Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 582
Page 1
2025
Laporan Tahunan
PT Bank Mega Tbk.
STRENGTHENING CAPABILITIES,
ACCELERATING GROWTH
Page 2
Sanggahan
Laporan tahunan PT Bank Mega Tbk tahun buku 2025 mengusung tema “Strengthening Capabilities,
Accelerating Growth”. Laporan Tahunan ini diterbitkan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Nomor 29/POJK.04/2016 tentang Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik dan Surat Edaran
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau
Perusahaan Publik.
Laporan Tahunan ini dapat berisi beberapa pernyataan yang merupakan proyeksi dan pandangan masa
depan yang menggambarkan cara pandang Bank terhadap kejadian-kejadian dan kinerja keuangan di masa
depan, serta kondisi keuangan, hasil operasi dan hasil usaha, kondisi ekonomi, kondisi industri perbankan
serta kondisi industri lainnya.
Pandangan-pandangan ini didasarkan pada beberapa estimasi dan asumsi saat ini, yang dapat berubah
seiring dengan ketidakpastian, kontinjensi dan berbagai risiko bisnis, ekonomi yang dapat berubah sewaktu-
waktu. Dimana kondisi tersebut dapat menyebabkan hasil, kinerja dan kejadian sebenarnya berbeda secara
material dari yang telah diprediksi dan hal ini berada di luar kendali Bank dan Direksi Bank. Pernyataan
tersebut tidak terkait baik secara langsung maupun secara eksklusif dengan fakta-fakta historis dan tidak
mencerminkan niat, rencana, ekspektasi, asumsi, dan keyakinan Bank mengenai kejadian-kejadian di masa
datang. Tidak ada jaminan bahwa kejadian di masa datang akan muncul, proyeksi akan tercapai, atau asumsi
Bank benar. Pernyataan-pernyataan tersebut bukan dan tidak dapat dianggap sebagai representasi atas
kinerja Bank di masa datang.
Laporan tahunan ini memuat kata “Bank” dan “Bank Mega” yang didefinisikan sebagai PT Bank Mega Tbk
yang menjalankan kegiatan usaha dalam bidang perbankan. Adakalanya kata “Perusahaan” dan “Perseroan”
juga digunakan atas dasar kemudahan untuk menyebut PT Bank Mega Tbk secara umum. Penyebutan satuan
mata uang “Rupiah”, “Rp” atau “IDR” merujuk pada mata uang resmi Republik Indonesia, sedangkan “Dolar
AS”, “US$” atau “USD” merujuk pada mata uang resmi Amerika Serikat. Semua informasi keuangan disajikan
dalam mata uang Rupiah.
IV PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 3
Strengthening
Capabilities,
Accelerating
Growth
Bank Mega memperkuat kapabilitas internal
melalui peningkatan kualitas proses bisnis,
percepatan adopsi teknologi digital, serta
penguatan struktur organisasi agar lebih
adaptif dan responsif terhadap kebutuhan
pasar yang berkembang.
Penguatan kapabilitas ini mendorong
pertumbuhan yang sehat dan terukur,
memperluas nilai bagi nasabah, serta
meningkatkan kinerja finansial dan
ketahanan bisnis di tengah dinamika
industri.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 1
Page 4
AKSELERASI
DIGITAL
UNTUK MEMPERKUAT EKOSISTEM
Bank Mega memperkuat ekosistem melalui akselerasi
digital banking, integrasi dengan ritel, digitalisasi
proses end-to-end, serta manajemen risiko pruden
untuk pertumbuhan berkelanjutan.
Pengembangan Integrasi layanan
digital banking digital dengan
sebagai fondasi ekosistem ritel
utama pertumbuhan. CT Corp.
Digitalisasi proses Manajemen risiko
end-to-end yang pruden
untuk kecepatan untuk memastikan
bertransaksi dan pertumbuhan
pengalaman nasabah berkelanjutan.
yang aman dan
nyaman.
2 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 5
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 3
Page 6
REVITALISASI
KANTOR CABANG
SEBAGAI MESIN PERTUMBUHAN
Bank Mega mengoptimalkan peran kantor cabang
sebagai mesin pertumbuhan melalui penguatan
fungsi ritel, perluasan pasar, dan integrasi layanan
cabang-digital.
Peran kantor cabang Kantor cabang
direvitalisasi menjadi berfungsi lebih aktif
pengembangan dalam memperluas
nasabah ritel. penetrasi pasar.
Sinergi kantor Optimalisasi jaringan
cabang dan kanal cabang pada
digital menciptakan pertumbuhan DPK
model layanan dan basis nasabah
hybrid. baru.
4 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 7
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 5
Page 8
KINERJA FINANSIAL
YANG SOLID DAN BERKELANJUTAN
Seperti tertuang dalam tema Laporan Tahunan Bank Mega 2025,
yaitu Strenghtening Capabilities, Accelerating Growth, sepanjang
tahun 2025 seluruh insan Bank Mega fokus pada pencapaian
strategis melalui penguatan operasional bank, kesinambungan
transformasi digital untuk kenyamanan dan keamanan bertranksi
nasabah, dan dilandasi oleh tata kelola yang prudent. Di akhir tahun
2025, Bank Mega mencatatkan berbagai pencapaian kinerja positif
seperti tertera berikut ini:
Total Aset Deposito DPK
4,38% 18,55% 13,59%
Per 31 Desember 2025, Bank berhasil meningkatkan Bank Mega berhasil
Bank membukukan aset Deposito, dari Rp64,1 triliun membukukan pencapaian
sebesar Rp140,83 triliun, di akhir tahun 2024, menjadi DPK sebesar Rp104,13
meningkat dari Rp134,91 Rp76 triliun di akhir tahun triliun, meningkat secara
trilun. 2025. signifikan dari Rp91,67
triliun di akhir tahun 2024.
Rasio Non Performing
Kredit Loan (NPL) (Gross)
Rp 67,24 triliun 1,65%
Penyaluran kredit pada Rasio NPL pada tahun 2025
tahun 2025 meningkat 4,00% turun dibandingkan tahun
dibandingkan penyaluran sebelumnya sebesar 1,69%
kredit pada tahun 2024
sebesar Rp64,65 triliun.
6 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 9
Kinerja Mobile
Banking
Mobile Banking (M-Smile)
Pada tahun 2025, jumlah
user M-Smile mengalami
peningkatan dari 1.107.262
pengguna, menjadi 1.163.197.
5,05%
Jumlah user
Kinerja Mobile Banking
44,58%
Jumlah transaksi
56,51%
Nilai transaksi
Jumlah transaksi yang dilakukan Total nilai transaksi melalui aplikasi
pengguna M-Smile sepanjang tahun 2025 M-Smile pada tahun 2025 meningkat
adalah 16,9 juta transaksi, meningkat tajam menjadi Rp78,1 triliun, dibandingkan
secara signifikan dari 11,71 juta transaksi Rp49,9 triliun pada tahun 2024.
pada tahun 2024.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 7
Page 10
Keberlanjutan
Tema
Strengthening
Capabilities,
Accelerating Growth
Bank Mega memperkuat kapabilitas
internal melalui peningkatan kualitas
proses bisnis, percepatan adopsi
teknologi digital, serta penguatan
struktur organisasi agar lebih adaptif
dan responsif terhadap kebutuhan
pasar yang berkembang.
2025
Penguatan kapabilitas ini mendorong
pertumbuhan yang sehat dan
terukur, memperluas nilai bagi
nasabah, serta meningkatkan kinerja
finansial dan ketahanan bisnis di
tengah dinamika
industri.
8 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 11
2024
Advancing Technology Innovation for Sustainable Future
Pada tahun 2024, Bank Mega mengambil langkah-langkah strategis dalam
memanfaatkan kemajuan teknologi digital guna memastikan pertumbuhan
dan resiliensi dalam jangka panjang. Dengan mengintegrasikan teknologi
perbankan modern, Bank Mega mampu meningkatkan pengalaman nasabah,
memperkuat manajemen risiko melalui peningkatan keamanan, dan
memperluas aksesibilitas terhadap layanan keuangan.
Melalui pengembangan yang berkesinambungan di bidang teknologi, Bank
Mega menegaskan kembali posisinya sebagai institusi yang berpikiran
ke depan dan berfokus pada keberlanjutan jangka panjang, solusi yang
berpusat pada nasabah, serta kepemimpinan di industri perbankan.
2023
Refocus in Business Strategy for Sustainable Growth
Tahun 2023 yang penuh dengan tantangan dan dinamika kondisi
perekonomian, sehingga mendorong Bank Mega untuk secara ketat
memantau kinerjanya. Bank Mega telah menetapkan untuk bersiap melakukan
refocusing strategi bisnis. Dengan demikian, Bank Mega ke depan dapat
tumbuh berkesinambungan lebih baik lagi dengan menyelaraskan fokus
strategi bisnis yang memberdayakan seluruh kekuatan dan resources yang
dimiliki. Bank berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan digital
secara berkesinambungan, agar dapat menjadi one stop financial services
dengan memanfaatkan ekosistem CT Corp.
2022
Optimizing Digital Ecosystem for Excellence Performance
Melalui digital ecosystem CT Corp Bank Mega dapat memberikan benefit
serta seamless experience bagi para nasabahnya dengan melakukan
transaksi di seluruh unit CT Corp baik produk finansial, gerai ritel, produk
hiburan dan lainnya. Bank Mega berkomitmen untuk terus mengembangkan
layanan digital untuk memberikan pelayanan prima kepada para nasabah
dan meraih pencapaian usaha yang optimal bagi seluruh pemangku
kepentingan Bank Mega.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 9
Page 12
Daftar Isi
Strengthening Capabilities, 1
Accelerating Growth Profil Analisis dan
Keberlanjutan Tema 8 Perusahaan Pembahasan
Manajemen
Identitas Perusahaan 58
Riwayat Singkat Perusahaan 59 Tinjauan Perekonomian 130
Kinerja 2025 Kronologis Perubahan Nama 60 Tinjauan Operasi Per Segmen 134
Perusahaan Usaha dan Geografis
Jejak Langkah 61 Aspek Pemasaran 152
Ikhtisar Data Keuangan 14
Logo Perusahaan 62 Tinjauan Keuangan 154
Penting
Bidang Usaha 63 Rasio-Rasio Keuangan Utama 163
Ikhtisar Operasional 18
Produk dan Jasa 64 Suku Bunga Dasar Kredit 165
Informasi Saham 19
Wilayah Operasional 70 Struktur Modal dan Kebijakan 166
Aksi Korporasi 20
Manajemen atas Struktur
Visi, Misi, dan Budaya 72
Penghentian Perdagangan 20 Modal
Perusahaan
Saham Sementara/
Ikatan yang Material untuk 167
Penghapusan Pencatatan Struktur Organisasi 74
Investasi Barang Modal
Saham
Profil Dewan Komisaris 76
Realisasi Investasi Barang 168
Informasi Efek Lainnya 21
Profil Direksi 81 Modal
Rating Perusahaan 21
Perubahan Anggota 91 Informasi dan Fakta Material 168
Penghargaan dan Sertifikasi 22 Manajemen Setelah Tahun yang Terjadi Setelah Tanggal
Buku 2025 Laporan Akuntan
Peristiwa Penting 2025 24
Profil Anggota Komite Non 92 Kebijakan Dividen dan 169
Komisaris Pembagiannya
Profil Pejabat Eksekutif 100 Informasi tentang Program 171
Komposisi Pemegang Saham 104 Kepemilikan Saham Pegawai
Laporan Struktur Grup Perusahaan 106
dan/atau Manajemen (ESOP/
MSOP)
Manajemen Kronologis Penerbitan dan/ 107 Penyediaan Dana kepada 172
atau Pencatatan Efek Lainnya Pihak Berelasi dan
Struktur Bisnis Grup 108 Manajemen Bank
Laporan Dewan Komisaris 30
Entitas Anak dan Entitas 110 Informasi tentang Realisasi 173
Dewan Komisaris 38 Penggunaan Dana Hasil
Asosiasi
Laporan Direksi 40 Penawaran Umum
Kronologis Penerbitan dan/ 110
Direksi 52 atau Pencatatan Saham Informasi Material Mengenai 173
Investasi, Ekspansi, Divestasi
Pernyataan 54 Keanggotaan dalam Asosiasi 112 Penggabungan Usaha,
Pertanggungjawaban Akuisisi, dan/atau
Lembaga dan Profesi 113
Laporan Tahunan 2025 Restrukturisasi Utang
Penunjang Pasar Modal
Informasi pada Situs Web 114 Informasi Transaksi Material 174
Perusahaan yang Mengandung Benturan
Kepentingan dan/atau
Alamat Jaringan Kantor 115
Transaksi dengan Pihak
Afiliasi/Pihak Berelasi
10 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 13
Perubahan Peraturan 184 Penerapan Tata Kelola 353
Perundang-undangan yang Perusahaan Lainnya
Berpengaruh Signifikan
Kebijakan Pencegahan 357
terhadap Perusahaan
Insider Trading
Perubahan Kebijakan 186
Kebijakan Anti Korupsi dan/ 358
Akuntansi dan Dampaknya
atau Fraud
terhadap Perusahaan
Dukungan Perusahaan pada 359
Target, Realisasi, dan 187
Antikorupsi
Proyeksi
Penerapan UU Pelindungan 361
Prospek Usaha 188
Data Pribadi dan Upaya
Informasi Kelangsungan 189 Pelindungan Konsumen
Usaha & Masyarakat Sektor Jasa
Keuangan
Tinjauan Pendukung Bisnis 190
Sistem Pelaporan 364
Permodalan dan Manajemen 202
Pelanggaran
Risiko
Kode Etik 367
Perkara Hukum 368
Sanksi Administratif 370
Tata Kelola Kecukupan Transparansi
Keuangan dan Non Keuangan
371
Perusahaan Penilaian Sendiri Penerapan 371
Tata Kelola Bank Umum
Pendahuluan 276 Penerapan Pedoman Tata 372
Kelola Perusahaan Terbuka
Struktur Tata Kelola 278
Pelaksanaan Tata Kelola 374
Rapat Umum Pemegang 280 Terintegrasi
Saham Tahunan
Akses Informasi dan Data 375
Dewan Komisaris 288
Direksi 295
Transparansi Informasi 309
Terkait Dewan Komisaris dan
Direksi
Organ Pendukung Dewan 313 Laporan
Komisaris
Keberlanjutan
Pelaksanaan Tata Kelola 323
Remunerasi
Organ Pendukung Direksi 325
Sekretaris Perusahaan 338
Laporan
Audit Internal 342
Keuangan
Fungsi Kepatuhan 345
Sistem Pengendalian Intern 350
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 11
Page 14
Page 15
Kinerja
2025
14 Ikhtisar Data Keuangan Penting
18 Ikhtisar Operasional
19 Informasi Saham
20 Aksi Korporasi
20 Penghentian Perdagangan
Saham Sementara/Penghapusan
Pencatatan Saham
21 Informasi Efek Lainnya
21 Rating Perusahaan
22 Penghargaan dan Sertifikasi
24 Peristiwa Penting
Page 16
Kinerja 2025
Ikhtisar Data
Keuangan Penting
Laporan Posisi Keuangan
2025 2024 2023 2022 2021
Aset Keuangan 132.172 126.474 123.464 133.021 124.792
Aset Non Keuangan 8.656 8.441 8.586 8.729 8.087
Jumlah Aset 140.828 134.915 132.050 141.750 132.879
Kredit yang Diberikan 67.231 64.645 66.293 70.289 60.677
Dana Pihak Ketiga 104.131 91.669 89.436 102.950 98.907
Liabilitas Keuangan 114.949 113.009 109.370 120.334 112.542
Liabilitas Non Keuangan 803 724 924 782 1.193
Jumlah Liabilitas 115.752 113.733 110.294 121.116 113.735
Jumlah Ekuitas 25.076 21.182 21.756 20.634 19.144
Jumlah Liabilitas, dan Ekuitas 140.828 134.915 132.050 141.750 132.879
Jumlah Aset Jumlah Liabilitas
(Rp miliar) (Rp miliar)
141.750 140.828
134.915 121.116
132.879 132.050 115.752
113.735 113.733
110.294
133.021 132.172 120.334
124.792 123.464 126.474 112.542 113.009 114.949
109.370
8.087 8.729 8.586 8.441 8.656 1.193 782 924 724 803
2021 2022 2023 2024 2025 2021 2022 2023 2024 2025
Aset Non Keuangan Aset Keuangan Jumlah Aset Liabilitas Non Keuangan Liabilitas Keuangan Jumlah Liabilitas
Jumlah Ekuitas
(Rp miliar)
25.076
21.756
20.634 21.182
19.144
2021 2022 2023 2024 2025
14 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 17
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
(Dinyatakan dalam miliar Rupiah)
2025 2024 2023 2022 2021
Pendapatan bunga 10.197 10.289 10.217 9.069 8.110
Beban bunga (5.268) (5.189) (4.685) (3.200) (3.269)
Pendapatan Bunga - Neto 4.929 5.100 5.532 5.869 4.841
Pendapatan Operasional Lainnya 2.788 1.815 2.288 2.498 3.140
Beban Operasional Lainnya (3.677) (3.684) (3.487) (3.365) (3.038)
Pendapatan Operasional Bersih 4.040 3.231 4.333 5.002 4.943
Pendapatan (Beban) non-operasional - bersih 121 26 10 26 10
Laba Sebelum Pajak Penghasilan 4.161 3.257 4.343 5.028 4.953
Beban Pajak penghasilan (796) (626) (832) (975) (945)
Laba Bersih Tahun Berjalan 3.365 2.631 3.511 4.053 4.008
Penghasilan komprehensif lain tahun berjalan, 1.582 (747) 448 236 (972)
setelah pajak penghasilan
Jumlah Laba Komprehensif Tahun Berjalan 4.947 1.884 3.959 4.289 3.036
Setelah Pajak Penghasilan
Laba Per Saham Dasar (Nilai Penuh) 287 224 299 345 341
Jumlah laba rugi yang dapat diatribusikan kepada 3.365 2.631 3.511 4.053 4.008
pemilik entitas induk
Jumlah laba rugi komprehensif yang dapat 4.947 1.884 3.959 4.289 3.036
diatribusikan kepada pemilik entitas induk
Pendapatan Bunga - Neto Pendapatan Operasional Lainnya
(Rp miliar) (Rp miliar)
5.869 3.140
5.532 2.788
5.100 4.929
4.841 2.498
2.288
1.815
2021 2022 2023 2024 2025 2021 2022 2023 2024 2025
Laba Sebelum Pajak Penghasilan Laba Bersih Tahun Berjalan
(Rp miliar) (Rp miliar)
5.028 4.008 4.053
4.953
4.343 3.511 3.365
4.161
3.257 2.631
2021 2022 2023 2024 2025 2021 2022 2023 2024 2025
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 15
Page 18
Kinerja 2025
Laporan Arus Kas
(Dinyatakan dalam miliar Rupiah)
2025 2024 2023 2022 2021
Arus kas bersih (digunakan untuk)/diperoleh dari 1.002 15.463 (10.339) 16.607 10.933
aktivitas operasi
Arus kas bersih (digunakan untuk)/diperoleh dari 7.912 (15.577) 4.289 (13.443) 1.064
aktivitas investasi
Arus kas bersih digunakan untuk aktivitas (1.513) (1.380) (1.787) (1.239) (2.096)
pendanaan
(Penurunan)/kenaikan Bersih Kas dan Setara Kas 7.401 (1.494) (7.837) 1.925 9.901
Kas dan Setara Kas Pada Awal Tahun 10.186 11.680 19.517 17.592 7.691
Kas dan Setara Kas Pada Akhir Tahun 17.587 10.186 11.680 19.517 17.592
Rasio Keuangan
(Dinyatakan dalam persentase)
2025 2024 2023 2022 2021
Modal
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) 30,49% 25,77% 26,17% 25,41% 27,30%
KPMM Modal Inti 29,72% 25,09% 25,40% 24,64% 26,51%
KPMM Modal Pelengkap 0,77% 0,68% 0,76% 0,77% 0,79%
CET 1 29,72% 25,09% 25,40% 24,64% 26,51%
Aset Produktif
Aset Produktif Bermasalah dan Aset Non- 1,55% 2,07% 1,58% 1,13% 1,04%
Produktif Bermasalah terhadap Total Aset
Produktif dan Aset Non-Produktif
Aset Produktif Bermasalah terhadap Total Aktiva 0,98% 1,01% 0,99% 0,78% 0,66%
Produktif
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset 0,68% 0,60% 0,56% 0,49% 0,46%
Keuangan Terhadap Aset Produktif
Rasio Kredit Bermasalah (NPL) – Bruto 1,65% 1,69% 1,57% 1,23% 1,12%
Rasio Kredit Bermasalah (NPL) – Bersih 1,07% 1,22% 1,18% 0,91% 0,81%
Rentabilitas
Imbal Hasil Aktiva (ROA) 3,10% 2,56% 3,47% 4,00% 4,22%
Imbal Hasil Ekuitas (ROE) 15,54% 13,62% 17,62% 23,15% 23,49%
Marjin Bunga Bersih (NIM) 4,18% 4,64% 5,21% 5,42% 4,75%
Beban Operasional terhadap Penghasilan 69,12% 73,61% 65,60% 56,76% 56,06%
Operasional (BOPO)
Cost to Income Ratio (CIR) 42,09% 51,13% 42,74% 38,46% 36,80%
Likuiditas
Loan to Deposit Ratio (LDR) 64,48% 70,34% 74,03% 68,04% 60,96%
16 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 19
(Dinyatakan dalam miliar Rupiah)
2025 2024 2023 2022 2021
Kepatuhan
a. Presentase Pelanggaran BMPK
a.1. Pihak Terkait 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
a.2. Pihak Tidak Terkait 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
b. Presentase Pelampauan BMPK
b.1. Pihak Terkait 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
b.2. Pihak Tidak Terkait 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
GWM Utama Rupiah
Harian 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,50%
Rata-Rata 4,72% 7,95% 6,88% 7,85% 3,04%
GWM Valuta Asing (harian) 4,01% 4,12% 4,05% 4,03% 4,01%
Posisi Devisa Neto (PDN) secara keseluruhan 0,25% 0,34% 0,75% 0,21% 0,46%
ROA ROE NIM
(%) (%) (%)
4,22% 23,49% 23,15% 5,42%
4,00% 5,21%
4,75% 4,64%
3,47% 4,18%
3,10%
17,62%
15,54%
2,56%
13,62%
2021 2022 2023 2024 2025 2021 2022 2023 2024 2025 2021 2022 2023 2024 2025
BOPO LDR CAR
(%) (%) (%)
30,49%
73,61% 69,12% 74,03%
68,04% 70,34%
65,60% 64,48% 27,30%
60,96% 25,41% 26,17% 25,77%
56,06% 56,76%
2021 2022 2023 2024 2025 2021 2022 2023 2024 2025 2021 2022 2023 2024 2025
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 17
Page 20
Kinerja 2025
Ikhtisar
Operasional
2025 2024 2023 2022 2021
Operasional Non-Digital
Jumlah Pegawai 5.287 5.701 6.244 6.131 6.320
Jumlah ATM 463 539 582 637 671
Kantor Cabang Pembantu 300 306 312 326 322
Kantor Cabang 55 55 55 55 54
Kantor Wilayah 8 8 8 8 8
Kantor Fungsional - 2 3 2 2
Layanan Perbankan Digital
Posisi Unduhan Aplikasi M-Smile 1.413.349 1.107.262 870.300 639.465 430.385
Posisi Pengguna Aplikasi M-Smile 1.163.197 971.531 784.118 581.311 394.564
Nilai Transaksi 78.154 49.908 36.339 20.967 10.737
Jumlah Transaksi 16.933.122 11.714.512 8.842.330 5.669.771 3.679.204
Jumlah Unduhan Aplikasi & Jumlah Pengguna Aplikasi M-Smile
(Nilai penuh)
1.413.349
1.107.262 1.163.197
971.531
870.300
784.118
639.465
581.311
430.385
394.564
Posisi Unduhan Aplikasi M-Smile
Posisi Pengguna Aplikasi M-Smile
2021 2022 2023 2024 2025
Jumlah Unduhan Aplikasi & Jumlah Pengguna Aplikasi M-Smile
(Nilai penuh)
16.933.122
78.154
11.714.512
8.842.330
49.908
5.669.771 36.339
3.679.204
20.967
Nilai Transaksi (Rp Miliar)
10.737
Jumlah Transaksi
2021 2022 2023 2024 2025
18 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 21
Informasi
Saham
PENAWARAN UMUM SAHAM PERDANA menerbitkan saham kepada masyarakat di Indonesia
menjadi efektif dan pada tanggal 17 April 2000
Bank Mega melakukan penawaran umum saham saham-saham yang ditawarkan tersebut dicatat dan
perdana kepada masyarakat sebanyak 112.500.000 diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
saham dengan nilai nominal Rp500 (nilai penuh)
per saham dan harga penawaran Rp1.200 (nilai Keterangan lebih lanjut terkait Penawaran Umum
penuh) per saham. Pada tanggal 15 Maret 2000 Saham Bank dan Penambahannya dapat dilihat di
sesuai dengan surat ketua BAPEPAM-LK No. S-493/ bagian kronologis pencatatan saham dari bab Profil
PM/2000, Pernyataan Pendaftaran Bank untuk Perusahaan.
KINERJA PERDAGANGAN SAHAM
Bank Mega melaporkan kinerja perdagangan saham Bank di sepanjang tahun 2025 secara kuartalan sebagaimana
yang disajikan pada tabel dan grafik berikut ini:
Harga Saham Volume
Jumlah Saham Kapitalisasi Pasar
2025 Transaksi
Tertinggi Terendah Penutupan Beredar (RpJuta)
(Lembar Ribu)
Triwulan I 4.150 3.400 3.560 842.100 11.623.514.905 41.379.713
Triwulan II 3750 3.000 3.290 728.700 11.623.514.905 38.241.364
Triwulan III 3.510 3.000 3.270 12.471.300 11.623.514.905 38.008.894
Triwulan IV 4.010 3.180 3.280 1.266.500 11.623.514.905 38.125.129
Harga Saham Volume
Jumlah Saham Kapitalisasi Pasar
2024 Transaksi
Tertinggi Terendah Penutupan Beredar (RpJuta)
(Lembar Ribu)
Triwulan I 5.325 4.300 5.300 3.711 11.623.514.905 61.604.629
Triwulan II 5.450 5.025 5.075 1.921 11.623.514.905 58.989.338
Triwulan III 5.250 4.940 4.950 1.523 11.623.514.905 57.536.399
Triwulan IV 5.000 4.000 4.130 1.991 11.623.514.905 48.005.117
Grafik Harga Saham 2024-2025
(Dinyatakan dalam Nilai Penuh)
Volume Perdagangan (RHS)
Harga Penutupan (Rp) (Lembar Ribu)
7.000 14.000.000
6.000 12.471.300 13.000.000
5.300
5.075 4.950
5.000
4.130 2.000.000
1.266.500
4.000 3.560
3.290 3.270
1.000.000
3.280
3.000
842.100 728.700
2.000
10.000
1.000 3.711 Harga Penutupan
1.921 1.523 1.991 5.000
0 0 Volume Perdagangan (RHS)
1Q 2Q 3Q 4Q 1Q 2Q 3Q 4Q
2024 2024 2024 2024 2025 2025 2025 2025
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 19
Page 22
Kinerja 2025
Aksi
Korporasi
Selama tahun 2025 Bank Mega tidak melakukan aksi korporasi seperti pemecahan saham, penggabungan saham,
dividen saham, saham bonus, dan perubahan nilai nominal saham.
Penghentian Perdagangan
Saham Sementara/Penghapusan
Pencatatan Saham
SUSPENSI PERDAGANGAN SAHAM DAN/ATAU DELISTING
Bank Mega tidak pernah dikenakan sanksi perdagangan saham baik berupa penghentian sementara perdagangan
saham maupun penghapusan pencatatan saham di sepanjang tahun 2025.
20 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 23
Informasi
Efek Lainnya
Pada tahun 2020 Bank Mega menerbitkan obligasi subordinasi senilai Rp50,00 miliar. Penerbitan obligasi
subordinasi tersebut untuk memenuhi ketentuan POJK No. 14/POJK.03/2017 tanggal 4 April 2017 tentang
Rencana Aksi (Recovery Plan) bagi Bank Sistemik.
Pada tanggal 22 Agustus 2025, Bank menerbitkan MTN Subordinasi PT Bank Mega Tbk Tahun 2025 dengan
nilai nominal sebesar Rp50,00 miiar. Penerbitan obligasi subordinasi tersebut untuk memenuhi ketentuan POJK
No.5/ 2024 tanggal 27 Maret 2024 tentang Penetapan Status Pengawasan dan Penanganan Permasalahan Bank
Umum.
Keterangan lebih lanjut terkait penerbitan obligasi subordinasi tersebut dapat dilihat di bagian kronologis
pencatatan efek lainnya dari bab Profil Perusahaan.
Adapun struktur dari obligasi subordinasi tersebut adalah sebagai berikut:
Tanggal Tenor Mata Nilai Tanggal Kupon Peringkat
Seri Obligasi
Penerbitan (Tahun) Uang (RpMiliar) Jatuh Tempo (Per tahun) 2023 2022
Obligasi 28 Mei 2020 5 Tahun Rupiah 50 28 Mei 2025 9,00% NA NA
Subordinasi I
PT Bank Mega Tbk
Tahun 2020*)
MTN Subordinasi 22 Agustus 5 Tahun Rupiah 50 22 Agustus 8,50% NA NA
PT Bank Mega Tbk 2025 2030
Tahun 2025
*) Obligasi sudah selesai pada 28 Agustus 2025
Rating
Perusahaan
Penjelasan Masa Berlaku Kriteria Peringkat
Penjelasan Peringkat
Peringkat Peringkat Pemeringkatan 2025 2024
Pemeringkat 7 Februari 2025 - Peringkat idAA- idAA- Obligor dengan peringkat idAA memiliki
Efek Indonesia 7 Februari 2026 Perusahaan sedikit perbedaan dengan peringkat tertinggi
(Pefindo) yang diberikan, dan memiliki kemampuan
yang sangat kuat untuk memenuhi komitmen
keuangan jangka panjangnya dibandingkan
terhadap obligor Indonesia lainnya. Tanda
kurang (-) menunjukkan bahwa peringkat yang
diberikan relatif lemah dan di bawah rata-rata
kategori yang bersangkutan.
Outlook Stabil Stabil Stabil memiliki arti peringkat kemungkinan
tidak berubah
Pada tanggal 7 Februari 2025, Pefindo telah menetapkan Peringkat Bank Mega adalah idAA- dan berlaku hingga 7 Februari 2026.
Keterangan: Saat ini sedang dalam proses pengajuan
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 21
Page 24
Kinerja 2025
Penghargaan dan
Sertifikasi
Penyelenggara
Infobank dan Isentia
Ajang
Infobank 14th Digital Brand
Awards
Prestasi
10 Penghargaan The Best The Best Conventional The Best Debit Card The Best Credit Card The Best Mobile Banking
Bank KBMI 3 - Conventional Bank KBMI 3 Conventional Bank KBMI 3 Conventional Bank KBMI 3 -
Digital Brand 2025 Asset<IDR150 Trillion - Asset<IDR150 Trillion - Asset<IDR150 Trillion Asset<IDR150 Trillion
The Best Savings Account The Best Mortgage Loan The Best Deposits The 2nd Highest Digital
Conventional Bank KBMI 3 Conventional Bank KBMI3 Conventional Bank KBMI 3 Index in Credit Card
- Asset<IDR150 Trillion - Asset<IDR150 Trillion - Asset<IDR150 Trillion Conventional Bank KBMI 3
- Asset<IDR150 Trillion
The 2nd Best Wealth The 2nd Best Internet
Management Conventional Banking Conventional Bank
Bank KBMI 3 - KBMI 3 - Asset<IDR150
Asset<IDR150 Trillion Trillion
Penyelenggara Penyelenggara
Infobank Warta Ekonomi
Ajang Ajang
Infobank Top 500 Most Warta Ekonomi Indonesia Best
Outstanding Women 2025 Bank Awards
Prestasi Prestasi
Infobank The Most 500 Indonesia Best Bank 2025 for
Outstanding Women 2025 in Digital Credit Card Innovation
Financial Sector & SOE and Seamless Customer
Indivara Erni - Wakil Direktur Transaction Experience Kategori
Utama PT Bank Mega Tbk Bank Swasta KBMI III
Penyelenggara Penyelenggara
Investortrust Fortune Indonesia
Ajang Ajang
Investortrust Best Bank 2025 Fortune Indonesia 100
Prestasi Indonesia’s Biggest Companies
Best Bank 2025 Kategori Bank 2025
Umum KBMI III Prestasi
Fortune Indonesia 100
Financials
22 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 25
Penyelenggara Penyelenggara
Indonesian Institute for Kontan Business & Investment
Corporate Directorship Media bersama GML
Ajang Performance Consulting
The 16th IICD Corporate Ajang
Governance Conference and Stellar Workplace Award 2025
Award Prestasi
Prestasi - 2025 Stellar Workplace
Top 50 Big Capitalization Recognition in Employee
Public Listed Company Commitment
- 2025 Stellar Workplace
Recognition in Employee
Satisfaction
Penyelenggara Penyelenggara
Katadata Tempo IDN
Ajang Ajang
Katadata ESG Index Awards Malam Apresiasi emiten 2025 -
Prestasi Indeks Tempo-IDNFinancials 52
Green Economy Winner Prestasi
(Finance - Bank Sector) Main Index, High Growth, High
Dividend, and High Market
Capitalization
Penyelenggara Penyelenggara
Warta Ekonomi Top Business
Ajang Ajang
Indonesia Most Powerful Woman Top Human Capital Awards 2025
Awards 2025 Prestasi
Prestasi - Top Human Capital Awards 2025
Indonesia Most Powerful Women #Star 4
2025 in Improving Financial - The Most Committed Top Leader
Inclusion through Digitalization On Human Capital On Human
and Strategic Collaboration Capital 2025, Kostaman Thayib
Indivara Erni - Wakil Direktur - Direktur Utama PT Bank Mega
Utama PT Bank Mega Tbk Tbk
Penyelenggara Penyelenggara
Tradepass Global Pusat Pelaporan dan Analisis
Ajang Transaksi Keuangan (PPATK)
WFIS 2025 Indonesia Award Ajang
Prestasi Financial Integrity Rating (FIR) on
Marketing Leader of The Year Money Laundering and Terrorism
Financing 2025
Prestasi
Penghargaan FIR Terbaik - PJK
Bank KBMI 3
Penyelenggara Penyelenggara
Jaringan Prima Shopee
Ajang Ajang
Partnership Appreciation Award Shopee Super Awards 2025
Prestasi Prestasi
25 Years PT Bank Mega Tbk Super bank Partner
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 23
Page 26
Kinerja 2025
Peristiwa
Penting
15 Januari 26 Februari 27 Maret
Kickoff Treasury Sales Penandatanganan Kerjasama RUPST dan Paparan Publik
Bank Mega - IHH Healthcare
Singapore
16 Januari 14 Maret 15 April
Rapat Kerja Bank Mega 2025 Launching QRIS Tanpa PIndai Syukuran HUT ke 56 Bank
(QRIS TAP) Mega, Donor Darah dan Mini
MCU
31 Januari 20 Maret 17 April
Penyaluran Kredit ke PT Mitra Mega Berbagi - Penyaluran Mobil Sehat - Pemeriksaan
Stania Prima 15.000 Paket Sembako Kesehatan dan Pengobatan
Gigi Gratis di Kp.Cikiwul Bekasi
24 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 27
21 April - 2 Mei 9 Mei 3 Juli
HUT 56 Bank Mega - Promo Wisuda MMDP XXI Penandatanganan MoU
Serba 20 Ribu Mega Pop Up X Kerjasama: IPB & Bank Mega
Fresh Garden
25 April 23 Mei 10 Juli
Mobil Sehat - Pemeriksaan Penyaluran Kredit Sindikasi ke Pemberian Hibah Furniture ke
Kesehatan dan Pengobatan PT Bumi Resources Minerals SMAU CT ARSA Medan
Gigi Gratis di SMP-SMA YPPI Tbk
Baleendah
1 Mei Juni - Juli 28 Juli
Penyerahan Grand Prize Overview Market Outlook Literasi Keuangan oleh Program
Meriah Bareng Mega Uang Region Jakarta oleh Direktur Pijar CT ARSA di Lembata NTT
Tunai Rp1 Miliar Treasury & International
Banking
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 25
Page 28
Kinerja 2025
Peristiwa
Penting
6-7 Agustus 28 Agustus 11-14 September
LPS Financial Festival di Wisuda MMDP XXII Mega Travel Fair di Jakarta
Surabaya
20-21 Agustus 2 September 18-21 September
LPS Financial Festival di Medan Literasi Keuangan oleh Program Mega Travel Fair di Surabaya
Pijar CT ARSA di Lembata NTT
28-31 Agustus 4 September 26 September
Mega Travel Fair di Bandung Service Day Penandatanganan PIDI dan
Launching Matchmaking OIS
26 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 29
21 Oktober 7 November 1 Desember
Penandatanganan Term Loan Penyerahan Sertifikasi ISO Pembukaan Program Mega
USD dengan SMBC 27001:2022 & 27701:2019 Internship Program
23-26 Oktober 17 November 11 Desember
Bulan Inklusi Keuangan - di Pembukaan OSDP XXIII Penandatanganan MoU Pijar
Surabaya dan Bandung Batch 5
30 Okt - 1 Nov 24 November 12 Desember
Peluncuran QRIS Tap In - Tap Penyaluran Kredit Sindikasi ke Season of Elegance Fashion
Out PT Bumi Resources Minerals Show
Tbk & PT Citra Palu Minerals
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 27
Page 30
Page 31
Laporan
Manajemen
30 Laporan Dewan Komisaris
40 Laporan Direksi
54 Pernyataan
Pertanggungjawaban
Laporan Tahunan 2025
Page 32
Laporan Manajemen
Laporan
Dewan Komisaris
Berkat kerja keras seluruh jajaran insan
Bank Mega, dan dilandasi oleh perumusan
strategi yang tepat dan rencana bisnis yang
komprehensif oleh jajaran Direksi, pada tahun
2025 Bank Mega berhasil meraih pertumbuhan
kinerja yang yang mengesankan.
Para Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang Terhormat,
Tahun 2025 masih diwarnai dengan tantangan, strategi oleh Direksi; pandangan atas prospek usaha
dinamika, dan ketidakpastian. Oleh sebab itu, di tahun yang disusun oleh Direksi berikut pertimbangannya;
ini kami fokus pada upaya Direksi untuk semakin serta pengawasan terhadap penerapan tata kelola
meningkatkan daya saing dan memperkuat strategi perusahaan dan kinerja struktur organ tata kelola.
Bank guna meraih pertumbuhan kinerja di tengah
tantangan ekonomi, transformasi digital dan aspek Perkembangan Ekonomi Global dan
keberlanjutan. Indonesia Tahun 2025
Situasi ekonomi global dunia di tahun 2025 masih
Setelah melewati beberapa tahun yang cukup berat, dipenuhi ketidakpastian. Konflik antar‑negara yang
pada tahun 2025 Direksi Bank Mega, dengan dukungan telah terjadi sejak tahun 2024 menjadi pemicu utama
seluruh jajaran insan Bank Mega, berhasil meraih krisis global. Ketegangan geopolitik ini memperparah
kinerja positif yang menggembirakan, dan membuka gangguan rantai pasok, meningkatkan volatilitas
jalan untuk meraih kinerja yang lebih baik lagi waktu harga komoditas, dan menambah tekanan pada
mendatang. Dewan Komisaris menyakini bahwa pertumbuhan ekonomi. Ketegangan geopolitik dunia
pencapaian ini diraih berkat perumusan strategi yang berlanjut dimana perang Rusia dan Ukraina di Eropa
tepat dan rencana bisnis yang komprehensif, diikuti belum selesai dan ketegangan geopolitik di Timur
dengan penerapan strategi secara konsisten oleh Tengah yang semakin memanas sejalan meningkatnya
seluruh jajaran di Bank Mega. serangan Israel ke Palestina. Sementara itu, perang
dagang dilancarkan Presiden Amerika Serikat (AS)
Sehubungan dengan hal tersebut, kami akan Donald Trump pada 2 April 2025 dengan pengenaan
menyampaikan Laporan Dewan Komisaris yang tarif impor universal sebesar 10% atas semua barang
mencakup penilaian atas kinerja Direksi dalam yang masuk ke AS, ditambah dengan tarif resiprokal
mengelola perusahaan beserta dasar penilaiannya; yang sangat tinggi kepada 57 negara mitra dagang
pengawasan terhadap perumusan dan implementasi termasuk Tiongkok, Kanada, Meksiko, dan Uni Eropa.
30 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 33
Chairul Tanjung
Komisaris Utama
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 31
Page 34
Laporan Manajemen
Tingginya kebijakan tarif AS berdampak pada Pertumbuhan kredit perbankan nasional di tahun
perlambatan pertumbuhan ekspor Tiongkok, kecuali 2025 mengalami perlambatan menjadi 9,69% secara
komoditas berbasis teknologi informasi sejalan tahunan, dari 10,39% pada tahun 2024. Namun, angka
dengan kuatnya adopsi teknologi dan Artificial ini masih berada dalam kisaran target Bank Indonesia
Intelligence (AI). AI diprediksi menjadi faktor utama (BI) sebesar 8–11%. Kredit investasi menunjukkan
pendorong pertumbuhan PDB, terutama di AS, pertumbuhan kuat sebesar 21,06% seiring
melalui peningkatan efisiensi dan inovasi. Peningkatan berlanjutnya belanja proyek dan ekspansi modal.
investasi dan perdagangan, AI telah membantu Namun, pertumbuhan kredit di segmen lain relatif
menopang permintaan pada tingkat yang bervariasi tertahan. Di sisi lain, meski kredit masih bertumbuh,
di berbagai perekonomian, sehingga meredam jumlah kredit yang belum dicairkan (undisbursed
tekanan dari tingginya ketidakpastian kebijakan dan loans) juga cukup tinggi di level 22,12% dari total
meningkatnya hambatan perdagangan. plafon kredit. Sementara itu, kualitas kredit tetap
terjaga dengan rasio NPL gross sebesar 2,05%. Di
Meskipun terdapat ketidakpastian geopolitik dan awal tahun 2026, OJK menyatakan bahwa indikator
tarif dagang, ekonomi global dinilai lebih tangguh likuiditas, profil resiko dan solvabilitas industri jasa
(resilient) pada tahun 2025. International Monetary keuangan terpantau solid, yang mengindikasikan
Fund (IMF) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi kapasitas yang besar untuk melanjutkan pembiayaan
global tahun 2025 sebesar 3,3%. Sementara itu, pembangunan dari sektor keuangan.
Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan
ekonomi global pada tahun 2025 sebesar 3,2%. Ketahanan perbankan Indonesia juga tetap kuat
Perekonomian global menunjukkan perbaikan dalam tercermin dari permodalan (CAR) yang berada di
jangka pendek pada penghujung tahun ini. level tinggi sebesar 25,89%, sehingga dapat menjadi
mitigasi risiko yang kuat untuk mengantisipasi kondisi
Di tengah proses pemulihan ekonomi dunia yang ketidakpastian global.
menunjukkan kinerja beragam pada setiap negara,
ekonomi Indonesia berhasil menunjukkan ketahanan Kinerja transaksi ekonomi dan keuangan digital tetap
yang luar biasa terhadap tantangan global. Ekonomi kuat didukung oleh sistem pembayaran yang aman,
Indonesia cukup tangguh dengan pertumbuhan lancar, dan andal. Transaksi digital payment terus
stabil. Badan Pusat Statistik telah mengumumkan meningkat yang mencerminkan peralihan perilaku
tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2025 masyarakat menuju ekosistem cashless yang lebih
sebesar 5,1%. efisien, cepat, dan aman. Hal ini menandakan adopsi
teknologi finansial yang tinggi (seperti QRIS, e-wallet,
Stabilitas makroekonomi Indonesia tetap terjaga dan mobile banking).
dengan baik. Inflasi terkendali di kisaran 2,5 ± 1 %.
Nilai tukar rupiah juga relatif stabil di kisaran Kinerja Bank Mega 2025
Rp16.785 per dolar AS pada Desember 2025. Bank Pada tahun 2025, Profit After Tax (PAT) Bank Mega
Indonesia (BI) telah mengambil pendekatan pro- tercatat meningkat sebesar 28% dari periode yang
pertumbuhan yang hati-hati sepanjang tahun 2025. sama tahun sebelumnya menjadi Rp3,36 triliun. Total
BI‑Rate dipertahankan pada level 4.75% dalam Rapat aset Bank Mega meningkat 4% menjadi Rp140,83
Dewan Gubernur (RDG) BI Desember 2025, sebagai triliun.
upaya menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah
masih tingginya ketidakpastian global dengan tetap Kredit tumbuh 4% menjadi Rp67,23 triliun dengan
memperkuat efektivitas transmisi pelonggaran kontribusi terbesar dari segmen korporasi.
kebijakan moneter dan makroprudensial yang telah Pertumbuhan kredit ini juga diiringi dengan Rasio
ditempuh selama ini untuk menjaga stabilitas dan kredit bermasalah (NPL-gross) yang tetap terjaga
mendorong perekonomian nasional serta memberi pada level 1,65%.
ruang bagi bank‑bank untuk menyalurkan kredit ke
sektor‑sektor produktif.
32 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 35
Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 14% menjadi Pada aspek non-finansial, Dewan Komisaris
Rp104,13 triliun, dengan kompoisi DPK masih di mengapresiasi konsistensi kinerja Direksi yang
dominasi oleh Deposito. terus berusaha memperkuat infrastruktur teknologi
informasi dan melakukan transformasi digital yang
Rasio keuangan tetap terjaga dengan baik diantaranya berkelanjutan dalam rangka menjaga keunggulan
Return on Assets (ROA) tercatat sebesar 3,10% dari layanan pada setiap lini bisnis sehingga Bank
2,56% dari periode sebelumnya, sedangkan Return senantiasa mampu memberikan layanan prima
on Equity (ROE) pada level 15,54% dari posisi tahun (service excellence) dengan kepuasan, dan loyalitas
2024 yang sebesar 13,62%. Bank Mega juga mampu nasabah serta untuk mendukung efisiensi dan
menjaga ketahanan permodalan dan tingkat likuiditas efektivitas operasional Bank. Sepanjang tahun 2025,
yang memadai guna mendukung pertumbuhan bisnis terdapat fitur-fitur baru pada aplikasi M-Smile yang
yang sehat dan berkelanjutan. Hal ini tercermin dari semakin memberikan kemudahan kepada para
posisi Capital Adequacy Ratio (CAR) yang meningkat nasabah dalam melakukan transaksi perbankannya.
menjadi 30,49% dari periode sebelumnya sebesar Inisiatif-inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan
25,77%, serta Loan to Deposit Ratio (LDR) yang proposisi nilai yang berbeda dan memperkuat
terjaga pada level 64,48%. Sementara itu, BOPO branding Bank di tengah pasar yang kompetitif.
membaik menjadi 69,12% dari sebelumnya sebesar
73,61%, yang mencerminkan Bank semakin efisien. Pengawasan Perumusan dan Penerapan
Strategi dan Kebijakan Bank
Penilaian Terhadap Kinerja Direksi Sebagai bagian dari tugas dan tanggungjawabnya,
Dewan Komisaris melihat bahwa Direksi berhasil Dewan Komisaris melakukan pengawasan terhadap
menunjukkan kepemimpinan strategis yang solid penerapan kebijakan strategi yang dijalankan Direksi,
selama tahun 2025 di tengah dinamika makro serta memberikan dukungan, saran, dan nasihat
ekonomi global dan nasional yang penuh tantangan. dalam rangka menjaga kinerja Bank sebagaimana
Secara berkala Dewan Komisaris melakukan yang tertuang dalam Rencana Bisnis Bank (RBB).
pengawasan kinerja Direksi atas pencapaian target Pengawasan terhadap pelaksanaan RBB dilaporkan
realisasi Rencana Bisnis Bank (RBB) yang telah kepada OJK secara berkala melalui laporan
ditetapkan. Dalam penilaian Dewan Komisaris, Direksi pengawasan RBB
mampu menjaga stabilitas kinerja Bank melalui
adaptasi yang cepat dan tepat. Kami juga menilai Pengawasan terhadap perumusan dan penerapan
Direksi telah menjalankan tugas dan tanggung strategi dan kebijakan Bank dilakukan berdasarkan
jawabnya serta merespon tantangan ekonomi dengan ketentuan yang tertuang dalam Anggaran Dasar
sangat baik sepanjang tahun 2025. Hal ini didasarkan Bank, yaitu melalui penyelenggaraan rapat secara
pada pencapaian target RBB yang telah ditetapkan berkala (setiap minggu) Dewan Komisaris dengan
sebelumnya sebagaimana telah disampaikan ke Direksi. Selain itu, Dewan Komisaris juga melakukan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). pengawasan dan peninjauan strategi, baik melalui
laporan-laporan yang disampaikan oleh komite-
Penilaian Dewan Komisaris terhadap kinerja Direksi komite di bawah Dewan Komisaris, atau melalui
didasarkan pada beberapa hal di antaranya kinerja sarana komunikasi tertulis lainnya. Pengawasan
Bank yang positif di tahun 2025 tercermin dari juga dilakukan terhadap laporan audit internal
beberapa indikator keuangan utama seperti posisi maupun eksternal, serta memastikan Direksi telah
profitabilitas, total aset dan penyaluran kredit yang menindaklanjuti temuan audit dan rekomendasi
tumbuh positif, kualitas aset yang terjaga, didukung dari Internal Audit (IADT), auditor eksternal, hasil
oleh posisi likuiditas dan rasio permodalan yang kuat. pengawasan Otoritas Jasa Keuangan dan Bank
Indonesia, serta regulator lainnya.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 33
Page 36
Laporan Manajemen
Dalam hal penerapan teknologi digital perbankan, Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026
Dewan Komisaris juga melakukan evaluasi atas diprediksi BI meningkat dalam kisaran 4,9–5,7% (yoy)
pengembangan bisnis digital dan keamanan siber. sejalan dengan berbagai kebijakan Pemerintah dan
Selain itu, pengawasan juga dilakukan terhadap Bank Indonesia untuk mendorong pertumbuhan
penerapan strategi pengembangan sumber daya ekonomi. BI terus memperkuat bauran kebijakan
manusia guna memastikan kesiapan insan Bank melalui kebijakan moneter, makroprudensial, dan
Mega dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya sistem pembayaran yang bersinergi erat dengan
terkait dengan pencapaian target-target yang telah kebijakan stimulus fiskal dan sektor riil Pemerintah
ditetapkan. untuk mendorong pertumbuhan yang lebih tinggi
dan berdaya tahan. Fondasi pertumbuhan yang lebih
Lebih lanjut, Dewan Komisaris juga telah tinggi pada tahun 2026 mulai terlihat sejak akhir
menyampaikan rekomendasi atas perumusan dan tahun 2025. Peningkatan ini terutama ditopang oleh
penerapan strategi dan kebijakan Bank kepada permintaan domestik dari konsumsi rumah tangga
Direksi sepanjang tahun 2025, baik secara langsung dan investasi. Inflasi juga diperkirakan tetap berada
maupun melalui komite-komite di Tingkat Dewan dalam kisaran target bank sentral.
Komisaris. Peran aktif Dewan Komisaris dalam
menjalankan fungsi pengawasan didukung dengan Secara keseluruhan, perkembangan makro ekonomi
kerja sama yang baik dengan Direksi, sehingga dapat dan perbankan di tahun 2026 menunjukkan
mengantarkan Bank Mega mencapai pertumbuhan kombinasi antara peluang besar dalam digitalisasi dan
kinerja yang berkelanjutan. tantangan yang harus dihadapi terkait likuiditas dan
biaya operasional. Kami melihat adaptasi terhadap
Merujuk pada hasil berbagai pengawasan Dewan perubahan menjadi kunci bagi keberhasilan Bank di
Komisaris sepanjang tahun 2025, kami menganggap masa depan.
bahwa kegiatan pengelolaan Bank oleh Direksi telah
dilakukan secara maksimal sesuai dengan ketentuan Dewan Komisaris juga memandang Bank Mega perlu
peraturan perundang-undangan, didukung oleh untuk terus secara proaktif mengantisipasi risiko
manajemen risiko dan sistem pengendalian internal yang timbul dari dinamika politik, ekonomi, dan
yang efektif. pasar keuangan global dengan mengadopsi strategi
manajemen risiko yang lebih tangguh, memperkuat
Pandangan atas Prospek Usaha Bank portofolio bisnis, serta memperluas diversifikasi
Ke depan, pertumbuhan ekonomi global tahun 2026 produk dan layanan guna memastikan stabilitas dan
diperkirakan masih diwarnai dengan ketidakpastian pertumbuhan yang berkelanjutan.
yang juga masih tetap tinggi. Bank Indonesia
memprediksi pertumbuhan ekonomi global akan Dewan Komisaris menilai Rencana Bisnis Bank (RBB)
melambat ke 3,2% di tahun 2026, dipicu oleh tarif serta Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB)
resiprokal Amerika Serikat dan tensi geopolitik. tahun 2026 yang disusun oleh Direksi telah dirancang
Prospek perekonomian global masih berada dalam dengan memperhatikan asumsi dasar dan proyeksi
tren melambat disertai ketidakpastian pasar keuangan ekonomi di masa mendatang. Secara keseluruhan,
yang tetap tinggi. Selain tertekan oleh tarif resiprokal Dewan Komisaris sependapat dengan Direksi
AS dan tensi geopolitik global, perlambatan juga bahwa dengan strategi tersebut mencerminkan
dibarengi oleh perbedaan kinerja pertumbuhan komitmen untuk meraih pertumbuhan positif di tahun
antarnegara. Sementara itu, IMF telah menaikkan mendatang.
proyeksi pertumbuhan ekonomi global tahun 2026
menjadi 3,3% di tengah meningkatnya investasi
AI dan meredanya tekanan tarif AS. Kombinasi ini
memberi sinyal ekonomi global lebih resillient, meski
risiko koreksi valuasi dan tensi dagang masih ada.
34 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 37
Pandangan atas Penerapan Tata Kelola Bank WBS dikelola secara independen oleh Divisi Crime
Dewan Komisaris menilai bahwa Bank Mega and Fraud Investigation yang secara berkala
senantiasa berpegang teguh pada komitmen untuk menyampaikan Laporan Hasil Investigasi kepada
menerapkan praktik terbaik tata kelola perusahaan di Direksi dan Dewan Komisaris. Laporan tersebut
seluruh tahapan operasionalnya di seluruh lini jajaran memuat kronologis kasus, hasil investigasi,
organisasi. Komitmen untuk melaksanakan Tata rekomendasi sanksi terhadap pegawai yang terbukti
Kelola Bank yang konsisten akan membangun fondasi melakukan pelanggaran, serta langkah tindak
yang kuat agar sistem Perusahaan menjadi sehat lanjut yang dilakukan oleh Bank. Mekanisme ini
dan tangguh serta memiliki daya saing yang lebih, mencerminkan adanya sistem pengendalian internal
dan pada akhirnya akan meningkatkan kepercayaan yang berjalan efektif serta pengawasan aktif dari
investor, serta memberikan nilai dalam jangka panjang. organ tata kelola.
Sebagai bagian dari evaluasi rutin, SelfAssessment, Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris memastikan
peniliaian sendiri dilakukan berdasarkan ketentuan bahwa pengelolaan WBS telah dilaksanakan secara
POJK No.17/2023 dan SEOJK No.13/POJK.03/2017 objektif, profesional, dan sesuai dengan kebijakan
tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum. serta prosedur internal yang berlaku. Seluruh laporan
Penilaian ini dilakukan dua kali dalam setahun, yakni yang diterima telah ditindaklanjuti secara tepat
pada Juni dan Desember. Hasil Self-Assessment waktu dan proporsional, dengan tetap menjunjung
Semester I dan II tahun 2025 menunjukkan nilai tinggi prinsip kerahasiaan dan perlindungan terhadap
2 (dua) atau baik. Hal ini menandakan bahwa secara pelapor.
umum, Bank Mega telah menerapkan prinsip Tata
Kelola dengan baik dan memenuhi persyaratan yang Dewan Komisaris menilai bahwa implementasi WBS
memadai. OJK telah memberikan penilaian atas telah berjalan efektif dalam memperkuat budaya
penerapan tata kelola Bank untuk semester I - 2025 kepatuhan, meningkatkan kesadaran anti-fraud, serta
dengan hasil yang sama, yaitu 2 (dua), sedangkan membangun lingkungan kerja yang berintegritas
untuk semester II, hingga laporan ini diterbitkan, tinggi di seluruh lini organisasi. Ke depan, Bank akan
masih dalam proses penilaian oleh OJK. terus melakukan penyempurnaan terhadap sistem
ini guna memastikan keberlanjutan penerapan
Dewan Komisaris berpandangan bahwa pada tahun prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas,
2025 Direksi telah melakukan tugasnya dalam independensi, dan kewajaran dalam setiap aspek
merumuskan dan melaksanakan strategi serta operasional.
kebijakan Bank Mega terkait GCG dengan baik.
Dengan senantiasa menjunjung tinggi prinsip kehati- Frekuensi dan Cara Pemberian Nasihat
hatian dan didukung oleh kerangka kerja manajemen kepada Direksi
risiko, Dewan Komisaris percaya bahwa kelangsungan Sebagai bagian dari tugas dan tanggung jawabnya,
usaha Bank dapat terjaga dengan baik. Dewan Komisaris dapat memberikan berbagai
masukan, saran dan nasihat kepada Direksi terkait
Pandangan atas Sistim Pelaporan upaya pencapaian target Bank. Hal ini disampaikan
Pelanggaran melalui mekanisme rapat Dewan Komisaris dengan
Sebagai bagian dari penguatan GCG, Bank Mega telah mengundang Direksi (rapat bersama dengan anggota
mengimplementasikan Sistem Pelaporan Pelanggaran Direksi). Sepanjang tahun 2025, frekuensi rapat yang
(Whistleblowing System/WBS) sebagai mekanisme diselenggarakan Dewan Komisaris adalah sebanyak
yang transparan dan akuntabel untuk menerima serta 9 (Sembilan) kali sedangkan rapat bersama Direksi
menindaklanjuti laporan dugaan pelanggaran. Sistem sebanyak 31 (tiga puluh satu) kali. Dalam rapat
ini dapat diakses oleh seluruh pemangku kepentingan, tersebut, Dewan Komisaris membahas berbagai hal
baik internal maupun eksternal, melalui berbagai kanal di antaranya memberikan arahan atas strategi dan
pengaduan yang mudah diakses, seperti WhatsApp, rencana bisnis Bank, kinerja keuangan, dan laporan
email, dan situs web resmi Bank. komite-komite di bawah Dewan Komisaris.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 35
Page 38
Laporan Manajemen
Selain melalui rapat-rapat, tata cara pemberian Komite Audit telah membantu Dewan Komisaris
saran dan nasihat Dewan Komisaris kepada Direksi dalam hal-hal yang berkaitan dengan pengendalian
juga dapat dilakukan secara informal, atau melalui internal, kualitas informasi keuangan, kecukupan
komite-komite di bawah Dewan Komisaris. Dalam kebijakan dan implementasi Pengendalian Internal
memberikan saran dan nasihat, Dewan Komisaris atas Pelaporan Keuangan Bank (ICoFR), kualitas
selalu mempertimbangkan masukan dari komite- pelaksanaan Internal Audit (IADT), kecukupan
komite yang berada di bawah Dewan Komisaris yang hasil audit, dan tindak lanjut yang dilakukan oleh
secara aktif melakukan pengawasan terhadap bidang- Manajemen berdasarkan laporan auditor eksternal,
bidang yang menjadi tanggung jawab masing-masing serta kepatuhan Bank terhadap semua ketentuan
komite. peraturan yang berlaku.
Penilaian terhadap Kinerja Komite di Bawah Komite Pemantau Risiko telah membantu Dewan
Dewan Komisaris Komisaris dalam hal-hal yang berkaitan dengan sistem
Bank Mega memiliki 3 (tiga) komite di bawah Dewan manajemen risiko Bank Mega, dan telah memberikan
Komisaris yang bertugas membantu Dewan Komisaris saran, evaluasi, dan pemantauan terhadap penerapan
dalam melaksanakan fungsi pengawasan, yaitu kebijakan manajemen risiko Bank.
Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, serta Komite
Remunerasi dan Nominasi. Pembentukan komite- Komite Remunerasi dan Nominasi telah membantu
komite di bawah Dewan Komisaris tersebut diatur Dewan Komisaris dalam proses nominasi kandidat,
dalam Board Manual Dewan Komisaris dan telah memberikan saran dan rekomendasi terkait
sesuai dengan ketentuan penerapan tata kelola bank remunerasi yang sesuai bagi anggota Dewan
umum yang diatur dalam POJK No. 17 tahun 2023 Komisaris dan Direksi, serta mengawasi penerapan
strategi remunerasi pegawai.
Sepanjang tahun 2025, ketiga komite tersebut telah
melaksanakan tugas dan tanggung jawab mereka Selain itu, dalam rangka Konglomerasi Keuangan
dengan tepat, dimana masing-masing anggota komite Mega Corpora, dimana Bank Mega sebagai
berpartisipasi dalam pertemuan dan rapat-rapat Entitas Utama, maka untuk menjalankan tugas
untuk memberikan rekomendasi dan saran kepada dan tanggungjawabnya, Dewan Komisaris telah
Dewan Komisaris berdasarkan bidang tanggung membentuk Komite Tata Kelola Terintegrasi. Pada
jawab dan keahlian masing-masing. tahun 2025, Komite ini telah menjalankan tugas
dan tanggung jawab dengan baik terkait tugas dan
Dalam mengevaluasi kinerja komite, Dewan Komisaris fungsi pengawasan atas penerapan Tata Kelola pada
mengacu pada Struktur Tata Kelola, Proses Tata masing-masing Lembaga Jasa Keuangan (LJK) dalam
Kelola, dan Hasil Tata Kelola. Kriteria yang digunakan Konglomerasi Keuangan Mega Corpora dengan
Dewan Komisaris dalam proses evaluasi kinerja mengacu pada Pedoman Tata Kelola Terintegrasi.
ketiga komite tersebut adalah profesionalitas dan
independensi, pelaksanaan fungsi pengawasan dan Dewan Komisaris menilai bahwa komite-komite
pembinaan, serta pengidentifikasian hal-hal yang tersebut telah melaksanakan tugas dan tanggung
memerlukan perhatian Dewan Komisaris. Metode jawabnya dengan tepat sepanjang tahun 2025.
penilaian atas kinerja Komite dilakukan berdasarkan Seluruh rekomendasi masing-masing Komite juga
penilaian atas performa Komite secara kolektif telah diterima oleh Dewan Komisaris dan menjadi
(kolegial), performa masing-masing anggota Komite, bahan pertimbangan dalam proses pengambilan
dan performa masing-masing Ketua Komite. keputusan atas usulan yang disampaikan Direksi.
36 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 39
Komposisi Dewan Komisaris Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh
Sepanjang tahun 2025 tidak terjadi perubahan pada jajaran Direksi dan segenap Insan Bank Mega atas
komposisi Dewan Komisaris. Dengan demikian, kerja keras dan dedikasinya, sehingga Bank Mega
komposisi Dewan Komisaris pada tahun 2025 adalah dapat merespons tantangan bisnis yang terjadi
sebagai berikut: sepanjang tahun 2025. Dewan Komisaris meyakini
tahun 2025 telah memberikan banyak pembelajaran
Jabatan Nama yang sangat berharga. Karena itulah, Dewan Komisaris
Komisaris Utama Chairul Tanjung berharap Direksi dan seluruh Insan Bank Mega untuk
terus menerapkan strategi yang adaptif dengan tetap
Komisaris Independen Achjadi Ranuwisastra
mengedepankan kehati-hatian demi mencatatkan
Komisaris Independen Lambock V. Nahattands
performa yang lebih baik dan berkelanjutan di tahun-
Komisaris Independen Hizbullah tahun mendatang.
Dari 4 (empat) orang anggota Dewan Komisaris, Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para
3 (tiga) orang diantaranya atau 75% (Tujuh puluh lima pemegang saham, nasabah, mitra, dan seluruh
persen) merupakan Komisaris Independen. Komposisi pemangku kepentingan atas kepercayaan dan
tersebut telah memenuhi peraturan POJK No.17 tahun dukungan yang memungkinkan Bank Mega untuk
2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank memberikan nilai tambah bagi para pemangku
Umum, dimana komposisi Komisaris Independen kepentingan sambil berkontribusi pada pembangunan
adalah minimal 50% (lima puluh persen) dari jumlah berkelanjutan di Indonesia. Terakhir, Dewan Komisaris
keseluruhan anggota Dewan Komisaris. mengucapkan terima kasih kepada regulator
Pemerintah Republik Indonesia, khususnya dan
Apresiasi dan Penutup Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas dukungan yang
Setelah melewati beberapa tahun yang cukup berat, tiada henti kepada industri perbankan termasuk Bank
pada tahun 2025 Bank Mega telah berhasil meraih Mega.
kinerja yang baik dan merupakan kemajuan yang
sangat berarti. Direksi Bank Mega, dengan dukungan
seluruh jajaran Insan Bank Mega, berhasil meraih
kinerja positif yang menggembirakan, dan membuka
jalan untuk meraih kinerja yang lebih baik lagi waktu
mendatang.
Jakarta, Maret 2026
Atas nama Dewan Komisaris,
Chairul Tanjung
Komisaris Utama
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 37
Page 40
Laporan Manajemen
Dewan
Komisaris
Achjadi Ranuwisastra Hizbullah
Komisaris Independen Komisaris Independen
38 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 41
Chairul Tanjung Lambock V. Nahattands
Komisaris Utama Komisaris Independen
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 39
Page 42
Laporan Manajemen
Laporan
Direksi
Kostaman Thayib
Direktur Utama
40 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 43
Pencapaian kinerja yang gemilang pada tahun 2025 menjadi bukti
kerja pintar dan keras seluruh insan Bank Mega dalam perjalanan
Bank bertransformasi dari bank skala menengah menjadi bank
skala besar dengan berbasis kehandalan ekosistem CR Corp, dan
menjadi one stop solution banking bagi para nasabah.
Para Pemegang Saham yang Terhormat,
Di tengah kondisi makro ekonomi dan industri yang Di bidang ekonomi, perang dagang dilancarkan
menantang, Bank berhasil menutup tahun buku Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada
2025 dengan mencatatkan peningkatan kinerja yang April 2025 dengan pengenaan tarif impor universal
menggembirakan, yang tercermin dalam pencapaian sebesar 10% atas semua barang yang masuk ke AS,
laba sebelum pajak yang naik 27,7%, menjadi Rp4,16 ditambah dengan tarif resiprokal yang sangat tinggi
triliun. Pencapaian ini tersebut diperoleh dari kepada 57 negara mitra dagang termasuk Tiongkok,
komitmen seluruh jajaran Bank Mega dan konsistensi Kanada, Meksiko, dan Uni Eropa. Kebijakan tarif
dalam penerapan kebijakan strategis, dengan tetap sepihak AS dan ketegangan geopolitik berdampak
mencermati kondisi perekonomian dan usaha yang pada perlambatan pertumbuhan ekonomi global
berpotensi berdampak pada kinerja Bank. dengan fragmentasi antarnegara yang semakin
melebar. Hal ini semakin memperparah dampak
Pencapaian kinerja di tahun 2025 akan kami jadikan gangguan rantai pasok dunia dari ketegangan
pijakan untuk melompat lebih tinggi di tahun-tahun geopolitik yang telah terjadi sejak tahun 2024.
berikutnya, agar Bank Mega dapat menjadi bank yang
tumbuh secara berkelanjutan, dan pada akhirnya Namun demikian, ekonomi global dinilai lebih tangguh
mewujudkan visinya, “Menjadi Kebanggaan Bangsa”. di tahun 2025. Dana Moneter International (IMF)
memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global tahun
Kondisi Perekonomian Global dan Indonesia 2025 sebesar 3,3%. Sementara itu, Bank Indonesia
Tahun 2025 (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi
Sepanjang tahun 2025, perekonomian global global pada tahun 2025 sebesar 3,2%. Hal tersebut
dihadapkan oleh berbagai dinamika. Tekanan dipengaruhi oleh kenaikan ekonomi Jepang dan India
geopolitik yang tetap tinggi, diantaranya disebabkan yang didukung konsumsi rumah tangga dan kebijakan
oleh terus berlangsungnya konflik bersenjata tanpa stimulus fiskal. Sementara itu, Amerika, China, Brazil
titik terang yang jelas di beberapa bagian dunia, dan negara – negara maju tumbuh melambat.
antara lain perang Israel dan Palestina, Rusia dan
Ukraina serta konflik Amerika Serikat (AS) dengan Di tengah kondisi perekonomian global tersebut,
Iran dan Greenland serta serangan AS terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia menunjukkan
Venezuela di awal tahun 2026 ini. ketahanan dan cenderung membaik didukung
konsumsi domestik, investasi dan ekspor. Badan Pusat
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 41
Page 44
Laporan Manajemen
Statistik telah mengumumkan tingkat pertumbuhan Analisis Kinerja Bank Mega 2025
ekonomi Indonesia tahun 2025 sebesar 5,1%.
Strategi dan Kebijakan Strategis Bank Mega
Program Asta Cita yang di canangkan Presiden Bank Mega mencermati setiap perkembangan
Prabowo dipandang sebagai salah satu kerangka perekonomian yang dinamis dan melakukan langkah
kebijakan strategis yang bisa berkontribusi terhadap mitigasi yang terukur terhadap dampaknya dalam
pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2025 bisnis perbankan. Langkah ini bertujuan untuk
dan seterusnya. Program Asta Cita seperti Program memastikan realisasi kebijakan strategis, pencapaian
Makanan Bergizi Gratis (MBG), Program Koperasi Desa kinerja bisnis tahun berjalan, sekaligus menjaga
Merah Putih, Program Sekolah Rakyat, Pembangunan kesinambungan pertumbuhan rencana bisnis Bank.
3 juta Rumah Rakyat dan Program Danantara, akan Kami juga terus merespon setiap perubahan yang
menggerakkan UMKM dan rantai pasok lokal (petani, terjadi dengan melakukan penyesuaian secara efektif
peternak, katering), meningkatkan belanja pemerintah dan efisien.
(fiscal stimulus), memperluas basis pertumbuhan di
daerah dan mendorong inklusi keuangan. Pada tahun 2025, arah kebijakan Bank Mega adalah
melanjutkan transformasi dari bank dengan skala
Sementara itu, stabilitas makroekonomi Indonesia menengah menjadi bank dengan skala besar dengan
tetap terjaga dengan baik. Inflasi terkendali dalam berbasis kehandalan ekosistem PT CT Corpora (“CT
rentang sasaran 2,5±1%. Di pasar keuangan, Indeks Corp”) yang mempersatukan jasa keuangan dan
Harga Saham Gabungan (IHSG) terus menguat dan transaksi retail sehingga Bank dapat menjadi one
berada di level 8.644,26 pada 29 Desember 2025. Nilai stop solution banking bagi nasabahnya.
tukar rupiah juga relatif stabil di kisaran Rp16.785 per
dolar AS pada Desember 2025, didukung kebijakan Transformasi teknologi informasi terus dilakukan untuk
stabilisasi Bank Indonesia. mendukung perkembangan bisnis retail, perbankan
digital dan mitigasi risiko operasional. Hal ini penting
Sektor perbankan Indonesia tetap kuat dengan posisi dilakukan untuk mendorong peningkatan aktivitas
permodalan dan likuiditas yang memadai, ditopang konsumsi dan transaksi, seiring dengan perubahan
penempatan dana pemerintah di sektor perbankan perilaku masyarakat yang semakin mengutamakan
pada semester kedua 2025 serta sejumlah faktor transaksi digital, nirsentuh (contactless), dan non-
lainnya. tunai (cashless) pascapandemi.
Pertumbuhan kredit perbankan nasional di tahun Untuk mencapai tujuan tersebut, Bank menerapkan
2025 melambat menjadi 9,69% secara tahunan, dari berbagai kebijakan agar kinerja Bank dapat tercapai
10,39% pada 2024, namun angka ini masih berada secara maksimal. Dalam menyalurkan kredit, Bank
dalam kisaran target Bank Indonesia (BI) sebesar Mega melakukannya secara selektif dan prudent
8–11%. Kredit investasi yang menjadi kontribusi utama kepada debitur yang memiliki track record yang baik
dalam pertumbuhan kredit perbankan sebesar 21,06% dan teruji serta fokus pada segmen korporasi guna
seiring berlanjutnya belanja proyek dan ekspansi menyikapi kondisi perekonomian yang masih diliputi
modal. Namun, pertumbuhan kredit di segmen lain ketidakpastian, antara lain pada proyek-proyek
relatif tertahan. Pertumbuhan tersebut diiringi rasio strategis nasional baik secara bilateral maupun
kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL-gross) sindikasi. Penyaluran kredit diberikan kepada debitur
perbankan yang secara agregat tetap rendah sebesar yang memiliki finansial yang kuat, khususnya kepada
2,05%. perusahaan dengan rating dan kondisi keuangan yang
solid. Penyaluran kredit kepada segmen komersial dan
Rasio Aset Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/ joint financing juga dilakukan dengan memperhatikan
DPK) masih terjaga di 28,57%, dengan DPK yang kekuatan finansial debitur atau calon debitur serta
melesat hingga 13,83% pada 2025. yang memiliki rekam jejak sangat baik.
Dari sisi permodalan, rasio kecukupan modal Agar kualitas kredit tetap terjaga dengan baik, Bank
(Capital Adequacy Ratio/CAR) perbankan sebesar Mega melakukan langkah preventif antara lain melalui
25,89% sehingga semakin mampu untuk menyerap sinyal peringatan awal (early warning signal) dengan
risiko. Hasil stress test Bank Indonesia menunjukkan aktivitas check on the spot secara berkala sesuai
ketahanan perbankan tetap kuat, ditopang oleh dengan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian
kemampuan bayar dan profitabilitas korporasi yang Bank dapat melihat perkembangan usaha debitur.
terjaga.
42 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 45
Penyaluran kredit pada sektor konsumsi di-drive oleh Bank terus berusaha menyempurnakan varian produk
kartu kredit. Dengan pertumbuhan ekonomi tahun dan memberikan layanan yang lebih cepat, lebih baik
2025 yang positif dan didorong oleh konsumsi rumah dan lebih akurat kepada nasabah.
tangga, kartu kredit menunjukkan pertumbuhan
yang baik. Strategi yang diterapkan di bidang Dari sisi Treasury, Bank Mega secara aktif dan
kartu kredit adalah meningkatkan akuisisi dengan konservatif menjalankan usahanya secara hati-
fokus pada nasabah dengan profil risiko yang lebih hati dalam menjaga portfolio asset dan liabilities
rendah. Sedangkan untuk meningkatkan sales volume supaya tetap menghasilkan profit namun tetap
dilakukan dengan memilih merchant yang tepat untuk memperhatikan likuiditas. Di tengah tantangan
fokus pada program e-commerce sebagai sumber kondisi ekonomi yang tidak menentu pada tahun
pertumbuhan transaksi, dan me-leverage ekosistem 2025, Treasury masih dapat memanfaatkan volatilitas
PT CT Corpora (“CT Corp”) baik kanal offline maupun yang ada di pasar dengan tetap melakukan investasi
online sebagai strategic partner utama. dari kelebihan likuiditas Bank, mengatur funding gap
antara aset dan liabilitas dan memastikan stabilitas
Keunggulan utama dari ekosistem CT Corp ini adalah likuiditas Bank dengan melihat jumlah High Quality
keberadaan MPC Points, sistem loyalti terintegrasi Liquid Assets (HQLA), Liquidity Coverage Ratio
yang dapat diperoleh dari setiap transaksi kartu (LCR), dan Net Stable Funding Ratio (NSFR).
kredit maupun akumulasi saldo tabungan. Dengan
konversi 1 MPC Point setara dengan Rp1, nasabah Sepanjang tahun 2025, Bank Mega menerapkan
dapat menukarkan poin untuk berbagai keuntungan pengendalian biaya yang disiplin dan menjadi fokus
di seluruh merchant CT Corp, seperti antara lain utama dalam meningkatkan efisiensi operasional.
pembelian tiket perjalanan melalui Antavaya, diskon Bank Mega menjalankan berbagai inisiatif dalam
belanja di di Metro Department Store, Trans Fashion menjalankan efisiensi operasional, termasuk
Indonesia, dan Trans FnB seperti Coffee Bean & Tea digitalisasi proses, otomasi operasional, serta
Leaf, Baskin Robbins, Wendy’s, Warung Wardani, pengelolaan biaya yang lebih efektif. Langkah-langkah
Gyukatsu, Tasty Kitchen, serta menginap di The Trans ini juga memastikan bahwa Bank tetap kompetitif dan
Luxury Hotel Bandung dan Wahana bermain bersama mampu beradaptasi dengan perubahan kebutuhan
keluarga di Trans Studio dan KidCity. pasar.
Tahun 2025 merupakan fase lanjutan konsolidasi Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Digital
ekonomi nasional yang ditandai dengan Banking
meningkatnya mobilitas masyarakat, yang turut Sebagai bagian dari strategi digital, Bank Mega terus
meningkatkan pertumbuhan sektor pariwisata baik mengembangkan aplikasi M-Smile yang menawarkan
domestik maupun internasional. Oleh sebab itu, kemudahan kepada nasabah untuk mengakses
Bank Mega tetap mengadakan Mega Travel Fair yang informasi dan layanan bank dalam satu genggaman.
diselenggarakan 2 (dua) kali dalam setahun, untuk M-Smile hadir sejak 15 April 2020, dan hingga kini telah
memberikan penawaran menarik dalam mengisi mencatatkan peningkatan berkelanjutan, baik dari sisi
liburan sekolah maupun liburan akhir tahun. pengguna maupun aktivitas transaksi. Hingga saat ini,
M-Smile telah menyediakan beragam fitur antara lain
Strategi untuk dana pihak ketiga, yaitu dengan pembukaan rekening tabungan digital Mega Zaver,
menitikberatkan pada segmen retail dengan informasi mutasi, tagihan, tarik tunai tanpa kartu,
peningkatan jumlah nasabah Priority Banking untuk transfer, pembayaran, pembelian, top up prepaid,
meningkatkan dana murah. Penambahan jumlah investasi (obligasi dan reksadana), penggunaan QRIS.
customer melalui akuisisi dan anti attrition akan
terus ditingkatkan. Dengan pertumbuhan DPK Selain itu, nasabah memiliki keleluasaan untuk
retail maka diharapkan likuiditas lebih stabil dan memilih sumber dana untuk bertransaksi seperti
berkesinambungan bagi Bank. Nasabah korporasi dari tabungan, kartu kredit maupun uang elektronik.
diperkirakan juga akan memberikan kontribusi Nasabah juga dapat melakukan pengaturan rekening
terhadap pertumbuhan total DPK yang disesuaikan baik tabungan maupun kartu kredit secara mandiri
dengan kebutuhan Bank dalam menarik Dana Pihak dan update promo terkini.
Ketiga terutama valas. Strategi penghimpunan DPK
dari nasabah korporasi akan difokuskan pada medium Pada tahun 2025, Bank Mega melalukan pengkinian
size company sehingga ketergantungan pada M-Smile termasuk mennngkatkan beberapa fitur
deposan inti dapat dikurangi. produk dan layanan berbasis teknologi informasi
yang dikembangkan, antara lain yaitu perluasan
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 43
Page 46
Laporan Manajemen
layanan QRIS Cross Border untuk mendukung level organisasi pun ditinjau secara berkala guna
transaksi pembayaran non-tunai lintas negara. memastikan bahwa strategi dan kebijakan yang telah
Melalui kolaborasi dengan ASPI dan Bank Indonesia, disusun masih relevan dengan perkembangan bisnis.
telah dilakukan penambahan negara Jepang, untuk
melengkapi negara tujuan sebelumnya yaitu Thailand, Dengan dibantu oleh komite-komite di bawah Direksi
Malaysia, dan Singapura, sehingga memberikan dan organ pendukung lainnya, Direksi melakukan
fleksibilitas dan kemudahan transaksi bagi Nasabah pengawasan ketat atas penerapan strategi dan
saat berada di luar negeri. kebijakan Bank. Terdapat Sembilan komite di bawah
Direksi, yaitu Komite Manajemen Risiko, Komite Aset
Bank Mega menghadirkan pengembangan fitur QRIS dan Liabilitas (ALCO), Komite Kebijakan Perkreditan,
TAP berbasis NFC pada aplikasi Mega Smart Mobile Komite Pengarah Teknologi Informasi, Komite
(M-Smile) dan perangkat EDC Bank Mega. Melalui Sumber Daya Manusia, Komite Produk, Komite
QRIS TAP, Nasabah dapat melakukan pembayaran Kredit, Komite Manajemen Krisis. Sedangkan dalam
cukup dengan menempelkan smartphone berfitur rangaka Konglomerasi Keuangan Mega Corpora,
NFC ke EDC merchant tanpa perlu memindai QR Bank sebagai Entitas Utama untuk menjalankan
secara manual. Pengembangan ini merupakan bentuk tugas dan tanggung jawabnya, Bank memiliki Komite
dukungan Bank Mega terhadap sistem pembayaran Manajemen Risiko Terintegrasi di bawah koordinasi
nasional berbasis QRIS serta upaya peningkatan Direksi. Selain komite-komite di bawah Direksi, organ
kenyamanan transaksi bagi Nasabah dan Merchant. pendukung Direksi lainnya yaitu Unit Manajemen
Risiko, Kepatuhan dan fungsi Audit Internal melakukan
Untuk memperkuat layanan digital melalui pemantauan operasional harian dan memberikan
peningkatan akses informasi dan layanan mandiri masukan mengenai risiko kredit dan operasional.
nasabah, yang turut mendukung efisiensi sumber Hasil pemantauan tersebut menjadi arahan dalam
daya dan operasional, telah dilakukan enhancement pelaksanaan tindakan perbaikan guna memastikan
pada Chatbot MILA (Mega Intelligent Assistant). kepatuhan terhadap ambang batas risiko.
Sejalan dengan inovasi yang dikembangkan tersebut Pencapaian Kinerja 2025
di atas, Bank Mega berhasil membukukan kenaikan Di tengah kondisi industri perbankan yang masih
jumlah unduhan aplikasi M-Smile sebesar 27,64 % yoy menghadapi tekanan suku bunga dan persaingan
menjadi 1.413.349 di tahun 2025. Kenaikan ini turut likuiditas, Bank Mega patut bersyukur karena berhasil
mendorong peningkatan jumlah pengguna aplikasi menutup tahun buku 2025 dengan baik. Bank Mega
M-Smile yang mencapai 1.163.197 per 31 Desember membukukan laba sebelum pajak sebesar (Profit
2025 dengan pertumbuhan sebesar 20% yoy. Sejalan Before Tax/PBT) sebesar Rp4,16 triliun atau tumbuh
dengan hal tersebut, Bank Mega mencatatkan kenaikan sebesar 27,7%, dari periode yang sama tahun
nilai transaksi melalui aplikasi M-Smile sebesar 57% sebelumnya sebesar Rp3,26 triliun. Perolehan laba
yoy menjadi Rp 78.154 miliar. Pertumbuhan nilai Bank Mega ini dikontribusikan melalui kenaikan Fee
transaksi ini didukung oleh kenaikan jumlah transaksi Based Income sebesar 53,6% menjadi Rp2,79 Triliun
menjadi 16.933.122 atau naik 45% yoy di tahun 2024. dari posisi yang sama periode sebelumnya sebesar
Rp1,95 Triliun, dan langkah efisiensi yang dijalankan
Guna mendukung pertumbuhan produk dan layanan secara disiplin.
digital perbankan, Bank Mega secara terus menerus
memperkuat kemampuan dan kapasitas cyber Total aset Bank Mega meningkat 4% menjadi Rp140,83
security sebagai langkah proaktif dalam meningkatkan triliun, dibandingkan tahun sebelumnya sebesar
keamanan TI dan mengantisipasi ancaman virus, Rp134,91 triliun dengan kredit korporasi sebagai porsi
malware serta memitigasi risiko-risiko digital. terbesar yaitu 68,9% dari total kredit.
Peran Direksi dalam Perumusan Strategi dan Pertumbuhan kredit ini juga diiringi dengan terjaganya
Kebijakan Strategis kualitas kredit Bank Mega, yang tercermin dari
Strategi dan kebijakan strategis Bank Mega disusun NPLgross sebesar 1,65% dan NPLnett sebesar 1,07%.
dalam jangka pendek dan menengah oleh Direksi
dalam bentuk Rencana Bisnis Bank (RBB), selaras Pada tahun 2025, total kredit di segmen Kartu Kredit
dengan visi dan misi Bank. Dalam kondisi ekonomi mencapai Rp6,8 triliun, meningkat 2% dari tahun 2024
dan bisnis yang bergerak cepat dan dinamis, maka sebesar Rp6,7 triliun. Kenaikan ini ditunjang dengan
strategi dan kebijakan Bank dievaluasi secara berkala pencapaian sales volume sebesar Rp20,1 triliun.
oleh Direksi bersama jajaran manajemen senior Pertumbuhan ini juga didukung oleh peningkatan
Bank. Penerapan strategi dan kebijakan di seluruh transaksi internasional sebesar 2% dan transaksi daring
44 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 47
yang tumbuh sebesar 4%. Digitalisasi dalam proses bidang. Pencapaian di tahun 2025 ini akan lebih
akuisisi nasabah tetap menjadi fokus utama, dengan memacu Bank dalam mengarungi tantangan dan
penerapan sistem paperless dan verifikasi digital yang peluang di tahun 2026.
memperkuat efisiensi sekaligus menjaga kualitas
portofolio. Prinsip kehati-hatian pada pelaksanan Aktivitas Utama Serta Jenis Produk Dan Jasa
Bisnis Bank juga berhasil mempertahankan rasio NPL Yang Ditawarkan
konsisten dari 2,2% pada tahun 2024 menjadi 1,99% Kegiatan usaha atau aktivitas utama Bank adalah
pada akhir 2025. menjalankan layanan perbankan dengan menghimpun
dan menyediakan dana bagi masyarakat, serta
Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun Bank memberikan suku bunga yang kompetitif kepada
meningkat sebesar 13,6% menjadi Rp104,13 triliun nasabah. Dalam menjalankan aktivitas utama
dari Rp91,67 triliun pada tahun 2025. Total DPK ini tersebut, Bank Mega menyediakan beragam produk
didominasi oleh Deposito yang tumbuh sebesar dan jasa perbankan, termasuk penyaluran kredit
18,55% menjadi Rp76,0 triliun. Namun demikian, kepada debitur usaha kecil, menengah komersial,
CASA meningkat 2% menjadi Rp28,14 triliun dari joint financing dan korporasi, yang dapat dilihat dan
Rp27,57 triliun pada periode sebelumnya. telah diuraikan pada bab Profil Perusahaan dalam
pembahasan Produk dan Layanan Bank Mega.
Rasio keuangan pada tahun 2025 juga menunjukan
perbaikan. Rasio kecukupan modal minimum atau Tingkat Suku Bunga Penghimpunan Dan
CAR setelah memperhitungkan risiko kredit, pasar dan Penyediaan Dana
operasional adalah sebesar 30,4% dari sebellumnya Dalam menetapkan tingkat suku bunga
25,8% yang mencerminkan struktur permodalan penghimpunan dana dan penyediaan dana, Bank
yang kuat. Rasio Beban Operasional dibandingkan mengacu kepada kondisi perekonomian baik global
Pendapatan Operasional (BOPO) membaik menjadi maupun domestik yang mempengaruhi suku bunga
69,1% dibanding tahun 2024 sebesar 73,6%. acuan Bank Indonesia, harga pokok dana untuk kredit
Return on Asset (ROA) terjaga pada level 3,1% dari (cost of fund), biaya overhead, margin keuntungan
sebelumnya sebesar 2,6%, yang mencerminkan dan perkembangan kondisi ekonomi. SBDK belum
efisiensi operasional yang dilakukan Bank. Sementara memperhitungkan komponen estimasi premi risiko
rasio Return on Equity (ROE) menjadi 15,5% dari 13,6% yang besarnya tergantung dari penilaian Bank
pada 2024. Net Interest Margin (NIM) naik menjadi terhadap risiko untuk masing-masing debitur atau
4,2% dari 4,6%. LDR Bank Mega berada di level kelompok debitur.
64,5% dari 70,3% tahun 2024, hal ini sesuai dengan
kebijakan Bank untuk menjaga rasio LDR pada kisaran SBDK kredit konsumsi non KPR merupakan Kredit
60%-70%. Kendaraan Bermotor, tidak termasuk penyaluran
dana melalui kartu kredit dan personal loan.
Perbandingan Target dan Realisasi
Pencapaian target Bank Mega tercermin dari realisasi Sebagai bentuk kepatuhan terhadap Surat Edaran
Rencana Bisnis Bank (RBB). Dalam menyusun RBB OJK Nomor 9/SEOJK.03/2020 tentang Transparansi
periode 2025 dan revisinya yang telah disampaikan dan Publikasi Laporan Bank Umum Konvensional,
kepada OJK selaku regulator, Bank Mega Bank Mega mengungkapkan informasi Suku Bunga
menggunakan berbagai asumsi baik makro dan mikro, Dasar Kredit (SBDK). Penyajian informasi suku bunga
termasuk diantaranya adalah pertumbuhan ekonomi dasar kredit ini merupakan pemenuhan kewajiban
global dan nasional, tingkat inflasi, nilai tukar Rupiah, Bank sebagai Bank Umum yang melaksanakan
serta pertumbuhan Kredit dan DPK perbankan. kegiatan usaha secara konvensional melaporkan dan
mempublikasikan SBDK dalam mata uang Rupiah.
Laba sebelum pajak tercapai 119,5% dari target.
Sementara itu pencapaian total aset adalah 101,2% Sebagai bentuk kepatuhan terhadap Surat Edaran OJK
dari target yang ditetapkan. Pertumbuhan Dana Pihak Nomor 9/SEOJK.03/2020 tentang Transparansi dan
Ketiga mencapai 108,19% dari target yang ditetapkan Publikasi Laporan Bank Umum Konvensional, Bank
pada Rencana Bisnis Bank 2024. Sementara Mega mengungkapkan informasi Suku Bunga Dasar
pertumbuhan kredit mencapai 96,1% dari target. Kredit (SBDK) yang dapat diakses di www.bankmega.
com dan sosial media Instagram, bankmega.id.
Pencapaian tahun 2025 patut disyukuri karena Penyajian informasi suku bunga dasar kredit ini
sebagian besar indikator keuangan Bank berhasil merupakan pemenuhan kewajiban Bank Mega
mencapai kinerja ini di tengah-tengah kondisi sebagai Bank Umum yang melaksanakan kegiatan
ekonomi yang penuh dengan tantangan di berbagai usaha secara konvensional untuk melaporkan dan
mempublikasikan SBDK dalam mata uang Rupiah.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 45
Page 48
Laporan Manajemen
SBDK pada 2025
Suku Bunga Dasar Kredit Rupiah (Prime Lending Rate)
Berdasarkan Jenis Kredit
Bulan
Kredit Non UMKM Kredit UMKM Non KPR /
KPR/KPA
Korporasi Ritel Menengah Kecil Mikro Non KPA
2025
Januari 10,02% 11,03% 11,16% 12,43% 10,57% 10,53% 10,50%
Februari 10,43% 11,48% 11,55% 12,89% 10,97% 10,98% 10,91%
Maret 9,95% 11,20% 11,22% 12,62% 10,51% 10,70% 10,45%
April 9,82% 10,97% 11,03% 12,40% 10,36% 10,47% 10,30%
Mei 9,75% 10,92% 10,98% 12,35% 10,28% 10,42% 10,22%
Juni 9,69% 10,80% 10,88% 12,25% 10,19% 10,30% 10,14%
Juli 9,77% 10,86% 10,96% 12,31% 10,26% 10,36% 10,21%
Agustus 9,71% 10,77% 10,87% 12,22% 10,19% 10,27% 10,14%
September 9,86% 10,89% 11,01% 12,38% 10,33% 10,39% 10,28%
Oktober 9,97% 11,00% 11,13% 12,46% 10,43% 10,50% 10,38%
November 9,93% 10,98% 11,11% 12,45% 10,39% 10,48% 10,34%
Desember 9,72% 10,79% 10,92% 12,26% 10,18% 10,29% 10,13%
2024
Desember 10,43% 11,48% 11,55% 12,89% 10,97% 10,98% 10,91%
Jumlah, Jenis dan Lokasi Kantor Pengembangan Sumber Daya Manusia
Bank Mega memiliki jaringan kantor yang merupakan Dalam rangka memastikan Bank mampu bersaing
bagian penting dalam fungsi operasional dan dan beradaptasi di tengah lanskap industri
intermediasi dimiliki Bank, serta merupakan garda perbankan yang terus berkembang, Bank Mega
terdepan dalam penjualan produk perbankan, terus melakukan penguatan struktur organisasi
serta menjadi contact point bagi nasabah yang dan memperkuat pengelolaan sumber daya
membutuhkan pelayanan in-person. Pada tahun manusia sebagai fondasi utama dalam mendukung
2025, Bank Mega menawarkan berbagai produk dan keberlanjutan bisnis. Menyadari hal tersebut,
layanan perbankan melalui 355 jaringan Kantor yang Bank Mega mengimplementasikan strategi dan
terdiri dari 55 kantor cabang, 300 kantor cabang kebijakan pengelolaan sumber daya manusia untuk
pembantu, didiukung oleh 8 Kantor Wilayah dan 1 menciptakan talenta yang mampu beradaptasi
Kantor Pusat. Layanan ini juga diperkuat dengan dengan perubahan, dengan tetap memegang budaya
dengan keberadaan 467 ATM di seluruh Indonesia. perusahaan sebagai prinsip dasar dalam berinteraksi
antar sesama karyawan maupun nasabah. Pada akhir
Jaringan Kerja dan Mitra Usaha tahun 2025, jumlah pegawai adalah sebesar 5.287
Dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada pegawai.
para nasabah, Bank Mega terus menjalin kerja sama
dengan berbagai mitra usaha, baik dengan sesama Sepanjang 2025, Bank memperluas pemanfaatan
unit usaha ritel di bawah naungan CT Corp, maupun teknologi dalam berbagai proses manajemen SDM.
mitra non group. Berbagai kerja sama tersebut Integrasi sistem SDM berbasis digital, penggunaan
mendukung upaya Bank dalam meningkatkan kecerdasan buatan (AI) dalam proses pembelajaran,
ketahanan, daya saing, dan efisiensi Bank. Selama serta penerapan people analytics mendukung
tahun 2025, Bank Mega telah bekerja sama dengan pengambilan keputusan yang lebih cepat, akurat, dan
berbagai mitra usaha dalam menyediakan layanan berbasis data. Upaya ini dilakukan untuk menciptakan
produk keuangan termasuk bancassurance, dan pengalaman pegawai (employee experience) yang
wealth management serta berbagai pilihan akses lebih baik, efisien, dan personal.
bertransaksi terbaik kepada nasabah, diantaranya
kerja sama joint financing, e-commerce dan lain-lain. Prinsip agile, pembelajaran berkelanjutan, keunggulan
digital, serta budaya hasil (performance-driven
culture) menjadi fokus utama dalam pengembangan
46 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 49
organisasi tahun 2025. Inisiatif peningkatan menghadapi dinamika industri perbankan. Pelatihan
kapabilitas digital, kepemimpinan adaptif, dan dirancang sesuai dengan kebutuhan organisasi dan
penguatan nilai-nilai perusahaan terus diakselerasi dilaksanakan melalui berbagai metode, baik secara
agar tetap relevan dengan perkembangan lingkungan langsung maupun berbasis digital. Pemanfaatan
bisnis dan ekspektasi talenta masa depan. digital learning, termasuk virtual learning, hybrid
learning, dan e-Learning, memberikan fleksibilitas
Dalam proses rekrutmen, Bank melakukan pendekatan bagi pegawai untuk terus mengembangkan
digital melalui berbagai job portal maupun website kompetensi mereka.
karir Bank termasuk pelaksanaan personality
assessment secara online (sesuai kebutuhan) guna Program sertifikasi kompetensi dilaksanakan secara
mempercepat dan meningkatkan efisiensi seleksi berkelanjutan sebagai bagian dari upaya Bank
kandidat. dalam memastikan kecukupan keahlian pegawai
yang selaras dengan standar industri, kebutuhan
Melalui skema Employee Referral Program, Bank tata kelola, serta arah transformasi Bank. Program
memberdayakan pegawai sebagai duta organisasi ini mencakup Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR),
untuk merekomendasikan talenta potensial yang sertifikasi di bidang Sistem Pembayaran dan Tresuri,
kompeten. Strategi ini didukung dengan penguatan dan sertifikasi profesi lain yang relevan dengan fungsi
narasi employer branding yang konsisten di media bisnis dan operasional, antara lain AAJI, WPPE-P, dan
sosial guna membangun persepsi publik yang positif. WAPERD. Selain itu, sejalan dengan peningkatan risiko
Dengan menonjolkan aspek inovasi dan dinamisme operasional dan kebutuhan penguatan pengendalian
kerja, Bank berkomitmen untuk terus menarik internal, Bank turut memfasilitasi sertifikasi di
talenta-talenta terbaik yang siap berkontribusi pada bidang kepatuhan dan pencegahan fraud, antara lain
kemajuan perusahaan. Certified Anti-Fraud Manager (CAFM) serta sertifikasi
APU, PPT & PPPSPM. Bank juga memfasilitasi
Pengembangan karir menjadi bagian penting dari pengembangan kompetensi di bidang teknologi
strategi pengelolaan talenta Bank dalam membangun informasi dan keamanan siber, termasuk sertifikasi
organisasi yang berkelanjutan dan berdaya saing. Cisco Certified Network Associate (CCNA), Certified
Pendekatan pengembangan karir diarahkan SOC Analyst (CSA), serta Enterprise IT Architecture
untuk memastikan ketersediaan talenta yang siap with TOGAF. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat
mendukung pencapaian strategi bisnis dan penguatan kapabilitas teknis pegawai dalam mendukung
kepemimpinan jangka panjang. keandalan sistem, keamanan informasi, dan kesiapan
arsitektur teknologi Bank.
Kebijakan promosi internal dan manajemen suksesi
menjadi pondasi dalam menjaga kesinambungan Kepemilikan Direksi, Dewan Komisaris, dan
kepemimpinan dan memperkuat pipeline Pemegang Saham dalam Kelompok Usaha Bank
talenta. Inisiatif pembelajaran yang terarah terus Kepemilikan saham (langsung dan tidak langsung),
dikembangkan untuk memastikan pegawai memiliki baik di Bank Mega oleh anggota Dewan Komisaris
kompetensi dan kesiapan yang memadai dalam dan Direksi yang menjabat pada tahun 2025 adalah
mendukung transformasi organisasi dan pertumbuhan sesuai dengan yang diinformasikan pada Bab Profil
Bank secara berkelanjutan. Perusahaan dan Laporan Tata Kelola dalam Laporan
Tahunan ini.
Dalam mendukung keberlanjutan usaha dan
pencapaian strategi bisnis, Bank melaksanakan Perubahan-Perubahan Penting Yang Terjadi
pengembangan kapabilitas dan peningkatan Pada Bank Dan Kelompok Usaha Bank
kompetensi pegawai melalui penguatan fondasi Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat adanya
learning organization, guna memastikan keselarasan perubahan penting yang terjadi pada Bank ataupun
kompetensi dengan dinamika industri perbankan dan Kelompok Usaha Bank.
arah transformasi Bank sepanjang tahun 2025.
Prospek Usaha 2026, Perkembangan
Sepanjang tahun 2025, Bank Mega menyelenggarakan Perekonomian, dan Target Pasar
program pelatihan yang melibatkan lebih dari 120 ribu Dinamika dan tantangan serta ketidakpastian di tahun
peserta. Program ini mencakup sertifikasi kompetensi, 2026 diperkirakan masih berlanjut. Secara global, isu-
pengembangan keterampilan teknis (hardskill) dan isu utama termasuk serangan AS dan sekutunya ke
non-teknis (softskill), serta pelatihan kepemimpinan Iran yang sedang berlangsung, berpotensi munculnya
guna memastikan kesiapan pegawai dalam kembali tekanan inflasi, dan risiko gangguan rantai
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 47
Page 50
Laporan Manajemen
pasokan, dapat berdampak kepada negara-negara Mencermati perkembangan ekonomi yang demikian,
berkembang. BI (per Februari 2026) memprediksi Bank Mega meyakini dapat terus meraih hasil yang
ekonomi global akan melambat menjadi 3,2%, turun baik selaras dengan strategi jangka panjang dan
tipis dari 3,3% pada 2025, ditandai ketidakpastian rencana bisnis yang diterapkan, sebagaimana yang
pasar keuangan yang tinggi akibat tensi geopolitik tertuang dalam Rencana Bisnis Bank yang telah
dan dampak tarif AS. Sedangkan Dana Moneter disampaikan kepada OJK. Strategi pengembangan
Internasional (IMF) pada Januari 2026, menaikkan bisnis Bank tahun 2026 akan dilakukan berlandaskan
proyeksi pertumbuhan ekonomi global untuk 2026, pengembangan sumber daya yang handal,
seiring kemampuan dunia usaha dan perekonomian transformasi sistem teknologi informasi untuk
beradaptasi terhadap tarif Amerika Serikat yang mendukung proses bisnis perbankan secara digital,
mulai mereda dalam beberapa bulan terakhir, serta serta optimalisasi sinergi dalam ekosistem CT Corp
berlanjutnya lonjakan investasi kecerdasan buatan dengan fokus masing-masing segmen bisnis.
(artificial intelligence/AI) yang mendorong kekayaan
aset dan harapan peningkatan produktivitas. Dalam Kami telah menetapkan strategi untuk merealisasikan
pembaruan World Economic Outlook yang dirilis target yang telah ditetapkan dalam Rencana Bisnis
Senin, IMF memperkirakan produk domestik bruto Bank Mega 2026 antara lain:
(PDB) global tumbuh 3,3% pada 2026 1. Mendorong pertumbuhan transaction banking
untuk memberikan kemudahan transaksi dan
Ditengah dinamika perekonomian global, Bank menciptakan nilai tambah bagi nasabah funding
Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi maupun kredit, memperluas basis dana murah
2026 meningkat dalam kisaran 4,9–5,7% (yoy) sejalan (CASA), serta meningkatkan efisiensi biaya dana
dengan berbagai kebijakan Pemerintah dan Bank (cost of fund).
Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. 2. Menjadikan bisnis model network sebagai “One
Bank Indonesia terus memperkuat bauran kebijakan Stop Solution” yang menyediakan layanan
melalui kebijakan moneter, makroprudensial, dan keuangan yang komprehensif bagi nasabah.
sistem pembayaran yang bersinergi erat dengan 3. Peningkatkan penyaluran kredit dengan tetap
kebijakan stimulus fiskal dan sektor riil Pemerintah berlandaskan pada prudential banking dan tetap
untuk mendorong pertumbuhan yang lebih tinggi dan fokus pada segmen korporasi yang masih mampu
berdaya tahan. tumbuh positif dalam kondisi perekonomian yang
tidak pasti
Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia 4. Pertumbuhan bisnis kartu kredit yang akan
pada 18-19 Februari 2026 memutuskan untuk didorong melalui partnership dengan ekosistem
mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku CT Corp serta penerapan strategi akuisisi yang
bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku selektif untuk menjaga kualitas portofolio.
bunga Lending Facility sebesar 5,50%. Keputusan ini 5. Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) didorong
konsisten dengan fokus kebijakan saat ini pada upaya dari segmen retail
penguatan stabilisasi nilai tukar Rupiah di tengah 6. Meningkatkan Fee Base income dari Treasury dan
tetap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global bisnis lainnya
guna mendukung pencapaian sasaran inflasi 2026- 7. Target rasio LDR sesuai dengan kebijakan Bank
2027 dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Inflasi berkisar pada level 65%.
2026-2027 diperkirakan terkendali dalam sasaran 8. Meningkatkan efisiensi dalam biaya-biaya lainnya
2,5±1%. dengan target rasio BOPO di kisaran 70%
9. Transformasi teknologi informasi untuk
Kebijakan makroprudensial Bank Indonesia tetap mendukung perkembangan bisnis retail dan
diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi perbankan digital, mitigasi risiko operasional serta
(pro-growth) melalui peningkatan kredit/pembiayaan efisiensi biaya operasional melalui otomasi proses
ke sektor riil, khususnya sektor-sektor prioritas operasional
Pemerintah, serta mempercepat penurunan suku
bunga kredit perbankan melalui implementasi Inisiatif dan Implementasi Keuangan Berkelanjutan
Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) dan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian. Kebijakan Inisiatif Keuangan Berkelanjutan (Sustainable
sistem pembayaran tetap diarahkan untuk turut Finance) serta penerapan prinsip Lingkungan, Sosial,
menopang pertumbuhan ekonomi melalui penguatan dan Tata Kelola (LST/ESG) dan komitmen terhadap
sinergi dalam perluasan akseptasi pembayaran digital, Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)
penguatan struktur industri sistem pembayaran, dan merupakan bagian dari strategi bisnis jangka panjang
peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur Bank Mega. Langkah ini bertujuan untuk memastikan
sistem pembayaran.
48 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 51
keberlanjutan bisnis sekaligus memenuhi prinsip- meningkat 8,87% dibandingkan 969 pohon pada
prinsip keberlanjutan. Bank Mega tidak hanya fokus tahun sebelumnya. Pengurangan penebangan
pada peningkatan kinerja keuangan, tetapi juga pohon tersebut memberikan kontribusi terhadap
pada kontribusi positif terhadap masyarakat dan penyerapan karbon sebesar 14,84 ton CO2 serta
lingkungan. potensi produksi oksigen sekitar 463,66 ton O2.
Selain itu, pengurangan penggunaan kertas juga
Sebagai bentuk komitmen tersebut, Bank Mega terus berkontribusi pada pengurangan emisi sebesar 52,48
memperkuat penerapan Keuangan Berkelanjutan ton CO2, sehingga secara keseluruhan menghasilkan
secara terintegrasi dengan agenda nasional dan total potensi pengurangan emisi sebesar 67,29 ton
kebijakan regulator, termasuk implementasi POJK CO2.
51/2017, penguatan praktik tata kelola, serta
pengembangan portofolio pembiayaan yang semakin Sebagai dukungan terhadap transisi energi menuju
selaras dengan prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata ekonomi rendah karbon, Bank Mega mengoperasikan 5
kelola (LST). Arah strategis ini telah dituangkan (lima) unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum
secara konsisten dalam Rencana Aksi Keuangan (SPKLU) dengan fasilitas ultra fast charging di Menara
Berkelanjutan (RAKB) Tahun 2025, sehingga seluruh Bank Mega. Penyediaan infrastruktur ini merupakan
target keberlanjutan Bank selaras dan terintegrasi bagian dari kontribusi Bank dalam mendukung
dengan pengendalian strategi bisnis yang terukur. pengembangan ekosistem mobilitas rendah emisi
serta mendorong penggunaan transportasi yang
Pada tahun 2025, Bank Mega melaksanakan berbagai lebih ramah lingkungan
program untuk mendukung pengelolaan dampak
lingkungan dari kegiatan operasional. Inisiatif efisiensi Seiring meningkatnya kompleksitas risiko lingkungan
energi dan pengurangan penggunaan kertas terus dan sosial, termasuk risiko perubahan iklim, Bank
dilakukan di seluruh jaringan kantor. Perhitungan Mega memandang penting penguatan pemahaman
emisi diperluas dibandingkan tahun sebelumnya. Total debitur terhadap aspek keberlanjutan dengan
emisi operasional dari Cakupan 1 meliputi konsumsi mengintegrasikan prinsip keuangan berkelanjutan
Bahan Bakar Minyak (BBM), Kertas HVS, dan Kertas dalam proses penyaluran kredit, termasuk melalui
Koran serta Cakupan 2 meliputi konsumsi listrik, air pengembangan portfolio yang selaras dengan prinsip
PAM, dan penggunaan taksi daring tercatat sebesar pembiayaan hijau. Pendekatan ini dilakukan secara
6.391,59 tonCO2e. menyeluruh guna memastikan bahwa penyaluran
kredit tidak hanya memenuhi prinsip kehati-hatian
Pengembangan layanan digital menjadi salah satu tetapi juga mendukung praktik keuangan yang
strategi Bank Mega dalam mendukung efisiensi berkelanjutan.
operasional sekaligus mengurangi dampak lingkungan,
khususnya melalui pengurangan penggunaan kertas. Sejalan dengan perkembangan regulasi, Bank Mega
Pembukaan rekening tabungan sudah mulai aktif menerapkan metodologi Climate Risk Management
dilakukan melalui channel digital sejak tahun 2021. & Scenario Analysis (CRMS) dan Climate Risk Stress
Hingga akhir tahun 2025, pembukaan rekening Test (CRST) dengan melakukan pemetaan risiko iklim
melalui aplikasi M-Smile tercatat mencapai 119.193 pada sektor-sektor prioritas. Pemetaan ini dilengkapi
akun, sementara penerapan e-statement untuk kartu dengan kebijakan, prosedur, dan metodologi untuk
kredit telah mencakup 947.707 akun atau 94% dari mengukur, memantau, dan mengendalikan risiko
total akun. Inisiatif digital ini turut berkontribusi secara terintegrasi dalam proses bisnis
dalam mendorong operasional yang lebih efisien
dan mendukung praktik perbankan yang lebih ramah Dalam pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan
lingkungan. Lingkungan (TJSL), Bank menjalankan program Mega
Berbagi dan Mega Peduli, sekaligus mendukung
Implementasi berbagai program digital di Bank literasi dan inklusi keuangan. Pada tahun 2025,
Mega turut memberikan kontribusi terhadap realisasi biaya program Mega Peduli mencapai
efisiensi penggunaan kertas sekaligus mendukung Rp 134 juta, sementara donasi dari Tabungan
upaya pengurangan emisi karbon. Sebagai dampak Mega Berbagi disalurkan sebesar Rp 6,30 miliar
dari digitaliasi Bank Mega berhasil mengurangi untuk meningkatkan kapasitas tenaga pendidik,
penggunaan kertas sebanyak 12.11 juta lembar memperkuat literasi siswa di wilayah terpencil, serta
meningkat 8,42% dibandingkan tahun 2024 sebesar membangun dan merenovasi fasilitas pendidikan di
11,17 juta lembar, yang diperkirakan mengurangi berbagai daerah. Inisiatif ini mencerminkan komitmen
penebangan pohon sekitar 1.055 pohon atau Bank Mega dalam menciptakan dampak sosial yang
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 49
Page 52
Laporan Manajemen
berkelanjutan, selaras dengan upaya mendukung Oktober 2025, OJK telah memberikan Penilaian
pertumbuhan inklusif dan kesejahteraan masyarakat Tingkat Kesehatan Bank (PTKB) PT. Bank Mega Tbk.
Indonesia. dengan peringkat 2 (Sehat), dimana penerapan Tata
Kelola juga dinilai dengan peringkat 2 (Baik). Penilaian
Ke depan, Bank Mega akan terus memperkuat untuk semester II, hingga laporan ini diterbitkan,
implementasi Keuangan Berkelanjutan secara masih dalam proses penilaian oleh OJK.
konsisten dan berdampak, dengan menjaga
keseimbangan antara ekspansi bisnis, disiplin Sebagai bagian dari penerapan GCG, Bank Mega
manajemen risiko, dan penciptaan manfaat yang nyata secara rutin melakukan monitoring dan evaluasi
bagi masyarakat dan lingkungan. Dengan semangat terhadap pelaksanaan manajemen risiko yang
tersebut, menjadi cerminan komitmen Bank Mega diimplementasikan dalam forum-forum Rapat
dalam membangun masa depan yang lebih inklusif, Direksi dan Rapat Gabungan Direksi dan Komisaris.
bertanggung jawab, dan berkelanjutan. Pelaksanaan manajemen risiko terus menjadi
perhatian Direksi dan Dewan Komisaris dan dipastikan
Penerapan Tata Kelola dan Manajemen berjalan sesuai aturan. Bank telah menyusun
Risiko Kebijakan Manajemen Risiko, kebijakan pengelolaan
Direksi, Dewan Komisaris, beserta seluruh insan Bank masingmasing risiko secara detail, yaitu Risiko Kredit,
Mega berkomitmen untuk menerapkan praktik Tata Risiko Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Operasional,
Kelola terbaik agar setiap program dan perencanaan Risiko Stratejik, Risiko Hukum, Risiko Kepatuhan dan
dapat terealisasikan sesuai dengan harapan. Risiko Reputasi, serta Kebijakan Manajemen Risiko
Komitmen untuk melaksanakan Tata Kelola Bank yang Terintegrasi. Terkait Risiko Teknologi dan Siber, saat
konsisten akan membangun fondasi yang kuat agar ini Bank sedang melakukan pengembangan Kebijakan
sistem Perusahaan menjadi sehat dan tangguh serta Manajemen Risiko Teknologi Informasi (TI) & Siber.
memiliki daya saing yang lebih, dan pada akhirnya
akan meningkatkan kepercayaan investor, serta Dalam ruang lingkup groupwide, Bank Mega
memberikan nilai dalam jangka panjang. Penerapan merupakan Entitas Utama dalam Penerapan Tata
Tata Kelola sudah merupakan keharusan untuk Kelola terintegrasi dan Manajemen Risiko Terintegrasi
menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan di Konglomerasi Keuangan Mega Corpora.
Bank kepada publik dan untuk memberikan nilai
tambah bagi pemegang saham dan pemangku Dalam upaya meningkatkan Kualitas Penerapan
kepentingan lain. Manajemen Risiko, khususnya pada bagian kesesuaian
strategi manajemen risiko dan strategi bisnis Bank
Dalam penerapan Tata Kelola, Bank Mega secara keseluruhan, Bank senantiasa memantau dan
memastikan bahwa prinsip-prinsip tata kelola yang me-review parameter risk limit serta threshold-nya
baik, yakni transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, secara berkala agar selalu selaras dengan rencana
independensi dan kewajaran, dilaksanakan pada bisnis dan risk tolerance yang telah ditetapkan oleh
seluruh jenjang organisasi dalam aktivitas Bank. Bank. Terhadap parameter yang melampaui risk
Pelaksanaan kegiatan usaha Bank harus sejalan tolerance, Bank telah menetapkan tindak lanjut yang
dengan visi, misi, nilai-nilai perusahaan dan strategi diputuskan oleh manajemen melalui Rapat Direksi
Bank yang berdasarkan prinsip kehati-hatian dan dan/atau Rapat Komite Manajemen Risiko, Komite
peraturan Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia Manajemen Krisis dimana tindak lanjut tersebut
serta Peraturan Perundang-undangan yang berlaku. akan dipantau pelaksanaannya oleh Satuan Kerja
Manajemen Risiko (SKMR).
Untuk meningkatkan kualtias penerapan Tata Kelola,
Bank senantiasa melakukan pengukuran kualitas Penilaian terhadap Komite-komite di Bawah
implementasi Tata Kelola yang dilaksanakan secara Direksi
mandiri (self-assessment). Peniliaian sendiri dilakukan Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab
berdasarkan ketentuan POJK No.17/2023 dan SEOJK pengelolaan Bank, Direksi dibantu oleh Sembilan
No.13/POJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola komite yaitu Komite Manajemen Risiko, Komite Aset
bagi Bank Umum. Penilaian ini dilakukan dua kali dan Liabilitas (ALCO), Komite Kebijakan Perkreditan,
dalam setahun, yakni pada Juni dan Desember. Komite Pengarah Teknologi Informasi, Komite Sumber
Hasil Self-Assessment Semester I dan II tahun Daya Manusia, Komite Produk, Komite Kredit, Komite
2025 menunjukkan nilai 2 (dua) atau baik. Hal ini Manajemen Krisis. Sebagai Entitas Utama dalam
menandakan bahwa secara umum, Bank Mega telah rangka Konglomerasi Keuangan Mega Corpora, Bank
menerapkan prinsip Tata Kelola dengan baik dan Mega telah membentuk Komite Manajemen Risiko
memenuhi persyaratan yang memadai. Pada exit Terintegrasi di bawah koordinasi Direksi.
meeting dan prudential meeting pada tanggal 29
50 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 53
Sepanjang tahun 2025, Direksi menilai bahwa Dalam kesempatan ini, kami menyampaikan terima
komite-komite tersebut telah menjalankan tugas kasih kepada Ibu Lay Diza Larentie dan Ibu Guntur
dan tanggung jawab dengan baik. Penilaian Triyudianto atas sumbangsihnya kepada Bank Mega
kinerja Komite-komite tersebut dilakukan dengan selama ini; dan mengucapkan selamat bergabung
memperhatikan aspek-aspek, antara lain, jumlah bersama Bank Mega kepada Bapak Heriwan Gazali.
rapat yang diselenggarakan, partisipasi kehadiran Semoga dengan komposisi anggota saat ini, Bank
Direksi dan anggota komite pada rapat komite, Mega dapat terus menumbuhkan kinerja yang lebih
termasuk keputusan dan rekomendasi yang diberikan baik secara berkelanjutan.
pada saat pembahasan rapat. Partisipasi kehadiran
Direksi pada rapat komite termasuk keputusan yang Apresiasi dan Penutup
diambil saat pembahasan rapat juga digunakan Kami percaya bahwa pencapaian kinerja positif Bank
sebagai acuan dalam penilaian kinerja Komite-Komite Mega pada tahun 2025 adalah berkat kerjasama
di bawah Direksi. banyak pihak. Untuk itu perkenankan kami, atas nama
Direksi, dalam kesempatan ini menyampaikan terima
Perubahan Komposisi Direksi kasih dan penghargaan kepada Dewan Komisaris
Rapat umum Pemegang Saham Tahunan (RuPST) atas bimbingan dan masukan yang telah diberikan
yang diselenggarakan pada tanggal 27 Maret 2025 sepanjang tahun 2025. Terima kasih dan penghargaan
menyetujui perubahan komposisi Direksi. RuPST juga kami sampaikan kepada para nasabah, pemegang
menyetujui pengunduran diri sebagai Ibu Lay Diza saham, regulator, masyarakat dan segenap pemangku
Larentie, sebagai Wakil Direktur Utama Bank Mega kepentingan lainnya atas dukungan dan kerja sama
dan Bapak C. Guntur Triyudianto, sebagai Direktur yang telah terjalin dengan baik selama ini.
Bank Mega. RuPST juga menyetujui untuk mengangkat
Bapak Heriwan Gazali, sebagai Direktur Bank Mega. Terutama, terima kasih kami sampaikan kepada
segenap insan Bank Mega atas kerja keras dan
Dengan demikian, susunan susunan setelah RUPST dedikasi penuh dalam meraih pencapaian Bank Mega
yang dilaksanakan pada tanggal 27 Maret 2025 tahun 2025. Mari bersama-sama kita menorehkan
berjumlah 7 (tiga belas) orang terdiri dari 1 (satu) prestasi mewujudkan visi Bank Mega “Menjadi Bank
orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Kebanggaan Bangsa”.
Utama, dan 5 (lima) orang Direktur, yaitu:
1 . Kostaman Thayib – Direktur Utama
2. Indivara Erni – Wakil Direktur Utama
3. Yuni Lastianto – Direktur Kepatuhan
4. Madi Darmadi Lazuardi – Direktur
5. Martin Mulwanto – Direktur
6. YB Hariantono – Direktur
7. Heriwan Gazali – Direktur
Jakarta, Maret 2026
Atas nama Direksi,
Kostaman Thayib
Komisaris Utama
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 51
Page 54
Laporan Manajemen
Direksi
Y.B. Hariantono Martin Mulwanto Indivara Erni
Direktur Operations & Direktur Treasury & Wakil Direktur Utama
Information Technology International Banking
52 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 55
Kostaman Thayib Heriwan Gazali Madi Darmadi Lazuardi Yuni Lastianto
Direktur Utama Direktur Retail Banking Direktur Wholesale Banking Direktur Compliance &
Human Capital
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 53
Page 56
Laporan Manajemen
Pernyataan Pertanggungjawaban
Laporan Tahunan 2025
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Bank Mega Tbk tahun 2025 telah dimuat secara lengkap dan kami bertanggung jawab penuh atas kebenaran
isi Laporan Tahunan Bank.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, Februari 2026
DEWAN KOMISARIS
Chairul Tanjung
Komisaris Utama
Achjadi Ranuwisastra Lambock V. Nahattands
Komisaris Independen Komisaris Independen
Hizbullah
Komisaris Independen
54 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 57
DIREKSI
Kostaman Thayib
Direktur Utama
Indivara Erni
Wakil Direktur Utama
Yuni Lastianto Madi Darmadi Lazuardi
Direktur Compliance & Direktur Wholesale Banking
Human Capital
Martin Mulwanto Y.B. Hariantono Heriwan Gazali
Direktur Treasury & Direktur Operations & Direktur Retail Banking
International Banking Information Technology
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 55
Page 58
Page 59
Profil
Perusahaan
58 Identitas Perusahaan
59 Riwayat Singkat Perusahaan
60 Kronologi Perubahan
Nama Perusahaan
60 Jejak Langkah
62 Logo Perusahaan
63 Bidang Usaha
64 Produk dan Jasa
70 Wilayah Operasional
72 Visi, Misi dan Budaya Perusahaan
74 Struktur Organisasi
76 Profil Dewan Komisaris
81 Profil Direksi
91 Perubahan Anggota Manajemen Setelah
Tahun Buku 2025
92 Profil Anggota Komite
Non Komisaris
100 Profil Pejabat Eksekutif
104 Komposisi Pemegang Saham
106 Struktur Grup Perusahaan
107 Kronologis Penerbitan dan/atau
Pencatatan Efek Lainnya
108 Struktur Bisnis Grup
110 Entitas Anak dan Entitas Asosiasi
110 Kronologis Penerbitan dan/atau
Pencatatan Saham
112 Keanggotaan Dalam Asosiasi
113 Lembaga dan Profesi Penunjang
Pasar Modal
114 Informasi Pada Situs Web Perusahaan
114 Alamat Jaringan Kantor
Page 60
Profil Perusahaan
Identitas
Perusahaan
Nama Perusahaan Kode Saham Pemegang Saham
PT BANK MEGA Tbk MEGA PT Mega Corpora (58,02%)
Masyarakat <5% (41,98%)
Tanggal Berdiri Bidang Usaha Jumlah Pegawai
15 April 1969 Jasa Perbankan 5.287 Pegawai
(per 31 Desember 2025)
Dasar Hukum Pendirian Izin Bank Umum
Akta Pendirian PT Bank Karman No.32 Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik
tanggal 15 April 1969 Juncto Akta Perubahan Indonesia No. D.15.6.5.48 tanggal 14 Agustus 1969
No. 47 tanggal 26 November 1969
Izin Bank Devisa Izin Wali Amanat
Surat Keputusan Deputi Gubernur Senior Surat Keputusan Bapepam LK No. 20/STTDWA/
Bank Indonesia No. 3/1/KEP/DGS/2001 PM/2000, 2 Agustus 2000
tanggal 31 Januari 2001
Modal Dasar Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Sebesar Rp13.500.000 (dalam jutaan) yang Sebesar Rp5.870.462 (dalam jutaan) yang terdiri
terdiri dari 27.000.000.000 saham dengan dari 11.740.923.365 saham dengan nilai nominal
nilai nominal Rp500,- per saham Rp500,- per saham
Jaringan Kantor Aplikasi Mobile Banking
Kantor Pusat : 1 Mega Smart Mobile (M-Smile)
Kantor Wilayah : 8
Kantor Cabang : 55
Kantor Cabang Pembantu : 300
Situs Web dan Media Sosial Alamat
Website : bankmega.com Menara Bank Mega
Facebook : BankMegaID Jl. Kapten Tendean No. 12-14A
Instagram : @bankmegaid Jakarta Selatan 12790
X : @BankMegaID DKI Jakarta, Indonesia
Youtube : Bank Mega Indonesia Mega Call : 08041500010/(+62-21) 2960 1600
Tiktok : @bankmega Telepon : (+62-21) 7917 5000
E-mail : corsec@bankmega.com
Fax. : (+62-21) 7918 7100
58 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 61
Riwayat Singkat
Perusahaan
Perjalanan usaha PT Bank Mega Tbk berawal dari Pasca menjadi perusahaan terbuka, Bank Mega
sebuah bank keluarga bernama PT Bank Karman, yang memperoleh izin dari Bapepam-LK untuk menjalankan
didirikan pada tahun 1969 di Surabaya berdasarkan kegiatan usaha sebagai wali amanat pada tanggal 2
Akta Pendirian No. 32 tanggal 15 April 1969, Agustus 2000. Selanjutnya, Bank juga memperoleh
sebagaimana diubah dengan Akta No. 47 tanggal 26 izin sebagai bank devisa berdasarkan Surat Keputusan
November 1969. Dengan berkembangnya usaha Bank, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia No. 3/1/KEP/
pada tahun 1992 Bank Karman memindahkan kantor DGS/2001 tanggal 31 Januari 2001, yang semakin
pusatnya ke Jakarta dan melakukan perubahan nama memperluas cakupan layanan perbankan Perseroan.
menjadi PT Mega Bank.
Saat ini, Bank Mega terus mengukuhkan komitmennya
Langkah strategis berikutnya terjadi pada tahun 1996, dalam menghadirkan layanan perbankan yang
ketika CT Corp (dahulu dikenal sebagai PARA Group), andal, inovatif, dan berbasis teknologi. Sepanjang
holding company milik pengusaha nasional Chairul tahun 2025, Perseroan aktif memperkenalkan
Tanjung, mengambil alih kepemilikan PT Mega Bank. dan mendukung berbagai solusi digital terdepan,
Untuk memperkuat positioning sebagai lembaga termasuk penambahan negara implementasi fitur
keuangan yang kredibel dan terpercaya, Perseroan QRIS Cross Border yang memudahkan nasabah
pada tahun 2000 secara resmi mengubah nama melakukan transaksi lintas negara hanya dengan satu
menjadi PT Bank Mega. QR code, serta inisiatif Tap In-Tap Out pada moda
transportasi dan fasilitas publik sebagai bagian dari
Pada tahun yang sama, dalam rangka memperkokoh ekosistem pembayaran digital nasional yang semakin
struktur permodalan dan memperluas basis maju. Inisiatif-inisiatif ini mencerminkan semangat
kepemilikan, Bank Mega melaksanakan Initial Public berkelanjutan Bank Mega untuk terus memberikan
Offering (IPO) dan mencatatkan sahamnya di Bursa pengalaman perbankan terbaik bagi nasabah,
Efek Indonesia dengan kode saham MEGA, sekaligus memperkuat kapabilitas digital, serta memperkokoh
menyandang status sebagai perusahaan terbuka perannya dalam transformasi layanan keuangan di
dengan nama PT Bank Mega Tbk. Sejak saat itu, Indonesia, sejalan dengan visi Perseroan “Menjadi
sebagian saham Perseroan dimiliki oleh publik, Kebanggaan Bangsa.”
sementara pemegang saham pengendali hingga saat
ini adalah PT Mega Corpora, entitas induk seluruh lini
usaha jasa keuangan dalam kelompok CT Corp.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 59
Page 62
Profil Perusahaan
Kronologi Perubahan
Nama Perusahaan
Secara historis, PT Bank Mega Tbk berawal dari pendirian sebuah bank bernama PT Bank Karman, yang didirikan
di wilayah Negara Republik Indonesia dan berkedudukan di Surabaya berdasarkan Akta Pendirian No. 32 tanggal
15 April 1969. Sejalan dengan perkembangan usaha dan perluasan jangkauan operasional, pada tahun 1992
Perseroan melakukan relokasi kantor pusat ke Jakarta serta mengubah nama menjadi PT Mega Bank.
Dalam proses transformasi selanjutnya, setelah kepemilikan PT Mega Bank diambil alih oleh CT Corp (dahulu
dikenal sebagai PARA Group), Perseroan melakukan pembaruan identitas korporasi. Tahapan ini diawali dengan
Jejak Langkah
PT Mega Bank
Berawal dari diambil alih oleh
sebuah usaha milik CT Corp (dahulu
keluarga bernama Berubah nama menjadi PARA Group) sebuah
PT Bank Karman dan PT. Mega Bank dan holding company milik
berkedudukan di melakukan relokasi pengusaha nasional - Perubahan logo
Surabaya. Kantor Pusat ke Jakarta. Chairul Tanjung. PT Mega Bank.
1969 1992 1996 1997
2000 2013 2014 2017
Perubahan nama dari Bank Mega meluncurkan Bank Mega Peluncuran kartu kredit
PT Mega Bank menjadi logo baru dan semboyan berpartisipasi dalam Mega Travel Card, kartu
PT Bank Mega yang baru “Untuk Indonesia pencanangan Gerakan kredit yang memberikan
diikuti dengan Initial yang Lebih Baik”. Nasional Non Tunai keuntungan terbaik
Public Offering dan Identitas baru ini (GNNT) untuk kepada para cardholder
pencatatan saham merupakan refleksi yang mendukung program yang melakukan
di BEJ dan BES serta mendalam atas harapan Less Cash Society perjalanan, seperti
perubahan nama Bank Mega untuk Pemerintah Indonesia. Garansi Nilai Tukar
menjadi PT Bank Mega berkiprah membangun Kompetitif. Selain itu,
Tbk. Indonesia menjadi akan mendapatkan
bangsa yang memiliki mileage yang lebih
keunggulan dan pantang banyak, fleksibilitas
menyerah. dalam menukarkan
mileage point.
2007
Penerbitan obligasi
subordinasi oleh
Bank Mega.
60 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 63
perubahan logo pada tahun 1997, yang kemudian diikuti dengan perubahan nama perusahaan menjadi PT Bank
Mega pada tahun 2000 sebagai bagian dari upaya memperkuat citra dan positioning Perseroan di industri
perbankan nasional.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat struktur permodalan dan seiring dengan pelaksanaan Initial Public
Offering (IPO) serta pencatatan saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia, nama perusahaan secara resmi
ditetapkan menjadi PT Bank Mega Tbk pada tanggal 17 Januari 2000. Perubahan ini menandai status Perseroan
sebagai perusahaan terbuka serta memperluas partisipasi publik dalam kepemilikan saham Bank Mega.
Bank meluncurkan
M-Smile (Mega Smart
Peluncuran chatbot Mobile) dan turut Peluncuran payment
Peluncuran Mega Cash Mega Intelligent berpartisipasi dalam gateway Bank Mega dan
Line. Assistant (MILA). penyelenggaraan QRIS. implementasi BI FAST.
2018 2019 2020 2021
2022 2023 2024 2025
Turut berpartisipasi • QRIS TUNTAS • Layanan baru Bank M-Smile telah
dalam pengembangan (Transfer, Tarik Tunai, Mega Tap to Pay: A meluncurkan fitur QRIS
fitur QRIS Tuntas (Tarik dan Setor Tunai) New Way of Payment, Tap (Contactless) guna
Tunai, Transfer & Setor • Peluncuran QRIS Cross metode pembayaran mendukung transaksi
Tunai) bersama dengan Border kartu kredit virtual nontunai yang lebih
Bank Indonesia dan ASPI. secara contactless cepat dan praktis.
pada aplikasi M-Smile Selain itu, M-Smile juga
di smartphone android meningkatkan fitur QRIS
yang menggunakan Cross Border melalui
teknologi NFC. penambahan negara
• Peluncuran Mega baru (Jepang) sehingga
Zaver, tabungan memperluas kemudahan
digital dari Bank Mega transaksi pembayaran
yang menawarkan Nasabah di luar negeri.
berbagai kemudahan
dan keuntungan,
tidak adanya saldo
minimum dan tanpa
biaya administrasi.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 61
Page 64
Profil Perusahaan
Logo
Perusahaan
Logo Bank Mega diluncurkan pada tahun 2013, serta insan Bank Mega. Guna lebih mempertegas kami
terdiri dari 2 komponen, yaitu logomark dan menyematkan warna kuning yang menggambarkan
logotype yang merupakan sebuah kesatuan yang kecerdasan dan harapan, dipadu dengan warna abu-
tidak dapat dipisahkan. Logo Bank Mega tersebut abu yang menyimbolkan proses dan sistem yang
merepresentasikan harapan Bank Mega untuk canggih. Warna oranye menggambarkan semangat
berkiprah membangun Indonesia menjadi bangsa dan optimisme yang menunjukkan bahwa setiap
yang memiliki keunggulan dan pantang menyerah insan Bank Mega selalu melihat dari sudut pandang
sehingga selalu mampu mewujudkan kesejahteraan positif atas kejadian dan berbagai keadaan, dan selalu
dan kehidupan yang terus lebih baik. mengupayakan hasil akhir yang terbaik.
Logomark atau simbol “M” yang sudah banyak dikenal Logotype “Bank Mega” dan logomark “M”
di kalangan pemangku kepentingan Bank Mega, terdiri menegaskan keseluruhan brand identity Bank Mega
dari rangkaian warna-warna hangat melambangkan yang selalu tampil merepresentasikan kehadiran Bank
energi dan semangat Bank Mega, pemikiran yang Mega dalam kiprahnya membangun kesejahteraan
baru dan solusi finansial menyeluruh bagi nasabah dan kehidupan yang lebih baik di industri perbankan
dan keuangan di negara republik Indonesia.
62 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 65
Bidang
Usaha
Kegiatan Usaha yang
Kegiatan Usaha Berdasarkan AD 2025 dijalankan pada tahun 2025
Sudah Dijalankan Belum Dijalankan
Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa √
tabungan, giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, dan/atau
bentuk lainnya yang dipersamakan;
Menyalurkan dana dalam bentuk kredit; √
Melakukan aktivitas di bidang sistem pembayaran; √
Memindahkan uang baik untuk kepentingan sendiri maupun untuk √
kepentingan nasabah;
Menempatkan dana pada Bank lain, meminjam dana dari Bank lain, √
baik dengan menggunakan surat, sarana telekomunikasi maupun
dengan wesel unjuk, cek, atau surat lainnya;
Menerbitkan dan/atau melaksanakan transaksi surat pengakuan √
utang, wesel, saham, obligasi, sekuritas kredit, atau setiap
derivatifnya, kepentingan lain, atau suatu kewajiban dari penerbit,
kertas perbendaharaan negara dan surat jaminan pemerintah,
Sertifikast Bank Indonesia (SBI), dalam bentuk yang lazim
diperdagangkan dalam Pasar Modal dan Pasar Uang (Surat
berharga) untuk kepentingan Bank dan/atau Nasabah;
Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga; √
Melakukan kegiatan usaha dalam valuta asing; √
Melakukan kegiatan pengalihan piutang, anjak piutang, usaha kartu √
kredit dan kegiatan wali amanat;
Melakukan kegiatan lainnya dengan persetujuan Otoritas Jasa √
Keuangan (OJK);
Melakukan kegiatan penyertaan modal lembaga yang melaksanakan √
kegiatan di sektor perbankan, pasar modal, perasuransian, dana
pensiun, lembaga pembiayaan dan lembaga jasa keuangan lainnya
berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan di sektor
jasa keuangan atau disebut Lembaga Jasa keuangan (LJK) dan/
atau perusahaan lain yang mendukung industri perbankan dengan
memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh OJK;
Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara di luar LJK untuk √
mengatasi akibat kegagalan kredit dengan syarat harus menarik
Kembali penyertaannya;
Bertindak sebagai pendiri Dana Pensiun dan pengurus Dana Pensiun √
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai
Dana Pensiun;
Melakukan kerja sama dengan LJK lain dan kerja sama dengan selain √
LJK dalam pemberian layanan jasa keuangan kepada nasabah, dan/
atau;
Melakukan kegiatan perbankan lainnya sebagaimana yang √
dimungkinkan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 63
Page 66
Profil Perusahaan
Produk
dan Jasa
Bank Mega menyediakan beragam produk perbankan baik simpanan maupun pinjaman untuk nasabah
individu dan institusi. Produk-produk perbankan tersebut dilengkapi dengan berbagai layanan perbankan yang
disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.
Produk Simpanan
Tabungan Giro Deposito
• Mega Dana • Mega Perdana • Mega Pro • Mega Depo
• Mega Zaver • Mega Ultima • Mega Bisnis • Mega Depo Valas
• Mega Maxi • Mega Valas • Mega Pro Valas • Mega Depo On Call
• Mega Berbagi • TabunganKu • Mega Bisnis Valas
• Mega Rencana • Rekening Dana Nasabah • Giro Rekening Dana Nasabah
Produk Pinjaman
Kredit Modal Kerja Kredit Investasi Kredit Konsumer
• Pinjaman Rekening Koran (PRK) • Term Loan • Kredit Pemilikan Rumah (KPR)
• Demand Loan (DL) • Mal Outlet Financing • Kredit Pembangunan dan
• Fixed Loan (FL) Pengembangan Rumah/(KPPR)
• Account Receivable (A/R) Financing • Kredit Pemilikan Mobil/(KPM)
• Fixed Loan (FL) • Kredit Multi Guna/(KMG)
• Implant Banking Program
• Developer Line
Indirect Channels
• Mega Oto Join Financing
• Mega Multi Purpose Join Financing
• Mega Oto Pengalihan Portofolio
• Mega Multi Purpose Pengalihan Portofolio
Trade Finance
Produk Ekspor Produk Impor Produk Bank Garansi
• Letter of Credit (LC) dan Surat Kredit • Letter of Credit (LC) dan Surat Kredit • Bank Garansi/Standby LC/Demand
Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) Guarantee
Ekspor Impor
• LC/SKBDN Collection Basis • Inward Documentary Collection
• Outward Documentary Collection • Shipping Guarantee
• Bank Garansi • LC/SKBDN UPAS (Usance Payable
• Negosiasi Wesel Ekspor/Bills At Sight)/UPAU (Usance Payable At
Discounting (LC/SKBDN) Usance)
• Forfeiting (LC/SKBDN) • Trust Receipt (LC/SKBDN)
Jasa
• Mega ATM • Mega Trustee (Wali Amanat) • Mega Intercity Clearing
• Mega Pass • Mega Concentration Account • Mega E-Billing Settlement Bank
• Mega Call • Mega Automatic PIB • Mega Payroll
• Mega Cash • Mega Custody (Bank Kustodian) • Mega First Priority Banking
• Mega Auto Pay • Mega Security Agent • MoneyGram
• Mega Internet • Mega Transfer • Mega Virtual Account
• Mega Internet Bisnis • Mega Kliring • M-Smile
• Mega Tax • Mega Inkaso • M-Money
• Mega SDB (Safe Deposit Box)
Transaksi Internasional Transaksi Internasional
• Foreign Exchange Transactions (Spot, Forward & Derivatives)
• Remittance • Money Market
Treasury • Marketable Securities/Bonds
• Structured Product
64 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 67
Wealth Management QRIS Cross Border adalah fitur pembayaran
antarnegara melalui interkoneksi QR Code
• Obligasi
• Reksa Dana pembayaran nasional. Penambahan negara baru
• Bancassurance (Jepang) bertujuan untuk memperluas kemudahan
transaksi pembayaran Nasabah di luar negeri.
Pembayaran Dengan Kartu Kredit
MILA (Mega Intelligent Assistant) adalah layanan
• Mega Infinite Card • Metro Mega Card
• Mega Travel Card • Transmart Mega Card
chatbot Bank Mega yang dapat diakses melalui aplikasi
• Mega Platinum Card (Platinum & Classic) WhatsApp & M-Smile untuk memudahkan nasabah
• Mega Gold Card • Mega Affinity IKAL Card dan masyarakat memperoleh informasi terkait produk,
• Mega Classic Card • Mega Corporate Card
layanan, serta promosi Bank Mega yang didukung
teknologi Artificial Intelligence. Pengembangan pada
Penjelasan terkait masing-masing produk dan jasa MILA bertujuan untuk meningkatkan akses informasi
perbankan dapat dilihat di website Bank dengan dan layanan mandiri bagi nasabah, sekaligus
mengakses link https://www.bankmega.com/id/. mendukung efisiensi penggunaan sumber daya serta
optimalisasi operasional Bank.
Produk dan Jasa Baru di Tahun 2025
Sepanjang tahun 2025, Bank Mega terus berinovasi Layanan Perbankan Digital
dengan mengembangkan berbagai produk dan Bank Mega telah meluncurkan aplikasi mobile
layanan perbankan baru untuk memenuhi kebutuhan banking bertajuk M-Smile pada 15 April 2020. Aplikasi
nasabah. Beberapa pengembangan yang dilakukan ini memberikan kemudahan kepada nasabah untuk
meliputi QRIS Tap (Contactless), peningkatan fitur mengakses informasi dan layanan bank dalam satu
QRIS Cross Border melalui penambahan negara baru genggaman. M-Smile menyediakan beragam fitur
(Jepang) serta melakukan peningkatan pada chatbot antara lain digital account onboarding, informasi
MILA (Mega Intelligent Assistant). mutasi, tagihan, tarik tunai tanpa kartu, transfer,
pembayaran, pembelian, top up uang elektronik,
QRIS Tap adalah metode pembayaran transaksi secara penggunaan QRIS dengan metode MPM, CPM dan
digital nirsentuh/contactless yang menggunakan TTM, Tap (Contactless) dan Cross Border (Thailand,
teknologi NFC dengan menggunakan perangkat Malaysia, Singapura & Jepang).
mobile device dan terminal/EDC yang sudah
mendukung transaksi contactless, transportasi umum Selain itu, nasabah memiliki keleluasaan untuk
(KRL, LRT, Transjakarta & MRT) dan Mesin Parkir memilih sumber dana untuk bertransaksi seperti
menggunakan Smartphone yang dilengkapi fitur NFC dari tabungan, kartu kredit maupun uang elektronik.
(Near Field Communication). Nasabah juga dapat melakukan pengaturan rekening
baik tabungan maupun kartu kredit secara mandiri
dan update promo terkini dengan benefit yang dapat
dinikmati oleh Nasabah sepanjang masa.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 65
Page 68
Profil Perusahaan
Secara ringkas, perkembangan inovasi layanan digital dalam lima tahun terakhir adalah sebagai berikut:
2021
• Penambahan fitur pendaftaran nasabah baru • Penambahan biller pembelian, pembayaran &
melalui aplikasi mobile banking M-Smile dengan top up
verifikasi melalui Customer Service Video Untuk meningkatkan transaksi beli/bayar/top
Banking (CSVB) up, Bank Mega menambahkan biller baru pada
Untuk meningkatkan akusisi Nasabah, Bank Mega M-Smile antara lain biller pembayaran (SBN/
menghadirkan layanan pendaftaran bagi calon MPN, Pinjaman dan TV Kabel) dan Top Up Uang
nasabah bank Mega melalui mobile banking Elektronik.
M-Smile dengan verifikasi melalui Customer
Service Video Banking (CSVB) untuk calon • Pengembangan fitur Investasi “Reksa Dana”
nasabah yang tertarik dengan produk bank Mega Untuk mempermudah Nasabah dalam melakukan
sehingga tidak perlu melakukan pendaftaran di investasi reksa dana, Bank Mega mengembangkan
Cabang. fitur Investasi Reksa Dana seperti pembuatan SID
Online, pembelian reksa dana dan transaksi seperti
• Penambahan fitur Layanan Tabungan & Kartu top up, redeem & switching.
Kredit
Untuk memberikan kemudahan bagi nasabah • Penambahan Metode Transfer BI FAST
pengguna Tabungan & Kartu Kredit, Bank Mega Untuk memberi kemudahan Nasabah dalam
mengembangkan fitur Layanan yang meliputi melakukan transaksi transfer, Bank Mega
blokir kartu, transaksi terjadwal, atur limit kartu menambahkan metode transfer BI Fast dengan
kredit, pengajuan kenaikan limit kartu kredit dan biaya transfer Rp0 dengan tujuan untuk
lainnya. meningkatkan akuisisi Nasabah maupun pengguna
mobile banking M-Smile baru.
• Pembaharuan tampilan M-Smile pada tahun 2021
Guna meningkatkan kepuasan pengguna
serta memberikan pengalaman terbaik dalam
mengakses mobile banking, Bank Mega telah
melakukan pengkinian tampilan M-Smile.
66 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 69
2022
• Pengembangan fitur pembukaan rekening secara • Penambahan channel pemasaran Obligasi
online Untuk memberikan kemudahan Nasabah dalam
Untuk meningkatkan akusisi Nasabah baru, Bank melakukan investasi Obligasi, Bank Mega
Mega melakukan pengembangan fitur pembukaan menambahkan layanan investasi Obligasi melalui
rekening pada Mobile Banking dengan validasi M-Smile. Nasabah dapat melakukan pemesanan,
nasabah menggunakan pengecekan liveness dan transaksi seperti pembelian dan penjualan serta
biometric. melihat portofolio Obligasi melalui Mobile Banking
M-Smile.
• Pengembangan fitur QRIS lintas negara (cross
border) • Penambahan Biller pembelian, pembayaran &
Untuk memberikan kemudahan Nasabah untuk top up
melakukan transaksi pembayaran non-tunai di luar Untuk meningkatkan transaksi pembayaran & top
negeri, Bank Mega melakukan pengembangan QR up, Bank Mega menambahkan biller baru pada
Cross Border dengan bekerja sama dengan ASPI M-Smile antara lain biller pembayaran SAMSAT
& Bank Indonesia. Pengguna dapat melakukan DIGITAL NASIONAL (SIGNAL), PBB, PDAM,
transaksi QR Cross Border di negara yang Donasi dan pembelian Game.
sudah bekerja sama dengan switching Indonesia
(Thailand).
2023
• Pengembangan Kartu Kredit Digital sudah dapat melakukan transaksi Cross-Border
Untuk memberikan kemudahan bagi Nasabah di Thailand, tahun ini Nasabah dapat melakukan
dalam melakukan transaksi Kartu Kredit, Bank Mega transaksi Cross-Border di Negara Malaysia dan
mengembangkan untuk dapat menampilkan Kartu Singapura.
Kredit Digital sehingga Nasabah dapat melakukan
transaksi e-commerce tanpa menggunakan Kartu • Pengembangan Registrasi M-Smile menggunakan
Fisik. Face Check
Untuk memberikan kemudahan bagi Nasabah
• Pengembangan QRIS TUNTAS (Transfer, Tarik dalam melakukan registrasi menjadi lebih mudah
Tunai & Setor Tunai) dan aman, Bank Mega meningkatkan proses
Bank Mega juga mengembangkan layanan QRIS Registrasi M-Smile dengan pengecekan wajah.
TUNTAS untuk memfasilitasi transaksi dana
nasabah, yang mencakup fitur Tarik Tunai, Transfer, • Pengembangan layanan Loan On Card pada
dan Setor Tunai. M-Smile
Bank Mega menambahkan layanan pinjaman dana
• Penambahan negara QRIS Cross Border (Malaysia kepada Nasabah Kartu Kredit existing dengan
& Singapura) memanfaatkan limit Kartu Kredit yang tersedia.
Untuk memberikan kemudahan Nasabah dalam
melakukan transaksi pembayaran non-tunai di luar • Penambahan Biller Bayar, Beli & Top Up
negeri, Bank Mega melakukan pengembangan QR Untuk memudahkan nasabah dalam melakukan
Cross Border dengan bekerja sama dengan ASPI & pembayaran tagihan, Bank Mega menambahkan
Bank Indonesia. Sebelumnya Nasabah Bank Mega biller antara lain Tiket Pesawat, Asuransi, &
Multifinance.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 67
Page 70
Profil Perusahaan
2024
• Tap to Pay Credit Card • Laporan SPT
Untuk meningkatkan layanan transaksi Kartu Untuk membantu nasabah mengakses,
Kredit, Bank Mega mengembangkan fitur Tap to mengunduh, dan menyimpan bukti pemotongan
Pay CC yang memudahkan nasabah melakukan atau pembayaran pajak portofolio tabungan
transaksi kartu kredit cukup hanya memanfaatkan nasabah yang ada di Bank Mega dan dapat
fitur NFC pada perangkat HP, dan melakukan digunakan sebagai data pendukung dalam
Transaksi Tap to Pay Kartu Kredit dengan M-Smile. pelaporan SPT Tahunan.
• Tabungan Mega Zaver • Member Get Member
Tabungan Mega Zaver adalah produk tabungan Untuk meningkatkan akuisisi dan memberikan
digital dari Bank Mega yang pembukaannya dapat benefit lebih kepada Nasabah dalam bentuk MPC
dilakukan melalui M-Smile & menawarkan berbagai Point, Bank Mega mengembangkan fitur Member
keuntungan seperti tidak adanya saldo minimum, Get Member ini dengan tujuan agar nasabah Bank
tanpa biaya administrasi & transfer antarbank Mega bisa mengajak calon nasabah baru untuk
menggunakan BI-Fast. bisa bergabung sebagai nasabah Bank Mega
melalui Sistem Referral.
2025
• QRIS Tap in Tap Out Nasabah dapat bertransaksi secara praktis tanpa
Fitur QRIS Tap In–Tap Out memudahkan Nasabah membawa uang tunai atau melakukan penukaran
dalam melakukan transaksi nirsentuh pada mata uang, sehingga memberikan kemudahan,
moda transportasi dan fasilitas publik. Transaksi keamanan, dan kenyamanan dalam bertransaksi
dilakukan dengan mendekatkan perangkat yang lintas negara.
mendukung teknologi NFC ke alat pembayaran,
tanpa perlu memindai QR Code secara manual, • Kartu Debit Contactless
sehingga proses pembayaran menjadi lebih cepat, Fitur contactless memberikan kemudahan bagi
praktis, dan efisien Nasabah dalam bertransaksi. Pembayaran dapat
dilakukan secara praktis tanpa PIN untuk transaksi
• QRIS Cross Border hingga Rp1 juta per hari, sementara transaksi di
Layanan QRIS Cross Border memungkinkan atas nominal tersebut tetap memerlukan PIN,
Nasabah melakukan transaksi pembayaran di sehingga diharapkan dapat meningkatkan volume
luar negeri menggunakan QRIS. Dengan fitur ini, transaksi pembayaran Bank Mega.
Sejalan dengan inovasi yang dikembangkan tersebut Posisi Posisi
unduhan pengguna Jumlah Nilai
di atas, Bank Mega berhasil membukukan kenaikan Tahun
aplikasi aplikasi Transaksi transaksi
jumlah unduhan aplikasi M-Smile sebesar 27,64 % M-Smile M-Smile
yoy menjadi 1.413.349 di tahun 2025. Kenaikan ini 2025 1.413.349 1.163.197 16.933.122 78.154
turut mendorong peningkatan jumlah pengguna 2024 1.107.262 971.531 11.714.512 49.908
aplikasi M-Smile yang mencapai 1.163.197 per 31 2023 870.300 784.118 8.842.330 36.339
Desember 2025 dengan pertumbuhan sebesar
2022 639.465 581.311 5.669.771 20.967
20% yoy. Sejalan dengan hal tersebut, Bank Mega
2021 430.385 394.564 3.679.204 10.737
mencatatkan kenaikan nilai transaksi melalui aplikasi
M-Smile sebesar 57% yoy menjadi Rp 78.154 miliar. 2020 217.190 286,977 2.064.677 4.893
Pertumbuhan nilai transaksi ini didukung oleh * Awal peluncuran M-Smile, sehingga data pengguna merupakan
gabungan dari pengguna M-Smile dan Mega Mobile
kenaikan jumlah transaksi menjadi 16.933.122 atau
naik 45% yoy di tahun 2025.
