Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 54
Page 1
Nomor Surat 080/GEMS-CS/VIII/2023
Nama Emiten Golden Energy Mines Tbk
Kode Emiten GEMS
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Ditelaah Secara Terbatas
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Trisula Pertambanga Barito Utara, 2008 Beroperasi 8.862.969 PENUH USD 70.0
Kencana Sakti n Batubara Kalimantan
Tengah
2 GEMS Perdagangan Singapura 2012 Beroperasi 8.368.355 PENUH USD 100.0
Trading Batubara
Resources
Pte. Ltd
3 PT Karya Perdagangan Jakarta Pusat 0 Belum 801.480 PENUH USD 100.0
Mining Beroperasi
Solutions (d/h
BAS)
4 PT Karya Pertambanga Muara Bungo, 2011 Beroperasi 15.303.741 PENUH USD 100.0
Cemerlang n Batubara Jambi
Persada
5 PT Bungo Pertambanga Muara Bungo, 2017 Beroperasi 22.988.292 PENUH USD 100.0
Bara Utama n Batubara Jambi
6 PT Bara Pertambanga Muara Bungo, 2010 Beroperasi 1.378.713 PENUH USD 100.0
Harmonis n Batubara Jambi
Batang Asam
7 PT Berkat Pertambanga Muara Bungo, 0 Belum 19.891.851 PENUH USD 100.0
Nusantara n Batubara Jambi Beroperasi
Permai
8 PT Borneo Pertambanga Jakarta Pusat 2005 Beroperasi 784.895.383 PENUH USD 98.1
Indobara n
9 PT GEMS Perdagangan Jakarta Pusat 0 Belum 135.692 PENUH USD 99.99
Energy Besar Beroperasi
Indonesia
10 PT Era Mitra Penyertaan Jakarta Pusat 0 Belum 1.042.251 PENUH USD 100.0
Selaras Saham Beroperasi
11 PT Wahana Pertambanga Jakarta Pusat 0 Belum 847.377 PENUH USD 100.0
Rimba Lestari n batubara Beroperasi
12 PT Berkat Pertambanga Jakarta Pusat 0 Belum 184.191 PENUH USD 100.0
Satria Abadi n batubara Beroperasi
13 PT Tanjung Pertambanga Muara Bungo, 0 Belum 24.624.206 PENUH USD 100.0
Belit Bara n batubara Jambi Beroperasi
Utama
14 PT Kuansing Pertambanga Muara Bungo, 0 Belum 384.030 PENUH USD 100.0
Inti Sejahtera n batubara Jambi Beroperasi
15 PT Bungo Pertambanga Muara Bungo, 2019 Beroperasi 23.024.124 PENUH USD 100.0
Bara Makmur n batubara Jambi
16 PT Dwikarya Modal Ventura Jakarta Pusat 0 Belum 149.087.388 PENUH USD 100.0
Sejati Utama dan Beroperasi
Manajemen
Konsultasi
17 PT Unsoco Jasa Jakarta Pusat 0 Belum 76.970 PENUH USD 100.0
Konsultasi Beroperasi
Manajemen
18 PT Duta Jasa Jakarta Pusat 0 Belum 149.078.573 PENUH USD 100.0
Sarana Konsultasi Beroperasi
Internusa Manajemen
19 PT Pertambanga Jakarta Pusat 2015 Beroperasi 148.944.268 PENUH USD 100.0
Barasentosa n batubara
Lestari dan
pengembanga
n pembagkit
listrik mulut
tambang
20 PT Roundhill Penyertaan Jakarta Pusat 2014 Beroperasi 785.528.165 PENUH USD 99.02
Capital Saham dan
Indonesia perdagangan
besar
21 PT Kuansing Pertambanga Muara Bungo, 2005 Beroperasi 107.524.918 PENUH USD 100.0
Inti Makmur n Batubara Jambi
Page 2
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
22 PT Trisula Pertambanga Barito Utara, 2008 Beroperasi 8.862.969 PENUH USD 70.0
Kencana Sakti n Batubara Kalimantan
Tengah
23 GEMS Perdagangan Singapura 2012 Beroperasi 8.368.355 PENUH USD 100.0
Trading Batubara
Resources
Pte. Ltd
24 PT Karya Perdagangan Jakarta Pusat 0 Belum 801.480 PENUH USD 100.0
Mining Beroperasi
Solutions (d/h
BAS)
25 PT Karya Pertambanga Muara Bungo, 2011 Beroperasi 15.303.741 PENUH USD 100.0
Cemerlang n Batubara Jambi
Persada
26 PT Bungo Pertambanga Muara Bungo, 2017 Beroperasi 22.988.292 PENUH USD 100.0
Bara Utama n Batubara Jambi
27 PT Bara Pertambanga Muara Bungo, 2010 Beroperasi 1.378.713 PENUH USD 100.0
Harmonis n Batubara Jambi
Batang Asam
28 PT Berkat Pertambanga Muara Bungo, 0 Belum 19.891.851 PENUH USD 100.0
Nusantara n Batubara Jambi Beroperasi
Permai
29 PT Borneo Pertambanga Jakarta Pusat 2005 Beroperasi 784.895.383 PENUH USD 98.1
Indobara n
30 PT GEMS Perdagangan Jakarta Pusat 0 Belum 135.692 PENUH USD 99.99
Energy Besar Beroperasi
Indonesia
31 PT Era Mitra Penyertaan Jakarta Pusat 0 Belum 1.042.251 PENUH USD 100.0
Selaras Saham Beroperasi
32 PT Wahana Pertambanga Jakarta Pusat 0 Belum 847.377 PENUH USD 100.0
Rimba Lestari n batubara Beroperasi
33 PT Berkat Pertambanga Jakarta Pusat 0 Belum 184.191 PENUH USD 100.0
Satria Abadi n batubara Beroperasi
34 PT Tanjung Pertambanga Muara Bungo, 0 Belum 24.624.206 PENUH USD 100.0
Belit Bara n batubara Jambi Beroperasi
Utama
35 PT Kuansing Pertambanga Muara Bungo, 0 Belum 384.030 PENUH USD 100.0
Inti Sejahtera n batubara Jambi Beroperasi
36 PT Bungo Pertambanga Muara Bungo, 2019 Beroperasi 23.024.124 PENUH USD 100.0
Bara Makmur n batubara Jambi
37 PT Dwikarya Modal Ventura Jakarta Pusat 0 Belum 149.087.388 PENUH USD 100.0
Sejati Utama dan Beroperasi
Manajemen
Konsultasi
38 PT Unsoco Jasa Jakarta Pusat 0 Belum 76.970 PENUH USD 100.0
Konsultasi Beroperasi
Manajemen
39 PT Duta Jasa Jakarta Pusat 0 Belum 149.078.573 PENUH USD 100.0
Sarana Konsultasi Beroperasi
Internusa Manajemen
40 PT Pertambanga Jakarta Pusat 2015 Beroperasi 148.944.268 PENUH USD 100.0
Barasentosa n batubara
Lestari dan
pengembanga
n pembagkit
listrik mulut
tambang
41 PT Roundhill Penyertaan Jakarta Pusat 2014 Beroperasi 785.528.165 PENUH USD 99.02
Capital Saham dan
Indonesia perdagangan
besar
42 PT Kuansing Pertambanga Muara Bungo, 2005 Beroperasi 107.524.918 PENUH USD 100.0
Inti Makmur n Batubara Jambi
Dokumen ini merupakan dokumen resmi Golden Energy Mines Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik.
Golden Energy Mines Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 3
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas Golden Energy Mines Tbk Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas GEMS Entity code
Nomor identifikasi entitas AA597 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor A. Energy Sector
Subsektor A1. Oil, Gas & Coal Subsector
Industri A12. Coal Industry
Subindustri A121. Coal Production Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
Foreign Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Utama / Main
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Dollar Amerika / USD Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah 15,026.00000 presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Ditelaah secara Terbatas / Type of report on financial statements
Limited Review
Jenis opini auditor Wajar Tanpa Modifikasian / Type of auditor's opinion
Unqualified
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Tidak / No Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
2023-08-21
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Purwantono, Suherman & Surja Current year auditor
Page 4
Nama partner audit tahun berjalan Sandy Name of current year audit signing
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
1
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Purwantono, Suherman & Surja Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
Sandy
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 5
[1210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
424,368,589 329,599,981
equivalents
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
228,962,572 179,503,490
ketiga parties
Piutang usaha pihak Trade receivables
19,119,717 13,920,410
berelasi related parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
150,581 153,345
ketiga parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 51,958,402 42,687,552 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
1,427,222 1,045,047
lancar
Uang muka lancar Current advances
Uang muka lancar Other current
129,113,157 111,312,598
lainnya advances
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
61,364,177 46,097,345
lancar
Jumlah aset lancar 916,464,417 724,319,768 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Dana yang dibatasi Non-current restricted
penggunaannya tidak 17,000,800 12,278,531 funds
lancar
Piutang tidak lancar Other non-current
lainnya receivables
Piutang tidak lancar Other non-current
lainnya pihak ketiga 758,847 724,838 receivables third
parties
Uang muka tidak lancar Non-current advances
Uang muka tidak Non-current advances
lancar atas pembelian on purchase of
157,107 157,107
aset tetap property, plant and
equipment
Uang muka tidak Other non-current
3,245,770 3,679,070
lancar lainnya advances
Aset keuangan tidak Non-current financial
lancar assets
Aset keuangan tidak Other non-current
419,652 402,350
lancar lainnya financial assets
Biaya dibayar dimuka Non-current prepaid
29,764,692 32,164,556
tidak lancar expenses
Aset pajak tangguhan 7,433,383 7,639,239 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
83,354,864 78,969,296
equipment
Aset hak guna 3,167,835 3,240,870 Right of use assets
Properti pertambangan 229,752,223 229,417,218 Mining properties
Beban tangguhan Deferred charges
Beban tangguhan atas Deferred charges on
Page 6
biaya eksplorasi dan 485,344 463,593 exploration and
pengembangan development
expenditures
Klaim atas pengembalian Non-current claims for tax
3,717,999 5,481,349
pajak tidak lancar refund
Goodwill 24,391,364 24,391,364 Goodwill
Aset takberwujud selain Intangible assets other
29,890 41,866
goodwill than goodwill
Aset tidak lancar Other non-current
39,662,213 5,715,789
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 443,341,983 404,767,036 Total non-current assets
Jumlah aset 1,359,806,400 1,129,086,804 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka Short term bank loans
2,382,225 34,326,626
pendek
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
206,710,072 225,460,265
ketiga third parties
Utang usaha pihak Trade payables
43,779,733 28,335,596
berelasi related parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
117,449 142,716
ketiga third parties
Utang lainnya pihak Other payables
9,627 9,196
berelasi related parties
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
pendek
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
659,187 1,100,160
pendek pihak third parties
ketiga
Utang dividen 995,359 Dividends payable
Beban akrual jangka Current accrued
48,946,217 27,415,596
pendek expenses
Utang pajak 47,023,286 122,659,049 Taxes payable
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of bank loans
tempo dalam satu 35,050,041 31,343,828
tahun atas utang
bank
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of finance lease
tempo dalam satu 1,365,065 1,470,613 liabilities
tahun atas liabilitas
sewa pembiayaan
Jumlah liabilitas Total current
386,042,902 473,259,004
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas pajak Deferred tax liabilities
23,075,918 23,116,688
tangguhan
Liabilitas jangka Long-term liabilities
Page 7
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term bank
panjang atas utang 45,378,130 64,756,258 loans
bank
Liabilitas jangka Long-term finance
panjang atas lease liabilities
688,406 1,098,069
liabilitas sewa
pembiayaan
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 3,066,389 2,720,006 post-employment
panjang benefit obligations
Liabilitas Other non-current
non-keuangan jangka 6,089,882 5,892,140 non-financial liabilities
panjang
Jumlah liabilitas Total non-current
78,298,725 97,583,161
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 464,341,627 570,842,165 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 65,065,961 65,065,961 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
229,019,198 229,019,198
disetor capital
Komponen ekuitas Other components of
( 76,621,041 ) ( 75,217,933 )
lainnya equity
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 6,516,287 5,516,287 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 659,710,236 327,221,856 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
883,690,641 551,605,369
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
11,774,132 6,639,270
non-pengendali
Jumlah ekuitas 895,464,773 558,244,639 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
1,359,806,400 1,129,086,804
ekuitas
Page 8
[1311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
1,443,446,523 1,334,705,330
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 804,288,561 ) ( 718,697,818 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 639,157,962 616,007,512 Total gross profit
Beban penjualan ( 139,331,557 ) ( 123,156,267 ) Selling expenses
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 68,167,269 ) ( 45,148,612 )
expenses
Pendapatan keuangan 8,128,230 982,742 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 6,813,150 ) ( 7,208,369 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
5,308,572 748,722
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Beban pajak final ( 1,601,555 ) ( 190,430 ) Final tax expenses
Pendapatan lainnya 56,512 Other income
Beban lainnya ( 472,181 ) Other expenses
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
436,737,745 441,563,117
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 96,943,504 ) ( 99,665,149 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
