Back to announcement
20260626_PNSE_Keterbukaan Informasi terkait Aksi Korporasi_32104699_lamp3.pdf
Asset transaction Needs review PNSESource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 63
Page 1 OCR 0.944
KETERBUKAAN INFORMASI KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM PT PUDJIADI AND SONS TBK (“Keterbukaan Informasi”) PT PUDJIADI AND SONS Tbk (“Perseroan”) Kegiatan Usaha Utama: Hotel and Tourism Kantor Pusat Hotel Jayakarta Jakarta Lt. 21 JI. Hayam Wuruk 126 Jakarta 11180 Tel.: (021) 6593626, Fax.: (021) 6399573 E-mail: pnse@cbn.net.id Website: www.pudjiadiandsons.co.id KETERBUKAAN INFORMASI INI DISUSUN DALAM RANGKA PEMENUHAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NO. 17/POJK.04/2020 TENTANG TRANSAKSI MATERIAL DAN PERUBAHAN KEGIATAN USAHA (“POJK 17/2020”) KHUSUSNYA TERKAIT DENGAN PERSETUJUAN ATAS RENCANA PENJUALAN ASET TETAP BERUPA TANAH MILIK ANAK PERUSAHAAN. DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI PERSEROAN MENYATAKAN BAHWA TRANSAKSI TERSEBUT MERUPAKAN TRANSAKSI MATERIAL DENGAN NILAI TRANSAKSI LEBIH DARI 5096 DARI EKUITAS PERSEROAN SEBAGAIMANA DIATUR DALAM POJK 17/2020. INFORMASI SEBAGAIMANA TERCANTUM DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI PENTING UNTUK DIBACA DAN DIPERHATIKAN OLEH PEMEGANG SAHAM PERSEROAN. APABILA TERDAPAT KESULITAN UNTUK MEMAHAMI INFORMASI SEBAGAIMANA TERCANTUM DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI, DAPAT DILAKUKAN KONSULTASI DENGAN PENASIHAT HUKUM, AKUNTAN PUBLIK, PENASIHAT KEUANGAN, ATAU PROFESIONAL LAINNYA. DIREKSI PERSEROAN MENYAMPAIKAN INFORMASI SEBAGAIMANA TERCANTUM DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI DENGAN MAKSUD UNTUK MEMBERIKAN INFORMASI MAUPUN GAMBARAN YANG LEBIH LENGKAP KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM PERSEROAN MENGENAI TRANSAKSI MATERIAL SEBAGAI BAGIAN DARI KEPATUHAN PERSEROAN ATAS POJK 17/2020. PERSEROAN BERTANGGUNG JAWAB ATAS KEBENARAN DARI SELURUH INFORMASI MATERIAL YANG DIMUAT DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI DAN SETELAH MELAKUKAN PENELITIAN SECARA SEKSAMA ATAS INFORMASI-INFORMASI YANG TERSEDIA MENGENAI TRANSAKSI, DENGAN INI PERSEROAN MENYATAKAN BAHWA SEPANJANG PENGETAHUAN DAN KEYAKINAN DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS TIDAK ADA FAKTA PENTING ATAU MATERIAL LAINNYA YANG RELEVAN SEHUBUNGAN DENGAN TRANSAKSI INI YANG BELUM DIUNGKAPKAN YANG DAPAT MENYEBABKAN KETERBUKAAN INFORMASI INI MENJADI TIDAK BENAR ATAU MENYESATKAN.
Page 2 OCR 0.945
Perubahan dan/atau Tambahan Informasi atas Keterbukaan informasi ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 25 Juni 2026 dan merupakan satu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari Keterbukaan Informasi yang telah diterbitkan di Jakarta pada tanggal 20 Mei 2026. PENDAHULUAN Keterbukaan informasi ini disampaikan kepada Para Pemegang Saham PT Pudjiadi and Sons Tbk. (“Perseroan”) yang dibuat sehubungan dengan rencana penjualan aset tetap berupa tanah seluas £t 42.644 m2 (empat puluh ribu enam ratus empat puluh meter persegi) yang dimiliki oleh PT Bali Realtindo Benoa (“BRB”), perseroan terbatas yang sahamnya dimiliki 99,9996 oleh Perseroan, dengan nilai transaksi sebesar t Rp159.915.000.000,- (seratus lima puluh sembilan miliar sembilan ratus lima belas juta Rupiah) setara dengan 83,184 (tujuh puluh delapan koma satu dua persen) dari total ekuitas Perseroan per 31 Desember 2025 yaitu sebesar Rp192.242.161.802,- (seratus sembilan puluh dua miliar dua ratus empat puluh dua juta seratus enam puluh satu ribu delapan ratus dua Rupiah) (“Rencana Transaksi”). Berdasarkan informasi dari BRB dan PT Berkat Benoa Propertindo (“BBP”), BRB sebagai Penjual dan BBP sebagai Pembeli telah menandatangani Akta No. 16 tanggal 07 Agustus 2025, yang dibuat di hadapan I Nyoman Suryawan, SH Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah di Kabupaten Badung, sehubungan dengan adanya pengukuran ulang oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) luas tanah pada objek mengalami perubahan sesuai dengan Surat Keterangan Jual Beli Tanah. Kemudian BRB dan BBP telah menyepakati perubahan amandemen atas Akta No. 16 tanggal 07 Agustus 2025, yang dibuat di hadapan I Nyoman Suryawan, SH Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah di Kabupaten Badung yang terakhir kali diubah dengan Kesepakatan Perubahan Perjanjian Jual Beli Bersyarat sebagaimana dinyatakan dalam Akta Perjanjian Jual Beli No. 16 tanggal 7 Agustus 2025 yang dibuat di hadapan I Nyoman Suryawan, S.H., Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah di Kabupaten Badung yang dibuat di bawah tangan dan bermeterai cukup pada tanggal 3 Juni 2026 (“Akta Nomor 16”). Rencana Transaksi akan dilakukan setelah masing-masing pihak telah melakukan pemenuhan seluruh syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan sebagaimana dinyatakan dalam persyaratan pendahuluan berdasarkan Akta Nomor 16. Adapun poin-poin penting dalam Akta Nomor 16 tersebut adalah sebagai berikut: kb Para Pihak - PT Bali Realtindo Benoa sebagai Penjual. # PT Berkat Benoa Propertindo selaku pembeli. ". Objek Jual Beli Objek Jual beli adalah 14 (empat belas) bidang tanah dengan luas seluruhnya 442.644 m' terbagi menjadi 2 (dua) blok tanah, masing-masing yaitu: Bidang tanah blok A, seluas 23.951 m? dengan harga jual beli sebesar Rp89.816.250.000,- (Delapan Puluh Sembilan Miliar Delapan Ratus Enam Belas Juta Dua Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) masing-masing yaitu: - Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000033498.0 seluas 11.725 m2. 1s Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031647.0 seluas 6.322 m?. - Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000034879.0 seluas 5.744 m'. - Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031654.0 seluas 160 m?.
Page 3 OCR 0.935
Bidang tanah blok B, seluas 18.693 m? dengan harga jual beli sebesar Rp70.098.750.000,- (Tujuh Puluh Miliar Sembilan Puluh Delapan Juta Tujuh Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) masing-masing yaitu: Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000024144.0 seluas 2.525 m?. Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031640.0 seluas 1.270 m3. Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031651.0 seluas 635 m?. Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031639.0 seluas 635 m?. Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031650.0 seluas 559m?. Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000024145.0 seluas 384 m?. Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031648.0 seluas 2.275 m2, Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031649.0 seluas 3.755 m'. Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000017786.0 seluas 3.455 m'. Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031656.0 seluas 3.200 m?. Terhadap tanah yang akan di transaksikan, tidak terdapat jaminan/sengketa atas objek Transaksi Material. Harga Jual Beli Harga jual atas 14 (empat belas) bidang tanah dengan luas seluruhnya #42.644 m? telah ditetapkan oleh para pihak adalah sebesar Rp159.915.000.000,00 (belum termasuk PPN) yang dibagi atas beberapa tahap pembayaran. Waktu Pelaksanaan Realisasi 1) Blok A seluas 23.951 m2 dengan harga jual beli sebesar Rp89.816.250.000,- (delapan puluh sembilan miliar delapan ratus enam belas juta dua ratus lima puluh ribu Rupiah) dengan tahapan pembayaran sebagai berikut: a. Tahap pertama adalah pembayaran tanda jadi sebesar Rp3.000.000.000,- (tiga miliar Rupiah) yang telah dibayarkan pada tanggal 05 Juli 2025 b. Tahap kedua sebesar Rp5.110.875.000,- (lima miliar seratus sepuluh juta delapan ratus tujuh puluh lima ribu Rupiah) yang telah dibayarkan pada tanggal 06 Agustus 2025 & Tahap ketiga yang merupakan pelunasan sebesar Rp81.705.375.000,- (delapan puluh satu miliar tujuh ratus lima juta tiga ratus tujuh puluh lima ribu Rupiah) yang akan dibayar apabila syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan untuk jual beli telah terpenuhi, antara lain yaitu: (1 (ii) di) ti (9) Pemecahan dan penggabungan telah selesai dilaksanakan , Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) untuk Pihak Pertama dan Pihak Kedua telah selesai, Mutasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk menyesuaikan luas tanah dengan sertifikat hasil penggabungan yang baru diterbitkan oleh Kantor Pertanahan Kota Denpasar telah selesai dilaksanakan : Pengecekan sertifikat secara online telah selesai dilaksanakan dengan hasil tanpa ada blokir/sitaan, catatan-catatan (tidak terjadi sengketa yang tidak dapat diselesaikan) di dalam buku tanah sehingga sertifikat tersebut dapat ditransaksikan. Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan (BPHTB) telah dibayar dan telah divalidasi oleh Badan Pendapatan Daerah Kota Denpasar (kecuali Pihak Kedua 3
Page 4 OCR 0.951
(vi) tidak bersedia untuk menandatangani Surat Setoran Pajak Daerah Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan (SSPD-BPHTB) dan/atau surat/dokumen pajak terkait lainnya dan/atau tidak menitipkan/membayar Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan (BPHTB) tersebut kepada Notaris, sehingga tidak bisa divalidasi, maka batas waktu tersebut di atas tetap berlaku dan juga sanksi pembatalan tetap berlaku untuk Pihak Kedua), Pajak Penjualan (PPh) telah dibayar dan telah divalidasi oleh Kantor Pelayanan Pajak Kota Denpasar dan tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sampai dengan tahun transaksi telah dibayar, PT Pudjiadi and Sons Tbk memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa atas Transaksi Material berupa rencana penjualan Objek Jual Beli yaitu selambatnya tanggal 3 Juli 2026. Menerangkan bahwa atas sisa pelunasan sebesar Rp81.705.375.000,00 (delapan puluh satu miliar tujuh ratus lima juta tiga ratus tujuh puluh lima ribu Rupiah) tersebut, telah dilakukan beberapa kali pembayaran sebagai berikut : (1) Tanggal 6 November 2025 sebesar Rp540.000.000,00 (ii) — Tanggal 28 November 2025 sebesar Rp1.000.000.000,00 (iii) — Tanggal 10 Desember 2025 sebesar Rp6.000.000.000,00 (iv) Tanggal 10 Desember 2025 sebesar Rp31.972.062.500,00 (v) Tanggal 12 Februari 2026 sebesar Rp14.126.812.500,00 (vi) Tanggal 13 Maret 2026 sebesar Rp14.033.250.000,00 Jumlah yang sudah dibayarkan sampai saat ini sebesar Rp67.672.125.000,00 (enam puluh tujuh miliar enam ratus tujuh puluh dua juta seratus dua puluh lima ribu Rupiah) sehingga nilai sisa untuk pelunasan sebesar Rp14.033.250.000,00 (empat belas miliar tiga puluh tiga juta dua ratus lima puluh ribu Rupiah). Apabila Pihak Kedua tidak dapat melakukan sisa pembayaran sebagaimana tersebut di atas setelah syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan pada huruf c tersebut di atas selesai dilaksanakan, maka Pihak Kedua wajib membayar denda sebesar 1,596 (satu koma lima persen) per bulan dari jumlah yang wajib dibayar dan denda tersebut dapat ditagih dan harus dibayar seketika itu juga oleh Pihak Kedua kepada Pihak Pertama. Apabila sampai dengan batas waktu 30 (tiga) hari terhitung sejak dinformasikan oleh pihak Notaris bahwa syarat-syarat dan ketentuan- ketentuan pada huruf c tersebut di atas telah selesai dilaksanakan, Pihak Kedua tidak juga dapat melakukan pembayaran, maka: a. Perjanjian Jual Beli Bersyarat ini oleh para Pihak dinyatakan tidak berlaku lagi dan batal dengan sendirinya tanpa diperlukan lagi akta pembatalan dalam bentuk apapapun dan juga tidak diperlukan keputusan pengadilan: b. Seluruh uang yang telah dibayarkan oleh Pihak Kedua kepada Pihak Pertama akan tetap menjadi hak Pihak Pertama dan Pihak Kedua tidak berhak untuk menagihnya dari Pihak Pertama dalam jumlah berapapun juga. c. Asli sertifikat yang dititipkan di kantor Notaris akan dikembalikan kepada Pihak Pertama. 4
Page 5 OCR 0.949
2) # Apabila Pihak Kedua telah melunasi sisa pembayaran tersebut di atas, maka Pihak Kedua berhak untuk melakukan balik nama atas bidang tanah. Blok B, seluas 18.693 m? dengan harga jual beli sebesar Rp70.098.750.000,00 (tujuh puluh miliar sembilan puluh delapan juta tujuh ratus lima puluh ribu Rupiah) dengan tahapan pembayaran sebagai berikut: a. Tahap pertama adalah pembayaran tanda jadi sebesar Rp3.000.000.000,- (tiga miliar Rupiah) yang telah dibayarkan pada tanggal 05 Juli 2025 : Tahap kedua sebesar Rp3.526.500.000,- (tiga miliar lima ratus dua puluh enam juta lima ratus ribu Rupiah) yang telah dibayarkan pada tanggal 06 Agustus 2025: Tahap ketiga yang merupakan pelunasan sebesar Rp63.572.250.000,00 (enam puluh tiga miliar lima ratus tujuh puluh dua juta dua ratus lima puluh ribu Rupiah) yang akan dibayarkan apabila syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan untuk jual beli telah terpenuhi, antara lain yaitu: (i) Pemecahan dan penggabungan telah selesai dilaksanakan : (ii) — Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) untuk Pihak Pertama dan Pihak Kedua telah selesai, (iii) — Mutasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk menyesuaikan luas tanah dengan sertifikat hasil penggabungan yang baru diterbitkan oleh Kantor Pertanahan Kota Denpasar telah selesai dilaksanakan , (iv) Pengecekan sertifikat secara online telah selesai dilaksanakan dengan hasil tanpa ada blokir/sitaan, catatan-catatan (tidak terjadi sengketa yang tidak dapat diselesaikan) di dalam buku tanah sehingga sertifikat tersebut dapat ditransaksikan : (V) Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan (BPHTB) telah dibayar dan telah divalidasi oleh Badan Pendapatan Daerah Kota Denpasar (kecuali Pihak Kedua tidak bersedia untuk menandatangani Surat Setoran Pajak Daerah Bea (vi) Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan (SSPD-BPHTB) dan/atau surat/dokumen pajak terkait lainnya dan/atau tidak menitipkan/membayar Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan (BPHTB) tersebut kepada Notaris, sehingga tidak bisa divalidasi, maka batas waktu tersebut di atas tetap berlaku dan juga sanksi pembatalan tetap berlaku untuk Pihak Kedua), Pajak Penjualan (PPh) telah dibayar dan telah divalidasi oleh Kantor Pelayanan Pajak Kota Denpasar dan tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sampai dengan tahun transaksi telah dibayar, dengan ketentuan pemenuhan syarat-syarat tersebut wajib terpenuhi selambat-lambatnya pada tanggal 26 Oktober 2026. Apabila Pihak Kedua tidak dapat melakukan sisa pembayaran sebagaimana tersebut di atas, maka Pihak Kedua wajib membayar denda sebesar 1,54 (satu koma lima persen) per bulan dari jumlah yang wajib dibayar dan denda tersebut dapat ditagih dan harus dibayar seketika itu juga oleh Pihak Kedua kepada Pihak Pertama. Apabila sampai dengan batas waktu 30 (tiga) hari terhitung sejak tanggal jatuh tempo pembayaran di atas, Pihak Kedua tidak juga dapat melakukan pembayaran, maka: a. Perjanjian Jual Beli Bersyarat ini oleh para Pihak dinyatakan tidak berlaku lagi dan batal dengan sendirinya tanpa diperlukan lagi akta pembatalan dalam bentuk apapun dan juga tidak diperlukan keputusan pengadilan, 5
Page 6 OCR 0.957
b. Seluruh uang yang telah dibayarkan oleh Pihak Kedua kepada Pihak Pertama akan tetap menjadi hak Pihak Pertama dan Pihak Kedua tidak berhak untuk menagihnya dari Pihak Pertama dalam jumlah berapapun juga. E Asli sertifikat yang dititipkan di kantor Notaris akan dikembalikan kepada Pihak Pertama. Apabila Pihak Kedua telah melunasi sisa pembayaran tersebut di atas. maka Pihak Kedua berhak untuk melakukan balik nama atas bidang tanah. Berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan periode 31 Desember 2025, total nilai ekuitas Perseroan adalah sebesar Rp192.242.161.802,- (seratus sembilan puluh lima miliar delapan puluh delapan juta sembilan ratus empat puluh lima ribu seratus tujuh puluh satu Rupiah). Nilai Transaksi sebagaimana disepakati dalam Akta Nomor 16 adalah sebesar Rp159.915.000.000,- (seratus lima puluh sembilan miliar sembilan ratus lima belas juta Rupiah) setara dengan 83,184 (tujuh puluh delapan koma satu dua persen) dari total ekuitas Perseroan per 31 Desember 2025 yaitu sebesar Rp192.242.161.802,-(seratus sembilan puluh dua miliar dua ratus empat puluh dua juta seratus enam puluh satu ribu delapan ratus dua Rupiah) Oleh karenanya, Rencana Transaksi merupakan Transaksi Material sebagaimana diatur dalam POJK 17/2020 yang mewajibkan Perseroan untuk melakukan Keterbukaan Informasi ini kepada publik. URAIAN SINGKAT MENGENAI PERSEROAN Lk Perseroan adalah suatu Perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum Indonesia dengan nama PT Pudjiadi and Sons Estates Ltd. di Jakarta berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas PT Pudjiadi and Sons Estates Ltd No. 34 tanggal 17 Desember 1970 yang dibuat dihadapan Ridwan Suselo, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah memperoleh pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. Y.A.5/278/16 tanggal 2 Agustus 1973 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 67 tanggal 20 Agustus 1974, Tambahan No. 405 (“Akta Pendirian”). Akta pendirian tersebut beberapa kali mengalami perubahan dan terakhir kali diubah dengan Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Pudjiadi and Sons Tbk. No. 3 tanggal 10 Juli 2025 yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta Selatan, yang telah memperoleh persetujuan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-0046084.AH.01.02.Tahun 2025 tanggal 15 Juli 2025 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0158563.AH.01.11.Tahun 2025 tanggal 15 Juli 2025 (“untuk selanjutnya disebut Anggaran Dasar Perseroan”). Kegiatan Usaha Perseroan adalah di bidang perhotelan dengan segala fasilitas dan sarana penunjang lainnya, antara lain jasa akomodasi, perdagangan eceran minuman beralkohol, perdagangan eceran kaki lima dan los pasar minuman, apartemen, restoran, jasa catering, penyedia jasa boga, real estate, sarana rekreasi dan hiburan yang berada di lokasi hotel. Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham Perseroan Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan saat ini sebagaimana dinyatakan dalam adalah Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan Terbatas PT Pudjiadi and Sons Tbk. No. 43 tanggal 17 Juli 2023 yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi S.H., Notaris di Jakarta Selatan, yang telah memperoleh persetujuan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-0045396.AH.01.02.Tahun 2023 tanggal 4 Agustus 2023, 6
Page 7 OCR 0.813
pemberitahuan anggaran dasar telah diterima dan dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum sesuai dengan Surat No. AHU-AH.01.03-0101307 tanggal 4 Agustus 2023 perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar PT Pudjiadi and Sons Tbk, dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0149588.AH.01.11.Tahun 2023 tanggal 4 Agustus 2023 yaitu sebagai berikut: Nilai Nominal Rp100,00 setiap Saham Keterangan Jumlah Nilai Nominal Jumlah Saham (Rp) Persentase (46) Modal Dasar 2.480.000.000 248.000.000.000,00| Modal Ditempatkan dan Modal Disetor PT Istana Kuta Ratu Prestige 444.396.400 44.439.640.000,00 557 PT Jayakarta Investindo 199.707.551 19.970.755.100,00 25,03 Lenawati Setiadi Pudjiadi 5 75 5.273.347.500,00 6,61 Marianti Pudjiadi (Komisaris) 10.634.539 1.063.453.900 1,33 Lukman Pudjiadi (Komisaris Utama) 10.482.312 1.048.231.200 1,32 Kristian Pudjiadi (Direktur Utama) 10.464.061 1.046.406.100 1,31 'Ariyo Tejo (Direktur) 3.352.960 335.296.000 0,42 Masyarakat 66.042.198 6.604.219.800 8,28 (masing-masing di bawah 596) Jumlah Modal Ditempatkan dan Modal Disetor 'Saham Dalam Portepel 1.682.186.504 168.213.650.400 797.813.496 79.781.349.600 100 Berikut disampaikan Diagram Kepemilikan Perseroan sampai dengan tingkat pemegang saham individu dan yang mengendalikan: Tana Usa Kesan Tari Kaan Dam Tera Taman Tatan Tan Keaman Damn SetasPasisd | Pudiaai Pada Podius Puad Padi Setad Padi | Putus: Paud Puja Puas Padat, Tam Ten Tan Tan Tan Tan Ci 2 Tan Tan 1 Tan Tun J Ba EA Eli Berdasarkan diagram kepemilikan saham Perseroan di atas, pemegang saham pengendali Perseroan adalah Kristian Pudjiadi.
Page 8 OCR 0.954
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang sedang menjabat saat ini sebagaimana dinyatakan dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Pudjiadi and Sons Tbk. No. 42 tanggal 17 Juli 2023 yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta Selatan, pemberitahuan data perseroan telah diterima dan dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum sesuai dengan Surat No. AHU-AH.01.09-0146546 tanggal 1 Agustus 2023 perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan PT Pudjiadi and Sons Tbk, dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0146277.AH.01.11.Tahun 2023 tanggal 1 Agustus 2023, yaitu sebagai berikut: Dewan Komisaris: Komisaris Utama : Lukman Pudjiadi Komisaris : Marianti Pudjiadi Komisaris Independen : Budhi Liman Direksi: Direktur Utama : Kristian Pudjiadi Direktur : Ariyo Tejo
Page 9 OCR 0.653
Z Ikhtisar Data Keuangan dan Rasio Keuangan Perseroan Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian (dalam Rupiah) 5 aa ber aa ana Kana KAA AU Tani GS S1O11. 788 Gen an maros) serarsiwes mms) — essowail — m0wyenn JOM ASET Ya ISI 206 333 Foa ELXUA oa 301 A6 313096 717, 1 sna0nmol — yswsan| tuwewan| — sanmsraal oo se1smgeonool — sewagoneeg Sera 17 099 KEKUKUN BINA KEL SINI S0 152262965 709 sasaran) Merpsarand Mesganfu Kesan Geaisrte Macet) —arsnege tunas iman sa malas! serat? tessas) waw memmuswa 1373 a. Total Aset Total aset Perseroan mencapai nilai tertingginya pada tahun 2021, yaitu sebesar Rp403,84 miliar. Setelah sempat mengalami fluktuasi, posisi total aset pada 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp383,76 miliar. Angka tersebut menunjukkan pemulihan dibandingkan posisi 31 Desember 2024 yang sempat berada di level Rp359,96 miliar. b. Aset Lancar Pada 31 Desember 2024, Perseroan membukukan aset lancar sebesar Rp63,25 miliar, mengalami penurunan sebesar 3,814 dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp65,75 miliar. Namun, pada 31 Desember 2025, nilai aset lancar meningkat signifikan menjadi Rp84,74 miliar.