68 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 71
NIKMATI TRANSAKSI
KARTU KREDIT
YANG LEBIH PRAKTIS
DENGAN BANK MEGA TAP TO PAY
Khusus Pengguna Smartphone Android dengan NFC
#oneTAPahead
DOWNLOAD
M-SMILE &
APPLY SEKARANG
S&K Berlaku: bit.ly/BM-TAPTOPAY
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 69
Bank Mega berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia | Bank Mega merupakan peserta penjamin Lembaga Penjamin Simpanan
Page 72
Profil Perusahaan
Wilayah
Operasional
Kalimantan Utara
Sumatera Utara Kalimantan Barat
Kalimantan Timur
Kepulauan
Riau
Riau
Sumatera Barat
Jambi
Bangka
Belitung
Sumatera Selatan
Kalimantan Tengah
Bengkulu
Lampung Kalimantan Selatan
Jakarta
Jawa Barat Jawa Tengah
Banten
Sumatera
DI Yogyakarta
Sumatera Barat 3
Sumatera Selatan 6 Jawa Timur
Bali
Sumatera Utara 14
Kepulauan Riau 2 KALIMANTAN
Riau 11 Nusa Tenggara
Barat
Jambi 3 Kalimantan Barat 7
Bangka Belitung 3 Kalimantan Selatan 10
Lampung 6 Kalimantan Tengah 5 SULAWESI
Bengkulu 1 Kalimantan Timur 13
Kalimantan Utara 1 Sulawesi Barat 1
Sulawesi Selatan 17
Sulawesi Tengah 4
JAWA Sulawesi Tenggara 1
BALI Sulawesi Utara 5
Banten 16 Gorontalo 1
Jawa Barat 53 Bali 7
Jawa Tengah 28
Jawa Timur 46
Jakarta 72
DI Yogyakarta 4
70 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 73
355
Total Kantor Cabang
Gorontalo
Sulawesi
8
Utara
Kantor Wilayah
Maluku Utara
Papua Barat
Sulawesi Tengah
Sulawesi Barat
Maluku
Sulawesi Tenggara
Papua
Sulawesi Selatan
Nusa Tenggara Timur
NUSA TENGGARA PAPUA
Nusa Tenggara Barat 3 Papua 1
Nusa Tenggara Timur 2 Papua Barat 2
Papua Barat Daya 1
Papua Selatan 1
Papua Tengah 2
MALUKU
Maluku 1
Maluku Utara 2
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 71
Page 74
Profil Perusahaan
Visi, Misi dan
Budaya Perusahaan
VISI MISI
Menjadi Mewujudkan hubungan baik
yang berkesinambungan
Kebanggaan dengan nasabah melalui layanan
perbankan inovatif dan sinergi
Bangsa dengan didukung oleh ekosistem
yang terintegrasi, sumber daya
manusia yang profesional serta
kemampuan kinerja organisasi
terbaik untuk memberikan
nilai tambah yang tinggi bagi
seluruh pemangku kepentingan
(stakeholder).
72 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 75
NILAI PERUSAHAAN
Dynamic
D Terbuka terhadap perubahan, Adaptif & Gesit
Entrepreneurship
E Menciptakan peluang bisnis dan perbaikan terus menerus untuk
mencapai performa perusahaan yang optimal
Trust
T Menjunjung tinggi Kepercayaan dan bersikap Profesional
Ethics
E Sikap dan perilaku Menegakkan Norma & Nilai-Nilai yang berlaku
Commitment
C Kemauan dan tekad kuat untuk memenuhi janji secara konsisten
guna memberikan kontribusi terbaik
Synergy
S Melakukan Kolaborasi untuk menghasilkan Nilai Tambah
Gabungan yang jauh lebih tinggi
Seluruh Insan Bank Mega menjunjung tinggi nilai-nilai yang
terdapat dalam DETECS, karena kami meyakini bahwa
komponen yang paling penting dalam suatu organisasi
yang besar adalah nilai-nilai dan budaya Perusahaan.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 73
Page 76
Profil Perusahaan
Struktur
Organisasi
Dengan memperhatikan perkembangan bisnis Bank di masa mendatang yang membutuhkan Struktur
Organisasi yang ideal dan diharapkan setiap lini organisasi mampu menjalankan fungsi-fungsinya sesuai
dengan tujuan Perusahaan, maka Direksi Bank melakukan penyesuaian Struktur Organisasi yang ditetapkan
melalui Surat Keputusan Direksi Bank Mega No. 037/DIRBM/25 tanggal 31 Juli 2025 tentang Struktur Organisasi
PT Bank Mega Tbk.
Berdasarkan keputusan Direksi tersebut struktur organisasi terkini Bank Mega adalah sebagai berikut:
Direktur
Direktur Wholesale
Retail Banking Banking
HERIWAN GAZALI MADI DARMADI
LAZUARDI
Chief of
Network
MARIAM Credit Business
Credit Card
Head
& Unsecured
FERRY
Loan Head
OKTAVIANUS
RIZA ZENIES
MANTIRI
Business
Retail Funding Corporate
CCUL Product, Performance Corporate
Product & Syndication
Portfolio Management & Sales
Transaction Regional Head
Head Analytics Head
Banking Head ANTONIUS
YAN ADISESHA Head HENRY DANIEL
Head PRABOWO
GANDHI OKTO PREDI BUKIT
HERSEN ARGO
HUTAJULU
CCUL Digital &
Sales Indirect
Partnership & Marketing Commercial
Retail Loan Management Channel
Acquiring Communication Banking
Head Head Head
Head Head Head
TBA DENNY LEONARD
RIRI ER SHINTA CAROLINE TBA
KURNIAWAN PANJAITAN
WALLAD SETIABUDI
Telemarketing Priority Mass Market Corporate
Head Segment Segment Funding
NELLY M H Head Head Head
SIDABUTAR LIANA EFENDI TBA DESY MIRANDA
Wholesale
Transaction
Banking
Head
TBA
Strategic
& Business
Development
Head
DEWITRI
PRASDIANA
74 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 77
Dewan
Komisaris
Komite Pemantau Risiko,
Komite Audit,
Komite Remunerasi dan Nominasi,
Komite Tata Kelola Terintegrasi
Direktur Utama
KOSTAMAN THAYIB
Steering Committees: Kredit, ALCO,
Sumber Daya Manusia, Manajemen Risiko, TI,
Produk, Kebijakan Perkreditan
Wakil Direktur Utama
INDIVARA ERNI
Direktur Direktur
Operations & Direktur
Treasury &
Information Compliance and
International
Human Capital
Banking Technology YUNI LASTIANTO
MARTIN MULWANTO Y.B. HARIANTONO
Treasury
Crime & Fraud
& Financial Capital
Investigation
Institution Market Services
Head
Head Head
BUDI SETIO
RALPH BIRGER SARMIATI
WIBOWO
POETIRAY
Treasury Procurement & Special Asset
International Trustee & Core Banking Operational Risk
General Management Compliance & Internal Audit
Banking Business Agency System Management
Support Services Head GCG Head Head
Services Head Head
Head Head YEREMIA OMAR HARLINA WATI
Head HARI NOVA
CYNTHIA MARIANA ARIYANTO SOEHARTO LAHARDJA
TBA TAVIANTORO AFRIYANTI
RIKASARI HARYANI IMANUEL(PJS)
Treasury Centralized Collection
Custodian IT Electronic Credit Risk Anti Money Financial
Product & Credit Strategy &
Services Channel Management Laundering Control
Sales Operations Support
Head Head Head Head Head
Head Head Head
SRI BUDIASIH YOYO DICKY ENGGAH ADISTIA
DONNY INDRA MUTESA DEDEP IHSAN
PURWANDARI JUHARTOYO PRAMAYUDHA RAMDANI SUKYANTHO
LUKITO HOLDIN FAUZI
Market, Jakarta CCUL
Centralized
IT Infrastructure Liquidity & Collection & Human
Transactional
Service & Integrated Risk Remedial Capital Chief of Staff
Operations
Operations Management Head Head ANGGORO
Head
Head Head NOORDWIANTO M. ADE SULAKSONO
EMMYLIA
DEDY CURYANI RANGGA BAYU CHANDRA KURNIAWAN
SOESANTI
PAMUNGKAS KRESNA
Process Out Region
IT & Cyber Risk
Management & IT Project CCUL Collection Corporate
Management & Remedial
Internal Management Affairs
Head Head
Control Head Head
Y. WAHYU YEREMIA
Head SANTOSO CHRISTIANA M.
AGUNG ARIYANTO
TRI GANGGA WIBOWO DAMANIK
PRASETYO IMANUEL
WIRATMA
Process & National Credit CCUL
Personal Data
Account System Review & Recovery
Protection
Services Development Restructure Head
Head
Head Head Head BOBBY
R. DEWO
GUNAWAN ACHMAD WINDY SRI HERMAN
TRIATMOKO
AGUSTIYATAMA EKAWATI JOENAN
Network National Credit Corporate
Digital
Operations Appraisal Legal
Banking
Head Head Head
Head
ALOYSIUS ALDIRAHMAN ADANG
FIRDILA SARI
ARY SATRIO PRAMADHANA ISNANDAR
Customer
Experience &
Customer Care
Head
DENNY
TAKARADA
HERLAMBANG
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 75
Page 78
Profil Perusahaan
Profil
Dewan Komisaris
Pada tahun 2025, tidak terdapat perubahan pada susunan Direksi. Dengan demikian susunan Dewan Komisaris
pada tahun 2025 adalah sebagai berikut:
Per 31 Desember 2025 Per 31 Desember 2024
Komisaris Utama Chairul Tanjung Chairul Tanjung
Komisaris Independen Achjadi Ranuwisastra Achjadi Ranuwisastra
Komisaris Independen Lambock V. Nahattands Lambock V. Nahattands
Komisaris Independen Hizbullah Hizbullah
76 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 79
Chairul Tanjung
Komisaris Utama
Tahun 1962 Kewarganegaraan Indonesia
Jenis Kelamin Laki-laki Domisili Jakarta
Dasar Hukum Keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 15 November 2017
Pengangkatan dan efektif 4 Juni 2018. Pengangkatan terakhir efektif sejak
keputusan RUPST tanggal 25 Februari 2022 untuk periode
jabatan 5 tahun.
Riwayat Pendidikan • Lulus dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia
(1987).
• MBA Eksekutif Institut Pendidikan & Pembinaan
Manajemen, Jakarta (1993).
• Doktor Honoris Causa dari Universitas Padjadjaran,
Bandung (2013).
• Doktor Honoris Causa dari Universiti Teknologi MARA,
Malaysia (2014).
• Doktor Honoris Causa dari Universitas Airlangga, Surabaya
(2015).
Pengalaman Pekerjaan • Ketua Komite Ekonomi Nasional (2010-2014).
• Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Kabinet
Indonesia Bersatu II (Mei-Okt 2014).
• Komisaris Utama PT Bank Mega, Tbk (2018-sekarang).
Rangkap Jabatan • Komisaris Utama PT CT Corpora.
• Komisaris Utama PT Para Rekan Investama.
• Komisaris Utama PT Mega Corpora.
• Komisaris Utama PT Trans Corpora.
• Komisaris Utama PT Trans Airways.
• Komisaris Utama PT Private Investment Indonesia.
• Komisaris Utama PT Rekan Investama Indonesia.
Hubungan Afiliasi Pemegang saham pengendali terakhir
PT. Bank Mega, Tbk.
Pelatihan • Mega Leader Conference, Bank Mega, 9 Januari 2025,
Menara Bank Mega, Jakarta.
• CNBC Indonesia ESG Sustainability Forum 2025 – ESG dan
Pembiayaan Berkelanjutan, CNBC Indonesia, 31 Januari
2025, Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta.
• Strategic Information Security Workshop for Top Level
Management, Bank Mega, 7 November 2025, MTC Menara
Bank Mega (Hybrid).
• Resertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6, LSPP, 11
Desember 2025, Menara Bank Mega, Jakarta.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 77
Page 80
Profil Perusahaan
Achjadi Ranuwisastra
Komisaris Independen
Lahir 1944 Kewarganegaraan Indonesia
Jenis Kelamin Laki-laki Domisili Jakarta
Dasar Hukum • Keputusan RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2006.
Pengangkatan Pengangkatan terakhir efektif sejak keputusan RUPST
tanggal 25 Februari 2022 untuk periode jabatan 5 tahun.
Surat pernyataan independensi telah ditandatangani pada
tanggal 21 Januari 2022.
• Sebagai Komisaris sejak tahun 2004 berdasarkan hasil
RUPS Tahunan tanggal 27 Februari 2004.
Riwayat Pendidikan Sarjana Ekonomi Jurusan Perusahaan, Universitas
Padjadjaran, Bandung (1968).
Pengalaman Pekerjaan • Pegawai Pimpinan Bank Ekspor Impor Indonesia/Bank
Exim pada tahun 1969. Kemudian menjabat beberapa
posisi penting seperti Kepala Cabang di beberapa daerah
di Indonesia, hingga menjabat sebagai Kepala Biro.
• Direktur Bank Ekspor Impor Indonesia/Bank Exim (1992-
1997).
• Wakil Komisaris Utama PT Bank Danamon Indonesia Tbk
(1997-1998).
• Komisaris PT Bank Mega Tbk (1997-1998).
• Direktur Utama PT Bank Mega Tbk (1998-2004).
• Komisaris PT Bank Mega Tbk (2004-2006).
• Komisaris Independen PT Bank Mega Tbk
(2006-sekarang).
• Komite Audit PT Bank Mega Tbk (2006-2013 dan 2015-
2022).
• Komite Remunerasi PT Bank Mega Tbk (2008-2015)
• Komite Pemantau Risiko PT Bank Mega Tbk
(2013-2018).
Rangkap Jabatan • Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi PT. Bank Mega,
Tbk. efektif tanggal 1 Maret 2022.
• Ketua Komite Pemantau Risiko PT. Bank Mega, Tbk. Efektif
tanggal 1 Maret 2022.
• Ketua Komite Tata Kelola Terintegrasi PT. Bank Mega, Tbk.
efektif tanggal 18 Agustus 2021.
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota
Direksi, anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan
pemegang saham pengendali dan pengendali terakhir.
Pelatihan • Mega Leader Conference, Bank Mega, 9 Januari 2025,
Menara Bank Mega.
• Pembekalan dan Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6,
Bank Mega, 17–21 Februari 2025, Menara Bank Mega.
• Outlook Ekonomi DPR: Indonesia Menjawab Tantangan
Ekonomi Global, detikcom, 20 Mei 2025, Auditorium
Menara Bank Mega, Jakarta.
• Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6,
BARa, 28 Agustus 2025, Online.
• Strategic Information Security Workshop for Top Level
Management, Bank Mega, 7 November 2025, MTC Menara
Bank Mega (Hybrid).
78 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 81
Lambock V. Nahattands
Komisaris Independen
Lahir 1952 Kewarganegaraan Indonesia
Jenis Kelamin Laki-laki Domisili Jakarta
Dasar Hukum Keputusan RUPS Tahunan tanggal 7 Mei 2015 dan efektif
Pengangkatan 18 Desember 2015. Pengangkatan terakhir efektif sejak
keputusan RUPST tanggal 25 Februari 2022 untuk periode
jabatan 5 tahun. Surat pernyataan independensi telah
ditandatangani pada tanggal 21 Januari 2022.
Riwayat Pendidikan • Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia (1978).
• Magister Hukum dari Universitas Tarumanegara (2004).
Pengalaman Pekerjaan • Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia (1979).
• Plt Kepala Biro Hukum dan Perundang-undangan
Sekretariat Kabinet, kemudian menjadi Kepala Biro
Hukum dan Perundang-undangan. Selanjutnya menempati
beberapa posisi sebagai Kepala Biro Hukum dan
Perundang-undangan.
• Deputi Sekretaris Kabinet Bidang Hukum dan Perundang-
undangan, Wakil Sekretaris Kabinet, Sekretaris
Kementerian Sekretariat Negara, Staf Khusus Menteri
Sekretaris Negara, Staf Khusus Kepala Staf Presiden,
Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum
dan Keamanan, Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang
Kemaritiman dan Investasi.
• Memperoleh penghargaan dari negara Wira Karya,
Bintang Kehormatan Jasa Utama dan Bintang Kehormatan
Mahaputra.
• Komisaris Independen PT Bank Mega, Tbk
(2015-sekarang).
• Ketua Remunerasi & Nominasi PT Bank Mega Tbk
(2015-2018)
• Ketua Komite Audit PT Bank Mega Tbk (2022)
• Staf Khusus Menko Bidang Hukum dan Perundang-
undangan di Kementerian Koordinator Bidang
Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia (2014-2024)
Rangkap Jabatan • Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi PT Bank Mega,
Tbk. efektif tanggal 1 Maret 2024
• Staf Khusus Ketua Badan Ekonomi Nasional yang
membidangi Hukum dan Perundang-undangan.
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan
pemegang saham pengendali dan pengendali terakhir.
Pelatihan • Mega Leader Conference, Bank Mega, 9 Januari 2025,
Menara Bank Mega.
• Outlook Ekonomi DPR: Indonesia Menjawab Tantangan
Ekonomi Global, detikcom, 20 Mei 2025, Auditorium
Menara Bank Mega, Jakarta
• Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6,
BARa, 28 Agustus 2025, Online
• Webinar Memahami Pentingnya Integritas dalam
Pengelolaan Lembaga Keuangan, FKDKP, 16 Oktober 2025,
Online.
• Strategic Information Security Workshop for Top Level
Management, Bank Mega, 7 November 2025, MTC Menara
Bank Mega (Hybrid).
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 79
Page 82
Profil Perusahaan
Hizbullah
Komisaris Independen
Lahir 1962 Kewarganegaraan Indonesia
Jenis Kelamin Laki-laki Domisili Jakarta
Dasar Hukum Keputusan RUPS Tahunan tanggal 24 Februari 2023 dan
Pengangkatan efektif sejak tanggal 31 Juli 2023.
Riwayat Pendidikan • Sarjana Ekonomi dari Universitas Andalas, Sumatera Barat
(1986).
• Magister Ekonomi dari Universitas Indonesia (2004).
Pengalaman Pekerjaan • Staf pada Biro Pemeriksaan UPBD Bank Indonesia
pada tahun 1992. Kemudian menjabat beberapa posisi
penting di Bank Indonesia, dan terakhir menjabat sebagai
Pengawas Bank Madya hingga tahun 2012.
• Deputi Direktur Pengawasan Bank 1, Kantor Regional
Jateng dan DIY, Otoritas Jasa Keuangan (2012-2014).
• Deputi Direktur Pengawasan Bank 2-1, Departemen
Pengawasan Bank 2, Otoritas Jasa Keuangan (2014).
• Direktur Pengawasan LJK, Kantor Regional 3 Jateng dan
DIY, Otoritas Jasa Keuangan (2014-2016).
• Kepala OJK Regional, Kantor Regional 3 Jateng dan DIY,
Otoritas Jasa Keuangan (2016-2017).
• Kepala OJK Regional - Kantor Regional 8 Bali dan
NusaTenggara (2017-2018).
• Kepala Departemen Pengawasan Bank 1, Otoritas Jasa
Keuangan (2018-2022).
• Komisaris Independen PT. Bank Mega Tbk
(2023-sekarang).
Rangkap Jabatan Ketua Komite Audit PT Bank Mega Tbk. efektif tanggal
1 September 2023.
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota
Direksi, anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan
pemegang saham pengendali dan pengendali terakhir.
Pelatihan • Mega Leader Conference, Bank Mega, 9 Januari 2025,
Menara Bank Mega, Jakarta.
• Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2025, OJK, 11
Februari 2025, Jakarta International Convention Center
(JICC)
• Outlook Ekonomi DPR: Indonesia Menjawab Tantangan
Ekonomi Global, detikcom, 20 Mei 2025, Auditorium
Menara Bank Mega, Jakarta.
• Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6,
BARa, 28 Agustus 2025, Online.
• Strategic Information Security Workshop for Top Level
Management, Bank Mega, 7 November 2025, MTC Menara
Bank Mega (Hybrid).
80 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 83
Profil
Direksi
Susunan Direksi Bank Mega per Desember 2025 mengacu kepada Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan (RUPST) tanggal 27 Maret 2025, dengan keputusannya adalah menyetujui pengunduran diri Ibu Lay
Diza Larentie sebagai Wakil Direktur Utama dan Bapak C. Guntur Triyudianto sebagai Direktur Operations serta
mengangkat Bapak Heriwan Gazali sebagai Direktur Retail Banking:
Per 31 Desember 2025 Per 31 Desember 2024
Direktur Utama Kostaman Thayib Kostaman Thayib
Wakil Direktur Utama - Lay Diza Larentie*
Wakil Direktur Utama Indivara Erni Indivara Erni
Direktur Credit - Madi D. Lazuardi
Direktur Wholesale Banking Madi D. Lazuardi -
Direktur Treasury & International Banking Martin Mulwanto Martin Mulwanto
Direktur Compliance & Human Capital Yuni Lastianto Yuni Lastianto
Direktur Operations - C. Guntur Triyudianto**
Direktur Operations & Information Technology YB Hariantono YB Hariantono
Direktur Retail Banking Heriwan Gazali -
* Wakil Direktur Utama, Lay Diza Larentie, telah mengajukan pengunduran diri pada tanggal 14 Januari 2025, dan telah dilaporkan ke OJK Pasar
Modal sesuai dengan surat PT Bank Mega Tbk No. 007/COAF/25 dan OJK Pengawasan Bank Swasta No.008/COAF/25 tanggal 16 Januari 2025.
Efektif pengunduran diri ini berlaku setelah mendapat persetujuan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang akan diselenggarakan
pada tanggal 27 Maret 2025.
** Direktur Operations, C. Guntur Triyudianto, telah mengajukan pengunduran diri pada tanggal 25 Maret 2025, dan telah dilaporkan ke OJK Pasar
Modal sesuai dengan surat PT Bank Mega Tbk No. 045/COAF/25 dan OJK Pengawasan Bank Swasta No. 046/COAF/25 tanggal 25 Maret 2025.
Efektif pengunduran diri ini berlaku setelah mendapat persetujuan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang akan diselenggarakan
pada tanggal 27 Maret 2025.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 81
Page 84
Profil Perusahaan
Kostaman Thayib
Direktur Utama
Lahir 1962 Kewarganegaraan Indonesia
Jenis Kelamin Laki-laki Domisili Jakarta
Dasar Hukum Keputusan RUPS Tahunan tanggal 17 April 2013 dan efektif
Pengangkatan 16 Juli 2013. Pengangkatan terakhir efektif sejak keputusan
RUPST tanggal 1 Maret 2024 untuk periode jabatan 5 tahun.
Riwayat Pendidikan • Sarjana dari Fakultas Teknik Elektro Universitas Trisakti
(1987).
• Master of Business Administration (MBA) di bidang
Finance & Marketing dan Master of Science (MS) di bidang
Technology Management dengan hasil Summa Cum Laude
dari Portland State University, Oregon USA (1991).
Pengalaman Pekerjaan • Operation Manager PT Program Pendidikan Teknologi
Komputer dan selanjutnya bekerja sebagai engineer
di berbagai perusahaan Komputer di Indonesia (1987-1989).
• Wakil Kepala Divisi Consumer Banking di Bank BCA (1992-
2002).
• SVP dan Group Head Consumer Liabilities and Electronic
Banking di Bank Mandiri (2002-2004).
• Komisaris Utama PT AXA Mandiri Financial Services-
Indonesia (2003).
• Direktur Retail Banking PT Bank Mega Tbk (2004-2012).
• Direktur Business Development PT Bank Mega Tbk (2012-
2013).
• Direktur Utama PT Bank Mega Tbk (2013-sekarang).
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan.
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi
lainnya, anggota Dewan Komisaris maupun dengan pemegang
saham pengendali dan pengendali terakhir.
Pelatihan • Mega Leader Conference, Bank Mega, 9 Januari 2025,
Menara Bank Mega, Jakarta.
• CEO Forum 2025 – Banking Beyond Growth: Powering
a Sustainable and Inclusive Economy for 2025 Onward,
PERBANAS dan IBI, 22 Januari 2025, Hotel Ritz-Carlton
Jakarta.
• Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2025:
Penguatan Sektor Jasa Keuangan yang Stabil dan Inklusif
untuk Mendukung Program Prioritas Nasional & Seminar
Pengembangan Sektor Jasa Keuangan dalam Melaksanakan
Amanat UU P2SK, OJK, 11 Februari 2025, Jakarta
International Convention Center (JICC).
• Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7, BARa,
13 Februari 2025, Online.
• Visa Asia Pacific Senior Client Council Meeting, VISA, 25–27
Februari 2025, Tokyo, Jepang.
• Intensive Mandarin Class Program, Newton Education
Center (NEC), 17 Juli–11 Desember 2025, Menara Bank Mega,
Jakarta.
82 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 85
Pelatihan • Focus Group Discussion (FGD): Peluang dan Tantangan
Intermediasi serta Strategi Pengelolaan Likuiditas
Perbankan, Bank Indonesia, 12 Agustus 2025, Komplek
Perkantoran Bank Indonesia, Jakarta.
• Visa Asia Pacific Senior Client Council Virtual Meeting –
The Future of Agentic Commerce, Visa Asia Pacific, 24
September 2025, Online.
• Sarasehan 100 Ekonom Indonesia 2025 – Resiliensi Ekonomi
Domestik sebagai Fondasi Menghadapi Gejolak Dunia,
CNBC Indonesia, 28 Oktober 2025, Auditorium Menara Bank
Mega, Jakarta.
• Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x
Indonesia Fintech Summit and Expo (IFSE) 2025 – Sinergi
dan Inovasi untuk Akselerasi Transformasi Ekonomi dan
Keuangan Digital Indonesia, Bank Indonesia & OJK, 30
Oktober 2025, Jakarta International Convention Center
(JICC).
• Indonesia Islamic Finance Summit 2025 dan Pertemuan
Tahunan Perbankan Syariah 2025, OJK, 3 November 2025,
The Westin, Surabaya.
• Strategic Information Security Workshop for Top Level
Management, Bank Mega, 7 November 2025, MTC Menara
Bank Mega (Hybrid).
• CEO Networking 2025: Managing Global Trade and
Empowering Business Strategy, KPEI (PT Kliring Penjaminan
Efek Indonesia), 18 November 2025, St. Regis Hotel, Jakarta.
• Kompas100 CEO Forum – Menavigasi Arah & Menelisik
Strategi Ketahanan Indonesia di Tengah Gejolak Global,
Kompas, 26 November 2025, Indonesia Convention
Exhibition (ICE), BSD, Tangerang, Banten.
• Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025 – Tangguh dan
Mandiri: Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih
Tinggi dan Berdaya Tahan, Bank Indonesia, 28 November
2025, Grha Bhasvara Icchana, Kompleks Perkantoran Bank
Indonesia, Jakarta.
• CFO Forum PERBANAS 2025: Unlocking the Next Growth
Potential, PERBANAS, 3 Desember 2025, Financial Hall,
Jakarta.
• Financial Forum – Penguatan Sistem Keuangan Indonesia,
CNBC Indonesia, 3 Desember 2025, Main Hall, Bursa Efek
Indonesia.
• Dialog Akhir Tahun antara Anggota Dewan Komisioner dan
Industri Jasa Keuangan Tahun 2025, OJK, 4 Desember 2025,
Hotel The Ritz-Carlton, Jakarta.
• Sosialisasi Coretax Eksekutif di Lingkungan CT Corpora, CT
Corp, 18 Desember 2025, Menara Bank Mega, Jakarta.
• CEO Forum – Economic Outlook 2026: Navigating Slower
Demand for Credits in a Changing Economy, PERBANAS, 10
Desember 2025, Ballroom Menara BRILiaN, Jakarta.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 83
Page 86
Profil Perusahaan
Indivara Erni
Wakil Direktur Utama
Lahir 1967 Kewarganegaraan Indonesia
Jenis Kelamin Laki-laki Domisili Bekasi
Dasar Hukum • Menjabat sebagai Wakil Direktur Utama (mengkoordinasi
Pengangkatan bidang Risk Management, Compliance & Human Capital,
Operations & IT) berdasarkan keputusan RUPS Tahunan tanggal
24 Februari 2023 dan efektif 12 Juni 2023. Pengangkatan
terakhir efektif sejak keputusan RUPST tanggal 1 Maret 2024
untuk periode jabatan 5 tahun.
• Menjabat sebagai Direktur Risk Bank Mega berdasarkan
keputusan RUPS Tahunan tanggal 27 Maret 2014 dan efektif
22 September 2014.
Riwayat Pendidikan Sarjana Ekonomi dengan Cum Laude dari Universitas Padjadjaran
(1991).
Pengalaman Pekerjaan • Management Development Program (lulusan terbaik) di Bank
Universal dan menjabat berbagai posisi (1991-2000).
• Jabatan terakhir setelah penggabungan Bank Universal menjadi
Bank Permata adalah sebagai Head of Product Manager
Division (sampai tahun 2003).
• Head of Supply Chain Banking Division PT Bank Mega Tbk
(2003-2006).
• Head of Indirect Retail Financing Division PT Bank Mega Tbk
(2006-2012).
• Regional Manager Jakarta PT Bank Mega Tbk (2012-2013).
• Head of Retail & Commercial Business Group PT Bank Mega Tbk
(2013-2014).
• Direktur Risk PT Bank Mega Tbk (2014-2023).
• Wakil Direktur Utama PT Bank Mega Tbk yang mengkoordinasi
bidang Risk Management, Compliance & Human Capital,
Operations & IT (2023-sekarang).
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan.
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya,
anggota Dewan Komisaris maupun dengan pemegang saham
pengendali dan pengendali terakhir.
Pelatihan • Mega Leader Conference, Bank Mega, 9 Januari 2025, Menara
Bank Mega, Jakarta.
• Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7, BARa,
13 Februari 2025, Online.
• Pertemuan Koordinasi PPATK Tahun 2025 – Optimalisasi
Kolaborasi PPATK dalam Mewujudkan Asta Cita untuk
Pembangunan Berkelanjutan, PPATK, 26 Februari 2025, Gedung
PPATK Lantai 4.
• CNN Indonesia Leading Women 2025: Leading with Purpose,
Inspiring the Future, CNN Indonesia, 15 Mei 2025, Auditorium
Menara Bank Mega, Jakarta.
• Outlook Ekonomi DPR: Indonesia Menjawab Tantangan Ekonomi
Global, detikcom, 20 Mei 2025, Auditorium Menara Bank Mega,
Jakarta.
• Chief Risk Officer (CRO) Roundtable 2025: Managing Bank
Risks amidst Geopolitical and Information Technology Changes,
PERBANAS, 24 September 2025, Griya Perbanas, Jakarta.
• Risk Appetite and Risk Culture: Pilar Utama dalam Penguatan
Manajemen Risiko di Sektor Keuangan, OJK Institute, 9 Oktober
2025, Online.
• FGD Penguatan Sistem Pengawasan Terintegrasi bagi
Konglomerasi Keuangan, Badan Supervisi Otoritas Jasa
Keuangan, 10 Oktober 2025, Jakarta.
• Meaningful Participation: Penguatan Sistem Pengawasan
Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan, Badan Supervisi
Otoritas Jasa Keuangan, 13 Oktober 2025, Four Seasons Hotel,
Jakarta.
• Strategic Information Security Workshop for Top Level
Management, Bank Mega, 7 November 2025, MTC Menara Bank
Mega (Hybrid).
• Pembahasan Pemenuhan Modal Mengacu Pasal 20 POJK Nomor
30 Tahun 2024, OJK, 18 Desember 2025, Online.
• Sosialisasi Coretax Eksekutif di Lingkungan CT Corpora,
CT Corp, 18 Desember 2025, Menara Bank Mega, Jakarta.
84 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 87
Yuni Lastianto
Direktur Compliance & Human Capital
Lahir 1959 Kewarganegaraan Indonesia
Jenis Kelamin Laki-laki Domisili Bekasi
Dasar Hukum Keputusan RUPS Tahunan tanggal 29 Maret 2012 dan efektif
29 Agustus 2012. Pengangkatan terakhir efektif sejak keputusan RUPST
Pengangkatan tanggal 1 Maret 2024 untuk periode jabatan 5 tahun,
dengan riwayat jabatan sebagai berikut:
• Direktur Compliance & Human Capital (2012-2013).
• Direktur Compliance & Good Corporate Governance (2013-2016)
• Direktur Compliance & Human Capital (2016-sekarang).
Riwayat Pendidikan Sarjana Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (1983).
Pengalaman Pekerjaan • Office Staff Pemeriksa Bank di Bank Indonesia (1983-1989).
• Kepala Bagian Audit Kredit di Bank Universal (1990-1998).
• Kepala Satuan Kerja Audit Internal Bank Mega, dan Corporate
Governance & Compliance Division Head, dan Credit Administration
Division Head (1999-2012).
• Direktur Compliance & Human Capital PT Bank Mega Tbk (2012-
2013).
• Direktur Compliance & Good Corporate Governance PT Bank Mega
Tbk (2013-2016).
• Direktur Compliance & Human Capital PT Bank Mega Tbk
(2016-sekarang).
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan.
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya,
anggota Dewan Komisaris maupun dengan pemegang saham
pengendali dan pengendali terakhir.
Pelatihan • Mega Leader Conference, Bank Mega, 9 Januari 2025, Menara Bank
Mega, Jakarta.
• Sosialisasi POJK Nomor 45 Tahun 2024 tentang Pengembangan dan
Penguatan Emiten dan Perusahaan Publik, OJK, 6 Februari 2025,
Online.
• Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7, BARa, 13
Februari 2025, Online.
• Webinar Outlook Ekonomi dan Keuangan di Tahun 2025, OJK
Institute, 20 Februari 2025, Online.
• CNBC Indonesia Economic Outlook 2025: Riding the Wave of
8% Economic Expansion, CNBC Indonesia, 26 Februari 2025, The
Westin, Jakarta.
• Sosialisasi Peran dan Dukungan Bank Indonesia dalam Implementasi
PP Nomor 8 Tahun 2025 mengenai Devisa Hasil Ekspor (DHE), Bank
Indonesia, 28 Februari 2025, Online.
• Sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2025 tentang
Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2023
tentang Devisa Hasil Ekspor atas Pengusahaan, Pengelolaan, dan/
atau Pengolahan Sumber Daya Alam, Kementerian Koordinator
Bidang Perekonomian Republik Indonesia, 28 Februari 2025, Online.
• Forum Penguatan Fungsi GRC – Penerapan Internal Control Over
Financial Reporting (ICOFR) dalam Rangka Penguatan Sektor Jasa
Keuangan, OJK, 3 Maret 2025, Online.
• Gerakan Bersama Edukasi Pelindungan Konsumen (GEBER PK)
Ramadan 2025, Departemen Surveilans Sistem Pembayaran dan
Pelindungan Konsumen – Bank Indonesia, 5 Maret 2025, Online.
• Diskusi Publik: Pencegahan Maladministrasi dan Penegakan Hukum
terhadap Kejahatan di Sektor Perbankan, Ombudsman RI, 8 Mei
2025, Gedung Ombudsman RI, Jakarta.
• Outlook Ekonomi DPR: Indonesia Menjawab Tantangan Ekonomi
Global, detikcom, 20 Mei 2025, Auditorium Menara Bank Mega,
Jakarta.
• Katadata Policy Dialogue: Strategi Nasional Memerangi Kejahatan
Finansial, Katadata & Perbanas, 5 Agustus 2025, Hotel JS Luwansa,
Jakarta.
• Diskusi Peningkatan Kinerja Penanganan Pengaduan Konsumen
dan Masyarakat oleh Bank dan Penyedia Jasa Pembayaran di IASC
(Indonesia Anti-Scam Centre), OJK, 10 September 2025, Menara
Radius Prawiro, Jakarta.
• FGD Penguatan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM),
Bank Indonesia, 15 Oktober 2025, Bank Indonesia, Thamrin.
• Webinar Memahami Pentingnya Integritas dalam Pengelolaan
Lembaga Keuangan, FKDKP, 16 Oktober 2025, Online.
• FIN EXPO 2025 – Inklusi Keuangan untuk Semua, Rakyat Sejahtera,
Indonesia Maju, OJK, 24 Oktober 2025, Surabaya.
• Strategic Information Security Workshop for Top Level Management,
Bank Mega, 7 November 2025, MTC Menara Bank Mega (Hybrid).
• OJK Mengajar – Menumbuhkan Generasi Melek Finansial: Memahami
Dinamika Ekonomi dan Stabilitas Keuangan sebagai Pilar
Perekonomian Nasional, OJK Institute, 11 November 2025, Online.
• Seminar Peluncuran Laporan Perkembangan Ekonomi Keuangan dan
Kerja Sama Internasional 2025, Bank Indonesia, 8 Desember 2025,
Hotel Pullman, Jakarta.
• Sosialisasi Coretax Eksekutif di Lingkungan CT Corpora, CT Corp,
18 Desember 2025, Menara Bank Mega, Jakarta.
• Konsinyering Percepatan Pengentasan Kemiskinan melalui Program
Corporate Social Responsibility (CSR) Perbankan, OJK, 19 Desember
2025, Menara BRILiaN, Jakarta.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 85
Page 88
Profil Perusahaan
Martin Mulwanto
Direktur Treasury & International Banking
Lahir 1968 Kewarganegaraan Indonesia
Jenis Kelamin Laki-laki Domisili Jakarta
Dasar Hukum Keputusan RUPS Tahunan tanggal 27 Maret 2014 dan efektif
Pengangkatan 22 September 2014. Pengangkatan terakhir efektif sejak keputusan
RUPST tanggal 1 Maret 2024 untuk periode jabatan
5 tahun.
Riwayat Pendidikan Bachelor of Science di De La Salle University (1991).
Pengalaman Pekerjaan • Memulai karier sebagai Management Trainee di Deutsche Bank
hingga kemudian menjabat sebagai Treasury Dealer (1992-
1996).
• Director Head of Corporate Sales and Structuring FICC di
Citibank Jakarta (1996-2007).
• Director Foreign Exchange Distribution – APAC Investment
Bank di UBS AG Singapore (2007-2008).
• Executive Director, Fixed Income Currency and Commodity Asia
pada Morgan Stanley Singapore (2008-2009).
• Executive Board Director, Head of Global Markets di PT Bank
ANZ Indonesia (2009-2014).
• Direktur Treasury & International Banking di PT Bank Mega Tbk
(2014-sekarang).
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan.
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya,
anggota Dewan Komisaris maupun dengan pemegang saham
pengendali dan pengendali terakhir.
Pelatihan • Mega Leader Conference, Bank Mega, 9 Januari 2025, Menara
Bank Mega, Jakarta.
• Refreshment Sertifikat Tresuri Jenjang 7, ACI FMA Indonesia,
22 Januari 2025, Menara Bank Mega, Jakarta.
• CNBC Indonesia ESG Sustainability Forum 2025 – ESG
dan Pembiayaan Hijau untuk Ekonomi RI yang Inklusif dan
Berkelanjutan, CNBC Indonesia, 31 Januari 2025, Auditorium
Menara Bank Mega, Jakarta.
• Mandiri Investment Forum 2025 – Nourishing Future Growth,
Bank Mandiri & Mandiri Sekuritas, 11 Februari 2025, Fairmont
Hotel, Jakarta.
• Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7, BARa,
13 Februari 2025, Online.
• CNBC Indonesia Economic Outlook 2025: Riding the Wave of
8% Economic Expansion, CNBC Indonesia, 26 Februari 2025,
The Westin, Jakarta.
• Memperkuat Daya Tahan Ekonomi Nasional di Tengah
Gelombang Perang Tarif Perdagangan, Kementerian
Koordinator Bidang Perekonomian RI, 8 April 2025, Menara
Mandiri Sudirman, Jakarta.
• CNBC Indonesia Economic Update 2025 – Striving for 8%
Growth Despite Global Uncertainty, CNBC Indonesia, 18 Juni
2025, Hotel Borobudur, Jakarta.
• 2025 J.P. Morgan Investment Forum – The Road Ahead: A
Journey of Growth and Resilience, J.P. Morgan, 3 September
2025, The St. Regis, Jakarta.
• Diskusi Panel Pengembangan Transaksi OIS & Transaksi DNDF,
Bank Indonesia, 26 September 2025, Kempinski Hotel, Jakarta.
• Sarasehan 100 Ekonom Indonesia 2025 – Resiliensi Ekonomi
Domestik sebagai Fondasi Menghadapi Gejolak Dunia, CNBC
Indonesia, 28 Oktober 2025, Auditorium Menara Bank Mega,
Jakarta.
• Strategic Information Security Workshop for Top Level
Management, Bank Mega, 7 November 2025, MTC MBM Lantai
12 (Hybrid).
• Financial Forum – Penguatan Sistem Keuangan Indonesia, CNBC
Indonesia, 3 Desember 2025, Main Hall, Bursa Efek Indonesia.
• Sosialisasi Coretax Eksekutif di Lingkungan CT Corpora,
CT Corp, 18 Desember 2025, Menara Bank Mega, Jakarta.
86 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 89
Madi Darmadi Lazuardi
Direktur Wholesale Banking
Lahir 1966 Kewarganegaraan Indonesia
Jenis Kelamin Laki-laki Domisili Jakarta
Dasar Hukum Keputusan RUPS Tahunan tanggal 17 April 2013 dan efektif 16
Pengangkatan Juli 2013. Pengangkatan terakhir efektif sejak keputusan RUPST
tanggal 1 Maret 2024 untuk periode jabatan 5 tahun dan Surat
Keputusan Dewan Komisaris No. 004/Dekom/VII/2025 tentang
Penetapan Tugas Masing-masing Anggota Direksi.
Riwayat Pendidikan • Sarjana di bidang Administrasi Niaga dari Universitas Katolik
Atma Jaya (1989).
• Master of Management, Major International Finance di
Universitas Gadjah Mada (1998).
Pengalaman Pekerjaan • Memulai karier sebagai Bankir di Bank Danamon dan menjabat
berbagai posisi seperti Corporate Banking, Commercial
Banking, Corporate Affairs dan terakhir sebagai Senior Vice
President, Special Asset Management & Human Resources
(1989-2007).
• Country Head of Business Banking di ABN Amro Bank NV
(2007).
• Managing Director Bank UOB Indonesia (2007-2011).
• President Director/CEO Bank QNB Indonesia (2011-2012).
• Direktur Credit PT Bank Mega Tbk (2013-2025).
• Direktur Wholesale Banking (2025-sekarang).
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan.
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya,
anggota Dewan Komisaris maupun dengan pemegang saham
pengendali dan pengendali terakhir.
Pelatihan • Mega Leader Conference, Bank Mega, 9 Januari 2025, Menara
Bank Mega, Jakarta.
• Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7, BARa,
13 Februari 2025, Online.
• Sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2025 tentang
Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2023
tentang Devisa Hasil Ekspor dari Kegiatan Pengusahaan,
Pengelolaan, dan/atau Pengolahan Sumber Daya Alam,
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik
Indonesia, 24 Februari 2025, Kantor Kementerian Koordinator
Bidang Perekonomian, Jakarta.
• CNBC Indonesia Economic Outlook 2025: Riding the Wave of
8% Economic Expansion, CNBC Indonesia, 26 Februari 2025,
The Westin, Jakarta.
• Strategic Information Security Workshop for Top Level
Management, Bank Mega, 7 November 2025, MTC Menara Bank
Mega, Jakarta. (Hybrid).
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 87
Page 90
Profil Perusahaan
YB Hariantono
Direktur Operations & Information Technology
Lahir 1966 Kewarganegaraan Indonesia
Jenis Kelamin Laki-laki Domisili Jakarta
Dasar Hukum Keputusan RUPS Tahunan tanggal 24 Februari 2023 dan efektif
Pengangkatan 27 Maret 2023. Pengangkatan terakhir efektif sejak keputusan
RUPST tanggal 1 Maret 2024 untuk periode jabatan 5 tahun dan
Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 004/Dekom/VII/2025
tentang Penetapan Tugas Masing-masing Anggota Direksi.
Riwayat Pendidikan Sarjana Teknik Elektro dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember
(1990).
Pengalaman Pekerjaan • Mengawali karier perbankan di Bank Bali sebagai Junior System
Programmer pada tahun 1991 dan menjabat berbagai posisi
hingga tahun 2002 menjabat sebagai Vice President Group
Head IT.
• Bergabung di Bank Permata pada tahun 2003 sebagai
Koordinator Integrasi TI – Tim Integrasi Merger 5 Bank dan
menjabat di berbagai posisi eksekutif dengan jabatan terakhir
sebagai Executive Vice President Network Head pada tahun
2010.
• Executive Vice President Information Technology Head di BII -
Maybank (2010-2014).
• Direktur Operations & Information Technology PT Bank Mega
Tbk (2014-2018).
• Direktur Information Technology PT Bank Mega Tbk (2018-
2019).
• Head Information of Technology PT Bank BTPN (2019-2020).
• Direktur Teknologi Informasi & Operasi PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (2020-2022)
• Chairman ICIO Community (2022-2024)
• Wakil Ketua Umum Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia
(ASPI) (2022-2023)
• Direktur Operations & Information Technology (2025 -
Sekarang)
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan.
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya,
anggota Dewan Komisaris maupun dengan pemegang saham
pengendali dan pengendali terakhir.
Pelatihan • Mega Leader Conference, Bank Mega, 9 Januari 2025, Menara
Bank Mega Jakarta.
• CNBC Indonesia Economic Outlook 2025: Riding the Wave of
8% Economic Expansion, CNBC Indonesia, 26 Februari 2025,
The Westin, Jakarta.
• Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7,
PT Arfaidhams Secret, 27 Februari 2025, Online.
• Women Leadership Forum – AI: A Dual-Edged Sword –
Unmanageable Technical Debt or the Future of Inclusive
Leadership?, iCIO Community, 16 April 2025, Habitate Jakarta
Setiabudi.
• ForceX Indonesia 2025 – Charting Indonesia’s Digital Frontier,
BytePlus, 24 April 2025, Shangri-La, Jakarta.
• Executive Roundtable – Empowering Indonesia’s MSME: The
Future of SME Banking in a Digital-First Economy, Synpulse
Indonesia, 15 Mei 2025, Raffles Hotel, Jakarta.
• Outlook Ekonomi DPR: Indonesia Menjawab Tantangan Ekonomi
Global, detikcom, 20 Mei 2025, Auditorium Menara Bank Mega,
Jakarta.
• Inaugurasi Certified Risk Management (CEM) BSMR dan
Seminar Nasional Kesiapan Industri Perbankan dalam Merespon
Eskalasi Climate Risk & Cyber Risk 2025, IRPA & BSMR, 18 Juni
2025, Swiss-Belhotel, Batam.
88 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 91
Pelatihan • Shaping the Future of Digital Transformation, Intikom & IBM,
19 Juni 2025, Hotel Raffles, Jakarta.
• ASEAN Fintech Forum – Executive Table, ASEAN Economic
Forum, 17 Juli 2025, Alila SCBD, Jakarta.
• PERBANAS Review of Indonesia’s Mid-Year Economy (PRIME)
2025 – Navigating Economic Headwinds: Responding to
Weakening Consumption, PERBANAS, 31 Juli 2025, Hotel Le
Meridien, Jakarta.
• Sosialisasi Panduan Tata Kelola Kecerdasan Artifisial (AI)
Perbankan Indonesia dan Peraturan OJK No. 11/POJK.03/2022
tentang Penyelenggaraan Teknologi Informasi (POJK PTI),
AFTECH, 1 Agustus 2025, Thamrin Nine Ballroom, Jakarta.
• High-Level Campaign Local Currency Transaction (LCT) dan
QRIS Antarnegara Indonesia–Jepang, Bank Indonesia, 25
Agustus 2025, Gedung Thamrin, Bank Indonesia Jakarta.
• Meaningful Participation terkait Penguatan Peran Perbankan
dalam Pendalaman Pasar Keuangan dan Pencegahan Fraud,
OJK, 25 Agustus 2025, Hotel Fairmont, Jakarta.
• Focus Group Discussion (FGD) Sistem Pemungutan Pajak
atas Transaksi Digital Luar Negeri (SPP TDLN), Kementerian
Keuangan, 16 September 2025, Gedung Cakti, Kantor Pusat
Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta.
• Focus Group Discussion (FGD) Menjaga Keamanan Fleksibilitas
Kerja di Sektor Publik: Integrasi Keamanan Endpoint dalam Tata
Kelola Digital, Center for Digital Society (CfDS), 24 September
2025, Kampus UGM, Jakarta.
• Chief Risk Officer (CRO) Roundtable 2025: Managing Bank
Risks amidst Geopolitical and Information Technology Changes,
PERBANAS, 24 September 2025, Griya Perbanas, Jakarta.
• Indonesia Banking Innovation Conclave (IBIC) – Data Strategy
and AI Journey, FKDOP, 30 September 2025, Online.
• FGD Pemolisian Kolaboratif dalam Penanggulangan Kejahatan
Siber di Industri Perbankan Indonesia, Tim Peneliti Center for
Legal Informatics and Policy Studies (CLIPS), 10 Oktober 2025,
Jakarta.
• Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x
Indonesia Fintech Summit and Expo (IFSE) 2025 – Sinergi dan
Inovasi untuk Akselerasi Transformasi Ekonomi dan Keuangan
Digital Indonesia, Bank Indonesia & OJK, 31 Oktober 2025,
Jakarta International Convention Center (JICC).
• Apresiasi dan Kick-Off Gerakan Bersama Edukasi Pelindungan
Konsumen (GEBER PK) Tahun 2025/2026, Bank Indonesia,
3 November 2025, Hotel Bidakara, Jakarta.
• Strategic Information Security Workshop for Top Level
Management, Bank Mega, 7 November 2025, MTC Menara Bank
Mega(Hybrid).
• Peluncuran Bulan Fintech Nasional (BFN) 2025 & Annual
Members Survey 2024–2025 – Diskusi Panel: From Digital
Scale to Real Inclusion, Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), 11
November 2025, Auditorium Plaza Mandiri Lantai 3.
• Sharing Session: Synergizing Banking and Fintech Ecosystem
to Expand Credit Access, AFTECH & PERBANAS, 12 November
2025, Four Seasons Hotel, Jakarta.
• CEO Forum – Economic Outlook 2026: Navigating Slower
Demand for Credits in a Changing Economy, PERBANAS,
10 Desember 2025, Ballroom Menara BRILiaN, Jakarta.
• Sosialisasi Coretax Eksekutif di Lingkungan CT Corpora, CT
Corp, 18 Desember 2025, Menara Bank Mega, Jakarta.
• Sosialisasi dan Sharing Roadmap Perbankan Digital, OJK,
19 Desember 2025, Kempinski Grand Ballroom, Jakarta.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 89
Page 92
Profil Perusahaan
Heriwan Gazali
Direktur Retail Banking
Lahir 1974 Kewarganegaraan Indonesia
Jenis Kelamin Laki-laki Domisili Jakarta
Dasar Hukum Keputusan RUPS Tahunan tanggal 27 Maret 2025, dan efektif
Pengangkatan 11 Agustus 2025.
Riwayat Pendidikan • Sarjana Teknik, Universitas Kristen Petra, Surabaya
• MBA, Singapore Management University
Pengalaman Pekerjaan • Officer Development Program di PT Bank Bali Tbk dan jabatan
terakhir sebagai Relationship Manager (1996 - 2000)
• Personal Banker - Distribution and Sales Department, CITIBANK,
NA, Surabaya (2000 — 2001).
• Citigold Executive (Priority Banking), CITIBANK, NA, Surabaya
(Feb — Mei 2001).
• As FX Sales Dealer for Consumer and Commercial Clients (2001
— 2003).
• FX and Commercial Banking Manager, ABN AMRO Bank, NV,
Surabaya (2003 — 2005).
• Team Leader Commercial Banking Surabaya, Branch Manager,
Balikpapan, Head of Medium Enterprise Banking Surabaya
(2005 — 2007).
• Vice President, Head, SME Banking Regional V-A, Permata Bank,
Surabaya (Jan - Nov 2008).
• Senior Vice President, Head, Region 8 East Indonesia (Network),
Permata Bank, Makassar (2008 — 2011).
• Senior Vice President, Head Region 2 (Network), Permata Bank,
Jakarta (2011 — 2013).
• Senior Vice President, Deputy Head SME Banking, Permata
Bank, Jakarta (2013 - 2014)
• Executive Vice President, National Commercial Business
Funding Head, OCBC NISP Indonesia, Jakarta (Agustus -
Desember 2014)
• Executive Vice President, National Network Head, OCBC NISP
Indonesia, Jakarta (2015 - 2020)
• Senior Executive Director, Head of Retail Loan Business, OCBC
Indonesia, Jakarta (2020 - 2024)
• Senior Executive Director, Head of Emerging Business, OCBC
Indonesia, Jakarta (2025)
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan.
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya,
anggota Dewan Komisaris maupun dengan pemegang saham
pengendali dan pengendali terakhir.
Pelatihan • Pembekalan Fit & Proper Test (Business Strategy & Update
Bank Mega), Bank Mega, 26 Juni–3 Juli 2025, Menara Bank
Mega, Jakarta.
• Strategic Information Security Workshop for Top Level
Management, Bank Mega, 7 November 2025, MTC Menara Bank
Mega (Hybrid).
• Executive Sharing: State of the Global Workspace, ACCARA
Consulting, 21 November 2025, Hotel Mercure, Jakarta.
• World Financial Innovation Series (WFIS) 2025 – Accelerating
Industry Revolution, Tradepass, 25 November 2025, Hotel
Raffles, Jakarta
• Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7, Efektif Pro,
28 November 2025, Virtual.
• Sosialisasi Coretax Eksekutif di Lingkungan CT Corpora,
CT Corp, 18 Desember 2025, Menara Bank Mega, Jakarta.
90 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 93
Perubahan Anggota Manajemen
Setelah Tahun Buku 2025
Terdapat/tidak terdapat perubahan pada susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi setelah tahun buku
yang berakhir pada 31 Desember 2025 sampai dengan batas waktu penyampaian Laporan Tahunan ini.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 91
Page 94
Profil Perusahaan
Profil Anggota
Komite Non Komisaris
Purwo Junianto
Anggota Komite Audit
Lahir 1955 Kewarganegaraan Indonesia
Jenis Kelamin Laki-laki Domisili Jakarta
Dasar Hukum Surat Keputusan Direksi No. SK. 109/DIRBM/23 efektif
Pengangkatan tanggal 1 September 2023.
Riwayat Pendidikan • Menyelesaikan Sarjana Ekonomi pada tahun 1978 di
Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
• Mendapat gelar MBA pada tahun 1993 dari University of
Illinois, Urbana Champaign USA.
Pengalaman Pekerjaan • Mengawali karier di bidang perbankan pada tahun 1979
sebagai Management Trainee di Bank Ekspor Impor/Bank
Exim dengan jabatan terakhir di Bank Exim adalah Kepala
Biro Kredit (1999).
• Ikut bergabung di Bank Mandiri selama 2 tahun sebelum
mengundurkan diri pada tahun 2001.
• Direktur Keuangan PT Tirto Bumi Prakarsatama
(2004-2015).
• Dosen di MM UGM (2002 - 2006).
• Anggota Komite Pemantau Risiko PT Bank Mega Tbk
(2008-2022).
• Anggota Komite Audit PT Bank Mega Tbk
(2022-sekarang).
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan.
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi
lainnya, anggota Dewan Komisaris maupun dengan
pemegang saham pengendali.
Pelatihan -
92 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 95
Ivan Purnama Sanoesi
Anggota Komite Audit
Lahir 1961 Kewarganegaraan Indonesia
Jenis Kelamin Laki-laki Domisili Jakarta
Dasar Hukum Surat Keputusan Direksi No. SK. 110/DIRBM/23 efektif tanggal
Pengangkatan 1 September 2023.
Riwayat Pendidikan • Fakultas Ekonomi jurusan Akuntansi Universitas Tarumanagara
tahun 1988.
• Program S2 bidang Management Keuangan di Sekolah Tinggi
Manajemen PPM tahun 2004.
Pengalaman Pekerjaan • Menduduki berbagai jabatan di PT Bank Central Asia Tbk;
diawali sebagai Staff Audit, Kepala bagian/Urusan Audit, Kepala
Biro Audit, dan Wakil Kepala Divisi Audit (1986-2016).
• Advisor Internal Audit dan Manajemen Risiko PT Central
Sentosa Finance (2016-2018)
• Anggota Komite Pemantau Risiko PT Bank Mega Tbk
(2017 - 2022).
• Anggota Komite Audit PT Bank Mega Tbk (2023-sekarang).
• Menjabat sebagai Anggota Independen Komite Pemantau
Risiko dan Komite Audit di berbagai Lembaga Jasa Keuangan.
Rangkap Jabatan • Anggota Komite Pemantau Risiko PT. Bank Hibank Indonesia.
• Anggota Komite Audit PT Bank SMBC Indonesia, Tbk.
• Anggota Komite Pemantau Risiko PT. Bank Ina Perdana, Tbk.
• Anggota Komite Pemantau Risiko PT. BCA Digital.
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya,
anggota Dewan Komisaris maupun dengan pemegang saham
pengendali.
Pelatihan -
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 93
Page 96
Profil Perusahaan
Iramady Irdja
Anggota Komite Pemantau Risiko
Lahir 1955 Kewarganegaraan Indonesia
Jenis Kelamin Laki-laki Domisili Jakarta
Dasar Hukum Surat Keputusan Direksi No. SK.027/DIRBM/22 efektif
Pengangkatan tanggal 1 Maret 2022.
Riwayat Pendidikan • Magister Sains (S2), Universitas Nasional tahun 2018.
• Doktor (S3) Ilmu Politik (Konsentrasi: Ekonomi Politik),
Universitas Nasional tahun 2021.
Pengalaman Pekerjaan • Mengawali karier di Bank Indonesia Tahun 1981 dengan
posisi terakhir sebagai Deputi Direktur Bank Indonesia –
Kepala Pengawasan Bank di wilayah kerja Sumatera Utara
dan Nangroe Aceh Darusalam (NAD) (2008-2011).
• Konsultan Pengembangan UMK dan Ekonomi Syariah di
wilayah kerja Bank Indonesia Sumbagteng (Sumbar, Riau,
Jambi, Kepri), (2011-2012).
• Advisor Committee LA – Indosat (2015-2018).
• Anggota Komite Audit PT Bank Mega Tbk (2013-2022).
• Anggota Komite Pemantau Risiko PT Bank Mega Tbk
(2022-sekarang).
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan.
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi
lainnya, anggota Dewan Komisaris maupun dengan
pemegang saham pengendali.
Pelatihan • Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
• Pelatihan Artificial Intelligence for Business & Banking
Transformation, Bank Mega.
94 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 97
Adrial Salam
Anggota Komite Pemantau Risiko
Lahir 1959 Kewarganegaraan Indonesia
Jenis Kelamin Laki-laki Domisili Jakarta
Dasar Hukum Surat Keputusan Direksi No. SK.028/DIRBM/22 efektif tanggal 1
Pengangkatan Maret 2022.
Riwayat Pendidikan Magister Manajemen Universitas Pancasila 2001.
Pengalaman Pekerjaan • Berkarier di Bank Mandiri sejak tahun 1999 hingga tahun 2016,
dengan menempati berbagai posisi:
a. Kepala Cabang (1999-2005).
b. Investigator Special Audit (2006-2008).
c. Head Regional Internal Control Wilayah Jakarta dan Jawa
Barat (2008-2011).
d. Branch Area Manager (2011-2012).
e. Kepala Internal Audit (2012-2016).
f. Head of Transformation Team Bidang Audit (2015 - 2016).
• Pengajar dengan Modul Operasional Perbankan dan Modul
Pencegahan Anti Fraud (2005-2016).
• Pengajar untuk Sertifikasi Manajemen Risiko (2015-sekarang).
• Anggota Komite Audit PT Bank Mega Tbk (2015-2022).
• Anggota Komite Audit PT Mandiri Inhealth Tbk (2016-2022).
• Anggota Komite Pemantau Risiko PT Bank Mega Tbk
(2022-sekarang)
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan.
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya,
anggota Dewan Komisaris maupun dengan pemegang saham
pengendali.
Pelatihan • Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
• Pelatihan Artificial Intelligence for Business & Banking
Transformation, Bank Mega.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 95
Page 98
Profil Perusahaan
M. Ade Kurniawan
Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
Lahir 1983 Kewarganegaraan Indonesia
Jenis Kelamin Laki-laki Domisili Bekasi
Dasar Hukum Surat Keputusan Direksi No. SK:015/DIRBM/25 efektif
Pengangkatan tanggal 7 Maret 2025.
Riwayat Pendidikan Sarjana Psikologi dari Universitas Persada YAI (2006).
Pengalaman Pekerjaan • Senior Manager Organization Development & Talent
Management Bank Ekonomi Raharja (2011 - 2012).
• HR Planning Head Bank QNB Indonesia (2012 - 2014).
• VP, Head of Performance Management & Rewards Bank
Permata (2014 - 2016).
• SVP, Head of Human Capital Strategy & Services Bank
Muamalat (2016-2022).
• Human Capital Reward, Operations & Services Head
PT Bank Mega Tbk (2022-2025).
• Human Capital Head PT Bank Mega Tbk (2025 - sekarang)
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan.
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi
lainnya, anggota Dewan Komisaris maupun dengan
pemegang saham pengendali.
Pelatihan • Mega Leader Conference
• Artificial Intelligence Forum: Empowering Organizational
Leaders through AI-Driven English Proficiency for Global
Excellence
• Bank Garansi
• Sharing Session Financial Planner Bersama DPLK Bank
BJB
• Good Corporate Governance
• Kesehatan Keselamatan Kerja
• Security Awareness
• Penanganan Pengaduan Nasabah
• Manajemen Risiko Operasional
• Sosialisasi Health Talk Autoimun Produktivitas
• Indonesia Human Capital & Beyond Summit (IHCBS) 2025
• Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5
• Strategic Information Security Workshop for Top Level
Management
• Sosialisasi Health Talk (Kunci Kesehatan Mental Menjelang
Usia Pensiun)
• Peraturan Perusahaan 2025
• Workshop IT - Cyber Exercise Bankwide
• FGD Retail Banking & Network
• Indonesia HR Expo - Great Performance: People, Process,
and Technology (Strategies for Building a High-Performing
Organization)
96 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 99
Harlina Wati Lahardja
Kepala Satuan Kerja Internal Audit
Lahir 1968 Kewarganegaraan Indonesia
Jenis Kelamin Wanita Domisili Jakarta
Dasar Hukum Surat Keputusan Direksi No. SK.1555/DIRBM/PJGP/24 efektif
Pengangkatan tanggal 16 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan Menyelesaikan pendidikan Sarjana Akuntansi dari Universitas
Merdeka Malang, lulus pada tahun 1991.
Pengalaman Pekerjaan • Memulai karier di PT Bank Central Asia sebagai Senior Auditor
(1992-1995).
• Menempati posisi sebagai Manager Audit di PT Tunas Ridean
Tbk (1995-1996).
• Menjabat sebagai Audit Department Head di PT Bank Hastin
Internasional (1996-1998).
• Sebagai Audit Manager di PT Samuel Sekuritas Indonesia (Juli-
Desember 2001).
• Bergabung dengan PT Bank Mega, Tbk sebagai Regional &
Branch Audit Head (2002-2024).
• Kepala Satuan Kerja Audit Internal PT Bank Mega Tbk.
(2024-sekarang)
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan.
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya,
anggota Dewan Komisaris maupun dengan pemegang saham
pengendali.
Pelatihan • Mega Leader Conference
• Sharing Session Penerapan POJK 15 - Integritas Pelaporan
• APU PPT 2025 EDD Terhadap Calon Nasabah Afiliasi PEP
• Kesehatan Keselamatan Kerja
• Manajemen Risiko Operasional
• Good Corporate Governance
• Training Introduction to Standard ISO 27701:2019 (Privacy
Information Management System)
• Security Awareness
• Penanganan Pengaduan Nasabah
• Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5
• Strategic Information Security Workshop for Top Level
Management
• Peraturan Perusahaan 2025
• Sosialisasi Kertas Kerja ITGC
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 97
Page 100
Profil Perusahaan
Christiana Maria Damanik
Sekretaris Perusahaan
Lahir 1962 Kewarganegaraan Indonesia
Jenis Kelamin Wanita Domisili Bogor
Dasar Hukum Laporan kepada PT Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa
Pengangkatan Keuangan dengan No Surat: 262/DIRBM-COAF/15 tanggal
2 November 2015 dan juga bertindak sebagai Corporate
Affairs Head.
Riwayat Pendidikan Menyelesaikan pendidikan terakhir dari University of The
Philippines, Quezon City, Metro Manila dan memperoleh
gelar Bachelor of Arts in Political Science.
Pengalaman Pekerjaan • Conference Supervisor di PT Astrindo Satrya Kharisma
(1988-1990).
• Corporate Secretary, PT Benua Birunusa sebuah holding
company di industri real estate (1992 - 1996).
• Memulai karier di industri perbankan diawali di PT Bank
Danamon Indonesia, Tbk dengan jabatan terakhir AVP,
Corporate Communication Head (1996-2004).
• VP, Corporate Communication Head di Bank Mandiri
(2004-2007).
• Konsultan di bidang Corporate Communication dan
menangani berbagai industri khususnya perbankan
(2007-2010)
• Corporate Secretary PT Bank Pundi Indonesia, Tbk
(2010-2015).
• Corporate Secretary dan juga sebagai Corporate Affairs
Head PT Bank Mega, Tbk (2015-sekarang).
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan.
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi
lainnya, anggota Dewan Komisaris maupun dengan
pemegang saham pengendali.
Pelatihan • Mega Leader Conference
• ACMF-ISSB Technical Training on IFRS Sustainability
Disclosures Standards for Corporate Preparers
• Sosialisasi SPRINT Modul PIKK (Perusahaan Induk
Konglomerasi Keuangan)
• Good Corporate Governance
• Seminar Emiten 2025 - Navigating Global Dynamics: The
Resilience of Indonesia’s Economic and Financial Systems
• Sosialisasi Pelaksanaan Hari Indonesia Menabung (HIM)
dan Puncak Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2025
• Katadata SAFE (Sustainability Action for The Future
Economy) 2025: Green for Resilience
• ESG Talk Series #6: IFRS S2 Governance & The Strategic
Role of ESG Committees
• Security Awareness
• Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5
• FIN EXPO 2025 - Inklusi Keuangan Untuk Semua, Rakyat
Sejahtera, Indonesia Maju
• Strategic Information Security Workshop for Top Level
Management
• OJK Mengajar - Menumbuhkan Generasi Melek Finansial:
Memahami Dinamika Ekonomi dan Stabilitas Keuangan
sebagai Pilar Perekonomian Nasional
• Workshop IT - Cyber Exercise Bankwide
• Sosialisasi Coretax Eksekutif di Lingkungan CT Corpora
• Sosialisasi Kewajiban Penyampaian Laporan Kepemilikan
atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham serta Laporan
Aktivitas Menjaminkan Saham Secara Elektronik
98 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 101
JELAJAHI
INDAHNYA DUNIA
DENGAN MEGAFIRST INFINITE CARD
& MEGA TRAVEL CARD
GARANSI BEBAS DISKON S.D.
NILAI TUKAR
KOMPETITIF
AKSES
AIRPORT LOUNGE
50%
DI MERCHANT FAVORIT
DOWNLOAD
M-SMILE SEKARANG
S&K Berlaku: bit.ly/BM-CC | Periode s.d. 31 Desember 2026
S&KBerlaku
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 99
Bank Mega berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia | Bank Mega merupakan peserta penjamin Lembaga Penjamin Simpanan
Page 102
Profil Perusahaan
Profil
Pejabat Eksekutif
per 31 Desember 2025 Anggoro Sulaksono Christiana Maria Damanik
Chief of Staff Corporate Affairs Head
Warga Negara Indonesia, lahir pada Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun
tahun 1980. Meraih Sarjana Teknik dari 1962. Meraih gelar Sarjana Ilmu Politik dari
Institut Teknologi Sepuluh November University of The Philippines - Philippines.
dan Magister Manajemen Prasetya Ditetapkan sebagai Corporate Affairs
Mulya. Ditetapkan sebagai Chief of Staff Head sejak Oktober 2015 dan sebelumnya
sejak November 2021 dan sebelumnya berkarier di Bank Pundi Indonesia sebagai
A
berkarier di Bank Mega sebagai Data Corporate Secretary Head.
Center & System Monitoring Head sejak
Agustus 2020. Cynthia Rikasari
Treasury & International Banking
Antonius Prabowo Argo Business Support Head
Corporate Syndication Head Warga Negara Indonesia, lahir pada
Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun tahun 1976. Meraih gelar Sarjana Teknik
1967. Meraih gelar Sarjana Agronomi dari dari Institut Teknologi Bandung dan gelar
Institut Pertanian Bogor dan Master of Magister Teknik dari Institut Teknologi
Ary Satrio Business Administration dari University Bandung. Ditetapkan sebagai Treasury &
Network Operations Head of Amsterdam. Ditetapkan sebagai International Banking Business Support
Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun Corporate Syndication Head sejak Juli Head sejak Februari 2015 dan sebelumnya
1967. Meraih gelar Sarjana Pertanian dari 2024 dan sebelumnya berkarier di Bank berkarier di Bank Danamon sebagai CM,
Institut Pertanian Bogor. Ditetapkan Sumsel Babel sebagai Direktur Bisnis. FI & TB Business Management Head.
sebagai Network Operations Head sejak
bulan Desember 2024. Sebelumnya
berkarier di Bank Mega sebagai Internal
Audit Head dari bulan Oktober 2020.
Achmad Agustiyatama
B D
Process & System Development Head
Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun
1973. Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari
University of Toledo. Ditetapkan sebagai
Process & System Development Head
sejak bulan Desember 2025. Sebelumnya
berkarier di Bank Mega sebagai Digital
Banking Head dari bulan Agustus 2025.
Bobby Herman Joenan Harlina Wati Lahardja
Adang Isnandar CCUL Recovery Head Internal Audit Head
Corporate Legal Head Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun
Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1961. Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari 1968. Meraih gelar Sarjana Akuntansi
1958. Meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Sam Ratulangi. Ditetapkan dari Universitas Merdeka Jakarta.
Universitas Indonesia. Ditetapkan sebagai sebagai CCUL Recovery Head sejak Ditetapkan sebagai Internal Audit Head
Corporate Legal Head sejak bulan Mei Agustus 2025 dan sebelumnya berkarier sejak Desember 2024 dan sebelumnya
2002 dan sebelumnya berkarier di Para di Bank Mega sebagai CCPL Recovery berkarier di Bank Mega sebagai Regional
Group sebagai Senior Assistant to Legal Head sejak Februari 2015. & Branch Audit Head sejak Oktober 2024.
Director.
Budi Setio Wibowo Dedep Ihsan Fauzi
Adistia Sukyantho Crime & Fraud Investigation Head Collection Strategy & Support Head
Financial Control Head Warga Negara Indonesia, lahir pada Warga Negara Indonesia, lahir pada
Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun tahun 1970. Meraih gelar Sarjana Ekonomi tahun 1982. Meraih gelar Sarjana Sosial
1969. Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YAI. dari Universitas Padjadjaran. Ditetapkan
Universitas Tarumanagara. Ditetapkan Ditetapkan sebagai Crime & Fraud sebagai Collection Strategy & Support
sebagai Financial Control Head sejak Investigation Head sejak Januari 2016 Head sejak April 2019 dan sebelumnya
bulan Juli 2005 dan sebelumnya berkarier dan sebelumnya berkarier di Bank Mega berkarier di Bank Mega sebagai People
di KAP Prasetio, Sarwoko & Sandjaja, sebagai Banking Fraud Head sejak April Strategic Management Head sejak April
Member of E&Y sebagai Manager Auditor. 2012. 2017.
Aldirahman Pramadhana Dedy Curyani
National Credit Appraisal Head IT Infrastructure Service & Operations
Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun Head
1984. Meraih gelar Sarjana Administrasi Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun
Bisnis dari University of Thompson Rivers 1965. Meraih gelar Sarjana Komputer
C
dan Master of Business Administration dari Universitas Borobudur. Ditetapkan
dari Asian Institute Management, sebagai IT Infrastructure Service &
Philippines. Ditetapkan sebagai National Operations Head sejak Juni 2015 dan
Credit Appraisal Head sejak Juni 2022 sebelumnya berkarier di Maybank sebagai
dan sebelumnya berkarier di Bank IT Infrastucture Head.
Mega sebagai Credit Policy & Portfolio
Management Head sejak April 2017. Denny Kurniawan
Sales Management Head
Andrew Wongjaya Caroline Setiabudi Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun
Regional Head Banjarmasin Digital & Marketing Communications 1982. Meraih gelar Sarjana Pertanian dari
Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun Head Institut Pertanian Bogor. Ditetapkan
1966. Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Warga Negara Indonesia, lahir pada sebagai Sales Management Head sejak
Universitas Klabat. Ditetapkan sebagai tahun 1985. Meraih gelar Sarjana Teknik Agustus 2025 dan sebelumnya berkarier
Regional Head Banjarmasin sejak Informasi dan Magister Manajemen di Bank Mega sebagai Retail, Funding &
Februari 2021 dan sebelumnya berkarier dari Universitas Bina Nusantara. Wealth Sales Academy Head dari bulan
di Bank Mega sebagai Regional Head Ditetapkan sebagai Digital & Marketing Januari 2024.
Makassar sejak Februari 2015. Communication Head sejak Agustus 2025
dan sebelumnya berkarier di Bank Mega Denny Takarada Herlambang
sebagai Digital Marketing Head dari bulan Customer Experience & Customer Care
Februari 2022. Head
Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun
1970. Meraih gelar Sarjana Pariwisata dari
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata
Yapari. Ditetapkan sebagai Customer
Experience & Customer Care Head sejak
Oktober 2017 dan sebelumnya berkarier
di Bank sebagai Customer Experience
Head.
100 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 103
Desy Miranda Henry Daniel Bukit
Corporate Funding Head Corporate Sales Head
Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun
1966. Meraih gelar Sarjana Sains dari 1976. Meraih gelar Sarjana Teknik dari
Universitas Andalas. Ditetapkan sebagai
Corporate Funding Head sejak Juni
2012 dan sebelumnya berkarier di Bank
F Universitas Jenderal Achmad Yani dan
gelar Magister Manajemen dari Sekolah
Tinggi Manajemen PPM. Ditetapkan
sebagai Deputy RM Funding & Fee Based sebagai Corporate Sales Head sejak
Income Regional sejak Juli 2008. Februari 2020 dan sebelumnya berkarier
di Bank UOB Indonesia sebagai Head of
Dewitri Prasdiana Corporate Banking.
Strategic & Business Development Head
Warga Negara Indonesia, lahir pada Firdila Sari Hermawati
tahun 1972. Meraih gelar Sarjana Digital Banking Head Regional Head Jakarta 1
Planologi dari Institut Teknologi Bandung. Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun Warga Negara Indonesia, lahir pada
Ditetapkan sebagai Strategic & Business 1985. Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari tahun 1973. Meraih gelar Sarjana Ekonomi
Development Head sejak Mei 2022 dan Universitas Indonesia. Ditetapkan sebagai dari Universitas Katolik Indonesia Atma
sebelumnya berkarier di Bank Mega Digital Banking Head sejak Desember Jaya. Ditetapkan sebagai Regional Head
sebagai Portfolio Quality Specialist sejak 2025 dan sebelumnya berkarier di Bank sejak Juli 2021 dan sebelumnya berkarier
Juli 2020. Aladin Syariah sebagai Direktur Digital di Bank Mega sebagai Funding Deputy
Banking. Regional Head sejak Januari 2019.
Dicky Pramayudha
Credit Risk Management Head Ferry Oktavianus Mantiri Hersen
Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun Credit Business Head Retail Funding Product & Transaction
1980. Meraih gelar Sarjana Pertanian dari Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun Banking Head
Universitas Jenderal Soedirman, Magister 1963. Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun
Manajemen dari Universitas Gadjah Universitas Airlangga. Ditetapkan sebagai 1976. Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari
Mada dan gelar Master of Business Credit Business Head sejak Agustus 2021 Universitas Tarumanagara. Ditetapkan
Administration dari The Asian Institute dan sebelumnya berkarier di Bank Victoria sebagai Retail Funding Product &
of Management - Philippines. Ditetapkan International sebagai Associate Director Transaction Banking Head sejak Agustus
sebagai Credit Risk Management Head Corporate Banking and multifinance. 2025 dan sebelumnya berkarier di
sejak Agustus 2018 dan sebelumnya Bank Mega sebagai Retail Product
berkarier di Bank Mega sebagai Corporate Management Head dari bulan Juni 2021.
& Commercial Credit Review Head sejak
April 2017.
Donny Indra Lukito
Treasury Product & Sales Head
Warga Negara Indonesia, lahir pada
tahun 1975. Meraih gelar Sarjana Ekonomi
dari STIE Perbanas. Ditetapkan sebagai
G L
Treasury Product & Sales Head sejak
Agustus 2025 dan sebelumnya berkarier
di Bank Mega sebagai Treasury Sales
Head dari bulan Maret 2018.
Gunawan
Account Services Head Leonard Panjaitan
Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun Indirect Channel Head
1978. Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun
Universitas Tanjungpura. Ditetapkan 1969. Meraih gelar Sarjana Teknologi
sebagai Account Services Head sejak Pertanian dari Institut Pertanian Bogor.
E Maret 2019 dan sebelumnya berkarier di
Bank Mega sebagai CCPL Credit Initiation
& Maintenance Head sejak Januari 2016.
Ditetapkan sebagai Indirect Channel
Head sejak Januari 2014 dan sebelumnya
berkarier di Bank sebagai Indirect
Channel Relationship Manager sejak
Desember 2013.
Liana Efendi
Priority Segment Head
Emmylia Soesanti Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun
Centralized Transactional Operations 1976. Meraih gelar Bachelor of Art dari
Head
Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun
1970. Meraih gelar Sarjana Pertanian
H University of Oregon. Ditetapkan sebagai
Priority Segment Head sejak Agustus
2025 dan sebelumnya berkarier di Bank
dari Universitas Pembangunan Nasional Mega sebagai Customer Segment Head
Veteran Jawa Timur. Ditetapkan sebagai dari bulan Januari 2021.
Centralized Transactional Operations
Head sejak April 2016 dan sebelumnya Lina Wu
berkarier di Bank sebagai Treasury Regional Head Medan
Operation Head. Hari Taviantoro Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun
Core Banking System Head 1976. Meraih gelar Sarjana Teknik dari
Enggah Ramdani Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun Institut Sains Dan Teknologi Td Pardede.
Anti Money Laundering Head 1965. Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Ditetapkan sebagai Regional Head sejak
Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun Universitas Bandung Raya. Ditetapkan Agustus 2021 dan sebelumnya berkarier
1966. Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari sebagai Core Banking System Head di Bank Mega sebagai Funding Deputy
Universitas Ibnu Chaldun. Ditetapkan sejak September 2019 dan sebelumnya Regional Head.
sebagai Anti Money Laundering Head berkarier di Bank BJB Jabar sebagai
sejak Juli 2020 dan sebelumnya berkarier Kepala Bagian Research Task. Liviana Dewi Hie
di Bank Danamon sebagai Monitoring & Regional Head Semarang
Testing Head. Hengky Tanring Warga Negara Indonesia, lahir pada
Regional Head Makassar tahun 1968. Meraih gelar Sarjana Ekonomi
Warga Negara Indonesia, lahir pada dari Universitas Kristen Satya Wacana.
tahun 1966. Meraih gelar Sarjana Teknik Ditetapkan sebagai Regional Head sejak
dari Universitas Hasanuddin. Ditetapkan April 2016 dan sebelumnya berkarier
sebagai Regional Head sejak Februari di Bank Permata sebagai Head, CCPL
2021 dan sebelumnya berkarier di Bank Network Acquisition.
Danamon sebagai Regional Head.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 101
Page 104
Profil Perusahaan
Nova Afriyanti Rika Rahayu Begawan
Operational Risk Management Head Regional Head Bandung
Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun
1990. Meraih gelar Sarjana Pertanian 1969. Meraih gelar Sarjana Pertanian dari
M dari Institut Pertanian Bogor (IPB).
Ditetapkan sebagai Operational Risk
Management Head sejak Oktober 2022
Institut Pertanian Bogor. Ditetapkan
sebagai Regional Head sejak Juni 2015
dan sebelumnya berkarier di Bank
dan sebelumnya berkarier di Bank Mega sebagai Branch Manager sejak November
sebagai ORM Methodology Head sejak 2002.
Agustus 2018.
Riri Er Shinta Wallad
CCUL Partnership & Acquiring Head
M. Ade Kurniawan Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun
Human Capital Head 1973. Meraih gelar Sarjana Pertanian
Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun dari Institut Pertanian Bogor (IPB).
1983. Meraih gelar Sarjana Psikologi dari Ditetapkan sebagai CCUL Partnership
Universitas Persada Indonesia Y.A.I.
Ditetapkan sebagai Human Capital Head
sejak Agustus 2025 dan sebelumnya
O & Acquiring Head sejak Agustus 2025
dan sebelumnya berkarier di Bank Mega
sebagai CCPL Partnership & Acquiring
berkarier di Bank Mega sebagai Human Head sejak Maret 2022.
Capital Reward, Operations & Services
Head dari bulan Mei 2022. Riza Zenies
Credit Card & Unsecured Loan Head
Mariam Warga Negara Indonesia, lahir pada
Chief of Network Okto Predi Hutajulu tahun 1979. Meraih gelar Bachelor
Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun Business Performance Management & of Commerce dari Curtin University
1972. Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Analytics Head dan Master of Accounting dari Curtin
Universitas Tanjung Pura. Ditetapkan Warga Negara Indonesia, lahir pada University. Ditetapkan sebagai Credit
sebagai Chief of Network sejak November tahun 1987. Meraih gelar Sarjana Ekonomi Card & Unsecured Loan Head sejak
2025 dan sebelumnya berkarier di dari Universitas Institut Pertanian Bogor. Agustus 2025 dan sebelumnya berkarier
PT Bank OCBC NISP Tbk sebagai National Ditetapkan sebagai Business Performance di Bank Mega sebagai CCPL Marketing
Emerging Business Head. Management & Analytics Head sejak Mei & Business Support Head dari bulan
2025 dan sebelumnya berkarier di Bank Desember 2024.
Mariana Haryani Mega sebagai Funding Business Planning
Procurement & General Services Head & Analysis Head dari bulan Agustus 2024.
Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun
1965. Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Omar Soeharto
Universitas Tarumanagara. Ditetapkan Compliance & GCG Head
sebagai Procurement & General Warga Negara Indonesia, lahir pada
S
Services Head sejak Agustus 2025 dan tahun 1964. Meraih gelar Sarjana Ekonomi
sebelumnya berkarier di Bank Mega dari Universitas Katolik Parahyangan.
sebagai Procurement Services Head dari Ditetapkan sebagai Compliance & GCG
bulan Maret 2018. Head sejak April 2012 dan sebelumnya
berkarier di Bank sebagai Pinbag
Mutesa Holdin Corporate Governance Opinion sejak
Centralized Credit Operations Head Agustus 2011.
Warga Negara Indonesia, lahir pada
tahun 1967. Meraih gelar Sarjana Ekonomi Sandra Rustandi
dari Universitas Bandar Lampung. Regional Head Jakarta 2
Ditetapkan sebagai Centralized Credit Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun
Operations Head sejak September 2014 1974. Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari
dan sebelumnya berkarier di Bank Mega Universitas Tarumanagara. Ditetapkan
sebagai Credit Monitoring & Reporting sebagai Regional Head sejak Maret 2018
Head sejak April 2014.
R dan sebelumnya berkarier di Bank Mega
sebagai Funding Deputy Regional Head
sejak Juni 2017.
Sandhora Alfoncia
Regional Head Surabaya
Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun
1970. Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari
N R. Dewo Triatmoko
Personal Data Protection Head
Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun
Unversitas Tridharma dan gelar Master Of
Business Administration dari The Asian
Institute of Management - Philippines.
1965. Meraih gelar Sarjana Teknik dari Ditetapkan sebagai Regional Head sejak
Institut Teknologi Bandung dan Master Februari 2021 dan sebelumnya berkarier
Of Management dari Indonesia Banking di Bank Mega sebagai Regional Head
School. Ditetapkan sebagai Personal Data Banjarmasin sejak April 2016.
Protection Head sejak Juni 2024 dan
Nelly M H Sidabutar sebelumnya berkarier di PT Bank Jago Santoso Wibowo
Telemarketing Head Tbk sebagai Head of Sharia Operation. IT Project Management Head
Warga Negara Indonesia, lahir pada Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun
tahun 1973. Meraih gelar Sarjana Ekonomi Ralph Birger Poetiray 1977. Meraih gelar Sarjana Komputer dari
dari STIE Tri Dharma Widya. Ditetapkan Treasury & Financial Institution Head Universitas Pelita Harapan. Ditetapkan
sebagai Telemarketing Head sejak Januari Warga Negara Indonesia, lahir pada sebagai IT Project Management Head
2021 dan sebelumnya berkarier di Bank tahun 1968. Meraih gelar Bachelor of sejak Mei 2018 dan sebelumnya berkarier
DBS Indonesia sebagai Sales Channel Economic dari University of Leicester di Bank UOB Indonesia sebagai retail
Head. - UK. Ditetapkan sebagai Treasury & BTOM Head.
Financial Institution Head sejak Mei 2021
Noordwianto Chandra Kresna dan sebelumnya berkarier di Bank Mega Sarmiati
Jakarta CCUL Collection & Remedial sebagai Treasury & Global Market Head Capital Market Services Head
Head sejak Maret 2019. Warga Negara Indonesia, lahir pada
Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun tahun 1958. Meraih gelar Sarjana Ekonomi
1967. Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Rangga Bayu Pamungkas dari Universitas Esa Unggul. Ditetapkan
STIE IBMI Don Bosco. Ditetapkan sebagai Market, Liquidity & Integrated Risk sebagai Capital Market Services Head
Jakarta CCUL Collection & Remedial Head Management Head sejak April 2012 dan sebelumnya
sejak Agustus 2025 dan sebelumnya Warga Negara Indonesia, lahir pada berkarier di Bank Mega sebagai Pimpinan
berkarier di Bank Mega sebagai Jakarta tahun 1971. Meraih gelar Sarjana Sains Divisi Pasar Modal sejak Juli 2000.
CCPL Collection & Remedial Head sejak dari Universitas Gadjah Mada dan gelar
Oktober 2024. Magister Manajemen dari Universitas Sri Budiasih Purwandari
Gadjah Mada. Ditetapkan sebagai Market, Custodian Services Head
Liquidity & Integrated Risk Management Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun
Head sejak April 2017 dan sebelumnya 1964. Meraih gelar Sarjana Pertanian dari
berkarier di Bank BNI sebagai Market & Institute Pertanian Bogor. Ditetapkan
Liquidity Risk Management group Head. sebagai Custodian Services Head sejak
September 2023 dan sebelumnya
berkarier di Bank Mega sebagai Capital
Marketing & Processing Head.
102 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 105
T Y
Tri Gangga Wiratma Yan Adisesha Gandhi
Process Management & Internal Control CCUL Product & Portfolio Head
Head Warga Negara Indonesia, lahir pada
Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1984. Meraih gelar Sarjana
tahun 1963. Meraih gelar Sarjana Sosial Ekonomi dari Universitas Padjadjaran
dari Universitas Diponegoro. Ditetapkan dan Master of International Business dari
sebagai Process Management & Internal Asian Institute Management, Monash
Control Head sejak Maret 2023 dan University. Ditetapkan sebagai CCUL
sebelumnya berkarier di Bank Mega Product & Portfolio Head sejak Agustus
sebagai Process Management & 2025 dan sebelumnya berkarier di Bank
Operations Control Head sejak Juli 2020. Mega sebagai CCPL Product, Portfolio &
Acquisition Marketing Head dari bulan
Juni 2025.
Y. Wahyu Agung Prasetyo
IT & Cyber Risk Management Head
Warga Negara Indonesia, lahir pada
tahun 1982. Meraih gelar Sarjana Fisika
W dari Universitas Gajah Mada dan Master
of Engineering dari University Swiss -
German. Ditetapkan sebagai IT & Cyber
Risk Management Head sejak Juli 2022
dan sebelumnya berkarier di Bank
Danamon sebagai Information Security
Management Head.
Windy Sri Ekawati Yeremia Ariyanto Imanuel
National Credit Review & Restructure Out Region CCUL Collection & Remedial
Head Head
Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun Warga Negara Indonesia, lahir pada
1984. Meraih gelar Sarjana Psikologi dari tahun 1975. Meraih gelar Sarjana Ekonomi
Universitas Indonesia. Ditetapkan sebagai dari Universitas Mataram. Ditetapkan
National Credit Review & Restructure sebagai Out Region CCUL Collection
Head sejak Maret 2023 dan sebelumnya & Remedial Head sejak Agustus 2025
berkarier di Bank Mega sebagai National dan sebelumnya berkarier di Bank Mega
Credit Review, Restructure & Control sebagai Out Region CCPL Collection &
Head sejak Agustus 2022. Remedial Head dari bulan Oktober 2024.
Yoyo Juhartoyo
IT Electronic Channel Head
Warga Negara Indonesia, lahir pada
tahun 1965. Meraih gelar Sarjana Ekonomi
dari Universitas Bina Nusantara dan
menyelesaikan S2 Magister Management
Sistem Informasi dari Universitas Bina
Nusantara. Ditetapkan sebagai IT
Electronic Channel Head sejak Februari
2015 dan sebelumnya berkarier di Bank
Mega sebagai Information Technology
Head sejak Mei 2013.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 103
Page 106
Profil Perusahaan
Komposisi
Pemegang Saham
Komposisi pemegang saham Bank Mega per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
Masyarakat < 5% PT MEGA CORPORA
41,98% 58,02%
Kepemilikan Saham di Awal Tahun Kepemilikan Saham di Akhir Tahun
(1 Januari 2025) (31 Desember 2025)
Pemegang Saham Modal Modal
Persentase Ditempatkan dan Persentase Ditempatkan dan
Jumlah Saham Jumlah Saham
Kepemilikan Disetor Penuh Kepemilikan Disetor Penuh
(RpJuta) (RpJuta)
PT MEGA CORPORA 6.812.223.614 58.02 3.406.112 6.812.223.614 58.02 3.406.112
Masyarakat < 5% 4.928.699.751 41.98 2.464.350 4.928.699.751 41.98 2.464.350
Jumlah 11.740.923.365 100.00 5.870.462 11.740.923.365 100.00 5.870.462
Komposisi Kepemilikan Saham dengan Kepemilikan 5% Atau Lebih
Kepemilikan Saham di Awal Tahun Kepemilikan Saham di Akhir Tahun
(1 Januari 2025) (31 Desember 2025)
Pemegang Saham Modal Modal
Persentase Ditempatkan dan Persentase Ditempatkan dan
Jumlah Saham Jumlah Saham
Kepemilikan Disetor Penuh Kepemilikan Disetor Penuh
(RpJuta) (RpJuta)
PT MEGA CORPORA 6.812.223.614 58.02 3.406.112 6.812.223.614 58.02 3.406.112
Komposisi Kepemilikan Saham dengan Kepemilikan 5% Atau Lebih
Kepemilikan Saham di Awal Tahun Kepemilikan Saham di Akhir Tahun
(1 Januari 2025) (31 Desember 2025)
Pemegang Saham Modal Modal
Persentase Ditempatkan dan Persentase Ditempatkan dan
Jumlah Saham Jumlah Saham
Kepemilikan Disetor Penuh Kepemilikan Disetor Penuh
(RpJuta) (RpJuta)
Masyarakat < 5% 4.928.699.751 41.98 2.464.350 4.928.699.751 41.98 2.464.350
104 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 107
Komposisi Kepemilikan Saham oleh Anggota Dewan Direksi dan Dewan Komisaris
Kepemilikan Saham di Awal Tahun Kepemilikan Saham di Akhir Tahun
(1 Januari 2025) (31 Desember 2025)
Pemegang Saham Modal Modal
Persentase Ditempatkan dan Persentase Ditempatkan dan
Jumlah Saham Jumlah Saham
Kepemilikan Disetor Penuh Kepemilikan Disetor Penuh
(RpJuta) (RpJuta)
Dewan Komisaris - - - - - -
Direksi - - - - - -
Komposisi Kepemilikan Saham berdasarkan Klasifikasi Jenis Investor dan Kewarganegaraan
Kepemilikan Saham di Awal Tahun Kepemilikan Saham di Akhir Tahun
(1 Januari 2025) (31 Desember 2025)
Pemegang Saham Jumlah Persentase Jumlah Persentase
Jumlah Saham Jumlah Saham
Pemegang Kepemilikan Pemegang Kepemilikan
(Lembar) (Lembar)
Saham (%) Saham (%)
Institusi Lokal 51 11.188.330.704 95.28 54 11.200.062.553 95.29
Institusi Asing 17 522.979.580 4.45 19 511.020.380 4.45
Individu Lokal 2.753 23.440.079 0.22 2.806 23.663.090 0.20
Individu Asing 11 6.173.002 0.05 12 6.172.342 0.05
Jumlah 2.833 11.740.923.365 100 2.891 11.740.923.365 100
Komposisi Kepemilikan Saham berdasarkan 20 Pemegang Saham Terbesar
Kepemilikan Saham Kepemilikan Saham
di Awal Tahun di Akhir Tahun
Pemegang Saham (1 Januari 2025) Pemegang Saham (31 Desember 2025)
Persentase Persentase
Jumlah Saham Jumlah Saham
Kepemilikan Kepemilikan
PT Mega Corpora 6.812.223.614 58,0211914 PT Mega Corpora 6.812.223.614 58,0211914
Bank Julius Baer Co Ltd. 557.170.229 4,7455401 Bank Julius Baer Co Ltd. 557.170.229 4,7455401
Singapore S/A P Singapore S/A P
PT Megah Eraraharja 538.955.447 4,2895672 PT Megah Eraraharja 538.955.447 4,5904009
PT Indofood Sukses 503.634.795 4,2667466 PT Indofood Sukses 503.634.795 4,2895672
Makmur Tbk Makmur Tbk
Bank Julius Baer Co. Ltd. S/A 494.114.753 4,2084829 Bank Julius Baer Co. Ltd. S/A 494.114.753 4,2084829
PT Insan A PT Insan A
PT Asuransi Central Asia 470.725.335 4,0092701 PT Asuransi Central Asia 470.725.335 4,0092701
Bank Julius Baer Co. Ltd. S/A 462.103.782 3,7399425 Bank Julius Baer Co. Ltd. S/A 462.103.782 3,9358385
PT Lintas PT Lintas
Bank Julius Baer Co. Ltd. S/A 401.606.096 3,6164625 Bank Julius Baer Co. Ltd. S/A 401.606.096 3,4205665
PT Prima V PT Prima V
PT Indofood CBP Sukses 355.598.973 3,0287139 PT Indofood CBP Sukses 355.598.973 3,0287139
Makmur Tbk Makmur Tbk
Cheminvest Limited 212.660.000 1,6882663 Cheminvest Limited 212.660.000 1,8112715
PT Salim Chemicals Corpora 198.218.057 1,5075475 PT Salim Chemicals Corpora 198.218.057 1,6882663
PT Prima Visualindo 173.000.000 1,1498244 PT Cheminvest Limited 177.000.000 1,5075475
PT Cheminvest Limited 120.000.000 1,0341776 PT Prima Visualindo 173.000.000 1,4734787
PT AJ Central Asia Raya 82.011.299 0,6985081 PT AJ Central Asia Raya 82.011.299 0,6985081
PT Windsor Investment Fund 73.000.000 0,6217569 PT Windsor Investment Fund 73.000.000 0,6217569
Limited Limited
PT Lintas Sejahtera 66.400.000 0,5655433 PT Lintas Sejahtera 66.400.000 0,5655433
Langgeng Langgeng
Bank Julius Baer S/A 60.000.000 0,5110331 Bank Julius Baer S/A 60.000.000 0,5110331
Windsor Investment Windsor Investment
Cheminvest Limited 57.000.000 0,5110331 PT Dwi Mitra Nusantara 15.545.762 0,1324066
PT Dwi Mitra Nusantara 15.545.762 0,3274870 PT Indolife Pensiontama 11.459.831 0,0976059
PT Indolife Pensiontama 11.459.831 0,2660608 PT Sempurna Catur Guna 10.941.775 0,0931935
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 105
Page 108
Profil Perusahaan
Struktur
Grup Perusahaan
PT Mega Corpora adalah entitas induk dari Bank Mega. PT Mega Corpora dimiliki oleh PT CT Corpora dan
PT Para Rekan Investama dimana Chairul Tanjung & keluarga adalah pemilik kedua entitas induk terakhir Bank
tersebut.
PT PARA REKAN
PT CT CORPORA
Chairul Tanjung & Keluarga INVESTAMA
Chairul Tanjung & Keluarga
PT MEGA CORPORA
99,99% 0,01%
PT CT CORPORA PT PARA REKAN INVESTAMA
PT BANK MEGA, Tbk
58,02% 41,98%
PT MEGA CORPORA MASYARAKAT <5%
106 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 109
Kronologis Penerbitan dan/atau
Pencatatan Efek Lainnya
Bank Mega telah menerbitkan obligasi subordinasi • Pada tanggal 27 Mei 2020 PT Bank Mega,
dengan kronologis penerbitan dan/atau pencatatan Tbk bersama dengan PT Mega Corpora telah
sebagai berikut: menandatangani Perjanjian Penerbitan Obligasi
• Pada tanggal 15 Januari 2008, Bank menerbitkan Subordinasi PT Bank Mega, Tbk tahun 2020, yang
Obligasi Subordinasi Bank Mega Tahun 2007 disebut Obligasi Subordinasi I PT Bank Mega, Tbk
(Obligasi) dengan jumlah keseluruhan sebesar Tahun 2020. Nilai Transaksi Obligasi Subordinasi
Rp1.000.000,- (dalam jutaan). Penawaran umum tersebut mencapai sebesar Rp50,00 miliar dengan
Obligasi tersebut telah memperoleh pernyataan jangka waktu 5 tahun sejak tanggal penerbitan,
efektif dari Ketua BAPEPAM - LK dalam surat dengan Tingkat Bunga Obligasi Subordinasi
No. S-6569/BL/2007 tanggal 28 Desember adalah tingkat bunga tetap.
2007. Obligasi ini akan jatuh tempo seluruhnya
pada tanggal 15 Januari 2018 atau pada waktu • Penerbitan obligasi subordinasi tersebut untuk
yang lebih awal yaitu tanggal 16 Januari 2013 memenuhi ketentuan POJK No.14/POJK.03/2017
jika Bank melakukan Opsi Beli setelah ulang tanggal 4 April 2017 tentang Rencana Aksi
tahun ke-5 (kelima) sejak tanggal emisi pada (Recovery Plan) Bagi Bank Sistemik. Dana yang
harga pasar dengan memperhatikan ketentuan diperoleh dari penerbitan obligasi subordinasi ini,
dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan ketentuan setelah dikurangi dengan biaya-biaya penerbitan,
perundang undangan yang berlaku di Indonesia, digunakan untuk modal kerja dalam rangka
setelah terlebih dahulu memperoleh persetujuan pengembangan usaha terutama pemberian
dari Bank Indonesia. Seluruh Obligasi tersebut telah kredit dan memperkuat struktur permodalan
dicatatkan di Bursa Efek Indonesia berdasarkan dengan diperhitungkan sebagai modal pelengkap
surat No. S-00240/BELCAT-S/01-2008 tanggal (Tier 2) serta peningkatan komposisi struktur
15 Januari 2008. Struktur obligasi subordinasi ini penghimpunan jangka panjang.
dapat dilihat di bab ikhtisar utama dan informasi
penting lainnya. • Pada tanggal 22 Agustus 2025, Bank menerbitkan
MTN Subordinasi PT Bank Mega Tbk Tahun 2025
• Berdasarkan surat dari Bank Indonesia dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,50% per
No. 10/23/DPBI/rahasia tanggal 31 Januari 2008, tahun dengan nilai nominal sebesar Rp50.000
Bank Indonesia menyetujui permohonan Bank yang jatuh tempo pada 22 Agustus 2030. Bunga
untuk memperhitungkan dana hasil penerbitan obligasi subordinasi dibayarkan setiap triwulan.
obligasi sebesar Rp1.000.000,- (dalam jutaan)
sebagai komponen modal pelengkap dengan Penerbitan obligasi subordinasi memenuhi
jumlah maksimal sebesar 50% dari modal inti Bank Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
pada posisi Januari 2008.
Informasi lebih lengkap struktur obligasi ini dapat
dilihat di bab ikhtisar utama dan informasi penting
lainnya.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 107
Page 110
Profil Perusahaan
Struktur
Bisnis Grup
PT CT Corpora merupakan kelompok usaha yang memiliki beragam lini usaha yakni jasa keuangan, media, leisure
& hospitality, entertainment & property, serta retail & lifestyle sebagaimana yang dijelaskan pada bagan berikut
ini:
Manajemen Data
Corpora
Posisi PT Mega Corpora bersanding sejajar dengan dua kelompok pilar usaha lainnya, yaitu PT Trans Corpora
yang bergerak dalam bidang media, lifestyle, dan entertainment serta PT Manajemen Data Corpora. Keseluruhan
kelompok perusahaan tersebut menjalankan aktivitas bisnis dengan saling bersinergi di dalam ekosistem
CT Corp.
108 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 111
Sistem CT GLOBAL
Pembayaran FINANCE PTE. LTD
Digital
GLOBAL AIR
PTE. LTD
MINTVILLE
CORPORATION
PACIFIC AIR
HOLDINGS LTD
FINEGOLD
RESOURCES LTD
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 109
Page 112
Profil Perusahaan
Entitas Anak dan
Entitas Asosiasi
Bank Mega tidak memiliki entitas anak dan entitas Pembangunan Daerah Sulawesi Utara & Gorontalo,
asosiasi per 31 Desember 2025, namun demikian PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah,
sebagai bagian dari PT Mega Corpora, yang PT Mega Auto Finance, PT Mega Central Finance,
merupakan perusahan induk (Holding Company) PT Asuransi Umum Mega, PT PFI Mega Life Insurance
yang membawahi seluruh perusahaan finansial (dh. PT Asuransi Jiwa Mega Indonesia), PT Mega
PT CT Corpora, Bank Mega memiliki sister companies Capital Sekuritas, PT Mega Asset Management,
yakni PT Bank Mega Syariah, PT Allo Bank Indonesia PT Mega Finance, dan Sistem Pembayaran Digital.
Tbk (dh. PT Bank Harda Internasional Tbk), PT Bank
Kronologis Penerbitan dan/atau
Pencatatan Saham
Kronologis penerbitan dan/atau pencatatan saham • Sesuai dengan Keputusan Rapat Umum Pemegang
Bank Mega sejak dari Initial Public Offering pada Saham Luar Biasa yang diselenggarakan pada
tahun 2000 hingga akhir tahun 2025 adalah sebagai tanggal 22 Mei 2002, Bank telah melakukan
berikut: Penawaran Umum Terbatas I dengan Hak Memesan
• Pada tanggal 15 Maret 2000 sesuai dengan Efek Terlebih Dahulu seluruhnya 181.980.000
surat ketua BAPEPAM-LK No. S-493/PM/2000, saham dengan nilai nominal Rp500 (nilai penuh)
Pernyataan Pendaftaran Bank untuk menerbitkan per saham dan harga penawaran sebesar Rp1.100
saham kepada masyarakat di Indonesia menjadi (nilai penuh) per saham. Dengan Penawaran
efektif. Bank melakukan penawaran umum saham Umum Terbatas ini, modal saham ditempatkan
perdana kepada masyarakat sebanyak 112.500.000 dan disetor penuh menjadi sebesar Rp470.115
saham dengan nilai nominal Rp500 (nilai penuh) yang terdiri dari 940.230.000 saham.
per saham dan harga penawaran Rp1.200 (nilai
penuh) per saham. Pada tanggal 17 April 2000 • Sesuai dengan Keputusan Rapat Umum Pemegang
saham-saham yang ditawarkan tersebut dicatat Saham Luar Biasa yang diselenggarakan pada
dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia. tanggal 10 Maret 2005, Bank telah membagikan
saham bonus sebesar Rp141.034 dengan
• Sesuai dengan Keputusan Rapat Umum Pemegang menerbitkan sejumlah 282.068.998 saham
Saham Luar Biasa yang diselenggarakan pada bonus dengan nilai nominal Rp500 (nilai penuh)
tanggal 29 Maret 2001, Bank telah membagikan per saham yang berasal dari tambahan modal
saham bonus sebesar Rp69.526 dengan disetor - agio saham dan membagikan dividen
menerbitkan sejumlah 139.052.000 saham bonus saham sebesar Rp477.260 atau sejumlah dengan
dengan nilai nominal Rp500 (nilai penuh) per menggunakan harga penutupan saham Bank di
saham yang berasal dari tambahan modal disetor Bursa Efek Indonesia tanggal 9 Maret 2005 yaitu
- agio saham dan membagikan dividen saham sebesar Rp2.350 (nilai penuh) per saham. Dengan
sebesar Rp63.785 atau sejumlah 56.698.000 demikian, modal saham ditempatkan dan disetor
saham yang berasal dari saldo laba dengan penuh meningkat menjadi Rp712.694 yang terdiri
menggunakan harga penutupan saham Bank di dari 1.425.388.642 saham.
Bursa Efek Indonesia tanggal 28 Maret 2001 yaitu
sebesar Rp1.125 (nilai penuh) per saham. Dengan
demikian, modal saham ditempatkan dan disetor
penuh meningkat menjadi Rp379.125 yang terdiri
dari 758.250.000 saham.
110 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 113
• Sesuai dengan Keputusan Rapat Umum Pemegang • Sesuai dengan Keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa yang diselenggarakan Saham Luar Biasa yang diselenggarakan pada
pada tanggal 24 Maret 2006, disetujui untuk tanggal 17 April 2013, Bank telah membagikan
melakukan Penawaran Umum Terbatas II dengan saham bonus maksimum sebanyak 2.741.758.949
Hak Memesan Efek Terlebih dahulu sejumlah saham yang berasal dari tambahan modal
200.054.546 saham dengan nilai nominal Rp500 disetor maksimum sebesar Rp1.370.959 yang
(nilai penuh) per saham dengan harga penawaran dibagikan kepada para pemegang saham secara
sebesar Rp2.500 (nilai penuh) per saham. Dengan proporsional dengan rasio pembagian setiap
Penerbitan Umum Terbatas II ini, modal saham pemegang 500 saham memperoleh 376 saham
ditempatkan dan disetor penuh menjadi sebesar bonus dengan harga sebesar nilai nominal yaitu
Rp812.722 yang terdiri dari 1.625.443.188 saham. Rp500 (nilai penuh) per saham dan membagikan
dividen saham maksimum sebanyak 408.347.077
• Sehubungan dengan hasil keputusan Rapat Umum dividen saham yang berasal dari saldo laba dengan
Pemegang Saham Luar Biasa pada tanggal 5 Juni rasio pembagian setiap pemegang 500 saham
2008, pemegang saham Bank telah menyetujui memperoleh 56 saham yang dibagikan secara
antara lain peningkatan modal dasar Bank dari proporsional maksimum sebesar Rp1.664.849
Rp900.000 terdiri dari 1.800.000.000 saham dengan menggunakan harga penutupan saham
menjadi Rp3.200.000 terdiri dari 6.400.000.000 Bank di Bursa Efek Indonesia tanggal 16 April 2013
saham. yaitu sebesar Rp4.050 (nilai penuh) per saham,
dengan ketentuan apabila terdapat sisa pecahan
• Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham saham akibat pembagian berdasarkan rasio
Tahunan yang diselenggarakan pada tanggal 20 tersebut maka sisa pecahan tersebut dikembalikan
Mei 2009 menyetujui pembagian saham bonus kepada Bank. Dengan pembagian saham bonus
sebanyak banyaknya 1.555.781.337 saham yang dan dividen saham ini, modal saham ditempatkan
berasal dari kapitalisasi agio saham sebesar dan disetor penuh menjadi sebesar Rp3.481.888
Rp777.890 yang dibagikan kepada para pemegang yang terdiri dari 6.963.775.206 saham.
saham secara proporsional dengan ketentuan
saham bonus akan dibagikan kepada pemegang • Sesuai dengan Keputusan Rapat Umum Pemegang
saham yang tercatat pada daftar pemegang saham Saham Tahunan yang diselenggarakan pada
yang berhak (Recording Date) dengan rasio setiap tanggal 25 Februari 2022, Bank telah membagikan
pemegang 70 saham berhak mendapatkan 67 saham bonus sebanyak 4.087.736.045 saham
saham baru dengan harga sebesar nilai nominal pada harga sebesar nilai nominal yaitu Rp500
yaitu Rp500 (nilai penuh) setiap saham dengan (nilai penuh) setiap saham, yang berasal dari
ketentuan apabila terdapat sisa pecahan saham tambahan modal disetor sebesar Rp2.043.868
akibat pembagian berdasarkan rasio tersebut yang dibagikan kepada para pemegang saham
maka sisa pecahan tersebut dikembalikan kepada secara proporsional dengan rasio pembagian
Bank. Dengan pembagian saham bonus ini, modal setiap pemegang 1.000 saham memperoleh
saham ditempatkan dan disetor penuh menjadi 587 saham bonus dengan harga sebesar nilai
sebesar Rp1.590.612 yang terdiri dari 3.181.224.188 nominal yaitu Rp500 (nilai penuh) per saham dan
saham. membagikan dividen saham sebanyak 689.413.745
saham yang berasal dari kapitalisasi saldo laba
• Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham dengan rasio pembagian setiap pemegang 1.000
Tahunan yang diselenggarakan pada tanggal 12 saham memperoleh 99 saham yang dibagikan
Mei 2011 menyetujui pembagian dividen saham secara proporsional sebesar Rp6.687.304 dengan
sebanyak 464.731.862 saham yang berasal dari menggunakan harga penutupan saham Bank
saldo laba maksimum sebesar Rp1.603.325 dengan di Bursa Efek Indonesia tanggal 11 Maret 2022
harga sebesar nilai nominal yaitu Rp500 (nilai yaitu Rp9.700 (nilai penuh) per saham, dengan
penuh) setiap saham, dengan ketentuan apabila ketentuan apabila terdapat sisa pecahan saham
terdapat sisa pecahan saham akibat pembagian akibat pembagian berdasarkan rasio tersebut
berdasarkan rasio tersebut maka sisa pecahan maka sisa pecahan tersebut dikembalikan kepada
tersebut dikembalikan kepada Bank. Dengan Bank. Dengan pembagian saham bonus dan
pembagian dividen saham ini, modal saham dividen saham ini, modal saham ditempatkan dan
ditempatkan dan disetor penuh menjadi sebesar disetor penuh menjadi sebesar Rp5.870.462 yang
Rp1.822.978 yang terdiri dari 3.645.956.050 terdiri dari 11.740.923.365 saham.
saham.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 111
Page 114
Profil Perusahaan
Keanggotaan
Dalam Asosiasi
Selain menjalankan kegiatan usaha di industri perbankan nasional, Bank Mega juga aktif dalam kegiatan organisasi
sebagai berikut:
Jenis Asosiasi Status Keanggotaan
Perhimpunan Bank Umum Nasional (Perbanas) Aktif
Ikatan Bankir Indonesia (IBI) Aktif
Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Aktif
Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDKP) Aktif
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Aktif
Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Aktif
Keuangan (LAPS - SJK)
Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) Aktif
Asosiasi Pasar Uang dan Valuta Asing Indonesia (APUVINDO) Aktif
Forum Komunikasi Direktur Operasional Perbankan (FKDOP) Aktif
112 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 115
Lembaga dan Profesi
Penunjang Pasar Modal
Bank Mega dalam menjalankan aktivitas usaha yang terkait dengan industri pasar modal di sepanjang tahun
2025 didukung oleh lembaga dan profesi penunjang pasar modal sebagai berikut:
Jenis Lembaga dan
Jenis dan Periode
Profesi Penunjang Nama & Alamat Biaya (Rp)
Bentuk Jasa Penugasan
Pasar Modal
Kantor Akuntan KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mengaudit Laporan Rp1.957.000.000,- 2025
Publik Mawar & Rekan Keuangan Bank untuk (belum termasuk PPN)
Plaza ASIA, Level 10 tahun buku yang
Jl. Jend. Sudirman Kav.59 berakhir 31 Desember
Jakarta 12190 Indonesia 2025.
Tel. +62 21 5140 1340
Fax. +62 21 5140 1540
E contact@rsm.id
Biro Administrasi PT Datindo Entrycom Administrasi saham Rp20.000.000,- 2025
Efek Jl. Hayam Wuruk No. 28 Bank atas data (belum termasuk PPN)
Tel. 021 350-8077 pemegang saham
Fax. 021 350-8078 bulanan dan recording
Jakarta 10120 - Indonesia date.
Lembaga PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Menetapkan peringkat Rp157.500.000,- 2025
Pemeringkat PT Equity Tower Lt. 30 perusahaan Bank (belum termasuk PPN)
Sudirman Central Business District, Lot. 9 Mega setiap tahun
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 sesuai perjanjian
Jakarta Selatan 12190, Indonesia pemeringkatan.
Tel. (021) 509 68469
Fax. (021) 509 68468
Notaris Notaris Dharma Akhyuzi, SH Pembuatan Akta Rp.70.000.000,- 2025
Jl.Otto Iskandardinata (Otista) 3 No.117 Rapat Umum (belum termasuk PPN)
Jakarta Timur, Indonesia Pemegang Saham
Tel. (021) 8515502 Tahunan 2024.
Fax. (021) 8515377
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 113
Page 116
Profil Perusahaan
Informasi Pada
Situs Web Perusahaan
Bank Mega membuat dan mengelola website utama Sebagaimana yang diatur dalam Pasal 6 Peraturan
Bank yaitu https://bankmega.com/id/ berdasarkan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 8/POJK.4/2015
peraturan OJK No.8/POJK.04/2015 tentang website tentang Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik,
emiten atau perusahaan publik. Situs Bank Mega yang Bank Mega telah menyajikan informasi di website
dibuat dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris terkait dengan informasi sebagai berikut:
tersebut tersebut merefleksikan komitmen Bank 1. Informasi Umum Emiten atau Perusahaan Publik;
terhadap implementasi Undang-Undang Nomor 8 2. Informasi bagi Pemodal atau Investor;
tahun 1995 tentang Pasar Modal serta meningkatkan 3. Informasi Tata Kelola Perusahaan; dan
pelaksanaan Tata Kelola perusahaan yang baik 4. Informasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan.
(Good Corporate Governance) khususnya kepada
pemegang saham, nasabah, masyarakat, pemerintah,
serta pemangku kepentingan lainnya.
Alamat
Jaringan Kantor
No Nama Kantor Alamat Telepon Fax Provinsi
1 KC JKT SUDIRMAN Sudirman Plaza Complex Indofood Tower, 021 57935988 021 57935959 DKI Jakarta
Lantai Dasar
Jl. Jend Sudirman Kav 76-78
Jakarta 12920
2 KCP JKT HASYIM ASHARI Jl. KH. Hasyim Ashari No. 9 E, 021 6329327 021 6326585 DKI Jakarta
Jakarta 10130
3 KCP JKT BENHIL Jl. Bendungan Hilir Raya No. 88, 021 57951661 021 57951662 DKI Jakarta
Jakarta 10310
4 KCP SBY KERTAJAYA Jl. Kertajaya No. 65, Surabaya 60286 031 5014655 031 5014653 Jawa Timur
5 KC DENPASAR Jl. Teuku Umar No. 263, Denpasar 80113 0361 237137 0361 237136 Bali
6 KCP JKT KOTA Jl. Pintu Besar Utara No. 31-33, 021 6902667 021 6913083 DKI Jakarta
Jakarta 11110
7 KCP SBY KEMBANG JEPUN Jl. Kembang Jepun No. 180-184, 031 3525343 031 3552206 Jawa Timur
Surabaya 60162
8 KC SBY YOS SUDARSO Jl. Yos Sudarso No. 17, Surabaya 60271 031 5310241 031 5457193 Jawa Timur
9 KC SBY SUNGKONO Kompleks Wonokitri Indah Kav. S 3- 5 031 5619731 031 5661183 Jawa Timur
Jl. May. Jend. Sungkono, Surabaya 60225
10 KC MALANG Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 27, 0341 361653 0341 361658 Jawa Timur
Malang 65111
11 KC JOMBANG Jl. K.H. Wachid Hasyim No. 181, 0321 861473 0321 861282 Jawa Timur
Jombang 61415
12 KCP JKT SENEN Komp. Pertokoan Segitiga Senen Blok C8 021 3855124 021 3852324 DKI Jakarta
Jl. Senen Raya No. 135, Jakarta 10140
13 KCP DENPASAR SEMINYAK Jl. Raya Basangkasa No. 10 0361 737727 0361 737728 Bali
Denpasar 80361
14 KC JKT EQUITY TOWER Gedung Perkantoran Equity Tower 021 29035252 021 29035394 DKI Jakarta
Ground Floor A1
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53,
Lot.9 SCBD, Jakarta 12190
15 KCP JKT FATMAWATI Jl. RS. Fatmawati No. 80 E - F, 021 75915141 021 75914868 DKI Jakarta
Jakarta 12430
114 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 117
No Nama Kantor Alamat Telepon Fax Provinsi
16 KCP CIMAHI TRANSMART Ged. Transmart Cimahi Unit G-4 022 86001144 022 86001145 Jawa Barat
Jl. Raya Cimahi, Cimahi 40526
17 KCP JKT KEBON JERUK Komplek Graha Kencana 021 53673982 021 53673979 DKI Jakarta
Jl. Perjuangan No. 88C & 88D,
Jakarta 11530
18 KC BANDUNG Menara Bank Mega Bandung, 022 87341000 022 87340910 Jawa Barat
Jl. Gatot Subroto No. 283
Bandung 40263
19 KCP JKT RASUNA SAID Menara Mega Syariah, Lt. 1 021 29852020 021 29852021 DKI Jakarta
Jl. HR. Rasuna Said, Kav. No. 19A,
Jakarta 12950
20 KC JKT PLUIT Jl. Pluit Kencana Raya No. 98-100 021 6628873 021 6628874 DKI Jakarta
Jakarta Utara 14450, Jakarta 14450
21 KCP JKT SUNTER Komp. Rukan Puri Mutiara Blok A No. 83 021 65306423 021 65306426 DKI Jakarta
Jl. Griya Utama Sunter Agung
Jakarta 14350
22 KCP JKT BINTARO Bintaro Sektor I Blok E – 20, 021 7351008 021 7351012 DKI Jakarta
Jakarta 12330
23 KCP SBY GRESIK Kompleks Pertokoan Multi Sarana Plaza 031 3979936 031 3982015 Jawa Timur
Blok A No. 8
Jl. Gubernur Suryo, Gresik 61116
24 KC JKT ROXY Komplek Ruko Roxy Mas Blok B2 No. 01 021 6334956 021 6334957 DKI Jakarta
Jl. KH.Hasyim Ashari 125 Jakarta Pusat
10150, DKI Jakarta
25 KCP BKS KALIMALANG Komplek Ruko XML (Kalimalang) No. 43 021 8640525 021 8640779 Jawa Barat
Jl. KH. Noer Ali, Kalimalang, Bekasi 17136
26 KCP JKT SAHARJO Jl. Prof. Dr. Soepomo No. 32 021 83702359 021 8295198 DKI Jakarta
Kel. Menteng Dalam, Jakarta 12870
27 KCP JKT TANJUNG DUREN Jl. Tanjung Duren Raya No. 139, 021 5645966 021 5645967 DKI Jakarta
Jakarta 11470
28 KCP JKT RAWAMANGUN Jl. Paus No. 89 B, RT 01/RW 08, Jati, 021 4753070 021 4756277 DKI Jakarta
Kecamatan Pulo Gadung,
Jakarta Timur 13220
29 KC KEDIRI Jl. Erlangga No. 19, Kediri 64122 0354 694009 0354 694010 Jawa Timur
30 KC SEMARANG MBM Semarang Lt. GF 024 024 3549371 Jawa Tengah
Jl. Pandanaran No. 82, Semarang 50134 86460900
31 KC YOGYAKARTA Jl. Jenderal Sudirman No. 44, 0274 548622 0274 548623 Yogyakarta
Yogyakarta 55224
32 KCP JKT CIKINI Jl. Cikini Raya No. 28A, Jakarta 10330 021 3157671 021 3157617 DKI Jakarta
33 KC BEKASI A. YANI Jl. Jend. Ahmad Yani Ruko Bekasi Mas 021 88960133 021 88960134 Jawa Barat
A3-5, Kota Bekasi 17141, Jawa Barat
34 KCP SBY KEDUNGDORO Jl. Kedungdoro 105, Surabaya 60261 031 5354494 031 5354530 Jawa Timur
35 KCP JKT TANAH ABANG Jl. Fachrudin Tanah Abang Bukit Blok C 021 3926751 021 31924088 DKI Jakarta
No. 49, Jakarta 10250
36 KCP JKT JEMBATAN LIMA Komplek Ruko Jembatan Lima Indah 021 6331341 021 6330785 DKI Jakarta
No. 15 E, Jl. K.H. Mas Mansyur,
Jakarta 11270
37 KCP SBY KAPAS Jl. Kapas Krampung No. 162, 031 5026033 031 5025977 Jawa Timur
KRAMPUNG Surabaya 60133
38 KC MEDAN Jl. Kapt. Maulana Lubis No. 11 061 4511618 061 4565449 Sumatera
Medan 20212 Utara
39 KCP BSD Komplek BSD Sektor VII Blok RL No. 27, 021 5388208 021 5388211 Banten
Tangerang Selatan 15322
40 KCP BDG KOPO Komplek Ruko Kopo Plaza 022 6002955 022 6002957 Jawa Barat
Jl. Lingkar Selatan Blok B No. 8
Bandung 40232
41 KCP JKT GEDUNG JAYA Jl. MH. Thamrin No. 12, Jakarta 10340 021 31927937 021 31928036 DKI Jakarta
42 KCP JKT KEMANG Wisma Bakrie CSU Lt. 1, 021 7180771 021 7180773 DKI Jakarta
Jl. Kemang Raya No. 4, Jakarta 12730
43 KC SOLO Jl. Slamet Riyadi No. 323, Solo 57142 0271 733660 0271 733662 Jawa Tengah
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 115
Page 118
Profil Perusahaan
No Nama Kantor Alamat Telepon Fax Provinsi
44 KC LAMPUNG Jl. Laksamana Malahayati 8, 0721 474668 0721 474670 Lampung
Bandar Lampung 35225
45 KC PADANG Jl. Jend. Sudirman No. 42 B-C 0751 20999 0751 23099 Sumatera
Padang 25128 Barat
46 KC PEKANBARU Jl. Jend. Sudirman No. 351, 0761 885888 0761 854030 Riau
Pekanbaru 28115
47 KC JAMBI Jl. Hayam Wuruk No. 102 Kel. Sungai 0741 7550805 0741 24008 Jambi
Asam, Kec. Jambi Selatan, Jambi 36134
48 KC BATAM Jl. Sultan Abdul Rahman Komplek 0778 4884100 0778 4884101 Kepulauan
Lumbung Rejeki Blok D No. 5-6, Riau
RT 001 RW 002, Kel. Lubuk Baja Kota,
Kec. Lubuk Baja, Nagoya, Batam 29444
49 KCP MDN HARYONO Jl. MT. Haryono No. 144 - 146, 061 4157165 061 4157056 Sumatera
Medan 20212 Utara
50 KC SAMARINDA Jl. Jenderal Sudirman No. 33B, 0541 748899 0541 736919 Kalimantan
Samarinda 75121 Timur
51 KC BALIKPAPAN Jl. Ahmad Yani No. 33 - 34, 0542 441516 0542 441586 Kalimantan
Balikpapan 76114 Timur
52 KC BANJARMASIN Jl. S. Parman No. 37, 0511 6739000 0511 6710022 Kalimantan
Banjarmasin 70114 Selatan
53 KC MAKASSAR Jl. A. Yani No. 7, 0411 3623232 0411 3618107 Sulawesi
Makassar 90174 Selatan
54 KCP SBY JEMUR Jl. Jemur Andayani No. 11C, 031 8434951 031 8434957 Jawa Timur
ANDAYANI Surabaya 60237
55 KCP MALANG KYAI TAMIN Jl. Kyai Tamin No.35 – 41, Kel. Sukoharjo, 0341 343877 0341 343873 Jawa Timur
Kec. Klojen - Kota Malang 65118
56 KC CIREBON Jl. Yos Sudarso No. 2B - Cirebon 45118 0231 211110 0231 238800 Jawa Barat
57 KCP UBUD Jl. Raya Ubud, Ds. Kutur No. 115, 0361 977635 0361 977636 Bali
Gianyar 80571
58 KC PALEMBANG Jl. Kapt. A. Rivai No. 31 F, 0711 373160 0711 354140 Sumatera
Palembang 30129 Selatan
59 KCP JKT DUTA MAS Komp. Pertokoan Duta Mas Fatmawati 021 7233830 021 7233782 DKI Jakarta
Blok B1 No. 6, Jl. RS. Fatmawati No. 39,
Jakarta 12150
60 KC JKT CEMPAKA MAS Rukan Graha Cempaka Mas Blok B No. 01, 021 4222929 021 4222980 DKI Jakarta
Jl. Letjend. Suprapto, Jakarta 10640
61 KC JKT MANGGA DUA Jl. Mangga Dua Raya Harco Mangga Dua 021 6000188 021 6123162 DKI Jakarta
Blok E 32, Jakarta 10730
62 KCP BDG BUAH BATU Jl. Buah Batu No 141, Bandung 40264 022 7322855 022 7322856 Jawa Barat
63 KCP BDG SETRASARI Jl. Prof. Dr. Soeria Soemantri kav. 7 022 2009860 022 2009858 Jawa Barat
Bandung 40163
64 KC JKT TENDEAN Menara Bank Mega Lantai. Dasar, 021 79175888 021 7990868 DKI Jakarta
Jl. Kapt. Tendean Kav. 12 - 14A,
Jakarta 12790
65 KC MANADO Kawasan Mega Mas Blok IB No. 1 0431 879555 0431 879561 Sulawesi Utara
Jl. Piere Tendean (Boulevard),
Menado 95111
66 KCP TANGERANG Jl. Daan Mogot No. 27 B, Tangerang 15111 021 55772060 021 55772063 Banten
67 KCP JKT KELAPA GADING Jl. Boulevard Barat Blok LA 1 No. 5-6, 021 45854822 021 45854819 DKI Jakarta
Jakarta 14240
68 KCP MAKASSAR A.YANI Jl. A. Yani No. 43, 0411 3618356 0411 3617447 Sulawesi
Makassar 90174 Selatan
69 KC JKT THE PRIME SUNTER The PRIME – Office Suites Lantai Lobby 021 22657125 021 22657126 DKI Jakarta
Suites D,
Jl. Yos Sudarso Kav 30, Jakarta 14350
70 KCP LAMPUNG - KARTINI Jl. Kartini Blok B1 No. 25 0721242468 0721242471 Lampung
Bandar Lampung 35116
71 KCP PALEMBANG Jl. Sayangan No. 72 Kel. Ilir Timur 0711 375838 0711 375607 Sumatera
SAYANGAN Palembang 30122 Selatan
116 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 119
No Nama Kantor Alamat Telepon Fax Provinsi
72 KCP SOLO URIP Jl. Urip Sumiharjo No. 47, 0271 662668 0271 662601 Jawa Tengah
SUMOHARJO Solo 57128
73 KCP YOGYAKARTA Jl. Sriwedani No. 6, Yogyakarta 55122 0274 554949 0274 557420 Yogyakarta
SRIWEDANI
74 KCP MAKASSAR Jl. Raya Boulevard Jasper II No. 45 C 0411 425036 0411 425037 Sulawesi
PANAKUKANG Panakukang, Makassar 90222 Selatan
75 KCP JKT WARUNG BUNCIT Wisma Perkasa 021 7902530 021 7902532 DKI Jakarta
Jl. Warung Buncit Raya 21 B,
Jakarta Selatan 12510
76 KCP JKT MUARA KARANG Jl. Muara Karang Raya No. 50 E, 021 6621018 021 6621135 DKI Jakarta
Jakarta 14450
77 KCP TGR CIPUTAT Kompl. Pertokoan Megamal Blok A/3, 021 7444221 021 7443661 Banten
Jl. Ciputat Raya, Tangerang Selatan 15412
78 KCP JKT LOKASARI Komplek Pertokoan THR Lokasari 021 6259886 021 6591325 DKI Jakarta
Blok B 25 - 27
Jl. Mangga Besar, Jakarta 11170
79 KC PONTIANAK Jl. H. Agus Salim No. 10 – 12, 0561 739822 0561 749078 Kalimantan
Pontianak 78117 Barat
80 KC BOGOR Jl. Ir. Juanda No. 38 - 40, Bogor 16122 0251 8356545 0251 8356546 Jawa Barat
81 KCP BKS CIKARANG Ruko Menteng, Blok A No. 6, 021 89907877 021 89907879 Jawa Barat
Jl. MH. Thamrin Lippo Cikarang
Cikarang 175450
82 KCP CIPADUNG Transmart Cipadung Unit GF 006 022 87836456 022 87836446 Jawa Barat
TRANSMART Jl. A.H. Nasution No. 73,
Bandung 40615
83 KCP JKT PERMATA HIJAU Grand ITC Permata Hijau, 021 53663522 021 53663516 DKI Jakarta
Ruko Emerald No. 9
Jl. Arteri Permata Hijau, Jakarta 12210
84 KCP BDG JUANDA Jl. Ir. H. Juanda No. 126B, Bandung 40264 022 2532129 022 2532017 Jawa Barat
85 KCP BDG SUDIRMAN Komplek Ruko Sudirman Plaza Blok 91F, 0224260117 0224260116 Jawa Barat
Jl. Jend. Sudirman No. 66-68,
Bandung 40264
86 KCP JKT ITC MANGGA DUA Mangga Dua Lt.4 Blok AB No. 39-42, 021 62300855 021 62300880 DKI Jakarta
Jl. Mangga Dua Raya, Jakarta 14430
87 KCP BALIKPAPAN Komp. Balikpapan Permai No. 9, 0542 443448 0542 443449 Kalimantan
SUDIRMAN Jl. Jend. Sudirman, Balikpapan 76114 Timur
88 KCP SAMARINDA S. Komp. Ruko Simpang Dr. Sutomo Petak 1, 0541 201222 0541 202048 Kalimantan
PARMAN Jl. S. Parman No. 1, Samarinda 75117 Timur
89 KCP MADIUN Jl. Jend. Sudirman No. 23 Madiun 63116 0351 483678 0351 483676 Jawa Timur
90 KCP SBY NGAGEL Komp. RMI Jl. Ngagel Jaya Selatan 031 5017115 031 5052956 Jawa Timur
Blok D – 12, Surabaya 60284
91 KC MATARAM Jl. Pejanggik 129, Cakranegara, 0370 648988 0370 648090 Nusa
Mataram 83231 Tenggara
Barat
92 KC PURWOKERTO Komplek Ruko Kranji Megah 0281 642758 0281 642741 Jawa Tengah
Jl. Jend. Sudirman No. 393,
Banyumas 53116
93 KCP MALANG KAWI Jl. Terusan Kawi No. 2 Kav. 7, 0341 576234 0341 576232 Jawa Timur
Malang 65146
94 KCP PALEMBANG PTC Palembang Trade Center Blok 18, 0711 382382 0711 382234 Sumatera
Jl. R. Sukanto No. 8A, Palembang 30114 Selatan
95 KC JKT PONDOK INDAH Pondok Indah Plaza I Blok Ua 14, 021 75911608 021 75911607 DKI Jakarta
Jl. Taman Duta I Jakarta 12310
96 KCP KUDUS Jl. Komp. Pertokoan Ahmad Yani No. 15, 0291 446458 0291 446369 Jawa Tengah
Jl. Ahmad Yani, Kudus 59318
97 KCP BANJARMASIN Jl. Jend. A. Yani KM 36,5, 0511 4787575 0511 4787585 Kalimantan
BANJARBARU Banjarmasin 70234 Selatan
98 KCP JKT KRAMAT RAYA JL. Kramat Raya No. 178 B, 021 3144377 021 3144585 DKI Jakarta
Jakarta 10430
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 117
Page 120
Profil Perusahaan
No Nama Kantor Alamat Telepon Fax Provinsi
99 KCP JKT CINERE Jl. Cinere Raya Blok A No. 1 B, 021 7535438 021 7536148 Jawa Barat
Depok 16514
100 KCP SEMARANG Ruko Peterongan Plaza Blok A-12 0248 413255 0248 413236 Jawa Tengah
PETERONGAN Jl. MT. Haryono No. 719, Semarang 50242
101 KCP CIBUBUR CITRA Komp. Ruko Citra Grand Blok R1 No. 16 021 84592345 021 8452345 Jawa Barat
GRAND Jl. Raya Alternatif Cibubur, Bekasi 17435
102 KC JEMBER Jl. A. Yani No. 19, Jember 68137 0331 481010 0331 481616 Jawa Timur
103 KCP JKT GREEN GARDEN Komplek Ruko Green Garden 021 5800123 021 5811506 DKI Jakarta
Blok I-9, No. 12A
Jl. Panjang, Jakarta 11520
104 KC KENDARI Jl. A. Yani No. 30 AB Blok A3 dan A4, 0401 3133232 0401 3128733 Sulawesi
Kendari 93117 Tenggara
105 KCP DEPOK ITC Jl. Margonda Raya No. 56, Depok 16431 021 77214436 021 77214435 Jawa Barat
106 KCP SBY SIDOARJO Jl. A. Yani No. 41-43 Blok C 031 8959787 031 8959786 Jawa Timur
Sidoarjo 61212
107 KCP BLITAR Jl. Cepaka No. 5 Blitar 66121, Blitar 66121 0342 816398 0342 816397 Jawa Timur
108 KCP JKT MAYESTIK Jl. Kyai Maja No. 53 C Jakarta 12130 021 72798545 021 72798556 DKI Jakarta
109 KCP PALU MANONDA Komplek Ruko Patra Moderen Blok J1 0451 460600 0451 460601 Sulawesi
No. 7-8 Jl. Labu, Palu 94223 Tengah
110 KCP JKT TUBAGUS ANGKE Jl. Tubagus Angke Komp. Duta Mas 021 56944575 021 56944576 DKI Jakarta
Blok D9/A kav.7 Jakarta 11460
111 KCP CILEGON Jl. Raya SA Tirtayasa No. 17 G 0254 388882 0254 388622 Banten
Cilegon 42411
112 KCP BEKASI JUANDA Jl. Ir. H. Juanda 137 Blok A No. 5, 021 8806229 021 8807215 Jawa Barat
Bekasi 17112
113 KC TEGAL Jl. Gajah Mada No. 103 Pekauman, 0283 324545 0283 324600 Jawa Tengah
Tegal 52113
114 KCP TANJUNG PINANG Jl. Merdeka No. 1, Tanjung Pinang 29111 0771 313911 0771 314419 Kepulauan
Riau Riau
115 KCP JKT CEMPAKA PUTIH Gedung Tindra unit J 021 4225877 021 4225887 DKI Jakarta
Jl. Letjend Suprapto No. 60
Cempaka Putih, Jakarta 10520
116 KCP JKT KEBON JERUK Komplek Ruko Intercon Plaza Blok F no.9 021 58903686 021 58933789 DKI Jakarta
INTERCON Jl. Taman Kebon Jeruk Jakarta 11630
117 KCP TULUNGAGUNG Jl. Diponegoro No. 130 0355 337069 0355 337066 Jawa Timur
Tamanan, Tulugagung,
Tulungagung 66217
118 KCP SBY MULYOSARI Jl. Mulyosari No. 360 E, Surabaya 60112 031 5910343 031 5912894 Jawa Timur
119 KCP BANJARMASIN A.YANI Jl. A. Yani KM 3,5 No. 66 A 0511 3263399 0511 3266681 Kalimantan
Karang mekar, Banjarmasin Timur, Selatan
Banjarmasin 70248
120 KC PALU Jl. Jend Sudirman No.15 Besusu Tengah 0451 456401 0451 456407 Sulawesi
Palu 94111 Tengah
121 KCP MANADO SAM Komplek Perkantoran Wanea Plaza Blok 0431 854842 0431 854809 Sulawesi Utara
RATULANGI A1 No. 1, Jl. Sam Ratulangi, Manado 95115
122 KCP SEMARANG SUARI Ruko Suari blok D 0243522992 0243522991 Jawa Tengah
Jl. Suari No. 7 Semarang 50137
123 KCP PEKALONGAN Jl. KH.Mansyur No.30 Blok 5 & 6 0285431238 0285431239 Jawa Tengah
Pekalongan 51119
124 KCP PEKANBARU RIAU Jl. Riau No. 56 B Kampung baru 076133299 076138600 Riau
kec Senapelan, Pekanbaru 28154
125 KCP JAMBI WILTOP Komplek pertokoan wiltop 07417837169 07417837168 Jambi
Jl.Sultan Thaha No. 29-30 Jambi 36132
126 KC TASIKMALAYA Jl.Gunung Sabeulah No. 2 D Kelurahan 0265 338509 0265 337735 Jawa Barat
Yudanagara Tasikmalaya 46121
127 KCP SBY HR.MUHAMMAD Komplek ruko HR.Muhammad 031 7382861 031 7382859 Jawa Timur
Square kav. A1
Jl. HR. Muhammad 140B-1
Surabaya 60225
128 KCP JKT PURI INDAH Rukan Sentra Niaga Puri Indah Blok T-6 021 58356388 021 58356387 DKI Jakarta
No. 22 Kembangan Jakarta 11610
118 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 121
No Nama Kantor Alamat Telepon Fax Provinsi
129 KC SBY DARMO Jl. Raya Darmo No. 95 031 5688566 031 5688575 Jawa Timur
Surabaya 60265
130 KCP DENPASAR GATOT Jl. Gatot Subroto Tengah 296 C 0361 424600 0361 430588 Bali
SUBROTO Denpasar 80113
131 KCP BOGOR PADJAJARAN Ruko Sentra V Point 0251 8387030 0251 8364018 Jawa Barat
Jl. Padjadjaran No. 1 Blok ZC Sukasari
Bogor 16143
132 KCP CILACAP Jl. A Yani Square No. 2-3 Cilacap 53213 0282 520366 0282 520122 Jawa Tengah
133 KCP JKT CITRA GARDEN Komplek ruko Citraniaga No. A2 021 54370788 021 54370790 DKI Jakarta
Jl. Kebahagiaan, Jakarta 11830
134 KCP MAKASSAR METRO Jl. Veteran Utara Kompleks Ruko 0411 3626565 0411 3625212 Sulawesi
SQUARE Makkasar Square Blok B No. 7, Selatan
Makassar 90141
135 KCP JKT KELAPA GADING Jl. Boulevard Raya Blok CN 3 No. 3 021 45840533 021 45854819 DKI Jakarta
BOULEVARD RAYA Kelapa Gading, Jakarta 41240
136 KCP JAMBI TRANSMART Transmart Jambi Unit GF 19, 0741 3611084 0741 3611085 Jambi
Jl. Jend. Sudirman, Kel. Tambaksari,
Kec. Jambi Selatan, Jambi 36122
137 KCP BEKASI JABABEKA Ruko Jababeka 1 Shop House Blok 021 8934646 021 8934346 Jawa Barat
B 14-15, Cikarang 17550
138 KCP PATI Jl. Panglima Sudirman No. 87, Pati 59111 0295 385663 0295 386223 Jawa Tengah
139 KCP PURWAKARTA Jl. RE Martadinata No. 12 Nagri Tengah, 0264 200018 0264 200019 Jawa Barat
Purwakarta 41114
140 KCP GARUT Jl. Ciledug No. 146 Kota Kulon 0262 242191 0262 242190 Jawa Barat
Garut 44112
141 KCP BOJONEGORO Jl. Untung Surapati No. 18, 0353 893500 0353 893505 Jawa Timur
Bojonegoro 62215
142 KCP JKT PANTAI INDAH Rukan Cordoba Blok G No. 17 Bukit Golf 021 55966039 021 55966040 DKI Jakarta
KAPUK Mediterania Pantai Indah Kapuk,
Jakarta 14440
143 KCP MDN PULO BRAYAN Jl. Yos Sudarso Komodor Laut No. 16/EF 0616 636110 0616 636106 Sumatera
Medan 20116 Utara
144 KCP PALOPO Jl. Kelapa No. 60, Palopo 91921 0471 24800 0471 21002 Sulawesi
Selatan
145 KCP MAMUJU Jl. Andi Pangerang Pettarani No. 45 0426 22433 0426 22290 Sulawesi Barat
Mamuju 91511
146 KCP TIMIKA Jl. Cendrawasih No. 99 0901 323918 0901 323939 Papua
Distrik Mimika Baru, Mimika 99910
147 KCP GORONTALO Jl. Ahmad Yani No. 139, Gorontalo 96114 0435 824999 0435 829977 Gorontalo
148 KCP MERAUKE Jl. Raya Mandala No. 330, Merauke 99611 0971 324500 0971 324700 Papua
149 KCP SORONG Jl. Sudirman No. 60, Sorong 98415 0951 331731 0951 331922 Papua Barat
150 KCP KLATEN Jl. Pemuda Selatan No. 119, Klaten 57412 0272 329242 0272 329241 Jawa Tengah
151 KCP PROBOLINGGO Jl. Soekarno Hatta No. 35 0335 437929 0335 437922 Jawa Timur
Probolinggo 67211
152 KC BENGKULU Jl. Sudirman No. 237, Bengkulu 38115 0736 347088 0736 25543 Bengkulu
153 KCP SERANG Jl. A. Yani No. 15, Serang 42151 0254 216070 0254 216027 Banten
154 KCP SUMBAWA Jl. Diponegoro No. 55, Sumbawa 84313 0371 626669 0371 626660 Nusa
Tenggara
Barat
155 KCP BANYUWANGI Jl. A Yani No. 46 Lingkungan Mulyosari 0333 419288 0333 419282 Jawa Timur
Banyuwangi 68414
156 KCP SUKABUMI Jl. Sudirman No. 49, Sukabumi 43121 0266 215500 0266 217600 Jawa Barat
157 KCP SAMPIT Jl. Ahmad Yani No. 51, Sampit 74322 053130902 053132051 Kalimantan
Tengah
158 KCP MAGELANG Jl. Jend Sudirman No. 139, 0293 313226 0293 313125 Jawa Tengah
Magelang 56125
159 KCP TARAKAN Jl. Jend Sudirman No. 2 Tarakan 77111 0551 21108 0551 22558 Kalimantan
Utara
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 119
Page 122
Profil Perusahaan
No Nama Kantor Alamat Telepon Fax Provinsi
160 KC TERNATE Jl. Babula No. 2 Ternate 97723 0921 3128550 0921 3128577 Maluku Utara
161 KCP KETAPANG Jl. Let. Jend. R. Suprapto No. 159 0534 0534 Kalimantan
Ketapang 78851 3037099 3037098 Barat
162 KCP MDN ISKANDAR MUDA Jl. Sultan Iskandar Muda No. 137 0614. 564676 0614 564611 Sumatera
Medan 20119 Utara
163 KCP SINTANG Jl. M. T. Haryono No. 15 Sintang 68614 0565 22255 0565 22252 Kalimantan
Barat
164 KC PARE- PARE Jl. Bau Maseppe No. 451, Pare-Pare 78851 0421 24588 0421 24800 Sulawesi
Sulawesi Selatan Selatan
165 KC PALANGKARAYA Jl. A. Yani No.66 - Palangkaraya 73111 0536 3241444 0536 3241441 Kalimantan
Tengah
166 KCP BITUNG Jl. Yos Sudarso No. 01, Lingkungan V 0438 34454 0438 34820 Sulawesi Utara
Bitung 95521
167 KCP JKT GADING Komp. OrchardSq 021 29077300 021 29077340 DKI Jakarta
ORCHARD Jl. Raya Klp. Hybrida Blk GOS No. B19,
Jakarta 14140
168 KCP JKT TB SIMATUPANG Gd. GKM Green Tower, 021 50812101 021 50812102 DKI Jakarta
Jl. TB Simatupang Kav. 89G, Pasar
Minggu, Jakarta 12520
169 KCP BKS PONDOK GEDE Pondok Gede Plaza 021 84938487 021 84938488 Jawa Barat
Jl. Raya Pondok Gede Blok C No. 21&22,
Bekasi 17411
170 KCP JKT TAMAN PALEM Komp Perumahan Taman Palem Lestari 021 55951983 021 55951986 DKI Jakarta
Blok B-17 No.65-66, Cengkareng
Jakarta 11730
171 KCP SUMEDANG Jl. Prabu Geusan Ulu No. 53, 0261 201799 0261 201649 Jawa Barat
Kec. Sumedang Selatan - Sumedang
45312
172 KCP MAJALAYA Blok Pasar Tengah 0228 5963789 0228 5963790 Jawa Barat
Jl. Pasar Tengah No. 28 Kec. Majalaya
bandung 40291
173 KCP JEPARA Jl. Pemuda No. 3A, Potroyudan - Jepara 0291 597825 0291 597832 Jawa Tengah
59411
174 KCP SITUBONDO Jl. Argopuro No.102, Kec. Panji - 0338 672800 0338 674300 Jawa Timur
Situbondo 68355
175 KCP LEMBANG Jl. Raya Lembang No. 360, Kec. Lembang 0222 787002 0222 784755 Jawa Barat
Bandung 40391
176 KCP SBY WIYUNG Jl. Raya Menganti Wiyung No. 18, 031 7524378 031 7524726 Jawa Timur
Kec. Wiyung - Surabaya 60228
177 KCP CIANJUR Jl. Dr. Muwardi No. 110, Kec. Cianjur 0263 262856 0263 262866 Jawa Barat
Cianjur 43216
178 KCP KEDIRI PARE Jl. Pahlawan Kusuma Bangsa No. 39, 0354 392900 0354 395700 Jawa Timur
Kec. Pare - Kediri 64212
179 KCP JATIBARANG Jl. Mayor Dasuki No. 176, Kec. Jatibarang - 0234 5357268 0234 5357262 Jawa Barat
Indramayu 45273
180 KCP NGANJUK Jl. A Yani No. 77, Nganjuk 64411 0358 331777 0358 331771 Jawa Timur
181 KCP BDG SOEKARNO Jl. Bypass Soekarno Hatta No. 592 022 7508956 022 7508987 Jawa Barat
HATTA Kec. Buah Batu Desa Sekejati Kota
Bandung 40286
182 KC KUPANG Jl. Moh. Hatta No. 30A, 0380 820500 0380 820013 Nusa
Kec. Oebobo - Kupang 85112 Tenggara
Timur
183 KC CIMAHI Jl. Jenderal Amir Machmud No. 517 022 6635006 022 6635007 Jawa Barat
Kota Cimahi 40532 Jawa Barat
184 KCP BATURAJA Jl. Ahmad Yani No. 55, Baturaja 32111 0735 327201 0735 327202 Sumatera
Selatan
185 KCP SINGKAWANG Jl. Yos Sudarso No. 88, Kec. Singkawang 0562 633828 0562 634020 Kalimantan
Barat - Singkawang 79122 Barat
186 KCP BONTANG Jl. Jend. Ahmad Yani No. 33, 0548 22525 0548 25077 Kalimantan
Kec. Bontang Utara - Bontang 75311 Timur
120 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 123
No Nama Kantor Alamat Telepon Fax Provinsi
187 KCP SANGATTA Jl. Yos Sudarso IV No. 40B, Sangatta 05492 027966 05492 1531 Kalimantan
Kutai Timur 75611 Timur
188 KCP JKT TANJUNG PRIOK Jl. Enggano No. 68, Kec. Tanjung Priok 021 43800746 021 43800745 DKI Jakarta
Jakarta 14310
189 KCP KARAWANG Jl. Ahmad Yani No. 87 - Karawang 41373 0267 8453029 0267 8453024 Jawa Barat
190 KCP BOYOLALI Jl. Raya Pandanaran No. 5, Kec. Boyolali 0276 325100 0276 325355 Jawa Tengah
Boyolali 57311
191 KCP BENGKALIS Jl. Ahmad Yani, Kel. Bengkalis, 0766 22286 0766 22287 Riau
Kec. Bengkalis – Bengkalis 28712
192 KCP PELAIHARI Jl. Ahmad Yani, Kel. Pelaihari, 0512 23234 0512 23100 Kalimantan
Kec. Pelaihari – Kab. Tanah Laut 70811 Selatan
193 KCP SUKOHARJO Jl. Jend Sudirman No.119, Kel. Jomber, 0271 592551 0271 592046 Jawa Tengah
Kec. Bendosari – Sukoharjo 57521
194 KCP SAMBAS Jl. Gusti Hamzah, Kel. Durian, 0562 393231 0562 393227 Kalimantan
Kec. Sambas Sambas 79462 Barat
195 KCP SANGGAU Jl. Ahmad Yani No. 14, Kel. Ilir Kota, 0564 22313 0564 21912 Kalimantan
Kec. Sanggau Kapuas – Sanggau 78513 Barat
196 KCP LUWUK BANGGAI Jl. Ahmad Yani No. 153 0461 23901 0461 23903 Sulawesi
Kel. Luwuk, Kec. Luwuk Kab. Banggai Tengah
94711
197 KCP CIBINONG Jl. Mayor Oking, Kec. Cibinong 021 87914557 021 87914569 Jawa Barat
Bogor 16918
198 KCP BONE Jl. Ahmad Yani, No. 2 Kel. Macege 0481 23001 0481 26232 Sulawesi
kec. palaka, Kab. Bone Sulawesi Selatan, Selatan
Bone 92761
199 KCP DEWI SARTIKA Jl. Dewi Sartika Raya No. 71 Kel. Cawang 021 80877927 021 80877317 DKI Jakarta
Kec. Kramat Jati jakarta 13630
200 KCP SUNGAI LIAT Jl. Jend Sudirman No. 106, Kel. Sri 0717 95927 0717 92862 Bangka
Menanti, Kec. Sungai Liat, Kab. Bangka Belitung
33214
201 KCP PEKANBARU NANGKA Jl. Tuanku Tambusai No. 199, Kel. 0761 39541 0761 39549 Riau
Labuh Baru Timur, Kec. Tampan, Kodya
Pekanbaru 28291
202 KCP PANGKALAN KERINCI Jl. Maharaja Indra, Kel. Pangkalan Kerinci, 0761 494478 0761 494447 Riau
Kec. Pangkalan Kerinci, Kab. Pelalawan,
Pelalawan 28300
203 KCP TANA PASER Jl. R Suprapto RT 08/04 No. 9, 05432 1090 05432 1022 Kalimantan
Kel. Tanah Grogot, Kec. Tanah Grogot, Timur
Kab. Paser, Pasir 76251
204 KCP NABIRE Jl. Yos Sudarso, Kel. Oyehe, Kec. Nabire, 0984 24220 0984 24244 Papua
Nabire 98816
205 KCP PEKANBARU Jl. H. Imam Munandar, Kel. Tangkerang 0761 44133 0761 44122 Riau
HARAPAN JAYA Selatan, Kec. Bukit Raya,
Pekanbaru 28288
206 KCP JKT PASAR KRAMAT Ruko Pasar Induk Kramat Jati Blok D2 021 87788275 021 87788285 DKI Jakarta
JATI No. 11,12&12A, Kel. Tengah,
Kec. Kramat Jati - Jakarta 13540
207 KCP SBY TRANSMART Transmart Rungkut, 031 87855261 031 87855323 Jawa Timur
RUNGKUT Jl. Raya Kali Rungkut No. 25,
Surabaya 60293
208 KCP BDG KOPO INDAH Taman Kopo Indah II Blok IV A7, Desa 02254 05399 02254 05099 Jawa Barat
Rahayu, Kec. Margaasih, Kab. Bandung,
Bandung 40218
209 KCP BARABAI Jl. Garuda/Pangeran Moh. Noor, 05174 2399 05174 2167 Kalimantan
Kel. Barabai Utara, Kec. Barabai, Selatan
Kab. Hulu Sungai Tengah 71313
210 KCP BANJAR Jl. Letjen Suwarto No.10, Kel. Hegarsari, 0265 745535 0265 745560 Jawa Barat
Kec. Pataruman, Kota Banjar 46322
211 KCP RANTAU PRAPAT Jl. Ahmad Yani No. 128, Kartini, Rantau 0624 351129 0624 351123 Sumatera
Utara, Labuhan Batu 21418 Utara
212 KCP TENGGARONG Jl. Achmad Muksin No. 56, Kel. Timbau, 0541 6666405 0541 7244724 Kalimantan
Tenggarong, Kutai Kartanegara 75511 Timur
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 121
Page 124
Profil Perusahaan
No Nama Kantor Alamat Telepon Fax Provinsi
213 KCP TNG KARAWACI Ruko Perkantoran Pinangsia Blok H 021 5519699 021 5519747 Banten
No. 062 & 063, Kel. Panunggangan Barat,
Kec. Cibodas, Tangerang 15139
214 KCP BATULICIN Jl. Raya Batulicin, Desa Kampung Baru, 0518 74345 0518 74346 Kalimantan
Kec. Batulicin, Kab. Kota Baru 72171 Selatan
215 KCP TEBING TINGGI Jl. Jend A. Yani, Kel. Mandailing, 0621 22666 0621 24666 Sumatera
Kec. Tebing Tinggi Kota, Kota Tebing Utara
Tinggi 20626
216 KCP SRAGEN Jl. Sukowati No. 135, Sragen 57212 0271 8823171 0271 232234 Jawa Tengah
217 KCP JKT DUTA HARAPAN Jl. Komp Duta Harapan Indah Blok L11 & 021 66602545 021 66602414 DKI Jakarta
INDAH L12, Kel. Kapuk Muara, Kec. Penjaringan,
Jakarta 14460
218 KCP JKT BANDENGAN Jl. Bandengan Utara No. 87, 021 66605145 021 66605323 DKI Jakarta
Kel. Penjaringan, Kec. Penjaringan,
Jakarta 14440
219 KCP TANJUNG TABALONG Jl. Pangeran Antasari, Kel. Tanjung, 0526 2022202 0526 2022780 Kalimantan
Kec. Tanjung, Kab. Tabalong 71513 Selatan
220 KCP TROPODO Jl. Raya Tropodo B-1 & B-5, Tropodo, 031 8662228 031 8668524 Jawa Timur
Kec. Waru, Kab. Sidoarjo 61256
221 KCP MUARA TEWEH Jl. Yetro Sinseng, Kel. Lanjas, 0519 24858 0519 24859 Kalimantan
Kec. Teweh Tengah, Tengah
Kab. Barito Utara 73812
222 KCP KUALA KAPUAS Jl. Jend A. Yani No. 104, Kel. Selat Hilir, 0513 23551 0513 23580 Kalimantan
Kec. Selat, Kab. Kapuas 73513 Tengah
223 KCP KISARAN Jl. Cokroaminoto No. 41, Kel. Kisaran Kota, 0623 42399 0623 42326 Sumatera
Kec, Kota Kisaran Barat, Utara
Kab. Asahan 21215
224 KCP PANGKAL PINANG Jl. Jend Sudirman No. 35, Kec. Taman 0717 424709 0717 424539 Bangka
Sari, Kodya Pangkal Pinang 33128 Belitung
225 KCP TOMOHON Jl. Babe Palar Matani III, Kel. Matani, 0431 3157891 0431 3157791 Sulawesi Utara
Kec. Tomohon Tengah,
Kab. Minahasa 95362
226 KCP DUMAI Jl. Jend Sudirman No. 75 Kel. Teluk Binjai, 07654 38222 07654 38221 Riau
Kec. Dumai Timur Kota Dumai 28813
227 KCP TEMBILAHAN Jl. M Boya No. 18, Kel. Tembilahan Kota, 0768 21601 0768 21602 Riau
Kec. Tembilahan, Kab. Indragiri Hilir 29212
228 KCP TUBAN Jl. Panglima Sudirman No. 185, 0356 327678 0356 326997 Jawa Timur
Sendangharjo, Tuban 62313
229 KCP PARIGI Jl. Trans Sulawesi No. 163, Kec. Parigi, 0450 21555 0450 21035 Sulawesi
Kab. Parigi Moutong 94371 Tengah
230 KCP DURI Jl. Jend. Sudirman, Desa Babussalam, 07655 94633 0765 594631 Riau
Kec. Mandau - Kab. Bengkalis 28784
231 KCP UJUNG BATU Jl. Jend. Sudirman, Desa Ujung Batu 0762 7363303 0762 7363302 Riau
Timur, Kec. Ujung Batu,
Kab. Rokan Hulu 28554
232 KCP PRABUMULIH Jl. Jend Sudirman, Kel. Muara Dua, 07133 23600 07133 22115 Sumatera
Kec. Prabumulih Timur, Selatan
Kota Prabumulih 31114
233 KCP SBY KLAMPIS Jl. Klampis Jaya No. 88-90, Kec. Sukolilo, 031 5963175 031 5963194 Jawa Timur
Kota Surabaya 59172
234 KC PEMATANG SIANTAR Jl. Sutomo, Siantar Business Center Blok 062222123 062243111 Sumatera
E3 & E4, Kel. Pahlawan, Kec. Siantar Utara
Timur, Kota Pematang Siantar 21132
235 KCP MEDAN KATAMSO Komp Grand Katamso 0617853666 0617876601 Sumatera
Jl. Brigjend Katamso, Kel. Kampung Baru, Utara
Kec. Medan Maimun, Medan 20158
236 KCP KOTABARU Jl. H Agus Salim No. 11, Kel. Kotabaru 0518 23633 051823662 Kalimantan
Tengah, Kec. Pulau Laut Utara, Selatan
Kab. Kotabaru 72113
237 KC TANGERANG GADING Jl. Bulevar Raya Gading Serpong Kav 021 29000809 021 29000769 Banten
SERPONG Blok M5/15 Desa Curug Sangereng,
Kec. Padegangan Kab. Tangerang 15810
122 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 125
No Nama Kantor Alamat Telepon Fax Provinsi
238 KCP TANJUNG BALAI Jl. HOS Cokroaminoto 0623 595655 0623 595889 Sumatera
(d/h Sisingamangaraja), Kel. Indra Sakti, Utara
Kec. Tanjung Balai Selatan,
Tanjung Balai 21315
239 KCP MANADO CALACA Ruko Pasar Calaca Unit.3, Kel. Calaca, 0431 843320 0431 843512 Sulawesi Utara
Kec. Wenang - Kota Menado 95121
240 KCP MAKASSAR DAYA Komp Bukit Khatulistiwa 0411 4772158 0411 4772244 Sulawesi
Blok A, No.15-16, Selatan
Jl. Perintis Kemerdekaan Km14,
Kel. Paccerakang, Kec. Biringkanaya, Kota
Makassar 90241
241 KCP TANJUNG REDEB Jl. SM Aminuddin, Kel. Bugis, 0554 23077 0554 23079 Kalimantan
Kec. Tanjung Redeb, Kab. Berau 77312 Timur
242 KCP BELOPA Jl. Topoka No. 89 (Poros Palopo), 0471 3316111 0471 3316090 Sulawesi
Kel. Tanamanai, Kec. Belopa, Selatan
Kab. Luwu 91994
243 KCP TANJUNG PERAK Jl. Perak Timur No. 196, 031 3283051 031 3284896 Jawa Timur
Kec. Pabean Cantikan, Surabaya 60165
244 KCP BDG RAJAWALI Jl. Rajawali Barat No. 63, 022 6012858 022 6012771 Jawa Barat
Kec. Andir, Kota Bandung 40182
245 KCP CIKAMPEK Jl. Ahmad Yani No. 9, 0264 8387344 0264 8387171 Jawa Barat
Kel. Cikampek Selatan, Kec. Cikampek,
Kab. Karawang 41373
246 KCP PINRANG Jl. Jend Sudirman 0421 922266 0421 923778 Sulawesi
Kec. Watang Sawito, Kab. Pinrang 91212 Selatan
247 KC SIBOLGA Jl. Brigjend Katamso No. 01, 0631 26601 0631 26606 Sumatera
Kel. Pasar Baru, Kec. Sibolga Kota, Utara
Kota Sibolga 22522
248 KCP FAK-FAK Jl. DR Salasa Namudat, Fak-Fak 98611 0956 24430 0956 24515 Papua Barat
249 KCP MAKASSAR TANJUNG Menara Bank Mega Makassar Lt. G & 1, 0411 8118900 0411 8118522 Sulawesi
BUNGA Jl. Metro Tanjung Bunga, Kel. Maccini Selatan
Sombala, Kec. Tamalate,
Kota Makassar 90224
250 KCP PANGKALAN BUN Jl. Sukma Aria Ningrat, 0532 25103 0532 25105 Kalimantan
Kel. Baru, Kec. Arut Selatan, Tengah
Kab. Kotawaringin Barat 74113
251 KCP AMUNTAI Jl. Norman Umar, Kel. Kebun Sari, 0527 63522 0527 61969 Kalimantan
Kec. Amuntai Tengah, Selatan
Kab. Hulu Sungai Utara 71415
252 KCP MAKASSAR TRANS Trans Studio Mall Extention LGM - 16 04113604061 - Sulawesi
STUDIO Jl. Metro Tj. Bunga, Makassar 90224 Selatan
253 KCP CILEGON TRANSMART Transmart Cilegon Lt. GF. 0254 7817747 0254 7818035 Banten
Jl. KH. Yasin Beji Kel. Kebondalem,
Kec. Purwakarta, Kota Cilegon 42433
254 KCP BANDAR JAYA Jl. Proklamator, Kel. Bandar Jaya Timur, 07255 28288 0725 528252 Lampung
LAMPUNG Kec. Terbanggi Besar, Kab. Lampung
Tengah 34163
255 KCP JKT SEASONS CITY Jl. Latumenten No. 33 Komp Ruko 021 29071491 021 29071492 DKI Jakarta
Seasons City Blok E28 dan E29,
Kel. Jemb Besi, Kec. Tambora, Kota
Jakarta 11320
256 KCP SENGKANG Jl. Jend. Sudirman, Kel. Lapongkoda, 0485 21700 0485 22031 Sulawesi
Kec. Tempe, Kab. Wajo 90913 Selatan
257 KCP MALANG DINOYO Jl. MT Haryono No. 140, Kel. Dinoyo, 0341 553845 0341 553841 Jawa Timur
Kota Malang 65144
258 KCP BREBES Jl. Raya A. Yani No. 71, Kel. Brebes, 0238 6177500 0238 6177600 Jawa Tengah
Kec. Brebes, Kab. Brebes 52212
259 KCP MDN THAMRIN Jl. MH Thamrin Kel. Sei Rengas II, 0617 334130 0617 320430 Sumatera
Kec. Medan Area, Kota Medan 20214 Utara
260 KCP SBY PASAR TURI Ruko Pasar Turi, Jl. Semarang 94-124/B8, 031 5354817 031 5354807 Jawa Timur
Kel. Bubutan, Kec. Bubutan,
Surabaya 60174
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 123
Page 126
Profil Perusahaan
No Nama Kantor Alamat Telepon Fax Provinsi
261 KCP MOJOKERTO Jl. Mojopahit No. 380, Kel. Miji, 0321 383428 0321 383440 Jawa Timur
Kec. Prajurit Kulon, Mojokerto 61322
262 KCP CIREBON SURYA Jl. Surya Negara Blok D. 10-11, 0231 226949 0231 223567 Jawa Barat
NEGARA Cirebon 45118
263 KCP TANGERANG CITRA Jl. Citra Raya Boulevard Blok H-1 No. 15, 021 59401141 021 59400516 Banten
RAYA Citra Raya, Cikupa, Tangerang 15710
264 KCP HAYAM WURUK Jl. Hayam Wuruk No.97A, Kel. Maphar, 021 6284610 021 6284609 DKI Jakarta
Kec. Taman Sari, Kota Jakarta 11160
265 KCP BALIKPAPAN Jl. Letjend Soeprapto, Komp Pertokoan 0542 747266 0542 747286 Kalimantan
SOEPRAPTO Plaza Kebun Sayur Blok T-20, Timur
Kel. Baru Ilir, Kec. Balikpapan Barat, Kota
Balikpapan 76131
266 KCP BUKITTINGGI Jl. Ahmad Yani No. 113, Kel. Benteng 0752 31200 0752 35317 Sumatera
Pasar Atas, Kec. Guguk Panjang, Kota Barat
Bukittinggi - Prop Sumatera Barat,
Bukittinggi 26113
267 KCP SBY DHARMAHUSADA Jl. Dharmahusada No. 113-113A, Kel. Mojo, 031 5990114 031 5990220 Jawa Timur
Kec. Gubeng, Kota Surabaya 60285
268 KCP TOBELO Jl. Kemakmuran, Desa Gosoma, 0924 2621222 09242622218 Maluku Utara
Kec. Tobelo, Kab. Halmahera Utara 97762
269 KCP SALATIGA Jl. Pemuda No. 1, Kel. Sidorejo, 0298 329333 0298 329415 Jawa Tengah
Kec. Salatiga, Kodya Salatiga 50711
270 KCP MDN KRAKATAU Jl. Gunung Krakatau, Kel. Pulo Brayan 0616 615935 0616 615934 Sumatera
Darat 1, Kec. Medan Timur, Medan 20116 Utara
271 KCP MAKASSAR Jl. AP Pettarani, Kel. Tamammaung, 0411 435552 0411 435590 Sulawesi
PETTARANI Kec. Panakukkang, Kota Makassar 90231 Selatan
272 KCP PONOROGO Jl. Jend. Sudirman, Kel. Kepatihan, 0352 485881 0352 488185 Jawa Timur
Kec. Ponorogo, Kab. Ponorogo 63416
273 KCP PEMALANG Jl. Jend Sudirman, Kel. Kebondalem, 0284 323737 0284 323322 Jawa Tengah
Kec. Pemalang, Kab. Pemalang 52312
274 KCP TANGERANG ALAM Jl. SN-I No. 57, Desa Pakulonan, 021 53122880 021 53122879 Banten
SUTERA Kec. Serpong,
Kab. Tangerang Selatan 15325
275 KCP JKT RADIO DALAM Jl. Raya Radio Dalam No. 99 Kav F, 021 7261868 021 7260820 DKI Jakarta
RT/RW 003/001, Kel. Gandaria Utara,
Kec. Kebayoran Baru,
Kota Jakarta 12140
276 KCP MAROS Jl. Jend. Sudirman (Poros Makassar - 0411 374610 0411 374618 Sulawesi
Maros) Buttatoa Utara, kel Pettuadae, Selatan
Kec. Turikale, kab Maros 90516
277 KCP BDG AHMAD YANI Jl. Jend A. Yani No. 650, Kel. Cicaheum, 0227 06630 0227 106651 Jawa Barat
Kec. Kiaracondong, Kota Bandung 40282
278 KCP MALANG Jl. Borobudur No. 11, Kel. Mojolangu, 0341 487661 0341 487669 Jawa Timur
BOROBUDUR Kec. Blimbing, Kota Malang 65142
279 KCP JKT PASAR KOJA Pasar Koja 021 43920018 021 43920034 DKI Jakarta
Jl. Kramat Jaya No. 22 Blok B Kav. 1&2,
Kel. Tugu Utara, Kec. Koja,
Kota Jakarta 14260
280 KC AMBON Jl. Sultan Hairun, Sirimau, Uriteu, 0911 349038 0911 349064 Maluku
Kota Ambon 97124
281 KCP MAKASSAR VETERAN Jl. Veteran Selatan, Kel. Bontolebang, 0411 871886 0411 871893 Sulawesi
SELATAN Kec. Makassar, Kota Makassar 90133 Selatan
282 KCP MDN SETIABUDI Jl. Setiabudi, Kel. Tanjung Sari, 0618 214202 0618 214203 Sumatera
Kec. Medan Selayang, Kota Medan 20132 Utara
283 KCP JKT RAWASARI Jl. Rawasari Selatan No. 1C & 1D, 021 4241934 021 4241966 DKI Jakarta
Kel. Rawasari, Kec. Cempaka Putih,
Kota Jakarta 10570
284 KCP JKT PALMERAH Jl. Palmerah Barat No. 32 D & 32 E, Desa 021 53673340 021 53673339 DKI Jakarta
Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama,
Kota Jakarta 12210
285 KCP BOGOR PASAR Jl. Dewi Sartika Blok B1-B2 Pabaton, 0251 8328880 0251 8328870 Jawa Barat
ANYAR Bogor 16121
124 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 127
No Nama Kantor Alamat Telepon Fax Provinsi
286 KCP BKS TAMAN Sentra Niaga Bulevar Hijau Blok SN I 021 88866044 021 88866045 Jawa Barat
HARAPAN INDAH No. 27, Kel. Pejuang, Kec. Bekasi Barat,
Kab. Bekasi 17131
287 KCP JKT TELUK GONG Jl. Kampung Gusti Blok N Kav. 54-55, 021 6602498 021 6602494 DKI Jakarta
Kel. Pejagalan, Kec. Penjaringan, Kota
Jakarta 14450
288 KCP BKS GRAND MALL Grand Mall Bekasi Ruko B No. 68, 021 88964406 021 88964408 Jawa Barat
Jl. Jend Sudirman, Kel. Harapan Mulya,
Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17143
289 KCP BOGOR WARUNG Jl. Pajajaran Ruko No. 10 & 11 Warung 0251 8390020 0251 8390520 Jawa Barat
JAMBU Jambu, Kel. Bantarjati, Kec. Bogor Utara,
Kota Bogor 16153
290 KCP PURBALINGGA Jl. Jend Sudirman No. 88, Desa 0281 894488 0281 894899 Jawa Tengah
Purbalingga Kidul, Kec. Purbalingga,
Kab. Purbalingga 53313
291 KCP MANOKWARI Jl. Yos Sudarso, Kel. Manokwari Barat, 0986 214250 0986 214248 Papua Barat
Kec. Manokwari Barat,
Kab. Manokwari 98312
292 KCP SEMARANG GANG Jl. Gang Tengah No. 102, 0243 568866 0243 568867 Jawa Tengah
TENGAH Semarang 50137
293 KCP PONTIANAK SIANTAN Jl. Khatulistiwa No. 168 E-F, 0561 887155 0561 886321 Kalimantan
Pontianak 78242 Barat
294 KCP JAKARTA PURI Jl. Puri Kencana Blok K-7/2 M, 021 58302669 021 58302695 DKI Jakarta
KENCANA Jakarta 11610
295 KCP LUBUK LINGGAU Jl.Yos Sudarso Kelurahan Taba Koji 0733 320656 0733 320478 Sumatera
Kec.Lubuk Linggau Timur I, Selatan
Lubuklinggau 31626
296 KCP BANGKALAN Jl. KH Lemah Duwur 53 Kel.Pejagan 031 3090558 031 3061588 Jawa Timur
Kec. Bangkalan 69112
297 KCP JAKARTA KELAPA Jl. Bukit Gading Raya Blok A Kav. No. 25, 021 45876711 021 45876712 DKI Jakarta
GADING BUKIT INDAH Jakarta 14240
298 KCP JAKARTA SUNTER Komp.Perum.Sunter Garden Blok BVII 021 29385070 021 29385071 DKI Jakarta
GARDEN kav. No. 11A, Jakarta 14350
299 KCP YOGYAKARTA Jl. Gejayan CT.X/22, 0274 581919 0274 561967 Yogyakarta
GEJAYAN Sleman 55281
300 KCP LAMPUNG Jl. Jend A.Yani No. 99, 0729 24185 0729 24186 Lampung
PRINGSEWU Pringsewu 35373
301 KCP TANGERANG Jl. Merdeka No.8 021 55734999 021 55734949 Banten
MERDEKA Tangerang 15114
302 KCP TANGERANG CITY Jl. Jend. Sudirman Ruko Tangcity 021 29239230 021 29239229 Banten
Business Park Blok F Kav 25,
Tangerang 15118
303 KCP METRO LAMPUNG Jl. Jend. Sudirman No. 88, Metro 34111 0725 44202 0725 43154 Lampung
304 KCP JAKARTA RUKAN TOP Jl. Kalimalang E-6/1-2, 021 29361841 021 29361833 DKI Jakarta
KALIMALANG Jakarta 13440
305 KCP JAKARTA CIPULIR Jl. Ciledug Raya No.123 D, Jakarta 12230 021 7226221 021 7226231 DKI Jakarta
306 KCP SUKABUMI TIPAR Jl. Tipar Gede No. 19, 0266 0266 6252449 Jawa Barat
GEDE Sukabumi 43141 6252400
307 KCP BANDUNG Jl. Cihampelas No. 119B, 0222 060999 0222 060998 Jawa Barat
CIHAMPELAS Bandung 40131
308 KCP PAMANUKAN Jl. Ion Martasasmita No. 14B, 0260 553900 0260 553922 Jawa Barat
Subang 41254
309 KCP PASURUAN Jl. Soekarno Hatta No. 123, 0343 415559 0343 417449 Jawa Timur
Pasuruan 67132
310 KCP SURABAYA Jl. Kenjeran 83i, Surabaya 60143 031 3719665 031 3719658 Jawa Timur
KENJERAN
311 KCP DENPASAR THAMRIN Jl. Thamrin No. 45, Denpasar 80119 0361 426325 0361 423025 Bali
312 KCP GOWA Jl. Usman Salengke No. 3, 0411 8220388 0411 8220387 Sulawesi
Gowa 92112 Selatan
313 KCP BALIKPAPAN MT. Jl. MT. Haryono Komp. Balikpapan Baru 0542 877735 0542 876150 Kalimantan
HARYONO Blok B1 No. 1, Balikpapan 76114 Timur
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 125
Page 128
Profil Perusahaan
No Nama Kantor Alamat Telepon Fax Provinsi
314 KCP JAKARTA BUNGUR Jl. Bungur Besar No. 32C, Jakarta 10610 021 42878750 021 42878760 DKI Jakarta
315 KCP TANGERANG Ruko Mutiara Karawaci Blok C No. 21, 021 55653342 021 55653343 Banten
MUTIARA KARAWACI Tangerang 15810
316 KCP SAMARINDA AHMAD Jl. Ahmad Yani No. 23, Samarinda 75117 0541 7776000 0541 7776001 Kalimantan
YANI Timur
317 KCP BANDUNG CARINGIN Pasar Caringin Kav. AII No. 12 0225 413644 0225 413775 Jawa Barat
Jl. Soekarno Hatta, Bandung 40223
318 KCP SOLO PALUR Jl. Raya Palur No. 329, Sukoharjo 57554 0271 821544 0271 821543 Jawa Tengah
319 KC JAYAPURA Jl. Ruko Pasifik Permai Blok B No. 10 0967 522000 09675 22004 Papua
Dok II Bawah, Jayapura 99112
320 KCP BANDUNG UJUNG Jl. AH. Nasution No. 202, 0228 8884212 0228 8884211 Jawa Barat
BERUNG Bandung 40614
321 KCP JAKARTA PANGLIMA Ruko Grand Panglima Polim Kav. 36 021 29501062 021 29501051 DKI Jakarta
POLIM Jl. Panglima Polim Raya, Jakarta 12160
322 KCP JAKARTA ASEMKA Jl. Pintu Kecil No. 58A & 58B, 021 6900922 021 6900923 DKI Jakarta
Jakarta 11230
323 KCP JAKARTA KUNINGAN Jl. Kompleks Rumah Sakit Mata Aini 021 29410724 021 29410722 DKI Jakarta
CARD CENTER Kav.No. 5 & 6, Jakarta 12920
324 KCP SUBANG Jl. Oto Iskandardinata No. 42, 0260 417557 0260 471507 Jawa Barat
Subang 41215
325 KCP KUTA KALIANGET Jl. Kuta Kalianget No. 7, Badung 80361 0361 4727403 0361 4727409 Bali
326 KCP BANJARMASIN Jl. Lambung Mangkurat No. 45, 46 & 48, 0511 3366460 0511 3366462 Kalimantan
LAMBUNG MANGKURAT Banjarmasin 70111 Selatan
327 KCP JAKARTA Transmart Cempaka Putih Unit GF 13A-B 021 42871426 021 42871430 DKI Jakarta
TRANSMART CEMPAKA Jl. Jend. Ahmad Yani No. 83,
PUTIH Jakarta 10510
328 KCP JAKARTA Transmart Cilandak, Unit G-06 021 78840116 021 78836452 DKI Jakarta
TRANSMART CILANDAK Jl. Raya Cilandak KKO, Jakarta 12560
329 KCP BALIKPAPAN Transmart Daun Village Unit GF-05 0542 8513177 0542 8512509 Kalimantan
TRANSMART DAUN Komplek Daun Village Timur
VILLAGE Jl. MT. Haryono, Balikpapan 76114
330 KCP YOGYAKARTA Transmart Maguwo Yogyakarta 0274 0274 Yogyakarta
TRANSMART MAGUWO Jl. Raya Solo KM 8 No. 234, 2800006 2800986
Sleman 55282
331 KCP TEGAL TRANSMART Transmart Tegal 0283 4533707 0283 4533708 Jawa Tengah
Jl. Kolonel Soegiono, Tegal 52112
332 KCP BANDUNG Transmart Buah Batu Bandung 0228 6012942 0228 6012943 Jawa Barat
TRANSMART BUAH BATU Jl. Bojongsoang No. 321, Bandung 40287
333 KCP PEKANBARU Transmart Pekanbaru 0761 8522789 0761 8406330 Riau
TRANSMART SOEKARNO Jl. Soekarno Hatta, Pekanbaru 28292
HATTA
334 KCP PADANG TRANSMART Transmart Padang 0751 8971152 0751 8971162 Sumatera
Jl. Khatib Sulaiman No. 72, Padang 25173 Barat
335 KCP MATARAM Transmart Mataram 0370 7561888 0370 7561616 Nusa
TRANSMART Jl. Selaparang Lingkungan Sweta Timur, Tenggara
Mataram 83239 Barat
336 KCP SEMARANG Transmart Setiabudi Semarang 0247 6404011 0247 6404012 Jawa Tengah
TRANSMART SETIABUDI Jl. Setiabudi No. 117, Semarang 50263
337 KCP GRAHA BINTARO Transmart Bintaro Graha Raya 021 22927801 021 22929405 Banten
TRANSMART Jl. Perumahan Graha Raya Bintaro
Blok CP 03A, Tangerang Selatan 15220
338 KCP SOLO TRANSMART Transmart Solo Pabelan 0271 7464101 0271 7464060 Jawa Tengah
PABELAN Jl. A. Yani No. 234 Dukuh Banaran,
Sukoharjo 57162
339 KCP CIREBON TRANSMART Transmart Cirebon 0231 8805005 0231 8806090 Jawa Barat
Jl. Cipto Mangun Kusumo No. 234,
Cirebon 45131
340 KCP LAMPUNG Transmart Lampung 0721 5612500 0721 5611333 Lampung
TRANSMART Jl. Sultan Agung, Bandar Lampung 35132
126 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 129
No Nama Kantor Alamat Telepon Fax Provinsi
341 KCP KUPANG TRANSMART Transmart Kupang 0380 0380 8443801 Nusa
Jl. W.J. Lalamentik, Kupang 85111 8443800 Tenggara
Timur
342 KCP SIDOARJO Transmart Sidoarjo 031 99709988 031 99709989 Jawa Timur
TRANSMART Jl. Mayjen Sungkono, Sidoarjo 61219
343 KCP CIBUBUR TRANS Trans Studio Mall Cibubur Lt. GF, 021 39715507 021 39715508 Jawa Barat
STUDIO MALL Unit No. 05,
Jl. Alternatif Cibubur, Kel. Harjamukti, Kec.
