Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 19
Page 1
PT Daya Intiguna
Yasa Tbk
(MR.D.I.Y.
INDONESIA)
Paparan Publik
Tahunan 2026:
Paparan Kinerja Kuartal
Empat dan Tahun Buku
2025
12 Maret 2026
Hal 1 |
Page 2
Sanggahan dan Pernyataan Kehati-hatian Informasi Berwawasan ke Depan (Forward-Looking Statements) Dokumen ini dapat memuat informasi atau pernyataan yang berwawasan ke depan termasuk namun tidak terbatas pada diskusi atas strategi, rencana ke depan dan kinerja keuangan indikatif dimasa mendatang (selanjutnya secara bersama-sama disebut "forward-looking information"). Seluruh informasi dalam dokumen ini yang secara jelas bukan termasuk informasi historis atau yang harus bergantung pada kejadian di masa depan atau selanjutnya adalah forward-looking information yang dipersiapkan sampai dengan tanggal dokumen ini didasarkan pada opini dan estimasi manajemen serta informasi yang tersedia untuk manajemen sampai dengan tanggal dokumen ini. Dalam kasus tertentu, forward-looking information dapat dikenali dengan penggunaan istilah berwawasan ke depan seperti "diharapkan", "mungkin", "dapat", "akan", "harus", "bertekad", "mengantisipasi", "berpotensi", "mengajukan", "memperkirakan", dan kata-kata, ekspresi, atau frasa serupa, termasuk juga variasi-variasinya dalam bentuk negatif atau tata bahasa tertentu, atau pernyataan bahwa kejadian tertentu "dapat" atau "akan" terjadi, atau pada saat mendiskusikan strategi. Forward-looking information didasarkan pada sejumlah ekspektasi internal, estimasi, proyeksi, dan asumsi saat ini, serta keyakinan bahwa, sesuai pandangan wajar manajemen, secara inheren bergantung pada ketidakpastian dan kontinjensi bisnis, ekonomi, kompetitif, atau lainnya. Informasi tersebut tidak dapat dianggap sebagai jaminan atas kinerja di masa yang akan datang yang melibatkan risiko yang sudah dan belum diketahui, ketidakpastian, serta faktor-faktor lain (termasuk faktor risiko yang telah diungkapkan pada Prospektus IPO Perseroan terkait dengan laporan keuangan konsolidasian Perseroan Dan Pembahasan dan Analisis Manajemen), yang mungkin mengakibatkan hasil, kinerja, atau pencapaian aktual berbeda secara signifikan dari hasil, kinerja, atau pencapaian masa depan yang diungkapkan atau tersirat oleh forward-looking information tersebut. Segala estimasi, strategi investasi dan bisnis, atau pandangan yang dicantumkan di dalam dokumen ini adalah berdasarkan kondisi pasar pada saat ini, dan/atau data yang disediakan oleh pihak ketiga yang tidak terafiliasi, dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Apabila informasi tertentu dalam dokumen ini diperoleh dari sumber pihak ketiga, Perseroan belum melakukan verifikasi informasi tersebut secara independen, dan terdapat risiko bahwa asumsi yang dibuat dan kesimpulan yang diambil berdasarkan informasi tersebut tidak akurat atau lengkap. Kecuali diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan, Perseroan tidak memiliki kewajiban untuk memperbaharui atau merevisi forward-looking information tersebut dikarenakan adanya informasi, kejadian atau hal baru lainnya. Pembaca dianjurkan untuk tidak bergantung pada forward-looking information, dimana hal ini tidak untuk dipandang sebagai dasar tunggal untuk membuat keputusan investasi apapun. Pengukuran Keuangan Non-PSAK Perseroan menggunakan pengukuran keuangan non-PSAK yaitu EBITDA. Pengukuran keuangan non-PSAK ini memiliki keterbatasan tertentu karena tidak memasukkan dampak dari biaya-biaya tertentu yang tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian Perseroan yang diperlukan untuk