary and Annual GMS of BRI stated in
yang dimuat dalam Akta No. 31 tanggal 22 April the Notarial Deed of Fathiah Helmi, S.H., No. 31
2024 yang dibuat oleh Notaris Fathiah Helmi, dated April 22, 2024:
S.H.:
28
Page 1003
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
e. Struktur dan Manajemen (lanjutan) e. Structure and Management (continued)
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Direktur Utama : Hery Gunardi Sunarso : President Director
Wakil Direktur Utama : Viviana Dyah Ayu R.K* Catur Budi Harto : Vice President Director
Direktur : Achmad Royadi* Viviana Dyah Ayu R.K : Director
Direktur : Alexander Dippo Paris Amam Sukriyanto : Director
Y.S
Direktur : Aquarius Rudianto Andrijanto : Director
Direktur : Aris Hartanto* Handayani : Director
Direktur : Akhmad Purwakajaya Supari : Director
Direktur : Saladin Dharma Nugraha Arga Mahanana : Director
Effendi Nugraha
Direktur : Ety Yuniarti* Agus Sudiarto : Director
Direktur : Farida Thamrin Agus Noorsanto : Director
Direktur : Riko Adythia Agus Winardono : Director
Direktur : Mahdi Yusuf* Ahmad Solichin : Director
Lutfiyanto
Direktur : Hakim Putratama - : Director
*) Baru dapat melaksanakan tugas dan fungsi dalam jabatannya setelah *) The appointee shall commence duties and responsibilities in the position only upon
mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atas Penilaian receiving approval from the Financial Services Authority following the Fit and Proper
Kemampuan dan Kepatutan (Fit & Proper Test) serta memenuhi ketentuan Test Assessment and compliance with all applicable laws and regulations
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Susunan Komite Audit BRI pada tanggal The composition of BRI’s Audit Committee as of
31 Desember 2025 ditetapkan berdasarkan December 31, 2025 determined based on
Surat Keputusan Direksi No. Kep: 1719- Directors’ Decision Letter No. Kep: 1719-
DIR/HBS/04/2025 tanggal 17 April 2025. DIR/HBS/04/2025 dated April, 17, 2025 and
Adapun susunan Komite Audit BRI pada December 31, 2024 was appointed based on
tanggal 31 Desember 2024 ditetapkan Directors’ Decision Letter No. Kep 1786-
berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. Kep DIR/HCB/09/2024 dated September 9, 2024:
1786-DIR/HBS/09/2024 tanggal 9 September
2024:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Ketua : Edi Susianto Rofikoh Rokhim : Chairman
Anggota : Parman Nataatmadja Heri Sunaryadi : Member
Anggota : Loethano Boy Meizardi Agus Riswanto : Member
Anggota : Thauriq Anwar Haryo Baskoro W : Member
Anggota : Maria Ulpah Bintoro Nurcahyo : Member
Anggota : - Irwanto : Member
Anggota : - Loethano Boy Meizardi : Member
Anggota : - Donny Himawan : Member
Anggota : - Thauriq Anwar : Member
Sekretaris Perusahaan BRI pada tanggal As of December 31, 2025 the BRI Corporate
31 Desember 2025 dijabat oleh Dhanny Secretary was Dhanny based on Directors’
berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. Kep Decision Letter No. Kep 2915 DIR/HBS/09/2025
2915 DIR/HBS/09/2025 tanggal 1 September dated September 1, 2025 and December 31,
2025 dan 31 Desember 2024 dijabat oleh 2024, the BRI Corporate Secretary was Agustya
Agustya Hendy Bernadi berdasarkan Surat Hendy Bernadi based on Directors’ Decision
Keputusan Direksi No. Kep 1616 Letter No. Kep 1616 DIR/HCB/08/2023 dated
DIR/HCB/08/2023 tanggal 1 Agustus 2023. August 1, 2023.
29
Page 1004
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
e. Struktur dan Manajemen (lanjutan) e. Structure and Management (continued)
Kepala Satuan Kerja Audit Intern BRI pada As of December 31, 2025 and 2024, Head of the
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dijabat BRI Internal Audit Unit was Yulianto Setiawan
oleh Yulianto Setiawan (terhitung mulai tanggal (effective from December 1, 2024) in accordance
1 Desember 2024) sesuai Surat Keputusan with the Decree of the Directors of BRI No. Kep.
Direksi BRI No. Kep. 4221-DIR/HBS/11 2024 4221-DIR/HBS/11/2024 dated November 29,
tanggal 29 November 2024*). 2024*).
*) Sebelumnya dijabat oleh Donny Permana sesuai Surat *) Previously held by Donny Permana in accordance with the
Keputusan Direksi BRI No. Kep: 1877 - DIR/HCB/06/2024 Decree of the BRI Board of Directors No. Kep: 1877 -
tanggal 3 Juni 2024 tentang Penugasan sebagai Pejabat DIR/HCB/06/2024 dated June 3, 2024 concerning the
Pengganti Sementara (PGS) Kepala Satuan Kerja Audit Assignment as Acting Head of the BRI Internal of PT Bank
Internal PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
f. Entitas Anak f. Subsidiaries
Entitas Anak yang tercakup dalam laporan Subsidiaries included in the consolidated
keuangan konsolidasian pada tanggal-tanggal financial statements as of December 31, 2025
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai and 2024, are as follows:
berikut:
Total Aset/
Tahun Mulai Total Assets
Beroperasi
Komersial/ 31 Desember 31 Desember
Year Started 2025/ 2024/
Bidang Usaha/ Commercial December 31, December 31,
Nama Entitas Anak Business Field Operations 2025 2024 Name of Subsidiaries
PT Bank Raya Indonesia Tbk Perusahaan Perbankan 1989 13.211.298 13.158.236 PT Bank Raya Indonesia
Konvensional/ Conventional
Banking
BRI Global Financial Services Perusahaan Jasa Keuangan/ 2005 62.546 42.145 BRI Global Financial Services
Co.,Ltd Financial Service Co.,Ltd
PT Asuransi BRI Life Perusahaan Asuransi Jiwa/ 1987 28.177.449 26.520.605 PT Asuransi BRI Life
Life Insurance
PT BRI Multifinance Indonesia Perusahaan Pembiayaan/ 1983 5.419.420 7.689.464 PT BRI Multifinance Indonesia
Financing Company
PT BRI Ventura Investama Perusahaan Modal Ventura/ 1998 2.118.362 2.471.125 PT BRI Ventura Investama
Venture Capital Company
PT BRI Danareksa Sekuritas Perusahaan Sekuritas/ 1992 1.279.094 1.089.788 PT BRI Danareksa Sekuritas
Securities Company
PT BRI Asuransi Indonesia Perusahaan Asuransi/ 1989 8.158.065 7.721.019 PT BRI Asuransi Indonesia
General Insurance
PT Pegadaian Perusahaan Pembiayaan/ 1901 151.260.934 102.172.436 PT Pegadaian
Financing Company
PT Permodalan Nasional Perusahaan Pembiayaan/ 1999 56.986.249 55.348.061 PT Permodalan Nasional
Madani Financing Company Madani
PT BRI Manajemen Investasi Perusahaan Investasi/ 1992 375.569 313.098 PT BRI Manajemen Investasi
Investment Company
30
Page 1005
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya) PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya)
Pada tanggal 19 Agustus 2010, BRI telah On August 19, 2010, BRI entered into
menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual a Conditional Sale and Purchase of Shares
Beli Saham Bersyarat (PPJB) dengan Dana Agreement (PPJB) with Dana Pensiun
Pensiun Perkebunan (Dapenbun) selaku Perkebunan (Dapenbun), which holds 95.96% of
pemegang 95,96% saham PT Bank Agroniaga PT Bank Agroniaga Tbk (“Bank Agro”) shares, to
Tbk (“Bank Agro”) untuk mengakuisisi saham acquire Bank Agro’s shares at a total nominal
Bank Agro dengan total nominal sebesar value of Rp330,296 for 3,030,239,023 shares,
Rp330.296 untuk 3.030.239.023 lembar saham with a price of Rp109 (full amount) per share.
dengan harga Rp109 (nilai penuh) per lembar
saham.
Berdasarkan RUPS Luar Biasa BRI sesuai According to BRI’s Extraordinary General
dengan akta No. 37 tanggal 24 November 2010 Meeting of Shareholders, in accordance with the
Notaris Fathiah Helmi, S.H., para pemegang Notarial Deed No. 37 dated November 24, 2010
saham telah menyetujui akuisisi terhadap Bank of Notary Fathiah Helmi, S.H., the shareholders
Agro. Selain itu, Bank Indonesia juga telah have approved the acquisition of Bank Agro.
memberikan persetujuan melalui Surat Furthermore, Bank Indonesia, in its Letter
No. 13/19/GBI/DPIP/Rahasia tanggal No. 13/19/GBI/DPIP/Rahasia dated February 16,
16 Februari 2011. Akuisisi ini diselesaikan pada 2011, also granted its approval for the acquisition
tanggal 3 Maret 2011 berdasarkan akta akuisisi of Bank Agro. The acquisition was completed on
No. 14 Notaris Fathiah Helmi, S.H., dimana BRI March 3, 2011 based on the Notarial Deed
memiliki 88,65% dari seluruh saham yang No. 14 of Notary Fathiah Helmi, S.H., where BRI
ditempatkan dan disetor penuh dalam Bank owned 88.65% of Bank Agro’s total issued and
Agro, sebagaimana dimuat dalam akta No. 68 fully paid shares, as stated in the Notarial Deed
tanggal 29 Desember 2009, Notaris Rusnaldy, No. 68 dated December 29, 2009, of Notary
S.H.. Hal tersebut di atas telah Rusnaldy, S.H.. The above mentioned matter
mempertimbangkan efek dari Waran Seri I yang has also considered the effects of Warrants
dapat dieksekusi sampai dengan tanggal Series I which are exercisable up to May 25,
25 Mei 2011. 2011.
Untuk memenuhi Peraturan Bapepam-LK In compliance with Bapepam-LK’s Regulation
No. IX.H.1, Lampiran Keputusan Ketua No. IX.H.1, Appendix to the Decision Letter of
Bapepam-LK No. Kep-259/BL/2008, tanggal Chairman of Bapepam-LK No. Kep-259/BL/2008
30 Juni 2008, tentang “Pengambilalihan dated June 30, 2008 regarding the “Takeover of
Perusahaan Terbuka”, BRI sebagai pengendali Public Company”, BRI, as the new controlling
baru Bank Agro diwajibkan untuk melaksanakan shareholder of Bank Agro, obliged to execute
Penawaran Tender terhadap saham Bank Agro Tender Offer on the remaining Bank Agro’s
yang dimiliki pemegang saham publik. shares which are owned by the public. The
Pernyataan Penawaran Tender telah dinyatakan Tender Offer statement has become effective on
efektif pada tanggal 4 Mei 2011 berdasarkan May 4, 2011 based on the Chairman of
Surat Ketua Bapepam-LK No. S-4985/BL/2011 Bapepam-LK’s Letter No. S-4985/BL/2011 and
dan telah diumumkan pada 2 (dua) surat kabar was announced on May 5, 2011, in two daily
harian, yaitu Bisnis Indonesia dan Investor Daily, newspapers, Bisnis Indonesia and Investor Daily.
keduanya pada tanggal 5 Mei 2011. Masa The Tender Offer period commenced on May 5,
Penawaran Tender dimulai pada tanggal 5 Mei 2011 and concluded on May 24, 2011. At the end
2011 dan berakhir pada tanggal 24 Mei 2011. of the Tender Offer period, BRI purchased
Pada tanggal penutupan masa Penawaran 113,326,500 shares (3.15% of the total shares of
Tender, terdapat 113.326.500 lembar saham Bank Agro). The tender offer price is Rp182 (full
(3,15% dari seluruh saham Bank Agro) yang amount) per share.
dibeli oleh BRI. Harga Penawaran Tender yang
digunakan adalah sebesar Rp182 (nilai penuh)
per lembar saham.
31
Page 1006
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya) PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya)
(lanjutan) (continued)
Pada tanggal 1 Juli 2011, telah dilaksanakan On July 1, 2011, Dapenbun exercised its option
penjualan saham kepada Dapenbun sejumlah to buy 256,375,502 shares at a price of Rp109
256.375.502 lembar saham atas eksekusi opsi (full amount) per share. Based on Regulation
beli Dapenbun dengan harga Rp109 (nilai No. IX.H.1, the payback period of Tender Offer
penuh) per lembar saham. Selanjutnya sesuai is within 2 (two) years. However, specifically for
peraturan No. IX.H.1, jangka waktu Bank Agro, BRI had the obligation to meet
pengembalian tender offer adalah selama 2 minimum public shareholding of 10% at no later
(dua) tahun. Namun, khusus untuk Bank Agro than May 24, 2013. This is to comply with the
maka BRI wajib memenuhi kepemilikan saham Letter from the Indonesia Stock Exchange No.
publik minimal adalah sebesar 10% dan harus S-06472/BEI.PPJ/09-2011 dated September
dipenuhi paling lambat pada tanggal 24 Mei 23, 2011.
2013. Hal ini untuk memenuhi Surat Bursa Efek
Indonesia No. S-06472/BEI.PPJ/09-2011
tanggal 23 September 2011.
Sampai dengan 31 Desember 2011, saham As of December 31, 2011, 500,000 of Bank Agro
Bank Agro yang berhasil dijual ke publik sebesar shares have been successfully sold back to the
500.000 lembar saham sehingga kepemilikan public resulting in BRI’s ownership of 79.78%
saham BRI di Bank Agro per 31 Desember 2011 and Dapenbun’s of 14%. While there was no sale
menjadi 79,78% dan Dapenbun 14%. Selama of shares during the year 2012 and 2013,
tahun 2012 dan 2013 tidak terdapat penjualan 130,000 shares were sold in 2014. Thus, as of
saham, kemudian pada tahun 2014 terdapat December 31, 2014, BRI was unable to meet the
penjualan saham sebesar 130.000 lembar requirement of Indonesia Stock Exchange stated
saham, sehingga per tanggal 31 Desember on its letter No. S-06472/BEI.PPJ/09-2011 dated
2014, kepemilikan saham publik untuk September 23, 2011, to have a minimum public
memenuhi surat Bursa Efek Indonesia shareholding of 10% by May 24, 2013 due to the
No. S-06472/BEI.PPJ/09-2011 tanggal inactivity of Bank Agro’s share price in the capital
23 September 2011 sebesar 10% pada tanggal market.
24 Mei 2013 belum dapat dipenuhi BRI karena
tidak aktifnya harga saham Bank Agro di pasar
modal.
Berdasarkan akta Pernyataan Keputusan Rapat Based on the Notarial Deed of Meeting Decision
No. 30 tanggal 16 Mei 2012, Notaris Rusnaldy, Statement No. 30 dated May 16, 2012 of Notary
S.H., dilakukan perubahan nama dari PT Bank Rusnaldy, S.H., the name PT Bank Agroniaga
Agroniaga Tbk menjadi PT Bank Rakyat Tbk was changed into PT Bank Rakyat Indonesia
Indonesia Agroniaga Tbk (“BRI Agro”) dan telah Agroniaga Tbk ("BRI Agro"). This change has
mendapatkan persetujuan dari Bank Indonesia been approved by Bank Indonesia in its
sesuai Surat Keputusan Gubernur Bank Governor's Decision Letter No.
Indonesia No. 14/72/KEP.GBI/2012 tanggal 14/72/KEP.GBI/2012 dated October 10, 2012.
10 Oktober 2012.
32
Page 1007
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya) PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya)
(lanjutan) (continued)
Pada tanggal 10 Mei 2013, BRI Agro On May 10, 2013, BRI Agro submitted
menyampaikan Pernyataan Pendaftaran Registration Statement of Limited Public
Penawaran Umum Terbatas IV (“PUT IV”) Offering IV (“PUT IV”) to the Board of
kepada Dewan Komisioner OJK dalam rangka Commissioners of OJK in connection with the
penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu. issuance of Preemptive Rights. As a result of
Hasil dari PUT IV menyebabkan Anggaran PUT IV, BRI Agro’s Articles of Association was
Dasar BRI Agro mengalami perubahan amended as stated in Deed of Meeting Decision
sebagaimana dituangkan dalam Akta Statement No. 107 dated July 30, 2013, of Notary
Pernyataan Keputusan Rapat No. 107 tanggal M. Nova Faisal, S.H., M.Kn., regarding the
30 Juli 2013, Notaris M. Nova Faisal, S.H., increase in issued and fully paid capital,
M.Kn., mengenai peningkatan modal increasing BRI’s ownership to 80.43%,
ditempatkan dan disetor penuh sehingga Dapenbun’s to 14.02% and public’s to 5.55%.
kepemilikan saham BRI di BRI Agro menjadi This amendment was approved by the Minister of
80,43%, Dapenbun 14,02% dan publik 5,55%. Law and Human Rights of the Republic of
Perubahan ini telah mendapat persetujuan dari Indonesia in its Decision Letter No. AHU-
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia 0074249.AH.01.09 Year 2013 dated August 1,
Republik Indonesia dalam Surat Keputusan 2013.
No. AHU-0074249.AH.01.09 tahun 2013
tanggal 1 Agustus 2013.
Pada tanggal 11 Mei 2015, BRI Agro On May 11, 2015, BRI Agro submitted
menyampaikan Pernyataan Pendaftaran Registration Statement of Limited Public Offering
Penawaran Umum Terbatas V (“PUT V”) kepada V (“PUT V”) to the Board of Commissioners of
Dewan Komisioner OJK dalam rangka OJK in connection with the issuance of
penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu. Preemptive Rights. As a result of PUT V, BRI
Hasil dari PUT V menyebabkan Anggaran Dasar Agro’s Articles of Association was amended as
BRI Agro mengalami perubahan sebagaimana stated in Notarial Deed of Decision Meeting
dituangkan dalam Akta Pernyataan Keputusan Statement and Amendment of Articles of
Rapat dan Perubahan Anggaran Dasar No. 68 Association No. 68 dated July 14, 2015 of Notary
tanggal 14 Juli 2015, Notaris M. Nova Faisal, M. Nova Faisal, S.H., M.Kn., regarding the
S.H., M.Kn., mengenai peningkatan modal increase in issued and fully paid capital,
ditempatkan dan disetor penuh sehingga increasing BRI’s ownership in BRI Agro to
kepemilikan saham BRI di BRI Agro menjadi 87.23%, Dapenbun’s to 9.10% and public’s to
87,23%, Dapenbun 9,10% dan publik 3,67%. 3.67%. This amendment was accepted and
Perubahan ini telah diterima dan dicatat di dalam recorded in the Legal Entity Administration
Sistem Administrasi Badan Hukum oleh Menteri System by the Minister of Law and Human Rights
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik of the Republic of Indonesia in its
Indonesia dalam Surat Penerimaan Acknowledgement Letter of PT Bank Rakyat
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Indonesia Agroniaga Tbk Articles of Association
PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk Amendment Notice No. AHU-AH.01.03-0951264
No. AHU-AH.01.03-0951264 tanggal 14 Juli dated July 14, 2015.
2015.
33
Page 1008
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya) PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya)
(lanjutan) (continued)
Pada tanggal 17 Oktober 2016, BRI Agro On October 17, 2016, BRI Agro submitted
menyampaikan Pernyataan Pendaftaran Registration Statement of Limited Public Offering
Penawaran Umum Terbatas VI (“PUT VI”) VI (“PUT VI”) to the Board of Commissioners of
kepada Dewan Komisioner OJK dalam rangka OJK in connection with the issuance of Additional
Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Capital with Preemptive Rights of 3,845,996,122
Terlebih Dahulu (PMHMETD) sebanyak- Common Shares at most with nominal value of
banyaknya 3.845.996.122 lembar saham biasa Rp100 (full amount) per share and the issuance
dengan nilai nominal Rp100 (nilai penuh) per of Warrants Series II of 616,908,103. On
lembar saham dan menerbitkan Waran Seri II November 25, 2016, the Board of
sebanyak 616.908.103 lembar. Pada tanggal 25 Commissioners of OJK through its letter
November 2016, Dewan Komisioner OJK No. S-695/D.04/2016 notified BRI Agro that its
melalui surat No. S-695/D.04/2016 Registration Statement of Limited Public Offering
memberitahukan mengenai Efektifnya VI has become effective, thus increasing the
Pernyataan Pendaftaran Penawaran Umum number of its issued capital stock by
Terbatas VI, sehingga meningkatkan jumlah 3,845,996,122 shares. The period to convert
modal sahamnya sebanyak 3.845.996.122 Warrants Series II into BRI Agro shares at Rp130
lembar saham. Waran Seri II dapat dikonversi (full amount) per share is from June 9, 2017 until
menjadi saham BRI Agro dengan nilai Rp130 June 11, 2018. As a result of PUT VI, BRI Agro’s
(nilai penuh) per lembar saham dengan periode Articles of Association was amended as stated in
pelaksanaan dari 9 Juni 2017 sampai dengan Notarial Deed of Decision Meeting Statement No.
11 Juni 2018. Hasil dari PUT VI menyebabkan 58 dated December 27, 2016, of Notary M. Nova
Anggaran Dasar BRI Agro mengalami Faisal, S.H., M.Kn., regarding the increase in
perubahan sebagaimana dituangkan dalam issued and fully paid capital, resulting in BRI’s
Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 58 ownership di BRI Agro to be at 87.23%,
tanggal 27 Desember 2016, Notaris M. Nova Dapenbun’s to be at 7.08% and public’s to be at
Faisal, S.H., M.Kn., mengenai peningkatan 5.69%. This amendment was accepted and
modal ditempatkan dan disetor penuh sehingga recorded in the Legal Entity Administration
kepemilikan saham BRI di BRI Agro tetap System by the Minister of Law and
sebesar 87,23%, Dapenbun 7,08% dan publik Human Rights of the Republic of Indonesia
5,69%. Perubahan ini telah diterima dan dicatat in its Acknowledgement Letter of PT Bank
di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum oleh Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk Articles
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia of Association Amendment Notice No. AHU-
Republik Indonesia dalam Surat Penerimaan AH.01.03-0112637 dated December 27, 2016.
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar
PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk
No. AHU-AH.01.03-0112637 tanggal
27 Desember 2016.
Sampai dengan tanggal 11 Juni 2018 (akhir dari Up to June 11, 2018 (the ending period of
konversi waran), jumlah waran yang telah warrants conversion), total warrants converted
dikonversi menjadi saham sejumlah into shares are 612,937,654 shares, thereby
612.937.654 lembar sehingga meningkatkan increasing BRI Agro’s capital stock by Rp61,294.
modal saham BRI Agro sebesar Rp61.294.
34
Page 1009
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya) PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya)
(lanjutan) (continued)
Pada tanggal 2 Mei 2017, BRI Agro On May 2, 2017, BRI Agro submitted
menyampaikan Pernyataan Pendaftaran Registration Statement of Limited Public Offering
Penawaran Umum Terbatas VII (“PUT VII”) VII (“PUT VII”) to the Board of Commissioners of
kepada Dewan Komisioner OJK. Hasil dari PUT OJK. As a result of PUT VII, BRI Agro’s Articles
VII menyebabkan Anggaran Dasar BRI Agro of Association was amended as stated in Notarial
mengalami perubahan sebagaimana dituangkan Deed of Decision Meeting Statement No. 19
dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 19 dated July 21, 2017, of Notary M. Nova Faisal,
tanggal 21 Juli 2017, Notaris M. Nova Faisal, S.H., M.Kn., regarding the increase in issued and
S.H., M.Kn., mengenai peningkatan modal fully paid capital, therefore the ownership of BRI
ditempatkan dan disetor penuh sehingga in BRI Agro to be at 87.16%, Dapenbun’s to be
kepemilikan saham BRI di BRI Agro sebesar at 6.44% and the public’s to be at 6.39%. This
87,16%, Dapenbun 6,44% dan publik 6,39%. amendment was accepted and recorded in the
Perubahan ini telah diterima dan dicatat di dalam Legal Entity Administration System by the
Sistem Administrasi Badan Hukum oleh Menteri Minister of Law and Human Rights of the
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Republic of Indonesia in its Acknowledgement
Indonesia dalam Surat Penerimaan Letter of PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Tbk Articles of Association Amendment Notice
PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk No. AHU-AH.01.03-0154825 dated July 21,
No. AHU-AH.01.03-0154825 tanggal 21 Juli 2017.
2017.
Pada Akta RUPS Luar Biasa PT Bank Rakyat In the Deed of the Extraordinary GMS of
Indonesia Agroniaga Tbk No. 51 tanggal PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk
26 Juni 2018 RUPS Luar Biasa telah No. 51 dated June 26, 2018 Extraordinary GMS
memberikan Persetujuan untuk Penambahan has given approval for Additional Capital without
Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Preemptive Rights (PMTHMETD) as regulated in
Dahulu (PMTHMETD) sebagaimana diatur POJK No. 38/POJK.04/2014 dated December
dalam POJK No. 38/POJK.04/2014 tanggal 29, 2014 in the context of the Management and
29 Desember 2014 dalam rangka Program Employee Stock Options Plan (MESOP)
Management and Employee Stock Options Plan Program, a maximum of 350,000,000 shares with
(MESOP), sebanyak-banyaknya 350.000.000 a nominal value of Rp100 (full amount) per share
lembar saham dengan nominal Rp100 (nilai thereby increasing the number of its issued
penuh) per lembar saham sehingga capital stock by 249,376,451 shares.
meningkatkan jumlah modal sahamnya
sebanyak 249.376.451 lembar saham.
35
Page 1010
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya) PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya)
(lanjutan) (continued)
Pada tanggal 16 Juli 2018, BRI Agro On July 16, 2018, BRI Agro submitted
menyampaikan Pernyataan Pendaftaran Registration Statement of Limited Public
Penawaran Umum Terbatas VIII (“PUT VIII”) Offering VIII (“PUT VIII”) to the Board of
kepada Dewan Komisioner OJK. Hasil dari PUT Commissioners of OJK. As a result of PUT VIII,
VIII menyebabkan Anggaran Dasar BRI Agro BRI Agro’s Articles of Association was amended
mengalami perubahan sebagaimana dituangkan as stated in Notarial Deed of Decision Meeting
dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 01 Statement No. 1 dated October 2, 2018, of
tanggal 2 Oktober 2018, Notaris M. Nova Faisal, Notary M. Nova Faisal, S.H., M.Kn., regarding
S.H., M.Kn., mengenai peningkatan modal the increase in issued and fully paid capital.
ditempatkan dan disetor penuh sehingga Therefore the ownership of BRI in BRI Agro to
kepemilikan saham BRI di BRI Agro sebesar be at 87.10%, Dapenbun to be at 5.00% and the
87,10%, Dapenbun 5,00% dan publik 7,90%. public to be at 7.90%. This amendment was
Perubahan ini telah diterima dan dicatat di dalam accepted and recorded in the Legal Entity
Sistem Administrasi Badan Hukum oleh Menteri Administration System by the Minister of Law
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik and Human Rights of the Republic of Indonesia
Indonesia dalam Surat Penerimaan in its Acknowledgement Letter of PT Bank
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar PT Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk Articles of
Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk No. AHU- Association Amendment Notice No. AHU-
AH.01.03-0249178 tanggal 4 Oktober 2018. AH.01.03-0249178 dated October 4, 2018.
Hasil dari MESOP tahun 2021 dengan Periode As a result of MESOP 2021 that started since 30
Pelaksanaan yang terhitung 30 Hari Bursa sejak trading days from August 1 to September 14,
tanggal 1 Agustus sampai dengan 2021, Articles of Association of BRI Agro was
14 September 2021 menyebabkan Anggaran amended as stated in Notarial Deed No. 26 dated
Dasar BRI Agro mengalami perubahan September 27, 2021 of Notary M. Nova Faisal
sebagaimana dituangkan dalam Akta S.H., M.Kn., regarding the increase in issued and
Pernyataan Keputusan Rapat No. 26 tanggal fully paid capital, therefore the ownership of BRI
27 September 2021 dibuat oleh Notaris M. Nova in BRI Agro to be at 85.70% and the public’s to
Faisal S.H., M.Kn., mengenai peningkatan 14.30%.
modal ditempatkan dan disetor penuh sehingga
kepemilikan saham BRI di BRI Agro sebesar
85,70% dan publik 14,30%.
Perubahan ini telah diberitahukan kepada This amendment was accepted and recorded in
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia the Legal Entity Administration System by the
Republik Indonesia sebagaimana tercantum Minister of Law and Human Rights of the
dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Republic of Indonesia in its Acknowledgement
Perubahan Anggaran Dasar PT Bank Rakyat Letter of PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga
Indonesia Agroniaga Tbk No. AHU-AH.01.03- Tbk Articles of Association Amendment
0453530 tanggal 27 September 2021. Notice No. AHU-AH.01.03-0453530 date
September 27, 2021.
36
Page 1011
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya) PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya)
(lanjutan) (continued)
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Based on the Deed of Meeting Decision
No. 24 tanggal 27 September 2021, Notaris M. Statement No. 24 dated September 27, 2021,
Nova Faisal S.H., M.Kn., dilakukan perubahan Notary M. Nova Faisal S.H., M.Kn., the name
nama dari PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga was changed from PT Bank Rakyat Indonesia
Tbk menjadi PT Bank Raya Indonesia Tbk Agroniaga Tbk to PT Bank Raya Indonesia Tbk
(“Bank Raya”) yang telah memperoleh (“Bank Raya”) which has obtained approval from
persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi the Minister of Law and Human Rights of the
Manusia Republik Indonesia sesuai dengan Republic of Indonesia in accordance with Letter
Surat No. AHU0052731.AH.01.02 tahun 2021, No. AHU0052731.AH.01.02 Year 2021, dated
tanggal 27 September 2021 dan telah September 27, 2021 and has received approval
mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa from the Financial Services Authority through
Keuangan melalui Surat Keputusan No. Kep- Decree No. Kep-65/PB.1/2021 concerning
65/PB.1/2021 tentang Penetapan Penggunaan Determination of the Use of a Business License
Izin Usaha Atas Nama PT Bank Rakyat in the Name of PT Bank Rakyat Indonesia
Indonesia Agroniaga Tbk menjadi Izin Usaha Agroniaga Tbk to become a Business License in
Atas Nama PT Bank Raya Indonesia Tbk pada the Name of PT Bank Raya Indonesia Tbk on
tanggal 1 November 2021. Adapun struktur November 1, 2021. The capital structure and
permodalan dan susunan pemegang saham composition of the Company's shareholders are
Perseroan diterbitkan berdasarkan Akta No. 22 issued based on Deed No. 22 dated
tanggal 17 Desember 2021. Pada Akta Risalah December 17, 2021. In the Deed of the
RUPS Luar Biasa PT Bank Raya Indonesia Tbk Extraordinary GMS of PT Bank Raya Indonesia
No. 23 tanggal 27 September 2021 yang dibuat Tbk No. 23 dated September 27, 2021 of Notary
oleh Notaris M. Nova Faisal, S.H., M.Kn., RUPS M. Nova Faisal, S.H., M.Kn., Extraordinary GMS
Luar Biasa telah memberikan Persetujuan untuk has given approval for the issuance of new
Penerbitan Saham Baru melalui Penambahan shares through Additional Capital with
Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Preemptive Rights ("PMHMETD") to
Dahulu (“PMHMETD”) kepada para Pemegang shareholders which will be carried out through
Saham yang akan dilakukan melalui mekanisme mechanism of Limited Public Offering IX
Penawaran Umum Terbatas IX (“PUT IX”). (“PUT IX”).
Pada tanggal 30 September 2021 melalui surat On September 30 ,2021 through letter
No. B.562/DIR.01/SKP/09/2021, Bank Raya No. B.562/DIR.01/SKP/09/2021, Bank Raya
menyampaikan Pernyataan Pendaftaran submitted Registration Statement for a Limited
Penawaran Umum Terbatas dalam rangka Public Offering in connection with the
PMHMETD IX kepada Dewan Komisioner OJK PMHMETD IX to the Board of Commissioners
sebanyak-banyaknya 2.150.000.000 lembar of OJK with of 2,150,000,000 common shares
saham biasa dengan nilai nominal Rp100 at most with nominal value of Rp100 (full
(nilai penuh) per lembar saham. Pada tanggal amount) per share. On November 18, 2021, the
18 November 2021, Dewan Komisioner OJK Board of Commissioners of OJK through its
melalui surat No. S-207/D.04/2021 letter No. S-207/D.04/2021 notified that its
memberitahukan mengenai Efektifnya Registration Statement of Limited Public
Pernyataan Pendaftaran sehingga Offering has become effective, thus increasing
meningkatkan jumlah modal sahamnya the number of its issued capital stock
sebanyak 1.054.545.185 lembar saham. 1,054,545,185 shares.
37
Page 1012
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya) PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya)
(lanjutan) (continued)
Hasil dari PMHMETD IX menyebabkan As a result of PMHMETD IX, Bank Raya's
Anggaran Dasar Bank Raya mengalami Articles of Association was amended as stated
perubahan sebagaimana dituangkan dalam in Notarial Deed of Decision Meeting Statement
Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 22 No. 22 dated December 17, 2021, of Notary M.
tanggal 17 Desember 2021, Notaris M. Nova Nova Faisal, S.H., M.Kn., regarding the
Faisal, S.H., M.Kn., mengenai peningkatan increase in issued and fully paid capital,
modal ditempatkan dan disetor penuh, therefore the ownership of BRI in Bank Raya is
sehingga kepemilikan saham BRI di Bank Raya 85.72% and the public is 14.28%. This
sebesar 85,72% dan publik 14,28%. Perubahan amendment was accepted and recorded in the
ini telah diterima dan dicatat di dalam Sistem Legal Entity Administration System by the
Administrasi Badan Hukum oleh Menteri Minister of Law and Human Rights of the
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Republic of Indonesia in its Acknowledgement
Indonesia dalam Surat Penerimaan Letter of PT Bank Raya Indonesia Tbk Articles
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar of Association Amendment Notice No. AHU-
PT Bank Raya Indonesia Tbk No. AHU- AH.01.03-0487031 dated December 17, 2021.
AH.01.03-0487031 tanggal 17 Desember 2021.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Based on the Deed of Meeting Decision
Rapat No. 48 tanggal 30 September 2022, Statement No. 48 dated September 30 ,2022,
Notaris M. Nova Faisal S.H., M.Kn., dilakukan Notary M. Nova Faisal S.H., M.Kn., changes
perubahan Anggaran Dasar PT Bank Raya were made to the Articles of Association of
Indonesia Tbk tentang perubahan alamat PT Bank Raya Indonesia Tbk regarding
kantor pusat Bank Raya dan perubahan changes to the address of Bank Raya's head
Pasal 3 Anggaran Dasar Bank Raya guna office and changes to Article 3 of Bank Raya's
menyesuaikan dengan Klasifikasi Baku Articles of Association to conform to the 2020
Lapangan Usaha Indonesia (KLBI 2020) yang Indonesian Standard Industrial Clasification
telah memperoleh persetujuan dari Menteri (KLBI 2020) which has obtained approval from
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik the Minister of Law and Human Rights of the
Indonesia sesuai dengan Surat Republic of Indonesia in accordance with Letter
No. AHU-0070827.AH.01.02 Tahun 2022, No. AHU-0070827.AH.01.02 Year 2022,
tanggal 30 September 2022. September 30,2022.
Pada tanggal 5 Oktober 2022 melalui surat On October 5, 2022 through letter
No. B.681/DIR.03/CSC/10/2022, Bank Raya No. B.681/DIR.03/CSC/10/2022, Bank Raya
menyampaikan Pernyataan Pendaftaran submitted Registration Statement for a Limited
Penawaran Umum Terbatas dalam rangka Public Offering in connection with the
PMHMETD X kepada Dewan Komisioner OJK PMHMETD X to the Board of Commissioners of
sebanyak-banyaknya 2.320.000.000 lembar OJK with of 2,320,000,000 common shares at
saham biasa dengan nilai nominal Rp100 most with nominal value of Rp100 (full amount)
(nilai penuh) per lembar saham. Pada tanggal per share. On November 30, 2022, the Board of
30 November 2022, Dewan Komisioner OJK Commissioners of OJK through its letter
melalui surat No. S-250/D.04/2022 No. S-250/D.04/2022 notified that its
memberitahukan mengenai Efektifnya Registration Statement of Limited Public
Pernyataan Pendaftaran sehingga Offering has become effective, thus increasing
meningkatkan jumlah modal sahamnya the number of its issued capital stock
sebanyak 1.993.201.832 lembar saham. 1,993,201,832 shares.
38
Page 1013
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya) PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya)
(lanjutan) (continued)
Hasil dari PMHMETD X menyebabkan The results of PMHMETD X caused Bank
Anggaran Dasar Bank Raya mengalami Raya's Articles of Association was amended as
perubahan sebagaimana dituangkan dalam stated in Notarial Deed of Decision Meeting
Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 41 Statement No. 41 dated December 26, 2022, of
tanggal 26 Desember 2022, Notaris M. Nova Notary M. Nova Faisal, S.H., M.Kn., regarding
Faisal, S.H., M.Kn., mengenai peningkatan the increase in issued and fully paid capital in
modal ditempatkan dan disetor penuh dalam article 4 paragraph (2) of Bank Raya's Articles of
pasal 4 ayat (2) Anggaran Dasar Bank Raya Association changed to 24,740,107,814 shares
berubah menjadi sebanyak 24.740.107.814 so that BRI's share ownership in Bank Raya
lembar saham sehingga kepemilikan saham BRI increased to 86.85% and the public's
di Bank Raya meningkat menjadi 86,85% dan 13.15%.This amendment was accepted and
publik 13,15%. Perubahan ini telah diterima dan recorded in the Legal Entity Administration
dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan System by the Ministry of Law and Human
Hukum oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Rights of the Republic of Indonesia in its
Manusia Republik Indonesia dalam Surat Acknowledgement Letter of PT Bank Raya
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Indonesia Tbk Articles of Association
Anggaran Dasar PT Bank Raya Indonesia Tbk Amendment Notice No. AHU-AH.01.03-
No. AHU-AH.01.03-0410365 tanggal 0410365 dated December 26, 2022.
26 Desember 2022.
Pada Akta RUPS Luar Biasa PT Bank Rakyat In the Deed of Extraordinary GMS of PT Bank
Indonesia Agroniaga Tbk No. 51 tanggal 26 Juni Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk No. 51 dated
2018, persetujuan telah diberikan untuk June 26, 2018, approval was given for Capital
Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Increase Without Pre-emptive Rights
Terlebih Dahulu (PMTHMETD) sebagaimana (PMTHMETD) as regulated in POJK NO.
diatur dalam POJK NO. 38/POJK.04/2014 38/POJK.04/2014 dated December 29, 2014 in
tanggal 29 Desember 2014 dalam rangka the framework of the Management and
Program Management and Employee Stock Employee Stock Options Plan (MESOP)
Options Plan (MESOP), sebanyak-banyaknya Program, a maximum of 350,000,000 (three
350.000.000 (tiga ratus lima puluh juta) lembar hundred and fifty million) shares with a nominal
saham dengan nominal Rp100 (Rupiah penuh) value of Rp100 (full Rupiah) per share.
per lembar saham.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Based on Deed of PT Bank Raya Indonesia Tbk
PT Bank Raya Indonesia Tbk No. 14 tanggal Meeting Decision Statement No. 14 dated
23 Mei 2023, RUPS telah memberikan May 23, 2023, GMS Acknowledgement has
persetujuan untuk PMTHMETD sebagaimana given approval for PMTHMETD as regulated in
diatur dalam POJK No. 38/POJK.04/2014 POJK No. 38/POJK.04/2014 dated
tanggal 29 Desember 2014 dalam rangka December 29, 2014 in the framework of the
program Management and Employee Stock Management and Employee Stock Options Plan
Options Plan (MESOP), sebanyak-banyaknya (MESOP) program, a maximum of 350,000,000
350.000.000 lembar saham dengan nominal shares with a nominal value of Rp100 (full
Rp100 (nilai penuh) per lembar saham. amount) per share.
39
Page 1014
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya) PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya)
(lanjutan) (continued)
Perubahan ini telah diterima dan dicatat di dalam This change has been received and recorded in
Sistem Administrasi Badan Hukum oleh Menteri the Legal Entity Administration System by the
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Ministry of Law and Human Rights of the
Indonesia dalam Surat Penerimaan Republic of Indonesia in the Letter of Acceptance
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar PT of Notice of Changes to the Articles of
Bank Raya Indonesia Tbk No. AHU-AH.01.03- Association of PT Bank Raya Indonesia Tbk No.
0066677 tanggal 23 Mei 2023. Atas PMTHMETD AHU-AH.01.03-0066677 dated May 23, 2023.
untuk program MESOP, jumlah modal For PMTHMETD for the MESOP program, the
ditempatkan dan disetor dalam pasal 4 ayat (2) total issued and paid-up capital in article 4
Anggaran Dasar Bank Raya berubah menjadi paragraph (2) of Bank Raya's Articles of
sebanyak 24.740.494.294 lembar saham Association changed to 24,740,494,294 shares
sehingga kepemilikan saham BRI di Bank Raya so that BRI's share ownership in Bank Raya is
sebesar 86,85% dan publik 13,15%. 86.85% and public's 13.15%.
Perubahan Anggaran Dasar Bank Raya The amendment to Bank Raya's Articles of
berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Association is based on the Deed of PT Bank
No. 13 tanggal 8 Mei 2024, Notaris M. Nova Raya Indonesia Tbk Meeting Decision Statement
Faisal, S.H., M.Kn., mengenai penyesuaian No. 13 dated May 8, 2024, of Notary M. Nova
beberapa pasal dalam Anggaran Dasar Faisal, S.H., M.Kn., regarding adjustments to
Perseroan yang relevan dengan kegiatan several articles in Bank Raya's Articles of
Perseroan. Perubahan ini telah disetujui oleh Association that are relevant to the Company
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia activities.These changes had been approved by
Republik Indonesia dan terdaftar pada the Minister of Law and Human Rights of the
Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Republic of Indonesia and are registered in the
Manusia Republik Indonesia Nomor Decree of the Minister of Law and Human Rights
AHU-0090893.AH.01.11 Tahun 2024 tanggal of the Republic of Indonesia No. AHU-
13 Mei 2024. 0090893.AH.01.11 Year 2024, dated May 13,
2024.
Perubahan Anggaran Dasar telah mengalami The Articles of Association have undergone
beberapa perubahan. Perubahan terakhir several changes. The latest amendment to Bank
berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Raya's Articles of Association is based on the
No. 18 tanggal 17 Juli 2025, Notaris M. Nova Deed of PT Bank Raya Indonesia Tbk Meeting
Faisal, S.H., M.Kn., mengenai penyesuaian Decision Statement No. 18 dated July 17, 2025,
beberapa pasal dalam Anggaran Dasar of Notary M. Nova Faisal, S.H., M.Kn., regarding
Perseroan yang relevan dengan kegiatan adjustments to several articles in Bank Raya's
Perseroan. Perubahan ini telah disetujui oleh Articles of Association that are relevant to the
Menteri Hukum Republik Indonesia dan terdaftar Company activities.These changes had been
pada Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi approved by the Minister of Law of the Republic
Manusia Republik Indonesia Nomor of Indonesia and are registered in the Decree of
AHU-0161812.AH.01.11 Tahun 2025 tanggal the Minister of Law and Human Rights of the
17 Juli 2025. Republic of Indonesia No. AHU-
0161812.AH.01.11 Year 2025, dated July 17,
2025.
40
Page 1015
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya) PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya)
(lanjutan) (continued)
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar, ruang According to Article 3 of its Articles of
lingkup kegiatan Bank Raya adalah Association, Bank Raya’s scope of business is to
menjalankan kegiatan umum di bidang conduct commercial banking activities. Bank
perbankan. Bank Raya berdasarkan Surat Bank Raya has obtained its license as a commercial
Indonesia No. 22/1037/UUps/Ps6D tanggal bank based on Bank Indonesia Letter
26 Desember 1989, telah mendapat izin usaha No. 22/1037/UUps/Ps6D dated December 26,
sebagai Bank Umum. 1989, has obtained a business license as
a Commercial Bank.
Kantor pusat Bank Raya berlokasi di Menara Bank Raya's head office is located in BRILiaN
BRILiaN, Jl. Gatot Subroto No. 177A, Jakarta, Tower, Jl. Gatot Subroto No. 177A, Jakarta, and
dan memiliki 19 kantor cabang, 4 kantor cabang the entity has 19 branch offices, 4 sub-branch
pembantu dan 2 kantor kas. offices and 2 cash offices.
BRI Global Financial Services Co. Ltd. Hong BRI Global Financial Services Co. Ltd. Hong
Kong Kong
Pada tanggal 16 Desember 2011, BRI telah On December 16, 2011, BRI signed the
menandatangani Instrument of Transfer dan ‘Instrument of Transfer’ and the ‘Bought and
Bought and Sold Notes untuk mengakuisisi Sold Notes’ to acquire 100% or 1,600,000 of
100% atau 1.600.000 lembar saham BRIngin BRIngin Remittance Co. Ltd (BRC) Hong Kong’s
Remittance Co. Ltd. (BRC) Hong Kong dengan shares at a purchase price of HKD1,911,270 (full
harga pembelian sebesar HKD1.911.270 amount). This acquisition was legalized by the
(nilai penuh). Akuisisi ini telah disahkan oleh Hong Kong Inland Revenue Department (IRD)
Inland Revenue Department (IRD) Hong Kong with stamp duty dated December 28, 2011 and
dengan stamp duty pada tanggal approved by Bank Indonesia in its letter
28 Desember 2011 dan telah mendapat No. 13/32/DPB1/TPB1-3/Rahasia dated
persetujuan dari Bank Indonesia melalui surat December 1, 2011.
No. 13/32/DPB1/TPB1-3/Rahasia pada tanggal
1 Desember 2011.
Berdasarkan Keputusan Rapat Umum Tahunan According to the Annual General Meeting of
BRIngin Remittance Company Limited tanggal 2 BRIngin Remittance Company Limited dated
Juli 2012, serta dengan diterbitkannya July 2, 2012, and the issuance of a Certificate of
Certificate of Change Name No. 961091 tanggal Change of Name No. 961091 dated
11 Oktober 2012 oleh Registrar of Companies October 11, 2012 by the Registrar of Companies
Hong Kong Special Administrative Region, Hong Kong Special Administrative Region, the
maka nama BRIngin Remittance Company name of BRIngin Remittance Company Limited
Limited secara resmi berubah menjadi BRI was officially changed to BRI Remittance
Remittance Company Limited Hong Kong. Company Limited Hong Kong.
Berdasarkan Keputusan RUPS BRIngin Based on the decision of the BRIngin Remittance
Remittance Company Limited tanggal Company Limited General Meeting of
14 November 2019, serta dengan diterbitkannya Shareholers dated 14 November 2019, as well
Certificate of Change of Name No. 961091 as the issuance of Certificate of Change of Name
tanggal 31 Oktober 2023 oleh Registrar of No. 961091 dated 31 October 2023 by the
Companies Hong Kong Special Administrative Registrar of Companies Hong Kong Special
Region, maka nama BRI Remittance Company Administrative Region, the name BRI Remittance
Limited Hong Kong secara resmi berubah Company Limited Hong Kong officially changed
menjadi BRI Global Financial Services to BRI Global Financial Services Company
Company Limited Hong Kong (BRI Global Limited Hong Kong (BRI Global Financial
Financial Services). Services).
41
Page 1016
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
BRI Global Financial Services Co. Ltd. Hong BRI Global Financial Services Co. Ltd. Hong
Kong (lanjutan) Kong (continued)
Sesuai dengan izin usaha resmi dari Regulator In accordance with the official business license
Hong Kong sebagai Money Service Operator from the Hong Kong Regulator as a Money
(MSO) dan Money Lender Business, maka Service Operator (MSO) and Money Lender
ruang lingkup kegiatan BRI Global Financial Business, BRI Global Financial Services scope
Services adalah menjalankan layanan of business is to conduct remittance services,
remitansi, money exchange, dan financing (baik money exchange, and financing for Indonesian
untuk perusahaan maupun perorangan, dalam migrant workers and other operational services
hal ini pekerja migran Indonesia) serta lingkup related to BRI’s accounts owned by BRI
layanan operasional lain terkait dengan BRI customers domiciled in Hong Kong in
Group yang dimiliki oleh nasabah BRI Group accordance with stipulations permitted by Hong
yang berdomisili di Hong Kong sesuai dengan Kong authorities.
ketentuan yang diperkenankan oleh otoritas
Hong Kong.
BRI Global Financial Services Local BRI Global Financial Services’s Local
Management Office (LMO)/Kantor pusat Management Office (LMO) / head office is
berlokasi di RM1202, 12/F, Park Avenue Tower, located in RM1202, 12/F, Park Avenue Tower,
No 5 Moreton Terrace, Causeway Bay, Hong No. 5 Moreton Terrace, Causeway Bay, Hong
Kong dan memiliki 4 (empat) kantor cabang Kong, and the entity has 4 (four) branch offices
yang tersebar di wilayah Causeway Bay, which are spread across the region of
Mongkok, Yuen Long dan Tsuen Wan. Causeway Bay, Mongkok, Yuen Long and
Tsuen Wan.
PT Asuransi BRI Life (BRI Life) PT Asuransi BRI Life (BRI Life)
Pada tanggal 6 Oktober 2015, BRI telah On October 6, 2015, BRI signed a Sale and
menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Purchase of Shares Agreement with the
Beli Saham Bersyarat (“PPJB”) dengan shareholders of PT Asuransi Jiwa Bringin Jiwa
pemegang saham PT Asuransi Jiwa Bringin Sejahtera ("BRI Life") to acquire 91.001% shares
Jiwa Sejahtera (“BRI Life”) untuk mengakuisisi of BRI Life at a purchase price of Rp1,626,643.
91,001% saham BRI Life dengan harga Based on BRI’s Extraordinary General Meeting
pembelian sebesar Rp1.626.643. Berdasarkan of Shareholders in accordance with Deed No. 14
RUPS Luar Biasa BRI sesuai dengan akta dated December 14, 2015 of Notary Fathiah
No. 14 tanggal 14 Desember 2015 Notaris Helmi, S.H., the shareholders have approved the
Fathiah Helmi, S.H., para pemegang saham acquisition of BRI Life and has also received
telah menyetujui akuisisi terhadap BRI Life approval from Financial Services Authority (OJK)
tersebut dan juga telah mendapat persetujuan through its letter No. S-151/PB.31/2015 dated
dari OJK melalui surat No. S-151/PB.31/2015 December 23, 2015. The acquisition was
tanggal 23 Desember 2015. Akuisisi ini completed on December 29, 2015 based on
diselesaikan pada tanggal 29 Desember 2015 Acquisition of PT Asuransi Jiwa Bringin Jiwa
berdasarkan akta Pengambilalihan Saham Sejahtera Shares Deed No. 41 of Notary Fathiah
dalam PT Asuransi Jiwa Bringin Jiwa Sejahtera Helmi, S.H., where BRI has 91.001% of BRI Life
No. 41 Notaris Fathiah Helmi, S.H., dimana BRI issued shares and 8.999% of it was granted to
memiliki 91,001% dari total saham yang the Yayasan Kesejahteraan Pekerja BRI.
dikeluarkan BRI Life dan sebesar 8,999%
diserahkan kepada Yayasan Kesejahteraan
Pekerja BRI.
42
Page 1017
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT Asuransi BRI Life (BRI Life) (lanjutan) PT Asuransi BRI Life (BRI Life) (continued)
Berdasarkan Akta No. 31 tanggal 23 Februari Based on Notarial Deed No. 31 dated February
2017, yang dibuat di hadapan Dahlia, S.H., 23, 2017, of Notary Dahlia, S.H., surrogate of
notaris pengganti dari Notaris Fathiah Helmi, Fathiah Helmi, S.H., a notary in Jakarta, the
S.H., di Jakarta, dilakukan perubahan nama dari name of PT Asuransi Jiwa Bringin Jiwa Sejahtera
PT Asuransi Jiwa Bringin Jiwa Sejahtera was changed into PT Asuransi BRI Life and
menjadi PT Asuransi BRI Life dan sesuai according to the Decision of the Board of
Keputusan Dewan Komisioner OJK No.KEP- Commissioners of OJK No. KEP-
140/NB.11/2017 tanggal 20 Maret 2017, BRI Life 140/NB.11/2017 dated March 20, 2017, BRI Life
memperoleh pemberlakuan izin usaha di bidang obtained the business license in life insurance in
asuransi jiwa sehubungan perubahan nama relation to the change of company name.
perusahaan.
Berdasarkan Akta No. 8 tanggal 2 Maret 2021, Based on Deed No. 8 dated March 2, 2021, of
yang dibuat di hadapan Notaris Jose Dima Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta
Satria, S.H., M.Kn., di Jakarta yang telah has received approval from the Ministry of Law
mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan and Human Rights of the Republic of Indonesia
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam in the Decree of the Minister of Law and Human
Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Rights of the Republic of Indonesia No. AHU-
Asasi Manusia Republik Indonesia 0013073.AH.01.02 Year 2021 dated March 2,
No. AHU-0013073.AH.01.02 Tahun 2021 2021, which is regulated regarding the changes
tanggal 2 Maret 2021, diatur mengenai in nomenclature, composition of the
perubahan nomenklatur, susunan Pengurus, Management, and changes of the Articles of
dan perubahan Anggaran Dasar yang salah Association, one of which is related to an
satunya terkait dengan adanya peningkatan increase in capital and changes in the ownership
modal dan perubahan struktur kepemilikan BRI structure of BRI Life through the issuance of
Life melalui penerbitan sebanyak 936.458 936,458 new shares to be subscribed by FWD
lembar saham baru untuk diambil bagian oleh Financial Services Pte. Ltd.
FWD Financial Services Pte. Ltd.
Sebagai akibat dari penerbitan saham baru As a result of the new share issuance, as of
tersebut, maka terhitung sejak tanggal March 2, 2021, the composition of BRI Life's
2 Maret 2021 susunan kepemilikan saham BRI share ownership become: BRI 63.83%, BRI
Life menjadi BRI 63,83%, Yayasan Employee Welfare Foundation 6.31%, and FWD
Kesejahteraan Pekerja BRI 6,31%, dan FWD Financial Services Pte. Ltd. 29.86%. The
Financial Services Pte. Ltd 29,86%. Adapun change in ownership structure was previously
Perubahan struktur kepemilikan ini sebelumnya approved by OJK through its letter
telah mendapat persetujuan dari OJK melalui No. S-12/NB.1/2021 dated February 4, 2021.
surat No. S-12/NB.1/2021 tanggal 4 Februari
2021.
43
Page 1018
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT Asuransi BRI Life (BRI Life) (lanjutan) PT Asuransi BRI Life (BRI Life) (continued)
Berdasarkan Akta No. 59 tanggal 13 Oktober Based on Notarial Deed No. 59 dated October
2021 tentang Pernyataan Keputusan Pemegang 13, 2021, regarding the Decision Meeting
Saham PT Asuransi BRI Life Perubahan Statement of PT Asuransi BRI Life. The
tersebut telah diterima dan dicatat di dalam amendment has obtained approval and notice of
Sistem Administrasi Badan Hukum oleh Menteri acceptance in the Legal Entity Administration
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik System in accordance with the Minister of Law
Indonesia dalam Surat Penerimaan and Human Rights of the Republic of Indonesia’s
Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan Letters No. AHU.AH.01.03-0460422 dated
PT Asuransi BRI Life No. AHU.AH.01.03- October 13, 2021, BRI Life Shareholders
0460422 tanggal 13 Oktober 2021, Pemegang approved the Transfer of Shares of FWD
Saham BRI Life menyetujui Pengalihan Saham Financial Services Pte. Ltd. to FWD
FWD Financial Services Pte. Ltd. kepada FWD Management Holding Limited. Thus, starting
Management Holdings Limited. Dengan from October 13, 2021, BRI Life's shareholders
demikian, terhitung sejak tanggal 13 Oktober composition becomes: BRI 63.83%, BRI
2021 susunan kepemilikan saham BRI Life Employee Welfare Foundation 6.31%, and FWD
menjadi: BRI 63,83%, Yayasan Kesejahteraan Management Holding Limited 29.86%. The
Pekerja BRI 6,31%, dan FWD Management change in ownership structure has previously
Holding Limited 29,86%. Adapun perubahan been approved by Non-Bank Financial Industry
struktur kepemilikan ini sebelumnya telah of Financial Services Authority (OJK IKNB)
mendapat persetujuan dari OJK IKNB melalui through its letter No. S.93/NB.1/2021 dated
Surat No S.93/NB.1/2021 tanggal September 29, 2021, regarding approval the
29 September 2021 tentang Persetujuan Atas change of BRI Life ownership.
Perubahan Kepemilikan BRI Life.
Berdasarkan Akta No. 11 tanggal 2 Maret 2023 Based on Notarial Deed No. 11 dated March 2,
tentang Pernyataan Keputusan Pemegang 2023 regarding the Decision Meeting Statement
Saham PT Asuransi BRI Life yang telah diterima of PT Asuransi BRI Life. The amendment has
dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan obtained approval and notice of acceptance in
Hukum oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi the Legal Entity Administration System in
Manusia Republik Indonesia dalam Surat accordance with the Minister of Law and Human
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Rights of the Republic of Indonesia’s Letters
Perseroan PT Asuransi BRI Life No. AHU.AH.01.03-0033868 dated March 2,
No. AHU.AH.01.03-0033868 tanggal 2 Maret 2023, the Shareholders of BRI Life decided and
2023, Pemegang Saham BRI Life memutuskan agreed to increase the issued and paid-up capital
dan menyetujui peningkatan modal ditempatkan from Rp339,200 to Rp365,559, by issuing new
dan disetor dari Rp339.200 menjadi Rp365.559, shares of 263,580 shares or in the nominal value
dengan mengeluarkan saham baru sebanyak of Rp26,359 which was taken entirely by FWD
263.580 lembar saham atau dalam nilai nominal Management Holdings Limited. Thus, as of
yaitu sebesar Rp26.359 yang diambil March 2, 2023, the composition of BRI Life's
seluruhnya oleh FWD Management Holdings shareholdings become: BRI 54.77%, BRI
Limited. Dengan demikian, terhitung sejak Employee Welfare Foundation 5.42%, and FWD
tanggal 2 Maret 2023 susunan kepemilikan Management Holdings Limited 39.82%. The
saham BRI Life menjadi BRI 54,77%, Yayasan change in ownership structure has previously
Kesejahteraan Pekerja BRI 5,42% dan FWD approved by OJK IKNB through its letter No.
Management Holdings Limited 39,82%. Adapun S.315/NB.02/2023 dated February 26, 2023
perubahan struktur kepemilikan ini sebelumnya regarding approval the change of BRI Life
telah mendapat persetujuan dari OJK IKNB ownership.
melalui Surat No. S.315/NB.02/2023 tanggal 26
Februari 2023 tentang Persetujuan Atas
Perubahan Kepemilikan BRI Life.
44
Page 1019
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT Asuransi BRI Life (BRI Life) (lanjutan) PT Asuransi BRI Life (BRI Life) (continued)
Struktur Kepemilikan BRI Life mengalami BRI Life's Ownership Structure was changed
perubahan berdasarkan Akta No. 1 tanggal based on Notarial Deed No. 1 dated March 1,
1 Maret 2024 tentang Pernyataan Keputusan 2024 regarding the Decision Meeting Statement
Pemegang Saham PT Asuransi BRI Life. of PT Asuransi BRI Life. The amendment has
Perubahan tersebut telah diterima dan dicatat di obtained approval and notice of acceptance in
dalam Sistem Administrasi Badan Hukum oleh the Legal Entity Administration System in
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia accordance with the Ministry of Law and Human
Republik Indonesia dalam Surat Penerimaan Rights of the Republic of Indonesia’s Letters
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU.AH.01.03-0051691 dated March 1,
PT Asuransi BRI Life No. AHU.AH.01.03- 2024, the Shareholders of BRI Life decided and
0051691 tanggal 1 Maret 2024, Pemegang agreed to increase the issued and paid-up capital
Saham BRI Life memutuskan dan menyetujui from Rp365,559 to Rp392,553, by issuing new
peningkatan modal ditempatkan dan disetor dari shares of 269,946 shares or in the nominal value
Rp365.559 menjadi Rp392.553, dengan of Rp26,994 which was taken entirely by FWD
mengeluarkan saham baru sebanyak 269.946 Management Holdings Limited.
lembar saham atau dalam nilai nominal yaitu
sebesar Rp26.994 yang diambil seluruhnya oleh
FWD Management Holdings Limited.
Dengan demikian, terhitung sejak tanggal Thus, as of March 1, 2024, the composition of
1 Maret 2024 susunan kepemilikan saham BRI BRI Life's shareholdings become: BRI 51.00%,
Life menjadi BRI 51,00%, Yayasan BRI Employee Welfare Foundation 5.04%, and
Kesejahteraan Pekerja BRI 5,04% dan FWD FWD Management Holdings Limited 43.96%.
Management Holdings Limited 43,96%. Adapun The change in ownership structure has
perubahan struktur kepemilikan ini sebelumnya previously approved by OJK IKNB through its
telah mendapat persetujuan dari OJK IKNB letter No. S-2/PD.02/2024 dated January 22,
melalui Surat No. S-2/PD.02/2024 tanggal 22 2024 regarding approval the change of BRI Life
Januari 2024 tentang Persetujuan Atas ownership.
Perubahan Kepemilikan PT Asuransi BRI Life.
Anggaran Dasar telah diubah berdasarkan Akta The Articles of Association has been amended
No. 25 tanggal 8 Juni 2023 tentang Pernyataan based on Deed No. 25 dated June 8, 2023
Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar concerning the Statement of Meeting
PT Asuransi BRI Life, yang dibuat di hadapan Resolutions on Amendments to the Articles of
notaris Jose Dima Satria, S.H., M.Kn. Association of PT Asuransi BRI Life, made
Perubahan Anggaran Dasar tersebut telah before notary Jose Dima Satria, S.H., M.Kn. The
diterima dan dicatat di dalam Sistem amendments to the Articles of Association have
Administrasi badan Hukum oleh Menteri Hukum been received and recorded in the Legal Entity
dan Hak Asasi manusia Republik Indonesia Administration System by the Ministry of Law and
dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Human Rights of the Republic of Indonesia in the
Perubahan Anggaran Dasar PT Asuransi BRI Letter of Acceptance of Notification of Changes
Life No. AHU-AH.01.03-9978922 tanggal to the Articles of Association of PT Asuransi BRI
16 Juni 2023 serta telah mendapat persetujuan Life No. AHU-AH.01.03-9978922 dated June 16,
Perubahan Anggaran Dasar berdasarkan 2023 and has received approval for the
Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Amendment to the Articles of Association based
Manusia Republik Indonesia No. AHU- on the Decree of the Ministry of Law and Human
0033982.AH.01.02. Tahun 2023 tanggal 16 Juni Rights of the Republic of Indonesia No. AHU-
2023. 0033982.AH.01.02. 2023 dated June 16, 2023.
45
Page 1020
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT Asuransi BRI Life (BRI Life) (lanjutan) PT Asuransi BRI Life (BRI Life) (continued)
Anggaran Dasar BRI Life telah mengalami BRI Life's Articles of Association have undergone
beberapa kali perubahan dan perubahan several changes and the latest amendment to
Anggaran Dasar terakhir dituangkan dalam Akta the Articles of Association is stated in Deed
No. 96 tanggal 12 Desember 2024 tentang No. 96 dated December 12, 2024 concerning the
Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Statement of Meeting Resolutions on
Perubahan Anggaran Dasar, yang dibuat di Amendments to the Articles of Association of
hadapan Notaris Jose Dima Satria, S.H., M.Kn. PT Asuransi BRI Life, made before notary Jose
Perubahan Anggaran Dasar tersebut telah Dima Satria, S.H., M.Kn. The amendments to the
diterima dan dicatat di dalam Sistem Articles of Association have been received and
Administrasi badan Hukum oleh Menteri Hukum recorded in the Legal Entity Administration
dan Hak Asasi manusia Republik Indonesia System by the Minister of Law and Human Rights
dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan of the Republic of Indonesia in the Letter of
Perubahan Anggaran Dasar PT Asuransi BRI Acceptance of Notification of Changes to the
Life No. AHU-AH.01.03-0221584 tanggal Articles of Association of PT Asuransi BRI Life
13 Desember 2024. No. AHU-AH.01.03-0221584 dated
December 13, 2024.
Berdasarkan pasal 3 Anggaran Dasar BRI Life Based on the Article 3 of BRI Life’s latest Articles
yang terakhir, ruang lingkup kegiatan BRI Life of Association, the scope of BRI Life’s business
adalah melakukan usaha di bidang is to conduct business in the insurance sector in
perasuransian sesuai dengan ketentuan accordance with statutory provisions.
perundang-undangan.
BRI Life mulai beroperasi sejak tanggal BRI Life started its operation on January 1, 1989
1 Januari 1989 berdasarkan Surat Keputusan based on the Decision Letter of the Minister of
Menteri Keuangan Republik Indonesia Finance of the Republic of Indonesia
No. KEP-181/KMK.13/1988 tanggal 10 Oktober No. KEP-181/KMK.13/1988 dated October 10,
1988. 1988.
BRI Life mendapatkan izin pembukaan kantor BRI Life obtained its license to open its
cabang dan unit Syariah sesuai dengan branches and sharia-principled units based
Surat Keputusan Menteri Keuangan on the Minister of Finance Decision
No. KEP-007/KM.6/2003 tanggal 21 Januari Letter No. KEP-007/KM.6/2003 dated
2003. Januari 21, 2003.
Kantor pusat BRI Life berlokasi di Gedung BRI Life’s head office is located at Graha Irama
Graha Irama Lantai 15, Jl. H.R. Rasuna Said Building 15th floor, Jl. H.R. Rasuna Said
Blok X-1 Kav. 1 dan 2, Jakarta, dan memiliki Blok X-1 Kav. 1 and 2, Jakarta, and it has 26
26 kantor pelayanan. Customer Care offices.
46
Page 1021
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance)
Pada tanggal 12 Juli 2016, BRI menandatangani On July 12, 2016, BRI signed a Conditional
Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham Shares Sale and Purchase Agreement (“PPJB”)
Bersyarat (“PPJB”) dengan The Bank of Tokyo- with The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ, Ltd.
Mitsubishi UFJ, Ltd (“BTMU”) dalam rangka (“BTMU”) to increase BRI’s share ownership in
peningkatan kepemilikan saham BRI pada PT BTMU-BRI Finance (“BBF”) from 45% to
PT BTMU-BRI Finance (“BBF”) dari semula 99%. The transaction was executed with
sebesar 45% menjadi 99%, dengan harga a purchase price of Rp378,548. The agreement
pembelian sebesar Rp378.548, dan telah has been approved by OJK through its letter
mendapatkan persetujuan dari OJK melalui No. S-102/PB.31/2016 dated September 21,
surat No. S-102/PB.31/2016 tanggal 2016. This transfer of shares was completed on
21 September 2016. Pengalihan saham ini September 30, 2016 as stated in Notarial Deed
diselesaikan pada tanggal 30 September 2016, No. 75, of Fathiah Helmi, S.H., where BRI owned
berdasarkan akta No. 75 Notaris Fathiah Helmi, 99% of the total shares issued by
S.H., dimana BRI memiliki 99% dari total saham PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”)
yang dikeluarkan PT BRI Multifinance Indonesia and BRI’s Employee Welfare Foundation
(“BRI Finance”) dan sebesar 1% dimiliki oleh (Yayasan Kesejahteraan Pekerja BRI) owned
Yayasan Kesejahteraan Pekerja BRI. the remaining 1%.
Berdasarkan Akta Pernyataan Tentang Based on the Notarial Deed Statement of
Keputusan Di Luar Rapat Umum Pemegang Decision of the Annual General Meeting of
Saham No. 67 tanggal 15 September 2016, Shareholders No. 67, dated September 15,
yang dibuat di hadapan Notaris I Gede Buda 2016, made before I Gede Buda Gunamanta,
Gunamanta, S.H., Notaris di Jakarta, telah S.H., a notary in Jakarta, the name
dilakukan perubahan nama dari PT BTMU-BRI PT BTMU-BRI Finance was changed into
Finance menjadi PT BRI Multifinance Indonesia, PT BRI Multifinance Indonesia, and in
dan sesuai Keputusan Dewan Komisioner OJK accordance with Board of Commissioners of OJK
No. KEP-771/NB.11/2016 tanggal 17 Oktober Decision No. KEP-771/NB.11/2016 dated
2016, sehubungan dengan perubahan nama October 17, 2016, with regards to the change of
tersebut maka BRI Finance memperoleh name, BRI Finance obtained the business
pemberlakuan Izin usaha di bidang perusahaan license in financing industry for the Business
pembiayaan atas izin usaha yang sebelumnya License previously granted to PT Sanwa-BRI
telah diberikan kepada PT Sanwa-BRI Finance, Finance, which afterwards changed its name to
yang selanjutnya berubah nama menjadi PT UFJ-BRI Finance and PT BTMU-BRI
PT UFJ-BRI Finance dan PT BTMU-BRI Finance.
Finance.
47
Page 1022
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance)
(lanjutan) (continued)
Anggaran Dasar BRI Finance telah mengalami BRI Finance’s Articles of Association has been
beberapa kali perubahan. Perubahan amended several times. The latest amendment
selanjutnya sebagaimana dituangkan dalam as set forth in the Deed of the Decision of the
Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT BRI Meeting of PT BRI Multifinance Indonesia
Multifinance Indonesia No. 237 tanggal No. 237 dated April 23, 2019, made before I
23 April 2019, yang dibuat di hadapan Notaris I Gede Buda Gunamanta, S.H., a Notary
Gede Buda Gunamanta, S.H., berkedudukan di domiciled in South Jakarta, was approved by the
Jakarta Selatan, yang telah mendapat Ministry of Law and Human Rights in its Decision
persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Letter No. AHU-0023113.AH.01.02 Year 2019
Manusia berdasarkan Surat Keputusan dated April 29, 2019, and was received and
No. AHU-0023113.AH.01.02 Tahun 2019 recorded in the Legal Entity Administration
tanggal 29 April 2019, dan pemberitahuan System Ministry of Law and Human Rights in its
perubahannya telah diterima dan dicatat di Decision Letter No. AHU-AH.01.03-0223685
dalam Sistem Administrasi Badan Hukum dated April 29, 2019, and has been announced
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia in State Gazette of the Republic of Indonesia
berdasarkan Surat No. AHU-AH.01.03-0223685 No. 81 dated October 8, 2019, Additional State
tanggal 29 April 2019, dan telah diumumkan Gazette Number 35668/2019, regarding
dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 81 changes in the location of BRI Finance from
tanggal 8 Oktober 2019, Tambahan Berita Central Jakarta to South Jakarta, the provisions
Negara No. 35668/2019, antara lain berkaitan in the Company's Articles of Association in order
dengan perubahan tempat kedudukan BRI to comply with the provisions of Law No. 40 of
Finance dari semula di Jakarta Pusat menjadi di 2007 concerning Limited Liability Companies,
Jakarta Selatan, perubahan ketentuan- Financial Services Authority Regulation
ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan No. 35/POJK.05/2018 concerning the Operation
dalam rangka memenuhi ketentuan Undang- of a Financing Company Business, and the
Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan follow up of the directives of the Controlling
Terbatas, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Shareholders for adjustments to the Company's
No. 35/POJK.05/2018 tentang Articles of Association in accordance with the
Penyelenggaraan Usaha Perusahaan provisions of the prevailing laws and regulations.
Pembiayaan, dan tindak lanjut atas arahan dari
Pemegang Saham Pengendali untuk
penyesuaian terhadap Anggaran Dasar
Perseroan sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Perubahan anggaran dasar sebagaimana The amendments to the articles of association
dituangkan dalam Akta No. 24 tanggal 16 Juni are stated in the Deed of Statement of
Tahun 2023 tentang Pernyataan Keputusan Shareholder’s Resolutions No. 24 dated June 16,
Para Pemegang Saham PT BRI Multifinance 2023, made before Arry Supratno, S.H., M.Kn.,
Indonesia, yang dibuat di hadapan Notaris Arry Notary in Jakarta, which has been approved by
Supratno, S.H., M.Kn., di Jakarta, yang telah the Minister of Law and Human Rights based on
mendapat persetujuan Menteri Hukum dan Hak Decree No. AHU-0034000.AH.01.02 Year 2023
Asasi Manusia berdasarkan Surat Keputusan dated June 16, 2023. The amendments to the
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Articles of Association has a purpose to adjust
No. AHU-0034000.AH.01.02 Tahun 2023 article 3 of BRI Finance’s Articles of Association
tanggal 16 Juni 2023. Perubahan Anggaran with the 2020 Indonesian Standard Industrial
Dasar tersebut dalam rangka penyesuaian pasal Classification.
3 Anggaran Dasar BRI Finance dengan
Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia
tahun 2020.
48
Page 1023
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance)
(lanjutan) (continued)
Perubahan anggaran dasar dituangkan dalam The amendment to the articles of association is
Akta No. 16 tanggal 2 Juli 2024 tentang stated in Deed No. 16 dated July 2, 2024
Pernyataan Keputusan Pemegang Saham regarding the Statement of Shareholders’
PT BRI Multifinance Indonesia, yang dibuat di Decision of PT BRI Multifinance Indonesia, made
hadapan Notaris Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., before Notary Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., in
di Jakarta, yang telah mendapat persetujuan Jakarta, which has received approval from the
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Surat Minister of Law and Human Rights (Decree of the
Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Minister Law and Human Rights No. AHU-
Manusia No. AHU-AH.0109-0221104 tanggal AH.0109-0221104 dated July 2, 2024).
2 Juli 2024).
Perubahan anggaran dasar dituangkan dalam The amendment to the articles of association is
Akta No. 1 tanggal 3 Januari 2025 tentang stated in Deed No. 1 dated January 3, 2025
Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham regarding the Statement of Shareholders’
PT BRI Multifinance Indonesia, yang dibuat di Decision of PT BRI Multifinance Indonesia, made
hadapan Notaris Arry Supratno, S.H., M.Kn., di before Notary Arry Supratno, S.H., M.Kn., in
Jakarta, yang telah diterima dan dicatat di dalam Jakarta, which has received approval from the
Sistem Administrasi badan Hukum oleh Menteri Minister of Law and Human Rights Republic of
Hukum dan Hak Asasi manusia Republik Indonesia in the Letter of Acceptance of
Indonesia dalam Surat Penerimaan Notification of Changes to the Articles of
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Association of PT BRI Multifinance Indonesia
PT BRI Multifinance Indonesia No. AHU- No. AHU-AH.01.03-0004409 dated January 13,
AH.01.03-0004409 tanggal 13 Januari 2025. 2025.
Perubahan anggaran dasar terakhir dituangkan The latest amendment to the articles of
dalam Akta No. 16 tanggal 30 Juni 2025 tentang association is stated in Deed No. 16 dated
Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham June 30, 2025 regarding the Minutes of the
Tahunan PT BRI Multifinance Indonesia, yang Annual General Meeting of Shareholders of PT
dibuat di hadapan Notaris Arry Supratno, S.H., BRI Multifinance Indonesia, made before Notary
M.Kn., di Jakarta, yang telah diterima dan dicatat Arry Supratno, S.H., M.Kn., in Jakarta, which has
di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum oleh been received and recorded in the Legal Entity
Menteri Hukum Republik Indonesia dalam Surat Administration System by the Minister of Law of
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan the Republic of Indonesia in the Letter of
Anggaran Dasar PT BRI Multifinance Indonesia Acceptance of Notification of Amendments to the
No. AHU-AH.01.09-0305596 tanggal 2 Juli Articles of Association of PT BRI Multifinance
2025. Indonesia No. AHU-AH.01.09-0305596 dated
July 2, 2025.
Sesuai dengan ketentuan Pasal 3 Anggaran According to Article 3 of its Articles of
Dasar, ruang lingkup kegiatan BRI Finance Association, BRI Finance’s scope of business is
adalah melakukan usaha dalam bidang to conduct financing activities.
pembiayaan.
Kantor pusat BRI Finance berlokasi di Menara BRI Finance’s head office is located at BRILiaN
BRILiaN Lantai 22, 21 & 1, Jalan Gatot Subroto Tower 22nd, 21st and 1st floor, Jl. Gatot Subroto
No. 177A Kav. 64 Jakarta Selatan dan memiliki No. 177A Kav. 64, South Jakarta, and has 26
26 kantor cabang. branches.
49
Page 1024
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT BRI Ventura Investama (BRI Ventures) PT BRI Ventura Investama (BRI Ventures)
Pada tanggal 29 Juni 2018, BRI telah On June 29, 2018, BRI signed the Conditional
menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Sale and Purchase of Shares Agreement of
Bersyarat Dalam PT Sarana Nusa Tenggara PT Sarana Nusa Tenggara Timur Ventura
Timur Ventura (”Sarana NTT Ventura”) dengan (“Sarana NTT Ventura”) with PT Bahana Artha
PT Bahana Artha Ventura (”BAV”) dalam rangka Ventura (“BAV”) to takeover all BAV’s share
pengambilalihan seluruh kepemilikan saham ownership of Sarana NTT Ventura resulting
BAV dalam Sarana NTT Ventura menjadi milik BRI’s share ownership to become 97.61% with a
BRI sebanyak 97,61%, dengan harga pembelian purchase price of Rp3,090, and have obtained
sebesar Rp3.090, dan telah mendapatkan the approval of the Board of Commisioners of
persetujuan masing-masing dari Dewan BRI as the representative of the shareholders
Komisaris BRI selaku wakil dari pemegang through its Letter No. R. 67-KOM/09/2018, dated
saham lewat suratnya No. R. 67-KOM/09/2018 September 26, 2018, as well as the
tanggal 26 September 2018 serta persetujuan approval from OJK through its Letter
dari OJK melalui surat No. S-112/PB.31/2018 No. S-112/PB.31/2018 dated September 25,
tanggal 25 September 2018. 2018.
Pengalihan saham ini telah dilaksanakan secara The shares takeover was effective on December
efektif pada tanggal 20 Desember 2018, 20, 2018 as stated in the Deed Sale and
sebagaimana dituangkan dalam Akta Jual Beli Purchase of Shares No. 70, made before Ashoya
Saham No. 70 yang dibuat di hadapan Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notary in South Jakarta,
Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, where BRI owned 97.61% of the total shares
dimana BRI memiliki 97,61% dari total saham issued by PT BRI Ventura Investama (formerly
yang dikeluarkan oleh PT BRI Ventura known as Sarana NTT Ventura).
Investama (dahulu Sarana NTT Ventura).
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Based on the Deed of Declaration on the
Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 74 Extraordinary General Meeting of Shareholders
tanggal 14 November 2018, yang dibuat di Decision No. 74, dated November 14, 2018,
hadapan Notaris Zantje Mathilda Voss made before Zantje Mathilda Voss Tomasowa,
Tomasowa, S.H., M.Kn., di Kupang, telah S.H., M.Kn., Notary in Kupang, the name of
dilakukan perubahan nama dari PT Sarana PT Sarana Nusa Tenggara Timur Ventura was
Nusa Tenggara Timur Ventura menjadi changed into PT BRI Ventura Investama
PT BRI Ventura Investama (“BRI Ventures”), (“BRI Ventures”), along with the change of
beserta perubahan tempat kedudukan Company’s domicile from Kupang to Jakarta,
Perusahaan dari semula di kota Kupang menjadi This amendment has been approved by the
di kota Jakarta. Perubahan ini telah mendapat Ministry of Laws and Human Rights of the
persetujuan Menteri Hukum dan Republic of Indonesia in its Decision Letter
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-0030398.AH.01.02 Year 2018, dated
melalui Surat Keputusan No. AHU-0030398.AH. December 14, 2018. In accordance with
01.02 Tahun 2018 tanggal 14 Desember 2018. Members of the Board of OJK Commissioners’
Sesuai dengan Keputusan Anggota Dewan Decision No. KEP-189/NB.11/2019 dated April 1,
Komisioner OJK No. KEP-189/NB.11/2019 2019, with regard to the change in the company
tanggal 1 April 2019, sehubungan dengan name, BRI Ventures obtained the enactment of
perubahan nama tersebut, BRI Ventures telah business license in venture capital business
memperoleh pemberlakuan Izin Usaha di bidang previously granted to PT Sarana Nusa Tenggara
perusahaan modal ventura atas izin usaha yang Timur Ventura.
sebelumnya telah diberikan kepada PT Sarana
Nusa Tenggara Timur Ventura.
50
Page 1025
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT BRI Ventura Investama (BRI Ventures) PT BRI Ventura Investama (BRI Ventures)
(lanjutan) (continued)
Anggaran Dasar BRI Ventures diubah dan BRI Ventures' Articles of Association amended
dinyatakan kembali melalui Akta No. 65 tanggal and restated through Deed No. 65 dated April 25,
25 April 2022 oleh Notaris Ashoya Ratam, S.H., 2022 by Notary Ashoya Ratam, S.H., M.Kn.,
M.Kn., antara lain dalam rangka penyesuaian among others, in order to adjust Article 3
Pasal 3 Ayat (1) Anggaran Dasar BRI Ventures Paragraph (1) of the Articles of Association of
dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha BRI Ventures with the 2020 Indonesian Standard
Indonesia (KLBI 2020) dan dicatat sesuai Industrial Clasification and recorded in
dengan Surat Keputusan Menteri Hukum dan accordance with the Decree of the Minister of
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Law and Human Rights of the Republic of
No. AHU-0030721.AH.01.02 Tahun 2022 Indonesia No. AHU-0030721.AH.01.02. Year
tanggal 27 April 2022. 2022 dated April 27, 2022.
Anggaran Dasar BRI Ventures diubah BRI Ventures' Articles of Association have been
berdasarkan Pernyataan Keputusan di Luar amended related to the increase in the
Rapat Umum Pemegang Saham tanggal Company's capital stock based on a Resolution
31 Maret 2023 terkait dengan peningkatan Outside the General Meeting of Shareholders
modal dasar dan modal ditempatkan dan disetor dated March 31, 2023. This decision has been
penuh. Keputusan ini telah dicatat dalam Akta recorded in Notarial Deed No. 45 dated March
Notaris No. 45 Tanggal 31 Maret 2023 oleh 31, 2023 by Notary Ashoya Ratam, S.H., M.Kn.
Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn. Akta This amendment deed has been received and
perubahan ini telah diterima dan dicatat sesuai recorded in accordance with the Letter of
dengan Surat Penerimaan Pemberitahuan Acceptance of Notification of Changes to the
perubahan Anggaran Dasar oleh Menteri Articles of Association by the Minister of Law and
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Human Rights of the Republic of Indonesia
Indonesia No. AHU-AH.01.03-0048199 tanggal No. AHU-AH.01.03.-0048199 dated March 31,
31 Maret 2023. 2023.
Anggaran Dasar BRI Ventures diubah dan BRI Ventures' Articles of Association amended
dinyatakan kembali melalui Akta No. 5 tanggal 4 and restated through Deed No. 5 dated June 4,
Juni 2024 oleh Notaris Ashoya Ratam, S.H., 2024 by Notary Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., and
M.Kn., dan dicatat sesuai dengan Surat recorded in accordance with the Decree of the
Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Minister of Law and Human Rights of the
Manusia Republik Indonesia No. AHU- Republic of Indonesia No. AHU-
0036382.AH.01.02 Tahun 2024 tanggal 20 Juni 0036382.AH.01.02 Year 2024 dated June 20,
2024. 2024.
Anggaran Dasar terakhir BRI Ventures diubah BRI Ventures' latest Articles of Association
dan dinyatakan kembali melalui Akta No. 5 amended and restated through Deed No. 5 dated
tanggal 7 Juli 2025 oleh Notaris Titik Krisna Murti June 7, 2025 by Notary Titik Krisna Murti
Wikaningsih Hastuti, S.H., M.Kn., dan dicatat Wikaningsih Hastuti, S.H., M.Kn., and recorded
sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Hukum in accordance with the Decree of the Minister of
Republik Indonesia No. AHU 0155076.AH.01.11 Law of the Republic of Indonesia No. AHU-
Tahun 2025 tanggal 10 Juli 2025. 0155076.AH.01.11 Year 2025 dated July 10,
2025
51
Page 1026
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT BRI Ventura Investama (BRI Ventures) PT BRI Ventura Investama (BRI Ventures)
(lanjutan) (continued)
Sesuai dengan ketentuan Pasal 3 Anggaran According to Article 3 of its Articles of
Dasar yang terakhir, ruang lingkup kegiatan BRI Association, BRI Ventures’ scope of business is
Ventures adalah menyelenggarakan usaha to conduct venture capital activities including
modal ventura konvensional termasuk management of venture funds, fee-based service
mengelola dana ventura, kegiatan jasa berbasis activities and other business activities with OJK’s
fee dan kegiatan usaha lain dengan persetujuan approval, and venture capital activities in the
OJK serta kegiatan modal ventura dalam bentuk form of equity capital in a business partner and/or
penyertaan modal ke dalam suatu pasangan debtor who has productive business and/or ideas
usaha dan atau debitur yang memiliki usaha for productive business development.
produktif dan atau memiliki ide-ide untuk
pengembangan usaha produktif.
Kantor pusat BRI Ventures berlokasi di District 8 BRI Ventures’ head office is located at District 8
Office SCBD, Prosperity Tower Lantai 16 Unit F, Office SCBD, Prosperity Tower 16th floor Unit F,
Jalan Jenderal Sudirman No 52-53, Kebayoran Jenderal Sudirman Street No 52-53, Kebayoran
Baru, Jakarta Selatan. Baru, South Jakarta.
PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS)
Pada tanggal 27 September 2018, BRI On September 27, 2018, BRI signed
menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual a Conditional Sale and Purchase of Shares
Beli Saham Bersyarat (“PPJB”) dengan Agreement with PT Danareksa (Persero) to
PT Danareksa (Persero) dalam rangka takeover part of the shares ownership of
pengambilalihan sebagian kepemilikan saham PT Danareksa Sekuritas (“Danareksa
PT Danareksa Sekuritas (“Danareksa Sekuritas”) from PT Danareksa (Persero) and to
Sekuritas”) dari PT Danareksa (Persero) gain 67% ownership, with a purchase price of
menjadi milik BRI sebanyak 67%, dengan harga Rp446,888, and has obtained the approval from
pembelian sebesar Rp446.888, dan telah OJK based on its Letter No. S-1496/PM.21/2018
mendapatkan persetujuan dari OJK melalui dated December 21, 2018. The takeover was
surat No. S-1496/PM.21/2018 tanggal effective on December 21, 2018, as stated in the
21 Desember 2018. Pengalihan saham ini telah Deed of Shares Takeover No. 53, of Masjuki,
dilaksanakan secara efektif pada tanggal S.H., surrogate of M. Nova Faisal, S.H., M.Kn.,
21 Desember 2018, sebagaimana dituangkan Notary in Jakarta, where BRI owned 67% and
dalam Akta Pengambilalihan Saham No. 53 PT Danareksa (Persero) owned 33% of
yang dibuat di hadapan Notaris Masjuki, S.H., Danareksa Sekuritas’ total shares.
pengganti dari Notaris M. Nova Faisal, S.H.,
M.Kn., di Jakarta, dimana BRI memiliki 67% dari
total saham Danareksa Sekuritas dan sebesar
33% dimiliki oleh PT Danareksa (Persero).
52
Page 1027
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS)
Anggaran Dasar BRIDS telah mengalami BRIDS’ Articles of Association has been
beberapa kali perubahan. Perubahan untuk amended several times. The amendment
menyesuaikan Anggaran Dasar BRIDS dengan adjusting its Articles of Association with Law
Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang No. 40 year 2007 regarding the Limited Liability
Perseroan Terbatas dan peningkatan modal Company and the increase in authorized capital
dasar dan modal ditempatkan dan disetor and issued and paid-up capital of Danareksa
BRIDS yang dituangkan dalam Akta No. 91 Sekuritas, was stated in the Notarial Deed
Notaris Imas Fatimah, S.H., tanggal 12 Agustus No. 91 dated August 12, 2008, of Notary Imas
2008. Perubahan ini telah mendapat Fatimah, S.H. This amendment has been
persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi approved by the Minister of Law and Human
Manusia Republik Indonesia melalui Surat Rights of the Republic of Indonesia through its
Keputusan No. AHU-83282.AH.01.02 Tahun Decision Letter No. AHU-83282.AH.01.02 Year
2008 tanggal 10 November 2008 serta telah 2008, dated November 10, 2008 and has been
diumumkan dalam Berita Negara Republik published in Supplement No. 9870 of the
Indonesia No. 28 Tambahan No. 9870 tanggal Republic of Indonesia State Gazette No. 28,
7 April 2009. dated April 7, 2009.
Pada tahun 2017 terdapat perubahan pada In 2017, there were amendments to the purposes
maksud dan tujuan BRIDS sesuai ketentuan and objectives of BRIDS in accordance with
Pasal 3 Anggaran Dasar yang dituangkan dalam Article 3 of the Articles of Association as stated
Akta No. 1 Notaris Fifidiana, S.H., S.S., M.Kn., in the Notarial Deed No. 1, dated July 5, 2017 of
tanggal 5 Juli 2017. Perubahan ini telah Fifidiana, S.H., S.S., M.Kn. This amendment has
mendapat persetujuan Menteri Hukum dan Hak been approved by the Minister of Law and
Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Human Rights of the Republic of Indonesia in its
Keputusan No. AHU-0013998.AH.01.02 Tahun Decision Letter No. AHU-0013998.AH.01.02
2017 tanggal 7 Juli 2017. Year 2017 dated July 7, 2017.
Pada tahun 2020 terdapat perubahan nama In 2020, based on Deed No. 27 dated October 9,
BRIDS sebagaimana dituangkan dalam Akta 2020, which was made before Jose Dima Satria,
No. 27 tanggal 9 Oktober 2020 yang dibuat di S.H., Notary in Jakarta, the name of
hadapan Notaris Jose Dima Satria, S.H., di PT Danareksa Sekuritas was changed into
Jakarta, yaitu perubahan nama PT Danareksa PT BRI Danareksa Sekuritas. This amendment
Sekuritas menjadi PT BRI Danareksa Sekuritas. has received approval for amendment to the
Perubahan ini telah mendapatkan persetujuan Articles of Association from the Minister of Law
perubahan anggaran dasar dari Menteri Hukum and Human Rights Republic of Indonesia
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-0069706.AH.01.02 Year 2020. The
No. AHU-0069706.AH.01.02 Tahun 2020. amendment has been registered in the Financial
Sehubungan dengan perubahan nama PT BRI Services Authority (OJK) based on Letter
Danareksa Sekuritas telah dicatatkan dalam No. S-1210/PM.212/2020 dated October 26,
administrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2020.
berdasarkan Surat No. S-1210/PM.212/2020
tanggal 26 Oktober 2020.
53
Page 1028
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS)
(lanjutan) (continued)
Berdasarkan Akta No. 168 tanggal 27 Juni 2022 Based on Deed No. 168 dated June 27, 2022,
yang dibuat di hadapan Notaris Jose Dima which was made before Jose Dima Satria, S.H.,
Satria, S.H., di Jakarta, terdapat penambahan Notary in Jakarta, there is additional issued and
modal ditempatkan dan disetor oleh BRI sesuai paid-up capital by BRI that has received approval
dengan persetujuan dari OJK melalui surat OJK from Financial Services Authority (OJK) through
No. S-555/PM.21/2022 tanggal 24 Juni 2022 its letter No. S-555/PM.21/2022 dated June 24,
dan telah dilaksanakan secara efektif pada 2022. The additional issued and paid-up capital
tanggal 27 Juni 2022 sehingga kepemilikan has become effective on June 27, 2022 so that
saham BRI menjadi 71% dari total saham BRI's share ownership to be at 71% of the total
BRIDS dan sebesar 29% dimiliki oleh PT BRIDS shares and 29% was owned by
Danareksa (Persero). Perubahan ini PT Danareksa (Persero). This has been
diberitahukan pada Penerimaan Pemberitahuan announced through the amendment of Articles of
Perubahan Anggaran Dasar Association Acknowledgement of No. AHU-
No. AHU-AH.01.03-0256545 tanggal 27 Juni AH.01.03.0256545 dated June 27, 2022.
2022.
Berdasarkan Akta No. 86 tanggal 17 April 2023, Based on Deed No. 86 dated April 17, 2023,
yang dibuat di hadapan Notaris Jose Dima which was made before Jose Dima Satria, S.H.,
Satria, S.H., di Jakarta. Perubahan tersebut Notary in Jakarta. The amendment has received
telah mendapat persetujuan Menteri Hukum dan approval from the Minister of Law and Human
Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat Rights based on the Decree of the Minister of
Keputusan Menteri Hukum dan Hak Law and Human Rights of the Republic of
Asasi Manusia Republik Indonesia Indonesia No. AHU-0024267.AH.01.02 Year
No. AHU-0024267.AH.01.02 Tahun 2023, serta 2023, and announcement of changes has been
pemberitahuan perubahannya telah diterima received and recorded in the Legal Entity
dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Administration System of the Ministry of Law and
Hukum Kementerian Hukum dan Hak Human Rights based on Letter No. AHU-
Asasi Manusia berdasarkan Surat AH.01.03-0058587 dated May 2, 2023 regarding
No. AHU-AH.01.03-0058587 tanggal 2 Mei 2023 Receipt of Notification of Changes to PT BRI
perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Danareksa Sekuritas' Articles of Association.
Anggaran Dasar PT BRI Danareksa Sekuritas.
Perubahan terakhir Anggaran Dasar BRIDS The latest amendment to BRIDS' Articles of
dituangkan dalam Akta No. 71 tanggal 18 April Association is stated in Deed No. 71 dated April
2024, yang dibuat di hadapan Notaris Jose Dima 18, 2024, which was made before Jose Dima
Satria, S.H., M.KN., berkedudukan di Jakarta Satria, S.H., Notary in Jakarta. The amendment
Selatan. Perubahan tersebut telah mendapat has received approval from the Minister
persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi of Law and Human Rights based on the
Manusia berdasarkan Surat Keputusan Menteri Decree of the Minister of Law and Human
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Rights of the Republic of Indonesia
Indonesia No. AHU-AH.01.03-0090655 Tahun No. AHU-01.03-0090655 Year 2024, and dated
2024 tanggal 22 April 2024 perihal perbaikan April 22, 2024 regarding correction and deletion
dan penghapusan beberapa pasal. of several articles.
Sesuai dengan ketentuan Pasal 3 Anggaran In accordance with Article 3 of BRIDS' Articles of
Dasar, ruang lingkup kegiatan BRIDS adalah Association, the scope of its activities comprises
sebagai penjamin emisi efek, perantara underwriting, securities brokerage, and other
pedagang efek serta kegiatan usaha penunjang supporting business activities determined and/or
lainnya yang ditetapkan dan/atau disetujui oleh approved by OJK.
OJK.
54
Page 1029
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS)
(lanjutan) (continued)
BRIDS memperoleh izin usaha sebagai BRIDS obtained its business license as
perantara pedagang efek dan penjamin emisi a securities broker and an underwriter from the
efek dari Ketua Badan Pengawas Pasar Chairman of the Capital Market Supervisory
Modal berdasarkan Surat Keputusan Agency in accordance with its Decision Letters
No. KEP-291/PM/1992 tanggal 16 Oktober 1992 No. KEP-291/PM/1992 dated October 16, 1992
dan No. KEP-292/PM/1992 tanggal 16 Oktober and No. KEP-292/PM/1992 dated October 16,
1992. 1992.
Sebagai bagian dari perizinan yang telah As part of its licensing, BRIDS has obtained
dimiliki, BRIDS juga telah memperoleh approval of supporting business activities as
persetujuan kegiatan usaha penunjang sebagai Arranger of Medium Term Notes (MTN),
Penatalaksana (Arranger) Medium Term Notes Negotiable Certificates of Deposit (NCD), Hybrid
(MTN), Negotiable Certificate of Deposit (NCD), Product as Perpetuity Notes, syndicated loans,
Hybrid Product seperti Perpetuity Notes, Global Medium Term Notes (GMTN), Global
pinjaman sindikasi, Global Medium Term Notes Bonds and Financial Advisory from Financial
(GMTN), Global Bond dan Penasihat Keuangan Services Authority (OJK) based on its Letter
(Financial Advisory) dari Otoritas Jasa No. S-143/PM.21/2017 dated March 16, 2017.
Keuangan (OJK) berdasarkan Surat
No. S-143/PM.21/2017 tanggal 16 Maret 2017.
Kantor pusat BRIDS berlokasi di Gedung BRI II BRIDS’ head office is located in BRI Tower II 23th
Lt. 23, Jl. Jend. Sudirman Kav.44-46, Jakarta floor, Jenderal Sudirman Street Kav. 44-46,
dan memiliki 7 cabang, 59 Gerai dan Jakarta and has 7 branches, 59 booths and
3 kemitraan. 3 partnerships.
PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance) PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance)
Pada tanggal 20 Juni 2019, BRI On June 20, 2019, BRI signed a Conditional
menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Share Sale and Purchase Agreement
Beli Saham Bersyarat (“PPJBSB”) dengan Dana ("PPJBSB") with Dana Pensiun BRI in order to
Pensiun BRI dalam rangka pengambilalihan acquire 90% shares of Dana Pensiun BRI in
kepemilikan saham Dana Pensiun BRI dalam PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance)
PT BRI Asuransi Indonesia (dahulu bernama (formerly PT Asuransi Bringin Sejahtera
PT Asuransi Bringin Sejahtera Artamakmur) Artamakmur), at a purchase price of
menjadi milik BRI sebanyak 90%, dengan harga Rp1,041,000 and has received approval from
pembelian sebesar Rp1.041.000 dan telah OJK through letter No. S-135/NB.1/2019 dated
mendapatkan persetujuan dari OJK melalui September 16, 2019. This transfer of shares was
surat No. S-135/NB.1/2019 tanggal completed on September 26, 2019, as stated in
16 September 2019. Pengalihan saham ini telah the Deed of Shares Takeover No. 31 made
dilaksanakan secara efektif pada tanggal 26 before Dina Chozie, S.H., a replacement notary
September 2019, sebagaimana dituangkan from Fathiah Helmi, S.H., Notary in Jakarta,
dalam Akta Akuisisi Saham No. 31 yang dibuat where BRI owns 90% of the total shares of BRI
di hadapan Notaris Dina Chozie, SH., pengganti Insurance and 10% is owned by the Yayasan
dari Fathiah Helmi, S.H., di Jakarta, dimana BRI Kesejahteraan Pekerja (YKP) BRI.
memiliki 90% dari total saham PT BRI Asuransi
Indonesia (”BRI Insurance”) dan sebesar 10%
dimiliki oleh Yayasan Kesejahteraan Pekerja
(YKP) BRI.
55
Page 1030
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance) PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance)
Anggaran Dasar BRI Insurance mengalami BRI Insurance's Articles of Association has
beberapa kali perubahan dan perubahan undergone several changes and the latest
Anggaran Dasar terakhir tertuang dalam Akta amendment to the Articles of Association is
No. 26 tanggal 26 Juni 2023 yang dibuat di contained in Deed No. 26 dated June 26, 2023
hadapan Notaris Hj. Zun Nur Ain Fauzia, S.H., made before Hj. Zun Nur Ain Fauzia, S.H., M.Kn.,
MKn, di Jakarta. Perubahan Anggaran Dasar Notary in Jakarta. The amendment to the Articles
tersebut telah mendapat persetujuan Menteri of Association has received approval from the
Hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Minister of Law and Human Rights based on the
Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Decree of the Minister of Law and Human Rights
Manusia No. AHU-00388682.AH.01.02 Tahun No. AHU-00388682. AH.01.02 Year 2023 dated
2023 tanggal 10 Juli 2023, serta pemberitahuan July 10, 2023, and announcement of the
perubahannya telah diterima dan dicatat di amendment has been received and recorded in
dalam Sistem Administrasi Badan Hukum the Legal Entity Administration System of the
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Ministry of Law and Human Rights based on
berdasarkan Surat No. AHU-AH.01.03-0089063 Letter No. AHU-AH.01.03-0089063 dated July 6,
tanggal 6 Juli 2023 perihal Penerimaan 2023 regarding Receipt of Notification of
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Changes to PT BRI Asuransi Indonesia's Articles
PT BRI Asuransi Indonesia. of Association.
Anggaran Dasar BRI Insurance telah mengalami BRI Insurance's Articles of Association has
beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir undergone several changes and the latest
sebagaimana dituangkan dalam Akta No. 04, amendment to the Articles of Association is
tanggal 17 Juli 2024 yang dibuat oleh Tri contained in Deed No. 04 dated July 17, 2024
Wahyuwidayati, Sarjana Hukum, Magister made before Tri Wahyuwidayati, Sarjana
Kenotariatan Notaris di Jakarta Selatan. Hukum, Magister Kenotariatan Notary in Jakarta.
Perubahan Anggaran Dasar ini telah The amendment has been received and
memperoleh persetujuan Menteri Hukum dan recorded in the Legal Entity Administration
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia System of the Ministry of Law and Human Rights
berdasarkan Surat No. AHU-0038862.AH.01.02 based on Letter No. AHU-0038862. AH.01.02 of
Tahun 2023 Tanggal 10 Juli 2023 dan telah 2023 dated July 10, 2023 and has been accepted
diterima dan dicatat di dalam Sistem and recorded in the Legal Entity Administration
Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum System of the Ministry of Law and Human Rights
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia of the Republic of Indonesia No. AHU-AH.01.03-
dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan 0173154 dated July 17, 2024 regarding Receipt
Perubahan Anggaran Dasar PT. BRI Asuransi of Notification of Changes to PT BRI Asuransi
Indonesia Nomor: AHU-AH.01.03-0173154 Indonesia's Articles of Association
Tanggal 17 Juli 2024.
56
Page 1031
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance) PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance)
(lanjutan) (continued)
Sesuai dengan ketentuan Pasal 3 Anggaran In accordance with the provisions of Article 3 of
Dasar ruang lingkup kegiatan usaha PT. BRI the Articles of Association, the scope of business
Asuransi Indonesia, yaitu: activities of PT. BRI Asuransi Indonesia, namely:
a. Menjalankan usaha di bidang Asuransi a. Carrying out business in the field of
Umum Konvensional (Kode KBLI 2020: Conventional General Insurance (2020
65121), mencakup usaha asuransi umum KBLI Code: 65121), includes general
yang diselenggarakan secara insurance business carried out
konvensional, dengan kegiatan usaha conventionally, with business activities
meliputi penyelenggaraan usaha jasa including carrying out risk insurance
pertanggungan risiko yang memberikan services which provide compensation to the
penggantian kepada tertanggung atau insured or policy holder due to loss,
pemegang polis karena kerugian, damage, costs incurred, loss of profits, or
kerusakan, biaya yang timbul, kehilangan legal liability to third parties that the insured
keuntungan, atau tanggung jawab hukum or policyholder may suffer due to the
kepada pihak ketiga yang mungkin diderita occurrence of an uncertain event.
tertanggung atau pemegang polis karena
terjadinya suatu peristiwa yang tidak pasti.
b. Menjalankan usaha di bidang Unit Syariah b. Carrying out business in the General
Asuransi Umum (Kode KBLI 2020: 65123), Insurance Sharia Unit sector (2020 KBLI
Kelompok ini mencakup kegiatan unit kerja Code: 65123), this group includes work unit
dari kantor pusat perusahaan asuransi activities from the head office of a
umum konvensional yang berfungsi conventional general insurance company
sebagai Kantor Induk dari Kantor di luar which functions as the Main Office of an
Kantor Pusat yang melaksanakan kegiatan Office outside the Head Office which carries
usaha asuransi umum berdasar prinsip out general insurance business activities
syariah. based on sharia principles.
BRI Insurance memperoleh izin usaha di bidang BRI Insurance obtained its license to do general
asuransi kerugian pada tanggal insurance business on August 26, 1989 through
26 Agustus 1989 berdasarkan Keputusan the Decree of the Ministry of Finance of the
Menteri Keuangan Republik Indonesia Republic of Indonesia No. Kep-
No. Kep.-128/KM.13/1989. Sesuai Keputusan 128/KM.13/1989. In accordance with the Decree
Anggota Dewan Komisioner OJK of Board of Commissioners of OJK
No. KEP-105/NB.11/2020 tanggal 6 Maret 2020, No. KEP-105/NB.11/2020 dated March 6, 2020,
BRI Insurance memperoleh pemberlakuan izin BRI Insurance obtained the enforcement of
usaha di bidang asuransi umum atas izin usaha business license in general insurance on the
yang sebelumnya telah diberikan kepada basis of business that had previously been given
PT Asuransi Bringin Sejahtera Artamakmur to PT Asuransi Bringin Sejahtera Artamakmur
yang selanjutnya berubah nama menjadi PT BRI which changed its name to PT BRI Asuransi
Asuransi Indonesia. Indonesia.
BRI Insurance mendapatkan izin pembukaan BRI Insurance obtained permission to open
kantor cabang dengan prinsip Syariah a branch office with Sharia principles in
sesuai dengan Surat Keputusan Menteri accordance with the Decree of the Minister of
Keuangan No. KEP-006/KM.6/2003 tanggal Finance No. KEP-006/KM.6/2003 dated January
21 Januari 2003. 21, 2003.
57
Page 1032
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance) PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance)
(lanjutan) (continued)
Kantor pusat BRI Insurance berlokasi di Graha BRI Insurance head office is located in Graha BRI
BRI Insurance, Jl. Mampang Prapatan Raya Insurance, Jl. Mampang Prapatan Raya No. 18,
No.18, Jakarta Selatan dan memiliki 21 Kantor South Jakarta, and it has 21 Conventional
Cabang Konvensional, 2 Kantor Cabang Branches, 2 Sharia Branches, 19 Marketing
Syariah, 19 Kantor Perwakilan Pemasaran Representative Offices (MRO) Conventional, 3
Konvensional, 3 Kantor Perwakilan Pemasaran Representative Office Sharia (ROS), 50
Syariah, 50 Marketing Channel (MC) Marketing Channels (MC) Conventional and 21
Konvensional dan 21 Marketing Office Sharia Marketing Offices Sharia (MOS).
(MOS).
PT Pegadaian (Pegadaian) PT Pegadaian (Pegadaian)
Pada tanggal 13 September 2021, Negara On September 13, 2021, The Government of
Republik Indonesia yang diwakili oleh Menteri Indonesia, as represented by the Minister of
BUMN dan BRI menandatangani perjanjian SOEs, signed the Sale and Purchase of Shares
pengalihan hak atas saham Negara Republik Agreement with BRI to transfer its shares in
Indonesia pada PT Pegadaian (Persero) PT Pegadaian (Pegadaian) to increase the
(Pegadaian) dalam rangka penambahan ownership in BRI, it was documented in Notarial
penyertaan modal Negara Republik Indonesia Deed No. 13 dated September 13, 2021.
ke dalam modal saham BRI, yang kemudian Through the agreement, The Government of
dituangkan dalam Akta No. 13 tanggal Indonesia transferred its right of all Series B
13 September 2021. Melalui perjanjian tersebut, shares in Pegadaian to BRI amounting to
Negara Republik Indonesia mengalihkan 6,249,999 series B shares with nominal value of
kepada BRI berupa hak atas seluruh saham Seri Rp48,670,528. Thus, starting September 13,
B milik Negara Republik Indonesia pada 2021, BRI owned Pegadaian’ shares and has the
Pegadaian dengan jumlah sebanyak 6.249.999 right as the owner of the transferred shares.
saham seri B yang seluruhnya senilai
Rp48.670.528. Dengan demikian, sejak tanggal
13 September 2021, BRI adalah pemilik saham
yang dialihkan dan berhak menjalankan hak-hak
sebagai pemilik dari saham-saham yang
dialihkan.
Anggaran Dasar Pegadaian telah mengalami Pegadaian’ Articles of Association has been
beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir amended several times. The latest amendment
sebagaimana dituangkan dalam Akta No. 15 was documented in the Deed of Declaration
tanggal 23 September 2021, yang dibuat di No. 15 dated September 23, 2021, of Nanda
hadapan Notaris Nanda Fauz Iwan, S.H., M.Kn., Fauz Iwan, S.H., M.Kn., a Notary in Jakarta. The
di Jakarta. Perubahan anggaran dasar tersebut amendment to the articles of association has
telah mendapat persetujuan oleh Kementerian been approved by the Ministry of Law and
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Human Rights of the Republic of Indonesia
Indonesia No. AHU-0053287.AH.01.02 Tahun No. AHU-0053287.AH.01.02 dated
2021 tanggal 29 September 2021 serta telah September 29, 2021 and has received a Letter of
mendapat Surat Penerimaan Pemberitahuan Acceptance of Notification of Amendment to the
Perubahan Anggaran Dasar PT Pegadaian No. Articles of Association of PT Pegadaian
AHU-AH.01.03-0454524, tanggal 29 September No. AHU-AH.01.03-0454524, September 29,
2021. 2021.
58
Page 1033
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT Pegadaian (Pegadaian) PT Pegadaian (Pegadaian)
Berdasarkan Ketentuan Pasal 3 Anggaran According to Article 3 of its Articles of
Dasar, maksud dan tujuan Pegadaian adalah Association, Pegadaian’s scope of business is to
melakukan usaha penyaluran pinjaman lainnya conduct loan disbursement businesses in the
berupa usaha pergadaian, secara konvensional form of pawnshops, both conventional and
dan berdasarkan prinsip syariah, berbasis sharia, based on information technology/digital
teknologi informasi/platform digital (untuk platforms (IT) and non-IT, optimize the utilization
selanjutnya disebut “TI”) dan non-TI, serta of Pegadaian’s resources to produce high quality
optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang and highly competitive services to gain benefits
dimiliki Pegadaian untuk menghasilkan jasa in order to increase Pegadaian’s value by
bermutu tinggi dan berdaya saing kuat untuk implementing the principles of limited liability
mendapatkan/mengejar keuntungan guna company.
meningkatkan nilai Pegadaian dengan prinsip-
prinsip Perseroan Terbatas.
Kantor pusat Pegadaian berlokasi di Jl. Kramat Pegadaian’s head office is located in Jl. Kramat
Raya No.162 Jakarta Pusat 10430 dan Raya No.162 Central Jakarta 10430 and has 12
mempunyai 12 kantor wilayah, 61 kantor area, regional offices, 61 area offices, 642 branches,
642 kantor cabang, dan 3.446 kantor unit and 3,446 branch service unit offices.
pelayanan cabang.
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) PT Permodalan Nasional Madani (PNM)
Pada tanggal 13 September 2021, BRI On September 13, 2021, BRI signed the Sale
menandatangani perjanjian pengalihan hak atas and Purchase of Shares Agreement to receive
saham Negara Republik Indonesia pada PT The Government of Indonesia shares in
Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam PT Permodalan Nasional Madani (PNM) to
rangka penambahan penyertaan Modal Negara increase the ownership of Government of
Republik Indonesia ke dalam modal saham BRI. Indonesia in BRI. The Government of Indonesia,
Negara Republik Indonesia yang diwakili oleh as represented by the Minister of SOEs,
Menteri BUMN mengalihkan kepada BRI berupa transferred its Series B shares in PNM to BRI
hak atas seluruh saham Seri B milik Negara amounting to 3,799,999 series B shares with
Republik Indonesia pada PNM dengan jumlah nominal value of Rp6,100,068. Thus, starting
sebanyak 3.799.999 saham seri B yang September 13, 2021, BRI owned PNM’s shares
seluruhnya senilai Rp6.100.068. Dengan of the transferred shares and has the right as the
demikian, sejak tanggal 13 September 2021, owner of the transferred shares.
BRI adalah pemilik saham yang dialihkan dan
berhak menjalankan hak-hak sebagai pemilik
dari saham-saham yang dialihkan.
59
Page 1034
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) PT Permodalan Nasional Madani (PNM)
(lanjutan) (continued)
Perusahaan didirikan berdasarkan Peraturan The company was established based on
Pemerintah Republik Indonesia No. 38 tahun Republic of Indonesia Government Regulation
1999 tanggal 25 Mei 1999 tentang Penyertaan No. 38 of 1999 dated May 25, 1999 concerning
Modal Negara Republik Indonesia untuk State Capital Inclusion of the Republic of
Pendirian Perusahaan (Persero) Dalam Rangka Indonesia for the Establishment of Companies
Pengembangan Koperasi, Usaha Kecil Dan (Persero) in the Context of the Development of
Menengah, yang pendiriannya dituangkan Cooperatives, Small and Medium Enterprises,
dalam Akta Pendirian No. the establishment of which is stated in the Deed
1 tanggal 1 Juni 1999 dibuat dihadapan Ida of Establishment No. 1 dated June 1, 1999,
Sofia, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah made before Ida Sofia, S.H., Notary in Jakarta,
memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum which has received approval from the Minister of
dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat Law and Human Rights based on Decree No. C-
Keputusan No. C-11.609.HT.01.01.TH.99 11.609.HT.01.01.TH.99 dated June 23, 1999,
tanggal 23 Juni 1999, dan telah didaftarkan pada and has been registered at the Central Jakarta
Kantor Pendaftaran Perusahaan Kodya Jakarta Kodya Company Registration Office under
Pusat di bawah Nomor: 4758/BH.09.05/VIII/99 Number: 4758/BH.09.05/VIII/99 dated August
tanggal 27 Agustus 1999, serta telah 27, 1999, and has been published in the State
diumumkan dalam Berita Negara Republik Gazette of the Republic of Indonesia under
Indonesia Nomor: 73 tanggal 10 September Number: 73 dated September 10, 1999,
1999, Tambahan No. 5681 (“Akta No. 1”). Supplement No. 5681 (“Deed No. 1”).
Akta No.1 tersebut telah diubah beberapa kali, Deed No. 1 has been amended several times,
dengan perubahan terakhir yang dimuat dalam with the latest amendment contained in the
Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Deed of Shareholder Decision Statement
Nomor: 18 tanggal 7 Juni 2023 dibuat di Number: 18 dated June 7, 2023, made before
hadapan Hadijah, S.H., Notaris di Jakarta, yang Hadijah, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta, which
telah memperoleh persetujuan Menteri Hukum has obtained the approval of the Minister of Law
dan Hak Asasi Manusia sebagaimana and Human Rights as stated in Decree Number:
Keputusan No. AHU-0037792.AH.01.02 Tahun AHU-0037792.AH.01.02. Year 2023 dated July
2023 tanggal 5 Juli 2023. Pemberitahuan 5, 2023. Notification of the changes has been
perubahannya telah dicatat pada database recorded in the Legal Entity Administration
Sistem Administrasi Badan Hukum Mentri System database of the Ministry of Law and
Hukum dan Hak Asasi Manusia tentang Human Rights regarding Approval of Changes
Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar PT to the Articles of Association of
Permodalan Nasional Madani No. AHU- PT Permodalan Nasional Madani Number:
AH.01.09-0134474 tertanggal 5 Juli 2023. AHU-AH.01.09-0134474 dated July 5, 2023.
Sesuai dengan ketentuan Pasal 3 Anggaran According to Article 3 of its Articles of
Dasar, ruang lingkup kegiatan PNM adalah jasa Association, PNM’s scope of business is
pembiayaan termasuk tetapi tidak terbatas pada financing services but not limited to program
kredit program dan/atau pembiayaan sistem loan and/or joint responsibility financing,
tanggung renteng, penyertaan kepada Lembaga participation in Lembaga Keuangan
Keuangan Mikro/Syariah (LKM/S) dan Bank Mikro/Syariah (LKM/S) and Bank Perkreditan
Perkreditan Rakyat (BPR/S) serta jasa Rakyat (BPR/S) alongride with management
manajemen dan kemitraan. and partnership services.
60
Page 1035
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) PT Permodalan Nasional Madani (PNM)
(lanjutan) (continued)
Kantor pusat PNM berlokasi di Menara PNM, PNM’s head office is located in PNM Tower, Jl.
Jalan Kuningan Mulia, Menteng Atas, Setiabudi, Kuningan Mulia, Menteng Atas, Setiabudi, South
Jakarta Selatan, DKI Jakarta dan memiliki 58 Jakarta, DKI Jakarta and has 58 branches PNM,
kantor cabang, 3.977 kantor unit Mekaar, 620 3,977 unit offices Mekaar, and 620 unit offices
kantor unit ULaMM (termasuk 2 kantor unit ULaMM (include of 2 representative unit offices).
representatif).
PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI)
Pada tanggal 27 September 2018, BRI telah On September 27, 2018, BRI signed
menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham a Conditional Sale and Purchase of Shares
Bersyarat (“PJBS”) dengan PT Danareksa Agreement (“PJBS”) with PT Danareksa
(Persero) dalam rangka pengambilalihan (Persero) to acquire PT Danareksa Investment
sebagian kepemilikan saham PT Danareksa Management (“DIM”) shares from
Investment Management (“DIM”) dari PT Danareksa (Persero) to BRI in the amount of
PT Danareksa (Persero) menjadi milik BRI 10,500,000 shares or equivalent to 35% of all
sebanyak 10.500.000 lembar saham atau setara DIM shares, with a purchase price of Rp371,959
dengan 35% dari keseluruhan saham beredar which has granted its approval from OJK
DIM, dengan harga pembelian sebesar through letter No. S-1453/PM.21/2018 dated
Rp371.959 yang telah mendapat persetujuan December 14, 2018. This share sale and
dari OJK melalui surat No. S-1453/PM.21/2018 purchase transaction was carried out on
tanggal 14 Desember 2018. Transaksi jual beli December 20, 2018, stated in the Deed of Sale
saham ini telah dilaksanakan pada tanggal and Purchase of Shares No. 47 dated
20 Desember 2018, sebagaimana dituangkan December 20, 2018 made before Masjuki, S.H.,
dalam Akta Jual Beli Saham No. 47 tanggal Substitute Notary of M. Nova Faisal, S.H., M.Kn.
20 Desember 2018 yang dibuat di hadapan
Masjuki, S.H., Notaris pengganti dari M. Nova
Faisal, S.H., M.Kn.
Selanjutnya, pada tanggal 19 Juli 2022, BRI Furthermore, on July 19, 2022, BRI has signed
telah menandatangani PJBS kembali dengan another PJBS with PT Danareksa (Persero) to
PT Danareksa (Persero) dalam rangka acquire DIM's share ownership from
pengambilalihan sebagian kepemilikan saham PT Danareksa (Persero) to BRI with 9,000,000
DIM dari PT Danareksa (Persero) menjadi milik shares or equivalent to 30% of DIM's total
BRI sebanyak 9.000.000 lembar saham atau outstanding shares, with a purchase price of
setara dengan 30% dari keseluruhan saham Rp360,000 which has granted its approval from
beredar DIM, dengan harga pembelian sebesar OJK through letter No. S-889/PM.21/2022 dated
Rp360.000 yang telah mendapat persetujuan October 5, 2022 regarding Approval of the
dari OJK melalui surat No. S-889/PM.21/2022 Planned Change in the Ownership Composition
tanggal 5 Oktober 2022 perihal Persetujuan Atas of PT Danareksa Investment Management
Rencana Perubahan Komposisi Kepemilikan Shareholders. This share sale and purchase
Pemegang Saham PT Danareksa Investment transaction was carried out on November 30,
Management. Transaksi jual beli saham ini telah 2022, as stated in the Deed of Sale and
dilaksanakan pada tanggal 30 November 2022, Purchase of Shares No. 32 dated November 30,
sebagaimana dituangkan dalam Akta Jual Beli 2022 made before Fathiah Helmi, S.H., Notary
Saham No. 32 tanggal 30 November 2022 yang in Jakarta, thereby BRI owns 19,500,000 shares
dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris or equivalent to 65% of the total outstanding
di Jakarta sehingga BRI memiliki 19.500.000 shares of DIM.
lembar saham atau setara dengan 65% dari total
saham beredar DIM.
61
Page 1036
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI)
(lanjutan) (continued)
Perubahan secara keseluruhan anggaran dasar DIM's Articles of Association have been
DIM telah dimuat dalam akta tertanggal amended several times. The overall changes to
1 Februari 2019 No. 01 dibuat di hadapan M. the articles of association have been contained
Nova Faisal S.H., M,Kn., Notaris di Jakarta in the deed dated February 1, 2019 No. 01 made
Selatan dan telah mendapat persetujuan dari before M. Nova Faisal S.H., M,Kn., Notary in
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia South Jakarta and has received approval from
Republik Indonesia dengan Surat Keputusannya the Minister of Law and Human Rights of the
tanggal 11 Februari 2019 No. AHU-0006825. Republic of Indonesia with a Decree dated
AH.01.02 Tahun 2019 serta pemberitahuan February 11, 2019 No. AHU-0006825.AH.01.02
Perubahan Anggaran Dasarnya telah diterima Year 2019 and notification of Amendments to its
dan dicatat oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Articles of Association have been received and
Manusia Republik Indonesia dengan suratnya recorded by the Minister of Law and Human
tanggal 11 Februari 2019 No. AHU-AH.01.03- Rights of the Republic of Indonesia in a letter
0079597 dan telah diumumkan dalam Berita dated February 11, 2019 No. AHU-AH.01.03-
Negara Republik Indonesia tertanggal 29 Maret 0079597 and has been announced in the State
2019 No. 26, Tambahan No. 10084. Gazette of the Republic of Indonesia dated
March 29, 2019 No. 26, Supplement No. 10084.
Berdasarkan Akta No. 2 tanggal 16 Oktober Based on Deed No. 2 dated October 16, 2019,
2019, yang dibuat di hadapan Notaris Fifidiana, made before Notary Fifidiana, S.H., S.S., M.Kn.
S.H., S.S., M.Kn. Perubahan anggaran The amendment to the articles of association
dasar tersebut telah mendapat persetujuan has been approved by the Ministry of Law and
oleh Kementerian hukum dan Hak Human Rights of the Republic of Indonesia
Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-0083200.AH.01.02 Year 2019 dated
No. AHU-0083200.AH.01.02 Tahun 2019 October 16, 2019.
tanggal 16 Oktober 2019.
Berdasarkan Akta Pernyataan tentang Based on the Deed of Statement regarding
Keputusan Pemegang Saham di Luar Rapat Shareholder Decisions Outside the General
Umum Pemegang Saham Perseroan Terbatas Meeting of Shareholders of PT Danareksa
PT Danareksa Investment Management No. 4 Investment Management Limited Liability
tanggal 4 Juli 2023, yang dibuat di hadapan Company No. 4 dated July 4, 2023, made before
Notaris Fifidiana, S.H., S.S., M.Kn., di Jakarta Notary Fifidiana, S.H., S.S., M.Kn., in Central
Pusat, telah dilakukan perubahan Anggaran Jakarta, include changes to the company's
Dasar Perseroan meliputi perubahan nama Articles of Association, including change of the
Perseroan dari sebelumnya bernama company's name from formerly named PT
PT Danareksa Investment Management menjadi Danareksa investment management to PT BRI
bernama PT BRI Manajemen Investasi (“BRI- investment management ("BRI-MI"), change of
MI“), perubahan tempat kedudukan Perseroan, location of the Company, which was originally
yang semula berkedudukan dan berkantor pusat domiciled and headquartered in South Jakarta
di Jakarta Selatan dan beralamat di Plaza BP and had its address at Plaza BP Jamsostek
Jamsostek Lantai 11, Jl. H.R. Rasuna Said Kav. Floor 11, Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 112 Blok B
112 Blok B Jakarta 12910, berubah menjadi Jakarta 12910, changed to having its domicile
berkedudukan dan berkantor pusat di Jakarta and head office in Central Jakarta, which is
Pusat, yang beralamat di Gedung BRI II Lantai located at BRI II Building, 22nd Floor, Jl. Jend.
22, Jl. Jend. Sudirman Kav. 44-46 Jakarta Pusat Sudirman Kav. 44-46 Central Jakarta 10210,
10210 dan perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar and amendments to Article 3 of the Company's
Perseroan tentang Maksud dan Tujuan Serta Articles of Association concerning Aims and
Kegiatan Usaha dalam rangka penyesuaian Objectives and Business Activities in the context
berdasarkan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha of adjustments based on the 2020 Standard
Indonesia (KLBI) 2020. Classification of Indonesian Business Fields
(KLBI).
62
Page 1037
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI)
(lanjutan) (continued)
Anggaran Dasar BRI-MI kemudian diubah dan BRI-MI's Articles of Association were then
disusun kembali sebagaimana termaktub dalam amended and rearranged as stated on Notarial
Akta Notaris No. 25 tanggal 15 Oktober 2025 Deed No. 25 dated October 15, 2025 by Leolin
oleh Leolin Jayayanti, S.H., M.Kn., Notaris di Jayayanti, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta,
Jakarta, yang mengatur tindakan yang perlu regulates the actions that the Company must
dilakukan Perusahaan apabila jabatan anggotan take if a position on the Board of Commissioners
Dewan Komisaris lowong. Perubahan ini telah becomes vacant. This change has been received
diterima dan dicatat di dalam Sistem and recorded in the Legal Entity Administration
Administrasi Badan Hukum oleh Menteri Hukum System by the Minister of Law of the Republic of
Republik Indonesia dalam Surat Penerimaan Indonesia in the Letter of Acceptance of Notice
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar PT of Changes to the Articles of Association of
BRI Manajemen Investasi Nomor AHU- PT BRI Manajemen Investasi Number
AH.01.03-0243245 tanggal 15 Oktober 2025. AHU-AH.01.03-0243245 dated October 15,
2025.
Berdasarkan Akta Anggaran Dasar, maksud dan Based on the Deed of Articles of Association,
tujuan BRI-MI adalah menjalankan usaha dalam the purposes and objectives of BRI-MI are
bidang Aktivitas Manajemen Investasi. Untuk running a business in the field of Investment
mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas Management Activities. To achieve the aims and
Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha objectives above, the Company can carry out
sebagai berikut: Manajer Investasi - kode KBLI the following business activities:Investment
66311; mencakup kegiatan usaha pihak yang Manager - KBLI code 66311; includes the
mengelola portofolio efek untuk para nasabah business activities of parties who manage
atau mengelola portofolio investasi kolektif untuk securities portfolios for customers or manage
sekelompok nasabah, kecuali perusahaan collective investment portfolios for a group of
asuransi, dana pensiun, dan bank yang customers, except for insurance companies,
melakukan sendiri kegiatan usahanya pension funds and banks which carry out their
berdasarkan peraturan perundang-undangan own business activities based on applicable
yang berlaku. laws and regulations.
BRI-MI berkedudukan di Gedung BRI II Lantai BRI-MI is located in BRI Tower II, 25th Floor, Jl.
25, Jl. Jend. Sudirman Kav. 44-46 Jakarta Pusat Jend Sudirman Kav. 44-46, Central Jakarta
10210. 10210.
63
Page 1038
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL POLICIES INFORMATION
Pernyataan Kepatuhan Statement of Compliance
Laporan keuangan konsolidasian pada tanggal The consolidated financial statements as of
31 Desember 2025 dan untuk tahun yang berakhir December 31, 2025, and for year then ended are
pada tanggal tersebut telah disusun dan disajikan prepared and presented in accordance with
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesian Financial Accounting Standards (“FAS”),
(”SAK”) Indonesia, yang mencakup Pernyataan which include the Statements (“SFAS”) and
Standar Akuntansi Keuangan (”PSAK”) dan Interpretations (“IFAS”) issued by the Financial
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (”ISAK”) Accounting Standards Board of the Indonesian
yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Institute of Accountants and BAPEPAM-LK’s
Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan Peraturan Regulation No. VIII.G.7, Appendix of the Decision of
Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga the Chairman of BAPEPAM-LK No. KEP-
Keuangan (”BAPEPAM-LK”) No. VIII.G.7 lampiran 347/BL/2012 dated June 25, 2012 regarding the
keputusan Ketua BAPEPAM-LK No. KEP- “Guidelines on Financial Statements Presentations
347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 tentang and Disclosures for Issuers or Public Companies”.
“Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan
Emiten atau Perusahaan Publik.”
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of the consolidated
konsolidasian financial statement
Laporan keuangan konsolidasian disusun The consolidated financial statements have
sesuai dengan PSAK No. 201, ”Penyajian been prepared in accordance with SFAS
Laporan Keuangan”. No. 201, “Presentation of Financial Statements”.
Laporan keuangan konsolidasian telah The consolidated financial statements have
disajikan berdasarkan nilai historis, kecuali been presented on a historical cost basis, except
untuk beberapa akun yang dinilai for some accounts that were assessed using
menggunakan dasar pengukuran lain another measurement basis as explained in the
sebagaimana dijelaskan pada kebijakan accounting policies of the account. The
akuntansi dari akun tersebut. Laporan consolidated financial statements have been
keuangan konsolidasian disusun dengan dasar prepared on accrual basis, except the
akrual, kecuali laporan arus kas konsolidasian. consolidated statement of cash flows.
Laporan arus kas konsolidasian disusun The consolidated statement of cash flows has
dengan menggunakan metode langsung been prepared using the direct method by
dengan mengelompokkan arus kas classifying cash flows into operating, investing
berdasarkan aktivitas operasi, investasi dan and financing activities. For the purposes of the
pendanaan. Untuk keperluan laporan arus kas consolidated statement of cash flows, cash and
konsolidasian, yang termasuk kas dan setara cash equivalents consists of cash, current
kas terdiri dari kas, giro pada Bank Indonesia accounts with Bank Indonesia and current
dan giro pada bank lain, penempatan pada accounts with other banks, placements with
Bank Indonesia dan lembaga keuangan lain, Bank Indonesia and other financial institutions,
Sertifikat Bank Indonesia yang jatuh tempo and Bank Indonesia Certificates maturing within
dalam waktu 3 (tiga) bulan atau kurang sejak 3 (three) months from the date of acquisition,
tanggal perolehan, sepanjang tidak digunakan provided they are neither pledged as collateral
sebagai jaminan atas pinjaman yang diterima for fund borrowings nor restricted.
serta tidak dibatasi penggunaannya.
64
Page 1039
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of the consolidated
konsolidasian (lanjutan) financial statement (continued)
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam The presentation currency used in the
laporan keuangan konsolidasian adalah mata consolidated financial statement is the
uang Rupiah (Rp) yang juga merupakan mata Indonesian Rupiah (Rp) which is also the
uang fungsional setiap entitas dalam grup functional currency of every entity in the group
kecuali entitas anak dan kantor cabang tertentu except the entity certain subsidiaries and branch
yang memiliki mata uang fungsional Dolar office that have a functional currency of the
Amerika Serikat, Dolar Singapura, Dolar United States Dollar, Singaporean Dollar, Hong
Hongkong dan Dolar Taiwan Baru. Angka- Kong Dollar and New Taiwan Dollar. Unless
angka yang disajikan dalam laporan keuangan otherwise stated, all figures presented in the
konsolidasian, kecuali dinyatakan lain, consolidated financial statements are rounded
dibulatkan dalam jutaan Rupiah. off to millions of Rupiah.
b. Prinsip konsolidasian b. Principles of consolidation
Laporan keuangan konsolidasian meliputi The consolidated financial statements include
laporan keuangan BRI dan entitas anak yang the financial statements of BRI and its
mayoritas sahamnya dimiliki atau dikendalikan subsidiaries whose majority of shares are owned
oleh BRI. or controlled by BRI.
Dalam hal pengendalian terhadap entitas anak When control over a subsidiary began or ceased
dimulai atau diakhiri dalam suatu periode during the period, the results of operations of a
berjalan maka hasil usaha entitas anak yang subsidiary are included in the consolidated
diperhitungkan ke dalam laporan keuangan financial statement limited only to the results
konsolidasian hanya sebatas hasil pada saat from the date that control was acquired or up to
pengendalian tersebut mulai diperoleh atau the date that control has ceased.
hingga saat pengendalian itu berakhir.
Pengendalian diperoleh ketika BRI terekspos Control is acquired when BRI is exposed or has
atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari the rights of variable returns from its involvement
keterlibatannya dengan entitas anak dan in a subsidiary and has the ability to affect those
memiliki kemampuan untuk mempengaruhi returns through its power over the subsidiary.
imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya
atas entitas anak.
BRI mengendalikan entitas anak jika dan hanya BRI controls a subsidiary if, and only if, BRI has
jika BRI memiliki hal berikut ini: the following:
a) Kekuasaan atas entitas anak (hak yang ada a) Power over a subsidiary (existing rights
saat ini yang memberi kemampuan kini that provide the current ability to direct the
untuk mengarahkan aktivitas relevan yang relevant activities that significantly affect
secara signifikan mempengaruhi imbal hasil the returns of a subsidiary).
entitas anak).
b) Eksposur atau hak atas imbal hasil variabel b) Exposure or right of variable returns from
dari keterlibatannya dengan entitas anak. its involvement in a subsidiary.
c) Kemampuan untuk menggunakan c) The ability to use its power over the
kekuasaannya atas entitas anak untuk subsidiary to affect BRI’s returns.
mempengaruhi jumlah imbal hasil BRI.
65
Page 1040
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
b. Prinsip konsolidasian (lanjutan) b. Principles of consolidation (continued)
Transaksi kombinasi bisnis antara entitas Business combination transactions between
sepengendali dicatat berdasarkan PSAK entities under common control are recorded
No. 338, ”Kombinasi Bisnis Entitas based on SFAS No. 338, ”Business
Sepengendali” dimana selisih harga perolehan Combination of Entities Under Common
yang dibayar dengan nilai tercatat aset neto Control”, where the difference between the
yang diperoleh dicatat sebagai bagian akun acquisition cost and the carrying value of net
tambahan modal disetor di ekuitas. assets acquired is recorded in additional paid-
in capital in equity.
Seluruh saldo dan transaksi antar perusahaan All significant intercompany balances and
yang signifikan termasuk keuntungan atau transactions, including unrealized gain or loss,
kerugian yang belum direalisasi, dieliminasi are eliminated to reflect the financial position and
untuk mencerminkan posisi keuangan dan hasil results of BRI and subsidiaries’ operations as a
usaha BRI dan entitas anak sebagai satu single entity.
kesatuan usaha.
Laporan keuangan konsolidasian disusun The consolidated financial statements are
dengan menggunakan kebijakan akuntansi prepared using accounting policies for similar
yang sama untuk peristiwa dan transaksi events and transactions in identical
sejenis dalam kondisi yang sama. Apabila circumstances. If the subsidiaries’ financial
laporan keuangan entitas anak menggunakan statements use accounting policies that are
kebijakan akuntansi yang berbeda dari different from those adopted in the consolidated
kebijakan akuntansi yang digunakan dalam financial statements, then appropriate
laporan keuangan konsolidasian, maka adjustments are made to the subsidiaries’
dilakukan penyesuaian yang diperlukan financial statements.
terhadap laporan keuangan entitas anak
tersebut.
Kepentingan non-pengendali dinyatakan The non-controlling interest are stated at the
sebesar proporsi pemegang saham minoritas non-controlling shareholders’ proportionate
atas laba neto dan ekuitas entitas anak share in the net income and equity of the
tersebut sesuai dengan persentase subsidiaries based on the percentage of
kepemilikan pemegang saham minoritas pada ownership of the non-controlling shareholders in
entitas anak tersebut. the subsidiaries.
Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas Changes in the parent entity's share of
induk pada entitas anak yang tidak ownership in subsidiaries that do not result in
mengakibatkan hilangnya pengendalian, loss of control are recorded as equity
dicatat sebagai transaksi ekuitas. transactions.
c. Aset keuangan dan liabilitas keuangan c. Financial assets and financial liabilities
Aset keuangan terdiri dari kas, giro pada Bank Financial assets consist of cash, current
Indonesia, giro pada bank lain, penempatan accounts with Bank Indonesia, current accounts
pada Bank Indonesia dan lembaga keuangan with other banks, placements with Bank
lain, efek-efek, wesel ekspor dan tagihan Indonesia and other financial institutions,
lainnya, efek-efek yang dibeli dengan janji dijual securities, export bills and other receivables,
kembali, tagihan derivatif, kredit yang diberikan, securities purchased under agreement to resell,
pinjaman syariah, piutang sewa pembiayaan, derivative receivables, loans, sharia loans,
tagihan akseptasi, penyertaan saham dan aset finance lease receivables, acceptance
lain-lain. receivables, investment in shares, and other
assets.
66
Page 1041
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
c. Aset keuangan dan liabilitas keuangan c. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
Liabilitas keuangan terdiri dari liabilitas segera, Financial liabilities consist of liabilities due
simpanan nasabah, simpanan dari bank lain immediately, deposits from customers, deposits
dan lembaga keuangan lain, efek-efek yang from other banks and other financial institutions,
dijual dengan janji dibeli kembali, liabilitas securities sold under agreement to repurchase,
derivatif, liabilitas akseptasi, surat berharga derivative payables, acceptance payables,
yang diterbitkan, pinjaman yang diterima, marketable securities issued, fund borrowings,
liabilitas lain-lain serta pinjaman dan surat other liabilities, and subordinated loans and
berharga subordinasi. marketable securities.
(i) Klasifikasi (i) Classification
Untuk menentukan kategori dan klasifikasi, To determine categories and classifications,
BRI dan entitas anak menilai seluruh aset BRI and its subsidiaries assess all financial
keuangan, kecuali instrumen ekuitas dan assets, except equity and derivative
derivatif, berdasarkan kombinasi dari instruments, based on a combination of
model bisnis pengelolaan aset dan asset management business models and
karakteristik arus kas kontraktual the characteristics of contractual cash flow
instrumen terkait. Berikut klasifikasi aset related instruments. These are the
keuangan pada saat pengakuan awal: classification of financial assets at the time
of initial recognition:
Aset keuangan yang diukur pada biaya Financial assets measured at amortized
perolehan diamortisasi; cost;
Aset keuangan, dalam hal ini instrumen Financial assets, in this case debt
utang, yang diukur pada nilai wajar instruments, as measured at fair value
melalui penghasilan komprehensif lain, through other comprehensive income,
dengan keuntungan/kerugian diakui with gains/losses recognized at the time
pada laba rugi pada saat pelepasan; of derecognition;
Aset keuangan, dalam hal ini instrumen Financial assets, in this case equity
ekuitas, yang diukur pada nilai wajar instruments, as measured at fair value
melalui penghasilan komprehensif lain through other comprehensive income,
dengan keuntungan/kerugian tidak with an unrecognized profit/loss on profit
diakui pada laba rugi pada saat or loss at the time of derecognition; or
pelepasan; atau
Aset keuangan yang diukur pada nilai Financial assets measured at fair value
wajar melalui laba rugi. through profit or loss.
BRI dan entitas anak mengklasifikasi dan BRI and its subsidiaries classify and
mengukur instrumen derivatif dan measure derivative instruments and trading
portofolio trading pada aset keuangan yang portfolios on financial assets recognized at
diakui pada nilai wajar melalui laba rugi. fair value through profit or loss.
Aset keuangan diukur pada biaya Financial assets are measured at amortized
perolehan diamortisasi jika memenuhi cost if they meet the following conditions:
kondisi sebagai berikut:
Aset keuangan dikelola dalam model Financial assets are managed in
bisnis yang bertujuan untuk memiliki a business model that aims to have
aset keuangan dalam rangka financial assets in order to obtain
mendapatkan arus kas kontraktual; dan contractual cash flow; and
Persyaratan kontraktual dari aset The contractual terms of the financial
keuangan tersebut memberikan hak asset provide rights on a certain date for
pada tanggal tertentu atas arus kas cash flow obtained solely from payment
yang diperoleh semata dari of principal and interest on the principal
pembayaran pokok dan bunga dari amount owed.
jumlah pokok terutang.
67
Page 1042
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
c. Aset keuangan dan liabilitas keuangan c. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Aset keuangan diukur pada nilai wajar Financial assets are measured at fair value
melalui penghasilan komprehensif lain jika through other comprehensive income if they
memenuhi kondisi sebagai berikut: meet the following conditions:
Aset keuangan dikelola dalam model Financial assets are managed in
bisnis yang bertujuan untuk a business model that aims to obtain
mendapatkan arus kas kontraktual dan contractual cash flow and sell financial
menjual aset keuangan; dan assets; and
Persyaratan kontraktual dari aset The contractual terms of the financial
keuangan tersebut memberikan hak asset provide rights on a certain date for
pada tanggal tertentu atas arus kas cash flow obtained solely from payment
yang diperoleh semata dari of principal and interest on the principal
pembayaran pokok dan bunga dari amount owed.
jumlah pokok terutang.
Aset keuangan lainnya yang tidak Other financial assets that do not meet the
memenuhi persyaratan untuk requirements to be classified as financial
diklasifikasikan sebagai diukur pada biaya assets measured at amortized cost or fair
perolehan diamortisasi atau nilai wajar value through other comprehensive income,
melalui penghasilan komprehensif lain, are classified as measured at fair value
diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai through profit or loss.
wajar melalui laba rugi.
Saat pengakuan awal BRI dan entitas anak At initial recognition, BRI and subsidiaries
dapat membuat penetapan yang tidak can make an irrevocable determination to
dapat dibatalkan untuk mengukur aset measure assets that meet the requirements
yang memenuhi persyaratan untuk diukur to be measured at amortized cost or fair
pada biaya perolehan diamortisasi atau value through other comprehensive income
nilai wajar melalui penghasilan at fair value through profit or loss, if the
komprehensif lain pada nilai wajar melalui determination eliminates or significantly
laba rugi, apabila penetapan tersebut reduces the measurement or recognition
mengeliminasi atau secara signifikan inconsistencies (sometimes referred to as
mengurangi inkonsistensi pengukuran atau "accounting mismatch").
pengakuan (kadang disebut sebagai
“accounting mismatch”).
Pada saat pengakuan awal, BRI dan At initial recognition, BRI and subsidiaries
entitas anak dapat membuat pilihan yang may make an irrevocable choice to present
tidak dapat dibatalkan untuk menyajikan equity instruments that are not held for
instrumen ekuitas yang bukan dimiliki trading at fair value through other
untuk diperdagangkan pada nilai wajar comprehensive income.
melalui penghasilan komprehensif lain.
Penilaian model bisnis Valuation of business models
Model bisnis ditentukan pada level yang The business model is determined at a level
mencerminkan bagaimana kelompok aset that reflects how groups of financial assets
keuangan dikelola bersama-sama untuk are managed together to achieve certain
mencapai tujuan bisnis tertentu. business objectives.
68
Page 1043
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
c. Aset keuangan dan liabilitas keuangan c. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Penilaian model bisnis dilakukan dengan The evaluation of the business model is
mempertimbangkan, tetapi tidak terbatas carried out by considering, but not limited to,
pada, hal-hal berikut: the following:
a. Bagaimana kinerja dari model bisnis a. How the performance of the business
dan aset keuangan yang dimiliki dalam model and financial assets held in the
model bisnis dievaluasi dan dilaporkan business model are evaluated and
kepada personil manajemen kunci BRI reported to the BRI and subsidiaries key
dan entitas anak; management personnel;
b. Apakah risiko yang memengaruhi b. What risks affect the performance of the
kinerja dari model bisnis (termasuk aset business model (including financial
keuangan yang dimiliki dalam model assets held in the business model) and
bisnis) dan khususnya bagaimana cara specifically how the financial assets are
aset keuangan tersebut dikelola; dan managed; and
c. Bagaimana penilaian kinerja pengelola c. How to evaluate the performance of
aset keuangan (sebagai contoh, financial asset manager (for example,
apakah penilaian kinerja berdasarkan whether performance appraisals are
nilai wajar dari aset yang dikelola atau based on the fair value of the managed
arus kas kontraktual yang diperoleh). assets or the contractual cash flows
obtained).
Aset keuangan yang dimiliki untuk Financial assets held for trading and
diperdagangkan dan penilaian kinerja performance appraisals based on fair value
berdasarkan nilai wajar diukur pada nilai are measured at fair value through profit or
wajar melalui laba rugi. loss.
Penilaian mengenai arus kas kontraktual Evaluation of contractual cash flows
yang diperoleh semata dari pembayaran obtained solely from payment of principal
pokok dan bunga and interest
Untuk tujuan penilaian ini, pokok For the purpose of this valuation, principal is
didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset defined as the fair value of financial assets
keuangan pada saat pengakuan awal. at initial recognition. Interest is defined as
Bunga didefinisikan sebagai imbalan untuk compensation for the time value of money
nilai waktu atas uang dan risiko kredit and credit risk in relation to the principal
terkait jumlah pokok terutang pada periode amount owed over a certain period of time
waktu tertentu dan juga risiko dan biaya and also the risk and standard borrowing
peminjaman standar, dan juga marjin laba. costs, as well as profit margins.
69
Page 1044
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
c. Aset keuangan dan liabilitas keuangan c. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Penilaian mengenai arus kas kontraktual Evaluation of contractual cash flows
yang diperoleh semata dari pembayaran obtained solely from payment of principal
pokok dan bunga (lanjutan) and interest (continued)
Penilaian mengenai arus kas kontraktual An assessment of contractual cash flows
yang diperoleh semata dari pembayaran obtained solely from principal and interest
pokok dan bunga dilakukan dengan payments is made by considering
mempertimbangkan persyaratan contractual terms, including whether
kontraktual, termasuk apakah aset financial assets contain contractual terms
keuangan mengandung persyaratan that can change the timing or amount of
kontraktual yang dapat mengubah waktu contractual cash flows. In conducting the
atau jumlah arus kas kontraktual. Dalam assessment, BRI and subsidiaries consider:
melakukan penilaian, BRI dan entitas anak
mempertimbangkan:
a. Peristiwa kontinjensi yang akan a. Contingency events that will change the
mengubah waktu atau jumlah arus kas time or amount of contractual cash flow;
kontraktual;
b. Fitur leverage; b. Leverage feature;
c. Persyaratan pembayaran di muka dan c. Terms of advance payment and
perpanjangan kontraktual; contractual extension;
d. Persyaratan mengenai klaim yang d. Requirements regarding limited claims
terbatas atas arus kas yang berasal for cash flows from specific assets; and
dari aset spesifik; dan
e. Fitur yang dapat mengubah nilai waktu e. Features that can change the time value
dari elemen uang. of money.
BRI dan entitas anak mengklasifikasikan BRI and its subsidiaries classify financial
liabilitas keuangan dalam kategori: liabilities in categories:
a. Liabilitas keuangan yang diukur pada a. Financial liabilities measured at fair
nilai wajar melalui laba rugi; dan value through profit or loss; and
b. Liabilitas keuangan yang diukur b. Financial liabilities measured at
dengan biaya perolehan diamortisasi. amortized cost.
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai Financial liabilities measured at fair value
wajar melalui laba rugi terdiri dari 2 (dua) through profit or loss consist of 2 (two) sub-
sub-kategori: categories:
a. Liabilitas keuangan diklasifikasikan a. Financial liabilities classified as traded.
sebagai diperdagangkan.
b. Liabilitas keuangan yang pada saat b. Financial liabilities that at the time of
pengakuan awal telah ditetapkan oleh initial recognition have been determined
BRI dan entitas anak untuk diukur pada by BRI and its subsidiaries to be
nilai wajar melalui laba rugi. measured at fair value through profit or
loss.
70
Page 1045
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
c. Aset keuangan dan liabilitas keuangan c. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Liabilitas keuangan diklasifikasikan Financial liabilities are classified as traded if
sebagai diperdagangkan jika diperoleh acquired primarily for the purpose of being
terutama untuk tujuan dijual atau dibeli sold or repurchased in the near future or if
kembali dalam waktu dekat atau jika they are part of a portfolio of certain financial
merupakan bagian dari portofolio instruments that are jointly managed and
instrumen keuangan tertentu yang dikelola there is evidence of current short-term profit-
bersama dan terdapat bukti mengenai pola taking patterns. Derivatives are classified as
ambil untung dalam jangka pendek yang traded liabilities unless determined and
terkini. Derivatif diklasifikasikan sebagai effective as hedging instruments.
liabilitas diperdagangkan kecuali
ditetapkan dan efektif sebagai instrumen
lindung nilai.
BRI dan entitas anak mengklasifikasikan BRI and subsidiaries classify all financial
seluruh liabilitas keuangan setelah liabilities after initial recognition is measured
pengakuan awal diukur pada biaya at amortized acquisition costs, except:
perolehan diamortisasi, kecuali:
Liabilitas keuangan yang diukur pada Financial liabilities measured at fair
nilai wajar melalui laba rugi; value through profit or loss;
Liabilitas keuangan yang timbul ketika Financial liabilities arising when the
pengalihan aset keuangan tidak transfer of financial assets do not qualify
memenuhi syarat penghentian for termination of recognition or when an
pengakuan atau ketika pendekatan ongoing engagement approach is
keterlibatan berkelanjutan diterapkan; implemented;
Kontrak jaminan keuangan; Financial guarantee contracts;
Komitmen untuk menyediakan Commitment to provide loans with
pinjaman dengan suku bunga di bawah below-market interest rates; or
pasar; atau
Imbalan kontinjensi yang diakui oleh Contingency rewards recognized by the
pihak pengakuisisi dalam kombinasi acquirer in a combination of businesses.
bisnis.
(ii) Pengakuan awal (ii) Initial recognition
a. Pembelian atau penjualan aset a. Purchase or sale of financial assets that
keuangan yang memerlukan requires transfer of assets within a time
penyerahan aset dalam kurun waktu frame specified by regulations and
yang telah ditetapkan oleh peraturan normal course of business is
dan kebiasaan yang berlaku di pasar recognized on the trade date.
(pembelian secara reguler) diakui
pada tanggal transaksi.
71
Page 1046
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
c. Aset keuangan dan liabilitas keuangan c. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(ii) Pengakuan awal (lanjutan) (ii) Initial recognition (continued)
b. Aset keuangan dan liabilitas keuangan b. The financial assets and financial
pada awalnya diukur pada nilai liabilities are initially measured at their
wajarnya. Dalam hal aset keuangan fair value. In the case of financial assets
atau liabilitas keuangan tidak diukur or financial liabilities that are not
pada nilai wajar melalui laba rugi, nilai measured at fair value through profit or
wajar tersebut ditambah biaya loss, the fair value is increased by
transaksi yang dapat diatribusikan transaction costs that can be directly
secara langsung. Pengukuran aset attributed. The measurement of
keuangan dan liabilitas keuangan financial assets and financial liabilities
setelah pengakuan awal tergantung after initial recognition depends on their
pada klasifikasinya. classification.
Biaya transaksi hanya meliputi biaya-biaya Transaction costs only include costs that are
yang dapat diatribusikan secara langsung directly attributable to the acquisition of a
untuk perolehan suatu aset keuangan atau financial asset or issuance of a financial
penerbitan suatu liabilitas keuangan dan liability and are additional costs that would
merupakan biaya tambahan yang tidak not occur if the financial instrument is not
akan terjadi apabila instrumen keuangan acquired or issued. For financial assets,
tersebut tidak diperoleh atau diterbitkan. transaction costs are added to the amount
Untuk aset keuangan, biaya transaksi recognized in the initial recognition of the
ditambahkan pada jumlah yang diakui asset, while for financial liabilities,
pada awal pengakuan aset, sedangkan transaction costs are deducted from the
untuk liabilitas keuangan, biaya transaksi amount of debt recognized in the initial
dikurangkan dari jumlah utang yang diakui recognition of a liability. These transaction
pada pengakuan awal liabilitas. Biaya costs are amortized over the life of the
transaksi tersebut diamortisasi selama instrument based on the effective interest
umur instrumen berdasarkan metode suku rate method and recorded as part of interest
bunga efektif dan dicatat sebagai bagian income for transaction costs related to the
dari pendapatan bunga untuk biaya financial asset or as part of interest expense
transaksi sehubungan dengan aset for transaction costs related to financial
keuangan atau sebagai bagian dari beban liabilities.
bunga untuk biaya transaksi sehubungan
dengan liabilitas keuangan.
(iii) Pengukuran setelah pengakuan awal (iii) Subsequent measurement
Aset keuangan dalam kelompok yang Financial assets held at fair value through
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan other comprehensive income are measured
komprehensif lain diukur pada nilai at fair value and changes in fair value are
wajarnya dan perubahan atas nilai wajar recorded in other comprehensive income.
tersebut dicatat pada penghasilan
komprehensif lain.
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and liabilities held at fair
yang diukur pada nilai wajar melalui laba value through profit or loss are measured at
rugi diukur pada nilai wajarnya dan fair value and changes are recognized in
perubahan diakui pada laba rugi. profit or loss.
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and liabilities measured at
yang diukur pada biaya perolehan amortized cost are measured using the
diamortisasi dengan menggunakan effective interest rate method.
metode suku bunga efektif.
72
Page 1047
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
c. Aset keuangan dan liabilitas keuangan c. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(iv) Penghentian pengakuan (iv) Derecognition
a. Aset keuangan dihentikan a. Financial assets are derecognized
pengakuannya jika: when:
1) Hak kontraktual atas arus kas yang 1) The contractual rights to receive
berasal dari aset keuangan tersebut cash flows arising from the financial
berakhir; atau assets have expired; or
2) BRI dan entitas anak mentransfer 2) BRI and subsidiaries have
hak untuk menerima arus kas yang transferred their rights to receive
berasal dari aset keuangan atau cash flows arising from the financial
menanggung liabilitas untuk assets or has assumed an
membayarkan arus kas yang obligation to pay the cash flows
diterima tersebut secara penuh received in full without significant
tanpa penundaan berarti kepada delay to third parties under a pass-
pihak ketiga di bawah kesepakatan through arrangement; and either (a)
pelepasan (pass-through BRI and subsidiaries have
arrangement); dan antara (a) BRI substantially transferred all the risks
dan entitas anak telah mentransfer and rewards of the assets, or (b) BRI
secara substansial seluruh risiko and subsidiaries have neither
dan manfaat atas aset, atau (b) BRI transferred nor retained
dan entitas anak tidak mentransfer substantially all the risks and
maupun tidak memiliki secara rewards of the assets, but have
substansial seluruh risiko dan transferred control of the assets.
manfaat atas aset, namun telah
mentransfer kendali atas aset.
Ketika BRI dan entitas anak telah When BRI and subsidiaries have
mentransfer hak untuk menerima arus transferred its rights to receive cash
kas dari aset atau telah memasuki flows from an asset or has entered into a
pass-through arrangement dan tidak pass-through arrangement and has
mentransfer serta tidak neither transferred nor retained
mempertahankan secara substansial substantially all the risks and rewards of
seluruh risiko dan manfaat atas aset the asset or has not transferred the
atau tidak mentransfer kendali atas control of the asset, the asset is
aset, aset diakui sebesar keterlibatan recognized to the extent of BRI and
BRI dan entitas anak yang subsidiaries implication of the asset.
berkelanjutan atas aset tersebut.
73
Page 1048
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
c. Aset keuangan dan liabilitas keuangan c. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(iv) Penghentian pengakuan (lanjutan) (iv) Derecognition (continued)
a. Aset keuangan dihentikan a. Financial assets are derecognized
pengakuannya jika (lanjutan): when (continued):
BRI dan entitas anak melepaskan aset BRI and subsidiaries derecognize
keuangan, seperti kredit yang financial assets, such as loans, when the
diberikan, ketika syarat dan kondisi terms and conditions have been
telah direnegosiasi hingga secara renegotiated substantially, so that the
substansial, kredit yang diberikan granted loan becomes new, with the
tersebut menjadi baru, dengan difference being recorded as a profit or
perbedaan akan dicatat sebagai loss from the derecognition, if the
keuntungan atau kerugian dari impairment loss has not been recorded.
pelepasan, jika kerugian penurunan Such loan will be classified as Stage 1
nilai belum dicatat. Kredit yang for Expected Credit Losses (ECL)
diberikan tersebut akan diklasifikasikan assessment, unless the granted loan is
sebagai Stage 1 untuk penilaian considered a purchased or derived
Expected Credit Losses (ECL), kecuali financial asset (Purchased or Originated
kredit yang diberikan tersebut dianggap Credit-Impaired Financial Assets -
aset keuangan yang dibeli atau yang POCI).
berasal dari aset keuangan memburuk
(Purchased or Originated Credit-
Impaired financial assets - POCI).
Jika modifikasi tidak akan If the modification will not result in a cash
menghasilkan arus kas yang secara flow that is substantially different, then
substansi berbeda, maka modifikasi the modification will not result in the
tidak akan berujung pada pelepasan derecognition of the asset. Based on the
aset. Berdasarkan perbedaan arus kas difference in cash flow discounted at the
yang didiskonto pada Effective Interest initial Effective Interest Rate (EIR), BRI
Rate (EIR) awal, BRI akan mencatat will record gains or losses resulting from
keuntungan atau kerugian akibat modifications, up to the amount of
modifikasi, sampai dengan jumlah impairment losses that have not been
kerugian penurunan nilai yang belum recognized.
diakui.
Pinjaman dan instrumen utang Loans and debt instruments are written
dihapusbukukan ketika tidak ada off when there is no realistic prospect of
prospek yang realistis untuk recovering financial assets in whole or in
memulihkan aset keuangan secara part. This generally occurs when the BRI
keseluruhan atau secara parsial. Hal ini and subsidiaries determines that the
pada umumnya terjadi ketika BRI dan borrower does not have assets or
entitas anak menentukan bahwa sources of income that can generate
peminjam tidak memiliki aset atau sufficient cash flow to pay the amount
sumber penghasilan yang dapat written off. However, the written off
menghasilkan arus kas yang cukup financial assets can still be carried out in
untuk membayar jumlah yang accordance with the BRI and
dihapusbukukan. Namun, aset subsidiaries’ mitigation procedures in
keuangan yang dihapusbukukan masih order to recover the amount due.
bisa dilakukan tindakan penyelamatan
sesuai dengan prosedur BRI dan
entitas anak dalam rangka pemulihan
jumlah yang jatuh tempo.
