Skip to content
Back to announcement

20260626_PNSE_Keterbukaan Informasi terkait Aksi Korporasi_32104699_lamp3.pdf

Asset transaction Needs review PNSE

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 63

Page 1 OCR 0.944
KETERBUKAAN INFORMASI
KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM

PT PUDJIADI AND SONS TBK
(“Keterbukaan Informasi”)

PT PUDJIADI AND SONS Tbk
(“Perseroan”)

Kegiatan Usaha Utama:
Hotel and Tourism

Kantor Pusat
Hotel Jayakarta Jakarta Lt. 21
JI. Hayam Wuruk 126 Jakarta 11180
Tel.: (021) 6593626,
Fax.: (021) 6399573
E-mail: pnse@cbn.net.id
Website: www.pudjiadiandsons.co.id

KETERBUKAAN INFORMASI INI DISUSUN DALAM RANGKA PEMENUHAN PERATURAN OTORITAS
JASA KEUANGAN NO. 17/POJK.04/2020 TENTANG TRANSAKSI MATERIAL DAN PERUBAHAN
KEGIATAN USAHA (“POJK 17/2020”) KHUSUSNYA TERKAIT DENGAN PERSETUJUAN ATAS
RENCANA PENJUALAN ASET TETAP BERUPA TANAH MILIK ANAK PERUSAHAAN. DEWAN
KOMISARIS DAN DIREKSI PERSEROAN MENYATAKAN BAHWA TRANSAKSI TERSEBUT
MERUPAKAN TRANSAKSI MATERIAL DENGAN NILAI TRANSAKSI LEBIH DARI 5096 DARI EKUITAS
PERSEROAN SEBAGAIMANA DIATUR DALAM POJK 17/2020.

INFORMASI SEBAGAIMANA TERCANTUM DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI PENTING
UNTUK DIBACA DAN DIPERHATIKAN OLEH PEMEGANG SAHAM PERSEROAN. APABILA TERDAPAT
KESULITAN UNTUK MEMAHAMI INFORMASI SEBAGAIMANA TERCANTUM DALAM KETERBUKAAN
INFORMASI INI, DAPAT DILAKUKAN KONSULTASI DENGAN PENASIHAT HUKUM, AKUNTAN
PUBLIK, PENASIHAT KEUANGAN, ATAU PROFESIONAL LAINNYA.

DIREKSI PERSEROAN MENYAMPAIKAN INFORMASI SEBAGAIMANA TERCANTUM DALAM
KETERBUKAAN INFORMASI INI DENGAN MAKSUD UNTUK MEMBERIKAN INFORMASI MAUPUN
GAMBARAN YANG LEBIH LENGKAP KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM PERSEROAN MENGENAI
TRANSAKSI MATERIAL SEBAGAI BAGIAN DARI KEPATUHAN PERSEROAN ATAS POJK 17/2020.
PERSEROAN BERTANGGUNG JAWAB ATAS KEBENARAN DARI SELURUH INFORMASI MATERIAL
YANG DIMUAT DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI DAN SETELAH MELAKUKAN PENELITIAN
SECARA SEKSAMA ATAS INFORMASI-INFORMASI YANG TERSEDIA MENGENAI TRANSAKSI,
DENGAN INI PERSEROAN MENYATAKAN BAHWA SEPANJANG PENGETAHUAN DAN KEYAKINAN
DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS TIDAK ADA FAKTA PENTING ATAU MATERIAL LAINNYA YANG
RELEVAN SEHUBUNGAN DENGAN TRANSAKSI INI YANG BELUM DIUNGKAPKAN YANG DAPAT
MENYEBABKAN KETERBUKAAN INFORMASI INI MENJADI TIDAK BENAR ATAU MENYESATKAN.
Page 2 OCR 0.945
Perubahan dan/atau Tambahan Informasi atas Keterbukaan informasi ini diterbitkan di Jakarta pada
tanggal 25 Juni 2026 dan merupakan satu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari Keterbukaan
Informasi yang telah diterbitkan di Jakarta pada tanggal 20 Mei 2026.

PENDAHULUAN

Keterbukaan informasi ini disampaikan kepada Para Pemegang Saham PT Pudjiadi and Sons Tbk.
(“Perseroan”) yang dibuat sehubungan dengan rencana penjualan aset tetap berupa tanah seluas
£t 42.644 m2 (empat puluh ribu enam ratus empat puluh meter persegi) yang dimiliki oleh PT Bali
Realtindo Benoa (“BRB”), perseroan terbatas yang sahamnya dimiliki 99,9996 oleh Perseroan, dengan
nilai transaksi sebesar t Rp159.915.000.000,- (seratus lima puluh sembilan miliar sembilan ratus lima
belas juta Rupiah) setara dengan 83,184 (tujuh puluh delapan koma satu dua persen) dari total ekuitas
Perseroan per 31 Desember 2025 yaitu sebesar Rp192.242.161.802,- (seratus sembilan puluh dua miliar
dua ratus empat puluh dua juta seratus enam puluh satu ribu delapan ratus dua Rupiah) (“Rencana
Transaksi”). Berdasarkan informasi dari BRB dan PT Berkat Benoa Propertindo (“BBP”), BRB sebagai
Penjual dan BBP sebagai Pembeli telah menandatangani Akta No. 16 tanggal 07 Agustus 2025, yang
dibuat di hadapan I Nyoman Suryawan, SH Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah di Kabupaten
Badung, sehubungan dengan adanya pengukuran ulang oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) luas
tanah pada objek mengalami perubahan sesuai dengan Surat Keterangan Jual Beli Tanah. Kemudian
BRB dan BBP telah menyepakati perubahan amandemen atas Akta No. 16 tanggal 07 Agustus 2025,
yang dibuat di hadapan I Nyoman Suryawan, SH Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah di Kabupaten
Badung yang terakhir kali diubah dengan Kesepakatan Perubahan Perjanjian Jual Beli Bersyarat
sebagaimana dinyatakan dalam Akta Perjanjian Jual Beli No. 16 tanggal 7 Agustus 2025 yang dibuat di
hadapan I Nyoman Suryawan, S.H., Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah di Kabupaten Badung yang
dibuat di bawah tangan dan bermeterai cukup pada tanggal 3 Juni 2026 (“Akta Nomor 16”).

Rencana Transaksi akan dilakukan setelah masing-masing pihak telah melakukan pemenuhan seluruh
syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan sebagaimana dinyatakan dalam persyaratan pendahuluan
berdasarkan Akta Nomor 16. Adapun poin-poin penting dalam Akta Nomor 16 tersebut adalah

sebagai berikut:

kb Para Pihak
- PT Bali Realtindo Benoa sebagai Penjual.
# PT Berkat Benoa Propertindo selaku pembeli.

". Objek Jual Beli
Objek Jual beli adalah 14 (empat belas) bidang tanah dengan luas seluruhnya 442.644 m'

terbagi menjadi 2 (dua) blok tanah, masing-masing yaitu:

Bidang tanah blok A, seluas 23.951 m? dengan harga jual beli sebesar Rp89.816.250.000,-
(Delapan Puluh Sembilan Miliar Delapan Ratus Enam Belas Juta Dua Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah)
masing-masing yaitu:

- Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000033498.0 seluas 11.725 m2.

1s Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031647.0 seluas 6.322 m?.

- Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000034879.0 seluas 5.744 m'.

- Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031654.0 seluas 160 m?.
Page 3 OCR 0.935
Bidang tanah blok B, seluas 18.693 m? dengan harga jual beli sebesar Rp70.098.750.000,- (Tujuh
Puluh Miliar Sembilan Puluh Delapan Juta Tujuh Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) masing-masing

yaitu:

Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000024144.0 seluas 2.525 m?.
Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031640.0 seluas 1.270 m3.
Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031651.0 seluas 635 m?.
Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031639.0 seluas 635 m?.
Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031650.0 seluas 559m?.
Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000024145.0 seluas 384 m?.
Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031648.0 seluas 2.275 m2,
Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031649.0 seluas 3.755 m'.
Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000017786.0 seluas 3.455 m'.
Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031656.0 seluas 3.200 m?.

Terhadap tanah yang akan di transaksikan, tidak terdapat jaminan/sengketa atas objek
Transaksi Material.

Harga Jual Beli
Harga jual atas 14 (empat belas) bidang tanah dengan luas seluruhnya #42.644 m? telah
ditetapkan oleh para pihak adalah sebesar Rp159.915.000.000,00 (belum termasuk PPN) yang

dibagi atas beberapa tahap pembayaran.

Waktu Pelaksanaan Realisasi

1)

Blok A seluas 23.951 m2 dengan harga jual beli sebesar Rp89.816.250.000,- (delapan puluh
sembilan miliar delapan ratus enam belas juta dua ratus lima puluh ribu Rupiah) dengan

tahapan pembayaran sebagai berikut:
a. Tahap pertama adalah pembayaran tanda jadi sebesar Rp3.000.000.000,- (tiga miliar

Rupiah) yang telah dibayarkan pada tanggal 05 Juli 2025

b. Tahap kedua sebesar Rp5.110.875.000,- (lima miliar seratus sepuluh juta delapan
ratus tujuh puluh lima ribu Rupiah) yang telah dibayarkan pada tanggal 06 Agustus

2025

& Tahap ketiga yang merupakan pelunasan sebesar Rp81.705.375.000,- (delapan puluh
satu miliar tujuh ratus lima juta tiga ratus tujuh puluh lima ribu Rupiah) yang akan
dibayar apabila syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan untuk jual beli telah
terpenuhi, antara lain yaitu:

(1
(ii)
di)

ti

(9)

Pemecahan dan penggabungan telah selesai dilaksanakan ,

Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) untuk Pihak

Pertama dan Pihak Kedua telah selesai,

Mutasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk menyesuaikan luas tanah

dengan sertifikat hasil penggabungan yang baru diterbitkan oleh Kantor

Pertanahan Kota Denpasar telah selesai dilaksanakan :

Pengecekan sertifikat secara online telah selesai dilaksanakan dengan hasil

tanpa ada blokir/sitaan, catatan-catatan (tidak terjadi sengketa yang tidak

dapat diselesaikan) di dalam buku tanah sehingga sertifikat tersebut dapat

ditransaksikan.

Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan (BPHTB) telah dibayar dan telah

divalidasi oleh Badan Pendapatan Daerah Kota Denpasar (kecuali Pihak Kedua
3
Page 4 OCR 0.951
(vi)

tidak bersedia untuk menandatangani Surat Setoran Pajak Daerah Bea
Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan (SSPD-BPHTB) dan/atau
surat/dokumen pajak terkait lainnya dan/atau tidak menitipkan/membayar
Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan (BPHTB) tersebut kepada
Notaris, sehingga tidak bisa divalidasi, maka batas waktu tersebut di atas tetap
berlaku dan juga sanksi pembatalan tetap berlaku untuk Pihak Kedua), Pajak
Penjualan (PPh) telah dibayar dan telah divalidasi oleh Kantor Pelayanan Pajak
Kota Denpasar dan tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sampai dengan
tahun transaksi telah dibayar,

PT Pudjiadi and Sons Tbk memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa atas Transaksi Material berupa rencana penjualan Objek Jual
Beli yaitu selambatnya tanggal 3 Juli 2026.

Menerangkan bahwa atas sisa pelunasan sebesar Rp81.705.375.000,00
(delapan puluh satu miliar tujuh ratus lima juta tiga ratus tujuh puluh lima ribu
Rupiah) tersebut, telah dilakukan beberapa kali pembayaran sebagai berikut :
(1) Tanggal 6 November 2025 sebesar Rp540.000.000,00

(ii) — Tanggal 28 November 2025 sebesar Rp1.000.000.000,00

(iii) — Tanggal 10 Desember 2025 sebesar Rp6.000.000.000,00

(iv) Tanggal 10 Desember 2025 sebesar Rp31.972.062.500,00

(v) Tanggal 12 Februari 2026 sebesar Rp14.126.812.500,00

(vi) Tanggal 13 Maret 2026 sebesar Rp14.033.250.000,00

Jumlah yang sudah dibayarkan sampai saat ini sebesar Rp67.672.125.000,00
(enam puluh tujuh miliar enam ratus tujuh puluh dua juta seratus dua puluh
lima ribu Rupiah) sehingga nilai sisa untuk pelunasan sebesar
Rp14.033.250.000,00 (empat belas miliar tiga puluh tiga juta dua ratus lima
puluh ribu Rupiah).

Apabila Pihak Kedua tidak dapat melakukan sisa pembayaran sebagaimana
tersebut di atas setelah syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan pada huruf c
tersebut di atas selesai dilaksanakan, maka Pihak Kedua wajib membayar
denda sebesar 1,596 (satu koma lima persen) per bulan dari jumlah yang wajib
dibayar dan denda tersebut dapat ditagih dan harus dibayar seketika itu juga
oleh Pihak Kedua kepada Pihak Pertama.

Apabila sampai dengan batas waktu 30 (tiga) hari terhitung sejak

dinformasikan oleh pihak Notaris bahwa syarat-syarat dan ketentuan-

ketentuan pada huruf c tersebut di atas telah selesai dilaksanakan, Pihak

Kedua tidak juga dapat melakukan pembayaran, maka:

a. Perjanjian Jual Beli Bersyarat ini oleh para Pihak dinyatakan tidak
berlaku lagi dan batal dengan sendirinya tanpa diperlukan lagi akta
pembatalan dalam bentuk apapapun dan juga tidak diperlukan
keputusan pengadilan:

b. Seluruh uang yang telah dibayarkan oleh Pihak Kedua kepada Pihak
Pertama akan tetap menjadi hak Pihak Pertama dan Pihak Kedua tidak
berhak untuk menagihnya dari Pihak Pertama dalam jumlah berapapun
juga.

c. Asli sertifikat yang dititipkan di kantor Notaris akan dikembalikan
kepada Pihak Pertama.

4
Page 5 OCR 0.949
2)

# Apabila Pihak Kedua telah melunasi sisa pembayaran tersebut di atas, maka
Pihak Kedua berhak untuk melakukan balik nama atas bidang tanah.

Blok B, seluas 18.693 m? dengan harga jual beli sebesar Rp70.098.750.000,00 (tujuh puluh
miliar sembilan puluh delapan juta tujuh ratus lima puluh ribu Rupiah) dengan tahapan
pembayaran sebagai berikut:

a.

Tahap pertama adalah pembayaran tanda jadi sebesar Rp3.000.000.000,- (tiga miliar
Rupiah) yang telah dibayarkan pada tanggal 05 Juli 2025 :

Tahap kedua sebesar Rp3.526.500.000,- (tiga miliar lima ratus dua puluh enam juta
lima ratus ribu Rupiah) yang telah dibayarkan pada tanggal 06 Agustus 2025:

Tahap ketiga yang merupakan pelunasan sebesar Rp63.572.250.000,00 (enam puluh

tiga miliar lima ratus tujuh puluh dua juta dua ratus lima puluh ribu Rupiah) yang

akan dibayarkan apabila syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan untuk jual beli telah
terpenuhi, antara lain yaitu:

(i) Pemecahan dan penggabungan telah selesai dilaksanakan :

(ii) — Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) untuk Pihak
Pertama dan Pihak Kedua telah selesai,

(iii) — Mutasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk menyesuaikan luas tanah
dengan sertifikat hasil penggabungan yang baru diterbitkan oleh Kantor
Pertanahan Kota Denpasar telah selesai dilaksanakan ,

(iv) Pengecekan sertifikat secara online telah selesai dilaksanakan dengan hasil
tanpa ada blokir/sitaan, catatan-catatan (tidak terjadi sengketa yang tidak
dapat diselesaikan) di dalam buku tanah sehingga sertifikat tersebut dapat
ditransaksikan :

(V) Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan (BPHTB) telah dibayar dan telah
divalidasi oleh Badan Pendapatan Daerah Kota Denpasar (kecuali Pihak Kedua
tidak bersedia untuk menandatangani Surat Setoran Pajak Daerah Bea

(vi) Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan (SSPD-BPHTB) dan/atau
surat/dokumen pajak terkait lainnya dan/atau tidak menitipkan/membayar
Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan (BPHTB) tersebut kepada
Notaris, sehingga tidak bisa divalidasi, maka batas waktu tersebut di atas tetap
berlaku dan juga sanksi pembatalan tetap berlaku untuk Pihak Kedua), Pajak
Penjualan (PPh) telah dibayar dan telah divalidasi oleh Kantor Pelayanan Pajak
Kota Denpasar dan tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sampai dengan
tahun transaksi telah dibayar,
dengan ketentuan pemenuhan syarat-syarat tersebut wajib terpenuhi
selambat-lambatnya pada tanggal 26 Oktober 2026.

Apabila Pihak Kedua tidak dapat melakukan sisa pembayaran sebagaimana tersebut
di atas, maka Pihak Kedua wajib membayar denda sebesar 1,54 (satu koma lima
persen) per bulan dari jumlah yang wajib dibayar dan denda tersebut dapat ditagih
dan harus dibayar seketika itu juga oleh Pihak Kedua kepada Pihak Pertama.
Apabila sampai dengan batas waktu 30 (tiga) hari terhitung sejak tanggal jatuh tempo
pembayaran di atas, Pihak Kedua tidak juga dapat melakukan pembayaran, maka:
a. Perjanjian Jual Beli Bersyarat ini oleh para Pihak dinyatakan tidak berlaku lagi
dan batal dengan sendirinya tanpa diperlukan lagi akta pembatalan dalam
bentuk apapun dan juga tidak diperlukan keputusan pengadilan,

5
Page 6 OCR 0.957
b. Seluruh uang yang telah dibayarkan oleh Pihak Kedua kepada Pihak Pertama
akan tetap menjadi hak Pihak Pertama dan Pihak Kedua tidak berhak untuk
menagihnya dari Pihak Pertama dalam jumlah berapapun juga.

E Asli sertifikat yang dititipkan di kantor Notaris akan dikembalikan kepada Pihak
Pertama.

Apabila Pihak Kedua telah melunasi sisa pembayaran tersebut di atas. maka Pihak

Kedua berhak untuk melakukan balik nama atas bidang tanah.

Berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan periode 31 Desember 2025, total nilai ekuitas Perseroan
adalah sebesar Rp192.242.161.802,- (seratus sembilan puluh lima miliar delapan puluh delapan juta
sembilan ratus empat puluh lima ribu seratus tujuh puluh satu Rupiah). Nilai Transaksi sebagaimana
disepakati dalam Akta Nomor 16 adalah sebesar Rp159.915.000.000,- (seratus lima puluh sembilan
miliar sembilan ratus lima belas juta Rupiah) setara dengan 83,184 (tujuh puluh delapan koma satu dua
persen) dari total ekuitas Perseroan per 31 Desember 2025 yaitu sebesar Rp192.242.161.802,-(seratus
sembilan puluh dua miliar dua ratus empat puluh dua juta seratus enam puluh satu ribu delapan ratus
dua Rupiah) Oleh karenanya, Rencana Transaksi merupakan Transaksi Material sebagaimana diatur
dalam POJK 17/2020 yang mewajibkan Perseroan untuk melakukan Keterbukaan Informasi ini kepada

publik.

URAIAN SINGKAT MENGENAI PERSEROAN

Lk

Perseroan adalah suatu Perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum Indonesia dengan nama
PT Pudjiadi and Sons Estates Ltd. di Jakarta berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas
PT Pudjiadi and Sons Estates Ltd No. 34 tanggal 17 Desember 1970 yang dibuat dihadapan Ridwan
Suselo, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah memperoleh pengesahan dari Menteri Kehakiman
Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. Y.A.5/278/16 tanggal 2 Agustus 1973 dan telah
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 67 tanggal 20 Agustus 1974, Tambahan
No. 405 (“Akta Pendirian”).

Akta pendirian tersebut beberapa kali mengalami perubahan dan terakhir kali diubah dengan Akta
Pernyataan Keputusan Rapat PT Pudjiadi and Sons Tbk. No. 3 tanggal 10 Juli 2025 yang dibuat di
hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta Selatan, yang telah memperoleh persetujuan dari
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-0046084.AH.01.02.Tahun 2025 tanggal 15
Juli 2025 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0158563.AH.01.11.Tahun 2025
tanggal 15 Juli 2025 (“untuk selanjutnya disebut Anggaran Dasar Perseroan”).

Kegiatan Usaha

Perseroan adalah di bidang perhotelan dengan segala fasilitas dan sarana penunjang lainnya, antara
lain jasa akomodasi, perdagangan eceran minuman beralkohol, perdagangan eceran kaki lima dan
los pasar minuman, apartemen, restoran, jasa catering, penyedia jasa boga, real estate, sarana
rekreasi dan hiburan yang berada di lokasi hotel.

Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham Perseroan

Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan saat ini sebagaimana dinyatakan

dalam adalah Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan

Terbatas PT Pudjiadi and Sons Tbk. No. 43 tanggal 17 Juli 2023 yang dibuat di hadapan Fathiah

Helmi S.H., Notaris di Jakarta Selatan, yang telah memperoleh persetujuan dari Kementerian

Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-0045396.AH.01.02.Tahun 2023 tanggal 4 Agustus 2023,
6
Page 7 OCR 0.813
pemberitahuan anggaran dasar telah diterima dan dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum
sesuai dengan Surat No. AHU-AH.01.03-0101307 tanggal 4 Agustus 2023 perihal Penerimaan
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar PT Pudjiadi and Sons Tbk, dan telah didaftarkan dalam
Daftar Perseroan No. AHU-0149588.AH.01.11.Tahun 2023 tanggal 4 Agustus 2023 yaitu sebagai
berikut:

Nilai Nominal Rp100,00 setiap Saham
Keterangan Jumlah Nilai Nominal

Jumlah Saham (Rp) Persentase (46)
Modal Dasar 2.480.000.000 248.000.000.000,00|
Modal Ditempatkan dan Modal Disetor
PT Istana Kuta Ratu Prestige 444.396.400 44.439.640.000,00 557
PT Jayakarta Investindo 199.707.551 19.970.755.100,00 25,03
Lenawati Setiadi Pudjiadi 5 75 5.273.347.500,00 6,61
Marianti Pudjiadi (Komisaris) 10.634.539 1.063.453.900 1,33
Lukman Pudjiadi (Komisaris Utama) 10.482.312 1.048.231.200 1,32
Kristian Pudjiadi (Direktur Utama) 10.464.061 1.046.406.100 1,31
'Ariyo Tejo (Direktur) 3.352.960 335.296.000 0,42
Masyarakat 66.042.198 6.604.219.800 8,28

(masing-masing di bawah 596)
Jumlah Modal Ditempatkan dan
Modal Disetor

'Saham Dalam Portepel 1.682.186.504 168.213.650.400

797.813.496 79.781.349.600 100

Berikut disampaikan Diagram Kepemilikan Perseroan sampai dengan tingkat pemegang saham
individu dan yang mengendalikan:

Tana Usa Kesan Tari Kaan Dam Tera Taman Tatan Tan Keaman Damn
SetasPasisd | Pudiaai Pada Podius Puad Padi Setad Padi | Putus: Paud Puja Puas Padat,
Tam Ten Tan Tan Tan Tan Ci 2 Tan Tan 1 Tan Tun

J

Ba EA
Eli

Berdasarkan diagram kepemilikan saham Perseroan di atas, pemegang saham pengendali
Perseroan adalah Kristian Pudjiadi.

Page 8 OCR 0.954
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi

Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang sedang menjabat saat ini sebagaimana dinyatakan
dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Pudjiadi and Sons
Tbk. No. 42 tanggal 17 Juli 2023 yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta
Selatan, pemberitahuan data perseroan telah diterima dan dicatat dalam Sistem Administrasi
Badan Hukum sesuai dengan Surat No. AHU-AH.01.09-0146546 tanggal 1 Agustus 2023 perihal
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan PT Pudjiadi and Sons Tbk, dan telah
didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0146277.AH.01.11.Tahun 2023 tanggal 1 Agustus
2023, yaitu sebagai berikut:

Dewan Komisaris:

Komisaris Utama : Lukman Pudjiadi
Komisaris : Marianti Pudjiadi
Komisaris Independen : Budhi Liman
Direksi:

Direktur Utama : Kristian Pudjiadi
Direktur : Ariyo Tejo
Page 9 OCR 0.653
Z

Ikhtisar Data Keuangan dan Rasio Keuangan Perseroan

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian

(dalam Rupiah)
5

aa ber aa ana
Kana KAA AU Tani GS S1O11. 788 Gen an
maros) serarsiwes mms) — essowail — m0wyenn
JOM ASET Ya ISI 206 333 Foa ELXUA oa 301 A6 313096 717, 1
sna0nmol — yswsan| tuwewan| — sanmsraal oo se1smgeonool — sewagoneeg
Sera 17 099 KEKUKUN BINA KEL SINI S0 152262965 709
sasaran) Merpsarand Mesganfu
Kesan Geaisrte Macet)
—arsnege
tunas
iman sa malas! serat? tessas) waw memmuswa
1373

a. Total Aset

Total aset Perseroan mencapai nilai tertingginya pada tahun 2021, yaitu sebesar Rp403,84
miliar. Setelah sempat mengalami fluktuasi, posisi total aset pada 31 Desember 2025
tercatat sebesar Rp383,76 miliar. Angka tersebut menunjukkan pemulihan dibandingkan
posisi 31 Desember 2024 yang sempat berada di level Rp359,96 miliar.

b. Aset Lancar

Pada 31 Desember 2024, Perseroan membukukan aset lancar sebesar Rp63,25 miliar,
mengalami penurunan sebesar 3,814 dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp65,75 miliar.
Namun, pada 31 Desember 2025, nilai aset lancar meningkat signifikan menjadi Rp84,74

miliar.
Page 10 OCR 0.949
Aset Tidak Lancar

Perseroan mencatat aset tidak lancar sebesar Rp296,71 miliar pada akhir tahun 2024,
terkoreksi 1,904 dari posisi tahun 2023 sebesar Rp302,46 miliar. Pada 31 Desember 2025,
nilai aset tidak lancar tercatat stabil di angka Rp299,02 miliar.