mengoperasikan kegiatan usahanya. Pengukuran non-PSAK ini tidak ditujukan untuk menggantikan penyajian hasil keuangan Perseroan yang sesuai dengan PSAK. Dengan demikian, pengukuran keuangan non-PSAK ini harus dipertimbangkan sebagai informasi tambahan, bukan sebagai pengganti, atau terpisah dari, pengukuran yang disusun sesuai dengan PSAK. Informasi Keuangan Konsolidasian Perseroan menyajikan hasil untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024. Informasi keuangan untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 diambil dari laporan keuangan konsolidasian Perseroan pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 (dengan informasi keuangan konsolidasian pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 disajikan sebagai komparatif) yang telah diaudit oleh Akuntan Publik sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia dengan opini tanpa modifikasian dalam laporan yang diterbitkan tertanggal 12 Maret 2026. Selanjutnya, Perseroan juga menyajikan informasi keuangan untuk tiga bulan yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 dimana informasi keuangan ini telah disusun dan merupakan tanggung jawab manajemen. Informasi keuangan konsolidasian untuk tiga bulan yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 tidak diaudit, direviu, diperiksa atau diterapkan prosedur apapun. Dikarenakan hal ini, tidak ada opini atau bentuk asurans apapun yang diekspresikan terkait dengan informasi keuangan untuk tiga bulan yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024 yang disajikan dalam dokumen ini. Metrik Operasional Same Store Sales Growth atau SSSG adalah sebuah metrik yang digunakan untuk mengukur pertumbuhan pendapatan dari toko-toko yang telah beroperasi selama minimal 24 bulan. SSSG toko untuk suatu periode (misalnya 6 atau 12 bulan) dihitung dengan membagi (a) pendapatan yang dihasilkan oleh toko selama periode tersebut setelah dikurangi pendapatan yang dihasilkan oleh toko yang sama dengan durasi yang sama pada tahun sebelumnya, dengan (b) pendapatan yang dihasilkan oleh toko yang sama dengan durasi yang sama pada tahun sebelumnya. Oleh karena itu, SSSG untuk periode enam bulan hanya dapat dihitung untuk toko yang telah beroperasi minimal 24 bulan sejak 1 Juli pada dua tahun sebelumnya dan tetap beroperasi selama enam bulan untuk periode yang relevan dan SSSG untuk periode 12 bulan hanya dapat dihitung untuk toko yang telah beroperasi minimal 24 bulan sejak 1 Januari pada dua tahun sebelumnya dan tetap beroperasi sepanjang tahun yang relevan. Hal 2 |
Page 3
1. Ikhtisar Bisnis
2. Kinerja Keuangan
3. Pembahasan Manajemen
Hal 3 |
Page 4
Kilas Kuartal Empat tahun 2025
Laba Tahun Berjalan –
Pendapatan Margin Laba Kotor Margin PAT
Bersih (“PAT”)
Rp 2.150,1 miliar 54,1% Rp 338,6 miliar 15,7%
( 15,1% YoY) ( 0,9 p.p. YoY) ( 0,1 p.p. YoY)
( 16,2% YoY)
Kas bersih yang
diperoleh dari aktivitas 1.226
Gearing ratio toko Return on Equity
operasi
Rp 1.306,1 miliar 0,4x 74 26,8%
( 70,2 % YoY) Toko baru
Hal 4 |
Page 5
Perluasan secara Nasional untuk Menangkap Pasar Ritel
Indonesia yang Besar dan Underpenetrated
Jumlah toko di
1.226 +272
Indonesia Selama 2025
7/7 37/38 426/514
Pulau Provinsi Kota dan Kabupaten
Kalimantan
Sulawesi Maluku
Jumlah toko: 147
Penambahan: 54 Jumlah toko: 146 Jumlah toko: 34
Penambahan: 36 Penambahan: 11
Papua
Jumlah toko: 46
Penambahan: 12
Sumatra
Jumlah toko: 275
Penambahan: 29
Greater Jakarta
Jumlah toko: 210
Penambahan: 66 Java
Jumlah toko: 292
Penambahan: 50
Lesser Sunda
Jumlah toko: 76
Penambahan: 14
Hal 5 |
Page 6
Pertumbuhan Pendapatan Konsisten dengan Peningkatan