74
Page 1049
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
c. Aset keuangan dan liabilitas keuangan c. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(iv) Penghentian pengakuan (lanjutan) (iv) Derecognition (continued)
a. Aset keuangan dihentikan a. Financial assets are derecognized
pengakuannya jika (lanjutan): when (continued):
Pada saat aset keuangan dihentikan When a financial asset is derecognized
pengakuannya atau terjadi penurunan or an impairment occurs, the cumulative
nilai, maka keuntungan atau kerugian gain or loss previously recognized both
kumulatif yang sebelumnya diakui in equity must be reclassified to the
dalam ekuitas harus direklasifikasi ke consolidated statement of profit or loss
laporan laba rugi dan penghasilan and other comprehensive income.
komprehensif lain konsolidasian.
b. Liabilitas keuangan dihentikan b. Financial liabilities are derecognized
pengakuannya jika liabilitas keuangan when they end, that is when the
tersebut berakhir, yaitu ketika liabilitas liabilities under the contract is
yang ditetapkan dalam kontrak discharged, cancelled or has expired.
dilepaskan, dibatalkan atau
kedaluwarsa.
Jika suatu liabilitas keuangan yang ada When an existing financial liability is
digantikan dengan yang lain oleh replaced by another from the same
pemberi pinjaman yang sama pada creditor on a substantially different
keadaan yang secara substansial terms, or the terms of an existing liability
berbeda, atau berdasarkan suatu are substantially modified, then the
liabilitas yang ada yang secara exchange or modification is treated as
substansial telah diubah, maka derecognition of the initial liability
pertukaran atau modifikasi tersebut amount and the recognition of a new
diperlakukan sebagai penghentian liability and the difference in the
pengakuan liabilitas awal dan respective carrying amounts is
pengakuan liabilitas baru dan recognized in the consolidated
perbedaan nilai tercatat masing-masing statement of profit or loss and other
diakui dalam laporan laba rugi dan comprehensive income.
penghasilan komprehensif lain
konsolidasian.
(v) Pengakuan pendapatan dan beban (v) Income and expense recognition
a. Pendapatan dan beban bunga, untuk a. Interest income and expense on
aset yang diukur pada nilai wajar financial assets measured at fair value
melalui penghasilan komprehensif lain through other comprehensive income
serta aset keuangan dan liabilitas as well as financial assets and financial
keuangan yang dicatat berdasarkan liabilities recorded at amortized cost are
biaya perolehan diamortisasi, diakui recognized in the consolidated
pada laporan laba rugi dan penghasilan statement of profit or loss and other
komprehensif lain konsolidasian comprehensive income using the
dengan menggunakan suku bunga effective interest method.
efektif.
b. Keuntungan dan kerugian yang timbul b. Gains and losses arising from changes
dari perubahan nilai wajar aset in the fair value of the financial assets
keuangan dan liabilitas keuangan yang and liabilities measured at fair value
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, through profit or loss are included in the
diakui pada laporan laba rugi dan consolidated statement of profit or loss
penghasilan komprehensif lain and other comprehensive income.
konsolidasian.
75
Page 1050
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
c. Aset keuangan dan liabilitas keuangan c. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(v) Pengakuan pendapatan dan beban (v) Income and expense recognition
(lanjutan) (continued)
c. Keuntungan dan kerugian yang timbul c. Gains and losses arising from changes
dari perubahan nilai wajar dan lainnya in the fair value of financial assets
atas aset keuangan yang classified as at fair value through other
diklasifikasikan dalam kelompok nilai comprehensive income are recognized
wajar melalui penghasilan directly in equity, except for gains or
komprehensif lain diakui secara losses due to changes in the exchange
langsung dalam ekuitas, kecuali rate of monetary items, derecognition or
keuntungan atau kerugian akibat impairment of the financial asset.
perubahan nilai tukar dari item moneter,
dihentikan pengakuannya atau adanya
penurunan nilai dari aset keuangan
tersebut.
Jumlah tercatat bruto aset keuangan The gross carrying amount of a financial
adalah biaya perolehan diamortisasi aset asset is the amortized cost of a financial
keuangan sebelum disesuaikan dengan asset before adjusted by allowance for
cadangan penurunan nilai. impairment.
Dalam menghitung pendapatan dan beban In calculating interest income and expenses,
bunga, tingkat bunga efektif diterapkan the effective interest rate is applied to the
pada jumlah tercatat bruto aset (ketika aset gross carrying amount of an asset (when the
tersebut bukan aset keuangan memburuk) asset is not a deteriorated financial asset) or
atau terhadap biaya perolehan diamortisasi to the amortized cost of a liability.
dari liabilitas.
Untuk aset keuangan yang memburuk For financial assets that have deteriorated
setelah pengakuan awal, pendapatan after initial recognition, interest income is
bunga dihitung dengan menerapkan calculated by applying an effective interest
tingkat bunga efektif terhadap biaya rate to the amortized cost of the financial
perolehan diamortisasi dari aset keuangan assets. If the asset no longer deteriorates,
tersebut. Jika aset tersebut tidak lagi the calculation of interest income will be
memburuk, maka perhitungan pendapatan calculated by applying an effective interest
bunga akan dihitung dengan menerapkan rate to the gross carrying amount of the
tingkat bunga efektif terhadap nilai tercatat financial asset.
bruto dari aset keuangan tersebut.
Untuk aset keuangan yang telah For financial assets that have deteriorated at
memburuk pada saat pengakuan awal, initial recognition, interest income is
pendapatan bunga dihitung dengan calculated by applying the effective interest
menerapkan tingkat bunga efektif terhadap rate to the amortized cost of the financial
biaya perolehan diamortisasi dari aset assets. If the asset no longer deteriorates,
keuangan tersebut. Jika aset tersebut tidak the calculation of interest income will still be
lagi memburuk, maka perhitungan calculated by applying the effective interest
pendapatan bunga akan tetap dihitung rate to the amortized cost of the financial
dengan menerapkan tingkat bunga efektif asset.
terhadap biaya perolehan diamortisasi dari
aset keuangan tersebut.
76
Page 1051
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
c. Aset keuangan dan liabilitas keuangan c. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(vi) Reklasifikasi aset keuangan (vi) Reclassification of financial assets
BRI dan entitas anak mereklasifikasi aset BRI and subsidiaries reclassifies financial
keuangan jika dan hanya jika, model bisnis assets if and only if, the business model for
untuk pengelolaan aset keuangan managing financial assets changes. There
berubah. Tidak terdapat reklasifikasi untuk is no reclassification for financial liabilities.
liabilitas keuangan.
(vii) Saling hapus (vii) Offsetting
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and liabilities are offset and
dilakukan saling hapus dan nilai netonya the net amount is presented in the
disajikan dalam laporan posisi keuangan consolidated statement of financial position
konsolidasian jika dan hanya jika BRI dan if and only if, BRI and its subsidiaries has
entitas anak memiliki hak yang a legal right to offset the recognized
berkekuatan hukum untuk melakukan amounts and intends either to settle on
saling hapus atas jumlah yang telah diakui a net basis or to realize the asset and settle
tersebut dan adanya maksud untuk the liability simultaneously.
menyelesaikan secara neto atau untuk
merealisasikan aset dan menyelesaikan
liabilitasnya secara simultan.
Hal yang berkekuatan hukum harus tidak The legally enforceable right must not be
kontinjen atas peristiwa di masa depan dan contingent on future events and must be
harus dapat dipaksakan di dalam situasi enforceable in the normal course of
bisnis yang normal, peristiwa kegagalan business, event of default, or bankruptcy of
atau kebangkrutan dari entitas atas seluruh the entity over all the counterparties.
pihak lawan.
Pendapatan dan beban disajikan dalam Income and expenses are presented on
jumlah neto hanya jika diperkenankan oleh a net basis only when permitted by
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia. the Indonesian Financial Accounting
Standards.
(viii) Pengukuran biaya diamortisasi (viii) Amortized cost measurement
Biaya perolehan diamortisasi dari aset The amortized cost of a financial asset or
keuangan atau liabilitas keuangan adalah financial liability is the amount of the
jumlah aset keuangan atau liabilitas financial asset or financial liability measured
keuangan yang diukur pada saat at initial recognition, less principal
pengakuan awal dikurangi pembayaran repayments, plus or minus the cumulative
pokok pinjaman, ditambah atau dikurangi amortization using the effective interest rate
amortisasi kumulatif menggunakan metode method calculated from the difference
suku bunga efektif yang dihitung dari between the amount at initial recognition
selisih antara nilai pengakuan awal dan and the amount at maturity, less any
nilai jatuh temponya dan dikurangi impairment.
penurunan nilai.
77
Page 1052
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
c. Aset keuangan dan liabilitas keuangan c. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(ix) Pengukuran nilai wajar (ix) Fair value measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima Fair value is the price that would be
untuk menjual suatu aset atau harga yang received to sell an asset or paid to transfer
akan dibayar untuk mengalihkan suatu a liability in an orderly transaction between
liabilitas dalam transaksi teratur antara market participants at the measurement
pelaku pasar pada tanggal pengukuran. date.
Pengukuran nilai wajar mengasumsikan The fair value measurement is based on
bahwa transaksi untuk menjual aset atau the assumption that the transaction to sell
mengalihkan liabilitas terjadi: an asset or to transfer a liability takes place
either:
Di pasar utama untuk aset dan liabilitas In the principal market for the assets
tersebut; atau and liabilities; or
Jika tidak terdapat pasar utama, di In the absence of a principal market, in
pasar yang paling menguntungkan the most advantageous market for the
untuk aset atau liabilitas tersebut. asset or liability.
Nilai wajar suatu aset atau liabilitas diukur The fair value of an asset or a liability is
menggunakan asumsi yang akan measured using the assumptions that
digunakan pelaku pasar ketika menentukan market participants would use when
harga aset dan liabilitas tersebut dengan determining the price of the asset and
asumsi bahwa pelaku pasar bertindak liability assuming that market participants
dalam kepentingan ekonomik terbaiknya. act in their own best economic interest.
BRI dan entitas anak menggunakan teknik BRI and its subsidiaries use valuation
penilaian yang sesuai dalam keadaan dan techniques that are appropriate in the
dimana data yang memadai tersedia untuk circumstances and for which sufficient
mengukur nilai wajar, memaksimalkan data are available to measure fair value,
penggunaan input yang dapat diobservasi maximizing the use of relevant observable
yang relevan, dan meminimalkan inputs and minimizing the use of
penggunaan input yang tidak dapat unobservable inputs.
diobservasi.
Semua aset dan liabilitas dimana nilai wajar All assets and liabilities for which fair value
diukur atau diungkapkan dalam laporan is measured or disclosed in the
keuangan konsolidasian dapat consolidated financial statement are
dikategorikan pada level hierarki nilai wajar, classified within a fair value hierarchy,
berdasarkan tingkatan input terendah yang based on the lowest input level significant
signifikan atas pengukuran nilai wajar to the overall fair value measurement:
secara keseluruhan:
Level 1: Harga kuotasian (tanpa Level 1: Quoted prices (unadjusted)
penyesuaian) di pasar aktif in active markets for identical
untuk aset atau liabilitas yang assets or liabilities accessible
identik yang dapat diakses at the measurement date.
pada tanggal pengukuran.
Level 2: Input selain harga kuotasian Level 2: Inputs other than quoted
yang termasuk dalam level 1 prices included in level 1 for
yang dapat diobservasi the assets and liabilities,
untuk aset dan liabilitas, baik which is directly or indirectly
secara langsung atau tidak observable.
langsung.
Level 3 : Input yang tidak dapat Level 3: Unobservable inputs for the
diobservasi untuk aset dan assets and liabilities.
liabilitas.
78
Page 1053
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
c. Aset keuangan dan liabilitas keuangan c. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(ix) Pengukuran nilai wajar (lanjutan) (ix) Fair value measurement (continued)
Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada For assets and liabilities recognized in the
laporan keuangan konsolidasian secara consolidated financial statement on
berulang, BRI dan entitas anak a recurring basis, BRI and subsidiaries
menentukan apakah terjadi transfer antara determine whether transfers have
level di dalam hierarki dengan cara occurred between levels in the hierarchy
mengevaluasi kategori (berdasarkan input by re-assess the categories (based on the
level terendah yang signifikan dalam lowest input level significant to the fair
pengukuran nilai wajar) setiap akhir value measurement) at the end of each
periode pelaporan. reporting period.
BRI dan entitas anak untuk tujuan For the fair value disclosures purposes,
pengungkapan nilai wajar telah BRI and subsidiaries have determined the
menentukan kelas aset dan liabilitas classes of assets and liabilities based on
berdasarkan sifat, karakteristik, risiko aset the nature, characteristics, risks of the
dan liabilitas, dan level hierarki nilai wajar asset and liability, and the level of the fair
(Catatan 40). value hierarchy (Note 40).
(x) Aset keuangan sukuk (x) Sukuk financial assets
Berdasarkan PSAK No. 410, BRI dan Based on SFAS No. 410, BRI and
entitas anak menentukan klasifikasi subsidiaries determine the classification of
investasi pada sukuk sebagai berikut: investment in sukuk as follows:
a. Diukur pada biaya perolehan a. Measured at acquisition cost
Investasi tersebut dimiliki dalam suatu The investment is owned in
model usaha yang bertujuan utama a business model whose main
untuk memperoleh arus kas purpose is to obtain contractual cash
kontraktual dan terdapat persyaratan flows and there are contractual
kontraktual dalam menentukan requirements in determining
tanggal tertentu atas pembayaran a certain date for the payment of
pokok dan atau hasilnya. principal and/or results.
Biaya perolehan sukuk termasuk Sukuk acquisition costs include
biaya transaksi, dan selisih antara transaction costs, and the difference
biaya perolehan dan nilai nominal between acquisition cost and par
diamortisasi secara garis lurus value is amortized in a straight line
selama jangka waktu sukuk dan over the term of the sukuk and
diakui dalam laba rugi. recognized in profit and loss.
b. Diukur pada nilai wajar melalui b. Measured at fair value through other
penghasilan komprehensif lain comprehensive income
Investasi tersebut dimiliki dalam suatu The investment is owned in
model usaha yang bertujuan utama a business model whose main
untuk memperoleh arus kas purpose is to obtain contractual cash
kontraktual dan melakukan penjualan flow and make sukuk sales, there are
sukuk, terdapat persyaratan contractual requirements in
kontraktual dalam menentukan determining a certain date for the
tanggal tertentu atas pembayaran payment of principal and/or proceeds.
pokok dan atau hasilnya.
79
Page 1054
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
c. Aset keuangan dan liabilitas keuangan c. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(x) Aset keuangan sukuk (lanjutan) (x) Sukuk financial assets (continued)
Berdasarkan PSAK No. 410, BRI dan Based on SFAS No. 410, BRI and
entitas anak menentukan klasifikasi subsidiaries determine the classification of
investasi pada sukuk sebagai berikut investment in sukuk as follows (continued):
(lanjutan):
b. Diukur pada nilai wajar melalui b. Measured at fair value through other
penghasilan komprehensif lain comprehensive income (continued)
(lanjutan)
Biaya perolehan sukuk termasuk Sukuk acquisition costs include
biaya transaksi, dan selisih antara transaction costs, and the difference
biaya perolehan dan nilai nominal between acquisition cost and par
diamortisasi secara garis lurus value is amortized in a straight line
selama jangka waktu sukuk dan over the term of the sukuk and
diakui dalam laba rugi. recognized in profit and loss.
Keuntungan atau kerugian dari The gain or loss from the change in
perubahan nilai wajar diakui dalam fair value is recognized in other
penghasilan komprehensif lain comprehensive income after
setelah memperhitungkan saldo accounting for the balance of the
selisih biaya perolehan dan nilai difference between acquisition cost
nominal yang belum diamortisasi dan and unamortized par value and the
saldo akumulasi keuntungan atau accumulated balance of the gain or
kerugian nilai wajar yang telah diakui loss of fair value that has been
dalam penghasilan komprehensif lain recognized in other previous
sebelumnya. Ketika investasi sukuk comprehensive income. When sukuk
dihentikan pengakuannya, akumulasi investments derecognized,
keuntungan atau kerugian yang accumulated gains or losses
sebelumnya diakui dalam previously recognized in other
penghasilan komprehensif lain comprehensive income are
direklasifikasi ke laba rugi. reclassified to profit and loss.
c. Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi c. Measured at fair value through profit
and loss
Biaya perolehan sukuk tidak termasuk The cost of sukuk acquisition does not
biaya transaksi, dan selisih antara nilai include transaction costs, and the
wajar dan jumlah tercatat diakui dalam difference between fair value and
laba rugi. carrying amount is recognized in profit
and loss.
80
Page 1055
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
d. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi d. Transactions with related parties
BRI dan entitas anaknya melakukan transaksi BRI and subsidiaries engage in transactions
dengan pihak-pihak berelasi seperti yang with related parties as defined in SFAS No. 224
didefinisikan dalam PSAK No. 224 tentang on “Related Parties Disclosures”.
“Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi".
Suatu pihak dianggap berelasi dengan BRI dan A party is considered related parties to BRI and
entitas anak jika: subsidiaries if:
1) Secara langsung atau tidak langsung yang 1) Directly or indirectly, through one or more
melalui satu atau lebih perantara, suatu intermediaries, a party (i) controls, or is
pihak (i) mengendalikan, atau dikendalikan controlled by, or is under common control
oleh, atau berada di bawah pengendalian with BRI and subsidiaries; (ii) has an
bersama, dengan BRI dan entitas anak; (ii) interest in BRI and subsidiaries that
memiliki kepentingan dalam BRI dan entitas provides significant influence on BRI and
anak yang memberikan pengaruh signifikan subsidiaries; or (iii) has joint control over
atas BRI dan entitas anak; atau (iii) memiliki BRI and subsidiaries;
pengendalian bersama atas BRI dan entitas
anak;
2) Suatu pihak yang berada dalam kelompok 2) It is a related entity with BRI and
usaha yang sama dengan BRI dan entitas subsidiaries;
anak;
3) Suatu pihak adalah ventura bersama di 3) It is a joint venture in which BRI and
mana BRI dan entitas anak sebagai subsidiaries have ventured in;
venturer;
4) Suatu pihak adalah anggota dari personil 4) It is a member of key management
manajemen kunci BRI dan entitas anak; personnel in BRI and subsidiaries or the
parent entity;
5) Suatu pihak adalah anggota keluarga dekat 5) It is a close family member of the individual
dari individu yang diuraikan dalam butir (1) described in clause (1) or (4);
atau (4);
6) Suatu pihak adalah entitas yang 6) It is an entity that is controlled, jointly
dikendalikan, dikendalikan bersama atau controlled or significantly influenced by or
dipengaruhi signifikan oleh atau untuk for whom has significant voting rights in
dimana hak suara signifikan pada beberapa several entities, directly or indirectly, by the
entitas, langsung maupun tidak langsung, individual described in clause (4) or (5); and
individu seperti diuraikan dalam butir (4)
atau (5); dan
7) Suatu pihak adalah suatu program imbalan 7) It is a post-employment benefit plan for the
pasca kerja untuk imbalan kerja dari BRI employees benefit of either BRI and
dan entitas anak atau entitas yang terkait subsidiaries or entities related to BRI and
dengan BRI dan entitas anak. subsidiaries.
Transaksi dengan pihak berelasi dilakukan Transactions with related parties are carried out
berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh based on terms agreed between both parties,
kedua belah pihak, yang mungkin tidak sama which may not be the same as other
dengan transaksi lain yang dilakukan dengan transactions carried out with unrelated parties.
pihak-pihak yang tidak berelasi.
Seluruh transaksi dan saldo yang material All material transactions and balances with
dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan related parties are disclosed in the relevant
dalam catatan atas laporan keuangan notes to the consolidated financial statement
konsolidasian yang relevan dan rinciannya telah and the details have been presented in Note 44
disajikan dalam Catatan 44 atas laporan to the consolidated financial statements.
keuangan konsolidasian.
81
Page 1056
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
e. Cadangan kerugian penurunan nilai atas e. Allowance for impairment losses on
aset keuangan financial assets
BRI dan entitas anak mengakui cadangan BRI and subsidiaries recognize the allowance
kerugian penurunan nilai pada instrumen for expected credit losses on financial
keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar instruments that are not measured at fair value
melalui laba rugi. through profit or loss.
BRI dan entitas anak mengukur cadangan BRI and subsidiaries measure the allowance for
kerugian penurunan nilai sejumlah kerugian losses for the lifetime of an expected credit loss,
kredit ekspektasian seumur hidup, kecuali untuk except for the following, which are measured
hal berikut, diukur sejumlah kerugian kredit according to 12 months expected credit loss:
ekspektasian 12 bulan:
a. Instrumen utang yang memiliki risiko kredit a. Debt instruments that have low credit risk at
rendah pada tanggal pelaporan; dan the reporting date; and
b. Instrumen keuangan lainnya yang risiko b. Other financial instruments for which credit
kreditnya tidak meningkat secara signifikan risk has not increased significantly since
sejak pengakuan awal. initial recognition.
BRI dan entitas anak menganggap instrumen BRI and subsidiaries consider debt instruments
utang memiliki risiko kredit yang rendah ketika to have low credit risk when the credit risk rating
peringkat risiko kreditnya setara dengan definisi is at par with the globally accepted definition of
investment grade yang dipahami secara global. investment grade.
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan adalah The 12 months expected credit loss is part of the
bagian dari kerugian kredit ekspektasian expected credit loss throughout its lifetime that
sepanjang umurnya yang merepresentasikan represents an expected credit loss arising from
kerugian kredit ekspektasian yang timbul dari a default on financial instruments that might
peristiwa gagal bayar instrumen keuangan yang occur 12 months after reporting date.
mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah tanggal
pelaporan.
Kerugian yang terjadi diakui pada laporan laba The loss that occurred is recognized in the
rugi dan penghasilan komprehensif lain consolidated statements of profit or loss and
konsolidasian dan dicatat pada akun cadangan other comprehensive income and recorded on
kerugian penurunan nilai sebagai pengurang the allowance account for impairment losses as
terhadap aset keuangan yang dicatat pada a deduction for financial assets recorded at
biaya perolehan diamortisasi. Jika pada suatu amortized costs. If in the following period, the
periode berikutnya, jumlah kerugian penurunan amount of impairment losses decreases and the
nilai berkurang dan pengurangan tersebut dapat deduction can be objectively attributed to events
dikaitkan secara objektif pada peristiwa yang that occur after the impairment is recognized
terjadi setelah penurunan nilai diakui (seperti (such as the increase in the debtor or issuer's
meningkatnya peringkat kredit debitur atau credit rating), then the previously recognized
penerbit) maka kerugian penurunan nilai yang impairment loss must be recovered, by adjusting
sebelumnya diakui harus dipulihkan dengan the allowance account. The amount of recovery
menyesuaikan akun cadangan. Jumlah of financial assets is recognized in the
pemulihan aset keuangan diakui pada laporan consolidated statements of profit or loss and
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain other comprehensive income in the current
konsolidasian pada periode berjalan. period.
82
Page 1057
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
e. Cadangan kerugian penurunan nilai atas e. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai untuk Expected credit losses for debt instruments
instrumen utang yang diukur pada nilai wajar measured at fair value through other
melalui penghasilan komprehensif lain tidak comprehensive income do not reduce the
mengurangi nilai tercatat di dalam aset carrying value in financial assets in the
keuangan di laporan posisi keuangan consolidated statements of financial position,
konsolidasian, yaitu nilai wajar. Cadangan i.e. fair value. Expected credit losses are
kerugian penurunan nilai diakui sebagai recognized as an increase in other
penambah dari penghasilan komprehensif comprehensive income in the statement of
lainnya di dalam laporan posisi keuangan. financial position.
Instrumen ekuitas yang diukur pada nilai wajar Equity instruments measured at fair value are not
tidak dilakukan penilaian penurunan nilai sesuai assessed for impairment in accordance with
PSAK No. 109. SFAS No. 109.
Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian Measurement of Expected Credit Losses
Kerugian Kredit Ekspektasian adalah estimasi Expected Credit Loss is an estimate of the
probabilitas tertimbang dari kerugian kredit yang weighted probability of a credit loss measured
diukur sebagai berikut: as follows:
Aset keuangan yang tidak memburuk pada Financial assets that do not deteriorate at the
tanggal pelaporan, kerugian kredit reporting date, the expected credit loss is
ekspektasian diukur sebesar selisih antara measured at the difference between the
nilai kini dari seluruh kekurangan kas (yaitu present value of all cash shortages (i.e. the
selisih antara arus kas yang terutang kepada difference between the cash flows owed to
BRI dan entitas anak sesuai dengan kontrak the BRI and subsidiaries in accordance with
dan arus kas yang diperkirakan akan the contract and the cash flows expected to
diterima oleh BRI dan entitas anak); be received by the BRI and subsidiaries);
Aset keuangan yang memburuk pada Financial assets that deteriorate at the
tanggal pelaporan, kerugian kredit reporting date, the expected credit loss is
ekspektasian diukur sebesar selisih antara measured at the difference between the
jumlah tercatat bruto dan nilai kini arus kas gross carrying amount and the present value
masa depan yang diestimasi; of estimated future cash flows;
Komitmen pinjaman yang belum ditarik, Undisbursed loan commitments, expected
kerugian kredit ekspektasian diukur sebesar credit losses are measured at the difference
selisih antara nilai kini jumlah arus kas jika between the present value of the amount of
komitmen ditarik dan arus kas yang cash flow if the commitments is withdrawn
diperkirakan akan diterima oleh BRI dan and the cash flow expected to be received by
entitas anak; dan the Bank;
Kontrak jaminan keuangan, kerugian kredit Financial guarantee contracts, expected
ekspektasian diukur sebesar selisih antara credit losses are measured at the difference
pembayaran yang diperkirakan untuk between the estimated payments to replace
mengganti pemegang atas kerugian kredit the holder for the credit losses incurred less
yang terjadi dikurangi jumlah yang the amount estimated to be recoverable.
diperkirakan dapat dipulihkan.
83
Page 1058
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
e. Cadangan kerugian penurunan nilai atas e. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Aset Keuangan yang Direstrukturisasi Restructured Financial Asset
Jika ketentuan aset keuangan dinegosiasikan If the terms of the financial assets are
ulang atau dimodifikasi atau aset keuangan renegotiated or modified or the existing financial
yang ada diganti dengan yang baru karena assets are replaced with new ones due to the
kesulitan keuangan peminjam, maka dilakukan borrower’s financial difficulties, an assessment
penilaian apakah aset keuangan yang ada is made whether recognition of existing financial
harus dihentikan pengakuannya dan kerugian assets must be derecognized and expected
kredit ekspektasian diukur sebagai berikut: credit losses measured as follows:
Jika restrukturisasi tidak mengakibatkan If the restructuring does not result in the
penghentian pengakuan aset yang ada, termination of recognition of existing assets,
maka arus kas yang diperkirakan yang then the estimated cash flows arising from
timbul dari aset keuangan yang dimodifikasi the modified financial assets are included in
dimasukkan dalam perhitungan kekurangan the calculation of cash shortages of existing
kas dari aset yang ada. assets.
Jika restrukturisasi akan menghasilkan If the restructuring will result in
penghentian pengakuan aset yang ada, a derecognition of the existing assets, the
maka nilai wajar aset baru diperlakukan fair value of the new asset is treated as the
sebagai arus kas akhir dari aset keuangan final cash flow of the existing financial assets
yang ada pada saat penghentian at the time of derecognition. This amount is
pengakuannya. Jumlah ini dimasukkan included in the calculation of cash shortages
dalam perhitungan kekurangan kas dari aset from existing financial assets which are
keuangan yang ada yang didiskontokan dari discounted from the date of derecognition to
tanggal penghentian pengakuan ke tanggal the reporting date using the original effective
pelaporan menggunakan suku bunga efektif interest rate of the existing financial assets.
awal dari aset keuangan yang ada.
Aset Keuangan yang Memburuk Deteriorated Financial Asset
Pada setiap tanggal pelaporan, BRI dan entitas At each reporting date, BRI and subsidiaries
anak menilai apakah aset keuangan yang assess whether the financial assets recorded at
dicatat pada biaya perolehan diamortisasi dan amortized cost and the financial assets of debt
aset keuangan instrumen utang yang dicatat instruments which are recorded at fair value
pada nilai wajar melalui penghasilan through other comprehensive income are
komprehensif lain mengalami penurunan nilai impaired (deteriorated) in credit value. Financial
kredit (memburuk). Aset keuangan memburuk assets deteriorate when one or more events that
ketika satu atau lebih peristiwa yang memiliki have an adverse effect on the estimated future
dampak merugikan atas estimasi arus kas masa cash flows of the financial assets have occurred.
depan dari aset keuangan telah terjadi.
Bukti bahwa aset keuangan mengalami Evidence that financial assets are impaired
penurunan nilai kredit (memburuk) termasuk (deteriorated) credit value including observable
data yang dapat diobservasi mengenai peristiwa data regarding the following events:
berikut ini:
Kesulitan keuangan signifikan yang dialami Significant financial difficulties experienced
penerbit atau pihak peminjam; by the issuer or the borrower;
Pelanggaran kontrak, seperti peristiwa gagal Breach of contract, such as a default or
bayar atau peristiwa tunggakan; arrears;
84
Page 1059
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
e. Cadangan kerugian penurunan nilai atas e. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Bukti bahwa aset keuangan mengalami Evidence that financial assets are impaired
penurunan nilai kredit (memburuk) termasuk (deteriorated) credit value including observable
data yang dapat diobservasi mengenai peristiwa data regarding the following events (continued):
berikut ini (lanjutan):
Pihak pemberi pinjaman, untuk alasan The lender, for economic or contractual
ekonomik atau kontraktual sehubungan reasons in relation to the financial difficulties
dengan kesulitan keuangan yang dialami experienced by the borrower, has given
pihak peminjam, telah memberikan konsesi concessions to the borrower which is not
pada pihak peminjam yang tidak mungkin possible if the borrower does not experience
diberikan jika pihak peminjam tidak such difficulties;
mengalami kesulitan tersebut;
Terjadi kemungkinan bahwa pihak peminjam It is probable that the borrower will enter
akan dinyatakan pailit atau melakukan bankruptcy or other financial reorganization;
reorganisasi keuangan lainnya;
Hilangnya pasar aktif dari aset keuangan Loss of an active market for financial assets
akibat kesulitan keuangan; due to financial difficulties;
Pembelian atau penerbitan aset keuangan Purchase or issuance of financial assets at a
dengan diskon sangat besar yang very large discount reflecting credit losses
mencerminkan kerugian kredit yang terjadi; incurred; or
atau
Sulit untuk mengidentifikasi peristiwa diskrit It is difficult to identify a single discrete event,
tunggal, namun demikian, dampak however, the combined impact of multiple
kombinasi dari beberapa peristiwa dapat events can cause financial assets to
menyebabkan aset keuangan mengalami experience a decrease in credit value.
penurunan nilai kredit.
Aset Keuangan yang Dibeli atau yang berasal Purchased or originated credit-impaired
dari aset keuangan memburuk financial assets - POCI
Aset keuangan dikategorikan sebagai POCI Financial assets are categorized as POCI if
apabila terdapat bukti objektif penurunan nilai there is objective evidence of impairment at
pada saat pengakuan awal. Pada saat initial recognition. At initial recognition, no
pengakuan awal, tidak ada penyisihan kerugian allowance for credit losses is recognized
kredit yang diakui karena harga pembelian atau because the purchase price or value has
nilainya telah termasuk estimasi kerugian kredit included estimated credit losses for the entire
sepanjang umurnya. Selanjutnya, perubahan lifetime. Furthermore, changes in credit losses
kerugian kredit sepanjang umurnya, apakah over their lifetime, whether positive or negative,
positif atau negatif, diakui dalam laporan laba are recognized in the statement of profit or loss
rugi sebagai bagian dari penyisihan kerugian as part of the allowance for credit losses.
kredit.
85
Page 1060
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
e. Cadangan kerugian penurunan nilai atas e. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
BRI dan entitas anak melakukan pembagian BRI and its subsidiaries classify financial assets
aset keuangan atas Stage 1, Stage 2, Stage 3, on Stage 1, Stage 2, Stage 3 and POCI, as
dan POCI, sebagai berikut: follows:
Stage 1 : Mencakup instrumen keuangan Stage 1: Includes financial instruments that
yang tidak memiliki peningkatan do not have a significant increase
risiko kredit secara signifikan sejak in credit risk since initial recognition
pengakuan awal atau memiliki or have low credit risk as of the
risiko kredit rendah pada tanggal reporting date. For these financial
pelaporan. Untuk instrumen- instruments, a 12 months ECL
instrumen keuangan ini akan calculation will apply. Financial
berlaku perhitungan ECL 12 bulan. assets in Stage 1 include facilities
Aset keuangan di dalam Stage 1 where credit risk has improved and
termasuk fasilitas dimana risiko financial assets can be reclassified
kredit telah membaik dan aset from Stage 2.
keuangan dapat direklasifikasi dari
Stage 2.
Stage 2 : Mencakup instrumen keuangan Stage 2: Includes financial instruments that
yang mengalami peningkatan risiko have experienced an increase in
kredit sejak pengakuan awal credit risk since the initial
(kecuali BRI dan entitas anak recognition (unless BRI and its
merasa risiko kredit tergolong subsidiaries consider the credit risk
rendah pada tanggal pelaporan) is relatively low as of the reporting
namun belum terbukti adanya bukti date), but there has been no
penurunan nilai secara objektif. evidence of an objective
Untuk instrumen-instrumen ini impairment. For these instruments,
akan berlaku perhitungan ECL a lifetime ECL calculation will
Seumur Hidup. ECL Seumur Hidup apply. Lifetime ECL is the expected
adalah kerugian kredit credit loss of all possible default
ekspektasian yang diharapkan dari events during the estimated life of
semua kejadian gagal bayar yang the financial instrument. Stage 2
mungkin terjadi selama perkiraan also includes facilities where credit
umur dari instrumen keuangan risk has improved and financial
tersebut. Stage 2 juga mencakup assets have been reclassified from
fasilitas dimana risiko kedit telah Stage 3.
membaik dan aset keuangan telah
direklasifikasi dari Stage 3.
Stage 3 : Mencakup instrumen keuangan Stage 3 : Includes financial instruments that
yang telah terbukti mengalami have been objectively impaired as
penurunan nilai secara objektif of the reporting date. This
pada tanggal pelaporan. Kelompok classification usually consists of
ini biasanya terdiri atas debitur debtors who have defaulted. BRI
yang mengalami gagal bayar. BRI and its subsidiaries record lifetime
dan entitas anak mencatat ECL allowances.
cadangan ECL Seumur Hidup.
86
Page 1061
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
e. Cadangan kerugian penurunan nilai atas e. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
BRI dan entitas anak melakukan pembagian BRI and its subsidiaries classify financial assets
aset keuangan atas Stage 1, Stage 2, Stage 3, on Stage 1, Stage 2, Stage 3 and POCI, as
dan POCI, sebagai berikut (lanjutan): follows (continued):
POCI : Aset POCI adalah aset POCI : POCI assets are financial assets
keuangan yang mengalami that experience impairment based
penurunan nilai berdasarkan on credit risk assessment at the
penilaian risiko kredit pada time of initial recognition. The asset
saat pengakuan awal. Aset is recorded at fair value at the time
tersebut dicatat pada nilai of initial recognition, and interest
wajar pada saat pengakuan income will be further recognized
awal, dan pendapatan bunga based on the adjusted effective
akan diakui selanjutnya interest rate method. ECL
berdasarkan metode suku allowances are only recorded or
bunga efektif yang reversed if there are further
disesuaikan. Cadangan ECL changes to expected credit losses.
hanya dicatat atau dilepaskan
jika ada perubahan selanjutnya
pada kerugian kredit
ekspektasian.
Terdapat kriteria kualitatif dan kuantitatif untuk There are qualitative and quantitative criteria to
memastikan aset keuangan tercakup dalam ensure financial assets are covered in certain
stage tertentu. stages.
Perhitungan penurunan nilai secara individual Individual impairments are calculated for
dilakukan untuk aset keuangan yang signifikan significant financial assets that have
dan pernah mengalami gagal bayar ataupun experienced default or restructuring. Aside from
restrukturisasi. Selain itu, perhitungan individual impairment, the impairment will be
penurunan nilai akan dilakukan secara kolektif. calculated collectively.
Penurunan nilai individual Individual impairment
Metode perhitungan penurunan nilai secara The calculation method of individual impairment
individual akan mempertimbangkan 3 (tiga) will take into account 3 (three) possible return
skenario kemungkinan pengembalian, yaitu: scenarios, namely: (i) the base scenario, (ii) the
(i) skenario dasar (Base), (ii) skenario buruk bad scenario, and (iii) the worst-case scenario.
(Bad), dan (iii) skenario terburuk (Worst). Scenario creation is done using discounted cash
Pembuatan skenario dilakukan dengan flow (DCF) method and considering confidence
menggunakan metode discounted cash flow level that describes the condition of the industry
(DCF) dan mempertimbangkan confidence level and related companies. ECL generated by each
yang menggambarkan kondisi industri dan scenario will later be weighted against the
perusahaan terkait. Nantinya ECL yang weight of the scenario that has been set.
dihasilkan oleh masing-masing skenario akan
dirata-ratakan secara tertimbang terhadap
bobot skenario yang telah diatur.
87
Page 1062
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
e. Cadangan kerugian penurunan nilai atas e. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Penurunan nilai kolektif Collective impairment
Evaluasi penurunan nilai secara kolektif The collective impairment evaluation is based
didasarkan pada konsep Probability of Default on the concepts of Probability of Default (PD),
(PD), Loss Given Default (LGD), dan Exposure Loss Given Default (LGD), and Exposure at
at Default (EAD) yang mempertimbangkan Default (EAD) that consider information from
informasi masa lalu, terkini, dan masa past, current, and future events.
mendatang.
BRI dan entitas anak menggunakan model BRI and its subsidiaries use the (i) Scalar
(i) Scalar Bayesian model, (ii) Credit Index dan Bayesian model, (ii) Credit Index, and
(iii) Vasicek maupun pendekatan lainnya dalam (iii) Vasicek and other approaches in
menentukan nilai PD dari setiap debitur. determining the PD value of each debtor.
BRI dan entitas anak menggunakan metode (i) BRI and its subsidiaries use the (i) Historical,
Historical, (ii) Diminish Balance, dan (iii) Value to (ii) Diminish Balance, and (iii) Value to Loan
Loan dalam menentukan nilai LGD dari setiap methods in determining the LGD value of each
debitur. LGD menggambarkan persentase debtor. LGD describes the nominal percentage
nominal fasilitas yang tidak akan dapat di- of facilities that the Bank will not be able to cover
recover oleh Bank terhadap debitur yang against defaulted debtors. LGD is usually
mengalami default. LGD dihitung sebagai 1- calculated with a 1-Recovery Rate. Recovery
Recovery Rate. Perhitungan Recovery Rate Rate is calculated by incorporating the workout
dilakukan dengan mempertimbangkan workout period to determine the optimum time to
period untuk memperoleh optimum time to recovery and considering the Time Value of
recovery dan Time Value of Money dari Money from the return of the obligation that has
pengembalian dari kewajiban yang telahdefault. defaulted. The interest rate used to calculate the
Tingkat suku bunga yang digunakan untuk Time Value of Money from Recovery is the initial
menghitung Time Value of Money dari Recovery Effective Interest Rate (EIR).
adalah EIR awal.
EAD merupakan estimasi nilai buku pada saat Exposure at Default (EAD) is an estimation of
terjadi gagal bayar, dengan mempertimbangkan the book value at the time of default, which
arus kas instrumen keuangan terkait, serta considers the cash flow of relevant financial
kemungkinan penarikan tambahan dari limit instruments, as well as the possibility of
kredit sampai dengan tanggal gagal bayar. EAD additional withdrawals from the credit limit up to
juga mempertimbangkan jadwal pembayaran the date of default. EAD also considers payment
dan amortisasi serta perubahan dalam utilisasi schedules and amortization as well as changes
saldo yang belum ditarik menjelang terjadinya in the utilization of undrawn loan facilities ahead
kegagalan bayar. Pemodelan EAD akan of the default. EAD modeling is conducted
dilakukan berdasarkan karakteristik dari based on the characteristics of related financial
instrumen keuangan terkait, yang dibagi ke instruments, which are divided into several
dalam beberapa kategori: (i) kredit angsuran, categories: (i) installment credits, (ii) revolving
(ii) kredit revolving, (iii) trade finance, dan credits, (iii) trade finance, and (iv) treasury.
(iv) treasury.
88
Page 1063
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
e. Cadangan kerugian penurunan nilai atas e. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Pengukuran ECL berdasarkan PSAK No. 109 ECL measurements based on SFAS No. 109
mewajibkan BRI dan entitas anak untuk require the Bank to model ECL according to
memodelkan ECL sesuai dengan skenario existing forward-looking scenarios, taking into
forward-looking yang ada, dengan account the possibilities of economic conditions.
mempertimbangkan kemungkinan ekonomi baik Therefore, the ECL value generated by the Bank
dan buruk. Oleh karena itu, nilai ECL yang must be based on the probability results of three
dihasilkan BRI dan entitas anak harus scenarios (normal economic cases, good and
berdasarkan hasil probabilitas dari tiga skenario bad). PD will be calculated according to three
(kasus ekonomi normal, baik, dan buruk). PD scenarios with macro-economic values
akan dihitung menurut tiga skenario dengan nilai according to those scenarios. The weight of
makro-ekonomi sesuai dengan skenario- good, normal, and bad scenarios can be
skenario tersebut. Bobot dari skenario baik, adjusted in line with changes in economic
normal dan buruk dapat disesuaikan seiring conditions and BRI and subsidiaries’ discretion.
dengan perubahan kondisi ekonomi dan diskresi
BRI dan entitas anak.
Penyajian Penyisihan Kerugian Kredit Presentation of Expected Credit Loss Allowance
Ekspektasian dalam Laporan Posisi Keuangan in Statement of Financial Position
Penyisihan kerugian kredit ekspektasian The allowance for expected credit loss is
disajikan dalam laporan posisi keuangan presented in the statement of financial position
sebagai berikut: as follow:
Aset keuangan yang diukur pada biaya For financial assets measured at amortized
perolehan diamortisasi, cadangan kerugian cost, allowance for expected credit losses is
penurunan nilai disajikan sebagai pengurang presented as a deduction from the gross
dari jumlah tercatat bruto aset; carrying amount of the asset;
Komitmen pinjaman dan kontrak jaminan For loan commitments and financial
keuangan, umumnya penyisihan kerugian guarantee contracts, generally allowance for
kredit ekspektasian disajikan sebagai expected credit losses is presented as a
provisi; dan provision; and
Instrumen utang yang diukur pada nilai wajar For debt instruments measured at fair value
melalui penghasilan komprehensif lain, through other comprehensive income,
cadangan kerugian penurunan nilai tidak allowance for expected loan losses are not
diakui dalam laporan posisi keuangan recognized in the statement of financial
sebagai pengurang nilai tercatat karena position as a deduction in carrying value
jumlah tercatat dari aset-aset ini adalah nilai because the carrying amounts of these
wajarnya. Namun, cadangan kerugian assets are their fair values. However,
penurunan nilai diungkapkan dan diakui allowance for expected loan losses is
dalam penghasilan komprehensif lain dalam disclosed and recognized in other
laporan posisi keuangan konsolidasian. comprehensive income in consolidated
statement of financial position.
89
Page 1064
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
f. Giro pada Bank Indonesia dan bank lain f. Current account with Bank Indonesia and
other bank
Giro pada Bank Indonesia dan bank lain Current accounts with Bank Indonesia and
dinyatakan sebesar biaya perolehan other banks are recognized at amortized cost
diamortisasi menggunakan metode suku using the effective interest rate method minus
bunga efektif dikurangi cadangan kerugian the allowance for impairment losses. Current
penurunan nilai. Giro pada Bank Indonesia dan accounts with Bank Indonesia and other banks
bank lain diklasifikasikan sebagai biaya are classified as amortized cost.
perolehan diamortisasi.
g. Penempatan pada Bank Indonesia dan g. Placement with Bank Indonesia and other
lembaga keuangan lain Financial Institutions
Penempatan pada Bank Indonesia dan lembaga Placements with Bank Indonesia and other
keuangan lain adalah penanaman dana pada Financial Institutions are investment funds in
Bank Indonesia berupa Deposit Facility, dan Bank Indonesia in the form of Deposit Facility
Term Deposit, sedangkan penempatan dana and Term Deposits, while placement of funds to
pada bank lain merupakan penanaman dana other financial institutions are investment in the
dalam bentuk penempatan pada pasar uang form of placement in the money market (Inter-
(inter-bank call money), deposito berjangka, bank call money), time deposits, banker’s
banker’s acceptance, dan margin deposit. acceptance, and margin deposit.
Penempatan pada Bank Indonesia dan lembaga Placements with Bank Indonesia and other
keuangan dinyatakan sebesar biaya perolehan Financial Institutions are stated at amortized
diamortisasi menggunakan metode suku bunga cost using the effective interest rate method
efektif dikurangi cadangan kerugian penurunan minus the allowance for impairment losses. The
nilai. Penempatan pada Bank Indonesia dan placements with Bank Indonesia and other
lembaga keuangan lain diklasifikasikan masing- Financial Institutions are classified respectively
masing sebagai biaya perolehan diamortisasi. as amortized cost.
h. Efek-efek h. Securities
Efek-efek terdiri atas surat berharga yang Securities consist of securities traded in the
diperdagangkan di pasar uang dan modal money and capital market such as Bank
seperti Sertifikat Bank Indonesia, Sertifikat Bank Indonesia Certificates, Sharia Bank Indonesia
Indonesia Syariah, Obligasi Pemerintah, Certificates, Government bonds, subordinated
obligasi subordinasi, unit penyertaan bonds, mutual fund units, Medium-Term Notes,
reksadana, Medium-Term Notes, U.S.Treasury U.S. Treasury Bonds, U.S. Treasury Bills,
Bonds, U.S Treasury Bills, Singapore Singapore Government Securities, Negotiable
Government Securities, Negotiable Certificate of Certificates of Deposit, Monetary Authority of
Deposits, Monetary Authority of Singapore Singapore (MAS) bills, Taiwan government
(MAS) bills, Obligasi Pemerintah Taiwan, dan Bonds, and other commercial bonds traded in
surat berharga komersial lainnya serta obligasi the stock exchange.
yang diperdagangkan di bursa efek.
Termasuk di dalam efek-efek adalah obligasi Securities include bonds issued by the
yang diterbitkan oleh Pemerintah yang tidak Government that are not related with the
terkait dengan program rekapitalisasi seperti recapitalization program such as Government
Surat Utang Negara (SUN), Surat Debentures (Surat Utang Negara or SUN),
Perbendaharaan Negara (SPN) dan obligasi Government Treasury Bills (Surat
Pemerintah dalam mata uang asing yang Perbendaharaan Negara or SPN) and
diperoleh melalui pasar perdana dan juga pasar Government bonds in foreign currency obtained
sekunder. from primary and secondary markets.
90
Page 1065
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
h. Efek-efek (lanjutan) h. Securities (continued)
Efek-efek pada awalnya disajikan sebesar nilai Securities are initially recorded at fair value.
wajarnya. Setelah pengakuan awal, efek-efek After initial recognition, the securities are
dicatat sesuai dengan kategorinya yaitu biaya recorded based on its category at amortized
perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui cost, fair value through other comprehensive
penghasilan komprehensif lain atau nilai wajar income, or fair value through profit or loss.
melalui laba rugi.
Penilaian efek-efek didasarkan atas Securities measurement are based on the
klasifikasinya sebagai berikut: following classification:
1) Efek-efek yang diklasifikasikan sebagai 1) Securities classified as amortized cost are
biaya perolehan yang diamortisasi diukur recorded at amortized acquisition cost
dengan biaya perolehan yang diamortisasi using effective interest rate method.
menggunakan metode suku bunga efektif. Interest income is recognized in the
Pendapatan bunga diakui dalam laporan consolidated statements profit or loss and
laba rugi dan penghasilan komprehensif other comprehensive income using the
lain konsolidasian menggunakan metode effective interest rate method.
suku bunga efektif.
2) Efek-efek yang diklasifikasikan sebagai 2) Securities classified as trading (fair value
nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL) diukur through profit or loss) are stated at fair
dengan menggunakan nilai wajar. value. Gains and losses arising from
Keuntungan atau kerugian yang belum changes in fair value of Securities are
direalisasi akibat kenaikan atau penurunan recognized in the consolidated statements
nilai wajarnya disajikan dalam laporan laba of profit or loss and other comprehensive
rugi dan penghasilan komprehensif lain income. On the sale of a portfolio of
konsolidasian. Atas penjualan portofolio securities for fair value through profit and
efek-efek dan obligasi pemerintah untuk loss, the difference between the sale price
nilai wajar melalui laba rugi, perbedaan and purchase price is recognized as the
antara harga jual dengan harga beli gain or loss of sale in the year in which the
diakui sebagai keuntungan atau kerugian securities were sold.
penjualan pada tahun dimana efek-efek dan
obligasi pemerintah tersebut dijual.
3) Efek-efek yang diklasifikasikan sebagai 3) Securities classified as fair value through
nilai wajar melalui penghasilan other comprehensive income are stated at
komprehensif lain (FVTOCI) diukur dengan fair value. Interest income is recognized in
menggunakan nilai wajar. Pendapatan the consolidated statements of profit or loss
bunga diakui dalam laporan laba rugi dan and other comprehensive income by using
penghasilan komprehensif lain effective interest rate methods. Fair value
konsolidasian menggunakan metode suku changes are directly recognized
bunga efektif. Perubahan nilai wajar in equity until the securities are sold or
diakui langsung dalam ekuitas sampai efek- impaired, and cumulative gains and losses
efek dan obligasi pemerintah dijual atau which previously recognized in equity
mengalami penurunan nilai, dimana should be recognized in the consolidated
akumulasi keuntungan dan kerugian yang statements of profit or loss and other
sebelumnya diakui dalam ekuitas diakui comprehensive income.
dalam laporan laba rugi penghasilan
komprehensif lain konsolidasian.
91
Page 1066
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
i. Wesel ekspor dan tagihan lainnya i. Export bills and other receivables
Wesel ekspor dan tagihan lainnya adalah wesel Export bills and other receivables are export bills
ekspor yang dinegosiasikan secara diskonto that are negotiated on a discounted basis and
dan dijaminkan oleh bank lainnya sedangkan guaranteed by other banks while notes
wesel tagih merupakan tagihan ataupun receivable is a bill or billing document in the form
dokumen penagihan dalam bentuk wesel/bill of of a bill of exchange to the collectible
exchange kepada pihak tertagih/drawee atas party/drawee on the basis of a discount or
dasar diskonto ataupun suatu pembiayaan a particular financing. Export bills and other
tertentu. Wesel ekspor dan tagihan lainnya receivables are recorded at amortized costs
dicatat pada biaya perolehan diamortisasi after deducting allowance for impairment
setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan losses.
nilai.
j. Kredit yang diberikan j. Loans
Kredit yang diberikan adalah penyediaan uang Loans represent the granting of money or other
atau tagihan yang dapat dipersamakan dengan similar form of receivables under agreements or
itu, berdasarkan persetujuan atau kesepakatan borrowing and lending commitments with
pinjam-meminjam dengan debitur yang debtors, whereby the debtors are required to
mewajibkan debitur untuk melunasi utangnya repay their debts after a specified period of time
setelah jangka waktu tertentu dengan imbalan in return for interest.
bunga.
Kredit yang diberikan pada awalnya diukur pada Loans are initially measured at fair value plus
nilai wajar ditambah dengan biaya transaksi transaction costs that are directly attributable
yang dapat diatribusikan secara langsung dan and incremental costs to obtain the financial
merupakan biaya tambahan untuk memperoleh assets and after the initial recognition measured
aset keuangan tersebut dan setelah pengakuan at amortized cost using the effective interest rate
awal diukur pada biaya perolehan diamortisasi method less allowance for impairment losses.
menggunakan metode suku bunga efektif
dikurangi dengan cadangan kerugian
penurunan nilai.
Kredit yang diberikan diklasifikasikan sebagai Loans are classified as amortized cost.
biaya perolehan diamortisasi.
Kredit dalam rangka pembiayaan bersama Syndicated loans are stated at the loans’
(kredit sindikasi) dinyatakan sebesar pokok principal amount to the extent of the risks borne
kredit sesuai dengan porsi risiko yang by BRI and subsidiaries.
ditanggung oleh BRI dan entitas anak.
Kredit yang direstrukturisasi disajikan sebesar Restructured loans are stated at the lower of the
nilai yang lebih rendah antara nilai tercatat kredit carrying amount on the date of restructuring or
pada tanggal restrukturisasi atau nilai kini the present value of future cash receipts after
penerimaan kas masa depan setelah the restructuring. Losses resulting from the
restrukturisasi. Kerugian akibat selisih antara difference between the carrying amount on the
nilai tercatat kredit pada tanggal restrukturisasi date of restructuring and the present value of
dengan nilai tunai penerimaan kas masa depan future cash inflows after the restructuring are
setelah restrukturisasi diakui dalam laporan laba recognized in the consolidated statement of
rugi dan penghasilan komprehensif lain profit or loss and other comprehensive income.
konsolidasian. Setelah restrukturisasi, semua After the restructuring, all future cash inflows
penerimaan kas masa depan yang ditetapkan specified by the new terms are recorded as
dalam persyaratan baru dicatat sebagai a principal payment of loans and interest income
pengembalian pokok kredit yang diberikan dan in accordance with the terms of the
pendapatan bunga sesuai dengan syarat-syarat restructuring.
restrukturisasi.
92
Page 1067
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
j. Kredit yang diberikan (lanjutan) j. Loans (continued)
Kredit yang diberikan dihapusbukukan ketika Loans are written-off when there is no realistic
tidak terdapat prospek yang realistis mengenai prospect of collections in the future and all
pengembalian di masa yang akan datang dan collateral have been sought to be realized or
semua jaminan telah diupayakan untuk foreclosed. The uncollectible loans are written-
direalisasi atau sudah diambil alih. Kredit yang off against the allowance for impairment losses.
tidak dapat dilunasi dihapusbukukan dengan Recovery for financial assets that have been
mendebit cadangan kerugian penurunan nilai. written-off is recognized in the consolidated
Penerimaan kembali atas aset keuangan yang statements of profit or loss and other
dihapusbuku diakui pada laporan laba rugi dan comprehensive income in the current year.
penghasilan komprehensif lain konsolidasian
pada tahun berjalan.
k. Pinjaman syariah k. Sharia loans
Pinjaman yang diberikan terutama terdiri dari These receivables consist of murabahah
piutang murabahah, pembiayaan mudharabah, receivables, mudharabah financing and
dan pembiayaan musyarakah. musyarakah financing.
Murabahah adalah akad jual beli antara Murabahah is a sale and purchase contract
nasabah dengan entitas anak, dimana entitas between the customer and subsidiary, whereby
anak membiayai kebutuhan konsumsi, investasi the subsidiary finance the consumption,
dan modal kerja nasabah yang dijual dengan investment and working capital needs of the
harga pokok ditambah dengan keuntungan yang customers that are sold with a principal price
diketahui dan disepakati bersama. Pembayaran plus a given margin that is mutually informed
atas pembiayaan ini dilakukan dengan cara and agreed. Payments on this financing is made
mengangsur dalam jangka waktu yang in installments for a specified period of time.
ditentukan.
Piutang murabahah pada awalnya diukur pada Murabahah receivables are initially measured at
nilai wajar ditambah dengan biaya transaksi fair value plus directly attributable transaction
yang dapat diatribusikan secara langsung dan costs and is the additional cost to obtain the
merupakan biaya tambahan untuk memperoleh financial assets. After the initial recognition,
aset keuangan tersebut dan setelah pengakuan Murabahah receivables are measured at
awal diukur pada biaya perolehan diamortisasi amortized cost using the effective margin
menggunakan metode margin efektif dikurangi method less allowance for impairment losses.
dengan cadangan kerugian penurunan nilai.
Mudharabah adalah akad pembiayaan Mudharabah is a joint financing contract
kerjasama antara entitas anak sebagai pemilik between subsidiaries as the owner of the funds
dana (shahibul maal) dengan nasabah sebagai (shahibul maal) and the customer as a business
pelaksana usaha (mudharib) selama jangka executor (mudharib) for a certain period of time.
waktu tertentu. Pembagian hasil keuntungan The profit sharing from the project or business is
dari proyek atau usaha tersebut ditentukan determined in accordance with the mutually
sesuai dengan nisbah (pre-determined ratio) agreed nisbah (pre-determined ratio). On the
yang telah disepakati bersama. Pada tanggal statement of financial position date,
laporan posisi keuangan, pembiayaan mudharabah financing is stated at the
mudharabah dinyatakan sebesar saldo outstanding financing balance less allowance
pembiayaan dikurangi dengan saldo cadangan for impairment losses which is provided based
kerugian penurunan nilai yang dibentuk on the management’s review of the existing
berdasarkan hasil review oleh manajemen financing quality.
terhadap kualitas pembiayaan yang ada.
93
Page 1068
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
k. Pinjaman syariah (lanjutan) k. Sharia loans (continued)
Musyarakah adalah akad kerjasama yang terjadi Musyarakah is a partnership contract among
di antara para pemilik modal (mitra musyarakah) capital owners (musyarakah partners) to join the
untuk menggabungkan modal dan melakukan capital and conduct a business on a joint basis
usaha secara bersama dalam suatu kemitraan through partnership with an agreed profit-
dengan nisbah pembagian hasil sesuai dengan sharing nisbah, while the losses are borne
kesepakatan, sedangkan kerugian ditanggung proportional to the capital contribution. On the
secara proporsional sesuai dengan kontribusi statement of financial position date,
modal. Pada tanggal laporan posisi keuangan, musyarakah financing is stated at the
pembiayaan musyarakah dinyatakan sebesar outstanding financing balance less allowance
saldo pembiayaan dikurangi dengan saldo for impairment losses which is provided based
cadangan kerugian penurunan nilai yang on the management’s review on the existing
dibentuk berdasarkan hasil review oleh financing quality.
manajemen terhadap kualitas pembiayaan yang
ada.
l. Piutang sewa pembiayaan l. Finance lease receivables
Piutang sewa pembiayaan merupakan jumlah Finance lease receivables represent lease
piutang sewa pembiayaan ditambah nilai sisa receivables plus the residual value at the end of
yang akan diterima pada akhir masa sewa the lease period and stated net of unearned
pembiayaan dikurangi dengan pendapatan lease income, security deposits and allowances
sewa pembiayaan tangguhan, simpanan for impairment losses. The difference between
jaminan dan cadangan kerugian penurunan the gross lease receivable and the present value
nilai. Selisih antara nilai piutang usaha bruto dan of the lease receivable is recognized as
nilai tunai piutang diakui sebagai pendapatan unearned lease income.
sewa pembiayaan tangguhan.
Pendapatan sewa pembiayaan yang Unearned financing lease income is recognized
ditangguhkan diakui sebagai pendapatan sewa as financing lease income using effective
pembiayaan menggunakan metode suku bunga interest rates method.
efektif.
Penyewa pembiayaan memiliki hak opsi untuk The lessee has the option to purchase the
membeli aset yang disewakan pada akhir masa leased asset at the end of the lease period at a
sewa pembiayaan dengan harga yang telah price mutually agreed upon at the
disetujui bersama pada saat dimulainya commencement of the agreement.
perjanjian sewa pembiayaan.
Penyelesaian kontrak sebelum masa sewa Early termination is treated as a cancellation of
pembiayaan berakhir diperlakukan sebagai an existing contract and the resulting gain or
pembatalan kontrak sewa dan laba atau rugi loss is credited or charged to the current year
yang timbul diakui dalam laporan laba rugi dan statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain tahun berjalan. comprehensive income.
94
Page 1069
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
l. Piutang sewa pembiayaan (lanjutan) l. Finance lease receivables (continued)
Entitas anak sebagai lessor The subsidiary as a lessor
Dalam sewa pembiayaan, entitas anak sebagai Under a finance lease, the Subsidiary as a
lessor mengakui aset berupa piutang sewa lessor recognizes assets held under a finance
pembiayaan di laporan posisi keuangan sebesar lease in its statement of financial position and
jumlah yang sama dengan sewa pembiayaan present them as a receivable at an amount
neto. Penerimaan piutang sewa diperlakukan equal to the net investment in direct financing
sebagai pembayaran pokok dan penghasilan leases.
pembiayaan.
Pengakuan pendapatan sewa pembiayaan Lease payment receivable is treated as
didasarkan pada suatu pola yang repayment of principal and finance income. The
mencerminkan suatu tingkat pengembalian recognition of lease income is based on a
periodik yang konstan atas investasi neto entitas pattern reflecting a constant periodic rate of
anak sebagai lessor dalam sewa pembiayaan. return on the Subsidiaries’ net investment in
direct financing lease.
Dalam sewa menyewa operasi, entitas anak Under an operating lease, the Subsidiary
mengakui aset untuk sewa operasi di laporan presents assets subject to operating leases in its
posisi keuangan sesuai sifat aset tersebut. statement of financial position according to the
Biaya langsung awal sehubungan proses nature of the asset. Initial direct costs incurred
negosiasi sewa operasi ditambahkan ke nilai in negotiating an operating lease are added to
tercatat dari aset sewaan dan diakui sebagai the carrying amount of the leased asset and
beban selama masa sewa dengan dasar yang recognized over the lease term on the same
sama dengan pendapatan sewa. Rental basis as rental income. Contingent rents, if any,
kontinjen, apabila ada, diakui sebagai are recognized as revenue in the periods in
pendapatan pada periode terjadinya. which they are earned. Lease income from
Pendapatan sewa operasi diakui sebagai operating leases is recognized as income on a
pendapatan atas metode garis lurus selama straight-line method over the lease term.
masa sewa.
Piutang sewa pembiayaan diklasifikasikan Finance lease receivables are classified as
sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya financial assets measured at amortized cost.
perolehan diamortisasi.
Restrukturisasi piutang sewa pembiayaan dapat Finance lease restructuring can be done by over
dilakukan dengan cara pengalihan pembiayaan, contract, asset replacement, repay back,
melanjutkan pembiayaan, mengangsur kembali, change in due date, change in tenor and/or
mengubah jatuh tempo, mengubah tenor increase in down payment.
dan/atau menambah down payment.
Kerugian yang timbul dari restrukturisasi piutang Losses on finance lease restructuring in respect
sewa pembiayaan yang berkaitan dengan of modification of the terms of the financing are
modifikasi persyaratan pembiayaan hanya recognized only if the cash value of total future
diakui bila nilai tunai penerimaan kas masa cash receipt specified in the new terms of the
depan yang telah ditentukan dalam persyaratan loans, including both receipts designated as
pembiayaan yang baru, termasuk penerimaan interest, and those designated as financing
yang diperuntukkan sebagai bunga maupun principal, are less than the recorded amounts of
pokok, adalah lebih kecil dari nilai pembiayaan financing before restructuring in financial
yang diberikan yang tercatat sebelum statements.
restrukturisasi di laporan keuangan.
95
Page 1070
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
l. Piutang sewa pembiayaan (lanjutan) l. Finance lease receivables (continued)
Piutang pembiayaan konsumen Consumer financing receivables
Piutang pembiayaan konsumen neto Net consumer financing receivables are
merupakan total piutang setelah dikurangi presented net of amounts financed, unearned
pendapatan pembiayaan konsumen yang belum consumer financing income and allowance for
diakui dan cadangan kerugian penurunan nilai. impairment losses.
Piutang pembiayaan konsumen diakui pada Consumer financing receivables are recognized
awalnya dengan nilai wajar ditambah biaya- initially at fair value, added with directly
biaya transaksi dan dikurangi yield enhancing attributable transactions costs and deducted by
income yang dapat diatribusikan secara yield enhancing income, and subsequently
langsung dan selanjutnya diukur dengan biaya measured at amortized cost using the effective
perolehan diamortisasi menggunakan metode interest rate method. Consumer financing
tingkat bunga efektif. Piutang pembiayaan receivables are classified as financial assets
konsumen diklasifikasikan sebagai aset measured at amortized cost.
keuangan yang diukur pada biaya perolehan
diamortisasi.
Pendapatan pembiayaan konsumen yang Consumer financing receivables presented the
belum diakui merupakan selisih antara jumlah difference between total installment payments
keseluruhan pembayaran angsuran yang akan to be received from customer with total principal
diterima dari konsumen dan jumlah pokok amount, recognized as an income over the
pembiayaan, yang diakui sebagai pendapatan contract term based on the effective interest rate
selama jangka waktu kontrak berdasarkan of consumer financing receivables.
tingkat suku bunga efektif dari piutang
pembiayaan konsumen.
Penyelesaian kontrak sebelum masa The completion of the contract before its
pembiayaan konsumen berakhir diperlakukan maturity is treated as a cancellation of an
sebagai pembatalan kontrak pembiayaan existing contract and the resulting gain or loss is
konsumen dan keuntungan atau kerugian yang recognized in the current year statement of profit
timbul diakui dalam laporan laba rugi dan or loss and other comprehensive income at the
penghasilan komprehensif lain tahun berjalan transaction date.
pada tanggal terjadinya transaksi.
Restrukturisasi pembiayaan konsumen dapat Financing consumer restructuring can be done
dilakukan dengan cara pengalihan pembiayaan, by over contract, asset replacement, repay
melanjutkan pembiayaan, mengangsur kembali, back, change in due date, change in tenor
mengubah jatuh tempo, mengubah tenor and/or increase in down payment.
dan/atau menambah down payment.
Kerugian yang timbul dari restrukturisasi Losses on financing consumer restructuring in
pembiayaan konsumen yang berkaitan dengan respect of modification of the terms of the
modifikasi persyaratan pembiayaan hanya financing are recognized only if the cash value
diakui bila nilai tunai penerimaan kas masa of total future cash receipt specified in the new
depan yang telah ditentukan dalam persyaratan terms of the financing, including both receipts
pembiayaan yang baru, termasuk penerimaan designated as interest, and those designated as
yang diperuntukkan sebagai bunga maupun loan principal, are less than the recorded
pokok, adalah lebih kecil dari nilai pembiayaan amounts of financing before restructuring in
yang diberikan yang tercatat sebelum financial statements.
restrukturisasi di laporan keuangan.
96
Page 1071
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
l. Piutang sewa pembiayaan (lanjutan) l. Finance lease receivables (continued)
Tagihan anjak piutang Factoring receivables
Anjak piutang dicatat sebesar nilai piutang yang Factoring receivables are recognized at the
diperoleh dan dinyatakan sebesar nilai neto amounts of receivables acquired and are
yang dapat direalisasi, setelah dikurangi presented at the realizable value, net of deferred
pendapatan anjak piutang ditangguhkan. Selisih income. The difference between the factoring
antara tagihan anjak piutang dengan jumlah receivables and the amount of payments made
pembayaran ke konsumen diakui sebagai to the client is recognized as deferred factoring
pendapatan anjak piutang ditangguhkan, yang income and will be recognized as factoring
akan diakui sebagai pendapatan anjak piutang income over the terms of the respective
berdasarkan proporsi waktu selama periode factoring agreements using the effective interest
kontrak menggunakan tingkat suku bunga rate.
efektif.
Anjak piutang diklasifikasikan sebagai aset Factoring receivables are classified as financial
keuangan yang diukur pada biaya perolehan assets measured at amortized cost.
diamortisasi.
m. Tagihan dan liabilitas akseptasi m. Acceptances receivable and payable
Tagihan dan liabilitas akseptasi merupakan Acceptances receivable and payable represent
transaksi Letter of Credit (L/C) dan Surat Kredit Letter of Credit (L/C) and Domestic Document
Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) yang Letter of Credit transactions that are accepted
diaksep oleh bank pengaksep (accepting bank). by the accepting banks.
Tagihan dan liabilitas akseptasi dinyatakan Acceptances receivable and payable are stated
sebesar biaya perolehan diamortisasi. Tagihan at amortized cost. Acceptances receivables are
akseptasi disajikan setelah dikurangi cadangan presented net of allowance for impairment
kerugian penurunan nilai. losses.
Tagihan akseptasi diklasifikasikan sebagai Acceptance receivables are classified as
biaya perolehan diamortisasi dan liabilitas amortized cost and acceptance payables are
akseptasi diklasifikasikan sebagai liabilitas classified as financial liabilities measured at
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan amortized cost.
diamortisasi.
n. Penyertaan saham n. Investment in shares
Investasi BRI pada entitas asosiasi diukur BRI’s investments in its associates are
dengan menggunakan metode ekuitas. Entitas measured using the equity method. An
asosiasi adalah suatu entitas dimana BRI associate is an entity in which BRI has
mempunyai pengaruh signifikan atau significant influence or share ownership more
kepemilikan saham lebih dari 20% hak suara. than 20% of the voting rights. The initial
Pengakuan awal investasi pada entitas asosiasi recognition of investments in associate are
diakui sebesar biaya perolehan, dan jumlah recognized at acquisition cost and the carrying
tercatat tersebut ditambah atau dikurangkan amount is added or deducted to recognize BRI’s
untuk mengakui bagian BRI atas laba rugi portion of profit or loss of the associate after the
entitas asosiasi setelah tanggal perolehan. acquisition date. BRI’s portion of profit or loss of
Bagian BRI atas laba rugi entitas asosiasi diakui the associate is recognized in profit or loss of
dalam laba rugi BRI. Penerimaan distribusi dari BRI. Receipt of distributions from associate
entitas asosiasi mengurangi nilai tercatat reduces the carrying amount of the investment.
investasi.
97
Page 1072
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
n. Penyertaan saham (lanjutan) n. Investment in shares (continued)
Laporan laba rugi dan penghasilan The consolidated statement of profit or loss and
komprehensif lain konsolidasian mencerminkan other comprehensive income reflects the share
bagian atas hasil operasi entitas asosiasi. Bila of the results of operations of the associate. If
terdapat perubahan yang diakui langsung pada there is any change recognized directly in the
ekuitas entitas asosiasi, BRI mengakui equity of the associate, BRI recognizes its share
bagiannya atas perubahan tersebut dan of these changes and discloses this, when
mengungkapkan hal ini, jika berlaku, dalam applicable, in the statement of changes in
laporan perubahan ekuitas. equity.
Setelah menerapkan metode ekuitas, BRI After applying the equity method, BRI
menentukan apakah diperlukan untuk mengakui determines each reporting date whether it is
tambahan rugi penurunan nilai atas investasi necessary to recognize additional impairment
BRI dalam entitas asosiasi. BRI menentukan loss on BRI’s investment in its associates. BRI
pada setiap tanggal pelaporan apakah terdapat determines at each reporting date whether there
bukti yang objektif yang mengindikasikan bahwa is any objective evidence indicating that the
investasi dalam entitas asosiasi mengalami investment in the associates is impaired. In this
penurunan nilai. Dalam hal ini, BRI menghitung case, BRI calculates the amount of impairment
jumlah penurunan berdasarkan selisih jumlah as the difference between the recoverable
terpulihkan atas investasi dalam entitas asosiasi amount of the investment in the associates and
dan nilai tercatatnya dan mengakuinya dalam its carrying value and recognizes it in the
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif consolidated statement of profit or loss and
lain konsolidasian. other comprehensive income.
Investasi BRI pada entitas asosiasi yang tidak BRI’s investment in its associate with no
memiliki pengaruh yang signifikan atau significant influence or share ownership under
kepemilikan di bawah 20% dicatat pada nilai 20% is recorded at fair value in accordance with
wajar sesuai dengan PSAK No. 109. SFAS No. 109.
o. Aset tetap o. Premises and equipment
Aset tetap awalnya diakui sebesar biaya Premises and equipment are initially recognized
perolehan, yang terdiri atas harga perolehan at acquisition cost, which comprises its
dan biaya-biaya tambahan yang dapat purchase price and additional costs directly
diatribusikan secara langsung untuk membawa attributable to bringing the asset to the location
aset ke lokasi dan kondisi yang diperlukan and condition necessary for it to be capable of
supaya aset siap digunakan sesuai dengan operating in the manner intended by the
maksud manajemen. Setelah pengakuan awal, management. Subsequent to initial recognition,
aset tetap kecuali tanah, dinyatakan pada biaya premises and equipment, except lands, are
perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan stated at acquisition cost less accumulated
akumulasi rugi penurunan nilai. depreciation and impairment losses.
Aset tetap yang diperoleh dalam pertukaran aset Premises and equipment acquired in exchange
non-moneter atau kombinasi aset moneter dan for a non-monetary asset or a combination of
non-moneter diukur pada nilai wajar, kecuali: monetary and non-monetary assets are
measured at fair values, unless:
(i) Transaksi pertukaran tidak memiliki (i) The exchange transaction lacks
substansi komersial; atau commercial substance; or:
(ii) Nilai wajar dari aset yang diterima dan (ii) The fair value of the assets received or the
diserahkan tidak dapat diukur secara andal. assets given up cannot be measured
reliably
98
Page 1073
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
o. Aset tetap (lanjutan) o. Premises and equipment (continued)
Penyusutan aset dimulai pada saat aset Depreciation of an asset begins when it is ready
tersebut siap untuk digunakan sesuai maksud for its intended use and is calculated using the
penggunaannya dan dihitung dengan straight-line method based on the estimated
menggunakan metode garis lurus berdasarkan economic useful lives of use the assets as
estimasi umur manfaat ekonomis sebagai follows:
berikut:
Tahun/Years
Bangunan 15 Buildings
Kendaraan bermotor 5 Motor vehicles
Kapal 15 Vessels
Komputer dan mesin 3-8 Computers and machineries
Perlengkapan kantor 3-8 Furniture and fixtures
E-Channel 3-5 E-Channel
Satelit 15 Satellite
Main system 5 Main system
Non main system 3 Non-main system
Penilaian aset tetap dilakukan atas penurunan Premises and equipment valuation is carried out
dan kemungkinan penurunan nilai wajar aset on the impairment and possible impairment of
jika terjadi peristiwa atau perubahan keadaan the fair value of asset if an event or change in
yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat circumstances indicates that the carrying
mungkin tidak dapat seluruhnya terealisasi. amount may not be fully realized.
Jumlah tercatat komponen dari suatu aset tetap The carrying amount of an item of premises and
dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan equipment is derecognized upon disposal or
atau saat sudah tidak ada lagi manfaat ekonomi when no future economic benefits are expected
masa depan yang diekspektasikan dari from its use or disposal. Any gain or loss arising
penggunaan maupun pelepasannya. Laba atau from the derecognition is recognized in profit or
rugi yang timbul dari penghentian pengakuan loss in the year of the derecognition.
tersebut dimasukkan ke dalam laba rugi untuk
tahun dimana penghentian pengakuan tersebut
dilakukan.
Nilai residu, umur manfaat dan metode The residual values, useful lives and
penyusutan dievaluasi setiap akhir tahun dan depreciation methods are evaluated at the end
disesuaikan secara prospektif jika diperlukan. of each year and adjusted prospectively, if
necessary.
Tanah awalnya dinyatakan sebesar biaya Land is initially stated at acquisition cost and not
perolehan dan tidak disusutkan. Setelah depreciated. Subsequent to initial recognition,
pengakuan awal, tanah diukur pada nilai wajar land is measured at fair value at the revaluation
pada tanggal revaluasi dikurangi akumulasi rugi date less any accumulated impairment losses
penurunan nilai setelah tanggal revaluasi. after the revaluation date. Valuation of land is
Penilaian terhadap tanah dilakukan oleh penilai performed by appraisers with professional
yang memiliki kualifikasi profesional dan qualifications and is conducted periodically to
dilakukan secara berkala untuk memastikan ensure that the carrying amount does not differ
bahwa jumlah tercatat tanah tidak berbeda materially from its fair value at the end of the
secara material dengan jumlah yang ditentukan reporting period (Note 16).
dengan menggunakan nilai wajarnya pada akhir
periode pelaporan (Catatan 16).
99
Page 1074
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
o. Aset tetap (lanjutan) o. Premises and equipment (continued)
Jika nilai wajar dari aset yang direvaluasi If the fair value of the revalued asset
mengalami perubahan yang signifikan dan experiences significant and fluctuating changes,
fluktuatif, maka perlu dilakukan revaluasi secara it has to be revalued annually, whereas if the fair
tahunan, sedangkan jika nilai wajar dari aset value of the revalued asset does not experience
yang direvaluasi tidak mengalami perubahan significant and fluctuating changes, it has to be
yang signifikan dan fluktuatif maka perlu revalued once every 3 (three) years.
dilakukan revaluasi setiap 3 (tiga) tahun sekali.
Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari revaluasi Increase in the carrying amount arising from
dicatat sebagai “surplus revaluasi aset tetap”, revaluation is recorded in “Revaluation Surplus
dan disajikan dalam penghasilan komprehensif arising from Premises and Equipment” and
lain. Namun, kenaikan tersebut diakui dalam presented in other comprehensive income.
laba rugi hingga sebesar jumlah penurunan nilai However, the increase is recognized in profit or
aset yang sama akibat revaluasi yang pernah loss, to the extent of the amount of impairment
dilakukan sebelumnya dalam laba rugi. of the same assets due to revaluation previously
Penurunan nilai tercatat yang timbul dari recognized in profit or loss. A decrease in the
revaluasi diakui dalam laba rugi. carrying amount arising from the revaluation is
recognized in profit or loss.
Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan Maintenance and repairment expenses are
pada laba rugi pada saat terjadinya. Beban charged to profit or loss when incurred.
pemugaran dan penambahan dalam jumlah Restoration and addition expenses in significant
besar dikapitalisasi pada jumlah tercatat aset amounts are capitalized to the carrying amount
tetap terkait, bila besar kemungkinan manfaat of the related premises and equipment when it
ekonomi masa depan menjadi lebih besar dari is probable that the future economic benefits
standar kinerja awal yang ditetapkan exceeded the predefined initial performance
sebelumnya dan disusutkan sepanjang sisa standard and are depreciated over the
masa manfaat aset tetap terkait. remaining useful life of the related premises and
equipment.
Aset tetap dalam penyelesaian dicatat sebesar Assets under construction are stated at cost,
biaya perolehan, yang mencakup kapitalisasi including capitalized borrowing costs and other
beban pinjaman dan biaya-biaya lainnya yang costs incurred regarding the financing of the
terjadi sehubungan dengan pendanaan aset assets under constructions. The accumulated
tetap dalam penyelesaian tersebut. Akumulasi costs will be reclassified to the appropriate
biaya perolehan akan direklasifikasi ke akun “Premises and Equipment” account when the
“Aset Tetap” yang bersangkutan pada saat aset construction is completed and the assets are
tetap tersebut telah selesai dikerjakan dan siap ready for their intended use. Assets under
untuk digunakan. Aset tetap dalam construction are not depreciated as these are
penyelesaian tidak disusutkan karena belum not yet available for use.
tersedia untuk digunakan.
100
Page 1075
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
o. Aset tetap (lanjutan) o. Premises and equipment (continued)
Biaya pengurusan legal hak atas tanah dalam The legal cost of land rights in the form of
bentuk Hak Guna Usaha (“HGU”), Hak Guna Business Usage Rights (“Hak Guna Usaha” or
Bangunan (“HGB”) dan Hak Pakai (“HP”) ketika “HGU”), Building Usage Right (“Hak Guna
tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai Bangunan” or “HGB”) and Usage Rights (“Hak
bagian dari biaya perolehan tanah pada akun Pakai” or “HP”) when the land was initially
“aset tetap”. Biaya pengurusan perpanjangan acquired are recognized as part of the
atau pembaruan legal hak atas tanah diakui acquisition cost of the land under the “Premises
sebagai aset tidak berwujud dan diamortisasi and Equipment” account. The legal extension or
sepanjang umur hak hukum atau umur ekonomi renewal costs of land rights are recognized as
tanah, mana yang lebih pendek. intangible assets and amortized over life of the
legal rights or the economic life of the land,
whichever is shorter.
Sewa Lease
Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa A lease is classified as a financing lease if the
pembiayaan jika sewa tersebut mengalihkan lease substantially diverts all the risks and
secara substansial seluruh risiko dan manfaat benefits associated with ownership of the asset.
yang terkait dengan kepemilikan aset. Suatu A lease is classified as an operating lease if the
sewa diklasifikasikan sebagai sewa operasi jika lease does not divert substantially all the risks
sewa tidak mengalihkan secara substansial and benefits associated with ownership of the
seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan asset.
kepemilikan aset.
BRI dan entitas anak menerapkan BRI and its subsidiaries apply SFAS No. 116:
PSAK No. 116 tentang Sewa untuk seluruh Lease for all leases by recognizing right-of-use
sewa dengan mengakui aset hak guna dan assets and related liabilities. BRI applies leases
liabilitas terkait. BRI menerapkan sewa yang which include SFAS No. 116 for class of asset
termasuk PSAK No. 116 atas kelas aset tanah, for land, building, and four-wheeled vehicles
bangunan, dan kendaraan roda empat dengan with underlying assets valued above
aset pendasar bernilai di atas Rp75.000.000 Rp75,000,000 (full amount) and has a lease
(nilai penuh) dan mempunyai jangka waktu period of more than 12 months.
sewa lebih dari 12 bulan.
Pada tanggal insepsi suatu kontrak, BRI dan On the inception date of a contract, BRI and
entitas anak menilai apakah suatu kontrak subsidiaries assess whether a contract is, or
merupakan, atau mengandung, sewa. Suatu contains, a lease. A contract constitutes, or
kontrak merupakan, atau mengandung, sewa contains, a lease if the contract grants the right
jika kontrak tersebut memberikan hak untuk to control the use of an asset for a certain period
mengendalikan penggunaan suatu aset selama of time to gain compensation. To assess
suatu jangka waktu tertentu untuk dipertukarkan whether a contract grants a right to control an
dengan imbalan. Untuk menilai apakah suatu identifying asset, BRI and subsidiaries assess
kontrak memberikan hak untuk mengendalikan whether:
suatu aset identifikasian, BRI dan entitas anak
menilai apakah:
Kontrak melibatkan penggunaan suatu aset The contracts involve the use of an
identifikasian; identifying asset;
BRI dan entitas anak memiliki hak untuk BRI and subsidiaries have the right to
memperoleh secara substansial seluruh substantially acquire all of the economic
manfaat ekonomi dari penggunaan aset benefits of using the asset during the period
selama periode penggunaan; dan of use; and
101
Page 1076
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
o. Aset tetap (lanjutan) o. Premises and equipment (continued)
Sewa (lanjutan) Lease (continued)
Pada tanggal insepsi suatu kontrak, BRI dan On the inception date of a contract, BRI and
entitas anak menilai apakah suatu kontrak subsidiaries assess whether a contract is, or
merupakan, atau mengandung, sewa. Suatu contains, a lease. A contract constitutes, or
kontrak merupakan, atau mengandung, sewa contains, a lease if the contract grants the right
jika kontrak tersebut memberikan hak untuk to control the use of an asset for a certain period
mengendalikan penggunaan suatu aset selama of time to gain compensation. To assess
suatu jangka waktu tertentu untuk dipertukarkan whether a contract grants a right to control an
dengan imbalan. Untuk menilai apakah suatu identifying asset, BRI and subsidiaries assess
kontrak memberikan hak untuk mengendalikan whether: (continued)
suatu aset identifikasian, BRI dan entitas anak
menilai apakah: (lanjutan)
BRI dan entitas anak memiliki hak untuk BRI and subsidiaries have the right to control
mengendalikan aset identifikasian dalam identifying assets in the form of:
bentuk:
a. BRI dan entitas anak memiliki hak untuk a. BRI and subsidiaries have the right to
mengoperasikan aset. operate assets.
b. BRI dan entitas anak mempunyai hak b. BRI and subsidiaries have the right to
untuk menetapkan tujuan apa aset akan determine for what objectives will the
digunakan. asset be used.
BRI dan entitas anak mengakui aset hak guna BRI and subsidiaries recognize right-of-use
dan liabilitas sewa pada tanggal dimulainya assets and lease liabilities on the
sewa. Aset hak guna awalnya diukur pada biaya commencement date of the lease. Right-of-use
perolehan, yang terdiri dari jumlah pengukuran assets are initially measured at the cost of
awal dari liabilitas sewa disesuaikan dengan acquisition, consisting of the initial
pembayaran sewa yang dilakukan pada atau measurement amount of the lease liabilities
sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan adjusted to the rental payments made on or
biaya langsung awal yang dikeluarkan. before the commencement date, added with the
initial direct cost incurred.
Setelah tanggal permulaan, aset hak guna After the initial date, the right-of-use assets is
diukur dengan model biaya. Aset hak guna measured by the cost model. The right-of-use
diukur sebesar harga perolehan dikurangi assets is measured by the acquisition price
akumulasi depresiasi dan akumulasi penurunan substracted by accumulated depreciation and
nilai serta disesuaikan dengan pengukuran accumulated impairment and adjusted to the
kembali liabilitas sewa. Liabilitas sewa diukur remeasurement of lease liabilities. Lease
pada biaya perolehan diamortisasi liabilities are measured at amortized cost using
menggunakan metode suku bunga efektif. effective interest rate methods.
Sewa jangka pendek dengan durasi kurang dari Short-term leases with a duration of less than 12
12 bulan dan sewa aset bernilai rendah, serta months and leases of low-value assets, as well
elemen-elemen sewa tersebut, sebagian atau as elements of such leases, partially or entirely
seluruhnya tidak menerapkan prinsip-prinsip do not apply the recognition principles specified
pengakuan yang ditentukan oleh PSAK No. 116. by SFAS No. 116. BRI and its subsidiaries will
BRI dan entitas anak akan mengakui recognize such lease payments on a straight-
pembayaran sewa tersebut dengan dasar garis line basis during the lease period in the
lurus selama masa sewa dalam laporan laba consolidated statements of profit or loss and
rugi dan penghasilan komprehensif lain other comprehensive income. This expense is
konsolidasian. Beban ini ditunjukkan pada indicated on general and administrative
beban umum dan administrasi dalam laporan expenses in the statement of profit or loss.
laba rugi.
102
Page 1077
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
p. Penurunan nilai aset non-keuangan p. Impairment of Non-Financial Assets
Pada setiap akhir periode pelaporan, BRI dan BRI assesses, at the end of each reporting
entitas anak menilai apakah terdapat indikasi period, whether there is an indication that an
suatu aset mengalami penurunan nilai. Jika asset may be impaired. If any such indication
terdapat indikasi tersebut atau pada saat exists, or when the testing at the reporting date,
pengujian pada tanggal laporan diperlukan impairment is required for a certain asset
penurunan atas nilai aset tertentu (yaitu aset (i.e. an intangible asset with an indefinite useful
tidak berwujud dengan umur manfaat tidak life, an intangible asset not yet available for use,
terbatas, aset tidak berwujud yang belum dapat or goodwill acquired in a business combination),
digunakan, atau goodwill yang diperoleh dalam then BRI and subsidiaries will make an estimate
suatu kombinasi bisnis), maka BRI dan entitas of the asset’s recoverable amount.
anak akan membuat estimasi atas jumlah
terpulihkan aset tersebut.
Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset The specified recoverable amount for an
individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara individual asset is the higher amount between
nilai wajar aset atau Unit Penghasil Kas (UPK) an asset’s or Cash Generating Unit’s (CGU) fair
dikurangi biaya pelepasan dengan nilai value less costs of disposal, and its value in use,
pakainya, kecuali aset tersebut tidak unless the asset does not generate cash inflows
menghasilkan arus kas masuk yang sebagian that are largely independent from other assets
besar independen dari aset atau kelompok aset or groups of assets. If the carrying amount of an
lain. Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada asset exceeds its recoverable amount, the asset
nilai terpulihkannya, maka aset tersebut is considered impaired and the asset’s carrying
dianggap mengalami penurunan nilai dan nilai amount is reduced to its recoverable amount.
tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai Impairment losses from continuing operations
terpulihkannya. Rugi penurunan nilai dari are recognized in the consolidated statement of
operasi yang berkelanjutan diakui pada laporan profit or loss and other comprehensive income
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain as “impairment losses”. In assessing the value
konsolidasian sebagai “rugi penurunan nilai”. in use, the estimated net future cash flows are
Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas discounted to their present value using a pre-tax
masa depan neto didiskontokan ke nilai kini discount rate that reflects the current market
dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum assessments of the time value of money and the
pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini risks specific to the asset.
atas nilai waktu uang dan risiko spesifik aset.
Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya In determining the fair value less costs of
pelepasan, mengacu pada PSAK No. 113: disposal, refer to SFAS No. 113, "Fair Value
”Pengukuran Nilai Wajar” (Catatan 2c). Measurements" (Note 2c).
Kerugian penurunan nilai dari operasi yang Impairment losses from continuing operations, if
berkelanjutan, jika ada, diakui pada laporan laba any, are recognized in the consolidated
rugi dan penghasilan komprehensif lain statement of profit or loss and other
konsolidasian sesuai dengan kategori biaya comprehensive income in accordance with
yang konsisten dengan fungsi aset yang expense categories that are consistent with the
diturunkan nilainya. functions of other impaired assets.
103
Page 1078
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
q. Agunan yang diambil alih q. Foreclosed collaterals
Agunan yang diambil alih sehubungan dengan Foreclosed collaterals in relation to the
penyelesaian kredit (disajikan dalam akun “aset settlement of loans (presented in “Other
lain-lain”) diakui sebesar nilai neto yang dapat Assets”) are recognized at net realizable values
direalisasi atau sebesar nilai tercatat dari kredit, or the carrying amount of the loans, whichever
mana yang lebih rendah. Nilai neto yang dapat is lower. Net realizable value is the fair value of
direalisasi adalah nilai wajar agunan setelah the collateral after deducting the estimated costs
dikurangi estimasi biaya pelepasan. Kelebihan of disposal. The excess in loan balances, which
saldo kredit yang diberikan, yang belum dilunasi has not been paid by debtors over the value of
oleh peminjam di atas nilai dari agunan yang foreclosed collaterals, is charged as provisions
diambil alih, dibebankan sebagai penyisihan for possible losses on loans in the current year.
penghapusan kredit yang diberikan pada tahun The difference between the value of the
berjalan. Selisih antara nilai agunan yang foreclosed collateral and the proceeds from the
diambil alih dengan hasil penjualannya diakui sale are recognized as a gain or loss at the time
sebagai keuntungan atau kerugian pada saat of sale of the collateral.
penjualan agunan.
BRI dan entitas anak mengevaluasi nilai agunan BRI and subsidiaries evaluate the value of
yang diambil alih secara berkala. Penyisihan foreclosed collaterals periodically. The
kerugian agunan yang diambil alih dibentuk allowance for losses on foreclosed collaterals is
berdasarkan penurunan nilai agunan yang assessed based on the impairment of the
diambil alih. foreclosed collaterals.
Beban perbaikan (reconditioning cost) yang Reconditioning costs arising after the
timbul setelah pengambilalihan agunan foreclosure of the collateral are capitalized in the
dikapitalisasi dalam akun agunan yang diambil accounts of the foreclosed collaterals.
alih tersebut.
r. Biaya dibayar dimuka r. Prepaid expenses
Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama masa Prepaid expenses are amortized over the useful
manfaat dengan menggunakan metode garis lives using the straight-line method.
lurus (straight-line method).
s. Liabilitas segera s. Liabilities due immediately
Liabilitas segera merupakan liabilitas BRI dan Liabilities due immediately represent the liability
entitas anak kepada pihak lain yang sifatnya of BRI and subsidiaries to external parties which
wajib segera dibayarkan sesuai dengan perintah by nature should be paid immediately in
pemberi amanat perjanjian yang ditetapkan accordance with the requirements in the
sebelumnya. Liabilitas segera diklasifikasikan agreement which have been previously
sebagai liabilitas keuangan dan dihitung determined. Liabilities due immediately is
berdasarkan biaya perolehan diamortisasi. classified as financial liabilities and measured at
amortized cost.
t. Simpanan nasabah dan bank lain serta t. Deposits from customers and other banks
lembaga keuangan lain and other financial institutions
Giro merupakan simpanan nasabah yang Demand deposits are funds deposited by
penarikannya dapat dilakukan setiap saat customers whereby the withdrawal can be done
menggunakan cek, atau dengan cara at any time using a cheque, or through transfer
pemindahbukuan dengan bilyet giro atau sarana with a bank draft or other forms of payment
perintah pembayaran lainnya. Giro dinyatakan order. Demand deposits are stated at the
sebesar nilai liabilitas kepada pemegang giro. amount due to the account holder.
104
Page 1079
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
t. Simpanan nasabah dan bank lain serta t. Deposits from customers and other banks
lembaga keuangan lain (lanjutan) and other financial institutions (continued)
Tabungan merupakan simpanan nasabah yang Saving deposits are the funds deposited by
penarikannya hanya dapat dilakukan menurut customers which can only be withdrawn under
syarat tertentu yang disepakati. Tabungan certain agreed conditions. Saving deposits are
dinyatakan sebesar nilai liabilitas kepada pemilik stated at the amount due to the account holders.
tabungan.
Deposito berjangka merupakan simpanan Time deposits are funds deposited by
nasabah yang penarikannya hanya dapat customers that may only be withdrawn after
dilakukan pada waktu tertentu sesuai perjanjian a certain time based on agreement between the
antara penyimpan dengan BRI dan Bank Raya. depositor and BRI and Bank Raya. Time
Deposito berjangka dinyatakan sebesar nilai deposits are stated at the nominal amount
nominal yang tercantum dalam bilyet deposito stated in the certificates of deposit or at the
atau yang diperjanjikan. amount stated in the agreement.
Simpanan dari bank lain dan lembaga keuangan Deposits from other banks and other financial
lain terdiri dari liabilitas terhadap bank lain, baik institutions consist of liabilities to other banks,
lokal maupun luar negeri, dalam bentuk giro, either domestic or overseas, in the form of
tabungan, deposito berjangka, deposit on call, demand deposits, saving deposits, time
dan inter-bank call money dengan promes yang deposits, deposit on call and inter-bank call
berjangka waktu sampai dengan 90 hari serta money with promissory notes with a term of up
dinyatakan sesuai dengan jumlah liabilitas to 90 days and stated at the amount due to other
terhadap bank dan lembaga keuangan lainnya banks and financial institutions.
tersebut.
Simpanan nasabah dan bank lain serta lembaga Deposits from customers and other banks and
keuangan lain diklasifikasikan sebagai liabilitas other financial institutions are classified as
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan financial liabilities measured at amortized cost
diamortisasi menggunakan suku bunga efektif. using effective interest rate. Additional costs
Biaya tambahan yang dapat diatribusikan directly attributable to the acquisition of deposits
secara langsung dengan perolehan simpanan from customers are deducted from the amount
nasabah dikurangkan dari jumlah simpanan of the deposits received.
yang diterima.
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual Securities purchased under agreement to
kembali resell
Efek-efek yang dibeli dengan janji untuk dijual Securities purchase under agreements to resell
kembali disajikan sebagai aset keuangan dalam are presented as financial asset in the
laporan posisi keuangan konsolidasian sebesar consolidated statements of financial position at
jumlah penjualan kembali dikurangi dengan the resale prices less unamortized interest
bunga yang belum diamortisasi dan cadangan income and allowance for impairment losses.
kerugian penurunan nilai. Selisih antara harga The difference between the purchase price and
beli dan harga jual kembali diperlakukan sebagai the agreed resale price is treated as
pendapatan bunga yang ditangguhkan (belum a deferred interest income (unamortized) and
diamortisasi) dan diakui sebagai pendapatan recognized as income over the period
selama periode sejak efek-efek tersebut dibeli commencing from the acquisition date to the
hingga dijual kembali dengan menggunakan resale date using the effective interest rate.
suku bunga efektif.
105
Page 1080
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
u. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual u. Securities purchased under agreement to
kembali dan efek-efek yang dijual dengan resell and securities sold under agreement
janji dibeli kembali (lanjutan) to repurchase (continued)
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual Securities purchased under agreement to
kembali (lanjutan) resell (continued)
Efek-efek yang dibeli dengan janji untuk dijual Securities purchased under agreement to resell
kembali diklasifikasikan sebagai biaya are classified as amortized costs.
perolehan diamortisasi.
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli Securities sold under agreement to
kembali repurchase
Efek-efek yang dijual dengan janji untuk dibeli Securities sold under agreement to repurchase
kembali disajikan sebagai liabilitas keuangan are presented as financial liabilities in the
dalam laporan posisi keuangan konsolidasian consolidated statement of financial position at
sebesar jumlah pembelian kembali, dikurangi the repurchase prices less unamortized prepaid
dengan bunga dibayar dimuka yang belum interest. The difference between the selling and
diamortisasi. Selisih antara harga jual dan harga the repurchase price is treated as prepaid
beli kembali diperlakukan sebagai biaya dibayar expense and recognized as expense over the
dimuka dan diakui sebagai beban selama jangka period commencing from the selling date to the
waktu sejak efek tersebut dijual hingga dibeli repurchase date using effective interest rate.
kembali menggunakan suku bunga efektif.
Efek-efek yang dijual dengan janji untuk dibeli Securities sold under agreement to repurchase
kembali diklasifikasikan sebagai liabilitas are classified as financial liabilities measured at
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan amortized cost.
diamortisasi.
v. Surat berharga yang diterbitkan v. Marketable securities issued
Surat berharga yang diterbitkan oleh BRI, BRI Securities issued by BRI, BRI Multifinance,
Multifinance, Pegadaian dan PNM adalah Pegadaian and PNM are Bonds, Medium Term
Obligasi, Medium Term Notes (MTN), Long Term Notes (MTN), Long Term Notes (LTN),
Notes (LTN), Surat Berharga Komersial, dan Commercial Paper, and Sukuk Mudharabah.
Sukuk Mudharabah. Surat berharga yang Securities issued were initially recognized at fair
diterbitkan pada awalnya diakui sebesar nilai value and subsequently measured at amortized
wajar dan selanjutnya diukur sebesar biaya cost using the Effective Interest Rate (EIR)
perolehan diamortisasi dengan menggunakan method. The amortized cost is calculated by
metode suku bunga efektif (EIR). Biaya taking into account any discount or premium
perolehan diamortisasi dihitung dengan related to the initial recognition and transaction
memperhitungkan adanya diskonto atau premi costs that are an integral part of the effective
terkait dengan pengakuan awal dan biaya interest rate.
transaksi yang tidak terpisah dari suku bunga
efektif.
106
Page 1081
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
w. Pinjaman yang diterima w. Fund borrowings
Pinjaman yang diterima merupakan dana yang Fund borrowings represent funds received from
diterima dari bank lain, Bank Indonesia atau other banks, Bank Indonesia or other parties with
pihak lain dengan liabilitas pembayaran kembali a repayment obligation in accordance with the
sesuai dengan persyaratan perjanjian pinjaman. terms of the borrowing agreements.
Pinjaman yang diterima diakui sebesar nilai Fund borrowings are recognized initially at fair
wajar pada awalnya dan selanjutnya diukur value and subsequently measured at amortized
sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan cost using the Effective Interest Rate (EIR)
menggunakan metode suku bunga efektif (EIR). method. The amortized cost is calculated by
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan taking into account any discount or premium
memperhitungkan adanya diskonto atau premi related to the initial recognition and transaction
terkait dengan pengakuan awal dan biaya costs that are an integral part of the effective
transaksi yang tidak terpisah dari suku bunga interest rate.
efektif.
x. Pinjaman dan surat berharga subordinasi x. Subordinated loans and marketable
securities
Pinjaman dan surat berharga subordinasi diakui Subordinated loans and marketable securities
sebesar nilai wajar pada awalnya dan are recognized initially at fair value and
selanjutnya diukur sebesar biaya perolehan subsequently measured at amortized cost using
diamortisasi dengan menggunakan metode the effective interest rate method. The amortized
suku bunga efektif. Biaya perolehan diamortisasi cost is calculated by taking into account any
dihitung dengan memperhitungkan adanya discount or premium related to the initial
diskonto atau premi terkait dengan pengakuan recognition and transaction costs that are an
awal dan biaya transaksi yang tidak terpisah dari integral part of the effective interest rate.
suku bunga efektif.
y. Provisi y. Provisions
Provisi diakui jika BRI dan entitas anak memiliki Provisions are recognized when BRI and
kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun subsidiaries have a current obligation (both legal
bersifat konstruktif) yang akibat peristiwa masa or constructive) that, resulted from past events,
lalu, besar kemungkinannya penyelesaian the settlement of these obligations will likely
kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar result in an outflow of resources that contain
sumber daya yang mengandung manfaat economic benefits and a reliable estimation of
ekonomi dan estimasi yang andal mengenai the amount of the obligation can be made.
jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.
Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan Provisions are reviewed at each reporting date
dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi and adjusted to reflect the best estimate. If the
terbaik yang paling terkini. Jika arus keluar outflow of resources to settle the obligation is
sumber daya untuk menyelesaikan kewajiban unlikely to occur, then the provision is reversed.
kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi
dibalik.
107
Page 1082
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
z. Pendapatan dan beban bunga z. Interest income and interest expense
Pendapatan dan beban bunga untuk semua Interest income and expense for all interest
instrumen keuangan yang interest bearing diakui bearing financial instruments are recognized in
pada laporan laba rugi dan penghasilan the consolidated statement of profit or loss and
komprehensif lain konsolidasian dengan other comprehensive income using the effective
menggunakan metode suku bunga efektif. Suku interest rate method. The effective interest rate
bunga efektif adalah suku bunga yang secara is the interest rate that precisely discounts the
tepat mendiskontokan estimasi pembayaran estimated future cash payments or inflows
atau penerimaan kas di masa datang selama through the expected life of the financial asset or
perkiraan umur dari aset keuangan atau liabilitas financial liability (or, if more precise, a shorter
keuangan (atau, jika lebih tepat, digunakan period) to obtain the net carrying amount of the
periode yang lebih singkat) untuk memperoleh financial asset or financial liability.
nilai tercatat neto dari aset keuangan atau
liabilitas keuangan.
Pada saat menghitung suku bunga efektif, BRI When calculating the effective interest rate, BRI
dan entitas anak mengestimasi arus kas di masa and subsidiaries estimate the future cash flows
datang dengan mempertimbangkan seluruh by considering all contractual terms in the
persyaratan kontraktual dalam instrumen financial instruments except the future credit
keuangan tersebut, tetapi tidak losses. This calculation includes all
mempertimbangkan kerugian kredit di masa commissions, provisions and other fees
mendatang. Perhitungan ini mencakup seluruh received between parties of the contract that are
komisi, provisi dan bentuk lain yang diterima an integral part of the effective interest rate,
oleh para pihak dalam kontrak yang merupakan transaction costs and all other premium or
bagian tak terpisahkan dari suku bunga efektif, discounts.
biaya transaksi, dan seluruh premi atau diskon
lainnya.
aa. Pendapatan provisi dan komisi aa. Fee and commissions income
Pendapatan provisi dan komisi yang berkaitan Fees and commissions income directly related
langsung dengan kegiatan pemberian kredit, to lending activities, or fees and commissions
atau pendapatan provisi dan komisi yang income related to a specific period of time, are
berhubungan dengan jangka waktu tertentu, amortized over the term of the contract using the
diamortisasi sesuai dengan jangka waktu effective interest rate and classified as part of
kontrak menggunakan suku bunga efektif interest income in the consolidated statement of
dan diklasifikasikan sebagai bagian dari profit or loss and other comprehensive income.
pendapatan bunga pada laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
Pendapatan provisi dan komisi yang tidak Fees and commissions income unrelated to the
berkaitan dengan kegiatan pemberian kredit lending activities or a specific period of time
atau suatu jangka waktu dan/atau terkait dengan and/or related to provision of a service, are
pemberian suatu jasa, diakui sebagai recognized as income at the time that the
pendapatan pada saat terjadinya transaksi dan transaction occurred and recorded in other
dicatat pada akun pendapatan operasional operating income account.
lainnya.
ab. Pendapatan dan beban syariah ab. Shariah income and expense
Pendapatan syariah terdiri dari pendapatan dari Sharia income consists of income from
transaksi piutang murabahah, dan pendapatan transaction of Murabahah receivables, profit
bagi hasil dari pembiayaan mudharabah dan sharing from Mudharabah and Musyarakah
musyarakah. financing.
108
Page 1083
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
ab. Pendapatan dan beban syariah (lanjutan) ab. Shariah income and expense (continued)
Pendapatan atas piutang murabahah Income from Murabahah receivables is
menggunakan metode margin efektif. Margin recognized using the effective margin method.
efektif adalah margin yang secara tepat Effective margin is the margin that precisely
mendiskontokan estimasi pembayaran atau discounts the estimated future cash payments or
penerimaan kas di masa datang selama inflows through the expected life of the
perkiraan umur dari piutang murabahah. Pada Murabahah receivables. When calculating the
saat menghitung margin efektif, entitas anak effective margin, BRI’s subsidiaries estimates
mengestimasi arus kas di masa datang dengan the future cash flows by considering all
mempertimbangkan seluruh persyaratan contractual terms in the financial instrument,
kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut, except the future credit losses. This calculation
tetapi tidak mempertimbangkan kerugian includes all commissions, fees and other forms
piutang di masa mendatang. Perhitungan ini received by the parties in the contract that are
mencakup seluruh komisi, provisi dan bentuk inseparable from the effective margin,
lain yang diterima oleh para pihak dalam kontrak transaction costs and all other premiums or
yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari discounts.
margin efektif, biaya transaksi, dan seluruh
premi atau diskon lainnya.
Pendapatan bagi hasil pembiayaan Mudharabah and Musyarakah financing profit
mudharabah dan musyarakah diakui pada saat sharing income are recognized upon receipt or
diterima atau dalam periode terjadinya hak bagi in a period when the right of profit sharing
hasil sesuai porsi bagi hasil (nisbah) yang occurred in accordance with the agreed profit-
disepakati. sharing portion (nisbah).
ac. Pendapatan jasa asuransi dan beban jasa ac. Insurance service income and insurance
asuransi service expense
Sejak 1 Januari 2025 Since January 1, 2025
Pendapatan jasa asuransi Insurance service income
Pendapatan jasa asuransi entitas anak The insurance service income of the subsidiaries
mencerminkan penyediaan perlindungan dan reflect the provision of coverage and other
layanan lain yang timbul dari sekelompok services arising from a group of insurance
kontrak asuransi dengan jumlah yang contracts at an amount that reflects the
mencerminkan imbalan yang diharapkan consideration expected to be received by the
diterima entitas anak sebagai imbalan atas subsidiaries in exchange for those services.
layanan tersebut.
Pendapatan jasa asuransi dari sekelompok The insurance service income from a group of
kontrak asuransi merupakan bagian yang insurance contracts is the relevant portion for
relevan untuk periode tersebut, yang that period, which is reflected in:
tercerminkan dari:
Biaya layanan asuransi, tidak termasuk Insurance service expenses, excluding any
jumlah yang dialokasikan untuk komponen amounts allocated to the loss component of
kerugian dari kewajiban untuk the liability for remaining coverage.
perlindungan yang tersisa.
Pelepasan Contractual Service Margin The Contractual Service Margin (CSM)
(CSM). release.
Jumlah yang terkait dengan arus kas Amounts related to insurance acquisition
akuisisi asuransi. cash flows.
109
Page 1084
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
ac. Pendapatan jasa asuransi dan beban jasa ac. Insurance service income and insurance
asuransi (lanjutan) service expense (continued)
Sejak 1 Januari 2025 (lanjutan) Since January 1, 2025 (continued)
Pendapatan jasa asuransi (lanjutan) Insurance service income (continued)
Pelepasan penyesuaian risiko untuk risiko non- The risk adjustment release for non-financial
keuangan, tidak termasuk jumlah yang risk, excluding any amounts allocated to the loss
dialokasikan untuk komponen kerugian dari component of the liability for remaining coverage
kewajiban untuk perlindungan yang tersisa.
Biaya jasa asuransi Insurance service expense
Biaya jasa asuransi mencerminkan beban yang Insurance service expense reflects the costs
timbul dari pelaksanaan jasa asuransi selama incurred in providing insurance services during
periode pelaporan. Biaya jasa asuransi meliputi: the reporting period. Insurance service expense
includes:
Beban akuisisi amortisasi yang terkait Amortized acquisition expenses related to
dengan kontrak asuransi insurance contracts
Kerugian dan pembalikan kerugian atas Losses and reversal of losses on onerous
kontrak yang merugikan contracts
Klaim dan manfaat yang dibayarkan Claims and benefits paid (including claims
(termasuk biaya penyelesaian klaim) handling costs)
Biaya lain yang secara langsung Other expenses directly attributable to the
berhubungan dengan penyediaan jasa provision of insurance services
asuransi
Entitas anak mengakui biaya jasa asuransi pada The subsidiaries recognize insurance service
saat terjadinya dan mengukurnya sebesar expenses as they are incurred and measures
jumlah yang dibayarkan atau terutang, serta them at the amount paid or payable, adjusted by
menyesuaikan nilai kini dari estimasi arus kas the present value of expected future cash
keluar masa depan untuk memenuhi kewajiban outflows to fulfill the insurance contract
kontrak asuransi. obligations.
Estimasi arus kas masa depan didasarkan pada The estimation of future cash flows is based on
asumsi terbaik manajemen mengenai mortalitas, management’s best estimates, including
morbiditas, tingkat pembatalan, biaya assumptions related to mortality, morbidity,
operasional, serta tingkat diskonto yang lapse rates, operating expenses, and discount
mencerminkan nilai waktu atas uang dan risiko rates that reflect the time value of money and
non-keuangan. non-financial risks.
Pendapatan atau beban neto dari kontrak Net income or expense from reinsurance
reasuransi milikan contracts held
Beban neto dari kontrak reasuransi terdiri dari Net expenses from reinsurance contracts
beban jasa reasuransi dikurangi jumlah yang comprise reinsurance service expenses less
dipulihkan dari reasuradur. amounts recovered from reinsurers.
110
Page 1085
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
ac. Pendapatan jasa asuransi dan beban jasa ac. Insurance service income and insurance
asuransi (lanjutan) service expense (continued)
Sejak 1 Januari 2025 (lanjutan) Since January 1, 2025 (continued)
Pendapatan atau beban neto dari kontrak Net income or expense from reinsurance
reasuransi milikan (lanjutan) contracts held (continued)
Entitas anak menyajikan secara terpisah laporan The subsidiaries present separately on the face
laba rugi jumlah yang diharapkan dapat of the statement of profit or loss the amounts
dipulihkan dari reasuradur, serta alokasi premi expected to be recovered from reinsurers, and
reasuransi yang dibayarkan. Entitas anak an allocation of the reinsurance premiums paid.
menganggap arus kas reasuransi yang The subsidiaries treat reinsurance cash flows
bergantung pada klaim dari kontrak pendasar that are contingent on claims on the underlying
sebagai bagian dari klaim yang diharapkan akan contracts as part of the claims that are
diganti berdasarkan kontrak reasuransi milikan, expected to be reimbursed under the
dan mengecualikan komponen investasi serta reinsurance contract held, and excludes
komisi dari alokasi premi reasuransi yang investment components and commissions from
disajikan pada laporan laba rugi. Jumlah yang an allocation of reinsurance premiums
terkait dengan pemulihan kerugian yang presented on the face of the statement of profit
berkaitan dengan reasuransi kontrak langsung or loss. Amounts relating to the recovery of
yang merugi termasuk sebagai jumlah yang losses relating to reinsurance of onerous direct
dapat dipulihkan dari reasuradur. contracts are included as amounts recoverable
from the reinsurer.
Sebelum 1 Januari 2025 Before January 1, 2025
Premi kontrak asuransi jangka pendek diakui Premiums of short-term insurance contracts are
sebagai pendapatan dalam periode kontrak recognized as income within the contract period
sesuai dengan proporsi jumlah proteksi asuransi in accordance with the proportion of the amount
yang diberikan. Premi kontrak asuransi bukan of the insurance protection provided. Premiums
jangka pendek diakui sebagai pendapatan pada of non short-term insurance contracts are
saat jatuh tempo dari pemegang polis. Premi recognized as income when due from the policy
yang diterima sebelum diterbitkannya polis holders. Premiums received prior to the
asuransi atau tanggal premi jatuh tempo dicatat issuance of insurance policies or premium due
sebagai titipan premi. date are recorded as premium deposit.
Premi terkait kontrak investasi dan jumlah Premiums related to investment contract and the
komponen risiko keuangan kontrak asuransi amount of financial risk component of insurance
dicatat sebagai deposit melalui laporan posisi contract are recorded as deposit through the
keuangan konsolidasian sebagai penyesuaian consolidated statement of financial position as
terhadap akun liabilitas kontrak investasi. an adjustment to the investment contract
liabilities accounts.
Premi reasuransi bruto diakui sebagai beban Gross reinsurance premiums are recognized as
pada saat dibayarkan atau pada tanggal di mana expenses when paid or on the date when the
polis tersebut efektif. policy becomes effective.
111
Page 1086
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
ac. Pendapatan jasa asuransi dan beban jasa ac. Insurance service income and insurance
asuransi (lanjutan) service expense (continued)
Sebelum 1 Januari 2025 (lanjutan) Before January 1, 2025 (lanjutan)
Klaim dan manfaat asuransi merupakan klaim- Insurance claims and benefits are approved
klaim yang telah disetujui (approved claim). claims. These claims and benefits are
Klaim dan manfaat tersebut diakui sebagai recognized as expense when the liabilities to
beban pada saat timbulnya liabilitas untuk cover the claims are incurred. A portion of claims
memenuhi klaim. Bagian klaim yang diperoleh from the reinsurers is recognized and recorded
dari reasuradur diakui dan dicatat sebagai klaim as reinsurance claim in the same period as the
reasuransi pada periode yang sama dengan recognition of claim expenses.
pengakuan beban klaim.
Klaim dan manfaat asuransi terkait kontrak Insurance claims and benefits related to
investasi dan jumlah komponen risiko keuangan investment contract and the amount of financial
kontrak asuransi dicatat sebagai penarikan risk component of insurance contract are
(withdrawal) melalui laporan posisi keuangan recorded as withdrawal through the consolidated
konsolidasian sebagai penyesuaian terhadap statement of financial position as an adjustment
akun liabilitas kontrak investasi. to the investment contract liabilities accounts.
ad. Liabilitas kontrak asuransi dan aset kontrak ad. Insurance contract liabilities and
reasuransi reinsurance contract asset
Kontrak asuransi adalah kontrak yang Insurance contract is a contract issued by
diterbitkan oleh perusahaan asuransi dimana insurance companies which the insurer accepts
perusahaan asuransi menerima risiko asuransi significant insurance risk from the policyholders.
yang signifikan dari pemegang polis. Risiko Significant insurance risk is defined as the
asuransi yang signifikan didefinisikan sebagai possibility that the insurer will be required to pay
kemungkinan bagi perusahaan asuransi untuk substantial benefit to the insured if an insured
membayar manfaat yang signifikan kepada event occurs compared to the minimum benefit
tertanggung apabila suatu kejadian atas risiko payable in a scenario where the insured event
yang diasuransikan terjadi dibandingkan on the risk covered does not occur. Scenarios
dengan manfaat minimum yang akan that are considered are those with commercial
dibayarkan apabila risiko yang diasuransikan substance.
tidak terjadi. Skenario-skenario yang
diperhatikan adalah skenario yang mengandung
unsur komersial.
112
Page 1087
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
ad. Liabilitas kontrak asuransi (lanjutan) ad. Insurance contract liabilities (continued)
Sejak 1 Januari 2025 Since January 1, 2025
Berdasarkan PSAK No. 117, kontrak asuransi Under SFAS No. 117, insurance contracts are
dikelompokkan menjadi kelompok-kelompok aggregated into groups for measurement
untuk tujuan pengukuran. Kelompok kontrak purposes. Groups of insurance contracts are
asuransi ditentukan dengan mengidentifikasi determined by identifying portfolios of insurance
portofolio kontrak asuransi, di mana setiap contracts, where each portfolio comprise group
portofolio terdiri dari kelompok kontrak dengan of contracts with similar risks which are
risiko yang serupa yang dikelola bersama. managed together. The portfolios are further
Portofolio tersebut dibagi lebih lanjut divided based on the profitability of contracts
berdasarkan profitabilitas kontrak menjadi tiga into three categories: onerous contracts,
kategori: kontrak yang merugikan, kontrak yang contracts with no significant risk of becoming
tidak memiliki risiko signifikan untuk menjadi onerous, and the remaining contracts. The
merugikan, dan kontrak yang tersisa. Kontrak insurance contracts are also grouped into
asuransi juga dikelompokkan menjadi kohort annual cohorts (i.e. by year of issue). Portfolios
tahunan (yaitu berdasarkan tahun penerbitan). of reinsurance contracts held are assessed for
Portofolio kontrak reasuransi yang dimiliki dinilai aggregation separately from portfolios of
untuk agregasi secara terpisah dari portofolio insurance contracts issued.
kontrak asuransi yang diterbitkan.
Pengakuan awal dan batasan kontrak Initial recognition and contract boundary
Kelompok kontrak asuransi diukur pada Groups of insurance contracts are measured on
pengakuan awal sebagai total dari: initial recognition as the total of:
Arus kas pemenuhan, yang terdiri dari Fulfilment cash flows, comprising the best
estimasi terbaik nilai kini arus kas masa estimate of the present value of future cash
depan dalam batas kontrak yang diharapkan flows within the contract boundary that are
akan muncul, serta penyesuaian risiko expected to arise and an explicit risk
eksplisit untuk risiko non-keuangan; dan adjustment for non-financial risk; and
Contractual Service Margin (CSM) yang A Contractual Service Margin (CSM) that
mewakili keuntungan yang belum diakui represents the unearned profit at initial
pada pengakuan awal dan akan diakui recognition, which will be recognized as
sebagai pendapatan selama periode jasa revenue over the period during which
asuransi diberikan. insurance services are provided.
113
Page 1088
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
ad. Liabilitas kontrak asuransi (lanjutan) ad. Insurance contract liabilities (continued)
Sejak 1 Januari 2025 (lanjutan) Since January 1, 2025 (continued)
Pengakuan awal dan batasan kontrak (lanjutan) Initial recognition and contract boundary
(lanjutan)
BRI Life dan BRI Insurance mengakui kelompok BRI Life and BRI Insurance recognise groups of
kontrak asuransi yang diterbitkan dari yang insurance contracts issued from the earliest of
paling awal di antara hal-hal berikut: the following:
Awal periode perlindungan kelompok The beginning of the coverage period of the
kontrak; group of contracts;
Tanggal ketika pembayaran premi pertama The date when first premium payment from
dari pemegang polis dalam kelompok jatuh policyholder in the group becomes due;
tempo; dan and
Untuk kelompok kontrak yang merugikan, For a group of onerous contracts, as soon
segera setelah fakta dan keadaan as facts and circumstances indicate that the
menunjukkan bahwa kelompok tersebut group is onerous.
merugikan.
Batas kontrak mendefinisikan arus kas masa The contract boundary defines which future cash
depan yang mana termasuk dalam pengukuran flows are included in the measurement of a
kontrak. Akhir batas kontrak dianggap terjadi contract. The end of the contract boundary is
pada saat BRI Life dan BRI Insurance tidak lagi considered to be at the point when BRI Life and
memiliki hak dan kewajiban substansial BRI Insurance no longer have substantive rights
berdasarkan kontrak asuransi untuk and obligations under the insurance contract to
memberikan layanan atau memaksa pemegang provide services or compel the policyholder to
polis untuk membayar premi. pay premiums.
Liabilitas kepada pemegang polis BRI Life dan Liabilities to policyholders BRI Life and BRI
BRI Insurance dicatat di laporan posisi Insurance are recorded in the consolidated
keuangan konsolidasian sebagai bagian dari statement of financial position as part of “Other
“Liabilitas lain-lain” berdasarkan perhitungan Liabilities” based on actuarial calculations using
aktuaris dengan menggunakan asumsi actuarial assumptions.
aktuarial.
BRI Life dan BRI Insurance memisahkan jumlah BRI Life and BRI Insurance disaggregate the
yang diakui dalam laporan laba rugi dan amounts recognized in the statement of profit or
penghasilan komprehensif lainnya menjadi hasil loss and other comprehensive income into a
jasa asuransi, yang terdiri dari pendapatan insurance service result, comprising insurance
asuransi dan biaya jasa asuransi, serta revenue and insurance service expenses, and
pendapatan atau biaya keuangan asuransi. insurance finance income or expenses.
114
Page 1089
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
ad. Liabilitas kontrak asuransi (lanjutan) ad. Insurance contract liabilities (continued)
Sejak 1 Januari 2025 (lanjutan) Since January 1, 2025 (continued)
Contractual Service Margin (“CSM”) Contractual Service Margin (“CSM”)
CSM disesuaikan pada setiap periode The CSM is adjusted at each subsequent
pelaporan untuk perubahan arus kas masa reporting period for changes in expected future
depan yang diharapkan yang disebabkan oleh cash flows driven by changes in technical
perubahan asumsi teknis atau asumsi estimasi assumptions or best estimate assumptions
terbaik (kematian, morbiditas, umur panjang, (death, morbidity, longevity, surrenders,
lapse atau penarikan, biaya). Namun, jika expenses). However, if negative changes in
perubahan negatif pada arus kas masa depan future discounted cash flows are greater than the
yang didiskontokan lebih besar dari sisa CSM, remaining CSM, the difference is immediately
selisihnya segera diakui dalam laporan laba rugi recognized in the consolidated statement of
dan penghasilan komprehensif lain profit or loss and other comprehensive income
konsolidasian karena kontrak asuransi menjadi as the insurance contract become onerous and
merugi dan CSM tidak boleh negatif. Interest the CSM cannot be negative. Interest is also
juga diakumulasikan pada CSM dengan tingkat accreted on the CSM at rates locked in at initial
bunga yang dikunci pada saat pengakuan awal recognition of a contract (i.e. discount rate used
kontrak (yaitu tingkat diskonto yang digunakan at inception to determine the present value of the
pada saat awal untuk menentukan nilai estimated future cash flows).
sekarang dari arus kas masa depan yang
diperkirakan).
CSM akan released ke laba atau rugi The CSM will be released into profit or loss
berdasarkan unit pertanggungan, based on coverage units, reflecting the quantity
mencerminkan jumlah manfaat yang diberikan of the benefits provided and the expected
dan durasi pertanggungan yang diharapkan dari coverage duration of the remaining contracts in
kontrak yang tersisa dalam kelompok kontrak the insurance group of contract. Given the
asuransi. Mengingat keragaman kontrak variety of insurance contracts, the definition of
asuransi, definisi unit pertanggungan coverage units involves the use of judgment by
melibatkan penggunaan penilaian dengan considering both the level of coverage defined
mempertimbangkan tingkat pertanggungan within the contract based on the maximum of
yang ditetapkan dalam kontrak berdasarkan insurance benefit (e.g. a death benefit,
maksimum manfaat asuransi (misalnya manfaat outstanding loan balance, the policyholders’
meninggal, saldo pinjaman yang belum dibayar, account value plus death benefit, maximum of
nilai akun pemegang polis ditambah manfaat health benefit) and the expected coverage
meninggal, maksimum manfaat kesehatan) dan duration of the contract.
durasi pertanggungan yang diharapkan dari
kontrak.
Arus kas biaya akuisisi asuransi Insurance acquisition cash flows
Arus kas akuisisi asuransi muncul dari biaya Insurance acquisition cash flows arise from the
penjualan, underwriting, dan memulai costs of selling, underwriting and starting a
kelompok kontrak asuransi (yang diterbitkan group of insurance contracts (issued or
atau yang diharapkan akan terbit) yang secara expected to be issued) that are directly
langsung dapat diatribusikan kepada portofolio attributable to the portfolio of insurance
kontrak asuransi yang menjadi bagian dari contracts to which the group belongs.
kelompok tersebut.
115
Page 1090
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
ad. Liabilitas kontrak asuransi (lanjutan) ad. Insurance contract liabilities (continued)
Sejak 1 Januari 2025 (lanjutan) Since January 1, 2025 (continued)
Komponen kerugian Loss components
BRI Life dan BRI Insurance telah BRI Life and BRI Insurance have grouped
mengelompokkan kontrak yang merugikan pada contracts that are onerous at initial recognition
pengakuan awal secara terpisah dari kontrak separately from contracts in the same portfolio
dalam portofolio yang sama yang tidak that are not onerous at initial recognition. Groups
merugikan pada pengakuan awal. Kelompok that were not onerous at initial recognition can
yang tidak merugikan pada pengakuan awal also subsequently become onerous if
juga dapat menjadi merugikan jika asumsi dan assumptions and experience changes. The
pengalaman berubah. Entitas anak telah subsidiaries have established a loss component
menetapkan komponen kerugian dari kewajiban of the liability for remaining coverage for any
untuk perlindungan yang tersisa untuk setiap onerous group depicting the future losses
kelompok merugikan yang menggambarkan recognised.
kerugian masa depan yang diakui.
Komponen kerugian dilepaskan berdasarkan The loss component is released based on a
alokasi sistematis dari perubahan selanjutnya systematic allocation of the subsequent changes
dalam arus kas pemenuhan kepada: in the fulfilment cash flows to: (i) the loss
(i) komponen kerugian; dan (ii) kewajiban untuk component; and (ii) the liability for remaining
perlindungan yang tersisa, tidak termasuk coverage excluding the loss component. The
komponen kerugian. Komponen kerugian juga loss component is also updated for subsequent
diperbarui untuk perubahan selanjutnya dalam changes in estimates of the fulfilment cash flows
estimasi arus kas pemenuhan yang terkait related to future service.
dengan layanan masa depan.
Alokasi sistematis dari perubahan selanjutnya The systematic allocation of subsequent
ke komponen kerugian mengakibatkan jumlah changes to the loss component results in the
total yang dialokasikan ke komponen kerugian total amounts allocated to the loss component
menjadi sama dengan nol pada akhir periode being equal to zero by the end of the coverage
perlindungan dari sekelompok kontrak (karena period of a group of contracts (since the loss
komponen kerugian akan terwujud dalam component will have been materialised in the
bentuk klaim yang terjadi). BRI Life dan BRI form of incurred claims). BRI Life and BRI
Insurance menggunakan proporsi pada Insurance use the proportion on initial
pengakuan awal untuk menentukan alokasi recognition to determine the systematic
sistematis dari perubahan selanjutnya dalam allocation of subsequent changes in future cash
arus kas masa depan antara komponen flows between the loss component and the
kerugian dan kewajiban untuk perlindungan liability for remaining coverage excluding the
yang tersisa, tidak termasuk komponen loss component.
kerugian.
Setiap bunga, keuntungan atau kerugian dari Any interest, gain or loss due to increases or
kenaikan atau penurunan nilai pasar investasi decreases in market value of investments are
dicatat sebagai pendapatan atau beban, disertai recorded as income or expense, with a
dengan pengakuan kenaikan atau penurunan corresponding recognition of increase or
liabilitas kepada pemegang polis unit-link di decrease in liability to unit-link policyholders in
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif the statement of profit or loss and other
lain konsolidasian dan liabilitas kepada comprehensive income and liability to unit-link
pemegang polis unit-link di laporan posisi policyholders in the consolidated statement of
keuangan konsolidasian. financial position.
116
Page 1091
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
ad. Liabilitas kontrak asuransi (lanjutan) ad. Insurance contract liabilities (continued)
Sejak 1 Januari 2025 (lanjutan) Since January 1, 2025 (continued)
Pendapatan dan biaya keuangan asuransi Insurance finance income and expense
Pendapatan atau biaya keuangan asuransi Insurance finance income or expenses comprise
terdiri dari perubahan dalam jumlah tercatat dari the change in the carrying amount of the group
kelompok kontrak asuransi yang timbul dari: of insurance contracts arising from:
Pengaruh nilai waktu uang dan perubahan The effect of the time value of money and
dalam nilai waktu uang. changes in the time value of money.
Pengaruh risiko keuangan dan perubahan The effect of financial risk and changes in
dalam risiko keuangan. financial risk.
Sebelum 1 Januari 2025 Before January 1, 2025
a. Liabilitas manfaat polis masa depan a. Liabilities for future policy benefits
Liabilitas manfaat polis masa depan Liabilities for future policy benefits represent
merupakan nilai kini estimasi pembayaran the present value of estimated payments of
seluruh manfaat yang diperjanjikan all the agreed benefits including all the
termasuk seluruh opsi yang disediakan, available options, the estimated present
nilai kini estimasi seluruh biaya yang value of all costs incurred and also
dikeluarkan dan juga mempertimbangkan considering the future premium receipt.
penerimaan premi di masa depan. Liabilitas Liabilities for future policy benefits represent
manfaat polis masa depan merupakan liabilities of non short-term insurance
liabilitas atas kontrak asuransi bukan contracts.
jangka pendek.
Kenaikan liabilitas manfaat polis masa The increase in liability for future policy
depan diakui sebagai beban pada laba rugi benefits is recognized as expense in the
tahun berjalan sedangkan penurunan profit or loss for the period, while the
liabilitas manfaat polis masa depan diakui decrease in liability for future policy benefits
sebagai pendapatan pada laba rugi tahun is recognized as income in the profit or loss
berjalan. Liabilitas tersebut dihentikan for the year. The liabilities are derecognized
pengakuannya pada saat kontrak berakhir, when the contract has expired, discharged
dikeluarkan atau dibatalkan. or cancelled.
b. Estimasi liabilitas klaim b. Estimated claim liabilities
Estimasi liabilitas klaim merupakan klaim Estimated claim liabilities represents claims
dalam proses penyelesaian yang in the settlement process which are
ditentukan berdasarkan estimasi kerugian determined based on the estimated loss
dari klaim yang masih dalam proses from claims that are still in settlement
penyelesaian pada tanggal laporan posisi process at the consolidated statement of
keuangan konsolidasian, termasuk klaim financial position date, including claims that
yang telah terjadi namun belum dilaporkan have incurred but not reported (“IBNR”).
(Incurred But Not Reported (IBNR)).
Perubahan dalam estimasi liabilitas klaim The changes in estimated claim liabilities
diakui dalam laba rugi tahun berjalan. are recognized in the profit or loss for the
Liabilitas tersebut dihentikan period. The liabilities are derecognized
pengakuannya pada saat kontrak berakhir, when the contract has expired, discharged
dikeluarkan atau dibatalkan. or cancelled.
117
Page 1092
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
ad. Liabilitas kontrak asuransi (lanjutan) ad. Insurance contract liabilities (continued)
Sebelum 1 Januari 2025 (lanjutan) Before January 1, 2025 (lanjutan)
c. Premi yang belum merupakan pendapatan c. Unearned premium
Premi yang belum merupakan pendapatan Unearned premium represents part of the
merupakan bagian premi yang telah premiums that were already received but not
dilunasi, namun belum merupakan yet earned, because the insurance coverage
pendapatan karena masa pertanggungan period were not yet due at the end of the
asuransi masih berjalan pada akhir tahun. year. Unearned premium represents
Premi yang belum merupakan pendapatan liabilities of short-term insurance contract.
merupakan liabilitas atas kontrak asuransi
jangka pendek.
Premi yang belum merupakan pendapatan Unearned premium is calculated individually
dihitung secara individual dari tiap from each coverage, where the amount
pertanggungan yang besarnya ditetapkan determined proportionally to the amount of
secara proporsional terhadap jumlah protection provided during the coverage
proteksi yang diberikan selama periode period or risk period, consistent with the
pertanggungan atau periode risiko, recognition of short-term insurance premium
konsisten dengan pengakuan pendapatan income.
premi asuransi jangka pendek.
Kenaikan premi yang belum merupakan The increase in unearned premium is
pendapatan diakui sebagai beban pada recognized as expense in the profit or loss
laba rugi tahun berjalan sedangkan for the year, while the decrease in unearned
penurunan premi yang belum merupakan premium is recognized as income in the
pendapatan diakui sebagai pendapatan profit or loss for the year. The liabilities are
pada laba rugi tahun berjalan. Liabilitas ini derecognized when the contract has expired,
dihentikan pengakuannya pada saat discharged or cancelled.
kontrak berakhir, dilepaskan atau
dibatalkan.
ae. Imbalan kerja ae. Employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek seperti upah, iuran Short-term employee benefits such as salaries,
jaminan sosial, cuti jangka pendek, bonus dan social security contributions, short-term leaves,
imbalan non-moneter lainnya diakui selama bonuses, and other non-monetary benefits are
periode jasa diberikan. Imbalan jangka pendek recognized during the period when the services
dihitung sebesar jumlah yang tidak are rendered. Short-term employee benefits are
didiskontokan. calculated using undiscounted amounts.
118
Page 1093
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
ae. Imbalan kerja (lanjutan) ae. Employee benefits (continued)
Program pensiun iuran pasti Defined contribution pension plan
Merupakan iuran kepada dana pensiun sebesar Defined contribution pension plan is the
persentase tertentu gaji pekerja yang menjadi contribution to pension fund at a certain
peserta program pensiun iuran pasti BRI. Iuran percentage of salaries of employees who are
dicadangkan dan diakui sebagai biaya ketika participants of BRI’s defined contribution
jasa telah diberikan oleh pekerja-pekerja pension plan. The contribution is accrued and
tersebut dan pembayaran dikurangkan dari recognized as expense when services have
utang iuran. Iuran terutang dihitung berdasarkan been rendered by the qualified employees and
jumlah yang tidak didiskontokan. actual payments are deducted from the
contribution payable. Contribution payable is
measured using undiscounted amounts.
Program imbalan pasti dan imbalan kerja jangka Defined benefit plan and other long-term
panjang lainnya employee benefits
Imbalan pasca kerja dan imbalan kerja jangka The post-employment benefits and other long-
panjang lainnya seperti penghargaan tanda term employee benefits such as gratuity for
jasa, cuti besar, program kesehatan pasca kerja services, grand leaves and BPJS
BPJS dan program manfaat lain manfaat dana post-employment health program are accrued
tambahan dicadangkan dan diakui sebagai and recognized as expense when services have
biaya ketika jasa telah diberikan oleh pekerja been rendered by these employees. The
yang memenuhi syarat. Imbalan kerja benefits are determined based on BRI’s policy
ditentukan berdasarkan peraturan BRI dan and applicable regulations.
peraturan yang berlaku.
Imbalan pasca kerja dan imbalan kerja jangka The post-employment benefits and other long-
panjang lainnya secara aktuaris ditentukan term employee benefits are determined on an
berdasarkan metode Projected Unit Credit. actuarial basis using the Projected Unit Credit
method.
Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) Remeasurement of net defined benefit liabilities
imbalan pasti neto, yang diakui sebagai (assets), which is recognized as other
penghasilan komprehensif lain, terdiri atas: comprehensive income, consist of:
(i) Keuntungan dan kerugian aktuarial. (i) Actuarial gains and losses.
(ii) Imbal hasil atas aset program, tidak (ii) Return on defined benefit plan assets,
termasuk jumlah yang dimasukkan dalam excluding amounts that are included in the
bunga neto atas liabilitas (aset). net interest on liabilities (assets).
(iii) Setiap perubahan dampak batas aset, tidak (iii) Any change in the impact of the asset limit,
termasuk jumlah yang dimasukkan dalam excluding amounts that are included in the
bunga neto atas liabilitas (aset). net interest on the liabilities (assets).
119
Page 1094
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
ae. Imbalan kerja (lanjutan) ae. Employee benefits (continued)
Program imbalan pasti dan imbalan kerja jangka Defined benefit plan and other long-term
panjang lainnya (lanjutan) employee benefits (continued)
Pengukuran kembali liabilitas (aset) imbalan Remeasurement of net defined benefit liabilities
pasti neto, yang diakui sebagai penghasilan (assets) is recognized as other comprehensive
komprehensif lain yang tidak direklasifikasi ke income which is not reclassified to profit or loss
laba rugi pada periode berikutnya. in the subsequent period.
Untuk imbalan kerja jangka panjang lain atas For other long-term employee benefits, the
biaya jasa kini, biaya bunga neto atas liabilitas current service cost, the net interest expense on
(aset) imbalan pasti neto, dan pengukuran net defined benefit liabilities (assets), and the
kembali liabilitas (aset) imbalan pasti neto remeasurement of net defined benefit liabilities
langsung diakui pada laporan laba rugi dan (assets) are recognized immediately in the
penghasilan komprehensif lain konsolidasian current period consolidated statement of profit or
periode berjalan. loss and other comprehensive income.
Biaya jasa lalu diakui sebagai beban pada Past service costs are recognized as expense at
tanggal yang lebih awal antara ketika the earlier date between the occurrence of the
amandemen atau kurtailmen program terjadi, amendment or curtailment program and when
dan ketika biaya restrukturisasi atau pesangon the restructuring or severance costs are
diakui, sehingga biaya jasa lalu yang belum recognized, therefore, unvested past service
vested tidak lagi dapat ditangguhkan dan diakui cost can no longer be deferred and recognized
selama periode vesting masa depan. over the future vesting period.
af. Opsi saham af. Stock option
Biaya kompensasi saham pada tanggal The stock compensation cost at the issuance
penerbitan dihitung berdasarkan nilai wajar dari date is calculated based on the fair value of the
opsi saham tersebut dan diakui dalam akun stock options and recognized in “Salaries and
“Beban Tenaga Kerja dan Tunjangan” Employee Benefits Expense” based on the cliff-
berdasarkan program hak yang diakui pada vesting scheme using the straight-line method
tahun berjalan (cliff-vesting scheme) dengan over the vesting period. The accumulation of
metode garis lurus selama masa tunggu (vesting stock compensation cost is recognized as “stock
period). Akumulasi dari biaya kompensasi option” in equity. The fair values of the stock
saham diakui sebagai “opsi saham” dalam options are assesed using the Black-Scholes
bagian ekuitas. Nilai wajar dari opsi saham option pricing model. The fair values of the stock
tersebut dinilai dengan menggunakan model options are assesed using the Black-Scholes
penentuan harga opsi Black-Scholes. option pricing model.
ag. Laba per lembar saham ag. Earnings per share
Laba per lembar saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share is calculated by
membagi laba periode berjalan yang dividing the income for the period attributable to
diatribusikan kepada Entitas Induk (BRI) dengan the Parent Entity (BRI) with the weighted
jumlah rata-rata tertimbang saham yang average number of issued and fully paid shares
ditempatkan dan disetor penuh pada periode during the related period.
yang bersangkutan.
Laba per lembar saham dilusian dihitung setelah Diluted earnings per share is calculated after
melakukan penyesuaian yang diperlukan making the necessary adjustments to the
terhadap jumlah rata-rata tertimbang saham weighted average number of ordinary shares
biasa yang beredar. outstanding.
120
Page 1095
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
ah. Transaksi dan saldo dalam mata uang asing ah. Foreign currency transactions and balances
BRI dan entitas anaknya menyelenggarakan BRI and its subsidiaries maintain their
catatan akuntansi dalam Rupiah. Transaksi accounting records in Indonesian Rupiah.
yang melibatkan mata uang asing dicatat pada Transactions involving foreign currency are
nilai tukar pada saat terjadinya transaksi. Pada recorded at the prevailing exchange rates at the
tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, time of the transactions. As of December 31,
semua aset dan liabilitas moneter dalam mata 2025 and 2024, all foreign currency
uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan denominated monetary assets and liabilities are
menggunakan kurs spot Refinitiv Eikon pada translated into Rupiah using the Refinitiv Eikon
pukul 15.00 WIB (Waktu Indonesia bagian spot rates at 3.00 p.m. WIB (Western Indonesian
Barat). Keuntungan atau kerugian yang timbul Time). The resulting gains or losses are
dibebankan pada laporan laba rugi dan recognized in the consolidated statement of
penghasilan komprehensif lain konsolidasian. profit or loss and other comprehensive income.
Nilai tukar yang digunakan untuk menjabarkan The exchange rates used in the translation of
mata uang asing ke dalam Rupiah adalah foreign currency amounts into Rupiah are as
sebagai berikut (nilai penuh): follows (full amount):
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
1 Dolar Amerika Serikat 16.675,00 16.095,00 1 United States Dollar
1 Pound Sterling Inggris 22.439,55 20.218,54 1 Great Britain Pound Sterling
1 Yen Jepang 106,50 103,03 1 Japanese Yen
1 Euro Eropa 19.571,45 16.758,12 1 European Euro
1 Dolar Hong Kong 2.142,30 2.073,11 1 Hong Kong Dollar
1 Riyal Arab Saudi 4.446,50 4.284,00 1 Saudi Arabian Riyal
1 Dolar Singapura 12.965,05 11.844,58 1 Singaporean Dollar
1 Ringgit Malaysia 4.108,16 3.597,86 1 Malaysian Ringgit
1 Dolar Australia 11.152,24 10.013,51 1 Australian Dollar
1 Renminbi 2.385,00 2.204,99 1 Renminbi
1 Baht Thailand 529,20 469,79 1 Thailand Baht
1 Franc Swiss 21.026,42 17.815,04 1 Swiss Franc
1 Dolar Kanada 12.167,54 11.201,59 1 Canadian Dollar
1 Dolar Brunei Darussalam 12.965,05 11.844,57 1 Bruneian Dollar
1 Kroner Denmark 2.620,58 2.247,01 1 Danish Krone
1 Won Korea Selatan 11,56 10,92 1 South Korean Won
1 Dolar Selandia Baru 9.625,65 9.067,93 1 New Zealand Dollar
1 Kina Papua Nugini 3.918,66 3.963,42 1 Papua New Guinean Kina
1 Dirham Uni Emirat Arab 4.540,50 4.382,10 1 United Arab Emirates Dirham
1 Kroner Swedia 1.809,27 1.463,26 1 Swedish Krone
1 Kroner Norwegia 1.657,85 1.419,75 1 Norwegian Krone
1 Rupee India 185,50 187,98 1 Indian Rupee
1 Peso Filipina 283,00 278,32 1 Phillipine Peso
1 Dolar Taiwan Baru 530,99 490,93 1 New Taiwanese Dollar
1 Dong Vietnam 0,63 0,63 1 Vietnamese Dong
121
Page 1096
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
ai. Penjabaran laporan keuangan Kantor ai. Translation of the financial statements of
Cabang dan Perwakilan di luar negeri Overseas Branch and Representative Office
BRI memiliki 1 (satu) Entitas Anak di Hong Kong, BRI has 1 (one) Subsidiary in Hong Kong, 5
5 (lima) Kantor Cabang di New York, Cayman (five) Branch Offices in New York, Cayman
Islands, Singapura, Timor-Leste dan Taipei serta Islands, Singapore, Timor-Leste and Taipei and
1 (satu) Kantor Perwakilan di luar negeri yang 1 (one) Representative Office in Hong Kong
berlokasi di Hong Kong yang merupakan entitas which are considered as separate foreign
asing yang terpisah. entities.
Untuk tujuan penggabungan laporan keuangan For consolidated financial statement purposes,
konsolidasian, seluruh akun entitas anak, kantor all accounts of subsidiary, overseas branch and
cabang dan perwakilan di luar negeri dijabarkan representative offices are translated into Rupiah
dalam Rupiah dengan kurs sebagai berikut: with the following exchange rates:
a) Aset dan liabilitas serta komitmen dan a) Assets and liabilities, as well as
kontinjensi menggunakan kurs spot Refinitiv commitments and contingencies - use
Eikon pada pukul 15.00 WIB pada tanggal Refinitiv Eikon spot rates at 3.00 p.m. WIB
laporan posisi keuangan. on the statement of financial position date.
b) Pendapatan, beban, laba dan rugi b) Income, expenses, gains and losses - use
menggunakan kurs tengah rata-rata yang the average middle rate prevailing in the
berlaku pada bulan yang bersangkutan. related month. The year-end balances is the
Saldo akhir periode merupakan sum of the monthly balances of income,
penjumlahan saldo bulanan pendapatan, expenses, gains and losses during the year.
beban, laba dan rugi selama tahun yang
bersangkutan.
c) Modal saham dan tambahan modal disetor c) Equity - capital stock and additional paid-in
menggunakan kurs historis. capital use historical rates.
d) Laporan arus kas menggunakan kurs spot d) Statement of cash flows - use the Refinitiv
Refinitiv Eikon pada pukul 15.00 WIB pada Eikon spot rates at 3.00 p.m. WIB on the
tanggal laporan posisi keuangan, kecuali statement of financial position date, except
pos-pos laba rugi yang menggunakan kurs for the profit and loss accounts which use
tengah rata-rata dan pos-pos ekuitas yang middle rates and equity accounts which use
menggunakan kurs historis. historical rates.
Selisih yang timbul dari proses penjabaran The difference arising from the translation
laporan keuangan tersebut disajikan di process of the financial statements are
kelompok ekuitas sebagai “Selisih kurs karena presented in equity as “Differences arising from
penjabaran laporan keuangan dalam mata uang the translation of foreign currency financial
asing”. statements”.
aj. Instrumen derivatif aj. Derivatives instruments
Instrumen keuangan derivatif dinilai dan diakui di Derivatives financial instruments are assessed
laporan posisi keuangan konsolidasian pada and recognized in the consolidated statement of
nilai wajar. Setiap kontrak derivatif dicatat financial position at fair value. Each derivatives
sebagai aset apabila memiliki nilai wajar positif contract is recorded as asset when the fair value
dan sebagai liabilitas apabila memiliki nilai wajar is positive and as liability when the fair value is
negatif. negative.
Tagihan dan liabilitas derivatif diklasifikasikan Derivatives receivable and payable are
sebagai aset dan liabilitas keuangan yang diukur classified as financial assets and liabilities
pada nilai wajar melalui laba rugi. measured at fair value through profit or loss.
122
Page 1097
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
aj. Instrumen derivatif (lanjutan) aj. Derivatives instruments (continued)
Keuntungan atau kerugian yang terjadi dari Gains or losses resulting from fair value changes
perubahan nilai wajar diakui dalam laporan laba are recognized in the consolidated statement of
rugi dan penghasilan komprehensif lain profit or loss and other comprehensive income.
konsolidasian.
Nilai wajar instrumen derivatif ditentukan diskonto The fair value of derivatives instruments are
arus kas dan model penentu harga atau harga determined based on discounted cash flows
yang diberikan oleh broker (quoted price) atas and pricing models or quoted prices from the
instrumen lainnya yang memiliki karakteristik brokers of other instruments with similar
serupa, yang mengacu pada PSAK No. 113: characteristics, which refers to SFAS No. 113:
”Pengukuran Nilai Wajar” (Catatan 2c). "Fair Value Measurement" (Note 2c).
Derivatif melekat tidak lagi dipisahkan dari Embedded derivatives are no longer separated
kontrak utama non-derivatif yang merupakan from major non-derivative contracts which are
aset keuangan/liabilitas keuangan, BRI dan financial assets/financial liabilities, the Bank and
entitas anak mengklasifikasikan aset/liabilitas its subsidiaries classify financial assets/liabilities
keuangan secara keseluruhan berdasarkan as a whole based on its business model and
model bisnis dan jangka waktu kontraktualnya contractual term as disclosed in Note 2c.
sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2c.
ak. Perpajakan ak. Taxation
Beban pajak tahun berjalan ditetapkan Current tax expense is determined based on the
berdasarkan taksiran penghasilan kena pajak estimated taxable income for the current year.
tahun berjalan. Aset dan liabilitas pajak Deferred tax assets and liabilities are recognized
tangguhan diakui atas perbedaan temporer aset for temporary differences between the
dan liabilitas antara pelaporan komersial dan commercial and the fiscal reporting of assets
pajak pada setiap tanggal pelaporan. and liabilities at each reporting date.
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh Deferred tax assets are recognized for all
perbedaan temporer yang boleh dikurangkan deductible temporary differences and
dan saldo rugi fiskal yang belum uncompensated tax loss balance to the extent
dikompensasikan, sepanjang perbedaan that it is probable that the temporary differences
temporer dan rugi fiskal yang belum and uncompensated tax loss balance will be
dikompensasikan tersebut dapat dimanfaatkan utilized to deduct the future taxable profit.
untuk mengurangi laba fiskal pada masa yang
akan datang.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah The carrying value of deferred tax assets is
pada setiap tanggal posisi keuangan dan nilai reviewed at each financial position date and is
tercatat aset pajak tangguhan tersebut reduced if it is no longer probable that sufficient
diturunkan apabila tidak lagi terdapat taxable profits will be available to compensate
kemungkinan besar bahwa laba fiskal yang part or all of the benefit of the deferred tax
memadai akan tersedia untuk mengompensasi assets.
sebagian atau semua manfaat aset pajak
tangguhan.
123
Page 1098
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
ak. Perpajakan (lanjutan) ak. Taxation (continued)
Aset dan kewajiban pajak tangguhan diukur Deferred tax assets and liabilities are measured
berdasarkan tarif pajak yang berlaku pada tahun based on the tax rates that are expected to apply
saat aset direalisasikan atau liabilitas on the year when the asset is realized or the
diselesaikan berdasarkan peraturan perpajakan liability is settled based on the tax regulations
yang berlaku atau yang secara substantif telah that have been enacted or substantively enacted
diberlakukan pada tanggal laporan posisi at the statement of financial position date. The
keuangan. Pengaruh pajak terkait dengan tax effect related to the provisions for and/or
penyisihan untuk dan/atau pembalikan seluruh reversals of all temporary differences during the
perbedaan temporer selama tahun berjalan, year, including the effect of change in tax rates,
termasuk pengaruh perubahan tarif pajak, diakui are recognized as “Deferred Income Tax Benefit
sebagai “Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan (Expense)” and included in the net income or
Tangguhan” dan termasuk dalam laba atau rugi loss for the year, except for transactions
neto tahun berjalan, kecuali untuk transaksi- previously charged or credited directly to equity.
transaksi yang sebelumnya telah langsung
dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.
Perubahan terhadap kewajiban perpajakan Amendments to tax obligations are recorded
diakui pada saat penetapan pajak diterima atau when the tax assessment is received or, if the
jika BRI dan entitas anak mengajukan BRI and subsidiaries submitted an appeal, when
keberatan, pada saat keputusan atas keberatan the decision on the appeal is determined.
telah ditetapkan.
Untuk setiap entitas yang dikonsolidasi, For each of the consolidated entity, the tax
pengaruh pajak atas perbedaan temporer dan effects on temporary differences and
akumulasi rugi pajak, yang masing-masing accumulated tax loss, which can be either asset
dapat berupa aset atau liabilitas, disajikan dalam or liability, are presented in the net amounts for
jumlah neto untuk masing-masing entitas each of the entity.
tersebut.
Aset dan liabilitas atas pajak tangguhan dan Assets and liabilities on deferred tax and current
pajak kini dapat saling hapus apabila terdapat tax can be offset if there is a legal enforceable
hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan right to offset.
saling hapus.
al. Informasi segmen al. Segment information
Segmen adalah bagian yang dapat dibedakan Segment is a distinguishable component of the
dari BRI dan entitas anak yang terlibat baik BRI and subsidiaries that engaged either in
dalam menyediakan produk tertentu (segmen providing certain products (operational
operasi), maupun dalam menyediakan produk segment), or in providing products within
dalam lingkungan ekonomi tertentu (segmen a particular economic environment
geografis), yang memiliki risiko dan imbalan (geographical segment), which is subject to
yang berbeda dengan segmen lainnya. risks and rewards that are different from those
of other segments.
Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas The segment income, expenses, results,
segmen mencakup item-item yang dapat assets and liabilities include items directly
diatribusikan langsung kepada suatu segmen attributable to a segment as well as those that
serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan can be allocated on an appropriate basis to that
dasar yang sesuai kepada segmen tersebut. segment. The segment items are determined
Item-item segmen ditentukan sebelum saldo dan before intercompany balances and
transaksi antar kelompok usaha, dieliminasi transactions are eliminated as part of
sebagai bagian dari proses konsolidasi. consolidation process.
124
Page 1099
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
al. Informasi segmen (lanjutan) al. Segment information (continued)
BRI dan entitas anak menyajikan segmen usaha BRI and subsidiaries present operational
berdasarkan laporan internal konsolidasian yang segments based on the internal consolidated
disajikan kepada pengambil keputusan report that is presented to the Board of
operasional yaitu Direksi. Directors as the operational decision maker.
BRI telah mengidentifikasi dan mengungkapkan BRI has identified and disclosed financial
informasi keuangan berdasarkan kegiatan bisnis information based on main business
utama (segmen operasi) yang terbagi atas (operational segments) classified into micro,
kelompok mikro, ritel, korporasi, lainnya dan retail, corporate and others as well as
entitas anak, serta berdasarkan segmen subsidiaries, and based on geographical
geografis. segments.
Segmen geografis meliputi penyediaan barang The geographical segment includes provision
maupun jasa di dalam lingkungan ekonomi of products or services within a particular
tertentu yang memiliki risiko serta tingkat economic environment with different risks and
pengembalian yang berbeda dengan segmen returns compared to other operating segments
operasi lainnya yang berada dalam lingkungan in other economic environments. BRI’s
ekonomi lain. Segmen geografis BRI adalah geographical segments are Indonesia, United
berdasarkan wilayah Indonesia, Amerika States of America, Hong Kong, Singapore,
Serikat, Hong Kong, Singapura, Timor-Leste dan Timor-Leste, and Taiwan.
Taiwan.
am. Pendapatan dan beban penjualan emas am. Gold Sales revenue and expenses
Pendapatan dari penjualan emas diakui pada Revenue from the sale of gold is recognized
saat kewajiban pelaksanaan dipenuhi entitas when the performance obligation is satisfied by
anak pada waktu tertentu, yaitu pada saat the subsidiary at the point in time when the
pengendalian atas barang telah berpindah control of goods has been transferred to the
kepada pelanggan. Pendapatan bisnis emas customer. Revenue on gold business is also
juga diakui ketika suatu produk telah diserahkan recognized when the product delivered to
kepada pelanggan atau memenuhi skema customers or has met the criteria of “bill and
“penjualan ketika pengiriman ditunda”. hold” scheme. The revenue recognition adopted
Pengakuan pendapatan tersebut menerapkan SFAS No. 115, “Revenue from Contract with
PSAK No. 115, “Pendapatan dari Kontrak Customer”. Revenue is shown net of value
dengan Pelanggan”. Pendapatan disajikan neto added tax, returns, rebates and discounts.
setelah dikurangi pajak pertambahan nilai, retur, Expenses are recognized as incurred.
potongan harga dan diskon. Beban diakui pada
saat terjadinya.
an. Saham treasuri an. Treasury stock
Instrumen ekuitas BRI yang diperoleh kembali Reacquired BRI equity instruments (treasury
(saham treasuri) diakui pada harga perolehan stocks) are recognized at reacquisition price and
kembali dan dikurangi dari ekuitas. Tidak ada deducted from equity. No gain or loss is
laba atau rugi yang diakui pada laba rugi atas recognized in profit or loss on the acquisition,
perolehan, penjualan kembali, penerbitan atau resale, issuance or cancellation of BRI equity
pembatalan dari instrumen ekuitas BRI. Selisih instruments. The difference between the
antara jumlah tercatat dan penerimaan, bila carrying amount and receipts, if reissued, is
diterbitkan kembali, diakui sebagai bagian dari recognized as part of additional paid-in capital in
tambahan modal disetor pada ekuitas. equity.
125
Page 1100
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
ao. Kegiatan usaha bullion ao. Bullion business activities
Pinjaman modal kerja emas adalah pinjaman Gold working capital loan represents gold loans
dalam bentuk emas yang diberikan kepada provided to customer, sourced from gold
nasabah, yang bersumber dari deposito emas. deposits. Upon transfer of ownership to the
Setelah kepemilikan dialihkan kepada borrower, the subsidiary no longer retains the
peminjam, Entitas Anak tidak lagi memiliki hak right to use the gold. Accordingly, the gold
untuk menggunakan emas tersebut. Oleh working capital loan balance is recognized as
karena itu, pinjaman modal kerja emas diakui other assets and measured at fair value,
sebagai aset lain-lain dan diukur pada nilai determined using the spot market price of gold
wajar, yang ditentukan dengan menggunakan multiplied by the quantity of gold lent.
harga pasar spot emas dikalikan dengan Settlement occurs when the borrower returns
kuantitas emas yang dipinjamkan. an equivalent quantity of gold in accordance
Penyelesaian terjadi ketika nasabah with the loan agreement.
mengembalikan jumlah emas yang setara
sesuai dengan perjanjian pinjaman.
Aset deposito emas merupakan simpanan Gold deposit assets represent gold deposits in
emas dimana saldo emas dapat dimanfaatkan which the gold balance can be utilized by the
oleh entitas anak untuk disalurkan ke produk subsidiary for disbursement to gold financing
pembiayaan emas dan/atau perdagangan and/or gold trading products within a specified
emas dalam periode tertentu, sesuai dengan period, in accordance with the terms and
syarat dan ketentuan perjanjian deposito awal, conditions of the initial deposit agreement,
di mana penarikan hanya dapat dilakukan where withdrawal can only be made under
berdasarkan syarat yang disepakati. Entitas certain agreed terms. The subsidiary performs
anak melakukan perhitungan nilai wajar untuk fair value measurement for gold assets
aset atas emas yang diterima dari nasabah. received from customers. The valuation
Selisih valuasi harga emas atas pengukuran difference on gold prices arising from
kembali aset deposito emas diakui dalam laba remeasurement of assets is recognized in profit
rugi. or loss.