Page 10 OCR 0.949
Aset Tidak Lancar Perseroan mencatat aset tidak lancar sebesar Rp296,71 miliar pada akhir tahun 2024, terkoreksi 1,904 dari posisi tahun 2023 sebesar Rp302,46 miliar. Pada 31 Desember 2025, nilai aset tidak lancar tercatat stabil di angka Rp299,02 miliar. Total Liabilitas Secara keseluruhan, total liabilitas Perseroan menunjukkan tren yang fluktuatif. Pada tahun 2024, liabilitas naik sebesar 2,074 menjadi Rp204,56 miliar dari posisi tahun 2023 sebesar Rp200,41 miliar. Namun, pada 31 Desember 2025, total liabilitas berhasil ditekan menjadi Rp192,24 miliar. Liabilitas Lancar Perseroan membukukan liabilitas lancar sebesar Rp95,13 miliar pada 31 Desember 2024, mengalami kenaikan sebesar 12,574 dibandingkan posisi tahun 2023. Adapun pada periode yang berakhir 31 Desember 2025, total liabilitas lancar Perseroan tercatat meningkat menjadi sebesar Rp152,26 miliar. Liabilitas Tidak Lancar Pada 31 Desember 2024, Perseroan mencatat liabilitas tidak lancar sebesar Rp60,26 miliar, yang menunjukkan penurunan sebesar 27,654 dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp83,30 miliar. Tren penurunan ini berlanjut hingga 31 Desember 2025, di mana total liabilitas tidak lancar Perseroan tercatat sebesar Rp39,26 miliar. Ekuitas Struktur ekuitas Perseroan juga menunjukkan tren yang fluktuatif. Lonjakan signifikan terjadi pada tahun 2023, di mana ekuitas tumbuh 13,246 dari Rp176,89 miliar menjadi Rp200,41 miliar. Pertumbuhan berlanjut tipis pada tahun 2024 sebesar 2,076 ke posisi Rp204,56 miliar. Per 31 Desember 2025, total ekuitas Perseroan tercatat sebesar Rp192,24 miliar. Secara keseluruhan, laporan posisi keuangan Perseroan mencerminkan keberhasilan manajemen dalam mengurangi beban utang dan meningkatkan nilai bagi pemegang saham, meskipun ada sedikit penurunan pada total aset yang mungkin tidak signifikan jika dibandingkan dengan perbaikan struktur permodalan yang terjadi. 10
Page 11 OCR 0.464
Laporan Laba Rugi Konsolidasian (dalam Rupiah) Tesiuara3aa 000.3 Tan sraara In ensosa ana7amana 38593497954 85029 185 594 ma ga10029 26490053517 2819358073 501180591099 Ian Apaan 6736058007 angsa 8427580070 16962215496 (40 387-530,721| (6106578375) tenseoaraasn) (6012270558) (04252767 171) (33m o13o1) Makanan dan Minuman (a72 mas 673) (eason asu Lam .lain (1a7 oa asa (916439 901 ah dan Tunjar 26.061 977.1601| 32 361.459 293| (50.075.s00.15) (soa6x.257a01 | (s82.222137)| Peralatan, Pemeiharaandan Energi (16.464.456 6x7) tugas masang (aman son) (29 226055 asa af, UpaM dan Tunangan Lainnya: (us97sosx 250) (naas an anal (2291720) Beban Umum dan Adminstrasi (3912661 953) (unganosa si) Beban Pemasaran Irenyusutan aset Tetap (191265 966 ag) (10son812 020 (as 396 3s sn) (isap sasana) (ass en 2ea) (was (enyasutan Aset Tetap (Kantor Pusat) das m0.sen| tuna on s0 ton na (sogna san) Gasa Geo) (enyusutan Ptopert Investasi Gat3t0 10 tenan mo (aman (39x 210.01) dan mon (535.251 726 Amorusasi Aset Tak Berwujud suasa. os asean Oon sen Gasare ol Or asep (972107 720 lamortisasi Perangkat Lunak (321.005.190 naas pon) (03 sc oo) (175208 050 mesaan) too (Pendapatan (Beban Laindain season 110 221.320.760| dasayyasaann inc 9s6.re0| Gasasaasa7n) 21069251) Beban Bunga sar ox a20 (6208 396 0) (620x953 275) (6-239 1 una on2 caca (3555 572ssu Pajak Boru dan bangunan Wana sas cs (394525 250) (asasea an) (2415 soaos| (aras om ana) (18262 von os (1636350 765 (anyer ca) (1.400 122 soo (1413256075) (1209 con oo) (1 aga 254 san) Beban Jasa Manajemen Insentif dn Pemasaran tungcos asa (952575 170432975) 15270655 cio (sar aonag3) (62167755057) Laba Penjualan Aset Tetap 000000 5688308910 3251 900000 40000 Penghasilan Bunga 18 766 63 Iron 5428071 mona aa Ina 3ann86 usonya Laba (Rugi) Seish Kurs: Neto 10207480 (10.608 “ssi 35438 (asas can 38944597 19238521 Mogi Investasi angka Pendek Gas 155 ana (619656) Lain IinBerih 3547 16219 1088.905.637 (isnco5a a22) (asean (006.1 vas 1601 sap as Ihendapatan (Beban) Kantor Pusat rmnanan @asasanan) (109621502051 (1261097340) @ssiaasa as) W201na.es) af, Upah dan Tunjangan tanya (754973 ane) (a92 75440) (035.35 aga) 110797252222) 19 00 902 551) (18220277701) (Umum dan Adminstrasi (2.206 421 sen (un9a972s001 (anna ass Wans9ea221)| (no.2 yan 15.c07.000 265i (Bagian ats Laba Meto- Eitas Atoulati (az rn m01| (os 157 040 39647201 98200627 1017 7ane09 11002012010 Pendapatan Bunga 2nn2nn 22074818 12 S8 852 107511026 48.689 718 30530 214 Lain in: Neto ammanays drsangon A94 9041558 Lan asa9sa sarana 52750580 Pa | Sarwono pw) 206.623 0101 17208 as a. Pendapatan Departemen Pendapatan departemen Perseroan menunjukkan tren pertumbuhan positif dalam periode 2021 hingga 2024. Pada tahun 2021, pendapatan tercatat sebesar Rp69,06 miliar dan melonjak signifikan sebesar 107,94 menjadi Rp143,57 miliar pada tahun 2022. Puncak pendapatan tercapai pada tahun 2024 sebesar Rp241,13 miliar. Namun, pada 31 Desember 2025, pendapatan mengalami penurunan sebesar 5,664 menjadi Rp227,49 miliar. b. Beban Departmen dan Laba Bruto Pergerakan beban departemen secara umum selaras dengan tren pendapatan, di mana peningkatan beban paling signifikan terjadi pada tahun 2022. Hingga tahun 2024, Perseroan mampu mempertahankan pertumbuhan laba bruto yang konsisten meski beban meningkat. 11
Page 12 OCR 0.952
Pada tahun 2024, laba bruto tercatat sebesar Rp136,96 miliar dengan posisi beban departemen Rp(104,16) miliar. Memasuki tahun 2025, terjadi penurunan laba bruto menjadi Rp122,75 miliar akibat kenaikan beban departemen menjadi Rp(104,73) miliar di tengah penurunan pendapatan. Meskipun demikian, Perseroan dinilai masih mampu menjaga margin keuntungan dalam kategori sehat. Beban Usaha Beban usaha Perseroan mencakup beban peralatan, pemeliharaan dan energi, beban gaji, upah, dan tunjangan lainnya, beban umum dan administrasi, beban pemasaran. Rata-rata beban usaha terhadap pendapatan selama periode historis sebesar 35,69X6. Beban usaha Perseroan pada 31 Desember 2024 tercatat sebesar Rp(74,06) miliar, naik 10,504 jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp(66,98) miliar. Perseroan mencatat beban usaha per 31 Desember 2025 sebesar Rp(72,54) miliar. Pendapatan (Beban) Lain-lain Selama periode historis, rata-rata rasio Pendapatan (Beban) Lain-lain terhadap total pendapatan Perseroan tercatat sebesar 8,254. Pada tanggal 31 Desember 2024, nilai Pendapatan (Beban) Lain-lain berada pada angka Rp(12,53) miliar, yang menunjukkan kenaikan sebesar 7,3096 jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp(11,68) miliar. Selanjutnya, pada periode yang berakhir 31 Desember 2025, Perseroan mencatat posisi Pendapatan (Beban) Lain-lain sebesar Rp(12,18) miliar. Pendapatan (Beban) Kantor Pusat Pendapatan (Beban) Kantor Pusat Perseroan mencakup berbagai komponen biaya dan pendapatan non-operasional, antara lain beban gaji, upah, dan tunjangan lainnya, beban umum dan administrasi, Laba Neto - Entitas Asosiasi, pendapatan bunga, rugi investasi jangka pendek, serta pendapatan klaim asuransi dan lain-lain neto. Selama periode historis, rata-rata rasio Pendapatan (Beban) Kantor Pusat terhadap total pendapatan tercatat sebesar 8,646. Pada 31 Desember 2024, komponen ini tercatat sebesar Rp(23,51) miliar, yang menunjukkan lonjakan drastis sebesar 90,224 dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp(12,36) miliar. Memasuki periode 31 Desember 2025, Perseroan membukukan nilai Pendapatan (Beban) Kantor Pusat sebesar Rp(22,26) miliar. Laba (Rugi) Bersih Tahun Berjalan Kinerja laba bersih Perseroan menunjukkan fluktuasi signifikan. Laba tertinggi dicapai pada tahun 2023 sebesar Rp25,14 miliar, namun turun drastis menjadi Rp11,48 miliar pada 2024 akibat peningkatan beban. Kondisi ini berlanjut hingga tahun 2025, di mana Perseroan mencatatkan rugi tahun berjalan sebesar Rp(2,09) miliar, atau turun sebesar 118,246 dibandingkan tahun sebelumnya. Laporan laba rugi historis mengindikasikan bahwa meskipun pendapatan Perseroan menunjukkan pertumbuhan fundamental yang solid secara historis, peningkatan beban yang tidak terkendali telah menggerus profitabilitas. Manajemen perlu melakukan efisiensi beban secara menyeluruh agar pertumbuhan pendapatan dapat memberikan kontribusi positif terhadap laba bersih dan prospek keberlanjutan perusahaan di masa depan. 12
Page 13 OCR 0.686
Laporan Arus Kas Konsolidasian — (dalam Rupiah) 7 ACTUAL KETERANGAN 2021 2029 2023 202 2025 Jan-Des JanDes | Jandes | JanDes Jan-bes (ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI (ia 351.900 326) 2808857.774 12 10.702.811 20351-397.489 anana.snao0 (ARUS KAS DAN AKTIVITAS INVESTASI 999.919.656 (6980125.057| 13976022.034 (6c7no.2a2.005| @oo0.a1.oe1| |hnus kas Dani axriwiTas pENDANNAN Ka 11321.168.212 6.291.614.590) togsasone30| o)Otunassosesosl oo”) (2s.20132677| KENAIKAN NETO KAS & SETARA KAS 959.187.552 (.062.200.73) 15.602.416:815 6813 9aa.21 son ae7.100 | IS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 16000303.771 1.005.339.475 15.942.29602 31544800417 25.730902433 KIS DANSARAKAS AIR TAMUN aman o Omomaman| oo Odiswamanl oo mandain| mana! Arus kas dari aktivitas operasi Perseroan menunjukkan tren peningkatan yang signifikan dalam lima tahun terakhir. Pada tahun 2021, arus kas operasi tercatat defisit sebesar Rp(11,36) miliar, namun melonjak drastis menjadi positif sebesar Rp8,80 miliar pada 2022 dan terus meningkat hingga mencapai Rp21,35 miliar pada 2024. Tren positif ini berlanjut hingga 31 Desember 2025 dengan pencapaian sebesar Rp49,89 miliar. Kenaikan ini mengindikasikan bahwa Perseroan telah mampu menghasilkan kas secara optimal dari kegiatan operasional inti serta menunjukkan perbaikan fundamental yang berkelanjutan. Kinerja arus kas dari aktivitas investasi menunjukkan dinamika yang bervariasi antara divestasi dan ekspansi. Pada tahun 2021 dan 2023, Perseroan mencatat arus kas positif masing-masing sebesar Rp999,9 juta dan Rp13,97 miliar, yang terutama disebabkan oleh adanya penjualan aset. Sebaliknya, pada tahun 2022, 2024, dan 2025, arus kas investasi tercatat negatif, dengan nilai masing-masing sebesar Rp(5,98) miliar, Rp(6,71) miliar, dan Rp(3,00) miliar. Hal ini menunjukkan bahwa dalam periode tersebut, Perseroan secara a. Arus Kas dari Aktivitas Operasi b. Arus Kas dari Aktivitas Investasi aktif melakukan pengeluaran modal untuk keperluan ekspansi usaha. c. Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan Aktivitas pendanaan Perseroan mencerminkan pergeseran dari penarikan pinjaman menuju pelunasan kewajiban. Pada tahun 2021, arus kas pendanaan tercatat positif sebesar Rp11,32 miliar yang berasal dari perolehan pinjaman bank. Namun, dalam periode 2022 hingga 2025, arus kas dari aktivitas pendanaan secara konsisten mencatatkan angka negatif. Kondisi ini dinilai baik karena mengindikasikan kemampuan Perseroan dalam melunasi kewajiban bank secara bertahap, di mana pada akhir tahun 2025, arus kas pendanaan tercatat sebesar Rp(25,29) miliar. Rasio Keuangan 13 damar: dana Han-Der Jan-oes Jan- Des. —Janoes | Tao Dean rent ta sa90n) os ost am ot os law rasio cos) ox om os 030 0s cas mono maan on ons ox ox on pasta msvatan ermutran Pitung Usaha cal s5. 17 isa 1038 mz ermutran tang Usaha 1051 301) & s0 20 220 1100 erputtan persediaan esa 258 sm s1 ca en erwuaran Aset Teag 22521 o2 oa om ag as lean Sotenbatas “s7 suzen sasa ass aan “91 wax t05.sx| moon al san peran lo prorvabntas cross Profit rain za “sx sessx cow sea susan sean a91 aan Pe agan 2.07) stan ca &ux tas “76x oszx| 2a5sn) 2257 20m iss s1 19 Ietumnon-Atet asal 1005) ex) cal cal osn
Page 14 OCR 0.954
Rasio Likuiditas Rasio likuiditas merupakan suatu rasio keuangan yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan perseroan dalam melunasi kewajiban jangka pendek. Secara umum, posisi likuiditas Perseroan berada pada level yang rentan karena mayoritas rasio berada di bawah angka 1,00. e Rasio Lancar (Current Ratio) Rasio ini merupakan perbandingan antara aset lancar dengan utang lancar. Rasio ini bertujuan untuk mengetahui sampai seberapa jauh jumlah aset lancar perseroan dapat menjamin utang jangka pendek Perseroan. Secara umum, rasio lancar yang semakin tinggi menunjukkan posisi likuiditas yang semakin kuat. Secara keseluruhan, rasio lancar pada tahun 2021 hingga periode 2025 cenderung kurang dari 1,00. Perseroan menunjukkan tren penurunan kemampuan jaminan aset lancar terhadap utang jangka pendek. Setelah sempat mencapai 0,78 kali pada 2023, rasio ini terus menurun menjadi 0,66 kali pada 2024 dan 0,56 kali pada 2025. e Rasio Cepat (Ouick Ratio) Rasio cepat pada dasarnya mempunyai tujuan yang sama dengan rasio lancar, namun sebagian orang merasa bahwa hasil perhitungan rasio lancar yang menghitung seluruh asetlancar kurang tajam, oleh karena itu beberapa pos seperti persediaan yang dianggap kurang lancar, dikeluarkan dalam perhitungan rasio cepat. Dengan mengeluarkan persediaan yang dianggap kurang likuid, rasio cepat Perseroan pada 2025 tercatat sebesar 0,45 kali. Angka yang konsisten di bawah 1,00 selama periode historis ini mengindikasikan keterbatasan aset cair untuk menutupi liabilitas jangka pendek. e Rasio Kas (Cash Ratio) Rasio kas adalah ukuran likuiditas yang paling ketat, menunjukkan kemampuan perusahaan untuk membayar utang jangka pendeknya hanya dengan menggunakan kas dan setara kas. Rasio ini memberikan gambaran tentang seberapa siap perusahaan menghadapi kebutuhan kas mendesak tanpa harus menjual aset lain atau menagih piutang. Secara keseluruhan, kemampuan membayar utang menggunakan kas dan setara kas menunjukkan fluktuasi. Rasio kas tertinggi dicapai pada 2023 sebesar 0,37 kali, kemudian terkoreksi menjadi 0,27 kali pada 2024, sebelum sedikit menguat ke posisi 0,31 kali pada 2025. Rasio Aktivitas Rasio aktivitas menunjukkan tingkat efektivitas penggunaan aset Perseroan. Secara keseluruhan, operasional penagihan dan pembayaran menunjukkan peningkatan efisiensi yang signifikan. Adapun beberapa rasio yang termasuk dalam kategori ini adalah sebagai: e Rasio Perputaran Piutang Usaha (Account Receivable Turnover) Rasio ini mengukur seberapa efisien perusahaan dalam menagih piutang dari pelanggan. Angka yang lebih tinggi menunjukkan bahwa perusahaan dapat mengumpulkan piutang dengan lebih cepat. Berdasarkan tabel rasio perputaran piutang usaha Perseroan di atas, dapat dilihat bahwa Rasio ini menunjukkan tren kenaikan kuat dari 5,56 kali (2021) menjadi 16,36 kali (2024), dan terus meningkat hingga 20,76 kali pada 2025. Hal ini menandakan manajemen penagihan yang semakin efektif. 14
Page 15 OCR 0.946
# Rasio Perputaran Utang Usaha (Account Payable Turnover) Rasio ini untuk mengukur tingkat perputaran utang usaha perusahaan kepada pemasok. Perputaran yang cepat akan lebih menyenangkan pemasok karena umur utang usaha perusahaan yang pendek. Sejalan dengan piutang, perputaran utang meningkat dari 4,97 kali (2021) ke 9,20 kali (2024), dan mencapai 11,00 kali pada 2025. Ini menunjukkan Perseroan semakin cepat dalam melunasi kewajiban kepada pemasok. e Rasio Perputaran Persediaan (Inventory Turnover) Rasio ini mengukur seberapa sering persediaan perusahaan terjual dan digantikan selama periode tertentu. Rasio yang lebih tinggi umumnya menunjukkan manajemen persediaan yang efisien. Perputaran persediaan relatif stabil dengan tren meningkat hingga 6,59 kali pada 2024, meski mengalami sedikit penurunan menjadi 6,44 kali pada 2025. e Rasio Perputaran Aset Tetap (Fixed Asset Turnover) Rasio ini digunakan mengukur seberapa produktif dan efisien perusahaan menggunakan aset tetapnya untuk menghasilkan pendapatan. Semakin tinggi rasio, maka akan semakin baik karena perusahaan dapat menghasilkan lebih banyak pendapatan untuk setiap aset tetap yang dimilikinya. Perputaran aset tetap menunjukkan Perseroan semakin efektif memanfaatkan aset tetap untuk menghasilkan pendapatan, terlihat dari kenaikan rasio dari 0,22 kali (2021) menjadi stabil di level 0,85 kali pada 2024 dan 2025. Rasio Solvabilitas (Leverage) Rasio solvabilitas (leverage) adalah rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk melunasi utangnya. Adapun rasio yang termasuk dalam kategori Adalah rasio total utang terhadap total aset (/iabilities to total assets) dan rasio total utang terhadap total ekuitas (/iabilities to total eguity). # Rasio Total Utang terhadap Total Aset (Liabilities to Total Assets) Rasio ini menunjukkan persentase aset perusahaan yang didanai oleh utang. Semakin tinggi rasio total utang terhadap total aset maka akan semakin besar risiko keuangan Perseroan. Perseroan sempat menunjukkan pengurangan ketergantungan utang dari 52,54 (2022) menjadi 43,1796 (2024). Namun, risiko keuangan kembali meningkat tipis pada 2025 menjadi 49,914. e Rasio Total Utang terhadap Total Ekuitas (Debt to Total Eguity Ratio/DER) Rasio total utang terhadap total ekuitas merupakan perbandingan antara total liabilitas terhadap total ekuitas atau modal perusahaan. Rasio yang rendah menunjukkan bahwa perusahaan menggunakan lebih sedikit utang daripada ekuitas untuk mendanai operasinya. DER Perseroan menunjukkan perbaikan signifikan dari 110,684 (2021) menjadi 75,976 (2024). Meski naik kembali menjadi 99,6396 pada 2025, total utang Perseroan pada periode tersebut secara teknis masih lebih rendah dibandingkan modal atau ekuitas yang dimiliki. 15
Page 16 OCR 0.936
Rasio Profitabilitas Rasio profitabilitas digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba. Beberapa rasio yang termasuk dalam kategori ini antara lain adalah: e Rasio laba kotor (gross profit margin) Rasio ini mengukur tingkat profitabilitas suatu produk atau jasa setelah dikurangi biaya pokok penjualan. Rasio laba kotor Perseroan menunjukkan stabil yang dari 41,5246 di tahun 2021 menjadi 60,044 di tahun 2023 dan turun di tahun 2024 (56,804) dan berlanjut di tahun 2025 (53,964). Walaupun fluktuatif untuk ratio laba kotor tetapi masih stabil positif bahwa Perseroan berhasil efisiensi biaya atau menaikkan pendapatan. Rasio laba kotor Perseroan secara rata —rata dari tahun 2021 hingga 2025 adalah sebesar48,214. Pada tahun 2025, rasio laba kotor tercatat 53,854. e Rasio laba operasi (operating profit margin) Rasio laba operasi mengukur profitabilitas dari operasi inti perusahaan setelah dikurangi semua beban operasional. Perseroan berhasil membalikkan posisi rasio laba operasi dari negatif 8,98X (2021) menjadi positif 29,814 (2023). Namun, pada 2025 turun menjadi 22,074, mengindikasikan adanya peningkatan beban operasional yang melebihi laju pendapatan. Adapun Rata-rata rasio laba operasi Perseroan dari tahun 2020 hingga 2025 sebesar 18,164. @ Rasio laba bersih (net profit margin) Rasio ini mengukur hasil akhir dari seluruh aktivitas perusahaan. Rasio ini menunjukkan persentase pendapatan yang tersisa sebagai laba bersih setelah dikurangi semua biaya, termasuk pajak dan bunga. Kemampuan Perseroan dalam menghasilkan laba bersih masih belum stabil, di mana setelah mencapai 11,354 (2023), rasio kembali jatuh menjadi 4,7646 (2024) dan negatif 0,924 pada 2025. @ Rasio laba atas ekuitas (return on eguity/ROE) ROE mengukur seberapa efektif perusahaan menggunakan modal untuk menghasilkan laba bersih. Rasio ini sangat penting bagi investor karena menunjukkan pengembalian atas investasi ekuitas mereka. ROE menunjukkan tidak stabil. Pada tahun 2021, ROE Perseroan berada di angka -22,5746. Kemudian, terjadi perbaikan namun masih negatif di tahun 2022 (-7,074) dan mencapai puncak di tahun 2023 (12,554). Peningkatan drastis ini mengindikasikan bahwa Perseroan sangat efisien dalam menghasilkan laba dari modal yang diinvestasikan. Namun, rasio ini anjlok tajam di tahun 2024 (5,614), kemudian turun kembali tahun 2025 (-1,094). Angka rasio ini menunjukkan bahwa perusahaan masih harus berjuang untuk memberikan pengembalian yang baik kepada para pemegang saham. 16
Page 17 OCR 0.938
e Rasio laba atas aset (return on assets/ROA) ROA mengukur seberapa efisien perusahaan menggunakan total asetnya untuk menghasilkan laba bersih. Rasio ini memberikan gambaran tentang produktivitas aset perusahaan. ROA menunjukkan tren yang mirip dengan ROE. Rasio ini di tahun 2021 menjadi -11,0046 di tahun 2022 berhasil menekan naik menjadi -3,3696 dan mencapai puncaknya di tahun 2023 (6,834). Peningkatan ini menunjukkan bahwa aset perusahaan digunakan dengan sangat efisien untuk menghasilkan keuntungan. Namun, sama seperti ROE, rasio ini anjlok di tahun 2024 (3,1996). Setelah itu, ROA menunjukkan penurunan kembali di tahun 2025 (-0,54X). Ketidakstabilan selama 5 tahun menunjukkan adanya tantangan besar dalam profitabilitas atau efisiensi aset. Namun, diharapkan adanya perbaikan dalam manajemen aset dan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba dari aset yang dimilikinya. 17