Cimanggis, Kota Depok 16454
344 KCP MALANG TRANSMART Transmart MX Mall Malang, 0341 5026123 0341 5026127 Jawa Timur
MX MALL Jl. Veteran, Kel. Penanggungan,
Kec. Klojen, Kota Malang 65113
345 KCP BEKASI TRANSMART Transmart Juanda Bekasi, 021 82696000 021 82699061 Jawa Barat
JUANDA Jl. Ir. H. Juanda No. 180, Kel. Margahayu.
Kec. Bekasi Timur, Bekasi 17113
346 KCP DENPASAR TRANS Trans Studio Mall Bali Denpasar Lt. GF, 0361 6207072 0361 6207076 Bali
STUDIO MALL Unit No. G 21 A,
Jl. Imam Bonjol No. 440,
Kel. Pemecutan Kelod,
Kec. Denpasar Barat, Denpasar 80119
347 KCP PEKALONGAN Transmart Pekalongan 0285 433933 0285 433939 Jawa Tengah
TRANSMART Jl. Urip Sumoharjo No. 20, Podosugih,
Pekalongan Barat, Kota Pekalongan 51111
348 KCP SEMARANG Transmart Majapahit Lt. GF 0248 6005277 0248 Jawa Tengah
TRANSMART MAJAPAHIT Jl. Brigjen. Sudiarto No. 761 (d/h. 60052778
Jl. Majapahit), Kel. Plamongan Sari,
Kec. Pedurungan, Semarang 50194
349 KCP PANGKAL PINANG Transmart Pangkal Pinang Lt. GF, 0717 9114411 0717 9113323 Bangka
TRANSMART Jl. Jendral Sudirman No. 8, Taman Bunga, Belitung
Kec. Taman Sari,
Kota Pangkal Pinang 33684
350 KCP BINTARO TRANS Trans Park Bintaro Lantai GF, 021 39700488 021 39700490 Banten
PARK Jl. Prof. DR. Satrio No. 5, Pondok Jaya,
Kec. Pondok Aren, Kota Tangerang
Selatan, 15220
351 KCP TANGERANG CIMONE Plaza Merdeka Mas C1-2, Cimone, 021 55768875 Banten
Tangerang 15114
352 KCP JKT TANAH ABANG Pasar Tanah Abang Blok B Lt. 5 Unit 021 23574337 DKI Jakarta
BLOK B kantor No. 1, Jakarta 10260
353 KCP JAKARTA MOCH. Jl. Moch. Mansyur No. 120 D, Jembatan 021 6323339 DKI Jakarta
MANSYUR Lima, Jakarta 11210
354 KCP JAKARTA PLUIT Jl. Pluit Karang Raya No. 26, Blok CC 5 021 6604108 DKI Jakarta
KARANG Selatan Kav. 44, Jakarta 14450
355 KC SBY TRANS ICON Menara Bank Mega Surabaya. 031 3300958 Jawa Timur
Lt. Dasar Trans Icon
Jl. Frontage Ahmad Yani
No. 260, Gayungan, Surabaya 60235
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 127
Page 130
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
128 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 131
Analisis dan
Pembahasan
Manajemen
130 Tinjauan Perekonomian 173 Informasi tentang Realisasi
134 Tinjauan Operasi per Penggunaan Dana Hasil
Segmen Usaha dan Penawaran Umum
Geografis 173 Informasi Material Mengenai
152 Aspek Pemasaran Investasi, Ekspansi,
Divestasi Penggabungan
154 Tinjauan Keuangan Usaha, Akuisisi, dan/atau
163 Rasio-Rasio Keuangan Restrukturisasi Utang
Utama 174 Informasi Transaksi Material
165 Suku Bunga Dasar Kredit yang Mengandung Benturan
166 Struktur Modal dan Kepentingan
Kebijakan dan/atau Transaksi dengan
Manajemen atas Struktur Pihak Afiliasi/Pihak Berelasi
Modal 184 Perubahan Peraturan
167 Ikatan yang Material untuk Perundang-undangan yang
Investasi Barang Modal Berpengaruh Signifikan
Terhadap Perusahaan
168 Realisasi Investasi Barang
Modal 186 Perubahan Kebijakan
Akuntansi dan Dampaknya
168 Informasi dan Fakta Material
terhadap Perusahaan
yang Terjadi Setelah Tanggal
Laporan Akuntan 187 Target, Realisasi, dan
Proyeksi
169 Kebijakan Dividen dan
Pembagiannya 188 Prospek Usaha
171 Informasi tentang Program 189 Informasi Kelangsungan
Kepemilikan Saham Pegawai Usaha
dan/atau Manajemen (ESOP/ 190 Tinjauan Pendukung Bisnis
MSOP)
172 Penyediaan Dana kepada
Pihak Berelasi dan
Manajemen Bank
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 129
Page 132
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Tinjauan
Perekonomian
DUNIA DI TAHUN 2025 Kembalinya Donald Trump sebagai Presiden AS
pada tahun 2025 dengan kebijakan ekonominya
Tahun 2025 ditandai oleh berbagai perubahan yang berfokus pada tarif tinggi memicu perang
global yang signifikan, termasuk meningkatnya dagang hebat dengan Tiongkok, di mana tarif sempat
ketidakstabilan geopolitik, percepatan dampak menyentuh angka 145% untuk produk-produk dari
kecerdasan buatan (AI), serta perubahan dalam Tiongkok. Ketegangan baru mereda pada Oktober
pasar tenaga kerja. Faktor ekonomi seperti tarif setelah kesepakatan dagang ditandatangani, meski
baru Amerika Serikat telah membentuk ulang peta sempat menimbulkan kekhawatiran resesi global.
perdagangan, sementara transisi energi menunjukkan
kemajuan, dan kesenjangan gender masih tetap ada. Di tahun 2025 juga terjadi berbagai Konflik Global
Dalam pertemuan tahunan The World Economic dan Upaya Perdamaian. Saat ini terdapat lebih dari
Forum di bulan Januari, Presiden dan CEO Forum 110 konflik bersenjata yang terjadi di seluruh dunia,
tersebut menyebut bahwa “kita berada dalam salah dengan tingkat sorotan yang berbeda-beda. Setelah
satu momen geopolitik dan geoekonomi yang paling dua tahun kehancuran di Gaza dan jatuhnya lebih dari
tidak pasti dalam beberapa generasi terakhir”. 69.000 korban jiwa, kesepakatan gencatan senjata
akhirnya ditandatangani pada 10 Oktober 2025.
Namun, krisis kemanusiaan dan kelaparan akut masih
130 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 133
menghantui warga Gaza. Di Sudan perang saudara yang mencapai angka tersebut—dengan para
terus memburuk dengan laporan genosida di Darfur investor menyaksikan hasil dari investasi Microsoft
dan kekerasan seksual yang meluas, menciptakan salah di pusat data dan OpenAI. Permintaan listrik dari
satu krisis pengungsian terbesar di dunia. Sementara pusat data diperkirakan meningkat dari 1% kebutuhan
di Ukraina perang melawan Rusia memasuki tahun energi global pada tahun 2022 menjadi lebih dari
keempat dengan jumlah korban sipil yang meningkat 3% pada tahun 2030. Namun, hal ini diimbangi oleh
27%. Hubungan antara Presiden Zelenskyy dan Trump potensi AI untuk membantu perusahaan mengurangi
sempat menegang terkait strategi negosiasi wilayah. penggunaan energi hingga 60%.
Dunia juga menyaksikan perubahan kepemimpinan
dan revolusi pemuda yang antara lain terjadi di EKONOMI GLOBAL
Vatikan dengan wafatnya Paus Fransiskus pada usia
88 tahun. Ia digantikan oleh Kardinal Robert Prevost Situasi ekonomi global dunia di tahun 2025 masih
yang mengambil nama Paus Leo XIV, menjadikannya dipenuhi ketidakpastian, tapi ada beberapa pola
Paus pertama asal Amerika. Sementara berbagai utama yang muncul dari tahun 2025.
negara dilanda oleh gelombang protes pemuda yang
dilakukan oleh generasi Z. Di Nepal, aksi protes besar- Pertama, konflik antar negara menjadi pemicu
besaran terhadap korupsi berhasil menggulingkan utama krisis global, menyumbang sekitar 23 %
Perdana Menteri Khadga Prasad Oli setelah kerusuhan dari risiko yang diidentifikasi oleh World Economic
yang memakan korban jiwa. Forum. Ketegangan geopolitik ini memperparah
gangguan rantai pasok, meningkatkan volatilitas
Tahun 2025 juga tercatat sebagai salah satu tahun harga komoditas, dan menambah tekanan pada
paling mematikan akibat cuaca ekstrem yang pertumbuhan ekonomi. Ketegangan geopolitik dunia
memecahkan rekor, termasuk kekeringan, kebakaran berlanjut dimana perang Rusia dan Ukraina di Eropa
hutan, dan banjir bandang. Kebakaran dahsyat di Los belum selesai dan ketegangan geopolitik di Timur
Angeles menewaskan sekitar 440 orang. Gelombang Tengah yang semakin memanas sejalan meningkatnya
panas di Eropa merenggut 16.500 nyawa. Badai serangan Israel ke Palestina. Di bidang ekonomi,
Melissa menghancurkan wilayah Karibia. Di Indonesia, perang dagang dilancarkan Presiden Amerika Serikat
banjir lumpur dan tanah longsor melanda Aceh dan (AS) Donald Trump pada 2 April 2025 dengan
Sumatra, memutus akses logistik dan memaksa pengenaan tarif impor universal sebesar 10% atas
ratusan ribu orang mengungsi. semua barang yang masuk ke AS, ditambah dengan
tarif resiprokal yang sangat tinggi kepada 57 negara
Data NASA menunjukkan bahwa peristiwa-peristiwa mitra dagang termasuk Tiongkok, Kanada, Meksiko,
tersebut semakin sering terjadi, berlangsung dan Uni Eropa.
lebih lama, dan semakin parah. Pada bulan Juli,
Mahkamah Internasional (International Court Kedua, menurut Bank Indonesia, ekonomi global
of Justice) memutuskan bahwa negara-negara diperkirakan tumbuh di kisaran 3,2 % pada 2025.
memiliki kewajiban hukum untuk menekan emisi dan Prakiraan ini di pengaruhi oleh kenaikan ekonomi
melindungi iklim. Sementara pada KTT COP-30 di Jepang dan India yang di dukung konsumsi rumah
Brasil, PBB memperingatkan bahwa dunia berada di tangga dan stimulus fiskal, prospek ekonomi kawasan
jalur pemanasan, yang mengancam keberlangsungan Eropa yang tetap baik di topang konsumsi rumah
pertanian dan keselamatan manusia secara permanen. tangga, investasi dan kondisi ketenagakerjaan di
tengah perlambatan ekonomi Amerika Serikat dan
Di bidang teknologi, AI sedang bergerak dari Tiongkok. Prospek ekonomi kawasan Eropa tetap
sekadar hype menuju transformasi menyeluruh. baik ditopang konsumsi rumah tangga, investasi, dan
Dampak AI dirasakan di seluruh fungsi, mulai dari kondisi ketenagakerjaan. Sementara itu, ekonomi AS
operasional, konten, rantai pasok, hingga penjualan. pada 2025 masih melambat dipengaruhi dampak
Sebagai contoh, proses berbasis AI di industri temporary government shutdown dan pelemahan
konsumen diperkirakan dapat memangkas biaya pasar tenaga kerja. Prospek ekonomi Tiongkok juga
produksi konten hingga 60% dan meningkatkan terus melambat dipengaruhi permintaan domestik
tingkat konversi hingga 20%. Tahun ini ditandai yang tetap lemah. Di pasar keuangan global, Fed
oleh fenomena DeepSeek dan bangkitnya agen AI. Funds Rate (FFR) turun 25 bps pada Desember
Produsen chip Nvidia dan Microsoft sama-sama 2025 dengan kecenderungan penurunan yang
mencapai kapitalisasi pasar saham lebih dari US$4 lebih terbatas ke depan. Tingkat imbal hasil (yield)
triliun—menjadikan keduanya perusahaan pertama US Treasury tenor 2 tahun cenderung bergerak
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 131
Page 134
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
naik, sementara yield US Treasury tenor 10 tahun ekonomi yang masih di bawah kapasitas serta
tetap tinggi sejalan dengan tingginya tingkat utang didukung konsistensi suku bunga kebijakan moneter
Pemerintah AS. Perkembangan ini menyebabkan Bank Indonesia dalam menjangkar ekspektasi inflasi
indeks mata uang AS (DXY) masih tinggi dan tetap sesuai dengan sasarannya dan imported inflation
terbatasnya aliran masuk modal asing ke emerging yang tetap terkendali.
market (EM).
Di pasar keuangan, Indeks Harga Saham Gabungan
Ketiga, inflasi mulai mereda tetapi masih berada di (IHSG) terus menguat dan berada di level 8.644,26
atas target bank sentral, sementara perubahan iklim pada 29 Desember 2025. Nilai tukar rupiah juga
dan cuaca ekstrem menambah risiko pada ketahanan relatif stabil di kisaran Rp16.785 per dolar AS
pangan dan energi. Selain itu, perang dagang dan pada Desember 2025. Bank Indonesia (BI) telah
kebijakan proteksionisme menambah beban pada mengambil pendekatan pro-pertumbuhan yang hati-
perdagangan internasional. hati sepanjang tahun 2025. BI mempertahankan BI-
Rate pada level 4.75% dalam Rapat Dewan Gubernur
Sementara itu, dunia sedang menuju titik balik (RDG) Desember 2025. Keputusan ini diambil setelah
demografis; pada tahun 2080, populasi global BI secara total memangkas suku bunga acuan sebesar
berusia 65 tahun ke atas akan melampaui jumlah 125 basis poin sepanjang tahun 2025.
penduduk di bawah usia 18 tahun. Populasi global
pada tahun 2025 mencapai sedikit di atas 8,2 miliar Lebih lanjut, cadangan devisa Indonesia tetap tinggi
jiwa, namun pertumbuhannya melambat tajam dan mencapai USD156,5 miliar pada Desember 2025,
seiring menurunnya angka kelahiran di seluruh dunia. setara dengan pembiayaan 6,2 bulan impor atau
Banyak negara—terutama Tiongkok, Jepang, dan 6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri
berbagai negara di Eropa—kini menghadapi populasi Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan
yang menyusut atau stagnan, disertai masyarakat internasional sekitar 3 bulan impor. Kinerja indikator
yang menua dengan cepat; di beberapa negara, sektor riil juga menunjukkan penguatan yang
seperempat penduduknya berusia di atas 65 tahun. konsisten, tercermin dari PMI Manufaktur Indonesia
Tingkat fertilitas di puluhan negara telah turun di yang terus berada pada fase ekspansi dan mencapai
bawah tingkat penggantian, sehingga memberi level 53,3 pada November 2025. Optimisme
tekanan pada sistem kesehatan, pensiun, dan pasar masyarakat terhadap kondisi ekonomi tetap terjaga,
tenaga kerja. Sementara negara-negara seperti India sebagaimana tercermin dari Indeks Keyakinan
dan Nigeria masih terus bertumbuh, sebagian besar Konsumen yang berada pada level optimis sebesar
dunia memasuki era yang ditandai bukan lagi oleh 123,5 pada Desember 2025, serta Indeks Penjualan
ledakan populasi, melainkan oleh tantangan sosial dan Riil yang terus tumbuh positif dengan perkiraan
ekonomi akibat meningkatnya usia harapan hidup. pertumbuhan sebesar 5,9% (yoy) pada November
2025.
TINJAUAN PEREKONOMIAN INDONESIA Kinerja eksternal perekonomian Indonesia juga
menunjukkan ketahanan yang kuat. Neraca
Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun perdagangan Indonesia mencatatkan surplus selama
2025 terjaga di kisaran 5.11% dengan capaian pada 66 bulan berturut-turut sejak Mei 2020, dengan nilai
kuartal IV-2025 sebesar 5,39% (yoy). Dari sisi surplus mencapai USD35,88 miliar pada periode
skala ekonomi, PDB nominal Indonesia pada tahun Januari hingga Oktober 2025. Di sisi investasi,
2024 mencapai USD1.396,30 miliar. Sementara itu, realisasi investasi pada periode Januari–September
PDB berdasarkan paritas daya beli (PPP) tercatat 2025 mencapai Rp1.434,3 triliun atau tumbuh sebesar
sebesar USD4,10 triliun, menempatkan Indonesia 13,7% (yoy). Penyaluran kredit perbankan tetap
sebagai ekonomi terbesar ke-8 dunia. PDB per tumbuh positif sebesar 7,36% (yoy) pada Oktober
kapita Indonesia juga terus meningkat dan mencapai 2025, mencerminkan keberlanjutan dukungan sektor
Rp78,62 juta atau setara USD4.960,33. Stabilitas keuangan terhadap aktivitas ekonomi nasional.
makroekonomi Indonesia tetap terjaga dengan baik.
Inflasi terkendali dalam rentang sasaran 2,5±1% dan
tercatat sebesar 2,92% (yoy) pada Desember 2025.
Perkembangan ini dipengaruhi inflasi inti yang tetap
terjaga sebesar 2,36% (yoy), sejalan pertumbuhan
132 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 135
TINJAUAN INDUSTRI PERBANKAN NPL) perbankan secara agregat tetap rendah sebesar
NASIONAL 2,21% (bruto) dan 0,86% (neto) pada November
2025, namun NPL (bruto) UMKM masih tinggi, yaitu
Kredit perbankan pada November 2025 tercatat sebesar 4,50% pada November 2025. Hasil stress test
tumbuh sebesar 7,74% (yoy), meningkat dari 7,36% Bank Indonesia menunjukkan ketahanan perbankan
(yoy) pada bulan sebelumnya. Permintaan kredit tetap kuat, ditopang oleh kemampuan bayar dan
terindikasi belum kuat dipengaruhi oleh perilaku wait profitabilitas korporasi yang terjaga.
and see dari pelaku usaha, optimalisasi pembiayaan
internal oleh korporasi, serta penurunan suku bunga Pertumbuhan transaksi ekonomi dan keuangan digital
kredit yang masih lambat. Fasilitas pinjaman yang pada triwulan IV 2025 tetap tinggi didukung oleh
belum dicairkan (undisbursed loan) pada Desember sistem pembayaran yang aman, lancar, dan andal.
2025 masih besar, yaitu mencapai Rp2.439,2 triliun Volume transaksi pembayaran digital[1] mencapai
atau 22,12% dari plafon kredit yang tersedia. Sementara 14,26 miliar transaksi atau tumbuh 39,21=% (yoy)
dari sisi penawaran, kapasitas pembiayaan bank tetap didukung oleh perluasan akseptasi pembayaran
memadai ditopang oleh rasio Alat Likuid terhadap digital. Volume transaksi aplikasi mobile dan internet
Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) yang meningkat menjadi masing-masing tumbuh sebesar 12,10% (yoy) dan
sebesar 28,57% dan DPK yang tumbuh sebesar 15,10% (yoy), termasuk transaksi QRIS yang terus
13,83% (yoy) pada Desember 2025. Perkembangan tumbuh tinggi 139,99% (yoy). Kinerja positif tersebut
ini turut didorong oleh ekspansi likuiditas moneter didukung oleh peningkatan jumlah pengguna dan
dan pelonggaran KLM Bank Indonesia, serta ekspansi merchant. Dari sisi infrastruktur, volume transaksi ritel
keuangan Pemerintah termasuk penempatan dana yang diproses melalui BI-FAST mencapai 1.358,65
Pemerintah pada beberapa bank besar. Minat juta transaksi atau tumbuh 30,44% (yoy) dengan nilai
penyaluran kredit perbankan umumnya juga masih transaksi mencapai Rp 3.442,26 triliun pada triwulan
baik yang tecermin pada persyaratan pemberian IV 2025. Sementara itu, volume transaksi nilai besar
kredit (lending requirement) yang semakin longgar, yang diproses melalui BI-RTGS tercatat sebanyak
kecuali pada segmen kredit konsumsi dan UMKM 2,88 juta transaksi atau tumbuh 3,82% (yoy), dengan
akibat peningkatan risiko kredit pada kedua segmen nilai sebesar Rp65.069,78 triliun pada triwulan IV
tersebut. Kondisi ini memengaruhi pertumbuhan 2025. Dari sisi pengelolaan uang Rupiah, Uang Kartal
kredit UMKM November 2025 yang terkontraksi Yang Diedarkan (UYD) tumbuh 12,90% (yoy) menjadi
sebesar 0,64% (yoy). Kredit tumbuh sebesar 9,69% Rp1.359,94 triliun pada triwulan IV 2025.
pada tahun 2025 (yoy) berada dalam kisaran
prakiraan Bank Indonesia sebesar 8-11% (yoy) dan
akan meningkat pada 2026. POSISI BANK DALAM INDUSTRI
Ketahanan perbankan tetap kuat dengan permodalan Berdasarkan POJK Nomor 12/POJK.03/2021 tanggal
yang terjaga pada level tinggi dan risiko kredit yang 30 Juli 2021 tentang Bank Umum, menetapkan
terjaga rendah. Dari sisi permodalan, rasio kecukupan klasifikasi bank menjadi Kelompok Bank Menurut
modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) perbankan Modal Inti (KBMI). Bank Mega dengan modal inti
pada November 2025 meningkat menjadi sebesar mencapai Rp23,97 triliun masuk dalam kategori KBMI
26,05% sehingga semakin mampu untuk menyerap 3 karena memenuhi persayaratan memiliki modal inti
risiko. Rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/ lebih dari Rp14,00 triliun hingga Rp70,00 triliun.
Adapun posisi Bank di indutri perbankan nasional terkait dengan penyaluran kredit, jumlah aset, dan dana pihak
ketiga (DPK) adalah sebagai berikut:
Uraian 2025 2024 2023
Aset Industri 12.334,71 11.427,96
MEGA 140,83 134,92 132,05
Pangsa pasar MEGA 1,09% 1,15%
Kredit Industri 7.717,26 6.965,90
MEGA 67,23 64,65 66,29
Pangsa pasar MEGA 0,84% 0,95%
DPK Industri 8.835,90 8.216,21
MEGA 103,13 91,65 89,44
Pangsa pasar MEGA 1,04% 1,09%
Catatan: Data industri per November 2024 sedangkan data Bank Mega per Desember 2025
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 133
Page 136
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Tinjauan Operasi per Segmen
Usaha dan Geografis
TINJAUAN OPERASI PER 4. Peningkatan Portfolio Nasabah MegaFirst dengan
inisiatif antara lain sebagai berikut:
SEGMEN USAHA a) Melakukan upgrade nasabah mass affluent
menjadi nasabah MegaFirst sehingga dapat
FUNDING (DANA SIMPANAN) dilakukan deepening terhadap relationship
Dana simpanan nasabah merupakan salah satu nasabah dan memberikan layanan yang lebih
sumber likuiditas bank. Pada tahun 2025 Bank Mega baik kepada nasabah.
menerapkan upaya peningkatan dana murah dengan b) Peningkatan product holding nasabah baik
fokus pada dana dari segmen retail. Berbagai inisiatif funding, kartu kredit dan kredit melalui konsep
yang dijalankan pada segmen ini di tahun 2025 antara Total Relationship Approach (TRA), sehingga
lain adalah: Bank juga dapat memberikan solusi yang
1. Fokus akuisisi nasabah retail, terutama untuk komprehensif kepada nasabah.
segment Affluent dan Mass Affluent dengan c) Penguatan Anti-attrition program melalui
inisiatif antara lain: discipline customer contact management
a) Memperbanyak community based event untuk untuk mengurangi terjadinya dana keluar dari
meningkatkan jumlah nasabah MegaFirst DPK Bank.
melalui program Mega Extra Reward (MER)
serta didukung dengan peningkatan benefit 5. Meningkatkan produktivitas di cabang-cabang
kartu kredit bagi nasabah perorangan. dengan inisiatif antara lain sebagai berikut:
b) Meningkatkan jumlah nasabah mass affluent a) Memperbanyak community based event di
melalui program Mega Super Deal (MSD). cabang-cabang.
c) Meningkatkan jumlah nasabah mass melalui b) Melakukan deepening dan cross selling
program Meriah Bareng Mega dan Payroll. nasabah existing.
c) Melakukan identifikasi terhadap nasabah
2. Memperluas target segmen dengan existing untuk menawarkan solusi baik untuk
mengembangkan segmen baru yang fokus kepada kebutuhan perorangan maupun perusahaan.
Young Millennials dan Gen Z dengan inisiatif antara
lain: Selain fokus pada segmen retail, Bank Mega juga
a) Meluncurkan produk tabungan digital baru mengupayakan peningkatan dana murah dari segmen
“Mega Zaver”. korporasi dengan menjalankan berbagai inisiatif pada
b) Meluncurkan fitur baru di M-Smile “Mega tahun 2025, yaitu antara lain:
Zaku” (fitur kantong, pengeluaran, arisan dan 1) Pertumbuhan giro melalui peningkatan pengguna
perencanaan keuangan). internet banking dengan inisiatif antara lain
sebagai berikut:
3. Meningkatkan pertumbuhan komposisi dana a) Peningkatan penetrasi pengguna internet
murah (CASA) dengan inisiatif antara lain: banking pada nasabah korporasi funding dan
a) Meningkatkan volume tabungan dengan lending.
mendorong aktivitas berbagai program b) Peningkatan fitur layanan cash management
Tabungan yang dibuat sesuai dengan bagi nasabah.
kebutuhan nasabah dan komunitas sehingga
dapat meningkatkan transaksi nasabah. 2) Peningkatan giro melalui penawaran giro Special
b) Mengembangkan produk bundling Time rate & FX rate dengan inisiatif antara lain sebagai
Deposit (TD) special rate dengan Tabungan. berikut:
c) Menumbuhkan tabungan valas dengan a) Penawaran rate kompetitif untuk menarik giro
menawarkan program MCA dan menambah nasabah korporasi.
fitur layanan remittance & FX special rate di b) Memberikan rate FX yang kompetitif sebagai
M-Smile. door opener.
d) Mendorong peningkatan Giro Retail dengan
mengoptimalkan jaringan kantor cabang yang
dimiliki oleh Bank.
134 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 137
3) Peningkatan giro dari nasabah kredit dengan 3. Peningkatan transactional account nasabah untuk
identifikasi nasabah kredit (non sindikasi) untuk seluruh segmen, antara lain:
mewajibkan adanya transaksi giro di Bank Mega. - Nasabah Individu melalui program Saving
Transactional program dengan menawarkan
Upaya peningkatan dana murah Bank Mega juga keunggulan fitur M-Smile Bank.
dibarengi dengan upaya untuk menekan biaya bunga - Nasabah Corporate Funding melalui
(cost of fund) sehingga pricing yang ditawarkan program Giro Transactional Program dengan
kepada nasabah lebih kompetitif dan dapat menawarkan program payroll dan benefit
meningkatkan marjin bunga bersih (NIM). Upaya dari MEGABIZ yang dapat mempermudah
ini dilakukan dengan fokus pada pertumbuhan perusahaan untuk melakukan dan mengatur
dana retail, terutama dari CASA; dan pada segmen transaksi keuangannya.
korporasi dengan fokus pada segmen korporasi - Nasabah Retail dan Commercial lending
medium size. Berbagai inisiatif yang diterapkan pada dengan mensyaratkan payroll dimasukkan
tahun 2025, antara lain: kedalam perjanjian kredit serta memastikan
1. Memperkuat program CASA seperti Mega Super aktivitas keuangan nasabah dilakukan di Bank.
Deal, Program Arisan, Meriah Bareng Mega, Step - Optimalisasi potensi DHE untuk nasabah
Up Savings (SUS), tabungan Mega Rencana dan korporasi.
Mega Berbagi, dengan berbagai aktivitas, antara
lain: 4. Meningkatkan akuisisi merchant secara signifikan
- Community based event dilakukan minimal 1x/ sehingga dapat meningkatkan kontribusi terhadap
cabang/bulan. pertumbuhan Dana Murah. Inisiatif dilakukan
- Melakukan follow up terhadap low/zero antara lain dengan perbaikan terhadap merchant
balance customers. on boarding online QRIS (MPOS), same day
- Meningkatkan produktifitas dan akuisisi sales settlement QRIS untuk merchant, dan program
mass market. cashback MDR.
- Meningkatkan customer maintenance dengan
meningkatkan rollover rate untuk program 5. Mengoptimalisasi peningkatan dana murah
CASA. (CASA) baik di ekosistem CT Corp dan juga
- Meningkatkan cross selling nasabah Megafirst menggali potensi ekosistem yang dimiliki oleh
ke program CASA (Program Menang Bareng nasabah Bank khususnya untuk nasabah korporasi.
Mega, Program Valas dan Step Up Savings). Inisiatif dilakukan dengan memberikan layanan
- Membuatkan tabungan Mega Rencana dengan dan solusi keuangan secara menyeluruh kepada
alternatif hadiah yang menarik dan up todate. nasabah melalui transactional banking, layanan
- Meningkatkan portfolio Mega Berbagi dengan digital perbankan dan menawarkan produk –
menyelenggarakan regional event di semua produk yang relevan dengan kebutuhan nasabah
regional pada tahun 2025. seperti payroll bundling KPR dan kartu kredit
serta melakukan pengembangan terhadap loyalty
2. Meningkatkan penetrasi tabungan valas kepada program.
nasabah Megafirst sehingga dapat berkontribusi
terhadap peningkatan dana murah (CASA) 6. Melakukan pengembangan produk baru yang
dengan inisiatif sebagai berikut: lebih relevan dengan kebutuhan nasabah antara
• Pengembangan fitur untuk tabungan valas lain:
pada M-Smile dan Debit Card yang dapat - Pengembangan Co-brand Debit Card/Affinity
digunakan diluar negeri dengan sumber dana Bisnis dengan mitra-mitra Strategis yang
currency yang sama. Target implementasi dimulai pada kuartal ke 4 tahun 2025.
pada Q4 tahun 2025. - Penambahan tabungan berjangka dengan
- Penambahan fitur remmitance (Swift dan mata uang USD
Visa Direct) di M-Smile. - Penambahan produk KPR berbasis tabungan,
- Menyediakan market update dan edukasi yang menawarkan kesempatan untuk
kebutuhan valas secara regular kepada mendapatkan suku bunga kredit lebih ringan
nasabah Megafirst. dengan memperhitungkan saldo tabungan
sebagai pengurang pada pokok pinjaman.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 135
Page 138
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
- Produk tabungan dan kartu kredit untuk tunai lintas negara. Melalui kolaborasi dengan ASPI
segment Young Millennials dan Gen Z melalui dan Bank Indonesia, telah dilakukan penambahan
pengembangan fitur baru di M-Smile yaitu fitur negara Jepang, untuk melengkapi negara tujuan
kantong, pengeluaran, arisan dan perencanaan sebelumnya yaitu Thailand, Malaysia, dan Singapura,
keuangan. sehingga memberikan fleksibilitas dan kemudahan
- Untuk mendorong transaksi produk tabungan, transaksi bagi Nasabah saat berada di luar negeri.
Bank akan meluncurkan fitur Tap to Pay
untuk debit card yang diharapkan dapat Sejalan dengan penguatan ekosistem pembayaran
menumbuhkan saldo tabungan nasabah. digital, Bank Mega juga mengembangkan fitur
QRIS Tap (Contactless) berbasis teknologi Near
Kinerja Funding 2025 Field Communication (NFC) yang terintegrasi
Pada tahun 2025, pencapaian Dana Pihak Ketiga pada aplikasi Mega Smart Mobile (M-Smile) serta
(DPK) telah mencapai 108,2% dari target yang perangkat EDC Bank Mega. Fitur ini memungkinkan
ditetapkan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB), Nasabah melakukan pembayaran secara cepat, aman,
dengan pertumbuhan 13,59% YTD yang berasal dari dan efisien hanya dengan melakukan tap pada EDC
kenaikan di kedua segmen, yaitu segmen Institusi dan merchant, tanpa perlu pemindaian kode QR, sehingga
segmen Retail. Pertumbuhan ini didorong terutama mendukung kenyamanan bertransaksi di berbagai
oleh kenaikan dana Deposito yang tumbuh 18,55% skenario pembayaran.
YTD serta Giro yang meningkat 20,16% YTD.
Di sisi layanan informasi dan interaksi digital, Bank
Electronic Channel (e Channel) Mega melakukan enhancement pada Chatbot MILA
Perkembangan teknologi digital telah mendorong (Mega Intelligent Assistant) guna meningkatkan
terjadinya transformasi yang signifikan pada industri kualitas layanan mandiri Nasabah. Pengembangan ini
perbankan, seiring dengan perubahan gaya hidup bertujuan untuk melengkapi informasi terkait produk
masyarakat yang semakin mengandalkan layanan dan layanan Bank Mega, sekaligus mendukung
berbasis digital. Untuk menjawab kebutuhan efisiensi operasional dan optimalisasi sumber daya
tersebut, inovasi dan otomatisasi layanan perlu terus melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan.
dikembangkan agar nasabah dapat mengakses
layanan keuangan secara fleksibel kapan saja dan Dengan pengembangan layanan dan fitur yang sudah
di mana saja, sekaligus memperoleh layanan yang dilakukan di tahun 2025, Bank Mega tidak berhenti
lebih personal serta pengalaman pengguna yang untuk berinovasi dan memberikan layanan terbaik
optimal. Dalam hal ini, Bank Mega secara konsisten bagi Nasabah. Di tahun-tahun berikutnya, Bank Mega
mengembangkan layanan pembayaran dan electronic akan berlanjut untuk terus memberikan pelayanan
banking yang inovatif dan efisien guna mendukung yang bermanfaat bagi Nasabah untuk memenuhi
proses transformasi digital. kebutuhan transaksi perbankan yang praktis, aman
dan nyaman.
Pengembangan pembayaran digital serta berbagai
inisiatif pada layanan electronic banking, seperti Internet Banking
QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) Bank Mega terus berinovasi untuk memberikan
dan SNAP (Standar Nasional Open API Pembayaran), kemudahan kepada nasabah melalui Layanan Mega
terus dilakukan sebagai bagian dari modernisasi Internet Banking yang semakin lengkap dan canggih.
sistem pembayaran dan upaya untuk memperluas Dengan penambahan berbagai fitur unggulan,
akses keuangan bagi masyarakat dan pelaku usaha. seperti transfer dana domestik dan internasional,
Selain itu, Bank Mega juga melakukan pengembangan deposito berjangka, pembuatan ID Billing pajak,
fitur-fitur pada mobile banking M-Smile untuk serta kemudahan untuk pembelian dan pembayaran,
mempermudah aktivitas perbankan nasabah Bank Mega memastikan kebutuhan transaksi nasabah
sekaligus memperkuat daya saing Bank di tengah dapat terpenuhi dengan lebih mudah dan cepat.
industri perbankan yang semakin kompetitif.
Layanan Mega Internet Banking terbagi dalam
Mobile Banking dua kategori yaitu Mega Internet Individu, yang
Bank Mega secara berkelanjutan memperkuat memudahkan nasabah perorangan untuk melakukan
kapabilitas layanan digital sebagai bagian dari transaksi kapan saja dan di mana saja melalui platform
komitmen dalam menghadirkan pengalaman berbasis website, dan MegaBIZ, yang dirancang
perbankan yang modern dan relevan dengan khusus untuk nasabah korporasi dalam mendukung
kebutuhan Nasabah. Salah satu pengembangan pengelolaan keuangan usaha serta pelaksanaan
yang dilakukan adalah perluasan layanan QRIS Cross transaksi keuangan baik di dalam maupun luar negeri
Border untuk mendukung transaksi pembayaran non- secara aman dan efisien.
136 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 139
Pada tahun 2025, Bank Mega mencatatkan 2,3 juta Pertumbuhan penggunaan uang elektronik turut
transaksi melalui Internet Banking dengan total nilai didorong oleh perkembangan teknologi informasi
transaksi mencapai Rp49 triliun, serta lebih dari dan digital yang semakin pesat. Pada tahun 2025,
21.000 pengguna yang terus memanfaatkan layanan jumlah pengguna uang elektronik Bank Mega, baik
ini untuk memenuhi kebutuhan perbankan mereka. berbasis chip maupun server, tercatat mencapai 4,2
juta pengguna. Transaksi uang elektronik tersebut
ATM didominasi oleh transaksi QRIS dengan total volume
Pengembangan yang dilakukan pada layanan ATM transaksi mencapai Rp 77 juta. Metode pembayaran
sepanjang tahun 2025 meliputi pengembangan fitur QRIS berbasis uang elektronik server based diminati
aktivasi rekening tidak aktif tanpa transaksi dan karena memberikan kemudahan bagi pengguna
penyesuaian pembelian denom PLN Prepaid. untuk bertransaksi secara cepat, efisien, dan praktis
tanpa perlu membawa uang tunai maupun kartu fisik.
Di tahun 2025 jumlah transaksi yang dilakukan melalui
ATM telah mencapai 2,2 juta transaksi dengan nilai Wealth Management
transaksi mencapai Rp 1,4 triliun. Wealth Management Bank Mega menyediakan
beragam pilihan produk investasi dan asuransi yang
Bank Mega terus melakukan pengembangan dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah
dan penambahan fitur seperti penambahan fitur sebagai solusi untuk mengembangkan aset dan
pembayaran Utilitas, Top Up, Pinjaman, E-Commerce, kekayaan Nasabah, dan memberikan perlindungan
TV Kabel & Internet, Tarik Tunai Tanpa Kartu dari Bank bagi kekayaan Nasabah.
Lain, Penambahan Jaringan Layanan Acquiring ATM
untuk Dapat Menerima Transaksi dari Kartu Bank Lain Nasabah dapat mengelola portofolio Wealth
dan berbagai jenis pembayaran lainnya. Management dimana pun dan kapan pun dengan
aplikasi Mobile Banking Bank Mega (M-Smile) dan
Debit Card tentunya Nasabah juga akan dibantu oleh Tenaga
Produk simpanan Bank Mega dilengkapi dengan Pemasar yang bersertifikasi untuk melakukan
fasilitas kartu Debit/ATM bagi nasabah, dimana kartu perencanaan dan pengelolaan keuangan. Bank
Debit tersebut dapat digunakan pada merchant Mega juga secara aktif memberikan informasi terkait
fisik dan juga merchant online. Selain itu, nasabah layanan Wealth Management kepada Nasabah melalui
yang menggunakan kartu Debit Bank Mega akan event-event yang bekerja sama dengan Kementerian
mendapatkan keuntungan diskon sepanjang masa di Keuangan dan mitra Manager Investasi.
jaringan retail CT Corp, dan juga diskon di merchant
lainnya, seperti berbagai e-commerce yang bekerja Pada tahun 2025, Bank Mega menjadi salah satu Mitra
sama dengan Bank Mega. Total nilai transaksi pada Distribusi Kementerian Keuangan untuk penawaran
kartu Debit Bank Mega adalah Rpxxx miliar dengan Obligasi Pemerintah melalui mekanisme Pasar
jumlah volume transaksi mencapai xxx ribu transaksi Perdana dan Pasar Sekunder. Pada Pasar Perdana
selama tahun 2025. terdapat 7 seri tambahan sepanjang tahun 2025,
yaitu ORI027, ST014, SR022, SBR014, SR023, ORI028,
Uang Elektronik ST015. Pada Pasar Sekunder, ada lebih dari 100 seri
Pembayaran digital menggunakan instrumen uang yang ditawarkan setiap hari, terdiri dari FR, SR, ORI,
elektronik memungkinkan pengguna melakukan INDON dan INDOIS. Asset Under Management (AUM)
transaksi secara otomatis sehingga memberikan Bank Mega dari Obligasi pada akhir tahun 2025
kemudahan dalam aktivitas keuangan. Uang mencapai Rp7.212 triliun.
elektronik merupakan alat pembayaran non-tunai
(cashless) di mana sejumlah dana disetor terlebih Dalam rangka memenuhi kebutuhan Nasabah dan
dahulu oleh pengguna kepada penerbit dan disimpan untuk melengkapi penawaran produk, Bank Mega
dalam media elektronik. Media penyimpanan uang bekerja sama dengan Manajer Investasi sebagai
elektronik dapat berupa kartu berbasis chip (chip lembaga pengelola dana profesional, yaitu Schroder
based) maupun berbasis server (server based). Investment Management Indonesia, Ashmore Assest
Sebagai instrumen pembayaran non-tunai, uang Management Indonesia, Manulife Aset Manajemen
elektronik banyak diminati karena proses pendaftaran Indonesia, dan Mega Asset Management. Dengan
yang relatif mudah serta menawarkan transaksi yang demikian Wealth Management Bank Mega dapat
praktis dan aman. memberikan pilihan diversifikasi aset bagi Nasabah
melalui produk Reksa Dana. Pada akhir tahun 2025,
jumlah Asset Under Management dari reksa dana
mencapai Rp1,06 triliun.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 137
Page 140
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Selain pengembangan Investasi, proteksi merupakan i. Mendorong akuisisi nasabah Giro diseluruh
langkah untuk melindungi Nasabah dari berbagai regional untuk operating account nasabah
risiko finansial. Bank Mega memahami kebutuhan ini, melalui program MGM (Member get member)
dan memberikan banyak pilihan produk asuransi yang dengan perusahaan, komunitas, dan lain-lain.
dapat dipilih Nasabah sesuai dengan kebutuhannya ii. Meningkatkan akuisisi segmen Mass Market
dengan bekerja sama dengan Mitra Asuransi, baik dengan menawarkan produk funding pada
melalui produk Asuransi jiwa maupun kerugian. Pada Nasabah pemilik Kartu Kredit yang aktif,
akhir tahun 2025, jumlah Asset Under Management sehingga dapat menjadi Nasabah Funding
dari Bancassurance mencapai Rp1,54 triliun. aktif Bank Mega.
iii. akuisisi payroll dan komunitas untuk
Secara keseluruhan Asset Under Management (AUM) mendorong pertumbuhan segmen mass
untuk Wealth Management Bank Mega pada akhir market dengan memberikan ekstra benefit dan
tahun 2025 adalah sebesar Rp9,81 triliun. memperkuat proposisi ke nasabah.
iv. Mendorong pertumbuhan akuisisi mass
Strategi Funding 2026 affluent segment di seluruh cabang melalui
Dalam rangka mendukung pertumbuhan DPK, Bank program savings Bank.
menjalankan strategi yang lebih selektif dalam v. Memperluas akuisisi komunitas dengan
menghimpun dana deposito. Hal ini sejalan dengan memperbanyak event di seluruh kantor cabang.
fokus strategis Bank untuk memperkuat porsi dana Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat
retail yang memiliki cost of fund lebih rendah serta kedekatan dengan komunitas dan membangun
meningkatkan stabilitas penghimpunan dana secara engagement yang berkelanjutan.
berkelanjutan. vi. Review terhadap potensi di regional khususnya
untuk top 10 nasabah & big company.
Untuk mendorong pertumbuhan Dana Pihak Ketiga
yang lebih stabil dan efisien, strategi funding 2. Memperkuat pertumbuhan dana murah melalui
difokuskan pada penguatan kapabilitas transaction peningkatan transactional banking
banking serta peningkatan aktivitas akuisisi dan Untuk memperkuat struktur dana yang lebih stabil
retensi nasabah. Dengan memperkuat layanan dan berbiaya rendah, strategi difokuskan pada
transaction banking, meningkatkan upaya akuisisi peningkatan kualitas CASA melalui penguatan
nasabah baru, dan mempertahankan hubungan aktivitas transaksi, perluasan proposisi produk
dengan nasabah yang sudah ada, Bank diharapkan valuta asing, serta optimalisasi kapabilitas
dapat menghimpun sustainable deposits sekaligus transaction banking di seluruh jaringan
menurunkan biaya bunga dana (cost of fund). cabang. Pendekatan ini juga didukung oleh
pengembangan ekosistem komunitas, penguatan
a) Retail Funding tim Cash Management, serta akselerasi akuisisi
Pada segmen retail funding, fokus strategi diarahkan giro dan merchant sebagai pendorong utama
pada peningkatan CASA yang berkelanjutan melalui pertumbuhan Dana Pihak Ketiga.
akuisisi nasabah baru dengan memaksimalkan i. Meningkatkan portofolio CASA dengan
kekuatan jaringan cabang serta kapabilitas digital memperkuat keterlibatan komunitas serta
sebagai enabler utama pertumbuhan. Berikut inisiatif mendorong frekuensi transaksi nasabah.
pada segment retail: ii. Meningkatkan program-program transaksional
untuk meningkatkan aktivitas nasabah dan
1. Pertumbuhan jumlah nasabah melalui akuisisi menjadikan posisi Bank sebagai rekening
segmen Affluent & Mass Market transaksi nasabah.
Untuk mendorong pertumbuhan Dana Pihak Ketiga iii. Menumbuhkan Tabungan valuta asing dengan
yang lebih kuat dan berkelanjutan pada segmen menawarkan program Multi Currency Account
retail, strategi difokuskan pada penguatan akuisisi (MCA) dan TD Bundling CASA USD dengan
di seluruh regional, optimalisasi basis nasabah tingkat suku bunga yang lebih kompetitif.
existing, serta perluasan aktivitas komunitas dan iv. Memperkuat tim Cash Management &
payroll sebagai sumber pertumbuhan utama. Transaction Banking untuk mendukung
Pendekatan ini diperkuat melalui pemanfaatan pertumbuhan bisnis di tingkat regional dan
jaringan cabang, kolaborasi dengan mitra strategis, jaringan cabang.
serta proposisi produk yang lebih kompetitif untuk v. Mendorong pertumbuhan giro baik dari
setiap segmen. nasabah lending maupun funding di seluruh
kantor regional dan cabang.
138 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 141
vi. Meningkatkan akuisisi merchant di seluruh vi. Menjalankan program anti-attrition dengan
kantor cabang sebagai pendorong membangun hubungan yang kuat antara RM
pertumbuhan bisnis dan peningkatan transaksi. dan nasabah melalui disiplin customer contact
management.
3. Peningkatan digital capability & stickiness
nasabah b) Corporate Funding
Sebagai bagian dari penguatan kapabilitas digital Pada segmen corporate funding, strategi difokuskan
dan peningkatan kualitas hubungan nasabah, pada pembangunan portofolio yang berkelanjutan
strategi diarahkan pada percepatan adopsi serta penguatan aktivitas transaksi sebagai
platform digital, penyempurnaan fitur untuk pendorong utama pertumbuhan dana dan fee-based
mendukung pengalaman nasabah yang lebih income. Berikut strategi segmen corporate funding,
relevan, serta pemanfaatan kanal digital sebagai melalui penempatan corporate funding di bawah
enabler dalam mendorong peningkatan product koordinasi direktorat Wholesale Banking untuk
holding secara berkelanjutan. memenuhi kebutuhan bisnis nasabah skala korporasi,
• Meningkatkan penetrasi nasabah untuk diantaranya:
registrasi M-Smile & Megabiz.
• Enhancement terhadap digital capability 1. Peningkatan Volume Corporate Funding melalui
(M-Smile & Megabiz) untuk meningkatkan peningkatan pertumbuhan nasabah & deepening
customer experience dan lebih relevan dengan relationship dengan eksisting nasabah
kebutuhan nasabah. Untuk memperkuat pertumbuhan dana
• Mendorong peningkatan product holding korporasi secara berkelanjutan, fokus strategi
nasabah. diarahkan pada perluasan akuisisi nasabah baru,
peningkatan kontribusi giro dari portofolio
4. Total customer solution dengan memperkuat eksisting, serta reaktivasi hubungan melalui solusi
value proposition cash management dan transaction banking yang
Untuk memperkuat pertumbuhan nasbah lebih komprehensif. Pendekatan ini diharapkan
secara berkelanjutan, strategi difokuskan pada dapat meningkatkan kedalaman hubungan dan
peningkatan kualitas akuisisi, penguatan proposisi memperkuat kualitas portofolio korporasi.
nilai yang lebih komprehensif, serta optimalisasi i. Pertumbuhan portfolio funding dengan fokus
relasi melalui pendekatan yang lebih proaktif dan kepada peningkatan pertumbuhan operating
tersegmentasi. Dengan memadukan bundling account nasabah
produk, penawaran benefit lintas portofolio, ii. Mendorong pertumbuhan NTB khususnya
serta pengelolaan hubungan nasabah yang untuk small medium korporasi serta
lebih disiplin, inisiatif berikut diarahkan untuk memperkuat relationship kepada nasabah.
meningkatkan loyalitas, memperluas product iii. Mendorong pertumbuhan giro baik dari NTB
holding, dan menjaga kualitas dana dari segmen maupun existing nasabah yang memiliki
nasabah retail, antara lain: fasilitas kredit di Bank khususnya nasabah non
i. Melakukan revamp terhadap segmentasi sindikasi.
nasabah dan menyesuaikan customer value iv. Melakukan reaktivasi terhadap nasabah yang
proposition serta benefit sesuai dengan telah zero balance dengan menawarkan solusi
karakteristik masing-masing segmen. cash management & transaction banking
ii. Meningkatkan kualitas akuisisi nasabah dengan kepada nasabah
memprioritaskan value proposition dan benefit v. Mengurangi ketergantungan terhadap big
bagi nasabah, daripada sekedar perang bunga ticket size yang sensitive terhadap suku bunga
dengan kompetitor dengan fokus kepada pertumbuhan dana
iii. Menyediakan solusi yang komprehensif dan nasabah small & medium corporation.
relevan bagi nasabah melalui pendekatan “One vi. Deepening relationship kepada nasabah
Bank Strategy”. untuk menawarkan solusi keuangan sesuai
iv. Mengimplementasikan program bundling dengan kebutuhan nasabah sehingga dapat
guna meningkatkan product holding nasabah memindahkan operating account nasabah ke
Mega First, seperti benefit pre-approved SME Bank.
loan, CASA bundling bond, penawaran FX rate vii. Program winback untuk menarik kembali
yang kompetitif dan menarik, serta program transaksi nasabah yang sudah menurun atau
welcome bonus credit card Infinite & Travel. zero balance
v. Secara aktif melakukan upgrade nasabah mass viii. Deepening ecosystem nasabah khususnya
affluent yang memenuhi kriteria menjadi Mega untuk nasabah grup (obligor) dan identifikasi
First. kebutuhan secara komprehensif.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 139
Page 142
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
2. Peningkatan Fee Based Income Mendorong 2. Pengembangan layanan API berstandar SNAP
pertumbuhan transaksi & menjadi operating bank yang menghadirkan kemudahan bagi korporasi
untuk nasabah atau pihak lain untuk dapat mengintegrasikan
Untuk memperkuat dominasi Bank dalam layanan finansial (transfer, bayar, beli, virtual
mengelola transaksi nasabah korporasi, strategi account, dan lainnya) dan non finansial (cek saldo,
diarahkan pada optimalisasi solusi digital, mutasi, on boarding, dan sebagainya) dari Bank.
peningkatan kapabilitas cash management, Pengembangan ini dilakukan secara bertahap
serta penyediaan layanan FX dan jasa giro berdasarkan kerjasama dengan pihak ketiga.
yang lebih kompetitif. Pendekatan ini bertujuan Target implementasi Q4 2026.
untuk mendorong perpindahan seluruh aktivitas
transaksi nasabah ke Bank melalui proposisi nilai 3. Pengembangan layanan lainnya terkait dengan
yang lebih terintegrasi dan relevan. penambahan jaringan layanan acquaring ATM
i. Meningkatkan penetrasi penggunaan Megabiz untuk dapat menerima kartu dengan jaringan Visa
pada nasabah korporasi, baik pada produk Plus diharapkan dapat menambah nilai tambah
funding maupun lending, sehingga dapat dan kemudahan nasabah untuk bertransaksi.
memindahkan seluruh aktivitas transaksi Target Implementasi Q1 2026.
nasabah ke Bank.
ii. Mengembangkan kapabilitas digital banking Adapun untuk berbagai pengembangan digital yang
guna meningkatkan kualitas layanan cash telah disebutkan di atas, akan diimplementasi secara
management bagi nasabah. bertahap selama tahun 2026.
iii. Berkolaborasi dengan tim treasury untuk
menyediakan rate FX yang kompetitif sebagai
door opener, serta menawarkan jasa giro yang
kompetitif guna mendorong pemindahan
seluruh aktivitas transaksi nasabah ke Bank.
iv. Mengoptimalkan potensi bisnis nasabah
korporasi melalui identifikasi kebutuhan
nasabah secara menyeluruh (transaksi
valas, MegaFirst untuk owner dan top level
management, credit card, payroll, dan lain-
lain).
c) Pengembangan Layanan Digital
Selain itu, Bank terus melakukan optimalisasi layanan
perbankan digital untuk memastikan layanan yang
diberikan semakin relevan dengan kebutuhan
nasabah. Pengembangan layanan perbankan digital
dilakukan baik untuk nasabah individu melalui
pengembangan fitur pada M-Smile dan nasabah
korporasi melalui pengembangan layanan MegaBiz.
Adapun pengembangan fitur layanan yang akan
dilakukan oleh Bank antara lain:
1. Pengembangan layanan M-Smile secara bertahap
dengan fitur-fitur baru antara lain penambahan
negara QRIS Crossborder, QRIS Tap Tuntas (tarik
dan setor tunai), layanan tarik tunai tanpa kartu
melalui jaringan switching, transfer ke luar negeri
(Swift & Visa Direct), kantong untuk pengelolaan
keuangan (Zaku), layanan lifestyle, dan fitur
layanan lainnya. Target implementasi bertahap
dilakukan selama tahun 2026.
140 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 143
KREDIT
Segmen usaha Bank Mega dalam kegiatan penyaluran kredit terbagi menjadi Kredit Korporasi, Indirect Channel,
Komersial, UKM dan Konsumer. Pada tahun 2025, outstanding kredit yang disalurkan Bank Mega mencapai
Rp66,4 triliun, dimana dari nilai tersebut sebesar Rp60,3 triliun berasal dari penyaluran kredit non-kartu kredit.
Kinerja kredit Bank Mega pada tahun 2025 meningkat sebesar 3,82% bila dibandingkan dengan kinerja kredit
pada tahun 2024 yang mencapai Rp63,9 triliun. Namun demikian, kinerja kredit tahun 2025 belum memenuhi
target yang ditetapkan dalam RBB, diantaranya disebabkan oleh penurunan portofolio kredit secara agregat
yang disebabkan pelunasan yang dipercepat oleh sejumlah debitur korporasi dengan nilai signifikan, serta
penundaan pencairan beberapa pipeline debitur korporasi yang dijadwalkan realisasinya pada triwulan IV 2025.
Rasio Non Performing Loans (NPL) Bank Mega pada tahun 2025 adalah sebesar 1,65%, meningkat/turun dari
posisi rasio NPL pada tahun 2024 sebesar 1,69%. Meskipun demikian, rasio NPL Bank Mega masih tetap berada
di bawah rasio NPL nasional.
Tabel Portofolio Kredit Bank Mega Desember 2025
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024 2023
2023-2024 2024-2025
Lancar 58.335.006 54.836.924 62.242.237 (7.405.314) 3.498.083
Dalam Perhatian Khusus 7.795.657 8.728.172 3.020.302 5.707.807 (932.515)
Kurang lancar 86.800 69.158 79.162 (10.004) 17.642
Diragukan 134.293 118.971 203.301 (84.330) 15.322
Macet 887.635 901.428 759.717 141.711 (13.793)
Total* 67.239.391 64.654.652 66.304.719 (1.650.130) 2.584.739
Tabel Portofolio Restruktur Bank Mega Desember 2025
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024 2023
2023-2024 2024-2025
Lancar 852.455 1.181.780 (329.325)
Dalam Perhatian Khusus 1.450.580 1.613.175 (162.595)
Kurang lancar 10.784 30.775 (19.991)
Diragukan 19.312 107.386 (88.074)
Macet 594.786 468.197 126.589
Total* 2.674.447 2.927.917 3.401.313 (473.396)
Outstanding debitur restrukturisasi mengalami penurunan yaitu sebesar Rp0,47 triliun pada tahun 2024 dan
turun sebesar Rpx,xx triliun pada tahun 2025 yang disebabkan karena adanya …. Bank telah dan akan terus
melakukan upaya perbaikan dengan melakukan monitoring debitur secara ketat untuk debitur restrukturisasi.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 141
Page 144
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Strategi Kredit
Bank Mega memiliki strategi penyaluran kredit yang dilandasi oleh fondasi utama yaitu sumber daya manusia,
proses bisnis dan sinergi grup. Fondasi ini didukung 3 pilar, yaitu:
Strategi Kredit
1 2 3
Peningkatan Revenue
Peningkatan Perbaikan
Melalui Interest Income &
Volume Kredit Kualitas Kredit
Fee Based Income
1. Penyaluran kredit: 1. Interest Income: 1. Pencegahan:
• Korporasi fokus kredit: • Korporasi menggunakan • Penyaluran kredit dengan
sindikasi, proyek strategis Refrence Rate mengedepankan prinsip
nasional, & konglomerasi • Komersial Retail kehati-hatian
swasta dengan finansial meningkatkan penyaluran • Account maintenance &
yang kuat. kredit regular (di luar kredit early warning signal
• Komersial Retail ke dengan agunan tunai)
ekosistem (grup dan non • Utilisasi plafond kredit 2. Penyelamatan: Restrukturisasi
grup) pola Supply Chain Kredit
Financing 2. Fee Income:
• INCH penyaluran ke • Meningkatkan fee yang 3. Penyelesaian:
Lembaga keuangan yang berasal dari diversifikasi Fee • Perepatan penyelesaian
dimiliki bank/konglomerasi Income (upfront/structure/ kredit bermasalah baik
advisory fee) melalui lelang, maupun
2. Optimalisasi Eksisting Debitur/ • Mengurangi pemberian AYDA
Mitra: dispensasi atas fee kredit • Write Off
• Utilasi plafon kredit maupun • Optimalisasi transaksi trade
pemberian top up fasilitas di segmen Korporasi, dan
• Menahan pelunasan kredit Komersial
dengan kualitas lancar
Sumber Daya Manusia, Proses Bisnis & Sinergi Grup
Berikut adalah kinerja penyaluran kredit masing- Pada tahun 2025, segmen kredit korporasi
masing segmen: membukukan profit sekitar Rp1,5 triliun, dan masih
merupakan penyumbang profit terbesar, yaitu 35,7%
Kredit Korporasi dari PBT Bank. Total pendapatan bunga bersih atau
Sepanjang tahun 2025, total outstanding kredit yang net interest income dari segmen Korporasi pada
disalurkan melalui segmen Korporasi mencapi Rp46,5 tahun 2025 mencapai Rp1,33 triliun. Sumber profit
triliun dengan gross NPL stabil di level x,x%. Komposisi lainnya bersumber dari fee income yaitu tercatat
terbesar dalam kredit Korporasi adalah kredit modal sebesar Rp354 miliar.
kerja yang tercatat sebesar Rpx,x triliun, atau
x,xx%, disusul oleh kredit investasi yang mencapai
Rpxx,x triliun atau x,xx% dari total kredit Korporasi. Kredit Retail (UKM & Konsumer) dan
Pertumbuhan kredit segmen Korporasi pada tahun Komersial
2025 adalah sebesar Rp1,2 triliun (yoy 2,65%) Pada tahun 2025, kredit Komersial dan Retail
dibandingkan posisi Desember 2024. Pertumbuhan yang disalurkan secara langsung melaluii channel
ini cukup signifikan yang terutama disebabkan oleh distribution cabang-cabang yang tersebat di seluruh
… Secara total, porsi penyaluran Kredit Korporasi kota besar Indonesia mencapai sekitar Rp2,9 triliun,
merupakan yang paling besar, yaitu mencapai 69% dengan porsi 4,3% dari total outstanding kredit Bank.
dari total outstanding kredit Bank.
142 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 145
Segmen UKM, Konsumer dan Komersial Bank masih • Deepening relationship dan disiplin monitoring
harus fokus kepada upaya monitoring ketat debitur usaha debitur.
karena kondisi perekonomian global dan nasional yang
hingga saat ini masih belum pulih. Hal ini menuntut Untuk menghadapi tantangan pada 2026, masing-
segmen UKM, Konsumer dan Komersial untuk terus masing segmen telah membuat perencanaan terkait
memastikan kondisi usaha/pekerjaan debitur dan strategi dan fokus yang akan dikembangkan, yaitu:
pembayaran kewajiban debitur kepada Bank berjalan A. Kredit Korporasi:
dengan baik. Walaupun segmen ini membukukan 1. Penetrasi market kepada:
profit negative pada tahun 2025, namun lebih baik • Industri top yang merupakan kontributor
dibandingkan tahun 2024, yaitu dari -Rp101 miliar PDB.
menjadi -Rp36 miliar di tahun 2025. • Top tier konglomerat.
• Top player di Industri.
Indirect Channel • BUMN
Segmen Indirect Channel berhasil tumbuh Rp 1,2 • Proyek strategis nasional.
triliun menjadi Rp11,159 triliun pada tahun 2025 atau 2. Korporasi akan lebih aktif dalam partisipasi
tumbuh 12,6% dibanding tahun 2024. Porsi penyaluran pada deal-deal sindikasi.
kredit segmen ini merupakan kedua terbesar, yaitu 3. Aktif pada deal mergers & acquisition, project/
mencapai sekitar 16,6% dari total outstanding kredit Equity financing.
Bank.
B. Kredit Indirect Channel
Segmen ini mampu membukukan profit sebesar 1. Fokus kepada Lembaga Keuangan/
Rp220 miliar. Memberikan kontribusi sebesar 5,3% Multifinance eksisting, termasuk mitra grup.
dari total profit Bank dan angka ini merupakan 2. Fokus kepada mitra milik Konglomerasi/Bank.
penyumbang kedua terbesar profit dari penyaluran 3. Selain itu juga fokus pada monitoring kualitas
kredit (non-kartu kredit). Segmen Indirect Channel kredit dan monitoring end to end process.
membukukan net interest income dan fee based
income sebesar Rp 518 miliar. C. Kredit Komersial
1. Mengoptimalkan kantor-kantor cabang untuk
Tantangan sepanjang tahun 2025 menginisiasi kredit.
Tantangan terbesar dalam penyaluran kredit 2. Fokus pada anak usaha BUMN serta penyaluran
selama tahun 2025 adalah terjadinya perlambatan kredit bagi supplier & distributor perusahaan
pertumbuhan ekonomi dan ketidakpastian global. mitra melalui Supply Chain Financing (SCF).
Kondisi tersebut menyebabkan penurunan permintaan 3. Fokus pada kota-kota yang menjadi basis
kredit baru, serta kemungkinan menurunnya kualitas bisnis dan memiliki potensi pertumbuhan
kredit. ekonomi serta didukung oleh kecukupan dan
kesiapan infrastruktur.
Strategi Dan Rencana Kerja 2026
Strategi penyaluran kredit khususnya di Wholesale Dalam upaya Bank untuk mengoptimalkan perolehan
Banking (segmen Korporasi, Indirect Channel dan profit dari penyaluran kredit maupun penghimpunan
Komersial) secara umum di tahun 2026, diantaranya dana, di tahun 2026 khususnya di Wholesale
adalah: Banking akan menerapkan secara disiplin layanan
• Pertumbuhan kredit dititikberatkan pada transaction banking yang dapat dikembangkan guna
Segmen Korporasi (Corporate Sales & Corporate meningkatkan stickiness dan ketergantungan Debitur/
Syndication). Fokus menyalurkan kredit ke sektor nasabah terhadap Bank, membuat barrier to entry
ekonomi yang masih mampu tumbuh positif pada terhadap kompetitor, dan mendorong pertumbuhan
kondisi perekonomian yang tidak pasti, antara lain bisnis yang aman dan berkelanjutan.
kepada grup konglomerasi yang memiliki finansial
yang kuat, khususnya kepada perusahaan dengan Keuangan Berkelanjutan
rating dan kondisi keuangan yang solid. Komitmen Bank Mega terhadap program penerapan
• Optimalisasi disbursement dari mitra multifinance Keuangan Berkelanjutan serta aspek LST dalam
group dan non-group untuk Segmen Indirect kegiatan operasional dan portofolio kredit Bank Mega
Channel. terus dilakukan melalui:
• Mengoptimalkan kantor-kantor cabang dan a. Penerapan Keuangan Berkelanjutan dalam
wilayah untuk menumbuhkan kredit Komersial penyaluran kredit telah dilakukan sejak tahun
• Disiplin pricing yang tepat untuk mengoptimalkan 2019 antara lain dengan melakukan penyesuaian
margin kredit dan fee based income. terhadap kebijakan pemberian kredit.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 143
Page 146
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
b. Dalam kebijakan pemberian kredit antara lain berkelanjutan. Jumlah akuisisi nasabah Kartu Kredit
mengatur: tercatat tumbuh sekitar 10% dibandingkan tahun
• Usaha yang dibiayai tidak terkait dengan sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh fokus
isu negatif terhadap lingkungan dan sosial, berkelanjutan Perseroan dalam memperkuat kanal
atau berdampak buruk/mempunyai risiko akuisisi offline melalui pemanfaatan ekosistem CT
lingkungan dan sosial tanpa adanya mitigasi Corp, pengembangan kanal digital, serta optimalisasi
yang jelas; strategi cross-selling melalui telemarketing.
• Dokumen terkait usaha-usaha tertentu yang
memiliki dampak usaha terhadap lingkungan Selain pertumbuhan jumlah nasabah, volume
dan sosial seperti: transaksi pada segmen e-commerce dan transaksi
- Program Penilaian Peringkat Kinerja daring juga masih tumbuh dengan peningkatan
Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan sekitar 4,1% secara tahunan. Capaian kinerja tersebut
(PROPER), didukung oleh terjalinnya kerja sama strategis yang
- Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) berkelanjutan dengan berbagai mitra serta merchant
dan/atau Roundtable Sustainable Palm unggulan pada masing-masing kategori. Sinergi ini
Oil (RSPO), untuk usaha-usaha dibidang memungkinkan Perseroan untuk senantiasa menjaga
perkebunan kelapa sawit dan industri yang relevansi produk sekaligus mendorong peningkatan
dihasilkan/dengan bahan dasar minyak aktivitas transaksi Kartu Kredit Bank Mega di
sawit. tengah dinamika dan perubahan perilaku konsumsi
masyarakat.
Kartu Kredit Digitalisasi proses akuisisi nasabah tetap menjadi
Tahun 2025 merupakan fase lanjutan konsolidasi fokus utama dengan penerapan sistem paperless
ekonomi nasional yang ditandai dengan dan verifikasi digital end-to-end. Langkah ini tidak
meningkatnya mobilitas masyarakat, penguatan hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi
aktivitas perdagangan, serta pertumbuhan sektor juga menjaga kualitas portofolio secara prudent.
pariwisata baik domestik maupun internasional. Penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan
Kondisi ini mendorong peningkatan aktivitas bisnis berhasil menurunkan rasio Non-Performing
konsumsi dan transaksi, seiring dengan perubahan Loan (NPL) menjadi 1,91% pada akhir tahun 2025.
perilaku masyarakat yang semakin mengutamakan
transaksi digital, nirsentuh (contactless), dan non- Selain itu, Bank Mega juga berhasil meluncurkan kartu
tunai (cashless) pascapandemi. kredit Bliv Card, sebuah produk yang secara khusus
menyasar segmen Generasi Z dan milenial. Dengan
Merespons perkembangan tersebut, Bank Mega secara penawaran cashback hingga 5% dari setiap transaksi,
berkelanjutan melakukan penyesuaian strategi melalui Bliv Card dirancang untuk menjawab kebutuhan
pengembangan produk yang relevan, pemanfaatan gaya hidup digital yang mengedepankan fleksibilitas,
inovasi teknologi, serta penguatan ekosistem digital. kemudahan, dan memberikan nilai manfaat yang
Langkah ini dilakukan untuk memastikan layanan optimal bagi nasabah.
perbankan yang adaptif, aman, dan bernilai tambah,
sekaligus memenuhi kebutuhan nasabah yang terus Transformasi Digital Berkelanjutan di
berkembang di tengah dinamika industri keuangan. Industri Perbankan
Memasuki tahun 2025, Bank Mega terus mempercepat
Sepanjang tahun 2025, bisnis Kartu Kredit Bank transformasi digital seiring dengan meningkatnya
Mega menunjukkan kinerja yang positif dan tren perbankan berbasis teknologi. Bank Mega
Ajak Teman
DAPATKAN
BONUS s.d.
Rp
10 Jt
Berlaku 15-16 April 2025
Info: bit.ly/BM-HUT56 | *Khusus pengguna Smartphone Android dengan NFC
S&K Berlaku: bit.ly/mgm_bm | Periode s.d. 31 Des 2026
Bank Mega berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia | Bank Mega merupakan peserta penjamin Lembaga Penjamin Simpanan
144 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 147
berkomitmen menghadirkan layanan perbankan Selain itu, sebagai bentuk dukungan terhadap
digital yang efisien, aman, dan nyaman bagi nasabah, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah
sekaligus mengarahkan nasabah untuk melakukan (UMKM) lokal, Bank Mega melanjutkan pelaksanaan
seluruh aktivitas transaksi, baik finansial maupun Program Cinta Lokal pada tahun 2025. Program
non-finansial, secara terintegrasi melalui satu aplikasi ini merupakan inisiatif strategis yang bertujuan
mobile banking, yaitu M-Smile. mendorong pertumbuhan merchant lokal di sembilan
wilayah, yaitu Surabaya, Medan, Palembang, Makassar,
Pengembangan aplikasi M-Smile menjadi salah satu Semarang, Malang, Bandung, Bali, dan Bogor, melalui
fokus utama, dengan penambahan berbagai fitur pemberian program diskon atau potongan harga
layanan mandiri (self-service), antara lain pengajuan khusus bagi nasabah Bank Mega.
dan aktivasi kartu kredit, pengajuan ubah transaksi
menjadi cicilan, pengaturan limit, pengkinian data Nasabah juga dapat menikmati penawaran eksklusif
nasabah, serta pengaturan blokir kartu apabila terjadi sepanjang tahun berupa diskon hingga 50% di
kehilangan dan pencairan dana tunai dari limit CC berbagai merchant dalam jaringan Trans F&B, antara
nasabah. Selain itu adanya pengembangan metode lain Coffee Bean & Tea Leaf, Baskin Robbins, Wendy’s,
pembayaran QRIS dengan menukarkan MPC Point. Warung Wardani, Gyukatsu, dan Tasty Kitchen.
Seluruh layanan tersebut dapat diakses secara mandiri Berbagai penawaran tersebut merupakan bagian
oleh nasabah tanpa perlu mengunjungi kantor cabang dari komitmen Bank Mega untuk meningkatkan
maupun menghubungi Call Center. pengalaman kuliner nasabah dengan memberikan
akses terhadap pilihan merchant berkualitas dengan
Pentingnya Peranan Sinergi Ekosistem CT manfaat yang kompetitif.
Corp dengan Kartu Kredit Bank Mega
Sebagai bagian dari CT Corp, Bank Mega terus Fashion & Lifestyle
memaksimalkan sinergi dengan entitas anak usaha Bagi para pecinta fashion dan pemegang kartu yang
dalam ekosistem CT Corp untuk memberikan nilai gemar mengoleksi barang-barang dari brand favorit,
tambah yang optimal bagi pemegang kartu kredit. Kartu Kredit Bank Mega menawarkan diskon hingga
Sinergi ini memungkinkan Bank Mega menghadirkan 20% untuk pemegang MegaFirst Infinite Credit Card
berbagai program promo, diskon, dan penawaran dan diskon 10% untuk jenis kartu kredit lainnya di
menarik yang mencakup kebutuhan sehari-hari lebih dari 50 outlet Trans Fashion yang menjual brand
hingga gaya hidup. ternama seperti Aigner, Canali, Furla,dan Geox, serta
ada juga diskon 10% setiap hari di Metro Department
Keunggulan utama dari ekosistem ini adalah Store.
keberadaan MPC Points, sistem loyalti terintegrasi
yang dapat diperoleh dari setiap transaksi kartu kredit Travel & Leisure
maupun akumulasi saldo tabungan. Dengan konversi Sejalan dengan pemulihan sektor pariwisata, Bank
1 MPC Point setara dengan Rp1, nasabah dapat Mega memperkuat kemitraan strategis dengan
menukarkan poin untuk berbagai keuntungan di Antavaya Tour & Travel dan Online Travel Agent
seluruh merchant CT Corpora, seperti tiket perjalanan seperti Tiket.Com, Traveloka, Agoda, Trip.com dan
melalui Antavaya, diskon belanja di Transmart, hingga merchant lainnya untuk menyediakan berbagai produk
pembelian produk di Metro Department Store, Trans perjalanan, mulai dari tiket transportasi, akomodasi,
Fashion Indonesia dan Transmart, Pembelian makanan hingga paket wisata. Pemegang MegaFirst Infinite
dan minuman di Trans FnB seperti Coffee Bean & Credit Card juga memperoleh diskon hingga 10% di
Tea Leaf, Baskin Robbins, Wendy’s, Warung Wardani, seluruh outlet Antavaya, serta kemudahan cicilan
Gyukatsu, dan Tasty Kitchen, menikmati pengalaman dengan bunga ringan.
menginap di The Trans Luxury Hotel Bandung dan
Wahana bermain bersama keluarga di Trans Studio Groceries
dan KidCity dan Klinik kesehatan di Trans Medical. Melalui kerja sama strategis dengan Transmart,
Bank Mega memberikan diskon hingga 10% serta
Food & Dining kemudahan redeem MPC Points yang dapat digunakan
Pada segmen Food & Dining, Bank Mega secara setiap hari di seluruh outlet Transmart di Indonesia.
konsisten menghadirkan berbagai program dan
penawaran yang memberikan nilai tambah bagi Media & Entertainment
pemegang Kartu Kredit Bank Mega. Salah satu Sinergi dengan Transmedia Group (TRANS
program unggulan yang terus dilaksanakan adalah TV, TRANS7, CNN Indonesia, dan detikcom)
Program Makan Bareng Mega, yang menawarkan dimanfaatkan untuk memperkuat brand awareness
diskon hingga 50% di ratusan restoran dan kafe yang serta memperluas jangkauan komunikasi program
tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. dan inovasi Bank Mega kepada masyarakat luas.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 145
Page 148
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Financial Institution bisnis, dan memperkuat posisinya sebagai penyedia
Bank Mega menjalin kolaborasi dengan institusi solusi pembayaran yang relevan dan kompetitif
keuangan lain dalam ekosistem CT Corp, seperti Mega di tengah dinamika industri keuangan yang terus
Insurance dan PFI Mega Life, guna menghadirkan berkembang.
solusi perlindungan dan perencanaan keuangan yang
komprehensif bagi nasabah kartu kredit. TREASURI DAN FINANCIAL INSTITUTION
Kerja sama ini bertujuan untuk memberikan nilai Treasuri
tambah melalui penyediaan produk asuransi jiwa dan Di tahun 2025 perekonomian global jangka pendek
umum, sekaligus mendukung kebutuhan perlindungan membaik namun dengan ketidakpastian yang perlu
finansial dan perencanaan keuangan jangka panjang terus diwaspadai. Pertumbuhan ekonomi dunia 2025
bagi nasabah Bank Mega. diprakirakan menjadi sekitar 3,2% dipengaruhi oleh
kenaikan ekonomi Jepang dan India yang didukung
Transaksi Online konsumsi rumah tangga dan kebijakan stimulus
Dalam rangka memperkuat ekosistem transaksi digital, fiskal. Prospek ekonomi kawasan Eropa tetap baik
Bank Mega mengembangkan sinergi strategis dengan ditopang konsumsi rumah tangga, investasi, dan
entitas digital di bawah grup CT Corp, khususnya kondisi ketenagakerjaan. Sementara itu, ekonomi AS
platform e-commerce Allo Fresh. Kolaborasi ini pada 2025 masih melambat dipengaruhi dampak
bertujuan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan temporary government shutdown dan pelemahan
harian nasabah melalui kanal digital yang terintegrasi, pasar tenaga kerja. Prospek ekonomi Tiongkok juga
sekaligus mendorong peningkatan penggunaan Kartu terus melambat dipengaruhi permintaan domestik
Kredit Bank Mega pada transaksi online. yang tetap lemah. Pada 2026, pertumbuhan
ekonomi dunia diprakirakan melemah menjadi 3,0%
Sinergi tersebut diperkuat melalui integrasi payment dipengaruhi dampak lanjutan tarif resiprokal AS dan
gateway Bank Mega yang memungkinkan nasabah kerentanan rantai pasok global.
melakukan pembayaran menggunakan Kartu
Kredit Bank Mega serta memanfaatkan MPC Points Di pasar keuangan global, Fed Funds Rate (FFR)
sebagai bagian dari sistem loyalti terintegrasi. turun 75 bps selama tahun 2025 dari 4,50% ke
Melalui kolaborasi dengan Allo Fresh, Bank Mega 3,75% dengan kecenderungan penurunan yang
tidak hanya memperluas akses pembayaran digital lebih terbatas ke depan. Tingkat imbal hasil (yield)
dalam ekosistem CT Corp, tetapi juga menghadirkan US Treasury tenor 2 tahun cenderung bergerak
pengalaman bertransaksi yang aman, nyaman, naik, sementara yield US Treasury tenor 10 tahun
dan bernilai tambah, sejalan dengan strategi tetap tinggi sejalan dengan tingginya tingkat utang
pengembangan layanan digital Bank Mega secara Pemerintah AS. Perkembangan ini menyebabkan
berkelanjutan. indeks mata uang AS (DXY) masih tinggi dan tetap
terbatasnya aliran masuk modal asing ke emerging
Strategi 2026 market (EM). Ke depan, ketidakpastian perekonomian
Memasuki tahun 2026, Bank Mega menetapkan global diprakirakan tetap tinggi dengan prospek
fokus strategis pada penguatan pertumbuhan bisnis pertumbuhan ekonomi dunia yang masih lemah.
kartu kredit yang berkelanjutan dan peningkatan Kondisi tersebut memerlukan kewaspadaan dan
jumlah nasabah kartu kredit yang diiringi juga penguatan respons kebijakan untuk memperkuat
dengan peningkatan sales volume dan customers daya tahan ekonomi domestik dari rambatan global
experience melalui optimalisasi kapabilitas digital, serta mendorong pertumbuhan yang lebih tinggi.
pengembangan produk yang relevan dengan
kebutuhan nasabah, serta pendalaman sinergi dalam Pertumbuhan ekonomi Indonesia membaik di
ekosistem CT Corp. tahun 2025 sesuai dengan kapasitas perekonomian.
Konsumsi rumah tangga triwulan IV 2025 membaik
Bank Mega akan terus mendorong integrasi layanan didukung oleh belanja sosial Pemerintah, serta
finansial dan non-finansial melalui satu platform keyakinan rumah tangga terhadap kondisi
digital yang terpusat, didukung oleh inovasi teknologi, penghasilan dan ketersediaan lapangan kerja yang
pengelolaan risiko yang prudent, serta pemanfaatan terus meningkat. Perkembangan ini mendorong
data dan ekosistem secara optimal. Dengan strategi meningkatnya penjualan eceran pada berbagai
tersebut, Bank Mega berkomitmen untuk menciptakan kelompok barang. Investasi, khususnya nonbangunan,
nilai jangka panjang, menjaga kualitas pertumbuhan membaik dipengaruhi oleh meningkatnya keyakinan
146 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 149
pelaku usaha yang tecermin pada pola ekspansi prioritas Pemerintah. Kebijakan sistem pembayaran
Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur. tetap diarahkan untuk turut mendorong pertumbuhan
Permintaan domestik tersebut perlu makin diperkuat ekonomi yang inklusif melalui perluasan akseptasi
sejalan dengan kinerja ekspor yang diprakirakan pembayaran digital, penguatan struktur industri
melambat seiring berakhirnya frontloading ekspor ke sistem pembayaran, dan peningkatan daya tahan
AS serta menurunnya ekspor besi baja ke Tiongkok infrastruktur sistem pembayaran.
dan minyak kelapa sawit (CPO) ke India.
Menghadapi kondisi demikian, Treasury Bank Mega
Secara sektoral, Lapangan Usaha (LU) utama, yakni secara aktif dan konservatif menjalankan usahanya
LU Industri Pengolahan, LU Perdagangan Besar secara hati-hati dalam menjaga portfolio asset dan
dan Eceran, LU Transportasi dan Pergudangan, liabilities supaya tetap menghasilkan profit namun
serta LU Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum tetap memperhatikan likuiditas. Di tengah tantangan
menunjukkan kinerja positif. Secara keseluruhan, kondisi ekonomi yang tidak menentu pada tahun
pertumbuhan ekonomi 2025 diprakirakan berada 2025, Treasury masih dapat memanfaatkan volatilitas
dalam kisaran 4,7–5,5% dan meningkat menjadi 4,9– yang ada di pasar. Berikut langkah kerja nyata yang
5,7% pada 2026. Ke depan, berbagai upaya perlu terus telah dilakukan Treasury selama 2025.
ditempuh untuk mendorong pertumbuhan ekonomi
yang lebih tinggi, dengan tetap menjaga stabilitas. 1. Tetap melakukan investasi dari kelebihan likuiditas
Bank di aset yang memiliki resiko relatif lebih
Dalam kaitan ini, Otoritas Moneter terus memperkuat rendah yaitu di obligasi pemerintah dan juga di
bauran kebijakan melalui penguatan bauran kebijakan penempatan pada Bank Indonesia dengan tetap
moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran mempertimbangkan imbal hasil (yield) yang
yang bersinergi erat dengan kebijakan stimulus terbaik sesuai dengan risiko yang dihadapi untuk
fiskal dan sektor riil Pemerintah untuk mendorong mengoptimalkan pendapatan Bank.
pertumbuhan yang lebih tinggi dan berdaya tahan. 2. Mengatur funding gap antara Asset dan Liabilities
Kebijakan moneter Bank Indonesia terus diperkuat sehingga bank cukup aman dalam memaintain
untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi likuiditas harian.
dengan tetap menjaga stabilitas perekonomian. 3. Selalu memastikan stabilitas likuiditas bank
Kebijakan moneter ditempuh melalui penurunan dengan melihat jumlah High Quality Liquid Assets
suku bunga BI-Rate, stabilisasi nilai tukar Rupiah, (HQLA), Liquidity Coverage Ratio (LCR), dan Net
dan ekspansi likuiditas moneter. Di tahun 2025, BI- Stable Funding Ratio (NSFR).
Rate telah turun sebesar 125 bps, dari 6,00% menjadi Strategi di atas mampu mempertahankan pendapatan
4,75% hingga November 2025, yang merupakan level Perseroan di tengah tantangan kondisi ekonomi yang
terendah sejak tahun 2022. Kebijakan stabilisasi nilai masih tidak menentu di tahun 2025 dengan tetap
tukar Rupiah terus diperkuat dengan intervensi di menjaga likuiditas. Pendapatan terutama diperoleh
pasar off-shore melalui NDF dan intervensi di pasar dari Net Interest Income pada aset surat berharga
domestik melalui pasar spot, DNDF, serta pembelian dan dari penjualan surat berharga.
SBN di pasar sekunder.
Global Markets
Untuk tahun 2026 mendatang, perekonomian Tahun 2026 akan menjadi tahun yang menarik kembali
Indonesia ke depan akan semakin baik, namun bagi pasar finansial Indonesia. Prospek perekonomian
dengan tetap mewaspadai sejumlah tantangan domestik masih baik di tengah potensi perlambatan
tantangan global yang meningkat. Pemerintah ekonomi global, pertumbuhan PDB Indonesia pada
memprakirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 diperkirakan tetap stabil didukung oleh
pada 2026 tetap kuat pada kisaran 4,9%-5,7%, potensi pemulihan ekonomi pasca pemerintahan
didukung oleh konsumsi swasta, investasi, dan kinerja baru baik di Indonesia, di Amerika Serikat diharapkan
ekspor yang cukup baik. Inflasi 2026 akan terus di dapat membantu memulihkan daya beli masyarakat
monitor dalam sasaran yang terkendali di rentang secara keseluruhan.
2,5±1%, untuk bisa turut mendorong pertumbuhan
ekonomi yang lebih tinggi. Pelonggaran kebijakan Secara fundamental perekonomian Indonesia,
makroprudensial diperkuat dengan meningkatkan pandangan investor terhadap ekonomi Indonesia
efektivitas implementasi pemberian likuiditas kepada tetap positif seiring outlook pertumbuhan ekonomi
perbankan untuk mempercepat penurunan suku Indonesia yang tetap kuat dan perbaikan permintaan
bunga dan meningkatkan pertumbuhan kredit/ domestik. Diperkirakan dengan meredanya tekanan
pembiayaan ke sektor riil, khususnya sektor-sektor inflasi global akan membuat pasar keuangan global
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 147
Page 150
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
akan mulai menunjukan pemulihan. Di tengah berbagai Perkembangan tersebut di atas mendorong penguatan
kondisi tersebut, fokus Perseroan adalah tetap pasar keuangan global dan juga permintaan baik di
aktif dalam kegiatan pasar finansial sehingga dapat pasar saham, surat utang, maupun nilai tukar. Investor
berkontribusi atas kinerja Perseroan yang signifikan non-residen juga mulai masuk ke pasar keuangan
secara keseluruhan dengan tetap memperhatikan emerging market. Hal ini semua memberikan
koridor-koridor kepatuhan dan risiko yang secara kesempatan bagi tim Global Markets Trading dalam
konsisten dilakukan. menjalankan aktifitas sehari-hari dalam mendapatkan
fee based. Sinergi dengan Tim Global Markets Sales
Global Markets Sales (GM Sales) akan terus dijalankan dengan memberikan harga
Dalam menjalankan bisnis, Global Market Sales yang kompetitif agar tercapainya target pangsa
memerlukan keahlian yang baik di pasar global, yang pasar, dengan tetap berpegang teguh terhadap asas
makin kompetitif. Keahlian tersebut dikombinasikan kepatuhan, baik secara internal, eksternal maupun
dengan pemahahaman yang mendalam akan pasar dengan regulator.
lokal serta inovasi untuk meningkatkan daya saing,
dan untuk memberikan harga yang kompetitif. Tahun 2026 mendatang GM Trading melihat bahwa
Perseroan juga terus berkomitmen untuk memberikan pasar valas dan pasar obligasi masih tetap akan
pelayanan terbaik kepada nasabah. Berbagai upaya bergerak aktif dengan segala faktor yang ada baik
ini diperlukan untuk meningkatkan kompetensi dan di pasar domestik maupun pasar internasional. GM
kemampuan GM Sales dalam memasarkan produk Trading tetap akan secara aktif berpartisipasi dalam
Global Markets kepada Nasabah. pendalaman pasar dengan tetap memperhatikan
situasi dan kondisi yang ada.
Meningkatnya tingkat kompetisi perbankan dalam
memperbesar pangsa pasar nasabah, mendorong Sementara untuk pasar obligasi diperkirakan di tahun
Perseroan untuk meningkatkan sinergi dengan pihak 2026 suku bunga secara global akan mulai melambat
internal yang terkait dengan pemasaran produk penurunannya seiring dengan mulai terkendalinya
Global Markets. Pemasaran produk Global Markets, inflasi karena pemulihan ekonomi. Untuk tetap
karakter, risiko serta transparansi produk tetap dijaga mempertahankan fee based income, GM Trading
supaya sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang perlu lebih aktif berpartisipasi dalam pendalaman
berlaku. pasar baik di obligasi Rupiah maupun mata uang lain
seperti obligasi berdenominasi US Dollar.
Di tahun 2025, Global Markets Sales lebih jeli dalam
melihat kebutuhan nasabah atas produk-produk International Banking & Financial Institution (IBFI)
Global Markets seperti Obligasi, produk Valas, dan Pada tahun 2025 sektor bisnis IBFI tetap berjalan
produk-produk finansial derivatif. dengan normal, dengan kegiatan pertemuan dengan
client bank dan non bank berjalan lancar.
Global Markets Trading (GM Trading)
Pada tahun 2025 Global Markets Trading dapat Kegiatan IBFI melalui produk Funding, produk Treasury
memanfaatkan kesempatan yang ada di pasar. seperti Foreign Exchange dan Fixed Income juga
Indikator ekonomi menunjukan ketidakpastian transaksi Trade Finance, memperlihatkan peningkatan
pergerakan ekonomi secara global di tengah nama nasabah baru setiap tahunnya. Hal ini diperkuat
membaiknya tingkat inflasi menuju level pra pandemi dengan monitor KPI secara rutin setiap bulannya, dan
khususnya pada negara advanced economies. dengan peningkatan service dan pengelolaan client
Sentimen di pasar keuangan cenderung positif yang dilakukan ditahun 2025, banyak terjadi cross sell
didukung peningkatan ekspektasi berakhirnya siklus dengan Institusi lainnya didalam ekosistem CT Corp.
penurunan suku bunga global.
Peningkatan yang signifikan terjadi di nasabah non
Sementara itu, tensi geopolitik global melanjutkan bank untuk transaksi produk Funding dan transaksi
peningkatan seiring berlanjutnya konflik di berbagai jual beli Obligasi pemerintah
kawasan. Namun demikian, dampaknya terhadap
harga minyak dan energi masih terbatas mengingat Selain itu IBFI tetap memberi dukungan untuk tim
masih berlanjutnya tren pelemahan permintaan. Global Markets Sales dan Treasury seiring dengan
meningkatnya kebutuhan transaksi Treasury di
sepanjang tahun 2025 dan tahun 2026 mendatang.
148 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 151
Pasar Modal Bank Mega bertindak sebagai Bank Kustodian
berdasarkan surat izin dari Otoritas Jasa Keuangan
Wali Amanat (d/h Badan Pengawas Pasar Modal) No. KEP-01/PM/
Bank Mega telah menjalankan bisnis Wali Amanat Kstd/2001 tanggal 18 Januari 2001. Bank Mega juga
selama lebih dari 25 tahun. Wali Amanat (Trustee) telah memperoleh persetujuan dari Bank Indonesia
merupakan Lembaga Penunjang Pasar Modal yang untuk bertindak sebagai Sub-Registry sesuai Surat
bertugas untuk mewakili kepentingan pemegang Efek Bank Indonesia No.10/160/DPM tanggal 4 Juli 2008.
bersifat utang dan/atau Sukuk. Wali Amanat tersebut
diperlukan oleh perusahaan-perusahaan yang akan Jasa-jasa kustodian yang diberikan Bank Mega terdiri
menerbitkan Efek bersifat utang dan/atau Sukuk dari:
yang diterbitkan melalui Penawaran Umum. Selain itu, • Kustodian Umum meliputi:
Bank Mega juga memberikan jasa Agen Pemantau Safekeeping (penyimpanan dan pengadminstrasian
dalam rangka penerbitan Efek bersifat utang dan/ efek-efek);
atau Sukuk yang diterbitkan tanpa melalui Penawaran - Settlement & transaction handling
Umum. (penanganan dan penyelesaian transaksi
penjualan/pembelian efek);
Bank Mega telah memperoleh Surat Tanda Terdaftar - Corporate action (pengurusan hak-hak
(STTD) untuk menyelenggarakan kegiatan usaha nasabah sehubungan dengan kepemilikan
sebagai Wali Amanat dari Otoritas Jasa Keuangan efek-efek nasabah);
(d/h Badan Pengawas Pasar Modal) berdasarkan - Proxy (mewakili nasabah dalam Rapat Umum
surat keputusan No. 20/STTD-WA/PM/2000 pada Pemegang Efek berdasarkan surat kuasa
tanggal 2 Agustus 2000. nasabah);
- Pelaporan.
Tugas dan tanggung jawab Bank Mega selaku Wali
Amanat antara lain sebagai berikut: • Kustodian Reksa Dana meliputi:
a. Mewakili kepentingan pemegang Efek bersifat - Unit Registry (pencatatan dan
utang dan/atau Sukuk baik di dalam maupun di mengadministrasian Unit Penyertaan Reksa
luar pengadilan dalam melakukan tindakan hukum Dana);
yang berkaitan dengan kepentingan pemegang - Fund Accounting (penitipan kolektif,
Efek bersifat utang dan/atau Sukuk; pengadministrasian portofolio Reksa Dana dan
b. Melakukan pengawasan atau pemantauan secara penghitungan Nilai Aktiva Bersih);
berkala terhadap emiten dan Efek bersifat - Pelaporan.
utang dan/atau Sukuk berdasarkan Perjanjian
Perwaliamanatan; Per 31 Desember 2025, nilai aset yang disimpan dan
c. Memberikan laporan kepada Otoritas Jasa diadministrasikan di Kustodian Bank Mega sebesar
Keuangan dalam hal emiten cidera janji atau terjadi Rp 39,23 triliun.
keadaan yang dapat membahayakan kepentingan
pemegang Efek bersifat utang dan/atau Sukuk; Bank Administrator Rekening Dana Nasabah (Rdn)
Dan Bank Pembayaran
Per 31 Desember 2025, Bank Mega bertindak sebagai Bank Mega juga telah memperoleh persetujuan
Wali Amanat/Agen Pemantau atas emisi efek bersifat dari KSEI untuk menjadi Bank Administrator RDN
utang dan/atau Sukuk, dengan nilai keseluruhan (Rekening Dana Nasabah) dan Bank Pembayaran,
sebesar Rp 93,63 triliun dan USD 18,75 juta. sesuai surat PT KSEI No. KSEI-4578/DIR/1223 tangga
4 Desember 2023 perihal Penunjukan PT Bank Mega
Jasa Kustodian Tbk sebagai Bank Administrator RDN dan Bank
Bank Mega telah memberikan Jasa Kustodian di bidang Pembayaran periode 2024-2029.
Pasar Modal sejak tahun 2001. Bank Kustodian adalah
Bank yang memberikan jasa Penitipan/Penyimpanan Bank Mega selaku Bank Administrator RDN (Rekening
Efek-efek dan kegiatan lain yang berkaitan dengan Dana Nasabah) dan Bank Pembayaran memberikan
Efek tersebut antara lain, penyelesaian transaksi efek, jasa membuka dan mengadministrasikan rekening
pengurusan hak-hak yang berkaitan dengan Efek dana nasabah untuk penyelesaian transaksi Efek di
yang disimpan dan mewakili hak Pemegang Efek atas pasar modal.
Efek tersebut (Proxy).
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 149
Page 152
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
TINJAUAN OPERASI PER SEGMEN • Wilayah Makassar terdiri dari seluruh kantor
GEOGRAFIS cabang dan kantor cabang pembantu di Sulawesi,
Maluku dan Papua.
Bank menganalisis segmen secara geografis dimana • Wilayah Banjarmasin terdiri dari seluruh kantor
manajemen menelaah laporan internal manajemen cabang dan kantor cabang pembantu di
secara bulanan untuk masing-masing area. Berikut Kalimantan.
adalah ringkasan yang menjelaskan tiap-tiap area
geografis Bank: Pada tahun 2025 kontribusi terbesar dalam hal
• Kantor Pusat terdiri dari Treasury, Card Center dan pendapatan per segmen disumbangkan oleh Kantor
unit-unit fungsional dimana di dalamnya termasuk Pusat dengan capaian 76,76% di tahun 2025 dan
aset, liabilitas, pendapatan dan beban yang tidak 67,90% di tahun 2024. Sedangkan wilayah yang
dapat dialokasikan. memberikan kontribusi terbesar adalah Jakarta
• Wilayah Jakarta terdiri dari seluruh kantor cabang dengan porsi sebesar 12,42% di tahun 2024 dan
dan kantor cabang pembantu di Jabodetabek, 17,78% di tahun 2024.
Karawang, provinsi Banten dan Lampung.
• Wilayah Bandung terdiri dari seluruh kantor Kontribusi terbesar dalam hal Laba Sebelum Pajak
cabang dan kantor cabang pembantu di provinsi pada tahun 2025 juga diberikan oleh Kantor Pusat
Jawa Barat di luar Bogor, Depok, Bekasi dan dan wilayah Jakarta, dengan dukungan pencapaian
Karawang. pendapatan per segmen geografis yang lebih
• Wilayah Sumatera mencakup Sumatera kecuali dominan dibandingkan wilayah lain. Pada tahun
Aceh dan Lampung serta kepulauan Riau, Batam 2024, porsi Laba Sebelum Pajak dari Kantor Pusat
dan Bangka Belitung. dan wilayah Jakarta adalah masing-masing sebesar
• Wilayah Semarang terdiri dari seluruh kantor 60,49% dan 28,90%.
cabang dan kantor cabang pembantu di provinsi
Jawa Tengah. Penjelasan lebih lengkap terkait pendapatan dan
• Wilayah Surabaya terdiri dari seluruh kantor profitabilitas berdasarkan segmen geografis dapat
cabang dan kantor cabang pembantu di provinsi dilihat di Catatan No.38 pada Laporan Keuangan
Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara. Audit 2025 yang dilampirkan pada Laporan Tahunan
ini.
Pendapatan Segmen
)%(
2,58% 1,60% 3,58% 2,17%
1,05% 1,79% 1,30% 2,23%
2,17% 2,98%
1,63% 2,06%
12,42% 17,78%
2025 76,76%
Kantor Pusat
Jakarta
Bandung
2024 67,90%
Kantor Pusat
Jakarta
Bandung
Medan Medan
Semarang Semarang
Surabaya Surabaya
Makassar Makassar
Banjarmasin Banjarmasin
Laba Sebelum Pajak
)%(
1,32% 0,72% 2,28% 1,76%
0,13% 1,35% 0,32% 2,24%
1,23% 2,73%
0,73%
1,28%
16,12% 28,90%
2025 78,88
Kantor Pusat
Jakarta
Bandung
2024 60,49%
Kantor Pusat
Jakarta
Bandung
Medan Medan
Semarang Semarang
Surabaya Surabaya
Makassar Makassar
Banjarmasin Banjarmasin
150 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 153
Puas Rasanya, Istimewa Harganya!
Apply Kartu Kredit Bank Mega Sekarang!
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 151
Periode s/d 31 Desember 2025 | *Khusus Nasabah Baru & Pengguna Smartphone Android dengan NFC
Page 154
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Aspek
Pemasaran
Strategi pemasaran Bank Mega dirancang dengan Kampanye Pemasaran
berorientasi pada kebutuhan nasabah serta bertujuan Pada tahun 2025, Bank Mega secara aktif menjalankan
untuk meningkatkan kinerja Bank secara optimal. berbagai kampanye pemasaran, antara lain:
Strategi tersebut kemudian diterapkan secara efektif
dalam berbagai kampanye dan program pemasaran 1. Kampanye untuk meningkatkan Funding:
produk dan layanan Bank yang disesuaikan dengan a. Memperbanyak community based event untuk
segmentasi masing-masing produk, dan juga meningkatkan jumlah nasabah MegaFirst
dengan selalu memperhatikan kebutuhan nasabah. melalui program Mega Extra Reward (MER)
Implementasi program-program pemasaran juga serta didukung dengan peningkatan benefit
senantiasa bertujuan untuk meningkatkan customer kartu kredit bagi nasabah perorangan,
experience yang sangat berperan dalam memperkuat b. Meningkatkan jumlah nasabah mass affluent
brand Bank Mega secara keseluruhan. melalui program Mega Super Deal (MSD),
c. Meningkatkan jumlah nasabah mass melalui
Strategi pemasaran disiapkan dengan landasan program Meriah Bareng Mega dan Payroll,
pemahaman yang mendalam mengenai analisis d. Melanjutkan program Meriah Bareng Mega
segmen pasar serta persaingan usaha diantara pelaku yang telah diselenggarakan secara konsisten
di industri perbankan. Identifikasi kebutuhan nasabah selama beberapa tahun berturut-turut sebagai
dan tren yang sedang berlaku menjadi faktor penting bentuk apresiasi bagi para nasabah Tabungan
baik dalam pengembangan strategi pemasaran, Mega Dana dan Mega Maxi,
maupun dalam pengembangan produk dan layanan e. Menyelenggarakan kampanye member-get-
Bank. Transformasi digital Bank Mega yang telah member dengan memberikan diskon bagi
dan terus dilakukan dalam beberapa tahun ini turut nasabah yang berhasil mengajak pelanggan
memperkuat digital platform yang sangat berperan baru melalui aplikasi M-Smile
dalam penerapan strategi pemasaran yang bertujuan f. Mengadakan email blast dan sosialisasi di
untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus media sosial bank untuk mengkomunikasikan
memberikan kemudahan, kenyamanan dan keamanan penyaluran donasi yang fokus pada pemberian
bagi nasabah dalam bertransaksi. bantuan renovasi pembangunan sekolah yang
membutuhkan, agar dapat memutus mata
Strategi Komunikasi Pemasaran dan Digital rantai kemiskinan melalui Pendidikan yang
Marketing layak dalam mewujudkan mimpi anak bangsa,
Bank Mega secara terus menerus meningkatkan g. Berkolaborasi dengan beberapa pihak,
program pemasaran berbasis digital dengan baik dalam negeri maupun di luar negeri,
memanfaatkan platform sosial media seperti untuk memberikan layanan prima bagi para
Instagram, Facebook, X, dan TikTok yang disesuaikan Nasabahnya, antara lain menjalin kemitraan
dengan preferensi segmen dan tren yang sedang strategis dengan IHH Healthcare Singapore,
berlaku. Program komunikasi pemasaran berbasis h. Menyelenggarakan Elegance Fashion Show
digital dilakukan melalui berbagai kanal, antara lain dengan menampilkan koleksi terbaru dari
data analytics, SEO (Search Engine Optimization) dan Sebastian Red, VOTUM Heritage, dan Lace by
SEM (Search Engine Marketing), advertising dan paid ARTKEA, dimana Bank Mega berkolaborasi
media, social media management, content marketing, dengan Metro Department Store dalam
customer relationship management, e-mail marketing penyelenggaraan fashion show khusus bagi
dan automation, marketing personalization dan Nasabah terundang MegaFirst,
automation, dan penerapan AI. i. Menjalin kemitraan srategis dengan universitas
ternama Institut Pertanian Bogor.
152 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 155
2. Program pemasaran Kartu Kredit: Sinergi dengan grup CT Corp
a. Mega Travel Fair, ajang Travel Fair tahunan Strategi pemasaran Bank Mega juga mengoptimalkan
yang diselenggarakan bekerja sama dengan keunggulan kompetitif Bank yang menjadi bagian
Antavaya dengan menawarkan promo spesial dari Grup CT Corp. Bank melakukan sinergi dengan
bagi pengguna kartu kredit Bank Mega, berbagai perusahaan dalam Grup CT Corp sehingga
b. MEGA POP UP X FRESH GARDEN sebagai Nasabah dapat menikmati berbagai diskon dan
bentuk apresiasi kepada nasabah atas penawaran menarik apabila melakukan transaksi
kepercayaan serta dukungan yang telah menggunakan kartu debit maupun kartu kredit Bank
diberikan. Mega di seluruh unit usaha CT Corp, baik produk
finansial, gerai ritel, produk hiburan dan lainnya.
Pengembangan fitur Tap to Pay
Untuk memberikan kemudahan Nasabah dalam Pangsa Pasar
melakukan transaksi pembayaran non-tunai yang Ulasan mengenai pangsa pasar Bank Mega dapat
cepat, praktis, dan aman, pada tahun 2025 Bank dilihat pada bab Kinerja 2025 pada Laporan Tahunan
Mega menghadirkan pengembangan fitur QRIS ini yang menggambarkan posisi Bank Mega di industri
TAP berbasis NFC pada aplikasi Mega Smart Mobile perbankan Indonesia.
(M-Smile) dan perangkat EDC Bank Mega. Melalui
QRIS TAP, Nasabah dapat melakukan pembayaran
cukup dengan menempelkan smartphone berfitur
NFC ke EDC merchant tanpa perlu memindai QR
secara manual. Pengembangan ini merupakan bentuk
dukungan Bank Mega terhadap sistem pembayaran
nasional berbasis QRIS serta upaya peningkatan
kenyamanan transaksi bagi Nasabah dan Merchant.
BAYAR HEMAT s/d*
30
Periode s/d
HAPPY %
Pakai QRIS M-Smile Maks. Rp10.000
30 Juni 2025
*S&K Berlaku | Info: https://bit.ly/promoqrisbm
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 153
Page 156
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Tinjauan
Keuangan
Standar Penyajian Informasi dan Kesesuaian Februari 2026. Proses audit dilakukan oleh auditor
terhadap Standar Akuntansi Keuangan Saptoto Agustomo dengan Surat Izin Praktik Akuntan
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Publik No.AP.0499.
(POJK) No.14/POJK.04/2022 tentang Penyampaian
Berkala Emiten atau Perusahaan Publik, PT Bank KAP menyatakan laporan keuangan menyajikan
Mega Tbk. telah menyampaikan Laporan Keuangan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi
Berkala kepada Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa keuangan PT Bank Mega Tbk. tanggal 31 Desember
Efek Indonesia, serta mengumumkan Laporan 2025, serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk
Keuangan Berkala kepada masyarakat. Secara tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai
spesifik, penyampaian Laporan Keuangan tahun dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
2025 yang telah diaudit kepada Bursa Efek Indonesia
dilakukan pada tanggal xx Februari 2026. Tinjauan Keuangan berikut ini disusun berdasarkan
laporan posisi keuangan Bank Mega tanggal
Kantor Akuntan Publik (KAP) Amir Abadi Jusuf, 31 Desember 2025, serta laporan laba rugi dan
Aryanto, Mawar & Rekan telah menyelesaikan audit penghasilan komprehensif lain, dan laporan arus kas
laporan keuangan per 31 Desember 2025 dan telah untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut,
ditandatangani oleh Direksi Bank pada tanggal 6 sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia.
154 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 157
LAPORAN POSISI KEUANGAN
(dalam Rp miliar)
Perubahan
Uraian 2025 2024
Nominal (%)
Aset Keuangan 132.172 126.474 5.698 4,51%
Aset Non Keuangan 8.656 8.441 215 2,55%
Jumlah Aset 140.828 134.915 5.913 4,38%
Liabilitas Keuangan 114.949 113.009 1.940 1,72%
Liabilitas Non Keuangan 803 724 79 10,91%
Jumlah Liabilitas 115.752 113.733 2.019 1,78%
Jumlah Ekuitas 25.076 21.182 3.894 18,38%
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 140.828 134.915 5.913 4,38%
Pada tahun 2025, Bank membukukan total Aset Ekuitas Bank pada tahun 2025 meningkat secara
sebesar Rp140,83 triliun. Jumlah tersebut meningkat signifikan. Pada tahun 2025 jumlah Ekuitas tercatat
sebesar 4,38% dibandingkan dengan jumlah Aset sebesar Rp25,08 triliun, meningkat sebesar 18,38%
pada tahun sebelumnya, yaitu sebesar Rp134,92 dibandingkan dengan jumlah Ekuitas pada tahun
triliun. Peningkatan Aset tersebut terutama karena 2024, yaitu sebesar Rp21,18 triliun.
adanya peningkatan pada Aset Keuangan sebesar
4,51% yaitu dari Rp126,47 triliun pada tahun 2024 ASET KEUANGAN
menjadi Rp132,17 triliun pada tahun 2025. Sedangkan Pada tahun 2025 Aset Keuangan Bank tercatat
Aset Non Keuangan juga meningkat menjadi Rp8,66 sejumlah Rp132,17 triliun, atau mengalami kenaikan
triliun pada tahun 2025 dibandingkan jumlah sebesar 4,51% jika dibandingkan dengan jumlah
sebesar Rp8,44 triliun pada tahun sebelumnya, atau pada tahun 2024 yang sebesar Rp126,47 triliun.
meningkat sebesar 2,55%. Peningkatan ini antara lain disebabkan oleh kenaikan
yang signifikan pada Efek-efek yang Dibeli Dengan
Di sisi Liabililitas, Bank membukukan Rp115,75 triliun. Janji Dijual Kembali menjadi Rp6,72 triliun, atau
Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan dengan tahun meningkat sebesar 383,26% dari Rp1,39 triliun pada
sebelumnya yaitu sebesar Rp113,73 triliun. Peningkatan tahun 2024. Selain itu, Kredit yang Diberikan juga
tersebut terutama karena adanya peningkatan pada meningkat menjadi Rp66,43 triliun, atau tumbuh
Liabilitas Keuangan sebesar 1,72% yaitu dari Rp113,01 sebesar 3,82% jika dibandingkan dengan jumlah
triliun pada tahun 2024 menjadi Rp114,95 triliun pada Kredit yang Diberikan pada tahun 2024 sebesar
tahun 2025. Sedangkan Liabilitas Non Keuangan juga Rp63,98 triliun.
meningkat walaupun tidak signifikan menjadi Rp803
miliar pada tahun 2025 dibandingkan jumlah sebesar
Rp724 miliar pada tahun sebelumnya, atau meningkat
sebesar 10,91%.
(dalam jutaan rupiah)
Perubahan
Uraian 2025 2024
Nominal (%)
Kas 872.657 873.509 (852) (0,10%)
Giro pada Bank Indonesia 8.040.206 7.525.245 514.961 6,84%
Giro pada Bank Lain 629.659 953.206 (323.547) (33,94%)
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain – Neto 8.040.485 831.826 7.208.659 866,61%
Efek-efek – Neto 40.335.916 49.503.610 (9.167.694) (18,52%)
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali 6.717.210 1.389.981 5.327.229 383,26%
Tagihan Derivatif 44.389 48.734 (4.345) (8,92%)
Kredit yang Diberikan – Neto 66.425.734 63.980.404 2.445.330 3,82%
Tagihan Akseptasi – Neto 985 9.222 (8.237) (89,32%)
Aset Lain-lain 1.064.697 1.358.896 (294.199) (21,65%)
Aset Keuangan 132.171.938 126.474.633 5.697.305 4,50%
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 155
Page 158
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Kas Penempatan Pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Pada tahun 2025 jumlah Kas mengalami sedikit Bank membukukan kenaikan signifikan pada pos
penurunan, menjadi Rp872,66 miliar, atau turun 0,10% penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain,
apabila dibandingkan dengan jumlah Kas pada tahun yaitu dari sejumlah Rp831,83 miliar pada tahun
2024 sebesar Rp873,51 miliar. Penurunan tersebut 2024 menjadi Rp8,04 triliun pada tahun 2025, yaitu
disebabkan oleh penurunan yang sangat subtansial meningkat sebesar 866,61%. Penempatan pada Bank
dalam mata uang asing, yaitu dari Rp176,72 miliar Indonesia mendominasi pos tersebut yaitu sebesar
pada tahun 2024 menjadi Rp151,56 miliar pada tahun Rp6,54 triliun. Pada tahun 2025 Bank tidak memiliki
2025, yaitu penurunan yang signifikan pada Dolar penempatan pada bank lain dalam mata uang asing.
Singapura. Sehingga meskipun jumlah Kas dalam
Rupiah dan mata uang asing lainnya, termasuk Dolar Efek-efek
Amerika Serikat meningkat, namun belum dapat Efek-efek neto Bank mengalami penurunan yang
mengimbangi penurunan dalam Dolar Singapura cukup besar pada tahun 2025, menjadi Rp40,34 triliun,
tersebut. dari sejumlah Rp49,50 triliun pada tahun sebelumnya,
atau menurun 18,52%. Penurunan tersebut terutama
Giro Pada Bank Indonesia disebabkan oleh penurunan SRBI dari semula sebesar
Jumlah Giro pada Bank Indonesia pada tahun 2025 Rp10,28 triliun di tahun 2024 menjadi Rp5,00 triliun
tercatat sebesar Rp8,04 triliun, meningkat sebesar pada tahun 2025 dan penurunan obligasi Pemerintah
6,84% jika dibandingkan dengan jumlah pada tahun Indonesia dari sejumlah Rp38,60 triliun pada tahun
2024 sebesar Rp7,53 triliun. Bank dipersyaratkan 2024 menjadi Rp34,71 triliun pada tahun 2025.
untuk memiliki Giro Wajib Minimum (GWM) dalam
Rupiah dalam melaksanakan kegiatan sebagai bank Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian
umum dan GWM dalam mata uang asing dalam penurunan nilai untuk tahun 2025 dan 2024 telah
kegiatan transaksi mata uang asing. Pada tanggal memadai yang disajikan sebagai bagian dari ekuitas
31 Desember 2025 dan 2024 GWM Bank Mega telah pada akun penghasilan komprehensif lain.
sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia.
Efek-efek Yang Dibeli Dengan Janji Dijual Kembali
Giro Pada Bank Lain Pada tahun 2025 Bank membukukan efek-efek yang
Pada tahun 2025, jumlah giro pada bank lain - neto dibeli dengan janji dijual kembali senilai Rp6,72 triliun,
tercatat menurun menjadi Rp629,66 miliar, yaitu meningkat tajam sebesar 383,26% jika dibandingkan
turun 33,94% dari tahun 2024 yang tercatat sebesar dengan jumlah pada tahun 2024 sebesar
Rp953,21 miliar. Jumlah giro pada bank lain pihak Rp1,39 triliun.
ketiga dalam mata uang Rupiah adalah sebesar
Rp19,50 miliar, turun sedikit jika dibandingkan dengan Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 manajemen
jumlah pada tahun 2024 sebesar Rp19,84 miliar. berpendapat bahwa tidak terdapat penurunan nilai
Sedangkan jumlah giro pada bank lain pihak ketiga pada efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali,
dalam mata uang asing pada tahun 2025 adalah sehingga cadangan kerugian penurunan nilai tidak
sebesar Rp611 miliar. dibentuk. Seluruh efek-efek yang dibeli dengan janji
dijual kembali pada tanggal 31 Desember 2025 dan
Sebagian besar dana Giro Pada Bank Lain dalam mata 2024 diklasifikasikan lancar.
uang Rupiah ditempatkan di Bank BCA, sementara
untuk mata uang asing, antara lain ditempatkan Tagihan Derivatif
pada Bank Mandiri, JP Morgan Chase New York dan Bank membukukan tagihan derivatif pada tahun 2025
Citibank NA, Jakarta. sebesar Rp44,39 miliar, turun 8,92% jika dibandingkan
dengan jumlah sebesar Rp48,73 miliar pada tahun
Seluruh giro pada bank lain pada tanggal 31 Desember 2024. Beberapa jenis transaksi derivatif yang
2025 dan 2024 diklasifikasikan lancar. dilakukan Bank yaitu jenis transaksi derivatif terkait
dengan nilai tukar, yaitu Swap, Spot dan Forward.
Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian
penurunan nilai pada tanggal 31 Desember 2025 dan
2024 tidak diperlukan. Seluruh tagihan derivatif pada
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 diklasifikasikan
lancar.
156 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 159
Kredit yang Diberikan – neto Penyaluran kredit juga dilakukan dengan bekerja
Bank menyalurkan kredit – neto sebesar Rp66,43 sama dengan bank lain, atau yang biasa disebut kredit
triliun pada tahun 2025. Jumlah tersebut meningkat sindikasi. Keikutsertaan Bank dalam kredit sindikasi
sebesar 3,82% jika dibandingkan dengan penyaluran dengan bank-bank lain pada tahun 2025 adalah
kredit pada tahun 2024 sebesar Rp63,98 triliun. sebesar Rp13,51 triliun, meningkat tajam sebesar
Peningkatan ini antara lain dipengaruhi oleh 172,38% dari jumlah Rp4,96 triliun pada tahun 2024.
peningkatan penyaluran kredit investasi pihak ketiga
dalam mata uang asing, yang meningkat tajam Pada tahun 2025 Bank melaporkan rasio kredit
sebesar 83,77% dari Rp7,95 triliun pada tahun 2024, UMKM terhadap kredit yang diberikan adalah sebesar
menjadi Rp14,60 triliun pada tahun 2025. 16,23%, meningkat jika dibandingkan dengan rasio
pada tahun 2024 sebesar 14,61%.
Dari segi jenis kredit, kredit investasi masih merupakan
pemberi kontribusi terbesar jika dibandingkan dengan Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak
seluruh kredit yang diberikan, yaitu sebesar 67,34% terdapat pelanggaran maupun pelampauan Batas
pada tahun 2025 dan 67,76% pada tahun 2024. Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) kepada pihak
berelasi maupun pihak ketiga.
Kredit yang Diberikan
)%(
16,23% 14,61%
16,43% 17.63%
2025 67,34%
Kredit Investasi
Kredit Sindikasi
Kredit kepada
2024 67,76%
Kredit Investasi
Kredit Sindikasi
Kredit kepada
Usaha Mikro, Kecil Usaha Mikro, Kecil
dan Menengah dan Menengah
)(UMKM )(UMKM
Tagihan Akseptasi – neto Aset Lain-lain
Bank membukukan tagihan akseptasi – neto sebesar Pada tahun 2025, Bank mencatat aset lain-lain
Rp985 juta, turun 89,32% dibandingkan dengan kategori keuangan sebesar Rp1,06 triliun, turun
jumlah sebesar Rp9,22 miliar pada tahun 2024. 21,65% dibandingkan dengan jumlah pada tahun 2024
sebesar Rp1,36 triliun. Aset lain-lain yang termasuk
Manajemen menyatakan bahwa cadangan kerugian dalam kategori keuangan adalah piutang sewa, bunga
penurunan nilai untuk tahun 2025 dan 2024 telah yang masih akan diterima, setoran jaminan dan aset
memadai. Seluruh tagihan akseptasi pada tanggal 31 yang diblokir.
Desember 2025 dan 2024 diklasifikasikan lancar.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 157
Page 160
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
ASET NON KEUANGAN
(dalam jutaan rupiah)
Perubahan
Uraian 2025 2024
Nominal (%)
Aset Tetap dan Hak Guna – neto 6.562.037 6.074.013 488.024 8,03%
Aset Lain-lain –neto 2.094.069 2.261.306 (167.237) (7,40%)
Pajak Ditangguhkan – neto - 105.542 (105.542) -
Aset Non Keuangan 8.656.106 8.440.861 215.245 2,55%
Bank membukukan Aset Non Keuangan sebesar Aset Pajak Tangguhan – neto
Rp8,66 triliun pada tahun 2025, meningkat sebesar Pada tahun 2025, Bank tidak membukukan aset
2,55% jika dibandingkan dengan jumlah sebesar pajak tangguhan – neto. Sedangkan pada tahun
Rp8,44 triliun pada tahun 2024. 2024 tercatat nilai akun aset pajak tangguhan – neto
sebesar Rp105,54 miliar.
Aset Tetap dan Hak Guna – neto
Aset tetap dan hak guna – neto mengalami LIABILITAS
peningkatan sebesar 8,03% menjadi Rp6,56 triliun
pada tahun 2025 dari Rp6,07 triliun pada tahun 2024. LIABILITAS KEUANGAN
Peningkatan ini disebabkan terutama oleh adanya
revaluasi aset tanah dan bangunan di tahun 2025. Bank mencatat peningkatan liabilitas keuangan pada
tahun 2025 menjadi Rp114,95 triliun, meningkat 1,72%
Aset Lain-lain – neto dibandingkan dengan jumlah pos tersebut pada tahun
Aset lain-lain – neto Bank yang termasuk dalam 2024 sebesar Rp113,01 triliun. Peningkatan tersebut
kategori Aset Non Keuangan adalah uang muka, terjadi karena adanya peningkatan pada simpanan
agunan yang diambil alih, tagihan penjualan surat dari nasabah sebesar 13,59% yaitu dari Rp91,67
berharga, tagihan transaksi kartu kredit, beban triliun pada tahun 2024 menjadi Rp104,13 triliun pada
dibayar di muka, dan lain-lain. Pada tahun 2025, nilai tahun 2025. Selain itu, juga terjadi peningkatan pada
akun tersebut adalah Rp2,09 triliun, turun sebesar simpanan dari bank lain sebesar 50,44% yaitu dari
7,40% jika dibandingkan dengan tahun 2024 yang Rp3,83 triliun pada tahun 2024 menjadi Rp5,77 triliun
sebesar Rp2,26 triliun. pada tahun 2025.
(dalam jutaan rupiah)
Perubahan
Uraian 2025 2024
Nominal (%)
Liabilitas Segera 163.685 179.318 (15.633) (8,72%)
Simpanan dari Nasabah 104.130.948 91.669.297 12.461.651 13,59%
Simpanan dari Bank Lain 5.766.545 3.833.032 1.933.513 50,44%
Efek-efek yang dijual dengan janji dijual kembali 993.223 12.947.188 (11.953.965) (92,33%)
Liabilitas derivative 113.086 121.059 (7.973) (6,59%)
Pinjaman yang diterima 3.534.000 3.987.600 (453.600) (11,38%)
Utang akseptasi 986 9.234 (8.248) (89,32%)
Obligasi subordinasi 50.000 50.000 - -
Liabilitas lain-lain 195.938 212.220 (16.282) (7,67%)
Liabilitas keuangan 114.948.411 113.008.948 1.939.463 1,72%
158 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 161
Liabilitas segera Liabilitas derivatif
Liabilitas segera menunjukkan penurunan sebesar Pada tahun 2025, Bank membukukan liabilitas
8,72% menjadi Rp163,68 miliar pada tahun 2025 derivatif sebesar Rp113,09 miliar, menurun sebanyak
dari Rp179,32 miliar pada tahun 2024. Liabilitas 6,59% dibandingkan dengan jumlah Rp121,06 miliar
segera terutama terdiri dari transaksi kliring atau pada tahun 2024. Jenis transaksi derivative yang
transfer nasabah yang belum diselesaikan, dan dilakukan Bank yaitu jenis transaksi derivative terkait
titipan pembayaran pajak yang belum dilimpahkan dengan nilai tukar, yaitu Swap, Spot dan Forward.
ke rekening Kantor Perbendaharaan Negara dan
Kas Negara (KPKN) sehubungan dengan kegiatan Pinjaman yang diterima
operasional Bank sebagai Bank Persepsi. Pinjaman yang diterima Bank pada tahun 2025
berjumlah Rp3,53 triliun, turun 11,38% dibandingkan
Simpanan nasabah dengan jumlah pinjaman yang diterima pada tahun
Pada tahun 2025, Bank mencatatkan pertumbuhan 2024 sejumlah Rp3,99 triliun. Penurunan tersebut
sebesar 13,59% pada pos simpanan dari nasabah atau dipengaruhi oleh turunnya jumlah pinjaman yang
dana pihak ketiga (DPK), yaitu dari Rp91,67 triliun diterima dalam mata uang Rupiah, yaitu dari Rp2,70
pada tahun 2024 menjadi Rp104,13 triliun pada tahun triliun pada tahun 2024 menjadi Rp2,20 triliun pada
2025. Peningkatan tersebut terjadi terutama pada tahun 2025, yaitu turun sebesar 18,52%.
deposito berjangka yang meningkat dari sejumlah
Rp64,10 triliun pada tahun 2024, menjadi Rp75,99 Utang akseptasi
triliun pada tahun 2025. Kontribusi deposito terhadap Bank melaporkan utang akseptasi sebesar Rp986,00
total simpanan nasabah pada tahun 2025 adalah juta pada tahun 2025, turun secara signifikan sebesar
72,98%, meningkat dibandingkan 69,92% pada tahun 89,32% dibandingkan jumlah utang akseptasi pada
2024. tahun 2024 sejumlah Rp9,23 miliar.