Utang deposito emas adalah liabilitas yang Gold deposit payables is a liability of the
dimiliki oleh entitas anak kepada nasabah atas subsidiary to customers for gold that has been
emas yang dititipkan atau didepositokan, di entrusted or deposited, whereby the subsidiary
mana entitas anak berkewajiban untuk is obliged to return the gold in the same quantity
mengembalikan emas dalam jumlah dan kadar and purity to the customers upon maturity. The
yang sama kepada nasabah pada saat jatuh subsidiary performs fair value measurement for
tempo. Entitas anak melakukan perhitungan liabilities arising from the obligation to return
nilai wajar untuk liabilitas yang timbul dari gold received from customers. The valuation
kewajiban untuk mengembalikan emas yang difference on gold prices arising from
diterima dari nasabah. Selisih valuasi harga remeasurement of liabilities is recognized in
emas atas pengukuran kembali liabilitas diakui profit or loss.
dalam laba rugi.
Pendapatan dari penjualan emas yang berasal Revenue from gold sold derived from the bullion
dari bisnis bullion diakui secara neto business is recognized net after deducting the
dikurangkan dengan harga pokok penjualan cost of gold sold.
emas.
126
Page 1101
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
ao. Kegiatan usaha bullion (lanjutan) ao. Bullion business activities (conitinued)
Uang muka pembelian emas bullion trading Advance for gold bullion trading purchase
adalah pembayaran yang dilakukan oleh entitas represents payments made by the subsidiary
anak sebelum memperoleh barang atau jasa, prior to the receipt of goods or services, in
sehubungan dengan pelaksanaan perjanjian accordance with the agreed gold purchase
pembelian emas yang telah disepakati, dimana contracts, under which the subsidiary is entitled
entitas anak memiliki hak untuk menerima to receive the gold in accordance with the
emas sesuai dengan ketentuan kontrak yang contractual terms.
berlaku.
ap. Penggunaan pertimbangan, estimasi dan ap. Use of significant accounting judgments,
asumsi akuntansi yang signifikan estimates and assumptions
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian The preparation of the consolidated financial
BRI dan entitas anak mengharuskan statement for BRI and subsidiaries requires
manajemen untuk membuat pertimbangan, management to make judgments, estimates
estimasi dan asumsi yang mempengaruhi and assumptions that affect the reported
jumlah yang dilaporkan dari pendapatan, beban, amounts of income, expenses, assets and
aset dan liabilitas, dan pengungkapan atas liabilities, and the disclosure of contingent
liabilitas kontinjensi pada akhir periode liabilities, at the end of the reporting period.
pelaporan. Ketidakpastian mengenai asumsi Uncertainty about these assumptions and
dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan estimates could result in material adjustments
penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset to the carrying amounts of the assets and
dan liabilitas dalam periode pelaporan liabilities in the subsequent reporting periods.
berikutnya.
Pertimbangan Judgements
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen The following judgments are made by
dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi management in applying BRI and subsidiaries’
BRI dan entitas anak yang memiliki pengaruh accounting policies that have the most
paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam significant effects on the amounts recognized in
laporan keuangan konsolidasian BRI dan entitas the consolidated financial statement for BRI
anak sebagai berikut: and subsidiaries, as follows:
Nilai wajar atas instrumen keuangan Fair value of financial instruments
Semua aset dan liabilitas dimana nilai wajar All assets and liabilities in which fair value is
diukur atau diungkapkan dalam laporan measured or disclosed in the consolidated
keuangan konsolidasian dapat dikategorikan financial statement are classified within fair
pada level hierarki nilai wajar, berdasarkan value hierarchy, based on the lowest level of
tingkatan input terendah yang signifikan atas input that is significant to the overall fair value
pengukuran nilai wajar secara keseluruhan: measurement:
Level 1 : Harga kuotasian (tanpa Level 1 : Quoted prices (unadjusted) in
penyesuaian) di pasar aktif untuk active markets for identical
aset atau liabilitas yang identik assets or liabilities accessible at
yang dapat diakses pada tanggal the measurement date.
pengukuran.
Level 2 : Input selain harga kuotasian Level 2 : Inputs other than quoted prices
yang termasuk dalam level 1 included in level 1 for the assets
yang dapat diobservasi untuk and liabilities, which is directly or
aset dan liabilitas, baik secara indirectly observable.
langsung atau tidak langsung.
Level 3 : Input yang tidak dapat Level 3 : Unobservable inputs for the
diobservasi untuk aset dan assets and liabilities
liabilitas.
127
Page 1102
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
ap. Penggunaan pertimbangan, estimasi dan ap. Use of significant accounting judgments,
asumsi akuntansi yang signifikan (lanjutan) estimates and assumptions (continued)
Pertimbangan (lanjutan) Judgements (continued)
Kontinjensi Contingencies
Manajemen BRI dan entitas anak sedang terlibat The management of BRI and subsidiaries are
dalam proses hukum. Perkiraan biaya currently involved in legal proceedings. The
kemungkinan bagi penyelesaian klaim telah estimates of the probable cost for the settlement
dikembangkan melalui konsultasi dengan of claims have been developed through
bantuan konsultan hukum BRI dan entitas anak consultation with the aid of the legal consultant
didasarkan pada analisis hasil yang potensial. of BRI and subsidiaries and are based on the
Manajemen BRI dan entitas anak tidak analysis of potential results. BRI and
berkeyakinan bahwa hasil dari hal ini akan subsidiaries’ management does not believe that
mempengaruhi hasil usaha. Besar the outcome of this matter will affect the results
kemungkinan, bagaimanapun, bahwa hasil of operations. It is probable, however, that
operasi di masa depan dapat secara material future results of operations could be materially
terpengaruh oleh perubahan dalam estimasi affected by changes in the estimates or
atau efektivitas dari strategi yang terkait dengan effectiveness of the strategies related to these
hal tersebut. proceedings.
Estimasi dan Asumsi Estimates and Assumptions
Asumsi utama masa depan dan sumber utama The key assumptions concerning the future and
estimasi ketidakpastian lain pada tanggal other key sources for estimates uncertainty at
pelaporan yang memiliki risiko untuk dapat the reporting date that have a risk of causing
menyebabkan penyesuaian yang material a material adjustment to the carrying amounts of
terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk assets and liabilities for the subsequent year are
tahun berikutnya seperti yang diungkapkan di disclosed below. BRI and subsidiaries based its
bawah ini. BRI dan entitas anak mendasarkan assumptions and estimates used on the
asumsi dan estimasi yang digunakan pada parameters available when the consolidated
parameter yang tersedia pada saat laporan financial statement were prepared.
keuangan konsolidasian disusun.
Asumsi dan situasi mengenai perkembangan Assumptions and circumstances regarding future
masa depan dapat berubah akibat perubahan developments may change due to market
pasar atau situasi yang timbul di luar kendali BRI changes or circumstances arising beyond the
dan entitas anak. Perubahan tersebut control of BRI and subsidiaries. These changes
dicerminkan dalam asumsi yang digunakan are reflected in the assumptions used when they
pada saat terjadinya. occur.
Cadangan kerugian penurunan nilai dari kredit Allowance for impairment losses on loans, sharia
yang diberikan, pinjaman syariah serta piutang loans and finance lease receivables
sewa pembiayaan
Manajemen BRI dan entitas anak menelaah The management of BRI and subsidiaries review
portofolio kredit yang diberikan, pinjaman its loans, sharia loans and finance lease
syariah serta piutang sewa pembiayaan setiap receivables portfolio to assess impairment on an
tahun, untuk menilai penurunan nilai dengan annual basis by updating the allowance for
memperbarui cadangan kerugian penurunan impairment losses formed during the required
nilai yang dibentuk selama periode yang period based on the continuing analysis and
diperlukan berdasarkan analisis berkelanjutan monitoring of individual accounts by the loan
dan pemantauan terhadap rekening individual officers.
oleh petugas terkait.
128
Page 1103
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
ap. Penggunaan pertimbangan, estimasi dan ap. Use of significant accounting judgments,
asumsi akuntansi yang signifikan (lanjutan) estimates and assumptions (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Dalam menentukan apakah penurunan nilai In determining whether impairment loss should
harus dibentuk dalam laporan laba rugi dan be formed in the consolidated statement of profit
penghasilan komprehensif lain konsolidasian, or loss and other comprehensive income, BRI
BRI dan entitas anak membuat penilaian, and subsidiaries assess for any observable data
apakah terdapat data yang dapat diobservasi indicating the existence of measurable decrease
yang menunjukkan bahwa terdapat penurunan in the estimated future cash flows from loan
yang dapat diukur dalam laporan perkiraan arus portfolio before the decrease could be
kas masa depan dari portofolio pinjaman individually identified in the portfolio.
sebelum penurunan tersebut dapat diidentifikasi
secara individual dalam portofolio tersebut.
Bukti seperti ini termasuk data yang dapat This evidence may include observable data
diobservasi yang menunjukkan bahwa terjadi indicating that there has been adverse change in
perubahan yang merugikan pada status the payment status of the borrower group, or
pembayaran kelompok peminjam, atau kondisi national or local economic conditions that
ekonomi nasional atau lokal yang berkorelasi correlate with the default on assets in the group.
dengan wanprestasi atas aset dalam kelompok. BRI and subsidiaries use estimates in
BRI dan entitas anak menggunakan perkiraan determining the amount and timing of future cash
dalam menentukan jumlah dan waktu dari arus flows when determining the level of allowance for
kas masa depan ketika menentukan tingkat impairment losses required. These estimations
cadangan kerugian yang diperlukan. Estimasi are based on assumptions of several factors and
tersebut didasarkan pada asumsi mengenai actual results may differ resulting in changes in
sejumlah faktor dan hasil aktual yang dapat the amount of allowance for impairment losses in
berbeda, yang mengakibatkan perubahan the future.
terhadap jumlah cadangan kerugian di masa
yang akan datang.
Penurunan nilai untuk efek-efek Impairment of securities
Manajemen BRI menentukan bahwa efek-efek The management of BRI determines that
memiliki kriteria penurunan nilai yang sama securities are impaired based on the same
dengan aset keuangan yang dicatat pada biaya criteria as for financial assets recorded at
perolehan diamortisasi. amortized cost.
Penurunan nilai aset non-keuangan Impairment of non-financial assets
BRI dan entitas anak mengevaluasi penurunan BRI and subsidiaries assess impairment of non-
nilai aset non-keuangan apabila terdapat financial assets whenever events or changes in
kejadian atau perubahan keadaan yang circumstances indicate that the carrying amount
mengindikasikan bahwa nilai tercatat aset non- of non-financial asset may not be recoverable.
keuangan tidak dapat dipulihkan kembali. The factors that are considered important which
Faktor-faktor penting yang dapat menyebabkan may lead to impairment assessment are as
penelaahan penurunan nilai adalah sebagai follow:
berikut:
a) Performa yang tidak tercapai secara a) Significant underperformance against
signifikan terhadap ekspektasi historis atau historical expectation or projection of
proyeksi hasil operasi di masa yang akan operating results in the future;
datang;
b) Perubahan yang signifikan dalam cara b) Significant changes in the manner of use of
penggunaan aset atau strategi bisnis the assets or the overall business strategy;
secara keseluruhan; dan and
c) Industri atau tren ekonomi yang secara c) Significant negative industry or economic
signifikan bernilai negatif. trends.
129
Page 1104
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
ap. Penggunaan pertimbangan, estimasi dan ap. Use of significant accounting judgments,
asumsi akuntansi yang signifikan estimates and assumptions
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Manajemen BRI dan entitas anak mengakui The management of BRI and subsidiaries
kerugian penurunan nilai apabila nilai tercatat recognizes an impairment loss if the carrying
aset melebihi nilai yang dapat dipulihkan. amount of an asset exceeds its recoverable
Jumlah terpulihkan adalah nilai yang lebih tinggi amount. The recoverable amount is the higher
antara nilai wajar dikurang biaya pelepasan amount between the fair value less the costs of
dengan nilai pakai aset (atau unit penghasil kas). disposal and the use of asset value (or cash-
Jumlah terpulihkan diestimasi untuk aset generating unit). The recoverable amounts are
individual atau, jika tidak memungkinkan, untuk estimated for individual assets or, if not possible,
unit penghasil kas yang mana aset tersebut for the cash-generating unit to which the asset
merupakan bagian daripada unit tersebut. belongs to the unit.
Pengakuan aset pajak tangguhan Recognition of deferred tax assets
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh saldo Deferred tax assets are recognized for all
rugi fiskal yang belum digunakan dalam hal unused tax losses to the extent that it is probable
terdapat kemungkinan bahwa penghasilan kena that the taxable income will be available to be
pajak akan tersedia untuk dikompensasi compensated against the losses that can be
terhadap kerugian yang dapat digunakan. used. Significant management judgment is
Pertimbangan manajemen yang signifikan required to determine the amount of deferred tax
diperlukan untuk menentukan jumlah aset pajak assets that can be recognized, in accordance
tangguhan yang dapat diakui, sesuai dengan with the timing and amount of future taxable
saat dan jumlah penghasilan kena pajak di masa income in line with tax planning strategies.
mendatang seiring dengan strategi perencanaan
pajak.
BRI dan entitas anak menelaah aset pajak BRI reviews its deferred tax assets at each
tangguhan pada setiap tanggal laporan posisi statement of financial position date and reduces
keuangan dan mengurangi jumlah tercatat the carrying amount to the extent that it is no
dalam hal tidak adanya lagi kemungkinan bahwa longer probable that sufficient taxable income
penghasilan kena pajak yang cukup akan will be available to compensate part or all of the
tersedia untuk mengompensasi sebagian atau deferred tax assets.
seluruh aset pajak tangguhan.
Nilai kini atas imbalan kerja Present value of employee benefits
Biaya atas program pensiun dan imbalan pasca The cost of defined pension plan and other post
kerja lainnya ditentukan dengan perhitungan employment benefits is determined using
aktuaris. Perhitungan aktuaris melibatkan actuarial valuations. The actuarial valuation
penggunaan asumsi mengenai tingkat diskonto, involves the use of assumptions regarding
tingkat pengembalian yang diharapkan dari discount rates, expected rates of return on
aset, kenaikan gaji di masa depan, tingkat assets, future salary increases, mortality rates
kematian dan tingkat kecacatan. Dikarenakan and disability rates. Due to the long-term nature
program tersebut memiliki sifat jangka panjang, of these plans, then the estimates are subject to
maka perkiraan tersebut memiliki ketidakpastian significant uncertainty.
yang signifikan.
130
Page 1105
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
ap. Penggunaan pertimbangan, estimasi dan ap. Use of significant accounting judgments,
asumsi akuntansi yang signifikan (lanjutan) estimates and assumptions (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Kontrak asuransi Insurance contract
BRI Life dan BRI Insurance mendasarkan BRI Life and BRI Insurance based its
asumsi dan estimasinya pada parameter yang assumptions and estimates on parameters
tersedia saat laporan keuangan disusun. available when the financial statements were
Namun, keadaan yang ada dan asumsi tentang prepared. Existing circumstances and
perkembangan di masa depan dapat berubah assumptions about future developments,
akibat perubahan pasar atau keadaan yang however, may change due to market changes
muncul di luar kendali BRI Life dan BRI or circumstances arising that are beyond the
Insurance. Perubahan semacam itu akan control of BRI Life and BRI Insurance. Such
tercermin dalam asumsi saat perubahan changes are reflected in the assumptions when
tersebut terjadi. they occur.
Sejak 1 Januari 2025 Since January 1, 2025
PSAK No. 117 berlaku untuk kontrak asuransi SFAS No. 117 applies to insurance contracts
yang diterbitkan, kontrak reasuransi yang issued, reinsurance contracts issued (inward
diterbitkan (bisnis masuk), kontrak reasuransi business), reinsurance contracts held (outward
yang dimiliki (bisnis keluar), dan kontrak business) and investment contracts with
investasi dengan fitur partisipasi diskresioner, discretionary participation features provided the
asalkan BRI Life dan BRI Insurance juga BRI Life and BRI Insurance also issues
menerbitkan kontrak asuransi. insurance contracts.
Contractual Service Margin (“CSM”) Contractual Service Margin (“CSM”)
BRI Life dan BRI Insurance melakukan estimasi BRI Life and BRI Insurance make significant
signifikan dalam pengukuran Contractual estimates in measuring the Contractual Service
Service Margin (CSM) dalam penilaian liabilitas Margin (CSM). The CSM represents the
asuransi. CSM mewakili laba yang belum unearned profit for insurance contracts and is
direalisasi atas kontrak asuransi dan systematically amortized over the coverage
diamortisasi secara sistematis selama periode period.
pertanggungan.
Estimasi yang digunakan dalam penentuan The estimates used in determining the CSM
CSM mencakup proyeksi arus kas masa depan, include Projections of future cash flows,
asumsi tingkat diskonto, estimasi penyesuaian discount rate assumptions, risk adjustment
risiko dan asumsi lainnya seperti mortalitas, estimates and other assumptions such as
morbiditas, dan persistensi. Perubahan asumsi mortality, morbidity, and persistency. Changes
atau estimasi ini dapat berdampak signifikan in these assumptions or estimates may have a
terhadap jumlah CSM yang diakui. BRI Life dan significant impact on the amount of CSM
BRI Insurance melakukan tinjauan dan recognized. BRI Life and BRI Insurance review
pembaruan estimasi secara berkala, setidaknya and update their estimates periodically, at least
setiap akhir periode pelaporan, sesuai dengan at each reporting date, in line with emerging
perkembangan informasi dan pengalaman experience and updated information.
aktual.
131
Page 1106
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
ap. Penggunaan pertimbangan, estimasi dan ap. Use of significant accounting judgments,
asumsi akuntansi yang signifikan (lanjutan) estimates and assumptions (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Kontrak asuransi (lanjutan) Insurance contract (continued)
Sejak 1 Januari 2025 (lanjutan) Since January 1, 2025 (continued)
Probability-weighted atas proyeksi arus kas Probability-weighted estimates of future cash
masa depan flows
Perkiraan arus kas masa depan mencerminkan The estimates of future cash flows reflect BRI
pandangan BRI Life dan BRI Insurance terhadap Life and BRI Insurance view of current
kondisi saat ini pada tanggal pelaporan, dan conditions at the reporting date and estimates
perkiraan terhadap variabel pasar yang relevan of any relevant market variables are consistent
konsisten dengan harga pasar yang dapat with observable market prices. When
diamati. Dalam memperkirakan arus kas masa estimating future cash flows, the subsidiaries
depan, BRI Life dan BRI Insurance takes into account current expectations of
mempertimbangkan ekspektasi saat ini terhadap future events that might affect those cash flows.
peristiwa masa depan yang mungkin There is a wide range of economic and non-
mempengaruhi arus kas tersebut. Ada berbagai economic assumptions that are used as inputs
asumsi ekonomi dan non-ekonomi yang in the future cash flows estimation process
digunakan sebagai masukan dalam proses including, but not limited to, operating
perkiraan arus kas masa depan, termasuk, assumptions such as morbidity, mortality,
namun tidak terbatas pada, asumsi operasional persistency and expenses, and economic
seperti morbiditas, mortalitas, persisten, dan assumptions.
biaya, serta asumsi ekonomi.
Penyesuaian risiko untuk risiko non-keuangan Risk adjustment for non-financial risk
Pengukuran penyesuaian risiko harus The measurement of risk adjustment should
mencerminkan kompensasi yang diperlukan reflect the compensation required by BRI Life
oleh BRI Life dan BRI Insurance untuk and BRI Insurance for bearing the uncertainty
menanggung ketidakpastian terkait jumlah dan around the amount and timing of the future cash
waktu arus kas masa depan yang timbul dari flows that arises from non-financial risk as the
risiko non-keuangan saat BRI Life dan BRI subsidiaries fulfil insurance contracts.
Insurance memenuhi kontrak asuransi.
Asumsi biaya yang digunakan dalam perkiraan Expense assumption used in future cash flow
arus kas masa depan estimation
BRI Life dan BRI Insurance memperkirakan BRI Life and BRI Insurance estimate future cost
perkiraan biaya masa depan yang berkaitan projections related to contract execution using
dengan pelaksanaan kontrak menggunakan the current cost rate adjusted for inflation. Most
tingkat biaya saat ini yang disesuaikan dengan costs are recognized as attributable costs
inflasi. Sebagian besar biaya diakui sebagai (direct costs) consisting of acquisition and
biaya yang dapat diatribusikan (biaya langsung) maintenance costs.
yang terdiri dari biaya akuisisi dan pemeliharaan.
132
Page 1107
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
ap. Penggunaan pertimbangan, estimasi dan ap. Use of significant accounting judgments,
asumsi akuntansi yang signifikan (lanjutan) estimates and assumptions (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Kontrak asuransi (lanjutan) Insurance contract (continued)
Sebelum 1 januari 2025 Before January 1, 2025
Estimasi liabilitas klaim Estimated claim liability
Estimasi liabilitas klaim merupakan liabilitas Estimated claim liabilities represent claims
klaim dalam proses penyelesaian dan liabilitas liabilities in the settlement process and claims
klaim yang sudah terjadi namun belum liabilities that have occurred but not yet reported
dilaporkan (Incurred But Not Reported). Metode (Incurred But Not Reported). The best
estimasi terbaik atas liabilitas klaim yaitu metode estimation methods for claim liabilities, namely
chain-ladder atau bornheutter ferguson atau the chain-ladder method, Bornheutter Ferguson
expected loss ratio diterapkan atas method, or the expected loss ratio, are applied
perkembangan klaim untuk menentukan to claim development to determine the best
estimasi terbaik atas liabilitas klaim. Dalam estimate of claim liabilities. In these methods,
metode-metode ini rasio perkembangan klaim the claim development ratio is calculated based
dihitung berdasarkan data historis dan on historical data and used to project future
digunakan untuk memproyeksikan claim development. These methods are
perkembangan klaim masa datang. Metode- commonly used in the actuarial field and are
metode ini adalah metode yang umum applied based on the actuary's judgment.
digunakan dalam bidang aktuaria, dan
diterapkan berdasarkan penilaian atau
pertimbangan aktuaris (actuary’s judgement).
Liabilitas manfaat polis masa depan Liabilities for future policy benefits
Entitas anak mencatat liabilitas kontrak asuransi The subsidiaries record liabilities for short-term
jangka pendek dan kontrak jangka panjang. and long-term insurance contracts. Under the
Dalam metode liabilitas manfaat polis masa future policy benefit liability method for short-
depan atas kontrak jangka pendek, premi yang term contracts, unearned premiums for short-
belum merupakan pendapatan atas kontrak term contracts are determined individually for
jangka pendek ditentukan secara individual dari each policy using the daily method based on
tiap pertanggungan dengan menggunakan the portion of the remaining days of the
metode harian (daily method) berdasarkan porsi insurance contract to the total insurance
sisa hari kontrak asuransi terhadap total periode contract period. Under the future policy benefit
kontrak asuransi. Dalam metode liabilitas liability method for long-term contracts, the
manfaat polis masa depan atas kontrak jangka liability is calculated by calculating the present
panjang, liabilitas dihitung dengan value of the estimated payments of all
memperhitungkan nilai kini estimasi promised benefits, including all available
pembayaran seluruh manfaat yang diperjanjikan options, plus the present value of the estimated
termasuk seluruh opsi yang disediakan costs to be incurred, and also considering
ditambah dengan nilai kini estimasi seluruh future premium receipts. The main
biaya yang akan dikeluarkan dan juga assumptions underlying this method are past
mempertimbangkan penerimaan premi di masa claims experience and the discount rate.
depan. Asumsi utama yang mendasari metode
tersebut adalah pengalaman klaim masa lalu
dan tingkat diskonto.
133
Page 1108
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
aq. Perubahan kebijakan akuntansi dan aq. Changes in accounting policies and
pengungkapan disclosures
BRI dan entitas anaknya telah menerapkan BRI and its subsidiaries have implemented
standar akuntansi yang berlaku efektif sejak accounting standards that have been effective
tanggal 1 Januari 2025, yang dianggap since January 1, 2025, which are considered
relevan dengan laporan keuangan relevant to the consolidated financial
konsolidasian, yaitu: statements, namely:
a. PSAK No. 117: Kontrak Asuransi a. SFAS No. 117: Insurance Contract
PSAK No. 117 merupakan standar SFAS No. 117 is a new comprehensive
akuntansi keuangan baru yang financial accounting standard for insurance
komprehensif untuk kontrak asuransi contracts that covers recognition and
yang mencakup pengakuan dan measurement, presentation and
pengukuran, penyajian dan disclosure. SFAS No. 117 applies to all
pengungkapan. PSAK No. 117 berlaku types of insurance contracts, life, non-life,
untuk semua jenis kontrak asuransi, jiwa, direct insurance and reinsurance,
non-jiwa, asuransi langsung dan regardless of the issuing entity, as well as
reasuransi, terlepas dari entitas yang to certain guarantees and financial
menerbitkannya, serta untuk jaminan instruments with discretionary participation
dan instrumen keuangan tertentu features, as well as several applicable
dengan fitur partisipasi tidak mengikat, scope exceptions. The overall objective of
serta beberapa pengecualian ruang SFAS No. 117 is to provide a more useful
lingkup yang berlaku. Tujuan and consistent accounting model for
keseluruhan dari PSAK No. 117 adalah insurance contracts for insurers. SFAS No.
untuk menyediakan model akuntansi 117 is adopted from International Financial
untuk kontrak asuransi yang lebih Reporting Standards (IFRS) No. 17 and
bermanfaat dan konsisten untuk replaces SFAS No. 104.
asuradur. PSAK No. 117 ini diadopsi dari
International Financial Reporting
Standards (IFRS) No. 17 dan
menggantikan PSAK No. 104.
Terdapat beberapa perbedaan There are several fundamental
mendasar dengan PSAK No. 104, differences with SFAS No. 104, including
diantaranya terkait dengan pengukuran, those related to the measurement, profit
pengakuan laba dan penyajian kontrak recognition, and presentation of insurance
asuransi. Dalam hal pengukuran kontrak contracts. In terms of insurance contract
asuransi, ada 3 (tiga) model pengukuran measurement, SFAS No. 117 introduces
baru yang diperkenalkan oleh PSAK No. 3 (three) new measurement models: the
117, yaitu Model Pengukuran Umum General Measurement Model (GMM), the
(GMM), Variable Fee Approach (VFA), Variable Fee Approach (VFA), and the
dan Pendekatan Alokasi Premi (PAA). Premium Allocation Approach (PAA).
134
Page 1109
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
aq. Perubahan kebijakan akuntansi dan aq. Changes in accounting policies and
pengungkapan (lanjutan) disclosures (continued)
BRI dan entitas anaknya telah menerapkan BRI and its subsidiaries have implemented
standar akuntansi yang berlaku efektif sejak accounting standards that have been effective
tanggal 1 Januari 2025, yang dianggap since January 1, 2025, which are considered
relevan dengan laporan keuangan relevant to the consolidated financial
konsolidasian, yaitu: (lanjutan) statements, namely: (continued)
a. PSAK No. 117: Kontrak Asuransi a. SFAS No. 117: Insurance Contract
(lanjutan) (continued)
Berdasarkan PSAK No. 117, entitas anak Based on SFAS No. 117, a subsidiary
mengakui kelompok kontrak asuransi recognizes a group of insurance contracts
pada saat mana yang lebih awal antara at the earlier of the commencement date
tanggal awal periode pertanggungan, of the coverage period, the due date of the
tanggal jatuh tempo pembayaran pertama first payment from the policyholders in the
dari pemegang polis dalam kelompok group, or when the group becomes loss-
tersebut, atau pada saat kelompok making for loss-making contract groups.
tersebut menjadi merugi untuk kelompok
kontrak yang merugi.
Perubahan juga terdapat dalam penyajian Changes also apply to the presentation of
kontrak asuransi. Pada laporan posisi insurance contracts. The statement of
keuangan sesuai PSAK No. 117 disajikan financial position, in accordance with
secara terpisah jumlah tercatat portofolio SFAS No. 117, presents the following
berikut: portfolio carrying amounts separately:
1. kontrak asuransi terbitan yang 1. insurance contracts issued, which are
merupakan aset; assets;
2. kontrak asuransi terbitan yang 2. insurance contracts issued, which are
merupakan liabilitas; liabilities;
3. kontrak reasuransi milikan yang 3. reinsurance contracts held, which are
merupakan aset; dan assets; and
4. kontrak reasuransi milikan yang 4. reinsurance contracts held, which are
merupakan liabilitas. liabilities.
Jumlah yang diakui dalam laporan laba Amounts recognized in the statement of
rugi dan penghasilan komprehensif lain profit or loss and other comprehensive
disajikan secara terpisah ke dalam: income are presented separately as
follows:
1. hasil jasa asuransi yang terdiri dari 1. insurance service results, consisting
pendapatan asuransi dan beban jasa of insurance revenue and insurance
asuransi; dan service expenses; and
2. penghasilan atau beban keuangan 2. insurance finance income or
asuransi. expenses.
Entitas anak telah menerapkan PSAK The subsidiary has implemented SFAS
No. 117: Kontrak Asuransi untuk periode No. 117: Insurance Contracts for the
tahun buku yang dimulai pada atau setelah financial year period beginning on or after
tanggal 1 Januari 2025. Klasifikasi dan January 1, 2025. The classification and
pengukuran diterapkan secara retrospektif measurement are applied retrospectively
dengan melakukan penyajian kembali by restating the prior periods
laporan keuangan konsolidasian periode consolidated financial statements.
lalu.
135
Page 1110
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
aq. Perubahan kebijakan akuntansi dan aq. Changes in accounting policies and
pengungkapan (lanjutan) disclosures (continued)
BRI dan entitas anaknya telah menerapkan BRI and its subsidiaries have implemented
standar akuntansi yang berlaku efektif sejak accounting standards that have been effective
tanggal 1 Januari 2025, yang dianggap since January 1, 2025, which are considered
relevan dengan laporan keuangan relevant to the consolidated financial
konsolidasian, yaitu: (lanjutan) statements, namely: (continued)
b. Amendemen PSAK No. 221: Pengaruh b. Amendments to SFAS No. 221: The
Perubahan Kurs Valuta Asing tentang Effects of Changes in Foreign Exchange
Kekurangan Ketertukaran Rates regarding Lack of Exchangeability
PSAK No. 221 menjelaskan bagaimana SFAS No. 221 explains how to include
memasukkan transaksi dalam valuta asing foreign currency transactions and foreign
dan kegiatan usaha luar negeri ke dalam operations in the financial statements of
laporan keuangan entitas dan bagaimana an entity and how to translate financial
menjabarkan laporan keuangan ke dalam statements into a presentation currency.
mata uang penyajian.
Amandemen PSAK No. 221 merujuk pada The amendments to SFAS No. 221 refer
Amandemen IAS 21 tentang Lack of to the amendments to IAS 21: Lack of
Exchangeability. Amandemen ini Exchangeability. These amendments
mensyaratkan entitas menerapkan require an entity to apply a consistent
pendekatan yang konsisten dalam menilai approach in assessing whether a currency
apakah suatu mata uang dapat is exchangeable into another currency,
dipertukarkan ke mata uang lain, dan, jika and, when it is not, to determine the
tidak, menentukan kurs yang digunakan exchange rate to be used and the
serta pengungkapan yang diberikan. disclosures to be provided.
BRI dan entitas anaknya telah melakukan BRI and its subsidiaries have evaluated
proses evaluasi atas dampak penerapan the impact of SFAS implementation and
PSAK tersebut dan tidak mengidentifikasi have not identified any material impact on
adanya dampak material terhadap laporan the consolidated financial statements.
keuangan konsolidasian.
ar. Dividen ar. Dividends
Pembagian dividen kepada para pemegang Dividend distribution to the shareholders is
saham diakui sebagai liabilitas dalam laporan recognised as a liability in the consolidated
keuangan konsolidasian pada periode ketika financial statements in the period in which the
dividen tersebut disetujui oleh para pemegang dividends are approved by the shareholders.
saham.
136
Page 1111
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. KAS 3. CASH
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Jumlah Jumlah
nosional nosional
mata uang mata uang
asing asing
(nilai penuh)/ Ekuivalen (nilai penuh)/ Ekuivalen
Notional amount Rupiah/ Notional amount Rupiah/
foreign currency Equivalent foreign currency Equivalent
(full amount) in Rupiah (full amount) in Rupiah
Rupiah 30.664.826 28.038.187 Rupiah
Mata uang asing Foreign currency
Dolar Amerika Serikat 38.857.617 647.950 65.023.905 1.046.561 United States Dollar
Ringgit Malaysia 35.563.898 146.102 22.455.237 80.791 Malaysian Ringgit
Euro Eropa 7.343.108 143.715 4.965.698 83.216 European Euro
Dolar Australia 12.312.650 137.314 3.001.500 30.056 Australian Dollar
Riyal Arab Saudi 27.246.085 121.150 63.804.945 273.340 Saudi Arabian Riyal
Dolar Singapura 6.776.955 87.864 11.647.132 137.955 Singaporean Dollar
Pound Sterling Inggris 1.305.930 29.304 985.440 19.924 Great Britain Pound Sterling
Dirham Uni Emirat Arab 2.922.110 13.268 5.341.730 23.408 United Arab Emirates Dirham
Yen Jepang 101.099.572 10.767 67.951.794 7.001 Japanese Yen
Dolar Kanada 820.181 9.980 339.796 3.806 Canadian Dollar
Franc Swiss 338.390 7.115 584.970 10.421 Swiss Franc
Dolar Brunei Darussalam 434.062 5.628 875.830 10.374 Bruneian Dollar
Dolar Selandia Baru 400.643 3.856 516.268 4.681 New Zealand Dollar
Dolar Hong kong 1.604.380 3.437 1.383.271 2.868 Hong Kong Dollar
Baht Thailand 6.286.590 3.327 1.409.870 662 Thailand Baht
Dolar Taiwan Baru 5.468.986 2.904 9.277.819 4.555 New Taiwanese Dollar
Won Korea Selatan 211.086.190 2.440 35.859.387 392 South Korean Won
Renminbi 931.223 2.221 1.874.875 4.134 Renminbi
Dong Vietnam 958.889.000 608 325.350.000 205 Vietnamese Dong
Peso Filipina 1.690.900 479 3.148.660 876 Phillipine Peso
Rupee India 749.308 139 726.658 137 Indian Rupee
Kina Papua Nugini 22.287 87 23.323 92 Papua New Guinean Kina
Kroner Norwegia 409 1 - Norwegian Krone
1.379.656 1.745.455
Total 32.044.482 29.783.642 Total
Saldo kas sudah termasuk uang pada mesin ATM Cash balance includes cash in ATM (Automatic
(Anjungan Tunai Mandiri) sebesar Rp3.659.467 dan Teller Machines) amounting to Rp3,659,467 and
ASD1.433.440 (nilai penuh) pada tanggal USD1,433,440 (full amount) as of December 31,
31 Desember 2025 serta Rp3.730.161 dan 2025, and Rp3,730,161 and USD1,079,600 (full
ASD1.079.600 (nilai penuh) pada tanggal amount) as of December 31, 2024.
31 Desember 2024.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, there was no
2024 tidak terdapat saldo kas yang tidak dapat unusable cash that was pledged as collateral by BRI
digunakan dan yang dijaminkan oleh BRI dan entitas and its subsidiaries.
anak.
4. GIRO PADA BANK INDONESIA 4. CURRENT ACCOUNTS WITH BANK INDONESIA
Giro pada Bank Indonesia terdiri atas: Current accounts with Bank Indonesia consist of:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Jumlah Jumlah
nosional nosional
mata uang mata uang
asing asing
(nilai penuh)/ Ekuivalen (nilai penuh)/ Ekuivalen
Notional amount Rupiah/ Notional amount Rupiah/
foreign currency Equivalent foreign currency Equivalent
(full amount) in Rupiah (full amount) in Rupiah
Rupiah 22.399.643 77.556.344 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 571.512.149 9.529.965 703.487.121 11.322.625 United States Dollar
Total 31.929.608 88.878.969 Total
137
Page 1112
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. GIRO PADA BANK LAIN 5. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
a) Berdasarkan Mata Uang: a) By Currency:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Jumlah Jumlah
nosional nosional
mata uang mata uang
asing asing
(nilai penuh)/ Ekuivalen (nilai penuh)/ Ekuivalen
Notional amount Rupiah/ Notional amount Rupiah/
foreign currency Equivalent foreign currency Equivalent
(full amount) in Rupiah (full amount) in Rupiah
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 721.389 455.510 Rupiah
Mata uang asing Foreign currency
Dolar Amerika Serikat 2.037.583.294 33.976.701 1.225.684.117 19.727.386 United States Dollar
Dolar Singapura 169.226.774 2.194.033 56.729.387 671.935 Singaporean Dollar
Yen Jepang 10.384.072.367 1.105.904 8.020.543.284 826.357 Japanese Yen
Renminbi 379.091.637 904.134 580.523.445 1.280.048 Renminbi
Pound Sterling Inggris 37.164.312 833.950 24.789.813 501.214 Great Britain Pound Sterling
Franc Swiss 26.943.437 566.524 4.483.353 79.871 Swiss Franc
Euro Eropa 27.361.896 535.512 40.432.983 677.581 European Euro
Dolar Hong Kong 148.066.043 317.202 65.074.834 134.907 Hong Kong Dollar
Dolar Australia 22.438.903 250.244 19.884.566 199.114 Australian Dollar
Dolar Taiwan Baru 365.771.162 194.219 173.816.071 85.331 New Taiwanese Dollar
Dirham Uni Emirat Arab 40.792.693 185.219 47.833.087 209.609 United Arab Emirates Dirham
Riyal Arab Saudi 12.821.921 57.013 7.254.723 31.079 Saudi Arabian Riyal
Dolar Kanada 3.458.110 42.077 2.384.979 26.716 Canadian Dollar
Dolar Selandia Baru 3.065.781 29.510 16.015.084 145.224 New Zealand Dollar
Ringgit Malaysia 5.768.382 23.697 2.690.191 9.679 Malaysian Ringgit
Kroner Norwegia 4.633.648 7.682 4.889.729 6.942 Norwegian Croner
Baht Thailand 11.625.294 6.152 6.214.167 2.919 Thailand Baht
Kroner Swedia 1.858.068 3.362 4.555.299 6.666 Swedish Croner
41.233.135 24.622.578
41.954.524 25.078.088
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah 473.647 470.161 Rupiah
Mata uang asing Foreign currency
Dolar Hong Kong 4.860.483 10.413 13.252.891 27.475 Hong Kong Dollar
Dolar Amerika Serikat 359.631 5.997 441.212 7.101 United States Dollar
16.410 34.576
490.057 504.737
Total 42.444.581 25.582.825 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (11.273) (8.378) Allowance for impairment losses
Total - Neto 42.433.308 25.574.447 Total - Net
138
Page 1113
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 5. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
b) Berdasarkan Bank: b) By Bank:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk 151.018 163.195 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Mayapada Internasional Tbk 120.172 10.350 PT Bank Mayapada Internasional Tbk
Standard Chartered Bank 118.663 113.842 Standard Chartered Bank
PT Bank Pembangunan Daerah Kalsel 92.694 3.956 PT Bank Pembangunan Daerah Kalsel
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk 62.123 35.819 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 27.077 26.686 PT Bank Maybank Indonesia Tbk
PT Bank OCBC NISP Tbk 24.151 1.661 PT Bank OCBC NISP Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk 18.153 9.834 PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk 14.845 985 PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk
PT Bank Permata Tbk 10.632 5.395 PT Bank Permata Tbk
Lainnya 81.861 83.787 Others
721.389 455.510
Mata uang asing Foreign currency
J.P. Morgan Chase Bank, N.A. 19.882.986 14.467.400 J.P. Morgan Chase Bank, N.A.
Federal Reserve Bank 9.468.959 169.627 Federal Reserve Bank
Standard Chartered Bank 2.038.800 755.651 Standard Chartered Bank
Bank of America 1.493.375 1.982.014 Bank of America
Wells Fargo Bank, N.A. 1.169.942 5.124 Wells Fargo Bank, N.A.
Citibank, N.A. 1.058.696 2.160.953 Citibank, N.A.
PT Bank DBS 1.053.531 278.793 PT Bank DBS
Bank of China, Ltd 795.539 1.227.909 Bank of China, Ltd
Sumitomo Mitsui Sumitomo Mitsui
Banking Corporation 697.907 458.665 Banking Corporation
UBS Switzerland AG, Zurich 566.497 79.862 UBS Switzerland AG, Zurich
OCBC Singapore 416.868 212.602 OCBC Singapore
Bank MUFG 408.013 367.700 Bank MUFG
Lainnya 2.182.022 2.456.278 Others
41.233.135 24.622.578
41.954.524 25.078.088
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah Rupiah
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 189.012 126.594 (Persero) Tbk
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 155.839 135.229 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 114.357 147.201 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk 9.142 60.728 (Persero) Tbk
PT Bank Syariah Nasional PT Bank Syariah Nasional
(dahulu PT Bank Tabungan (formerly PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk - Negara (Persero) Tbk -
Unit usaha syariah) 5.297 408 sharia business unit)
PT Bank Hibank Indonesia - 1 PT Bank Hibank Indonesia
473.647 470.161
139
Page 1114
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 5. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
b) Berdasarkan Bank (lanjutan): b) By Bank (continued):
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
(lanjutan) (continued)
Mata uang asing Foreign currency
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 14.894 32.995 (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1.516 1.581 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
16.410 34.576
490.057 504.737
Total 42.444.581 25.582.825 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (11.273) (8.378) Allowance for impairment losses
Neto 42.433.308 25.574.447 Net
c) Tabel berikut menyajikan perubahan nilai c) The following table presents the changes in
tercatat dan cadangan kerugian ekspektasian carrying value and allowance for expected
berdasarkan kategori instrumen keuangan: losses by financial instrument category:
31 Desember 2025/December 31, 2025
Stage 2-
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Giro pada bank lain Current accounts with others banks
25.582.825 - - 25.582.825 Carrying value beginning
Nilai tercatat awal balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat 16.782.651 - - 16.782.651 carrying value
Aset keuangan baru yang diterbitkan New financial assets issued
atau dibeli 78.464 - - 78.464 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan Derecognized financial
pengakuannya - - - - assets
Penghapusbukuan - - - - Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain 641 - - 641 and other changes
Carrying value ending
Nilai tercatat akhir 42.444.581 - - 42.444.581 balance
140
Page 1115
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 5. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
c) Tabel berikut menyajikan perubahan nilai c) The following table presents the changes in
tercatat dan cadangan kerugian ekspektasian carrying value and allowance for expected
berdasarkan kategori instrumen keuangan losses by financial instrument category
(lanjutan): (continued):
31 Desember 2024/December 31, 2024
Stage 2-
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Giro pada bank lain Current accounts with
others banks
Carrying value beginning
Nilai tercatat awal 22.331.919 - - 22.331.919 balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat 3.246.897 - - 3.246.897 carrying value
Aset keuangan baru yang diterbitkan New financial assets issued
atau dibeli 3.539 - - 3.539 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan Derecognized financial
pengakuannya - - - - assets
Penghapusbukuan - - - - Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain 470 - - 470 and other changes
Carrying value ending
Nilai tercatat akhir 25.582.825 - - 25.582.825 balance
31 Desember 2025/December 31, 2025
Stage 2
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Giro pada bank lain Current accounts with
others banks
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected credit
ekspektasian awal 8.378 - - 8.378 loss beginning balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian 3.105 - - 3.105 allowance for losses
Aset keuangan baru yang diterbitkan New financial assets issued
atau dibeli - - - - or purchased
Aset keuangan yang dihentikan Derecognized financial
pengakuannya - - - - assets
Penghapusbukuan Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain (210) - - (210) and other changes
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected
ekspektasian akhir 11.273 - - 11.273 credit loss ending balance
141
Page 1116
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 5. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
c) Tabel berikut menyajikan perubahan nilai c) The following table presents the changes in
tercatat dan cadangan kerugian ekspektasian carrying value and allowance for expected
berdasarkan kategori instrumen keuangan losses by financial instrument category
(lanjutan): (continued):
31 Desember 2024/December 31, 2024
Stage 2
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Giro pada bank lain Current accounts with
others banks
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected credit
ekspektasian awal 9.984 - - 9.984 loss beginning balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian (1.678) - - (1.678) allowance for losses
Aset keuangan baru yang diterbitkan New financial assets issued
atau dibeli 1 - - 1 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan Derecognized financial
pengakuannya - - - - assets
Penghapusbukuan - - - - Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain 71 - - 71 and other changes
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected
ekspektasian akhir 8.378 - - 8.378 credit loss ending balance
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, there were no
2024, tidak terdapat giro pada bank lain yang current accounts with other banks that were restricted
dibatasi penggunaannya. in use.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, current accounts
2024, giro pada bank lain dilakukan penilaian secara with other banks are assessed collectively.
kolektif.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan Management believes that the allowance for
kerugian penurunan nilai telah memadai pada impairment losses is adequate as of December 31,
tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2025 and 2024
2024.
142
Page 1117
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN 6. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
LEMBAGA KEUANGAN LAIN OTHER FINANCIAL INSTITUTIONS
a) Berdasarkan Mata Uang dan Jenis: a) By Currency and Type:
31 Desember 2025/December 31, 2025 31 Desember 2024/December 31, 2024
Jumlah Jumlah
nosional nosional
mata uang mata uang
asing asing
(nilai penuh)/ Ekuivalen (nilai penuh)/ Ekuivalen
Notional amount Rupiah/ Notional amount Rupiah/
foreign currency Equivalent foreign currency Equivalent
(full amount) in Rupiah (full amount) in Rupiah
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Bank Indonesia Bank Indonesia
Deposit Facility - 18.949.861 Deposit Facility
- 18.949.861
Inter-bank call money Inter-bank call money
PT Bank DKI - 400.000 PT Bank DKI
PT Bank OCBC NISP Tbk - 300.000 PT Bank OCBC NISP Tbk
PT Bank Mega Tbk - 300.000 PT Bank Mega Tbk
PT BPD Kaltim Kaltara - 200.000 PT BPD Kaltim Kaltara
PT Bank DBS Indonesia - 200.000 PT Bank DBS Indonesia
PT Bank UOB Indonesia - 200.000 PT Bank UOB Indonesia
PT Bank Maybank PT Bank Maybank
Indonesia Tbk - 175.000 Indonesia Tbk
PT BPD Sumatera Utara - 100.000 PT BPD Sumatera Utara
PT BPD Sulawesi Utara PT BPD Sulawesi Utara
Gorontalo - 100.000 Gorontalo
Lembaga Keuangan Lainnya - 180.000 Other Financial Institutions
- 2.155.000
Deposito Berjangka Time Deposits
PT Bank Mega Tbk 373.491 6.000 PT Bank Mega Tbk
PT Bank Maybank PT Bank Maybank
Indonesia Tbk 51.100 - Indonesia Tbk
PT Bank DKI 39.800 84.600 PT Bank DKI
PT Bank CIMB Niaga Tbk 36.050 18.500 PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Mayapada PT Bank Mayapada
Internasional Tbk 19.503 13.000 Internasional Tbk
PT Nationalnobu Tbk 18.604 PT Nationalnobu Tbk
PT BPD Sulawesi Utara Gorontalo 17.800 - PT BPD Sulawesi Utara Gorontalo
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk 17.000 12.050 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
PT Bank KB Bukopin Syariah 16.500 25.500 PT Bank KB Bukopin Syariah
PT Bank Ina Perdana Tbk 12.000 11.000 PT Bank Ina Perdana Tbk
PT BPD Jawa Barat dan PT BPD Jawa Barat dan
Banten Syariah 11.000 11.000 Banten Syariah
PT BPD Jawa Barat dan PT BPD Jawa Barat dan
Banten Tbk 10.122 - Banten Tbk
Lembaga Keuangan Lainnya 128.158 264.321 Other Financial Institutions
751.128 445.971
Penempatan lainnya Other Placements
(Margin Deposit) (Margin Deposit)
JP Morgan Chase Bank, N.A. 18.148 - JP Morgan Chase Bank, N.A.
18.148 -
(Banker's Acceptance) (Banker's Acceptance)
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 1.500.000 - PT Bank Maybank Indonesia Tbk
1.500.000 -
2.269.276 21.550.832
143
Page 1118
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN 6. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
LEMBAGA KEUANGAN LAIN (lanjutan) OTHER FINANCIAL INSTITUTIONS (continued)
a) Berdasarkan Mata Uang dan Jenis (lanjutan): a) By Currency and Type (continued):
31 Desember 2025/December 31, 2025 31 Desember 2024/December 31, 2024
Jumlah Jumlah
nosional nosional
mata uang mata uang
asing asing
(nilai penuh)/ Ekuivalen (nilai penuh)/ Ekuivalen
Notional amount Rupiah/ Notional amount Rupiah/
foreign currency Equivalent foreign currency Equivalent
(full amount) in Rupiah (full amount) in Rupiah
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Bank Indonesia Bank Indonesia
Term Deposit 500.000.000 8.337.500 1.000.000.000 16.095.000 Term Deposit
8.337.500 16.095.000
Deposito Berjangka Time Deposits
U.S. Bank - 634.620 10.214 U.S. Bank
- 10.214
Inter-bank call money Inter-bank call money
The Bank of New York Mellon The Bank of New York Mellon
Corporation 64.900.000 1.082.208 49.400.000 795.093 Corporation
The Hongkong and Shanghai The Hongkong and Shanghai
Banking Co. Ltd 38.900.412 648.664 9.270.929 149.216 Banking Co. Ltd
State Bank of India 35.027.974 584.091 53.000.000 853.035 State Bank of India
The Chugoku Bank Ltd 30.011.989 500.450 - The Chugoku Bank Ltd
United Overseas Bank Limited 7.452.999 124.279 7.452.999 119.956 United Overseas Bank Limited
Lembaga Keuangan Lainnya - 659.291.652 8.693.999 Other Financial Institutions
2.939.692 10.611.299
Penempatan lainnya Other Placements
(Banker's Acceptance) (Banker's Acceptance)
The Saudi National Bank 125.000.000 2.084.375 - The Saudi National Bank
PT Bank IBK Indonesia Tbk 110.000.000 1.834.250 95.000.000 1.529.025 PT Bank IBK Indonesia Tbk
PT Bank Mega Tbk 30.000.000 500.250 50.000.000 804.750 PT Bank Mega Tbk
PT Bank Maybank PT Bank Maybank
Indonesia Tbk - 116.000.000 1.867.020 Indonesia Tbk
4.418.875 4.200.795
(Margin Deposit) (Margin Deposit)
Standard Chartered Bank 16.126.185 268.904 - Standard Chartered Bank
JP Morgan Chase Bank. N.A. 3.080.000 51.359 1.000.000 16.095 JP Morgan Chase Bank. N.A.
320.263 16.095
16.016.330 30.933.403
Dolar Taiwan Baru New Taiwanese Dollar
Inter-bank call money Inter-bank call money
KEB Hana Bank - 400.000.000 196.370 KEB Hana Bank
- 196.370
16.016.330 31.129.773
18.285.606 52.680.605
144
Page 1119
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN 6. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
LEMBAGA KEUANGAN LAIN (lanjutan) OTHER FINANCIAL INSTITUTIONS (continued)
a) Berdasarkan Mata Uang dan Jenis (lanjutan): a) By Currency and Type (continued):
31 Desember 2025/December 31, 2025 31 Desember 2024/December 31, 2024
Jumlah Jumlah
nosional nosional
mata uang mata uang
asing asing
(nilai penuh)/ Ekuivalen (nilai penuh)/ Ekuivalen
Notional amount Rupiah/ Notional amount Rupiah/
foreign currency Equivalent foreign currency Equivalent
(full amount) in Rupiah (full amount) in Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah Rupiah
Inter-bank call money Inter-bank call money
PT Bank Negara PT Bank Negara
Indonesia (Persero)Tbk - 1.000.000 Indonesia (Persero) Tbk
- 1.000.000
Deposito berjangka Time deposits
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 222.484 174.448 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
PT Bank Syariah Nasional PT Bank Syariah Nasional
(dahulu PT Bank Tabungan (formely PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk - Negara (Persero) Tbk -
Unit usaha syariah) 67.066 - sharia business unit)
PT Bank Tabungan PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk 33.956 743.179 Negara (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia Tbk
(Persero) Tbk 5.050 65.050 (Persero) Tbk
328.556 982.677
328.556 1.982.677
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Inter-bank call money Inter-bank call money
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 85.000.000 1.417.375 138.000.000 2.221.110 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Negara PT Bank Negara Indonesia
Indonesia (Persero) Tbk 60.000.000 1.000.500 60.000.000 965.700 Persero (Tbk)
2.417.875 3.186.810
Deposito berjangka Time deposits
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk 1.509.625 25.173 1.506.244 24.243 (Persero) Tbk
25.173 24.243
2.443.048 3.211.053
2.771.604 5.193.730
Total 21.057.210 57.874.335 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (2.405) (767) Less allowance for impairment losses
Neto 21.054.805 57.873.568 Net
145
Page 1120
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN 6. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
LEMBAGA KEUANGAN LAIN (lanjutan) OTHER FINANCIAL INSTITUTIONS (continued)
b) Berdasarkan Jangka Waktu: b) By Time Period:
Klasifikasi jangka waktu penempatan The classifications of placements based on their
berdasarkan sisa umur sampai dengan saat remaining period to maturity are as follows:
jatuh tempo adalah sebagai berikut:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 2.160.141 21.386.012 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 26.650 51.650 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 1 tahun 82.485 113.170 > 3 months - 1 year
2.269.276 21.550.832
Mata uang asing Foreign currency
≤ 1 bulan 12.848.080 25.754.137 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 1.584.125 4.216.796 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 1 tahun 1.584.125 1.158.840 > 3 months - 1 year
16.016.330 31.129.773
18.285.606 52.680.605
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 245.404 1.903.733 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 83.152 78.444 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 1 tahun - 500 > 3 months - 1 year
328.556 1.982.677
Mata uang asing Foreign currency
≤ 1 bulan 2.192.923 3.211.053 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 100.050 - > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 1 tahun 150.075 - > 3 months - 1 year
2.443.048 3.211.053
2.771.604 5.193.730
Total 21.057.210 57.874.335 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (2.405) (767) Allowance for impairment losses
Neto 21.054.805 57.873.568 Net
146
Page 1121
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN 6. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
LEMBAGA KEUANGAN LAIN (lanjutan) OTHER FINANCIAL INSTITUTIONS (continued)
c) Tabel berikut menyajikan perubahan nilai c) The following table presents the changes in
tercatat dan cadangan kerugian ekspektasian carrying value and allowance for expected
berdasarkan kategori instrumen keuangan: losses by financial instrument category:
31 Desember 2025/December 31, 2025
Stage 2-
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 – life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Penempatan pada BI dan lembaga Placement with Bank Indonesia
keuangan lain and other financial institution
Carrying value beginning
Nilai tercatat awal 57.874.335 - - 57.874.335 balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat - - - - carrying value
Aset keuangan baru yang diterbitkan New financial assets issued
atau dibeli 21.057.210 - - 21.057.210 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan Derecognized financial
pengakuannya (57.872.572) - - (57.872.572) assets
Penghapusbukuan - - - - Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain (1.763) - - (1.763) and other changes
Carrying value ending
Nilai tercatat akhir 21.057.210 - - 21.057.210 balance
31 Desember 2024/December 31, 2024
Stage 2-
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 – life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Penempatan pada BI dan lembaga Placement with Bank Indonesia
keuangan lain and other financial institution
Carrying value beginning
Nilai tercatat awal 65.225.260 - - 65.225.260 balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat - - - - carrying value
Aset keuangan baru yang diterbitkan New financial assets issued
atau dibeli 57.874.335 - - 57.874.335 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan Derecognized financial
pengakuannya (65.223.260) - - (65.223.260) assets
Penghapusbukuan - - - - Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain (2.000) - - (2.000) and other changes
Carrying value ending
Nilai tercatat akhir 57.874.335 - - 57.874.335 balance
147
Page 1122
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN 6. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
LEMBAGA KEUANGAN LAIN (lanjutan) OTHER FINANCIAL INSTITUTIONS (continued)
c) Tabel berikut menyajikan perubahan nilai c) The following table presents the changes in
tercatat dan cadangan kerugian ekspektasian carrying value and allowance for expected
berdasarkan kategori instrumen keuangan losses by financial instrument category
(lanjutan): (lanjutan):
31 Desember 2025/December 31, 2025
Stage 2-
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 – life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Penempatan pada BI dan lembaga Placement with Bank Indonesia
keuangan lain and other financial institutions
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected credit
ekspektasian awal 767 - - 767 loss beginning balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian - - - - allowance for losses
Aset keuangan baru yang diterbitkan New financial assets issued
atau dibeli 2.530 - - 2.530 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan Derecognized financial
pengakuannya (767) - - (767) assets
Penghapusbukuan - - - - Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain (125) - - (125) and other changes
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected
ekspektasian akhir 2.405 - - 2.405 credit loss ending balance
31 Desember 2024/December 31, 2024
Stage 2-
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 – life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Penempatan pada BI dan lembaga Placement with Bank Indonesia
keuangan lain and other financial institutions
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected credit
ekspektasian awal 1.860 - - 1.860 loss beginning balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian - - - - allowance for losses
Aset keuangan baru yang diterbitkan New financial assets issued
atau dibeli 767 - - 767 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan Derecognized financial
pengakuannya (1.859) - - (1.859) assets
Penghapusbukuan - - - - Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain (1) - - (1) and other changes
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected
ekspektasian akhir 767 - - 767 credit loss ending balance
148
Page 1123
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN 6. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
LEMBAGA KEUANGAN LAIN (lanjutan) OTHER FINANCIAL INSTITUTIONS (continued)
Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian Management believes that the allowance for
penurunan nilai telah memadai pada tanggal impairment losses is adequate as of December 31,
31 Desember 2025 dan 2024. 2025 and 2024.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, placement with
2024, penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Indonesia and other financial institutions are
lembaga keuangan lain dilakukan penilaian secara assessed collectively.
kolektif.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan On December 31, 2025 and 2024, there are no
2024, tidak terdapat jumlah dana yang diblokir. blocked funds.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, there were no
2024, tidak terdapat penempatan pada Bank placements with Bank Indonesia and other financial
Indonesia dan lembaga keuangan lain yang dibatasi institutions that were impaired and whose use was
penggunaannya, kecuali margin deposit masing- restricted, except margin deposit amounting to
masing sebesar Rp338.411 dan Rp16.095. Rp338,411 and Rp16,095, respectively.
7. EFEK-EFEK 7. SECURITIES
a) Berdasarkan Tujuan, Mata Uang dan Jenis: a) By Purpose, Currency, and Type:
31 Desember 2025/December 31, 2025 31 Desember 2024/December 31, 2024
Jumlah Jumlah
nosional nosional
mata uang mata uang
asing asing
(nilai penuh)/ Ekuivalen (nilai penuh)/ Ekuivalen
Notional amount Rupiah/ Notional amount Rupiah/
foreign currency Equivalent foreign currency Equivalent
(full amount) in Rupiah (full amount) in Rupiah
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Sertifikat Rupiah Bank Indonesia 10.312.692 8.673.481 Certificate of Bank Indonesia
Reksadana 3.956.006 7.638.041 Mutual Fund
Obligasi 178.375 269.314 Bonds
Lainnya 890.080 1.028.862 Others
15.337.153 17.609.698
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
U.S. Treasury Bonds 232.936.855 3.884.222 2.999.941 48.284 U.S. Treasury Bonds
Sertifikat Valas Bank Indonesia 9.970.322 166.255 - Certificate of Bank Indonesia
Reksadana 3.679.627 61.358 594.401 9.567 Mutual Fund
Lainnya 301.925 5.035 1.333.040 21.455 Others
4.116.870 79.306
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah Rupiah
Obligasi Pemerintah Indonesia 3.603.973 4.325.287 Indonesian Government Bond
Obligasi 143.742 98.410 Bonds
Lainnya 398.419 544.739 Others
4.146.134 4.968.436
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Obligasi Pemerintah Indonesia 81.771.881 1.363.546 39.353.446 633.394 Indonesian Government Bond
Obligasi - 7.947.680 127.918 Bonds
1.363.546 761.312
24.963.703 23.418.752
149
Page 1124
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
a) Berdasarkan Tujuan, Mata Uang dan Jenis a) By Purpose, Currency, and Type (continued):
(lanjutan):
31 Desember 2025/December 31, 2025 31 Desember 2024/December 31, 2024
Jumlah Jumlah
nosional nosional
mata uang mata uang
asing asing
(nilai penuh)/ Ekuivalen (nilai penuh)/ Ekuivalen
Notional amount Rupiah/ Notional amount Rupiah/
foreign currency Equivalent foreign currency Equivalent
(full amount) in Rupiah (full amount) in Rupiah
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through
komprehensif lain other comprehensive income
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Sertifikat Rupiah Bank Indonesia 20.852.552 18.337.366 Certificate of Bank Indonesia
Reksadana 18.225.631 14.255.835 Mutual Fund
Obligasi 4.171.822 3.220.768 Bonds
Negotiable Certificate of Deposit 100.997 - Negotiable Certificate of Deposit
Lainnya 6.721 8.613 Others
43.357.723 35.822.582
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Sertifikat Valas Bank Indonesia 755.797.622 12.602.925 304.147.426 4.895.253 Certificate of Bank Indonesia
U.S. Treasury Bonds 149.226.034 2.488.344 101.653.849 1.636.119 U.S. Treasury Bonds
U.S. Treasury Bills 119.766.287 1.997.103 62.800.383 1.010.772 U.S. Treasury Bills
Reksadana 50.835.000 847.674 50.750.000 816.821 Mutual Fund
Obligasi 48.193.327 803.624 45.246.228 728.238 Bonds
18.739.670 9.087.203
Dolar Singapura Singaporean Dollar
Monetary Authority of Singapore Monetary Authority of Singapore
(MAS) Bills 180.469.166 2.339.792 124.484.981 1.474.472 (MAS) Bills
Singapore Government Singapore Government
Securities (SIGB) 33.207.937 430.543 49.514.693 586.480 Securities (SIGB)
Obligasi 1.009.656 13.090 982.099 11.633 Bonds
2.783.425 2.072.585
Dolar Taiwan Baru New Taiwanese Dollar
Obligasi Pemerintah Taiwan 200.436.100 106.429 200.121.300 98.245 Taiwan Government Bonds
Negotiable Certificate of Deposit 100.000.000 53.099 130.000.000 63.820 Negotiable Certificate of Deposit
159.528 162.065
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah Rupiah
Obligasi Pemerintah Indonesia 60.135.720 75.098.417 Indonesian Government Bond
Obligasi 6.816.616 6.359.980 Bonds
Medium-Term Note 59.997 211.027 Medium-Term Note
Lainnya - 13.118 Others
67.012.333 81.682.542
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Obligasi Pemerintah Indonesia 1.800.605.784 30.025.101 2.120.255.081 34.125.506 Indonesian Government Bond
Obligasi 214.088.603 3.569.927 275.977.690 4.441.861 Bonds
33.595.028 38.567.367
Yen Jepang Japanese Yen
Obligasi Pemerintah Indonesia 2.195.687.998 233.841 2.185.844.488 225.207 Indonesian Government Bond
233.841 225.207
Euro Eropa European Euro
Obligasi Pemerintah Indonesia 8.751.800 171.285 15.320.075 256.735 Indonesian Government Bond
171.285 256.735
166.052.833 167.876.286
150
Page 1125
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
a) Berdasarkan Tujuan, Mata Uang dan Jenis a) By Purpose, Currency, and Type (continued):
(lanjutan):
31 Desember 2025/December 31, 2025 31 Desember 2024/December 31, 2024
Jumlah Jumlah
nosional nosional
mata uang mata uang
asing asing
(nilai penuh)/ Ekuivalen (nilai penuh)/ Ekuivalen
Notional amount Rupiah/ Notional amount Rupiah/
foreign currency Equivalent foreign currency Equivalent
(full amount) in Rupiah (full amount) in Rupiah
Biaya perolehan diamortisasi Amortized costs
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Sertifikat Rupiah Bank Indonesia 428.394 346.126 Certificate of Bank Indonesia
Obligasi - 15.096 Bonds
428.394 361.222
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Obligasi - 2.999.277 48.273 Bonds
U.S. Treasury Bonds 5.021.466 83.733 - U.S. Treasury Bonds
Lainnya 2.299.524.405 38.344.569 1.343.798.812 21.628.442 Others
38.428.302 21.676.715
Dolar Singapura Singaporean Dollar
Obligasi 9.166.103 118.839 9.448.037 111.908 Bonds
Monetary Authority of Singapore Monetary Authority of Singapore
(MAS) Bills 19.982.652 259.076 - (MAS) Bills
Lainnya - 9.000.000 106.601 Others
377.915 218.509
Euro Eropa European Euro
Lainnya - 18.000.000 301.646 Others
- 301.646
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah Rupiah
Obligasi Pemerintah Indonesia 119.293.288 86.661.449 Indonesian Government Bond
Obligasi 77.003 231.095 Bonds
Medium-Term Note 10.175 10.175 Medium-Term Note
119.380.466 86.902.719
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Obligasi Pemerintah Indonesia 1.312.046.849 21.878.381 1.461.520.946 23.523.180 Indonesian Government Bond
Obligasi 12.458.806 207.751 16.083.435 258.863 Bonds
Lainnya 36.900.000 615.308 87.080.000 1.401.552 Others
22.701.440 25.183.595
Euro Eropa European Euro
Obligasi Pemerintah Indonesia 20.425.107 399.749 35.580.160 596.256 Indonesian Government Bond
399.749 596.256
181.716.266 135.240.662
Total 372.732.802 326.535.700 Total
Dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai (89.519) (58.823) Less Allowance for Impairment Losses
Neto 372.643.283 326.476.877 Net
151
Page 1126
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
b) Berdasarkan Sisa Umur Hingga Jatuh Tempo: b) By Remaining Period to Maturity:
Klasifikasi jangka waktu efek-efek berdasarkan The classifications of securities based on their
sisa umur sampai dengan saat jatuh tempo remaining period to maturity are as follows:
adalah sebagai berikut:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 55.750.904 53.443.260 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 597.910 60.721 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 1 tahun 789.514 284.425 > 3 months - 1 year
> 1 tahun 1.984.942 5.096 > 1 year
59.123.270 53.793.502
Mata Uang Asing Foreign currency
≤ 1 bulan 29.778.327 14.784.717 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 10.747.191 7.626.822 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 1 tahun 21.426.753 11.077.537 > 3 months - 1 year
> 1 tahun 2.653.439 108.953 > 1 year
64.605.710 33.598.029
123.728.980 87.391.531
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 49.900.510 86.948.023 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 4.063.804 20.000 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 1 tahun 17.344.239 11.481.294 > 3 months - 1 year
> 1 tahun 119.230.380 75.104.380 > 1 year
190.538.933 173.553.697
Mata Uang Asing Foreign currency
≤ 1 bulan 39.136.596 41.850.687 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 3.028.298 - > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 1 tahun 850.414 3.690.099 > 3 months - 1 year
> 1 tahun 15.449.581 20.049.686 > 1 year
58.464.889 65.590.472
249.003.822 239.144.169
Total 372.732.802 326.535.700 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (89.519) (58.823) Allowance for impairment losses
Neto 372.643.283 326.476.877 Net
152
Page 1127
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
c) Berdasarkan Jenis dan Penerbit: c) By Type and Issuer:
c.1. Obligasi Pemerintah c.1. Government Bonds
Obligasi Pemerintah merupakan obligasi Government bonds represent bonds issued
yang diterbitkan oleh suatu negara dalam by the government of a country in
rangka pengelolaan portofolio surat utang connection with the management of
negara tersebut, seperti Surat Utang Government debentures portfolio, such as
Negara (SUN), Surat Perbendaharaan Government Debentures (SUN),
Negara (SPN) dan Obligasi Pemerintah Government Treasury Bills (SPN) and
valuta asing yang diperoleh melalui pasar Government bonds issued in foreign
perdana dan juga pasar sekunder, currency which are obtained from the
termasuk U.S. Treasury Bonds, U.S. primary and secondary markets, including
Treasury Bills, Singapore Government U.S. Treasury Bonds, U.S. Treasury Bills,
Securities, dan Obligasi Pemerintah Singapore Government Securities, and
Taiwan. Rincian Obligasi Pemerintah Taiwan Government Bonds. The details of
adalah sebagai berikut: Government bonds are as follows:
Nilai Wajar/Nilai Tercatat
Fair Value/Carrying Value
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Rupiah Rupiah
Obligasi Pemerintah Fixed Rate 2.035.726 1.058.572 Fixed Rate Government Bonds
Obligasi Pemerintah Sukuk 1.287.134 673.106 Sukuk Government Bonds
Obligasi Ritel Indonesia 136.194 1.610.304 Indonesia Retail Bonds
Surat Perbendaharaan Negara 144.919 983.305 Government Treasury Bonds
3.603.973 4.325.287
Mata uang asing Foreign currency
Obligasi Pemerintah Fixed Rate United States Dollar Fixed Rate
Dolar Amerika Serikat 957.640 320.083 Government Bonds
Obligasi Pemerintah Sukuk 405.906 313.311 Sukuk Government Bonds
U.S. Treasury Bonds 3.884.222 48.284 U.S. Treasury Bonds
5.247.768 681.678
8.851.741 5.006.965
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Rupiah Rupiah
Obligasi Pemerintah Fixed Rate 52.911.398 51.852.182 Fixed Rate Government Bonds
Obligasi Pemerintah Sukuk 5.726.915 10.531.589 Sukuk Government Bonds
Surat Perbendaharaan Negara Sharia Government Treasury
Syariah 368.964 9.600 Bills
Obligasi Ritel Indonesia 50.482 12.568.881 Indonesia Retail Bonds
Surat Perbendaharaan Negara 1.077.961 136.165 Government Treasury Bills
60.135.720 75.098.417
153
Page 1128
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
c) Berdasarkan Jenis dan Penerbit (lanjutan): c) By Type and Issuer (continued):
c.1. Obligasi Pemerintah (lanjutan) c.1. Government Bonds (continued)
Obligasi Pemerintah merupakan obligasi Government bonds represent bonds issued
yang diterbitkan oleh suatu negara dalam by the government of a country in
rangka pengelolaan portofolio surat utang connection with the management of
negara tersebut, seperti Surat Utang Government debentures portfolio, such as
Negara (SUN), Surat Perbendaharaan Government Debentures (SUN),
Negara (SPN) dan Obligasi Pemerintah Government Treasury Bills (SPN) and
valuta asing yang diperoleh melalui pasar Government bonds issued in foreign
perdana dan juga pasar sekunder, currency which are obtained from the
termasuk U.S. Treasury Bonds, U.S. primary and secondary markets, including
Treasury Bills, Singapore Government U.S. Treasury Bonds, U.S. Treasury Bills,
Securities, dan Obligasi Pemerintah Singapore Government Securities, and
Taiwan. Rincian Obligasi Pemerintah Taiwan Government Bonds. The details of
adalah sebagai berikut (lanjutan): Government bonds are as follows
(continued):
Nilai Wajar/Nilai Tercatat
Fair Value/Carrying Value
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Nilai wajar melalui Fair value through
penghasilan komprehensif other comprehensive
lain (lanjutan) income (continued)
Mata uang asing Foreign currency
Obligasi Pemerintah Fixed Rate United States Dollar Fixed Rate
Dolar Amerika Serikat 17.506.145 18.047.417 Government Bonds
Obligasi Pemerintah Sukuk 12.518.956 16.078.089 Sukuk Government Bonds
U.S. Treasury Bonds 2.488.344 1.636.119 U.S. Treasury Bonds
U.S. Treasury Bills 1.997.103 1.010.772 U.S. Treasury Bills
Singapore Government Singapore Government
Securities (SIGB) 430.543 586.480 Securities (SIGB)
Obligasi Pemerintah Japanese Yen
Yen Jepang 233.841 225.207 Government Bonds
Obligasi Pemerintah European Euro
Euro Eropa 171.285 256.735 Government Bonds
Obligasi Pemerintah Taiwan 106.429 98.245 Taiwanese Government Bonds
35.452.646 37.939.064
95.588.366 113.037.481
Biaya perolehan diamortisasi Amortized costs
Rupiah Rupiah
Obligasi Pemerintah Fixed Rate 109.532.480 76.336.445 Fixed Rate Government Bonds
Obligasi Pemerintah Sukuk 9.760.808 10.005.864 Sukuk Government Bonds
Obligasi Ritel Indonesia - 319.140 Indonesia Retail Bonds
119.293.288 86.661.449
154
Page 1129
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
c) Berdasarkan Jenis dan Penerbit (lanjutan): c) By Type and Issuer (continued):
c.1. Obligasi Pemerintah (lanjutan) c.1. Government Bonds (continued)
Obligasi Pemerintah merupakan obligasi Government bonds represent bonds issued
yang diterbitkan oleh suatu negara dalam by the government of a country in
rangka pengelolaan portofolio surat utang connection with the management of
negara tersebut, seperti Surat Utang Government debentures portfolio, such as
Negara (SUN), Surat Perbendaharaan Government Debentures (SUN),
Negara (SPN) dan Obligasi Pemerintah Government Treasury Bills (SPN) and
valuta asing yang diperoleh melalui pasar Government bonds issued in foreign
perdana dan juga pasar sekunder, currency which are obtained from the
termasuk U.S. Treasury Bonds, U.S. primary and secondary markets, including
Treasury Bills, Singapore Government U.S. Treasury Bonds, U.S. Treasury Bills,
Securities dan Obligasi Pemerintah Singapore Government Securities and
Taiwan. Rincian Obligasi Pemerintah Taiwan Government Bonds. The details of
adalah sebagai berikut (lanjutan): Government bonds are as follows
(continued):
Nilai Wajar/Nilai Tercatat
Fair Value/Carrying Value
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Biaya perolehan diamortisasi Amortized costs
(lanjutan) (continued)
Mata uang asing Foreign currency
Obligasi Pemerintah Fixed Rate United States Dollar Fixed Rate
Dolar Amerika Serikat 13.519.613 13.358.317 Government Bonds
Obligasi Pemerintah Sukuk 8.442.501 10.164.863 Sukuk Government Bonds
Obligasi Pemerintah European Euro
Euro Eropa 399.749 596.256 Government Bonds
22.361.863 24.119.436
141.655.151 110.780.885
Total 246.095.258 228.825.331 Total
Informasi mengenai tingkat suku bunga Information regarding interest rates and
dan tanggal jatuh tempo adalah sebagai maturity date as follows:
berikut:
31 Desember 2025/December 31, 2025 31 Desember 2024/December 31, 2024
Tingkat Tingkat
Suku Bunga Suku Bunga
per Tahun (%)/ Tanggal per Tahun (%)/ Tanggal
Annual Interest Jatuh Tempo/ Annual Interest Jatuh Tempo/
Rate (%) Maturity Date Rate (%) Maturity Date
Rupiah Rupiah
Surat Perbendaharaan Government
Negara 4,47 - 4,54 12 Jan/Jan 12, 2026- 6,03 - 12,32 16 Jan/Jan 16, 2025- Treasury Bills
5 Nov/Nov 5 2026 4 Ags/Aug 4, 2025
Obligasi Pemerintah Fixed Rate Government
Fixed Rate 5,12 - 12,00 15 Feb/Feb 15, 2026- 5,12 - 12,00 15 Feb/Feb 15, 2025- Bonds
15 Jul/Jul 15, 2064 15 Jul/Jul 15, 2054
Obligasi Pemerintah Sukuk 4,88 - 9,00 10 Mar/Mar 10, 2026- 4,87 - 10,25 15 Jan/Jan 15, 2025- Sukuk Government Bonds
15 Des/Dec 15, 2049 15 Des/Dec 15, 2049
Obligasi Ritel Indonesia 4,88 - 6,75 15 Jul/Jul 15, 2026- 4,87 - 10,25 15 Feb/Feb 15, 2025- Indonesia Retail Bonds
15 Feb/Feb 15, 2031 15 Jul/Jul 15, 2064
155
Page 1130
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
c) Berdasarkan Jenis dan Penerbit (lanjutan): c) By Type and Issuer (continued):
c.1. Obligasi Pemerintah (lanjutan) c.1. Government Bonds (continued)
Informasi mengenai tingkat suku bunga Information regarding interest rates and
dan tanggal jatuh tempo adalah sebagai maturity date as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
31 Desember 2025/December 31, 2025 31 Desember 2024/December 31, 2024
Tingkat Tingkat
Suku Bunga Suku Bunga
per Tahun (%)/ Tanggal per Tahun (%)/ Tanggal
Annual Interest Jatuh Tempo/ Annual Interest Jatuh Tempo/
Rate (%) Maturity Date Rate (%) Maturity Date
Mata uang asing Foreign currency
Obligasi Pemerintah Sukuk 1,50 - 5,60 29 Mar/Mar 29, 2026- 1,50 - 5,65 28 Mei/May 28, 2025- Sukuk Government Bonds
9 Jun/Jun 9, 2051 25 Nov/Nov 25, 2054
Obligasi Pemerintah Fixed Rate Fixed Rate Government Bonds
Dolar Amerika Serikat 1,85 - 8,50 8 Jan/Jan 8, 2026- 1,50 - 8,50 15 Jan/Jan 15, 2025- United States Dollar
23 Sep/Sep 23, 2061 12 Mar/Mar 12, 2071
Obligasi Pemerintah European Euro
Euro Eropa 0,90 - 3,75 14 Feb/Feb 14, 2027- 0,90 - 3,38 30 Jul/Jul 30, 2025- Government Bonds
23 Mar/Mar 23, 2034 23 Mar/Mar 23, 2034
Obligasi Pemerintah Japanese Yen
Yen Jepang 0,57 27 Mei/May 27, 2026 0,57 27 Mei/May 27, 2026 Government Bonds
Obligasi Pemerintah Taiwan Government
Taiwan 1,00 - 2,13 10 Nov/Nov 10, 2026- 1,00 - 2,13 10 Nov/Nov 10, 2026- Bonds
23 Jun/Jun 23, 2027 23 Jun/Jun 23, 2027
U.S. Treasury Bonds 1,38 - 4,63 13 Nov/Nov 13, 2026 0,25 - 5,00 31 Jan/Jan 31, 2025- U.S. Treasury Bonds
15 Nov/Nov 15, 2033
U.S. Treasury Bills 3,56 - 3,66 15 Jan/Jan 15, 2026- 3,18 - 4,99 14 Jan/Jan 14, 2025- U.S. Treasury Bills
28 Apr/Apr 28, 2026 11 Feb/Feb 11, 2025
Singapore Government Singapore Government
Securities (SIGB) 2,13 - 2,63 5 Jan/Jan 5, 2026- 0,50 - 2,63 1 Jun/Jun 1, 2025- Securities (SIGB)
6 Jan/Jan 6, 2026 1 Mei/May 1, 2028
Nilai pasar Obligasi Pemerintah yang Market values of Government bonds
diklasifikasikan sebagai “Nilai Wajar classified as “Fair Value through Profit or
melalui Laba Rugi” dan “Nilai Wajar melalui Loss” and ”Fair Value through Other
Penghasilan Komprehensif Lain” berkisar Comprehensive Income” ranged from
dari 96,18% sampai dengan 133,71% dan 96.18% to 133.71% and 93.70% to 120.52%
93,70% sampai dengan 120,52% masing- as of December 31, 2025 and 2024
masing pada tanggal 31 Desember 2025 respectively.
dan 2024.
156
Page 1131
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
c) Berdasarkan Jenis dan Penerbit (lanjutan): c) By Type and Issuer (continued):
c.2. Obligasi c.2. Bonds
Nilai Wajar/Nilai Tercatat
Fair Value/Carrying Value
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk 43.322 128.886 PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
PT Adira Finance 28.455 - PT Adira Finance
PT Astra Sedaya Finance 18.179 - PT Astra Sedaya Finance
PT Federal International PT Federal International
Finance 15.171 24.906 Finance
PT Bumi Serpong Damai Tbk 15.008 - PT Bumi Serpong Damai Tbk
PT BPD Jabar Banten Tbk 14.288 - PT BPD Jabar Banten Tbk
PT Chandra Asri PT Chandra Asri
Petrochemical Tbk 10.456 10.111 Petrochemical Tbk
PT Mayora Indah Tbk 10.232 - PT Mayora Indah Tbk
PT KB Finansia Multifinance 4.746 - PT KB Finansia Multifinance
PT Surya Artha Nusantara PT Surya Artha Nusantara
Finance 4.716 - Finance
Lainnya 13.802 105.411 Others
178.375 269.314
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah Rupiah
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 45.979 38.640 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Sarana Multigriya Finansial PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) 23.747 24.980 (Persero)
PT Waskita Beton Precast Tbk 23.004 26.633 PT Waskita Beton Precast Tbk
PT Mandiri Tunas Finance 19.220 - PT Mandiri Tunas Finance
PT Angkasa Pura I (Persero) 9.916 - PT Angkasa Pura I (Persero)
PT Kereta Api Indonesia PT Kereta Api Indonesia
(Persero) 9.649 - (Persero)
PT Perusahaan Listrik Negara PT Perusahaan Listrik Negara
(Persero) 4.463 4.165 (Persero)
PT Indonesia Infrastructure PT Indonesia Infrastructure
Finance 3.005 - Finance
PT Danareksa (Persero) 1.912 - PT Danareksa (Persero)
PT Sarana Multi Infrastruktur PT Sarana Multi Infrastruktur
(Persero) 1.891 3.992 (Persero)
Lainnya 956 - Others
143.742 98.410
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - 127.918 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
- 127.918
322.117 495.642
157
Page 1132
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
c) Berdasarkan Jenis dan Penerbit (lanjutan): c) By Type and Issuer (continued):
c.2. Obligasi (lanjutan) c.2. Bonds (continued)
Nilai Wajar/Nilai Tercatat
Fair Value/Carrying Value
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Nilai wajar melalui Fair value through other
penghasilan komprehensif lain comprehensive income
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
PT Astra Sedaya Finance 621.638 574.991 PT Astra Sedaya Finance
PT Adira Finance 518.604 598.099 PT Adira Finance
PT Tower Bersama PT Tower Bersama
Infrastructure Tbk 350.317 - Infrastructure Tbk
PT Federal International PT Federal International
Finance 343.523 338.577 Finance
PT Indomobil Multifinance 307.462 293.256 PT Indomobil Multifinance
PT Chandra Asri PT Chandra Asri
Petrochemical Tbk 293.675 294.115 Petrochemical Tbk
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk 249.507 118.877 PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
PT Medco Power Indonesia 160.992 - PT Medco Power Indonesia
PT Surya Artha Nusantara PT Surya Artha Nusantara
Finance 153.090 325.272 FInance
PT Merdeka Copper Gold Tbk 127.886 - PT Merdeka Copper Gold Tbk
Lainnya 1.045.128 677.581 Others
4.171.822 3.220.768
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
PT Freeport Indonesia 365.564 284.964 PT Freeport Indonesia
PT Indofood Sukses PT Indofood Sukses
Makmur Tbk 170.240 155.877 Makmur Tbk
CIMB Bank Berhad 64.870 60.412 CIMB Bank Berhad
Toronto-Dominion Bank, N. A. 49.382 46.320 Toronto-Dominion Bank, N. A.
PT Tower Bersama PT Tower Bersama
Infrastruktur Tbk 40.802 - Infrastruktur Tbk
Bank of America 7.054 9.644 Bank of America
Verizon Communications 5.507 5.081 Verizon Communications
Morgan Stanley 4.150 3.882 Morgan Stanley
ATT Inc 4.121 - ATT Inc
JP Morgan Chase Bank, N. A. 3.641 6.317 JP Morgan Chase Bank, N. A.
Lainnya 88.293 155.741 Others
803.624 728.238
Dolar Singapura Singaporean Dollar
House and Development House and Development
Board Singapore 13.090 11.633 Board Singapore
13.090 11.633
158
Page 1133
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
c) Berdasarkan Jenis dan Penerbit (lanjutan): c) By Type and Issuer (continued):
c.2. Obligasi (lanjutan) c.2. Bonds (continued)
Nilai Wajar/Nilai Tercatat
Fair Value/Carrying Value
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through
komprehensif lain comprehensive income
(lanjutan) (continued)
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah Rupiah
PT Sarana Multigriya Finansial PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) 2.142.504 1.953.682 (Persero)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1.098.707 339.480 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Sarana Multi Infrastruktur PT Sarana Multi Infrastruktur
(Persero) 797.246 947.653 (Persero)
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 620.180 355.608 (Persero) Tbk
PT Perusahaan Listrik Negara PT Perusahaan Listrik Negara
(Persero) 350.917 517.877 (Persero)
PT Kereta Api Indonesia PT Kereta Api Indonesia
(Persero) 323.308 396.278 (Persero)
PT Pupuk Indonesia (Persero) 312.128 470.283 PT Pupuk Indonesia (Persero)
PT Bank Syariah Indonesia 287.040 39.680 PT Bank Syariah Indonesia
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk 251.940 265.074 (Persero) Tbk
PT Waskita Karya (Persero) Tbk 181.161 195.814 PT Waskita Karya (Persero) Tbk
Lainnya 451.485 878.551 Others
6.816.616 6.359.980
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
PT Perusahaan Listrik Negara PT Perusahaan Listrik Negara
(Persero) 1.087.809 847.568 (Persero)
PT Pertamina (Persero) 737.215 763.991 PT Pertamina (Persero)
PT Indonesia Asahan Aluminium PT Indonesia Asahan Aluminium
(Persero) 559.872 1.491.040 (Persero)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 339.985 578.704 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 258.759 130.261 (Persero) Tbk
PT Sarana Multi Infrastruktur PT Sarana Multi Infrastruktur
(Persero) 230.093 213.961 (Persero)
PT Indonesia Infrastructure PT Indonesia Infrastructure
Finance 204.267 191.555 Finance
PT Pertamina Geothermal PT Pertamina Geothermal
Energy Tbk 135.815 - Energy Tbk
PT Hutama Karya (Persero) 16.112 14.888 PT Hutama Karya (Persero)
PT Pelabuhan Indonesia II PT Pelabuhan Indonesia II
(Persero) - 209.893 (Persero)
3.569.927 4.441.861
15.375.079 14.762.480
159
Page 1134
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
c) Berdasarkan Jenis dan Penerbit (lanjutan): c) By Type and Issuer (continued):
c.2. Obligasi (lanjutan) c.2. Bonds (continued)
Nilai Wajar/Nilai Tercatat
Fair Value/Carrying Value
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Biaya perolehan diamortisasi Amortized costs
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
PT Indosat Tbk - 15.096 PT Indosat Tbk
- 15.096
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
United Overseas Bank - 48.273 United Overseas Bank
- 48.273
Dolar Singapura Singaporean Dollar
House and Development House and Development
Board Singapore 118.839 111.908 Board Singapore
118.839 111.908
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah Rupiah
PT Sarana Multigriya Finansial PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) 75.000 75.000 (Persero)
PT Perusahaan Listrik Negara PT Perusahaan Listrik Negara
(Persero) 2.003 39.015 (Persero)
PT Perusahaan Pengelola Aset PT Perusahaan Pengelola Aset
(Persero) - 3.064 (Persero)
Lembaga Pembiayaan Ekspor Lembaga Pembiayaan Ekspor
Indonesia - 78.858 Indonesia
PT Sarana Multi Infrastruktur PT Sarana Multi Infrastruktur
(Persero) - 30.000 (Persero)
PT Telekomunikasi Indonesia PT Telekomunikasi Indonesia
(Persero) Tbk - 5.158 (Persero) Tbk
77.003 231.095
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
PT Perusahaan Listrik Negara PT Perusahaan Listrik Negara
(Persero) 191.087 184.252 (Persero)
PT Bank Mandiri (Persero) PT Bank Mandiri (Persero)
Tbk 16.664 30.497 Tbk
PT Pelabuhan Indonesia II PT Pelabuhan Indonesia II
(Persero) - 44.114 (Persero)
207.751 258.863
403.593 665.235
Total 16.100.789 15.923.357 Total
160
Page 1135
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
c) Berdasarkan Jenis dan Penerbit (lanjutan): c) By Type and Issuer (continued):
c.2. Obligasi (lanjutan) c.2. Bonds (continued)
Informasi mengenai tingkat suku bunga Information regarding interest rates and
dan tanggal jatuh tempo adalah sebagai maturity date as follows:
berikut:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
Tingkat Bunga December 31, 2025 December 31, 2024
___
Per Tahun (%)/
Annual Interest Jatuh tempo/ Peringkat/ Jatuh tempo/ Peringkat/
Rate (%) Maturity Date, Rating*) Maturity Date, Rating*)
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
PT Astra Sedaya PT Astra Sedaya
Finance 6,68 4 Nov/Nov 4, 2026- idA-AA*) 22 Mar/Mar 22, 2025- idAAA*) Finance
24 Okt/Oct 24, 2030 2 Okt/Oct 2, 2027
PT Adira Dinamika PT Adira Dinamika
Multifinance Tbk 6,58 9 Nov/Nov 9, 2026- idAAA*) 22 Mar/Mar 22, 2025- idAAA*) Multifinance Tbk
24 Okt/Oct 24, 2030 10 Okt/Oct 10, 2029
PT Tower Bersama PT Tower Bersama
Infrastructure Tbk 6,45 22 Feb/Feb 22, 2026- idAAA*) 22 Feb/ Feb 22, 2026- idAA+*) Infrastructure Tbk
21 Mar/Mar 21, 2030 21 Mar/Mar 21, 2030
PT Federal International PT Federal International
Finance 6,62 22 Feb/Feb 22, 2026- idAAA*) 24 Feb/Feb 24, 2026- idAAA*) Finance
8 Jul/Jul 8, 2028 6 Sep/Sep 6, 2027
PT Chandra Asri PT Chandra Asri
Petrochemical Tbk 7,73 27 Sep/Sep 27, 2026- idAAA*) 15 Apr/Apr 15, 2026- idAA-*) Petrochemical Tbk
27 Sep/Sep 27, 2030 27 Sep/Sep 27, 2030
PT Indah Kiat Pulp PT Indah Kiat Pulp
& Paper Tbk 9,65 11 Jul/Jul 11, 2026- idAAA*) 16 Des/Dec 16, 2025- idA - idA+-*) & Paper Tbk
30 Sep/Sep 30, 2030 11 Jul/Jul 11, 2028
PT Indomobil Finance PT Indomobil Finance
Indonesia Tbk 7,28 21 Jun/Jun 21, 2027- idAAA*) 21 Jun/Jun 21, 2027- idAA-*) Indonesia Tbk
21 Jun/Jun 21, 2029 21 Jun/Jun 21, 2029
PT Indosat Tbk 8,67 31 Mei/May 31, 2027- idAAA*) 26 Okt/Oct 26, 2025- idAA+ PT Indosat Tbk
23 Jul/Jul 23, 2029 3 Nov/Nov 3, 2032 -idAAA*)
PT Surya Artha PT Surya Artha
Nusantara Finance 7,00 16 Mar/Mar 16, 2026- idAAA*) 20 Jun/Jun 20, 2027- idAAA*) Nusantara Finance
20 Jun/Jun 20, 2027 26 Jun/Jun 26, 2029
PT Maybank PT Maybank
Indonesia Tbk 6,81 8 Jul/Jul 8, 2027- idAAA*) 30 Mar/Mar 30, 2025 idAAA*) Indonesia Tbk
11 Jul/Jul 11, 2027
Lainnya 5,21 8 Jul/Jul 8, 2026- idA*) 27 Jan/Jan 27, 2025- idA Others
23 Jun/Jun 23, 2045 idAAA*) 5 Jul/Jul 5, 2029 idAAA*)
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
PT Freeport Indonesia 4,80 14 Apr/Apr 14, 2027- BBB***) 14 Apr/Apr 14, 2027- BBB***) PT Freeport Indonesia
14 Apr/Apr 14, 2032 14 Apr/Apr 14, 2032
PT Indofood Sukses PT Indofood Sukses
Makmur Tbk 3,40 9 Jun/Jun 9, 2031 BBB***) 9 Jun/Jun 9, 2031 BBB***) Makmur Tbk
CIMB Bank Berhad 2,13 20 Jul/Jul 20, 2027 A3**) 20 Jul/Jul 20, 2027 A3**) CIMB Bank Berhad
Toronto Dominion Toronto Dominion
Bank, N.A 2,80 10 Mar/Mar 10, 2027 A2**) 10 Mar/Mar 10, 2027 A2**) Bank, N.A
PT Tower Bersama PT Tower Bersama
Infrastruktur Tbk 2,80 2 Mei/May 2, 2027 idAA+*) 2 Mei/May 2, 2027 idAA+*) Infrastruktur Tbk
*) Berdasarkan peringkat yang diterbitkan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia *) Based on the rating published by PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)
(Pefindo) **) Based on the rating published by Moody’s
**) Berdasarkan peringkat yang diterbitkan oleh Moody’s ***) Based on the rating published by Fitch Ratings
***) Berdasarkan peringkat yang diterbitkan oleh Fitch Ratings
161
Page 1136
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
c) Berdasarkan Jenis dan Penerbit (lanjutan): c) By Type and Issuer (continued):
c.2. Obligasi (lanjutan) c.2. Bonds (continued)
Informasi mengenai tingkat suku bunga Information regarding interest rates and
dan tanggal jatuh tempo adalah sebagai maturity date as follows (continued):
berikut (lanjutan):
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
Tingkat Bunga December 31, 2025 December 31, 2024
___
Per Tahun (%)/
Annual Interest Jatuh tempo/ Peringkat/ Jatuh tempo/ Peringkat/
Rate (%) Maturity Date, Rating*) Maturity Date, Rating*)
Pihak ketiga (lanjutan) Third parties (continued)
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
(lanjutan) (continued)
Bank of America 2,52 19 Apr/Apr 19, 2026- A1**) 19 Apr/Apr 19, 2026- A1**) Bank of America
24 Okt/Oct 24, 2031 24 Okt/Oct 24, 2031
JP Morgan Chase JP Morgan Chase
Bank, N.A 3,74 13 Mar/Mar 13, 2026- A1**) 13 Mar/Mar 13, 2026- A1**) Bank, N.A
5 Des/Dec 5, 2029 5 Des/Dec 5, 2029
Verizon Communications 3,67 21 Sep/Sep 21, 2028- A-**) 21 Sep/Sep 21, 2028- A-**) Verizon Communications
15 Mar/Mar 15, 2032 15 Mar/Mar 15, 2032
Morgan Stanley 2,89 20 Jan/Jan 20, 2027- A+***) 20 Jan/Jan 20, 2027- A+***) Morgan Stanley
22 Jan/Jan 22, 2031 22 Jan/Jan 22, 2031
AT&T Inc 3,23 1 Mar/Mar 1, 2027- A1**) - - AT&T Inc
1 Jun/Jun 1, 2031
Lainnya 3,05 8 Jan/Jan 8, 2026- BBB-**) 15 Jan/Jan 15, 2025- BBB-**) Others
22 Mar/Mar 22, 2033 AAA**) 22 Mar/Mar 22, 2033 -AAA**)
Dolar Singapura Singaporean Dollar
Housing and Development Housing and Development
Board Singapore 2,64 24 Jan/Jan 24, 2028- AAA**) 17 Sep/Sep 17, 2025- AAA**) Board Singapore
13 Sep/Sep 13, 2029 13 Sep/Sep 13, 2029
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah Rupiah
PT Sarana Multigriya PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero) 6,67 8 Jul/Jul 8, 2026- idAAA*) 18 Feb/Feb 18, 2025- idAAA*) Finansial (Persero)
7 Agu/Aug 7, 2035 15 Okt/Oct 15, 2046
PT Sarana Multi PT Sarana Multi
Infrastruktur (Persero) 6,69 17 Mei/May 17, 2026- idAAA*) 5 Agu/Aug 5, 2025- idAAA*) Infrastruktur (Persero)
10 Mar/Mar 10, 2028 17 Mei/May 17, 2027
PT Bank Mandiri PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk 6,84 4 Jul/Jul 4, 2026- idAAA*) 12 Mei/May 12, 2025- idAAA*) (Persero) Tbk
19 Des/Dec 19, 2030 4 Jul/Jul 4, 2028
PT Kereta Api Indonesia PT Kereta Api Indonesia
(Persero) 7,12 13 Des/Dec 13, 2026- idAAA*) 13 Des/Dec 13, 2026- idAAA*) (Persero)
27 Mar/Mar 27, 2030 19 Nov/Nov 19, 2029
PT Pupuk Indonesia PT Pupuk Indonesia
(Persero) 6,60 10 Mar/Mar 10, 2026- idAAA*) 3 Sep/Sep 3, 2025- idAAA*) (Persero)
10 Mar/Mar 10, 2028 10 Mar/Mar 10, 2028
PT Perusahaan Listrik PT Perusahaan Listrik
Negara (Persero) 7,57 1 Agu/Aug 1, 2026- idAAA*) 18 Feb/Feb 18, 2025- idAAA*) Negara (Persero)
18 Feb/Feb 18, 2035 18 Feb/Feb 18, 2035
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 6,74 21 Jun/Jun 21, 2027- idAAA*) 21 Jun/Jun 21, 2025- idAAA*) (Persero) Tbk
4 Jul/Jul 4, 2030 21 Jun/Jun 21, 2027
PT Mandiri Tunas PT Mandiri Tunas
Finance 6,70 27 Sep/Sep 27, 2026- idAAA*) 23 Feb/Feb 23, 2025- idAAA*) Finance
27 Sep/Sep 27, 2028 19 Nov/Nov 19, 2029
*) Berdasarkan peringkat yang diterbitkan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia *) Based on the rating published by PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)
(Pefindo)
**) Berdasarkan peringkat yang diterbitkan oleh Moody’s **) Based on the rating published by Moody’s
***) Berdasarkan peringkat yang diterbitkan oleh Fitch Ratings ***) Based on the rating published by Fitch Ratings
162
Page 1137
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
c) Berdasarkan Jenis dan Penerbit (lanjutan): c) By Type and Issuer (continued):
c.2. Obligasi (lanjutan) c.2. Bonds (continued)
Informasi mengenai tingkat suku bunga Information regarding interest rates and
dan tanggal jatuh tempo adalah sebagai maturity date as follows (continued):
berikut (lanjutan):
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
Tingkat Bunga December 31, 2025 December 31, 2024
___
Per Tahun (%)/
Annual Interest Jatuh tempo/ Peringkat/ Jatuh tempo/ Peringkat/
Rate (%) Maturity Date, Rating*) Maturity Date, Rating*)
Pihak berelasi Related parties (Note 44)
(Catatan 44) (lanjutan) (continued)
Rupiah (lanjutan) Rupiah (continued)
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk 8,90 13 Jul/Jul 13, 2027 idAAA*) 24 Mei/May 24, 2025- AA+***) (Persero) Tbk
13 Jul/Jul 13, 2027
PT Bank Syariah PT Bank Syariah
Indonesia Tbk 6,64 14 Jun/Jun 14, 2027- idAAA*) - - Indonesia Tbk
26 Jun/Jun 26, 2028
Lainnya 7,95 8 Feb /Feb 8, 2026- idAAA*) 14 Feb/Feb 14, 2025- AA*) Others
23 Jun/Jun 23, 2045 23 Jun/Jun 23, 2045 -AAA*)
Mata uang asing Foreign Currency
PT Indonesia Asahan PT Indonesia Asahan
Aluminium Aluminium
(Persero) Tbk 5,71 15 Nov/Nov 15, 2028- BBB-***) 15 Mei/May 15, 2025- BBB-***) (Persero) Tbk
15 Mei/May 15, 2030 15 Mei/May 15, 2030
PT Perusahaan Listrik PT Perusahaan Listrik
Negara (Persero) 4,22 15 Mei/May 15, 2027- BBB-***) 15 Mei/May 15, 2027- BBB***) Negara (Persero)
30 Jun/Jun 30, 2030 30 Jun/Jun 30, 2030
PT Pertamina (Persero) 4,16 9 Feb/Feb 9, 2026- BBB-***) 9 Feb/Feb 9, 2026- BBB***) PT Pertamina (Persero)
9 Feb/Feb 9, 2031 9 Feb/Feb 9, 2031
PT Bank Mandiri PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk 3,85 19 Apr/Apr 19, 2026- BBB-***) 13 Mei/May 13, 2025- BBB***) (Persero) Tbk
24 Mar/Mar 24, 2028 19 Apr/Apr 19, 2026
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 5,28 5 Apr/Apr 5, 2029 BBB-***) 5 Apr/Apr 5, 2029 BBB-***) (Persero) Tbk
PT Sarana Multi PT Sarana Multi
Infrastruktur (Persero) 2,05 11 Mei/May 11, 2026 BBB-***) 11 Mei/May 11, 2026 BBB***) Infrastruktur (Persero)
PT Indonesia Infrastructure PT Indonesia Infrastructure
Finance 1,50 27 Jan/Jan 27, 2026 BBB-***) 27 Jan/Jan 27, 2026 BBB***) Finance
PT Hutama Karya PT Hutama Karya
(Persero) Tbk 3,75 11 Mei/May 11, 2030 BBB-***) 11 Mei/May 11, 2030 BBB-***) (Persero) Tbk
PT Pertamina Geothermal PT Pertamina Geothermal
Energy Tbk 5,15 27 Apr/Apr 27, 2028 BBB-***) - - Energy Tbk
*) Berdasarkan peringkat yang diterbitkan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia *) Based on the rating published by PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)
(Pefindo)
**) Berdasarkan peringkat yang diterbitkan oleh Moody’s **) Based on the rating published by Moody’s
***) Berdasarkan peringkat yang diterbitkan oleh Fitch Ratings ***) Based on the rating published by Fitch Ratings
163
Page 1138
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
c) Berdasarkan Jenis dan Penerbit (lanjutan): c) By Type and Issuer (continued):
c.3. Reksadana c.3. Mutual Fund
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
PNM Dana Tunai 875.904 1.608.837 PNM Dana Tunai
BRI Seruni Pasar Uang II BRI Seruni Pasar Uang II
Kelas B 503.752 559.868 Kelas B
Trim Kas 2 Kelas A 436.402 481.761 Trim Kas 2 Kelas A
Syailendra Dana Kas 311.374 378.166 Syailendra Dana Kas
Trimegah Fixed Income Plan 220.218 - Trimegah Fixed Income Plan
Sucorinvest Syariah Sukuk 178.996 - Sucorinvest Syariah Sukuk
Syailendra Sharia Fixed Income Syailendra Sharia Fixed
Kelas A 173.538 - Income Kelas A
Danamas Stabil 140.797 - Danamas Stabil
Bahana Likuid Plus 134.909 350.600 Bahana Likuid Plus
BRI Ventura Investama Saham 115.408 158.767 BRI Ventura Investama Saham
Lainnya 864.708 4.100.042 Others
3.956.006 7.638.041
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
BRI Seruni Likuid Dolar 50.793 - BRI Seruni Likuid Dolar
Schroder USD Bond Fund 10.565 9.567 Schroder USD Bond Fund
61.358 9.567
4.017.364 7.647.608
Nilai Wajar melalui Penghasilan Fair value through other
Komprehensif Lain comprehensive income
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Syailendra Capital Protected Syailendra Capital Protected
Fund 45 1.014.974 1.012.153 Fund 45
Manulife Proteksi Manulife Proteksi
Dana Utama III 765.773 762.248 Dana Utama III
Manulife Proteksi Manulife Proteksi
Dana Utama II 764.370 763.282 Dana Utama II
BNI-AM Proteksi Asoka 764.216 761.431 BNI-AM Proteksi Asoka
Danareksa Proteksi 85 760.765 758.844 Danareksa Proteksi 85
Manulife Proteksi Manulife Proteksi
Dana Utama V 759.893 759.360 Dana Utama V
RDT Mandiri Investa 16 632.215 - RDT Mandiri Investa 16
RDT Recapital Proteksi Cluster I 631.494 - RDT Recapital Proteksi Cluster I
RDT Mandiri Investa 12 614.318 - RDT Mandiri Investa 12
RDT BRIMI Proteksi 107 614.305 - RDT BRIMI Proteksi 107
Lainnya 10.903.308 9.438.517 Others
18.225.631 14.255.835
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Manulife USD Proteksi Brilian 847.674 816.821 Manulife USD Proteksi Brilian
847.674 816.821
19.073.305 15.072.656
Total 23.090.669 22.720.264 Total
164
Page 1139
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
c) Berdasarkan Jenis dan Penerbit (lanjutan): c) By Type and Issuer (continued):
c.4. Negotiable Certificate of Deposit (NCD) c.4. Negotiable Certificate of Deposit (NCD)
Nilai wajar/ Nilai tercatat
Fair value/ Carrying value
Tingkat
Bunga per 31 Desember 31 Desember
Tahun (%)/ Tanggal 2025/ 2024/
Nilai Nominal/ Annual Interest Jatuh Tempo/ December 31, December 31,
Nominal Value Rate (%) Maturity Date 2025 2024
Nilai wajar melalui Fair value through
penghasilan other compehensive
komprehensif lain income
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
PT Bank DBS Indonesia PT Bank DBS Indonesia
Seri B 100.000 6,85 27 Mei/May 27, 2027 91.930 - Series B
Seri A 10.000 6,75 27 Nov/Nov 27, 2026 9.067 - Series A
100.997 - Total
Mata Uang Asing Foreign Currency
Central Bank Of Central Bank Of
China China
113123100711N 100 0,83 7 Jan/Jan 7, 2026 53.099 63.820 113123100711N
53.099 63.820
Total 154.096 63.820 Total
c.5. Medium-Term Note (MTN) c.5. Medium-Term Note (MTN)
Nilai wajar/ Nilai tercatat
Fair value/ Carrying value
Tingkat
Bunga per 31 Desember 31 Desember
Tahun (%)/ Tanggal 2025/ 2024/
Nilai Nominal/ Annual Interest Jatuh Tempo/ December 31, December 31,
Nominal Value Rate (%) Maturity Date 2025 2024
Nilai wajar melalui Fair value through
penghasilan other compehensive
komprehensif lain income
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah Rupiah
PT Bahana Pembinaan PT Bahana Pembinaan
Usaha Indonesia Usaha Indonesia
(Persero) MTN I (Persero) MTN I
Tahun 2022*) 200.000 9,00 2 Nov/Nov 2, 2027 - 150.892 Year 2022*)
Perum Perumnas Perum Perumnas
Tahap III Tahun Phase III Year
2018 Seri B*) 65.000 11,85 10 Des/Dec 10, 2026 59.997 60.135 2018 Series B*)
59.997 211.027
Biaya perolehan
diamortisasi Amortized cost
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah Rupiah
PT Perkebunan PT Perkebunan
Nusantara II (Persero) Nusantara II (Persero)
VIII Seri A*) 10.000 10,75 26 Jun/Jun 26, 2027 9.250 9.250 VIII Series A*)
VIII Seri B*) 1.000 10,75 31 Okt/Oct 31, 2027 925 925 VIII Series B*)
10.175 10.175
Total 70.172 221.202 Total
*) Bunga diterima setiap 3 (tiga) bulan sekali *) Interest received every 3 (three) months
165
Page 1140
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
d) BRI mengakui keuntungan dan (kerugian) yang d) BRI recognized net unrealized gain and (loss)
belum direalisasi-neto dari perubahan nilai resulting from the changes in fair values of
wajar efek-efek yang diklasifikasikan dalam securities classified as “fair value through profit
“nilai wajar melalui laba rugi” sebesar or loss” amounting to Rp160,659 and
Rp160.659 dan (Rp202.928) masing-masing (Rp202,928) for the years ended December 31,
untuk tahun yang Berakhir pada tanggal- 2025 and 2024, respectively which are
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, yang presented in the “unrealized gain or loss on
dilaporkan dalam akun “keuntungan atau changes in fair value of securities” in the
kerugian yang belum direalisasi dari perubahan consolidated statement of profit or loss and other
nilai wajar efek-efek” di laporan laba rugi dan comprehensive income.
penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
e) BRI mengakui keuntungan neto atas penjualan e) BRI recognized net gain on sale of securities
efek-efek sebesar Rp3.372.396 dan amounting to Rp3,372,396 and Rp2,209,474 for
Rp2.209.474 masing-masing untuk tahun yang year ended December 31, 2025 and 2024,
Berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember respectively which are presented in the “gain on
2025 dan 2024, yang dilaporkan dalam akun sale of securities - net” in the consolidated
“keuntungan dari penjualan efek-efek - neto” di statement of profit or loss and other
laporan laba rugi dan penghasilan comprehensive income.
komprehensif lain konsolidasian.
f) Efek-efek sejumlah nominal Rp28.668.850 dan f) Securities with nominal Rp28,668,850 and
Rp26.373.000 masing-masing pada tanggal- Rp26,373,000 as of December 31, 2025 and
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, telah 2024, respectively were sold under agreement to
dijual dengan janji dibeli kembali (Catatan 23). repurchase (Note 23).
g) Tabel berikut menyajikan perubahan nilai g) The following table presents the changes in
tercatat dan cadangan kerugian ekspektasian carrying value and allowance for expected
berdasarkan kategori instrumen keuangan: losses by financial instrument category:
31 Desember 2025/December 31, 2025
Stage 2
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Efek-efek yang diukur pada nilai Securities measured at fair
wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain comprehensive income
Carrying value beginning
Nilai tercatat awal 167.876.286 - - 167.876.286 balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (925.358) - - (925.358) carrying value
Aset keuangan baru yang diterbitkan New financial assets issued
atau dibeli 61.897.463 - - 61.897.463 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan Derecognized financial
pengakuannya (63.519.601) - - (63.519.601) assets
Penghapusbukuan - - - - Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain 724.043 - - 724.043 and other changes
Carrying value ending
Nilai tercatat akhir 166.052.833 - - 166.052.833 balance
166
Page 1141
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
g) Tabel berikut menyajikan perubahan nilai g) The following table presents the changes in
tercatat dan cadangan kerugian ekspektasian carrying value and allowance for expected
berdasarkan kategori instrumen keuangan losses by financial instrument category
(lanjutan): (continued):
31 Desember 2025/December 31, 2025
Stage 2
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Efek-efek yang diukur pada biaya Securities measured at
perolehan diamortisasi amortized cost
Carrying value beginning
Nilai tercatat awal 135.240.662 - - 135.240.662 balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat 771.967 - - 771.967 carrying value
Aset keuangan baru yang diterbitkan New financial assets issued
atau dibeli 60.373.303 - - 60.373.303 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan Derecognized financial
pengakuannya (15.357.328) - - (15.357.328) assets
Penghapusbukuan - - - - Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain 687.662 - - 687.662 and other changes
Carrying value ending
Nilai tercatat akhir 181.716.266 - - 181.716.266 balance
31 Desember 2024/December 31, 2024
Stage 2
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Efek-efek yang diukur pada nilai Securities measured at fair
wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain comprehensive income
Carrying value beginning
Nilai tercatat awal 163.339.165 - - 163.339.165 balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (53.193.465) - - (53.193.465) carrying value
Aset keuangan baru yang diterbitkan New financial assets issued
atau dibeli 78.665.862 - - 78.665.862 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan Derecognized financial
pengakuannya (21.882.846) - - (21.882.846) assets
Penghapusbukuan - - - - Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain 947.570 - - 947.570 and other changes
Carrying value ending
Nilai tercatat akhir 167.876.286 - - 167.876.286 balance
167
Page 1142
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
g) Tabel berikut menyajikan perubahan nilai g) The following table presents the changes in
tercatat dan cadangan kerugian ekspektasian carrying value and allowance for expected
berdasarkan kategori instrumen keuangan losses by financial instrument category
(lanjutan): (continued):
31 Desember 2024/December 31, 2024
Stage 2
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Efek-efek yang diukur pada biaya Securities measured at
perolehan diamortisasi amortized cost
Carrying value beginning
Nilai tercatat awal 145.358.968 - - 145.358.968 balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (23.347.197) - - (23.347.197) carrying value
Aset keuangan baru yang diterbitkan New financial assets issued
atau dibeli 24.300.588 - - 24.300.588 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan Derecognized financial
pengakuannya (10.235.151) - - (10.235.151) assets
Penghapusbukuan - - - - Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain (836.546) - - (836.546) and other changes
Carrying value ending
Nilai tercatat akhir 135.240.662 - - 135.240.662 balance
31 Desember 2025/December 31, 2025
Stage 2
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Efek-efek yang diukur pada nilai Securities measured at fair
wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain comprehensive income
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected credit
ekspektasian awal 43.884 - - 43.884 loss beginning balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian (25.563) - - (25.563) allowance for losses
Aset keuangan baru yang diterbitkan New financial assets issued
atau dibeli 38.856 - - 38.856 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan Derecognized financial
pengakuannya (11.842) - - (11.842) assets
Penghapusbukuan - - - - Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain 17.305 - - 17.305 and other changes
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected
ekspektasian akhir*) 62.640 - - 62.640 credit loss ending balance*)
*) Cadangan kerugian penurunan nilai atas efek-efek yang diukur pada nilai wajar *) Allowance for expected credit losses on securities measured at fair value through
melalui penghasilan komprehensif lain dicatat pada penghasilan komprehensif other comprehensive income is recorded in other comprehensive income
lain sehingga nilai tercatatnya disajikan sebesar nilai wajarnya. therefore the carrying value is stated at fair value.
168
Page 1143
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
g) Tabel berikut menyajikan perubahan nilai g) The following table presents the changes in
tercatat dan cadangan kerugian ekspektasian carrying value and allowance for expected
berdasarkan kategori instrumen keuangan losses by financial instrument category
(lanjutan): (continued):
31 Desember 2025/December 31, 2025
Stage 2
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Efek-efek yang diukur pada biaya Securities measured at
perolehan diamortisasi amortized cost
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected credit
ekspektasian awal 58.823 - - 58.823 loss beginning balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian 22.238 - - 22.238 allowance for losses
Aset keuangan baru yang diterbitkan New financial assets issued
atau dibeli 27.104 - - 27.104 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan Derecognized financial
pengakuannya (2.889) - - (2.889) assets
Penghapusbukuan - - - - Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain (15.757) - - (15.757) and other changes
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected
ekspektasian akhir 89.519 - - 89.519 credit loss ending balance
31 Desember 2024/December 31, 2024
Stage 2
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Efek-efek yang diukur pada nilai Securities measured at fair
wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain comprehensive income
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected credit
ekspektasian awal 128.230 - - 128.230 loss beginning balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian (45.267) - - (45.267) allowance for losses
Aset keuangan baru yang diterbitkan New financial assets issued
atau dibeli 12.675 - - 12.675 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan Derecognized financial
pengakuannya (33.308) - - (33.308) assets
Penghapusbukuan - - - - Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain (18.446) - - (18.446) and other changes
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected
ekspektasian akhir*) 43.884 - - 43.884 credit loss ending balance*)
*) Cadangan kerugian penurunan nilai atas efek-efek yang diukur pada nilai wajar *) Allowance for expected credit losses on securities measured at fair value through
melalui penghasilan komprehensif lain dicatat pada penghasilan komprehensif other comprehensive income is recorded in other comprehensive income
lain sehingga nilai tercatatnya disajikan sebesar nilai wajarnya. therefore the carrying value is stated at fair value.
169
Page 1144
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
g) Tabel berikut menyajikan perubahan nilai g) The following table presents the changes in
tercatat dan cadangan kerugian ekspektasian carrying value and allowance for expected
berdasarkan kategori instrumen keuangan losses by financial instrument category
(lanjutan): (continued):
31 Desember 2024/December 31, 2024
Stage 2
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Efek-efek yang diukur pada biaya Securities measured at
perolehan diamortisasi amortized cost
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected credit
ekspektasian awal 81.510 - - 81.510 loss beginning balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian (17.318) - - (17.318) allowance for losses
Aset keuangan baru yang diterbitkan New financial assets issued
atau dibeli 7.087 - - 7.087 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan Derecognized financial
pengakuannya (10.184) - - (10.184) assets
Penghapusbukuan - - - - Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain (2.272) - - (2.272) and other changes
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected
ekspektasian akhir 58.823 - - 58.823 credit loss ending balance
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan Management believes that the allowance for
kerugian penurunan nilai pada tanggal impairment losses as of December 31, 2025 and
31 Desember 2025 dan 2024 telah memadai. 2024 are adequate.
8. WESEL EKSPOR DAN TAGIHAN LAINNYA 8. EXPORT BILLS AND OTHER RECEIVABLES
a) Berdasarkan Jenis dan Mata Uang: a) By Type and Currency:
31 Desember 2025/December 31, 2025 31 Desember 2024/December 31, 2024
Jumlah Jumlah
nosional nosional
mata uang mata uang
asing asing
(nilai penuh)/ Ekuivalen (nilai penuh)/ Ekuivalen
Notional amount Rupiah/ Notional amount Rupiah/
foreign currency Equivalent foreign currency Equivalent
(full amount) in Rupiah (full amount) in Rupiah
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Wesel Tagih 10.851.516 8.051.372 Notes Receivables
Surat Kredit Berdokumen Domestic Documentary
Dalam Negeri (SKBDN) 6.935.145 5.045.903 Letter of Credit (SKBDN)
Wesel Ekspor 1.827.094 2.660.935 Export Bills
Tagihan Lainnya 1.387.705 601.631 Other Bills
21.001.460 16.359.841
170
Page 1145
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. WESEL EKSPOR DAN TAGIHAN LAINNYA 8. EXPORT BILLS AND OTHER RECEIVABLES
(lanjutan) (continued)
a) Berdasarkan Jenis dan Mata Uang (lanjutan): a) By Type and Currency (continued):
31 Desember 2025/December 31, 2025 31 Desember 2024/December 31, 2024
Jumlah Jumlah
nosional nosional
mata uang mata uang
asing asing
(nilai penuh)/ Ekuivalen (nilai penuh)/ Ekuivalen
Notional amount Rupiah/ Notional amount Rupiah/
foreign currency Equivalent foreign currency Equivalent
(full amount) in Rupiah (full amount) in Rupiah
Pihak ketiga (lanjutan) Third parties (continued)
Mata uang asing Foreign currency
Surat Kredit Berdokumen Domestic Documentary
Dalam Negeri (SKBDN) Letter of Credit (SKBDN)
Dolar Amerika Serikat 134.100 2.236 345.964 5.568 United States Dollar
Wesel Ekspor Export Bills
Dolar Amerika Serikat 506.893.594 8.452.675 503.415.272 8.102.469 United States Dollar
Renminbi 352.617.114 840.992 268.865.176 592.845 Renminbi
Euro Eropa 94.458 1.849 - European Euro
9.297.752 8.700.882
Wesel Tagih Notes Receivables
Dolar Amerika Serikat 538.372.062 8.977.354 682.485.573 10.984.605 United States Dollar
Euro Eropa 15.693.332 307.141 515.465 8.638 European Euro
Dolar Kanada 4.407.868 53.633 - Canadian Dollar
Renminbi 4.460.556 10.638 16.298.725 35.939 Renminbi
Dolar Singapura 770.978 9.996 267.763 3.172 Singaporean Dollar
Pound Sterling Inggris 66.430 1.490 - Great Britain Pound Sterling
Yen Jepang 10.645.976 1.134 8.845.896 911 Japanese Yen
9.361.386 11.033.265
Tagihan Lainnya Other Bills
Dolar Amerika Serikat 49.037.358 816.964 36.124.548 581.425 United States Dollar
Renminbi 76.439.107 182.307 43.508.257 95.935 Renminbi
Euro Eropa 203.800 3.988 996.139 16.693 European Euro
Yen Jepang 3.400.000 362 50.449.826 5.198 Japanese Yen
Pound Sterling Inggris - 27.500 556 Great Britain Pound Sterling
1.003.621 699.807
19.662.759 20.433.954
40.664.219 36.793.795
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah Rupiah
Wesel Tagih 3.253.423 2.101.883 Notes Receivables
Surat Kredit Berdokumen Domestic Documentary
Dalam Negeri (SKBDN) 821.830 1.033.077 Letter of Credit (SKBDN)
Wesel Ekspor 19.953 38.196 Export Bills
Tagihan Lainnya 106.733 45.142 Other Bills
4.201.939 3.218.298
Mata uang asing Foreign currency
Wesel Tagih Notes Receivables
Dolar Amerika Serikat 150.491.746 2.508.249 13.629.896 219.373 United States Dollar
Wesel Ekspor Export Bills
Dolar Amerika Serikat 22.182.729 369.897 54.272 874 United States Dollar
2.878.146 220.247
171
Page 1146
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. WESEL EKSPOR DAN TAGIHAN LAINNYA 8. EXPORT BILLS AND OTHER RECEIVABLES
(lanjutan) (continued)
a) Berdasarkan Jenis dan Mata Uang (lanjutan): a) By Type and Currency (continued):
31 Desember 2025/December 31, 2025 31 Desember 2024/December 31, 2024
Jumlah Jumlah
nosional nosional
mata uang mata uang
asing asing
(nilai penuh)/ Ekuivalen (nilai penuh)/ Ekuivalen
Notional amount Rupiah/ Notional amount Rupiah/
foreign currency Equivalent foreign currency Equivalent
(full amount) in Rupiah (full amount) in Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
(lanjutan) (continued)
Mata uang asing (lanjutan) Foreign currency (continued)
Tagihan Lainnya Other Bills
Dolar Amerika Serikat 30.407.499 507.779 24.597.623 395.899 United States Dollar
Yen Jepang - 252.855.428 26.052 Japanese Yen
Euro Eropa - 151.045 2.531 European Euro
507.779 424.482
3.385.925 644.729
7.587.864 3.863.027
Total 48.252.083 40.656.822 Total
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai (465.498) (1.075.559) losses
Neto 47.786.585 39.581.263 Net
b) Berdasarkan Jangka Waktu: b) By Period:
Klasifikasi jangka waktu wesel ekspor dan The classification of export bills and other
tagihan lainnya berdasarkan sisa umur sampai receivables based on their remaining period to
dengan saat jatuh tempo adalah sebagai maturity are as follows:
berikut:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak ketiga Third parties
≤ 1 bulan 12.530.550 8.678.038 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 18.413.000 14.272.657 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 1 tahun 9.720.669 13.843.100 > 3 months - 1 year
40.664.219 36.793.795
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
≤ 1 bulan 2.576.272 1.708.996 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 3.347.190 1.474.739 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 1 tahun 1.664.402 679.292 > 3 months - 1 year
7.587.864 3.863.027
Total 48.252.083 40.656.822 Total
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai (465.498) (1.075.559) losses
Neto 47.786.585 39.581.263 Net
172
Page 1147
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. WESEL EKSPOR DAN TAGIHAN LAINNYA 8. EXPORT BILLS AND OTHER RECEIVABLES
(lanjutan) (continued)
c) Tabel berikut menyajikan perubahan nilai c) The following table presents the changes in
tercatat dan cadangan kerugian ekspektasian carrying value and allowance for expected
berdasarkan kategori instrumen keuangan: losses by financial instrument category:
31 Desember 2025/December 31, 2025
Stage 2
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Export Bills and Other
Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya Receivables
Carrying value beginning
Nilai tercatat awal 40.613.972 39.783 3.067 40.656.822 balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat - - - - carrying value
Aset keuangan baru yang diterbitkan New financial assets issued
atau dibeli 36.480.957 1.805 - 36.482.762 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (29.219.379) (39.866) (3.067) (29.262.312) Derecognized financial assets
Penghapusbukuan - - - - Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain 374.728 83 - 374.811 and other changes
Carrying value ending
Nilai tercatat akhir 48.250.278 1.805 - 48.252.083 balance
31 Desember 2024/December 31, 2024
Stage 2
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Export Bills and Other
Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya Receivables
Carrying value beginning
Nilai tercatat awal 52.617.395 1.512.702 - 54.130.097 balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat - - - - carrying value
Aset keuangan baru yang diterbitkan New financial assets issued
atau dibeli 40.613.736 39.783 3.067 40.656.586 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (52.637.500) (1.512.640) - (54.150.140) Derecognized financial assets
Penghapusbukuan - - - - Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain 20.341 (62) - 20.279 and other changes
Carrying value ending
Nilai tercatat akhir 40.613.972 39.783 3.067 40.656.822 balance
173
Page 1148
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. WESEL EKSPOR DAN TAGIHAN LAINNYA 8. EXPORT BILLS AND OTHER RECEIVABLES
(lanjutan) (continued)
c) Tabel berikut menyajikan perubahan nilai c) The following table presents the changes in
tercatat dan cadangan kerugian ekspektasian carrying value and allowance for expected
berdasarkan kategori instrumen keuangan losses by financial instrument category
(lanjutan): (continued):
31 Desember 2025/December 31, 2025
Stage 2
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Export Bills and Other
Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya Receivables
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected credit
ekspektasian awal 1.043.130 29.362 3.067 1.075.559 loss beginning balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian - - - - allowance for losses
Aset keuangan baru yang diterbitkan New financial assets issued
atau dibeli 471.888 1.805 - 473.693 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (1.049.728) (29.362) (3.067) (1.082.157) Derecognized financial assets
Penghapusbukuan - - - - Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain (1.597) - - (1.597) and other changes
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected
ekspektasian akhir 463.693 1.805 - 465.498 credit loss ending balance
31 Desember 2024/December 31, 2024
Stage 2
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Export Bills and Other
Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya Receivables
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected credit
ekspektasian awal 1.067.552 1.256.364 - 2.323.916 loss beginning balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian - - - - allowance for losses
Aset keuangan baru yang diterbitkan New financial assets issued
atau dibeli 1.043.129 29.362 3.067 1.075.558 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (1.069.999) (1.256.366) - (2.326.365) Derecognized financial assets
Penghapusbukuan - - - - Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain 2.448 2 - 2.450 and other changes
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected
ekspektasian akhir 1.043.130 29.362 3.067 1.075.559 credit loss ending balance
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan Management believes that the allowance for
kerugian penurunan nilai wesel ekspor dan tagihan impairment losses on export bills and other
lainnya pada tanggal 31 Desember 2025 dan receivables as of December 31, 2025 and
2024 telah memadai. 2024 are adequate.
174
Page 1149
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI 9. SECURITIES PURCHASED UNDER AGREEMENT
DIJUAL KEMBALI TO RESELL
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under agreement to resell as of
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan December 31, 2025 and 2024 consist of:
2024 terdiri dari:
31 Desember 2025/December 31, 2025
Tingkat Suku Tanggal Beli/ Tanggal Nilai Beli/
Bunga (%)/ Date of Jual Kembali/ Purchase Nilai Tercatat/
Interest Rate (%) Purchase Date of Resale Amount Carrying Value
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
PT Bank UOB PT Bank UOB
Indonesia Tbk Indonesia Tbk
Obligasi Pemerintah Government Bonds
FR0064 4,75 18 Des/Dec 18, 2025 2 Jan/Jan 2, 2026 4.876 4.885 FR0064
FR0064 4,75 19 Des/Dec 19, 2025 2 Jan/Jan 2, 2026 4.884 4.892 FR0064
FR0064 4,77 22 Des/Dec 22, 2025 5 Jan/Jan 5, 2026 4.888 4.894 FR0064
FR0064 4,81 24 Des/Dec 24, 2025 7 Jan/Jan 7, 2026 4.890 4.895 FR0064
FR0064 4,80 30 Des/Dec 30, 2025 13 Jan/Jan 13, 2026 4.885 4.886 FR0064
Total 24.423 24.452 Total
31 Desember 2024/December 31, 2024
Tingkat Suku Tanggal Beli/ Tanggal Nilai Beli/
Bunga (%)/ Date of Jual Kembali/ Purchase Nilai Tercatat/
Interest Rate (%) Purchase Date of Resale Amount Carrying Value
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Bank Indonesia Bank Indonesia
Obligasi Pemerintah Government Bonds
VR0034 6,00% 13 Des/Dec 13, 2024 7 Jan/Jan 7, 2025 197.776 197.809 VR0034
Deutsche Bank AG Deutsche Bank AG
Obligasi Pemerintah Government Bonds
FR0081 6,45% 24 Des/Dec 24, 2024 7 Jan/Jan 7, 2025 4.900 4.907 FR0081
PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Central Asia Tbk
Obligasi Pemerintah Government Bonds
FR0056 6,45% 19 Des/ Dec 19, 2024 2 Jan/ Jan 2, 2025 298.173 298.867 FR0056
FR0056 6,45% 23 Des/ Dec 23, 2024 6 Jan/ Jan 6, 2025 99.445 99.606 FR0056
PT BPD Sulawesi PT BPD Sulawesi
Selatan dan Barat Selatan dan Barat
Obligasi Pemerintah Government Bonds
IDSR080925367S 6,65% 17 Des/Dec 17, 2024 16 Jan/ Jan 16, 2025 94.999 95.263 IDSR080925367S
PT Bank Mayapada PT Bank Mayapada
Internasional Tbk Internasional Tbk
Obligasi Pemerintah Government Bonds
FR0081 6,55% 11 Des/Dec 11, 2024 8 Jan/Jan 8, 2025 202.082 202.854 FR0081
FR0084 6,55% 19 Des/Dec 19, 2024 16 Jan/Jan 16, 2025 98.030 98.262 FR0084
FR0086 6,55% 19 Des/Dec 19, 2024 16 Jan/Jan 16, 2025 94.102 94.325 FR0086
PT. Bank Sinarmas Tbk PT. Bank Sinarmas Tbk.
Obligasi Pemerintah Government Bonds
FR0087 6,55% 12 Des/ Dec 12, 2024 9 Jan/ Jan 9, 2025 460.945 462.622 FR0087
FR0087 6,55% 10 Des/ Dec 10, 2024 7 Jan/ Jan 7, 2025 184.227 184.965 FR0087
PT Bank CTBC Indonesia PT Bank CTBC Indonesia
Obligasi Pemerintah Government Bonds
FR0056 6,65% 2 Des/Dec 2, 2024 2 Jan/Jan 2, 2025 99.803 100.356 FR0056
PT Bank OCBC NISP Tbk PT Bank OCBC NISP Tbk
Obligasi Pemerintah Government Bonds
IDSR300525364S 6,15% 31 Des/Dec 31, 2024 2 Jan/Jan 2, 2025 1.939.858 1.940.191 IDSR300525364S
FR0064 6,15% 31 Des/Dec 31, 2024 2 Jan/Jan 2, 2025 1.864.553 1.864.872 FR0064
FR0082 6,15% 31 Des/Dec 31, 2024 2 Jan/Jan 2, 2025 944.937 945.098 FR0082
175
Page 1150
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI 9. SECURITIES PURCHASED UNDER AGREEMENT
DIJUAL KEMBALI (lanjutan) TO RESELL (continued)
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under agreement to resell as of
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan December 31, 2025 and 2024 consist of (continued):
2024 terdiri dari (lanjutan):
31 Desember 2024/December 31, 2024
Tingkat Suku Tanggal Beli/ Tanggal Nilai Beli/
Bunga (%)/ Date of Jual Kembali/ Purchase Nilai Tercatat/
Interest Rate (%) Purchase Date of Resale Amount Carrying Value
Pihak ketiga (lanjutan) Third parties (continued)
Rupiah (lanjutan) Rupiah (continued)
PT Bank Danamon PT Bank Danamon
Obligasi Pemerintah Government Bonds
IDSR170125364S 6,15% 31 Des/Dec 31, 2024 2 Jan/Jan 2, 2025 996.778 996.948 IDSR170125364S
PT Bank Capital PT Bank Capital
Indonesia Tbk Indonesia Tbk
Obligasi Pemerintah Government Bonds
IDSR070225182S 6,55% 9 Des/Dec 9, 2024 6 Jan/Jan 6, 2025 296.514 297.755 IDSR070225182S
FR0087 6,55% 4 Des/Dec 4, 2024 2 Jan/Jan 2, 2025 74.040 74.417 FR0087
IDSR040425182S 6,65% 24 Des/Dec 24, 2024 24 Jan/Jan 24, 2025 49.079 49.152 IDSR040425182S
PT Bank DBS Indonesia PT Bank DBS Indonesia
Obligasi Pemerintah Government Bonds
IDSR200625364S 6,50% 5 Des/Dec 5, 2024 14 Jan/Jan 14, 2025 1.541.333 1.545.450 IDSR200625364S
IDSR130625364S 6,45% 30 Des/Dec 30, 2024 13 Jan/Jan 13, 2025 483.716 483.889 IDSR130625364S
IDSR260925364S 6,55% 9 Des/Dec 9, 2024 6 Jan/Jan 6, 2025 473.913 475.896 IDSR260925364S
IDSR250725364S 6,55% 11 Des/Dec 11, 2024 8 Jan/Jan 8, 2025 286.982 288.078 IDSR250725364S
IDSR031025364S 6,65% 9 Des/Dec 9, 2024 9 Jan/Jan 9, 2025 283.965 285.171 IDSR031025364S
IDSR071125364S 6,55% 10 Des/Dec 10, 2024 7 Jan/Jan 7, 2025 187.813 188.564 IDSR071125364S
IDSR170125364S 6,65% 3 Des/Dec 3, 2024 3 Jan/Jan 3, 2025 99.152 99.683 IDSR170125364S
IDSR110625364S 6,65% 16 Des/Dec 16, 2024 16 Jan/Jan 16, 2025 96.520 96.805 IDSR110625364S
IDSR040425364S 6,65% 13 Des/Dec 13, 2024 13 Jan/Jan 13, 2025 48.946 49.118 IDSR040425364S
IDSR040425273S 6,65% 10 Des/Dec 10, 2024 10 Jan/Jan 10, 2025 48.841 49.039 IDSR040425273S
IDSR190925364S 6,65% 11 Des/Dec 11, 2024 13 Jan/Jan 13, 2025 47.455 47.639 IDSR190925364S
PT Bank Victoria PT Bank Victoria
International Tbk International Tbk
Obligasi Pemerintah Government Bonds
FR0081 6,55% 9 Des/ Dec 9, 2024 6 Jan/ Jan 6, 2025 202.049 202.894 FR0081
FR0059 6,55% 4 Des/ Dec 4, 2024 2 Jan/ Jan 2, 2025 191.839 192.816 FR0059
FR0059 6,55% 10 Des/ Dec 10, 2024 7 Jan/ Jan 7, 2025 95.718 96.101 FR0059
PT Bank UOB Indonesia PT Bank UOB Indonesia
Obligasi Pemerintah Government Bonds
FR0040 6,45% 18 Des/ Dec 18, 2024 2 Jan/ Jan 2, 2025 5.194 5.207 FR0040
FR0040 6,45% 19 Des/ Dec 19, 2024 2 Jan/ Jan 2, 2025 5.193 5.205 FR0040
FR0040 6,45% 20 Des/ Dec 20, 2024 3 Jan/ Jan 3, 2025 5.193 5.204 FR0040
FR0040 6,45% 31 Des/ Dec 31, 2024 14 Jan/ Jan 14, 2025 5.203 5.204 FR0040
FR0040 6,45% 23 Des/ Dec 23, 2024 6 Jan/ Jan 6, 2025 5.195 5.204 FR0040
FR0040 6,45% 30 Des/ Dec 30, 2024 13 Jan/ Jan 13, 2025 5.202 5.203 FR0040
FR0040 6,45% 27 Des/ Dec 27, 2024 10 Jan/ Jan 10, 2025 5.198 5.203 FR0040
FR0040 6,45% 24 Des/ Dec 24, 2024 7 Jan/ Jan 7, 2025 5.195 5.202 FR0040
PT Bank Permata Tbk PT Bank Permata Tbk
Obligasi Pemerintah Government Bonds
FR0101 6,20% 31 Des/Dec 31, 2024 3 Jan/Jan 3, 2025 480.011 480.094 FR0101
PT Bank Mega Tbk PT Bank Mega Tbk
Obligasi Pemerintah Government Bonds
FR0085 N 6,15% 31 Des/Dec 31, 2024 2 Jan/Jan 2, 2025 977.790 977.957 FR0085 N
PT BPD Jawa Barat dan PT BPD Jawa Barat dan
Banten Tbk Banten Tbk
Obligasi Pemerintah Government Bonds
FR0087 6,45% 24 Des/Dec 24, 2024 7 Jan/Jan 7, 2025 9.210 9.223 FR0087
PT Bank CIMB Niaga Tbk PT Bank CIMB Niaga Tbk
Obligasi Pemerintah Government Bonds
IDSR250425364S 6,55% 30 Des/Dec 30, 2024 30 Jan/Jan 30, 2025 488.448 488.626 IDSR250425364S
IDSR110625364S 6,45% 27 Des/Dec 27, 2024 10 Jan/Jan 10, 2025 483.645 484.078 IDSR110625364S
IDSR200625364S 6,55% 23 Des/Dec 23, 2024 20 Jan/Jan 20, 2025 482.215 483.005 IDSR200625364S
176
Page 1151
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI 9. SECURITIES PURCHASED UNDER AGREEMENT
DIJUAL KEMBALI (lanjutan) TO RESELL (continued)
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under agreement to resell as of
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan December 31, 2025 and 2024 consist of (continued):
2024 terdiri dari (lanjutan):
31 Desember 2024/December 31, 2024
Tingkat Suku Tanggal Beli/ Tanggal Nilai Beli/
Bunga (%)/ Date of Jual Kembali/ Purchase Nilai Tercatat/
Interest Rate (%) Purchase Date of Resale Amount Carrying Value
Pihak ketiga (lanjutan) Third parties (continued)
Mata uang asing Foreign currency
Standard Chartered Standard Chartered
Bank, Jakarta Bank, Jakarta
Obligasi Pemerintah Government Bonds
FR0059 5,15% 13 Des/Dec 13, 2024 13 Feb/Feb 13, 2025 806.429 808.621 FR0059
15.857.804 15.882.648
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah Rupiah
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan
(Persero) Tbk Negara (Persero) Tbk
Obligasi Pemerintah Government Bonds
IDSR110625364S 6,15% 31 Des/ Dec 31, 2024 2 Jan/Jan 2, 2025 484.027 484.109 IDSR110625364S
IDSR080825364S 6,15% 31 Des/ Dec 31, 2024 2 Jan/Jan 2, 2025 478.851 478.933 IDSR080825364S
962.878 963.042
Total 16.820.682 16.845.690 Total
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan Management believes that the allowance for
kerugian penurunan nilai tidak diperlukan pada impairment losses is not necessary as of December
tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 31, 2025 and 2024, because management believes
2024, karena manajemen berkeyakinan bahwa that marketable securities purchased under
efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali agreement to resell are collectible.
dapat ditagih.
10. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF 10. DERIVATIVE RECEIVABLES AND PAYABLES
Ikhtisar transaksi derivatif adalah sebagai berikut: The summary of the derivatives transactions are as
follows:
31 Desember 2025/December 31, 2025
Tagihan derivatif/ Liabilitas derivatif/
Derivative Derivative
Transaksi receivables payables Transaction
Swap mata uang asing 651.230 383.297 Foreign currency swap
Pembelian dan penjualan forward Purchase and sale of foreign
mata uang asing 237.629 438.327 currency forward
Swap suku bunga 121.203 117.790 Interest rate swap
Swap mata uang dan suku bunga 128.213 140.679 Foreign currency and interest rate swap
Pembelian dan penjualan spot Purchase and sale of foreign
mata uang asing 16.426 11.862 currency spot
Option mata uang 12.328 9.798 Currency option
Total 1.167.029 1.101.753 Total
177
Page 1152
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
10. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan) 10. DERIVATIVE RECEIVABLES AND PAYABLES
(continued)
Ikhtisar transaksi derivatif adalah sebagai berikut The summary of the derivatives transactions are as
(lanjutan): follows (continued):
31 Desember 2024/December 31, 2024
Tagihan derivatif/ Liabilitas derivatif/
Derivative Derivative
Transaksi receivables payables Transaction
Swap mata uang asing 409.454 656.917 Foreign currency swap
Pembelian dan penjualan forward Purchase and sale of foreign
mata uang asing 408.102 589.736 currency forward
Swap suku bunga 244.837 247.276 Interest rate swap
Swap mata uang dan suku bunga 15.029 80.968 Foreign currency and interest rate swap
Pembelian dan penjualan spot Purchase and sale of foreign
mata uang asing 9.626 10.223 currency spot
Total 1.087.048 1.585.120 Total
Nilai Nosional (mata uang asing
nilai penuh, Rupiah dalam jutaan)/
Notional amounts (foreign currency
full amount, in millions of Rupiah)
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Swap mata uang dan suku bunga Foreign currency and interest rate swap
Rupiah 3.401.710 1.769.657 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 177.975.340 29.805.814 United States Dollar
Swap suku bunga Interest rate swap
Dolar Amerika Serikat 773.845.772 757.044.325 United States Dollar
Option mata uang Currency option
Kontrak penjualan Sales contract
Dolar Amerika Serikat 142.361.224 103.242.720 United States Dollar
Kontrak pembelian Purchase contract
Dolar Amerika Serikat 10.000.000 - United States Dollar
Euro Eropa 10.000.000 - European Euro
Spot mata uang asing Foreign currency spot
Kontrak pembelian Purchase contract
Dolar Amerika Serikat 158.002.393 171.173.000 United States Dollar
Euro Eropa 1.200.000 - European Euro
Kontrak penjualan Sales contract
Dolar Amerika Serikat 279.518.230 152.000.000 United States Dollar
Euro Eropa 659.369 - European Euro
Dolar Singapura 420.337 - Singaporean Dollar
Forward mata uang asing Foreign currency forward
Kontrak pembelian Purchase contract
Yen Jepang 751.851,435 1.054.088.247 Japanese Yen
Dolar Amerika Serikat 648.523.869 1.241.732.627 United States Dollar
Euro Eropa 48.000.000 20.460.608 European Euro
Renminbi 15.600.000 7.342.495 Renminbi
Dolar Australia 5.000.000 - Australian Dollar
Pound Sterling Inggris 10.000.0000 - Great Britain Pound Sterling
178
Page 1153
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
10. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan) 10. DERIVATIVE RECEIVABLES AND PAYABLES
(continued)
Ikhtisar transaksi derivatif adalah sebagai berikut The summary of the derivatives transactions are as
(lanjutan): follows (continued):
Nilai nosional (mata uang asing
nilai penuh, Rupiah dalam jutaan)/
Notional amounts (foreign currency
full amount, in millions of Rupiah)
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Forward mata uang asing Foreign currency forward
Kontrak penjualan Sales contract
Dolar Amerika Serikat 4.563.690.136 2.778.990.927 United States Dollar
Yen Jepang - 1.500.000.000 Japanese Yen
Euro Eropa 55.900.000 30.000.000 European Euro
Dolar Australia - 9.774.858 Australian Dollar
Dolar Singapura 15.000.000 70.000.000 Singaporean Dollar
Renminbi 3.570.000 - Renminbi
Pound Sterling Inggris 3.000.000 25.000.000 Great Britain Pound Sterling
Swap mata uang asing Foreign currency swap
Kontrak pembelian Purchase contract
Dolar Amerika Serikat 2.132.512.100 2.115.691.546 United States Dollar
Euro Eropa 162.000.000 50.000.000 European Euro
Renminbi 3.570.000 - Renminbi
Kontrak penjualan Sales contract
Dolar Amerika Serikat 3.627.071.633 2.712.004.437 United States Dollar
Euro Eropa 260.000.000 100.000.000 European Euro
Pound Sterling Inggris 40.000.0000 - Great Britain Pound Sterling
Dolar Australia 20.000.000 - Dolar Australia
Dolar New Zealand - 15.000.000 New Zealand Dolar
Para pihak yang melakukan kontrak derivatif dalam The parties entering into derivative contracts in the
bentuk swap suku bunga ataupun swap mata uang form of interest rate swaps or currency and interest
dan suku bunga dengan BRI berkewajiban rate swaps with BRI are required to pay fixed rates
membayar bunga tetap atau bunga mengambang or floating rates, including but not limited to 3 (three)
antara lain SOFR 3 (tiga) bulanan atau 6 (enam) monthly or 6 (six) monthly SOFR plus a certain
bulanan ditambah dengan marjin tertentu. margin.
11. KREDIT YANG DIBERIKAN 11. LOANS
a) Berdasarkan Jenis dan Mata Uang: a) By Type and Currency:
Rincian kredit yang diberikan berdasarkan jenis The details of loans by type and currency are as
dan mata uang adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Modal kerja 691.424.669 691.046.152 Working Capital
Konsumsi 375.035.690 325.971.783 Consumer
Investasi 118.406.791 86.026.768 Investment
Cash Collateral 656.904 159.681 Cash Collateral
1.185.524.054 1.103.204.384
179
Page 1154
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 11. LOANS (continued)
a) Berdasarkan Jenis dan Mata Uang (lanjutan): a) By Type and Currency (continued):
Rincian kredit yang diberikan berdasarkan jenis The details of loans by type and currency are as
dan mata uang adalah sebagai berikut: follows: (continued)
(lanjutan)
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak ketiga Third parties
Mata uang asing Foreign currency
Investasi 65.095.491 59.129.607 Investment
Modal kerja 54.294.233 45.850.048 Working Capital
Konsumsi 1.045.182 1.010.998 Consumer
120.434.906 105.990.653
1.305.958.960 1.209.195.037
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah Rupiah
Modal kerja 43.259.847 25.858.983 Working Capital
Investasi 73.084.039 28.686.394 Investment
Konsumsi 192.432 209.229 Consumer
116.536.318 54.754.606
Mata uang asing Foreign currency
Modal kerja 9.788.447 7.994.913 Working Capital
Investasi 28.445.693 26.373.533 Investment
38.234.140 34.368.446
154.770.458 89.123.052
Total 1.460.729.418 1.298.318.089 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance for
penurunan nilai (79.328.619) (76.902.889) impairment losses
Neto 1.381.400.799 1.221.415.200 Net
31 Desember 2025/December 31, 2025 31 Desember 2024/December 31, 2024
Jumlah Jumlah
nosional nosional
mata uang mata uang
asing asing
(nilai penuh)/ Ekuivalen (nilai penuh)/ Ekuivalen
Notional amount Rupiah/ Notional amount Rupiah/
foreign currency Equivalent foreign currency Equivalent
(full amount) in Rupiah (full amount) in Rupiah
Rupiah 1.302.060.372 1.157.958.990 Rupiah
Mata uang asing Foreign currency
Dolar Amerika Serikat 9.515.385.056 158.669.046 8.720.657.328 140.358.980 United States Dollar
Dolar Singapura - - 10.000 119 Singaporean Dollar
158.669.046 140.359.099
Total 1.460.729.418 1.298.318.089 Total
Dikurangi cadangan Less allowance for
kerugian penurunan nilai (79.328.619) (76.902.889) impairment losses
Neto 1.381.400.799 1.221.415.200 Net
180
Page 1155
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 11. LOANS (continued)
b) Berdasarkan Sektor Ekonomi: b) By Economic Sector:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Perdagangan, perhotelan dan Trading, hotels
restoran 388.502.355 394.832.978 and restaurants
Pertanian 224.982.146 196.879.241 Agriculture
Jasa dunia usaha 82.700.148 74.661.396 Business services
Perindustrian 72.873.387 69.709.337 Manufacturing
Pengangkutan, pergudangan Transportation, warehousing
dan komunikasi 24.026.974 20.898.887 and communications
Konstruksi 16.978.494 14.512.977 Construction
Jasa pelayanan sosial 8.613.301 7.012.170 Social services
Pertambangan 6.721.810 14.307.696 Mining
Listrik, gas dan air 4.397.360 2.042.417 Electricity, gas and water
Lain-lain 355.728.079 308.347.285 Others
1.185.524.054 1.103.204.384
Mata uang asing Foreign currency
Perindustrian 39.511.068 36.463.367 Manufacturing
Pertambangan 20.384.167 15.399.907 Mining
Konstruksi 2.089.902 3.864.496 Construction
Pertanian 13.330.533 11.602.690 Agriculture
Listrik, gas dan air 13.548.107 10.083.211 Electricity, gas and water
Perdagangan, perhotelan dan Trading, hotels
restoran 16.640.270 9.934.038 and restaurants
Jasa pelayanan sosial 8.864.633 6.248.959 Social services
Jasa dunia usaha 4.042.222 11.042.966 Business services
Pengangkutan, pergudangan Transportation, warehousing
dan komunikasi 974.986 299.529 and communications
Lain-lain 1.049.018 1.051.490 Others
120.434.906 105.990.653
1.305.958.960 1.209.195.037
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah Rupiah
Perdagangan, perhotelan dan Trading, hotels
restoran 18.012.788 10.356.610 and restaurant
Konstruksi 60.533.447 16.320.018 Construction
Pertanian 7.156.132 7.515.932 Agriculture
Pengangkutan, pergudangan Transportation, warehousing
dan komunikasi 8.424.246 7.371.946 and communications
Listrik, gas dan air 13.930.446 6.752.467 Electricity, gas and water
Jasa dunia usaha 3.381.517 2.508.888 Business services
Perindustrian 4.162.361 3.409.824 Manufacturing
Pertambangan 661.269 307.804 Mining
Jasa pelayanan sosial 80.000 - Social services
Lain-lain 194.112 211.117 Others
116.536.318 54.754.606
181
Page 1156
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 11. LOANS (continued)
b) Berdasarkan Sektor Ekonomi (lanjutan): b) By Economic Sector (continued):
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
(lanjutan) (continued)
Mata uang asing Foreign currency
Listrik, gas dan air 21.570.039 17.602.619 Electricity, gas and water
Perdagangan, perhotelan Trading, hotels
dan restoran 5.924.533 2.320.284 and restaurant
Perindustrian 4.410.345 3.236.084 Manufacturing
Jasa dunia usaha 3.199.820 2.784.653 Business services
Pertambangan 1.633.495 6.476.830 Mining
Konstruksi 912.283 1.947.976 Construction
Pertanian 583.625 - Agriculture
38.234.140 34.368.446
154.770.458 89.123.052
Total 1.460.729.418 1.298.318.089 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance for
penurunan nilai (79.328.619) (76.902.889) impairment losses
Neto 1.381.400.799 1.221.415.200 Net
c) Berdasarkan Jangka Waktu c) By Period
Klasifikasi jangka waktu kredit yang diberikan The classification of loans based on the
berdasarkan sisa umur sampai dengan saat remaining period to maturity are as follows:
jatuh tempo adalah sebagai berikut:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 31.166.640 32.837.937 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 46.977.097 46.825.277 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 1 tahun 295.907.143 252.440.469 > 3 months - 1 year
> 1 tahun - 2 tahun 151.584.882 138.280.655 > 1 year - 2 years
> 2 tahun - 5 tahun 361.593.439 376.837.492 > 2 years - 5 years
> 5 tahun 298.294.853 255.982.554 > 5 years
1.185.524.054 1.103.204.384
Mata uang asing Foreign currency
≤ 1 bulan 3.493.731 5.781.294 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 7.606.660 8.032.817 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 1 tahun 37.304.190 26.314.688 > 3 months - 1 year
> 1 tahun - 2 tahun 13.914.483 7.600.206 > 1 year - 2 years
> 2 tahun - 5 tahun 22.235.257 29.935.619 > 2 years - 5 years
> 5 tahun 35.880.585 28.326.029 > 5 years
120.434.906 105.990.653
1.305.958.960 1.209.195.037
182
Page 1157
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 11. LOANS (continued)
c) Berdasarkan Jangka Waktu (lanjutan) c) By Period (continued)
Klasifikasi jangka waktu kredit yang diberikan The classification of loans based on the
berdasarkan sisa umur sampai dengan saat remaining period to maturity are as follows
jatuh tempo adalah sebagai berikut (lanjutan): (continued):
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 3.172.519 1.961.564 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 1.353.130 634.479 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 1 tahun 32.024.192 12.560.025 > 3 months - 1 year
> 1 tahun - 2 tahun 678.533 5.263.222 > 1 year - 2 years
> 2 tahun - 5 tahun 8.544.362 7.419.907 > 2 years - 5 years
> 5 tahun 70.763.582 26.915.409 > 5 years
116.536.318 54.754.606
Mata uang asing Foreign currency
≤ 1 bulan 2.417.875 66.844 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 294.529 1.448.550 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 1 tahun 2.654.620 4.941.385 > 3 months - 1 year
> 1 tahun - 2 tahun 111.892 2.033.142 > 1 year - 2 years
> 2 tahun - 5 tahun 17.019.252 13.515.139 > 2 years - 5 years
> 5 tahun 15.735.972 12.363.386 > 5 years
38.234.140 34.368.446
154.770.458 89.123.052
Total 1.460.729.418 1.298.318.089 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance for
penurunan nilai (79.328.619) (76.902.889) impairment losses
Neto 1.381.400.799 1.221.415.200 Net
183
Page 1158
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 11. LOANS (continued)
d) Perubahan Nilai Tercatat dan Cadangan d) The Changes in Carrying Value and Allowance
Kerugian Ekspektasian for Expected Losses
Tabel berikut menyajikan perubahan nilai The following table presents the changes in
tercatat dan cadangan kerugian ekspektasian carrying value and allowance for expected
berdasarkan kategori instrumen keuangan: losses by financial instrument category:
31 Desember 2025/December 31, 2025
Stage 2-
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Kredit yang diberikan Loans
Carrying value beginning
Nilai tercatat awal 1.165.943.855 95.119.494 37.254.740 1.298.318.089 balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 4.648.837 (4.297.443) (351.394) - Stage 1
Stage 2 (40.930.497) 41.423.893 (493.396) - Stage 2
Stage 3 (23.272.933) (16.831.480) 40.104.413 - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (69.163.086) (12.087.099) (2.006.081) (83.256.266) carrying value
Aset keuangan baru yang New financial assets issued
diterbitkan atau dibeli 572.477.199 8.763.151 3.279.191 584.519.541 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (284.676.333) (9.998.298) (5.567.593) (300.242.224) Derecognized financial assets
Penghapusbukuan (4.645.142) (11.392.463) (26.379.181) (42.416.786) Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain 3.482.519 251.110 73.435 3.807.064 and other changes
Carrying value ending
Nilai tercatat akhir 1.323.864.419 90.950.865 45.914.134 1.460.729.418 balance
31 Desember 2024/December 31, 2024
Stage 2-
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Kredit yang diberikan Loans
Carrying value beginning
Nilai tercatat awal 1.068.681.784 106.849.668 37.046.634 1.212.578.086 balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 8.463.559 (8.131.698) (331.861) - Stage 1
Stage 2 (38.204.791) 38.018.303 186.488 - Stage 2
Stage 3 (14.666.745) (13.579.258) 28.246.003 - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (93.726.786) (12.539.903) (1.429.608) (107.696.297) carrying value
Aset keuangan baru yang New financial assets issued
diterbitkan atau dibeli 505.281.602 17.129.844 2.371.087 524.782.533 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (266.671.580) (21.461.149) (3.151.492) (291.284.221) Derecognized financial assets
Penghapusbukuan (6.154.590) (11.417.407) (25.790.346) (43.362.343) Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain 2.941.402 251.094 107.835 3.300.331 and other changes
Carrying value ending
Nilai tercatat akhir 1.165.943.855 95.119.494 37.254.740 1.298.318.089 balance
184
Page 1159
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 11. LOANS (continued)
d) Perubahan Nilai Tercatat dan Cadangan d) The Changes in Carrying Value and Allowance
Kerugian Ekspektasian (lanjutan) for Expected Losses (continued)
Tabel berikut menyajikan perubahan nilai The following table presents the changes in
tercatat dan cadangan kerugian ekspektasian carrying value and allowance for expected
berdasarkan kategori instrumen keuangan losses by financial instrument category
(lanjutan): (continued):
31 Desember 2025/December 31, 2025
Stage 2-
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Kredit yang Diberikan Loans
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected credit
ekspektasian awal 19.961.020 29.540.799 27.401.070 76.902.889 loss beginning balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 828.894 (612.984) (215.910) - Stage 1
Stage 2 (1.147.756) 1.431.552 (283.796) - Stage 2
Stage 3 (1.386.708) (6.075.412) 7.462.120 - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian 2.847.217 11.410.220 25.052.966 39.310.403 allowance for losses
Aset keuangan baru yang New financial assets issued
diterbitkan atau dibeli 8.638.893 2.853.292 2.608.103 14.100.288 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (3.600.438) (2.013.925) (2.930.593) (8.544.956) Derecognized financial assets
Penghapusbukuan (4.645.142) (11.392.463) (26.379.181) (42.416.786) Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain (1.889) (16.700) (4.630) (23.219) and other changes
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected
ekspektasian akhir 21.494.091 25.124.379 32.710.149 79.328.619 credit loss ending balance
31 Desember 2024/December 31, 2024
Stage 2-
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Kredit yang Diberikan Loans
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected credit
ekspektasian awal 22.024.337 32.994.228 26.905.837 81.924.402 loss beginning balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 1.321.099 (1.167.790) (153.309) - Stage 1
Stage 2 (1.599.789) 1.705.276 (105.487) - Stage 2
Stage 3 (529.570) (3.970.325) 4.499.895 - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian 1.396.127 11.797.766 22.232.599 35.426.492 allowance for losses
Aset keuangan baru yang New financial assets issued
diterbitkan atau dibeli 12.702.961 8.570.934 1.798.109 23.072.004 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (8.479.405) (8.423.116) (1.307.438) (18.209.959) Derecognized financial assets
Penghapusbukuan (6.154.590) (11.417.407) (25.790.346) (43.362.343) Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain (720.150) (548.767) (678.790) (1.947.707) and other changes
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected
ekspektasian akhir 19.961.020 29.540.799 27.401.070 76.902.889 credit loss ending balance
185
Page 1160
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 11. LOANS (continued)
e) Informasi mengenai restrukturisasi yang e) Information regarding restructured loan by BRI
dilakukan BRI dan entitas anak and its subsidiaries
Tabel berikut merupakan informasi atas kredit The following table provides informations of
yang diberikan yang telah direstrukturisasi BRI restructured loan by BRI and subsidiaries, as
dan entitas anak: follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
BRI (Entitas Induk) 81.730.452 85.373.193 BRI (Parent Entity)
BRI (Entitas Anak) 2.945.734 4.050.098 BRI (Subsidiary)
Total 84.676.186 89.423.291 Total
Skema restrukturisasi umumnya dilakukan Restructuring scheme generally consists of
dengan perpanjangan masa pelunasan kredit extention of the loan period and rescheduling the
dan penjadwalan kembali bunga yang overdue interest.
tertunggak.
f) Informasi Penting Lainnya f) Other Significant Information
1) Kredit yang diberikan pada umumnya 1) The loans are generally collateralized by
dijamin dengan agunan yang diikat dengan registered mortgages, by powers of
hak tanggungan, surat kuasa untuk attorneys to sell, demand deposits, saving
menjual, giro, tabungan, deposito berjangka deposits, time deposits or by other
atau jaminan lain yang umumnya diterima guarantees generally accepted by banks
oleh perbankan (Catatan 19, 20 dan 21), (Notes 19, 20 and 21), as well as collateral
serta barang jaminan berupa emas (entitas in the form of gold (subsidiaries).
anak).