Page 18 OCR 0.937
URAIAN SINGKAT MENGENAI RENCANA TRANSAKSI BRB sebagai penjual dan BBP sebagai pembeli telah menandatangani Akta Nomor 16. Perseroan melalui BRB bermaksud untuk menjual aset tetap berupa tanah dengan luas 42.644 m2 (empat puluh dua ribu enam ratus empat puluh empat meter persegi) yang dimiliki oleh BRB. A. OBJEK RENCANA TRANSAKSI DAN NILAI RENCANA TRANSAKSI 1, Objek Rencana Transaksi adalah aset tetap berupa tanah seluas t 42.644 m2 (empat puluh dua ribu enam ratus empat puluh empat meter persegi) dengan harga sebesar Rp159.915.000.000,00 (seratus lima puluh sembilan miliar sembilan ratus lima belas juta Rupiah) (belum termasuk PPN) yang dimiliki oleh BRB yang terbagi menjadi 2 (dua) Blok Tanah dengan rincian sebagai berikut: a. Bidang Tanah Blok A, seluas 23.951 m? (dua puluh tiga ribu sembilan ratus lima puluh satu meter persegi) dengan harga jual beli sebesar Rp89.816.250.000,00 (delapan puluh sembilan miliar delapan ratus enam belas juta dua ratus lima puluh ribu Rupiah), masing-masing yaitu sebagai berikut: i SHGB NIB. 22.09.000033498.0 seluas 11.725 m? (sebelas ribu tujuh ratus dua puluh lima meter persegi), ii. SHGB NIB. 22.09.000031647.0 seluas 6.322 m' (enam ribu tiga ratus dua puluh dua meter persegi): iii. SHGB NIB. 22.09.000034879.0 seluas 5.744 m? (lima ribu tujuh ratus empat puluh empat meter persegi): iv. SHGB NIB. 22.09.000031654.0 seluas 160 m? (seratus enam puluh meter persegi). b. Bidang Tanah Blok B, seluas 18.693 m? (delapan belas ribu enam ratus sembilan puluh tiga meter persegi) dengan harga jual beli sebesar Rp70.098.750.000,00 (tujuh puluh miliar sembilan puluh delapan juta tujuh ratus lima puluh Rupiah, masing-masing yaitu sebagai berikut: i. SHGB NIB. 22.09.000024144.0 seluas 2.525 m? (dua ribu lima ratus dua puluh lima meter persegi): ii SHGB NIB. 22.09.000031640.0 seluas 1.270 m' (seribu dua ratus tujuh puluh meter persegi): ii. SHGB NIB. 22.09.000031651.0 seluas 635 m? (enam ratus tiga puluh lima meter persegi): iv. SHGB NIB. 22.09.000031639.0 seluas 635 m? (enam ratus tiga puluh lima meter persegi): v. SHGB NIB. 22.09.000031650.0 seluas 559 m? (lima ratus lima puluh sembilan meter persegi): vi. SHGB NIB. 22.09.000024145.0 seluas 384 m? (tiga ratus delapan puluh empat meter persegi), vii. SHGB NIB. 22.09.000031648.0 seluas 2.275 m? (dua ribu dua ratus tujuh puluh lima meter persegi): vili. SHGB NIB. 22.09.000031649.0 seluas 3.755 m? (tiga ribu tujuh ratus lima puluh lima meter persegi): ix. SHGB NIB. 22.09.000017786.0 seluas 3.455 m2 (tiga ribu empat ratus lima puluh lima meter persegi): 17
Page 19 OCR 0.953
x SHGB NIB. 22.09.000031656.0 seluas 3.200 m? (tiga ribu dua ratus meter persegi). Nilai Rencana Transaksi berdasarkan Akta Nomor 16 adalah sebesar # Rp159.915.000.000,- (seratus lima puluh sembilan miliar sembilan ratus lima belas juta Rupiah) setara dengan 83,184 (tujuh puluh delapan koma satu dua persen) dari total ekuitas Perseroan per 31 Desember 2025 yaitu sebesar Rp192.242.161.802,- (seratus sembilan puluh dua miliar dua ratus empat puluh dua juta seratus enam puluh satu ribu delapan ratus dua Rupiah). RANGKAIAN RENCANA TRANSAKSI Rangkaian Rencana Transaksi yang merupakan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan dari Akta Nomor 16 yang harus dipenuhi yaitu: Syarat dan Ketentuan Tindak Lanjut dan Progress Per Tanggal Keterbukaan informasi Pemecahan dan penggabungan telah selesai dilaksanakan, Pemecahan Sertifikat dan penggabungan sudah selesai. Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) untuk BRB dan BBP telah selesai PKKPR sudah selesai semua Mutasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk menyesuaikan luas tanah dengan sertifikat hasil penggabungan yang baru diterbitkan oleh Kantor Pertanahan Kota Denpasar telah selesai dilaksanakan Mutasi Pajak Bumi dan Bangunan sudah selesai untuk tahap A (Blok A), Tahap B (Blok B) masih dalam proses. Pengecekan sertifikat secara online telah selesai dilaksanakan dengan hasil tanpa ada blokir/sitaan, catatan-catatan (tidak terjadi sengketa yang tidak dapat diselesaikan) di dalam buku tanah sehingga sertifikat tersebut dapat ditransaksikan Pengecekan sertifikat secara online telah selesai, dengan hasil sertifikat bebas blokir dan sengketa sehingga dapat ditransaksikan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) telah dibayar dan telah divalidasi oleh badan pendapatan daerah kota Denpasar Akan dilaksanakan menjelang penandatanganan Akta Jual Beli Tanah PT Pudjiadi and Sons Tbk memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) selambat-lambatnya ditanggal 3 Juli 2026 RUPSLB PT Pudjiadi and Sons Tbk akan dilaksanakan pada tanggal 30 Juni 2026. Syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan di atas merupakan syarat pendahuluan yang disyaratkan dalam Akta Nomor 16 untuk dapat dilakukannya penandatanganan Akta Jual Beli. 18
Page 20 OCR 0.954
C. PENJELASAN, PERTIMBANGAN, DAN ALASAN DILAKUKANNYA RENCANA TRANSAKSI SERTA PENGARUH RENCANA TRANSAKSI PADA KONDISI KEUANGAN PERSEROAN C.1 Pertimbangan dan Alasan Rencana Transaksi Rencana Transaksi dilakukan dengan pertimbangan adanya kebutuhan Perseroan untuk membayar kewajiban pokok kepada perbankan dan modal kerja Perseroan. Selain itu Perseroan belum mampu membiayai capital expenditure dan operational expenditure untuk melakukan renovasi aset Perseroan dalam rangka mempertahankan daya saing. Mempertimbangkan biaya untuk pengembangan tanah oleh BRB cukup besar, maka dengan kondisi keuangan Perseroan saat ini, tidak memungkinkan bagi Perseroan untuk melakukan injeksi kepada BRB. Oleh karenanya penjualan sebagian tanah BRB yang belum dimanfaatkan diharapkan dapat membantu BRB dalam rangka mengembangkan sisa tanah yang masih dimiliki. Maksud dan tujuan dari dilakukan Rencana Transaksi ini adalah optimalisasi aset, penyederhanaan struktur keuangan, pemanfaatan dana, dan mendukung pertumbuhan Perseroan akan mendapatkan keuntungan atas penjualan aset tersebut secara langsung, dimana akan meningkatkan laba Perseroan dan posisi kas. Dengan menjual ini bisa tercermin seperti pada di bawah ini : # Aset total menurun, tetapi efisiensi aset meningkat (karena yang tersisa lebih produktif). @ Return on Assets (ROA) bisa meningkat, sebab laba bersih dibandingkan dengan aset yang lebih efisien. Dalam hal ini terlihat pada rasio Return on Assets Perusahaan pada proforma interim sebelum transaksi sebesar -0,54X dan setelah transaksi 29,3196 yang mengindikasikan bahwa penjualan aset ini sangat berpengaruh pada efektivitas aset perusahaan dalam memperoleh pendapatan. Hal ini pun juga berdampak pada kinerja keuangan terlihat lebih sehat di mata investor dan kreditur. Rencana strategis jangka Panjang Perseroan yang akan dilakukan setelah pelaksanaan rencana transaksi adalah untuk meningkatkan kompetensi Perseroan sebagai perusahaan perhotelan dengan melakukan perbaikan sistem manajemen hotel, renovasi kamar, dan lainnya agar daya saing hotel-hotel perseroan meningkat. 19
Page 21 OCR 0.576
C.2 Pengaruh Rencana Transaksi Pada Kondisi Keuangan Perseroan Tabel Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Proforma Interim Per 31 Desember 2025 (dalam Rupiah) Laporan Konsolidasian Audit 2025 Hasil Proformma Interim ASET JASET LANGAR (kas dan Setara Kas piutang Usaha 47.330.769 235 10985.786135 16.254.671401 persediaan Piutang Lain-tai : Pihak Ketiga 31590.410.012 215.000.000 11.105.410.012 Pihak Berelasi 625.607:510 675.697.510 (Beban dibayar dimuka 5.376.162.146 Maan9n.a7s 2.638.190.271 ajak dibayar dilenuka 31928262 31928.262 Investasi Jangka pendek aset Lancar Lainnya 520.a19.an6 163.171.081:735 10.955. 786.135 16.2541671-401 115.841.212.500 JUMLAH ASET LANCAR laser iaK LancaR aset Tak Berwujud set pajak Tangguhan Investasi pada Entitas Asosiasi Uang Muka pembelian Aset Tetap dan Properti Investasi 'raksiran Restitusi Pajak Penghasilan 30-71 80.187 TO. GIA 240.6: 20061062:554.125 5.420.056.250 3.952.216.317 4.201.297 154 4.136185,522 19.700.176 307 726,352.003708 5.429.066.259 3.952.216.317 4.201.297.154 @A136.185.522 (20.309.560.927| 13.704 170,307 Pihak Ketiga Pihak Berelasi Ibeban yang masih harus dibayar (Pihak Ketiga pihak Beralasi Utang Pajak Uang Dividen Dihak Ber Pihak Ketiga Pendapatan diterima dimuka tan peralatan hotel penyisihan untuk pengganti abiitas sewa IRagian iabilitas jangka panjang laset Tidak Lancar Lainnya ag 091.087.785 | . | 941.987.785 JUMLAH ASET TIDAK LANCAR | 3001027.a84.059, 120.3091560.027)| 278717, 923. 147 JUMLAH AseT 393.709.320.256 100.308.679.690 '84.075.007.954 LUABILITAS DAN EKUITAS LUADILITAS LANGAR (Utang Bank Jangka Pendek 4.900.000.000 4.900.000.000 Utang Usaha Pihak Ketiga Os2nas.c0c 9.523.254.686 (utang Lain -Isln 66 137.900.893 (sa-180.437.500) 11.988.562.393 10.715.061.165 8.000.258.319 1.864.945.235 8176424022 385.880.828 Barakanosn 770.101.409 152.262.965.700 19.715.064.305 16.465 936.420 1.864.045.225 29.164 949.022 8456078125 21.588.525.000 385.886.808 8378830058 770.701.403 Wa 102 8333751) DUMLAH LMOILITAS LANcAn luasitiras TIDAK LaNcan (Bagian Liabilitas langka Panjang setalah dikurangi bagian jatuh tempo satu tahun 4.190.000.000 4.190.002.000 Wabilitas Pajak Tangguhan 111.295.362 71.205.862 itas Imbalan Kerja Karyawan 39.262 004.283 34.362.901.883 JUMLAH UABILITAS TIDAK LANCAR 39.204.200.745 39.264.200 745 JUMLAH UABILITAS 191 527.106.454 Baroae3a375| ——107422.332.079 erurras |Modat saham 79.781.349.600 79.781.349600 Tambahan Modal Disetar 18.070.084 218 18.079.084.218 Isaido Laba . Ioicadangkan 2.000.000.000 2.000.000.000 leelum dicadangkan 17,783.723.375 124.411025.803 142.154,729.178 (kepentingan Non-pengedali "5 3 7.638.004.609 2.188.270 78.610.492.870 JUMLAH EKUITAS 0 192.242 161.802 124-413.514.073 316.655.675.875 JUMLAH UABILITAS DAN EKUITAS 383.765.328.256 100.208.679.698 'a8a.078.007.952 20
Page 22 OCR 0.618
Laporan Laba Rugi dan Konsolidasian Proforma Interim Per 31 Desember 2025 (dalam rupiah) Laporan Konsolidasian Uraian panyesualan Has! Praforma Interim: Audin 2025 Pendapatan Departmanta Tar ang.ana.30e 227. -300 Ikamar 138.216.942.625 198.236.012.825 Makanan dan Minuman 78250.162.734 78.209.162.732 Lain -Inin 10.082.778.7a7 10.983,72,7a7 an Departamental (104.731.220.a207| (104-731.220.0200| Ki (e.ces.aszasa) (29.946 362.a5a)| Makanan dan Minuman @n.zas.os1.a201| (29. ra6.051.4201| (8.661.027.232) (o2-377.759.316) 122.7s0.c05.375 Lain |sati, Upah dan Tunjangan Lainnya: LABA aRuTo: (72sas.aes.o90)| (0.480.302.901) (enaas.asa.saa| (a1.30.05a.6101| @a9Kaan.oos)| Usaha an, Pemeliharaan dan Energi (13.093.771.a200| Gaaag.rn.azo| 6.76917) @aresng) (535.751.726) (372.107.726) «.730.2051 lamortisasi Perangkat Lunak ADA SEBELUM BUNGA DAN PAJAK : 3na50.059.700 124419,514.079 Pendapatan (Beban) Lain-lain Iseban Bunga lesjak Bumi dan Bangunan asuransi beban Insa Manajemen, Insentif dan Pemasaran Laba penjualan Aset Tetap Laba #enjunian Aset Investasi 139.605,439.075 Ibenghasilan Bunga 1ass73a17 11597317 (Laba (tugi) Selisih Kor - Neto 19.259.521 19.238.521 (benda pajak 5 Ikugi investasi langka pendek Lain lain Bersih 1.602.542.845 (as.a91.025.0000| (13.s49.382.155)| tan (Oeban) Kantor Pusat al Upah dan Tunjangan Lainnya Umum dan Administrasi (5.507.690.265) Bagian atas Laba Neto - Entitas Asosiasi 1.002.012.040 11002012.010 pendapatan Bunga 20.630.204 201630.281 (Run Investasi Jangka Pendek # (Pendapatan Klaim Asuransi Lah na Neta seratosan sarasosa monas | mangan — anna (Ora seo) (ox 991 ca tsmre.o1 a90) a.conase) Be mena roooasaisnf TAGS SinaiS | T2325 ito. Lana (ruan mero TaKuN BEMALAN YANG DAPAT DIATMUSIKAN KEPADA| bemitiEntits Induk @oossanoaonl — teamsaos| ——sasrasasa0 koper oti No memoan “ousorra2ol Rama 270 Taamass.aoo aco. umat G aa PE Adapun penjelasan atas penyesuaian proforma interim yaitu sebagai berikut: e Berdasarkan Proforma Interim Laporan Posisi Keuangan, Rencana Transaksi atas penjualan aset tetap ini berdampak pada peningkatan aset lancar Perseroan sebesar Rp120.618.240.625,- menjadi Rp205.360.084.812,-, yang didorong secara dominan oleh kenaikan kas dan setara kas sebesar Rp115.841.212.500,- dari hasil penjualan aset tetap beserta PPN. Kemudian adanya penambahan piutang lain-lain sebesar Rp7.515.000.000,- akibat penambahan luasan tanah yang ditransaksikan, serta penurunan pada akun beban dibayar dimuka sebesar Rp2.737.971.875,- karena adanya penyesuaian prepaid komisi dan lain-lain. Sementara itu, Aset Tidak Lancar Perseroan mengalami penurunan sebesar Rp20.309.560.927 menjadi Rp278.717.923.142, di mana nilai penurunan tersebut merepresentasikan biaya perolehan atas aset tetap yang dilepaskan dalam transaksi ini. 21
Page 23 OCR 0.881
e Dari sisi Liabilitas jangka pendek, terjadi penurunan liabilitas sebesar Rp24.104.834.375,- menjadi Rp128.158.131.334,- disebabkan oleh adanya penambahan biaya-biaya yang diperoleh dari penjualan aset sebesar Rp8.456.078.125,- (Biaya Notaris sebesar 3#6 dari Nilai Transaksi yaitu sejumlah Rp4.797.450.000,- # sisa Biaya Komisi sebesar 44 dari Nilai Transaksi sejumlah Rp3.658.628.125,-), pengurangan utang lain-lain sebesar Rp54.149.437.500,- menjadi Rp11.988.562.393,- disebabkan adanya pembayaran uang muka dan pembayaran tahap 1 dari penjualan tanah, kemudian ada penambahan utang pajak sebesar Rp21.588.525.000,- menjadi Rp29.764.949.022,- yang merupakan dampak dari adanya PPN dan Pajak Final. Sementara itu, Liabilitas Jangka Panjang tidak mengalami perubahan. Dari sisi Ekuitas, terjadi kenaikan pada Saldo Laba yang belum dicadangkan sebesar Rp124.413.514.073,- yang merupakan keuntungan atas penjualan aset. Hal ini berdampak pada kenaikan ekuitas Perseroan menjadi sebesar Rp316.655.675.875,-. e Berdasarkan Proforma Interim Laba Rugi Perseroan sebelum dan sesudah Rencana Transaksi, terlihat bahwa dengan dilakukannya Rencana Transaksi mengakibatkan kenaikan keuntungan penjualan aset tetap sebesar Rp139.605.439.073,- menjadi Rp139.610.139.073,- setelah penyesuaian. Kemudian terdapat penurunan Pendapatan (Beban) Kantor Pusat Lain-lain - Neto sebesar Rp15.191.925.000,- dengan perhitungan sebagai berikut: Biaya Pajak Final sebesar 2,595 sebesar Rp3.997.875.000,- # Biaya Notaris sebesar 396 dari Nilai Transaksi atau sebesar Rp4.797.450.000 4 Biaya Komisi sebesar 446 dari Nilai Transaksi atau sebesar Rp6.396.600.000. Berikut adalah analisis mengenai perubahan yang terjadi setelah Rencana Transaksi dilaksanakan: Laporan Hasil RASIO Konsolidasian | Penyesuaian Proforma Audit 2025 4 mean Rasio Likuiditas Current Ratio 0,56 1,05 1,60 Ouick Rasio 0,45 1,03 1,48 Cash Ratio 0,31 0,96 127 Rasio Aktivitas Perputaran Piutang Usaha 20,76 - 20,76 Perputaran Utang Usaha 11,00 - 11,00 Perputaran Persediaan 6,44 - 6,44 Perputaran Aset Tetap 0,85 0,07 0,92 Rasio Solvabilitas Debt to Assets 49,9196| -15,3246| 34,595 Debt Eguity Ratio 99,6374 “46, 7690| 52,874 Rasio Profitabilitas Gross Profit Margin 53,964) 0,007) 53,964) Operating Profit Margin 22,071 0,00Y4| 22,0774| Net Profit Margin -0,9214 54,69Y4| 53,771 Return on Eguity -1,0974| 39,724) 38,63Y6| Return on Asset “0,540 25,81760 25,214 22
Page 24 OCR 0.956
a. Rasio Likuiditas Secara keseluruhan, posisi likuiditas mencakup Current Ratio, Cash Ratio, dan Ouick Ratio Perseroan menunjukkan peningkatan. Peningkatan ini menunjukkan bahwa perusahaan sedikit lebih mampu memenuhi utang jangka pendeknya. b. Rasio Aktivitas Berdasarkan laporan proforma, rasio aktivitas hanya berdampak pada Perputaran aset tetap yang mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan kondisi sebelum transaksi dilakukan. Hal ini mencerminkan adanya perbaikan dalam pemanfaatan aset tetap sehingga efisiensi penggunaan aset jangka panjang menjadi lebih baik setelah transaksi. c. Rasio Solvabilitas Penurunan pada rasio Debt to Assets dan Debt to Eguity pada penyesuaian proforma menunjukkan bahwa setelah transaksi, proporsi utang terhadap aset maupun ekuitas mengalami penurunan yang signifikan. Hal ini mengindikasikan adanya perbaikan struktur permodalan dengan berkurangnya tingkat leverage, sehingga risiko keuangan entitas cenderung menurun. d. Rasio Profitabilitas Rasio Gross dan Operating Margin tidak berdampak pada laporan proforma Perseroan menunjukkan bahwa efisiensi operasional inti tidak mengalami perubahan. Sedangkan pada rasio Net profit margin, ROA dan ROE menunjukkan peningkatan yang signifikan yang beralih dari posisi negatif menjadi positif setelah transaksi dilakukan, hal ini mengindikasikan bahwa Perseroan berhasil meningkatkan kinerja laba secara substansial setelah transaksi. Peningkatan profitabilitas secara keseluruhan kemungkinan didorong oleh faktor non- operasional atau perbaikan struktur biaya dan beban lainnya. Secara keseluruhan, kondisi ini mencerminkan peningkatan kemampuan Perseroan dalam menghasilkan laba serta pengembalian atas aset dan ekuitasnya. Berdasarkan Proforma Interim Konsolidasian setelah transaksi, dapat disimpulkan bahwa rencana transaksi menghasilkan perubahan signifikan pada seluruh rasio keuangan. Secara keseluruhan, hal ini menunjukkan bahwa transaksi yang direncanakan akan meningkatkan profitabilitas dan efisiensi operasional. 23
Page 25 OCR 0.530
C.3 Analisis Proyeksi Keuangan Perseroan dan Laporan Laba Rugi Perseroan Proyeksi Laporan Laba Rugi Sebelum Transaksi Makanan dan Minuman Lain -tain Peralatan, Pemeliharaan dan Energi Gaji, Upah dan Tunjangan Lamnya. Beban Umum dan Admmininstrasi Beban Pemararan ILABA USAHA penyusutan Aset Tetap penyusutan Aset Tetap (Kantor Pusat) penyusutan Properti lnvestasi |Amcetisasi Aset Tak Berwujud JAmortisas Perangkat Lunak (Pendapatan (Beban Lain-lain Beban Bunga Pajak Bumi dan Bangunan Kuransi Beban Jasa Manajemen Insentif dan Pemasaran Laba PenjualanAset Tetap Laba PenjualanAset Investasi Penghasilan Bunga Laba (Rugi) Selisih Kurs- Neto Denda Pajak Rugi Investani Jangka Pendek Lain-lain Bersih (Pendapatan (Beban) Kantor Pusat Gaji, Upah dan Tunjangan Lainnya Umumdan Adminstrasi Bagian atas Laba Neto - Entitas Asosiasi Pendapatan Bunga Rugi Investasi Jangka Pendek Pendapatan Klaim Asuransi Beban Bunga Lain: Lin Berih 16:659:560.708) 0541287 685) (14.412 838 9381 (545.192 841) (12573206. 1451| (8577483 160) (8010580 564 (1341272000) 6852934517) 12000000 1227064135 (16.161.732.201| (19:084936 331) (2622745588) 5501000000 609 238 649 (422 291 000) 31.405 910.021) (25.835.659.701) 16727053593) @.ara2 476) (15816347 007) (545.192.849) (12240.276 3a0) (4623918750) 03072787 4317| (1341272000) (5296218203) 12000000 1001 920684 (ar.ceaana.os)| (19882327328) (266830614) 5501000000 654976503 3681272 186 (an 143 740 961 S9 72029510780) 4408649 6971 (101.183.461.415) 129.852.222 335) 3075 73ass| (721-207 5611| 87:534. 298.065) - 1(68.389.140,759)| 181799010 son) (26.562.689 2261 16831720243) (3195670750) (15. 444067.683| (545 192 Ban (13.18.6294) (4537500 0001) @nesca sie) (13412720101 (6961-1930 12000000 1049 31 904 (17.813773.704)| (one asa 7531) angsur 550000000 541005897 IN (dalam Rupiah) 222712057047 145.379 965.824) 72398111262) 4433979957) (103.109.581.3857| 130.209 100.54) 83.430.525.7901 30.001 88.746.655 5ss)| 169.558.943.296)| (32.004 s1 973) 022.324.143.665) 16905 096.097) aan sea (14.682 570843) (as. 192 204) (14051.870791) (4.537 00 0001 (3202855 787) (1.341.272 0107| 6991882 9211| 12000000 1015639957 (20.650.25.221)| (21.589.080.s01) (2772390211) 501000000 1641679236 Gansao7n) (667150720 @erag7) 158343355) IL 4732964627: 793773749 4464585299) (105.22n319.17) (20635493638) 183850.158280) (28.121.737.798) (7.001.191. a5) (8273260. 114222363589) (545.192.804) (3222 982557) 11341272 040) (6016060582 12000000 sen gasea1 (2137a256.167)| (225020773751) (2325590353) 55010001000 377262064 3026510037 (PENGHASILAN (BEBAN) LAINNYA. pengukuran kembahi babiltas imbalan kerja (@3nrsl taaranars (837371 (63373775) (633707.975)| (Bagian Penghasilan Komprehensif Lin Entitas Asosiasi isoga can) (raon3 can) (anon can (aa o023g)| ti.c01.c5) (tek pajak komprehensif 2 & x z 1 ITUMLAH PENGHASILAN (BEBAN) LAINNYA maa an nana aa CU) (LABA (RUGI) KOMPREMENSIF Ikasaori| oo umsaeam| usang oGasaocm| wooden) LABA (RUGI) NETO TAHUN BERJALAN YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA: Pemilik Entitas Induk (anS10275191) — (IMAGS RATA (1IISKSIRGPO) —(1KOASISG1SG) (16105888267) terarsas9) (319551303) — (S838I7OOOA) ——(GIELAIS.600) LABA (RUGI) NETO TAHUN BERJALAN YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA: Pemilik Entitas Induk (az158110808) —(ISINNO9S82S) (1AC06IKAT8M (UKSILMITEN — (LGKRGENSSO) casoon) 24
Page 26 OCR 0.399