Total Liabilitas

Secara keseluruhan, total liabilitas Perseroan menunjukkan tren yang fluktuatif. Pada
tahun 2024, liabilitas naik sebesar 2,074 menjadi Rp204,56 miliar dari posisi tahun 2023
sebesar Rp200,41 miliar. Namun, pada 31 Desember 2025, total liabilitas berhasil ditekan

menjadi Rp192,24 miliar.

Liabilitas Lancar

Perseroan membukukan liabilitas lancar sebesar Rp95,13 miliar pada 31 Desember 2024,
mengalami kenaikan sebesar 12,574 dibandingkan posisi tahun 2023. Adapun pada
periode yang berakhir 31 Desember 2025, total liabilitas lancar Perseroan tercatat
meningkat menjadi sebesar Rp152,26 miliar.

Liabilitas Tidak Lancar

Pada 31 Desember 2024, Perseroan mencatat liabilitas tidak lancar sebesar Rp60,26
miliar, yang menunjukkan penurunan sebesar 27,654 dibandingkan tahun 2023 yang
tercatat sebesar Rp83,30 miliar. Tren penurunan ini berlanjut hingga 31 Desember 2025,
di mana total liabilitas tidak lancar Perseroan tercatat sebesar Rp39,26 miliar.

Ekuitas

Struktur ekuitas Perseroan juga menunjukkan tren yang fluktuatif. Lonjakan signifikan
terjadi pada tahun 2023, di mana ekuitas tumbuh 13,246 dari Rp176,89 miliar menjadi
Rp200,41 miliar. Pertumbuhan berlanjut tipis pada tahun 2024 sebesar 2,076 ke posisi
Rp204,56 miliar. Per 31 Desember 2025, total ekuitas Perseroan tercatat sebesar
Rp192,24 miliar.

Secara keseluruhan, laporan posisi keuangan Perseroan mencerminkan keberhasilan
manajemen dalam mengurangi beban utang dan meningkatkan nilai bagi pemegang saham,
meskipun ada sedikit penurunan pada total aset yang mungkin tidak signifikan jika
dibandingkan dengan perbaikan struktur permodalan yang terjadi.

10
Page 11 OCR 0.464
Laporan Laba Rugi Konsolidasian

(dalam Rupiah)

Tesiuara3aa 000.3 Tan sraara In ensosa
ana7amana 38593497954 85029 185 594 ma ga10029
26490053517 2819358073 501180591099 Ian Apaan
6736058007 angsa 8427580070 16962215496
(40 387-530,721| (6106578375) tenseoaraasn)
(6012270558) (04252767 171) (33m o13o1)
Makanan dan Minuman (a72 mas 673) (eason asu
Lam .lain (1a7 oa asa (916439 901
ah dan Tunjar 26.061 977.1601| 32 361.459 293|
(50.075.s00.15) (soa6x.257a01 | (s82.222137)|
Peralatan, Pemeiharaandan Energi (16.464.456 6x7) tugas masang (aman son) (29 226055 asa
af, UpaM dan Tunangan Lainnya: (us97sosx 250) (naas an anal (2291720)
Beban Umum dan Adminstrasi (3912661 953) (unganosa si)
Beban Pemasaran
Irenyusutan aset Tetap (191265 966 ag) (10son812 020 (as 396 3s sn) (isap sasana) (ass en 2ea) (was
(enyasutan Aset Tetap (Kantor Pusat) das m0.sen| tuna on s0 ton na (sogna san) Gasa Geo)
(enyusutan Ptopert Investasi Gat3t0 10 tenan mo (aman (39x 210.01) dan mon (535.251 726
Amorusasi Aset Tak Berwujud suasa. os asean Oon sen Gasare ol Or asep (972107 720
lamortisasi Perangkat Lunak (321.005.190 naas pon) (03 sc oo) (175208 050 mesaan) too
(Pendapatan (Beban Laindain season 110 221.320.760| dasayyasaann inc 9s6.re0| Gasasaasa7n) 21069251)
Beban Bunga sar ox a20 (6208 396 0) (620x953 275) (6-239 1 una on2 caca (3555 572ssu
Pajak Boru dan bangunan Wana sas cs (394525 250) (asasea an) (2415 soaos| (aras om ana) (18262 von
os (1636350 765 (anyer ca) (1.400 122 soo (1413256075) (1209 con oo) (1 aga 254 san)
Beban Jasa Manajemen Insentif dn Pemasaran tungcos asa (952575 170432975) 15270655 cio (sar aonag3) (62167755057)
Laba Penjualan Aset Tetap 000000 5688308910 3251 900000 40000
Penghasilan Bunga 18 766 63 Iron 5428071 mona aa Ina 3ann86 usonya
Laba (Rugi) Seish Kurs: Neto 10207480 (10.608 “ssi 35438 (asas can 38944597 19238521
Mogi Investasi angka Pendek Gas 155 ana (619656)
Lain IinBerih 3547 16219 1088.905.637 (isnco5a a22) (asean (006.1 vas 1601 sap as
Ihendapatan (Beban) Kantor Pusat rmnanan @asasanan) (109621502051 (1261097340) @ssiaasa as) W201na.es)
af, Upah dan Tunjangan tanya (754973 ane) (a92 75440) (035.35 aga) 110797252222) 19 00 902 551) (18220277701)
(Umum dan Adminstrasi (2.206 421 sen (un9a972s001 (anna ass Wans9ea221)| (no.2 yan 15.c07.000 265i
(Bagian ats Laba Meto- Eitas Atoulati (az rn m01| (os 157 040 39647201 98200627 1017 7ane09 11002012010
Pendapatan Bunga 2nn2nn 22074818 12 S8 852 107511026 48.689 718 30530 214
Lain in: Neto ammanays drsangon A94 9041558 Lan asa9sa sarana 52750580

Pa | Sarwono pw)
206.623 0101 17208 as

a. Pendapatan Departemen
Pendapatan departemen Perseroan menunjukkan tren pertumbuhan positif dalam
periode 2021 hingga 2024. Pada tahun 2021, pendapatan tercatat sebesar Rp69,06 miliar
dan melonjak signifikan sebesar 107,94 menjadi Rp143,57 miliar pada tahun 2022. Puncak
pendapatan tercapai pada tahun 2024 sebesar Rp241,13 miliar. Namun, pada 31
Desember 2025, pendapatan mengalami penurunan sebesar 5,664 menjadi Rp227,49
miliar.

b. Beban Departmen dan Laba Bruto
Pergerakan beban departemen secara umum selaras dengan tren pendapatan, di mana
peningkatan beban paling signifikan terjadi pada tahun 2022. Hingga tahun 2024,
Perseroan mampu mempertahankan pertumbuhan laba bruto yang konsisten meski
beban meningkat.

11
Page 12 OCR 0.952
Pada tahun 2024, laba bruto tercatat sebesar Rp136,96 miliar dengan posisi beban
departemen Rp(104,16) miliar. Memasuki tahun 2025, terjadi penurunan laba bruto
menjadi Rp122,75 miliar akibat kenaikan beban departemen menjadi Rp(104,73) miliar di
tengah penurunan pendapatan. Meskipun demikian, Perseroan dinilai masih mampu
menjaga margin keuntungan dalam kategori sehat.

Beban Usaha

Beban usaha Perseroan mencakup beban peralatan, pemeliharaan dan energi, beban gaji,
upah, dan tunjangan lainnya, beban umum dan administrasi, beban pemasaran. Rata-rata
beban usaha terhadap pendapatan selama periode historis sebesar 35,69X6. Beban usaha
Perseroan pada 31 Desember 2024 tercatat sebesar Rp(74,06) miliar, naik 10,504 jika
dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp(66,98) miliar.
Perseroan mencatat beban usaha per 31 Desember 2025 sebesar Rp(72,54) miliar.

Pendapatan (Beban) Lain-lain

Selama periode historis, rata-rata rasio Pendapatan (Beban) Lain-lain terhadap total
pendapatan Perseroan tercatat sebesar 8,254. Pada tanggal 31 Desember 2024, nilai
Pendapatan (Beban) Lain-lain berada pada angka Rp(12,53) miliar, yang menunjukkan
kenaikan sebesar 7,3096 jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat
sebesar Rp(11,68) miliar. Selanjutnya, pada periode yang berakhir 31 Desember 2025,
Perseroan mencatat posisi Pendapatan (Beban) Lain-lain sebesar Rp(12,18) miliar.

Pendapatan (Beban) Kantor Pusat

Pendapatan (Beban) Kantor Pusat Perseroan mencakup berbagai komponen biaya dan
pendapatan non-operasional, antara lain beban gaji, upah, dan tunjangan lainnya, beban
umum dan administrasi, Laba Neto - Entitas Asosiasi, pendapatan bunga, rugi investasi
jangka pendek, serta pendapatan klaim asuransi dan lain-lain neto. Selama periode
historis, rata-rata rasio Pendapatan (Beban) Kantor Pusat terhadap total pendapatan
tercatat sebesar 8,646. Pada 31 Desember 2024, komponen ini tercatat sebesar Rp(23,51)
miliar, yang menunjukkan lonjakan drastis sebesar 90,224 dibandingkan tahun
sebelumnya yang sebesar Rp(12,36) miliar. Memasuki periode 31 Desember 2025,
Perseroan membukukan nilai Pendapatan (Beban) Kantor Pusat sebesar Rp(22,26) miliar.

Laba (Rugi) Bersih Tahun Berjalan

Kinerja laba bersih Perseroan menunjukkan fluktuasi signifikan. Laba tertinggi dicapai
pada tahun 2023 sebesar Rp25,14 miliar, namun turun drastis menjadi Rp11,48 miliar
pada 2024 akibat peningkatan beban. Kondisi ini berlanjut hingga tahun 2025, di mana
Perseroan mencatatkan rugi tahun berjalan sebesar Rp(2,09) miliar, atau turun sebesar
118,246 dibandingkan tahun sebelumnya.

Laporan laba rugi historis mengindikasikan bahwa meskipun pendapatan Perseroan
menunjukkan pertumbuhan fundamental yang solid secara historis, peningkatan beban
yang tidak terkendali telah menggerus profitabilitas. Manajemen perlu melakukan
efisiensi beban secara menyeluruh agar pertumbuhan pendapatan dapat memberikan
kontribusi positif terhadap laba bersih dan prospek keberlanjutan perusahaan di masa

depan.

12
Page 13 OCR 0.686
Laporan Arus Kas Konsolidasian

— (dalam Rupiah)

7 ACTUAL

KETERANGAN 2021 2029 2023 202 2025

Jan-Des JanDes | Jandes | JanDes Jan-bes
(ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI (ia 351.900 326) 2808857.774 12 10.702.811 20351-397.489 anana.snao0
(ARUS KAS DAN AKTIVITAS INVESTASI 999.919.656 (6980125.057| 13976022.034 (6c7no.2a2.005| @oo0.a1.oe1|
|hnus kas Dani axriwiTas pENDANNAN Ka 11321.168.212 6.291.614.590) togsasone30| o)Otunassosesosl oo”) (2s.20132677|
KENAIKAN NETO KAS & SETARA KAS 959.187.552 (.062.200.73) 15.602.416:815 6813 9aa.21 son ae7.100 |
IS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 16000303.771 1.005.339.475 15.942.29602 31544800417 25.730902433
KIS DANSARAKAS AIR TAMUN aman o Omomaman| oo Odiswamanl oo mandain| mana!

Arus kas dari aktivitas operasi Perseroan menunjukkan tren peningkatan yang signifikan
dalam lima tahun terakhir. Pada tahun 2021, arus kas operasi tercatat defisit sebesar
Rp(11,36) miliar, namun melonjak drastis menjadi positif sebesar Rp8,80 miliar pada 2022
dan terus meningkat hingga mencapai Rp21,35 miliar pada 2024. Tren positif ini berlanjut
hingga 31 Desember 2025 dengan pencapaian sebesar Rp49,89 miliar. Kenaikan ini
mengindikasikan bahwa Perseroan telah mampu menghasilkan kas secara optimal dari
kegiatan operasional inti serta menunjukkan perbaikan fundamental yang berkelanjutan.

Kinerja arus kas dari aktivitas investasi menunjukkan dinamika yang bervariasi antara
divestasi dan ekspansi. Pada tahun 2021 dan 2023, Perseroan mencatat arus kas positif
masing-masing sebesar Rp999,9 juta dan Rp13,97 miliar, yang terutama disebabkan oleh
adanya penjualan aset. Sebaliknya, pada tahun 2022, 2024, dan 2025, arus kas investasi
tercatat negatif, dengan nilai masing-masing sebesar Rp(5,98) miliar, Rp(6,71) miliar, dan
Rp(3,00) miliar. Hal ini menunjukkan bahwa dalam periode tersebut, Perseroan secara

a. Arus Kas dari Aktivitas Operasi
b. Arus Kas dari Aktivitas Investasi

aktif melakukan pengeluaran modal untuk keperluan ekspansi usaha.
c. Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan

Aktivitas pendanaan Perseroan mencerminkan pergeseran dari penarikan pinjaman
menuju pelunasan kewajiban. Pada tahun 2021, arus kas pendanaan tercatat positif
sebesar Rp11,32 miliar yang berasal dari perolehan pinjaman bank. Namun, dalam
periode 2022 hingga 2025, arus kas dari aktivitas pendanaan secara konsisten
mencatatkan angka negatif. Kondisi ini dinilai baik karena mengindikasikan kemampuan
Perseroan dalam melunasi kewajiban bank secara bertahap, di mana pada akhir tahun
2025, arus kas pendanaan tercatat sebesar Rp(25,29) miliar.

Rasio Keuangan

13

damar: dana Han-Der Jan-oes Jan- Des. —Janoes |
Tao Dean
rent ta sa90n) os ost am ot os
law rasio cos) ox om os 030 0s
cas mono maan on ons ox ox on
pasta msvatan
ermutran Pitung Usaha cal s5. 17 isa 1038 mz
ermutran tang Usaha 1051 301) & s0 20 220 1100
erputtan persediaan esa 258 sm s1 ca en
erwuaran Aset Teag 22521 o2 oa om ag as
lean Sotenbatas
“s7 suzen sasa ass aan “91
wax t05.sx| moon al san peran
lo prorvabntas
cross Profit rain za “sx sessx cow sea susan
sean a91 aan Pe agan 2.07)
stan ca &ux tas “76x oszx|
2a5sn) 2257 20m iss s1 19
Ietumnon-Atet asal 1005) ex) cal cal osn
Page 14 OCR 0.954
Rasio Likuiditas

Rasio likuiditas merupakan suatu rasio keuangan yang bertujuan untuk mengetahui sejauh
mana kemampuan perseroan dalam melunasi kewajiban jangka pendek. Secara umum,
posisi likuiditas Perseroan berada pada level yang rentan karena mayoritas rasio berada

di bawah angka 1,00.

e Rasio Lancar (Current Ratio)
Rasio ini merupakan perbandingan antara aset lancar dengan utang lancar. Rasio ini

bertujuan untuk mengetahui sampai seberapa jauh jumlah aset lancar perseroan dapat
menjamin utang jangka pendek Perseroan. Secara umum, rasio lancar yang semakin
tinggi menunjukkan posisi likuiditas yang semakin kuat. Secara keseluruhan, rasio
lancar pada tahun 2021 hingga periode 2025 cenderung kurang dari 1,00. Perseroan
menunjukkan tren penurunan kemampuan jaminan aset lancar terhadap utang jangka
pendek. Setelah sempat mencapai 0,78 kali pada 2023, rasio ini terus menurun menjadi
0,66 kali pada 2024 dan 0,56 kali pada 2025.

e Rasio Cepat (Ouick Ratio)

Rasio cepat pada dasarnya mempunyai tujuan yang sama dengan rasio lancar, namun
sebagian orang merasa bahwa hasil perhitungan rasio lancar yang menghitung seluruh
asetlancar kurang tajam, oleh karena itu beberapa pos seperti persediaan yang dianggap
kurang lancar, dikeluarkan dalam perhitungan rasio cepat. Dengan mengeluarkan
persediaan yang dianggap kurang likuid, rasio cepat Perseroan pada 2025 tercatat
sebesar 0,45 kali. Angka yang konsisten di bawah 1,00 selama periode historis ini
mengindikasikan keterbatasan aset cair untuk menutupi liabilitas jangka pendek.

e Rasio Kas (Cash Ratio)
Rasio kas adalah ukuran likuiditas yang paling ketat, menunjukkan kemampuan
perusahaan untuk membayar utang jangka pendeknya hanya dengan menggunakan
kas dan setara kas. Rasio ini memberikan gambaran tentang seberapa siap perusahaan
menghadapi kebutuhan kas mendesak tanpa harus menjual aset lain atau menagih
piutang. Secara keseluruhan, kemampuan membayar utang menggunakan kas dan
setara kas menunjukkan fluktuasi. Rasio kas tertinggi dicapai pada 2023 sebesar 0,37
kali, kemudian terkoreksi menjadi 0,27 kali pada 2024, sebelum sedikit menguat ke

posisi 0,31 kali pada 2025.

Rasio Aktivitas

Rasio aktivitas menunjukkan tingkat efektivitas penggunaan aset Perseroan. Secara
keseluruhan, operasional penagihan dan pembayaran menunjukkan peningkatan efisiensi
yang signifikan. Adapun beberapa rasio yang termasuk dalam kategori ini adalah sebagai:

e Rasio Perputaran Piutang Usaha (Account Receivable Turnover)

Rasio ini mengukur seberapa efisien perusahaan dalam menagih piutang dari
pelanggan. Angka yang lebih tinggi menunjukkan bahwa perusahaan dapat
mengumpulkan piutang dengan lebih cepat. Berdasarkan tabel rasio perputaran
piutang usaha Perseroan di atas, dapat dilihat bahwa Rasio ini menunjukkan tren
kenaikan kuat dari 5,56 kali (2021) menjadi 16,36 kali (2024), dan terus meningkat
hingga 20,76 kali pada 2025. Hal ini menandakan manajemen penagihan yang semakin
efektif.

14
Page 15 OCR 0.946
# Rasio Perputaran Utang Usaha (Account Payable Turnover)
Rasio ini untuk mengukur tingkat perputaran utang usaha perusahaan kepada pemasok.
Perputaran yang cepat akan lebih menyenangkan pemasok karena umur utang usaha
perusahaan yang pendek. Sejalan dengan piutang, perputaran utang meningkat dari
4,97 kali (2021) ke 9,20 kali (2024), dan mencapai 11,00 kali pada 2025. Ini menunjukkan
Perseroan semakin cepat dalam melunasi kewajiban kepada pemasok.

e Rasio Perputaran Persediaan (Inventory Turnover)
Rasio ini mengukur seberapa sering persediaan perusahaan terjual dan digantikan
selama periode tertentu. Rasio yang lebih tinggi umumnya menunjukkan manajemen
persediaan yang efisien. Perputaran persediaan relatif stabil dengan tren meningkat
hingga 6,59 kali pada 2024, meski mengalami sedikit penurunan menjadi 6,44 kali pada

2025.

e Rasio Perputaran Aset Tetap (Fixed Asset Turnover)

Rasio ini digunakan mengukur seberapa produktif dan efisien perusahaan
menggunakan aset tetapnya untuk menghasilkan pendapatan. Semakin tinggi rasio,
maka akan semakin baik karena perusahaan dapat menghasilkan lebih banyak
pendapatan untuk setiap aset tetap yang dimilikinya. Perputaran aset tetap
menunjukkan Perseroan semakin efektif memanfaatkan aset tetap untuk
menghasilkan pendapatan, terlihat dari kenaikan rasio dari 0,22 kali (2021) menjadi
stabil di level 0,85 kali pada 2024 dan 2025.

Rasio Solvabilitas (Leverage)

Rasio solvabilitas (leverage) adalah rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan
perusahaan untuk melunasi utangnya. Adapun rasio yang termasuk dalam kategori
Adalah rasio total utang terhadap total aset (/iabilities to total assets) dan rasio total utang
terhadap total ekuitas (/iabilities to total eguity).

# Rasio Total Utang terhadap Total Aset (Liabilities to Total Assets)
Rasio ini menunjukkan persentase aset perusahaan yang didanai oleh utang. Semakin
tinggi rasio total utang terhadap total aset maka akan semakin besar risiko keuangan
Perseroan. Perseroan sempat menunjukkan pengurangan ketergantungan utang dari
52,54 (2022) menjadi 43,1796 (2024). Namun, risiko keuangan kembali meningkat
tipis pada 2025 menjadi 49,914.

e Rasio Total Utang terhadap Total Ekuitas (Debt to Total Eguity Ratio/DER)

Rasio total utang terhadap total ekuitas merupakan perbandingan antara total liabilitas
terhadap total ekuitas atau modal perusahaan. Rasio yang rendah menunjukkan bahwa
perusahaan menggunakan lebih sedikit utang daripada ekuitas untuk mendanai
operasinya. DER Perseroan menunjukkan perbaikan signifikan dari 110,684 (2021)
menjadi 75,976 (2024). Meski naik kembali menjadi 99,6396 pada 2025, total utang
Perseroan pada periode tersebut secara teknis masih lebih rendah dibandingkan modal
atau ekuitas yang dimiliki.

15
Page 16 OCR 0.936
Rasio Profitabilitas
Rasio profitabilitas digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam
menghasilkan laba. Beberapa rasio yang termasuk dalam kategori ini antara lain adalah:

e Rasio laba kotor (gross profit margin)
Rasio ini mengukur tingkat profitabilitas suatu produk atau jasa setelah dikurangi biaya

pokok penjualan. Rasio laba kotor Perseroan menunjukkan stabil yang dari 41,5246 di
tahun 2021 menjadi 60,044 di tahun 2023 dan turun di tahun 2024 (56,804) dan
berlanjut di tahun 2025 (53,964). Walaupun fluktuatif untuk ratio laba kotor tetapi
masih stabil positif bahwa Perseroan berhasil efisiensi biaya atau menaikkan
pendapatan. Rasio laba kotor Perseroan secara rata —rata dari tahun 2021 hingga 2025
adalah sebesar48,214. Pada tahun 2025, rasio laba kotor tercatat 53,854.

e Rasio laba operasi (operating profit margin)
Rasio laba operasi mengukur profitabilitas dari operasi inti perusahaan setelah
dikurangi semua beban operasional. Perseroan berhasil membalikkan posisi rasio laba
operasi dari negatif 8,98X (2021) menjadi positif 29,814 (2023). Namun, pada 2025
turun menjadi 22,074, mengindikasikan adanya peningkatan beban operasional yang
melebihi laju pendapatan. Adapun Rata-rata rasio laba operasi Perseroan dari tahun
2020 hingga 2025 sebesar 18,164.

@ Rasio laba bersih (net profit margin)
Rasio ini mengukur hasil akhir dari seluruh aktivitas perusahaan. Rasio ini menunjukkan
persentase pendapatan yang tersisa sebagai laba bersih setelah dikurangi semua biaya,
termasuk pajak dan bunga. Kemampuan Perseroan dalam menghasilkan laba bersih
masih belum stabil, di mana setelah mencapai 11,354 (2023), rasio kembali jatuh
menjadi 4,7646 (2024) dan negatif 0,924 pada 2025.

@ Rasio laba atas ekuitas (return on eguity/ROE)

ROE mengukur seberapa efektif perusahaan menggunakan modal untuk menghasilkan
laba bersih. Rasio ini sangat penting bagi investor karena menunjukkan pengembalian
atas investasi ekuitas mereka. ROE menunjukkan tidak stabil. Pada tahun 2021, ROE
Perseroan berada di angka -22,5746. Kemudian, terjadi perbaikan namun masih negatif
di tahun 2022 (-7,074) dan mencapai puncak di tahun 2023 (12,554). Peningkatan
drastis ini mengindikasikan bahwa Perseroan sangat efisien dalam menghasilkan laba
dari modal yang diinvestasikan. Namun, rasio ini anjlok tajam di tahun 2024 (5,614),
kemudian turun kembali tahun 2025 (-1,094). Angka rasio ini menunjukkan bahwa
perusahaan masih harus berjuang untuk memberikan pengembalian yang baik kepada
para pemegang saham.