2) Kredit modal kerja dan investasi diberikan 2) Working capital and investment loans are
kepada debitur untuk memenuhi kebutuhan given to debtors for working capital
modal kerja dan barang-barang modalnya. requirements and capital goods.
3) Kredit konsumsi terdiri dari kredit kepada 3) Consumption loans consist of loans to
pekerja dan pensiun, kredit pemilikan employees and retired employees, housing,
rumah, kredit kendaraan bermotor dan motor vehicles and other consumption
kredit konsumsi lainnya. loans.
4) Kredit program merupakan kredit yang 4) Program loans represent loan facilities
disalurkan BRI berdasarkan petunjuk dari channeled by BRI based on the guidelines
Pemerintah dalam rangka mendukung from the Government in order to support the
pembangunan di Indonesia khususnya development in Indonesia especially the
pengembangan usaha kecil, menengah dan development of small scale industry, middle
koperasi. scale industry and corporate.
5) Kredit Kupedes merupakan kredit yang 5) Kupedes loans represent loan facilities
disalurkan BRI melalui kantor BRI Unit channeled by BRI through BRI’s Units. The
dengan sasaran usaha mikro dan golongan target of these loans is micro scale industry
berpenghasilan tetap yang memerlukan and fixed income employees that require
tambahan pembiayaan yang besarnya additional funds, in accordance with the
sesuai dengan ketentuan batasan plafon maximum limit amount stated in the
Kupedes. Sektor ekonomi yang menjadi Kupedes regulation. The targeted economic
sasaran adalah pertanian, industri, sectors are agriculture, manufacturing,
perdagangan dan lain-lain. trading and others.
186
Page 1161
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 11. LOANS (continued)
f) Informasi Penting Lainnya (lanjutan) f. Other Significant Information (continued)
6) Kredit sindikasi merupakan kredit yang 6) Syndicated loans represent loans provided
diberikan kepada debitur di bawah to debtors under syndication agreements
perjanjian pembiayaan bersama dengan with other banks. The total BRI loan with the
bank-bank lain. Jumlah kredit sindikasi yang syndication scheme amounted to
diberikan BRI adalah sebesar Rp130,275,425 and Rp73,697,390 as of
Rp130.275.425 dan Rp73.697.390 December 31, 2025 and 2024, respectively.
masing-masing pada tanggal-tanggal BRI’s participation as leader in the
31 Desember 2025 dan 2024. Keikutsertaan syndicated loans ranged from 3% to 72% as
BRI sebagai pimpinan sindikasi berkisar of December 31, 2025 and
dari 3% sampai dengan 72% masing- 2024, respectively. BRI’s participation as a
masing pada tanggal-tanggal member in the syndicated loans ranged
31 Desember 2025 dan 2024, selanjutnya from 1% to 80% as of December 31, 2025
sebagai anggota sindikasi berkisar dari 1% and 2024.
sampai dengan 80% masing-masing pada
tanggal-tanggal 31 Desember 2025
dan 2024.
7) Pinjaman pekerja adalah pinjaman yang 7) Employee loans are loans given to
diberikan kepada pekerja dengan tingkat employees with 4.5% to 5.5% annual
bunga berkisar 4,5% sampai dengan 5,5% interest rate that are intended for the
per tahun yang ditujukan untuk pembelian acquisition of vehicles, houses and other
kendaraan, rumah dan keperluan lainnya necessities with 4 (four) to 20 (twenty) years
dengan jangka waktu berkisar antara maturity. Loan principal and interest
4 (empat) tahun sampai dengan payments were collected through monthly
20 (dua puluh) tahun. Pembayaran pokok payroll deductions. The difference between
pinjaman dan bunga dilunasi melalui employee loan’s interest rate and Base
pemotongan gaji setiap bulan. Perbedaan Lending Rate (BLR) is deferred and
antara tingkat bunga pinjaman pekerja dan recorded as deferred expense for employee
Base Lending Rate (BLR) ditangguhkan dan loans as part of other assets. The deferred
dicatat sebagai beban yang ditangguhkan expense for employee loans amounted to
untuk pinjaman pekerja, bagian dari Aset Rp4,148,213 and Rp4,747,556 as of
Lain-lain. Besarnya akun beban yang December 31, 2025 and 2024, respectively
ditangguhkan untuk pinjaman pekerja (Note 17).
sebesar Rp4.148.213 dan Rp4.747.556
masing-masing pada tanggal 31 Desember
2025 dan 2024 (Catatan 17).
8) Berdasarkan Segmen Operasi 8) By Operating Segment
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Mikro 585.960.587 575.546.128 Micro
Ritel 526.176.148 474.311.856 Retail
Korporasi 73.387.319 53.346.400 Corporate
1.185.524.054 1.103.204.384
Mata uang asing Foreign currency
Korporasi 115.834.841 103.392.347 Corporate
Ritel 4.600.065 2.598.306 Retail
120.434.906 105.990.653
1.305.958.960 1.209.195.037
187
Page 1162
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 11. LOANS (continued)
f) Informasi Penting Lainnya (lanjutan) f. Other Significant Information (continued)
8) Berdasarkan Segmen Operasi (lanjutan) 8) By Operating Segment (continued)
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah Rupiah
Korporasi 115.061.550 53.237.066 Corporate
Ritel 1.474.768 1.517.540 Retail
116.536.318 54.754.606
Mata uang asing Foreign currency
Korporasi 38.234.140 34.368.446 Corporate
154.770.458 89.123.052
Total 1.460.729.418 1.298.318.089 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less Allowance for
penurunan nilai (79.328.619) (76.902.889) impairment losses
Neto 1.381.400.799 1.221.415.200 Net
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, there are loans
2024, terdapat kredit entitas anak (Pegadaian dan from subsidiaries (Pegadaian and PNM) used as
PNM) digunakan sebagai jaminan atas pinjaman collaterals for bank loans amounted to Rp74,593,275
bank masing-masing sebesar Rp74.593.275 dan and Rp80,932,893, respectively
Rp80.932.893 (Catatan 25). (Note 25).
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan Management believes that the allowance for
kerugian penurunan nilai kredit yang diberikan pada impairment losses on loans as of December 31, 2025
tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan and December 31, 2024 are adequate.
2024 telah memadai.
12. PINJAMAN SYARIAH 12. SHARIA LOANS
a) Pinjaman syariah berdasarkan jangka waktu a) Sharia loans based on the remaining period to
dan mata uang adalah sebagai berikut: maturity and currency are as follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 163.298 195.952 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 894.344 836.624 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 1 tahun 35.190.312 37.260.451 > 3 months - 1 year
> 1 tahun - 2 tahun 14.337.839 6.446.381 > 1 year - 2 years
> 2 tahun - 5 tahun 5.606.997 4.966.088 > 2 years - 5 years
> 5 tahun 157.492 183.586 > 5 years
Total 56.350.282 49.889.082 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance for
penurunan nilai (3.565.115) (3.995.032) impairment losses
Neto 52.785.167 45.894.050 Net
188
Page 1163
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
12. PINJAMAN SYARIAH (lanjutan) 12. SHARIA LOANS (continued)
a) Pinjaman syariah berdasarkan jangka waktu a) Sharia loans based on the remaining period to
dan mata uang adalah sebagai berikut maturity and currency are as follows (continued):
(lanjutan):
Pinjaman syariah merupakan produk dari Sharia loans are products of subsidiaries of
entitas anak Pegadaian dan PNM. Untuk Pegadaian and PNM. Pegadaian sharia loans
pinjaman syariah Pegadaian terdiri dari arrum consist of arrum haji, amanah, arrum gold, arrum
haji, amanah, arrum emas, arrum BPKB, arrum BPKB, arrum safar, arrum express loan-KUR
safar, arrum express loan-KUR syariah, rahn syariah, rhan tasjily land, mulia and emasku
tasjily tanah, mulia dan emasku syariah serta syariah as well as rahn syariah, while PNM
Rahn gadai syariah, sementara pinjaman sharia loans consist of mekaar sharia and ulamm
syariah PNM terdiri dari mekaar syariah dan sharia.
ulamm syariah.
b) Tabel berikut menyajikan perubahan nilai b) The following table presents the changes in
tercatat dan cadangan kerugian ekspektasian carrying value and allowance for expected losses
berdasarkan kategori instrumen keuangan: by financial instrument category:
31 Desember 2025/December 31, 2025
Stage 2-
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Pinjaman Syariah Sharia Loans
Carrying value beginning
Nilai tercatat awal 45.088.319 3.960.852 839.911 49.889.082 balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 404.105 (391.436) (12.669) - Stage 1
Stage 2 (1.650.384) 1.694.614 (44.230) - Stage 2
Stage 3 (7.175.826) (1.668.231) 8.844.057 - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat 5.161.858 (885.868) (208.610) 4.067.380 carrying value
Aset keuangan baru yang diterbitkan New financial assets issued
atau dibeli 48.066.064 1.663.256 400.532 50.129.852 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (37.312.812) (1.362.898) (6.082.691) (44.758.401) Derecognized financial assets
Penghapusbukuan - - (2.977.631) (2.977.631) Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain - - - - and other changes
Carrying value ending
Nilai tercatat akhir 52.581.324 3.010.289 758.669 56.350.282 balance
189
Page 1164
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
12. PINJAMAN SYARIAH (lanjutan) 12. SHARIA LOANS (continued)
b) Tabel berikut menyajikan perubahan nilai b) The following table presents the changes in
tercatat dan cadangan kerugian ekspektasian carrying value and allowance for expected losses
berdasarkan kategori instrumen keuangan by financial instrument category (continued):
(lanjutan):
31 Desember 2024/December 31, 2024
Stage 2-
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Pinjaman Syariah Sharia Loans
Carrying value beginning
Nilai tercatat awal 43.253.228 1.938.693 745.775 45.937.696 balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 739.737 (600.924) (138.813) - Stage 1
Stage 2 (2.780.990) 3.124.675 (343.685) - Stage 2
Stage 3 (2.292.560) (108.001) 2.400.561 - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat 4.746.525 (506.746) 327.367 4.567.146 carrying value
Aset keuangan baru yang diterbitkan New financial assets issued
atau dibeli 42.966.165 6.219.495 2.405.133 51.590.793 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (41.543.786) (6.106.340) (2.617.871) (50.267.997) Derecognized financial assets
Penghapusbukuan - - (1.938.556) (1.938.556) Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain - - - - and other changes
Carrying value ending
Nilai tercatat akhir 45.088.319 3.960.852 839.911 49.889.082 balance
31 Desember 2025/December 31, 2025
Stage 2-
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Pinjaman Syariah Sharia Loans
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected credit
ekspektasian awal 1.325.565 2.030.509 638.958 3.995.032 loss beginning balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 37.261 (32.935) (4.326) - Stage 1
Stage 2 (29.571) 32.805 (3.234) - Stage 2
Stage 3 (1.591.035) (2.296.865) 3.887.900 - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian (78.493) (378.587) 51.274 (405.806) allowance for losses
Aset keuangan baru yang diterbitkan New financial assets issued
atau dibeli 3.936.216 839.449 304.720 5.080.385 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (141.485) (95.212) (1.890.168) (2.126.865) Derecognized financial assets
Penghapusbukuan - - (2.977.631) (2.977.631) Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain - - - - and other changes
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected
ekspektasian akhir 3.458.458 99.164 7.493 3.565.115 credit loss ending balance
190
Page 1165
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
12. PINJAMAN SYARIAH (lanjutan) 12. SHARIA LOANS (continued)
b) Tabel berikut menyajikan perubahan nilai b) The following table presents the changes in
tercatat dan cadangan kerugian ekspektasian carrying value and allowance for expected losses
berdasarkan kategori instrumen keuangan by financial instrument category (continued):
(lanjutan):
31 Desember 2024/December 31, 2024
Stage 2-
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Pinjaman Syariah Sharia Loans
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected credit
ekspektasian awal 1.670.599 1.275.830 415.749 3.362.178 loss beginning balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 258.193 (150.956) (107.237) - Stage 1
Stage 2 (215.431) 465.697 (250.266) - Stage 2
Stage 3 (571.081) (1.073.894) 1.644.975 - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian (882.219) (1.703.050) (1.312.850) (3.898.119) allowance for losses
Aset keuangan baru yang diterbitkan New financial assets issued
atau dibeli 15.456.008 3.937.621 2.284.330 21.677.959 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (14.390.504) (720.739) (97.187) (15.208.430) Derecognized financial assets
Penghapusbukuan - - (1.938.556) (1.938.556) Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain - - - - and other changes
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected
ekspektasian akhir 1.325.565 2.030.509 638.958 3.995.032 credit loss ending balance
b) Informasi mengenai restrukturisasi pinjaman b) Information regarding structured sharia loan by
syariah subsidiaries
Tabel berikut merupakan informasi atas The following table provides informations of
pinjaman syariah yang telah direstrukturisasi restructured sharia loans by Pegadaian and
Pegadaian dan PNM: PNM:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pegadaian 16.853 71.303 Pegadaian
PNM 2.105.498 3.429.375 PNM
Total 2.122.351 3.500.678 Total
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan Management believes that the allowance for
kerugian penurunan nilai pinjaman syariah pada impairment losses on sharia loans as of
tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 telah December 31, 2025 and 2024 is adequate.
memadai.
Jenis jaminan yang diserahkan oleh debitur atas The type of collateral submitted by the debtors for the
pinjaman syariah antara lain berupa agunan yang sharia loans are collateral secured by a mortgage,
diikat dengan hak tanggungan, surat kuasa untuk a power of attorney to sell, fiduciary guarantees,gold,
menjual, fidusia, emas atau jaminan lain yang fiduciary, and other commonly accepted forms of
umumnya diterima. collateral.
191
Page 1166
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
12. PINJAMAN SYARIAH (lanjutan) 12. SHARIA LOANS (continued)
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As December 31, 2025 and 2024, there are sharia
2024, terdapat pinjaman syariah yang digunakan loans that are used as collateral for bank loans
sebagai jaminan atas pinjaman bank masing- amounted to Rp27,711,699 and Rp28,410,016,
masing sebesar Rp27.711.699 dan Rp28.410.016 respectively (Note 25).
(Catatan 25).
13. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN 13. FINANCE LEASE RECEIVABLES
a) Piutang sewa pembiayaan pada tanggal a) Finance lease receivables as of December 31,
31 Desember 2025 dan 2024 yang terdiri dari: 2025 and 2024 consisting of:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak ketiga Third parties
Piutang sewa pembiayaan - bruto 5.257.373 7.798.737 Finance lease receivables - gross
Nilai sisa yang terjamin 1.430.132 1.508.683 Guaranteed residual values
Pendapatan sewa pembiayaan
yang belum diakui (883.502) (1.407.321) Unearned finance leases income
Simpanan jaminan (1.430.132) (1.508.683) Security deposit
4.373.871 6.391.416
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Piutang sewa pembiayaan - bruto 36.897 50.370 Finance lease receivables - gross
Nilai sisa yang terjamin 12.914 12.080 Guaranteed residual values
Pendapatan sewa pembiayaan
yang belum diakui (4.611) (8.178) Unearned finance leases income
Simpanan jaminan (12.914) (12.080) Security deposit
32.286 42.192
Total 4.406.157 6.433.608 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance for
penurunan nilai (164.922) (165.590) impairment losses
Neto 4.241.235 6.268.018 Net
b) Piutang Sewa Pembiayaan berdasarkan sisa b) Finance lease receivables based on the
umur sampai dengan jatuh tempo adalah remaining period to maturity are as follows:
sebagai berikut:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
≤ 1 tahun 2.238.019 2.749.428 ≤ 1 year
> 1 tahun - 2 tahun 1.323.852 1.893.927 > 1 year - 2 years
> 2 tahun - 5 tahun 782.252 1.707.198 > 2 years - 5 years
> 5 tahun 29.748 34.819 > 5 years
4.373.871 6.385.372
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
≤ 1 tahun - 6.044 ≤ 1 year
- 6.044
4.373.871 6.391.416
192
Page 1167
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
13. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan) 13. FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)
b) Piutang Sewa Pembiayaan berdasarkan sisa b) Finance lease receivables based on the
umur sampai dengan jatuh tempo adalah remaining period to maturity are as follows
sebagai berikut (lanjutan): (continued):
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah Rupiah
≤ 1 tahun 11.096 10.636 ≤ 1 year
> 1 tahun - 2 tahun 10.758 10.635 > 1 year - 2 years
> 2 tahun - 5 tahun 10.432 20.921 > 2 years - 5 years
32.286 42.192
Total 4.406.157 6.433.608 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance for
penurunan nilai (164.922) (165.590) impairment losses
Neto 4.241.235 6.268.018 Net
c) Tabel berikut menyajikan perubahan nilai c) The following table presents the changes in
tercatat dan cadangan kerugian ekspektasian carrying value and allowance for expected
berdasarkan kategori instrumen keuangan: losses by financial instrument category:
31 Desember 2025/December 31, 2025
Stage 2-
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Piutang Sewa Pembiayaan Finance Lease Receivables
Carrying value beginning
Nilai tercatat awal 6.192.820 137.312 103.476 6.433.608 balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 24.083 (21.875) (2.208) - Stage 1
Stage 2 (207.723) 208.318 (595) - Stage 2
Stage 3 (60.182) (29.010) 89.192 - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat - - - - carrying value
Aset keuangan baru yang diterbitkan New financial assets issued
atau dibeli 1.359.749 21.903 2.592 1.384.244 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (3.122.238) (99.941) (35.822) (3.258.001) Derecognized financial assets
Penghapusbukuan (50.413) (30.641) (72.640) (153.694) Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain - - - - and other changes
Carrying value ending
Nilai tercatat akhir 4.136.096 186.066 83.995 4.406.157 balance
193
Page 1168
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
13. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan) 13. FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)
c) Tabel berikut menyajikan perubahan nilai c) The following table presents the changes in
tercatat dan cadangan kerugian ekspektasian carrying value and allowance for expected
berdasarkan kategori instrumen keuangan losses by financial instrument category
(lanjutan): (continued):
31 Desember 2024/December 31, 2024
Stage 2-
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Piutang Sewa Pembiayaan Finance Lease Receivables
Carrying value beginning
Nilai tercatat awal 7.590.538 179.073 143.854 7.913.465 balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 93.913 (85.983) (7.930) - Stage 1
Stage 2 (128.027) 128.950 (923) - Stage 2
Stage 3 (52.324) (16.141) 68.465 - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat - - - - carrying value
Aset keuangan baru yang diterbitkan New financial assets issued
atau dibeli 1.911.558 11.872 17.433 1.940.863 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (3.168.718) (53.491) (37.550) (3.259.759) Derecognized financial assets
Penghapusbukuan (54.120) (26.968) (79.873) (160.961) Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain - - - - and other changes
Carrying value ending
Nilai tercatat akhir 6.192.820 137.312 103.476 6.433.608 balance
31 Desember 2025/December 31, 2025
Stage 2-
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Piutang Sewa Pembiayaan Finance Lease Receivables
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected credit
ekspektasian awal 78.254 8.943 78.393 165.590 loss beginning balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 4.774 (2.504) (2.270) - Stage 1
Stage 2 (1.262) 1.794 (532) - Stage 2
Stage 3 (4.065) (5.040) 9.105 - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian 64.934 45.019 81.268 191.221 allowance for losses
Aset keuangan baru yang diterbitkan New financial assets issued
atau dibeli 5.081 2.249 2.592 9.922 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (17.317) (10.518) (31.869) (59.704) Derecognized financial assets
Penghapusbukuan (50.413) (30.641) (72.640) (153.694) Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain 11.587 - - 11.587 and other changes
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected
ekspektasian akhir 91.573 9.302 64.047 164.922 credit loss ending balance
194
Page 1169
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
13. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan) 13. FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)
c) Tabel berikut menyajikan perubahan nilai c) The following table presents the changes in
tercatat dan cadangan kerugian ekspektasian carrying value and allowance for expected
berdasarkan kategori instrumen keuangan losses by financial instrument category
(lanjutan): (continued):
31 Desember 2024/December 31, 2024
Stage 2-
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Piutang Sewa Pembiayaan Finance Lease Receivables
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected credit
ekspektasian awal 24.744 65.863 124.701 215.308 loss beginning balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 52.229 (46.192) (6.037) - Stage 1
Stage 2 (4.680) 5.422 (742) - Stage 2
Stage 3 (640) (1.107) 1.747 - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian (7.047) 9.233 60.374 62.560 allowance for losses
Aset keuangan baru yang diterbitkan New financial assets issued
atau dibeli 85.044 8.075 14.704 107.823 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (16.197) (5.383) (36.481) (58.061) Derecognized financial assets
Penghapusbukuan (54.120) (26.968) (79.873) (160.961) Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain (1.079) - - (1.079) and other changes
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected
ekspektasian akhir 78.254 8.943 78.393 165.590 credit loss ending balance
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024 and there were
2024 dan terdapat piutang sewa pembiayaan financing receivables that used as collateral for bank
digunakan sebagai jaminan atas utang bank loans amounting Rp1,522,932 and Rp3,303,755,
masing-masing sebesar Rp1.522.932 dan respectively (note 25).
Rp3.303.755 (catatan 25).
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan Management believes that the allowance for
kerugian penurunan nilai piutang sewa pembiayaan impairment losses for finance lease receivable as of
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan December 31, 2025 and 2024 are adequate.
2024 telah memadai.
14. TAGIHAN DAN LIABILITAS AKSEPTASI 14. ACCEPTANCES RECEIVABLE AND PAYABLE
a) Berdasarkan Jenis dan Mata Uang: a) By Type and Currency:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Jumlah Jumlah
nosional nosional
mata uang mata uang
asing asing
(nilai penuh)/ Ekuivalen (nilai penuh)/ Ekuivalen
Notional amount Rupiah/ Notional amount Rupiah/
foreign currency Equivalent foreign currency Equivalent
(full amount) in Rupiah (full amount) in Rupiah
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
L/C Impor dan Surat Kredit Import Letters of
Berdokumen Dalam Credit and Domestic
Negeri (SKBDN) 9.904.354 6.685.784 Documentary L/C (SKBDN)
195
Page 1170
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
14. TAGIHAN DAN LIABILITAS AKSEPTASI 14. ACCEPTANCES RECEIVABLE AND PAYABLE
(lanjutan) (continued)
a) Berdasarkan Jenis dan Mata Uang (lanjutan): a) By Type and Currency (continued):
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Jumlah Jumlah
nosional nosional
mata uang mata uang
asing asing
(nilai penuh)/ Ekuivalen (nilai penuh)/ Ekuivalen
Notional amount Rupiah/ Notional amount Rupiah/
foreign currency Equivalent foreign currency Equivalent
(full amount) in Rupiah (full amount) in Rupiah
Pihak ketiga (lanjutan) Third parties (continued)
Mata uang asing Foreign currency
L/C Impor dan SKBDN Import L/C and SKBDN
Dolar Amerika Serikat 46.632.380 777.595 52.987.125 852.828 United States Dollar
Renminbi 107.092.758 255.416 222.847.124 491.376 Renminbi
Euro Eropa 743.064 14.543 765.779 12.833 European Euro
Yen Jepang 24.574.000 2.617 61.210.000 6.306 Japanese Yen
Dolar Singapura 124.500 1.614 - Singapore Dollar
Pound Sterling Inggris - - 29.862 604 Great Britain Pound Sterling
1.051.785 1.363.947
10.956.139 8.049.731
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah Rupiah
L/C Impor dan SKBDN 1.645.307 1.757.587 Import L/C and SKBDN
Mata uang asing Foreign currency
L/C Impor dan SKBDN Import L/C and SKBDN
Dolar Amerika Serikat 28.612.941 477.121 18.518.480 298.055 United States Dollar
2.122.428 2.055.642
Total 13.078.567 10.105.373 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (32.226) (321.683) Allowance for impairment losses
Neto 13.046.341 9.783.690 Net
b) Berdasarkan Jangka Waktu: b) By Period:
Klasifikasi jangka waktu tagihan akseptasi The classification of acceptances receivable
berdasarkan sisa umur sampai dengan saat based on the remaining period until maturity are
jatuh tempo adalah sebagai berikut: as follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak ketiga Third parties
≤ 1 bulan 2.321.337 1.861.735 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 4.073.241 2.463.651 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 1 tahun 4.561.561 3.724.345 > 3 months - 1 year
10.956.139 8.049.731
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
≤ 1 bulan 630.929 232.241 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 635.696 739.638 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 1 tahun 855.803 1.083.763 > 3 months - 1 year
2.122.428 2.055.642
Total 13.078.567 10.105.373 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (32.226) (321.683) impairment losses
Neto 13.046.341 9.783.690 Net
196
Page 1171
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
14. TAGIHAN DAN LIABILITAS AKSEPTASI 14. ACCEPTANCES RECEIVABLE AND PAYABLE
(lanjutan) (continued)
c) Tabel berikut menyajikan perubahan nilai c) The following table presents the changes in
tercatat dan cadangan kerugian ekspektasian carrying value and allowance for expected
berdasarkan kategori instrumen keuangan: losses by financial instrument category:
31 Desember 2025/December 31, 2025
Stage 2-
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Tagihan Akseptasi Acceptances Receivables
Carrying value beginning
Nilai tercatat awal 10.105.373 - - 10.105.373 balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat - - - - carrying value
Aset keuangan baru yang diterbitkan New financial assets issued
atau dibeli 13.073.348 5.219 - 13.078.567 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (10.112.718) - - (10.112.718) Derecognized financial assets
Penghapusbukuan - - - - Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain 7.345 - - 7.345 and other changes
Carrying value ending
Nilai tercatat akhir 13.073.348 5.219 - 13.078.567 balance
31 Desember 2024/December 31, 2024
Stage 2-
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Tagihan Akseptasi Acceptances Receivables
Carrying value beginning
Nilai tercatat awal 10.193.597 23.811 - 10.217.408 balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat - - - - carrying value
Aset keuangan baru yang diterbitkan New financial assets issued
atau dibeli 10.105.373 - - 10.105.373 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (10.218.091) (23.811) - (10.241.902) Derecognized financial assets
Penghapusbukuan - - - - Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain 24.494 - - 24.494 and other changes
Carrying value ending
Nilai tercatat akhir 10.105.373 - - 10.105.373 balance
197
Page 1172
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
14. TAGIHAN DAN LIABILITAS AKSEPTASI 14. ACCEPTANCES RECEIVABLE AND PAYABLE
(lanjutan) (continued)
c) Tabel berikut menyajikan perubahan nilai c) The following table presents the changes in
tercatat dan cadangan kerugian ekspektasian carrying value and allowance for expected
berdasarkan kategori instrumen keuangan losses by financial instrument category
(lanjutan): (continued):
31 Desember 2024/December 31, 2025
Stage 2-
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Tagihan Akseptasi Acceptances Receivables
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected credit
ekspektasian awal 321.683 - - 321.683 loss beginning balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian - - - - allowance for losses
Aset keuangan baru yang diterbitkan New financial assets issued
atau dibeli 30.113 2.115 - 32.228 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (321.684) (321.684) Derecognized financial assets
Penghapusbukuan - - - - Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain (1) - - (1) and other changes
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected
ekspektasian akhir 30.111 2.115 - 32.226 credit loss ending balance
31 Desember 2024/December 31, 2024
Stage 2-
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired JumlahTotal
Tagihan Akseptasi Acceptances Receivables
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected credit
ekspektasian awal 244.117 5.581 - 249.698 loss beginning balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian - - - - allowance for losses
Aset keuangan baru yang diterbitkan New financial assets issued
atau dibeli 321.683 - - 321.683 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (244.118) (5.581) - (249.699) Derecognized financial assets
Penghapusbukuan - - - - Written-off financial assets
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain 1 - - 1 and other changes
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected
ekspektasian akhir 321.683 - - 321.683 credit loss ending balance
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai pada impairment losses as of December 31, 2025 and
31 Desember 2025 dan 2024 telah memadai. 2024 is adequate.
198
Page 1173
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. PENYERTAAN SAHAM 15. INVESTMENT IN SHARES
Rincian penyertaan saham adalah sebagai berikut: The details of investment in shares are as follows:
31 Desember 2025/December 31, 2025 31 Desember 2024/December 31, 2024
Akumulasi Akumulasi
Bagian Bagian
Laba Neto Laba Neto
Asosiasi/ Asosiasi/
Jenis Persentase Biaya Accumulated Nilai Biaya Accumulated Nilai
Usaha/ Pemilikan (%)/ Perolehan/ Net Earning Tercatat/ Perolehan/ Net Earning Tercatat/
Type of Percentage of Acquisition Associated Carrying Acquisition Associated Carrying
Nama Perusahaan Business Ownership (%) Cost Entities Value Cost Entities Value Company Name
Metode Ekuitas Equity Method
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
(Investasi dalam entitas (Investment in
asosiasi) associates)
PT Bank Syariah PT Bank Syariah
Indonesia Tbk Perbankan/ Indonesia Tbk
Banking 15,38 3.546.381 3.965.599 7.511.980 3.546.381 2.902.597 6.448.978
PT Bahana Artha Ventura Modal ventura/ PT Bahana Artha
Venture Capital 15,10 71.325 1.975 73.300 71.325 5.450 76.775 Ventura
3.617.706 3.967.574 7.585.280 3.617.706 2.908.047 6.525.753
31 Desember 2025/December 31, 2025 31 Desember 2024/December 31, 2024
Akumulasi Akumulasi
Bagian Bagian
Laba Neto Laba Neto
Asosiasi/ Asosiasi/
Jenis Persentase Biaya Accumulated Nilai Biaya Accumulated Nilai
Usaha/ Pemilikan (%)/ Perolehan/ Net Earning Tercatat/ Perolehan/ Net Earning Tercatat/
Type of Percentage of Acquisition Associated Carrying Acquisition Associated Carrying
Nama Perusahaan Business Ownership (%) Cost Entities Value Cost Entities Value Company Name
Metode Nilai Wajar Fair Value Method
Pihak ketiga Third parties
Grab Holding Penyelenggara Grab Holding
Teknologi
Finansial/
Financial
Technology
Provider 0,07 179.494 163.510
PT Bukalapak.com Penyelenggara PT Bukalapak.com
Teknologi
Finansial/
Financial
Technology
Provider 0,18 28.605 22.631
PT Pefindo Biro Kredit Perusahaaan PT Pefindo Biro Kredit
Informasi
Pengkreditan/
Credit
Information
Provider 13,88 30.856 23.308
PT Pemeringkat Efek Pemeringkat PT Pemeringkat Efek
Indonesia efek/ Credit Indonesia
Rating Agency 6,78 27.317 26.717
PT Kustodian Sentral Jasa Penitipan PT Kustodian Sentral
Efek Indonesia Surat Berharga/ Efek Indonesia
Securities
Depository
Service 4,25 4.650 4.650
PT Penyelesaian Jasa PT Penyelesaian
Transaksi Pembayaran/ Transaksi
Elektronik Payment Elektronik
Nasional Service 17,50 3.500 3.500 Nasional
PT Kliring Berjangka Lembaga PT Kliring Berjangka
Indonesia Kiring/Clearing Indonesia
(Persero) Institution 1,92 1.646 1.440 (Persero)
Investasi lain-lain Beragam/ Beragam/ Other Invesments
Various Various 686.564 714.428
Pihak berelasi Related parties
(Catatan 44) (Note 44)
PT Fintek Karya Penyelenggara PT Fintek Karya
Nusantara Jasa Sistem Nusantara
Perbankan/
Banking System
Service Provider 12,73 286.956 590.630
1.249.588 1.550.814
Neto 8.834.868 8.076.567 Net
199
Page 1174
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. PENYERTAAN SAHAM (lanjutan) 15. INVESTMENT IN SHARES (continued)
Jumlah aset, liabilitas, pendapatan, dan laba tahun Total assets, liabilities, income and net income for the
berjalan dari entitas asosiasi adalah sebagai berikut: year of associates are as follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
PT Bank Syariah Indonesia Tbk PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Total aset 456.192.606 408.613.432 Total assets
Total liabilitas 104.929.242 102.281.321 Total liabilities
Total dana syirkah temporer 299.310.490 261.290.539 Total temporary syirkah funds
PT Bahana Artha Ventura PT Bahana Artha Ventura
Total aset 1.227.466 1.269.997 Total assets
Total liabilitas 492.047 512.323 Total liabilities
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
PT Bank Syariah Indonesia Tbk PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Total pendapatan 26.065.682 22.965.653 Total income
Total laba bersih 7.962.185 7.158.012 Total net income
PT Bahana Artha Ventura PT Bahana Artha Ventura
Total pendapatan 119.451 125.944 Total income
Total (rugi) laba bersih (23.011) 17.648 Total (loss) net income
Rincian penerimaan dividen adalah sebagai berikut: The details of dividend receipts are as follows:
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
BRI BRI
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 161.583 131.550 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Entitas Anak Subsidiaries
PT Pegadaian 2.850 3.609 PT Pegadaian
PT BRI Danareksa Sekuritas 1.881 1.696 PT BRI Danareksa Sekuritas
PT BRI Asuransi Indonesia 93 154 PT BRI Asuransi Indonesia
PT Bank Raya Indonesia Tbk 16 26 PT Bank Raya Indonesia Tbk
4.840 5.485
Total 166.423 137.035 Total
200
Page 1175
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
16. ASET TETAP 16. PREMISES AND EQUIPMENT
Aset tetap terdiri atas: Premises and equipment consist of:
31 Desember 2025/December 31, 2025
Saldo Awal/
Beginning Revaluasi/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo Akhir/
Keterangan Balance Revaluation Addition Disposal Reclassification Ending Balance Description
Biaya Perolehan Cost
Hak atas tanah 32.852.260 540.403 187.176 11.428 841.314 34.409.725 Landrights
Bangunan 18.318.517 - 1.693.618 1.347.883 1.218.573 19.882.825 Buildings
Kendaraan bermotor 5.791.640 - 975.599 535.428 2.764 6.234.575 Motor vehicles
Komputer dan mesin*) 19.401.530 - 880.101 339.290 1.023.951 20.966.292 Computers and machineries*)
Perlengkapan kantor 5.395.223 - 820.042 126.477 (205.143) 5.883.645 Furnitures and fixtures
Satelit 3.288.890 - - - - 3.288.890 Satellite
Aset dalam
penyelesaian 3.431.758 - 2.987.056 158.004 (2.881.459) 3.379.351 Assets in progress
88.479.818 540.403 7.543.592 2.518.510 - 94.045.303
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Bangunan 6.396.277 - 1.699.127 528.745 (15) 7.566.644 Buildings
Kendaraan bermotor 2.226.710 - 986.395 359.594 - 2.853.511 Motor vehicles
Komputer dan mesin*) 12.699.795 - 2.414.840 123.198 2.469 14.993.906 Computers and machineries*)
Perlengkapan kantor 3.029.853 - 548.164 108.637 (2.454) 3.466.926 Furnitures and fixtures
Satelit 1.649.218 - 220.858 - - 1.870.076 Satellite
26.001.853 - 5.869.384 1.120.174 - 30.751.063
Nilai buku - Neto 62.477.965 63.294.240 Book value - Net
*) Termasuk software *) Include software
31 Desember 2024/December 31, 2024
Saldo Awal/
Beginning Revaluasi/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo Akhir/
Keterangan Balance Revaluation Addition Disposal Reclassification Ending Balance Description
Biaya Perolehan Cost
Hak atas tanah 33.317.427 9.670 94.501 598.508 29.170 32.852.260 Landrights
Bangunan 15.128.036 - 1.553.451 570.447 2.207.477 18.318.517 Buildings
Kendaraan bermotor 5.221.398 - 1.345.701 775.384 (75) 5.791.640 Motor vehicles
Komputer dan mesin*) 16.863.879 - 1.207.603 1.224.492 2.554.540 19.401.530 Computers and machineries*)
Perlengkapan kantor 3.978.351 - 1.579.180 130.670 (31.638) 5.395.223 Furnitures and fixtures
Satelit 3.288.878 - 12 - - 3.288.890 Satellite
Aset dalam
penyelesaian 3.665.808 - 4.554.140 28.716 (4.759.474) 3.431.758 Assets in progress
81.463.777 9.670 10.334.588 3.328.217 - 88.479.818
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Bangunan 5.225.792 - 1.767.869 599.748 2.364 6.396.277 Buildings
Kendaraan bermotor 1.928.834 - 846.680 549.200 396 2.226.710 Motor vehicles
Komputer dan mesin*) 10.594.732 - 2.531.625 421.345 (5.217) 12.699.795 Computers and machineries*)
Perlengkapan kantor 2.607.940 - 476.312 56.856 2.457 3.029.853 Furnitures and fixtures
Satelit 1.428.360 - 220.858 - - 1.649.218 Satellite
21.785.658 - 5.843.344 1.627.149 - 26.001.853
Nilai buku - Neto 59.678.119 62.477.965 Book value - Net
*) Termasuk software *) Include software
Biaya perolehan dan akumulasi penyusutan aset The acquiring cost and accumulated depreciation of
tetap per 31 Desember 2025 dan 2024 pada tabel di premises and equipment as of December 31, 2025
atas termasuk juga nilai Aset Hak Guna (AHG) BRI and 2024, based on table above also includes the
dan entitas anak, dengan rincian sebagai berikut: value of BRI and subsidiaries right-of-use assets, with
the following details:
Saldo awal
1 Jan 2025/ Saldo akhir
Beginning 31 Des 2025/
balance Penambahan/ Pengurangan/ Ending balance
Jan 1, 2025 Addition Disposal Dec 31, 2025
Biaya perolehan aset hak guna Acquistion cost of right-of-use assets
Bangunan 2.820.005 850.048 736.055 2.933.998 Buildings
Kendaraan bermotor 402.830 233.686 97.774 538.742 Motor vehicles
Komputer dan mesin*) - 3.635 - 3.635 Computers and machineries*)
Perlengkapan kantor 123.325 35.142 20.085 138.382 Furnitures and fixtures
3.346.160 1.122.511 853.914 3.614.757
Akumulasi penyusutan aset hak guna Accumulated depreciation of right-
of-use assets
Bangunan 1.503.628 591.858 452.633 1.642.853 Buildings
Kendaraan bermotor 309.986 120.625 56.339 374.272 Motor vehicles
Komputer dan mesin*) - 1.770 - 1.770 Computers and machineries*)
Perlengkapan kantor 41.552 29.362 16.680 54.234 Furnitures and fixtures
1.855.166 743.615 525.652 2.073.129
Nilai buku - Neto 1.490.994 1.541.628 Book value - Net
*) Termasuk software *) Include software
201
Page 1176
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
16. ASET TETAP (lanjutan) 16. PREMISES AND EQUIPMENT (continued)
Biaya perolehan dan akumulasi penyusutan aset The acquiring cost and accumulated depreciation of
tetap per 31 Desember 2025 dan 2024 pada tabel di premises and equipment as of December 31, 2025
atas termasuk juga nilai Aset Hak Guna (AHG) BRI and 2024 based on table above also includes the
dan entitas anak, dengan rincian sebagai berikut value of BRI and subsidiaries right-of-use assets, with
(lanjutan): the following details (continued):
Saldo awal
1 Jan 2024/ Saldo akhir
Beginning 31 Des 2024/
balance Penambahan/ Pengurangan/ Ending balance
Jan 1, 2024 Addition Disposal Dec 31, 2024
Biaya perolehan aset hak guna Acquistion cost of right-of-use assets
Bangunan 2.466.176 741.988 388.159 2.820.005 Buildings
Kendaraan bermotor 640.898 30.618 268.686 402.830 Motor vehicles
Perlengkapan kantor 132.120 9.298 18.093 123.325 Furnitures and fixtures
3.239.194 781.904 674.938 3.346.160
Akumulasi penyusutan aset hak guna Accumulated depreciation of right-
of-use assets
Bangunan 1.150.454 810.520 457.346 1.503.628 Buildings
Kendaraan bermotor 214.112 168.926 73.052 309.986 Motor vehicles
Perlengkapan kantor 20.778 23.338 2.564 41.552 Furnitures and fixtures
1.385.344 1.002.784 532.962 1.855.166
Nilai buku - Neto 1.853.850 1.490.994 Book value - Net
Tabel berikut menyajikan beban hak guna yang The following table presents the right-of-use
dilaporkan dalam laporan laba rugi konsolidasian: expenses reported in the consolidated statements of
profit or loss:
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31, 2025
Beban penyusutan
aset hak guna/ Beban bunga atas
Depreciation liabilitas sewa/
expense of right- Interest expense
of-use assets of lease liabilities
Bangunan 591.858 14.503 Building
Kendaraan bermotor 120.625 14.937 Motor vehicles
Komputer dan mesin*) 1.770 - Computers and machineries*)
Perlengkapan kantor 29.362 3.508 Furnitures and fixtures
Total 743.615 32.948 Total
*) Termasuk software *) Include software
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31, 2024
Beban penyusutan
aset hak guna/ Beban bunga atas
Depreciation liabilitas sewa/
expense of right- Interest expense
of-use assets of lease liabilities
Bangunan 810.520 10.174 Building
Kendaraan bermotor 168.926 21.477 Motor vehicles
Perlengkapan kantor 23.338 1.217 Furnitures and fixtures
Total 1.002.784 32.868 Total
202
Page 1177
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
16. ASET TETAP (lanjutan) 16. PREMISES AND EQUIPMENT (continued)
Rata-rata masa sewa berdasarkan kontrak yang The average lease period based on the contract
dimiliki BRI adalah lebih dari 2 (dua) tahun. owned by BRI is more than 2 (two) years.
Jumlah penyusutan aset tetap yang dibebankan Depreciation expense of premises and equipment
pada laporan laba rugi dan penghasilan charged to the consolidated statement of profit or loss
komprehensif lain konsolidasian adalah sebesar and other comprehensive income amounting to
Rp5.869.384 dan Rp5.843.344 masing-masing Rp5,869,384 and Rp5,843,344 for the years ended
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal December 31, 2025 and 2024, respectively (Note 36).
31 Desember 2025 dan 2024 (Catatan 36).
BRI dan entitas anak telah mengasuransikan aset BRI and its subsidiaries insured its premises and
tetap (tidak termasuk hak atas tanah dan satelit) equipment (excluding landrights and satellite) from
untuk menutup kemungkinan kerugian terhadap losses due to risks of fire, theft, vandalism, force
risiko kebakaran, pencurian, vandalisme, force majeur, and others to PT BRI Asuransi Indonesia
majeur dan lain-lain kepada PT BRI Asuransi (BRI Insurance) (Subsidiary entity), PT Askrindo,
Indonesia (BRI Insurance) (Entitas Anak), PT Asuransi Tri Pakarta, PT Asuransi Wahana Tata,
PT Askrindo, PT Asuransi Tri Pakarta, PT Asuransi PT Asuransi Sinar, PT Asuransi Sahabat Artha
Wahana Tata, PT Asuransi Sinar, PT Asuransi Proteksi, and MS Amlin Marine MV with coverage
Sahabat Artha Proteksi, dan MS Amlin Marine MV amount Rp25,610,422 and Rp21,121,231 for the
dengan nilai pertanggungan seluruhnya sebesar years ended December 31, 2025 and 2024
Rp25.610.422 dan Rp21.121.231 masing-masing respectively.
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Desember 2025 dan 2024.
BRI telah mengasuransikan aset tetap satelit BRI insured its satellites to PT BRI Asuransi
kepada PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance) Indonesia (BRI Insurance) (Subsidiary) on December
(Entitas Anak) dengan nilai pertanggungan 31, 2025 and 2024 with full coverage amounted to
seluruhnya pada tanggal 31 Desember 2025 dan Rp1,544,032 and Rp1,746,226 in which the
2024 masing-masing sebesar Rp1.544.032 dan insurance policies mature on June 19, 2026 and
Rp1.746.226, masing-masing polis asuransi 2025, respectively.
tersebut berakhir pada tanggal 19 Juni 2026 dan
2025.
Tidak ada aset tetap yang dimiliki BRI dan entitas As of December 31, 2025 and 2024 there are no
anak yang dijadikan jaminan pada tanggal-tanggal premises and equipment owned by BRI and its
31 Desember 2025 dan 2024. subsidiaries which are pledged as collateral.
Nilai tercatat bruto aset tetap yang telah The gross carrying value of premises and equipments
terdepresiasi penuh, namun masih digunakan oleh that have been fully depreciated but still used by BRI
BRI adalah masing-masing sebesar Rp12.413.792 amounted to Rp12,413,792 and Rp10,793,958 as of
dan Rp10.793.958 pada tanggal 31 Desember 2025 December 31, 2025 and 2024, respectively.
dan 2024.
Pada tanggal 1 April 2016, BRI mengubah kebijakan On April 1, 2016, BRI changed its accounting policy
akuntansi untuk pengukuran hak atas tanah menjadi for landrights measurement from cost method to
model revaluasian dari sebelumnya menggunakan revaluation method.
model biaya.
203
Page 1178
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
16. ASET TETAP (lanjutan) 16. PREMISES AND EQUIPMENT (continued)
Penilaian dilakukan berdasarkan POJK The valuation is performed based on
No. 28/POJK.04/2021 tanggal 30 Desember 2021 POJK No. 28/POJK.04/2021 dated December 30,
tentang “Penyajian Laporan Penilaian Properti di 2021 regarding “Presentation of Property Appraisal
Pasar Modal” dan Standar Penilaian Indonesia, Reports in the Capital Market” and Indonesian
ditentukan berdasarkan transaksi pasar terkini dan Appraisal Standards, determined based on the
dilakukan dengan ketentuan-ketentuan yang lazim. current market transactions and carried out under
Metode penilaian yang dipakai adalah metode data customary conditions. The valuation methods used
pasar dan metode biaya. are market data method and cost method.
Penilaian atas tanah dilakukan oleh penilai The valuation of landrights is performed by external
independen eksternal sebagai berikut: independent appraiser, as follows:
1. KJPP Anas Karim Rivai dan Rekan, 1. KJPP Anas Karim Rivai and Partners, with report
dengan laporan No.00676/2.0030-00/PI/07/ No. 00676/2.0030-00/PI/07/0067/1/IX/2025
0067/1/IX/2025 tanggal 29 September 2025 dated September 29, 2025 amounting to
sebesar Rp1.804.384 ditandatangani oleh Anas Rp1,804,384 signed by Anas Karim Rivai.
Karim Rivai.
2. KJPP Sih Wiryadi dan Rekan, dengan laporan 2. KJPP Sih Wiryadi and Partners, with report
No. 00422/2.0013-00/PI/07/0109/1/IX/2025 No. 00422/2.0013-00/PI/07/0109/1/IX/2025
tanggal 29 September 2025 sebesar dated September 29, 2025 amounting to
Rp2.142.235 ditandatangani oleh Sih Wiryadi. Rp2,142,235 signed by Sih Wiryadi.
3. KJPP Sapto, Kasmodiard dan Rekan, dengan 3. KJPP Sapto, Kasmodiard and Partners, with
laporan No. 01588/2.0084-00/PI/07/0274/1/IX/ report No. 01588/2.0084-00/PI/07/0274/1/IX/
2025 tanggal 29 September 2025 sebesar 2025 dated September 29, 2025 amounting to
Rp10.225.991 ditandatangani oleh Sapto Haji. Rp10,225,991 signed by Sapto Haji.
4. KJPP Firdaus, Ali dan Rekan, dengan laporan 4. KJPP Firdaus, Ali, and Partners, with report No.
No. 00246/2.0134-00/PI/07/0071/1/IX/2025 00246/2.0134-00/PI/07/0071/1/IX/2025 dated
tanggal 29 September 2025 sebesar September 29, 2025, amounting to Rp1,499,838
Rp1.499.838 ditandatangani oleh M. Firdaus signed by M. Firdaus Asriadin.
Asriadin.
5. KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan, 5. KJPP Benedictus Darmapuspita and Partners,
dengan laporan No. 00329/2.0103-00/PI/07/ with report No. 00329/2.0103-00/PI/07/0121/1/
0121/1/IX/2025 tanggal 29 September 2025 IX/2025 dated September 29, 2025 amounting to
sebesar Rp2.730.137 ditandatangani oleh Rp2,730,137 signed by Benny Supriyanto.
Benny Supriyanto.
6. KJPP Budi, Edy, Saptono dan Rekan, 6. KJPP Budi, Edy, Saptono and Partners, with
dengan laporan No. 00174/2.0033-00/PI/07/ report No. 00174/2.0033-00/PI/07/0470/1/IX/
0470/1/IX/2025 tanggal 29 September 2025 2025 dated September 29, 2025 amounting to
sebesar Rp1.346.606 ditandatangani oleh Rp1,346,606 signed by Suryani Siregar.
Suryani Siregar.
204
Page 1179
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
16. ASET TETAP (lanjutan) 16. PREMISES AND EQUIPMENT (continued)
Penilaian atas tanah dilakukan oleh penilai The valuation of landrights is performed by external
independen eksternal sebagai berikut (lanjutan): independent appraiser, as follows (continued):
7. KJPP Muttaqin, Bambang, Purwanto, Rozak, 7. KJPP Muttaqin, Bambang, Purwanto, Rozak,
Uswatun (MBPRU) dan Rekan, Uswatun (MBPRU) and Partners, with report No.
dengan laporan No. 01088/2.0027-00/PI/07/ 01088/2.0027-00/PI/07/0196/1/IX/2025 dated
0196/1/IX/2025 tanggal 29 September 2025 September 29, 2025 amounting Rp1,649,385
sebesar Rp1.649.385 ditandatangani oleh signed by Muhammad A. Muttaqin.
Muhammad A. Muttaqin.
8. KJPP Abdullah Fitriantoro dan Rekan, dengan 8. KJPP Abdullah Fitriantoro and Partners, with
laporan No. 00372/2.0051-00/PI/07/0152/1/IX/ report No. 00372/2.0051-00/PI/07/0152/1/IX/
2025 tanggal 29 September 2025 sebesar 2025 dated September 29, 2025 amounting to
Rp1.186.543 ditandatangani oleh Abdullah Rp1,186,543 signed by Abdullah Fitriantoro.
Fitriantoro.
9. KJPP Aditya Iskandar dan Rekan, 9. KJPP Aditya Iskandar and Partners, with report
dengan laporan No. 00460/2.0003-00/PI/07/ No. 00460/2.0003-00/PI/07/0023/1/IX/2025
0023/1/IX/2025 tanggal 25 September 2025 dated September 25, 2025 amounting to
sebesar Rp1.427.811 ditandatangani oleh Rp1,427,811 signed by Aditya Iskandar.
Aditya Iskandar.
Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari penilaian The increase in the carrying value arising from the
kembali atas hak atas tanah BRI (Entitas induk) revaluation of BRI’s (Parent entity) landrights on
pada tanggal 1 April 2025 sebesar Rp22.372 dicatat April 1, 2025 amounted to Rp22,372 was recognized
sebagai “Surplus Revaluasi Aset Tetap” dan as a "Revaluation Surplus arising from Premises and
disajikan dalam penghasilan komprehensif lain Equipment" and presented in other comprehensive
sebesar Rp9.153, sedangkan penurunan nilai income amounted to Rp9,153 while the decrease in
tercatat yang timbul dari penilaian kembali sebesar carrying value arising from the revaluation amounted
Rp13.219 diakui dalam laporan laba rugi periode to Rp13,219 was recognized in the statement of profit
berjalan. Nilai wajar hak atas tanah termasuk pada or loss for the period. The fair value of landrights is
hierarki nilai wajar level 2. included in the level 2 fair value hierarchy.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Entitas As of December 31, 2025 and 2024, the subsidiaries
anak melakukan revaluasi aset kepemilikan revaluated its direct ownership assets for land rights
langsung untuk hak atas tanah dengan peningkatan with increase in valuation of Rp522,719 and Rp9,670
masing-masing sebesar Rp522.719 dan Rp9.670 respectively, recognized as a "Revaluation Surplus
yang dicatat dalam “Surplus Revaluasi Aset Tetap” arising from Premises and Equipment" and presented
dan disajikan dalam penghasilan komprehensif lain. in other comprehensive income.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024 if the landrights
2024, jika tanah diukur menggunakan model biaya, were measured using the cost method, the carrying
nilai tercatatnya masing-masing adalah sebesar values would be Rp14,780,582 and Rp14,593,406,
Rp14.780.582 dan Rp14.593.406. respectively.
BRI dan entitas anak tidak memiliki aset tetap yang BRI and its subsidiaries do not have premises and
tidak terpakai sementara, tidak memiliki aset tetap equipment that are temporarily not being used, do not
yang dihentikan dari penggunaan aktif, dan aset have premises and equipment that are discontinued
tetap yang diklasifikasikan sebagai tersedia untuk from active use and not classified as available for sale
dijual pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan as of December 31, 2025 and 2024.
2024.
205
Page 1180
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
16. ASET TETAP (lanjutan) 16. PREMISES AND EQUIPMENT (continued)
Rincian aset dalam penyelesaian, adalah sebagai Details of assets in progress are as follows:
berikut:
31 Desember 2025/December 31, 2025
Persentase Estimasi
Akumulasi penyelesaian/ penyelesaian/
biaya/ Cost Completion Estimated Date
accumulation percentage of Completion
Bangunan dalam penyelesaian: Building in progress:
Kawasan IT Ragunan 645.482 79,44% Apr/Apr 2026 Ragunan IT Area
Kawasan IT Tabanan 140.529 65,36%% Apr/Apr 2026 Tabanan IT Area
Kantor Cabang BRI Bangko 24.400 80,00% Mei/May 2026 BRI Bangko Branch Office
Kantor Cabang BRI Sinjai 24.000 80,00% Apr/Apr 2026 BRI Sinjai Branch Office
Kantor Cabang Samarinda 21.080 80,00% Jun/Jun 2026 BRI Samarinda Branch Office
Lain-lain 926.538 Beragam/Various% Beragam/Various Others
1.782.029
Software dalam penyelesaian: Software in progress:
Pengadaan Infrastruktur Procurement of New Data
New Data Center IT 388.415 62.65%% Des/Dec 2026 Center IT Infrastructure
Pengadaan Peningkatan Kapasitas Procurement of Capacity
& Performance SAP BRIFIRST 316.957 77,53% Des/Dec 2028 & Performance SAP BRIFIRST
Pengadaan Network Procurement of Network
Access Control (NAC) 125.181 95,85% Jun/Jun 2026 Access Control (NAC)
Pengadaan Konsultan Modernisasi Procurement of Credit Card Modern-
Kartu Kredit & Acquiring 96.688 81,25% Jun/Jun 2026 ization & Acquiring Consultant
Pengadaan Enhancement GTI Electrical System
Sistem Kelistrikan GTI 83.055 67,36% Jun/Jun 2026 Enhancement Procurement
Lain-lain 500.989 Beragam/Various Beragam/Various Others
1.511.285
Hardware dalam penyelesaian 86.037 Beragam/Various Beragam/Various Hardware in progress
Total 3.379.351 Total
31 Desember 2024/December 31, 2024
Persentase Estimasi
Akumulasi penyelesaian/ penyelesaian/
biaya/ Cost Completion Estimated Date
accumulation percentage of Completion
Bangunan dalam penyelesaian: Building in progress:
Kawasan IT Ragunan 194.197 23,00% Apr/Apr 2026 Ragunan IT Area
Kawasan IT Tabanan 64.920 30,00% Feb/Feb 2025 Tabanan IT Area
Menara BRI Semarang 63.893 30,00%% Jul/Jul 2025 BRI Tower Semarang
Kantor Cabang S. Parman 37.877 90,00% Mar/Mar 2025 S. Parman Branch Office
Kantor Cabang BRI Demak 32.175 92,00%% Mar/Mar 2025 BRI Demak Branch Office
Lain-lain 829.292 Beragam/Various Beragam/Various Others
1.222.354
Software dalam penyelesaian: Software in progress:
Pengadaan Konsultan IT-Fase Procurement of IT Consultant-
Implementasi Product 363.796 95,00%% Jan/Jan 2025 Product Implementation Phase
Pengadaan Infrastruktur Procurement of New Data
New Data Center IT 190.525 31,00%% Des/Dec 2026 Center IT Infrastructure
Pengadaan Peningkatan Kapasitas Procurement of Capacity
& Performance SAP BRIFIRST 106.209 26,00%% Des/Dec 2028 & Performance SAP BRIFIRST
Pengadaan Rubrik Security Procurement of Rubric
Cloud (RSC) 104.670 97,00%% Jun/Jun 2027 Security Cloud (RSC)
Pengadaan Konsultan Modernisasi Procurement of Credit Card Modern-
Kartu Kredit & Acquiring 76.160 64,00%% Okt/Oct 2025 ization & Acquiring Consultant
Lain-lain 589.085 Beragam/Various Beragam/Various Others
1.430.445
Hardware dalam penyelesaian 778.959 Beragam/Various Beragam/Various Hardware in progress
Total 3.431.758 Total
206
Page 1181
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
16. ASET TETAP (lanjutan) 16. PREMISES AND EQUIPMENT (continued)
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat Management believes that there is no impairment of
penurunan nilai aset tetap selain yang disebutkan di premises and equipments and the amount of
atas dan jumlah nilai pertanggungan asuransi cukup insurance coverage is adequate to cover the risk of
untuk menutup risiko kerugian yang mungkin timbul loss that may arise on the premises and equipments
atas aset tetap pada tanggal-tanggal 31 Desember as of December 31, 2025 and 2024.
2025 dan 2024.
17. PROPERTI INVESTASI DAN ASET LAIN-LAIN 17. INVESTMENT PROPERTY AND OTHER ASSETS
a) Properti investasi a) Investment property
Properti investasi adalah properti (tanah atau Investment properties are defined as property
bangunan atau bagian dari suatu bangunan (land or a building or part of a building or both)
atau kedua-duanya) yang dikuasai oleh entitas held by subsidiries for the purpose of which is to
anak untuk menghasilkan rental atau untuk earn a rental income or for capital appreciation
kenaikan nilai atau kedua-duanya, dan tidak or both, rather than for use in the production or
untuk digunakan dalam produksi atau supply of goods or services or for administrative
penyediaan barang atau jasa atau untuk tujuan purposes or sale in the ordinary course of
administratif atau dijual dalam kegiatan usaha business.
sehari-hari.
Nilai wajar dari properti investasi pada tanggal The fair value of investment properties as of
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing December 31, 2025 and 2024, amounted to
sebesar Rp19.115 dan Rp197.380, Rp19,115 and Rp197,380, respectively, which
berdasarkan perhitungan laporan penilai was based on the report of independent
independen Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) appraisal Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP)
Muttaqin Bambang Purwanto Rozak Uswatun Muttaqin Bambang Purwanto Rozak Uswatun &
& Rekan, KJPP Dasa’at, Yudistira & Rekan dan Rekan, KJPP Dasa’at, Yudistira & Rekan and
KJPP Karmanto & Rekan. KJPP Karmanto & Rekan.
Entitas anak menyajikan nilai wajar atas The subsidiaries present the fair value of the
properti investasi berdasarkan hierarki nilai investment property based on fair value hierarcy
wajar tingkat 2. level 2.
Metode yang digunakan untuk penilaian Method used for valuation of investment
properti investasi adalah pendekatan pasar properties is market approach and/or cost
(market approach) dan/atau pendekatan biaya approach in valuing the land, building, and
(cost approach) untuk menilai tanah, apartement unit.
bangunan, dan unit apartemen.
Perubahan dalam properti investasi adalah Movements of investment in properties are as
sebagai berikut: follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024*)/
December 31, 2025 December 31, 2024*)
Saldo awal tahun 197.380 199.635 Beginning balance
Penyesuaian nilai wajar Fair value adjustment on
properti investasi (178.265) (2.255) investment property
Total 19.115 197.380 Total
*) Setelah reklasifikasi dan penyajian kembali (Catatan 52) *) After reclassification and restatement (Note 52)
207
Page 1182
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. PROPERTI INVESTASI DAN ASET LAIN-LAIN 17. INVESTMENT PROPERTY AND OTHER ASSETS
(lanjutan) (continued)
b) Aset lain-lain b) Other assets
Aset lain-lain terdiri atas: Other assets consist of:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024*)/
December 31, 2025 December 31, 2024*)
Rupiah Rupiah
Biaya dibayar dimuka 8.544.805 10.906.161 Prepaid expense
Piutang bunga: Interest receivables:
Usaha gadai 4.088.907 2.941.973 Pawn business
Efek-efek 3.642.024 2.860.232 Securities
Lain-lain 586.134 327.191 Others
Prepaid tax related to
Uang muka pajak terkait PPh Badan 6.305.887 1.089.287 Corporate Income Tax
Tagihan kepada Pemerintah terkait Receivables from government related
pemberian KUR 4.486.293 1.904.023 to KUR disbursement
Beban yang ditangguhkan untuk Deferred expense for
pinjaman pekerja (Catatan 11) 4.148.213 4.747.556 Employee loan (Note 11)
Piutang lain-lain 3.468.595 1.996.023 Other receivables
Reasuransi kontrak aset 3.274.458 2.699.409 Reinsurance contract assets
Aset deposito emas 3.271.908 - Gold deposit asset
Persediaan emas 2.754.108 1.279.747 Gold inventories
Tagihan terkait dengan transaksi Receivables related to ATM
ATM dan kartu kredit 2.321.585 1.744.804 and credit card transaction
Aset atas sewa operasi - neto 885.545 900.623 Assets under operating lease - net
Uang muka pajak terkait PPh 21 811.612 879.222 Prepaid tax related to Income Tax Art 21
Persekot intern 223.948 111.172 Internal advance
Kas yang dibatasi penggunaannya 148.133 151.600 Restricted cash in bank
Premises and equipment not yet
Aset tetap belum didistribusikan 140.439 41.319 distributed
Agunan yang diambil alih 101.678 102.880 Foreclosed collaterals
Setoran jaminan 55.350 53.664 Guarantee deposits
Lain-lain 4.352.855 3.184.974 Others
53.612.477 37.921.860
Mata uang asing Foreign currency
Piutang bunga: Interest receivables:
Efek-efek 1.116.363 1.034.290 Securities
Lain-lain 301.080 192.426 Other
Term deposit valas devisa Foreign currency term deposit for
hasil ekspor (TD Valas DHE) exchange foreign proceeds
Bank Indonesia 341.838 333.971 of export Bank Indonesia
Lain-lain 244.166 841.677 Others
2.003.447 2.402.364
Total 55.615.924 40.324.224 Total
Dikurangi cadangan penurunan nilai (1.079.658) (1.152.352) Less allowance for impairment losses
Neto 54.536.266 39.171.872 Net
*) Setelah reklasifikasi dan penyajian kembali (Catatan 52) *) After reclassification and restatement (Note 52)
208
Page 1183
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. LIABILITAS SEGERA 18. LIABILITIES DUE IMMEDIATELY
Liabilitas segera terdiri atas: Liabilities due immediately consist of:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Rupiah Rupiah
Titipan pembayaran dividen 20.633.740 20.338.300 Dividend payment deposits
Titipan advance payment 5.957.166 5.913.773 Advance payment deposits
Titipan kerja sama pihak ketiga 1.605.401 915.396 Third parties cooperation deposits
Titipan ATM dan kartu kredit 987.789 814.138 ATM and credit card deposits
Titipan biaya operasional jaringan 886.621 381.481 Network operating cost deposit
Utang kepada nasabah 750.004 419.479 Debt to customers
Titipan dana pihak ketiga 748.288 487.993 Third parties funding deposits
Titipan uang elektronik 614.422 564.013 Electronic money deposits
Titipan setoran pajak 605.977 809.434 Tax payment deposits
Titipan asuransi 295.452 227.242 Insurance deposits
Titipan biaya outsourcing 145.194 140.347 Outsourcing fee deposits
Lain-lain 5.445.546 5.167.223 Others
38.675.600 36.178.819
Mata uang asing Foreign currency
Titipan remittance 619.939 289.959 Remitance deposits
Titipan setoran pajak 226.812 151.402 Tax payment deposits
Titipan dana pihak ketiga 60.189 47.247 Third parties funding deposits
Titipan advance payment 41.733 44.123 Advance payment deposits
Titipan ATM dan kartu kredit 5.382 - ATM and credit card deposits
Lain-lain 189.090 110.111 Others
1.143.145 642.842
Total 39.818.745 36.821.661 Total
19. GIRO 19. DEMAND DEPOSITS
Giro terdiri atas: Demand deposits consist of:
31 Desember 2025/December 31, 2025 31 Desember 2024/December 31, 2024
Jumlah Jumlah
nosional nosional
mata uang mata uang
asing asing
(nilai penuh)/ Ekuivalen (nilai penuh)/ Ekuivalen
Notional amount Rupiah/ Notional amount Rupiah/
foreign currency Equivalent foreign currency Equivalent
(full amount) in Rupiah (full amount) in Rupiah
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 133.195.674 125.234.303 Rupiah
Mata uang asing Foreign currency
Dolar Amerika Serikat 3.747.299.105 62.486.213 6.828.445.495 109.903.830 United States Dollar
Euro Eropa 32.183.235 629.872 16.693.329 279.749 European Euro
Yen Jepang 3.082.034.096 328.237 2.514.257.926 259.044 Japanese Yen
Renminbi 122.328.690 291.754 203.061.964 447.750 Renminbi
Dirham Uni Emirat Arab 26.560.641 120.599 33.321.977 146.020 United Arab Emirates Dirham
Dolar Taiwan Baru 192.736.496 102.341 51.920.252 25.489 New Taiwan Dollar
Dolar Singapura 5.909.007 76.611 4.022.852 47.649 Singaporean Dollar
Dolar Hong Kong 8.987.036 19.253 8.169.855 16.937 Hong Kong Dollar
Pound Sterling Inggris 511.152 11.470 93.231 1.885 Great Britain Pound Sterling
Riyal Arab Saudi 2.210.677 9.830 14.013.377 60.033 Saudi Arabian Riyal
Dolar Australia 865.069 9.647 2.123.116 21.260 Australian Dollar
Ringgit Malaysia 2.490 10 2.490 9 Malaysian Ringgit
64.085.837 111.209.655
197.281.511 236.443.958
209
Page 1184
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. GIRO (lanjutan) 19. DEMAND DEPOSITS (continued)
Giro terdiri atas (lanjutan): Demand deposits consist of (continued):
31 Desember 2025/December 31, 2025 31 Desember 2024/December 31, 2024
Jumlah Jumlah
nosional nosional
mata uang mata uang
asing asing
(nilai penuh)/ Ekuivalen (nilai penuh)/ Ekuivalen
Notional amount Rupiah/ Notional amount Rupiah/
foreign currency Equivalent foreign currency Equivalent
(full amount) in Rupiah (full amount) in Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah 132.560.910 75.606.841 Rupiah
Mata uang asing Foreign currency
Dolar Amerika Serikat 7.076.019.011 117.992.617 3.845.937.787 61.900.368 United States Dollar
Dolar Singapura 13.375.147 173.409 12.951.350 153.403 Singaporean Dollar
Euro Eropa 6.962.190 136.260 22.684.350 380.147 European Euro
Yen Jepang 531.876.837 56.645 660.367.033 68.038 Japanese Yen
Renminbi 632.925 1.510 632.260 1.394 Renminbi
Pound Sterling Inggris 36.024 808 9.424 191 Great Britain Pound Sterling
118.361.249 62.503.541
250.922.159 138.110.382
Total 448.203.670 374.554.340 Total
Giro yang dijadikan jaminan atas fasilitas perbankan Demand deposits used as collateral for banking
yang diberikan oleh BRI dan entitas anak adalah facilities granted by BRI and subsidiaries amounted
masing-masing sebesar Rp797.343 dan Rp624.144 to Rp797,343 and Rp624,144 as of December 31,
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. 2025 and 2024 respectively.
20. TABUNGAN 20. SAVING DEPOSITS
Tabungan terdiri atas: Saving deposits consist of:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Jumlah Jumlah
nosional nosional
mata uang mata uang
asing asing
(nilai penuh)/ Ekuivalen (nilai penuh)/ Ekuivalen
Notional amount Rupiah/ Notional amount Rupiah/
foreign currency Equivalent foreign currency Equivalent
(full amount) in Rupiah (full amount) in Rupiah
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Simpedes 322.819.385 323.947.506 Simpedes
Britama 243.181.372 203.608.262 Britama
Lain-lain 11.528.182 10.314.729 Others
577.528.939 537.870.497
Mata uang asing Foreign currency
Britama Britama
Dolar Amerika Serikat 269.639.533 4.496.239 218.579.951 3.518.045 United States Dollar
Yen Jepang 21.915.941.990 2.334.048 23.335.190.316 2.404.225 Japanese Yen
Dolar Singapura 57.007.599 739.106 7.905.130 93.633 Singaporean Dollar
Euro Eropa 14.352.765 280.904 8.396.159 140.704 European Euro
Dolar Australia 4.428.701 49.390 2.276.961 22.800 Australian Dollar
Dolar Taiwan Baru 79.292.170 42.103 18.397.529 9.032 New Taiwan Dollar
Dirham Uni Emirat Arab 6.879.087 31.234 3.244.510 14.218 United Arab Emirates Dirham
Renminbi 12.904.012 30.776 21.245.557 46.846 Renminbi
Pound Sterling Inggris 588.147 13.198 690.737 13.966 Great Britain Pound Sterling
Ringgit Malaysia 2.220.892 9.124 379.550 1.366 Malaysian Ringgit
Riyal Arab Saudi 961.092 4.273 1.371.029 5.873 Saudi Arabian Riyal
Dolar Hong Kong 242.044 519 172.748 358 Hong Kong Dollar
Baht Thailand 148.392 79 79.473 37 Thailand Baht
Won Korea Selatan 352.006 4 227.799 2 South Korean Won
210
Page 1185
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. TABUNGAN (lanjutan) 20. SAVING DEPOSITS (continued)
Tabungan terdiri atas (lanjutan): Saving deposits consist of (continued):
31 Desember 2025/December 31, 2025 31 Desember 2024/December 31, 2024
Jumlah Jumlah
nosional nosional
mata uang mata uang
asing asing
(nilai penuh)/ Ekuivalen (nilai penuh)/ Ekuivalen
Notional amount Rupiah/ Notional amount Rupiah/
foreign currency Equivalent foreign currency Equivalent
(full amount) in Rupiah (full amount) in Rupiah
Pihak ketiga (lanjutan) Third parties (continued)
Mata uang asing (lanjutan) Foreign currency (continued)
Lain-lain Others
Dolar Amerika Serikat 705 12 30.388 489 United States Dollar
8.031.009 6.271.594
585.559.948 544.142.091
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah Rupiah
Britama 1.957.933 207.531 Britama
Simpedes 21.247 10.086 Simpedes
Lain-lain 34.146 50.047 Others
2.013.326 267.664
Mata uang asing Foreign currency
Britama Britama
Dolar Amerika Serikat 731.000 12.189 981.846 15.804 United States Dollar
Pound Sterling Inggris 4.584 103 2.384 48 Great Britain Pound Sterling
Euro Eropa 5.052 99 5.021 84 European Euro
Dolar Singapura 7.140 93 8.061 95 Singaporean Dollar
Yen Jepang 599.356 64 10.875.122 1.120 Japanese Yen
Ringgit Malaysia 5.112 21 1.884 7 Malaysian Ringgit
Riyal Arab Saudi 3.990 18 6.168 26 Saudi Arabian Riyal
Renminbi 503 1 237 1 Renminbi
Baht Thailand - 14.980 7 Thailand Baht
12.588 17.192
2.025.914 284.856
Total 587.585.862 544.426.947 Total
Tabungan yang dijadikan jaminan atas fasilitas Saving deposits used as collateral for banking
perbankan yang diberikan oleh BRI dan entitas anak facilities granted by BRI and subsidiaries amounted
adalah masing-masing sebesar Rp443.024 dan to Rp443,024 and Rp152,900 as of December 31,
Rp152.900 pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 and 2024 respectively.
2025 dan 2024.
21. DEPOSITO BERJANGKA 21. TIME DEPOSITS
Deposito berjangka terdiri atas: Time deposits consist of:
31 Desember 2025/December 31, 2025 31 Desember 2024/December 31, 2024
Jumlah Jumlah
nosional nosional
mata uang mata uang
asing asing
(nilai penuh)/ Ekuivalen (nilai penuh)/ Ekuivalen
Notional amount Rupiah/ Notional amount Rupiah/
foreign currency Equivalent foreign currency Equivalent
(full amount) in Rupiah (full amount) in Rupiah
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 250.287.893 297.390.673 Rupiah
Mata uang asing Foreign currency
Dolar Amerika Serikat 1.637.050.767 27.297.822 1.842.930.774 29.661.973 United States Dollar
Dolar Taiwan Baru 699.800.393 371.584 727.074.778 356.939 New Taiwan Dollar
Renminbi 74.828.294 178.465 74.653.066 164.609 Renminbi
Dolar Singapura 11.652.589 151.076 10.904.806 129.163 Singaporean Dollar
Dolar Australia 7.504.731 83.695 7.786.002 77.965 Australian Dollar
Euro Eropa 271.569 5.315 481.878 8.075 European Euro
211
Page 1186
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
21. DEPOSITO BERJANGKA (lanjutan) 21. TIME DEPOSITS (continued)
Deposito berjangka terdiri atas: Time deposits consist of:
31 Desember 2025/December 31, 2025 31 Desember 2024/December 31, 2024
Jumlah Jumlah
nosional nosional
mata uang mata uang
asing asing
(nilai penuh)/ Ekuivalen (nilai penuh)/ Ekuivalen
Notional amount Rupiah/ Notional amount Rupiah/
foreign currency Equivalent foreign currency Equivalent
(full amount) in Rupiah (full amount) in Rupiah
Pihak ketiga (lanjutan) Third parties (continued)
Mata uang asing (lanjutan) Foreign currency (continued)
Pound Sterling Inggris 50.329 1.129 726.437 14.687 Great Britain Pound Sterling
Riyal Arab Saudi 25.701 114 5.013 21 Saudi Arabian Riyal
Yen Jepang 1.034.955 110 150.000 15 Japanese Yen
28.089.310 30.413.447
278.377.203 327.804.120
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah 143.248.838 104.406.122 Rupiah
Mata uang asing Foreign currency
Dolar Amerika Serikat 565.410.383 9.428.218 885.900.885 14.258.575 United States Dollar
Yen Jepang 450.000 48 - Japanese Yen
9.428.266 14.258.575
152.677.104 118.664.697
Total 431.054.307 446.468.817 Total
Deposito berjangka berdasarkan periode kontrak Time deposits based on their contractual periods are
adalah sebagai berikut: as follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Deposits on call 7.046.914 6.962.874 Deposits on call
Deposito Deposits
1 bulan 53.245.544 51.995.422 1 month
3 bulan 163.958.295 192.809.465 3 months
6 bulan 14.773.711 33.958.654 6 months
12 bulan 10.589.872 10.891.245 12 months
Lebih dari 12 bulan 673.557 773.013 More than 12 months
250.287.893 297.390.673
Mata uang asing Foreign currency
Deposits on call - 83.903 Deposits on call
Deposito Deposits
1 bulan 14.254.127 9.888.829 1 month
3 bulan 9.016.225 16.719.631 3 months
6 bulan 625.072 1.266.400 6 months
12 bulan 3.966.515 2.244.837 12 months
Lebih dari 12 bulan 227.371 209.847 More than 12 months
28.089.310 30.413.447
278.377.203 327.804.120
212
Page 1187
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
21. DEPOSITO BERJANGKA (lanjutan) 21. TIME DEPOSITS (continued)
Deposito berjangka berdasarkan periode kontrak Time deposits based on their contractual periods are
adalah sebagai berikut (lanjutan): as follows (continued):
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Notes 44)
Rupiah Rupiah
Deposits on call 4.115.350 1.943.030 Deposits on call
Deposito Deposits
1 bulan 15.627.585 18.335.372 1 month
3 bulan 56.219.820 63.128.726 3 months
6 bulan 66.497.968 20.382.959 6 months
12 bulan 784.788 605.209 12 months
Lebih dari 12 bulan 3.327 10.826 More than 12 months
143.248.838 104.406.122
Mata uang asing Foreign currency
Deposits on call 16.675 162.027 Deposits on call
Deposito Deposits
1 bulan 5.626.635 6.734.202 1 month
3 bulan 2.235.059 4.609.687 3 months
6 bulan 506.163 1.985.712 6 months
12 bulan 1.043.734 726.709 12 months
Lebih dari 12 bulan - 40.238 More than 12 months
9.428.266 14.258.575
152.677.104 118.664.697
Total 431.054.307 446.468.817 Total
Deposito berjangka yang dijadikan jaminan atas Time deposits used as collateral for banking facilities
fasilitas perbankan yang diberikan oleh BRI dan granted by BRI and subsidiaries amounted to
entitas anak adalah sebesar Rp94.745 dan Rp94,745 and Rp77,634 as of December 31, 2025
Rp77.634 pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 and 2024.
dan 2024.
22. SIMPANAN DARI BANK LAIN DAN LEMBAGA 22. DEPOSITS FROM OTHER BANKS AND OTHER
KEUANGAN LAIN FINANCIAL INSTITUTIONS
Simpanan dari bank lain dan lembaga keuangan lain Deposits from other banks and other financial
terdiri atas: institutions consist of:
31 Desember 2025/December 31, 2025 31 Desember 2024/December 31, 2024
Jumlah Jumlah
nosional nosional
mata uang mata uang
asing asing
(nilai penuh)/ Ekuivalen (nilai penuh)/ Ekuivalen
Notional amount Rupiah/ Notional amount Rupiah/
foreign currency Equivalent foreign currency Equivalent
(full amount) in Rupiah (full amount) in Rupiah
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Inter-bank call money 7.402.000 3.435.000 Inter-bank call money
Giro 2.383.415 2.096.321 Demand deposits
Deposit On Call 750.000 - Deposit On Call
Deposito berjangka 500.090 624.984 Time deposits
Tabungan 5.619 6.185 Saving deposits
11.041.124 6.162.490
213
Page 1188
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. SIMPANAN DARI BANK LAIN DAN LEMBAGA 22. DEPOSITS FROM OTHER BANKS AND OTHER
KEUANGAN LAIN (lanjutan) FINANCIAL INSTITUTIONS (continued)
Simpanan dari bank lain dan lembaga keuangan lain Deposits from other banks and other financial
terdiri atas (lanjutan): institutions consist of (continued):
31 Desember 2025/December 31, 2025 31 Desember 2024/December 31, 2024
Jumlah Jumlah
nosional nosional
mata uang mata uang
asing asing
(nilai penuh)/ Ekuivalen (nilai penuh)/ Ekuivalen
Notional amount Rupiah/ Notional amount Rupiah/
foreign currency Equivalent foreign currency Equivalent
(full amount) in Rupiah (full amount) in Rupiah
Pihak ketiga (lanjutan) Third parties (continued)
Mata uang asing Foreign currency
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Inter-bank call money 29.307.427 488.701 259.212.592 4.172.026 Inter-bank call money
Deposito berjangka 169.500.000 2.826.413 151.000.000 2.430.345 Time deposits
Giro 99.608.610 1.660.973 44.084.669 709.543 Demand deposits
Deposito on call 12.500.000 208.438 3.000.000 48.285 Deposits on call
5.184.525 7.360.199
Euro Eropa European Euro
Giro - 127 2 Demand deposits
- 2
16.225.649 13.522.691
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah Rupiah
Giro 38.958 12.872 Demand deposits
Deposito berjangka 43 42 Time deposits
39.001 12.914
Mata uang asing Foreign currency
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Inter-bank call money 80.000.000 1.334.000 71.000.000 1.142.745 Inter-bank call money
Giro 167.072 2.786 70.312 1.132 Demand deposits
1.336.786 1.143.877
1.375.787 1.156.791
Total 17.601.436 14.679.482 Total
214
Page 1189
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. SIMPANAN DARI BANK LAIN DAN LEMBAGA 22. DEPOSITS FROM OTHER BANKS AND OTHER
KEUANGAN LAIN (lanjutan) FINANCIAL INSTITUTIONS (continued)
Klasifikasi jangka waktu simpanan dari bank lain dan The classification of deposits from other banks and
lembaga keuangan lain berdasarkan sisa umur other financial institutions based on their remaining
sampai dengan saat jatuh tempo adalah sebagai period to maturity are as follows:
berikut:
31 Desember 2025/December 31, 2025
> 1 bulan - > 3 bulan
3 bulan/ - 1 tahun/
< 1 bulan > 1 month 3 months >1 tahun/
< 1 month - 3 months> - 1 year > 1 year Total/Total
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Inter-bank call money 7.402.000 - - - 7.402.000 Inter-bank call money
Giro 2.383.415 - - - 2.383.415 Demand deposits
Deposit On Call 750.000 - - - 750.000 Deposit On Call
Deposito Berjangka 253.515 243.575 3.000 - 500.090 Time deposits
Tabungan 5.619 - - - 5.619 Saving deposits
10.794.549 243.575 3.000 - 11.041.124
Mata uang asing Foreign currency
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Inter-bank call money 50.148 438.553 - - 488.701 Inter-bank call money
Deposito Berjangka 433.550 2.392.863 - - 2.826.413 Time deposits
Giro 1.660.973 - - - 1.660.973 Demand deposits
Deposit On Call 208.438 - - - 208.438 Deposit on call
2.353.109 2.831.416 - - 5.184.525
13.147.658 3.074.991 3.000 - 16.225.649
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah Rupiah
Giro 38.958 - - - 38.958 Demand deposits
Deposito Berjangka 43 - - - 43 Time deposits
39.001 - - - 39.001
Mata Uang Asing Foreign currency
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Inter-bank call money 833.750 500.250 - - 1.334.000 Inter-bank call money
Giro 2.786 - - - 2.786 Demand deposits
836.536 500.250 - - 1.336.786
875.537 500.250 - - 1.375.787
Total 14.023.195 3.575.241 3.000 - 17.601.436 Total
215
Page 1190
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. SIMPANAN DARI BANK LAIN DAN LEMBAGA 22. DEPOSITS FROM OTHER BANKS AND OTHER
KEUANGAN LAIN (lanjutan) FINANCIAL INSTITUTIONS (continued)
Klasifikasi jangka waktu simpanan dari bank lain dan The classification of deposits from other banks and
lembaga keuangan lain berdasarkan sisa umur other financial institutions based on their remaining
sampai dengan saat jatuh tempo adalah sebagai period to maturity are as follows (continued):
berikut (lanjutan):
31 Desember 2024/December 31, 2024
> 1 bulan - > 3 bulan
3 bulan/ - 1 tahun/
< 1 bulan > 1 month 3 months >1 tahun/
< 1 month - 3 months> - 1 year > 1 year Total/Total
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Inter-bank call money 2.835.000 600.000 - - 3.435.000 Inter-bank call money
Giro 2.096.321 - - - 2.096.321 Demand deposits
Deposito Berjangka 165.859 442.125 15.500 1.500 624.984 Time deposits
Tabungan 6.185 - - - 6.185 Saving deposits
5.103.365 1.042.125 15.500 1.500 6.162.490
Mata uang asing Foreign currency
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Inter-bank call money 3.544.321 563.325 64.380 - 4.172.026 Inter-bank call money
Deposito Berjangka - 2.430.345 - - 2.430.345 Time deposits
Giro 709.543 - - - 709.543 Demand deposits
Deposito on call 48.285 - - - 48.285 Deposits on call
4.302.149 2.993.670 64.380 - 7.360.199
Euro Eropa European Euro
Giro 2 - - - 2 Demand deposits
2 - - - 2
9.405.516 4.035.795 79.880 1.500 13.522.691
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah Rupiah
Deposito Berjangka 42 - - - 42 Time deposits
Giro 12.872 - - - 12.872 Demand deposits
12.914 - - - 12.914
Mata Uang Asing Foreign currency
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Inter-bank call money 1.142.745 - - - 1.142.745 Inter-bank call money
Giro 1.132 - - - 1.132 Demand deposits
1.143.877 - - - 1.143.877
1.156.791 - - - 1.156.791
Total 10.562.307 4.035.795 79.880 1.500 14.679.482 Total
216
Page 1191
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. EFEK-EFEK YANG DIJUAL DENGAN JANJI 23. SECURITIES SOLD UNDER AGREEMENT TO
DIBELI KEMBALI REPURCHASE
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali Securities sold under agreement to repurchase
terdiri atas: consist of:
31 Desember 2025/December 31, 2025
Tanggal Nilai
Beli Kembali/ Nominal/
Tanggal Jual/ Date of Nominal Nilai Jual/ Nilai Tercatat/
Date Of Sale Repurchase Amount Sale Amount Carrying Amount
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Bank Indonesia Bank Indonesia
Obligasi Korporasi Corporate Bonds
PT Sarana Multigriya PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero) Finansial (Persero)
Tahun 2023 30 Des/ Dec 30, 2025 06 Jan/ Jan 06, 2026 5.000 4.405 4.406 Year 2023
5.000 4.405 4.406
Bank lain Others Banks
Obligasi Pemerintah Government Bonds
FR0091 31 Des/ Dec 31, 2025 07 Jan/ Jan 07, 2026 4.000.000 3.852.166 3.852.683 FR0091
FR0086 11 Sep/ Sep 11, 2024 15 Apr/ Apr 15, 2026 2.000.000 1.917.782 1.945.622 FR0086
FR0091 31 Des/ Dec 31, 2025 05 Jan/ Jan 05, 2026 1.200.000 1.155.650 1.155.796 FR0091
FR0103 31 Des/ Dec 31, 2025 07 Jan/ Jan 07, 2026 1.100.000 1.106.384 1.106.530 FR0103
FR0086 11 Sep/ Sep 11, 2024 15 Apr/ Apr 15, 2026 1.080.000 1.002.285 1.016.835 FR0086
FR0086 14 Jul/ Jul 14, 2023 15 Apr/ Apr 15, 2026 1.150.000 1.001.549 1.015.112 FR0086
FR0090 04 Feb/ Feb 04, 2025 15 Apr/ Apr 15, 2027 1.130.850 1.000.006 1.014.674 FR0090
FR0090 06 Feb/ Feb 06, 2025 15 Apr/ Apr 15, 2027 1.069.000 999.832 1.014.455 FR0090
FR0090 21 Feb/ Feb 21, 2025 15 Apr/ Apr 15, 2027 1.059.000 999.324 1.013.507 FR0090
FR0103 31 Des/ Dec 31, 2025 07 Jan/ Jan 07, 2026 1.000.000 1.005.804 1.005.938 FR0103
FR0103 31 Des/ Dec 31, 2025 02 Jan/ Jan 02, 2026 1.000.000 1.005.804 1.005.921 FR0103
FR0090 07 Feb/ Feb 07, 2025 15 Apr/ Apr 15, 2027 1.000.000 937.255 950.962 FR0090
FR0090 19 Mei/ May 19, 2025 15 Apr/ Apr 15, 2027 1.000.000 935.250 948.218 FR0090
FR0086 11 Sep/ Sep 11, 2024 15 Apr/ Apr 15, 2026 1.000.000 904.987 918.124 FR0086
FR0104 22 Des/ Dec 22, 2025 05 Jan/ Jan 05, 2026 800.000 812.159 813.242 FR0104
FR0073 31 Des/ Dec 31, 2025 05 Jan/ Jan 05, 2026 600.000 643.791 643.872 FR0073
FR0103 31 Des/ Dec 31, 2025 07 Jan/ Jan 07, 2026 400.000 402.321 402.375 FR0103
FR0103 30 Des/ Dec 30, 2025 02 Jan/ Jan 02, 2026 400.000 401.772 401.868 FR0103
FR0091 31 Des/ Dec 31, 2025 06 Jan/ Jan 06, 2026 400.000 385.217 385.266 FR0091
FR0091 31 Des/ Dec 31, 2025 05 Jan/ Jan 05, 2026 300.000 288.912 288.949 FR0091
FR0104 23 Des/ Dec 23, 2025 23 Jan/ Jan 23, 2026 10.000 10.131 10.143 FR0104
FR0103 31 Des/ Dec 31, 2025 30 Jan/ Jan 30, 2026 10.000 10.058 10.059 FR0103
FR0103 29 Des/ Dec 29, 2025 29 Jan/ Jan 29, 2026 10.000 10.009 10.013 FR0103
FR0103 19 Des/ Dec 19, 2025 19 Jan/ Jan 19, 2026 10.000 9.989 10.006 FR0103
FR0103 17 Des/ Dec 17, 2025 19 Jan/ Jan 19, 2026 10.000 9.974 9.994 FR0103
FR0103 15 Des/ Dec 15, 2025 12 Jan/ Jan 12, 2026 10.000 9.961 9.983 FR0103
FR0103 11 Des/ Dec 11, 2025 08 Jan/ Jan 08, 2026 10.000 9.937 9.965 FR0103
FR0103 09 Des/ Dec 09, 2025 06 Jan/ Jan 06, 2026 10.000 9.920 9.950 FR0103
FR0091 16 Des/ Dec 16, 2025 13 Jan/ Jan 13, 2026 10.000 9.610 9.631 FR0091
FR0091 22 Des/ Dec 22, 2025 22 Jan/ Jan 22, 2026 10.000 9.608 9.620 FR0091
FR0091 10 Des/ Dec 10, 2025 12 Jan/ Jan 12, 2026 10.000 9.587 9.615 FR0091
21.798.850 20.867.034 21.008.928
21.803.850 20.871.439 21.013.334
217
Page 1192
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. EFEK-EFEK YANG DIJUAL DENGAN JANJI 23. SECURITIES SOLD UNDER AGREEMENT TO
DIBELI KEMBALI (lanjutan) REPURCHASE (continued)
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali Securities sold under agreement to repurchase
terdiri atas (lanjutan): consist of (continued):
31 Desember 2025/December 31, 2025
Tanggal Nilai
Beli Kembali/ Nominal/
Tanggal Jual/ Date of Nominal Nilai Jual/ Nilai Tercatat/
Date of Sale Repurchase Amount Sale Amount Carrying Amount
Puhak ketiga (lanjutan) Third parties (continued)
Mata uang asing Foreign currency
Bank lain Others Banks
Obligasi Pemerintah Government Bonds
FR0086 20 Jun/ Jun 20, 2023 15 Apr/ Apr 15, 2026 900.000 905.776 914.706 FR0086
FR0086 16 Jun/ Jun 16, 2023 15 Apr/ Apr 15, 2026 900.000 877.767 886.420 FR0086
FR0086 06 Des/ Dec 06, 2021 15 Apr/ Apr 15, 2026 815.000 834.398 843.437 FR0086
2.615.000 2.617.941 2.644.563
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (note 44)
Rupiah Rupiah
Bank lain Others Banks
Obligasi Pemerintah Government Bonds
FR0103 31 Des/ Dec 31, 2025 02 Jan/ Jan 02, 2026 4.000.000 4.023.214 4.023.684 FR0103
FR0103 30 Des/ Dec 30, 2025 02 Jan/ Jan 02, 2026 250.000 251.108 251.168 FR0103
4.250.000 4.274.322 4.274.852
Total 28.668.850 27.763.702 27.932.749 Total
31 Desember 2024/December 31, 2024
Tanggal Nilai
Beli Kembali/ Nominal/
Tanggal Jual/ Date of Nominal Nilai Jual/ Nilai Tercatat/
Date Of Sale Repurchase Amount Sale Amount Carrying Amount
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Bank Indonesia Bank Indonesia
Obligasi Pemerintah Government Bonds
IDSR250425364S 30 Des/ Dec 30, 2024 30 Jan/ Jan 30, 2025 500.000 488.448 488.624 IDSR250425364S
IDSR110625364S 27 Des/ Dec 27, 2024 10 Jan/ Jan 10, 2025 500.000 483.645 484.075 IDSR110625364S
IDSR130625364S 30 Des/ Dec 30, 2024 13 Jan/ Jan 13, 2025 500.000 483.716 483.888 IDSR130625364S
IDSR200625364S 23 Des/ Dec 23, 2024 20 Jan/ Jan 20, 2025 500.000 482.215 482.999 IDSR200625364S
IDSR200625364S 05 Des/ Dec 05, 2024 02 Jan/ Jan 02, 2025 500.000 480.497 482.839 IDSR200625364S
IDSR260925364S 09 Des/ Dec 09, 2024 06 Jan/ Jan 06, 2025 500.000 473.913 475.881 IDSR260925364S
FR0087 12 Des/ Dec 12, 2024 09 Jan/ Jan 09, 2025 500.000 460.945 462.609 FR0087
IDSR200625364S 27 Des/ Dec 27, 2024 10 Jan/ Jan 10, 2025 400.000 386.079 386.422 IDSR200625364S
IDSR200625364S 23 Des/ Dec 23, 2024 06 Jan/ Jan 06, 2025 400.000 385.772 386.390 IDSR200625364S
FR0056 19 Des/ Dec 19, 2024 02 Jan/ Jan 02, 2025 300.000 298.173 298.862 FR0056
IDSR070225182S 09 Des/ Dec 09, 2024 06 Jan/ Jan 06, 2025 300.000 296.514 297.745 IDSR070225182S
IDSR200625364S 17 Des/ Dec 17, 2024 14 Jan/ Jan 14, 2025 300.000 288.985 289.767 IDSR200625364S
IDSR250725364S 11 Des/ Dec 11, 2024 08 Jan/ Jan 08, 2025 300.000 286.982 288.070 IDSR250725364S
FR0095 30 Des/ Dec 30, 2024 01 Jun/ Jun 01, 2025 250.000 238.458 238.251 FR0095
FR0081 09 Des/ Dec 09, 2024 06 Jan/ Jan 06, 2025 200.000 202.049 202.888 FR0081
FR0081 11 Des/ Dec 11, 2024 08 Jan/ Jan 08, 2025 200.000 202.082 202.848 FR0081
FR0059 04 Des/ Dec 04, 2024 02 Jan/ Jan 02, 2025 200.000 191.839 192.809 FR0059
IDSR071125364S 10 Des/ Dec 10, 2024 07 Jan/ Jan 07, 2025 200.000 187.813 188.559 IDSR071125364S
FR0087 10 Des/ Dec 10, 2024 07 Jan/ Jan 07, 2025 200.000 184.227 184.959 FR0087
FR0056 23 Des/ Dec 23, 2024 06 Jan/ Jan 06, 2025 100.000 99.445 99.605 FR0056
FR0084 19 Des/ Dec 19, 2024 16 Jan/ Jan 16, 2025 100.000 98.030 98.260 FR0084
FR0059 10 Des/ Dec 10, 2024 07 Jan/ Jan 07, 2025 100.000 95.718 96.099 FR0059
FR0086 19 Des/ Dec 19, 2024 16 Jan/ Jan 16, 2025 100.000 94.102 94.323 FR0086
FR0087 04 Des/ Dec 04, 2024 02 Jan/ Jan 02, 2025 80.000 74.040 74.414 FR0087
FR0071 30 Des/ Dec 30, 2024 01 Feb/ Feb 01, 2025 50.000 52.441 52.432 FR0071
7.280.000 7.016.128 7.033.618
218
Page 1193
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. EFEK-EFEK YANG DIJUAL DENGAN JANJI 23. SECURITIES SOLD UNDER AGREEMENT TO
DIBELI KEMBALI (lanjutan) REPURCHASE (continued)
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali Securities sold under agreement to repurchase
terdiri atas (lanjutan): consist of (continued):
31 Desember 2024/December 31, 2024
Tanggal Nilai
Beli Kembali/ Nominal/
Tanggal Jual/ Date of Nominal Nilai Jual/ Nilai Tercatat/
Date Of Sale Repurchase Amount Sale Amount Carrying Amount
Pihak ketiga (lanjutan) Third parties (continued)
Rupiah (lanjutan) Rupiah (continued)
Bank lain Others Banks
Obligasi Pemerintah Government Bonds
FR0086 13 Sep/ Sep 13, 2024 15 Apr/ Apr 15, 2026 2.000.000 1.917.782 1.945.622 FR0086
FR0081 10 Jul/ Jul 10, 2023 13 Jun/ Jun 13, 2025 1.500.000 1.322.032 1.325.675 FR0081
FR0086 12 Sep/ Sep 12, 2024 15 Apr/ Apr 15, 2026 1.080.000 1.002.285 1.016.835 FR0086
FR0086 18 Jul/ Jul 18, 2023 15 Apr/ Apr 15, 2026 1.150.000 1.001.549 1.015.112 FR0086
FR0081 11 Jul/ Jul 11, 2023 15 Jun/ Jun 13, 2025 1.098.000 999.680 1.002.457 FR0081
FR0081 04 Apr/ Apr 04, 2023 12 Jun/ Jun 12, 2025 1.000.000 887.065 990.855 FR0081
FR0086 12 Sep/ Sep 12, 2024 15 Apr/ Apr 15, 2026 1.000.000 904.987 918.124 FR0086
FR0081 12 Jul/ Jul 12, 2023 13 Jun/ Jun 13, 2025 600.000 547.677 598.927 FR0081
FR0081 15 Jul/ Jul 15, 2024 15 Jun/ Jun 15, 2025 575.000 501.445 502.982 FR0081
FR0081 12 Jul/ Jul 12, 2024 15 Jun/ Jun 15, 2025 575.000 501.259 502.797 FR0081
FR0081 14 Des/ Dec 14, 2023 13 Jun/ Jun 13, 2025 500.000 491.298 492.783 FR0081
FR0081 22 Mei/ May 22, 2024 13 Jun/ Jun 13, 2025 500.000 489.302 490.781 FR0081
FR0081 29 Mei/ May 29, 2024 13 Jun/ Jun 13, 2025 500.000 447.112 448.463 FR0081
FR0078 30 Des/ Dec 30, 2024 06 Jan/ Jan 06, 2025 300.000 302.115 302.222 FR0078
FR0101 23 Des/ Dec 23, 2024 23 Jan/ Jan 23, 2025 300.000 288.175 288.636 FR0101
FR0090 27 Des/ Dec 27, 2024 03 Jan/ Jan 03, 2025 225.000 207.328 207.510 FR0090
FR0090 24 Des/ Dec 24, 2024 07 Jan/ Jan 07, 2025 200.000 184.226 184.490 FR0090
FR0090 31 Des/ Dec 31, 2024 06 Jan/ Jan 06, 2025 150.000 138.372 138.397 FR0090
FR0090 31 Des/ Dec 31, 2024 31 Jan/ Jan 31, 2025 100.000 92.248 92.265 FR0090
FR0090 31 Des/ Dec 31, 2024 06 Jan/ Jan 06, 2025 100.000 92.248 92.264 FR0090
FR0090 30 Des/ Dec 30, 2024 02 Jan/ Jan 02, 2025 100.000 92.203 92.235 FR0090
FR0090 31 Des/ Dec 31, 2024 14 Jan/ Jan 14, 2025 100.000 91.951 91.968 FR0090
FR0090 27 Des/ Dec 27, 2024 03 Jan/ Jan 03, 2025 75.000 69.109 69.170 FR0090
FR0090 31 Des/ Dec 31, 2024 14 Jan/ Jan 14, 2025 50.000 46.124 46.132 FR0090
FR0090 27 Des/ Dec 27, 2024 10 Jan/ Jan 10, 2025 50.000 46.073 46.114 FR0090
FR0083 31 Des/ Dec 31, 2024 07 Jan/ Jan 07, 2025 20.000 19.549 19.552 FR0083
FR0090 30 Des/ Dec 30, 2024 13 Jan/ Jan 13, 2025 5.000 4.610 4.612 FR0090
FR0090 27 Des/ Dec 27, 2024 10 Jan/ Jan 10, 2025 5.000 4.607 4.611 FR0090
13.858.000 12.692.411 12.931.591
21.138.000 19.708.539 19.965.209
Mata uang asing Foreign currency
Bank lain Others Banks
Obligasi Pemerintah Government Bonds
FR0086 22 Jun/Jun 22, 2023 15 Apr/Apr 15, 2026 900.000 874.271 884.177 FR0086
FR0086 21 Jun/Jun 21, 2023 15 Apr/Apr 15, 2026 900.000 847.236 856.836 FR0086
FR0086 16 Des/Dec 16, 2021 15 Apr/Apr 15, 2026 815.000 805.375 815.287 FR0086
FR0081 16 Des/Dec 16, 2021 13 Jun/Jun 13, 2025 791.500 804.342 806.262 FR0081
RI0128 21 Nov/Nov 21, 2024 21 Feb/Feb 21, 2025 370.185 333.037 334.858 RI0128
RI0126 05 Sep/Sep 05, 2024 05 Mar/Mar 05, 2025 336.321 318.547 323.840 RI0126
RI0127 23 Sep/Sep 23, 2024 24 Mar/Mar 24, 2025 321.900 300.606 304.614 RI0127
RI0229 30 Okt/Oct 30, 2024 28 Jan/Jan 28, 2025 305.805 284.995 287.454 RI0229
RI0230 26 Sep/Sep 26, 2024 27 Jan/Jan 27, 2025 78.866 65.482 66.341 RI0230
4.819.577 4.633.891 4.679.669
Sukuk Berharga Sharia Government
Syariah Treasury
Negara Bills
INDOIS 25 30 Sep/Sep 30, 2024 27 Jan/Jan 27, 2025 378.233 361.117 365.661 INDOIS 25
INDOIS 26 26 Sep/Sep 26, 2024 27 Jan/Jan 27, 2025 32.190 28.195 28.565 INDOIS 26
410.423 389.312 394.226
5.230.000 5.023.203 5.073.895
26.368.000 24.731.742 25.039.104
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah Rupiah
Bank lain Others Banks
Obligasi Pemerintah Government Bonds
FR0090 31 Des/Dec 31, 2024 02 Jan/Jan 02, 2025 5.000 4.612 4.613 FR0090
5.000 4.612 4.613
Total 26.373.000 24.736.354 25.043.717 Total
219
Page 1194
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 24. MARKETABLE SECURITIES ISSUED
BRI dan entitas anak menerbitkan surat berharga BRI and Subsidiaries issued marketable securities
dengan rincian sebagai berikut: with details as follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Rupiah Rupiah
Obligasi Berkelanjutan II BRI BRI Shelf Registration Bond II
Tahap I Tahun 2016 Phase I Year 2016
Pihak ketiga 1.024.734 947.924 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 1.185.790 1.267.811 Related parties (Note 44)
Tahap II Tahun 2017 Phase II Year 2017
Pihak ketiga 820.187 819.009 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 439.025 439.935 Related parties (Note 44)
Tahap IV Tahun 2018 Phase IV Year 2018
Pihak ketiga - 289.957 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) - 304.958 Related parties (Note 44)
Obligasi Berwawasan Lingkungan BRI Green Shelf
Berkelanjutan I BRI Registration Bond I
Tahap I Tahun 2022 Phase I Year 2022
Pihak ketiga 390.173 2.006.336 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 105.408 375.445 Related parties (Note 44)
Tahap II Tahun 2023 Phase II Year 2023
Pihak ketiga 459.805 4.113.744 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 39.983 539.920 Related parties (Note 44)
Tahap III Tahun 2024 Phase III Year 2024
Pihak ketiga 836.949 1.979.705 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 414.851 499.927 Related parties (Note 44)
MTN BRI Tahun 2022 BRI MTN Year 2022
Pihak ketiga - 2.999.159 Third parties
LTN BRI Tahun 2022 BRI LTN Year 2022
Pihak ketiga 40.543 44.580 Third parties
LTN BRI Tahun 2023 BRI LTN Year 2023
Pihak ketiga 50.320 54.995 Third parties
LTN BRI Tahun 2024 BRI LTN Year 2024
Pihak ketiga 124.554 52.694 Third parties
Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I BRI Social Shelf Registration Bond I
Tahap I BRI Tahun 2025 Phase I Year 2025
Pihak Ketiga 3.684.547 - Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 1.131.377 - Related parties (Note 44)
SBK Berkelanjutan BRI Commercial Paper Sustainable Bond I
Tahap I Tahun 2025 BRI Year 2025 Phase I
Pihak ketiga 480.756 - Third parties
Obligasi I BRI Finance Tahun 2022 BRI Finance Bond I Year 2022
Pihak ketiga - 430.971 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) - 119.890 Related parties (Note 44)
Obligasi II BRI Finance Tahun 2023 BRI Finance Bond II Year 2023
Pihak ketiga 262.718 262.249 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 34.957 34.902 Related parties (Note 44)
Obligasi Berkelanjutan I BRI Finance BRI Finance BRI Shelf Registration
Tahap I Tahun 2025 Bond I Phase I Year 2025
Pihak ketiga 590.428 - Third parties
Obligasi Berkelanjutan III PNM PNM Shelf Registration Bond III
Tahap III Tahun 2020 Phase III Year 2020
Pihak ketiga - 194.857 Third parties
Tahap IV Tahun 2020 Phase IV Year 2020
Pihak ketiga - 291.952 Third parties
Tahap V Tahun 2021 Phase V Year 2021
Pihak ketiga 298.674 306.572 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 37.490 32.486 Related parties (Note 44)
220
Page 1195
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 24. MARKETABLE SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
BRI dan entitas anak menerbitkan surat berharga BRI and Subsidiaries issued marketable securities
dengan rincian sebagai berikut (lanjutan): with details as follows (continued):
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Rupiah (lanjutan) Rupiah (continued)
Obligasi Berkelanjutan IV PNM PNM Shelf Registration Bond IV
Tahap I Tahun 2021 Phase I Year 2021
Pihak ketiga 981.381 990.781 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 17.989 7.997 Related parties (Note 44)
Tahap II Tahun 2022 Phase II Year 2022
Pihak ketiga - 449.293 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) - 136.942 Related parties (Note 44)
Obligasi Berkelanjutan V PNM PNM Shelf Registration Bond V
Tahap I Tahun 2022 Phase I Year 2022
Pihak ketiga - 115.890 Third parties
Tahap II Tahun 2024 Phase II Year 2024
Pihak ketiga 260.672 1.594.512 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 29.890 29.928 Related parties (Note 44)
Obligasi Berwawasan Sosial Orange PNM Socially Conscious Orange
Berkelanjutan I PNM Tahap I Tahun 2025 Registration Bonds I Phase I Year 2025
Pihak ketiga 578.549 - Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 273.781 - Related parties (Note 44)
MTN III PNM Venture Capital Tahun 2022 PNM MTN III Venture Capital Year 2022
Pihak ketiga 298.500 350.000 Third parties
MTN V PNM Venture Capital PNM MTN V Venture Capital
Tahap II Tahun 2024 Phase II Year 2024
Pihak ketiga 216.961 148.000 Third parties
Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I PNM Shelf Registration
Tahap I Tahun 2021 Sukuk Mudharabah I Phase I Year 2021
Pihak ketiga 245.554 291.000 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 76.000 36.000 Related parties (Note 44)
Tahap II Tahun 2023 Sukuk Mudharabah I Phase II Year 2023
Pihak ketiga 888.100 890.900 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 207.800 205.000 Related parties (Note 44)
Tahap III Tahun 2024 Sukuk Mudharabah I Phase III Year 2024
Pihak ketiga 1.305.920 1.432.500 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 25.020 67.000 Related parties (Note 44)
Sukuk Mudharabah Jangka Menengah VI PNM Shelf Registration Sukuk
Tahap I Tahun 2024 Term VI Phase I Year 2024
Pihak ketiga - 500.000 Third parties
Tahap II Tahun 2024 Term VI Phase II Year 2024
Pihak ketiga 262.000 262.000 Third parties
Tahap III Tahun 2024 Term VI Phase III Year 2024
Pihak ketiga 110.000 110.000 Third parties
Tahap IV Tahun 2024 Term VI Phase IV Year 2024
Pihak ketiga - 150.000 Third parties
221
Page 1196
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 24. MARKETABLE SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
BRI dan entitas anak menerbitkan surat berharga BRI and Subsidiaries issued marketable securities
dengan rincian sebagai berikut (lanjutan): with details as follows (continued):
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Rupiah (lanjutan) Rupiah (continued)
PNM Shelf Registration Sukuk
Sukuk Mudharabah Jangka Menengah VII Mudharabah Medium Term VII
Tahap I Tahun 2025 Phase I Year 2025
Pihak Ketiga 180.000 - Third parties
Tahap II Tahun 2025 Phase II Year 2025
Pihak Ketiga 100.000 - Third parties
Tahap III Tahun 2025 Phase III Year 2025
Pihak Ketiga 85.000 - Third parties
Tahap IV Tahun 2025 Phase IV Year 2025
Pihak Ketiga 635.000 - Third parties
Tahap V Tahun 2025 Phase V Year 2025
Pihak Ketiga 650.000 - Third parties
Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial PNM Socially Conscious Orange
Orange Berkelanjutan I PNM Registration Sukuk I Mudharabah I
Tahap I Tahun 2025 Phase I Year 2025
Pihak ketiga 1.599.071 - Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 150.000 - Related parties (Note 44)
Tahap II Tahun 2025 Phase II Year 2025
Pihak ketiga 956.075 - Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 63.925 - Related parties (Note 44)
Obligasi Berkelanjutan IV Pegadaian Pegadaian Shelf Registration Bond IV
Tahap II Tahun 2020 Phase II Year 2020
Pihak ketiga - 121.983 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) - 19.997 Related parties (Note 44)
Obligasi Berkelanjutan V Pegadaian Pegadaian Shelf Registration Bond V
Tahap I Tahun 2022 Phase I Year 2022
Pihak ketiga - 388.915 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) - 188.961 Related parties (Note 44)
Tahap II Tahun 2022 Phase II Year 2022
Pihak ketiga - 204.339 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) - 71.578 Related parties (Note 44)
Tahap III Tahun 2023 Phase III Year 2023
Pihak ketiga 355.913 384.790 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 31.022 1.998 Related parties (Note 44)
Tahap IV Tahun 2023 Phase IV Year 2023
Pihak ketiga 207.961 227.846 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 19.994 - Related parties (Note 44)
Tahap V Tahun 2024 Phase V Year 2024
Pihak ketiga 161.074 771.411 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 39.971 19.973 Related parties (Note 44)
Obligasi Berkelanjutan VI Pegadaian Pegadaian Shelf Registration Bond VI
Tahap I Tahun 2024 Phase I Year 2024
Pihak ketiga 50.814 73.888 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) - 14.854 Related parties (Note 44)
Tahap II Tahun 2025 Phase II Year 2025
Pihak ketiga 4.188.622 - Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 159.491 - Related parties (Note 44)
222
Page 1197
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 24. MARKETABLE SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
BRI dan entitas anak menerbitkan surat berharga BRI and Subsidiaries issued marketable securities
dengan rincian sebagai berikut (lanjutan): with details as follows (continued):
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Rupiah (lanjutan) Rupiah (continued)
Obligasi Berkelanjutan VI Pegadaian Pegadaian Shelf Registration Bond VI
Tahap III Tahun 2025 Phase III Year 2025
Pihak ketiga 1.984.642 - Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 244.750 - Related parties (Note 44)
Tahap IV Tahun 2025 Phase IV Year 2025
Pihak ketiga 2.610.118 - Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 607.243 - Related parties (Note 44)
Obligasi Sosial Berkelanjutan I Pegadaian Shelf Registration
Pegadaian Social Bond I
Tahap I Tahun 2024 Phase I Year 2024
Pihak ketiga 5.015 59.502 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 24.796 - Related parties (Note 44)
Tahap II Tahun 2025 Phase II Year 2025
Pihak ketiga 1.518.697 - Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 144.853 - Related parties (Note 44)
Sukuk Mudharabah Pegadaian Shelf Registration
Berkelanjutan I Pegadaian Sukuk Mudharabah I
Tahap II Tahun 2020 Phase II Year 2020
Pihak ketiga - 80.500 Third parties
Sukuk Mudharabah Pegadaian Shelf Registration
Berkelanjutan II Pegadaian Sukuk Mudharabah II
Tahap I Tahun 2022 Phase I Year 2022
Pihak ketiga - 299.000 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) - 21.000 Related parties (Note 44)
Tahap II Tahun 2022 Phase II Year 2022
Pihak ketiga - 120.477 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) - 43.000 Related parties (Note 44)
Tahap IV Tahun 2023 Phase IV Year 2023
Pihak ketiga 217.240 215.040 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 17.800 20.000 Related parties (Note 44)
Sukuk Mudharabah Pegadaian Shelf Registration
Berkelanjutan III Pegadaian Sukuk Mudharabah III
Tahap I Tahun 2024 Phase I Year 2024
Pihak ketiga 8.045 65.125 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 10.000 3.000 Related parties (Note 44)
Tahap II Tahun 2024 Phase II Year 2024
Pihak ketiga - 743.795 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) - 15.000 Related parties (Note 44)
Tahap III Tahun 2024 Phase III Year 2024
Pihak ketiga 712.005 682.005 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 40.000 70.000 Related parties (Note 44)
Tahap IV Tahun 2025 Phase IV Year 2025
Pihak Ketiga 1.741.940 - Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 10.000 - Related parties (Note 44)
Tahap V Tahun 2025 Phase V Year 2025
Pihak Ketiga 1.580.555 - Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 5.325 - Related parties (Note 44)
223
Page 1198
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 24. MARKETABLE SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
BRI dan entitas anak menerbitkan surat berharga BRI and Subsidiaries issued marketable securities
dengan rincian sebagai berikut (lanjutan): with details as follows (continued):
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Rupiah (lanjutan) Rupiah (continued)
Sukuk Mudharabah Pegadaian Shelf Registration
Berkelanjutan Sosial I Pegadaian Social Sukuk Mudharabah I
Tahap I Tahun 2024 Phase I Year 2024
Pihak ketiga 100 33.891 Third parties
Tahap II Tahun 2024 Phase II Year 2024
Pihak ketiga - 1.342.910 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) - 20.000 Related parties (Note 44)
Tahap III Tahun 2025 Phase II Year 2025
Pihak ketiga 1.423.205 - Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 130.000 - Related parties (Note 44)
Total 40.901.648 32.502.499 Total
Biaya emisi surat berharga yang diterbitkan untuk Unamortized bond issuance cost as of December 31,
tahun yang terakhir pada tanggal-tanggal 2025 and 2024 amounted to Rp51,182 and Rp10,650.
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing
sebesar Rp51.182 dan Rp10.650.
Manajemen BRI dan entitas anak telah melakukan The management of BRI and its subsidiaries have
pembayaran bunga dan pokok obligasi sesuai made interest and principal payments on the securities
ketentuan dan berpendapat bahwa semua issued in accordance with the provisions and consider
persyaratan/pembatasan yang ditetapkan dalam that all requirements/restrictions set forth in the
penerbitan surat berharga di atas telah dipenuhi issuance of the aforementioned securities have been
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan fulfilled as of December 31, 2025 and 2024.
2024.
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan surat berharga yang marketable securities issued:
diterbitkan:
a) Obligasi Berkelanjutan II BRI a) BRI Shelf Registration Bond II
Pada tanggal 22 November 2016, Obligasi On November 22, 2016, BRI Shelf Registration
Berkelanjutan II BRI dengan jumlah pokok Bond II with a principal amount of Rp20,000,000
sebesar Rp20.000.000 telah dinyatakan efektif has been declared by the Financial Services
oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Authority (OJK) based on a Decree
berdasarkan surat keputusan S-678/D.04/2016 S-678/D.04/2016 dated November 22, 2016.
tanggal 22 November 2016.
Tingkat Bunga
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/
Wali Amanat/ Mulai/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Peringkat/ 31 Des 2025/ 31 Des 2024/
Jenis Trustee Start Date Maturity Date Tenor per annum Rating Dec 31, 2025 Dec 31, 2024 Type
Rupiah Rupiah
Obligasi Berkelanjutan II BRI Shelf Registration
BRI Bond II
Tahap I Tahun 2016 Phase I Year 2016
Seri E PT Bank Negara 2 Des/ 1 Des/ 10 tahun/ 8,90% idAAA* 2.350.000 2.350.000 Series E
Indonesia Dec 2, 2016 Dec 1, 2026 years
Persero (Tbk)
Tahap II Tahun 2017 Phase II Year 2017
Seri D PT Bank Negara 12 Apr/ 11 Apr/ 10 tahun/ 8,80% idAAA* 1.300.500 1.300.500 Series D
Indonesia Apr 12, 2017 Apr 11, 2027 years
Persero (Tbk)
Tahap IV Tahun 2018 Phase IV Year 2018
Seri B PT Bank Negara 22 Feb/ 21 Feb/ 7 tahun/ 6,90% idAAA* - 605.000 Series B
Indonesia Feb 22, 2018 Feb 21, 2025 years
(Persero) Tbk
*) Berdasarkan peringkat yang diterbitkan oleh PT Pemeringkat Efek *) Based on rating issued by PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)
Indonesia (Pefindo)
224
Page 1199
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 24. MARKETABLE SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan surat berharga yang diterbitkan marketable securities issued (continued):
(lanjutan):
a) Obligasi Berkelanjutan II BRI (lanjutan) a) BRI Shelf Registration Bond II (continued)
Bunga Obligasi Berkelanjutan II BRI dibayarkan The interest of BRI Shelf Registration Bond II is
setiap 3 (tiga) bulan sejak obligasi diterbitkan. paid every 3 (three) months since the bond were
Penerimaan neto dari penerbitan Obligasi issued. The net proceeds from the issuance of
Berkelanjutan tersebut dimanfaatkan untuk this Shelf Registration Bond are used for loan
penyaluran kredit. granting.
Obligasi Berkelanjutan II BRI tidak dijamin BRI Shelf Registration Bond II is not guaranteed
dengan jaminan apapun. Adapun persyaratan- by any guarantee. The important requirements
persyaratan penting (covenants) adalah (covenants) are as follows:
sebagai berikut:
a. Mengurangi modal dasar, modal a. Entity are prohibited to reduce authorized
ditempatkan dan modal disetor kecuali capital stock, issued capital and paid-up
dalam hal pengurangan tersebut dilakukan capital except in the event that such
berdasarkan permintaan dan/atau perintah deduction is made based on a request
dari Pemerintah Indonesia atau otoritas and/or order from the Government of
yang berwenang. Indonesia or authority.
b. Melakukan penggabungan dan/atau b. Entity are prohibited to merge and/or
pemisahan dan/atau peleburan dan/atau separate and/or merge and/or take over with
pengambilalihan dengan nilai lebih dari a value of more than 50%
50% (lima puluh persen) dari ekuitas (fifty percent) of the EMITEN's equity except
EMITEN kecuali dalam hal pengurangan in the event that such deduction is made
tersebut dilakukan berdasarkan based on a request and/or order from the
permintaan dan/atau perintah dari Government of Indonesia or authority.
Pemerintah Indonesia atau otoritas yang
berwenang.
Obligasi Berkelanjutan II BRI yang telah jatuh BRI Shelf Registration Bond II that have matured
tempo telah dilunasi oleh BRI pada tanggal respectively have been paid off by BRI on its
jatuh temponya. maturity date.
b) Obligasi Berwawasan Lingkungan b) BRI Green Shelf Registration Bond I
Berkelanjutan I BRI
Pada tanggal 12 Juli 2022, Obligasi On July 12, 2022, Bank BRI Green Shelf
Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank Registration Bond I with a principal amount of
BRI dengan jumlah pokok sebesar Rp15,000,000 has been declared by the
Rp15.000.000 telah dinyatakan efektif oleh Financial Services Authority (OJK) based on
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan Decree S-122/D.04/2022 dated July 12, 2022.
surat keputusan S-122/D.04/2022 tanggal
12 Juli 2022.
225
Page 1200
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 24. MARKETABLE SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan surat berharga yang diterbitkan marketable securities issued (continued):
(lanjutan):
b) Obligasi Berwawasan Lingkungan b) BRI Green Shelf Registration Bond I (continued)
Berkelanjutan I BRI (lanjutan)
Tingkat Bunga
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/
Wali Amanat/ Mulai/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Peringkat/ 31 Des 2025/ 31 Des 2024/
Jenis Trustee Start Date Maturity Date Tenor per annum Rating Des 31, 2025 Dec 31, 2024 Type
Rupiah Rupiah
Obligasi Berwawasan BRI Green Shelf
Lingkungan Berkelanjutan I Registration Bond I
BRI
Tahap I Tahun 2022 Phase I Year 2022
Seri B PT Bank Negara 20 Jul/ 20 Jul/ 3 tahun/ 5,75% idAAA* - 2.000.000 Series B
Indonesia Jul 20, 2022 Jul 20, 2025 years
Persero (Tbk)
Seri C PT Bank Negara 20 Jul/ 20 Jul/ 5 tahun/ 6,45% idAAA* 500.000 500.000 Series C
Indonesia Jul 20, 2022 Jul 20, 2027 years
Persero (Tbk)
Tahap II Tahun 2023 Phase II Year 2023
Seri B PT Bank 17 Okt/ 17 Okt/ 2 tahun/ 6,35% idAAA* - 4.154.350 Series B
Tabungan Negara Oct 17, 2023 Oct 17, 2025 years
Persero (Tbk)
Seri C PT Bank 17 Okt/ 17 Okt/ 3 tahun/ 6,30% idAAA* 500.000 500.000 Series C
Tabungan Negara Oct 17, 2023 Oct 17, 2026 years
Persero (Tbk)
Tahap III Tahun 2024 Phase III Year 2024
Seri A PT Bank 20 Mar/ 30 Mar/ 370 hari/ 6,15% idAAA* - 1.237.665 Series A
Tabungan Negara Mar 20, 2024 Mar 30, 2025 days
Persero (Tbk)
Seri B PT Bank 20 Mar/ 20 Mar/ 2 tahun/ 6,25% idAAA* 879.430 879.430 Series B
Tabungan Negara Mar 20, 2024 Mar 20, 2026 years
Persero (Tbk)
Seri C PT Bank 20 Mar/ 20 Mar/ 3 tahun/ 6,25% idAAA* 382.905 382.905 Series C
Tabungan Negara Mar 20, 2024 Mar 20, 2027 years
Persero (Tbk)
*) Berdasarkan peringkat yang diterbitkan oleh PT Pemeringkat Efek *)Based on rating issued by PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)
Indonesia (Pefindo)
Bunga Obligasi Berwawasan Lingkungan The Interest of BRI Green Shelf Registration
Berkelanjutan I BRI dibayarkan setiap 3 (tiga) Bond are paid every 3 (three) months since the
bulan sejak obligasi diterbitkan. bonds were issued.
Penerimaan neto dari penerbitan Obligasi The net proceeds from the issuance of BRI
Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank Green Shelf Registration Bond I Bank BRI will be
BRI akan digunakan oleh Perseroan untuk used by the Company to finance or refinance
pembiayaan maupun membiayai kembali activities in the category of Environmentally
kegiatan dalam kategori Kegiatan Usaha Sound Business Activities and for working
Berwawasan Lingkungan dan untuk modal capital.
kerja.
Obligasi Berwawasan Lingkungan BRI has settled its BRI Green Shelf Registration
Berkelanjutan I Bank BRI telah dilunasi oleh Bond I that have matured respectively have been
BRI pada tanggal jatuh temponya. Obligasi paid off by BRI on its maturity date. BRI Green
Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank Shelf Registration Bond I is not guaranteed by
BRI tidak dijamin dengan jaminan apapun. any guarantee. The important requirements
Adapun persyaratan-persyaratan penting (covenants) are as follows:
(covenants) adalah sebagai berikut:
a. Mengurangi modal dasar, modal a. Entity are prohibited to reduce authorized
ditempatkan dan modal disetor kecuali capital stock, issued capital and paid-up
dalam hal pengurangan tersebut dilakukan capital except in the event that such
berdasarkan permintaan dan/atau perintah deduction is made based on a request
dari Pemerintah Indonesia atau otoritas and/or order from the Government of
yang berwenang. Indonesia or authority.
226
Page 1201
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 24. MARKETABLE SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan surat berharga yang diterbitkan marketable securities issued (continued):
(lanjutan):
b) Obligasi Berwawasan Lingkungan b) BRI Green Shelf Registration Bond I (continued)
Berkelanjutan I BRI (lanjutan)
Adapun persyaratan-persyaratan penting The important requirements (covenants) are as
(covenants) adalah sebagai berikut (lanjutan): follows (continued):
b. Melakukan penggabungan dan/atau b. Entity are prohibited to merge and/or
pemisahan dan/atau peleburan dan/atau separate and/or merge and/or take over with
pengambilalihan dengan nilai lebih dari a value of more than 50% (fifty percent) of
50% (lima puluh persen) dari ekuitas the EMITEN's equity except in the event that
EMITEN kecuali dalam hal pengurangan such deduction is made based on a request
tersebut dilakukan berdasarkan and/or order from the Government of
permintaan dan/atau perintah dari Indonesia or authority.
Pemerintah Indonesia atau otoritas yang
berwenang.
c) Medium-Term Notes Bank BRI Tahun 2022 c) BRI Medium-Term Notes Year 2022
Tingkat Bunga
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/
Wali Amanat/ Mulai/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Peringkat/ 31 Des 2025/ 31 Des 2024/
Jenis Trustee Start Date Maturity Date Tenor per annum Rating Des 31, 2025 Dec 31, 2024 Type
Rupiah Rupiah
Medium-Term Notes Bank BRI Medium-Term
BRI Tahun 2022 Notes Year 2022
Seri B - 24 Nov/ 24 Nov/ 3 tahun/ 6,68% -* - 3.000.000 Series B
Nov 24, 2022 Nov 24, 2025 years
*) Tidak dilakukan pemeringkatan oleh Lembaga Pemeringkat Efek (Pefindo) *) No rating was carried out by the Securities Rating Agency (Pefindo)
Tidak ada persyaratan penting dalam perjanjian There are no covenant in the agreement for the
Penerbitan Medium-Term Notes Bank BRI issuance of Medium Term Notes of PT Bank
Tahun 2022. Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Year 2022.
Penerimaan neto dari penerbitan Medium-Term The net revenue from the issuance of BRI
Notes BRI tersebut dimanfaatkan untuk Medium Term Notes will be used to increase
menambah kebutuhan likuiditas Rupiah. Rupiah liquidity needs.
d) Long-Term Notes yang Dilakukan Tanpa d) Long Term Notes Conducted Without Going
Melalui Penawaran Umum PT Bank Rakyat Through Public Offering of PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk Indonesia (Persero) Tbk
Tingkat Bunga
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/
Wali Amanat/ Mulai/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Peringkat/ 31 Des 2025/ 31 Des 2024/
Jenis Trustee Start Date Maturity Date Tenor per annum Rating Des 31, 2025 Dec 31, 2024 Type
Rupiah Rupiah
Long-Term Notes
Long-Term Notes yang Conducted Without
Dilakukan Tanpa Melalui Going Through
Penawaran Umum BRI Public Offering of BRI
I tahun 2022 - 27 Des/ 27 Jun/ 162 bulan/ 0,55% -* 40.543 44.579 I Year 2022
Dec 27, 2022 Jun 27, 2036 months
II tahun 2023 - 25 Okt/ 25 Jan/ 159 bulan/ 0,55% -* 50.320 54.995 II Year 2023
Oct 25, 2023 Jan 25, 2037 months
III tahun 2024 - 26 Mar/ 26 Feb/ 155 bulan/ 0,55% -* 48.201 52.694 III Year 2024
Mar 26, 2024 Feb 26, 2037 months
IV tahun 2024 - 16 Jan/ 16 Jan/ 156 bulan/ 0,55% -* 76.353 - IV Year 2024
Jan 16, 2025 Jan 16, 2038 months
*) Tidak dilakukan pemeringkatan oleh Lembaga Pemeringkat Efek (Pefindo) *) No rating was carried out by the Securities Rating Agency (Pefindo)
227
Page 1202
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 24. MARKETABLE SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan surat berharga yang diterbitkan marketable securities issued (continued):
(lanjutan):
d) Long-Term Notes yang Dilakukan Tanpa d) Long Term Notes Conducted Without Going
Melalui Penawaran Umum PT Bank Rakyat Through Public Offering of PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk (lanjutan) Indonesia (Persero) Tbk (continued)
Bunga sebesar 0,55% per tahun dan Pokok Interest of 0.55% per annum and Principal are
dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sejak Long- paid every 3 (three) months since those Long
Term Notes diterbitkan. Pada saat diterbitkan, Term Note were issued. At the time of issuance,
Long-Term Notes ini tidak dilakukan these Long Term Notes were not ranked and
pemeringkatan dan tidak menggunakan Jasa does not use the services of a monitoring agent.
Agen Pemantau.
Tidak ada persyaratan penting dalam perjanjian There are no covenant in the agreement for the
Penerbitan Long-Term Notes Yang Dilakukan issuance of Long Term Notes Conducted
Tanpa Melalui Penawaran Umum Without Going Through a Public Offering of
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk I PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk I Year
Tahun 2022, II Tahun 2023, dan III Tahun 2024, 2022, II Year 2023 and III Year 2024 and IV Year
dan IV Tahun 2024. 2024.
Penerimaan neto dari penerbitan Long-Term Net proceeds from the issuance of BRI Long-
Notes BRI I tahun 2022 dan II tahun 2023 Term Notes BRI I Year 2022 and II Year 2023
tersebut dimanfaatkan untuk menambah are used entirely specifically for increase the
kebutuhan likuiditas Rupiah. need of rupiah liquidity.
Penerimaan neto dari penerbitan Long-Term Net proceeds from the issuance of BRI Long-
Notes BRI III tahun 2024 dan IV Tahun 2024 Term Notes III Year 2024 and IV Year 2024 are
dimanfaatkan seluruhnya khusus untuk is used entirely specifically for financing and
pembiayaan maupun membiayai kembali kredit refinancing housing loans of Tapera participants,
perumahan peserta Tapera sebagaimana as referred to in Law No. 4 of 2016 concerning
dimaksud pada Undang-Undang No. 4 Tahun Public Housing Savings, Government Regulation
2016 Tentang Tabungan Perumahan Rakyat, No. 25 of 2020 concerning the Implementation of
Peraturan Pemerintah No. 25 Tahun 2020 Public Housing Savings, Regulation of the Public
tentang Penyelenggaraan Tabungan Housing Savings Management Agency No. 6 of
Perumahan Rakyat, Peraturan Badan 2021, and the applicable Cooperation and
Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat Agreement Agreement between the Public
No. 6 Tahun 2021 serta Perjanjian Kerjasama Housing Savings Management Agency and PT
dan Kesepakatan antara Badan Pengelola Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Tabungan Perumahan Rakyat dan PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang berlaku.
e) Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I e) BRI Social Shelf Registration Bond I Year 2025
BRI Tahun 2025
Pada tanggal 20 Juni 2025, Obligasi On June 20, 2025, Bank BRI Green Shelf
Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Bank BRI Registration Bond I with a principal amount of
dengan jumlah pokok sebesar Rp5.000.000 Rp5,000,000 has been declared by the Financial
telah dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Services Authority (OJK) based on Decree S-
Keuangan (OJK) berdasarkan surat keputusan 40/D.04/2025 dated June 20, 2025.
S-40/D.04/2025 tanggal 20 Juni 2025.
228
Page 1203
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 24. MARKETABLE SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan surat berharga yang diterbitkan marketable securities issued (continued):
(lanjutan):
e) Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I e) BRI Social Shelf Registration Bond I Year 2025
BRI Tahun 2025 (lanjutan): (continued):
Tingkat Bunga
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/
Wali Amanat/ Mulai/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Peringkat/ 31 Des 2025/ 31 Des 2024/
Jenis Trustee Start Date Maturity Date Tenor per annum Rating Dec 31, 2025 Dec 31, 2024 Type
Rupiah
Obligasi Berwawasan BRI Social Shelf
Sosial Berkelanjutan I Registration Bond I
BRI
Tahap I Tahun 2025 Phase I Year 2025
Seri A PT Bank 26 Jun/ 26 Jun/ 2 tahun/ 6,45% idAAA* 1.563.090 - Series A
Tabungan Negara Jun 26, 2025 Jun 26, 2027 years
Persero (Tbk)
Seri B PT Bank 26 Jun/ 26 Jun/ 3 tahun/ 6,55% idAAA* 2.110.745 - Series B
Tabungan Negara Jun 26, 2025 Jun 26, 2028 years
Persero (Tbk)
Seri C PT Bank 26 Jun/ 26 Jun/ 5 tahun/ 6,60% idAAA* 1.326.165 - Series C
Tabungan Negara Jun 26, 2025 Jun 26, 2030 years
Persero (Tbk)
*) Berdasarkan peringkat yang diterbitkan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia *) Based on rating issued by PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)
(Pefindo)
Bunga Obligasi Berwawasan Sosial Interest of marketable securities issued by BRI
Berkelanjutan I BRI dibayarkan setiap 3 (tiga) Finance are paid every 3 (three) months since
bulan sejak obligasi diterbitkan. marketable securities were issued.
Penerimaan neto dari penerbitan Obligasi The net proceeds from the issuance of BRI
Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Bank BRI Social Shelf Registration will be allocated
seluruhnya akan dialokasikan secara eksklusif exclusively for the refinancing, in whole or in part,
untuk pembiayaan kembali, baik seluruhnya of existing social projects that support or promote
maupun sebagian, proyek sosial yang sudah the following categories: affordable basic
ada yang mendukung atau mempromosikan infrastructure services in terms of both access
kategori layanan infrastruktur dasar yang and cost, access to essential services, affordable
terjangkau baik dari segi akses maupun harga, housing, job creation, and programs designed to
akses terhadap layanan esensial, perumahan prevent and/or reduce unemployment including
yang terjangkau, penciptaan lapangan kerja, financing for micro, small, and medium
dan program yang dirancang untuk mencegah enterprises (MSMEs), food security and
dan/atau mengurangi pengangguran, termasuk sustainable food systems, and socio-economic
pembiayaan usaha kecil menengah dan advancement and empowerment. BRI plans to
pembiayaan mikro, ketahanan pangan dan allocate approximately 50% of the proceeds from
sistem pangan berkelanjutan, dan peningkatan this Social Bond Public Offering to job creation
dan pemberdayaan sosio-ekonomi. Perseroan (Category 4: Job creation and programs
berencana mengalokasikan sekitar 50% dari designed to prevent and/or reduce
hasil Penawaran Umum Obligasi Berwawasan unemployment, including MSME and
Sosial ini untuk penciptaan lapangan kerja microfinance), with the remaining portion to be
(kategori 4 Penciptaan lapangan kerja, dan allocated toward socio-economic advancement
program yang dirancang untuk mencegah and empowerment (Category 6: Socio-economic
dan/atau mengurangi pengangguran, termasuk advancement and empowerment).
pembiayaan usaha kecil menengah dan
pembiayaan mikro), dan sisanya untuk
peningkatan serta pemberdayaan sosial
ekonomi (kategori 6 Peningkatan dan
pemberdayaan sosio-ekonomi).
229
Page 1204
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 24. MARKETABLE SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan surat berharga yang diterbitkan marketable securities issued (continued):
(lanjutan):
e) Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I e) BRI Social Shelf Registration Bond I Year 2025
BRI Tahun 2025 (lanjutan) (continued)
Adapun persyaratan-persyaratan penting The important requirements (covenants) are as
(covenants) adalah sebagai berikut: follows:
1. Mengurangi modal dasar, modal 1. Entity are prohibited to reduce authorized
ditempatkan dan modal disetor kecuali capital stock, issued capital and paid-up
dalam hal pengurangan tersebut dilakukan capital except in the event that such
berdasarkan permintaan dan/atau perintah deduction is made based on a request
dari Pemerintah Republik Indonesia and/or order from the Government of
dan/atau otoritas yang berwenang Indonesia or authority (including but not
(termasuk tetapi tidak terbatas pada Bank limited to Bank Indonesia, Minister of
Indonesia, Menteri Keuangan Republik finance of the Republik of Indonesia,
Indonesia, Menteri Badan Usaha Milik Minister of State Owned Entity dan Financial
Negara dan Otoritas Jasa Keuangan). Services Authority).
2. Melakukan penggabungan dan/atau 2. Entity are prohibited to merge and/or
pemisahan dan/atau peleburan dan/atau separate and/or merge and/or take over with
pengambilalihan dengan nilai lebih dari a value of more than 50% (fifty percent) of
50% (lima puluh persen) dari ekuitas BRI, the BRI's equity except in the event that
kecuali atas permintaan dan/atau perintah such deduction is made based on a request
baik secara langsung maupun tidak and/or order from the Government of
langsung dari Pemerintah Republik Indonesia or authority whether directly or
Indonesia dan/atau otoritas yang indirectly (including but not limited to Bank
berwenang (termasuk tetapi tidak terbatas Indonesia, Lembaga Penjamin Simpanan or
pada Bank Indonesia, Lembaga Penjamin any other guarantee institution in
Simpanan atau Lembaga penjaminan accordance with the applicable laws and
lainnya sesuai dengan peraturan regulations, Minister of finance of the
perundang-undangan yang berlaku, Republik of Indonesia, Minister of State
Menteri Keuangan Republik Indonesia, dan Owned Entity dan Financial Services
Menteri Badan Usaha Milik Negara dan Authority) conducted in compliance with
Otoritas Jasa Keuangan) yang dilakukan prevailing laws and regulations, including
sesuai dengan ketentuan peraturan but not limited to Otoritas Jasa Keuangan
perundangan yang berlaku, termasuk regulations
tetapi tidak terbatas pada peraturan
Otoritas Jasa Keuangan.
230
Page 1205
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 24. MARKETABLE SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan surat berharga yang diterbitkan marketable securities issued (continued):
(lanjutan):
f) SBK Berkelanjutan I PT Bank Rakyat Indonesia f) Commercial Paper Sustainable Bond I PT Bank
(Persero) Tbk Tahun 2025 Tahap I Rakyat Indonesia (Persero) Year 2025 Phase I
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan surat berharga yang marketable securities issued:
diterbitkan:
Tingkat Bunga
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/
Wali Amanat/ Mulai/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Peringkat/ 31 Des 2025/ 31 Des 2024/
Jenis Trustee Start Date Maturity Date Tenor per annum Rating Dec 31, 2025 Dec 31, 2024 Type
Rupiah
SBK Commercial Paper
Berkelanjutan I Sustainable Bond I
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Tahun 2025 Tahap I Year 2025 Phase I
Seri A PT Bank 04 Des/ 03 Jan/ 1 bulan/ 4,50% idA1+ 45.900 - Series A
Tabungan Negara Dec 04, 2025 Jan 03, 2026 month
Persero (Tbk)
Seri B PT Bank 04 Des/ 04 Mar/ 3 bulan/ 4,60% idA1+ 30.300 - Series B
Tabungan Negara Dec 04, 2025 Mar 04, 2026 months
Persero (Tbk)
Seri C PT Bank 04 Des/ 02 Jun/ 6 bulan/ 4,85% idA1+ 20.000 - Series C
Tabungan Negara Dec 04, 2025 Jun 02, 2026 months
Persero (Tbk)
Seri D PT Bank 04 Des/ 29 Nov/ 12 bulan/ 4,95% idA1+ 403.800 - Series D
Tabungan Negara Dec 04, 2025 Nov 29, 2026 months
Persero (Tbk)
*) Berdasarkan peringkat yang diterbitkan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia *) Based on rating issued by PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)
(Pefindo)
Pada tanggal 4 Desember 2025, SBK On December 4, 2025, BRI Sustainable Bond I
Berkelanjutan I BRI Tahun 2025 Tahap I Year 2025 Phase I with a principal amount of
dengan jumlah pokok sebesar Rp500.000. Rp500,000 was issued.
Penerimaan neto dari penerbitan SBK The net proceeds from the issuance of the
Berkelanjutan tersebut dimanfaatkan untuk Sustainable Bond are utilized to finance the
pendanaan kegiatan usaha Bank, terutama Bank’s business activities, particularly the
penyaluran kredit/pembiayaan berkelanjutan provision of sustainable loans and/or financing, in
sesuai dengan ketentuan internal Bank dan accordance with the Bank’s internal policies and
peraturan perundang-undangan yang berlaku. applicable laws and regulations.
231
Page 1206
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 24. MARKETABLE SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan surat berharga yang diterbitkan marketable securities issued (continued):
(lanjutan):
f) BRI Finance f) BRI Finance
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/
Wali Amanat/ Mulai/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Peringkat/ 31 Des 2025/ 31 Des 2024/
Jenis Trustee Start Date Maturity Date Tenor per annum Rating Dec 31, 2025 Dec 31, 2024 Type
Rupiah Rupiah
Obligasi I BRI Finance PT Bank Negara 9 Ags/ 9 Ags/ 3 tahun/ 6,95% idAA* - 700.000 BRI Finance Bond I
Tahun 2022 Indonesia Aug 9, 2022 Aug 9, 2025 years Year 2022
(Persero) Tbk
Obligasi II BRI Finance BRI Finance Bond II
Tahun 2023 Year 2023
Seri B PT Bank Negara 11 Jul/ 11 Jul/ 3 tahun/ 6,40% idAA* 303.000 303.000 Series B
Indonesia Jul 11, 2023 Jul 11, 2026 years
(Persero) Tbk
Obligasi Berkelanjutan I Tahap I BRI Finance Continous
BRI Finance Tahun 2025 Public Offering of Bonds I
Phase I Year 2025
Seri A PT Bank Negara 10 Jul/ 20 Jul/ 370 hari/ 6,35% idAA* 200.000 - Series A
Indonesia Jul 10, 2025 Jul 20, 2026 days
(Persero) Tbk
Seri B PT Bank Negara 10 Jul/ 10 Jul/ 3 tahun/ 6,80% idAA* 500.000 - Series B
Indonesia Jul 10, 2025 Jul 10, 2028 years
(Persero) Tbk
*) Berdasarkan peringkat yang diterbitkan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia *) Based on rating issued by PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)
(Pefindo)
Bunga surat berharga yang diterbitkan oleh BRI Interest of marketable securities issued by BRI
Finance dibayarkan setiap 3 bulan sejak surat Finance are paid every 3 (three) months since
berharga diterbitkan. marketable securities were issued.
BRI Finance telah memenuhi semua BRI Finance has fulfilled all required restrictions
pembatasan yang diwajibkan serta as well as the payment of interest and principal
pembayaran bunga dan nilai pokok obligasi value of bonds through The Indonesia Central
melalui Kustodian Sentral Efek Indonesia Securities Depository (''KSEI'').
(‘‘KSEI‘‘).
Penerimaan neto dari penerbitan surat berharga The net proceeds from the issuance of
tersebut dimanfaatkan untuk pembayaran marketable securities are used for short-term
pinjaman jangka pendek perbankan, liabilities payment, strengthen BRI Finance’s
memperkuat struktur pendanaan perseroan, general funding structure, BRI Finance's
ekpansi bisnis perusahaan (dalam hal ini adalah business expansion (in this case for
pembayaran pembiayaan baru dan ekspansi disbursement payments and related to consumer
pembiayaan segmen konsumer), serta segment), as well as refinancing or paying off
refinancing atau pelunasan obligasi yang jatuh maturing bonds.
tempo.
232
Page 1207
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 24. MARKETABLE SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan surat berharga yang diterbitkan marketable securities issued (continued):
(lanjutan):
f) BRI Finance (lanjutan) f) BRI Finance (continued)
BRI Finance juga diwajibkan untuk memenuhi BRI Finance is also required to fulfill financial
persyaratan keuangan antara lain gearing ratio covenants including gearing ratios of at least
paling rendah nol kali dan paling tinggi 10 kali, zero and a maximum of 10 (ten) times, capital
rasio permodalan paling sedikit sebesar 10%, ratios of at least 10%, the ratio of net financing
rasio saldo piutang pembiayaan neto terhadap receivable balances to total assets of at least
total aset paling rendah 40%, rasio saldo 40%, the ratio of investment and capital financing
piutang pembiayaan investasi dan modal kerja receivable balances at least 10% of the total
paling sedikit 10% dari total saldo piutang financing receivable balance, the lowest equity to
pembiayaan, rasio ekuitas terhadap modal paid-in capital ratio of 50%, the highest non-
disetor paling rendah sebesar 50%, rasio non- performing financing ratio of 5%, has an equity
performing financing paling tinggi sebesar 5%, greater than Rp200,000, maintains a minimum
memiliki ekuitas lebih besar dari Rp200.000, collateral value of 50% of the principal value of
mempertahankan nilai jaminan minimal 50% Bond I and Bond II and meet the covenants for a
dari nilai pokok Obligasi I dan Obligasi II serta level of financial health with a minimum healthy
memenuhi persyaratan tingkat kesehatan condition
keuangan dengan kondisi minimum sehat.
Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur The trustee agreement also regulates several
beberapa pembatasan yang harus dipenuhi restrictions that must be fulfilled by the company,
oleh Perusahaan, antara lain memberikan including providing fiduciary guarantees in the
jaminan fidusia berupa piutang pembiayaan form of consumer financing receivables and
konsumen dan menjaga rasio-rasio keuangan maintaining financial ratios within the limits as
berada dalam batasan sebagaimana diatur regulated in OJK Regulation No. 35/2018.
dalam Peraturan OJK No. 35/2018.
g) PNM g) PNM
Tingkat Bunga
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/
Wali Amanat/ Mulai/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Peringkat/ 31 Des 2025/ 31 Des 2024/
Jenis Trustee Start Date Maturity Date Tenor per annum Rating Dec 31, 2025 Dec 31, 2024 Type
Rupiah Rupiah
Obligasi Berkelanjutan III PNM Shelf Registration
PNM Bond III
Tahap III Tahun 2020 Phase IIII Year 2020
Seri B PT Bank Mega Tbk 4 Mei/ 30 Apr/ 5 tahun/ 9,00% idAA+* - 194.900 Series B
May 4, 2020 Apr 30, 2025 years
Tahap IV Tahun 2020 Phase IV Year 2020
Seri C PT Bank Mega Tbk 4 Des/ 4 Des/ 360 hari/ 8,75% idAA+* - 292.000 Series C
Dec 4, 2020 Dec 4, 2025 days
Tahap V Tahun 2021 Phase V Year 2021
Seri C PT Bank Mega Tbk 17 Mar/ 17 Mar/ 5 tahun/ 8,25 idAA+* 339.200 339.200 Series C
Mar 17, 2021 Mar 17, 2026 years
Obligasi Berkelanjutan IV PNM Shelf Registration
PNM Bond IV
Tahap I Tahun 2021 Phase I Year 2021
Seri C PT Bank Mega Tbk 10 Des/ 10 Des/ 5 tahun/ 6,25% idAA+* 1.000.000 1.000.000 Series C
Dec 10, 2021 Dec 10, 2026 years
Tahap II Tahun 2022 Phase II Year 2022
Seri B PT Bank Mega Tbk 22 Apr/ 22 Apr/ 3 tahun/ 5,50% idAA+* - 626.500 Series B
Apr 22, 2022 Apr 22, 2025 years
233
Page 1208
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 24. MARKETABLE SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan surat berharga yang diterbitkan marketable securities issued (continued):
(lanjutan):
g) PNM (lanjutan) g) PNM (continued)
Tingkat Bunga
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/
Wali Amanat/ Mulai/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Peringkat/ 31 Des 2025/ 31 Des 2024/
Jenis Trustee Start Date Maturity Date Tenor per annum Rating Dec 31, 2025 Dec 31, 2024 Type
Rupiah (lanjutan) Rupiah (continued)
Obligasi Berkelanjutan V PNM Shelf Registration
PNM Bond V
Tahap I Tahun 2022 Phase I Year 2022
Seri B PT Bank Mega Tbk 12 Ags/ 11 Ags/ 3 tahun/ 5,85% idAA+* - 116.000 Series B
Aug 12, 2022 Aug 11, 2025 years
Tahap II Tahun 2024 Phase II Year 2024
Seri A PT Bank Mega Tbk 21 Mar/ 30 Mar/ 1 tahun/ 6,40% idAA+* - 1.335.150 Series A
Mar 21, 2024 Mar 30, 2025 year
Seri B PT Bank Mega Tbk 21 Mar/ 20 Mar/ 3 tahun/ 6,55% idAAA 341.030 341.030 Series B
Mar 21, 2024 Mar 20, 2027 years
Obligasi Berwawasan Sosial PNM Socially Conscious
Orange Berkelanjutan I PNM Orange Registration Bonds I
Tahap I Tahun 2025 Phase I Year 2025
Seri A PT Bank KB Bukopin 8 Jul/ 18 Jul/ 1 tahun/ 6,25% idAAA* 220.000 - Series A
Jul 8, 2025 Jul 18, 2026 year
Seri B PT Bank KB Bukopin 8 Jul/ 8 Jul/ 3 tahun/ 6,65% idAAA* 243.000 - Series B
Jul 8, 2025 Jul 8, 2028 years
Seri C PT Bank KB Bukopin 8 Jul/ 8 Jul/ 5 tahun/ 6,85% idAAA* 537.000 - Series C
Jul 8, 2025 Jul 8, 2030 years
Medium-Term Notes III PNM PNM MTN III
Venture Capital Venture Capital
Tahun 2022 Seri A PT Bank Rakyat 18 Jan/ 25 Jan/ 3 tahun/ 10,25% idA-* 148.500 200.000 Year 2022
Indonesia Tbk Jan 18, 2023 Jan 25, 2026 years Series A
Tahun 2022 Seri B PT Bank Rakyat 21 Jul/ 25 Jan/ 3 tahun/ 10,25% idA-* 150.000 150.000 Year 2022
Indonesia Tbk Jul 21, 2023 Jan 25, 2026 years Series B
Medium-Term Notes V PNM PNM MTN V
Venture Capital Venture Capital
Phase II
Tahap II Tahun 2024 PT Bank Rakyat 18 Des/ 18 Des/ 3 tahun/ 10,00% idA-* 216.961 148.000 Year 2024
Indonesia Tbk Dec 18, 2024 Dec 18, 2027 years
Sukuk Mudharabah PNM Shelf Registration
Berkelanjutan I PNM Sukuk Mudharabah I
Tahap I Tahun 2021 Phase I Year 2021
Seri C PT Bank Mega Tbk 8 Jul/ 8 Jul/ 5 tahun/ 8,00% idAA+(sy)* 327.000 327.000 Series C
Jul 8, 2021 Jul 8, 2026 years
Tahap II Tahun 2023 Phase II Year 2023
Seri B PT Bank Mega Tbk 11 Apr/ 11 Apr/ 3 tahun/ 6,75% idAA+(sy)* 1.095.000 1.095.900 Series B
Apr 11, 2023 Apr 11, 2026 years
Tahap III Tahun 2024 Phase III Year 2024
Seri A PT Bank Mega Tbk 12 Jul/ 17 Jul/ 1 tahun/ 6,70% idAA+(sy)* - 169.060 Series A
Jul 12, 2024 Jul 17, 2025 year
Seri B PT Bank Mega Tbk 12 Jul/ 12 Jul/ 3 tahun/ 7,10% idAA+(sy)* 1.330.940 1.330.940 Series B
Jul 12, 2024 Jul 12, 2027 years
PNM Shelf
Sukuk Mudharabah Registration Sukuk
Jangka Menengah Mudharabah Medium
VI PNM Term VI
Tahap I tahun 2024 PT Bank Syariah 22 Ags/ 2 Sep/ 1 tahun/ 7,00% idAA+(sy)* - 500.000 Phase I Year 2024
Indonesia Aug 22, 2024 Sep 2, 2025 year
Tahap II tahun 2024 PT Bank Syariah 11 Okt/ 11 Okt/ 3 tahun/ 7,20% idAA+(sy)* 262.000 262.000 Phase II Year 2024
Indonesia Oct 11, 2024 Oct 11, 2027 year
Tahap III tahun 2024 PT Bank Syariah 26 Nov/ 26 Nov/ 3 tahun/ 7,20% idAA+(sy)* 110.000 110.000 Phase III Year 2024
Indonesia Nov 26, 2024 Nov 26, 2027 year
Tahap IV tahun 2024 PT Bank Syariah 19 Des/ 29 Des/ 1 tahun/ 7,00% idAA+(sy)* - 150.000 Phase IV Year 2024
Indonesia Dec 19, 2024 Dec 29, 2025 year
PNM Shelf
Sukuk Mudharabah Registration Sukuk
Jangka Menengah Mudharabah Medium
VII PNM Term VII
Tahap I tahun 2025 PT Bank Syariah 17 Jun/ 27 Jun/ 1 tahun/ 6,90 idAAA(sy)* 180.000 - Phase I Year 2025
Indonesia Jun 17, 2025 Jun 27, 2026 year
Tahap II tahun 2025 PT Bank Syariah 17 Jul/ 27 Jul/ 1 tahun/ 6,90 idAAA(sy)* 100.000 - ``Phase II Year 2025
Indonesia Jul 17, 2025 Jul 27, 2026 year
Tahap III tahun 2025 PT Bank Syariah 4 Sep/ 14 Sep/ 1 tahun/ 6,90 idAAA(sy)* 85.000 - Phase III Year 2025
Indonesia Sep 4, 2025 Sep 14, 2026 year
Tahap IV tahun 2025 PT Bank Syariah 19 Sep/ 29 Sep/ 1 tahun/ 6,90 idAAA(sy)* 635.000 - Phase IV Year 2025
Indonesia Sep 19, 2025 Sep 29, 2026 year
Tahap V tahun 2025 PT Bank Syariah 25 Nov/ 25 Nov/ 3 tahun/ 6,90 idAAA(sy)* 650.000 - Phase V Year 2025
Indonesia Nov 25, 2025 Nov 25, 2028 year
234
Page 1209
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 24. MARKETABLE SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan surat berharga yang diterbitkan marketable securities issued (continued):
(lanjutan):
g) PNM (lanjutan) g) PNM (continued)
Tingkat Bunga
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/
Wali Amanat/ Mulai/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Peringkat/ 31 Des 2025/ 31 Des 2024/
Jenis Trustee Start Date Maturity Date Tenor per annum Rating Dec 31, 2025 Dec 31, 2024 Type
Rupiah (lanjutan) Rupiah (continued)
Sukuk Mudharabah Berwawasan PNM Socially Conscious
Sosial Orange Berkelanjutan I Orange Registration Sukuk
PNM Mudharabah I
Tahap I Tahun 2025 Phase I Year 2025
Seri A PT Bank KB Bukopin 8 Jul/ 18 Jul/ 1 tahun/ 6,25% idAAA(sy)* 989.995 - Series A
Jul 8, 2025 Jul 18, 2026 years
Seri B PT Bank KB Bukopin 8 Jul/ 8 Jul/ 3 tahun/ 6,65% idAAA(sy)* 150.000 - Series B
Jul 8, 2025 Jul 8, 2028 years
Seri C PT Bank KB Bukopin 8 Jul/ 8 Jul/ 5 tahun/ 6,85% idAAA(sy)* 610.005 - Series C
Jul 8, 2025 Jul 8, 2030 years
Tahap II Tahun 2025 Phase II Year 2025
Seri A PT Bank KB Bukopin 17 Okt/ 27 Okt/ 1 tahun/ 5,50% idAAA(sy)* 800.000 - Series A
Oct 17, 2025 Oct 27, 2026 years
Seri B PT Bank KB Bukopin 17 Okt/ 17 Okt/ 3 tahun/ 5,75% idAAA(sy)* 110.000 - Series B
Oct 17, 2025 Oct 17, 2028 years
Seri C PT Bank KB Bukopin 17 Okt/ 17 Okt/ 5 tahun/ 6,00% idAAA(sy)* 110.000 - Series C
Oct 17, 2025 Oct 17, 2030 years
*) Berdasarkan peringkat yang diterbitkan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) *) Based on rating issued by PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)
Pembayaran bunga obligasi, Medium Term Bond, Medium Term Notes interest and sukuk
Notes dan bagi hasil sukuk dilakukan setiap 3 profit sharing payments are paid every 3 (three)
(tiga) bulan sejak surat berharga diterbitkan. months since those marketable securities were
issued.
PNM telah memenuhi semua pembatasan yang PNM has fulfilled all the required restrictions as
diwajibkan serta pembayaran bunga dan nilai well as the payment of interest and principal
pokok obligasi melalui Kustodian Sentral Efek value of the bond through the Indonesia Central
Indonesia (“KSEI”). Securities Depository (“KSEI”).
Tidak ada jaminan pada penerbitan Sukuk There is no collateral in the issuance of Sukuk
Mudharabah Berkelanjutan I, Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I, Sukuk
Mudharabah VI, VII, dan Sukuk Mudharabah Mudharabah VI, VII, and PNM Socially
Berwawasan Sosial Orange Berkelanjutan I Conscious Orange Registration Sukuk
Mudharabah I
Tujuan penerbitan sukuk adalah untuk The purpose of Sukuk’s issuance is to increase
tambahan modal kerja murabahah melalui murabahah working capital through Sharia
Mekaar Syariah dan UlaMM Syariah. Mekaar and Sharia UlaMM.
Obligasi berkelanjutan dan sukuk PNM yang PNM Shelf Registration Bond and Sukuk that
telah jatuh tempo telah dilunasi oleh PNM have matured respectively has been paid off by
sesuai tanggal jatuh tempo. PNM on its maturity date.