Proyeksi Laporan Laba Rugi Setelah Transaksi (dalam Rupiah) Makanan dan Mnuman kat tan |Beban Departmental Makaran dan Minuman tai Ant Gan. Upah dah Tunjangan Lainnya |seban Usaha eralatari Perneliharaan dan Enerai Gap. Upah dan Tunjangan Lainya Beban Umum dan Adsrmtras peban perrasaran (renvuwutan Aset Tetap (Kantor Punat) 'renyuwitan Progerti vestas lamortinaw aset Tak merwutudi at Kuna) (Pendapatan (Beban) Lain-lain meban mung Petak mani dan Marmunan eban Inn Manajemen, Inent! dan Penasaran Laba Perjunlan Aset Tetap Kaba Penjualan Aset Investasi Penahastan punan ata (fugil Seltuh Kurs Neta Denda Patah MUAL Invetau Jacaka Perutek kau lain werst Pendapatan (Beban) Kantor Pusat Get Upah dan Turyangan Lara Umum dan Adremrau Bantan atas Laba peta : Entitas Avosiasi Pendapatan mungn Mug Invertasi Jangka Pendek Pendapatan Kiawn Asuransi sebar puraa Layu lain wersi Patah Taramuhan Pata Ku PENGMASILAN (uKaANI LauterA 235631020123 140312 200003 M210310373 Aa rayoyanan (98.265.583.351)| Ca con Karsa (02 a29 y07 San) (700 na 210) Max aa nya ana) tor 920.555 a25) (ran 3y0 1071| (asas ansasa| Gama man aw 113.360.006435 (ora a01 a01) (2.010 310 5041| (1281272 00) (om7ar2o7 an ooda1yo7a pan (sa sormanro| (225955710) (anon s0 an) (2022 pan San (a13 002 ana) 1983020273 14522601750 (o0e1 217.021) (on 340 150) 280196252720 tan 203301410 mo as7ar7 09 daratan (az ara san nol) (aan aswoyal (0 313 370 San) (27 007.202 700 (01059202 3271 (20.109 7x5 arm) (0725 ana 7a0) Gaara tiraro sar con) (an a52 maa (9923523571 tror2.z07 an (sar 272 000) (0200 nz0.01n)| Lawuazocaa (R0.087.324951) 122 munso0 dani) (ori senar 200x013 296489 329 139 193 01110 oo mao Aa0noano27 1102.101.930.500)| (29220507 sa (Ox ang aan 201) tang aan ran) Lam tmn 73y 22: (raya c07 soal (02 520.401 701 Gran (og17 34x con (2519 202.20) (oya 007 on Don nan (10146463631) (xano ren 310 (ar a72 oo (osa2 2m a07) arsansaar 12 000.000) Lo00mayaa (7761451. Homo7an (asma 330000001 Langonda7a mam osn? 150838 172343 199207 002 330 #r01 510150 samaran (104.765.007.964)| (oa7onsa os) Dara arara tas aan az) (9 745 ann075) an nasa 16422 Oa) (21015 20017) 17.011 995 001) (0070101001) (10 202 370 ma1) 15 152 maa (10.108219.200) (1202 x53 ran)| (aara72 000) (202 o07 asi) anang oa7 12000000 Lon o1asr (18.983.774 0541| (2axz m0. ren) Gamawan 350000000 Lan aro01g ana penang 255706156382 11A20.na7 701 Aa0x9n9290 (107.634as.2a7) (awan2072) Oam as (asa yen ayo) Kar 300.724 205) (reapraan aro (oas2 ar aan) (0 70sar.co1 (72001215 7m) (2092 202 317) (0.982.509.573) (1222 002 370 Mn aana72 00 (rara rana nagin 309 12000000 maen (20.081.815.220| (22012052 9201 an o#gaan 330000000 La7rarasad 101702 Lan (071 307 200) Geaanasai pengukuran kembali abihtas Imbalan her Kanal ways) wars orasi Canarans Bagian Penahasilan Komorehensif Lain Entitas Asoswu | (rsogxsagil o— aao9xcagg tnsognsas) —— tsosxs3) (as o93.can (lek pajak kormoeehenut - - - (ane jk KelaNGn Mela) Kel NGU (UABATUGI) KOMPREENSIF Inoysnne| anakan | 1593000730) LABA (RUGI) NETOTAHUN BERJALAN YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA: 126175176475” SONLOWAII2 — ILSS2A45600 120629340R2 11562071036 Pemilik Entitas Induk Kepentingan Non-pengendati 1B7.6853801980 19990258437 — P2231AM03A3 22269120662” 21.306A22269 LABA (RUGI) NETO TAHUN BERJALAN YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA: Pemilik Entitas Induk 125527 IMANG2) MAA2252699 I0MASIIMG ULAISLOLAGI 10914239423 Kepentingan Non-pengengali f 17.037.549.366 19282426824” M1SRIEORTIO 21621289049 — 20738590656 Pada sisi perbandingan Laporan Laba Rugi, Rencana Transaksi tidak berpengaruh terhadap pendapatan Perseroan dikarenakan objek yang ditransaksikan merupakan aset non operasional yang tidak berkontribusi langsung terhadap pendapatan utama dari Perseroan. 25
Page 27 OCR 0.544
Rencana transaksi ini akan meningkatkan penghasilan bunga Perseroan seiring dengan akumulasi saldo kas yang tumbuh signifikan dari hasil keuntungan penjualan aset tetap. Dampak signifikan ini terlihat pada tahun 2026, di mana laba penjualan aset tetap tercatat sebesar Rp135.611.314.073,-. Hal tersebut mengubah laba bersih Perseroan dari proyeksi awal yang merugi sebesar Rp21.128.459,- pada tahun 2026 menjadi positif sebesar Rp137.037.549.366 ,- setelah Rencana Transaksi. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Perseroan Sebelum Transaksi (dalam Rupiah) (Aser 26 JASET LANcAR Ikas dan Setara Kas seago7ean dngan a60 301722726704 168131831 649 10121130660 vutang Usaha 18152 dan 038 12190056 746 12220050548 12250148947 12220352279 (persediaan 13575884017 157584017 13575884017 13575884017 1575884017 Piutang tain-laen Pihak Ketiga Hani mag o2n Danyaa9o7a Dasi san 028 Dann sago20 Dany m9020 Dinar Berelas: 675.691510 615697510 615691510 615697 510 615697510 Ihevan dibayar dimuka 2206671553 2120667953 21206671953 2206671953 21206671953 ajak dibayar dimuka papa 2422 114 maap? Ma 20an ud 20422 1m aset Lancar Lainnya 3.469 348 102 3 469 3an 189 3.469.348 107 3469 3an 182 3 469 3a 182 IUMUAH ASET LANCAR 55.001.119.262 67405.102.220 65300650056 S1-501.853.40 1435355.7a4 laser MOAK LANCAR laset Tetap 170221 685.073 262.275195962 147200986255 202888273 219035767775 lroperti Investasi A80 a73a15 4338680571 3793487727 3245294203 2103 102039 lAset Tak Berwujud 315601705627 3139 597 es 21769729675 2399881699 2030023723 lhset pajak Tangguhan 4590365.507 4.590.365.507 4590365507 4590365507 590 365.507 Investasi pada Entitas Asosiasi 4619010594 Sadaano76 5862916064 6490399011 7141521 5a9 luang Muka #embekan Aset Tetap & Properti 315.181 A34 35 da1 Aga das annana 385 181 434 In any aga hutang kepada Pihak Beretasi 402.447.761 A09 d7 741 40244771 Mop at77a1 402 447.741 Aset Tidak Lancar Lainnya 361-238 691 361235691 361235691 361235691 361235691 (IUMUAH ASET TIDAK LANCAR TAS 014 525 002 1R0726.855.277 TES 3G Jeon 250774075353 BGGS1.CA5A53 IUABIUTAS DAN EKUITAS IURBIUTAS LANCAN litang Bank langka Pendek 4.900.000.000 lutang Usaha «pihak Ketiga 8.025.200 46 8666395526 6.269 c0x.909 6s69.c0x909 6261 co1909 utang tai tan ihax Ketiga 42610743917 ang cinaa7 2os7nana7nn 20375 024047 19 aaG 2a7ans Pihak Beretasi 19.715.064 365 19715064365 19 715064365 19715064 365 19715 064.365 Iheban yang masih arus dibayar 10.747:522.700 2616624099 7281847326 7210012 can 7201581022 lotang Pajak 2316263776 Geanermaga 6848086253 6581 749497 GS9A15657 litang Dividen - ina Ketiga 345886828 Jnsasca2n 3nsanca20 385.816.828 385 A86 828 (pendapatan diterima dimuka Kagt 330958 Gasa ga 542 634 yaasa2 Guna nasa Gama 984542 Ibenyisinan untuk penggantian perabotan 1094 219883 Logaang ana Logangaga Loga2n9 a03 1004219 R83 bagian Iablitas jangka panjang akan jatuh tempa satu tahun 4190.000.000 IUMLAH UADIUTAS ANCAR 107.5a4-241.870 mapan 7360277 A17 @inecio.7 Ga.o91 001.301 IUABUTAS TIDAK LANCAR (bagian Uabiitas Jangka Panjang setelah Inirurangs bagian jatun tempo satu tahun 55000000000 551000100000 551000000000 550001000000 550000001000 |babitas pajak Tangguhan 1295861 M4255361 71295861 711295861 71295361 Ibabittas tmbalan Kerja Karyawan 34362 904.883 34 362 904.883 34 362 9on853 34362 908.883 34362901883 JUMLAH WABIUTAS TIDAK LANCAR 30074200704 5007 200.748 5007 200.744 50072-200.744 30.071-200744 lerurras IModai Saham 79:781.349.600 Tran 345 600 79181 349600 79 781 345.600 79781319600 tambahan Modal Disetor 18079 081218 1079084214 18079084215 18079084218 18079 084.215 Isaido Lada Okadangkan 2000.000000 2.000.000.000 2.000.000.000 21000.000.000 11000000000 Belum dicadangkan Ssasc12s7n (0.527 a03 254) (4.133 047 5) (40.426.837.3071| (57:660.507.187)| kepentingan Non Pengedat 31031158340 85.501 364 341 26,585345.708 24051524780 BLS 867 A7 (hutan EKUITAS 186 477.201.729 175.834 314.905 162311.991.989 143.085.121.291 123335794078
Page 28 OCR 0.505
Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Perseroan Setelah Transaksi (dalam Rupiah) EA men ea ae Hi oem IASETLANcan as dan Setra Kas 102047:762173 23905 38506 10942598535 1203631685 637 137685508238 Putang Usaha 15 3815967 1877 m7 as0 1e2732a7san 16592269014 17916556274 Persediaan massamon 18575804017 13875884017 135752017 14575 BA017 utang Lintain Pihak Ketiga Hastag 028 asn 49018 Dany 219028 2481215028 Dany sago7n Pihak Berelasi 675697510 61560nS10 675601 sio 615691510 675681510 Beban dibayar dmaka 2206611953 220661953 2206611953 22066711963 22066193 an ayar dmuta, 2842214 aan tua aan mapan pada et Lancar tanya 81 316307 281316301 pu ne30 231316307 731316307 JUMLAH ASET LANGAR. Tone Tuan oa nona TES 655 M25.S00 Tien sea Iaser max uwcan aset tetap sana 1216 261 665 635095 pasonnaos ng mparangast mng26 metan oropeeinvestas 4883373 415 4338 68057 aman 2241 yna 209 2701102039 Aset Tak Berwojud 3850705627 31139597681 216919675 2399281 609 205002373 Aset Pajak Tanggutan 4590365 307 11590 365.07 4590365 507 4590365 507 14590365 507 owestas pada Entitas Ato 4613000553 5415 101083 ngasi NG 1077 113 28 T31s51a 987 Uang Muka Pembean Aset Tetap & Properti Ivestasi 45531 a34 ass naa ass dat A56 AA Ass 3 Laa set Tidak Lancar tronya 291035 61 2 08s en 291085 691 291085.691 291085601 JUMLAH ASET TIOAK LANCAR Tas Tas Taboo Dori Inn Bean IUABUTAS DAN EKUTAS UMONITAS LANCAR Utang Usaha - Pisa Ketiga 1601 465.590 @017323 ang 8574011720 1031esos17 Smn3ms65 Utang ain tar Pihak Ketga 652516160 43711096 2aness19 Banaan9e0 215425991 Pak Berlasi 19715 064 365 18715064365 19715 064 365 19715064365 19715 064365 beban yang masih harus dtayar #at Ketiga 6362519 #302 saga s39e1627as @nng210ees 632p aanc01 hah Berau utang onar 1315903716 1245565201 masesnsara 1268754740 1309 001:295 Uang Orwden Pitak Ketiga 385.306 821 385 306.825 395206228 385886228 385 88628 Pendapatan dtecima duta Ganas sa) emas Gnastasa Gas sar 6561539652 Penyishan untuk penggantan perabotan dan peralatan hore 4.054 219 any Aoa pin 283 Lona 219 903 2.004 219 383 1.004.219.083 JUMLAH WABUTAS TANCAR. Shan sa7 Sas99 204301 S4950315.287 5132510319 19350201810 IUABUTAS TAK LANCAR (oitas ajak Targgutan 11295361 m1661 m4 205861 manga mn 295as (atas Imbalan Kera Karyawan 3362 9041883 31 362 9 283 31 362 904 883 34 362 2253 34362 904983 JUMLAH LABIUTAS TIDAK LANCAH 3507120074 35074200744 Is0ga 20074 5 074 200.74 35074 200744 JUMLAH ABUTAS 2231606723 211056 20025 1031 22400141569 24425.002.554| erumas (Modal Saham pan an co0 Pra san mantan goo Tmn an c00 P0781.345 600 'rambahan Modal Oisetor 18015 084 21 10m osn 1o79o1a 218 079014 211 ARO75 oa 210 sado Laba Diadangian 200000009 20001002000 1000000000 110001000 000 2000000000 Rekim dcadargaan M1 675.AA1 2S 06 183 209063 189 18235.570 M0 564 869 559 47 90041 501 kepentingan Non Bengedah 81061200 114 85521 58239 36:605,571.82 8071765 562 BLASE M6 HUMAN EKUTAS 322 San.osa 177 311-565.306.120 319 601297370 Daan oea 39 CAT Rencana Transaksi penjualan aset tetap akan memberikan dampak signifikan terhadap struktur posisi keuangan Perseroan, di mana aset lancar akan mengalami peningkatan karena adanya kas masuk dari penjualan aset pada tahun 2026. Sementara akun aset tidak lancar akan mengalami penurunan akibat dari penjualan aset tetap tersebut. Pada posisi kas dan setara kas, terdapat biaya-biaya yang akan dikeluarkan Perseroan atas Rencana Transaksi dengan total sebesar Rp15.191.925.000,- yang dialokasikan untuk biaya notaris (396) sebesar Rp4.797.450.000,-, pajak final (2,54) sebesar Rp3.997.875.000,-, serta biaya komisi (4x) sebesar Rp6.396.600.000,-. Dalam hal ini juga, akun aset tetap Perseroan akan mengalami penurunan yang disebabkan oleh pelepasan tanah dengan nilai perolehan sebesar Rp20.309.560.927,-. 27
Page 29 OCR 0.514
Kemudian, untuk Liabilitas Jangka Panjang Perseroan tidak mengalami perubahan setelah Rencana Transaksi. Sementara pada sisi liabilitas lancar, Rencana Transaksi akan menurunkan jumlah liabilitas lancar pada tahun proyeksi disebabkan adanya pembayaran utang jangka pendek di tahun 2026 sehingga terjadi penurunan liabilitas dari Rp103,74 miliar sebelum Rencana Transaksi menjadi Rp48,93 miliar setelah Rencana Transaksi. Pada sisi Ekuitas, ekuitas setelah Rencana Transaksi akan mengalami kenaikan pada tahun 2026 di mana saldo laba yang belum dicadangkan akan berbalik positif dari sebesar Rp17.074.763.302,- menjadi surplus Rp169.891.050.690,-. Penguatan ekuitas ini merupakan hasil dari pengakuan keuntungan atas penjualan aset tetap yang secara langsung memperbaiki posisi permodalan Perseroan. C.4 Analisis Inkremental C.4.1 Kontribusi Nilai Tambah Rasio Keuangan laset Lancar Isebetum Transaksi 9s081119262| 67405102220| — 653806s0056 siso1ss34o0| — asg59ass7aa Isesudan Transaksi 137099264486| 119385004225) tas3nn08a313) oo 1ecessa2ssa0| 176299565410 ISatisih a2012145224| o si9779020e5| soorsasa257| tsas3972179) 13raK0c00607 ISetisi (98) aa.19x) TAN 122.391 223.591 293.189 laser Tidak Lancar Isebelum Transaksi me9o1as2s.0e2| 2s072esesa72| 26s3sc3e009a| 2s077a07nasa| 236es1casas9 sesudah Transaksi amaozsicata | 279895706971 | 264230299088| 250241384923) 236631629229 sets (11.212.008.668)| (310883017) (1.135.461.001) (532.694.231) (20.016.230) etis (d6) 3.881) 0,30x| 0.431 0.211) 0.01x| Itabiitas Lancar Isebelum Transaksi 1o7s4a241870| 82223471543 78360877 417 69116610718 68.081.006 381 Isesudan Transaksi sz229a9s979 | sacagasea92| oo sass093s287 57325940819 49.350801810 Isetsan (sosos7asson| c29ssarm7asu| o(esaogsa2is01l oo turggocegs9g| (18730204571) etis (96) 46,784 35.981 2971| 17.0w| 2751 lEkuitas sebelum Transaksi 186477201729) a7s8sasnasos | sez3rusanse0) o sas085121201| 122338794070 Sesudah Transaksi 322semo2a177| 311sesaoc120| dineowaa7az0| o3p4a970ea039| 328506592114 Setisin tacitospaa8 | 135730991215) as7292915381| rerarrsa7ca8| 205170758036 ISatsih (96) an TANI sen 126.791) 166.351) (pendapatan (sebelum Transaksi 214532679201) 2n67aso23795| 220179520701 222712057047) 225731969069 Isesudan Transaksi: 235693010423 | 240196252720) 246489279129) 2sosasi728a2| 255.706.156382 Isetisin 21,160.351221 2aasan2sye| oo 26310207068 28.126.115,796 29974187313 Isetisa (08) 9261| 10.821 1.95n| 1.cn| 13.28 IBeban Pokok Penjualan Isebelum Transaksi (onaagoszargil (99062097553) (rorissasrarm| o(o3r00s813n9) (105228589812) (sesudah Transaksi Is826ssenas1) o(oeeeacisogaj| (021019305081) (101765007962) (107634858227) Set (815.626.172) 399 492 921 (1s a69 0891| (1.655.426.575) (2.405.968.235) Isetsin (96) O.8an| o.aon| ogis| L61K| 22 Ilaba Kotor sebelum Transaksi tn7os2722022| anye7o92sma1 | otr89560s0esz| t9c0247sesa| 120503079257 (sesudah Transaksi 1aza27aa7071| ransa2637es8| orea307898631) oo ra6073164079| 48071258136 Isetisin 20342725049| 238s271sa6| 25391837979 26470689221 27568218879 Isetsan (9ep 17.381| 20.271) m,3an| 213 22.881) (pendapatan (Beban) Lain-dain Sebelum Transaksi (a2s732061asj) ousasoo7eaag| ousgisacosea| oo traosisz0701| — Garssgr05na| Sesudah Transaksi 113360006435 (og2sesa7sn| ouorasasacan) oo 01082192001 — (25825095731) Selisih 100.786.800290 3.916.423.589 3.771.998.953 3943651583 4171310265 Isetisah (983 201.c0x| 2830| 2101| 2.06 29.47x| laba Bersih Sebelum Transaksi trizaasy| oo esossnn| oo 3319551 205)| (s83a979osaj) — (6361495.c00| Sesudah Transaksi 137.685. 380980 199302584371 — 22231440343 22.269.120662 21.386.422269 seisi 1376s4252520| 16305203226 18911889 040 16.430.141578 15024926.669 Iserisin 1967 GS1SSB.01 449,791 569.71n| 281.394) 236.191) 28
Page 30 OCR 0.955
Hasil analisis menunjukkan bahwa Rencana Transaksi ini akan memberikan perbaikan kepada variabel-variabel yang dianalisa terutama pada variabel Pendapatan (Beban) Lain-lain dan laba bersih Perseroan. Pada sisi proyeksi posisi keuangan, aset lancar perusahaan mengalami peningkatan utamanya diakibatkan adanya kas masuk dari penjualan aset dan juga peningkatan arus kas bersih yang masuk ke Perseroan di tahun-tahun proyeksi. Dalam hal ini terlihat selisih dari sebelum dan sesudah transaksi, selisih aset lancar perusahaan rata-rata berada di angka 107,6596 yang mengindikasi kan perbaikan di aset lancar Perseroan. Aset tetap menurun pada tahun-tahun proyeksi dikarenakan penjualan aset tetap dan pembayaran liabilitas lancar. Dalam hal ini terlihat selisih dari sebelum dan sesudah transaksi, selisih Perseroan rata-rata berada di angka - 0,964 yang mengindikasikan perbaikan pada aset yang tidak berkontribusi pada pendapatan. Liabilitas lancar menurun pada tahun-tahun proyeksi dikarenakan penjualan aset tetap dan peningkatan pendapatan lain-lain berupa penjualan aset oleh Perseroan di tahun-tahun proyeksi. Dalam hal ini terlihat selisih dari sebelum dan sesudah transaksi, selisih Liabilitas lancar Perseroan rata-rata berada di angka -33,644 yang mengindikasikan perbaikan. Ekuitas meningkat pada tahun-tahun proyeksi dikarenakan penjualan aset tetap yang di catat di dalam saldo laba yang belum dicadangkan. Dalam hal ini terlihat selisih dari sebelum dan sesudah transaksi, selisih Ekuitas Perseroan rata-rata berada di angka 95,614 yang mengindikasikan perbaikan. Pendapatan meningkat pada tahun-tahun proyeksi dikarenakan penjualan aset tetap, Dalam hal ini terlihat selisih dari sebelum dan sesudah transaksi, selisih pendapatan Perseroan rata-rata berada di angka 11,714 yang mengindikasikan perbaikan. Beban Pokok Penjualan meningkat pada tahun- tahun proyeksi dikarenakan penjualan aset tetap, Dalam hal ini terlihat selisih dari sebelum dan sesudah transaksi, selisih Beban Pokok Penjualan Perseroan rata-rata berada di angka 0,884 yang mengindikasikan perbaikan. Laba Kotor meningkat pada tahun-tahun proyeksi dikarenakan penjualan aset tetap, dalam hal ini terlihat selisih dari sebelum dan sesudah transaksi, selisih laba Kotor Perseroan rata-rata berada di angka 20,944 yang mengindikasikan perbaikan. Laba Bersih meningkat pada tahun-tahun proyeksi dikarenakan penjualan aset tetap, Dalam hal ini terlihat selisih dari sebelum dan sesudah transaksi, selisih Laba Bersih Perseroan rata-rata berada di angka 1458654 yang mengindikasikan perbaikan. 29
Page 31 OCR 0.959
C.4.2 Biaya dan pendapatan yang relevan Dari sisi aset tetap, Perseroan mendapatkan keuntungan dari penjualan aset tetap dikarenakan aset yang akan ditransaksikan merupakan aset non operasional yang tidak berkontribusi pada pendapatan utama perseroan. Laba yang didapatkan dari Rencana Transaksi sebesar Rp159.915.000.000,- dan setelah dikurangi dengan nilai buku dari aset tetap yang ditransaksi kan hanya Rp20.309.560.927,- dan menghasilkan laba bersih sebesar Rp139.605.439.073,- setelah dikurangi dengan nilai buku aset tetap. C.4.3 Informasi non keuangan yang relevan Berdasarkan informasi yang kami terima dari Manajemen, sampai dengan laporan ini diterbitkan tidak ada informasi non keuangan yang relevan terkait Rencana Transaksi. C.4.4 Prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam menentukan Rencana dan nilai transaksi dengan memperhatikan alternatif lain Berdasarkan informasi yang diperoleh dari manajemen Perseroan, proses pengambilan keputusan atas Transaksi telah dilakukan melalui proses yang sesuai prosedur internal Perseroan. Setelah menentukan rencana atas Transaksi, Direktur harus memperoleh persetujuan dari Direktur Utama dan Dewan Komisaris. Sebelum Direktur mengusulkan usulan rencana atas Transaksi, Direktur telah melalui tahapan proses analisis internal, sebagaimana konfirmasi dengan manajemen Perseroan. Dengan demikian, manajemen telah mengikuti prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam menentukan rencana dan nilai transaksi dengan memperhatikan alternatif lain C.4.5 Hal material lainnya yang dapat memberikan keyakinan bagi penilai bisnis dalam memberikan opini kewajaran transaksi Berdasarkan analisis proyeksi sebelum dan sesudah transaksi, dapat terlihat bahwa transaksi tersebut sangat menguntungkan dari segi selisih antara nilai buku aset sebesar Rp20.309.560.927,- dan penjualan aset tetap sebesar Rp159.915.000.000,- dan menghasilkan laba bersih sebesar Rp139.605.439.073,- setelah dikurangi dengan nilai buku aset tetap. Dan juga hal ini sangat sejalan dengan rencana dari Perseroan yang akan merestrukturisasi dengan pengoptimalisasian aset-aset yang tidak berkontribusi terhadap Pendapatan Perseroan dan merestrukturisasi utangnya dan bisa untuk memenuhi kebutuhan belanja modal untuk mempertahankan daya saing yang semakin menurun jika tidak menjual tanah tersebut. C.5 Analisis Dampak rasio Untuk memastikan bahwa rencana nilai transaksi memberikan nilai tambah, maka dilakukan analisis dampak terhadap rasio sebagai berikut: 30
Page 32 OCR 0.960