Simpanan dari bank lain Obligasi subordinasi
Bank membukukan jumlah simpanan dari bank lain Pada tahun 2025, Bank menerbitkan obligasi MTN
pada tahun 2025 sebesar Rp5,77 triliun, meningkat subordinasi senilai Rp50,00 miliar dengan tenor 5
secara signifikan sebesar 50,44% dibandingkan jumlah tahun dan bunga 8,50% yang akan jatuh tempo pada
tahun 2024 yang sebesar Rp3,83 triliun. Peningkatan tanggal 22 Agustus 2030. Pada tahun 2024 Bank
tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan call menerbitkan obligasi subordinasi I senilai Rp50,00
money dalam mata uang Rupiah, dari Rp3,05 triliun miliar dengan tenor 5 tahun dan bunga 9% yang
pada tahun 2024 menjadi Rp4,56 triliun, dan juga jatuh tempo pada tanggal 28 Mei 2025. Penerbitan
peningkatan call money dalam mata uang asing, dari obligasi subordinasi tersebut adalah untuk memenuhi
Rp386,28 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp917,13 ketentuan POJK No.14/POJK.03/2017 tanggal 4 April
miliar pada tahun 2025. 2017 tentang Rencana Aksi (Recovery Plan) bagi
Bank Sistemik
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali Liabilitas lain-lain
mengalami penurunan tajam dari sejumlah Rp12,95 Akun ini terdiri dari utang bunga dan setoran jaminan.
triliun pada tahun 2024, menjadi Rp993,22 miliar Pada tahun 2025, total nilai akun-akun tersebut
pada tahun 2025, atau penurunan sebanyak 92,33%. berjumlah Rp195.94 miliar, turun 7,67% dibandingkan
dengan total nilai pada tahun 2024 sebesar Rp212,20
miliar.
LIABILITAS NON KEUANGAN
(dalam jutaan rupiah)
Perubahan
Uraian 2025 2024
Nominal (%)
Utang pajak penghasilan 167.808 222.064 (54.256) (24,43)
Liabilitas pajak tangguhan – neto 201.095 - 201.095 -
Liabilitas imbalan pasca kerja 294.958 296.414 (1.456) (0,49)
Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain 139.414 205.867 (66.453) (32,28)
Liabilitas Non Keuangan 803.275 724.345 78.930 10,90
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 159
Page 162
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Liabilitas non keuangan mengalami peningkatan pada Liabilitas imbalan pasca kerja
tahun 2025 menjadi Rp803,28 miliar dari Rp724,35 Bank menggunakan jasa aktuaris independen dalam
pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini dikarenakan menghitung imbalan pasca kerja. Jumlah imbalan
adanya liabilitas pajak tangguhan – neto sebesar pasca kerja pada tahun 2025 tercatat sebesar
Rp201,09 miliar pada tahun 2025, sedangkan pada Rp294.96 miliar, turun 0,49% dibandingkan dengan
tahun 2024 Bank tidak membukukan sebagai liabilitas jumlah pada tahun sebelumnya sebesar Rp296,41
pajak tangguhan – neto, melainkan membukukan miliar.
sebagai aset pajak tangguhan - neto.
Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-
Utang pajak penghasilan lain
Jumlah utang pajak penghasilan pada tahun 2025 Akun ini terdiri dari kewajiban pembelian surat
adalah sebesar Rp167,81 miliar, turun sebanyak 24,43% berharga, liabilitas sewa, beban yang masih harus
dibandingkan dengan posisi pada tahun 2024 yaitu dibayar, estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi,
sebesar Rp222,06 miliar. dan lain-lain. Pada tahun 2025, Bank membukukan
akun beban yang masih harus dibayar dan liabilitas
Liabilitas pajak tangguhan – neto lain-lain sebesar Rp139,41 miliar, turun 32,28% atau
Pada tahun 2025, Bank membukukan liabilitas pajak Rp66,45 miliar, dari jumlah yang dibukukan tahun
tangguhan – neto sebesar Rp201,10 miliar, sedangkan 2024 sebesar Rp205,87 miliar. Penurunan tersebut
pada tahun 2024 Bank tidak membukukan liabilitas dipengaruhi terutama oleh penurunan kewajiban
pajak tangguhan – neto. pembelian surat berharga yang turun sebesar
Rp43,73 miliar.
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
(dalam jutaan rupiah)
Perubahan
Uraian 2025 2024
Nominal (%)
Pendapatan bunga 10.197.196 10.289.306 (92.110) (0,90%)
Beban bunga (5.268.586) (5.189.567) 79.019 1,52%
Pendapatan bunga – neto 4.928.610 5.099.739 (171.129) (3,36%)
Pendapatan operasional lainnya 2.788.532 1.815.356 973.176 53,61%
Beban operasional lainnya (3.677.352) (3.683.877) (6.525) (0,18%)
Pendapatan operasional bersih 4.039.790 3.231.218 808.572 25,02%
Pendapatan (beban) non operasional-bersih 121.052 25.688 95.364 371,24%
Laba sebelum pajak penghasilan 4.160.842 3.256.906 903.936 27,75%
Beban pajak penghasilan (796.107) (625.852) 170.255 27,20%
Laba bersih tahun berjalan 3.364.735 2.631.054 733.681 27,89%
Penghasilan komprehensif lain 1.581.822 (746.876) 2.328.698 (311,79%)
Total penghasilan komprehensif tahun berjalan 4.946.557 1.884.178 3.062.379 162,53%
Laba per saham dasar/dilusian (nilai penuh) 287 224 63 28,13%
Pendapatan Bunga
Pendapatan bunga yang dibukukan Bank Mega pada tahun 2025 mengalami sedikit penurunan, yaitu dari jumlah
pendapatan bunga sebesar Rp10,29 triliun pada tahun 2024 menjadi Rp10,20 triliun, atau mengalami penurunan
0,90%.
Kontribusi terbesar pada pendapatan bunga dihasilkan dari pendapatan bunga kredit yang diberikan, yaitu
66,78% dari total pendapatan bunga. Disusul oleh pendapatan bunga dari efek-efek yang memberikan kontribusi
sebesar 31,79%.
160 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 163
Komposisi Pendapatan Bunga
)%(
0.01% 0.03%
1,42% 1.60%
31,78% 28.40%
2025 66,79%
Kredit yang
diberikan
2024 69.97%
Kredit yang
diberikan
Efek-efek Efek-efek
Penempatan pada Penempatan pada
BI dan bank lain BI dan bank lain
Lain-lain Lain-lain
Beban Bunga Beban Operasional Lainnya
Pada tahun 2025 Bank Mega mencatatkan kenaikan Bank mencatat beban operasional lainnya sebesar
beban bunga sebesar 1,52%, dari senilai Rp5,19 triliun Rp3,68 triliun pada tahun 2025, turun 0,18%
pada tahun 2024 menjadi Rp5,27 triliun pada tahun dibandingkan beban operasional lainnya pada tahun
2025. Kenaikan beban bunga tersebut terutama 2024 yang berjumlah Rp3,68 triliun. Turunnya jumlah
disebabkan oleh kenaikan beban bunga simpanan beban operasional lainnya tersebut disebabkan
dari nasabah yang meningkat dari Rp3,98 triliun pada oleh turunnya beban umum dan administrasi, serta
tahun 2024 menjadi Rp4,18 triliun pada tahun 2025. turunnya beban gaji dan tunjangan lainnya.
Komposisi beban bunga simpanan dari nasabah Pendapatan Operasional Bersih
didominasi oleh bunga deposito pada tahun 2025 Dengan memperhitungkan hasil pendapatan
sebesar 70,85% dari total beban bunga, sementara bunga, pendapatan operasional lainnya dan beban
pada tahun 2024 adalah sebesar 65,30%. operasional lainnya sebagaimana yang telah dibahas
di atas, Bank mencatat pendapatan operasional
Pendapatan Bunga – Neto bersih sebesar Rp4,04 triliun pada tahun 2025.
Pendapatan bunga yang menurun pada tahun 2025, Pendapatan ini meningkat 25,02% atau Rp808,57
sedangkan beban bunga meningkat menyebabkan miliar dibandingkan dengan pencapaian pada tahun
pendapatan bunga neto mengalami penurunan 2024 sebesar Rp3,23 triliun.
sebesar Rp171,13 miliar atau 3,36%, menjadi Rp4,29
triliun pada tahun 2025 dari Rp5,10 triliun pada tahun Laba Sebelum Pajak Penghasilan
2024. Dengan memperhitungkan pendapatan non
operasional neto sebesar Rp121 miliar pada tahun
Pendapatan Operasional Lainnya 2025, laba sebelum pajak penghasilan Bank menjadi
Bank membukukan pendapatan operasional lainnya Rp4,16 triliun. Jumlah tersebut meningkat 27,75% atau
pada tahun 2025 sebesar Rp2,79 triliun, meningkat Rp903,94 miliar dibandingkan dengan Rp3,26 triliun
Rp973,18 miliar atau 53,61% dibandingkan jumlah pada tahun sebelumnya.
yang dicapai pada tahun 2024 sebesar Rp1,82
triliun. Peningkatan total pendapatan operasional Laba Tahun Berjalan
lainnya disebabkan terutama oleh peningkatan yang Laba bersih Bank pada tahun 2025 adalah Rp3,36
signifikan pada keuntungan penjualan efek-efek triliun, meningkat 27,89% dibandingkan dengan laba
– neto Bank dari Rp70,47 miliar pada tahun 2024 bersih tahun sebelumnya yang berjumlah Rp2,63
menjadi Rp1,11 triliun. triliun.
Total Penghasilan Komprehensif Tahun
Berjalan
Bank membukukan total penghasilan komprehensif
senilai Rp4,95 triliun pada tahun 2025, meningkat
secara signifikan sebesar Rp3,06 triliun atau 162,53%
dibandingkan dengan jumlah Rp1,88 triliun pada
tahun 2024.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 161
Page 164
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
LAPORAN ARUS KAS
(dalam jutaan rupiah)
Perubahan
Uraian 2025 2024
Nominal (%)
Arus kas bersih (digunakan untuk)/diperoleh dari aktivitas operasi 1.002.103 15.463.034 (14.460.931) (93,52%)
Arus kas bersih (digunakan untuk)/diperoleh dari aktivitas investasi 7.912.444 (15.577.066) 23.489.510 (150,80%)
Arus kas bersih digunakan untuk aktivitas pendanaan (1.513.389) (1.379.527) (133.862) 9,70%
(Penurunan)/kenaikan bersih kas dan setara kas 7.401.158 (1.493.559) 8.894.717 (595,54%)
Kas dan setara kas awal tahun 10.185.972 11.679.531 (1.493.559) (12,79%)
Kas dan setara kas akhir tahun 17.587.130 10.185.972 7.401.158 72,66%
Arus Kas dari Aktivitas Operasi Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Pada tahun 2025, Bank mencatatkan arus kas yang
pada tahun 2025 adalah sebesar Rp1,00 triliun. digunakan untuk pendanaan senilai Rp1,51 triliun, arus
Penerimaan tersebut antara lain didapatkan melalui kas keluar digunakan untuk pembayaran pinjaman
arus kas masuk dari penerimaan bunga sebesar yang diterima dan pembayaran dividen tunai, masing-
Rp10,20 triliun. Jumlah arus kas dari aktivitas operasi masing sebesar Rp2,49 triliun dan Rp1,05 triliun.
pada tahun 2025 mengalami penurunan yang Sementara arus kas masuk diperoleh dari pinjaman
signifikan, disebabkan terutama oleh efek-efek yang yang diterima sebesar Rp2,03 triliun.
dijual dengan janji dibeli kembali, kredit dan efek-efek
yang dibeli dengan janji dijual kembali. Kas dan Setara Kas Akhir Tahun
Dengan memperhitungkan nilai kas dan setara kas di
Arus Kas dari Aktivitas Investasi awal tahun sebesar Rp10,19 triliun, maka jumlah kas
Perolehan arus kas untuk investasi pada tahun 2025 dan setara kas yang dibukukan Bank pada akhir tahun
berjumlah Rp7,91 triliun. Arus kas masuk diperoleh dari 2025 adalah sebesar Rp17,59 triliun.
penerimaan dari penjualan aset keuangan yang diukur
pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif
lainnya sebesar Rp30,32 triliun, Sementara arus kas
digunakan sebagian besar untuk pembayaran atas
aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lainnya yang jumlahnya
sebesar Rp22,02 triliun.
162 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 165
Rasio-Rasio
Keuangan Utama
Kinerja Bank pada tahun 2025 dapat dinilai berdasarkan rasio-rasio keuangan yang disajikan dalam tabel di
bawah ini:
31-Des-25 31-Des-24
Rasio
(Diaudit) (Diaudit)
Rasio Kinerja
1. Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) 30,49% 25,77%
2. Aset produktif bermasalah dan aset non- produktif bermasalah terhadap total aset produktif 1,55% 2,07%
dan aset non-produktif
3. Aset produktif bermasalah terhadap total aset produktif 0,98% 1,01%
4. Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) aset keuangan terhadap aset produktif 0,68% 0,60%
5. NPL gross 1,65% 1,69%
6. NPL net 1,07% 1,22%
7. Return on Asset (ROA) 3,10% 2,56%
8. Return on Equity (ROE) 15,54% 13,62%
9. Net Interest Margin (NIM) 4,18% 4,64%
10. Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) 69,12% 73,61%
11. Cost to Income Ratio (CIR) 42,09% 51,13%
12. Loan to Deposit Ratio (LDR) 64,48% 70,34%
KEMAMPUAN MEMBAYAR UTANG Kemampuan Membayar Utang Jangka
Panjang
(Menunggu peringkat 2025 dari Pefindo) Rasio untuk menilai kemampuan Bank memenuhi
kewajiban jangka panjang (solvabilitas) antara lain
Kemampuan Membayar Utang Jangka bisa dilihat dari rasio kecukupan modal, atau yang
Pendek juga dikenal dengan istilah Capital Adequacy Ratio
Kemampuan Bank dalam memenuhi kewajiban jangka (CAR). Pada tahun 2025, CAR Bank adalah sebesar
pendek dapat dilihat dari rasio Giro Wajib Minimum 30,49%. Rasio ini menunjukkan solvabilitas Bank yang
(GWM). GWM adalah jumlah dana yang harus memadai. CAR Bank juga telah memenuhi syarat
dipelihara oleh Bank dalam bentuk saldo rekening minimal yang ditetapkan regulator.
giro di Bank Indonesia. Pada tahun 2025 rasio GWM
terhadap dana pihak ketiga Bank untuk mata uang Rentabilitas
Rupiah adalah 7,94% dan untuk mata uang asing Rentabilitas adalah kemampuan perusahaan
4,01%. Sesuai dengan peraturan Bank Indonesia, rasio untuk menghasilkan laba atau keuntungan dalam
GWM Bank untuk Rupiah setelah memperhitungkan periode tertentu. Sebagai indikasi rentabilitas, Bank
insentif adalah sebesar 7,82% dan untuk mata uang menggunakan rasio Imbal Hasil Aset (ROA), Imbal
asing sebesar 4,00%. Dengan demikian, Bank telah Hasil Ekuitas (ROE) dan Marjin Bunga Bersih (NIM).
memenuhi ketentuan Bank Indonesia. Untuk tahun 2025, rasio-rasio tersebut dapat dilihat
pada tabel di atas.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 163
Page 166
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
TINGKAT KOLEKTABILITAS KREDIT DAN
ANALISA KUALITAS ASET PRODUKTIF
Kredit Berdasarkan Kolektibilitas
(dalam jutaan rupiah)
Pertumbuhan
Kredit Berdasarkan Kolektibilitas 2023 2024 2025
2023-2024 2024-2025
Kolektibilitas 1 : Kredit lancar 62.242.236 54.836.923 58.335.006 (7.405.312) 3.498.083
Kolektibilitas 2 : Kredit dalam perhatian khusus 3.020.302 8.728.172 7.795.657 5.707.870 (932.515)
Kolektibilitas 3 : Kredit tidak lancar 79.162 69.158 86.800 (10.004) 17.642
Kolektibilitas 3 : Kredit diragukan 203.301 118.971 134.293 (84.330) 15.322
Kolektibilitas 5 : Kredit macet 759.717 901.428 887.635 141.711 (13.793)
Total 66.304.718 64.654.652 67.239.391 (1.650.066) 2.584.739)
Bank Mega konsisten melakukan pemantauan Total kredit pada tahun 2025 meningkat sebesar
terhadap kualitas kredit sebagai bentuk penerapan Rp 2,58 triliun dari tahun 2024, kenaikan mayoritas
manajemen risiko. Secara berkelanjutan, Bank disebabkan karena adanya pencairan dari debitur
terus melakukan perbaikan kualitas kredit melalui besar. Rasio NPL mengalami kenaikan dari posisi
diversifikasi portfolio ke arah sektor yang memiliki Desember 2023 yang sebesar 1,57% menjadi 1,69%
kualitas lebih baik dengan melihat PDB sektor nasional pada Desember 2024 dan menurun menjadi 1,65%
dan kualitas kredit sektor secara internal Bank Mega pada Desember 2025. Penurunan rasio NPL pada
maupun kualitas kredit sektor secara Nasional. Selain 2025 selain disebabkan penurunan nominal NPL,
itu, dalam pemberian kredit bank berfokus kepada juga disebabkan oleh kenaikan total kredit. Rasio NPL
debitur grup usaha dengan backbone kuat untuk Bank Mega masih tetap berada dibawah rasio NPL
menjaga tingkat kualitas kredit. Disisi lain, Bank telah Nasional sebesar 2,18% (data SPI OJK posisi terkini
dan terus akan melakukan program pelatihan dan November 2025).
pembekalan bagi seluruh pejabat dan petugas yang
terkait dengan aktivitas kredit.
Kredit Restrukturisasi Berdasarkan Kolektibilitas
(dalam jutaan rupiah)
Pertumbuhan
Kredit Berdasarkan Kolektibilitas 2023 2024 2025
2023-2024 2024-2025
Kolektibilitas 1 : Kredit lancar 1.181.780 852.455 673.253 (329.325) (179.202)
Kolektibilitas 2 : Kredit dalam perhatian khusus 1.613.175 1.450.580 1.423.817 162.595 (26.763)
Kolektibilitas 3 : Kredit tidak lancar 30.775 10.784 8.673 19.991 (2.111)
Kolektibilitas 3 : Kredit diragukan 107.386 19.312 2.503 88.074 (16.809)
Kolektibilitas 5 : Kredit macet 468.197 594.786 566.201 126.589 (28.586)
Total 3.401.313 2.927.917 2.674.446 473.396 (253.471)
Outstanding debitur restrukturisasi mengalami penurunan yang cukup signifikan, yaitu turun sebesar Rp0,47
triliun pada tahun 2024 dan turun sebesar Rp0,25 triliun pada tahun 2025 yang disebabkan karena adanya
penurunan outstanding ataupun pelunasan. Bank telah dan akan terus melakukan upaya dengan melakukan
monitoring debitur secara ketat untuk debitur restrukturisasi.
164 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 167
Suku Bunga
Dasar Kredit
Bank Mega secara regular melaporkan dan debitur. Oleh karena itu, besarnya suku bunga kredit
mempublikasikan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) yang dikenakan kepada debitur belum tentu sama
dalam mata uang Rupiah yang berlaku di Bank. dengan SBDK.
Perhitungan dan publikasi laporan SBDK sejak
Oktober 2024 dilakukan sesuai dengan Peraturan Sesuai dengan POJK No.13 tersebut di atas, Bank
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.13 Tahun 2024 Mega melaporkan perhitungan SBDK kepada OJK
tanggal 30 Juli 2024 tentang Transparansi dan secara bulanan, dan selain itu Bank juga diwajibkan
Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit Bagi Bank Umum untuk mengumumkan laporan SBDK terkini melalui
Konvensional. situs web Bank Mega dan setiap kantor cabang Bank
Mega, dan juga diwajibkan untuk mengumumkan
SBDK menjadi dasar penetapan suku bunga kredit melalui kanal digital/media elektronik yang dimiliki
yang akan dikenakan kepada debitur dan sejalan oleh Bank Mega.
dengan hal itu maka Bank terus melakukan pembaruan
SBDK sesuai dengan pergerakan BI-Rate yang Laporan publikasi SBDK disajikan berdasarkan jenis
ditetapkan oleh Bank Indonesia. Perhitungan SBDK kredit, yaitu:
mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut: Harga 1. Kredit Non UMKM
Pokok Dana untuk Kredit yang timbul dari kegiatan a. Kredit korporasi
penghimpunan dana nasabah, beban overhead yang b. Kredit ritel
dikeluarkan untuk kegiatan penghimpunan dana dan 2. Kredit UMKM
penyaluran kredit, komponen profit margin yang a. Kredit menengah
ditetapkan Bank dalam kegiatan penyaluran kredit, b. Kredit kecil
dan perkembangan kondisi ekonomi. Perhitungan c. Kredit mikro
SBDK tersebut belum memperhitungkan komponen 3. Kredit kepemilikan rumah (KPR) atau kredit
premi risiko yang besarnya tergantung pada penilaian kepemilikan apartemen (KPA)
Bank terhadap masing-masing debitur atau kelompok 4. Kredit non KPR atau non KPA.
SBDK pada 2025
Suku Bunga Dasar Kredit Rupiah (Prime Lending Rate)
Berdasarkan Jenis Kredit
Bulan
Kredit Non UMKM Kredit UMKM Non KPR /
KPR/KPA
Korporasi Ritel Menengah Kecil Mikro Non KPA
2025
Januari 10,02% 11,03% 11,16% 12,43% 10,57% 10,53% 10,50%
Februari 10,43% 11,48% 11,55% 12,89% 10,97% 10,98% 10,91%
Maret 9,95% 11,20% 11,22% 12,62% 10,51% 10,70% 10,45%
April 9,82% 10,97% 11,03% 12,40% 10,36% 10,47% 10,30%
Mei 9,75% 10,92% 10,98% 12,35% 10,28% 10,42% 10,22%
Juni 9,69% 10,80% 10,88% 12,25% 10,19% 10,30% 10,14%
Juli 9,77% 10,86% 10,96% 12,31% 10,26% 10,36% 10,21%
Agustus 9,71% 10,77% 10,87% 12,22% 10,19% 10,27% 10,14%
September 9,86% 10,89% 11,01% 12,38% 10,33% 10,39% 10,28%
Oktober 9,97% 11,00% 11,13% 12,46% 10,43% 10,50% 10,38%
November 9,93% 10,98% 11,11% 12,45% 10,39% 10,48% 10,34%
Desember 9,72% 10,79% 10,92% 12,26% 10,18% 10,29% 10,13%
2024
Desember 10,43% 11,48% 11,55% 12,89% 10,97% 10,98% 10,91%
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 165
Page 168
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Struktur Modal dan Kebijakan
Manajemen atas Struktur Modal
Dasar Penentuan Kebijakan Manajemen atas Selain itu, Bank juga telah melakukan uji coba
Struktur Modal sebanyak 2 kali untuk melakukan perhitungan beban
Dalam pengelolaan modal, Bank diwajibkan untuk modal risiko operasional dengan menggunakan
menjaga dan menguatkan posisi modal yang Pendekatan Standar sesuai dengan ketentuan SEOJK
mendukung pertumbuhan bisnis serta menjaga No.06/SEOJK/03/2020 tentang Perhitungan Aset
kepercayaan investor, deposan, pelanggan, dan pasar Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) untuk Risiko
sebagaimana tercermin dari implementasi POJK Operasional dengan menggunakan Pendekatan
No.11/POJK/03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan Standar yang telah efektif diterapkan pada bulan
Modal Minimum untuk Bank Umum, sebagaimana Januari 2023.
diubah terakhir kali melalui POJK No.27 tahun 2022.
Bank telah memperhitungkan peraturan ini dalam Untuk perhitungan ATMR Risiko Pasar, Bank
mengevaluasi dan mengelola kecukupan modalnya. menggunakan Pendekatan Standar (Standardized
Implementasi Bank terhadap peraturan ini menjadi Approach) yang mengacu pada SEOJK No.23/
bukti komitmen Bank untuk menjaga struktur modal SEOJK.03/2022 tentang Perhitungan Aset Tertimbang
yang kuat dan tangguh, sesuai dengan persyaratan Menurut Risiko untuk Risiko Pasar bagi Bank Umum.
regulasi dan praktik terbaik industri.
Dalam perhitungan ATMR Risiko Kredit, penyusunan
Struktur Modal dan perhitungan ATMR mengacu pada SEOJK
Berdasarkan POJK No.11/POJK.03/2016 tentang No.24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum untuk Bank Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Kredit
Umum sebagaimana diubah terakhir kali melalui POJK dengan Menggunakan Pendekatan Standar yang
No.27 tahun 2022, Bank membagi modal menjadi 2 telah mengadopsi Basel 3 reform.
(dua) bagian yang terdiri dari atas:
1. Modal Tier 1 yang meliputi modal inti utama Kewajiban Bank dalam penyediaan modal minimum
(Common Equity Tier 1), dan modal inti tambahan sesuai profil risiko sebagaimana diatur dalam POJK
(Additional Tier 1). No.11/POJK/03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan
2. Modal Tier 2. Modal Minimum untuk Bank Umum sebagaimana
diubah terakhir kali melalui POJK No.27 tahun 2022
Kebijakan Struktur Modal adalah sebagai berikut:
Dalam konteks perhitungan kecukupan modal, Bank a. 8% dari ATMR untuk Bank dengan profil risiko
diwajibkan untuk menghitung Aset Tertimbang peringkat 1;
Menurut Risiko (ATMR) untuk risiko Operasional, Pasar, b. 9% s.d. kurang dari 10% dari ATMR untuk Bank
dan Kredit sebagai komponen dalam perhitungan dengan profil risiko peringkat 2;
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM). c. 10% s.d. kurang dari 11% dari ATMR untuk Bank
Dalam rangka menghitung beban modal dan ATMR dengan profil risiko peringkat 3;
risiko operasional, Bank saat ini telah menerapkan d. 11% s.d. 14% dari ATMR untuk Bank dengan profil
metode Standardized Approach (SA) sesuai SEOJK risiko peringkat 4 atau peringkat 5.
No.6/SEOJK.03/2020.
166 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 169
Ikatan yang Material untuk
Investasi Barang Modal
Bank Mega tidak memiliki ikatan material untuk 3. Sumber dana yang disiapkan untuk memenuhi
investasi barang modal pada tahun buku 2025. Oleh perikatan tersebut;
karena itu, Bank tidak menyajikan informasi yang 4. Denominasi mata uang dalam ikatan tersebut;
berkaitan dengan hal tersebut, di antaranya berupa: dan
1. Nama dari pihak yang melakukan ikatan; 5. Langkah-langkah yang direncanakan Bank untuk
2. Tujuan dari perikatan; melindungi risiko dari posisi mata uang asing
yang terkait.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 167
Page 170
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Realisasi Investasi
Barang Modal
Investasi Barang Modal Tujuan Investasi Barang Modal
Bank Mega merealisasikan investasi barang modal Bank Mega melakukan investasi barang modal
setiap tahun yang merupakan aktivitas pengeluaran dalam rangka mendukung serta menunjang aktivitas
aktivitas pengeluaran dana yang digunakan untuk operasional kegiatan Bank secara menyeluruh.
membeli sejumlah aset atau investasi yang diharapkan
dapat memberikan nilai manfaat di masa depan. Jenis dan Nilai Investasi Barang Modal
Jenis dan nilai investasi barang modal disajikan pada
tabel berikut:
Tabel jenis dan nilai investasi barang modal
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah)
Nilai Investasi Barang Modal
Jenis Capex
2025 2024
Tanah 4.779 -
Bangunan 521 -
Peralatan Kantor 84.812 118.393
Perabot Kantor 7.183 4.896
Kendaraan 1.896 -
Perbaikan gedung 3.146 2.532
Aset dalam penyelesaian 23.235 47.725
Aset hak guna sewa 9.581 15.562
Jumlah 135.153 189.108
Informasi dan Fakta Material yang
Terjadi Setelah Tanggal Laporan
Akuntan
Bank melaporkan tidak terdapat Informasi dan Fakta Material yang Terjadi Setelah Tanggal Laporan Akuntan
168 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 171
Kebijakan Dividen
dan Pembagiannya
Kebijakan Dividen 3. Rencana pembagian dividen didasarkan atas
Bank Mega menerapkan kebijakan pemberian dividen pemenuhan hak pemegang saham dengan
berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan dengan mengutamakan kepentingan Bank dan
memperhatikan Prospektus Penawaran Umum dicantumkan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB)
Perdana (Initial Public Offering/IPO) yang dilakukan 4. Dalam hal RUPS menyetujui pembagian dividen
oleh Bank, serta ketentuan OJK sebagaimana diatur tunai, Bank wajib melaksanakan pembayaran
oleh POJK No.17 Tahun 2023 tentang penerapan tata dividen tunai kepada pemegang saham yang
kelola bank umum. berhak paling lambat 30 (tiga puluh) hari kalender
setelah diumumkan/dipublikasikannya ringkasan
Selanjutnya Bank Mega menjalankan Kebijakan Risalah RUPS dan memastikan perlakuan yang
Dividen sesuai dengan SK Nomor 035/DIRBM/24 sama kepada seluruh Pemegang Saham yang
untuk memastikan terlaksananya prinsip Tata Kelola berhak dengan tata cara sesuai dengan ketentuan
Perusahaan yang baik dalam hal pendistribusian yang berlaku.
dividen. Kebijakan Dividen Bank Mega mengatur,
antara lain: Jadwal dan Tata Cara Pembayaran Dividen
1. Usulan pembagian dividen diputuskan dalam Tunai Tahun Buku 2024
Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi Sesuai dengan resolusi RUPS Bank Mega tanggal
2. Besaran dividen tunai yang diberikan adalah 27 Maret 2025, pada Mata Acara Rapat Kedua telah
minimal sebesar 20% (dua puluh persen) dari laba diputuskan untuk dilakukan pembayaran dividen tunai
bersih tahun buku yang di RUPS-kan yang dapat dari laba bersih Perseroan Tahun Buku 2024 sebesar
dibagikan dalam bentuk dividen tunai, kecuali Rp1.052.400.000.000 atau sebesar Rp89,635.198 per
dalam hal RUPS memutuskan lain saham yang akan dibagikan kepada 11.740.923.365
saham Perseroan.
Jadwal dan tata cara pembagian dividen tunai tahun buku 2025 tersebut adalah sebagai berikut:
No Keterangan Tanggal
1 Akhir Periode Perdagangan Saham Dengan Hak Dividen (Cum Dividen) 15 April 2025
- Pasar Reguler dan Negosiasi 15 April 2025
- Pasar Tunai
2 Awal Periode Perdagangan Saham Tanpa Hak Dividen (Ex Dividen) 16 April 2025
- Pasar Reguler dan Negosiasi 21 April 2025
- Pasar Tunai
3 Tanggal Daftar Pemegang Saham yang Berhak Dividen (Recording Date) 17 April 2025
4 Tanggal Pembayaran Dividen Tunai Tahun Buku 2024 29 April 2025
Tata Cara Pembagian Dividen Tunai 2. Bagi Pemegang saham Perseroan yang sahamnya
1. Dividen tunai akan dibagikan kepada pemegang dimasukkan dalam penitipan kolektif KSEI,
saham Perseroan yang namanya tercatat dalam pembayaran dividen tunai dilaksanakan melalui
Daftar Pemegang Saham (“DPS”) atau recording KSEI dan akan didistribusikan pada tanggal 29 April
date pada tanggal 17 April 2025 (recording date) 2025 ke dalam Rekening Dana Nasabah (“RDN”)
dan/atau Pemilik saham perseroan pada sub pada Perusahaan Efek dan/atau Bank Kustodian
rekening sub efek di PT Kustodian Sentral Efek dimana Pemegang saham membuka sub rekening
Indonesia (“KSEI”) pada penutupan perdagangan efek. Sedangkan bagi pemegang saham Perseroan
tanggal 17 April 2025. yang sahamnya tidak dimasukkan dalam penitipan
kolektif KSEI maka pembayaran dividen tunai
akan ditransfer ke rekening pemegang saham
Perseroan.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 169
Page 172
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
3.a.Dividen tunai tersebut akan dikenakan pajak ketentuan Peraturan Pemerintah No.9 Tahun 2021
sesuai dengan peraturan perundang-undangan tentang Perlakuan Perpajakan untuk Mendukung
perpajakan yang berlaku. Jumlah pajak yang Kemudahan Berusaha.
akan dikenakan akan menjadi tanggungan
pemegang saham Perseroan yang bersangkutan 4. Pemegang saham Perseroan dapat memperoleh
serta dipotong dari jumlah dividen tunai yang konfirmasi pembayaran dividen melalui perusahaan
menjadi hak pemegang saham Perseroan yang efek dan/atau bank kustodian dimana pemegang
bersangkutan. saham Perseroan tersebut membuka rekening
efek, selanjutnya pemegang saham Perseroan
3.b.Berdasarkan peraturan perundang-undangan wajib bertanggung jawab melakukan pelaporan
perpajakan yang berlaku, dividen tunai tersebut penerimaan dividen termaksud dalam pelaporan
akan dikecualikan dari objek pajak jika diterima pajak pada tahun pajak yang bersangkutan sesuai
oleh pemegang saham wajib pajak badan dalam peraturan perundang-undagan perpajakan yang
negeri (“WP Badan DN”) dan Perseroan tidak berlaku.
melakukan pemotongan Pajak Penghasilan atas
dividen tunai yang dibayarkan kepada WP Badan 5. Bagi pemegang saham yang merupakan Wajib
DN tersebut. Dividen tunai yang diterima oleh Pajak Luar Negeri yang pemotongan pajaknya
pemegang saham wajib pajak orang pribadi dalam akan menggunakan tarif berdasarkan Persetujuan
negeri (“WPOP DN”) akan dikecualikan dari objek Penghindaran Pajak Berganda (“P3B”) wajib
pajak sepanjang dividen tersebut diinvestasikan memenuhi persyaratan Peraturan Direktur
di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jenderal Pajak No. PER-25/PJ/2018 tentang tata
Bagi WPOP DN yang tidak memenuhi ketentuan cara Penerapan Persetujuan Penghindaran Pajak
investasi sebagaimana disebutkan di atas, maka Berganda serta menyampaikan dokumen bukti
dividen yang diterima oleh yang bersangkutan rekam atau tanda terima DGT/SKD yang telah
akan dikenakan pajak penghasilan (“PPH”) sesuai diunggah ke laman Direktorat Jenderal Pajak
dengan ketentuan perundang-undangan yang kepada KSEI atau BAI sesuai peraturan dan
berlaku, dan PPh tersebut wajib disetor sendiri ketentuan KSEI. Tanpa adanya dokumen tersebut,
oleh WPOP DN yang bersangkutan sesuai dengan dividen tunai yang dibayarkan akan dikenakan
PPh Pasal 26 sebesar 20%.
Pembayaran Dividen Tunai Bank Mega untuk tahun buku 2024 dan 2025 adalah sebagai berikut:
2025 2024
Dasar Hukum Keputusan RUPS tanggal 27 Maret 2025 Keputusan RUPS tanggal 1 Maret 2024
Tahun buku Laporan Keuangan audit tahun 2024 Laporan Keuangan audit tahun 2023
Laba tahun berjalan (Rp Juta) 2.631.054 3.510.670
Dividen (Rp Juta) 1.052.400 2.457.420
Dividen per saham (Rp) 89,64 209,303
Dividen Pay Out Ratio 39,99% 69,99%
Tanggal pengumuman dividen kas 17 April 2025 15 Maret 2024
Tanggal pembayaran dividen kas 29 April 2025 27 Maret 2024
170 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 173
Informasi tentang Program
Kepemilikan Saham
Pegawai dan/atau Manajemen
(ESOP/MSOP)
Per 31 Desember 2025, Bank Mega tidak memiliki kebijakan program kepemilikan saham oleh pegawai dan/
atau manajemen. Oleh karena itu Perusahaan tidak menyajikan informasi terkait jumlah saham ESOP/MSOP dan
realisasinya, jangka waktu, persyaratan pegawai dan/atau manajemen yang berhak, dan harga exercise.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 171
Page 174
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Penyediaan Dana kepada Pihak
Berelasi dan Manajemen Bank
Kebijakan memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris
Bank Mega mengatur penyediaan dana kepada sebelum transaksi material dengan pihak afiliasi
pihak berelasi, termasuk kepada anggota Dewan terjadi. Transaksi tersebut wajib disampaikan kepada
Komisaris, anggota Direksi, Pejabat Eksekutif, dan OJK dan dibuka kepada publik dengan mengacu
pihak terafiliasi lainnya dengan memperhatikan pada POJK No.42/POJK.04/2020 tentang Transaksi
ketentuan dalam Kebijakan Kredit Komersial dan Afiliasi dan Benturan Kepentingan dan POJK No.17/
Kebijakan Konsumsi. Dengan demikian, penyediaan POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan
dana kepada pihak berelasi harud diberikan dengan Perubahan Kegiatan Usaha.
persyaratan yang wajar dan memenuhi ketentuan dan
prosedur perkreditan yang berlaku. Pada tahun 2025 tidak terdapat adanya pelanggaran
maupun pelampauan Batas Maksimum Pemberian
Untuk transaksi material dengan pihak berelasi dan Kredit (BMPK) dalam penyediaan dana kepada pihak
transaksi yang berpotensi menimbulkan benturan berelasi Bank Mega.
kepentingan bagi Bank, Komite Audit wajib
Tabel di bawah ini menampilkan penyediaan dana kepada anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi pada
tahun 2025.
Nama Jabatan Pinjaman
Dewan Komisaris
Chairul Tanjung Komisaris Utama Kartu Kredit
Achjadi Ranuwisata Komisaris Independen Kartu Kredit
Lambock V. Nahattands Komisaris Independen -
Hizbullah Komisaris Independen Kartu Kredit
Direksi
Kostaman Thayib Direktur Utama Kartu Kredit
Indivara Erni Wakil Direktur Utama Kartu Kredit
Yuni Lastianto Direktur Loan & Kartu Kredit
Madi Darmadi Lazuardi Direktur Kartu Kredit
Martin Mulwanto Direktur Loan & Kartu Kredit
Y.B. Hariantono Direktur -
Heriwan Gazali Direktur Kartu Kredit
172 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 175
Informasi tentang Realisasi
Penggunaan Dana
Hasil Penawaran Umum
Pada tahun 2025 tidak ada realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum.
Informasi Material Mengenai
Investasi, Ekspansi, Divestasi
Penggabungan Usaha, Akuisisi,
dan/atau Restrukturisasi Utang
Pada tahun 2025 tidak terdapat aktivitas Investasi, Ekspansi, Divestasi Penggabungan Usaha, Akuisisi,
dan/atau Restrukturisasi Utang.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 173
Page 176
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Informasi Transaksi Material yang
Mengandung Benturan Kepentingan
dan/atau Transaksi dengan Pihak
Afiliasi/Pihak Berelasi
Bank Mega telah memiliki kebijakan mengenai penanganan benturan kepentingan dan transaksi afiliasi yang
tertuang dalam Surat Keputusan Direksi No. 099/DIRBM/22 tanggal 20 Desember 2022 tentang Transaksi
Afiliasi, Transaksi Benturan Kepentingan, dan Transaksi Material. Kebijakan ini secara umum mengatur tentang
persetujuan, admistrasi dan pengungkapan benturan kepentingan dan transaksi afiliasi.
Pada tahun 2025 tidak terdapat aktivitas / transaksi yang menimbulkan benturan kepentingan, namun terdapat
aktivitas atau transaksi afiliasi dengan perusahaan dalam group usaha. Selain transaksi dengan pihak afiliasi yang
merupakan kegiatan usaha Bank, Bank juga melakukan transaksi yang lain yaitu sewa-menyewa penggunaan
ruang kantor dan box arsip. Transaksi tersebut telah diproses sesuai ketentuan dan dilakukan secara wajar (arm’s
length principle), serta didukung dengan Perjanjian Kerjasama yang diadministrasikan dengan baik oleh Bank.
Data transaksi afiliasi selama tahun 2025 (transaksi yang bukan kegiatan usaha Bank) adalah sebagai berikut :
A. SEWA MENYEWA GEDUNG
1. Bank Mega dengan Bank Mega Syariah
Nama Dan Jabatan Jangka Waktu
No Nama Pihak Afiliasi Jenis Transaksi Nilai Transaksi
Pengambil Keputusan
Awal Akhir
1. PT. Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa menyewa 2-Feb-2022 24-Mar-2026 Rp1.604.250.000
Head) & Yudi Trihastanto MBM Tendean
(Facility Management Jakarta lantai 2
Head)
PT. Bank Mega Syariah Yuwono Waluyo
(Direktur Utama) &
Slamet Riyadi (Direktur)
2. PT. Bank Mega, Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa Menyewa 27-Dec- 26-Dec-2027 Rp4.224.132.000
Head) & Yudi Trihastanto Gedung Bank Mega 2022
(FM Head) KC Bogor Lt. 8
PT. Bank Mega Syariah Dila Karnela Peter (Sales
& Distribution Division
Head) & Nugraha
Permana (GS Dept.
Head)
3. PT Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa Menyewa 3-Dec-2020 2-Dec-2025 Rp2.445.120.000
Head) & Herman Irawan Gedung KC Bank
( Project & Cost Mgt Mega Pekanbaru
Head) Lt 2
PT Bank Mega Syariah Yuwono Waluyo
(Direktur Utama) &
Slamet Riyadi (Direktur)
PT Bank Mega Tbk Mariana Haryani (PRFS
Head) & Yudi Trihastanto
(FM Head) 3-Dec-2025 2-Dec-2030 Rp2.553792.000
PT Bank Mega Syariah Dila Karnela Peter
(Sales & Distribution
Division Head) & Priliandi
Bambang Wisaksono
(Operation & General
Service Div. Head)
174 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 177
Nama Dan Jabatan Jangka Waktu
No Nama Pihak Afiliasi Jenis Transaksi Nilai Transaksi
Pengambil Keputusan
Awal Akhir
4. PT Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa Menyewa 20-Jun- 19-Jun-2028 Rp3.689.280.000
Head) & Yudi Trihastanto Menara Bank Mega 2023
(FM Head) Bandung, Lantai
Dasar dan 2
PT Bank Mega Syariah Dila Karnela Peter
(Sales & Distribution
Division Head) & Priliandi
Bambang Wisaksono
(Operation & GS Division
Head)
5. PT Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa Menyewa 1-Jan-2021 31-Dec-2025 Rp4.238.208.000
Head) & Herman Irawan Menara Bank Mega
( Project & Cost Mgt Semarang, Lantai 1
Head)
PT Bank Mega Syariah Yuwono Waluyo
(Direktur Utama) &
Slamet Riyadi (Direktur)
PT Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS 15-May- 31-Dec-2025 Rp711.144.000
Head) & Yudi Trihastanto 2023
( Facility Management
Head)
PT Bank Mega Syariah Dila Karnela Peter
(Sales & Distribution
Division Head) & Priliandi
Bambang Wisaksono
(Operation & GS Div.
Head)
6. PT Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa Menyewa 2-May-2022 1-May-2027 Rp3.922.176.000
Head) & Yudi Trihastanto Gedung Bank
(Facility Management Mega, KC Surabaya
Head) Darmo Lt 1 & 2
PT Bank Mega Syariah Yuwono Waluyo
(Direktur Utama) &
Slamet Riyadi (Direktur)
7. PT Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa Menyewa 3-Dec-2020 2-Dec-2024 Rp3.669.969.600
Head) & Herman Irawan Menara Bank Mega
( Project & Cost Mgt Makassar Ground
Head) Floor
PT Bank Mega Syariah Yuwono Waluyo
(Direktur Utama) &
Slamet Riyadi (Direktur)
PT Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS 3-Dec-2024 2-Dec-2028 Rp4.292.752.320
Head) & Yudi Trihastanto
( Facility Mgt Head)
PT Bank Mega Syariah Dila Karnela Peter
(Sales & Distribution
Division Head) & Priliandi
Bambang Wisaksono
(Operation & GS Division
Head)
2. Bank Mega dengan PT. Para Bandung Propertindo
Nama Dan Jabatan Jangka Waktu
No Nama Pihak Afiliasi Jenis Transaksi Nilai Transaksi
Pengambil Keputusan
Awal Akhir
1. PT. Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa menyewa 25-Mar- 24-Aug- Rp3.385.370.000
Head) & Herman Irawan MBM Tendean 2021 2024
(Project & Cost Mgt Jakarta lt.3A
Head)
PT. Para Bandung Yaya Sukaryadi
Propertindo (Direktur)
PT. Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS 25-Aug- 24-Aug- Rp4.221.840.000
Head) & Yudi Trihastanto 2024 2028
(Facility Management
Head)
PT. Para Bandung Yaya Sukaryadi
Propertindo (Direktur)
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 175
Page 178
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
3. Bank Mega dengan PT Asuransi Umum Mega
Nama Dan Jabatan Jangka Waktu
No Nama Pihak Afiliasi Jenis Transaksi Nilai Transaksi
Pengambil Keputusan
Awal Akhir
1. PT. Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa menyewa 25-Mar- 24-Mar-2025 Rp3.310.620.000
Head) & Yudi Trihastanto MBM Tendean 2024
(Facility Management Jakarta lt. 18
Head)
PT. Asuransi Umum Hardianto Wirawan
Mega (Direktur)
PT. Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS 25-Mar- 24-Mar-2026 Rp3.310.620.000
Head) & Yudi Trihastanto 2025
(Facility Management
Head)
PT. Asuransi Umum Hardianto Wirawan
Mega (Direktur)
2. PT Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa Menyewa 15-Mar-2021 14-Mar-2026 Rp255.960.000
Head) & Herman Irawan Gedung KC Bank
(Project & Cost Mgt Mega Pekanbaru
Head) Lt 5
PT Asuransi Umum Hardianto Wirawan
Mega (Direktur)
3. PT Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa Menyewa 20-Jun- 19-Jun-2028 Rp1.296.000.000
Head) & Yudi Trihastanto Menara Bank Mega 2023
(FM Head) Bandung, Lantai 3
PT Asuransi Umum Hardianto Wirawan
Mega (Wakil Direktur Utama)
4. PT Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa Menyewa 1-Apr-2024 31-Mar-2025 Rp185.379.840
Head) & Yudi Trihastanto Menara Bank Mega
(FM Head) Semarang, Lantai 7
PT Asuransi Umum Hardianto Wirawan
Mega (Direktur)
PT Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS 1-Apr-2025 31-Mar-2030 Rp926.899.200
Head) & Yudi Trihastanto
(FM Head)
PT Asuransi Umum Hardianto Wirawan
Mega (Wakil Direktur Utama)
5. PT Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa Menyewa 17-Dec- 16-Dec-2027 Rp73.440.000
Head) & Yudi Trihastanto Gedung Bank 2022
( Facility Management Mega, KCP Malang
Head) Dinoyo Lt 3
PT Asuransi Umum Hardianto Wirawan
Mega (Wakil Direktur Utama)
6. PT Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa Menyewa 3-Mar-2021 2-Dec-2025 Rp432.630.000
Head) & Herman Irawan Menara Bank Mega
( Project & Cost Mgt Makassar Lantai 1
Head)
PT Asuransi Umum Hardianto Wirawan
Mega (Direktur)
PT Bank Mega Tbk Mariana Haryani (PRGS 3-Dec-2025 2-Dec-2026 Rp110.400.000
Head) & Yudi Trihastanto
(FM Head)
PT Asuransi Umum Hardianto Wirawan
Mega (Wakil Direktur Utama)
7. PT Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa Menyewa 9-May-2021 8-May-2026 Rp287.280.000
Head) & Herman Irawan Gedung KCP Bank
( Project & Cost Mgt Mega Manado
Head) Calaca Lt. 3
PT. Asuransi Umum Hardianto Wirawan
Mega (Direktur)
8. PT Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa Menyewa 1-Apr-2022 31-Mar-2027 Rp60.000.000
Head) & Yudi Trihastanto Gedung KCP Bank
( Facility Management Mega Samarinda
Head) Ahmad Yani
PT. Asuransi Umum Hardianto Wirawan
Mega (Direktur)
176 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 179
Nama Dan Jabatan Jangka Waktu
No Nama Pihak Afiliasi Jenis Transaksi Nilai Transaksi
Pengambil Keputusan
Awal Akhir
9. PT Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa Menyewa 1-Jul-2022 30-Jun-2027 Rp92.925.000
Head) & Yudi Trihastanto Gedung KCP Bank
( Facility Management Mega Palembang
Head) A. Rivai
PT. Asuransi Umum Hardianto Wirawan
Mega (Direktur)
10. PT Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa Menyewa 1-Jun-2022 31-May-2027 Rp204.660.000
Head) & Yudi Trihastanto Gedung KCP Bank
( Facility Mgt Head) Mega Pontianak
Siantan
PT. Asuransi Umum Hardianto Wirawan
Mega (Direktur)
11. PT Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa Menyewa 1-Aug-2024 31-Jul-2028 Rp95.040.000
Head) & Yudi Trihastanto Gedung KC Bank
( Facility Mgt Head) Mega Jayapura
PT Asuransi Umum Hardianto Wirawan
Mega (Wakil Direktur Utama)
4. Bank Mega dengan PT Mega Capital Sekuritas
Nama Dan Jabatan Jangka Waktu
No Nama Pihak Afiliasi Jenis Transaksi Nilai Transaksi
Pengambil Keputusan Awal Akhir
1 PT. Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa menyewa 25-Mar- 24-Mar-2025 Rp2.671.680.000
Head) & Yudi Trihastanto MBM Tendean 2024
(Facility Management Jakarta
Head) lt. 2
PT. Mega Capital Nany Susilowati
Sekuritas (Direktur)
PT. Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS 25-Mar- 24-Mar-2026 Rp2.671.680.000
Head) & Yudi Trihastanto 2025
(Facility Management
Head)
PT. Mega Capital Yimmy Lesmana
Sekuritas (Direktur Utama) & Nany
Susilowati (Direktur)
2 PT Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa Menyewa 25-Aug- 24-Aug- Rp638.172.000
Head) & Yudi Trihastanto Menara Bank Mega 2023 2028
(FM Head) Bandung, Lantai 3
PT Mega Capital Yimmy Lesmana
Sekuritas (Direktur Utama) & Nany
Susilowati (Direktur)
3. PT Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa Menyewa 7-Nov-2022 6-Nov-2027 Rp505.764.000
Head) & Yudi Trihastanto Menara Bank Mega
( Facility Management Semarang, Lantai
Head) Dasar
PT Mega Capital Yimmy Lesmana
Sekuritas (Direktur Utama) & Nany
Susilowati (Direktur)
5. Bank Mega dengan PT Duta Visual Nusantara Tivi
Tujuh
Jangka Waktu
Nama Dan Jabatan
No Nama Pihak Afiliasi Jenis Transaksi Nilai Transaksi
Pengambil Keputusan
Awal Akhir
1. PT. Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa menyewa 25-Oct- 24-Mar-2025 Rp1.410.820.000
Head) & Yudi Trihastanto MBM Tendean 2024
(Facility Management Jakarta lt.10
Head)
PT. Duta Visual Ch. Suswati Handayani
Nusantara Tivi Tujuh (Direktur)
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 177
Page 180
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Jangka Waktu
Nama Dan Jabatan
No Nama Pihak Afiliasi Jenis Transaksi Nilai Transaksi
Pengambil Keputusan
Awal Akhir
2. PT. Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa menyewa 25-Mar- 24-Mar- Rp16.929.840.000
Head) & Yudi Trihastanto MBM Tendean 2025 2030
(Facility Management Jakarta lt.20
Head)
PT. Duta Visual Ch. Suswati Handayani
Nusantara Tivi Tujuh (Direktur)
3. PT. Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa menyewa 25-Oct- 24-Mar-2025 Rp1.505.695.000
Head) & Yudi Trihastanto MBM Tendean 2024
(Facility Management Jakarta lt.22
Head)
PT. Duta Visual Ch. Suswati Handayani
Nusantara Tivi Tujuh (Direktur)
6. Bank Mega dengan PT Allo Bank Indonesia Tbk.
Jangka Waktu
Nama Dan Jabatan
No Nama Pihak Afiliasi Jenis Transaksi Nilai Transaksi
Pengambil Keputusan
Awal Akhir
1. PT. Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa menyewa 1-Nov-2021 31-Oct-2026 Rp15.937.620.000
Head) & Herman Irawan MBM Tendean
(Project & Cost Mgt Jakarta lt.5
Head)
PT Allo Bank Indonesia Arief Tendeas (Direktur)
Tbk & Ari Yanuanto Asah
(Direktur)
2. PT. Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa menyewa 1-Nov-2021 31-Oct-2026 Rp13.924.200.000
Head) & Herman Irawan MBM Tendean
(Project & Cost Mgt Jakarta lt.6
Head)
PT Allo Bank Indonesia Arief Tendeas (Direktur)
Tbk & Ari Yanuanto Asah
(Direktur)
3. PT. Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa menyewa 3-Jan-2022 2-Jan-2027 Rp2.918.700.000
Head) & Herman Irawan MBM Tendean
(Project & Cost Mgt Jakarta lt.
Head) Mezanine
PT Allo Bank Indonesia Arief Tendeas (Direktur)
Tbk & Ari Yanuanto Asah
(Direktur)
4. PT. Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS 15-Mar- 14-Mar-2025 Rp3.167.100.000
Head) & Herman Irawan 2022
(Project & Cost Mgt
Head)
Sewa menyewa
PT Allo Bank Indonesia Arief Tendeas (Direktur) MBM Tendean
Tbk & Ari Yanuanto Asah Jakarta lt. Dasar
(Direktur)
PT. Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS 15-Mar- 14-Mar-2028 Rp3.442.500.000
Head) & Yudi Trihastanto 2025
(Facility Management
Head)
PT Allo Bank Indonesia Rumiris Fouryentina S
Tbk (Business Performance,
Facility & Vendor
Management Div. Head)
& Sonya Rosmala
(Collection Head)
178 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 181
Jangka Waktu
Nama Dan Jabatan
No Nama Pihak Afiliasi Jenis Transaksi Nilai Transaksi
Pengambil Keputusan
Awal Akhir
5. PT. Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa menyewa 15-Mar- 14-Mar-2025 Rp493.491.600
Head) & Herman Irawan MBM Tendean 2022
(Project & Cost Mgt Jakarta Lahan
Head) Reklame
PT Allo Bank Indonesia Arief Tendeas (Direktur)
Tbk & Ari Yanuanto Asah
(Direktur)
PT. Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS 15-Mar- 14-Mar-2028 Rp528.741.000
Head) & Yudi Trihastanto 2025
(Facility Management
Head)
PT Allo Bank Indonesia Rumiris Fouryentina S
Tbk (Business Performance,
Facility & Vendor
Management Div. Head)
& Sonya Rosmala
(Collection Head)
6. PT. Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa Menyewa 16-Oct- 15-Oct-2026 Rp3.827.266.200
Head) & Yudi Trihastanto Ruang Gedung 2023
(Facility Management Arsip Setu Lt.
Head) Dasar
PT Allo Bank Indonesia Iswibowo (IT Sewa Menyewa 16-Oct- 15-Oct-2026 Rp279.666.000
Tbk Infrastructure Head) Lahan Gedung 2023
& Rully Feranata (IT Arsip Setu
Strategy & Governance
Head)
7. PT Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa Menyewa 9-Apr-2024 8-Oct-2028 Rp456.775.200
Head) & Yudi Trihastanto Gedung Kuningan
( Facility Mgt Head) Card Center Lt. 10
PT. Allo Bank Indonesia Sonya Rosmala Sewa Menyewa 9-Oct-2024 8-Oct-2028 Rp1.422.720.000
Tbk (Collection Head) Gedung Kuningan
Card Center Lt. 9
7. Bank Mega dengan pihak Terafiliasi lainnya
Jangka Waktu
Nama Dan Jabatan
No Nama Pihak Afiliasi Jenis Transaksi Nilai Transaksi
Pengambil Keputusan
Awal Akhir
1. PT. Bank Mega Tbk Mariana Haryani (PRGS Sewa menyewa 17-Nov- 16-Nov-2027 Rp4.320.000.000
Head) & Yudi Trihastanto MBM Tendean 2025
(FM Head) Jakarta lt. 7
PT Daily Dinamika Rangga Prana Citra
Kreasi (Interim Chief Operating
Office)
2. PT. Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa menyewa 15-May-2021 14-May-2026 Presentase bagi
Head) & Herman Irawan MBM Tendean hasil sebesar 15%
(Project & Cost Mgt Jakarta lt. LG
Head) (Food Court)
(PT. Trans Ice) Baskin Kuncoro Hadi (Direktur)
Robbins
3. PT. Bank Mega Tbk Paulus Tangkilisan Sewa menyewa 9-Jan-2015 8-Jan-2035 Presentase bagi
(PRFM Head) & Herman MBM Tendean hasil sebesar 3%
Irawan (FM Head) Jakarta lt.LG (Food
Court)
(PT. Trans Retail Shafie Bin Shamsuddin
Indonesia) Trans (Presiden Direktur)
Mini
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 179
Page 182
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Jangka Waktu
Nama Dan Jabatan
No Nama Pihak Afiliasi Jenis Transaksi Nilai Transaksi
Pengambil Keputusan
Awal Akhir
4. PT. Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa menyewa 14-Jul-2020 13-Jul-2025 Presentase bagi
Head) & Herman Irawan MBM Tendean hasil sebesar 15%
(Vendor & Quantity Jakarta lt.LG (Food
Management Head) Court)
(PT. Trans Burger) Bouzeneth Benaouda
Wendys (Direktur Utama)
PT. Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS 14-Jul-2025 13-Jul-2030 Presentase bagi
Head) & Yudi Trihastanto hasil sebesar 15%
(FM Head)
(PT. Trans Burger) Kuncoro Hadi (Direktur)
Wendys
5. PT Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa Menyewa 1-Jul-2020 30-Jun-2025 Rp1.741.320.000
Head) & Herman Irawan Gedung KC Bank
( Vendor & Quantity Mgt Mega Surabaya Yos
Head) Sudarso Lt 3 & 4
PT Detik Tivi Dua Titin Rosmasari, (Direktur
Utama)
PT Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa Menyewa 1-Jul-2025 31-Dec-2025 Rp145.031.100
Head) & Yudi Trihastanto Gedung KC Bank
(FM Head) Mega Surabaya Yos
Sudarso Lt 3
PT Detik Tivi Dua Titin Rosmasari, (Direktur
Utama)
6. PT. Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa Menyewa 10-Oct-2021 9-Oct-2026 Rp346.500.000
Head) & Herman Irawan Menara Bank Mega
(Project & Cost Mgt Makassar Lantai 9
Head)
PT. Trans Kalla Max Kembuan, SE, MM,
Makassar AK (Direktur Utama)
7. PT Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa menyewa 8-Dec-2023 7-Dec-2025 Rp3.740.372.400
Head) & Yudi Trihastanto lt. 14
( Facility Mgt Head)
PT Trans Berita Bisnis Wahyu Daniel Panjaitan Sewa Furniture
(Direktur Utama)
PT Bank Mega Tbk Mariana Haryani (PRGS Sewa menyewa 8-Dec-2025 7-Dec-2027 Rp3.851.460.000
Head) & Yudi Trihastanto lt. 14
(FM Head)
PT Trans Berita Bisnis Wahyu Daniel Panjaitan
(Direktur Utama)
PT Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS 9-Sep-2024 8-Sep-2025 Rp12.960.000
Head) & Yudi Trihastanto
( Facility Mgt Head)
PT. Mega Auto Finance Melly Armeilia (Direktur Sewa Menyewa
8. Utama) Gedung KCP Bank
Mega Singkawang
9-Sep-2025 8-Nov-2025 Rp2.160.000
PT Bank Mega Tbk Mariana Haryani (PRGS
Head) & Yudi Trihastanto
(FM Head)
9. PT. Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa menyewa 10-Jun- 9-Jun-2030 Rp300.000.000
Head) & Yudi Trihastanto MBM Tendean 2025
(Facility Mgt Head) Jakarta lt. 2
PT. Mega Asset Martono (Direktur
Management Utama)
180 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 183
B. SEWA MENYEWA BOX ARSIP
Nama dan Jabatan Jangka Waktu
No Nama Pihak Afiliasi Jenis Transaksi Biaya Sewa/Tahun
Pengambil Keputusan
Awal Akhir
1. PT. Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa Rack Box Rp. 4.200,-/box/ 1-Apr-2020 28-Feb-2025
Head) & Herman Irawan Arsip Setu bulan
(Vendor & Quantity Mgt
Head)
PT. Trans Coffee Bouzeneth Benaouda
(Direktur Utama)
2. PT. Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa Rack Box Rp. 4.200,-/box/ 1-Apr-2020 31-Mar-2025
Head) & Herman Irawan Arsip Setu bulan
(Vendor & Quantity Mgt
Head)
PT. Trans Fashion Ali Gunawan (Direktur)
Indonesia
PT. Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS 1-Apr-2025 31-Mar-2030
Head) & Yudi Trihastanto
(Facility Mgt Head)
PT. Trans Fashion Deisy (Direktur)
Indonesia
3. PT. Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa Rack Box Rp. 4.200,-/box/ 1-Apr-2020 31-Mar-2025
Head) & Herman Irawan Arsip Setu bulan
(Vendor & Quantity Mgt
Head)
PT. Mega Capital Yimmy Lesmana
Sekuritas (Direktur Utama) & Nany
Susilowati (Direktur)
PT. Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS 1-Apr-2025 31-Mar-2030
Head) & Yudi Trihastanto
(Facility Mgt Head)
PT. Mega Capital Yimmy Lesmana
Sekuritas (Direktur Utama) & Nany
Susilowati (Direktur)
4. PT. Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS Sewa Rack Box Rp. 4.200,-/box/ 1-Sep-2022 31-Mar-2025
Head) & Yudi Trihastanto Arsip Setu bulan
(Facility Mgt Head)
PT. Allo Bank Indonesia Arief Tendeas (Direktur)
Tbk & Ari Yanuanto Asah
(Direktur)
PT. Bank Mega Tbk Dimas Prasetyo (PRFS 1-Apr-2025 31-Mar-2030
Head) & Yudi Trihastanto
(Facility Mgt Head)
PT Allo Bank Indonesia Rumiris Fouryentina S
Tbk (Business Performance,
Facility & Vendor
Management Div. Head)
& Sonya Rosmala
(Collection Head)
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 181
Page 184
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
PT Bank Mega Tbk - Periode November 2025
No. Nama Debitur Skema Club Deal CCY Plafond Tgl Pencairan Tgl Jatuh Tempo
1 PT.Karya Mandiri Digdaya Maju IDR 2.293.431.932.750,00 29 July 2022 23 September 2026
2 PT.Cipta Sinar Indah IDR 822.531.763.902,09 29 September 2021 29 September 2031
3 PT.Kalimantan Sangar Pusaka IDR 44.804.892.560,40 29 September 2021 29 September 2031
4 PT.Kalimantan Sangar Pusaka IDR 469.999.300.000,00 06 October 2021 29 September 2031
5 PT.Cakra Wisesa Karya Makmur USD USD 124.000.000,00 26 November 2021 25 November 2026
6 PT.Dirgantara Karya Cipta USD USD 65.000.000,00 28 March 2022 28 March 2027
7 PT.Adyatama Cipta Cemerlang USD USD 62.000.000,00 28 March 2022 28 March 2027
8 PT.Bintani Megaindah IDR 50.000.000.000,00 26 April 2022 31 March 2026
9 PT.Muara Data Sentosa IDR 79.287.000.000,00 14 June 2022 13 June 2027
10 PT.Tamaris Prima Energi IDR 68.000.000.000,00 30 September 2022 08 September 2027
11 PT. Anta Express Tour & Travel IDR 400.000.000.000,00 26 June 2024 14 June 2034
Service
12 PT. Trans Fashion IDR 800.000.000.000,00 26 June 2024 14 June 2034
13 PT. Argha Karya Prima Industri USD USD 3.750.000,00 13 February 2025 13 February 2034
14 PT. Argha Karya Prima Industri USD USD 3.187.500,00 13 February 2025 13 February 2034
15 PT. Argha Karya Prima Industri USD USD 937.500,00 13 February 2025 13 February 2034
16 PT ARDRA MULIA GRAHA IDR 599.000.000.000,00 23 June 2025 23 June 2035
182 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 185
Baki Debet Kualitas Sektor Ekonomi Segmen Kredit Penggunaan Kredit Spesifik
460.734.036.650,00 1 723000 Pengolahan Data Korporasi Pembangunan Data Center
583.997.552.370,09 1 011340 Perkebunan Kelapa Sawit Korporasi Take Over di Mandiri
31.811.473.720,40 1 011340 Perkebunan Kelapa Sawit Korporasi Take Over di Mandiri
343.099.300.000,00 1 011340 Perkebunan Kelapa Sawit Korporasi Akusisi Saham
28.416.661,00 2 723000 Pengolahan Data Korporasi Pembangunan Data Center
20.312.507,00 1 723000 Pengolahan Data Korporasi Pembangunan Data Center
19.375.000,07 2 723000 Pengolahan Data Korporasi Pembangunan Data Center
5.600.652.032,12 1 131000 P'tambang Pasir Besi & Bijih Besi Korporasi Pembangunan Infrastruktur Pabrik
29.732.625.000,00 1 723000 Pengolahan Data Korporasi Pembangunan Data Center
7.881.556.435,68 1 401002 Ketenagalistrikan Lainnya Korporasi Akusisi Saham
393.500.000.000,00 1 634000 Jasa Perjalanan Wisata Korporasi Distribusi Dana Kepada Holding utk
Pembayaran kewajiban PT Trans
Corpora
787.000.000.000,00 1 533102 Perdagangan Ekspor Pakaian Jadi Korporasi Distribusi Dana Kepada Holding utk
Pembayaran kewajiban PT Trans
Corpora
3.201.101,18 1 252000 Industri Barang dari Plastik Korporasi Pembelian Mesin Produksi
2.942.283,47 1 252000 Industri Barang dari Plastik Korporasi Pembelian Mesin Produksi
312.905,29 1 252000 Industri Barang dari Plastik Korporasi Pembelian Mesin Produksi
1 701007 Real Estate Gedung Perkantoran Korporasi Pembelian Gedung
599.000.000.000,00
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 183
Page 186
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Perubahan Peraturan
Perundang-undangan
yang Berpengaruh Signifikan
Terhadap Perusahaan
Perubahan peraturan perundang-undangan di tahun 2024 yang berpengaruh signifkan terhadap bisnis Bank
Mega adalah sebagai berikut:
Jenis Peraturan Tentang Dampak Terhadap Bank Mega
Otoritas Jasa Keuangan
POJK No. 4 Tahun 2024 Laporan Kepemilikan Atau Setiap Perubahan Bank telah melakukan pengkinian dan
Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka Dan penyesuaian kebijakan operasional untuk
Laporan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan memastikan kepatuhan terhadap peraturan
Terbuka tersebut.
POJK No. 5 Tahun 2024 Penetapan Status Pengawasan dan Penanganan Bank telah melakukan pengkinian dan
Permasalahan Bank Umum penyesuaian kebijakan untuk memastikan
terhadap kepatuhan tersebut, antara
lain: Kebijakan Rencana Aksi Pemulihan
(Recovery Plan) dan Kebijakan Rencana
Resolusi (Resolution Plan)
POJK No. 12 Tahun 2024 Penerapan Strategi Anti Fraud Bagi Lembaga Jasa Bank telah melakukan pengkinian dan
Keuangan penyesuaian kebijakan operasional untuk
memastikan kepatuhan terhadap peraturan
tersebut.
POJK No. 13 Tahun 2024 Transparansi dan Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit Tidak berdampak pada Bank
bagi Bank Umum Konvensional
POJK No. 15 Tahun 2024 Integritas Pelaporan Keuangan Bank Tidak berdampak pada Bank
POJK No. 26 Tahun 2024 Perluasan Kegiatan Usaha Perbankan Tidak berdampak pada Bank
POJK No. 28 Tahun 2024 Pengelolaan Informasi Rekam Jejak Pelaku melalui Tugas dan tanggung jawab Bank Mega
Sistem Informasi Pelaku di Sektor Jasa Keuangan sebagai Entitas Utama dalam Konglomerasi
Keuangan (KK) - Mega Corpora dan
sebagai Pelaksana Perusahaan Induk pada
Kelompok Usaha Bank (KUB) - Mega
Corpora akan beralih ke Perusahaan Induk
Konglomerasi Keuangan.
POJK No. 30 Tahun 2024 Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk Tugas dan tanggung jawab Bank Mega
Konglomerasi Keuangan sebagai Entitas Utama dalam Konglomerasi
Keuangan Mega Corpora dan sebagai
Pelaksana Perusahaan Induk pada
Kelompok Usaha Bank Mega Corpora akan
beralih ke Perusahaan Induk Konglomerasi
Keuangan.
POJK No. 44 Tahun 2024 Rahasia Bank Tidak berdampak pada Bank
SEOJK No. 13/SEOJK.08/2024 Penyusunan dan Penyampaian Laporan Rencana Tidak berdampak pada Bank
dan Laporan Realisasi Literasi Keuangan dan Inklusi
Keuangan
SEOJK No. 18/SEOJK.08/2024 Penilaian Sendiri terhadap Pemenuhan Ketentuan Bank telah melakukan pengkinian dan
Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor penyesuaian kebijakan operasional untuk
Jasa Keuangan memastikan kepatuhan terhadap peraturan
tersebut.
184 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 187
Jenis Peraturan Tentang Dampak Terhadap Bank Mega
Bank Indonesia
PBI No. 2 Tahun 2024 Keamanan Sistem Informasi dan Ketahanan Siber Bank sedang melakukan pengkinian dan
bagi Penyelenggara Sistem Pembayaran, Pelaku penyesuaian kebijakan untuk memastikan
Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing, serta Pihak Lain kepatuhan terhadap peraturan tersebut
yang Diatur dan Diawasi BI
PBI No. 5 Tahun 2024 Standarisasi Kompetensi di Bidang Sistem Tidak berdampak pada Bank
Pembayaran (PBI SK SP) dan PADG No. 17
Tahun 2024 tentang Pelaksanaan Standardisasi
Kompetensi di Bidang Sistem Pembayaran
PBI No. 6 Tahun 2024 Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing Bank telah melakukan pengkinian dan
penyesuaian kebijakan operasional untuk
memastikan kepatuhan terhadap peraturan
tersebut.
PBI No. 7 Tahun 2024 Rasio Pendanaan Luar Negeri Bank dan PADG No. Tidak berdampak pada Bank
7 Tahun 2024 tentang Peraturan Pelaksanaan Rasio
Pendanaan Luar Negeri Bank
PADG No.24 Tahun 2024 Keamanan Sistem Informasi dan Ketahanan Siber Bank sedang melakukan pengkinian dan
bagi Penyelenggara Sistem Pembayaran, Pelaku penyesuaian kebijakan untuk memastikan
Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing, serta PIhak Lain kepatuhan terhadap peraturan tersebut
yang Diatur dan Diawasi BI
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 185
Page 188
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Perubahan Kebijakan
Akuntansi dan Dampaknya
terhadap Perusahaan
Berikut adalah amendemen, revisi dan penyesuaian - PSAK 118: Penyajian dan Pengungkapan dalam
tahunan atas standar yang berlaku efektif untuk Laporan Keuangan;
periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari - PSAK 119: Entitas Anak tanpa Akuntabilitas Publik:
2026, dengan penerapan dini yang diperkenankan, Pengungkapan;
yaitu: - PSAK 401: Penyajian dan Pengungkapan dalam
- Amendemen PSAK 109: Instrumen Keuangan, dan Laporan Keuangan Syariah;
PSAK 107: Instrumen Keuangan: Pengungkapan - PSAK 403: Komponen Laporan Keuangan Entitas
tentang Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen Syariah Yang Menerapkan SAK Indonesia untuk
Keuangan; Entitas Privat dan SAK Indonesia untuk Entitas
- Penyesuaian tahunan PSAK 107, PSAK 109, PSAK Mikro, Kecil dan Menengah;
110, dan PSAK 207; dan - PSAK 413: Penurunan Nilai; dan
- Revisi PSAK 338: Kombinasi Bisnis Entitas - PSAK 414: Penurunan Nilai Aset Keuangan Syariah
Sepengendali terkait ruang lingkup dan penerapan bagi Entitas yang Menerapkan SAK Indonesia
metode penyatuan kepemilikan. untuk Entitas Privat (SAK EP).
Standar baru, revisi dan amandemen serta interpretasi Hingga tanggal laporan tahunan ini diterbitkan,
atas standar yang berlaku efektif untuk periode yang Perusahaan masih melakukan evaluasi atas dampak
dimulai pada atau setelah 1 Januari 2027, dengan potensial dari penerapan standar baru, amandemen
penerapan dini diperkenankan, yaitu: standar dan interpretasi standar tersebut.
186 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 189
Target, Realisasi,
dan Proyeksi
Perbandingan antara target dan realisasi Perusahaan untuk tahun 2025 serta proyeksi tahun 2026 adalah sebagai
berikut:
(dalam miliar rupiah)
2025 2026
Uraian
Target Realisasi Target
Total Aset 139.141 140.828 148.861
Kredit 69.970 67.231 73.731
DPK 96.252 104.131 111.131
- Giro 11.291 12.475 14.175
- Tabungan 19.030 15.665 17.665
- Deposito 65.931 75.991 79.291
Laba Sebelum Pajak 3.481 4.161 4.523
Laba Tahun Berjalan 2.810 3.365 3.658
CAR 26,97% 30,49% 28,60%
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 187
Page 190
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Prospek
Usaha
Kondisi perekonomian global maupun domestik konsumsi rumah tangga dan Pemerintah. Investasi
pada tahun 2026 diperkirakan masih penuh dengan dalam dan luar negeri optimis akan mengalami
tantangan dan ketidakpastian. Mulai dari ketegangan peningkatan seiring dengan inisiatif baru yang
geopolitik di Timur Tengah yang diperburuk dengan akan dilakukan oleh Pemerintah terpilih serta
agresi Amerika Serikat terhadap Iran di bulan Februari, percepatan penyelesaian program prioritas nasional.
berlanjutnya perang dagang antara Amerika Serikat Berdasarkan Siaran Pers Kementerian Koordinator
dan China, fluktuasi harga komoditas, ketegangan Bidang Perekonomian Republik Indonesia serta
geopolitik akibat perang Ukraina-Rusia, ancaman El selaras dengan pernyataan Gubernur Bank Indonesia
Nino dan perubahan iklim, risiko krisis utang global, Bapak Perry Warjiyo, realisasi pertumbuhan ekonomi
serta perubahan regulasi karena adanya pemerintahan Indonesia pada 2025 terjaga di kisaran 5% dan
baru di banyak negara. diproyeksikan meningkat di kisaran 4,9% - 5,7% pada
tahun 2026, dengan realisasi inflasi sebesar 2,92%
Semua ketidakpastian tersebut mengakibatkan terjaga dalam rentang sasaran 2,5%±1% tahun 2025
perlambatan pertumbuhan ekonomi global, dan dan diproyeksikan dapat terjaga dalam rentang
berdasarkan Laporan World Economic Outlook sasaran tersebut.
(WEO) edisi 19 Januari 2026, International Monetary
Fund memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global Memasuki tahun 2026, Bank Mega optimis namun
tumbuh sebesar 3,2% pada tahun 2026. juga tetap berhati-hati. Dengan memperhitungkan
kondisi perekonomian nasional dan global, Bank
Ditengah kondisi perekonomian global tersebut, Mega telah menetapkan strategi untuk merealisasikan
diperkirakan ekonomi domestik masih akan tumbuh target yang telah ditetapkan untuk tahun 2026.
didukung oleh peningkatan permintaan domestik,
188 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 191
Informasi
Kelangsungan Usaha
Hal-Hal yang Berpotensi Berpengaruh usaha di industri perbankan nasional. Bank juga
Signifikan terhadap Kelangsungan Usaha menjadikan keempat aspek penting tersebut menjadi
Sejalan dengan perkiraan ekonomi global yang penuh indikator evaluasi kinerja Bank dibandingkan dengan
dengan tantangan, ekonomi Indonesia diperkirakan target yang telah ditetapkan sebelumnya. Selain itu,
tetap tumbuh baik dan berdaya tahan terhadap Bank Mega juga memprioritaskan aspek keuangan
dampak kondisi perekonomian global. Bank Indonesia berkelanjutan dengan menyelaraskan ekonomi,
memperkirakan pertumbuhan ekonomi diproyeksikan dengan aspek keberlanjutan lingkungan, aspek sosial
akan meningkat menjadi kisaran 5,1% pada 2026. dan tata kelola perusahaan yang baik
Ekonomi diharapkan tumbuh lebih kuat didukung Assessment Manajemen terhadap Faktor
oleh estimasi pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang Mempengaruhi Kelangsungan Usaha
dan belanja Pemerintah. Bank Mega melakukan evaluasi atas implementasi
strategi dan menilai kemampuan Bank dalam
Optimisme atas pertumbuhan tersebut, diharapkan mencapai target sebagaimana yang ditetapkan
mampu mendorong penyaluran kredit perbankan. dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) guna menjaga
kelangsungan usaha.
Asumsi yang Digunakan Manajemen dalam
Melakukan Assessment Langkah ini ditempuh dengan mempertimbangkan
Beberapa aspek penting dalam pengelolaan bank dinamika yang terjadi di makro ekonomi dan industri
seperti permodalan, likuiditas, rentabilitas dan kualitas perbankan.
aset menjadi pertimbangkan Bank Mega dalam
menilai kelangsungan usaha dengan mengacu kepada
RBB. Keempat aspek penting tersebut selanjutnya
dijabarkan dalam RBB dan menjadi parameter bagi
Bank Mega untuk mempertahankan kelangsungan
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 189
Page 192
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Tinjauan
Pendukung Bisnis
SUMBER DAYA MANUSIA Optimalisasi pemanfaatan teknologi dalam berbagai
proses manajemen SDM dilakukan secara berkelanjutan.
Sepanjang tahun 2025, industri perbankan Indonesia Integrasi sistem SDM berbasis digital, penggunaan
terus bergerak dinamis dengan tingkat kompetisi antar kecerdasan buatan (AI) dalam proses pembelajaran, serta
bank yang semakin tinggi, transformasi digital yang kian penerapan people analytics mendukung pengambilan
cepat, serta tuntutan model kerja yang lebih adaptif dan keputusan yang lebih cepat, akurat, dan berbasis data.
berorientasi pada data. Mengantisipasi kondisi tersebut, Upaya ini dilakukan untuk menciptakan pengalaman
Bank berkomitmen untuk terus memperkuat pengelolaan pegawai (employee experience) yang lebih baik, efisien,
sumber daya manusia yang merupakan fondasi utama dan personal.
dalam mendukung keberlanjutan bisnis.
Prinsip agile, pembelajaran berkelanjutan, keunggulan
Bank terus memastikan bahwa pengelolaan talenta dan digital, serta budaya hasil (performance-driven culture)
pengembangan organisasi berjalan selaras dengan arah menjadi fokus utama dalam pengembangan organisasi
kebijakan strategis perusahaan serta mampu menjawab tahun 2025. Inisiatif peningkatan kapabilitas digital,
tantangan bisnis masa kini dan masa mendatang. kepemimpinan adaptif, dan penguatan nilai-nilai
Pengelolaan SDM dilakukan secara terintegrasi dan perusahaan terus diakselerasi agar tetap relevan dengan
berkelanjutan untuk meningkatkan kinerja pegawai, perkembangan lingkungan bisnis dan ekspektasi talenta
memperkuat employee engagement, serta mendorong masa depan.
budaya kerja yang produktif dan kolaboratif.
190 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 193
Melalui penerapan berbagai inisiatif tersebut, Bank online (sesuai kebutuhan) guna mempercepat dan
berkomitmen menciptakan organisasi yang unggul, meningkatkan efisiensi seleksi kandidat.
adaptif, dan berdaya saing tinggi, sehingga mampu
mendukung pencapaian strategi bisnis perusahaan Melalui skema Employee Referral Program, Bank
secara berkelanjutan. memberdayakan pegawai sebagai duta organisasi
untuk merekomendasikan talenta potensial yang
Strategi Pengembangan kompeten. Strategi ini didukung dengan penguatan
Bank berkomitmen meningkatkan pengembangan narasi employer branding yang konsisten di media sosial
SDM melalui pemanfaatan teknologi multiplatform guna membangun persepsi publik yang positif. Dengan
guna menciptakan pengelolaan SDM yang terintegrasi, menonjolkan aspek inovasi dan dinamisme kerja, Bank
efektif dan efisien. Dengan mengintegrasikan teknologi berkomitmen untuk terus menarik talenta-talenta terbaik
ke dalam setiap proses pengembangan organisasi yang siap berkontribusi pada kemajuan perusahaan.
dipastikan bahwa seluruh inisiatif berjalan selaras,
adaptif dan berorientasi pada peningkatan kinerja. Upaya Pada tahun 2025, Bank berhasil merekrut sebanyak 1.458
ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat pegawai dari jalur eksternal, dengan distribusi 165 orang
daya saing dan kontribusi berkelanjutan terhadap (11%) di Kantor Pusat dan 1.293 orang (89%) di Kantor
pertumbuhan organisasi. Wilayah serta Kantor Cabang.
Pemenuhan Sumber Daya Manusia Bank mengimplementasikan program pengembangan
Pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia menjadi berbasis spesialisasi fungsional dan kapabilitas generalis
salah satu perhatian utama Bank. Hal ini diterapkan untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja secara
melalui strategi rekrutmen dari sumber internal maupun berkelanjutan. Inisiatif ini dirancang khusus sebagai solusi
eksternal untuk memastikan posisi kritikal maupun posisi strategis dalam mendukung pertumbuhan bisnis. Melalui
lainnya terpenuhi oleh talenta yang kompeten. mekanisme seleksi yang transparan dan sistematis, kami
memastikan hanya kandidat dengan kualifikasi terbaik
Proses perekrutan dilakukan dengan pendekatan digital yang terpilih untuk mengikuti program pengembangan
melalui berbagai job portal maupun website karir Bank, ini.
termasuk pelaksanaan personality assessment secara
Pemenuhan Sumber Daya Manusia untuk Program Pengembangan 2025
Jumlah
No Jenis Program Pengembangan Tahun 2025
Batch % Peserta %
1 Branch Manager Training (BMTP) 6 9% 38 5%
2 Retail Funding Officer Training (RFOT) 4 6% 33 5%
2 Retail Funding Training Program (RFTP) 17 26% 166 23%
4 Young Financial Academy (YFA) 29 45% 314 43%
5 Team Leader Training Program (TLTP) 3 5% 15 2%
6 Mega Management Development Program (MMDP) 3 5% 69 10%
7 Operation Supervisor Development Program (OSDP) 2 3% 38 5%
8 Program Intership Bank Mega (Mega Prima) 1 2% 53 7%
Jumlah 65 100% 726 100%
Jumlah Pegawai Berdasarkan Gender/Jenis Kelamin Jumlah Pegawai Berdasarkan Status Kepegawaian
Jenis Kelamin 2025 2024 Status Kepegawaian 2025 2024
Laki-laki 2.471 2.618 Permanen 3.931 4.416
Perempuan 2.816 3.083 Kontrak 1.356 1.285
Total 5.287 5.701 Total 5.287 5.701
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 191
Page 194
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Jumlah Pegawai Berdasarkan Rentang Usia untuk memastikan pegawai memiliki kompetensi dan
Usia 2025 2024 kesiapan yang memadai dalam mendukung transformasi
20-24 tahun 363 403 organisasi dan pertumbuhan Bank secara berkelanjutan.
25-29 tahun 1.258 1.364
Pengembangan Organisasi
30-34 tahun 980 1.099
Pengembangan organisasi merupakan salah satu
35-39 tahun 910 1.067 elemen penting dalam mendukung keberhasilan strategi
40-44 tahun 851 862 bisnis dan keberlanjutan kinerja Bank. Pendekatan ini
45-49 tahun 503 459 diarahkan untuk memastikan bahwa struktur, proses,
50-54 tahun 328 357
dan kapabilitas organisasi mampu menjawab kebutuhan
bisnis yang terus berkembang serta memperkuat daya
55-59 tahun 73 73
saing perusahaan di industri perbankan.
> 60 tahun 21 17
Total 5.287 5.701 Bank secara berkelanjutan melakukan evaluasi dan
penyesuaian organisasi dengan mempertimbangkan
Jumlah Pegawai Berdasarkan Level kesiapan internal serta dinamika lingkungan eksternal.
Level 2025 2024 Penguatan kualitas sumber daya manusia, peningkatan
Vice President 303 311 efektivitas kolaborasi lintas unit kerja, dan kejelasan
peran serta tanggung jawab organisasi menjadi fokus
Manager 1.443 1.396
utama dalam menciptakan organisasi yang lebih agile
Officer 1.754 2.086
dan responsif terhadap perubahan.
Administration 1.787 1.908
Jumlah 5.287 5.701 Perkembangan teknologi digital, peningkatan
kompleksitas persaingan, serta perubahan ekspektasi
Jumlah Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan nasabah mendorong perlunya penyesuaian desain
Level 2025 2024 organisasi dan pola kerja. Bank memastikan bahwa
S2 & S3 163 195 pengembangan organisasi selaras dengan kebutuhan
transformasi digital dan mendukung penciptaan nilai
S1 4.214 4.502
tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku
D3-D4 722 820
kepentingan.
D1-D2 19 23
SMU 169 161 Optimalisasi struktur dan fungsi organisasi dilakukan
Jumlah 5.287 5.701 secara terencana untuk meningkatkan efisiensi
operasional dan produktivitas kerja. Penyelarasan proses
bisnis, penguatan tata kelola, serta penegasan peran
Pengembangan Karir organisasi terus diupayakan agar Bank memiliki fondasi
Pengembangan karir menjadi bagian penting dari strategi organisasi yang kokoh, fleksibel, dan siap menghadapi
pengelolaan talenta Bank dalam membangun organisasi tantangan bisnis ke depan.
yang berkelanjutan dan berdaya saing. Pendekatan
pengembangan karir diarahkan untuk memastikan Pendidikan, Pengembangan dan Pelatihan
ketersediaan talenta yang siap mendukung pencapaian Pegawai
strategi bisnis dan penguatan kepemimpinan jangka Dalam mendukung keberlanjutan usaha dan pencapaian
panjang. strategi bisnis, Bank menempatkan sumber daya manusia
sebagai aset strategis organisasi. Pengembangan
Pengelolaan karir dilakukan secara terintegrasi kapabilitas dan peningkatan kompetensi pegawai
dengan program pembelajaran dan pengembangan dilaksanakan secara berkelanjutan melalui penguatan
guna menciptakan jalur pengembangan yang fondasi learning organization, guna memastikan
relevan dengan kebutuhan bisnis. Bank menyediakan keselarasan kompetensi dengan dinamika industri
berbagai alternatif pengembangan karir, baik melalui perbankan dan arah transformasi Bank sepanjang tahun
pendalaman kompetensi dalam satu fungsi maupun 2025.
melalui pengalaman lintas fungsi (cross-function), untuk
memperluas perspektif dan kesiapan pegawai. Sepanjang tahun 2025, Bank terus berkomitmen dalam
meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia dengan
Kebijakan promosi internal dan manajemen suksesi menyelenggarakan program pelatihan yang melibatkan
menjadi fondasi dalam menjaga kesinambungan lebih dari 120 ribu peserta. Program ini mencakup
kepemimpinan dan memperkuat pipeline talenta. sertifikasi kompetensi, pengembangan keterampilan
Inisiatif pembelajaran yang terarah terus dikembangkan teknis (hardskill) dan non-teknis (softskill), serta
192 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 195
pelatihan kepemimpinan guna memastikan kesiapan Dalam mendukung agenda transformasi digital,
pegawai dalam menghadapi dinamika industri perbankan. Bank juga memfasilitasi pengembangan kompetensi
Pelatihan dirancang sesuai dengan kebutuhan organisasi di bidang teknologi informasi dan keamanan siber,
dan dilaksanakan melalui berbagai metode, baik secara termasuk sertifikasi Cisco Certified Network Associate
langsung maupun berbasis digital. Pemanfaatan digital (CCNA), Certified SOC Analyst (CSA), serta Enterprise
learning, termasuk virtual learning, hybrid learning, dan IT Architecture with TOGAF. Inisiatif ini bertujuan
e-Learning, memberikan fleksibilitas bagi pegawai untuk untuk memperkuat kapabilitas teknis pegawai dalam
terus mengembangkan kompetensi mereka kapan pun mendukung keandalan sistem, keamanan informasi, dan
dan di mana pun. kesiapan arsitektur teknologi Bank.
Pengembangan kualitas SDM dilaksanakan secara Melalui pelaksanaan berbagai program sertifikasi
terukur dan berkesinambungan, merujuk pada Human tersebut, Bank memastikan bahwa pengembangan
Capital Development Plan yang terintegrasi dengan kompetensi pegawai tidak hanya memenuhi standar
Rencana Bisnis Bank (RBB). Implementasi program profesional, tetapi juga secara langsung mendukung
difokuskan pada pemenuhan Sertifikasi Kompetensi efektivitas pelaksanaan strategi bisnis, penguatan tata
Kerja (SKKNI) serta sertifikasi profesional relevan lainnya, kelola, dan keberlanjutan kinerja Bank.
guna menjamin standar kompetensi teknis, non-teknis,
dan kepemimpinan. Pendekatan ini memastikan seluruh Bank telah memperoleh izin dari Lembaga Sertifikasi
lini pegawai memiliki kapabilitas yang adaptif terhadap Profesi (LSP) sebagai penyelenggara Pelatihan Berbasis
dinamika industri serta mampu memberikan kontribusi Kompetensi (PBK) Sertifikasi Manajemen Risiko
optimal bagi pertumbuhan Bank (SMR), sehingga dapat menyelenggarakan pelatihan
pembekalan bagi pegawai yang akan mengikuti sertifikasi
Program sertifikasi kompetensi dilaksanakan secara serta program pemeliharaan bagi pegawai yang telah
berkelanjutan sebagai bagian dari upaya Bank dalam tersertifikasi. Selain itu, Bank juga telah memperoleh
memastikan kecukupan keahlian pegawai yang selaras izin dari Disnakertrans Provinsi DKI Jakarta dan Bank
dengan standar industri, kebutuhan tata kelola, serta Indonesia sebagai Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Mega
arah transformasi Bank. Pengembangan kompetensi Learning Center yang dapat menyelenggarakan PBK
diarahkan pada area-area strategis yang mendukung Standardisasi Kompetensi Sistem Pembayaran (SK SP)
pengelolaan risiko, kelancaran operasional, penguatan pada tahun 2025 dan telah berhasil mensertifikasi (baru
kepatuhan, serta peningkatan kapabilitas digital. maupun pemeliharaan) untuk lebih dari 1.700 pegawai.
Dalam bidang manajemen risiko, Bank memfasilitasi Bank senantiasa memastikan pelaksanaan pelatihan IT
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) pada berbagai Security Awareness, Anti Money Laundering & APU/
jenjang sesuai ketentuan yang berlaku, yang dilaksanakan PPT serta Perlindungan Konsumen baik ke pegawai baru
melalui skema sertifikasi baru, pemeliharaan, serta maupun refreshment secara berkala. Bank juga secara
penguatan kompetensi secara berkesinambungan. Bank intensif memberikan pelatihan mengenai Pelindungan
juga menyelenggarakan program Training for Trainer Data Pribadi sejalan dengan Implementasi UU No.27
(ToT) Sertifikasi Manajemen Risiko sebagai bagian dari Tahun 2022 tentang PDP yang masa transisinya berakhir
upaya memperkuat kapasitas pengajar internal dan di bulan Oktober 2024.
menjaga kualitas pembelajaran.
Bank secara berkelanjutan menyelenggarakan
Selain itu, Bank menyelenggarakan sertifikasi di bidang Mega Management Development Program (MMDP),
Sistem Pembayaran dan Tresuri, serta sertifikasi profesi sebuah program akselerasi yang dirancang untuk
lain yang relevan dengan fungsi bisnis dan operasional, mengembangkan pemimpin masa depan dengan
antara lain AAJI, WPPE-P, dan WAPERD, guna pemahaman komprehensif tentang industri perbankan.
mendukung kualitas layanan dan pengelolaan aktivitas Melalui program ini diharapkan peserta memperoleh
keuangan Bank. wawasan mendalam mengenai strategi dan proses
perbankan dari berbagai perspektif, serta soft skill
Sejalan dengan peningkatan risiko operasional dan yang mendukung. Lulusan MMDP telah ditempatkan di
kebutuhan penguatan pengendalian internal, Bank berbagai fungsi strategis dan saat ini banyak yang telah
turut memfasilitasi sertifikasi di bidang kepatuhan dan menduduki posisi kunci, baik dalam peran struktural
pencegahan fraud, antara lain Certified Anti Fraud maupun fungsional, yang berkontribusi secara signifikan
Manager (CAFM) serta sertifikasi APU, PPT & PPPSPM, terhadap pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis Bank.
untuk memperkuat budaya integritas dan kepatuhan di
seluruh organisasi. Berbagai program pengembangan dirancang dan
dilaksanakan untuk memperkuat kompetensi pegawai
di sektor bisnis dan pemasaran. Di antaranya adalah
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 193
Page 196
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Branch Manager Training Program (BMTP) bagi calon mendukung peningkatan kualitas proses operasional
kepala cabang, serta program pengembangan bagi serta layanan transaksi di cabang menjadi lebih optimal
tim pemasaran melalui Retail Funding Officer Training dan prudent.
Program (RFOTP), Retail Funding Training Program
(RFTP), Team Leader Training Program (TLTP) dan Dalam proses transformasi, Bank melakukan
Young Financial Program (YFA). improvement terhadap fungsi frontliner dengan fokus
kepada peningkatan keterampilan teknis yang mumpuni,
Bank juga melakukan peningkatan kapabilitas soft skill yang baik, dan juga dapat membangun citra
kepemimpinan Kepala Cabang di berbagai Regional. yang positif dan dapat memberikan pelayanan maksimal
Program Kepemimpinan dilakukan dengan pendekatan terhadap nasabah. Untuk itu, Bank menyelenggarakan
Leadership dan Enterpreneur, dimana Kepala Cabang program pemagangan terstruktur yaitu Program
tidak hanya dituntut memiliki kemampuan manajerial Internship yang dirancang khusus untuk mempersiapkan
yang kuat, tetapi juga pola pikir kewirausahaan agar talenta muda sebagai frontliner melalui pelatihan intensif
mampu bersikap adaptif, inovatif dan proaktif dalam dan praktik kerja langsung di cabang. Selain itu Bank juga
mengelola peluang dan risiko bisnis. mendukung Pemerintah dalam hal program pemagangan
nasional bagi lulusan perguruan tinggi di Indonesia.
Peningkatan keahlian di bidang kredit dilakukan
mencakup seluruh siklus kredit dari tahap inisiasi hingga Dalam hal berinovasi pada bidang pelatihan dan
pengelolaan kualitas kredit. Program pelatihan terkait pengembangan, Bank telah memulai pelatihan dengan
materi yang komprehensif dilakukan, termasuk Basic konsep intensif bootcamp dengan keterbukaan
Credit, Analisis Kredit, Administrasi, Legal, Custody, pendaftaran bagi seluruh pegawai. Bidang pelatihan
dan Appraisal, serta penguatan pemahaman mengenai yang telah dilakukan berfokus kepada Digitalisasi, AI dan
product knowledge dan manajemen risiko. Program Data. Hal ini guna mendukung percepatan digitalisasi
pendalaman teknis kredit juga diberikan khusus bagi Bank dan memfasilitasi aspirasi pegawai terkait pelatihan
talenta muda Bank untuk mendukung percepatan yang masif.
pertumbuhan bisnis kredit. Berbagai program
pendampingan dilakukan guna meningkatkan kapabilitas Untuk mendukung pembelajaran dan pengembangan
pegawai, seperti Sales Clinic, Coaching dalam Credit pegawai, Bank telah mengoptimalkan platform
Business Forum, serta sesi pembekalan kredit yang e-Learning yang dapat diakses kapan saja dan di mana
diberikan dan dipimpin oleh Senior Management. Bank saja. Sepanjang tahun 2025, mengalami peningkatan
juga memperkuat tim Collection agar lebih optimal lebih dari 40 ribu peserta telah mengikuti berbagai
dalam menangani pengelolaan kredit bermasalah melalui modul e-Learning, termasuk Peraturan Perusahaan,
serangkaian program pelatihan termasuk mengenai etika Handling Complaint, APU/PPT, IT Security Awareness,
penagihan. Good Corporate Governance, Rencana Aksi Keuangan
Berkelanjutan, Basic Credit, serta materi lainnya seperti
Bank juga memberikan kesempatan promosi karir bagi Pengantar Manajemen Risiko, Pelindungan Data Pribadi,
jajaran operasional cabang melalui Operations Supervisor dan Kesehatan Keselamatan Kerja. Bank akan terus
Development Program (OSDP) yang merupakan mengembangkan e-Learning sesuai dengan kebutuhan
pendidikan komprehensif dengan penguatan kompetensi organisasi dan perkembangan industri.
untuk menjadi branch operations leader. Hal ini guna
Pendidikan, Pengembangan dan Pelatihan Pegawai
Jenis Program Batch Peserta
Sertifikasi Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) 16 258
Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran (SK-SP) 38 1.794
Sertifikasi WPPE-P 10 90
Sertifikasi WAPERD 21 61
Sertifikasi AAJI 45 384
Sertifikasi Treasury 17 26
Sertifikasi APU, PPT & PPPSPM 1 4
Certified Anti Fraud Manager (CAFM) 1 1
Certified Cisco Network Administrator (CCNA) 1 2
Certified SOC Analyst (CSA) 1 4
Enterprise IT Architecture with TOGAF 1 1
Sertifikasi Training on Trainer Manajemen Risiko 1 3
194 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 197
Pendidikan, Pengembangan dan Pelatihan Pegawai
Jenis Program Batch Peserta
Pelatihan Branch Manager Training Program (BMTP) 6 38
Retail Funding Officer Training (RFOT) 4 33
Retail Funding Training Program (RFTP) 17 166
Young Financial Academy (YFA) 29 314
Team Leader Training Program (TLTP) 3 15
Pengembangan Mega Management Development Program (MMDP) 3 69
Operation Supervisor Development Program (OSDP) 2 38
Program Internship Bank Mega (Mega Prima) 1 53
Jumlah 218 3.354
Program Pelatihan (In-House & Off-House)
Jenis Program Peserta
Program In-House Training Lainnya 81.943
Program Off-House Training Lainnya 3.017
e-Learning & Online Test 42.607
Jumlah 127.567
Pengembangan Sistem SDM komunikasi dan informasi internal berbasis digital terus
Pengembangan sistem SDM merupakan bagian dari dikembangkan guna memastikan penyampaian informasi
komitmen Bank dalam memperkuat tata kelola SDM yang yang tepat waktu, terstruktur, dan mudah diakses oleh
efektif, efisien, dan selaras dengan kebutuhan organisasi. seluruh pegawai.
Bank secara berkelanjutan memanfaatkan teknologi
digital untuk mendukung proses pengelolaan SDM yang Melalui pengembangan sistem SDM yang berkelanjutan,
terintegrasi, transparan, dan mudah diakses oleh seluruh Bank berupaya menciptakan lingkungan kerja yang
pegawai. adaptif dan produktif, sekaligus meningkatkan kualitas
pengalaman pegawai. Sistem SDM yang andal diharapkan
Sistem SDM berbasis digital terus ditingkatkan untuk dapat memberikan nilai tambah dalam mendukung
mendukung berbagai proses pengelolaan data pegawai efektivitas organisasi dan pencapaian kinerja Bank
mencakup performance management, recruitment online, secara berkesinambungan.
e-Learning, online attendance, pendaftaran kepesertaan
asuransi pegawai, sistem Know Your Employee (KYE), Program Unggulan Engagement 2025
pengelolaan cuti berbasis online, serta pengajuan Sepanjang tahun 2025, Bank secara konsisten
kredit pinjaman pegawai. Optimalisasi sistem employee memperkuat strategi employee engagement melalui
self-service dilakukan melalui peningkatan stabilitas, pendekatan holistik yang mencakup kesejahteraan fisik,
fungsionalitas, dan aksesibilitas lintas platform guna mental, dan sosial. Program-program ini dirancang secara
mendukung kelancaran proses kerja serta meningkatkan sistematis untuk meningkatkan kualitas hidup pegawai
kemudahan layanan bagi pegawai. sekaligus membangun budaya kerja yang adaptif dan
berkinerja tinggi. Dengan mengoptimalkan ruang
Penyempurnaan sistem SDM selama tahun 2025 komunitas dan aktivitas interaktif, Bank memfasilitasi
difokuskan pada penguatan integrasi antar modul dan aktualisasi talenta serta sinergi antarpegawai. Inisiatif
peningkatan digitalisasi layanan kepegawaian. Berbagai ini merupakan investasi krusial dalam menyelaraskan
proses administratif terus diarahkan ke platform digital kesejahteraan individu dengan keberlanjutan kesuksesan
untuk meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat organisasi.
alur layanan, serta memastikan konsistensi dan akurasi
data SDM. Pendekatan ini juga mendukung penguatan Melalui penguatan pilar kesehatan fisik, mental,
pengendalian internal dan ketersediaan informasi yang dan sosial, Bank menegaskan komitmennya dalam
andal bagi manajemen. membangun ekosistem kerja yang positif serta produktif.
Penyediaan ruang komunitas dan aktivitas interaktif
Pengembangan sistem SDM selanjutnya diarahkan untuk dirancang sebagai katalisator bagi pegawai untuk
mendukung ekosistem teknologi yang lebih terpadu, mengaktualisasikan potensi serta mempererat sinergi
sejalan dengan kebutuhan transformasi organisasi dan kolaboratif. Inisiatif engagement ini merupakan langkah
perkembangan praktik pengelolaan SDM modern. Media strategis yang mengintegrasikan kesejahteraan individu
dengan pencapaian visi organisasi secara berkelanjutan.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 195
Page 198
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
TEKNOLOGI INFORMASI
Pemanfaatan teknologi merupakan pilar utama berkomitmen untuk mematuhi regulasi pelindungan
dalam strategi pengembangan bisnis Bank ke depan. data pribadi dan memberikan transparansi penuh
Dengan fokus pada digitalisasi layanan, Bank akan kepada nasabah terkait pengelolaan data mereka.
menghadirkan solusi perbankan yang lebih cepat,
aman dan mudah diakses oleh nasabah. Inisiatif Dengan penguatan di bidang teknologi, pelindungan
Bank meliputi pengembangan aplikasi perbankan data dan keamanan siber, Bank akan dapat
berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk analitik memberikan layanan yang tidak hanya efisien dan
data dan personalisasi layanan serta pengintegrasian inovatif, tetapi juga memberikan rasa aman dan
sistem omni-channel untuk memberikan pengalaman kepercayaan kepada seluruh nasabah.
pengguna yang konsisten di semua platform.
Memperhatikan dan mempertimbangkan situasi
Bank juga menempatkan cyber security dan dan kondisi yang dihadapi Bank saat ini, maka Bank
pelindungan data pribadi sebagai prioritas utama mengedepankan upaya-upaya yang bersifat proaktif,
dalam seluruh proses operasional. Langkah-langkah preventif dan solutif yang mencakup penguatan
Bank meliputi penerapan teknologi enkripsi terkini, infrastruktur, keamanan TI dan Pelindungan Data
sistem deteksi dini ancaman siber, serta penguatan Pribadi serta pengembangan aplikasi TI yang diikuti
infrastruktur keamanan jaringan untuk melindungi data dengan pembinaan sumber daya manusia yang fokus
nasabah dari potensi pelanggaran atau serangan siber dan berkelanjutan agar dapat tetap memberikan
termasuk meminimalkan risiko fraud. Selain itu, Bank dukungan maksimal secara berkesinambungan
terhadap pertumbuhan bisnis.
196 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 199
Rencana Strategi Teknologi Informasi (RSTI) disusun sebagai panduan bagi TI untuk mendukung pertumbuhan
bisnis Bank selama periode 2024 – 2028, mencakup 3 (tiga) area antara lain:
1) Aplikasi Strategis,
2) Infrastruktur Teknologi Informasi,
3) Organisasi dan Tata kelola Teknologi Informasi
Ketiga area tersebut diselaraskan dengan visi dan misi Bank yang menghasilkan 5 (lima) intensi strategis dalam
pengembangan rencana strategi teknologi informasi sebagai berikut:
Visi dan Misi Bank Mega Intensi Strategis
Sinergi dengan
Transformasi dari Menjadi Top Mind Group dan Non
Bank dengan skala industri perbankan Group CT Corpora
menengah menjadi dengan kinerja
bank dengan skala keuangan yang
besar dapat diandalkan
Meningkatkan
Fee Based Income
Mempersatukan Menjadi Bank
jasa keuangan Pilihan Nasabah
dan transaksi yang Memberikan Operasional yang
ritel berbasiskan nilai tambah Efektif dan Efisien
kehandalan melalui ekosistem
Ekosistem terintegrasi
Inovasi Digital
yang Handal
Memberikan
Transformasi Bisnis
menuju digital layanan terbaik
ekosistem sehingga kepada nasabah
menjadi One Stop seiring dengan
Solution banking operasional yang Meningkatkan Nilai
bagi nasabahnya dan Kualitas Aset
efektif dan efisien
Sejalan dengan rencana pengembangan bisnis Pelaksanaan Pengembangan TI Tahun 2025
Bank, maka Bank melanjutkan inisiatif digitalisasi 1. Penyempurnaan aplikasi Mobile Banking M-Smile
sesuai dengan visi dan misi Bank. Perkembangan melalui peningkatan performa, keamanan, dan
teknologi digital banking yang menonjol didorong pengalaman pengguna, termasuk optimalisasi
oleh sebagian besar bisnis yang berfokus pada stabilitas aplikasi serta pengembangan fitur untuk
nasabah, efektifitas operasional, inovasi produk dan mendukung kebutuhan transaksi digital nasabah
pendekatan bisnis secara holistik yang didukung yang semakin berkembang.
dengan solusi kecerdasan buatan (AI) dengan 2. Pengembangan dan implementasi Internet
fokus khusus untuk memberikan promosi nasabah Banking nasabah korporasi guna memperluas
secara efektif, proses bisnis yang terotomatisasi dan akses layanan perbankan bisnis secara mobile,
integrasi dengan sistem internal dan eksternal untuk meningkatkan fleksibilitas transaksi, serta
membangun ekosistem yang handal dan kolaboratif. mendukung efisiensi operasional dan pengambilan
keputusan secara real-time.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 197
Page 200
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
3. Peningkatan kapabilitas layanan ChatBot melalui pengembangan kecerdasan buatan (AI) sehingga mampu
memberikan respons yang lebih cepat, akurat, dan personal dalam mendukung layanan nasabah 24/7.
4. Modernisasi sistem Contact Center melalui peningkatan infrastruktur, integrasi omnichannel, serta penguatan
kemampuan monitoring dan pelaporan guna meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman nasabah.
5. Hal lainnya yang dikembangkan secara kontinu untuk menunjang operasional Bank.
Rencana Strategis Pengembangan Teknologi Informasi
Bank akan semakin memperkuat Cyber Security dan Perlindungan Data Pribadi sebagai
prioritas utama serta tetap melakukan inovasi dan optimalisai digitalisasi layanan berbasis
Artificial Intelligence yang cepat, mudah dan memberikan rasa aman dan nyaman bagi
nasabah, dalam rangka menjadikan Bank sebagai mitra finansial terpercaya
A B C
Peningkatan Kualitas
Penguatan Ketahan &
Infrastruktur TI guna mendukung Pengembangan Aplikasi
Keamanan Siber serta
layanan & Pengembangan Teknologi Informasi
Perlindungan Data Pribadi
Produk Inovatif Bank
1. Kebijakan Operasional 1. Monitoring Tools 1. Pengembangan untuk
Mendukung Kebutuhan Bisnis
2. Zero Trust Framework 2. Optimalisasi DRP
dan Operasional
3. Tata Kelola Keamanan TI 3. Penginian Infrastruktur
Customer Product Business
4. Penguatan Operasional Cyber 4. Redundansi Infrastruktur Touchpoint Management Support
Security 5. Perencanaan Kapasitas
6. Sertifikasi TI 2. Replatforming sistem dan
aplikasi
3. Penerapan dan Penyempurnaan
tata kelola pengembangan
aplikasi
D
Pengembangan SDM TI
Pelatihan dan Sertifikasi Regenerasi Talenta SDM Budaya Mentorship dan Coaching
A. Strategi Penguatan Ketahanan dan Security Policy yang memadai dan
Keamanan Siber serta Pelindungan Data senantiasa terkini seiring perkembangan
Pribadi ancaman siber dan infrastruktur yang
semakin kompleks.
1. Pengembangan Kebijakan Operasional c. Memastikan assurance dari kesesuaian
a. Perbaikan Kebijakan Operasional untuk proses operasional dan teknologi terhadap
mengurangi potensi penyalahgunaan hak standar internasional keamanan informasi
akses dan fraud, baik internal maupun serta peraturan perundang-undang
eksternal, melalui penerapan sistem terkait pelindungan data pribadi, melalui
pengawasan dan pengendalian yang lebih Information Security Certification and
ketat pada kebijakan dan prosedur user Governance Program, yang mencakup
access management. aktivitas:
b. Peningkatan Security Policy dan parameter - Pengembangan Sistem Manajemen
hardening berdasarkan framework NIST dan Keamanan Informasi (SMKI) sesuai
standar CIS untuk memastikan penerapan dengan standar ISO 27001, termasuk
surveillance audit setiap tahunnya.
198 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 201
- Pengembangan Sistem Manajemen B. Peningkatan Kualitas Infrastruktur
Informasi Privasi (SMIP) sesuai dengan TI untuk Mendukung Layanan dan
standar ISO 27701, termasuk surveillance Pengembangan Produk Inovatif Bank
audit setiap tahunnya.
- Pengembangan manajemen 1. Pengembangan Monitoring Tools berbasis
pelindungan data sensitif kartu sesuai prediksi AI yang dapat memungkinkan
dengan standar PCI DSS. deteksi dini terhadap anomali sistem guna
meningkatkan reliability dan availability dari
2. Penerapan Zero Trust Framework terhadap sistem serta infrastruktur secara terpusat.
pelindungan akses sistem dan data sensitif 2. Optimalisasi DRP (Disaster Recovery Plan)
secara efektif melalui peningkatan parameter dengan melakukan otomasi robotik pada
keamanan secara bertahap, melalui: aktivitas pemindahan jalur aktif Data Center.
a. Penerapan mikro segmentasi untuk 3. Pengkinian infrastruktur secara berkelanjutan
mencegah potensi penyebaran serangan untuk menjaga reliability, availability and
siber terhadap sistem kritikal Bank. durability, dimana Bank secara berkelanjutan
b. Penerapan security technology tools, melakukan review dan penginian infrastruktur
melalui implementasi, Secret Management, yang selaras dengan perkembangan teknologi
File Integrity Management (FIM), Multi dan strategi bisnis yang berkesinambungan.
Factor Authentication (MFA), Secure 4. Memastikan redundansi infrastruktur untuk
Access Service Edge (SASE) serta menjaga keberlangsungan operasional secara
pengendalian user access menggunakan terus menerus dan melakukan review secara
Manajemen Identitas dan Akses terhadap berkala untuk mengidentifikasikan dan
sistem kritikal Bank. mengeliminasi titik kritis.
5. Perencanaan kapasitas secara berkelanjutan
3. Penerapan Tata Kelola Keamanan TI dengan dimana Bank melakukan review terkait
mengagendakan forum cyber security kapasitas dan pengembangan resource baik
secara rutin untuk memantau dan meninjau secara fisik maupun virtual, melalui:
perkembangan potensi celah keamanan - Penggunaan stress test tool untuk
informasi dan siber, serta merumuskan tindak mengukur performance sistem dan/atau
lanjut dari celah keamanan tersebut. aplikasi.
- Memonitor tren penggunaan resource
4. Penguatan operasional cyber security, melalui: aplikasi untuk memprediksi kebutuhan
a. Pengembangan SOC (Security Operation kapasitas berbasis prediksi AI.
Center), internal maupun eksternal melalui
adopsi teknologi berbasis AI untuk 6. Pengembangan pengelolaan lingkungan
mendeteksi anomali pada sistem transaksi dan fasilitas Data Center milik Bank melalui
serta meningkatkan cakupan solusi threat Sertifikasi Tier III secara berkelanjutan untuk
intelligence untuk memantau ancaman menjamin keberlangsungan sistem yang
global terhadap infrastruktur TI Bank. dikelola.
b. Melakukan security assessment (Penetration
Test & Vulnerability Assessment) secara C. Pengembangan Aplikasi Teknologi
berkala terhadap sistem dan/atau aplikasi Informasi
milik Bank.
c. Memperkuat keamanan siber melalui Bank melakukan berbagai pengembangan terhadap
pelaksanaan bug bounty program, bekerja layanannya dalam rangka memberikan customer
sama dengan platform pihak ketiga experience yang lebih baik kepada nasabah.
yang menghubungkan Bank dengan Layanan ini dikembangkan dengan mengoptimalkan
komunitas ethical hacker global. Program penggunaan teknologi terkini dan pemanfaatan data
ini memungkinkan identifikasi kerentanan nasabah dalam rangka memberikan pelayanan secara
secara proaktif dan memberikan insentif cepat, mudah, aman, dan handal.
terukur bagi peneliti keamanan/bug hunter
untuk melaporkan temuan secara aman Bank akan berfokus pada pengembangan dan
dan terkontrol. kehandalan aplikasi, sehingga dapat menyediakan
layanan pengalaman beyond banking kepada
nasabah.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 199
Page 202
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
1. Pengembangan untuk Mendukung Kebutuhan Dalam rangka memastikan kecukupan SDM terkait
Bisnis dan Operasional pengembangan TI yang dilakukan secara in-house,
a. Customer Touch Point, dimana Bank akan maka Bank senantiasa melakukan penyelarasan
mengembangkan aplikasi/sistem yang antara strategi bisnis dengan pengembangan
langsung bersentuhan dan berdampak TI dengan cara menyelaraskan pemenuhan
terhadap nasabah, seperti M-Smile dan fungsi-fungsi TI sebagaimana tercantum dalam
Internet Banking. Struktur Organisasi TI yang memadai dengan
b. Product Management, dimana Bank akan memperhatikan kecukupan SDM dari setiap fungsi
mengembangkan/memanfaatkan aplikasi/ tersebut yang tertuang dalam Man Power Planning
sistem yang dapat menumbuhkan diversifikasi (MPP) Bank.
produk yang bisa ditawarkan kepada nasabah,
seperti Retail Banking System, Credit Card Lebih lanjut, Bank juga memastikan pemenuhan
System, Wealth Management System, Open kompetensi dari personil TI dengan adanya
API, Financing System, BI FAST dan SWIFT. pelatihan-pelatihan yang relevan dengan skill
c. Business Support, dimana Bank akan set yang dibutuhkan sesuai job description dari
mengembangkan/memanfaatkan aplikasi/ masing-masing fungsi TI.
sistem yang terkait dengan pengembangan
kapabilitas analitik berdasarkan AI dan E. Organisasi dan Tata Kelola Teknologi
machine learning untuk segala lini bisnis dan Informasi
proses operasional.
2. Replatforming sistem dan aplikasi Bank melalui Organisasi dan tata kelola Teknologi Informasi yang
penggunaan teknologi terkini pada aplikasi baru efektif merupakan salah satu faktor kunci agar
dan penginian aplikasi untuk meningkatkan fungsi TI mampu beradaptasi terhadap perubahan
kinerja, inovasi dan skalabilitas. teknologi, mendukung perkembangan bisnis, serta
3. Penerapan dan penyempurnaan tata kelola memenuhi kebutuhan nasabah yang terus meningkat.
pengembangan aplikasi dengan melakukan Sejalan dengan hal tersebut, Bank akan melaksanakan
langkah-langkah sebagai berikut: berbagai inisiatif untuk memperkuat tata kelola
a. Menambahkan forum arsitektur yang bertujuan Teknologi Informasi sekaligus melakukan penyesuaian
untuk memastikan keselarasan strategis struktur organisasi TI secara berkelanjutan, agar
antara investasi teknologi dengan prioritas selaras dengan kebutuhan dan perkembangan tata
bisnis dan mendorong penggunaan standar kelola TI.
teknologi yang konsisten di seluruh organisasi
untuk meminimalkan kompleksitas serta - Tata kelola TI yang baik dapat memberikan dampak
meningkatkan interoperabilitas antar platform yang baik dalam pengelolaan, pengawasan,
melalui desain arsitektur yang baik. serta pembuatan rencana dan strategi terkait TI.
b. Mengadaptasi metode CI/CD sehingga Bank berkomitmen untuk selalu meningkatkan
pengembangan aplikasi bisa dilakukan dengan tata kelola TI yang sesuai dengan regulasi dan
frekuensi yang lebih tinggi dan risiko yang framework / best practice yang telah diakui secara
lebih rendah serta kualitas yang lebih terjaga. luas.
c. Melakukan pengukuran produktivitas terhadap
kualitas pengembangan aplikasi baik dari sisi - Bank berkomitmen untuk selalu menjaga
kecepatan dan kualitas keamanan data nasabahnya serta memproses
data nasabah sesuai dengan peraturan yang
D. Pengembangan Sumber Daya Manusia berlaku. Dalam Rencana Strategi Teknologi
(SDM) TI Informasi , Bank akan mengadopsi framework Data
Governance yang telah diakui secara luas yaitu
Untuk mendukung rencana strategis Bank dalam era DMBOK (Data Management Body of knowledge).
digitalisasi, Bank mempersiapkan pengembangan Dengan menerapkan tata kelola data yang baik
SDM TI, antara lain dengan cara: dan sesuai dengan framework, diharapkan proses
1. Melakukan investasi terhadap SDM melalui jalur pengelolaan data dapat lebih terstruktur, sesuai
pelatihan dan sertifikasi serta pembinaan karir dengan aturan yang telah ditetapkan oleh Bank
secara berkelanjutan. dan regulator, diproses oleh tim yang memang
2. Menumbuhkan budaya mentorship dan coaching memiliki otorisasi dan tanggung jawab, serta
di area hard skill, soft skill dan leadership bagi menggunakan teknologi yang advance dan tepat
SDM TI. guna.
200 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 203
Keren Transaksinya, Istimewa Harganya!
Apply Kartu Kredit Bank Mega Sekarang!
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 201
Periode s/d 31 Desember 2025 | *Khusus Nasabah Baru & Pengguna Smartphone Android dengan NFC
Page 204
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Permodalan dan
Manajemen Risiko
Laporan Ukuran Utama (Key Metrics)
a b c d e
No. Deskripsi
31-Des-25 30-Sep-25 30-Jun-25 31-Mar-25 31-Des-24
Modal yang Tersedia (nilai)
1 Modal Inti Utama (CET1) 23.970.518 22.607.493 21.190.145 20.474.952 20.121.168
2 Modal Inti (Tier 1) 23.970.518 22.607.493 21.190.145 20.474.952 20.121.168
3 Total Modal 24.592.761 23.203.877 21.762.668 21.031.825 20.668.092
Aset Tertimbang Menurut Risiko (Nilai)
4 Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 80.654.762 78.631.763 82.744.128 81.185.743 80.189.443
Rasio Modal berbasis Risiko dalam bentuk persentase dari ATMR
5 Rasio CET1 (%) 29,72% 28,75% 25,61% 25,22% 25,09%
6 Rasio Tier 1 (%) 29,72% 28,75% 25,61% 25,22% 25,09%
7 Rasio Total Modal (%) 30,49% 29,51% 26,30% 25,91% 25,77%
Tambahan CET1 yang berfungsi sebagai buffer dalam bentuk persentase dari ATMR
8 Capital conservation buffer (2,5% dari ATMR) (%) 2,500% 2,500% 2,500% 2,500% 2,500%
9 Countercyclical Buffer (0 - 2,5% dari ATMR) (%) 0,000% 0,000% 0,000% 0,000% 0,000%
10 Capital Surcharge untuk Bank Sistemik (1% - 2,5%) 1,000% 1,000% 1,000% 1,000% 1,000%
(%)
11 Total CET1 sebagai buffer (Baris 8 + Baris 9 + 3,500% 3,500% 3,500% 3,500% 3,500%
Baris 10)
12 Komponen CET1 untuk buffer 19,74% 19,51% 16,30% 15,91% 15,77%
Rasio pengungkit sesuai Basel III
13 Total Eksposur 143.842.709 140.919.882 133.755.266 137.633.049 139.142.720
14 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari 16,66% 16,04% 15,84% 14,88% 14,46%
penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
memenuhi ketentuan GWM (jika ada)
14b Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari 16,66% 16,04% 15,84% 14,88% 14,46%
penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
memenuhi ketentuan GWM (jika ada)
14c Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari 16,13% 16,67% 15,50% 15,57% 14,54%
penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang telah
memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset
Securities Financing Transaction (SFT) secara gross
14d Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari 16,13% 16,67% 15,50% 15,57% 14,54%
penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang telah
memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT
secara gross
Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR)
15 Total Aset Likuid Berkualitas Tinggi (HQLA) 63.744.257 52.594.752 38.750.602 42.232.845 41.277.004
16 Total Arus Kas Keluar Bersih (net cash outflow) 35.591.326 27.196.254 20.421.524 22.421.635 19.201.814
17 LCR (%) 179% 193% 190% 188% 215%
Rasio Pendanaan Stabil Bersih (NSFR)
18 Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF) 83.759.008 85.507.693 81.140.334 80.333.200 82.971.818
19 Total Pendanaan Stabil yang Diperlukan (RSF) 65.972.595 62.889.962 68.188.104 68.051.047 66.279.014
20 NSFR (%) 127% 136% 119% 118% 125%
202 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 205
Analisis Kualitatif High Quality Liquid Asset (HQLA)
High Quality Liquid Asset (HQLA) posisi Desember
Modal 2025 sebesar Rp63,74 triliun mengalami peningkatan
Modal 31 Desember 2025 mengalami peningkatan sebesar Rp11,15 triliun dibandingkan posisi September
sebesar Rp1,39 triliun dibandingkan dengan 2025 sebesar Rp52,59 triliun. Peningkatan HQLA ini
30 September 2025, hal ini terutama karena disebabkan oleh:
laba tahun berjalan mengalami kenaikan sebesar a. Peningkatan Kepemilikan Government Bonds
Rp1,16 triliun dan saldo surplus revaluasi aset tetap sebesar Rp8,27 triliun; dan
yang juga meningkat sebesar Rp539 miliar, namun b. Peningkatan Penempatan pada Bank Indonesia
dilain sisi nilai wajar aset keuangan dalam kelompok sebesar Rp2,83 triliun.
tersedia untuk dijual mengalami penurunan sebesar
Rp300 miliar. Net Cash Outflow
Net Cash Outflow posisi Desember 2025 sebesar
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) Rp35,59 triliun mengalami peningkatan sebesar
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) posisi Rp8,40 triliun dibandingkan posisi September 2025
Desember 2025 sebesar 29,74% di atas ketentuan sebesar Rp27,20 triliun. Peningkatan Net Cash Outflow
minimum yang dipersyaratkan Regulator sebesar ini disebabkan oleh peningkatan Cash Outflow
13,50%. Rasio ini mengalami peningkatan sebesar sebesar Rp9,19 triliun dan peningkatan Cash Inflow
0,23% dibandingkan dengan posisi September sebesar Rp796,77 miliar. Berikut adalah pergerakan
2025 sebesar 29,51%. Hal ini disebabkan karena komponen Net Cash Outflow ≤30 hari yang signifikan:
adanya peningkatan Modal sebesar Rp781 miliar bila • Cash Outflow
dibandingkan dengan September 2025. - Peningkatan Pendanaan LJK sebesar Rp7,59
triliun (setelah pembobotan).
CET1 (Common Equity Tier 1) atau Modal Inti Utama • Cash Inflow
CET1 terdiri dari beberapa komponen, yaitu: - Peningkatan Interbank Placing sebesar
a. Modal Disetor; Rp909,73 miliar (setelah pembobotan).
b. Cadangan tambahan modal (disclosed reserve);
c. Kepentingan Non-Pengendali yang dapat Net Stable Funding Ratio (NSFR)
diperhitungkan; dan NSFR (Net Stable Funding Ratio) Bank Mega posisi
d. Faktor pengurang modal inti utama. Desember 2025 sebesar 126,96% di atas ketentuan
yang dipersyaratkan Regulator yaitu 100% (POJK
Kelebihan Modal Inti Utama untuk Pemenuhan Buffer 20 Tahun 2024 Perubahan Atas POJK Nomor 50/
sebesar 15,47%. POJK.03/2017 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio
Pendanaan Stabil Bersih (Net Stabe Funding Ratio)
Liquidity Coverage Ratio (LCR) bagi Bank Umum, turun sebesar 9,00% dibandingkan
Liquidity Coverage Ratio posisi Desember 2025 posisi September 2025 sebesar 135,96%. Penurunan
sebesar 179,10% di atas ketentuan yang dipersyaratkan rasio ini disebabkan oleh:
Regulator yaitu 100% (POJK Nomor 42/POJK.03/2015 a. Penurunan Available Stable Funding (ASF)
tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan sebesar Rp1,75 triliun.
Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) Bagi Bank b. Peningkatan Required Stable Funding (RSF)
Umum). Liquidity Coverage Ratio posisi Desember sebesar Rp3,08 triliun.
2025 sebesar 179,10% mengalami penurunan
sebesar 14,29% apabila dibandingkan dengan posisi
September 2025 sebesar 193,39%. Penurunan rasio ini
disebabkan oleh:
a. Peningkatan High Quality Liquid Asset (HQLA)
sebesar Rp11,15 triliun.
b. Peningkatan Cash Outflow sebesar Rp9,19 triliun.
c. Peningkatan Cash Inflow sebesar Rp796,77 miliar.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 203
Page 206
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Perbedaan antara Cakupan Konsolidasi sesuai standar akuntansi dengan ketentuan kehati-hatian
Analisa kuantitatif
Bank diharapkan untuk menyediakan penjelasan kualitatif atas aset keuangan yang dikenakan lebih dari satu
risiko.
a b
Nilai tercatat
sebagaimana Nilai tercatat
tercantum dalam berdasarkan prinsip
publikasi laporan kehati-hatian
keuangan
Aset
Kas dan Penempatan pada Bank Indonesia 15.456.519 15.456.519
Penempatan pada bank lain 2.130.611 2.130.611
Portofolio aset yang diperdagangkan - -
Aset keuangan yang ditetapkan pada nilai wajar 1.171.956 1.171.956
Instrumen derivatif 44.389 44.389
Pinjaman kepada Bank 83.399 83.399
Pinjaman kepada nasabah 67.147.135 67.147.135
Reverse repurchase dan yang terkait secured lending 6.717.210 6.717.210
Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lainnya 37.917.378 37.917.378
Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali 996.582 996.582
Tagihan akseptasi 986 986
Penyertaan 767 767
Cadangan kerugian penurunan nilai (841.835) (841.835)
Aset tetap dan inventaris 6.562.037 6.562.037
Aset lain-lain 3.440.910 3.440.910
Total aset 140.828.044 140.828.044
Kewajiban
Pinjaman yang diterima dari Bank 3.534.000 3.534.000,00
Kewajiban dari Bank lainnya 5.766.545 5.766.545
Rekening Nasabah 104.130.948 104.130.948
Repurchase agreements dan yang terkait secured borrowings 993.223 993.223
Instrumen derivatif 113.086 113.086
Utang akseptasi 986 986
Obligasi subordinasi 50.000 50.000
Setoran jaminan 9.603 9.603
Liabilitas pajak tangguhan - bersih - -
Liabilitas lain-lain 1.153.295 1.153.295
Total liabilitas 115.751.686 115.751.686
Analisa kuantitatif
Nilai tercatat sebagaimana tercantum dalam publikasi laporan keuangan mayoritas terdiri dari nilai tercatat yang
sesuai dengan kerangka risiko kredit. Nilai tercatat masing-masing risiko sesuai dengan SEOJK / POJK yang
berlaku.
204 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 207
c d e f g
Nilai tercatat masing-masing risiko
Tidak mengacu
Sesuai kerangka pada persyaratan
Sesuai kerangka Sesuai kerangka Sesuai kerangka
counterparty credit permodalan atau
risiko kredit sekuritisasi risiko pasar
risk berdasarkan
pengurangan modal
15.456.519 - - - -
2.130.611 - - - -
- - - - -
- - - 1.171.956 -
- 44.389 - 44.389 -
83.399 - - - -
67.147.135 - - - -
6.717.210 - - -
37.917.378 - - - -
996.582 3.358 - - -
986 - - - -
767 - - - -
(841.835) - - - -
5.798.962 - - - -
2.045.351 - - - -
130.735.855 6.764.958 - 1.216.345 -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - 113.086 -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - 113.086 -
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 205
Page 208
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Sumber perbedaan utama antara eksposur sesuai ketentuan kehati-hatian dengan carrying values
sesuai standar akuntansi keuangan
a b c d e
Item sesuai:
Total Kerangka
Kerangka Kerangka Kerangka
Counterparty
risiko kredit sekuritisasi risiko pasar
credit risk
Nilai tercatat aset sesuai dengan cakupan 140.828.044 130.735.855 - 6.764.958 1.216.345,00
konsolidasi ketentuan kehati-hatian (sebagaimana
dilaporkan pada template LI1)
Nilai tercatat liabilitas sesuai lingkup sesuai dengan 115.751.686 - - - 113.086,00
cakupan konsolidasi ketentuan kehati-hatian
(sebagaimana dilaporkan pada template LI1)
Total nilai bersih sesuai dengan cakupan konsolidasi 25.076.358 130.735.855 - 6.764.958 1.103.259
ketentuan kehati-hatian
Nilai rekening administratif 572.139 3.708.549 - - -
Perbedaan valuasi - - - - -
Perbedaan antara netting rules, selain dari yang - - - - -
termasuk pada baris 2.
Perbedaan provisi - - - - -
Perbedaan prudential filters - - - - -
Nilai eksposur yang dipertimbangkan, sesuai 25.648.497 134.444.404 - 6.764.958 1.103.259
dengan cakupan konsolidasi ketentuan kehati-
hatian
Analisa kuantitatif
Nilai tercatat sebagaimana tercantum dalam publikasi laporan keuangan mayoritas terdiri dari nilai tercatat yang
sesuai dengan kerangka risiko kredit. Nilai tercatat masing-masing risiko sesuai dengan SEOJK / POJK yang
berlaku.
Permodalan
Penjelasan mengenai perbedaan antara nilai eksposur sesuai standar akuntansi keuangan dengan
ketentuan kehati-hatian
Bank harus menjelaskan asal perbedaan antara nilai tercatat sesuai standar akuntansi keuangan,
sebagaimana dilaporkan pada laporan keuangan dan nilai eksposur sesuai ketentuan kehati-hatian, sebagaimana
terdapat pada template LI1 dan LI2.
(a) Bank harus menjelaskan sumber perbedaan signifikan antara nilai pada kolom (a) dan (b) di LI1.
(b) Bank harus menjelaskan sumber perbedaan antara nilai tercatat dan nilai yang digunakan untuk tujuan
pengaturan yang tercantum pada LI2.
(c) Sesuai dengan implementasi dari panduan pada valuasi prudensial, bank harus menjelaskan sistem dan kontrol
untuk memastikan estimasi valuasi prudensial dan dapat diandalkan. Pengungkapan harus memasukkan:
(i) Metodologi valuasi, termasuk penjelasan sejauh mana penggunaan metodologi mark-to-market dan
mark-to-model.
(ii) Deskripsi proses verifikasi harga independen.
(iii) Prosedur untuk penyesuaian valuasi atau cadangan (termasuk deskripsi proses dan metodologi untuk
menilai posisi trading dengan tipe instrumen).
Nilai tercatat sebagaimana tercantum dalam publikasi laporan keuangan telah memperhitungkan prinsip standar
kehati-hatian sehingga tidak terdapat perbedaan pada kedua nilai tesebut. Nilai tercatat sesuai masing-masing
risiko merupakan nilai yang sesuai dengan POJK Perhitungan Kerangka Risiko Kredit, Perhitungan Kerangka
Aset Sekuritisasi, Kerangka Counterparty Credit Risk, dan Kerangka Risiko Pasar.
206 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 209
Komposisi Permodalan
Analisa kuantitatif
Bank diharapkan menambahkan dengan penjelasan mengenai perubahan signifkan dan penyebab utama
perubahannya.
No. Ref.
Jumlah (Dalam yang berasal
No Komponen
Jutaan Rupiah) dari Neraca
Konsolidasi 1)
CET 1: Instrumen dan Tambahan Modal Disetor
1 Saham biasa (termasuk stock surplus) 12.217.953 1
2 Laba ditahan 9.259.060 2
3 Akumulasi penghasilan komprehensif lain (dan cadangan lain) 3.834.582 3
4 Modal yang termasuk phase out dari CET1 N/A N/A
5 Kepentingan Non Pengendali yang dapat diperhitungkan - 4
6 CET1 sebelum regulatory adjustment 25.311.595
CET 1: Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
7 Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai wajar dari instrumen keuangan dalam trading -
book
8 Goodwill - 5
9 Aset tidak berwujud lainnya (selain Mortgage-Servicing Rights) (79.465)
10 Aset pajak tangguhan yang berasal dari future profitability N/A
11 Cash-flow hedge reserve N/A
12 Shortfall on provisions to expected losses N/A
13 Keuntungan penjualan aset dalam transaksi sekuritisasi N/A
14 Peningkatan/penurunan nilai wajar atas kewajiban keuangan (DVA) N/A
15 Aset pensiun manfaat pasti N/A
16 Investasi pada saham sendiri (jika belum di net dalam modal di Laporan Posisi N/A
Keuangan)
17 Kepemilikan silang pada instrumen CET 1 pada entitas lain N/A
18 Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi di luar cakupan konsolidasi N/A
secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki
lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan 10%)
19 Investasi signifikan pada saham biasa Bank, entitas keuangan dan asuransi di luar N/A
cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan (jumlah
di atas batasan 10%)
20 Mortgage servicing rights N/A
21 Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (jumlah di atas batasan N/A
10%, net dari kewajiban pajak)
22 Jumlah melebihi batasan 15% dari: N/A
23 Investasi signifikan pada saham biasa financials N/A
24 Mortgage servicing rights N/A
25 Pajak tangguhan dari perbedaan temporer N/A
26 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional N/A
26a. Selisih PPKA dan CKPN (659.658)
26b. PPKA non produktif (601.954)
26c. Aset Pajak Tangguhan - 7
26d. Penyertaan -
26e. Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi N/A
26f. Eksposur sekuritisasi N/A
26g. Lainnya N/A
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 207
Page 210
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
No. Ref.
Jumlah (Dalam yang berasal
No Komponen
Jutaan Rupiah) dari Neraca
Konsolidasi 1)
27 Penyesuaian pada CET 1 akibat AT 1 dan Tier 2 lebih kecil daripada faktor -
pengurangnya
28 Jumlah pengurang (regulatory adjustment) terhadap CET 1 (1.341.077)
29 Jumlah CET 1 setelah faktor pengurang 23.970.518
Modal Inti Tambahan (AT 1): Instrumen
30 Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Bank (termasuk stock surplus) -
31 Yang diklasifikasikan sebagai ekuitas berdasarkan standar akuntansi N/A
32 Yang diklasifikasikan sebagai liabilitas berdasarkan standar akuntansi N/A
33 Modal yang yang termasuk phase out dari AT 1 N/A
34 Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui dalam perhitungan N/A
KPMM secara konsolidasi
35 Instrumen yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out N/A
36 Jumlah AT 1 sebelum regulatory adjustment -
Modal Inti Tambahan: Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
37 Investasi pada instrumen AT 1 sendiri N/A
38 Kepemilikan silang pada instrumen AT 1 pada entitas lain N/A
39 Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi di luar cakupan konsolidasi N/A
secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki
lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan 10%)
40 Investasi signifikan pada modal Bank, entitas keuangan dan asuransi di luar cakupan N/A
konsolidasi secara ketentuan (net posisi short yang diperkenankan)
41 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional N/A
41a. Penempatan dana pada instrumen AT 1 pada Bank lain N/A
42 Penyesuaian pada AT 1 akibat Tier 2 lebih kecil daripada faktor pengurangnya N/A
43 Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) terhadap AT 1 -
44 Jumlah AT 1 setelah faktor pengurang -
45 Jumlah Modal Inti (Tier 1) (CET 1 + AT 1) 23.970.518
Modal Pelengkap (Tier 2): Instrumen dan cadangan
46 Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Bank (termasuk stock surplus) 46.667
47 Modal yang yang termasuk phase out dari Tier 2 N/A
48 Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui dalam perhitungan N/A
KPMM secara konsolidasi
49 Modal yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out N/A
50 Cadangan umum PPKA atas aset produktif yang wajib dihitung dengan jumlah 575.576
paling tinggi sebesar 1,25% dari ATMR untuk Risiko Kredit
51 Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) sebelum faktor pengurang 622.243
Modal Pelengkap (Tier 2): Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
52 Investasi pada instrumen Tier 2 sendiri N/A
53 Kepemilikan silang pada instrumen Tier 2 pada entitas lain N/A
54 Investasi pada kewajiban TLAC modal bank, entitas keuangan dan asuransi di luar N/A
cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, dimana
Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan; nilai sebelumnya
ditetapkan dengan threshold 5% namun tidak lagi memenuhi kriteria (untuk bank
Sistemik)
Investasi pada kewajiban TLAC lainnya dari entitas perbankan, keuangan, dan
asuransi yang berada di luar lingkup konsolidasi peraturan dan, yang mana bank
tidak memiliki lebih dari 10% dari saham biasa entitas yang dikeluarkan: jumlah yang
sebelumnya ditunjuk untuk batas 5% tetapi yang tidak lagi memenuhi syarat (hanya
untuk Bank Sistemik)
55 Investasi signifikan pada modal atau instrumen TLAC Bank, entitas keuangan N/A
dan asuransi di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan (net posisi short yang
diperkenankan)
208 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 211
No. Ref.
Jumlah (Dalam yang berasal
No Komponen
Jutaan Rupiah) dari Neraca
Konsolidasi 1)
56 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional
56a. Sinking fund N/A
56b. Penempatan dana pada instrumen Tier 2 pada Bank lain N/A
57 Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) Modal Pelengkap -
58 Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) setelah regulatory adjustment 622.243
59 Total Modal (Modal Inti + Modal Pelengkap) 24.592.761
60 Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 80.654.762
Rasio Kecukupan Pemenuhan Modal Minimum (KPMM) dan Tambahan Modal (Capital Buffer)
61 Rasio CET 1 (persentase terhadap ATMR) 29,72%
62 Rasio Modal Inti Tier 1 (persentase terhadap ATMR) 29,72%
63 Rasio Total Modal (persentase terhadap ATMR) 30,49%
64 Buffer (persentase terhadap ATMR) 20,49%
65 Capital Conservation Buffer 2,50%
66 Countercyclical Buffer 0,00%
67 higher loss absorbency requirement 1,00%
68 Untuk bank umum konvensional: CET 1 yang tersedia untuk memenuhi Buffer 20,49%
(persentase terhadap ATMR)
Untuk kantor cabang dari Bank yang berkedudukan di luar negeri: Bagian Dana
Usaha yang ditempatkan dalam CEMA (diungkapkan sebagai persentase dari ATMR)
yang tersedia untuk memenuhi Buffer.
National minima (jika berbeda dari Basel 3)
69 Rasio terendah CET 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A
70 Rasio terendah Tier 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A
71 Rasio terendah total modal nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A
Jumlah di bawah batasan pengurangan (sebelum pembobotan risiko)
72 Investasi non-signifikan pada modal atau kewajiban TLAC lainnya pada entitas N/A
keuangan lain
73 Investasi signifikan pada saham biasa entitas keuangan N/A
74 Mortgage servicing rights (net dari kewajiban pajak) N/A
75 Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (net dari kewajiban N/A
pajak)
Cap yang dikenakan untuk provisi pada Tier 2
76 Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur berdasarkan N/A
pendekatan standar (sebelum dikenakan cap)
77 Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan standar N/A
78 Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur berdasarkan N/A
pendekatan IRB (sebelum dikenakan cap)
79 Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan IRB N/A
Instrumen Modal yang termasuk phase out (hanya berlaku antara 1 Jan 2018 s.d. 1 Jan 2022)
80 Cap pada CET 1 yang temasuk phase out N/A
81 Jumlah yang dikecualikan dari CET 1 karena adanya cap (kelebihan di atas cap N/A
setelah redemptions dan maturities)
82 Cap pada AT 1 yang temasuk phase out N/A
83 Jumlah yang dikecualikan dari AT 1 karena adanya cap (kelebihan di atas cap setelah N/A
redemptions dan maturities)
84 Cap pada Tier 2 yang temasuk phase out N/A
85 Jumlah yang dikecualikan dari Tier 2 karena adanya cap (kelebihan di atas cap N/A
setelah redemptions dan maturities)
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 209
Page 212
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Analisis Kualitatif
Modal 31 Desember 2025 meningkat dibandingkan dengan 31 Desember 2024 sebesar Rp3,92 triliun,
peningkatan tersebut berasal dari Tier 1 Capital sebesar Rp3,85 triliun dan Tier 2 Capital sebesar Rp75 miliar.
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) posisi Desember 2025 sebesar 30,49% masih di atas
ketentuan yang dipersyaratkan Regulator sebesar 13,50%, Rasio ini mengalami peningkatan sebesar 4,72% bila
dibandingkan dengan posisi Desember 2024 yang sebesar 25,77%. Namun demikian ATMR Bank juga mengalami
peningkatan sebesar Rp465 miliar, dimana ATMR Risiko Kredit mengalami peningkatan sebesar Rp1,40 triliun
sedangkan ATMR Risiko Pasar mengalami penurunan sebesar Rp466 miliar serta ATMR Risiko Operasional
mengalami penurunan sebesar Rp465 miliar.
Rekonsiliasi Permodalan
Posisi 31 Desember 2025
(dalam jutaan rupiah)
Neraca Publiksi
dengan cakupan
No. POS - POS Neraca Publikasi berdasarkan No. Reff
ketentuan kehati-
hatian
Aset
1. Kas 872.657 872.657
2. Penempatan pada Bank Indonesia 14.583.862 14.583.862
3. Penempatan pada bank lain 2.130.611 2.130.611
4. Tagihan spot dan derivatif 44.389 44.389
5. Surat berharga yang dimiliki 39.339.334 39.339.334
6. Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo) 996.582 996.582
7. Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual 6.717.210 6.717.210
kembali (reverse repo)
8. Tagihan akseptasi 986 986
9. Kredit yang diberikan 67.230.534 67.230.534
10. Pembiayaan syariah - -
11. Penyertaan modal 767
a. Diperhitungkan dalam KPMM - -
b. Tidak diperhitungkan dalam KPMM - 767
12. Aset keuangan lainnya 1.145.536 1.145.536
13. Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan -/-
a. Surat berharga - -
b. Kredit (804.800) (804.800)
c. Lainnya (37.035) (37.035)
14. Aset tidak berwujud
a Goodwill - - 5
b. Aset tidak berwujud lainnya 474.918 474.918 6
Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud -/- (395.453) (395.453) 6
15. Aset tetap dan inventaris 7.970.086 7.970.086
Akumulasi penyusutan aset tetap dan inventaris -/- (1.487.514) (1.487.514)
16. Aset non produktif
a. Properti terbengkalai - -
b. Aguan yang diambil alih 723.118 723.118
c. Rekening tunda - -
d. Aset antar kantor - -
17. Aset lainnya 1.322.256 1.322.256
Aset pajak tangguhan - - 7
Total Aset 140.828.044 140.828.044
210 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 213
(dalam jutaan rupiah)
Neraca Publiksi
dengan cakupan
No. POS - POS Neraca Publikasi berdasarkan No. Reff
ketentuan kehati-
hatian
Liabilitas dan Ekuitas
Liabilitas
1. Giro 12.475.423 12.475.423
2. Tabungan 15.664.957 15.664.957
3. Simpanan berjangka 75.990.568 75.990.568
4. Uang elektronik 29.817 29.817
5. Pinjaman dari Bank Indonesia - -
6. Pinjaman dari bank lain 5.766.545 5.766.545
7. Liabilitas spot dan derivatif 113.086 113.086
8. Utang atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali 993.223 993.223
(repo)
9. Utang akseptasi 986 986
10. Surat berharga yang diterbitkan 50.000 50.000 9
11. Pinjaman/pembiayaan yang diterima
a. Diperhitungkan dalam KPMM - -
b. Tidak diperhitungkan dalam KPMM 3.534.000 3.534.000
12. Setoran jaminan 9.603 9.603
13. Liabilitas antar kantor*
a. Melakukan kegiatan operasional di Indonesia - -
b. Melakukan kegiatan operasional di luar Indonesia - -
14. Liabilitas lainnya 1.123.478 1.123.478
15. Kepentingan minoritas (minority interest) - -
Total Liabilitas 115.751.686 115.751.686
Ekuitas
17. Modal disetor
a. Modal dasar 13.500.000 13.500.000 1
b. Modal yang belum disetor -/- (7.629.538) (7.629.538) 1
c. Saham yang dibeli kembali (treasury stock) -/- - -
18. Tambahan modal disetor
a. Agio 6.347.491 6.347.491 1
b. Disagio -/- - -
c. Modal sumbangan - -
d. Dana setoran modal - -
e. Lainnya - -
19. Penghasilan komprehensif lainnya
a. Penyesuaian akibat penjabaran laporan keuangan dalam mata - -
uang asing
b. Keuntungan (kerugian) dari perubahan nilai aset keuangan 467.603 467.603 3
dalam kelompok tersedia untuk diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain
c. Bagian efektif lindung nilai arus kas - -
d. Keuntungan revaluasi aset tetap 3.365.138 3.365.138 3
e. Bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi - -
f. Keuntungan (kerugian) aktuarial program imbalan pasti - -
g. Pajak penghasilan terkait dengan laba komprehensif lain - -
h. Lainnya (235.237) (235.237)
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 211
Page 214
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
(dalam jutaan rupiah)
Neraca Publiksi
dengan cakupan
No. POS - POS Neraca Publikasi berdasarkan No. Reff
ketentuan kehati-
hatian
20. Selisih kuasi reorganisasi - -
21. Selisih restrukturisasi entitas sepengendali - -
22. Ekuitas lainnya - -
23. Cadangan
a. Cadangan umum 1.841 1.841 3
b. Cadangan tujuan - - 8
24. Laba/rugi
a. Tahun-tahun lalu 6.946.725 6.946.725 2
b. Tahun berjalan 3.364.735 3.364.735 2
c. Dividen yang dibayarkan -/- (1.052.400) (1.052.400) 2
Total Ekuitas yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik 25.076.358 25.076.358
25. Kepentingan non pengendali 4
Total Ekuitas 25.076.358 25.076.358
Total Liabilitas dan Ekuitas 140.828.044 140.828.044 -
Analisis Kualitatif
Permodalan Bank dihitung mengikuti ketentuan POJK No.11/POJK.03/2016 tanggal 29 Januari 2016 tentang
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum dan memastikan bahwa Bank memiliki struktur permodalan
yang sehat dan sesuai dengan profil risiko, target bisnis dan ketentuan permodalan dari Regulator.
212 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 215
Fitur Utama Permodalan Bank
Analisa kuantitatif
Bank diharapkan menyedian informasi syarat dan ketentuan termasuk permodalan.