16
Page 17 OCR 0.938
e Rasio laba atas aset (return on assets/ROA)

ROA mengukur seberapa efisien perusahaan menggunakan total asetnya untuk
menghasilkan laba bersih. Rasio ini memberikan gambaran tentang produktivitas aset
perusahaan. ROA menunjukkan tren yang mirip dengan ROE. Rasio ini di tahun 2021
menjadi -11,0046 di tahun 2022 berhasil menekan naik menjadi -3,3696 dan mencapai
puncaknya di tahun 2023 (6,834). Peningkatan ini menunjukkan bahwa aset
perusahaan digunakan dengan sangat efisien untuk menghasilkan keuntungan.
Namun, sama seperti ROE, rasio ini anjlok di tahun 2024 (3,1996). Setelah itu, ROA
menunjukkan penurunan kembali di tahun 2025 (-0,54X). Ketidakstabilan selama 5
tahun menunjukkan adanya tantangan besar dalam profitabilitas atau efisiensi aset.
Namun, diharapkan adanya perbaikan dalam manajemen aset dan kemampuan
perusahaan untuk menghasilkan laba dari aset yang dimilikinya.

17
Page 18 OCR 0.937
URAIAN SINGKAT MENGENAI RENCANA TRANSAKSI

BRB sebagai penjual dan BBP sebagai pembeli telah menandatangani Akta Nomor 16. Perseroan
melalui BRB bermaksud untuk menjual aset tetap berupa tanah dengan luas 42.644 m2 (empat puluh
dua ribu enam ratus empat puluh empat meter persegi) yang dimiliki oleh BRB.

A. OBJEK RENCANA TRANSAKSI DAN NILAI RENCANA TRANSAKSI

1, Objek Rencana Transaksi adalah aset tetap berupa tanah seluas t 42.644 m2 (empat
puluh dua ribu enam ratus empat puluh empat meter persegi) dengan harga sebesar
Rp159.915.000.000,00 (seratus lima puluh sembilan miliar sembilan ratus lima belas juta
Rupiah) (belum termasuk PPN) yang dimiliki oleh BRB yang terbagi menjadi 2 (dua) Blok
Tanah dengan rincian sebagai berikut:

a. Bidang Tanah Blok A, seluas 23.951 m? (dua puluh tiga ribu sembilan ratus lima
puluh satu meter persegi) dengan harga jual beli sebesar Rp89.816.250.000,00
(delapan puluh sembilan miliar delapan ratus enam belas juta dua ratus lima puluh
ribu Rupiah), masing-masing yaitu sebagai berikut:

i SHGB NIB. 22.09.000033498.0 seluas 11.725 m? (sebelas ribu tujuh ratus dua
puluh lima meter persegi),

ii. SHGB NIB. 22.09.000031647.0 seluas 6.322 m' (enam ribu tiga ratus dua
puluh dua meter persegi):

iii. SHGB NIB. 22.09.000034879.0 seluas 5.744 m? (lima ribu tujuh ratus empat
puluh empat meter persegi):

iv. SHGB NIB. 22.09.000031654.0 seluas 160 m? (seratus enam puluh meter
persegi).

b. Bidang Tanah Blok B, seluas 18.693 m? (delapan belas ribu enam ratus sembilan
puluh tiga meter persegi) dengan harga jual beli sebesar Rp70.098.750.000,00
(tujuh puluh miliar sembilan puluh delapan juta tujuh ratus lima puluh Rupiah,
masing-masing yaitu sebagai berikut:

i. SHGB NIB. 22.09.000024144.0 seluas 2.525 m? (dua ribu lima ratus dua puluh
lima meter persegi):

ii SHGB NIB. 22.09.000031640.0 seluas 1.270 m' (seribu dua ratus tujuh puluh
meter persegi):

ii. SHGB NIB. 22.09.000031651.0 seluas 635 m? (enam ratus tiga puluh lima
meter persegi):

iv. SHGB NIB. 22.09.000031639.0 seluas 635 m? (enam ratus tiga puluh lima
meter persegi):

v. SHGB NIB. 22.09.000031650.0 seluas 559 m? (lima ratus lima puluh sembilan
meter persegi):

vi. SHGB NIB. 22.09.000024145.0 seluas 384 m? (tiga ratus delapan puluh
empat meter persegi),

vii. SHGB NIB. 22.09.000031648.0 seluas 2.275 m? (dua ribu dua ratus tujuh
puluh lima meter persegi):
vili. SHGB NIB. 22.09.000031649.0 seluas 3.755 m? (tiga ribu tujuh ratus lima

puluh lima meter persegi):
ix. SHGB NIB. 22.09.000017786.0 seluas 3.455 m2 (tiga ribu empat ratus lima
puluh lima meter persegi):

17
Page 19 OCR 0.953
x SHGB NIB. 22.09.000031656.0 seluas 3.200 m? (tiga ribu dua ratus meter
persegi).

Nilai Rencana Transaksi berdasarkan Akta Nomor 16 adalah sebesar #
Rp159.915.000.000,- (seratus lima puluh sembilan miliar sembilan ratus lima belas juta
Rupiah) setara dengan 83,184 (tujuh puluh delapan koma satu dua persen) dari total
ekuitas Perseroan per 31 Desember 2025 yaitu sebesar Rp192.242.161.802,- (seratus
sembilan puluh dua miliar dua ratus empat puluh dua juta seratus enam puluh satu ribu

delapan ratus dua Rupiah).

RANGKAIAN RENCANA TRANSAKSI

Rangkaian Rencana Transaksi yang merupakan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan dari Akta

Nomor 16 yang harus dipenuhi yaitu:

Syarat dan Ketentuan

Tindak Lanjut dan Progress Per Tanggal
Keterbukaan informasi

Pemecahan dan penggabungan telah selesai
dilaksanakan,

Pemecahan Sertifikat dan penggabungan sudah
selesai.

Persetujuan Kesesuaian Kegiatan
Pemanfaatan Ruang (PKKPR) untuk BRB dan
BBP telah selesai

PKKPR sudah selesai semua

Mutasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

untuk menyesuaikan luas tanah dengan

sertifikat hasil penggabungan yang baru
diterbitkan oleh Kantor Pertanahan Kota
Denpasar telah selesai dilaksanakan

Mutasi Pajak Bumi dan Bangunan sudah selesai
untuk tahap A (Blok A), Tahap B (Blok B) masih
dalam proses.

Pengecekan sertifikat secara online telah
selesai dilaksanakan dengan hasil tanpa ada
blokir/sitaan, catatan-catatan (tidak terjadi
sengketa yang tidak dapat diselesaikan) di
dalam buku tanah sehingga sertifikat
tersebut dapat ditransaksikan

Pengecekan sertifikat secara online telah
selesai, dengan hasil sertifikat bebas blokir dan
sengketa sehingga dapat ditransaksikan

Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan
Bangunan (BPHTB) telah dibayar dan telah
divalidasi oleh badan pendapatan daerah
kota Denpasar

Akan dilaksanakan menjelang
penandatanganan Akta Jual Beli Tanah

PT Pudjiadi and Sons Tbk memperoleh
persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham
Luar Biasa (RUPSLB) selambat-lambatnya
ditanggal 3 Juli 2026

RUPSLB PT Pudjiadi and Sons Tbk akan
dilaksanakan pada tanggal 30 Juni 2026.

Syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan di atas merupakan syarat pendahuluan yang disyaratkan
dalam Akta Nomor 16 untuk dapat dilakukannya penandatanganan Akta Jual Beli.

18
Page 20 OCR 0.954
C. PENJELASAN, PERTIMBANGAN, DAN ALASAN DILAKUKANNYA RENCANA TRANSAKSI SERTA
PENGARUH RENCANA TRANSAKSI PADA KONDISI KEUANGAN PERSEROAN

C.1 Pertimbangan dan Alasan Rencana Transaksi
Rencana Transaksi dilakukan dengan pertimbangan adanya kebutuhan Perseroan untuk
membayar kewajiban pokok kepada perbankan dan modal kerja Perseroan. Selain itu
Perseroan belum mampu membiayai capital expenditure dan operational expenditure untuk
melakukan renovasi aset Perseroan dalam rangka mempertahankan daya saing.
Mempertimbangkan biaya untuk pengembangan tanah oleh BRB cukup besar, maka dengan
kondisi keuangan Perseroan saat ini, tidak memungkinkan bagi Perseroan untuk melakukan
injeksi kepada BRB. Oleh karenanya penjualan sebagian tanah BRB yang belum
dimanfaatkan diharapkan dapat membantu BRB dalam rangka mengembangkan sisa tanah

yang masih dimiliki.

Maksud dan tujuan dari dilakukan Rencana Transaksi ini adalah optimalisasi aset,
penyederhanaan struktur keuangan, pemanfaatan dana, dan mendukung pertumbuhan
Perseroan akan mendapatkan keuntungan atas penjualan aset tersebut secara langsung,
dimana akan meningkatkan laba Perseroan dan posisi kas. Dengan menjual ini bisa tercermin
seperti pada di bawah ini :
# Aset total menurun, tetapi efisiensi aset meningkat (karena yang tersisa lebih
produktif).
@ Return on Assets (ROA) bisa meningkat, sebab laba bersih dibandingkan dengan aset
yang lebih efisien.
Dalam hal ini terlihat pada rasio Return on Assets Perusahaan pada proforma interim
sebelum transaksi sebesar -0,54X dan setelah transaksi 29,3196 yang mengindikasikan
bahwa penjualan aset ini sangat berpengaruh pada efektivitas aset perusahaan dalam
memperoleh pendapatan. Hal ini pun juga berdampak pada kinerja keuangan terlihat lebih
sehat di mata investor dan kreditur.

Rencana strategis jangka Panjang Perseroan yang akan dilakukan setelah pelaksanaan
rencana transaksi adalah untuk meningkatkan kompetensi Perseroan sebagai perusahaan
perhotelan dengan melakukan perbaikan sistem manajemen hotel, renovasi kamar, dan
lainnya agar daya saing hotel-hotel perseroan meningkat.

19
Page 21 OCR 0.576
C.2 Pengaruh Rencana Transaksi Pada Kondisi Keuangan Perseroan

Tabel Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Proforma Interim
Per 31 Desember 2025

(dalam Rupiah)

Laporan Konsolidasian
Audit 2025

Hasil Proformma Interim

ASET
JASET LANGAR
(kas dan Setara Kas
piutang Usaha

47.330.769 235
10985.786135
16.254.671401

persediaan

Piutang Lain-tai :
Pihak Ketiga 31590.410.012 215.000.000 11.105.410.012
Pihak Berelasi 625.607:510 675.697.510

(Beban dibayar dimuka 5.376.162.146 Maan9n.a7s 2.638.190.271

ajak dibayar dilenuka 31928262 31928.262

Investasi Jangka pendek

aset Lancar Lainnya 520.a19.an6

163.171.081:735
10.955. 786.135
16.2541671-401

115.841.212.500

JUMLAH ASET LANCAR

laser iaK LancaR

aset Tak Berwujud
set pajak Tangguhan
Investasi pada Entitas Asosiasi

Uang Muka pembelian Aset Tetap dan Properti Investasi
'raksiran Restitusi Pajak Penghasilan

30-71 80.187

TO. GIA 240.6:

20061062:554.125
5.420.056.250
3.952.216.317
4.201.297 154
4.136185,522

19.700.176 307

726,352.003708
5.429.066.259
3.952.216.317
4.201.297.154
@A136.185.522

(20.309.560.927|

13.704 170,307

Pihak Ketiga
Pihak Berelasi

Ibeban yang masih harus dibayar

(Pihak Ketiga

pihak Beralasi

Utang Pajak

Uang Dividen
Dihak Ber
Pihak Ketiga

Pendapatan diterima dimuka

tan peralatan hotel

penyisihan untuk pengganti
abiitas sewa

IRagian iabilitas jangka panjang

laset Tidak Lancar Lainnya ag 091.087.785 | . | 941.987.785
JUMLAH ASET TIDAK LANCAR | 3001027.a84.059, 120.3091560.027)| 278717, 923. 147
JUMLAH AseT 393.709.320.256 100.308.679.690 '84.075.007.954
LUABILITAS DAN EKUITAS
LUADILITAS LANGAR
(Utang Bank Jangka Pendek 4.900.000.000 4.900.000.000
Utang Usaha Pihak Ketiga Os2nas.c0c 9.523.254.686
(utang Lain -Isln

66 137.900.893 (sa-180.437.500) 11.988.562.393

10.715.061.165
8.000.258.319

1.864.945.235
8176424022

385.880.828
Barakanosn

770.101.409

152.262.965.700

19.715.064.305

16.465 936.420
1.864.045.225
29.164 949.022

8456078125

21.588.525.000

385.886.808
8378830058

770.701.403

Wa 102 8333751)

DUMLAH LMOILITAS LANcAn

luasitiras TIDAK LaNcan
(Bagian Liabilitas langka Panjang setalah dikurangi bagian jatuh tempo satu

tahun 4.190.000.000 4.190.002.000
Wabilitas Pajak Tangguhan 111.295.362 71.205.862

itas Imbalan Kerja Karyawan 39.262 004.283 34.362.901.883
JUMLAH UABILITAS TIDAK LANCAR 39.204.200.745 39.264.200 745

JUMLAH UABILITAS

191 527.106.454

Baroae3a375| ——107422.332.079

erurras
|Modat saham 79.781.349.600 79.781.349600
Tambahan Modal Disetar 18.070.084 218 18.079.084.218
Isaido Laba .

Ioicadangkan 2.000.000.000 2.000.000.000
leelum dicadangkan 17,783.723.375 124.411025.803 142.154,729.178
(kepentingan Non-pengedali "5 3 7.638.004.609 2.188.270 78.610.492.870
JUMLAH EKUITAS 0 192.242 161.802 124-413.514.073 316.655.675.875
JUMLAH UABILITAS DAN EKUITAS 383.765.328.256 100.208.679.698 'a8a.078.007.952

20
Page 22 OCR 0.618
Laporan Laba Rugi dan Konsolidasian Proforma Interim
Per 31 Desember 2025

(dalam rupiah)

Laporan Konsolidasian

Uraian panyesualan Has! Praforma Interim:
Audin 2025

Pendapatan Departmanta Tar ang.ana.30e 227. -300
Ikamar 138.216.942.625 198.236.012.825
Makanan dan Minuman 78250.162.734 78.209.162.732
Lain -Inin 10.082.778.7a7 10.983,72,7a7
an Departamental (104.731.220.a207| (104-731.220.0200|

Ki (e.ces.aszasa) (29.946 362.a5a)|
Makanan dan Minuman @n.zas.os1.a201| (29. ra6.051.4201|

(8.661.027.232)
(o2-377.759.316)
122.7s0.c05.375

Lain
|sati, Upah dan Tunjangan Lainnya:
LABA aRuTo:

(72sas.aes.o90)|
(0.480.302.901)
(enaas.asa.saa|
(a1.30.05a.6101|

@a9Kaan.oos)|

Usaha
an, Pemeliharaan dan Energi

(13.093.771.a200| Gaaag.rn.azo|
6.76917) @aresng)
(535.751.726)
(372.107.726)
«.730.2051

lamortisasi Perangkat Lunak

ADA SEBELUM BUNGA DAN PAJAK : 3na50.059.700

124419,514.079

Pendapatan (Beban) Lain-lain
Iseban Bunga

lesjak Bumi dan Bangunan

asuransi

beban Insa Manajemen, Insentif dan Pemasaran
Laba penjualan Aset Tetap

Laba #enjunian Aset Investasi

139.605,439.075

Ibenghasilan Bunga 1ass73a17 11597317
(Laba (tugi) Selisih Kor - Neto 19.259.521 19.238.521
(benda pajak 5

Ikugi investasi langka pendek

Lain lain Bersih 1.602.542.845 (as.a91.025.0000| (13.s49.382.155)|

tan (Oeban) Kantor Pusat
al Upah dan Tunjangan Lainnya
Umum dan Administrasi (5.507.690.265)
Bagian atas Laba Neto - Entitas Asosiasi 1.002.012.040 11002012.010
pendapatan Bunga 20.630.204 201630.281
(Run Investasi Jangka Pendek #
(Pendapatan Klaim Asuransi

Lah na Neta seratosan sarasosa
monas | mangan — anna
(Ora seo) (ox 991 ca
tsmre.o1 a90) a.conase)
Be mena roooasaisnf TAGS SinaiS | T2325 ito.
Lana (ruan mero TaKuN
BEMALAN YANG DAPAT DIATMUSIKAN KEPADA|
bemitiEntits Induk @oossanoaonl — teamsaos| ——sasrasasa0
koper oti No memoan “ousorra2ol Rama 270 Taamass.aoo

aco.

umat G aa PE

Adapun penjelasan atas penyesuaian proforma interim yaitu sebagai berikut:

e Berdasarkan Proforma Interim Laporan Posisi Keuangan, Rencana Transaksi atas
penjualan aset tetap ini berdampak pada peningkatan aset lancar Perseroan sebesar
Rp120.618.240.625,- menjadi Rp205.360.084.812,-, yang didorong secara dominan
oleh kenaikan kas dan setara kas sebesar Rp115.841.212.500,- dari hasil penjualan
aset tetap beserta PPN. Kemudian adanya penambahan piutang lain-lain sebesar
Rp7.515.000.000,- akibat penambahan luasan tanah yang ditransaksikan, serta
penurunan pada akun beban dibayar dimuka sebesar Rp2.737.971.875,- karena
adanya penyesuaian prepaid komisi dan lain-lain. Sementara itu, Aset Tidak Lancar
Perseroan mengalami penurunan sebesar  Rp20.309.560.927 menjadi
Rp278.717.923.142, di mana nilai penurunan tersebut merepresentasikan biaya
perolehan atas aset tetap yang dilepaskan dalam transaksi ini.

21
Page 23 OCR 0.881
e Dari sisi Liabilitas jangka pendek, terjadi penurunan liabilitas sebesar
Rp24.104.834.375,- menjadi Rp128.158.131.334,- disebabkan oleh adanya
penambahan biaya-biaya yang diperoleh dari penjualan aset sebesar
Rp8.456.078.125,- (Biaya Notaris sebesar 3#6 dari Nilai Transaksi yaitu sejumlah
Rp4.797.450.000,- # sisa Biaya Komisi sebesar 44 dari Nilai Transaksi sejumlah
Rp3.658.628.125,-), pengurangan utang lain-lain sebesar Rp54.149.437.500,-
menjadi Rp11.988.562.393,- disebabkan adanya pembayaran uang muka dan
pembayaran tahap 1 dari penjualan tanah, kemudian ada penambahan utang pajak
sebesar Rp21.588.525.000,- menjadi Rp29.764.949.022,- yang merupakan dampak
dari adanya PPN dan Pajak Final. Sementara itu, Liabilitas Jangka Panjang tidak
mengalami perubahan. Dari sisi Ekuitas, terjadi kenaikan pada Saldo Laba yang belum
dicadangkan sebesar Rp124.413.514.073,- yang merupakan keuntungan atas
penjualan aset. Hal ini berdampak pada kenaikan ekuitas Perseroan menjadi sebesar
Rp316.655.675.875,-.

e Berdasarkan Proforma Interim Laba Rugi Perseroan sebelum dan sesudah Rencana
Transaksi, terlihat bahwa dengan dilakukannya Rencana Transaksi mengakibatkan
kenaikan keuntungan penjualan aset tetap sebesar Rp139.605.439.073,- menjadi
Rp139.610.139.073,- setelah penyesuaian. Kemudian terdapat penurunan
Pendapatan (Beban) Kantor Pusat Lain-lain - Neto sebesar Rp15.191.925.000,-
dengan perhitungan sebagai berikut: Biaya Pajak Final sebesar 2,595 sebesar
Rp3.997.875.000,- # Biaya Notaris sebesar 396 dari Nilai Transaksi atau sebesar
Rp4.797.450.000 4 Biaya Komisi sebesar 446 dari Nilai Transaksi atau sebesar
Rp6.396.600.000.

Berikut adalah analisis mengenai perubahan yang terjadi setelah Rencana Transaksi
dilaksanakan:

Laporan Hasil
RASIO Konsolidasian | Penyesuaian Proforma
Audit 2025 4 mean
Rasio Likuiditas
Current Ratio 0,56 1,05 1,60
Ouick Rasio 0,45 1,03 1,48
Cash Ratio 0,31 0,96 127
Rasio Aktivitas
Perputaran Piutang Usaha 20,76 - 20,76
Perputaran Utang Usaha 11,00 - 11,00
Perputaran Persediaan 6,44 - 6,44
Perputaran Aset Tetap 0,85 0,07 0,92
Rasio Solvabilitas
Debt to Assets 49,9196| -15,3246| 34,595
Debt Eguity Ratio 99,6374 “46, 7690| 52,874
Rasio Profitabilitas
Gross Profit Margin 53,964) 0,007) 53,964)
Operating Profit Margin 22,071 0,00Y4| 22,0774|
Net Profit Margin -0,9214 54,69Y4| 53,771
Return on Eguity -1,0974| 39,724) 38,63Y6|
Return on Asset “0,540 25,81760 25,214

22
Page 24 OCR 0.956
a. Rasio Likuiditas
Secara keseluruhan, posisi likuiditas mencakup Current Ratio, Cash Ratio, dan

Ouick Ratio Perseroan menunjukkan peningkatan. Peningkatan ini menunjukkan
bahwa perusahaan sedikit lebih mampu memenuhi utang jangka pendeknya.

b. Rasio Aktivitas
Berdasarkan laporan proforma, rasio aktivitas hanya berdampak pada Perputaran

aset tetap yang mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan kondisi
sebelum transaksi dilakukan. Hal ini mencerminkan adanya perbaikan dalam
pemanfaatan aset tetap sehingga efisiensi penggunaan aset jangka panjang
menjadi lebih baik setelah transaksi.

c. Rasio Solvabilitas
Penurunan pada rasio Debt to Assets dan Debt to Eguity pada penyesuaian
proforma menunjukkan bahwa setelah transaksi, proporsi utang terhadap aset
maupun ekuitas mengalami penurunan yang signifikan. Hal ini mengindikasikan
adanya perbaikan struktur permodalan dengan berkurangnya tingkat leverage,
sehingga risiko keuangan entitas cenderung menurun.

d. Rasio Profitabilitas

Rasio Gross dan Operating Margin tidak berdampak pada laporan proforma
Perseroan menunjukkan bahwa efisiensi operasional inti tidak mengalami
perubahan. Sedangkan pada rasio Net profit margin, ROA dan ROE menunjukkan
peningkatan yang signifikan yang beralih dari posisi negatif menjadi positif setelah
transaksi dilakukan, hal ini mengindikasikan bahwa Perseroan berhasil
meningkatkan kinerja laba secara substansial setelah transaksi. Peningkatan
profitabilitas secara keseluruhan kemungkinan didorong oleh faktor non-
operasional atau perbaikan struktur biaya dan beban lainnya. Secara keseluruhan,
kondisi ini mencerminkan peningkatan kemampuan Perseroan dalam
menghasilkan laba serta pengembalian atas aset dan ekuitasnya.

Berdasarkan Proforma Interim Konsolidasian setelah transaksi, dapat disimpulkan
bahwa rencana transaksi menghasilkan perubahan signifikan pada seluruh rasio
keuangan. Secara keseluruhan, hal ini menunjukkan bahwa transaksi yang
direncanakan akan meningkatkan profitabilitas dan efisiensi operasional.

23
Page 25 OCR 0.530
C.3 Analisis Proyeksi Keuangan Perseroan dan Laporan Laba Rugi Perseroan

Proyeksi Laporan Laba Rugi Sebelum Transaksi

Makanan dan Minuman
Lain -tain

Peralatan, Pemeliharaan dan Energi
Gaji, Upah dan Tunjangan Lamnya.
Beban Umum dan Admmininstrasi
Beban Pemararan

ILABA USAHA

penyusutan Aset Tetap

penyusutan Aset Tetap (Kantor Pusat)
penyusutan Properti lnvestasi
|Amcetisasi Aset Tak Berwujud
JAmortisas Perangkat Lunak

(Pendapatan (Beban Lain-lain
Beban Bunga

Pajak Bumi dan Bangunan

Kuransi

Beban Jasa Manajemen Insentif dan Pemasaran
Laba PenjualanAset Tetap

Laba PenjualanAset Investasi

Penghasilan Bunga

Laba (Rugi) Selisih Kurs- Neto

Denda Pajak

Rugi Investani Jangka Pendek

Lain-lain Bersih

(Pendapatan (Beban) Kantor Pusat

Gaji, Upah dan Tunjangan Lainnya
Umumdan Adminstrasi

Bagian atas Laba Neto - Entitas Asosiasi
Pendapatan Bunga

Rugi Investasi Jangka Pendek
Pendapatan Klaim Asuransi

Beban Bunga
Lain: Lin Berih

16:659:560.708)
0541287 685)

(14.412 838 9381

(545.192 841)

(12573206. 1451|
(8577483 160)
(8010580 564
(1341272000)
6852934517)

12000000

1227064135
(16.161.732.201|
(19:084936 331)
(2622745588)
5501000000
609 238 649

(422 291 000)

31.405 910.021)
(25.835.659.701)
16727053593)
@.ara2 476)

(15816347 007)

(545.192.849)

(12240.276 3a0)
(4623918750)
03072787 4317|
(1341272000)
(5296218203)

12000000

1001 920684
(ar.ceaana.os)|
(19882327328)
(266830614)
5501000000
654976503

3681272 186

(an

143 740 961 S9
72029510780)
4408649 6971

(101.183.461.415)
129.852.222 335)
3075 73ass|

(721-207 5611|
87:534. 298.065)
-

1(68.389.140,759)|
181799010 son)
(26.562.689 2261
16831720243)
(3195670750)

(15. 444067.683|

(545 192 Ban

(13.18.6294)
(4537500 0001)
@nesca sie)
(13412720101
(6961-1930

12000000

1049 31 904

(17.813773.704)|
(one asa 7531)
angsur
550000000
541005897

IN

(dalam Rupiah)

222712057047
145.379 965.824)
72398111262)
4433979957)

(103.109.581.3857|
130.209 100.54)
83.430.525.7901

30.001
88.746.655 5ss)|

169.558.943.296)|
(32.004 s1 973)
022.324.143.665)
16905 096.097)
aan sea

(14.682 570843)

(as. 192 204)

(14051.870791)
(4.537 00 0001
(3202855 787)
(1.341.272 0107|
6991882 9211|

12000000

1015639957

(20.650.25.221)|
(21.589.080.s01)
(2772390211)
501000000
1641679236

Gansao7n) (667150720
@erag7) 158343355)

IL

4732964627:
793773749
4464585299)

(105.22n319.17)
(20635493638)
183850.158280)

(28.121.737.798)
(7.001.191. a5)
(8273260.