Profitabilitas
Pendapatan Laba tahun berjalan (“PAT”)
Pendapatan (dalam Rp miliar) CAGR 2023-2025 PAT (dalam Rp miliar) CAGR 2023-2025
CAGR 2023-2025 CAGR 2023-2025
7.922,2
7,922.2
1.131,0
1,131.0
6,789.6
6.789,6
1,078.3
1.078,3
4,864.3
4.864,3 661,9
661.9
2023 2024 2025 2023 2024 2025
• Pertumbuhan konsisten secara year-on-year growth membuktikan model bisnis yang tangguh
• Peningkatan margin net profit sebagai operating leverage yang bertambah seiring waktu
Hal 6 |
Page 7
1. Ikhtisar Bisnis
2. Kinerja Keuangan
3. Pembahasan Manajemen
Hal 7 |
Page 8
Pertumbuhan transaksi yang kuat mendorong peningkatan
pendapatan
Pendapatan Same-Store Sales Growth
Pendapatan (dalam Rp miliar) 30,1%
30.1%
5,1%
5.1% -7.6%
-7,6%
16,7%
2023 2024 2025
Jumlah Transaksi
Transaksi (dalam jutaan)
13,0%
7,922.2
7.922,2
15,1%
6.789,6
6,789.6
100,3
100.3
14,6% 88,8
88.7
1,867.5 2,150.1
2.150,1
1.867,5
23,8
23.8 27.3
27,3
4Q 2024 4Q 2025 FY 2024 FY 2025 4Q 2024 4Q 2025 FY 2024 FY 2025
• Pendapatan 4Q 2025 meningkat sebesar 15,1% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, terutama didorong
oleh volume transaksi yang lebih tinggi
• Transaksi meningkat 14,6% pada 4Q 2025 dan 13% untuk tahun 2025, menunjukkan pertumbuhan traffic pelanggan
Hal 8 |
Page 9
Perluasan seiring profitabilitas yang berkelanjutan
Laba Kotor EBITDA PAT
Laba Kotor (dalam Rp miliar) Margin (%) EBITDA (dalam Rp miliar) Margin (%) PAT (dalam Rp miliar) Margin (%)
55,0% 55,1% 32,9% 32,7% 15,9% 14,3%
16,8%
15,8%
4,9%
55,0% 54,1% 33,3% 33,6% 15,6% 15,7%
13,2% 4,365.0
4.365,0
16,0% 2,589.0
2,589.0 16,2%
3.737,5
3,737.5 1,131.0
1.131,0
2.236,2
2,236.2 1,078.3
1.078,3
1,026.9
1.026,9 1,162.3
1.162,3 721,9
721.9
622.3
622,3 291.3
291,3 338.6
338,6
4Q 2024 4Q 2025 FY 2024 FY 2025 4Q 2024 4Q 2025 FY 2024 FY 2025 4Q 2024 4Q 2025 FY 2024 FY 2025
• Laba kotor dan EBITDA memiliki pertumbuhan yang kuat selama 4Q 2025 dan tahun 2025 yang menunjukan kestabilan bisnis
• Secara umum margin sejalan dengan margin historis
Hal 9 |
Page 10
Pengendalian biaya yang tepat mendukung pertumbuhan
laba
Perubahan Margin Laba Bersih Detil dari beban umum & administrasi
% dari pendapatan % dari pendapatan
-0,9 p.p.
Rp580,6 miliar Rp700,6 miliar
15,6% -1,5 p.p. 0,3 p.p. 0,7 p.p. 1,6 p.p. 15,7%
(31,1%) (32,6%)
In IDR billion
PAT: 16,2 %; Δ Margin: 0,1 p.p.
4.7%
4,7% 3.9%
3,8%
135,4
135.4 5.2%
4,9%
5.0%
5,0%
17,4
17.4 338,6
338.6 5.2%
5,2% 6.2%
6,2%
15,4
15.4
291.3
291,3
-120.1
-120,1 -0.8
-0,8 4.2%
4,2% 5.9%
5,9%
12.0%
12,0% 11,8%
11.8%
4Q 2024 4Q 2025
Others
Lain-lain Rent
Sewa&dan
Utilities
utilitas
4Q 2024 Profit Beban umum&
Laba
Gross Biaya …
Finance
Finance Other Inc. Tax
Biaya
Tax Expense 4Q 2025
Pendapatan Depreciation of Fixed
Penyusutan atas aset Assets
tetap Depreciation of ROU
Penyusutan atas asetassets
hak
PAT PAT Kotor administrasi Keuangan
Exp. (Net) (Net) Expense
Pajak PAT PAT
4Q 2024 G&A Expense Other Income …
Lainnya (Net) 4Q 2025 guna
(G&A) (Net) Employee
Tunjangan benefits
karyawan
• Margin laba kotor (“GP”) menurun sebesar 0,9 p.p. dibandingkan dengan 4Q 2024, dikarenakan penyesuain harga dibawah kampanye Hemat
• Manajemen biaya yang disiplin dengan biaya yang tidak terhubung dengan ekspansi (Tunjangan karyawan & Lain-lain) menurun secara % atas
pendapatan
Hal 10 |
Page 11
Laporan Laba Rugi
Dalam Rp miliar 4Q 2025 4Q 2024 % perubahan* 2025 2024 % perubahan*
Pendapatan 2.150,1 1.867,5 15,1 7.922,2 6.789,6 16,7
Beban Pokok Penjualan (987,8) (840,6) 17,5 (3.557,2) (3.052,0) 16,6
Laba kotor 1.162,3 1.026,9 13,2 4.365,0 3.737,5 16,8
Beban Umum dan administrasi (kec.