339,794,241 341,897,968
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 339,794,241 341,897,968 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang akan income that may be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on
selisih kurs penjabaran, ( 703,700 ) 316,591 exchange differences on
setelah pajak translation, after tax
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang akan direklasifikasi ( 703,700 ) 316,591 that may be reclassified
ke laba rugi, setelah to profit or loss, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, ( 703,700 ) 316,591 income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif 339,090,541 342,214,559 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
333,488,380 335,921,756
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan 6,305,861 5,976,212 non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas attributable to parent entity
332,085,272 336,032,481
Page 9
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke 7,005,269 6,182,078 attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 0.0567 0.0571 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 10
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Komponen transaksi Kepentingan
Saham biasa ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor ekuitas lainnya non-pengendali
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Other components of Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Non-controlling interests Equity
equity transactions earnings earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 65,065,961 229,019,198 ( 75,217,933 ) 5,516,287 327,221,856 551,605,369 6,639,270 558,244,639 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 65,065,961 229,019,198 ( 75,217,933 ) 5,516,287 327,221,856 551,605,369 6,639,270 558,244,639 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 333,488,380 333,488,380 6,305,861 339,794,241 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 1,403,108 ) ( 1,403,108 ) 699,408 ( 703,700 ) Other comprehensive income
Pembentukan cadangan umum 1,000,000 ( 1,000,000 ) Allocation for general reserves
Distribusi dividen kas ( 1,870,407 ) ( 1,870,407 ) Distributions of cash dividends
Posisi ekuitas, akhir periode 65,065,961 229,019,198 ( 76,621,041 ) 6,516,287 659,710,236 883,690,641 11,774,132 895,464,773 Equity position, end of the period
Page 11
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Komponen transaksi Kepentingan
Saham biasa ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor ekuitas lainnya non-pengendali
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Other components of Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Non-controlling interests Equity
equity transactions earnings earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 65,065,961 229,019,198 ( 76,421,239 ) 4,516,287 92,850,121 315,030,328 1,293,715 316,324,043 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 65,065,961 229,019,198 ( 76,421,239 ) 4,516,287 92,850,121 315,030,328 1,293,715 316,324,043 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 335,921,756 335,921,756 5,976,212 341,897,968 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 110,725 110,725 205,866 316,591 Other comprehensive income
Pembentukan cadangan umum 1,000,000 ( 1,000,000 ) Allocation for general reserves
Distribusi dividen kas ( 145,000,000 ) ( 145,000,000 ) ( 2,934,666 ) ( 147,934,666 ) Distributions of cash dividends
Posisi ekuitas, akhir periode 65,065,961 229,019,198 ( 76,310,514 ) 5,516,287 282,771,877 506,062,809 4,541,127 510,603,936 Equity position, end of the period
Page 12
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
1,388,347,161 1,205,595,812
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 743,382,745 ) ( 552,944,888 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 24,793,299 ) ( 21,243,078 )
tunjangan allowances
Pembayaran royalti dan Payments for royalties and
( 254,200,494 ) ( 219,504,274 )
iuran eksploitasi exploitation fees
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
365,970,623 411,903,572
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan bunga dari Interests received from
6,492,666 823,474
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 7,206,744 ) ( 6,849,852 )
aktivitas operasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 175,882,760 ) ( 93,827,277 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Arus kas sebelum Net cash flows received
perubahan dalam aset dan from (used in) operating
liabilitas yang diperoleh 189,373,785 312,049,917 activities before changes in
dari (digunakan untuk) assets and liabilities
aktivitas operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
189,373,785 312,049,917
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 9,249,229 ) ( 3,939,145 )
aset tetap property, plant and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 252,065 ) ( 778,315 )
tanah dalam pengembangan land for development
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement) of
dana yang dibatasi restricted funds from investing
( 6,219,674 ) 66,364
penggunaannya dari aktivitas activities
investasi
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 31,304,879 ) ( 2,340,081 ) from investing activities
investasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 47,025,847 ) ( 6,991,177 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 33,803,909 71,974,235 Proceeds from bank loans
Page 13
Pembayaran pinjaman bank ( 81,576,509 ) ( 21,939,036 ) Payments of bank loans
Pembayaran dividen dari Dividends paid from financing
( 2,865,767 ) ( 257,934,666 )
aktivitas pendanaan activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 50,638,367 ) ( 207,899,467 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
91,709,571 97,159,273
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
329,599,981 193,572,821
awal periode flows, beginning of the period
Efek perubahan nilai kurs pada Effect of exchange rate changes
3,059,037 366,550
kas dan setara kas on cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
424,368,589 291,098,644
akhir periode cash flows, end of the period
Page 14
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian Indonesia (SAK), yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar statements
Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) dan Peraturan-Peraturan serta Pedoman
Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan
(OJK). Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan konsep akrual, kecuali laporan arus kas
konsolidasian, dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang disebutkan dalam
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang relevan. Laporan arus kas konsolidasian yang
disajikan dengan menggunakan metode langsung, menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas dan
setara kas yang diklasifikasikan ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Laporan
keuangan GEMSTR, entitas anak di Singapura, telah disusun dan disajikan sesuai dengan Singapore
Financial Reporting Standards (SFRS). Tidak ada rekonsiliasi antara SFRS dan SAK karena tidak ada
perbedaan signifikan antara SFRS dan SAK yang diterapkan dalam penyusunan dan penyajian
laporan keuangan GEMSTR. Kebijakan akuntansi yang diterapkan oleh Kelompok Usaha adalah
selaras bagi tahun yang dicakup oleh laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk standar akuntansi
baru dan revisi seperti diungkapkan pada Catatan 2b dibawah ini. Kelompok Usaha telah menyusun
laporan keuangan konsolidasian dengan dasar bahwa Kelompok Usaha akan terus beroperasi secara
berkesinambungan.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas-entitas anak. Principles of consolidation
Kendali diperoleh bila Kelompok Usaha terekspos atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari
keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut
melalui kekuasaannya atas investee. Dengan demikian, investor mengendalikan investee jika dan
hanya jika investor memiliki seluruh hal berikut ini: i) Kekuasaan atas investee, yaitu hak yang ada saat
ini yang memberi investor kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas relevan dari investee, ii)
Eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee, dan iii) Kemampuan
untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil. Bila
Kelompok Usaha tidak memiliki hak suara atau hak serupa secara mayoritas atas suatu investee,
Kelompok Usaha mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevan dalam mengevaluasi
apakah mereka memiliki kekuasaan atas investee, termasuk: i) Pengaturan kontraktual dengan pemilik
hak suara lainnya dari investee, ii) Hak yang timbul atas pengaturan kontraktual lain, dan iii) Hak suara
dan hak suara potensial yang dimiliki Kelompok Usaha Kelompok Usaha menilai kembali apakah
mereka mengendalikan investee bila fakta dan keadaan mengindikasikan adanya perubahan terhadap
satu atau lebih dari ketiga elemen dari pengendalian. Konsolidasi atas entitas-entitas anak dimulai
sejak Kelompok Usaha memperoleh pengendalian atas entitas anak dan berakhir pada saat Kelompok
Usaha kehilangan pengendalian atas entitas anak. Aset, liabilitas, penghasilan dan beban dari entitas
anak yang diakuisisi pada tahun tertentu disertakan dalam laporan keuangan konsolidasian sejak
tanggal Kelompok Usaha memperoleh kendali sampai tanggal Kelompok usaha tidak lagi
mengendalikan entitas anak tersebut. Seluruh laba rugi dan setiap komponen penghasilan
komprehensif lain (?PKL?) diatribusikan pada pemilik entitas induk dan pada kepentingan
nonpengendali (?KNP?), walaupun hal ini akan menyebabkan saldo KNP yang defisit. Bila dipandang
perlu, penyesuaian dilakukan terhadap laporan keuangan entitas anak untuk diselaraskan dengan
Page 15
kebijakan akuntansi Kelompok Usaha. Seluruh aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan dan beban dan
arus kas atas transaksi antar anggota Kelompok Usaha dieliminasi sepenuhnya pada saat konsolidasi.
Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan
hilangnya pengendalian, dicatat sebagai transaksi ekuitas. Bila Kelompok Usaha kehilangan
pengendalian atas suatu entitas anak, maka menghentikan pengakuan atas aset (termasuk goodwill),
liabilitas, KNP dan komponen lain dari ekuitas terkait, dan selisihnya diakui pada laba rugi. Bagian dari
investasi yang tersisa diakui pada nilai wajar.
Kas dan setara kas Kas dan setara kas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian yang terdiri dari kas dan bank serta Cash and cash equivalents
deposito jangka pendek yang jatuh tempo dalam waktu 3 bulan atau kurang, yang dapat segera
dikonversikan menjadi kas dalam jumlah yang dapat ditentukan dan memiliki risiko perubahan nilai
yang tidak signifikan.
Persediaan Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto. Inventories
Biaya perolehan ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang. Nilai realisasi neto
persediaan adalah estimasi harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi estimasi biaya
penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk membuat penjualan. Kelompok Usaha
menetapkan penyisihan untuk nilai realisasi neto persediaan berdasarkan hasil penelaahan berkala
atas kondisi fisik dan nilai realisasi neto persediaan. i) Biaya yang dikeluarkan untuk setiap produk agar
berada pada lokasi dan kondisi siap untuk dijual dicatat sebagai berikut: ii) Bahan baku, suku cadang
dan bahan pembantu: harga pembelian; iii) Barang jadi dan persediaan dalam proses: biaya bahan
baku dan tenaga kerja langsung dan bagian proporsional dari beban overhead berdasarkan kapasitas
operasi normal namun tidak termasuk biaya pinjaman.
Aset tetap Seluruh aset tetap awalnya diakui sebesar biaya perolehan, yang terdiri atas harga perolehan dan Fixed assets
biaya-biaya tambahan yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi
yang diinginkan supaya aset tersebut siap digunakan sesuai dengan maksud manajemen. Setelah
pengakuan awal, aset tetap dinyatakan pada biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan
akumulasi rugi penurunan nilai. Penyusutan dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan
sesuai maksud penggunaannya dan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan
estimasi umur manfaat ekonomis sebagai berikut: Tahun/Years Bangunan 5 - 20 Infrastruktur 10 Mesin
dan alat berat 4 - 16 Transportasi dan peralatan lainnya 4 - 8 Perabotan dan perlengkapan kantor 4 - 8
Prasarana 3 Jumlah tercatat aset ini direviu atas penurunan nilai jika terdapat peristiwa atau perubahan
keadaan yang mengindikasikan bahwa jumlah tercatat mungkin tidak dapat seluruhnya terealisasi.