Pembatasan yang dipersyaratkan oleh Wali Restrictions required by the trustee:
Amanat untuk obligasi berkelanjutan dan sukuk:
1. Melakukan penjualan atau pengalihan aset 1. Sell or transfer the company's fixed assets
tetap perusahaan kepada pihak manapun to any party exceeding 50% of the value of
melebihi 50% dari nilai aset tetap dalam the fixed assets in the current year;
satu tahun berjalan;
235
Page 1210
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 24. MARKETABLE SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan surat berharga yang diterbitkan marketable securities issued (continued):
(lanjutan):
g) PNM (lanjutan) g) PNM (continued)
Pembatasan yang dipersyaratkan oleh Wali Restrictions required by the trustee (continued):
Amanat untuk obligasi berkelanjutan dan sukuk
(lanjutan):
2. Mengadakan penggabungan dan/atau 2. Merger and/or consolidation with another
peleburan dengan perusahaan lain baik company either directly or indirectly and
secara langsung maupun tidak langsung liquidate the Company;
dan melakukan tindakan melikuidasi
Perusahaan;
3. Melakukan akuisisi saham atau aset; 3. Acquisition of shares or assets;
4. Mengubah bidang usaha Perusahaan 4. Change the Company's line of business
kecuali atas keputusan pemerintah; except by government decision;
5. Melakukan pengakhiran perjanjian- 5. Terminate company agreements that have
perjanjian perusahaan yang berdampak a material negative impact; and
negatif secara material; dan
6. Mengurangi modal dasar, modal yang 6. Reduce authorized capital, issued capital
ditempatkan dan modal disetor. and paid-up capital.
h) Pegadaian h) Pegadaian
Tingkat Bunga
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/
Wali Amanat/ Mulai/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Peringkat/ 31 Des 2025/ 31 Des 2024/
Jenis Trustee Start Date Maturity Date Tenor per annum Rating Dec 31, 2025 Dec 31, 2024 Type
Rupiah Rupiah
Obligasi Berkelanjutan IV Pegadaian Shelf
Pegadaian Registration Bond IV
Tahap II Tahun 2020 Phase II Year 2020
Seri C PT Bank Mega Tbk 8 Jul/ 8 Jul/ 5 tahun/ 7,95% idAAA* - 142.000 Series C
Jul 8, 2020 Jul 8, 2025 years
Obligasi Berkelanjutan V Pegadaian Shelf
Pegadaian Registration Bond V
Tahap I Tahun 2022 Phase I Year 2022
Seri B PT Bank Mega Tbk 26 Apr/ 26 Apr/ 3 tahun/ 5,35% idAAA* - 598.000 Series B
Apr 26, 2022 Apr 26, 2025 years
Tahap II Tahun 2022 Phase II Year 2022
Seri B PT Bank Mega Tbk 16 Ags/ 16 Ags/ 3 tahun/ 5,75% idAAA* - 276.000 Series B
Aug 16, 2022 Aug 16, 2025 years
Tahap III Tahun 2023 Phase III Year 2023
Seri B PT Bank Mega Tbk 16 Jun/ 16 Jun/ 3 tahun/ 6,20% idAAA* 400.000 400.000 Series B
Jun 16, 2023 Jun 16, 2026 years
Tahap IV Tahun 2023 Phase IV Year 2023
Seri B PT Bank Mega Tbk 24 Ags/ 24 Ags/ 3 tahun/ 5,90% idAAA* 228.025 228.025 Series B
Aug 24, 2023 Aug 24, 2026 years
Tahap V Tahun 2024 Phase V Year 2024
Seri A PT Bank Mega Tbk 6 Feb/ 16 Feb/ 1 tahun/ 6,20% idAAA* - 590.615 Series A
Feb 6, 2024 Feb 16, 2025 year
Seri B PT Bank Mega Tbk 6 Feb/ 6 Feb/ 3 tahun/ 6,20% idAAA* 201.190 201.190 Series B
Feb 6, 2024 Feb 6, 2027 years
Obligasi Berkelanjutan VI Pegadaian Shelf
Pegadaian Registration Bond VI
Tahap I Tahun 2024 Phase I Year 2024
Seri A PT Bank Mega Tbk 5 Jul/ 15 Jul/ 1 tahun/ 6,55% idAAA* - 38.360 Series A
Jul 5, 2024 Jul 15, 2025 year
Seri B PT Bank Mega Tbk 5 Jul/ 5 Jul/ 3 tahun/ 6,65% idAAA* 51.115 51.115 Series B
Jul 5, 2024 Jul 5, 2027 years
Tahap II Tahun 2025 Phase II Year 2025
Seri A PT Bank Mega Tbk 28 Mei/ 8 Jun/ 1 tahun/ 6,65 idAAA* 2.148.105 - Series A
May 28, 2025 Jun 8, 2026 year
Seri B PT Bank Mega Tbk 28 Mei/ 28 Mei/ 3 tahun 6,80 idAAA* 2.309.205 - Series B
May 28, 2025 May 28, 2028 years
Tahap III Tahun 2025 Phase III Year 2025
Seri A PT Bank Mega Tbk 03 Sep/ 13 Sep/ 1 tahun/ 6,10 idAAA* 1.869.775 - Series A
Sep 03, 2025 Sep 13, 2026 year
Seri B PT Bank Mega Tbk 03 Sep/ 13 Sep/ 3 tahun 6,20 idAAA* 362.005 - Series B
Sep 03, 2025 Sep 13, 2028 years
Tahap IV Tahun 2025 Phase IV Year 2025
Seri A PT Bank Mega Tbk 13 Nov/ 23 Nov/ 1 tahun/ 5,25 idAAA* 2.700.000 - Series A
Nov 13, 2025 Nov 23, 2026 year
Seri B PT Bank Mega Tbk 13 Nov/ 13 Nov/ 3 tahun 5,50 idAAA* 521.435 - Series B
Nov 13, 2025 Nov 13, 2028 years
236
Page 1211
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 24. MARKETABLE SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan surat berharga yang diterbitkan marketable securities issued (continued):
(lanjutan):
h) Pegadaian (lanjutan) h) Pegadaian (continued)
Tingkat Bunga
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/
Wali Amanat/ Mulai/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Peringkat/ 31 Des 2025/ 31 Des 2024/
Jenis Trustee Start Date Maturity Date Tenor per annum Rating Dec 31, 2025 Dec 31, 2024 Type
Rupiah (lanjutan) Rupiah (continued)
Obligasi Berwawasan Sosial Pegadaian Social Shelf
Berkelanjutan I Pegadaian Registration Bond I
Tahap I Tahun 2024 Phase I Year 2024
Seri A PT Bank Mega Tbk 5 Jul/ 15 Jul/ 1 tahun/ 6,55% idAAA* - 30.110 Series A
Jul 5, 2024 Jul 15, 2025 year
Seri B PT Bank Mega Tbk 5 Jul/ 5 Jul/ 3 tahun/ 6,65% idAAA* 30.055 30.055 Series B
Jul 5, 2024 Jul 5, 2027 years
Tahap II Tahun 2025 Phase II Year 2025
Seri A PT Bank Mega Tbk 28 Mei/ 8 Jun/ 1 tahun/ 6,65 idAAA* 954.245 - Series A
May 28, 2025 Jun 8, 2026 year
Seri B PT Bank Mega Tbk 28 Mei/ 28 Mei/ 3 tahun/ 6,68 idAAA* 985.590 - Series B
May 28, 2025 May 28, 2028 years
Sukuk Mudharabah Pegadaian Shelf
Berkelanjutan I Pegadaian Registration Sukuk
Mudharabah I
Tahap II Tahun 2020 Phase II Year 2020
Seri C PT Bank Mega Tbk 8 Jul/ 8 Jul/ 5 tahun/ 7,95% idAAA* - 80.500 Series C
Jul 8, 2020 Jul 8, 2025 years
Sukuk Mudharabah Pegadaian Shelf
Berkelanjutan II Pegadaian Registration Sukuk
Mudharabah II
Tahap I Tahun 2022 Phase I Year 2022
Seri B PT Bank Mega Tbk 26 Apr/ 26 Apr/ 3 tahun/ 3,60% idAAA* - 320.000 Series B
Apr 26, 2022 Apr 26, 2025 years
Tahap II Tahun 2022 Phase II Year 2022
Seri B PT Bank Mega Tbk 16 Ags/ 16 Ags/ 3 tahun/ 5,75% idAAA* - 245.000 Series B
Aug 16, 2022 Aug 16, 2025 years
Tahap IV Tahun 2023 PT Bank Mega Tbk 24 Ags/ 24 Ags/ 3 tahun/ 5,90% idAAA* 235.040 235.040 Phase IV
Aug 24, 2023 Aug 24, 2026 years Year 2023
Sukuk Mudharabah Pegadaian Shelf
Berkelanjutan III Pegadaian Registration Sukuk
Mudharabah III
Tahap I Tahun 2024 Phase I Year 2024
Seri A PT Bank Mega Tbk 5 Jul/ 15 Jul/ 1 tahun/ 6,55% idAAA* - 50.080 Series A
Jul 5, 2024 Jul 15, 2025 year
Seri B PT Bank Mega Tbk 5 Jul/ 5 Jul/ 3 tahun/ 6,65% idAAA* 18.045 18.045 Series B
Jul 5, 2024 Jul 5, 2027 years
Tahap II Tahun 2024 Phase II Year 2024
Seri A PT Bank Mega Tbk 27 Ags/ 7 Sep/ 1 tahun/ 6,65% idAAA* - 808.795 Series A
Aug 27, 2024 Sep 7, 2025 year
Tahap III Tahun 2024 Phase III Year 2024
Seri A PT Bank Mega Tbk 24 Des/ 4 Jan/ 1 tahun/ 6,25% idAAA* 752.005 752.005 Series A
Dec 24, 2024 Jan 4, 2026 year
Tahap IV Tahun 2025 Phase IV Year 2025
Seri A PT Bank Mega Tbk 28 Mei/ 8 Jun/ 1 tahun/ 6,65 idAAA* 1.517.220 - Series A
May 28,2025 Jun 8, 2026 year
Seri B PT Bank Mega Tbk 28 Mei/ 28 Mei/ 3 tahun/ 6,80 idAAA* 234.720 - Series B
May 28, 2025 May 28, 2028 years
Tahap V Tahun 2025 Phase V Year 2025
Seri A PT Bank Mega Tbk 03 Sep/ 13 Sep/ 1 tahun/ 6,10 idAAA* 1.454.130 - Series A
Sep 03,2025 Sep 13, 2026 year
Seri B PT Bank Mega Tbk 03 Sep/ 03 Sep/ 3 tahun/ 6,20 idAAA* 165.005 - Series B
Sep 03, 2025 Sep 03, 2028 years
Sukuk Mudharabah Pegadaian Shelf
Berkelanjutan Sosial I Registration Social
Pegadaian Sukuk Mudharabah I
Tahap I Tahun 2024 Phase I Year 2024
Seri A PT Bank Mega Tbk 5 Jul/ 15 Jul/ 1 tahun/ 6,65% idAAA* - 33.785 Series A
Jul 5, 2024 Jul 15, 2025 year
Seri B PT Bank Mega Tbk 5 Jul/ 5 Jul/ 3 tahun/ 6,65% idAAA* 100 100 Series B
Jul 5, 2024 Jul 5, 2027 years
Tahap II Tahun 2024 Phase II Year 2024
Seri A PT Bank Mega Tbk 27 Ags/ 7 Sep/ 1 tahun/ 6,65% idAAA* - 1.412.910 Series A
Aug 27, 2024 Sep 7, 2025 year
Tahap III Tahun 2025 Phase III Year 2025
Seri A PT Bank Mega Tbk 13 Nov/ 23 Nov/ 1 tahun/ 5,25% idAAA* 1.300.000 33.785 Series A
Nov 13, 2025 Nov 23, 2026 year
Seri B PT Bank Mega Tbk 13 Nov/ 13 Nov/ 3 tahun/ 5,50% idAAA* 253.205 100 Series B
Nov 13, 2025 Nov 13, 2028 years
*) Berdasarkan peringkat yang diterbitkan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) *) Based on rating issued by PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)
Pembayaran bunga obligasi dan bagi hasil Bond interest and sukuk profit sharing payments
sukuk dilakukan setiap 3 (tiga) bulan sejak surat are paid every 3 (three) months since those
berharga diterbitkan. marketable securities were issued.
237
Page 1212
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 24. MARKETABLE SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan surat berharga yang diterbitkan marketable securities issued (continued):
(lanjutan):
h) Pegadaian (lanjutan) h) Pegadaian (continued)
Pegadaian telah memenuhi semua Pegadaian has fulfilled all the required
pembatasan yang diwajibkan serta restrictions as well as the payment of interest
pembayaran bunga dan nilai pokok obligasi and principal value of the bond through the
melalui Kustodian Sentral Efek Indonesia Indonesia Central Securities Depository
(‘‘KSEI‘‘). (“KSEI”).
Obligasi Berkelanjutan dan sukuk Pegadaian Pegadaian Shelf Registration Bond and Sukuk
yang telah jatuh tempo telah dilunasi oleh that have matured respectively has been paid off
Pegadaian sesuai tanggal jatuh tempo. by Pegadaian on its maturity date.
25. PINJAMAN YANG DITERIMA 25. FUND BORROWINGS
Pinjaman yang diterima terdiri atas: Fund borrowings consist of:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Bank Indonesia Bank Indonesia
Pinjaman likuiditas 14.332 14.285 Liquidity borrowing
Pinjaman lainnya 5.487 5.607 Other borrowings
Pinjaman lainnya 60.110.772 41.171.174 Other borrowings
60.130.591 41.191.066
Mata uang asing Foreign currency
Pinjaman sindikasi social dan club loan Syndicated Borrowing
setelah dikurangi biaya transaksi Social and club loan
yang belum diamortisasi 16.625.639 15.955.122 net of unamortized
Pinjaman sustainability-linked loan Sustainability-linked loan borrowing
setelah dikurangi biaya transaksi net of unamortized
yang belum diamortisasi 8.288.446 12.797.756 transaction cost
Pinjaman sindikasi club loan Syndicated Borrowing - Club loan
setelah dikurangi biaya transaksi net of unamortized
yang belum diamortisasi - 4.818.188 transaction cost
Pinjaman dari BNP Paribas Borrowing from BNP Paribas
setelah dikurangi biaya transaksi net of unamortized
yang belum diamortisasi - 64.233 transaction cost
Pinjaman lainnya 7.604.755 16.387.152 Other Borrowings
32.518.840 50.022.451
92.649.431 91.213.517
238
Page 1213
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
Pinjaman yang diterima terdiri atas (lanjutan): Fund borrowings consist of (continued):
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah Rupiah
Pinjaman dari Borrowing from
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 11.394.733 20.145.401 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 11.140.273 7.822.181 (Persero) Tbk
Pusat Investasi Pemerintah 7.408.253 7.399.922 Government Investment Center
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk 5.000.000 - (Persero) Tbk
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 1.461.095 955.477 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
PT Sarana Multigriya Finansial PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) 132.331 317.801 (Persero)
PT Bank Hibank Indonesia - 505 PT Bank Hibank Indonesia
PT Danareksa Finance - 25.000 PT Danareksa Finance
36.536.685 36.666.287
Total 129.186.116 127.879.804 Total
Klasifikasi jangka waktu pinjaman yang diterima The classification of fund borrowing based on their
berdasarkan sisa umur sampai dengan saat jatuh remaining periods until maturity is as follows:
tempo adalah sebagai berikut:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 35.800.253 26.144.310 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 6.479.158 3.674.249 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 1 tahun 10.056.846 2.578.442 > 3 months - 1 year
> 1 tahun - 5 tahun 7.788.847 8.788.458 > 1 year - 5 years
> 5 tahun 5.487 5.607 > 5 years
60.130.591 41.191.066
Mata uang asing Foreign currency
≤ 1 bulan 2.334.500 5.363.602 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 4.468.881 8.755.533 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 1 tahun 8.973.447 11.794.546 > 3 months - 1 year
> 1 tahun - 5 tahun 16.742.012 24.108.770 > 1 year - 5 years
32.518.840 50.022.451
92.649.431 91.213.517
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 14.711.000 20.422.680 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 12.958.707 3.755.919 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 1 tahun 2.357.046 5.771.248 > 3 month - 1 year
> 1 tahun - 5 tahun 6.497.375 6.702.818 > 1 year - 5 years
> 5 tahun 12.557 13.622 > 5 years
36.536.685 36.666.287
Total 129.186.116 127.879.804 Total
239
Page 1214
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan pinjaman yang diterima: fund borrowings:
Pinjaman lainnya Other borrowings
31 Desember 2025/December 31, 2025 31 Desember 2024/December 31, 2024
Jumlah Jumlah
nosional nosional
mata uang mata uang
asing asing
(nilai penuh)/ Ekuivalen (nilai penuh)/ Ekuivalen
Notional amount Rupiah/ Notional amount Rupiah/
foreign currency Equivalent foreign currency Equivalent
(full amount) in Rupiah (full amount) in Rupiah
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Bank Indonesia Bank Indonesia
Lainnya 5.487 5.607 Others
Lainnya Others
PT Bank Central Asia Tbk 27.567.508 16.435.265 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank SMBC Indonesia Tbk 4.150.000 1.300.000 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
PT Bank Permata Tbk 3.350.000 3.789.996 PT Bank Permata Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk - PT Bank CIMB Niaga Tbk -
unit usaha syariah 3.014.500 - unit usaha syariah
PT Bank Pan Indonesia Tbk 1.905.923 1.205.027 PT Bank Pan Indonesia Tbk
PT Bank Permata - PT Bank Permata -
unit usaha syariah 1.850.000 - unit usaha syariah
PT Bank HSBC Indonesia 1.540.000 1.227.001 PT Bank HSBC Indonesia
PT Bank DKI - PT Bank DKI -
unit usaha syariah 1.189.349 - unit usaha syariah
PT Bank DKI 1.174.995 1.768.970 PT Bank DKI
PT Bank CIMB Niaga Tbk 1.013.477 3.768.454 PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Danamon Indonesia Tbk - PT Bank Danamon Indonesia Tbk -
unit usaha syariah 1.025.865 - unit usaha syariah
PT Bank Maybank Indonesia Tbk - PT Bank Maybank Indonesia -
unit usaha syariah 800.000 - unit usaha syariah
PT Bank DBS 800.000 1.000.000 PT Bank DBS
PT Bank of China 800.000 350.000 PT Bank of China
PT Bank UOB Indonesia 700.000 950.000 PT Bank UOB Indonesia
PT Bank QNB Indonesia Tbk 700.000 350.000 PT Bank QNB Indonesia Tbk
PT Bank BNP Paribas 700.000 600.000 PT Bank BNP Paribas
PT BPD Bali 658.157 - PT BPD Bali
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 650.000 504.008 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Citibank N.A. 650.000 350.000 Citibank N.A
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Kalimantan Barat 600.000 - Kalimantan Barat
PT Bank ICBC Indonesia 599.994 399.988 PT Bank ICBC Indonesia
PT Bank of India Indonesia Tbk 586.434 756.028 PT Bank of India Indonesia Tbk
PT Bank China Construction Bank PT Bank China Construction Bank
Indonesia Tbk 457.690 257.544 Indonesia Tbk
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk 432.755 - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
PT Bank SBI Indonesia 399.980 399.968 PT Bank SBI Indonesia
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Kalimantan Tengah 376.564 462.856 Kalimantan Tengah
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Daerah Istimewa Yogyakarta 339.384 497.450 Daerah Istimewa Yogyakarta
PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk 282.676 264.687 PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk
PT Bank Maspion Indonesia Tbk 275.000 275.000 PT Bank Maspion Indonesia Tbk
PT OCBC NISP Tbk 250.000 35.000 PT OCBC NISP Tbk
PT Bank Resona Perdania 249.894 249.755 PT Bank Resona Perdania
PT Bank Shinhan Indonesia 206.079 280.935 PT Bank Shinhan Indonesia
The Bank of Tokyo Mitsubishi UFJ 190.000 350.000 The Bank of Tokyo Mitsubishi UFJ
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Kalimantan Selatan 158.106 48.032 Kalimantan Selatan
PT Bank Mizuho Indonesia 100.000 300.000 PT Bank Mizuho Indonesia
PT Bank BCA Syariah 65.770 74.874 PT Bank BCA Syariah
PT Bank Aceh Syariah 51.536 28.995 PT Bank Aceh Syariah
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Riau Kepri Syariah 50.000 - Riau Kepri Syariah
PT Bank Victoria International Tbk 50.000 228.223 PT Bank Victoria International Tbk
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Barat dan Banten Tbk 50.000 416.667 Jawa Barat dan Banten Tbk
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 40.268 2.026.025 PT Bank Maybank Indonesia Tbk
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Sulawesi Selatan dan Sulawesi Selatan dan
Sulawesi Barat 34.135 10.301 Sulawesi Barat
PT Bank Nagari Syariah 23.725 - PT Bank Nagari Syariah
240
Page 1215
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan pinjaman yang diterima fund borrowings (continued):
(lanjutan):
Pinjaman lainnya (lanjutan) Other borrowings (continued)
31 Desember 2025/December 31, 2025 31 Desember 2024/December 31, 2024
Jumlah Jumlah
nosional nosional
mata uang mata uang
asing asing
(nilai penuh)/ Ekuivalen (nilai penuh)/ Ekuivalen
Notional amount Rupiah/ Notional amount Rupiah/
foreign currency Equivalent foreign currency Equivalent
(full amount) in Rupiah (full amount) in Rupiah
Pihak ketiga (lanjutan) Third parties (continued)
Rupiah (lanjutan) Rupiah (continued)
Lainnya (lanjutan) Others (continued)
PT Bank BPR Rizky Barokah 888 - PT Bank BPR Rizky Barokah
Lembaga Pengelola Dana Bergulir 120 1.563 Lembaga Pengelola Dana Bergulir
PT Bank IBK Indonesia Tbk - 123.013 PT Bank IBK Indonesia Tbk
PT Bank Oke Indonesia Tbk - 85.549 PT Bank Oke Indonesia Tbk
60.110.772 41.171.174
60.116.259 41.176.781
Mata uang asing Foreign currency
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
OCBC Ltd, 140.000.000 2.334.500 50.000.000 804.750 OCBC Ltd
MUFG Bank Ltd. 100.000.000 1.667.500 445.000.000 7.162.275 MUFG Bank Ltd.
The Bank of America, Singapore 50.000.000 833.750 - The Bank of America, Singapore
The Bank of New York Mellon The Bank of New York Mellon
Corporation 40.000.000 667.000 120.000.000 1.931.400 Corporation
Standard Chartered Bank, Jakarta 30.000.000 500.250 110.000.000 1.770.450 Standard Chartered Bank, Jakarta
DZ Bank AG 30.000.000 500.250 - DZ Bank AG
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 23.495.892 391.795 24.067.847 387.372 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
CTBC Bank Co, Ltd, 1.258.051 20.977 81.276.048 1.308.138 CTBC Bank Co. Ltd
Asian Development Bank 223.868 3.733 284.374 4.577 Asian Development Bank
United Overseas Bank Limited - 75.789.251 1.219.828 United Overseas Bank Limited
Mashreq Bank - 30.000.000 482.850 Mashreq Bank
6.919.755 15.071.640
Euro Eropa European Euro
PT Bank HSBC Indonesia 35.000.000 685.000 35.000.000 586.534 PT Bank HSBC Indonesia
Emirates NBD - 43.500.000 728.978 Emirates NBD
685.000 1.315.512
7.604.755 16.387.152
Total 67.721.014 57.563.933 Total
a) Pinjaman dari Bank Indonesia a) Borrowing from Bank Indonesia
Pinjaman likuiditas Liquidity borrowing
Pinjaman ini merupakan fasilitas kredit yang This borrowing represents loan facilities
diperoleh dari Bank Indonesia untuk obtained from Bank Indonesia that are
dipinjamkan kembali kepada debitur-debitur channeled back to BRI’s debtors for the
BRI antara lain untuk keperluan Kredit purposes of Investment Loans, Primary
Investasi, Kredit Koperasi Primer untuk Cooperative Loans for Sugar Cane Farmer
Anggota Tebu Rakyat, Pinjaman untuk BULOG Members, BULOG and Village Cooperative
dan KUD, Kredit Modal Kerja Permanen, Units Loans, Permanent Working Capital Loans,
Pupuk, dan lain-lain. Fertilizers and others.
Tingkat suku bunga rata-rata untuk tahun yang The average interest rates are 0.02% for the
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember years ended December 31, 2025 and 2024.
2025 dan 2024 masing-masing adalah sebesar
0,02%.
241
Page 1216
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan pinjaman yang diterima fund borrowings (continued):
(lanjutan):
b) Pinjaman sindikasi club loan b) Syndicated borrowing - club loan
Pada tanggal 14 Oktober 2020, telah dilakukan On October 14, 2020, a withdrawal has been
penarikan untuk sisa fasilitas pinjaman sindikasi made for the remaining syndicated loan facility in
berupa club loan sebesar ASD300.000.000 the form of a club loan amounting to
(nilai penuh) yang difasilitasi oleh Citicorp USD300,000,000 (full amount), facilitated by
International Limited (agent), sebagai berikut: Citicorp International Limited (agent), as follows:
Valuta asing
Tingkat Bunga (nilai penuh)/
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/ Foreign
Pemberi Pinjaman/ Kesepakatan/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Mata Uang/ currency
Jenis Lender Deal Date Maturity Date Tenor per annum Currency (full amount) Type
Club loan China Development 14 Okt/ 7 Ags/ 60 bulan/ SOFR (3 bulanan) ASD/ USD 150.000.000 Club loan
Bank Oct 14, 2020 Aug 7, 2025 months + marjin tertentu/
SOFR (3 months)
+ certain margin
Club loan CTBC Bank Co.,Ltd 14 Okt/ 7 Ags/ 60 bulan/ SOFR (3 bulanan) ASD/ USD 25.000.000 Club loan
Oct 14, 2020 Aug 7, 2025 months + marjin tertentu
SOFR (3 months)
+ certain margin
Club loan MUFG Bank Ltd 14 Okt/ 7 Ags/ 60 bulan/ SOFR (3 bulanan) ASD/ USD 20.000.000 Club loan
Singapore Oct 14, 2020 Aug 7, 2025 months + marjin tertentu
SOFR (3 months)
+ certain margin
Club loan Standard Chartered 14 Okt/ 7 Ags/ 60 bulan/ SOFR (3 bulanan) ASD/ USD 50.000.000 Club loan
Bank (Singapore) Oct 14, 2020 Aug 7, 2025 months + marjin tertentu/
SOFR (3 months)
+ certain margin
Club loan Sumitomo Mitsui 14 Okt/ 7 Ags/ 60 bulan/ SOFR (3 bulanan) ASD/ USD 50.000.000 Club loan
Banking Corporation Oct 14, 2020 Aug 7, 2025 months + marjin tertentu/
Singapore SOFR (3 months)
+ certain margin
Club loan United Overseas 14 Okt/ 7 Ags/ 60 bulan/ SOFR (3 bulanan) ASD/ USD 5.000.000 Club loan
Bank Limited Oct 14, 2020 Aug 7, 2025 months + marjin tertentu/
SOFR (3 months)
+ certain margin __________
300.000.000
Persyaratan-persyaratan penting (financial The financial covenants in this borrowing
covenants) dalam perjanjian pinjaman ini antara agreement, among others, are maintaining the
lain menjaga rasio keuangan sebagai berikut: financial ratios as follows:
Nilai Capital Adequacy Ratio (CAR) Minimum Capital Adequacy Ratio (CAR) of
minimum 9%. 9%.
Rasio Non-Performing Loan (NPL) Maximum Non-Performing Loan (NPL) ratio
maksimum 5%. of 5%.
Mematuhi setiap rasio keuangan yang Any other applicable financial ratios
berlaku lainnya yang ditetapkan oleh imposed by Bank Indonesia and OJK from
Bank Indonesia dan OJK dari waktu ke time to time.
waktu.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025, and 2024, BRI has
2024, BRI telah memenuhi persyaratan penting fulfilled the important requirements outlined in the
dalam perjanjian pinjaman yang diterima, serta fund borrowing agreements and has settled the
telah melunasi pinjaman yang diterima pada fund borrowing on its maturity date.
tanggal jatuh temponya.
242
Page 1217
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan pinjaman yang diterima fund borrowings (continued):
(lanjutan):
c) Pinjaman dari BNP Paribas c) Borrowing from BNP Paribas
Pada tanggal 7 Juni 2016, BRI telah On June 7, 2016, BRI signed a loan facility
menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman agreement with BNP Paribas under the Export
dari BNP Paribas dengan skema Export Credit Credit Financing (ECF) scheme to finance the
Financing (ECF) untuk membiayai komponen BRIsat components and launch services carried
dan jasa peluncuran BRIsat yang dilakukan out by Arianespace France. This borrowing
oleh Arianespace Perancis. Pinjaman ini terdiri consists of 2 (two) facilities, which are:
dari 2 (dua) fasilitas, yaitu:
Valuta asing
Tingkat Bunga (nilai penuh)/
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/ Foreign
Pemberi Pinjaman/ Kesepakatan/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Mata Uang/ currency
Jenis Lender Deal Date Maturity Date Tenor per annum Currency (full amount) Type
Tranche Banque Publique BNP Paribas 7 Jun/ 3 Feb/ 103 bulan/ SOFR (6 bulanan) ASD/ USD 49.961.501,23 Tranche Banque Publique
d’Investissement Jun 7, 2016 Feb 3, 2025 months + marjin tertentu/ d’Investissement
SOFR (6 months)
+ certain margin
Tranche Hermes BNP Paribas 7 Jun/ 3 Feb/ 103 bulan/ SOFR (6 bulanan) ASD/ USD 9.901.308,77 Tranche Hermes
Jun 7, 2016 Feb 3, 2025 months + marjin tertentu/
SOFR (6 months)
+ certain margin
59.862.810,00
Angsuran pokok dibayarkan setiap 6 (enam) The principal installments are paid every 6 (six)
bulan bersamaan dengan pembayaran bunga. months along with interest payments. For the
Untuk fasilitas Tranche BPI, angsuran pokok BPI Tranche facility, the principal installments
pertama kali mulai dibayarkan pada tanggal 5 amounting to USD3,330,767 (full amount) are
Februari 2018 sebesar ASD3.330.767 (nilai paid starting from February 5, 2018 until
penuh) sampai dengan jatuh tempo. maturity. For Hermes Tranche facility, the
Sedangkan untuk fasilitas Tranche Hermes, principal installments amounting to USD660,087
angsuran pokok pertama kali mulai dibayarkan (full amount) are paid starting from February 5,
pada tanggal 5 Februari 2018 sebesar 2018 until maturity. BRI does not provide any
ASD660.087 (nilai penuh) sampai dengan jatuh collateral for these borrowings.
tempo. BRI tidak memberikan jaminan apapun
atas pinjaman ini.
Persyaratan-persyaratan penting dalam The financial covenants in this borrowing
perjanjian pinjaman ini antara lain menjaga agreement, among others, are maintaining the
rasio keuangan sebagai berikut: financial ratios as follows:
Nilai Capital Adequacy Ratio (CAR) Minimum Capital Adequacy Ratio (CAR) of
minimum 9%. 9%.
Rasio Non-Performing Loan (NPL) Maximum Non-Performing Loan (NPL) ratio
maksimum 5%. of 5%.
Mematuhi setiap rasio keuangan yang Any other applicable financial ratios
berlaku lainnya yang ditetapkan oleh imposed by Bank Indonesia and OJK from
Bank Indonesia dan OJK dari waktu ke time to time.
waktu.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025, and 2024, BRI has
2024, BRI telah memenuhi persyaratan penting fulfilled the important requirements outlined in the
dalam perjanjian pinjaman yang diterima, serta fund borrowing agreements and has settled the
telah melunasi pinjaman yang diterima pada fund borrowing on its maturity date.
tanggal jatuh temponya.
243
Page 1218
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan pinjaman yang diterima fund borrowings (continued):
(lanjutan):
d) Pinjaman sindikasi Sustainability - Linked Loan d) Syndicated Borrowing - Sustainability Linked
Loan
Pada tanggal 30 Agustus 2022, BRI On August 30, 2022, BRI received a syndicated
mendapatkan fasilitas pinjaman sindikasi loan facility in the form of a Sustainability-linked
berupa Sustainability-linked Loan dengan total Loan with a total loan of USD1,000,000,000 (full
pinjaman sebesar ASD1.000.000.000 (nilai amount). This loan is facilitated by PT Bank
penuh). Pinjaman ini difasilitasi oleh PT Bank HSBC Indonesia (agent), the withdrawals that
HSBC Indonesia (agent), penarikan yang telah have been made are divided into:
dilakukan terbagi atas:
a. Fasilitas B sebesar ASD300.000.000 (nilai a. Facility B amounted to USD300,000,000
penuh), dengan suku bunga Compounded (full amount), with interest at Compounded
SOFR ditambah marjin tertentu per tahun. SOFR plus a certain margin per year. The
Jangka waktu pinjaman selama 36 (tiga loan term is 36 (thirty six) months from
puluh enam) bulan sejak tanggal 15 September 15, 2022 and has matured on
September 2022 dan telah jatuh tempo September 15, 2025. The participating
pada tanggal 15 September 2025. Bank banks for this loan are:
yang ikut berpartisipasi dalam pinjaman ini
adalah:
Valuta asing
Tingkat Bunga (nilai penuh)/
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/ Foreign
Pemberi Pinjaman/ Kesepakatan/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Mata Uang/ currency
Jenis Lender Deal Date Maturity Date Tenor per annum Currency (full amount) Type
Sustainability-linked loan CTBC Bank Co.,Ltd 15 Sep/ 15 Sep/ 36 bulan/ SOFR ASD/ USD 40.000.000 Sustainability-linked loan
Fasilitas B Sep 15, 2022 Sep 15, 2025 months + marjin tertentu/ B Facility
SOFR
+ certain margin
Sustainability-linked loan DBS Bank Ltd 15 Sep/ 15 Sep/ 36 bulan/ SOFR ASD/ USD 40.000.000 Sustainability-linked loan
Fasilitas B Sep 15, 2022 Sep 15, 2025 months + marjin tertentu/ B Facility
SOFR
+ certain margin
Sustainability-linked loan The Hongkong and 15 Sep/ 15 Sep/ 36 bulan/ SOFR ASD/ USD 40.000.000 Sustainability-linked loan
Fasilitas B Shanghai Sep 15, 2022 Sep 15, 2025 months + marjin tertentu/ B Facility
Banking Co.,Ltd SOFR
+ certain margin
Sustainability-linked loan The Korea 15 Sep/ 15 Sep/ 36 bulan/ SOFR ASD/ USD 30.000.000 Sustainability-linked loan
Fasilitas B Development Sep 15, 2022 Sep 15, 2025 months + marjin tertentu/ B Facility
Bank Singapore SOFR
+ certain margin
Sustainability-linked loan The Korea 15 Sep/ 15 Sep/ 36 bulan/ SOFR ASD/ USD 10.000.000 Sustainability-linked loan
Fasilitas B Development Sep 15, 2022 Sep 15, 2025 months + marjin tertentu/ B Facility
Bank Tokyo SOFR
+ certain margin
Sustainability-linked loan MUFG Bank Ltd 15 Sep/ 15 Sep/ 36 bulan/ SOFR ASD/ USD 40.000.000 Sustainability-linked loan
Fasilitas B Sep 15, 2022 Sep 15, 2025 months + marjin tertentu/ B Facility
SOFR
+ certain margin
Sustainability-linked loan Oversea Chinese 15 Sep/ 15 Sep/ 36 bulan/ SOFR ASD/ USD 40.000.000 Sustainability-linked loan
Fasilitas B Banking Co Ltd Sep 15, 2022 Sep 15, 2025 months + marjin tertentu/ B Facility
SOFR
+ certain margin
Sustainability-linked loan Standard Chartered 15 Sep/ 15 Sep/ 36 bulan/ SOFR ASD/ USD 20.000.000 Sustainability-linked loan
Fasilitas B Bank (Singapore) Sep 15, 2022 Sep 15, 2025 months + marjin tertentu/ B Facility
Limited SOFR
+ certain margin
Sustainability-linked loan United Overseas 15 Sep/ 15 Sep/ 36 bulan/ SOFR ASD/ USD 40.000.000 Sustainability-linked loan
Fasilitas B Bank Limited Sep 15, 2022 Sep 15, 2025 months + marjin tertentu/ B Facility
SOFR
+ certain margin ___________
300.000.000
244
Page 1219
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan pinjaman yang diterima fund borrowings (continued):
(lanjutan):
d) Pinjaman sindikasi Sustainability - Linked Loan d) Syndicated Borrowing - Sustainability Linked
(lanjutan) Loan (continued)
b. Fasilitas C sebesar ASD500.000.000 (nilai b. Facility C amounted to USD500,000,000
penuh) dengan suku bunga Compounded (full amount), with interest at Compounded
SOFR ditambah marjin tertentu per tahun. SOFR plus a certain margin per year. The
Jangka waktu pinjaman selama 48 bulan loan has a term of 48 months from
sejak tanggal 30 Desember 2022 dan akan December 30, 2022 and will mature on
jatuh tempo pada tanggal 15 September September 15, 2026. The participating
2026. Bank yang ikut berpartisipasi dalam banks for this loan are:
pinjaman ini adalah:
Valuta asing
Tingkat Bunga (nilai penuh)/
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/ Foreign
Pemberi Pinjaman/ Kesepakatan/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Mata Uang/ currency
Jenis Lender Deal Date Maturity Date Tenor per annum Currency (full amount) Type
Sustainability-linked loan BNP Paribas 30 Des/ 15 Sep/ 48 bulan/ SOFR ASD/ USD 90.000.000 Sustainability-linked loan
Fasilitas C Singapura Dec 30, 2022 Sep 15, 2026 months + marjin tertentu/ C Facility
SOFR
+ certain margin
Sustainability-linked loan CTBC Bank 30 Des/ 15 Sep/ 48 bulan/ SOFR ASD/ USD 40.000.000 Sustainability-linked loan
Fasilitas C Co.,Ltd Dec 30, 2022 Sep 15, 2026 months + marjin tertentu/ C Facility
SOFR
+ certain margin
Sustainability-linked loan DBS Bank 30 Des/ 15 Sep/ 48 bulan/ SOFR ASD/ USD 40.000.000 Sustainability-linked loan
Fasilitas C Co.,Ltd Dec 30, 2022 Sep 15, 2026 months + marjin tertentu/ C Facility
SOFR
+ certain margin
Sustainability-linked loan The Hongkong 30 Des/ 15 Sep/ 48 bulan/ SOFR ASD/ USD 40.000.000 Sustainability-linked loan
Fasilitas C and Shanghai Dec 30, 2022 Sep 15, 2026 months + marjin tertentu/ C Facility
Banking Co Ltd SOFR
+ certain margin
Sustainability-linked loan The Korea 30 Des/ 15 Sep/ 48 bulan/ SOFR ASD/ USD 30.000.000 Sustainability-linked loan
Fasilitas C Development Dec 30, 2022 Sep 15, 2026 months + marjin tertentu/ C Facility
Bank Singapore SOFR
+ certain margin
Sustainability-linked loan The Korea 30 Des/ 15 Sep/ 48 bulan/ SOFR ASD/ USD 10.000.000 Sustainability-linked loan
Fasilitas C Development Dec 30, 2022 Sep 15, 2026 months + marjin tertentu/ C Facility
Bank Tokyo SOFR
+ certain margin
Sustainability-linked loan PT Bank Mizuho 30 Des/ 15 Sep/ 48 bulan/ SOFR ASD/ USD 80.000.000 Sustainability-linked loan
Fasilitas C Indonesia Dec 30, 2022 Sep 15, 2026 months + marjin tertentu/ C Facility
SOFR
+ certain margin
Sustainability-linked loan MUFG Bank Ltd 30 Des/ 15 Sep/ 48 bulan/ SOFR ASD/ USD 40.000.000 Sustainability-linked loan
Fasilitas C Jakarta Branch Dec 30, 2022 Sep 15, 2026 months + marjin tertentu/ C Facility
SOFR
+ certain margin
Sustainability-linked loan The Bank OCBC 30 Des/ 15 Sep/ 48 bulan/ SOFR ASD/ USD 40.000.000 Sustainability-linked loan
Fasilitas C NISP Tbk Dec 30, 2022 Sep 15, 2026 months + marjin tertentu/ C Facility
SOFR
+ certain margin
Sustainability-linked loan Standard Chartered 30 Des/ 15 Sep/ 48 bulan/ SOFR ASD/ USD 80.000.000 Sustainability-linked loan
Fasilitas C Bank (Singapore) Dec 30, 2022 Sep 15, 2026 months + marjin tertentu/ C Facility
Limited SOFR
+ certain margin
Sustainability-linked loan United Overseas 30 Des/ 15 Sep/ 48 bulan/ SOFR ASD/ USD 10.000.000 Sustainability-linked loan
Fasilitas C Bank Limited Dec 30, 2022 Sep 15, 2026 months + marjin tertentu/ C Facility
SOFR
+ certain margin ___________
500.000.000
245
Page 1220
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan pinjaman yang diterima fund borrowings (continued):
(lanjutan):
d) Pinjaman sindikasi Sustainability - Linked Loan d) Syndicated Borrowing - Sustainability Linked
(lanjutan) Loan (continued)
Persyaratan-persyaratan penting dalam The financial covenants in this borrowing
perjanjian pinjaman ini antara lain menjaga agreement, among others, are maintaining the
rasio keuangan sebagai berikut : financial ratios as follows:
Nilai Capital Adequacy Ratio (CAR) Minimum Capital Adequacy Ratio (CAR) of
minimum 9%. 9%.
Rasio Non-Performing Loan (NPL) Maximum Non-Performing Loan (NPL) ratio
maksimum 5%. of 5%.
Mematuhi setiap rasio keuangan yang Any other applicable financial ratios
berlaku lainnya yang ditetapkan oleh imposed by Bank Indonesia and OJK from
Bank Indonesia dan OJK dari waktu ke time to time.
waktu.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, BRI has
2024, BRI telah memenuhi persyaratan penting fulfilled the important requirements outlined in
dalam perjanjian pinjaman yang diterima, serta the fund borrowing agreements, and has settled
telah melunasi pinjaman yang diterima pada the fund borrowing on its maturity date.
tanggal jatuh temponya.
e) Pinjaman sindikasi Social dan Club Loan e) Syndicated Borrowing - Social and Club Loan
a. Fasilitas A sebesar ASD800.000.000 (nilai a. Facility A amounted to USD800,000,000
penuh) dengan suku bunga Term SOFR 3 (full amount), with interest at Term SOFR 3
bulan ditambah marjin tertentu per tahun. months plus a certain margin per year. The
Jangka waktu pinjaman selama 36 bulan loan has a term of 36 months from August 6,
sejak tanggal 6 Agustus 2024 dan akan 2024 and will mature on July 27, 2027. The
jatuh tempo pada tanggal 27 Juli 2027. participating banks for this loan are:
Bank yang ikut berpartisipasi dalam
pinjaman ini adalah:
Valuta asing
Tingkat Bunga (nilai penuh)/
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/ Foreign
Pemberi Pinjaman/ Kesepakatan/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Mata Uang/ currency
Jenis Lender Deal Date Maturity Date Tenor per annum Currency (full amount) Type
Social and club loan ANZ Banking 6 Ags/ 27 Jul/ 36 bulan/ TSOFR ASD/ USD 17.500.000 Social and club loan
Fasilitas A Group Ltd Aug 6, 2024 Jul 27 2027 months + marjin tertentu/ A Facility
Singapore TSOFR
+ certain margin
Social and club loan PT Bank ANZ 6 Ags/ 27 Jul/ 36 bulan/ TSOFR ASD/ USD 62.500.000 Social and club loan
Fasilitas A Indonesia Aug 6, 2024 Jul 27, 2027 months + marjin tertentu/ A Facility
TSOFR
+ certain margin
Social and club loan Bank of China 6 Ags/ 27 Jul/ 36 bulan/ TSOFR ASD/ USD 39.000.000 Social and club loan
Fasilitas A Co.,Ltd Aug 6, 2024 Jul 27, 2027 months + marjin tertentu/ A Facility
TSOFR
+ certain margin
Social and club loan Bank of China 6 Ags/ 27 Jul / 36 bulan/ TSOFR ASD/ USD 25.000.000 Social and club loan
Fasilitas A Co.,Ltd Aug 6, 2024 Jul 27, 2027 months + marjin tertentu/ A Facility
Indonesia TSOFR
+ certain margin
Social and club loan Bank of China 6 Ags/ 27 Jul/ 36 bulan/ TSOFR ASD/ USD 40.000.000 Social and club loan
Fasilitas A Co.,Ltd Aug 6, 2024 Jul 27, 2027 months + marjin tertentu/ A Facility
Singapore TSOFR
+ certain margin
Social and club loan Citibank N.A. 6 Ags/ 27 Jul / 36 bulan/ TSOFR ASD/ USD 60.000.000 Social and club loan
Fasilitas A Indonesia Aug 6, 2024 Jul 27, 2027 months + marjin tertentu/ A Facility
TSOFR
+ certain margin
246
Page 1221
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan pinjaman yang diterima fund borrowings (continued):
(lanjutan):
e) Pinjaman sindikasi Social dan Club Loan e) Syndicated Borrowing - Social and Club Loan
(lanjutan) (continued)
a. Fasilitas A sebesar ASD800.000.000 (nilai a. Facility A amounted to USD800,000,000
penuh) dengan suku bunga Term SOFR 3 (full amount), with interest at Term SOFR 3
bulan ditambah marjin tertentu per tahun. months plus a certain margin per year. The
Jangka waktu pinjaman selama 36 bulan loan has a term of 36 months from August 6,
sejak tanggal 6 Agustus 2024 dan akan 2024 and will mature on July 27, 2027. The
jatuh tempo pada tanggal 27 Juli 2027. participating banks for this loan are
Bank yang ikut berpartisipasi dalam (continued):
pinjaman ini adalah (lanjutan):
Valuta asing
Tingkat Bunga (nilai penuh)/
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/ Foreign
Pemberi Pinjaman/ Kesepakatan/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Mata Uang/ currency
Jenis Lender Deal Date Maturity Date Tenor per annum Currency (full amount) Type
Social and club loan Citibank N.A. 6 Ags/ 27 Jul/ 36 bulan/ TSOFR ASD/USD 20.000.000 Social and club loan
Fasilitas A Singapore Aug 6, 2024 Jul 27, 2027 months + marjin tertentu/ A Facility
TSOFR
+ certain margin
Social and club loan CTBC Bank 6 Ags/ 27 Jul/ 36 bulan/ TSOFR ASD/USD 80.000.000 Social and club loan
Fasilitas A Co., Ltd Aug 6, 2024 Jul 27, 2027 months + marjin tertentu/ A Facility
TSOFR
+ certain margin
Social and club loan Development 6 Ags/ 27 Jul/ 36 bulan/ TSOFR ASD/USD 80.000.000 Social and club loan
Fasilitas A Bank Singapore Aug 6, 2024 Jul 27, 2027 months + marjin tertentu/ A Facility
Bank Ltd TSOFR
+ certain margin
Social and club loan The Hongkong and 6 Ags/ 27 Jul/ 36 bulan/ TSOFR ASD/USD 80.000.000 Social and club loan
Fasilitas A Shanghai Aug 6, 2024 Jul 27, 2027 months + marjin tertentu/ A Facility
Banking Co.,Ltd TSOFR
Singapore + certain margin
Social and club loan PT Bank Mizuho 6 Ags/ 27 Jul/ 36 bulan/ TSOFR ASD/USD 80.000.000 Social and club loan
Fasilitas A Indonesia Aug 6, 2024 Jul 27, 2027 months + marjin tertentu/ A Facility
TSOFR
+ certain margin
Social and club loan Overseas-Chinese 6 Ags/ 27 Jul/ 36 bulan/ TSOFR ASD/USD 71.000.000 Social and club loan
Fasilitas A Banking Co., Ltd Aug 6, 2024 Jul 27, 2027 months + marjin tertentu/ A Facility
TSOFR
+ certain margin
Social and club loan PT Bank OCBC 6 Ags/ 27 Jul/ 36 bulan/ TSOFR ASD/USD 25.000.000 Social and club loan
Fasilitas A NISP Tbk Aug 6, 2024 Jul 27, 2027 months + marjin tertentu/ A Facility
Indonesia TSOFR
+ certain margin
Social and club loan United Overseas 6 Ags/ 27 Jul/ 36 bulan/ TSOFR ASD/USD 120.000.000 Social and club loan
Fasilitas A Bank Co., Ltd Aug 6, 2024 Jul 27, 2027 months + marjin tertentu/ A Facility
TSOFR
+ certain margin ___________
800.000.000
247
Page 1222
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan pinjaman yang diterima fund borrowings (continued):
(lanjutan):
e) Pinjaman sindikasi Social dan Club Loan e) Syndicated Borrowing - Social and Club Loan
(lanjutan) (continued)
b. Fasilitas B sebesar ASD200.000.000 (nilai b. Facility B amounted to USD200,000,000
penuh) dengan suku bunga Term SOFR 3 (full amount), with interest at Term SOFR 3
bulan ditambah marjin tertentu per tahun. months plus a certain margin per year. The
Jangka waktu pinjaman selama 36 bulan loan has a term of 36 months from August
sejak tanggal 22 Agustus 2024 dan akan 22, 2024 and will mature on July 27, 2027.
jatuh tempo pada tanggal 27 Juli 2027. The participating banks for this loan are:
Bank yang ikut berpartisipasi dalam
pinjaman ini adalah:
Valuta asing
Tingkat Bunga (nilai penuh)/
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/ Foreign
Pemberi Pinjaman/ Kesepakatan/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Mata Uang/ currency
Jenis Lender Deal Date Maturity Date Tenor per annum Currency (full amount) Type
Social and club loan ANZ Banking 22 Ags/ 27 Jul/ 36 bulan/ TSOFR ASD/USD 20.000.000 Social and club loan
Fasilitas B Group Ltd Aug 22, 2024 Jul 27, 2027 months + marjin tertentu/ B Facility
Singapore TSOFR
+ certain margin
Social and club loan Bank of China 22 Ags/ 27 Jul/ 36 bulan/ TSOFR ASD/USD 16.000.000 Social and club loan
Fasilitas B Co.,Ltd Aug 22, 2024 Jul 27, 2027 months + marjin tertentu/ B Facility
TSOFR
+ certain margin
Social and club loan Bank of China 22 Ags/ 27 Jul/ 36 bulan/ TSOFR ASD/USD 10.000.000 Social and club loan
Fasilitas B Co.,Ltd Aug 22, 2024 Jul 27, 2027 months + marjin tertentu/ B Facility
Singapore TSOFR
+ certain margin
Social and club loan Citibank N.A. 22 Ags/ 27 Jul/ 36 bulan/ TSOFR ASD/USD 20.000.000 Social and club loan
Fasilitas B Singapore Aug 22, 2024 Jul 27, 2027 months + marjin tertentu/ B Facility
TSOFR
+ certain margin
Social and club loan CTBC Bank 22 Ags/ 27 Jul/ 36 bulan/ TSOFR ASD/USD 20.000.000 Social and club loan
Fasilitas B Co., Ltd Aug 22, 2024 Jul 27, 2027 months + marjin tertentu/ B Facility
TSOFR
+ certain margin
Social and club loan Development 22 Ags/ 27 Jul/ 36 bulan/ TSOFR ASD/USD 20.000.000 Social and club loan
Fasilitas B Bank Singapore Aug 22, 2024 Jul 27, 2027 months + marjin tertentu/ B Facility
Bank Ltd TSOFR
+ certain margin
Social and club loan The Hongkong and 22 Ags/ 27 Jul/ 36 bulan/ TSOFR ASD/USD 20.000.000 Social and club loan
Fasilitas B Shanghai Aug 22, 2024 Jul 27, 2027 months + marjin tertentu/ B Facility
Banking Co.,Ltd TSOFR
Singapore + certain margin
Social and club loan Mizuho Bank 22 Ags/ 27 Jul/ 36 bulan/ TSOFR ASD/USD 20.000.000 Social and club loan
Fasilitas B Ltd Aug 22, 2024 Jul 27, 2027 months + marjin tertentu/ B Facility
Singapore TSOFR
+ certain margin
Social and club loan Overseas-Chinese 22 Ags/ 27 Jul/ 36 bulan/ TSOFR ASD/USD 24.000.000 Social and club loan
Fasilitas B Banking Co., Ltd Aug 22, 2024 Jul 27, 2027 months + marjin tertentu/ B Facility
TSOFR
+ certain margin
Social and club loan United Overseas 22 Ags/ 27 Jul/ 36 bulan/ TSOFR ASD/USD 30.000.000 Social and club loan
Fasilitas B Bank Co., Ltd Aug 22, 2024 Jul 27, 2027 months + marjin tertentu/ B Facility
TSOFR
+ certain margin ___________
200.000.000
248
Page 1223
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan pinjaman yang diterima fund borrowings (continued):
(lanjutan):
e) Pinjaman sindikasi Social dan Club Loan e) Syndicated Borrowing - Social and Club Loan
(lanjutan) (continued)
Persyaratan-persyaratan penting dalam The financial covenants in this borrowing
perjanjian pinjaman ini antara lain menjaga agreement, among others, are maintaining the
rasio keuangan sebagai berikut : financial ratios as follows:
Nilai Capital Adequacy Ratio (CAR) Minimum Capital Adequacy Ratio (CAR) of
minimum 9%. 9%.
Rasio Non-Performing Loan (NPL) Maximum Non-Performing Loan (NPL) ratio
maksimum 5%. of 5%.
Mematuhi setiap rasio keuangan yang Any other applicable financial ratios
berlaku lainnya yang ditetapkan oleh imposed by Bank Indonesia and OJK from
Bank Indonesia dan OJK dari waktu ke time to time.
waktu.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, BRI has
2024, BRI telah memenuhi persyaratan penting fulfilled the important requirements outlined in
dalam perjanjian pinjaman yang diterima. the fund borrowing agreements.
f) Pinjaman Diterima Pegadaian f) Fund Borrowings – Pegadaian
Tingkat Bunga
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/
Pemberi Pinjaman/ Kesepakatan/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Mata Uang/ Rupiah/
Jenis Lender Deal Date Maturity Date Tenor per annum Currency Rupiah Type
Fasilitas KMK PT Bank Mandiri 14 Mei/ 13 Mei/ 12 bulan/ SOFR IDR 71.321 WCC Facility
(Persero) Tbk May 14, 2025 May 13, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas KMK PT Bank Mandiri 2 Okt/ 30 Jan/ 4 bulan/ SOFR IDR 2.000.000 WCC Facility
(Persero) Tbk Oct 2, 2025 Jan 30, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas KMK PT Bank Mandiri 3 Okt/ 30 Jan/ 4 bulan/ SOFR IDR 600.000 WCC Facility
(Persero) Tbk Oct 3, 2025 Jan 30, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas KMK PT Bank Mandiri 22 Sep/ 22 Jan/ 4 bulan/ SOFR IDR 3.000.000 WCC Facility
(Persero) Tbk Sep 22, 2025 Jan 22, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas KMK PT Bank Mandiri 22 Sep/ 22 Jan/ 4 bulan/ SOFR IDR 3.000.000 WCC Facility
(Persero) Tbk Sep 22, 2025 Jan 22, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas KMK PT Bank Mandiri 24 Sep/ 23 Jan/ 4 bulan/ SOFR IDR 661.000 WCC Facility
(Persero) Tbk Sep 24, 2025 Jan 23, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas KMK PT Bank Mandiri 26 Sep/ 26 Jan/ 4 bulan/ SOFR IDR 250.000 WCC Facility
(Persero) Tbk Sep 26, 2025 Jan 26, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas KMK PT Bank Mandiri 02 Okt/ 30 Jan/ 4 bulan/ SOFR IDR 600.000 WCC Facility
(Persero) Tbk Oct 02, 2025 Jan 30, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas KMK PT Bank Mandiri 03 Des/ 02 Jan/ 1 bulan/ SOFR IDR 500.000 WCC Facility
(Persero) Tbk Dec 03, 2025 Jan 02, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
249
Page 1224
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan pinjaman yang diterima fund borrowings (continued):
(lanjutan):
f) Pinjaman Diterima Pegadaian (lanjutan) f) Fund Borrowings - Pegadaian (continued)
Tingkat Bunga
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/
Pemberi Pinjaman/ Kesepakatan/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Mata Uang/ Rupiah/
Jenis Lender Deal Date Maturity Date Tenor per annum Currency Rupiah Type
Fasilitas KMK PT Bank Mandiri 04 Des/ 05 Jan/ 1 bulan/ SOFR IDR 500.000 WCC Facility
(Persero) Tbk Dec 04, 2025 Jan 05, 2026 month + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas KMK PT Bank Negara 10 Des/ 10 Des/ 12 bulan/ SOFR IDR 540.023 WCC Facility
Indonesia Dec 10, 2025 Dec 10, 2026 months + marjin tertentu/
(Persero) Tbk SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Negara 10 Des / 02 Mar/ 3 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Indonesia Dec 10, 2025 Mar 02, 2026 months + marjin tertentu/
(Persero) Tbk SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Negara 11 Des / 03 Mar/ 3 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Indonesia Dec 11, 2025 Mar 03, 2026 months + marjin tertentu/
(Persero) Tbk SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Negara 12 Des / 04 Mar/ 3 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Indonesia Dec 12, 2025 Mar 04, 2026 months + marjin tertentu/
(Persero) Tbk SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Negara 15 Des / 05 Mar/ 3 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Indonesia Dec 15, 2025 Mar 05, 2026 months + marjin tertentu/
(Persero) Tbk SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Negara 16 Des / 06 Mar/ 3 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Indonesia Dec 16, 2025 Mar 06, 2026 months + marjin tertentu/
(Persero) Tbk SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Negara 17 Des / 09 Mar/ 3 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Indonesia Dec 17, 2025 Mar 09, 2026 months + marjin tertentu/
(Persero) Tbk SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Negara 18 Des / 10 Mar/ 3 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Indonesia Dec 18, 2025 Mar 10, 2026 months + marjin tertentu/
(Persero) Tbk SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Negara 19 Des / 11 Mar/ 3 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Indonesia Dec 19, 2025 Mar 11, 2026 months + marjin tertentu/
(Persero) Tbk SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Negara 22 Des / 12 Mar/ 3 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Indonesia Dec 22, 2025 Mar 12, 2026 months + marjin tertentu/
(Persero) Tbk SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Negara 23 Des / 13 Mar/ 3 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Indonesia Dec 23, 2025 Mar 13, 2026 months + marjin tertentu/
(Persero) Tbk SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Negara 24 Des / 16 Mar/ 3 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Indonesia Dec 24, 2025 Mar 16, 2026 months + marjin tertentu/
(Persero) Tbk SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Negara 01 Des / 07 Jan/ 1 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Indonesia Dec 01, 2025 Jan 07, 2026 month + marjin tertentu/
(Persero) Tbk SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Negara 02 Des / 08 Jan/ 1 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Indonesia Dec 02, 2025 Jan 08, 2026 month + marjin tertentu/
(Persero) Tbk SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Negara 03 Des / 09 Jan/ 1 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Indonesia Dec 03, 2025 Jan 09, 2026 month + marjin tertentu/
(Persero) Tbk SOFR
+ certain margin
250
Page 1225
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan pinjaman yang diterima fund borrowings (continued):
(lanjutan):
f) Pinjaman Diterima Pegadaian (lanjutan) f) Fund Borrowings - Pegadaian (continued)
Tingkat Bunga
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/
Pemberi Pinjaman/ Kesepakatan/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Mata Uang/ Rupiah/
Jenis Lender Deal Date Maturity Date Tenor per annum Currency Rupiah Type
Fasilitas Pinjaman PT Bank Negara 04 Des / 12 Jan/ 1 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Indonesia Dec 04, 2025 Jan 12, 2026 month + marjin tertentu/
(Persero) Tbk SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Negara 05 Des / 13 Jan/ 1 bulan/ SOFR IDR 600.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Indonesia Dec 05, 2025 Jan 13, 2026 month + marjin tertentu/
(Persero) Tbk SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Negara 08 Des / 15 Jan/ 1 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Indonesia Dec 08, 2025 Jan 15, 2026 month + marjin tertentu/
(Persero) Tbk SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Negara 09 Des / 14 Jan/ 1 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Indonesia Dec 09, 2025 Jan 14, 2026 month + marjin tertentu/
(Persero) Tbk SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Negara 16 Des / 17 Mar / 3 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Indonesia Dec 16, 2025 Mar 17, 2026 months + marjin tertentu/
(Persero) Tbk SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Negara 16 Des / 18 Mar / 3 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Indonesia Dec 16, 2025 Mar 18, 2026 months + marjin tertentu/
(Persero) Tbk SOFR
+ certain margin
Fasilitas KMK PT Bank Central 26 Jul / 26 Jan / 18 bulan/ SOFR IDR 207.475 WCC Facility
Asia Tbk Jul 26, 2024 Jan 26, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas KMK PT Bank Central 31 Des / 07 Jan / 7 hari / SOFR IDR 500.000 WCC Facility
Asia Tbk Dec 31, 2025 Jan 07, 2026 days + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas KMK PT Bank Central 31 Des / 07 Jan / 7 hari / SOFR IDR 500.000 WCC Facility
Asia Tbk Dec 31, 2025 Jan 07, 2026 days + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas KMK PT Bank Central 31 Des / 07 Jan / 7 hari / SOFR IDR 600.000 WCC Facility
Asia Tbk Dec 31, 2025 Jan 07, 2026 days + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas KMK PT Bank Central 30 Des / 06 Jan / 7 hari / SOFR IDR 500.000 WCC Facility
Asia Tbk Dec 30, 2025 Jan 06, 2026 days + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas KMK PT Bank Central 31 Des / 07 Jan / 7 hari / SOFR IDR 500.000 WCC Facility
Asia Tbk Dec 31, 2025 Jan 07, 2026 days + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas KMK PT Bank Central 30 Des / 06 Jan / 7 hari / SOFR IDR 1.000.000 WCC Facility
Asia Tbk Dec 30, 2025 Jan 06, 2026 days + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Central 23 Des / 02 Jan / 10 hari / SOFR IDR 650.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Asia Tbk Dec 23, 2025 Jan 02, 2026 days + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Central 23 Des / 02 Jan / 10 hari / SOFR IDR 300.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Asia Tbk Dec 23, 2025 Jan 02, 2026 days + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Central 23 Des / 02 Jan / 10 hari / SOFR IDR 800.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Asia Tbk Dec 23, 2025 Jan 02, 2026 days + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Central 23 Des / 02 Jan / 10 hari / SOFR IDR 400.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Asia Tbk Dec 23, 2025 Jan 02, 2026 days + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
251
Page 1226
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan pinjaman yang diterima fund borrowings (continued):
(lanjutan):
f) Pinjaman Diterima Pegadaian (lanjutan) f) Fund Borrowings - Pegadaian (continued)
Tingkat Bunga
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/
Pemberi Pinjaman/ Kesepakatan/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Mata Uang/ Rupiah/
Jenis Lender Deal Date Maturity Date Tenor per annum Currency Rupiah Type
Fasilitas Pinjaman PT Bank Central 23 Des / 02 Jan / 10 hari / SOFR IDR 800.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Asia Tbk Dec 23, 2025 Jan 02, 2026 days + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Central 23 Des / 02 Jan / 10 hari / SOFR IDR 1.500.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Asia Tbk Dec 23, 2025 Jan 02, 2026 days + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Central 24 Des / 02 Jan / 9 hari / SOFR IDR 1.000.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Asia Tbk Dec 24, 2025 Jan 02, 2026 days + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Central 24 Des / 02 Jan / 9 hari / SOFR IDR 1.000.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Asia Tbk Dec 24, 2025 Jan 02, 2026 days + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Central 24 Des / 02 Jan / 9 hari / SOFR IDR 700.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Asia Tbk Dec 24, 2025 Jan 02, 2026 days + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Central 24 Des / 02 Jan / 9 hari / SOFR IDR 1.200.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Asia Tbk Dec 24, 2025 Jan 02, 2026 days + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Central 24 Des / 02 Jan / 9 hari / SOFR IDR 1.500.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Asia Tbk Dec 24, 2025 Jan 02, 2026 days + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Central 24 Des / 02 Jan / 9 hari / SOFR IDR 600.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Asia Tbk Dec 24, 2025 Jan 02, 2026 days + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Central 24 Des / 02 Jan / 9 hari / SOFR IDR 1.000.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Asia Tbk Dec 24, 2025 Jan 02, 2026 days + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Central 24 Des / 02 Jan / 9 hari / SOFR IDR 2.200.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Asia Tbk Dec 24, 2025 Jan 02, 2026 days + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Central 24 Des / 02 Jan / 9 hari / SOFR IDR 500.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Asia Tbk Dec 24, 2025 Jan 02, 2026 days + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Central 24 Des / 02 Jan / 9 hari / SOFR IDR 500.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Asia Tbk Dec 24, 2025 Jan 02, 2026 days + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Central 24 Des / 02 Jan / 9 hari / SOFR IDR 500.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Asia Tbk Dec 24, 2025 Jan 02, 2026 days + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Central 24 Des / 02 Jan / 9 hari / SOFR IDR 450.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Asia Tbk Dec 24, 2025 Jan 02, 2026 days + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Central 24 Des / 02 Jan / 9 hari / SOFR IDR 400.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Asia Tbk Dec 24, 2025 Jan 02, 2026 days + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Central 24 Des / 02 Jan / 9 hari / SOFR IDR 2.500.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Asia Tbk Dec 24, 2025 Jan 02, 2026 days + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Central 24 Des / 02 Jan / 9 hari / SOFR IDR 1,000.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Asia Tbk Dec 24, 2025 Jan 02, 2026 days + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
252
Page 1227
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan pinjaman yang diterima fund borrowings (continued):
(lanjutan):
f) Pinjaman Diterima Pegadaian (lanjutan) f) Fund Borrowings - Pegadaian (continued)
Tingkat Bunga
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/
Pemberi Pinjaman/ Kesepakatan/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Mata Uang/ Rupiah/
Jenis Lender Deal Date Maturity Date Tenor per annum Currency Rupiah Type
Fasilitas Pinjaman PT Bank Central 24 Des / 02 Jan / 9 hari / SOFR IDR 900.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Asia Tbk Dec 24, 2025 Jan 02, 2026 days + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Central 24 Des / 02 Jan / 9 hari / SOFR IDR 100.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Asia Tbk Dec 24, 2025 Jan 02, 2026 days + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank CIMB 31 Des / 31 Jan / 1 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Niaga Tbk Dec 31, 2025 Jan 31, 2026 month + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Danamon 05 Des / 07 Jan / 1 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Indonesia Tbk Dec 05, 2025 Jan 07, 2026 month + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank SMBC 29 Des / 29 Jan / 1 bulan/ SOFR IDR 100.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Indonesia Tbk Dec 29, 2025 Jan 29, 2026 month + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank SMBC 29 Des / 29 Jan / 1 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Indonesia Tbk Dec 29, 2025 Jan 29, 2026 month + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank SMBC 17 Des / 15 Jan / 1 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Indonesia Tbk Dec 17, 2025 Jan 15, 2026 month + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank SMBC 24 Des / 26 Jan / 1 bulan/ SOFR IDR 300.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Indonesia Tbk Dec 24, 2025 Jan 26, 2026 month + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank SMBC 29 Des / 29 Jan / 1 bulan/ SOFR IDR 300.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Indonesia Tbk Dec 29, 2025 Jan 29, 2026 month + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank SMBC 29 Des / 29 Jan / 1 bulan/ SOFR IDR 750.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Indonesia Tbk Dec 29, 2025 Jan 29, 2026 month + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank SMBC 29 Des / 29 Jan / 1 bulan/ SOFR IDR 550.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Indonesia Tbk Dec 29, 2025 Jan 29, 2026 month + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank SMBC 29 Des / 29 Jan / 1 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Indonesia Tbk Dec 29, 2025 Jan 29, 2026 month + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank 28 Nov / 26 Feb / 3 bulan/ SOFR IDR 750.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Permata Tbk Nov 28, 2025 Feb 26, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank 24 Nov / 23 Feb / 3 bulan/ SOFR IDR 400.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Permata Tbk Nov 24, 2025 Feb 23, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank 28 Nov / 26 Feb / 3 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short term loan-Facility
Jangka Pendek Permata Tbk Nov 28, 2025 Feb 26, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas KMK PT Bank Syariah 10 Feb/ 10 Feb/ 12 bulan/ SOFR IDR 158.707 WCC Facility
Indonesia Tbk Feb 10, 2025 Feb 10, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Syariah 19 Nov / 04 Feb / 3 bulan/ SOFR IDR 400.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Indonesia Tbk Nov 19, 2025 Feb 04, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
253
Page 1228
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan pinjaman yang diterima fund borrowings (continued):
(lanjutan):
f) Pinjaman Diterima Pegadaian (lanjutan) f) Fund Borrowings - Pegadaian (continued)
Tingkat Bunga
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/
Pemberi Pinjaman/ Kesepakatan/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Mata Uang/ Rupiah/
Jenis Lender Deal Date Maturity Date Tenor per annum Currency Rupiah Type
Fasilitas Pinjaman PT Bank Syariah 20 Nov / 05 Feb / 3 bulan/ SOFR IDR 400.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Indonesia Tbk Nov 20, 2025 Feb 05, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Syariah 21 Nov / 06 Feb / 3 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Indonesia Tbk Nov 21, 2025 Feb 06, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank BTPN 10 Okt / 09 Jan/ 3 bulan/ SOFR IDR 200.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Syariah Tbk Oct 10, 2025 Jan 09, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank BTPN 28 Okt / 28 Jan/ 3 bulan/ SOFR IDR 300.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Syariah Tbk Oct 28, 2025 Jan 28, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank CIMB 03 Des / 03 Jan / 1 bulan/ SOFR IDR 50.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Niaga Tbk Dec 03, 2025 Jan 03, 2026 month + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank CIMB 30 Des / 27 Jan / 1 bulan/ SOFR IDR 200.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Niaga Tbk Dec 30, 2025 Jan 27, 2026 month + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank CIMB 24 Des / 21 Jan / 1 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Niaga Tbk Dec 24, 2025 Jan 21, 2026 month + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank CIMB 24 Des / 21 Jan / 1 bulan/ SOFR IDR 250.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Niaga Tbk Dec 24, 2025 Jan 21, 2026 month + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank CIMB 24 Des / 21 Jan / 1 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Niaga Tbk Dec 24, 2025 Jan 21, 2026 month + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank CIMB 30 Des / 27 Jan / 1 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Niaga Tbk Dec 30, 2025 Jan 27, 2026 month + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank CIMB 31 Des / 28 Jan / 1 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Niaga Tbk Dec 31, 2025 Jan 28, 2026 month + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank CIMB 31 Des / 28 Jan / 1 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Niaga Tbk Dec 31, 2025 Jan 28, 2026 month + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Danamon 03 Des / 05 Jan / 1 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Indonesia Tbk Dec 03, 2025 Jan 05, 2026 month + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Danamon 04 Des / 06 Jan / 1 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Indonesia Tbk Dec 04, 2025 Jan 06, 2026 month + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank OCBC 17 Des / 07 Jan / 21 hari/ SOFR IDR 250.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek NISP Tbk Dec 17, 2025 Jan 07, 2026 days + marjin tertentu
SOFR
+ certain margin
254
Page 1229
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan pinjaman yang diterima fund borrowings (continued):
(lanjutan):
f) Pinjaman Diterima Pegadaian (lanjutan) f) Fund Borrowings - Pegadaian (continued)
Tingkat Bunga
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/
Pemberi Pinjaman/ Kesepakatan/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Mata Uang/ Rupiah/
Jenis Lender Deal Date Maturity Date Tenor per annum Currency Rupiah Type
Fasilitas Pinjaman PT Bank BPD 15 Mei/ 15 Mei/ 1 tahun/ SOFR IDR 250.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek BALI May 15, 2025 May 15, 2026 year + marjin tertentu
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank BPD 05 Nov / 05 Nov / 1 tahun/ SOFR IDR 91.667 Short-term loan Facility
Jangka Pendek BALI Nov 05 , 2025 Nov 05, 2026 year + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank BPD 25 Jun / 25 Jun / 1 tahun/ SOFR IDR 75.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek BALI Jun 25 ,2025 Jun 25, 2026 year + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank ICBC 12 Nov / 12 Feb / 3 bulan/ SOFR IDR 200.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Indonesia Tbk Nov 12, 2025 Feb 12, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank ICBC 12 Nov / 12 Feb / 3 bulan/ SOFR IDR 200.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Indonesia Tbk Nov 12, 2025 Feb 12, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank UOB 30 Des / 05 Jan / 1 minggu/ SOFR IDR 500.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Indonesia Dec 30, 2025 Jan 05, 2026 week + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Maybank 20 Okt/ 20 Jan/ 3 bulan/ SOFR IDR 400.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Indonesia Tbk Oct 20, 2025 Jan 20, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Maybank 20 Okt/ 19 Jan/ 3 bulan/ SOFR IDR 400.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Indonesia Tbk Oct 20, 2025 Jan 19, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank BTN 02 Des / 13 Feb / 3 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Dec 02, 2025 Feb 13, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank BTN 02 Des / 18 Feb / 3 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Dec 02, 2025 Feb 18, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank BTN 02 Des / 19 Feb / 3 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Dec 02, 2025 Feb 19, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank BTN 02 Des / 20 Feb / 3 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Dec 02, 2025 Feb 20, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank BTN 02 Des / 23 Feb / 3 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Dec 02, 2025 Feb 23, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank BTN 02 Des / 24 Feb / 3 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Dec 02, 2025 Feb 24, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank BTN 02 Des / 25 Feb / 3 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Dec 02, 2025 Feb 25, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank BTN 02 Des / 26 Feb / 3 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Dec 02, 2025 Feb 26, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank BTN 02 Des / 27 Feb / 3 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Dec 02, 2025 Feb 27, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
255
Page 1230
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan pinjaman yang diterima fund borrowings (continued):
(lanjutan):
f) Pinjaman Diterima Pegadaian (lanjutan) f) Fund Borrowings - Pegadaian (continued)
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/
Pemberi Pinjaman/ Kesepakatan/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Mata Uang/ Rupiah/
Jenis Lender Deal Date Maturity Date Tenor per annum Currency Rupiah Type
Fasilitas Pinjaman PT Bank BTN 02 Des / 02 Mar / 3 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Dec 02, 2025 Mar 02, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank DKI 21 Nov / 18 Feb / 3 bulan/ SOFR IDR 450.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Nov 21, 2025 Feb 18, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank DKI 21 Nov / 19 Feb / 3 bulan/ SOFR IDR 450.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Nov 21, 2025 Feb 19, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank of China 16 Des / 15 Jan / 1 bulan/ SOFR IDR 500.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Dec 16, 2025 Jan 15, 2026 month + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank CCBI Tbk 17 Des / 17 Jun / 6 bulan/ SOFR IDR 260.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Dec 17, 2025 Jun 17, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank QNB Tbk 24 Des / 24 Jun / 6 bulan/ SOFR IDR 600.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Dec 24, 2025 Jun 24, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT BPD Kalbar 30 Des / 30 Jun / 6 bulan/ SOFR IDR 600.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Dec 30, 2025 Jun 30, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank Permata 23 Des / 23 Mar / 3 bulan/ SOFR IDR 400.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Syariah Dec 23, 2025 Mar 23, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank DKI UUS 21 Nov / 12 Feb / 3 bulan/ SOFR IDR 450.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Nov 21, 2025 Feb 12, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas Pinjaman PT Bank DKI UUS 21 Nov / 13 Feb / 3 bulan/ SOFR IDR 450.000 Short-term loan Facility
Jangka Pendek Nov 21, 2025 Feb 13, 2026 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Fasilitas KMK Pusat Investasi 08 Des/ 08 Des/ 24 bulan/ SOFR IDR 125.000 WCC Facility
Pemerintah Dec 08, 2025 Dec 08, 2027 months + marjin tertentu/
SOFR
+ certain margin
Persyaratan-persyaratan penting (covenants) The financial covenants in the credit agreements
dalam perjanjian kredit yang diperoleh Entitas obtained by Subsidiary are as follows:
anak antara lain adalah sebagai berikut:
Menggunakan fasilitas pembiayaan untuk Using financing facilities for interests or
kepentingan/kebutuhan sesuai dengan needs in accordance with the purpose of
tujuan penggunaan yang tercantum di use stated in the agreement.
dalam akad pembiayaan.
Menyampaikan laporan Non-Performing Submit consolidated Non-Performing Loan
Loan (NPL) bersih konsolidasi dan Non- (NPL) and Sharia net Non-Performing Loan
Performing Loan (NPL) bersih syariah. (NPL) reports.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, Subsidiary
2024, Entitas anak telah memenuhi persyaratan has fulfilled the important requirements outlined
penting dalam perjanjian pinjaman yang in the fund borrowing agreements.
diterima.
256
Page 1231
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan pinjaman yang diterima fund borrowings (continued):
(lanjutan):
g) Pinjaman Diterima PNM g) Fund Borrowings - PNM
Tingkat Bunga
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/
Pemberi Pinjaman/ Kesepakatan/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Mata Uang/ Rupiah/
Jenis Lender Deal Date Maturity Date Tenor per annum Currency Rupiah Type
Fasilitas KMK PT Bank Negara 11 Apr/ 10 Apr/ 35 bulan/ 6,50 IDR 667.000 WCC Facility
Indonesia Apr 11, 2025 Apr 10, 2028 months
(Persero) Tbk
Fasilitas Uncomitted PT Sarana 30 Jul/ 30 Jul/ 24 bulan/ 6,50 IDR 6.014 Uncomitted Facility Line
Facility Line Multigriya Finansial Jul 30, 2025 Jul 30, 2027 months Facility
(Persero)
Fasilitas Uncomitted PT Sarana 30 Jul/ 30 Jul/ 24 bulan/ 6,50 IDR 19.690 Uncomitted Facility Line
Facility Line Multigriya Finansial Jul 30, 2025 Jul 30, 2027 months Facility
(Persero)
Fasilitas Uncomitted PT Sarana 22 Sep/ 22 Jul/ 22 bulan/ 6,20 IDR 5.949 Uncomitted Facility Line
Facility Line Multigriya Finansial Sep 22, 2025 Jul 22, 2027 months Facility
(Persero)
Fasilitas Uncomitted PT Sarana 22 Sep/ 22 Sep/ 24 bulan/ 6,20 IDR 5.775 Uncomitted Facility Line
Facility Line Multigriya Finansial Sep 22, 2025 Sep 22, 2027 months Facility
(Persero)
Fasilitas Uncomitted PT Sarana 7 Nov/ 7 Nov/ 24 bulan/ 5,75 IDR 5.480 Uncomitted Facility Line
Facility Line Multigriya Finansial Nov 7, 2025 Nov 7, 2027 months Facility
(Persero)
Fasilitas Uncomitted PT Sarana 7 Nov/ 7 Nov/ 24 bulan/ 5,75 IDR 16.567 Uncomitted Facility Line
Facility Line Multigriya Finansial Nov 7, 2025 Nov 7, 2027 months Facility
(Persero)
Fasilitas Ultra Mikro (Umi) Pusat Investasi 10 Ags/ 10 Ags/ 36 bulan/ 4,00 IDR 840.000 Ultra Micro (Umi) Facility
Pemerintah/ Aug 10, 2023 Aug 10, 2026 months
Government
Investment
Center
Fasilitas Ultra Mikro (Umi) Pusat Investasi 10 Ags/ 10 Ags/ 36 bulan/ 4,00 IDR 360.000 Ultra Micro (Umi) Facility
Pemerintah/ Aug 10, 2023 Aug 10, 2026 months
Government
Investment
Center
Fasilitas Ultra Mikro (Umi) Pusat Investasi 9 Okt/ 10 Ags/ 34 bulan/ 4,00 IDR 360.000 Ultra Micro (Umi) Facility
Pemerintah/ Oct 9, 2023 Aug 10, 2026 months
Government
Investment
Center
Fasilitas Ultra Mikro (Umi) Pusat Investasi 9 Okt/ 10 Ags/ 34 bulan/ 4,00 IDR 840.000 Ultra Micro (Umi) Facility
Pemerintah/ Oct 9, 2023 Aug 10, 2026 months
Government
Investment
Center
Fasilitas Ultra Mikro (Umi) Pusat Investasi 13 Nov/ 10 Ags/ 33 bulan/ 4,00 IDR 420.000 Ultra Micro (Umi) Facility
Pemerintah/ Nov 13, 2023 Aug 10, 2026 months
Government
Investment
Center
Fasilitas Ultra Mikro (Umi) Pusat Investasi 13 Nov/ 10 Ags/ 33 bulan/ 4,00 IDR 180.000 Ultra Micro (Umi) Facility
Pemerintah/ Nov 13, 2023 Aug 10, 2026 months
Government
Investment
Center
Fasilitas Ultra Mikro (Umi) Pusat Investasi 27 Des/ 20 Des/ 36 bulan/ 4,00 IDR 560.000 Ultra Micro (Umi) Facility
Pemerintah/ Dec 27, 2023 Dec 20, 2026 months
Government
Investment
Center
Fasilitas Ultra Mikro (Umi) Pusat Investasi 27 Des/ 20 Des/ 36 bulan/ 4,00 IDR 240.000 Ultra Micro (Umi) Facility
Pemerintah/ Dec 27, 2023 Dec 20, 2026 months
Government
Investment
Center
Fasilitas Ultra Mikro (Umi) Pusat Investasi 8 Mar/ 20 Des/ 33 bulan/ 4,00 IDR 240.000 Ultra Micro (Umi) Facility
Pemerintah/ Mar 8, 2024 Dec 20, 2026 months
Government
Investment
Center
257
Page 1232
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan pinjaman yang diterima fund borrowings (continued):
(lanjutan):
g) Pinjaman Diterima PNM (lanjutan) g) Fund Borrowings – PNM (continued)
Tingkat Bunga
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/
Pemberi Pinjaman/ Kesepakatan/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Mata Uang/ Rupiah/
Jenis Lender Deal Date Maturity Date Tenor per annum Currency Rupiah Type
Fasilitas Ultra Mikro (Umi) Pusat Investasi 8 Mar/ 20 Des/ 33 bulan/ 4,00 IDR 560.000 Ultra Micro (Umi) Facility
Pemerintah/ Mar 8, 2024 Dec 20, 2026 months
Government
Investment
Center
Fasilitas Ultra Mikro (Umi) Pusat Investasi 31 Mei/ 31 Des/ 31 bulan/ 4,00 IDR 280.000 Ultra Micro (Umi) Facility
Pemerintah/ May 31, 2024 Dec 31, 2026 months
Government
Investment
Center
Fasilitas Ultra Mikro (Umi) Pusat Investasi 31 Mei/ 31 Des/ 31 bulan/ 4,00 IDR 120.000 Ultra Micro (Umi) Facility
Pemerintah/ May 31, 2024 Dec 31, 2026 months
Government
Investment
Center
Fasilitas Ultra Mikro (Umi) Pusat Investasi 30 Sep/ 10 Sep/ 35 bulan/ 4,00 IDR 875.000 Ultra Micro (Umi) Facility
Pemerintah/ Sep 30, 2024 Sep 10, 2027 months
Government
Investment
Center
Fasilitas Ultra Mikro (Umi) Pusat Investasi 30 Sep/ 10 Sep/ 35 bulan/ 4,00 IDR 375.000 Ultra Micro (Umi) Facility
Pemerintah/ Sep 30, 2024 Sep 10, 2027 months
Government
Investment
Center
Fasilitas Ultra Mikro (Umi) Pusat Investasi 15 Nov/ 10 Sep/ 34 bulan/ 4,00 IDR 875.000 Ultra Micro (Umi) Facility
Pemerintah/ Nov 15, 2024 Sep 10, 2027 months
Government
Investment
Center
Fasilitas Ultra Mikro (Umi) Pusat Investasi 15 Nov/ 10 Okt/ 35 bulan/ 4,00 IDR 375.000 Ultra Micro (Umi) Facility
Pemerintah/ Nov 15, 2024 Oct 10, 2027 months
Government
Investment
Center
Fasilitas Ultra Mikro (Umi) Pusat Investasi 8 Mei/ 10 Mei/ 36 bulan/ 4,00 IDR 80.000 Ultra Micro (Umi) Facility
Pemerintah/ May 8, 2025 May 10, 2028 months
Government
Investment
Center
Fasilitas Ultra Mikro (Umi) Pusat Investasi 8 Mei/ 10 Mei/ 36 bulan/ 4,00 IDR 720.000 Ultra Micro (Umi) Facility
Pemerintah/ May 8, 2025 May 10, 2028 months
Government
Investment
Center
Fasilitas Ultra Mikro (Umi) Pusat Investasi 26 Jun/ 10 Mei/ 34 bulan/ 4,00 IDR 80.000 Ultra Micro (Umi) Facility
Pemerintah/ Jun 26, 2025 May 10, 2028 months
Government
Investment
Center
Fasilitas Ultra Mikro (Umi) Pusat Investasi 26 Jun/ 10 Mei/ 34 bulan/ 4,00 IDR 720.000 Ultra Micro (Umi) Facility
Pemerintah/ Jun 26, 2025 May 10, 2028 months
Government
Investment
Center
Fasilitas Ultra Mikro (Umi) Pusat Investasi 4 Sep/ 10 Mei/ 32 bulan/ 4,00 IDR 40.000 Ultra Micro (Umi) Facility
Pemerintah/ Sep 4, 2025 May 10, 2028 months
Government
Investment
Center
Fasilitas Ultra Mikro (Umi) Pusat Investasi 4 Sep/ 10 Mei/ 32 bulan/ 4,00 IDR 360.000 Ultra Micro (Umi) Facility
Pemerintah/ Sep 4, 2025 May 10, 2028 months
Government
Investment
Center
Fasilitas Ultra Mikro (Umi) Pusat Investasi 10 Nov/ 20 Nov/ 36 bulan/ 4,00 IDR 90.000 Ultra Micro (Umi) Facility
Pemerintah/ Nov 10, 2025 Nov 20, 2028 months
Government
Investment
Center
258
Page 1233
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan pinjaman yang diterima fund borrowings (continued):
(lanjutan):
g) Pinjaman Diterima PNM (lanjutan) g) Fund Borrowings - PNM (continued)
Tingkat Bunga
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/
Pemberi Pinjaman/ Kesepakatan/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Mata Uang/ Rupiah/
Jenis Lender Deal Date Maturity Date Tenor per annum Currency Rupiah Type
Fasilitas Ultra Mikro (Umi) Pusat Investasi 10 Nov/ 20 Nov/ 36 bulan/ 4,00 IDR 810.000 Ultra Micro (Umi) Facility
Pemerintah/ Nov 10, 2025 Nov 20, 2028 months
Government
Investment
Center
Fasilitas Ultra Mikro (Umi) Pusat Investasi 19 Des/ 20 Nov/ 36 bulan/ 4,00 IDR 90.000 Ultra Micro (Umi) Facility
Pemerintah/ Dec 19, 2025 Nov 20, 2028 months
Government
Investment
Center
Fasilitas Ultra Mikro (Umi) Pusat Investasi 19 Des/ 20 Nov/ 36 bulan/ 4,00 IDR 810.000 Ultra Micro (Umi) Facility
Pemerintah/ Dec 19, 2025 Nov 20, 2028 months
Government
Investment
Center
Fasilitas Ultra Mikro (Umi) Pusat Investasi 31 Des/ 20 Nov/ 36 bulan/ 4,00 IDR 20.000 Ultra Micro (Umi) Facility
Pemerintah/ Dec 31, 2025 Nov 20, 2028 months
Government
Investment
Center
Fasilitas Ultra Mikro (Umi) Pusat Investasi 31 Des/ 20 Nov/ 36 bulan/ 4,00 IDR 180.000 Ultra Micro (Umi) Facility
Pemerintah/ Dec 31, 2025 Nov 20, 2028 months
Government
Investment
Center
Fasilitas Mikro Kredit Asian Development 1 Sep/ 1 Des/ 231 bulan/ 11,00 ASD/USD 757.551 Micro loan Facility
Bank Sep 1, 2009 Dec 1, 2028 months
Fasilitas Kredit Multi 3 PT Bank Central 13 Ags/ 13 Ags/ 36 bulan/ 6,98 IDR 2.000.000 Multi loan 3 Facility
Asia Tbk Aug 13, 2024 Aug 13, 2027 months
Fasilitas Kredit Multi 3 PT Bank Central 3 Sep/ 3 Sep/ 36 bulan/ 6,90 IDR 500.000 Multi loan 3 Facility
Asia Tbk Sep 3, 2024 Sep 3, 2027 months
Fasilitas Kredit Multi 3 PT Bank Central 5 Nov/ 5 Nov/ 36 bulan/ 6,60 IDR 1.000.000 Multi loan 3 Facility
Asia Tbk Nov 5, 2024 Nov 5, 2027 months
Fasilitas Kredit Multi 3 PT Bank Central 8 Sep/ 8 Sep/ 36 bulan/ 6,25 IDR 300.000 Multi loan 3 Facility
Asia Tbk Sep 8, 2025 Sep 8, 2028 months
Fasilitas Kredit Multi 3 PT Bank Central 29 Des/ 29 Des/ 24 bulan/ 5,60 IDR 200.000 Multi loan 3 Facility
Asia Tbk Dec 29, 2025 Dec 29, 2027 months
Fasilitas PMK PT BCA 19 Nov/ 19 Feb/ 3 bulan/ 5,95 IDR 50.000 PMK Mudharabah
Mudharabah 3 Syariah Nov 19, 2025 Feb 19, 2026 months 3 Facility
Fasilitas KMK PT Bank Central 22 Okt/ 22 Okt/ 60 bulan/ 10,5 IDR 15.770 WCC Facility
Asia Syariah Oct 22, 2021 Oct 22, 2026 months
Fasilitas Installment Loan Bank BCA 24 Jan/ 11 Jan/ 36 bulan/ 6,60 IDR 500.000 Installment Loan Facility
Digital Jan 24, 2025 Jan 11, 2028 months
Fasilitas KMK PT BPD DIY 10 Sep/ 10 Sep/ 24 bulan/ 6,25 IDR 150.000 WCC Facility
Sep 10, 2024 Sep 10, 2026 months
Fasilitas KMK PT BPD DIY 18 Des/ 18 Des/ 24 bulan/ 6,25 IDR 250.000 WCC Facility
Dec 18, 2024 Dec 18, 2026 months
Fasilitas KMK PT BPD DIY 6 Mar/ 6 Mar/ 24 bulan/ 6,25 IDR 200.000 WCC Facility
Mar 6, 2025 Mar 6, 2027 months
Fasilitas KMK PT BPD DIY 21 Apr/ 21 Apr/ 24 bulan/ 6,25 IDR 50.000 WCC Facility
Apr 21, 2025 Apr 21, 2027 months
Fasilitas Musyarakah PT Bank Danamon 9 Sep/ 10 Feb/ 5 bulan/ 5,50 IDR 150.000 Musyarakah Facility
Indonesia Tbk Sep 9, 2025 Feb 10, 2026 months
Fasilitas KMK PT Bank Danamon 12 Okt/ 12 Sep/ 59 bulan/ 9,00 IDR 5.000 WCC Facilities
Syariah Oct 12, 2023 Sep 12, 2028 months
Fasilitas KMK PT Bank Danamon 26 Sep/ 26 Sep/ 59 bulan/ 9,00 IDR 5.000 WCC Facilities
Syariah Sep 26, 2023 Sep 26, 2028 months
Fasilitas KMK PT Bank Danamon 1 Mar/ 1 Feb/ 59 bulan/ 9,00 IDR 10.000 WCC Facilities
Syariah Mar 1, 2025 Feb 1, 2030 months
Fasilitas KMK PT Bank Danamon 11 Feb/ 11 Feb/ 36 bulan/ 9,00 IDR 18.036 WCC Facilities
Syariah Feb 11, 2025 Feb 11, 2028 months
259
Page 1234
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan pinjaman yang diterima fund borrowings (continued):
(lanjutan):
g) Pinjaman Diterima PNM (lanjutan) g) Fund Borrowings - PNM (continued)
Tingkat Bunga
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/
Pemberi Pinjaman/ Kesepakatan/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Mata Uang/ Rupiah/
Jenis Lender Deal Date Maturity Date Tenor per annum Currency Rupiah Type
Fasilitas KMK PT Bank DKI 25 Jun/ 25 Jun/ 24 bulan/ 6,90 IDR 1.100.000 WCC Facility
Jun 25, 2024 Jun 25, 2026 months
Fasilitas KMK Syariah PT Bank DKI 25 Jun/ 25 Jun/ 24 bulan/ 6,90 IDR 1.100.000 WCC Facility
Syariah Jun 25, 2024 Jun 25, 2026 months Sharia
Fasilitas Kredit Korporasi PT Bank HSBC 22 Apr/ 22 Apr/ 12 bulan/ 6,50 IDR 500.000 Corporation Loan Facility
Indonesia Apr 22, 2025 Apr 22, 2026 months
Fasilitas Kredit Korporasi PT Bank HSBC 24 Apr/ 24 Apr/ 12 bulan/ 6,50 IDR 500.000 Corporation Loan Facility
Indonesia Apr 24, 2025 Apr 24, 2026 months
Fasilitas Kredit Korporasi PT Bank HSBC 28 Apr/ 28 Apr/ 12 bulan/ 6,50 IDR 540.000 Corporation Loan Facility
Indonesia Apr 28, 2025 Apr 28, 2026 months
Fasilitas KMK PT BPD Kalimantan 26 Nov/ 26 Nov/ 24 bulan/ 6,00 IDR 250.000 WCC Facility
Tengah Nov 26, 2024 Nov 26, 2026 months
Fasilitas KMK PT BPD Kalimantan 21 Jun/ 21 Jun/ 24 bulan/ 6,50 IDR 300.000 WCC Facility
Tengah Jun 21, 2024 Jun 21, 2026 months
Fasilitas KMK PT BPD Kalimantan 17 Mar/ 17 Mar/ 24 bulan/ 6,20 IDR 300.000 WCC Facility
Tengah Mar 17, 2025 Mar 17, 2027 months
Fasilitas demand loan PT Bank SBI 23 Sep/ 22 Sep/ 36 bulan/ 6,80 IDR 400.000 Demand loan Facility
Indonesia Sep 23, 2024 Sep 22, 2027 months
Fasilitas Corporation loan PT Bank Shinhan 23 Sep/ 23 Sep/ 48 bulan/ 6,95 IDR 300.000 Corporation loan Facility
Indonesia Sep 23, 2024 Sep 23, 2028 months
Fasilitas Installment Loan Bank CCB 27 Agu/ 27 Agu/ 24 bulan/ 6,35 IDR 100.000 Installment Loan Facility
Indonesia Aug 27, 2025 Aug 27, 2027 months
Fasilitas Installment Loan Bank CCB 1 Sep/ 27 Agu/ 24 bulan/ 6,35 IDR 135.000 Installment Loan Facility
Indonesia Sep 1, 2025 Aug 27, 2027 months
Fasilitas KMK PT Bank ICBC 29 Okt/ 23 Okt/ 24 bulan/ 6,75 IDR 200.000 WCC Facility
Indonesia Tbk Oct 29, 2024 Oct 23, 2026 months
Fasilitas Term Loan PT Bank Pan 17 Sep/ 17 Sep/ 36 bulan/ 6,85 IDR 500.000 Term Loan Facility
Indonesia Tbk Sep 17, 2024 Sep 17, 2027 months
Fasilitas Term Loan PT Bank Pan 5 Jun/ 9 Jun/ 36 bulan/ 6,75 IDR 1.500.000 Term Loan Facility
Indonesia Tbk Jun 5, 2025 Jun 9, 2028 months
Fasilitas Term Loan PT Bank Panin 27 Sep/ 27 Sep/ 24 bulan/ 6,80 IDR 300.000 Term Loan Facility
Dubai Syariah Tbk Sep 27, 2024 Sep 27, 2026 months
Fasilitas Term Loan PT Bank Panin 28 Mei/ 10 Agu/ 14 bulan/ 6,80 IDR 80.000 Term Loan Facility
Dubai Syariah Tbk May 28, 2025 Aug 10, 2026 months
Fasilitas Mudharabah PT Bank Panin 19 Des/ 19 Des/ 24 bulan/ 5,95 IDR 100.000 Mudharabah Facility
Dubai Syariah Tbk Dec 19, 2025 Dec 19, 2027 months
Fasilitas KMK PT Bank Panin 4 Jul/ 10 Jul/ 36 bulan/ 9,50 IDR 21.937 WCC Facility
Syariah Jul 4, 2025 Jul 10, 2028 months
Fasilitas Money Market Line PT Bank 28 Nov/ 28 Nov/ 12 bulan/ 5,40 IDR 500.000 Money Market Line
Permata Tbk Nov 28, 2025 Nov 28, 2026 months Facility
Fasilitas Money Market Line PT Bank 28 Nov/ 28 Sep/ 10 bulan/ 5,33 IDR 400.000 Money Market Line
Permata Tbk Nov 28, 2025 Sep 28, 2026 months Facility
Fasilitas Money Market Line PT Bank 2 Des/ 2 Jun/ 6 bulan/ 5,30 IDR 400.000 Money Market Line
Permata Tbk Dec 2, 2025 Jun 2, 2026 months Facility
Fasilitas Musyarakah PT Bank 2 Des/ 2 Sep/ 9 bulan/ 5,33 IDR 400.000 Musyarakah
Mutanaqisah Permata Tbk Dec 5, 2025 Sep 2, 2026 months Facility
Fasilitas Musyarakah PT Bank 5 Des/ 5 Nov/ 12 bulan/ 5,40 IDR 500.000 Musyarakah
Mutanaqisah Permata Syariah Dec 5, 2025 Nov 5, 2026 months Facility
Fasilitas Musyarakah PT Bank 5 Des/ 5 Des/ 11 bulan/ 5,33 IDR 500.000 Musyarakah
Mutanaqisah Permata Syariah Des 5, 2025 Dec 5, 2026 months Facility
Fasilitas Musyarakah PT Bank 16 Des/ 16 Jun/ 6 bulan/ 5,30 IDR 450.000 Musyarakah
Mutanaqisah Permata Syariah Des 16, 2025 Jun 16, 2026 months Facility
Fasilitas Time Loan PT Bank Maspion 27 Mar/ 26 Mei/ 26 bulan/ 6,55 IDR 100.000 Time Loan Revolving
Revolving Indonesia Tbk Mar 27, 2024 May 26, 2026 months Facility
Fasilitas Time Loan PT Bank Maspion 2 Apr/ 2 Jun/ 14 bulan/ 6,55 IDR 175.000 Time Loan Revolving
Revolving Indonesia Tbk Apr 2, 2024 Jun 2, 2026 months Facility
260
Page 1235
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan pinjaman yang diterima fund borrowings (continued):
(lanjutan):
g) Pinjaman Diterima PNM (lanjutan) g) Fund Borrowings - PNM (continued)
Tingkat Bunga
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/
Pemberi Pinjaman/ Kesepakatan/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Mata Uang/ Rupiah/
Jenis Lender Deal Date Maturity Date Tenor per annum Currency Rupiah Type
Fasilitas Uncomitted PT Bank DBS 19 Mar/ 19 Mar/ 24 bulan/ 6,40 IDR 700.000 Uncomitted Revolving Credit
Revolving Credit Indonesia Tbk Mar 19, 2024 Mar 19, 2026 months Facility
Fasilitas Uncomitted PT Bank DBS 3 Apr/ 27 Mar/ 24 bulan/ 6,40 IDR 300.000 Uncomitted Revolving Credit
Revolving Credit Indonesia Tbk Apr 3, 2024 Mar 27, 2026 months Facility
Fasilitas KMK PT Bank CIMB 24 Jan/ 22 Jan/ 12 bulan/ 6,00 IDR 500.000 WCC Facility
Niaga Tbk Jan 24, 2025 Jan 22, 2026 months
Fasilitas KMK PT Bank CIMB 28 Sep/ 28 Ags/ 60 bulan/ 11,00 IDR 9.000 WCC Facility
Niaga Syariah Sep 28, 2023 Aug 28, 2027 months
Fasilitas KMK PT Bank CIMB 30 Apr/ 28 Apr/ 24 bulan/ 3,40 IDR 4.500 WCC Facility
Niaga Syariah Apr 30, 2024 Apr 28, 2026 months
Fasilitas KMK PT Bank CIMB 25 Mei/ 25 Apr/ 24 bulan/ 2,50 IDR 5.000 WCC Facility
Niaga Syariah May 25, 2025 Apr 25, 2027 months
Fasilitas KMK PT Bank CIMB 25 Jul/ 25 Jun/ 60 bulan/ 2,50 IDR 5.000 WCC Facility
Niaga Syariah Jul 25, 2025 Jun 25, 2030 months
Fasilitas KMK PT Bank CIMB 25 Sep/ 30 Ags/ 60 bulan/ 2,50 IDR 5.000 WCC Facility
Niaga Syariah Sep 25, 2025 Aug 30, 2030 months
Fasilitas KMK PT Bank SMBC 13 Sep/ 26 Jan/ 14 bulan/ 5,70 IDR 200.000 WCC Facility
Indonesia Tbk Sep 13, 2024 Jan 26, 2026 months
Fasilitas KMK PT Bank SMBC 11 Okt/ 26 Jan/ 14 bulan/ 5,70 IDR 50.000 WCC Facility
Indonesia Tbk Oct 11, 2024 Jan 26, 2026 months
Fasilitas Term Loan PT Bank Resona 30 Sep/ 30 Sep/ 24 bulan/ 6,50 IDR 250.000 Term Loan Facility
Perdania Tbk Sep 30, 2024 Sep 30, 2026 months
Fasilitas KMK PT BPD Bali 11 Feb/ 11 Feb/ 24 bulan/ 6,25 IDR 200.000 WCC Facility
Feb 11, 2025 Feb 11, 2027 months
Fasilitas KMK PT BPD Bali 24 Mar/ 24 Mar/ 24 bulan/ 6,25 IDR 200.000 WCC Facility
Mar 24, 2025 Mar 24, 2027 months
Fasilitas Demand Loan PT Bank Victoria 4 Sep/ 6 Feb/ 3 bulan/ 5,90 IDR 50.000 Demand Loan facilities
Internasional Tbk Sep 4, 2025 Feb 6, 2026 months
Fasilitas KMK Citibank 2 Des/ 8 Apr/ 16 bulan/ 6,25 IDR 350.000 WCC Facility
Dec 2, 2024 Apr 8, 2026 months
Fasilitas KMK Citibank 12 Feb/ 14 Mei/ 15 bulan/ 6,40 IDR 150.000 WCC Facility
Feb 12, 2025 May 14, 2026 months
Fasilitas KMK Citibank 7 Mar/ 6 Mar/ 12 bulan/ 6,25 IDR 150.000 WCC Facility
Mar 7, 2025 Mar 6, 2026 months
Fasilitas Demand Loan PT Bank of India 22 Des/ 16 Jun/ 42 bulan/ 6,50 IDR 150.000 Demand Loan Facility
Indonesia Tbk Dec 22, 2022 Jun 16, 2026 months
Fasilitas Demand Loan PT Bank of India 22 Jun/ 16 Jun/ 36 bulan/ 6,50 IDR 200.000 Demand Loan Facility
Indonesia Tbk Jun 22, 2023 Jun 16, 2026 months
Fasilitas Demand Loan PT Bank of India 20 Des/ 16 Jun/ 30 bulan/ 6,50 IDR 50.000 Demand Loan Facility
Indonesia Tbk Dec 20, 2023 Jun 16, 2026 months
Fasilitas Demand Loan PT Bank of India 16 Des/ 16 Jun/ 18 bulan/ 6,50 IDR 150.000 Demand Loan Facility
Indonesia Tbk Dec 16, 2024 Jun 16, 2026 months
Fasilitas KMK PT Bank Aceh 20 Nov/ 11 Okt/ 47 bulan/ 9,00 IDR 30.000 WCC Facilities
Syariah Nov 20, 2024 Oct 11, 2028 months
Fasilitas Revolving Credit PT Bank UOB 15 Okt/ 17 Mar/ 13 bulan/ 5,35 IDR 500.000 Revolving Credit
Indonesia Oct 15, 2024 Mar 17, 2026 months
Fasilitas KMK PT Bank BPD 1 Jun/ 1 Jun/ 12 bulan/ 18,60 IDR 40.000 WCC Facilities
SulBar Jun 1, 2025 Jun 1, 2026 months
Fasilitas KMK PT Bank BPD 5 Jul/ 5 Jul/ 60 bulan/ 10,00 IDR 3.117 WCC Facility
Kalimantan Selatan Jul 5, 2022 Jul 5, 2027 months
Fasilitas KMK PT Bank BPD 19 Agu/ 19 Agu/ 60 bulan/ 10,00 IDR 13.333 WCC Facility
Kalimantan Selatan Aug 19, 2022 Aug 19, 2027 months
Fasilitas KMK PT Bank BPD 9 Nov/ 9 Nov/ 60 bulan/ 10,00 IDR 5.367 WCC Facility
Kalimantan Selatan Nov 9, 2022 Nov 9, 2027 months
Fasilitas KMK PT Bank BPD 30 Des/ 30 Des/ 48 bulan/ 9,50 IDR 30.100 WCC Facility
Kalimantan Selatan Dec 30, 2025 Dec 30, 2029 months
Fasilitas KMK PT Bank BPD 30 Des/ 30 Des/ 60 bulan/ 9,50 IDR 57.000 WCC Facility
Kalimantan Selatan Dec 30, 2025 Dec 30, 2030 months
261
Page 1236
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan pinjaman yang diterima fund borrowings (continued):
(lanjutan):
g) Pinjaman Diterima PNM (lanjutan) g) Fund Borrowings - PNM (continued)
Tingkat Bunga
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/
Pemberi Pinjaman/ Kesepakatan/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Mata Uang/ Rupiah/
Jenis Lender Deal Date Maturity Date Tenor per annum Currency Rupiah Type
Fasilitas KMK PT Bank BPD 7 Des/ 7 Nov/ 48 bulan/ 9,50 IDR 50.000 WCC Facility
Kalimantan Selatan Dec 7, 2025 Nov 7, 2029 months
Fasilitas Musyarakah PT Bank Muamalat 29 Jul/ 29 Jul/ 24 bulan/ 6,50 IDR 200.000 Musyarakah Facility
Indonesia Tbk Jul 29, 2025 Jul 29, 2027 months
Fasilitas Musyarakah PT Bank Muamalat 21 Agu/ 21 Agu/ 24 bulan/ 6,50 IDR 100.000 Musyarakah Facility
Indonesia Tbk Aug 21, 2025 Aug 21, 2027 months
Fasilitas Musyarakah PT Bank Muamalat 4 Sep/ 4 Sep/ 24 bulan/ 6,50 IDR 100.000 Musyarakah Facility
Indonesia Tbk Sep 4, 2025 Sep 4, 2027 months
Fasilitas Musyarakah PT Bank Muamalat 4 Des/ 4 Des/ 24 bulan/ 5,85 IDR 100.000 Musyarakah Facility
Indonesia Tbk Dec 4, 2025 Dec 4, 2027 months
Fasilitas KMK PT Bank Muamalat 25 Jul/ 1 Feb/ 60 bulan/ 8,45 IDR 2.000 WCC Facility
Indonesia Tbk Jul 25, 2025 Feb 1, 2030 months
Fasilitas KMK PT Bank Muamalat 28 Sep/ 11 Jun/ 36 bulan/ 8,45 IDR 1.000 WCC Facility
Indonesia Tbk Sep 28, 2023 Jun 11, 2026 months
Fasilitas Revolving Credit PT Bank QNB 11 Ags/ 6 Feb/ 3 bulan/ 5,70 IDR 100.000 Revolving Credit
Indonesia Tbk Aug 11, 2025 Feb 6, 2026 months
Fasilitas Revolving Credit PT Bank Of 28 Okt/ 28 Jan/ 3 bulan/ 4,95 IDR 100.000 Revolving Credit
China Oct 28, 2025 Jan 28, 2026 months
Fasilitas Revolving PT Bank of 4 Des/ 4 Mar/ 12 bulan/ 4,85 IDR 200.000 Revolving Social
Social Loan China Dec 4, 2025 Mar 4, 2026 months Loan Facility
Fasilitas KMK PT Bank Nagari 10 Okt/ 10 Okt/ 47 bulan/ 22,90 IDR 23.725 WCC Facility
Syariah Oct 10, 2025 Oct 10, 2029 months
Fasilitas Uncomitted PT Bank Mizuho 22 Okt/ 22 Jan/ 3 bulan/ 5,75 IDR 100.000 Uncomitted Revolving Credit
Revolving Credit Indonesia Oct 22, 2025 Jan 22, 2026 months Facility
Fasilitas KMK PT Bank BJB 20 Mei/ 20 Mei/ 12 bulan/ 1%,99%* IDR 50.000 WCC Facility
Syariah May 20, 2025 May 20, 2026 months
Fasilitas KMK PT Bank Riau Kepri 17 Des/ 18 Des/ 48 bulan/ 9,50 IDR 50.000 WCC Facility
Syariah (Perseroda) Dec 17, 2025 Dec 18, 2029 months
Fasilitas Revolving PT Bank BNP 24 Okt/ 24 Apr/ 6 bulan/ 5,10 IDR 300.000 Revolving Social
Social Loan Paribas Tbk Oct 24, 2025 Apr 24, 2026 months Loan Facility
Fasilitas Revolving PT Bank BNP 3 Des/ 3 Des/ 24 bulan/ 5,25 IDR 300.000 Revolving Social
Social Loan Paribas Tbk Dec 3, 2025 Dec 3, 2027 months Loan Facility
Fasilitas Revolving PT Bank BNP 29 Des/ 29 Des/ 24 bulan/ 5,45 IDR 200.000 Revolving Social
Social Loan Paribas Tbk Dec 29, 2025 Dec 29, 2027 months Loan Facility
Fasilitas KMK Lembaga Pengelola 31 Okt/ 28 Jul/ 106 bulan/ IDR 8.000 WCC Facility
Dana Bergulir Oct 31, 2019 28 Jul, 2028 months
Fasilitas KMK PT Bank Syariah 20 Mei/ 20 Apr/ 36 bulan/ 9,00 IDR 2.000 WCC Facility
Indonesia May 20, 2024 Apr 20, 2027 months
Fasilitas KMK PT Bank Syariah 25 Mei/ 25 Apr/ 36 bulan/ 9,00 IDR 3.000 WCC Facility
Indonesia May 25, 2024 Apr 25, 2027 months
Fasilitas KMK PT Bank BPR 24 Sep/ 24 Sep/ 36 bulan/ 8,00 IDR 1.000 WCC Facility
Syariah Barokah Sep 24, 2024 Sep 24, 2027 months
Fasilitas KMK PT Bank BPR 30 Jun/ 30 Jun/ 36 bulan/ 22,90 IDR 2.000 WCC Facility
Syariah Barokah Jun 30, 2023 Jun 30, 2026 months
262
Page 1237
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan pinjaman yang diterima fund borrowings (continued):
(lanjutan):
g) Pinjaman Diterima PNM (lanjutan) g) Fund Borrowings - PNM (continued)
Persyaratan-persyaratan penting dalam The financial covenants in the credit agreements
perjanjian kredit yang diperoleh Entitas anak obtained by Subsidiary are as follows:
antara lain adalah sebagai berikut:
Gearing Ratio maksimal 10 (sepuluh) kali. Gearing Rasio at a maximum of 10 (ten)
times.
Financing to Asset ratio 65%. Financing to Asset ratio of 65%.
Current Ratio minimal 120%. Current Ratio minimum of 120%.
Micro Financing Ratio minimal 50%. Micro Financing Ratio of at least 50%.
Non-Performing Loan Mekaar maksimal Mekaar Non-Performing Loans at a
3%. maximum of 3%.
Debt-Service Coverage Ratio (DSCR) Maximum Debt-Service Coverage Rasio
maksimal 100%. (DSCR) of 100%.
Memaksimalkan Return on Assets (ROA). Maximizing Return on Assets (ROA).
Memaksimalkan Return on Equity (ROE). Maximizing Return on Equity (ROE).
Kualitas Collateral Coverage Ratio Collateral Coverage Ratio quality of at
minimal 100%. least 100%.
Kualitas rasio piutang lebih dari 90 Quality ratio of receivables of more than
(sembilan puluh) hari maksimal 5% 90 (ninety) days, a maximum of 5% to
terhadap gross piutang. gross receivables.
Solvabilitas minimal 200%. Solvency of at least 200%.
Profit Margin lebih besar dari suku bunga Profit Margin is greater than the credit
kredit. interest rate.
EBITDA atau Interest Expense Ratio di EBITDA or Interest Expense Ratio
atas 2 (dua) kali. above 2 (two) times.
Sinking fund 2 (dua) kali angsuran. Sinking fund in 2 (two) installments.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, Subsidiary
2024, Entitas anak telah memenuhi persyaratan has fulfilled the important requirements outlined
penting dalam perjanjian pinjaman yang in the fund borrowing agreements.
diterima.
h) Pinjaman Diterima Bank Raya h) Fund Borrowings - Bank Raya
Tingkat Bunga
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/
Pemberi Pinjaman/ Kesepakatan/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Mata Uang/ Rupiah/
Jenis Lender Deal Date Maturity Date Tenor per annum Currency Rupiah Type
Pinjaman diterima Bank PT Sarana 14 Des/ 10 Jan/ 128 bulan/ 4,45% IDR 17.319 Fund Borrowing Bank Raya-
Raya- Fasilitas Pinjaman Multigriya Dec 14, 2020 Jan 10, 2036 months Loan Facilities
Persyaratan-persyaratan penting (financial The financial convenants in this agreement
covenants) dalam perjanjian kredit yang includes that prior to obtaining written approval,
diperoleh, Entitas anak tidak diperbolehkan Subsidiary is not permitted to file for bankruptcy
untuk mengajukan permohonan pailit dan and use the fund borrowings facility for purpose
menggunakan fasilitas pinjaman tidak sesuai other than it intended purpose.
dengan tujuannya.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, Subsidiary
2024, Entitas anak telah memenuhi persyaratan has fulfilled the important requirements outlined
penting, dalam perjanjian pinjaman yang in the fund borrowing agreements.
diterima.
263
Page 1238
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan pinjaman yang diterima fund borrowings (continued):
(lanjutan):
i) Pinjaman Diterima BRI Multifinance i) Fund Borrowings - BRI Multifinance
Tingkat Bunga
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/
Pemberi Pinjaman/ Kesepakatan/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Mata Uang/ Rupiah/
Jenis Lender Deal Date Maturity Date Tenor per annum Currency Rupiah Type
Pinjaman Jangka Panjang PT Bank CIMB 12 Feb/ 18 Okt/ 24 bulan/ 7,00 IDR 70.000 Long term loan non revolving
non revolving Comitted Niaga Tbk Feb 12, 2024 Oct 18, 2026 months Committed Credit Line Facility
Credit Line
Pinjaman Jangka Panjang PT Bank CIMB 12 Feb/ 18 Okt/ 24 bulan/ 6,80 IDR 230.000 Long term loan non revolving
non revolving Comitted Niaga Tbk Feb 12, 2024 Oct 18, 2026 months Committed Credit Line Facility
Credit Line
Fasilitas Installment Loan PT Bank Central 5 Sep/ 13 Feb/ 36 bulan/ 6,50 IDR 50.000 Installment Loan Facility
Asia Tbk Sep 5, 2023 Feb 13, 2027 months
Fasilitas Installment Loan PT Bank Central 5 Sep/ 13 Feb/ 36 bulan/ 6,60 IDR 100.000 Installment Loan Facility
Asia Tbk Sep 5, 2023 Feb 13, 2027 months
Fasilitas Installment Loan PT Bank Central 5 Sep/ 13 Feb/ 36 bulan/ 6,75 IDR 100.000 Installment Loan Facility
Asia Tbk Sep 5, 2023 Feb 13, 2027 months
Fasilitas Installment Loan PT Bank Central 7 Jan/ 7 Jan/ 12 bulan/ 7,10 IDR 325.000 Installment Loan Facility
Asia Tbk Jan 7, 2025 Jan 7, 2026 months
Fasilitas Installment Loan PT Bank Central 7 Jan/ 7 Jan/ 12 bulan/ 6,95 IDR 30.000 Installment Loan Facility
Asia Tbk Jan 7, 2025 Jan 7, 2026 months
Fasilitas Installment Loan PT Bank Central 7 Jan/ 7 Jan/ 12 bulan/ 6,30 IDR 100.000 Installment Loan Facility
Asia Tbk Jan 7, 2025 Jan 7, 2026 months
Fasilitas Pinjaman Tetap PT Bank Pan 2 Apr/ 5 Apr/ 36 bulan/ 6,75 IDR 115.000 Fixed loan Facility
Indonesia Tbk Apr 2, 2024 Apr 5, 2027 months
Fasilitas Pinjaman Tetap PT Bank Pan 2 Apr/ 11 Sep/ 24 bulan/ 7,00 IDR 385.000 Fixed loan Facility
Indonesia Tbk Apr 2, 2024 Sep 11, 2026 months
Fasilitas Pinjaman Tetap PT Bank Pan 9 Apr/ 9 Apr/ 12 bulan/ 6,20 IDR 25.000 Fixed loan Facility
Indonesia Tbk Apr 9, 2025 Apr 9, 2026 months
Fasilitas Pinjaman Tetap PT Bank Pan 9 Apr/ 9 Apr/ 12 bulan/ 6,60 IDR 25.000 Fixed loan Facility
Indonesia Tbk Apr 9, 2025 Apr 9, 2026 months
Fasilitas Pinjaman Tetap PT Bank Pan 9 Apr/ 9 Apr/ 12 bulan/ 6,95 IDR 55.000 Fixed loan Facility
Indonesia Tbk Apr 9, 2025 Apr 9, 2026 months
Fasilitas Pinjaman Tetap PT Bank Pan 9 Apr/ 9 Apr/ 12 bulan/ 7,10 IDR 100.000 Fixed loan Facility
Indonesia Tbk Apr 9, 2025 Apr 9, 2026 months
Fasilitas Pinjaman PT Bank 1 Sep/ 10 Feb/ 36 bulan/ 7,20 IDR 400.000 Term Loan Facility
Berjangka Maybank Indonesia Sep 1, 2022 Feb 10, 2026 months
Tbk
Fasilitas Pinjaman PT Bank 22 Feb/ 25 Mar/ 36 bulan/ 6,95 IDR 50.000 Term Loan Facility
Berjangka Maybank Indonesia Feb 22, 2024 Mar 25, 2027 months
Tbk
Fasilitas Kredit Asuransi PT Bank 21 Feb/ 20 Feb/ 24 bulan/ 6,65 ASD/USD 6.398 Term Insurance Credit Facility
Berjangka Danamon Feb 21, 2024 Feb 20, 2026 months
Indonesia Tbk
Fasilitas Kredit Asuransi PT Bank 21 Des/ 14 Mei/ 29 bulan/ 7,10 ASD/USD 2.432 Term Insurance Credit Facility
Berjangka Danamon Dec 21, 2024 May 14, 2027 months
Indonesia Tbk
Fasilitas Kredit Asuransi PT Bank 21 Des/ 15 Jul/ 31 bulan/ 6,85 ASD/USD 3.079 Term Insurance Credit Facility
Berjangka Danamon Dec 21, 2024 Jul 15, 2027 months
Indonesia Tbk
Fasilitas Kredit Asuransi PT Bank 21 Des/ 13 Ags/ 32 bulan/ 6,80 ASD/USD 3.064 Term Insurance Credit Facility
Berjangka Danamon Dec 21, 2024 Aug 13, 2027 months
Indonesia Tbk
Fasilitas Kredit Berjangka PT Bank 21 Des/ 16 Mar/ 15 bulan/ 5,70 ASD/USD 16.105 Term Credit Facility
Danamon Dec 21, 2024 Mar 16, 2026 months
Indonesia Tbk
264
Page 1239
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 25. FUND BORROWINGS (continued)
Berikut ini adalah informasi pokok lainnya The following are other key information related to
sehubungan dengan pinjaman yang diterima fund borrowings (continued):
(lanjutan):
i) Pinjaman Diterima BRI Multifinance (lanjutan) i) Fund Borrowings - BRI Multifinance (continued)
Tingkat Bunga
Tanggal Tanggal Jangka per tahun/
Pemberi Pinjaman/ Kesepakatan/ Jatuh Tempo/ Waktu/ Interest Rate Mata Uang/ Rupiah/
Jenis Lender Deal Date Maturity Date Tenor per annum Currency Rupiah Type
Fasilitas Uncomitted PT Sarana 24 Mei/ 13 Feb/ 36 bulan/ 6,80 IDR 26.000 Uncomitted Credit Line Facility
Credit Line Multigriya May 24, 2023 Feb 13, 2027 months
Finansial
(Persero)
Fasilitas Uncomitted PT Sarana 24 Mei/ 26 Mar/ 36 bulan/ 6,95 IDR 51.000 Uncomitted Credit Line Facility
Credit Line Multigriya May 24, 2023 Mar 26, 2027 months
Finansial
(Persero)
Fasilitas Uncomitted PT Sarana 12 Sept/ 13 Jun/ 36 bulan/ 7,00 IDR 50.000 Uncomitted Credit Line Facility
Credit Line Multigriya Sept 12, 2024 Jun 13, 2028 months
Finansial
(Persero)
Fasilitas KMK PT Bank 23 Jan/ 22 Jan/ 36 bulan/ 6,95 IDR 387.000 WCC Facility
Mandiri Jan 23, 2024 Jan 22, 2027 months
(Persero) Tbk
Fasilitas KMK PT Bank 07 Jul/ 07 Jul/ 12 bulan/ 6,60 IDR 50.000 WCC Facility
Mandiri Jul 07, 2025 Jul 07, 2026 months
(Persero) Tbk
Fasilitas KMK PT Bank 5 Jul/ 13 Feb/ 36 bulan/ 7,15 ASD/USD 20.977 WCC Facility
CTBC Jul 5, 2022 Feb 13, 2026 months
Fasilitas Demand Loan PT Bank of 14 Mar/ 14 Mar/ 24 bulan/ 6,50 IDR 100.000 Long term demand loan Facility
Jangka Panjang India Mar 14, 2024 Mar 14, 2026 months
Indonesia Tbk
Fasilitas Demand Loan PT Bank of 24 Nov/ 24 Nov/ 24 bulan/ 6,30 IDR 25.000 Long term demand loan Facility
Jangka Panjang India Nov 24, 2025 Nov 24, 2026 months
Indonesia Tbk
Fasilitas Uncomitted MUFG 26 Jul/ 07 Jan/ 6 bulan/ 4,80 IDR 70.000 Uncomitted Short Term
Short Term Loan Jul 26, 2025 Jan 07, 2026 months Loan Facility
Fasilitas Uncomitted MUFG 26 Jul/ 30 Jan/ 6 bulan/ 4,95 IDR 120.000 Uncomitted Short Term
Short Term Loan Jul 26, 2025 Jan 30, 2026 months
Persyaratan-persyaratan penting (covenants) The financial covenants in the credit agreements
dalam perjanjian kredit yang diperoleh BRI obtained by BRI Multifinance are as follows:
Multifinance antara lain adalah sebagai berikut:
Debt to Equity Ratio tidak melebihi rasio Debt to Equity Ratio of not more than 10
10 (sepuluh) kali. (ten) times.
Rasio Non-Performing Financing (NPF) A maximum Non-Performing Financing
maksimum 5%. (NPF) ratio of 5%.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, Subsidiary
2024, Entitas anak telah memenuhi persyaratan has fulfilled the important requirements outlined
penting dalam perjanjian pinjaman yang in the fund borrowing agreements.
diterima.
265
Page 1240
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN 26. ESTIMATED LOSSES ON COMMITMENTS AND
KONTINJENSI CONTINGENCIES
a. Rincian estimasi kerugian atas transaksi a. The details of Estimated Losses on
komitmen dan kontinjensi yang mempunyai Commitments and Contingencies which bear
risiko kredit: credit risk are as follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Rupiah Rupiah
Garansi yang diterbitkan 1.061.640 1.235.655 Guarantees issued
Fasilitas kredit yang
belum ditarik 521.345 483.602 Undrawn loan facilities
L/C yang tidak dapat
dibatalkan yang
masih berjalan 49.789 5.130 Irrevocable L/C
Mata uang asing Foreign currency
Garansi yang diterbitkan 250.815 699.746 Guarantees issued
L/C yang tidak dapat
dibatalkan yang
masih berjalan 48.683 121.405 Irrevocable L/C
Fasilitas kredit yang
belum ditarik 13.863 5.512 Undrawn loan facilities
Total 1.946.135 2.551.050 Total
b. Rincian transaksi komitmen dan kontinjensi b. The details of commitments and contingencies
(di luar fasilitas kredit yang belum ditarik): transactions (except undrawn loan facilities) are
as follows:
31 Desember 2025/December 31, 2025 31 Desember 2024/December 31, 2024
Jumlah Jumlah
nosional nosional
mata uang mata uang
asing asing
(nilai penuh)/ Ekuivalen (nilai penuh)/ Ekuivalen
Notional amount Rupiah/ Notional amount Rupiah/
foreign currency Equivalent foreign currency Equivalent
(full amount) in Rupiah (full amount) in Rupiah
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Garansi yang diterbitkan 30.918.489 26.532.582 Guarantees issued
L/C yang tidak dapat dibatalkan
yang masih berjalan dalam
rangka impor 1.671.350 1.223.304 Irrevocable L/C
32.589.839 27.755.886
Mata uang asing Foreign currency
Garansi yang diterbitkan Guarantees issued
Dolar Amerika Serikat 456.526.225 7.612.575 409.110.612 6.584.635 United States Dollar
Euro Eropa 37.793.695 739.677 39.238.244 657.559 European Euro
Renminbi 226.851.986 541.042 - - Renminbi
Yen Jepang 343.524.784 36.585 42.791.794 4.409 Japanese Yen
Dolar Singapura 2.675.421 34.687 2.595.421 30.742 Singaporean Dollar
8.964.566 7.277.345
266
Page 1241
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN 26. ESTIMATED LOSSES ON COMMITMENTS AND
KONTINJENSI (lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
b. Rincian transaksi komitmen dan kontinjensi b. The details of commitments and contingencies
(di luar fasilitas kredit yang belum ditarik) transactions (except undrawn loan facilities) are
(lanjutan): as follows (continued):
31 Desember 2025/December 31, 2025 31 Desember 2024/December 31, 2024
Jumlah Jumlah
nosional nosional
mata uang mata uang
asing asing
(nilai penuh)/ Ekuivalen (nilai penuh)/ Ekuivalen
Notional amount Rupiah/ Notional amount Rupiah/
foreign currency Equivalent foreign currency Equivalent
(full amount) in Rupiah (full amount) in Rupiah
Pihak ketiga (lanjutan) Third parties (continued)
Mata uang asing (lanjutan) Foreign currency (continued)
L/C yang tidak dapat dibatalkan
yang masih berjalan dalam
rangka impor Irrevocable L/C
Dolar Amerika Serikat 83.737.610 1.396.325 94.654.258 1.523.460 United States Dollar
Euro Eropa 50.594.117 990.200 28.654.471 480.195 European Euro
Renminbi 110.264.918 262.982 144.466.057 318.546 Renminbi
Yen Jepang 312.604.130 33.292 750.398.962 77.314 Japanese Yen
Pound Sterling Inggris 177.700 3.988 140.438 2.839 Great Britain Pound Sterling
Franc Swiss 145.600 3.061 - - Swiss Franc
Dolar Singapura 120.175 1.558 123.538 1.463 Singaporean Dollar
Ringgit Malaysia 198.000 813 - - Malaysian Ringgit
Dirham Uni Emirat Arab - - 354.619 1.554 United Arab Emirates Dirham
2.692.219 2.405.371
11.656.785 9.682.716
44.246.624 37.438.602
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah Rupiah
Garansi yang diterbitkan 10.982.061 11.282.475 Guarantees issued
L/C yang tidak dapat dibatalkan
yang masih berjalan dalam
rangka impor 1.749.432 1.133.865 Irrevocable L/C
12.731.493 12.416.340
Mata uang asing Foreign currency
Garansi yang diterbitkan Guarantees issued
Dolar Amerika Serikat 911.847.831 15.205.062 1.293.052.041 20.811.673 United States Dollar
Ringgit Malaysia 117.093.904 481.040 60.071.371 216.128 Malaysian Ringgit
Yen Jepang 2.640.339.720 281.196 2.822.740.622 290.827 Japanese Yen
Euro Eropa 4.254.272 83.262 22.740.519 381.088 European Euro
Dirham Uni Emirat Arab - - 50.000 219 United Arab Emirates Dirham
Philippines Peso - - 226.000.000 62.899 Philippine Peso
16.050.560 21.762.834
L/C yang tidak dapat dibatalkan
yang masih berjalan dalam
rangka impor Irrevocable L/C
Dolar Amerika Serikat 427.682.363 7.131.603 408.556.015 6.575.709 United States Dollar
Euro Eropa 10.265.534 200.911 20.975.791 351.515 European Euro
267
Page 1242
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN 26. ESTIMATED LOSSES ON COMMITMENTS AND
KONTINJENSI (lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
b. Rincian transaksi komitmen dan kontinjensi b. The details of commitments and contingencies
(di luar fasilitas kredit yang belum ditarik) transactions (except undrawn loan facilities) are
(lanjutan): as follows (continued):
31 Desember 2025/December 31, 2025 31 Desember 2024/December 31, 2024
Jumlah Jumlah
nosional nosional
mata uang mata uang
asing asing
(nilai penuh)/ Ekuivalen (nilai penuh)/ Ekuivalen
Notional amount Rupiah/ Notional amount Rupiah/
foreign currency Equivalent foreign currency Equivalent
(full amount) in Rupiah (full amount) in Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 44) (lanjutan) Related parties (Note 44) (continued)
Mata uang asing (lanjutan) Foreign currency (continued)
L/C yang tidak dapat dibatalkan
yang masih berjalan dalam
rangka impor (lanjutan) Irrevocable L/C (continued)
Yen Jepang 968.129.300 103.106 778.549.516 80.214 Japanese Yen
Dolar Australia 101.829 1.136 549.909 5.507 Australian Dollar
Pound Sterling Inggris - - 21.523 435 Great Britain Pound Sterling
7.436.756 7.013.380
23.487.316 28.776.214
36.218.809 41.192.554
Total 80.465.433 78.631.156 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance for
penurunan nilai (1.410.927) (2.061.936) impairment losses
Neto 79.054.506 76.569.220 Net
c. Perubahan Estimasi Kerugian Komitmen dan c. Movements in estimated losses on commitments
Kontinjensi and contingencies
Tabel berikut menyajikan perubahan nilai The following table presents the changes in
tercatat dan cadangan kerugian ekspektasian carrying value and allowance for expected
berdasarkan kategori instrumen keuangan: losses by financial instrument category:
31 Desember/December 31, 2025
Stage 2-
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss – impaired Jumlah/Total
L/C yang tidak dapat dibatalkan Irrevocable L/C
Carrying value beginning
Nilai tercatat awal 11.759.960 15.960 - 11.775.920 balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat 8.378.551 - - 8.378.551 carrying value
Komitmen dan kontinjensi New commitments and
yang baru diterbitkan contingencies issued
atau dibeli 8.514.603 89.525 - 8.604.128 or purchased
Komitmen dan kontinjensi yang Derecognized commitments
dihentikan pengakuannya (15.313.946) (16.247) - (15.330.193) and contingencies
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain 121.351 - - 121.351 and other changes
Carrying value ending
Nilai tercatat akhir 13.460.519 89.238 - 13.549.757 balance
268
Page 1243
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN 26. ESTIMATED LOSSES ON COMMITMENTS AND
KONTINJENSI (lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
c. Perubahan Estimasi Kerugian Komitmen dan c. Movements in estimated losses on commitments
Kontinjensi (lanjutan) and contingencies (continued)
Tabel berikut menyajikan perubahan nilai The following table presents the changes in
tercatat dan cadangan kerugian ekspektasian carrying value and allowance for expected
berdasarkan kategori instrumen keuangan losses by financial instrument category
(lanjutan): (continued):
31 Desember/December 31, 2024
Stage 2-
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss – impaired Jumlah/Total
L/C yang tidak dapat dibatalkan Irrevocable L/C
Carrying value beginning
Nilai tercatat awal 11.303.479 141.660 2.091 11.447.230 balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (844.388) (953) - (845.341) carrying value
Komitmen dan kontinjensi New commitments and
yang baru diterbitkan contingencies issued
atau dibeli 10.125.681 15.770 - 10.141.451 or purchased
Komitmen dan kontinjensi yang Derecognized commitments
dihentikan pengakuannya (8.944.252) (140.517) (2.091) (9.086.825) and contingencies
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain 119.440 - - 119.440 and other changes
Carrying value ending
Nilai tercatat akhir 11.759.960 15.960 - 11.775.920 balance
31 Desember/December 31, 2025
Stage 2-
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
L/C yang tidak dapat dibatalkan Irrevocable L/C
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected credit loss
ekspektasian awal 115.939 10.596 - 126.535 beginning balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian (2.111) - - (2.111) allowance for losses
Komitmen dan kontinjensi New commitments and
yang baru diterbitkan contingencies issued
atau dibeli 4.888 60.049 - 64.937 or purchased
Komitmen dan kontinjensi yang Derecognized commitments
dihentikan pengakuannya (90.848) (13.378) - (104.226) and contingencies
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain 13.337 - - 13.337 and other changes
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected
ekspektasian akhir 41.205 57.267 - 98.472 credit loss ending balance
269
Page 1244
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN 26. ESTIMATED LOSSES ON COMMITMENTS AND
KONTINJENSI (lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
c. Perubahan Estimasi Kerugian Komitmen dan c. Movements in estimated losses on commitments
Kontinjensi (lanjutan) and contingencies (continued)
Tabel berikut menyajikan perubahan nilai The following table presents the changes in
tercatat dan cadangan kerugian ekspektasian carrying value and allowance for expected
berdasarkan kategori instrumen keuangan losses by financial instrument category
(lanjutan): (continued):
31 Desember/December 31, 2024
Stage 2-
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
L/C yang tidak dapat dibatalkan Irrevocable L/C
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected credit loss
ekspektasian awal 25.760 42.730 2.091 70.581 beginning balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian (317) (459) - (776) allowance for losses
Komitmen dan kontinjensi New commitments and
yang baru diterbitkan contingencies issued
atau dibeli 114.311 10.503 - 124.814 or purchased
Komitmen dan kontinjensi yang Derecognized commitments
dihentikan pengakuannya (21.356) (42.179) (2.091) (65.626) and contingencies
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain (2.459) 1 - (2.458) and other changes
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected
ekspektasian akhir 115.939 10.596 - 126.535 credit loss ending balance
31 Desember/December 31, 2025
Stage 2-
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Garansi yang diterbitkan Guarantees issued
Carrying value beginning
Nilai tercatat awal 63.727.195 3.128.041 - 66.855.236 balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 10.461 (10.461) - - Stage 1
Stage 2 (8.667) 8.667 - - Stage 2
Stage 3 - - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (34.493.330) (54.828) - (34.548.158) carrying value
Komitmen dan kontinjensi New commitments and
yang baru diterbitkan contingencies issued
atau dibeli 37.506.213 1.390.368 - 38.896.581 or purchased
Komitmen dan kontinjensi yang Derecognized commitments
dihentikan pengakuannya (1.585.990) (3.651.213) - (5.237.203) and contingencies
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain 935.927 13.293 - 949.220 and other changes
Carrying value ending
Nilai tercatat akhir 66.091.809 823.867 - 66.915.676 balance
270
Page 1245
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN 26. ESTIMATED LOSSES ON COMMITMENTS AND
KONTINJENSI (lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
c. Perubahan Estimasi Kerugian Komitmen dan c. Movements in estimated losses on commitments
Kontinjensi (lanjutan) and contingencies (continued)
Tabel berikut menyajikan perubahan nilai The following table presents the changes in
tercatat dan cadangan kerugian ekspektasian carrying value and allowance for expected
berdasarkan kategori instrumen keuangan losses by financial instrument category
(lanjutan): (continued):
31 Desember/December 31, 2024
Stage 2-
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Garansi yang diterbitkan Guarantees issued
Carrying value beginning
Nilai tercatat awal 60.722.391 5.148.984 21.550 65.892.925 balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 10.990 - (10.990) - Stage 1
Stage 2 (6.803) 6.803 - - Stage 2
Stage 3 - - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (34.955.945) (11.113) - (34.967.058) carrying value
Komitmen dan kontinjensi New commitments and
yang baru diterbitkan contingencies issued
atau dibeli 42.142.844 1.478.886 - 43.621.730 or purchased
Komitmen dan kontinjensi yang Derecognized commitments
dihentikan pengakuannya (4.527.367) (3.505.345) (10.560) (8.043.272) and contingencies
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain 341.085 9.826 - 350.911 and other changes
Carrying value ending
Nilai tercatat akhir 63.727.195 3.128.041 - 66.855.236 balance
31 Desember/December 31, 2025
Stage 2-
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Garansi yang diterbitkan Guarantees issued
Cadangan atas kerugian kredit 742.271 1.193.130 - 1.935.401 Allowance for expected credit
ekspektasian awal loss beginning balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 67 (67) - - Stage 1
Stage 2 (342.879) 342.879 - - Stage 2
Stage 3 - - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian (371.774) (648.337) - (1.020.111) allowance for losses
Komitmen dan kontinjensi New commitments and
yang baru diterbitkan contingencies issued
atau dibeli 644.184 1.047.763 - 1.691.947 or purchased
Komitmen dan kontinjensi yang Derecognized commitments
dihentikan pengakuannya (445.319) (854.890) - (1.300.209) and contingencies
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain 3.459 1.968 - 5.427 and other changes
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected
ekspektasian akhir 230.009 1.082.446 - 1.312.455 credit loss ending balance
271
Page 1246
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN 26. ESTIMATED LOSSES ON COMMITMENTS AND
KONTINJENSI (lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
c. Perubahan Estimasi Kerugian Komitmen dan c. Movements in estimated losses on commitments
Kontinjensi (lanjutan) and contingencies (continued)
Tabel berikut menyajikan perubahan nilai The following table presents the changes in
tercatat dan cadangan kerugian ekspektasian carrying value and allowance for expected
berdasarkan kategori instrumen keuangan losses by financial instrument category
(lanjutan): (continued):
31 Desember/December 31, 2024
Stage 2-
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Garansi yang diterbitkan Guarantees issued
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected credit
ekspektasian awal 776.023 4.023.923 14.250 4.814.196 loss beginning balance
Pengalihan ke Transition to
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 4.069 - (4.069) - Stage 1
Stage 2 (6.031) 6.031 - - Stage 2
Stage 3 - - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian (162.018) (725.184) - (887.202) allowance for losses
Komitmen dan kontinjensi New commitments and
yang baru diterbitkan contingencies issued
atau dibeli 478.585 713.542 - 1.192.127 or purchased
Komitmen dan kontinjensi yang Derecognized commitments
dihentikan pengakuannya (377.282) (2.826.015) (10.181) (3.213.478) and contingencies
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain 28.925 833 - 29.758 and other changes
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected
ekspektasian akhir 742.271 1.193.130 - 1.935.401 credit loss ending balance
31 Desember/December 31, 2025
Stage 2-
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Fasilitas kredit yang belum ditarik Undrawn loan facilities
Carrying value beginning
Nilai tercatat awal 122.638.678 853.896 - 123.492.574 balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 197.613 (197.613) - - Stage 1
Stage 2 (1.351.056) 1.351.056 - - Stage 2
Stage 3 - - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat 4.739.817 (723.748) - 4.016.069 carrying value
Komitmen dan kontinjensi New commitments and
yang baru diterbitkan contingencies issued
atau dibeli 28.232.749 97.086 - 28.329.835 or purchased
Komitmen dan kontinjensi yang Derecognized commitments
dihentikan pengakuannya (21.069.314) (616.202) - (21.685.516) and contingencies
Penghapusbukuan komitmen dan Written-off commitments and
kontinjensi (38.055) (60.656) - (98.711) contingencies
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain 331.766 - - 331.766 and other changes
Carrying value ending
Nilai tercatat akhir 133.682.198 703.819 - 134.386.017 balance
272
Page 1247
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN 26. ESTIMATED LOSSES ON COMMITMENTS AND
KONTINJENSI (lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
c. Perubahan Estimasi Kerugian Komitmen dan c. Movements in estimated losses on commitments
Kontinjensi (lanjutan) and contingencies (continued)
Tabel berikut menyajikan perubahan nilai The following table presents the changes in
tercatat dan cadangan kerugian ekspektasian carrying value and allowance for expected
berdasarkan kategori instrumen keuangan losses by financial instrument category
(lanjutan): (continued):
31 Desember/December 31, 2024
Stage 2-
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Fasilitas kredit yang belum ditarik Undrawn loan facilities
Carrying value beginning
Nilai tercatat awal 125.809.601 2.780.815 - 128.590.416 balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 384.717 (384.717) - - Stage 1
Stage 2 (657.612) 657.612 - - Stage 2
Stage 3 - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (5.906.808) (788.224) - (6.695.032) carrying value
Komitmen dan kontinjensi New commitments and
yang baru diterbitkan contingencies issued
atau dibeli 15.013.123 89.424 - 15.102.547 or purchased
Komitmen dan kontinjensi yang Derecognized commitments
dihentikan pengakuannya (12.051.981) (1.438.902) - (13.490.883) and contingencies
Penghapusbukuan komitmen dan Written-off commitments and
kontinjensi (33.206) (62.112) - (95.318) contingencies
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain 80.844 - - 80.844 and other changes
Carrying value ending
Nilai tercatat akhir 122.638.678 853.896 - 123.492.574 balance
31 Desember/December 31, 2025
Stage 2-
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Fasilitas kredit yang belum ditarik Undrawn loan facilities
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected credit
ekspektasian awal 347.217 141.897 - 489.114 loss beginning balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 12.835 (12.835) - - Stage 1
Stage 2 (17.185) 17.185 - - Stage 2
Stage 3 - - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat 35.709 48.172 - 83.881 carrying value
Komitmen dan kontinjensi New commitments and
yang baru diterbitkan contingencies issued
atau dibeli 97.439 38.747 - 136.186 or purchased
Komitmen dan kontinjensi yang Derecognized commitments
dihentikan pengakuannya (135.225) (39.127) - (174.352) and contingencies
Penghapusbukuan komitmen dan Written-off commitments and
kontinjensi (38.055) (60.656) - (98.711) contingencies
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain 99.090 - - 99.090 and other changes
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected
ekspektasian akhir 401.825 133.383 - 535.208 credit loss ending balance
273
Page 1248
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN 26. ESTIMATED LOSSES ON COMMITMENTS AND
KONTINJENSI (lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
c. Perubahan Estimasi Kerugian Komitmen dan c. Movements in estimated losses on commitments
Kontinjensi (lanjutan) and contingencies (continued)
Tabel berikut menyajikan perubahan nilai The following table presents the changes in
tercatat dan cadangan kerugian ekspektasian carrying value and allowance for expected
berdasarkan kategori instrumen keuangan losses by financial instrument category
(lanjutan): (continued):
31 Desember/December 31, 2024
Stage 2-
Kerugian kredit Stage 3-
ekspektasian Kerugian kredit
Stage 1- sepanjang umurnya ekspektasian
Kerugian kredit kredit tidak sepanjang
ekspektasian memburuk/ umurnya kredit
12 bulan/ Stage 2 - life memburuk/
Stage 1 - 12 - time expected Stage 3-lifetime
months expected credit loss - expected credit
credit loss not impaired loss - impaired Jumlah/Total
Fasilitas kredit yang belum ditarik Undrawn loan facilities
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected credit
ekspektasian awal 346.708 886.283 - 1.232.991 loss beginning balance
Pengalihan ke Transition to
Stage 1 30.176 (30.176) - - Stage 1
Stage 2 (9.120) 9.120 - - Stage 2
Stage 3 - - - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (57.912) (52.161) - (110.073) carrying value
Komitmen dan kontinjensi New commitments and
yang baru diterbitkan contingencies issued
atau dibeli 87.393 5.294 - 92.687 or purchased
Komitmen dan kontinjensi yang Derecognized commitments
dihentikan pengakuannya (114.604) (614.351) - (728.955) and contingencies
Penghapusbukuan komitmen dan Written-off commitments and
kontinjensi (33.206) (62.112) - (95.318) contingencies
Perubahan model atau Foreign exchange model
parameter valuta asing or parameter changes
dan perubahan lain 97.782 - - 97.782 and other changes
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for expected
ekspektasian akhir 347.217 141.897 - 489.114 credit loss ending balance
BRI melakukan penilaian atas transaksi komitmen BRI assessed commitments and contingencies
dan kontinjensi yang merupakan risiko kredit secara transaction which bear credit risk collectively and
kolektif dan individual. individually.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah estimasi Management believes that the estimated amount of
kerugian komitmen dan kontinjensi pada tanggal- commitments and contingencies losses as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 telah December 31, 2025 and 2024, are adequate.
memadai.
27. LIABILITAS IMBALAN KERJA 27. LIABILITIES FOR EMPLOYEE BENEFITS
Liabilitas imbalan kerja terdiri atas: Liabilities for employee benefits consist of:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Cadangan atas program imbalan kerja Provision for employee benefit
bagi pekerja (Catatan 42) 16.689.746 12.629.995 program (Note 42)
Cadangan Bonus dan Insentif 9.184.044 6.828.505 Provision for Bonuses and Incentives
Cadangan Tunjangan Hari Raya 1.347.672 1.217.871 Provision for Religious Festify Allowance
Cadangan pekerja kontrak 120.375 174.964 Provision for contract worker
Cadangan Imbalan Kerja Lainnya 86.474 85.000 Provision for Others Employee Benefits
Total 27.428.311 20.936.335 Total
274
Page 1249
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 27. LIABILITIES FOR EMPLOYEE BENEFITS
(continued)
Cadangan atas program imbalan kerja bagi pekerja Provisions for employee benefit program include
meliputi program pensiun imbalan pasti, program defined benefit pension program, post-employment
pemutusan hubungan kerja, program masa benefit program and other long-term benefit program
persiapan pensiun dan program imbalan jangka (gratuity for services program, grand leave, post-
panjang lain (Program penghargaan tanda jasa, cuti employment health BPJS and other benefit program
besar, BPJS kesehatan pasca kerja dan manfaat of additional benefit fund) in accordance with BRI and
lain dana manfaat tambahan) sesuai dengan its subsidiaries policies calculated in accordance with
kebijakan BRI dan entitas anak yang dihitung sesuai the calculation of an independent actuary.
dengan perhitungan aktuaria independen.
28. LIABILITAS LAIN-LAIN 28. OTHER LIABILITIES
Liabilitas lain-lain terdiri atas: Other liabilities consist of:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024*)/
December 31, 2025 December 31, 2024*)
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Liabilitas kontrak asuransi 19.275.370 16.879.623 Insurance contract liabilities
Utang deposit emas 5.163.525 - Gold deposits payable
Utang akrual 1.649.547 2.352.133 Accrued payable
Utang bunga 1.288.101 1.509.404 Interest payables
Cadangan kewajiban litigasi Allowance for litigation liabilities
(Catatan 45b) 1.120.521 676.572 (Note 45b)
Liabilitas kartu kredit 294.314 224.101 Credit card liabilities
Liabilitas sewa 275.631 162.092 Lease liabilities
Pendapatan diterima dimuka 139.985 310.982 Unearned income
Premi yang belum merupakan
Pendapatan 102.356 - Unearned premium
Cadangan pembayaran Allowance for timely
bunga tepat waktu 66.484 73.846 interest payment
Estimasi liabilitas klaim 24.427 - Estimated claim liabilites
Lain-lain 3.869.290 4.183.181 Others
33.269.551 26.371.934
Mata uang asing Foreign currency
Utang bunga 380.989 375.922 Interest payables
Term deposit valas devisa Time deposits in foreign exchange
hasil ekspor proceeds from export with
Bank Indonesia 342.092 333.971 Bank Indonesia
Pendapatan diterima dimuka 236.820 317.913 Unearned income
Liabilitas sewa 67.154 85.651 Lease liabilities
Lain-lain 507.589 1.189.086 Others
1.534.644 2.302.543
Total 34.804.195 28.674.477 Total
*) Setelah reklasifikasi dan penyajian kembali (Catatan 52) *) After reclassification and restatement (Note 52)
275
Page 1250
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
29. PINJAMAN DAN SURAT BERHARGA 29. SUBORDINATED LOANS AND MARKETABLE
SUBORDINASI SECURITIES
BRI memperoleh pinjaman dan surat berharga BRI obtained subordinated loans and marketable
subordinasi dengan rincian sebagai berikut: securities with details as follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Obligasi Subordinasi IV 257.537 262.663 Subordinated Bond IV
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah Rupiah
Obligasi Subordinasi IV 227.889 227.380 Subordinated Bond IV
Pinjaman two-step loan 1.441 1.738 Two-step loan
229.330 229.118
Total 486.867 491.781 Total
a. Pinjaman two-step a. Two-step loan
Pinjaman two-step loan dalam mata uang The two-step loan in Rupiah represents the loans
Rupiah merupakan pinjaman dari Pemerintah from the Government which were funded by the
yang dananya berasal dari Asian Development Asian Development Bank (ADB), International
Bank (ADB), International Bank for Bank for Reconstruction and Development
Reconstruction and Development (IBRD), (IBRD), International Fund for Agricultural
International Fund for Agricultural Development Development (IFAD), United States Agency for
(IFAD), United States Agency for International International Development (USAID), and Islamic
Development (USAID) dan Islamic Development Bank (IDB).
Development Bank (IDB).
Tingkat suku bunga pinjaman ini bervariasi The interest rates of this loan vary according to
sesuai dengan perjanjian masing-masing the respective agreements with periods ranging
dengan jangka waktu antara 15 (lima belas) from 15 (fifteen) to 40 (forty) years.
sampai dengan 40 (empat puluh) tahun.
Tingkat suku bunga rata-rata untuk pinjaman The average interest rates for this two-step loan
two-step loan adalah sebesar 3,00% dan 2,71% are 3.00% and 2.71% for the years ended
masing-masing untuk tahun yang berakhir pada December 31, 2025 and 2024. This loan will
tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan mature on various dates up to 2027.
2024. Pinjaman-pinjaman tersebut akan jatuh
tempo pada berbagai tanggal sampai dengan
tahun 2027.
b. Obligasi Subordinasi IV Tahun 2023 b. Subordinated Bond IV Year 2023
Pada tanggal 6 Juli 2023, BRI menerbitkan On July 6, 2023, BRI issued Subordinated Bond
Obligasi Subordinasi IV Bank BRI Tahun 2023 IV Year 2023 with a nominal value of Rp500,000
dengan nilai pokok sebesar Rp500.000 dengan with an interest of 6.45% per annum, for a period
tingkat suku bunga sebesar 6,45% per tahun, of 5 (five) years and will mature on July 6, 2028.
untuk jangka waktu selama 5 (lima) tahun dan The interest of Subordinated Bond IV Year 2023
akan jatuh tempo pada tanggal 6 Juli 2028. is paid every 3 (three) months, starting from
Bunga Obligasi Subordinasi IV Bank BRI Tahun July 6, 2023. At the time of issuance, the
2023 dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan mulai Subordinated Bond IV Year 2023 was rated AA
tanggal 6 Juli 2023. Pada saat diterbitkan, by Pefindo.
Obligasi Subordinasi IV Bank BRI Tahun 2023
ini mendapat peringkat AA dari Pefindo.
276
Page 1251
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
29. PINJAMAN DAN SURAT BERHARGA 29. SUBORDINATED LOANS AND MARKETABLE
SUBORDINASI (lanjutan) SECURITIES (continued)
b. Obligasi Subordinasi IV Tahun 2023 (lanjutan) b. Subordinated Bond IV Year 2023 (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025, Obligasi On December 31, 2025, Subordinated Bond IV
Subordinasi IV tahun 2023 mendapatkan Year 2023 obtained an AA rating from Pefindo.
peringkat AA dari Pefindo.
Obligasi Subordinasi IV tahun 2023 tidak Subordinated Bond IV Year 2023 is not
dijamin dengan jaminan apapun. Adapun guaranteed by any guarantee. The important
persyaratan-persyaratan penting (covenants) requirements (covenants) are as follows:
adalah sebagai berikut:
a. Mengurangi modal dasar, modal a. Entity are prohibited to reduce authorized
ditempatkan dan modal disetor kecuali capital stock, issued capital and paid-up
dalam hal pengurangan tersebut dilakukan capital except in the event that such
berdasarkan permintaan dan/atau perintah deduction is made based on a request
dari Pemerintah Indonesia atau otoritas and/or order from the Government of
yang berwenang. Indonesia or authority.
b. Melakukan penggabungan dan/atau b. Entity are prohibited to merger and/or split
pemisahan dan/atau peleburan dan/atau off and/or consolidation and/or acquisition
pengambilalihan dengan nilai lebih dari with a value of more than 50% (fifty percent)
50% (lima puluh persen) dari ekuitas of the EMITEN's equity except in the event
EMITEN kecuali dalam hal pengurangan that such deduction.
tersebut dilakukan berdasarkan
permintaan dan/atau perintah dari
Pemerintah Indonesia atau otoritas yang
berwenang.
Manajemen berpendapat bahwa semua Management believes that all covenants or
persyaratan/pembatasan yang ditetapkan restrictions stipulated in the trustee agreements
dalam perjanjian telah dipenuhi. have been complied with.
Klasifikasi jangka waktu pinjaman subordinasi The classification of subordinated loans and
berdasarkan sisa umur sampai dengan saat marketable securities based on their remaining
jatuh tempo adalah sebagai berikut: period until maturity are as follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Rupiah Rupiah
> 1 tahun - 5 tahun 486.867 491.781 > 1 year - 5 years
Total 486.867 491.781 Total
30. OPSI SAHAM 30. STOCK OPTION
Dalam rangka meningkatkan produktivitas dan In order to increase productivity and motivation for the
motivasi bagi talent terbaik, Direksi BRI best talent, the BRI Board of Directors decided to
memutuskan untuk memberikan program provide a share ownership program for workers in the
kepemilikan saham bagi pekerja dalam bentuk form of an Employee Stock Option Plan (ESOP).
Employee Stock Option Plan (ESOP).
277
Page 1252
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
30. OPSI SAHAM (lanjutan) 30. STOCK OPTION (continued)
Sesuai surat Direksi No. B.0017-DIR/HCS/01/2023 In accordance with the Board of Directors' letter no.
tanggal 2 Januari 2023, BRI menerbitkan program B.0017-DIR/HCS/01/2023 dated January 2, 2023,
ESOP pada tanggal 2 Januari 2023 (tanggal grant) BRI issued an ESOP program on January 2, 2023
sejumlah 131.357.200 lembar saham dimana (grant date) in the amount of 131,357,200 shares
tanggal pemberian alokasi hak saham atau tanggal where the date of allocation of share rights or grant
grant pada 2 Januari 2023, dengan akhir periode date is January 2, 2023, with the end of the vesting
vesting pada 31 Desember 2025. Masa berlaku dari period is December 31, 2025. The validity period of
exercise opsi untuk ESOP 2023 mulai tanggal option exercise for the 2023 ESOP is from January 2,
2 Januari 2026 sampai dengan 30 Juni 2026. 2026 to June 30, 2026. After that date, all unused
Setelah tanggal tersebut, seluruh hak opsi yang option rights will expire.
tidak digunakan akan menjadi gugur.
Perhitungan, metode dan asumsi mengenai ESOP Calculation methods and assumptions regarding
diperoleh dari laporan aktuaris independen, Willis ESOP were obtained from the independent actuary's
Towers Watson pada November 2023. report, Willis Towers Watson in November 2023.
Nilai wajar dari ESOP sebesar Rp122.030. Nilai The fair value of the ESOP is Rp122,030. The fair
wajar ESOP diamortisasi selama masa vesting dan value of the ESOP is amortized over the vesting
diakui dalam laba rugi dan penghasilan period and recognized in consolidated profit or loss
komprehensif lain konsolidasian, sedangkan and other comprehensive income, while the
akumulasi biaya selama periode vesting diakui accumulated costs over the vesting period are
dalam ekuitas. recognized in equity.
Biaya ESOP yang diakui dalam laba rugi dan ESOP costs recognized in consolidated profit or loss
penghasilan komprehensif lain konsolidasian untuk and other comprehensive income for the years ended
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember December 31, 2025 amounted to Rp40,677.
2025 sebesar Rp40.677.