(440,4) (404,5) 8,9 (1.776,0) (1.501,3) 18,3
depresiasi dan amortisasi)
EBITDA 721,9 622,3 16,0 2.589,0 2.236,2 15,8
Depresiasi dan amortisasi (260,2) (176,0) 47,8 (936,4) (653,3) 43,3
Laba dari operasional 461,7 446,3 3,4 1.652,7 1.582,9 4,4
Pendapatan keuangan 1,6 1,4 18,0 6,4 5,5 15,8
Beban Keuangan (48,6) (47,5) 2,2 (192,2) (181,6) 5,9
Pendapatan lain-lain - Bersih 13,5 (1,9) N/A 10,2 30,2 (66,1)
Laba sebelum pajak 428,2 398,2 7,5 1.477,1 1.437,0 2,8
Beban pajak penghasilan - bersih (89,6) (107,0) (16,2) (346,1) (358,7) (3,5)
Laba periode berjalan 338,6 291,3 16,2 1.131,0 1.078,3 4,9
Data keuangan lainnya
Margin laba kotor (%) 54,1 55,0 (0,9 p.p.) 55,1 55,0 0,1 p.p.
Margin EBITDA (%) 33,6 33,3 0,3 p.p. 32,7 32,9 (0,2 p.p.)
Margin laba bersih (%) 15,7 15,6 0,1 p.p. 14,3 15,9 (1,6 p.p.)
*) Varians dalam % perubahan disebabkan oleh pembulatan
Hal 11 |
Page 12
Laporan Posisi Keuangan
Teraudit Teraudit %
Dalam Rp miliar
31.12.2025 31.12.2024 perubahan*
Aset tidak lancar
Properti dan peralatan (“FA”) 1.845,1 1.478,1 24,8 Peningkatan pada aset FA dan ROU merefleksikan
ekspansi jaringan toko, dengan 94,9% dari aset
Aset hak guna (“ROU”) 1.617,3 1.207,0 34,0 tersebut terhubung dengan toko
Aset lainnya 582,7 402,1 44,9
Aset lancar Peningkatan persediaan dikarenakan ekspansi
jaringan toko, serta persiapan untuk Ramadan,
Persediaan 2.596,0 1.894,9 37,0 dimana semakin dekat dengan siklus tahun berakhir
Saldo kas dan bank 613,9 672,7 (8,7) 2025.
Aset lancar lainnya 369,0 680,4 (45,8)
Total Aset 7.623,9 6.335,3 20,3
Liabilitas tidak lancar
5,5%
Liabilitas sewa 378,6 310,3 22,0
Pinjaman 812,3 764,5 6,2
Liabilitas lainnya 42,7 27,9 53,1 1.522
1,522 1,605
1.605
Current Liabilities
FY2024
2024 FY2025
2025
Liabilitas sewa 582,5 437,8 33,0
Peningkatan solvabilitas dimana pertumbuhan ekuitas
Utang usaha dan lainnya 151,2 29,1 418,9 melampaui utang
Pinjaman 792,7 757,3 4,7
Liabilitas lancar lainnya 648,8 921,7 (29,6)
Total Liabilitas 3.408,7 3.248,6 4,9
Total ekuitas meningkat sebesar 36,6% didorong
Total Ekuitas 4.215,2 3.086,7 36,6 profitabilitas yang kuat dari tahun ke tahun (YoY)
Total Liabilitas dan Ekuitas 7.623,9 6.335,3 20,3
*) Varians dalam % perubahan disebabkan oleh pembulatan
Hal 12 |
Page 13
Laporan Arus Kas
Dalam Rp miliar 31.12.2025 31.12.2024
Kas yang dihasilkan dari operasi 1.417,0 1.289,7 Kas bersih yang dihasilkan dari aktivitas operasi
pada akhir tahun adalah sebesar Rp1.306,1 miliar
Pembayaran bersih biaya keuangan (110,9) (522,4) (+70,2%)
Kas bersih dari aktivitas operasi 1.306,1 767,3
Penerimaan dan pembayaran pinjaman
Perolehan aset tetap (726,4) (706,7)
(dalam Rp miliar)
Akuisisi entitas anak dengan perolehan kas - (360,5)
Penerimaan dari pelepasan aset tetap 0,9 0,4 845.0
845,0
Penerimaan
Kas bersih yang digunakan unutk aktivitas investasi (725,6) (1.066,8) dari pinjaman
bank
Penerimaan dari pinjaman bank 845,0 1.314,7 Pembayaran
atas pinjaman
Pembayaran atas pinjaman bank (761,9) - bank (diluar (761.9)