Informasi
No. Pertanyaan
Kuantitatif/Kualitatif
1 Penerbit PT Bank Mega Tbk
2 Nomor identifikasi MEGA01XXMF
3 Hukum yang digunakan Hukum Indonesia
3a Sarana yang memungkinkan kewajiban pelaksanaan pada N/A
Bagian 13 dari Lembar Istilah TLAC tercapai (untuk instrumen TLAC sah lainnya yang diatur
oleh hukum asing)
Perlakuan Instrumen berdasarkan ketentuan KPMM
4 Pada saat masa transisi N/A
5 setelah masa transisi T2
6 Apakah instrumen eligible untuk Individu/Konsolidasi atau Konsolidasi dan Individu Group, solo
7 Jenis Instrumen MTN Subordinasi
8 Jumlah yang diakui dalam perhitungan KPMM 46.667
9 Nilai par dari instrumen 50.000
10 Klasifikasi sesuai standar akuntansi keuangan Liabilitas - Amortised Cost
11 Tanggal penerbitan 22/08/25
12 Tidak ada jatuh tempo (perpetual) atau dengan jatuh tempo Dengan Jatuh Tempo
13 Tanggal jatuh tempo 22/08/30
14 Eksekusi call option atas persetujuan Otoritas Jasa Keuangan Tidak
15 Tanggal call option, jumlah penarikan dan persyaratan call option lainnya (bila ada) N/A
16 Subsequent call option N/A
Kupon/dividen
17 Dividen/kupon dengan bunga tetap atau floating Fixed
18 Tingkat dari coupon rate atau index lain yang menjadi acuan 8,50%
19 Ada atau tidaknya dividend stopper Tidak
20 Fully discretionary; partial atau mandatory Mandatory
21 Apakah terdapat fitur step up atau insentif lain Tidak
22 Non-kumulatif atau kumulatif Noncumulative
23 Dapat dikonversi atau tidak dapat dikonversi Non-convertible
24 Jika dapat dikonversi, sebutkan trigger point-nya N/A
25 Jika dapat dikonversi, apakah seluruh atau sebagian N/A
26 Jika dapat dikonversi, bagaimana rate konversinya N/A
27 Jika dapat dikonversi; apakah mandatory atau optional N/A
28 Jika dapat dikonversi, sebutkan jenis instrumen konversinya N/A
29 Jika dapat dikonversi, sebutkan issuer of instrument it converts into N/A
30 Fitur write-down Ya
31 Jika terjadi write-down, sebutkan trigger-nya Mengikuti ketentuan OJK
32 Jika terjadi write-down, apakah penuh atau sebagian Mengikuti ketentuan OJK
33 Jika terjadi write down; permanen atau temporer Mengikuti ketentuan OJK
34 Jika terjadi write down temporer, jelaskan mekanisme write-up N/A
34a Tipe subordinasi Senior
35 Hierarki instrumen pada saat likuidasi N/A
36 Apakah terdapat fitur yang non-compliant Tidak
37 Jika Ya, jelaskan fitur yang non-compliant N/A
Analisis Kualitatif
Instrumen modal yang diterbitkan oleh Bank adalah Obligasi subordinasi dengan nama Medium Term Notes
(MTN) Subordinasi PT Bank Mega Tbk Tahun 2025. MTN Subordinasi Bank diterbitkan untuk memenuhi ketentuan
POJK no.14/POJK.03/2017 tanggal 4 April 2017 tentang Rencana Aksi (Recovery Plan) bagi Bank Sistemik.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 213
Page 216
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Pengungkapan Struktur Permodalan
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Komponen Modal
Diaudit Diaudit
I Modal Inti (Tier 1) 23.970.518 20.121.168
1 Modal Inti Utama/Common Equity Tier 1 (CET 1) 23.970.518 20.121.168
1.1 Modal Disetor (setelah dikurangi Treasury Stock) 5.870.462 5.870.462
1.2 Cadangan Tambahan Modal 18.179.521 14.413.886
1.2.1 Faktor Penambah
1.2.1.1 Pendapatan komprehensif lainnya
1.2.1.1.1 Selisih lebih penjabaran laporan - -
keuangan
1.2.1.1.2 Potensi keuntungan dari peningkatan 467.603 -
nilai wajar aset keuangan yang diukur
pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain
1.2.1.1.3 Saldo surplus revaluasi aset tetap 3.365.138 3.033.358
1.2.1.2 Cadangan tambahan modal lainnya (other
disclosed reserves)
1.2.1.2.1 Agio 6.347.491 6.347.491
1.2.1.2.2 Cadangan umum 1.841 1.786
1.2.1.2.3 Laba tahun-tahun lalu 5.894.325 4.039.966
1.2.1.2.4 Laba tahun berjalan 3.364.735 2.631.054
1.2.1.2.5 Dana setoran modal - -
1.2.1.2.6 Lainnya - -
1.2.2 Faktor Pengurang
1.2.2.1 Pendapatan komprehensif lainnya
1.2.2.1.1 Selisih kurang penjabaran laporan - -
keuangan
1.2.2.1.2 Potensi kerugian dari penurunan - (555.139)
nilai wajar aset keuangan dalam
kelompok tersedia untuk dijual
1.2.2.2 Cadangan tambahan modal lainnya (other
disclosed reserves)
1.2.2.2.1 Disagio - -
1.2.2.2.2 Rugi tahun-tahun lalu - -
1.2.2.2.3 Rugi tahun berjalan - -
1.2.2.2.4 Selisih kurang antara Penyisihan (659.658) (695.026)
Penghapusan Aset (PPA) dan
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
(CKPN) atas aset produktif
1.2.2.2.5 Selisih kurang jumlah penyesuaian - -
nilai wajar dari instrumen keuangan
dalam trading book
1.2.2.2.6 PPA aset non produktif yang wajib (601.954) (389.604)
dibentuk
1.2.2.2.7 Lainnya - -
1.3 Kepentingan Non-Pengendali yang dapat diperhitungkan
1.4 Faktor Pengurang Modal Inti Utama (79.465) (163.180)
1.4.1 Perhitungan pajak tangguhan - (105.542)
1.4.2 Goodwill - -
1.4.3 Seluruh Aset tidak berwujud lainnya (79.465) (57.638)
1.4.4 Penyertaan yang diperhitungkan sebagai faktor - -
pengurang
1.4.5 Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi - -
214 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 217
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Komponen Modal
Diaudit Diaudit
1.4.6 Eksposur sekuritisasi - -
1.4.7 Faktor pengurang modal inti utama lainnya - -
1.4.7.1 Penempatan dana pada instrumen AT 1 dan/ - -
atau Tier 2 pada bank lain
1.4.7.2 Kepemilikan silang pada entitas lain yang - -
diperoleh berdasarkan peralihan karena
hukum, hibah, atau hibah wasiat
2 Modal Inti Tambahan/Additional Tier 1 (AT 1) - -
2.1 Instrumen yang memenuhi persyaratan AT 1 - -
2.2 Agio/Disagio - -
2.3 Faktor Pengurang Modal Inti Tambahan *)
- -
2.3.1 Penempatan dana pada instrumen AT 1 dan/atau - -
Tier 2 pada bank lain
2.3.2 Kepemilikan silang pada entitas lain yang diperoleh - -
berdasarkan peralihan karena hukum, hibah, atau hibah
wasiat
II Modal Pelengkap (Tier 2) 622.243 546.924
1 Instrumen modal dalam bentuk saham atau lainnya yang memenuhi 46.667 4.167
persyaratan Tier 2
2 Agio/Disagio - -
3 Cadangan umum PPA atas aset produktif yang wajib dibentuk 575.576 542.757
(paling tinggi 1,25% ATMR Risiko Kredit)
4 Faktor Pengurang Modal Pelengkap - -
4.1 Sinking Fund - -
4.2 Penempatan dana pada instrumen AT1 dan/atau Tier 2 pada - -
bank lain
4.3 Kepemilikan silang pada entitas lain yang diperoleh - -
berdasarkan peralihan karena hukum, hibah, atau hibah wasiat
Total Modal 24.592.761 20.668.092
31 Desember 31 Desember
Keterangan
2025 2024
Aset Tertimbang Menurut Risiko
ATMR Risiko Kredit 72.456.397 71.060.267
ATMR Risiko Pasar 318.039 783.746
ATMR Risiko Operasional 7.880.326 8.345.430
Total ATMR 80.654.762 80.189.443
Rasio Kpmm Sesuai Profil Risiko (%) 10,00% 10,00%
Alokasi Pemenuhan KPMM Sesuai Profil Risiko
Dari CET 1 (%) 9,23% 9,32%
Dari AT 1 (%) 0,00% 0,00%
Dari Tier 2 (%) 0,77% 0,68%
Rasio KPMM
Rasio CET 1 (%) 29,72% 25,09%
Rasio Tier 1 (%) 29,72% 25,09%
Rasio Tier 2 (%) 0,77% 0,68%
Rasio KPMM (%) 30,49% 25,77%
CET 1 Untuk Buffer (%) 20,49% 15,77%
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 215
Page 218
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
31 Desember 31 Desember
Keterangan
2025 2024
Persentase Buffer Yang Wajib Dipenuhi oleh Bank (%) 3,500% 2,500%
Capital Conservation Buffer (%) 2,500% 2,500%
Countercyclical Buffer (%) 0,000% 0,000%
Capital Surcharge untuk Bank Sistemik (%) 1,000% 1,000%
Pengungkapan Kualitatif mengenai Struktur Permodalan dan Kecukupan Permodalan
a. Instrumen modal yang diterbitkan oleh Bank adalah Obligasi subordinasi dengan nama Medium Term Notes
(MTN) Subordinasi PT Bank Mega Tbk Tahun 2025. MTN Subordinasi Bank diterbitkan untuk memenuhi
ketentuan POJK no.14/POJK.03/2017 tanggal 4 April 2017 tentang Rencana Aksi (Recovery Plan) bagi Bank
Sistemik.
b. Sebagai bagian dari entitas perbankan di Indonesia, Bank selalu berupaya untuk memenuhi ketentuan yang
berlaku dari regulator. Pada 31 Desember 2025 dan 2024, modal Bank dihitung mengikuti ketentuan POJK
No.11/POJK.03/2016 tanggal 29 Januari 2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum.
RISIKO KREDIT
Pengungkapan Rincian Mutasi Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
Bank Secara Individu (dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
No. Keterangan
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Stage 1 Stage 2 Stage 3
(1) (2) (3) (4) (5) (3) (4) (5)
1 Saldo awal CKPN 187.886 95.291 381.700 283.361 57.929 263.526
2 Pembentukan (pemulihan) CKPN pada periode
berjalan (Net)
a. Pembentukan CKPN pada Periode Berjalan 4.136 7.265 472.374 (96.141) 37.362 276.967
b. Pemuluhan CKPN pada Periode Berjalan - - - - - -
4 CKPN yang digunakan untuk melakukan hapus - - (591.924) - - (420.875)
buku atas tagihan pada periode berjalan (-/-)
5 Pembentukan (pemulihan) lainnya pada periode 712 - 247.360 666 - 262.082
berjalan
Saldo akhir CKPN 192.734 102.556 509.510 187.886 95.291 381.700
CRA : Pengungkapan Informasi mengenai Kualitatif Terkait Risiko Kredit Secara Umum
216 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 219
Pengungkapan Kualitas Kredit atas Aset
Bank Secara Individu (dalam jutaan rupiah)
Nilai Tercatat Bruto CKPN
Tagihan Tagihan CKPN
Nilai Bersih
yang Telah yang Belum CKPN Stage 2 dan (Pendekatan
No. Stage 1 (a+b-c)
Jatuh Jatuh Stage 3 IRB)
Tempo Tempo
a b c d e f g
1 Kredit 1.108.728 66.130.663 804.800 612.066 192.734 66.434.591
2 Surat Berharga - 38.167.378 - - - 38.167.378
3 Transaksi Rekening - 33.462.682 537 - 537 33.462.145
Administratif
Total 1.108.728 137.760.723 805.337 612.066 193.271 - 138.064.114
Pengungkapan Tambahan
Tagihan Jatuh Tempo merupakan debitur yang memiliki masa tunggakan lebih dari 90 hari atau kolektabilitas 3,
4 dan 5.
Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo
Bank Secara Individu (dalam jutaan rupiah)
a
1 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada periode pelaporan terakhir 1.089.557
2 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak periode pelaporan terakhir 366.918
3 Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang belum jatuh tempo 13.018
4 Nilai hapus buku 171.712
5 Perubahan lain (163.017)
6 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir periode pelaporan 1.108.728
(1+2-3-4+5)
Pengungkapan Tambahan
Tagihan jatuh tempo seluruhnya berasal dari kredit, meningkatnya tagihan jatuh tempo diakibatkan karena
adanya tambahan beberapa debitur kredit yang memiliki masa tunggakan lebih dari 90 hari atau kolektabilitas
3, 4 dan 5.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 217
Page 220
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
CRB : Pengungkapan Tambahan terkait Kualitas Kredit atas Aset
Pengungkapan Tambahan terkait Kualitas Kredit atas Aset
Bank Secara Individu
31 Desember 2025
No. Kategori Portofolio Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah
Jakarta Bandung Surabaya Semarang Medan Makassar Banjarmasin Total
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
1 Tagihan kepada 52.875.529 - - - - - - 52.875.529
Pemerintah
2 Tagihan kepada 566.877 - - - - - - 566.877
Entitas Sektor Publik
3 Tagihan kepada - - - - - - - -
Bank Pembangunan
Multilateral
dan Lembaga
Internasional
4 Tagihan kepada Bank 2.415.371 - 6 - 29 126 42 2.415.573
5 Tagihan berupa - - - - - - - -
Covered Bond
6 Tagihan kepada 327.367 - 76.434 8.063 - - - 411.865
Perusahaan Efek
dan Lembaga Jasa
Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat 767 - - - - - - 767
Berharga/Piutang
Subordinasi, Ekuitas,
dan Instrumen Modal
Lainnya
8 Kredit Beragun 313.816 44.794 95.882 3.583 22.983 2.736 11.057 494.851
Properti Rumah
Tinggal
9 Kredit Beragun 2.573.770 145.135 95.276 109.615 164.037 77.105 36.629 3.201.566
Properti Rumah
Komersil
10 Kredit untuk 1.920.468 - - - - - - 1.920.468
Pengadaan Tanah,
Pengolahan Tanah,
dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/ 843 - - - - 521 - 1.364
Pensiunan
12 Tagihan Kepada 17.259.194 448.805 807.309 468.418 527.197 403.648 268.282 20.182.853
Usaha Mikro, Usaha
Kecil dan Portofolio
Ritel
13 Tagihan kepada 42.872.436 5.743 544.248 48.377 - 10.015 75.352 43.556.171
Korporasi
14 Tagihan yang Telah 491.314 18.595 114.743 157.162 7.559 5.346 4.382 799.101
Jatuh Tempo
15 Aset Lainnya (21.736.556) 5.122.011 6.802.383 2.523.721 7.514.384 3.747.405 4.743.622 8.716.969
Total 99.881.194 5.785.083 8.536.282 3.318.939 8.236.188 4.246.900 5.139.367 135.143.955
218 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 221
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2024
Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah
Jakarta Bandung Surabaya Semarang Medan Makassar Banjarmasin Total
(11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18)
55.416.096 - - - - - - 55.416.096
577.334 - - - - - - 577.334
- - - - - - - -
1.511.931 - - - 2 375 45 1.512.354
- - - - - - - -
662.528 - 60.547 16.100 - - - 739.174
657 - - - - - - 657
338.270 70.989 103.601 5.498 11.901 5.895 14.723 550.877
2.361.219 126.488 128.270 117.965 165.694 - 39.252 2.938.888
2.304.108 29 - - - - - 2.304.136
1.099 - - - - 835 - 1.935
15.508.349 456.691 808.886 463.662 502.585 381.755 256.021 18.377.949
41.669.042 10.304 142.955 161 - 10.004 65.802 41.898.269
605.347 15.073 69.192 156.531 9.091 5.143 5.717 866.093
(21.299.957) 4.494.705 7.206.874 2.955.828 7.088.781 4.080.278 4.580.336 9.106.844
99.656.021 5.174.278 8.520.324 3.715.745 7.778.055 4.484.286 4.961.897 134.290.606
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 219
Page 222
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Pengungkapan Tagihan Bersih berdasarkan Sektor Ekonomi
Bank Secara Individu
Tagihan
Tagihan kepada Bank Tagihan
Tagihan
kepada Pembangunan Tagihan berupa
No Sektor Ekonomi kepada
Entitas Multilateral kepada Bank Covered
Pemerintah
Sektor Publik dan Lembaga Bond
Internasional
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
Desember 2025
1 Pertanian, Kehutanan dan Perikanan - - - - -
2 Pertambangan dan Penggalian - - - - -
3 Industri Pengolahan - - - - -
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas, Udara Dingin - - - - -
5 Pengelola Air, Limbah, Daur Ulang Sampah - - - - -
6 Konstruksi - - - - -
7 Perdagangan, Reparasi, Rawat Mobil & Motor - - - - -
8 Pengangkutan dan Pergudangan - 566.877 - - -
9 Penyediaan Akomodasi, Makan dan Minum - - - - -
10 Informasi dan Komunikasi - - - - -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi - - - 83.875 -
12 Real Estate - - - - -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis - - - - -
14 Penyewaan, Tenaga Kerja, Agen Perjalanan - - - - -
15 Admin Pemerintahan, Pertahanan, Jaminan Sosial - - - - -
16 Pendidikan - - - - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Sosial - - - - -
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi - - - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - -
20 Aktivitas Rumah Tangga Pemberi Kerja, Barang-Jasa - - - - -
21 Aktivitas Badan Internasional, Ekstra Lain - - - - -
22 Rumah Tangga - - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya - - - - -
24 Lainnya 52.875.529 - - 2.331.698 -
Total 52.875.529 566.877 - 2.415.573 -
Desember 2024
1 Pertanian, Kehutanan dan Perikanan - - - - -
2 Pertambangan dan Penggalian - - - - -
3 Industri Pengolahan - - - - -
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas, Udara Dingin - - - - -
5 Pengelola Air, Limbah, Daur Ulang Sampah - - - - -
6 Konstruksi - - - - -
7 Perdagangan, Reparasi, Rawat Mobil & Motor - - - - -
8 Pengangkutan dan Pergudangan - 577.334 - - -
9 Penyediaan Akomodasi, Makan dan Minum - - - - -
10 Informasi dan Komunikasi - - - - -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi - - - 161.982 -
12 Real Estate - - - - -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis - - - - -
14 Penyewaan, Tenaga Kerja, Agen Perjalanan - - - - -
15 Admin Pemerintahan, Pertahanan, Jaminan Sosial - - - - -
16 Pendidikan - - - - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Sosial - - - - -
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi - - - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - -
20 Aktivitas Rumah Tangga Pemberi Kerja, Barang-Jasa - - - - -
21 Aktivitas Badan Internasional, Ekstra Lain - - - - -
22 Rumah Tangga - - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya - - - - -
24 Lainnya 55.416.096 - - 1.350.371 -
Total 55.416.096 577.334 - 1.512.354 -
220 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 223
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan
Tagihan
berupa Surat Tagihan
kepada Kredit untuk
Berharga/ kepada
Perusahaan Kredit Kredit Pengadaan Tagihan
Piutang Kredit Usaha Mikro, Tagihan
Efek dan Beragun Beragun Tanah, yang Telah Aset
Subordinasi, Pegawai/ Usaha kepada
Lembaga Rumah Properti Pengolahan Jatuh Lainnya
Ekuitas, dan Pensiunan Kecil dan Korporasi
Jasa Tinggal Komersial Tanah, dan Tempo
Instrumen Portofolio
Keuangan Konstruksi
Modal Ritel
Lainnya
Lainnya
(8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17)
- - 453 - - 857.735 500.114 3.796.202 79 -
- - - - - 92.132 19.313 9.150.160 39.559 -
- - 13.052 938.967 - - 100.911 7.697.303 3.736 -
- - - - - - 2.101 2.246.210 - -
- - 746 - - - - - 3.257 -
- - 8.623 401.160 - 4.968 162.211 222.343 116.973 -
- - 42.323 5.552 - - 242.892 837.641 53.362 -
- - 31.670 - - 165.537 8.943.498 8.027.450 186.207 -
- - 12.230 1.105.106 - - 61.231 359.307 48.766 -
- - - 27.891 - - 14.309 4.129.213 70 -
411.865 - 1.469 - - - 18.851 3.885.937 76.019 -
- - 135.939 706.048 - 800.097 62.357 1.545.536 58.958 -
- - 282 - - - 58.272 608.848 714 -
- - 1.599 14.742 - - 24.744 394.167 2.022 -
- - - - - - - - - -
- - - - - - 1.607 - 4.531 -
- - 53.372 - - - 7.089 - 1.035 -
- - 39 - - - - 225.028 - -
- - 638 - - - 16.800 - - -
- - 292 - - - - - - -
- - - - - - - - - -
- - 192.124 2.100 1.364 - 1.435.426 - 42.312 -
- - - - - - 8.459.581 12.539 92.216 -
- 767 - - - - 51.546 418.287 69.284 8.716.969
411.865 767 494.851 3.201.566 1.364 1.920.468 20.182.853 43.556.171 799.101 8.716.969
- - 798 - - 1.162.014 472.579 4.009.071 186 -
- - - - - 186.418 52.536 8.200.198 37.730 -
- - 17.076 715.686 - - 29.833 6.627.754 3.346 -
- - - - - - 2.357 235.546 - -
- - 2.896 - - - - - 3.217 -
- - 10.920 425.242 - 948.370 149.051 2.183.762 119.628 -
- - 63.978 8.322 - - 197.508 851.817 68.363 -
- - 44.981 20.555 - - 7.319.354 3.424.380 148.765 -
- - 16.051 1.623.049 - - 54.738 451.050 48.810 -
- - 135 25.948 - - 13.188 7.636.009 - -
739.174 - 1.494 1.469 - - 24.894 4.319.549 147.375 -
- - 144.618 100.379 - 7.305 47.717 2.744.737 64.998 -
- - 331 - - - 15.162 353.167 803 -
- - 2.618 15.183 - - 12.173 400.323 1.997 -
- - - - - - - - - -
- - - - - - 2.778 - 4.531 -
- - 57.720 - - - 9.094 - 1.022 -
- - 50 - - - - 125.328 - -
- - 786 - - - 17.180 - - -
- - 347 - - - 119 - - -
- - - - - - - - - -
- - 186.077 3.056 1.935 29 1.562.996 - 46.319 -
- - - - - - 8.343.937 10.214 99.718 -
- 657 - - - - 50.752 325.365 69.284 9.106.844
739.174 657 550.877 2.938.888 1.935 2.304.136 18.377.949 41.898.269 866.093 9.106.844
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 221
Page 224
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Pengungkapan Tagihan Bersih berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
Bank Secara Individu
31 Desember 2025
Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
No Kategori Portofolio
> 1 Tahun s.d. > 3 Tahun s.d. Non-
≤ 1 Tahun >5 Tahun Total
3 Tahun 5 Tahun Contractual
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Tagihan kepada Pemerintah 12.847.003 277.598 2.060.170 29.650.551 8.040.206 52.875.529
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik - - - 566.877 - 566.877
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 1.784.963 - - - 630.611 2.415.573
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
6 Tagihan kepada Perusahaan Efek dan 116.472 295.393 - - - 411.865
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat Berharga/ - - - - 767 767
Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Properti Rumah 54.136 32.130 207.263 201.322 - 494.851
Tinggal
9 Kredit Beragun Properti Komersial 245.518 207.687 716.357 2.032.005 - 3.201.566
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, 102.486 - 1.648.180 169.802 - 1.920.468
Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 75 822 466 - - 1.364
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha 4.112.711 9.415.032 5.529.814 1.125.296 - 20.182.853
Kecil, dan Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 9.303.529 11.355.830 5.086.570 17.810.243 - 43.556.171
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 399.058 140.170 202.782 57.091 - 799.101
15 Aset Lainnya - - - - 8.716.969 8.716.969
Total 28.965.952 21.724.662 15.451.601 51.613.187 17.388.553 135.143.955
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan berdasarkan Wilayah
Bank Secara Individu
31 Desember 2025
No. Keterangan Wilayah
Jakarta Bandung Surabaya Semarang Medan Makassar Banjarmasin Total
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
1 Tagihan 124.331.812 6.641.809 10.296.180 3.923.111 9.372.271 5.099.536 5.653.876 165.318.594
2 Tagihan yang 3.782.627 147.060 218.724 358.670 167.319 15.182 40.787 4.730.370
mengalami
penurunan nilai
a. Belum jatuh tempo 2.887.503 121.328 121.449 191.425 156.215 7.451 34.332 3.519.704
b. Telah jatuh tempo 895.124 25.732 97.275 167.245 11.104 7.731 6.456 1.210.666
3 Cadangan kerugian 144.492 9.466 15.837 5.331 8.570 6.624 2.950 193.271
penurunan nilai
(CKPN) - Stage 1
4 Cadangan kerugian 73.970 8.289 5.873 4.820 6.609 2.142 853 102.556
penurunan nilai
(CKPN) - Stage 2
5 Cadangan kerugian 460.745 7.779 52.858 10.468 4.164 2.873 3.535 542.422
penurunan nilai
(CKPN) - Stage 3
6 Tagihan yang dihapus 416.300 17.756 33.330 12.974 19.582 12.849 9.161 521.951
buku
222 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 225
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2024
Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
> 1 Tahun s.d. 3 > 3 Tahun s.d. 5 Non-
≤ 1 tahun >5 Tahun Total
Tahun Tahun Contractual
(9) (10) (11) (12) (13) (14)
12.111.538 715.107 790.081 34.274.126 7.525.245 55.416.096
- - - 577.334 - 577.334
- - - - - -
355.886 201.083 - - 955.385 1.512.354
- - - - - -
444.542 249.711 44.921 - - 739.174
- - - - 657 657
84.179 51.637 50.095 364.965 - 550.877
165.917 216.899 1.522.651 1.033.421 - 2.938.888
165.695 29.358 1.162.014 947.070 - 2.304.136
43 485 1.406 - - 1.935
3.500.063 7.766.511 6.144.328 967.046 - 18.377.949
3.840.179 14.537.973 6.884.580 16.635.537 - 41.898.269
352.479 174.796 236.113 102.705 - 866.093
- - - - 9.106.844 9.106.844
21.020.521 23.943.560 16.836.190 54.902.205 17.588.130 134.290.606
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2024
Wilayah
Jakarta Bandung Surabaya Semarang Medan Makassar Banjarmasin Total
(11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18)
122.434.356 5.993.267 10.302.479 4.341.231 8.815.314 5.280.432 5.500.335 162.667.414
3.515.319 164.936 243.231 373.235 177.490 18.123 43.281 4.535.615
1.806.224 146.537 123.083 204.760 160.478 8.576 3.566 2.453.226
1.709.094 18.399 120.148 168.475 17.012 9.546 39.715 2.082.389
142.835 9.711 15.384 5.670 8.519 6.433 2.955 191.507
65.287 7.584 6.469 5.602 7.314 2.176 861 95.292
335.093 6.597 48.115 11.029 6.146 3.536 4.095 414.611
164.361 14.321 37.245 11.067 18.545 11.216 5.144 261.898
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 223
Page 226
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan berdasarkan Sektor Ekonomi
Bank Secara Individu
31 Desember 2025
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai Tagihan
No Sektor Ekonomi CKPN - CKPN - CKPN - yang
Tagihan Belum
Telah Jatuh Stage 1 Stage 2 Stage 3 Dihapus
Jatuh Buku
Tempo
Tempo
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
1 Pertanian, Kehutanan dan Perikanan 6.449.647 - 116 6.332 - 37 -
2 Pertambangan dan Penggalian 12.606.644 - 64.040 11.654 - 24.481 -
3 Industri Pengolahan 12.878.143 909.819 18.359 9.986 1.284 134.243 12
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas, 4.311.460 - - 2.959 - - -
Udara Dingin
5 Pengelola Air, Limbah, Daur Ulang Sampah 5.494 - 4.768 2 - 1.511 -
6 Konstruksi 1.283.548 486.695 124.531 405 11.792 8.501 2.474
7 Perdagangan, Reparasi,Rawat Mobil & 1.290.918 18.844 95.727 1.917 1.386 42.365 3.330
Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan 18.451.123 1.203.159 274.330 25.808 33.160 88.123 97.862
9 Penyediaan Akomodasi, Makan dan Minum 1.623.750 30.586 51.885 2.112 - 4.430 90
10 Informasi dan Komunikasi 4.165.922 - 104 5.027 - 34 -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 5.882.190 - 197.889 2.296 - 121.870 -
12 Real Estate 3.415.807 558.265 69.972 3.425 9.427 11.014 -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis 1.047.125 - 1.045 772 - 331 -
14 Penyewaan, Tenaga Kerja, Agen Perjalanan 510.578 13.574 2.960 589 117 938 -
15 Admin Pemerintahan, Pertahanan, Jaminan - - - - - - -
Sosial
16 Pendidikan 7.909 - 6.306 - - 1.774 -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Sosial 62.233 - 1.515 66 - 480 -
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi 225.037 - - 289 - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya 24.799 95 - 47 - - -
20 Aktivitas Rumah Tangga Pemberi Kerja, 556 247 - - 42 - -
Barang-Jasa
21 Aktivitas Badan Internasional, Ekstra Lain - - - - - - -
22 Rumah Tangga 1.702.474 158.626 59.175 3.023 4.729 16.903 27.445
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya 24.376.042 139.794 135.750 116.024 40.618 52.475 -
24 Lainnya 64.997.195 - 102.196 - - 32.911 390.740
Total 165.318.594 3.519.704 1.210.666 192.734 102.556 542.422 521.951
Pengungkapan Tagihan berdasarkan Hari Tunggakan
Bank Secara Individu (dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Tagihan berdasarkan Hari Tunggakan Tagihan berdasarkan Hari Tunggakan
No Jenis Eksposure
> 90 hari > 120 > 90 hari > 120
> 180 > 180
s.d. hari s.d. Total s.d. hari s.d. Total
hari hari
120 hari 180 hari 120 hari 180 hari
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
1 Kredit yang termasuk dalam Tagihan 114.286 128.725 865.718 1.108.728 81.194 121.773 885.985 1.088.952
yang Telah Jatuh Tempo
2 Surat Berharga yang termasuk dalam - - - - - - - -
Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
Total 114.286 128.725 865.718 1.108.728 81.194 121.773 885.985 1.088.952
224 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 227
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2024
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai Tagihan
CKPN - CKPN - CKPN - yang
Tagihan Belum
Telah Jatuh Stage 1 Stage 2 Stage 3 Dihapus
Jatuh Buku
Tempo
Tempo
(10) (11) (12) (13) (14) (15) (16)
7.171.481 13 276 6.780 0 90 -
10.395.037 - 60.910 10.034 - 23.180 -
8.750.931 3.809 889.693 8.571 292 95.106 -
238.147 - - 288 - - -
7.664 1.809 4.768 2 61 1.550 -
7.833.023 493.956 128.431 1.591 9.527 8.803 -
1.325.277 15.370 92.473 1.616 2.193 29.569 -
12.955.997 1.020.886 226.214 16.374 26.981 77.450 -
2.202.948 1.648 82.536 2.820 118 4.078 -
7.751.823 122 - 9.509 16 - -
5.688.831 - 210.138 6.073 - 62.763 -
3.124.199 595.037 70.030 2.972 10.515 5.033 -
384.848 - 1.190 455 - 387 -
433.266 14.524 2.960 533 433 962 -
- - - - - - -
11.283 - 6.306 - - 1.774 -
69.512 94 1.515 78 6 493 -
125.378 - - 156 - - -
22.278 160 - 24 - - -
685 - - 3 - - -
- - - - - - -
1.814.770 167.664 56.013 3.245 5.125 13.663 -
24.467.438 138.135 146.740 116.762 40.026 56.799 261.898
67.892.599 - 102.196 3.622 - 32.911 -
162.667.414 2.453.226 2.082.389 191.507 95.292 414.611 261.898
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 225
Page 228
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
CRB-A: Pengungkapan Tambahan terkait Perlakuan Terhadap Aset Bermasalah
Pengungkapan Tambahan terkait Perlakuan terhadap Aset Bermasalah
Bank Secara Individu (dalam jutaan rupiah)
Non Perfoming
(Kualitas KL, D, M)
Tagihan yang tidak Mengalami
Performing
Tagihan yang Penurunan Nilai
(Kualitas L dan DPK)
Mengalami Memiliki Memiliki
No
Penurunan Nilai Tunggakan Tunggakan
> 90 Hari ≤ 90 hari
Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN
Bruto Bruto Bruto Bruto
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h)
1 Surat Berharga 38.167.378 - - - - - - -
2 Kredit 66.130.663 417.205 1.108.728 387.595 - - - -
a. Korporasi 48.562.519 203.358 602.601 218.543 - - - -
b. Ritel 17.568.144 213.847 506.127 169.052 - - - -
3 Transaksi Rekening Administratif 33.373.269 537 89.413 - - - - -
Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing dan Non-Performing
Bank Secara Individu (dalam jutaan rupiah)
Performing (Kualitas Non Perfoming
Stage 1 Stage 2 Stage 3
L dan DPK) (Kualitas KL, D, M)
No Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN
Bruto Bruto Bruto Bruto Bruto
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h) (i) (j)
1 Surat Berharga - - - - - - - - - -
2 Kredit 2.097.070 147.662 577.376 200.632 81.883 1.157 1.097.870 24.590 1.494.693 322.548
a. Korporasi 2.037.263 144.932 535.588 188.603 37.192 389 1.084.413 22.668 1.451.246 310.477
b. Ritel 59.807 2.730 41.788 12.030 44.691 768 13.458 1.922 43.446 12.070
3 Transaksi Rekening 48.098 - 6.773 - 42.677 - 5.421 - 6.773 -
Administratif
CRC : Pengungkapan Kualitatif terkait Teknik MRK
Pengungkapan Kuantitatif terkait Teknik MRK
Bank Secara Individu (dalam jutaan rupiah)
Tagihan yang
Tagihan yang Dijamin dengan
Tagihan yang Tagihan yang Tagihan yang
Tidak Garansi,
No Dijamin dengan Dijamin dengan Dijamin dengan
Dijamin dengan Penjaminan dan/
Teknik MRK Agunan Derivatif Kredit
Teknik MRK atau Asuransi
Kredit
(a) (b) (c) (d) (e)
1 Kredit 62.992.495 3.442.095 3.442.095 -
2 Surat Berharga 38.167.378 - - -
3 Total 101.159.873 3.442.095 3.442.095 -
4 Kredit dan Surat Berharga 720.912 220 220 -
yang Telah Jatuh Tempo
Pengungkapan Tambahan
Tagihan yang dijamin dengan Teknik MRK mayoritas dikontribusi oleh kredit dengan jaminan Pemerintah.
226 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 229
CRD : Pengungkapan Penggunakan Peringkat Kredit Eksternal
Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik MRK
Bank Secara Individu (dalam jutaan rupiah)
Tagihan Bersih Sebelum Tagihan Bersih Setelah
ATMR dan Rata-Rata
Penerapan FKK dan penerapan FKK dan Teknik
Bobot Risiko
Teknik MRK MRK
No Kategori Portofolio
Laporan Laporan Rata-rata
Posisi TRA Posisi TRA ATMR Bobot Risiko
Keuangan Keuangan e/(c+d))
(a) (b) (c) (d) (e) (f)
1 Tagihan kepada Pemerintah 52.875.529 - 52.875.529 - - 0,0%
2 Tagihan kepada Entitas Sektor 566.877 - 762 - 381 50,0%
Publik
3 Tagihan kepada Bank - - - - - -
Pembangunan Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 2.214.662 200.940 2.214.662 200.912 483.246 20,0%
Tagihan kepada Perusahaan Efek 390.364 215.011 390.364 21.501 308.899 75,0%
dan Lembaga Jasa Keuangan Lain
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
6 Tagihan kepada Korporasi - 14.510.871 1.527.367 11.923.882 288.283 11.507.150 94,2%
Eksposur Korporasi Umum
Tagihan kepada perusahaan efek - - - - - -
dan lembaga jasa keuangan lain
Eksposur Pembiayaan Khusus 27.518.973 12.380.441 27.461.971 1.238.044 30.998.327 108,0%
7 Tagihan berupa Surat Berharga/ 767 - 767 - 1.917 250,0%
Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha 18.310.128 18.268.088 18.078.358 1.872.725 14.787.650 74,1%
Kecil, dan Portofolio Ritel
9 Kredit Beragun Properti - - - - - -
Kredit Beragun Properti Rumah 488.181 47.827 488.181 4.783 273.265 55,4%
Tinggal yang Pembayarannya Tidak
Bergantung Secara Material pada
Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Rumah 1.888 - 1.888 - 1.776 94,1%
Tinggal yang Pembayarannya
Bergantung Secara Material pada
Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial 1.671.757 184.525 1.671.757 18.452 1.397.120 82,7%
yang Pembayarannya Tidak
Bergantung Secara Material pada
Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial 1.504.357 70.000 1.504.357 7.000 1.351.300 89,4%
yang Pembayarannya Bergantung
Secara Material pada Arus Kas
Properti
Kredit untuk Pengadaan Tanah, 1.872.561 479.070 1.872.561 47.907 2.176.266 113,3%
Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
10 Aset Lainnya 8.716.969 - 8.716.969 - 8.205.871 94,1%
11 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 790.160 89.413 789.939 8.941 931.586 116,6%
12 Kredit Pegawai Pensiun 1.364 - 1.364 - 682 50,0%
13 Total 131.435.406 33.462.682 127.993.310 3.708.549 72.425.434 55,0%
Pengungkapan Tambahan
1. Dalam perhitungan CKPN Bank berpedoman pada PSAK 71 dimana Bank menggunakan faktor kuantitatif
termasuk penentuan status berdasarkan hari tunggakan dan informasi kualitatif lainnya yang bisa
mengindikasikan telah terjadi peningkatan risiko kredit signifikan dan gagal bayar (default)
2. Dalam pengenaan FKK, Bank berpedoman pada ketentuan Perhitungan ATMR untuk Risiko Kredit dengan
Pendekatan Standar Bagi Bank Umum
3. Pengenaan MRK pada perhitungan Bank berasal dari Agunan yang menjadi faktor pengurang tagihan bersih
pada Laporan Posisi Keuangan.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 227
Page 230
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko
Bank Secara Individu
Kategori Portofolio 0% 20% 50%
1 Tagihan kepada Pemerintah 52.875.529 - -
Kategori Portofolio 20% 50%
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik - 566.877
Kategori Portofolio 0% 20% 30% 50%
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
Kategori Portofolio 20% 30% 40% 50%
4 Tagihan kepada Bank 2.414.264 1.309 - -
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan - - - -
Lembaga Jasa Keuangan Lain
Kategori Portofolio 10% 15% 20% 25%
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - -
Kategori Portofolio 20% 50% 65% 75% 80%
6 Tagihan kepada Korporasi Umum 347.874 173.812 - - -
Tagihan kepada perusahaan efek dan - - - -
lembaga jasa keuangan lain
Eksposur Pembiayaan Khusus - - - 184.296
Kategori Portofolio 75% 100% 150%
7 Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang - - -
Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal
Lainnya
Kategori Portofolio 45% 67,5% 75% 85%
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, 1.081.746 5.966 18.193.580 733.175
dan Portofolio Ritel
Kategori Portofolio 0% 20% 25% 30% 35% 40% 45% 50% 60%
9 Kredit Beragun Properti
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal - 65.778 66.869 27.255 - 8.966 3.126 18.284 310
yang Pembayarannya Tidak Bergantung
Secara Material pada Arus Kas Properti
tanpa pendekatan pembagian kredit - - - - - - - - -
dengan menggunakan pendekatan -
pembagian kredit (dijamin)
dengan menggunakan pendekatan - - - - -
pembagian kredit (dijamin)
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal 880 - - -
yang Pembayarannya Bergantung Secara
Material pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial yang - - - - - 145.993
Pembayarannya Tidak Bergantung Secara
Material pada Arus Kas Properti
tanpa pendekatan pembagian kredit - - - - - -
dengan menggunakan pendekatan -
pembagian kredit (dijamin)
dengan menggunakan pendekatan - - - - -
pembagian kredit (dijamin)
Kredit Beragun Properti Komersial yang
Pembayarannya Bergantung Secara
Material pada Arus Kas Properti
Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengolahan
Tanah, dan Konstruksi
Kategori Portofolio 50% 100%
10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo - 539.091
Kategori Portofolio 0% 20% 100%
11 AsetLainnya 872.657 - 7.121.194
Kategori Portofolio 50% 100%
12 Kredit Pegawai Pensiun 1.364 -
228 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 231
(dalam jutaan rupiah)
100% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - - 52.875.529
100% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - - 762
100% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - - -
75% 100% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - - - 2.415.573
411.865 - - - 411.865
35% 50% 100% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - - - -
85% 100% 130% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
4.778.096 9.499.371 - - - 12.212.166
- - - - -
20.788.818 7.783.903 - - 28.700.015
250% 400% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
767 - - 767
100% 112,5% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
114.176 48.453 5.757 - 19.951.083
65% 70% 75% 85% 90% 100% 105% 110% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- 202.570 81.940 1.084 - - 11.736 - 5.046 492.964
- - - - - - - - - -
- -
- - - - - - -
- - 1.008 - 1.888
- 30.596 1.513.620 - - - 1.690.209
- -
- -
- - - - - - -
339.032 902.173 258.015 12.136 - 1.511.357
1.408.872 511.596 - 1.920.468
150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
260.010 - 798.881
150% 1250% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
723.118 - - 8.716.969
150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - 1.364
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 229
Page 232
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Tagihan Bersih Tagihan Bersih TRA Tagihan Bersih (Setelah
No Bobot Risiko Laporan Posisi (sebelum pengenaan Rata-Rata FKK pengenaan FKK dan
Keuangan FKK) Teknik MRK)
1 < 40% 56.370.897 345.813 87,7% 56.674.123
2 40% - 70% 2.083.169 4.648.768 10,0% 1.898.732
3 75% 17.303.540 13.853.555 10,2% 18.569.411
4 80% 2.829 1.814.676 10,0% 184.296
5 85% 6.973.517 524.580 10,0% 4.513.279
6 90% - 100% 39.702.225 6.069.207 11,1% 40.242.366
7 105% - 130% 7.495.269 6.101.767 10,0% 8.105.446
8 150% 1.503.193 104.317 10,0% 1.513.440
9 250% 767 - - 767
10 400% - - - -
11 1250% - - - -
Total Tagihan Bersih 131.435.406 33.462.682 11,1% 131.701.859
Pengungkapan Tambahan
1. Dalam perhitungan CKPN Bank berpedoman pada PSAK 71 dimana Bank menggunakan faktor kuantitatif
termasuk penentuan status berdasarkan hari tunggakan dan informasi kualitatif lainnya yang bisa
mengindikasikan telah terjadi peningkatan risiko kredit signifikan dan gagal bayar (default)
2. Dalam pengenaan FKK, Bank berpedoman pada ketentuan Perhitungan ATMR untuk Risiko Kredit dengan
Pendekatan Standar Bagi Bank Umum
3. Pengenaan MRK pada perhitungan Bank berasal dari Agunan yang menjadi faktor pengurang tagihan bersih
pada Laporan Posisi Keuangan.
Pengungkapan Kualitatif Mengenai Counterparty Credit Risk
Eksposur Risiko Kredit akibat Kegagalan Pihak lawan (Counterparty Credit Risk) saat ini terdiri dari Transaksi
Repo Pemerintah, Transaksi Reverse Repo Pemerintah dan Tagihan Derivatif yang berasal dari Tagihan pada
Pemerintah, Tagihan pada Bank, Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel dan Tagihan pada
Korporasi.
Bank melakukan pengelolaan risiko ini secara komprehensif salah satunya dengan melakukan pemantauan pada
ekposur Counterparty Credit Risk setiap bulannya termasuk pengukuran nilai Potential Future Exposure (PFE).
Analisis Eksposur Counterparty Credit Risk
(dalam jutaan rupiah)
Alpha
Digunakan
Replacement Potential Future untuk
No EEPE Tagihan Bersih ATMR
Cost (RC) Exposure (PFE) Perhitungan
Regulatory
EAD
1 SA-CCR (untuk derivatif) 44.389 26.125 1,4 98.720 30.963
2 Metode Internal Model N/A N/A
(untuk derivatif dan SFT)
3 Pendekatan sederhana N/A N/A
untuk mitigasi risiko kredit
(untuk SFT)
4 Pendekatan komprehensif - -
untuk mitigasi risiko kredit
(untuk SFT)
5 VaR untuk SFT N/A N/A
Total 30.963
230 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 233
Analisis Kualitatif
Eksposur Counterparty Credit Risk Desember 2025 terdiri dari tagihan Derivatif yang berasal dari Tagihan pada
Pemerintah, Tagihan pada Bank, Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel dan Tagihan pada
Korporasi.
Eksposur Counterparty Credit Risk Berdasarkan Kategori Portfolio dan Bobot Risiko
(dalam jutaan rupiah)
Total Tagihan
Kategori Portofolio 0% 10% 20% 50% 75% 100% 150% Lainnya
Bersih
Tagihan kepada 6.725.016 - - - - - - - 6.725.016
Pemerintah
Tagihan kepada - - - - - - - - -
Entitas Sektor
Publik
Tagihan kepada - - - - - - - - -
Bank Pembangunan
Multilateral
dan Lembaga
Internasional
Tagihan kepada - - 45.184 - - - - 45.288 90.471
Bank
Tagihan berupa - - - - - - - - -
Covered Bond
Tagihan kepada - - - - - - - - -
Perusahaan Efek
dan Lembaga Jasa
Keuangan Lainnya
Tagihan berupa - - - - - - - - -
Surat Berharga/
Piutang Subordinasi,
Ekuitas, dan
Instrumen Modal
Lainnya
Kredit Beragun - - - - - - - - -
Properti Rumah
Tinggal
Kredit Beragun - - - - - - - - -
Properti Komersial
Kredit untuk - - - - - - - - -
Pengadaan Tanah,
Pengolahan Tanah,
dan Konstruksi
Kredit Pegawai/ - - - - - - - - -
Pensiunan
Tagihan kepada - - - - - - - 76 76
Usaha Mikro, Usaha
Kecil, dan Portofolio
Ritel
Tagihan kepada - - - - - 3.726 - - 3.726
Korporasi
Tagihan yang Telah - - - - - - - - -
Jatuh Tempo
Aset Lainnya - - - - - - - - -
Total 6.725.016 - 45.184 - - 3.726 - 45.364 6.819.288
Analisis Kualitatif
Eksposur Counterparty Credit Risk pada Desember 2025 terdapat pada Tagihan pada Pemerintah yang berasal
dari instrumen Repo, Reverse Repo & derivatif, kemudian Tagihan kepada Bank Lain, Tagihan kepada Usaha
Mikro, Usaha Kecil dan Portfolio Ritel dan Tagihan kepada Korporasi yang berasal dari Instrumen Derivatif.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 231
Page 234
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Tagihan Bersih Derivatif Kredit (iii) Eksposur sekuritisasi ketika bank bertindak
Pada posisi Desember 2025, Bank tidak memiliki sebagai investor adalah investasi yang dibeli
tagihan bersih derivatif kredit baik untuk proteksi perjanjian dengan pihak ketiga.
yang dibeli maupun proteksi yang dijual. • Transaksi sintetis: jika bank telah membeli
proteksi harus melaporkan jumlah eksposur
Pengungkapan Kualitatif Mengenai Eksposur bersih yang muncul pada kolom originator/
Sekuritisasi sponsor (jika jumlahnya tidak diamankan).
Pada posisi Desember 2025, Bank tidak memiliki Jika bank telah menjual proteksi, nilai
Eksposur Sekuritisasi. eksposur dari proteksi kredit harus dilaporkan
pada kolom “investor”.
Eksposur Sekuritisasi pada Banking Book • Re-sekuritisasi: semua eksposur sekuritisasi
Pada posisi 31 Desember 2025, Bank tidak memiliki terkait re-securitisation harus dilengkapi pada
eksposur sekuritisasi pada Banking Book. baris “re-sekuritisasi”, dan tidak pada baris
sebelumnya (dengan tipe underlying asset)
Eksposur Sekuritisasi pada Trading Book yang mengandung eksposur sekuritisasi
Pada posisi 31 Desember 2025, Bank tidak memiliki selain re-sekuritisasi.
eksposur sekuritisasi pada Trading Book.
Eksposur Sekuritisasi pada Banking Book dan
Definisi terkait Persyaratan Modalnya - Bank Bertindak
(i) Ketika bank sebagai originator maka eksposur sebagai Originator atau Sponsor
sekuritisasi berada pada posisi retained, meskipun Pada posisi 31 Desember 2025, Bank tidak memiliki
tidak cocok untuk kerangka sekuritisasi yang eksposur sekuritisasi pada Banking Book dan terkait
dikarenakan tidak adanya transfer risiko yang Persyaratan Modalnya - Bank Bertindak sebagai
signifikan dan efektif (yang dapat dipresentasikan Originator atau Sponsor.
secara terpisah).
(ii) Apabila bank sebagai sponsor eksposur Eksposur Sekuritisasi pada Banking Book dan
sekuritisasi termasuk eksposur kepada terkait Persyaratan Modalnya - Bank Bertindak
commercial paper conduits dimana bank sebagai Investor
menyediakan programme-wide enhancements, Pada posisi 31 Desember 2025, Bank tidak memiliki
likuiditas dan fasilitas lainnya. Ketika bank sebagai eksposur sekuritisasi pada Banking Book dan terkait
originator dan sponsor, harus menghindari Persyaratan Modalnya - Bank Bertindak sebagai
pencatatan ganda. Terkait hal ini bank dapat Investor.
menyatukan dua kolom “Bank sebagai originator”
dan “Bank sebagai sponsor” dan menggunakan
kolom “Bank sebagai originator/sponsor”.
232 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 235
RISIKO PASAR
Pengungkapan ATMR untuk Risiko Pasar dengan Menggunakan Pendekatan Standar (Standardized
Approach)
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2025
No Jenis Risiko Bank Konsolidasi
Beban Modal ATMR Beban Modal ATMR
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Risiko Suku Bunga
a. Kelas risiko GIRR 11.775 147.190 - -
b. Kelas risiko CSR (non-sekuritisasi) 3.792 47.406 - -
c. Kelas risiko CSR (sekuritisasi: non-CTP) - - - -
d. Kelas risiko CSR (sekuritisasi: CTP) - - - -
e. Kelas risiko ekuitas - - - -
f. Kelas risiko komoditas - - - -
g. Kelas risiko nilai tukar 5.572 69.647 - -
2 Beban modal default risk capital (DRC) 4.083 51.036 - -
3 Residual risk add-on (RRAO) - - - -
4 ATMR Pilar 1 tambahan - - - -
5 Credit Valuation Adjustment (CVA) 221 2.760 - -
Total 25.443 318.039 - -
Pengungkapan Tambahan
Bank menggunakan Pendekatan Metode Standar dalam perhitungan ATMR Risiko Pasar nya sesuai kerangka
SEOJK Nomor 23 / SEOJK.03 / 2022 tentang Perhitungan ATMR Untuk Risiko Pasar Bagi Bank Umum, terhitung
sejak periode pelaporan Januari 2024. Komponen beban modal risiko pasar mencakup:
- Kelas risiko General Interest Rate Risk (GIRR); atas seluruh eksposur risiko suku bunga yang terdapat pada
kategori trading book;
- Kelas risiko Credit Spread Risk (CSR) non-sekuritisasi; atas seluruh eksposur risiko credit spread yang
terdapat pada kategori trading book;
- Kelas risiko Nilai Tukar; pada kategori trading book maupun banking book;
- Default Risk Charge (DRC) non-sekuritisasi atas seluruh eksposur risiko gagal bayar penerbit surat berharga
yang terdapat pada kategori trading book;
- Credit Valuation Adjusment (CVA) atas seluruh transaksi derivatif.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 233
Page 236
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Pengungkapan Basic Approach Credit Valuation Adjustment – Reduced Version (BA-CVA)
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2025
No Risiko Bank Konsolidasi
Komponen ATMR BA-CVA Komponen ATMR BA-CVA
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Agregasi komponen sistematis risiko CVA 549 -
2 Agregasi komponen idiosyncratic risiko CVA 231 -
Total 2.760 -
Pengungkapan Tambahan
Bank menggunakan Pendekatan Dasar yang Disederhakan dalam perhitungan ATMR CVA sesuai kerangka
SEOJK Nomor 23 / SEOJK.03 / 2022 tentang Perhitungan ATMR Untuk Risiko Pasar Bagi Bank Umum, terhitung
sejak periode pelaporan Januari 2024.
Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk memperhatikan gap risk, basis risk, atau posisi
Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB) tertentu dengan opsi yang melekat (embedded
options) dan opsi yang eksplisit (explicit options).
Analisis Kualitatif Selanjutnya kebijakan dan prosedur Manajemen
1. Definisi IRRBB untuk Pengukuran dan Risiko IRRBB akan dikaji ulang minimal 1 (satu) kali
Pengendalian Risiko Suku Bunga dalam 1 (satu) tahun.
IRRBB merupakan risiko yang timbul akibat
perubahan nilai suku bunga yang menyebabkan 3. Periodisasi Perhitungan IRRBB dan Pengukuran
perubahan nilai kini (present value) dan penetapan Spesifik yang Digunakan Bank untuk Mengukur
arus kas pada masa mendatang (timing of Sensitivitas terhadap IRRBB
future cashflow) yang mempengaruhi nilai Berdasarkan aturan dari regulator, Bank melakukan
ekonomis (economic value) dari aset, liabilities, perhitungan IRRBB setiap 3 (tiga) bulan sekali
dan transaksi rekening administratif Bank serta sesuai dengan periode pelaporan Profil Risiko
menyebabkan perubahan pada nilai pendapatan Pasar dan pelaporan Tingkat Kesehatan Bank.
bunga bersih (net interest income). Karena Namun, Bank tetap melakukan perhitungan IRRBB
efeknya yang mempengaruhi nilai ekonomis secara bulanan sebagai bentuk pengendalian
maupun pendapatan, maka Bank perlu melakukan risiko.
identifikasi risiko secara akurat serta perhitungan
dan pelaporan IRRBB kepada OJK sesuai dengan Pengukuran spesifik digunakan untuk instrumen
standar dan acuan yang diatur sehingga dapat aset maupun liabilitas yang memiliki sifat
melakukan tindak lanjut perbaikan yang sesuai. behavioural seperti Credit Prepayment Rate
(CPR) pada eksposur Kredit, Term Deposit
2. Strategi Manajemen Risiko dan Mitigasi Risiko Redemption Ratio (TDRR) pada eksposur
untuk IRRBB Deposito, dan sifat behavioral Non Maturity
Bank menyusun Strategi Manajemen Risiko serta Deposit (NMD) pada eksposur Tabungan ataupun
Mitigasi Risiko dengan menetapkan tingkat Risiko Giro dengan menggunakan data historis. Selain
yang akan diambil (risk appetite) dan toleransi itu juga memperhitungkan proyeksi cashflow
risiko (risk tolerance) yang sejalan dengan pembayaran angsuran bulanan untuk instrumen
strategi bisnis Bank serta kebijakan dan prosedur Kredit dengan jenis suku bunga tetap (fixed rate)
untuk mengendalikan IRRBB. Bentuk kebijakan sedangkan untuk Kredit dengan jenis suku bunga
dan prosedur memberikan gambaran mengenai mengambang (floating rate) ditetapkan memiliki
delegasi kekuasaan, wewenang dan tanggung jangka waktu repricing pada 1 (satu) bulan.
jawab untuk setiap jenjang jabatan maupun strategi
lindung nilai (hedging). Selain itu Bank perlu
234 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 237
4. Skenario Shock Suku Bunga dan Skenario Stress 6. Lindung Nilai (hedging) terhadap IRRBB (apabila
yang Digunakan Bank dalam Perhitungan IRRBB ada) dan Perlakuan Akuntansi terkait
dengan Menggunakan EVE dan NII Saat ini Bank tidak melakukan tindakan lindung
Berdasarkan ketentuan regulator, Bank nilai (hedging) terhadap IRRBB.
menerapkan 6 (enam) jenis skenario shock suku
bunga untuk perhitungan ∆EVE, yaitu Parallel Up, 7. Penjelasan Komprehensif mengenai Asumsi
Parallel Down, Steepener, Flattener, Short Rates Utama Pemodelan dan Parametric yang
Up, dan Short Rates Down. Sedangkan untuk Digunakan untuk Menghitung ∆EVE dan ∆NII:
perhitungan ∆NII menggunakan 2 (dua) skenario a. Credit Prepayment Rate (CPR)
shock, yaitu Parallel Up dan Parallel Down. Bank menentukan model Credit Prepayment
Risk (CPR) berdasarkan data historis terpanjang
Dalam proses scenario shock suku bunga, Bank yang dimiliki oleh Bank (selama 10 tahun).
menggunakan 2 (dua) jenis mata uang, yaitu mata Penentuan rate CPR dilakukan dengan cara
uang Rupiah dan mata uang valuta asing dengan membandingkan plafond Kredit yang memiliki
menggunakan pendekatan mata uang US Dollar. status pelunasan dipercepat (Prepayment)
Untuk skenario shock suku bunga dengan jenis dengan seluruh plafond kredit yang dimiliki
Parallel, Bank menggunakan besaran perubahan pada data historis, baik yang berstatus
nilai suku bunga sebesar 400 bps untuk Rupiah pelunasan dipercepat, berstatus lunas sesuai
dan 200 bps untuk US Dollar. Sedangkan dalam dengan tanggal jatuh tempo, maupun yang
kondisi short menggunakan besaran perubahan masih berstatus aktif. Selanjutnya diperoleh
nilai suku bunga masing-masing 500 bps (Rupiah) nilai rate CPR yang digunakan sebagai asumsi
dan 300 bps (US Dollar) serta untuk kondisi long awal adanya potensi Kredit yang pelunasannya
menggunakan besaran perubahan nilai suku bunga akan dipercepat dalam perhitungan proyeksi
masing-masing 350 bps (Rupiah) dan 150 bps cashflow IRRBB.
(US Dollar). Seluruh besaran tersebut mengikuti
aturan dari regulator. b. Term Deposit Redemption Ratio (TDRR)
Bank menentukan model Term Deposit
5. Asumsi Pemodelan yang Berdampak secara Redemption Ratio (TDRR) berdasarkan data
Signifikan dalam Perhitungan IRRBB, yang mana historis terpanjang yang dimiliki oleh Bank
Asumsi tersebut Berbeda dari Perhitungan IRRBB (selama 10 tahun). Penentuan rate TDRR
dengan Pendekatan Standar dilakukan dengan cara membandingkan
Seluruh asumsi pemodelan yang dilakukan oleh outstanding Deposito yang memiliki status
Bank dalam perhitungan IRRBB telah sesuai pencairan dipercepat (Early Redemption)
dengan pendekatan standar maupun acuan yang dengan seluruh outstanding Deposito yang
telah ditetapkan oleh Regulator. Sehingga untuk dimiliki pada data historis, baik yang berstatus
saat ini Bank tidak memiliki asumsi pemodelan pencairan dipercepat, berstatus pencairan
khusus yang memiliki pendekatan yang berbeda sesuai dengan tanggal jatuh tempo, maupun
dari pendekatan standar. yang masih berstatus aktif. Selanjutnya
diperoleh nilai rate TDRR yang digunakan
sebagai asumsi awal adanya potensi Deposito
yang pencairannya akan dipercepat dalam
perhitungan proyeksi cashflow IRRBB.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 235
Page 238
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
c. Non-Maturity Deposit (NMD) d. Metode Agregasi antar Mata Uang dan
Bank membagi NMD menjadi 3 (tiga) Korelasi Suku Bunga antar Mata Uang yang
berdasarkan aturan, yaitu Transaksional, Non- Signifikan
Transaksional, dan Korporasi (Wholesale). Bank perlu melakukan agregasi perhitungan
Dimana pendekatan tersebut menggunakan ∆EVE antar masing-masing mata uang agar
asumsi simpanan stabil dan tidak stabil diperoleh nilai konsolidasi dari seluruh mata
dari model perhitungan Liquidity Coverage uang yang menggambarkan kondisi Bank
ratio (LCR) untuk menentukan nominal secara umum. Bank mengambil nilai agregasi
Transaksional dan Non-Transaksional. Kategori sebesar 50% yang akan digunakan untuk
Transaksional diasumsikan sebagai simpanan membobot (weighted) nilai perhitungan
stabil sedangkan Kategori Non-Transaksional ∆EVE pada mata uang valuta asing. Dimana
diasumsikan sebagai simpanan tidak stabil aturan yang digunakan adalah jika nilai ∆EVE
pada LCR. Untuk simpanan Korporasi pada perhitungan valuta asing mengalami
(Wholesale) hanya dibedakan berdasarkan keuntungan maka hanya diambil 50% dari nilai
bidang usaha nasabah. ∆EVE tersebut untuk dijumlahkan dengan nilai
∆EVE mata uang Rupiah. Namun hal ini tidak
Bank menentukan besarnya nilai core deposit berlaku jika nilai ∆EVE mata uang valuta asing
untuk Tabungan dan Giro menggunakan data mengalami kerugian.
historis selama 10 (sepuluh) Tahun. Dimana
asumsi core deposit yang digunakan adalah 8. Informasi Lainnya
nilai nominal minimal pada Tabungan dan Giro Tidak ada
selama kurun waktu data historis tersebut
dan nilai minimal tersebut ditempatkan pada Analisis Kuantitatif
bucket repricing yang sesuai dengan kategori 1. Rata-rata Jangka Waktu Penyesuaian Suku Bunga
NMD. Selanjutnya apabila nominal Tabungan (repricing maturity) yang Diterapkan untuk NMD
dan Giro pada saat tanggal pelaporan melebihi Bank mengikuti aturan dari regulator dengan
nilai minimal (core deposit) maka kelebihan menetapkan rata-rata jangka waktu penyesuaian
tersebut dianggap sebagai non-core deposit suku bunga (repricing maturity) untuk NMD pada
yang akan ditempatkan pada bucket repricing kisaran 5 Tahun untuk NMD Transaksional, 4,5
overnight. Tahun untuk NMD Non-Transaksional, dan 4 Tahun
untuk NMD Korporasi.
2. Jangka Waktu Penyesuaian Suku Bunga
(repricing maturity) Terlama yang Diterapkan
untuk NMD
Bank mengikuti aturan dari regulator dengan
menerapkan jangka waktu penyesuaian suku
bunga (repricing maturity) untuk NMD pada
kisaran 5 Tahun untuk NMD Transaksional, 4,5
Tahun untuk NMD Non-Transaksional, dan 4 Tahun
untuk NMD Korporasi.
236 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 239
Laporan Perhitungan Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB)
(dalam jutaan Rupiah)
∆ EVE ∆ NII
31 Desember 2025 30 September 2025 31 Desember 2025 30 September 2025
Paralel UP (400 bps) 5.649.233 5.335.423 884.719 800.914
Paralel Down (400 bps) (7.922.128) (7.059.994) (777.627) (708.206)
Steepener 3.286.842 2.860.742
Flattener (2.264.830) (1.746.077)
Short Rate Up 1.234.354 1.367.918
Short Rate Down (1.189.363) (1.323.538)
Nilai Kerugian Maksimum (Absolut) 5.649.233 5.335.423 884.719 800.914
Modal Tier 1 (untuk ∆ EVE) atau 23.362.976 22.607.492 3.723.117 3.723.117
Projected Income (untuk ∆ NII)
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier-1 24,18% 23,60% 23,76% 21,51%
(untuk ∆ EVE) atau Projected Income
(untuk ∆ NII)
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 237
Page 240
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
RISIKO LIKUIDITAS
Tabel Laporan Perhitungan Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage
Ratio) Triwulanan
(dalam jutaan Rupiah)
Individual
Triwulan IV 2025 Triwulan III 2025
Nilai HQLA setelah Nilai HQLA setelah
pengurangan pengurangan
nilai (haircut), nilai (haircut),
outstanding outstanding
No Komponen Nilai outstanding kewajiban dan Nilai outstanding kewajiban dan
kewajiban dan komitmen kewajiban dan komitmen
komitmen/ dikalikan tingkat komitmen/ dikalikan tingkat
nilai tagihan penarikan (run-off nilai tagihan penarikan (run-off
kontraktual rate) atau nilai kontraktual rate) atau nilai
tagihan kontraktual tagihan kontraktual
dikalikan tingkat dikalikan tingkat
penerimaan (inflow penerimaan (inflow
rate). rate).
1 Jumlah data Poin yang digunakan dalam 92 hari 92 hari
perhitungan LCR
HIGH QUALITY LIQUID ASSET (HQLA)
2 Total High Quality Liquid Asset (HQLA) 63.744.257 52.594.752
ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW)
3 Simpanan nasabah perorangan dan 37.575.011 3.458.326 36.191.397 3.285.430
Pendanaan yang berasal dari nasabah
Usaha Mikro dan Usaha Kecil, terdiri dari:
a. Simpanan/Pendanaan stabil 5.983.497 299.175 6.674.193 333.710
b. Simpanan/Pendanaan kurang stabil 31.591.514 3.159.151 29.517.204 2.951.720
4 Pendanaan yang berasal dari nasabah 54.304.597 35.506.277 41.040.788 26.338.963
korporasi, terdiri dari:
a. Simpanan operasional 4.684.571 1.066.130 4.904.692 1.127.882
b. Simpanan non-operasional dan/atau 49.620.026 34.440.146 36.136.097 25.211.081
kewajiban lainnya yang bersifat non-
operasional
c. surat berharga berupa surat utang yang - - - -
diterbitkan oleh bank
5 Pendanaan dengan agunan (secured - -
funding)
6 Arus kas keluar lainnya (additional 999.745 977.503 1.243.566 1.125.877
requirement), terdiri dari:
a. arus kas keluar atas transaksi derivatif 63.940 63.940 67.609 67.609
b. arus kas keluar atas peningkatan - - - -
kebutuhan likuiditas
c. arus kas keluar atas kehilangan - - - -
pendanaan
d. arus kas keluar atas penarikan - - - -
komitmen fasilitas kredit dan fasilitas
likuiditas
e. arus kas keluar atas kewajiban - - - -
kontraktual lainnya terkait penyaluran
dana
f. arus kas keluar atas kewajiban 22.929 688 121.329 3.640
kontijensi pendanaan lainnya
g. arus kas keluar kontraktual lainnya 912.875 912.875 1.054.628 1.054.628
7 TOTAL ARUS KAS KELUAR (CASH
OUTFLOW) 39.942.106 30.750.270
238 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 241
(dalam jutaan Rupiah)
Individual
Triwulan IV 2025 Triwulan III 2025
Nilai HQLA setelah Nilai HQLA setelah
pengurangan pengurangan
nilai (haircut), nilai (haircut),
outstanding outstanding
No Komponen Nilai outstanding kewajiban dan Nilai outstanding kewajiban dan
kewajiban dan komitmen kewajiban dan komitmen
komitmen/ dikalikan tingkat komitmen/ dikalikan tingkat
nilai tagihan penarikan (run-off nilai tagihan penarikan (run-off
kontraktual rate) atau nilai kontraktual rate) atau nilai
tagihan kontraktual tagihan kontraktual
dikalikan tingkat dikalikan tingkat
penerimaan (inflow penerimaan (inflow
rate). rate).
ARUS KAS MASUK (CASH INFLOW)
8 Pinjaman dengan agunan Secured lending 11.946.543 - 5.286.844 -
9 Tagihan berasal dari pihak lawan 5.282.636 3.693.305 4.424.390 2.928.473
(counterparty)
10 Arus kas masuk lainnya 1.296.598 657.476 1.237.174 625.542
11 TOTAL ARUS KAS MASUK 4.350.781 3.554.015
(CASH INFLOW)
TOTAL ADJUSTED TOTAL ADJUSTED
VALUE1 VALUE1
12 TOTAL HQLA 63.744.257 52.594.752
13 TOTAL ARUS KAS KELUAR BERSIH 35.591.326 27.196.254
(NET CASH OUTFLOWS)
14 LCR (%) 179,10% 193,39%
Keterangan:
1
Adjusted values dihitung setelah pengenaan pengurangan nilai (haircut), tingkat penarikan (run-off rate), dan tingkat penerimaan (inflow rate) serta
batas maksimum komponen HQLA, misalnya batas maksimum HQLA Level 2B dan HQLA Level 2 serta batas maksimum arus kas masuk yang dapat
diperhitungkan dalam LCR.
Analisis Kualitatif
• Liquidity Coverage Ratio posisi Triwulan IV 2025 sebesar 179,10% di atas ketentuan yang dipersyaratkan
Regulator yaitu 100% (POJK Nomor 42/POJK.03/2015 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan
Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) Bagi Bank Umum).
• Liquidity Coverage Ratio posisi Triwulan IV 2025 sebesar 179,10% mengalami peningkatan sebesar 9,83%
apabila dibandingkan dengan posisi Triwulan III 2025 sebesar 193,93%. Peningkatan rasio ini disebabkan oleh:
a. Peningkatan High Quality Liquid Asset (HQLA) sebesar Rp11,15 triliun.
b. Peningkatan Cash Outflow sebesar Rp9,19 triliun.
c. Peningkatan Cash Inflow sebesar Rp796,77 miliar.
• Komposisi rata-rata HQLA Bank Mega selama Triwulan IV 2025 didominasi oleh surat berharga Pemerintah
84% (setelah pembobotan).
• Konsentrasi rata-rata sumber pendanaan pada posisi Triwulan IV 2025 yang berasal dari nasabah ritel sebesar
9% dan nasabah korporasi sebesar 91% (setelah pembobotan).
• Eksposur derivatif Triwulan IV 2025 sebesar net short Rp45,59 miliar.
• Bank Mega telah memiliki strategi pengelolaan risiko likuiditas antara lain dilakukan dengan pemantauan
Liquidity Coverage Ratio (LCR), Net Stable Funding Ratio (NSFR), risk appetite & risk tolerance baik untuk
kategori portfolio maupun kategori surat berharga, perhitungan proyeksi arus kas, liquidity monitoring tools,
stress testing likuiditas dan pengelolaan neraca dan likuiditas yang ditetapkan dalam rapat komite ALCO dan
dilaksanakan oleh unit kerja terkait baik Funding maupun Lending.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 239
Page 242
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Laporan Kewajiban Pemenuhan Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding Ratio)
Posisi 30 September 2025
Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu
No Komponen
Tanpa
≥6 Bulan - Total Nilai
Jangka <6 Bulan ≥1 Tahun
<1 Tahun Tertimbang
Waktu
Komponen ASF
1 Modal: 22.685.300 - - 49.167 23.281.684
2 Modal sesuai POJK KPMM 22.685.300 - - 49.167 23.281.684
3 Instrumen modal lainnya - - - - -
4 Simpanan yang berasal dari nasabah perorangan dan 17.358.099 32.186.941 386.330 207.262 45.514.440
pendanaan yang berasal dari nasabah usaha mikro dan
usaha kecil:
5 Simpanan dan pendanaan stabil 5.293.224 2.028.253 57.444 29.108 7.039.082
6 Simpanan dan pendanaan kurang stabil 12.064.875 30.158.688 328.886 178.154 38.475.358
7 Pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi: 6.265.144 52.760.783 904.644 1.500.833 16.505.312
8 Simpanan operasional 3.124.132 - - - 1.562.066
9 Pendanaan lainnya yang berasal dari nasabah korporasi 3.141.012 52.760.783 904.644 1.500.833 14.943.246
10 Liabilitas yang memiliki pasangan aset yang saling - - - - -
bergantung
11 Liabilitas dan ekuitas lainnya: 1.893.829 32.954 18.622 - 206.257
12 NSFR liabilitas derivatif 32.954 18.622 -
13 ekuitas dan liabilitas lainnya yang tidak masuk dalam 1.893.829 - - - 206.257
kategori di atas
14 Total ASF 85.507.693
Komponen RSF
15 Total HQLA dalam rangka perhitungan NSFR 1.850.855
16 Simpanan pada lembaga keuangan lain untuk tujuan 594.574 - - - 297.287
operasional
17 Pinjaman dengan kategori Lancar dan dalam Perhatian - 17.369.289 10.825.428 39.080.030 51.049.327
Khusus (performing)
18 kepada lembaga keuangan yang dijamin dengan HQLA - 1.914.455 - - 191.446
Level 1
19 kepada lembaga keuangan yang dijamin bukan dengan - 76.020 95.553 187.075 246.255
HQLA Level 1 dan pinjaman kepada lembaga keuangan
tanpa jaminan
20 kepada korporasi non-keuangan, nasabah retail dan - 15.222.793 10.580.571 38.653.355 50.303.224
nasabah usaha mikro dan kecil, pemerintah pusat,
pemerintah negara lain, Bank Indonesia, bank sentral
negara lain dan entitas sektor publik, yang di antaranya:
21 memenuhi kualifikasi untuk mendapat bobot risiko - - - - -
35% atau kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk Risiko
Kredit
22 Kredit beragun rumah tinggal yang tidak sedang - - - - -
dijaminkan, yang di antaranya:
23 memenuhi kualifikasi untuk mendapat bobot risiko - 156.021 149.304 239.599 308.402
35% atau kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk Risiko
Kredit
24 Surat Berharga dengan kategori Lancar dan Kurang - - - - -
Lancar (performing) yang tidak sedang dijaminkan,
tidak gagal bayar, dan tidak masuk sebagai HQLA,
termasuk saham yang diperdagangkan di bursa
25 Aset yang memiliki pasangan liabilitas yang saling - - - - -
bergantung
26 Aset lainnya: 3.069.644 121.638 79.075 6.274.606 9.470.054
27 Komoditas fisik yang yang diperdagangkan, termasuk - -
emas
28 Kas, surat berharga dan aset lainnya yang dicatat - -
sebagai initial margin untuk kontrak derivatif dan kas
atau aset lain yang diserahkan sebagai default fund
pada central counterparty (CCP)
29 NSFR aset derivatif 76 76
30 NSFR liabilitas derivatif sebelum dikurangi dengan - -
variation margin
31 Seluruh aset lainnya yang tidak masuk dalam kategori 3.069.644 121.638 79.075 6.274.606 9.469.978
di atas
32 Rekening Administratif 33.784.152 222.438
33 Total RSF 62.889.962
34 Rasio Pendanaan Stabil Bersih 135,96%
(Net Stable Funding Ratio (%))
240 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 243
(dalam jutaan Rupiah)
Posisi 31 Desember 2025
Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Tanpa
≥6 Bulan - Total Nilai
Jangka <6 Bulan ≥1 Tahun
<1 Tahun Tertimbang
Waktu
23.442.440 - - 46.667 24.064.683
23.442.440 - - 46.667 24.064.683
- - - - -
15.085.755 31.643.737 413.036 211.996 42.941.616
5.053.675 895.861 77.346 36.335 5.761.872
10.032.081 30.747.876 335.690 175.662 37.179.744
12.043.220 52.765.968 1.618.686 3.333 16.627.684
3.624.995 - - - 1.812.498
8.418.225 52.765.968 1.618.686 3.333 14.815.187
- - - - -
1.095.685 50.091 18.607 - 125.025
50.091 18.607 -
1.095.685 - - - 125.025
83.759.008
1.754.786
630.611 - - - 315.305
- 23.837.185 13.987.608 40.556.536 54.267.791
- 5.557.377 - - 555.738
- 1.669.591 180.748 155.134 495.947
- 16.450.180 13.658.381 39.979.272 52.737.464
- - - - -
- - - - -
- 160.037 148.479 172.130 266.142
- - - 250.000 212.500
- - - - -
3.477.294 36.554 78.897 6.211.432 9.398.622
- -
- -
- -
- -
3.477.294 36.554 78.897 6.211.432 9.398.622
37.686.166 236.090
65.972.595
126,96%
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 241
Page 244
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Analisis Secara Individu sebesar Rp3,08 triliun yang disebabkan dari
1. NSFR (Net Stable Funding Ratio) Bank Mega peningkatan pinjaman serta surat berharga
posisi Desember 2025 sebesar 126,96% diatas kategori lancar dan dalam perhatian khusus
ketentuan yang dipersyaratkan Regulator yaitu sebesar Rp3,22 triliun (setelah pembobotan); dan
100% (POJK 20 Tahun 2024 Perubahan Atas POJK peningkatan Simpanan untuk tujuan operasional
Nomor 50/POJK.03/2017 tentang Kewajiban sebesar Rp18,02 miliar (setelah pembobotan).
Pemenuhan Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Namun terdapat penurunan Total HQLA sebesar
Stabe Funding Ratio) Bagi Bank Umum. Rp96,07 miliar (setelah pembobotan); dan Aset
2. NSFR (Net Stable Funding Ratio) Bank Mega posisi lainnya sebesar Rp71,43 miliar.
Desember 2025 sebesar 126,96% menurun sebesar 3. Komposisi ASF posisi Desember 2025 didominasi
9,00% dibandingkan posisi September 2025 oleh simpanan yang berasal dari nasabah
sebesar 135,96%. Hal ini disebabkan penurunan perorangan, nasabah usaha mikro, dan usaha
ASF (Available Stable Funding) sebesar Rp1,75 kecil sebesar 51,27%; modal sebesar 28,73%; dan
triliun yang berasal dari penurunan simpanan simpanan yang berasal dari pendanaan nasabah
yang berasal dari nasabah perorangan, nasabah korporasi sebesar 19,85%. Sedangkan komposisi
usaha mikro, dan usaha kecil sebesar Rp2,57 RSF posisi Desember 2025 terutama berasal dari
triliun (setelah pembobotan). Namun terdapat pinjaman serta surat berharga kategori lancar dan
peningkatan pada modal sebesar Rp783,00 dalam perhatian khusus sebesar 82,26%.
miliar (setelah pembobotan); dan peningkatan 4. Terdapat liabilities yang memiliki ketergantungan
pendanaan nasabah korporasi sebesar Rp122,37 dengan aset tertentu sebesar Rp993,22 miliar
miliar (setelah pembobotan). Disisi lain, terdapat dalam bentuk transaksi Repo.
peningkatan RSF (Required Stable Funding)
Aset Terikat (Encumbrance)
(dalam jutaan rupiah)
Aset yang disimpan atau
Aset Terikat diperjanjikan dengan bank sentral Aset tidak terikat
Total
(Encumbered) namun belum digunakan untuk (Unencumbered)
menghasilkan likuiditas
Kas - - 872.657 872.657
Penempatan pada BI
GWM Primer - 4.526.238 217.327 4.743.564
GWM RIM - 2.869.800 - 2.869.800
GWM PLM - 3.566.076 - 3.566.076
FASBI - - 6.543.656 6.543.656
Surat Berharga Pemerintah - - 39.089.334 39.089.334
Surat Berharga Korporasi - - 250.000 250.000
Reverse Repo - - 6.717.210 6.717.210
Repo 993.223 - - 993.223
Analisis Kualitatif
a. Aset Terikat (Encumbered Asset) merupakan aset yang dimiliki oleh Bank, namun terbatas untuk kebutuhan
likuiditas secara legal maupun kontraktual. Aset Terikat juga tidak termasuk aset yang disimpan atau
diperjanjikan dengan Bank Indonesia yang belum digunakan untuk menghasilkan likuiditas. Saat ini, Bank
memiliki aset terikat yang direpokan (underlying repo) sebesar Rp996,58 miliar (jangka waktu jatuh tempo
rata-rata di bawah 1 bulan).
b. Bank memiliki aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia berupa GWM Primer sebesar
Rp4,10 triliun (setelah dipotong insentif KLM), GWM RIM sebesar Rp2,87 triliun dan GWM PLM sebesar Rp3,57
triliun. Aset yang disimpan di Bank Indonesia tersebut belum digunakan untuk menghasilkan likuiditas namun
tetap diperhitungkan sebagai HQLA sebagaimana diatur dalam POJK Liquidity Coverage Ratio (LCR).
c. Aset Tidak Terikat merupakan aset yang memenuhi syarat sebagai HQLA sebagaimana diatur dalam
POJK Liquidity Coverage Ratio (LCR). Saat ini Bank memiliki aset tidak terikat berupa Kas, Surat Berharga
Pemerintah, Surat Berharga Korporasi, dan Reverse Repo.
242 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 245
RISIKO LIKUIDITAS Risiko Likuiditas Bank, termasuk memastikan
integrasi penerapan manajemen risiko untuk
Pengungkapan kualitatif Risiko Likuiditas dengan risiko-risiko lainnya
1. Tata kelola pengelolaan risiko likuiditas, yang dapat berdampak pada posisi likuiditas
termasuk: toleransi risiko; struktur dan tanggung Bank.
jawab pengelolaan risiko likuiditas; pelaporan
likuiditas internal; dan komunikasi strategi, c. Pelaporan Likuiditas Internal dan Komunikasi
kebijakan dan praktik risiko likuiditas di seluruh Strategi
lini bisnis dan dengan dewan direksi. Bank memiliki Sistem Informasi Manajemen
a. Toleransi Risiko Risiko yang memadai dan andal untuk
Bank menetapkan limit toleransi (risk keperluan pelaporan terkait Risiko Likuiditas.
tolerance) & risk appetiteRisiko Likuiditas Secara umum, Bank telah menyampaikan
yang konsisten dan relevan dengan bisnis dan melaporkan informasi terkait manajemen
serta kompleksitas kegiatan usaha Bank. Limit risiko untuk Risiko Likuiditas yang terdiri
tersebut meliputi antara lain limit Liquidity dari: rasio-rasio likuiditas, arus kas dan profil
Coverage Ratio (LCR), limit Net Stable maturitas, stress testing Likuiditas, Profil Risiko
Funding Ratio (NSFR), limit Rasio Intermediasi Likuiditas, serta informasi lainnya yang terkait
Makroprudensial (RIM), limit mismatch arus dengan posisi Likuiditas Bank dan kepatuhan
kas baik dalam jangka pendek maupun jangka Bank terhadap kebijakan dan prosedur Risiko
panjang termasuk arus kas yang berasal dari Likuiditas. Seluruh informasi disampaikan
rekening administratif, limit konsentrasi pada ke Unit Bisnis terkait serta Dewan Direksi
aset dan kewajiban, dan rasio-rasio likuiditas dan Komisaris melalui kanal sistem informasi
lainnya. Penetapan limit toleransi dilakukan internal Bank dan rapat Komite Manajemen
agar Bank dapat mengelola likuiditas pada Risiko (KMR) secara bulanan. Satuan Kerja
kondisi normal maupun krisis. Penetapan Manajemen Risiko (SKMR) selanjutnya akan
besaran limit risk appetite dan risk tolerance berkoordinasi secara periodik dengan Unit
diajukan oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko Bisnis terkait yang mengelola Risiko Likuiditas
(SKMR) dan disetujui oleh Dewan Direksi dan jika terjadi pelampauan terhadap kebijakan
Komisaris melalui Komite Manajemen Risiko maupun limit untuk Risiko Likuiditas dan
(KMR). Apabila terjadi pelampauan limit, maka menyusun rencana aksi (action plan).
Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) akan
berkoordinasi dengan Unit Bisnis terkait untuk d. Kebijakan dan Praktik Risiko Likuiditas di
menyusun action plan. Seluruh Lini Bisnis dan dengan Dewan Direksi
Dalam prakteknya, Unit Bisnis yang
b. Struktur dan Tanggung Jawab Pengelolaan terekspos oleh Risiko Likuiditas akan
Risiko Likuiditas menyampaikan informasi mengenai kondisi
Bank menetapkan struktur organisasi, indikator makroekonomi dan proyeksi bisnis
perangkat dan kelengkapan unit/fungsi melalui rapat Asset and Liability Committee
terkait dengan penerapan manajemen risiko (ALCO) serta dapat mengajukan besaran limit
untuk Risiko Likuiditas yang sesuai dengan dan toleransi risiko yang terkait dengan Risiko
karakteristik dan kompleksitas kegiatan usaha Likuiditas kepada Satuan Kerja Manajemen
Bank. Penanggung jawab dari pengelolaan Risiko (SKMR) untuk dikaji dan diajukan ke
Risiko Likuiditas adalah Unit Bisnis yang Komite Manajemen Risiko untuk mendapatkan
aktivitasnya terekspos langsung oleh Risiko persetujuan. Unit Bisnis terkait juga menyusun
Likuiditas. Unit Bisnis tersebut selanjutnya action plan, mengembangkan risk culture
dibantu oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko yang kuat, serta menerapkan kebijakan dan
(SKMR) dengan memberikan masukan dan prosedur manajemen risiko untuk Risiko
analisa yang objektif dalam proses identifikasi, Likuiditas yang telah ditetapkan oleh Dewan
pengukuran, pemantauan, dan pelaporan Risiko Direksi. Selanjutnya Dewan Direksi akan
Likuiditas secara independen. Dewan Direksi memantau dan memastikan bahwa penerapan
dan Komisaris bertanggung jawab untuk manajemen risiko untuk Risiko Likuiditas telah
memastikan bahwa penerapan manajemen berjalan sesuai dengan tujuan dan karakteristik
Risiko Likuiditas telah sesuai dengan tujuan Bank dengan dibantu oleh Satuan Kerja
strategis, skala, karakteristik bisnis, dan profil Manajemen Risiko.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 243
Page 246
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
2. Strategi pendanaan, termasuk kebijakan 6. Alat ukur atau metrik yang disesuaikan yang
sumber diversifikasi dan tenor pendanaan, dan menilai struktur neraca bank atau arus kas
apakah strategi pendanaannya terpusat atau proyeksi dan posisi likuiditas masa depan,
terdesentralisasi. dengan memperhitungkan risiko transaksi
Secara umum, Bank akan menyusun strategi rekening administratif yang khusus untuk bank
pendanaan sebagai bagian dari upaya tersebut.
pengendalian Risiko Likuiditas. Strategi tersebut Pengukuran yang digunakan Bank dalam
mencakup strategi diversifikasi sumber dan melakukan proyeksi arus kas yaitu dengan
jangka waktu pendanaan yang dikaitkan dengan melihat kegiatan bisnis utama bank berdasarkan
karakteristik dan rencana bisnis Bank. Hal pendekatan informasi bisnis, remaining maturity
ini tercantum dalam limit risiko Untuk Risiko (contractual) maupun behavioral dalam on & off
Likuiditas terkait dengan konsentrasi pendanaan balance sheet. Selain itu, bank juga melakukan
seperti konsentrasi Deposito terhadap Total DPK, Rencana Pendanaan/Penggunaan (RPP) dalam
konsentrasi DPK special rate terhadap Total DPK, pengelolaan likuiditas jangka pendek.
konsentrasi DPK Korporasi terhadap Total DPK,
serta konsentrasi Kewajiban Interbank.
RISIKO OPERASIONAL
3. Teknik mitigasi risiko likuiditas.
Bank melakukan mitigasi risiko likuiditas dengan Pengungkapan Risiko Operasional - Bank
cara memantau limit-limit risiko likuiditas yang Secara Individu
telah ditetapkan oleh manajemen Bank. Apabila
limit tersebut mengalami pelampauan (breach), (dalam jutaan Rupiah)
maka Satuan Kerja Manajemen Risiko berkordinasi Pendekatan Yang Digunakan Jumlah
dengan Unit Bisnis Terkait untuk melakukan action Pendekatan Standar
plan. - Pendekatan Standar 630.426,05
- Faktor Pengali Kerugian Intern (FPKI) 1,00000000
4. Penjelasan tentang bagaimana stress-test - Modal Minimum Risiko Operasional (MMRO) 630.426,05
digunakan. - ATMR untuk Risiko Operasional 7.880.325,63
Stress Testing Likuiditas digunakan untuk
mengetahui kemampuan Bank untuk memenuhi
kebutuhan likuiditas dalam kondisi krisis dengan Laporan Penerapan Manajemen Risiko
menggunakan skenario stress test secara spesifik
( Bank specific scenario) maupun stress pada Analisis Kualitatif
pasar (general market stress scenario). 1. Bank mengimplementasikan kebijakan manajemen
risiko sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa
5. Garis besar rencana pendanaan mendesak Keuangan Nomor 18/POJK.03/2016 dan Surat
bank. Edaran OJK Nomor 34/SEOJK.03/2016 tentang
Dalam rangka pengendalian likuiditas dalam Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum
kondisi krisis, dibentuk suatu organisasi Liquidity serta mengacu juga pada peraturan internal
Crisis Center Management (LCCM) yang memiliki mengenai kebijakan manajemen risiko.
tugas dan tanggung jawab melakukan pemantauan
secara continue mengenai kondisi likuiditas bank. Beberapa kebijakan internal Bank yang terkait
Apabila kondisi likuiditas bank berada dalam Manajemen Risiko Operasional diantaranya :
kriteria risiko high, maka Bank akan mengaktifkan a. Kerangka Kerja Manajemen Risiko Operasional;
Rencana Pendanaan Darurat. b. Kebijakan Manajemen Risiko;
c. Kebijakan Manajemen Risiko Operasional;
d. Komite Manajemen Risiko;
e. Pedoman Perhitungan ATMR Risiko
Operasional;
f. Pedoman Penyusunan Profil Risiko;
g. Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
(KPMM) sesuai Profil Risiko;
h. Pedoman Penyusunan Profil Risiko Cabang;
244 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 247
i. Pedoman Penyusunan Profil Risiko Kantor kebijakan manajemen risiko operasional
Regional; berjalan pada seluruh tingkat organisasi. Dalam
j. Kebijakan Risk Limit Bank Mega; pelaksanaannya, Unit Kerja Operational Risk
k. Kebijakan Komite Produk dan Proses Management berkoordinasi dengan beberapa Unit
Penerbitan Produk atau Aktivitas Baru; Kerja dalam Forum Pengendalian Internal seperti
l. Ketentuan Risk Control Self Assessment Unit Kerja Internal Audit, Unit Kerja Process
(RCSA); Management & Internal Control, Unit Kerja
m. Penunjukan Directorate Operational Risk Kepatuhan serta Unit Kerja terkait lainnya dengan
Management (DORM); melakukan rapat secara berkala untuk membahas
n. Kebijakan Business Continuity Management isu-isu Risiko Operasional yang material agar
(BCM); risiko-risiko tersebut dapat dikendalikan secara
o. Penetapan Anggota Organisasi Business efektif sejak dini.
Continuity Management (BCM);
p. Pembuatan Dokumen Business Continuity Plan Dalam rangka implementasi Kerangka Kerja
(BCP); Manajemen Risiko Operasional, telah ditunjuk 3
q. Klasifikasi Tier Satuan Kerja Berdasarkan unsur penanggung jawab pengelola di masing-
Aktivitas Bisnis; masing Unit Kerja yang terdiri dari Risk Owner,
r. Pencatatan dan Pelaporan Peristiwa Risiko; Operational Risk Manager dan Responsible
s. Operational Risk Online Test (OPRIST); Person. Risk Owner (RO) adalah Direksi (tingkat
t. Pembukuan dan Monitoring GL-Risiko Bank), Direktur Bidang (tingkat Direktorat),
Operasional, GL-Kerugian Risiko Operasional Pemimpin Tertinggi di Unit Kerja (tingkat Unit
& Pengembalian/Recovery Kerugian Risiko Kerja di Kantor Pusat), Pemimpin Wilayah (tingkat
Operasional; Regional) serta Pemimpin Cabang (tingkat
u. Ketentuan Split Team; Cabang) yang bertanggung jawab mengelola
v. Tanggap Darurat Wabah Penyakit Berbahaya Risiko Operasional di tingkat yang dipimpinnya.
dan Menular atau Infeksius; dan Operational Risk Manager (ORM) merupakan
w. Gugus Kendali Covid-19 PT. Bank Mega, Tbk. fungsi manajemen Risiko Operasional yang
membantu RO mengimplementasikan Kerangka
Kebijakan Manajemen Risiko Operasional Kerja Manajemen Risiko Operasional yang terdiri
digunakan sebagai pedoman bagi Bank dalam dari Corporate ORM/CORM (tingkat Bank),
mengelola Risiko Operasional yang melekat pada Directorate ORM/DORM (tingkat Direktorat)
setiap aktivitas Bank, terutama untuk menentukan dan Unit ORM/UORM (tingkat Unit Kerja Kantor
tanggung jawab, akuntabilitas, dan koordinasi Pusat/Regional/Cabang). Sedangkan Responsible
dalam proses kerja. Person (RP) ada jika diperlukan membantu UORM
di tingkat Unit Kerja Kantor Pusat/Regional untuk
Dengan mengimplementasikan Kebijakan mengelola Risiko Operasional.
Manajemen Risiko Operasional, diharapkan Bank
dapat meminimalisir potensi kerugian dari tidak Selain itu, dalam rangka mengawasi Manajemen
berfungsinya proses internal, kesalahan manusia, Risiko Operasional dan mengawasi isu risiko di
kegagalan sistem, dan/atau kejadian-kejadian setiap Unit Kerja, dilaksanakan Operational Risk
eksternal, dengan mengantisipasi sedini mungkin Governance Meeting dimulai dari level Unit Kerja,
terjadinya peristiwa/kesalahan karena tidak Direktorat sampai level Bank. Isu Risiko Operasional
dikelolanya Risiko Operasional dengan baik. yang dibahas pada Governance Meeting dapat
diperoleh berdasarkan data pencatatan peristiwa
2. Untuk meningkatkan efektivitas implementasi risiko, hasil self assessment, hasil pemeriksaan dan
Manajemen Risiko Operasional, Bank telah lainnya. Risiko yang teridentifikasi akan diukur dan
membangun organisasi manajemen Risiko ditindaklanjuti untuk menekan level risiko.
Operasional dengan tugas dan tanggung jawab
yang telah dirumuskan dengan jelas, mulai dari 3. Bank mengembangkan modul-modul yang ada
level Cabang, Regional maupun Kantor Pusat. Di pada sistem aplikasi Operational Risk Management
level Kantor Pusat, Bank telah membentuk Unit System (ORMS) dalam rangka penyempurnaan
Kerja Operational Risk Management yang berada tools yang telah ada. ORMS memiliki tiga modul,
di bawah koordinasi Satuan Kerja Manajemen yakni Risk Control Self Assessment (RCSA), Key
Risiko. Unit Kerja ini memiliki tugas membantu Risk Indicator (KRI) dan Risk Event Database
Direksi dalam mengelola Risiko Operasional, (RED). RCSA digunakan untuk membantu RO
memantau proses pelaksanaan Manajemen Risiko dalam melakukan proses Manajemen Risiko
Operasional secara menyeluruh, memastikan Operasional yang mencakup identifikasi dan
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 245
Page 248
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
pengukuran efektivitas kontrol Risiko Operasional 4. Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR), khususnya
secara mandiri yang bersifat prediktif dan Unit Kerja Operational Risk Management, telah
antisipatif. Selanjutnya, KRI adalah alat bantu menerbitkan ataupun menyusun beberapa
yang memberikan informasi sejak dini mengenai laporan kondisi risiko-risiko yang terkait dengan
gejala maupun risiko yang trennya menunjukkan Bank kepada jajaran Manajemen. Laporan-laporan
peningkatan. Sedangkan RED merupakan tools ini dipublikasikan dalam rangka mendukung
yang berfungsi sebagai database peristiwa risiko kinerja unit terkait melalui penyediaan data yang
yang digunakan untuk data pembelajaran Bank. informatif dan dual-control dalam pengendalian
Pengembangan ini akan dilakukan pada aplikasi risiko, diantaranya :
Operational Risk Web Links (OWL), dimana saat a. Laporan Risk Limit;
ini OWL sudah memiliki modul Operational Risk b. Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
Online Test (OPRIST) untuk menyelenggarakan (KPMM);
tes online kepada pegawai Kantor Cabang, c. Penilaian Tingkat Kesehatan Bank;
Regional dan Kantor Pusat. Tujuannya adalah d. Operational Risk Online Test (OPRIST);
untuk mengukur penguasaan dan pemahaman e. Laporan Profil Risiko Cabang;
terhadap Kebijakan & Prosedur serta Pengetahuan f. Laporan Profil Risiko Regional;
Produk. g. Laporan Risk Control Self Assessment (RCSA);
h. Laporan Operational Risk Governance Meeting
Bank membangun database peristiwa risiko, (ORGM);
termasuk di dalamnya terkandung data kerugian i. Laporan Business Continuity Plan (BCP);
karena Risiko Operasional, melalui modul Risk j. Laporan Hasil Risk Assessment;
Event Database (RED) di dalam aplikasi ORMS. Hal k. Operational Risk Buletin & Risk Campaign;
ini merupakan bagian dari kegiatan Bank dalam l. Laporan Monitoring GL Kerugian Operasional;
mengelola Loss Data yang akan digunakan di dan
dalam perhitungan Modal Risiko Operasional dan m. Perhitungan Aset Tertimbang Menurut
ATMR Risiko Operasional. Peristiwa yang dicatat Risiko Operasional dengan Menggunakan
meliputi Loss Event dan/atau Near Miss Event. Pendekatan Standar sesuai dengan SEOJK No
Kejadiannya dapat berasal dari kegiatan yang 6/SEOJK.03/2022.
bersifat transaksional maupun non transaksional.
Near Miss merupakan peristiwa risiko yang nyaris Dalam Penilaian Tingkat Kesehatan Bank,
menimbulkan kerugian finansial atau yang telah terdapat beberapa jenis risiko, salah satunya
menimbulkan kerugian finansial namun kerugian Risiko Operasional dimana parameter-parameter
tersebut sudah recovered seluruhnya, dengan penilaian pada risiko inheren adalah Karakteristik
catatan pada saat pencatatan pada sistem ORMS- dan Kompleksitas Bisnis, Sumber Daya Manusia,
RED peristiwa risiko sudah terselesaikan baik di Teknologi Informasi dan Infrastruktur Pendukung,
hari yang sama dengan peristiwa ataupun tidak, Fraud dan Kejadian Eksternal. Parameter tersebut
sedangkan Loss Event merupakan peristiwa risiko sesuai dengan Surat Edaran OJK terkait Penilaian
yang berdampak finansial atau hilangnya dana Tingkat Kesehatan Bank.
Bank.
5. Bank senantiasa menyempurnakan implementasi
Peristiwa risiko operasional wajib dianalisis Manajemen Risiko Operasional dengan
kronologi, penyebab, dan dampaknya untuk meningkatkan kesadaran para pegawai terhadap
memperoleh informasi yang lengkap dan utuh. risiko serta menyempurnakan kebijakan dan
Seluruh peristiwa risiko yang memiliki dampak prosedur untuk operasional Bank. Berbagai upaya
finansial aktual wajib dicatat di dalam modul RED ini ditujukan untuk memitigasi risiko inheren
berapapun nilai kerugiannya. Terhadap Peristiwa dan terus meningkatkan sistem pengendalian,
Risiko yang telah dicatat, Unit Kerja memantau khususnya terhadap Risiko Operasional. Bank
kerugian dari Loss Event mengenai update setiap terus-menerus meningkatkan kesadaran risiko
recovery kerugian sampai dengan final serta seluruh pegawainya melalui berbagai media
pembukuan kerugian final dalam buku Bank. termasuk e-campaign, buletin dan sosialisasi
Unit Kerja Operational Risk Management akan secara langsung.
merekonsiliasi Loss yang dicatat pada Catatan
Peristiwa Risiko dengan yang dicatat di GL
Kerugian Bank.
246 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 249
Dalam rangka Penerapan Manajemen Risiko Dalam hal mitigasi risiko yang dilakukan Bank,
dengan memperhitungkan tingkat risiko yang sebagai contoh terdapat adanya uang tunai yang
akan diambil, toleransi risiko, dan strategi Bank diasuransikan oleh Bank. Semua uang tunai dan
secara keseluruhan serta tetap memperhatikan Bank Notes yang dikelola Bank wajib diasuransikan.
kemampuan modal Bank untuk dapat menyerap Uang tunai pada Bank yang diasuransikan adalah
eksposur risiko atau kerugian yang timbul, Cash In Save (uang dalam khazanah utama),
pengalaman kerugian di masa lalu, kemampuan Cash In Counter (uang dalam laci Frontliner dan
sumber daya manusia dan kepatuhan terhadap Box Pejabat Operasional Cabang di area counter
ketentuan internal dan eksternal yang berlaku, Frontliner) dan Cash In Transit (uang dalam
maka Bank perlu menetapkan limit risiko. Dalam perjalanan).
menetapkan Kebijakan Risk Limit, Bank harus
menyesuaikan dengan tingkat risiko yang akan Sebagai bentuk pengawasan aktif Dewan Direksi
diambil (Risk Appetite) dan toleransi risiko (Risk atas implementasi Kualitas Penerapan Manajemen
Tolerance) yang memadai sesuai sasaran strategis Risiko Operasional, Bank telah menyelenggarakan
dan strategi bisnis Bank secara keseluruhan serta Operational Risk Governance Meeting di tingkat
wajib dipatuhi oleh seluruh lini organisasi, oleh Bank yang tujuan utamanya adalah untuk
karenanya maka terbit Kebijakan Risk Limit Bank. mengidentifikasi dan mengelola risiko utama pada
level Bank.
Bank harus menerapkan budaya risiko (Risk
Culture), antara lain secara konsisten menerapkan
proses identifikasi, pengukuran, pemantauan,
pengendalian dan pelaporan atas kemungkinan
terjadinya kerugian yang dapat dialami Bank,
mencegah kejadian risiko (Risk Event) dan
meminimalkan kerugian Bank (Risk Loss).
Pelaksanakan proses identifikasi, pengukuran,
pemantauan, pengendalian dan pelaporan setiap
jenis dan kelompok risiko harus dilakukan secara
berkesinambungan dan terintegrasi.
Budaya Manajemen Risiko diinternalisasikan
pada seluruh level organisasi untuk mendorong
konsistensi dan efektivitas Penerapan Manajemen
Risiko Bank dan merupakan tanggung jawab
bersama seluruh pegawai di setiap lini organisasi.
Bank memperkuat pengendalian internal melalui
forum pengendalian internal dengan melakukan
rapat secara berkala untuk membahas isu-isu
Risiko Operasional yang material agar risiko-risiko
tersebut dapat dikendalikan sejak dini.
Terdapat Komite Produk yang dibentuk telah
dioptimalkan fungsinya, yakni mengidentifikasi
dan memitigasi risiko melekat (inheren) pada
produk dan aktivitas baru serta evaluasi terhadap
kinerja produk-produk yang telah diluncurkan.
Guna memudahkan langkah-langkah mitigasi
risiko produk oleh unit-unit kerja yang terkait,
Bank telah menyusun pedoman assessment risiko
untuk produk-produk tertentu.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 247
Page 250
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
I. PENGUNGKAPAN MANAJEMEN terdapat Komite Eksekutif yang terdiri dari:
RISIKO BANK SECARA UMUM Komite Manajemen Risiko (KMR), Komite
Kebijakan Perkreditan, Komite Produk, Komite
A. Organisasi Teknologi Informasi, Komite Sumber Daya
Pelaksanaan Manajemen Risiko diatur dalam Manusia, Komite Aset & Kewajiban (ALCO),
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) serta Komite Manajemen Krisis (KMK).
No.18/POJK.03/2016 tentang Penerapan
Manajemen Risiko bagi Bank Umum. Dalam ruang lingkup group-wide, PT Bank
Mega, Tbk merupakan Entitas Utama dalam
Pengelolaan risiko di PT Bank Mega, Tbk berada Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi di
di bawah koordinasi direktorat Wakil Direktur Konglomerasi Keuangan Mega Corpora dan
Utama, dimana direktorat ini membawahi 12 unit kerja Market, Liquidity & Integrated Risk
Unit Kerja, yaitu Operational Risk Management, Management sebagai Satuan Kerja Manajemen
Credit Risk Management, Market, Liquidity Risiko Terintegrasi (SKMRT). Selain itu juga
& Integrated Risk Management, IT & Cyber terdapat Komite Manajemen Risiko Terintegrasi
Risk Management, National Credit Review & (KMRT).
Restructure, National Credit Appraisal, Special
Asset Management, Collection Strategy & B. Indikator Risiko
Support, Jakarta Credit Card & Unsecured Dalam implementasinya, Bank telah membagi
Loan (CCUL) Collection & Remedial, Out risiko yang melekat pada aktivitas Bank
Region CCUL Collection & Remedial, CCUL menjadi 9 (sembilan) jenis risiko sesuai
Recovery, dan Corporate Legal. dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
(OJK), yaitu 8 (delapan) risiko utama Bank
Unit kerja Credit Risk Management, Operational berdasarkan Surat Edaran OJK (SEOJK) No.34/
Risk Management, Market, Liquidity & SEOJK.03/2016 tanggal 1 September 2016 dan
Integrated Risk Management, IT & Cyber 1 (satu) risiko tambahan di luar 8 (delapan)
Risk Management, National Credit Appraisal, risiko utama Bank terkait dengan Penerapan
National Credit Review & Restructure, bersama Manajemen Risiko Terintegrasi sesuai SEOJK
dengan unit kerja Compliance & Good Corporate No.14/SEOJK.03/2015. Masing-masing risiko
Governance, Crime & Fraud Investigation, Anti dinilai dari 2 (dua) aspek yakni Risiko Inheren
Money Laundering, Corporate Legal, Customer dan Kualitas Penerapan Manajemen Risiko.
Experience & Customer Care, Process
Management & Internal Control, dan unit kerja Parameter-parameter penilaian pada
terkait lainnya bertugas untuk melakukan Risiko Inheren sesuai dengan SEOJK No.14/
identifikasi, mengkaji dan mengawasi semua SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret 2017 tentang
risiko utama Bank sesuai dengan kebijakan Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum
dan prosedur manajemen risiko yang telah adalah sebagai berikut:
ditetapkan. Fungsi pengendalian risiko terletak
pada unit kerja Internal Audit (IADT) dan unit
kerja Process Management & Internal Control
(PMIC).
Dalam ruang lingkup Bank-wide, PT Bank
Mega, Tbk memiliki Komite Manajemen Risiko
(KMR) yang membantu Dewan Komisaris
dan Direksi dalam melakukan pengawasan
aktif terkait pengelolaan risiko. Pada struktur
Dewan Komisaris terdapat Komite Pemantau
Risiko, Komite Remunerasi dan Nominasi, serta
Komite Audit, sementara di bawah Direksi
248 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 251
Jenis Risiko Indikator Risiko
Kredit 1. Komposisi Portofolio Aset dan Tingkat Konsentrasi
2. Kualitas Penyediaan Dana dan Kecukupan Pencadangan
3. Strategi Penyediaan Dana dan Sumber Timbulnya Penyediaan Dana
4. Faktor Eksternal
Pasar 1. Volume dan Komposisi Portofolio
2. Kerugian Potensial (Potential Loss) Risiko Suku Bunga dalam Banking Book
3. Strategi Bisnis dan Kebijakan
Likuiditas 1. Komposisi dari Aset, Kewajiban, dan Transaksi Rekening Administratif (TRA)
2. Konsentrasi dari Aset dan Kewajiban
3. Kerentanan pada Kebutuhan Pendanaan
4. Akses pada Sumber-Sumber Pendanaan
Operasional 1. Karakteristik dan Kompleksitas Bisnis
2. Sumber Daya Manusia
3. Teknologi Informasi dan Infrastruktur Pendukung
4. Fraud
5. Kejadian Eksternal
Kepatuhan 1. Jenis dan Signifikansi Pelanggaran yang Dilakukan
2. Frekuensi Pelanggaran yang Dilakukan atau Track Record Ketidakpatuhan Bank
3. Pelanggaran terhadap Ketentuan atau Standar Bisnis yang berlaku umum untuk Transaksi
Keuangan Tertentu
Stratejik 1. Kesesuaian Strategi dengan Kondisi Lingkungan Bisnis
2. Strategi Berisiko Tinggi dan Strategi Berisiko Rendah
3. Posisi Bisnis
4. Pencapaian Rencana Bisnis Bank (RBB)
Hukum 1. Faktor Litigasi
2. Faktor Kelemahan Perikatan
3. Faktor Ketiadaan/Perubahan Peraturan Perundang-undangan
Reputasi 1. Pengaruh Reputasi Pemilik Bank dan Perusahaan Terkait
2. Pelanggaran Etika Bisnis
3. Kompleksitas Produk dan Kerja Sama Bisnis Bank
4. Frekuensi, Materialitas, dan Eksposur Pemberitaan Negatif Bank
5. Frekuensi dan Materialitas Keluhan Nasabah
Transaksi Intra-Grup* 1. Komposisi Transaksi Intra-Grup dalam Konglomerasi Keuangan (KK)
2. Dokumentasi dan Kewajaran Transaksi
3. Informasi Lainnya
* Parameter-parameter penilaian pada Risiko Inheren Transaksi Intra-Grup sesuai dengan SEOJK No.14/SEOJK.03/2015 tentang Penerapan
Manajemen Risiko Terintegrasi
C. Profil Risiko
Berdasarkan hasil penilaian sendiri (self-assessment) Bank, dengan mempertimbangkan kondisi serta
langkah-langkah pengelolaan risiko yang telah diterapkan sepanjang tahun 2025, penilaian Profil Risiko
PT Bank Mega, Tbk pada posisi Juni 2025 dan Desember 2025 adalah sebagai berikut:
Periode Juni 2025* Periode Desember 2025
Peringkat Peringkat
Profil Risiko Peringkat Peringkat
Peringkat Risiko Kualitas Peringkat Risiko Kualitas
Tingkat Tingkat
Inheren Manajemen Inheren Manajemen
Risiko Risiko
Risiko Risiko
Risiko Kredit Low to Moderate Satisfactory 2 Low to Moderate Satisfactory 2
Risiko Pasar Low to Moderate Satisfactory 2 Low to Moderate Satisfactory 2
Risiko Likuiditas Low to Moderate Satisfactory 2 Low to Moderate Satisfactory 2
Risiko Operasional Low Satisfactory 2 Low Satisfactory 2
Risiko Stratejik Low to Moderate Satisfactory 2 Low to Moderate Satisfactory 2
Risiko Hukum Low Satisfactory 2 Low to Moderate Satisfactory 2
Risiko Kepatuhan Low Satisfactory 2 Low to Moderate Satisfactory 2
Risiko Reputasi Low Satisfactory 2 Low Satisfactory 2
Peringkat Komposit 2 2
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 249
Page 252
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
D. Proses Penerapan Manajemen Risiko menyusun dan menetapkan mekanisme
Penerapan Manajemen Risiko merupakan persetujuan atas transaksi yang melampaui
kewajiban bagi setiap Bank seperti yang diatur limit/kewenangan serta penyimpangan,
dalam POJK No.18/POJK.03/2016 tanggal 16 dan menyetujui transaksi yang melampaui
Maret 2016 tentang Penerapan Manajemen limit/kewenangan atau penyimpangan
Risiko bagi Bank Umum dan SEOJK No.34/ tersebut.
SEOJK.03/2016 tanggal 1 September 2016
tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi b. Kecukupan Kebijakan dan Penetapan Limit
Bank Umum. Bertolak dari ketentuan tersebut Dalam rangka menunjang penerapan
serta kebutuhan internal Bank, maka PT Bank manajemen risiko, Bank Mega menetapkan
Mega, Tbk telah melaksanakan Manajemen beberapa Kebijakan terkait Manajemen
Risiko sesuai dengan cakupan aktivitasnya. Risiko dan Penetapan Limit Risiko. Dalam
implementasinya Kebijakan-kebijakan ini
Pencapaian sasaran strategis dan sasaran telah didokumentasikan secara tertulis
bisnis Bank Mega harus diimbangi dengan dalam bentuk Surat Keputusan (SK)
penerapan manajemen risiko sesuai best maupun Surat Edaran (SE) dan di-review
practice di perbankan nasional (risk-return secara berkala dengan persetujuan sampai
management). Untuk itu Bank menetapkan dengan tingkat Direksi melalui rapat komite
parameter-parameter Risk Appetite dan ataupun melalui sirkulasi kepada Direksi
Risk Tolerance yang ditinjau secara periodik. sesuai dengan tingkat kewenangan.
Pengertian Tingkat Risiko serta pengukurannya
berdasarkan kombinasi aspek Risiko Inheren c. Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,
dan Kualitas Penerapan Manajemen Risiko Pemantauan, dan Pengendalian Risiko serta
(KPMR) mengacu kepada SEOJK No.14/ Sistem Informasi Manajemen Risiko
SEOJK.03/2017.
Proses Manajemen Risiko di PT Bank Mega,
Empat pilar penerapan manajemen risiko telah Tbk yang meliputi identifikasi, pengukuran,
menjadi acuan dalam implementasi manajemen pemantauan dan pengendalian risiko
risiko di seluruh unit kerja Bank. Implementasi terhadap 8 (delapan) jenis risiko dengan
empat pilar penerapan manajemen risiko di PT didukung oleh Sistem Informasi Manajemen
Bank Mega, Tbk adalah sebagai berikut: Risiko, sebagai berikut:
i. Tata Kelola & Kebijakan
a. Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Menetapkan governance kebijakan
Direksi manajemen risiko, yang mencakup
Pengawasan aktif Dewan Komisaris penetapan risk appetite dan risk
dilakukan melalui persetujuan dan evaluasi tolerance
atas kebijakan manajemen risiko yang ii. Identifikasi & Pengukuran Risiko
disusun oleh Direksi. Secara berkala Dewan Mencegah Bank dari kerugian yang
Komisaris melakukan evaluasi pelaksanaan tidak terduga melalui pengukuran risiko
kebijakan manajemen risiko baik melalui yang mencakup:
forum Rapat Direksi dan Komisaris maupun • Mengindentifikasi risiko pada proses
dalam rapat Komite Pemantau Risiko dan aktivitas perbankan yang ada
(KPR). Selain itu, Dewan Komisaris juga dan proses akivitas perbankan baru
mengevaluasi permohonan Direksi yang • Mengukur potensi risiko
terkait dengan transaksi/kebijakan dan • Mengukur kerugian aktual
memberikan persetujuan atas permohonan iii. Pemantauan Risiko
tersebut. Memantau kejadian risiko untuk
mendeteksi dan mencegah kerugian
Pengawasan aktif Direksi dilaksanakan iv. Pengendalian Risiko
antara lain dengan penyusunan, Menerapkan pengendalian risiko secara
persetujuan, dan implementasi serta efektif
evaluasi atas kebijakan dan prosedur v. Pengungkapan Risiko
manajemen risiko serta risk limit, baik yang Menyampaikan laporan risiko yang
dilakukan melalui Rapat Komite Manajemen mencakup Laporan Manajemen Risiko
Risiko (KMR), Rapat Komite Assets & kepada Direksi dan Laporan Informasi
Liabilities (ALCO), dan Rapat Komite Manajemen Risiko kepada publik
Kebijakan Perkreditan. Dewan Direksi juga
250 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 253
d. Sistem Pengendalian Intern
Sistem pengendalian intern di PT Bank Mega, Tbk dikembangkan dan diimplementasikan dengan
menggunakan model Three Lines of Defense yang terdiri atas:
Risk Taking Unit Risk Control Unit Risk Assurance Unit
1st Line of Defense 2nd Line of Defense 3rd Line of Defense
Risk Owner, bertanggung jawab Risk Control, bertanggung jawab Risk Assurance, bertanggung jawab
terhadap risiko yang diambil, dalam penyusunan framework, dalam menilai secara independen
eksekusi dan hasilnya (day-to-day kebijakan, prinsip, dan metodologi efektifitas implementasi manajemen
risk management & control) pengembangan risiko Bank risiko dan pengendalian intern
• Bertanggungjawab terhadap • Menyiapkan usulan strategi dan • Melakukan audit intern secara
pengelolaan dan pengendalian kebijakan manajemen risiko, independen dan periodik terhadap
risiko yang melekat pada aktivitas termasuk risk appetite & risk limit. implementasi manajemen risiko
keseharian (day-to-day) bisnis • Menyusun kerangka, kebijakan, dan pengendalian intern.
atau fungsinya. prinsip, perangkat, metodologi • Menyusun rekomendasi /
• Mengidentifikasi, mengukur, dan standar pengelolaan risiko. corrective action dan memonitor
mitigasi, memantau dan • Merekomendasi kepada pelaksanaannya
melaporkan risiko yang 1st line of defense dalam
melekat pada aktivitas bisnis/ mengimplementasikan kebijakan
fungsi sesuai dengan strategi/ risiko sesuai kewenangan.
kebijakan/parameter risiko yang • Mengeskalasi permasalahan
telah ditetapkan oleh 2nd line of penting ke Senior Management
defense. / Direksi / Komite Manajemen
Risiko.
Dalam rangka penyempurnaan pelaksanaan • Melakukan koordinasi dengan Tim
Manajemen Risiko, PT Bank Mega, Tbk selalu Pengendali Internal, Process Owner dan
mengembangkan tools yang digunakan, Product Owner serta tim IT (Transformasi)
mengevaluasi, dan memperbaiki setiap untuk memperbaiki kelemahan atas isu-isu
kelemahan pada proses maupun terhadap yang terjadi
pengembangan sumber daya manusia sebagai • Melakukan pengkajian terhadap Kebijakan
kunci implementasi tersebut. Hal ini penting Aktiva Tetap dan Inventaris (ATI) untuk
dilakukan mengingat faktor risiko yang memiliki memperbaiki kontrol pada kebijakan yang
sifat dinamis mengikuti perkembangan praktek ada
bisnis perbankan itu sendiri. • Penyempurnaan kontrol pada kebijakan
dan melakukan pengkajian secara berkala
Fungsi Risk Assurance dijalankan selain oleh • Pemberian Sanksi
Satuan Kerja Audit Internal (IADT) yang
melakukan pengawasan/pemeriksaan (audit) Perbaikan Proses Manajemen Risiko
secara regular, pengawasan yang bersifat ex- Upaya perbaikan manajemen risiko difokuskan pada 5
post melalui pemeriksaan onsite dan offsite juga (lima) hal utama yaitu sebagai berikut:
dilakukan oleh unit kerja Process Management
& Internal Control (sub unit Branch Operations I. Identifikasi
Control, Head Office & Operation Control, 1. Risk awareness sebagai kunci utama dalam
dan Credit Control). Review dan pemantauan mengelola risiko selalu ditingkatkan baik di
pemberian kredit dilakukan oleh Unit Kerja tingkat pelaksana maupun di level pimpinan.
National Credit Review & Restructure (NCRR). Salah satu metode yang digunakan adalah
menambahkan materi Risk Management di
Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut program pendidikan pegawai. Risk awareness
dapat disimpulkan bahwa masih diperlukan juga dilakukan melalui media-media internal
perbaikan dalam aktivitas operasional. Action seperti ‘Crediblast’ yang pada tahun 2025
plan perbaikan adalah : membahas kondisi portofolio Bank Mega
• Monitoring terhadap Dokumen Presigned beserta kondisi ekonomi dan pasar, membedah
dan penerapan Program APU-PPT pada POJK Nomor 19 Tahun 2025 tentang
Kantor Cabang (Potensi Temuan OJK) Kemudahan Akses Pembiayaan kepada UMKM
• Sharing Knowledge Profil Risk Event Data beserta respon Bank Mega terhadap kebijakan
Base berdasarkan 4 (empat) Penyebab tersebut, dan menginformasikan kebijakan
Risiko Operasional dan melakukan internal terbaru terkait perkreditan.
monitoring dari rekening dorman
• Sharing Knowledge mengenai Business
Continuity Plan (BCP)
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 251
Page 254
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Selain itu dilakukan sosialisasi khususnya isu Salah satu langkah lain dalam meningkatkan
Risiko Operasional kepada seluruh karyawan Risk Awareness, dilakukan pembuatan materi
melalui penerbitan buletin dengan judul e-learning terkait dengan proses Credit Cycle
“Pengelolaan Risiko terkait Pelindungan Data pada kartu kredit dan unsecured loan. Materi
Pribadi Volume XVII” dan risk campaign yang e-learning ini bertujuan untuk mengidentifikasi
memuat peristiwa Risiko Operasional, adapun dan meningkatkan pemahaman dari para
operational risk campaign yang telah dilakukan stakeholder tentang Credit Cycle dan risiko
pada tahun 2025 adalah: pada masing-masing proses tersebut, dimulai
• Risk Campaign Bulan Februari 2025 dari product planning, credit initiation, account
tentang “Risk Event Database (RED)” maintenance, dan collection & write-off.
• Risk Campaign Bulan Maret 2025 tentang
“Waspada Banjir” 2. Bank juga melakukan analisis tematik dalam
• Risk Campaign Bulan Juli 2025 tentang “5 melakukan identifikasi risiko operasional yaitu:
Aktivitas Kontrol” Sepanjang tahun 2025, Bank telah melakukan
• Risk Campaign Bulan Desember 2025 analisis tematik mengenai Profil Risk Event
tentang “Waspada Banjir” Database berdasarkan 4 (empat) penyebab
• Risk Campaign Bulan Desember 2025 risiko operasional, dan melakukan monitoring
tentang “Kenali dan Pahami Bahaya dari rekening dormant. Bank juga melakukan
Kebakaran” monitoring terkait Tata Kelola Ketentuan
Internal untuk memastikan kebijakan dan
Beberapa pelatihan yang telah dilakukan prosedur yang dimiliki masih akurat dan
kepada pegawai dengan narasumber baik yang terkini, lalu Bank juga melakukan monitoring
berasal dari pihak internal maupun eksternal, analisis tematik yakni analsis surat kuasa,
antara lain: analsis dokumen presign dan analisis Letter
• Sosialisasi & Operations Forum of Indemnity (LOI) dan Bank juga melakukan
• Sosialisasi Pengelolaan Informasi Rekam monitoring terhadap pertumbuhan rekening
Jejak Pelaku melalui Sistem Informasi Pelaku dorman yang memiliki potensi risiko dan bisnis.
di Sektor Jasa Keuangan (SIPELAKU) dan
Mekanisme Penggunaan SIPELAKU. 3. Pemahaman mengenai kebijakan, produk-
• Sosialisasi Penanganan Transaksi Transfer produk yang ada serta kewenangan yang
Dana Antar Penyelenggara Sistem dimiliki akan menjadi prioritas yang akan
Pembayaran Terhadap Rekening. dilakukan oleh unit kerja terkait kepada pegawai
• Sosialisasi Pengembangan dan Penguatan pelaksana di lapangan. Untuk mengidentifikasi
Emiten dan Perusahaan Publik. risiko-risiko yang melekat pada pengembangan
• Sosialisasi Devisa Hasil Ekspor atas produk dan aktivitas baru, Bank menerapkan
Pengusahaan, Pengelolaan, dan/atau mekanisme persetujuan melalui Komite
Pengolahan Sumber Daya Alam. Produk. Selain menganalisa risiko atas produk
• Sosialisasi Kebijakan PPATK terkait dan aktivitas yang sedang dikembangkan,
Rekening Dormant. juga dilakukan review terhadap eksisting
• Sosialisasi Implementasi Aplikasi SIPESAT produk yang dimaksudkan untuk memperbaiki
versi 3.0. kelemahan-kelemahan produk tersebut.
• Sosialisasi Ketentuan Deposito Special Selain itu, untuk meningkatkan efisiensi dan
Rate. efektivitas pengelolaan risiko di area ini, Bank
• Sosialisasi Pengenalan Ciri-Ciri Keaslian telah memiliki product assesment untuk setiap
Uang Rupiah. produk yang akan diterbitkan, baik produk yang
• Sosialisasi Undang-Undang Pelindungan belum pernah diselenggarakan sebelumnya
Data Pribadi. maupun pengembangan dari produk yang
• Sosialisasi Panduan Tata Kelola Kecerdasan sudah ada. Terkait risiko produk, Bank telah
Artifisial (AI) Perbankan Indonesia dan mengeluarkan ketentuan pengukuran Risiko
Peraturan OJK No.11/POJK.03/2022 Produk Bank yang ditetapkan pada SE No.
tentang Penyelenggaraan Teknologi 032/DIRBM-PMIC/25 tentang Ketentuan
Informasi (POJK PTI). Penyelenggaraan Produk PT Bank Mega, Tbk
• Sosialisasi Kode Etik Penagihan Team dan SE No.033/DIRBM-PMIC/25 tentang
Recovery. Pengukuran Risiko Produk Bank, yang
mengacu kepada POJK No.13/POJK.03/2021
tentang Penyelenggaraan Produk Bank Umum.
252 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 255
Seiring dengan adanya perubahan dalam 6. Proses identifikasi pada Risiko Likuiditas
portofolio kredit Bank, maka proses identifikasi dilakukan terhadap produk dan aktivitas
risiko sangat penting mengingat besarnya Bank yang mempengaruhi penghimpunan
potensi risiko, baik dari sisi potensi penurunan dan penyaluran dana yang berada pada aset,
kualitas kredit maupun konsentrasi kredit kewajiban, dan rekening administratif serta
berdasarkan limit pembiayaan per sektor risiko lainnya yang berpotensi meningkatkan
ekonomi. Bank telah dan terus akan melakukan Risiko Likuiditas, antara lain potensi dana
program pelatihan dan pembekalan bagi keluar dari setiap produk baik dalam kondisi
seluruh pejabat dan petugas yang terkait pasar normal maupun pasar ketat.
dengan aktivitas kredit. Salah satu bentuk
pengawasan pada portofolio kredit dilakukan Selain itu, Bank juga memiliki suatu tools untuk
oleh unit kerja Process Management & Internal melakukan pemantauan Sistem Peringatan Dini
Control melalui tim kerja Credit Control, mulai (Early Warning System) Indikator Eksternal
kredit dicairkan untuk mengetahui apakah terkait pasar/eksternal untuk risiko pasar dan
kredit yang dicairkan tersebut sudah sesuai risiko likuiditas, tools ini mengidentifikasi
dengan prosedur dan kebijakan Bank. kondisi indikator pasar dan likuiditas di luar
Bank (eksternal) dalam kondisi normal atau
4. Proses Identifikasi Risiko Kredit dilakukan tight yang diperkirakan dapat mempengaruhi
dengan cara melihat portofolio kredit secara kondisi bisnis Bank. Hal ini dapat membantu
keseluruhan, baik berdasarkan segmentasi, Unit Bisnis Bank dalam mengambil keputusan
kualitas kredit, sektor ekonomi, konsentrasi bisnis dengan lebih mengedepankan tingkat
kredit terhadap debitur perseorangan dan kehati-hatian serta kewaspadaan.
grup usaha, serta kecukupan pencadangan
kredit oleh unit kerja Credit Risk Management. 7. Sepanjang tahun 2025, strategi identifikasi
Selain pemantauan secara portfolio kredit, Risiko Operasional difokuskan pada identifikasi
pemantauan juga dilakukan secara individu melalui data. Beberapa tools yang menghasilkan
dalam bentuk watchlist sebagai bentuk data yang dibutuhkan adalah Risk Event
early warning system dalam pencegahan Database (RED), Key Risk Indicator (KRI) yang
pemburukan kualitas kredit. terdapat pada penyusunan Profil Risiko pada
Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu dan
Untuk identifikasi risiko kredit Bank terhadap Kantor Regional, Risk Control Self-Assessment
sektor-sektor ekonomi, dilakukan analisa (RCSA), Operational Risk Online Test
industri terhadap industri Kredit Pemilikan (OPRIST) dan E-Learning. Sepanjang 2025
Rumah (KPR). Analisis ini membantu Bank Bank melaksanakan RCSA dan RED dengan
dalam mengidentifikasi prospek dan tantangan intensif dan optimal menggunakan aplikasi
bisnisnya. Operational Risk Management System (ORMS)
serta melaksanakan Operational Risk Online
Bank juga mulai melakukan identifikasi terkait Test (OPRIST), yaitu tes yang dilakukan secara
dengan risiko iklim yang dapat berpengaruh online kepada pegawai Bank Mega untuk
terhadap portofolio kredit Bank, dimana mengukur pemahaman terhadap kebijakan
kemunculan risiko iklim seperti risiko akibat dan prosedur, produk dan ketentuan lainnya
bencana alam dan risiko akibat transisi menuju yang terkait bidang kerjanya serta untuk
ekonomi rendah karbon dapat mempengaruhi meningkatkan risk awareness pegawai dengan
kinerja keuangan debitur. menggunakan aplikasi sistem Operational Risk
Web Links (OWL) dan Mega Employee Mobile
5. Untuk Risiko Pasar, proses identifikasi dilakukan (MEMo).
terhadap perubahan kondisi pasar (volatilitas
nilai tukar dan harga bond), makro ekonomi 8. Pada tahun 2025 Bank mengoptimalisasi
(IHSG, CDS 5 years, Kepemilikan Asing pada peran Forum Pengendalian Internal (Internal
Surat Berharga Pemerintah, dll), dan portofolio Audit, Unit Pemeriksa, Manajemen Risiko,
Bank berdasarkan kategori portofolio, rincian Unit Bisnis, Fraud Investigator serta unit
produk dan jenis transaksi seperti transaksi support lainnya) untuk berkolaborsi dalam
yang terkait dengan nilai tukar, suku bunga, dan mengendalikan Risiko Operasional. Adapun
berbagai derivatifnya. Untuk mempermudah Forum Pengendalian Internal yang telah
proses identifikasi, sistem yang digunakan dilakukan sepanjang tahun 2025 adalah:
adalah Spectrum dan Bloomberg.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 253
Page 256
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
• Forum Pengendalian Internal (Koordinasi POSG, ACSS, CECC, CGCG, NTOP dan
Operations - Bisnis) tanggal 02 Juli 2025, ORMG dengan topik Lanjutan Changehold/
satuan kerja DGBK, RPMG, ACSS, NTOP, Unhold Mega First.
CGCG, ITCR dan ORMG dengan topik • Forum Pengendalian Internal (Koordinasi
Pembukaan Mega Zaver di M-Smile. Operations - Bisnis) tanggal 05 November
• Forum Pengendalian Internal (Koordinasi 2025, satuan kerja ACSS, RFTB, DGBK,
Operations - Bisnis) tanggal 08 Juli 2025, NTOP dan ORMG dengan topik Case
satuan kerja RPMG, PMIC, NTOP, CGCG dan Onboarding Funding dan Kartu Kredit.
ORMG dengan topik Transformasi (Aktivasi • Forum Pengendalian Internal (Koordinasi
Rekening Dormant). Operations - Bisnis) tanggal 12 November
• Forum Pengendalian Internal (Koordinasi 2025, satuan kerja FICO, IADT, RFTB, PMIC,
Operations - Bisnis) tanggal 11 Juli 2025, NTOP dan ORMG dengan topik Lanjutan
satuan kerja RPMG, DGBK, PMIC, AMLA, Penyelesaian Voucher SV1.
NTOP, CGCG, CFIN dan ORMG dengan topik • Forum Pengendalian Internal (Koordinasi
Kriteria dan Aktivasi Rekening Dormant. Operations - Bisnis) tanggal 01 Desember
• Forum Pengendalian Internal (Koordinasi 2025, satuan kerja AMLA, ITEC, COBS,
Operations - Bisnis) tanggal 17 Juli 2025, NTOP dan ORMG dengan topik Lanjutan
satuan kerja DGBK, PSSD, ACSS, CCUL BO dan UBO pada aplikasi BDS CS.
Product & Portfolio, CGCG, CRMG dan • Forum Pengendalian Internal (Koordinasi
ORMG dengan topik Kerjasama QRIS Operations - Bisnis) tanggal 05 Desember
Blicicil Mega Finance - Bank Mega. 2025, satuan kerja AMLA, ITEC, COBS,
• Forum Pengendalian Internal (Koordinasi NTOP dan ORMG dengan topik Lanjutan
Operations - Bisnis) tanggal 01 Agustus Implementasi BO dan UBO dan validasi
2025, satuan kerja DGBK, RFTB, ITPM, Dukcapil terhadap pengisian data BO/UBO.
PSSD, ITEC, CGCG dan ORMG dengan topik • Forum Pengendalian Internal (Koordinasi
Analisa Fitur Credit Score pada Financial Operations - Bisnis) tanggal 05 Desember
Dashboard M-Smile. 2025, satuan kerja Vice President Director,
• Forum Pengendalian Internal (Koordinasi Operations & Information Technology
Operations - Bisnis) tanggal 06 Agustus Director, Compliance & Human Capital
2025, satuan kerja COLG, TRSA, TIBS, Director, PEDP, CGCG, ITEC, ITSO, PSSD,
CTOP, PMIC, CGCG dan ORMG dengan DGBK, ITPM, HCAP, ITCR, ORMG dan IADT
topik Pengarsipan Dokumen Dan Instruksi dengan topik Keamanan Informasi dan
Tanda-Tangan Nasabah Untuk Transaksi Siber Bank Mega.
Treasury. • Forum Pengendalian Internal (Koordinasi
• Forum Pengendalian Internal (Koordinasi Operations - Bisnis) tanggal 08 Desember
Operations - Bisnis) tanggal 08 Agustus 2025, satuan kerja RFTB, DGBK, COFN,
2025, satuan kerja DGBK, RFTB, ACSS, POSG, PSSD, SBDV, COBS, ITEC, PMIC,
CECC, PSSD, NTOP, CFIN, COLG, ITCR dan AMLA, CGCG, NTOP, dan ORMG dengan
ORMG dengan topik Lanjutan Pembukaan topik Pembahasan dan Tindak Lanjut POJK
Rekening di M-Smile - Status Post No Debit. Nomor 24 Tahun 2025.
• Forum Pengendalian Internal (Koordinasi
Operations - Bisnis) tanggal 27 Agustus 9. Mulai tahun 2020, Bank telah melakukan
2025, satuan kerja COAF, RFTB, DGBK, pengukuran Risiko Operasional di cabang
COLG, CECC, CFIN, NTOP, ITCR dan ORMG melalui penilaian Profil Risiko Operasional
dengan topik Tanggapan Rekening di Bank Cabang yang diterbitkan setiap triwulan serta
Mega. penerbitan Informasi Grafis (Resume) Profil
• Forum Pengendalian Internal (Koordinasi Risiko Operasional Cabang yang diterbitkan
Operations - Bisnis) tanggal 15 Oktober setiap bulan. Selain itu, mulai tahun 2024,
2025, satuan kerja ACSS, POSG, NTOP, Bank juga telah melakukan pengukuran Profil
PMIC, CGCG dan ORMG dengan topik Risiko Operasional di Kantor Regional melalui
Penarikan Charges Kartu Kredit Infinite penilaian Profil Risiko Operasional Kantor
pada Proses Unhold. Regional yang diterbitkan setiap triwulan serta
• Forum Pengendalian Internal (Koordinasi penerbitan Informasi Grafis (Resume) Profil
Operations - Bisnis) tanggal 27 Oktober Risiko Operasional Regional yang diterbitkan
2025, satuan kerja PSSD, CTOP, ITEC, setiap bulan.
254 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 257
10. Melakukan pengkinian Dokumen Rencana menghadapi ancaman serangan siber dan
Aksi Pemulihan (Recovery Plan) secara mengukur tingkat risiko karyawan terhadap
berkala serta melakukan pengujian (stress serangan email phishing. Simulasi ini diadakan
test) Opsi Pemulihan pada Dokumen Rencana secara reguler dan dilaporkan hasilnya ke
Aksi Pemulihan (Recovery Plan) sebagai regulator (OJK). Selain itu, Bank juga telah
implementasi dari POJK Nomor 5 Tahun melakukan thematic review terhadap user
2024 Penetapan Status Pengawasan dan access pada sistem core banking dan uji kontrol
Penanganan Permasalahan Bank Umum. filter keamanan pada file aplikasi transaksional
(contoh: apk MSmile, dst.).
11. Bank juga membangun kesadaran sehubungan
Manajemen Risiko Teknologi Informasi dan 15. Sebagai upaya Bank di dalam mengelola
Siber bagi seluruh karyawan yang mencakup, risiko keamanan dan informasi serta privasi
Risiko Teknologi dan Keamanan Informasi data secara tepat dan efektif, Bank telah
termasuk Risiko Siber melalui berbagai menerapkan dan mendapatkan dua sertifikasi
media komunikasi, antara lain: E-Learning standar internasional, yaitu ISO 27001:2013
Security Awareness, Email Blast Cyber Risk tentang Sistem Manajemen Keamanan
Awareness, wallpaper PC/laptop, bulletin Informasi (SMKI) dan ISO 27701:2019 tentang
Informasi Teknologi Risk dan Ketahanan Siber Sistem Manajemen Privasi Informasi. Dalam
(INTERAKSI), pelatihan online terkait ISO ISO 27001, Bank dipersyaratkan untuk selalu
27001, dan Webinar Sosialisasi Clear Desk membangun, menerapkan, memelihara serta
& Clear Screen (CDCS) dari kantor pusat, terus meningkatkan sistem manajemen
cabang dan regional. Buletin INTERAKSI telah keamanan informasi sesuai cakupannya.
diterbitkan pada tahun 2025 dengan judul Sedangkan ISO 27701 merupakan ekstensi dari
“Megaverse: Bank Mega in 2025, Do We Still ISO 27001 yang bertujuan untuk membantu
Need Banks?” dan “Transformasi Teknologi Bank dalam mengelola data pribadi dan juga
dalam Industri Perbankan” dimana telah memastikan bahwa Bank patuh terhadap
disebarkan ke seluruh karyawan Bank. regulasi perlindungan data.
12. Bank telah melakukan pengkajian risiko dan II. Pengukuran
memastikan kontrol yang efektif dalam sistem 1. Pengukuran risiko dilakukan oleh Satuan Kerja
pengendalian internal yang memadai untuk Manajemen Risiko (SKMR) melalui penilaian
meminimalisir risiko inheren dan residual Profil Risiko Bank setiap triwulanan dan
serta dampaknya dalam pengelolaan dan Penilaian Tingkat Kesehatan Bank (PTKB)
penggunaan Layanan Teknologi Informasi. setiap semester. Dalam lingkup Konglomerasi
Keuangan Mega Corpora, PT Bank Mega,
13. Bank juga telah melakukan pengujian keamanan Tbk ditunjuk sebagai Entitas Utama yang
siber berdasarkan analisis kerentanan untuk berkewajiban menyampaikan laporan Profil
melihat titik lemah dari sistem Bank, yaitu Risiko Terintegrasi dan laporan Kewajiban
dengan pelaksanaan vulnerability assessment Penyediaan Modal Minimum (KPMM)
yang dilanjutkan dengan penetration testing. Terintegrasi setiap semester.
14. Bank juga melakukan pengujian keamanan 2. Terkait dengan ketentuan KPMM, Bank telah
siber berdasarkan skenario untuk memvalidasi menerapkan pendekatan standar Basel III
proses penanggulangan dari potensi ancaman reform untuk pengukuran Risiko Pasar dan
serangan siber dan pemulihan terhadap adanya Risiko Kredit.
potensi insiden siber, yaitu dengan melakukan
Table-Top Exercise untuk menilai kesiapan 3. Dalam melakukan pengukuran Risiko Kredit,
Bank dalam merespon insiden siber dan Social Bank menggunakan metode standar sesuai
Engineering Exercise yang berupa simulasi SEOJK No.24/SEOJK.03/2021 tentang
Email phishing dengan metode spear-phishing Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko
dengan target karyawan menurut jenjang (ATMR) untuk Risiko Kredit Menggunakan
maupun jenis risiko yang melekat pada unit Pendekatan Standar Bagi Bank Umum. Bank
kerja secara spesifik berdasarkan fungsi dan juga sudah memiliki alat ukur stress test untuk
tugasnya untuk meningkatkan kewaspadaan, kredit. Bank juga akan terus mengembangkan
ketahanan dan kesiapan karyawan dalam dan mengimplementasikan rating dan
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 255
Page 258
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
scoring untuk segmen kredit Korporasi, 7. Dengan diterbitkannya SEOJK No.23/
Komersial, Indirect Channel Executing, dan SEOJK.03/2022 tentang Perhitungan Aset
pemberian fasilitas interBank. Bank juga terus Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko
menyempurnakan scoring untuk segmen Pasar Bagi Bank Umum, Bank melakukan
Kartu Kredit, dan Unsecured Loan di mana pengembangan perhitungan ATMR Pasar
pengembangan dilakukan pada internal menggunakan metode Standardized Approach
maupun external scoring, baik traditional (SA) yang mulai berlaku pada Januari 2024.
maupun non-traditional, untuk mempercepat
proses aplikasi Kartu Kredit dan Unsecured 8. Dalam rangka penyempurnaan implementasi
Loan, dengan tingkat risiko yang diinginkan. Basel II pilar 2 dan Basel III, berpedoman pada
Bank melakukan validasi dan review scoring Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 26/
kartu kredit untuk memastikan batas dan SEOJK.03/2025, Bank telah mulai melakukan
kualitas score yang digunakan masih sesuai uji coba Proses Asesmen Kecukupan Likuiditas
dengan tingkat risiko Bank. Selain itu, Bank Secara Internal atau Internal Liquidity
juga melakukan analisa industri terhadap Adequacy Assessment Process (ILAAP)
industri Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk yaitu dengan melakukan asesmen kecukupan
melakukan pengukuran tingkat risiko serta likuiditas dalam berbagai skenario kondisi
ekposur Bank terhadap industri tersebut. pasar dan periode tekanan yang mungkin di
hadapi oleh Bank tanpa memperhitungkan
3. Pengukuran Risiko Kredit juga meliputi stress bantuan likuiditas dari Bank Sentral.
testing Bottom-Up Scenario Test (BUST) dan
stress testing Portofolio Kredit untuk melihat Adapun beberapa fitur baru dalam mengukur
ketahanan modal dan likuiditas Bank serta dan mengelola risiko likuiditas pada penerapan
dampaknya terhadap profitabilitas. Selain itu, ILAAP ini, seperti:
saat ini Bank sudah mulai mengembangkan a. Available HQLA, yang menginformasikan
metodologi serta melakukan pengukuran komponen High Quality Liquid Asset yang
Climate Risk Stress Testing (CRST) terhadap dapat cair dengan cepat tanpa hambatan
seluruh portofolio kredit untuk melihat dampak atau penalti (exclude GWM dan PLM);
dari risiko iklim terhadap kemampuan bayar b. Survival Period Monitoring dengan jangka
debitur dan ketahanan modal Bank. waktu Survival Period yang diperhitungkan
bukan hanya selama 30 hari ke depan pada
5. Pengukuran Risiko Pasar meliputi proses kondisi stres, namun disesuaikan dengan
valuasi instrumen keuangan, perhitungan risk limit Bank;
capital charge market risk, stress testing, c. Roll Over Funding, dengan memberikan
dan sensitivity analysis. Untuk proses valuasi, Informasi mengenai volume dana yang
Bank dapat menggunakan metode marked to jatuh tempo dan dana baru yang didapatkan
market dan/atau marked to model. Sementara termasuk roll over funding secara harian
itu, untuk perhitungan capital charge dalam jangka waktu 1 (satu) bulan;
market risk, Bank menggunakan metode d. Likuiditas Intrahari dengan meng-capture
perhitungan standar yang telah dilaporkan risiko likuiditas intrahari yang time specific
ke regulator (BI dan OJK). Selain itu, Bank dan kerentanan pada correspondent
juga telah melakukan pengukuran Risiko Banking;
Pasar suku bunga pada Banking Book dengan e. LCR dalam Mata Uang Asing yang
menggunakan Perhitungan IRRBB (Interest Signifikan, melakukan monitoring terhadap
Rate Risk in Banking Book) yang sesuai kecukupan likuiditas untuk mata uang
dengan SEOJK No.12/SEOJK.03/2018 tentang asing yang signifikan (kewajiban mata uang
Penerapan Manajemen Risiko dan Pengukuran tersebut > 5% dari total kewajiban Bank).
Risiko Pendekatan Standar untuk Risiko Suku
Bunga dalam Banking Book bagi Bank Umum. Laporan Penerapan ILAAP, Laporan LCR dalam
Mata Uang Asing yang Signifikan, Laporan
6. Dalam rangka pengukuran kecukupan modal, Profil Pendanaan, Laporan Nasabah DCR dan
Bank menggunakan pendekatan Standar Strategi Perataan Bagi Hasil bagi BUS dan UUS
(Standardized Approach) bagi Bank Umum dan Laporan SPM pertama kali disampaikan
dalam melakukan perhitungan ATMR Risiko untuk posisi akhir bulan Desember 2026.
Operasional sejak Bulan Januari 2023.
256 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 259
9 Dalam proses pengukuran Risiko Likuiditas, Kantor Cabang Pembantu serta Kantor
Bank melakukan pengukuran yang mencakup Regional. OPRIST pada tahun 2025 dilakukan
eksposur likuiditas yang ditimbulkan oleh aset, pada dua fase: Semester I dimulai pada tanggal
kewajiban, dan rekening adminsitratif. Alat 14 April s.d. 20 Juni 2025 dan pada Semester
ukur yang digunakan untuk mengukur risiko II dimulai pada tanggal 6 Oktober 2025 s.d 12
likuiditas seperti Giro Wajib Minimum (GWM), Desember 2025.
Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM),
Loan to Deposit Ratio (LDR), Maturity Profile, 13. Dalam menentukan tingkat maturitas
Proyeksi Cashflow Harian, Aset Likuid terhadap keamanan siber dan juga tingkat maturitas
Non-Core Deposit, Aset Likuid terhadap digital Bank yang telah dicapai, Bank telah
DPK, risk limit risiko likuiditas, dan stress melakukan Penilaian tingkat maturitas
test. Bank juga telah mengimplementasikan keamanan siber dan penilaian tingkat maturitas
perhitungan rasio likuiditas dari Basel III, yaitu digital Bank sesuai dengan ketentuan yang
Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan Net Stable berlaku. Penilaian ini telah disampaikan kepada
Funding Ratio (NSFR). Selain itu, Bank juga Regulator sebagai bagian dari laporan kondisi
telah melakukan pengukuran pada indikator- terkini penyelenggaraan TI Bank.
indikator Rencana Pendanaan Darurat
(Contingency Funding Plan). 14. Dalam Penilaian Tingkat Kesehatan Bank
(PTKB), Bank telah menambahkan aspek
10. Bank juga telah memiliki tool untuk risiko siber sebagai bagian dari profil risiko
mengukur Risiko Operasional yaitu RCSA operasional terkait penggunaan Teknologi
yang merupakan salah satu tool manajemen Informasi (TI). Aspek tersebut mencakup
risiko untuk melakukan penilaian secara self- penggunaan antivirus Endpoint Detection &
assessment atas kualitas pelaksanaan kontrol Response (EDR) Bank berdasarkan jumlah
untuk mengantisipasi Risiko Operasional di version yang terupdate, frekuensi serangan
masa yang akan datang. Saat ini, RCSA sudah siber, dan dampak insiden siber. Langkah
diimplementasikan di kantor cabang dan satuan ini akan membantu Bank dalam melakukan
kerja di kantor pusat. Adapun pelaksanaan pemantauan terhadap kerentanan sistem TI
RCSA pada tahun 2025 dilaksanakan pada : terhadap ancaman dan serangan siber.
• Semester I, Bank telah melaksanakan RCSA
pada tanggal 12 Juni 2025 s/d 24 Juni 2025 15. Dalam pengukuran risiko operasional
yang diikuti oleh 424 peserta yang terdiri Bank akibat adanya risiko iklim, Bank telah
dari 57 Satuan Kerja Kantor Pusat, 8 Kantor melakukan uji coba kedaruratan (stress test)
Regional dan 359 Kantor Cabang. dengan skenario risiko iklim atau yang dikenal
• Semester II, Bank telah melaksanakan dengan Climate Risk Stress Test (CRST)
RCSA pada tanggal 8 Desember 2025 s/d terhadap aktivitas operasional Bank yang
19 Desember 2025 yang diikuti oleh 414 dapat berdampak kepada kerugian finansial.
peserta yang terdiri dari 51 Satuan Kerja
Kantor Pusat, 8 Kantor Regional dan 355 III. Monitoring
Kantor Cabang. 1. Komite Manajemen Risiko (KMR), Komite
Kebijakan Perkreditan (KKP) dan Komite
11. Bank juga memiliki tools untuk pengukuran Produk juga sekaligus berfungsi sebagai
risiko yang dapat berpotensi menyebabkan instrumen monitoring terhadap proses
risiko operasional di Kantor Regional dan manajemen risiko di berbagai area fungsional
Kantor Cabang, Bank telah membuat Laporan dimana kebijakan yang diajukan oleh unit bisnis
Profil Risiko Kantor Regional dan Kantor akan terlebih dahulu dievaluasi dari berbagai
Cabang secara triwulan dan infografis secara aspek risiko sebelum dimplementasikan.
bulanan.
2. Komite Aset dan Kewajiban (ALCO) dilakukan
12. Dalam melakukan pengukuran kompetensi secara berkala (bulanan) untuk mengawasi
SDM, Bank juga melakukan pengukuran kinerja pencapaian target bisnis, implementasi
kompetensi karyawan sesuai dengan job title kebijakan suku bunga, proyeksi ekonomi
melalui pelaksanaan Operational Risk Online makro, serta pembahasan isu stratejik terkait
Test (OPRIST) sebagai tools satuan kerja baik pengelolaan Risiko Pasar dan Risiko Likuiditas
yang ada di KPNO dan di Kantor Cabang, Bank.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 257
Page 260
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
3. Bank secara rutin melakukan Credit Quality kredit dan limit kewenangan pemegang
Monitoring atas seluruh segmen kredit BWMK. Kebijakan terhadap pemberian Batas
yang berpotensi bermasalah maupun mulai Wewenang Memutus Kredit (BWMK) juga
bermasalah melalui rapat Komite Manajemen dilakukan review secara periodik.
Risiko bulanan maupun secara pelaporan
periodik bulanan melalui Monthly Credit 8. Selain BWMK, dilakukan pemantauan berkala
Report seluruh segmen kredit. Pada segmen terhadap Batas Maksimum Pemberian
CCUL, Bank juga melakukan monitoring Kredit (BMPK) serta soft limit BMPK sebagai
akuisisi dan kualitas portfolio secara mingguan early warning untuk mencegah terjadinya
melalui Weekly Dashboard. Bank juga secara pelanggaran terhadap ketentuan BMPK.
rutin melakukan review atas persetujuan CCUL
untuk memastikan proses sudah dijalankan 9. Proses monitoring Risiko Pasar untuk aktivitas
sesuai kebijakan yang berlaku. Pemantauan trading maupun counterparty dimonitor
kartu kredit dan unsecured loan juga dilakukan oleh Treasury International Banking Business
terkait pengukuran kemampuan menghasilkan Support (TIBS) dan Market, Liquidity &
laba (profitability measurement). Integrated Risk Management (MIRG). Bank
juga memantau dan membuat laporan harian
4. Pemantauan risiko telah dilakukan secara mengenai eksposur, risiko, dan penggunaan
melekat oleh setiap unit yang dilakukan oleh limit treasury dan global markets yang
masing-masing supervisor dan pejabat di dilaporkan kepada unit kerja terkait dan
atasnya dan hal ini sejalan dengan konsep Manajemen Bank.
Three Lines of Defense. Selain itu Satuan Kerja
Internal Audit (IADT) dan Process Management 10. Bank melakukan monitoring kewajaran harga
& Internal Control (sub unit Branch Operations pasar (off-market), sebagai salah satu upaya
Control dan Head Office & Jakarta Operations menjaga kewajaran harga pasar terhadap nilai
Control) memiliki peran dalam mengefektifkan tukar/rate transaksi Forex baik yang dilakukan
pelaksanaan proses pemantauan. kepada nasabah maupun counterparty. Pada
eksposur suku bunga, Bank juga melakukan
5. Bank telah melakukan monitoring limit monitoring portofolio surat berharga dengan
pembiayaan berdasarkan sektor ekonomi metode duration & PV01 untuk mengantisipasi
dan mekanisme pemantauan sektor ekonomi perubahan suku bunga.
melalui tools trigger and action. Selain itu
Bank juga melakukan monitoring limit risiko 11. Proses monitoring Risiko Likuiditas dilakukan
kredit. Monitoring yang dilakukan oleh Unit berdasarkan pada hasil pengukuran Giro
Kerja Credit Risk Management ini mencakup Wajib Minimum (GWM), Rasio Intermediasi
pemantauan terhadap pencapaian kredit Makroprudensial (RIM), Loan to Deposit Ratio
dibandingkan dengan limit sektor ekonomi dan (LDR), Maturity Profile, Proyeksi Cashflow
limit risiko kredit tersebut. Hasil monitoring Harian, Aset Likuid terhadap Non-Core
dilaporkan secara berkala (satu kali dalam satu Deposit, Aset Likuid terhadap DPK, Liquidity
bulan) kepada Dewan Direksi dan Komisaris Coverage Ratio (LCR), Net Stable Funding
serta beberapa divisi terkait. Ratio (NSFR), dan Stress Test likuiditas.
Pelaksanaan pemenuhan kebutuhan likuiditas
6. Monitoring kredit juga dilakukan melalui harian dilakukan oleh unit kerja Treasury. Hasil
pembuatan report secara periodik baik secara monitoring disampaikan kepada regulator dan
harian, mingguan, bulanan dan triwulanan manajemen Bank secara periodik.
untuk seluruh segmen kredit dan kartu kredit,
terkait tingkat konsentrasi, limit-limit risiko 12. Bank juga melakukan monitoring pada
kredit (risk limit), kualitas kredit, mutasi kredit, indikator-indikator peringatan dini (early
pencadangan kredit, restrukturisasi kredit, warning system), indikator internal seperti:
serta komparasi dengan Bank umum dan peer- Rencana Pendanaan Darurat (Contingency
group. Funding Plan) dan Rencana Aksi Pemulihan
(Recovery Plan) yang dilaporkan secara
7. Monitoring secara periodik juga dilakukan periodik kepada manajemen. Sedangkan
terhadap penggunaan Batas Wewenang monitoring pada indikator eksternal seperti:
Memutus Kredit (BWMK) bagi pejabat pemutus indikator pasar nilai tukar, Indeks Harga Saham
kredit. Monitoring secara periodik tersebut (IHSG), Surat Berharga Kepemilikan Asing,
dilakukan dalam rangka review performance Credit Default Swap (CDS).
258 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 261
13. Bank melakukan monitoring isu-isu risiko IV. Pengendalian
operasional dari masing-masing Direktorat 1. Bank telah memiliki kebijakan internal terkait
dalam forum Operational Risk Governance Penerapan Manajemen Risiko Bank dan
Meeting (ORGM) pada level Bank berdasarkan Kebijakan Manajemen Risiko Terintegrasi serta
hasil self-assessment dari masing-masing Kebijakan atas 8 (delapan) risiko utama Bank,
satuan kerja. yaitu Risiko Kredit, Risiko Pasar, Risiko Stratejik,
Risiko Likuiditas, Risiko Operasional, Risiko
14. Melakukan pemantauan trigger level pada Reputasi, Risiko Kepatuhan, Risiko Hukum
Program Rencana Aksi Pemulihan (Recovery dan 1 (satu) risiko tambahan dalam lingkup
Plan) berupa Permodalan, Likuiditas, Konglomerasi Keuangan Mega Corpora yaitu
Rentabilitas, dan Kualitas Aset secara periodik Risiko Transaksi Intra-Grup. Terkait Risiko
sesuai ketentuan. Serta melakukan eskalasi Teknologi Informasi dan Siber, saat ini Bank
dan penyusunan action plan pada saat terjadi telah memiliki Kebijakan Manajemen Risiko
pelampauan trigger level. Teknologi Informasi (TI) & Siber.