114222363589)

(545.192.804)

(3222 982557)
11341272 040)
(6016060582

12000000

sen gasea1

(2137a256.167)|
(225020773751)
(2325590353)
55010001000
377262064

3026510037

(PENGHASILAN (BEBAN) LAINNYA.

pengukuran kembahi babiltas imbalan kerja (@3nrsl taaranars (837371 (63373775) (633707.975)|

(Bagian Penghasilan Komprehensif Lin Entitas Asosiasi isoga can) (raon3 can) (anon can (aa o023g)| ti.c01.c5)

(tek pajak komprehensif 2 & x z 1

ITUMLAH PENGHASILAN (BEBAN) LAINNYA maa an nana aa CU)

(LABA (RUGI) KOMPREMENSIF Ikasaori| oo umsaeam| usang oGasaocm| wooden)

LABA (RUGI) NETO TAHUN

BERJALAN YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:

Pemilik Entitas Induk (anS10275191) — (IMAGS RATA (1IISKSIRGPO) —(1KOASISG1SG) (16105888267)
terarsas9) (319551303) — (S838I7OOOA) ——(GIELAIS.600)

LABA (RUGI) NETO TAHUN

BERJALAN YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:

Pemilik Entitas Induk (az158110808) —(ISINNO9S82S) (1AC06IKAT8M  (UKSILMITEN — (LGKRGENSSO)

casoon)

24

Page 26 OCR 0.399
Proyeksi Laporan Laba Rugi Setelah Transaksi

(dalam Rupiah)

Makanan dan Mnuman
kat tan

|Beban Departmental
Makaran dan Minuman
tai Ant
Gan. Upah dah Tunjangan Lainnya

|seban Usaha
eralatari Perneliharaan dan Enerai
Gap. Upah dan Tunjangan Lainya
Beban Umum dan Adsrmtras
peban perrasaran

(renvuwutan Aset Tetap (Kantor Punat)
'renyuwitan Progerti vestas
lamortinaw aset Tak merwutudi

at Kuna)

(Pendapatan (Beban) Lain-lain
meban mung

Petak mani dan Marmunan

eban Inn Manajemen, Inent! dan Penasaran

Laba Perjunlan Aset Tetap

Kaba Penjualan Aset Investasi

Penahastan punan

ata (fugil Seltuh Kurs Neta

Denda Patah

MUAL Invetau Jacaka Perutek

kau lain werst

Pendapatan (Beban) Kantor Pusat
Get Upah dan Turyangan Lara
Umum dan Adremrau
Bantan atas Laba peta : Entitas Avosiasi
Pendapatan mungn
Mug Invertasi Jangka Pendek
Pendapatan Kiawn Asuransi
sebar puraa
Layu lain wersi

Patah Taramuhan
Pata Ku

PENGMASILAN (uKaANI LauterA

235631020123
140312 200003
M210310373
Aa rayoyanan

(98.265.583.351)|
Ca con Karsa
(02 a29 y07 San)

(700 na 210)
Max aa nya ana)

tor 920.555 a25)
(ran 3y0 1071|

(asas ansasa|

Gama man aw

113.360.006435
(ora a01 a01)
(2.010 310 5041|
(1281272 00)
(om7ar2o7
an ooda1yo7a

pan

(sa sormanro|

(225955710)
(anon s0 an)
(2022 pan San
(a13 002 ana)
1983020273

14522601750

(o0e1 217.021)
(on 340 150)

280196252720
tan 203301410
mo as7ar7 09

daratan

(az ara san nol)
(aan aswoyal
(0 313 370 San)

(27 007.202 700
(01059202 3271
(20.109 7x5 arm)
(0725 ana 7a0)
Gaara

tiraro sar con)

(an a52 maa

(9923523571

tror2.z07 an
(sar 272 000)
(0200 nz0.01n)|

Lawuazocaa

(R0.087.324951)
122 munso0 dani)
(ori senar

200x013

296489 329 139
193 01110 oo
mao
Aa0noano27

1102.101.930.500)|
(29220507 sa
(Ox ang aan 201)
tang aan ran)
Lam tmn 73y 22:

(raya c07 soal
(02 520.401 701
Gran
(og17 34x con
(2519 202.20)

(oya 007 on

Don nan

(10146463631)

(xano ren 310
(ar a72 oo
(osa2 2m a07)

arsansaar
12 000.000)

Lo00mayaa

(7761451.
Homo7an
(asma
330000001
Langonda7a

mam osn?

150838 172343
199207 002 330
#r01 510150
samaran

(104.765.007.964)|
(oa7onsa os)
Dara arara

tas aan az)
(9 745 ann075)

an nasa
16422 Oa)
(21015 20017)
17.011 995 001)
(0070101001)

(10 202 370 ma1)

15 152 maa

(10.108219.200)

(1202 x53 ran)|
(aara72 000)
(202 o07 asi)

anang oa7
12000000

Lon o1asr

(18.983.774 0541|
(2axz m0. ren)
Gamawan
350000000
Lan aro01g

ana penang

255706156382
11A20.na7 701
Aa0x9n9290

(107.634as.2a7)
(awan2072)
Oam as

(asa yen ayo)
Kar 300.724 205)

(reapraan aro
(oas2 ar aan)
(0 70sar.co1
(72001215 7m)
(2092 202 317)

(0.982.509.573)

(1222 002 370
Mn aana72 00
(rara rana

nagin 309
12000000

maen
(20.081.815.220|
(22012052 9201
an o#gaan
330000000
La7rarasad

101702 Lan

(071 307 200)

Geaanasai

pengukuran kembali abihtas Imbalan her Kanal ways) wars orasi Canarans
Bagian Penahasilan Komorehensif Lain Entitas Asoswu | (rsogxsagil o— aao9xcagg tnsognsas) —— tsosxs3) (as o93.can
(lek pajak kormoeehenut - - -
(ane jk KelaNGn Mela) Kel NGU
(UABATUGI) KOMPREENSIF Inoysnne| anakan | 1593000730)
LABA (RUGI) NETOTAHUN
BERJALAN YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA: 126175176475” SONLOWAII2 — ILSS2A45600 120629340R2 11562071036
Pemilik Entitas Induk
Kepentingan Non-pengendati 1B7.6853801980 19990258437 — P2231AM03A3 22269120662” 21.306A22269
LABA (RUGI) NETO TAHUN
BERJALAN YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik Entitas Induk 125527 IMANG2) MAA2252699  I0MASIIMG ULAISLOLAGI 10914239423
Kepentingan Non-pengengali f
17.037.549.366 19282426824” M1SRIEORTIO 21621289049 — 20738590656

Pada sisi perbandingan Laporan Laba Rugi, Rencana Transaksi tidak berpengaruh
terhadap pendapatan Perseroan dikarenakan objek yang ditransaksikan merupakan
aset non operasional yang tidak berkontribusi langsung terhadap pendapatan utama

dari Perseroan.

25
Page 27 OCR 0.544
Rencana transaksi ini akan meningkatkan penghasilan bunga Perseroan seiring dengan
akumulasi saldo kas yang tumbuh signifikan dari hasil keuntungan penjualan aset tetap.
Dampak signifikan ini terlihat pada tahun 2026, di mana laba penjualan aset tetap tercatat
sebesar Rp135.611.314.073,-. Hal tersebut mengubah laba bersih Perseroan dari proyeksi
awal yang merugi sebesar Rp21.128.459,- pada tahun 2026 menjadi positif sebesar
Rp137.037.549.366 ,- setelah Rencana Transaksi.

Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Perseroan Sebelum Transaksi

(dalam Rupiah)

(Aser

26

JASET LANcAR
Ikas dan Setara Kas seago7ean dngan a60 301722726704 168131831 649 10121130660
vutang Usaha 18152 dan 038 12190056 746 12220050548 12250148947 12220352279
(persediaan 13575884017 157584017 13575884017 13575884017 1575884017
Piutang tain-laen
Pihak Ketiga Hani mag o2n Danyaa9o7a Dasi san 028 Dann sago20 Dany m9020
Dinar Berelas: 675.691510 615697510 615691510 615697 510 615697510
Ihevan dibayar dimuka 2206671553 2120667953 21206671953 2206671953 21206671953
ajak dibayar dimuka papa 2422 114 maap? Ma 20an ud 20422 1m
aset Lancar Lainnya 3.469 348 102 3 469 3an 189 3.469.348 107 3469 3an 182 3 469 3a 182
IUMUAH ASET LANCAR 55.001.119.262 67405.102.220 65300650056 S1-501.853.40 1435355.7a4
laser MOAK LANCAR
laset Tetap 170221 685.073 262.275195962 147200986255 202888273 219035767775
lroperti Investasi A80 a73a15 4338680571 3793487727 3245294203 2103 102039
lAset Tak Berwujud 315601705627 3139 597 es 21769729675 2399881699 2030023723
lhset pajak Tangguhan 4590365.507 4.590.365.507 4590365507 4590365507 590 365.507
Investasi pada Entitas Asosiasi 4619010594 Sadaano76 5862916064 6490399011 7141521 5a9
luang Muka #embekan Aset Tetap & Properti 315.181 A34 35 da1 Aga das annana 385 181 434 In any aga
hutang kepada Pihak Beretasi 402.447.761 A09 d7 741 40244771 Mop at77a1 402 447.741
Aset Tidak Lancar Lainnya 361-238 691 361235691 361235691 361235691 361235691
(IUMUAH ASET TIDAK LANCAR TAS 014 525 002 1R0726.855.277 TES 3G Jeon 250774075353 BGGS1.CA5A53
IUABIUTAS DAN EKUITAS
IURBIUTAS LANCAN
litang Bank langka Pendek 4.900.000.000
lutang Usaha «pihak Ketiga 8.025.200 46 8666395526 6.269 c0x.909 6s69.c0x909 6261 co1909
utang tai tan
ihax Ketiga 42610743917 ang cinaa7 2os7nana7nn 20375 024047 19 aaG 2a7ans
Pihak Beretasi 19.715.064 365 19715064365 19 715064365 19715064 365 19715 064.365
Iheban yang masih arus dibayar 10.747:522.700 2616624099 7281847326 7210012 can 7201581022
lotang Pajak 2316263776 Geanermaga 6848086253 6581 749497 GS9A15657
litang Dividen - ina Ketiga 345886828 Jnsasca2n 3nsanca20 385.816.828 385 A86 828
(pendapatan diterima dimuka Kagt 330958 Gasa ga 542 634 yaasa2 Guna nasa Gama 984542
Ibenyisinan untuk penggantian perabotan 1094 219883 Logaang ana Logangaga Loga2n9 a03 1004219 R83
bagian Iablitas jangka panjang akan jatuh
tempa satu tahun 4190.000.000
IUMLAH UADIUTAS ANCAR 107.5a4-241.870 mapan 7360277 A17 @inecio.7 Ga.o91 001.301
IUABUTAS TIDAK LANCAR
(bagian Uabiitas Jangka Panjang setelah
Inirurangs bagian jatun tempo satu tahun 55000000000 551000100000 551000000000 550001000000 550000001000
|babitas pajak Tangguhan 1295861 M4255361 71295861 711295861 71295361
Ibabittas tmbalan Kerja Karyawan 34362 904.883 34 362 904.883 34 362 9on853 34362 908.883 34362901883
JUMLAH WABIUTAS TIDAK LANCAR 30074200704 5007 200.748 5007 200.744 50072-200.744 30.071-200744
lerurras
IModai Saham 79:781.349.600 Tran 345 600 79181 349600 79 781 345.600 79781319600
tambahan Modal Disetor 18079 081218 1079084214 18079084215 18079084218 18079 084.215
Isaido Lada
Okadangkan 2000.000000 2.000.000.000 2.000.000.000 21000.000.000 11000000000
Belum dicadangkan Ssasc12s7n (0.527 a03 254) (4.133 047 5) (40.426.837.3071| (57:660.507.187)|
kepentingan Non Pengedat 31031158340 85.501 364 341 26,585345.708 24051524780 BLS 867 A7
(hutan EKUITAS 186 477.201.729 175.834 314.905 162311.991.989 143.085.121.291 123335794078

Page 28 OCR 0.505
Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Perseroan Setelah Transaksi
(dalam Rupiah)

EA men ea ae Hi oem
IASETLANcan
as dan Setra Kas 102047:762173 23905 38506 10942598535 1203631685 637 137685508238
Putang Usaha 15 3815967 1877 m7 as0 1e2732a7san 16592269014 17916556274
Persediaan massamon 18575804017 13875884017 135752017 14575 BA017
utang Lintain
Pihak Ketiga Hastag 028 asn 49018 Dany 219028 2481215028 Dany sago7n
Pihak Berelasi 675697510 61560nS10 675601 sio 615691510 675681510
Beban dibayar dmaka 2206611953 220661953 2206611953 22066711963 22066193
an ayar dmuta, 2842214 aan tua aan mapan pada
et Lancar tanya 81 316307 281316301 pu ne30 231316307 731316307
JUMLAH ASET LANGAR. Tone Tuan oa nona TES 655 M25.S00 Tien sea
Iaser max uwcan
aset tetap sana 1216 261 665 635095 pasonnaos ng mparangast mng26 metan
oropeeinvestas 4883373 415 4338 68057 aman 2241 yna 209 2701102039
Aset Tak Berwojud 3850705627 31139597681 216919675 2399281 609 205002373
Aset Pajak Tanggutan 4590365 307 11590 365.07 4590365 507 4590365 507 14590365 507
owestas pada Entitas Ato 4613000553 5415 101083 ngasi NG 1077 113 28 T31s51a 987
Uang Muka Pembean Aset Tetap & Properti Ivestasi 45531 a34 ass naa ass dat A56 AA Ass 3 Laa
set Tidak Lancar tronya 291035 61 2 08s en 291085 691 291085.691 291085601
JUMLAH ASET TIOAK LANCAR Tas Tas Taboo Dori Inn Bean
IUABUTAS DAN EKUTAS
UMONITAS LANCAR
Utang Usaha - Pisa Ketiga 1601 465.590 @017323 ang 8574011720 1031esos17 Smn3ms65
Utang ain tar
Pihak Ketga 652516160 43711096 2aness19 Banaan9e0 215425991
Pak Berlasi 19715 064 365 18715064365 19715 064 365 19715064365 19715 064365
beban yang masih harus dtayar
#at Ketiga 6362519 #302 saga s39e1627as @nng210ees 632p aanc01
hah Berau
utang onar 1315903716 1245565201 masesnsara 1268754740 1309 001:295
Uang Orwden Pitak Ketiga 385.306 821 385 306.825 395206228 385886228 385 88628
Pendapatan dtecima duta Ganas sa) emas Gnastasa Gas sar 6561539652
Penyishan untuk penggantan perabotan dan peralatan
hore 4.054 219 any Aoa pin 283 Lona 219 903 2.004 219 383 1.004.219.083
JUMLAH WABUTAS TANCAR. Shan sa7 Sas99 204301 S4950315.287 5132510319 19350201810
IUABUTAS TAK LANCAR
(oitas ajak Targgutan 11295361 m1661 m4 205861 manga mn 295as
(atas Imbalan Kera Karyawan 3362 9041883 31 362 9 283 31 362 904 883 34 362 2253 34362 904983
JUMLAH LABIUTAS TIDAK LANCAH 3507120074 35074200744 Is0ga 20074 5 074 200.74 35074 200744
JUMLAH ABUTAS 2231606723 211056 20025 1031 22400141569 24425.002.554|
erumas
(Modal Saham pan an co0 Pra san mantan goo Tmn an c00 P0781.345 600
'rambahan Modal Oisetor 18015 084 21 10m osn 1o79o1a 218 079014 211 ARO75 oa 210
sado Laba
Diadangian 200000009 20001002000 1000000000 110001000 000 2000000000
Rekim dcadargaan M1 675.AA1 2S 06 183 209063 189 18235.570 M0 564 869 559 47 90041 501
kepentingan Non Bengedah 81061200 114 85521 58239 36:605,571.82 8071765 562 BLASE M6
HUMAN EKUTAS 322 San.osa 177 311-565.306.120 319 601297370 Daan oea 39 CAT

Rencana Transaksi penjualan aset tetap akan memberikan dampak signifikan terhadap
struktur posisi keuangan Perseroan, di mana aset lancar akan mengalami peningkatan karena
adanya kas masuk dari penjualan aset pada tahun 2026. Sementara akun aset tidak lancar
akan mengalami penurunan akibat dari penjualan aset tetap tersebut. Pada posisi kas dan
setara kas, terdapat biaya-biaya yang akan dikeluarkan Perseroan atas Rencana Transaksi
dengan total sebesar Rp15.191.925.000,- yang dialokasikan untuk biaya notaris (396) sebesar
Rp4.797.450.000,-, pajak final (2,54) sebesar Rp3.997.875.000,-, serta biaya komisi (4x)
sebesar Rp6.396.600.000,-. Dalam hal ini juga, akun aset tetap Perseroan akan mengalami
penurunan yang disebabkan oleh pelepasan tanah dengan nilai perolehan sebesar
Rp20.309.560.927,-.

27
Page 29 OCR 0.514
Kemudian, untuk Liabilitas Jangka Panjang Perseroan tidak mengalami perubahan setelah
Rencana Transaksi. Sementara pada sisi liabilitas lancar, Rencana Transaksi akan menurunkan
jumlah liabilitas lancar pada tahun proyeksi disebabkan adanya pembayaran utang jangka
pendek di tahun 2026 sehingga terjadi penurunan liabilitas dari Rp103,74 miliar sebelum
Rencana Transaksi menjadi Rp48,93 miliar setelah Rencana Transaksi. Pada sisi Ekuitas,
ekuitas setelah Rencana Transaksi akan mengalami kenaikan pada tahun 2026 di mana saldo
laba yang belum dicadangkan akan berbalik positif dari sebesar Rp17.074.763.302,- menjadi
surplus Rp169.891.050.690,-. Penguatan ekuitas ini merupakan hasil dari pengakuan
keuntungan atas penjualan aset tetap yang secara langsung memperbaiki posisi permodalan
Perseroan.

C.4 Analisis Inkremental
C.4.1 Kontribusi Nilai Tambah

Rasio Keuangan
laset Lancar

Isebetum Transaksi 9s081119262|  67405102220| — 653806s0056 siso1ss34o0| — asg59ass7aa
Isesudan Transaksi 137099264486| 119385004225) tas3nn08a313) oo 1ecessa2ssa0| 176299565410
ISatisih a2012145224| o si9779020e5|  soorsasa257| tsas3972179)  13raK0c00607
ISetisi (98) aa.19x) TAN 122.391 223.591 293.189
laser Tidak Lancar

Isebelum Transaksi me9o1as2s.0e2| 2s072esesa72| 26s3sc3e009a| 2s077a07nasa|  236es1casas9
sesudah Transaksi amaozsicata | 279895706971 | 264230299088| 250241384923) 236631629229
sets (11.212.008.668)| (310883017) (1.135.461.001) (532.694.231) (20.016.230)
etis (d6) 3.881) 0,30x| 0.431 0.211) 0.01x|
Itabiitas Lancar

Isebelum Transaksi 1o7s4a241870| 82223471543 78360877 417 69116610718 68.081.006 381
Isesudan Transaksi sz229a9s979 | sacagasea92| oo sass093s287 57325940819 49.350801810
Isetsan (sosos7asson| c29ssarm7asu| o(esaogsa2is01l oo turggocegs9g| (18730204571)
etis (96) 46,784 35.981 2971| 17.0w| 2751
lEkuitas

sebelum Transaksi 186477201729) a7s8sasnasos | sez3rusanse0) o sas085121201| 122338794070
Sesudah Transaksi 322semo2a177| 311sesaoc120| dineowaa7az0| o3p4a970ea039| 328506592114
Setisin tacitospaa8 | 135730991215) as7292915381| rerarrsa7ca8| 205170758036
ISatsih (96) an TANI sen 126.791) 166.351)
(pendapatan

(sebelum Transaksi 214532679201) 2n67aso23795| 220179520701 222712057047) 225731969069
Isesudan Transaksi: 235693010423 | 240196252720) 246489279129) 2sosasi728a2| 255.706.156382
Isetisin 21,160.351221 2aasan2sye| oo 26310207068 28.126.115,796 29974187313
Isetisa (08) 9261| 10.821 1.95n| 1.cn| 13.28
IBeban Pokok Penjualan

Isebelum Transaksi (onaagoszargil (99062097553) (rorissasrarm| o(o3r00s813n9) (105228589812)
(sesudah Transaksi Is826ssenas1) o(oeeeacisogaj| (021019305081) (101765007962) (107634858227)
Set (815.626.172) 399 492 921 (1s a69 0891| (1.655.426.575) (2.405.968.235)
Isetsin (96) O.8an| o.aon| ogis| L61K| 22
Ilaba Kotor

sebelum Transaksi tn7os2722022| anye7o92sma1 | otr89560s0esz| t9c0247sesa| 120503079257
(sesudah Transaksi 1aza27aa7071| ransa2637es8| orea307898631) oo ra6073164079| 48071258136
Isetisin 20342725049|  238s271sa6| 25391837979 26470689221 27568218879
Isetsan (9ep 17.381| 20.271) m,3an| 213 22.881)
(pendapatan (Beban) Lain-dain

Sebelum Transaksi (a2s732061asj) ousasoo7eaag| ousgisacosea| oo traosisz0701| — Garssgr05na|
Sesudah Transaksi 113360006435 (og2sesa7sn| ouorasasacan) oo 01082192001 — (25825095731)
Selisih 100.786.800290 3.916.423.589 3.771.998.953 3943651583 4171310265
Isetisah (983 201.c0x| 2830| 2101| 2.06 29.47x|
laba Bersih

Sebelum Transaksi trizaasy| oo esossnn| oo 3319551 205)| (s83a979osaj) — (6361495.c00|
Sesudah Transaksi 137.685. 380980 199302584371 — 22231440343 22.269.120662 21.386.422269
seisi 1376s4252520| 16305203226 18911889 040 16.430.141578 15024926.669
Iserisin 1967 GS1SSB.01 449,791 569.71n| 281.394) 236.191)

28
Page 30 OCR 0.955
Hasil analisis menunjukkan bahwa Rencana Transaksi ini akan memberikan
perbaikan kepada variabel-variabel yang dianalisa terutama pada variabel
Pendapatan (Beban) Lain-lain dan laba bersih Perseroan. Pada sisi proyeksi
posisi keuangan, aset lancar perusahaan mengalami peningkatan utamanya
diakibatkan adanya kas masuk dari penjualan aset dan juga peningkatan arus
kas bersih yang masuk ke Perseroan di tahun-tahun proyeksi. Dalam hal ini
terlihat selisih dari sebelum dan sesudah transaksi, selisih aset lancar
perusahaan rata-rata berada di angka 107,6596 yang mengindikasi kan
perbaikan di aset lancar Perseroan.

Aset tetap menurun pada tahun-tahun proyeksi dikarenakan penjualan aset
tetap dan pembayaran liabilitas lancar. Dalam hal ini terlihat selisih dari
sebelum dan sesudah transaksi, selisih Perseroan rata-rata berada di angka -
0,964 yang mengindikasikan perbaikan pada aset yang tidak berkontribusi
pada pendapatan. Liabilitas lancar menurun pada tahun-tahun proyeksi
dikarenakan penjualan aset tetap dan peningkatan pendapatan lain-lain
berupa penjualan aset oleh Perseroan di tahun-tahun proyeksi. Dalam hal ini
terlihat selisih dari sebelum dan sesudah transaksi, selisih Liabilitas lancar
Perseroan rata-rata berada di angka -33,644 yang mengindikasikan
perbaikan.

Ekuitas meningkat pada tahun-tahun proyeksi dikarenakan penjualan aset
tetap yang di catat di dalam saldo laba yang belum dicadangkan. Dalam hal
ini terlihat selisih dari sebelum dan sesudah transaksi, selisih Ekuitas
Perseroan rata-rata berada di angka 95,614 yang mengindikasikan

perbaikan.