Jumlah tercatat komponen dari suatu aset dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat
sudah tidak ada lagi manfaat ekonomi masa depan yang diharapkan dari penggunaan maupun
pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan tersebut
(ditentukan sebesar selisih antara jumlah hasil pelepasan neto dan jumlah tercatatnya) dimasukkan ke
dalam laba rugi pada tahun penghentian pengakuan tersebut dilakukan. Nilai residu aset, umur
manfaat dan metode penyusutan dievaluasi setiap akhir tahun pelaporan dan disesuaikan secara
prospektif jika dipandang perlu. Aset tetap dalam penyelesaian dicatat sebesar biaya perolehan, yang
mencakup kapitalisasi beban pinjaman dan biaya-biaya lainnya yang terjadi sehubungan dengan
pendanaan aset tetap dalam penyelesaian tersebut. Akumulasi biaya perolehan akan direklasifikasi ke
akun ?Aset Tetap? yang bersangkutan pada saat aset tetap tersebut telah selesai dikerjakan dan siap
untuk digunakan. Aset tetap dalam penyelesaian tidak disusutkan sampai memenuhi syarat pengakuan
sebagai aset tetap seperti diungkapkan di atas. Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada
laba rugi pada saat terjadinya. Beban pemugaran dan penambahan dalam jumlah besar dikapitalisasi
Page 16
kepada jumlah tercatat aset terkait bila besar kemungkinan bagi Kelompok Usaha manfaat ekonomi
masa depan menjadi lebih besar dari standar kinerja awal yang ditetapkan sebelumnya dan disusutkan
sepanjang sisa masa manfaat aset terkait. Tanah termasuk biaya pengurusan legal hak atas tanah
dalam bentuk Hak Guna Usaha (?HGU?), Hak Guna Bangunan (?HGB?) dan Hak Pakai (?HP?) ketika
tanah diperoleh pertama kali dinyatakan sebesar biaya perolehan dan tidak diamortisasi karena
manajemen berpendapat bahwa kemungkinan besar hak atas tanah tersebut dapat
diperbaharui/diperpanjang pada saat masa berlakunya selesai. Biaya pengurusan atas perpanjangan
atau pembaruan legal hak atas tanah dalam bentuk HGU, HGB dan HP ditangguhkan dan diamortisasi
yang lebih pendek antara umur hukum hak atas tanah dan umur ekonomi tanah, dan disajikan sebagai
bagian dari akun ?Aset Tidak Lancar Lainnya? pada laporan posisi keuangan konsolidasian.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap akhir tahun pelaporan, Kelompok Usaha menilai apakah terdapat indikasi suatu aset Impairment of non-financial assets
mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian penurunan nilai
aset (yaitu aset takberwujud dengan umur manfaat tidak terbatas, aset takberwujud yang belum dapat
digunakan, atau goodwill yang diperoleh dalam suatu kombinasi bisnis) diperlukan, maka Kelompok
Usaha membuat estimasi formal jumlah terpulihkan aset tersebut. Jumlah terpulihkan yang ditentukan
untuk aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset atau UPK dikurangi biaya
untuk menjual dengan nilai pakainya, kecuali aset tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk yang
sebagian besar independen dari aset atau kelompok aset lain. Jika nilai tercatat aset atau UPK lebih
besar daripada jumlah terpulihkannya, maka aset tersebut dipertimbangkan mengalami penurunan nilai
dan nilai tercatat aset diturunkan menjadi sebesar jumlah terpulihkannya. Kelompok Usaha
mendasarkan perhitungan penurunan nilai pada rincian perhitungan anggaran atau prakiraan yang
disusun secara terpisah untuk masing-masing UPK Kelompok Usaha atas aset individual yang
dialokasikan. Perhitungan anggaran dan prakiraan ini secara umum mencakup periode selama lima
atau sepuluh tahun sesuai dengan stabilitas arus kas perkebunan terkait. Setelah periode yang
dianggarkan proyeksi arus kas diestimasi dengan melakukan ekstrapolasi proyeksi yang dianggarkan
dengan menggunakan tingkat pertumbuhan jangka panjang yang tetap. Dalam menghitung nilai pakai,
estimasi arus kas masa depan neto didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto
sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas
aset. Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual, digunakan harga penawaran pasar
terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, Kelompok Usaha menggunakan model
penilaian yang sesuai untuk menentukan nilai wajar aset. Perhitungan- perhitungan ini dikuatkan oleh
penilaian berganda atau indikator nilai wajar yang tersedia. Kerugian penurunan nilai dari operasi yang
berkelanjutan, jika ada, diakui pada laba rugi sesuai dengan kategori biaya yang konsisten dengan
fungsi dari aset yang diturunkan nilainya. Untuk aset selain goodwill, penilaian dilakukan pada akhir
setiap tanggal pelaporan apakah terdapat indikasi bahwa rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam
tahun sebelumnya mungkin tidak ada lagi atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud
ditemukan, maka entitas mengestimasi jumlah terpulihkan aset atau UPK tersebut. Kerugian
penurunan nilai yang telah diakui dalam tahun sebelumnya untuk aset selain goodwill dibalik hanya jika
terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset
tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan ke
jumlah terpulihkannya. Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi
jumlah terpulihkannya maupun jumlah tercatat, neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi
penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada peride/tahun sebelumnya. Pembalikan rugi
penurunan nilai diakui pada laba rugi. Setelah pembalikan tersebut, penyusutan aset tersebut
disesuaikan di periode mendatang untuk mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurangi
nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis selama sisa umur manfaatnya. Goodwill diuji untuk
penurunan nilai setiap tahun dan ketika terdapat indikasi bahwa nilai tercatatnya mungkin mengalami
Page 17
penurunan nilai. Penurunan nilai bagi goodwill ditetapkan dengan menentukan jumlah tercatat tiap UPK
(atau kelompok UPK) terkait dari goodwill tersebut. Jika jumlah terpulihkan UPK kurang dari jumlah
tercatatnya, rugi penurunan nilai diakui. Rugi penurunan nilai terkait goodwill tidak dapat dibalik pada
tahun berikutnya.
Beban tangguhan Biaya-biaya tertentu, yang mempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun, sehubungan dengan biaya Deferred charges
perolehan sistem perangkat lunak, dan beban perolehan hak atas tanah yang ditangguhkan dan tidak
memenuhi syarat untuk dicatat sebagai aset tetap, ditangguhkan dan diamortisasi selama masa
manfaatnya dengan menggunakan metode garis lurus. Beban-beban ini disajikan sebagai bagian dari
akun ?Aset Tidak Lancar Lainnya? pada laporan posisi keuangan konsolidasian.
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan diakui pada saat pengendalian barang atau jasa dialihkan Revenue and expense recognition
kepada pelanggan dalam jumlah yang mencerminkan imbalan yang diharapkan akan menjadi hak
Kelompok Usaha dalam pertukaran barang atau jasa tersebut. Kelompok Usaha secara umum
menyimpulkan bahwa hal tersebut adalah yang utama dalam pengaturan pendapatannya, kecuali
untuk jasa keagenan di bawah ini, karena secara khusus mengendalikan barang atau jasa sebelum
mentransfernya ke pelanggan. Pengakuan pendapatan mensyaratkan untuk memenuhi 5 langkah
analisis sebagai berikut: 1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan. 2. Identifikasi kewajiban
pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam kontrak untuk
menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan. 3. Menetapkan
harga transaksi, setelah dikurangi diskon, retur, insentif penjualan dan pajak pertambahan nilai, yang
berhak diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang
dijanjikan di kontrak. Pengakuan pendapatan mensyaratkan untuk memenuhi 5 langkah analisis
sebagai berikut: (lanjutan) 4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan
menggunakan dasar harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang
dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif
diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin. 5. Pengakuan pendapatan ketika
kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang atau jasa yang dijanjikan ke
pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang atau jasa tersebut). Untuk penjualan
barang, kewajiban pelaksanaan umumnya terpenuhi, dan pendapatan diakui, pada saat pengendalian
atas barang telah berpindah kepada pelanggan (pada suatu titik waktu). Penerimaan kas dari
pelanggan sehubungan dengan transaksi penjualan yang belum memenuhi kriteria pengakuan
pendapatan, dicatat sebagai bagian dari ?Uang Muka Pelanggan? dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian. Penghasilan/Beban Bunga Untuk semua instrumen keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi, penghasilan atau beban bunga dicatat dengan menggunakan metode SBE,
yaitu tingkat suku bunga digunakan mendiskontokan secara tepat estimasi pembayaran atau
penerimaan arus kas di masa yang akan datang selama umur ekpektasian dari instrumen keuangan,
atau jika lebih sesuai, selama periode yang lebih singkat, untuk jumlah tercatat neto dari aset atau
liabilitas keuangan. Beban Beban diakui pada saat terjadinya (asas akrual).
Penjabaran mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dicatat berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi Foreign currency translation
dilakukan. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan
sesuai dengan rata-rata kurs jual dan beli yang diterbitkan oleh Bank Indonesia pada tanggal transaksi
perbankan terakhir untuk tahun yang bersangkutan dan laba atau rugi kurs yang timbul, dikreditkan
atau dibebankan pada operasi tahun berjalan. Kelompok Usaha menggunakan Dolar Amerika Serikat
(Dolar Amerika Serikat/USD) sebagai mata uang fungsional dan pelaporan Kelompok Usaha.
Sehubungan dengan penyajian laporan keuangan konsolidasian Kelompok Usaha, laporan keuangan
RCI, TKS, UNSOCO, KMS, GEMS Energy serta EMS dan entitas anaknya dijabarkan ke dalam mata
Page 18
uang Dolar Amerika Serikat dengan cara sebagai berikut: ? Aset dan liabilitas, baik moneter maupun
non-moneter, dijabarkan dengan menggunakan kurs penutup; ? Pendapatan dan beban dijabarkan
dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi atau, bila memenuhi syarat, kurs
rata-rata periode tersebut; ? Selisih kurs yang terjadi disajikan sebagai ?Penghasilan Komprehensif
Laini? sebagai bagian dari ekuitas sampai pelepasan investasi neto yang bersangkutan. Kurs yang
digunakan (dalam angka penuh) pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, yang dihitung
dengan menggunakan rata-rata kurs jual dan beli mata uang asing yang telah diterbitkan oleh Bank
Indonesia.
Transaksi dengan pihak berelasi Perusahaan dan entitas anaknya melakukan transaksi dengan pihak berelasi sesuai dengan definisi Transactions with related parties
yang diuraikan pada PSAK No. 7. Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh
kedua belah pihak, yang mungkin tidak sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-
pihak yang tidak berelasi. Transaksi dan saldo yang material dengan pihak berelasi diungkapkan
dalam Catatan 35. Kecuali diungkapkan khusus sebagai pihak berelasi, maka pihak-pihak lain yang
disebutkan dalam Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan pihak tidak berelasi.
Pajak penghasilan Pajak Kini Aset dan liabilitas pajak kini untuk periode berjalan diukur sebesar jumlah yang diharapkan Income taxes
dapat direstitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas perpajakan. Tarif pajak dan peraturan pajak yang
digunakan untuk menghitung jumlah tersebut adalah yang telah berlaku atau secara substantif telah
berlaku pada tanggal pelaporan di negara tempat Kelompok Usaha beroperasi dan menghasilkan
pendapatan kena pajak. Bunga dan denda disajikan sebagai bagian dari penghasilan atau beban
operasi lain karena tidak dianggap sebagai bagian dari beban pajak penghasilan. Pajak penghasilan
kini terkait dengan pos- pos yang diakui secara langsung di ekuitas diakui dalam ekuitas dan bukan
dalam laporan laba rugi. Manajemen secara berkala mengevaluasi posisi yang diambil dalam SPT
sehubungan dengan situasi di mana peraturan perpajakan yang berlaku tunduk pada interpretasi dan
menetapkan ketentuan yang sesuai. Pajak Tangguhan Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan
metode liabilitas atas perbedaan temporer pada tanggal pelaporan antara dasar pengenaan pajak dari
aset dan liabilitas dan jumlah tercatatnya untuk tujuan pelaporan keuangan pada tanggal pelaporan.
Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer yang kena pajak, kecuali: i.
liabilitas pajak tangguhan yang terjadi dari pengakuan awal goodwill atau dari aset atau liabilitas dari
transaksi yang bukan transaksi kombinasi bisnis, dan pada waktu transaksi tidak mempengaruhi laba
akuntansi dan laba kena pajak/rugi pajak; ii. dari perbedaan temporer kena pajak atas investasi pada
entitas anak, yang saat pembalikannya dapat dikendalikan dan besar kemungkinannya bahwa beda
temporer itu tidak akan dibalik dalam waktu dekat. Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh
perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan akumulasi rugi pajak belum dikompensasi, bila
kemungkinan besar laba kena pajak akan tersedia sehingga perbedaan temporer dapat dikurangkan
tersebut, dan rugi pajak belum dikompensasi, dapat dimanfaatkan, kecuali: i. jika aset pajak tangguhan
timbul dari pengakuan awal aset atau liabilitas dalam transaksi yang bukan transaksi kombinasi bisnis
dan tidak mempengaruhi laba akuntansi maupun laba kena pajak/rugi pajak; atau ii. dari perbedaan
temporer yang dapat dikurangkan atas investasi pada entitas anak, aset pajak tangguhan hanya diakui
bila besar kemungkinannya bahwa beda temporer itu tidak akan dibalik dalam waktu dekat dan laba
kena pajak dapat dikompensasi dengan beda temporer tersebut. Jumlah tercatat aset pajak tangguhan
ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan diturunkan apabila laba fiskal mungkin tidak memadai
untuk mengkompensasi sebagian atau semua manfaat aset pajak tangguhan. Aset pajak tangguhan
yang tidak diakui ditinjau ulang pada setiap tanggal pelaporan dan akan diakui apabila besar
kemungkinan bahwa laba fiskal pada masa yang akan datang akan tersedia untuk pemulihannya. Aset
dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan akan berlaku
pada tahun saat aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif pajak dan peraturan pajak
Page 19
yang berlaku atau yang secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan. Pajak tangguhan
terkait dengan pos-pos yang diakui di luar laba rugi diakui di luar laba rugi. Item pajak tangguhan diakui
sesuai dengan transaksi yang mendasarinya baik di PKL maupun secara langsung di ekuitas. Manfaat
pajak yang diperoleh sebagai bagian dari kombinasi bisnis, tetapi tidak memenuhi kriteria untuk
pengakuan terpisah pada tanggal tersebut, diakui selanjutnya jika informasi baru tentang fakta dan
keadaan berubah. Penyesuaian tersebut diperlakukan sebagai pengurangan goodwill (selama tidak
melebihi goodwill) jika terjadi selama periode pengukuran atau diakui dalam laba rugi. Kelompok
Usaha melakukan saling hapus aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan jika dan hanya jika
memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk saling hapus aset pajak kini dan liabilitas pajak kini dan
aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan
oleh otoritas perpajakan yang sama atas baik entitas kena pajak yang sama atau entitas kena pajak
yang berbeda yang bermaksud untuk menyelesaikan liabilitas dan aset pajak kini secara neto, atau
untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada setiap periode masa
depan di mana jumlah liabilitas atau aset pajak tangguhan yang signifikan diharapkan untuk
diselesaikan atau dipulihkan. Pendapatan, beban-beban dan aset-aset diakui neto atas jumlah PPN
kecuali: ? PPN yang muncul dari pembelian aset atau jasa yang tidak dapat dikreditkan, yang dalam
hal ini PPN diakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset atau sebagai bagian dari item
beban-beban yang terkait; dan ? Piutang dan utang yang disajikan termasuk dengan jumlah PPN.
Jumlah PPN neto yang diajukan untuk direstitusi, atau terutang kepada, kantor pajak termasuk sebagai
bagian dari aset atau liabilitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian. Sesuai peraturan
perpajakan di Indonesia, pajak final dikenakan atas nilai bruto transaksi, dan tetap dikenakan walaupun
atas transaksi tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian. Pajak final tidak termasuk dalam lingkup
yang diatur oleh PSAK No. 46: Pajak Penghasilan.
Provisi Provisi diakui jika Kelompok Usaha memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat Provisions
konstruktif) yang akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban tersebut
mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal
mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat. Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan
disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber daya untuk
menyelesaikan kewajiban kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi dibatalkan. Pengeluaran yang
terkait dengan pemulihan, rehabilitasi dan lingkungan hidup yang terjadi pada tahap produksi
dibebankan sebagai bagian dari beban pokok penjualan pada saat terjadinya. Kelompok Usaha
memiliki kewajiban tertentu untuk merestorasi dan merehabilitasi daerah pertambangan sesudah
produksi selesai. Dalam menentukan keberadaan liabilitas tersebut, Kelompok Usaha mengacu
kepada kriteria pengakuan liabilitas sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. Perubahan
taksiran biaya restorasi dan lingkungan hidup yang akan terjadi dihitung secara prospektif berdasarkan
sisa umur tambang.
Imbalan kerja karyawan Pengukuran kembali, terdiri atas keuntungan dan kerugian aktuarial, segera diakui pada laporan posisi Employee benefits
keuangan konsolidasian dengan pengaruh langsung didebit atau dikreditkan kepada saldo laba melalui
PKL pada periode terjadinya. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba rugi pada periode
berikutnya. Biaya jasa lalu harus diakui sebagai beban pada saat yang lebih awal antara: i. Ketika
program amendemen atau kurtailmen terjadi; dan ii. Ketika Kelompok Usaha mengakui biaya
restrukturisasi atau imbalan terminasi terkait. Bunga neto dihitung dengan menerapkan tingkat diskonto
yang digunakan terhadap liabilitas imbalan kerja. Kelompok Usaha mengakui perubahan berikut pada
kewajiban obligasi neto pada akun ?Beban Pokok Penjualan? dan ?Beban Umum dan Administrasi?
pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian: i. Biaya jasa terdiri atas biaya
jasa kini, biaya jasa lalu, keuntungan atau kerugian atas penyelesaian (curtailment) tidak rutin, dan ii.
Beban atau pendapatan bunga neto.
Page 20
Laba per saham Laba per saham dihitung berdasarkan rata- rata tertimbang jumlah saham yang beredar selama Earnings per share
periode yang bersangkutan. Perubahan Kebijakan Akuntansi Pada bulan April 2022, Dewan Standar
Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia ?DSAK IAI?) menerbitkan siaran pers atas persyaratan
pengatribusian imbalan pada periode jasa sesuai PSAK No. 24: Imbalan Kerja yang diadopsi dari IAS
No. 19 Employee Benefits. Siaran pers tersebut menyampaikan informasi bahwa pola fakta umum dari
program pensiun berbasis undang-undang ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia saat ini memiliki
pola fakta serupa dengan yang ditanggapi dan disimpulkan dalam IFRS Intepretation Committee
?IFRIC?) Agenda Decision Attributing Benefit to Periods of Service IAS No. 19). Kelompok Usaha telah
menerapkan siaran pers tersebut dan dengan demikian merubah kebijakan akuntansi terkait atribusi
imbalan kerja pada periode jasa dari kebijakan yang diterapkan sebelumnya. Pada tahun-tahun
sebelumnya, Kelompok Usaha mengatribusikan imbalan berdasarkan formula imbalan program
imbalan pasti berdasarkan masa kerja sejak tanggal pekerja memberikan jasa hingga usia pensiun.
Kelompok Usaha telah mengubah kebijakan akuntansinya untuk mengatribusikan imbalan berdasarkan
program tersebut, yaitu dari tanggal ketika jasa pekerja pertama kali menghasilkan imbalan dalam
program sampai dengan tanggal ketika jasa pekerja selanjutnya tidak akan menghasilkan jumlah
imbalan yang material di bawah program tersebut.
Pelaporan segmen Untuk tujuan manajemen, Kelompok Usaha dibagi menjadi dua segmen operasi berdasarkan produk Segment reporting
dan jasa yang dikelola secara independen oleh masing-masing pengelola segmen yang bertanggung
jawab atas kinerja dari masing-masing segmen. Para pengelola segmen melaporkan secara langsung
kepada manajemen Perusahaan yang secara teratur mengkaji laba segmen sebagai dasar untuk
mengalokasikan sumber daya ke masing-masing segmen dan untuk menilai kinerja segmen.
Pengungkapan tambahan pada masing- masing segmen terdapat dalam Catatan 38, termasuk faktor
yang digunakan untuk mengidentifikasi segmen yang dilaporkan dan dasar pengukuran informasi
segmen
Kombinasi bisnis Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi Business combination
diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan
jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, Kelompok Usaha
memilih apakah mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun pada
proporsi kepemilikan KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya-biaya
akuisisi yang timbul dibebankan langsung dan disertakan dalam beban administrasi. Kelompok usaha
menentukan bahwa mereka telah mengakuisisi bisnis ketika rangkaian aktivitas dan aset yang
diakuisisi mencakup input dan proses substantif yang bersama- sama secara signifikan berkontribusi
pada kemampuan untuk menghasilkan output. Proses yang diperoleh adalah substantif jika penting
bagi kemampuan untuk terus menghasilkan output, dan input yang diperoleh mencakup tenaga kerja
yang terorganisir dengan keterampilan, pengetahuan, atau pengalaman yang diperlukan untuk
melakukan proses itu atau secara signifikan berkontribusi pada kemampuan untuk terus menghasilkan
output dan dianggap unik atau langka atau tidak dapat diganti tanpa biaya, usaha, atau penundaan
yang signifikan dalam kemampuan untuk terus menghasilkan output. Ketika melakukan akuisisi atas
sebuah bisnis, Kelompok Usaha mengklasifikasikan dan menentukan aset keuangan yang diperoleh
dan liabilitas keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan kontraktual, kondisi ekonomi
dan kondisi terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi. Dalam suatu kombinasi bisnis yang dilakukan
secara bertahap, Kelompok Usaha mengukur kembali kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya
pada pihak yang diakuisisi pada nilai wajar tanggal akuisisi dan mengakui keuntungan atau kerugian
yang dihasilkan. Setiap imbalan kontinjensi yang akan ditransfer oleh perusahaan pengakuisisi akan
diakui pada nilai wajar pada tanggal akuisisi. Imbalan kontinjensi yang diklasifikasikan sebagai ekuitas
tidak diukur kembali dan penyelesaian selanjutnya adalah diperhitungkan dalam ekuitas. Imbalan
Page 21
kontinjensi yang diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas yaitu instrumen keuangan dan dalam
lingkup PSAK No. 71, diukur pada nilai wajar dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam laba rugi
sesuai dengan PSAK No. 71. Imbalan kontinjensi lain yang tidak termasuk dalam PSAK No. 71 diukur
sebesar nilai wajar pada setiap tanggal pelaporan dengan perubahan nilai wajar yang diakui pada laba
rugi. Bila pencatatan awal kombinasi bisnis belum dapat diselesaikan pada tanggal pelaporan,
Kelompok Usaha melaporkan jumlah sementara bagi pos yang pencatatannya belum dapat
diselesaikan tersebut. Periode pengukuran adalah periode setelah tanggal akuisisi yang didalamnya
Kelompok Usaha dapat melakukan penyesuaian atas jumlah sementara yang diakui dalam kombinasi
bisnis tersebut. Selama periode pengukuran, Kelompok Usaha mengakui penambahan aset atau
liabilitas bila terdapat informasi terbaru yang diperoleh mengenai fakta dan keadaan pada tanggal
akuisisi, yang bila diketahui pada saat itu, akan menyebabkan pengakuan atas aset dan liabilitas pada
tanggal tersebut.
Penentuan nilai wajar Kelompok Usaha mengukur pada pengakuan awal instrumen keuangan, dan aset dan liabilitas yang Determination of fair value
diperoleh melalui kombinasi bisnis pada nilai wajar. Kelompok Usaha juga mengukur jumlah
terpulihkan dari unit penghasil kas (?UPK?) tertentu berdasarkan nilai wajar dikurangi biaya pelepasan,
dan aset keuangan tertentu pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (?NWPKL?). Nilai
wajar adalah harga yang akan diterima dari menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk
mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran.
Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan
liabilitas terjadi: i) Di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut, atau ii) Jika tidak terdapat pasar
utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut. Pasar utama atau
pasar yang paling menguntungkan tersebut harus dapat diakses oleh Kelompok Usaha. Nilai wajar dari
aset atau liabilitas diukur dengan menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika
menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam
kepentingan ekonomi terbaiknya. Pengukuran nilai wajar dari suatu aset nonkeuangan
memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk menghasilkan manfaat ekonomik dengan
menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya atau dengan menjualnya kepada
pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut pada penggunaan tertinggi dan terbaiknya.
Kelompok Usaha menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan keadaan dan data yang
memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, dengan memaksimalkan masukan (input) yang dapat
diamati (observable) yang relevan dan meminimalkan masukan (input) yang tidak dapat diamati
(unobservable). Untuk tujuan pengungkapan nilai wajar, Kelompok Usaha mementukan klasifikasi aset
dan liabilitas berdasarkan sifat, karakteristik dan risikonya dan level pada hierarki nilai wajar
sebagaimana dijelaskan diatas.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dicatat berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi Foreign currency transactions and balances
dilakukan. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan
sesuai dengan rata-rata kurs jual dan beli yang diterbitkan oleh Bank Indonesia pada tanggal transaksi
perbankan terakhir untuk tahun yang bersangkutan dan laba atau rugi kurs yang timbul, dikreditkan
atau dibebankan pada operasi tahun berjalan. Kelompok Usaha menggunakan Dolar Amerika Serikat
(Dolar Amerika Serikat/USD) sebagai mata uang fungsional dan pelaporan Kelompok Usaha.