15. Melakukan monitoring IT Risk Event Data 2. Dalam upaya meningkatkan Kualitas Penerapan
(RED) terhadap aplikasi/ sistem kritikal Bank, Manajemen Risiko, khususnya pada bagian
termasuk tindak lanjut berupa analisa dan kesesuaian strategi manajemen risiko dengan
diskusi lanjutan dengan unit kerja IT untuk sasaran strategis dan strategi bisnis Bank
memahami kejadian dan tindakan perbaikan secara keseluruhan, Bank telah memasukkan
yang direncanakan berdasarkan eskalasi risk limit sebagai bagian dari Rencana Bisnis
kejadian yang tercatat dalam sistem/database Bank. Risk limit tersebut akan dipantau secara
Operational Risk Management System (ORMS). berkala kesesuaiannya dengan risk tolerance
yang telah ditetapkan oleh Bank.
16. Untuk melengkapi proses monitoring Risiko
Operasional, sepanjang tahun 2025 Bank 3. Penentuan parameter, persentase atau angka
secara rutin memantau pembukuan kerugian risk appetite dan risk tolerance dilakukan
akibat Risiko Operasional berdasarkan 7 berdasarkan analisa data historis, pendekatan
(tujuh) GL Kerugian Operasional. Laporan hasil statistik, business/expert judgement dan
monitoring GL Kerugian Operasional dibuat kondisi data Bank umum serta keputusan
dalam bentuk Operational Risk Loss Monthly stratejik dari manajemen.
Monitoring yang diterbitkan setiap Bulan.
4. Review terhadap risk appetite dan risk
17. Monitoring Risiko Operasional juga dilakukan tolerance akan dilakukan secara berkala dengan
melalui pembuatan report profil risiko mempertimbangkan perubahan kondisi dan
operasional, Risiko Kepatuhan, Risiko Reputasi strategi bisnis internal Bank maupun makro
dan Risiko Hukum secara periodik baik secara ekonomi perbankan nasional. Bank juga
bulanan untuk Risk Limit dan triwulanan untuk melakukan review terhadap limit pembiayaan
Profil Risiko. berdasarkan sektor ekonomi minimal 2 kali
dalam setahun dengan mempertimbangkan
18. Dalam melakukan monitoring indikator- rencana penyaluran kredit dari bisnis maupun
indikator yang dapat berpotensi menyebabkan prospek usaha dan kondisi ekonomi dari
risiko operasional di Kantor Regional dan masing-masing sektor dimana limit tersebut
Kantor Cabang, Bank telah membuat Laporan menjadi tonggak bagi manajemen dalam
Profil Risiko Kantor Regional dan Kantor menentukan arah pengembangan portofolio
Cabang secara triwulan dan infografis secara kredit pada sektor ekonomi dengan tingkat
bulanan. Hal ini dapat membantu Risk Owner risiko yang diinginkan.
pada Kantor Regional dan Kantor Cabang
dalam melakukan identifikasi risiko yang 5. Bank telah memiliki kebijakan Mekanisme
berpotensi terjadi (Risiko Inheren). Tools Trigger & Action untuk Risk Limit Kredit
beserta Limit Kredit Berdasarkan Sektor
19. Untuk menjaga produk dan proses yang Ekonomi & Mekanisme Pemantauan Sektor
terdapat pada Bank, Bank juga melakukan Ekonomi untuk memastikan Bank melakukan
monitoring terkait Tata Kelola Ketentuan review atau membuat action plan terhadap
Internal untuk memastikan kebijakan dan parameter risk limit kredit dan/atau sektor
prosedur yang dimiliki masih akurat dan terkini. ekonomi yang telah melampaui risk appetite
maupun risk tolerance.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 259
Page 262
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
6. Proses pemberian kredit dilakukan dengan Credit Review & Restructure (NCRR) yang
menerapkan four eyes principle yaitu bertugas melakukan restrukturisasi atas
keputusan pemberian kredit melibatkan baik kredit-kredit yang mulai bermasalah namun
pihak bisnis maupun pihak risk, dan diputuskan masih memiliki potensi bayar. Sementara unit
dalam komite kredit sesuai tingkatannya. kerja Jakarta CCUL Collection & Remedial, Out
Region CCUL Collection & Remedial, CCUL
7. Pengendalian Risiko Kredit dijalankan oleh Recovery, dan Special Asset Management
Internal Audit secara periodik. Sementara, berperan dalam melakukan penagihan
secara rutin proses pengendalian Risiko Kredit maupun melikuidasi aset-aset yang diserahkan
di cabang dilakukan oleh unit kerja Process oleh debitur bermasalah yang sudah tidak
Management & Internal Control (PMIC) melalui memungkinkan untuk dilakukan restrukturisasi.
tim kerja Credit Control. Beberapa aspek
pemeriksaan Credit Control antara lain aspek 11. Pengendalian Risiko Pasar dan Risiko Likuiditas
kepatuhan dan potensi risiko yang timbul dilakukan melalui sistem limit dan pembahasan
dalam proses kredit, kondisi pasar ekonomi dalam rapat Komite ALCO serta Komite
serta document, dan financial monitoring. Manajemen Risiko (KMR).
8. Selain dengan review terhadap risk limit 12. Pengendalian Risiko Likuiditas dilakukan
secara berkala, pengendalian risiko kredit melalui strategi pendanaan, pengelolaan
juga dilakukan dengan melakukan peninjauan posisi likuiditas dan Risiko Likuiditas harian,
terhadap kebijakan-kebijakan Bank lainnya pengelolaan posisi likuiditas dan Risiko
yang terkait dengan perkreditan dan Likuiditas intra-grup, pengelolaan aset likuid
kesesuaiannya dengan strategi bisnis Bank. berkualitas tinggi, dan rencana pendanaan
darurat.
9. Pengendalian risiko kredit untuk segment
kartu kredit dan unsecured loan dilakukan 13. Untuk memastikan kelangsungan proses bisnis
melalui pengembangan dashboard parameter di tengah kondisi krisis yang dihadapi. Bank
untuk memastikan dan memonitor proses terus menyempurnakan Business Continuity
persetujuan CCUL yang berjalan pada sistem Management (BCM) yang mencakup aspek
sesuai dengan ketentuan yang berlaku. bisnis dan operasional.
Pengendalian risiko kredit untuk segmen kartu
kredit dan unsecured loan juga dilakukan 14. Bank secara terus menerus memperkuat
melalui pengkinian kebijakan terhadap risk mekanisme pengendalian risiko, khususnya
acceptance criteria dalam proses akuisisi dan untuk Risiko Operasional dengan
portfolio management untuk memastikan langkah-langkah seperti pemenuhan dan
pertumbuhan bisnis sejalan dengan risk penyempurnaan sumber daya manusia melalui
appetite bank. program training, meningkatkan koordinasi
unit kerja pengendalian, penyempurnaan
Secara periodik, dilakukan analisis terhadap kebijakan dan prosedur, memperkuat kontrol
sistem scoring (flow score) yang digunakan. di first line of defense, dan lain-lain.
Hasil analisis akan menjadi dasar dalam
melakukan penyesuaian penggunaan scoring 15. Dalam rangka antisipasi penyebaran penyakit
sesuai dengan segmentasinya. Penyesuaian menular, Bank telah mengeluarkan ketentuan
flow score bertujuan untuk mengendalikan Tanggap Darurat Wabah Penyakit Berbahaya
tingkat risiko pada proses akuisisi dan portfolio dan Menular/Infeksius (SE: 187/DIRBM-
actions kartu kredit dan unsecured loan sesuai PMIC/24), dan menerapkan Business Continuity
dengan appetite Bank. Management untuk memastikan operasional
Bank tetap berjalan dan penyebaran di
10. Pengendalian risiko selain dilakukan secara lingkungan Bank dapat dikendalikan (SK: 072/
built-in di satuan kerja pelaksana transaksi dan DIRBM/21).
operasional, Internal Control juga melakukan
pemeriksaan kredit dan operasional di cabang
secara periodik. Untuk penanganan kredit
bermasalah dilakukan oleh unit kerja yang
terpisah secara independen yaitu National
260 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 263
16. Melalui pengawasan berkala pada Risk V. Pelaporan
Limit, manajemen dapat mengetahui arah 1. Bank melakukan pelaporan secara periodik
pergerakan Risiko utama Bank (Kredit, Pasar, dan rutin kepada regulator atas perkembangan
Likuiditas, Stratejik, dan Operasional) sebagai bisnis yang terjadi. Teknis dan jenis laporan-
early warning signal. laporan yang dikirim telah sesuai dengan
ketentuan dan format yang ditetapkan oleh
17. Pengendalian terhadap Batas Maksimum regulator. Melalui sistem pelaporan ini, Bank
Pemberian Kredit (BMPK) dilakukan melalui Mega melakukan fungsi penjabaran kondisi
pengkinian soft limit BMPK secara periodik risiko internalnya secara periodik kepada
regulator.
18. Pengendalian Risiko IT dan Siber dilakukan
sejalan dengan konsep Three Lines of Defense 2. Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) juga
dimana satuan kerja atau risk taking unit telah mempublikasikan beberapa laporan
di IT melakukan Control Self-Assessment, terkait kondisi risiko-risiko yang terkait
penyempurnaan kebijakan dan prosedur, dengan Bank umum kepada beberapa unit
dan juga menjalankan fungsi konsultasi serta kerja dan jajaran manajemen. Laporan-laporan
komunikasi terkait pengelolaan risikonya. ini dipublikasi dalam rangka mendukung
kinerja unit terkait melalui penyediaan data
yang informatif dan dual-control dalam
pengendalian risiko.
No Laporan Keterangan
1. Laporan Risk Limit Laporan realisasi dibandingan dengan risk appetite dan risk tolerance.
Parameter-parameter risk limit disampaikan kepada Direksi setiap bulan dan
kepada regulator setiap triwulan sebagai bagian dari laporan realisasi Rencana
Bisnis Bank. Penyusunan laporan dan perhitungan risk limit telah diatur pada
SK No.012/DIRBM/25 perihal Kebijakan Risk Limit Bank Mega.
2. Kewajiban Penyediaan Modal Laporan KPMM kepada Regulator (OJK) terkait perhitungan Modal, Aktiva
Minimum (KPMM) Bank Mega & Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) Pasar, Kredit, dan Operasional serta
KPMM Terintegrasi Laporan KPMM Terintegrasi.
3. Pemantauan Counterparty Laporan hasil pengawasan atas pelampauan limit Treasury.
Limit & Trader Limit
4. Penilaian Tingkat Kesehatan Pengukuran dan penilaian mandiri atas beberapa faktor pengelolaan risiko
Bank dan Penilaian Profil Risiko sesuai dengan SEOJK No.14/SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret 2017 tentang
Terintegrasi Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum dan SEOJK No.14/SEOJK.03/2015
tentang Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi.
5. Daily Cash Flow Proyeksi arus kas.
6. Operational Risk Online Test Laporan hasil pelaksanaan tes online kepada jajaran pegawai Kantor Cabang,
(OPRIST) Kantor Cabang Pembantu, Kantor Regional dan satuan kerja untuk melihat
tingkat pemahaman terhadap kebijakan, prosedur, pengetahuan produk, serta
aspek pengendalian Risiko Operasional telah diatur di dalam SE No.021/DIRBM-
PMIC/25 tentang Operasional Risk Online Test (OPRIST).
7. Laporan Profil Risiko Kantor Laporan penilaian Profil Risiko Operasional Cabang yang memuat pengukuran
Cabang Risiko Inheren dan Kualitas Penerapan Manajemen Risiko (KPMR). Penilaian
Profil Risiko Cabang telah diatur di dalam SE No.121/DIRBM-PMIC/25 tentang
Profil Risiko Cabang.
8. Laporan Profil Risiko Kantor Laporan penilaian Profil Risiko Operasional Kantor Regional yang memuat
Regional pengukuran Risiko Inheren dan Kualitas Penerapan Manajemen Risiko (KPMR).
Penilaian Profil Regional telah diatur dalam SE No.405/DIRBM-PMIC/24
tentang Pedoman Penyusunan Profil Risiko Kantor Regional.
9. Laporan Risk Control Self Laporan penilaian secara self-assessment atas kualitas pelaksanaan kontrol
Assessment (RCSA) untuk mengantisipasi Risiko Operasional di masa yang akan datang telah diatur
di dalam SE No.156/DIRBM-PMIC/23 tentang Risk Control Self-Assessment
(RCSA).
10. Laporan Operational Risk Laporan pelaksanaan fungsi tata kelola manajemen risiko operasional yang
Governance Meeting (ORGM) dilakukan pada setiap tingkatan struktur untuk menentukan Top Risk pada level
Bank berdasarkan self-assessment dari masing-masing unit kerja telah diatur di
dalam SE No.283/DIRBM-PMIC/24 tentang Kerangka Kerja Manajemen Risiko
Operasional.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 261
Page 264
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
No Laporan Keterangan
11. Laporan Business Continuity Laporan yang memuat rangkaian dan kegiatan terencana dan terkoordinir
Plan (BCP) mengenai langkah-langkah pengurangan risiko, penanganan dampak gangguan
atau bencana serta proses pemulihan agar kegiatan operasional Bank tetap
berjalan telah diatur di dalam SE No.032/DIRBM-PMIC/24 tentang Pembuatan
Dokumen Business Continuity Plan (BCP).
12. Laporan Hasil Risk Assessment Laporan hasil Risk Assessment diterbitkan atas setiap proses risk assessment
Risk Assessment Results yang dijalankan, khususnya ditujukan kepada Direktur Bidang terkait dan Wakil
Report Direktur Utama termasuk Unit Kerja terkait.
13. Laporan Informasi Kuantitatif Publikasi setiap 6 (enam) bulan sekali tentang informasi kuantitatif eksposur
Eksposur Risiko risiko Bank berdasarkan POJK No. 37/POJK.03/2019 tanggal 20 Desember
2019 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank, SEOJK No. 9/
SEOJK.03/2020 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum
Konvensional, SEOJK No.24/SEOJK.03/2021 perihal Perhitungan Aset
Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Kredit dengan Menggunakan
Pendekatan Standar bagi Bank Umum, SEOJK No.23/SEOJK.03/2022 perihal
Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Pasar bagi Bank
Umum dan SEOJK No.6/SEOJK.03/2020 perihal Perhitungan Aset Tertimbang
Menurut Risiko Operasional dengan Menggunakan Pendekatan Standar bagi
Bank Umum.
14. GWM Monitoring Pemantauan Pemenuhan Giro Wajib Minimum (GWM).
15. Aktiva Tertimbang Menurut Penyusunan dan perhitungan ATMR Kredit Standardized Approach mengacu
Risiko (ATMR) Kredit – pada SEOJK No.24/SEOJK.03/2021 perihal Perhitungan Aset Tertimbang
Pendekatan Standar Menurut Risiko dengan Menggunakan Pendekatan Standar. Perhitungan ATMR
Kredit dilakukan setiap bulan yang kemudian dilaporkan ke OJK secara daring
melalui sistem APOLO.
16. Laporan Limit Pembiayaan Laporan pergerakan portofolio kredit Bank pada 23 lini sektor ekonomi yang
Berdasarkan Sektor Ekonomi & ditetapkan oleh regulator, serta early warning dan action tools pada sektor
Mekanisme Pemantauan Sektor yang telah melampaui batas ekspansi.
Ekonomi
17. Laporan Portofolio Kredit Laporan portfolio kredit yang dilakukan secara bulanan yang mencakup
perkembangan seluruh segmen kredit dalam hal total portofolio, mutasi
kredit, kualitas kredit, restrukturisasi kredit, hapus buku, dan hapus tagih serta
pencadangan kredit.
18. Watchlist Debitur Pemantauan debitur-debitur yang berpotensi mengalami pemburukan kualitas
Debtor’s Watchlist sebagai penerapan Early Warning Signal untuk mengelola risiko kredit.
19. Perhitungan Risiko Suku Bunga Penyusunan dan perhitungan risiko suku bunga - Banking book berdasarkan
- Banking Book (IRRBB) SEOJK No.12/SEOJK.03/2018 tentang Penerapan Manajemen Risiko dan
Pengukuran Risiko Pendekatan Standar untuk Risiko Suku Bunga dalam
Banking Book (Interest Rate Risk in Bankin Book).
20. Aktiva Tertimbang Menurut ATMR Pasar adalah suatu bentuk perhitungan atas aktiva Bank terkait risiko
Risiko (ATMR) Pasar - Metode pasar berdasarkan POJK No.11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan
Standar Modal Minimum Bank Umum dan SEOJK No.23/SEOJK.03/2022 tentang
Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Pasar Bagi Bank
Umum. Perhitungan ATMR Pasar dilakukan setiap bulan serta dilaporkan secara
on-line kepada Regulator.
21. Cadangan Kerugian Aktivitas yang terkait dengan CKPN secara kolektif dan individual untuk aset
Penurunan Nilai keuangan Bank sesuai PSAK 71 telah diatur dalam Buku Pedoman Cadangan
(CKPN) Aset Keuangan Bank Kerugian Penurunan Aset Keuangan Bank Mega.
Mega
22. Valuasi Surat Berharga (Marked Proses valuasi nilai wajar (marked to market) surat berharga untuk mengetahui
to Market & Marked to Model) posisi Bank secara harian terhadap nilai penutupan pasar di hari tersebut. Surat
berharga yang tidak memiliki kuotasi harga di pasar (surat berharga non likuid),
dilakukan valuasi marked to model dengan menggunakan pendekatan Credit
Risk Spread. Surat berharga non likuid tersebut akan mengacu pada pergerakan
yield obligasi pemerintah dengan penambahan faktor risiko.
23. Kewajaran Harga Pasar (off- Pengukuran dan pemantauan nilai kewajaran harga pasar (off-market) transaksi
market) forex.
24. Backtesting volatilitas foreign Melakukan validasi model perhitungan nilai volatilitas nilai tukar yang telah
exchange digunakan dibandingkan dengan nilai tukar/ kurs yang real.
25. Pemantauan Sistem Peringatan Dalam rangka pengelolaan Risiko Pasar dan Likuiditas dengan tetap
Dini (Early Warning System) memperhatikan prinsip kehati-hatian Bank, sesuai dengan SEOJK No.34/
Indikator Eksternal SEOJK.03/2016 mengenai Penerapan Majemen Risiko Bagi Bank Umum,
diperlukan suatu tools atau sistem untuk melakukan pemantauan peringatan
dini (early warning system) indikator eksternal terkait pasar dan likuiditas untuk
risiko pasar dan likuiditas.
26. Perhitungan Liquidity Stress Dalam penerapan manajemen Risiko Likuiditas, stress testing merupakan
Test pengujian terhadap kemampuan Bank untuk memenuhi kebutuhan likuiditas
pada kondisi krisis.
262 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 265
No Laporan Keterangan
27. Liquidity Coverage Ratio (LCR) Laporan Perhitungan Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas yang diatur
dalam POJK No.42/POJK.03/2015.
28. Net Stable Funding Ratio Laporan Perhitungan Rasio Pendanaan Stabil Bersih yang diatur dalam POJK
(NSFR) No.50/POJK.03/2017.
29. Rasio Intermediasi Perhitungan RIM (Rasio Intermediasi Makroprudensial) telah diatur dalam
Makroprudensial (RIM) PBI No. 20/4/PBI/2018 dan Peraturan Anggota Dewan Gubernur No.22/11/
PADG/2020.
30. Profil Maturity Behavioral Bank melakukan identifikasi terhadap adanya gap likuiditas antara pos aktiva,
pasiva, dan rekening administratif pada skala waktu tertentu berdasarkan
perilaku Nasabah/ karakteristik produk (behavioral).
31. Laporan Stress Test Kredit Dalam rangka penerapan manajemen Risiko Kredit, dilakukan stress testing
terhadap portfolio kredit dengan mempertimbangkan terjadinya pemburukan
kualitas kredit dan dampaknya terhadap pencadangan, profitablitas, dan
kecukupan permodalan Bank.
32. Tools Action & Trigger Risk Laporan tindakan hasil pemantauan risk limit berdasarkan pelampauan nilai
Limit Kredit secara persentase terhadap parameter-parameter risk appetite dan risk
tolerance dalam bidang perkreditan yang dilakukan dan disampaikan setiap
bulan sesuai dengan kebijakan Mekanisme Tools Trigger & Action untuk Risk
Limit Kredit.
33. Laporan Pemantauan Trigger Dalam rangka pemantauan trigger level Program Rencana Aksi Pemulihan
Level Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan), disusun Laporan Pemantauan Trigger Level Program Rencana
(Recovery Plan) Aksi Pemulihan berupa Permodalan, Likuiditas, Rentabilitas, dan Kualitas Aset.
34. Laporan Pemantauan Indikator Dalam rangka pemantauan indikator-indikator Contingency Funding Plan
Rencana Pendanaan Darurat (CFP) yang dilaporkan secara periodik.
(Contingency Funding Plan)
35. Analisa Industri Analisa mengenai gambaran dan kondisi terkini suatu industri yang digunakan
Industry Analysis sebagai acuan bagi unit kerja bisnis dan unit kerja reviewer dalam penyaluran
kredit kepada debitur di industri tersebut.
36. Credit Risk Bulletin & Sosialisasi terhadap update ketentuan internal dan eksternal terkait kredit,
CrediBlast perkembangan ekonomi, perkembangan portofolio, serta topik-topik lain yang
terkait credit risk yang disampaikan kepada seluruh pegawai dalam bentuk
buletin atau laporan lain.
37. Rekonsiliasi Transaksi Intra- Bank Mega selaku entitas utama dalam konglomerasi keuangan Mega
Grup Corpora secara rutin melakukan rekonsiliasi transaksi intra-grup untuk
melihat ketergantungan antara suatu entitas dan entitas yang lain dalam satu
konglomerasi keuangan.
38. Operational Risk Bulletin & Sosialisasi terhadap update ketentuan internal dan eksternal terkait Operasional,
Risk Campaign serta topik-topik lain yang terkait operational risk yang disampaikan kepada
seluruh pegawai dalam bentuk buletin, campaign poster dsb-nya.
39. Laporan Monitoring GL Dalam rangka monitoring dan analisis terhadap pembukuan GL Kerugian
Kerugian Operasional operasional pada suatu unit kerja, dan untuk memastikan pembukuan kerugian
GL Monitoring Report on operasional tersebut sesuai dengan peruntukannya, telah diatur SE No.310/
Operational Losses DIRBM-PMIC/24 tentang Pembukuan dan Monitoring GL -Risiko Operasional,
GL-Kerugian Risiko Operasional dan Pengembalian/Recovery Kerugian Risiko
Operasional.
40. Perhitungan Aset Tertimbang Mengacu kepada SEOJK No. 6/SEOJK.03/2020 tentang Perhitungan Aset
Menurut Risiko Operasional Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Operasional Menggunakan Pendekatan
dengan Menggunakan Standar bagi Bank Umum dan SE No. 132/DIRBM-PMIC/23 tentang Pedoman
Pendekatan Standar Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) Untuk Risiko Operasional
dengan Menggunakan Pendekatan Standar, maka Bank telah melakukan
implementasi perhitungan ATMR dengan Pendekatan Standar bagi Bank
Umum pada tahun 2023 dan hasil perhitungan telah dikirimkan kepada OJK.
41. Laporan Bottom-Up Stress Test Stress test yang dilakukan oleh Bank yang ditunjuk oleh Otoritas (OJK dan BI)
(BUST) dengan menggunakan data dan satellite model internal Bank berdasarkan pada
skenario dan asumsi dari Otoritas.
42. Dokumen Rencana Aksi Rencana untuk mengatasi permasalahan keuangan yang mungkin terjadi pada
Pemulihan (Recovery Plan) Bank, dengan mempersiapkan beberapa alternatif/skenario Opsi Pemulihan
yang ditetapkan oleh Bank untuk merespon tekanan keuangan (financial stress)
yang dialami oleh Bank dalam mencegah, memulihkan maupun memperbaiki
kondisi keuangan serta kelangsungan usaha Bank (viability).
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 263
Page 266
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
No Laporan Keterangan
43. Dokumen Rencana Resolusi Dokumen yang berisi informasi mengenai Bank dan strategi resolusi yang
(Resolution Plan) menjadi salah satu bahan pertimbangan bagi Lembaga Penjamin Simpanan
(LPS) dalam melakukan penanganan atau penyelesaian Bank yang ditetapkan
sebagai Bank gagal.
44. Monitoring Batas Wewenang Monitoring yang dilakukan untuk menilai kualitas portofolio yang disetujui oleh
Memutus Kredit (BWMK) pemegang BWMK, memastikan seluruh limit kewenangan BWMK yang berlaku
sudah valid dan tepat, serta melakukan pencabutan limit kewenangan BWMK
yang sudah tidak berlaku.
45. Weekly Dashboard Kartu Publikasi secara mingguan terkait akuisisi dan kualitas portfolio segmen kartu
Kredit dan Unsecured Loan kredit dan unsecured loan.
46. Daily Portfolio Credit Report Laporan perkembangan portofolio kredit yang disampaikan secara harian
termasuk detail informasi kredit per debitur.
47. Laporan Climate Risk Serangkaian pengelolaan risiko terkait iklim, termasuk pelaksanaan Climate Risk
Management and Scenario Stress Testing (CRST) yang meliputi pengukuran risiko kredit, pasar, likuiditas,
Analysis dan operasional untuk menilai ketahanan model bisnis dan strategi Bank dalam
menghadapi perubahan iklim.
48. Soft Limit Batas Maksimum Pemantauan dan pengkinian soft limit BMPK secara berkala sebagai early
Pemberian Kredit (BMPK) warning untuk mencegah pelampauan BMPK.
49. Laporan Risk Event Database Aplikasi/Sistem/Basis Data yang digunakan untuk pelaporan data secara online
(RED) atas setiap loss event dan near-miss yang terjadi di Unit Kerja termasuk Kantor
Regional, Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu.
50. Buletin Informasi Teknologi Sosialisasi terhadap ketentuan internal dan eksternal terkait perkembangan
Risk dan Ketahanan Siber dalam Teknologi Informasi, Siber dan Keamanan Informasi, termasuk risiko dan
(INTERAKSI) mitigasinya yang disampaikan kepada seluruh pegawai dalam bentuk buletin.
Untuk mengukur tingkat ketahanan Bank Mega kewajiban untuk menyusun dan menyampaikan
dalam menghadapi suatu skenario kejadian Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) untuk
eksternal yang ekstrim, Bank Mega melakukan mencegah, memulihkan, dan memperbaiki
stress testing sebagai dasar pengambilan permasalahan yang membahayakan kelangsungan
keputusan serta sebagai pemenuhan atas usahanya. Rencana Aksi Pemulihan (Recovery
ketentuan regulator. Stress testing bertujuan untuk Plan) yang disusun meliputi analisa terhadap
mengestimasi besarnya kerugian, mengestimasi kondisi seluruh lini usaha Bank termasuk skenario
ketahanan modal Bank dalam menyerap kerugian, analisis atas kondisi stress (stress testing) yang
kecukupan likuiditas untuk memenuhi kewajiban terjadi pada Bank secara idiosyncratic maupun
Bank, serta mengidentifikasi langkah-langkah market-wide shock yang dapat membahayakan
yang harus dilakukan untuk memitigasi risiko dan kelangsungan usaha Bank. Bank menyusun Opsi
menjaga ketahanan modal. Adapun pelaksanaan Pemulihan untuk mengatasi kondisi permodalan,
stress testing berdasarkan skenario Bottom-Up likuiditas, rentabilitas, dan kualitas aset yang
Stress Test (BUST) pada tahun 2025 mencakup sesuai dengan trigger level yang ditetapkan untuk
jenis-jenis risiko utama, antara lain Risiko Kredit, tujuan pencegahan, pemulihan, dan perbaikan
risiko pasar dan risiko likuiditas, beserta sensitivity kondisi keuangan Bank. Bank Mega juga telah
analysis atas konsentrasi kredit, perubahan nilai melakukan analisa atas kelayakan dan efektivitas
tukar, dan suku bunga. untuk memastikan setiap opsi pemulihan yang
disusun dapat dijalankan dengan baik.
Bank juga melakukan stress testing internal Selanjutnya dalam rangka implementasi peraturan
untuk portofolio kredit yang bertujuan untuk Lembaga Penjaminan (LPS) No. 2 tahun 2024
mengestimasi pemburukan kualitas kredit Bank tentang Rencana Resolusi bagi Bank Umum
serta mengestimasi dampaknya terhadap CKPN, serta surat LPS No. S-479/DKRB/2024 tanggal 5
profitabilitas, serta kecukupan permodalan Bank, November 2024 tentang Kewajiban Penyusunan
sehingga dapat dilihat action plan yang perlu dan Penyampaian Rencana Resolusi, maka
diambil oleh Bank. Secara umum, hasil stress Bank Mega tidak memiliki kewajiban untuk
testing menunjukkan bahwa Bank Mega masih menyampaikan rencana resolusi berkala kepada
mampu menjaga ketahanan permodalan di dalam LPS sesuai dengan Pasal 17 PLPS No. 2 Tahun
kondisi perlemahan ekonomi, walaupun terdapat 2024 dimana Bank tidak mengalami perubahan
tekanan pada laba. kondisi keuangan yang signifikan atau lebih dari
20% (dua puluh persen) dari aset, kewajiban,
Menunjuk POJK No. 5 tahun 2024 tentang dan/atau ekuitas per tanggal laporan keuangan
Penetapan Status Pengawasan dan Penanganan yang dimuat dalam Rencana Resolusi sebelumnya
Permasalahan Bank Umum, Bank Mega memiliki di Tahun 2022 sebagaimana disampaikan oleh
264 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 267
Bank kepada LPS melalui Surat No. 156/DIRBM- 5. Pengembangan sumber daya manusia
MIRG/2024 Tentang Penyampaian Hasil Self- terutama pada kemampuan manajemen
Assessment Kondisi Keuangan Bank Mega Juni risiko. Program pengembangan ini akan
2024. diimplementasikan dalam bentuk pelatihan
& refreshment sertifikasi manajemen risiko
Dalam rangka implementasi POJK No. 17 Tahun hingga pelatihan berbasis enterprise risk
2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi management.
Bank Umum, khususnya Pasal 125, Bank Mega 6. Pelaksanaan ketentuan ataupun rekomendasi
berkomitmen untuk menghadapi tantangan regulator secara tertib dan berkesinambungan.
perubahan iklim, salah satunya dengan
pelaksanaan Climate Risk Stress Testing (CRST) III.PENGUNGKAPAN MANAJEMEN
untuk mengukur ketahanan modal Bank dalam RISIKO BANK SECARA KHUSUS
menyerap kerugian akibat terjadinya risiko terkait a. Risiko Kredit
iklim, baik risiko fisik maupun risiko transisi. CRST Risiko Kredit adalah risiko akibat kegagalan
dilakukan terhadap empat risiko utama Bank, debitur dan/atau pihak lain dalam memenuhi
yakni kredit, pasar, likuiditas, dan operasional. kewajiban kepada Bank. Manajemen Risiko
CRST untuk risiko kredit dilakukan secara Kredit merupakan tanggung jawab integral dari
kuantitatif terhadap seluruh portofolio kredit manajemen dan personil pada setiap tingkatan
Bank. Pengukuran yang dilakukan terhadap risiko yang wajib tercermin pada kegiatan sehari-
kredit berupa kemampuan bayar debitur akibat hari melalui budaya sadar risiko. Setiap pihak
risiko transisi maupun kualitas aset debitur akibat yang terkait dalam perencanaan, pengambilan
risiko fisik. keputusan, pelaksanaan proses persetujuan
kredit wajib melakukan analisa dan mitigasi
II. STRATEGI MANAJEMEN RISIKO atas Risiko Kredit sesuai dengan fungsi dan
Direksi memiliki tiga forum utama untuk tanggung jawabnya masing-masing.
membahas strategi manajemen risiko yaitu
Rapat Dewan Direksi, Rapat Asset and Liability Penerapan Manajemen Risiko untuk Risiko
Committee (ALCO), dan Rapat Komite Manajemen Kredit
Risiko. Satuan Kerja Manajemen Risiko, sebagai Tugas dan Tanggung Jawab Komisaris dan
Sekretaris Komite Manajemen Risiko, bertanggung Direksi, Satuan Kerja Manajemen Risiko, Unit
jawab membakukan keputusan strategis menjadi Pendukung, Komite Kredit, Komite Manajemen
kebijakan tertulis untuk panduan seluruh karyawan Risiko, Komite Pemantau Risiko, dan Komite
dalam melaksanakan manajemen risiko. Kebijakan Perkreditan semuanya telah diatur
dalam Kebijakan Manajemen Risiko Kredit
Kebijakan manajemen risiko disesuaikan dengan Bank Mega.
arah strategi bisnis Bank. Fokus strategi bisnis
tahun 2025 diarahkan pada segmen Korporasi dan Unit kerja independen telah dibentuk untuk
Indirect Channel (Executing dan Joint Financing). melakukan evaluasi, pemantauan dan
Menyikapi arah pengembangan bisnis tersebut, pelaporan berbagai risiko secara independen.
strategi manajemen risiko telah mengambil Unit kerja tersebut dirancang untuk berfungsi
langkah pada beberapa hal utama. Dimulai secara independen dari unit bisnis.
dengan:
Prinsip yang diterapkan Bank dalam
1. Pengukuran, pengawasan, dan pengendalian menjalankan aktivitas manajemen Risiko
tingkat kesehatan Bank agar tetap berada Kredit didasarkan pada kebijakan Risiko Kredit
pada koridor risk appetite atau sekurang- internal yang dituangkan dalam Kebijakan
kurangnya pada risk tolerance. Manajemen Risiko Kredit Bank Mega. Kebijakan
2. Pengawasan setiap parameter risk limit pada tersebut merupakan pedoman strategi
aktivitas Bank. Aktivitas ini akan diterapkan manajemen Risiko Kredit untuk aktivitas yang
pada setiap lini bisnis sebagai bagian memiliki eksposur Risiko Kredit yang signifikan,
pengawasan manajemen agar tingkat Risiko pengelolaan risiko konsentrasi kredit, serta
Bank tetap berada dalam koridor risk tolerance. mekanisme pengukuran dan pengendalian
3. Internalisasi risk statement dan risk culture Risiko Kredit.
kepada seluruh jajaran organisasi Bank.
4. Penjagaan kekuatan independensi unit
operasional dan unit manajemen risiko pada
setiap direktorat.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 265
Page 268
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Pengelolaan risiko konsentrasi kredit dilakukan ini didominasi oleh debitur-debitur dari grup
melalui diversifikasi portofolio kredit pada usaha yang dikendalikan oleh konglomerat
berbagai wilayah geografis, industri, produk besar di Indonesia sehingga didukung oleh
kredit, dan debitur perseorangan maupun grup backbone yang kuat.
usaha sebagai upaya untuk meminimalisasi
Risiko Kredit. Bank telah memiliki limit Pengungkapan Standar Kuantitatif Risiko
pembiayaan berdasarkan sektor ekonomi pada Kredit
semua segmen. Bank menerapkan pendekatan standar
(Standardized Approach) dalam perhitungan
Mekanisme pengukuran dan pengendalian Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)
Risiko Kredit dilakukan dengan menggunakan untuk Risiko Kredit, sesuai dengan SEOJK
berbagai tools analisa, termasuk rating dan No.24/SEOJK.03/2021 perihal Perhitungan
scoring system sebagai salah satu alat bantu Aset Tertimbang Menurut Risiko dengan
memutus kredit, stress testing untuk mengukur Menggunakan Pendekatan Standar yang di
ketahanan Bank pada kondisi stres, sistem dalamnya mencakup informasi mengenai
kewenangan pemutus kredit, analisa Risiko kebijakan penggunaan peringkat dalam
Kredit lain berbasis perhitungan kuantitatif, perhitungan Aset Tertimbang Menurut
serta threshold level Risiko Kredit dalam Risiko (ATMR) untuk Risiko Kredit, kategori
perhitungan profil risiko berdasarkan Penilaian portofolio yang menggunakan peringkat,
Tingkat Kesehatan Bank (PTKB). lembaga pemeringkat yang digunakan,
serta pengungkapan Risiko Kredit pihak
PTKB dilaporkan secara periodik kepada OJK lawan (counterparty credit risk), termasuk
dan diukur dengan menggunakan pendekatan jenis instrumen mitigasi Risiko Kredit yang
risiko (Risk-based Bank Rating/RBBR) lazim diterima/diserahkan oleh Bank, serta
yang terdiri dari 2 (dua) bagian, yaitu Risiko jenis instrumen mitigasi Risiko Kredit yang
Inheren dan Kualitas Penerapan Manajemen digunakan dalam perhitungan ATMR untuk
Risiko Kredit. Indikator inheren tersebut Risiko Kredit Bank Mega.
dikelompokkan menjadi empat kategori besar
yaitu Komposisi Portofolio Aset dan Tingkat Pengungkapan Standar Kualitatif Mitigasi
Konsentrasi, Kualitas Penyediaan Dana dan Risiko Kredit
Kecukupan Pencadangan, Strategi Penyediaan Bank telah memiliki kebijakan untuk jenis
Dana dan Sumber Timbulnya Penyediaan agunan utama yang dapat diterima, kebijakan
Dana, dan Faktor Eksternal. prosedur dan proses untuk menilai dan
mengelola agunan, pihak-pihak utama
Dalam melakukan penyaluran kredit, sektor pemberi jaminan/garansi dan kelayakan kredit
ekonomi juga menjadi salah satu pertimbangan (creditworthiness) dari pihak-pihak tersebut,
Bank. Bank fokus dalam menyalurkan kredit serta informasi tingkat konsentrasi yang
di sektor-sektor yang memiliki potensi kredit ditimbulkan dari penggunaan teknik mitigasi
yang tinggi serta risiko yang rendah. Per Risiko Kredit yang tercantum dalam Buku
Desember 2025, mayoritas kredit di Bank Pedoman Penilaian Agunan.
berada pada sektor ekonomi Pengangkutan
dan Pergudangan (26,53%), Pertambangan dan Semua kebijakan/pedoman di atas di-
Penggalian (13,25%), serta Industri Pengolahan review secara berkala agar sejalan dengan
(12,32%). Besarnya kredit di sektor tersebut perkembangan terkini peraturan, lingkungan
sejalan dengan fokus kredit Bank yaitu di bisnis dan perubahan-perubahan yang terjadi
segmen Korporasi, terutama pemberian kredit karena pertumbuhan bisnis Bank dan kondisi
kepada grup usaha besar yang memiliki risiko ekonomi global.
yang lebih kecil, serta kredit Indirect Channel.
Pengungkapan Kualitatif Sekuritisasi Aset
Pemberian kredit di sektor tersebut juga Bank tidak memiliki eksposur sekuritisasi aset.
mempertimbangkan pertumbuhan PDB pada
kuartal 3 2025 dari sektor Pengangkutan b. Risiko Pasar
dan Pergudangan (8,62%) serta Industri Risiko Pasar adalah risiko pada posisi neraca
Pengolahan (5,54%) yang berada di atas dan rekening administratif termasuk transaksi
pertumbuhan PDB nasional sebesar 5,04%. derivatif, akibat perubahan secara keseluruhan
Walaupun sektor Pertambangan dan dari kondisi pasar, termasuk perubahan harga
Penggalian memiliki PDB sebesar -1,98%, sektor option. Risiko Pasar meliputi antara lain Risiko
266 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 269
suku bunga, Risiko nilai tukar, Risiko ekuitas, statistik, expertise judgement dan business
dan Risiko komoditas. Risiko suku bunga, perspective).
Risiko nilai tukar, dan Risiko komoditas dapat
berasal baik dari posisi trading book maupun Bank juga melakukan pengukuran dan
posisi Banking book. pelaporan secara periodik ke OJK dalam
pengelolaan Risiko Pasar berdasarkan
Penerapan Manajemen Risiko Pasar parameter Risiko Pasar pada Penilaian
Penetapan struktur organisasi, perangkat dan Tingkat Kesehatan Bank (PTKB) dengan
kelengkapan unit/fungsi yang terkait dengan menggunakan pendekatan risiko (Risk-based
penerapan manajemen risiko untuk Risiko Bank Rating/RBBR) yang terdiri dari 2 bagian,
Pasar harus disesuaikan dengan karakteristik yaitu Risiko Inheren dan Kualitas Penerapan
dan kompleksitas kegiatan usaha Bank. Manajemen Risiko. Indikator inheren tersebut
dikelompokkan menjadi 3 (tiga) kategori
Dalam rangka penerapan manajemen risiko besar yaitu volume dan komposisi portofolio,
yang efektif, Bank menyusun tugas dan kerugian potensial risiko suku bunga dalam
tanggung jawab yang disesuaikan dengan banking book, dan strategi bisnis Bank dan
tujuan dan kebijakan usaha, ukuran dan kebijakan Bank.
kompleksitas serta kemampuan Bank.
Penanggung jawab pengelolaan risiko pasar Mekanisme Pengukuran Risiko Pasar
adalah secara umum terletak pada setiap Pengukuran Risiko Pasar pada trading book
unit kerja yang memiliki aktivitas yang untuk nilai tukar dan suku bunga dihitung
terekspos terhadap Risiko Pasar, dan secara dengan perhitungan Kewajiban Penyediaan
khusus terletak pada unit kerja Treasury Modal Minimum (KPMM) menggunakan
& Financial Institution sebagai pengelola Metode Standar secara bulanan sebagaimana
Risiko Pasar Bank secara keseluruhan. Dalam diatur dalam ketentuan regulator. Bank
melaksanakan pengelolaan tersebut unit kerja juga telah mengimplementasikan ketentuan
Treasury & Financial Institution dibantu oleh regulator mengenai perhitungan risiko beban
unit kerja Market, Liquidity & Integrated Risk modal dengan metode sensitivities based,
Management (MIRG), yang secara independen perhitungan beban modal untuk risiko gagal
memberikan masukan dan analisa yang bayar/default risk capital (DRC), tambahan
objektif dalam proses identifikasi, pengukuran, risiko residual/residual risk addon (RRAO), dan
pemantauan, dan pengelolaan Risiko Pasar. credit valuation adjustment (CVA).
Pembagian kewenangan dan tanggung jawab Pengukuran Risiko Pasar dari sisi suku
Dewan Komisaris dan Direksi, unit kerja Market, bunga pada Banking book menggunakan
Liquidity & Integrated Risk Management pengukuran IRRBB (Interest Rate Risk in
(MIRG), Komite Manajemen Risiko (KMR), dan Banking Book) secara bulanan. Risiko suku
Asset and Liability Management Committee bunga dilihat berdasarkan perspektif yaitu
(ALCO), Unit Pendukung yang terdiri dari kerugian maksimum dari ∆Economic Value
Internal Audit, Unit Bisnis, dan Unit Kerja of Equity (EVE) tehadap Modal dan ∆Earning
Operasional telah diatur dalam Kebijakan Perspective (NII) terhadap Target Laba.
Manajemen Risiko Pasar.
Cakupan Portofolio dalam KPMM
Pengelolaan Portofolio Trading Book dan Cakupan portofolio (trading dan Banking
Banking Book book) yang diperhitungkan dalam KPMM
Pengelolaan portofolio trading book dan dengan menggunakan Metode Standar, sesuai
banking book, serta metode valuasi yang dengan ketentuan OJK. Perhitungan dalam
digunakan juga telah diatur dalam Kebijakan KPMM terdiri dari perhitungan risiko beban
Manajemen Risiko Pasar. modal dengan metode sensitivities based,
perhitungan beban modal untuk risiko gagal
Pengelolaan dan pengendalian Risiko Pasar bayar/default risk capital (DRC), tambahan
melalui penetapan dan kaji ulang limit Risiko risiko residual/residual risk addon (RRAO),
Pasar dilakukan secara periodik. Limit tersebut dan credit valuation adjustment (CVA) sesuai
meliputi Limit Risiko Pasar dan threshold dengan SEOJK No.23/SEOJK.03/2022 tentang
level risiko untuk Penilaian Tingkat Kesehatan Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko
Bank (PTKB) pada Profil Risiko Pasar Untuk Risiko Pasar Bagi Bank Umum.
(dilakukan dengan pendekatan data historis,
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 267
Page 270
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Langkah-Langkah dan Rencana dalam memberikan masukan dan analisa yang
Mengantisipasi Risiko Pasar objektif dalam proses identifikasi, pengukuran,
Analisa dan monitoring mengenai risk limit pemantauan dan pengelolaan Risiko Likuiditas.
Risiko Pasar maupun profil Risiko Pasar yang
mencakup parameter strategi trading dan Pembagian kewenangan dan tanggung jawab
Banking book, serta kompleksitas produk Dewan Komisaris dan Direksi, Unit Kerja Market,
derivatif yang dimiliki oleh Bank, secara Liquidity & Integrated Risk Management
periodik disampaikan kepada manajemen (MIRG), Asset and Liability Management
melalui Komite Manajemen Risiko, dalam Committee (ALCO), Unit Pendukung yang
rangka merumuskan langkah dan rencana terdiri dari Internal Audit, Unit Bisnis, dan Unit
yang bersifat antisipatif. Kerja Operasional telah diatur dalam Kebijakan
Manajemen Risiko Likuiditas.
Pengungkapan Kualitatif Perhitungan Risiko
Pasar Menggunakan Model Internal Mekanisme Pengukuran dan Pengendalian
Bank tidak melakukan perhitungan Risiko Risiko Likuiditas
Pasar dengan menggunakan model internal. Identifikasi dilakukan terhadap seluruh sumber
Risiko Likuiditas sebagaimana telah diatur
c. Risiko Likuiditas dalam Kebijakan Manajemen Risiko Likuiditas
Risiko Likuiditas adalah risiko akibat yang meliputi:
ketidakmampuan Bank untuk memenuhi • Produk dan aktivitas perbankan yang dapat
kewajiban yang jatuh tempo dari sumber mempengaruhi sumber dan penggunaan
pendanaan arus kas dan/atau dari aset likuid dana baik pada posisi aset dan kewajiban
berkualitas tinggi yang dapat diagunkan tanpa maupun rekening administatif.
mengganggu aktivitas dan kondisi keuangan • Risiko–risiko lain yang dapat meningkatkan
Bank. Ketidakmampuan memperoleh sumber Risiko Likuiditas, misalnya Risiko Kredit,
pendanaan arus kas sehingga menimbulkan Risiko Pasar, dan Risiko Operasional.
Risiko Likuiditas dapat disebabkan antara lain
oleh: Tools yang digunakan untuk mengukur dan
• Ketidakmampuan menghasilkan arus kas mengendalikan Risiko Likuiditas mengacu
yang berasal dari aset produktif maupun kepada ketentuan regulator yang meliputi Giro
yang berasal dari penjualan aset termasuk Wajib Minimum (GWM), Rasio Intermediasi
aset likuid; dan/atau Makroprudensial (RIM), Loan to Deposit Ratio
• Ketidakmampuan menghasilkan arus kas (LDR), Maturity Profile, Proyeksi Cashflow
yang berasal dari penghimpunan dana, Harian, Aset Likuid terhadap Non-Core
transaksi antar Bank, dan pinjaman yang Deposit, Aset Likuid terhadap DPK, Liquidity
diterima. Coverage Ratio (LCR), Net Stable Funding
Ratio (NSFR), Stress Test Likuiditas, dan
Penerapan Manajemen Risiko Likuiditas parameter Risiko Likuiditas pada Penilaian
Penetapan struktur organisasi, perangkat Tingkat Kesehatan Bank (PTKB) dengan
dan kelengkapan unit/fungsi yang terkait menggunakan pendekatan risiko (Risk-based
dengan penerapan manajemen risiko untuk Bank Rating/RBBR) yang terdiri dari 2 bagian,
Risiko Likuiditas harus disesuaikan dengan yaitu Risiko Inheren dan Kualitas Penerapan
karakteristik dan kompleksitas kegiatan usaha Manajemen Risiko. Indikator inheren tersebut
Bank. dikelompokkan menjadi 3 (tiga) kategori besar
yaitu Komposisi dari Aset, Kewajiban, dan
Dalam rangka penerapan manajemen risiko yang Transaksi Rekening Administratif, Konsentrasi
efektif, Bank menyusun tugas dan tanggung dari Aset dan Kewajiban, Kerentanan pada
jawab yang disesuaikan dengan tujuan dan Kebutuhan Pendanaan. Selain itu, Bank juga
kebijakan usaha, ukuran dan kompleksitas memiliki tools pemantauan Sistem Peringatan
serta kemampuan Bank. Penanggung jawab Dini (Early Warning System) Indikator Eksternal
pengelolaan Risiko Likuiditas adalah secara terkait pasar/eksternal untuk risiko pasar dan
umum terletak pada setiap unit kerja yang risiko likuiditas.
memiliki aktivitas yang terekspos terhadap
Risiko Likuiditas. Market, Liquidity & Integrated
Risk Management (MIRG) secara independen
268 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 271
Langkah-Langkah dan Rencana dalam tugas membantu Direksi dalam mengelola
Mengantisipasi Risiko Likuidtas Risiko Operasional, memantau proses
Analisa dan monitoring mengenai risk limit pelaksanaan manajemen risiko operasional
risiko likuiditas maupun profil Risiko Likuiditas secara menyeluruh, memastikan kebijakan
yang mencakup parameter komposisi aset dan manajemen risiko operasional berjalan pada
liabilitas, konsentrasi dari aset dan liabilitas, seluruh tingkat organisasi. Adapun beberapa
kerentanan pada kebutuhan pendanaan, dan tugas tersebut antara lain sebagai berikut:
akses sumber pendanaan yang disampaikan • Membantu direksi dalam menyusun
secara periodik kepada manajemen melalui Kebijakan Manajemen Risiko Operasional
Komite Manajemen Risiko, dalam rangka secara menyeluruh.
merumuskan langkah dan rencana yang • Mendesain dan menerapkan perangkat
bersifat antisipatif. untuk menilai Risiko Operasional dan
pelaporan.
Pengendalian dilakukan terhadap aktivitas • Melakukan koordinasi aktivitas manajemen
yang mengalami peningkatan risiko. risiko operasional pada seluruh lintas unit
Pengendalian dilakukan melalui strategi kerja.
pendanaan, pengelolaan posisi likuiditas dan • Menyusun laporan profil Risiko Operasional
Risiko Likuiditas harian, pengelolaan posisi yang akan disampaikan kepada Direktur
likuiditas dan Risiko Likuiditas intra-grup, Utama, Direktur yang membawahi Risk
pengelolaan aset likuid berkualitas tinggi, serta Management dan Komite Manajemen
rencana pendanaan darurat. Risiko.
• Melakukan pendampingan kepada Unit
d. Risiko Operasional Kerja Bisnis mengenai isu manajemen Risiko
Risiko Operasional adalah risiko yang Operasional, dan pelatihan manajemen
disebabkan ketidakcukupan dan atau tidak Risiko Operasional.
berfungsinya proses internal, kesalahan
manusia, kegagalan sistem, atau adanya Dalam pelaksanaannya, Unit Kerja Operational
problem eksternal yang mempengaruhi Risk Management berkoordinasi dengan
operasional Bank. Dengan diterbitkannya Unit Kerja Internal Audit, Unit Kerja Process
POJK tentang Penerapan Manajemen Risiko Management & Internal Control, Unit Kerja
bagi Bank Umum, maka sejak saat itu pula Bank Compliance & GCG, Unit Kerja Crime & Fraud
Mega secara serius menerapkan manajemen Investigation serta Unit Kerja terkait lainnya
Risiko Operasional dengan selalu melakukan dengan melakukan Forum Pengendalian
penyempurnaan bentuk implementasinya Internal untuk membahas isu-isu Risiko
di seluruh aktivitas Bank, baik yang melekat Operasional yang material agar risiko-risiko
di aktivitas transaksional di Kantor Cabang tersebut dapat dikendalikan secara dini.
maupun aktivitas support yang berada di
Kantor Pusat. Di sisi lain, Bank juga telah membentuk Support
Group Komite Manajemen Risiko (KMR) untuk
Organisasi Manajemen Risiko Operasional bidang Risiko Operasional yang tugasnya
Untuk meningkatkan efektivitas implementasi adalah membantu KMR dalam mengidentifikasi
manajemen Risiko Operasional tersebut, Bank risiko operasional khususnya terkait dengan
telah membangun organisasi manajemen proses pengelolaan risiko yang dilakukan oleh
risiko operasional dengan tugas dan tanggung risk owner. Support Group ini juga berfungsi
jawab yang telah dirumuskan dengan jelas, sebagai filter atas isu-isu risiko yang akan
mulai dari level Cabang, Regional maupun dibawa ke rapat KMR, sehingga hanya isu-isu
Kantor Pusat. Fungsi dan tugas dari organisasi krusial dan material yang dicarikan solusinya di
tersebut selalu di-review untuk diselaraskan forum rapat KMR.
dengan peningkatan efektivitas koordinasi
serta meningkatkan ketajaman pelaksanaan Mekanisme Identifikasi dan Pengukuran
identifikasi risiko. Risiko Operasional
Bank menggunakan alat bantu Operational
Di level Kantor Pusat, Bank telah membentuk Risk Online Test (OPRIST) untuk mengukur
Unit Kerja Operational Risk Management tingkat penguasaan jajaran pegawai Kantor
yang berada dibawah koordinasi Satuan Kerja Cabang, Kantor Regional dan Kantor Pusat
Manajemen Risiko. Unit Kerja ini memiliki terhadap kebijakan dan prosedur, kewenangan
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 269
Page 272
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
dan produk. Identifikasi risiko dengan cara Mekanisme Mitigasi Risiko Operasional
melihat tingkat penguasaan pegawai terhadap Dalam rangka melakukan mitigasi atau
kebijakan dan prosedur dipandang merupakan pengendalian Risiko Operasional yang melekat
salah satu cara yang efektif untuk melihat di aktivitas operasional, Bank secara periodik
potensi risiko dari kesalahan pelaksanaan melakukan review terhadap Kebijakan dan
proses operasional (khususnya faktor people Standar Prosedur Operasi (SOP) untuk
risk). Operational Risk Online Test (OPRIST) memastikan kecukupan Kebijakan dan SOP
telah dilakukan secara online kepada pegawai tersebut sebagai pedoman kerja mengingat
Bank Mega dengan menggunakan sistem aktivitas bisnis Bank semakin berkembang.
aplikasi Operational Risk Web Links (OWL) Selain itu, Bank juga melakukan pendelegasian
sejak tahun 2022 untuk mengukur pemahaman wewenang terutama pada transaksi di cabang
terhadap kebijakan dan prosedur, produk dan berupa limit transaksi, sehingga memudahkan
ketentuan lainnya yang terkait bidang kerjanya proses pelayanan nasabah tanpa mengabaikan
serta untuk meningkatkan risk awareness pegawai. aspek risiko.
Bank juga telah menggunakan alat bantu Pemisahan fungsi dan tugas atau segregation
Risk Control Self-Assessment (RCSA) yang of duties selalu dilakukan terhadap seluruh
dilaksanakan pada aplikasi Operational Risk aktivitas operasional, baik terhadap aktivitas
Management System (ORMS) untuk mengukur yang bersifat transaksional maupun aktivitas
dan menilai efektivitas kontrol secara mandiri non transaksional termasuk proses reporting.
dari setiap isu risiko yang dilakukan oleh Di dalamnya termasuk penerapan dual control
masing-masing pemilik risiko pada Kantor guna memastikan validasi transaksi. Metode
Regional, Kantor Cabang/Cabang Pembantu pengendalian Risiko Operasional lain seperti
dan Unit Kerja di Kantor Pusat. security system, peningkatan dan kapabilitas
Sumber Daya Manusia juga selalu dilakukan
Selain itu, telah dilaksanakan pula E-Learning untuk meminimalisir Risiko Operasional
Manajemen Risiko Operasional bagi seluruh sehingga Bank terhindar dari kerugian.
pegawai untuk meningkatkan pemahaman
pegawai mengenai manajemen Risiko e. Risiko Hukum
Operasional. Melalui penyelenggaraan Risiko Hukum muncul karena adanya tuntutan
E-Learning dapat dilihat tingkat kesadaran hukum dan/atau adanya kelemahan aspek
Risiko Operasional sekaligus memberikan yuridis. Risiko Hukum dapat menimbulkan
refreshment kepada pegawai. dampak kerugian yang signifikan apabila
tidak dikelola dengan memadai. Identifikasi
Secara Bank-wide, identifikasi risiko dan risiko hukum secara dini sangat membantu
pengukuran dilakukan terhadap beberapa dalam mengelola risiko hukum sehingga tidak
indikator utama yang dipandang dapat menimbulkan kerugian di luar toleransi Bank.
mewakili risiko operasional Bank. Indikator
tersebut dikelompokkan menjadi 5 (lima) Organisasi Manajemen Risiko Hukum
kategori besar yakni Karakteristik dan Bank memandang Risiko Hukum sebagai
Kompleksitas Bisnis, Sumber Daya Manusia, jenis risiko yang harus dikelola dengan serius
Teknologi Informasi dan Infrastruktur mengingat dampaknya dapat merugikan
Pendukung, Fraud dan Kejadian Eksternal. secara signifikan. Sejalan dengan pandangan
Hasil akhir dari identifikasi dan pengukuran tersebut, Bank telah membentuk organisasi
tersebut berupa Profil Risiko Operasional Bank manajemen Risiko Hukum, baik di level Kantor
yang dilaporkan ke OJK setiap triwulan. Pusat, maupun Kantor Regional. Di Kantor
Pusat, Bank telah memiliki Unit Kerja Corporate
Di sisi lain, pengukuran risiko yang terkait Legal yang berfungsi sebagai legal watch yang
dengan perhitungan Aset Tertimbang Menurut tugasnya antara lain menangani permasalahan
Risiko (ATMR) atas Risiko Operasional saat hukum yang dihadapi Bank, memberikan opini
ini Bank menggunakan metode Standardized legal terhadap Perjanjian Kerja Sama yang
Approach yang telah diimplementasikan sejak akan dilakukan Bank, memberikan analisis
bulan Januari 2023. hukum terkait peluncuran produk dan aktivitas
baru. Unit Kerja Corporate Legal bertanggung
jawab kepada Wakil Direktur Utama.
270 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 273
Pada Kantor Regional, fungsi legal ditangani mencapai tujuan yang ditetapkan. Mengingat
oleh Legal Manager yang berada dibawah pentingnya keberadaan strategi tersebut maka
koordinasi Regional Head. Keberadaan Unit Bank selalu memantau implementasinya dan
Kerja ini dipandang sangat membantu dalam mengevaluasi kelemahan/penyimpangan yang
menangani permasalahan hukum yang ada di terjadi untuk segera diperbaiki.
wilayah kerja Kantor Regional bersangkutan
sehingga apabila terjadi permasalahan hukum Secara umum strategi Bank telah dirumuskan
dapat segera ditangani. Sementara itu, fungsi dan dituangkan ke dalam Dokumen Rencana
legal pada Kantor Cabang ditangani oleh Legal Bisnis yang wajib dilaporkan ke OJK setiap
Officer. akhir tahun. Pada dokumen tersebut target dan
sasaran Bank ditetapkan baik pada sisi aset,
Mekanisme Pengendalian Risiko Hukum kewajiban maupun produk dan aktivitas baru
Pengendalian Risiko Hukum dilakukan sejak yang akan diterbitkan. Deviasi yang terjadi
pertama kali Bank melakukan kerjasama pada tahap pelaksanaannya merupakan risiko
bisnis dengan nasabah, baik dalam bentuk yang harus dikelola agar tidak menimbulkan
liabilitas, kredit, maupun aktivitas jasa lainnya. kerugian Bank.
Kelengkapan dokumen administrasi menjadi
syarat penting dalam pembukaan rekening Organisasi Manajemen Risiko Stratejik
maupun dalam transaksi perbankan, sehingga Seluruh unit bisnis dan unit pendukung
apabila nasabah tidak dapat menyediakan bertanggung jawab membantu Direksi
dokumen yang dimaksud maka Bank tidak dalam menyusun perencanaan stratejik, dan
dapat melakukan transaksi tersebut. mengimplementasikan strategi secara efektif.
Bank memiliki Unit Kerja Financial Control
Seluruh aktivitas pelayanan Bank kepada yang salah satu tugasnya adalah memantau
nasabah apabila tidak dilakukan dengan pencapaian target bisnis Bank. Selain itu,
baik dapat menimbulkan komplain nasabah pengelolaan Risiko Stratejik Bank difokuskan
yang pada akhirnya dapat menimbulkan pada pencapaian target-target yang telah
permasalahan hukum. Untuk menghindari ditetapkan sebagai bentuk monitoring atas
hal-hal tersebut, maka Bank telah melengkapi kesesuaian strategi yang telah dijalankan Bank.
setiap aktivitas pelayanan kepada nasabah
dengan kebijakan dan prosedur yang memadai, Upaya untuk Mengidentifikasi dan Merespon
sehingga setiap pegawai Bank dapat melayani Perubahan Lingkungan Bisnis
nasabah dengan lebih prudent. Salah satu hal yang harus diperhatikan dalam
pengelolaan Risiko Stratejik adalah seberapa
Di sisi lain, dalam rangka melakukan cepat Bank dapat merespon dengan positif
pengendalian Risiko Hukum, khususnya dalam setiap kali terjadi perubahan lingkungan bisnis
penerbitan produk dan aktivitas baru, Unit baik dalam skala nasional maupun adanya
Kerja Corporate Legal selalu melakukan review perubahan lingkungan internasional. Terkait
terhadap Perjanjian Kerjasama yang salah satu dengan hal tersebut Bank selalu menyesuaikan
tujuannya adalah untuk memastikan posisi setiap strategi bisnis yang akan dirumuskan
hukum Bank berada di posisi yang benar. Selain dengan perkembangan lingkungan dimaksud.
itu, Unit Kerja Corporate Legal secara rutin Salah satu bentuknya adalah Bank lebih
melakukan pelatihan terkait dengan manajemen memfokuskan pengembangan bisnis dengan
Risiko Hukum kepada pegawai terutama yang mengintegrasikan dengan bisnis grup,
terkait dengan transaksi nasabah, baik bidang tentunya dengan selalu mematuhi peraturan
liabilitas maupun perkreditan. Hal ini bertujuan perundang-undangan baik internal maupun
untuk meningkatkan kompetensi pegawai eksternal. Layanan kepada nasabah utama
dalam mengelola Risiko Hukum. (priority Banking) pada saat ini dipandang
masih memiliki peluang yang besar untuk
f. Risiko Stratejik dikembangkan. Strategi promosi dengan
Risiko Stratejik adalah risiko ketidaktepatan mensinergikan produk kredit maupun produk
dalam pengambilan dan/atau pelaksanaan DPK yang kemudian ditawarkan terutama
suatu keputusan stratejik serta kegagalan dalam kepada nasabah prima terus dilakukan
mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis. untuk menjaga loyalitas nasabah serta untuk
Sehingga, ketepatan strategi yang disusun oleh mengakuisisi nasabah baru.
sebuah Bank merupakan kunci utama dalam
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 271
Page 274
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Mekanisme untuk Mengukur Kemajuan yang memastikan tidak ada peraturan dari eksternal
Dicapai dari Rencana Bisnis yang Ditetapkan yang dilanggar. Secara teknis, setiap kebijakan
Pengendalian Risiko Stratejik selalu dilakukan yang diterbitkan harus dilakukan review
oleh seluruh unit kerja terutama oleh unit kerja oleh Unit Kerja Kepatuhan. Di sisi lain, dalam
bisnis baik pada level cabang, sampai dengan pelaksanaan transaksi pelayanan kepada
kantor pusat. Evaluasi terhadap pencapaian nasabah, petugas yang melaksanakan transaksi
bisnis dilakukan secara berkala. Cakupan tersebut wajib memastikan kelengkapan
evaluasi mencakup pencapaian target, dokumen dan kebenaran dokumentasi. Hal ini
kendala yang dihadapi serta strategi terhadap dilakukan sebagai langkah antisipatif sehingga
pencapaian target yang telah ditetapkan. Bank tidak terekspos Risiko Kepatuhan.
g. Risiko Kepatuhan Mekanisme Pemantauan dan Pengendalian
Risiko Kepatuhan adalah Risiko akibat Bank Risiko Kepatuhan
tidak mematuhi dan/atau tidak melaksanakan Dalam rangka pelaksanaan pemantauan risiko
peraturan perundang-undangan dan kepatuhan, Satuan Kerja Audit Internal dan
ketentuan yang berlaku. Risiko Kepatuhan Unit Kerja Internal Control (Operations maupun
dapat bersumber antara lain dari perilaku Credit Control) memiliki peran yang sangat
hukum, yakni perilaku/aktivitas Bank yang penting. Unit kerja tersebut sesuai peran dan
menyimpang atau melanggar dari ketentuan tugasnya, bekerjasama bahu-membahu dalam
atau peraturan perundang-undangan yang melakukan pemantauan Risiko Kepatuhan
berlaku dan perilaku organisasi yakni perilaku/ terhadap seluruh Unit Kerja baik bisnis maupun
aktivitas Bank yang menyimpang atau support. Di sisi lain, untuk mengoptimalkan
bertentangan dari standar yang berlaku secara aspek pengendalian internal, Bank secara rutin
umum. Risiko Kepatuhan memiliki dampak melakukan training kepada pegawai terkait
yang sangat signifikan apabila tidak dikelola dengan aspek kepatuhan, khususnya terhadap
dengan memadai karena dampaknya dapat pegawai baru maupun kepada pegawai yang
berupa denda maupun sanksi yang berat. telah lama bekerja. Di level Kantor Cabang,
Terkait dengan hal tersebut, Bank selalu secara rutin, dilakukan morning briefing yakni
memperhatikan bahwa Risiko Kepatuhan forum diskusi, khususnya untuk membahas
adalah risiko yang perlu dikelola dengan serius. kebijakan yang diterbitkan Kantor Pusat
maupun aturan eksternal.
Organisasi Manajemen Risiko Kepatuhan
Bertolak dari pandangan tersebut, Bank h. Risiko Reputasi
membentuk Unit Kerja yang secara khusus Risiko Reputasi adalah Risiko akibat menurunnya
menangani kepatuhan yakni Unit Kerja tingkat kepercayaan pemangku kepentingan
Compliance & Good Corporate Governance (stakeholder) yang bersumber dari persepsi
(CGCG) yang berada di Kantor Pusat. Dalam negatif terhadap Bank. Risiko Reputasi dapat
rangka mengelola risiko kepatuhan, melalui bersumber dari berbagai aktivitas bisnis
Unit Kerja ini, Bank selalu memastikan tidak Bank, misalnya pemberitaan negatif di media
melanggar rambu-rambu yang berlaku baik massa, pelanggaran etika bisnis, dan keluhan
berupa ketentuan internal maupun regulasi nasabah; atau kelemahan-kelemahan pada
eksternal. Bank melakukan monitoring tata kelola, budaya perusahaan, dan praktik
pelaksanaan seluruh kewajiban pelaporan bisnis Bank. Mengingat Risiko Reputasi sangat
kepada regulator. Unit Kerja CGCG bertanggung berhubungan dengan nasabah, maka apabila
jawab kepada Direktur Kepatuhan (Direktur tidak dikelola dengan baik, Risiko Reputasi
Compliance & Human Capital). memiliki dampak yang sangat signifikan antara
lain terjadinya rush yang pada akhirnya Bank
Strategi dan Efektivitas Penerapan Manajemen ditinggalkan nasabahnya.
Risiko Kepatuhan
Keberadaan Unit Kerja CGCG telah independen Organisasi Manajemen Risiko Reputasi
terhadap unit kerja bisnis maupun support Sebagai lembaga bisnis yang aktivitas bisnisnya
sehingga lebih efektif dalam melaksanakan bertumpu pada kepercayaan masyarakat, maka
tugas dan fungsinya. Terkait dengan hal nama baik atau reputasi yang baik memiliki
tersebut, dalam rangka menyusun maupun peran yang sangat penting bagi Bank. Reputasi
me-review kebijakan internal, baik berupa dalam bentuk kepercayaan masyarakat perlu
kebijakan operasional maupun Standard dibangun dalam jangka waktu yang panjang
Operating Procedure (SOP), Bank selalu sehingga perlu pengelolaan yang baik.
272 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 275
Dengan berpedoman kepada hal tersebut, Pengelolaan Risiko Reputasi pada Saat Krisis
Bank memiliki Unit Kerja yang bertugas Kondisi krisis merupakan kondisi yang paling
mengelola Risiko Reputasi, yakni Corporate tidak diharapkan oleh semua jenis perusahaan
Affairs, dimana secara teknis pelaksanaannya termasuk Bank, karena kondisi ini dapat
dilakukan oleh tim Corporate Communication. menjadi faktor penghancur atas reputasi
Unit Kerja ini bertugas memantau berita- yang telah dibangun oleh Bank. Untuk itu,
berita negatif di media massa dan menangani diperlukan langkah-langkah yang tepat
setiap komplain nasabah di media massa, serta dalam mengelola kondisi krisis termasuk cara
menjalankan fungsi kehumasan dan merespon mengkomunikasikannya kepada nasabah
pemberitaan negatif atau kejadian lainnya untuk menghindari timbulnya persepsi negatif
yang mempengaruhi reputasi Bank dan dapat terhadap Bank. Peran pengelolaan Risiko
menyebabkan kerugian Bank. Selain itu, Unit Reputasi Bank pada masa krisis ditangani
Kerja ini juga bertugas mengkomunikasikan oleh Unit Kerja Corporate Affairs dengan
informasi yang dibutuhkan investor, nasabah, mendapatkan arahan langsung dari Direktur
kreditur, asosiasi, dan masyarakat. Utama. Beberapa strategi yang dapat
dilakukan oleh Bank adalah menjaga hubungan
Selain itu, Bank telah memiliki departemen baik dengan media massa secara profesional,
Customer Care yang memiliki tugas untuk memberikan pengertian dan edukasi yang
menangani keluhan/komplain nasabah yang memadai kepada masyarakat/nasabah
diterima oleh Kantor Cabang. Secara teknis, mengenai kondisi krisis sehingga nasabah
setiap keluhan nasabah yang disampaikan ke dapat memperoleh informasi yang benar. Hal
Kantor Cabang akan dilaporkan oleh cabang ini untuk menghindari terjadinya kepanikan
terkait ke Customer Care melalui sistem/ nasabah.
aplikasi yang telah disiapkan. Selanjutnya,
Customer Care secara rutin melakukan
monitoring terhadap komplain yang ada di
sistem/aplikasi tersebut kemudian melakukan
koordinasi dengan Unit Kerja terkait untuk
mencari solusi penyelesaiannya.
Kebijakan dan Mekanisme Dalam Rangka
Meningkatkan Pelayanan Kepada Nasabah
Untuk menjaga reputasi, Bank selalu melakukan
upaya-upaya meningkatkan pelayanan kepada
nasabah. Apabila nasabah merasa seluruh
kepentingannya terpenuhi, maka mereka
diharapkan memberikan kontribusi yang
positif terhadap reputasi Bank. Peningkatan
kompetensi kepada pegawai yang langsung
bersentuhan dengan nasabah merupakan salah
satu cara yang efektif dalam meningkatkan
pelayanan. Hal ini dilakukan Bank dengan
memberikan training secara rutin kepada
petugas Frontliner maupun tenaga marketing,
khususnya mengenai cara-cara melayani
nasabah, maupun meningkatkan pemahaman
mereka terhadap produk-produk Bank.
Selain itu, Bank selalu menerapkan Prinsip
Transparansi Informasi kepada nasabah. Dalam
kaitan ini, Bank selalu memberikan informasi
kepada nasabah atas manfaat, risiko maupun
biaya pada setiap produk serta layanan yang
disediakan Bank nasabah mendapatkan
informasi yang berimbang atas produk atau
layanan yang dimanfaatkan.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 273
Page 276
Tata Kelola Perusahaan 274 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 277
Tata Kelola
Perusahaan
276 Pendahuluan
278 Struktur Tata Kelola
280 Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
288 Dewan Komisaris
295 Direksi
309 Transparansi Informasi terkait
Dewan Komisaris dan Direksi
313 Organ Pendukung Dewan Komisaris
323 Pelaksanaan Tata Kelola Remunerasi
325 Organ Pendukung Direksi
338 Sekretaris Perusahaan
342 Audit Internal
345 Fungsi Kepatuhan
350 Sistem Pengendalian Intern
353 Penerapan Tata Kelola Perusahaan Lainnya
357 Kebijakan Pencegahan Insider Trading
358 Kebijakan Antikorupsi dan/atau Fraud
359 Dukungan Perusahaan pada Antikorupsi
361 Penerapan UU Pelindungan Data Pribadi dan Upaya
Pelindungan Konsumen & Masyarakat Sektor Jasa
Keuangan
364 Sistem PelaporanPelanggaran
367 Kode Etik
368 Perkara Hukum
370 Sanksi Administratif
371 Kecukupan Transparansi Keuangan dan Non
Keuangan
371 Penilaian Sendiri Penerapan Tata Kelola Bank Umum
372 Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka
374 Pelaksanaan Tata Kelola
Terintegrasi
375 Akses Informasi dan Data
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 275
Page 278
Tata Kelola Perusahaan
Pendahuluan
Prinsip-prinsip Tata kelola perusahaan yang baik 3. Pertanggungjawaban
(GCG) telah lama tertanam di Bank Mega dan menjadi Bank senantiasa memastikan kesesuaian
pedoman utama bagi semua insan Bank Mega dalam pengelolaan Bank dengan peraturan perundang-
operasional perbankan di seluruh jenjang dan lini undangan dan nilai etika serta standar, prinsip dan
Perseroan. Prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan praktik.
tersebut adalah:
1. Transparansi 4. Independensi
Bank melakukan keterbukaan dalam proses Bank menjamin bahwa pengelolaan Bank dilakukan
pengambilan keputusan dan keterbukaan dalam secara mandiri dan profesional serta bebas dari
pengungkapan dan penyediaan informasi yang benturan kepentingan dan pengaruh atau tekanan
relevan dan mudah diakses oleh pemangku dari pihak manapun yang tidak sesuai dengan
kepentingan. ketentuan peraturan perundang-undangan dan
nilai etika serta prinsip dan praktik.
2. Akuntabilitas
Bank menerapkan kejelasan fungsi dan
pelaksanaan pertanggungjawaban organ Bank
sehingga pengelolaannya berjalan secara efektif.
276 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 279
5. Kesetaraan dan kewajaran berkomitmen untuk meningkatkan penerapan praktik-
Bank senantiasa memastikan kesetaraan dan praktik terbaik GCG yang merupakan salah satu
keseimbangan, dan keadilan di dalam memenuhi komponen penting dalam upaya Bank Mega untuk
hak-hak pemangku kepentingan yang timbul meningkatkan kinerja, serta melindungi kepentingan
berdasarkan perjanjian, ketentuan peraturan pemangku kepentingan.
perundang-undangan dan nilai etika serta standar,
prinsip, dan praktik. LANDASAN HUKUM PENERAPAN TATA
KELOLA PERUSAHAAN
Dalam situasi perekonomian yang masih penuh
tantangan dan ketidakpastian di sepanjang tahun Sebagai sebuah badan usaha yang bergerak di
2025 ini, peranan GCG menjadi semakin penting industri keuangan, khususnya perbankan, Bank Mega
bagi semua kegiataan usaha. Bank Mega pun terus berpedoman pada beragam peraturan perundang-
undangan yang berlaku bagi perbankan dan
perusahaan publik, di antaranya sebagai berikut:
Dasar Hukum Legal Basis Jenis Regulasi
Peraturan Otoritas Jasa • POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan
Keuangan (POJK) Publik;
• POJK No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan
Publik;
• POJK No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik;
• POJK No. 45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi Bagi
Bank Umum;
• POJK No. 55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Kerja Komite Audit;
• POJK No. 56/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit
Audit Internal;
• POJK No. 4/POJK.03/2016 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum;
• POJK No. 18/POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum;
• POJK No. 29/POJK.04/2016 tentang Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik;
• POJK No. 46/POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum;
• POJK No. 1/POJK.03/2019 tentang Penerapan Fungsi Audit Intern Pada Bank Umum;
• POJK No. 37/POJK.03/2019 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank;
• POJK No.12/POJK.03/2020 tanggal 16 Maret 2020 tentang Konsolidasi Bank Umum;
• POJK No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang
Saham Perusahaan Terbuka;
• POJK No. 16/POJK.04/2020 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham
Perusahaan Terbuka Secara Elektronik
• POJK No. 63/POJK.03/2020 tentang Pelaporan Bank Umum Melalui Sistem Pelaporan Otoritas
Jasa Keuangan;
• POJK No. 12/POJK.03/2021 tentang Bank Umum;
• POJK No. 11/POJK.03/2022 tentang Penyelenggaraan Teknologi Informasi Oleh Bank Umum;
• POJK No. 22 tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa
Keuangan;
• POJK No. 24 Tahun 2022 tentang Pengembangan Kualitas Sumber Daya Manusia Bank Umum;
• POJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum
Surat Edaran Otoritas Jasa • SEOJK No. 55/POJK.04/2015 tanggal 29 Desember 2015 tentang Pembentukan dan Pedoman
Keuangan (SE OJK) Pelaksanaan Kerja Komite Audit;
• SEOJK No. 40/SEOJK.03/2016 tanggal 26 September 2016 tentang Penerapan Tata Kelola
Dalam Pemberian Remunerasi Bagi Bank Umum;
• SEOJK No. 35/SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret 2017 tentang Pedoman Standar Sistem
Pengendalian Intern Bagi Bank Umum
• SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 tanggal 29 Juni 2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan
Emiten atau Perusahaan Publik;
• SEOJK No. 28/SEOJK.03/2022 tanggal 22 Desember 2022 tentang Sertifikasi Manajemen Risiko
Bagi Sumber Daya Manusia Bank Umum;
• SEOJK No. 29/SEOJK.03/2022 tanggal 27 Desember 2022 tentang Ketahanan dan Keamanan
Siber Bagi Bank Umum.
• SEOJK No. 14/SEOJK.03/2025 tanggal 24 Juni 2025 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank
Umum;
Lain-lain • Roadmap Tata Kelola Perusahaan Indonesia Menuju Tata Kelola Emiten dan Perusahaan Publik
yang Lebih Baik yang diterbitkan oleh OJK tanggal 4 Februari 2014;
• Anggaran Dasar Perusahaan terakhir sebagaimana yang tertuang dalam Akta No. 17 tanggal 23
Maret 2022 mengenai perubahan modal ditempatkan dan disetor.
• Surat Keputusan PT Bank Mega Tbk SK: 033/DIRBM/24 tentang Pedoman Pelaksanaan Tata
Kelola Bank
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 277
Page 280
Tata Kelola Perusahaan
Struktur
Tata Kelola
Mengacu pada Undang-Undang Republik Indonesia No. 40 tentang Perseroan Terbatas, Anggaran Dasar Bank
serta ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku, struktur Tata Kelola Bank Mega terdiri atas Rapat
Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris dan Direksi. Struktur dan organ GCG Bank Mega juga telah
disesuaikan dengan ketentuan yang ditetapkan dalam POJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola
Bagi Bank Umum.
ORGAN-ORGAN UTAMA
RUPS
Dewan Komisaris
Direksi
ORGAN-ORGAN PENDUKUNG
Komite Dewan Komisaris Komite Direksi
Internal Audit Compliance Risk Management
Anti Money Laundering Corporate Affairs Banking Fraud
278 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 281
Untuk meningkatkan dan memaksimalkan fungsi c. Satuan Kerja di bawah Direksi:
organ utama Tata Kelola Bank, Bank Mega membentuk • Satuan Kerja Audit Internal
organ-organ pendukung sebagai berikut: • Satuan Kerja Kepatuhan
1. Organ pendukung Dewan Komisaris: • Satuan Kerja Manajemen Risiko
a. Komite Audit • Satuan Kerja Anti Money Laundering
b. Komite Pemantau Risiko (AMLA)
c. Komite Remunerasi dan Nominasi • Satuan Kerja Penerapan Strategi Anti Fraud
Pembentukan komite-komite di bawah Dewan Sebagai pedoman bagi beragam organ
Komisaris tersebut diatur dalam Board Manual pendukung di bawah Dewan Komisaris dan Direksi
Dewan Komisaris dan telah sesuai dengan tersebut dalam menjalankan tugas dan tanggung
ketentuan penerapan tata kelola bank umum yang jawabnya, serta agar dapat mencapai tujuan yang
diatur dalam POJK No. 17 tahun 2023 diharapkan, Bank Mega juga telah menyusun
sejumlah kebijakan dan prosedur yang disesuaikan
2. Organ pendukung Direksi: dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan
a. Komite Eksekutif di bawah Direksi Bank Indonesia serta peraturan perundang-
• Komite Manajemen Risiko undangan yang berlaku. Kebijakan dan prosedur
• Komite Aset dan Liabilities (ALCO) tersebut kemudian disosialisasikan kepada seluruh
• Komite Kebijakan Perkreditan pegawai, secara langsung dan juga melalui media
• Komite Pengarah Teknologi Informasi yang mudah diakses oleh seluruh pegawai.
• Komite Sumber Daya Manusia
• Komite Produk
• Komite Manajemen Krisis
• Komite Kredit
b. Dalam lingkup Konglomerasi Keuangan Mega
Corpora, Bank sebagai Entitas Utama telah
membentuk komite-komite sebagai berikut:
• Komite Manajemen Risiko Terintegrasi
• Komite Tata Kelola Terintegrasi
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 279
Page 282
Tata Kelola Perusahaan
Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan 3. Kesempatan untuk memberikan kuasa kepada
organ tertinggi yang mempunyai hak dan kewenangan pihak lain apabila pemegang saham berhalangan
yang tidak dimiliki Direksi dan Dewan Komisaris, dalam hadir dalam RUPS. Formulir surat kuasa tersedia di
batasan yang ditentukan dalam ketentuan peraturan situs web Bank pada tanggal Pemanggilan RUPS;
perundangan. Pelaksanaan RUPS Bank Mega 4. Memperoleh dan mempelajari materi RUPS
berpedoman kepada POJK No.15/POJK.04/2020 selambatnya 28 (dua puluh delapan) hari sebelum
tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum RUPS dilaksanakan, sehingga Pemegang Saham
Pemegang Saham Perusahaan Terbuka, POJK No.16/ dapat memberikan suara pada saat usulan putusan
POJK.04/2020 tentang Pelaksanaan Rapat Umum agenda RUPS;
Pemegang Saham Perusahaan Terbuka Secara 5. Kesempatan untuk bertanya di setiap pembahasan
Elektronik, dan Anggaran Dasar Bank Mega. agenda dan setiap putusan agenda RUPS;
6. Kesempatan untuk memberikan suara setuju, tidak
Selain itu, RUPS juga merupakan media komunikasi setuju, atau abstain pada setiap usulan putusan
antara Direksi dan Dewan Komisaris dengan para agenda RUPS; dan
pemegang saham melalui kesempatan tanya jawab 7. Mendapat perlakuan yang sama dari Bank Mega.
yang diberikan kepada seluruh pemegang saham
yang hadir pada setiap mata acara RUPS. Di samping itu, Pemegang Saham juga memiliki
wewenang, antara lain (i) mengangkat dan
RUPS menjadi wadah bagi para Pemegang Saham memberhentikan anggota Dewan Komisaris dan
untuk mengambil keputusan dan menggunakan Direksi, (ii) melakukan evaluasi kinerja Dewan
haknya dalam mengemukakan pendapat serta Komisaris dan Direksi, (iii) memberhentikan sementara
memperoleh informasi terkait Bank. Keputusan yang anggota Direksi, (iv) menyetujui perubahan Anggaran
diambil dalam RUPS dilakukan secara wajar dan Dasar Bank, (v) menyetujui laporan tahunan, (vi)
transparan berdasarkan kepentingan Bank. Pemegang menyetujui remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi,
Saham merupakan individu atau badan hukum yang dan (vii) menyetujui usulan alokasi penggunaan laba
secara sah memiliki saham Bank. Pemegang Saham Bank termasuk pembagian dividen. Hak, wewenang,
tidak melakukan intervensi terhadap fungsi, tugas, dan tanggung jawab Pemegang Saham diatur secara
dan wewenang Dewan Komisaris dan Direksi. Pada 31 rinci dalam Anggaran Dasar Bank yang dap diakses
Desember 2025 komposisi Pemegang Saham Bank melalui situs web Bank.
Mega adalah sebagai berikut:
1. PT Mega Corpora (58,02%)
2. Masyarakat dengan kepemilikan saham < 5% Wewenang RUPS
(41,98%). RUPS mempunyai wewenang yang tidak diberikan
kepada Direksi atau Dewan Komisaris, dalam batas
Hak, Wewenang dan Tanggung Jawab yang ditentukan dalam Undang-Undang UU 40 tahun
Pemegang Saham 2007 tentang Perseroan Terbatas dan/atau Anggaran
Berdasarkan Anggaran Dasar Bank, Pemegang Saham Dasar Bank.
Bank terdiri dari kelas A dan kelas B yang memiliki
kesamaan hak yakni masing-masing saham memiliki Wewenang RUPS antara lain adalah:
hak atas 1 (satu) suara. Hak para Pemegang Saham 1. Mengevaluasi kinerja Dewan Komisaris dan Direksi;
adalah, antara lain, sebagai berikut: 2. Mengesahkan perubahan Anggaran Dasar;
1. Menghadiri RUPS dan memberikan 1 (satu) suara; 3. Memberikan persetujuan atas Laporan Direksi,
2. Kesempatan untuk mengusulkan agenda RUPS Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris
dan kandidat anggota Dewan Komisaris dan serta Laporan Keuangan Perseroan;
Direksi oleh 1 (satu) pemegang saham atau lebih 4. Menetapkan alokasi penggunaan laba;
yang mewakili paling sedikit 1/20 (satu perdua 5. Menunjuk dan menetapkan biaya jasa akuntan
puluh) dari jumlah seluruh saham dengan hak publik;
suara; 6. Menetapkan jumlah dan jenis kompensasi serta
fasilitas pengurus;
280 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 283
7. Menyetujui Laporan Tahunan termasuk Laporan 2. RUPS Luar Biasa
Keuangan Perseroan dan Laporan Tugas Pelaksanaan RUPS Luar Biasa dapat
Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan serta diselenggarakan kapan saja oleh Direksi, atas
memberikan pelunasan dan pembebasan. permintaan tertulis dari Dewan Komisaris atau 1
(satu) atau lebih pemegang saham yang bersama-
Jenis RUPS sama mewakili 1/10 (satu per sepuluh) bagian dari
Bank Mega melaksanakan 2 (dua) jenis RUPS, sesuai jumlah saham dengan hak suara yang sah. RUPS
dengan POJK tentang pelaksanaan RUPS dan sesuai Luar Biasa dapat diselenggarakan kapan saja
dengan Perubahan Anggaran Dasar Bank Mega, yaitu: dengan disertai alasan dan memenuhi persyaratan
1. RUPS Tahunan yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar Bank.
RUPS ini dilaksanakan paling lambat 6 (enam) bulan
setelah berakhirnya tahun buku. Agenda utama Penyelenggaraan dan Hasil Keputusan RUPS
RUPS Tahunan terdiri dari pengajuan Laporan Bank Mega 2025
Keuangan dan Laporan Tahunan oleh Direksi untuk Pada tahun 2025, Bank Mega menyelenggarakan
disahkan dan disetujui oleh Pemegang Saham, RUPST pada tanggal 27 Maret 2025 yang
melakukan penunjukan Kantor Akuntan Publik diselenggarakan secara fisik di Menara Bank Mega
untuk tahun berikutnya, memutuskan penggunaan dan juga secara elektronik. Seluruh peserta yang
laba, pengangkatan anggota Direksi atau anggota menghadiri RUPST secara fisik maupun e-RUPST
Dewan Komisaris, dan memutuskan hal-hal lain dapat mengikuti rapat dan berpartisipasi secara aktif.
yang diperlukan sesuai dengan Anggaran Dasar Hasil keputusan RUPST tersebut telah dilaporkan
Bank. kepada OJK dan diumumkan pada situs web Bank
(www.bankmega.com), situs web BEI (www.idx.co.id),
dan situs web KSEI (www. ksei.co.id).
Informasi RUPST 27 Maret 2025
Hari, Tanggal dan Waktu Kamis, 27 Maret 2025
Lokasi Mega Auditorium, Menara Bank Mega Lantai 3,
Jl. Kapten Tendean Nomor 12-14A,
Jakarta Selatan 12790
Mekanisme Rapat Rapat secara fisik dan elektronik melalui aplikasi Electronic General Meeting System KSEI
(eASY.KSEI)
Kehadiran Dewan Komisaris dan Direksi Rapat tersebut dihadiri oleh Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan sebagai berikut:
Perseroan dalam Rapat
Dewan Komisaris:
1. Komisaris Independen : Drs. Achjadi Ranuwisastra
2. Komisaris Independen : Lambock V. Nahattands
3. Komisaris Independen : Hizbullah
Direksi:
1. Direktur Utama : Kostaman Thayib
2. Direktur : Yuni Lastianto.SE
3. Direktur : Madi Darmadi Lazuardi
4. Direktur : Martin Mulwanto
5. Direktur : Ir.C. Guntur Triyudianto
6. Direktur : YB Hariantono
Kuorum Kehadiran Para Pemegang Rapat dihadiri oleh para Pemegang Saham dan/atau kuasa/wakil Pemegang Saham baik
Saham untuk Rapat secara fisik maupun melalui aplikasi eASY.KSEI yang mewakili 11.217.983.688 saham atau
merupakan 95,55% suara dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah yang
dikeluarkan Perseroan sampai dengan hari Rapat, yaitu berjumlah 11.740.923.365 saham.
Tanya Jawab Dalam setiap mata acara Rapat para Pemegang Saham telah diberikan kesempatan untuk
bertanya atau mengajukan pendapat yang berkaitan dengan pembahasan mata acara
Rapat. Pada mata acara Rapat Pertama sampai dengan mata acara Rapat Ketujuh tidak
ada pertanyaan dari Pemegang Saham.
Mekanisme Pengambilan Keputusan Pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan suara hadir secara fisik dan elektronik
aplikasi eASY.KSEI. Keputusan Rapat dilakukan melalui pemungutan suara, yakni dengan
memperhitungkan suara secara fisik dan suara secara elektronik melalui aplikasi eASY.KSEI.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 281
Page 284
Tata Kelola Perusahaan
Tanggal
Kegiatan
Pelaksanaan
Pemberitahuan Rencana dan Mata Acara RUPST kepada Regulator
Pengumuman RUPST 18 Februari 2025
Tanggal Pencatatan (Recording Date) Daftar Pemegang Saham yang berhak hadir dalam RUPST
Pemanggilan termasuk penjelasan atas setiap mata acara RUPST 5 Maret 2025
Pelaksanaan RUPST 27 Maret 2025
Ringkasan Risalah RUPST 9 April 2025
Akta Risalah RUPST
Mekanisme Pemungutan dan Penghitungan Surara
Pihak Independen Penghitung Suara
Rincian Keputusan RUPST 27 Maret 2025
Agenda ke-1 Persetujuan dan pengesahan Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir tanggal
31 Desember 2024, yang terdiri dari:
a. Laporan Pengurus Perseroan;
b. Laporan Keuangan Perseroan;
c. Laporan Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan.
Hasil Perhitungan Suara Total Suara Setuju: 11.217.983.688 saham atau 100% dari yang hadir
Setuju Tidak Setuju Abstain*
11.217.983.688 saham NIHIL NIHIL
Keputusan RUPST 1. Menerima baik dan menyetujui Laporan Tahunan Direksi mengenai Pengurusan Perseroan selama
tahun buku 2024, dan Laporan Pengawasan Dewan Komisaris untuk tahun buku yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024;
2. Menerima dan mengesahkan Laporan Keuangan Tahun Buku 2024 yang termasuk di dalamnya Neraca
dan perhitungan Laba-Rugi yang telah diaudit Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto,
Mawar & Rekan dengan Laporannya nomor 00014/2.1030/AU.1/07/1298-2/1/II/2025 tanggal 7
Februari 2025; dan
3. Memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya kepada para anggota Direksi
dan Dewan Komisaris atas pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama tahun buku
tahun 2024 sepanjang tindakan-tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Keuangan tersebut.
Realisasi Telah direalisasikan pada tahun 2025
Agenda ke-2 Penetapan penggunaan laba bersih untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.
Hasil Perhitungan Suara Total Suara Setuju: 11.217.983.688 saham atau 100% dari yang hadir
Setuju Tidak Setuju Abstain*
11.217.983.688 saham NIHIL NIHIL
Keputusan RUPST 1. Menetapkan seluruh Laba bersih Perseroan tahun buku 2024 yaitu sebesar Rp2.631.054.084.207,-
(dua triliun enam ratus tiga puluh satu miliar lima puluh empat juta delapan puluh empat ribu dua
ratus tujuh Rupiah) digunakan sebagai berikut:
a. sebesar Rp54.084.207,- (lima puluh empat juta delapan puluh empat ribu dua ratus tujuh Rupiah)
disisihkan sebagai dana cadangan guna memenuhi ketentuan Pasal 70 UUPT;
b. sebesar Rp1.052.400.000.000,- (satu triliun lima puluh dua miliar empat ratus juta Rupiah) akan
dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen tunai; dan
c. sisanya sebesar Rp1.578.600.000.000,- (satu triliun lima ratus tujuh puluh delapan miliar enam
ratus juta Rupiah) akan dibukukan sebagai saldo laba.
2. Menyetujui pembagian dividen tunai tersebut dilakukan dengan ketentuan:
a. Tata cara dan jadwal pembagian dividen tunai akan ditetapkan kemudian;
b. Pembayaran atas dividen tunai tersebut akan dipotong pajak sesuai dengan peraturan perpajakan
yang berlaku.
3. Menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Direksi untuk mengatur tata cara dan jadwal
pembayaran dividen tunai tersebut serta mengumumkannya sesuai dengan ketentuan peraturan
perundangan yang berlaku.
Realisasi Telah direalisasikan pada tahun 2025
282 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 285
Agenda ke-3 Laporan Direksi atas Rencana Kerja (Business Plan) Perseroan Tahun 2025 dan Laporan Rencana Aksi
Keuangan Berkelanjutan.
Laporan Kepada RUPS Untuk mata acara Rapat Ketiga tidak diambil keputusan Rapat karena sifatnya hanya untuk
dikomunikasikan kepada pemegang saham mengenai Rencana Kerja (Business Plan) Perseroan Tahun
2025 dan Laporan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan.
Realisasi Telah direalisasikan pada tahun 2024
Agenda ke-4 Penunjukan Kantor Akuntan Publik yang akan melakukan audit atas Laporan Keuangan Perseroan Tahun
Buku 2025.
Hasil Perhitungan Suara Total Suara Setuju: 11.217.983.688 saham atau 100% dari yang hadir
Setuju Tidak Setuju Abstain*
11.217.983.688 saham NIHIL NIHIL
Keputusan RUPST Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris, untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik
yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, yang akan melakukan audit terhadap keuangan Perseroan
tahun buku 2025 dengan memperhatikan rekomendasi dari Komite Audit untuk mendapatkan auditor
dengan kualitas dan harga terbaik.
Realisasi Telah direalisasikan pada tahun 2025
Agenda ke-5 Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.
Hasil Perhitungan Suara Total Suara Setuju: 11.437.809.709 saham atau 100% dari yang hadir
Setuju Tidak Setuju Abstain*
11.437.809.709 saham NIHIL NIHIL
Keputusan RUPST 1. Menerima pengunduran diri Ibu Lay Diza Larentie sebagai Wakil Direktur Utama Perseroan dan Bapak
C. Guntur Triyudianto selaku Direktur Perseroan serta mengangkat Bapak Heriwan Gazali sebagai
Direktur Perseroan.
Dengan keputusan di atas maka susunan anggota Direksi Perseroan menjadi sebagai berikut:
• Direktur Utama : Kostaman Thayib
• Wakil Direktur Utama : Indivara Erni
• Direktur : Yuni Lastianto
• Direktur : Madi Darmadi Lazuardi
• Direktur : Martin Mulwanto
• Direktur : YB Hariantono
• Direktur : Heriwan Gazali
Pengangkatan Bapak Heriwan Gazali tersebut berlaku efektif sejak saat yang bersangkutan telah
mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit
and Proper Test) dan memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku, dengan masa jabatan
sampai dengan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang diselenggarakan pada tahun 2029
(dua ribu dua puluh sembilan), dengan tidak mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham untuk
memberhentikannya sewaktu-waktu.
2. Menyetujui pemberian kuasa kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan keputusan Rapat ini dalam
akta notaris dan melaporkan perubahan susunan anggota Dewan Komisaris dan pengangkatan
kembali seluruh anggota Direksi Perseroan kepada instansi yang berwenang.
Realisasi Telah direalisasikan pada tahun 2025
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 283
Page 286
Tata Kelola Perusahaan
Agenda ke-6 Penetapan honorarium dan tunjangan lainnya bagi Dewan Komisaris dan Direksi untuk tahun 2025, serta
Pembagian Tugas dan Wewenang Direksi.
Hasil Perhitungan Suara Total Suara Setuju: 11.217.983.688 saham atau 100% dari yang hadir
Setuju Tidak Setuju Abstain*
11.217.983.688 saham NIHIL NIHIL
Keputusan RUPST 1. Menetapkan budget honorarium bagi seluruh anggota Dewan Komisaris sebesar Rp1.115.000.000,-
(satu miliar seratus lima belas juta Rupiah) per bulan, pajak ditanggung Perseroan, dan memberikan
kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan pembagiannya serta
tunjangan lainnya bagi masing-masing anggota Dewan Komisaris, yang berlaku sampai dengan
diputuskan lain dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan berikutnya.
2. Menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk dan atas nama Rapat
menetapkan gaji dan tunjangan lainnya bagi masing-masing anggota Direksi Perseroan.
Realisasi Telah direalisasikan pada tahun 2025
Agenda ke-7 Persetujuan Pengkinian Rencana Aksi (Recovery Plan) Perseroan.
Hasil Perhitungan Suara Total Suara Setuju: 11.217.983.688 saham atau 100% dari yang hadir
Setuju Tidak Setuju Abstain*
11.217.983.688 saham NIHIL NIHIL
Keputusan RUPST 1. Menyetujui Pengkinian Rencana Aksi (Recovery Plan) Perseroan yang telah disusun dalam Dokumen
Rencana Aksi Pemulihan Periode tahun 2024 dan disampaikan Perseroan kepada OJK dalam
rangka memenuhi ketentuan POJK Nomor 5 tahun 2024 tentang Penetapan Status Pengawasan
dan Penanganan Permasalahan Bank Umum, termasuk perubahan trigger level indikator CET1 dan
penyempurnaan indikator Excess Giro Wajib Minimum serta pemenuhan kecukupan dan kelayakan
simpanan dan/atau instrumen utang atau investasi yang memiliki karakteristik modal yang dimiliki
Bank melalui penerbitan kembali instrumen Subordinated Debt (Subdebt) yang bersifat private/tanpa
penawaran umum dan memiliki fitur write down (sesuai Surat Edaran OJK No 20/SEOJK.03/2016)
untuk menggantikan Subdebt Bank Mega tahun 2020 yang jatuh tempo pada bulan Mei 2025.
2. Menyetujui memberi kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk melaksanakan salah
satu atau beberapa opsi dalam pengkinian Rencana Aksi Pemulihan Perseroan tersebut dengan
terlebih dahulu mendapatkan persetujuan Dewan Komisaris, termasuk apabila terjadi situasi
dan kondisi yang mendesak, dimana Direksi Perseroan harus melaksanakan salah satu atau
beberapa opsi dalam pengkinian Rencana Aksi (Recovery Plan) Perseroan yang memerlukan
persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham, dengan syarat tetap memperhatikan ketentuan
peraturan perundangan di sektor Pasar Modal mengingat Perseroan merupakan Perusahaan
Terbuka.
3. Menyatakan pemberian kuasa dan wewenang tersebut berlaku terhitung sejak usul yang diajukan
dalam acara ini diterima dan disetujui oleh Rapat ini.
Realisasi Telah direalisasikan pada tahun 2025.
Rincian Keputusan RUPST 1 Maret 2024
Agenda ke-1 Persetujuan dan pengesahan Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir tanggal
31 Desember 2023, yang terdiri dari:
a. Laporan Pengurus Perseroan;
b. Laporan Keuangan Perseroan;
c. Laporan Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan.
Hasil Perhitungan Suara Total Suara Setuju: 11.437.809.709 saham atau 100% dari yang hadir
Setuju Tidak Setuju Abstain*
11.437.809.709 saham NIHIL NIHIL
Keputusan RUPST 1. Menerima baik dan menyetujui Laporan Tahunan Direksi mengenai Pengurusan Perseroan selama
tahun buku 2023, dan Laporan Pengawasan Dewan Komisaris untuk tahun buku yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023;
2. Menerima dan mengesahkan Laporan Keuangan Tahun Buku 2023 yang termasuk di dalamnya Neraca
dan perhitungan Laba-Rugi yang telah diaudit Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto,
Mawar & Rekan dengan Laporannya nomor 00010/2.1030/AU.1/07/1298-1/1/I/2024 tanggal 26 Januari
2024; dan
3. Memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya kepada para anggota Direksi
dan Dewan Komisaris atas pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama tahun buku
tahun 2023 sepanjang tindakan-tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Keuangan tersebut.
Realisasi Telah direalisasikan pada tahun 2024
284 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 287
Agenda ke-2 Penetapan penggunaan laba bersih untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
Hasil Perhitungan Suara Total Suara Setuju: 11.437.809.709 saham atau 100% dari yang hadir
Setuju Tidak Setuju Abstain*
11.437.809.709 saham NIHIL NIHIL
Keputusan RUPST 1. Menetapkan seluruh Laba bersih Perseroan tahun buku 2023 yaitu sebesar Rp3.510.670.054.189,- (tiga
triliun lima ratus sepuluh miliar enam ratus tujuh puluh juta lima puluh empat ribu seratus delapan
puluh sembilan Rupiah) digunakan sebagai berikut:
a. sebesar Rp70.054.189,- (tujuh puluh juta lima puluh empat ribu seratus delapan puluh sembilan
Rupiah) disisihkan sebagai dana cadangan guna memenuhi ketentuan Pasal 70 UUPT;
b. sebesar Rp2.457.420.000.000,- (dua triliun empat ratus lima puluh tujuh miliar empat ratus dua
puluh juta Rupiah) akan dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen tunai; dan
c. sisanya sebesar Rp1.053.180.000.000,- (satu triliun lima puluh tiga miliar seratus delapan puluh
juta Rupiah) akan dibukukan sebagai saldo laba.
2. Menyetujui pembagian dividen tunai tersebut dilakukan dengan ketentuan:
a. Tata cara dan jadwal pembagian dividen tunai akan ditetapkan kemudian;
b. Pembayaran atas dividen tunai tersebut akan dipotong pajak sesuai dengan peraturan perpajakan
yang berlaku.
3. Menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Direksi untuk mengatur tata cara dan jadwal
pembayaran dividen tunai tersebut serta mengumumkannya sesuai dengan ketentuan peraturan
perundangan yang berlaku.
Realisasi Telah direalisasikan pada tahun 2024
Agenda ke-3 Laporan Direksi atas Rencana Kerja (Business Plan) Perseroan Tahun 2024 dan Laporan Rencana Aksi
Keuangan Berkelanjutan.
Laporan Kepada RUPS Untuk mata acara Rapat Ketiga tidak diambil keputusan Rapat karena sifatnya hanya untuk
dikomunikasikan kepada pemegang saham mengenai Rencana Kerja (Business Plan) Perseroan Tahun
2024 dan Laporan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan.
Realisasi Telah direalisasikan pada tahun 2024
Agenda ke-4 Penunjukan Kantor Akuntan Publik yang akan melakukan audit atas Laporan Keuangan Perseroan Tahun
Buku 2024.
Hasil Perhitungan Suara Total Suara Setuju: 11.437.809.709 saham atau 100% dari yang hadir
Setuju Tidak Setuju Abstain*
11.437.809.709 saham NIHIL NIHIL
Keputusan RUPST Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris, untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik
yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, yang akan melakukan audit terhadap keuangan Perseroan
tahun buku 2024 dengan memperhatikan rekomendasi dari Komite Audit untuk mendapatkan auditor
dengan kualitas dan harga terbaik.
Realisasi Telah direalisasikan pada tahun 2024
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 285
Page 288
Tata Kelola Perusahaan
Agenda ke-5 Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.
Hasil Perhitungan Suara Total Suara Setuju: 11.437.809.709 saham atau 100% dari yang hadir
Setuju Tidak Setuju Abstain*
11.437.809.709 saham NIHIL NIHIL
Keputusan RUPST 1. Menerima pengunduran diri Bapak Yungky Setiawan sebagai Wakil Komisaris Utama Perseroan.
Dengan keputusan di atas maka susunan anggota Dewan Komisaris Perseroan menjadi sebagai
berikut:
• Komisaris Utama : Chairul Tanjung
• Komisaris Independen : Achjadi Ranuwisastra
• Komisaris Independen : Lambock V. Nahattands
• Komisaris Independen : Hizbullah
2. Mengangkat kembali anggota Direksi Perseroan dengan susunan sebagai berikut:
• Direktur Utama : Kostaman Thayib
• Wakil Direktur Utama : Indivara Erni
• Wakil Direktur Utama : Lay Diza Larentie
• Direktur : Yuni Lastianto
• Direktur : Madi Darmadi Lazuardi
• Direktur : Martin Mulwanto
• Direktur : C. Guntur Triyudianto
• Direktur : YB Hariantono
Pengangkatan kembali tersebut berlaku efektif terhitung sejak saat Rapat ini ditutup sampai dengan
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang diselenggarakan pada tahun 2029 (dua ribu dua puluh
sembilan), dengan tidak mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham untuk memberhentikannya
sewaktu-waktu.
3. Menyetujui pemberian kuasa kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan keputusan Rapat ini dalam
akta notaris dan melaporkan perubahan susunan anggota Dewan Komisaris dan pengangkatan
kembali seluruh anggota Direksi Perseroan kepada instansi yang berwenang.
Realisasi Telah direalisasikan pada tahun 2024
Agenda ke-6 Penetapan honorarium dan tunjangan lainnya bagi Dewan Komisaris dan Direksi untuk tahun 2024, serta
Pembagian Tugas dan Wewenang Direksi.
Hasil Perhitungan Suara Total Suara Setuju: 11.437.809.709 saham atau 100% dari yang hadir
Setuju Tidak Setuju Abstain*
11.437.809.709 saham NIHIL NIHIL
Keputusan RUPST 1. Menetapkan budget honorarium bagi seluruh anggota Dewan Komisaris sebesar Rp1.115.000.000,-
(satu miliar seratus lima belas juta Rupiah) per bulan, pajak ditanggung Perseroan, dan memberikan
kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan pembagiannya serta
tunjangan lainnya bagi masing-masing anggota Dewan Komisaris, yang berlaku sampai dengan
diputuskan lain dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan berikutnya.
2. Menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk dan atas nama Rapat
menetapkan gaji dan tunjangan lainnya bagi masing-masing anggota Direksi Perseroan.
Realisasi Telah direalisasikan pada tahun 2024
286 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 289
Agenda ke-7 Persetujuan Pengkinian Rencana Aksi (Recovery Plan) Perseroan.
Hasil Perhitungan Suara Total Suara Setuju: 11.437.809.709 saham atau 100% dari yang hadir
Setuju Tidak Setuju Abstain*
11.437.809.709 saham NIHIL NIHIL
Keputusan RUPST 1. Menyetujui Pengkinian Rencana Aksi (Recovery Plan) Perseroan yang telah disusun dalam Dokumen
Recovery Plan Periode tahun 2023 dan disampaikan Perseroan kepada OJK dalam rangka memenuhi
ketentuan POJK Nomor 14/POJK.03/2017, termasuk perubahan trigger level indikator Giro Wajib
Minimum Perseroan.
2. Menyetujui memberi kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk melaksanakan salah
satu atau beberapa opsi dalam pengkinian Rencana Aksi (Recovery Plan) Perseroan tersebut
dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan Dewan Komisaris, termasuk apabila terjadi
situasi dan kondisi yang mendesak, dimana Direksi Perseroan harus melaksanakan salah satu atau
beberapa opsi dalam pengkinian Rencana Aksi (Recovery Plan) Perseroan yang memerlukan
persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham, dengan syarat tetap memperhatikan ketentuan
peraturan perundangan di sektor Pasar Modal mengingat Perseroan merupakan Perusahaan
Terbuka.
3. Menyatakan pemberian kuasa dan wewenang tersebut berlaku terhitung sejak usul yang diajukan
dalam acara ini diterima dan disetujui oleh Rapat ini.
Realisasi Telah direalisasikan pada tahun 2024
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 287
Page 290
Tata Kelola Perusahaan
Dewan
Komisaris
Dewan Komisaris Bank Mega adalah salah satu organ 4. Pedoman Umum GCG Indonesia dari Komite
utama dalam struktur GCG Bank Mega yang memiliki Nasional Kebijakan Governansi (KNKG), dan
fungsi kewenangan menjalankan pengawasan atas 5. ASEAN Corporate Governance Scorecard
pengelolaan Bank yang dijalankan oleh Direksi.
Pengawasan oleh Dewan Komisaris Bank Mega Pada tahun 2024 telah dilakukan pengkinian dan
dilakukan melalui pemberian nasihat kepada Direksi pembaruan atas Piagam Dewan Komisaris untuk
sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan- menyesuaikan dengan POJK No.17 tahun 2023
undangan dan Anggaran Dasar Bank. tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum dan
tertuang dalam SK Direksi No.042/DIRBM/24 tanggal
Dasar Hukum 6 Mei 2024 tentang Board Manual. Pembaruan Piagam
Pembentukan Dewan Komisaris dan penunjukan para Dewan Komisaris tersebut mengatur berbagai hal,
anggota Dewan Komisaris dilakukan oleh Bank Mega antara lain:
dengan merujuk pada beberapa dasar hukum dan 1. Tugas, Tanggung Jawab dan Wewenang Dewan
ketentuan, antara lain: Komisaris
1. Undang-Undang No.40 Tahun 2007 tentang 2. Pengaturan kewenangan dan prosedur keputusan
Perseroan Terbatas. Dewan Komisaris
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.33/ 3. Etika Jabatan Dewan Komisaris
POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan 4. Rapat Dewan Komisaris
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. 5. Larangan terhadap Dewan Komisaris
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun 6. Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
2023 tanggal 14 Desember 2023 tentang 7. Tata laksana hubungan kerja Dewan Komisaris dan
Penerapan Tata kelola Bank Umum. Direksi.
4. Akta Pernyataan Keputusan RUPS No. 02 tanggal
4 Maret 2024. Susunan, Jumlah, dan Komposisi Dewan
Komisaris
Piagam Dewan Komisaris (Board Manual) 1. Dewan Komisaris Bank Mega dipimpin oleh
Bank Mega telah memiliki Pedoman dan Tata Tertib Komisaris Utama.
Dewan Komisaris (Board Manual) sebagai panduan 2. 3 (tiga) dari 4 (empat) orang atau 75% (Tujuh
bagi Dewan Komisaris dalam melaksanakan fungsi, puluh lima persen) dari anggota Dewan Komisaris
tugas dan tanggung jawabnya. Dasar penyusunan Bank Mega merupakan Komisaris Independen.
Piagam Dewan Komisaris adalah: 3. Pengangkatan dan/atau penggantian anggota
1. Undang-Undang RI No.40 tahun 2007 tentang Dewan Komisaris Bank Mega telah memperhatikan
Perseroan Terbatas rekomendasi dari Komite Nominasi dan
2. Peraturan OJK dan Surat Edaran OJK terkait Remunerasi serta memperoleh persetujuan RUPS
penerapan dan organ Tata Kelola Perusahaan dan OJK.
3. Anggaran Dasar Bank 4. Seluruh anggota Dewan Komisaris Bank Mega
telah lulus Penilaian Kemampuan dan Kepatutan
(Fit and Proper Test).
No. Nama Jabatan Periode Jabatan
1 Chairul Tanjung Komisaris Utama 25 Februari 2022 sd RUPS 2027
2 Achjadi Ranuwisastra Komisaris Independen 25 Februari 2022 sd RUPS 2027
3 Lambock V.Nahattands Komisaris Independen 25 Februari 2022 sd RUPS 2027
4 Hizbullah Komisaris Independen 24 Februari 2023 sd RUPS 2027
288 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 291
Independensi Dewan Komisaris
Merujuk pada Board Manual Dewan Komisaris, mayoritas anggota Dewan Komisaris tidak memiliki hubungan
keluarga sampai dengan derajat kedua dengan sesama anggota Dewan Komisaris dan/atau anggota Direksi.
Mantan anggota Direksi atau Pejabat Eksekutif Bank, atau pihak-pihak yang mempunyai hubungan dengan
Bank yang dapat mempengaruhi kemampuan yang bersangkutan untuk bertindak independen, wajib menjalani
masa tunggu (cooling off period) paling singkat selama 1 (satu) tahun sebelum menjadi Komisaris Independen
pada Bank. Ketentuan ini tidak berlaku bagi mantan anggota Direksi yang membawahi fungsi pengawasan atau
Pejabat Eksekutif yang melakukan fungsi pengawasan pada Bank.
Seluruh anggota Dewan Komisaris membuat Surat Pernyataan Independensi yang berlaku sesuai dengan periode
atau masa jabatan sebagaimana ditetapkan dalam RUPS. Seluruh anggota Dewan Komisaris juga membuat
Surat Pernyataan Tidak Memanfaatkan Bank untuk keuntungan pribadi yang berlaku sesuai dengan periode atau
masa jabatan sebagaimana ditetapkan dalam RUPS.
Penilaian Kemampuan dan Kepatutan
Calon anggota Dewan Komisaris wajib mengikuti Fit and Proper Test dan memperoleh persetujuan dari OJK
sebelum menjalankan tindakan, tugas dan fungsinya sebagai anggota Dewan Komisaris. Hal ini diatur oleh
Peraturan OJK No. 27/POJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga
Jasa Keuangan. Anggota Dewan Komisaris Bank wajib memiliki integritas, kompetensi, dan reputasi keuangan
yang memadai.
Dasar Pengangkatan
No. Nama Jabatan Pelaksana Persetujuan BI/OJK
Pengangkatan Kembali
1 Chairul Komisaris OJK RUPSLB No. 21 tanggal No. SR-106/PB.12/2018 RUPST No.09
Tanjung Utama 15 Nop 2017 tanggal 31 Mei 2018 tanggal 25 Februari
2022
2 Achjadi Komisaris BI RUPST No. 33 No. 6/38/DGS/DPIP/Rahasia RUPST No.09
Ranuwisastra Independen tanggal 27 Peb 2004 tanggal 18 Mei 2004. tanggal 25 Feb 2022
3 Lambock V. Komisaris OJK RUPSLB No. 7 No. SR-220/D.03/2015 RUPST No.09
Nahattands Independen tanggal 7 Mei 2015 tanggal 27 November 2015 tanggal 25 Feb 2022
4 Hizbullah Komisaris OJK RUPST No. 07 No. SR-127/PB.02/2023 -
Independen 24 Peb 2023 tanggal 25 Juli 2023
Tugas, Tanggung Jawab, dan Wewenang 5. Memastikan bahwa Direksi telah menindaklanjuti
Dewan Komisaris temuan Audit dan rekomendasi dari Satuan Kerja
Dewan Komisaris Bank Mega menjalankan tugas dan Audit Internal, auditor eksternal, hasil pengawasan
tanggung jawab sebagaimana diatur dalam Board Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia dan/atau
Manual, antara lain sebagai berikut: hasil pengawasan otoritas lain.
1. Mengarahkan, memantau dan mengevaluasi 6. Melakukan evaluasi pelaksanaan fungsi kepatuhan
kebijakan strategis Bank agar sesuai dengan tujuan Bank paling kurang 2 (dua) kali dalam satu
Bank dengan memperhatikan ketentuan dan tahun dengan memberikan saran-saran dalam
peraturan yang berlaku pada industri perbankan. rangka meningkatkan kualitas pelaksanaan fungsi
2. Memastikan Direksi telah melaksanakan prinsip kepatuhan Bank kepada Direktur Utama dengan
kehati-hatian dalam kegiatan usaha Bank. tembusan kepada Direktur yang membawahi
3. Memastikan terselenggaranya pelaksanaan Prinsip fungsi kepatuhan.
Tata Kelola yang Baik dalam setiap kegiatan 7. Menumbuhkan budaya kepatuhan dan budaya
usaha Bank pada seluruh tingkatan atau jenjang anti fraud kepada seluruh jajaran organisasi.
organisasi.
4. Memastikan penerapan manajemen risiko telah Wewenang Dewan Komisaris
memadai sesuai dengan Kebijakan Manajemen 1. Memeriksa semua pembukuan, surat, dan alat
Risiko dan Strategi Manajemen Risiko. bukti lainnya.
2. Memeriksa dan mencocokkan keadaan uang kas,
surat berharga, dan lain-lain.
3. Mengetahui segala tindakan yang telah dijalankan
oleh Direksi.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 289
Page 292
Tata Kelola Perusahaan
4. Memasuki bangunan dan halaman atau tempat 12. Menunjuk salah seorang Direktur untuk
lain yang dipergunakan atau yang dikuasai oleh menjalankan pekerjaan Direktur yang lowong
Bank. dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku.
5. Meminta Direksi dan/atau pejabat lainnya untuk 13. Menyelenggarakan RUPS paling lambat 90
memberikan penjelasan tentang segala hal yang (sembilan puluh) hari sesudah pemberhentian
berhubungan dengan pengelolaan Bank. sementara tersebut yang akan memutuskan
6. Meminta Direksi dan/atau pejabat lainnya di apakah Direksi yang bersangkutan akan
bawah Direksi dengan sepengetahuan Direksi diberhentikan seterusnya atau dikembalikan
untuk menghadiri rapat Dewan Komisaris. kepada kedudukannya semula. Direksi yang
7. Menghadiri rapat Direksi dan memberikan diberhentikan sementara itu diberi kesempatan
pandangan-pandangan terhadap hal-hal yang untuk hadir guna membela diri.
dibicarakan. 14. Apabila RUPS tersebut tidak dapat mengambil
8. Menetapkan batasan nilai perbuatan hukum keputusan atau tidak diadakan dalam jangka
Direksi yang memerlukan persetujuan tertulis waktu paling lambat 90 (sembilan puluh) hari
Dewan Komisaris. setelah pemberhentian sementara tersebut, maka
9. Memberikan putusan terhadap usulan perbuatan pemberhentian sementara itu menjadi batal demi
hukum Direksi yang memerlukan persetujuan hukum, dan yang bersangkutan berhak menjabat
Dewan Komisaris. kembali jabatannya semula.
10. Memberikan tanggapan tertulis untuk memberikan
pendapat dan saran kepada RUPS atas usulan Rapat Dewan Komisaris
perbuatan hukum yang akan dilaksanakan oleh Rapat Dewan Komisaris diatur dalam Board Manual
Direksi yang akan diajukan kepada RUPS untuk Dewan Komisaris yaitu diadakan secara berkala,
mendapat persetujuan. minimal 1 (satu) kali dalam 2 (dua) bulan atau lebih
11. Komisaris melalui rapat Dewan Komisaris, bilamana dianggap perlu oleh Dewan Komisaris.
berdasarkan suara terbanyak berhak Pelaksanaan rapat diselenggarakan jika dihadiri oleh
memberhentikan untuk sementara seorang mayoritas anggota Dewan Komisaris (lebih dari 50%
atau lebih anggota Direksi dari jabatannya jumlah anggota Dewan Komisaris). Setiap anggota
apabila anggota Direksi tersebut bertindak Dewan Komisaris wajib menghadiri rapat Dewan
bertentangan dengan Anggaran Dasar dan/atau Komisaris secara fisik paling kurang 2 (dua) kali dalam
Peraturan Perundang-undangan yang berlaku. setahun.
Pemberhentian tersebut harus diberitahukan
kepada yang bersangkutan disertai dengan
alasannya.
Tabel Rapat Dewan Komisaris dan Tingkat Kehadiran masing-masing Anggota Dewan Komisaris
Rapat Dewan Komisaris Bersama
Rapat Dewan Komisaris RUPS
Direksi
No Nama Rata-rata Rata-rata Rata-rata
Frekuensi Tingkat Frekuensi Tingkat Frekuensi Tingkat
Tingkat Tingkat Tingkat
Kehadiran Kehadiran Kehadiran Kehadiran Kehadiran Kehadiran
Kehadiran Kehadiran Kehadiran
1 Chairul 9 100% 31 100% - 0%
Tanjung
2 Achjadi 9 100% 31 100% 1/1 100%
Ranuwisastra 100% 97% 100%
3 Lambock V. 9 100% 27 87% 1/1 100%
Nahattands
4 Hizbullah 9 100% 31 100% 1/1 100%
Tabel Agenda Rapat Dewan Komisaris
No. Tanggal Komisaris yang Hadir Agenda
1 06 Januari 2025 1. Chairul Tanjung 1. Kinerja Bank Mega Tahun 2024.
2. Achjadi Ranuwisastra 2. Rencana Kerja & Arah Kebijaksanaan Bank Mega Tahun 2025.
3. Lambock V. Nahattands 3. Self Assessment Dewan Komisaris Tahun 2024
4. Hizbullah
290 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 293
Tabel Agenda Rapat Dewan Komisaris
No. Tanggal Komisaris yang Hadir Agenda
2 17 Februari 2025 1. Chairul Tanjung 1. Persiapan RUPST Bank Mega Tahun Buku 2024.
2. Achjadi Ranuwisastra 2. Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi Group Usaha Mega Corpora.
3. Lambock V. Nahattands
4. Hizbullah
3 03 Maret 2025 1. Chairul Tanjung Perubahan Susunan Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
2. Achjadi Ranuwisastra
3. Lambock V. Nahattands
4. Hizbullah
4 26 Mar 2025 1. Chairul Tanjung Perubahan Susunan Pengurus Perseroan
2. Achjadi Ranuwisastra
3. Lambock V. Nahattands
4. Hizbullah
5 05 Mei 2025 1. Chairul Tanjung 1. Evaluasi Kinerja Bank Mega Posisi 31 Maret 2025
2. Achjadi Ranuwisastra 2. Rencana Kerja & Arah Kebijaksanaan Bank Mega Tahun 2025.
3. Lambock V. Nahattands
4. Hizbullah
6 28-Jul-25 1. Chairul Tanjung 1. Laporan Keuangan Publikasi PT. Bank Mega Tbk Posisi 31 Juni
2. Achjadi Ranuwisastra 2025
3. Lambock V. Nahattands 2. Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Semester I Tahun 2025
4. Hizbullah 3. Perubahan Susunan dan Penetapan Tugas Anggota Direksi
7 25-Agu-25 1. Chairul Tanjung 1. Pengkinian Kebijakan Batas Wewenang Memutus Kredit (BWMK)
2. Achjadi Ranuwisastra 2. Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi Group Usaha Mega Corpora
3. Lambock V. Nahattands
4. Hizbullah
8 19-Sep-25 1. Chairul Tanjung Penunjukan Kantor Akuntan Publik (KAP) periode Tahun Buku 2025
2. Achjadi Ranuwisastra
3. Lambock V. Nahattands
4. Hizbullah
9 3-Nov-25 1. Chairul Tanjung Evaluasi Kinerja PT. Bank Mega, Tbk. untuk Posisi 30 September 2025
2. Achjadi Ranuwisastra
3. Lambock V. Nahattands
4. Hizbullah
Pengawasan Dewan Komisaris tahun 2025 kualitas aktiva, status kesehatan Bank, dan hasil
Pada tahun 2025, Dewan Komisaris melaksanakan stress test serta mengkaji kebijakan manajemen
penuh fungsi pengawasannya, antara lain sebagai risiko Bank yang diwajibkan termasuk kebijakan
berikut: Rencana Kontijensi Pendanaan, mengevaluasi
1. Menganalisis, memberi masukan, dan bersama-sama kesesuaian antara kebijakan manajemen risiko
Direksi menyetujui Rencana Bisnis Bank (RBB) dengan pelaksanaan kebijakan.
termasuk melakukan pengkajian dan persetujuan 6. Memastikan bahwa Direksi telah menindaklanjuti
perubahan RBB untuk disampaikan kepada OJK temuan audit dan rekomendasi dari Satuan
sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan OJK. Kerja Audit Internal (SKAI), termasuk perbaikan
2. Pengawasan terhadap pelaksanaan RBB yang terhadap hasil temuan pemeriksaan auditor
dilaporkan kepada OJK secara berkala melalui eksternal maupun regulator.
laporan pengawasan RBB. 7. Terkait likuiditas baik dalam Rupiah maupun US
3. Memantau, menganalisis dan memberi masukan Dolar, secara berkala Dewan Komisaris menerima
atas rencana strategis Bank. Laporan Direksi untuk mendapatkan gambaran
4. Melakukan kajian secara berkala atas kinerja yang jelas mengenai struktur pendanaan dan
keuangan likuiditas serta strategi pendanaan Bank.
Bank, dalam setiap rapat Dewan Komisaris dan/ 8. Melakukan pengkajian atas: (i) laporan pengawasan
atau rapat komite-komitenya juga mengundang setiap semester, (ii) laporan self-assessment
unit-unit bisnis untuk menyampaikan kinerja Tata Kelola, dan (iii) transaksi pihak terkait dan
masing- masing. menyetujui beberapa kebijakan internal yang
5. Sejalan dengan regulasi yang berlaku, melakukan memerlukan persetujuan hingga tingkat Dewan
pengawasan aktif terhadap manajemen risiko, Komisaris.
termasuk melakukan self-assessment tingkat 9. Menerima laporan terkini atas investasi dan
Kesehatan Bank menggunakan Risk Based-Bank pencapaiannya terkait dengan operasional dan
Rating (RBBR). Pada tahun 2025, melalui Komite teknologi informasi yang telah diimplementasikan
Pemantau Risiko, memantau pengelolaan risiko, pada tahun 2024.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 291
Page 294
Tata Kelola Perusahaan
10. Memantau risiko operasional Bank yang meliputi 16. Fungsi pengawasan risiko telah dijalankan melalui
kredit bermasalah (Non-Performing Loan – NPL), Komite Pemantau Risiko yang memberikan
impaired loans, dan fraud. rekomendasi kepada Dewan Komisaris dalam
11. Melakukan pengkajian dan persetujuan atas rangka mendukung efektivitas pelaksanaan tugas
pengkinian Recovery Plan yang telah disampaikan dan tanggung jawab Dewan Komisaris yang
kepada OJK pada akhir November 2024 serta berkaitan dengan manajemen risiko.
memastikan pengkinian Recovery Plan tersebut 17. Melakukan fungsi pengawasan dan penerapan
juga dimintakan persetujuan Pemegang Saham Tata Kelola Terintegrasi (TKT) dalam Konglomerasi
pada RUPS Tahunan tahun 2025. Keuangan Mega Corpora melalui Komite TKT, di
12. Melakukan pengkajian dan memberikan masukan antaranya mengevaluasi pelaksanaan TKT melalui
serta menyetujui Rencana Strategis Teknologi penilaian kecukupan pengendalian intern dan
Informasi. pelaksanaan fungsi kepatuhan secara terintegrasi.
13. Pada tahun 2025, Dewan Komisaris telah 18. Menganalisis, memberi masukan, dan menyetujui
memberikan persetujuan atas rekomendasi Komite Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB)
Nominasi dan Remunerasi untuk disampaikan tahun 2026 dan realisasi RAKB tahun 2025 untuk
kepada RUPS yaitu: disampaikan kepada OJK.
a. Pengangkatan dan perubahan susunan
anggota Direksi PT. Bank Mega, Tbk Sebagaimana yang ditetapkan dalam Board
b. Perubahan susunan dan penetapan tugas Manual, Dewan Komisaris menyiapkan laporan
anggota Direksi PT. Bank Mega, Tbk. hasil pengawasan selama 1 (satu) tahun, laporan
14. Terkait Sumber Daya Manusia (SDM), Dewan pengawasan rencana bisnis per semester, laporan
Komisaris melalui Komite Nominasi dan pokok-pokok hasil audit internal, laporan Sebagaimana
Remunerasi memantau kebijakan manpower yang ditetapkan dalam Board Manual, Dewan
dan fungsi manajemen SDM yang mengandung Komisaris menyiapkan laporan hasil pengawasan
risiko serta berdampak signifikan pada Bank, selama 1 (satu) tahun, laporan pengawasan rencana
dan melakukan pengawasan dalam penerapan bisnis per semester, laporan pokok-pokok hasil audit
manajemen risiko terkait alih daya. internal, laporan pelanggaran peraturan perundang-
15. Melalui Komite Audit melakukan review atas undangan di bidang keuangan dan perbankan,
laporan keuangan mencakup penyajian laporan dan keadaan atau perkiraan keadaan yang dapat
keuangan, perlakuan akuntansi dan kesesuaiannya membahayakan kelangsungan usaha bank serta
dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum, laporan-laporan lainnya yang disampaikan dalam
review atas kecukupan laporan publikasi dan laporan tahunan pelaksanaan tata kelola Bank.
pelaporan kepada otoritas, serta melakukan
evaluasi atas pelaksanaan fungsi kepatuhan di Adapun rekomendasi yang diberikan oleh Dewan
Bank. Komisaris adalah di antaranya sebagai berikut:
Rekomendasi Dewan Komisaris tahun 2025
No No. Dokumen Tanggal Perihal
1. MD.001/KOMISARIS/25 20 Januari 2025 Evaluasi Kinerja Komite Remunerasi dan Nominasi Tahun 2024.
2. MD.002/KOMISARIS/25 20 Januari 2025 Evaluasi Kinerja Komite Pemantau Risiko Tahun 2024.
3. MD.003/KOMISARIS/25 20 Januari 2025 Evaluasi Kinerja Komite Audit Tahun 2024.
4. MD.004/KOMISARIS/25 22 Januari 2025 Evaluasi Pelaksanaan Tugas IADT PT. Bank Mega Tbk. Semester II
Tahun 2024.
5. MD.005/KOMISARIS/25 24 Januari 2025 Evaluasi Rencana Kerja dan Anggaran IADT PT. Bank Mega Tbk. Tahun
2025.
6. MD.006/KOMISARIS/25 31 Januari 2025 Evaluasi Profil Risiko Triwulan IV / 2024.
7. MD.007/KOMISARIS/25 31 Januari 2025 Evaluasi Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Semester II Tahun 2024.
8. MD.008/KOMISARIS/25 17 Februari 2025 Rekomendasi Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi.
9. MD.009/KOMISARIS/25 03 Maret 2025 Perubahan Susunan Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
10. MD.010/KOMISARIS/25 21 April 2025 Evaluasi Pelaksanaan Tugas IADT PT. Bank Mega Tbk. Periode Januari
- Februari 2025.
11. MD.011/KOMISARIS/25 25 April 2025 Evaluasi Profil Risiko Triwulan I / 2025.
12. MD.012/KOMISARIS/25 29 Mei 2025 Evaluasi Pelaksanaan Tugas IADT PT. Bank Mega Tbk Periode Maret
2025.
292 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 295
Rekomendasi Dewan Komisaris tahun 2025
No No. Dokumen Tanggal Perihal
13. No.MD. 013/KOMISARIS/25 7 Juli 2025 Evaluasi Terhadap Hasil Pelaksanaan Tugas IADT PT. Bank Mega Tbk
periode Semester I/2025
14. No.MD. 014/KOMISARIS/25 28 Juli 2025 Evaluasi Kinerja Komite Pemantau Risiko Semester I Tahun 2025
15. No.MD. 015/KOMISARIS/25 28 Juli 2025 Evaluasi Kinerja Komite Remunerasi dan Nominasi Semester I Tahun
2025
16. No.MD. 016/KOMISARIS/25 28 Juli 2025 Evaluasi Kinerja Komite Audit Semester I Tahun 2025
17. No.MD. 017/KOMISARIS/25 4 Agustus 2025 Evaluasi Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Semester I Tahun 2025
18. No.MD. 018/KOMISARIS/25 25 Agustus 2025 Rekomendasi Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi
19. No.MD. 019/KOMISARIS/25 1 Oktober 2025 Penunjukan Kantor Akuntan Publik (KAP) periode Tahun Buku 2025
20. No.MD. 020/KOMISARIS/25 20 Oktober 2025 Evaluasi Terhadap Hasil Pelaksanaan Tugas IADT PT. Bank Mega Tbk
periode Agustus - September 2025
21. No.MD. 021/KOMISARIS/25 1 Desember 2025 Perubahan Akuntan Publik atas Audit Laporan Keuangan periode
Tahun Buku 2025
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Pelaksanaan dan Hasil Penilaian Kinerja Komite
Anggota Dewan Komisaris di bawah Dewan Komisaris 2025
Bank Mega memfasilitasi berbagai program Dalam pelaksanaan penilaian kinerja ketiga komite
pengembangan kompetensi anggota Dewan tersebut, Dewan Komisaris mengacu pada kriteria
Komisaris, sejalan dengan perkembangan industri penilaian yang telah ditetapkan, yaitu profesionalitas
perbankan dan Tata Kelola. Program pengembangan dan independensi, pelaksanaan fungsi pengawasan
kompetensi tersebut antara lain dapat mendukung dan pembinaan, serta pengidentifikasian hal-hal yang
Dewan Komisaris dalam mengawasi pengelolaan Bank memerlukan perhatian Dewan Komisaris. Penilaian
yang efektif oleh Direksi. Pelatihan dan peningkatan atas kinerja Komite dilakukan berdasarkan penilaian
kompetensi yang diikuti oleh Dewan Komisaris pada atas performa Komite secara kolektif (kolegial),
tahun 2025 dapat dilihat di Bab Profil Perusahaan, performa masing-masing anggota Komite, dan
khususnya pada Profil Dewan Komisaris pada Laporan performa masing-masing Ketua Komite.
Tahunan ini.
Dewan Komisaris menilai bahwa Komite-komite
Program Orientasi bagi Anggota Komisaris tersebut telah melaksanakan tugas dan tanggung
Baru jawabnya dengan tepat sepanjang tahun 2025.
Pada tahun 2025, tidak ada kegiatan orientasi bagi Seluruh rekomendasi masing-masing Komite juga
anggota Dewan Komisaris baru, dikarenakan tidak telah diterima oleh Dewan Komisaris dan menjadi
ada pengangkatan komisaris baru. bahan pertimbangan dalam proses pengambilan
keputusan atas usulan yang disampaikan Direksi.
Penilaian Kinerja Komite di Bawah Dewan (Mohon detil hasil penilaian dalam score dapat
Komisaris ditampilkan)
Dewan Komisaris melakukan penilaian dan evaluasi
terhadap kinerja masing-masing Komite di bawah
Dewan Komisaris secara periodik (minimum satu kali KOMISARIS INDEPENDEN
dalam setahun), terdiri atas:
1. Penilaian kinerja komite di bawah Dewan Komisaris Komisaris Independen merupakan anggota Dewan
secara kolegial; Komisaris yang tidak memiliki hubungan keuangan,
2. Penilaian kinerja anggota Komite di bawah Dewan kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau
Komisaris secara individu; dan hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris
3. Penilaian terhadap kinerja Ketua Komite di bawah yang lain, anggota Direksi dan/atau pemegang saham
Dewan Komisaris. pengendali atau dengan Bank, yang mungkin dapat
mempengaruhi kemampuan yang bersangkutan
Dewan Komisaris telah menetapkan kriteria penilaian dalam bertindak independen sesuai dengan prinsip-
terhadap kinerja komite di bawah Dewan Komisaris, prinsip GCG. Komisaris Independen bertanggung
sebagai berikut: jawab untuk melakukan pengawasan dan juga
1. Profesionalitas dan independensi mewakili kepentingan pemegang saham minoritas.
2. Pelaksanaan fungsi pengawasan dan pembinaan Keberadaan Komisaris Independen Bank telah
3. Identifikasi hal-hal yang memerlukan perhatian memenuhi persyaratan sesuai dengan Surat Edaran
Dewan Komisaris. OJK No.14/SEOJK.03/2025 tentang Penerapan Tata
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 293
Page 296
Tata Kelola Perusahaan
Kelola bagi Bank Umum, dan POJK No.17 tahun 2023 Jumlah dan Komposisi Komisaris Independen
tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum yang Pada tahun 2025, Bank Mega memiliki 3 (tiga)
mulai berlaku sejak tanggal 14 September 2023. Komisaris Independen dari total 4 (empat) anggota
Dewan Komisaris atau lebih dari 50% (lima puluh
Persyaratan Independensi Komisaris persen). Komposisi tersebut telah memenuhi
Independen peraturan POJK No.17 tahun 2023 tentang Penerapan
Persyaratan independensi Komisaris Independen Tata Kelola Bagi Bank Umum, dimana komposisi
diatur dalam POJK No. 33/POJK.04/2014, antara lain: Komisaris Independen adalah minimal 50% (lima
1. Bukan merupakan orang yang bekerja atau puluh persen) dari jumlah keseluruhan anggota Dewan
mempunyai wewenang dan tanggung jawab Komisaris. Jumlah anggota Komisaris Independen
untuk merencanakan, memimpin, mengendalikan, Bank Mega juga telah memenuhi jumlah minimal
atau mengawasi kegiatan Emiten atau Perusahaan Komisaris Independen yang diatur dalam ASEAN
Publik tersebut dalam waktu 6 (enam) bulan Corporate Governance Scorecard yang mensyaratkan
terakhir, kecuali untuk pengangkatan kembali jumlah Komisaris Independen berjumlah setidaknya
sebagai Komisaris Independen Emiten atau 50% (lima puluh persen) dari jumlah seluruh anggota
Perusahaan Publik pada periode berikutnya. Dewan Komisaris.
2. Tidak mempunyai saham, baik langsung maupun
tidak langsung pada Emiten atau Perusahaan Adapun anggota Komisaris Independen Bank Mega
Publik tersebut. adalah:
3. Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan Emiten
atau Perusahaan Publik tersebut, anggota Dewan Tabel Anggota Komisaris Independen
Komisaris, anggota Direksi, atau pemegang saham Nama Masa Jabatan
Utama Emiten atau Perusahaan Publik tersebut. Achjadi Ranuwisastra 2023 – 2027
4. Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung
Lambock V. Nahattands 2023 – 2027
maupun tidak langsung yang berkaitan dengan
Hizbullah 2023 – 2027
kegiatan usaha Emiten atau Perusahaan Publik
tersebut.
Pernyataan Independensi Masing-masing Komisaris Independen
Merujuk pada ketentuan dalam Pasal 25 ayat 1 POJK No.33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris
Emiten atau Perusahaan Publik, berikut adalah pernyataan independensi masing-masing Komisaris Independen
Bank Mega:
Tabel Pemenuhan Aspek Independensi
Achjadi Lambock V.
Kriteria Komisaris Independen Hizbullah
Ranuwisastra Nahattands
Bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai wewenang dan √ √ √
tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin, mengendalikan, atau
mengawasi kegiatan Bank dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir
Tidak mempunyai saham baik langsung maupun tidak langsung pada √ √ √
Bank
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Bank, anggota Dewan Komisaris √ √ √
lainnya, anggota Direksi atau Pemegang Saham Pengendali Bank.
Tidak memiliki hubungan keuangan, hubungan kepengurusan, hubungan √ √ √
kepemilikan saham, hubungan keluarga sampai derajat kedua dengan
anggota Dewan Komisaris lainnya, Direksi dan/atau Pemegang Saham
Pengendali Bank.
Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung maupun tidak √ √ √
langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha Bank.
Kebijakan Pemberian Pinjaman bagi Anggota Dewan Komisaris
Kebijakan pemberian pinjaman bagi anggota Dewan Komisaris dijelaskan pada sub bab Penyediaan Dana kepada
Pihak Berelasi dan Manajemen di Bab Manajemen Diskusi dan Analisis pada Laporan Tahunan ini.
294 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 297
Direksi
Direksi Bank Mega merupakan organ Tata Kelola Bank relevansi Piagam Direksi dengan perubahan dan/atau
yang berwenang dan bertanggung jawab secara perkembangan bisnis, khususnya di sektor perbankan.
kolektif atas kepengurusan Perseroan sesuai dengan Pengkinian Piagam Direksi dilakukan dengan
maksud dan tujuan Bank, serta mewakili Bank baik mengacu pada peraturan dan ketentuan yang berlaku
di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan di Indonesia. Piagam ini mengikat bagi setiap anggota
ketentuan Anggaran Dasar. Direksi dalam melaksanakan fungsi kepengurusan
Bank. Pada tahun 2024 telah dilakukan pengkinian
Direksi Bank Mega memiliki tanggung jawab dalam dan pembaruan Board Manual untuk menyesuaikan
hal pengambilan keputusan terkait pelaksanaan dengan POJK No. 17 tahun 2023 tentang Penerapan
operasional Bank dan aktivitas usaha sehari- Tata Kelola bagi Bank Umum dan tertuang dalam
hari, sedangkan masing-masing Direktur berhak SK Direksi No.042/DIRBM/24 tanggal 6 Mei 2024
melakukan pengambilan keputusan berdasarkan tentang Board Manual.
tugas dan tanggung jawab masing-masing Direktur,
namun pelaksanaan tugas oleh masing-masing Dasar penyusunan Piagam Direksi:
Direktur tetap menjadi tanggung jawab Bersama. 1. Undang-Undang RI No.40 Tahun 2007 tentang
Perseroan Terbatas;
Seluruh anggota Direksi Bank Mega berpegang teguh 2. Peraturan OJK dan Surat Edaran OJK tentang
pada profesionalisme, objectivitas, strategis dalam Penerapan dan Organ Tata Kelola Perusahaan;
mengambil keputusan dan berpedoman pada prinsip- 3. Anggaran Dasar Bank Mega
prinsip GCG. 4. Pedoman Umum GCG Indonesia dari Komite
Nasional Kebijakan Governansi (KNKG);
Dasar Hukum 5. ASEAN Corporate Governance Scorecard.
Pembentukan dan penunjukan Direksi Bank Mega
berpedoman pada beberapa ketentuan, antara lain: Piagam Direksi mengatur berbagai hal, antara lain:
1. Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang 1. Pengorganisasian Bank dan pembidangan tugas
Perseroan Terbatas. Direksi
2. Anggaran Dasar Bank 2. Tugas, Tanggung Jawab, dan Wewenang Direksi
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.33/ 3. Pengaturan kewenangan dan prosedur keputusan
POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Direksi
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. 4. Etika Jabatan Direksi
4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 12/ 5. Rapat Direksi
POJK.03/2021 tanggal 30 Juli 2021 tentang Bank 6. Larangan terhadap Direksi
Umum 7. Penilaian Kinerja Direksi
5. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun 8. Tata laksana hubungan kerja Dewan Komisaris dan
2023 tanggal 14 Desember 2023 tentang Direksi.
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.
6. Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Susunan, Jumlah, dan Komposisi Anggota
Pemegang Saham Tahunan Bank No. 11 tanggal Direksi Tahun 2025
27 Maret 2025, yang telah diberitahukan kepada Jumlah, komposisi, kompetensi dan integritas
Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia anggota Direksi Bank Mega saat ini telah sesuai
RI melalui Surat Penerimaan Pemberitahuan dengan kegiatan usaha Bank, serta memadai bagi
Perubahan Data Perseroan No. AHU- proses pengambilan keputusan yang efefektif oleh
AHA.01.09-0182026 Tahun 2025 tanggal 11 April Direksi. Jumlah, komposisi, dan kompentensi serta
2025. integritas Direksi Bank Mega juga telah memenuhi
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan, antara lain:
Piagam Direksi 1. Jumlah anggota Direksi lebih dari 3 (tiga) orang.
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, 2. Seluruh anggota Direksi berdomisili di Indonesia.
Direksi Bank Mega berpedoman pada Piagam Direksi 3. Penggantian dan/atau pengangkatan Direksi telah
(Board Manual). Perseroan melakukan evaluasi memperhatikan rekomendasi Komite Remunerasi
dan memperbarui dokumen Piagam Direksi secara dan Nominasi, serta memperoleh persetujuan dari
berkala, sesuai dengan kebutuhan dan untuk menjaga RUPS.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 295
Page 298
Tata Kelola Perusahaan
4. Seluruh anggota Direksi memiliki pengalaman 7. Tidak ada anggota Direksi, baik secara sendiri
lebih dari 5 (lima) tahun di bidang operasional ataupun bersama, memiliki saham lebih dari 25%
perbankan sebagai pejabat eksekutif bank. (dua puluh lima persen) dari modal disetor pada
5. Telah lulus Penilaian Kemampuan & Kepatutan dan suatu perusahaan lain.
telah memperoleh Surat Persetujuan dari OJK. 8. Direksi tidak memberikan kuasa umum kepada
6. Tidak ada anggota Direksi, baik secara sendiri pihak lain yang mengakibatkan pengalihan tugas
ataupun bersama, memiliki saham yang mencapai dan fungsi Direksi.
5% (lima persen) atau lebih pada Bank Mega 9. Direksi juga tidak menggunakan penasehat
maupun pada bank dan perusahaan lain yang perorangan dan/atau jasa profesional sebagai
berkedudukan di dalam dan di luar negeri. konsultan.
Susunan dan komposisi keanggotaan Direksi Bank
Mega pada akhir tahun 2025 adalah sebagai berikut:
Tabel Anggota Direksi, Dasar Pengangkatan dan Persetujuan OJK
Nama Jabatan RUPST Persetujuan OJK/BI
Kostaman Thayib Direktur Utama 27 Maret 2025 No.15/28/GBI/DPIP/Rahasia, tanggal 11 Juli
2013
Indivara Erni Wakil Direktur Utama 27 Maret 2025 No.SR-77/PB.02/2023 tanggal 06 Juni 2023
Martin Mulwanto Direktur Treasury & International 27 Maret 2025 No.SR-166/D.03/2014 tanggal 18 September
Banking 2014
Yuni Lastianto Direktur Compliance & HC 27 Maret 2025 No.14/90/GBI/DPIP/Rahasia, tanggal 24
Agustus 2012
Madi Darmadi Lazuardi Direktur Wholesale Banking 27 Maret 2025 No.15/26/GBI/DPIP/Rahasia, tanggal 11 Juli
2013
YB Hariantono Direktur Operations & IT 27 Maret 2025 No.SR-14/PB.02/2023 tanggal 21 Maret 2023
Heriwan Gazali Direktur Retail Business 27 Maret 2025 No.SR-309/PB.02/2025 tanggal 11 Agustus
2025
Masa Jabatan Anggota Direksi b. Mengundurkan diri sesuai dengan ketentuan
1. Masa jabatan anggota Direksi adalah terhitung yang berlaku;
efektif sejak saat Rapat Umum Pemegang Saham c. Tidak lagi memenuhi persyaratan peraturan
Tahun 2025 ditutup sampai dengan Rapat Umum perundang-undangan;
Pemegang Saham yang diselenggarakan pada d. Meninggal dunia; dan
tahun 2030 (dua ribu tiga puluh) dengan tidak e. Diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS.
mengurangi hak RUPS untuk memberhentikannya 6. Anggota Direksi yang telah selesai masa
sewaktu-waktu sesuai Anggaran Dasar Bank dan jabatannya dapat diangkat kembali dengan
ketentuan yang berlaku. memperhatikan ketentuan yang berlaku.
2. Dalam hal jabatan anggota Direksi lowong
sehingga mengakibatkan jumlah anggota Direksi Penilaian Kemampuan dan Kepatutan
kurang dari 3 (tiga) orang maka selambatnya Calon anggota Direksi wajib mengikuti Penilaian
dalam jangka waktu 60 (enam puluh) hari kalender Kemampuan dan Kepatutan dan memperoleh
Bank harus mengadakan RUPS untuk mengisi persetujuan dari OJK sebelum menjalankan tindakan,
lowongan tersebut. tugas dan fungsinya sebagai anggota Direksi Bank.
3. Anggota Direksi dapat diberhentikan untuk Hal ini diatur oleh Peraturan OJK No. 27/POJK.03/2016
sementara oleh Dewan Komisaris dengan tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Bagi
menyebutkan alasan pemberhentian tersebut. Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan. Anggota
4. Pemberhentian sementara tersebut wajib Direksi Bank wajib memiliki integritas, kompetensi,
diberitahukan secara tertulis kepada anggota dan reputasi keuangan yang memadai. Anggota
Direksi yang bersangkutan, dan ditindaklanjuti Direksi yang telah lulus Penilaian Kemampuan
sesuai ketentuan yang berlaku. dan Kepatutan tanpa catatan dan telah mendapat
5. Jabatan anggota Direksi berakhir apabila: persetujuan dari OJK, mengindikasikan bahwa
a. Periode masa jabatannya berakhir sesuai anggota Direksi memiliki integritas, kompetensi dan
ketentuan Anggaran Dasar Bank; reputasi keuangan yang memadai.
296 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 299
Tugas dan Tanggung Jawab Direksi 14. Anggota Direksi tidak dapat
Direksi berperan sebagai organ Bank yang memiliki dipertanggungjawabkan atas kerugian Bank
tugas dan tanggung jawab secara kolegial dalam apabila dapat membuktikan:
pelaksanaan pengelolaan Bank sesuai dengan • Kerugian tersebut bukan karena kesalahan
kewenangannya untuk mencapai tujuan Bank, atau kelalaiannya
sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar Bank dan • Telah melakukan pengurusan dengan itikad
peraturan perundang-undangan yang berlaku, antara baik, penuh tanggung jawab, dan kehati-hatian
lain: untuk kepentingan dan sesuai dengan maksud
1. Setiap anggota Direksi wajib melaksanakan tugas dan tujuan Bank.
dan tanggung jawab dengan itikad baik, penuh • Tidak mempunyai benturan kepentingan baik
tanggung jawab, dan kehati-hatian. langsung maupun tidak langsung atas tindakan
2. Dalam menjalan tugas dan tanggung jawab atas pengurusan yang mengakibatkan kerugian.
pengurusan, Direksi wajib menyelenggarakan • Telah mengambil tindakan untuk mencegah
RUPS Tahunan dan RUPS lainnya sebagaimana timbul atau berlanjutnya kerugian tersebut.
diatur dalam peraturan perundang-undangan dan 15. Tugas dan tanggung jawab Direksi sebagai Entitas
Anggaran Dasar Bank. Utama dalam penerapan Tata Kelola Terintegrasi
3. Direksi wajib mempertanggungjawabkan Konglomerasi Keuangan Mega Corpora, minimal
pelaksanaan tugasnya kepada pemegang saham mencakup:
melalui RUPS. • Direksi Entitas Utama wajib memastikan
4. Membuat kebijakan strategis terkait pengelolaan penerapan Tata Kelola Terintegrasi dalam
Bank sesuai dengan kewenangan yang diberikan. konglomerasi keuangan.