(761,9)
biaya
Pembayaran atas pinjaman pemegang saham - (1.250,1) keuangan)
Penerimaan dari penerbitan saham (0,7) 910,7 • Penarikan sebesar Rp845,0 miliar untuk mendukung
kebutuhan modal kerja (working capital)
Penerimaan dari transaksi pihak berelasi - 357,2 • Pembayaran pinjaman (kec. biaya keuangan)
sebesar Rp761,9 miliar, termasuk Rp250,0 miliar dari
Pembayaran atas dividen (0,4) -
dana hasil IPO, untuk mendukung deleveraging
Pembayaran atas sewa (721,3) (651,6)
Kas bersih yang (digunakan untuk)/ dari aktivitas
(639,4) 680,9
pendanaan
(Penurunan)/kenaikan bersih atas kas & setara kas (58,9) 381,3
Kas & setara kas pada awal periode 672,7 291,4 Kas dan setara kas pada tanggal 31 Desember 2025
Rp613,9 miliar
Kas & setara kas pada akhir periode 613,9 672,7
Hal 13 |
Page 14
Metrik-metrik utama yang kuat didorong operasional yang
solid
Rasio Gearing Turnover Persediaan Return on Equity
(Kali) (Hari) (%)
2,3x 41,0%
2.3x 41.0%
34,9%
34.9%
1,7x
1.7x 26,8%
26.8%
1931 2001
1751
224 21.6%
21,6%
0,5x 169
0.5x 0,4x
0.4x
104 117
2022 2023 2024 2025 2022 2023 2024 2025 2022 2023 2024 2025
Hari persediaan meningkat menjadi 224,
Leverage meningkat didukung oleh
untuk mengantisipasi persiapan ROE tetap solid sebesar c.27%
akumulasi laba.
Ramadhan
Catatan:
(1) Angka per FY22-24 untuk turnover persediaan seolah-olah MIY telah dikonsolidasikan sejak 1 Januari 2022
Hal 14 |
Page 15
1. Ikhtisar Bisnis
2. Kinerja Keuangan
3. Pembahasan Manajemen
Hal 15 |
Page 16
Memperkuat Kepemimpinan Nilai Melalui Kampanye yang
Berskala
2025 2026
Hemat-Mat-Mat Hemat Mantul
• Lebih banyak penghematan untuk ribuan produk
• Aktivasi kampanye secara nasional
Super Bombastis
• 5.000 produk dengan harga di
bawah Rp 8k
• Penghematan melalui item-item
terpilih • Hemat setiap hari pada berbagai produk utama
• Memperkuat perspektif hemat • Didukung oleh kolaborasi grup sourcing
Kampanye value-driven memperkuat kepemimpinan hemat dan mendorong traffic
Hal 16 |
Page 17
Menambah Pengalaman Pelanggan melalui Toko Flagship 2.0 • Toko flagship kedua diluncurkan di Bekasi, pada lokasi toko pertama Mr. DIY Indonesia • Berlokasi di Summarecon Mall Bekasi, sebuah mal high-end yang menarik kurang lebih 21 juta* pengunjung tiap tahunnya • Ruang berbelanja sebesar 1.100 sqm yang premium dan nyaman *) Data pada tahun 2024 Hal 17 |
Page 18
2026: Melangkah maju untuk menjadi Retailer Pilihan
Memperluas Aksesibilitas Memperkuat Top-of-Mind Relevansi yang berskala
Jumlah Toko Rangkaian Produk Baru
(2023-2026F)
270+
272 270+
270
Kategori Baru
1226 1226
961
698
2023 2024 2025 2026
Memperkuat persepsi “keluarga” & Meningkatkan penawaran produk-
Memperluas jaringan toko secara
memperkokoh “Hemat”, “Lengkap”, produk dengan leveraging pengadaan
nasional
“Dekat secara grup
Hal 18 |
Page 19
Terima kasih
Names mentioned 2 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
DIY
p.17
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.