Sehubungan dengan penyajian laporan keuangan konsolidasian Kelompok Usaha, laporan keuangan
RCI, TKS, UNSOCO, KMS, GEMS Energy serta EMS dan entitas anaknya dijabarkan ke dalam mata
uang Dolar Amerika Serikat dengan cara sebagai berikut: ? Aset dan liabilitas, baik moneter maupun
non-moneter, dijabarkan dengan menggunakan kurs penutup; ? Pendapatan dan beban dijabarkan
dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi atau, bila memenuhi syarat, kurs
rata-rata periode tersebut; ? Selisih kurs yang terjadi disajikan sebagai ?Penghasilan Komprehensif
Laini? sebagai bagian dari ekuitas sampai pelepasan investasi neto yang bersangkutan. Kurs yang
Page 22
digunakan (dalam angka penuh) pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, yang dihitung
dengan menggunakan rata-rata kurs jual dan beli mata uang asing yang telah diterbitkan oleh Bank
Indonesia.
Aset hak guna Kelompok usaha mengakui aset hak-guna pada tanggal permulaan sewa (yaitu tanggal aset pendasar Right of use assets
tersedia untuk digunakan). Aset hak-guna diukur pada harga perolehan, dikurangi akumulasi
penyusutan dan penurunan nilai, serta disesuaikan dengan pengukuran kembali liabilitas sewa. Biaya
perolehan aset hak-guna mencakup jumlah liabilitas sewa yang diakui, biaya langsung awal yang
terjadi, dan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan dikurangi setiap
insentif sewa yang diterima. Aset hak-guna disusutkan dengan metode garis lurus selama masa sewa.
Goodwill Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur pada harga perolehan yang merupakan selisih lebih Goodwill
nilai agregat dari imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap KNP atas selisih jumlah dari aset
teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Jika imbalan tersebut lebih rendah dari
nilai wajar aset neto entitas anak yang diakuisisi, selisih tersebut diakui pada laba rugi sebagai
keuntungan dari pembelian dengan diskon setelah sebelumnya manajemen melakukan penilaian atas
identifikasi dan nilai wajar dari aset yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Setelah pengakuan
awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai. Untuk tujuan
pengujian penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak tanggal akuisisi
dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas (?UPK?) dari Kelompok Usaha yang diharapkan akan
bermanfaat dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang
diakuisisi ditetapkan atas UPK tersebut. Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK dan operasi
tertentu atas UPK tersebut dihentikan, maka goodwill yang diasosiasikan dengan operasi yang
dihentikan tersebut termasuk dalam jumlah tercatat operasi tersebut ketika menentukan keuntungan
atau kerugian dari pelepasan. Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur berdasarkan nilai relatif
operasi yang dihentikan terhadap bagian dari UPK yang ditahan.
Aset takberwujud Aset tidak berwujud yang diperoleh secara terpisah diukur pada pengakuan awal sebesar biaya Intangible assets
perolehan. Biaya perolehan aset tidak berwujud yang diperoleh dalam kombinasi bisnis adalah nilai
wajarnya pada tanggal akuisisi. Setelah pengakuan awal, aset tidak berwujud dicatat sebesar biaya
perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan akumulasi kerugian penurunan nilai. Aset tak berwujud
yang dihasilkan secara internal, tidak termasuk biaya pengembangan yang dikapitalisasi, tidak
dikapitalisasi dan pengeluaran terkait tercermin dalam laba rugi pada periode pengeluaran tersebut
terjadi. Masa manfaat aset tidak berwujud dinilai sebagai terbatas atau tidak terbatas. Aset tidak
berwujud dengan umur yang terbatas diamortisasi selama masa manfaat ekonomi dan dinilai
penurunan nilainya setiap kali terdapat indikasi bahwa aset tidak berwujud mungkin mengalami
penurunan nilai. Periode amortisasi dan metode amortisasi untuk aset tidak berwujud dengan masa
manfaat terbatas ditelaah setidaknya pada setiap akhir periode pelaporan. Perubahan masa manfaat
yang diharapkan atau pola konsumsi yang diharapkan dari manfaat ekonomi masa depan yang
terkandung dalam aset dianggap memodifikasi periode atau metode amortisasi, jika sesuai, dan
diperlakukan sebagai perubahan estimasi akuntansi. Beban amortisasi atas aset takberwujud dengan
umur terbatas diakui dalam laporan laba rugi dalam kategori beban yang sesuai dengan fungsi aset
takberwujud tersebut. Aset takberwujud dengan masa manfaat tidak terbatas tidak diamortisasi, tetapi
diuji penurunan nilainya setiap tahun, baik secara individual maupun pada tingkat unit penghasil kas.
Penilaian kehidupan tidak terbatas ditinjau setiap tahun untuk menentukan apakah kehidupan tidak
terbatas terus dapat didukung. Jika tidak, perubahan masa manfaat dari tidak terbatas menjadi
terbatas dilakukan secara prospektif. Aset tidak berwujud dihentikan pengakuannya pada saat
pelepasan (yaitu, pada tanggal penerima memperoleh kendali) atau ketika tidak ada manfaat ekonomi
masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang
Page 23
timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara hasil pelepasan neto dan
jumlah tercatat aset) dimasukkan dalam laporan laba rugi. Masa manfaat aset tidak berwujud dinilai
sebagai terbatas atau tidak terbatas.
Beban dibayar dimuka Biaya dibayar di muka diamortisasi dan dibebankan pada operasi selama masa manfaatnya, dan Prepaid expenses
disajikan sebagai aset lancar atau aset tidak lancar sesuai sifatnya masing-masing.
Aset eksplorasi dan evaluasi Pengeluaran untuk eksplorasi dan evaluasi dikapitalisasi dan diakui sebagai ?aset eksplorasi dan Exploration and evaluation assets
evaluasi? untuk setiap daerah pengembangan (area of interest) apabila izin pertambangan telah
diperoleh dan masih berlaku dan: (i) biaya tersebut diharapkan dapat diperoleh kembali melalui
keberhasilan pengembangan dan eksploitasi daerah pengembangan; atau (ii) apabila kegiatan tersebut
belum mencapai tahap yang memungkinkan untuk menentukan adanya cadangan terbukti yang secara
ekonomis dapat diperoleh, serta kegiatan yang aktif dan signifikan, dalam daerah pengembangan
(area of interest) terkait masih berlangsung. Pengeluaran ini meliputi penggunaan bahan pembantu
dan bahan bakar, biaya survei, biaya pengeboran dan pengupasan tanah sebelum dimulainya tahap
produksi dan pembayaran kepada kontraktor. Setelah pengakuan awal, aset eksplorasi dan evaluasi
dicatat menggunakan model biaya dan diklasifikasikan sebagai aset berwujud, kecuali memenuhi
syarat untuk diakui sebagai aset takberwujud. Pemulihan aset eksplorasi dan evaluasi tergantung pada
keberhasilan pengembangan dan eksploitasi komersial daerah pengembangan (area of interest)
tersebut. Aset eksplorasi dan evaluasi diuji untuk penurunan nilai bila fakta dan kondisi
mengindikasikan bahwa jumlah tercatatnya mungkin melebihi jumlah terpulihkannya. Dalam keadaan
tersebut, maka entitas harus mengukur, menyajikan dan mengungkapkan rugi penurunan nilai terkait
sesuai dengan PSAK No. 48, ?Penurunan Nilai Aset?. Aset eksplorasi dan evaluasi ditransfer ke
?Tambang dalam pengembangan? pada akun ?Aset pertambangan? setelah ditetapkan bahwa
tambang memiliki nilai ekonomis untuk dikembangkan.
Instrumen keuangan Aset Keuangan Pengakuan dan pengukuran awal Pada pengakuan awal, Kelompok Usaha mengukur Financial instruments
aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi, dalam hal aset keuangan tidak diukur
pada nilai wajar melalui laba rugi (?NWLR?). Piutang usaha yang tidak mengandung komponen
pembiayaan yang signifikan, dimana Kelompok Usaha telah menerapkan cara praktis, yaitu diukur
pada harga transaksi yang ditentukan sesuai PSAK No. 72. Agar aset keuangan diklasifikasikan dan
diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau NWPKL, aset keuangan harus menghasilkan arus kas
yang semata dari pembayaran pokok dan bunga (?SPPB?) dari jumlah pokok terutang. Penilaian ini
disebut sebagai uji SPPB dan dilakukan pada tingkat instrumen. Model bisnis Kelompok Usaha untuk
mengelola aset keuangan mengacu pada bagaimana mereka mengelola aset keuangannya untuk
menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari penerimaan
arus kas kontraktual, penjualan aset keuangan, atau keduanya. Model bisnis Kelompok Usaha untuk
mengelola aset keuangan mengacu pada bagaimana mereka mengelola aset keuangannya untuk
menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari penerimaan
arus kas kontraktual, penjualan aset keuangan, atau keduanya. Pengukuran Selanjutnya Untuk tujuan
pengukuran selanjutnya, aset keuangan diklasifikasikan dalam empat kategori: ? Aset keuangan pada
biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang), ? Aset keuangan pada NWPKL dengan reklasifikasi ke
keuntungan dan kerugian kumulatif (instrumen utang), ? Aset keuangan pada NWPKL tanpa
reklasifikasi ke keuntungan dan kerugian kumulatif atas pelepasan (instrumen ekuitas), dan ? NWLR.