5. Membuat dan menyusun rencana kerja tahunan • Menyusun pedoman Tata Kelola Terintegrasi.
yang memuat juga anggaran tahunan Bank dan • Mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi
disampaikan kepada Dewan Komisaris untuk pelaksanaan pedoman Tata Kelola Terintegrasi.
memperoleh persetujuan. • Menindaklanjuti arahan atau nasihat Dewan
6. Melaksanakan prinsip-prinsip Tata Kelola yang Komisaris Entitas Utama dalam rangka
baik dalam setiap kegiatan usaha Bank pada penyempurnaan pedoman Tata Kelola
seluruh tingkatan atau jenjang organisasi. Terintegrasi.
7. Memastikan penerapan manajemen risiko telah • Wajib memastikan bahwa temuan audit
memadai sesuai dengan Kebijakan Manajemen dan rekomendasi dari Satuan Kerja Audit
Risiko dan Strategi Manajemen Risiko yang telah Terintegrasi, auditor eksternal, hasil
ditetapkan. pengawasan Otoritas Jasa Keuangan dan/
8. Menumbuhkan budaya anti fraud dan budaya atau hasil pengawasan otoritas lain telah
kepatuhan pada seluruh jajaran organisasi. ditindaklanjuti.
9. Menindaklanjuti temuan audit dan rekomendasi 16. Tugas dan tanggung jawab Direksi sebagai
eksternal, hasil pengawasan Otoritas Jasa Entitas Utama dalam penerapan Manajemen
Keuangan, Bank Indonesia dan/atau hasil Risiko Terintegrasi Konglomerasi Keuangan Mega
pengawasan otoritas lain. Corpora, minimal mencakup:
10. Menyusun kebijakan remunerasi dan • Menyusun kebijakan Manajemen Risiko
mengungkapkan kepada pegawai kebijakan Bank Terintegrasi secara tertulis dan komprehensif
yang bersifat strategis di bidang kepegawaian. sesuai dengan ketentuan dalam peraturan OJK.
11. Memberikan Laporan Keuangan dan kegiatan • Melaksanakan kebijakan Manajemen Risiko
usaha Bank kepada pihak-pihak yang berwenang Terintegrasi yang telah ditetapkan.
sebagaimana diatur dalam peraturan perbankan • Mengembangkan budaya risiko sebagai bagian
dan perundang-undangan yang berlaku. dari penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi
12. Untuk mendukung efektivitas pelaksanaan tugas pada Konglomerasi Keuangan.
dan tanggung jawabnya, Direksi dapat membentuk • Memastikan efektivitas pengelolaan sumber
komite-komite. Dalam hal membentuk komite, daya manusia yang mencakup kompetensi,
Direksi wajib melakukan evaluasi terhadap kinerja kualifikasi dan kecukupan sumber daya
komite setiap akhir tahun buku. manusia pada Bank untuk melaksanakan
13. Setiap anggota Direksi bertanggung jawab fungsi Manajemen Risiko Terintegrasi.
secara tanggung renteng atas kerugian Bank • Memastikan bahwa penerapan Manajemen
yang disebabkan oleh kesalahan atau kelalaian Risiko Terintegrasi telah dilakukan secara
anggota Direksi dalam menjalankan tugasnya. independen.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 297
Page 300
Tata Kelola Perusahaan
• Mengevaluasi hasil kaji ulang Satuan Kerja kegiatan usaha Bank pada seluruh tingkatan atau
Manajemen Risiko Terintegrasi secara berkala jenjang organisasi.
terhadap proses Manajemen Risiko Terintegrasi. • Meyakini bahwa pelaksanaan dan tugas Direksi
• Mengevaluasi dan menyesuaikan strategi dan telah sesuai dengan peraturan (Otoritas Jasa
kerangka risiko sebagai bagian dari kebijakan Keuangan dan/atau otoritas terkait lainnya)
Manajemen Risiko Terintegrasi paling sedikit 1 • Mengawasi dan mengevaluasi terhadap suatu
(satu) kali dalam 1 (satu) tahun atau sewaktu- kasus kriminal maupun fraud.
waktu dalam hal terdapat perubahan faktor- • Memastikan langkah-langkah manajemen
faktor yang mempengaruhi kegiatan usaha dalam menangani atau menghadapi kasus atau
Konglomerasi Keuangan secara signifikan. permasalahan hukum telah terminimalisir dari
• Memiliki pemahaman yang memadai mengenai resiko hukum.
risiko yang melekat pada seluruh kegiatan • Memastikan penyediaan laporan keuangan secara
bisnis dalam Konglomerasi Keuangan dan tepat waktu dan akurat bagi pihak internal dan
mampu mengambil tindakan yang diperlukan eksternal serta memastikan bahwa informasi
sesuai dengan profil risiko Konglomerasi keuangan telah sesuai dengan peraturan-
Keuangan. peraturan yang berlaku.
• Ikut membina hubungan baik dengan regulator
Pembagian Tugas Direksi (OJK, BEI, BI, KSEI), Media, lembaga profesi
Pembagian tugas Direksi adalah sebagai berikut: (PERBANAS, IBI) serta stakeholder lainnya serta
1. Pembagian tugas Direksi diputuskan dalam memantau pemenuhan kewajiban Perseroan
RUPS. Dalam hal RUPS tidak menetapkan, maka sebagai perusahaan terbuka yang mengacu
pembagian tugas dan wewenang anggota Direksi kepada regulasi bursa, perbankan dan pasar
ditetapkan berdasarkan keputusan Direksi dengan modal.
persetujuan Dewan Komisaris. • Membangun strategi komunikasi yang mencakup
2. Dalam pelaksanaan tugas, masing-masing Direksi eksternal dan internal agar tercipta persepsi
dapat mengambil keputusan sesuai dengan positif perusahaan secara berkesinambungan dan
pembagian tugas dan kewenangannya. pengelolaan reputasi perusahaan selaras dengan
3. Kedudukan masing-masing anggota Direksi kebijakan perusahaan.
adalah setara. Tugas Direktur Utama adalah • Memastikan pelaksanaan pengawasan dan
mengoordinasikan kegiatan/aktivitas kerja Direksi. pemeriksaan di seluruh Kantor Bank Mega
4. Dalam hal salah satu Direktur berhalangan berjalan denga baik guna meningkatkan efisiensi
sementara, maka Direktur Utama dapat dan meminimalkan timbulnya penyimpangan, baik
menentukan pengganti sementara dengan yang mengandung risiko finansial maupun risiko
persetujuan Dewan Komisaris. Khusus untuk non finansial
penggantian sementara Direktur yang membawahi • Bertanggung jawab atas pemberian informasi
fungsi kepatuhan harus mengikuti peraturan keuangan secara akurat dan tepat waktu baik
Otoritas Jasa Keuangan tentang Pelaksanaan kepada pihak internal maupun pihak ekstenal.
Fungsi Kepatuhan Bagi Bank Umum. • Bertanggung jawab terhadap biaya-biaya
overhead Bank terkait upaya pelaksanaan efisiensi
Ruang Lingkup Pekerjaan dan Tanggung Jawab biaya dan kesesuaian pada kebijakan dan prosedur
Masing-masing Anggota Direksi yang ditetapkan.
• Memastikan bahwa target bisnis perusahaan
Kostaman Thayib tercapai.
Direktur Utama
• Mematuhi tugas dan wewenang Direksi sesuai Indivara Erni
dengan yang tercantum pada Anggaran Dasar. Wakil Direktur Utama
• Mengkoordinir dan membawahi seluruh Direksi • Mengkoordinir dan membawahi seluruh fungsi
dalam menjalankan tugasnya untuk kepentingan Risk dalam menjalankan tugasnya untuk
perusahaan sehingga maksud dan tujuan kepentingan perusahaan sehingga maksud dan
perusahaan tercapai. tujuan perusahaan tercapai.
• Menetapkan rencana dan strategi bisnis • Mengkoordinir Direktur Operations & Information
perusahaan ke depan. Technology dan Direktur Compliance & Human
• Melakukan fungsi pengawasan dan risk Capital dalam menjalankan tugasnya untuk
management / risk control telah dilaksanakan kepentingan perusahaan sehingga maksud dan
dengan benar sesuai dengan aturan / prinsip- tujuan perusahaan tercapai.
prinsip Good Corporate Governance dalam setiap
298 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 301
• Memastikan semua fungsi dan proses serta • Mengkoordinir pengembangan dan pengawasan
pelaksanaan program pada Direktorat Operations SDM di Direktorat Wholesale Banking untuk
& Information Technology dan Direktorat meningkatkan kualitas dan kapabilitas pegawai
Compliance & Human Capital berjalan dengan baik melalui pelatihan maupun pembinaan agar
selaras dan mencapai sasaran kerja yang seluruh target kerjanya tercapai.
ditetapkan. • Bekerjasama dengan Direktorat lain untuk
• Mengawasi dan bertanggung jawab atas melakukan review dan perbaikan dalam dimensi
pengembangan kebijakan, prosedur, proses kerja people, process, product, dan portfolio.
dan sistem aplikasi di bawah fungsi Risk.
• Melakukan supervisi terkait dengan pemberian Martin Mulwanto
analisa proposal kredit dengan mengacu pada Direktur Treasury & International Banking
ketentuan / regulasi yang berlaku. • Mengkoordinir dan membawahi seluruh Unit
• Bertangggung jawab atas pemberian informasi & Kerja di Direktorat Treasury & International
hasil analisa risiko berupa preferensi strategi bisnis Banking (TIB) dalam menjalankan tugasnya untuk
(pengelolaan portfolio Bank) kepentingan perusahaan dalam mencapai maksud
• Mengawasi langkah-langkah yang diperlukan dan tujuan perusahaan.
baik secara langsung ataupun tidak langsung • Menetapkan strategi dan target bisnis di Direktorat
(coordinating or supporting) dalam rangka Treasury & International Banking (TIB).
memitigasi risiko • Mengawasi dan memastikan terpenuhinya Giro
• Mengkoordinir pengelolaan Credit Collection dan Wajib Minimum sesuai dengan yang ditetapkan
Remedial serta Asset Recovery, termasuk AYDA oleh BI.
• Mengkoordinir pengelolaan proses penilaian • Mengawasi dan mengelola pelaksanaan transaksi
agunan sesuai dengan standar operasi yang Treasury dengan tetap memperhatikan rambu-
berlaku dalam rangka menghasilkan produktivitas rambu Risiko Pasar dan Risiko Likuiditas yang
kerja yang optimal dan melakukan supervisi dihadapi oleh Bank.
atas penilaian asset pihak ketiga terkait dengan • Mengawasi dan memastikan fasilitas interbank
pemberian fasilitas kredit. sesuai dengan standar prosedur atau peraturan
• Memastikan pencapaian target penagihan, proses internal dan eksternal yang berlaku.
recovery yang telah ditetapkan berjalan sesuai • Membina hubungan baik dengan bank koresponden
dengan prosedur. dalam rangka mendukung kelancaran operasional
• Meminimalisir risiko kerugian serta complaint transaksi international banking dengan prinsip
impact yang timbul dari penagihan. saling menguntungkan (reciprocal business).
• Mengawasi dan mengevaluasi terhadap seluruh
Madi Darmadi Lazuardi aktivitas yang berhubungan kegiatan Capital
Direktur Wholesale Banking Market Services (termasuk Wali Amanat dan
• Mengkoordinir dan membawahi seluruh Unit Kustodian).
Kerja di Direktorat Wholesale Banking dalam • Melakukan fungsi pengawasan terhadap kegiatan
menjalankan tugasnya untuk kepentingan Treasury & Financial Institution, Capital Market,
perusahaan sehingga maksud dan tujuan dan TIB Business Support sesuai dengan aturan
perusahaan tercapai. yang berlaku.
• Menetapkan strategi dan target bisnis di Direktorat • Memastikan bahwa target perusahaan tercapai
Wholesale Banking. sesuai dengan rencana bisnis.
• Memonitor dan mensupervisi action plan untuk
pencapaian target bisnis dan laba yang ditetapkan Yuni Lastianto
di Kantor Wilayah maupun Kantor Cabang. Direktur Compliance & Human Capital
• Memastikan bahwa tugas dan pelaksanaan • Menjalankan tugasnya untuk kepentingan
di Direktorat Wholesale Banking telah sesuai perusahaan sehingga maksud dan tujuan
dengan peraturan (Bank Indonesia, Otoritas Jasa perusahaan tercapai.
Keuangan dan/atau otoritas terkait lainnya). • Menetapkan strategi dan target pekerjaan di
• Bertanggung jawab atas pencapaian target Direktorat Compliance & Human Capital.
meliputi portfolio, profitabilitas dan kolektibilitas • Melakukan supervisi bahwa dalam setiap kegiatan
pada seluruh sektor kredit secara nasional sesuai usaha Bank telah sesuai dengan aturan Regulator,
strategi perusahaan. per Undang-Undangan dan prinsip-prinsip Good
Corporate Governance pada seluruh tingkatan
atau jenjang organisasi.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 299
Page 302
Tata Kelola Perusahaan
• Meyakini pelaksanaan Prinsip Mengenal Nasabah Heriwan Gazali
di Bank Mega dan Mengenal Employee sudah Direktur Retail Banking
sesuai dengan aturan. • Menetapkan strategi dan target bisnis Retail
• Mengawasi dan mengevaluasi terhadap suatu Banking.
kasus kriminal maupun fraud. • Menyusun strategi pertumbuhan bisnis Retail
• Memastikan bahwa target perusahaan di Banking.
Direktorat Compliance & Human Capital tercapai • Menentukan target pendapatan, profitabilitas, dan
sesuai dengan rencana bisnis. market share.
• Menetapkan kebijakan dan strategi perlindungan • Mengembangkan strategi penetrasi pasar.
data pribadi nasabah, pegawai, dan mitra sesuai • Mencapai target financial untuk Retail Banking.
prinsip hukum yang berlaku, fairness, transparency, • Meningkatkan pengembangan produk dan
dan security. pertumbuhan penjualan produk Retail Banking.
• Mengawasi dan mengevaluasi terhadap seluruh • Meningkatkan Citra (Brand Image) Perusahaan.
aktivitas yang berhubungan dengan SDM. • Meningkatkan Customer Loyalty dengan
• Mengawasi dan mengevaluasi terhadap seluruh pengembangan produk dan program secara
aktivitas yang berhubungan dengan Public efektif.
Relationship. • Memonitor, mengkoordinir untuk perencanaan
• Bertindak sebagai Direktur yang ditunjuk untuk program kerja seluruh kegiatan marketing secara
mengawasi pelaksanaan kepatuhan dan tata nasional dalam menentukan strategi pencapaian
kelola terintegrasi Konglomerasi Keuangan Mega target.
Corpora. • Merencanakan dan mengkoordininasikan seluruh
aktifitas, kebijakan dan program Network yang
YB. Hariantono meliputi: pengembangan jaringan, menentukan
Direktur Operations & IT strategi pengembangan, pengelolaan dan
• Menetapkan dan mengimplementasikan pembinaan Cabang, menentukan budget dalam
strategi Direktorat Operations & Information rangka mencapai target bisnis yang telah
Technology sesuai dengan kebijakan perusahaan ditetapkan untuk Cabang.
guna mendukung target yang ditetapkan oleh • Memastikan kepatuhan seluruh aktivitas bisnis
perusahaan. Retail Banking terhadap regulasi OJK, BI, dan
• Mengkoordinir dan memastikan seluruh fungsi kebijakan internal, serta menjaga penerapan
operations dan Information Technology dapat prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan
berjalan sesuai ketentuan dan prosedur internal manajemen risiko.
dan eksternal yang berlaku.
• Memastikan proses operasional yang terkait Rangkap Jabatan dan Independensi Direksi
dengan cabang, proses kredit, tresuri, sistem Sesuai dengan Piagam Direksi, seluruh anggota
pembayaran dan support lainnya dapat berjalan Direksi Bank Mega tidak merangkap jabatan sebagai
dengan baik. anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, anggota
• Memastikan dan melakukan evaluasi proses kerja Dewan Pengawas Syariah, atau Pejabat Eksekutif
agar memiliki kecukupan kontrol untuk memitigasi pada bank, perusahaan dan/atau Lembaga lain.
risiko operasional.
• Memastikan biaya yang dikeluarkan sudah efektif Dalam hal independensi, anggota Direksi baik secara
dan efisien sesuai dengan kebijakan yang ada. sendiri-sendiri atau bersama-sama tidak memiliki
• Membangun team yang kuat dengan mendevelop saham melebihi 25% (dua puluh lima persen) dari
individu yang memiliki kompetensi di bidang modal disetor pada suatu perusahaan lain. Direksi
Information Technology & Banking Operations. Bank Mega juga tidak menggunakan penasihat
• Membangun system agar dapat berjalan sesuai perorangan dan/atau jasa profesional sebagai
dengan kebijakan yang berlaku. tenaga ahli atau konsultan. Anggota Direksi tidak
• Memastikan agar proses yang dijalankan oleh unit memberikan kuasa umum kepada pihak lain manapun
kerja sesuai standar service yang ditetapkan. yang mengakibatkan pengalihan tugas dan fungsi
• Melakukan koordinasi dengan direktorat lain dalam Direksi.
hal penyelesaian masalah maupun kepentingan
lainnya. Benturan Kepentingan Direksi
• Secara konsisten melakukan pengembangan Bank Mega memiliki kebijakan internal terkait dengan
terhadap proses kerja yang dilakukan setiap Benturan Kepentingan yang tertuang dalam:
unit kerja di Direktorat Operations & Information • SK Direksi No.99/DIRBM/22 tanggal 20 Desember
Technology. 2022 tentang Transaksi Afiliasi, Transaksi Benturan
Kepentingan, Dan Transaksi Material
300 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 303
• SK Direksi No.033/DIRBM/24 tanggal 26 Maret Kebijakan Pemberian Pinjaman Bagi Direksi
2024 tentang Pedoman Pelaksanaan Tata Kelola Kebijakan pemberian pinjaman bagi Direksi dijelaskan
Bank pada sub bab Penyediaan Dana kepada Pihak Berelasi
dan Manajemen di Bab Manajemen Diskusi dan
Kedua ketentuan internal tersebut mengacu pada: Analisis pada Laporan Tahunan ini.
• POJK No.42/POJK.04/2020 tanggal 1 Juli 2020
tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi
Kepentingan tahun 2025
• POJK No.17/POJK.04/2020 tanggal 21 April Direksi telah melaksanakan tugas dan tanggung
2020 tentang Transaksi Material Dan Perubahan jawabnya sesuai kewenangan yang diatur dalam
Kegiatan Usaha. Anggaran Dasar Bank dan bertanggung jawab
• POJK No.17 tahun 2023 tanggal 14 September penuh atas pelaksanaan kepengurusan Bank. Selain
2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank itu, Direksi memiliki Piagam Direksi (Board Manual
Umum Anggota Direksi) yang merupakan pedoman dan
tata tertib kerja yang antara lain mengatur: tugas
Anggota Direksi harus menghindari segala bentuk dan tanggung jawab Direksi, etika kerja dan waktu
benturan kepentingan dalam pelaksanaan tugas kerja, serta rapat Direksi. Board Manual tersebut
pengelolaan Bank. Dalam hal terjadi benturan disusun berdasarkan peraturan OJK, Anggaran Dasar
kepentingan, anggota Direksi wajib mengungkapkan Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang
benturan kepentingan dalam setiap keputusan yang berlaku.
memenuhi kondisi adanya benturan kepentingan
dan dilarang mengambil tindakan yang berpotensi Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi pada
merugikan Bank atau mengurangi keuntungan Bank. tahun 2025, antara lain:
1. Menetapkan tujuan dan strategi Bank untuk jangka
Selama tahun 2025 tidak terdapat transaksi yang panjang, menengah, dan tahunan yang dituangkan
mengandung benturan kepentingan. dalam Rencana Korporasi (Corporate Plan) dan
Rencana Bisnis Bank (Business Plan).
Keanggotan dalam Organisasi/Asosiasi 2. Membuat kebijakan strategis terkait pengelolaan
Keanggotan dalam Organisasi/ Bank sesuai dengan kewenangan yang diberikan,
No. Nama
Asosiasi dan mengevaluasi kebijakan tersebut secara
1. Kostaman Thayib • Wakil Ketua Bidang Organisasi berkala.
Perbanas (Perhimpunan Bank-
Bank Nasional Indonesia)
3. Menyusun kebijakan remunerasi dan
• Anggota Bidang Sosial IBI mengungkapkan kepada pegawai terkait
(Ikatan Bankir Indonesia) kebijakan Bank yang bersifat strategis di bidang
2. Lay Diza Larentie - kepegawaian.
3. Indivara Erni - 4. Melaksanakan prinsip-prinsip Tata Kelola yang baik
4. Martin Mulwanto Koordinator 1 Komite Pricing dan penerapan manajemen risiko dalam setiap
Asosiasi Pasar Uang dan kegiatan usaha Bank pada seluruh tingkatan atau
Pasar Valuta Asing Indonesia
jenjang organisasi.
(APUVINDO)
5. Menumbuhkan budaya kesadaran risiko, budaya
5. Yuni Lastianto Anggota FKDKP (Forum
Komunikasi Direktur Kepatuhan kepatuhan dan budaya anti fraud pada seluruh
Perbankan) jajaran organisasi.
6. Madi Darmadi Anggota Bidang Komunikasi IBI 6. Peningkatan pengetahuan, keahlian dan
Lazuardi (Ikatan Bankir Indonesia) kemampuan dari seluruh pegawai Bank pada
7. C. Guntur Anggota Forum Komunikasi seluruh tingkatan atau jenjang organisasi.
Triyudianto Direktur Operasional
7. Melakukan evaluasi terhadap kinerja komite setiap
8. YB. Hariantono • Anggota ICIO Community akhir tahun buku.
(Perkumpulan Chief Information
Officer Indonesia) 8. Menindaklanjuti hasil temuan Audit Internal, Audit
• Anggota ASPI (Asosiasi Sistem Eksternal, dan hasil pengawasan Bank Indonesia,
Pembayaran Indonesia)
Otoritas Jasa Keuangan dan hasil pengawasan
9. Heriwan Gazali otoritas lain.
9. Melakukan evaluasi dan pemantauan terhadap
prinsip kehati-hatian dan kepatuhan Bank serta
pelaksanaan pengendalian internal.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 301
Page 304
Tata Kelola Perusahaan
10. Mentransparansikan kondisi keuangan dan non keuangan kepada Pemangku Kepentingan sebagaimana
diatur dalam peraturan perbankan dan perundang-undangan yang berlaku.
11. Menyelenggarakan RUPS tahunan sebagaimana diatur dalam peraturan perbankan serta perundang-
undangan dan Anggaran Dasar, dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugasnya kepada Dewan
Komisaris dan pemegang saham melalui RUPS.
Selama tahun 2025, Direksi telah mengeluarkan kebijakan dan prosedur internal Bank terkait operasional Bank,
baik kebijakan dan prosedur baru maupun pengkinian, dalam bentuk Surat Keputusan dan Surat Edaran Direksi
(96 SK Direksi dan 253 SE Direksi). Kebijakan dan prosedur internal tersebut telah dipublikasikan kepada seluruh
jenjang organisasi melalui Intranet Megaweb.
Rapat Direksi Tahun 2025
Sepanjang tahun 2025, Direksi Bank Mega melaksanakan rapat dengan agenda sebagai berikut:
Rapat Gabungan
Nama Jabatan
Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Tingkat Kehadiran
Kostaman Thayib Direktur Utama 42 42 100%
Lay Diza Larentie* Wakil Direktur Utama 10 10 100%
Indivara Erni Wakil Direktur Utama 42 40 95%
Madi D. Lazuardi Direktur Wholesale Business 42 39 93%
Martin Mulwanto Direktur Treasuri dan International 42 40 95%
Banking
Yuni Lastianto Direktur Kepatuhan dan Sumber 42 39 93%
Daya Manusia
C. Guntur Triyudianto* Direktur Operasi 10 9 90%
YB Hariantono Direktur Operation & Teknologi 42 40 95%
Informasi
Heriwan Gazali** Direktur Retail Business 18 15 83%
* Mengundurkan diri sesuai keputusan RUPS 27 Maret 2025
** Diangkat sebagai Direktur Bank Mega sesuai keputusan RUPS 27 Maret 2025
No. Tanggal No. Notulen No. Tanggal No. Notulen
1. 6 Januari 2025 NT.001/DIRBM/25 22. 21 Juli 2025 NT.022/DIRBM/25
2. 13 Januari 2025 NT.002/DIRBM/25 23. 28 Juli 2025 NT.023/DIRBM/25
3. 03 Februari 2025 NT.003/DIRBM/25 24. 04 Agustus 2025 NT.024/DIRBM/25
4. 10 Februari 2025 NT.004/DIRBM/25 25. 11 Agustus 2025 NT.025/DIRBM/25
5. 17 Februari 2025 NT.005/DIRBM/25 26. 25 Agustus 2025 NT.026/DIRBM/25
6. 24 Februari 2025 NT.006/DIRBM/25 27. 01 September 2025 NT.027/DIRBM/25
7. 03 Maret 2025 NT.007/DIRBM/25 28. 08 September 2025 NT.028/DIRBM/25
8. 10 Maret 2025 NT.008/DIRBM/25 29. 15 September 2025 NT.030/DIRBM/25
9. 17 Maret 2025 NT.009/DIRBM/25 30. 22 September 2025 NT.031/DIRBM/25
10. 24 Maret 2025 NT.010/DIRBM/25 31. 29 September 2025 NT.032/DIRBM/25
11. 14 April 2025 NT.011/DIRBM/25 32. 06 Oktober 2025 NT.033/DIRBM/25
12. 21 April 2025 NT.012/DIRBM/25 33. 13 Oktober 2025 NT.034/DIRBM/25
13. 28 April 2025 NT.013/DIRBM/25 34. 20 Oktober 2025 NT.035/DIRBM/25
14. 05 Mei 2025 NT.014/DIRBM/25 35. 27 Oktober 2025 NT.036/DIRBM/25
15. 19 Mei 2025 NT.015/DIRBM/25 36. 10 November 2025 NT.037/DIRBM/25
16 02 Juni 2025 NT.016/DIRBM/25 37. 17 November 2025 NT.038/DIRBM/25
17. 16 Juni 2025 NT.017/DIRBM/25 38. 24 November 2025 NT.039/DIRBM/25
18. 23 Juni 2025 NT.018/DIRBM/25 39. 01 Desember 2025 NT.040/DIRBM/25
19. 30 Juni 2025 NT.019/DIRBM/25 40. 08 Desember 2025 NT.041/DIRBM/25
20. 07 Juli 2025 NT.020/DIRBM/25 41. 15 Desember 2025 NT.042/DIRBM/25
21. 14 Juli 2025 NT.021/DIRBM/25 42. 22 Desember 2025 NT.043/DIRBM/25
302 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 305
Sepanjang tahun 2025, Direksi telah melaksanakan 42 kali rapat Direksi dan 31 kali rapat gabungan dengan
Dewan Komisaris. Frekuensi kehadiran rapat adalah sebagai berikut:
Rapat Gabungan
Nama Jabatan
Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Tingkat Kehadiran
Chairul Tanjung Komisaris Utama 31 31 100%
Achjadi Ranuwisastra Komisaris Independen 31 31 100%
Lambock V. Nahattands Komisaris Independen 31 27 87%
Hizbullah Komisaris Independen 31 31 100%
Kostaman Thayib Direktur Utama 31 31 100%
Lay Diza Larentie* Wakil Direktur Utama 8 8 100%
Indivara Erni Wakil Direktur Utama 31 30 97%
Madi D. Lazuardi Direktur Kredit 31 29 94%
Martin Mulwanto Direktur Treasuri dan International 31 30 97%
Banking
Yuni Lastianto Direktur Kepatuhan dan Sumber 31 28 90%
Daya Manusia
C. Guntur Triyudianto* Direktur Operasi 8 7 87%
YB Hariantono Direktur Teknologi Informasi 31 29 94%
Heriwan Gazali** Direktur Retail Business 13 12 92%
* Telah mengundurkan diri dan diterima di RUPST 2025 tanggal 27 Maret 2025
** Diangkat sebagai Direktur Bank Mega di RUPST 2025 tanggal 27 Maret 2025
No. Tanggal No. Notulen No. Tanggal No. Notulen
1. 6 Januari 2025 NT.001/DEKOM-DIRBM/25 17. 14 Juli 2025 NT.017/DEKOM-DIRBM/25
2. 13 Januari 2025 NT.002/DEKOM-DIRBM/25 18. 04 Agustus 2025 NT.018/DEKOM-DIRBM/25
3. 03 Februari 2025 NT.003/DEKOM-DIRBM/25 19. 11 Agustus 2025 NT.019/DEKOM-DIRBM/25
4. 10 Februari 2025 NT.004/DEKOM-DIRBM/25 20. 01 September 2025 NT.020/DEKOM-DIRBM/25
5. 17 Februari 2025 NT.005/DEKOM-DIRBM/25 21. 08 September 2025 NT.021/DEKOM-DIRBM/25
6. 03 Maret 2025 NT.006/DEKOM-DIRBM/25 22. 15 September 2025 NT.022/DEKOM-DIRBM/25
7. 10 Maret 2025 NT.007/DEKOM-DIRBM/25 23. 06 Oktober 2025 NT.023/DEKOM-DIRBM/25
8. 17 Maret 2025 NT.008/DEKOM-DIRBM/25 24. 13 Oktober 2025 NT.024/DEKOM-DIRBM/25
9. 14 April 2025 NT.009/DEKOM-DIRBM/25 25. 27 Oktober 2025 NT.025/DEKOM-DIRBM/25
10. 21 April 2025 NT.010/DEKOM-DIRBM/25 26. 03 November 2025 NT.026/DEKOM-DIRBM/25
11. 05 Mei 2025 NT.011/DEKOM-DIRBM/25 27. 10 November 2025 NT.027/DEKOM-DIRBM/25
12. 19 Mei 2025 NT.012/DEKOM-DIRBM/25 28. 17 November 2025 NT.028/DEKOM-DIRBM/25
13. 02 Juni 2025 NT.013/DEKOM-DIRBM/25 29. 01 Desember 2025 NT.029/DEKOM-DIRBM/25
14. 16 Juni 2025 NT.014/DEKOM-DIRBM/25 30. 08 Desember 2025 NT.030/DEKOM-DIRBM/25
15. 30 Juni 2025 NT.015/DEKOM-DIRBM/25 31. 15 Desember 2025 NT.031/DEKOM-DIRBM/25
16. 07 Juli 2025 NT.016/DEKOM-DIRBM/25
Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi Direksi 2025
Bank Mega secara konsisten dan terus menerus memfasilitasi program pelatihan dan peningkatan kompetensi
Direksi
Program Orientasi bagi Anggota Direksi Baru
Pada tahun 2025, Perseroan melaksanakan kegiatan orientasi bagi anggota Direksi baru, Heriwan Gazali pada
tanggal 26 Juni 2025 dan 1 Juli 2025, dengan materi sebagai berikut:
1. Kebijakan dan Tata Kelola Manajemen Risiko Perbankan di Bank Mega
2. Penerapan Tata Kelola (Good Corporate Governance) & Fungsi Kepatuhan
3. Bank Mega performance Update
4. Business Strategy
5. Transformation Innitiatives
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 303
Page 306
Tata Kelola Perusahaan
Sepanjang tahun 2025, anggota Direksi Bank telah mengikuti program pelatihan dan pengembangan kompetensi
sebagai berikut:
No. Judul Training yang Diikuti Penyelenggara Tanggal Tempat
1. Kostaman Thayib
Mega Leader Conference Bank Mega 09-Jan-2025 MBM Lt. 3
CEO Forum 2025 - Banking Beyond Growth: Powering a PERBANAS dan 22-Jan-2025 Hotel Ritz Carlton
Sustainable and Inclusive Economy for 2025 Onward IBI Mega Kuningan,
Jakarta Selatan
Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2025: OJK 11-Feb-2025 Jakarta International
Penguatan Sektor Jasa Keuangan yang Stabil dan Inklusif Convention Center
Untuk Mendukung Program Prioritas Nasional & Seminar (JICC)
Pengembangan Sektor Jasa Keuangan dalam Melaksanakan
Amanat UU P2SK
Refreshment Sertifikasi Manajemenr Risiko Jenjang 7 BARa 13-Feb-2025 Online
Visa Asia Pacific Senior Client Council Meeting VISA 25-Feb-2025 Tokyo, Jepang
Intensive Mandarin Class Program Newton 17-Jul-2025 MBM Jakarta
Education
Center (NEC)
Focus Group Discussion (FGD): Peluang dan Tantangan Bank Indonesia 12-Aug-2025 Komplek Perkantoran
Intermediasi serta Strategi Pengelolaan Likuiditas Perbankan Bank Indonesia, Jakarta
Visa Asia Pacific Senior Client Council Virtual Meeting - The Visa Asia Pacific 24-Sep-2025 Online
Future of Agentic Commerce
Sarasehan 100 Ekonom Indonesia 2025- Resiliensi Ekonomi CNBC Indonesia 28-Oct-2025 Auditorium Menara
Domestik Sebagai Fondasi Menghadapi Gejolak Dunia Bank Mega, Jakarta
Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x Bank Indonesia 30-Oct-2025 Jakarta International
Indonesia Fintech Summit and Expo (IFSE) 2025 - Sinergi dan & OJK Convention Center
Inovasi untuk Akselerasi Transformasi Ekonomi dan Keuangan (JICC)
Digital Indonesia
Indonesia Islamic Finance Summit 2025 dan Pertemuan OJK 03-Nov-2025 The Westin Surabaya
Tahunan Perbankan Syariah 2025
Strategic Information Security Workshop for Top Level Bank Mega 07-Nov-2025 MTC MBM Lantai 12
Management (Hybrid)
CEO Networking 2025: Managing Global Trade and KPEI (PT. Kliring 18-Nov-2025 St Regis Hotel Jakarta
Empowering Business Strategy Penjaminan Efek
Indonesia)
Kompas100 CEO Forum - Menavigasi Arah & Menelisik Strategi Kompas 26-Nov-2025 Indonesia Convention
Ketahanan Indonesia di Tengah Gejolak Global Exhibition (ICE), BSD,
Tangerang Banten
Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025 - Tangguh dan Bank Indonesia 28-Nov-2025 Grha Bhasvara Icchana
Mandiri: Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih - Kompleks Perkantoran
Tinggi dan Berdaya Tahan Bank Indonesia, Jakarta
Sosialisasi Coretax Eksekutif di Lingkungan CT Corpora CT Corp 18-Dec-2025 Menara Bank Mega,
Jakarta
CFO Forum PERBANAS 2025: Unlocking The Next Growth PERBANAS 03-Dec-2025 Financial Hall , Jakarta
Potential
Financial Forum - Penguatan Sistem Keuangan Indonesia CNBC Indonesia 03-Dec-2025 Main Hall, Bursa Efek
Indonesia
Dialog Akhir Tahun antara Anggota Dewan Komisioner dan OJK 04-Dec-2025 Hotel The Ritz-Carlton
Industri Jasa Keuangan Tahun 2025 Jakarta, Mega Kuningan
CEO Forum - Economic Outlook 2026: Navigating Slower PERBANAS 10-Dec-2025 Ballroom Menara
Demand for Credits in a Changing Economy BRILiaN, Jakarta
2. Lay Diza Larentie
* efektif mengundurkan diri berdasarkan RUPS pada 27 Maret 2025
3. Indivara Erni
Mega Leader Conference Bank Mega 09-Jan-2025 MBM Lt. 3
Refreshment Sertifikasi Manajemenr Risiko Jenjang 7 BARa 13-Feb-2025 Online
Pertemuan Koordinasi PPATK Tahun 2025 - Optimalisasi PPATK 26-Feb-2025 Gedung PPATK, lantai 4
Kolaborasi PPATK Dalam Mewujudkan Asta Cita Untuk
Pembangunan Berkelanjutan
304 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 307
No. Judul Training yang Diikuti Penyelenggara Tanggal Tempat
CNN Indonesia Leading Women 2025: Leading with Purpose, CNN Indonesia 15-May-2025 Auditorium Menara
Inspiring the Future Bank Mega, Jakarta
Outlook Ekonomi DPR: Indonesia Menjawab Tantangan detikcom 20-May-2025 Auditorium Menara
Ekonomi Global Bank Mega, Jakarta
Chief Risk Officer (CRO) Roundtable 2025: Managing Bank PERBANAS 24-Sep-2025 Griya Perbanas, Jakarta
Risks amidst Geopolitical and Information Technology
Changes
Risk Appetite and Risk Culture: Pilar Utama dalam Penguatan OJK Institute 09-Oct-2025 Online
Manajemen Risiko di Sektor Keuangan
FGD Penguatan Sistem Pengawasan Terintegrasi Bagi Badan Supervisi 10-Oct-2025 Jakarta
Konglomerasi Keuangan Otoritas Jasa
Keuangan
Meaningful Participation: Penguatan Sistem Pengawasan Badan Supervisi 13-Oct-2025 Four Seasons Hotel,
Terintegrasi Bagi Konglomerasi Keuangan Otoritas Jasa Jakarta
Keuangan
Strategic Information Security Workshop for Top Level Bank Mega 07-Nov-2025 MTC MBM Lantai 12
Management (Hybrid)
Pembahasan Pemenuhan Modal Mengacu Pasal 20 POJK OJK 18-Dec-2025 Online
Nomor 30 Tahun 2024
Sosialisasi Coretax Eksekutif di Lingkungan CT Corpora CT Corp 18-Dec-2025 Menara Bank Mega,
Jakarta
4. Yuni Lastianto
Mega Leader Conference Bank Mega 09-Jan-2025 MBM Lt. 3
Sosialisasi POJK Nomor 45 Tahun 2024 tentang OJK 06-Feb-2025 Online
Pengembangan dan Penguatan Emiten dan Perusahaan Publik
Refreshment Sertifikasi Manajemenr Risiko Jenjang 7 BARa 13-Feb-2025 Online
Webinar Outlook Ekonomi dan Keuangan di Tahun 2025 OJK Institute 20-Feb-2025 Online
CNBC Indonesia Economic Outlook 2025 : Riding the Wave of CNBC Indonesia 26-Feb-2025 The Westin Jakarta
8% Economic Expansion
Sosialisasi Peran dan Dukungan Bank Indonesia dalam Bank Indonesia 28-Feb-2025 Online
Implementasi PP Nomor 8 Tahun 2025 mengenai Devisa Hasil
Ekspor (DHE)
Sosialisasi Peraturan Pemerintah No. 8 Tahun 2025 tentang Kementerian 28-Feb-2025 Online
Perubahan atas Peraturan Pemerintah No. 36 Tahun 2023 Koordinator
tentang Devisa Hasil Ekspor atas Pengusahaan, Pengelolaan, Bidang
dan/atau Pengolahan Sumber Daya Alam Perekonomian
Republik
Indonesia
Forum Penguatan Fungsi GRC - Penerapan Internal Control OJK 03-Mar-2025 Online
Over Financial Reporting (ICOFR) dalam Rangka Penguatan
Sektor Jasa Keuangan
Gerakan Bersama Edukasi Pelindungan Konsumen (GEBER Departemen 05-Mar-2025 Online
PK) Ramadan 2025 Surveilans
Sistem
Pembayaran dan
Pelindungan
Konsumen -
Bank Indonesia
Diskusi Publik: Pencegahan Maladministrasi dan Penegakan Ombudsman RI 08-May-2025 Gedung Ombudsman
Hukum terhadap Kejahatan di Sektor Perbankan RI, Jakarta
Outlook Ekonomi DPR: Indonesia Menjawab Tantangan detikcom 20-May-2025 Auditorium Menara
Ekonomi Global Bank Mega, Jakarta
Katadata Policy Dialogue: Strategi Nasional Memerangi Katadata & 05-Aug-2025 Hotel JS Luwansa,
Kejahatan Finansial Perbanas Jakarta
Diskusi Peningkatan Kinerja Penanganan Pengaduan OJK 10-Sep-2025 Menara Radius Prawiro,
Konsumen dan Masyarakat oleh Bank dan Penyedia Jasa Jakarta
Pembayaran di IASC (Indonesia Anti-Scam Centre)
FGD Penguatan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial Bank Indonesia 15-Oct-2025 Bank Indonesia,
(KLM) Thamrin
Webinar Memahami Pentingnya Integritas dalam Pengelolaan FKDKP 16-Oct-2025 Online
Lembaga Keuangan
FIN EXPO 2025 - Inklusi Keuangan Untuk Semua, Rakyat OJK 24-Oct-2025 Surabaya
Sejahtera, Indonesia Maju
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 305
Page 308
Tata Kelola Perusahaan
No. Judul Training yang Diikuti Penyelenggara Tanggal Tempat
Strategic Information Security Workshop for Top Level Bank Mega 07-Nov-2025 MTC MBM Lantai 12
Management (Hybrid)
OJK Mengajar - Menumbuhkan Generasi Melek Finansial: OJK Institute 11-Nov-2025 Online
Memahami Dinamika Ekonomi dan Stabilitas Keuangan
sebagai Pilar Perekonomian Nasional
Seminar Peluncuran Laporan Perkembangan Ekonomi Bank Indonesia 08-Dec-2025 Hotel Pullman, Jakarta
Keuangan dan Kerja Sama Internasional 2025
Sosialisasi Coretax Eksekutif di Lingkungan CT Corpora CT Corp 18-Dec-2025 Menara Bank Mega,
Jakarta
Konsinyering Percepatan Pengentasan Kemiskinan Melalui OJK 19-Dec-2025 Menara BRILiaN,
Program Corporate Social Responsibility (CSR) Perbankan Jakarta
5. C. Guntur Triyudianto
* efektif mengundurkan diri berdasarkan RUPS pada 27 Maret 2025
6. YB. Hariantono
Mega Leader Conference Bank Mega 09-Jan-2025 MBM Lt. 3
CNBC Indonesia Economic Outlook 2025 : Riding the Wave of CNBC Indonesia 26-Feb-2025 The Westin Jakarta
8% Economic Expansion
Refreshment Sertifikasi Manajemenr Risiko Jenjang 7 PT. Arfaidhams 27-Feb-2025 Online
Secret
Women Leadership Forum - AI: A Dual-Edged Sword - iCIO Community 16-Apr-2025 Habitate Jakarta
Unmanageable Technical Debt or the Future of Inclusive Setiabudi
Leadership?
ForceX Indonesia 2025 - Charting Indonesia's Digital Frontier BytePlus 24-Apr-2025 Shangri-La, Jakarta
Executive Roundtable - Empowering Indonesias MSME: The Synpulse 15-May-2025 Raffles Hotel, Jakarta
Future of SME Banking in a Digital-First Economy Indonesia
Outlook Ekonomi DPR: Indonesia Menjawab Tantangan detikcom 20-May-2025 Auditorium Menara
Ekonomi Global Bank Mega, Jakarta
Inaugurasi Certified Risk Management (CEM) BSMR dan IRPA & BSMR 18-Jun-2025 Swiss-Belhotel, Batam
Seminar Nasional Kesiapan Industri Perbankan Dalam
Merespon Eskalasi Climate Risk & Cyber Risk 2025
Shaping The Future of Digital Transformation Intikom & IBM 19-Jun-2025 Hotel Raffles, Jakarta
ASEAN Fintech Forum - Executive Table ASEAN 17-Jul-2025 Alila SCBD, Jakarta
Economic Forum
PERBANAS Review of Indonesias Mid-Year Economy (PRIME) PERBANAS 31-Jul-2025 Hotel Le Meridien,
2025 - Navigating Economic Headwinds: Responding to Jakarta
Weakening Consumption
Sosialisasi Panduan Tata Kelola Kecerdasan Artifisial (AI) AFTECH 01-Aug-2025 Thamrin Nine Ballroom,
Perbankan Indonesia dan Peraturan OJK No. 11/POJK.03/2022 Jakarta
tentang Penyelenggaraan Teknologi Informasi (POJK PTI)
High-Level Campaign Local Currency Transaction (LCT) dan Bank Indonesia 25-Aug-2025 Gedung Thamrin, Bank
QRIS Antarnegara Indonesia-Jepang Indonesia
Meaningful Participation Terkait Penguatan Peran Perbankan OJK 25-Aug-2025 Hotel Fairmont, Jakarta
Dalam Pendalaman Pasar Keuangan dan Pencegahan Fraud
Focus Group Discussion (FGD) Sistem Pemungutan Pajak atas Kementerian 16-Sep-2025 Gedung Cakti, Kantor
Transaksi Digital Luar Negeri (SPP TDLN) Keuangan Pusat Direktorat
Jenderal Pajak, Jakarta
Focus Group Discussion (FGD) Menjaga Keamanan Center for 24-Sep-2025 Kampus UGM Jakarta
Fleksibilitas Kerja di Sektor Publik: Integrasi Keamanan Digital Society
Endpoint dalam Tata Kelola Digital (CfDS)
Chief Risk Officer (CRO) Roundtable 2025: Managing Bank PERBANAS 24-Sep-2025 Griya Perbanas, Jakarta
Risks amidst Geopolitical and Information Technology
Changes
Indonesia Banking Innovation Conclave (IBIC) - Data Strategy FKDOP 30-Sep-2025 Online
and AI Journey
FGD Pemolisian Kolaboratif dalam Penanggulangan Kejahatan Tim Peneliti 10-Oct-2025 Jakarta
Siber di Industri Perbankan Indonesia Center for Legal
Informatics and
Policy Studies
(CLIPS)
Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x Bank Indonesia 31-Oct-2025 Jakarta International
Indonesia Fintech Summit and Expo (IFSE) 2025 - Sinergi dan & OJK Convention Center
Inovasi untuk Akselerasi Transformasi Ekonomi dan Keuangan (JICC)
Digital Indonesia
306 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 309
No. Judul Training yang Diikuti Penyelenggara Tanggal Tempat
Apresiasi dan Kick-Off Gerakan Bersama Edukasi Pelindungan Bank Indonesia 03-Nov-2025 Hotel Bidakara Jakarta
Konsumen (GEBER PK) Tahun 2025/2026
Strategic Information Security Workshop for Top Level Bank Mega 07-Nov-2025 MTC MBM Lantai 12
Management (Hybrid)
Peluncuran Bulan Fintech Nasional (BFN) 2025 & Annual Asosiasi Fintech 11-Nov-2025 Auditorium Plaza
Members Survey 2024-2025 - (Diskusi Panel: From Digital Indonesia Mandiri Lantai 3
Scale to Real Inclusion) (AFTECH)
Sharing Session: Synergizing Banking and Fintech Ecosystem AFTECH 12-Nov-2025 Four Seasons Hotel,
to Expand Credit Access &PERBANAS Jakarta
CEO Forum - Economic Outlook 2026: Navigating Slower PERBANAS 10-Dec-2025 Ballroom Menara
Demand for Credits in a Changing Economy BRILiaN, Jakarta
Sosialisasi Coretax Eksekutif di Lingkungan CT Corpora CT Corp 18-Dec-2025 Menara Bank Mega,
Jakarta
Sosialisasi dan Sharing Roadmap Perbankan Digital OJK 19-Dec-2025 Kempinski Grand
Ballroom, Jakarta
7. Madi Darmadi Lazuardi
Mega Leader Conference Bank Mega 09-Jan-2025 MBM Lt. 3
Refreshment Sertifikasi Manajemenr Risiko Jenjang 7 BARa 13-Feb-2025 Online
Sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2025 tentang Kementerian 24-Feb-2025 Kantor Kementerian
Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2023 Koordinator Koordinator Bidang
tentang Devisa Hasil Ekspor dari Kegiatan Pengusahaan, Bidang Perekonomian, Jakarta
Pengelolaan, dan/atau Pengolahan Sumber Daya Alam Perekonomian
Republik
Indonesia
CNBC Indonesia Economic Outlook 2025 : Riding the Wave of CNBC Indonesia 26-Feb-2025 The Westin Jakarta
8% Economic Expansion
Strategic Information Security Workshop for Top Level Bank Mega 07-Nov-2025 MTC MBM Lantai 12
Management (Hybrid)
8. Martin Mulwanto
Mega Leader Conference Bank Mega 09-Jan-2025 MBM Lt. 3
Refreshment Sertifikat Tresuri Jenjang 7 ACI FMA 22-Jan-2025 MBM Jakarta
Indonesia
CNBC Indonesia ESG Sustainability Forum 2025 - ESG Dan CNBC Indonesia 31-Jan-2025 Auditorium Menara
Pembiayaan Hijau Untuk Ekonomi RI Yang Inklusif Dan Bank Mega, Jakarta
Berkelanjutan
Mandiri Investment Forum 2025 - Nourishing Future Growth Bank Mandiri & 11-Feb-2025 Fairmont Hotel, Jakarta
Mandiri Sekuritas
Refreshment Sertifikasi Manajemenr Risiko Jenjang 7 BARa 13-Feb-2025 Online
CNBC Indonesia Economic Outlook 2025 : Riding the Wave of CNBC Indonesia 26-Feb-2025 The Westin Jakarta
8% Economic Expansion
Memperkuat Daya Tahan Ekonomi Nasional Di Tengah Kementerian 08-Apr-2025 Menara Mandiri
Gelombang Perang Tarif Perdagangan Koordinator Sudirman, Jakarta
Bidang
Perekonomian RI
CNBC Indonesia Economic Update 2025 - Striving for 8% CNBC Indonesia 18-Jun-2025 Hotel Borobudur,
Growth Despite Global Uncertainty Jakarta
2025 J.P. Morgan Investment Forum - The Road Ahead: A J.P. Morgan 03-Sep-2025 The St. Regis, Jakarta
Journey of Growth and Resilience
Diskusi Panel Pengembangan Transaksi OIS & Transaksi DNDF Kempinski Hotel, 26-Sep-2025 Bank Indonesia
Jakarta
Sarasehan 100 Ekonom Indonesia 2025- Resiliensi Ekonomi CNBC Indonesia 28-Oct-2025 Auditorium Menara
Domestik Sebagai Fondasi Menghadapi Gejolak Dunia Bank Mega, Jakarta
Strategic Information Security Workshop for Top Level Bank Mega 07-Nov-2025 MTC MBM Lantai 12
Management (Hybrid)
Financial Forum - Penguatan Sistem Keuangan Indonesia CNBC Indonesia 03-Dec-2025 Main Hall, Bursa Efek
Indonesia
Sosialisasi Coretax Eksekutif di Lingkungan CT Corpora CT Corp 18-Dec-2025 Menara Bank Mega,
Jakarta
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 307
Page 310
Tata Kelola Perusahaan
No. Judul Training yang Diikuti Penyelenggara Tanggal Tempat
9. Heriwan Gazali
Pembekalan Fit & Proper Test (Business Strategy & Update Bank Mega 26-Jun-2025 MBM Lantai 23
Bank Mega)
Strategic Information Security Workshop for Top Level Bank Mega 07-Nov-2025 MTC MBM Lantai 12
Management (Hybrid)
Executive Sharing: State of The Global Workspace ACCARA 21-Nov-2025 Hotel Mercure Jakarta
Consulting Gatot Subroto
World Financial Innovation Series (WFIS) 2025 - Accelerating Tradepass 25-Nov-2025 Hotel Raffles Jakarta
Indonesias Financial Revolution
Refreshment Sertifikasi Manajemenr Risiko Jenjang 7 Efektif Pro 28-Nov-2025 virtual
Sosialisasi Coretax Eksekutif di Lingkungan CT Corpora CT Corp 18-Dec-2025 Menara Bank Mega,
Jakarta
Penilaian Kinerja Direksi Penilaian atas Kinerja Komite Di Bawah Direksi
Penilaian Kinerja Direksi dilakukan sekali dalam 1 Sebagaimana yang ditetapkan dalam Board Manual,
(satu) tahun dengan mengacu pada ketentuan yang Direksi dapat membentuk komite untuk mendukung
diatur dalam Surat Keputusan Dewan Komisaris efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab
No. 014/DEKOM/XII/16 tanggal 23 Desember 2016 Direksi. Terkait dengan pembentukan komite ini,
tentang Penilaian Sendiri (Self-Assessment) Dewan Direksi wajib melakukan evaluasi terhadap kinerja
Komisaris dan Direksi, serta Suksesi dalam Proses komite setiap akhir tahun buku. Per 31 Desember 2025,
Nominasi Direksi, dan/atau Surat Keputusan Dewan terdapat 8 (delapan) komite di bawah Direksi yang
Komisaris No. 011/DEKOM/XI/23 tanggal 13 November terdiri dari Komite Manajemen Risiko, Komite Aset
2023 tentang Pedoman Kerja dan Tata Tertib Komite dan Liabilitas (ALCO), Komite Kebijakan Perkreditan,
Remunerasi dan Nominasi. Penilaian Direksi dilakukan Komite Pengarah Teknologi Informasi, Komite Sumber
sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan yang Daya Manusia, Komite Produk, Komite Manajemen
meliputi tugas dan tanggung jawab sesuai dengan Krisis, dan Komite Kredit.
peraturan terkait. Penilaian Sendiri (Self-Assessment)
diikuti dengan pelaksanaan suksesi dalam proses Secara umum, Direksi memandang bahwa ke-8 komite
nominasi Anggota Direksi. Hal ini merupakan bagian Direksi tersebut mampu menjalankan tugas dan
dari proses persiapan keberlanjutan kepemimpinan wewenang yang dimilikinya sepanjang tahun 2025.
dengan mendapatkan kandidat yang potensial untuk Penjelasan lebih lengkap terkait pelaksanaan komite
menduduki jabatan Direksi. Pada akhirnya potensial di bawah Direksi, dapat dilihat di bagian Komite Di
kandidat yang terpilih akan dinominasikan sebagai Bawah Direksi.
Anggota Direksi kepada Dewan Komisaris.
308 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 311
Transparansi Informasi terkait
Dewan Komisaris dan Direksi
KEBERAGAMAN KOMPOSISI DEWAN Ekonomi Nasional dan Menko Perekonomian, Staf
KOMISARIS DAN DIREKSI Khusus Kementerian, dan pernah menjadi key person
di berbagai bank terkemuka di Indonesia.
Jajaran managemen Bank Mega percaya bahwa
keberagaman dalam komposisi Dewan Komisaris dan Keberagaman Direksi
Direksi berperan penting dalam proses pengambilan Seperti halnya Dewan Komisaris, Direksi Bank Mega
keputusan. Hal tersebut akan menghasilkan juga merefleksikan keberagaman sebagaimana diatur
keragaman sudut pandang, latar belakang, dalam POJK No. 17 tahun 2023.
pengalaman, dan keahlian yang secara keseluruhan
akan memperkaya kerjasama di antara manajemen. Riwayat pendidikan
Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi juga Anggota Direksi mempunyai berbagai latar belakang
berpedoman pada ketentuan yang berlaku, pendidikan, dari S1 hingga S2 dari dalam dan luar
khususnya POJK No.33/POJK.04/2014 yang negeri, dengan beragam jurusan seperti teknik,
mensyaratkan bahwa Dewan Komisaris dan Direksi geologi, ekonomi, manajemen administrasi niaga, dan
memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di bidang hukum.
yang dibutuhkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik.
Lebih lanjut, POJK No. 17 tahun 2023 juga menetapkan Usia
bahwa penggantian dan/atau pengangkatan anggota Anggota Direksi terdiri dari beragam usia, antara 55
Dewan Komisaris dan Direksi mengedepankan tahun hingga 62 tahun, yang merefleksikan rekam
komposisi secara profesional, independensi, jejak pengalaman yang panjang dan teruji di industri
kesesuaian kompetensi, dan memperhatikan keuangan dan perbankan.
keberagaman. Keberagaman yang dimaksud adalah
antara lain terkait latar belakang karier, pengalaman, Karier dan pengalaman
riwayat pendidikan, dan gender. Anggota Direksi berpengalaman di bidang indutri
keuangan dan perbankan dengan beragam karier
Keberagaman Dewan Komisaris yang pernah dijalani seperti di Bank Indonesia
Berpedoman pada POJK No.17 tahun 2023, dan menjadi key person di lembaga keuangan dan
keberagaman Dewan Komisaris dapat dilihat dari 4 perbankan terkemuka dengan kompetensi yang
(empat) aspek yaitu riwayat pendidikan, usia, karier dapat diandalkan.
dan pengalaman, dan jenis kelamin.
Jenis kelamin
Riwayat pendidikan Sampai dengan pertengahan tahun 2025, anggota
Anggota Dewan Komisaris Bank Mega mempunyai Direksi berjumlah 8 orang, terdiri dari 6 orang
latar belakang pendidikan yang beragam, dari S1 bergender laki-laki dan 2 orang bergender perempuan,
hingga S3, dari dalam dan luar negeri dengan beragam sehingga rasio anggota Direksi bergender perempuan
jurusan seperti kedokteran gigi, ekonomi, manajemen terhadap total anggota Direksi adalah 25%. Selain itu,
dan hukum. kedua anggota Direksi perempuan tersebut diangkat
sebagai Wakil Direktur Utama Bank Mega.
Usia
Rentang usia anggota Dewan Komisaris, mulai dari
63 tahun hingga 79 tahun, merefleksikan rekam jejak RANGKAP JABATAN DEWAN
pengalaman yang panjang di industri keuangan dan KOMISARIS DAN DIREKSI
perbankan.
Dewan Komisaris dan Direksi Bank Mega berkomitmen
Karier dan pengalaman untuk selalu memenuhi peraturan perundang-
Anggota Dewan Komisaris berpengalaman di bidang undangan dan ketentuan yang ditetapkan oleh
industri keuangan dan perbankan, dengan beragam regulator, khususnya yang terkait dengan rangkap
karier yang pernah dijalani, seperti Ketua Komite jabatan Dewan Komisaris dan Direksi. Penjelasan
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 309
Page 312
Tata Kelola Perusahaan
terkait dengan rangkap jabatan masing-masing Nominasi Dewan Komisaris dan Direksi=
anggota Dewan Komisaris dan Direksi sepanjang Proses nominasi Dewan Komisaris dan Direksi diatur
tahun 2024 telah dijelaskan di masing-masing profil dalam Surat Keputusan Dewan Komisaris No.SK.012/
anggota Dewan Komisaris dan Direksi di bab Profil DEKOM/XI/23 tanggal 13 November 2023 tentang
Perusahaan pada Laporan Tahunan ini. Kebijakan Nominasi Dewan Komisaris dan Anggota
Direksi.
PENILAIAN KINERJA DEWAN Mekanisme nominasi anggota Dewan Komisaris dan
KOMISARIS DAN DIREKSI anggota Direksi diatur sebagai berikut:
1. Komite Remunerasi dan Nominasi melakukan
Berpedoman pada Board Manual, Dewan Komisaris rapat pembahasan yang dituangkan dalam risalah
mempunyai kebijakan penilaian sendiri (self- rapat Komite Remunerasi dan Nominasi yang
assessment) untuk menilai kinerja Dewan Komisaris di dalamnya terdapat antara lain, alasan dan/
dan Direksi, yang diatur dalam Surat Keputusan atau pertimbangan atas usulan serta kualifikasi
Dewan Komisaris No. 014/DEKOM/XII/16 tanggal termasuk rekam jejak calon Dewan Komisaris dan/
23 Desember 2016 tentang Penilaian Sendiri (Self- atau anggota Direksi.
Assessment) Dewan Komisaris dan Direksi, serta 2. Komite Remunerasi dan Nominasi akan
Suksesi dalam Proses Nominasi Direksi; dan/atau memberitahukan secara tertulis kepada Dewan
Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 011/DEKOM/ Komisaris mengenai calon anggota Dewan
XI/23 tanggal 13 November 2023 tentang Pedoman Komisaris dan/atau anggota Direksi.
Kerja dan Tata Tertib Komite Remunerasi dan 3. Keputusan Dewan Komisaris dengan
Nominasi. memperhatikan rekomendasi Komite Remunerasi
dan Nominasi, kemudian disampaikan kepada
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris pemegang saham untuk dibahas dalam Rapat
Penilaian kinerja Dewan Komisaris dilakukan sesuai Umum Pemegang Saham (RUPS).
dengan kriteria yang telah ditetapkan, yang meliputi 4. Keputusan RUPS mengenai susunan Dewan
tugas dan tanggung jawab sesuai dengan peraturan Komisaris dan/atau Direksi disahkan dan
terkait, dan dilakukan 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun. dituangkan dalam Akta Berita Acara atau Risalah
RUPS, untuk kemudian dilaporkan kepada
Penilaian Kinerja Direksi OJK selambat-lambatnya 10 (sepuluh) hari
Penilaian kinerja Direksi dilakukan sesuai dengan setelah tanggal pelaksanaan RUPS. Keputusan
kriteria yang telah ditetapkan, yang meliputi tugas RUPS tersebut selanjutnya dilaporkan kepada
dan tanggung jawab sesuai dengan peraturan terkait. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Penilaian Sendiri (Self-Assessment) diikuti dengan melalui notaris selambat-lambatnya 30 (tiga
pelaksanaan suksesi dalam proses nominasi anggota puluh) hari setelah tanggal akta.
Direksi. Hal ini merupakan bagian dari proses persiapan 5. Anggota Dewan Komisaris dan/atau anggota
keberlanjutan kepemimpinan dengan mendapatkan Direksi yang telah mendapat persetujuan RUPS
kandidat yang potensial untuk menduduki jabatan akan mengikuti proses Penilaian Kemampuan dan
Direksi. Kepatutan yang diselenggarakan oleh OJK.
Pelaksanaan Tata Kelola Remunerasi
NOMINASI DAN REMUNERASI DEWAN Penerapan Tata Kelola Remunerasi Bank Mega telah
KOMISARIS DAN DIREKSI diatur dalam Surat Keputusan Direksi SK. 093/
DIRBM/22 tanggal 24 November 2022 tentang Tata
Pemegang saham melalui mekanisme RUPS memiliki Kelola Remunerasi PT Bank Mega, Tbk. Kebijakan
wewenang dalam hal pengangkatan anggota Dewan tersebut diberlakukan mulai tanggal 1 Januari 2017
Komisaris dan Direksi serta penetapan besaran (sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam POJK
remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris dan No.45/POJK.03/2015 tanggal 23 Desember 2015 dan
Direksi. SE OJK No.40/SEOJK.03/2016 tanggal 26 September
2016 tentang Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian
Remunerasi Bagi Bank Umum). Ketentuan ini mulai
berlaku untuk perhitungan remunerasi tahun 2017
yang dibayarkan di tahun 2018.
310 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 313
Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Dewan Komisaris dan Direksi menerima paket remunerasi dan fasilitas lain sebagai berikut:
Dewan Komisaris Direksi
No Jenis Remunerasi dan Fasilitas Lain Jumlah Jumlah
(RpJuta) (RpJuta)
Anggota Anggota
1 Remunerasi (Gaji, bonus, tunjangan rutin, tantiem, dan 4 27.154 8 77.425
fasilitas lainnya dalam bentuk non natura)
2 Fasilitas lain dalam bentuk natura (perumahan, asuransi 4 115 8 163
kesehatan, dan sebagainya) yang:
• Dapat dimiliki
• Tidak dapat dimiliki
Jumlah 27.269 77.588
Sementara itu, paket Remunerasi yang dikelompokkan dalam tingkat penghasilan yang diterima oleh anggota
Dewan Komisaris dan Direksi dalam 1 (satu) tahun adalah sebagai berikut:
Jumlah remunerasi per orang
Jumlah anggota Direksi Jumlah anggota Dewan Komisaris
dalam 1 tahun
Di atas Rp2 miliar 8 4
Di atas Rp1 miliar - Rp2 miliar - -
Di atas Rp500 juta - Rp1 miliar - -
Rp500 juta ke bawah - -
Jumlah anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan Pegawai yang menerima remunerasi yang bersifat variabel selama
1 (satu) tahun dan total nominal adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris Direksi Pegawai
Jenis Remunerasi dan
No. Jumlah Jumlah Jumlah
Fasilitas Lain (RpJuta) (RpJuta) (RpJuta)
Anggota Anggota Anggota
1 Jumlah - - - - - -
Remunerasi bagi Material Risk Taker
Komposisi dan jumlah pihak yang memiliki jabatan sebagai Material Risk Taker (MRT) per 31 Desember 2025
adalah sebagai berikut:
MRT Position Jumlah MRT
Dewan Komisaris 4
Direksi 8
Group Head 6
Regional Head 8
Selective Division Head* 21
*Disesuaikan setiap tahun berdasarkan keputusan Manajemen
Jumlah remunerasi MRT yang diberikan dalam 1 (satu) tahun pada tahun 2025 adalah sebagai berikut:
A. Remunerasi yang bersifat Tetap (Rp Juta)
1. Tunai Rp183.866
2. Saham/instrument yang berbasis saham yang diterbitkan Bank -
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 311
Page 314
Tata Kelola Perusahaan
B. Remunerasi yang bersifat Variabel *) Tidak Ditangguhkan Ditangguhkan
1. Tunai - -
• BOD - BOC - Komite Ahli (2018-2021) - -
• Pegawai MRT (2021-2023) - -
2. Saham/instrument yang berbasis saham yang diterbitkan Bank
Remunerasi yang bersifat variabel untuk Material Risk Takers diberikan dalam bentuk tunai (100%) dengan
masa penangguhan dilakukan secara bertahap dalam jangka waktu 3 (tiga) tahun yang diberikan secara prorata
dengan skema sesuai tabel di bawah ini:
Material Risk Taker Pembayaran Langsung Pembayaran Tahun Ke-1 Pembayaran Tahun Ke-2 Pembayaran Tahun Ke-3
Dewan Komisaris 80% 6.66% 6.66% 6.66%
Direksi
Group Head 85% 5% 5% 5%
Regional Head
Selective Diviion Head*
Pembayaran bonus yang ditangguhkan tahun ke 1 dibayarkan pada tahun berikutnya setelah pembayaran
langsung dan seterusnya sampai dengan pembayaran tahun ke 3.
Total Pengurangan Selama Periode Laporan
Sisa yang Masih ditangguhkan
Jenis Remunerasi Variabel Disebabkan Penyesuaian Disebabkan Penyesuaian
(Rp Juta)
Eksplisit (A) Implisit (B)
Tunai (RpJuta) 11.688
Saham/Instrumen yang - - -
berbasis saham yang
diterbitkan Bank (dalam
lembar saham dan nominal
juta Rupiah yang merupakan
konversi dari lembar saham
tersebut)
Jumlah 11.688
Informasi Kuantitatif Lainnya
Informasi kuantitatif lainnya terkait dengan Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah di Bank Mega dan jumlah pegawai
yang terkena pemutusan hubungan kerja dan total nominal pesangon yang dibayarkan Bank Mega pada tahun
2025 adalah sebagai berikut:
Uraian Rasio
a. Rasio gaji pegawai yang tertinggi dan terendah adalah 41,28 : 1
b. Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan terendah adalah 3:1
c. Rasio gaji Komisaris yang tertinggi dan terendah adalah 4,26 : 1
d. Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan pegawai tertinggi adalah 4,38 : 1
Jumlah Nominal Pesangon yang Dibayarkan
Jumlah Pegawai
Per Orang Dalam 1 Tahun
Di atas Rp1 miliar 0
Di atas Rp500 juta s.d. Rp1 miliar 1
Rp500 juta ke bawah 357
312 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 315
Organ Pendukung
Dewan Komisaris
Dewan Komisaris menjalankan fungsi dan tugas 4. Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 009/
pengawasan Bank, dengan dibantu oleh Komite- DEKOM/XI/23 tanggal 12 November 2023 tentang
komite di bawah Dewan Komisaris. Hal ini sesuai Piagam Komite Audit (Audit Committee Charter).
dengan Piagam Dewan Komisaris (Board Manual)
yang menyebutkan bahwa Dewan Komisaris wajib Piagam Komite Audit
membentuk Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, Penyusunan Piagam Komite Audit dilakukan
dan Komite Remunerasi dan Nominasi dalam rangka berdasarkan POJK No.55/POJK.04/2015 tentang
mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja
tanggung jawabnya. Komite Audit, dan Anggaran Dasar Bank Mega.
Piagam Komite Audit ditandatangani oleh Dewan
Komisaris pada tanggal 13 November 2023, dan
KOMITE AUDIT mengatur antara lain:
1. Komposisi, struktur dan persyaratan keanggotaan;
Komite Audit dibentuk untuk membantu tugas dan 2. Tugas dan tanggung jawab, serta wewenang;
fungsi Dewan Komisaris terkait dengan pelaksanaan 3. Tata tertib;
audit, dan bertanggung jawab kepada Dewan 4. Rapat, kuorum dan pengambilan keputusan,
Komisaris. Pelaksanaan tugas Komite Audit dilakukan 5. Masa tugas anggota Komite dari pihak independen;
dengan memberikan opini secara independen 6. Mekanisme evaluasi kinerja; serta
mengenai hal-hal yang memerlukan perhatian Dewan 7. Periode reviu pedoman dan tata tertib kerja.
Komisaris sesuai dengan prinsip-prinsip Tata Kelola
dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Struktur Organisasi dan Komposisi
Piagam Komite Audit Bank Mega mengatur struktur
Dasar Hukum Pembentukan dan keanggotaan Komite Audit. Anggota Komite
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 17 Audit diangkat dan diberhentikan oleh Dewan
Tahun 2023 tanggal 14 September 2023 tentang Komisaris dan bertanggung jawab kepada Dewan
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum. Komisaris.
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 55/
POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang Komite Audit beranggotakan 3 (tiga) orang, dengan
Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja komposisi keanggotaan pada akhir tahun 2025 terdiri
Komite Audit. atas 1 (satu) orang Komisaris Independen sebagai
3. Surat Keputusan Direksi PT Bank Mega Tbk No. Ketua merangkap anggota dan 2 (dua) orang anggota
SK.111/DIRBM/23 tanggal 31 Agustus 2023 tentang Komite Audit dari pihak independen, dengan susunan
Komite Audit PT Bank Mega Tbk. sebagai berikut:
Nama Jabatan Tanggal Pengangkatan Keahlian Rangkap Jabatan
Hizbullah* Ketua 01 September 2023 Perbankan Komisaris Independen
PT. Bank Mega, Tbk.
Purwo Junianto Anggota 01 September 2023 Keuangan & -
Perbankan
Ivan Purnama Sanoesi Anggota 01 September 2023 Akuntansi & a. Anggota Komite Pemantau Risiko
Perbankan PT Bank Hibank Indonesia (Member
of BNI)
b. Anggota Komite Audit PT Bank
SMBC Indonesia Tbk.
c. Anggota Komite Pemantau Risiko
PT Bank Ina Perdana Tbk.
d. Anggota Komite Pemantau Risiko
PT BCA Digital
* Ditetapkan sebagai Ketua Komite Audit menggantikan Lambock V. Nahattands tanggal 31 Agustus 2023
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 313
Page 316
Tata Kelola Perusahaan
Komite Audit Bank Mega diketuai oleh Komisaris Independen yang merangkap anggota, dengan struktur
organisasi sebagai berikut:
Ketua Komite
Komisaris Independen
Anggota Anggota
Pihak Independen yang memiliki keahlian Pihak Independen yang memiliki keahlian
di bidang keuangan atau akuntansi di bidang hukum atau perbankan
Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Komite 1. Memantau dan mengevaluasi perencanaan dan
Audit Bank Mega tertuang dalam Surat Keputusan pelaksanaan audit serta pemantauan atas tindak
Dewan Komisaris No. 009/DEKOM/XI/23 tanggal 13 lanjut hasil audit dalam rangka menilai kecukupan
November 2023 tentang Piagam Komite Audit (Audit pengendalian internal termasuk kecukupan proses
Committee Charter). Pedoman tersebut diperbaharui pelaporan keuangan.
berdasarkan ketentuan OJK yang berlaku. 2. Pemantauan dan evaluasi tersebut di atas
setidaknya dilakukan terhadap:
Independensi Komite Audit a. Pelaksanaan tugas Satuan Kerja Audit Internal.
Komite Audit wajib bersikap independen dalam b. Kesesuaian pelaksanaan audit oleh Kantor
melaksanakan tugasnya. Masing-masing anggota Akuntan Publik dengan standar audit yang
Komite Audit telah memenuhi kriteria independensi berlaku.
sebagai berikut : c. Pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas hasil
1. Bukan merupakan orang yang bekerja atau temuan Satuan Kerja Audit Internal, akuntan
mempunyai wewenang tanggung jawab untuk publik, serta hasil pengawasan Bank Indonesia
merencanakan, memimpin, rnengendalikan, dan Otoritas Jasa Keuangan guna memberikan
mengawasi kegiatan Bank tersebut dalam rekomendasi kepada Dewan Komisaris.
waktu 6 (enam) bulan terakhir, kecuali Komisaris 3. Merekomendasikan penunjukan Akuntan Publik
Independen. dan Kantor Akuntan Publik untuk melakukan
2. Tidak mempunyai saham langsung maupun tidak audit laporan keuangan tahunan kepada Dewan
langsung pada Bank. Komisaris.
3. Tidak mempunyai hubungan afilliasi dengan Bank, 4. Mengevaluasi pelaksanaan audit laporan keuangan
anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau tahunan oleh Kantor Akuntan Publik.
Pemegang Saham Utama Bank; dan 5. Memberikan rekomendasi kepada Dewan
4. Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung Komisaris mengenai penunjukan pengendali mutu
maupun tidak langsung yang berkaitan dengan independen dari pihak eksternal untuk melakukan
kegiatan usaha Bank. kaji ulang terhadap kinerja audit intern.
6. Memberikan rekomendasi pengakhiran &
Seluruh anggota Komite Audit telah menandatangani pengangkatan Kepala Satuan Kerja Audit Intern.
Surat Pernyataan independen yang didokumentasikan
oleh Sekretaris Perusahaan. Profil Anggota Komite Audit
Profil anggota Komite Audit selengkapnya dapat
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit dilihat di Profil Anggota Dewan Komisaris dan Profil
Tugas dan tanggung jawab Komite Audit adalah Anggota Komite non Komisaris, pada bab Profil
memberikan pendapat profesional yang independen Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
mengenai laporan dan informasi lain, yang
disampaikan oleh Direksi dan mengindentifikasi hal- Rapat dan Tingkat Kehadiran Komite Audit
hal yang memerlukan perhatian Dewan Komisaris, Komite Audit Bank Mega menyelenggarakan rapat
meliputi: secara berkala sekurang-kurangnya 1 (satu) kali
dalam 1 (satu) bulan, sesuai dengan ketentuan dalam
Piagam Komite Audit dan POJK No.17 tahun 2023.
314 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 317
Selain itu, rapat hanya dapat diselenggarakan apabila dihadiri oleh paling kurang 50% (lima puluh persen) dari
total anggota. Selama tahun 2025, Komite Audit telah melaksanakan rapat sebanyak 20 (dua puluh) kali, yang
dihadiri oleh seluruh anggota komite. Hasil keputusan Rapat Komite Audit dituangkan dalam suatu risalah rapat
dan didokumentasikan dengan baik.
Data Kehadiran Rapat Komite Audit Tahun 2025
No Nama Peserta Rapat Kehadlran Rapat Persentase Kehadiran
1. Hizbullah 20 (Dua puluh) kali 100%
2. Purwo Junianto 20 (Dua puluh) kali 100%
3. Ivan Purnama Sanoesi 20 (Dua puluh) kali 100%
Total Rapat Selama Setahun 20 (Dua puluh) kali
Agenda Rapat Komite Komite Audit
No. Tanggal Agenda
1. 15 Januari 2025 • Evaluasi Terhadap Hasil Pelaksanaan Tugas IADT PT. Bank Mega Tbk. Periode Semester II
Tahun 2024.
• Evaluasi Pelaksanaan Tindak Lanjut Direksi Atas Temuan Audit Internal dan External Semester
II Tahun 2024.
2. 22 Januari 2025 Evaluasi Rencana Kerja dan Anggaran IADT PT. Bank Mega Tbk. Tahun 2025.
3. 05 Februari 2025 Closing meeting dengan Audit External RSM Indonesia atas pelaksanaan audit laporan keuangan
2024
4. 19 Februari 2025 Evaluasi Hasil Pelaksanaan Tugas IADT periode Januari 2025.
5. 19 Maret 2025 Evaluasi Hasil Pelaksanaan Tugas IADT periode Februari 2025.
6. 23 April 2025 Evaluasi Laporan Keuangan Publikasi PT Bank Mega Tbk. untuk posisi Maret 2025
7. 30 April 2025 Evaluasi Laporan IADT Maret 2025
8. 04 Juni 2025 Evaluasi Laporan IADT April - Mei 2025
9. 11 Juni 2025 Evaluasi Fungsi Internal Control (IC) di PT Bank Mega Tbk.
10. 02 Juli 2025 Evaluasi Hasil Pelaksanaan Tugas IADT periode Semester I/2025.
11. 16 Juli 2025 Evaluasi Penerapan Integritas Pelaporan Keuangan Bank.
12. 23 Juli 2025 Evaluasi Laporan Keuangan Publikasi PT. Bank Mega, Tbk posisi 30 Juni 2025.
13. 30 Juli 2025 Evaluasi Hasil Pelaksanaan Tugas IADT periode Juli 2025.
14. 27 Agustus 2025 Evaluasi Hasil Pelaksanaan Tugas IADT periode Agustus 2025.
15. 24 September 2025 Usulan Penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk Audit Laporan Keuangan Tahun Buku 2025.
16. 24 September 2025 Evaluasi Hasil Pelaksanaan Tugas IADT periode September 2025.
17. 28 Oktober 2025 Evaluasi Laporan Keuangan Publikasi PT. Bank Mega, Tbk periode 30 September 2025.
18. 05 November 2025 Kick off Meeting dengan KAP untuk Pelaksanaan Audit Laporan Keuangan Tahun Buku 2025.
19. 19 November 2025 Evaluasi Hasil Pelaksanaan Tugas IADT periode Oktober 2025.
20. 03 Desember 2025 Evaluasi Hasil Pelaksanaan Tugas IADT periode November 2025.
21. 19 Desember 2025 Penyampaian Daa pendukung Self Assessment Penerapan Tata Kelola Semester II/2025.
Pelatihan 2025
Pada tahun 2025, anggota Komite Audit telah mengikuti berbagai program pelatihan. Program pelatihan bagi
anggota Komite Audit dapat dilihat di Profil Anggota Dewan Komisaris dan Profil Anggota Komite non Komisaris,
pada bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
Program Kerja dan Realisasi Kerja Komite Audit
Selama tahun 2025, Komite Audit telah melakukan pembahasan dan menyampaikan saran-saran mengenai
berbagai aktifitas penting yang dilakukan oleh Bank, antara lain:
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 315
Page 318
Tata Kelola Perusahaan
Program Kerja Komite Komite Audit
No. Program Kerja Realisasi Kerja
1. Mengevaluasi Rencana Telah dilakukan evaluasi Rencana Kerja Audit Tahunan (RKAT) IADT Tahun 2025
Kerja Audit Tahunan
(RKAT) IADT Tahun 2025
2. Mengevaluasi laporan Telah dilakukan evaluasi laporan keuangan publikasi PT. Bank Mega, Tbk per triwulan.
keuangan publikasi
PT. Bank Mega, Tbk
3. Mengevaluasi hasil Telah dilakukan evaluasi hasil pelaksanaan audit PT. Bank Mega, Tbk oleh KAP untuk tahun
pelaksanaan audit PT. buku 2024.
Bank Mega, Tbk oleh
Kantor Akuntan Publik
4. Membuat rekomendasi Telah dibuat rekomendasi penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk audit laporan keuangan
penunjukan Kantor tahun buku 2025.
Akuntan Publik tahun
buku 2025
5. Mengevaluasi hasil Telah dilakukan evaluasi terhadap hasil pelaksanaan audit internal dan kecukupan pelaporan
pelaksanaan audit internal audit. Pelaksanaannya dengan melakukan evaluasi terhadap laporan audit internal bulanan dan
dan kecukupan pelaporan menuangkannya dalam Notulen Rapat Telaahan, untuk selanjutnya disampaikan kepada Dewan
audit tahun 2025 Komisaris.
6. Mengevaluasi Telah dilakukan evaluasi atas pelaksanaan tindak lanjut untuk perbaikan oleh Direksi terhadap
pelaksanaan tindak lanjut temuan-temuan audit internal dan eksternal.
Direksi atas temuan audit
internal dan eksternal
7. Mengevaluasi Penerapan Telah dilakukan evaluasi Penerapan Integritas Pelaporan Keuangan Bank.
Integritas Pelaporan
Keuangan Bank
KOMITE PEMANTAU RISIKO Piagam Komite Pemantau Risiko
Bank Mega memiliki Piagam Komite Pemantau Risiko
Komite Pemantau Risiko dibentuk untuk membantu yang ditandatangani oleh Dewan Komisaris Bank
tugas dan fungsi Dewan Komisaris terkait dengan Mega pada tanggal 13 November 2023, dengan
fungsi pengawasan dan pemberian rekomendasi mengacu pada POJK No. 17 Tahun 2023 tentang
kepada Direksi agar penerapan manajemen risiko Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum, dan
Bank memenuhi unsur-unsur kecukupan prosedur SEOJK No. 34/SEOJK.03/2016 tentang Penerapan
dan metodologi pengelolaan risiko, sehingga risiko Manajemen Risiko bagi Bank Umum. Piagam Komite
Bank dapat terkendali pada batas/limit yang telah Pemantau Risiko juga telah diunggah di situs Bank.
ditetapkan. Komite Pemantau Risiko bertanggung
jawab kepada Dewan Komisaris Piagam Komite Pemantau Risiko mengatur antara
lain:
Dasar Hukum Pembentukan • Komposisi, struktur dan persyaratan keanggotaan;
Komite Pemantau Risiko Bank Mega dibentuk • Tugas dan tanggung jawab, serta wewenang,
berdasarkan: • Tata tertib Komite, rapat, kuorum dan pengambilan
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun keputusan
2023 tanggal 14 September 2023 tentang • Masa tugas anggota Komite dari pihak independen;
Penerapan Tata Ketola bagi Bank Umum. • Mekanisme evaluasi kinerja, periode reviu, dan
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 18/ tata tertib kerja.
POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016 tentang
Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum. Jumlah dan Komposisi Anggota Komite
3. Surat Keputusan Direksi No. SK. 025/DIRBM/22 Pemantau Risiko
tanggal 25 Februari 2022 tentang Komite Komite Pemantau Risiko beranggotakan 3 (tiga) orang,
Pemantau Risiko PT Bank Mega Tbk. dengan komposisi keanggotaan pada akhir tahun
4. Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 010/ 2025 terdiri atas 1 (satu) orang Komisaris Independen
DEKOM/Xl/23 tanggal 13 November 2023 tentang sebagai Ketua merangkap anggota dan 2 (dua) orang
Piagam Komite Pemantau Risiko. anggota dari pihak independen, dengan susunan
sebagai berikut:
316 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 319
Nama Jabatan Tanggal Pengangkatan Keahlian Rangkap Jabatan
Achjadi Ranuwisastra Ketua 1 Maret 2022 Perbankan 1. Komisaris lndependen
PT Bank Mega Tbk.
2. Ketua Komite pada
PT Bank Mega Tbk:
• Komite Remunerasi dan Nominasi
• Komite Tata Ketola Terintegrasi
• Komite Pemantau Risiko
Iramady Irdja Anggota 1 Maret 2022 Keuangan -
Adrial Salam Anggota 1 Maret 2022 Manajemen Risiko -
Komite Pemantau Risiko terdiri atas paling sedikit 3 (tiga) orang anggota, seorang di antaranya adalah Komisaris
merangkap anggota dan 2 (dua) orang anggota Komite Pemantau Risiko dari pihak independen yang memiliki
keahlian di bidang Keuangan dan Manajemen Risiko.
Komite Pemantau Risiko Bank diketuai oleh Komisaris Independen, merangkap anggota, dengan struktur sebagai
berikut:
Ketua Komite
Komisaris Independen
Anggota Anggota
Pihak Independen yang memiliki keahlian Pihak Independen yang memiliki keahlian
di bidang keuangan di bidang Manajemen Risiko
lndependensi Komite Pemantau Risiko Komite Pemantau Risiko membantu pelaksanaan
Seluruh anggota Komite Pemantau Risiko berasal fungsi pengawasan dan pembinaan oleh Dewan
dari pihak independen yang tidak memiliki hubungan Komisaris terhadap Direksi beserta jajarannya dalam
keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham dan/ hal penerapan manajemen risiko dengan memberikan
atau hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, pendapat dan rekomendasi kepada Dewan Komisaris
Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau mengenai Kebijakan Manajemen Risiko dan
hubungan dengan Bank, yang dapat mempengaruhi pelaksanaannya, yaitu:
kemampuan untuk bertindak independen. Anggota 1. Mengevaluasi kesesuaian antara kebijakan
Komite yang berasal dari pihak independen tidak manajemen risiko dengan pelaksanaan kebijakan
ada yang berasal dari mantan anggota Direksi atau tersebut.
pejabat eksekutif yang berasal dari bank yang sama. 2. Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan tugas
Komite Manajemen Risiko dan Satuan Kerja
Seluruh anggota Komite Pemantau Risiko telah Manajemen Risiko guna memberikan rekomendasi
menandatangani Surat Pernyataan lndependen yang kepada Dewan Komisaris.
didokumentasikan oleh Sekretaris Perusahaan.
Profil Anggota Komite Pemantau Risiko
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pemantau Profil anggota Komite Pemantau Risiko selengkapnya
Risiko dapat dilihat di Profil Anggota Dewan Komisaris dan
Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Komite Profil Anggota Komite non Komisaris, pada bab Profil
Pemantau Risiko Bank Mega tertuang dalam Surat Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
Keputusan Dewan Komisaris No. 010/DEKOM/
XI/23 tanggal 13 November 2023 tentang Piagam
Komite Pemantau Risiko. Pedoman tersebut disusun
berdasarkan ketentuan OJK yang berlaku.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 317
Page 320
Tata Kelola Perusahaan
Rapat dan Tingkat Kehadiran pada Rapat Komite Pemantau Risiko
POJK No.17 tahun 2023 menetapkan bahwa Komite Pemantau Risiko wajib menyelenggarakan rapat sekurang-
kurangnya 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan. Hal ini sejalan dengan ketentuan dalam Piagam Komite Pemantau
Risiko Bank Mega yang mengatur bahwa rapat Komite Pemantau Risiko diadakan secara berkala paling sedikit
1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan, dengan syarat harus dihadiri oleh mayoritas atu lebih dari 1/2 dari jumlah
anggota. Selama tahun 2025, Komite Pemantau Risiko telah melaksanakan rapat sebanyak 13 (tiga belas) kali,
yang dihadiri oleh seluruh anggota Komite. Hasil keputusan Rapat Komite Pemantau Risiko dituangkan dalam
risalah rapat dan didokumentasikan dengan baik.
Kehadiran Rapat Komite Pemantau Risiko Tahun 2025
No Nama Peserta Rapat Kehadlran Rapat Persentase Kehadiran
1. Achjadi Ranuwisatra 13 (tiga belas) kali 100%
2. lramady lrdja 13 (tiga belas) kali 100%
3. Adrial Salam 13 (tiga belas) kali 100%
Total Rapat Selama Setahun 13 (tiga belas) kali
Agenda Rapat Komite Pemantau Risiko Tahun 2025
No. Tanggal Agenda
1. 24 Januari 2025 Evaluasi Pelaksanaan Manajemen Risiko Tahun 2024.
2. 28 Februari 2025 Evaluasi Laporan KMR bulan Januari 2025.
3. 26 Maret 2025 Evaluasi Laporan Komite Manajemen Risiko (KMR) bulan Februari 2025.
4. 30 April 2025 Evaluasi Profil Risiko Triwulan I / 2025.
5 23 Mei 2025 Evaluasi Laporan KMR bulan April 2025.
6. 25 Juni 2025 Evaluasi Profil Risiko Periode Mei 2025.
7. 18 Juli 2025 Evaluasi Profil Risiko Triwulan II / 2025.
8. 29 Agustus 2025 Evaluasi Laporan KMR bulan Juli 2025.
9. 19 September 2025 Evaluasi Laporan KMR bulan Juli 2025.
10. 17 Oktober 2025 Evaluasi Profil Risiko Triwulan III / 2025.
11. 05 Desember 2025 Evaluasi Laporan KMR bulan Oktober 2025
12. 19 Desember 2025 Evaluasi Laporan KMR bulan November 2025
Pelatihan 2025
Pada tahun 2025, anggota Komite Pemantau Risiko telah mengikuti berbagai program pelatihan. Program
pelatihan bagi anggota Komite Pemantau Risiko dapat dilihat di Profil Anggota Dewan Komisaris dan Profil
Anggota Komite non Komisaris, pada bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
Program Kerja dan Realisasi Kerja Komite Pemantau Risiko
Selama tahun 2025, Komite Pemantau Risiko telah melakukan pembahasan dan menyampaikan saran-saran
mengenai berbagai aktivitas manajemen risiko yang dilakukan oleh Bank, antara lain:
Program Kerja Komite Pemantau Risiko
No. Program Kerja Realisasi Kerja
1. Mengevaluasi Profil Risiko Telah dilakukan evaluasi Profil Risiko Bank Mega untuk triwulan IV/2024, triwulan I/2025,
Bank Mega triwulan II/2025 dan triwulan III/2025.
Profil Risiko telah disusun sesuai dengan ketentuan dari Regulator. Profil Risiko Bank relatif
stabil selama tahun 2025, yaitu pada tingkat low to moderate.
2. Menilai efektivitas Komite Mengikuti rapat KMR setiap bulan secara aktif.
Manajemen Risiko dan
Satuan Kerja Manajemen KMR dan RIMG telah menjalankan fungsi sebagaimana mestinya, sehingga pelaksanan
Risiko. manajemen risiko telah berjalan sesuai dengan ketentuan. Parameter risiko yang melampaui
Risk Appetite dan memasuki Risk Tolerance serta breach limit telah dibahas dan ditindaklanjuti
perbaikannya.
318 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 321
Program Kerja Komite Pemantau Risiko
No. Program Kerja Realisasi Kerja
3. Menilai efektivitas Komite Mengikuti rapat KMRT etiap triwulan secara aktif.
Manajemen Terintegritasi.
KMRT pada Terintegrasi Keuangan Mega Corpora telah berjalan sesuai dengan ketentuan.
Profile Risiko Terintegrasi dapat dipertahankan pada tingkat low to moderate sampai dengan
Oktober tahun 2025.
4. Memonitor Risk Limit Mengevaluasi laporan Risk Limit setiap bulan dan mengikuti rapat ALCO setiap bulan.
pada Risiko Kredit, Risiko
Pasar, Risiko Likuiditas, Pada umumnya Risk Limit dapat dijaga pada range Risk Appetite dan Risk Tolrance Bank,
Risiko Stratejik, Risiko sedangkan yang emamasuki area Breach limit telah dibuatkan action plan dan diikuti tindak
Operasional, Risiko lanjutnya.
Hukum, Risiko Kepatuhan
dan Risiko Reputasi.
5. Memberikan informasi Informasi dan saran tersebut disampaikan melalui Memo Dinas kepada Dewan Komisaris
dan saran kepada Dewan sepanjang tahun 2025.
Komisaris.
6. Evaluasi implementasi Hasil evaluasi disampaikan melalui Memo Dinas kepada Dewan Komisaris.
Recovery Plan tahun 2025.
7. Mengevaluasi pelaksanaan Telah dilakukan evaluasi pelaksanaan fungsi kepatuhan untuk semester II tahun 2024 dan
fungsi kepatuhan per semester I tahun 2025.
semester tahun 2024 dan
tahun 2025
KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi
Bank Mega memiliki Piagam Komite Remunerasi
Dalam mendukung program suksesi Direksi, dan Nominasi yang disusun berdasarkan ketentukan
Dewan Komisaris dibantu oleh Komite Nominasi peraturan perundang-undangan yang berlaku, di
dan Remunerasi untuk memastikan keberagaman antaranya POJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan
komposisi anggota Dewan Komisaris dan Direksi Tata Kelola bagi Bank Umum, dan POJK No. 45/
yang terdiri dari individu dengan standar integritas POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola dalam
tertinggi. Selain itu, Komite Nominasi dan Remunerasi Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum.
juga bertugas untuk memberikan rekomendasi
kepada Dewan Komisaris terkait paket remunerasi Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi Bank Mega
untuk anggota Direksi dan Dewan Komisaris. telah ditandatangani oleh Dewan Komisaris Bank
Mega pada tanggal 13 November 2023, dan mengatur
Dasar Hukum Pembentukan antara lain: komposisi, struktur dan persyaratan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 34/ keanggotaan; tugas dan tanggung jawab serta
POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang wewenang; tata tertib komite; rapat, kuorum dan
Pelaksanaan Komite Nominasi dan Remunerasi pengambilan keputusan; masa tugas anggota komite
Emiten atau Perusahaan Publik. dari pihak independen; mekanisme evaluasi kinerja;
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 34/ serta periode reviu pedoman dan tata tertib kerja.
POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang
Pelaksanaan Komite Nominasi dan Remunerasi Struktur Organisasi dan Komposisi
Emiten atau Perusahaan Publik. Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi Bank Mega
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun mengatur struktur Komite Remunerasi dan Nominasi,
2023 tanggal 14 September 2023 tentang dimana Komite wajib beranggotakan paling sedikit:
Penerapan Tata Kelola Bank Umum. 1 (satu) orang Komisaris Independen merangkap
• Surat Keputusan Direksi No. SK. 011/XI/23 tanggal Ketua; 1 (satu) orang Komisaris Non-Independen; dan
13 November 2023 tentang Pedoman Kerja dan 1 (satu) orang Pejabat Eksekutif yang membawahkan
Tata Tertib Komite Remunerasi dan Nominasi. fungsi Sumber Daya Manusia, atau 1 (satu) orang
• Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 013/ perwakilan pegawai Bank. Dalam hal anggota Komite
DIRBM/24 tanggal 1 Maret 2024 tentang Komite Remunerasi dan Nominasi ditetapkan lebih dari 3
Remunerasi dan Nominasi PT. Bank Mega, Tbk (tiga) orang, maka Komisaris Independen harus
paling sedikit berjumlah 2 (dua) orang.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 319
Page 322
Tata Kelola Perusahaan
Komite Remunerasi dan Nominasi Bank Mega diketuai oleh Komisaris Independen yang merangkap anggota,
dengan struktur sebagai berikut:
Ketua Komite
Komisaris Independen
Anggota
Anggota
Pejabat Eksekutif yang membawahi fungsi SDM/
Komisaris Non Independen
Perwakilan Pegawai Bank
Komposisi Komite Remunerasi dan Nominasi Bank Mega per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
Nama Jabatan Tanggal Pengangkatan Keahlian Rangkap Jabatan
Achjadi Ranuwisastra Ketua 06 Maret 2025 Perbankan a. Komisaris Independen PT. Bank Mega,
Tbk.
• Ketua Komite pada PT. Bank Mega,
Tbk.
• Komite Pemantau Risiko
b. Komite Tata Kelola Terintegrasi
Lambock V. Anggota 06 Maret 2025 Perbankan a. Komisaris Independen PT. Bank Mega,
Nahattands Tbk.
b. Staf Khusus Dewam Ekonomi Nasional
Republik Indonesia Bidang Hukum
dan Perundang-undangan.
M. Ade Kurniawan Anggota 07 Maret 2025 SDM -
Anwar V. Purba* Anggota 06 Maret 2025 SDM -
* Anwar V. Purba telah mengundurkan diri dari Bank Mega sebagai Human Capital Management Head, efektif sejak 8 Maret 2025. Berdasarkan Surat
Keputusan Direksi No. SK:015/DIRBM/25 tanggal 7 Maret 2025, Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi Bank Mega adalah M. Ade Kurniawan.
Seluruh anggota Komite Remunersi dan Nominasi Tugas dan Tanggung Jawab
tidak menerima honorarium khusus. Pelaksanaan Komite Remunerasi dan Nominasi memiliki tugas dan
tugas dan tanggung jawab Komite Remunerasi dan tanggung jawab untuk membantu Dewan Komisaris
Nominasi tertuang dalam Surat Keputusan Dewan dalam menjalankan tugas dan fungsinya, yang
Komisaris No.011/DEKOM/XI/23 tanggal 13 November berkaitan dengan fungsi remunerasi dan nominasi.
2023 tentang Pedoman dan Tata Tertib Komite
Remunerasi dan Nominasi. Pedoman tersebut disusun Tugas dan tanggung jawab Komite Remunerasi dan
berdasarkan ketentuan OJK yang berlaku. Nominasi terkait dengan kebijakan remunerasi di
antaranya adalah sebagai berikut:
Seluruh anggota Komite Remunerasi dan Nominasi 1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan
telah menandatangani Surat Pernyataan Independen Komisaris mengenai struktur remunerasi, kebijakan
yang didokumentasikan oleh Sekretaris Perusahaan. remunerasi, dan besaran remunerasi bagi anggota
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris, yang
Profil Anggota Komite Remunerasi dan harus dievaluasi oleh Komite Remunerasi dan
Nominasi Nominasi paling kurang 1 (satu) kali dalam 1 (satu)
Profil anggota Komite Remunerasi dan Nominasi tahun.
selengkapnya dapat dilihat di Profil Anggota Dewan 2. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian
Komisaris dan Profil Anggota Komite non Komisaris, kinerja dengan kesesuaian remunerasi yang
pada bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan diterima masing-masing anggota Direksi dan/atau
ini. anggota Dewan Komisaris.
3. Menyampaikan hasil evaluasi dan rekomendasi
kepada Dewan Komisaris mengenai kebijakan
remunerasi pegawai secara keseluruhan untuk
disampaikan kepada Direksi.
320 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 323
Sedangkan tugas dan tanggung jawab Komite • Melakukan evaluasi dan rekomendasi terhadap
Remunerasi dan Nominasi terkait dengan kebijakan kebijakan remunerasi pegawai secara keseluruhan
nominasi adalah sebagai berikut: kepada Dewan Komisaris.
1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan • Melakukan evaluasi dan rekomendasi terhadap
Komisaris mengenai komposisi jabatan anggota kebijakan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris, secara keseluruhan kepada Dewan Komisaris.
kebijakan dan kriteria yang diperlukan dalam • Memberikan usulan calon yang memenuhi syarat
proses nominasi, dan kebijakan evaluasi kinerja sebagai anggota Direksi dan/atau anggota
bagi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Dewan Komisaris kepada Dewan Komisaris untuk
Komisaris. ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham.
2. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian
kinerja anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi
Komisaris berdasarkan tolok ukur yang telah Sesuai dengan POJK No. 17 tahun 2023 dan Piagam
disusun sebagai bahan evaluasi. Komite Remunerasi dan Nominasi Bank Mega yang
3. Memberikan rekomendasi kepada Dewan menetapkan bahwa rapat Komite Remunerasi dan
Komisaris mengenai program pengembangan Nominasi wajib diselenggarakan sekurang-kurangnya
kemampuan anggota Direksi dan/atau anggota 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan, maka Komite
Dewan Komisaris. Remunerasi dan Nominasi Bank Mega secara berkala
mengadakan rapat setidaknya 1 (satu) kali dalam 3
Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab (tiga) bulan. Persyaratan rapat lainnya adalah wajib
Komite Remunerasi dan Nominasi dihadiri oleh mayoritas anggota Komite, termasuk
• Komite Remunerasi dan Nominasi telah membantu kehadiran 1 (satu) orang Komisaris Independen dan 1
pelaksanaan fungsi pengawasan dan pembinaan (orang) Pejabat Eksekutif yang membawahkan fungsi
oleh Dewan Komisaris terhadap Direksi beserta sumber daya manusia, atau 1 (satu) orang perwakilan
jajarannya dalam hal penerapan kebijakan pegawai Bank.
remunerasi dan nominasi dengan memberikan
pendapat dan rekomendasi kepada Dewan
Komisaris meliputi:
Tingkat kehadiran seluruh anggota Komite Remunerasi dan Nominasi Bank Mega dalam rapat internal Komite
Remunerasi dan Nominasi beserta agenda rapat pada tahun 2025 adalah sebagai berikut:
Agenda Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi Tahun 2025
No. Tanggal Agenda
1. 17 Februari 2025 Perubahan Susunan Anggota Direksi
2. 25 Maret 2025 Rekomendasi Pengangkatan dan Perubahan Susunan Anggota Direksi PT. Bank Mega Tbk.
3. 23 Juni 2025 Evaluasi Penerapan Kebijakan Remunerasi Semester I Tahun 2025.
4. 21 Juli 2025 Rekomendasi Perubahan Susunan dan Penetapan Tugas Anggota Direksi PT. Bank Mega Tbk.
5. 30 Oktober 2025 Evaluasi Kebijakan Pengelolaan Sumber Daya Manusia PT. Bank Mega Tbk
Tingkat Kehadiran dalam Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi
Selama tahun 2025, Komite Remunerasi dan Nominasi telah melaksanakan rapat sebanyak 6 (enam) kali dan
dihadiri oleh seluruh anggota Komite Remunerasi dan Nominasi (100% tingkat kehadiran anggota Komite). Hasil
keputusan Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi dituangkan dalam suatu risalah rapat dan didokumentasikan
dengan baik.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 321
Page 324
Tata Kelola Perusahaan
Program Kerja dan Realisasi Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi
Selama tahun 2025, Komite Remunerasi dan Nominasi telah melakukan pembahasan dan menyampaikan saran–
saran mengenai berbagai aktivitas penting yang dilakukan oleh Bank, antara lain:
Program Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi
No. Program Kerja Realisasi Kerja
1. Rekomendasi pengangkatan Anggota Direksi. Diusulkan kepada Dewan Komisaris, untuk ditetapkan dalam
Rapat Umum Pemegang Saham PT. Bank Mega, Tbk tahun
2025.
2. Evaluasi penerapan Kebijakan Remunerasi Semester I Tahun Hasil rekomendasi disampaikan kepada Dewan Komisaris
2025.
3. Rekomendasi penerapan Kebijakan Remunerasi Semester I Hasil rekomendasi disampaikan kepada Dewan Komisaris
Tahun 2025.
4. Evaluasi kebijakan pengelolaan Sumber Daya Manusia PT. Hasil rekomendasi disampaikan kepada Dewan Komisaris
Bank Mega, Tbk.
Remunerasi Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi Tahun 2025
Tidak ada remunerasi khusus yang dibayarkan kepada anggota Komite Remunerasi dan Nominasi selain yang
dibayarkan setiap bulan sebagai Komisaris atau Pejabat Eksekutif.
322 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 325
Pelaksanaan
Tata Kelola Remunerasi
Pelaksanaan penerapan Tata Kelola Remunerasi PT Bank Mega Tbk telah diatur dalam Surat Keputusan
Direksi SK. 093/DIRBM/22 dan SK. 081/DIRBM-HCRO/18 perihal Revisi Pertama Kebijakan Tata Kelola
Remunerasi PT. Bank Mega, Tbk. Kebijakan tersebut merupakan pengkinian dari SK. 081/DIRBM-
HCRO/18 yang diberlakukan mulai tanggal 01 Januari 2017 (sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam
POJK No.45/POJK.03/2015 tanggal 23 Desember 2015 dan SE OJK No. 40/SEOJK.03/2016 tanggal
26 September 2016 tentang Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi Bagi Bank Umum). Ketentuan
ini mulai berlaku untuk perhitungan remunerasi tahun 2017 yang dibayarkan di tahun 2018.
Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris
Paket Remunerasi dan Fasilitas Yang Diterima Oleh Direksi dan Dewan Komisaris
Dewan Komisaris Direksi
No Jenis Penghasilan/Fasilitas
Rp Juta Rp Juta
Orang Orang
(gross) (gross)
1 Remunerasi (Gaji, bonus, tunjangan rutin, tantiem, dan fasilitas 4 26.234 7 78.546
lainnya dalam bentuk non natura)
2 Fasilitas lain dalam bentuk natura (perumahan, asuransi 4 114 7 143
kesehatan, dan sebagainya) yang:
• Dapat dimiliki
• Tidak dapat dimiliki
Total 26.348 78.689
Paket Remunerasi yang dikelompokkan dalam tingkat penghasilan yang diterima oleh Direksi dan anggota
Dewan Komisaris dalam 1 (satu) tahun:
Jumlah Remunerasi per Orang dalam 1 (satu) Tahun *) Jumlah Direksi Jumlah Dewan Komisaris
Di atas Rp2 miliar 7 4
Di atas Rp1 miliar - Rp2 miliar 4 114
Di atas Rp500 juta - Rp1 miliar
Rp500 juta ke bawah
*)
yang diterima secara tunai
Remunerasi Variabel
Jumlah Direksi, Dewan Komisaris, dan pegawai yang menerima remunerasi yang bersifat variabel selama 1 (satu)
tahun dan total nominal:
Jumlah Diterima dalam 1 (satu) Tahun
Remunerasi yang bersifat Variabel Direksi Dewan Komisaris Pegawai
Orang Rp Juta Orang Rp Juta Orang Rp Juta
Total 7 4.098 4 1.320 43 2.416
Remunerasi Bagi Material Risk Taker (MRT)
Jumlah Remunerasi MRT yang diberikan dalam 1 (satu) tahun:
A. Remunerasi yang bersifat tetap *)
1. Tunai Rp 158.590
2. Saham/instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan Bank -
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 323
Page 326
Tata Kelola Perusahaan
B. Remunerasi yang Bersifat Variabel *) Tidak Ditangguhkan Ditangguhkan
1. Tunai - 7.834
2. Saham/instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan Bank - -
*)
hanya untuk MRT dan diungkapkan dalam juta rupiah
Remunerasi yang bersifat variabel untuk Material Risk Takers diberikan dalam bentuk tunai (100%) dengan
masa penangguhan dilakukan secara bertahap dalam jangka waktu 3 (tiga) tahun yang diberikan secara prorata
dengan skema sesuai tabel dibawah ini.
Pembayaran Pembayaran Pembayaran Pembayaran
Material Risk Takers (MRT)
Langsung tahun ke 1 tahun ke 2 tahun ke 3
Komisaris
80% 6.66% 6.66% 6.66%
Direksi
Group Head
Regional Head 85% 5% 5% 5%
Selective Division Head
Pembayaran bonus yang di tangguhkan tahun ke 1 dibayarkan pada tahun berikutnya setelah pembayaran
langsung dan seterusnya sampai dengan pembayaran tahun ke 3.
Informasi Kuantitatif
Total Pengurangan Selama Periode Laporan
Sisa yang
Jenis Remunerasi yang bersifat Variabel*) masih Disebabkan Disebabkan
Ditangguhkan Penyesuaian Penyesuaian Total (A)+(B)
Eksplisit (A) Implisit (B)
1. Tunai (dalam juta rupiah) Rp329
2. Saham/Instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan - - - -
Bank (dalam lembar saham dan nominal juta rupiah yang
merupakan konversi dari lembar saham tersebut)
Rp329 - - -
*)
hanya untuk MRT
Rasio Gaji
Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah di Bank Mega pada tahun 2025 adalah sebagai berikut:
No Keterangan Ratio
1 Rasio Gaji Pegawai Yang Tertinggi Dan Terendah 44,44 : 1
2 Rasio Gaji Direksi Yang Tertinggi Dan Terendah 3:1
3 Rasio Gaji Dewan Komisaris Yang Tertinggi Dan Terendah 4,26 : 1
4 Rasio Gaji Direksi Tertinggi Dan Pegawai Tertinggi 3,94 : 1
Pesangon
Jumlah pegawai yang terkena pemutusan hubungan kerja dan total nominal pesangon yang dibayarkan:
Jumlah Nominal Pesangon Yang Dibayarkan per Orang dalam 1 (satu) tahun Jumlah Pegawai
Diatas Rp. 1 Miliar 1
Diatas Rp. 500 juta s.d. Rp. 1 Miliar 3
Rp. 500 Juta ke bawah 181
324 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 327
Organ Pendukung
Direksi
Dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya, Direksi dapat membentuk komite-komite untuk mendukung
efektivitas tugasnya. Komite tingkat Direksi disebut juga sebagai Komite Eksekutif (Executive Committee/Exco).
Bank Mega memiliki 8 (delapan) Komite Eksekutif, yaitu:
No. Komite Nomor SK Direksi Tanggal SK Direksi
1. Komite Manajemen Risiko SK.No.069/DIRBM/23 12 Juni 2023
2. Komite Aset dan Liabilities (ALCO) SK.No.064/DIRBM/23 4 Mei 2023
3. Komite Kebijakan Perkreditan SK.No.130/DIRBM/24 11 Desember 2024
4. Komite Pengarah Teknologi Informasi SK.NO.067/DIRBM/23 5 Juni 2023
5. Komite Sumber Daya Manusia SK.No.062/DIRBM/23 13 April 2023
6. Komite Produk dan Proses Penerbitan Produk atau SK.No.098/DIRBM/24 29 Agustus 2024
Aktivitas Baru
7. Komite Kredit* SK.NO.094DIRBM/24 14 Agustus 2024
8. Komite Manajemen Krisis SK.No.076/DIRBM/23 13 Juni 2023
Keterangan :
* Telah dikinikan kembali dengan SK.No. 004/DIRBM/25 tanggal 14 Januari 2025
KOMITE MANAJEMEN RISIKO
Fungsi Pokok dan Wewenang
Komite Manajemen Risiko mengemban fungsi pokok dan wewenang untuk memberikan rekomendasi kepada
Direktur utama, dalam merumuskan dan menyempurnakan kebijakan terkait manajemen risiko, serta mengevaluasi
perkembangan dan kondisi profil risiko.
Struktur dan Keanggotaan
Susunan keanggotaan Komite Manajemen Risiko per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
Posisi di Komite Diisi Oleh
Ketua Direktur Utama
Sekretaris Market, Liquidity & Integrated Risk Management (MIRG) Head.
Sekretaris dibantu oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) lain dalam menyiapkan materi rapat
yaitu:
a. Credit Risk Management (CRMG) Head;
b. Operasional Risk Management (ORMG) Head.
c. IT & Cyber Risk Management (ITCR) Head.
Anggota Tetap memiliki Hak Seluruh Direksi
Suara
Anggota Tidak Tetap Memiliki a. Compliance & GCG (CGCG) Head;
Hak Suara b. Internal Audit (IADT) Head;
c. Financial Control (FICO) Head;
d. Crime & Fraud Investigation (CFIN) Head;
e. Treasury & Financial Institution (TSFI) Head;
f. Treasury & International Banking Business Support (TIBS) Head;
g. Strategic & Business Development (SBDV) Head;
h. Business Performance Management & Analytics (BPMA) Head;
i. Retail Product Management Head (RPMG) Head;
j. Corporate Funding Head (COFN) Head;
k. Human Capital Management Head (HCMG) Head;
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 325
Page 328
Tata Kelola Perusahaan
Posisi di Komite Diisi Oleh
l. Human Capital Reward Operations & Service (HCRO) Head;
m. IT Infrastructure & Operations (ITSO) Head;
n. Network Operations (NTOP) Head;
o. Process Management & Internal Control (PMIC) Head;
p. Account Services (ACSS) Head;
q. Customer Experience & Customer Care (CECC) Head;
r. Corporate Affairs (COAF) Head;
s. Credit Business (CRBS) Head;
t. CCPL Marketing & Business Support (CPMB) Head.
Anggota Tidak Tetap Tidak Pemimipin Unit Kerja Terkait.
Memiliki Hak Suara
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Manajemen No. Materi Pembahasan
Risiko 4. ITCR Dashboard
1) Penyusunan kebijakan Manajemen Risiko serta
5. Risk Limit Monitoring Posisi Januari 2024
perubahannya, termasuk strategi Manajemen
6. Monitoring & Review Limit Sektor Ekonomi posisi
Risiko, tingkat risiko yang diambil, dan toleransi Januari 2025
Risiko, kerangka Manajemen Risiko serta rencana
7. Pengkinian Buku Pedoman Cadangan kerugian
kontinjensi untuk mengantisipasi terjadinya Penurunan Nilai (CKPN)
kondisi tidak normal.
8. Risk Limit Monitoring Posisi Februari 2025
2) Penyempurnaan proses Manajemen Risiko secara
9. Review Indikator Profil Risiko Operasional
berkala maupun bersifat insidentil sebagai akibat
dari suatu perubahan kondisi eksternal dan internal 10. Monitoring Limit Sektor Ekonomi Posisi Februari 2025
Bank yang mempengaruhi kecukupan permodalan, 11. ITCR Security Assessment – SDLC Process
Profil Risiko Bank, dan tidak efektifnya penerapan 12. Laporan Profil Risiko Triwulan I – 2025
Manajemen Risiko berdasarkan hasil evaluasi. 13. Risk Limit Monitoring Posisi Maret 2025
3) Penetapan kebijakan dan/atau keputusan bisnis
14. Monitoring Limit Sektor Ekonomi Posisi Maret 2025
yang menyimpang dari prosedur normal, seperti
15. Risk Limit Monitoring Posisi April 2025
pelampauan ekspansi usaha yang signifikan
dibandingkan dengan rencana bisnis Bank yang 16. Review & Monitoring Limit Sektor Ekonomi Posisi April
2025
telah ditetapkan sebelumnya, atau pengambilan
17. Monitoring ORGM Q1 Tahun 2025
posisi/eksposur Risiko yang melampaui limit yang
telah ditetapkan. 18. Risk Limit Monitoring Posisi Mei 2025
4) Menetapkan Risk Limit (Risk Appetite dan Risk 19. Monitoring Limit Sektor Ekonomi Posisi Mei 2025
Tolerance) dari setiap bidang Risiko (Risk Taking 20. Penilaian Tingkat Kesehatan Bank periode Semester
Limit) I – 2025
5) Memantau dan mengevaluasi dan penerapan Risk 21. Risk Limit Monitoring Posisi Juni 2025
Limit yang disesuaikan dengan ketentuan Risk 22. Monitoring Limit Sektor Ekonomi Posisi Juni 2025
Limit yang berlaku
23. Risk Limit Monitoring Posisi Juli 2025
6) Mengevaluasi Laporan Profil Risiko serta Laporan
24. Review & Monitoring Limit Sektor Ekonomi Posisi Juli
PTKB sebelum disampaikan ke Otoritas Jasa 2025
Keuangan (OJK) sebagai laporan rutin.
25. Risk Limit Monitoring Posisi Agustus 2025
7) Memantau isu-isu yang cukup signifikan melalui
26. Review Indikator Profil Risiko
laporan yang disampaikan oleh sekretariat Komite
Manajemen Risiko. 27. Monitoring Limit Sektor Ekonomi Posisi Agustus 2025
28. Laporan Profil Risiko Triwulan III 2025
Aktivitas Komite Manajemen Risiko Tahun 29. Risk Limit Monitoring Posisi September 2025
2025 30. Monitoring Limit Sektor Ekonomi Posisi September
Selama tahun 2025, Komite Manajemen Risiko telah 2025
melaksanakan rapat dengan topik-topik pembahasan 31. Risk Limit Monitoring posisi Oktober 2025
sebagai berikut:
32. Review Parameter Risk Limit
33. Monitoring Limit Sektor Ekonomi Posisi Oktober 2026
No. Materi Pembahasan
34. Monitoring ORGM Q3 2025
1. Penilaian Tingkat Kesehatan Bank periode Semester
II - 2024 35. Risk Limit Monitoring posisi November 2025
2. Risk Limit Monitoring Posisi Desember 2024 36. Monitoring Limit Sektor Ekonomi posisi November
2025
3. Monitoring Limit Sektor Ekonomi Posisi Desember
2024 37. Risk Limit Monitoring posisi November 2025
326 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 329
KOMITE ASET DAN LIABILITAS (ALCO)
Fungsi Pokok dan Wewenang
Komite Aset dan Liabilitas (ALCO) dibentuk guna mendukung Direksi, dan bertugas untuk melakukan analisa
dan evaluasi pengelolaan aset dan liabilitas, serta membantu Direksi dalam pengambilan keputusan melalui
perumusan kebijakan, strategi dan sasaran untuk mengelola aset dan liabilitas Bank secara terintegrasi.
Struktur dan Keanggotaan
Susunan keanggotaan Aset dan Liabalitas (ALCO) per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
Posisi di Komite Diisi Oleh
Ketua Direktur Utama
Wakil Ketua Direktur Treasury & International Banking
(merangkap sebagai anggota tetap).
Anggota Tetap a. Wakil Direktur Utama yang membawahkan bidang Consumer Banking & Credit.
b. Wakil Direktur Utama yang membawahkan bidang Risk, Operations, IT, Compliance & Human
Capital.
c. Direktur Credit.
d. Direktur Operations.
e. Direktur Information Technology.
f. Direktur Compliance & Human Capital (sebagai non-voting member).
g. Treasury & Financial Institution Head.
h. Treasury & International Banking Business Support Head Credit Business Head.
i. Retail Product Management Head.
j. Market, Liquidity & Integrated Risk Management Head.
k. Corporate Funding Head.
Anggota Tidak Tetap: Pemimpin Tertinggi Unit Kerja terkait lainnya (sebagai peserta lain yang diundang sesuai
kebutuhan).
Sekretaris Financial Control Head
Tugas dan tanggung Jawab Komite ALCO
1) Menetapkan target keuangan jangka pendek dan jangka panjang.
2) Memastikan bahwa target keuangan yang ditetapkan Bank mendapatkan persetujuan dari Komisaris Bank.
3) Menetapkan strategi ALMA (Aset and Liabilities Management).
4) Menjaga agar dalam pelaksanaan strategi ALMA, Bank tetap menjaga Bank-wide risk level pasa tingkat yang
sesuai dengan risk appetite.
Aktivitas ALCO tahun 2025
Pada tahun 2025 Komite Aset dan Liabilitas telah menyelenggarakan rapat dengan topic-topik pembahasan
sebagai berikut:
No. Materi Pembahasan
1. Economic Indicator : Inflasi dari berbagai negara, pertumbuhan geopolitik dan ekonomi dunia dan Indonesia, serta
perkembangan makro ekonomi dan nilai tukar.
2. Risk Management : Pembahasan risk limit dan risk tolerance dari beberapa indikator keuangan LDR, LCR, NSFR, Rasio
Permodalan dan indikator keuangan lainnya.
3. Prediksi keuangan : Posisi pencapaian kredit, DPK, COF dan PBT.
KOMITE KEBIJAKAN PERKREDITAN
Fungsi Pokok dan Wewenang
Komite Kebijakan Perkreditan mempunyai fungsi pokok guna mendukung dan membantu Direksi dalam fungsi
pengawasan atas penerapan dan pelaksanaan Kebijakan Perkreditan Bank.
Struktur dan Keanggotaan
Susunan keanggotaan Komite Kebijakan Perkereditan per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 327
Page 330
Tata Kelola Perusahaan
Posisi di Komite Diisi Oleh
Kredit Ketua Direktur Utama
Wakil Ketua Wakil Direktur Utama (Bisnis)
Sekretaris Process Management & Internal Control Head
Anggota Tetap a. Direktorat Vice President Director (Risk, Compliance, Operations & Information
Technology) (Wakil Direktur Utama) (Support)
b. Direktorat Kredit (Direktur)
c. Direktorat Compliance (Direktur)
d. Direktorat Operations (Direktur)
e. Direktorat Information Technology (Direktur)
f. Compliance & GCG - CGCG (Head)
g. Credit Risk Management - CRMG (Head)
h. Internal Audit - IADT (Head)
i. Credit Business - CRBS (Head
j. Strategic Business Development - SBDV (Head)
k. Corporate Sales – COSA (Head)
l. Indirect Channel - INCH (Head)
m. Retail & Commercial Business - RBCS (Head)
n. Consumer Loan - CSLN (Head)
o. Corporate Legal - COLG (Head)
p. National Credit Review & Restructure - NCRR (Head)
q. Centralized Credit Operations - CCOP (Head)
r. Collection Strategy & Support - CLSS (Head)
s. Treasury & Financial Institution (Head)
Kredit Kartu Ketua Direktur Utama
Kredit dan
Personal Wakil Ketua Wakil Direktur Utama (Bisnis)
Loan Sekretaris Process Management & Internal Control Head
Anggota Tetap a. Direktorat Vice President Director (Risk, Compliance, Operations & Information
Technology)
(Wakil Direktur Utama) (Support)
b. Direktorat Compliance (Direktur)
c. Direktorat Operations (Direktur)
d. Direktorat Information Technology (Direktur)
e. Compliance & GCG - CGCG (Head)
f. Credit Risk Management - CRMG (Head)
g. Internal Audit - IADT (Head)
h. Corporate Legal - COLG (Head)
i. Centralized Credit Operations - CCOP (Head)
j. Collection Strategy & Support - CLSS (Head)
k. CCPL Marketing & Business Support - CPMB (Head)
l. CCPL Product, Portfolio & Acquisition Marketing – CPAM (Head)
m. CCPL Partnership & Acquiring - CPPA (Head)
n. Account Services - ACSS (Head)
o. Customer Experience & Customer Care - CECC (Head)
Anggota Tidak Tetap Seluruh unit kerja lainnya di luar anggota tetap
yang berkaitan dengan materi pembahasan
Tugas dan Tanggung jawab Komite Kebijakan risiko kredit dan limit risiko sektor ekonomi. Hal
Perkreditan ini dilakukan secara bulanan oleh Unit Kerja Credit
1. Memberikan masukan kepada Direksi dalam rangka Risk Management.
penyusunan kebijakan perkreditan, terutama yang 5. Memantau dan mengevaluasi kebenaran dan juga
berkaitan dengan perumusan prinsip kehati-hatian kualitas penggunaan pelaksanaan kewenangan
dalam perkreditan. memutus Kredit atau Pembiayaan melalui laporan
2. Mengawasi, melaksanakan, dan menerapkan pemantauan penggunaan BWMK. Dilakukan
Kebijakan Perkreditan Bank (KPB) secara secara bulanan oleh Unit Kerja Credit Risk
konsekuen dan konsisten serta merumuskan Management.
solusi apabila terdapat hambatan/kendala dalam 6. Memantau dan mengevaluasi kebenaran proses
penerapan KPB. pemberian, perkembangan, dan kualitas kredit
3. Melakukan kajian berkala terhadap KPB dan atau pembiayaan yang diberikan kepada pihak
memberikan saran kepada Direksi apabila terkait dengan Bank dan Debitur besar tertentu.
diperlukan perubahan/perbaikan KPB. Pelaksanaan ini dilakukan berkesinambungan oleh
4. Memantau dan mengevaluasi perkembangan dan Unit Credit Control Unit Kerja Compliance, dan
kualitas portofolio perkreditan atau pembiayaan Unit Kerja Internal Audit.
secara keseluruhan termasuk penetapan limit
328 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 331
7. Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan No. Materi Pembahasan
ketentuan BMPK. Pemantauan BMPK dilakukan 16. Penginian ketentuan Penetapan Besaran Loan to
oleh Unit Kerja Centralized Credit Operations Value (LTV) Kredit Property dan Kredit Konsumsi
Beragun Property Serta Minimum Down Payment
setiap bulan dan diawasi oleh Unit Kerja (DP) Kredit Kendaraan Bermotor.
Compliance. 17. Pembahasan dan penginian Penyelesaian Kartu
8. Memantau dan mengevaluasi ketaatan terhadap Kredit/Personal Loan secara Bertahap
ketentuan peraturan perundang-undangan dan 18. Pembahasan Kebijakan Mekanisme Persetujuan
peraturan lain dalam pelaksanaan pemberian Kredit, Kebijakan Rapat Komite Kredit dan Sekretaris
Komite Kredit
kredit, dilakukan berkesianmbungan oleh Unit
Credit Control, Unit Kerja Compliance, dan Unit 19. Penginian dan Pembahasan Channel Akuisisi Kartu
Kredit
Kerja Internal Audit.
20. Penginian ketentuan Dokumentasi Arsip Kredit
9. Memantau dan mengevaluasi penyelesaian kredit
atau pembiayaan bermasalah sesuai dengan yang 21. Penginian ketentuan Pencairan Kredit
ditetapkan dalam KPB, dilakukan oleh Unit Kerja 22. Penginian ketentuan Layanan Tap To Pay Kartu Kredit
Special Asset Management dan Unit Kerja Legal. 23. PembahasanTata Cara Pengambilan Keputusan Kredit
10. Memantau dan mengevaluasi upaya Bank dalam 24. Pembahasan Penginian Merchant QRIS Bank Mega
memenuhi kecukupan jumlah Penyisihan Penilaian (Kartu Kredit)
Kualitas Aset PPKA, dan selain itu Cadangan 25. Penginian Buku Pedoman Kredit Indirect Channel
Kerugian Penurunan Nilai - CKPN, dilakukan setiap
26. Penginian Segmentasi Kredit
bulan oleh Unit Kerja Credit Risk Management,
27. Penginian Kewenangan Penandatanganan Perjanjian
Unit Kerja Centralized Credit Operations, dan Unit Kredit
Kerja Financial Control.
28. Penginian ketentuan Penutupan Asuransi sebagai
Salah Satu Syarat Pemberian Fasilitas Kredit Bank
Aktivitas Komite Kebijakan Perkreditan Tahun 29. Penginian Format Memorandum Analisa Kredit (MAK)
2025 pada Segmen Kredit Usaha Kecil Menengah (UKM)
- Kredit Usaha Menengah (KUM), Komersial, Indirect
Selama tahun 2025, Komite Kebijakan Perkreditan
Channel, dan Korporasi
telah mengadakan rapat-rapat dengan pembahasan
30. Pembahasan penginian Kebijakan Restrukturisasi
materi terkait kebijakan perkreditan sebagai berikut: Kredit
31. Penginian Penerapan Keuangan Berkelanjutan
No. Materi Pembahasan
32. Penginian Prosedur Pemberian Kredit pada Segmen
1. Pembahasan Kebijakan Operasional terkait Ketentuan Korporasi
Pengkahiran dan Penutupan Kartu Kredit
33. Penginian Proses dan Prosedur Pemberian Kredit/
2. Pembuatan ketentuan Bunga dan Biaya (fee based Kerja Sama pada Segmen Indirect Channel
income) Kartu Kredit
34. Penginian Komite Kredit Bank Mega
3. Penginian ketentuan Sanggah Transaksi Kartu Kredit
35. Penginian Proses dan Prosedur Kredit UKM
4. Pembahasan Risk Acceptance QRIS (Kartu Kredit)
36. Penginian dan pembahasan Merchant Payment
5. Pembahasan Risk Acceptance QRIS (Kartu Kredit- Gateway Bank Mega
Lanjutan)
37. Pembuatan ketentuan Tata Cara Pengambilan
6. Pembahasan Kartu Kredit terkait Hold Dana Kartu Keputusan Kredit
Kredit Secured Card (Non Infinite dan Non Corporate
Card 38. Pembahasan penginian Proses dan Prosedur
Restrukturisasi Kredit
7. Pembahasan temuan OJK terkait Pencairan Kredit
39. Pembuatan ketentuan Transaksi Standby Letter Of
8. Penginian Buku Pedoman Penetapan Cadangan Credit (SBLC) Atau Demand Guarantee (DG)
Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan
40. Pembahasan Refund & Switch Kartu Kredit
9. Pembahasan Simplifikasi Proses Pencairan Kredit
41. Penginian Komite Restrukturisasi Kredit
10. Pembahasan Credit Integrated Application (CIA)
42. Penginian Buku Pedoman Kredit Korporasi
11. Penginian Pemberian Fasilitas Kredit Back To Back
43. Penginian Buku Pedoman Penilaian Agunan PT Bank
12. Penginian ketentuan Penagihan Tunggakan Kartu Mega, Tbk.
Kredit
13. Penginian Pemberian Fasilitas Kredit Pinjaman
dengan Jaminan Deposito
14. Penginian ketentuan Pengembalian Dana (refund)
dan Pengalihan Pembayaran (switch payment) Kartu
Kredit Bank Mega
15. Penginian Kebijakan Sistem Layanan Informasi
Keuangan (SLIK)
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 329
Page 332
Tata Kelola Perusahaan
KOMITE PENGARAH TEKNOLOGI INFORMASI
Fungsi Pokok dan Wewenang
Komite Teknologi Informasi Bank Mega menjalankan fungsi dan wewenang untuk memberikan rekomendasi
kepada Direksi terkait dengan rencana strategis, kebijakan, pengembangan dan penyelenggaraan teknologi
informasi Bank.
Struktur dan Keanggotaan
Susunan keanggotaan Komite Pengarah Teknologi Informasi per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
Posisi di Komite Diisi Oleh
Steering Committee
a. Ketua a. Direktur Utama
b. Wakil Ketua b. Direktur Information Technology
c. Anggota c. Board of Directors
Sekretaris Pemimpin Tertinggi Unit Kerja IT Project Management
Working Committee a. Seluruh Pemimpin Tertinggi Unit Kerja Information Technology (IT)
b. Pemimpin Tertinggi Unit Kerja terkait lainnya.
C. Pemimpin Tertinggi Unit Kerja Inisiator/Pemilik Produk Terkait
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pengarah 9. Kecukupan dan alokasi sumber daya yang dimiliki
Teknologi Informasi Bank.
Memberikan arahan dan keputusan dalam ruang 10. Melakukan evaluasi dan persetujuan untuk
lingkup sebagai berikut : pelaksanaan proyek Teknologi Informasi
1. Rencana Strategis Teknologi Informasi yang yang membutuhkan investasi lebih besar dari
sejalan dengan rencana strategis dan kegiatan Rp1.000.000.000 (satu miliar rupiah).
usaha Bank. 11. Melakukan review efektivitas proyek setelah live
2. Perumusan kebijakan, standar, dan prosedur terhadap forecast/plan yang sudah ditetapkan.
Teknologi Informasi yang utama.
3. Kesesuaian antara proyek Teknologi Informasi Aktivitas Komite Pengarah Teknologi Informasi
yang disetujui dengan Rencana Strategis Teknologi Tahun 2025
Informasi. Selama tahun 2025, Komite Teknologi Informasi telah
4. Kesesuaian antara pelaksanaan proyek Teknologi mengadakan beberapa kali rapat dengan pembahasan
Informasi dengan rencana proyek yang disepakati. materi terkait kebijakan Teknologi Informasi sebagai
5. Kesesuaian antara Teknologi Informasi dengan berikut:
kebutuhan sistem informasi manajemen serta
kebutuhan kegiatan usaha Bank. No. Materi Pembahasan
6. Efektivitas langkah-langkah dalam meminimalkan 1. Application (RSTI Progress & Portfolio Project)
risiko atas investasi Bank pada sektor Teknologi
2. Technology Operation & Monitoring
Informasi agar investasi Bank pada sektor
3. Technology Infrastructure & Security
Teknologi Informasi memberikan kontribusi
terhadap pencapaian tujuan bisnis Bank. 4. Technology Budget Utilization & Approval
7. Pemantauan atas kinerja Teknologi Informasi dan 5. Application (RPPB Progres & Portfolio Project)
upaya peningkatan kinerja Teknologi Informasi.
8. Upaya penyelesaian berbagai masalah terkait
Teknologi Informasi yang tidak dapat diselesaikan
oleh satuan kerja pengguna dan penyelenggara
Teknologi Informasi secara efektif, efisien, dan
tepat waktu.
330 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 333
KOMITE SUMBER DAYA MANUSIA
Fungsi Pokok dan Wewenang
Komite Sumber Daya Manusia mempunyai fungsi pokok dan weweang untuk membantu Direksi dalam
pengelolaan Bank terkait pengembangan sumber daya manusia.
Struktur dan Keanggotaan
Susunan keanggotaan Komite Pengarah Teknologi Informasi per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
Posisi di Komite Diisi Oleh
Ketua Direktur Utama
Wakil Ketua merangkap Direktur yang membidangi Sumber Daya Manusia
Anggota
Anggota Komite a. Direktur Utama (Ketua merangkap anggota).
b. Wakil Direktur Utama.
c. Direktur yang membidangi Sumber Daya Manusia (Wakil ketua merangkap Anggota).
d. Pemimpin Tertinggi Unit Kerja yang membidangi Sumber Daya Manusia juga bertindak sebagai
Sekretaris Komite.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Sumber Daya KOMITE PRODUK
Manusia
1. Mempelajari, mendiskusikan permasalahan serta Fungsi Pokok dan Wewenang
menetapkan arah dan kebijakan di bidang Sumber 1. Memastikan bahwa produk atau aktivitas baru
Daya Manusia. yang akan dikembangkan, sudah sesuai dengan
2. Mendiskusikan dan menyusun struktur organisasi rencana dan strategi Bank serta risiko-risiko yang
PT. Bank Mega, Tbk., termasuk penetapan posisi/ dihadapi.
jabatan dalam organisasi. 2. Memberikan persetujuan serta rekomendasi
3. Memutuskan dan mendiskusikan kebijakan- Produk atau Aktivitas Baru yang diajukan.
kebijakan remunerasi yang diberikan kepada 3. Memastikan kelengkapan dokumen dalam proses
Pegawai persetujuan prinsip usulan produk dan registrasi
4. Menetapkan bentuk ataupun jumlah penghargaan/ setiap pengajuan produk atau aktivitas baru.
sanksi yang diberikan kepada Pegawai. 4. Melakukan pemantauan terhadap pemenuhan
ketentuan-ketentuan sehubungan dengan
Aktivitas Komite Sumber Daya Manusia Tahun 2025 penerbitan produk atau aktivitas baru.
Selama tahun 2025, Komite Sumber Daya Manusia 5. Menyampaikan setiap laporan rencana dan
telah melaksanakan rapat-rapat dengan pembahasan realisasi penerbitan produk atau aktivitas baru
materi terkait kebijakan Sumber Daya Manusia, Bank yang dibuat oleh inisiator kepada OJK sesuai
sebagai berikut: dengan ketentuan.
6. Melakukan evaluasi atas produk dan aktivitas
No. Materi Pembahasan Bank.
1. Pembahasan kasus-kasus yang terjadi di Kantor 7. Memonitor pelaksanaan evaluasi produk yang
Cabang dilakukan oleh inisiator/pemilik produk.
2. Rekomendasi sanksi temuan audit di Kantor Cabang
3. Struktur Organisasi Bank Mega Tahun 2025
4. Peninjauan Kenaikan Gaji Berkala Pegawai Tahun 2025
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 331
Page 334
Tata Kelola Perusahaan
Struktur dan Keanggotaan
Susunan keanggotaan Komite Produk per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
Posisi di Komite Diisi Oleh
Ketua Steering Committee Direktur Utama
Anggota Steering Committee Board of Directors.
Sekretaris (merangkap Ketua a. Produk Funding dan Produk Kredit Konsumer:
Working Committee): Retail Product Management Head.
b. Produk Kredit Non Konsumer:
Strategic & Business Development Head.
c. Produk Kartu Kredit:
CCPL Product, Portfolio & Acquisition Marketing Head.
d. Produk Treasury:
Treasury & International Banking Business Support Head.
Working Committee: a. Compliance & GCG Head.
b. Anti Money Laundering Head.
c. Internal Audit Head.
d. Risk Management (Operational Risk Management Head, Credit Risk Management Head, Market,
Liquidity & Integrated Risk Management Head, dan IT & Cyber Risk Management).
e. Personal Data Protection Head.
f. Process Management & Internal Control Head.
g. Corporate Legal Head.
h. Financial Control Head.
i. Process & System Development Head.
j. IT Project Management Head.
k. Transformation Project Head.
l. Head terkait lainnya.
m. Head Inisiator/Pemilik Produk.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Produk Aktivitas Komite Produk Tahun 2025
1. Memastikan bahwa produk atau aktivitas baru Komite Produk telah mengadakan beberapa kali rapat
yang akan dikembangkan, sudah sesuai dengan dengan pembahasan materi pengembangan produk
rencana dan strategi Bank serta risiko-risiko yang sepanjang tahun 2025 sebagai berikut:
dihadapi.
2. Memberikan persetujuan serta rekomendasi No. Materi Pembahasan
Produk atau Aktivitas Baru yang diajukan. 1. Penyedia Jasa Teknologi Informasi terkait Bisnis Kartu
3. Memastikan kelengkapan dokumen dalam proses Debit PT. Bank Mega Syariah.
persetujuan prinsip usulan produk dan registrasi 2. Produk Tabungan Baru “Mega Rencana USD”
setiap pengajuan produk atau aktivitas baru. 3. Asuransi Kecelakaan Diri Dengan Model Bisnis
4. Melakukan pemantauan terhadap pemenuhan Distribusi
ketentuan-ketentuan sehubungan dengan 4. Asuransi Mikro Rumahku (Produk Lanjutan
penerbitan produk atau aktivitas baru. Bancassurance)
5. Menyampaikan setiap laporan rencana dan 5. Overnight Index Swap (OIS)
realisasi penerbitan produk atau aktivitas baru 6. Kartu Kredit Indonesia
Bank yang dibuat oleh inisiator kepada OJK sesuai
7. Kartu Kredit Gen Z Biv
dengan ketentuan.
8. Qris Sumber Dana Kartu Kredit
6. Melakukan evaluasi atas produk dan aktivitas
Bank. 9. Launching Tap to Pay Garmin
7. Memonitor pelaksanaan evaluasi produk yang 10. Perizinan Garmin Pay
dilakukan oleh inisiator/pemilik produk 11. Kerja sama Produk Asuransi Jiwa Kredit Model
Referensi dalam rangka produk Bank dengan
PT. Asuransi Simas Jiwa
332 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 335
KOMITE KREDIT • Komite Kredit Treasury & International Banking
(Tib) - Bonds Badan Usaha Untuk Trading Facility
Fungsi Pokok dan Wewenang (Bonds Trading Line)
Komite Kredit mempunyai fungsi pokok dan • Komite Kredit Kartu Kredit Dan/Atau Personal
wewenang dalam membantu pelaksanaan tugas Loan
Direksi, khususnya terkait dengan pengelolaan kredit
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Kredit
Struktur dan Keanggotaan 1. Memberikan keputusan atas permohonan kredit
Komite Kredit Bank Mega per 31 Desember 2025, sesuai dengan kewenangannya.
terdiri dari: 2. Melakukan koordinasi dengan Asset dan Liabilities
• Komite Kredit Korporasi Comitte (ALCO) dalam aspek pendanaan.
• Komite Kredit Komersial 3. Menjaga kualitas portofolio kredit Bank
• Komite Kredit Usaha Kecil Dan Menengah (Ukm) 4. Mencegah atau meminimalisir kerugian Bank
• Komite Kredit Konsumer yang ditimbulkan dari dampak terjadinya kredit
• Komite Kredit Indirect Channel bermasalah
• Komite Kredit Treasury & International Banking 5. Melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung
(Tib) - Prime Bank & Bank Bumn jawab terutama dalam kaitannya dengan
• Komite Kredit Treasury & International Banking pemberian persetujuan kredit yang objektif, jujur
(Tib) - Non Prime Bank dan seksama.
• Komite Kredit Treasury & International Banking 6. Menolak permintaan dan/atau pengaruh pihak-
(Tib) - Institusi Keuangan Non Bank (Perusahaan pihak yang berkepentingan dengan pemohon
Manajemen Aset Dan Sekuritas) kredit untuk memberikan persetujuan kredit yang
• Komite Kredit Treasury & International Banking bersifat formalitas;
(Tib) – Foreign Exchange Badan Usaha 7. Menaati dan mengikuti seluruh ketentuan yang ada
• Komite Kredit Treasury & International Banking baik ketentuan dari Regulator, maupun ketentuan
(Tib) - Foreign Exchange Perorangan internal Bank.
• Komite Kredit Treasury & International Banking
(Tib) - Bonds Badan Usaha Untuk Credit Facility
(Money Market Line Dan Bonds Issuer Line)
Aktivitas Komite Kredit Tahun 2025
Komite Kredit telah mengadakan rapat-rapat dengan pembahasan materi terkait kebijakan pengelolaan kredit
sepanjang tahun 2025 yang dirangkum pada tabel berikut:
Jumlah Proposal Kredit yang telah diputus
selama tahun 2025
Segmen Kredit Komite
Komite Kredit Restrukturisasi Total
Kredit
Kredit Korporasi 97 3 100
Kredit Indirect Channel 18 0 18
Kredit Komersial 41 6 47
Kredit UKM – KUM 170 9 179
Jumlah 326 18 344
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 333
Page 336
Tata Kelola Perusahaan
KOMITE MANAJEMEN KRISIS
Fungsi Pokok dan Wewenang
Komite Manajemen Krisis memiliki fungsi pokok untuk membantu Direksi dalam pengelolaan Bank, khususnya
terkait dengan manajemen krisis.
Struktur dan Keanggotaan
Susunan keanggotaan Manajemen Krisis per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
Posisi di Komite Diisi Oleh
Ketua Komite Direktur Utama
Anggota Komite Seluruh Direksi
Sekretaris (merangkap Wakil Direktur Utama (Support), dalam pelaksanaan harian dibantu oleh Market, Liquidity &
Ketua Working Group) Integrated Risk Management
Head (MIRG Head)
Working Group a. Pemimpin Tertinggi Unit Kerja terkait Recovery Plan a. Market Liquidity & Integrated Risk
Management (MIRG);
b. Credit Risk Management (CRMG);
c. Operational Risk Management (ORMG);
d. IT & Cyber Risk Management (ITCR);
e. Financial Control (FICO);
f. Treasury & International Banking (TIBS);
g. Treasury & Financial Institution (TSFI);
h. Centralized Credit Operations (CCOP);
i. Centralized Transactional Operations (CTOP);
j. Property & Facility Services (PRFS);
k. CCPL Marketing & Business Support (CPMB);
l. Strategic & Business Development (SBDV);
m. Business Performance Management & Analytics (BPMA);
n. Retail Product Management (RPMG);
o. Corporate Funding (COFN);
p. National Credit Review & Restructure (NCRR);
q. Credit Collection & Remedial (CCRD);
r. Credit Asset Recovery (CARC);
s. Retail & Commercial Business (RECB);
t. Corporate Sales (COSA);
u. CCPL Collection;
v. Corporate Affairs (COAF); dan
w. Pemimpin Unit Kerja terkait lainnya (jika diperlukan).
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Manajemen Aktivitas Komite Manajemen Krisis Tahun 2025
Krisis Komite Manajemen Krisis telah mengadakan
1. Memastikan bahwa penyusunan dokumen beberapa kali rapat dengan pembahasan materi
Recovery Plan telah dilakukan secara realistis terkaik kebijakan pengelolaan krisis sepanjang tahun
dan komprehensif serta sesuai dengan ketentuan 2025 sebagai berikut:
regulator/Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
2. Mengkomunikasikan Recovery Plan kepada No. Materi Pembahasan
seluruh jenjang organisasi Bank. 1. Review Trigger Level Permodalan
3. Mengimplementasikan Recovery Plan secara
2. Review Opsi Pemulihan Indikator Likuiditas
efektif dan tepat waktu.
3. Stress Testing Rencana Aksi Pemulihan
4. Mengevaluasi dan menguji Recovery Plan secara
berkala dan memastikan indikator Recovery Plan
di atas persyaratan minimum.
5. Anggota Komite wajib merekomendasikan
kepada Ketua Komite terkait Recovery Plan yang
meliputi penyusunan pedoman Recovery Plan
serta perubahannya dan rencana kontinjensi untuk
mengantisipasi terjadinya kondisi tidak normal
serta pilihan tindakan yang akan dilakukan Bank
untuk merespons tekanan keuangan (financial
stress) yang dialami oleh Bank dalam mencegah,
memulihkan maupun memperbaiki kondisi
keuangan.
334 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 337
Frekuensi Rapat Komite Eksekutif pada Direksi
Jumlah Aktivitas /
Tingkat Kehadiran Peserta
No Nama Komite Rapat selama tahun Notulen Rapat
Rapat
2025
1. Manajemen Risiko 12 Lengkap 83% - 100%
2. ALCO 12 Lengkap 83% - 100%
3. Kebijakan Perkreditan 43 Lengkap 67% - 100%
4. Pengarah TI 2 Lengkap 100%
5. SDM 7 Keputusan secara (sirkulasi melalui Memo Dinas)
sirkulasi
6. Produk :
Produk Penyaluran Dana (Produktif), 3 Keputusan secara (sirkulasi melalui Memo Dinas)
Kegiatan / Aktivitas Lain terkait sirkulasi
Produk Kredit dan Risk
Produk Penghimpunan Dana, 4 Keputusan secara (sirkulasi melalui Memo Dinas)
Penyaluran Dana (Konsumtif), sirkulasi
Penyaluran Dana (Produktif -
Investment Backed Loan), dan
Kegiatan/Aktivitas Lainnya
Produk Kartu Kredit 10 Lengkap 100%
Produk Treasury 1 Keputusan secara (sirkulasi melalui Memo Dinas)
sirkulasi
7. Manajemen Krisis 1 Lengkap 100%
8. Komite Kredit Keputusan kredit dilakukan secara sirkuler dan telah memenuhi kuorum sesuai
ketentuan internal.
KOMITE DALAM KONGLOMERASI KEUANGAN MEGA CORPORA
Dalam rangka Konglomerasi Keuangan Mega Corpora, Bank sebagai Entitas Utama untuk menjalankan tugas
dan tanggung jawabnya, telah membentuk Komite sebagai berikut :
No. Komite Nomor SK Tanggal SK
1. Komite Manajemen Risiko Terintegrasi Surat Keputusan Direksi No. SK.051/DIRBM/24 10 Juni 2024
2. Komite Tata Kelola Terintegrasi Surat Keputusan Dekom No.SK. 006/DEKOM/V/2023 15 Mei 2023
KOMITE MANAJEMEN RISIKO TERINTEGRASI
Dasar Hukum Pembentukan
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 30 tahun 2024 tanggal 19 Desember 2024 tentang Konglomerasi
Keuangan dan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan.
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.03/2014 tanggal 18 November 2014 tentang Penerapan
Manajemen Risiko Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan.
• Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.14/SEOJK.03/2015 Tanggal 25 Mei 2015 tentang Penerapan
Manajemen Risiko Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan.
• Surat Keputusan Direksi No. 051/DIRBM/24 tanggal 10 Juni 2024 tentang Komite Manajemen Risiko
Terintegrasi.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 335
Page 338
Tata Kelola Perusahaan
Struktur dan keanggotaan Komite Manajemen Risiko Terintegrasi
Ketua Komite Wakil Direktur Utama (Support) PT Bank Mega, Tbk
Sekretaris Market, Liquidity, & Integrated Risk Management (MIRG) Bank Mega
Anggota Tetap Memiliki Hak Direksi PT Mega Corpora
Suara Direktur Utama PT Bank Mega, Tbk
Seluruh Direktur yang mewakili dan ditunjuk dari LJK dalam Konglomerasi Keuangan Mega
Corpora yang membawahi fungsi Manajemen Risiko
Anggota Tetap Tidak Memiliki Hak Pemimpin Unit Kerja yang mewakili dan ditunjuk dari LJK dalam Konglomerasi Keuangan
Suara Mega Corpora, termasuk Entitas Utama, yang membawahi fungsi Manajemen Risiko dengan
memperhatikan keterwakilan masing-masing sector jasa keuangan
Anggota Tidak Tetap (Tidak Pemimpin Unit Kerja LJK dalam Konglomerasi Keuangan Mega Corpora termasuk Entitas Utama,
Memiliki Hak Suara) yang membawahi fungsi lain yang terkait
Wewenang dan Tanggung Jawab Komite Manajemen Risiko Terintegrasi:
Wewenang dan tanggung jawab Komite Manajemen Risiko Terintegrasi adalah melakukan evaluasi dan
memberikan rekomendasi kepada Direksi Entitas Utama terkait pelaksanaan Manajemen Risiko Terintegrasi yang
paling kurang meliputi:
1. Penyusunan kebijakan Manajemen Risiko Terintegrasi serta perbaikan atau penyempurnaannya berdasarkan
hasil evaluasi pelaksanaan, termasuk strategi Manajemen Risiko Terintegrasi, tingkat risiko yang diambil
(risk appetite) dan toleransi risiko (risk tolerance), kerangka Manajemen Risiko Terintegrasi, serta rencana
kontinjensi untuk mengantisipasi terjadinya kondisi tidak normal.
2. Evaluasi Laporan Profil Risiko Terintegrasi dan Laporan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM)
Terintegrasi.
3. Pembahasan risk event yang dipandang memiliki risiko tinggi untuk menetapkan langkah-langkah mitigasi.
4. Pemantauan isu-isu yang cukup signifikan melalui laporan yang disampaikan oleh sekretariat KMRT.
5. Bentuk tindak lanjut yang diperlukan berdasarkan hasil pelaksanaan identifikasi, pengukuran dan pemantauan
risiko
Aktivitas Pembahasan Rapat Komite Manajemen Risiko Terintegrasi Tahun 2025
No. Tanggal Rapat No Notulen Rapat Agenda
1. 06-Feb-25 001/MIRG-KMRT/2025 1. Financial Highlight Mega Corpora periode Desember 2024
2. Laporan Profil Risiko Terintegrasi periode Desember 2024
3. Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan OJK terhadap KK Mega Corpora
4. Monitoring Concern-Concern LJK periode Desember 2024
5. Laporan KPMM Terintegrasi periode Desember 2024
6. Laporan Risk Limit Terintegrasi periode Desember 2024
7. Laporan Stress Test Terintegrasi periode Desember 2024
2. 08-Mei-25 002/MIRG-KMRT/2025 1. Financial Highlight Mega Corpora periode Maret 2025
2. Laporan Profil Risiko Terintegrasi periode Maret 2025
3. Monitoring Concern-Concern LJK periode Maret 2025
4. Laporan KPMM Terintegrasi periode Maret 2025
5. Laporan Risk Limit Terintegrasi periode Maret 2025
3. 12-Agu-25 003/MIRG-KMRT/2025 1. Financial Highlight Mega Corpora periode Juni 2025
2. Profil Risiko Terintegrasi periode Juni 2025
3. KPMM Terintegrasi periode Juni 2025
4. Risk Limit Terintegrasi periode Juni 2025
5. Stress Test Terintegrasi periode Juni 2025
6. Monitoring Concern-concern LJK periode Juni 2025
4. 06-Nov-25 004/MIRG-KMRT/2025 1. Financial Highlight Mega Corpora periode September 2025
2. Regulatory Issues
3. Laporan Profil Risiko Terintegrasi periode September 2025
3. Laporan KPMM Terintegrasi periode September 2025
4. Laporan Risk Limit Terintegrasi periode September 2025
5. Monitoring Concern-Concern LJK
Total Rapat 4 Kali
336 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 339
Dalam penerapan Tata Kelola Terintegrasi Konglomerasi Keuangan Mega Corpora, Bank Mega sebagai Entitas
Utama membentuk Komite Tata Kelola Terintegrasi.
Dasar Hukum Pembentukan
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 30 tahun 2024 tanggal 19 Desember 2024 tentang Konglomerasi
Keuangan Dan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan.
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 18/POJK.03/2014 tanggal 18 November 2014 tentang Penerapan Tata
Kelola Terintegrasi Bagi Konglomerasi Keuangan.
• Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.15/SEOJK.03/2015 Tanggal 25 Mei 2015 tentang Penerapan Tata
Kelola Terintegrasi Bagi Konglomerasi Keuangan.
• Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 006/DEKOM/23 tanggal 15 Mei 2023 tentang Komite Tata Kelola
Terintegrasi.