C.5.1 Dampak Rasio Likuiditas Rasio likuiditas pada periode proyeksi adalah sebagai berikut: Rasio Likuiditas pada Keuangan Perseroan (Sebelum Transaksi) Rasio Likuidi Current Ratio Ouick Rasio Cash Ratio Rasio Likuiditas Current Ratio Ouick Rasio Cash Ratio Likuiditas Perseroan sebelum transaksi berada pada tingkat yang stabil dan cukup untuk memenuhi kewajiban jangka pendek, tercermin dari nilai Current Ratio, Auick Ratio, dan Cash Ratio yang moderat. Setelah transaksi, rasio likuiditas meningkat signifikan yang menunjukkan penguatan posisi aset lancar, meskipun sempat mengalami penurunan pada beberapa periode akibat penggunaan dana untuk operasional dan investasi. Secara keseluruhan, kondisi likuiditas setelah transaksi tetap lebih baik dibandingkan sebelum transaksi dan masih berada pada tingkat yang aman. C.5.2 Analisis Dampak Rasio Aktivitas Rasio likuiditas pada periode proyeksi adalah sebagai berikut: Rasio Aktivitas pada Keuangan Perseroan (Sebelum Transaksi) Rasio Aktivitas Perputaran Piutang Usaha Perputaran Utang Usaha Perputaran Persediaan Perputaran Aset Tetap 31
Page 33 OCR 0.958
Rasio Aktivitas pada Keuangan Perseroan (Setelah Transaksi) Rasio Aktivitas — Perputaran Piutang Usaha Perputaran Utang Usaha Perputaran Persediaan Perputaran Aset Tetap Penurunan dan fluktuasi rasio aktivitas setelah transaksi menunjukkan adanya penyesuaian operasional yang berdampak pada efisiensi pengelolaan aset dan liabilitas perusahaan. Perputaran piutang usaha cenderung lebih stabil namun sedikit menurun, mencerminkan penyesuaian dalam kebijakan kredit, sementara perputaran utang usaha mengalami fluktuasi yang mengindikasikan perubahan strategi pembayaran kewajiban. Di sisi lain, perputaran persediaan relatif stabil serta perputaran aset tetap yang meningkat menandakan pemanfaatan aset yang lebih optimal setelah transaksi. Secara keseluruhan, meskipun terjadi penurunan pada beberapa rasio, kinerja aktivitas Perseroan masih dalam batas wajar dan berpotensi membaik seiring optimalisasi dan pengelolaan setelah transaksi. C.5.3 Analisis Dampak Rasio Solvabilitas Rasio solvabilitas pada periode proyeksi adalah sebagai berikut: Rasio Solvabilitas pada Keuangan Perseroan (Sebelum Transaksi) Rasio Solvabilitas Debt to Assets Debt Eguity Ratio Rasio Solvabilitas Debt to Assets Debt Egulty Ratio Berdasarkan rata-rata, rasio solvabilitas setelah transaksi menunjukkan perbaikan dibandingkan sebelum transaksi. Hal ini terlihat dari Debt to Assets Ratio yang menurun dari sekitar 0,47 menjadi 0,19, serta Debt to Eguity Ratio yang juga menurun dari sekitar 0,53 menjadi 0,23. Penurunan kedua rasio ini mengindikasikan bahwa proporsi penggunaan utang terhadap aset maupun ekuitas menjadi lebih kecil, sehingga tingkat risiko keuangan Perseroan cenderung menurun. Secara keseluruhan, kondisi ini mencerminkan struktur permodalan yang lebih sehat dan kemampuan Perseroan yang lebih baik dalam mengelola kewajibannya pasca transaksi. 32
Page 34 OCR 0.868
C.5.4 Analisis Dampak Rasio Profitabilitas Perseroan Rasio profitabilitas pada periode proyeksi adalah sebagai berikut: Rasio Profitabilitas pada Keuangan Perseroan (Sebelum Transaksi) Rasio Profitabilitas Gross Profit Margin 54,5896| 54,299 Operating Profit Margin 23,4996| 23,33K| 22,986 Net Profit Margin -0,015 “1,674 “1,514 Return on Eguity -0,014| -2,0686| -2,0596| Return on Asset -0,011| -1,0496| -1,0056| Rasio Profitabilitas pada Keuangan Rasio Profitabilitas Gross Profit Margin 58,654| 58,924| 58,584) Operating Profit Margin 30,484 30,7896| 29,954 Net Profit Margin 59,425 8,304 9,024 Return on Eguity 43,109 6,3696| 6,915 Returnon Asset 33,5696 4974| 5,405) 58,236) 29,561) 28,804 8,881 8,369 6,821) 6,475 5,321) 5,159 Pada rasio profitabilitas setelah transaksi menunjukkan rata-rata peningkatan yang signifikan dibandingkan sebelum transaksi. Seluruh indikator profitabilitas mengalami perbaikan, di mana margin laba menjadi lebih tinggi dan rasio pengembalian yang sebelumnya negatif berubah menjadi positif. Peningkatan Return on Eguity (ROE) menunjukkan bahwa Perseroan semakin efektif dalam menghasilkan laba bagi pemegang saham, sementara peningkatan Return on Assets (ROA) mencerminkan kemampuan Perseroan dalam memanfaatkan aset secara lebih efisien untuk menghasilkan keuntungan. Secara keseluruhan, kondisi ini mencerminkan kinerja keuangan yang lebih baik dan prospek yang lebih positif pasca transaksi. C.6 Analisis Manfaat Rencana Transaksi Adapun manfaat dari Rencana Transaksi adalah sebagai berikut: C.6.1 Manfaat Keuangan Meningkatkan Likuiditas (Cash Inflow), penjualan tanah menghasilkan kas masuk langsung tanpa adanya modal tambahan yang bisa digunakan untuk membayar utang jangka pendek atau bunga pinjaman, membiayai operasional harian, atau menambah modal kerja. Hal ini berdampak dapat meningkatkan rasio likuiditas (current ratio dan guick ratio), sehingga memperbaiki kepercayaan kreditor dan investor. 33
Page 35 OCR 0.953
Mengurangi Beban Utang dan Risiko Finansial, dana hasil penjualan dapat digunakan untuk restrukturisasi utang: - Melunasi pinjaman berbunga tinggi - Mengurangi beban bunga - Memperpanjang tenor atau menegosiasikan ulang struktur utang Hal ini berdampak dapat memperbaiki leverage ratio dan menurunkan risiko kebangkrutan Meningkatkan kinerja laporan keuangan, dengan menjual aset non-produktif: - Aset total menurun, tetapi efisiensi aset meningkat (karena yang tersisa lebih produktif). - Return on Assets (ROA) bisa meningkat, sebab laba bersih dibandingkan dengan aset yang lebih efisien. Hal ini berdampak pada kinerja keuangan terlihat lebih sehat di mata investor dan kreditur. C.6.2 Manfaat Operasional Fokus pada aset ini, penjualan aset yang tidak digunakan membantu manajemen fokus pada aset dan lini bisnis yang produktif. Efisiensi Biaya Pemeliharaan, tanah yang belum diolah sering menimbulkan biaya pajak dan perawatan tanpa manfaat langsung. Menjualnya menghilangkan beban biaya ini. Fleksibilitas Operasional, kas tambahan memungkinkan perusahaan lebih fleksibel untuk mendanai restrukturisasi operasional (seperti efisiensi produksi atau pembenahan SDM). C.6.3 Manfaat Strategis Menarik Investor Baru, perusahaan yang menunjukkan langkah proaktif menyehatkan keuangan akan lebih menarik bagi investor. Meningkatkan nilai perusahaan dalam jangka panjang, perusahaan Dengan likuiditas yang lebih baik dan utang yang lebih rendah, nilai ekuitas dan stabilitas perusahaan cenderung meningkat. Mendukung Transformasi Bisnis, dana hasil penjualan dapat digunakan untuk investasi baru atau diversifikasi bisnis ke sektor yang lebih menguntungkan. 34
Page 36 OCR 0.958
Secara kualitatif, dapat diketahui bahwa pihak-pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi ini adalah Perseroan dan Pembeli. Rencana Transaksi ini bukan merupakan transaksi yang mengandung unsur transaksi afiliasi sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020, karena Perseroan dan Pembeli tidak memiliki beberapa pengurus atau pemegang saham yang sama. Rencana Transaksi yang akan dilakukan bukan merupakan transaksi benturan kepentingan karena memberikan solusi kelangsungan usaha bagi Perseroan dan diselenggarakan sesuai aturan perundang- undangan yang berlaku dan menguntungkan Perseroan. Nilai Rencana Transaksi adalah sebesar Rp159.915.000.000,- sedangkan jumlah ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp192.242.161.802,- dengan demikian Rencana Transaksi tersebut merupakan transaksi material sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020, karena nilai transaksi lebih dari 2096 ekuitas Perseroan. Secara umum, manfaat dari Transaksi ini dilakukan dalam rangka adanya kebutuhan atau dalam rangka memperbaiki struktur keuangan Perseroan dengan menjual tanah yang belum dimanfaatkan. Secara kuantitatif Rencana Transaksi dapat memperbaiki rasio likuiditas, aktivitas, dan solvabilitas Perseroan. Rencana Transaksi — juga memberikan manfaat reorganisasi/restrukturisasi dan/atau pengelompokan aset yang dimiliki dan/atau dikelola oleh Perseroan, sehingga akan memaksimalkan aset sesuai dengan fungsinya. Berdasarkan analisis batas wajar atas dan bawah nilai Rencana Transaksi penjualan ini dimana batas atas adalah Rp171.908.625.000,- sedangkan batas bawah adalah Rp147.921.375.000,- sedangkan nilai Rencana Transaksi adalah Rp159.915.000.000,- (seratus lima puluh sembilan miliar sembilan ratus lima belas juta Rupiah), dapat disimpulkan Rencana Transaksi tersebut masih berada pada batas wajar. Dengan demikian, hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap seluruh aspek yang terkait dalam rangka menentukan dampak positif secara kualitatif, kuantitatif, dan kelayakan dari Rencana Transaksi yang akan dilakukan, maka kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi yang akan dilakukan oleh Perseroan adalah Wajar. URAIAN SINGKAT MENGENAI PIHAK YANG BERTRANSAKSI A. PT Bali Realtindo Benoa sebagai Penjual 1, Riwayat Singkat BRB adalah suatu perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia, berkedudukan di Jakarta Barat dan beralamatkan di Hotel Jayakarta lantai 21, Jalan Hayam Wuruk No. 126, Mangga Besar, Taman Sari, Jakarta Barat, Kota Administrasi Jakarta Barat, DKI Jakarta. BRB didirikan dengan nama PT Bali Bagus Bena berdasarkan Akta Perseroan Terbatas PT Bali Bagus Benoa No. 38 tanggal 7 April 1997 yang dibuat di hadapan Achmad Bajumi, S.H., berdasarkan Surat Penetapan Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di Jakarta tanggal 6 Maret 1997 No. 07/CN/1997/PN.Jkt.Pst. pengganti dari Imas Fatimah, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah memperoleh Pengesahan sesuai dengan Keputusan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. C2- 5990.HT.O1.01.TH.1997 tanggal 2 Juli 1997 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 98 tanggal 20 Agustus 1974, Tambahan No. 5783 (“Akta Pendirian BRB”). 35
Page 37 OCR 0.953
Akta Pendirian BRB tersebut beberapa kali mengalami perubahan dan terakhir kali diubah dengan Akta Pernyataan Keputusan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bali Realtindo Benoa No. 50 tanggal 29 Juli 2024 yang dibuat di hadapan Herlina, S.H., M.Kn., LL.M., Notaris di Jakarta Utara, perubahan anggaran dasar telah diterima dan dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0178705 tanggal 2 Agustus 2024 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0160192.AH.01.11.Tahun 2024 tanggal 2 Agustus 2024. Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham Struktur permodalan dan susunan pemegang saham BRB sebagaimana dinyatakan dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bali Realtindo Benoa No. 56 tanggal 30 September 2014 yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta Selatan dan dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sesuai dengan Surat No. AHU- 01374.40.27.2014 tanggal 1 Oktober 2014 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0100536.40.80.2014 tanggal 1 Oktober 2014 adalah sebagai berikut: Nilai Nominal Rp1.000.000,00 setiap Saham Keterangan Jumlah Jumlah Nilai Nominal Persentase Saham (Rp) (2) Modal Dasar 50.000 50.000.000.000,00 Modal Ditempatkan dan Modal Disetor PT Pudjiadi and Sons Tbk 44.999 44.999.000.000,00 99,9999 Lukman Pudjiadi 1 1.000.000,00 0,0001 Jumlah Modal Ditempatkan dan 45.000 45.000.000.000,00 100 Modal Disetor Saham Dalam Portepel 5.000 5.000.000.000,00 Pengendalian dalam Perseroan dilakukan oleh keluarga Pudjiadi yang merupakan Kelompok Yang Terorganisasi sesuai dengan definisi peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal. Kegiatan Usaha Berdasarkan informasi dari pihak manajemen, sampai dengan laporan ini diterbitkan, BRB merupakan perusahaan non-operasional dengan nomor KBLI 68111 adalah di bidang Real Estate Yang Dimiliki Sendiri Atau Disewa. Izin Usaha Nomor Induk Berusaha Berbasis Risiko No. 1801240061213 tanggal 18 Januari 2024 atas nama BRB yang diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia c.g Lembaga Pengawasan dan Penyelenggaraan OSS. Pengurusan dan Pengawasan Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bali Realtindo Benoa No. 50 tanggal 29 Juli 2024 yang dibuat di hadapan Herlina, S.H., M.Kn., LL.M., Notaris di Jakarta Utara, yang penerimaan pemberitahuannya telah diterima dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian 36
Page 38 OCR 0.860
Hukum dan Hak Asasi Manusia sesuai Surat No. AHU-AH.01.03-0178705 tanggal 2 Agustus 2024 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU- 0160192.AH.01.11.Tahun 2024 tanggal 2 Agustus 2024, susunan Direksi dan Dewan Komisaris terakhir sebagaimana dinyatakan dalam akta adalah sebagai berikut: Dewan Komisaris Komisaris Utama Komisaris Direksi Direktur Utama Direktur Kristian Pudjiadi Ariyo Tejo Lukman Pudjiadi Dra. Ramini Ikhtisar Data Keuangan dan Rasio Keuangan BRB PT BALI REALTINDO BENOA LAPORAN POSISI KEUANGAN AUDIT 2025 DAN 2024 (ANGKA-ANGKA DINYATAKAN DALAM RUPIAH Rp 0! ASET ASET LANCAR Kas dan Sotara kas Biaya dibayar dimuka TOTAL ASET LANCAR ASET TIDAK LANCAR Asot tetap - neto Piutang pihak barelasi TOTAL ASET TIDAK LANCAR TOTAL ASET LIABILITAS & EKUITAS LIABILITAS Utang lain-lain - Pihak ketga Biaya yang masih harus dibayar Utang pajak Pendapatan ditarima dimuka TOTAL LIABILITAS EKUITAS Modal saham Tambahan modak disetor Saldo laba - Belum dicadangkan TOTAL EKUITAS TOTAL LIABILITAS & EKUITAS 23 572559 645 2737 971 875 26:310.531.520 221731 967 221.731.967 40 178.106 625 72.678.106.625 32 600 000 000 40 178 106 626 19.000 000 000 50.178.106.625 93.088.038.145 50.300.838.502 54 149 437 500 19 224 800 159637 600 17 739750 50.000 325 500 37 500.000 150.000.000 54.346.825.000 187.290.050 45 000 000 000 15 000 000 (373 185 a55)| 15.000.000 000 15.000.000 5 197 548 542 44.641.813.145 50.212.548.542 98.085.633.145 50.390.838.502 37
Page 39 OCR 0.917
PT BALI REALTINDO BENOA LAPORAN LABA RUGI AUDIT 2025 DAN 2024 (ANGKA-ANGKA DINYATAKAN DALAM RUPIAH Rp 0) LAPORAN AUDIT | LAPORAN AUDIT DESKRIPSI na 20 PENDAPATAN DEPARTEMENTAL BEBAN DEPARTEMENTAL LABA BRUTO 5 # BEBAN USAHA 808.235.419 545.294.003 RUGI USAHA (808.235.419) (545.294.003) PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN 162.500.022 3,458,317,275 LABA (RUGI) SEBELUM BEBAN KANTOR PUSAT (645.735.397) 2.913.023.272 PENDAPATAN (BEBAN) KANTOR PUSAT 2 £ BEBAN PAJAK : z LABA (RUGI) NETO TAHUN BERJALAN (645.735.397) 2.913.023.272 JUMLAH PENGHASILAN (BEBAN) LAINNYA 3 . LABA (RUGI) KOMPREHENSIF (645.735.397) 2.913.023.272 B. PT Berkat Benoa Propertindo sebagai Pembeli BBP merupakan pihak ketiga yang bukan merupakan pihak afiliasi dari Perseroan. 1, Riwayat Singkat BBP adalah suatu perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia, berkedudukan di Kota Denpasar dan beralamatkan di Jalan Pura Mertasari, RTOOO/RWO00, Pemogan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali. BBP didirikan dengan nama PT Berkat Benoa Propertindo berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas PT Berkat Benoa Propertindo No. 4 tanggal 14 Juli 2025 yang dibuat di hadapan Hendry Prambakat Wirasasmita, S.H., Notaris di Kota Denpasar, yang telah memperoleh pengesahan sesuai dengan Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia No. AHU- 0059479.AH.01.01.Tahun 2025 tanggal 18 Juli 2025, telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0162781.AH.01.11.Tahun 2025 tanggal 18 Juli 2025, dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 61, Tambahan No. 020833 (“Akta Pendirian BBP”). Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham Struktur permodalan dan susunan pemegang saham BBP sebagaimana dinyatakan dalam Akta Pendirian adalah sebagai berikut: Nilai Nominal Rp1.000.000,00 setiap Saham Keterangan Jumlah Jumlah Nilai Nominal Persentase Saham (Rp) (96) Modal Dasar 15.000 15.000.000.000,00 Modal Ditempatkan dan Modal Disetor PT Bangkit Mitra Investama 14.850 14.850.000.000,00 99,00 Bernike Stevany Gloria 150 150.000.000,00 1,00 Jumlah Modal Ditempatkan dan 15.000 15.000.000.000,00 100 Modal Disetor 38
Page 40 OCR 0.941
3, Kegiatan Usaha Kegiatan usaha BBP berdasarkan Anggaran Dasar dan atau KBLI adalah di bidang Real Estat Yang Dimiliki Sendiri Atau Disewa (68111). 4. Izin Usaha Nomor Induk Berusaha Berbasis Risiko No.0708250153642 tanggal 7 Agustus 2025 atas nama BBP yang diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia c.g Lembaga Pengawasan dan Penyelenggaraan OSS. 3 Pengurusan dan Pengawasan Berdasarkan Akta Pendirian BBP, susunan Direksi dan Dewan Komisaris terakhir sebagaimana dinyatakan dalam akta adalah sebagai berikut: Dewan Komisaris Komisaris : Dwiputra Christiarin Direksi Direktur : Josef Ferdinandus Dedy Winata Perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan BBP. 39
Page 41 OCR 0.931
RINGKASAN LAPORAN PENILAI RINGKASAN LAPORAN PENILAIAN REAL PROPERTI Dalam rangka memenuhi kontrak penugasan penilaian yang dilakukan berdasarkan Surat Penawaran/Kontrak dengan No. 00541/2.0131-00/KJPPSPR-PRO/APP/!II/2026 tanggal 19 Februari 2026. Dengan ini kami menyatakan bahwa kami telah melakukan proses penilaian atas objek penilaian. Kami telah melakukan investigasi yang terdiri dari inspeksi, penelaahan, penghitungan, analisis, dan memastikan bahwa proses penilaian sudah dilakukan dengan cara yang benar. Kami telah mereview ulang Laporan No. 00553/2.0131-00/PI/10/0576/1/IV/2026 tanggal 20 April 2026 dikarenakan adanya penyesuaian pada Laporan berdasarkan Surat OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Nomor: S-149/PM.212/2026 tanggal 12 Juni 2026, perihal perubahan dan/atau tambahan informasi atas rencana transaksi Material PT Pudjiadi and Sons Tbk. Dengan diterbitkannya laporan ini, maka Laporan No. 00553/2.0131-00/PI/10/0576/1/IV/2026 tanggal 20 April 2026 dinyatakan tidak berlaku lagi. 1, Status Penilai » Penilai Publik yang bertanda tangan dalam Laporan Penilaian ini yaitu Pipik Firmansyah, S.Pd., M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.) merupakan Penilai Publik Properti dengan Nomor Izin Penilai Publik Nomor: P-1.20.00576 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor: 288/KM.1/2020 Tanggal 19 Mei 2020. # Penilai bertindak atas nama Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Sugianto Prasodjo dan Rekan yang memperoleh Izin Usaha dari Kementerian Keuangan Nomor: 2.15.0131 berdasarkan Kepmenkeu Nomor: 722/KM.1/2015 tanggal 9 September 2015. # Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Sugianto Prasodjo dan Rekan memiliki Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal Nomor: 5-859/PM.223/2015 tanggal 17 November 2015. # Penilai Publik terdaftar sebagai Penilai Industri Keuangan Nonbank dengan Nomor: 274/NB.021/STTD-P/2023 tanggal 26 April 2023. e Penilai Publik terdaftar sebagai Penilai Pertanahan dengan Nomor Izin:1877/SK- PT.01.01/IN//2025 tanggal 20 Maret 2025. # Penilai Publik terdaftar sebagai Penilai Profesi Penunjang Pasar Modal dengan Nomor: STTD.PP-292/PM.021/2025 tanggal 20 Agustus 2025. e Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Sugianto Prasodjo dan Rekan adalah usaha penilai independen yang terdaftar di Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI). # Penilai dalam posisi untuk memberikan penilaian secara obyektif dan tidak memihak. # Penilai tidak memiliki potensi benturan kepentingan dengan subjek dan/atau objek penilaian. » Penilai memiliki kompetensi untuk melakukan penilaian sehingga tidak memerlukan bantuan tenaga ahli untuk melengkapi pelaksanaan tugas sebagaimana yang dimaksud dalam Lingkup Penugasan. » Seluruh Penilai, ahli dan staf pelaksana dalam penugasan ini di bawah koordinator Penilai berizin atau Penilai Publik pada laporan penilaian. 40
Page 42 OCR 0.943
Pemberi Tugas Pemberi Tugas adalah PT PUDJIADI AND SONS TBK yang beralamat di Jalan Hayam Wuruk No. 126, Hotel Jayakarta S.P, Lantai 21, Jakarta. Pengguna Laporan Pengguna laporan adalah PT PUDJIADI AND SONS TBK yang beralamat di Jalan Hayam Wuruk No. 126, Hotel Jayakarta S.P, Lantai 21, Jakarta. Objek Penilaian Dan Kepemilikan Objek penilaian dalam penugasan ini adalah: Lokasi 1: Jenis Properti Jenis Pengembangan Komponen yang dinilai Lokasi Bentuk Kepemilikan Real Properti Rumah Tinggal Tanah (Non Operasional) Surat Tanah SHGB NIB. 22.09.000024144.0 SHGB NIB. 22.09.000031640.0 SHGB NIB. 22.09.000031639.0 SHGB NIB. 22.09.000031651.0 SHGB NIB. 22.09.000031650.0 SHGB NIB. 22.09.000024145.0 SHGB NIB. 22.09.000031648.0 SHGB NIB. 22.09.000031649.0 SHGB NIB. 22.09.000017786.0 4 Terdafatar Atas Nama PT BALI REALTINDO BENOA PT BALI REALTINDO BENOA PT BALI REALTINDO BENOA PT BALI REALTINDO BENOA PT BALI REALTINDO BENOA PT BALI REALTINDO BENOA PT BALI REALTINDO BENOA PT BALI REALTINDO BENOA PT BALI REALTINDO BENOA Luas (m?) 2.525 1.270 635 635 559 384 2.275 3.755 3.455 Jalan Pesanggaran, Kelurahan Pedungan, Kecamatan | Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Provinsi Bali Tunggal, dengan rincian sebagai berikut:
Page 43 OCR 0.914