Pengukuran selanjutnya dari aset keuangan tergantung kepada klasifikasi masing-masing aset
Page 24
keuangan seperti berikut ini: Kelompok Usaha mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi: ? Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual, dan ? Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang merupakan SPPB dari jumlah pokok terutang. Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi selanjutnya diukur dengan menggunakan metode suku bunga efektif (?SBE?) dan menjadi subjek penurunan nilai. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laba rugi pada saat aset dihentikan pengakuannya, dimodifikasi atau diturunkan nilainya. Pengukuran Selanjutnya (lanjutan) Aset keuangan Kelompok Usaha yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi termasuk kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, dana yang dibatasi pencairannya dan aset tidak lancar lainnya. Penghentian Pengakuan Aset keuangan (atau, sesuai dengan kondisinya, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan serupa) terutama dihentikan pengakuannya (yaitu, dihapuskan dari laporan posisi keuangan konsolidasian Kelompok Usaha) ketika: ? Hak untuk menerima arus kas dari aset telah berakhir; atau ? Kelompok Usaha telah mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari aset atau menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima tersebut secara penuh tanpa penundaan yang material kepada pihak ketiga berdasarkan kesepakatan ?pass- through?, dan salah satu dari (a) Kelompok Usaha telah mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset, atau (b) Kelompok Usaha tidak mengalihkan maupun tidak memiliki secara substansial atas seluruh risiko dan manfaat atas aset, tetapi telah mengalihkan kendali atas aset. Ketika Kelompok Usaha telah mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari suatu aset atau telah menandatangani kesepakatan ?pass-through?, Kelompok Usaha mengevaluasi jika, dan sejauh mana, Kelompok Usaha masih mempertahankan risiko dan manfaat atas kepemilikan aset. Ketika Kelompok Usaha tidak mengalihkan maupun seluruh risiko dan manfaat atas aset dipertahankan secara substansial, maupun tidak mengalihkan kendali atas aset, Kelompok Usaha tetap mengakui aset yang dialihkan sebesar keterlibatan berkelanjutannya. Dalam kasus tersebut, Kelompok Usaha juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang dialihkan dan liabilitas terkait diukur dengan basis yang mencerminkan hak dan kewajiban yang masih dipertahankan oleh Kelompok Usaha. Keterlibatan berkelanjutan dalam bentuk jaminan atas aset yang ditransfer, diukur pada nilai yang lebih rendah antara jumlah tercatat awal aset dan jumlah maksimum imbalan yang dibutuhkan oleh Kelompok Usaha untuk membayar kembali. Penurunan Nilai Kelompok Usaha mengakui penyisihan KKE untuk semua instrumen utang yang bukan diukur pada NWLR dan kontrak jaminan keuangan. KKE ditentukan atas perbedaan antara arus kas kontraktual menurut kontrak dan semua arus kas yang diharapkan akan diterima oleh Kelompok Usaha, yang didiskontokan dengan perkiraan SBE orisinal. Arus kas yang diharapkan mencakup setiap arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau perbaikan kredit lainnya yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam ketentuan kontrak. KKE diakui dalam dua tahap. Bila belum terdapat peningkatan risiko kredit signifikan sejak pengakuan awal, KKE diakui untuk kerugian kredit yang dihasilkan dari peristiwa gagal bayar yang mungkin terjadi dalam jangka waktu 12 bulan ke depan (KKE 12 bulan). Namun, bila telah terdapat peningkatan signifikan risiko kredit sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian diakui untuk kerugian kredit yang diperkirakan selama sisa umur aset, tanpa mempertimbangkan waktu gagal bayar (KKE sepanjang umurnya). Karena aset kontrak, piutang usaha dan piutang lain-lainnya tidak memiliki komponen pembiayaan signifikan, Kelompok Usaha menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam perhitungan KKE. Oleh karena itu, Kelompok Usaha tidak menelurusi perubahan dalam risiko kredit, namun justru mengakui penyisihan kerugian berdasarkan KKE sepanjang umurnya pada setiap tanggal pelaporan. Kelompok Usaha membentuk matriks provisi berdasarkan pengalaman kerugian kredit masa lampau, disesuaikan dengan perkiraan masa depan (forward-looking) atas faktor yang spesifik untuk debitur dan lingkungan ekonomi. Liabilitas Keuangan Pengakuan dan Pengukuran Awal
Page 25
Liabilitas keuangan diklasifikasikan, pada pengakuan awal, sebagai liabilitas keuangan yang diukur
pada NWLR, utang dan pinjaman atau derivatif ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai pada lindung
nilai yang efektif, sesuai dengan kondisinya. Semua liabilitas keuangan diakui pada nilai wajar saat
pengakuan awal dan, dalam hal liabilitas keuangan dilklasifikasi sebagai utang dan pinjaman, diakui
pada nilai wajar setelah dikurangi biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung. Kelompok
Usaha menetapkan liabilitas keuangannya sebagai utang bank, utang usaha, utang lain-lain, beban
akrual dan utang sewa. Pengukuran Selanjutnya Pengukuran selanjutnya dari liabilitas keuangan
ditentukan oleh klasifikasinya sebagai berikut: Utang dan Pinjaman Jangka Panjang yang Dikenakan
Bunga Setelah pengakuan awal, utang dan pinjaman jangka panjang yang berbunga diukur pada biaya
perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode SBE. Pada tanggal pelaporan, biaya
bunga yang masih harus dibayar dicatat secara terpisah, dari pokok pinjaman terkait, dalam bagian
liabilitas jangka pendek. Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi ketika liabilitas dihentikan
pengakuannya maupun melalui proses amortisasi menggunakan metode SBE. Biaya amortisasi
dihitung dengan mempertimbangkan setiap diskonto atau premium atas akusisi dan komisi atau biaya
yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari SBE. Amortisasi SBE dicatat sebagai beban keuangan
pada laba rugi. Liabilitas untuk utang usaha dan utang lain- lain jangka pendek, biaya masih harus
dibayar dan liabilitas imbalan kerja jangka pendek dinyatakan sebesar jumlah tercatat (jumlah
nosional), yang kurang lebih sebesar nilai wajarnya. Penghentian Pengakuan Suatu liabilitas keuangan
dihentikan pengakuannya pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak berakhir atau dibatalkan
atau kedaluwarsa. Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain dari
pemberi pinjaman yang sama atas persyaratan yang secara substansial berbeda, atau bila persyaratan
dari liabilitas keuangan tersebut secara substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi
persyaratan tersebut dicatat sebagai penghentian pengakuan liabilitas keuangan orisinal dan
pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas keuangan
tersebut diakui pada laba rugi. Saling Hapus Instrumen Keuangan Aset keuangan dan liabilitas
keuangan disaling hapuskan dan nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian
jika, dan hanya jika, terdapat hak secara hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah tercatat
dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk menyelesaikan secara
neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun Amendment of PSAK No. 1: Non-current Liabilities with Covenants This amendment clarifies that only Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif covenants with which entities must comply on or before the reporting date will affect a liability?s effective
classification as current or non-current. The amendments are effective for annual reporting periods
beginning on or after January 1, 2024 with early adoption permitted. The amendments are not
expected to have a material impact on the financial reporting of the Group. Entities apply
retrospectively amendments to PSAK No. 1 (October 2020) regarding the classification of a liability as
current or noncurrent for financial reporting starting on or after January 1, 2024 in accordance with
PSAK No. 25. If entities apply the amendments to PSAK No. 1 (October 2020) in a period that earlier
after the issuance of the amendment to PSAK No. 1 (December 2022) regarding non-current liabilities
with covenants, entities also apply the amendment to PSAK No. 1 (December 2022) in that period. If
entities apply the amendments to PSAK No. 1 (October 2020) for the previous period, the entity shall
disclose this fact. Amendment PSAK No. 73: Lease Liability in a Sale and Leaseback The amendment
to PSAK No. 73 Leases specifies the requirements that a seller-lessee uses in measuring the lease
liability arising in a sale and leaseback transaction, to ensure the seller-lessee does not recognise any
amount of the gain or loss that relates to the right of use it retains. The amendment applies
retrospectively to annual reporting periods beginning on or after January 1, 2024. The amendments are
not expected to have a material impact on the financial reporting of the Group.
Page 26
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Penjabaran
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan aset Reklasifikasi aset Aset tetap, akhir
laporan keuangan
periode tetap tetap tetap periode
aset tetap
Translation
Property, plant, and Reclassifications of Property, plant, and
Addition in property, Disposals in property, adjustment in
equipment, beginning property, plant, and equipment, end
plant, and equipment plant, and equipment property, plant, and
period equipment period
equipment
Nilai perolehan, Tanah, dimiliki Land, directly owned Carrying amount,
337,891 601 338,492
kotor langsung gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 60,598,379 2,444,201 77,707 63,120,287 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 60,842,867 219,115 635,866 555 61,698,403 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 12,580,498 331,437 ( 38,111 ) 516,236 10,740 13,400,800 equipment, directly
langsung owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
5,018,206 21,429 5,039,635
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 139,377,841 571,981 ( 38,111 ) 3,596,303 89,603 143,597,617 Directly owned
Bangunan, dalam Building, assets under
5,171,088 8,130,088 ( 2,444,201 ) 10,856,975
penyelesaian construction
Mesin dan alat berat, Machinery and heavy
dalam penyelesaian 300,935 452,915 ( 635,866 ) 117,984 equipment, assets
under construction
Lainnya, dalam Others, assets under
1,752,778 94,245 ( 516,236 ) 1,330,787
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
7,224,801 8,677,248 ( 3,596,303 ) 12,305,746
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
146,602,642 9,249,229 ( 38,111 ) 89,603 155,903,363
equipment
Akumulasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
depresiasi fasilitasnya, dimiliki 31,008,055 1,617,432 55,958 32,681,445 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Mesin dan peralatan, Machinery and
Page 27
dimiliki langsung 22,300,133 2,141,103 555 24,441,791 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 10,988,857 751,498 ( 38,111 ) 6,730 11,708,974 equipment, directly
langsung owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
3,336,301 379,988 3,716,289
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 67,633,346 4,890,021 ( 38,111 ) 63,243 72,548,499 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
67,633,346 4,890,021 ( 38,111 ) 63,243 72,548,499
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
78,969,296 83,354,864
equipment
Page 28
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Penjabaran
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan aset Reklasifikasi aset Aset tetap, akhir
laporan keuangan
periode tetap tetap tetap periode
aset tetap
Translation
Property, plant, and Reclassifications of Property, plant, and
Addition in property, Disposals in property, adjustment in
equipment, beginning property, plant, and equipment, end
plant, and equipment plant, and equipment property, plant, and
period equipment period
equipment
Nilai perolehan, Tanah, dimiliki Land, directly owned Carrying amount,
339,203 ( 1,312 ) 337,891
kotor langsung gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 60,006,508 8,261 466,853 116,757 60,598,379 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 57,082,323 28,963 3,732,792 ( 1,211 ) 60,842,867 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 10,858,187 758,791 ( 150,213 ) 1,126,917 ( 13,184 ) 12,580,498 equipment, directly
langsung owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
4,513,550 309,061 195,595 5,018,206
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 132,799,771 1,105,076 ( 150,213 ) 5,522,157 101,050 139,377,841 Directly owned
Bangunan, dalam Building, assets under
2,494,030 3,143,911 ( 466,853 ) 5,171,088
penyelesaian construction
Mesin dan alat berat, Machinery and heavy
dalam penyelesaian 1,786,130 2,729,644 ( 3,928,387 ) ( 286,452 ) 300,935 equipment, assets
under construction
Lainnya, dalam Others, assets under
2,879,695 ( 1,126,917 ) 1,752,778
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
4,280,160 8,753,250 ( 5,522,157 ) ( 286,452 ) 7,224,801
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
137,079,931 9,858,326 ( 150,213 ) 0 ( 185,402 ) 146,602,642
equipment
Akumulasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
depresiasi fasilitasnya, dimiliki 27,923,278 3,202,923 ( 118,146 ) 31,008,055 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Mesin dan peralatan, Machinery and
Page 29
dimiliki langsung 18,229,444 4,071,900 ( 1,211 ) 22,300,133 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 9,272,411 1,879,331 ( 150,213 ) ( 12,672 ) 10,988,857 equipment, directly
langsung owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
2,571,589 764,712 3,336,301
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 57,996,722 9,918,866 ( 150,213 ) ( 132,029 ) 67,633,346 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
57,996,722 9,918,866 ( 150,213 ) ( 132,029 ) 67,633,346
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
79,083,209 78,969,296
equipment
Page 30
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, aset tetap tertentu dengan nilai tercatat Disclosure of notes for property, plant and
masing-masing sebesar USD32.231.940 dan USD30.787.435 (masing-masing setara dengan equipment
Rp484.317.136.000) dijaminkan atas pinjaman dari Bank Mandiri (Catatan 15). Pada tanggal 30 Juni
2023 dan 31 Desember 2022, berdasarkan evaluasi manajemen, tidak terdapat kejadian, kondisi, atau
perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap Grup. Seluruh aset tetap
telah atas nama Grup.
Page 31
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Current Year
30 June 2023
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode Penambahan aset hak Penjabaran laporan Aset hak guna, periode
awal guna keuangan aset hak guna akhir
Right of use assets, Addition in right of use Translation adjustment in Right of use assets, end
beginning period assets right of use assets period
Nilai perolehan, kotor Bangunan, aset hak guna 4,893,335 606,819 80,012 5,580,166 Building, right of use assets Carrying amount, gross
Lainnya, aset hak guna 4,084,742 227,883 ( 82,090 ) 4,230,535 Others, right of use assets
Aset hak guna 8,978,077 834,702 ( 2,078 ) 9,810,701 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Bangunan, aset hak guna 2,595,500 455,609 44,009 3,095,118 Building, right of use assets Carrying amount,
Lainnya, aset hak guna 3,141,707 359,188 46,853 3,547,748 Others, right of use assets accumulated depreciation
Aset hak guna 5,737,207 814,797 90,862 6,642,866 Right of use assets
Nilai perolehan Aset hak guna 3,240,870 3,167,835 Right of use assets Carrying amount
Page 32
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset hak guna Right of use assets
Penjabaran laporan
Aset hak guna, Penambahan aset hak Pengurangan aset hak Aset hak guna,
keuangan aset hak
periode awal guna guna periode akhir
guna
Right of use assets, Addition in right of use Disposals in right of use Translation adjustment Right of use assets,
beginning period assets assets in right of use assets end period
Nilai perolehan, kotor Bangunan, aset hak Building, right of use Carrying amount, gross
3,964,046 1,663,824 ( 486,271 ) ( 248,264 ) 4,893,335
guna assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use
3,969,471 191,966 ( 76,695 ) 4,084,742
assets
Aset hak guna 7,933,517 1,855,790 ( 486,271 ) ( 324,959 ) 8,978,077 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Bangunan, aset hak Building, right of use Carrying amount,
1,920,066 974,033 ( 162,090 ) ( 136,509 ) 2,595,500
guna assets accumulated depreciation
Lainnya, aset hak guna Others, right of use
2,367,052 849,953 ( 75,298 ) 3,141,707
assets
Aset hak guna 4,287,118 1,823,986 ( 162,090 ) ( 211,807 ) 5,737,207 Right of use assets
Nilai perolehan Aset hak guna 3,646,399 3,240,870 Right of use assets Carrying amount
Page 33
[1612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset hak guna Grup mempunyai perjanjian sewa untuk berbagai item sewa gedung dan kendaraan yang digunakan Disclosure of notes for right of use assets
untuk operasional. Sewa gedung dan kendaraan mempunyai jangka waktu antara 3 sampai 5 tahun.