Pendapatan meningkat pada tahun-tahun proyeksi dikarenakan penjualan
aset tetap, Dalam hal ini terlihat selisih dari sebelum dan sesudah transaksi,
selisih pendapatan Perseroan rata-rata berada di angka 11,714 yang
mengindikasikan perbaikan. Beban Pokok Penjualan meningkat pada tahun-
tahun proyeksi dikarenakan penjualan aset tetap, Dalam hal ini terlihat
selisih dari sebelum dan sesudah transaksi, selisih Beban Pokok Penjualan
Perseroan rata-rata berada di angka 0,884 yang mengindikasikan perbaikan.

Laba Kotor meningkat pada tahun-tahun proyeksi dikarenakan penjualan
aset tetap, dalam hal ini terlihat selisih dari sebelum dan sesudah transaksi,
selisih laba Kotor Perseroan rata-rata berada di angka 20,944 yang
mengindikasikan perbaikan. Laba Bersih meningkat pada tahun-tahun
proyeksi dikarenakan penjualan aset tetap, Dalam hal ini terlihat selisih dari
sebelum dan sesudah transaksi, selisih Laba Bersih Perseroan rata-rata
berada di angka 1458654 yang mengindikasikan perbaikan.

29
Page 31 OCR 0.959
C.4.2 Biaya dan pendapatan yang relevan

Dari sisi aset tetap, Perseroan mendapatkan keuntungan dari penjualan aset
tetap dikarenakan aset yang akan ditransaksikan merupakan aset non
operasional yang tidak berkontribusi pada pendapatan utama perseroan. Laba
yang didapatkan dari Rencana Transaksi sebesar Rp159.915.000.000,- dan
setelah dikurangi dengan nilai buku dari aset tetap yang ditransaksi kan hanya
Rp20.309.560.927,- dan menghasilkan laba bersih sebesar
Rp139.605.439.073,- setelah dikurangi dengan nilai buku aset tetap.

C.4.3 Informasi non keuangan yang relevan

Berdasarkan informasi yang kami terima dari Manajemen, sampai dengan
laporan ini diterbitkan tidak ada informasi non keuangan yang relevan terkait
Rencana Transaksi.

C.4.4 Prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam menentukan
Rencana dan nilai transaksi dengan memperhatikan alternatif lain

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari manajemen Perseroan, proses
pengambilan keputusan atas Transaksi telah dilakukan melalui proses yang
sesuai prosedur internal Perseroan. Setelah menentukan rencana atas
Transaksi, Direktur harus memperoleh persetujuan dari Direktur Utama dan
Dewan Komisaris. Sebelum Direktur mengusulkan usulan rencana atas
Transaksi, Direktur telah melalui tahapan proses analisis internal, sebagaimana
konfirmasi dengan manajemen Perseroan. Dengan demikian, manajemen
telah mengikuti prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam
menentukan rencana dan nilai transaksi dengan memperhatikan alternatif lain

C.4.5 Hal material lainnya yang dapat memberikan keyakinan bagi penilai bisnis
dalam memberikan opini kewajaran transaksi

Berdasarkan analisis proyeksi sebelum dan sesudah transaksi, dapat terlihat
bahwa transaksi tersebut sangat menguntungkan dari segi selisih antara nilai
buku aset sebesar Rp20.309.560.927,- dan penjualan aset tetap sebesar
Rp159.915.000.000,- dan menghasilkan laba bersih sebesar
Rp139.605.439.073,- setelah dikurangi dengan nilai buku aset tetap. Dan juga
hal ini sangat sejalan dengan rencana dari Perseroan yang akan
merestrukturisasi dengan  pengoptimalisasian aset-aset yang tidak
berkontribusi terhadap Pendapatan Perseroan dan merestrukturisasi utangnya
dan bisa untuk memenuhi kebutuhan belanja modal untuk mempertahankan
daya saing yang semakin menurun jika tidak menjual tanah tersebut.

C.5 Analisis Dampak rasio

Untuk memastikan bahwa rencana nilai transaksi memberikan nilai tambah, maka
dilakukan analisis dampak terhadap rasio sebagai berikut:

30
Page 32 OCR 0.960
C.5.1 Dampak Rasio Likuiditas

Rasio likuiditas pada periode proyeksi adalah sebagai berikut:

Rasio Likuiditas pada Keuangan Perseroan (Sebelum Transaksi)

Rasio Likuidi
Current Ratio
Ouick Rasio
Cash Ratio

Rasio Likuiditas
Current Ratio
Ouick Rasio
Cash Ratio

Likuiditas Perseroan sebelum transaksi berada pada tingkat yang stabil dan cukup untuk
memenuhi kewajiban jangka pendek, tercermin dari nilai Current Ratio, Auick Ratio, dan
Cash Ratio yang moderat. Setelah transaksi, rasio likuiditas meningkat signifikan yang
menunjukkan penguatan posisi aset lancar, meskipun sempat mengalami penurunan
pada beberapa periode akibat penggunaan dana untuk operasional dan investasi.
Secara keseluruhan, kondisi likuiditas setelah transaksi tetap lebih baik dibandingkan
sebelum transaksi dan masih berada pada tingkat yang aman.

C.5.2 Analisis Dampak Rasio Aktivitas

Rasio likuiditas pada periode proyeksi adalah sebagai berikut:

Rasio Aktivitas pada Keuangan Perseroan (Sebelum Transaksi)

Rasio Aktivitas

Perputaran Piutang Usaha
Perputaran Utang Usaha
Perputaran Persediaan
Perputaran Aset Tetap

31
Page 33 OCR 0.958
Rasio Aktivitas pada Keuangan Perseroan (Setelah Transaksi)

Rasio Aktivitas —
Perputaran Piutang Usaha
Perputaran Utang Usaha

Perputaran Persediaan
Perputaran Aset Tetap

Penurunan dan fluktuasi rasio aktivitas setelah transaksi menunjukkan adanya
penyesuaian operasional yang berdampak pada efisiensi pengelolaan aset dan
liabilitas perusahaan. Perputaran piutang usaha cenderung lebih stabil namun
sedikit menurun, mencerminkan penyesuaian dalam kebijakan kredit, sementara
perputaran utang usaha mengalami fluktuasi yang mengindikasikan perubahan
strategi pembayaran kewajiban. Di sisi lain, perputaran persediaan relatif stabil
serta perputaran aset tetap yang meningkat menandakan pemanfaatan aset yang
lebih optimal setelah transaksi. Secara keseluruhan, meskipun terjadi penurunan
pada beberapa rasio, kinerja aktivitas Perseroan masih dalam batas wajar dan
berpotensi membaik seiring optimalisasi dan pengelolaan setelah transaksi.

C.5.3 Analisis Dampak Rasio Solvabilitas

Rasio solvabilitas pada periode proyeksi adalah sebagai berikut:

Rasio Solvabilitas pada Keuangan Perseroan (Sebelum Transaksi)

Rasio Solvabilitas
Debt to Assets
Debt Eguity Ratio

Rasio Solvabilitas
Debt to Assets
Debt Egulty Ratio

Berdasarkan rata-rata, rasio solvabilitas setelah transaksi menunjukkan perbaikan
dibandingkan sebelum transaksi. Hal ini terlihat dari Debt to Assets Ratio yang
menurun dari sekitar 0,47 menjadi 0,19, serta Debt to Eguity Ratio yang juga
menurun dari sekitar 0,53 menjadi 0,23. Penurunan kedua rasio ini
mengindikasikan bahwa proporsi penggunaan utang terhadap aset maupun
ekuitas menjadi lebih kecil, sehingga tingkat risiko keuangan Perseroan
cenderung menurun. Secara keseluruhan, kondisi ini mencerminkan struktur
permodalan yang lebih sehat dan kemampuan Perseroan yang lebih baik dalam
mengelola kewajibannya pasca transaksi.

32
Page 34 OCR 0.868
C.5.4 Analisis Dampak Rasio Profitabilitas Perseroan

Rasio profitabilitas pada periode proyeksi adalah sebagai berikut:

Rasio Profitabilitas pada Keuangan Perseroan (Sebelum Transaksi)
Rasio Profitabilitas
Gross Profit Margin 54,5896| 54,299
Operating Profit Margin 23,4996| 23,33K| 22,986
Net Profit Margin -0,015 “1,674 “1,514

Return on Eguity -0,014| -2,0686| -2,0596|
Return on Asset -0,011| -1,0496| -1,0056|

Rasio Profitabilitas pada Keuangan

Rasio Profitabilitas
Gross Profit Margin 58,654| 58,924| 58,584)
Operating Profit Margin 30,484 30,7896| 29,954
Net Profit Margin 59,425 8,304 9,024
Return on Eguity 43,109 6,3696| 6,915
Returnon Asset 33,5696 4974| 5,405)

58,236)
29,561) 28,804
8,881 8,369
6,821) 6,475
5,321) 5,159

Pada rasio profitabilitas setelah transaksi menunjukkan rata-rata peningkatan
yang signifikan dibandingkan sebelum transaksi. Seluruh indikator profitabilitas
mengalami perbaikan, di mana margin laba menjadi lebih tinggi dan rasio
pengembalian yang sebelumnya negatif berubah menjadi positif. Peningkatan
Return on Eguity (ROE) menunjukkan bahwa Perseroan semakin efektif dalam
menghasilkan laba bagi pemegang saham, sementara peningkatan Return on
Assets (ROA) mencerminkan kemampuan Perseroan dalam memanfaatkan aset
secara lebih efisien untuk menghasilkan keuntungan. Secara keseluruhan, kondisi
ini mencerminkan kinerja keuangan yang lebih baik dan prospek yang lebih positif
pasca transaksi.

C.6 Analisis Manfaat Rencana Transaksi
Adapun manfaat dari Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:
C.6.1 Manfaat Keuangan
Meningkatkan Likuiditas (Cash Inflow), penjualan tanah menghasilkan kas masuk
langsung tanpa adanya modal tambahan yang bisa digunakan untuk membayar
utang jangka pendek atau bunga pinjaman, membiayai operasional harian, atau
menambah modal kerja. Hal ini berdampak dapat meningkatkan rasio likuiditas

(current ratio dan guick ratio), sehingga memperbaiki kepercayaan kreditor dan
investor.

33
Page 35 OCR 0.953
Mengurangi Beban Utang dan Risiko Finansial, dana hasil penjualan dapat
digunakan untuk restrukturisasi utang:

- Melunasi pinjaman berbunga tinggi

- Mengurangi beban bunga

- Memperpanjang tenor atau menegosiasikan ulang struktur utang

Hal ini berdampak dapat memperbaiki leverage ratio dan menurunkan risiko
kebangkrutan

Meningkatkan kinerja laporan keuangan, dengan menjual aset non-produktif:
- Aset total menurun, tetapi efisiensi aset meningkat (karena yang tersisa

lebih produktif).
- Return on Assets (ROA) bisa meningkat, sebab laba bersih dibandingkan

dengan aset yang lebih efisien.
Hal ini berdampak pada kinerja keuangan terlihat lebih sehat di mata investor

dan kreditur.
C.6.2 Manfaat Operasional

Fokus pada aset ini, penjualan aset yang tidak digunakan membantu manajemen
fokus pada aset dan lini bisnis yang produktif.

Efisiensi Biaya Pemeliharaan, tanah yang belum diolah sering menimbulkan biaya
pajak dan perawatan tanpa manfaat langsung. Menjualnya menghilangkan beban
biaya ini.
Fleksibilitas Operasional, kas tambahan memungkinkan perusahaan lebih
fleksibel untuk mendanai restrukturisasi operasional (seperti efisiensi produksi
atau pembenahan SDM).

C.6.3 Manfaat Strategis

Menarik Investor Baru, perusahaan yang menunjukkan langkah proaktif
menyehatkan keuangan akan lebih menarik bagi investor.

Meningkatkan nilai perusahaan dalam jangka panjang, perusahaan Dengan
likuiditas yang lebih baik dan utang yang lebih rendah, nilai ekuitas dan stabilitas

perusahaan cenderung meningkat.

Mendukung Transformasi Bisnis, dana hasil penjualan dapat digunakan untuk
investasi baru atau diversifikasi bisnis ke sektor yang lebih menguntungkan.

34
Page 36 OCR 0.958
Secara kualitatif, dapat diketahui bahwa pihak-pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi
ini adalah Perseroan dan Pembeli. Rencana Transaksi ini bukan merupakan transaksi yang
mengandung unsur transaksi afiliasi sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020, karena Perseroan dan Pembeli tidak memiliki
beberapa pengurus atau pemegang saham yang sama. Rencana Transaksi yang akan
dilakukan bukan merupakan transaksi benturan kepentingan karena memberikan solusi
kelangsungan usaha bagi Perseroan dan diselenggarakan sesuai aturan perundang-
undangan yang berlaku dan menguntungkan Perseroan.

Nilai Rencana Transaksi adalah sebesar Rp159.915.000.000,- sedangkan jumlah ekuitas
Perseroan berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2025 adalah sebesar
Rp192.242.161.802,- dengan demikian Rencana Transaksi tersebut merupakan transaksi
material sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
17/POJK.04/2020, karena nilai transaksi lebih dari 2096 ekuitas Perseroan. Secara umum,
manfaat dari Transaksi ini dilakukan dalam rangka adanya kebutuhan atau dalam rangka
memperbaiki struktur keuangan Perseroan dengan menjual tanah yang belum
dimanfaatkan.

Secara kuantitatif Rencana Transaksi dapat memperbaiki rasio likuiditas, aktivitas, dan
solvabilitas Perseroan. Rencana Transaksi — juga memberikan manfaat
reorganisasi/restrukturisasi dan/atau pengelompokan aset yang dimiliki dan/atau dikelola
oleh Perseroan, sehingga akan memaksimalkan aset sesuai dengan fungsinya.

Berdasarkan analisis batas wajar atas dan bawah nilai Rencana Transaksi penjualan ini
dimana batas atas adalah Rp171.908.625.000,- sedangkan batas bawah adalah
Rp147.921.375.000,- sedangkan nilai Rencana Transaksi adalah Rp159.915.000.000,-
(seratus lima puluh sembilan miliar sembilan ratus lima belas juta Rupiah), dapat
disimpulkan Rencana Transaksi tersebut masih berada pada batas wajar.

Dengan demikian, hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap seluruh aspek yang
terkait dalam rangka menentukan dampak positif secara kualitatif, kuantitatif, dan
kelayakan dari Rencana Transaksi yang akan dilakukan, maka kami berpendapat bahwa
Rencana Transaksi yang akan dilakukan oleh Perseroan adalah Wajar.

URAIAN SINGKAT MENGENAI PIHAK YANG BERTRANSAKSI

A. PT Bali Realtindo Benoa sebagai Penjual

1,

Riwayat Singkat

BRB adalah suatu perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Negara Republik
Indonesia, berkedudukan di Jakarta Barat dan beralamatkan di Hotel Jayakarta lantai 21,
Jalan Hayam Wuruk No. 126, Mangga Besar, Taman Sari, Jakarta Barat, Kota Administrasi
Jakarta Barat, DKI Jakarta. BRB didirikan dengan nama PT Bali Bagus Bena berdasarkan
Akta Perseroan Terbatas PT Bali Bagus Benoa No. 38 tanggal 7 April 1997 yang dibuat di
hadapan Achmad Bajumi, S.H., berdasarkan Surat Penetapan Hakim Pengadilan Negeri
Jakarta Pusat di Jakarta tanggal 6 Maret 1997 No. 07/CN/1997/PN.Jkt.Pst. pengganti dari
Imas Fatimah, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah memperoleh Pengesahan sesuai dengan
Keputusan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. C2-
5990.HT.O1.01.TH.1997 tanggal 2 Juli 1997 dan telah diumumkan dalam Berita Negara
Republik Indonesia No. 98 tanggal 20 Agustus 1974, Tambahan No. 5783 (“Akta Pendirian
BRB”).

35
Page 37 OCR 0.953
Akta Pendirian BRB tersebut beberapa kali mengalami perubahan dan terakhir kali diubah
dengan Akta Pernyataan Keputusan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar
Biasa PT Bali Realtindo Benoa No. 50 tanggal 29 Juli 2024 yang dibuat di hadapan Herlina,
S.H., M.Kn., LL.M., Notaris di Jakarta Utara, perubahan anggaran dasar telah diterima dan
dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan
Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0178705 tanggal 2 Agustus 2024 dan telah
didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0160192.AH.01.11.Tahun 2024 tanggal 2

Agustus 2024.

Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham

Struktur permodalan dan susunan pemegang saham BRB sebagaimana dinyatakan dalam
Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bali Realtindo
Benoa No. 56 tanggal 30 September 2014 yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H.,
Notaris di Jakarta Selatan dan dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sesuai dengan Surat No. AHU-
01374.40.27.2014 tanggal 1 Oktober 2014 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan
No. AHU-0100536.40.80.2014 tanggal 1 Oktober 2014 adalah sebagai berikut:

Nilai Nominal Rp1.000.000,00 setiap Saham

Keterangan Jumlah Jumlah Nilai Nominal Persentase
Saham (Rp) (2)

Modal Dasar 50.000 50.000.000.000,00
Modal Ditempatkan dan Modal Disetor
PT Pudjiadi and Sons Tbk 44.999 44.999.000.000,00 99,9999
Lukman Pudjiadi 1 1.000.000,00 0,0001
Jumlah Modal Ditempatkan dan 45.000 45.000.000.000,00 100
Modal Disetor
Saham Dalam Portepel 5.000 5.000.000.000,00

Pengendalian dalam Perseroan dilakukan oleh keluarga Pudjiadi yang merupakan
Kelompok Yang Terorganisasi sesuai dengan definisi peraturan perundang-undangan di
bidang Pasar Modal.

Kegiatan Usaha

Berdasarkan informasi dari pihak manajemen, sampai dengan laporan ini diterbitkan,
BRB merupakan perusahaan non-operasional dengan nomor KBLI 68111 adalah di bidang
Real Estate Yang Dimiliki Sendiri Atau Disewa.

Izin Usaha

Nomor Induk Berusaha Berbasis Risiko No. 1801240061213 tanggal 18 Januari 2024 atas
nama BRB yang diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia c.g Lembaga
Pengawasan dan Penyelenggaraan OSS.

Pengurusan dan Pengawasan

Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham
Luar Biasa PT Bali Realtindo Benoa No. 50 tanggal 29 Juli 2024 yang dibuat di hadapan
Herlina, S.H., M.Kn., LL.M., Notaris di Jakarta Utara, yang penerimaan pemberitahuannya
telah diterima dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian

36
Page 38 OCR 0.860
Hukum dan Hak Asasi Manusia sesuai Surat No. AHU-AH.01.03-0178705 tanggal 2
Agustus 2024 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-
0160192.AH.01.11.Tahun 2024 tanggal 2 Agustus 2024, susunan Direksi dan Dewan
Komisaris terakhir sebagaimana dinyatakan dalam akta adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Komisaris Utama
Komisaris

Direksi
Direktur Utama
Direktur

Kristian Pudjiadi

Ariyo Tejo

Lukman Pudjiadi
Dra. Ramini

Ikhtisar Data Keuangan dan Rasio Keuangan BRB

PT BALI REALTINDO BENOA
LAPORAN POSISI KEUANGAN AUDIT 2025 DAN 2024
(ANGKA-ANGKA DINYATAKAN DALAM RUPIAH Rp 0!

ASET
ASET LANCAR

Kas dan Sotara kas
Biaya dibayar dimuka
TOTAL ASET LANCAR
ASET TIDAK LANCAR
Asot tetap - neto

Piutang pihak barelasi
TOTAL ASET TIDAK LANCAR
TOTAL ASET

LIABILITAS & EKUITAS
LIABILITAS

Utang lain-lain - Pihak ketga
Biaya yang masih harus dibayar
Utang pajak

Pendapatan ditarima dimuka
TOTAL LIABILITAS

EKUITAS
Modal saham

Tambahan modak disetor

Saldo laba - Belum dicadangkan
TOTAL EKUITAS

TOTAL LIABILITAS & EKUITAS

23 572559 645
2737 971 875
26:310.531.520

221731 967

221.731.967

40 178.106 625

72.678.106.625

32 600 000 000

40 178 106 626
19.000 000 000
50.178.106.625

93.088.038.145

50.300.838.502

54 149 437 500 19 224 800
159637 600 17 739750
50.000 325 500

37 500.000 150.000.000
54.346.825.000 187.290.050

45 000 000 000
15 000 000
(373 185 a55)|

15.000.000 000
15.000.000
5 197 548 542

44.641.813.145

50.212.548.542

98.085.633.145

50.390.838.502

37
Page 39 OCR 0.917
PT BALI REALTINDO BENOA
LAPORAN LABA RUGI AUDIT 2025 DAN 2024
(ANGKA-ANGKA DINYATAKAN DALAM RUPIAH Rp 0)

LAPORAN AUDIT | LAPORAN AUDIT
DESKRIPSI na 20
PENDAPATAN DEPARTEMENTAL
BEBAN DEPARTEMENTAL
LABA BRUTO 5 #
BEBAN USAHA 808.235.419 545.294.003
RUGI USAHA (808.235.419) (545.294.003)
PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN 162.500.022 3,458,317,275
LABA (RUGI) SEBELUM BEBAN KANTOR PUSAT (645.735.397) 2.913.023.272
PENDAPATAN (BEBAN) KANTOR PUSAT 2 £
BEBAN PAJAK : z
LABA (RUGI) NETO TAHUN BERJALAN (645.735.397) 2.913.023.272
JUMLAH PENGHASILAN (BEBAN) LAINNYA 3 .
LABA (RUGI) KOMPREHENSIF (645.735.397) 2.913.023.272

B. PT Berkat Benoa Propertindo sebagai Pembeli

BBP merupakan pihak ketiga yang bukan merupakan pihak afiliasi dari Perseroan.

1,

Riwayat Singkat

BBP adalah suatu perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Negara Republik
Indonesia, berkedudukan di Kota Denpasar dan beralamatkan di Jalan Pura Mertasari,
RTOOO/RWO00, Pemogan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali. BBP didirikan dengan
nama PT Berkat Benoa Propertindo berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas PT
Berkat Benoa Propertindo No. 4 tanggal 14 Juli 2025 yang dibuat di hadapan Hendry
Prambakat Wirasasmita, S.H., Notaris di Kota Denpasar, yang telah memperoleh
pengesahan sesuai dengan Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia No. AHU-
0059479.AH.01.01.Tahun 2025 tanggal 18 Juli 2025, telah didaftarkan dalam Daftar
Perseroan No. AHU-0162781.AH.01.11.Tahun 2025 tanggal 18 Juli 2025, dan telah
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 61, Tambahan No. 020833
(“Akta Pendirian BBP”).

Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham
Struktur permodalan dan susunan pemegang saham BBP sebagaimana dinyatakan dalam
Akta Pendirian adalah sebagai berikut:

Nilai Nominal Rp1.000.000,00 setiap Saham

Keterangan Jumlah Jumlah Nilai Nominal Persentase
Saham (Rp) (96)
Modal Dasar 15.000 15.000.000.000,00
Modal Ditempatkan dan Modal Disetor
PT Bangkit Mitra Investama 14.850 14.850.000.000,00 99,00
Bernike Stevany Gloria 150 150.000.000,00 1,00
Jumlah Modal Ditempatkan dan 15.000 15.000.000.000,00 100

Modal Disetor

38
Page 40 OCR 0.941
3, Kegiatan Usaha
Kegiatan usaha BBP berdasarkan Anggaran Dasar dan atau KBLI adalah di bidang Real
Estat Yang Dimiliki Sendiri Atau Disewa (68111).

4. Izin Usaha
Nomor Induk Berusaha Berbasis Risiko No.0708250153642 tanggal 7 Agustus 2025 atas

nama BBP yang diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia c.g Lembaga
Pengawasan dan Penyelenggaraan OSS.

3 Pengurusan dan Pengawasan
Berdasarkan Akta Pendirian BBP, susunan Direksi dan Dewan Komisaris terakhir

sebagaimana dinyatakan dalam akta adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris

Komisaris : Dwiputra Christiarin
Direksi
Direktur : Josef Ferdinandus Dedy Winata

Perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan BBP.

39
Page 41 OCR 0.931
RINGKASAN LAPORAN PENILAI

RINGKASAN LAPORAN PENILAIAN REAL PROPERTI

Dalam rangka memenuhi kontrak penugasan penilaian yang dilakukan berdasarkan Surat
Penawaran/Kontrak dengan No. 00541/2.0131-00/KJPPSPR-PRO/APP/!II/2026 tanggal 19
Februari 2026. Dengan ini kami menyatakan bahwa kami telah melakukan proses penilaian atas
objek penilaian. Kami telah melakukan investigasi yang terdiri dari inspeksi, penelaahan,
penghitungan, analisis, dan memastikan bahwa proses penilaian sudah dilakukan dengan cara
yang benar.