Nilai wajar dari setiap hak opsi diestimasi pada The fair value of each option right is estimated on the
tanggal pemberian hak opsi dengan menggunakan date of granting the option rights by using the "Black-
model “Black-scholes”, dengan asumsi utama scholes" model, assuming the following main
sebagai berikut: assumptions:
Periode vesting (dalam bulan) 36 Vesting period (month)
Harga saham pada tanggal pemberian Share price on the date
opsi (dalam Rupiah penuh) 4.870 of option (full amount)
Harga pelaksanaan opsi (dalam Rupiah penuh) 4.870 Option execution price (full amount)
Nilai wajar opsi (dalam Rupiah penuh) 929 Fair value options (full amount)
Volatilitas harga saham 32,419% Share price volatility
Suku bunga bebas risiko 6,103% Risk-free interest rates
Tingkat dividen 5,834% Dividend rate
278
Page 1253
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31. EKUITAS 31. EQUITY
a. Modal Saham a. Capital Stock
Rincian modal dasar, modal ditempatkan dan The details of authorized, issued and fully paid
disetor penuh BRI masing-masing pada tanggal capital stock of BRI as of December 31, 2025
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai and 2024 are as follows:
berikut:
31 Desember/December 31, 2025
Nilai Nominal Total Nilai
per Lembar Saham Saham Persentase
Total Lembar (Rupiah Penuh)/ (Rupiah Penuh)/ Kepemilikan
Saham/ Nominal Value Total Share Saham/
Number of per Share Value Percentage of
Shares (full amount) (full amount) ownership
Modal dasar Authorized capital stock
Saham Seri A Dwiwarna 1 50 50 0,00% Series A Dwiwarna Share
Saham biasa atas nama Seri B 299.999.999.999 50 14.999.999.999.950 100,00% Series B Common Shares
Total 300.000.000.000 15.000.000.000.000 100,00% Total
Modal ditempatkan dan disetor penuh Issued and fully paid capital stock
Saham Seri A Dwiwarna 1 50 50 0,00% Series A Dwiwarna Share
Negara Republik Indonesia Republic of Indonesia
Saham biasa atas nama Seri B Series B Common Shares
PT Danantara Asset PT Danantara Asset
Management (Persero) 80.610.976.875 50 4.030.548.843.750 53,19%% Management (Persero)
Dewan Komisaris: Commissioners*):
*)
- Kartika Wirjoatmodjo 1.678.000 50 83.900.000 0,00% - Kartika Wirjoatmodjo*)
- Awan Nurmawan Nuh*) 712.500 50 35.625.000 0,00% - Awan Nurmawan Nuh*)
Direksi Directors*):
- Hery Gunardi 435.000 50 21.750.000 0,00% - Hery Gunardi
- Viviana Dyah Ayu R.K*) 3.819.500 50 190.975.000 0,00% - Viviana Dyah Ayu R.K*)
- Achmad Royadi 1.215.672 50 60.783.600 0,00% - Achmad Royadi
- Aris Hartanto 430.964 50 21.548.200 0,00% - Aris Hartanto
- Akhmad Purwakajaya 243.500 50 12.175.000 0,00% - Akhmad Purwakajaya
- Ety Yuniarti 193.262 50 9.663.100 0,00% - Ety Yuniarti
- Farida Thamrin 19.800 50 990.000 0,00% - Farida Thamrin
Masyarakat 69.980.674.330 50 3.499.033.716.500 46,17 % Public
150.600.399.404 7.530.019.970.200 99,36
Saham treasuri (Catatan 1d) 958.602.200 47.930.110.000 0,64 % Treasury stock (Notes 1d)
Total 151.559.001.604 7.577.950.080.200 100,00% Total
*) Termasuk tantiem yang ditangguhkan dalam bentuk saham *) Included deferred remuneration in the form of shares (Note 31f)
(Catatan 31f)
279
Page 1254
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31. EKUITAS (lanjutan) 31. EQUITY (continued)
a. Modal Saham (lanjutan) a. Capital Stock (continued)
Rincian modal dasar, modal ditempatkan dan The details of authorized, issued and fully paid
disetor penuh BRI masing-masing pada tanggal capital stock of BRI as of December 31, 2025
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai and 2024 are as follows (continued):
berikut (lanjutan):
31 Desember/December 31, 2024
Nilai Nominal Total Nilai
per Lembar Saham Saham Persentase
Total Lembar (Rupiah Penuh)/ (Rupiah Penuh)/ Kepemilikan
Saham/ Nominal Value Total Share Saham/
Number of per Share Value Percentage of
Shares (full amount) (full amount) ownership
Modal dasar Authorized capital stock
Saham Seri A Dwiwarna 1 50 50 0,00% Series A Dwiwarna Share
Saham biasa atas nama Seri B 299.999.999.999 50 14.999.999.999.950 100,00% Series B Common Shares
Total 300.000.000.000 15.000.000.000.000 100,00% Total
Modal ditempatkan dan disetor penuh Issued and fully paid capital stock
Saham Seri A Dwiwarna 1 50 50 0,00% Series A Dwiwarna Share
Negara Republik Indonesia Republic of Indonesia
Saham biasa atas nama Seri B Series B Common Shares
Negara Republik Indonesia 80.610.976.875 50 4.030.548.843.750 53,19%% Republic of Indonesia
Dewan Komisaris*): Commissioners*):
- Kartika Wirjoatmodjo 1.678.000 50 83.900.000 0,00% - Kartika Wirjoatmodjo
- Rabin Indrajad Hattari 1.510.100 50 75.505.000 0,00% - Rabin Indrajad Hattari
- Awan Nurmawan Nuh 712.500 50 35.625.000 0,00% - Awan Nurmawan Nuh
Direksi*): Directors*):
- Sunarso 5.658.656 50 282.932.800 0,00% - Sunarso
- Catur Budi Harto 4.045.557 50 202.277.850 0,00% - Catur Budi Harto
- Handayani 5.741.900 50 287.095.000 0,00% - Handayani
- Ahmad Solichin Lutfiyanto 5.454.170 50 272.708.500 0,00% - Ahmad Solichin Lutfiyanto
- Supari 4.970.914 50 248.545.700 0,00% - Supari
- Agus Noorsanto 3.938.641 50 196.932.050 0,00% - Agus Noorsanto
- Viviana Dyah Ayu R.K 3.819.500 50 190.975.000 0,00% - Viviana Dyah Ayu R.K
- Amam Sukriyanto 3.623.454 50 181.172.700 0,00% - Amam Sukriyanto
- Agus Sudiarto 3.584.100 50 179.205.000 0,00% - Agus Sudiarto
- Agus Winardono 3.469.681 50 173.484.050 0,00% - Agus Winardono
- Arga Mahanana Nugraha 3.421.385 50 171.069.250 0,00% - Arga Mahanana Nugraha
- Andrijanto 2.989.700 50 149.485.000 0,00% - Andrijanto
Masyarakat 69.983.528.170 50 3.499.176.408.500 46,20% Public
150.649.123.304 7.532.456.165.200 99,39%
Saham treasuri (Catatan 1d) 909.878.300 45.493.915.000 0,61% Treasury stock (Note 1d)
Total 151.559.001.604 7.577.950.080.200 100,00% Total
*) Termasuk tantiem yang ditangguhkan dalam bentuk saham *) Included deferred remuneration in the form of shares (Note 31f)
(Catatan 31f)
Saham Seri A Dwiwarna adalah saham yang Series A Dwiwarna share is the share that gives
memberikan hak-hak preferen kepada the shareholder preferential rights to approve the
pemegangnya untuk menyetujui pengangkatan appointment and dismissal of Board of
dan pemberhentian Dewan Komisaris dan Commissioners and Directors, amendments in
Direksi, perubahan anggaran dasar, menyetujui the articles of association, approval on BRI’s
penggabungan, peleburan, pengambilalihan merger, dissolution, acquisition and separation,
dan pemisahan BRI, pengajuan permohonan as well as submission of BRI’s bankruptcy and
agar BRI dinyatakan pailit dan pembubaran liquidation declaration request.
BRI.
Saham Seri B adalah saham biasa atas nama Series B shares are common shares that can be
yang dapat dimiliki oleh masyarakat. owned by the public.
280
Page 1255
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31. EKUITAS (lanjutan) 31. EQUITY (continued)
b. Tambahan Modal Disetor b. Additional Paid-in Capital
Rincian tambahan modal disetor adalah The details of additional paid-in capital are as
sebagai berikut: follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Tambahan modal Pemerintah Additional capital by
sehubungan dengan the Government related to
program rekapitalisasi 1.092.144 1.092.144 recapitalization program
Sisa setoran modal Pemerintah Remaining balance of paid-up
sebelumnya 5 5 capital by the Government
Agio saham dari IPO 589.762 589.762 Additional paid-in capital from IPO
Eksekusi atas opsi saham Exercise of stock options
Tahun 2004 49.514 49.514 Year 2004
Tahun 2005 184.859 184.859 Year 2005
Tahun 2006 619.376 619.376 Year 2006
Tahun 2007 140.960 140.960 Year 2007
Tahun 2008 29.013 29.013 Year 2008
Tahun 2009 14.367 14.367 Year 2009
Tahun 2010 43.062 43.062 Year 2010
Opsi saham MSOP tahap pertama yang Stock option MSOP Stage-I
telah jatuh tempo 504 504 which is already expired
Opsi saham MSOP tahap kedua yang Stock option MSOP Stage-II
telah jatuh tempo 1.845 1.845 which is already expired
Opsi saham MSOP tahap ketiga yang Stock option MSOP Stage-III
telah jatuh tempo 8.447 8.447 which is already expired
Akuisisi entitas Acquisition of merging
sepengendali tahun 2018 (81.195) (81.195) entities in 2018
Kompensasi atas Saham Bonus Bonus shares compensation
tahun 2019 208.331 208.331 in 2019
Kompensasi atas Saham Bonus Bonus shares compensation
tahun 2020 510.819 510.819 in 2020
Kompensasi atas Saham Bonus Bonus shares compensation
tahun 2021 1.154.211 1.154.211 in 2021
Opsi saham MSOP tahap keempat yang Stock option MSOP Stage-IV
telah jatuh tempo 62.862 62.862 which is already expired
Kehilangan pengendalian atas Loss of control over
entitas anak 565.209 565.209 subsidiaries
Tambahan modal atas transaksi Additional capital for
PMHMETD 94.419.142 94.419.142 PMHMETD transactions
Akuisisi entitas sepengendali Acquisition transaction under
tahun 2021 (23.370.339) (23.370.339) common control in 2021
Kompensasi atas Saham Bonus Bonus shares compensation
tahun 2022 (1.341) (1.341) in 2022
Akuisisi entitas sepengendali Acquisition transaction under
tahun 2022 (604.474) (604.474) common control in 2022
Provision for bonus share
Cadangan saham bonus yang telah from the previous program
jatuh tempo 210.266 210.266 that had matured
Kompensasi atas Saham Bonus Compensation for bonus
tahun 2023 5.778 5.778 shares in 2023
Kompensasi atas Saham Bonus Compensation for bonus
tahun 2024 27.096 27.096 shares in 2024
Kompensasi atas Saham Bonus Compensation for bonus
tahun 2025 (11.798) - shares in 2025
Provision for bonus share
Cadangan saham bonus yang telah from the previous program
jatuh tempo 77.770 - that had matured
75.946.195 75.880.223
281
Page 1256
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31. EKUITAS (lanjutan) 31. EQUITY (continued)
b. Tambahan Modal Disetor (lanjutan) b. Additional Paid-in Capital (continued)
Rincian tambahan modal disetor adalah The details of additional paid-in capital are as
sebagai berikut (lanjutan): follows (continued):
Sebagai realisasi dari Program Rekapitalisasi In line with the realization of the Recapitalization
Bank Umum sesuai Peraturan Pemerintah Program for Commercial Banks in accordance
No. 52 Tahun 1999 tentang “Penambahan with Government Regulation No. 52 Year 1999
Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia regarding the “Increase in Investment by the
ke dalam Modal Bank Pemerintah”, Pemerintah Republic of Indonesia in State-Owned Banks”,
telah menetapkan bahwa jumlah kebutuhan the Government determined that the
rekapitalisasi BRI untuk mencapai Kewajiban recapitalization requirement amount of BRI to
Penyediaan Modal Minimum 4% adalah achieve Capital Adequacy Ratio (CAR) of 4%
sebesar Rp29.063.531. Sampai dengan was Rp29,063,531. As of June 30, 2003, the
tanggal 30 Juni 2003, modal dasar dan authorized and issued capital stock of BRI has
ditempatkan BRI belum ditingkatkan dengan not yet been increased by additional capital from
tambahan modal dari program rekapitalisasi the above recapitalization program, therefore,
tersebut, sehingga setoran modal Pemerintah the paid-up capital from the Government of
sebesar Rp29.063.531 dicatat sementara pada Rp29,063,531 was recorded temporarily in
akun “Tambahan Modal Disetor” bersama- “Additional Paid-in Capital” account together with
sama dengan sisa setoran modal Pemerintah the previous balance of paid-up capital of Rp5
sebelumnya sebesar Rp5. from the Government.
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Based on the Decision Letter of the Minister of
Keuangan No. 427/KMK.02/2003 tanggal 30 Finance No. 427/KMK.02/2003 dated
September 2003 jumlah final kebutuhan September 30, 2003, the final recapitalization
rekapitalisasi BRI sebesar Rp29.063.531, requirement of BRI amounted to Rp29,063,531.
dikonversi menjadi modal disetor sebesar The amount of Rp3,272,000 was converted to
Rp3.272.000 dan sisanya sebesar paid-up capital and the remaining balance of
Rp25.791.531 dibukukan sebagai agio saham. Rp25,791,531 was recorded as additional paid-
Selanjutnya, dengan dilaksanakannya kuasi- in capital. Furthermore, with the implementation
reorganisasi oleh BRI, saldo rugi sebelum of the quasi-reorganization by BRI, the
kuasi-reorganisasi pada tanggal 30 Juni 2003 accumulated losses before quasi-reorganization
sebesar Rp24.699.387 dieliminasikan ke agio as of June 30, 2003 amounting to Rp24,699,387
saham, sehingga menghasilkan saldo agio was eliminated against additional paid-in capital,
saham sebesar Rp1.092.149 pada tanggal resulting in additional paid-in capital amounting
30 Juni 2003. to Rp1,092,149 as of June 30, 2003.
Pada tanggal 10 November 2003, BRI telah On November 10, 2003, BRI conducted an IPO
melakukan IPO dengan mengeluarkan by issuing 1,764,705,000 new Series B common
1.764.705.000 lembar Saham Biasa Atas Nama shares with a par value of Rp500 (full amount)
Seri B baru dengan nilai nominal Rp500 (nilai per share at the offering price of Rp875 (full
penuh) per saham dengan harga penawaran amount) per share, resulting in additional paid-in
Rp875 (nilai penuh) per saham sehingga capital as follows:
menghasilkan tambahan agio saham sebagai
berikut:
Jumlah Saham Biasa Atas Nama Seri B Total New Series B Common Shares
baru yang dikeluarkan untuk masyarakat Issued to the Public Under
dalam rangka IPO (lembar saham) (Catatan 1c) 1.764.705.000 the IPO (Shares) (Note 1c)
Agio saham per saham (nilai penuh) 375 Additional paid-in capital per share (full amount)
Total agio saham - sebelum diskon 661.764 Total additional paid-in capital - before discount
Dikurangi Less
- 3% diskon yang diberikan kepada nasabah BRI (2.961) - 3% discount given to BRI customers
- Biaya IPO (69.041) - Cost of IPO
Agio saham dari IPO 589.762 Additional paid-in capital from IPO
282
Page 1257
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31. EKUITAS (lanjutan) 31. EQUITY (continued)
b. Tambahan Modal Disetor (lanjutan) b. Additional Paid-in Capital (continued)
Rincian tambahan modal disetor adalah The details of additional paid-in capital are as
sebagai berikut (lanjutan): follows (continued):
Transaksi entitas sepengendali Entities under common control transaction
Berdasarkan Akta Jual Beli Saham No. 70 Based on the Deed Sale and Purchase of Shares
tanggal 20 Desember 2018 yang dibuat di No. 70 dated December 20, 2018, of Ashoya
hadapan Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Ratam, S.H., M.Kn., PT Bahana Artha Ventura
Jakarta Selatan, PT Bahana Artha Ventura transferred 15,874 shares of BRI Ventura to BRI
telah mengalihkan kepemilikan saham PT BRI (Note 1f) and based on the Deed of Shares
Ventura Investama (BRI Ventures) sebanyak Takeover No. 53 dated December 21, 2018,
15.874 lembar kepada BRI (Catatan 1f), dan made before Masjuki, S.H., a substitute notary of
berdasarkan Akta Pengambilalihan Saham Notary M. Nova Faisal, S.H., M.Kn., PT
No. 53 tanggal 21 Desember 2018 yang dibuat Danareksa (Persero) sold 335,000,000 shares of
di hadapan Masjuki, S.H., notaris pengganti PT Danareksa Sekuritas (Danareksa Sekuritas)
dari M. Nova Faisal, S.H., M.Kn., to BRI (Note 1f).
PT Danareksa (Persero) telah mengalihkan
kepemilikan saham PT Danareksa Sekuritas
(Danareksa Sekuritas), sebanyak 335.000.000
lembar saham kepada BRI (Catatan 1f).
Transaksi jual beli tersebut merupakan These sale and purchase transactions constitute
transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali a business combination of entities under
dimana pemegang saham pengendali (ultimate common control where the ultimate shareholder
shareholder) dari BRI, PT Danareksa (Persero) of BRI, PT Danareksa (Persero) and PT Bahana
dan PT Bahana Artha Ventura adalah Artha Ventura is the Government of the Republic
Pemerintah Republik Indonesia. Oleh karena of Indonesia. Therefore, the transactions are
itu, transaksi tersebut diperlakukan treated based on the pooling of interests method
berdasarkan metode penyatuan kepemilikan in accordance with the Statement of Financial
sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Accounting Standarsd (“SFAS”) No. 338,
Keuangan (“PSAK”) No. 338, “Kombinasi Bisnis "Business Combination of Entities Under
Entitas Sepengendali”. Common Control".
Perbedaan antara jumlah imbalan yang The difference between the amount of the
dialihkan dan jumlah tercatat investasi yang considerations transferred and the carrying
diperoleh dari transaksi ini dicatat dalam akun amount of the investment obtained from this
“Tambahan Modal Disetor” pada bagian transaction is recorded in the "additional paid-in
ekuitas, dengan rincian sebagai berikut: capital" account in equity, with details as follows:
Jumlah imbalan Jumlah tercatat Tambahan modal
yang dialihkan/ investasi/ disetor/
Considerations Investment Additional Paid-
transferred Carrying amount in Capital
Danareksa Sekuritas 446.888 366.359 80.529 Danareksa Sekuritas
BRI Ventures 3.090 2.424 666 BRI Ventures
Jumlah 449.978 368.783 81.195 Total
283
Page 1258
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31. EKUITAS (lanjutan) 31. EQUITY (continued)
b. Tambahan Modal Disetor (lanjutan) b. Additional Paid-in Capital (continued)
Rincian tambahan modal disetor adalah The details of additional paid-in capital are as
sebagai berikut (lanjutan): follows (continued):
Transaksi entitas sepengendali (lanjutan) Entities under common control transaction
(continued)
Berdasarkan Akta Jual Beli Saham No. 47 Based on the Deed of Sale and Purchase of
tanggal 20 Desember 2018 yang dibuat di Shares No. 47 dated December 20, 2018 made
hadapan Masjuki, S.H., Notaris pengganti dari before Masjuki, S.H., Notary substitute for M.
M. Nova Faisal, S.H., M.Kn., PT Danareksa Nova Faisal, S.H., M.Kn., PT Danareksa
(Persero) telah mengalihkan kepemilikan (Persero) has transferred the share ownership of
saham PT Danareksa Investment Management PT Danareksa Investment Management ("DIM")
(“DIM”) sebanyak 10.500.000 lembar saham amounting to 10,500,000 shares to BRI (Note
kepada BRI (Catatan 1f). Atas transaksi ini BRI 1f). For this transaction, BRI has significant
memiliki pengaruh signifikan terhadap DIM influence on DIM so that this transaction is
sehingga transaksi ini dicatat sesuai recorded in accordance with SFAS No. 228,
PSAK No. 228 “Investasi pada Entitas "Investment in Associates", where in the equity
Asosiasi”, dimana dalam metode ekuitas method initial recognition is recognized
pengakuan awal diakui sesuai dengan harga according to the acquisition price which is then
perolehan yang kemudian ditambah atau added or reduced to recognize BRI's share of
dikurangi untuk mengakui bagian BRI atas laba DIM's profit or loss after date of acquisition.
rugi DIM setelah tanggal perolehan.
Kemudian berdasarkan Akta Jual Beli Saham Furthermore, based on the Deed of Sale and
No. 32 tanggal 30 November 2022 yang dibuat Purchase of Shares No. 32 dated November 30,
di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di 2022 made before Fathiah Helmi, S.H., Notary in
Jakarta, PT Danareksa (Persero) telah Jakarta, PT Danareksa (Persero) has
mengalihkan kepemilikan saham PT Danareksa transferred ownership of PT Danareksa
Investment Management (“DIM”) sebanyak Investment Management (“DIM”) shares totaling
9.000.000 lembar saham kepada BRI (Catatan 9,000,000 shares to BRI (Note 1f), so that BRI
1f), sehingga BRI memiliki 19.500.000 lembar owns 19,500,000 shares or equivalent to 65% of
saham atau setara dengan 65% dari total the total outstanding shares of DIM. For this
saham beredar DIM. Atas transaksi ini BRI transaction, BRI obtained control over DIM so
memperoleh pengendalian terhadap DIM that this transaction is a business combination of
sehingga atas transaksi ini merupakan entities under common control and is recorded in
kombinasi bisnis entitas sepengendali dan accordance with SFAS No. 338, "Business
dicatat sesuai PSAK No. 338, “Kombinasi Combinations of Entities under Common
Bisnis Entitas Sepengendali”. Control".
Perbedaan antara jumlah imbalan yang The difference between the amount of
dialihkan dan jumlah tercatat investasi yang consideration transferred and the carrying
diperoleh dari transaksi ini dicatat dalam akun amount of the investment obtained from this
“Tambahan Modal Disetor” pada bagian transaction is recorded in the "Additional Paid-in
ekuitas. Pada tanggal akuisisi di tahun 2022 Capital" account in the equity section. At the
selisih antara jumlah imbalan yang dialihkan acquisition date in 2022, the difference between
dan jumlah tercatat investasi adalah sebesar the amount of consideration transferred and the
Rp604.474. carrying amount of the investment amounted to
Rp604,474.
284
Page 1259
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31. EKUITAS (lanjutan) 31. EQUITY (continued)
b. Tambahan Modal Disetor (lanjutan) b. Additional Paid-in Capital (continued)
Rincian tambahan modal disetor adalah The details of additional paid-in capital are as
sebagai berikut (lanjutan): follows (continued):
Kehilangan pengendalian atas entitas anak Loss of control over the subsidiary (BRIS)
(BRIS)
Pada tanggal 12 Oktober 2020, PT Bank On October 12, 2020, PT Bank Mandiri (Persero)
Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri), PT Bank Tbk (Mandiri), PT Bank Rakyat Indonesia
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), PT Bank (Persero) Tbk (BRI), PT Bank Negara Indonesia
Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), PT Bank (Persero) Tbk (BNI), PT Bank Syariah Mandiri
Syariah Mandiri (BSM), PT Bank BRIsyariah (BSM), PT Bank BRIsyariah Tbk (BRIS) and PT
Tbk (BRIS) dan PT Bank BNI Syariah (BNIS) Bank BNI Syariah (BNIS) have signed a
telah menandatangani Conditional Merger Conditional Merger Agreement (CMA) for the
Agreement (CMA) atau Perjanjian purpose of merging BSM, BRIS and BNIS
Penggabungan Bersyarat dalam rangka (Merger Participating Banks).
penggabungan usaha BSM, BRIS dan BNIS
(Bank Peserta Penggabungan).
Berdasarkan CMA, setelah tanggal efektif Based on the CMA, after the effective date of the
penggabungan, PT Bank BRIsyariah Tbk merger, PT Bank BRIsyariah Tbk (BRIS) will
(BRIS) akan menjadi entitas yang menerima become the surviving entity and all shareholders
penggabungan atau surviving entity dan of PT Bank BNI Syariah (BNIS) and PT Bank
seluruh pemegang saham PT Bank BNI Syariah Syariah Mandiri (BSM) will become shareholders
(BNIS) dan PT Bank Syariah Mandiri (BSM) of the entity that accept the merger based on the
akan menjadi pemegang saham dari entitas combined ratio.
yang menerima penggabungan berdasarkan
rasio penggabungan.
Berdasarkan rasio penggabungan kepemilikan Based on the combined ratio of BRI's ownership
BRI atas BSI adalah sebesar 17,29% atau of BSI, it is 17.29% or 7,092,761,655 shares
sebanyak 7.092.761.655 lembar saham senilai worth Rp3,546,381.
Rp3.546.381.
Sejak tanggal 1 Februari 2021, BRI telah Since February 1, 2021, BRI has lost control of
kehilangan pengendalian atas BRIS yang BRIS which has resulted in BRI having to
mengakibatkan BRI harus menghentikan derecognize BRIS' net assets at their carrying
pengakuannya terhadap aset neto BRIS pada amount of Rp909,707 and the carrying amount
nilai tercatatnya sebesar Rp909.707 dan jumlah of any former non-controlling interest in BRIS
tercatat setiap kepentingan non-pengendali when control is lost (including any components
terdahulu kepada BRIS ketika pengendalian of other comprehensive income attributable
hilang (termasuk setiap komponen penghasilan to non-controlling interests) amounting to
komprehensif lain yang diatribusikan pada Rp1,452,824. After that BRI recognized
kepentingan non pengendali) senilai investment in BSI in accordance with the
Rp1.452.824. Setelah itu BRI mengakui combined ratio where the difference between
investasi pada BSI sesuai dengan rasio BRIS's net assets and BSI's investment was
penggabungan dimana selisih antara aset neto recorded as additional paid-in capital of
BRIS dengan investasi BSI dicatat sebagai Rp565,209.
tambahan modal disetor sebesar Rp565.209.
Transaksi penggabungan ini merupakan This merger transaction is a business
transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali combination transaction of entities under
dimana pemegang saham pengendali (ultimate common control in which the ultimate
shareholder) dari BRI, BNI, Mandiri, BSM, BRIS shareholder of BRI, BNI, Mandiri, BSM, BRIS
dan BNIS adalah Pemerintah Republik and BNIS is the Government of the Republic of
Indonesia. Indonesia.
285
Page 1260
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31. EKUITAS (lanjutan) 31. EQUITY (continued)
b. Tambahan Modal Disetor (lanjutan) b. Additional Paid-in Capital (continued)
Rincian tambahan modal disetor adalah The details of additional paid-in capital are as
sebagai berikut (lanjutan): follows (continued):
Kehilangan pengendalian atas entitas anak Loss of control over the subsidiary (BRIS)
(BRIS) (lanjutan) (continued)
Oleh karena itu, transaksi tersebut diperlakukan Therefore, the transaction is treated based on
berdasarkan metode penyatuan kepemilikan the combined interest method in accordance with
sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Statement of Financial Accounting Standards
Keuangan (“PSAK”) No. 338 “Kombinasi Bisnis (“SFAS”) No. 338, “Business Combination of
Entitas Sepengendali”. Entities Under Common Control”.
Perbedaan antara jumlah tercatat investasi The difference between the carrying amount of
sebelumnya dan jumlah tercatat investasi yang the previous investment and the carrying amount
diperoleh dari transaksi ini dicatat dalam akun of the investment obtained from this transaction
“Tambahan Modal Disetor” pada bagian is recorded in the “Additional Paid-in Capital”
ekuitas, dengan rincian sebagai berikut: account in the equity section, with details as
follows:
Jumlah tercatat Jumlah tercatat
investasi investasi
sebelumnya/ akibat merger/ Tambahan modal
Carrying amount Carrying amount disetor/
of previous of investment Additional
investment due to merger paid-in capital
Kepemilikan BRI atas BSI 2.981.172 3.546.381 565.209 BRI ownership of BSI
Penerbitan Saham Baru Additional Capital for PMHMETD transactions
Sesuai dengan RUPS Luar Biasa pada tanggal In accordance with the Extraordinary General
22 Juli 2021, seperti yang telah diungkapkan Meeting of Shareholders on July 22, 2021, as
dalam Akta No. 61 Notaris Fathiah Helmi, S.H., disclosed in the Deed No. 61 of Notary Fathiah
pemegang saham menyetujui BRI menerbitkan Helmi, S.H., the shareholders approved the
saham baru dalam rangka penambahan modal company issues new shares in connection with
melalui mekanisme Penambahan Modal the issuance of Additional Capital with
dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I Preemptive Rights I (PMHMETD I) mechanism.
(PMHMETD I).
PMHMETD I tersebut telah memperoleh Additional Capital with Preemptive Rights I has
Pernyataan Efektif dari Otoritas Jasa Keuangan received an effective statement from the
(“OJK”) pada tanggal 30 Agustus 2021. Financial Services Authority ("OJK") on August
Pemerintah Republik Indonesia, selaku 30, 2021. The Government of the Republic of
pemegang saham pengendali Perseroan Indonesia, as the controlling shareholder of the
mengambil bagian atas seluruh Hak Memesan Company, takes part to all Preemptive Rights to
Efek Terlebih Dahulu (HMETD) yang menjadi which it is entitled by conducting Inbreng on
haknya dengan melakukan Inbreng atas saham shares owned by the Government's shares in
milik Pemerintah pada Pegadaian dan PNM Pegadaian and PNM to BRI as follows:
kepada BRI adalah sebagai berikut:
a. 6.249.999 saham Seri B atau mewakili a. 6,249,999 Series B shares or representing
99,99% dari seluruh modal ditempatkan 99.99% of the issued and fully paid capital
dan disetor penuh dalam Pegadaian; in Pegadaian;
b. 3.799.999 saham Seri B atau mewakili b. 3,799,999 Series B shares or representing
99,99% dari seluruh modal ditempatkan 99.99% of the issued and fully paid capital
dan disetor penuh dalam PNM. in PNM.
286
Page 1261
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31. EKUITAS (lanjutan) 31. EQUITY (continued)
b. Tambahan Modal Disetor (lanjutan) b. Additional Paid-in Capital (continued)
Rincian tambahan modal disetor adalah The details of additional paid-in capital are as
sebagai berikut (lanjutan): follows (continued):
Penerbitan Saham Baru (lanjutan) Additional Capital for PMHMETD transactions
(continued)
Transaksi inbreng tersebut sesuai Akta The inbreng transaction is in accordance with the
Pengalihan Hak Atas Saham Republik Deed of Transfer of Rights to Shares of the
Indonesia atas Perusahaan Perseroan Republic of Indonesia for both the Company
(Persero) PT Pegadaian, Perusahaan (Persero) PT Pegadaian, and PT Permodalan
Perseroan (Persero) PT Permodalan Nasional Nasional Madani and in relation to the assitional
Madani untuk dan dalam rangka Penambahan investment in the company (Persero) PT Bank
Penyertaan Negara Republik Indonesia Dalam Rakyat Indonesia Tbk by the Republic of
Penyertaan Modal Perusahaan Perseroan Indonesia No. 13 dated September 13, 2021,
(Persero) PT Bank Rakyat Indonesia Tbk Notary Fathiah Helmi, S.H., for the Inbreng
No. 13 tanggal 13 September 2021, Notaris Transaction is a business combination
Fathiah Helmi, S.H., atas Transaksi inbreng transaction of entities under common control in
tersebut merupakan transaksi kombinasi bisnis which the ultimate shareholder of BRI,
entitas sepengendali dimana pemegang saham PT Pegadaian (Persero) and PT Permodalan
pengendali (ultimate shareholder) dari BRI, Nasional Madani is the Government of the
PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Republic of Indonesia. Therefore, the transaction
Nasional Madani adalah Pemerintah Republik is treated based on the pooling of interest
Indonesia. Oleh karena itu, transaksi tersebut method in accordance with Statement of
diperlakukan berdasarkan metode penyatuan Financial Accounting Standards (“SFAS”) No.
kepemilikan sesuai dengan Pernyataan 338, “Business Combination of Entities Under
Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) Common Control”.
No. 338, “Kombinasi Bisnis Entitas
Sepengendali”.
Perbedaan antara jumlah imbalan yang The difference between the nominal of
dialihkan dan jumlah tercatat investasi yang investment and carrying amount of investment
diperoleh dari transaksi ini dicatat dalam akun from this transaction is recorded in “Additional
“Tambahan Modal Disetor” pada bagian paid-in capital” in equity section as follows:
ekuitas, dengan rincian sebagai berikut:
Jumlah tercatat Jumlah tercatat
investasi investasi
sebelumnya/ akibat merger/ Tambahan modal
Carrying amount Carrying amount disetor/
of previous of investment Additional
investment due to merger paid-in capital
PNM 6.100.068 6.073.819 26.249 PNM
Pegadaian 48.670.528 25.326.438 23.344.090 Pegadaian
Jumlah 54.770.596 31.400.257 23.370.339 Total
Jumlah imbalan yang dialihkan sesuai dengan The nominal amount of investment transferred is
hasil nilai wajar dari Kantor Jasa Penilai Publik in accordance with the fair value result
(KJPP) Suwendho Rinaldy dan Rekan, from the External Independent Appraisal (KJPP)
sesuai dengan laporan No. 00244/2.0059- Suwendho Rinaldy and Partners, in accordance
02/BS/07/0242/1/VI/2021 tanggal 30 Juni 2021 with report No. 00244/2.0059-02/BS/07/0242/1/
dan No. 00245/2.0059-02/BS/07/0242/1/VI/ VI/2021 dated June 30, 2021 and No. 00245/
2021 tanggal 30 Juni 2021. 2.0059-02/BS/07/0242/1/VI/2021 dated June 30,
2021.
287
Page 1262
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31. EKUITAS (lanjutan) 31. EQUITY (continued)
b. Tambahan Modal Disetor (lanjutan) b. Additional Paid-in Capital (continued)
Rincian tambahan modal disetor adalah The details of additional paid-in capital are as
sebagai berikut (lanjutan): follows (continued):
Penerbitan Saham Baru (lanjutan) Additional Capital for PMHMETD transactions
(continued)
Atas PMHMETD I meningkatkan modal dan The PMHMETD I increased the issued and fully
disetor penuh sebanyak 28.213.191.604 paid capital of 28,213,191,604 shares or
lembar saham atau sebesar Rp1.410.659, yang Rp1,410,659, consisting of the Government
terdiri dari inbreng Pemerintah sebanyak inbreng shares totaling 16,108,998,710 shares
16.108.998.710 lembar saham atau or Rp805,450 and the public as many as
sebesar Rp805.450 dan publik sebanyak 12,104,192,894 shares or Rp605,210, which
12.104.192.894 lembar saham atau sebesar resulted in an increase in additional paid-in
Rp605.210, yang mengakibatkan kenaikan capital of Rp94,419,142 (after deducting
tambahan modal disetor sebesar Rp94.419.142 emission costs).
(setelah dikurangi oleh biaya emisi).
c. Selisih Kurs karena Penjabaran Laporan c. Differences Arising from Translation of Foreign
Keuangan dalam Mata Uang Asing Currency Financial Statements
Akun ini merupakan selisih kurs yang timbul This account represents the exchange rate
karena penjabaran laporan keuangan BRI differences arising from the translation of the
Kantor Cabang/Perwakilan luar negeri financial statements of BRI overseas
(Cayman Islands, New York, Hong Kong, branches/representative office (Cayman Islands,
Singapura, Timor-Leste dan Taipei) dan entitas New York, Hong Kong, Singapore, Timor-Leste,
anak dalam mata uang Dolar Amerika Serikat, and Taipei) and subsidiaries with functional
Dolar Hong Kong, Dolar Singapura dan Dolar currency of United States Dollar, Hong Kong
Taiwan Baru ke dalam mata uang Rupiah Dollar, Singaporean Dollar, and New Taiwanese
(Catatan 2ai). Dollar into Rupiah (Note 2ai).
d. Pembagian Laba d. Distribution of Net Income
Dalam RUPS Tahunan BRI tanggal 24 Maret In the Annual General Meetings of BRI’s
2025 dan 1 Maret 2024 pemegang saham Shareholders held on March 24, 2025 and March
menyetujui pembagian dividen dari laba tahun 1, 2024, the Shareholders agreed to distribute
berjalan untuk tahun yang berakhir pada dividend from net income for the years ended
tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan December 31, 2024 and 2023 are as follows:
2023 dengan rincian sebagai berikut:
Laba tahun berjalan/
Income for the year
Untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
ended December 31,
2024 2023
Pembagian laba untuk dividen 51.726.772 48.102.283 Profit distribution for dividends
Berdasarkan Perubahan Anggaran Dasar Based on the Amendment to the Articles of
dalam Akta Notaris Fathiah Helmi, S.H., No. 31 Association in Notarial Deed of Fathiah Helmi,
tanggal 22 April 2024 yang menyatakan bahwa S.H., No. 31 dated April 22, 2024, which states
Perseroan dapat membagikan Dividen Interim that the Company may distribute Interim
berdasarkan keputusan Direksi setelah Dividends based on a resolution of the Board of
memperoleh persetujuan Dewan Komisaris Directors after obtaining approval from the Board
dan/atau apabila diminta oleh Pemegang of Commissioners and/or upon request from
Saham yang mewakili paling sedikit 1/10 (satu Shareholders representing at least 1/10 (one-
per sepuluh) bagian dari saham yang telah tenth) of the issued shares, provided that such
dikeluarkan dan telah mendapatkan distribution has been approved by the Board of
persetujuan Dewan Komisaris. Commissioners.
288
Page 1263
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31. EKUITAS (lanjutan) 31. EQUITY (continued)
d. Pembagian Laba (lanjutan) d. Distribution of Net Income (continued)
Pembagian dividen interim BRI tahun buku The distribution of BRI’s interim dividend for the
2025 sesuai dengan Surat Persetujuan 2025 financial year, in accordance with Approval
No. R.153-KOM/12/2025 tanggal 15 Desember Letter No. R.153-KOM/12/2025 dated December
2025, disetujui sebesar Rp137 per lembar 15, 2025, has been approved at Rp137 per
saham atau sebesar Rp20.613.694. share, amounting to Rp20,613,694.
Pembagian dividen interim BRI tahun buku The distribution of BRI’s interim dividend for the
2024 sesuai dengan Surat Persetujuan 2024 financial year, in accordance with Approval
No. R.128-KOM/12/2024 tanggal 12 Desember Letter No. R.128-KOM/12/2024 dated December
2024, disetujui sebesar Rp135 per lembar 12, 2024, has been approved at Rp135 per
saham atau sebesar Rp20.337.632. share, amounting to Rp20,337,632.
e. Reklasifikasi Saldo Laba - Telah Ditentukan e. Reclassification of Appropriated Retained
Penggunaannya Earnings
Dalam rangka menjaga struktur In order to maintain its capital structure, BRI has
permodalannya, BRI telah melakukan reclassified its appropriated retained earnings
reklasifikasi saldo laba yang telah ditentukan into unappropriated retained earnings amounting
penggunaannya (cadangan tujuan) ke saldo to Rp15,093,056 in 2016. This is in accordance
laba yang belum ditentukan penggunaannya with the implementation of the Financial Services
sebesar Rp15.093.056 pada tahun 2016. Hal ini Authority Regulation (POJK)
dilakukan sehubungan dengan penerapan No. 34/POJK.03/2016 dated September 26,
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) 2016 regarding ”Amendment to POJK
No. 34/POJK.03/2016 pada tanggal No. 11/POJK.03/2016 regarding Minimum
26 September 2016 tentang ”Perubahan atas Capital Adequacy Requirement for Commercial
POJK No. 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Banks”.
Penyediaan Modal Minimum Bank Umum”.
f. Saham bonus BRI f. BRI Bonus Shares
Dalam rangka meningkatkan produktivitas dan In order to increase productivity and create
menciptakan sense of belonging terhadap a sense of belonging to the company and provide
perusahaan dan memberikan insentif jangka long-term incentives for workers to achieve
panjang kepada pekerja untuk mencapai target predetermined targets, BRI management
yang telah ditetapkan, Manajemen BRI decided to provide a share ownership bonus
memutuskan untuk memberikan program program for workers in the form of Employee
bonus kepemilikan saham bagi pekerja dalam Stock Allocation (ESA) program.
program Employee Stock Allocation (ESA).
Alokasi saham diberikan kepada masing- Share allocation is given to each worker based
masing pekerja berdasarkan kinerja individu on individual and company performance.
dan perusahaan.
289
Page 1264
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31. EKUITAS (lanjutan) 31. EQUITY (continued)
f. Saham bonus BRI (lanjutan) f. BRI Bonus Shares (continued)
Sesuai surat Direksi No. B.0016-DIR/HCS/ In accordance with the Board of Directors' letter
01/2023 tanggal 2 Januari 2023, BRI kembali No. B.0016-DIR/HCS/01/2023 dated January 2,
melaksanakan program ESA dimana tanggal 2023, BRI is re-implementing the ESA program
pemberian alokasi hak saham atau tanggal where the share rights allocation date or grant
grant pada 2 Januari 2023, dengan akhir date is January 2, 2023, with the end of the
periode vesting pada 31 Desember 2024. vesting period on December 31, 2024.
Nilai wajar dari ESA pada saat pemberian The fair value of ESA at the time of grant on
pada tanggal 2 Januari 2023 sebesar January 2, 2023 was Rp406,008. The fair value
Rp406.008. Nilai wajar ESA diamortisasi of ESA is amortized over the vesting period and
selama masa vesting dan diakui dalam laba rugi recognized in consolidated profit or loss and
dan penghasilan komprehensif lain other comprehensive income, while the
konsolidasian, sedangkan akumulasi biaya accumulated costs over the vesting period are
selama periode vesting diakui dalam ekuitas. recognized in equity.
Biaya ESA yang diakui dalam laba rugi dan ESA costs recognized in consolidated profit or
penghasilan komprehensif lain konsolidasian loss and other comprehensive income for the
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 years ended December 31, 2025 and 2024
Desember 2025 dan 2024 sebesar Rp1.194 amounted to Rp1,194 and Rp217,957.
dan Rp217.957.
Per 31 Desember 2023, cadangan saham As of December 31, 2023, bonus share reserves
bonus dari program sebelumnya yang telah from the previous program that had matured
jatuh tempo sebesar Rp210.266 yang amounted to Rp210,266 which resulted in an
mengakibatkan kenaikan tambahan modal additional increase in paid-in capital.
disetor.
Selain program ESA bagi pekerja, terdapat juga Apart from the ESA program for employees,
program Long Term Incentives (LTI) yang there is also a Long Term Incentives (LTI)
ditujukan kepada direksi dan komisaris non program aimed at BRI's non-independent
independen BRI dimana tanggal pemberian directors and commissioners where the
alokasi hak saham atau tanggal grant masing- allocation date for share rights or grant date are
masing pada 15 Desember 2023 (LTI 2023) dan December 15, 2023 (LTI 2023) and December
23 Desember 2022 (LTI 2022), dengan 23, 2022 (LTI 2022), with taking into holding
memperhatikan ketentuan holding period untuk period for each program.
masing-masing program.
Nilai wajar dari LTI pada saat pemberian pada The fair value of LTI at the time of grant on
tanggal 15 Desember 2023 dan 23 Desember December 15, 2023 and December 23, 2022
2022 masing-masing sebesar Rp211.117 dan amounted Rp211,117 and Rp141,438,
Rp141.438. Nilai wajar LTI diamortisasi selama respectively. The fair value of LTI is amortized
masa vesting dan diakui dalam laba rugi dan over the vesting period and recognized in
penghasilan komprehensif lain konsolidasian, consolidated profit or loss and other
sedangkan akumulasi biaya selama periode comprehensive income, while the accumulated
vesting diakui dalam ekuitas. costs over the vesting period are recognized in
equity.
Biaya LTI yang diakui dalam laba rugi dan LTI costs recognized in consolidated profit or
penghasilan komprehensif lain konsolidasian loss and other comprehensive income for the
untuk tahun yang berakhir pada tanggal years ended December 31, 2025 and 2024
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing amounted to Rp103,907 and Rp164,549,
sebesar Rp103.907 dan Rp164.549. respectively.
290
Page 1265
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31. EKUITAS (lanjutan) 31. EQUITY (continued)
f. Saham bonus BRI (lanjutan) f. BRI Bonus Shares (continued)
Berdasarkan Surat Menteri Badan Usaha Milik According to the letter of the Minister of State-
Negara (BUMN) Republik Indonesia No.SR- Owned Enterprises (BUMN) No.SR-
198/MBU/04/2024, tanggal 3 April 2024, 198/MBU/04/2024, dated April 3, 2024, the
Menteri BUMN telah menetapkan besarnya minister has determined the amount of
jumlah tantiem untuk Direksi dan Dewan remuneration for Board Directors and Board of
Komisaris atas kinerja tahun buku 2023, Commisioners for the performance of fiscal year
dimana atas bagian 20% dari jumlah tantiem 2023, which is 20% of the total of remuneration
tersebut harus ditangguhkan selama 3 (tiga) must be deferred for 3 (three) years or the end of
tahun atau sampai berakhir masa jabatannya the term of office to be paid in the form of shares
dan pembayaran dalam bentuk saham untuk for Board of Directors and non Independent
Direksi dan Dewan Komisaris Non Independen Board of Commissioners, as well as in the form
serta dalam bentuk tunai bagi Komisaris of cash for Independent Commissioners.
Independen.
g. Perubahan proporsi kepemilikan oleh g. Changes in the proportion of ownership by
kepentingan non-pengendali di PT Asuransi non-controlling interests in PT Asuransi BRI Life
BRI Life (BRI Life) (BRI Life)
Perubahan proporsi ekuitas yang dimiliki oleh Change in the proportion of equity held by non-
kepentingan non-pengendali sesuai dengan controlling interests based on the Shareholders
Perjanjian Pemegang Saham tanggal 2 Maret Agreement dated March 2, 2021 (Note 1f), BRI
2021 (Catatan 1f), BRI menyesuaikan jumlah adjusted the carrying amount of controlling and
tercatat kepentingan pengendalian dan non-controlling interests to reflect changes of
kepentingan non-pengendalian untuk ownership in BRI Life. The difference between
mencerminkan perubahan kepemilikan dalam the adjusted carrying amount of the
BRI Life. Perbedaan antara jumlah tercatat non-controlling interest and the fair value of the
kepentingan non-pengendali yang disesuaikan benefits received by BRI is recognized directly in
dan nilai wajar imbalan yang diterima BRI diakui equity, namely in the “Impact of transactions with
secara langsung dalam ekuitas yaitu pada akun non-controlling” account amounting to
‘’Dampak Transaksi Dengan Kepentingan Rp1,758,580.
Non-Pengendali’’ sebesar Rp1.758.580.
h. Kepentingan non-pengendali h. Non-controlling interest
Berikut di bawah ini adalah rincian dari Below are the details of non-controlling interests:
kepentingan non-pengendali:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024*)
Kepentingan non-pengendali Non-controlling interests
PT Asuransi BRI Life 5.915.092 5.292.216 PT Asuransi BRI Life
PT Bank Raya Indonesia Tbk 411.154 457.897 PT Bank Raya Indonesia Tbk
PT BRI Asuransi Indonesia 264.047 226.011 PT BRI Asuransi Indonesia
PT BRI Danareksa Sekuritas 179.340 173.872 PT BRI Danareksa Sekuritas
PT BRI Manajemen Investasi 96.077 85.340 PT BRI Manajemen Investasi
PT Permodalan Nasional Madani 30.777 41.698 PT Permodalan Nasional Madani
PT Pegadaian 9.246 7.893 PT Pegadaian
PT BRI Multifinance Indonesia 1.816 1.711 PT BRI Multifinance Indonesia
PT BRI Ventura Investama 27 27 PT BRI Ventura Investama
Total 6.907.576 6.286.665 Total
*) Setelah reklasifikasi dan penyajian kembali (Catatan 52) *) After reclassification and restatement (Note 52)
291
Page 1266
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31. EKUITAS (lanjutan) 31. EQUITY (continued)
i. Pengalihan Sebagian saham Seri B milik i. Partially Transfer of Series B Shares owned by
Negara Republik Indonesia kepada Indonesia the Republic of Indonesia to the Indonesia
Investment Authority Investment Authority
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Based on Government Regulation of the
Indonesia No. 111 Tahun 2021 tentang Republic of Indonesia No. 111 year 2021
Penambahan Penyertaan Modal Negara regarding the Addition of the State Equity
Republik Indonesia ke dalam Modal Lembaga Participation of the Republic of Indonesia into the
Pengelola Investasi telah ditetapkan Capital of the Investment Management
penambahan penyertaan modal negara kepada Institution, it has been stipulated of the addition
Lembaga Pengelola Investasi (dalam hal ini of the state's equity participation to the
Indonesia Investment Authority). Penambahan Investment Management Institution (in this case
penyertaan modal tersebut berasal dari the Indonesia Investment Authority). The
pengalihan saham seri B milik Negara Republik additional capital participation comes from the
Indonesia pada BRI. transfer of BRI series B shares owned by the
Republic of Indonesia to BRI.
Selanjutnya sesuai dengan Akta Notaris No. 33 Subsequently, in accordance with the Notarial
Tentang Perjanjian Pengalihan Hak atas Deed No. 33 regarding the Agreement on the
Saham Negara Republik Indonesia pada Transfer of Rights to the Shares of the Republic
Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bank of Indonesia in PT Bank Rakyat Indonesia
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kepada dan (Persero) Tbk, to and in the context of the
Dalam Rangka Penambahan Penyertaan addition of the State Equity Participation of the
Modal Negara Republik Indonesia ke dalam Republic of Indonesia into the Capital of the
Modal Lembaga Pengelola Investasi yang Investment Management Institution made by
dibuat oleh Notaris Fathiah Helmi, S.H. Notary Fathiah Helmi, S.H. The partial transfer of
Pengalihan Sebagian saham seri B milik series B shares belonging to the Republic of
Negara Republik Indonesia pada BRI kepada Indonesia in BRI to the Indonesia Investment
Indonesia Investment Authority telah efektif Authority has been effective upon the signing of
setelah ditandatanganinya Akta tersebut pada the Deed on December 23, 2021.
tanggal 23 Desember 2021.
Pengalihan sebagian saham seri B milik Negara The transfer of part of the series B shares owned
Republik Indonesia pada BRI kepada Indonesia by the Republic of Indonesia in BRI to the
Investment Authority sejumlah 5.498.021.834 Indonesia Investment Authority amounted to
lembar saham atau sebesar 3,63%, sehingga 5,498,021,834 shares or 3.63%, so that the
saham seri B milik Negara Republik Indonesia series B shares owned by the Republic of
pada BRI menjadi sejumlah 80.610.976.875 Indonesia in BRI amounting to 80,610,976,875
lembar saham atau 53,19%. shares or 53.19%.
j. Pengalihan Sebagian saham Seri B milik j. Partially Transfer of Series B Shares owned by
Negara Republik Indonesia kepada PT Biro the Republic of Indonesia to the PT Biro
Klasifikasi Indonesia (Persero) Klasifikasi Indonesia (Persero)
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Based on Government Regulation of the
Indonesia No. 15 Tahun 2025 Penambahan Republic of Indonesia No. 15 year 2025
Penyertaan Modal Negara RI ke dalam Modal regarding Republic of Indonesia Additional State
Saham Perusahaan Perseroan (Persero) Participation into Share Capital of PT Biro
PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) untuk Klasifikasi Indonesia (Persero) for The
Pendirian Holding Operasional. Penambahan Establishment of Operational Holding. The
penyertaan modal tersebut berasal dari additional capital participation comes from the
pengalihan saham seri B milik Negara Republik transfer of BRI series B shares owned by the
Indonesia pada BRI. Republic of Indonesia to BRI.
292
Page 1267
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31. EKUITAS (lanjutan) 31. EQUITY (continued)
j. Pengalihan Sebagian saham Seri B milik j. Partially Transfer of Series B Shares owned by
Negara Republik Indonesia kepada PT Biro the Republic of Indonesia to the PT Biro
Klasifikasi Indonesia (Persero) (lanjutan) Klasifikasi Indonesia (Persero) (continued)
Selanjutnya sesuai dengan Akta Notaris No. Subsequently, in accordance with the Notarial
121 Tentang Penyertaan Saham dengan Deed No. 121 regarding the share participation
Pemasukan Dalam Perseroan Terbatas yang through inclusion in limited liability company
dibuat oleh Notaris Jose Dima Satria S.H., made by Notary Jose Dimas Satria S.H., M.Kn.,
M.Kn., pengalihan seluruh saham seri B milik the transfer of all series B shares belonging to
Negara Republik Indonesia pada BRI kepada the Republic of Indonesia in BRI to PT Biro
PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) telah Klasifikasi Indonesia (Persero) has been
efektif setelah ditandatanganinya akta tersebut effective upon the signing of the Deed on March
pada tanggal 22 Maret 2025. 22, 2025.
Pengalihan saham seri B milik Negara Republik The transfer of the series B shares owned by the
Indonesia pada BRI kepada PT Biro Klasifikasi Republic of Indonesia in BRI to the PT Biro
Indonesia (Persero) (pada tanggal 5 Juni 2025 Klasifikasi Indonesia (Persero) (on June 5, 2025
berganti nama menjadi PT Danantara Asset changed its name to PT Danantara Asset
Management (Persero)) sejumlah Management (Persero)) amounted to
80.610.976.875 lembar saham atau sebesar 80,610,976,875 shares or 53.19%.
53,19%.
32. PENDAPATAN BUNGA DAN SYARIAH 32. INTEREST AND SHARIA INCOME
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
Pendapatan bunga diperoleh dari: Interest income are derived from:
Rupiah Rupiah
Kredit yang diberikan Loan
Mikro 99.791.360 96.494.961 Micro
Ritel 50.599.597 47.977.442 Retail
Korporasi 9.485.876 7.378.812 Corporate
Piutang sewa pembiayaan 569.590 944.667 Finance lease receivables
Efek-efek Securities
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Obligasi Pemerintah 231.411 258.985 Government Bonds
Obligasi 81.206 49.654 Bonds
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive Income
Obligasi Pemerintah 4.463.101 3.210.708 Government Bonds
Sertifikat Bank Indonesia 821.310 2.034.199 Bank Indonesia Certificate
293
Page 1268
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
32. PENDAPATAN BUNGA DAN SYARIAH (lanjutan) 32. INTEREST AND SHARIA INCOME (continued)
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
Pendapatan bunga diperoleh dari: Interest income are derived from:
(lanjutan) (continued)
Rupiah (lanjutan) Rupiah (continued)
Efek-efek (lanjutan) Securities (continued)
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Obligasi 855.382 628.807 Bonds
Medium-Term Note 14.948 22.886 Medium-Term Note
Negotiable Certificate of Deposit 3.707 4.557 Negotiable Certificate of Deposit
Biaya perolehan diamortisasi Amortized Costs
Obligasi Pemerintah 6.103.793 5.705.692 Government Bonds
Obligasi 122.425 109.136 Bonds
Sertifikat Bank Indonesia 7.048 3.985 Bank Indonesia Certificate
Medium-Term Note 1.095 1.163 Medium-Term Note
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 477.009 909.832 agreement to resell
Penempatan pada Bank Indonesia Placement with Bank Indonesia
dan lembaga keuangan lain and other financial instruments
Deposit Facility/Term Deposit 260.037 264.872 Deposit Facility/Term Deposit
Inter-bank call money 53.738 67.049 Inter-bank call money
Lain-lain 648.542 1.033.116 Others
Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya 1.476.458 1.898.503 Export Bills and Other Receivables
Giro pada Bank Indonesia 4.024 725 Current accounts with Bank Indonesia
Lain-lain 1.691.312 3.288.749 Others
177.762.969 172.288.500
Mata uang asing Foreign currency
Kredit yang diberikan Loan
Korporasi 7.847.032 7.054.808 Corporate
Ritel 113.996 333.186 Retail
Piutang sewa pembiayaan 91 854 Finance lease receivables
Efek-efek Securities
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Obligasi Pemerintah 47.437 85.113 Government Bonds
Obligasi 156 1.102 Bonds
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through Other
komprehensif lain Comprehensive Income
Obligasi Pemerintah 977.580 1.016.484 Government Bonds
Obligasi 348.499 336.725 Bonds
Sertifikat Bank Indonesia 657.204 375.183 Bank Indonesia Certificate
Negotiable Certificate of Deposit 629 1.672 Negotiable Certificate of Deposit
Biaya perolehan diamortisasi Amortized Costs
Obligasi Pemerintah 485.004 595.864 Government Bonds
Obligasi 11.180 14.327 Bonds
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 5.012 2.825 agreement to resell
Penempatan pada Bank Indonesia Placement with Bank Indonesia
dan lembaga keuangan lain and other financial instruments
Deposit Facility/Term Deposit 1.422.668 1.163.424 Deposit Facility/Term Deposit
Inter-bank call money 642.671 437.917 Inter-bank call money
Lain-lain 445.642 649.307 Others
294
Page 1269
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
32. PENDAPATAN BUNGA DAN SYARIAH (lanjutan) 32. INTEREST AND SHARIA INCOME (continued)
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
Pendapatan bunga diperoleh dari: Interest income are derived from:
(lanjutan) (continued)
Mata uang asing (lanjutan) Foreign currency (continued)
Efek-efek (lanjutan) Securities (continued)
Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya 1.190.824 550.235 Export Bills and Other Receivables
Giro pada Bank Indonesia 165 31 Current accounts with Bank Indonesia
Lain-lain 900.479 364.534 Others
15.096.269 12.983.591
Total Pendapatan Bunga 192.859.238 185.272.091 Total Interest Income
Pendapatan syariah diperoleh dari: Sharia income are derived from:
Rupiah Rupiah
Murabahah 10.531.460 10.588.412 Murabahah
Mudharabah 4.384.048 3.399.142 Mudharabah
Ujrah 8.622 6.607 Ujrah
Total Pendapatan Syariah 14.924.130 13.994.161 Total Sharia Income
Total 207.783.368 199.266.252 Total
33. BEBAN BUNGA DAN SYARIAH 33. INTEREST AND SHARIA EXPENSES
Akun ini merupakan beban bunga dan syariah atas: This account represents interest and sharia
expense on:
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024*)
Rupiah Rupiah
Deposito berjangka 23.927.210 25.784.223 Time Deposits
Giro 9.787.342 8.479.276 Demand Deposits
Pinjaman yang diterima 4.695.667 3.876.898 Fund borrowings
Tabungan 2.145.834 1.552.549 Saving Deposits
Efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 1.940.086 961.816 agreement to repurchase
Surat berharga yang diterbitkan 1.830.897 2.403.209 Marketable securities issued
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
dan lembaga keuangan lain 434.369 155.344 and other financial institutions
Pinjaman Subordinasi 38.671 34.449 Subordinated loans
Lain-lain 3.410.582 3.563.448 Others
48.210.658 46.811.212
295
Page 1270
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
33. BEBAN BUNGA DAN SYARIAH (lanjutan) 33. INTEREST AND SHARIA EXPENSES (continued)
Akun ini merupakan beban bunga dan syariah atas This account represents interest and sharia
(lanjutan): expense on (continued):
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024*)
Mata uang asing Foreign currency
Giro 3.617.029 3.299.186 Demand Deposits
Pinjaman yang diterima 1.833.887 1.734.720 Fund borrowings
Deposito berjangka 1.496.572 2.359.316 Time Deposits
Efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 199.991 442.447 agreement to repurchase
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
dan lembaga keuangan lain 170.094 384.059 and other financial institutions
Surat berharga yang diterbitkan - 95.202 Marketable securities issued
Tabungan 11.301 9.743 Saving Deposits
Lain-lain 473.392 465.445 Others
7.802.266 8.790.118
Total beban bunga 56.012.924 55.601.330 Total interest expense
Beban syariah 1.272.015 1.006.265 Sharia expense
Total 57.284.939 56.607.595 Total
*) Setelah reklasifikasi dan penyajian kembali (Catatan 52) *) After reclassification and restatement (Note 52)
34. BEBAN PENYISIHAN KERUGIAN PENURUNAN 34. PROVISION FOR IMPAIRMENT LOSSES ON
NILAI ATAS ASET KEUANGAN - NETO FINANCIAL ASSETS - NET
Akun ini merupakan beban/(pembalikan) penyisihan This account represents provision for/(reversal of)
kerugian penurunan nilai atas aset keuangan impairment losses on financial assets as follows:
sebagai berikut:
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
Kredit yang diberikan (Catatan 11d) 44.865.735 40.288.537 Loans (Note 11d)
Pinjaman Syariah (Catatan 12) 2.547.714 2.571.410 Sharia loans (Note 12)
Piutang sewa pembiayaan (Catatan 13c) 141.439 112.322 Finance Lease receivables (Note 13c)
Efek-efek (Catatan 7g) 47.904 (86.315) Securities (Note 7g)
Current accounts with
Giro pada Bank lain (Catatan 5c) 3.105 (1.677) Other Banks (Note 5c)
Penempatan pada Bank Indonesia Placement with Bank Indonesia and
dan lembaga keuangan lain (Catatan 6c) 1.763 (1.092) other financial institutions (Note 6c)
Tagihan Akseptasi (Catatan 14c) (289.456) 71.984 Acceptances Receivables (Note 14c)
Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya Export Bills and Other Receivables
(Catatan 8c) (608.464) (1.250.807) (Note 8c)
Lain-lain 13.907 40.040 Other
Total 46.723.647 41.744.402 Total
*) Setelah reklasifikasi dan penyajian kembali (Catatan 52) *) After reclassification and restatement (Note 52)
296
Page 1271
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
35. BEBAN TENAGA KERJA DAN TUNJANGAN 35. SALARIES AND EMPLOYEE BENEFIT
Rincian akun ini adalah sebagai berikut: The details of this account are as follows:
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024*)
Gaji, upah dan tunjangan 24.485.530 22.585.592 Salaries, wages and allowances
Bonus, insentif dan tantiem 8.399.556 7.683.233 Bonuses, incentives and tantiem
Program bagi pekerja (Catatan 42) 4.083.959 3.277.767 Employees program (Note 42)
Iuran Jamsostek 1.076.715 1.050.039 Jamsostek contribution
Pendidikan dan pelatihan 995.991 1.038.807 Training and developments
Tunjangan kesehatan 515.805 727.446 Medical allowances
Biaya kompensasi saham 345.573 523.923 Stock compensation cost
Lain-lain 2.210.437 1.729.727 Others
Total 42.113.566 38.616.534 Total
*) Setelah reklasifikasi dan penyajian kembali (Catatan 52) *) After reclassification and restatement (Note 52)
36. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 36. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
Rincian akun ini adalah sebagai berikut: The details of this account are as follows:
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024*)
Barang dan jasa pihak ketiga 6.061.251 5.242.104 Third party goods and services
Penyusutan aset tetap dan aset hak guna Depreciation of premises and equipments
(Catatan 16) 5.869.384 5.843.344 (Note 16)
Jasa outsourcing 5.312.666 5.234.683 Outsourcing service
E-Channel 2.225.392 1.961.715 E-Channel
Perbaikan dan pemeliharaan 2.181.352 2.032.212 Repairs and maintenance
Sewa 1.759.217 1.139.636 Rent
Transportasi 1.561.082 1.549.674 Transportation
Jasa profesional 1.207.601 768.771 Professional fees
Listrik dan air 723.932 758.451 Electricity and water
Peralatan kantor 469.241 310.668 Office supplies
Penelitian dan pengembangan produk 443.050 196.236 Research and product development
Komunikasi 264.443 434.240 Communications
Percetakan dan benda pos 222.928 249.965 Printing and postage
Instalasi komputer 219.536 147.502 Computer installations
Lain-lain 5.254.974 3.419.255 Others
Total 33.776.049 29.288.456 Total
*) Setelah reklasifikasi dan penyajian kembali (Catatan 52) *) After reclassification and restatement (Note 52)
297
Page 1272
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
37. BEBAN NON OPERASIONAL - NETO 37. NON OPERATING EXPENSES - NET
Rincian akun ini adalah sebagai berikut: The details of this account are as follows:
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
Keuntungan penjualan aset tetap 8.020 87.922 Gain on sale of premises and equipments
Sumbangan (565) (888) Donation
Corporate Social Responsibility (41.738) (41.729) Corporate Social Responsibility
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Non-PUMK Social and Environmental
Non PUMK (249.476) (343.079) Responsibility
Lain-lain - neto (171.303) (665.879) Others - net
Total (455.062) (963.653) Total
*) Setelah reklasifikasi dan penyajian kembali (Catatan 52) *) After reclassification and restatement (Note 52)
38. PERPAJAKAN 38. TAXATION
a) Utang Pajak a) Taxes Payable
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, the details
2024, rincian utang pajak adalah sebagai of taxes payable are as follows:
berikut:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
BRI (entitas induk) BRI (parent entity)
Pajak Penghasilan Income tax
Pasal 25 485.627 1.341.508 Article 25
Pasal 29 1.222.206 14.611 Article 29
1.707.833 1.356.119
Entitas anak Subsidiaries
Pajak Penghasilan 1.461.099 682.774 Income tax
Pajak Pertambahan Nilai 130.378 111.594 Value-added tax
1.591.477 794.368
Total 3.299.310 2.150.487 Total
298
Page 1273
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
38. PERPAJAKAN (lanjutan) 38. TAXATION (continued)
b) Beban Pajak b) Tax Expense
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024*)
BRI (entitas induk) BRI (parent entity)
Beban pajak kini dari: Current tax expense of:
Tahun berjalan 7.326.160 12.353.975 Current year
Beban pajak Deferred income tax
penghasilan tangguhan 4.471.204 1.914.848 expense
11.797.364 14.268.823
Entitas anak Subsidiaries
Beban pajak kini dari: Current tax expense of:
Tahun berjalan 3.811.360 2.085.977 Current year
Beban (manfaat) pajak penghasilan Deferred income tax
tangguhan 51.730 591.048 expense (benefit)
3.863.090 2.677.025
Total 15.660.454 16.945.848 Total
*) Setelah reklasifikasi dan penyajian kembali (Catatan 52) *) After reclassification and restatement (Note 52)
Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak The reconciliation between income before tax
seperti yang disajikan dalam laporan laba rugi expense as presented in the consolidated
dan penghasilan komprehensif lain statement of profit or loss and other
konsolidasian dengan taksiran penghasilan comprehensive income and estimated taxable
kena pajak adalah sebagai berikut: income are as follows:
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
Laba sebelum beban pajak sesuai Income before tax expense as
dengan laporan laba rugi dan presented in the consolidated
penghasilan komprehensif lain statement profit or loss and other
konsolidasian 72.792.819 77.252.194 comprehensive income
Bagian laba entitas anak (10.591.529) (8.141.903) Income of subsidiaries
299
Page 1274
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
38. PERPAJAKAN (lanjutan) 38. TAXATION (continued)
b) Beban Pajak (lanjutan) b) Tax Expense (continued)
Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak The reconciliation between income before tax
seperti yang disajikan dalam laporan laba rugi expense as presented in the consolidated
dan penghasilan komprehensif lain statement of profit or loss and other
konsolidasian dengan taksiran penghasilan comprehensive income and estimated taxable
kena pajak adalah sebagai berikut (lanjutan): income are as follows (continued):
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024*)
Laba sebelum beban pajak BRI Income before tax expense
(entitas induk) 62.201.290 69.110.291 of BRI (parent entity)
Perbedaan temporer: Temporary differences:
Benefit pekerja berbasis saham (190.395) 423.183 Share-based employee benefits
Kerugian yang belum direalisasi dari Unrealized losses of securities
nilai efek-efek yang diukur pada measured at fair value
nilai wajar melalui laporan laba rugi 7.493 (36.023) through profit or loss
Pembentukan penyisihan
beban pekerja 2.862.763 (395.584) Provision for employee expense
Penyusutan aset tetap (510.739) (751.047) Depreciation of premises and equipment
Cadangan estimasi kerugian Provision for estimated losses on
komitmen dan kontinjensi (605.138) (3.566.498) commitments and contingencies
Allowance for impairment losses
Cadangan kerugian aset produktif (25.096.637) (5.752.181) on productive assets
(23.532.653) (10.078.150)
Perbedaan permanen: Permanent differences:
Promosi 1.712.593 2.263.796 Promotions
Humas 457.619 489.461 Public relations
Representasi dan sumbangan 179.154 172.749 Representations and donations
Perjalanan dan Santunan 51.404 58.851 Travel and compensation
Laba dari Unit Kerja Luar Negeri (970.053) (621.322) Income from overseas branch offices
Bagian laba entitas asosiasi (1.221.109) (1.098.237) Income of associates
Pendapatan yang merupakan Income that is not an object
bukan objek pajak (1.966.877) (1.658.912) of income tax
Lain-lain 1.646.367 6.382.391 Others
(109.902) 5.988.777
Taksiran penghasilan
kena pajak 38.558.735 65.020.918 Estimated taxable income
Entitas induk Parent entity
Beban pajak-kini (7.326.160) (12.353.975) Income tax expense - current
Pembayaran angsuran
pajak penghasilan selama Payment of income tax installments
tahun berjalan 6.103.954 12.339.364 during current year
Estimasi utang pajak Estimated income tax
penghasilan Pasal 29 - Neto (1.222.206) (14.611) payable Article 29 - Net
*) Setelah reklasifikasi dan penyajian kembali (Catatan 52) *) After reclassification and restatement (Note 52)
300
Page 1275
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
38. PERPAJAKAN (lanjutan) 38. TAXATION (continued)
b) Beban Pajak (lanjutan) b) Tax Expense (continued)
Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak The reconciliation between income before tax
seperti yang disajikan dalam laporan laba rugi expense as presented in the consolidated
dan penghasilan komprehensif lain statement of profit or loss and other
konsolidasian dengan taksiran penghasilan comprehensive income and estimated taxable
kena pajak adalah sebagai berikut (lanjutan): income are as follows (continued):
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
Entitas anak Subsidiaries
Beban pajak-kini (3.811.361) (2.085.977) Income tax expense - current
Pembayaran angsuran
pajak penghasilan selama Payment of income tax installments
tahun berjalan 2.336.874 1.647.916 during current year
Estimasi utang pajak Estimated income tax
penghasilan - Pasal 29 - neto (1.474.487) (438.061) payable - Article 29 - net
Perhitungan Pajak Penghasilan Badan untuk The calculation of Corporate Income Tax For
Tahun yang Berakhir pada tanggal the Year Ended December 31, 2025 as stated
31 Desember 2025 adalah sebagaimana above will be reported by BRI in the 2025
disebutkan di atas akan dilaporkan oleh BRI Annual Corporate Income Tax Return to the tax
dalam Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak office.
Penghasilan (SPT PPh Badan) tahun 2025 ke
kantor pajak.
Perhitungan Pajak Penghasilan Badan untuk The calculation of Corporate Income Tax for the
tahun yang berakhir pada tanggal year ended December 31, 2024 is in
31 Desember 2024 adalah sesuai dengan SPT accordance with the Company’s Annual Tax
Tahunan Perusahaan. Return.
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024*)
Laba sebelum beban pajak sesuai Income before tax expense as
dengan laporan laba rugi presented in the consolidated
dan penghasilan komprehensif statement of profit or loss and other
lain konsolidasian 72.792.819 77.252.194 comprehensive income
Beban pajak dengan tarif Tax expense with applicable
pajak yang berlaku 14.950.790 15.611.441 tax rates
Pendapatan yang tidak dapat Income that cannot be
dikurangkan untuk tujuan perpajakan deductible for tax purposes
BRI (20.881) 1.137.868 BRI
Entitas anak 730.545 196.539 Subsidiaries
15.660.454 16.945.848
*) Setelah reklasifikasi dan penyajian kembali (Catatan 52) *) After reclassification and restatement (Note 52)
301
Page 1276
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
38. PERPAJAKAN (lanjutan) 38. TAXATION (continued)
c) Aset Pajak Tangguhan c) Deferred Tax Assets
Pengaruh pajak atas perbedaan temporer yang The tax effects of significant temporary
signifikan antara pelaporan komersial dan pajak differences between commercial and tax
(dicatat pada akun “aset pajak tangguhan”) reporting (recorded under “Deferred Tax Assets”
adalah sebagai berikut: account) are as follows:
31 Desember 2025/December 31, 2025
(dikreditkan)
ke laba rugi/ Dibebankan
Saldo awal/ Credited/ ke ekuitas/
Beginning (charged) Charged Saldo akhir/
balance to profit or loss to equity Ending balance
Entitas Induk Parent Entity
Cadangan kerugian aset Allowance for impairment losses on
keuangan 5.795.256 (4.768.363) - 1.026.893 financial assets
Penyisihan beban pekerja 3.030.526 543.925 - 3.574.451 Provision for employee expense
Cadangan estimasi kerugian Allowance for estimated losses on
komitmen dan kontinjensi 484.574 (114.976) - 369.598 commitments and contingencies
Kerugian yang belum direalisasi
dari efek-efek yang diukur Unrealized losses of securities
pada nilai wajar melalui measured fair value through
penghasilan komprehensif lain 636.757 - (684.199) (47.442) other comprehensive income
Pengukuran kembali program Remeasurement of liabilities for
imbalan pasti 51.617 - 343.877 395.494 employee benefits
Imbalan pekerja berbasis saham 145.433 (36.175) - 109.258 Share-based employee benefits
Keuntungan yang belum
direalisasi dari nilai efek-efek Unrealized gain of securities
yang diukur pada nilai measured fair value through
wajar melalui laba rugi (23.784) 1.425 - (22.359) profit or loss
Penyusutan aset tetap (241.892) (97.040) - (338.932) Depreciation of premises and equipment
Aset pajak tangguhan neto -
entitas induk 9.878.487 (4.471.204) (340.322) 5.066.961 Net deferred tax asset - parent entity
Aset pajak tangguhan neto -
entitas anak 2.922.173 3.062.561 Net deferred tax asset - subsidiaries
Total aset pajak tangguhan Total deferred tax asset
konsolidasian - neto 12.800.660 8.129.522 consolidated - net
31 Desember 2024/December 31, 2024*)
Dikreditkan/
(dibebankan)
ke laba rugi/ Dibebankan
Saldo awal/ Credited/ ke ekuitas/
Beginning (charged) Charged Saldo akhir/
balance to profit or loss to equity Ending balance
Entitas Induk Parent Entity
Cadangan kerugian aset Allowance for impairment losses on
keuangan 6.888.170 (1.092.914) - 5.795.256 financial assets
Penyisihan beban pekerja 3.105.687 (75.161) - 3.030.526 Provision for employee expense
Cadangan estimasi kerugian Allowance for estimated losses on
komitmen dan kontinjensi 1.162.209 (677.635) - 484.574 commitments and contingencies
Kerugian yang belum direalisasi
dari efek-efek yang diukur Unrealized losses of securities
pada nilai wajar melalui measured fair value through
penghasilan komprehensif lain 577.213 - 59.544 636.757 other comprehensive income
Pengukuran kembali program Remeasurement of liabilities for
imbalan pasti 457.786 - (406.169) 51.617 employee benefits
Imbalan pekerja berbasis saham 65.028 80.405 - 145.433 Share-based employee benefits
Keuntungan yang belum
direalisasi dari nilai efek-efek Unrealized gain of securities
yang diukur pada nilai measured fair value through
wajar melalui laba rugi (16.940) (6.844) - (23.784) profit or loss
Penyusutan aset tetap (99.193) (142.699) - (241.892) Depreciation of premises and equipment
Aset pajak tangguhan neto -
entitas induk 12.139.960 (1.914.848) (346.625) 9.878.487 Net deferred tax asset - parent entity
Aset pajak tangguhan neto -
entitas anak 3.306.017 2.922.173 Net deferred tax asset - subsidiaries
Total aset pajak tangguhan Total deferred tax asset
konsolidasian - neto 15.445.977 12.800.660 consolidated - net
*) Setelah reklasifikasi dan penyajian kembali (Catatan 52) *) After reclassification and restatement (Note 52)
302
Page 1277
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
38. PERPAJAKAN (lanjutan) 38. TAXATION (continued)
c) Aset Pajak Tangguhan (lanjutan) c) Deferred Tax Assets (continued)
Manajemen BRI berkeyakinan bahwa aset BRI's management believes that the deferred tax
pajak tangguhan dapat dipulihkan kembali assets can be recovered through taxable income
melalui penghasilan kena pajak di masa yang in the future.
akan datang.
Pada tanggal 30 Juni 2020, Pemerintah On June 30, 2020, the Government issued
menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Government Regulation in Lieu of Law (PERPU)
Undang-Undang (Perpu) Republik Indonesia of the Republic of Indonesia No. 1 year 2020
No. 1 Tahun 2020 yang telah menjadi Undang- which has become Law (UU) No. 2 year 2020, as
Undang (UU) No. 2 Tahun 2020, serta well as stipulating Government Regulation (PP)
menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 30 No. 30 year 2020 regarding Reduction Income
Tahun 2020 tentang Penurunan Tarif Pajak Tax Rates for Domestic Corporate Taxpayers in
Penghasilan bagi Wajib Pajak Badan Dalam the Form of Public Companies and effective from
Negeri Yang Berbentuk Perseroan Terbuka dan the date of promulgation on June 19, 2020.
berlaku sejak tanggal diundangkan, yaitu pada Furthermore, on October 29, 2021, the
19 Juni 2020. Selanjutnya pada tanggal Government issued the Law of the Republic of
29 Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan Indonesia No. 7 year 2021 regarding
Undang-Undang Republik Indonesia No. 7 harmonization of tax regulations (UU HPP). The
Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan regulation has stipulated reduction in income tax
Perpajakan (UU HPP). Adapun aturan tersebut rates for domestic corporate taxpayers and
telah menetapkan antara lain, penurunan tarif permanent establishments from 25% to 22% for
pajak penghasilan wajib pajak badan dalam fiscal year 2020, 2021, 2022 onwards and a
negeri dan bentuk usaha tetap dari semula 25% further reduction of the tax rate by 3% for
menjadi 22% untuk tahun pajak 2020, 2021, corporate income taxpayers that fulfill certain
2022, dan tahun selanjutnya, serta criteria.
pengurangan lebih lanjut tarif pajak sebesar 3%
untuk wajib pajak dalam negeri yang memenuhi
persyaratan tertentu.
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal For the year ended December 31, 2025 and
31 Desember 2025 dan 2024, berdasarkan 2024, based on the certificate from Datindo
surat keterangan dari Datindo Entrycom Entrycom No. DE/I/2026-0209 dated January 6,
No. DE/I/2026-0209 tanggal 6 Januari 2026 dan 2026 and No. DE/I/2025-0193 dated January 6,
No. DE/I/2025-0193 tanggal 6 Januari 2025 2025, regarding the ownership of BRI shares and
yang berkaitan dengan kepemilikan saham the monthly share ownership report from the
BRI dan laporan bulanan kepemilikan saham Securities Administration Bureau, all the specific
dari Biro Administrasi Efek, semua persyaratan requirements mentioned above to obtain the
tertentu di atas untuk memperoleh fasilitas corporate tax rate reduction Facility have been
penurunan tarif pajak tersebut telah terpenuhi. fulfilled.
303
Page 1278
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
38. PERPAJAKAN (lanjutan) 38. TAXATION (continued)
c) Aset Pajak Tangguhan (lanjutan) c) Deferred Tax Assets (continued)
Pada tanggal 20 Desember 2022 Pemerintah On December 20, 2022, the Government issued
menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor Government Regulation (PP) No. 55 Year 2022
55 Tahun 2022 tentang Penyesuaian concerning Adjustments to Regulations in the
Pengaturan di Bidang Pajak Penghasilan, Income Tax Sector, then on December 29, 2023,
selanjutnya pada tanggal 29 Desember 2023 the Government issued Minister of Finance
Pemerintah mengeluarkan Peraturan Menteri Regulation (PMK) Number 168 Year 2023
Keuangan (PMK) Nomor 168 Tahun 2023 concerning Guidelines for the Implementation of
tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemotongan Income Tax Withholding related to the Work,
Pajak atas Penghasilan Sehubungan dengan Services or Activities of Individual Taxpayers and
Pekerjaan, Jasa, atau Kegiatan Orang Pribadi on July 8, 2024, the Government issued an
dan pada tanggal 8 Juli 2024, Pemerintah Affirmation Letter No. ND-14/PJ/PJ.02/2024
menerbitkan Surat Penegasan No. ND- which regulated the Affirmation of the
14/PJ/PJ.02/2024 yang mengatur mengenai Implementation Minister of Finance Regulation
Penegasan Pelaksanaan Peraturan Menteri (PMK) No. 66 Year 2023 concerning Income Tax
Keuangan (PMK) Nomor 66 Tahun 2023 Treatment of Reimbursement or Benefits in
tentang Perlakuan Pajak Penghasilan atas connection with Work or Services Received or
Penggantian atau Imbalan Sehubungan Obtained in the Form of Benefit in Kind and/or
dengan Pekerjaan atau Jasa yang Diterima Enjoyment.
atau Diperoleh dalam Bentuk Natura dan/atau
Kenikmatan.
Pada 10 Oktober 2024, Pemerintah On October 10, 2024, the Government issued
menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan Minister of Finance Regulation (PMK) Number 74
Nomor 74 Tahun 2024 tentang Pembentukan Year 2024 concerning Establishment of
Cadangan Piutang Tak Tertagih yang Boleh Allowance for Doubtful Accounts that can be
Dikurangkan dari Penghasilan Bruto. Sesuai Deducted from Gross Income. Based on the
dengan ketentuan peralihan dalam Peraturan transitional provisions in the Regulation of the
Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor Minister of Finance of the Republic of Indonesia
74 Tahun 2024, BRI telah melaksanakan No. 74 Year 2024, BRI has calculated the
perhitungan nilai tercatat cadangan piutang tak carrying value of the allowance for doubtful
tertagih untuk awal tahun fiskal 2024 dan selisih accounts for the beginning of the fiscal year
lebih diakui sebagai biaya yang dibebankan 2024, and the excess will be recognized as an
seluruhnya pada akhir tahun fiskal 2025. expense fully charged at the end of fiscal year
2025.
Manajemen Bank berkeyakinan bahwa tidak Management believes that there is no need to
diperlukan adanya pembentukan cadangan establish a tax allowance for the fiscal year which
pajak untuk tahun pajak yang belum diperiksa has not been audited by the Directorate General
oleh Direktorat Jenderal Pajak. of Tax.
304
Page 1279
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
38. PERPAJAKAN (lanjutan) 38. TAXATION (continued)
Pajak Penghasilan Pilar Dua Pillar Two Income Taxes
Pada tanggal 31 Desember 2024, Pemerintah On December 31, 2024, the Government of
Indonesia telah menerbitkan undang-undang Pajak Indonesia has issued the Pillar Two income taxes
Penghasilan Pilar Dua sesuai dengan Peraturan legislation with Ministry of Finance Regulation No.
Menteri Keuangan No. 136 Tahun 2024 ("PMK 136 Year 2024 ("PMK 136/2024") in regards to Global
136/2024") sehubungan dengan Pengenaan Pajak Anti-Base Erosion Rules ("GloBE"), which will come
Minimum Global ("GloBE"), yang akan mulai berlaku into effect starting January 1, 2025.
pada tanggal 1 Januari 2025.
Aturan Pengenaan Pajak Minimum Global ini These GloBE rules introduce new taxing mechanisms
memperkenalkan mekanisme perpajakan baru under which a multinational enterprise would pay a
dimana perusahaan multinasional akan membayar top-up tax in a jurisdiction whenever the ETR,
pajak tambahan di suatu yurisdiksi setiap kali ETR, determined on a jurisdictional basis under the Pillar
yang ditentukan berdasarkan yurisdiksi di bawah Two rules, is below a 15% minimum rate.
aturan Pilar Dua, berada di bawah tarif minimum
15%.
BRI dan entitas anak berada dalam lingkup model BRI and subsidiaries are within the scope of the Pillar
Pilar Dua sebagaimana diatur dalam PMK 136/2024. Two model as stipulated in PMK 136/2024. PMK
PMK 136/2024 dihitung untuk tahun fiskal yang 136/2024 is calculated for the fiscal year ending
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025. Grup December 31, 2025. Group has performed an
telah melakukan penilaian terhadap potensi assessment of the Group’s potential exposure to
eksposur Grup terhadap pajak penghasilan Pilar Pillar Two income taxes.
Dua.
Berdasarkan penilaian tersebut, Grup telah Based on the assessment, The Group has performed
melakukan penilaian atas Safe Harbour untuk a Safe Harbour assessment across all jurisdictions in
seluruh yurisdiksi dimana Grup beroperasi. which it operates. Based on this assessment, 4 (four)
Berdasarkan penilaian Grup, terdapat 4 (empat) dari out of 7 (seven) jurisdictions met the Safe Harbour
7 (tujuh) yurisdiksi dapat menerapkan ketentuan criteria. As a result, the Pillar Two top-up tax impact
Safe Harbour. Sehingga dampak pajak top-up Pilar is considered nil for these 4 (four) jurisdictions. In the
Dua adalah nihil untuk 4 (empat) yurisdiksi tersebut. 3 (three) jurisdictions where the Group operates that
Untuk 3 (tiga) yurisdiksi dimana Grup beroperasi have not met the Safe Harbour assessment, following
yang tidak dapat menerapkan ketentuan Safe the GloBE Model Rules full calculation, the effective
Harbour, setelah dilakukan perhitungan menyeluruh tax rate in these jurisdictions is estimated to be below
berdasarkan GloBE Model Rules, tarif pajak efektif 15%, the recognition of a supplemental current tax
di 3 (tiga) yurisdiksi tersebut diestimasikan berada expense was immaterial to the consolidated financial
dibawah 15%, namun beban pajak penghasilan kini statements of the Group as of December 31, 2025
tambahan tidak material terhadap laporan keuangan and for year then ended.
konsolidasian Grup tanggal 31 Desember 2025 dan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut.
305
Page 1280
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO 39. RISK MANAGEMENT
Kegiatan usaha BRI senantiasa dihadapkan pada BRI's business activities are always faced with risks
risiko-risiko yang berkaitan dengan fungsinya related to its function as a financial intermediary
sebagai lembaga intermediasi keuangan. institution. Rapid development in the external and
Perkembangan yang pesat pada lingkungan internal environments of banks also leads to
eksternal dan internal perbankan juga increasingly complex business risks. Therefore, in
menyebabkan risiko kegiatan usaha bank semakin order to be able to adapt in the business environment,
kompleks. Oleh karena itu, agar mampu beradaptasi BRI is required to manage risks in an integrated and
dalam lingkungan bisnis, BRI dituntut untuk systematic way, namely management of credit risk,
mengelola risiko secara terpadu dan sistematis, liquidity risk, operational risk, market risk, strategic
yakni pengelolaan terhadap risiko kredit, risiko risk, compliance risk, reputation risk, and legal risk.
likuiditas, risiko operasional, risiko pasar, risiko
strategis, risiko kepatuhan, risiko reputasi dan risiko
hukum.
Prinsip-prinsip pengelolaan risiko terpadu dan The principles of integrated and systematic risk
sistematis oleh BRI dituangkan dalam beberapa management by BRI are embedded into several
kebijakan dan prosedur, antara lain Kebijakan policies and procedures, which is the Risk
Manajemen Risiko (KMR). KMR sebagai aturan Management General Policy (KMR). KMR serves as
tertinggi dalam implementasi manajemen risiko the highest guiding policy for the implementation of
pada seluruh kegiatan bisnis BRI, dimulai dari risk management procedures in all BRI business
kebijakan umum, strategi, organisasi, sistem operations, starting from general policies, strategies,
informasi manajemen risiko, proses dan organization, risk management in information system,
penerapan manajemen risiko, sampai dengan process and the implementation of risk management
sistem pengendalian internal. Pelaksanaan to internal control system. The implementation of risk
penerapan manajemen risiko diatur dalam management differs according to the type of risks
kebijakan-kebijakan turunan sesuai dengan jenis involved and is governed by policies which can be
risikonya. derived from other policies.
Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung jawab Board of Commissioners (BOC) and Directors
atas efektivitas penerapan manajemen risiko di BRI are responsible for the effectiveness of risk
dan memegang peranan penting dalam mendukung management at BRI and have an important role in
dan mengawasi keberhasilan penerapannya di supporting and overseeing the implementation of risk
seluruh unit kerja. management in all business units.
Dewan Komisaris melakukan evaluasi terhadap BOC evaluates the risk management policies and
kebijakan dan implementasi manajemen risiko yang implementation carried out by the Directors. The
dilakukan oleh Direksi. Evaluasi dilakukan dalam evaluation is carried out in order to ensure that
rangka memastikan bahwa Direksi mengelola Directors manages BRI’s activities and risk
aktivitas dan risiko-risiko BRI secara efektif. Dalam effectively. In carrying out its active supervision, BOC
melakukan pengawasan aktif terhadap manajemen is assisted by the Risk Management Oversight
risiko BRI, Dewan Komisaris dibantu oleh Komite Committee (KPMR).
Pengawasan Manajemen Risiko (KPMR).
Direksi menentukan arah kebijakan dan strategi Directors sets the strategy, direction and
manajemen risiko secara komprehensif beserta implementation of risk management policy.
implementasinya. Selain itu, Direksi memastikan Moreover, Directors has the responsibility to ensure
seluruh risiko yang material dan dampaknya telah that all material risks and their impacts have been
ditindaklanjuti, serta memastikan pelaksanaan addressed, and that corrective measures have been
langkah-langkah perbaikan atas permasalahan atau taken to remedy the problems and irregularities found
penyimpangan dalam kegiatan usaha BRI. Direksi in BRI’s business activities. Directors appoints
menunjuk Direktur khusus, dalam hal ini Direktur Director of Risk Management to implement the
Manajemen Risiko, untuk menjalankan proses process of monitoring and controlling the risks bank-
pengawasan dan pengendalian risiko secara bank- wide.
wide.
306
Page 1281
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Direksi BRI dibantu oleh Risk Management Directors are assisted by individual Risk
Committee (RMC) individual dan RMC terintegrasi Management Committee (RMC) and integrated RMC
(konsolidasi dengan entitas anak) sebagai komite (consolidated with the subsidiaries) as the committee
dalam sistem manajemen risiko BRI yang bertugas in BRI’s risk management system which are assigned
memberikan rekomendasi kepada Direktur Utama to provide recommendations to the President Director
dalam merumuskan kebijakan, menyempurnakan in formulating policies, enhancing policy
pelaksanaan kebijakan, mengevaluasi implementation, and evaluating the development and
perkembangan dan kondisi profil risiko serta conditions of risk profiles as well as providing advice
memberikan saran-saran dan langkah-langkah for corrective actions.
perbaikan.
Manajemen Risiko Kredit Credit Risk Management
Risiko kredit adalah risiko akibat kegagalan debitur Credit risk is the risk due to failure of the debtor and/or
dan/atau pihak lain dalam memenuhi kewajiban other parties to fulfill obligations to BRI, including
kepada BRI termasuk kegagalan settlement. BRI settlement failure. BRI identifies and measures the
melakukan identifikasi dan mengukur tingkat risiko risk level of potential borrowers through the
calon debitur melalui pengembangan Internal Risk development of an Internal Risk Rating. BRI monitors
Rating. BRI memantau kualitas kredit sebagai credit quality as part of early identification of credit
bagian dari identifikasi dini dari pemburukan kredit. deterioration. Management Credit risk is carried out
Pengelolaan risiko kredit dilakukan melalui through comprehensive and integrated risk
kebijakan pengelolaan risiko secara komprehensif management policies. BRI formulates credit Risk
dan terintegrasi. BRI menyusun kebijakan Management policies including governance, limit
manajemen risiko kredit diantaranya tata kelola, management on acceptable risk exposure limits, limit
pengelolaan limit pada batasan eksposur risiko yang management on geographic boundaries, and
dapat diterima, pengelolaan limit pada batasan concentration limit management per industry. Credit
geografis, dan pengelolaan limit konsentrasi per risk ratings are updated regularly periodically to
industri. Rating risiko kredit diperbarui secara estimate potential loss as a risk due to credit
berkala untuk memperkirakan potential loss sebagai expansion and determine follow-up improvements.
risiko akibat ekspansi kredit dan penentuan tindak
lanjut perbaikan.
Penerapan manajemen risiko kredit selain bertujuan The application of credit risk management, in addition
untuk mematuhi regulasi yang berlaku, juga to aiming to comply with applicable regulations, is
merupakan suatu keharusan dalam rangka also a must in the framework of implementing a credit
menerapkan sistem pengelolaan risiko kredit pada risk management system at an optimum level of risk
tingkat risk and return yang optimum dan sesuai and return and in accordance with banking practices.
dengan praktik di perbankan. Penerapan The implementation of credit risk management is
manajemen risiko kredit diharapkan mampu expected to be able to encourage BRI's business
mendorong kegiatan bisnis BRI namun tetap activities while still paying attention to the principle of
menperhatikan prinsip kehati-hatian. precaution.
Melalui penerapan Early Warning System (EWS) Through the implementation of Early Warning System
terhadap perkembangan kondisi usaha debitur, (EWS) to the debtor’s developments of the debtor's
maka pengelolaan risiko kredit yang efektif dapat business condition, the effective credit risk
meminimalkan risiko terjadinya kerugian dan management can minimize the risk of losses and
mengoptimalkan penggunaan modal untuk optimize the use of capital to earn maximum income.
memperoleh pendapatan yang maksimal.
307
Page 1282
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
Pengelolaan risiko kredit BRI dimaksudkan agar BRI’s credit risk management is intended to minimize
kemungkinan kerugian yang diakibatkan oleh tidak the possible losses due to loans default and/or default
terbayarnya pinjaman yang diberikan dan kontrak on other financial contracts, either at the individual
keuangan lainnya, baik secara tingkat individual level or overall level as credit portfolios. The credit
maupun portofolio kredit secara keseluruhan dapat risk management is also carried out by BRI as an
dikelola seminimal mungkin. Pengelolaan risiko effort to fulfill the regulatory requirements.
kredit ini juga dilakukan BRI dalam upaya memenuhi
persyaratan-persyaratan yang telah ditetapkan oleh
regulator.
BRI senantiasa melakukan penyempurnaan BRI continues to improve its credit risk assessment
metodologi penilaian risiko kredit dalam rangka methodology in order to improve the accuracy of
meningkatkan akurasi dalam pengelolaan risiko credit risk management, especially in the process of
kredit khususnya dalam proses identifikasi, identifying, measuring, monitoring and controlling
pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko. risks.
1. Analisa eksposur maksimum terhadap risiko 1. Analysis of the maximum exposure to credit risks
kredit setelah memperhitungkan dampak after considering the value of collaterals and
agunan dan mitigasi risiko kredit lainnya other mitigations of credit risks
Nilai tercatat dari aset keuangan bank selain The carrying value of BRI’s financial assets,
kredit yang diberikan dan efek-efek yang dibeli other than loans and securities purchased under
dengan janji dijual kembali, menggambarkan agreement to resell, depicts the maximum
eksposur maksimum atas risiko kredit. amount of exposure to credit risk.
Tabel di bawah ini menunjukkan net maximum The tables below show the net maximum
exposure atas risiko kredit untuk efek-efek exposure to credit risk for securities purchased
yang dibeli dengan janji dijual kembali pada under the under agreement to resell as of
tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan December 31, 2025 and December 31, 2024:
31 Desember 2024:
31 Desember 2025/December 31, 2025
Eksposur
Maksimum/ Eksposur
Maximum Agunan/ Net/ Net
Exposure Collateral Exposure
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 24.452 25.000 548 agreement to resell
31 Desember 2024/December 31, 2024
Eksposur
Maksimum/ Eksposur
Maximum Agunan/ Net/ Net
Exposure Collateral Exposure
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 16.845.690 17.464.956 619.266 agreement to resell
308
Page 1283
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
1. Analisa eksposur maksimum terhadap risiko 1. Analysis of the maximum exposure to credit risks
kredit setelah memperhitungkan dampak after considering the value of collaterals and
agunan dan mitigasi risiko kredit lainnya other mitigations of credit risks (continued)
(lanjutan)
Untuk kredit yang diberikan, BRI menggunakan BRI uses collaterals to minimize the credit risks
agunan untuk meminimalkan risiko kredit. of credits issued. BRI credits or loans can be
Berdasarkan klasifikasi, kredit BRI dapat classified into 2 (two) major categories:
dibedakan menjadi dua kelompok besar, yaitu:
1. Secured loans 1. Secured loans
2. Unsecured loans 2. Unsecured loans
Untuk secured loans, BRI menetapkan jenis For secured loans, BRI sets the type and
dan nilai agunan yang dijaminkan sesuai skema collateral value guaranteed according to the
kredit. Jenis dari agunan terdiri dari: credit scheme. The types of collateral consist of:
a. Physical collateral, berupa tanah dan a. Physical collateral, in the form of land and
bangunan, Buku Pemilik Kendaraan buildings, Certificate of Vehicles Ownership
Bermotor (BPKB) dan properti. (BPKB) and properties.
b. Financial collateral, berupa simpanan b. Financial collateral, in the form of deposits
(tabungan, giro, deposito), surat berharga, (time deposits, saving deposits and current
dan emas. accounts), securities and gold.
c. Lainnya berupa garansi, jaminan c. Others, in the form of guarantees,
pemerintah dan lembaga penjamin. government guarantees and guarantor
institutions.
Apabila terjadi default (gagal bayar), BRI akan In the event of default, however, BRI uses
menggunakan agunan tersebut sebagai pilihan collaterals as the last resort to fulfill
terakhir untuk pemenuhan kewajiban counterparty’s credit obligations.
counterparty.
Unsecured loans terdiri dari fully unsecured Unsecured loans are comprised of fully
loans, seperti kartu kredit, pembiayaan Mekaar unsecured loans, such as credit cards and
dan partially secured loans seperti kredit untuk Mekaar financing and partially secured loans,
golongan berpenghasilan tetap, kredit untuk such as loans for fixed income employees, loans
para pensiunan dan kredit konsumer lainnya. for retirees, and other consumer loans. The
Dalam pembayaran kewajibannya, partially repayment of partially secured loans is generally
secured loans umumnya dilakukan melalui made through automatic payroll deduction.
pemotongan penghasilan secara otomatis.
Dengan demikian, meskipun kredit tersebut Thus, although partially secured loans are
termasuk dalam kategori unsecured loans, considered to be unsecured loans, their risk level
tingkat risiko dari partially secured loans tidak is lower than their carrying value whereas the
sebesar nilai tercatat kredit. Sedangkan untuk risk level of fully unsecured loan is equal to their
fully unsecured loans, tingkat risiko adalah carrying value.
sebesar nilai tercatat kredit.
Mitigasi risiko kredit untuk partially secured Credit risk mitigation for partially secured loans
loans terdiri dari surat keputusan pengangkatan consist of employee appointment decision letter
pekerja dan surat keterangan pensiun. and certificate of retirement.
309
Page 1284
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
2. Analisa konsentrasi risiko 2. Risk Concentration Analysis
a. Sektor geografis a. Geographical Sectors
Tabel berikut menggambarkan rincian Tables below details the credit risk exposure
konsentrasi risiko aset keuangan of consolidated BRI’s financial assets at
konsolidasian dengan eksposur kredit pada carrying value, categorized according to
nilai tercatat yang dikategorikan berdasarkan their geographical regions as of December
wilayah geografis pada tanggal-tanggal 31, 2025 and 2024. Geographical area
31 Desember 2025 dan 2024. Kategori category based on the operational location
wilayah geografis berdasarkan tempat of BRI’s business which also describes the
beroperasinya bisnis BRI yang sekaligus business potential of each area:
menggambarkan potensial bisnis wilayah
masing-masing:
31 Desember 2025/December 31, 2025
Indonesia
Jawa Tengah Tengah
dan DIY/ dan Timur/
Jakarta/ Jawa Barat/ Central Java Jawa Timur/ Sumatera/ Central and Lainnya/ Jumlah/
Jakarta West Java and DIY East Java Sumatera East Indonesia Others Total
Aset/Assets
Giro pada Bank Indonesia/
Current Account
With Bank Indonesia 31.900.945 3.105 644 8.826 3.272 12.816 - 31.929.608
Giro pada Bank lain/
Current Account
with Other Banks 31.224.656 12.344 7.652 12.957 15.321 29.266 11.142.385 42.444.581
Penempatan pada Bank Indonesia
dan lembaga keuangan lain/
Placement with Bank Indonesia
and Other Financial Institution 13.199.313 36.342 4.750 5.500 22.650 25.950 7.762.705 21.057.210
Efek-efek/Securities
Nilai wajar melalui laba rugi/
Fair Value
Through Profit or Loss 24.963.703 - - - - - - 24.963.703
Nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain/
Fair Value Through Other
Comprehensive Income 162.832.527 - - - - - 3.220.306 166.052.833
Biaya perolehan di amortisasi/
Amortized cost 150.800.149 - - - - - 30.916.117 181.716.266
Wesel ekspor dan tagihan lainnya/
Export Bills and
Other Receivables 38.073.071 330.909 313.828 3.557.006 4.297.472 1.679.797 - 48.252.083
Efek-efek yang dibeli
dengan janji dijual kembali/
Securities purchased
under agreement to resell 24.452 - - - - - - 24.452
Tagihan derivatif/
Derivative receivables 1.167.029 - - - - - - 1.167.029
Kredit yang diberikan/Loans
Mikro/Micro 53.494.395 52.809.158 89.529.590 82.996.689 122.923.419 184.207.336 - 585.960.587
Ritel/Retail 126.494.115 34.262.380 55.143.235 71.593.716 99.565.329 144.146.736 1.045.470 532.250.981
Korporasi/Corporate 312.192.044 - - 112 - - 30.325.694 342.517.850
Pinjaman syariah/Sharia loans 3.796.714 9.484.339 6.578.720 10.893.488 13.875.912 11.721.109 - 56.350.282
Piutang sewa pembiayaan/
Finance lease receivables 1.330.267 722.112 373.692 508.235 896.468 80.375 495.008 4.406.157
Tagihan akseptasi/
Acceptance receivables 12.332.844 22.356 3.601 273.575 4.499 87.620 354.072 13.078.567
Aset lain-lain*)/Other assets*) 17.685.930 1.320.643 1.676.008 2.135.980 2.112.352 3.930.596 659.120 29.520.629
Jumlah/Total 981.512.154 99.003.688 153.631.720 171.986.084 243.716.694 345.921.601 85.920.877 2.081.692.818
Dikurangi cadangan
Kerugian penurunan nilai/
Less allowance for
impairment losses (83.659.577)
Neto/Net 1.998.033.241
*) Aset lain-lain terdiri atas tagihan kepada pemerintah terkait pemberian KUR, piutang bunga, piutang lain-lain, pendapatan yang masih akan diterima dengan prinsip syariah,
dan term deposit valas devisa hasil ekspor Bank Indonesia/Other assets consist of receivables from government related to KUR disbursement, interest receivables, other
receivables, accrued income based on sharia principles, and foreign currency term deposit for foreign exchange proceeds of export Bank Indonesia.
310
Page 1285
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
2. Analisa konsentrasi risiko (lanjutan) 2. Risk Concentration Analysis (continued)
a. Sektor geografis (lanjutan) a. Geographical Sectors (continued)
Tabel berikut menggambarkan rincian Tables below details the credit risk exposure
konsentrasi risiko aset keuangan of consolidated BRI’s financial assets at
konsolidasian dengan eksposur kredit carrying value, categorized according to
pada nilai tercatat yang dikategorikan their geographical regions as of December
berdasarkan wilayah geografis pada 31, 2025 and 2024. Geographical area
tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan category based on the operational location
2024. Kategori wilayah geografis of BRI’s business which also describes the
berdasarkan tempat beroperasinya bisnis business potential of each area (continued):
BRI yang sekaligus menggambarkan
potensial bisnis wilayah masing-masing
(lanjutan):
31 Desember 2025/December 31, 2025
Indonesia
Jawa Tengah Tengah
dan DIY/ dan Timur/
Jakarta/ Jawa Barat/ Central Java Jawa Timur/ Sumatera/ Central and Lainnya/ Jumlah/
Jakarta West Java and DIY East Java Sumatera East Indonesia Others Total
Rekening Administratif/
Administrative Accounts
L/C yang tidak dapat dibatalkan
yang masih berjalan
dalam rangka impor/
Irrevocable L/C 6.192.941 1.193.295 91.548 1.387.390 947.785 340.083 3.396.715 13.549.757
Garansi yang diterbitkan/
Guarantees issued 48.462.183 4.168.480 1.457.722 2.372.575 3.874.585 4.879.068 1.701.063 66.915.676
Jumlah/Total 54.655.124 5.361.775 1.549.270 3.759.965 4.822.370 5.219.151 5.097.778 80.465.433
Dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai/
Less allowance for
impairment losses (1.410.927)
Neto/Net 79.054.506
31 Desember 2024/December 31, 2024
Indonesia
Jawa Tengah Tengah
dan DIY/ dan Timur/
Jakarta/ Jawa Barat/ Central Java Jawa Timur/ Sumatera/ Central and Lainnya/ Jumlah/
Jakarta West Java and DIY East Java Sumatera East Indonesia Others Total
Aset/Assets
Giro pada Bank Indonesia/
Current Account
With Bank Indonesia 88.790.417 5.867 841 10.354 4.147 10.003 57.340 88.878.969
Giro pada Bank lain/
Current Account
with Other Banks 22.701.618 15.972 11.735 15.995 20.497 57.565 2.759.443 25.582.825
Penempatan pada Bank Indonesia
dan lembaga keuangan lain/
Placement with Bank Indonesia
and Other Financial Institution 43.732.057 11.000 - 7.500 140.250 338.350 13.645.178 57.874.335
Efek-efek/Securities
Nilai wajar melalui laba rugi/
Fair Value
Through Profit or Loss 23.290.834 - - - - - 127.918 23.418.752
Nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain/
Fair Value Through Other
Comprehensive Income 151.305.665 - - - - - 16.570.621 167.876.286
Biaya perolehan di amortisasi/
Amortized cost 128.409.637 - - - - - 6.831.025 135.240.662
311
Page 1286
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
2. Analisa konsentrasi risiko (lanjutan) 2. Risk Concentration Analysis (continued)
a. Sektor geografis (lanjutan) a. Geographical Sectors (continued)
Tabel berikut menggambarkan rincian Tables below details the credit risk exposure
konsentrasi risiko aset keuangan of consolidated BRI’s financial assets at
konsolidasian dengan eksposur kredit carrying value, categorized according to
pada nilai tercatat yang dikategorikan their geographical regions as of December
berdasarkan wilayah geografis pada 31, 2025 and 2024. Geographical area
tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan category based on the operational location
2024. Kategori wilayah geografis of BRI’s business which also describes the
berdasarkan tempat beroperasinya bisnis business potential of each area (continued):
BRI yang sekaligus menggambarkan
potensial bisnis wilayah masing-masing
(lanjutan):
31 Desember 2024/December 31, 2024
Indonesia
Jawa Tengah Tengah
dan DIY/ dan Timur/
Jakarta/ Jawa Barat/ Central Java Jawa Timur/ Sumatera/ Central and Lainnya/ Jumlah/
Jakarta West Java and DIY East Java Sumatera East Indonesia Others Total
Aset (lanjutan)/Assets (continued)
Wesel ekspor dan tagihan lainnya/
Export Bills and
Other Receivables 22.412.327 588.796 153.958 2.415.616 4.324.631 833.918 9.927.576 40.656.822
Efek-efek yang dibeli
dengan janji dijual kembali/
Securities purchased
under agreement to resell 16.845.690 - - - - - - 16.845.690
Tagihan derivatif/
Derivative receivables 1.087.048 - - - - - - 1.087.048
Kredit yang diberikan/Loans
Mikro/Micro 49.553.717 55.456.579 92.734.277 84.609.080 118.748.937 174.377.195 66.343 575.546.128
Ritel/Retail 111.743.318 30.810.885 52.062.356 64.556.548 85.912.842 132.314.884 1.026.869 478.427.702
Korporasi/Corporate 198.593.927 10.216.044 2.673.573 229.383 7.094.612 6.675.548 18.861.172 244.344.259
Pinjaman syariah/Sharia loans 2.692.735 8.976.794 5.989.238 10.021.282 12.051.832 10.134.115 23.086 49.889.082
Piutang sewa pembiayaan/
Finance lease receivables 1.431.540 970.287 610.234 656.661 1.172.706 265.969 1.326.211 6.433.608
Tagihan akseptasi/
Acceptance receivables 9.373.916 4.920 - 394.925 894 45.802 284.916 10.105.373
Aset lain-lain*)/Other assets*) 17.714.998 304.335 400.751 485.936 706.564 1.454.774 442.624 21.509.982
Jumlah/Total 889.679.444 107.361.479 154.636.963 163.403.280 230.177.912 326.508.123 71.950.322 1.943.717.523
Dikurangi cadangan
Kerugian penurunan nilai/
Less allowance for
impairment losses (82.528.721)
Neto/Net 1.861.188.802
Rekening Administratif/
Administrative Accounts
L/C yang tidak dapat dibatalkan
yang masih berjalan
dalam rangka impor/
Irrevocable L/C 8.837.175 450.011 24.343 1.143.865 877.848 442.678 - 11.775.920
Garansi yang diterbitkan/
Guarantees issued 45.205.165 4.898.148 1.773.972 2.471.254 3.051.916 5.628.189 3.826.592 66.855.236
Jumlah/Total 54.042.340 5.348.159 1.798.315 3.615.119 3.929.764 6.070.867 3.826.592 78.631.156
Dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai/
Less allowance for
impairment losses (2.061.936)
Neto/Net 76.569.220
*) Aset lain-lain terdiri atas tagihan kepada pemerintah terkait pemberian KUR, piutang bunga, piutang lain-lain, pendapatan yang masih akan diterima dengan prinsip syariah,
dan term deposit valas devisa hasil ekspor Bank Indonesia/Other assets consist of receivables from government related to KUR disbursement, interest receivables, other
receivables, accrued income based on sharia principles, and foreign currency term deposit for foreign exchange proceeds of export Bank Indonesia.
312
Page 1287
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
2. Analisa konsentrasi risiko (lanjutan) 2. Risk Concentration Analysis (continued)
b. Sektor industri b. Industrial Sectors
Tabel di bawah ini menggambarkan rincian Tables below detail the credit risk exposure
eksposur kredit pada nilai tercatat yang at carrying value, categorized according to
dikategorikan berdasarkan sektor industri their industrial sector as of December 31,
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 2025 and 2024:
dan 2024 :
31 Desember 2025/December 31, 2025
Bank dan
lembaga
keuangan Perdagangan,
lainnya/ hotel dan
Pemerintah Banks and restoran/
Termasuk BI/ other Trading, Lainnya/
Government Financial Pertanian/ Industri/ hotels and Usaha/ Others
(Including BI) Institution Agriculture Industry restaurant Business Service Jumlah/Total
Aset/Assets
Giro pada Bank Indonesia/
Current Account
With Bank Indonesia 31.929.608 - - - - - - 31.929.608
Giro pada Bank lain/
Current Account
with Other Banks - 42.444.581 - - - - - 42.444.581
Penempatan pada
Bank Indonesia
dan lembaga
keuangan lain/
Placement with
Bank Indonesia
and Other Financial
Institution 8.337.500 12.719.710 - - - - - 21.057.210
Efek-efek/Securities
Nilai wajar
melalui laba rugi/
Fair Value Through
Profit or Loss 8.851.741 15.113.687 - 753.030 51.947 172.915 20.383 24.963.703
Nilai wajar melalui
penghasilan
komprehensif lain/
Fair Value
Through Other
comprehensive
Income 95.588.366 64.076.135 - 3.420.737 - 2.965.849 1.746 166.052.833
Biaya perolehan
di amortisasi/
Amortized cost 141.655.151 39.857.851 10.175 - - 193.089 - 181.716.266
Wesel ekspor dan
tagihan lainnya/
Export Bills and
Other Receivables 3.075.712 - 794.870 2.239.359 80.801 - 42.061.341 48.252.083
Efek-efek yang dibeli
dengan janji dijual
kembali/
Securities purchased/
under agreement
to resell - 24.452 - - - - - 24.452
Tagihan derivatif/
Derivative receivables - 1.167.029 - - - - - 1.167.029
Kredit yang diberikan/
Loans
Mikro/Micro - - 163.787.936 33.141.935 210.790.486 43.499.809 134.740.421 585.960.587
Ritel/Retail - - 38.400.849 25.395.299 172.952.469 25.008.039 270.494.325 532.250.981
Korporasi/Corporate 8.466.435 500.000 43.863.651 62.419.927 45.336.991 24.815.859 157.114.987 342.517.850
Pinjaman syariah/
Sharia loans - - 10.498.911 1.124.278 30.264.059 2.641.064 11.821.970 56.350.282
Piutang sewa pembiayaan/
Finance lease receivables 182.918 467.455 - 1.798.973 879.948 952.025 124.838 4.406.157
Tagihan akseptasi/
Acceptance receivables 1.037.718 - - 281.349 - - 11.759.500 13.078.567
Aset lain-lain*)/
*)
Other assets 9.915.315 7.569.172 3.203 46.609 - 883.934 11.102.396 29.520.629
Jumlah/Total 309.040.464 183.940.072 257.359.595 130.621.496 460.356.701 101.132.583 639.241.907 2.081.692.818
313
Page 1288
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
2. Analisa konsentrasi risiko (lanjutan) 2. Risk Concentration Analysis (continued)
b. Sektor industri (lanjutan) b. Industrial Sectors (continued)
Tabel di bawah ini menggambarkan rincian Tables below detail the credit risk exposure
eksposur kredit pada nilai tercatat yang at carrying value, categorized according to
dikategorikan berdasarkan sektor industri their industrial sector as of December 31,
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 2025 and 2024 (continued):
dan 2024 (lanjutan):
31 Desember 2025/December 31, 2025
Bank dan
lembaga
keuangan Perdagangan,
lainnya/ hotel d5an
Pemerintah Banks and restoran/
Termasuk BI/ other Trading, Lainnya/
Government Financial Pertanian/ Industri/ hotels and Usaha/ Others
(Including BI) Institution Agriculture Industry restaurant Business Service Jumlah/Total
Dikurangi cadangan
Kerugian
penurunan nilai/
Less allowance for
impairment losses (83.659.577)
Neto/Net 1.998.033.241
Rekening Administratif/
Administrative
Accounts
L/C yang tidak dapat
dibatalkan yang
masih berjalan
dalam rangka impor/
Irrevocable L/C - - 9.180 3.320.391 58.291 1.579.096 8.582.799 13.549.757
Garansi yang Diterbitkan/
Guarantees issued - 1.604.531 667.000 35.606.500 1.015 4.995.483 24.041.147 66.915.676
Jumlah/Total - 1.604.531 676.180 38.926.891 59.306 6.574.579 32.623.946 80.465.433
Dikurangi cadangan
kerugian
penurunan nilai/
Less allowance for
impairment losses (1.410.927)
Neto/Net 79.054.506
*) Aset lain-lain terdiri atas tagihan kepada pemerintah terkait pemberian KUR, piutang bunga, piutang lain-lain, pendapatan yang masih akan diterima dengan prinsip syariah,
dan term deposit valas devisa hasil ekspor Bank Indonesia/Other assets consist of receivables from government related to KUR disbursement, interest receivables, other
receivables, accrued income based on sharia principles, and foreign currency term deposit for foreign exchange proceeds of export Bank Indonesia.
314
Page 1289
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
2. Analisa konsentrasi risiko (lanjutan) 2. Risk Concentration Analysis (continued)
b. Sektor industri (lanjutan) b. Industrial Sectors (continued)
Tabel di bawah ini menggambarkan rincian Tables below detail the credit risk exposure
eksposur kredit pada nilai tercatat yang at carrying value, categorized according to
dikategorikan berdasarkan sektor industri their industrial sector as of December 31,
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 2025 and 2024 (continued):
dan 2024 (lanjutan):
31 Desember 2024/December 31, 2024
Bank dan
lembaga
keuangan Perdagangan,
lainnya/ hotel dan
Pemerintah Banks and restoran/
Termasuk BI/ other Trading, Lainnya/
Government Financial Pertanian/ Industri/ hotels and Usaha/ Others
(Including BI) Institution Agriculture Industry restaurant Business Service Jumlah/Total
Aset/Assets
Giro pada Bank Indonesia/
Current Account
With Bank Indonesia 88.878.969 - - - - - - 88.878.969
Giro pada Bank lain/
Current Account
with Other Banks - 25.582.825 - - - - - 25.582.825
Penempatan pada
Bank Indonesia
dan lembaga
keuangan lain/
Placement with
Bank Indonesia
and Other Financial
Institution 35.044.861 22.829.474 - - - - - 57.874.335
Efek-efek/Securities
Nilai wajar
melalui laba rugi/
Fair Value Through
Profit or Loss 5.006.964 17.218.373 10.654 621.173 1 540.184 21.403 23.418.752
Nilai wajar melalui
penghasilan
komprehensif lain/
Fair Value
Through Other
comprehensive
Income 113.037.481 48.397.314 29 3.788.647 1.814 2.585.582 65.419 167.876.286
Biaya perolehan
di amortisasi/
Amortized cost 110.780.885 24.161.968 10.175 - - 287.634 - 135.240.662
Wesel ekspor dan
tagihan lainnya/
Export Bills and
Other Receivables 1.192.820 - 747.037 2.556.237 - 100.244 36.060.484 40.656.822
Efek-efek yang dibeli
dengan janji dijual
kembali/
Securities purchased/
under agreement
to resell 197.809 16.647.881 - - - - - 16.845.690
Tagihan derivatif/
Derivative receivables - 1.087.048 - - - - - 1.087.048
Kredit yang diberikan/
Loans
Mikro/Micro - 705.421 153.716.804 37.198.001 227.493.402 44.611.791 111.820.709 575.546.128
Ritel/Retail - 128.516 33.751.667 22.918.366 165.205.402 19.042.070 237.381.681 478.427.702
Korporasi/Corporate 5.980.603 500.000 28.529.392 52.702.245 24.745.106 27.344.042 104.542.871 244.344.259
Pinjaman syariah/
Sharia loans - 168 9.452.734 616.803 29.868.998 2.077.138 7.873.241 49.889.082
Piutang sewa pembiayaan/
Finance lease receivables - 510.707 - 2.375.332 1.440.696 1.345.038 761.835 6.433.608
Tagihan akseptasi/
Acceptance receivables - - - 295.515 4.201 - 9.805.657 10.105.373
Aset lain-lain*)/
Other assets*) 7.097.694 10.948.119 5.347 61.618 1.082 526.108 2.870.014 21.509.982
Jumlah/Total 367.218.086 168.717.814 226.223.839 123.133.937 448.760.702 98.459.831 511.203.314 1.943.717.523
315
Page 1290
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
2. Analisa konsentrasi risiko (lanjutan) 2. Risk Concentration Analysis (continued)
b. Sektor industri (lanjutan) b. Industrial Sectors (continued)
Tabel di bawah ini menggambarkan rincian Tables below detail the credit risk exposure
eksposur kredit pada nilai tercatat yang at carrying value, categorized according to
dikategorikan berdasarkan sektor industri their industrial sector as of December 31,
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 2025 and 2024 (continued):
dan 2024 (lanjutan):
31 Desember 2024/December 31, 2024
Bank dan
lembaga
keuangan Perdagangan,
lainnya/ hotel dan
Pemerintah Banks and restoran/
Termasuk BI/ other Trading, Lainnya/
Government Financial Pertanian/ Industri/ hotels and Usaha/ Others
(Including BI) Institution Agriculture Industry restaurant Business Service Jumlah/Total
Dikurangi cadangan
Kerugian
penurunan nilai/
Less allowance for
impairment losses (82.528.721)
Neto/Net 1.861.188.802
Rekening Administratif/
Administrative
Accounts
L/C yang tidak dapat
dibatalkan yang
masih berjalan
dalam rangka impor/
Irrevocable L/C - - 75.636 4.440.433 1.381.174 2.708.953 3.169.724 11.775.920
Garansi yang Diterbitkan/
Guarantees issued - 1.082.516 643.800 45.040.858 8.635 4.736.790 15.342.637 66.855.236
Jumlah/Total - 1.082.516 719.436 49.481.291 1.389.809 7.445.743 18.512.361 78.631.156
Dikurangi cadangan
kerugian
penurunan nilai/
Less allowance for
impairment losses (2.061.936)
Neto/Net 76.569.220
*) Aset lain-lain terdiri atas tagihan kepada pemerintah terkait pemberian KUR, piutang bunga, piutang lain-lain, pendapatan yang masih akan diterima dengan prinsip syariah,
dan term deposit valas devisa hasil ekspor Bank Indonesia/Other assets consist of receivables from government related to KUR disbursement, interest receivables, other
receivables, accrued income based on sharia principles, and foreign currency term deposit for foreign exchange proceeds of export Bank Indonesia.
3. Penurunan nilai aset keuangan pada tanggal- 3. Impairment of financial assets as of December
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 31, 2025 and 2024
a. Giro pada bank lain a. Current accounts with other banks
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025 and 2024, this
dan 2024, aset keuangan ini mengalami financial asset is collectively impaired.
penurunan nilai secara kolektif.
b. Penempatan pada Bank Indonesia dan b. Placements with Bank Indonesia and other
lembaga keuangan lain financial institutions
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025 and 2024, this
dan 2024, aset keuangan ini mengalami financial asset is collectively impaired.
penurunan nilai secara kolektif.
316
Page 1291
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
3. Penurunan nilai aset keuangan pada tanggal- 3. Impairment of financial assets as of December
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 (lanjutan) 31, 2025 and 2024 (continued)
c. Efek-efek c. Securities
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025 and 2024, this
dan 2024, aset keuangan ini mengalami financial asset is collectively impaired.
penurunan nilai secara kolektif.
d. Piutang sewa pembiayaan d. Finance lease receivables
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025 and 2024, this
dan 2024, aset keuangan ini mengalami financial asset is impaired as follows:
penurunan nilai sebagai berikut:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Mengalami penurunan nilai 77.018 94.694 Impaired
Telah jatuh tempo tetapi
tidak mengalami penurunan
nilai 277.671 261.824 Past due but not impaired
Belum jatuh tempo atau tidak
mengalami penurunan nilai 4.051.468 6.077.090 Neither past due nor impaired
4.406.157 6.433.608
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance for
penurunan nilai (164.922) (165.590) impairment losses
Total 4.241.235 6.268.018 Total
e. Kredit yang diberikan dan pinjaman syariah e. Loan and sharia loans
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025 and 2024, this
dan 2024, aset keuangan ini mengalami financial asset is either individually or
penurunan nilai secara individual maupun collectively impaired with the following
kolektif dengan rincian sebagai berikut: details:
31 Desember 2025/December 31, 2025
Belum Jatuh Tempo
atau Tidak Mengalami Telah Jatuh
Penurunan Nilai/ Tempo Tetapi
Neither past due not impaired Tidak Mengalami
Penurunan
Nilai/ Mengalami
High Grade/ Standard Grade/ Past due but Penurunan
High Grade Standard Grade not Impaired Nilai*)/ Impaired*) Jumlah/Total
Rupiah Rupiah
Perdagangan,
perhotelan dan Trading, hotels and
restoran 374.316.038 17.351.181 24.421.286 20.690.697 436.779.202 restaurant
Pertanian 220.444.523 4.391.585 7.844.328 9.956.753 242.637.189 Agriculture
Perindustrian 66.433.269 2.002.538 3.359.164 6.365.055 78.160.026 Manufacturing
Jasa dunia usaha 78.300.198 2.107.665 4.045.842 4.269.024 88.722.729 Business services
Electricity, gas and
Listrik, gas dan air 17.976.998 113.114 82.441 155.253 18.327.806 water
Konstruksi 69.249.574 604.326 579.537 7.078.931 77.512.368 Construction
Pengangkutan, Transportation,
pergudangan warehousing and
dan komunikasi 30.269.282 590.137 714.482 879.670 32.453.571 communication
Jasa pelayanan
sosial 7.895.859 290.043 304.800 202.599 8.693.301 Social Service
317
Page 1292
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
3. Penurunan nilai aset keuangan pada tanggal- 3. Impairment of financial assets as of December
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 (lanjutan) 31, 2025 and 2024 (lanjutan)
e. Kredit yang diberikan dan pinjaman syariah e. Loan and sharia loans (continued)
(lanjutan)
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025 and 2024, this
dan 2024, aset keuangan ini mengalami financial asset is either individually or
penurunan nilai secara individual maupun collectively impaired with the following
kolektif dengan rincian sebagai berikut details (continued):
(lanjutan):
31 Desember 2025/December 31, 2025
Belum Jatuh Tempo
atau Tidak Mengalami Telah Jatuh
Penurunan Nilai/ Tempo Tetapi
Neither past due not impaired Tidak Mengalami
Penurunan
Nilai/ Mengalami
High Grade/ Standard Grade/ Past due but Penurunan
High Grade Standard Grade not Impaired Nilai*)/ Impaired*) Jumlah/Total
Rupiah Rupiah
Rupiah Rupiah
Pertambangan 6.519.992 143.571 175.016 544.500 7.383.079 Mining
Lain-lain 350.249.228 2.551.204 8.417.108 6.523.843 367.741.383 Others
1.221.654.961 30.145.364 49.944.004 56.666.325 1.358.410.654
Mata uang asing Foreign currency
Perindustrian 40.708.290 - 231.492 2.981.631 43.921.413 Manufacturing
Pertanian 13.914.158 - - - 13.914.158 Agriculture
Electricity, gas and
Listrik, gas dan air 35.113.643 - - 4.503 35.118.146 water
Perdagangan,
perhotelan dan Trading, hotels and
restoran 21.750.434 2.891 - 811.478 22.564.803 restaurant
Pengangkutan, Transportation,
pergudangan dan warehousing and
komunikasi 974.986 - - - 974.986 communication
Pertambangan 20.090.754 - - 1.926.908 22.017.662 Mining
Jasa pelayanan
sosial 8.864.633 - - - 8.864.633 Social Service
Jasa dunia usaha 4.384.059 - - 2.857.983 7.242.042 Business services
Konstruksi 2.864.155 - - 138.030 3.002.185 Construction
Lain-lain 1.038.514 - 615 9.889 1.049.018 Others
149.703.626 2.891 232.107 8.730.422 158.669.046
Total 1.371.358.587 30.148.255 50.176.111 65.396.747 1.517.079.700 Total
Dikurangi cadangan
kerugian penurunan Less allowance for
nilai (82.893.734) Impairment losses
Neto 1.434.185.966 Net
*) Termasuk seluruh kredit yang dianalisa secara individual *) Including all loans analyzed individually
318
Page 1293
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
3. Penurunan nilai aset keuangan pada tanggal- 3. Impairment of financial assets as of December
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 (lanjutan) 31, 2025 and 2024 (continued)
e. Kredit yang diberikan dan pinjaman syariah e. Loan and sharia loans (continued)
(lanjutan)
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025 and 2024, this
dan 2024, aset keuangan ini mengalami financial asset is either individually or
penurunan nilai secara individual maupun collectively impaired with the following
kolektif dengan rincian sebagai berikut details (continued):
(lanjutan):
31 Desember 2024/December 31, 2024
Belum Jatuh Tempo
atau Tidak Mengalami Telah Jatuh
Penurunan Nilai/ Tempo Tetapi
Neither past due not impaired Tidak Mengalami
Penurunan
Nilai/ Mengalami
High Grade/ Standard Grade/ Past due but Penurunan
High Grade Standard Grade not Impaired Nilai*)/ Impaired*) Jumlah/Total
Rupiah Rupiah
Perdagangan,
perhotelan dan Trading, hotels and
restoran 346.058.511 17.553.921 25.755.321 16.633.605 406.001.358 restaurant
Pertanian 210.091.565 3.671.803 10.662.569 9.489.312 233.915.249 Agriculture
Perindustrian 75.986.953 2.008.431 4.633.901 3.702.762 86.332.047 Manufacturing
Jasa dunia usaha 60.369.753 1.997.052 3.921.853 6.834.330 73.122.988 Business services
Electricity, gas and
Listrik, gas dan air 10.112.281 92.835 155.941 254.768 10.615.825 water
Konstruksi 22.865.764 601.727 401.034 6.964.470 30.832.995 Construction
Pengangkutan, Transportation,
pergudangan warehousing and
dan komunikasi 26.098.704 635.548 724.080 812.857 28.271.189 communication
Jasa pelayanan
sosial 6.154.478 240.052 308.840 308.800 7.012.170 Social service
Pertambangan 13.926.232 109.089 185.308 410.716 14.631.345 Mining
Lain-lain 302.052.859 2.817.421 7.284.997 4.957.629 317.112.906 Others
1.073.717.100 29.727.879 54.033.844 50.369.249 1.207.848.072
Mata uang asing Foreign currency
Perindustrian 35.076.413 525 284.205 4.338.309 39.699.452 Manufacturing
Pertanian 11.602.046 - 644 - 11.602.690 Agriculture
Electricity, gas and
Listrik, gas dan air 27.685.830 - - - 27.685.830 water
Perdagangan,
perhotelan dan Trading, hotels and
restoran 11.305.348 2.764 - 946.210 12.254.322 restaurant
Pengangkutan, Transportation,
pergudangan dan warehousing and
komunikasi 299.529 - - - 299.529 communication
Pertambangan 19.980.957 - - 1.895.780 21.876.737 Mining
Jasa pelayanan
sosial 6.248.959 - - - 6.248.959 Social service
Jasa dunia usaha 11.042.966 - - 2.784.653 13.827.619 Business services
Konstruksi 5.676.884 - - 135.588 5.812.472 Construction
Lain-lain 1.003.853 - 38.279 9.357 1.051.489 Others
129.922.785 3.289 323.128 10.109.897 140.359.099
Total 1.203.639.885 29.731.168 54.356.972 60.479.146 1.348.207.171 Total
Dikurangi cadangan
kerugian penurunan Less allowance for
nilai (80.897.921) Impairment losses
Neto 1.267.309.250 Net
*) Termasuk seluruh kredit yang dianalisa secara individual *) Including all loans analyzed individually
319
Page 1294
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
3. Penurunan nilai aset keuangan pada tanggal- 3. Impairment of financial assets as of December
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 (lanjutan) 31, 2025 and 2024 (continued)
f. Wesel ekspor dan tagihan lainnya f. Export bills and other receivables
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025 and 2024 this
dan 2024 aset keuangan ini mengalami financial asset was impaired both
penurunan nilai baik secara individu dan individually and collectively.
kolektif.
g. Tagihan akseptasi g. Acceptance receivables
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025 and 2024, this
dan 2024, aset keuangan ini mengalami financial asset was impaired both
penurunan nilai baik secara individu dan individually and collectively.
kolektif.
h. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual h. Securities purchased under agreement to
kembali resell
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025 and 2024, this
dan 2024, aset keuangan ini tidak financial asset is neither individually nor
mengalami penurunan nilai secara collectively impaired.
individual maupun kolektif.
i. Aset lain-lain i. Other assets
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025 and 2024, this
dan 2024, aset keuangan ini mengalami financial asset is collectively impaired.
penurunan nilai secara kolektif.
j. Rekening administratif j. Administrative accounts
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025 and 2024, these
dan 2024, akun-akun administratif ini administrative accounts were impaired as
mengalami penurunan nilai dengan rincian follows:
sebagai berikut:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Rupiah Rupiah
Garansi yang diterbitkan 41.900.550 37.815.057 Guarantees issued
L/C yang tidak dapat dibatalkan
yang masih berjalan dalam
rangka impor 3.420.782 2.357.169 Irrevocable L/C
45.321.332 40.172.226
Mata uang asing Foreign currency
Garansi yang diterbitkan 25.015.126 29.040.179 Guarantees issued
L/C yang tidak dapat dibatalkan
yang masih berjalan dalam
rangka impor 10.128.975 9.418.751 Irrevocable L/C
35.144.101 38.458.930
80.465.433 78.631.156
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance for
penurunan nilai (1.410.927) (2.061.936) impairment losses
Total 79.054.506 76.569.220 Total
320
Page 1295
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
4. Kualitas aset keuangan 4. Quality of financial assets
Tabel berikut menunjukkan kualitas aset The following tables show the quality of financial
keuangan berdasarkan golongan aset untuk assets by class for all financial assets with credit
semua aset keuangan yang mempunyai risiko risk, amounts presented at gross:
kredit, nilai yang disajikan adalah gross:
31 Desember 2025/December 31, 2025
Belum Jatuh Tempo
atau Tidak Mengalami Telah Jatuh
Penurunan Nilai/ Tempo Tetapi
Neither past due not impaired Tidak Mengalami
Penurunan
Nilai/ Mengalami
High Grade/ Standard Grade/ Past due but Penurunan
High Grade Standard Grade not Impaired Nilai**)/ Impaired**) Jumlah/Total
Aset Assets
Current Account with
Giro pada Bank Indonesia 31.929.608 - - - 31.929.608 Bank Indonesia
Current Account with
Giro pada bank lain 41.980.016 464.565 - - 42.444.581 other bank
Penempatan pada Bank Placement with Bank
Indonesia dan lembaga Indonesia and other
keuangan lain 20.864.386 192.824 - - 21.057.210 financial institutions
Efek-efek Securities
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi 21.190.674 3.773.029 - - 24.963.703 profit or loss
Nilai wajar melalui Fair value through
penghasilan other comprehensive
komprehensif lain 133.794.104 32.258.729 - - 166.052.833 income
Biaya perolehan
diamortisasi 166.204.296 15.511.970 - - 181.716.266 Amortized cost
Wesel ekspor dan Export bills and other
tagihan lainnya 48.250.278 - - 1.805 48.252.083 receivables
Efek-efek yang dibeli dengan Securities under purchase
janji dijual kembali 24.452 - - - 24.452 Agreement to resell
Tagihan derivatif 1.167.029 - - - 1.167.029 Derivative receivables
Kredit yang diberikan Loans
Mikro 527.217.512 10.247.385 29.343.084 19.152.606 585.960.587 Micro
Ritel 472.023.468 19.685.711 17.807.078 22.734.724 532.250.981 Retail
Korporasi 319.476.680 - 231.489 22.809.681 342.517.850 Corporate
Pinjaman syariah 52.640.927 215.159 2.794.460 699.736 56.350.282 Sharia loans
Piutang sewa pembiayaan 3.984.008 67.460 277.671 77.018 4.406.157 Finance lease receivables
Tagihan akseptasi 12.719.275 - - 359.292 13.078.567 Acceptance receivables
Aset lain-lain*) 25.477.695 3.370.512 452.983 219.439 29.520.629 Others assets *)
Total 1.878.944.408 85.787.344 50.906.765 66.054.301 2.081.692.818 Total
*) *)
Aset lain-lain terdiri atas tagihan kepada pemerintah terkait pemberian KUR, Other assets consist of receivables from government related to KUR
piutang bunga, piutang lain-lain, pendapatan yang masih akan diterima disbursement, interest receivables, other receivables, accrued income
dengan prinsip syariah, dan term deposit valas devisa hasil ekspor Bank based on sharia principles, and foreign currency term deposit for foreign
Indonesia. exchange proceeds of export Bank Indonesia.
**) **)
Termasuk seluruh kredit yang dianalisa secara individual Including all loans analyzed individually.
321
Page 1296
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
4. Kualitas aset keuangan (lanjutan) 4. Quality of financial assets (continued)
Tabel berikut menunjukkan kualitas aset The following tables show the quality of financial
keuangan berdasarkan golongan aset untuk assets by class for all financial assets with credit
semua aset keuangan yang mempunyai risiko risk, amounts presented at gross (continued):
kredit, nilai yang disajikan adalah gross
(lanjutan):
31 Desember 2024/December 31, 2024
Belum Jatuh Tempo
atau Tidak Mengalami Telah Jatuh
Penurunan Nilai/ Tempo Tetapi
Neither past due not impaired Tidak Mengalami
Penurunan
Nilai/ Mengalami
High Grade/ Standard Grade/ Past due but Penurunan
High Grade Standard Grade not Impaired Nilai*)/ Impaired*) Jumlah/Total
Aset Assets
Current Account with
Giro pada Bank Indonesia 88.878.969 - - - 88.878.969 Bank Indonesia
Current Account with
Giro pada bank lain 24.745.895 836.930 - - 25.582.825 other bank
Penempatan pada Bank Placement with Bank
Indonesia dan lembaga Indonesia and other
keuangan lain 57.874.335 - - - 57.874.335 financial institutions
Efek-efek Securities
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi 14.128.939 9.289.813 - - 23.418.752 profit or loss
Nilai wajar melalui Fair value through
penghasilan other comprehensive
komprehensif lain 148.293.352 19.582.934 - - 167.876.286 income
Biaya perolehan
diamortisasi 111.557.365 23.683.297 - - 135.240.662 Amortized cost
Wesel ekspor dan Export bills and other
tagihan lainnya 40.618.097 - 24.637 14.088 40.656.822 receivables
Efek-efek yang dibeli dengan Securities under purchase
janji dijual kembali 16.845.690 - - - 16.845.690 agreement to resell
Tagihan derivatif 1.087.048 - - - 1.087.048 Derivative receivables
Kredit yang diberikan Loans
Mikro 517.322.593 9.509.799 33.788.405 14.925.331 575.546.128 Micro
Ritel 424.111.557 19.714.451 16.239.034 18.362.660 478.427.702 Retail
Korporasi 217.624.332 - 320.994 26.398.933 244.344.259 Corporate
Pinjaman syariah 44.581.403 506.918 4.008.539 792.222 49.889.082 Sharia loans
Piutang sewa pembiayaan 5.842.658 234.432 261.824 94.694 6.433.608 Finance lease receivables
Tagihan akseptasi 10.105.373 - - - 10.105.373 Acceptance receivables
Aset lain-lain*) 19.397.775 1.029.067 869.276 213.864 21.509.982 Others assets *)
Total 1.743.015.381 84.387.641 55.512.709 60.801.792 1.943.717.523 Total
*) *)
Aset lain-lain terdiri atas tagihan kepada pemerintah terkait pemberian KUR, Other assets consist of receivables from government related to KUR
piutang bunga, piutang lain-lain, pendapatan yang masih akan diterima disbursement, interest receivables, other receivables, accrued income
dengan prinsip syariah, dan term deposit valas devisa hasil ekspor Bank based on sharia principles, and foreign currency term deposit for foreign
Indonesia. exchange proceeds of export Bank Indonesia.
**) **)
Termasuk seluruh kredit yang dianalisa secara individual Including all loans analyzed individually.
Kualitas kredit didefinisikan sebagai berikut: Credit quality is defined as follows:
1. Tingkat Tinggi 1. High Grade
a) Giro pada Bank Indonesia, giro pada a) Current accounts with Bank Indonesia,
bank lain, penempatan pada Bank current accounts with other banks,
Indonesia dan lembaga keuangan lain, placements with Bank Indonesia and
yaitu giro atau penempatan pada other financial institutions are current
institusi Pemerintah dan transaksi accounts or placements in Government
dengan bank yang telah terdaftar pada institutions and transactions with banks
Bursa. listed in the Stock Exchange.
b) Kredit yang diberikan, piutang sewa b) Loan, finance lease receivable, and
pembiayaan dan pinjaman syariah sharia loan, are loans to third parties
yaitu pinjaman kepada pihak ketiga receivables that are neither past due
yang belum jatuh tempo dan tidak nor impaired, and have never been
mengalami penurunan nilai, serta tidak restructured.
pernah direstrukturisasi.
322
Page 1297
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
4. Kualitas aset keuangan (lanjutan) 4. Quality of financial assets (continued)
Kualitas kredit didefinisikan sebagai berikut Credit quality is defined as follows (continued):
(lanjutan):
1. Tingkat Tinggi (lanjutan) 1. High Grade (continued)
c) Wesel ekspor dan tagihan lainnya c) Export bills and other receivables as
serta tagihan akseptasi yaitu tagihan well as acceptances receivable, are
kepada pihak ketiga yang belum jatuh third party receivables that are not past
tempo dan memiliki kapasitas finansial due and have strong financial capacity
yang kuat dalam hal pembayaran in terms of repaying all obligations in a
kembali seluruh kewajibannya secara timely manner.
tepat waktu.
d) Efek-efek dan Obligasi Pemerintah, d) Securities and Government bonds are
yaitu efek-efek yang dikeluarkan oleh securities issued by Government,
Pemerintah, efek-efek dan obligasi investment grade securities and bonds
dengan rating minimal idA- (Pefindo), with a rating of at least idA- (Pefindo),
A- (Fitch), atau A3 (Moody’s). A- (Fitch), or A3 (Moody’s).
e) Penyertaan saham, yaitu penyertaan e) Investment in shares, are investments
pada perusahaan yang terdaftar pada in entities listed in Stock Exchange
Bursa dan memiliki tingkat kinerja which have an overall good
keseluruhan yang baik. performance level.
2. Tingkat Standar 2. Standard Grade
a) Giro pada bank Indonesia, giro pada a) Current accounts with Bank Indonesia,
bank lain, penempatan pada Bank current accounts with other banks,
Indonesia dan lembaga keuangan lain, placements with Bank Indonesia and
yaitu giro atau penempatan pada bank other financial institutions are current
yang tidak terdaftar pada Bursa. accounts or placements in Government
institutions and transactions with banks
listed in the Stock Exchange.
b) Kredit yang diberikan, pinjaman b) Loan, sharia loans, and finance lease
syariah, dan piutang sewa receivables pare loans to third parties
pembiayaan yaitu pinjaman kepada that are neither past due nor impaired,
pihak ketiga yang belum jatuh tempo, but have been restructured.
dan tidak mengalami penurunan nilai,
namun pernah direstrukturisasi.
c) Wesel ekspor dan tagihan lainnya c) Export bills and other receivables as
serta tagihan akseptasi, yaitu tagihan well as acceptances receivable, are
kepada pihak ketiga yang belum jatuh third party receivables that are not past
tempo dan memiliki kapasitas finansial due and have adequate financial
yang memadai dalam hal pembayaran capacity in terms of repaying all
kembali seluruh kewajibannya secara obligations in a timely manner.
tepat waktu.
d) Efek-efek dan Obligasi Pemerintah, d) Securities and Government Bonds are
yaitu efek-efek dan obligasi dengan securities and bonds with a rating
rating antara idBBB+ sampai dengan between idBBB+ and idBBB- (Pefindo),
idBBB- (Pefindo), BBB+ sampai BBB+ and BBB- (Fitch), or Baa1 and
dengan BBB- (Fitch), atau Baa1 Baa3 (Moody’s).
sampai dengan Baa3 (Moody’s).
e) Penyertaan saham, yaitu penyertaan e) Investment in shares, are investment in
pada perusahaan yang tidak terdaftar entities which are not listed in stock
pada Bursa dan memiliki tingkat exchange which have an overall good
kinerja keseluruhan yang baik. performance level.
323
Page 1298
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
4. Kualitas aset keuangan (lanjutan) 4. Quality of financial assets (continued)
Analisis Kualitas Kredit Credit Quality Analysis
Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian Measurement of Expected Credit Losses
a. Peningkatan Risiko Kredit Secara a. Significant Increase on Credit Risk
Signifikan
Ketika menentukan apakah risiko gagal When determining whether the risk of
bayar pada instrumen keuangan telah default on financial instruments has
meningkat secara signifikan sejak increased significantly since initial
pengakuan awal, Bank recognition, the Bank considers reasonable
mempertimbangkan informasi yang wajar and supportable, relevant information that is
dan terdukung, serta relevan yang tersedia available without excessive costs or efforts.
tanpa biaya atau upaya yang berlebihan. This includes quantitative and qualitative
Hal tersebut mencakup informasi dan information and analysis, based on historical
analisa kuantitatif dan kualitatif, experience and credit expert judgment and
berdasarkan pada pengalaman historis including forward-looking estimates.
dan penilaian pakar kredit dan termasuk
perkiraan masa depan (forward-looking).
Tujuan dari penilaian ini adalah untuk The purpose of this assessment is to identify
mengidentifikasi apakah peningkatan risiko whether a significant increase in credit risk
kredit secara signifikan atas eksposur telah of exposure has occurred by comparing:
terjadi dengan membandingkan:
1. Probability of default (PD) atas umur 1. Probability of default (PD) for the
tersisa pada tanggal pelaporan; remaining age at the reporting date;
dengan with
2. Probability of default (PD) atas umur 2. Probability of default (PD) for the
tersisa yang di estimasi pada saat estimated remaining age at initial
pengakuan awal eksposur (jika recognition of the exposure (if relevant,
relevan, disesuaikan dengan adjusted for changes in expectations of
perubahan ekspektasi pembayaran prepayment).
dimuka).
Ketika menentukan apakah risiko gagal When determining whether the risk of
bayar pada instrumen keuangan telah default on financial instruments has
meningkat secara signifikan sejak increased significantly since initial
pengakuan awal, Bank recognition, the Bank considers reasonable
mempertimbangkan informasi yang wajar and supportable, relevant information that is
dan terdukung, serta relevan yang tersedia available without excessive costs or efforts.
tanpa biaya atau upaya yang berlebihan. This includes quantitative and qualitative
Hal tersebut mencakup informasi dan information and analysis, based on historical
analisa kuantitatif dan kualitatif, experience and credit expert judgment and
berdasarkan pada pengalaman historis including forward-looking estimates.
dan penilaian pakar kredit dan termasuk
perkiraan masa depan (forward-looking).
324
Page 1299
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
4. Kualitas aset keuangan (lanjutan) 4. Quality of financial assets (continued)
Analisis Kualitas Kredit (lanjutan) Credit Quality Analysis (continued)
Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian Measurement of Expected Credit Losses
(lanjutan) (continued)
a. Peningkatan Risiko Kredit Secara a. Significant Increase on Credit Risk
Signifikan (lanjutan) (continued)
Tujuan dari penilaian ini adalah untuk The purpose of this assessment is to identify
mengidentifikasi apakah peningkatan risiko whether a significant increase in credit risk
kredit secara signifikan atas eksposur telah of exposure has occurred by comparing:
terjadi dengan membandingkan:
1. Probability of default (PD) atas umur 1. Probability of default (PD) for the
tersisa pada tanggal pelaporan; remaining age at the reporting date;
dengan with
2. Probability of default (PD) atas umur 2. Probability of default (PD) for the
tersisa yang di estimasi pada saat estimated remaining age at initial
pengakuan awal eksposur (jika recognition of the exposure (if relevant,
relevan, disesuaikan dengan adjusted for changes in expectations of
perubahan ekspektasi pembayaran prepayment).
dimuka).
Bank juga menggunakan kriteria berikut The Bank also uses the following criteria in
dalam menentukan apakah peningkatan determining whether a significant increase
risiko kredit secara signifikan atas in credit risk over exposure has occurred:
eksposur telah terjadi:
1. Pengujian kuantitatif berdasarkan 1. Quantitative testing based on changes
perubahan probability of default (PD) in the probability of default (PD)
2. Indikator kualitatif 2. Qualitative indicators
3. Tertunggak lebih dari 30 (tiga puluh) 3. Overdue for 30 days
hari
b. Credit Risk Grades b. Credit Risk Grades
Bank mengalokasikan setiap eksposur ke The Bank allocates each exposure to credit
credit risk grades berdasarkan variasi data risk grades based on a variety of data that is
yang ditentukan dapat memprediksi risiko determined to predict the risk of default and
gagal bayar dan menerapkan pengalaman apply credit experience. Credit risk grades
atas kredit. Credit risk grades ditetapkan are determined using qualitative and
menggunakan faktor kualitatif dan quantitative factors that can indicate the risk
kuantitatif yang dapat mengindikasikan of default. These factors vary depending on
risiko gagal bayar. Faktor-faktor ini the nature of the exposure and the type of
bervariasi tergantung pada sifat eksposur borrower.
dan jenis peminjam.
Credit risk grades ditetapkan dan Credit risk grades are determined and
dikalibrasi sedemikian rupa sehingga risiko calibrated in such a way that the risk of
terjadinya gagal bayar meningkat secara default is increasing exponentially as credit
eksponensial seiring dengan penurunan risk decreases, for example, the difference
risiko kredit, sebagai contoh, selisih antara between credit risk rating grades 1 and 2 is
credit risk rating grades 1 dan 2 lebih kecil smaller than the difference between credit
dari pada selisih antara credit risk rating rating grades 2 and 3.
grades 2 dan 3.
325
Page 1300
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
4. Kualitas aset keuangan (lanjutan) 4. Quality of financial assets (continued)
Analisis Kualitas Kredit (lanjutan) Credit Quality Analysis (continued)
Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian Measurement of Expected Credit Losses
(lanjutan) (continued)
b. Credit Risk Grades (lanjutan) b. Credit Risk Grades (continued)
Setiap eksposur dialokasikan ke credit risk Each exposure is allocated to credit risk
grades pada pengakuan awal berdasarkan grades at initial recognition based on
informasi yang tersedia tentang peminjam. available information about the borrower.
Eksposur ini dipantau secara berkelanjutan This exposure is monitored on an ongoing
dan dapat mengakibatkan eksposur basis, and can result in the exposure being
dipindahkan ke credit risk grades yang transferred to different credit risk grades.
berbeda. Pemantauan biasanya The monitoring usually uses the following
menggunakan data laporan keuangan, data: financial statements, use of credit
penggunaan fasilitas kredit, dan estimasi facilities, estimates of economic conditions.
kondisi ekonomi.
c. Penentuan Struktur Probability of Default c. Determination of Probability of Default
Structure
Credit risk grades adalah input utama Credit risk grades are the main input in
dalam penentuan struktur PD term determining the PD term structure of the
structure atas eksposur. Bank exposure. The Bank collects performance
mengumpulkan informasi kinerja dan gagal and default information about credit risk
bayar tentang eksposur risiko kredit yang exposures, which are analyzed by
dianalisa berdasarkan yurisdiksi atau jurisdiction or region and by product and
wilayah dan menurut jenis produk dan borrower type and credit risk assessment.
peminjam serta penilaian risiko kredit. For some portfolios, information purchased
Untuk beberapa portofolio, informasi yang from external credit assessors is also used.
dibeli dari penilai kredit eksternal juga
digunakan.
Bank menggunakan model statistik untuk The Bank uses a statistical model to analyze
menganalisa data yang dikumpulkan dan the data collected and produce an estimate
menghasilkan perkiraan probability of of the probability of default (PD) for the
default (PD) atas umur tersisa dan remaining life and how this is expected to
bagaimana hal ini diperkirakan akan change as a result of the passage of time.
berubah sebagai akibat dari berlalunya
waktu.
326
Page 1301
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
4. Kualitas aset keuangan (lanjutan) 4. Quality of financial assets (continued)
Analisis Kualitas Kredit (lanjutan) Credit Quality Analysis (continued)
Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian Measurement of Expected Credit Losses
(lanjutan) (continued)
d. Penentuan Terjadinya Peningkatan Risiko d. Determination of Significant Increase in
Kredit Secara Signifikan Credit Risk
Kriteria untuk menentukan apakah risiko Criteria for determining whether credit risk
kredit telah meningkat secara signifikan has increased significantly varies for each
bervariasi untuk setiap portofolio dan portfolio and includes quantitative changes
termasuk perubahan kuantitatif pada PD in PD and qualitative factors, including
dan faktor kualitatif, termasuk penentuan determination based on arrears day status.
berdasarkan status hari tunggakan.
Risiko kredit dari eksposur tertentu Credit risk from certain exposures is
dianggap telah meningkat secara signifikan considered to have increased significantly
sejak pengakuan awal jika, berdasarkan since initial recognition if, based on the
permodelan kuantitatif Bank, probability of Bank's quantitative modeling, the probability
default (PD) atas umur tersisa telah of default (PD) for the remaining life has
meningkat signifikan. increased significantly.
Bank juga dapat menggunakan penilaian The Bank can also use the judgment of
dari analis kredit dan jika mungkin, credit analysts and if possible, relevant
pengalaman historis yang relevan, dalam historical experience, in determining that
menentukan bahwa mungkin eksposur exposure may have experienced a
telah mengalami peningkatan risiko kredit significant increase in credit risk based on
yang signifikan berdasarkan indikator certain qualitative indicators that are
kualitatif tertentu yang dianggap dapat considered to indicate this and their effects
mengindikasi hal tersebut dan may not be fully reflected in quantitative
pengaruhnya mungkin tidak sepenuhnya analysis in a comprehensive manner on
tercermin dalam analisis kuantitatif secara time.
tepat waktu.
Bank menentukan bahwa peningkatan The Bank determines that a significant
risiko kredit secara signifikan belum terjadi increase in credit risk has not occurred if it is
apabila masih kurang dari 30 hari still less than 30 days in arrears. Arrears
tunggakan. Hari tunggakan ditentukan days are determined by calculating the
dengan menghitung jumlah hari sejak number of days from the initial due date
tanggal jatuh tempo awal dimana where full payment has not been received.
pembayaran penuh belum diterima. The due date is determined without
Tanggal jatuh tempo ditentukan tanpa considering the grace period that might be
mempertimbangkan masa tenggang yang available to the borrower.
mungkin tersedia bagi peminjam.
Bank memantau efektivitas kriteria yang The Bank monitors the effectiveness of the
digunakan dalam mengidentifikasi criteria used in identifying significant
peningkatan risiko kredit yang signifikan increases in credit risk by periodic review.
dengan cara reviu berkala.
327
Page 1302
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
4. Kualitas aset keuangan (lanjutan) 4. Quality of financial assets (continued)
Analisis Kualitas Kredit (lanjutan) Credit Quality Analysis (continued)
Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian Measurement of Expected Credit Losses
(lanjutan) (continued)
e. Modifikasi Aset Keuangan e. Modification of Financial Assets
Ketentuan kontraktual pinjaman dapat The contractual terms of the loan can be
dimodifikasi untuk beberapa alasan, modified for several reasons, including
termasuk perubahan kondisi pasar, retensi changes in market conditions, customer
pelanggan dan faktor-faktor lain yang tidak retention and other factors not related to the
terkait dengan penurunan kredit saat current credit decline. Loan with modified
pinjaman yang ketentuan kontraktualnya contractual terms can cause the initial loan
dimodifikasi dapat menyebabkan pinjaman to be derecognized and the loan as a result
awal dihentikan pengakuannya dan of the modification is recognized as a new
pinjaman hasil modifikasi diakui sebagai loan at fair value.
pinjaman baru pada nilai wajar.
Ketika ketentuan kontraktual pinjaman When the contractual terms of the loan are
dimodifikasi dan tidak mengakibatkan modified and do not result in termination of
penghentian pengakuan, penentuan recognition, determining the occurrence of a
terjadinya peningkatan risiko kredit secara significant increase in credit risk is done by
signifikan dilakukan dengan cara comparing:
membandingkan:
sisa PD sepanjang umur pada tanggal Remaining PD for life at reporting date
pelaporan berdasarkan ketentuan based on modified provisions; with
yang dimodifikasi; dengan Remaining PD throughout the
sisa PD sepanjang umur yang estimated age based on data at initial
diestimasi berdasarkan data pada saat recognition and initial contractual
pengakuan awal dan ketentuan provisions.
kontraktual awal.
f. Definisi Gagal Bayar (Default) f. Definition of Default
Grup menganggap aset keuangan dalam The Group considers financial assets as
keadaan default/gagal bayar ketika: default when:
Debitur tidak mungkin membayar The debtor is unlikely to pay its credit
kewajiban kreditnya secara penuh obligations to the full, without recourse
tanpa bantuan (recourse) dari from the business group; or
kelompok usahanya; atau
Debitur telah melewati jatuh tempo The debtor has more than 90 (ninety)
lebih dari 90 (sembilan puluh) hari atas days past due for any material credit
kewajiban kredit material apa pun obligations to the business group
kepada kelompok usahanya.
Dalam menilai apakah debitur dalam In assessing whether a debtor is in default,
keadaan default/gagal bayar, Grup the Group considers the following indicators:
mempertimbangkan indikator berikut:
Kualitatif-seperti pelanggaran Qualitative-such as violations of the
persyaratan penjanjian (covenants); terms of the covenants;
Kuantitatif-seperti status tunggakan; Quantitative-such as arrears status;
dan and
Berdasarkan data yang dikembangkan Based on data developed internally and
secara internal dan diperoleh dari obtained from external sources
sumber eksternal.
328
Page 1303
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
4. Kualitas aset keuangan (lanjutan) 4. Quality of financial assets (continued)
Analisis Kualitas Kredit (lanjutan) Credit Quality Analysis (continued)
Input, Asumsi, dan Teknik yang digunakan Inputs, Assumptions, and Techniques used in
dalam mengestimasi penurunan nilai estimating impairment
a. Penggunaan informasi perkiraan masa a. Use of forward-looking information
depan (forward-looking)
Bank menggunakan informasi forward- The Bank uses forward-looking information
looking dalam menilai apakah telah in assessing whether there has been a
terjadinya peningkatan risiko kredit secara significant increase in credit risk and in
signifikan dan pengukuran kerugian kredit measuring expected credit losses. Based on
ekspektasian. Berdasarkan saran dari suggestions from the Risk Management
Komite Manajemen Risiko, pakar ekonomi Committee, economic experts and
dan pertimbangan berbagai informasi consideration of various actual and external
aktual dan perkiraan eksternal, Bank forecast information, the Bank formulates a
merumuskan pandangan dasar (base base case on the movement of relevant
case) tentang pergerakan variabel economic variables in the future as well as
ekonomi yang relevan dimasa depan serta estimates of other possible scenarios. This
perkiraan skenario lain yang mungkin process involves developing two or more
terjadi. Proses ini meliputi pengembangan additional economic scenarios and
dua atau lebih skenario ekonomi tambahan considering the relative probability of the
dan mempertimbangkan probabilitas relatif possible outputs. External information
dari keluaran (output) yang mungkin. includes economic data and forecasts
Informasi eksternal mencakup data published by, such as government agencies
ekonomi dan perkiraan yang diterbitkan and selected private sector analysts and
oleh, seperti badan pemerintah dan analis academics.
sektor swasta dan akademisi terpilih.