Page 34
[1616000] Notes to the financial statements - Revenue By Parties - General
Industry
Catatan untuk pendapatan berdasarkan pihak Notes for revenue by parties
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak berelasi 1 PT Indah Kiat Pulp & Related party 1
68,001,805 56,687,565
Paper Tbk
Pihak berelasi 2 PT Lontar Papyrus Related party 2
Pulp and Paper 18,776,938 11,560,871
Industry
Pihak berelasi 3 PT. DSSP Power Related party 3
15,977,356 11,883,163
Kendari
Pihak berelasi 4 PT Sinar Mas Agro Related party 4
Resources & 8,403,231 10,064,156
Technology Tbk
Pihak berelasi 5 PT Sinarmas Bio Related party 5
3,607,037 1,249,034
Energy
Pihak berelasi 6 PT Soci Mas 2,131,875 4,214,160 Related party 6
Pihak berelasi 7 PT Ivo Mas Tunggal 920,536 3,230,422 Related party 7
Pihak berelasi lainnya Customer lainnya 9,675,200 Other related parties
Pihak berelasi 117,818,778 108,564,571 Related parties
Pihak ketiga 1 KITAI Resources Third party 1
116,675,570 36,536,432
Limited
Pihak ketiga 2 Adani Global FZE 70,432,901 168,957,700 Third party 2
Pihak ketiga 3 CENTURY Third party 3
COMMODITIES
57,100,121 43,176,232
SOLUTION PTE
LTD
Pihak ketiga 4 THE TATA POWER Third party 4
51,438,541
COMPANY LTD
Pihak ketiga 5 GUANGZHOU Third party 5
ZHUJIANG 45,293,446 31,570,276
ELECTRIC
Pihak ketiga 6 CR POWER FUEL Third party 6
44,886,871 81,140,765
(CHINA) LIMITED
Pihak ketiga 7 HMS BERGBAU AG 40,941,371 Third party 7
Pihak ketiga 8 ZIJIN (SINGAPORE) Third party 8
34,802,547 6,176,719
INT MINING
Pihak ketiga 9 TRAFIGURA ASIA Third party 9
TRADING PTE. 34,480,425
LTD.
Pihak ketiga 10 PT Exploitasi Energi Third party 10
32,379,530 35,538,521
Indonesia Tbk
Pihak ketiga lainnya Customer lainnya 797,196,422 823,044,114 Other third parties
Pihak ketiga 1,325,627,745 1,226,140,759 Third parties
Tipe pihak 1,443,446,523 1,334,705,330 Type of parties
Page 35
[1616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan Manajemen berpendapat tidak terdapat ketergantungan penjualan kepada pihak berelasi. Disclosure of notes for revenue
Page 36
[1620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - General Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
gross gross
receivables receivables
Belum jatuh tempo Umur 223,658,410 186,313,735 Aging Not yet due
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 15,838,155 6,717,685 1 - 30 days Overdue
31 - 60 hari 5,098,492 259,747 31 - 60 days
61 - 90 hari 2,381,885 18,835 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari 1,105,347 113,898 More than 90 days
Umur 24,423,879 7,110,165 Aging
Jatuh tempo Umur 248,082,289 248,082,289 193,423,900 193,423,900 Aging Due status
Page 37
[1620300] Notes to the financial statements - Trade receivables, by list of counterparty - General Industry
Rincian piutang usaha berdasarkan rincian pihak Trade receivables by list of counterparty
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Nama pihak, piutang Piutang usaha, Piutang usaha,
penurunan nilai Piutang usaha penurunan nilai Piutang usaha
usaha kotor kotor
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Counterparty name, Trade receivables, Trade receivables,
impairment of Trade receivables impairment of Trade receivables
trade receivables gross gross
trade receivables trade receivables
Pihak ketiga Pihak 1 PT Exploitasi Rank 1, counterparty Third party
Energi Indonesia 38,365,131 23,908,942
tbk
Pihak 2 PT Dwi Guna Rank 2, counterparty
19,664,714 15,933,037
Laksana
Pihak 3 The Tata Power Rank 3, counterparty
16,089,286
Company LTD
Pihak 4 Multi Supply Rank 4, counterparty
11,821,037
Services PTE
Pihak 5 Adani Global FZE 10,926,564 Rank 5, counterparty
Pihak 6 PT Sinergi Rank 6, counterparty
Laksana Bara 9,169,748 3,635,931
Mas
Pihak 7 China Rank 7, counterparty
Commodities
9,014,280
Solution (HK)
LTD
Pihak 8 Guangzhou Rank 8, counterparty
8,142,704 12,839,749
Zhujiang Electric
Pihak 9 PT LIPE Metal Rank 9, counterparty
7,614,744 7,563,844
Industry
Pihak 10 PT Walsin Nickel Rank 10,
6,840,898 11,683,224
Industri counterparty
Pihak lainnya Customer lainnya 91,313,466 103,938,763 Others, counterparty
Rincian pihak 228,962,572 228,962,572 179,503,490 179,503,490 List of counterparty
Pihak berelasi Pihak 1 PT Indah Kiat Rank 1, counterparty Related party
7,989,253 7,387,441
Pulp & Paper Tbk
Pihak 2 PT DSSP Power Rank 2, counterparty
Page 38
Kendari 7,082,840 2,555,340
Pihak 3 PT Lontar Rank 3, counterparty
Papyrus Pulp
1,877,512 1,110,665
And Paper
Industry
Pihak 4 PT Smart Tbk 1,583,678 1,719,761 Rank 4, counterparty
Pihak 5 PT Sinarmas Bio Rank 5, counterparty
586,434 116,033
Energy
Pihak lainnya Customer lainnya 1,031,170 Others, counterparty
Rincian pihak 19,119,717 19,119,717 13,920,410 13,920,410 List of counterparty
Page 39
[1621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Piutang usaha milik Perusahaan dan RCI digunakan sebagai jaminan fidusia untuk menjamin Disclosure of notes for trade receivables
pembayaran pinjaman fasilitas Omnibus Trade Non Cash Backed dari PT Bank Danamon Indonesia
Tbk. (Catatan 15). Pada tanggal 30 June 2023 dan 31 December 2022, berdasarkan evaluasi
manajemen terhadap kolektibilitas saldo masing-masing piutang usaha, manajemen berpendapat
bahwa seluruh piutang dapat tertagih sehingga tidak membentuk penyisihan kerugian penurunan nilai.
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat risiko terkonsentrasi secara signifikan atas piutang
usaha dari pihak ketiga.
Page 40
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 June 2023 31 December 2022
Suku cadang 289,124 220,668 Spareparts
Batubara 45,038,089 42,287,768 Coal
Barang dalam perjalanan 6,631,189 179,116 Inventories in transit
Persediaan, kotor 51,958,402 42,687,552 Inventories, gross
Persediaan 51,958,402 42,687,552 Inventories
Persediaan lancar 51,958,402 42,687,552 Current inventories
Page 41
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Persediaan tertentu milik Perusahaan dan entitas anak dijaminkan atas pinjaman dari Bank Danamon Disclosure of notes for inventories
dan Bank Mandiri (Catatan 15). Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Manajemen
berpendapat bahwa nilai tercatat persediaan telah mencerminkan nilai realisasi neto, dan semua
persediaan dapat digunakan atau dijual, sehingga tidak diperlukan penyisihan penurunan nilai
persediaan.
Page 42
[1640200] Notes to the financial statements - Trade Payable, by aging - General Industry
Utang usaha berdasarkan umur Trade payables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Belum jatuh tempo Umur 226,790,894 164,567,071 Aging Not yet due
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 1,038,989 69,828,974 1 - 30 days Overdue
31 - 60 hari 3,035,975 3,371,091 31 - 60 days
61 - 90 hari 3,532,833 4,660,714 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari 16,091,114 11,368,011 More than 90 days
Umur 23,698,911 89,228,790 Aging
Jatuh tempo Umur 250,489,805 253,795,861 Aging Due status
Page 43
[1640300] Notes to the financial statements - Trade Payable, by list of counterparty - General Industry
Rincian utang usaha berdasarkan rincian pihak Trade payables by list of counterparty
31 December
30 June 2023
2022
Nama pihak, utang usaha Utang usaha Utang usaha
Counterparty name, trade
Trade payables Trade payables
payables
Pihak ketiga Pihak 1 PT Putra Perkasa Rank 1, counterparty Third party
76,383,810 83,347,581
Abadi
Pihak 2 PT Saptaindra Sejati 20,987,034 22,061,723 Rank 2, counterparty
Pihak 3 PT Dian Ciptamas Rank 3, counterparty
14,915,789 12,645,814
Agung
Pihak 4 PT Toudano Mandiri Rank 4, counterparty
8,451,907 3,773,248
Abadi
Pihak 5 PT Energi Sinar Rank 5, counterparty
8,329,365 8,381,419
Tambang
Pihak 6 PT Aman Langgeng Rank 6, counterparty
4,343,547 7,784,551
Sentosa
Pihak 7 PT Bina Batulicin Rank 7, counterparty
4,013,618 4,428,275
Usaha
Pihak 8 PT Pelayaran Kartika Rank 8, counterparty
2,952,190 1,034,746
Samudera Adijaya
Pihak 9 PT Bintang Sukses Rank 9, counterparty
2,682,350 2,812,632
Energi
Pihak 10 PT Bangun Arta Rank 10, counterparty
2,678,013 3,373,824
Hutama
Pihak lainnya Vendor lainnya 60,972,449 75,816,452 Others, counterparty
Rincian pihak 206,710,072 225,460,265 List of counterparty
Pihak berelasi Pihak 1 PT Cipta Kridatama 33,266,932 23,265,274 Rank 1, counterparty Related party
Pihak 2 PT Tunas Inti Abadi 9,357,220 3,784,016 Rank 2, counterparty
Pihak 3 PT Indah Kiat Pulp & Rank 3, counterparty
715,749 683,671
Paper Tbk
Pihak 4 PT Rolimex Kimia Rank 4, counterparty
257,956 213,281
Nusamas
Pihak 5 PT Hutan Rindang Rank 5, counterparty
Page 44
Banua 132,650 237,808
Pihak 6 PT Smart Telecom 38,536 86,099 Rank 6, counterparty
Pihak 7 PT Ivo Mas Tunggal 5,415 5,172 Rank 7, counterparty
Pihak 8 PT Royal Oriental 3,354 60,203 Rank 8, counterparty
Pihak 9 PT Lontar Papyrus Rank 9, counterparty
1,845
Pulp & Paper Indonesia
Pihak 10 PT Sinar Mas Teladan 76 72 Rank 10, counterparty
Rincian pihak 43,779,733 28,335,596 List of counterparty
Page 45
[1641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - General Industry
Page 46
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 June 2023 30 June 2022
Beban jasa 352,406,598 323,531,380 Service Cost
Royalti kepada pemerintah 254,588,581 218,629,844 Royalties to government
Pengangkutan dan bongkar muat 68,590,767 62,724,452 Freight and handling costs
Amortisasi 15,370,227 2,163,484 Amortization
Depresiasi 1,132,563 1,158,449 Depreciation
Sewa 3,386,586 5,249,183 Rent cost
Biaya pabrikasi lainya 89,229,430 75,291,225 Other manufacturing overhead
Jumlah biaya produksi 784,704,752 688,748,017 Total production cost
Harga pokok produksi 784,704,752 688,748,017 Cost of goods manufactured
Barang jadi awal 42,466,884 29,872,583 Beginning finish goods inventory
Pembelian barang jadi 28,786,202 35,252,665 Purchased finish goods inventory
Barang jadi akhir 51,669,277 35,175,447 Ending finish goods inventory
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
804,288,561 718,697,818
pendapatan
Page 47
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas beban pokok Tidak ada pembelian dari pihak berelasi selama periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 June Disclosure of notes for cost of goods sold
penjualan 2023 dan 31 December 2022.