Kami telah mereview ulang Laporan No. 00553/2.0131-00/PI/10/0576/1/IV/2026 tanggal 20
April 2026 dikarenakan adanya penyesuaian pada Laporan berdasarkan Surat OJK (Otoritas Jasa
Keuangan) Nomor: S-149/PM.212/2026 tanggal 12 Juni 2026, perihal perubahan dan/atau
tambahan informasi atas rencana transaksi Material PT Pudjiadi and Sons Tbk. Dengan
diterbitkannya laporan ini, maka Laporan No. 00553/2.0131-00/PI/10/0576/1/IV/2026 tanggal

20 April 2026 dinyatakan tidak berlaku lagi.

1, Status Penilai

» Penilai Publik yang bertanda tangan dalam Laporan Penilaian ini yaitu Pipik Firmansyah, S.Pd.,
M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.) merupakan Penilai Publik Properti dengan Nomor Izin Penilai Publik
Nomor: P-1.20.00576 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor:
288/KM.1/2020 Tanggal 19 Mei 2020.

# Penilai bertindak atas nama Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Sugianto Prasodjo dan Rekan
yang memperoleh Izin Usaha dari Kementerian Keuangan Nomor: 2.15.0131 berdasarkan
Kepmenkeu Nomor: 722/KM.1/2015 tanggal 9 September 2015.

# Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Sugianto Prasodjo dan Rekan memiliki Surat Tanda Terdaftar
Profesi Penunjang Pasar Modal Nomor: 5-859/PM.223/2015 tanggal 17 November 2015.

# Penilai Publik terdaftar sebagai Penilai Industri Keuangan Nonbank dengan Nomor:
274/NB.021/STTD-P/2023 tanggal 26 April 2023.

e Penilai Publik terdaftar sebagai Penilai Pertanahan dengan Nomor Izin:1877/SK-
PT.01.01/IN//2025 tanggal 20 Maret 2025.

# Penilai Publik terdaftar sebagai Penilai Profesi Penunjang Pasar Modal dengan Nomor:
STTD.PP-292/PM.021/2025 tanggal 20 Agustus 2025.

e Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Sugianto Prasodjo dan Rekan adalah usaha penilai
independen yang terdaftar di Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).

# Penilai dalam posisi untuk memberikan penilaian secara obyektif dan tidak memihak.

# Penilai tidak memiliki potensi benturan kepentingan dengan subjek dan/atau objek penilaian.

» Penilai memiliki kompetensi untuk melakukan penilaian sehingga tidak memerlukan bantuan
tenaga ahli untuk melengkapi pelaksanaan tugas sebagaimana yang dimaksud dalam Lingkup
Penugasan.

» Seluruh Penilai, ahli dan staf pelaksana dalam penugasan ini di bawah koordinator Penilai
berizin atau Penilai Publik pada laporan penilaian.

40
Page 42 OCR 0.943
Pemberi Tugas

Pemberi Tugas adalah PT PUDJIADI AND SONS TBK yang beralamat di Jalan Hayam Wuruk No.

126, Hotel Jayakarta S.P, Lantai 21, Jakarta.

Pengguna Laporan

Pengguna laporan adalah PT PUDJIADI AND SONS TBK yang beralamat di Jalan Hayam Wuruk No.

126, Hotel Jayakarta S.P, Lantai 21, Jakarta.

Objek Penilaian Dan Kepemilikan

Objek penilaian dalam penugasan ini adalah:

Lokasi 1:

Jenis Properti
Jenis
Pengembangan
Komponen yang
dinilai

Lokasi

Bentuk
Kepemilikan

Real Properti
Rumah Tinggal

Tanah (Non Operasional)

Surat Tanah

SHGB
NIB.
22.09.000024144.0
SHGB
NIB.
22.09.000031640.0
SHGB
NIB.
22.09.000031639.0
SHGB
NIB.
22.09.000031651.0
SHGB
NIB.
22.09.000031650.0
SHGB
NIB.
22.09.000024145.0
SHGB
NIB.
22.09.000031648.0
SHGB
NIB.
22.09.000031649.0
SHGB
NIB.
22.09.000017786.0

4

Terdafatar
Atas Nama
PT BALI
REALTINDO
BENOA
PT BALI
REALTINDO
BENOA
PT BALI
REALTINDO
BENOA
PT BALI
REALTINDO
BENOA
PT BALI
REALTINDO
BENOA
PT BALI
REALTINDO
BENOA
PT BALI
REALTINDO
BENOA
PT BALI
REALTINDO
BENOA
PT BALI
REALTINDO
BENOA

Luas
(m?)
2.525

1.270

635

635

559

384

2.275

3.755

3.455

Jalan Pesanggaran, Kelurahan Pedungan, Kecamatan |
Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Provinsi Bali
Tunggal, dengan rincian sebagai berikut:
Page 43 OCR 0.914
SHGB” PT BALI 6.322

NIB. REALTINDO
22.09.000031647.0 BENOA
SHGB PT BALI 11.725
NIB. REALTINDO
| 22.09.000033498.0 BENOA
| SHGB PT BALI 3.200
| NIB. REALTINDO
| 22.09.000031656.0 BENOA
SHGB PT BALI 5.744
NIB. REALTINDO
22.09.000034879.0 BENOA
Asumsi I Dinilai sebagai tanah kosong
| Penilaian
| Lokasi 2:
| Jenis Properti 1 Real Properti
Jenis « Belum dikembangkan
Pengembangan
Komponen yang Hi Tanah (Non Operasional)
dinilai
Lokasi : Jalan Pesanggaran, Kelurahan Pedungan, Kecamatan |
Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Provinsi Bali |
Bentuk y Tunggal, dengan rincian sebagai berikut: |
Kepemilikan Surat Tanah Terdafatar Atas Luas
Nama (m2)
| SHGB PT BALI 160
| NIB. REALTINDO |
| 22.09.000031654.0 BENOA
Asumsi 3 Dinilai sebagai tanah kosong |
Penilaian

Maksud Dan Tujuan Penilaian

Maksud dari penilaian ini adalah untuk memberikan opini Nilai Pasar (Market Value) dari
properti yang dinilai pada tanggal penilaian untuk tujuan Jual Beli untuk kepentingan
PT PUDJIADI SONS TBK. Kami tidak merekomendasikan penggunaan laporan ini selain hanya
untuk maksud dan tujuan yang tercantum di atas dan bukan pengguna laporan lainnya.

Asumsi Dan Kondisi Pembatas

# Laporan Penilaian Properti bersifat non-disclaimer opinion.

# Penilai Properti telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam proses
Penilaian.

# Data dan informasi atau properti pembanding yang diperoleh bersumber dari dan/atau
divalidasi oleh asosiasi profesi Penilai.

# Laporan Penilaian Properti terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi yang bersifat
rahasia, yang dapat memengaruhi operasional perusahaan.

8 mencerminkan Penilai Properti bertanggung jawab atas Laporan Penilaian Properti dan
kesimpulan Nilai.

# Penilai Properti telah melakukan identifikasi atas status hukum objek Penilaian.

42
Page 44 OCR 0.937
s Bahwa objek penilaian yang ditunjukkan kepada Penilai adalah benar merupakan properti
dalam objek penilaian.

» Bahwa objek penilaian yang dinilai tidak mempunyai masalah hukum dan kepemilikan hak
yang tercantum dalam dokumen yang diberikan oleh Pemberi Tugas adalah sah, bebas dari
sengketa dan dapat dialihkan haknya.

s Data luas dan kuantitas objek penilaian yang diperoleh dari Pemberi Tugas dan telah
terkonfirmasi oleh Penilai diasumsikan benar.

e Data spesifikasi dan kondisi objek penilaian serta rencana pengembangan yang diperoleh dari
Pemberi Tugas dan telah terkonfirmasi oleh Penilai diasumsikan benar. Kondisi objek tertentu
yang tidak dapat diinspeksi secara langsung diasumsikan normal.

e Data spesifikasi dan kondisi utilitas objek penilaian serta rencana pengembangan yang
diperoleh dari Pemberi Tugas dan telah terkonfirmasi oleh Penilai diasumsikan benar. Kondisi
utilitas objek tertentu yang tidak dapat diinspeksi secara langsung diasumsikan normal.

@ Informasi terkait kondisi, kualitas, dan daya dukung tanah dan fondasi pada objek real properti
yang diperoleh dari Pemberi Tugas dan telah terkonfirmasi oleh Penilai diasumsikan benar.

# Tidak terdapat potensi risiko lingkungan lainnya yang dapat mempengaruhi hasil penilaian
selain yang diperoleh Penilai berdasarkan pengamatan di lokasi.

# Data dan Informasi terkait ketentuan tata ruang diperoleh Penilai relevan terhadap Penilaian
yang dilakukan pada tanggal penilaian.

# Informasi data pasar didapatkan dari hasil inspeksi dan olah data primer dan sekunder relevan
terhadap Penilaian yang dilakukan pada tanggal penilaian.

» Properti dinilai dengan asumsi dilanjutkan pengembangannya dan digunakan sesuai dengan
kegunaan yang telah direncanakan.

# Oleh karena beberapa hal yang disebutkan di atas, maka data, asumsi, analisa, perhitungan
dan nilai properti yang dihasilkan merupakan nilai yang sangat sensitif terhadap perubahan
ekonomi secara cepat dan bersamaan. Penilai menyatakan jika nilai properti sangat mungkin
berubah secara cepat terkait perubahan makro ekonomi yang berubah setiap saat.

Pendekatan Penilaian Dan Metode Penilaian Dan Alasan Penerapannya

Dalam penilaian ini menggunakan Pendekatan Pasar (Market Approach) dengan Teknik
perbandingan data pasar (Market Data Comparison Technigue)

Alasan pemilihan Pendekatan, Metode dan Teknik berdasarkan pertimbangan sebagai berikut:

# Dasar dan premis nilai yang sesuai yang ditentukan oleh persyaratan dan tujuan penugasan
penilaian.

» Kekuatan dan kelemahan dari pendekatan dan metode penilaian yang mungkin diterapkan.

» Kesesuaian dari setiap metode dilihat dari karakteristik aset, dan pendekatan atau metode
yang umum digunakan oleh pelaku pasar dalam pasar yang relevan.

» Ketersediaan dari informasi yang andal yang dibutuhkan dalam penerapan metode atau
beberapa metode.

e Dalam penilaian ini menggunakan Pendekatan Pasar (Market Approach) karena tersedianya
data pembanding yang dapat dijadikan pembanding secara langsung terhadap objek
penilaian.

43
Page 45 OCR 0.957
8. Kesimpulan Nilai
Berdasarkan praktik penilaian yang normal dan berdasarkan informasi yang relevan, kondisi
pasar, perhitungan serta analisa yang di lakukan serta faktor lain yang berkaitan dengan penilaian
dan berpedoman pada kondisi pembatas dalam laporan ini, maka kami berkesimpulan bahwa
Nilai Pasar dari properti pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar Rp154.371.000.000,- (Seratus

Lima Puluh Empat Miliar Tiga Ratus Tujuh Puluh Satu Juta Rupiah).

RINGKASAN LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN

Perseroan telah menunjuk KJPP Sugianto Prasodjo dan Rekan sebagai penilai independen sesuai
dengan surat penawaran No. 00542/2.0131-00/PAS/KJPPSPR/APP-BS/11/2026 19 Februari 2026
dengan untuk memberikan pendapat kewajaran sehubungan dengan aksi korporasi yang
dilakukan oleh Perseroan dalam rangkaian transaksi jual beli aset berupa penjualan Aset Tetap
berupa Tanah dengan total luas tanah 42.644 m2 yang terletak di Jalan Pesanggaran, Kelurahan
Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Provinsi Bali yang dimiliki oleh anak
perusahaan dalam hal ini adalah PT Bali Realtindo Benoa sebagai penjual dengan pihak ketiga
yaitu PT Berkat Benoa Propertindo sebagai pembeli.

Sebelumnya kami telah menyusun dan menerbitkan laporan pendapat kewajaran dengan No.
00583/2.0131.00/BS/FO/10/0375/I/IV/2026 tanggal 23 April 2026, namun sehubungan dengan
adanya surat tanggapan dari Otoritas Jasa Keuangan No S-149/PM.212/2026 tanggal 12 Juni 2026
perihal permintaan perubahan dan/atau tambahan informasi atas rencana transaksi material PT
Pudjiadi & Sons Tbk, maka kami menyatakan laporan terdahulu dibatalkan/tidak berlaku lagi.
Dengan demikian kami menerbitkan laporan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi dengan
nomor baru yaitu No. 00905/2.0131.00/BS-FO/10/0375/1/VI/2026 tanggal 22 Juni 2026 yang
berisi koreksi, penambahan penjelasan, dan pengungkapan terkait analisis yang dibuat dengan
tidak merubah kesimpulan yang dihasilkan, sebagai berikut:

1. Revisi pada BAB III Analisis Kewajaran Transaksi terkait perubahan pada draft perjanjian:
2. Revisi pada BAB III Analisis Kewajaran Transaksi terkait perubahan pada proyeksi dan
proforma interim.

Dalam melakukan analisis, sebagai dasar dan pertimbangan bagi kami dalam memberikan
pendapat kewajaran atas transaksi tersebut, kami melandaskan dan berdasarkan pada informasi
dan data sebagaimana diberikan oleh manajemen Perseroan, yang mana kami mengasumsikan
bahwa informasi dan data yang telah diberikan oleh manajemen Perseroan adalah benar,
lengkap, dapat diandalkan, dan tidak menyesatkan. Kami tidak melakukan audit ataupun
verifikasi secara mendetail atas semua informasi dan data yang telah diberikan oleh manajemen
Perseroan, baik lisan maupun tulisan, dan dengan demikian kami tidak dapat memberikan
jaminan atau bertanggung-jawab apabila informasi dan data yang diberikan tersebut menjadi
tidak lengkap atau menyesatkan.

1. Status Penilai

Penilai Publik yang bertanggung jawab sekaligus yang bertanda tangan di dalam Laporan
Pendapat Kewajaran ini adalah Ir. Budi Prasodjo, M.Ec.Dev, MAPPI (Cert.), merupakan Penilai
Publik Properti & Bisnis dengan Nomor Izin Penilai Publik Properti No. PB-1.13.00375 berdasarkan
Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor 511/KM.1/2013 Tanggal 23 Juli 2023. Penilai Publik
juga telah terdaftar sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal di Otoritas Jasa Keuangan/OIK (d/h
Bapepam-LK) dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal No.KEP-
528/KS.13/2026 Tanggal 03 Juni 2026.

44
Page 46 OCR 0.950
Penilai Publik bertindak atas nama Kantor Jasa Penilai Publik Sugianto Prasodjo dan Rekan yang
beralamat di 18 Office Park Lantai 3 Unit A-3E, Jl. TB Simatupang, Kelurahan Kebagusan,
Kecamatan Pasar Minggu, Kotamadya Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta. KJPP Sugianto
Prasodjo dan Rekan memiliki Izin Usaha resmi dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia
No. 2.15.0131 berdasarkan Kepmenkeu No. 722/KM.1/2015 tanggal 9 September 2015 dari
Menteri Keuangan Republik Indonesia. KJPP Sugianto Prasodjo dan Rekan adalah perusahaan
penilai independen yang terdaftar di Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) dan terdaftar
di Otoritas Jasa Keuangan/OJK (d/h Bapepam-LK) berdasarkan Surat Tanda Terdaftar Profesi
Penunjang Pasar Modal No. S-859/PM.223/2015 tanggal 17 November 2015.

Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran

Maksud dan tujuan penugasan adalah memberikan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi
dengan tujuan memenuhi POJK No.17/POJK.04/2020 sesuai dengan SEOJK No.

17/SEOJK.04/2020.

Pihak-pihak yang melakukan transaksi dalam Rangkaian Rencana Transaksi ini adalah PT Bali
Realtindo Benoa sebagai anak perusahaan dari PT Pudjiadi and Sons Tbk atau penjual, dan PT
Berkat Benoa Propertindo sebagai pembeli.

Objek Analisis dan Pendapat Kewajaran

Objek analisis pendapat kewajaran dalam hal ini adalah rangkaian rencana transaksi penjualan
aset tetap berupa Tanah dengan total luas tanah 42.644 m2 yang terletak di Jalan Pesanggaran,
Kelurahan Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Provinsi Bali yang dimiliki
oleh anak Perusahaan Perseroan yaitu PT Bali Realtindo Benoa sebagai penjual dengan pihak
ketiga yaitu PT Berkat Benoa Propertindo sebagai pembeli.

Asumsi dan Kondisi Pembatas
Pendapat kewajaran ini berdasarkan dengan asumsi-asumsi dan kondisi pembatas sebagai
berikut:

# Bahwa kami tidak mempunyai kepentingan finansial terhadap objek yang dianalisis dan
hasil dari pendapat kewajaran yang dilakukan,

# Bahwa dengan dilandasi itikad baik, semua dokumen yang diberikan atau diperlihatkan
oleh Pemberi Tugas dan pihak ketiga kepada kami dalam rangka pemberian pendapat
kewajaran ini adalah sah, benar, lengkap dan sesuai dengan kenyataan sebenarnya dan
bahwa dokumen-dokumen yang diberikan kepada kami dalam bentuk foto copy, turunan
dan/atau salinan adalah sesuai dengan aslinya dan dokumen tersebut adalah sah, benar,
lengkap serta sesuai dengan kenyataan sebenarnya,

» Bahwa dokumen-dokumen, pernyataan-pernyataan dan keterangan-keterangan yang
diberikan oleh Pemberi Tugas atau pihak ketiga kepada kami untuk tujuan pemberian
pendapat kewajaran ini adalah benar, akurat, lengkap dan sesuai dengan keadaan
sebenarnya, serta tidak mengalami perubahan sampai dengan tanggal diberikannya
pendapat kewajaran ini,

8 Bahwa semua tanda tangan, materai, coretan dan tanda yang terdapat dalam setiap
dokumen yang diberikan dan/atau diperlihatkan oleh Pemberi Tugas kepada kami adalah
benar dan tanda yang terdapat dalam setiap dokumen fotokopi, turunan dan/atau
salinan yang diberikan oleh Pemberi Tugas kepada kami adalah sesuai dengan yang
terdapat dalam dokumen aslinya dan tanda tangan, materai, coretan dan tanda yang
terdapat pada dokumen adalah benar adanya,

45
Page 47 OCR 0.958
Bahwa instansi Pemerintah dan/atau pihak yang mengeluarkan dan/atau menerbitkan
izin, persetujuan, lisensi dan/atau bukti tanda pendaftaran kepada Pemberi Tugas adalah
pejabat dan/atau pihak yang berwenang untuk melakukan tindakan-tindakan tersebut
dan diwakili oleh orang-(orang) yang berhak dan mempunyai izin, persetujuan, lisensi,
dan/atau bukti tanda pendaftaran yang bersangkutan:

Kecuali dinyatakan secara tegas dalam pendapat kewajaran ini, tidak dapat diasumsikan
bahwa kami berkewajiban dan telah melakukan pemeriksaan legalitas atas objek yang
dianalisis:

Bahwa semua sengketa dalam bentuk perkara pidana maupun perdata (baik di dalam
maupun di luar Pengadilan) yang berkaitan dengan objek yang dinilai tidak menjadi
tanggung jawab kami,

Bahwa dalam pendapat kewajaran ini didasarkan pada analisa dan perhitungan atas
objek yang dianalisis sebagaimana ditunjukkan dalam laporan keuangan yang diberikan
dan dokumen — dokumen pendukung lain yang terbatas,

Bahwa biaya penugasan ditentukan berdasarkan hari — orang (man-day) dan bukan
ditentukan berdasarkan hasil yang diberikan dalam Laporan Pendapat Kewajaran:
Bahwa Laporan Pendapat Kewajaran ini dianggap sah apabila terdapat cap dan tanda
tangan asli dari pihak kami,

Bahwa tanggung jawab kami terbatas kepada pemberi tugas dimaksud dan kami tidak
bertanggung jawab terhadap pihak lain yang menggunakan Laporan Pendapat Kewajaran
ini,
Laporan pendapat kewajaran ini sebagai salah satu informasi untuk dijadikan dasar
pemikiran dalam mengambil keputusan, akan tetapi tidak mengikat dan tidak dapat
dijadikan sebagai dasar penentu suatu keputusan yang berakibat hukum, karena laporan
ini semata-mata dibuat berdasarkan kajian disiplin ilmu dan kemampuan yang kami
miliki,

Bahwa tanggung jawab material dalam pendapat kewajaran ini adalah sebatas fee yang
sudah kami terima.

Pendapat Kewajaran merupakan laporan yang bersifat non-disclaimer opinion.

Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam
proses penyusunan Pendapat Kewajaran.

Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya
keakuratannya.

Analisis dalam penyusunan Pendapat Kewajaran dilakukan dengan menggunakan
proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran proyeksi
keuangan yang dibuat oleh manajemen Perseroan dengan kemampuan pencapaiannya
(fiduciary duty).

Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penyusunan Pendapat Kewajaran dan
kewajaran proyeksi keuangan.

Pendapat Kewajaran merupakan laporan yang terbuka untuk publik kecuali terdapat
informasi yang bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan.

Kami bertanggung jawab atas Pendapat Kewajaran dan kesimpulan Pendapat Kewajaran.
Kami telah memperoleh informasi atas syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan dalam
perjanjian-perjanjian yang terkait dengan Rencana Transaksi dari Perseroan.

Dalam menilai kewajaran Transaksi, kami menggunakan metodologi analisis sebagai berikut:
1. Analisis atas Rencana Transaksi

2
3
4

- Analisis Kualitatif dan Kuantitatif Rencana Transaksi
. Analisis Kewajaran Nilai Transaksi
. Analisis Faktor Lain yang Relevan

46
Page 48 OCR 0.938
5.

Kesimpulan
Hasil analisis yang kami lakukan terhadap Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

5.I Analisis rencana transaksi

a) Pihak-pihak yang bertransaksi

Pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi ini adalah BRB sebagai entitas anak
Perseroan dengan BBP. Rencana Transaksi tidak mengandung unsur transaksi afiliasi
sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan POJK
42/POJK.04/2020, karena Perseroan maupun BRB dengan BBP tidak memiliki hubungan
dalam segi kepengurusan dan kepemilikan saham. Berdasarkan informasi dan
keterangan manajemen Rencana Transaksi bukan merupakan transaksi benturan
kepentingan karena memberikan solusi kelangsungan usaha bagi Perseroan dan
diselenggarakan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku dan menguntungkan
Perseroan.

b) Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Transaksi

Berdasarkan informasi dari Manajemen, sebelumnya BRB dan BPP telah membuat
Perjanjian Pengikatan Jual Beli No. 16 antara PT Bali Realtindo Benoa sebagai Penjual
dan PT Berkat Benoa Propertindo yang dibuat dihadapan I Nyoman Suryawan, SH
Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah di Kabupaten Badung pada tanggal 07
Agustus 2025. Sehubungan dengan adanya pengukuran ulang, pemecahan, penggabungan,
dan penataan jelinjing oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) luas tanah pada objek analisis
kewajaran mengalami perubahan sesuai dengan Kesepakatan Perubahan Perjanjian Jual
Beli sebagaimana dinyatakan dalam Akta Perjanjian Jual Beli No. 16 Tanggal 7 Agustus 2025
yang dibuat dihadapan I Nyoman Suryawan, SH Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah
di Kabupaten Badung tanggal 3 Juni 2026. Adapun poin-poin penting terkait perjanjian atas
Rencana Transaksi antara lain sebagai berikut:

| Para Pihak
- PT Bali Realtindo Benoa sebagai Penjual
- PT Berkat Benoa Propertindo selaku Pembeli

" Objek Jual Beli
Objek Jual beli adalah 14 (empat belas) bidang tanah dengan total luas seluruhnya

#42.644 m' terbagi menjadi 2 (dua) blok tanah, masing-masing yaitu:

1. Bidang tanah blok A, seluas 23.951 m2 dengan harga jual beli sebesar
Rp89.816.250.000,- (Delapan Puluh Sembilan Miliar Delapan Ratus Enam
Belas Juta Dua Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) masing-masing yaitu:

- Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000033498.0 seluas 11.725
m2

- Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031647.0 seluas 6.322
m2

- Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000034879.0 seluas 5.744
m2

- Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031654.0 seluas 160 m?.

2, Bidang tanah blok B, seluas 18.693 m? dengan harga jual beli sebesar
Rp70.098.750.000,- (Tujuh Puluh Miliar Sembilan Puluh Delapan Juta Tujuh

47
Page 49 OCR 0.924
Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) masing-masing yaitu:
- Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000024144.0 seluas 2.525

m3

- Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031640.0 seluas 1.270
m2

- Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031651.0 seluas 635 m?.

- Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031639.0 seluas 635 m?.

- Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031650.0 seluas 559 m?.

- Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000024145.0 seluas 384 m?.

- Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031648.0 seluas 2.275
m2.

- Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031649.0 seluas 3.755
m.

- Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000017786.0 seluas 3.455
m2

- Sertifikat Hak Guna Bangunan, NIB: 22.09.000031656.0 seluas 3.200
m3.

Terhadap tanah yang akan ditransaksikan, tidak terdapat jaminan/sengketa
atas objek Transaksi Material.