SHGB” PT BALI 6.322 NIB. REALTINDO 22.09.000031647.0 BENOA SHGB PT BALI 11.725 NIB. REALTINDO | 22.09.000033498.0 BENOA | SHGB PT BALI 3.200 | NIB. REALTINDO | 22.09.000031656.0 BENOA SHGB PT BALI 5.744 NIB. REALTINDO 22.09.000034879.0 BENOA Asumsi I Dinilai sebagai tanah kosong | Penilaian | Lokasi 2: | Jenis Properti 1 Real Properti Jenis « Belum dikembangkan Pengembangan Komponen yang Hi Tanah (Non Operasional) dinilai Lokasi : Jalan Pesanggaran, Kelurahan Pedungan, Kecamatan | Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Provinsi Bali | Bentuk y Tunggal, dengan rincian sebagai berikut: | Kepemilikan Surat Tanah Terdafatar Atas Luas Nama (m2) | SHGB PT BALI 160 | NIB. REALTINDO | | 22.09.000031654.0 BENOA Asumsi 3 Dinilai sebagai tanah kosong | Penilaian Maksud Dan Tujuan Penilaian Maksud dari penilaian ini adalah untuk memberikan opini Nilai Pasar (Market Value) dari properti yang dinilai pada tanggal penilaian untuk tujuan Jual Beli untuk kepentingan PT PUDJIADI SONS TBK. Kami tidak merekomendasikan penggunaan laporan ini selain hanya untuk maksud dan tujuan yang tercantum di atas dan bukan pengguna laporan lainnya. Asumsi Dan Kondisi Pembatas # Laporan Penilaian Properti bersifat non-disclaimer opinion. # Penilai Properti telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam proses Penilaian. # Data dan informasi atau properti pembanding yang diperoleh bersumber dari dan/atau divalidasi oleh asosiasi profesi Penilai. # Laporan Penilaian Properti terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia, yang dapat memengaruhi operasional perusahaan. 8 mencerminkan Penilai Properti bertanggung jawab atas Laporan Penilaian Properti dan kesimpulan Nilai. # Penilai Properti telah melakukan identifikasi atas status hukum objek Penilaian. 42
Page 44 OCR 0.937
s Bahwa objek penilaian yang ditunjukkan kepada Penilai adalah benar merupakan properti dalam objek penilaian. » Bahwa objek penilaian yang dinilai tidak mempunyai masalah hukum dan kepemilikan hak yang tercantum dalam dokumen yang diberikan oleh Pemberi Tugas adalah sah, bebas dari sengketa dan dapat dialihkan haknya. s Data luas dan kuantitas objek penilaian yang diperoleh dari Pemberi Tugas dan telah terkonfirmasi oleh Penilai diasumsikan benar. e Data spesifikasi dan kondisi objek penilaian serta rencana pengembangan yang diperoleh dari Pemberi Tugas dan telah terkonfirmasi oleh Penilai diasumsikan benar. Kondisi objek tertentu yang tidak dapat diinspeksi secara langsung diasumsikan normal. e Data spesifikasi dan kondisi utilitas objek penilaian serta rencana pengembangan yang diperoleh dari Pemberi Tugas dan telah terkonfirmasi oleh Penilai diasumsikan benar. Kondisi utilitas objek tertentu yang tidak dapat diinspeksi secara langsung diasumsikan normal. @ Informasi terkait kondisi, kualitas, dan daya dukung tanah dan fondasi pada objek real properti yang diperoleh dari Pemberi Tugas dan telah terkonfirmasi oleh Penilai diasumsikan benar. # Tidak terdapat potensi risiko lingkungan lainnya yang dapat mempengaruhi hasil penilaian selain yang diperoleh Penilai berdasarkan pengamatan di lokasi. # Data dan Informasi terkait ketentuan tata ruang diperoleh Penilai relevan terhadap Penilaian yang dilakukan pada tanggal penilaian. # Informasi data pasar didapatkan dari hasil inspeksi dan olah data primer dan sekunder relevan terhadap Penilaian yang dilakukan pada tanggal penilaian. » Properti dinilai dengan asumsi dilanjutkan pengembangannya dan digunakan sesuai dengan kegunaan yang telah direncanakan. # Oleh karena beberapa hal yang disebutkan di atas, maka data, asumsi, analisa, perhitungan dan nilai properti yang dihasilkan merupakan nilai yang sangat sensitif terhadap perubahan ekonomi secara cepat dan bersamaan. Penilai menyatakan jika nilai properti sangat mungkin berubah secara cepat terkait perubahan makro ekonomi yang berubah setiap saat. Pendekatan Penilaian Dan Metode Penilaian Dan Alasan Penerapannya Dalam penilaian ini menggunakan Pendekatan Pasar (Market Approach) dengan Teknik perbandingan data pasar (Market Data Comparison Technigue) Alasan pemilihan Pendekatan, Metode dan Teknik berdasarkan pertimbangan sebagai berikut: # Dasar dan premis nilai yang sesuai yang ditentukan oleh persyaratan dan tujuan penugasan penilaian. » Kekuatan dan kelemahan dari pendekatan dan metode penilaian yang mungkin diterapkan. » Kesesuaian dari setiap metode dilihat dari karakteristik aset, dan pendekatan atau metode yang umum digunakan oleh pelaku pasar dalam pasar yang relevan. » Ketersediaan dari informasi yang andal yang dibutuhkan dalam penerapan metode atau beberapa metode. e Dalam penilaian ini menggunakan Pendekatan Pasar (Market Approach) karena tersedianya data pembanding yang dapat dijadikan pembanding secara langsung terhadap objek penilaian. 43
Page 45 OCR 0.957
8. Kesimpulan Nilai Berdasarkan praktik penilaian yang normal dan berdasarkan informasi yang relevan, kondisi pasar, perhitungan serta analisa yang di lakukan serta faktor lain yang berkaitan dengan penilaian dan berpedoman pada kondisi pembatas dalam laporan ini, maka kami berkesimpulan bahwa Nilai Pasar dari properti pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar Rp154.371.000.000,- (Seratus Lima Puluh Empat Miliar Tiga Ratus Tujuh Puluh Satu Juta Rupiah). RINGKASAN LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN Perseroan telah menunjuk KJPP Sugianto Prasodjo dan Rekan sebagai penilai independen sesuai dengan surat penawaran No. 00542/2.0131-00/PAS/KJPPSPR/APP-BS/11/2026 19 Februari 2026 dengan untuk memberikan pendapat kewajaran sehubungan dengan aksi korporasi yang dilakukan oleh Perseroan dalam rangkaian transaksi jual beli aset berupa penjualan Aset Tetap berupa Tanah dengan total luas tanah 42.644 m2 yang terletak di Jalan Pesanggaran, Kelurahan Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Provinsi Bali yang dimiliki oleh anak perusahaan dalam hal ini adalah PT Bali Realtindo Benoa sebagai penjual dengan pihak ketiga yaitu PT Berkat Benoa Propertindo sebagai pembeli. Sebelumnya kami telah menyusun dan menerbitkan laporan pendapat kewajaran dengan No. 00583/2.0131.00/BS/FO/10/0375/I/IV/2026 tanggal 23 April 2026, namun sehubungan dengan adanya surat tanggapan dari Otoritas Jasa Keuangan No S-149/PM.212/2026 tanggal 12 Juni 2026 perihal permintaan perubahan dan/atau tambahan informasi atas rencana transaksi material PT Pudjiadi & Sons Tbk, maka kami menyatakan laporan terdahulu dibatalkan/tidak berlaku lagi. Dengan demikian kami menerbitkan laporan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi dengan nomor baru yaitu No. 00905/2.0131.00/BS-FO/10/0375/1/VI/2026 tanggal 22 Juni 2026 yang berisi koreksi, penambahan penjelasan, dan pengungkapan terkait analisis yang dibuat dengan tidak merubah kesimpulan yang dihasilkan, sebagai berikut: 1. Revisi pada BAB III Analisis Kewajaran Transaksi terkait perubahan pada draft perjanjian: 2. Revisi pada BAB III Analisis Kewajaran Transaksi terkait perubahan pada proyeksi dan proforma interim. Dalam melakukan analisis, sebagai dasar dan pertimbangan bagi kami dalam memberikan pendapat kewajaran atas transaksi tersebut, kami melandaskan dan berdasarkan pada informasi dan data sebagaimana diberikan oleh manajemen Perseroan, yang mana kami mengasumsikan bahwa informasi dan data yang telah diberikan oleh manajemen Perseroan adalah benar, lengkap, dapat diandalkan, dan tidak menyesatkan. Kami tidak melakukan audit ataupun verifikasi secara mendetail atas semua informasi dan data yang telah diberikan oleh manajemen Perseroan, baik lisan maupun tulisan, dan dengan demikian kami tidak dapat memberikan jaminan atau bertanggung-jawab apabila informasi dan data yang diberikan tersebut menjadi tidak lengkap atau menyesatkan. 1. Status Penilai Penilai Publik yang bertanggung jawab sekaligus yang bertanda tangan di dalam Laporan Pendapat Kewajaran ini adalah Ir. Budi Prasodjo, M.Ec.Dev, MAPPI (Cert.), merupakan Penilai Publik Properti & Bisnis dengan Nomor Izin Penilai Publik Properti No. PB-1.13.00375 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor 511/KM.1/2013 Tanggal 23 Juli 2023. Penilai Publik juga telah terdaftar sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal di Otoritas Jasa Keuangan/OIK (d/h Bapepam-LK) dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal No.KEP- 528/KS.13/2026 Tanggal 03 Juni 2026. 44
Page 46 OCR 0.950
Penilai Publik bertindak atas nama Kantor Jasa Penilai Publik Sugianto Prasodjo dan Rekan yang beralamat di 18 Office Park Lantai 3 Unit A-3E, Jl. TB Simatupang, Kelurahan Kebagusan, Kecamatan Pasar Minggu, Kotamadya Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta. KJPP Sugianto Prasodjo dan Rekan memiliki Izin Usaha resmi dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia No. 2.15.0131 berdasarkan Kepmenkeu No. 722/KM.1/2015 tanggal 9 September 2015 dari Menteri Keuangan Republik Indonesia. KJPP Sugianto Prasodjo dan Rekan adalah perusahaan penilai independen yang terdaftar di Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan/OJK (d/h Bapepam-LK) berdasarkan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal No. S-859/PM.223/2015 tanggal 17 November 2015. Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran Maksud dan tujuan penugasan adalah memberikan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dengan tujuan memenuhi POJK No.17/POJK.04/2020 sesuai dengan SEOJK No. 17/SEOJK.04/2020. Pihak-pihak yang melakukan transaksi dalam Rangkaian Rencana Transaksi ini adalah PT Bali Realtindo Benoa sebagai anak perusahaan dari PT Pudjiadi and Sons Tbk atau penjual, dan PT Berkat Benoa Propertindo sebagai pembeli. Objek Analisis dan Pendapat Kewajaran Objek analisis pendapat kewajaran dalam hal ini adalah rangkaian rencana transaksi penjualan aset tetap berupa Tanah dengan total luas tanah 42.644 m2 yang terletak di Jalan Pesanggaran, Kelurahan Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Provinsi Bali yang dimiliki oleh anak Perusahaan Perseroan yaitu PT Bali Realtindo Benoa sebagai penjual dengan pihak ketiga yaitu PT Berkat Benoa Propertindo sebagai pembeli. Asumsi dan Kondisi Pembatas Pendapat kewajaran ini berdasarkan dengan asumsi-asumsi dan kondisi pembatas sebagai berikut: # Bahwa kami tidak mempunyai kepentingan finansial terhadap objek yang dianalisis dan hasil dari pendapat kewajaran yang dilakukan, # Bahwa dengan dilandasi itikad baik, semua dokumen yang diberikan atau diperlihatkan oleh Pemberi Tugas dan pihak ketiga kepada kami dalam rangka pemberian pendapat kewajaran ini adalah sah, benar, lengkap dan sesuai dengan kenyataan sebenarnya dan bahwa dokumen-dokumen yang diberikan kepada kami dalam bentuk foto copy, turunan dan/atau salinan adalah sesuai dengan aslinya dan dokumen tersebut adalah sah, benar, lengkap serta sesuai dengan kenyataan sebenarnya, » Bahwa dokumen-dokumen, pernyataan-pernyataan dan keterangan-keterangan yang diberikan oleh Pemberi Tugas atau pihak ketiga kepada kami untuk tujuan pemberian pendapat kewajaran ini adalah benar, akurat, lengkap dan sesuai dengan keadaan sebenarnya, serta tidak mengalami perubahan sampai dengan tanggal diberikannya pendapat kewajaran ini, 8 Bahwa semua tanda tangan, materai, coretan dan tanda yang terdapat dalam setiap dokumen yang diberikan dan/atau diperlihatkan oleh Pemberi Tugas kepada kami adalah benar dan tanda yang terdapat dalam setiap dokumen fotokopi, turunan dan/atau salinan yang diberikan oleh Pemberi Tugas kepada kami adalah sesuai dengan yang terdapat dalam dokumen aslinya dan tanda tangan, materai, coretan dan tanda yang terdapat pada dokumen adalah benar adanya, 45
Page 47 OCR 0.958
Bahwa instansi Pemerintah dan/atau pihak yang mengeluarkan dan/atau menerbitkan izin, persetujuan, lisensi dan/atau bukti tanda pendaftaran kepada Pemberi Tugas adalah pejabat dan/atau pihak yang berwenang untuk melakukan tindakan-tindakan tersebut dan diwakili oleh orang-(orang) yang berhak dan mempunyai izin, persetujuan, lisensi, dan/atau bukti tanda pendaftaran yang bersangkutan: Kecuali dinyatakan secara tegas dalam pendapat kewajaran ini, tidak dapat diasumsikan bahwa kami berkewajiban dan telah melakukan pemeriksaan legalitas atas objek yang dianalisis: Bahwa semua sengketa dalam bentuk perkara pidana maupun perdata (baik di dalam maupun di luar Pengadilan) yang berkaitan dengan objek yang dinilai tidak menjadi tanggung jawab kami, Bahwa dalam pendapat kewajaran ini didasarkan pada analisa dan perhitungan atas objek yang dianalisis sebagaimana ditunjukkan dalam laporan keuangan yang diberikan dan dokumen — dokumen pendukung lain yang terbatas, Bahwa biaya penugasan ditentukan berdasarkan hari — orang (man-day) dan bukan ditentukan berdasarkan hasil yang diberikan dalam Laporan Pendapat Kewajaran: Bahwa Laporan Pendapat Kewajaran ini dianggap sah apabila terdapat cap dan tanda tangan asli dari pihak kami, Bahwa tanggung jawab kami terbatas kepada pemberi tugas dimaksud dan kami tidak bertanggung jawab terhadap pihak lain yang menggunakan Laporan Pendapat Kewajaran ini, Laporan pendapat kewajaran ini sebagai salah satu informasi untuk dijadikan dasar pemikiran dalam mengambil keputusan, akan tetapi tidak mengikat dan tidak dapat dijadikan sebagai dasar penentu suatu keputusan yang berakibat hukum, karena laporan ini semata-mata dibuat berdasarkan kajian disiplin ilmu dan kemampuan yang kami miliki, Bahwa tanggung jawab material dalam pendapat kewajaran ini adalah sebatas fee yang sudah kami terima. Pendapat Kewajaran merupakan laporan yang bersifat non-disclaimer opinion. Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam proses penyusunan Pendapat Kewajaran. Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya. Analisis dalam penyusunan Pendapat Kewajaran dilakukan dengan menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen Perseroan dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty). Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penyusunan Pendapat Kewajaran dan kewajaran proyeksi keuangan. Pendapat Kewajaran merupakan laporan yang terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan. Kami bertanggung jawab atas Pendapat Kewajaran dan kesimpulan Pendapat Kewajaran. Kami telah memperoleh informasi atas syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan dalam perjanjian-perjanjian yang terkait dengan Rencana Transaksi dari Perseroan. Dalam menilai kewajaran Transaksi, kami menggunakan metodologi analisis sebagai berikut: 1. Analisis atas Rencana Transaksi 2 3 4 - Analisis Kualitatif dan Kuantitatif Rencana Transaksi . Analisis Kewajaran Nilai Transaksi . Analisis Faktor Lain yang Relevan 46
Page 48 OCR 0.938
5. Kesimpulan Hasil analisis yang kami lakukan terhadap Rencana Transaksi adalah sebagai berikut: 5.I Analisis rencana transaksi a) Pihak-pihak yang bertransaksi Pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi ini adalah BRB sebagai entitas anak Perseroan dengan BBP. Rencana Transaksi tidak mengandung unsur transaksi afiliasi sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan POJK 42/POJK.04/2020, karena Perseroan maupun BRB dengan BBP tidak memiliki hubungan dalam segi kepengurusan dan kepemilikan saham. Berdasarkan informasi dan keterangan manajemen Rencana Transaksi bukan merupakan transaksi benturan kepentingan karena memberikan solusi kelangsungan usaha bagi Perseroan dan diselenggarakan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku dan menguntungkan Perseroan. b) Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Transaksi Berdasarkan informasi dari Manajemen, sebelumnya BRB dan BPP telah membuat Perjanjian Pengikatan Jual Beli No. 16 antara PT Bali Realtindo Benoa sebagai Penjual dan PT Berkat Benoa Propertindo yang dibuat dihadapan I Nyoman Suryawan, SH Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah di Kabupaten Badung pada tanggal 07 Agustus 2025. Sehubungan dengan adanya pengukuran ulang, pemecahan, penggabungan, dan penataan jelinjing oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) luas tanah pada objek analisis kewajaran mengalami perubahan sesuai dengan Kesepakatan Perubahan Perjanjian Jual Beli sebagaimana dinyatakan dalam Akta Perjanjian Jual Beli No. 16 Tanggal 7 Agustus 2025 yang dibuat dihadapan I Nyoman Suryawan, SH Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah di Kabupaten Badung tanggal 3 Juni 2026. Adapun poin-poin penting terkait perjanjian atas Rencana Transaksi antara lain sebagai berikut: | Para Pihak - PT Bali Realtindo Benoa sebagai Penjual - PT Berkat Benoa Propertindo selaku Pembeli " Objek Jual Beli Objek Jual beli adalah 14 (empat belas) bidang tanah dengan total luas seluruhnya #42.644 m' terbagi menjadi 2 (dua) blok tanah, masing-masing yaitu: 1. Bidang tanah blok A, seluas 23.951 m2 dengan harga jual beli sebesar Rp89.816.250.000,- (Delapan Puluh Sembilan Miliar Delapan Ratus Enam Belas Juta Dua Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) masing-masing yaitu: - Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000033498.0 seluas 11.725 m2 - Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031647.0 seluas 6.322 m2 - Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000034879.0 seluas 5.744 m2 - Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031654.0 seluas 160 m?. 2, Bidang tanah blok B, seluas 18.693 m? dengan harga jual beli sebesar Rp70.098.750.000,- (Tujuh Puluh Miliar Sembilan Puluh Delapan Juta Tujuh 47
Page 49 OCR 0.924
Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) masing-masing yaitu: - Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000024144.0 seluas 2.525 m3 - Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031640.0 seluas 1.270 m2 - Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031651.0 seluas 635 m?. - Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031639.0 seluas 635 m?. - Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031650.0 seluas 559 m?. - Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000024145.0 seluas 384 m?. - Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031648.0 seluas 2.275 m2. - Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031649.0 seluas 3.755 m. - Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000017786.0 seluas 3.455 m2 - Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031656.0 seluas 3.200 m3. Terhadap tanah yang akan ditransaksikan, tidak terdapat jaminan/sengketa atas objek Transaksi Material. Harga jual beli Harga jual atas 14 (empat belas) bidang tanah dengan total luas seluruhnya 42.644 m? telah ditetapkan oleh para pihak adalah sebesar Rp159.915.000.000,- (belum termasuk PPN) yang dibagi atas beberapa tahap pembayaran. Waktu pelaksanaan realisasi 1. Blok A seluas 23.951 m? dengan harga jual beli sebesar Rp89.816.250.000,- (delapan puluh sembilan miliar delapan ratus enam belas juta dua ratus lima puluh ribu Rupiah) dengan tahapan pembayaran sebagai berikut: a. Tahap pertama adalah pembayaran tanda jadi sebesar Rp3.000.000.000,- (tiga miliar Rupiah) yang telah dibayarkan pada tanggal 05 Juli 2025 b. Tahap kedua sebesar Rp5.110.875.000,- (lima miliar seratus sepuluh juta delapan ratus tujuh puluh lima ribu Rupiah) yang telah dibayarkan pada tanggal 06 Agustus 2025 (& Tahap ketiga yang merupakan pelunasan sebesar Rp81.705.375.000,- (delapan puluh satu miliar tujuh ratus lima juta tiga ratus tujuh puluh lima ribu Rupiah) yang akan dibayar apabila syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan untuk jual beli telah terpenuhi, antara lain yaitu: (i) Pemecahan dan penggabungan telah selesai dilaksanakan: (ii) Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) untuk Pihak Pertama dan Pihak Kedua telah selesai, (iii) Mutasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk menyesuaikan luas tanah dengan sertifikat hasil penggabungan yang baru diterbitkan oleh Kantor Pertanahan Kota Denpasar telah selesai dilaksanakan, (iv) Pengecekan sertifikat secara online telah selesai dilaksanakan dengan hasil tanpa ada blokir/sitaan, catatan-catatan (tidak terjadi sengketa yang tidak dapat diselesaikan) di dalam buku 48
Page 50 OCR 0.950