Pandangan dasar (base case) digunakan The base case reflects the output with the
dalam perencanaan strategis dan highest probability and is used in strategic
anggaran. Skenario yang lain planning and budgeting. The other scenario
mencerminkan keluaran yang lebih optimis reflects a more optimistic output and a more
dan keluaran yang lebih pesimis. pessimistic outcome.
Skenario ekonomi yang dirumuskan The economic scenario is formulated using
menggunakan kisaran indikator utama the following main indicator ranges:
berikut:
2025 2026
Pertumbuhan PDB dasar 5,04% dasar 5,18% GDP Growth
Kisaran antara 3,90 hingga 5,19% Kisaran antara 4,29 hingga 5,24%
baseline 5.04% baseline 5.18%
Ranges from 3.90 to 5.19% Ranges from 4.29 to 5.24%
Tingkat Konsumsi dasar 4,94% dasar 5,09% Consumption Rate
Kisaran antara 3,20 hingga 5,09% Kisaran antara 4,13 hingga 5,19%
baseline 4.94% baseline 5.09%
Ranges from 3.20 to 5.09% Ranges from 4.13 to 5.19%
Tingkat Investasi dasar 5,76% dasar 4,61% Investment Rate
Kisaran antara 4,51 hingga 5,91% Kisaran antara 3,77 hingga 4,93%
baseline 5.76% baseline 4.61%
Ranges from 4.51 to 5.91% Ranges from 3.77 to 4.93%
329
Page 1304
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
4. Kualitas aset keuangan (lanjutan) 4. Quality of financial assets (continued)
Analisis Kualitas Kredit (lanjutan) Credit Quality Analysis (continued)
Input, Asumsi, dan Teknik yang digunakan Inputs, Assumptions, and Techniques used in
dalam mengestimasi penurunan nilai (lanjutan) estimating impairment (continued)
b. Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian b. Measurement of Expected Credit Losses
Input utama dalam pengukuran kerugian The main inputs in measuring expected
kredit ekspektasian adalah variabel berikut: credit losses are the following variables:
Probability of Default (PD) Probability of Default (PD)
Loss of Given Default (LGD) Loss of Given Default (LGD)
Exposure at Default (EAD) Exposure at Default (EAD)
Parameter ini umumnya berasal dari model These parameters generally come from
statistik yang dikembangkan secara internally developed statistical models and
internal dan data historis lainnya. other historical data. This parameter is
Parameter ini disesuaikan untuk adjusted to reflect forward-looking
mencerminkan informasi forward-looking. information.
Estimasi PD adalah estimasi pada tanggal PD estimation is an estimate at a specific
tertentu, yang dihitung berdasarkan model date, which is calculated based on a
peringkat statistik dan dinilai menggunakan statistical ranking model and is assessed
rating yang disesuaikan dengan berbagai using a rating adjusted for various
kategori dari debitur dan eksposur. Model categories of debtors and exposures. This
statistik ini didasarkan pada data yang statistical model is based on internally
disusun secara internal yang terdiri dari compiled data consisting of quantitative,
faktor kuantitatif, kualitatif, dan perkiraan qualitative factors, and forward-looking
berwawasan ke depan (forward-looking). information.
LGD adalah besarnya kerugian jika terjadi LGD is the amount of loss in the event of
gagal bayar. Parameter LGD diestimasi default. The LGD parameter is estimated
secara historis berdasarkan tingkat historically based on the rate of recovery of
pemulihan atas klaim terhadap debitur claims against defaulters. The LGD model
yang gagal bayar. LGD juga diamati takes into account the structure,
dengan mempertimbangkan jaminan tunai guarantees, seniority of claims, the debtor's
yang merupakan bagian integral dari aset industry, and the cost of recovery of each
keuangan terhutang serta biaya yang guarantee that is an integral part of a
dikeluarkan dalam proses pemulihan. financial asset.
EAD merepresentasikan estimasi eksposur EAD represents the estimated exposure in
jika terjadi gagal bayar. EAD suatu aset the event of default. The EAD of a financial
keuangan adalah jumlah tercatat bruto. asset is the gross carrying amount. For loan
Untuk komitmen pinjaman dan jaminan commitments and financial guarantees,
keuangan, EAD mencakup jumlah yang EAD includes the amount that has been
telah ditarik, serta jumlah potensial di masa drawn, as well as the potential future
depan yang akan ditarik, yang diestimasi amount to be withdrawn, which is estimated
berdasarkan pengamatan historis. based on historical observations.
330
Page 1305
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
4. Kualitas aset keuangan (lanjutan) 4. Quality of financial assets (continued)
Analisis Kualitas Kredit (lanjutan) Credit Quality Analysis (continued)
Input, Asumsi, dan Teknik yang digunakan Inputs, Assumptions, and Techniques used in
dalam mengestimasi penurunan nilai (lanjutan) estimating impairment (continued)
b. Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian b. Measurement of Expected Credit Losses
(lanjutan) (continued)
Ketika pemodelan parameter dilakukan When parameter modeling is carried out
secara kolektif, instrumen keuangan collectively, financial instruments are
dikelompokkan berdasarkan kesamaan grouped based on common risk
karakteristik risiko yang meliputi: characteristics which include:
Jenis instrumen; Type of instrument;
Peringkat risiko kredit; Credit risk rating;
Jenis agunan; Collateral type;
Tanggal pengakuan awal; Initial recognition date;
Sisa waktu jatuh tempo. Remaining time due.
5. Berdasarkan PSAK No. 107, aset keuangan 5. Based on SFAS No. 107, past due financial
yang telah jatuh tempo ditentukan ketika debitur assets are determined when a debtor fails to
gagal melakukan pembayaran sesuai jadwal. make payments on schedule. The following table
Tabel berikut menunjukan aging analysis shows the aging analysis of loans, sharia loans,
terhadap kredit yang diberikan, pinjaman and finance lease receivables that are past due
syariah, dan piutang sewa pembiayaan yang but not impaired.
telah jatuh tempo tetapi tidak mengalami
penurunan nilai.
31 Desember 2025/December 31, 2025
≤ 30 hari/ > 30 - 60 hari/ > 60 - 90 hari/ Total/
≤ 30 days > 30 - 60 days > 60 - 90 days Total
Kredit yang diberikan Loans
Mikro 11.102.487 8.023.667 10.216.930 29.343.084 Micro
Ritel 8.675.477 4.125.039 5.006.562 17.807.078 Retail
Korporasi 231.489 - - 231.489 Corporate
Pinjaman syariah 433.809 2.088.359 272.292 2.794.460 Sharia loans
Piutang sewa pembiayaan 162.023 63.604 52.044 277.671 Finance lease receivables
Total 20.605.285 14.300.669 15.547.828 50.453.782 Total
31 Desember 2024/December 31, 2024
≤ 30 hari/ > 30 - 60 hari/ > 60 - 90 hari/ Total/
≤ 30 days > 30 - 60 days > 60 - 90 days Total
Kredit yang diberikan Loans
Mikro 12.501.822 9.398.463 11.888.120 33.788.405 Micro
Ritel 7.325.386 4.150.190 4.763.458 16.239.034 Retail
Korporasi 320.994 - - 320.994 Corporate
Pinjaman syariah 446.914 3.270.103 291.522 4.008.539 Sharia loans
Piutang sewa pembiayaan 156.299 70.942 34.583 261.824 Finance lease receivables
Total 20.751.415 16.889.698 16.977.683 54.618.796 Total
331
Page 1306
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Likuiditas Liquidity Risk Management
Risiko likuiditas merupakan risiko akibat Liquidity risk is the risk arising form BRI’s inability to
ketidakmampuan BRI untuk memenuhi kewajiban meet the maturity obligations of cash flow funding
jatuh tempo dari sumber pendanaan arus kas sources and/or of high quality liquid assets that can
dan/atau dari aset likuid berkualitas tinggi yang be mortgaged without disrupting the operations and
dapat diagunkan sehingga tidak mengganggu financial condition of BRI.
aktivitas dan kondisi keuangan BRI.
BRI mengelola risiko likuiditas agar dapat memenuhi BRI manages its liquidity risk in order to meet every
setiap kewajiban finansial yang sudah diperjanjikan financial liability that has been agreed upon in
secara tepat waktu, serta dapat memelihara tingkat a timely manner and to maintain adequate and
likuiditas yang memadai dan optimal. optimal liquidity level.
Untuk mendukung pengelolaan likuiditas, BRI In order to support liquidity management, BRI
menetapkan Surat Edaran Manajemen Risiko establishes a Liquidity Risk Management Circular
Likuiditas yang mencakup tata kelola manajemen Letter, which includes liquidity risk management
risiko likuiditas, limit pengelolaan likuiditas, liquidity governance, liquidity management limits, liquidity
coverage ratio, net stable funding ratio, early coverage ratios, net stable funding ratios, early
warning indicators, dan contingency funding plan. warning indicators, and contingency funding plans.
Pedoman ini bertujuan untuk memastikan The purpose of this policy is to ensure that BRI has
kecukupan pengelolaan risiko likuiditas harian sufficient daily liquidity risk management in fulfilling its
dalam memenuhi kewajiban pada kondisi normal obligations in normal or crisis conditions in
maupun kondisi krisis secara tepat waktu dari a timely manner from various available sources to
berbagai sumber dana yang tersedia, termasuk ensure the availability of high quality liquid assets,
memastikan ketersediaan aset likuid berkualitas and having a healthy and sustainable structure of
tinggi dan penghimpunan DPK yang memiliki deposits from customer.
struktur yang sehat dan sustainable.
BRI juga melakukan simulasi stress testing secara BRI also conducts quartely stress testing, which is
triwulanan yang disampaikan kepada Dewan Direksi submitted to the Board of Commissioners and
dan Komisaris BRI melalui Risk Management Directors through Risk Management Committee
Committee (RMC). Tujuan dari stress testing yaitu (RMC). The purpose of stress testing is to measure
untuk mengukur ketahanan atau kemampuan untuk the resistance or ability to meet liquidity and capital
memenuhi kebutuhan likuiditas selama kondisi krisis adequacy during crisis (stress). Moreover, stress test
(stress). Selain itu, stress test juga digunakan is also used as reference for developing or improving
sebagai acuan untuk mengembangkan atau emergency funding plans (contingency plan) and
meningkatkan rencana pendanaan darurat liquidity risk limits.
(contingency plan), dan limit risiko likuiditas.
Analisa Aset dan Liabilitas Sesuai Sisa Jatuh Tempo Analysis of Asset and Liability According to
Kontraktual Remaining Contractual Maturity
Potensi risiko likuiditas yang akan dihadapi BRI di Potential liquidity risks that BRI will encounter in the
masa mendatang diukur melalui Liquidity Gap future is measured through Liquidity Gap Analysis
Analysis yang merupakan proyeksi mismatch which is a projection of liquidity mismatches based on
likuiditas atas dasar jatuh tempo aset dan liabilitas, the maturity of assets and liabilities, after taking into
setelah memperhitungkan kebutuhan untuk account the business expansion needs. This
ekspansi bisnis. Informasi ini menjadi pertimbangan information is also considered when planning and
dalam perencanaan dan pengelolaan likuiditas, managing liquidity, including business expansion
termasuk juga kebutuhan ekspansi bisnis. Dengan needs. With the implementation of effective liquidity
diterapkannya pengelolaan likuiditas yang efektif, risk management, it is expected that liquidity risks can
diharapkan dapat meminimalkan risiko likuiditas di be minimized while simultaneously enhancing the
BRI sekaligus meningkatkan stabilitas sistem overall banking system’s stability.
perbankan secara keseluruhan.
332
Page 1307
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Likuiditas (lanjutan) Liquidity Risk Management (continued)
Analisa Aset dan Liabilitas Sesuai Sisa Jatuh Tempo Analysis of Asset and Liability According to
Kontraktual (lanjutan) Remaining Contractual Maturity (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan informasi mengenai The tables below represent information on the
pemetaan aset dan liabilitas keuangan dalam skala mapping of financial assets and liabilities within
waktu tertentu (maturity buckets) berdasarkan sisa a certain maturity buckets based on their remaining
jangka waktu sampai dengan jatuh tempo maturity as of December 31, 2025 and 2024:
(remaining maturity) pada tanggal 31 Desember
2025 dan 2024:
31 Desember 2025/December 31, 2025
Lainnya
> 1 bulan - > 3 bulan yang tidak
3 bulan/ - 1 tahun/ memiliki jatuh
< 1 bulan/ > 1 month 3 months >1 tahun/ tempo/ Others
Keterangan/Description Jumlah/Total < 1 month - 3 months> - 1 year > 1 year without maturity
Aset/Assets
Kas/Cash 32.044.482 - - - - 32.044.482
Giro pada Bank Indonesia/
Current accounts with Bank Indonesia 31.929.608 31.929.608 - - - -
Giro pada bank lain/
Current accounts with Other Banks 42.444.581 42.444.581 - - - -
Cadangan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses (11.273) - - - - (11.273)
Penempatan pada Bank Indonesia
dan Lembaga keuangan lain/
Placement with Bank Indonesia
and Other Financial Institutions 21.057.210 17.446.548 1.793.977 1.816.685 - -
Cadangan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses (2.405) - - - - (2.405)
Efek-efek/Securities 372.732.802 174.566.337 18.437.203 40.410.920 139.318.342 -
Cadangan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses (89.519) - - - - (89.519)
Wesel ekspor dan tagihan lainnya/
Export Bills and Other Receivables 48.252.083 15.106.822 21.760.190 11.385.071 - -
Cadangan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses (465.498) - - - - (465.498)
Efek-efek yang dibeli
dengan janji dijual kembali/
Securities purchased
under agreement to resell 24.452 24.452 - - - -
Tagihan Derivatif/
Derivative receivables 1.167.029 417.672 321.253 184.118 243.986 -
Kredit yang diberikan/Loans
Mikro/Micro 585.960.587 9.262.203 10.749.957 151.450.270 414.498.157 -
Ritel/Retail 532.250.981 20.773.704 32.600.956 132.993.378 345.882.943 -
Korporasi/Corporate 342.517.850 10.214.858 12.880.503 83.446.497 235.975.992 -
Cadangan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses (79.328.619) - - - - (79.328.619)
Pinjaman syariah/Sharia loans 56.350.282 163.298 894.344 35.190.312 20.102.328 -
Cadangan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses (3.565.115) - - - - (3.565.115)
Piutang sewa pembiayaan/
Finance lease receivables 4.406.157 287.209 445.245 1.516.661 2.157.042 -
Cadangan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses (164.922) - - - - (164.922)
Tagihan akseptasi/
Acceptance receivables 13.078.567 2.952.266 4.708.937 5.417.364 - -
Cadangan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses (32.226) - - - - (32.226)
Aset lain-lain*)/Other assets*) 29.520.629 2.860.282 1.643.539 14.650.255 220.275 10.146.278
2.030.077.723 328.449.840 106.236.104 478.461.531 1.158.399.065 (41.468.817)
333
Page 1308
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Likuiditas (lanjutan) Liquidity Risk Management (continued)
Analisa Aset dan Liabilitas Sesuai Sisa Jatuh Tempo Analysis of Asset and Liability According to
Kontraktual (lanjutan) Remaining Contractual Maturity (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan informasi mengenai The tables below represent information on the
pemetaan aset dan liabilitas keuangan dalam skala mapping of financial assets and liabilities within
waktu tertentu (maturity buckets) berdasarkan sisa a certain maturity buckets based on their remaining
jangka waktu sampai dengan jatuh tempo maturity as of December 31, 2025 and 2024
(remaining maturity) pada tanggal 31 Desember (continued):
2025 dan 2024 (lanjutan):
31 Desember 2025/December 31, 2025
Lainnya
> 1 bulan - > 3 bulan yang tidak
3 bulan/ - 1 tahun/ memiliki jatuh
< 1 bulan/ > 1 month 3 months >1 tahun/ tempo/ Others
Keterangan/Description Jumlah/Total < 1 month - 3 months - 1 year > 1 year without maturity
Liabilitas/Liabilities
Liabilitas segera/
Liability due immediately 39.818.745 4.742.412 3.523.959 31.552.374 - -
Simpanan nasabah/
Deposits from customers
Giro/Demand deposits 448.203.670 - - - - 448.203.670
Tabungan/ Saving deposits 587.585.862 - - - - 587.585.862
Deposito berjangka/
Time deposits 431.054.307 161.511.812 245.467.556 23.409.341 665.598 -
Simpanan dari bank lain
dan lembagakeuangan lainnya/
Deposits from other Bank
and other financial institutions 17.601.436 14.023.195 3.575.241 3.000 - -
Efek yang dijual dengan
janji dibeli kembali/
Securities sold under agreement
to repurchase 27.932.749 15.440.617 10.059 7.540.256 4.941.817 -
Liabilitas derivatif/ Derivative payable 1.101.753 310.384 468.458 84.210 238.701 -
Liabilitas akseptasi/
Acceptance payable 13.078.567 2.952.266 4.708.937 5.417.364 - -
Surat berharga yang diterbitkan/
Marketable securities issued 40.901.648 1.096.386 1.235.390 22.182.701 16.387.171 -
Pinjaman yang diterima/
Fund borrowing 129.186.116 52.845.753 23.906.746 21.387.339 31.046.278 -
Pinjaman dan surat
berharga subordinasi/
Subordinated loans and
marketable securities 486.867 - - - 486.867 -
Liabilitas lain-lain**)/Other liabilities**) 4.017.636 16.516 1.535.266 501.488 1.498.371 465.995
1.740.969.356 252.939.341 284.431.612 112.078.073 55.264.803 1.036.255.527
Perbedaan Jatuh Tempo/
Temporary Difference 289.108.367 75.510.499 (178.195.508) 366.383.458 1.103.134.262 (1.077.724.344)
*) Aset lain-lain terdiri atas tagihan kepada pemerintah terkait pemberian KUR, piutang bunga, piutang lain-lain, pendapatan yang masih akan diterima dengan prinsip syariah,
dan term deposit valas devisa hasil ekspor Bank Indonesia/Other assets consist of receivables from government related to KUR disbursement, interest receivables, other
receivables, accrued income based on sharia principles, and foreign currency term deposit for foreign exchange proceeds of export Bank Indonesia.
**) Liabilitas lain-lain terdiri atas utang bunga, setoran jaminan, liabilitas sewa, dan term deposit valas devisa hasil ekspor Bank Indonesia/Other liabilities consist of interest
payables, security deposits, lease liabilities, and foreign currency term deposit for foreign exchange proceeds of export Bank Indonesia.
334
Page 1309
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Likuiditas (lanjutan) Liquidity Risk Management (continued)
Analisa Aset dan Liabilitas Sesuai Sisa Jatuh Tempo Analysis of Asset and Liability According to
Kontraktual (lanjutan) Remaining Contractual Maturity (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan informasi mengenai The tables below represent information on the
pemetaan aset dan liabilitas keuangan dalam skala mapping of financial assets and liabilities within
waktu tertentu (maturity buckets) berdasarkan sisa a certain maturity buckets based on their remaining
jangka waktu sampai dengan jatuh tempo maturity as of December 31, 2025 and 2024
(remaining maturity) pada tanggal 31 Desember (continued):
2025 dan 2024 (lanjutan):
31 Desember 2024/December 31, 2024
Lainnya
> 1 bulan - > 3 bulan yang tidak
3 bulan/ - 1 tahun/ memiliki jatuh
< 1 bulan/ > 1 month 3 months >1 tahun/ tempo/ Others
Keterangan/Description Jumlah/Total < 1 month - 3 months - 1 year > 1 year without maturity
Aset/Assets
Kas/Cash 29.783.642 - - - - 29.783.642
Giro pada Bank Indonesia/
Current accounts with Bank Indonesia 88.878.969 88.878.969 - - - -
Giro pada bank lain/
Current accounts with Other Banks 25.582.825 25.582.825 - - - -
Cadangan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses (8.378) - - - - (8.378)
Penempatan pada Bank Indonesia
dan Lembaga keuangan lain/
Placement with Bank Indonesia
and Other Financial Institutions 57.874.335 52.254.935 4.346.890 1.272.510 - -
Cadangan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses (767) - - - - (767)
Efek-efek/Securities 326.535.700 197.026.688 7.707.543 26.533.355 95.268.114 -
Cadangan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses (58.823) - - - - (58.823)
Wesel ekspor dan tagihan lainnya/
Export Bills and Other Receivables 40.656.822 10.387.034 15.747.396 14.522.392 - -
Cadangan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses (1.075.559) - - - - (1.075.559)
Efek-efek yang dibeli
dengan janji dijual kembali/
Securities purchased
under agreement to resell 16.845.690 16.037.069 808.621 - - -
Tagihan Derivatif/
Derivative receivables 1.087.048 398.411 240.718 220.544 227.375 -
Kredit yang diberikan/Loans
Mikro/Micro 575.546.128 8.469.027 11.252.039 129.393.127 426.431.935 -
Ritel/Retail 478.427.702 21.628.410 29.705.356 118.558.234 308.535.702 -
Korporasi/Corporate 244.344.259 10.550.202 15.983.728 48.305.206 169.505.123 -
Cadangan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses (76.902.889) - - - - (76.902.889)
Pinjaman syariah/Sharia loans 49.889.082 195.952 836.624 37.260.451 11.596.055 -
Cadangan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses (3.995.032) - - - - (3.995.032)
Piutang sewa pembiayaan/
Finance lease receivables 6.433.608 14.894 875.588 1.875.626 3.667.500 -
Cadangan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses (165.590) - - - - (165.590)
Tagihan akseptasi/
Acceptance receivables 10.105.373 2.093.976 3.203.289 4.808.108 - -
Cadangan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses (321.683) - - - - (321.683)
Aset lain-lain*)/Other assets*) 21.509.982 2.801.636 2.161.361 6.573.074 549.010 9.424.901
1.890.972.444 436.320.028 92.869.153 389.322.627 1.015.780.814 (43.320.178)
335
Page 1310
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Likuiditas (lanjutan) Liquidity Risk Management (continued)
Analisa Aset dan Liabilitas Sesuai Sisa Jatuh Tempo Analysis of Asset and Liability According to
Kontraktual (lanjutan) Remaining Contractual Maturity (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan informasi mengenai The tables below represent information on the
pemetaan aset dan liabilitas keuangan dalam skala mapping of financial assets and liabilities within
waktu tertentu (maturity buckets) berdasarkan sisa a certain maturity buckets based on their remaining
jangka waktu sampai dengan jatuh tempo maturity as of December 31, 2025 and 2024
(remaining maturity) pada tanggal 31 Desember (continued):
2025 dan 2024 (lanjutan):
31 Desember 2024/December 31, 2024
Lainnya
> 1 bulan - > 3 bulan yang tidak
3 bulan/ - 1 tahun/ memiliki jatuh
< 1 bulan/ > 1 month 3 months >1 tahun/ tempo/ Others
Keterangan/Description Jumlah/Total < 1 month - 3 months> - 1 year > 1 year without maturity
Liabilitas/Liabilities
Liabilitas segera/
Liability due immediately 36.821.661 4.385.460 3.258.717 29.177.484 - -
Simpanan nasabah/
Deposits from customers
Giro/Demand deposits 374.554.340 - - - - 374.554.340
Tabungan/ Saving deposits 544.426.947 - - - - 544.426.947
Deposito berjangka/
Time deposits 446.468.817 96.057.375 277.315.794 72.061.726 1.033.922 -
Simpanan dari bank lain
dan lembaga keuangan lainnya/
Deposits from other Bank
and other financial institutions 14.679.482 10.562.307 4.035.795 79.880 1.500 -
Efek yang dijual dengan
janji dibeli kembali/
Securities sold under agreement
to repurchase 25.043.717 9.175.747 1.015.744 7.400.233 7.451.993 -
Liabilitas derivatif/ Derivative payable 1.585.120 813.590 413.095 46.458 311.977 -
Liabilitas akseptasi/
Acceptance payable 10.105.373 2.093.976 3.203.289 4.808.108 - -
Surat berharga yang diterbitkan/
Marketable securities issued 32.502.499 1.122 3.749.137 15.441.248 13.310.992 -
Pinjaman yang diterima/
Fund borrowing 127.879.804 51.930.592 16.185.701 20.144.236 39.619.275 -
Pinjaman dan surat
berharga subordinasi/
Subordinated loans and
marketable securities 491.781 - - - 491.781 -
Liabilitas lain-lain**)/Other liabilities**) 7.398.275 3.365.836 713.151 380.142 2.610.604 328.542
1.621.957.816 178.386.005 309.890.423 149.539.515 64.832.044 919.309.829
Perbedaan Jatuh Tempo/
Temporary Difference 269.014.628 257.934.023 (217.021.270) 239.783.112 950.948.770 (962.630.007)
*) Aset lain-lain terdiri atas tagihan kepada pemerintah terkait pemberian KUR, piutang bunga, piutang lain-lain, pendapatan yang masih akan diterima dengan prinsip syariah,
dan term deposit valas devisa hasil ekspor Bank Indonesia/Other assets consist of receivables from government related to KUR disbursement, interest receivables, other
receivables, accrued income based on sharia principles, and foreign currency term deposit for foreign exchange proceeds of export Bank Indonesia.
**) Liabilitas lain-lain terdiri atas utang bunga, setoran jaminan, liabilitas sewa, dan term deposit valas devisa hasil ekspor Bank Indonesia/Other liabilities consist of interest
payables, security deposits, lease liabilities, and foreign currency term deposit for foreign exchange proceeds of export Bank Indonesia.
336
Page 1311
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Likuiditas (lanjutan) Liquidity Risk Management (continued)
Analisa Aset dan Liabilitas Sesuai Sisa Jatuh Tempo Analysis of Asset and Liability According to
Kontraktual (lanjutan) Remaining Contractual Maturity (continued)
Tabel jatuh tempo berikut ini menyajikan informasi The following maturity table presents information
mengenai perkiraan jatuh tempo dari liabilitas regarding the estimated maturity of financial liabilities
keuangan sesuai kontrak berdasarkan arus kas according to the contract based on undiscounted
undiscounted pada tanggal-tanggal 31 Desember cash flows on December 31, 2025 and 2024, as
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember 2025/December 31, 2025
Lainnya
> 1 bulan - > 3 bulan yang tidak
3 bulan/ - 1 tahun/ memiliki jatuh
< 1 bulan/ > 1 month 3 months >1 tahun/ tempo/Others
Keterangan/Description Jumlah/Total < 1 month - 3 months> - 1 year > 1 year without maturity
Liabilitas/Liabilities
Liabilitas segera/
Liability due immediately 39.818.745 4.742.412 3.523.959 31.552.374 - -
Simpanan nasabah/
Deposits from customers
Giro/Demand deposits 448.203.670 - - - - 448.203.670
Tabungan/Saving deposits 587.585.862 - - - - 587.585.862
Deposito berjangka/
Time deposits 433.625.211 161.792.470 247.281.969 23.856.876 693.896 -
Simpanan dari bank lain
dan lembaga keuangan lain/
Deposits from other Bank
and other financial institutions 17.718.949 14.101.423 3.614.310 3.216 - -
Efek yang dijual dengan
janji dibeli kembali/
Securities sold under
agreement to repurchase 28.579.752 15.445.128 10.098 7.672.136 5.452.390 -
Liabilitas derivatif/
Derivative payable 1.101.753 310.384 468.458 84.210 238.701 -
Liabilitas akseptasi/
Acceptance payable 13.078.567 2.952.266 4.708.937 5.417.364 - -
Surat berharga yang diterbitkan/
Marketable securities issued 45.826.907 1.110.607 1.255.994 23.312.936 20.147.370 -
Pinjaman yang diterima/
Fund borrowing 150.786.766 60.199.046 24.004.453 29.146.270 37.436.997 -
Pinjaman dan surat
berharga subordinasi/
Subordinated loans and
marketable securities 582.851 - - - 582.851 -
Liabilitas lain-lain***)/
Other liabilities***) 4.017.636 16.516 1.535.266 501.488 1.498.371 465.995
1.770.926.669 260.670.252 286.403.444 121.546.870 66.050.576 1.036.255.527
***) Liabilitas lain-lain terdiri atas utang bunga, setoran jaminan, liabilitas sewa, dan term deposit valas devisa hasil ekspor Bank Indonesia/Other liabilities consist of interest
payables, security deposits, lease liabilities, and foreign currency term deposit for foreign exchange proceeds of export Bank Indonesia.
337
Page 1312
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Likuiditas (lanjutan) Liquidity Risk Management (continued)
Analisa Aset dan Liabilitas Sesuai Sisa Jatuh Tempo Analysis of Asset and Liability According to
Kontraktual (lanjutan) Remaining Contractual Maturity (continued)
Tabel jatuh tempo berikut ini menyajikan informasi The following maturity table presents information
mengenai perkiraan jatuh tempo dari liabilitas regarding the estimated maturity of financial liabilities
keuangan sesuai kontrak berdasarkan arus kas according to the contract based on undiscounted
undiscounted pada tanggal-tanggal 31 Desember cash flows on December 31, 2025 and 2024, as
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut (lanjutan): follows (continued):
31 Desember 2024/December 31, 2024
Lainnya
> 1 bulan - > 3 bulan yang tidak
3 bulan/ - 1 tahun/ memiliki jatuh
< 1 bulan/ > 1 month 3 months >1 tahun/ tempo/Others
Keterangan/Description Jumlah/Total < 1 month - 3 months> - 1 year > 1 year without maturity
Liabilitas/Liabilities
Liabilitas segera/
Liability due immediately 36.821.661 4.385.460 3.258.717 29.177.484 - -
Simpanan nasabah/
Deposits from customers
Giro/Demand deposits 374.554.340 - - - - 374.554.340
Tabungan/Saving deposits 544.426.947 - - - - 544.426.947
Deposito berjangka/
Time deposits 453.653.762 169.265.154 235.510.360 48.178.250 699.998 -
Simpanan dari bank lain
dan lembaga keuangan lain/
Deposits from other Bank
and other financial institutions 14.700.264 11.771.866 2.524.095 404.303 - -
Efek yang dijual dengan
janji dibeli kembali/
Securities sold under
agreement to repurchase 25.751.090 8.899.761 1.544.433 7.464.270 7.842.626 -
Liabilitas derivatif/
Derivative payable 1.585.120 813.590 413.095 46.458 311.977 -
Liabilitas akseptasi/
Acceptance payable 10.105.373 2.093.976 3.203.289 4.808.108 - -
Surat berharga yang diterbitkan/
Marketable securities issued 37.260.535 1.123 3.800.983 16.266.380 17.192.049 -
Pinjaman yang diterima/
Fund borrowing 138.225.430 60.952.784 19.311.467 23.965.210 33.995.969 -
Pinjaman dan surat
berharga subordinasi/ 616.773 - - 299 616.474 -
Subordinated loans and
marketable securities
Liabilitas lain-lain***)/
Other liabilities***) 7.398.275 3.365.836 713.151 380.142 2.610.604 328.542
1.645.099.570 261.549.550 270.279.590 130.690.904 63.269.697 919.309.829
***) Liabilitas lain-lain terdiri atas utang bunga, setoran jaminan, liabilitas sewa, dan term deposit valas devisa hasil ekspor Bank Indonesia/Other liabilities consist of interest
payables, security deposits, lease liabilities, and foreign currency term deposit for foreign exchange proceeds of export Bank Indonesia.
338
Page 1313
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Pasar Market Risk Management
Risiko pasar timbul karena pergerakan faktor pasar Market risk arises because of the movement of
yang meliputi suku bunga dan nilai tukar yang market factors which include interest rates and
berlawanan dengan posisi yang dimiliki BRI, baik exchange rates that are against BRI’s positions, both
posisi yang ada di laporan posisi keuangan maupun positions in the statements of financial position or in
rekening administratif. Posisi tersebut merupakan the administrative accounts. These positions are
posisi yang ada dalam trading book dan banking those which exist in trading book and banking book.
book.
BRI telah mengimplementasikan sistem aplikasi BRI has implemented treasury and market risk
treasury dan risiko pasar yang merupakan suatu application system, an integrated system used by the
sistem yang terintegrasi, yang digunakan oleh fungsi front, middle, and back office functions. Middle offices
front office, middle office dan back office. Middle can measure market risk using an internal model
Office dapat melakukan pengukuran risiko pasar (Value-at-Risk) that is integrated with the daily
menggunakan model internal (Value-at-Risk) yang transaction process. Other than monitoring the
terintegrasi dengan proses transaksi harian. Selain instruments risk exposures, middle offices also
melakukan monitoring eksposur risiko instrumen, monitor market risk limit.
Middle Office juga melakukan monitoring limit risiko
pasar.
1. Value-at-Risk (VaR): Tujuan Penggunaan 1. Value-at-Risk (VaR): Purpose and Limitation
Metode dan Keterbatasannya of the Method
BRI menggunakan pendekatan model internal BRI uses an internal model approach to measure
untuk mengukur potensi kerugian VaR akibat VaR potential loss due to changes in market
perubahan harga pasar dari portofolio trading price of trading portfolio based on historical data.
berdasarkan pada data historis. Potensi VaR potential loss that arise from market risk is
kerugian VaR dari risiko pasar diukur dengan measured using the assumptions that the
menggunakan asumsi perubahan faktor risiko change in risk factors follow normal distribution.
mengikuti pola distribusi normal. BRI BRI uses VaR to measure exchange rate risk for
menggunakan VaR untuk menghitung risiko trading and banking book positions and interest
nilai tukar untuk posisi trading dan banking book rate risk for trading book positions.
serta menghitung risiko suku bunga untuk
posisi trading book.
2. Asumsi Value-at-Risk (VaR) 2. Value-at-Risk (VaR) Assumption
Potensi kerugian VaR dihitung berdasarkan VaR potential loss is calculated based on the
nilai estimasi dengan menggunakan tingkat estimated value using 99% confidence level and
kepercayaan (confidence level) di 99% dan market risk position that is unchanged within 1
posisi risiko pasar yang tidak berubah dalam (one) day holding period. This is an indicator that
1 (satu) hari (holding period). Hal ini the potential loss which might exceed VaR value
menunjukkan potensi kerugian yang dapat in normal market condition, on average, may
melebihi nilai VaR dalam kondisi pasar normal, occur once every one hundred days. The method
rata-rata dapat terjadi satu kali dalam seratus used in measuring VaR is the VaR historical
hari. Metode yang digunakan dalam method.
pengukuran VaR adalah metode Historical
VaR.
339
Page 1314
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk Management (continued)
2. Asumsi Value-at-Risk (VaR) (lanjutan) 2. Value-at-Risk (VaR) Assumption (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan informasi The following tables represent information on
mengenai nilai VaR dari 1 Januari 2025 sampai VaR value starting from January 1, 2025 until
dengan 31 Desember 2025 dan 1 Januari 2024 December 31, 2025 and January 1, 2024 until
sampai dengan 31 Desember 2024: December 31, 2024:
31 Desember 2025/December 31, 2025
Nilai Tukar*)/ Suku bunga/
Exchange Rate*) Interest rate
Rata-rata Harian 57.870,08 116.213,71 Daily Average
Tertinggi 140.822,10 183.783,00 Highest
Terendah 17.267,69 32.460,08 Lowest
31 Desember 2024/December 31, 2024
Nilai Tukar*)/ Suku bunga/
Exchange Rate*) Interest rate
Rata-rata Harian 44.275,19 206.447,35 Daily Average
Tertinggi 119.238,80 351.333,00 Highest
Terendah 13.911,20 49.714,00 Lowest
*) Termasuk trading dan banking book. *) Include trading and banking book.
3. Back Testing 3. Back Testing
Tujuan dilaksanakannya back testing yaitu The purpose of implementing back testing is to
untuk memastikan bahwa hasil perhitungan ensure that the result of internal model
internal model untuk risiko suku bunga dan calculation for interest rate risk and exchange
risiko nilai tukar telah sesuai. Ketika melakukan rate risk is appropriate. When performing back
back testing, BRI membandingkan antara testing, BRI compares estimations between daily
estimasi VaR harian dengan realisasi VaR with actual change of price.
perubahan harga.
Berdasarkan prosedur back testing untuk risiko Based on the back testing procedures for
nilai tukar dan risiko tingkat suku bunga, hasil exchange rate risk and interest rate risk, the
kerugian sebenarnya sepanjang tahun telah actual loss throughout the year is significantly
sesuai secara signifikan dengan VaR forecast consistent with VaR forecast model.
model.
4. Risiko Pasar di luar Trading Book 4. Market Risk Outside of Trading Book
a. Risiko Tingkat Suku Bunga a. Interest Rate Risk
Instrumen keuangan yang berbasis suku Interest rate-based financial instruments
bunga memiliki risiko karena terdapat have risks because there is a potential for
potensi perubahan suku bunga yang akan interest rate changes that will have an
berdampak pada arus kas di masa depan. impact on cash flow in the future.
340
Page 1315
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk Management (continued)
4. Risiko Pasar di luar Trading Book (lanjutan) 4. Market Risk Outside of Trading Book
(continued)
a. Risiko Tingkat Suku Bunga (lanjutan) a. Interest Rate Risk (continued)
BRI telah mengembangkan metodologi BRI has developed a methodology to
pengukuran dampak pengaruh pergerakan measure the impact of interest rate
suku bunga dalam banking book melalui movements in the banking book through
Interest Rate Risk in The Banking Book Interest Rate Risk in The Banking Book in
sesuai SEOJK No. 12/SEOJK.03/2018 accordance with SEOJK
tanggal 21 Agustus 2018. Posisi Desember No. 12/SEOJK.03/2018 dated August 21,
2025, secara individu BRI mempunyai nilai 2018. As of December 2025, individually
delta EVE (Economic Value of Equity) BRI has a delta EVE (Economic Value of
sebesar 7,86% (perbandingan terhadap Equity) amounting to 7.86% (comparison to
modal Tier 1). Delta EVE BRI di bawah Tier 1 capital). The BRI EVE Delta is below
RAS BRI (8,31%) dan di bawah batas the BRI RAS (8.31%) and below the
regulator (15,00%). regulator's limit (15.00%).
Direksi bertanggung jawab dalam Board of Directors and Management are
menetapkan, mengelola, serta responsible for determining, managing and
mengendalikan tingkat suku bunga dengan controlling interest rate by weighing the
menimbang risk appetite bank dan target Bank’s risk appetite and financial
pencapaian kinerja keuangan. Review atas performance target. The review of interest
penetapan suku bunga dilakukan minimal rate determination is conducted at least
satu kali dalam satu bulan dalam forum once in a month in the Asset and Liability
Asset and Liability Committee (ALCO). Committee (ALCO) forum.
Tabel di bawah ini menyajikan informasi The following table presents information
mengenai tingkat suku bunga rata-rata regarding the average interest rates for
untuk posisi aset dan liabilitas keuangan financial assets and liabilities position as of
pada tanggal 31 Desember 2025 dan December 31, 2025 and 2024:
2024:
Rupiah/Rupiah (%)
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Aset Assets
Penempatan pada Bank Placement with Bank
Indonesia dan lembaga Indonesia and other
keuangan lain 5,38 3,34 financial institutions
Efek-efek 6,88 6,88 Securities
Kredit yang diberikan 10,63 11,32 Loans
Piutang sewa pembiayaan 17,93 17,09 Finance lease receivables
Liabilitas Liabilities
Simpanan nasabah Deposits from customers
Giro 4,73 4,82 Demand deposits
Tabungan 0,39 0,29 Saving deposits
Deposito berjangka 5,34 5,67 Time deposits
Simpanan dari bank lain Deposits with other bank and
dan lembaga keuangan lain 2,62 3,07 other financial institutions
Pinjaman yang diterima 0,02 0,02 Fund borrowings
Pinjaman dan surat Subordinated loans and
berharga subordinasi 4,73 6,44 marketable securities
Surat berharga yang diterbitkan 8,75 10,10 Marketable securities issued
341
Page 1316
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk Management (continued)
4. Risiko Pasar di luar Trading Book (lanjutan) 4. Market Risk Outside of Trading Book
(continued)
a. Risiko Tingkat Suku Bunga (lanjutan) a. Interest Rate Risk (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan informasi The following table presents information
mengenai tingkat suku bunga rata-rata regarding the average interest rates for
untuk posisi aset dan liabilitas keuangan financial assets and liabilities position For
untuk tahun yang Berakhir pada tanggal 31 the years ended December 31, 2025 and
Desember 2025 dan 2024 (lanjutan): 2024 (continued):
Valas/Foreign Currency (%)
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Aset Assets
Penempatan pada Bank Placement with Bank
Indonesia dan lembaga Indonesia and other
keuangan lain 4,13 5,61 financial institutions
Efek-efek 3,98 4,09 Securities
Kredit yang diberikan 4,65 5,08 Loans
Piutang sewa pembiayaan - 6,43 Finance lease receivables
Liabilitas Liabilities
Simpanan nasabah Deposits from customers
Giro 1,93 2,33 Demand deposits
Tabungan 0,15 0,16 Saving deposits
Deposito berjangka 4,05 4,36 Time deposits
Simpanan dari bank lain Deposits with other bank and
dan lembaga keuangan lain 1,68 1,21 other financial institutions
Pinjaman yang diterima 3,56 4,53 Fund borrowings
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan The table below summarizes the sensitivity
sensitivitas pergerakan suku bunga of interest rate movements on the asset and
terhadap portofolio aset dan liabilitas yang liability portfolio with interest rates as of
memiliki suku bunga pada tanggal-tanggal December 31, 2025 and 2024 (Bank BRI
31 Desember 2025 dan 2024 (Bank BRI only), as follows:
saja) yaitu:
Peningkatan Penurunan
400 bps/ 400 bps/
Increase of Decrease of
400 bps 400 bps
31 Desember 2025 (19.199.538) 19.872.671 December 31, 2025
31 Desember 2024 (17.018.702) 17.637.638 December 31, 2024
342
Page 1317
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk Management (continued)
4. Risiko Pasar di luar Trading Book (lanjutan) 4. Market Risk Outside of Trading Book
(continued)
a. Risiko Tingkat Suku Bunga (lanjutan) a. Interest Rate Risk (continued)
Tabel berikut menunjukkan sensitivitas The following table presents the sensitivity
terhadap kemungkinan perubahan dalam of BRI’s statement of profit or loss and other
tingkat suku bunga untuk banking book comprehensive income towards possible
dengan semua variabel lain yang dimiliki changes in the interest rate of banking book,
adalah konstan terhadap laporan laba rugi with all other variables held constant:
dan penghasilan komprehensif lain BRI:
31 Desember 2025/December 31, 2025
Dampak Terhadap
Perubahan Laba Rugi dan Penghasilan
Persentase/ Komprehensif Lain/ Impact on
Changes in Statement of Profit or Loss and
Percentage other Comprehensive Income
+/- 1% +/- 3.109.950
31 Desember 2024/December 31, 2024
Dampak Terhadap
Perubahan Laba Rugi dan Penghasilan
Persentase/ Komprehensif Lain/ Impact on
Changes in Statement of Profit or Loss and
Percentage other Comprehensive Income
+/- 1% +/- 2.930.444
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan The tables below summarise the exposure
eksposur aset dan liabilitas keuangan of financial assets and liabilities to interest
terhadap risiko tingkat suku bunga (gross): rate risks (gross):
31 Desember 2025/December 31, 2025
Suku bunga mengambang/Floating interest rate
> 3 bulan
- 1 tahun/ Suku bunga Tidak dikenakan
< 3 bulan/ > 3 months > 1 tahun/ tetap/Fixed bunga/ Non-
Keterangan/Description < 3 months - 1 year > 1 year interest rate interest rate Jumlah/Total
Aset/Assets
Kas/Cash - - - - 32.044.482 32.044.482
Giro pada Bank Indonesia/
Current accounts with
Bank Indonesia 31.929.608 - - - - 31.929.608
Giro pada bank lain/
Current accounts with other banks 42.444.581 - - - - 42.444.581
Penempatan pada Bank Indonesia
Dan Lembaga keuangan lain/
Placement with Bank Indonesia
and Other Financial Institutions 19.230.525 1.826.685 - - - 21.057.210
Efek-efek/Securities
Nilai wajar melalui laba rugi/
Fair value through profit or loss - - - 24.963.703 - 24.963.703
Nilai wajar melalui
Penghasilan komprehensif lain
Fair value through other
comprehensive income - - - 166.052.833 - 166.052.833
Biaya perolehan diamortisasi/
Amortized cost - - - 181.716.266 - 181.716.266
343
Page 1318
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk Management (continued)
4. Risiko Pasar di luar Trading Book (lanjutan) 4. Market Risk Outside of Trading Book
(continued)
a. Risiko Tingkat Suku Bunga (lanjutan) a. Interest Rate Risk (continued)
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan The tables below summarise the exposure
eksposur aset dan liabilitas keuangan of financial assets and liabilities to interest
terhadap risiko tingkat suku bunga (gross) rate risks (gross) (continued):
(lanjutan):
31 Desember 2025/December 31, 2025
Suku bunga mengambang/Floating interest rate
> 3 bulan
- 1 tahun/ Suku bunga Tidak dikenakan
< 3 bulan/ > 3 months > 1 tahun/ tetap/Fixed bunga/ Non-
Keterangan/Description < 3 months - 1 year > 1 year interest rate interest rate Jumlah/Total
Wesel ekspor dan tagihan
Lainnya/Export bills and
other receivables - - - 48.252.083 - 48.252.083
Efek-efek yang dibeli
dengan janji dijual kembali/
Securities purchased
under agreement to resell 24.452 - - - - 24.452
Tagihan derivatif/
Derivative receivables - - - - 1.167.029 1.167.029
Kredit yang diberikan/Loans
Mikro/Micro 1.103.829 30.383 24.224 584.802.151 - 585.960.587
Ritel/Retail 52.862.965 126.195.337 197.527.898 155.664.781 - 532.250.981
Korporasi/Corporate 23.095.363 83.446.497 235.975.990 - - 342.517.850
Pinjaman syariah/Sharia loans - - - 56.350.282 - 56.350.282
Piutang sewa pembiayaan/
Finance lease receivables 60 - - 4.406.097 - 4.406.157
Tagihan akseptasi/
Acceptance receivables - - - 13.078.567 - 13.078.567
Penyertaan saham*)/
Investment in shares*) - - - - 1.249.588 1.249.588
Aset lain-lain**)/Other assets**) 1.151 - - 15.339.188 14.180.290 29.520.629
170.692.534 211.498.902 433.528.112 1.250.625.951 48.641.389 2.114.986.888
Liabilitas/Liabilities
Liabilitas segera/
Liabilities due immediately - - - - 39.818.745 39.818.745
Simpanan nasabah/
Deposits from customers
Giro/Demand deposits 307.962.970 - - 140.240.700 - 448.203.670
Tabungan/Saving deposits 166.086.809 - - 421.499.053 - 587.585.862
Deposito berjangka/
Time deposits 44.616.996 13.301.504 904.257 372.231.550 - 431.054.307
Simpanan dari bank lain
dan lembaga keuangan lain/
Deposits from other banks
And other financial institutions 17.598.436 3.000 - - - 17.601.436
Efek-efek yang dijual dengan
janji dibeli kembali/
Securities sold under
agreement to repurchased 15.450.676 7.540.256 4.941.817 - - 27.932.749
Liabilitas derivative/ - - - - 1.101.753 1.101.753
Derivative payables
Liabilitas akseptasi/
Acceptance payable - - - 13.078.567 - 13.078.567
Surat berharga yang diterbitkan/
Marketable securities issued - - - 40.901.648 - 40.901.648
Pinjaman yang diterima/
Fund borrowings 76.804.087 21.387.276 30.994.753 - - 129.186.116
Pinjaman dan surat
berharga subordinasi/
Subordinated loans and
marketable securities - - - 486.867 - 486.867
Liabilitas lain-lain***)/
Other liabilities***) - - - 342.092 3.675.544 4.017.636
628.519.974 42.232.036 36.840.827 988.780.477 44.596.042 1.740.969.356
344
Page 1319
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk Management (continued)
4. Risiko Pasar di luar Trading Book (lanjutan) 4. Market Risk Outside of Trading Book
(continued)
a. Risiko Tingkat Suku Bunga (lanjutan) a. Interest Rate Risk (continued)
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan The tables below summarise the exposure
eksposur aset dan liabilitas keuangan of financial assets and liabilities to interest
terhadap risiko tingkat suku bunga (gross) rate risks (gross) (continued):
(lanjutan):
31 Desember 2025/December 31, 2025
Suku bunga mengambang/Floating interest rate
> 3 bulan
- 1 tahun/ Suku bunga Tidak dikenakan
< 3 bulan/ > 3 months > 1 tahun/ tetap/Fixed bunga/ Non-
Keterangan/Description < 3 months - 1 year > 1 year interest rate interest rate Jumlah/Total
Perbedaan (gap) repricing suku
bunga antara aset
dan liabilitas keuangan/
Difference (gap)
repricing interest
rate in Financial
Assets and Liabilities (457.827.440) 169.266.866 396.687.285 261.845.474 4.045.347 374.017.532
*) Penyertaan saham yang tidak memiliki pengaruh signifikan/Investment in shares with no significant influence.
**) Aset lain-lain terdiri atas tagihan kepada pemerintah terkait pemberian KUR, piutang bunga, piutang lain-lain, pendapatan yang masih akan diterima dengan prinsip syariah,
dan term deposit valas devisa hasil ekspor Bank Indonesia/Other assets consist of receivables from government related to KUR disbursement, interest receivables, other
receivables, accrued income based on sharia principles, and foreign currency term deposit for foreign exchange proceeds of export Bank Indonesia.
***) Liabilitas lain-lain terdiri atas utang bunga, setoran jaminan, liabilitas sewa, dan term deposit valas devisa hasil ekspor Bank Indonesia/Other liabilities consist of interest
payables, security deposits, lease liabilities, and foreign currency term deposit for foreign exchange proceeds of export Bank Indonesia.
31 Desember 2024/December 31, 2024
Suku bunga mengambang/Floating interest rate
> 3 bulan
- 1 tahun/ Suku bunga Tidak dikenakan
< 3 bulan/ > 3 months > 1 tahun/ tetap/Fixed bunga/ Non-
Keterangan/Description < 3 months - 1 year > 1 year interest rate interest rate Jumlah/Total
Aset/Assets
Kas/Cash - - - - 29.783.642 29.783.642
Giro pada Bank Indonesia/
Current accounts with
Bank Indonesia 88.878.969 - - - - 88.878.969
Giro pada Bank lain/
Current accounts with other banks 25.582.825 - - - - 25.582.825
Penempatan pada Bank Indonesia
Dan Lembaga keuangan lain/
Placement with Bank Indonesia
and Other Financial Institutions 56.609.178 1.265.157 - - - 57.874.335
Efek-efek/Securities
Nilai wajar melalui laba rugi/
Fair value through profit or loss - - - 23.418.752 - 23.418.752
Nilai wajar melalui
Penghasilan komprehensif lain
Fair value through other
comprehensive income - - - 167.876.286 - 167.876.286
Biaya perolehan diamortisasi/
Amortized cost - - - 135.240.662 - 135.240.662
Wesel ekspor dan tagihan
Lainnya/Export bills and
other receivables 40.656.822 - - - - 40.656.822
Efek-efek yang dibeli
dengan janji dijual kembali/
Securities purchased
under agreement to resell 16.845.690 - - - - 16.845.690
Tagihan derivatif/
Derivative receivables - - - - 1.087.048 1.087.048
345
Page 1320
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk Management (continued)
4. Risiko Pasar di luar Trading Book (lanjutan) 4. Market Risk Outside of Trading Book
(continued)
a. Risiko Tingkat Suku Bunga (lanjutan) a. Interest Rate Risk (continued)
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan The tables below summarise the exposure
eksposur aset dan liabilitas keuangan of financial assets and liabilities to interest
terhadap risiko tingkat suku bunga (gross) rate risks (gross) (continued):
(lanjutan):
31 Desember 2024/December 31, 2024
Suku bunga mengambang/Floating interest rate
> 3 bulan
- 1 tahun/ Suku bunga Tidak dikenakan
< 3 bulan/ > 3 months > 1 tahun/ tetap/Fixed bunga/ Non-
Keterangan/Description < 3 months - 1 year > 1 year interest rate interest rate Jumlah/Total
Aset (lanjutan)/Assets (continued)
Kredit yang diberikan/Loans
Mikro/Micro 722.947 58.204 67.977 574.697.000 - 575.546.128
Ritel/Retail 50.969.903 115.147.598 174.692.870 137.617.331 - 478.427.702
Korporasi/Corporate 26.533.929 48.305.207 169.505.123 - - 244.344.259
Pinjaman syariah/Sharia loans - - - 49.889.082 - 49.889.082
Piutang sewa pembiayaan/
Finance lease receivables 1.664 - - 6.431.944 - 6.433.608
Tagihan akseptasi/
Acceptance receivables 5.297.265 4.808.108 - - - 10.105.373
Penyertaan saham*)/
Investment in shares*) - - - - 1.550.814 1.550.814
Aset lain-lain**)/Other assets**) 916 - - 11.619.025 9.890.041 21.509.982
312.100.108 169.584.274 344.265.970 1.106.790.082 42.311.545 1.975.051.979
Liabilitas/Liabilities
Liabilitas segera/
Liabilities due immediately - - - - 36.821.661 36.821.661
Simpanan nasabah/
Deposits from customers
Giro/Demand deposits 258.851.644 - - 115.702.696 - 374.554.340
Tabungan/Saving deposits 182.275.410 - - 362.151.537 - 544.426.947
Deposito berjangka/
Time deposits 107.405.409 174.444.295 163.281.906 1.337.207 - 446.468.817
Simpanan dari bank lain
dan lembaga keuangan lain/
Deposits from other banks
And other financial institutions 14.598.102 79.880 1.500 - - 14.679.482
Efek-efek yang dijual dengan
janji dibeli kembali/
Securities sold under
agreement to repurchased 10.191.491 14.852.226 - - - 25.043.717
Liabilitas derivative/
Derivative payables - - - - 1.585.120 1.585.120
Liabilitas akseptasi/
Acceptance payable 5.297.265 4.808.108 - - - 10.105.373
Surat berharga yang diterbitkan/
Marketable securities issued - - - 32.502.499 - 32.502.499
Pinjaman yang diterima/
Fund borrowings 65.037.607 15.592.776 29.763.437 17.485.984 - 127.879.804
Pinjaman dan surat
berharga subordinasi/
Subordinated loans and
marketable securities - - - 491.781 - 491.781
Liabilitas lain-lain***)/
Other liabilities***) - - - 333.970 7.064.305 7.398.275
643.656.928 209.777.285 193.046.843 530.005.674 45.471.086 1.621.957.816
346
Page 1321
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk Management (continued)
4. Risiko Pasar di luar Trading Book (lanjutan) 4. Market Risk Outside of Trading Book
(continued)
a. Risiko Tingkat Suku Bunga (lanjutan) a. Interest Rate Risk (continued)
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan The tables below summarise the exposure
eksposur aset dan liabilitas keuangan of financial assets and liabilities to interest
terhadap risiko tingkat suku bunga (gross) rate risks (gross) (continued):
(lanjutan):
31 Desember 2024/December 31, 2024
Suku bunga mengambang/Floating interest rate
> 3 bulan
- 1 tahun/ Suku bunga Tidak dikenakan
< 3 bulan/ > 3 months > 1 tahun/ tetap/Fixed bunga/ Non-
Keterangan/Description < 3 months - 1 year > 1 year interest rate interest rate Jumlah/Total
Perbedaan (gap) repricing suku
bunga antara aset
dan liabilitas keuangan/
Difference (gap)
repricing interest
rate in Financial
Assets and Liabilities (331.556.820) (40.193.011) 151.219.127 576.784.408 (3.159.541) 353.094.163
*) Penyertaan saham yang tidak memiliki pengaruh signifikan/Investment in shares with no significant influence.
**) Aset lain-lain terdiri atas tagihan kepada pemerintah terkait pemberian KUR, piutang bunga, piutang lain-lain, pendapatan yang masih akan diterima dengan prinsip syariah,
dan term deposit valas devisa hasil ekspor Bank Indonesia/Other assets consist of receivables from government related to KUR disbursement, interest receivables, other
receivables, accrued income based on sharia principles, and foreign currency term deposit for foreign exchange proceeds of export Bank Indonesia.
***) Liabilitas lain-lain terdiri atas utang bunga, setoran jaminan, liabilitas sewa, dan term deposit valas devisa hasil ekspor Bank Indonesia/Other liabilities consist of interest
payables, security deposits, lease liabilities, and foreign currency term deposit for foreign exchange proceeds of export Bank Indonesia.
40. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 40. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN LIABILITIES
Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan antara The tables below represent the comparison of the
nilai tercatat dan nilai wajar dari aset dan liabilitas carrying values and fair values of financial assets and
keuangan. Nilai wajar yang diungkapkan liabilities. The fair values disclosed below are based
berdasarkan informasi relevan yang tersedia pada on relevant information available as of December 31,
tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2025 and 2024 are not updated to reflect changes in
2024 dan tidak diperbaharui untuk mencerminkan market conditions which have occurred
perubahan dalam kondisi pasar yang telah terjadi subsequently.
setelah tanggal tersebut.
31 Desember 2025/December 31, 2025 31 Desember 2024/December 31, 2024
Nilai tercatat/ Nilai wajar/ Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying Value Fair Value Carrying Value Fair Value
Aset Assets
Kas 32.044.482 32.044.482 29.783.642 29.783.642 Cash
Giro pada Bank Indonesia 31.929.608 31.929.608 88.878.969 88.878.969 Current account with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 42.433.308 42.433.308 25.574.447 25.574.447 Current account with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan Placement with Bank Indonesia and
lembaga keuangan lain 21.054.805 21.054.805 57.873.568 57.873.568 other financial institution
Efek-efek Securities
Nilai wajar melalui laba rugi 24.963.703 24.963.703 23.418.752 23.418.752 Fair value through profit or loss
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain 166.052.833 166.052.833 167.876.286 167.876.286 comprehensive income
Biaya perolehan diamortisasi 181.626.747 184.136.469 135.181.839 133.020.189 Amortized cost
Wesel ekspor dan tagihan lainnya 47.786.585 47.786.585 39.581.263 39.581.263 Export bills and other receivables
Efek-efek yang dibeli dengan janji Securities purchased under
dijual kembali 24.452 24.452 16.845.690 16.845.690 agreement to resell
Tagihan derivatif 1.167.029 1.167.029 1.087.048 1.087.048 Derivatives receivable
347
Page 1322
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
40. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 40. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan antara The tables below represent the comparison of the
nilai tercatat dan nilai wajar dari aset dan liabilitas carrying values and fair values of financial assets
keuangan. Nilai wajar yang diungkapkan and liabilities. The fair values disclosed below are
berdasarkan informasi relevan yang tersedia pada based on relevant information available as of
tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan December 31, 2025 and 2024 are not updated to
2024 dan tidak diperbaharui untuk mencerminkan reflect changes in market conditions which have
perubahan dalam kondisi pasar yang telah terjadi occurred subsequently. (continued)
setelah tanggal tersebut. (lanjutan)
31 Desember 2025/December 31, 2025 31 Desember 2024/December 31, 2024
Nilai tercatat/ Nilai wajar/ Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying Value Fair Value Carrying Value Fair Value
Aset (lanjutan) Assets (continued)
Kredit yang diberikan dan
pinjaman syariah 1.434.185.966 1.356.079.132 1.267.309.250 1.185.398.044 Loans, sharia loans
Piutang sewa pembiayaan 4.241.235 2.579.394 6.268.018 3.464.637 Finance lease receivables
Tagihan akseptasi 13.046.341 13.046.341 9.783.690 9.783.690 Acceptances receivable
Penyertaan saham*) 1.249.588 1.249.588 1.550.814 1.550.814 Investment in shares*)
Aset lain-lain**) 29.520.629 29.520.629 21.509.982 21.509.982 Other assets**)
Total 2.031.327.311 1.954.068.358 1.892.523.258 1.805.647.021 Total
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera 39.818.745 39.818.745 36.821.661 36.821.661 Liabilities due immediately
Simpanan nasabah Deposits from customers
Giro 448.203.670 448.203.670 374.554.340 374.554.340 Demand deposits
Tabungan 587.585.862 587.585.862 544.426.947 544.426.947 Saving deposits
Deposito berjangka 431.054.307 431.054.307 446.468.817 446.468.817 Time deposits
Simpanan dari bank lain dan lembaga Deposits from other banks and
keuangan lainnya financial institutions
Giro 4.086.133 4.086.133 2.819.869 2.819.869 Demand deposits
Tabungan 5.619 5.619 6.185 6.185 Saving deposits
Deposito berjangka dan deposit on call 4.284.983 4.284.983 3.103.656 3.103.656 Time deposits and deposits on call
Inter-bank call money 9.224.701 9.224.701 8.749.772 8.749.772 Inter-bank call money
Efek-efek yang dijual dengan janji Securities sold under agreement
dibeli kembali 27.932.749 27.932.749 25.043.717 25.043.717 to repurchase
Liabilitas derivatif 1.101.753 1.101.753 1.585.120 1.585.120 Derivatives payable
Liabilitas akseptasi 13.078.567 13.078.567 10.105.373 10.105.373 Acceptances payable
Surat berharga yang diterbitkan 40.901.648 40.307.817 32.502.499 32.838.975 Marketable securites issued
Pinjaman yang diterima 129.186.116 129.186.116 127.879.804 127.879.804 Fund borrowings
Pinjaman dan surat berharga Subordinated loans and marketable
subordinasi 486.867 504.985 491.781 506.044 securities
Liabilitas lain-lain***) 4.017.636 4.017.636 7.398.275 7.398.275 Other liabilities***)
Total 1.740.969.356 1.740.393.643 1.621.957.816 1.622.308.555 Total
*) *)
Penyertaan saham yang tidak memiliki pengaruh signifikan. Investment in shares with no significant influence.
**) **)
Aset lain-lain terdiri atas tagihan kepada pemerintah terkait pemberian KUR, piutang Other assets consist of receivables from government related to KUR disbursement,
bunga, piutang lain-lain, pendapatan yang masih akan diterima dengan prinsip syariah, interest receivables, other receivables, accrued income based on sharia principles,
dan term deposit valas devisa hasil ekspor Bank Indonesia. and foreign currency term deposit for foreign exchange proceeds of export Bank
***)
Liabilitas lain-lain terdiri atas utang bunga, setoran jaminan, liabilitas sewa, dan term Indonesia.
***)
deposit valas devisa hasil ekspor Bank Indonesia Other liabilities consist of interest payables, security deposits, lease liabilities, and
foreign currency term deposit for foreign exchange proceeds of export Bank Indonesia.
348
Page 1323
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
40. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 40. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Metode dan asumsi yang digunakan untuk perkiraan Methods and assumptions used to estimate fair value
nilai wajar adalah sebagai berikut: are as follows:
a) Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan tertentu, a) The fair values of certain financial assets and
kecuali efek-efek yang diukur melalui biaya liabilities, except for securities are classified as
perolehan diamortisasi, kredit yang diberikan, amortized cost, loans, sharia loans, finance
pinjaman syariah, piutang sewa pembiayaan, lease receivables, marketable securities issued
surat berharga yang diterbitkan serta pinjaman and subordinated loans and marketable
dan surat berharga subordinasi, mendekati nilai securities approximate their carrying values due
tercatatnya karena mempunyai jangka waktu to their short-term maturities.
jatuh tempo yang singkat.
Estimasi nilai wajar terhadap aset keuangan The estimated fair values of certain financial
tertentu ditetapkan berdasarkan diskonto arus assets are determined based on discounted
kas dengan menggunakan suku bunga pasar cash flows using money market interest rates for
uang yang berlaku untuk utang dengan risiko debts with similar credit risk and remaining
kredit dan sisa jatuh tempo yang serupa. maturities.
Estimasi nilai wajar terhadap liabilitas keuangan The estimates of the fair value of certain financial
tertentu yang tidak memiliki kuotasi di pasar liabilities which are not quoted in an active
aktif ditetapkan berdasarkan diskonto arus kas market are determined based on discounted
dengan menggunakan suku bunga utang baru cash flows using interest rates of a new debt with
dengan sisa jatuh tempo yang serupa. similar remaining maturities.
b) Efek-efek b) Securities
Nilai wajar untuk efek-efek yang diukur melalui The fair values of securities classified as
biaya perolehan diamortisasi ditetapkan amortized cost are determined based on market
berdasarkan harga pasar atau harga kuotasi prices or quoted price of intermediary
perantara (broker)/pedagang efek (dealer). Jika (broker)/securities traders (dealers). If the
informasi ini tidak tersedia, nilai wajar diestimasi information is not available, the fair values are
dengan menggunakan harga pasar kuotasi efek estimated by using quoted market price of
yang memiliki karakteristik kredit, jatuh tempo securities with similar credit characteristics,
dan yield yang serupa. maturities and yields.
c) Kredit yang diberikan dan Pinjaman syariah c) Loans and sharia loans
Portofolio kredit BRI secara umum terdiri dari BRI's loan portfolio generally consists of loans
kredit yang diberikan dengan suku bunga with floating and fixed interest rates. Loans are
mengambang dan suku bunga tetap. Kredit stated at the carrying amount. The fair value of
yang diberikan dinyatakan berdasarkan jumlah loans represents the discounted value of
nilai tercatat. Nilai wajar dari kredit yang estimated future cash flows expected to be
diberikan menunjukkan nilai diskon dari received by BRI. The estimated future cash flow
perkiraan arus kas masa depan yang is discounted using market interest rate to
diharapkan akan diterima oleh BRI. Perkiraan determine the fair value.
arus kas ini didiskontokan dengan
menggunakan suku bunga pasar untuk
menentukan nilai wajar.
Portofolio pinjaman syariah secara umum Sharia loans portfolio generally has a floating
memiliki tingkat margin mengambang dan margin and short-term sharia loans has a fixed
pinjaman syariah yang diberikan dengan jangka margin.
pendek dengan tingkat margin tetap.
349
Page 1324
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
40. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 40. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Metode dan asumsi yang digunakan untuk perkiraan Methods and assumptions used to estimate fair value
nilai wajar adalah sebagai berikut (lanjutan): are as follows (continued):
d) Piutang sewa pembiayaan d) Finance lease receivables
Nilai wajar dihitung berdasarkan model diskonto The fair values are calculated based on the
arus kas dengan menggunakan tingkat suku discounted cash flow models using market rates
bunga pasar untuk sisa periode jatuh tempo. for the remaining maturity period.
e) Tagihan dan liabilitas derivatif e) Derivative receivables and payables
Nilai wajar atas instrumen derivatif yang dinilai The fair values of derivatives instrument are
menggunakan teknik penilaian dengan assesed using valuation techniques that use
menggunakan komponen yang dapat diamati di components which can be observed in the
pasar terutama adalah swap suku bunga, swap market, which include primarily interest rate
mata uang dan kontrak pertukaran mata uang. swaps, currency swaps and currency exchange
Teknik penilaian yang paling banyak digunakan contracts. The most widely used valuation
meliputi model penilaian forward dan swap techniques include forward and swap valuation
yang menggunakan perhitungan nilai kini. models using present value calculation. The
Model tersebut menggabungkan berbagai models incorporate various components which
komponen yang meliputi kualitas kredit dari include the credit quality of the counterparty, spot
counterparty, nilai spot dan kontrak berjangka value and future contracts as well as interest rate
serta kurva tingkat suku bunga. curve.
f) Pinjaman yang diterima, surat berharga yang f) Fund borrowings, marketable securities issued
diterbitkan dan pinjaman dan surat berharga and subordinated loans and marketable
subordinasi securities
Nilai wajar dihitung berdasarkan model diskonto The fair values are calculated based on the
arus kas dengan menggunakan tingkat suku discounted cash flow models using market rates
bunga pasar untuk sisa periode jatuh tempo. for the remaining maturity period.
Tabel di bawah ini menyajikan instrumen keuangan The following tables present financial instruments
yang diakui pada nilai wajar berdasarkan hierarki recognized at fair value based on the hierarchy used
yang digunakan BRI dan entitas anaknya untuk by BRI and its subsidiaries to determine and disclose
menentukan dan mengungkapkan nilai wajar dari the fair value of financial instruments (Note 2c):
instrumen keuangan (Catatan 2c):
31 Desember 2025/December 31, 2025
Nilai wajar/ Level 1/ Level 2/ Level 3/
Fair value Level 1 Level 2 Level 3
Aset keuangan Financial Assets
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Sertifikat Bank Indonesia 10.478.947 10.478.947 - - Certificate of Bank Indonesia
Obligasi Pemerintah 4.967.519 4.967.519 - - Government Bonds
Reksadana 4.017.364 4.017.364 - - Mutual Fund
U.S. Treasury Bonds 3.884.222 3.884.222 - - U.S. Treasury Bonds
Tagihan derivatif 1.167.029 - 1.167.029 - Derivative Receivables
Obligasi 322.117 322.117 - - Bonds
Lainnya 1.293.534 1.293.534 - - Others
26.130.732 24.963.703 1.167.029 -
350
Page 1325
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
40. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 40. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan instrumen keuangan The following tables present financial instruments
yang diakui pada nilai wajar berdasarkan hierarki recognized at fair value based on the hierarchy used
yang digunakan BRI dan entitas anaknya untuk by BRI and its subsidiaries to determine and disclose
menentukan dan mengungkapkan nilai wajar dari the fair value of financial instruments (Note 2c)
instrumen keuangan (Catatan 2c) (lanjutan): (continued):
31 Desember 2025/December 31, 2025
Nilai wajar/ Level 1/ Level 2/ Level 3/
Fair value Level 1 Level 2 Level 3
Aset keuangan Financial Assets
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Obligasi Pemerintah 90.565.947 90.565.947 - - Government Bonds
Sertifikat Bank Indonesia 33.455.477 33.455.477 - - Certificate of Bank Indonesia
Reksadana 19.073.305 19.073.305 - - Mutual Fund
Obligasi 15.375.079 15.375.079 - - Bonds
U.S. Treasury Bonds 2.488.344 2.488.344 - - U.S. Treasury Bonds
Monetary Authority of Singapore Monetary Authority of Singapore
(MAS) Bills 2.339.792 2.339.792 - - (MAS) Bills
U.S. Treasury Bills 1.997.103 1.997.103 - - U.S. Treasury Bills
Singapore Government Securities 430.543 430.543 - - Singapore Government Securities
Negotiable Certificate of Deposit 154.096 154.096 - - Negotiable Certificate of Deposit
Obligasi Pemerintah Taiwan 106.429 106.429 - - Taiwan Government Bonds
Medium-Term Note 59.997 59.997 - - Medium-Term Note
Lainnya 6.721 6.721 - - Others
166.052.833 166.052.833 - -
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Obligasi Pemerintah 144.067.566 144.067.566 - - Government Bonds
Sertifikat Rupiah Bank Indonesia - - Ownership of Bank Indonesia
428.394 428.394 Rupiah Securities
Obligasi 411.458 411.458 - - Bonds
Monetary Authority of Singapore Monetary Authority of Singapore
(MAS) Bills 258.999 258.999 - - (MAS) Bills
Medium-Term Note 10.175 10.175 - - Medium -Term Note
Lainnya 38.959.877 38.959.877 Others
184.136.469 184.136.469 - -
Kredit yang diberikan,
Pinjaman syariah, dan Loans, Sharia loans,
Piutang sewa pembiayaan and Finance lease receivables
Kredit yang diberikan
dan pinjaman syariah 1.356.079.132 - 1.328.339.175 27.739.957 Loans and sharia loans
Piutang sewa pembiayaan 2.579.394 - 2.579.394 - Finance lease receivables
1.358.658.526 - 1.330.918.569 27.739.957
Total aset keuangan 1.734.978.560 375.153.005 1.332.085.598 27.739.957 Total financial assets
31 Desember 2025/December 31, 2025
Nilai wajar/ Level 1/ Level 2/ Level 3/
Fair value Level 1 Level 2 Level 3
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Liabilitas derivatif 1.101.753 - 1.101.753 - Derivative payable
Liabilitas keuangan lainnya Other financial liabilities
Surat berharga yang diterbitkan 40.307.817 40.307.817 - - Marketable securities issued
Pinjaman dan surat berharga Subordinated loans and marketables
subordinasi 504.985 504.985 - - securities
40.812.802 40.812.802 - -
Total liabilitas keuangan 41.914.555 40.812.802 1.101.753 - Total financial liabilities
351
Page 1326
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
40. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 40. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan instrumen keuangan The following tables present financial instruments
yang diakui pada nilai wajar berdasarkan hierarki recognized at fair value based on the hierarchy used
yang digunakan BRI dan entitas anaknya untuk by BRI and its subsidiaries to determine and disclose
menentukan dan mengungkapkan nilai wajar dari the fair value of financial instruments (Note 2c)
instrumen keuangan (Catatan 2c) (lanjutan): (continued):
31 Desember 2024/December 31, 2024
Nilai wajar/ Level 1/ Level 2/ Level 3/
Fair value Level 1 Level 2 Level 3
Aset keuangan Financial Assets
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Sertifikat Bank Indonesia 8.673.481 8.673.481 - - Certificate of Bank Indonesia
Reksadana 7.647.608 7.647.608 - - Mutual Fund
Obligasi Pemerintah 4.958.680 4.958.680 - - Government Bonds
Tagihan derivatif 1.087.048 - 1.087.048 - Derivative Receivables
Obligasi 495.643 495.643 - - Bonds
U.S. Treasury Bonds 48.284 48.284 - - U.S. Treasury Bonds
Lainnya 1.595.056 1.595.056 - - Others
24.505.800 23.418.752 1.087.048 -
Aset keuangan Financial Assets
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Obligasi Pemerintah 109.804.111 109.804.111 - - Government Bonds
Sertifikat Bank Indonesia 23.232.619 23.232.619 - - Certificate of Bank Indonesia
Obligasi 14.762.479 14.762.479 - - Bonds
Reksadana 15.072.656 15.072.656 - - Mutual Fund
U.S. Treasury Bonds 1.636.119 1.636.119 - - U.S. Treasury Bonds
Monetary Authority of Singapore Monetary Authority of Singapore
(MAS) Bills 1.474.472 1.474.472 - - (MAS) Bills
U.S. Treasury Bills 1.010.772 1.010.772 - - U.S. Treasury Bills
Singapore Government Securities 586.480 586.480 - - Singapore Government Securities
Medium-Term Note 211.028 211.028 - - Medium-Term Note
Negotiable Certificate of Deposit 63.820 63.820 - - Negotiable Certificate of Deposit
Lainnya 21.730 21.730 - - Others
167.876.286 167.876.286 - -
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Obligasi Pemerintah 108.578.396 108.578.396 - - Government Bonds
Obligasi 667.259 667.259 - - Bonds
Sertifikat Rupiah Bank Indonesia Ownership of Bank Indonesia
326.118 326.118 - - Rupiah Securities
Medium -Term Note 10.175 10.175 - - Medium-Term Note
Lainnya 23.438.242 23.438.242 - - Others
133.020.190 133.020.190 - -
Kredit yang diberikan,
Pinjaman syariah, dan Loans, Sharia loans,
Piutang sewa pembiayaan and Finance lease receivables
Kredit yang diberikan
dan pinjaman syariah 1.185.398.044 - 1.059.313.465 126.084.579 Loans and sharia loans
Piutang sewa pembiayaan 3.464.637 - 3.450.141 14.496 Finance lease receivables
1.188.862.681 - 1.062.763.606 126.099.075
Total aset keuangan 1.514.264.957 324.315.228 1.063.850.654 126.099.075 Total financial assets
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Liabilitas derivatif 1.585.120 - 1.585.120 - Derivative payable
Liabilitas keuangan lainnya Other financial liabilities
Surat berharga yang diterbitkan 32.838.975 32.838.975 - - Marketable securities issued
Pinjaman dan surat berharga Subordinated loans and marketables
subordinasi 506.044 506.044 - - securities
33.345.019 33.345.019 - -
Total liabilitas keuangan 34.930.139 33.345.019 1.585.120 - Total financial liabilities
352
Page 1327
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. SEGMEN OPERASI 41. OPERATING SEGMENT
Berikut adalah informasi keuangan tertentu untuk Information concerning the segments of BRI and
BRI dan entitas anak: Subsidiaries are as follows:
a. Bidang Usaha a. Business Field
Bidang Usaha/
Nama Perusahaan Business Field Company Name
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk Perusahaan Perbankan Konvensional/Conventional Banking (Persero) Tbk
PT Bank Raya Indonesia Tbk Perusahaan Perbankan Konvensional/Conventional Banking PT Bank Raya Indonesia Tbk
BRI Global Financial Services Co. Ltd. Perusahaan Jasa Keuangan/Financial Service BRI Global Financial Services Co. Ltd.
PT Asuransi BRI Life Perusahaan Asuransi Jiwa/Life Insurance PT Asuransi BRI Life
PT BRI Multifinance Indonesia Perusahaan Pembiayaan/Financing Company PT BRI Multifinance Indonesia
PT BRI Danareksa Sekuritas Perusahaan Sekuritas/Securities Company PT BRI Danareksa Sekuritas
PT BRI Ventura Investama Perusahaan Modal Ventura/Venture Capital Company PT BRI Ventura Investama
PT BRI Asuransi Indonesia Perusahaan Asuransi/General Insurance PT BRI Asuransi Indonesia
PT Pegadaian Perusahaan Pembiayaan/Financing Company PT Pegadaian
PT Permodalan Nasional Madani Perusahaan Pembiayaan/Financing Company PT Permodalan Nasional Madani
PT BRI Manajemen Investasi Perusahaan Investasi/ Investment Company PT BRI Manajemen Investasi
b. Segmen Operasi b. Operating Segment
Untuk kepentingan manajemen, BRI For management purposes, BRI is organized
diorganisasikan ke dalam 5 (lima) segmen into 5 (five) operating segments based on
operasional berdasarkan produk sebagai products which are as follows:
berikut:
Segmen Mikro Micro Segment
Segmen Ritel Retail Segment
Segmen Korporasi Corporate Segment
Segmen Lainnya Other Segments
Entitas Anak Subsidiaries
353
Page 1328
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 41. OPERATING SEGMENT (continued)
Berikut adalah informasi keuangan tertentu untuk Information concerning the segments of BRI and
BRI dan entitas anak (lanjutan): Subsidiaries are as follows (continued):
b. Segmen Operasi (lanjutan) b. Operating Segment (continued)
Berikut ini adalah informasi segmen BRI dan The following is information on segments of BRI
entitas anak: and its subsidiaries:
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut/
As of December 31, 2025 and for the year then ended
Korporasi/ Lainnya/ Entitas Anak/
Keterangan Mikro/Micro Ritel/Retail Corporate Others Subsidiaries Jumlah/Total Description
Pendapatan bunga, Interest, premium, and
premi, jasa asuransi, service insurance,
dan emas - neto 59.044.058 32.255.506 9.478.010 13.212.058 40.205.946 154.195.578 gold income - net
Pendapatan Other operating
operasional lainnya 18.545.706 18.606.435 4.637.998 8.497.300 3.393.753 53.681.192 Income
Total pendapatan 77.589.764 50.861.941 14.116.008 21.709.358 43.599.699 207.876.770 Total income
Beban operasional Other operating
lainnya (31.757.802) (27.054.294) (2.061.216) (813.491) (26.760.083) (88.446.886) expense
Beban CKPN (22.806.153) (17.879.195) (347.855) (45.816) (5.102.984) (46.182.003) impairment losses
Total beban (54.563.955) (44.933.489) (2.409.071) (859.307) (31.863.067) (134.628.889) Total expense
Pendapatan (beban)
non operasional Non operating income
- neto (177.816) (136.427) (13.778) (100.195) (26.846) (455.062) (expense) - net
Laba sebelum Income before
beban pajak 22.847.993 5.792.025 11.693.159 20.749.856 11.709.786 72.792.819 tax expense
Beban pajak (4.341.119) (1.100.485) (2.144.129) (4.211.631) (3.863.090) (15.660.454) Tax expense
Laba Bersih 18.506.874 4.691.540 9.549.030 16.538.225 7.846.696 57.132.365 Net Income
Aset segmen Segment asset
Kredit yang diberikan
- bruto 470.771.691 519.878.040 342.517.850 - 127.561.837 1.460.729.418 Loans - gross
Total aset 442.572.166 495.119.915 332.077.908 593.485.169 263.986.425 2.127.241.583 Total assets
Liabilitas segmen Segment liabilities
Total simpanan Total depostis
nasabah 387.171.592 528.756.379 541.291.045 - 9.624.823 1.466.843.839 from customers
Total liabilitas 387.171.592 528.756.379 544.160.724 152.427.783 191.913.193 1.804.429.671 Total liabilities
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut/
As of December 31, 2024 and for the year then ended
Korporasi/ Lainnya/ Entitas Anak/
Keterangan Mikro/Micro Ritel/Retail Corporate Others Subsidiaries Jumlah/Total Description
Pendapatan bunga, Interest, premium, and
premi, jasa asuransi, service insurance,
dan emas - net 60.247.932 29.675.882 5.734.424 14.890.584 33.979.842 144.528.664 gold income - net
Pendapatan Other operating
operasional lainnya 24.234.718 20.665.454 3.295.294 2.565.165 3.187.698 53.948.329 Income
Total pendapatan 84.482.650 50.341.336 9.029.718 17.455.749 37.167.540 198.476.993 Total income
Beban operasional Other operating
Lainnya (33.545.590) (23.893.122) (2.365.500) (1.380.504) (20.915.502) (82.100.218) expense
Provision for
Beban CKPN (21.435.233) (15.398.573) 3.606.617 87.467 (5.021.206) (38.160.928) impairment losses
Total beban (54.980.823) (39.291.695) 1.241.117 (1.293.037) (25.936.708) (120.261.146) Total expense
Pendapatan (beban)
non operasional Non operating income
- neto (574.254) (395.266) (41.718) (41.875) 89.460 (963.653) (expense) - net
Laba sebelum Income before
beban pajak 28.927.573 10.654.375 10.229.117 16.120.837 11.320.292 77.252.194 tax expense
Beban pajak (5.496.239) (2.276.615) (2.043.114) (4.452.855) (2.677.025) (16.945.848) Tax expense
Laba Bersih 23.431.334 8.377.760 8.186.003 11.667.982 8.643.267 60.306.346 Net Income
354
Page 1329
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 41. OPERATING SEGMENT (continued)
Berikut adalah informasi keuangan tertentu untuk Information concerning the segments of BRI and
BRI dan entitas anak (lanjutan): Subsidiaries are as follows (continued):
b. Segmen Operasi (lanjutan) b. Operating Segment (continued)
Berikut ini adalah informasi segmen BRI dan The following is information on segments of BRI
entitas anak (lanjutan): and its subsidiaries (continued):
Tanggal 31 Desember 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut/
As of December 31, 2024 and for the year then ended
Korporasi/ Lainnya/ Entitas Anak/
Keterangan Mikro/Micro Ritel/Retail Corporate Others Subsidiaries Jumlah/Total Description
Aset segmen Segment asset
Kredit yang diberikan
- bruto 491.220.118 470.387.225 244.344.259 - 92.366.487 1.298.318.089 Loans - gross
Total aset 463.799.448 448.188.061 283.136.349 571.455.124 212.807.264 1.979.386.246 Total assets
Liabilitas segmen Segment liabilities
Total simpanan Total deposits
nasabah 382.926.442 509.274.340 465.246.630 - 8.002.692 1.365.450.104 from customers
Total liabilitas 382.926.442 509.274.340 480.589.371 146.711.717 149.370.020 1.668.871.890 Total liabilities
c. Segmen Geografis c. Geographical Segment
Berikut ini adalah informasi segmen BRI dan The following are information on the
entitas anak berdasarkan segmen geografis: geographical segment of BRI and its
subsidiaries:
Total Pendapatan/Total Income
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
Keterangan 2025 2024 Description
Indonesia 205.752.598 197.058.018 Indonesia
Amerika Serikat 651.152 515.456 United States of America
Singapura 1.085.751 585.615 Singapore
Timor-Leste 217.662 204.940 Timor-Leste
Hong Kong 45.374 29.473 Hong Kong
Taiwan 124.233 83.491 Taiwan
Total 207.876.770 198.476.993 Total
355
Page 1330
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 41. OPERATING SEGMENT (continued)
Berikut adalah informasi keuangan tertentu untuk Information concerning the segments of BRI and
BRI dan entitas anak (lanjutan): Subsidiaries are as follows (continued):
c. Segmen Geografis (lanjutan) c. Geographical Segment (lanjutan)
Berikut ini adalah informasi segmen BRI dan The following are information on the
entitas anak berdasarkan segmen geografis geographical segment of BRI and its subsidiaries
(lanjutan): (continued):
Laba sebelum beban pajak/
Income before tax expense
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
Keterangan 2025 2024 Description
Indonesia 71.787.451 76.550.698 Indonesia
Amerika Serikat 376.846 224.679 United States of America
Singapura 396.280 260.519 Singapore
Timor-Leste 157.384 159.696 Timor-Leste
Hong Kong 18.368 9.177 Hong Kong
Taiwan 56.490 47.425 Taiwan
Total 72.792.819 77.252.194 Total
Total Aset/Total Assets
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
Keterangan December 31, 2025 December 31, 2024 Description
Indonesia 2.016.249.550 1.897.297.699 Indonesia
Amerika Serikat 48.076.144 36.194.629 United States of America
Singapura 48.118.496 36.128.669 Singapore
Timor-Leste 8.340.523 6.411.050 Timor-Leste
Hong Kong 16.049 42.145 Hong Kong
Taiwan 6.440.821 3.312.054 Taiwan
Total 2.127.241.583 1.979.386.246 Total
Total Liabilitas/Total Liabilities
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
Keterangan December 31, 2025 December 31, 2024 Description
Indonesia 1.696.194.903 1.588.255.466 Indonesia
Amerika Serikat 47.342.734 36.070.765 United States of America
Singapura 47.348.226 35.828.251 Singapore
Timor-Leste 7.767.282 5.953.655 Timor-Leste
Hong Kong - 13.893 Hong Kong
Taiwan 5.776.526 2.749.860 Taiwan
Total 1.804.429.671 1.668.871.890 Total
356
Page 1331
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
42. PROGRAM BAGI PEKERJA 42. EMPLOYEES PROGRAM
Cadangan atas program imbalan kerja bagi pekerja Provisions for employee benefit plans consist of:
terdiri atas:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Program cuti besar 3.982.118 3.839.231 Grand leaves
Program pemutusan hubungan kerja 3.126.957 4.022.400 Work separation scheme
Program penghargaan tanda jasa 4.268.104 2.867.342 Gratuity services program
Program pensiun imbalan pasti 2.662.200 1.070.315 Defined Benefit Pension Plan
Program kesehatan pasca kerja BPJS 2.624.533 809.080 Post-employment BPJS health program
Program masa persiapan pensiun 25.834 21.627 Pension preparation program
Total (Catatan 27) 16.689.746 12.629.995 Total (Note 27)
Penilaian aktuaria atas program imbalan kerja Actuarial assessment of the respective employee
masing-masing pada tanggal-tanggal 31 Desember benefit plans as of December 31, 2025 and 2024
2025 dan 2024 dilakukan oleh aktuaris independen performed by independent actuaries as follows:
sebagai berikut:
Tanggal Laporan/ Reporting Date
Aktuaris Independen/ 31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
Entitas Independent Actuarial December 31, 2025 December 31, 2024 Entity
Entitas induk KKA Enny Diah Awal 26 Jan/Jan 26, 2026 21 Jan/Jan 21, 2025 Parent entity
Entitas anak Subsidiaries
PT Bank Raya Indonesia Tbk KKA Enny Diah Awal 2 Jan/Jan 2, 2026 30 Des/Dec 30, 2024 PT Bank Raya Indonesia Tbk
PT Asuransi BRI Life KKA Riana & Rekan 26 Jan/Jan 26, 2026 14 Jan/Jan 14, 2025 PT Asuransi BRI Life
PT BRI Multifinance Indonesia KKA Enny Diah Awal 29 Des/Dec 29, 2025 30 Des/Dec 30, 2024 PT BRI Multifinance Indonesia
PT BRI Danareksa Sekuritas KKA Enny Diah Awal 5 Jan/Jan 5, 2026 30 Des/Dec 30, 2024 PT BRI Danareksa Sekuritas
PT BRI Ventura Investama KKA Enny Diah Awal 29 Des/Dec 29, 2025 23 Des/Dec 23, 2024 PT BRI Ventura Investama
PT BRI Asuransi Indonesia KKA Steven & Mourits 3 Jan/Jan 3, 2026 3 Jan/Jan 3, 2025 PT BRI Asuransi Indonesia
PT Pegadaian KKA Agus Susanto 30 Des/Dec 30, 2025 9 Jan/Jan 9, 2025 PT Pegadaian
PT Permodalan Nasional Madani KKA Riana & Rekan 5 Jan/Jan 5, 2026 3 Jan/Jan 3, 2025 PT Permodalan Nasional Madani
PT BRI Manajemen Investasi KKA Enny Diah Awal 30 Des/Dec 30, 2025 30 Des/Dec 30, 2024 PT BRI Manajemen Investasi
a. Program Pensiun Imbalan Pasti a. Defined Benefit Pension Plan
Efektif tanggal 1 Januari 2007, semua pekerja Effective on January 1, 2007, all newly appointed
yang baru diangkat sebagai pekerja tetap tidak permanent employees are not included in this
diikutsertakan dalam program ini dan hak atas program and the right for pension benefits is
manfaat pensiun diberikan berdasarkan given based on the established requirements
persyaratan yang ditetapkan dalam peraturan stated in the regulations by considering the
dengan memperhatikan faktor penghargaan annual gratuity factor over the working period
per tahun masa kerja dan penghasilan dana and income on the pension fund. BRI’s pension
pensiun. Program dana pensiun BRI dikelola plan is managed by Dana Pensiun BRI (DPBRI).
oleh Dana Pensiun BRI (DPBRI). Sesuai According to the provisions stipulated in BRI
ketentuan yang diatur dalam Surat Keputusan Board of Directors’ Decree, BRI employee’s
Direksi BRI, kontribusi pekerja BRI untuk iuran contribution for pension contribution amounted
pensiun adalah sebesar 7% dari penghasilan to 7% of the employee’s pension-based salary
dasar pensiun pekerja dan atas sisa jumlah and for the remaining amount required to be
yang perlu didanakan kepada DPBRI funded by DPBRI represents the contribution by
merupakan kontribusi BRI, dimana kontribusi BRI, which is the BRI’s contribution is amounted
BRI sejak tanggal 1 Agustus 2024 adalah to 44.68% of pension-based salary since August
sebesar 44,68% dari penghasilan dasar 1, 2024.
pensiun.
357
Page 1332
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
42. PROGRAM BAGI PEKERJA (lanjutan) 42. EMPLOYEES PROGRAM (continued)
a. Program Pensiun Imbalan Pasti (lanjutan) a. Defined Benefit Pension Plan (continued)
Penilaian aktuaria atas beban pensiun BRI The actuarial calculation of BRI’s pension costs
masing-masing pada tanggal 31 Desember as of December 31, 2025 and 2024 which was
2025 dan 2024 telah sesuai dengan PSAK No. prepared in accordance with SFAS No. 219
219 dengan menggunakan metode Projected using the Projected Unit Credit method and
Unit Credit serta mempertimbangkan asumsi- considering the following assumptions:
asumsi sebagai berikut:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Entitas induk Parent entity
Tingkat diskonto 6,49% 7,10% Discount rate
Tingkat kenaikan penghasilan Basic pension salary
dasar pensiun sesuai tabel PhDP/ sesuai tabel PhDP/ growth rate
according to the according to the
PhDP table PhDP table
Tingkat kenaikan imbalan
pensiun 4,00 4,00 Pension benefit growth rate
Tingkat kematian TMI IV 2019 TMI IV 2019 Mortality rate
Tingkat cacat jasmaniah 10,00% dari TMI/ 10,00% dari TMI/ Disability rate
from TMI 2019 from TMI 2019
Usia pensiun normal 56 Tahun/ Years 56 Tahun/ Years Normal retirement age
Entitas anak Subsidiary
Tingkat diskonto 5,90 - 7,10% 6,80 - 7,10% Discount rate
Tingkat kenaikan penghasilan Basic pension salary
dasar pensiun 5,00 5,00% growth rate
Tingkat kematian GAM 1971 GAM 1971 Mortality rate
Tingkat cacat jasmaniah 0,01% dari 0,01% dari Disability rate
tingkat kematian/ tingkat kematian/
form mortality form mortality
Usia pensiun normal 56 Tahun/ Years 56 Tahun/ Years Normal retirement age
Aset DPBRI terutama terdiri dari tabungan, The assets of DPBRI mainly consist of saving
deposito, efek-efek, unit penyertaan reksadana, deposits, time deposits, securities, mutual fund
efek beragunan aset dan investasi jangka units, securities with collateral assets and long-
panjang berupa saham dan properti. term investments in the form of shares of stocks
and property.
Mutasi atas nilai kini liabilitas pensiun Movements in present value of defined benefit
imbalan pasti masing-masing pada tanggal pension liabilities as of December 31, 2025 and
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai 2024 are as follows:
berikut:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Nilai kini liabilitas pensiun imbalan Present value of defined benefit pension -
pasti awal tahun 27.429.747 28.417.112 beginning balance
Beban bunga 1.885.475 1.855.989 Interest expense
Biaya jasa kini 352.262 416.747 Current service cost
Biaya jasa lalu - 1.301 Past service cost
Pembayaran imbalan kerja (1.668.715) (1.568.239) Benefit paid
Kerugian/(keuntungan) aktuaria 1.637.218 (1.693.163) Actuarial loss/(gain)
Saldo akhir liabilitas pensiun Present value of defined benefit
imbalan pasti akhir tahun 29.635.987 27.429.747 pension liabilities ending balance
358
Page 1333
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
42. PROGRAM BAGI PEKERJA (lanjutan) 42. EMPLOYEES PROGRAM (continued)
a. Program Pensiun Imbalan Pasti (lanjutan) a. Defined Benefit Pension Plan (continued)
Mutasi atas nilai wajar aset program masing- Movements in fair value of defined benefit
masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan pension liabilities as of December 31, 2025 and
2024 adalah sebagai berikut: 2024 are as follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Nilai wajar aset program awal tahun 26.359.432 26.049.551 Fair value of program assets - beginning
Hasil pengembangan riil 1.639.166 1.519.969 Real development result
Pembayaran iuran-iuran Contributions paid -
pemberi kerja (Catatan 44) 560.737 368.903 employer (Note 44)
Pembayaran iuran-iuran Contributions paid -
peserta program 51.536 54.075 participants
Rugi aktuaria pada aset 31.631 (65.827) Actuarial loss of asset
Pembayaran imbalan kerja (1.668.715) (1.567.239) Benefit Paid
Total aset program 26.973.787 26.359.432 Total program assets
Mutasi atas kewajiban program pensiun Movements in defined benefit pension liabilities
imbalan pasti masing-masing pada tanggal as of December 31, 2025 and 2024 and are as
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai follows:
berikut:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Saldo awal 1.070.315 2.367.561 Beginning balance
Beban pensiun imbalan pasti - neto Defined benefit pension expense - net
(Catatan 35) 361.736 508.594 (Note 35)
Pembayaran iuran periode berjalan Contributions paid - current period
(Catatan 44) (560.737) (368.903) (Note44)
Pembayaran imbalan (119) (102) Compensation payment
Pengukuran kembali neto 1.791.005 (1.436.835) Remeasurement - net
Saldo akhir (Catatan 27) 2.662.200 1.070.315 Ending balance (Note 27)
Kerugian aktuaria yang diakui pada Actuarial loss recognized in other
penghasilan komprehensif lain pada tanggal comprehensive income as of December 31,
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai 2025 and 2024 are as follows:
berikut:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Saldo awal 2.396.805 3.833.640 Beginning balance
Kerugian/(keuntungan) aktuaria 1.637.218 (1.693.163) Actuarial loss/(gain)
Imbal hasil atas aset program 153.787 256.328 Yields on program assets
Saldo akhir 4.187.810 2.396.805 Ending balance
Beban pensiun imbalan pasti untuk tahun yang Pension benefit expense calculation for the years
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember ended December 31, 2025 and 2024, respectively,
2025 dan 2024 berdasarkan perhitungan in accordance with the actuarial calculation is as
aktuaris adalah sebagai berikut: follows:
359
Page 1334
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
42. PROGRAM BAGI PEKERJA (lanjutan) 42. EMPLOYEES PROGRAM (continued)
a. Program Pensiun Imbalan Pasti (lanjutan) a. Defined Benefit Pension Plan (continued)
Beban pensiun imbalan pasti untuk tahun yang Pension benefit expense calculation for the
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember years ended December 31, 2025 and 2024,
2025 dan 2024 berdasarkan perhitungan respectively, in accordance with the actuarial
aktuaris adalah sebagai berikut: calculation is as follows:
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
Biaya jasa kini 352.262 416.747 Current service cost
Iuran peserta program (51.536) (54.972) Contributions paid - participants
Beban bunga - neto 61.010 145.518 Interest expense - net
Biaya jasa lalu - 1.301 Past service cost
(Pendapatan)/beban pensiun Defined benefit pension (income)/
imbalan pasti (Catatan 35) 361.736 508.594 expense (Note 35)
b. Program Tunjangan Hari Tua b. Retirement Benefits Plan
Pekerja BRI juga memperoleh manfaat dari BRI’s employees are also given retirement
pemberian Tunjangan Hari Tua (THT) sesuai benefits (THT) in accordance with the provisions
ketentuan yang diatur dalam Surat Keputusan stipulated in the Decree of the Board of Directors
Direksi BRI. Program THT dikelola oleh of BRI. BRI’s retirement benefits plan is
Yayasan Kesejahteraan Pekerja BRI. managed by BRI Employee Welfare Foundation.
Iuran THT terdiri dari iuran beban pekerja dan Retirement benefits contributions consist of
iuran beban BRI sesuai ketentuan yang diatur contributions from the employees and BRI in
dalam Surat Keputusan Direksi BRI. accordance with the provisions stipulated in the
Decree of BRI’s Board of Directors.
Berdasarkan perhitungan penilaian aktuaria Based on the actuarial calculation of BRI’s
atas THT masing-masing pada tanggal retirement benefits as of December 31, 2025 and
31 Desember 2025 dan 2024 telah sesuai 2024 it was prepared in accordance with SFAS
dengan PSAK No. 219 dengan menggunakan No. 219 using the Projected Unit Credit method
metode Projected Unit Credit serta and considering the following assumptions:
mempertimbangkan asumsi-asumsi sebagai
berikut:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Tingkat diskonto 6,61% 7,10% Discount Rate
Tingkat kenaikan penghasilan 6,50 7,50 Salary growth rate
Tingkat kematian TMI IV 2019 TMI IV 2019 Mortality Rate
Tingkat cacat jasmaniah 10,00% dari TMI/ 10,00% dari TMI/ Disability Rate
from TMI from TMI
2019 2019
360
Page 1335
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
42. PROGRAM BAGI PEKERJA (lanjutan) 42. EMPLOYEES PROGRAM (continued)
b. Program Tunjangan Hari Tua (lanjutan) b. Retirement Benefits Plan (continued)
Status THT sesuai dengan penilaian aktuaria The status of the Retirement Benefits as of
masing-masing pada tanggal 31 Desember December 31, 2025 and 2024 in accordance with
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: the actuarial calculation are as follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Nilai wajar aset 7.100.391 6.643.982 Fair value of assets
Nilai kini liabilitas THT (3.494.143) (3.159.461) Present value of retirement benefits liabilities
Surplus 3.606.248 3.484.521 Surplus
Mutasi atas liabilitas THT masing-masing pada Movements of the Retirement Benefits liabilities
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah as of December 31, 2025 and 2024 are as
sebagai berikut: follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Saldo awal - - Beginning balance
Beban THT 195.397 269.751 Retirement benefits expense
Pengukuran kembali liabilitas THT Remeasurement of retirement benefits
- neto (27.246) (94.694) liabilities - net
Pembayaran iuran periode berjalan Contribution paid in current period
(Catatan 44) (168.151) (175.057) (Note 44)
Saldo akhir liabilitas - - Ending Balance of liability
Keuntungan aktuaria yang diakui pada Actuarial gain recognized in other
penghasilan komprehensif lain pada tanggal comprehensive income as of December 31,
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai 2025 and 2024 are as follows:
berikut:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Saldo awal (988.524) (893.830) Beginning balance
Kerugian/(keuntungan) aktuaria 60.843 (1.030.337) Actuarial loss/(gain)
Imbal hasil atas liabilitas (aset) Yields on program liabilities
program 37.584 (65.295) (assets)
Perubahan atas dampak atas Changes on impact of assets other
aset di luar bunga - neto (125.673) 1.000.938 than interest - net
Saldo akhir (1.015.770) (988.524) Ending balance
361
Page 1336
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
42. PROGRAM BAGI PEKERJA (lanjutan) 42. EMPLOYEES PROGRAM (continued)
b. Program Tunjangan Hari Tua (lanjutan) b. Retirement Benefits Plan (continued)
Perhitungan beban THT untuk tahun yang Retirement benefits expense calculation For the
Berakhir pada tanggal-tanggal years Ended as December 31, 2025 and 2024
31 Desember 2025 dan 2024 sesuai dengan respectively, in accordance with the actuarial
perhitungan aktuaris adalah sebagai berikut: calculation is as follows:
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
Biaya jasa kini 284.430 336.505 Current service cost
Iuran peserta program (80.216) (58.916) Contributions paid - participants
Beban bunga - neto (8.817) (7.838) Interest expense - net
Beban THT (Catatan 35) 195.397 269.751 Retirement benefits expense
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, BRI does
2024, BRI tidak mengakui adanya THT dibayar not recognize the existence of prepaid of
di muka dan manfaat THT karena manajemen retirement benefits plan and benefits of
BRI tidak memiliki keuntungan (benefit) atas retirement benefits plan because management
aset tersebut dan BRI tidak memiliki rencana of BRI does not have the benefit over the assets
untuk mengurangi kontribusinya di masa and BRI has no plans to reduce its contribution
depan. in the future.
c. Program Pensiun Iuran Pasti c. Defined Contribution Pension Plan
(i) BRI (entitas induk) (i) BRI (parent entity)
Pekerja BRI juga diikutsertakan dalam The employees of BRI are also included in
program pensiun iuran pasti sesuai dengan the defined contribution pension plan in
Keputusan Direksi BRI yang berlaku efektif accordance with BRI Board of Directors’
sejak bulan Oktober 2000. Kontribusi BRI decree which was effective since October
pada program ini yang dilaporkan dalam 2000. BRI’s contributions to this plan which
laporan laba rugi dan penghasilan are reported in the consolidated statement
komprehensif lain konsolidasian sebesar of profit or loss and other comprehensive
Rp613.724 dan Rp562.978 masing-masing income amounted to Rp613,724 and
untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Rp562,978 for the years ended December
Desember 2025 dan 2024 (Catatan 35). 31, 2025 and 2024 respectively (Note 35).
Pengelolaan program pensiun iuran pasti Defined contribution pension plan is
dilakukan oleh DPBRI. managed by DPBRI.
362
Page 1337
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
42. PROGRAM BAGI PEKERJA (lanjutan) 42. EMPLOYEES PROGRAM (continued)
c. Program Pensiun Iuran Pasti (lanjutan) c. Defined Contribution Pension Plan (continued)
(ii) Bank Raya (Subsidiary)
(ii) Bank Raya (entitas anak)
Bank Raya Indonesia menyelenggarakan Bank Raya Indonesia conducted defined
program pensiun iuran pasti untuk seluruh contribution pension plans for all of its
pekerja tetapnya yang dikelola oleh Dana permanent employees which is managed by
Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Dana Pensiun Lembaga Keuangan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (Financial Institutions Pension Fund)
Jumlah kontribusi Bank Raya untuk dana PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
pensiun adalah sebesar 84,97% dari iuran Bank Raya Indonesia’s total contribution for
yang sudah ditetapkan berdasarkan tingkat the pension funds amounted to 84.97% of
dari masing-masing pekerja yang the contributions that have been determined
dilaporkan dalam laporan laba rugi dan based on the level of each employee which
penghasilan komprehensif lain are reported in the consolidated statement
konsolidasian sebesar Rp1.169 dan of profit or loss and other comprehensive
Rp1.109 masing-masing untuk tahun yang income amounting to Rp1,169 and Rp1,109
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 for the years ended as December 31, 2025
dan 2024 (Catatan 35). and 2024 respectively (Note 35).
d. Program Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) d. Work Separation Scheme
Perhitungan PHK dilakukan dengan The calculation of Work Separation Scheme is
menggunakan asumsi-asumsi penilaian carried out using the assumptions of actuarial
aktuaria atas kewajiban perseroan yang assessment of the company's obligations related
berkaitan dengan cadangan penyisihan untuk to the allowance reserve for the determination of
penetapan uang pesangon. Uang penghargaan severance pay. Award money for merit and
tanda jasa dan ganti kerugian sesuai dengan indemnity are in accordance with the applicable
Peraturan yang berlaku untuk masing-masing Regulations. As of December 31, 2025 and 2024
pada tanggal 31 Desember 2025 dan using the Projected Unit Credit method and
2024 dengan menggunakan metode Projected considering the following assumptions:
Unit Credit serta mempertimbangkan asumsi-
asumsi sebagai berikut:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Entitas induk Parent Entity
Tingkat diskonto 6,71% 7,10% Discount Rate
Tingkat kenaikan penghasilan 6,50% 7,50% Salary growth rate
Tingkat kematian TMI IV 2019 TMI IV 2019 Mortality Rate
Tingkat cacat jasmaniah 10,00% dari TMI/ 10,00% dari TMI/ Disability Rate
from TMI from TMI
2019 2019
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Entitas anak Subsidiaries
Tingkat diskonto 6,60 - 7,00% 6,80 - 7,15% Discount Rate
Tingkat kenaikan penghasilan 6,00 - 10,00 6,00 - 10,00 Salary growth rate
Tingkat kematian TMI IV 2019 TMI IV 2019 Mortality Rate
GAM 1971 GAM 1971
Tingkat cacat jasmaniah 0,01 - 10,00% dari 0,01 - 10,00% dari Disability Rate
tingkat kematian/ tingkat kematian/
from mortality from mortality
363
Page 1338
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
42. PROGRAM BAGI PEKERJA (lanjutan) 42. EMPLOYEES PROGRAM (continued)
d. Program Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) d. Work Separation Scheme (continued)
(lanjutan)
Mutasi atas liabilitas program PHK masing- Movements in the work separation scheme
masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan liabilities as of December 31, 2025 and 2024 are
2024 adalah sebagai berikut: as follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Saldo awal 4.022.400 3.527.486 Beginning balance
Beban PHK (Catatan 35) 718.972 868.075 Work separation scheme expense (Note 35)
Pembayaran manfaat aktual (145.405) (219.184) Actual benefits paid
Pengukuran kembali liabilitas Remeasurement on liabilities (assets)
PHK - neto (1.391.468) (154.202) for work separation - net
Biaya terminasi (183) Termination cost
Dampak batas aset (39) Asset ceilling effect
Kontribusi perusahaan (77.542) 447 Contributions - entity
Saldo akhir (Catatan 27) 3.126.957 4.022.400 Ending Balance (Note 27)
Keuntungan aktuaria yang diakui pada Actuarial gain recognized in other
penghasilan komprehensif lain pada tanggal comprehensive income as of December 31,
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai 2025 and 2024 are as follows:
berikut:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Saldo awal (222.681) (68.479) Beginning balance
Keuntungan aktuaria (1.391.468) (154.202) Actuarial gain
Saldo akhir (1.614.149) (222.681) Ending blaance
Perhitungan beban program PHK untuk tahun Work Separation Scheme expense calculation
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 for the years ended December 31, 2025 and
Desember 2025 dan 2024 sesuai dengan 2024 in accordance with the actuarial calculation
perhitungan aktuaria adalah sebagai berikut: are as follows:
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
Biaya jasa kini 433.973 627.925 Current service cost
Beban bunga 275.773 241.731 Interest expense
Biaya pesangon 6.299 2.794 Severance cost
Biaya jasa lalu 5.348 (4.558) Past service cost
Pembayaran biaya terminasi 183 Payment of termination fee
Kerugian aktuaria (2.421) - Actuarial loss
Work separation scheme expense
Beban PHK (Catatan 35) 718.972 868.075 (Note 35)
364
Page 1339
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
42. PROGRAM BAGI PEKERJA (lanjutan) 42. EMPLOYEES PROGRAM (continued)
e. Program Masa Persiapan Pensiun (MPP) e. Defined Benefit Pension Plan
Perhitungan aktuaria (PT Pegadaian) atas The actuarial calculation of (PT Pegadaian)
masa persiapan pensiun (MPP) masing-masing defined pension plan as of December 31, 2025
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan and 2024 which was prepared in accordance
2024 telah sesuai dengan PSAK No. 219 with SFAS No. 219 using the Projected Unit
dengan menggunakan metode Projected Unit Credit and considering the following
Credit serta mempertimbangkan asumsi- assumptions:
asumsi sebagai berikut:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Tingkat diskonto 6,70% 7,10% Discount rate
Tingkat kenaikan penghasilan 7,00% 7,00% Salary growth rate
Tingkat kematian GAM 1971 GAM 1971 Mortality rate
Tingkat cacat jasmaniah 0,01% dari TMI 0,01% dari TMI Disability rate
tingkat kematian/ tingkat kematian/
from TMI mortality from TMI mortality
Usia pensiun normal 56 Tahun/ Years 56 Tahun/ Years Normal retirement age
Mutasi atas liabilitas program masa persiapan Movements in liabilities program defined benefit
pensiun masing-masing pada tanggal 31 pension plan as of December 31, 2025 and 2024
Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai are as follows:
berikut:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Saldo awal 21.627 20.983 Beginning balance
Beban MPP (Catatan 35) 3.099 2.749 Defined benefit pension expense (Note 35)
Pembayaran imbalan (22.062) (18.632) Contributions paid - current period
Pengukuran kembali liabilitas Remeasurement of liabilities
MPP - neto 23.170 16.527 for defined pension benefit - net
Saldo akhir (Catatan 27) 25.834 21.627 Ending Balance (Note 27)
Perhitungan beban program Masa Persiapan Pension benefit expense calculation For the
Pensiun untuk tahun yang Berakhir pada years Ended December 31, 2025 and 2024,
tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 respectively, in accordance with the actuarial
sesuai dengan perhitungan aktuaria adalah calculation is as follows:
sebagai berikut:
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
Biaya jasa kini 1.563 1.280 Current service cost
Beban bunga 1.536 1.469 Interest expense
Defined benefit pension expense
Beban MPP (Catatan 35) 3.099 2.749 (Note 35)
365
Page 1340
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
42. PROGRAM BAGI PEKERJA (lanjutan) 42. EMPLOYEES PROGRAM (continued)
f. Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya f. Other Long-term Employee Benefits
Pekerja BRI dan entitas anak juga memiliki BRI employees also have long-term employee
imbalan kerja jangka panjang, seperti benefits, such as gratuity for services, grand
penghargaan tanda jasa, cuti besar, program leaves, post employment BPJS health program
kesehatan pasca kerja BPJS, dan program and other benefit program of additional benefit
manfaat lain dana manfaat tambahan. fund.
(i) Cadangan penghargaan tanda jasa dan (i) Allowance for gratuity services and grand
cuti besar leaves
Perhitungan aktuaria atas penghargaan The actuarial calculation on gratuity services
tanda jasa dan cuti besar masing-masing and grand leaves as of December 31, 2025
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 and 2024 which was prepared in
dan 2024 telah sesuai dengan PSAK No. accordance with SFAS No. 219 using the
219 dengan menggunakan metode Projected Unit Credit method and
Projected Unit Credit serta considering the following assumptions:
mempertimbangkan asumsi-asumsi
sebagai berikut:
31 Desember 2025/December 31, 2025
Cadangan Penghargaan
Tanda Jasa/ Allowance for Cuti Besar/
Gratuity Services Grand Leaves
Entitas induk Parent Entity
Tingkat diskonto 6,60% 6.21% Discount rate
Tingkat kenaikan penghasilan 6,50% 6.50 Salary growth rate
Tingkat kenaikan harga emas 12,00% - Gold price growth rate
Tingkat kematian TMI IV 2019 TMI IV 2019 Mortality rate
Tingkat cacat jasmaniah 10,00% dari TMI/ 10,00% dari TMI/ Disability rate
From TMI From TMI
2019 2019
Entitas anak Subsidiaries
Tingkat diskonto Discount rate
Tingkat kenaikan penghasilan 7,00 - 10,00 7,00 - 10,00 Salary growth rate
Tingkat kenaikan harga emas 10,00 - Gold price growth rate
Tingkat kematian TMI IV 2019 TMI IV 2019 Mortality rate
Tingkat cacat jasmaniah 10,00% dari TMI/ 10,00% dari TMI/ Disability rate
From TMI From TMI
2019 2019
31 Desember 2024/December 31, 2024
Cadangan Penghargaan
Tanda Jasa/ Allowance for Cuti Besar/
Gratuity Services Grand Leaves
Entitas induk Parent Entity
Tingkat diskonto 7,10% 7,10% Discount rate
Tingkat kenaikan penghasilan 7,50% 7,50% Salary growth rate
Tingkat kenaikan harga emas 10,00% - Gold price growth rate
Tingkat kematian TMI IV 2019 TMI IV 2019 Mortality rate
Tingkat cacat jasmaniah 10,00% dari TMI/ 10,00% dari TMI/ Disability rate
From TMI from TMI
2019 2019
Entitas anak Subsidiaries
Tingkat diskonto 7,00 - 7,15% 6,70 - 7,10% Discount rate
Tingkat kenaikan penghasilan 7,00 - 10,00% 7,00 - 10,00 Salary growth rate
Tingkat kenaikan harga emas 10,00% 10,00 Gold price growth rate
Tingkat kematian TMI IV 2019 TMI IV 2019 Mortality rate
Tingkat cacat jasmaniah 10,00% dari TMI/ 10,00% dari TMI/ Disability rate
From TMI From TMI
2019 2019
366
Page 1341
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
42. PROGRAM BAGI PEKERJA (lanjutan) 42. EMPLOYEES PROGRAM (continued)
f. Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya f. Other Long-term Employee Benefits (continued)
(lanjutan)
(i) Cadangan penghargaan tanda jasa dan (i) Allowance for gratuity services and grand
cuti besar (lanjutan) leaves (continued)
Mutasi untuk imbalan kerja jangka panjang Movements in the other long-term employee
lainnya masing-masing pada tanggal benefits as of December 31, 2025 and 2024
31 Desember 2025 dan 2024 adalah are as follows:
sebagai berikut:
31 Desember 2025/December 31, 2025
Cadangan Penghargaan
Tanda Jasa/Allowance for Cuti Besar/
Gratuity Services Grand Leaves
Saldo awal liabilitas 2.867.342 3.839.231 Beginning balance of liabilities
Beban (Catatan 35) 1.482.068 587.627 Expense (Note 35)
Pembayaran manfaat aktual (159.735) (444.740) Actual benefit paid
Rugi aktuaria pada kewajiban 78.429 - Actual loss on liabilities
Liabilitas Imbalan Kerja Liabilities for Employee
(Catatan 27) 4.268.104 3.982.118 Benefits (Note 27)
31 Desember 2024/December 31, 2024
Cadangan Penghargaan
Tanda Jasa/Allowance for Cuti Besar/
Gratuity Services Grand Leaves
Saldo awal liabilitas 2.492.175 3.679.294 Beginning balance of liabilities
Beban (Catatan 35) 446.513 489.623 Expense (Note 35)
Pembayaran manfaat aktual (99.285) (329.686) Actual benefit paid
Rugi aktuaria pada kewajiban 27.939 - Actual loss on liabilities
Liabilitas Imbalan Kerja Liabilities for Employee
(Catatan 27) 2.867.342 3.839.231 Benefits (Note 27)
Beban imbalan kerja jangka panjang The other long-term employee benefits
lainnya untuk tahun yang berakhir pada expense calculation for the years ended
tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan December 31, 2025 and 2024 in
2024 berdasarkan perhitungan aktuaria accordance with the acturarial calculation
adalah sebagai berikut: are as follows:
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31, 2025
Cadangan Penghargaan
Tanda Jasa/Allowance for Cuti Besar/
Gratuity Services Grand Leaves
Biaya jasa kini 304.400 417.633 Current service cost
Beban bunga 198.922 258.885 Interest Expense
Biaya jasa lalu 1.769 1.072 Past service cost
Keuntungan aktuaria yang diakui 976.977 (89.963) Recognized actuarial gain
Beban program bagi Employees program
pekerja (Catatan 35) 1.482.068 587.627 expense (Note 35)
367
Page 1342
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
42. PROGRAM BAGI PEKERJA (lanjutan) 42. EMPLOYEES PROGRAM (continued)
f. Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya f. Other Long-term Employee Benefits (continued)
(lanjutan)
(i) Cadangan penghargaan tanda jasa dan (i) Allowance for gratuity services and grand
cuti besar (lanjutan) leaves (continued)
Beban imbalan kerja jangka panjang The other long-term employee benefits
lainnya untuk tahun yang berakhir pada expense calculation for the years ended
tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan December 31, 2025 and 2024 in accordance
2024 berdasarkan perhitungan aktuaria with the acturarial calculation are as follows
adalah sebagai berikut (lanjutan): (continued):
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31, 2024
Cadangan Penghargaan
Tanda Jasa/Allowance for Cuti Besar/
Gratuity Services Grand Leaves
Biaya jasa kini 240.634 430.720 Current service cost
Beban bunga 167.282 234.847 Interest Expense
Biaya jasa lalu 389 372 Past service cost
Beban pesangon - 178 Severance expense
Keuntungan aktuaria yang diakui 38.208 (176.494) Recognized actuarial gain
Beban program bagi Employees program
pekerja (Catatan 35) 446.513 489.623 expense (Note 35)
(ii) Program Kesehatan Pasca Kerja BPJS (ii) Post Employment BPJS Health Program
Perhitungan aktuaria atas program The actuarial calculation on Post
kesehatan pasca kerja BPJS masing- Employment BPJS Health Program as of
masing pada tanggal 31 Desember 2025 December 31, 2025 and 2024 which was
dan 2024 telah sesuai dengan PSAK No. prepared in accordance with SFAS No. 219
219 dengan menggunakan metode using the Projected Unit Credit method and
Projected Unit Credit serta considering the following assumptions
mempertimbangkan asumsi-asumsi (parent entity):
(entitas induk) sebagai berikut:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Tingkat diskonto 7,05% 7,10% Discount rate
Tingkat kenaikan iuran Rate of Increase BPJS
BPJS 7,50% 4,88 Health Premiums
Tingkat kematian TMI IV 2019 TMI IV 2019 Mortality rate
Tingkat cacat jasmaniah 10,00% dari TMI 2019/ 10,00% dari TMI 2019/ Disability rate
From TMI From TMI
2019 2019
368
Page 1343
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
42. PROGRAM BAGI PEKERJA (lanjutan) 42. EMPLOYEES PROGRAM (continued)
f. Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya f. Other Long-term Employee Benefits (continued)
(lanjutan)
(ii) Program Kesehatan Pasca Kerja BPJS (ii) Post Employment BPJS Health Program
(lanjutan) (continued)
Status program kesehatan pasca kerja Post Employment BPJS Health Program
BPJS sesuai dengan penilaian aktuaris status in accordance with the actuarial
masing-masing pada tanggal 31 Desember valuation as of December 31, 2025 and
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: 2024 are as follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Nilai kini liabilitas program Present value of post employment
kesehatan pasca kerja BPJS 4.189.952 2.331.108 BPJS health program liability
Nilai wajar aset (1.565.419) (1.522.028) Fair value of assets
Surplus (Defisit) 2.624.533 809.080 Surplus (Deficit)
Mutasi liabilitas atas program kesehatan Movements in the liability for Post
pasca kerja BPJS pada tanggal Employment BPJS Health Program as of
31 Desember 2025 dan 2024 adalah December 31, 2025 and 2024 are as
sebagai berikut: follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Saldo awal 809.080 1.023.643 Beginning balance
Beban program kesehatan Post employment BPJS health
pasca kerja BPJS (Catatan 35) 107.622 114.562 program expense (Note 35)
Pengukuran kembali aset Remeasurement of
program kesehatan pasca post employement BPJS
kerja BPJS 1.707.831 (329.125) health program assets
Post employment BPJS
Liabilitas program kesehatan health program liability
pasca kerja BPJS (Catatan 27) 2.624.533 809.080 (Note 27)
Kerugian/(keuntungan) aktuaria yang Actuarial loss/(gain) recognized in other
diakui pada penghasilan komprehensif lain comprehensive income as of December 31,
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2025 and 2024 are as follows:
2024 adalah sebagai berikut:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Saldo awal (134.223) 194.901 Beginning balance
Kerugian/(keuntungan) aktuaria 1.693.874 (365.502) Actuarial loss/(gain)
Imbal hasil atas aset program 13.957 36.378 Yields of program assets
Saldo akhir 1.573.608 (134.223) Ending balance
369
Page 1344
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
42. PROGRAM BAGI PEKERJA (lanjutan) 42. EMPLOYEES PROGRAM (continued)
f. Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya f. Other Long-term Employee Benefits (continued)
(lanjutan)
(ii) Program Kesehatan Pasca Kerja BPJS (ii) Post Employment BPJS Health Program
(lanjutan) (continued)
Beban program kesehatan pasca kerja The post employment BPJS Health
BPJS untuk tahun yang berakhir pada Program expense calculation for the years
tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan ended December 31, 2025 and 2024 in
2024 berdasarkan perhitungan aktuaria accordance with the actuarial calculation is
adalah sebagai berikut: as follows:
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
Biaya jasa kini 50.177 42.907 Current service cost
Beban Bunga - neto 57.445 71.655 Interest expense - net
Beban program kesehatan Post employment BPJS health
pasca kerja BPJS (Catatan 35) 107.622 114.562 program expense (Note 35)
(iii) Program manfaat lain dana manfaat (iii) Other benefit program of additional benefit
tambahan fund
Penilaian aktuaria atas program manfaat The actuarial calculation on BRI’s other
lain dana manfaat tambahan BRI pada benefit program of additional benefit fund as
tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan of December 31, 2025 and
2024 telah sesuai dengan PSAK No. 219 2024 was prepared in accordance with
dengan menggunakan metode Projected SFAS No. 219 using the Projected Unit
Unit Credit serta mempertimbangkan Credit method and considering the
asumsi-asumsi sebagai berikut: following assumptions:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Tingkat diskonto 6,49% 7,10% Discount rate
Tingkat kematian TMI IV 2019 TMI IV 2019 Mortality rate
Tingkat cacat jasmaniah 10,00% dari TMI 10,00% dari TMI Disability rate
2019/ From TMI 2019 2019/ From TMI 2019
Usia pensiun normal 56 Tahun/Years 56 Tahun/Years Normal retirement age
370
Page 1345
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
42. PROGRAM BAGI PEKERJA (lanjutan) 42. EMPLOYEES PROGRAM (continued)
f. Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya f. Other Long-term Employee Benefits (continued)
(lanjutan)
(iii) Program Manfaat Lain Dana Manfaat (iii) Other benefit program of additional benefit
Tambahan (lanjutan) fund (continued)
Mutasi atas nilai kini liabilitas program Movement in the of fair value of program
manfaat lain dana manfaat tambahan pada assets as December 31, 2025 and 2024 are
tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan as follows:
2024 adalah sebagai berikut:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Nilai kini liabilitas Present value of defined
awal tahun 1.837.047 1.863.733 benefit
Biaya bunga 125.496 120.342 Interest expense
Biaya jasa kini 12.545 13.813 Current service cost
Pembayaran imbalan kerja (139.006) (135.152) Benefit paid
Kerugian (keuntungan) aktuaria 99.762 (25.689) Actuarial loss (gain)
Present value of defined
Nilai kini liabilitas imbalan Benefit pension liabilities -
pensiun - saldo akhir 1.935.844 1.837.047 ending balance
Mutasi atas nilai wajar aset program pada Movement in the of fair value of program
tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan assets as December 31, 2025 and
2024 adalah sebagai berikut: 2024 are as follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Nilai wajar aset program Fair value of program assets
awal tahun 1.973.122 1.983.967 - beginning
Pembayaran imbalan kerja (139.006) (135.152) Benefit paid
Hasil pengembangan riil 172.659 124.307 Real development result
Total aset program 2.006.775 1.973.122 Total program assets
Mutasi atas kewajiban program manfaat Movement in the other benefit program of
lain dana manfaat tambahan pada tanggal- additional benefit fund liability as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024 are as
adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Saldo awal - - Beginning balance
Beban program Other benefit program
manfaat lain dana manfaat of additional benefit fund
tambahan - neto (Catatan 35) 12.545 13.813 expense – net (Note 35)
Pengukuran kembali Remeasurement of
aset - neto (12.545) (13.813) assets - net
Saldo akhir (Catatan 27) - - Ending Balance (Note 27)
371
Page 1346
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
42. PROGRAM BAGI PEKERJA (lanjutan) 42. EMPLOYEES PROGRAM (continued)
f. Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya f. Other Long-term Employee Benefits (continued)
(lanjutan)
(iii) Program manfaat lain dana manfaat (iii) Other benefit program of additional benefit
tambahan (lanjutan) fund (continued)
Kerugian aktuaria yang diakui pada Actuarial loss recognized in other
penghasilan komprehensif lain pada comprehensive income as of December 31,
tanggal 31 Desember 2025 dan 2025 and 2024 are as follows:
2024 adalah sebagai berikut:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Saldo awal 258.440 272.252 Beginning balance
Kerugian (keuntungan)
aktuaria 99.762 (25.689) Actuarial loss (gain)
Imbal hasil atas aset program (37.502) 4.091 Yields of program assets
Perubahan atas dampak Changes in the net liability
aset diluar bunga neto (asset) impact of non-
liabilitas (aset) (74.805) 7.786 interest-bearing assets
Saldo akhir 245.895 258.440 Ending balance
Beban program manfaat lain dana manfaat Other benefit program of additional benefit
tambahan untuk tahun yang berakhir pada fund expense for the years ended
tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan December 31, 2025 and 2024 respectively,
2024 berdasarkan perhitungan aktuaris based on the actuarial calculation is as
adalah sebagai berikut: follows:
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
Biaya jasa lalu - - Past service cost
Biaya jasa kini 12.545 13.813 Current service cost
Bunga - neto - - Interest expense - net
Beban program manfaat lain Other benefit program
dana manfaat tambahan of additional Benefit
(Catatan 35) 12.545 13.813 fund expense (Note 35)
372
Page 1347
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
42. PROGRAM BAGI PEKERJA (lanjutan) 42. EMPLOYEES PROGRAM (continued)
g. Sensitivitas dari kewajiban imbalan jangka g. Sensitivity of long-term benefit liability towards
panjang terhadap perubahan asumsi aktuaria changes in actuarial assumptions and analysis of
dan analisa manfaat jatuh tempo adalah maturity benefits are as follows (BRI only)
sebagai berikut (BRI saja) (tidak diaudit dan (unaudited and unreviewed):
tidak di reviu):
(i) Program pemutusan hubungan kerja (i) Work separation scheme
(PHK)
31 Desember 2025/December 31, 2025 31 Desember 2024/December 31, 2024
Pengaruh nilai kini Pengaruh nilai kini
atas kewajiban atas kewajiban
Asumsi imbalan kerja/ Asumsi imbalan kerja/
tingkat diskonto/ Effect of present tingkat diskonto/ Effect of present
Discount rate value on employee Discount rate value on employee
Assumption benefit liability Assumption benefit liability
Kenaikan +1,00% (169.921) +1,00% (340.407) Increase
Penurunan -1,00% 198.105 -1,00% 402.469 Decrease
Nilai Kini Kewajiban Imbalan Pasti Present Value of Defined Benefit Liability
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Jatuh Tempo Maturity
< 1 tahun 49.725 46.649 < 1 year
1 - < 2 tahun 46.858 46.803 1 - < 2 years
2 - < 3 tahun 49.117 43.812 2 - < 3 years
3 - < 4 tahun 48.474 46.475 3 - < 4 years
4 - < 5 tahun 47.942 45.365 4 - < 5 years
> 5 tahun 1.317.052 2.427.555 > 5 years
(ii) Program pensiun imbalan pasti (ii) Defined benefit pension plan
31 Desember 2025/December 31, 2025 31 Desember 2024/December 31, 2024
Pengaruh nilai kini Pengaruh nilai kini
atas kewajiban atas kewajiban
Asumsi imbalan kerja/ Asumsi imbalan kerja/
tingkat diskonto/ Effect of present tingkat diskonto/ Effect of present
Discount rate value on employee Discount rate value on employee
Assumption benefit liability Assumption benefit liability
Kenaikan +1,00% (2.831.077) +1,00% (2.612.884) Increase
Penurunan -1,00% 3.430.087 -1,00% 3.169.026 Decrease
Iuran Jatuh Tempo Maturity Contribution
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Jatuh Tempo Maturity
< 1 tahun 179.335 256.114 < 1 year
1 - < 2 tahun 297.392 226.330 1 - < 2 years
2 - < 3 tahun 284.822 216.839 2 - < 3 years
3 - < 4 tahun 273.544 207.703 3 - < 4 years
4 - < 5 tahun 262.772 199.924 4 - < 5 years
> 5 tahun 795.192 573.423 > 5 years
373
Page 1348
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
42. PROGRAM BAGI PEKERJA (lanjutan) 42. EMPLOYEES PROGRAM (continued)
g. Sensitivitas dari kewajiban imbalan jangka g. Sensitivity of long-term benefit liability towards
panjang terhadap perubahan asumsi aktuaria changes in actuarial assumptions and analysis of
dan analisa manfaat jatuh tempo adalah maturity benefits are as follows (BRI only)
sebagai berikut (BRI saja) (tidak diaudit dan (unaudited and unreviewed) (continued):
tidak di reviu) (lanjutan):
(iii) Program tunjangan hari tua (iii) Retirement benefits plan
31 Desember 2025/December 31, 2025 31 Desember 2024/December 31, 2024
Pengaruh nilai kini Pengaruh nilai kini
atas kewajiban atas kewajiban
Asumsi imbalan kerja/ Asumsi imbalan kerja/
tingkat diskonto/ Effect of present tingkat diskonto/ Effect of present
Discount rate value on employee Discount rate value on employee
Assumption benefit liability Assumption benefit liability
Kenaikan +1,00% (354.607) +1,00% (325.917) Increase
Penurunan -1,00% 408.335 -1,00% 381.502 Decrease
Nilai Kini Kewajiban Imbalan Pasti Present Value of Defined Benefit Liability
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Jatuh Tempo Maturity
< 1 tahun 167.003 138.429 < 1 year
1 - < 2 tahun 141.506 130.261 1 - < 2 years
2 - < 3 tahun 124.890 123.786 2 - < 3 years
3 - < 4 tahun 107.901 108.626 3 - < 4 years
4 - < 5 tahun 107.626 94.662 4 - < 5 years
> 5 tahun 2.845.218 2.563.697 > 5 years
(iv) Program Kesehatan Pasca Kerja BPJS (iv) Post Employment BPJS Health Program
31 Desember 2025/December 31, 2025 31 Desember 2024/December 31, 2024
Pengaruh nilai kini Pengaruh nilai kini
atas kewajiban atas kewajiban
Asumsi imbalan kerja/ Asumsi imbalan kerja/
tingkat diskonto/ Effect of present tingkat diskonto/ Effect of present
Discount rate value on employee Discount rate value on employee
Assumption benefit liability Assumption benefit liability
Kenaikan +1,00% (809.130) +1,00% (371.077) Increase
Penurunan -1,00% 1.103.209 -1,00% 488.116 Decrease
Iuran Jatuh Tempo Maturity Contribution
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Jatuh Tempo Maturity
< 1 tahun 238.461 104.623 < 1 year
1 - < 2 tahun 251.574 109.604 1 - < 2 years
2 - < 3 tahun 265.639 115.076 2 - < 3 years
3 - < 4 tahun 280.818 120.947 3 - < 4 years
4 - < 5 tahun 296.878 127.321 4 - < 5 years
> 5 tahun 7.064.328 2.953.284 > 5 years
374
Page 1349
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
42. PROGRAM BAGI PEKERJA (lanjutan) 42. EMPLOYEES PROGRAM (continued)
g. Sensitivitas dari kewajiban imbalan jangka g. Sensitivity of long-term benefit liability towards
panjang terhadap perubahan asumsi aktuaria changes in actuarial assumptions and analysis of
dan analisa manfaat jatuh tempo adalah maturity benefits are as follows (BRI only)
sebagai berikut (BRI saja) (tidak diaudit dan (unaudited and unreviewed) (continued):
tidak di reviu) (lanjutan):
(v) Cadangan penghargaan tanda jasa (v) Allowance for gratuity for services
31 Desember 2025/December 31, 2025 31 Desember 2024/December 31, 2024
Pengaruh nilai kini Pengaruh nilai kini
atas kewajiban atas kewajiban
Asumsi imbalan kerja/ Asumsi imbalan kerja/
tingkat diskonto/ Effect of present tingkat diskonto/ Effect of present
Discount rate value on employee Discount rate value on employee
Assumption benefit liability Assumption benefit liability
Kenaikan +1,00% (379.891) +1,00% (245.854) Increase
Penurunan -1,00 439.415 -1,00% 283.713 Decrease
Nilai Kini Kewajiban Imbalan Pasti Present Value of Defined Benefit Liability
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Jatuh Tempo Maturity
< 1 tahun 143.095 113.325 < 1 year
1 - < 2 tahun 149.799 118.737 1 - < 2 years
2 - < 3 tahun 110.834 120.022 2 - < 3 years
3 - < 4 tahun 169.437 85.707 3 - < 4 years
4 - < 5 tahun 147.002 128.156 4 - < 5 years
> 5 tahun 3.103.802 2.027.941 > 5 years
(vi) Cuti besar (vi) Grand Leaves
31 Desember 2025/December 31, 2025 31 Desember 2024/December 31, 2024
Pengaruh nilai kini Pengaruh nilai kini
atas kewajiban atas kewajiban
Asumsi imbalan kerja/ Asumsi imbalan kerja/
tingkat diskonto/ Effect of present tingkat diskonto/ Effect of present
Discount rate value on employee Discount rate value on employee
Assumption benefit liability Assumption benefit liability
Kenaikan +1,00% (210.687) +1,00% (213.192) Increase
Penurunan -1,00 236.009 -1,00% 239.490 Decrease
Nilai Kini Kewajiban Imbalan Pasti Present Value of Defined Benefit Liability
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Jatuh Tempo Maturity
< 1 tahun 431.996 351.855 < 1 year
1 - < 2 tahun 392.595 353.624 1 - < 2 years
2 - < 3 tahun 255.105 344.772 2 - < 3 years
3 - < 4 tahun 209.412 221.339 3 - < 4 years
4 - < 5 tahun 213.145 184.418 4 - < 5 years
> 5 tahun 1.942.064 1.923.923 > 5 years
375
Page 1350
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
43. INFORMASI MENGENAI KOMITMEN DAN 43. INFORMATION ON COMMITMENTS AND
KONTINJENSI CONTINGENCIES
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Komitmen Commitments
Tagihan komitmen Commitments receivable
Pembelian spot dan berjangka Purchase of foreign currencies spot
mata uang asing 57.618.468 49.309.688 and futures
Liabilitas komitmen Commitments liabilities
Fasilitas kredit yang diberikan kepada Unused loan facilities
debitur yang belum digunakan granted to debtors
(Catatan 26c) 134.386.017 123.492.574 (Note 26c)
Penjualan spot dan berjangka Sale of foreign currencies
mata uang asing 157.153.569 94.874.355 spot and futures
L/C yang tidak dapat dibatalkan
yang masih berjalan dalam rangka Irrevocable Letters of Credit
impor (Catatan 26b) 13.549.757 11.775.920 (Note 26b)
305.089.343 230.142.849
Komitmen - neto (247.470.875) (180.833.161) Commitments - net
Kontinjensi Contingencies
Liabilitas kontinjensi Contingent liabilities
Garansi yang diterbitkan Guarantees issued (Note 26b)
(Catatan 26b) dalam bentuk: in the form of :
Garansi bank 52.556.615 46.148.254 Bank Guarantee
Stand by L/C 14.359.061 20.706.982 Stand by Letters of Credits
66.915.676 66.855.236
Kontinjensi - neto (66.915.676) (66.855.236) Contingencies - net
44. TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI 44. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
Dalam kegiatan normal usaha, BRI melakukan In the normal course of business, BRI engages in
transaksi dengan pihak-pihak berelasi karena transactions with related parties due to ownership
hubungan kepemilikan dan/atau kepengurusan. and/or management relationship. All transactions
Semua transaksi dengan pihak-pihak berelasi telah with related parties have been carried out according
sesuai dengan kebijakan dan syarat yang telah to the mutually agreed policies and terms.
disepakati bersama.
Saldo dan transaksi dengan pihak yang berelasi Balances and transactions with related parties are as
adalah sebagai berikut: follows:
Pihak-pihak berelasi/ Related parties Unsur transaksi pihak berelasi/ Element of related party transactions
Hubungan pengendalian kegiatan
perusahaan/Control relationship on
company’s activities
Manajemen Kunci/Key Management Kredit yang diberikan, Program imbalan kerja, Simpanan nasabah/
Loans, Employee benefits, Deposits from customers
Kepemilikan mayoritas
melalui Kementerian Keuangan RI/
Ownership of majority shares through
the Ministry of Finance of
the Republic of Indonesia
Pemerintah Republik Indonesia (RI)/
Government of the Republic of
Indonesia (RI) Efek-efek/ Securities
376
Page 1351
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan) 44. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(continued)
Saldo dan transaksi dengan pihak yang berelasi Balances and transactions with related parties are as
adalah sebagai berikut (lanjutan): follows (continued):
Pihak-pihak berelasi/ Related parties Unsur transaksi pihak berelasi/ Element of related party transactions
Hubungan kepemilikan
melalui Pemerintah Pusat RI/
Ownership relationship through the
Government of the Republic
of Indonesia
Perusahaan Umum BULOG Kredit yang diberikan/ Loans
PT Sarana Multi
Infrastruktur (Persero) Efek-efek/ Securities
PT Perkebunan Nusantara
IV (Persero) Kredit yang diberikan/ Loans
PT INKA Multi Solusi Tagihan dan liabilitas akseptasi/ Acceptances receivable & payable
PT Indo Raya Tenaga Kredit yang diberikan/ Loans
PT Sumber Segara Primadaya Kredit yang diberikan/ Loans
PT Bhirawa Steel L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih berjalan dalam rangka impor,
Wesel ekspor dan tagihan lainnya/ Irrevocable L/C,
Export bills and other receivables
PT Sumbagselenergi Sakti Pewali Kredit yang diberikan / Loans
PT Wijaya Karya Realty (Persero) Aset lain-lain/ Other assets
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Efek-efek, Giro pada bank lain, Penempatan pada Bank Indonesia
dan lembaga keuangan lain, Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli Kembali,
Pinjaman yang diterima / Securities, Current account with other banks, Placements with
Bank Indonesia and other financial institutions, Securities Sold Under Agreement to
Repurchase, Fund Borrowings
PT Bank Negara Indonesia Giro pada bank lain, Penempatan pada Bank Indonesia
(Persero) Tbk dan lembaga keuangan lain, Efek-efek, Pinjaman yang diterima /
Current account with other banks, Placements with Bank Indonesia
and other financial institutions, Securities, Fund Borrowings
PT Petrokimia Gresik Wesel ekspor dan tagihan lainnya / Export bills and other receivables
PT Perusahaan Listrik Negara Efek-efek, Garansi yang diterbitkan, Kredit yang diberikan / Securities,
(Persero) Tbk Guarantees issued, Loans.
PT Bahana Artha Ventura Penyertaan saham/ Investment in associated entities
377
Page 1352
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan) 44. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(continued)
Saldo dan transaksi dengan pihak yang berelasi Balances and transactions with related parties are as
adalah sebagai berikut (lanjutan): follows (continued):
Pihak-pihak berelasi/ Related parties Unsur transaksi pihak berelasi/ Element of related party transactions
Hubungan kepemilikan
melalui Pemerintah Pusat RI (lanjutan)/
Ownership relationship through the
Government of the Republic
of Indonesia (continued)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk Penyertaan saham, Giro pada bank lain, Penempatan pada Bank
Indonesia dan lembaga keuangan lain, Pinjaman yang diterima/
Investment in associated entities, Current account with other banks,
Placements with Bank Indonesia and other financial Institutions,
Fund borrowings
PT Bank Tabungan Negara Giro pada bank lain, Penempatan pada Bank Indonesia
(Persero) Tbk dan lembaga keuangan lain, Efek-efek yang
dibeli dengan janji dijual kembali /
Current account with other banks, Placements with
Bank Indonesia and other financial institutions, and Securities
purchased under agreement to resell
PT Perusahaan Gas Negara Garansi yang diterbitkan/ Loans
PT Pertamina Hulu Energi Garansi yang diterbitkan/ Guarantees issued
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Kredit yang diberikan, L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih
berjalan dalam rangka Impor, Efek-efek/ Loans, Irrevocable L/C, Securities
PT Pembangunan Perumahan Garansi yang diterbitkan, L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih
(Persero) Tbk berjalan dalam rangka Impor, Tagihan dan liabilitas akseptasi,
Wesel ekspor dan tagihan lainnya/ Guarantees issued, Irrevocable L/C,
Acceptances receivable and payable, Export bills and other receivables
PT Adhi Karya (Persero) Tbk Garansi yang diterbitkan, Tagihan dan liabilitas akseptasi, Wesel ekspor dan tagihan
Lainnya, L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih dalam rangka Impor/
Guarantees issued, Acceptances receivable & payable,
Export bills and other receivables, Irrevocable L/C
PT Indonesia Asahan Efek-efek, Tagihan dan liabilitas akseptasi
Aluminium (Persero) / Securities, Acceptances receivable & payable
Pusat Investasi Pemerintah Pinjaman yang diterima/ Fund Borrowings
PT PP Presisi Tbk Wesel ekspor dan tagihan lainnya, Tagihan dan liabilitas akseptasi/
Export bills and other receivables, Acceptances receivable & payable
PT Waskita Karya (Persero) Tbk Kredit yang diberikan/ Loans
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Garansi yang diterbitkan/ Guarantees issued
PT Wijaya Karya Bangunan Tagihan dan liabilitas akseptasi/ Acceptances receivable & payable
Gedung Tbk
PT Pertamina Trading and Services Tagihan dan liabilitas akseptasi, L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih dalam
rangka Impor/ Acceptances receivable & payable, Irrevocable L/C
PT Fintek Karya Nusantara Penyertaan saham/ Investment in Associated Entities
PT Sarana Multigriya Finansial Efek-efek, Pinjaman yang diterima/ Securities, Fund Borrowings
(Persero)
378
Page 1353
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan) 44. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(continued)
Saldo dan transaksi dengan pihak yang berelasi Balances and transactions with related parties are as
adalah sebagai berikut (lanjutan): follows (continued):
Pihak-pihak berelasi/ Related parties Unsur transaksi pihak berelasi/ Element of related party transactions
Hubungan kepemilikan
melalui Pemerintah Pusat RI (lanjutan)/
Ownership relationship through the
Government of the Republic
of Indonesia (continued)
PT Pertamina (Persero) Efek-efek/Securities
PT Pupuk Indonesia (Persero) Efek-efek/Securities
MIND ID Trading Pte Ltd L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih berjalan/ Irrevocable L/C
Yayasan Kesejahteraan
Pekerja BRI/ Program THT/ Retirement Benefit Plan
Dana Pensiun BRI Program pensiun imbalan kerja/ Employee Benefits Pension Plan
Dana Pensiun Pegadaian Program pensiun imbalan kerja/ Employee Benefits Pension Plan
Dana Pensiun Lembaga Keuangan BRI Program pensiun iuran pasti/ Defined Contribution Pension Plan
Dana Pensiun Lembaga Keuangan BNI Program pensiun iuran pasti/ Defined Contribution Pension Plan
PT Bank Hibank Indonesia Giro pada bank lain, Pinjaman yang diterima / Current account with other
banks, Fund borrowings
PT Pupuk Kalimantan Timur L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih berjalan
dalam rangka impor, Garansi yang diterbitkan / Irrevocable L/C, Guarantees issued
PT Prima Armada Raya Piutang sewa pembiayaan / Finance Lease Receivables
PT Kilang Pertamina Balikpapan L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih
berjalan dalam rangka impor / Irrevocable L/C
Pertamina International Marketing &
Distribution Pte Ltd (PIMD) L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih
berjalan dalam rangka impor/ Irrevocable L/C
PT Pertamina Patra Niaga Garansi yang diterbitkan, Kredit yang diberikan/
Guarantees issued, Loans
PT PG Rajawali I Wesel ekspor dan tagihan lainnya / Export bills and other receivables
PT Hutama Karya (Persero) Wesel ekspor dan tagihan lainnya, Tagihan dan liabilitas akseptasi,
Kredit yang diberikan / Export bills and other receivables,
Acceptances receivable & payable, Loans
PT Pelindo Terminal Petikemas L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih
berjalan dalam rangka impor/ Irrevocable L/C
PT Pertamina Hulu Rokan Garansi yang diterbitkan/ Guarantees issued
PT Semen Indonesia (Persero) Wesel ekspor dan tagihan lainnya / Export bills and other receivables
PT Sinergi Gula Nusantara Wesel ekspor dan tagihan lainnya / Export bills and other receivables
PT Timah Tbk Wesel ekspor dan tagihan lainnya / Export bills and other receivables
PT Danareksa Finance Pinjaman yang diterima / Fund borrowings
379
Page 1354
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan) 44. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(continued)
Saldo dan transaksi dengan pihak yang berelasi Balances and transactions with related parties are as
adalah sebagai berikut (lanjutan): follows (continued):
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Aset Assets
Giro pada bank lain (Catatan 5) Current account with other banks (Note 5)
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 203.906 159.589 (Persero) Tbk
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 155.839 135.229 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 115.873 148.782 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk 9.142 60.728 (Persero) Tbk
PT Bank Syariah Nasional PT Bank Syariah Nasional
(dahulu PT Bank Tabungan (formerly PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk - Negara (Persero) Tbk -
Unit usaha syariah) 5.297 408 sharia business unit)
PT Bank Hibank Indonesia - 1 PT Bank Hibank Indonesia
490.057 504.737
Penempatan pada Bank Indonesia dan Placement with Bank Indonesia and other
lembaga keuangan lain (Catatan 6) financial institution (Note 6)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1.417.375 2.221.110 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 1.005.550 2.030.750 (Persero) Tbk
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 222.484 174.448 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
PT Bank Syariah Nasional PT Bank Syariah Nasional
(dahulu PT Bank Tabungan (formerly PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk - Negara (Persero) Tbk -
Unit usaha syariah) 67.066 - sharia business unit)
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk 59.129 767.422 (Persero) Tbk
2.771.604 5.193.730
Efek-efek (Catatan 7) Securities (Note 7)
Government of the Republic of
Pemerintah Republik Indonesia (RI) 237.104.886 225.445.431 Indonesia (RI)
PT Sarana Multigriya Finansial PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) 2.241.251 2.053.662 (Persero)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 2.213.325 2.690.555 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Perusahaan Listrik Negara PT Perusahaan Listrik Negara
(Persero) 1.636.279 1.592.878 (Persero)
PT Sarana Multi PT Sarana Multi
Infrastruktur (Persero) 1.029.230 1.195.607 Infrastruktur (Persero)
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 935.216 525.269 (Persero) Tbk
PT Pertamina (Persero) 737.216 763.992 PT Pertamina (Persero)
PT Indonesia Asahan Aluminium PT Indonesia Asahan Aluminium
(Persero) 559.872 1.491.040 (Persero)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Tbk 332.957 396.278 PT Kereta Api Indonesia (Persero) Tbk
PT Pupuk Indonesia (Persero) Tbk 312.128 470.283 PT Pupuk Indonesia (Persero) Tbk
Lainnya 1.901.462 2.519.174 Others
249.003.822 239.144.169
380
Page 1355
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan) 44. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(continued)
Saldo dan transaksi dengan pihak yang berelasi Balances and transactions with related parties are as
adalah sebagai berikut (lanjutan): follows (continued):
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Aset (lanjutan) Assets (continued)
Wesel ekspor dan tagihan lainnya Export Bills and Other Receivables
(Catatan 8) (Note 8)
Pertamina International Marketing & Pertamina International Marketing &
Distribution Pte Ltd (PIMD) 2.508.249 1.694.354 Distribution Pte Ltd (PIMD)
PT Petrokimia Gresik 1.248.638 137.838 PT Petrokimia Gresik
PT Bhirawa Steel 523.473 433.947 PT Bhirawa Steel
PT Adhi Karya (Persero) 489.281 60.410 PT Adhi Karya (Persero)
PT PG Rajawali I 406.500 147.865 PT PG Rajawali I
PT Pembangunan Perumahan PT Pembangunan Perumahan
(Persero) Tbk 344.100 235.900 (Persero) Tbk
PT Hutama Karya (Persero) 322.996 27.701 PT Hutama Karya (Persero)
PT PP Presisi Tbk 320.188 266.499 PT PP Presisi Tbk
PT Semen Indonesia (Persero) 264.530 455.236 PT Semen Indonesia (Persero)
PT Hutama Karya Infrastruktur 246.247 - PT Hutama Karya Infrastruktur
Lainnya 913.662 403.277 Others
7.587.864 3.863.027
Efek-efek yang dibeli dengan janji Securities Purchased Under Agreement
dijual kembali (Catatan 9) To Resell (Note 9)
PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk - 963.042 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
- 963.042
Kredit yang diberikan (Catatan 11) Loans (Note 11)
PT Agrinas Pangan Nusantara PT Agrinas Pangan Nusantara
(Persero) 46.697.487 3.294 (Persero)
Perusahaan Umum BULOG 17.032.765 9.263.841 Perusahaan Umum BULOG
PT Perusahaan Listrik Negara PT Perusahaan Listrik Negara
(Persero) 12.403.729 5.147.814 (Persero)
PT Sumber Segara Primadaya 7.326.225 8.718.622 PT Sumber Segara Primadaya
PT Indo Raya Tenaga 6.400.203 1.839.729 PT Indo Raya Tenaga
PT Perkebunan Nusantara IV PT Perkebunan Nusantara IV
(Persero) 4.590.429 4.420.968 (Persero)
PT Sumbagselenergi Sakti Pewali 4.448.535 2.627.970 PT Sumbagselenergi Sakti Pewali
PT Waskita Karya (Persero) Tbk 4.054.562 4.282.239 PT Waskita Karya (Persero) Tbk
PT Mineral Industri Indonesia (Persero) 3.805.094 - PT Mineral Industri Indonesia (Persero)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) 3.446.099 3.667.743 PT Kereta Api Indonesia (Persero)
Manajemen Kunci 194.112 211.117 Key management
Lain-lain 44.371.218 48.939.715 Others
154.770.458 89.123.052
Piutang Sewa Pembiayaan (Catatan 13) Finance lease receivables (Note 13)
PT Prima Armada Raya 31.947 42.192 PT Prima Armada Raya
PT Pelita Indonesia Djaya 339 PT Pelita Indonesia Djaya
32.286 42.192
381
Page 1356
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan) 44. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(continued)
Saldo dan transaksi dengan pihak yang berelasi Balances and transactions with related parties are as
adalah sebagai berikut (lanjutan): follows (continued):
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Aset (lanjutan) Assets (continued)
Tagihan dan Liabilitas Akseptasi Acceptances receivable and payable
(Catatan 14) (Note 14)
PT Pembangunan Perumahan PT Pembangunan Perumahan
(Persero) Tbk 888.912 721.002 (Persero) Tbk
PT Adhi Karya (Persero) Tbk 525.005 635.900 PT Adhi Karya (Persero) Tbk
Pertamina International Marketing & Pertamina International Marketing &
Distribution Pte Ltd (PIMD) 288.147 52.947 Distribution Pte Ltd (PIMD)
PT PP Presisi Tbk 173.041 244.246 PT PP Presisi Tbk
PT Petrokimia Gresik 126.823 - PT Petrokimia Gresik
PT Pertamina Trading and Services 54.635 - PT Pertamina Trading and Services
PT Hutama Karya (Persero) 39.674 53.826 PT Hutama Karya (Persero)
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk 14.840 133.631 PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
PT Elnusa Tbk 7.144 - PT Elnusa Tbk
PT Hutama Karya Infrastruktur 3.835 - PT Hutama Karya Infrastruktur
Lain-lain 372 214.090 Others
2.122.428 2.055.642
Penyertaan saham (Catatan 15) Investment in shares (Note 15)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 7.511.980 6.448.978 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
PT Fintek Karya Nusantara 286.956 590.630 PT Fintek Karya Nusantara
PT Bahana Artha Ventura 73.300 76.775 PT Bahana Artha Ventura
7.872.236 7.116.383
Aset lain-lain (Catatan 17) Other Assets (Note 17)
PT Wijaya Karya Realty (Persero) 707.525 707.466 PT Wijaya Karya Realty (Persero)
707.525 707.466
Total aset dari pihak-pihak berelasi 425.358.280 348.713.440 Total assets from related parties
Total aset konsolidasian 2.135.371.105 1.992.186.906 Total consolidated assets
Persentase total aset dari pihak-pihak Percentage of total assets from
berelasi terhadap total aset related parties to total
konsolidasian 19,92% 17,50% consolidated assets
Liabilitas Liabilities
Giro (Catatan 19) Demand Deposit (Note 19)
Entitas dan Lembaga Pemerintah 250.195.313 137.331.944 Government institutions and Entitities
Manajemen Kunci 3.942 5.842 Key management
Lain-lain 722.904 772.596 Others
250.922.159 138.110.382
Tabungan (Catatan 20) Saving Deposits (Note 20)
Entitas dan Lembaga Pemerintah 1.778.417 103.372 Government institutions and Entitities
Manajemen Kunci 151.647 158.581 Key management
Lain-lain 95.850 22.903 Others
2.025.914 284.856
Deposito Berjangka (Catatan 21) Time Deposits (Note 21)
Entitas dan Lembaga Pemerintah 149.384.550 113.283.630 Government institutions and Entitities
Manajemen Kunci 63.765 65.972 Key management
Lain-lain 3.228.789 5.315.095 Others
152.677.104 118.664.697
382
Page 1357
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan) 44. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(continued)
Saldo dan transaksi dengan pihak yang berelasi Balances and transactions with related parties are as
adalah sebagai berikut (lanjutan): follows (continued):
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Liabilitas (lanjutan) Liabilities (continued)
Simpanan dari Bank lain dan lembaga Deposits from other banks and
keuangan lainnya (Catatan 22) financial institutions (Note 22)
Entitas dan Lembaga Pemerintah 1.375.787 1.156.791 Government institutions and Entitities
Efek-efek yang dijual dengan janji Securities Sold Under Agreement
dibeli kembali (Catatan 23) To Repurchase (Note 23)
PT Bank Negara Indonesia (Persero) 4.023.684 - PT Bank Negara Indonesia (Persero)
PT Bank Tabungan Negara (Persero) 251.168 4.613 PT Bank Tabungan Negara (Persero
4.274.852 4.613
Surat Berharga yang Diterbitkan Marketable securities issued
(Catatan 24) (Note 24)
Entitas dan Government institutions
Lembaga Pemerintah 5.718.531 4.607.502 and Entitities
Pinjaman yang Diterima (Catatan 25) Fund Borrowings (Note 25)
Entitas dan Lembaga Pemerintah 36.536.685 36.666.287 Government institutions and Entitities
Pinjaman dan Surat Berharga Subordinasi Subordinated loans and marketable
(Catatan 29) 229.330 229.118 securities (Note 29)
Kompensasi kepada manajemen Compensation to key employee
manajemen kunci (Catatan 42) management (Note 42)
Nilai kini kewajiban pensiun Present value of defined benefit
imbalan pasti 788.489 772.523 pension liability
Present value of work separation
Nilai kini kewajiban PHK 337.500 333.607 scheme liability
Nilai kini kewajiban THT 160.814 150.373 Present value of old age benefit liability
Nilai kini kewajiban cuti besar 177.534 162.897 Present value of grand leaves liability
Nilai kini kewajiban penghargaan Present value of gratuity for
tanda jasa 259.991 202.911 service liability
Nilai kini kewajiban program manfaat lain Present value of other benefit program
pembayaran manfaat pasti 9.072 8.708 of defined benefit payment liability
Nilai kini kewajiban BPJS 37.822 19.616 Present value of BPJS liability
1.771.222 1.650.635
Total liabilitas kepada pihak-
pihak berelasi 455.531.584 301.374.881 Total liabilities to related parties
Total liabilitas konsolidasian 1.804.429.671 1.668.871.890 Total consolidation liabilities
Persentase total liabilitas kepada Precentage of liabilities to
pihak-pihak berelasi terhadap related parties to total
total liabilitas konsolidasian 25,25% 18,06% consolidated liabilities
383
Page 1358
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan) 44. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(continued)
Saldo dan transaksi dengan pihak yang berelasi Balances and transactions with related parties are as
adalah sebagai berikut (lanjutan): follows (continued):
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Komitmen dan Kontinjensi pada Commitment and contingencies the
Rekening Administratif administrative accounts
Garansi yang diterbitkan (Catatan 26b) Guarantees issued (Note 26b)
PT Perusahaan Listrik Negara PT Perusahaan Listrik Negara
(Persero) Tbk 3.644.368 3.430.921 (Persero) Tbk
PT Adhi Karya (Persero) Tbk 2.531.843 2.827.448 PT Adhi Karya (Persero) Tbk
PT Pembangunan Perumahan PT Pembangunan Perumahan
(Persero) Tbk 2.520.164 3.053.194 (Persero) Tbk
PT Perusahaan Gas Negara 2.072.100 2.815.043 PT Perusahaan Gas Negara
PT Pertamina Hulu Rokan 1.500.286 804.750 PT Pertamina Hulu Rokan
PT Pertamina Malaysia EP 1.282.668 1.088.627 PT Pertamina Malaysia EP
PT Pupuk Kalimantan Timur 1.277.386 2.219.673 PT Pupuk Kalimantan Timur
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 1.200.060 1.465.649 PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
PT Pertamina Hulu Energi 945.718 893.580 PT Pertamina Hulu Energi
Pertamina International Marketing & Pertamina International Marketing &
Distribution Pte Ltd (PIMD) 791.229 3.293.475 Distribution Pte Ltd (PIMD)
Lain-lain 9.266.799 11.152.949 Others
27.032.621 33.045.309
L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih
berjalan dalam rangka impor (Catatan 26b) Irrevocable L/C (Note 26b)
Pertamina International Marketing & Pertamina International Marketing &
Distribution Pte Ltd (PIMD) 1.735.942 3.293.475 Distribution Pte Ltd (PIMD)
PT Kilang Pertamina Balikpapan 1.293.060 1.329.157 PT Kilang Pertamina Balikpapan
PT Kilang Pertamina Internasional 1.290.952 238.825 PT Kilang Pertamina Internasional
PT Kereta Api Indonesia (Persero) 1.169.921 280.473 PT Kereta Api Indonesia (Persero)
PT Petrokimia Gresik 959.513 - PT Petrokimia Gresik
MIND ID Trading Pte Ltd 581.995 - MIND ID Trading Pte Ltd
PT Pelindo Terminal Petikemas 395.114 643.993 PT Pelindo Terminal Petikemas
PT Pertamina Trading and Services 269.599 - PT Pertamina Trading and Services
PT Perumahan Pembangunan PT Perumahan Pembangunan
(Persero) Tbk 258.957 265.772 (Persero) Tbk
PT Bhirawa Steel 237.132 238.793 PT Bhirawa Steel
Lain-lain 994.003 1.856.757 Others
9.186.188 8.147.245
Iuran Program Pensiun Imbalan Pasti Contribution of Defined Benefit Pension
(Catatan 42a) 560.737 368.903 Plan (Note 42a)
Iuran Program Tunjangan Hari Tua Contribution of Old Age Benefit
(Catatan 42b) 168.151 175.057 (Note 42b)
Iuran Program Pensiun Iuran Pasti Contribution of Defined Contribution
(Catatan 42c) 614.893 564.087 Pension Plan (Note 42c)
Total 1.343.781 1.108.047 Total
384
Page 1359
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan) 44. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(continued)
Saldo dan transaksi dengan pihak yang berelasi Balances and transactions with related parties are as
adalah sebagai berikut (lanjutan): follows (continued):
Jumlah gaji dan tunjangan, tantiem, bonus dan Total salaries and allowances, tantiem, bonuses and
insentif yang dibayarkan selama tahun berjalan incentives that paid for the following year are as
adalah sebagai berikut: follows:
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
Gaji dan tunjangan Dewan Komisaris Salaries and allowance for the Board of
dan Direksi Commissioners and Directors
Gaji dan tunjangan Direksi 240.817 223.075 Salaries and allowance for Director
Salaries and allowance for
Gaji dan tunjangan Dewan Komisaris 80.241 87.700 the Board of Commisioners
Total 321.058 310.775 Total
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
Tantiem, bonus dan insentif Tantiem, bonuses and incentives
Dewan Komisaris, Direksi Board of Commissioners, Directors
dan manajemen kunci and key management
Tantiem Direksi 181.099 648.099 Tantiem for Directors
Tantiem Dewan Komisaris 12.495 259.841 Tantiem for Commisioners
Bonuses and incentives for key
Bonus dan insentif Manajemen Kunci 396.349 228.670 management
Total 589.943 1.136.610 Total
385
Page 1360
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan) 44. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(continued)
Saldo dan transaksi dengan pihak yang berelasi Balances and transactions with related parties are as
adalah sebagai berikut (lanjutan): follows (continued):
Persentase transaksi dengan pihak-pihak berelasi Percentage of transactions with related parties to total
terhadap total aset dan liabilitas konsolidasian BRI consolidated assets and liabilities of BRI and
dan entitas anak adalah sebagai berikut: subsidiaries are as follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Aset Assets
Giro pada Bank lain 0,023% 0,025% Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan Placement with Bank Indonesia
lembaga keuangan lain 0,130 0,261 and other financial institutions
Efek-efek 11,662 12,004 Securities
Wesel ekspor dan tagihan lainnya 0,355 0,194 Export bills and other receivables
Efek-efek yang dibeli dengan janji Securities Purchased Under Agreement
dijual kembali - 0,048 To Resell
Kredit yang diberikan 7,249 4,474 Loans
Piutang sewa pembiayaan 0,002 0,002 Finance lease receivables
Tagihan akseptasi 0,099 0,103 Acceptances receivable
Penyertaan saham 0,369 0,357 Investment in associated entites
Aset lain-lain 0,033 0,036 Other assets
Total 19,922% 17,504% Total
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Liabilitas Liabilities
Giro 13,911% 8,276% Demand Deposits
Tabungan 0,112 0,017 Saving Deposits
Deposito berjangka 8,464 7,110 Time Deposits
Simpanan dari Bank lain dan Deposits from other bank and
lembaga keuangan lainnya 0,076 0,069 financial institution
Efek-efek yang dijual Securities Purchased Under Agreement
dengan janji dibeli kembali 0,237 - To Repurchase
Surat berharga yang diterbitkan 0,317 0,276 Marketable securities issued
Pinjaman yang diterima 2,026 2,197 Fund Borrowing
Pinjaman dan Surat Berharga Subordinated loans and marketable
Subordinasi 0,013 0,014 securities
Kompensasi kepada manajemen Compensation to key employees
Manajemen Kunci 0,098 0,099 management
Total 25,254% 18,058% Total
386
Page 1361
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. PERJANJIAN, KOMITMEN DAN KONTINJENSI 45. SIGNIFICANT AGREEMENTS, COMMITMENTS
SIGNIFIKAN AND CONTINGENCIES
a. Perjanjian Signifikan a. Significant Agreements
Pada tanggal 3 Mei 2021, BRI mengadakan On May 3, 2021, BRI entered into an agreement
perjanjian dengan PT SAP Indonesia with PT SAP Indonesia regarding the
sehubungan dengan pengadaan software procurement of BRIFIRST software for a period
BRIFIRST untuk jangka waktu 31 (tiga puluh of 31 (thirty one) months with a contract value of
satu) bulan dengan nilai kontrak senilai Rp280,000.