Harga jual beli
Harga jual atas 14 (empat belas) bidang tanah dengan total luas seluruhnya 42.644
m? telah ditetapkan oleh para pihak adalah sebesar Rp159.915.000.000,- (belum

termasuk PPN) yang dibagi atas beberapa tahap pembayaran.

Waktu pelaksanaan realisasi
1. Blok A seluas 23.951 m? dengan harga jual beli sebesar Rp89.816.250.000,-

(delapan puluh sembilan miliar delapan ratus enam belas juta dua ratus lima

puluh ribu Rupiah) dengan tahapan pembayaran sebagai berikut:

a. Tahap pertama adalah pembayaran tanda jadi sebesar
Rp3.000.000.000,- (tiga miliar Rupiah) yang telah dibayarkan pada
tanggal 05 Juli 2025

b. Tahap kedua sebesar Rp5.110.875.000,- (lima miliar seratus sepuluh
juta delapan ratus tujuh puluh lima ribu Rupiah) yang telah
dibayarkan pada tanggal 06 Agustus 2025

(& Tahap ketiga yang merupakan pelunasan sebesar Rp81.705.375.000,-
(delapan puluh satu miliar tujuh ratus lima juta tiga ratus tujuh puluh
lima ribu Rupiah) yang akan dibayar apabila syarat-syarat dan
ketentuan-ketentuan untuk jual beli telah terpenuhi, antara lain
yaitu:

(i) Pemecahan dan penggabungan telah selesai dilaksanakan:

(ii) Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR)
untuk Pihak Pertama dan Pihak Kedua telah selesai,

(iii) Mutasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk menyesuaikan luas
tanah dengan sertifikat hasil penggabungan yang baru
diterbitkan oleh Kantor Pertanahan Kota Denpasar telah selesai
dilaksanakan,

(iv) Pengecekan sertifikat secara online telah selesai dilaksanakan
dengan hasil tanpa ada blokir/sitaan, catatan-catatan (tidak
terjadi sengketa yang tidak dapat diselesaikan) di dalam buku

48
Page 50 OCR 0.950
tanah sehingga sertifikat tersebut dapat ditransaksikan.

(v) Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan (BPHTB) telah
dibayar dan telah divalidasi oleh Badan Pendapatan Daerah Kota
Denpasar (kecuali Pihak Kedua tidak bersedia untuk
menandatangani Surat Setoran Pajak Daerah Bea Perolehan Hak
Atas Tanah Dan Bangunan (SSPD-BPHTB) dan/atau
surat/dokumen pajak terkait lainnya dan/atau tidak
menitipkan/membayar Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan
Bangunan (BPHTB) tersebut kepada Notaris, sehingga tidak bisa
divalidasi, maka batas waktu tersebut di atas tetap berlaku dan
juga sanksi pembatalan tetap berlaku untuk Pihak Kedua), Pajak
Penjualan (PPh) telah dibayar dan telah divalidasi oleh Kantor
Pelayanan Pajak Kota Denpasar dan tunggakan Pajak Bumi dan
Bangunan (PBB) sampai dengan tahun transaksi telah dibayar:

(vi) PT Pudjiadi and Sons Tbk memperoleh persetujuan Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa atas Transaksi Material berupa
rencana penjualan Objek Jual Beli yaitu selambatnya tanggal 3
Juli 2026.

Blok B seluas 18.693 m? dengan harga jual beli sebesar Rp70.098.750.000,-
(tujuh puluh miliar sembilan puluh delapan juta tujuh ratus lima puluh ribu
Rupiah) dengan tahapan pembayaran sebagai berikut:

a.

Tahap pertama adalah pembayaran tanda jadi sebesar
Rp3.000.000.000,- (tiga miliar Rupiah) yang telah dibayarkan pada
tanggal 05 Juli 2025 :

Tahap kedua sebesar Rp3.526.500.000,- (tiga miliar lima ratus dua

puluh enam juta lima ratus ribu Rupiah) yang telah dibayarkan pada

tanggal 06 Agustus 2025:

Tahap ketiga yang merupakan pelunasan sebesar Rp63.572.250.000,-

(enam puluh tiga miliar lima ratus tujuh puluh dua juta dua ratus lima

puluh ribu Rupiah) yang akan dibayarkan apabila syarat-syarat dan

ketentuan-ketentuan untuk jual beli telah terpenuhi, antara lain
yaitu:

(i) Pemecahan dan penggabungan telah selesai dilaksanakan,

(ii) Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR)
untuk Pihak Pertama dan Pihak Kedua telah selesai,

(ii) Mutasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk menyesuaikan luas
tanah dengan sertifikat hasil penggabungan yang baru
diterbitkan oleh Kantor Pertanahan Kota Denpasar telah selesai
dilaksanakan,

liv) Pengecekan sertifikat secara online telah selesai dilaksanakan
dengan hasil tanpa ada blokir/sitaan, catatan-catatan (tidak
terjadi sengketa yang tidak dapat diselesaikan) di dalam buku
tanah sehingga sertifikat tersebut dapat ditransaksikan:

(V) Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan (BPHTB) telah
dibayar dan telah divalidasi oleh Badan Pendapatan Daerah Kota
Denpasar (kecuali Pihak Kedua tidak bersedia untuk
menandatangani Surat Setoran Pajak Daerah Bea:

(vi) Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan (SSPD-BPHTB)
dan/atau surat/dokumen pajak terkait lainnya dan/atau tidak
menitipkan/membayar Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan

49
Page 51 OCR 0.952
Bangunan (BPHTB) tersebut kepada Notaris, sehingga tidak bisa
divalidasi, maka batas waktu tersebut di atas tetap berlaku dan
juga sanksi pembatalan tetap berlaku untuk Pihak Kedua), Pajak
Penjualan (PPh) telah dibayar dan telah divalidasi oleh Kantor
Pelayanan Pajak Kota Denpasar dan tunggakan Pajak Bumi dan
Bangunan (PBB) sampai dengan tahun transaksi telah dibayar:

- dengan ketentuan pemenuhan syarat-syarat tersebut wajib terpenuhi

selambat-lambatnya pada tanggal 26 Oktober 2026.

c) Manfaat dan Risiko Rencana Transaksi

Adapun manfaat bagi Perseroan atas Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

1) Manfaat Keuangan

e Meningkatkan likuiditas (cash inflow), penjualan tanah dapat meningkatkan
likuiditas Perseroan melalui penerimaan kas secara langsung tanpa memerlukan
tambahan modal. Dana yang diperoleh dapat dimanfaatkan untuk memenuhi utang
jangka pendek, membayar bunga pinjaman, mendukung operasional harian, serta
memperkuat modal kerja. Kondisi ini akan berdampak pada peningkatan rasio
likuiditas (current ratio dan guick ratio) sehingga pada akhirnya meningkatkan
kepercayaan kreditor dan investor.

» Mengurangi beban utang dan risiko finansial, dana yang diperoleh dari hasil
penjualan aset dapat dialokasikan untuk restrukturisasi utang, seperti melunasi
pinjaman dengan bunga tinggi, mengurangi beban bunga, serta memperpanjang
tenor atau menegosiasikan ulang struktur utang. Hal ini berdampak pada perbaikan
leverage ratio dan penurunan risiko kebangkrutan

» Meningkatkan kinerja laporan keuangan, dengan menjual aset non-produktif
berdampak pada total aset menurun, namun akan meningkatkan efisiensi aset
karena yang tersisa lebih produktif. Rasio Return on Assets (ROA) berpotensi
meningkat karena laba bersih terhadap aset lebih efisien. Hal ini juag berdampak
pada peningkatan kinerja keuangan menjadi lebih sehat

2) Manfaat Operasional
8 Fokus pada aset produktif, penjualan aset yang tidak membantu manajemen fokus
pada aset dan lini bisnis yang produktif, sehingga pengelolaan operasional menjadi
lebih terarah dan efektif.

e Efisiensi Biaya Pemeliharaan, tanah yang belum diolah sering menimbulkan biaya
pajak dan perawatan tanpa manfaat langsung sehingga dengan menjualnya dapat
menghilangkan beban biaya ini.

e Fleksibilitas Operasional, kas tambahan memungkinkan Perseroan lebih fleksibel
untuk mendanai restrukturisasi operasional (seperti efisiensi produksi atau
pembenahan SDM).

50
Page 52 OCR 0.955
3) Manfaat Strategis
s Menarik Investor Baru, Perseroan menunjukkan langkah proaktif dalam
menyehatkan kondisi keuangan akan meningkatkan daya tarik bagi investor dengan
pertimbangan potensi peningkatan pembagian dividen seiring membaiknya kinerja
keuangan, serta peningkatan credit rating sebagai dampak dari perbaikan likuiditas,
solvabilitas, dan profitabilitas Perseroan. Selain itu, penjualan sebagian aset juga
dapat meningkatkan nilai sisa tanah yang belum dijual. Di sisi lain, tambahan dana
yang diperoleh membuka peluang bagi Perseroan untuk melakukan re-direction

investasinya ke investasi yang memberi return lebih baik.

e Meningkatkan Nilai Perusahaan dalam Jangka Panjang, Perseroan dengan
likuiditas yang lebih baik dan utang yang lebih rendah, nilai ekuitas dan stabilitasnya
cenderung meningkat. Dalam hal ini, Perseroan ingin meningkatkan dan
memperbaiki kompetensi dasar sebagai perusahaan di bidang perhotelan.

# Mendukung Transformasi Bisnis, dana hasil penjualan dapat digunakan untuk
investasi baru atau diversifikasi bisnis ke sektor yang lebih menguntungkan.

Selain memberikan berbagai manfaat, Rencana Transaksi ini juga memiliki risiko yang
perlu diantisipasi dan dikelolan dengan baik oleh Perseroan, antara lain sebagai berikut:

1) Potensi kehilangan peluang masa depan, apabila tanah yang dijual memiliki prospek
pengembangan yang tinggi di masa depan, keputusan untuk menjual cepat
berpotensi mengorbankan nilai dan manfaat jangka panjang yang seharusnya dapat
diperoleh Perseroan

2) Dampak pajak, penjualan aset tetap dapat menimbulkan pajak penghasilan dari
selisih nilai jual dan nilai buku.

3) Persepsi negatif pasar, jika dianggap “menjual aset untuk bertahan hidup,” investor
bisa menilai perusahaan sedang dalam kesulitan serius.

5.II Analisis kualitatif dan kuantitatif rencana transaksi

a) Riwayat Perseroan
Perseroan didirikan dalam kerangka Undang-Undang Penanaman Modal Dalam Negeri
No. 6 Tahun 1968, juncto Undang-Undang No. 12 Tahun 1970 berdasarkan Akta Notaris
Ridwan Suselo, S.H., Notaris di Jakarta, No. 34 tanggal 17 Desember 1970. Akta pendirian
ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia melalui Surat Keputusan
No. Y.A.5/278/16 tanggal 02 Agustus 1973 dan telah diumumkan dalam Berita Negara
Republik Indonesia No. 67 Tambahan No. 405 tanggal 20 Agustus 1974. Anggaran Dasar
Entitas Induk telah mengalami beberapa kali perubahan, yang terakhir berdasarkan Akta
Notaris Fathiah Helmi, S.H., No. 3 tanggal 10 Juli 2025 mengenai perubahan modal saham
ditempatkan dan disetor penuh dan jumlah saham beredar karena pembagian dividen
saham (Catatan 1b). Perubahan Anggaran Dasar tersebut telah mendapat persetujuan
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan
No. AHU-0158563.AH.01.11.Tahun 2025 tanggal 15 Juli 2025. Sesuai dengan pasal 3
Anggaran Dasar Entitas Induk, ruang lingkup kegiatan Entitas Induk adalah di bidang
perhotelan dengan segala fasilitas dan sarana penunjang lainnya, antara lain jasa
akomodasi, perdagangan eceran minuman beralkohol, perdagangan eceran kaki lima

51
Page 53 OCR 0.951
dan los pasar minuman, apartemen, restoran, jasa catering, penyedia jasa boga, real
estate, sarana rekreasi dan hiburan yang berada di lokasi hotel.

b) Analisis Industri dan Lingkungan

c)

Perekonomian Indonesia pada tahun 2025 menunjukkan kinerja yang tetap kuat dan
stabil, dengan pertumbuhan mencapai 5,1196 (yoy), meningkat dibandingkan tahun
sebelumnya sebesar 5,035 (yoy). Pada triwulan IV 2025, pertumbuhan ekonomi bahkan
mencapai 5,396 (yoy), didorong terutama oleh aktivitas domestik. Dari sisi pengeluaran,
konsumsi rumah tangga menjadi penopang utama dengan pertumbuhan 5,114, diikuti
oleh investasi yang tumbuh 6,1296, konsumsi pemerintah 4,554, serta ekspor yang tetap
positif sebesar 3,259. Neraca Pembayaran Indonesia tetap terjaga baik, ditopang oleh
surplus perdagangan dan aliran modal masuk, dengan cadangan devisa mencapai USD
156,5 miliar yang berada di atas standar kecukupan internasional. Inflasi juga terkendali
dalam sasaran Bank Indonesia, yaitu 2,924 (yoy), meskipun tekanan masih terlihat pada
kelompok volatile food. Nilai tukar Rupiah sempat mengalami pelemahan hingga
Rp16.945 per dolar AS pada Januari 2026 akibat ketidakpastian global, namun Bank
Indonesia terus melakukan langkah stabilisasi dan ke depan nilai tukar diprakirakan stabil
bahkan cenderung menguat. Kebijakan moneter juga tetap akomodatif dengan
penurunan B/-Rate menjadi 4,754 serta peningkatan likuiditas untuk mendorong
pertumbuhan ekonomi. Secara keseluruhan, prospek ekonomi Indonesia pada tahun
2026 diperkirakan tetap positif dengan pertumbuhan dalam kisaran 4,9-5,796, didukung
oleh permintaan domestik yang kuat dan sinergi kebijakan pemerintah, meskipun tetap
perlu mewaspadai risiko dari ketidakpastian global.

Industri perhotelan Indonesia pada 2025 menghadapi tekanan berat akibat penurunan
okupansi yang dipicu oleh pemangkasan anggaran MICE, melemahnya daya beli, dan
meningkatnya biaya operasional. Perubahan perilaku konsumen yang beralih ke
akomodasi alternatif turut memperketat persaingan, terutama bagi hotel kelas
menengah dan non-berbintang. Untuk bertahan, pelaku usaha melakukan efisiensi,
diversifikasi layanan, dan percepatan digitalisasi. Meski demikian, investasi dan
dukungan pemerintah di destinasi prioritas tetap berjalan, serta segmen hotel
berbintang masih relatif stabil. Dengan strategi adaptasi yang tepat dan dukungan
berkelanjutan, prospek jangka panjang industri ini tetap positif seiring pemulihan
ekonomi dan pariwisata.

Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan

Berikut analisis operasional dan prospek Perseroan atas Rencana Transaksi:
1) Analisis Operasional

s Peningkatan Fokus pada Aset Produktif, Penjualan tanah yang belum
dimanfaatkan tersebut berarti perusahaan melepas aset yang tidak memberikan
kontribusi terhadap kegiatan inti, sehingga sumber daya (tenaga, waktu, dan dana)
dapat difokuskan pada aset produktif seperti fasilitas produksi, infrastruktur
operasional, atau lini bisnis utama. Dampak: efisiensi operasional meningkat dan
manajemen dapat memusatkan perhatian pada peningkatan kinerja inti.

» Efisiensi Biaya Operasional, Tanah yang belum diolah sering menimbulkan biaya
tersembunyi, seperti Pajak bumi dan bangunan (PBB), Biaya pengamanan dan
pemeliharaan lahan, dan Biaya administrasi aset. Dengan menjualnya, perusahaan

52
Page 54 OCR 0.952
2

mengurangi pengeluaran rutin non produktif. Dampak: margin operasional dan
arus kas operasional meningkat.

e Meningkatkan Likuiditas Operasional, Dana tunai dari penjualan tanah dapat
digunakan untuk menutupi kebutuhan kas jangka pendek (seperti gaji, bahan baku,
atau utilitas), dan membiayai program efisiensi atau investasi kecil yang langsung
berdampak pada kinerja operasi. Dampak: stabilitas kegiatan operasional
meningkat dan ketergantungan pada pinjaman jangka pendek berkurang.

» Mendukung Program Restrukturisasi Operasional, Dalam konteks restrukturisasi,
dana hasil penjualan tanah bisa dialokasikan untuk modernisasi alat produksi,
digitalisasi proses bisnis, penataan ulang rantai pasok (supply chain), atau
pembiayaan pesangon dalam program efisiensi SDM.

Fokus utama adalah membayar utang jangka pendek atau bunga pinjaman, membiayai
operasional harian dan menambah modal kerja, namun setelah itu dana hasil
penjualan tanah bisa dialokasikan untuk modernisasi alat produksi, digitalisasi proses
bisnis, penataan ulang rantai pasok atau pembiayaan pesangon dalam program
efisiensi SDM. Hal ini sejalan dengan rencana manajemen. Dampak: memperkuat daya
saing jangka menengah melalui peningkatan produktivitas dan penurunan biaya tetap

Analisis Prospek Perusahaan

8 Perbaikan Struktur Keuangan Meningkatkan Daya Saing, dengan posisi kas yang
lebih kuat dan rasio utang yang lebih sehat, perusahaan memiliki ruang manuver
lebih luas untuk melakukan ekspansi atau inovasi, dan kemampuan lebih baik untuk
mendapatkan pembiayaan baru dari investor atau bank. Dampak: prospek
keberlanjutan (going concern) meningkat.

“ Meningkatkan Kepercayaan Pemangku Kepentingan, restrukturisasi yang
ditopang oleh hasil penjualan aset non-produktif menunjukkan manajemen
proaktif dan rasional, bukan reaktif dan adanya komitmen untuk memperbaiki
kinerja dan transparansi keuangan. Dampak: memperbaiki persepsi pasar,
meningkatkan kepercayaan investor, kreditur, dan mitra bisnis.

# Potensi Reposisi Bisnis, dana hasil penjualan tanah dapat dimanfaatkan untuk
diversifikasi usaha ke bidang yang lebih menguntungkan atau lebih relevan dengan
tren pasar, investasi teknologi untuk efisiensi, atau peningkatan kapabilitas SDM.
Dampak: prospek pertumbuhan jangka panjang meningkat, meskipun aset fisik
berkurang.

Meski banyak manfaat, ada beberapa risiko prospektif yang perlu diperhatikan yaitu:

» Kehilangan potensi masa depan: jika tanah tersebut di lokasi strategis, nilai jual bisa
melonjak di masa depan.

e Ketergantungan pada aset yang tersisa: jika tidak diimbangi investasi baru,
kapasitas ekspansi perusahaan bisa terbatas.

» Sinyal negatif jangka pendek: pasar bisa menafsirkan penjualan aset sebagai tanda
tekanan keuangan, terutama jika dilakukan tergesa-gesa.

Pertimbangan penjualan tanah tetap dilaksanakan karena Perseroan dihadapkan
kepada restrukturisasi utangnya dan tidak bisa memenuhi kebutuhan belanja modal
untuk mempertahankan daya saing yang semakin menurun jika tidak menjual tanah
tersebut. Serta Peningkatan nilai dari sisa tanah yang belum dijual karena lingkungan

53
Page 55 OCR 0.951
yang lebih tertata dan matang. Mitigasi: pastikan komunikasi publik yang jelas bahwa
penjualan dilakukan dalam rangka efisiensi dan optimalisasi aset, bukan darurat
keuangan.

d) Alasan dilakukan Transaksi

Objek analisis pendapat kewajaran dalam hal ini adalah rangkaian Rencana Transaksi
penjualan aset tetap berupa Tanah dengan total luas tanah t42.644 m2 yang terletak di
Jalan Pesanggaran, Kelurahan Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar,
Provinsi Bali yang dimiliki oleh entitas anak Perseroan yaitu PT Bali Realtindo Benoa
sebagai penjual dengan pihak ketiga yaitu PT Berkat Benoa Propertindo sebagai pembeli.

Transaksi ini dilakukan dalam rangka memperbaiki struktur keuangan Perseroan dengan
menjual tanah yang belum dimanfaatkan. Aset Tetap yang dimiliki oleh Perseroan
melalui entitas anak Perseroan yang saat ini merupakan aset non-operasional.

e) Keuntungan dan Kerugian Kualitatif Rencana Transaksi
1) Keuntungan (Manfaat) Kualitatif

8 Meningkatkan Likuiditas dan Stabilitas Keuangan, penjualan tanah yang belum
diolah memberikan tambahan kas tanpa harus berutang.
- Perusahaan menjadi lebih likuid dan mampu memenuhi kewajiban jangka

pendek.
- Memberikan ruang gerak lebih luas dalam proses restrukturisasi keuangan

atau investasi produktif.
Makna kualitatif: menunjukkan kemampuan perusahaan mengelola aset secara
bijak dan adaptif terhadap tekanan keuangan.

» Optimalisasi Portofolio Aset, tanah yang belum diolah biasanya tidak menghasilkan
pendapatan dan bahkan memerlukan biaya pemeliharaan (pajak, pengamanan, dll).
Dengan menjual aset yang tidak produktif, perusahaan memusatkan sumber daya
pada aset yang mendukung kegiatan inti (core business).

Makna kualitatif: mencerminkan efisiensi dan fokus strategis dalam manajemen

aset.

# Meningkatkan Citra dan Kepercayaan Pemangku Kepentingan, langkah menjual
aset non-produktif sering dilihat sebagai keputusan rasional dan disiplin finansial.
Investor, kreditur, dan mitra bisnis dapat menilai bahwa manajemen memiliki
komitmen kuat untuk menyehatkan perusahaan.

Makna kualitatif: memperkuat reputasi perusahaan sebagai entitas yang
bertanggung jawab dan adaptif terhadap kondisi pasar.

s Mendukung Program Restrukturisasi dan Efisiensi, Dana hasil penjualan dapat
digunakan untuk membayar utang, menutup kerugian operasional, dan membiayai
proyek restrukturisasi atau modernisasi.

Makna kualitatif: membantu transisi menuju struktur organisasi dan keuangan yang

lebih sehat, mempercepat pemulihan kinerja.

e Fleksibilitas Strategis, dengan tambahan kas perusahaan memiliki keleluasaan

54
Page 56 OCR 0.949
#)

untuk berinvestasi di sektor baru, mengantisipasi peluang pasar, atau memperkuat
cadangan kas menghadapi ketidakpastian ekonomi.

Makna kualitatif: memperluas kemampuan adaptasi jangka menengah dan
panjang.

2) Kerugian (Risiko) Kualitatif
# Kehilangan Potensi Nilai Aset di Masa Depan, Jika tanah tersebut berada di lokasi
Strategis atau wilayah berkembang, penjualan saat ini dapat mengorbankan potensi
keuntungan besar di masa depan.
Makna kualitatif: keputusan jangka pendek yang memperkuat keuangan saat ini
bisa melemahkan peluang pertumbuhan jangka panjang.

e Persepsi Negatif dari Pasar, Jika penjualan dilakukan dalam situasi tekanan
keuangan, publik atau investor bisa menafsirkan bahwa perusahaan sedang
kesulitan keuangan, atau menjual aset untuk bertahan hidup.

Makna kualitatif: bisa menurunkan kepercayaan sementara dan memengaruhi
harga saham atau reputasi bisnis.

» Dampak terhadap Struktur Aset dan Neraca, Menjual tanah mengurangi total aset
perusahaan. Secara kualitatif, ini bisa mempersempit ruang ekspansi dan
mengurangi aset jaminan di masa depan.

Makna kualitatif: menurunkan kapasitas perusahaan untuk menarik pembiayaan
berbasis aset.

» Risiko Penggunaan Dana yang Tidak Produktif, Jika hasil penjualan tidak diarahkan
ke kegiatan yang produktif (misalnya hanya untuk menutup defisit sementara),
maka manfaat jangka panjang akan hilang.

Makna kualitatif: menunjukkan kelemahan dalam perencanaan strategis dan tata
kelola keuangan.

s Kehilangan Aset Strategis untuk Pengembangan, tanah yang belum diolah bisa
menjadi cadangan ekspansi di masa depan, misalnya untuk pembangunan pabrik,
gudang, atau proyek baru.

Makna kualitatif: menjualnya bisa membatasi fleksibilitas pertumbuhan jangka
panjang perusahaan.

Analisis Kinerja Historis

Secara keseluruhan, kinerja keuangan Perseroan menunjukkan kondisi yang cukup stabil
dengan perbaikan struktur keuangan, meskipun profitabilitas mengalami tekanan di
periode terakhir. Dari sisi neraca, total aset sempat mengalami fluktuasi namun
menunjukkan pemulihan pada 2025. Perseroan juga berhasil menurunkan total liabilitas,
terutama liabilitas jangka panjang, yang mencerminkan upaya penguatan struktur
permodalan. Sementara itu, ekuitas sempat meningkat hingga 2024, namun mengalami
sedikit penurunan pada 2025.