tanah sehingga sertifikat tersebut dapat ditransaksikan. (v) Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan (BPHTB) telah dibayar dan telah divalidasi oleh Badan Pendapatan Daerah Kota Denpasar (kecuali Pihak Kedua tidak bersedia untuk menandatangani Surat Setoran Pajak Daerah Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan (SSPD-BPHTB) dan/atau surat/dokumen pajak terkait lainnya dan/atau tidak menitipkan/membayar Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan (BPHTB) tersebut kepada Notaris, sehingga tidak bisa divalidasi, maka batas waktu tersebut di atas tetap berlaku dan juga sanksi pembatalan tetap berlaku untuk Pihak Kedua), Pajak Penjualan (PPh) telah dibayar dan telah divalidasi oleh Kantor Pelayanan Pajak Kota Denpasar dan tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sampai dengan tahun transaksi telah dibayar: (vi) PT Pudjiadi and Sons Tbk memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa atas Transaksi Material berupa rencana penjualan Objek Jual Beli yaitu selambatnya tanggal 3 Juli 2026. Blok B seluas 18.693 m? dengan harga jual beli sebesar Rp70.098.750.000,- (tujuh puluh miliar sembilan puluh delapan juta tujuh ratus lima puluh ribu Rupiah) dengan tahapan pembayaran sebagai berikut: a. Tahap pertama adalah pembayaran tanda jadi sebesar Rp3.000.000.000,- (tiga miliar Rupiah) yang telah dibayarkan pada tanggal 05 Juli 2025 : Tahap kedua sebesar Rp3.526.500.000,- (tiga miliar lima ratus dua puluh enam juta lima ratus ribu Rupiah) yang telah dibayarkan pada tanggal 06 Agustus 2025: Tahap ketiga yang merupakan pelunasan sebesar Rp63.572.250.000,- (enam puluh tiga miliar lima ratus tujuh puluh dua juta dua ratus lima puluh ribu Rupiah) yang akan dibayarkan apabila syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan untuk jual beli telah terpenuhi, antara lain yaitu: (i) Pemecahan dan penggabungan telah selesai dilaksanakan, (ii) Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) untuk Pihak Pertama dan Pihak Kedua telah selesai, (ii) Mutasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk menyesuaikan luas tanah dengan sertifikat hasil penggabungan yang baru diterbitkan oleh Kantor Pertanahan Kota Denpasar telah selesai dilaksanakan, liv) Pengecekan sertifikat secara online telah selesai dilaksanakan dengan hasil tanpa ada blokir/sitaan, catatan-catatan (tidak terjadi sengketa yang tidak dapat diselesaikan) di dalam buku tanah sehingga sertifikat tersebut dapat ditransaksikan: (V) Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan (BPHTB) telah dibayar dan telah divalidasi oleh Badan Pendapatan Daerah Kota Denpasar (kecuali Pihak Kedua tidak bersedia untuk menandatangani Surat Setoran Pajak Daerah Bea: (vi) Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan (SSPD-BPHTB) dan/atau surat/dokumen pajak terkait lainnya dan/atau tidak menitipkan/membayar Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan 49
Page 51 OCR 0.952
Bangunan (BPHTB) tersebut kepada Notaris, sehingga tidak bisa divalidasi, maka batas waktu tersebut di atas tetap berlaku dan juga sanksi pembatalan tetap berlaku untuk Pihak Kedua), Pajak Penjualan (PPh) telah dibayar dan telah divalidasi oleh Kantor Pelayanan Pajak Kota Denpasar dan tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sampai dengan tahun transaksi telah dibayar: - dengan ketentuan pemenuhan syarat-syarat tersebut wajib terpenuhi selambat-lambatnya pada tanggal 26 Oktober 2026. c) Manfaat dan Risiko Rencana Transaksi Adapun manfaat bagi Perseroan atas Rencana Transaksi adalah sebagai berikut: 1) Manfaat Keuangan e Meningkatkan likuiditas (cash inflow), penjualan tanah dapat meningkatkan likuiditas Perseroan melalui penerimaan kas secara langsung tanpa memerlukan tambahan modal. Dana yang diperoleh dapat dimanfaatkan untuk memenuhi utang jangka pendek, membayar bunga pinjaman, mendukung operasional harian, serta memperkuat modal kerja. Kondisi ini akan berdampak pada peningkatan rasio likuiditas (current ratio dan guick ratio) sehingga pada akhirnya meningkatkan kepercayaan kreditor dan investor. » Mengurangi beban utang dan risiko finansial, dana yang diperoleh dari hasil penjualan aset dapat dialokasikan untuk restrukturisasi utang, seperti melunasi pinjaman dengan bunga tinggi, mengurangi beban bunga, serta memperpanjang tenor atau menegosiasikan ulang struktur utang. Hal ini berdampak pada perbaikan leverage ratio dan penurunan risiko kebangkrutan » Meningkatkan kinerja laporan keuangan, dengan menjual aset non-produktif berdampak pada total aset menurun, namun akan meningkatkan efisiensi aset karena yang tersisa lebih produktif. Rasio Return on Assets (ROA) berpotensi meningkat karena laba bersih terhadap aset lebih efisien. Hal ini juag berdampak pada peningkatan kinerja keuangan menjadi lebih sehat 2) Manfaat Operasional 8 Fokus pada aset produktif, penjualan aset yang tidak membantu manajemen fokus pada aset dan lini bisnis yang produktif, sehingga pengelolaan operasional menjadi lebih terarah dan efektif. e Efisiensi Biaya Pemeliharaan, tanah yang belum diolah sering menimbulkan biaya pajak dan perawatan tanpa manfaat langsung sehingga dengan menjualnya dapat menghilangkan beban biaya ini. e Fleksibilitas Operasional, kas tambahan memungkinkan Perseroan lebih fleksibel untuk mendanai restrukturisasi operasional (seperti efisiensi produksi atau pembenahan SDM). 50
Page 52 OCR 0.955
3) Manfaat Strategis s Menarik Investor Baru, Perseroan menunjukkan langkah proaktif dalam menyehatkan kondisi keuangan akan meningkatkan daya tarik bagi investor dengan pertimbangan potensi peningkatan pembagian dividen seiring membaiknya kinerja keuangan, serta peningkatan credit rating sebagai dampak dari perbaikan likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas Perseroan. Selain itu, penjualan sebagian aset juga dapat meningkatkan nilai sisa tanah yang belum dijual. Di sisi lain, tambahan dana yang diperoleh membuka peluang bagi Perseroan untuk melakukan re-direction investasinya ke investasi yang memberi return lebih baik. e Meningkatkan Nilai Perusahaan dalam Jangka Panjang, Perseroan dengan likuiditas yang lebih baik dan utang yang lebih rendah, nilai ekuitas dan stabilitasnya cenderung meningkat. Dalam hal ini, Perseroan ingin meningkatkan dan memperbaiki kompetensi dasar sebagai perusahaan di bidang perhotelan. # Mendukung Transformasi Bisnis, dana hasil penjualan dapat digunakan untuk investasi baru atau diversifikasi bisnis ke sektor yang lebih menguntungkan. Selain memberikan berbagai manfaat, Rencana Transaksi ini juga memiliki risiko yang perlu diantisipasi dan dikelolan dengan baik oleh Perseroan, antara lain sebagai berikut: 1) Potensi kehilangan peluang masa depan, apabila tanah yang dijual memiliki prospek pengembangan yang tinggi di masa depan, keputusan untuk menjual cepat berpotensi mengorbankan nilai dan manfaat jangka panjang yang seharusnya dapat diperoleh Perseroan 2) Dampak pajak, penjualan aset tetap dapat menimbulkan pajak penghasilan dari selisih nilai jual dan nilai buku. 3) Persepsi negatif pasar, jika dianggap “menjual aset untuk bertahan hidup,” investor bisa menilai perusahaan sedang dalam kesulitan serius. 5.II Analisis kualitatif dan kuantitatif rencana transaksi a) Riwayat Perseroan Perseroan didirikan dalam kerangka Undang-Undang Penanaman Modal Dalam Negeri No. 6 Tahun 1968, juncto Undang-Undang No. 12 Tahun 1970 berdasarkan Akta Notaris Ridwan Suselo, S.H., Notaris di Jakarta, No. 34 tanggal 17 Desember 1970. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. Y.A.5/278/16 tanggal 02 Agustus 1973 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 67 Tambahan No. 405 tanggal 20 Agustus 1974. Anggaran Dasar Entitas Induk telah mengalami beberapa kali perubahan, yang terakhir berdasarkan Akta Notaris Fathiah Helmi, S.H., No. 3 tanggal 10 Juli 2025 mengenai perubahan modal saham ditempatkan dan disetor penuh dan jumlah saham beredar karena pembagian dividen saham (Catatan 1b). Perubahan Anggaran Dasar tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-0158563.AH.01.11.Tahun 2025 tanggal 15 Juli 2025. Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Entitas Induk, ruang lingkup kegiatan Entitas Induk adalah di bidang perhotelan dengan segala fasilitas dan sarana penunjang lainnya, antara lain jasa akomodasi, perdagangan eceran minuman beralkohol, perdagangan eceran kaki lima 51
Page 53 OCR 0.951
dan los pasar minuman, apartemen, restoran, jasa catering, penyedia jasa boga, real estate, sarana rekreasi dan hiburan yang berada di lokasi hotel. b) Analisis Industri dan Lingkungan c) Perekonomian Indonesia pada tahun 2025 menunjukkan kinerja yang tetap kuat dan stabil, dengan pertumbuhan mencapai 5,1196 (yoy), meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 5,035 (yoy). Pada triwulan IV 2025, pertumbuhan ekonomi bahkan mencapai 5,396 (yoy), didorong terutama oleh aktivitas domestik. Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga menjadi penopang utama dengan pertumbuhan 5,114, diikuti oleh investasi yang tumbuh 6,1296, konsumsi pemerintah 4,554, serta ekspor yang tetap positif sebesar 3,259. Neraca Pembayaran Indonesia tetap terjaga baik, ditopang oleh surplus perdagangan dan aliran modal masuk, dengan cadangan devisa mencapai USD 156,5 miliar yang berada di atas standar kecukupan internasional. Inflasi juga terkendali dalam sasaran Bank Indonesia, yaitu 2,924 (yoy), meskipun tekanan masih terlihat pada kelompok volatile food. Nilai tukar Rupiah sempat mengalami pelemahan hingga Rp16.945 per dolar AS pada Januari 2026 akibat ketidakpastian global, namun Bank Indonesia terus melakukan langkah stabilisasi dan ke depan nilai tukar diprakirakan stabil bahkan cenderung menguat. Kebijakan moneter juga tetap akomodatif dengan penurunan B/-Rate menjadi 4,754 serta peningkatan likuiditas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Secara keseluruhan, prospek ekonomi Indonesia pada tahun 2026 diperkirakan tetap positif dengan pertumbuhan dalam kisaran 4,9-5,796, didukung oleh permintaan domestik yang kuat dan sinergi kebijakan pemerintah, meskipun tetap perlu mewaspadai risiko dari ketidakpastian global. Industri perhotelan Indonesia pada 2025 menghadapi tekanan berat akibat penurunan okupansi yang dipicu oleh pemangkasan anggaran MICE, melemahnya daya beli, dan meningkatnya biaya operasional. Perubahan perilaku konsumen yang beralih ke akomodasi alternatif turut memperketat persaingan, terutama bagi hotel kelas menengah dan non-berbintang. Untuk bertahan, pelaku usaha melakukan efisiensi, diversifikasi layanan, dan percepatan digitalisasi. Meski demikian, investasi dan dukungan pemerintah di destinasi prioritas tetap berjalan, serta segmen hotel berbintang masih relatif stabil. Dengan strategi adaptasi yang tepat dan dukungan berkelanjutan, prospek jangka panjang industri ini tetap positif seiring pemulihan ekonomi dan pariwisata. Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan Berikut analisis operasional dan prospek Perseroan atas Rencana Transaksi: 1) Analisis Operasional s Peningkatan Fokus pada Aset Produktif, Penjualan tanah yang belum dimanfaatkan tersebut berarti perusahaan melepas aset yang tidak memberikan kontribusi terhadap kegiatan inti, sehingga sumber daya (tenaga, waktu, dan dana) dapat difokuskan pada aset produktif seperti fasilitas produksi, infrastruktur operasional, atau lini bisnis utama. Dampak: efisiensi operasional meningkat dan manajemen dapat memusatkan perhatian pada peningkatan kinerja inti. » Efisiensi Biaya Operasional, Tanah yang belum diolah sering menimbulkan biaya tersembunyi, seperti Pajak bumi dan bangunan (PBB), Biaya pengamanan dan pemeliharaan lahan, dan Biaya administrasi aset. Dengan menjualnya, perusahaan 52
Page 54 OCR 0.952
2 mengurangi pengeluaran rutin non produktif. Dampak: margin operasional dan arus kas operasional meningkat. e Meningkatkan Likuiditas Operasional, Dana tunai dari penjualan tanah dapat digunakan untuk menutupi kebutuhan kas jangka pendek (seperti gaji, bahan baku, atau utilitas), dan membiayai program efisiensi atau investasi kecil yang langsung berdampak pada kinerja operasi. Dampak: stabilitas kegiatan operasional meningkat dan ketergantungan pada pinjaman jangka pendek berkurang. » Mendukung Program Restrukturisasi Operasional, Dalam konteks restrukturisasi, dana hasil penjualan tanah bisa dialokasikan untuk modernisasi alat produksi, digitalisasi proses bisnis, penataan ulang rantai pasok (supply chain), atau pembiayaan pesangon dalam program efisiensi SDM. Fokus utama adalah membayar utang jangka pendek atau bunga pinjaman, membiayai operasional harian dan menambah modal kerja, namun setelah itu dana hasil penjualan tanah bisa dialokasikan untuk modernisasi alat produksi, digitalisasi proses bisnis, penataan ulang rantai pasok atau pembiayaan pesangon dalam program efisiensi SDM. Hal ini sejalan dengan rencana manajemen. Dampak: memperkuat daya saing jangka menengah melalui peningkatan produktivitas dan penurunan biaya tetap Analisis Prospek Perusahaan 8 Perbaikan Struktur Keuangan Meningkatkan Daya Saing, dengan posisi kas yang lebih kuat dan rasio utang yang lebih sehat, perusahaan memiliki ruang manuver lebih luas untuk melakukan ekspansi atau inovasi, dan kemampuan lebih baik untuk mendapatkan pembiayaan baru dari investor atau bank. Dampak: prospek keberlanjutan (going concern) meningkat. “ Meningkatkan Kepercayaan Pemangku Kepentingan, restrukturisasi yang ditopang oleh hasil penjualan aset non-produktif menunjukkan manajemen proaktif dan rasional, bukan reaktif dan adanya komitmen untuk memperbaiki kinerja dan transparansi keuangan. Dampak: memperbaiki persepsi pasar, meningkatkan kepercayaan investor, kreditur, dan mitra bisnis. # Potensi Reposisi Bisnis, dana hasil penjualan tanah dapat dimanfaatkan untuk diversifikasi usaha ke bidang yang lebih menguntungkan atau lebih relevan dengan tren pasar, investasi teknologi untuk efisiensi, atau peningkatan kapabilitas SDM. Dampak: prospek pertumbuhan jangka panjang meningkat, meskipun aset fisik berkurang. Meski banyak manfaat, ada beberapa risiko prospektif yang perlu diperhatikan yaitu: » Kehilangan potensi masa depan: jika tanah tersebut di lokasi strategis, nilai jual bisa melonjak di masa depan. e Ketergantungan pada aset yang tersisa: jika tidak diimbangi investasi baru, kapasitas ekspansi perusahaan bisa terbatas. » Sinyal negatif jangka pendek: pasar bisa menafsirkan penjualan aset sebagai tanda tekanan keuangan, terutama jika dilakukan tergesa-gesa. Pertimbangan penjualan tanah tetap dilaksanakan karena Perseroan dihadapkan kepada restrukturisasi utangnya dan tidak bisa memenuhi kebutuhan belanja modal untuk mempertahankan daya saing yang semakin menurun jika tidak menjual tanah tersebut. Serta Peningkatan nilai dari sisa tanah yang belum dijual karena lingkungan 53
Page 55 OCR 0.951
yang lebih tertata dan matang. Mitigasi: pastikan komunikasi publik yang jelas bahwa penjualan dilakukan dalam rangka efisiensi dan optimalisasi aset, bukan darurat keuangan. d) Alasan dilakukan Transaksi Objek analisis pendapat kewajaran dalam hal ini adalah rangkaian Rencana Transaksi penjualan aset tetap berupa Tanah dengan total luas tanah t42.644 m2 yang terletak di Jalan Pesanggaran, Kelurahan Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Provinsi Bali yang dimiliki oleh entitas anak Perseroan yaitu PT Bali Realtindo Benoa sebagai penjual dengan pihak ketiga yaitu PT Berkat Benoa Propertindo sebagai pembeli. Transaksi ini dilakukan dalam rangka memperbaiki struktur keuangan Perseroan dengan menjual tanah yang belum dimanfaatkan. Aset Tetap yang dimiliki oleh Perseroan melalui entitas anak Perseroan yang saat ini merupakan aset non-operasional. e) Keuntungan dan Kerugian Kualitatif Rencana Transaksi 1) Keuntungan (Manfaat) Kualitatif 8 Meningkatkan Likuiditas dan Stabilitas Keuangan, penjualan tanah yang belum diolah memberikan tambahan kas tanpa harus berutang. - Perusahaan menjadi lebih likuid dan mampu memenuhi kewajiban jangka pendek. - Memberikan ruang gerak lebih luas dalam proses restrukturisasi keuangan atau investasi produktif. Makna kualitatif: menunjukkan kemampuan perusahaan mengelola aset secara bijak dan adaptif terhadap tekanan keuangan. » Optimalisasi Portofolio Aset, tanah yang belum diolah biasanya tidak menghasilkan pendapatan dan bahkan memerlukan biaya pemeliharaan (pajak, pengamanan, dll). Dengan menjual aset yang tidak produktif, perusahaan memusatkan sumber daya pada aset yang mendukung kegiatan inti (core business). Makna kualitatif: mencerminkan efisiensi dan fokus strategis dalam manajemen aset. # Meningkatkan Citra dan Kepercayaan Pemangku Kepentingan, langkah menjual aset non-produktif sering dilihat sebagai keputusan rasional dan disiplin finansial. Investor, kreditur, dan mitra bisnis dapat menilai bahwa manajemen memiliki komitmen kuat untuk menyehatkan perusahaan. Makna kualitatif: memperkuat reputasi perusahaan sebagai entitas yang bertanggung jawab dan adaptif terhadap kondisi pasar. s Mendukung Program Restrukturisasi dan Efisiensi, Dana hasil penjualan dapat digunakan untuk membayar utang, menutup kerugian operasional, dan membiayai proyek restrukturisasi atau modernisasi. Makna kualitatif: membantu transisi menuju struktur organisasi dan keuangan yang lebih sehat, mempercepat pemulihan kinerja. e Fleksibilitas Strategis, dengan tambahan kas perusahaan memiliki keleluasaan 54
Page 56 OCR 0.949
#) untuk berinvestasi di sektor baru, mengantisipasi peluang pasar, atau memperkuat cadangan kas menghadapi ketidakpastian ekonomi. Makna kualitatif: memperluas kemampuan adaptasi jangka menengah dan panjang. 2) Kerugian (Risiko) Kualitatif # Kehilangan Potensi Nilai Aset di Masa Depan, Jika tanah tersebut berada di lokasi Strategis atau wilayah berkembang, penjualan saat ini dapat mengorbankan potensi keuntungan besar di masa depan. Makna kualitatif: keputusan jangka pendek yang memperkuat keuangan saat ini bisa melemahkan peluang pertumbuhan jangka panjang. e Persepsi Negatif dari Pasar, Jika penjualan dilakukan dalam situasi tekanan keuangan, publik atau investor bisa menafsirkan bahwa perusahaan sedang kesulitan keuangan, atau menjual aset untuk bertahan hidup. Makna kualitatif: bisa menurunkan kepercayaan sementara dan memengaruhi harga saham atau reputasi bisnis. » Dampak terhadap Struktur Aset dan Neraca, Menjual tanah mengurangi total aset perusahaan. Secara kualitatif, ini bisa mempersempit ruang ekspansi dan mengurangi aset jaminan di masa depan. Makna kualitatif: menurunkan kapasitas perusahaan untuk menarik pembiayaan berbasis aset. » Risiko Penggunaan Dana yang Tidak Produktif, Jika hasil penjualan tidak diarahkan ke kegiatan yang produktif (misalnya hanya untuk menutup defisit sementara), maka manfaat jangka panjang akan hilang. Makna kualitatif: menunjukkan kelemahan dalam perencanaan strategis dan tata kelola keuangan. s Kehilangan Aset Strategis untuk Pengembangan, tanah yang belum diolah bisa menjadi cadangan ekspansi di masa depan, misalnya untuk pembangunan pabrik, gudang, atau proyek baru. Makna kualitatif: menjualnya bisa membatasi fleksibilitas pertumbuhan jangka panjang perusahaan. Analisis Kinerja Historis Secara keseluruhan, kinerja keuangan Perseroan menunjukkan kondisi yang cukup stabil dengan perbaikan struktur keuangan, meskipun profitabilitas mengalami tekanan di periode terakhir. Dari sisi neraca, total aset sempat mengalami fluktuasi namun menunjukkan pemulihan pada 2025. Perseroan juga berhasil menurunkan total liabilitas, terutama liabilitas jangka panjang, yang mencerminkan upaya penguatan struktur permodalan. Sementara itu, ekuitas sempat meningkat hingga 2024, namun mengalami sedikit penurunan pada 2025. Dari sisi laba rugi, pendapatan Perseroan tumbuh kuat hingga mencapai puncaknya pada 2024, namun mengalami penurunan pada 2025. Meskipun laba bruto masih terjaga, peningkatan beban usaha dan beban lainnya menyebabkan penurunan laba bersih secara signifikan hingga Perseroan mencatatkan rugi pada 2025. Hal ini menunjukkan 55
Page 57 OCR 0.963