Rp280.000.
Pada tanggal 4 November 2021, BRI On November 4, 2021, BRI entered into an
mengadakan perjanjian dengan PT Info agreement with PT Info Solusindo Data Utama
Solusindo Data Utama sehubungan dengan regarding the procurement of BRIFIRST
pengadaan infrastruktur BRIFIRST untuk infrastructure for a period of 36 (thirty six) months
jangka waktu 36 (tiga puluh enam) bulan with a contract value of Rp164,500.
dengan nilai kontrak senilai Rp164.500.
Pada tanggal 23 Juli 2021, BRI mengadakan On July 23, 2021, BRI entered into an agreement
perjanjian dengan PT Deloitte Consulting with PT Deloitte Consulting regarding the
sehubungan dengan pengadaan konsultan procurement of a system integrator consultant
system integrator fase implementasi non for the non-product implementation phase for a
product untuk jangka waktu 20 (dua puluh) period of 20 (twenty) months with a contract
bulan dengan nilai kontrak senilai Rp150.000. value of Rp150,000.
Pada tanggal 21 Februari 2022, BRI On February 21, 2022, BRI entered into an
mengadakan perjanjian dengan PT Deloitte agreement with PT Deloitte Consulting regarding
Consulting sehubungan dengan pengadaan the procurement of a system integrator
konsultan system integrator fase implementasi consultant for the product implementation phase
product untuk jangka waktu 20 (dua puluh) for a period of 20 (twenty) months with a contract
bulan dengan nilai kontrak senilai Rp348.500. value of Rp348,500.
Pada tanggal 12 Agustus 2024, BRI On August 12, 2024, BRI entered into an
mengadakan perjanjian dengan PT SAP agreement with PT SAP Indonesia regarding the
Indonesia sehubungan dengan pengadaan procurement of SAP system licenses and
lisensi sistem dan support SAP untuk jangka support for a period of 12 (twelve) months with a
waktu 12 (dua belas) bulan dengan nilai kontrak contract value of Rp40,776. The bank has
senilai Rp40.776. Bank telah melakukan recorded it as a fixed asset at the same contract
pembukuan sebagai aset tetap sebesar nilai value. The engagement between BRI Bank and
kontrak yang sama. Perikatan antara Bank BRI related parties follows the terms and conditions
dengan pihak terkait telah mengikuti syarat dan that have been mutually agreed upon.
ketentuan yang telah disepakati bersama.
Pada tanggal 14 Maret 2025, BRI mengadakan On March 14, 2025, BRI entered into an
perjanjian dengan PT Satkomindo Mediyasa, agreement with PT Satkomindo Mediyasa,
sehubungan dengan Pengadaan Perpanjangan regarding the Procurement of MPLS
Sewa Layanan Jaringan Komunikasi MPLS Communication Network Service Lease
Provider Satkom untuk Unit Kerja BRI Tahun Extension from Satkom Provider for BRI Work
2025-2026 untuk jangka waktu 24 (dua puluh Units for the year 2025-2026 for a period of 24
empat) bulan dengan nilai kontrak senilai (twenty-four) months with a contract value of
Rp143.956. Rp143,956.
387
Page 1362
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. PERJANJIAN, KOMITMEN DAN KONTINJENSI 45. SIGNIFICANT AGREEMENTS, COMMITMENTS
SIGNIFIKAN (lanjutan) AND CONTINGENCIES (continued)
b. Liabilitas Kontinjensi b. Contingent Liabilities
Dalam melakukan usahanya, BRI menghadapi In conducting its business, BRI faces various
berbagai perkara hukum dan tuntutan, dimana legal cases and lawsuit, in which BRI is the
BRI sebagai tergugat, terutama sehubungan defendant, mainly regarding the compliance with
dengan kepatuhan dengan kontrak. Walaupun contracts. Although there is no clear certainty,
belum ada kepastian yang jelas, BRI BRI believes that based on existing information
berpendapat bahwa berdasarkan informasi and the ultimate resolution of these cases, these
yang ada dan keputusan terakhir dari perkara legal cases and lawsuits will not likely have a
bahwa tuntutan hukum ini tidak akan material effect on the operations, financial
berdampak secara material pada operasi, position or liquidity level of BRI.
posisi keuangan atau tingkat likuiditas BRI.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, BRI has
2024, BRI telah membentuk cadangan provided an allowance (presented in “Other
(disajikan dalam akun “Liabilitas lain-lain”) Liabilities” account) for several pending lawsuits
untuk sejumlah tuntutan hukum yang belum filed against BRI amounting Rp1,120,521 and
diputuskan masing-masing sebesar Rp676,572, respectively (Note 28). Management
Rp1.120.521 dan Rp676.572 (Catatan 28). believes that the amount of reserves established
Manajemen berpendapat bahwa jumlah for the potential losses arising from legal claims
cadangan yang dibentuk atas kemungkinan that have not yet been resolved or are still in
timbulnya kerugian akibat tuntutan hukum yang process is adequate.
belum diputuskan atau masih dalam proses
tersebut telah memadai.
46. JAMINAN PEMERINTAH TERHADAP 46. GOVERNMENT GUARANTEE ON OBLIGATIONS
KEWAJIBAN PEMBAYARAN BANK UMUM OF COMMERCIAL BANKS
Berdasarkan Undang-undang No. 24 Tahun 2004 Based on Law No. 24 of 2004 dated September 22,
tanggal 22 September 2004 tentang “Lembaga 2004 regarding the "Deposit Insurance Corporation"
Penjamin Simpanan” yang terakhir kali diubah which was last amended by Law No. 4 of 2023
dengan UU No. 4 Tahun 2023 tentang regarding the Development and Strengthening of the
Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan Financial Sector ("P2SK Law"), the Government has
(“UU P2SK”), Pemerintah telah membentuk lembaga established an independent institution, namely the
independen yaitu Lembaga Penjamin Simpanan Deposit Insurance Corporation (LPS), in order to
(LPS) yang menjamin dana masyarakat termasuk provide guarantees on public funds including funds
dana dari bank lain dalam bentuk giro, deposito, from other banks in the form of demand deposits,
sertifikat deposito, tabungan dan atau bentuk lainnya time deposits, deposit certificates, saving deposits
yang dipersamakan dengan itu. and/or other similar forms.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun Based on Government Regulation No. 66 Year 2008,
2008 tanggal 13 Oktober 2008 tentang “Besaran Nilai dated October 13, 2008 regarding “The Amount of
Simpanan yang Dijamin Lembaga Penjamin Deposit Value Guaranteed by the Deposit Insurance
Simpanan” yang disempurnakan melalui PLPS Corporation” amended through PLPS No. 1 Year
No. 1 Tahun 2023 tentang Program Penjaminan 2023 regarding the Deposit Insurance Program,
Simpanan, bahwa saldo yang dijamin untuk setiap which stated the guaranteed balance for each
nasabah pada satu Bank adalah paling tinggi customer in each bank is at most Rp2,000,000,000
Rp2.000.000.000 (nilai penuh). (full amount).
Suku bunga penjaminan LPS pada tanggal LPS guarantee interest rate as of December 31, 2025
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah and 2024 were 3.50% and 4.25%, respectively, for
sebesar 3,50% dan 4,25% untuk simpanan dalam deposits in Rupiah. For deposits in foreign currency
mata uang Rupiah. Untuk simpanan dalam mata as of December 31, 2025 and 2024 were 2.00% and
uang asing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2.25%, respectively.
2024 masing-masing adalah sebesar 2,00% dan
2,25%.
388
Page 1363
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI 47. ISSUED AND REVISED STATEMENTS OF
KEUANGAN (PSAK) YANG DIKELUARKAN DAN FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS (SFAS)
DIREVISI
Berikut adalah ikhtisar PSAK yang telah diterbitkan The following summarizes the SFAS which were
oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) - issued by the Financial Accounting Standards Board
IAI yang relevan untuk BRI dan entitas anak, namun (FASB) – IAI and are relevant to BRI and
belum berlaku efektif untuk laporan keuangan Subsidiaries, but not yet effective for
konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2025: the consolidated financial statements as of
December 31, 2025:
Efektif berlaku pada atau setelah tanggal Effective on or after January 1, 2026:
1 Januari 2026:
a. Amendemen PSAK No. 109 “Instrumen a. Amendment to SFAS No. 109 "Financial
Keuangan” dan PSAK No. 107 “Instrumen Instruments" and SFAS No. 107 "Financial
Keuangan: Pengungkapan tentang Klasifikasi Instruments: Disclosures about the
dan Pengukuran Instrumen Keuangan” Classification and Measurement of Financial
Instruments"
Amendemen ini menambahkan dan
mengklarifikasi ketentuan dalam PSAK No. 109 These amendments adding and clarify
terkait penghentian pengakuan liabilitas statement in SFAS No. 109 regarding
keuangan, serta mengklarifikasi penilaian derecognition of financial liabilities, as well as
karakteristik arus kas untuk aset keuangan clarify the assessment of cash flow
dengan fitur ESG-linked, aset keuangan characteristics for financial assets with ESG-
dengan fitur non-recourse, dan instrumen yang linked features, financial assets with non-
terikat secara kontraktual seperti tranche. recourse features, and contractually bound
Amendemen ini juga mengubah ketentuan instruments such as tranches. The
dalam PSAK No. 107 terkait persyaratan amendments also revise the statement in SFAS
pengungkapan investasi pada instrumen No. 107 regarding the disclosure requirements
ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui for investments in equity instruments measured
penghasilan komprehensif lain dan menambah at fair value through other comprehensive
ketentuan terkait instrumen keuangan dengan income and adding statament related to
persyaratan kontraktual yang mengubah waktu financial instruments with contractual terms that
atau jumlah arus kas kontraktual. alter the timing or amount of contractual cash
flows."
b. SAK No. 338 (Revisi 2025): Kombinasi Bisnis b. SFAS No. 338 (Revised 2025): Business
Entitas Sepengendali Combinations of Entities Under Common
Control
Revisi ini mencakup ruang lingkup dan This revision encompasses the scope and
penerapan dari metode penyatuan kepemilikan application of the pooling of interests method
(pooling of interest) dan pelepasan di ekuitas and disposal in equity as accounting concepts
(disposal in equity) sebagai konsep akuntansi utilized in SFAS No.338.
yang digunakan dalam PSAK No. 338.
Perubahan utama dalam revisi ini mencakup Key amendments in this revision include the
pengecualian entitas investasi dari ruang exclusion of investment entities from the scope of
lingkup PSAK No. 338, serta tambahan definisi SFAS No.338, as well as the addition of
bisnis alihan, entitas penerima, dan entitas definitions for transferred business, receiving
pengalih. Revisi ini juga mencakup rujukan entity, and transferring entity. This revision also
jumlah tercatat bisnis alihan dan penyajian addresses references to the carrying amount of
informasi prakombinasi bisnis ketika terjadi the transferred business and the presentation of
ketidakpraktisan dalam penerapan metode pre-business combination information in
penyatuan kepemilikan. instances where the application of the pooling of
interests method is deemed impractical.
389
Page 1364
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI 47. ISSUED AND REVISED STATEMENTS OF
KEUANGAN (PSAK) YANG DIKELUARKAN DAN FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS (SFAS)
DIREVISI (lanjutan) (continued)
Berikut adalah ikhtisar PSAK yang telah diterbitkan The following summarizes the SFAS which were
oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) - issued by the Financial Accounting Standards Board
IAI yang relevan untuk BRI dan entitas anak, namun (FASB) – IAI and are relevant to BRI and
belum berlaku efektif untuk laporan keuangan Subsidiaries, but not yet effective for
konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2025 the consolidated financial statements as of
(lanjutan): December 31, 2025 (lanjutan):
Efektif berlaku pada atau setelah tanggal
Effective on or after January 1, 2027:
1 Januari 2027:
a. PSAK No. 118: Penyajian dan Pengungkapan a. SFAS No. 118: Presentation and Disclosure in
dalam Laporan Keuangan Financial Statements
Standar akuntansi baru yang mengatur A new accounting standard that establishes
persyaratan untuk penyajian dan requirements for the presentation and
pengungkapan informasi dalam laporan disclosure of information in general-purpose
keuangan bertujuan umum untuk membantu financial statements to help ensure that financial
memastikan laporan keuangan menyediakan statements provide relevant information that
informasi relevan yang merepresentasikan faithfully represents assets, liabilities, equity,
secara tepat aset, liabilitas, ekuitas, income, and expenses. SFAS No. 118 will
penghasilan, dan beban. PSAK No. 118 akan replace SFAS No. 201: Presentation of
menggantikan PSAK No. 201: Penyajian Financial Statements.
Laporan Keuangan.
b. PSAK No. 119: Entitas Anak Tanpa b. SFAS No. 119: Subsidiaries Without Public
Akuntabilitas Publik: Pengungkapan Accountability: Disclosure
Standar akuntansi baru yang mengatur A new accounting standard that establishes
persyaratan pengungkapan yang dapat disclosure requirements which may be applied
diterapkan oleh entitas sebagai pengganti by an entity as a substitute for the disclosure
persyaratan pengungkapan dalam PSAK lain requirements set forth in other applicable SFAS,
yang dapat diterapkan oleh entitas anak tanpa specifically for subsidiaries without public
akuntabilitas publik di mana entitas induknya accountability, provided that the parent entity
menyusun laporan keuangan konsolidasian prepares consolidated financial statements that
yang tersedia bagi publik yang mematuhi SAK are publicly available and prepared in
Indonesia, SAK Internasional, atau IFRS accordance with Indonesian Financial
Accounting Standards Accounting Standards (SAK Indonesia),
International Financial Reporting Standards
(International SAK), or IFRS Accounting
Standards.
c. Amandemen PSAK No. 119: Entitas Anak c. SFAS No. 119: Subsidiaries Without Public
Tanpa Akuntabilitas Publik: Pengungkapan Accountability: Disclosure
Amendemen ini merujuk pada amendemen This amendment refers to the amendment to
IFRS 19 Subsidiaries without Public IFRS 19 Subsidiaries without Public
Accountability: Disclosures yang terbit pada Accountability: Disclosures issued on
24 November 2025. Perubahan utama dalam November 24, 2025. Key changes in this
amendemen ini mencakup: amendment include:
1. Penghapusan penerapan dalam laporan 1. Removal of the application in separate
keuangan tersendiri oleh entitas induk financial statements by intermediate parent
perantara. entities.
2. Penghapusan tujuan pengungkapan 2. Removal of disclosure objectives regarding
terkait pembiayaan pemasok, kekurangan supplier finance arrangements, lack of
ketertukaran, model Pilar Dua, klasifikasi exchangeability, Pillar Two model,
dan pengukuran instrumen keuangan, classification and measurement of financial
serta liabilitas jangka panjang dengan instruments, and non-current liabilities with
kovenan. covenants.
390
Page 1365
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI 47. ISSUED AND REVISED STATEMENTS OF
KEUANGAN (PSAK) YANG DIKELUARKAN DAN FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS (SFAS)
DIREVISI (lanjutan) (continued)
Berikut adalah ikhtisar PSAK yang telah diterbitkan The following summarizes the SFAS which were
oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) - issued by the Financial Accounting Standards Board
IAI yang relevan untuk BRI dan entitas anak, namun (FASB) – IAI and are relevant to BRI and
belum berlaku efektif untuk laporan keuangan Subsidiaries, but not yet effective for
konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2025 the consolidated financial statements as of
(lanjutan): December 31, 2025 (lanjutan):
Efektif berlaku pada atau setelah tanggal Effective on or after January 1, 2027 (continued):
1 Januari 2027 (lanjutan):
c. Amandemen PSAK No. 119: Entitas Anak Tanpa c. SFAS No. 119: Subsidiaries Without Public
Akuntabilitas Publik: Pengungkapan (lanjutan) Accountability: Disclosure (continued)
3. Pengurangan persyaratan pengungkapan 3. Reduction of disclosure requirements
terkait pengaturan pembiayaan pemasok. related to supplier finance arrangements.
4. Penghapusan materi yang berisi panduan 4. Removal of material that constitutes
dan bukan persyaratan pengungkapan. guidance rather than disclosure
5. Penggantian persyaratan pengungkapan requirements.
ukuran kinerja tetapan manajemen dengan 5. Replacement of disclosure requirements for
rujukan silang ke PSAK 118. management-defined performance
measures with a cross-reference to SFAS
118.
BRI dan entitas anaknya sedang mengevaluasi dan BRI and its subsidiaries are evaluating and have not
belum menetapkan dampak dari PSAK yang determined the impact of the revised SFAS on the
dikeluarkan dan direvisi tersebut terhadap laporan consolidated financial statements.
keuangan konsolidasian.
48. MANAJEMEN MODAL 48. CAPITAL MANAGEMENT
Tujuan manajemen permodalan Bank adalah untuk The Bank’s capital management objective is to
mempertahankan posisi modal yang kuat untuk maintain a strong capital position to support business
mendukung pertumbuhan bisnis dan growth and to sustain investor, depositor, customer
mempertahankan investor, deposan, pelanggan dan and market confidence. In managing its capital, the
kepercayaan pasar. Dalam pengelolaan permodalan, Bank considers factors such as: providing optimal
Bank mempertimbangkan faktor-faktor seperti: capital rate of return to shareholders, maintaining a
pengembalian modal yang optimal pada pemegang balance between high return gearing ratio and safety
saham, menjaga keseimbangan antara keuntungan provided by a sound capital position.
yang lebih tinggi dengan gearing ratio serta
keamanan yang diberikan oleh posisi modal yang
sehat.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank As of December 31, 2025 and 2024, the Bank has
telah memenuhi semua persyaratan modal yang complied with all capital requirements.
diwajibkan.
391
Page 1366
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
49. INFORMASI TAMBAHAN 49. ADDITIONAL INFORMATION
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is not required by
yang tidak dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesian Financial Accounting Standards.
Keuangan di Indonesia.
a. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum a. Capital Adequacy Ratio (CAR)
(CAR)
BRI secara aktif mengelola modalnya sesuai BRI actively manages its capital in accordance
dengan peraturan yang berlaku. Tujuan with the applicable regulations. The primary
utamanya adalah untuk memastikan bahwa objective is to ensure that BRI, at any time, can
setiap saat BRI dapat menjaga kecukupan maintain adequate its capital adequacy to cover
modalnya untuk menutup risiko bawaan (inherent risks) to its banking activities without
(inherent risk) pada kegiatan perbankan tanpa reducing the optimization of shareholder’s value.
mengurangi optimalisasi nilai kepada pemegang
saham.
CAR pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 CAR as of December 31, 2025 and 2024 is
dan 2024 dihitung berdasarkan Peraturan calculated based on Financial Services Authority
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Regulation (POJK) No.11/POJK.03/2016
No. 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban concerning Minimum Capital Requirements for
Penyediaan Modal Minimum Bank Umum yang Commercial Banks which has been amended 2
telah diaddendum sebanyak 2 (dua) kali dengan (two) times with POJK No. 34/POJK.03/2016
POJK No. 34/POJK.03/2016 tentang Perubahan concerning Amendments to POJK No.
atas POJK No. 11/POJK.03/2016 tentang 11/POJK.03/2016 concerning Minimum Capital
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Requirements for Commercial Banks and POJK
Umum dan POJK No. 27/POJK.03.2022 tentang No. 27/POJK.03.2022 concerning the second
Perubahan kedua atas POJK amendment to POJK No. 11/POJK.03/2016
No. 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban concerning Bank Minimum Capital
Penyediaan Modal Minimum Bank. Requirements.
Berdasarkan POJK No. 34/POJK.03/2016, PBI Based on POJK No. 34/POJK.03/2016, PBI
No. 17/22/PBI/2015 tentang Kewajiban No. 17/22/PBI/2015 regarding the Mandatory
Pembentukan Countercyclical Buffer dan POJK Formation of Countercyclical Buffer and
No. 46/POJK.03/2015 tentang Penetapan POJK No. 46/POJK.03/2015 regarding the
Systemically Important Bank dan Capital Determination of Systemically Important Banks
Surcharge, selain kewajiban penyediaan modal and Capital Surcharges, in addition to the
minimum sesuai profil risiko, BRI wajib minimum capital requirement in accordance
membentuk tambahan modal penyangga with the risk profile, BRI is required to form
(buffer) berupa Capital Conservation Buffer, additional capital (buffer), in the form of Capital
Countercyclical Buffer dan Capital Surcharge, Conservation Buffer, Countercyclical Buffer, and
yang wajib dibentuk secara bertahap mulai Capital Surcharge, which must be formed
tanggal 1 Januari 2016. gradually since January 1, 2016.
Pembentukan modal penyangga (buffer) berupa Formation of buffer capital in the form of Capital
Capital Conservation Buffer, Countercyclical Conservation Buffer, Countercyclical Buffer and
Buffer dan Capital Surcharge yang wajib Capital Surcharge that must be formed by BRI
dibentuk oleh BRI berdasarkan persentase based on a certain percentage of risk-weighted
tertentu dari ATMR adalah masing-masing assets are 2.5%, 0% and 2.5%, respectively.
2,5%, 0% dan 2,5%.
Berdasarkan profil risiko BRI pada semester I Based on the BRI’s risk profile as of semester I
dan semester II tahun 2024, yaitu low to and semester II year 2024, which are low to
moderate, maka CAR minimum pada tanggal- moderate, the minimum CAR as of December
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 ditetapkan 31, 2025 and 2024 is set at 9% up to less than
masing-masing sebesar 9% sampai dengan 10%.
kurang dari 10%.
392
Page 1367
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
49. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 49. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is not required by
yang tidak dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesian Financial Accounting Standards.
Keuangan di Indonesia. (lanjutan) (continued)
a. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum a. Capital Adequacy Ratio (CAR) (continued)
(CAR) (lanjutan)
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024 BRI has
2024 BRI telah memenuhi rasio sesuai yang fulfilled the ratio as required by Bank Indonesia
disyaratkan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa (BI) and Financial Service Authority for capital
Keuangan untuk rasio kecukupan modal. adequacy ratio.
CAR BRI (entitas induk) pada tanggal BRI’s CAR (parent entity) as of December 31,
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing 2025 and 2024 are calculated as follows:
dihitung sebagai berikut:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Modal Inti (Tier 1) Core Capital (Tier 1)
Modal Inti Utama (CET 1) 246.050.197 241.043.217 Common Equity (CET 1)
Modal Pelengkap (Tier 2) 13.974.723 11.725.187 Supplementary Capital (Tier 2)
Total Modal 260.024.920 252.768.404 Total Capital
Aset Tertimbang Menurut Risiko
(ATMR) Risk Weighted Asset (RWA)
ATMR untuk Risiko Kredit*) 1.095.627.697 907.054.632 RWA for Credit Risk*)
ATMR untuk Risiko Pasar**) 22.977.739 27.272.654 RWA for Market Risk**)
ATMR untuk Risiko
Operasional***) 115.666.470 100.903.263 RWA for Operational Risk***)
Total RWA 1.234.271.906 1.035.230.549 Total RWA
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Rasio CAR CAR Ratio
Rasio CET 1 19,93% 23,28% CET 1 Ratio
Rasio Tier 1 19,93% 23,28% Tier 1 Ratio
Rasio Tier 2 1,13% 1,13% Tier 2 Ratio
Rasio Total 21,06% 24,41% Total Ratio
Rasio Minimum Tier 1 6,00% 6,00% Tier 1 Minimum Ratio
Rasio Minimum CET 1 4,50% 4,50% CET 1 Minimum Ratio
CAR Minimum Berdasarkan Minimum CAR Based
Profil Risiko 9,00% 9,00% on Risk Profile
*) Risiko Kredit dihitung berdasarkan SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tanggal *) Credit risk is calculated based on SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 dated
7 Oktober 2021. October 7, 2021.
**) Risiko Pasar posisi 31 Desember 2025 dan 2024 dihitung berdasarkan SE **) As of December 31, 2025 and 2024, Market risk is calculated based on SE
OJK No. 23/SEOJK.03/2022 tanggal 7 Desember 2022. OJK No. 23/SEOJK.03/2022 dated December 7, 2022.
***) Operational risk is calculated based on SE OJK No. 6/SEOJK.03/2020 dated
***) Risiko Operasional dihitung berdasarkan SE OJK No. 6/SEOJK.03/2020 April 29, 2020.
tanggal 29 April 2020.
393
Page 1368
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
49. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 49. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
b. Informasi Penting Lainnya Kredit yang Diberikan b. Other Significant Information Loans
1) Informasi mengenai restrukturisasi yang 1) Information regarding restructured loan by
dilakukan BRI dan entitas anak BRI and its subsidiaries
Tabel berikut merupakan informasi atas The following table presents information of
kredit yang diberikan yang telah restructured loan by BRI by type and
direstrukturisasi BRI berdasarkan jenis dan collectibility, as follows:
kolektibilitas:
31 Desember 2025/December 31, 2025
Dalam Perhatian Kurang
Khusus/ Special Lancar/ Diragukan/
Lancar/Current Mention Substandard Doubtful Macet/Loss Jumlah/Total
Jenis Type
Modal kerja 30.084.780 23.943.834 1.871.186 2.814.900 6.297.915 65.012.615 Working capital
Investasi 8.134.592 2.088.117 681.595 3.017.845 1.658.752 15.580.901 Investment
Konsumsi 2.460.101 807.632 80.025 117.233 617.679 4.082.670 Consumer
Total 40.679.473 26.839.583 2.632.806 5.949.978 8.574.346 84.676.186 Total
31 Desember 2024/December 31, 2024
Dalam Perhatian Kurang
Khusus/ Special Lancar/ Diragukan/
Lancar/Current Mention Substandard Doubtful Macet/Loss Jumlah/Total
Jenis Type
Modal kerja 29.677.751 26.605.034 1.723.506 2.576.131 5.976.878 66.559.300 Working capital
Investasi 9.734.122 3.880.018 157.900 1.771.994 2.635.766 18.179.800 Investment
Konsumsi 2.725.713 1.137.863 93.564 120.167 606.884 4.684.191 Consumer
Total 42.137.586 31.622.915 1.974.970 4.468.292 9.219.528 89.423.291 Total
2) Dalam laporan Batas Maksimum Pemberian 2) In BRI’s report on Legal Lending Limit to
Kredit (BMPK) per tanggal-tanggal Bank Indonesia as of December 31, 2025
31 Desember 2025 dan 2024 kepada Bank and 2024 to Bank Indonesia
Indonesia No. 7/3/PBI/2005 dan Otoritas No. 7/3/PBI/2005 and Financial Services
Jasa Keuangan (OJK) No. Authority (OJK) No. 38/POJK.03/2019
38/POJK.03/2019 tanggal 19 Desember dated December 19, 2019 concerning the
2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Amendment to the Financial Services
Otoritas Jasa Keuanagn Authority Regulation No. 32/POJK.03/2018
No.32/POJK.03/2018 tentang Batas on the Legal Lending Limit and Provision of
Maksimum Pemberian Kredit dan Large Funds for Commercial Banks, BRI
Penyediaan Dana Besar Bagi Bank Umum, has neither related parties nor third party
BRI tidak memiliki debitur, baik pihak terkait debtors, in accordance with Bank Indonesia
maupun pihak tidak terkait, yang tidak regulation and Financial Services Authority
memenuhi atau melampaui ketentuan (OJK), that does not comply with or exceed
BMPK sesuai dengan Peraturan Bank the Legal Lending Limit, respectively.
Indonesia dan OJK.
394
Page 1369
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
49. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 49. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
b. Informasi Penting Lainnya Kredit yang Diberikan b. Other Significant Information Loans (continued)
(lanjutan)
3) Rincian kredit yang mengalami penurunan 3) The details of non-performing collective
nilai merupakan kredit yang mengalami loans with collectibility of substandard,
penurunan nilai berdasarkan evaluasi doubtful and loss and total individual loans,
secara individual dan kredit dengan as well as the allowance for impairment
kolektibilitas kurang lancar, diragukan dan losses by economic sector, are as follows:
macet berdasarkan sektor ekonomi, serta
cadangan kerugian penurunan nilai adalah
sebagai berikut:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Perdagangan, perhotelan
dan restoran 21.017.147 17.567.182 Trading, hotels & restaurants
Perindustrian 9.334.455 11.172.229 Manufacturing
Pertanian 9.842.235 8.935.286 Agricultures
Konstruksi 7.216.961 7.100.058 Construction
Jasa dunia usaha 7.095.780 6.367.768 Business services
Pertambangan 2.471.409 2.305.584 Mining
Pengangkutan, pergudangan Transportation, warehousing
dan komunikasi 879.670 812.853 and communication
Listrik, gas dan air 159.756 232.994 Electricity, gas and water
Jasa pelayanan sosial 202.599 308.463 Social services
Lain-lain 6.476.999 4.884.507 Others
Total 64.697.011 59.686.924 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance for
penurunan nilai (45.439.089) (42.746.243) impairment losses
Neto 19.257.922 16.940.681 Net
4) Rasio-rasio 4) Ratios
a. Rasio Non-Performing Loan (NPL) BRI a. The ratios of non-performing loans
(entitas induk) berdasarkan peraturan (NPL) BRI (parent entity) based on
terkait adalah sebesar 3,29% dan related regulation are 3.29% and
2,94% masing-masing pada tanggal- 2.94% as of December 31, 2025 and
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, respectively. While the ratios of
2024. Sedangkan rasio NPL neto BRI BRI’s (parent entity) non-performing
(entitas induk) adalah sebesar 0,96% loans (NPL) - net are 0.96% and 0.75%
dan 0,75% masing-masing pada as of December 31, 2025 and 2024,
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. respectively. The total credit used in
Total kredit yang digunakan dalam calculating NPL excludes the carrying
perhitungan NPL ini tidak termasuk nilai amount of loan disbursed to other
tercatat kredit yang diberikan ke Bank banks, as in accordance with SEOJK
lain, sesuai dengan SEOJK No. No. 9/SEOJK.03/2020 regarding
9/SEOJK.03/2020 tentang Transparency and Publication of the
Transparansi dan Publikasi Laporan Report of Conventional Commercial
Bank Umum Konvensional. Bank.
b. Rasio kredit usaha kecil terhadap b. The ratio of small business loans to
jumlah kredit yang diberikan BRI total loans provided by BRI was
adalah sebesar 49,25% dan 55,43% 49.25% and 55.43% as of December
masing-masing pada tanggal 31, 2025 and 2024, respectively.
31 Desember 2025 dan 2024.
395
Page 1370
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
49. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 49. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
b. Informasi Penting Lainnya Kredit yang Diberikan b. Other Significant Information Loans (continued)
(lanjutan)
4) Rasio-rasio (lanjutan) 4) Ratios (continued)
Termasuk dalam saldo cadangan kerugian Included in the balance of allowance for
penurunan nilai BRI (entitas induk) adalah impairment losses of BRI (parent entity) are
cadangan kerugian untuk daerah yang masih reserves for losses for areas that are still
dikategorikan sebagai daerah rawan bencana categorized as disaster-prone areas or that have
atau yang pernah mengalami bencana sebesar experienced disasters amounted Rp321,136
Rp321.136 dan Rp132.489 dengan nilai tercatat and Rp132,489 with the carrying value
sebesar Rp2.135.314 dan Rp1.260.407 masing- amounted to Rp2,135,314 and Rp1,260,407 as
masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan of December 31, 2025 and 2024, respectively.
2024.
Jumlah minimum Penyisihan Penilaian Kualitas The minimum allowance for assets quality
Aset kredit yang diberikan BRI (Entitas Induk), assessment on loan provided by BRI (Parent
yang wajib dibentuk sesuai dengan Peraturan Entity), which must be established in
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) accordance with Financial Services Authority
No. 40/POJK.03/2019 tanggal 19 Desember Regulation (POJK) No. 40/POJK.03/2019 dated
2019 adalah sebesar Rp48.682.468 dan December 19, 2019 amounted to Rp48,682,468
Rp41.253.476 masing-masing pada tanggal 31 and Rp41,253,476 as of December 31, 2025
Desember 2025 dan 2024. and 2024, respectively.
c. Rasio Kredit Non-Performing (NPL) c. Non-Performing Loans (NPL) Rasio
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, the NPL
2024, rasio NPL BRI konsolidasian (kredit yang ratio of BRI consolidated (loans, sharia loans
diberikan, pinjaman syariah dan piutang sewa and finance lease receivables) is as follows:
pembiayaan) adalah sebagai berikut:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Rasio NPL - bruto 3,07% 2,78% NPL ratio - gross
Rasio NPL - neto 0,88 % 0,70% NPL ratio - net
Rasio NPL - neto dihitung berdasarkan NPL NPL ratio - net is calculated based on NPL less
setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan the minimum allowance for impairment losses in
nilai, sesuai dengan peraturan terkait dibagi accordance with Bank Indonesia Regulations
dengan jumlah kredit yang diberikan, piutang divided by the total loans, finance lease
sewa pembiayaan dan pinjaman syariah. receivables, and sharia loans.
396
Page 1371
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
49. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 49. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
d. Kolektibilitas d. Collectibility
31 Desember 2025/December 31, 2025
Dalam Perhatian
Khusus/ Kurang Lancar/ Diragukan/
Keterangan/Description Lancar/ Current Special Mention Substandard Doubtful Macet/Loss Jumlah/Total
Giro pada Bank Indonesia/ 31.929.608 - - - - 31.929.608
Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain/
Current accounts with Other Banks 42.444.581 - - - - 42.444.581
Cadangan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses (11.273) - - - - (11.273)
Penempatan pada Bank Indonesia
dan Lembaga keuangan lain/
Placement with Bank Indonesia
and Other Financial Institutions 21.057.210 - - - - 21.057.210
Cadangan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses (2.405) - - - - (2.405)
Efek-efek/Securities 372.732.802 - - - - 372.732.802
Cadangan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses (89.519) - - - - (89.519)
Wesel ekspor dan tagihan lainnya/
Export Bills and Other Receivables 48.250.279 1.805 - - - 48.252.084
Cadangan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses (463.693) (1.805) - - - (465.498)
Efek-efek yang dibeli
dengan janji dijual kembali/
Securities purchased
under agreement to resell 24.452 - - - - 24.452
Kredit yang diberikan/Loans
Individual/Individual* 10.831.158 7.995.966 1.587.910 3.215.874 4.121.380 27.752.288
Kolektif/Collective* 1.252.289.351 45.797.464 4.750.116 7.648.229 24.339.798 1.334.824.958
Usaha gadai/loan granting
under pawning business
activity** 96.361.405 1.584.187 48.420 18.731 139.429 98.152.172
Cadangan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses
Individual/Individual* (6.263.652) (6.589.914) (1.403.072) (3.168.654) (4.060.634) (21.485.926)
Kolektif/Collective* (19.775.414) (10.980.235) (2.950.533) (4.781.834) (16.200.136) (54.688.152)
Usaha gadai/loan granting
under pawning business
activity** (3.086.322) (47.559) (1.268) (540) (18.852) (3.154.541)
Pinjaman syariah/Sharia loans 52.856.086 2.794.460 89.218 155.355 455.163 56.350.282
Cadangan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses (1.341.120) (1.654.071) (63.509) (120.958) (385.457) (3.565.115)
Piutang sewa pembiayaan/
Finance lease receivables 4.051.468 277.671 12.773 24.414 39.831 4.406.157
Cadangan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses (13.299) (77.270) (9.866) (24.845) (39.642) (164.922)
Tagihan akseptasi/
Acceptance receivables 13.078.567 - - - - 13.078.567
Cadangan kerugian penurunan nilai/ (32.226) - - - - (32.226)
Allowance for impairment losses
397
Page 1372
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
49. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 49. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
d. Kolektibilitas (lanjutan) d. Collectibility (continued)
31 Desember 2025/December 31, 2025
Dalam Perhatian
Khusus/ Kurang Lancar/ Diragukan/
Keterangan/Description Lancar/ Current Special Mention Substandard Doubtful Macet/Loss Jumlah/Total
Penyertaan saham/
Investment in shares 8.834.868 8.834.868
Komitmen dan Kontinjensi/ 213.273.539 1.403.871 42.981 69.459 61.600 214.851.450
Commitments and Contingencies
Estimasi kerugian pada komitmen (1.503.081) (443.054) - - - (1.946.135)
Dan kontinjensi/
Estimated losses on
Commitments and contingencies
31 Desember 2024/December 31, 2024
Dalam Perhatian
Khusus/ Kurang Lancar/ Diragukan/
Keterangan/Description Lancar/ Current Special Mention Substandard Doubtful Macet/Loss Jumlah/Total
Giro pada Bank Indonesia/
Current accounts with Bank Indonesia 88.878.969 - - - - 88.878.969
Giro pada bank lain/
Current accounts with Other Banks 25.582.825 - - - - 25.582.825
Cadangan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses (8.378) - - - - (8.378)
Penempatan pada Bank Indonesia
dan Lembaga keuangan lain/
Placement with Bank Indonesia
and Other Financial Institutions 57.874.335 - - - - 57.874.335
Cadangan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses (767) - - - - (767)
Efek-efek/Securities 326.535.700 - - - - 326.535.700
Cadangan kerugian penurunan nilai
Allowance for impairment losses (58.823) - - - - (58.823 )
Wesel ekspor dan tagihan lainnya/
Export Bills and Other Receivables 40.618.097 24.637 3.067 - 11.021 40.656.822
Cadangan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses (1.075.559) - - - - (1.075.559 )
Efek-efek yang dibeli
dengan janji dijual kembali/
Securities purchased
under agreement to resell 16.845.690 - - - - 16.845.690
Kredit yang diberikan/Loans
Individual/Individual* 12.230.198 10.642.139 474.159 1.818.969 5.179.429 30.344.894
Kolektif/Collective* 1.123.059.853 48.417.127 4.319.037 7.231.303 17.516.112 1.200.543.432
Usaha gadai/loan granting
under pawning business
activity** 65.222.879 1.931.306 49.949 29.201 196.428 67.429.763
Cadangan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses
Individual/Individual* (6.325.591) (8.978.573) (402.457) (1.818.969) (5.048.102) (22.573.692)
Kolektif/Collective* (19.121.428) (12.726.493) (2.843.059) (5.029.820) (12.245.393) (51.966.193)
Usaha gadai/loan granting
under pawning business
activity** (2.251.320) (57.405) (1.148) (385) (52.746) (2.363.004)
Pinjaman syariah/Sharia loans 45.088.321 4.008.539 89.752 101.767 600.703 49.889.082
Cadangan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses (1.325.566) (2.034.080) (59.785) (65.184) (510.417) (3.995.032)
Piutang sewa pembiayaan/
Finance lease receivables 6.077.090 261.824 25.379 34.006 35.309 6.433.608
Cadangan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses (17.215) (60.295) (16.001) (36.895) (35.184) (165.590)
Tagihan akseptasi/
Acceptance receivables 10.105.373 - - - - 10.105.373
Cadangan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses (321.683) - - - - (321.683)
Penyertaan saham/
Investment in shares 8.076.567 - - - - 8.076.567
Komitmen dan Kontinjensi/
Commitments and Contingencies 201.068.609 902.321 30.936 40.864 81.000 202.123.730
Estimasi kerugian pada komitmen
Dan kontinjensi/
Estimated losses on
Commintments and contingencies (2.355.851) (195.199) - - - (2.551.050)
* Kolektibilitas BRI, Bank Raya dan Pegadaian (diluar usaha gadai)/ Collectibility BRI, Bank Raya and Pegadaian excluding loan granting under pawning business activity.
** Kolektibilitas usaha gadai Pegadaian (entitas anak)/ Collectibility of loan granting under pawning business activity of Pegadaian (subsidiary).
398
Page 1373
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
49. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 49. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
e. Tingkat Suku Bunga Rata-rata e. The Average Interest Rate
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Rupiah Rupiah
Giro pada bank lain 0,01% 0,07% Current accounts with Other Banks
Penempatan pada Bank Indonesia 5,05 % 2,21% Placement with Bank Indonesia
Penempatan pada Lembaga keuangan lain 5,72 % 2,26% Placement with Other Financial Institutions
Efek - efek 6,88 % 6,88% Securities
Kredit yang diberikan Loans
Bunga Kontrak 10,06 % 10,77% Contractual Interest
Bunga Efektif 10,63 % 11,32% Efective Interest
Piutang sewa pembiayaan 17,93 % 17,09% Finance lease receivable
Giro 4,73 % 4,82% Demand deposits
Tabungan 0,39 % 0,29% Saving deposits
Deposito 5,34 % 5,67% Time deposits
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
dan lembaga keuangan lain 2,62% 3,07% and other financial institutions
Mata uang asing Foreign currency
Giro pada bank lain 3,11% 3,39% Current accounts with Other Banks
Penempatan pada Bank Indonesia 4,20% 4,89% Placement with Bank Indonesia
Penempatan pada Lembaga keuangan lain 4,06% 5,13% Placement with Other Financial Institutions
Efek - efek Securities
Dolar Amerika Serikat 4,07% 4,17% United States Dollar
Euro Eropa 1,48% 2,27% European Euro
Dolar Singapura 1,76% 2,77% Singaporean Dollar
Dolar Taiwan Baru 2,10% 1,52% New Taiwanese Dollar
Yen Jepang 0,57% 0,57% Japanese Yen
Kredit yang diberikan Loans
Bunga Kontrak 4,44% 4,84% Contractual Interest
Bunga Efektif 4,65% 5,08% Efective Interest
Piutang sewa pembiayaan -% 6,43% Finance lease receivable
Giro 1,93% 2,33% Demand deposits
Tabungan 0,15% 0,16% Saving deposits
Deposito 4,05% 4,36% Time deposits
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
dan lembaga keuangan lain 1,68% 1,21% and other financial institutions
f. Kegiatan Jasa Kustodian f. Custodian Service Activities
BRI melakukan kegiatan jasa penitipan harta BRI conducted custodian services (Custodian
(Bank Kustodian) sejak tahun 1996 berdasarkan Bank) since 1996 based on its operating license
izin operasi melalui Surat Keputusan Ketua through Bapepam’s Chairman Decree No.
Bapepam No. 91/PM/1996 tanggal 11 April 1996 91/PM/1996 dated April 11, 1996 and was
dan telah ditunjuk sebagai Sub Registry dalam appointed as the Sub-Registry in conducting
melaksanakan transaksi obligasi Pemerintah Government bonds transactions and
dan penatakerjaan SBI Scriptless oleh Bank administration of Scriptless Bank Indonesia
Indonesia. Certificates by Bank Indonesia.
Jasa penitipan harta ini merupakan bagian dari These custodian services are part of the
kegiatan Investment Services Group, yang Investment Services Group Activities, which
meliputi jasa-jasa sebagai berikut: include the following services:
Jasa penyimpanan (safekeeping services) Safekeeping services and portfolio
dan portfolio valuation; valuation;
Jasa penyelesaian transaksi (settlement Settlement handling services;
handling);
Jasa penagihan penghasilan (income Income collection services, including the
collection), termasuk pembayaran related tax payments;
pajaknya;
Jasa corporate action dan proxy services; Corporate actions and proxy services;
Jasa informasi dan pelaporan (reporting Information and reporting services;
services);
399
Page 1374
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
49. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 49. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
f. Kegiatan Jasa Kustodian (lanjutan) f. Custodian Service Activities (continued)
Jasa penitipan harta ini merupakan bagian dari These custodian services are part of the
kegiatan Investment Services Group, yang Investment Services Group Activities, which
meliputi jasa-jasa sebagai berikut (lanjutan) : include the following services (continued) :
Jasa Custody Unit Link dan DPLK; Custody Unit Link and DPLK services;
Jasa Kustodian untuk sekuritisasi aset; dan Custodian services for asset securitization;
and
Jasa Kustodian Global untuk surat berharga Global custodian services for securities
yang diterbitkan di luar negeri. issued abroad.
Untuk meningkatkan layanannya, Kustodian BRI To enhance its services, BRI Custodian has
telah menjadi anggota langsung dari Euroclear, become a direct member of Euroclear, obtained
memiliki Sertifikasi Kustodian Syariah, Sharia Custodian Certification, provides Multi-
menyediakan fitur Multi-Share Class untuk Share Class features for Mutual Funds, and has
Reksadana dan telah memperoleh Sertifikasi been awarded International ISO 9001:2015
International ISO9001:2015. Certification.
Aset milik nasabah yang dititipkan pada The customers’ assets deposited in BRI’s
Kustodian BRI tidak termasuk dalam laporan Custodian are not included in the consolidated
posisi keuangan konsolidasian BRI dan Entitas financial position statements of BRI and its
Anak. Subsidiaries.
g. Kegiatan Wali Amanat g. Trustee Activities
BRI melakukan kegiatan jasa Wali Amanat sejak BRI conducted trustee service activities since
tahun 1996. Izin operasi BRI sebagai 1996. BRI’s operating license as trustee was
Wali Amanat telah diberikan oleh Menteri granted by the Minister of Finance based on
Keuangan dengan Surat Keputusan its Decree No. 1554/KMK.013/1990 dated
No. 1554/KMK.013/1990 tanggal 6 Desember December 6, 1990 and registered in OJK in
1990 dan telah terdaftar di OJK sesuai Surat accordance with its Registered Certificate as
Tanda Terdaftar sebagai Wali Amanat Trustee No. 08/STTD-WA/PM/1996 dated June
No. 08/STTD-WA/PM/1996 tanggal 11 Juni 11, 1996.
1996.
Jasa Wali Amanat ini merupakan bagian dari This trustee services are part of the Investment
kegiatan Investment Services Group yang Services Group activities, which include the
meliputi jasa-jasa sebagai berikut: following services:
Wali Amanat; Trustee;
Agen jaminan; dan Guarantee agent; and
Agen pemantau. Monitoring agent.
h. Jasa Trust h. Trust Services
Layanan Jasa Trust BRI merupakan layanan BRI’s Trust Service is a deposit services for
jasa penitipan harta nasabah yang berupa aset customers’ assets in the form of financial assets
financial untuk dan atas nama nasabah. BRI for and on behalf of customers. BRI is the first
merupakan Bank pertama di Indonesia yang bank in Indonesia to obtain a license from Bank
memperoleh izin dari Bank Indonesia Indonesia to perform Trust Services in Indonesia
untuk menjalankan layanan Jasa Trust di through Bank Indonesia letter
Indonesia melalui surat Bank Indonesia No. 15/19/DPB1/PB1-3 dated February 12, 2013
No. 15/19/DPB1/PB1-3 tanggal 12 Februari and Bank Indonesia confirmation letter
2013 dan surat penegasan Bank Indonesia No. 15/30/DPB1/PB1-3 dated March 19, 2013.
No. 15/30/DPB1/PB1-3 tanggal 19 Maret 2013.
400
Page 1375
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
49. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 49. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
h. Jasa Trust (lanjutan) h. Trust Services (continued)
Ruang lingkup layanan Jasa Trust BRI meliputi: The scope of BRI’s Trust Services includes:
Layanan Jasa Agen Pembayar; Paying agent services;
Layanan Jasa Agen Peminjaman; Lending agent services;
Layanan Jasa Agen Investasi. Investment agent services.
BRI saat ini telah memberikan pelayanan Jasa As of the reporting date, BRI provides Trust
Trust untuk transaksi-transaksi keuangan yang Services for financial transactions related to oil
melibatkan proyek minyak dan gas (Migas) baik and gas projects, both those carried out by
yang dilaksanakan oleh anggota Kontraktor Corporation Contract Contractors (K3S) under
Kontrak Kerja Sama (K3S) di bawah naungan the supervision of SKK Migas and non-K3S
SKK Migas maupun proyek-proyek non K3S. projects.
Di samping memberikan layanan Jasa Trust, In addition to providing Trust Services, BRI also
BRI juga memberikan layanan jasa Corporate offers Corporate Services non Syndication such
Services untuk non sindikasi seperti Agen as Paying Agent and Escrow Agent for non-oil
Pembayar dan Agen Penampungan untuk and gas sectors, including infrastructure,
sektor diluar migas, antara lain sektor energy, trade, and chemical industries.
infrastruktur, energi, perdagangan dan industri
kimia.
i. Dana Pensiun Lembaga Keuangan BRI i. BRI Financial Institution Pension Fund
Dana Pensiun Lembaga Keuangan Bank Rakyat The Bank Rakyat Indonesia Financial Institution
Indonesia (DPLK BRI) didirikan oleh Pension Fund (DPLK BRI) was established by
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk on
tanggal 26 Maret 2004 berdasarkan Keputusan March 26, 2004 based on the Decree of the
Direksi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Board of Directors of PT Bank Rakyat Indonesia
No. B. 140- DIR/KUI/TRY/03/2004 tanggal (Persero) Tbk No. B. 140- DIR/KUI/TRY/
26 Maret 2004 dan telah mendapatkan 03/2004 dated March 26 2004 and has received
pengesahan dari Menteri Keuangan Republik approval from the Minister of Finance of the
Indonesia No. KEP-97/KM.6/2004 tanggal 24 Republic of Indonesia No. KEP-97/KM.6/2004
Mei 2004. DPLK BRI melayani kepesertaan dated May 24, 2004. DPLK BRI provides
DPLK Kerjsama maupun DPLK Individu. services for both Corporate and Individual
Membership.
Untuk meningkatkan layanannya, DPLK BRI To enhance its services, DPLK BRI has been
telah memperoleh Sertifikasi International awarded International ISO 9001:2015
ISO9001:2015 Certification
DPLK BRI menyelenggarakan Program, sebagai DPLK BRI administers the programs as follows:
berikut:
Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP); Defined Contribution Pension Plan (PPIP);
Program Pengelolaan Dana Kompensasi Post-Employment Compensation Fund
Pasca Kerja (PPDKP); dan Management Program (PPDKP); and
Program Pengelolaan Dana Santunan Health Compensation Fund Management
Kesehatan (PPDSK). Program (PPDSK).
j. Agen Sindikasi j. Syndication Agent
Saat ini, bisnis sindikasi BRI telah memberikan Currently, BRI’s Syndication Business provides
pelayanan Jasa Agen Sindikasi untuk beberapa syndicated agency services across several
sektor industri dan telah dipercaya oleh onshore industrial sectors and has earned the trust of
dan offshore bank baik sebagai Agen Fasilitas, both onshore and offshore banks to act as
Agen Penampungan, dan Agen Jaminan. Facility Agent, Escrow Agent, and Security
Agent.
401
Page 1376
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
49. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 49. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
j. Agen Sindikasi (lanjutan) j. Syndicated Agen (continued)
Sampai dengan Desember 2025 BRI telah As of December 2025, BRI has served as an
menjadi Agen untuk beberapa sektor industri agent in various sectors, including agribusiness,
seperti sektor agribisnis, sektor infrastruktur infrastructure through toll road development
pada proyek pembangunan jalan tol, sektor projects, transportation in the railway industry,
transportasi pada industri kereta api, sektor energy through power plant projects, as well as
energi untuk proyek pembangkit listrik, serta manufacturing and property sectors, for both
sektor manufaktur dan properti baik dalam government and private initiatives.
proyek pemerintah ataupun swasta.
Jasa agen sindikasi ini merupakan bagian dari Syndication Business Services is part of the
kegiatan sindikasi yang meliputi jasa-jasa syndication activities which include the following
sebagai berikut: services:
Arranger; Arranger;
Agen Fasilitas; Facility Agent;
Agen Jaminan; dan Security Agent; and
Agen Penampungan. Escrow Agent
k. Kontribusi Pendapatan Pajak dan PNBP k. Contribution of Tax and Non Tax Revenue
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, BRI's
2024, kontribusi BRI terhadap pendapatan contribution to national income from tax
negara dari pembayaran Pajak, pemungutan revenue, withholding tax and Non Tax Revenue
Pajak dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) (cash basis) are as follows:
(PNBP) (cash basis) adalah sebagai berikut:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pajak Tax
*) *)
PPh 25.762.792 29.614.698 Income Tax
Value Added Tax & Sales Tax
PPN & PPNBM**) 2.213.989 2.102.680 on Luxury Goods**)
Bea Masuk/Keluar, Bea & Cukai Import/Exit Duty, Customs & Excise
Bea Materai 38.843 36.982 and Stamp Duty
Pajak Pemerintah Pusat Lainnya Other Central Government Taxes
Pajak Daerah 143.916 126.702 Regional Tax
PNBP PNBP
Dividen 27.681.809 25.714.902 Dividend
PNBP Lainnya 179.220 76.561 Other PNBP
Total Kontribusi Pendapatan Total Contribution of Tax
Pajak dan PNBP 56.020.569 57.672.525 and Non Tax Revenue
*) PPh badan sebesar Rp11.162.546 dan Rp14.448.648 pada tanggal *) Corporate income tax of Rp11,162,546 and Rp14,448,648 as of December 31,
31 Desember 2025 dan 2024, yang dihitung secara accrual basis (diluar BRI 2025 and 2024, which is calculated on an accrual basis (exclude BRI Global
Global Financial Services Co. Ltd.) Financial Services Co. Ltd.)
**) PPN terdiri dari PPN wapu dan PPN Jasa perbankan **) VAT consists of VAT on sales and VAT on banking services
l. Rasio Giro Wajib Minimum (GWM) l. The Minimum Statutory Reserve (GWM)
Saldo giro pada Bank Indonesia disediakan Current account balances with Bank Indonesia
untuk memenuhi persyaratan Giro Wajib are provided to meet the Minimum Statutory
Minimum (GWM) dari Bank Indonesia. Reserves (GWM) requirements from Bank
Indonesia.
402
Page 1377
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
49. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 49. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
l. Rasio Giro Wajib Minimum (GWM) (lanjutan) l. The Minimum Statutory Reserve (GWM)
(continued)
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, the GWM
2024, GWM dihitung sesuai dengan Peraturan was calculated in accordance with Bank
Bank Indonesia (PBI) No. 24/4/PBI/2022 tanggal Indonesia Regulation (PBI) No. 24/4/PBI/2022
25 Februari 2022 yang dijelaskan melalui dated February 25, 2022 which is explained by
Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) the Regulation of Members of the Board of
No. 12 Tahun 2023 tanggal 27 September 2023 Governors (PADG) No. 12 Year 2023 dated
sebagaimana telah diubah terakhir pada September 27, 2023 as last amended through
Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) No Member of the Board of Governors Regulation
31 tahun 2025 tanggal 23 Desember 2025. (PADG) No 31 of 2025 dated 23 December
2025.
Dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang In supporting sustainable economic growth,
berkelanjutan, Bank Indonesia menetapkan dan Bank Indonesia determines and implements
melaksanakan kebijakan makroprudensial macroprudential policies through efforts to
melalui upaya mendorong intermediasi yang encourage balanced, quality, and sustainable
seimbang, berkualitas, dan berkelanjutan, intermediation, mitigate and manage systemic
memitigasi dan mengelola risiko sistemik, serta risks, and increase economic inclusion, financial
meningkatkan inklusi ekonomi, inklusi inclusion and sustainable finance in accordance
keuangan, dan keuangan berkelanjutan sesuai with Bank Indonesia Regulation (PBI) No. 11 of
Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 11 Tahun Year 2023 dated September 18, 2023
2023 tanggal 18 September 2023 tentang concerning the Macroprudential Liquidity
Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial, Incentive Policy, as further regulated through
sebagaimana diatur lebih lanjut melalui PADG PADG No. 11 Year of 2023 dated September 27,
No. 11 Tahun 2023 tanggal 27 September 2023 2023 concerning Implementing Regulations for
tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Implementing the Macropudential Liquidity
Pelaksanaan Kebijakan Insentif Likuiditas Incentive Policy (PADG KLM) as last amended
Makropudensial (PADG KLM) sebagaimana through Board of Governors Regulation (PADG)
telah diubah terakhir melalui Peraturan Anggota No 27 Year 2025 dated 1 December 2025.
Dewan Gubernur (PADG) No 27 Tahun 2025
tanggal 1 Desember 2025.
Rasio Penyangga Likuiditas Makroprudensial The Macroprudential Liquidity Buffer Ratio
(PLM) dihitung sesuai dengan PBI No. (PLM) is calculated through PBI No.
24/16/PBI/2022 tanggal 31 Oktober 2022 24/16/PBI/2022 dated October 31, 2022
tentang Rasio Intermediasi Makroprudensial dan concerning the Macroprudential Intermediation
Penyangga Likuiditas Makroprudensial bagi Ratio and Macroprudential Liquidity Buffer for
Bank Umum Konvensional, Bank Umum Conventional Commercial Banks, Islamic
Syariah, dan Unit Usaha Syariah Peraturan Commercial Banks, and Islamic Business Units
Anggota Dewan Gubernur (PADG) No. 18 Regulation of Members of the Board of
Tahun 2023 tanggal 29 November 2023 Governors (PADG) No. 18 Year 2023 dated
sebagaimana telah diubah terakhir melalui November 29, 2023 as last amended through
Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) Board of Governors’ Regulation (PADG) No 23
No 23 Tahun 2025 tanggal 20 Oktober 2025. of 2025 dated 20 October 2025.
403
Page 1378
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
49. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 49. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
l. Rasio Giro Wajib Minimum (GWM) (lanjutan) l. The Minimum Statutory Reserve (GWM)
(continued)
Pemenuhan rasio-rasio tersebut di atas masing- The calculation of GWM ratio is determined as
masing ditentukan sebesar sebagai berikut: follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Rupiah Rupiah
GWM Primer 4,80% 5,00% Primary GWM
(i) GWM secara harian 0,00% 0,00% (i) GWM daily
(ii) GWM secara rata-rata 4,80% 5,00% (ii) GWM average
Penyangga Likuiditas Macroprudential Liquidity
Makroprudensial (PLM) 4,00% 5,00% Buffer Ratio (PLM)
Mata uang asing 4,00% 4,00% Foreign currency
(i) GWM secara harian 2,00% 2,00% (i) GWM daily
(ii) GWM secara rata-rata 2,00% 2,00% (ii) GWM average
Berdasarkan PBI No. 20/4/PBI/2018 tanggal Based on PBI No. 20/4/PBI/2018 dated
29 Maret 2018, penyebutan Loan to Funding March 29, 2018, Loan to Funding Ratio (LFR)
Ratio (LFR) berubah menjadi Rasio Intermediasi changed to Macroprudential Intermediation
Makroprudensial (RIM), dan kewajiban Ratio (RIM), and RIM fulfillment obligations are
pemenuhan Giro RIM mulai berlaku pada applicable starting on July 16, 2018. RIM is the
tanggal 16 Juli 2018. Giro RIM adalah simpanan minimum deposit the Bank is obliged to maintain
minimum yang wajib dipelihara oleh Bank dalam in the form of Current Account balance at Bank
bentuk saldo Rekening Giro pada Bank Indonesia at a certain percentage of third-party
Indonesia sebesar persentase tertentu dari DPK funds which calculation is based on the
yang dihitung berdasarkan selisih antara RIM difference between the RIM held by the Bank
yang dimiliki oleh Bank dan RIM Target. Giro and the Targeted RIM. RIM is charged if the
RIM dikenakan jika RIM Bank di bawah minimum Bank’s RIM is below Bank Indonesia’s minimum
RIM target Bank Indonesia (84%) atau di atas targeted RIM (84%) or above Bank Indonesia’s
maksimum RIM target Bank Indonesia (94%) maximum targeted RIM (94%) with Bank's
dengan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Minimum Capital Adequacy Ratio (CAR) smaller
(KPMM) Bank lebih kecil dari KPMM Insentif than Bank Indonesia's Incentive CAR of 14%.
Bank Indonesia yang sebesar 14%. Peraturan The regulation has been amended 4 (four) times
tersebut telah disempurnakan sebanyak 4 with the latest amendment PBI No.
(empat) kali dengan perubahan terakhir PBI 24/16/PBI/2022 dated October 31, 2022. The
No.24/16/PBI/2022 tanggal 31 Oktober 2022. PBI is explained through Board of Governors’
PBI tersebut dijelaskan melalui PADG No 23 Regulation (PADG) No 23 of 2025 dated 20
Tahun 2025 tanggal 20 Oktober 2025. October 2025.
Rasio GWM BRI (entitas induk) pada tanggal- GWM ratios of BRI (parent entity) as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah December 31, 2025 and 2024 are as follows:
sebagai berikut:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Rupiah Rupiah
GWM Primer 5,03% 5,39% Primary GWM
(i) GWM secara harian 0,00 0,00% (i) GWM daily
(ii) GWM secara rata-rata*) 5,03 5,39% (ii) GWM average*)
Penyangga Likuiditas Macroprudential Liquidity
Makroprudensial (PLM) 12,13 12,55% Buffer Ratio (PLM)
Mata uang asing 4,16 4,69% Foreign currency
(i) GWM secara harian 2,00 2,00% (i) GWM daily
(ii) GWM secara rata-rata 2,16 2,69% (ii) GWM average
*) Setelah dikurangi insentif KLM *) After deducting the KLM incentive
404
Page 1379
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
49. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 49. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
l. Rasio Giro Wajib Minimum (GWM) (lanjutan) l. The Minimum Statutory Reserve (GWM)
(continued)
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, BRI has
2024, BRI telah memenuhi ketentuan Bank complied with Bank Indonesia’s regulations
Indonesia tentang rasio-rasio tersebut di atas. regarding ratios mentioned above.
m. Risiko Nilai Tukar m. Exchange Rate Risk
Risiko nilai tukar merupakan risiko yang timbul Exchange rate risk is a risk arising from foreign
karena adanya fluktuasi nilai tukar terhadap exchange rate fluctuations against Rupiah of
Rupiah dari posisi valuta asing yang dimiliki BRI. foreign exchange positions held by BRI.
Termasuk dalam posisi valuta asing tersebut Included in the foreign exchange positions are
yaitu posisi trading book yang dilakukan dengan trading book positions held to generate profit
tujuan untuk mendapatkan keuntungan both from foreign exchange transactions in the
transaksi valuta asing dalam jangka pendek short term and banking book positions held to
maupun posisi banking book dalam rangka control the Net Open Position (NOP).
pengendalian PDN (Posisi Devisa Neto).
Menurut ketentuan Bank Indonesia berdasarkan Based on Bank Indonesia’s Regulation PBI No.
PBI No. 17/5/PBI/2015 tanggal 29 Mei 2015 17/5/PBI/2015 dated May 29, 2015, regarding
mengenai Perubahan Keempat atas PBI No. the Fourth Amendment of PBI No.
5/13/PBI/2003 tentang Posisi Devisa Neto Bank 5/13/PBI/2003, regarding Net Open Position for
Umum tanggal 1 Juli 2010, PDN ditetapkan Commercial Banks dated July 1, 2010, NOP is
maksimum sebesar 20% modal. set to a maximum of 20% of capital.
PDN adalah penjumlahan dari nilai absolut untuk NOP is the sum of the absolute amount of the
jumlah dari selisih bersih aset dan liabilitas net difference between assets and liabilities for
dalam laporan posisi keuangan untuk setiap each foreign currency on statement of financial
mata uang asing dengan selisih bersih tagihan position add with the net difference between
dan liabilitas komitmen dan kontinjensi dalam receivables and payables of commitments and
rekening administratif untuk setiap mata uang contingencies for each foreign currency
asing yang semuanya dinyatakan dalam Rupiah. recorded in administrative accounts, which
presented in Rupiah.
Berikut adalah PDN (BRI saja) masing-masing The tables below represent NOP (BRI only) as
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, per December 31, 2025 and 2024, respectively, by
mata uang, sebagai berikut: currency, as follows:
31 Desember 2025/December 31, 2025
Aset/ Liabilitas/ PDN/
Mata Uang Assets Liabilities NOP Currencies
Laporan Posisi Statement of Financial
Keuangan dan Position and
Rekening Administratif Administrative Accounts
Dolar Amerika Serikat 427.802.148 430.152.856 2.350.708 United States Dollar
Euro Eropa 6.275.818 8.532.398 2.256.580 European Euro
Yen Jepang 24.123.384 23.946.520 176.864 Japanese Yen
Dolar Kanada 105.689 - 105.689 Canadian Dollar
Dolar Australia 443.319 365.816 77.503 Australian Dollar
Dolar Singapura 13.310.932 13.106.112 204.820 Singaporean Dollar
Renminbi 2.300.386 1.432.088 868.298 Renminbi
Pound Sterling Inggris 1.089.141 991.609 97.532 Great Britain Pound Sterling
Lain-lain 7.517.565 6.878.489 639.076 Others
6.777.070
Modal 270.223.827 Capital
Rasio PDN 2,51% NOP Ratio
405
Page 1380
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
49. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 49. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
m. Risiko Nilai Tukar (lanjutan) m. Exchange Rate Risk (continued)
Berikut adalah PDN (BRI saja) masing-masing The tables below represent NOP (BRI only) as
pada tanggal 31 Desember 2025 dan December 31, 2025 and 2024, respectively, by
2024, per mata uang, sebagai berikut: currency, as follows:
31 Desember 2024/December 31, 2024
Aset/ Liabilitas/ PDN/
Mata Uang Assets Liabilities NOP Currencies
Laporan Posisi Statement of Financial
Keuangan dan Position and
Rekening Administratif Administrative Accounts
Dolar Amerika Serikat 375.180.416 377.380.016 2.199.600 United States Dollar
Euro Eropa 7.471.814 4.316.845 3.154.969 European Euro
Yen Jepang 6.229.190 6.188.990 40.200 Japanese Yen
Dolar Kanada 30.860 33.445 2.585 Canadian Dollar
Dolar Australia 229.170 219.906 9.264 Australian Dollar
Dolar Singapura 4.238.766 4.292.604 53.838 Singaporean Dollar
Renminbi 2.866.140 2.737.495 128.645 Renminbi
Pound Sterling Inggris 521.708 536.844 15.136 Great Britain Pound Sterling
Lain-lain 1.470.392 924.091 546.301 Others
6.150.538
Modal 253.862.567 Capital
Rasio PDN 2,42% NOP Ratio
n. Manajemen Risiko Operasional n. Operational Risk Management
Penerapan Manajemen Risiko Operasional Implementation of Operational Risk
dilakukan dengan berpedoman pada Management is carried out according to
POJK No. 18/POJK.03/2016 tanggal 22 Maret Financial Services Authority Regulation (POJK)
2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko No. 18/POJK.03/2016 dated March 22, 2016
bagi Bank Umum dan Peraturan Menteri BUMN regarding Risk Management Implementation for
RI Nomor PER-2/MBU/03/2023 tentang Commercial Banks and the Minister of State-
Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Owned Enterprises Regulation No.PER-
Signifikan Badan Usaha Milik Negara. 2/MBU/03/2023 regarding Guideline on
Penerapan manajemen risiko mencakup pilar Governance and Significant Corporate Activities
Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi, of State-Owned Enterprises, which requires the
Kecukupan kebijakan, prosedur dan penetapan risk management implementation to cover the
limit, Kecukupan proses identifikasi, pillars of active monitoring by the Board of
pengukuran, pemantauan dan pengendalian Commissioners and Directors, adequacy of
risiko serta sistem informasi manajemen risiko, policies, limit procedure and determination,
dan sistem pengendalian internal. adequacy of identification, measurement,
monitoring and management of risk process
adequacy as well as information system of risk
management, and internal control system.
406
Page 1381
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
49. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 49. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
n. Manajemen Risiko Operasional (lanjutan) n. Operational Risk Management (continued)
Penerapan Manajemen Risiko Operasional The implementation of operational risk
dimaksudkan untuk mengelola eksposur risiko management is intended to manage operational
operasional yang disebabkan oleh faktor internal risk exposure due to internal and external factors
maupun eksternal yang dapat mengganggu that impact the business and operational
aktivitas bisnis dan operasional, seperti faktor activities, such as inadequate human resources,
ketidakcukupan sumber daya manusia, proses internal processes, information technology
internal, kegagalan sistem teknologi informasi, system failures, natural disasters, and external
bencana alam dan kejahatan pihak eksternal party’s crimes against the Bank that potentially
terhadap bank yang berpotensi menimbulkan cause financial and non-financial losses.
kerugian finansial maupun non finansial bagi Operational risk exposure management in BRI
bank. Pengelolaan terhadap eksposur risiko includes management of legal, reputational,
operasional di BRI mencakup pengelolaan compliance and strategic risk exposures that
terhadap eksposur risiko hukum, reputasi, occur in every business process and operational
kepatuhan dan stratejik yang terdapat pada activity.
setiap proses bisnis dan aktivitas operasional.
Setiap unit kerja operasional BRI bertanggung Each of BRI’s operational business units are
jawab atas penerapan proses manajemen risiko responsible for the implementation of risk
melalui sistem pengendalian internal dalam management process in the business and
aktivitas operasional dan bisnis di masing- operational activities of each business unit
masing unit kerja. Hal tersebut dilakukan mulai through the internal control system. This is done
dari tahap identifikasi, pengukuran, pemantauan starting from the phase of identification,
hingga pengendalian risiko. Untuk measurement, monitoring to risk control. To
mengkoordinasikan dan memastikan bahwa coordinate and ensure that the implementation
penerapan proses manajemen risiko of risk management processes is carried out in
dilaksanakan sesuai ketentuan, maka Direksi accordance with the rules, BRI’s Board of
BRI menetapkan fungsi manajemen risiko pada Directors established a risk management
setiap unit kerja mulai dari level Kantor Pusat function in every business unit starting from the
(Group/Desk/Team), Regional Office, Kantor level of Head Office (Group/Desk/Team),
Cabang Khusus, Kantor Cabang, Kantor Regional Offices, Special Branch Office, Branch
Cabang Pembantu, BRI Unit, Kantor Kas, Sentra Offices, Sub-Branch Offices, BRI Priority
Layanan BRI Prioritas dan Unit Kerja Luar Service Centers and Overseas Business Units.
Negeri (UKLN).
Satuan Kerja Manajemen Risiko Operasional The risk management unit (SKMRO) is
(SKMRO) bertugas dan bertanggung jawab responsible for preparing guidelines for
dalam penyusunan pedoman penerapan implementing operational risk management,
manajemen risiko operasional, pengembangan developing and implementing
dan implementasi kebijakan/prosedur dan policies/procedures and methodologies,
metodologi, pengawasan, pengkajian, serta supervising, reviewing, and monitoring the
pemantauan proses manajemen risiko operational risk management process.
operasional. Di samping itu, SKMRO juga Furthermore, SKMRO also plays a role in the
berperan dalam penyusunan dan implementasi preparation and monitoring of BRI's risk profile,
tata kelola manajemen risiko operasional, assessment of the adequacy of risk
penyusunan dan pemantauan profil risiko BRI, management of a new product and/or activity,
penilaian kecukupan pengelolaan risiko dari and supports operational work units/risk owners
suatu produk bank baru, serta mendukung unit in developing a culture of risk awareness,
kerja operasional/risk owner dalam implementation of anti-fraud strategies, and
mengembangkan budaya sadar risiko, compliance with related risk management
penerapan strategi anti fraud, dan kepatuhan principles. In the context of Discussions on
terhadap prinsip-prinsip manajemen risiko. management and improvement of control over
Pembahasan pengelolaan dan perbaikan kontrol operational risks are carried out in the Risk
atas risiko operasional dilaksanakan dalam Management Committee (RMC) on a monthly
kegiatan Forum Manajemen Risiko (FMR) basis together with the SKMR and related
maupun Risk Management Committee (RMC) Group/Desks.
yang dilaksanakan secara rutin bersama dengan
SKMR dan Group/Desk lainnya.
407
Page 1382
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
49. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 49. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
n. Manajemen Risiko Operasional (lanjutan) n. Operational Risk Management (continued)
Audit Internal selaku third line dalam 3 lines of Internal audit as the third line of defense
model yang meliputi Audit Internal Kantor Pusat including the Head of Internal Audit Office and
dan Audit Intern Regional BRI seluruh Indonesia BRI’s Regional Internal Audit Office throughout
bertugas melakukan pemantauan dan validasi Indonesia is responsible for monitoring and
atas kecukupan dan efektivitas pengendalian validating the internal control adequacy and
internal di BRI secara bankwide. effectiveness of internal control at BRI on a
Bankwide basis.
Penerapan manajemen risiko operasional BRI The implementation of BRI's operational risk
difasilitasi melalui perangkat manajemen risiko management is facilitated through operational
operasional berupa BRI Operational Risk risk management tools in the form of BRI
Assessor (OPRA), Integrated Risk Management Operational Risk Assessor (OPRA), Integrated
System (IRMS) maupun BRI Sistem Informasi Risk Management System (IRMS) and BRI
Manajemen (BRISIM), yang mencakup modul Management Information System (BRISIM),
Risk and Control Library (RCL), Risk and Control which include the Risk and Control Library
Self Assessment (RCSA/CSA), Key Risk (RCL), Risk and Control Self-Assessment
Indicator (KRI), Loss Event Database (LED), (RCSA/CSA), Key Risk Indicator (KRI), Loss
Risk Maturity Self Assessment (RMSA), dan Event Database (LED), Risk Maturity Self-
fungsi Briefing, Verification, dan Coaching Assessment (RMSA), and Briefing, Verification
(BVC). Kebijakan Pedoman Pelaksanaan and Coaching (BVC) functions. The Operational
Penerapan Manajemen Risiko Operasional telah Risk Management Implementation Guidelines
dikinikan dalam Surat Edaran No. SE.58- Policy has been updated in Circular Letter
DIR/ORD/11/2022 tanggal 22 November 2022. No. SE.58-DIR/ORD/11/2022 dated November
22, 2022.
Upaya pemahaman manajemen risiko Risk management understanding efforts are
difokuskan pada peningkatan budaya risiko. focused on improving risk culture. Risk culture is
Budaya risiko merupakan nilai-nilai dan perilaku the values and behaviors of individuals that will
individu yang akan terefleksi dalam keputusan- be reflected in the decisions taken and how to
keputusan yang diambil dan cara melakukan do work with the principle of prudence and risk
pekerjaan dengan prinsip kehati-hatian dan management considerations. This is done
pertimbangan manajemen risiko. Hal ini through risk management socialization/training
dilakukan melalui sosialisasi/pelatihan that continues to be carried out to all BRI
manajemen risiko yang terus dilakukan kepada workers, as well as improving the quality of risk
seluruh pekerja BRI, serta peningkatan kualitas control in every operational activity, both in
pengendalian risiko pada setiap aktivitas accelerating the detection of risk events, as well
operasional, baik dalam melakukan percepatan as monitoring the completion of follow-up plans
deteksi kejadian risiko, maupun monitoring for control improvement. Risk culture has been
penyelesaian rencana tindak lanjut perbaikan regulated in the Directors’ Circular Letter No.
kontrol. Budaya risiko telah diatur dalam Surat SE.04-DIR/CTR/01/2023 Book 2 concerning
Edaran Direksi No. SE.04-DIR/CTR/01/2023 Risk Culture dated January 31, 2023.
Buku 2 tentang Budaya Risiko tanggal 31
Januari 2023.
408
Page 1383
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
49. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 49. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
n. Manajemen Risiko Operasional (lanjutan) n. Operational Risk Management (continued)
1. Risk and Control Self Assessment 1. Risk and Control Self Assessment
(RCSA) (RCSA)
RCSA merupakan perangkat manajemen RCSA is a qualitative and predictive risk
risiko yang bersifat kualitatif dan prediktif management tool which is used to identify
yang digunakan untuk mengidentifikasi dan and measure the impact and likelihood of
mengukur risiko berdasarkan dimensi risks. RCSA has been implemented in BRI’s
dampak (impact) dan kemungkinan Head Office (Group/Desk/Team), Regional
kejadian (likelihood), RCSA di BRI telah Offices, Special Branch Office, Overseas
diterapkan di Group/Desk/Team Kantor Branch/Representative Office, Regional
Pusat BRI, Regional Office, Kantor Cabang Internal Audit, Regional Campus, Branch
Khusus, UKLN, Audit Internal Wilayah, Offices which also represents BRI Units,
Regional Campus, Kantor Cabang yang Sub-Branch Offices and Priority Service
juga mewakili BRI Unit, Kantor Cabang Centres.
Pembantu, dan Sentra Layanan BRI
Prioritas.
RCSA ditujukan untuk membantu unit kerja RCSA is intended to assist the operational
dalam mengidentifikasi dan mengukur business unit in identifying and measuring
secara independen risiko operasional pada operational risk in every business and
setiap aktivitas operasional dan bisnis, operational activites independently,
termasuk melakukan pemantauan dan including monitoring and determining
penentuan langkah-langkah perbaikan atau corrective actions or the future action plans.
rencana tindak lanjut ke depan.
Pengkinian risk issue pada RCSA dilakukan The risk issue in RCSA is updated by
dengan mempertimbangkan perkembangan considering BRI’s business development
bisnis BRI yang meliputi implementasi which include the new product and or
produk dan atau aktivitas baru, segmen activity implementation, new market
pasar baru dan persaingan bisnis, segment and business competition, change
perubahan ketentuan internal/eksternal, in internal/external regulation and other
dan perubahan lainnya yang changes that affect BRI’s risk exposure.
mempengaruhi eksposur risiko BRI. These assessment is carried out by
Penilaian dimaksud dilakukan antara lain considering Incident Management
dengan mempertimbangkan data Loss (IM)/Loss Event Database (LED) data, Key
Event Database (LED), Key Risk Indicator Risk Indicator (KRI), and Audit Result report
(KRI) maupun Laporan Hasil Audit (LHA). (LHA). RCSA is performed semi-anually
RCSA dilaksanakan secara periodik setiap and the frequency will be increased if there
semester, dan frekuensinya akan is a significant change in risk exposure.
ditingkatkan apabila terjadi perubahan
eksposur risiko yang signifikan.
2. Loss Event Database (LED) 2. Loss Event Database (LED)
Loss Event Database (LED) BRI merupakan BRI’s Loss Event Database (LED) which
proses pencatatan data kejadian kerugian includes data documentation process of
yang dilakukan untuk setiap jenis kerugian loss events for all types of loss, financial and
non finansial maupun finansial yang meliputi non-financial loss, which includes actual
actual loss dan potential loss termasuk loss and potential loss, including corrective
langkah-langkah perbaikan dan actions and incident handling conducted.
penanganan insiden yang dilakukan.
409
Page 1384
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
49. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 49. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
n. Manajemen Risiko Operasional (lanjutan) n. Operational Risk Management (continued)
2. Loss Event Database (LED) (lanjutan) 2. Loss Event Database (LED) (continued)
Berdasarkan data kejadian kerugian pada Based on loss event data in LED module,
modul LED, analisa kejadian kerugian dapat loss event analysis can be performed based
dilakukan berdasarkan penyebab, aktivitas on causes, functional activities, event types,
fungsional, kategori kejadian (event type) and business lines of BRI. The information
dan lini bisnis BRI. Sistem informasi system can be used to determine the
tersebut dapat digunakan untuk preventive actions in risk controls, based on
menentukan langkah-langkah preventif the documentation process of incident
pengendalian risiko berbasiskan handling or settlement for the non-financial
pendokumentasian proses penanganan loss, financial loss, loss recovery, and
atau penyelesaian insiden baik dari sisi non litigation process.
finansial, kerugian finansial dan recovery
kerugian maupun proses litigasi.
Dalam rangka perhitungan beban modal In order to calculate capital expenses and
dan ATMR Operasional, BRI telah Operational RWA, BRI has implemented
menerapkan Pengukuran Modal Minimum a Standard Approach Minimum Capital
Risiko Operasional (MMRO) Pendekatan Measurement for Operational Risk (MMRO)
Standar yang berpedoman pada Basel III which is guided by the Basel III Framework.
Framework. Ketentuan ATMR Risiko Provisions for Operational Risk RWA with
Operasional dengan pendekatan standar a standard approach are regulated through
diatur melalui Surat Edaran Direksi No. Directors' Circular Letter No. SE.10-
SE.10-DIR/MPE/08/2025 Tanggal 4 DIR/MPE/08/2025 August 4, 2025, Book 2
Agustus 2025, Buku 2 Perhitungan ATMR concerning Operational RWA Calculations.
Operasional.
3. Key Risk Indicator (KRI) 3. Key Risk Indicator (KRI)
KRI adalah perangkat Manajemen Risiko KRI is a risk management tool in the form of
yang berupa indikator kuantitatif yang dapat quantitative indicators that can provide early
memberikan informasi secara dini terhadap information on the increase or decrease in
peningkatan atau penurunan risiko dan atau risk and/or decrease in the effectiveness of
penurunan efektivitas kontrol terhadap limit controls against a predetermined threshold.
threshold yang telah ditentukan. KRI dapat KRI can be leading or lagging. Risk
bersifat leading maupun lagging. monitoring through KRI aims to determine
Pemantauan risiko melalui KRI bertujuan follow-up plans related to risk control so as
untuk menentukan rencana tindak lanjut to prevent or minimize the impact of losses.
terkait pengendalian risiko sehingga dapat
mencegah atau meminimalisir dampak
kerugian.
BRI telah melakukan identifikasi terhadap BRI has identified key risk indicators for all
indikator-indikator risiko utama untuk semua risk types and determined the risks
jenis risiko dan menetapkan batasan atau threshold or limit which portrays the
limit risiko yang mencerminkan kondisi dan acceptable condition and risk appetite of
risiko yang dapat diterima (risk appetite) BRI. Identification of main risk indicator and
BRI. Identifikasi indikator risiko utama dan KRI threshold determination is established
penetapan batasan (threshold) KRI using the best judgement, considering BRI
dilakukan dengan menggunakan best risk exposures and risk appetite. Threshold
judgement dengan mempertimbangkan determination involves internal auditor, risk
eksposur risiko dan risk appetite BRI. owner and other related business units.
Penentuan threshold melibatkan Audit BRI’s KRI are reflected on its Bankwide Risk
Internal, Risk Owner dan Unit Kerja terkait Profile and Regional Risk Profile Report
lainnya. KRI BRI antara lain tercermin which are monitored and reported monthly
dalam Laporan Profil Risiko Bankwide dan to the management.
Profil Risiko Regional Office yang di-monitor
secara rutin dan dilaporkan kepada pihak
manajemen setiap bulan.
410
Page 1385
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
49. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 49. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
n. Manajemen Risiko Operasional (lanjutan) n. Operational Risk Management (continued)
4. Forum Manajemen Risiko (Forum MR) 4. Risk Management Forum (RM Forum)
Forum Manajemen Risiko (Forum MR) Risk Management Forum (RM Forum) is a
adalah wadah atau forum pertemuan antara risk management tool to hold a meeting or
pemimpin unit kerja operasional dengan forum among the head of BRI’s operational
pejabat setingkat dibawahnya, pekerja atau business units with the lower level
jajarannya untuk membahas employees and staff to discuss inherent
permasalahan-permasalahan (risiko) yang risks in the daily business or operational
melekat pada aktivitas bisnis atau activities that might be the constraint in
operasional yang menjadi kendala dalam achieving the business target or standard
rangka mencapai target bisnis atau kinerja business performance. Risk management
yang ditetapkan. Pelaksanaan Forum forum, which are held in each business unit,
Manajemen Risiko di masing-masing unit are expected to support the growth of BRI’s
kerja BRI diharapkan menjadi salah satu risk awareness culture. RM Forum
pendukung dan pendorong untuk implementation in regional level are held in
menumbuhkembangkan budaya sadar a form of Governance, Risk and
risiko di BRI. Implementasi Forum MR di Compliance (GRC) Forum, which attended
level Regional dilaksanakan dalam bentuk by permanent member, i.e. Regional CEO,
Forum Governance, Risk, and Compliance Regional Risk Management Head, and
(GRC) yang dihadiri oleh anggota tetap Regional Chief Audit.
yaitu Regional CEO, Regional Risk
Management Head, dan Regional Chief
Audit.
5. Risk Maturity Self Assessment (RMSA) 5. Risk Maturity Self Assessment (RMSA)
Risk Maturity Self Assessment (RMSA) Risk Maturity Self Assessment (RMSA) is
merupakan proses self assessment a self-assessment process regarding the
terhadap tingkat kemapanan penerapan maturity level of risk management
manajemen risiko di setiap unit kerja BRI implementation in each business unit of
yang dilakukan setiap akhir tahun oleh BRI, conducted annually by the leaders of
masing-masing pimpinan unit kerja BRI each unit against specific parameters. By
terhadap parameter-parameter tertentu. conducting this maturity assessment, it is
Dengan melakukan penilaian maturitas expected that each business unit can
diharapkan masing-masing unit kerja dapat evaluate the risk management practices
mengevaluasi penerapan manajemen risiko that have been implemented, leading to
yang telah dilakukan sehingga lebih baik ke improvements in the future.
depan.
411
Page 1386
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
49. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 49. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
n. Manajemen Risiko Operasional (lanjutan) n. Operational Risk Management (continued)
6. Business Continuity Management (BCM) 6. Business Continuity Management (BCM)
Potensi gangguan/bencana baik yang The potential disruptions or disasters
disebabkan antara lain oleh alam, manusia caused by natural events, human actions,
dan teknologi merupakan ancaman bagi and technology pose a threat to the
kelangsungan usaha BRI, dimana BRI continuity of BRI's operations, as BRI has
memiliki unit kerja operasional yang operational units spread across Indonesia.
tersebar di seluruh Indonesia. Oleh karena Therefore, the Board of Directors of BRI
itu, Direksi BRI memandang perlu untuk deems it necessary to develop and
mengembangkan dan menerapkan suatu implement a Business Continuity
Kebijakan Business Continuity Management (BCM) Policy to protect the
Management (BCM) guna melindungi safety and security of employees,
keamanan dan keselamatan jiwa pekerja, safeguard the lives of customers and other
melindungi keselamatan jiwa nasabah dan stakeholders within the operational units of
stakeholders lainnya yang berada di BRI, maintain the continuity of essential
lingkungan unit kerja operasional BRI, business and operational activities, and
mempertahankan kelangsungan aktivitas- protect BRI's assets while ensuring an
aktivitas bisnis/operasional terpenting, dan adequate response in the event of
menjaga aset BRI dan memiliki respon yang disruptions or disasters. The BCM policy is
memadai dalam situasi gangguan/bencana. governed by Circular Letter SE.12-
Kebijakan BCM diatur melalui Surat Edaran DIR/MPE/09/2025 regarding Business
SE.12-DIR/MPE/09/2025 tentang Continuity Management, Book 1 on
Manajemen Kelangsungan Usaha, Buku 1 Business Continuity Management (BCM),
tentang Business Continuity Management and Standard Operating Procedure No.
(BCM) dan Standar Operasional Prosedur SO.09-ORD/03/2025 on Business
No. SO.09-ORD/03/2025 tentang Continuity Management.
Pengelolaan Kelangsungan Usaha.
Implementasi BCM BRI mencakup seluruh BRI BCM implementation covers all BRI
unit kerja BRI yang antara lain dilakukan work units, among others through the
melalui pembentukan Tim Manajemen formation of a Crisis Management Team,
Krisis, penyusunan Call Tree dan the preparation of Call Tree and the
penetapan alternate sites, serta berbagai establishment of alternate sites, and various
pengujian rencana kelangsungan usaha. tests of business continuity plans. BRI work
Unit kerja BRI juga telah melakukan units have also carried out
Penilaian Risiko Ancaman dan Bencana a Threat and Disaster Risk Assessment
(PRAB) yang bertujuan untuk which aims to identify the resources needed
mengidentifikasi sumber daya yang in preparation for facing threats/disasters in
dibutuhkan dalam rangka persiapan each work unit. As one of the
menghadapi ancaman/bencana di masing- implementation of BCM BRI has
masing unit kerja. Sebagai salah satu Emergency Response Plan (ER Plan) and
implementasi BCM BRI telah memiliki Business Continuity Plan (BC Plan) policies
pedoman Emergency Response Plan (ER for Critical Work Units. To ensure that the
Plan) dan kebijakan Business Continuity policy can be used during disruptions/
Plan (BC Plan) untuk Unit Kerja Kritikal. disasters, the ER Plan and BC Plan trials
Untuk memastikan bahwa kebijakan are carried out annually and prioritized in
tersebut dapat digunakan saat terjadi disaster-prone work units.
gangguan/bencana maka pelaksanaan uji
coba ER Plan dan BC Plan dilaksanakan
setiap tahun dan diprioritaskan pada unit
kerja yang rawan bencana.
412
Page 1387
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
49. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 49. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
n. Manajemen Risiko Operasional (lanjutan) n. Operational Risk Management (continued)
6. Business Continuity Management (BCM) 6. Business Continuity Management (BCM)
(lanjutan) (continued)
Dalam periode satu tahun ke belakang telah In the past year, various disaster events
terjadi berbagai kejadian-kejadian bencana have occurred which have activated BRI
yang telah mengaktifkan prosedur Work Unit business continuity procedures,
kelangsungan usaha Unit Kerja BRI, which is proof of the BRI organization's
dimana hal tersebut menjadi bukti kesiapan readiness to face these conditions.
organisasi BRI untuk menghadapi kondisi- Provisions regarding disaster emergency
kondisi tersebut. Ketentuan mengenai response in the workplace have been
tanggap darurat bencana di tempat kerja formulated through Circular Letter
telah dirumuskan melalui Surat Edaran No. SE.12-DIR/MPE/09/2025 Book 2
SE.12-DIR/MPE/09/2025 tentang concerning Occupational Safety and Health
Manajemen Kelangsungan Usaha, Buku 2 Management Systems (SMK3) and SOP
tentang Sistem Manajemen Keselamatan No. SO.09-ORD/03/2025 on Business
dan Kesehatan Kerja (SMK3) dan SOP No. Continuity Management.
SO.09-ORD/03/2025 tentang Pengelolaan
Kelangsungan Usaha.
7. Penilaian Kecukupan Pengelolaan 7. Assessment of Risk Management
Risiko Produk Bank Baru (PBB) Adequacy on New Product and/or
Activity Launching
Dalam rangka mengefektifkan pengeloaan In order to make bank product risk
risiko produk bank, maka setiap rencana management more effective, every plan to
penerbitan produk bank baru (PBB) di BRI, issue a new bank product (PBB) at BRI, a
dilakukan proses validasi peningkatan validation process is carried out to increase
materialitas risiko dan proses penilaian risk materiality and a risk management
manajemen risiko oleh product owner assessment process by the product owner
terhadap setiap jenis risiko yang mungkin for each type of risk that may arise from the
timbul dari penerbitan PBB, termasuk issuance of PBB, including determining
penetapan kontrol dan pengendalian yang controls and controls aimed at mitigating the
ditujukan untuk memitigasi risiko yang risks in question.
dimaksud.
Selanjutnya, SKMR yang dikoordinasikan Furthermore, the SKMR coordinated by
oleh SKMRO melakukan penilaian SKMRO conducts an assessment of the
kecukupan pengelolaan risiko PBB dan adequacy of the management of PBB risks
menyampaikan hasil penilaian yang and communicates the results of the
dimaksud kepada product owner. Kebijakan assessment to the product owner. The PBB
PBB diatur dalam Surat Edaran No. SE.30- policy is regulated in circular Letter
DIR/PPM/11/2024, Buku 2 tentang No. SE.30-DIR/PPM/II/2024, Book 2 on
Pengelolaan Produk yang mencakup product management, which includes the
Pengelolaan Risiko Penyelenggaraan management of product implementation
Produk. risks.
413
Page 1388
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
49. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 49. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
n. Manajemen Risiko Operasional (lanjutan) n. Operational Risk Management (continued)
8. Penerapan Strategi Anti Fraud BRI pada 8. BRI Anti-Fraud Strategy Implementation
IT dan Fraud Risk Group on IT and Fraud Risk Group
Semua kegiatan usaha Bank dapat terpapar All of the Bank's business activities can be
risiko operasional salah satunya fraud. exposed to operational risks, one of which
Untuk meminimalkan dampak kerugian is fraud. To minimize the impact of losses
akibat fraud maka BRI menerapkan Strategi due to fraud, BRI implements an Anti-Fraud
Anti Fraud yang merupakan wujud strategy which is a form of BRI's
komitmen BRI untuk tidak memberikan commitment to zero tolerance for fraud
toleransi (zero tolerance) atas fraud melalui through an effective and sustainable fraud
sistem pengendalian fraud yang efektif dan control system. The implementation of the
berkesinambungan. Penerapan Strategi Anti-Fraud strategy at BRI is supported by
Anti Fraud di BRI didukung dengan increasing fraud detection capabilities
peningkatan kapabilitas deteksi fraud through the development of the Fraud
melalui pengembangan Fraud Detection Detection System, as well as increasing the
System, serta peningkatan kompetensi dan competence and awareness of BRI
awareness dari Pekerja BRI untuk Employees to prevent, detect and handle
mencegah, mendeteksi dan menangani fraud as part of preventing and minimizing
fraud sebagai bagian dari pencegahan dan bank and/or customer losses. As a form of
meminimalisir kerugian bank dan/atau commitment of all BRILians in preventing
nasabah. Sebagai bentuk komitmen seluruh fraud, the Board of Directors and
Insan BRILian dalam mencegah fraud maka Commissioners, as well as the
Jajaran Direksi dan Komisaris, serta jajaran Management and all BRI Employees
Manajemen dan seluruh Pekerja BRI secara periodically sign the Anti-Fraud
berkala menandatangani Komitmen Anti Commitment as stated in Circular Letter
Fraud sebagaimana tertuang dalam Surat Number SE.58.b-DIR/ORS/11/2022 Book 2
Edaran No. SE.58.b-DIR/ORD/11/2022 concerning Anti-Fraud Strategy.
Buku 2 tentang Strategi Anti Fraud.
50. LABA PER LEMBAR SAHAM 50. EARNINGS PER SHARE
Perhitungan laba per lembar saham dasar dan The calculation of earnings per share (EPS) and
dilusian yang dapat diatribusikan kepada pemilik diluted share for BRI (the parent entity) are as
entitas induk adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember 2025/December 31, 2025
Rata-rata Laba Tahun
Tertimbang Saham Berjalan Per
Laba Tahun Biasa yang Beredar/ Lembar Saham
Berjalan/ Weighted average (Rupiah penuh)/
Income for of common shares Earnings per
the year outstanding share (full amount)
Laba tahun berjalan yang dapat
diatribusikan kepada pemilik Basic earnings per share
entitas induk per lembar attributable to equity holders
saham dasar 56.652.384 150.602.160.685 376 of the parent entity
Ditambah: penerbitan saham Addition: Issuance of bonus
bonus dan opsi saham - - - shares and stock options
Laba bersih per lembar saham
dilusian 56.652.384 150.602.160.685 376 Diluted earnings per share
414
Page 1389
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. LABA PER LEMBAR SAHAM (lanjutan) 50. EARNINGS PER SHARE (continued)
Perhitungan laba per lembar saham dasar dan The calculation of earnings per share (EPS) and
dilusian yang dapat diatribusikan kepada pemilik diluted share for BRI (the parent entity) are as follows
entitas induk adalah sebagai berikut (lanjutan): (continued):
31 Desember 2025/December 31, 2024
Rata-rata Laba Tahun
Tertimbang Saham Berjalan Per
Laba Tahun Biasa yang Beredar/ Lembar Saham
Berjalan/ Weighted average (Rupiah penuh)/
Income for of common shares Earnings per
the year outstanding share (full amount)
Laba tahun berjalan yang dapat
diatribusikan kepada pemilik Basic earnings per share
entitas induk per lembar attributable to equity holders
saham dasar 59.944.649 150.733.730.203 398 of the parent entity
Ditambah: penerbitan saham Addition: Issuance of bonus
bonus dan opsi saham - 29.838.425 - shares and stock options
Laba bersih per lembar saham
dilusian 59.944.649 150.763.568.628 398 Diluted earnings per share
51. PERUBAHAN AKTIVITAS PENDANAAN 51. CHANGES IN FINANCING ACTIVITIES
31 Desember/ Arus Kas/Cash Flows Perubahan 31 Desember/
2024 Non-Kas/ 2025
December 31, Penerimaan/ Pembayaran/ Non-cash December 31,
2024 Receipts Disbursements changes 2025
Surat berharga yang diterbitkan 32.502.499 28.395.963 (19.724.136) (272.678) 40.901.648 Marketable securities issued
Pinjaman yang diterima 127.879.804 37.570.676 (36.492.679) 228.315 129.186.116 Fund borrowings
Pinjaman dan surat berharga Subordinated loans and marketable
subordinasi 491.781 - - (4.914) 486.867 securities
Total 160.874.084 65.966.639 (56.216.815) (49.277) 170.574.631 Total
31 Desember/ Arus Kas/Cash Flows Perubahan 31 Desember
2023 Non-Kas/ 2024/
December 31, Penerimaan/ Pembayaran/ Non-cash December 31,
2023 Receipts Disbursements changes 2024
Surat berharga yang diterbitkan 49.637.581 10.905.923 (28.578.477) 537.472 32.502.499 Marketable securities issued
Pinjaman yang diterima 98.850.813 42.489.276 (13.300.712) (159.573) 127.879.804 Fund borrowings
Pinjaman dan surat berharga Subordinated loans and marketable
subordinasi 496.683 - - (4.902) 491.781 securities
Total 148.985.077 53.395.199 (41.879.189) 372.997 160.874.084 Total
415
Page 1390
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
52. DAMPAK IMPLEMENTASI AWAL PSAK No. 117 52. IMPACT OF THE IMPLEMENTATION OF PSAK
DAN REKLASIFIKASI No. 117 AND RECLASSIFICATION
Untuk tujuan persyaratan masa transisi dari For the purposes of the transition requirement in
implementasi awal PSAK No.117, BRI melakukan first applies SFAS No.117, BRI has restated
penyajian kembali angka komparatif untuk 1 Januari comparative information for January 1, 2024,
2024, 31 Desember 2024 dan tahun yang berakhir December 31, 2024 and for the year ended
pada tanggal 31 Desember 2024. Selain itu, December 31, 2024. Furthermore, several
beberapa akun dalam informasi keuangan accounts in the consolidated financial information
konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2024 dan as of December 31, 2024 and 2023 and for the year
2023 serta tahun yang berakhir pada tanggal ended December 31, 2024 have been reclassified
31 Desember 2024 telah direklasifikasi sehingga so that they are in accordance with the presentation
sesuai dengan penyajian laporan keuangan of consolidated financial statements as of
konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2025 dan December 31, 2025 and for the year then ended. A
untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut. summary of these accounts are as follows:
Ringkasan dari akun-akun tersebut adalah sebagai
berikut:
Saldo sebelum Saldo sesudah
reklasifikasi reklasifikasi
dan penerapan dan penerapan
PSAK No. 117 PSAK No. 117
31 Desember 2023/ 1 Januari 2024/
Balance before Balance after
reclassification reclassification
and and
implementation Penyajian implementation
SFAS No. 117 Reklasifikasi/ kembali/ SFAS No. 117
December 31, 2023 Reclassification Restated January 1, 2024
Laporan Posisi Keuangan Consolidated Statement of
Konsolidasian Financial Statement
Aset Assets
Aset Pajak Tangguhan - neto 15.605.462 - (159.485) 15.445.977 Deferred Tax Assets - net
Properti investasi - 199.635 - 199.635 Investment property
Aset lain-lain - neto 53.141.760 (199.635) 567.409 53.509.534 Other assets – net
Total Aset 1.965.007.030 - 407.924 1.965.414.954 Total Assets
Liabilitas Liabilities
Liabilitas Lain-lain 36.664.617 - 21.171 36.685.788 Other liabilities
Total Liabilitas 1.648.534.888 - 21.171 1.648.556.059 Total Liabilities
Ekuitas Equity
Cadangan Keuangan Asuransi - - (47.420) (47.420) Insurance Finance Reserve
Saldo Laba
Belum ditentukan Retain Earnings
penggunaannya 210.688.737 - 149.801 210.838.538 Unappropriate
Total Saldo Laba 213.711.422 - 149.801 213.861.223 Total Retained Earning
Total Ekuitas yang dapat Total Equity Holders
Diatribusikan kepada of Parent Entity
Entitas induk 311.363.556 - 102.381 311.465.937 Unappropriate
Kepentingan non-pengendali 5.108.586 - 284.372 5.392.958 Non-controlling interest
Total Ekuitas 316.472.142 - 386.753 316.858.895 Total Equity
416
Page 1391
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
52. DAMPAK IMPLEMENTASI AWAL PSAK No. 117 52. IMPACT OF THE IMPLEMENTATION OF PSAK
DAN REKLASIFIKASI (LANJUTAN) No. 117 AND RECLASSIFICATION
(CONTINUED)
Untuk tujuan persyaratan masa transisi dari For the purposes of the transition requirement in
implementasi awal PSAK No.117, BRI melakukan first applies SFAS No.117, BRI has restated
penyajian kembali angka komparatif untuk 1 Januari comparative information for January 1, 2024,
2024, 31 Desember 2024 dan tahun yang berakhir December 31, 2024 and for the year ended
pada tanggal 31 Desember 2024. Selain itu, December 31, 2024. Furthermore, several
beberapa akun dalam informasi keuangan accounts in the consolidated financial information
konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2024 dan as of December 31, 2024 and 2023 and for the year
2023 serta tahun yang berakhir pada tanggal ended December 31, 2024 have been reclassified
31 Desember 2024 telah direklasifikasi sehingga so that they are in accordance with the presentation
sesuai dengan penyajian laporan keuangan of consolidated financial statements as of
konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2025 dan December 31, 2025 and for the year then ended. A
untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut. summary of these accounts are as follows
Ringkasan dari akun-akun tersebut adalah sebagai (continued):
berikut (lanjutan):
Saldo sebelum Saldo sesudah
reklasifikasi reklasifikasi
dan penerapan dan penerapan
PSAK No. 117 PSAK No. 117
31 Desember 2024/ 31 Desember 2024/
Balance before Balance after
reclassification reclassification
and and
implementation Penyajian implementation
SFAS No. 117 Reklasifikasi/ kembali/ SFAS No. 117
December 31, 2024 Reclassification Restated December 31, 2024
Laporan Posisi Keuangan Consolidated Statement of
Konsolidasian Financial Statement
Aset Assets
Aset Pajak Tangguhan - neto 12.867.477 - (66.817) 12.800.660 Deferred Tax Assets - net
Properti investasi - 197.380 - 197.380 Investment property
Aset lain-lain - neto 40.098.976 (197.380) (729.724) 39.171.872 Other assets – net
Total Aset 1.992.983.447 - (796.541) 1.992.186.906 Total Assets
Liabilitas Liabilities
Liabilitas Lain-lain 29.596.987 - (922.510) 28.674.477 Other liabilities
Total Liabilitas 1.669.794.400 - (922.510) 1.668.871.890 Total Liabilities
Ekuitas Equity
Cadangan Keuangan Asuransi - - (5.050) (5.050) Insurance Finance Reserve
Saldo Laba
Belum ditentukan Retain Earnings
penggunaannya 215.070.141 - (60.437) 215.009.704 Unappropriate
Total Saldo Laba 218.092.826 - (60.437) 218.032.389 Total Retained Earning
Total Ekuitas yang dapat Total Equity Holders
Diatribusikan kepada of Parent Entity
Entitas induk 317.093.838 - (65.487) 317.028.351 Unappropriate
Kepentingan non-pengendali 6.095.209 - 191.456 6.286.665 Non-controlling interest
Total Ekuitas 323.189.047 - 125.969 323.315.016 Total Equity
417
Page 1392
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
52. DAMPAK IMPLEMENTASI AWAL PSAK No. 117 52. IMPACT OF THE IMPLEMENTATION OF PSAK
DAN REKLASIFIKASI (LANJUTAN) No. 117 AND RECLASSIFICATION
(CONTINUED)
Untuk tujuan persyaratan masa transisi dari For the purposes of the transition requirement in
implementasi awal PSAK No.117, BRI melakukan first applies SFAS No.117, BRI has restated
penyajian kembali angka komparatif untuk 1 Januari comparative information for January 1, 2024,
2024, 31 Desember 2024 dan tahun yang berakhir December 31, 2024 and for the year ended
pada tanggal 31 Desember 2024. Selain itu, December 31, 2024. Furthermore, several
beberapa akun dalam informasi keuangan accounts in the consolidated financial information
konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2024 dan as of December 31, 2024 and 2023 and for the year
2023 serta tahun yang berakhir pada tanggal ended December 31, 2024 have been reclassified
31 Desember 2024 telah direklasifikasi sehingga so that they are in accordance with the presentation
sesuai dengan penyajian laporan keuangan of consolidated financial statements as of
konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2025 dan December 31, 2025 and for the year then ended. A
untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut. summary of these accounts are as follows
Ringkasan dari akun-akun tersebut adalah sebagai (continued):
berikut (lanjutan):
Saldo sebelum Saldo sesudah
reklasifikasi reklasifikasi
dan penerapan dan penerapan
PSAK No. 117 PSAK No. 117
untuk tahun yang untuk tahun yang
berakhir pada berakhir pada
tanggal tanggal
31 Desember 2024/ 31 Desember 2024/
Balance before Balance after
reclassification reclassification
and and
implementation implementation
for the year ended Penyajian for the year ended
SFAS No. 117 Reklasifikasi/ kembali/ SFAS No. 117
December 31, 2024 Reclassification Restated December 31, 2024
Laporan Laba Rugi dan Consolidated Statement
Penghasilan Komprehensif of Profit or Loss and other
Lain Konsolidasian Comprehensive Income
Beban bunga (56.202.797) 601.467 - (55.601.330) Interest expenses
Total Beban bunga dan syariah (57.209.062) 601.467 - (56.607.595) Total interest and sharia expenses
Pendapatan premi 8.760.610 - (8.760.610) - Premium income
Beban klaim (5.510.130) - 5.510.130 - Claim expense
Pendapatan jasa asuransi - - 7.346.611 7.346.611 Insurance service income
Beban jasa asuransi - - (6.179.801) (6.179.801) Insurance service expense
Pendapatan operasional lainnya Other operating income
Other fees and
Provisi dan komisi lainnya 20.475.078 - (84.245) 20.390.833 comissions
Keuntungan transaksi mata
uang asing neto 1.187.862 - (60) 1.187.802 Gain foreign exchange - net
Lain-lain 4.621.375 - 174.894 4.796.269 Others
Beban penyisihan kerugian Provision for allowance
penurunan nilai atas for impairment losses
aset keuangan - neto (41.757.637) - 13.235 (41.744.402) on financial assets-net
Beban operasional lainnya Other operating expense
Salaries and
Tenaga kerja dan tunjangan (39.183.567) - 567.033 (38.616.534) employee benefits
Umum dan administrasi (29.652.420) - 363.964 (29.288.456) General and administrative
Lain-lain (14.077.511) (601.467) 686.678 (13.992.300) Others
Beban non-operasional – neto (978.908) - 15.255 (963.653) Non-Operating expenses
Laba sebelum beban pajak 77.599.110 - (346.916) 77.252.194 Income before tax
Beban pajak (16.955.302) - 9.454 (16.945.848) Tax expense
Laba bersih 60.643.808 - (337.462) 60.306.346 Net income
418
Page 1393
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
52. DAMPAK IMPLEMENTASI AWAL PSAK No. 117 52. IMPACT OF THE IMPLEMENTATION OF PSAK
DAN REKLASIFIKASI (LANJUTAN) No. 117 AND RECLASSIFICATION
(CONTINUED)
Untuk tujuan persyaratan masa transisi dari For the purposes of the transition requirement in
implementasi awal PSAK No.117, BRI melakukan first applies SFAS No.117, BRI has restated
penyajian kembali angka komparatif untuk 1 Januari comparative information for January 1, 2024,
2024, 31 Desember 2024 dan tahun yang berakhir December 31, 2024 and for the year ended
pada tanggal 31 Desember 2024. Selain itu, December 31, 2024. Furthermore, several
beberapa akun dalam informasi keuangan accounts in the consolidated financial information
konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2024 dan as of December 31, 2024 and 2023 and for the year
2023 serta tahun yang berakhir pada tanggal ended December 31, 2024 have been reclassified
31 Desember 2024 telah direklasifikasi sehingga so that they are in accordance with the presentation
sesuai dengan penyajian laporan keuangan of consolidated financial statements as of
konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2025 dan December 31, 2025 and for the year then ended. A
untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut. summary of these accounts are as follows
Ringkasan dari akun-akun tersebut adalah sebagai (continued):
berikut (lanjutan):
Saldo sebelum Saldo sesudah
reklasifikasi reklasifikasi
dan penerapan dan penerapan
PSAK No. 117 PSAK No. 117
untuk tahun yang untuk tahun yang
berakhir pada berakhir pada
tanggal tanggal
31 Desember 2024/ 31 Desember 2024/
Balance before Balance after
reclassification reclassification
and and
implementation implementation
for the year ended Penyajian for the year ended
SFAS No. 117 Reklasifikasi/ kembali/ SFAS No. 117
December 31, 2024 Reclassification Restated December 31, 2024
Laporan Laba Rugi dan Consolidated Statement
Penghasilan Komprehensif of Profit or Loss and other
Lain Konsolidasian (lanjutan) Comprehensive Income (continued)
Penghasilan Komprehensif Lain Other comprehensive income
Beban keuangan dari kontrak Finance expense from
asuransi yang diterbitkan - - 98.305 98.305 insurance contract issued
Pajak penghasilan terkait akun-akun Income taxes related to items
yang akan direklasifikasi to be reclassified
ke laba rugi 36.285 - (21.627) 14.658 to profit or loss
Penghasilan Komprehensif Lain Other comprehensive income
Tahun Berjalan – Setelah Pajak 1.487.794 - 76.678 1.564.472 for the year – After Tax
Total Penghasilan Komprehensif Total Comprehensive Income
Tahun Berjalan 62.131.602 - (260.784) 61.870.818 for the year
Laba tahun berjalan yang dapat Income for the year
diatribusikan kepada : attributable to :
Pemilik entitas induk 60.154.887 - (210.238) 59.944.649 Equity holders of the parent entity
Kepentingan non-pengendali 488.921 - (127.224) 361.697 Non-controlling interest
Total penghasilan komprehensif Total comprehensive income
tahun berjalan yang dapat for the year
diatribusikan kepada : attributable to :
Pemilik entitas induk 61.788.171 - (167.868) 61.620.303 Equity holders of the parent entity
Kepentingan non-pengendali 343.431 - (92.916) 250.515 Non-controlling interest
Laporan Arus Kas Consolidated Statement
Konsolidasian of Cash Flow
Cash Flow
Arus Kas dari Kegiatan Operasi from Operating Activities
Pendapatan premi 8.760.610 - (8.760.610) - Premium income
Beban klaim (5.547.858) - 5.547.858 - Claim expense
Pendapatan jasa asuransi - - 8.760.610 8.760.610 Insurance service income
Beban jasa asuransi - - (5.547.858) (5.547.858) Insurance service expenses
Beban bunga (56.282.443) 601.467 - (55.680.976) Interest expenses
Beban operasional lainnya (84.973.178) (601.467) - (85.574.645) Other operating expeses
Arus Kas sebelum Perubahan dalam Cash Flow before Changes in
Aset dan Liabilitas Operasi 105.208.970 - - 105.208.970 Operating Assets and Liabilities
419
Page 1394
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN 53. SUBSEQUENT EVENT
Pengalihan sebagian saham Seri B PT Danantara Partially Transfer of Series B shares of PT
Asset Management (Persero) kepada Negara Danantara Asset Management (Persero) to the
Republik Indonesia melalui Badan Pengaturan Republic of Indonesia through the State-Owned
Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Enterprises Regulatory Agency (BP BUMN)
Berdasarkan Surat Keterangan Komposisi Based on the Shareholder Composition Statement
Pemegang Saham No. DE/I/26-275 tanggal Letter No. DE/I/26-275 dated January 7, 2026 from
7 Januari 2026 dari Datindo Entrycom selaku Biro Datindo Entrycom as BRI's Securities
Administrasi Efek BRI, pada tanggal 5 Januari 2026 Administration Bureau, on January 5, 2026,
telah dilakukan pengalihan sebagian kepemilikan partially transfer of series B shares owned by
saham Seri B BRI milik PT Danantara Asset PT Danantara Asset Management (Persero)
Management (Persero) (”DAM”) kepada Negara (“DAM”) to the Republic of Indonesia through the
Republik Indonesia (”RI”) melalui Badan Pengaturan State-Owned Enterprises Regulatory Agency of the
Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia. Republic of Indonesia. The transfer transaction
Transaksi pengalihan tersebut sebesar 806.109.768 involved 806,109,768 Series B shares of BRI, or
Saham Seri B BRI atau 0,53% (nol koma lima puluh 0.53% (zero point fifty-three percent) of BRI's total
tiga persen) dari seluruh saham yang telah issued and fully paid-up shares, pursuant to the
dikeluarkan dan disetor penuh Perseroan Agreement on the Transfer of State-Owned Shares
berdasarkan Perjanjian Pengalihan Saham Milik in the Form of Series B Shares in State-Owned
Negara RI Berupa Saham Seri B BUMN kepada Enterprises to the State-Owned Enterprise
Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara Regulatory Agency No. PERJ-1/BPU/01/2026 and
Nomor PERJ-1/BPU/01/2026 dan Nomor No. LGL1.001/PERJ/DI-DAM.DO/2026 dated
LGL1.001/PERJ/DI-DAM.DO/2026 tanggal January 5, 2026.
5 Januari 2026.
Negara RI merupakan Pemegang Saham The Republic of Indonesia is the Company's
Pengendali Perseroan (Ultimate Beneficial Owner) Controlling Shareholder (Ultimate Beneficial
dengan kepemilikan 1 lembar saham Seri A Owner), owning 1 Series A Dwiwarna share with
Dwiwarna dengan hak istimewa dan 806.109.768 special rights, 806,109,768 Series B shares
saham Seri B melalui BP BUMN, serta kepemilikan through BP BUMN, and 79,804,867,107 Series B
79.804.867.107 saham Seri B melalui PT DAM. shares through PT DAM
Pelaksanaan pengalihan saham tersebut The share transfer is in compliance with Law No. 16
merupakan pemenuhan UU No. 16 Tahun 2025 of 2025 concerning the Fourth Amendment to Law
tentang Perubahan Keempat atas UU No. 19 Tahun No. 19 of 2003 concerning State-Owned
2003 tentang Badan Usaha Milik Negara tanggal Enterprises dated October 6, 2025. The transfer
6 Oktober 2025. Pengalihan tersebut tidak does not affect the operational activities, legal
mempengaruhi kegiatan operasional, hukum kondisi financial conditions, and business continuity of the
keuangan, dan kelangsungan usaha BRI. BRI.
54. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN 54. COMPLETION OF THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Manajemen BRI bertanggung jawab atas The management of BRI is responsible for the
penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan preparation and fair presentation of these
konsolidasian ini sesuai dengan Standar Akuntansi consolidated financial statements in accordance
Keuangan di Indonesia, yang diselesaikan dan with Indonesian Financial Accounting Standards,
diotorisasi untuk diterbitkan oleh Direksi BRI pada which were completed and authorized for
tanggal 26 Februari 2026. issuance by the Board of Directors of BRI on
February 26, 2026.
420
Page 1395
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
55. INFORMASI KEUANGAN TERSENDIRI ENTITAS 55. PARENT ENTITY'S SEPARATE FINANCIAL
INDUK INFORMATION
Informasi keuangan tersendiri Entitas Induk hanya The Parent Entity's separate financial information
menyajikan informasi laporan posisi keuangan only presents information on the statement of
tanggal 31 Desember 2025 dan laporan laba rugi financial position as of Decemer 31, 2025 and the
dan penghasilan komprehensif lain, laporan statement of profit or loss and other comprehensive
perubahan ekuitas dan laporan arus kas untuk tahun income, the statement of changes in equity and the
yang berakhir pada tanggal tersebut, dan catatan statement of cash flow for the year then ended, and
atas investasi pada entitas anak disajikan dengan notes on investments in subsidiaries presented
metode biaya. using the cost method.
Laporan keuangan tersendiri Entitas Induk disajikan The Parent Entity's separate financial statements
pada halaman 422 - 432. are presented on pages 422 - 432.
421
Page 1396
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
LAPORAN POSISI KEUANGAN - ENTITAS INDUK STATEMENT OF FINANCIAL POSITION - PARENT
ENTITY
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
ASET ASSETS
Kas 31.975.034 29.709.278 Cash
Giro pada Bank Indonesia 31.251.995 88.387.143 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada Bank Lain 41.328.655 24.731.569 Current accounts with Other Banks
Cadangan kerugian penurunan nilai (10.174) (8.036) Allowance for impairment losses
41.318.481 24.723.533
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan Lembaga Keuangan Lain 20.080.353 56.011.183 and Other Financial Institutions
Cadangan kerugian penurunan nilai (2.258) (259) Allowance for impairment losses
20.078.095 56.010.924
Efek-efek 338.630.556 295.987.483 Securities
Cadangan kerugian penurunan nilai (89.420) (45.656) Allowance for impairment losses
338.541.136 295.941.827
Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya 48.252.083 40.656.822 Export Bills and Other Receivables
Cadangan kerugian penurunan nilai (465.498) (1.075.559) Allowance for impairment losses
47.786.585 39.581.263
Efek-efek yang Dibeli dengan Janji Securities Purchased
Dijual Kembali 24.452 16.647.882 Under Agreement to Resell
Tagihan Derivatif 1.161.614 1.073.502 Derivative Receivables
Kredit yang Diberikan 1.342.673.712 1.215.847.233 Loans
Cadangan kerugian penurunan nilai (72.903.722) (71.161.833) Allowance for impairment losses
1.269.769.990 1.144.685.400
Tagihan Akseptasi 13.078.567 10.105.373 Acceptance Receivable
Cadangan kerugian penurunan nilai (32.226) (321.683) Allowance for impairment losses
13.046.341 9.783.690
Penyertaan Saham 51.300.972 50.241.445 Investment in Associated Entities
Aset Tetap Premises and Equipment
Biaya perolehan 68.708.433 65.168.929 Cost
Akumulasi penyusutan (23.342.308) (19.778.550) Accumulated Depreciation
Nilai buku - neto 45.366.125 45.390.379 Book value - net
Aset Pajak Tangguhan - neto 5.066.961 9.878.487 Deferred Tax Assets - net
Aset Lain-lain - neto 34.848.078 28.340.308 Other Assets - net
TOTAL ASET 1.931.535.859 1.840.395.061 TOTAL ASSETS
422
Page 1397
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
LAPORAN POSISI KEUANGAN - ENTITAS INDUK STATEMENT OF FINANCIAL POSITION - PARENT
(lanjutan) ENTITY (continued)
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas Segera 34.822.863 32.388.387 Liabilities Due Immediately
Simpanan Nasabah Deposits from Customer
Giro 450.129.463 375.906.469 Demand Deposits
Tabungan 584.892.761 542.666.796 Saving Deposits
Deposito Berjangka 425.066.471 441.561.126 Time Deposits
Total Simpanan Nasabah 1.460.088.695 1.360.134.391 Total Deposits from Customers
Simpanan dari Bank Lain dan Lembaga Deposits from Other Banks and
Keuangan Lainnya 17.908.511 14.434.237 Financial Institutions
Efek-efek yang Dijual dengan Janji Securities Sold Under Agreement
Dibeli Kembali 27.932.749 24.753.034 To Repurchase
Liabilitas Derivatif 1.101.701 1.585.120 Derivative Payables
Liabilitas Akseptasi 13.078.567 10.105.373 Acceptances Payable
Utang Pajak 1.707.833 1.356.119 Taxes Payable
Surat Berharga yang Diterbitkan 11.596.380 17.060.073 Marketable Securities Issued
Pinjaman yang Diterima 32.122.154 49.549.381 Fund Borrowings
Estimasi Kerugian Komitmen Estimated Losses on Commitments
dan Kontinjensi 1.945.252 2.550.390 and Contingencies
Liabilitas Imbalan Kerja 20.898.263 16.214.173 Liabilities for Employee Benefits
Liabilitas Lain-lain 8.344.137 10.399.654 Other Liabilities
Pinjaman dan Surat Berharga Subordinated Loans and Marketable
Subordinasi 492.579 491.781 Securities
TOTAL LIABILITAS 1.632.039.684 1.541.022.113 TOTAL LIABILITIES
423
Page 1398
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
LAPORAN POSISI KEUANGAN - ENTITAS INDUK STATEMENT OF FINANCIAL POSITION - PARENT
(lanjutan) ENTITY (continued)
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS (lanjutan) LIABILITIES AND EQUITY (continued)
EKUITAS EQUITY
Modal saham - nilai nominal Rp50 Capital stock - par value Rp50
(nilai penuh) per lembar saham (full Rupiah) per share
Modal dasar - 300.000.000.000 lembar Authorized capital - 300,000,000,000
saham (terdiri dari 1 lembar saham shares (consisting of 1
Seri A Dwiwarna dan Series A Dwiwarna Share
299.999.999.999 lembar and 299,999,999,999
saham Seri B) 7.577.950 7.577.950 Series B shares)
Modal ditempatkan dan disetor Issued and fully paid capital
penuh - 151.559.001.604 lembar - 151,559,001,604 shares (consisting
saham (terdiri dari 1 lembar saham of 1 Series A Dwiwarna share
Seri A Dwiwarna dan 151.559.001.603 and 151,559,001,603
lembar saham Seri B) Series B shares)
Tambahan modal disetor 76.339.022 76.273.050 Additional paid-in capital
Revaluation surplus arising from premises
Surplus revaluasi aset tetap - neto 19.855.266 19.846.113 and equipment - net of tax
Selisih kurs karena penjabaran laporan Differences arising from the translation of
keuangan dalam mata uang asing 226.074 (206.054) foreign currency financial statements
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi
atas efek-efek yang diklasifikasikan sebagai Unrealized gain (loss) on fair value
nilai wajar melalui penghasilan through other comprehensive income
komprehensif lain - bersih 684.477 (2.319.628) securities - net of deferred tax
Cadangan penurunan nilai atas efek-efek Allowance for impairment losses
yang diklasifikasikan sebagai nilai wajar on fair value through other
melalui penghasilan komprehensif lain 55.173 55.173 comprehensive income security
Kerugian pengukuran kembali program Loss on remeasurement of defined
imbalan pasti - neto (1.686.054) (220.051) benefit plan - net of deferred tax
Modal saham diperoleh kembali (saham treasuri) (4.463.270) (4.349.007) Treasury stock
Opsi saham 121.808 313.404 Stock option
Cadangan kompensasi atas saham bonus 453.231 452.031 Provision for bonus shares compensation
Saldo laba Retained earnings
Telah ditentukan penggunaannya 3.022.685 3.022.685 Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya 197.309.813 198.927.282 Unappropriated
Total Saldo Laba 200.332.498 201.949.967 Total retained earnings
TOTAL EKUITAS 299.496.175 299.372.948 TOTAL EQUITY
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 1.931.535.859 1.840.395.061 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
424
Page 1399
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND OTHER
KOMPREHENSIF LAIN - ENTITAS INDUK (lanjutan) COMPREHENSIVE INCOME - PARENT ENTITY
(continued)
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024*)
PENDAPATAN DAN INCOME AND EXPENSES
BEBAN OPERASIONAL FROM OPERATIONS
Pendapatan bunga 163.606.049 162.229.379 Interest income
Beban bunga (50.024.689) (50.579.001) Interest expense
Pendapatan bunga - neto 113.581.360 111.650.378 Total interest income - net
Pendapatan operasional lainnya Other operating income
Provisi dan komisi lainnya 20.662.868 20.407.827 Other fees and commissions
Penerimaan kembali aset yang telah Recovery of written-off assets
dihapusbukukan dan klaim asuransi 20.779.276 24.172.977 and insurance claim
Keuntungan transaksi mata uang asing - neto 2.041.289 1.114.871 Gain on foreign exchange - net
Keuntungan dari penjualan efek-efek - neto 3.423.950 2.000.524 Gain on sale of securities - net
Keuntungan yang belum direalisasi dari Unrealized gain on changes in
perubahan nilai wajar efek-efek - 154.220 fair value on securities
Lain-lain 6.865.886 5.657.896 Others
Total pendapatan operasional lainnya 53.773.269 53.508.315 Total other operating income
Beban penyisihan kerugian penurunan nilai Provision for allowance for impairment
atas aset keuangan - neto (41.702.909) (36.733.212) losses on financial assets - net
Beban penyisihan estimasi Reversal of allowance for estimated
kerugian komitmen dan losses on commitments and
kontinjensi - neto 623.901 3.593.889 contingencies - net
Beban penyisihan kerugian penurunan Provision for allowance for impairment
nilai atas aset non-keuangan (11) (399) losses on non-financial assets
Beban Operasional lainnya Other operating expenses
Tenaga kerja dan tunjangan (27.899.510) (26.842.452) Salaries and employee benefits
Umum dan administrasi (24.099.427) (21.629.061) General and administrative
Kerugian yang belum direalisasi dari Unrealized loss on changes in
perubahan nilai wajar efek-efek (42.081) - fair value of securities
Lain-lain (11.605.085) (13.384.055) Others
Total Beban Operasional lainnya (63.646.103) (61.855.568) Total other operating expenses
LABA OPERASIONAL 62.629.507 70.163.403 OPERATING INCOME
BEBAN NON- OPERASIONAL NON-OPERATING EXPENSES
- NETO (428.217) (1.053.112) INCOME - NET
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK 62.201.290 69.110.291 INCOME BEFORE TAX EXPENSE
BEBAN PAJAK (11.797.364) (14.268.823) TAX EXPENSE
LABA BERSIH 50.403.926 54.841.468 NET INCOME
*) Setelah reklasifikasi *) After reclassification
425
Page 1400
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025
untuk Tahun yang Berakhir pada and for the Year
Tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND OTHER
KOMPREHENSIF LAIN - ENTITAS INDUK (lanjutan) COMPREHENSIVE INCOME - PARENT ENTITY
(continued)
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024*)
Penghasilan komprehensif lainnya: Other comprehensive income:
Akun-akun yang tidak akan direklasifikasi Items not to be reclassified
ke laba rugi to profit or loss
Pengukuran kembali atas program Remeasurement of liabilities
imbalan pasti (1.809.880) 2.137.733 for employee benefits
Pajak penghasilan terkait akun-akun yang Income taxes related to items
tidak akan direklasifikasi ke not to be reclassified to
laba rugi 343.877 (406.169) profit or loss
Surplus atas revaluasi aset tetap 9.153 (2.458) Revaluation surplus arising
from premises and equipment
Akun-akun yang akan direklasifikasi ke laba rugi Items to be reclassified to profit or loss
Selisih kurs karena penjabaran Differences arising from the
laporan keuangan dalam translation of foreign currency
mata uang asing 432.128 47.531 financial statements
Keuntungan yang belum direalisasi Unrealized gain on
atas efek-efek yang diklasifikasikan fair value through other
sebagai nilai wajar melalui penghasilan comprehensive income
komprehensif lain - neto 3.688.304 81.580 securities - net
Cadangan penurunan nilai atas Allowance for impairment losses
efek-efek yang diklasifikasikan sebagai on fair value through
nilai wajar melalui penghasilan other comprehensive
komprehensif lain - (65.549) income securities
Pajak penghasilan Income taxes
terkait akun-akun yang akan related to items to be
direklasifikasi ke laba rugi (684.199) 59.542 reclassified to profit or loss
Penghasilan Komprehensif Lain Other comprehensive income
Tahun Berjalan - Setelah Pajak 1.979.383 1.852.210 for the year - after tax
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE INCOME
TAHUN BERJALAN 52.383.309 56.693.678 FOR THE YEAR
LABA TAHUN BERJALAN PER SAHAM EARNINGS PER SHARE
Dasar (dalam Rupiah penuh) 335 364 Basic (full Rupiah)
Dilusian (dalam Rupiah penuh) 335 364 Diluted (full Rupiah)
*) Setelah reklasifikasi *) After reclassification
426
Page 1401
The original consolidated financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan untuk As of December 31, 2025 and 2024
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Tersebut for the Years Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions Rupiah, unless otherwise stated)
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS - ENTITAS INDUK STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY - PARENT ENTITY
Keuntungan
(Kerugian)
yang belum
direalisasi
Cadangan Efek-efek
penurunan yang diukur
nilai Efek-efek Selisih kurs pada nilai
yang diukur karena wajar melalui Kerugian
pada nilai penjabaran penghasilan pengukuran
wajar melalui laporan komprehensif kembali Surplus
penghasilan keuangan lain - neto/ program revaluasi
komprehensif lain/ dalam mata Unrealized imbalan pasti - aset tetap -
Allowance for uang asing/ gain (loss) on setelah pajak Cadangan setelah pajak
Modal impairment Differences fair value tangguhan/ kompensasi terkait/
ditempatkan losses on fair arising from through other loss on saham dan opsi Revaluation Saldo laba/ Retained earnings
dan value through the translation comprehensive remeasurement saham/ surplus
disetor penuh/ Tambahan other of foreign income of defined Saham Provision for arising from Telah Belum Total
Issued and modal disetor/ comprehensive currency securities - benefit plan- treasuri/ bonus share premises and ditentukan ditentukan ekuitas/
fully paid Additional income financial net of net of Treasury compensation equipment- penggunaannya/ penggunaannya/ Total
capital paid-in capital securities statements deferred tax deferred tax stock and stock option net of tax Appropriated Unappropriated equity
Saldo pada tanggal Balance as of
31 Desember 2023 7.577.950 76.245.954 120.722 (253.585) (2.460.750) (1.951.615) (3.614.321) 342.251 19.848.571 3.022.685 199.859.297 298.737.159 December 31, 2023
Laba tahun berjalan - - - - - - - - - - 54.841.468 54.841.468 Income for the year
Penghasilan komprehensif Other comprehensive
lainnya - - (65.549) 47.531 141.122 1.731.564 - - (2.458) - - 1.852.210 lncome
Total penghasilan komprehensif Total other comprehensive income
untuk tahun berjalan - - (65.549) 47.531 141.122 1.731.564 - - (2.458) - 54.841.468 56.693.678 for the year
Pembagian laba Distribution of net income
- Dividend on net income
- dividen atas laba tahun 2023 - - - - - - - - - - (35.435.851) (35.435.851) for the year 2023
- dividen interim atas laba - Interim dividend on net income
Tahun 2024 - - - - - - - - - - (20.337.632) (20.337.632) for the year 2024
Opsi saham - - - - - - - 40.677 - - - 40.677 Stock option
Saham bonus - 27.096 - - - - 141.072 382.507 - - - 550.675 Bonus shares
Saham treasuri - - - - - - (875.758) - - - - (875.758) Treasury stock
Saldo pada tanggal Balance as of
31 Desember 2024 7.577.950 76.273.050 55.173 (206.054) (2.319.628) (220.051) (4.349.007) 765.435 19.846.113 3.022.685 198.927.282 299.372.948 December 31, 2024
427
Page 1402
The original consolidated financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan untuk As of December 31, 2025 and 2024
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal Tersebut for the Years Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions Rupiah, unless otherwise stated)
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS - ENTITAS INDUK (lanjutan) STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY - PARENT ENTITY (continued)
Keuntungan
(Kerugian)
yang belum
direalisasi
Cadangan Efek-efek
penurunan yang diukur
nilai Efek-efek Selisih kurs pada nilai Keuntungan
yang diukur karena wajar melalui (Kerugian)
pada nilai penjabaran penghasilan pengukuran
wajar melalui laporan komprehensif kembali Surplus
penghasilan keuangan lain – bersih/ program revaluasi
komprehensif lain/ dalam mata Unrealized imbalan pasti - aset tetap -
Allowance for uang asing/ gain (loss) on setelah pajak Cadangan setelah pajak
Modal impairment Differences fair value tangguhan/ kompensasi terkait/
ditempatkan losses on fair arising from through other Gain (loss) on saham dan opsi Revalution Saldo laba/ Retained earnings
dan value through the translation comprehensive remeasurement saham kepada surplus Total
disetor penuh/ Tambahan other of foreign income of defined Saham pekerja/ arising from Telah Belum ekuitas
Issued and modal disetor/ comprehensive currency securities - benefit plan- treasuri/ Provision for premises and ditentukan ditentukan pemilik
fully paid Additional income financial net of net of Treasury bonus share equipment- penggunaannya/ penggunaannya/ entitas induk/
capital paid-in capital securities statements deferred tax deferred tax stock compensation net of tax Appropriated Unappropriated Total equity
Saldo pada tanggal Balance as of
31 Desember 2024 7.577.950 76.273.050 55.173 (206.054) (2.319.628) (220.051) (4.349.007) 765.435 19.846.113 3.022.685 198.927.282 299.372.948 December 31, 2024
Laba tahun berjalan - - - - - - - - - - 50.403.926 50.403.926 Income for the year
Penghasilan komprehensif Other comprehensive
lainnya - - - 432.128 3.004.105 (1.466.003) - - 9.153 - - 1.979.383 lncome
Total penghasilan komprehensif Total other comprehensive income
untuk tahun berjalan - - - 432.128 3.004.105 (1.466.003) - - 9.153 - 50.403.926 52.383.309 for the year
Pembagian laba Distribution of net income
- Dividend on net income
- dividen atas laba tahun 2024 - - - - - - - - - - (31.389.140) (31.389.140) for the year 2024
- dividen interim atas laba tahun 2025 - - - - - - - - - - (20.632.255) (20.632.255) -interim dividend on net income
for the year 2025
Opsi saham - - - - - - - 121.808 - - - 121.808 Stock option
Saham bonus - 65.972 - - - - 374.110 (312.204) - - - 127.878 Bonus shares
Saham treasuri - - - - - - (488.373) - - - - (488.373) Treasury stock
Saldo pada tanggal Balance as of
31 Desember 2025 7.577.950 76.339.022 55.173 226.074 684.477 (1.686.054) (4.463.270) 575.039 19.855.266 3.022.685 197.309.813 299.496.175 Desember 31, 2025
428
Page 1403
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan As of December 31, 2025 and 2024 and
untuk Tahun yang Berakhir pada for the Years Then Ended
Tanggal-tanggal Tersebut (Expressed in millions Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
LAPORAN ARUS KAS - ENTITAS INDUK STATEMENT OF CASH FLOWS - PARENT ENTITY
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024*)
ARUS KAS DARI KEGIATAN CASH FLOWS FROM OPERATING
OPERASI ACTIVITIES
Penerimaan bunga 160.903.581 168.088.916 Interest received
Pembayaran bunga (50.408.604) (50.565.448) Interest paid
Penerimaan kembali aset yang telah
dihapusbukukan 20.779.276 24.172.977 Recovery of written-off assets
Pendapatan operasional lainnya 29.677.958 26.492.773 Other operating income
Beban operasional lainnya (57.150.530) (41.806.441) Other operating expense
Beban non-operasional - neto (444.278) (1.136.798) Non operating expenses - net
Pembayaran pajak penghasilan badan
dan tagihan pajak (6.033.087) (11.331.957) Payment of corporate income tax
Arus kas sebelum perubahan Cash flows before changes in
dalam aset dan liabilitas operasi 97.324.316 113.914.022 operating assets and liabilities
Perubahan dalam aset dan liabilitas operasi: Changes in operating assets and liabilities:
(Kenaikan) penurunan aset operasi: (Increase) decrease in operating assets:
Penempatan pada Bank Indonesia Placement with Bank Indonesia
dan lembaga keuangan lain (152.211) 1.332.711 and other Financial Institutions
Efek-efek yang diukur pada nilai Securities at fair value
wajar melalui laporan laba rugi (3.213.330) 251.890 through profit or loss
Wesel ekspor dan tagihan lainnya (7.595.261) 13.473.275 Export bills and other receivables
Efek-efek yang dibeli dengan janji Securities purchased under
dijual kembali 16.623.430 16.702.293 agreement to resell
Kredit yang diberikan (167.621.067) (111.711.585) Loans
Aset lain-lain 2.721.937 (1.591.190) Other assets
Kenaikan (Penurunan) Increase (Decrease) in
liabilitas operasi: operating liabilities:
Liabilitas segera 1.752.651 (16.300.026) Liabilities due immediately
Simpanan: Deposits:
Giro 74.222.994 29.251.876 Demand deposits
Tabungan 42.225.965 16.152.240 Saving deposits
Deposito berjangka (16.494.655) (37.952.725) Time deposits
Simpanan dari bank lain dan lembaga Deposits from other banks and
keuangan lainnya 3.474.274 2.367.278 financial institutions
Efek-efek yang dijual dengan janji Securities sold under agreement
dibeli kembali 3.179.715 5.673.576 to repurchase
Liabilitas lain-lain (8.131.226) (1.202.872) Other liabilities
Kas neto yang diperoleh dari Net cash provided by
kegiatan operasi 38.317.532 30.360.763 operating activities
*) Setelah reklasifikasi *) After reclassification
429
Page 1404
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan As of December 31, 2025 and 2024 and
untuk Tahun yang Berakhir pada for the Years Then Ended
Tanggal-tanggal Tersebut (Expressed in millions Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
LAPORAN ARUS KAS - ENTITAS INDUK (lanjutan) STATEMENT OF CASH FLOWS - PARENT ENTITY
(continued)
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
KEGIATAN INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Penerimaan dividen 3.317.120 2.706.448 Proceeds from dividend
Perolehan aset tetap (4.309.687) (6.346.941) Acquisition of premises and equipment
Proceeds from sale of premises
Hasil penjualan aset tetap 16.061 83.686 and equipment
Penambahan penyertaan saham - (20.000) Investment in shares
Kenaikan efek-efek yang diklasifikasikan
sebagai nilai wajar melalui Increase in fair value through other
penghasilan komprehensif lain comprehensive income and
dan biaya perolehan diamortisasi (34.829.105) 13.162.178 amortized cost securities
Kas neto yang diperoleh dari Net cash provided by(used in)
(digunakan untuk) kegiatan investasi (35.805.611) 9.585.371 investing activities
ARUS KAS DARI KEGIATAN CASH FLOWS FROM FINANCING
PENDANAAN ACTIVITIES
Penerimaan pinjaman yang diterima - 13.643.801 Proceed from fund borrowing
Pembayaran pinjaman yang diterima (17.655.543) (5.623.398) Payment of fund borrowing
Saham yang dibeli kembali (488.373) (875.758) Treasury stock
Pembagian laba untuk dividen (51.726.772) (48.102.283) Distribution of income for dividend
Penerimaan atas surat berharga yang Proceeds of marketable securities
diterbitkan 5.567.476 2.550.862 issued
Pembayaran atas surat berharga yang Payments of matured marketable
jatuh tempo (11.014.371) (15.974.542) securities issued
Kas neto yang digunakan untuk Net cash used in
kegiatan pendanaan (75.317.583) (54.381.318) financing activities
PENURUNAN NETO KAS DECREASE IN CASH
DAN SETARA KAS (72.805.662) (14.435.184) AND CASH EQUIVALENTS
EFFECT OF EXCHANGE
PENGARUH PERUBAHAN KURS 1.085 18.103 RATE CHANGES ON
MATA UANG ASING FOREIGN CURRENCIES
CASH AND CASH EQUIVALENTS AT
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 201.282.933 215.700.014 THE BEGINNING OF THE YEAR
CASH AND CASH EQUIVALENTS AT
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 128.478.356 201.282.933 THE END OF THE YEAR
430
Page 1405
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan As of December 31, 2025 and 2024 and
untuk Tahun yang Berakhir pada for the Years Then Ended
Tanggal-tanggal Tersebut (Expressed in millions Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
LAPORAN ARUS KAS - ENTITAS INDUK (lanjutan) STATEMENT OF CASH FLOWS - PARENT ENTITY
(continued)
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
Kas dan Setara Kas Cash and cash equivalents at
akhir tahun terdiri dari: the end of the year consist of:
Kas 31.975.034 29.709.278 Cash
Giro pada Bank Indonesia 31.251.995 88.387.143 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 41.328.655 24.731.569 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia Placement with Bank Indonesia and
dan bank lain - jangka waktu jatuh tempo other financial institutions - maturing
tiga bulan atau kurang sejak within three months or less since
tanggal perolehan 18.346.153 54.431.193 the acquisition date
Sertifikat Bank Indonesia Bank Indonesia Certificates
jangka waktu jatuh tempo maturing within
tiga bulan atau kurang sejak three months or less since
tanggal perolehan 5.576.519 4.023.750 the acquisition date
Total Kas dan Setara Kas 128.478.356 201.282.933 Total Cash and Cash Equivalent
PENYERTAAN SAHAM PADA ENTITAS ANAK INVESTMENTS IN SUBSIDIARIES
Informasi mengenai entitas anak yang dimiliki BRI Information related to subsidiaries owned by BRI is
diungkapkan pada Catatan 1f atas laporan keuangan disclosed in Note 1f to the consolidated financial
konsolidasian. statements.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, the parent entity has
2024, entitas induk memiliki penyertaan saham pada investment in subsidiaries as follows:
entitas anak yang disajikan dengan metode biaya
sebagai berikut:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Persentase Persentase
Kepemilikan/ Kepemilikan/
Harga Perolehan/ Percentage of Harga Perolehan/ Percentage of
Acquisition cost ownership Acquisition cost ownership
PT Bank Raya Indonesia Tbk 5.448.979 86,85% 5.448.979 86,85% PT Bank Raya Indonesia Tbk
BRI Global Financial Services Co. Ltd. 2.289 100,00 2.289 100,00 BRI Global Financial Services Co. Ltd.
PT Asuransi BRI Life 1.626.643 51,00 1.626.643 54,77 PT Asuransi BRI Life
PT BRI Multifinance Indonesia 1.055.003 99,88 1.055.003 99,88 PT BRI Multifinance Indonesia
PT BRI Danareksa Sekuritas 513.888 67,00 513.888 67,00 PT BRI Danareksa Sekuritas
PT BRI Ventura Investama 2.148.090 99,97 2.148.090 99,97 PT BRI Ventura Investama
PT BRI Asuransi Indonesia 1.041.000 90,00 1.041.000 90,00 PT BRI Asuransi Indonesia
PT Pegadaian 25.326.438 99,99 25.326.438 99,99 PT Pegadaian
PT Permodalan Nasional Madani 6.073.819 99,99 6.073.819 99,99 PT Permodalan Nasional Madani
PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) 458.433 65,00 458.433 65,00 PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI)
431
Page 1406
The original consolidated financial statements included herein
are in the Indonesian language.
PT BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) Tbk PT BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan As of December 31, 2025 and 2024 and
untuk Tahun yang Berakhir pada for the Years Then Ended
Tanggal-tanggal Tersebut (Expressed in millions Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
REKLASIFIKASI RECLASSIFICATION
Beberapa akun dalam informasi keuangan tersendiri Several accounts in the Parent Entity’s separate financial
Entitas Induk untuk tahun yang berakhir pada tanggal information for the year ended December 31, 2024 have
31 Desember 2024 telah direklasifikasi sehingga sesuai been reclassified so that they are in accordance with the
dengan penyajian informasi keuangan tersendiri Entitas presentation of the Parent Entity’s separate financial
Induk untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 information for the year ended December 31, 2025. A
Desember 2025. Ringkasan dari akun-akun tersebut summary of these accounts are as follows:
adalah sebagai berikut:
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024/ For the year ended December 31, 2024
Sebelum Setelah
Reklasifikasi/ Reklasifikasi/
Before Reklasifikasi/ After
Reclassification Reclassification Reclassification
Laporan Laba Rugi dan Statement of Profit or Loss and
Penghasilan Komprehensif Lain Other Comprehensive Income
Beban bunga (51.180.468) 601.467 (50.579.001) Interest expenses
Beban operasional lainnya Other Operating Expenses
Lain-lain (12.782.588) (601.467) (13.384.055) Others
Laporan Arus Kas Statement of Cash Flow
Arus Kas dari Kegiatan Operasi Cash Flow from Operating Activities
Beban Bunga (51.166.915) 601.467 (50.565.448) Interest Expenses
Beban operasional lainnya (41.204.974) (601.467) (41.806.441) Other Operating Expenses
Arus kas sebelum perubahan dalam Cash Flow before Changes in
Aset dan Liabilitas Operasi 113.914.022 - 113.914.022 Operating Assets and Liabilities
432
Page 1407
Laporan Tahunan
2025
Head Office
Jl. Jend Sudirman Kav 44-46
Jakarta 10210, Indonesia
Tel. : (62-21) 251-0244, 251-0254,251-
0264, 251-0269, 251-0279
Fax : (62-21) 250-0077
www.bri.co.id
Corporate Secretary
Gedung BRI 1 Lantai 15
Jl. Jend Sudirman Kav 44-46
Jakarta 10210, Indonesia
Tel. : (62-21) 575 1966
Fax : (62-21) 570 0916
Names mentioned 173 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Indonesia (Persero) Tbk
p.4 ×3
unresolved
org
Bank Berkelanjutan Penyediaan Dana
p.10
unresolved
—
Nominasi dan Remunerasi
p.10
unresolved
person
Kebijakan Keberagaman
· Komisaris
p.10
unresolved
—
Organ dan Komite di Bawah
p.10 ×2
unresolved
org
Pengaturan BUMN
p.11 ×3
unresolved
org
PT Asuransi BRI Life
p.11 ×2
unresolved
org
PT BRI Asuransi Indonesia
p.11
unresolved
org
PT BRI Multifinance Indonesia
p.11
unresolved
org
PT Bahana Artha Ventura
p.11
unresolved
org
PT Kustodian Sentral
p.11
unresolved
org
PT BRI Ventura Investama
p.11 ×2
unresolved
org
PT BRI Danareksa Sekuritas
p.11 ×2
unresolved
org
PT Kliring Penjaminan
p.11
unresolved
org
PT Bank Syariah Efek Indonesia
p.11
unresolved
org
KPEI
p.11
unresolved
org
PT BRI Manajemen Investasi
p.11 ×2
unresolved
org
PT Pemeringkat Efek
p.11
unresolved
org
BRI Global Financial Services Co. Ltd.
p.11
unresolved
org
Bank Agroniaga Tbk.
p.12 ×2
unresolved
org
Bank Jasa Artha
p.12
unresolved
org
PT Bank BRISyariah.
p.12
unresolved
org
Bank Koperasi
p.12
unresolved
org
PT Asuransi Jiwa BRIngin Jiwa Sejahtera
p.13
unresolved
org
BRIngin Remittance Co. Ltd.
p.13
unresolved
org
Bank BRI.
p.13 ×6
unresolved
org
Bank BRI Tahap IV Tahun BRI Hybrid Banking
p.13
unresolved
org
Bank BRI Tahap IV Tahun
p.13 ×2
unresolved
org
Bank BRI Tahun
p.13 ×3
unresolved
org
PT Asuransi Jiwa Bringin
p.13
unresolved
org
PT Bringin Sejahtera Artha
p.14
unresolved
org
Koperasi Desa Merah Putih
p.15
unresolved
org
Bank Branch Office License
p.15
unresolved
org
Ke Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
p.16
unresolved
org
Koperasi Desa
p.16 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.26 ×14
unresolved
org
PT Pegadaian Aset
p.33
unresolved
org
PT Permodalan Nasional Madani Aset
p.33
unresolved
org
PT Asuransi BRI Life Aset
p.33
unresolved
org
PT BRI Asuransi Indonesia Aset
p.33
unresolved
org
PT BRI Multifinance Indonesia Aset
p.33
unresolved
org
PT BRI Ventura Investama Aset
p.33
unresolved
org
PT BRI Danareksa Sekuritas Aset
p.34
unresolved
org
BRI Global Financial Services Ltd.
p.34
unresolved
org
Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk
p.34 ×2
unresolved
org
Bank BRI Tahap I Tahun
p.38 ×5
unresolved
org
Bank BRI Tahap II Tahun
p.38 ×3
unresolved
org
Bank BRI Tahap III Tahun
p.38 ×3
unresolved
org
Bank Tabungan
p.39 ×13
unresolved
org
PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA
p.41
unresolved
org
Bank Deposits
p.41
unresolved
org
Bank Emas Pegadaian
p.42
unresolved
—
Gunardi
· Direktur Utama
p.44
unresolved
org
Kementerian Imigrasi
p.47
unresolved
org
Bank Indonesia. Stabilitas
p.56
unresolved
org
Bank Service Excellent Monitor
p.63
unresolved
—
Lutfiyanto
· Direktur
p.67
unresolved
—
Hakim Kelembagaan Putratama
· Direktur
p.67
unresolved
—
Medium Business Thamrin
· Direktur
p.67
unresolved
person
Viviana Dyah Ayu R.K.
· Direktur
p.67 ×5
unresolved
—
Bisnis Konsumer
· Direktur
p.67
unresolved
org
Manajemen Risiko Lutfiyanto
· Direktur
p.68
unresolved
org
BRI (Persero) Tbk
· Komisaris
p.74 ×10
unresolved
org
Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-
p.74
unresolved
org
Milik
p.74
unresolved
org
Kementerian BUMN
p.74 ×4
unresolved
—
Rakom
· Komisaris
p.74
unresolved
person
Bisnis Mikro
· Komisaris
p.74
unresolved
org
Pusat Statistik
p.76
unresolved
org
Menteri Badan Usaha Milik
p.76
unresolved
org
Milik Negara
p.76
unresolved
org
Kementerian Keuangan
p.77
unresolved
person
Nuh
· Komisaris
p.87
unresolved
person
Nataatmadja
· Komisaris Independen
p.87
unresolved
person
Commercial Banking
· Direktur
p.90
unresolved
person
Consumer Banking
· Direktur
p.90
unresolved
person
Dr. Kusuma Atmaja
p.96
unresolved
org
Menteri Kehakiman
p.98
unresolved
person
Muhani Salim
p.98
unresolved
person
Imas Fatimah
p.98
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik
p.98
unresolved
org
Menteri Kehakiman dan Hak Asasi
p.98
unresolved
person
Tambahan Fatimah
p.98
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Penunjukan BRI
p.99
unresolved
person
Penerimaan Pemberitahuan Fathiah Helmi
· Notaris
p.99 ×9
unresolved
org
Menteri Hukum HAM RI Anggaran Dasar BRI
p.99
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
p.99
unresolved
org
Bapepam-LK
p.99 ×2
unresolved
org
Menteri Negara Republik Indonesia
p.99
unresolved
org
Menteri Hukum Republik Indonesia
p.99 ×3
unresolved
org
Bank Koperasi Tani Nelayan
p.101
unresolved
person
SEVP
· Direktur
p.123
unresolved
person
Singapore
· Direktur Utama
p.126
unresolved
—
Riwayat Jabatan Dasar Hukum Pengangkatan Diangkat
· Direktur Keuangan
p.128 ×2
unresolved
org
Dana Pensiun Umum
p.138
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Lampung
p.139 ×5
unresolved
person
Hakim
· Direktur
p.147
unresolved
person
Retail Funding
· Direktur Consumer
p.149
unresolved
org
Pengawas PERBANAS
p.152 ×2
unresolved
org
Menteri Badan Usaha Milik Negara
p.152
unresolved
org
Telkom (Persero) Tbk
p.158 ×2
unresolved
org
Kementerian Pertahanan RI Rabin Indrajad Hattari
p.158
unresolved
org
Kementerian Pertahanan RI
p.158
unresolved
person
Kartika
· Komisaris
p.162
unresolved
person
Lukmanul
· Komisaris
p.162
unresolved
person
Nurmawan
· Komisaris
p.162
unresolved
org
Young Global Limited
p.974
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.