Dari sisi laba rugi, pendapatan Perseroan tumbuh kuat hingga mencapai puncaknya pada
2024, namun mengalami penurunan pada 2025. Meskipun laba bruto masih terjaga,
peningkatan beban usaha dan beban lainnya menyebabkan penurunan laba bersih
secara signifikan hingga Perseroan mencatatkan rugi pada 2025. Hal ini menunjukkan

55
Page 57 OCR 0.963
8)

h)

adanya tantangan dalam pengendalian biaya yang berdampak langsung pada
profitabilitas. Sementara itu, dari sisi arus kas, kinerja Perseroan justru menunjukkan
perbaikan yang sangat positif. Arus kas operasi meningkat signifikan dan menjadi kuat
pada 2025, mencerminkan kemampuan menghasilkan kas dari kegiatan inti. Arus kas
investasi cenderung negatif pada beberapa tahun terakhir yang mengindikasikan adanya
ekspansi usaha, sedangkan arus kas pendanaan yang negatif menunjukkan upaya
Perseroan dalam mengurangi ketergantungan terhadap utang melalui pelunasan
kewajiban. Dengan demikian, meskipun secara operasional dan likuiditas Perseroan
menunjukkan perbaikan, tantangan utama ke depan adalah meningkatkan efisiensi biaya
agar pertumbuhan pendapatan dapat kembali menghasilkan laba yang berkelanjutan.

Analisis Proyeksi Keuangan

Secara umum, sebelum Rencana Transaksi, proyeksi keuangan Perseroan menunjukkan
kondisi yang kurang ekspansif dan cenderung melemah. Meskipun pendapatan masih
tumbuh secara terbatas, Perseroan diproyeksikan terus mencatatkan rugi bersih hingga
2030, dengan tekanan berasal dari beban yang relatif tinggi. Dari sisi neraca, total aset,
aset lancar, dan aset tidak lancar menunjukkan tren penurunan, begitu juga dengan
ekuitas yang tergerus secara konsisten. Hal ini mengindikasikan adanya risiko penurunan
kapasitas usaha dan nilai perusahaan jika tidak dilakukan aksi strategis. Sebaliknya,
setelah Rencana Transaksi, kondisi keuangan Perseroan menunjukkan perbaikan yang
relatif lebih baik. Pendapatan diproyeksikan tumbuh lebih tinggi dibandingkan sebelum
transaksi, disertai dengan efisiensi beban yang tercermin dari penurunan rasio beban
terhadap pendapatan. Meskipun laba bersih masih berfluktuasi, tekanan kerugian
cenderung lebih terkendali. Dari sisi posisi keuangan, total aset dan ekuitas menunjukkan
tren yang lebih stabil (cenderung stagnan hingga sedikit meningkat), yang mencerminkan
adanya upaya menjaga keberlanjutan usaha.

Secara keseluruhan, Rencana Transaksi memberikan dampak positif berupa perbaikan
kinerja operasional, efisiensi biaya, dan stabilisasi struktur keuangan, meskipun
tantangan profitabilitas masih perlu menjadi fokus utama Perseroan ke depan,

Analisis Rasio Keuangan

Secara umum, kondisi keuangan Perseroan menunjukkan risiko likuiditas dan
profitabilitas yang perlu menjadi perhatian, meskipun terdapat perbaikan pada efisiensi
operasional dan struktur permodalan. Dari sisi likuiditas, seluruh rasio (current, guick,
dan cash ratio) berada di bawah 1,00, yang mengindikasikan keterbatasan kemampuan
Perseroan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek dengan aset lancar yang dimiliki.

Dari sisi aktivitas, Perseroan menunjukkan kinerja yang semakin efisien. Hal ini tercermin
dari peningkatan signifikan pada perputaran piutang, Utang usaha, serta aset tetap, yang
menandakan perbaikan dalam pengelolaan operasional dan pemanfaatan aset.
Perputaran persediaan juga relatif stabil, meskipun sedikit mengalami penurunan pada
2025. Pada rasio solvabilitas, Perseroan sempat menurunkan ketergantungan terhadap
utang hingga 2024, namun kembali mengalami peningkatan pada 2025. Meski demikian,
secara Umum struktur permodalan masih cukup terjaga karena proporsi utang relatif
seimbang dengan ekuitas. Sementara itu, dari sisi profitabilitas, kinerja Perseroan
cenderung tidak stabil. Meskipun margin laba kotor masih terjaga pada level yang baik,
margin laba operasi dan laba bersih mengalami penurunan, bahkan mencatatkan nilai
negatif pada 2025. Hal ini berdampak pada penurunan ROE dan ROA, yang menunjukkan
bahwa kemampuan Perseroan dalam menghasilkan laba dari modal dan aset masih
menghadapi tantangan.

56
Page 58 OCR 0.961
Secara keseluruhan, risiko utama Perseroan terletak pada tekanan likuiditas jangka
pendek dan penurunan profitabilitas, sehingga diperlukan pengendalian biaya yang lebih
efektif serta penguatan arus kas untuk menjaga keberlanjutan kinerja keuangan ke
depan.

i) Analisis Proforma Interim Keuangan Perseroan

Ringkasan analisis proforma interim menunjukkan bahwa pelaksanaan Rencana
Transaksi berupa penjualan aset tetap memberikan dampak signifikan terhadap kinerja
keuangan Perseroan. Dari sisi posisi keuangan, terjadi peningkatan aset lancar yang
didorong oleh kenaikan kas dan setara kas hasil penjualan, sementara aset tidak lancar
menurun akibat pelepasan aset tetap. Liabilitas jangka pendek meningkat terutama
karena timbulnya biaya transaksi dan kewajiban pajak, sedangkan liabilitas jangka
panjang tidak mengalami perubahan. Ekuitas mengalami peningkatan yang berasal dari
kenaikan laba ditahan akibat keuntungan penjualan aset.

Pada laporan laba rugi, transaksi menghasilkan lonjakan laba yang signifikan dari
keuntungan penjualan aset, meskipun diikuti peningkatan beban lain-lain terkait pajak
dan biaya transaksi. Dari sisi rasio keuangan, likuiditas dan solvabilitas menunjukkan
perbaikan, mencerminkan kemampuan yang lebih baik dalam memenuhi kewajiban
serta penurunan tingkat leverage. Efisiensi penggunaan aset tetap juga meningkat,
meskipun kinerja operasional inti relatif tidak berubah. Sementara itu, profitabilitas
mengalami peningkatan signifikan, terutama pada net profit margin, ROA, dan ROE yang
beralih ke posisi positif. Secara keseluruhan, transaksi ini berdampak positif terhadap
kondisi keuangan Perseroan, terutama dalam meningkatkan profitabilitas, likuiditas, dan
struktur permodalan.

ji) Analisis Inkremental

1) Analisis Kontribusi Nilai Tambah

Analisis inkremental menunjukkan bahwa Rencana Transaksi memberikan dampak
positif yang signifikan terhadap kinerja keuangan Perseroan. Peningkatan terbesar
terlihat pada aset lancar dan ekuitas yang didorong oleh masuknya kas dari penjualan
aset, sementara liabilitas lancar menurun secara substansial sehingga memperbaiki
struktur keuangan. Meskipun aset tetap mengalami sedikit penurunan, hal ini
mencerminkan optimalisasi aset yang kurang produktif. Dari sisi kinerja operasional,
pendapatan, laba kotor, dan terutama laba bersih mengalami peningkatan yang
sangat signifikan. Proses pengambilan keputusan juga telah dilakukan sesuai prosedur
internal dengan mempertimbangkan berbagai alternatif. Secara keseluruhan,
transaksi ini dinilai menguntungkan karena menghasilkan nilai tambah besar,
memperkuat posisi keuangan, serta mendukung strategi restrukturisasi dan
peningkatan daya saing Perseroan.

2

Biaya dan pendapatan yang relevan

Dari sisi aset tetap, Perseroan mendapatkan keuntungan atas Rencana Transaksi
penjualan aset karena aset tersebut bersifat non operasional yang tidak berkontribusi
pada pendapatan utama Perseroan. Laba yang diperoleh dari Rencana Transaksi
sebesar Rp159.915.000.000,- sangatlah signifikan. Perseroan mencatatkan laba
bersih sebesar Rp139.605.439.073,- setelah dikurangi nilai buku aset tetap sebesar
Rp20.309.560.927,-.

57
Page 59 OCR 0.956
3) Informasi non keuangan yang relevan
Berdasarkan informasi yang kami terima dari Manajemen, sampai dengan laporan ini
diterbitkan tidak ada informasi non keuangan yang relevan terkait Rencana Transaksi.

Prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam menentukan Rencana
dan nilai transaksi dengan memperhatikan alternatif lain

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari manajemen Perseroan, proses
pengambilan keputusan atas Transaksi telah dilakukan melalui proses yang sesuai
prosedur internal Perseroan. Setelah menentukan rencana atas Transaksi, Direktur
harus memperoleh persetujuan dari Direktur Utama dan Dewan Komisaris. Sebelum
Direktur mengusulkan usulan rencana atas Transaksi, Direktur telah melalui tahapan
proses analisis internal, sebagaimana konfirmasi dengan manajemen Perseroan.
Dengan demikian, manajemen telah mengikuti prosedur pengambilan keputusan
oleh perusahaan dalam menentukan rencana dan nilai transaksi dengan
memperhatikan alternatif lain

4

5) Hal material lainnya yang dapat memberikan keyakinan bagi penilai bisnis dalam
memberikan opini kewajaran transaksi

Berdasarkan analisis proyeksi sebelum dan sesudah transaksi, dapat terlihat bahwa
transaksi tersebut sangat menguntungkan dari segi selisih antara nilai buku aset
sebesar Rp20.309.560.927,- dan penjualan aset tetap sebesar Rp159.915.000.000,-
dan menghasilkan laba bersih sebesar Rp139.605.439.073,- setelah dikurangi dengan
nilai buku aset tetap. Dan juga hal ini sangat sejalan dengan rencana dari Perseroan
yang akan merestrukturisasi dengan pengoptimalisasian aset-aset yang tidak
berkontribusi terhadap Pendapatan Perseroan dan merestrukturisasi utangnya dan
bisa untuk memenuhi kebutuhan belanja modal untuk mempertahankan daya saing

yang semakin menurun jika tidak menjual tanah tersebut.

k) Analisis Materialistis

Nilai Rencana Transaksi adalah sebesar Rp159.915.000.000,-. Nilai buku ekuitas
Perseroan berdasarkan laporan keuangan gudited per 31 Desember 2025 adalah sebesar
Rp192.242.161.802,-, dengan demikian Rencana Transaksi tersebut merupakan
transaksi material sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
17/POJK.04/2020, karena nilai transaksi lebih besar dari 20 ekuitas Perseroan yaitu
sebesar 83,184.

5.III Analisis kewajaran atas rencana transaksi
a) Analisis Perbandingan Rencana Transaksi

Berdasarkan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian
laporan Penilai Bisnis di Pasar Modal, suatu transaksi dikategorikan wajar apabila
transaksi tersebut berada pada kisaran batas atas dan batas bawah sebesar 1,54 dari
Nilai Pasar. Analisis perbandingan Rencana Transaksi dilakukan dengan melihat hasil
valuasi/penilaian aset Perseroan. Adapun penilaian aset yang kami jadikan acuan pada
penugasan ini didasarkan pada hasil penilaian yang telah dilakukan sebagaimana
tertuang dalam laporan penilaian aset PT Pudjiadi and Sons Tbk cut off date 31 Desember
2025 dengan laporan No. 00891/2.0131-00/PI/10/0576/1/VI/2026, tanggal 19 Juni 2026
yang diterbitkan oleh KJPP Sugianto Prasodjo dan Rekan dengan menggunakan

58
Page 60 OCR 0.848
Pendekatan Pasar dan Metode Perbandingan data pasar, yang dapat dilihat sebagai
berikut:

Resume Hasil Penilaian Aset oleh KJPP SPR

Lokasi: 1

Jalan Pesanggaran
Kelurahan Pedungan
Kecamatan Denpasar Selatan
Kota Denpasar

Provinsi Bali

Tanah

- SHGB NIB. 22.09.000024144.0 2.525 m3

- SHGB NIB. 22.09.000031640.0 1.270 m3

- SHGB NIB. 22.09.000031639.0 635 m3

- SHGB NIB. 22.09.000031651.0 635 m3

- SHGB NIB, 22.09,000031650.0 559 m3

- SHGB NIB. 22.09.000024145,0 384 m3

- SHGB NIB. 22.09.000031648.0 2.275 m3

- SHGB NIB. 22.09.000031649.0 3.756 m3

- SHGB NIB. 22.09.000017786.0 3.455 M3

- SHGB NIB. 22.09.000031647.0 6.322 m3

- SHGB NIB. 22.09.000033498.0 11.725 m3

- SHGB NIB. 22,09.000031656.0 3.200 m3

- SHGB NIB. 22.09.000034879.0 5.744 m3
Total Tanah 42484 m | 153.792.080.000
Jumlah 153.792.080.000

W (Lokasi: 2

Jalan Pesanggaran
Kelurahan Pedungan
Kecamatan Denpasar Selatan

Kota Denpasar

Provinsi Bali

Tanah

- SHGB NIB. 22.09.000031654.0 160 m3
Total Tanah 160 m3 579.200.000
Jumlah 578.200.000

Jumlah Total 152 42.644 m| 154.371.280.000
Pembulatan 154.371.000.000 |

Berdasarkan hasil penilaian aset tersebut diperoleh nilai pasar sebesar
Rp154.371.000.000,- dapat diketahui bahwa besaran Rencana Transaksi yang telah
disepakati sebesar Rp159.915.000.000,-Sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai Rencana
Transaksi lebih tinggi dibandingkan hasil penilaian.

b) Uji Batas Atas dan Batas Bawah Rencana Nilai Transaksi
Berikut adalah perbandingan Rencana Transaksi dengan hasil penilaian aset dari objek

transaksi:
Perbandingan Rencana Transaksi dengan Hasil Penilaian Aset

Batas Atas 171908625.000| 107,501 75056
Rencana Transaksi| Tanah | az.6a8 | 159.015.000.000|  154.371.000.000 96,531 BAN Wajar
Batas Bawah 147921375000 — s2,sox “50x

59
Page 61 OCR 0.952
Untuk menguji kewajaran, nilai Rencana Transaksi dibandingkan dengan hasil penilaian
KJPP. Dapat diketahui bahwa besaran Rencana Transaksi yang telah disepakati yakni
sebesar Rp159.915.000.000 di mana lebih besar 3,474 dibandingkan dengan hasil
penilaian yaitu sebesar Rp154.371.000.000. Nilai ini berada dalam kisaran wajar yang
ditetapkan berdasarkan POJK 35/POJK.04/2020, yaitu antara 92,506 (batas bawah)
hingga 107,50$6 (batas atas), atau dengan kata lain, berada dalam rentang &7,54 dari
nilai pasar aset yang dijadikan acuan maka kami berpendapat rencana transaksi WAJAR.

c) Analisis Dampak Rasio

Untuk memastikan bahwa Rencana Transaksi memberikan nilai tambah, maka dilakukan
analisis dampak terhadap rasio. Secara keseluruhan, analisis dampak rasio menunjukkan
bahwa Rencana Transaksi memberikan perbaikan yang cukup signifikan terhadap kinerja
keuangan Perseroan. Dari sisi likuiditas, terjadi peningkatan yang mencerminkan
kemampuan yang lebih baik dalam memenuhi kewajiban jangka pendek. Pada rasio
aktivitas, meskipun terdapat penurunan dan fluktuasi pada beberapa indikator, kondisi
tersebut masih dalam batas wajar dan mencerminkan adanya penyesuaian operasional
menuju pengelolaan yang lebih optimal. Selanjutnya, rasio solvabilitas menunjukkan
perbaikan yang jelas dengan menurunnya tingkat utang terhadap aset dan ekuitas,
sehingga risiko keuangan menjadi lebih rendah dan struktur permodalan lebih sehat.
Dari sisi profitabilitas, seluruh indikator mengalami peningkatan signifikan, di mana
kemampuan Perseroan dalam menghasilkan laba baik dari aset maupun ekuitas menjadi
lebih baik. Dengan demikian, secara keseluruhan Rencana Transaksi memberikan
dampak positif terhadap likuiditas, struktur permodalan, serta profitabilitas, sekaligus
memperkuat kondisi keuangan dan prospek usaha Perseroan ke depan.

5.IV Analisis faktor lain yang relevan

Rencana Transaksi memberikan tambahan arus kas masuk secara signifikan bagi Perseroan
secara Konsolidasian. Hal ini berdampak langsung pada perbaikan struktur modal kerja dan
rasio profitabilitas. Selain itu, penjualan tanah oleh entitas anak Perseroan merupakan
langkah strategis untuk mengonversi aset tanah yang belum memberikan kontribusi
operasional optimal menjadi aset likuid. Langkah ini memperkuat fleksibilitas keuangan
Perseroan untuk mendukung pengembangan unit bisnis lain yang lebih produktif.

Pendapat Mengenai Kewajaran Rencana Transaksi
Berdasarkan ruang lingkup pekerjaan, asumsi-asumsi, data dan informasi yang diperoleh dan

digunakan, penelaahan atas dampak keuangan Rencana Transaksi sebagaimana diungkapkan
dalam laporan pendapat kewajaran ini, kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi adalah

wajar.

60
Page 62 OCR 0.947
PERNYATAAN DARI DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS

Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan menyatakan bahwa:
a. Semua informasi material telah diungkapkan dalam Keterbukaan Informasi ini dan informasi

tersebut tidak menyesatkan.

Rencana Transaksi bukan merupakan Transaksi Afiliasi atau Transaksi Benturan Kepentingan
sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020 tentang
Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.

KETERANGAN RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM

Perseroan telah mengumumkan pemberitahuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
sehubungan dengan pelaksanaan Transaksi Material (“Rapat”) melalui situs web Bursa Efek Indonesia
www.idx.co.id, platform eASY.KSEI, dan situs web Perseroan www.pudjiadiandsons.co.id pada tanggal
20 Mei 2026, yang mana Rapat akan diselenggarakan pada:

ha

Hari/Tanggal : Selasa, 30 Juni 2026
Pukul 111.30 WIB sampai dengan selesai
Tempat Rapat Fisik : Ruangan Bella Vista IV, Lantai 12

Hotel Jayakarta SP Jakarta
Jalan Hayam Wuruk No. 126 Jakarta Barat

Mata Acara Rapat adalah sebagai berikut:
Berikut disampaikan mata acara RUPSLB, yaitu:

Persetujuan atas Transaksi Material sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha yaitu sehubungan
dengan penjualan aset tetap berupa tanah seluas 442.644 m2 (empat puluh dua ribu enam ratus
empat puluh empat meter persegi) yang dimiliki oleh PT Bali Realtindo Benoa (“BRB”) perseroan
terbatas yang sahamnya dimiliki 99,994 oleh Perseroan, dengan nilai transaksi sebesar
#Rp159.915.000.000,00 (seratus lima puluh sembilan miliar sembilan ratus lima belas juta Rupiah)
setara dengan 83,184 (tujuh puluh delapan koma satu dua persen) dari total ekuitas Perseroan per
31 Desember 2025 (“Rencana Transaksi”).

Sesuai ketentuan dalam Pasal 14 ayat 2 angka (5) Anggaran Dasar Perseroan, RUPS dalam rangka
menyetujui Rencana Transaksi dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:

Kuorum kehadiran dan kuorum keputusan RUPS untuk mata acara mengalihkan kekayaan Perseroan
yang merupakan lebih dari 5096 mengalihkan kekayaan Perseroan yang merupakan lebih dari 5095
(lima puluh persen) jumlah kekayaan bersih Perseroan dalam 1 (satu) transaksi atau lebih baik yang
berkaitan satu sama lain maupun tidak, menjadikan jaminan utang kekayaan Perseroan yang
merupakan lebih dari 509 (lima puluh persen) jumlah kekayaan bersih Perseroan dalam 1 (satu)
transaksi atau lebih baik yang berkaitan satu sama lain maupun tidak, penggabungan, peleburan,
pengambilalihan, pemisahan, pengajuan permohonan agar Perseroan dinyatakan pailit, dan
pembubaran Perseroan, dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:

a. RUPS dapat dilangsungkan jika RUPS dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili paling
sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah,
kecuali anggaran dasar Perseroan menentukan jumlah kuorum yang lebih besar:
Page 63 OCR 0.958
b. Keputusan RUPS sebagaimana dimaksud pada huruf a adalah sah jika disetujui oleh lebih dari
3/4 (tiga per empat) bagian dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPS.

& Dalam hal kuorum sebagaimana dimaksud pada huruf a tidak tercapai, RUPS kedua dapat
diadakan dengan ketentuan RUPS kedua sah dan berhak mengambil keputusan jika RUPS
dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili paling 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah
seluruh saham dengan hak suara yang sah, kecuali anggaran dasar Perseroan menentukan
jumlah kuorum yang lebih besar,

d. Keputusan RUPS kedua adalah sah jika disetujui oleh lebih dari 3/4 (tiga per empat) bagian dari
seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPS: dan

e. Dalam hal kuorum kehadiran pada RUPS kedua sebagaimana dimaksud pada huruf c tidak
tercapai, RUPS ketiga dapat diadakan dengan ketentuan RUPS ketiga sah dan berhak mengambil
keputusan jika dihadiri oleh pemegang saham dari saham dengan hak suara yang sah dalam
kuorum kehadiran dan kuorum keputusan yang ditetapkan oleh OJK atas permohonan
Perseroan.

INFORMASI TAMBAHAN

Apabila Para Pemegang Saham memerlukan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Perseroan
dengan alamat:

PT Pudjiadi and Sons Tbk
Hotel Jayakarta Jakarta Lt. 21
JI. Hayam Wuruk 126 Jakarta 11180
Tel.: (021) 6593626, Fax.: (021) 6399573
E-mail: pnse@cbn.net.id
Website: www.pudjiadiandsons.co.id

Jakarta, 25 Juni 2026
Hormat kami,
Direksi Perseroan

62

File

File Open PDF
Source IDX
Size12.0 MB
Published26 Jun 2026
Pages63
Characters161,868
Text sourceOCR
OCR confidence0.877

Names mentioned 59 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Marianti Pudjiadi · Komisaris p.7 ×2
linked person Lukman Pudjiadi · Komisaris Utama p.7 ×4
linked person Kristian Pudjiadi · Direktur Utama p.7 ×4
linked person Ariyo Tejo · Direktur p.7 ×3
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.1 ×11
possible org Negara Republik Indonesia p.6 ×6
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.37 ×2
possible org PT BALI p.43 ×5
possible org PUDJIADI SONS TBK. p.43 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.62
unresolved org PUDJIADI AND SONS TBK p.1 ×8
unresolved org PT Pudjiadi p.2 ×18
unresolved org Sons Tbk. p.2 ×16
unresolved org PT Bali Realtindo Benoa p.2 ×23
unresolved org PT Berkat Benoa Propertindo p.2 ×11
unresolved person I Nyoman Suryawan · Notaris p.2 ×9
unresolved org Pertanahan Nasional p.2 ×2
unresolved org Pendapatan Daerah Kota Denpasar p.3 ×4
unresolved org Sons Estates Ltd. p.6 ×2
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.6 ×2
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU- p.6 ×2
unresolved org PT Jayakarta Investindo p.7
unresolved person Budhi Liman · Komisaris Independen p.8
unresolved org Departemen Pendapatan p.11
unresolved person Berlasi p.28
unresolved org PT Bali Bagus Bena p.36
unresolved org PT Bali Bagus Benoa p.36
unresolved person Achmad Bajumi p.36
unresolved org Pengadilan Negeri Jakarta Pusat p.36
unresolved person Imas Fatimah p.36
unresolved org Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. C p.36
unresolved person Herlina · Notaris p.37 ×3
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.37
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia p.37
unresolved org Kementerian p.37
unresolved person Dra. Ramini Ikhtisar Data p.38
unresolved person Hendry Prambakat Wirasasmita · Notaris p.39
unresolved org Menteri Hukum Republik Indonesia No. AHU- p.39
unresolved org PT Bangkit Mitra Investama p.39
unresolved person Dwiputra Christiarin · Komisaris p.40
unresolved person Josef Ferdinandus Dedy Winata · Direktur p.40
unresolved org Menteri Keuangan p.41 ×2
unresolved org Sugianto Prasodjo dan Rekan p.41 ×5
unresolved org Kementerian Keuangan p.41
unresolved org PT BALI REALTINDO BENOA Luas p.42
unresolved org KJPP Sugianto Prasodjo p.45 ×4
unresolved person Ir. Budi Prasodjo p.45 ×2
unresolved org Bapepam-LK p.45 ×4
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Sugianto Prasodjo dan Rekan p.46
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Sugianto Prasodjo p.46
unresolved org Provinsi DKI Jakarta. KJPP Sugianto Prasodjo dan Rekan p.46
unresolved org Kementerian Keuangan Republik Indonesia p.46
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia. KJPP Sugianto Prasodjo dan Rekan p.46
unresolved person Akta Notaris Ridwan Suselo · Notaris p.52 ×2
unresolved person Akta Notaris Fathiah Helmi · Notaris p.52 ×7
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.52
unresolved org Bank Indonesia p.53 ×2
unresolved org KJPP SPR Lokasi p.60

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.364 4603 ms 13 Sep 2026 15:13
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [{'area_sqm': None,
             'category': 'OTHER',
             'description': 'Material.'}],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': 'Material.',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': '509'}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result