Page 48
[1691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank, nilai dalam Utang bank, nilai dalam
Total utang bank, kotor Total utang bank, kotor
mata uang asing mata uang asing
Bank loan, amount in Bank loan, amount in
Total bank loans, gross Total bank loans, gross
foreign currency foreign currency
Bank Mandiri (Persero) Tbk USD 80,599,730 80,599,730 96,328,832 96,328,832 USD Bank Mandiri (Persero) Tbk
Mata uang 80,599,730 96,328,832 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 80,599,730 96,328,832 Currency Creditor bank name
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Total utang bank, kotor 80,599,730 96,328,832 Total bank loans, gross
Biaya penerbitan utang bank yang belum diamortisasi ( 171,559 ) ( 228,746 ) Unamortized bank loan issuance cost
Total utang bank, bersih 80,428,171 96,100,086 Total bank loan, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of bank loans
35,050,041 31,343,828
tahun atas utang bank
Liabilitas jangka panjang atas utang bank 45,378,130 64,756,258 Long-term bank loans
Page 49
[1691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka Bank Mandiri Sesuai dengan ketentuan dalam perjanjian fasilitas kredit, para peminjam diharuskan Disclosure of notes for long-term bank loans
panjang untuk memenuhi beberapa persyaratan serta ketentuan mengenai Anggaran Dasar, kegiatan usaha,
aksi korporasi, kegiatan pembiayaan, dan lainnya. Para peminjam juga diharuskan untuk menjaga
beberapa rasio keuangan: a. Rasio total utang terhadap ekuitas maksimal 150 persen, dan b. Rasio
pendapatan operasi bersih terhadap utang minimal 150 persen. Berdasarkan perjanjian fasilitas kredit,
Perusahaan harus mendapatkan persetujuan tertulis dari bank terkait kondisi berikut: a. Menjaminkan
aset bergerak maupun tidak bergerak yang telah ada maupun yang akan ada milik masing-masing
Debitur kecuali untuk menjaminkan sampai dengan 10 persen dari ekuitas Perusahaan konsolidasi
untuk keseluruhan transaksi dalam satu tahun buku; b. Memperoleh fasilitas kredit atau pinjaman lain
dari bank atau lembaga keuangan lain, kecuali: (1) Fasilitas kredit atau pinjaman dari bank tersebut
tidak dijamin dengan aset dari suatu Debitur. (2) Fasilitas leasing dengan nilai yang tidak material,
sepanjang dampak dari fasilitas kredit tersebut tidak melanggar financial covenant di bank. c. Terkait
dengan ketentuan b di atas, apabila suatu Debitur mendapatkan penawaran untuk fasilitas yang sama
dari bank atau lembaga keuangan yang lain dengan syarat dan ketentuan yang lebih baik dengan yang
diberikan oleh bank, maka Debitur tersebut akan meminta bank untuk memberikan fasilitas dengan
syarat dan ketentuan yang sama dengan syarat dan ketentuan yang diperoleh Debitur tersebut dari
bank atau lembaga keuangan lain tersebut; d. Mengajukan permohonan dan/atau menyeluruh pihak
lain mengajukan permohonan kepada Pengadilan untuk dinyatakan pailit atau meminta penundaan
pembayaran hutang kepada instansi yang berwenang; e. Membagikan dividen BORNEO atau KIM
kepada pemegang saham BORNEO atau KIM kecuali pembagian dividen BORNEO atau KIM tersebut
tidak mengakibatkan pelanggaran financial covenant oleh BORNEO atau KIM; f. Melakukan investasi
atau penyertaan (akuisisi) pada perusahaan lain, kecuali: (1) Seluruh financial covenant terpenuhi baik
sebelum maupun setelah dilakukannya investasi atau penyertaan (akuisisi); (2) Investasi atau
penyertaan (akuisisi) berada pada bidang usaha pertambangan batubara atau terkait dengan
pertambangan; dan (3) Nilai akuisisi tidak melebihi 50 persen ekuitas Perusahaan. g. Menurunkan
modal dasar atau modal disetor. Pada tanggal 30 June 2023 dan 31 Desember 2022, para peminjam
telah memenuhi persyaratan dan ketentuan tersebut.
Page 50
[1692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
30 June 2023
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
mata uang asing jangka panjang jangka panjang jangka panjang
Bank loan, amount in Due date for long-term bank Interest rate long-term Interest rate type
foreign currency loan bank loan long-term bank loan
Bank Mandiri (Persero) Tbk USD Few types / facilities USD Bank Mandiri (Persero) Tbk
of loan with 6,25% - 7,50% ; 3M
80,599,730 Fixed
installments and LIBOR + 4,25%
difference in due date.
31 December 2022
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
mata uang asing jangka panjang jangka panjang jangka panjang
Bank loan, amount in Due date for long-term bank Interest rate long-term Interest rate type
foreign currency loan bank loan long-term bank loan
Bank Mandiri (Persero) Tbk USD Few types / facilities USD Bank Mandiri (Persero) Tbk
of loan with 4,75% - 6,25% ; 3M
96,328,832 Fixed
installments and LIBOR + 4,25%
difference in due date.
Page 51
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank jangka Utang bank jangka
Utang bank jangka Utang bank jangka
pendek, nilai dalam mata pendek, nilai dalam mata
pendek pendek
uang asing uang asing
Short-term bank loan, Short-term bank loan,
Short term bank loans Short term bank loans
amount in foreign currency amount in foreign currency
Bank Mandiri (Persero) Tbk USD 31,000,000 31,000,000 USD Bank Mandiri (Persero) Tbk
Mata uang 31,000,000 Currency
Bank Danamon Indonesia IDR 2,382,225 2,382,225 3,326,626 3,326,626 IDR Bank Danamon Indonesia
Tbk Mata uang 2,382,225 3,326,626 Currency Tbk
Kreditur nama bank Mata uang 2,382,225 34,326,626 Currency Creditor bank name
Page 52
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka Bank Danamon Sesuai dengan ketentuan dalam perjanjian, para peminjam diharuskan untuk menjaga Disclosure of notes for short-term bank loans
pendek beberapa rasio keuangan: a. Rasio bunga minimal 2x, dan b. Rasio pendapatan operasi bersih
terhadap utang minimal 1,2x. Berdasarkan perjanjian fasilitas kredit, Perusahaan harus mendapatkan
persetujuan tertulis dari bank terkait kondisi berikut: a. Mengambil langkah untuk atau membubarkan
Perusahaan; b. Menjual atau dengan cara lain mengalihkan hak atau menyewakan atau menyerahkan
pemakaian seluruh atau sebagian besar kekayaan atau aset Perusahaan, baik barang- barang
bergerak maupun tidak bergerak milik Perusahaan, kecuali dalam rangka menjalankan usaha
Perusahaan sehari-hari; c. Mengadakan perubahan dari sifat dan kegiatan usaha Perusahaan seperti
yang sedang dijalankan saat ini; dan d. Membayar atau membayar kembali
pinjaman/tagihan/piutang-piutang berupa apapun juga yang sekarang dan/atau dikemudian hari akan
diberikan oleh para Pemegang Saham Perusahaan baik berupa jumlah pokok, bunga dan lain-lain
jumlah uang yang wajib dibayar. Berdasarkan perjanjian fasilitas kredit, Perusahaan harus melakukan
pemberitahuan terlebih dahulu kepada bank terkait kondisi berikut: a. Menjaminkan atau mengagunkan
dengan cara bagaimanapun kekayaan Perusahaan kepada orang atau pihak lain, kecuali menjaminkan
atau mengagunkan kekayaan kepada bank; b. Menjamin langsung maupun tidak langsung pihak ketiga
lainnya, kecuali melakukan endorsemen atas surat-surat yang dapat diperdagangkan untuk keperluan
pembayaran atau penagihan transaksi- transaksi lain yang lazim dilakukan dalam menjalankan usaha;
c. Menimbulkan suatu kewajiban atau hutang baru atau memberikan atau mengizinkan adanya suatu
beban atau kepentingan jaminan atas aset yang telah atau akan ada, menerbitkan guarantee atau
penjaminan atas hutang pihak lain; d. Merubah Anggaran Dasar (termasuk kewenangan Direksi,
struktur modal, korum rapat atau bidang usaha) atau mengizinkan adanya perubahan susunan Direksi
dan Dewan Komisaris ataupun pemegang saham Perusahaan; dan e. Melakukan atau mengizinkan
terjadinya merger atau konsolidasi, akuisisi atau mengambil alih seluruh atau sebagian besar dari harta
kekayaan atau saham perusahaan lain, sepanjang Perusahaan sebagai survival entity. Pada tanggal
30 June 2023 dan 31 Desember 2022, para peminjam telah memenuhi persyaratan dan ketentuan
tersebut. Bank Mandiri Sesuai dengan ketentuan dalam perjanjian fasilitas kredit, para peminjam
diharuskan untuk memenuhi beberapa persyaratan serta ketentuan mengenai Anggaran Dasar,
kegiatan usaha, aksi korporasi, kegiatan pembiayaan, dan lainnya. Para peminjam juga diharuskan
untuk menjaga beberapa rasio keuangan: a. Rasio total utang terhadap ekuitas maksimal 150 persen,
dan b. Rasio pendapatan operasi bersih terhadap utang minimal 150 persen. Berdasarkan perjanjian
fasilitas kredit, Perusahaan harus mendapatkan persetujuan tertulis dari bank terkait kondisi berikut: a.
Menjaminkan aset bergerak maupun tidak bergerak yang telah ada maupun yang akan ada milik
masing-masing Debitur kecuali untuk menjaminkan sampai dengan 10 persen dari ekuitas Perusahaan
konsolidasi untuk keseluruhan transaksi dalam satu tahun buku; b. Memperoleh fasilitas kredit atau
pinjaman lain dari bank atau lembaga keuangan lain, kecuali: (1) Fasilitas kredit atau pinjaman dari
bank tersebut tidak dijamin dengan aset dari suatu Debitur. (2) Fasilitas leasing dengan nilai yang tidak
material, sepanjang dampak dari fasilitas kredit tersebut tidak melanggar financial covenant di bank. c.
Terkait dengan ketentuan b di atas, apabila suatu Debitur mendapatkan penawaran untuk fasilitas
yang sama dari bank atau lembaga keuangan yang lain dengan syarat dan ketentuan yang lebih baik
dengan yang diberikan oleh bank, maka Debitur tersebut akan meminta bank untuk memberikan
Page 53
fasilitas dengan syarat dan ketentuan yang sama dengan syarat dan ketentuan yang diperoleh Debitur tersebut dari bank atau lembaga keuangan lain tersebut; d. Mengajukan permohonan dan/atau menyeluruh pihak lain mengajukan permohonan kepada Pengadilan untuk dinyatakan pailit atau meminta penundaan pembayaran hutang kepada instansi yang berwenang; e. Membagikan dividen BORNEO atau KIM kepada pemegang saham BORNEO atau KIM kecuali pembagian dividen BORNEO atau KIM tersebut tidak mengakibatkan pelanggaran financial covenant oleh BORNEO atau KIM; f. Melakukan investasi atau penyertaan (akuisisi) pada perusahaan lain, kecuali: (1) Seluruh financial covenant terpenuhi baik sebelum maupun setelah dilakukannya investasi atau penyertaan (akuisisi); (2) Investasi atau penyertaan (akuisisi) berada pada bidang usaha pertambangan batubara atau terkait dengan pertambangan; dan (3) Nilai akuisisi tidak melebihi 50 persen ekuitas Perusahaan. g. Menurunkan modal dasar atau modal disetor. Pada tanggal 30 June 2023 dan 31 Desember 2022, para peminjam telah memenuhi persyaratan dan ketentuan tersebut.
Page 54
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
30 June 2023
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Utang bank jangka
Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
pendek, nilai dalam mata
jangka pendek jangka pendek jangka pendek
uang asing
Short-term bank loan, Due date for short-term Interest rate short-term Interest rate type
amount in foreign currency bank loan bank loan short-term bank loan
Bank Danamon Indonesia IDR Following the maturity IDR Bank Danamon Indonesia
Tbk 2,382,225 date of loan facility 11% - 12% Fixed Tbk
agreement.
31 December 2022
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Utang bank jangka
Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
pendek, nilai dalam mata
jangka pendek jangka pendek jangka pendek
uang asing
Short-term bank loan, Due date for short-term Interest rate short-term Interest rate type
amount in foreign currency bank loan bank loan short-term bank loan
Bank Mandiri (Persero) Tbk USD Following the maturity USD Bank Mandiri (Persero) Tbk
31,000,000 date of loan facility 4,75% - 6,25% Fixed
agreement.
Bank Danamon Indonesia IDR Following the maturity IDR Bank Danamon Indonesia
Tbk 3,326,626 date of loan facility 11% - 12% Fixed Tbk
agreement.
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.