8) h) adanya tantangan dalam pengendalian biaya yang berdampak langsung pada profitabilitas. Sementara itu, dari sisi arus kas, kinerja Perseroan justru menunjukkan perbaikan yang sangat positif. Arus kas operasi meningkat signifikan dan menjadi kuat pada 2025, mencerminkan kemampuan menghasilkan kas dari kegiatan inti. Arus kas investasi cenderung negatif pada beberapa tahun terakhir yang mengindikasikan adanya ekspansi usaha, sedangkan arus kas pendanaan yang negatif menunjukkan upaya Perseroan dalam mengurangi ketergantungan terhadap utang melalui pelunasan kewajiban. Dengan demikian, meskipun secara operasional dan likuiditas Perseroan menunjukkan perbaikan, tantangan utama ke depan adalah meningkatkan efisiensi biaya agar pertumbuhan pendapatan dapat kembali menghasilkan laba yang berkelanjutan. Analisis Proyeksi Keuangan Secara umum, sebelum Rencana Transaksi, proyeksi keuangan Perseroan menunjukkan kondisi yang kurang ekspansif dan cenderung melemah. Meskipun pendapatan masih tumbuh secara terbatas, Perseroan diproyeksikan terus mencatatkan rugi bersih hingga 2030, dengan tekanan berasal dari beban yang relatif tinggi. Dari sisi neraca, total aset, aset lancar, dan aset tidak lancar menunjukkan tren penurunan, begitu juga dengan ekuitas yang tergerus secara konsisten. Hal ini mengindikasikan adanya risiko penurunan kapasitas usaha dan nilai perusahaan jika tidak dilakukan aksi strategis. Sebaliknya, setelah Rencana Transaksi, kondisi keuangan Perseroan menunjukkan perbaikan yang relatif lebih baik. Pendapatan diproyeksikan tumbuh lebih tinggi dibandingkan sebelum transaksi, disertai dengan efisiensi beban yang tercermin dari penurunan rasio beban terhadap pendapatan. Meskipun laba bersih masih berfluktuasi, tekanan kerugian cenderung lebih terkendali. Dari sisi posisi keuangan, total aset dan ekuitas menunjukkan tren yang lebih stabil (cenderung stagnan hingga sedikit meningkat), yang mencerminkan adanya upaya menjaga keberlanjutan usaha. Secara keseluruhan, Rencana Transaksi memberikan dampak positif berupa perbaikan kinerja operasional, efisiensi biaya, dan stabilisasi struktur keuangan, meskipun tantangan profitabilitas masih perlu menjadi fokus utama Perseroan ke depan, Analisis Rasio Keuangan Secara umum, kondisi keuangan Perseroan menunjukkan risiko likuiditas dan profitabilitas yang perlu menjadi perhatian, meskipun terdapat perbaikan pada efisiensi operasional dan struktur permodalan. Dari sisi likuiditas, seluruh rasio (current, guick, dan cash ratio) berada di bawah 1,00, yang mengindikasikan keterbatasan kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek dengan aset lancar yang dimiliki. Dari sisi aktivitas, Perseroan menunjukkan kinerja yang semakin efisien. Hal ini tercermin dari peningkatan signifikan pada perputaran piutang, Utang usaha, serta aset tetap, yang menandakan perbaikan dalam pengelolaan operasional dan pemanfaatan aset. Perputaran persediaan juga relatif stabil, meskipun sedikit mengalami penurunan pada 2025. Pada rasio solvabilitas, Perseroan sempat menurunkan ketergantungan terhadap utang hingga 2024, namun kembali mengalami peningkatan pada 2025. Meski demikian, secara Umum struktur permodalan masih cukup terjaga karena proporsi utang relatif seimbang dengan ekuitas. Sementara itu, dari sisi profitabilitas, kinerja Perseroan cenderung tidak stabil. Meskipun margin laba kotor masih terjaga pada level yang baik, margin laba operasi dan laba bersih mengalami penurunan, bahkan mencatatkan nilai negatif pada 2025. Hal ini berdampak pada penurunan ROE dan ROA, yang menunjukkan bahwa kemampuan Perseroan dalam menghasilkan laba dari modal dan aset masih menghadapi tantangan. 56
Page 58 OCR 0.961
Secara keseluruhan, risiko utama Perseroan terletak pada tekanan likuiditas jangka pendek dan penurunan profitabilitas, sehingga diperlukan pengendalian biaya yang lebih efektif serta penguatan arus kas untuk menjaga keberlanjutan kinerja keuangan ke depan. i) Analisis Proforma Interim Keuangan Perseroan Ringkasan analisis proforma interim menunjukkan bahwa pelaksanaan Rencana Transaksi berupa penjualan aset tetap memberikan dampak signifikan terhadap kinerja keuangan Perseroan. Dari sisi posisi keuangan, terjadi peningkatan aset lancar yang didorong oleh kenaikan kas dan setara kas hasil penjualan, sementara aset tidak lancar menurun akibat pelepasan aset tetap. Liabilitas jangka pendek meningkat terutama karena timbulnya biaya transaksi dan kewajiban pajak, sedangkan liabilitas jangka panjang tidak mengalami perubahan. Ekuitas mengalami peningkatan yang berasal dari kenaikan laba ditahan akibat keuntungan penjualan aset. Pada laporan laba rugi, transaksi menghasilkan lonjakan laba yang signifikan dari keuntungan penjualan aset, meskipun diikuti peningkatan beban lain-lain terkait pajak dan biaya transaksi. Dari sisi rasio keuangan, likuiditas dan solvabilitas menunjukkan perbaikan, mencerminkan kemampuan yang lebih baik dalam memenuhi kewajiban serta penurunan tingkat leverage. Efisiensi penggunaan aset tetap juga meningkat, meskipun kinerja operasional inti relatif tidak berubah. Sementara itu, profitabilitas mengalami peningkatan signifikan, terutama pada net profit margin, ROA, dan ROE yang beralih ke posisi positif. Secara keseluruhan, transaksi ini berdampak positif terhadap kondisi keuangan Perseroan, terutama dalam meningkatkan profitabilitas, likuiditas, dan struktur permodalan. ji) Analisis Inkremental 1) Analisis Kontribusi Nilai Tambah Analisis inkremental menunjukkan bahwa Rencana Transaksi memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kinerja keuangan Perseroan. Peningkatan terbesar terlihat pada aset lancar dan ekuitas yang didorong oleh masuknya kas dari penjualan aset, sementara liabilitas lancar menurun secara substansial sehingga memperbaiki struktur keuangan. Meskipun aset tetap mengalami sedikit penurunan, hal ini mencerminkan optimalisasi aset yang kurang produktif. Dari sisi kinerja operasional, pendapatan, laba kotor, dan terutama laba bersih mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Proses pengambilan keputusan juga telah dilakukan sesuai prosedur internal dengan mempertimbangkan berbagai alternatif. Secara keseluruhan, transaksi ini dinilai menguntungkan karena menghasilkan nilai tambah besar, memperkuat posisi keuangan, serta mendukung strategi restrukturisasi dan peningkatan daya saing Perseroan. 2 Biaya dan pendapatan yang relevan Dari sisi aset tetap, Perseroan mendapatkan keuntungan atas Rencana Transaksi penjualan aset karena aset tersebut bersifat non operasional yang tidak berkontribusi pada pendapatan utama Perseroan. Laba yang diperoleh dari Rencana Transaksi sebesar Rp159.915.000.000,- sangatlah signifikan. Perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp139.605.439.073,- setelah dikurangi nilai buku aset tetap sebesar Rp20.309.560.927,-. 57
Page 59 OCR 0.956
3) Informasi non keuangan yang relevan Berdasarkan informasi yang kami terima dari Manajemen, sampai dengan laporan ini diterbitkan tidak ada informasi non keuangan yang relevan terkait Rencana Transaksi. Prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam menentukan Rencana dan nilai transaksi dengan memperhatikan alternatif lain Berdasarkan informasi yang diperoleh dari manajemen Perseroan, proses pengambilan keputusan atas Transaksi telah dilakukan melalui proses yang sesuai prosedur internal Perseroan. Setelah menentukan rencana atas Transaksi, Direktur harus memperoleh persetujuan dari Direktur Utama dan Dewan Komisaris. Sebelum Direktur mengusulkan usulan rencana atas Transaksi, Direktur telah melalui tahapan proses analisis internal, sebagaimana konfirmasi dengan manajemen Perseroan. Dengan demikian, manajemen telah mengikuti prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam menentukan rencana dan nilai transaksi dengan memperhatikan alternatif lain 4 5) Hal material lainnya yang dapat memberikan keyakinan bagi penilai bisnis dalam memberikan opini kewajaran transaksi Berdasarkan analisis proyeksi sebelum dan sesudah transaksi, dapat terlihat bahwa transaksi tersebut sangat menguntungkan dari segi selisih antara nilai buku aset sebesar Rp20.309.560.927,- dan penjualan aset tetap sebesar Rp159.915.000.000,- dan menghasilkan laba bersih sebesar Rp139.605.439.073,- setelah dikurangi dengan nilai buku aset tetap. Dan juga hal ini sangat sejalan dengan rencana dari Perseroan yang akan merestrukturisasi dengan pengoptimalisasian aset-aset yang tidak berkontribusi terhadap Pendapatan Perseroan dan merestrukturisasi utangnya dan bisa untuk memenuhi kebutuhan belanja modal untuk mempertahankan daya saing yang semakin menurun jika tidak menjual tanah tersebut. k) Analisis Materialistis Nilai Rencana Transaksi adalah sebesar Rp159.915.000.000,-. Nilai buku ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan gudited per 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp192.242.161.802,-, dengan demikian Rencana Transaksi tersebut merupakan transaksi material sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020, karena nilai transaksi lebih besar dari 20 ekuitas Perseroan yaitu sebesar 83,184. 5.III Analisis kewajaran atas rencana transaksi a) Analisis Perbandingan Rencana Transaksi Berdasarkan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian laporan Penilai Bisnis di Pasar Modal, suatu transaksi dikategorikan wajar apabila transaksi tersebut berada pada kisaran batas atas dan batas bawah sebesar 1,54 dari Nilai Pasar. Analisis perbandingan Rencana Transaksi dilakukan dengan melihat hasil valuasi/penilaian aset Perseroan. Adapun penilaian aset yang kami jadikan acuan pada penugasan ini didasarkan pada hasil penilaian yang telah dilakukan sebagaimana tertuang dalam laporan penilaian aset PT Pudjiadi and Sons Tbk cut off date 31 Desember 2025 dengan laporan No. 00891/2.0131-00/PI/10/0576/1/VI/2026, tanggal 19 Juni 2026 yang diterbitkan oleh KJPP Sugianto Prasodjo dan Rekan dengan menggunakan 58
Page 60 OCR 0.848
Pendekatan Pasar dan Metode Perbandingan data pasar, yang dapat dilihat sebagai berikut: Resume Hasil Penilaian Aset oleh KJPP SPR Lokasi: 1 Jalan Pesanggaran Kelurahan Pedungan Kecamatan Denpasar Selatan Kota Denpasar Provinsi Bali Tanah - SHGB NIB. 22.09.000024144.0 2.525 m3 - SHGB NIB. 22.09.000031640.0 1.270 m3 - SHGB NIB. 22.09.000031639.0 635 m3 - SHGB NIB. 22.09.000031651.0 635 m3 - SHGB NIB, 22.09,000031650.0 559 m3 - SHGB NIB. 22.09.000024145,0 384 m3 - SHGB NIB. 22.09.000031648.0 2.275 m3 - SHGB NIB. 22.09.000031649.0 3.756 m3 - SHGB NIB. 22.09.000017786.0 3.455 M3 - SHGB NIB. 22.09.000031647.0 6.322 m3 - SHGB NIB. 22.09.000033498.0 11.725 m3 - SHGB NIB. 22,09.000031656.0 3.200 m3 - SHGB NIB. 22.09.000034879.0 5.744 m3 Total Tanah 42484 m | 153.792.080.000 Jumlah 153.792.080.000 W (Lokasi: 2 Jalan Pesanggaran Kelurahan Pedungan Kecamatan Denpasar Selatan Kota Denpasar Provinsi Bali Tanah - SHGB NIB. 22.09.000031654.0 160 m3 Total Tanah 160 m3 579.200.000 Jumlah 578.200.000 Jumlah Total 152 42.644 m| 154.371.280.000 Pembulatan 154.371.000.000 | Berdasarkan hasil penilaian aset tersebut diperoleh nilai pasar sebesar Rp154.371.000.000,- dapat diketahui bahwa besaran Rencana Transaksi yang telah disepakati sebesar Rp159.915.000.000,-Sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai Rencana Transaksi lebih tinggi dibandingkan hasil penilaian. b) Uji Batas Atas dan Batas Bawah Rencana Nilai Transaksi Berikut adalah perbandingan Rencana Transaksi dengan hasil penilaian aset dari objek transaksi: Perbandingan Rencana Transaksi dengan Hasil Penilaian Aset Batas Atas 171908625.000| 107,501 75056 Rencana Transaksi| Tanah | az.6a8 | 159.015.000.000| 154.371.000.000 96,531 BAN Wajar Batas Bawah 147921375000 — s2,sox “50x 59
Page 61 OCR 0.952
Untuk menguji kewajaran, nilai Rencana Transaksi dibandingkan dengan hasil penilaian KJPP. Dapat diketahui bahwa besaran Rencana Transaksi yang telah disepakati yakni sebesar Rp159.915.000.000 di mana lebih besar 3,474 dibandingkan dengan hasil penilaian yaitu sebesar Rp154.371.000.000. Nilai ini berada dalam kisaran wajar yang ditetapkan berdasarkan POJK 35/POJK.04/2020, yaitu antara 92,506 (batas bawah) hingga 107,50$6 (batas atas), atau dengan kata lain, berada dalam rentang &7,54 dari nilai pasar aset yang dijadikan acuan maka kami berpendapat rencana transaksi WAJAR. c) Analisis Dampak Rasio Untuk memastikan bahwa Rencana Transaksi memberikan nilai tambah, maka dilakukan analisis dampak terhadap rasio. Secara keseluruhan, analisis dampak rasio menunjukkan bahwa Rencana Transaksi memberikan perbaikan yang cukup signifikan terhadap kinerja keuangan Perseroan. Dari sisi likuiditas, terjadi peningkatan yang mencerminkan kemampuan yang lebih baik dalam memenuhi kewajiban jangka pendek. Pada rasio aktivitas, meskipun terdapat penurunan dan fluktuasi pada beberapa indikator, kondisi tersebut masih dalam batas wajar dan mencerminkan adanya penyesuaian operasional menuju pengelolaan yang lebih optimal. Selanjutnya, rasio solvabilitas menunjukkan perbaikan yang jelas dengan menurunnya tingkat utang terhadap aset dan ekuitas, sehingga risiko keuangan menjadi lebih rendah dan struktur permodalan lebih sehat. Dari sisi profitabilitas, seluruh indikator mengalami peningkatan signifikan, di mana kemampuan Perseroan dalam menghasilkan laba baik dari aset maupun ekuitas menjadi lebih baik. Dengan demikian, secara keseluruhan Rencana Transaksi memberikan dampak positif terhadap likuiditas, struktur permodalan, serta profitabilitas, sekaligus memperkuat kondisi keuangan dan prospek usaha Perseroan ke depan. 5.IV Analisis faktor lain yang relevan Rencana Transaksi memberikan tambahan arus kas masuk secara signifikan bagi Perseroan secara Konsolidasian. Hal ini berdampak langsung pada perbaikan struktur modal kerja dan rasio profitabilitas. Selain itu, penjualan tanah oleh entitas anak Perseroan merupakan langkah strategis untuk mengonversi aset tanah yang belum memberikan kontribusi operasional optimal menjadi aset likuid. Langkah ini memperkuat fleksibilitas keuangan Perseroan untuk mendukung pengembangan unit bisnis lain yang lebih produktif. Pendapat Mengenai Kewajaran Rencana Transaksi Berdasarkan ruang lingkup pekerjaan, asumsi-asumsi, data dan informasi yang diperoleh dan digunakan, penelaahan atas dampak keuangan Rencana Transaksi sebagaimana diungkapkan dalam laporan pendapat kewajaran ini, kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi adalah wajar. 60
Page 62 OCR 0.947
PERNYATAAN DARI DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan menyatakan bahwa: a. Semua informasi material telah diungkapkan dalam Keterbukaan Informasi ini dan informasi tersebut tidak menyesatkan. Rencana Transaksi bukan merupakan Transaksi Afiliasi atau Transaksi Benturan Kepentingan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan. KETERANGAN RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM Perseroan telah mengumumkan pemberitahuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa sehubungan dengan pelaksanaan Transaksi Material (“Rapat”) melalui situs web Bursa Efek Indonesia www.idx.co.id, platform eASY.KSEI, dan situs web Perseroan www.pudjiadiandsons.co.id pada tanggal 20 Mei 2026, yang mana Rapat akan diselenggarakan pada: ha Hari/Tanggal : Selasa, 30 Juni 2026 Pukul 111.30 WIB sampai dengan selesai Tempat Rapat Fisik : Ruangan Bella Vista IV, Lantai 12 Hotel Jayakarta SP Jakarta Jalan Hayam Wuruk No. 126 Jakarta Barat Mata Acara Rapat adalah sebagai berikut: Berikut disampaikan mata acara RUPSLB, yaitu: Persetujuan atas Transaksi Material sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha yaitu sehubungan dengan penjualan aset tetap berupa tanah seluas 442.644 m2 (empat puluh dua ribu enam ratus empat puluh empat meter persegi) yang dimiliki oleh PT Bali Realtindo Benoa (“BRB”) perseroan terbatas yang sahamnya dimiliki 99,994 oleh Perseroan, dengan nilai transaksi sebesar #Rp159.915.000.000,00 (seratus lima puluh sembilan miliar sembilan ratus lima belas juta Rupiah) setara dengan 83,184 (tujuh puluh delapan koma satu dua persen) dari total ekuitas Perseroan per 31 Desember 2025 (“Rencana Transaksi”). Sesuai ketentuan dalam Pasal 14 ayat 2 angka (5) Anggaran Dasar Perseroan, RUPS dalam rangka menyetujui Rencana Transaksi dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut: Kuorum kehadiran dan kuorum keputusan RUPS untuk mata acara mengalihkan kekayaan Perseroan yang merupakan lebih dari 5096 mengalihkan kekayaan Perseroan yang merupakan lebih dari 5095 (lima puluh persen) jumlah kekayaan bersih Perseroan dalam 1 (satu) transaksi atau lebih baik yang berkaitan satu sama lain maupun tidak, menjadikan jaminan utang kekayaan Perseroan yang merupakan lebih dari 509 (lima puluh persen) jumlah kekayaan bersih Perseroan dalam 1 (satu) transaksi atau lebih baik yang berkaitan satu sama lain maupun tidak, penggabungan, peleburan, pengambilalihan, pemisahan, pengajuan permohonan agar Perseroan dinyatakan pailit, dan pembubaran Perseroan, dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: a. RUPS dapat dilangsungkan jika RUPS dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah, kecuali anggaran dasar Perseroan menentukan jumlah kuorum yang lebih besar:
Page 63 OCR 0.958
b. Keputusan RUPS sebagaimana dimaksud pada huruf a adalah sah jika disetujui oleh lebih dari 3/4 (tiga per empat) bagian dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPS. & Dalam hal kuorum sebagaimana dimaksud pada huruf a tidak tercapai, RUPS kedua dapat diadakan dengan ketentuan RUPS kedua sah dan berhak mengambil keputusan jika RUPS dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili paling 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah, kecuali anggaran dasar Perseroan menentukan jumlah kuorum yang lebih besar, d. Keputusan RUPS kedua adalah sah jika disetujui oleh lebih dari 3/4 (tiga per empat) bagian dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPS: dan e. Dalam hal kuorum kehadiran pada RUPS kedua sebagaimana dimaksud pada huruf c tidak tercapai, RUPS ketiga dapat diadakan dengan ketentuan RUPS ketiga sah dan berhak mengambil keputusan jika dihadiri oleh pemegang saham dari saham dengan hak suara yang sah dalam kuorum kehadiran dan kuorum keputusan yang ditetapkan oleh OJK atas permohonan Perseroan. INFORMASI TAMBAHAN Apabila Para Pemegang Saham memerlukan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Perseroan dengan alamat: PT Pudjiadi and Sons Tbk Hotel Jayakarta Jakarta Lt. 21 JI. Hayam Wuruk 126 Jakarta 11180 Tel.: (021) 6593626, Fax.: (021) 6399573 E-mail: pnse@cbn.net.id Website: www.pudjiadiandsons.co.id Jakarta, 25 Juni 2026 Hormat kami, Direksi Perseroan 62
Names mentioned 59 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PUDJIADI AND SONS TBK
p.1 ×8
unresolved
org
PT Pudjiadi
p.2 ×18
unresolved
org
Sons Tbk.
p.2 ×16
unresolved
org
PT Bali Realtindo Benoa
p.2 ×23
unresolved
org
PT Berkat Benoa Propertindo
p.2 ×11
unresolved
person
I Nyoman Suryawan
· Notaris
p.2 ×9
unresolved
org
Pertanahan Nasional
p.2 ×2
unresolved
org
Pendapatan Daerah Kota Denpasar
p.3 ×4
unresolved
org
Sons Estates Ltd.
p.6 ×2
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.6 ×2
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-
p.6 ×2
unresolved
org
PT Jayakarta Investindo
p.7
unresolved
person
Budhi Liman
· Komisaris Independen
p.8
unresolved
org
Departemen Pendapatan
p.11
unresolved
person
Berlasi
p.28
unresolved
org
PT Bali Bagus Bena
p.36
unresolved
org
PT Bali Bagus Benoa
p.36
unresolved
person
Achmad Bajumi
p.36
unresolved
org
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
p.36
unresolved
person
Imas Fatimah
p.36
unresolved
org
Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. C
p.36
unresolved
person
Herlina
· Notaris
p.37 ×3
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.37
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.37
unresolved
org
Kementerian
p.37
unresolved
person
Dra. Ramini Ikhtisar Data
p.38
unresolved
person
Hendry Prambakat Wirasasmita
· Notaris
p.39
unresolved
org
Menteri Hukum Republik Indonesia No. AHU-
p.39
unresolved
org
PT Bangkit Mitra Investama
p.39
unresolved
person
Dwiputra Christiarin
· Komisaris
p.40
unresolved
person
Josef Ferdinandus Dedy Winata
· Direktur
p.40
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.41 ×2
unresolved
org
Sugianto Prasodjo dan Rekan
p.41 ×5
unresolved
org
Kementerian Keuangan
p.41
unresolved
org
PT BALI REALTINDO BENOA Luas
p.42
unresolved
org
KJPP Sugianto Prasodjo
p.45 ×4
unresolved
person
Ir. Budi Prasodjo
p.45 ×2
unresolved
org
Bapepam-LK
p.45 ×4
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Sugianto Prasodjo dan Rekan
p.46
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Sugianto Prasodjo
p.46
unresolved
org
Provinsi DKI Jakarta. KJPP Sugianto Prasodjo dan Rekan
p.46
unresolved
org
Kementerian Keuangan Republik Indonesia
p.46
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia. KJPP Sugianto Prasodjo dan Rekan
p.46
unresolved
person
Akta Notaris Ridwan Suselo
· Notaris
p.52 ×2
unresolved
person
Akta Notaris Fathiah Helmi
· Notaris
p.52 ×7
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.52
unresolved
org
Bank Indonesia
p.53 ×2
unresolved
org
KJPP SPR Lokasi
p.60
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.364
4603 ms
13 Sep 2026 15:13
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [{'area_sqm': None,
'category': 'OTHER',
'description': 'Material.'}],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'MATERIAL',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': 'Material.',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': '509'}