Struktur dan keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi
Ketua Komite Komisaris Independen Entitas Utama (EU) PT. Bank Mega, Tbk
Sekretaris Direktur Compliance & Human Capital EU
Sekretaris dibantu oleh Satuan Kerja Kepatuhan Terintegrasi (SKKT) di bawah Compliance &
GCG Head.
Anggota Tetap Memiliki Hak Komisaris Independen yang mewakili dan ditunjuk oleh Lembaga Jasa Keuangan (LJK)
Suara Konglomerasi Keuangan (KK) Mega Corpora
Pihak Independen (Anggota Komite pembantu Dekom pada EU)
Perwakilan dari Pemegang Saham Pengendali (PT. Mega Corpora)
Dewan Pengawas Syariah (DPS) LJK Perbankan Syariah
Wewenang dan Tanggung Jawab Komite Tata Kelola Terintegrasi
Wewenang dan tanggung jawab Komite Tata Kelola Terintegrasi adalah melakukan evaluasi dan memberikan
rekomendasi kepada Dewan Komisaris (EU) terkait Tata Kelola Terintegrasi yang paling kurang meliputi:
a. Mengevaluasi pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi paling sedikit melalui penilaian kecukupan pengendalian
intern dan pelaksanaan fungsi kepatuhan secara terintegrasi, termasuk memantau pelaksanaan kerjasama
Sinergi Perbankan.
b. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris Entitas Utama untuk penyempurnaan Pedoman Kerja
Komite Tata Kelola Terintegrasi.
c. Mengadakan rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi.
Pelaksanaan Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi Tahun 2025
No. Tanggal Rapat No Notulen Rapat Agenda
1. 07 Februari 2025 001/KTKT/2025 1. Tindak Lanjut Rekomendasi Komite TKT Agustus 2024
2. Monitoring Komitmen atas Hasil Pemeriksaan OJK
Konglomerasi Keuangan Tahun 2024
3. Self-Assessment TKT Mega Corpora Semester II - 2024
4. POJK No.30 Tahun 2024 Tanggal 19 Desember 2024
tentang KK & PIKK.
5. POJK No.48 Tahun 2024 Tanggal 30 Desember
2024 tentang Tata Kelola Yang Baik Bagi Lembaga
Pembiayaan, Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro,
Dan LJK Lainnya.
2. 15 Agustus 2025 002/KTKT/2025 1. Tindak Lanjut Rekomendasi Komite TKT tanggal 7
Februari 2025.
2. Self-Assessment TKT Mega Corpora Semester I - 2025
3. Penilaian Tata Kelola LJK Terelasi KK Mega Corpora.
Total Rapat 2 Kali
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 337
Page 340
Tata Kelola Perusahaan
Sekretaris
Perusahaan
Bank Mega memiliki Sekretaris Perusahaan dengan Keuangan dengan No. Surat 262/DIRBM-COAF/15
tugas dan tanggung jawab utama untuk memelihara tanggal 2 November 2015, sebagai pemenuhan atas
citra dan melindungi kepentingan Bank, dengan cara POJK no. 35/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember
membangun komunikasi serta hubungan yang baik 2014.
dengan para Pemangku Kepentingan. Sekretaris
Perusahaan Bank Mega sekaligus berfungsi sebagai
penghubung antara Bank dengan Pemegang Saham PROFIL SEKRETARIS PERUSAHAAN
serta Pemangku Kepentingan lainnya. Sekretaris
Perusahaan juga bertugas memastikan kepatuhan Profil Christiana M. Damanik sebagai Sekretaris
Bank terhadap peraturan perundang-undangan, Perusahaan dan Corporate Affairs Head dapat dilihat
khususnya di bidang Pasar Modal. pada bagian Profil Sekretaris Perusahaan, Bab Profil
Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
DASAR HUKUM
MASA JABATAN DAN DOMISILI
Bank Mega mengangkat Christiana M. Damanik
sebagai Sekretaris Perusahaan dan juga bertindak Christiana M. Damanik menjabat sebagai Sekretaris
sebagai Corporate Affairs Head berdasarkan laporan Perusahaan efektif sejak 15 November 2015 hingga
kepada PT Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa saat ini. Beliau berdomisili di Bogor, Indonesia.
Struktur Organisasi Sekretaris Perusahaan
Compliance & Human Capital Director
Corporate Affairs Head
Corporate Secretariat Head
Corporate Secretariat Board Office Support Corporate Communication &
Specialist Staff Culture Specialist
338 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 341
PERAN SEKRETARIS PERUSAHAAN 3. Memberikan masukan kepada Direksi terkait
kepatuhan pada peraturan Pasar Modal dan
Berdasarkan Board Manual Direksi, Sekretaris peraturan pelaksanaannya.
Perusahaan memiliki peran dalam hubungan kerja 4. Sebagai penghubung (contact person) antara
Dewan Komisaris dan Direksi sebagai berikut: Bank Mega dengan Otoritas Jasa Keuangan,
• Menyelenggarakan kegiatan administrasi PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Regulator lainnya
dokumen terkait dengan kebijakan-kebijakan yang dan masyarakat.
diterbitkan, notulen rapat, berita acara rapat yang 5. Menyiapkan Daftar Khusus Saham.
dihadiri oleh Dewan Komisaris dan Direksi. 6. Mengadministrasikan dan bertanggung jawab
• Berperan sebagai penghubung antara Direksi atas tersedianya Notulen Rapat Direksi dan Rapat
dan Dewan Komisaris dengan Pemegang Saham, Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi.
instansi terkait, masyarakat, dan stakeholder 7. Mempersiapkan bahan-bahan yang diperlukan
lainnya. berkaitan dengan laporan-laporan/kegiatan rutin
• Melaksanakan fungsi protokoler aktivitas Direksi Direksi yang akan disampaikan kepada pihak luar.
dan Dewan Komisaris, pelaksanaan RUPS dan 8. Bertanggung jawab dalam penyelenggaraan
kegiatan resmi Bank. Rapat Umum Pemegang Saham.
• Sebagai juru bicara Bank kepada pihak luar
dan melakukan penghimpunan informasi yang
terkait dengan Bank dan pihak di luar Bank PELAKSANAAN TUGAS TAHUN 2025
yang berhubungan dengan kegiatan usaha Bank
serta melakukan strategi komunikasi yang sesuai Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi
dengan kebutuhan Bank. Sekretaris Perusahaan Bank Mega mengikuti berbagai
• Fungsi-fungsi lainnya sebagaimana diatur dalam program pelatihan dan pengembangan kompetensi
ketentuan internal Bank. sepanjang tahun 2025. Selengkapnya dapat dilihat
pada Profil Christiana M. Damanik pada Bab Profil
Perusahaan di Laporan Tahunan ini.
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB
Keterbukaan Informasi Tahun 2025
Sekretaris Perusahaan memiliki tugas dan tanggung Sekretaris Perusahaan Bank Mega menyampaikan
jawab sebagai berikut: berbagai informasi terkait Bank Mega kepada
1. Mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya publik melalui media massa, situs web BEI, dan
peraturan-peraturan yang berlaku di bidang Pasar situs web Bank Mega https://bankmega.com/id/
Modal. tentang-kami/hubungan-investor-new/, dengan
2. Memberikan pelayanan atas setiap informasi yang menggunakan Bahasa Indonesia dan Inggris. Selain
dibutuhkan pemegang saham dan masyarakat itu, Sekretaris Perusahan juga melakukan publikasi
berkaitan dengan kondisi Bank, seperti permintaan atas press release terkait Bank Mega di sepanjang
Laporan Tahunan dan Rapat Umum Pemegang tahun 2024 yang dapat diakses melalui https://
Saham Tahunan. bankmega.com/id/tentang-kami/profil-bank-mega/.
Sekretaris Perusahaan juga telah menyampaikan
laporan secara berkala maupun insidentil kepada BEI
dan OJK, sebagai berikut:
Tabel Daftar Surat Keluar 2025
No Keterangan Tanggal Tujuan
1 Laporan Transaksi Afiliasi 10 Desember 2025 OJK
2 Laporan Kegiatan Registrasi Per November 2025 05 Desember 2025 OJK ; BEI
3 Laporan Transaksi Afiliasi 05 Desember 2025 OJK
4 Laporan Informasi atau Fakta Material Penggantian AP yang sedang mengaudit Bank 28 November 2025 OJK ; BEI
5 Laporan Transaksi Afiliasi 24 November 2025 OJK
6 Laporan Transaksi Afiliasi 19 November 2025 OJK
7 Laporan Transaksi Afiliasi 19 November 2025 OJK
8 Laporan Kegiatan Registrasi Per Oktober 2025 06 November 2025 OJK ; BEI
9 Publikasi Laporan Keuangan PT Bank Mega Tbk per 30 September 2025 31 Oktober 2025 OJK
10 Penyampaian Laporan Keuangan Interim September 2025 31 Oktober 2025 OJK
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 339
Page 342
Tata Kelola Perusahaan
No Keterangan Tanggal Tujuan
11 Laporan Kegiatan Registrasi Per September 2025 06 Oktober 2025 OJK ; BEI
12 Laporan Kegiatan Registrasi Per Agustus 2025 09 September 2025 OJK ; BEI
13 Penjelasan Atas Volatilitas Transaksi Efek 29 Agustus 2025 BEI
14 Tanggapan atas penelaahan Laporan Tahunan 2024 dan Laporan Keberlanjutan 2024 29 Agustus 2025 OJK
15 Publikasi Laporan Keuangan PT Mega Corpora dan Entitas Anak 15 Agustus 2025 OJK ; BEI
16 Pelaporan Pengangkatan Direktur Retail Banking PT Bank Mega Tbk 13 Agustus 2025 OJK
17 Penyampaian Struktur Organisasi PT Bank Mega Tbk 05 Agustus 2025 OJK
18 Laporan Kegiatan Registrasi Per Juli 2025 05 Agustus 2025 OJK ; BEI
19 Penyampaian Laporan Keuangan Interim Juni 2025 31 Juli 2025 OJK
20 Publikasi Laporan Keuangan PT Bank Mega Tbk per 30 Juni 2025 31 Juli 2025 OJK
21 Laporan Transaksi Afiliasi 16 Juli 2025 OJK
22 Tindak Lanjut atas Surat OJK No. SR-35/PB.0211/2025 14 Juli 2025 OJK
23 Laporan Kegiatan Registrasi Per Juni 2025 07 Juli 2025 OJK ; BEI
24 Laporan Transaksi Afiliasi 03 Juli 2025 OJK
25 Laporan Kegiatan Registrasi Per Mei 2025 05 Juni 2025 OJK ; BEI
26 Penjelasan Atas Surat Bursa No.S-05182/BEI.PP3/05-2025 02 Juni 2025 BEI
27 Laporan Kegiatan Registrasi Per April 2025 05 Mei 2025 OJK ; BEI
28 Penyampaian Annual Report PT Mega Corpora (Perusahaan Induk PT Bank Mega Tbk) 02 Mei 2025 OJK
29 Publikasi Laporan Keuangan PT Mega Corpora dan Entitas Anak 02 Mei 2025 OJK ; BEI
30 Penyampaian Laporan Keuangan Interim Maret 2025 30 April 2025 OJK
31 Penyampaian Akta PT Bank Mega Tbk 28 April 2025 OJK ; BEI
32 Instruksi Pendistribusian Dividen Tunai atas saham PT Bank Mega Tbk (MEGA) 24 April 2025 KSEI
33 Nomor Rekening PT. Bank Mega Tbk. (MEGA) 24 April 2025 KSEI
34 Laporan Hasil Public Expose PT Bank Mega Tbk 10 April 2025 BEI
35 Informasi Perubahan Pengurus 09 April 2025 OJK ; BEI
36 Penyampaian Ringkasan Risalah dan Hasil RUPST PT Bank Mega Tbk 09 April 2025 OJK ; BEI
37 Laporan Kegiatan Registrasi Per Maret 2025 08 April 2025 OJK ; BEI
38 Laporan Informasi Perubahan Pengurus 27 Maret 2025 OJK ; BEI
39 Penyampaian Revisi Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Mega 26 Maret 2025 OJK ; BEI
Tbk
40 Pengunduran Diri Direktur Operations PT Bank Mega Tbk 25 Maret 2025 OJK
41 Laporan Informasi atau Fakta Material Pengunduran diri Direktur Operations PT Bank 25 Maret 2025 OJK ; BEI
Mega Tbk
42 Laporan Transaksi Afiliasi 25 Maret 2025 OJK
43 Penyampaian Materi Public Expose 24 Maret 2025 BEI
44 Laporan Transaksi Afiliasi 21 Maret 2025 OJK
45 Laporan Transaksi Afiliasi 21 Maret 2025 OJK
46 Laporan Transaksi Afiliasi 18 Maret 2025 OJK
47 Pelaporan Rencana Public Expose PT Bank Mega Tbk 13 Maret 2025 BEI
48 Penyampaian Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024 PT Bank Mega Tbk 05 Maret 2025 OJK ; BEI
49 Panggilan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Mega Tbk 05 Maret 2025 OJK ; BEI
50 Laporan Kegiatan Registrasi Per Februari 2025 05 Maret 2025 OJK; BEI
51 Laporan Transaksi Afiliasi 04 Maret 2025 OJK
52 Pengumuman Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Mega Tbk 18 Februari 2025 OJK ; BEI
53 Pemberitahuan Rencana Penyelenggaran Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT 11 Februari 2025 OJK
Bank Mega Tbk
54 Laporan Hutang Valas Periode 31 Januari 2025 10 Februari 2025 OJK
55 Laporan Kegiatan Registrasi Per Januari 2025 05 Februari 2025 OJK ; BEI
340 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 343
No Keterangan Tanggal Tujuan
56 Laporan Struktur Kelompok Usaha 21 Januari 2025 OJK
57 Pengunduran Diri Wakil Direktur Utama PT Bank Mega Tbk 16 Januari 2025 OJK
58 Laporan Informasi atau Fakta Material Pengunduran diri Wakil Direktur Utama PT Bank 16 Januari 2025 OJK ; BEI
Mega Tbk
59 Laporan Hutang Valas Periode 31 Desember 2024 10 Januari 2025 OJK
60 Laporan Kegiatan Registrasi Per Desember 2024 06 Januari 2025 OJK
Daftar Press Release Tahun 2025
No Judul Tanggal
1 Bank Mega Mengadakan "Fun Walk 3K Like A Billionaire" di Surabaya 12 Januari 2025
2 Bank Mega Berkolaborasi dengan Ihh Healthcare Singapore Untuk Memberikan Layanan 26 Februari 2025
Kesehatan Bagi Nasabah Megafirst
3 Bank Mega Membagikan 15.000 paket Sembako 20 Maret 2025
4 Bank Mega Menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Paparan Kinerja 27 Maret 2025
Tahun Buku 2024
5 Apresiasi Nasabah pada Perayaan HUT ke 56 Tahun Bank Mega Gelar Mega Pop Up X Fresh 21 April 2025
Garden Serbu Promo Rp20 Ribu
6 Nasabah Bank Mega KCP Bontang Menjadi Miliarder Melalui Program Meriah Bareng Mega 29 April 2025
Hadiah Grand Prize Sebesar Rp1 Miliar
7 Bank Mega dan IPB Menjalin Kerja Sama Strategis Untuk Mendukung Layanan Perbankan dan 03 Juli 2025
Inklusi Keuangan di Lingkungan Akademik
8 Kolaborasi Eksklusif Bank Mega, Visa dan Garmin Hadirkan Cara Pembayaran Keren "Pay with 12 Juli 2025
Your Watch" Pertama di Indonesia
9 Bank Mega Fasilitasi Perdamaian antara Nasabah dan Eks Karyawan 08 Agustus 2025
10 Mega Travel Fair Hadir di Bandung: Nikmati Berbagai Promo Menarik 29 Agustus 2025
11 Bank Mega Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2025: Melayani Dengan Hati Dengan Sentuhan 04 September 2025
Personal dan Membangun Loyalitas
12 Mega Travel Fair Hadir Di Jakarta: Nikmati Berbagai Promo Menarik 11 September 2025
13 Mega Travel Fair Hadir Di Surabaya: Nikmati Berbagai Promo Menarik 18 September 2025
14 Bank Mega Konsisten Dukung Inovasi Pembayaran Digital demi Kemudahan Nasabah 30 Oktober 2025
15 Bank Mega Raih Sertifikasi ISO 27001:2022 dan ISO 27701:2019 07 November 2025
16 Season of Elegance Fashion Show 12 Desember 2025
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 341
Page 344
Tata Kelola Perusahaan
Audit
Internal
Unit Internal Audit Bank Mega berfungsi memberikan 7. Dalam rangka pelaksanaan fungsi sebagai
assurances dan konsultasi yang bersifat independen Satuan Kerja Audit Intern Terintegrasi, dengan
dan objektif, dengan tujuan untuk meningkatkan mengacu pada Pedoman Tata Kelola Terintegrasi
nilai Bank dan memperbaiki operasional Bank. Hal ini Konglomerasi Keuangan PT Mega Corpora,
dilakukan melalui pendekatan yang sistimatis, dengan Internal Audit (IADT) melakukan tugas sebagai
cara mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas berikut:
manajemen risiko, pengendalian, dan proses tata a. Memantau pelaksanaan audit intern pada
kelola Bank. masing-masing Lembaga Jasa Keuangan
(LJK) terelasi dalam Konglomerasi Keuangan;
Piagam Unit Internal Audit b. Menyampaikan laporan pemantauan
Internal Audit (IADT) telah memiliki Piagam Audit pelaksanaan audit terintegrasi kepada Direktur
Internal/Internal Audit Charter yang telah dikinikan yang ditunjuk untuk melakukan pengawasan
pada tanggal 24 Januari 2025 yang menetapkan misi, terhadap Lembaga Jasa Keuangan (LJK)
tujuan, cakupan aktivitas, kedudukan, kewenangan, dalam Konglomerasi Keuangan dan Dewan
tugas, dan tanggung jawab Internal Audit. Komisaris Entitas Utama serta Direktur yang
membawahkan fungsi Kepatuhan Entitas
Tugas dan Tanggung Jawab Utama.
Merujuk pada POJK No. 1/2019, Bank Mega
menetapkan tugas dan tanggung jawab Unit Internal Struktur Organisasi dan Komposisi Unit Internal
Audit sebagaimana yang tertuang dalam Piagam Unit Audit
Internal Audit, sebagai berikut: Secara struktural, Internal Audit (IADT) Bank Mega
1. Membantu tugas Direktur Utama dan Dewan dipimpin oleh Internal Audit Head yang diangkat
Komisaris dalam melakukan pengawasan dengan dan diberhentikan oleh Direktur Utama setelah
cara menyusun dan merealisasikan Rencana mendapat persetujuan dari Dewan Komisaris dengan
Kerja Audit Tahunan (RKAT) yang telah disetujui mempertimbangkan rekomendasi dari Komite Audit,
Direktur Utama dan Dewan Komisaris dengan serta dilaporkan kepada OJK. Internal Audit Head
memperhatikan rekomendasi Komite Audit; berada langsung di bawah dan bertanggung jawab
2. Melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan kepada Direktur Utama, serta dapat berkomunkasi
tindakan perbaikan dan pencegahan yang harus dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan Komite
dilakukan auditee terkait dengan hasil temuan Audit untuk menginformasikan berbagai hal yang
audit; berhubungan dengan kegiatan audit. Internal
3. Menganalisis, mengevaluasi, dan menilai Auditor bertanggung jawab secara berjenjang
kecukupan serta efektivitas pelaksanaan tata melalui Pemimpin Bagian Audit kepada IADT Head,
kelola, manajemen risiko dan pengendalian sebagaimana dijelaskan pada bagan berikut ini:
intern di bidang keuangan, akuntansi, sumber
daya manusia, teknologi informasi, pemasaran,
operasional, dan kegiatan lain melalui proses audit;
4. Memberikan saran atau rekomendasi perbaikan
yang efektif untuk diterapkan pada seluruh
tingkatan manajemen, terkait dengan pemeriksaan
audit;
5. Memantau, menganalisis, dan melaporkan
pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah
disepakati dengan manajemen satuan kerja yang
diaudit;
6. Melakukan kegiatan audit di luar RKAT (khusus)
apabila dipandang perlu oleh Internal Audit
(IADT), dengan mempertimbangkan potensi risiko
bagi bank;
342 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 345
Presiden Direktur
Internal Audit Head
Head Office, Integration
Regional & Branch
& Professional Practices IT Audit Head
Audit Head
Audit Head
Regional & Branch Head Office Quality Assurance &
IT Audit Auditor
Audit Auditor Audit Auditor Integration Specialist
Profil Kepala Audit Internal 3. Bebas dari benturan kepentingan (conflict of
Harlina Wati Lahardja diangkat menjadi Kepala Audit interest) atas objek atau kegiatan yang diaudit
Internal secara efektif pada tanggal 16 Desember 2024 dan apabila Auditor Intern memiliki benturan
berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.SK.1555/ kepentingan, maka yang bersangkutan wajib
DIRBM/PJGP/24, dan telah dilaporkan kepada PT menyatakan keterkaitannya sehingga tidak
Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan ditugaskan untuk melaksanakan kegiatan audit
melalui Surat Nomor 216/DIRBM-HCRO/24 tanggal 12 terhadap objek atau kegiatan dimaksud;
Desember 2024. Profil Harlina Wati Lahardja sebagai 4. Tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat
Kepala Audit Internal dapat dilihat pada Bab Profil operasional di luar aktivitas audit intern.
Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
Partisipasi dalam Perhimpunan Profesi
Sumber Daya Manusia Unit Internal Audit
Per 31 Desember 2025, IADT didukung oleh sumber Pelaksanaan Kegiatan Unit Internal Audit Tahun
daya manusia yang sebagian besar telah bersertifikasi 2025
manajemen risiko, sebagai berikut: Sepanjang tahun 2025, Internal Audit (IADT) telah
melaksanakan kegiatan maupun tugas dan tanggung
Data Sertifikasi Pegawai jawab aktivitas sebagai berikut:
Jumlah a. Melakukan Audit bidang operasional dan bisnis
No Sertifikasi Keterangan
Pegawai terhadap 50 Kantor Regional/Kantor Cabang/
1 Level 4 2 Pemimpin Bagian Kantor Cabang Pembantu.
IADT Head, Pemimpin b. Melakukan Audit terhadap 32 objek di Kantor
2 Level 5 2
Bagian, dan Auditor Pusat Non Operasional (KPNO), baik itu audit
Jumlah 4 terhadap Divisi, Audit yang sifatnya Mandatory
menurut Regulator, maupun audit tematik.
c. Melakukan Audit bidang Teknologi Informasi
Independensi Unit Internal Audit terhadap sebanyak 21 objek.
Piagam Unit Internal Audit menetapkan bahwa d. Melakukan pemantauan terhadap temuan hasil
setiap anggota Unit Internal Audit harus memenuhi audit pada seluruh auditee.
persyaratan terkait independensi. Independensi e. Melakukan pemantauan pelaksanaan audit intern
setiap anggota Unit Internal Audit dapat diukur terhadap 11 Lembaga Jasa Keuangan (LJK) pada
dengan pemenuhan syarat-syarat berikut ini: Konglomerasi Keuangan Mega Corpora.
1. Memiliki kebebasan dalam menetapkan metode, f. Bertindak selaku Counterpart Bank Indonesia/
cakupan, cara, teknik, dan pendekatan audit yang Otoritas Jasa Keuangan.
akan dilakukan serta pelaporan hasilnya;
2. Mampu mengungkapkan pandangan dan
pemikiran tanpa pengaruh atau tekanan dari pihak
mana pun;
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 343
Page 346
Tata Kelola Perusahaan
g. Melakukan peningkatan mutu keterampilan Sepanjang tahun 2025, Internal Audit (IADT) Head
sumber daya manusia secara berkala dan berkomunikasi langsung dengan Direksi, Dewan
berkelanjutan dengan mengikutsertakan pegawai Komisaris dan Komite Audit untuk menginformasikan
dalam berbagai pelatihan maupun seminar/ berbagai hal yang berhubungan dengan kegiatan
workshop. audit.
Hasil audit dituangkan dalam Laporan Hasil Audit Pelatihan selama Tahun Buku
(LHA) yang berisi seluruh temuan dan tanggapan dari Selama tahun 2025 Unit Internal Audit secara
auditee (pihak-pihak yang diaudit) serta komitmen berkelanjutan dan berkala meningkatkan mutu
auditee untuk menyelesaikan temuan audit yang keterampilan sumber daya manusianya dengan ikut
dimaksud dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. serta dalam berbagai program seminar dan training
LHA disampaikan kepada Direktur Utama atau Dewan sebagai berikut:
Komisaris dengan salinan kepada Dewan Komisaris,
Komite Audit, dan Direktur Kepatuhan.
Jumlah
No Training/Webinar
Karyawan
1 E-Learning Good Corporate Governance 24
2 E-Learning Security Awareness 33
3 E-Learning Penanganan Pengaduan Nasabah 31
4 E-Learning Peraturan Perusahaan 2025 33
5 E-Learning Manajemen Risiko Operasional 1
6 E-Learning SPPUR - PUT 1 sd. 4 1
7 Data Processing & Analysis Bootcamp: From Basic to Advanced Sesi 1 sd. Sesi 7 5
8 Pelatihan Artificial Intelligence for Business & Banking Transformation 17
9 Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 & 5 2
10 Sosialisasi Kertas Kerja ITGC 2
11 Sosialisasi Health Talk (Kunci Kesehatan Mental Menjelang Usia Pensiun) 2
12 Sosialisasi Mega Koperasi di KPNO 1
13 Sosialisasi Peraturan Perusahaan 2025-2027 1
14 Strategic Information Security Workshop for Top Level Management 7
15 Training Data Anonymization (PDP) 5
16 Training Effective Project Management: Principles, Prioritization, and Closure (Sesi 1 sd. Sesi 5) 4
17 Training Internal Audit Untuk Sertifikasi ISO 27001:2022, ISO 27701:2019 dan ISO 19011:2018 7
18 Training Introduction to Standard ISO 27701:2019 (Privacy Information Management System) 7
19 Workshop IT - Cyber Exercise Bankwide 2
20 Webinar Agentic AI in Finance: A New Era of Autonomous Decision-Making 1
21 Webinar Dinamika Geopolitik dan Ketahanan Nasional: Strategi Memperkuat Perekonomian Indonesia 6
22 Webinar Mewujudkan Hari Tua yang Sejahtera: Strategi Peningkatan Kepesertaan Dana Pensiun di Sektor 5
Informal
23 Webinar Mid-Year Capital Market Review 2025: Evaluasi Kinerja Pasar dan Strategi Investasi ke Depan 8
24 Webinar Peran Digital Forensik dalam Penanganan dan Pengungkapan Kejahatan Keuangan 13
25 Webinar Transformasi Generative AI: Peluang Generative Engine Optimization (GEO) dalam Menggeser 3
Dominasi Search Engine Optimization (SEO)
26 Webinar Tren Modus dan Skema Pencucian Uang Terbaru: Strategi Identifikasi, Mitigasi, dan Penegakan 6
Hukum
344 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 347
Fungsi
Kepatuhan
Fungsi Kepatuhan Bank Mega berpedoman pada Bank terhadap eksposur risiko yang mungkin terjadi,
POJK No.46/POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan terlebih lagi dalam era kemajuan teknologi informasi,
Fungsi Kepatuhan Bank Umum, yaitu melakukan globalisasi dan integrasi pasar keuangan dewasa ini.
serangkaian tindakan atau langkah-langkah yang
bersifat preventif (ex-ante) untuk memastikan bahwa Struktur Kepatuhan
kebijakan, ketentuan, sistem, dan prosedur, serta Bank Mega telah menunjuk Direktur yang
kegiatan usaha yang dilakukan oleh Bank telah sesuai membawahkan fungsi kepatuhan (Direktur
dengan ketentuan OJK dan ketentuan peraturan Compliance & Human Capital) dan membentuk
perundang-undangan, serta memastikan kepatuhan Satuan Kerja Kepatuhan (Compliance & GCG) yang
Bank terhadap komitmen yang dibuat oleh Bank independen dari satuan kerja operasional. Struktur
kepada OJK dan/atau otoritas pengawas lain yang Organisasi Direktorat Compliance & Human Capital
berwenang. Fungsi Kepatuhan memegang peranan mengacu pada No.44/DIRBM/25 tanggal 31 Juli 2025
yang sangat penting dalam memperkuat struktur dan berlaku efektif sejak tanggal 1 Agustus 2025..
Compliance & Human Capital Director
Compliance & GCG Head
Liabilities & Operation Policy
Credit Policy Compliance GCG & Governance
Compliance Assurance
Assurance Specialist Integration Specialist
Specialist
Satuan Kerja Kepatuhan (Compliance & GCG) Dalam menjalankan fungsi kepatuhan, Direktur
telah didukung dengan sumber daya manusia yang Kepatuhan bersama Satuan Kerja Kepatuhan telah
sebagian besar telah tersertifikasi manajemen risiko menyampaikan Laporan Kepatuhan sebagai berikut:
sebagai berikut: 1. Laporan kepada OJK:
a. Laporan Kepatuhan Semester I - 2025 melalui
No. Sertifikasi Manajemen Risiko Jumlah Pegawai Surat No. No.030/DIR-CHC/25 tanggal 23 Juli
1. Jenjang 4 1 2025.
b. Laporan Kepatuhan Semester II - 2025
2. Jenjang 5 1
melalui Surat No.005/DIR-CHC/2026 tanggal
3. Jenjang 6 1
26 Januari 2026.
Saat ini, unit kerja Kepatuhan didukung dengan 2. Laporan kepada Direktur Utama (tembusan
SDM sebanyak 10 orang yang berkualitas pada kepada Dewan Komisaris) :
bidangnya, dimana pimpinan unit kerja dan 2 orang a. Laporan Kepatuhan periode Triwulan I Tahun
pegawai telah memiliki Sertifikasi Manajemen Risiko 2025 telah disampaikan dengan Memo Dinas
(hasil penyetaraan sertifikasi sesuai SE OJK No.28/ No.MD.020/DIR-CHC/25 tanggal 30 April
SEOJK.03/2022 tentang Sertifikasi Manajemen Risiko 2025.
Bagi Sumber Daya Manusia Bank Umum). b. Laporan Kepatuhan periode Triwulan III Tahun
2025 telah disampaikan dengan Memo Dinas
No.MD.044/DIR-CHC/25 tanggal 27 Oktober
2025
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 345
Page 348
Tata Kelola Perusahaan
Selain laporan tersebut di atas, Satuan Kerja 10. Melakukan penilaian (self-assessment) penerapan
Kepatuhan (CGCG) setiap bulannya membuat laporan Tata Kelola (GCG) dan membuat Laporan
pelaksanaan fungsi kepatuhan dan tata kelola kepada Pelaksanaan Tata Kelola sesuai dengan ketentuan
Direktur Kepatuhan. Otoritas Jasa Keuangan.
11. Bertindak sebagai Satuan Kerja Kepatuhan
Kerangka Kerja Kepatuhan Terintegrasi (Tata Kelola Terintegrasi dalam
1. Membuat langkah-langkah dalam rangka Konglomerasi Keuangan Mega Corpora), dan
mendukung terciptanya Budaya Kepatuhan pada melakukan penilaian (self-assessment) penerapan
seluruh kegiatan usaha Bank pada setiap jenjang Tata Kelola Terintegrasi (TKT) serta melaporkan
organisasi. pelaksanaan TKT kepada OJK.
2. Melakukan identifikasi, pengukuran, monitoring,
dan pengendalian terhadap Risiko Kepatuhan Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Tahun 2025
dengan mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Fungsi Kepatuhan telah menjalan tugas dan tanggung
Keuangan (POJK) yang berlaku (berkoordinasi jawabnya di sepanjang tahun 2025. Adapun program
dengan SKMR). kerja dan realisasi kerja Fungsi Kepatuhan di tahun
3. Melakukan upaya-upaya untuk memastikan bahwa tersebut adalah sebagai berikut:
kebijakan dan prosedur, serta kegiatan usaha
Bank telah sesuai dengan ketentuan Otoritas 1. Pengkajian Rancangan Kebijakan
Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI) dan a. Melakukan pengkajian terhadap rancangan
peraturan perundang-undangan yang berlaku. kebijakan operasional, perkreditan, produk &
4. Melakukan pengkajian dan/atau kebijakan internal lainnya.
merekomendasikan pengkinian dan b. Melakukan pengkajian terhadap rancangan
penyempurnaan kebijakan dan prosedur yang kebijakan terkait penerapan fungsi kepatuhan
telah dimiliki dan/atau akan diterbitkan oleh dan tata kelola.
Bank agar sesuai dengan ketentuan Otoritas
Jasa Keuangan (OJK)/Bank Indonesia (BI) dan 2. Pemantauan Pemberian Kredit
peraturan perundang-undangan yang berlaku. a. Melakukan review proposal pengajuan kredit
5. Membuat compliance check list atas rencana dengan plafond tertentu dan proposal
penerbitan produk baru, kerja sama sinergi kerjasama dalam rangka penyaluran kredit
dalam satu Kelompok Usaha Bank (KUB) dan (pembiayaan bersama dan lain-lain).
Konglomerasi Keuangan Mega Corpora. b. Melakukan pemantauan terhadap kualitas
6. Memastikan kepatuhan Bank terhadap komitmen kredit.
yang dibuat oleh Bank kepada Otoritas Jasa c. Pemantauan pencapaian Rasio Pembiayaan
Keuangan (OJK)/Bank Indonesia (BI) dan/atau Inklusif Makroprudensial (RPIM).
otoritas pengawas lain yang berwenang.
7. Melakukan sosialisasi mengenai hal-hal yang 3. Pelaksanaan Sosialisasi Ketentuan
terkait dengan Fungsi Kepatuhan serta kebijakan Sebagai upaya meningkatkan awareness pegawai
dan prosedur yang berlaku. terhadap risiko kepatuhan dan menumbuhkan
8. Bertindak sebagai contact person untuk serta mewujudkan terlaksananya budaya
permasalahan kepatuhan Bank bagi pihak internal kepatuhan pada seluruh tingkatan organisasi dan
maupun eksternal. kegiatan usaha Bank, dalam hal ini unit kerja CGCG
9. Mengkoordinir pembuatan laporan terkait telah melaksanakan langkah-langkah sebagai
fungsi kepatuhan sesuai peraturan Otoritas Jasa berikut:
Keuangan (OJK) yang berlaku, seperti: a. Sosialisasi secara langsung yang telah
a. Laporan Kepatuhan sebagaimana diatur dalam dilakukan adalah sebagai berikut:
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) 1) Menjadi fasilitator dalam program
yang berlaku. training internal Bank seperti: program
b. Rencana kerja kepatuhan yang dimuat dalam pengembangan karier (Mega Management
Rencana Bisnis Bank Development Program dan Operation
c. Laporan khusus (apabila terjadi penyimpangan Supervisor Development Program)
yang signifikan dari ketentuan Otoritas Jasa dan training untuk pegawai baru (New
Keuangan (OJK)/Bank Indonesia dan/atau Employee Induction Program).
peraturan perundang-undangan yang berlaku)
yang ditujukan kepada Otoritas Jasa Keuangan
(OJK).
346 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 349
2) Menyelenggarakan sosialisasi/training b. Memastikan berjalannya dual control (check &
Peningkatan Penerapan Budaya Kepatuhan balance) dalam berbagai aktivitas bisnis dan
dan Tata Kelola untuk Pejabat Kantor operasional serta berpedoman kepada prinsip
Regional dan Kantor Cabang dengan kehati-hatian Bank.
materi pembahasan: Fungsi Kepatuhan dan c. Memastikan setiap pegawai telah menjalankan
Tata Kelola, Strategi Anti Fraud, Penerapan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan
APU PPT & PPPSPM serta Operasional. job description-nya masing-masing.
d. Meningkatkan pengetahuan pegawai dengan
b. Sosialisasi secara tidak langsung dilakukan melakukan pembahasan mengenai kebijakan
dengan cara sebagai berikut: dan prosedur secara berkesinambungan serta
1) Melalui media website internal Bank Mega menumbuhkan budaya kepatuhan dan budaya
yang dapat diakses oleh seluruh pegawai. kesadaran risiko (risk awareness).
2) Membuat Memo Dinas ke seluruh unit kerja e. Memberikan usulan/masukan perbaikan
dan Kantor Cabang/Cabang Pembantu terhadap kebijakan dan prosedur yang
tentang ketentuan internal dan eksternal sudah tidak sesuai/relevan dengan kondisi
yang diterbitkan setiap bulan. Selama aktivitas bisnis dan operasional, dengan
tahun 2024 telah dibuat 12 Memo Dinas tetap mempertimbangkan risiko dan
dimaksud. mengedepankan prinsip kehati-hatian Bank.
3) Membuat Memo Dinas kepada unit kerja
terkait implementasi suatu ketentuan 6. Pengkajian atas kelengkapan dokumen terhadap:
eksternal (OJK, BI dan otoritas lainnya) yang a. Pengajuan persetujuan produk lanjutan baru
memerlukan review ketentuan internal dan/ Bank kepada regulator.
atau pembuatan action plan penerapannya. b. Kerjasama Sinergi yang dilakukan oleh Bank
Selama tahun 2025 telah dibuat 38 Memo Mega dengan Bank dalam Kelompok Usaha
Dinas dimaksud. Bank.
c. Kerjasama dalam rangka Bancassurance.
4. Pemantauan Prinsip Kehati-hatian d. Kerjasama Bank sebagai Agen Penjual Reksa
Telah dilakukan pemantauan terhadap pemenuhan Dana (APERD).
peraturan OJK dan BI serta pelaksanaan prinsip
kehati-hatian Bank dalam pemenuhan ketentuan 7. Pemantauan Pemenuhan Komitmen Bank
permodalan, likuiditas, Batas Maksimum Bekerja sama dengan Satuan Kerja Audit
Pemberian Kredit, kualitas aset/kredit, GWM dan Internal, Satuan Kerja Kepatuhan juga melakukan
pengelolaan devisa. pemantauan pemenuhan komitmen Bank kepada
regulator (Otoritas Jasa Keuangan dan Bank
5. Pembinaan Aktivitas Operasional Bank Indonesia), khususnya terhadap hasil pemeriksaan
Berdasarkan analisa Laporan Hasil Temuan (audit) yang dilakukan oleh regulator.
Audit Internal bidang operasional, funding dan
perkreditan untuk tahun 2025 telah dibuatkan 40 Komitmen Bank pada tahun 2025 terkait
Memo Dinas pembinaan yang ditujukan kepada pemeriksaan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
pemimpin unit kerja di Kantor Pusat, Regional dan dan Bank Indonesia (BI) telah ditindaklanjuti
Cabang untuk meningkatkan fungsi supervisi dan sesuai tenggat waktu yang disepakati serta telah
pembinaan. dilaporkan kepada OJK dan BI.
Pembinaan melalui Memo Dinas merupakan salah 8. Pemantauan Limit Risiko Kepatuhan
satu upaya mengurangi temuan audit berulang Bekerja sama dengan Satuan Kerja Manajemen
(temuan yang sama di beberapa kantor cabang) Risiko, Satuan Kerja Kepatuhan melakukan
dan berisiko tinggi yang diharapkan dapat pemantauan dan penilaian (self assessment)
meningkatkan budaya kepatuhan, dimana seluruh secara berkala terhadap risiko kepatuhan Bank.
pemimpin unit kerja di Kantor Pusat, Regional dan
Cabang untuk :
a. Memastikan setiap aktivitas bisnis dan
operasional sudah sesuai dengan kebijakan
dan prosedur yang berlaku serta batas
kewenangan yang diberikan.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 347
Page 350
Tata Kelola Perusahaan
Indikator Kepatuhan Tahun 2025
Indikator Pemenuhan 2025 Pemenuhan 2024
Rasio KPMM 30,49% 25,77%
NPL Net 1,07% 1,22%
Rata-rata GWM Rupiah 4,72% 7,95%
Rata-rata GWM Valas 4,01% 4,12%
LCR 179,10% 214,96%
NSFR 126,96% 125,19%
PDN (on & off balance sheet) 0,25% 0,34%
Rencana Kerja Satuan Kerja Kepatuhan Tahun Upaya peningkatan budaya kepatuhan dan
2026 awareness pegawai terhadap Risiko Kepatuhan
1. Peningkatan budaya kepatuhan pada setiap juga dilakukan melalui monitoring atas pelaksanaan
jenjang organisasi sebagai langkah/upaya kebijakan Direksi terkait penyampaian laporan dan
preventif (ex-ante) untuk memastikan pelaksanaan pemenuhan ketentuan regulator, sanksi pegawai
kepatuhan terhadap ketentuan OJK, Bank dan komitmen integritas.
Indonesia dan perundang-undangan yang berlaku
serta pelaksanaan prinsip prudential banking, Melalui kebijakan Direksi ini diharapkan dapat
yang meliputi: mendisiplinkan pegawai agar lebih berhati-hati
a. Melakukan pengkajian rancangan kebijakan dalam menyelesaikan pekerjaannya dan mencegah
dan prosedur internal serta produk Bank yang timbulnya pelanggaran, baik yang dilakukan
akan diterbitkan dan diberlakukan. dengan sengaja maupun tidak sengaja, yang
b. Melakukan pemantauan pengkinian kebijakan menimbulkan risiko dan merugikan Bank serta
dan prosedur internal Bank yang disesuaikan diharapkan dapat menjaga tingkat kesehatan dan
dengan ketentuan yang baru dikeluarkan OJK, tata kelola Bank dalam kondisi baik.
Bank Indonesia dan otoritas lainnya.
c. Melakukan pemantauan pemberian kredit 2. Terkait upaya untuk meminimalkan sanksi denda/
dengan melakukan review dan memberikan teguran dari regulator khususnya kewajiban
opini terhadap usulan fasilitas kredit yang pelaporan kepada regulator, Bank telah dan akan
memiliki plafond dan segmentasi kredit melakukan:
tertentu. Review dan opini dimaksud a. Pemantauan untuk memastikan kewajiban
meliputi pemenuhan terhadap ketentuan dan penyampaian laporan sesuai dengan batas
penerapan prinsip kehati-hatian. waktu yang ditetapkan.
d. Satuan kerja kepatuhan akan berkoordinasi b. Pembinaan secara berkala terhadap PIC
dengan unit kerja yang menjalankan fungsi Ex- Pelaporan agar menyampaikan laporan
Post (internal control dan internal audit) dalam secara benar dan tepat waktu sehingga tidak
memastikan pemenuhan terhadap syarat menimbulkan denda.
pencairan kredit (covenant).
e. Melakukan pemantauan dan memastikan 3. Untuk periode tahun 2025 Bank akan
aktivitas Bank telah sesuai dengan ketentuan mempertahankan penilaian penerapan tata kelola
regulator, seperti: kelengkapan dokumen dan/ Bank tetap dengan nilai 2 (Baik), di antaranya
atau kelengkapan PKS untuk aktivitas tertentu. melalui:
f. Pemantauan atas ketersediaan pedoman kerja a. Memastikan bahwa prinsip-prinsip tata kelola
seluruh unit kerja sesuai struktur organisasi yang baik, yakni transparansi, akuntabilitas,
Bank. responsibilitas, independensi dan kewajaran,
dilaksanakan pada seluruh jenjang organisasi
dalam aktivitas Bank. Pelaksanaan kegiatan
usaha Bank harus sejalan dengan visi, misi,
nilai-nilai perusahaan dan strategi Bank
yang berdasarkan prinsip kehati-hatian
dan peraturan Otoritas Jasa Keuangan,
Bank Indonesia serta Peraturan Perundang-
undangan yang berlaku.
348 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 351
b. Penyempurnaan pada governance structure c. Memastikan pelaksanaan Tata Kelola
dan governance process, meliputi: berdasarkan Pedoman Tata Kelola yang baik
• Meningkatkan manajemen sumber daya bagi Perusahaan Publik, melalui pemenuhan
manusia sejalan dengan perkembangan rekomendasi-rekomendasi yang diatur dalam
Bank yang berbasis kompetensi, integritas pedoman dimaksud dan melakukan evaluasi
dan manajemen risiko. secara berkala untuk penyempurnaannya.
• Pengadaan/pengkinian dan pengkajian
terhadap kebijakan dan prosedur internal
untuk mendukung penerapan Tata Kelola
yang baik bagi Bank yang berpedoman
pada ketentuan regulator, khususnya terkait
dengan aspek tata kelola dan kualitas
penerapan manajemen risiko kredit.
• Pengawasan dan pemantauan secara
konsisten (ex-ante maupun ex-post)
terhadap implementasi kebijakan
dan prosedur internal dalam aktivitas
perbankan.
• Melakukan pembinaan dan mengadakan
sosialisasi/pelatihan yang efektif serta
peningkatan pengendalian internal untuk
meminimalisasi temuan audit, fraud dan
sanksi denda serta teguran dari OJK, Bank
Indonesia serta otoritas lainnya.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 349
Page 352
Tata Kelola Perusahaan
Sistem
Pengendalian Intern
Bank Mega memiliki Sistem Pengendalian Intern Pengendalian Keuangan dan Operasional
(SPI) yang merupakan komponen penting Bank Mega menerapkan Sistem Pengendalian
dalam manajemen Bank dan menjadi dasar bagi Intern yang terdiri atas dua aspek penting, yaitu
terselenggaranya kegiatan operasional Bank pengendalian operasional dan pengendalian
yang sehat dan aman. Sistem Pengendalian Intern keuangan. Pengendalian internal atas operasional
yang efektif dapat membantu manajemen dalam dan Pelaporan Keuangan Bank dijalankan dengan
menjaga aset Bank, menjamin tersedianya pelaporan merujuk pada acuan internasional COSO – Internal
keuangan dan manajerial yang dapat dipercaya, Control Integrated Framework yang meliputi 5 (lima)
meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan dan komponen pengendalian, yaitu:
peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta 1. Lingkungan Pengendalian
mengurangi risiko terjadinya kerugian, penyimpangan 2. Penilaian Risiko
dan pelanggaran aspek kehati-hatian. 3. Aktivitas Pengendalian
4. Informasi dan Komunikasi, dan
Bank Mega percaya bahwa penerapan manajemen 5. Kegiatan Pemantauan
risiko dan sistem pengendalian intern adalah menjadi
tanggung jawab bersama seluruh komponen Bank Selain itu, Bank Mega telah memiliki kebijakan
Mega, mulai dari manajemen puncak hingga petugas pemeriksaan dan pengendalian internal oleh
pelaksana. Kesadaran akan risiko terus ditanamkan di Operational Control. Tujuan dari kebijakan ini adalah:
setiap jenjang organisasi. Secara berkala Bank Mega 1. Mengatur tata cara pemeriksaan dan pengendalian
melakukan tinjauan atas kecukupan pemisahan tugas, internal oleh Branch Operations Control, Unit
dual control/dual custody, kebijakan dan prosedur Head Office & Jakarta Operations Control dan
atas penerapan Sistem Pengendalian Intern dalam Unit Operations Development & Support di dalam
rangka memberikan assurance yang memadai. Unit Kerja Process Management & Internal Control
dalam kegiatan melakukan monitoring agar lebih
Dasar Penetapan terarah, terstruktur, efektif dan efisien.
SPI Bank Mega ditetapkan dengan berpedoman 2. Menjadi acuan unit kerja terkait lainnya (Internal
pada Surat Edaran OJK No. 35/SEOJK.03/2017 Audit dan lainnya) dalam penerapan Sistem
tentang Pedoman Standar Pengendalian Intern Pengendalian Internal.
Bagi Bank Umum. Penerapan SPI ini diharapkan
mampu mendukung pencapaian visi dan misi Bank, Operational Control dalam praktiknya berhubungan
serta meningkatkan nilai bagi berbagai pemangku dengan Unit Kerja Lini Pertahanan dalam rangka
kepentingan, disamping menjaga kepatuhan terhadap melaksanakan sistem pengendalian internal yang baik.
berbagai ketentuan dan peraturan perundang- Unit Kerja Operations Control bekerja sama dengan
undangan yang berlaku dan meminimalisir risiko unit kerja pengendalai melalui konsep Three Lines
kerugian. of Defense (TLD). Lini Pertama adalah Pertahanan
Operasional; Lini Kedua adalah Risk Management;
Kesesuaian Penerapan Sistem Pengendalian dan Lini Ketiga adalah IADT.
Intern dengan COSO (Internal Control
Framework) Peran Operations Control pada konsep TLD adalah
Bank Mega berpedoman pada COSO (Committee sebagai Independent Assessor dari Lini Pertama (Unit
of Sponsoring Organizations of the Treadway Kerja Pelaksana Operasional) dengan cara melakukan
Commission) – Internal Control Integrated Framework reasonable assurance terhadap penyelenggaraan
dalam memastikan kecukupan pengendalian kontrol dan Manajemen Risiko Operasional.
operasional maupun finansial, pelaporan keuangan,
efektivitas dan efisiensi operasional, serta kepatuhan Temuan yang terindikasi fraud oleh Unit Kerja Process
terhadap hukum dan peraturan yang berlaku. Management & Internal Control dikomunikasikan
kepada unit kerja pengendali fraud. Jika temuan
tersebut terbukti fraud, maka proses penyelesaian
dilakukan oleh unit kerja pengendali fraud.
350 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 353
Evaluasi atas Efektivitas Sistem Pengendalian Tim ICoFR dibentuk dengan melibatkan seluruh
Intern lini pada pengendalian internal (lines of defense)
Bank Mega melaksanakan evaluasi atas sistem sehingga seluruh lini dapat berfungsi secara sinergis
Pengendalian Intern sesuai dengan Internal Control dalam melaksanakan fungsi combine assurance.
Integrated Framework yang telah dikeluarkan oleh Bank telah membentuk Unit Kerja Khusus (UKK)
COSO. Kegiatan pengendalian terlebih dahulu sebagai second lines of defense fungsi ICoFR yang
direncanakan dan kemudian diterapkan guna berfungsi mengoordinir dan memantau implementasi
mengendalikan risiko yang dapat mempengaruhi ICoFR di Bank agar berjalan dengan baik. Peran
kinerja Bank atau mengakibatkan kerugian Bank. setiap lini merupakan bagian yang sangat penting
Permasalahan yang terkait dengan kecukupan dalam keberhasilan implementasi ICoFR. Kolaborasi
pengendalian intern telah dilaporkan kepada dengan Satuan Kerja Audit Internal selaku lini ketiga
Direksi, Dewan Komisaris, dan Komite Audit, dan juga memiliki arti yang penting untuk memastikan
langkah-langkah tindak lanjut telah dilakukan untuk keandalan pengendalian internal. SKAI bertugas
meminimalisasi risiko. melakukan assurance baik terhadap rancangan
kontrol (design) maupun terhadap efektifitas
Internal Control over Financial Report (ICoFR) pelaksanaan kontrolnya (effectiveness) melalui Test
Dalam rangka meningkatkan kualitas pengendalian of Design (TOD) maupun Test of Effectiveness (TOE).
internal, Bank Mega telah melakukan penguatan
pengendalian internal melalui implementasi roadmap Penerapan ICoFR pada Bank Mega dibagi menjadi 3
Internal Control over Financial Reporting (ICoFR) tingkat pengendalian, yaitu Entity Level Control (ELC),
sesuai dengan journey yang telah dirancang. Information Technology General Control (ITGC) dan
Implementasi ICoFR bertujuan untuk memastikan Transaction Level Control (TLC), secara keseluruhan
kebenaran, keakuratan dan transparansi informasi pada setiap tingkat pengendalian memiliki tahapan
keuangan dan integritas laporan keuangan yang yang sama yaitu Perancangan, Implementasi &
dihasilkan. Implementasi ICoFR juga bertujuan untuk Pemantauan, Evaluasi, Remediasi dan diakhiri dengan
menyempurnakan efisiensi dan efektivitas proses Pelaporan dengan penjelasan sebagai berikut:
bisnis berbasis pengendalian internal, memastikan
akurasi data dan informasi, memperkuat kecukupan 1. Entity Level Control (ELC)
kebijakan dan peraturan yang berlaku, memastikan ELC dimulai dengan Unit Kerja Khusus bersama
keandalan sistem penunjang dan menumbuhkan dengan lini kedua (Satuan Kerja Manajemen Risiko
budaya sadar risiko yang diterapkan pada setiap (SKMR)) melakukan penyusunan kertas kerja
aktivitas. Bank Mega menyadari pentingnya diterapkan pengendalian ELC yang berbentuk kuesioner
pengendalian internal atas laporan keuangan (ICoFR) berisikan pertanyaan yang diambil dari 5 Prinsip
untuk mendukung integritas dan keandalan proses COSO Internal Control Framework, kertas kerja
pelaporan keuangan kepada pihak eksternal serta tersebut selanjutnya akan diisi oleh satuan kerja
kepatuhan terhadap peraturan regulator yang berlaku. terkait (self assessment) dan hasilnya akan di
validasi oleh Unit Kerja Khusus ICoFR (second
Implementasi ICoFR di Bank Mega dibagi menjadi lines).
beberapa fase. Penentuan fase dilakukan sejalan
dengan penentuan ruang lingkup yang dilakukan 2. Information Technology General Control (ITGC)
Bank. Pada tahun 2025 ini ditentukan sebagai fase Tahap pertama penerapan ITGC dilakukan dengan
1. Adapun ruang lingkup yang diambil pada tahun pemetaan terkait aplikasi TI yang digunakan pada
2025 adalah kredit korporasi. Penentuan ruang proses bisnis di setiap unit kerja yang berkontribusi
lingkup didasari oleh akun signifikan berdasarkan sesuai lingkup akun signifikan yang ditentukan
materialitas laporan keuangan dimana untuk akun (tahun 2025 ditentukan kredit korporasi),
kredit korporasi mencakup 34% dari total asset, 70% setelah itu Unit Kerja Khusus fungsi ICoFR
dari total kredit dan berkontribusi 42% dari total dan lini kedua (SKMR) melakukan penyusunan
pendapatan Bank Mega. Proses review akun signifikan kertas kerja Business Process Mapping dan Risk
dan materialitas dilakukan secara berkesinambungan Control Matrices yang berisikan isu risiko serta
untuk menentukan fase berikutnya beserta ruang pengendalian berdasarkan COBIT 2019, unit kerja
lingkupnya sampai dengan seluruh ruang lingkup TI yang memiliki keterkaitan dengan aplikasi
yang material telah tercover. Adapun fase yang tersebut melakukan Control Self Assessment pada
ditetapkan Bank Mega direncanakan sampai dengan kertas kerja yang sebelumnya sudah disusun, hasil
fase 4 yang ditargetkan selesai di tahun 2028. dari Control Self Assessment akan divalidasi oleh
Tim Validator yang ditunjuk oleh Unit Kerja Khusus
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 351
Page 354
Tata Kelola Perusahaan
untuk memberikan validasi dan diakhiri dengan Berdasarkan hasil validasi atas control self
proses validasi kembali oleh Satuan Kerja Audit assessment yang dilakukan pada setiap tingkatan
Internal. mulai dari ELC, ITGC dan TLC, dapat disimpulkan
bahwa pelaksanaan kontrol atas pengendalian
3. Transaction Level Control internal pada laporan keuangan dalam lingkup
Pada pengendalian TLC, tahapan dimulai dengan kredit korporasi yang dilakukan pada tahun 2025
penyusunan kertas kerja Business Process Mapping dinilai sudah “efektif” meskipun masih ditemukan
(BPM) dan Risk Control Matrices (RCM) oleh Unit beberapa catatan minor yang perlu diperbaiki
Kerja Khusus dan SKMR untuk selanjutnya diisi pada periode berikutnya.
dengan isu risiko dan pengendalian dari masing-
masing unit kerja terkait. Kertas kerja ini divalidasi Pernyataan Manajemen atas Efektivitas
oleh Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) sebagai Implementasi Internal Control over Financial
bentuk dari Test of Design (TOD). Apabila terdapat Report (ICoFR)
hal yang perlu disesuaikan berdasarkan hasil
TOD, maka harus dilakukan perbaikan rancangan Manajemen menilai bahwa efektivitas implementasi
terlebih dahulu sebelum dilakukan self assessment ICoFR pada Bank Mega telah berjalan sesuai prinsip
oleh Unit Kerja terkait. Jika sudah final, maka dan ketentuan berlaku. Hal ini tercermin dari hasil
rancangan BPM dan RCM dapat digunakan untuk penilaian pelaksanaan kontrol yang dinilai efektif
di assess secara mandiri oleh unit kerja terkait (self berdasarkan hasil validasi yang dilakukan. Adapun
assessment). Hasil self assessment yang dilakukan perbaikan yang perlu dilakukan akan menjadi concern
oleh unit kerja terkait akan divalidasi oleh Unit untuk menjadi lebih baik dikemudian hari. Namun
Kerja Khusus (UKK) dibantu dengan Tim Validator demikian manajemen memandang perlu untuk
(unit fungsi internal control). Hasil validasi oleh selalu meningkatkan Sistem pengendalian internal
UKK dan tim validator akan divalidasi kembali khususnya yang terkait dengan ICoFR. Hal ini dilakukan
oleh tim SKAI sebagai bentuk dari pelaksanaan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses
penilaian efektivitas kontrol dari aktivitas bisnis bisnis, memastikan keandalan laporan keuangan,
yang diuji (Test of Effectiveness). serta mendorong sinergi atas lines of defense.
352 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 355
Penerapan Tata Kelola
Perusahaan Lainnya
PENERAPAN PROGRAM ANTI penerapan Program APU, PPT, dan PPPSPM,
PENCUCIAN UANG, PENCEGAHAN mengingat peran aktif Direksi dan Dewan Komisaris
PENDANAAN TERORISME, DAN akan mempengaruhi tingkat pencapaian tujuan
PENDANAAN PROLIFERASI SENJATA organisasi.
PEMUSNAH MASSAL (APU, PPT, DAN
PPPSPM) Bentuk pengawasan aktif Direksi dan Dewan
komisaris antara lain sebagai berikut:
Seiring dengan perkembangan era globalisasi a. Pemberian persetujuan Direksi atas penetapan
dan kemajuan teknologi informasi yang semakin Divisi AMLA (Anti Money Laundering) yang
kompleks, Bank Mega menyadari bahwa risiko-risiko bertanggung jawab terhadap penerapan
usaha yang dihadapi pun semakin beragam sehingga Program APU, PPT, dan PPPSPM.
langkah mitigasi risiko yang tepat dan cermat sangat Fungsi penanggung jawab pelaksanaan
diperlukan terutama dalam merumuskan strategi penerapan Program APU, PPT, dan PPPSPM di
penanganan risiko pencucian uang, pendanaan Bank Mega dijalankan oleh Divisi AMLA (Anti
terorisme dan/atau pendanaan proliferasi senjata Money Laundering) di Kantor Pusat. Sedangkan
pemusnah massal. untuk membantu dan mempermudah Divisi
AMLA berkoordinasi dengan seluruh Kantor
Bukan hanya sekedar menjalankan kewajiban, Cabang dan juga Unit Kerja Terkait lainnya di
Program APU, PPT, dan PPPSPM yang diterapkan di Kantor Pusat {Capital Market (Bank Kustodian
Bank Mega sekaligus menunjukkan komitmen Bank dan Wali Amanat) dan Kartu Kredit} telah
Mega sebagai Lembaga Jasa Keuangan (LJK) dalam ditunjuk Petugas Representatif yang terdiri
membangun ekosistem industri keuangan yang sehat dari Petugas Representatif Transaksi dan
dan berkelanjutan serta terbebas dari segala bentuk Petugas Representatif Non Transaksi;
tindakan pencucian uang, pendanaan terorisme, dan/
atau pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal. Tugas dan Tanggung Jawab Divisi AMLA (Anti
Money Laundering) antara lain adalah :
Sebagai upaya mencegah dan meminimalisasi • Menganalisis secara berkala penilaian
penggunaan Bank sebagai sarana pencucian uang, risiko TPPU, TPPT, dan/atau PPSPM terkait
pendanaan terorisme, dan pendanaan proliferasi dengan Nasabah, Negara, Produk, Jasa,
senjata pemusnah massal, maka Bank Mega telah Transaksi, atau Jaringan Distribusi (delivery
menerapkan program APU, PPT, dan PPPSPM sesuai channels) sebanyak 1 (satu) kali dalam 1
dengan ketentuan pada POJK 8 Tahun 2023 yang (satu) tahun;
tentunya dalam penyusunan ketentuan dimaksud • Menyusun, melakukan pengkinian, dan
telah mengacu juga pada best practice international mengusulkan kebijakan dan prosedur
dan rekomendasi FATF. penerapan Program APU, PPT, dan
PPPSPM Bank Mega yang telah disusun
Pelaksanaan Penerapan program APU, PPT untuk mengelola dan memitigasi risiko
dan PPPSPM tahun 2025 diwujudkan dalam berdasarkan penilaian risiko untuk
bentuk: dimintakan pertimbangan Direksi;
1. Penilaian risiko TPPU, TPPT, dan/atau PPSPM • Memastikan adanya sistem di internal
atau Individual Risk Assessment Bank dengan Bank Mega yang dapat mengidentifikasi,
pendekatan berbasis risiko (Risk Based Approach) menganalisa, memantau dan menyediakan
yang dilakukan secara berkala dengan melakukan laporan secara efektif mengenai profil,
penilaian terhadap Inherent Risk dan control karakteristik, atau kebiasaan pola transaksi
effectiveness. yang dilakukan oleh Nasabah;
• Memastikan bahwa kebijakan dan
2. Pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris. prosedur yang disusun di internal Bank
Peran aktif dari Direksi dan Dewan komisaris Mega telah sesuai dengan perubahan dan
sangat diperlukan dalam menciptakan efektivitas perkembangan yang meliputi: produk, jasa,
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 353
Page 356
Tata Kelola Perusahaan
dan teknologi di sektor jasa keuangan, 3. Adanya Kebijakan dan Prosedur yang disusun
kegiatan dan kompleksitas usaha Bank oleh Divisi AMLA dan dilakukan review/up-date/
Mega, volume transaksi Bank Mega dan penyempurnaan secara berkala yang disesuaikan
modus TPPU, TPPT, dan/atau PPSPM; dengan ketentuan yang berlaku. Dalam rangka
• Memantau rekening Nasabah dan memperkuat penerapan Program APU, PPT, dan
pelaksanaan transaksi Nasabah, serta PPPSPM, maka di setiap prosedur produk dan
melakukan evaluasi terhadap hasil aktivitas perbankan diatur pula prosedur terkait
pemantauan dan analisis transaksi Nasabah pelaksanaan Program APU, PPT, dan PPPSPM.
untuk memastikan ada/atau tidaknya Selain itu Divisi AMLA juga melakukan supervisi
Transaksi Keuangan Mencurigakan (TKM), guna mengidentifikasi dan melakukan penilaian
Transaksi Keuangan Tunai (TKT) dan/atau risiko tindak pidana pencucian uang, tindak
Transaksi Keuangan Transfer Dana dari dan pidana pendanaan terorisme, dan/atau pendanaan
ke Luar Negeri (TKL); proliferasi senjata pemusnah massal untuk
• Memastikan pengkinian data dan profil masing-masing produk dan aktivitas. Kebijakan
Nasabah serta data dan profil transaksi dan Prosedur penerapan Program APU, PPT, dan
Nasabah; PPPSPM antara lain mengatur:
• Memastikan seluruh kegiatan usaha yang a. Prosedur Customer Due Diligence (CDD) dan/
berisiko tinggi terhadap TPPU, TPPT, dan/ atau Enhanced Due Diligence (EDD) terhadap
atau PPSPM telah diidentifikasi secara calon Nasabah/Nasabah/Beneficial Owner
efektif sesuai dengan kebijakan dan (BO)/Walk-in Customer (WIC);
prosedur yang berlaku di internal Bank b. Prosedur kewajiban pelaksanaan screening,
Mega; untuk memastikan calon Nasabah/Nasabah/
• Memantau secara berkala dan memastikan Beneficial Owner (BO)/Walk-in Customer
tindak lanjut terhadap Daftar Terduga (WIC) tidak masuk dalam Daftar Terduga
Teroris dan Organisasi Teroris (DTTOT) Teroris dan Organisasi Teroris (DTTOT) dan/
dan Daftar Pendanaan Proliferasi Senjata atau Daftar Pendanaan Proliferasi Senjata
Pemusnah Massal (DPPSPM) di Bank Mega Pemusnah Massal (DPPSPM), dan daftar
telah sesuai dengan peraturan perundang- watchlist lainnya;
undangan mengenai pencegahan dan
pemberantasan TPPT (Tindak Pidana Untuk mematuhi kewajiban screening, Bank
Pendanaan Terorisme) dan peraturan memiliki 8 (delapan) jenis sumber data yaitu:
mengenai pencegahan dan pemberantasan • Daftar Terduga Teroris dan Organisasi
PPSPM (Pendanaan Proliferasi Senjata Teroris serta Penyandang Dana Proliferasi
Pemusnah Massal); Senjata Pemusnah Massal;
• Daftar Politically Exposed Person (PEP)
Memantau, menganalisis, dan mereko- dan afiliasi PEP;
mendasi kebutuhan pelatihan Program • Daftar Penyelenggara Perjudian On-line;
APU, PPT, dan PPPSPM bagi pejabat dan/ • Daftar Pinjaman On-line Tidak Berijin (Ilegal
atau pegawai Bank Mega. Pinjol);
b. Pemberian persetujuan Direksi dan Dewan • Daftar nama-nama yang dikeluarkan oleh
Komisaris atas Kebijakan dan Prosedur Otoritas terkait dengan larangan pemberian
Program APU, PPT, dan PPPSPM; fasilitas perbankan;
c. Melakukan evaluasi atas Kebijakan dan • OFAC (Office of Foreign Assets Control)
Prosedur Program APU, PPT, dan PPPSPM; List;
d. Pembuatan laporan berkala (bulanan, • UN (United Nations) List; dan
triwulanan, dan semesteran) terkait kewajiban • EU Sanctions Lists.
pelaporan dan implementasi Program APU, c. Penerapan Program APU, PPT, dan PPPSPM
PPT, dan PPPSPM; berdasarkan pendekatan berbasis risiko (Risk-
e. Pemberian persetujuan Direksi atas Laporan Based Approach);
Rencana dan Realisasi Pengkinian Data d. Prosedur pemantauan profil Nasabah,
Nasabah; pemantauan transaksi Nasabah dan Walk-in
f. Melakukan pembahasan atas pelaksanaan Customer (WIC);
Program APU, PPT, dan PPPSPM pada rapat e. Prosedur program pengkinian data Nasabah;
Direksi dan Dewan Komisaris. f. Prosedur penolakan pembukaan rekening,
penolakan transaksi, dan penutupan rekening;
354 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 357
g. Prosedur pelaksanaan Individual Risk PPT, dan PPPSPM kepada pejabat dan/atau
Assessment (IRA); seluruh pegawai untuk meningkatkan kompetensi,
h. Prosedur transfer dana; antara lain dilakukan melalui hal-hal sebagai
i. Prosedur cross border correspondence berikut:
banking (CBCB); a. Metode pelatihan dilakukan secara on-line
j. Prosedur pelaksanaan pelaporan LTKT, LTKL, based/elektronik maupun melalui tatap muka,
dan LTKM/LTKMP; yaitu:
k. Prosedur pelaporan penerapan Program APU, • Pelatihan secara elektronik atau on-line
PPT, dan PPPSPM kepada manajemen. based, dilakukan melalui media Zoom atau
melalui media e-learning yang dilengkapi
4. Pengendalian intern yang efektif dan independen dengan pre-test dan post-test kepada
dalam penerapan Program APU, PPT, dan PPPSPM seluruh peserta;
antara lain dilakukan dengan: • Pelatihan melalui tatap muka, pelatihan
a. Dimilikinya kebijakan dan prosedur internal yang diberikan kepada seluruh pegawai
yang memadai guna melakukan pemantauan baru dalam bentuk Program New Induction
program APU, PPT, dan PPPSPM; (NEIP) dan juga Mega Management
b. Adanya batasan wewenang dan tanggung Development Program (MMDP).
jawab yang jelas di setiap satuan kerja yang b. Peningkatan awareness dan kompetensi
terkait dengan penerapan Program APU, PPT, pegawai melalui pembuatan AML Forum
dan PPPSPM baik melalui first line of defense dengan topik pembahasan yang beragam
(risk taking unit), second line of defense, dan disajikan dalam bentuk pertanyaan
maupun third line of defense; dan jawaban (Q&A) untuk membantu
c. Dilakukannya pemeriksaan secara independent memudahkan pemahaman cabang terkait
untuk memastikan efektivitas pelaksanaan penerapan ketentuan Program APU, PPT, dan
Program APU, PPT, dan PPPSPM oleh Satuan PPPSPM. AML Forum disampaikan kepada
Kerja Audit Intern (Divisi IADT – Internal Audit); seluruh Kantor Cabang atau Kantor Cabang
d. Menindaklanjuti seluruh hasil audit baik audit Pembantu.
internal maupun audit eksternal terkait dengan c. Peningkatan awareness dan kompetensi
implementasi Program. seluruh jajaran pegawai Bank Mega, khususnya
pegawai Divisi AMLA terkait penerapan
5. Sistem Manajemen Informasi Program APU, PPT, dan PPPSPM, melalui
Untuk mengoptimalkan pemantauan transaksi sertifikasi, refreshment, sosialisasi, dan
dalam pelaksanaan Program APU, PPT, dan training/pelatihan.
PPPSPM, Bank Mega secara berkelanjutan
mengembangkan teknologi sistem informasi, 7. Melaksanakan program pengkinian kualitas data
antara lain: nasabah.
a. Melakukan penyempurnaan sistem dan aplikasi Melakukan Program Pengkinian Data secara
pendukung penerapan Program APU, PPT, dan berkala sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan
PPPSPM yang diberi nama ADMS (AML Data mengatur bahwa Bank diwajibkan menyampaikan
Management System); Target dan Realisasi Pelaksanaan Pengkinian Data
b. Pengembangan aplikasi Beneficial Owner (BO) Nasabah setiap tahunnya ke OJK.
dan Walk-in Customer (WIC) terkait kewajiban
perhitungan risk level atas BO dan WIC; Asistensi secara berkala kepada seluruh cabang
c. Pengembangan aplikasi internal pendukung dengan mendistribusikan daftar data yang
kewajiban pelaporan sesuai dengan berisikan data-data yang perlu ditindaklanjuti
requirement format pelaporan goAML PPATK; pemenuhannya dan/atau dilakukan perbaikan
d. Pengembangan sistem interface goAML dalam updating data;
mendukung kewajiban pelaporan yang telah
disesuaikan dengan ketentuan goAML. 8. Meningkatkan kualitas penyampaian Laporan
Transaksi Keuangan Mencurigakan (LTKM),
6. Sumber Daya Manusia dan Pelatihan Laporan Transaksi Keuangan Tunai (LTKT),
Bank Mega secara berkesinambungan Laporan Transaksi Keuangan Transfer Dana Dari
menyelenggarakan pelatihan, sosialisasi, dan dan Ke Luar Negeri (LTKL), dan Sistem Informasi
reminder mengenai penerapan Program APU, Pengguna Jasa Terpadu (SIPESAT) sesuai dengan
ketentuan Regulator;
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 355
Page 358
Tata Kelola Perusahaan
9. Menjalin dan membina hubungan baik serta kerja Lembaga surveyor independen yang memiliki
sama maupun koordinasi dengan pihak Regulator pengalaman luas dan kompeten;
dan Aparat Penegak Hukum, khususnya dalam
pemenuhan permintaan data dan/atau informasi d. Peringatan 23 Tahun Rezim APU PPT Indonesia
Nasabah serta pemberian keterangan dalam Partisipasi yang diberikan oleh Bank Mega
Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Tindak dalam mendukung acara peringatan tersebut
Pidana Pencucian Uang, Tindak Pidana Pendanaan antara lain adalah:
Terorisme, dan/atau Pendanaan Proliferasi Senjata i. Mengikuti lomba AML CTF Office Battle
Pemusnah Massal; 2025 yang diadakan dengan tujuan untuk
mensosialisasikan semangat anti pencucian
10. Berperan aktif dalam program kerja atau kegiatan uang dan pendanaan terorisme dalam
yang diselenggarakan oleh Regulator, adapun rangka pencegahan dan pemberantasan
kegiatan dimaksud terkait hal: TPPU dan TPPT serta meningkatkan
a. Penyusunan Penilaian Risiko TPPU dan TPPT kesadaran bahaya dan ancaman TPPU dan
Nasional (National Risk Assessment - NRA) TPPT bagi Indonesia dan dunia internasional.
dan Sektoral (Sectoral Risk Assessment - SRA); Kegiatan ini terbagi dalam 3 (tiga) tahapan
seleksi yaitu babak preliminary, babak
b. Pelaksanaan FIR on ML/TF (Financial Integrity semifinal dan babak final;
Rating on Money Laundering & Terrorism ii. Dukungan sosialisasi berupa pembuatan
Financing) PPATK. Yang dimaksud dengan FIR flyer 23 Tahun Rezim APU PPT Indonesia
on ML/TF adalah penilaian melalui pengisian yang ditayangkan pada WEB Bank Mega;
kuesioner yang dibuktikan dengan lampiran dan
yang terkait dan dilanjutkan dengan in depth iii. Dukungan teknis dalam bentuk penanaman
interview. Pengukuran dilakukan berdasarkan pohon 23 Tahun Rezim APU PPT Indonesia.
data kualitatif dan kuantitatif terkait penilaian Penanaman pohon dilakukan bersama-
integritas pihak pelapor dalam mendukung sama dengan 9 Bank lainnya di bawah
efektivitas penerapan program APU, PPT, dan koordinasi FKDKP (Forum Komunikasi
PPPSPM. Bank Mega meraih Penghargaan Direktur Kepatuhan Perbankan), berlokasi
FIR Terbaik Kategori PJK Bank KBMI 3 2025, di Desa Ngargoretno Kabupaten Magelang
penghargaan dimaksud diserahkan oleh Jawa Tengah.
Kepala PPATK pada acara Diseminasi Financial
Integrity Rating on Money Laundering and Kepatuhan Dan Ketaatan Bank Mega Dalam
Terrorism Financing (FIR on ML/TF) yang Penerapan Program Apu, Ppt, Dan Pppspm
diselenggarakan di Gedung PPATK pada hari
Kamis, 27 November 2025; Bank Mega memastikan selalu taat dan patuh
terhadap perundang-undangan yang berlaku bagi
c. Pelaksanaan Survei dan Penilaian Indeks sektor jasa keuangan khususnya industri perbankan
Efektivitas Kinerja PPATK dalam Upaya dalam menjalankan kegiatan operasionalnya. Melalui
Pencegahan dan Pemberantasan Tindak penerapan Program APU, PPT, dan PPPSPM, Bank
Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan Tindak Mega di Tahun 2025 terhindar dari segala bentuk
Pidana Pendanaan Terorisme (TPPT) Tahun kasus hukum terkait tindak pidana pencucian uang,
2024 kepada Perbankan. tindak pidana pendanaan terorisme, dan/atau
pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal.
Indeks tersebut ditujukan sebagai alat
monitoring dan evaluasi secara periodik atas Tantangan Penerapan Program APU, PPT, dan
kinerja PPATK pada 1 (satu) tahun sebelumnya PPPSPM tahun 2025
melalui survei nasional yang menyasar
stakeholders Rezim APU PPT (Anti Pencucian Dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi
Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme) digital yang didukung dengan adanya era digitalisasi
yang pernah bekerja sama ataupun menerima maka pengguna jasa keuangan memiliki ruang gerak
produk/output PPATK. yang bebas untuk melakukan transaksi dimanapun
dan kapanpun. Kondisi tersebut tentunya akan
Pelaksanaan survei dilakukan secara serentak menimbulkan tantangan yang besar dan beragam
nasional dengan media aplikasi pengumpulan dalam penerapan ketentuan Program APU, PPT, dan
data berbasis web/online yang dibantu PPPSPM yang efektif.
356 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 359
Untuk meminimalisasi tantangan dimaksud, maka
Bank Mega mengantisipasi dengan kewajiban
dimilikinya sistem pendukung penerapan Program
APU, PPT, dan PPPSPM yang handal dan dukungan
sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni baik dari
kompetensi maupun kecukupan jumlahnya.
Selain hal-hal yang harus dipenuhi oleh internal
Bank Mega tentunya dukungan dari lembaga/
instansi pemerintah terkait/otoritas untuk membantu
efektivitas berjalannya proses pengenalan nasabah
di sektor jasa keuangan memegang peranan penting
dalam mendukung implementasi Program APU, PPT,
dan PPPSPM secara menyeluruh.
Kebijakan Pencegahan
Insider Trading
Kebijakan pencegahan insider trading dipaparkan Insider trading juga dilarang bagi pegawai
dalam Panduan Komitmen Integritas yang sebagaimana yang dijelaskan pada bagian G No.
ditandatangani oleh Dewan Komisaris dan Direksi Bank 14. Salah satu sikap dan perilaku yang dilarang bagi
Mega. Dalam kebijakan ini ditetapkan bahwa insider pegawai adalah mengambil keuntungan pribadi dari
trading adalah transaksi trading yang dilakukan untuk kegiatan Perusahaan selain gaji dan tunjangan yang
keuntungan pribadi atau pihak-pihak internal Bank diterima dari Perusahaan, termasuk melakukan insider
berdasarkan informasi yang bukan menjadi haknya. trading.
Tindakan ini dilarang bagi Direksi sebagaimana yang
disebutkan di bagian F yakni Larangan bagi Direksi
No. 9 yang menjelaskan sikap dan perilaku yang
dilarang bagi Direksi adalah Mengambil keuntungan
pribadi dari kegiatan Perusahaan selain gaji dan
tunjangan yang diterima dari Perusahaan, termasuk
melakukan insider trading.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 357
Page 360
Tata Kelola Perusahaan
Kebijakan Antikorupsi dan/atau
Fraud
Kebijakan anti korupsi dan/atau fraud juga sehubungan dengan jabatan atau posisinya dalam
dijelaskan dalam Panduan Komitmen Integritas yang struktur organisasi Bank Mega. Selain itu, Panduan
ditandatangani oleh Dewan Komisaris dan Direksi Komitmen Integritas juga menetapkan kewajiban bagi
Bank Mega. Dalam Panduan Komitmen Integritas ini Dewan Komisaris (butir ke-15), kewajiban bagi Direksi
disebutkan korupsi adalah perbuatan yang dilakukan (butir ke-15), dan kewajiban bagi pegawai (butir ke-19)
secara curang atau melawan hukum oleh anggota untuk menghindari benturan kepentingan (conflict of
Direksi, anggota Dewan Komisaris, Pengurus Bank, interest) dalam pelaksanaan tugas serta menciptakan
Manager ataupun Pegawai Bank yang bertentangan lingkungan kerja bebas dari tindakan korupsi dan/
dengan kepentingan Bank, atau penyalahgunaan atau Fraud.
wewenang jabatan/kepercayaan yang diberikan
kepadanya dengan tujuan memperkaya diri sendiri, Sementara itu, Fraud adalah tindakan penyimpangan
atau orang lain atau kelompok tertentu. atau pembiaran yang sengaja dilakukan untuk
mengelabui, menipu, atau memanipulasi Bank,
Anti korupsi dan/atau fraud menjadi salah satu Nasabah, atau pihak lain, yang terjadi di lingkungan
perhatian utama Bank Mega sehingga menjadi Bank dan/atau menggunakan sarana Bank,
Komitmen Manajemen dan Pegawai Bank Mega butir sehingga mengakibatkan Bank, Nasabah, atau pihak
ke-3 yang menjelaskan bahwa Manajemen dan Pegawai lain menderita kerugian dan/atau Pelaku Fraud
Bank Mega wajib untuk menciptakan lingkungan kerja memperoleh keuntungan keuangan, baik secara
yang bebas dari korupsi, penyuapan dan/atau Fraud langsung maupun tidak langsung.
358 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 361
Dukungan Perusahaan
pada Antikorupsi
Bank Mega memiliki komitmen yang kuat dalam Apabila di kemudian hari ditemukan dugaan korupsi
mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan atau tindakan fraud, Bank Mega akan menindaklanjuti
korupsi, serta menerapkan prinsip-prinsip tata kelola sesuai dengan ketentuan internal dan peraturan
yang baik di seluruh aspek operasionalnya. Dalam perundang-undangan yang berlaku. Proses
rangka memastikan terciptanya lingkungan kerja penanganan mencakup:
yang transparan, adil, dan bebas dari praktik korupsi, • investigasi independen oleh Unit Crime & Fraud
perusahaan telah merumuskan kebijakan anti-fraud Investigation,
dan anti-korupsi yang berlaku untuk seluruh pegawai, • pengamanan bukti dan dokumentasi secara
termasuk Direksi dan Dewan Komisaris. Kebijakan ini memadai, serta
menegaskan bahwa Bank Mega tidak menoleransi • penerapan sanksi disiplin sesuai dengan tingkat
segala bentuk korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, pelanggaran.
atau tindakan yang bertujuan untuk kepentingan
pribadi. Dalam hal pelanggaran mengandung unsur pidana,
Bank akan bekerja sama dengan aparat penegak
Bank Mega telah melakukan penilaian risiko fraud hukum dan regulator untuk memastikan proses hukum
secara menyeluruh untuk mengidentifikasi potensi berjalan secara transparan dan akuntabel. Bank
risiko yang dapat menyebabkan terjadinya fraud juga akan melakukan evaluasi ulang atas efektivitas
dalam berbagai lini operasional perusahaan. Seluruh pengendalian internal, memperbarui prosedur yang
unit kerja di Bank Mega, yaitu 100% unit kerja, relevan, serta memberikan pelatihan tambahan guna
dilibatkan dalam proses penilaian risiko ini. Masing- mencegah terulangnya kejadian serupa di masa
masing unit diharuskan untuk menilai risiko yang mendatang.
ada serta mengevaluasi efektivitas kontrol mitigasi
yang diterapkan untuk mengurangi atau mencegah Selain itu, pada tahun 2025 Bank Mega juga
terjadinya fraud. Proses penilaian risiko fraud ini telah melakukan Deklarasi Anti Fraud, yaitu
sangat penting dalam menjaga keberlanjutan penandatanganan oleh seluruh jajaran Bank Mega,
operasional yang transparan dan akuntabel, serta mulai dari Direksi hingga seluruh lini pegawai untuk
mencegah adanya celah yang dapat dimanfaatkan berkomitmen berpegang teguh pada sikap Anti Fraud
untuk melakukan tindakan korupsi. dengan cakupan Zero Tolerance terhadap tindakan
Fraud, Kriminal dan Pelanggaran Berat lainnya.
Mitigasi Risiko dan Pengendalian Internal Penandatanganan ini dilakukan secara serentak di
Sebagai tindak lanjut atas hasil penilaian risiko, Bank seluruh Indonesia oleh seluruh pegawai Bank.
Mega menerapkan berbagai langkah mitigasi, antara
lain: Pelatihan dan Sosialisasi Anti Fraud dan
• penguatan segregasi tugas serta pembatasan Antikorupsi [205-2]
kewenangan dan otorisasi, Bank Mega secara aktif melakukan sosialisasi
• peningkatan pengendalian pada proses kredit dan kebijakan antikorupsi kepada seluruh pegawai dan
pengadaan, pemangku kepentingan terkait. Sosialisasi dan
• penerapan pemantauan berlapis (layered pelatihan dilaksanakan melalui:
monitoring) pada transaksi tertentu, dan • pelatihan tatap muka dan kelas internal,
• peningkatan proses verifikasi dan validasi • modul e-learning wajib,
dokumen serta data pendukung. • panduan komitmen integritas, serta
• program pengembangan berkelanjutan yang
Kasus dan Penanganan Dugaan Korupsi (GRI mencakup APU PPT dan PPPSPM, keamanan siber,
205-3) perlindungan data pribadi, serta etika penagihan.
Sepanjang tahun 2025, Bank Mega tidak menghadapi
kasus hukum maupun sanksi terkait dugaan korupsi,
yang menunjukkan bahwa kebijakan pencegahan,
pengendalian, dan mekanisme pelaporan telah
berjalan dengan baik serta didukung oleh budaya
integritas yang semakin kuat di seluruh organisasi.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 359
Page 362
Tata Kelola Perusahaan
Melalui program tersebut, seluruh pegawai dibekali pemahaman mengenai larangan dan kewajiban dalam
pencegahan korupsi, indikator awal terjadinya fraud, serta mekanisme pelaporan pelanggaran baik melalui atasan
langsung maupun Whistleblowing System yang dikelola secara independen dan menjamin kerahasiaan pelapor.
JUMLAH PESERTA
KATEGORI
2025 2024 2023
E-Learning Strategi Anti Fraud 7 261 4.407
New Employee Induction Program (NEIP) – termasuk materi Anti Fraud 1.618 1.599 1.911
Training Off-House terkait Anti Fraud 112 142 3
Training In-House terkait Anti Fraud 1.457 5.292 287
TOTAL 3.194 7.294 6.608
URAIAN 2025 2024 2023
DIREKSI 1 8 1
DEWAN KOMISARIS - - -
PEJABAT EKSEKUTIF 23 137 110
PEGAWAI LAIN 2.570 7.149 6.497
SUBTOTAL 2.594 7.294 6.608
Mitra / Tenaga Alih Daya (TAD) 600 - -
TOTAL 3.194 7.294 6.608
Selama tahun 2025, Bank Mega tidak menghadapi Dukungan Bank Mega terhadap antikorupsi tidak
kasus hukum terkait dugaan korupsi, yang hanya sebatas pada kebijakan, tetapi juga diwujudkan
menunjukkan bahwa kebijakan anti-fraud dan dalam tindakan nyata yang mencakup penilaian risiko,
antikorupsi yang diterapkan perusahaan berjalan pengawasan internal, pelatihan, dan evaluasi berkala.
dengan efektif. Hal ini membuktikan bahwa sistem Dengan komitmen yang kuat terhadap prinsip
pengendalian internal, pelatihan, dan sosialisasi transparansi, akuntabilitas, dan integritas, Bank
yang dilakukan oleh Bank Mega berhasil mencegah Mega berupaya menciptakan lingkungan kerja yang
terjadinya tindakan fraud maupun korupsi. bebas dari segala bentuk korupsi dan fraud. Bank
Mega juga terus berinovasi dalam mengembangkan
kebijakan anti-fraud dan antikorupsi untuk
memastikan keberlanjutan bisnis yang bersih, adil,
dan berkelanjutan.
360 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 363
Penerapan UU Pelindungan Data
Pribadi dan Upaya Pelindungan
Konsumen & Masyarakat Sektor Jasa
Keuangan
Penerapan Undang-Undang Pelindungan Data serta memenuhi ketentuan perundang-undangan
Pribadi yang berlaku. Bank senantiasa memantau perubahan
Bank Mega senantiasa berkomitmen untuk menjaga peraturan terkait Pelindungan Data Pribadi, untuk
kepercayaan masyarakat melalui kebijakan dan memastikan Bank menanggapi setiap perubahan
praktik pengelolaan Data Pribadi yang sesuai dengan dengan tepat.
regulasi, seiring dengan perkembangan teknologi
dan meningkatnya kebutuhan akan keamanan Data Sebagai bagian dari model tiga lini pertahanan (three
Pribadi. Bank telah mengimplementasikan Undang- lines of defence), Bank memiliki unit kerja Personal Data
Undang No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Protection dan menunjuk pejabat yang menjalankan
Data Pribadi (UU PDP) dalam rangka meningkatkan fungsi Pelindungan Data Pribadi sebagaimana
kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan diamanatkan dalam UU PDP, yang bertugas untuk
serta sebagai bentuk tanggung jawab terhadap melaksanakan dan memantau kepatuhan terhadap
pelindungan Data Pribadi. UU PDP serta mengelola proses manajemen risiko
Data Pribadi agar dapat dilaksanakan secara efektif.
Bank bertumpu pada pegawai, teknologi, sistem,
pengendalian, kebijakan, dan proses yang tepat untuk
memastikan pengelolaan risiko Data Pribadi dengan Selain itu, Bank telah menetapkan struktur tata kelola
tepat. Kebijakan dan prinsip-prinsip Pelindungan Pelindungan Data Pribadi, dan terus berupaya untuk
Data Pribadi dilaksanakan secara konsisten untuk menanamkan akuntabilitas di seluruh unit kerja
mengelola risiko Data Pribadi dan diterapkan di dalam pengelolaan Data Pribadi. Bank berupaya
seluruh unit kerja Bank. Kebijakan privasi Bank dapat menerapkan praktik industri dalam pelindungan dan
di akses melalui tautan https://bankmega.com/id/ keamanan Data Pribadi. Unit kerja Personal Data
privacy-policy/. Protection bekerja sama dengan para pemangku
kepentingan (stakeholders) untuk mendorong
Bank telah menyelenggarakan pelatihan kepada para perencanaan, implementasi dan pemantauan strategi
pegawai dan awareness pelindungan Data Pribadi Pelindungan Data Pribadi. Bank melakukan peninjauan
sepanjang tahun. Bank menyelenggarakan pelatihan secara berkala dan penilaian risiko Data Pribadi,
wajib (mandatory training) yang berlaku untuk serta mengembangkan solusi untuk memperkuat
seluruh pegawai dan sesi pelatihan tambahan jika keamanan Data Pribadi.
diperlukan untuk mengikuti perkembangan baru di
bidang Pelindungan Data Pribadi. Sebagai institusi keuangan yang mengelola Data
Pribadi dalam skala besar, Bank berkomitmen untuk
Bank berupaya menunjukkan transparansi kepada menerapkan standar tinggi dalam Pelindungan Data
subjek data pribadi dan para pemangku kepentingan Pribadi melalui beberapa langkah strategis, yaitu:
(stakeholders) tentang bagaimana Bank memproses 1. Menerapkan Prinsip Privacy by Default dan
mengumpulkan, menggunakan, mengelola Data Privacy by Design
Pribadi, dan memenuhi hak-hak yang terkait dengan Bank Menerapkan Prinsip Privacy by Default dan
subjek data pribadi. Privacy by Design untuk membangun kepercayaan
subjek data pribadi dan melindungi Data Pribadi
Dalam hal Bank bekerja sama dengan pihak ketiga mereka. Bank telah mengintegrasikan prinsip
dalam melakukan suatu aktivitas, maka Bank akan tersebut ke dalam setiap aspek operasional guna
memastikan bahwa upaya pelindungan Data Pribadi memenuhi ketentuan perundang-undangan serta
oleh pihak ketiga tersebut telah memadai, sejalan memberikan layanan yang aman dan terpercaya
dengan strategi Pelindungan Data Pribadi Bank, bagi subjek data pribadi.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 361
Page 364
Tata Kelola Perusahaan
2. Mengembangkan Budaya Kepatuhan terhadap Bank secara berkala melakukan sosialisasi
Pelindungan Data Pribadi kebijakan Pelindungan Data Pribadi kepada
Bank mengintegrasikan pelatihan terkait pegawai untuk meningkatkan kesadaran dan
Pelindungan Data Pribadi (PDP) sebagai bagian pemahaman mengenai pentingnya Pelindungan
dari budaya privasi. Bank memberikan pelatihan Data Pribadi, menginternalisasikan kebijakan
secara berkala kepada seluruh pegawai di setiap dalam pekerjaannya sehari-hari, mitigasi risiko
tingkatan organisasi. Hal ini dilakukan agar Data Pribadi dan meningkatkan kepatuhan.
seluruh pegawai memahami pentingnya PDP dan
memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk 4. Meningkatkan Infrastruktur Keamanan Data
melaksanakannya. Mengadopsi teknologi keamanan siber terkini
untuk melindungi Data Pribadi dari ancaman
Pelatihan PDP yang komprehensif akan menjadikan kebocoran data, pengaksesan yang tidak sah atau
seluruh pegawai memiliki kesadaran dan potensi pelanggaran Data Pribadi lainnya. Hal ini
pemahaman yang sama mengenai Pelindungan bertujuan agar tercipta lingkungan yang lebih
Data Pribadi. Hal ini akan mendorong terciptanya aman bagi subjek data pribadi dan mempercayakan
budaya privasi yang kuat di seluruh elemen Bank, Data Pribadi mereka untuk dikelola oleh Bank.
di mana setiap pegawai bertanggung jawab untuk
melindungi Data Pribadi yang dikelola di setiap Upaya Pelindungan Konsumen & Masyarakat
unit kerjanya masing-masing. Dalam rangka meningkatkan pelindungan bagi
nasabah, PT Bank Mega Tbk. (Bank) berkomitmen
Dengan mengintegrasikan pelatihan PDP untuk melaksanakan berbagai strategi pelindungan
sebagai bagian dari budaya privasi, Bank dapat yang sejalan dengan regulasi yang berlaku. Komitmen
memberikan layanan yang aman dan terpercaya ini diwujudkan melalui beberapa langkah dan
bagi subjek data pribadi, serta menjaga reputasi kebijakan operasional sebagai berikut:
Bank sebagai lembaga yang patuh terhadap UU 1. Peningkatan Keamanan Data Pribadi Nasabah
PDP. Sesuai dengan ketentuan perundang-undangan
berlaku, Bank menjamin bahwa seluruh informasi
3. Mengembangkan Kebijakan dan Prosedur pribadi nasabah diproses, disimpan, dan digunakan
Pelindungan Data Pribadi sesuai dengan prinsip-prinsip transparansi,
Bank menyadari bahwa Data Pribadi merupakan keamanan, dan persetujuan dari pemilik data.
aset berharga yang wajib dilindungi. Bank Dalam hal ini Bank melakukan pengamanan
berkomitmen untuk menjaga kerahasiaan dan data dengan melakukan enkripsi data sensitif,
keamanan Data Pribadi sesuai dengan peraturan menggunakan sistem otentikasi yang sah dalam
perundang-undangan yang berlaku dan standar setiap akses terhadap data nasabah, serta telah
industri terbaik. memiliki kebijakan retensi data yang ketat.
Sebagai bagian dari komitmen ini, Bank secara Bank telah menginformasikan kepada Nasabah
aktif mengembangkan dan terus memperbarui terkait pengamanan Data Pribadi mereka melalui
kebijakan terkait Pelindungan Data Pribadi yang Pemberitahuan Privasi (Privacy Notice) yang
komprehensif. Sepanjang tahun 2025, Bank dapat diakses oleh Nasabah melalui website Bank.
menyusun beberapa kebijakan terkait Pelindungan
Data Pribadi, antara lain: 2. Pelaksanaan Edukasi dan Sosialisasi Nasabah
• Kebijakan Pemberitahuan Privasi dan tentang Pelindungan Data Pribadi
Pelindungan Data Pribadi; Bank telah dan akan secara berkelanjutan untuk
• Kebijakan Opini Pelindungan Data Pribadi; menyelenggarakan program sosialisasi maupun
• Kebijakan Record of Processing Activity; untuk memberikan pemahaman kepada nasabah
• Kebijakan terkait penilaian risiko Data Pribadi dan edukasi kepada seluruh pegawai Bank terkait
seperti Data Protection Impact Assessment pelindungan data pribadi. Program sosialisasi dan
(DPIA), Legitimate Interest Assessment (LIA), edukasi ini meliputi :
Third Party Privacy Risk Assessment dan • Kampanye Kesadaran Keamanan Data:
Transfer Impact Assessment (TIA); Dilakukan melalui berbagai kanal komunikasi,
• Kebijakan penanganan insiden pelanggaran termasuk situs web resmi, aplikasi perbankan,
Data Pribadi; dan media sosial, guna meningkatkan
• Kebijakan Data Subject Request (DSR). kesadaran nasabah mengenai pentingnya
pelindungan data pribadi.
362 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 365
• Pelatihan Kepada Seluruh Pegawai: Melalui • Prosedur Eskalasi Pengaduan yang Jelas:
materi pelatihan yang diberikan kepada Bank akan merespons keluhan dengan cepat,
seluruh pegawai pada seluruh jajaran terkait memberikan informasi ketentuan Proses
pentingnya pelindungan data pribadi Nasabah. Layanan Pengaduan yang berlaku, termasuk
jangka waktu penyelesaian.
3. Penanganan Keluhan Nasabah yang Efektif • Penyediaan Mekanisme Penyelesaian Sengketa:
Bank juga telah menyediakan saluran khusus yang Bank memiliki kerja sama dengan lembaga
transparan dan mudah dijangkau untuk menerima mediasi untuk penyelesaian sengketa, sebagai
serta menangani keluhan nasabah terkait langkah terakhir apabila keluhan nasabah tidak
pelindungan data dan layanan perbankan lainnya. dapat diselesaikan secara internal.
• Pusat Layanan Konsumen: Bank menyediakan
nomor hotline dan layanan pengaduan berbasis
daring yang siap melayani nasabah 24/7
Status Penyelesaian
No Jenis Produk dan/atau Layanan Jumlah Selesai Tidak selesai Dalam proses
Jumlah Persentase Jumlah Persentase Jumlah Persentase
1 Tabungan 489 435 89% 0 0% 54 11%
2 Penyaluran Dana Lainnya 41 39 95% 0 0% 2 5%
3 Kartu ATM/Debit/Mesin ATM 1.001 967 97% 0 0% 34 3%
4 Kartu Kredit 7.864 6.276 80% 0 0% 1.588 20%
5 Electronic Banking 1.160 1.113 96% 0 0% 47 4%
6 E-Commerce 30 30 100% 0 0% 0 0%
7 Mesin EDC/Merchant QRIS 38 37 97% 0 0% 1 3%
8 Reksadana 2 2 100% 0 0% 0 0%
9 Safe Deposit 1 0 0% 0 0% 0 100%
10 Produk Kerja Sama Lainnya 3 3 100% 0 0% 0 0%
11 SMS Banking/Mobile Banking 1.285 1.285 100% 0 0% 0 0%
12 Kliring 1 1 100% 0 0% 0 0%
Jumlah 11.915 10.188 86% 0 0% 1.727 14%
Status data per 31/12/2025
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 363
Page 366
Tata Kelola Perusahaan
Sistem Pelaporan
Pelanggaran
Sebagai bagian dari komitmen Bank Mega untuk Pasti memiliki peran penting dalam mencegah tindak
menciptakan lingkungan kerja yang bersih, kejahatan yang berkaitan dengan penipuan finansial,
transparan, dan bebas dari praktik-praktik yang baik yang dilakukan melalui transaksi online maupun
tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku, offline.
Bank Mega menyediakan saluran pelaporan yang
transparan dan aman melalui Whistleblowing System Sebagai bagian dari upaya penguatan pencegahan
(WBS). Fasilitas ini bertujuan untuk memberikan penipuan, OJK telah menunjuk sejumlah bank
kesempatan bagi pemangku kepentingan, baik (termasuk Bank Mega) untuk berkolokasi di kantor
internal maupun eksternal, untuk melaporkan segala Indonesia Anti Scam Center (IASC), yang merupakan
bentuk pelanggaran yang berkaitan dengan etika, pusat pengendalian dan koordinasi dalam menangani
Fraud, korupsi, diskriminasi, pelecehan seksual, serta pengaduan nasabah yang menjadi korban penipuan.
pelanggaran lainnya.
Bank Mega, melalui keterlibatannya dalam Indonesia
Dengan diterapkannya Whistleblowing System (WBS) Anti Scam Center (IASC), berkomitmen untuk terus
yang efektif, Bank Mega berkomitmen untuk menjaga memperkuat sistem perlindungan bagi nasabah dan
prinsip-prinsip tata kelola yang baik dan menjunjung berkolaborasi dengan OJK serta lembaga terkait
tinggi integritas serta akuntabilitas. Proses pelaporan untuk memastikan bahwa aktivitas penipuan dapat
yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan diminimalisir. Upaya ini juga menunjukkan komitmen
ini adalah bagian dari upaya Bank Mega untuk Bank Mega dalam menciptakan ekosistem perbankan
menciptakan lingkungan yang aman, bebas dari yang aman, transparan, dan bebas dari kegiatan
fraud dan pelanggaran, serta mendukung tercapainya keuangan ilegal.
tujuan perusahaan yang berlandaskan pada prinsip
kejujuran dan tanggung jawab. Whistleblowing System yang aman,
independen, dan berpihak pada integritas
Whistleblowing System dan Penguatan Peran Bank Mega menyediakan Whistleblowing System
Bank Mega dalam Penanganan Aktivitas (WBS) sebagai kanal pelaporan yang dapat
Keuangan Ilegal dimanfaatkan oleh karyawan, mitra usaha, maupun
Bank Mega terus memperkuat integritas organisasi masyarakat umum untuk menyampaikan dugaan
dan perlindungan konsumen melalui penerapan pelanggaran, termasuk fraud, korupsi, pelanggaran
Whistleblowing System (WBS) yang transparan dan kode etik, diskriminasi, pelecehan seksual, serta
akuntabel, serta partisipasi aktif dalam Satuan Tugas penyimpangan lainnya.
Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas
PASTI) dan Indonesia Anti-Scam Center (IASC) yang WBS dirancang sebagai sistem yang aman,
dikoordinasikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). independen, dan mudah diakses, dengan jaminan
kerahasiaan identitas pelapor, opsi pelaporan secara
Pendekatan ini menempatkan Bank Mega tidak anonim, serta perlindungan terhadap tindakan
hanya sebagai institusi yang efektif dalam menangani pembalasan. Setiap laporan yang diterima ditangani
laporan internal, tetapi juga sebagai bagian dari upaya secara objektif dan profesional sesuai dengan
nasional dalam memerangi penipuan, kejahatan siber, ketentuan internal Bank.
social engineering, serta berbagai bentuk aktivitas
keuangan ilegal lainnya. Sepanjang tahun 2025, Bank Mega menerima 80
laporan terkait dugaan fraud dan pelanggaran
Unit Kerja Crime & Fraud Investigation Bank Mega saat lainnya, yang seluruhnya telah ditindaklanjuti oleh
ini telah ditunjuk oleh Otoritas Jasa Keuangan sebagai Unit Kerja Crime & Fraud Investigation melalui
salah satu Person In Charge (PIC) dalam Satuan proses investigasi yang komprehensif. Proses tersebut
Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal mencakup pengumpulan, pengujian, dan verifikasi
(Satgas Pasti) untuk menangani dan memberantas bukti, penilaian tingkat pelanggaran, serta penetapan
praktik penipuan serta aktivitas keuangan ilegal yang tindakan korektif dan sanksi yang sesuai.
merugikan nasabah dan masyarakat. Dimana Satgas
364 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 367
Seluruh penanganan laporan dilakukan dengan Keterlibatan aktif Bank Mega dalam IASC berkontribusi
menjunjung tinggi prinsip fairness, independensi, dalam menekan potensi kerugian masyarakat,
dan akuntabilitas dokumentasi. Dengan mekanisme mempercepat respons industri terhadap berbagai
ini, WBS berfungsi secara efektif sebagai alat modus kejahatan siber dan social engineering, serta
deteksi dini dalam mencegah, mengidentifikasi, dan meningkatkan kesiapsiagaan perbankan nasional
memitigasi risiko fraud di lingkungan Bank, sekaligus dalam menghadapi risiko fraud yang semakin
memperkuat budaya integritas dan kepercayaan para kompleks.
pemangku kepentingan.
Penguatan tata kelola dan sistem perlindungan
Kontribusi aktif dalam Satgas PASTI dan Indonesia konsumen
Anti-Scam Center (IASC) Sinergi antara penerapan Whistleblowing System
Sebagai bagian dari komitmen industri perbankan dan peran aktif Bank Mega dalam Satgas PASTI serta
terhadap perlindungan nasabah dan stabilitas sistem Indonesia Anti-Scam Center (IASC) memperluas
keuangan, Unit Crime & Fraud Investigation Bank kemampuan Bank dalam mendeteksi dan merespons
Mega berperan aktif sebagai anggota Satgas PASTI, berbagai bentuk fraud, tindak pidana pencucian uang
yang dibentuk oleh OJK untuk mengoordinasikan (TPPU), tindak pidana pendanaan terorisme (TPPT),
penanganan aktivitas keuangan ilegal lintas regulator, serta aktivitas keuangan ilegal lainnya.
aparat penegak hukum, dan pelaku industri jasa
keuangan. Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat mekanisme
penanganan insiden internal, tetapi juga memastikan
Dalam kerangka tersebut, Bank Mega juga Bank Mega berkontribusi secara nyata dalam
berpartisipasi dalam Indonesia Anti-Scam Center upaya nasional menjaga integritas industri jasa
(IASC), yang berfungsi sebagai pusat koordinasi keuangan. Inisiatif tersebut sekaligus melengkapi
nasional dalam penanganan penipuan transaksi penerapan program APU PPT dan PPPSPM sesuai
keuangan. Melalui IASC, laporan dugaan scam yang POJK Nomor 8 Tahun 2023, sehingga Bank memiliki
diterima dapat ditindaklanjuti secara cepat melalui kerangka pengendalian yang lebih komprehensif
proses verifikasi, pemblokiran rekening tujuan, serta dan terintegrasi, mulai dari tata kelola, pengendalian
koordinasi lanjutan dengan bank lain, penyedia jasa internal, hingga perlindungan konsumen.
pembayaran, dan aparat penegak hukum.
Dengan penguatan tersebut, Bank Mega dapat
meningkatkan keandalan sistem, memperkuat
kepercayaan nasabah, serta mendukung terciptanya
stabilitas dan keamanan ekosistem perbankan
nasional secara berkelanjutan.
Whistleblowing System dapat diakses melalui
E-mail: fbi@bankmega.com
Telepon (Fixed Line): +6221-7915000 melalui eks. 15.112, 15.115, 15212 dan 15215.
Telepon/SMS/Whatsapp: 0822-0822-0500 dan 0822-0822-1999
Alamat:
Unit Kerja Crime & Fraud Investigation (CFIN),
Menara Bank Mega Lt. 15
Jl. Kapten Tendean No. 12-14 A Jakarta 12790
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 365
Page 368
Tata Kelola Perusahaan
Alur Mekanisme Whistleblowing System
01 02
Pelapor (whistleblower) Pengaduan masuk
melaporkan adanya dugaan dilakukan verifikasi dan
tindakan Pelanggaran/ analisa laporan
Fraud melalui sarana yang
tersedia
03 04 05
Jika hasil analisa tidak Jika hasil laporan Jika hasil analisa ditemukan
ditemukan adanya unsur menyangkut unsur kode adanya salah satu unsur
fraud, maka laporan akan etik, maka akan diteruskan tindakan fraud, dan/atau
disampaikan kembali ke kepada unit kerja yang unsur pidana, maka Crime
Pelapor (whistleblower) menanganinya (contoh: Unit & Fraud Investigation Head
bahwa laporan tidak Kerja Human Capital Reward, menginstruksikan dilakukan
memenuhi unsur fraud Operations & Services) proses investigasi
07 06
Hasil investigasi
Pengenaan sanksi sesuai
disampaikan kepada
peraturan perusahaan dan
Direktur Utama dan Direktur
ketentuan hukum yang
terkait dengan tembusan
berlaku
kepada Komisaris Utama/
Dewan Komisaris
Pelindungan terhadap pelapor: 2. Merekomendasikan kepada Direksi agar Pelapor
Untuk meningkatkan efektifitas Whistleblower, dipindahkan/mutasi ke lokasi kerja dan tempat
pelapor dapat mengajukan permohonan perlindungan tinggal yang lebih aman, dengan beberapa
kepada Unit Kerja Crime Fraud & Investigation (CFIN) pertimbangan menyangkut masalah keamanan
apabila mengalami tekanan dan ancaman dari pihak diri, keselamatan, dan risiko yang mungkin terjadi
terkait, dengan langkah sebagai berikut : terhadap Pelapor.
1. Unit Kerja CFIN mengajukan permohonan kepada 3. Pelaksanaan perlindungan bagi pelapor akan
Direksi untuk memberikan jaminan perlindungan dimonitor oleh Unit Kerja CFIN.
bagi pelapor (yang menyangkut kasus Fraud dan
menyebabkan kerugian perusahaan) antara lain:
a. Perlindungan dari ancaman fisik dan/atau
psikis dari atasan maupun dari oknum pelaku;
b. Pendampingan hukum kepada Pelapor apabila
terdapat perlawanan hukum dari oknum yang
dilaporkan;
c. Menyamarkan atau merahasiakan Pelapor,
kecuali Pelapor sebagai saksi dan kasus
dilanjutkan ke proses hukum.
366 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 369
Kode Etik
Bank Mega percaya bahwa pedoman tata cara Disamping prinsip-prinsip di atas, perilaku insan
berperilaku sangat penting bagi sebuah bank. Bank Bank Mega mengacu dan diatur dalam Kode Etik dan
Mega telah lama memiliki dan menerapkan pedoman Kode Perilaku (Code of Conduct) yang berisi sebagai
tata cara berperilaku yang menjadi panduan seluruh berikut:
manajemen dan pegawai dalam menjalankan aktivitas
usaha sehari-hari. Pedoman tata cara berperilaku Pernyataan Komitmen Integritas
tersebut terdiri atas beberapa dokumen dan/atau Komitmen Integritas berlaku bagi seluruh insan Bank
panduan yang tercakup secara integral dalam Mega tanpa memandang jabatan dan posisinya di
Komitmen Integritas Bank Mega. Secara keseluruhan Bank Mega. Seluruh anggota Dewan Komisaris dan
Komitmen Integritas Bank Mega mencakup: Direksi Bank Mega telah menandatangani Piagam
1. Piagam Komitmen Integritas Pernyataan Komitmen Integritas, termasuk di
2. Komitmen Manajemen dan Pegawai dalamnya pernyataan untuk mematuhi setiap butir
3. Manfaat Komitmen Integritas yang terdapat pada Pedoman Perilaku (Code of
4. Prinsip GCG Conduct).
5. Etika dan Budaya Kerja
6. Kode Etik Sosialisasi Kode Etik
7. Kewajiban bagi Dewan Komisaris, Direksi, dan Sosialisasi Kode Etik dilakukan secara
Pegawai berkesinambungan dan konsisten guna
8. Larangan bagi Dewan Komisaris, Direksi, dan menumbuhkan kesadaran dan pemahaman pegawai
Pegawai mengenai perilaku yang sesuai dengan Nilai-nilai
9. Benturan Kepentingan Utama Bank dalam melaksanakan pekerjaannya
10. Deklarasi Anti Fraud sehari-hari. Sosialisasi diselenggarakan melalui
11. Sanksi system “e-Komitmen Integritas” dengan proses
pelaksanaan yang dituangkan dalam Surat Edaran
Direksi No. SE 148/DIRBM-PMOC/2020 tertanggal 24
NILAI-NILAI UTAMA BANK MEGA DAN Agustus 2020. Berbagai cara lain juga dilakukan, di
BUDAYA PERUSAHAAN antaranya melalui seminar atau workshop, pelatihan
dan sosialisasi melalui media internal Bank kepada
Budaya perusahaan Bank Mega dibentuk berdasarkan seluruh pegawai.
Nilai-nilai Utama Bank Mega yang menjadi landasan
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab manajemen Pelanggaran dan Sanksi
dan seluruh jajaran unit kerja dan pegawai dalam Bank Mega memberikan sanksi yang tegas bagi
rangka usahanya mencapai tujuan yang ditetapkan pegawai dan/atau manajemen yang melanggar
Bank. Pokok-pokok Nilai Utama Bank Mega yang Kode Etik dan Kode Perilaku berdasarkan peraturan
melandasi budaya perusahaan adalah: Perusahaan, kebijakan Peraturan Direksi, dan peraturan
1. Dynamic perundang-undangan yang berlaku. Dengan demikian
2. Entrepreneurship diharapkan hal ini akan menimbulkan efek jera bagi
3. Trust pelanggar dan sebagai sarana pembelajaran untuk
4. Ethics pegawai lainnya agar senantiasa mematuhi Kode Etik
5. Commitment dan Kode Perilaku.
6. Synergy
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 367
Page 370
Tata Kelola Perusahaan
Perkara Hukum
Permasalahan hukum Perdata hingga Desember a. Perkara perdata yang selesai secara Litigasi
2025 beserta status penyelesaiannya adalah sebagai yang sudah inkracht van gewijsde baik di tingkat
berikut: Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi maupun
tingkat Mahkamah Agung yang ditangani oleh
Permasalahan Hukum Jumlah Bank Mega sampai dengan tanggal 31 Desember
2025 adalah 1.280 Perkara. Sementara 154 perkara
Telah berkekuatan hukum tetap 1.126
masih berjalan pada tingkat Pengadilan Negeri,
Dalam Proses Penyelesaian 154 Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung.
Total 1.280
b. Sebagian besar perkara perdata yang ditangani
oleh Bank Mega adalah permasalahan hukum
Seluruh perkara hukum tersebut merupakan perkara berdasarkan hal-hal sebagai berikut:
perdata dengan uraian singkat sebagai berikut: a) Perselisihan dengan debitur dan pihak ketiga
(derden verzet)
b) Perselisihan yang disebabkan tidak
terpenuhinya syarat-syarat subyek hukum.
c) Perselisihan kepemilikan jaminan terkait PKPU/
Kepailitan
d) Perselisihan Tata Usaha Negara.
e) Perselisihan Hubungan Industrial.
Data Perkara dengan nominal perkara lebih dari 10 miliar yang masih berjalan adalah sebagai berikut:
No Jenis Perkara Deskripsi Kasus Nilai Perkara Posisi Bank Proses Perkara
1 Perdata Penggugat adalah pemilik sertipikat Rp12.949.980.000,00 Tergugat Menguatkan putusan
yang menjadi jaminan fasilitas Pengadilan Negeri
Debitur Bank, mengajukan gugatan Jakarta Selatn no.450/
atas lelang objek jaminan dengan Pdt.Bth/2022/PN.Jkt.
dalil harganya dibawah pasaran. Sel tgl. 6 Februari 2023
yang menyatakan gugatan
Penggugat tidak dapat
diterima.
2 Perdata Penggugat adalah nasabah Rp12.900.000.000,00 Tergugat Menolak Permohonan
penyimpan, menggugat Bank Kasasi dari Pemohon
dengan dalil Bank lalai didalam : Kasasi tersebut.
menjaga keamanan sistem informasi,
menjaga keamanan simpanan (dana
nasabah), menjaga merahasiaan dan
keamanan data dan/atau informasi
nasabah sesuai UU no.4 Tahun 2023
(UUP2SK).
3 Perdata Penggugat adalah pihak ketiga Rp10.978.100.000,00 Tergugat Menolak gugatan
yang mengaku sebagai pemilik Penggugat untuk
dari jaminan yang menjadi agunan seluruhnya
atas fasilitas kredit debitur Bank,
Penggugat mendalilkan bahwa
Penggugat telah membeli objek
jaminan dari debitur dan Penggugat
telah melakukan pembayaran atas
fasilitas kredit debitur kepada Bank
sehingga Penggugat merupakan
pemilik jaminan dan Bank harus
menyerahkan jaminan kepada
Penggugat.
368 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 371
No Jenis Perkara Deskripsi Kasus Nilai Perkara Posisi Bank Proses Perkara
4 Perdata Bank menggugat instansi Kejaksaan Rp196.633.939.763,00 Penggugat Menolak permohonan
Agung RI atas penyitaan yang kasasi dari pemohon
dilakukan oleh Instansi Kejaksaan kasasi Bank (Putusan
terhadap aset (tanah dan bangunan) Pengadilan Tinggi :
yang merupakan jaminan atas Menyatakan gugatan
fasilitas kredit yang diterima Penggugat (Bank) tidak
debitur dari Bank dan Kejaksaan dapat diterima)
berpendapat bahwa aset tersebut
terafiliasi dengan Pihak yang
terpidana Korupsi.
5 Perdata Penggugat mengaku sebagai Rp22.500.000.000,00 Tergugat Gugatan di cabut
pemilik dari aset yang menjadi
jaminan kredit atas nama debitur.
Penggugat keberatan atas upaya
pelelangan jaminan kredit yang
dilakukan Bank, karena : Penggugat
tidak pernah menandatangani surat
kuasa menjual atau surat penyerahan
secara sukarela atas objek jaminan,
Penggugat tidak mendapat
penjelasan atas resiko yang akan
ditanggung sebagai pemilik jaminan,
penentuan limit lelang dibawah nilai
pasar dan likuidasi (lelang cacat
hukum).
6 Perdata Penggugat adalah debitur Bank Rp11.080.000.000,00 Tergugat Gugatan di cabut
(Perbuatan (berdasarkan Akta Cessie antara
Melawan Bank dengan Bank lainnya),
Hukum) Penggugat mendalilkan Perjanjian
Kredit yang dibuat oleh Bank adalah
klausula baku, Penggugat memohon
agar Pengadilan membatalkan
Perjanjian Kredit dan dokumen
lainnya karena tidak sah.
7 Perdata Penggugat adalah nasabah deposan Rp19.863.000.000,00 Tergugat Gugatan dicabut
(Perbuatan di Bank, Penggugat menggugat Bank
Melawan atas hilangnya dana Penggugat di
Hukum) Bank melalui aplikasi banking Bank
ke aplikasi banking Bank lainnya
yang ditransaksikan oleh Pemimpin
Capem Bank bukan oleh Penggugat
langsung.
8 Perdata Penggugat adalah debitur Bank dan Rp14.000.000.000,00 Tergugat Proses Persidangan
pemilik agunan, menggugat Bank
dengan dalil lelang yang dilakukan
oleh Bank atas agunan adalah cacat
hukum karena tidak sesuai aturan.
9 Perdata Penggugat salah satu pemilik aset- Rp1.300.000.000.000,00 Tergugat Proses Persidangan
(Perbuatan aset yang menjadi jaminan atas
Melawan fasilitas kredit debitur (Tergugat
Hukum) I) dan debitur lainnya (Tergugat
II). Penggugat mendalilkan Bank
melakukan Perbuatan Melawan
Hukum terkait penyerahan aset milik
Penggugat oleh Tergugat I, Tergugat
II sebagai AYDA untuk penyelesaian
hutang Tergugat I dan Tergugat
II. Bank juga telah lalai tidak
memberikan informasi sehubungan
dengan pendapatan sewa dan beban
yang harus dibayarkan selama
periode AYDA, sehingga Penggugat
dirugikan.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 369
Page 372
Tata Kelola Perusahaan
No Jenis Perkara Deskripsi Kasus Nilai Perkara Posisi Bank Proses Perkara
10 Perdata Penggugat adalah debitur Bank Rp11.083.060.000,00 Tergugat Proses Persidangan
(Perbuatan (berdasarkan Akta Cessie antara
Melawan Bank dengan Bank lainnya),
Hukum) Penggugat mendalilkan Perjanjian
Kredit yang dibuat dengan Bank
adalah klausula baku, Penggugat
memohon agar Pengadilan
membatalkan Perjanjian Kredit
dan dokumen lainnya (cessie, HT)
karena tidak sah dan mengembalikan
kepada Penggugat sertipikat yang
menjadi jaminan.
Sepanjang tahun 2025 tidak terdapat perkara hukum yang berdampak material kepada Bank.
Sanksi Administratif
Selama tahun 2025 Bank Mega menerima sanksi administratif berupa denda dari Otoritas Jasa Keuangan dan
Bank Indonesia sebanyak 18 (delapan belas) kali dengan nominal denda sebesar Rp110.159.375. Pengenaan sanksi
adminitratif tersebut sebagian besar merupakan sanksi atas keterlambatan penyampaian laporan koreksi SLIK
debitur.
370 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 373
Kecukupan Transparansi Keuangan
dan Non Keuangan
Pada tahun 2025, seperti pada tahun-tahun Transparansi kondisi non-keuangan Bank juga
sebelumnya, Bank Mega telah memenuhi kewajiban dilakukan sebagai berikut:
dalam hal transparansi dan publikasi kondisi keuangan • Informasi mengenai produk Bank disampaikan
dan non keuangan kepada Pemangku Kepentingan, sesuai dengan ketentuan yang mengatur
serta melaporkannya kepada Otoritas Jasa Keuangan mengenai transparansi informasi produk bank
(OJK) sesuai dengan ketentuan OJK yang berlaku. dan penggunaan data pribadi nasabah, disajikan
dalam bentuk brosur, leaflet dan media promosi
Transparansi kondisi keuangan Bank dilakukan lainnya, serta dalam situs web Bank Mega.
sebagai berikut: • Informasi tentang Prosedur Penyampaian
• Laporan Keuangan Publikasi Bulanan dan Pengaduan Nasabah dan tata cara penyelesaian
Triwulanan disampaikan kepada regulator serta sengketa disampaikan melalui sistem Pengaduan
dipublikasikan melalui situs web Bank Mega; Nasabah yang dapat digunakan oleh Nasabah
• Laporan Tahunan Bank Mega disusun dan disajikan melalui situs web Bank Mega, Call Center, atau
sesuai ketentuan Bank Indonesia dan OJK, serta disampaikan melalui petugas Bank.
disampaikan kepada pemegang saham, regulator, • Bank Mega telah menyusun Laporan Pelaksanaan
rating agency, berbagai lembaga dan institusi Tata Kelola yang merupakan bagian dari Laporan
perbankan, serta dipublikasikan melalui situs web Tahunan Bank, dengan cakupan sesuai dengan
Bank Mega; dan peraturan dan ketentuan yang berlaku. Laporan
• Laporan Publikasi Eksposur Risiko dan Permodalan tersebut disertai dengan hasil penilaian Bank
Triwulanan dan Tahunan sesuai dengan peraturan terhadap pelaksanaan Tata Kelola sesuai dengan
OJK dan dipublikasikan melalui situs web Bank indikator yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa
Mega. Keuangan, dan disampaikan kepada OJK serta
dipublikasikan melalui situs web Bank Mega.
Penilaian Sendiri Penerapan
Tata Kelola Bank Umum
Sebagai wujud komitmen penerapan tata kelola Bank Umum, Bank Mega telah melakukan penilaian sendiri (self-
assessment) atas penerapan Tata Kelola (GCG) Bank untuk periode semester I dan II tahun 2025. Hasil penilaian
sendiri ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan pelaksanaan tata kelola. Penilaian sendiri atas
penerapan GCG ini berpedoman pada POJK Nomor 17 Tahun 2023 dan SEOJK Nomor 13/SEOJK.03/2017 tentang
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum.
Adapun hasil dari self-assessment GCG Bank Mega di tahun 2025 adalah sebagai berikut:
Hasil
Periode Penilaian Definisi Peringkat
Self-Assessment
Semester I – 2025 Individual 2 Mencerminkan Manajemen Bank telah melakukan penerapan Tata Kelola yang secara
umum baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas prinsip-prinsip
Semester II – 2025 Individual 2 Tata Kelola. Dalam hal terdapat kelemahan penerapan prinsip Tata Kelola, secara
umum kelemahan tersebut kurang signifikan dan dapat diselesaikan dengan tindakan
normal oleh manajemen Bank.
OJK telah memberikan penilaian atas penerapan tata kelola Bank untuk semester I - 2025 berdasarkan prudential
meeting tanggal 29 Oktober 2025 dengan nilai 2 (Baik).
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 371
Page 374
Tata Kelola Perusahaan
Penerapan Pedoman Tata Kelola
Perusahaan Terbuka
Sebagai Perusahaan Terbuka, Bank Mega juga wajib memenuhi Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka
yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa No.21/POJK.04/ 2015 tanggal 16 November 2015 tentang Penerapan
Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka, dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.32/SEOJK.04/2015
tanggal 17 November 2015 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka.
Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka memuat praktik tata kelola perusahaan yang baik sesuai dengan
praktik internasional mencakup 5 (lima) aspek, dan 8 (delapan) prinsip tata kelola perusahaan yang baik, serta
25 (dua puluh lima) rekomendasi penerapan aspek dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Penerapan
pada Bank Mega adalah sebagai berikut :
No Rekomendasi Tanggapan Penerapan
Meningkatkan Nilai Penyelenggaraan RUPS
1 Perseroan memiliki metode atau prosedur Diterapkan Bank memiliki prosedur teknis pengumpulan
teknis untuk mengumpulkan suara (voting) suara yang terdapat dalam tata tertib RUPS.
baik secara terbuka maupun tertutup yang
mengedepankan independensi dan kepentingan
Pemegang Saham
2 Seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan Diterapkan Sebagian anggota pengurus Bank hadir dalam
Komisaris Perusahaan Terbuka hadir dalam RUPS Tahunan.
RUPS Tahunan.
3 Ringkasan risalah RUPS tersedia dalam situs Diterapkan
web Perusahaan Terbuka paling sedikit selama 1
(satu) tahun
Meningkatkan Kualitas Komunikasi Perusahaan Terbuka dengan Pemegang Saham atau Investor
4 Perusahaan Terbuka memiliki suatu kebijakan Diterapkan Bank memiliki wadah komunikasi kepada
komunikasi dengan pemegang saham atau pemegang saham melalui Paparan Publik, Siaran
investor Pers, dan email pada situs web resmi Bank
5 Perusahaan Terbuka mengungkapkan Diterapkan Bank menyediakan akses keterbukaan
kebijakan komunikasi Perusahaan Terbuka dengan informasi melalui situs web resmi Perusahaan.
pemegang saham atau investor dalam situs web.
Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Dewan Komisaris
6 Penentuan jumlah anggota Dewan Diterapkan Bank telah memenuhi ketentuan yang berlaku
Komisaris mempertimbangkan kondisi Perusahaan bagi Perusahaan berdasarkan POJK No. 17 Tahun
Terbuka. 2023.
Jumlah anggota Dewan Komisaris Bank berjumlah
4 (empat) orang.
7 Penentuan jumlah anggota Direksi Diterapkan Bank telah memenuhi ketentuan yang berlaku
mempertimbangkan kondisi Perusahaan Terbuka. bagi Perusahaan berdasarkan POJK No. 17 Tahun
2023.
Jumlah anggota Direksi Bank berjumlah 7 (tujuh)
orang.
8 Penentuan komposisi anggota Dewan Diterapkan Bank telah memenuhi ketentuan yang berlaku
Komisaris memperhatikan keberagaman keahlian, bagi Perusahaan berdasarkan POJK No. 17 Tahun
pengetahuan, dan pengalaman yang dibutuhkan. 2023.
9 Penentuan komposisi anggota Direksi Diterapkan Bank telah memenuhi ketentuan yang berlaku bagi
memperhatikan keberagaman keahlian, Perusahaan berdasarkan POJK No. 17 Tahun 2023.
pengetahuan, dan pengalaman yang dibutuhkan.
10 Anggota Direksi yang membawahi bidang Diterapkan Bank telah memenuhi ketentuan yang berlaku
akuntansi atau keuangan memiliki keahlian dan/ bagi Perusahaan berdasarkan POJK No. 17 Tahun
atau pengetahuan di bidang akuntansi. 2023.
Direktur Bank berpengalaman di bidang
keuangan dan perbankan.
11 Dewan Komisaris memiliki kebijakan penilaian Diterapkan Bank telah memiliki kebijakan penilaian sendiri
sendiri (self assessment) untuk menilai kinerja (self assessment) Dewan Komisaris dan Direksi,
Dewan Komisaris. serta Suksesi dalam Proses Nominasi Direksi.
372 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 375
No Rekomendasi Tanggapan Penerapan
12 Direksi memiliki kebijakan penilaian sendiri Diterapkan Bank telah memiliki Kebijakan Penilaian Sendiri
(self assessment) untuk menilai kinerja Dewan (Self Assessment) Dewan Komisaris dan Direksi,
Komisaris. serta Suksesi dalam Proses Nominasi Direksi.
13 Kebijakan penilaian sendiri (self assessment) Diterapkan Bank sudah memiliki kebijakan penilaian sendiri
untuk menilai kinerja Dewan Komisaris, sehingga terdapat kebijakan penilaian sendiri yang
diungkapkan melalui Laporan Tahunan Perusahaan diungkapkan dalam Laporan Tahunan.
Terbuka
14 Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) Diterapkan Bank sudah memiliki kebijakan penilaian
untuk menilai kinerja Direksi diungkapkan melalui sendiri kinerja Direksi dan penilaian sendiri tersebut
Laporan Tahunan Perusahaan Terbuka. diungkapkan dalam Laporan Tahunan.
15 Dewan Komisaris mempunyai kebijakan Diterapkan Kebijakan terkait pengunduran diri anggota
terkait pengunduran diri anggota Dewan Dewan Komisaris tertuang dalam Board Manual
Komisaris apabila terlibat dalam kejahatan dan anggaran dasar Bank serta telah sesuai
keuangan. dengan ketentuan perundang-undangan yang
berlaku.
16 Direksi mempunyai kebijakan terkait Diterapkan Kebijakan terkait pengunduran diri anggota
pengunduran diri anggota Direksi apabila terlibat Direksi tertuang dalam Board Manual dan
dalam kejahatan keuangan. anggaran dasar Bank serta telah sesuai dengan
ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
17 Dewan Komisaris atau Komite yang Diterapkan Bank sudah memiliki kebijakan suksesi dalam
menjalankan fungsi Nominasi dan Remunerasi proses nominasi anggota Direksi.
menyusun kebijakan suksesi dalam proses
Nominasi anggota Direksi.
Meningkatkan Aspek Tata Kelola Perusahaan melalui Partisipasi Pemangku Kepentingan
18 Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan Diterapkan Bank memiliki kebijakan untuk mencegah
untuk mencegah terjadinya insider trading. terjadinya insider trading sebagaimana diatur
dalam Panduan Komitmen Integritas.
19 Perusahaan Terbuka memiliki Diterapkan Perusahaan memiliki kebijakan untuk
kebijakan antikorupsi dan anti fraud. mencegah terjadinya antikorupsi dan
anti-fraud sebagaimana diatur dalam Kebijakan
strategi anti fraud dan Panduan Komitmen
Integritas.
20 Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan Diterapkan Perusahaan memiliki kebijakan tentang
tentang seleksi dan peningkatan kemampuan kualifikasi, verifikasi dan evaluasi vendor.
pemasok atau vendor.
21 Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan Diterapkan Pemenuhan hak-hak kreditur diatur secara rinci
tentang pemenuhan hak-hak kreditur. dalam Perjanjian Kredit yang dibuat antara
Bank dengan Kreditur.
22 Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan sistem Diterapkan Bank memiliki kebijakan sistem system
whistleblowing. Whisleblowing dalam kebijakan strategi anti fraud.
23 Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan Diterapkan Bank memiliki kebijakan pemberian insentif
pemberian insentif jangka panjang kepada Direksi jangka panjang kepada Direksi dan pegawai
dan pegawai. tertuang dalam kebijakan tata kelola remunerasi.
Meningkatkan Pelaksanaan Keterbukaan Informasi
24 Perusahaan Terbuka memanfaatkan Diterapkan Bank menggunakan media sosial, situs web resmi
penggunaan teknologi informasi secara lebih Perusahaan dan situs BEI sebagai pemenuhan
luas selain situs web sebagai media keterbukaan aspek keterbukaan informasi.
informasi.
25 Laporan Tahunan Perusahaan Diterapkan Bank mengungkapkan pemilik manfaat
Terbuka mengungkapkan pemilik manfaat akhir dalam kepemilikan saham Perusahaan
akhir dalam kepemilikan saham Perusahaan sebagaimana tercantum dalam Laporan Tahunan
Terbuka paling sedikit 5% (lima persen), selain ini.
pengungkapan pemilik manfaat akhir dalam
kepemilikan saham Perusahaan Terbuka melalui
pemegang saham utama dan pengendali.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 373
Page 376
Tata Kelola Perusahaan
Pelaksanaan Tata Kelola
Terintegrasi
Bank Mega sebagai Entitas Utama telah Bank Mega sebagai Entitas Utama telah menyampaikan
melaksanakan pemantauan pelaksanaan tata kelola Laporan terkait Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi
pada LJK (Lembaga Jasa Keuangan) terelasi pada di sepanjang tahun 2025 kepada OJK melalui aplikasi
konglomerasi keuangan Mega Corpora. Upaya-upaya SIPENA sebagai berikut:
yang dilakukan untuk meningkatkan pelaksanaan Tata a. Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi
Kelola Terintegrasi selama tahun 2025 dalam rangka Konglomerasi Keuangan Mega Corpora Tahun
melaksanakan Tata Kelola Terintegrasi di antaranya 2024 (suat No.020/DIR-CHC/2025 tanggal 26 Mei
sebagai berikut: 2025).
1. Melaksanakan rapat koordinasi dengan Anggota b. Laporan Self Assesment Tata Kelola Terintegrasi
Support Group Tata Kelola Terintegrasi dalam Konglomerasi Keuangan Mega Corpora Semester
Konglomerasi Keuangan Mega Corpora sebanyak I - 2025 (Surat No.042/DIR-CHC/25 tanggal
2 (dua) kali selama tahun 2025 serta sharing 15 Agustus 2025).
knowledge dengan PT Bank Sulteng dan PT. Bank c. Laporan Self Assessment Tata Kelola Terintegrasi
Sulutgo sebanyak 2 (dua) kali. Semester II Tahun 2025 (Surat No.009/DIRCHC/26
2. Melaksanakan Rapat Komite Tata Kelola tanggal 10 Februari 2026).
Terintegrasi, selama tahun 2025 sebanyak 2 (dua)
kali rapat.
3. Pemantauan pemenuhan rekomendasi Komite
Tata Kelola Terintegrasi.
4. Pelaksanaan pengawasan Tata Kelola Terintegrasi
oleh Dewan Komisaris Entitas Utama, dibantu
oleh Komite Tata Kelola Terintegrasi. Selama
tahun 2025 Dewan Komisaris Entitas Utama telah
mengadakan rapat sebanyak 9 (sembilan) kali,
2 (dua) di antaranya membahas tentang Penerapan
Tata Kelola Terintegrasi.
5. Memantau pemenuhan komitmen atas hasil
pemeriksaan OJK Konglomerasi Keuangan Posisi
30 Juni 2025.
374 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 377
Akses Informasi
dan Data
Segenap pemangku kepentingan diberi kemudahan oleh Bank Mega untuk mengakses seluruh informasi material
dan data Bank Mega termasuk aksi korporasi, Laporan Tahunan, Laporan Keuangan dan rilis kepada wartawan
maupun investor, yang dapat diakses melalui situs web Perseroan yang beralamat di https://www/bankmega.
com. Selain itu, Bank juga memberikan informasi keterbukaan yang dapat diakses melalui:
Sekretaris Perusahaan corsec@bankmega.com
Alamat Menara Bank Mega
Jl. Kapten Tendean No. 12-14A, Jakarta 12790
Mega Call 08041500010
(+62-21) 29601600 (from abroad)
Telepon (+62-21) 7917 5000
Faksimili (+62-21) 7918 7100
Media Elektronik Media Sosial
Website Perusahaan www.bankmega.com Instagram @bankmegaid
Website Pasar Modal www.idx.co.id Facebook BankMegaID
Website Kustodian www.ksei.co.id X @BankMegaID
Website OJK www.ojk.go.ig Youtube Bank Mega Indonesia
TikTok @bankmega
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 375
Page 378
Laporan Keberlanjutan 376 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 379
Laporan
Keberlanjutan
Bank Mega berkomitmen untuk melindungi
lingkungan dengan senantiasa memperhatikan
aspek sosial, serta menjalankan Tata
Kelola yang baik. Dalam hal ini, Bank telah
menerapkan beberapa kebijakan dan praktik
untuk memenuhi standar Lingkungan, Sosial,
dan Tata Kelola (LST/ESG).
Di samping itu, guna melaksanakan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51/
POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan
Berkelanjutan, Bank Mega berkomitmen
penuh untuk melaksanakan program TJSL
yang berkelanjutan.
Pada tahun 2025, penerapan keuangan
berkelanjutan dilaksanakan sesuai Rencana
Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) Bank.
Pelaksanaan prinsip keberlanjutan Bank Mega
dibahas secara menyeluruh yang tersajikan
pada Laporan Keuangan Keberlanjutan
(Sustainability Report) yang merupakan
bagian tidak terpisahkan dari Laporan Tahunan
2025 ini.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 377
Page 380
Cross-Reference dengan Surat
Edaran OJK No. 16/SEOJK.04/2021
Bentuk dan Isi Laporan Tahunan
Emiten atau Perusahaan Publik
Keterangan Halaman
I. Ketentuan Umum
1. Dalam Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini yang dimaksud dengan:
a. Laporan Tahunan adalah laporan pertanggungjawaban Direksi dan Dewan Komisaris dalam melakukan
pengurusan dan pengawasan terhadap emiten atau perusahaan publik dalam kurun waktu 1 (satu)
tahun buku kepada rapat umum pemegang saham yang disusun berdasarkan ketentuan dalam
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Laporan Tahunan emiten atau perusahaan publik.
b. Emiten adalah pihak yang melakukan penawaran umum.
c. Perusahaan Publik adalah perseroan yang sahamnya telah dimiliki paling sedikit oleh 300 (tiga ratus)
pemegang saham dan memiliki modal disetor paling sedikit Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah)
atau suatu jumlah pemegang saham dan modal disetor yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan.
d. Perusahaan Terbuka adalah Emiten yang telah melakukan penawaran umum efek bersifat ekuitas atau
Perusahaan Publik.
e. Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) adalah laporan yang diumumkan kepada masyarakat
yang memuat kinerja ekonomi, keuangan, sosial, dan lingkungan hidup suatu lembaga jasa keuangan,
Emiten, dan Perusahaan Publik dalam menjalankan bisnis berkelanjutan.
f Direksi:
1) bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum perseroan terbatas adalah Direksi
sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Direksi dan Dewan
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik; dan
2) bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum selain perseroan terbatas adalah
organ yang melaksanakan pengurusan badan hukum tersebut sebagaimana dimaksud dalam
peraturan perundang- undangan mengenai badan hukum tersebut.
g. Dewan Komisaris:
1) bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum perseroan terbatas adalah Dewan
Komisaris sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Direksi dan
Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik; dan
2) bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum selain perseroan terbatas adalah
organ yang melakukan pengawasan badan hukum tersebut sebagaimana dimaksud dalam
peraturan perundang- undangan mengenai badan hukum tersebut.
h. Rapat Umum Pemegang Saham yang selanjutnya disingkat RUPS:
1) bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum perseroan terbatas adalah RUPS
sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Rencana dan
Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka; dan
2) bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum selain perseroan terbatas adalah
organ yang mempunyai wewenang yang tidak diberikan kepada organ yang melaksanakan fungsi
pengurusan dan fungsi pengawasan, dalam batas yang ditentukan dalam peraturan perundang-
undangan dan/atau anggaran dasar yang mengatur badan hukum tersebut.
2. Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik merupakan sumber informasi penting bagi investor atau
pemegang saham sebagai salah satu dasar pertimbangan dalam pengambilan keputusan investasi dan
sarana pengawasan terhadap Emiten atau Perusahaan Publik.
3. Seiring dengan perkembangan pasar modal dan meningkatnya kebutuhan investor atau pemegang saham
atas keterbukaan informasi, Direksi dan Dewan Komisaris dituntut untuk menyajikan informasi yang
berkualitas, akurat, dan akuntabel melalui Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik.
4. Laporan Tahunan yang disusun secara teratur dan informatif dapat memberikan kemudahan bagi investor
atau pemegang saham dan pemangku kepentingan dalam memperoleh informasi yang dibutuhkan.
5 Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini merupakan pedoman bagi Emiten atau Perusahaan Publik yang
wajib diterapkan dalam menyusun Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan.
II. Bentuk Laporan Tahunan
1. Laporan Tahunan disajikan dalam bentuk dokumen cetak dan salinan dokumen elektronik.
2. Laporan Tahunan yang disajikan dalam bentuk dokumen cetak, dicetak pada kertas yang berwarna terang,
berkualitas baik, berukuran A4, dijilid, dan dapat diperbanyak dengan kualitas yang baik.
378 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 381
Keterangan Halaman
3. Laporan Tahunan dapat menyajikan informasi berupa gambar, grafik, tabel, dan/atau diagram dengan
mencantumkan judul dan/atau keterangan yang jelas, sehingga mudah dibaca dan dipahami.
4. Laporan Tahunan yang disajikan dalam bentuk salinan dokumen elektronik merupakan Laporan Tahunan
yang dikonversi dalam format pdf.
III. Isi Laporan Tahunan
1. Laporan Tahunan paling sedikit memuat informasi mengenai:
a. Ikhtisar data keuangan penting;
b. Informasi saham (jika ada);
c. Laporan Direksi;
d. Laporan Dewan Komisaris;
e. Profil Emiten atau Perusahaan Publik;
f. Analisis dan pembahasan manajemen;
g. Tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik;
h. Tanggung jawab sosial dan lingkungan Emiten atau Perusahaan Publik;
i. Laporan keuangan tahunan yang telah diaudit; dan
j. Surat pernyataan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris tentang tanggung jawab atas Laporan
Tahunan;
2. Uraian Isi Laporan Tahunan
a. Ikhtisar Data Keuangan Penting
Ikhtisar Data Keuangan Penting memuat informasi keuangan yang disajikan dalam bentuk
perbandingan selama 3 (tiga) tahun buku atau sejak memulai usahanya jika Emiten atau Perusahaan
Publik tersebut menjalankan kegiatan usahanya kurang dari 3 (tiga) tahun, paling sedikit memuat:
1) pendapatan/penjualan;
2) laba bruto;
3) laba (rugi);
4) jumlah laba (rugi) yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non
pengendali;
5) total laba (rugi) komprehensif;
6) jumlah laba (rugi) komprehensif yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan
kepentingan non pengendali;
7) laba (rugi) per saham;
8) jumlah aset;
9) jumlah liabilitas;
10) jumlah ekuitas;
11) rasio laba (rugi) terhadap jumlah aset;
12) rasio laba (rugi) terhadap ekuitas;
13) rasio laba (rugi) terhadap pendapatan/penjualan;
14) rasio lancar;
15) rasio liabilitas terhadap ekuitas;
16) rasio liabilitas terhadap jumlah aset; dan
17) informasi dan rasio keuangan lainnya yang relevan dengan Emiten atau Perusahaan Publik dan
jenis industrinya;
b. Informasi Saham
Informasi Saham (jika ada) paling sedikit memuat:
1) saham yang telah diterbitkan untuk setiap masa triwulan (jika ada) yang disajikan dalam bentuk
perbandingan selama 2 (dua) tahun buku terakhir, paling sedikit meliputi:
a) jumlah saham yang beredar;
b) kapitalisasi pasar berdasarkan harga pada Bursa Efek tempat saham dicatatkan;
c) harga saham tertinggi, terendah, dan penutupan berdasarkan harga pada Bursa Efek tempat
saham dicatatkan; dan
d) volume perdagangan pada Bursa Efek tempat saham dicatatkan;
Informasi pada huruf a) diungkap oleh Emiten yang merupakan Perusahaan Terbuka yang
sahamnya tercatat maupun tidak tercatat di Bursa Efek;
Informasi pada huruf b), c), dan huruf d) hanya diungkapkan jika Emiten merupakan Perusahaan
Terbuka dan sahamnya tercatat di Bursa Efek;
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 379
Page 382
Keterangan Halaman
2) dalam hal terjadi aksi korporasi, seperti pemecahan saham (stock split), penggabungan saham
(reverse stock), dividen saham, saham bonus, dan perubahan nilai nominal saham, informasi saham
sebagaimana dimaksud pada angka 1) ditambahkan penjelasan paling sedikit mengenai:
a) tanggal pelaksanaan aksi korporasi;
b) rasio pemecahan saham (stock split), penggabungan saham (reverse stock), dividen saham,
saham
c) jumlah saham beredar sebelum dan sesudah aksi korporasi; dan
d) jumlah efek konversi yang dilaksanakan (jika ada); dan
e) harga saham sebelum dan sesudah aksi korporasi;
3) dalam hal terjadi penghentian sementara perdagangan saham (suspension), dan/atau
penghapusan pencatatan saham (delisting) dalam tahun buku, Emiten atau Perusahaan Publik
menjelaskan alasan penghentian sementara perdagangan saham (suspension) dan/atau
penghapusan pencatatan saham (delisting) tersebut; dan
4) dalam hal penghentian sementara perdagangan saham (suspension) dan/atau penghapusan
pencatatan saham (delisting) sebagaimana dimaksud pada angka 3) masih berlangsung hingga
akhir periode Laporan Tahunan, Emiten atau Perusahaan Publik menjelaskan tindakan yang
dilakukan untuk menyelesaikan penghentian sementara perdagangan saham (suspension) dan/
atau penghapusan pencatatan saham (delisting) tersebut;
c. Laporan Direksi
Laporan Direksi paling sedikit memuat:
1) uraian singkat mengenai kinerja Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit meliputi:
a) strategi dan kebijakan strategis Emiten atau Perusahaan Publik;
b) peranan Direksi dalam perumusan strategi dan kebijakan strategis Emiten atau Perusahaan
Publik;
c) proses yang dilakukan Direksi untuk memastikan implementasi strategi Emiten atau
Perusahaan Publik;
d) perbandingan antara hasil yang dicapai dengan yang ditargetkan; dan
e) kendala yang dihadapi Emiten atau Perusahaan Publik;
2) gambaran tentang prospek usaha;
3) penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik; dan
4) perubahan komposisi anggota Direksi dan alasan perubahannya (jika ada);
d. Laporan Dewan Komisaris
Laporan Dewan Komisaris paling sedikit memuat:
1) Penilaian terhadap kinerja Direksi mengenai pengelolaan Emiten atau Perusahaan Publik;
2) Pengawasan terhadap implementasi strategi Emiten atau Perusahaan Publik;
3) Pandangan atas prospek usaha Emiten atau Perusahaan Publik yang disusun oleh Direksi;
4) Pandangan atas penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik;
5) Perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris dan alasan perubahannya (jika ada); dan
e. Profil Emiten atau Perusahaan Publik
Profil Emiten atau Perusahaan Publik paling sedikit memuat:
1) Nama Emiten atau Perusahaan Publik termasuk apabila terdapat perubahan nama, alasan
perubahan, dan tanggal efektif perubahan nama pada tahun buku;
2) Akses terhadap Emiten atau Perusahaan Publik termasuk kantor cabang atau kantor perwakilan
yang memungkinkan masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai Emiten atau Perusahaan
Publik, meliputi:
a) Alamat;
b) Nomor telepon;
c) Nomor faksimile;
d) Alamat surat elektronik; dan
e) Alamat Situs Web;
3) Riwayat singkat Emiten atau Perusahaan Publik;
4) Visi dan misi Emiten atau Perusahaan Publik;
5) Kegiatan usaha menurut anggaran dasar terakhir, kegiatan usaha yang dijalankan pada tahun
buku, serta jenis barang dan/atau jasa yang dihasilkan;
380 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 383
Keterangan Halaman
6) Wilayah operasional Emiten atau Perusahaan Publik;
7) Struktur organisasi Emiten atau Perusahaan Publik dalam bentuk bagan, paling sedikit sampai
dengan struktur 1 (satu) tingkat di bawah Direksi, disertai dengan nama dan jabatan;
8) daftar keanggotaan asosiasi industri baik dalam skala nasional maupun internasional yang
berkaitan dengan penerapan keuangan berkelanjutan
9) Profil Direksi, paling sedikit memuat:
a) Nama dan jabatan yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawab;
b) Foto terbaru;
c) Usia;
d) Kewarganegaraan;
e) Riwayat pendidikan;
f) Riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai anggota Direksi pada Emiten atau Perusahaan Publik
yang bersangkutan;
(2) Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan/atau
anggota komite serta jabatan lainnya (jika ada); dan
(3) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau
Perusahaan Publik;
g) hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, pemegang
saham utama, dan pengendali baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada pemilik
individu, meliputi nama pihak yang terafiliasi;
h) perubahan komposisi anggota Direksi dan alasan perubahannya. Dalam hal tidak terdapat
perubahan komposisi anggota Direksi, maka diungkapkan mengenai hal tersebut;
10) Profil Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:
a) Nama;
b) Foto terbaru;
c) Usia;
d) Kewarganegaraan;
e) Riwayat pendidikan;
f) Riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai anggota Dewan Komisaris yang bukan merupakan
Komisaris Independen pada Emiten atau Perusahaan Publik yang bersangkutan;
(2) Dasar hukum penunjukan pertama kali sebagai anggota Dewan Komisaris yang
merupakan Komisaris Independen pada Emiten atau Perusahaan Publik yang
bersangkutan;
(3) Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau
anggota komite serta jabatan lainnya (jika ada); dan
(4) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau
Perusahaan Publik;
g) Hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris lainnya, pemegang saham utama, dan
pengendali baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada pemilik individu, meliputi
nama pihak yang terafilias
h) Pernyataan independensi Komisaris Independen dalam hal Komisaris Independen telah
menjabat lebih dari 2 (dua) periode (jika ada);
i) Perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris dan alasan perubahannya. Dalam hal tidak
terdapat perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris, maka diungkapkan mengenai hal
tersebut;
11) Dalam hal terdapat perubahan susunan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang
terjadi setelah tahun buku berakhir sampai dengan batas waktu penyampaian Laporan Tahunan,
susunan yang dicantumkan dalam Laporan Tahunan adalah susunan anggota Direksi dan/atau
anggota Dewan Komisaris yang terakhir dan sebelumnya;
12) Jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, tingkat pendidikan, dan status
ketenagakerjaan (tetap/kontrak) dalam tahun buku;
13) Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan pada akhir tahun buku, yang terdiri dari:
a) Pemegang saham yang memiliki 5% (lima persen) atau lebih saham Emiten atau Perusahaan
Publik;
b) Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris yang memiliki saham Emiten atau
Perusahaan Publik; dan
c) Kelompok pemegang saham masyarakat, yaitu kelompok pemegang saham yang masing-
masing memiliki kurang dari 5% (lima persen) saham emiten atau perusahaan publik;
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 381
Page 384
Keterangan Halaman
14) Persentase kepemilikan tidak langsung atas saham Emiten atau Perusahaan Publik oleh anggota
Direksi dan anggota Dewan Komisaris pada awal dan akhir tahun buku, termasuk informasi
mengenai pemegang saham yang terdaftar dalam daftar pemegang saham untuk kepentingan
kepemilikan tidak langsung anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris;
15) Jumlah pemegang saham dan persentase kepemilikan per akhir tahun buku berdasarkan
klasifikasi:
a) Kepemilikan institusi lokal;
b) Kepemilikan institusi asing;
c) Kepemilikan individu lokal; dan
d) Kepemilikan individu asing;
16) Informasi mengenai pemegang saham utama dan pengendali Emiten atau Perusahaan Publik, baik
langsung maupun tidak langsung, sampai kepada pemilik individu, yang disajikan dalam bentuk
skema atau bagan;
17) Nama entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan ventura bersama dimana Emiten atau
Perusahaan Publik memiliki pengendalian bersama entitas, beserta persentase kepemilikan saham,
bidang usaha, total aset, dan status operasi Emiten atau Perusahaan Publik tersebut (jika ada);
Untuk entitas anak, ditambahkan informasi mengenai alamat entitas anak tersebut;
18) Kronologi pencatatan saham, jumlah saham, nilai nominal, dan harga penawaran dari awal
pencatatan hingga akhir tahun buku serta nama Bursa Efek dimana saham Emiten atau
Perusahaan Publik dicatatkan (jika ada);
19) Informasi pencatatan efek lainnya selain efek sebagaimana dimaksud pada angka 18), yang belum
jatuh tempo pada tahun buku paling sedikit memuat nama efek, tahun penerbitan, tingkat suku
bunga/imbal hasil, tanggal jatuh tempo, nilai penawaran, dan peringkat efek (jika ada);
20) Informasi penggunaan jasa akuntan publik (AP) dan kantor akuntan publik (KAP) beserta jaringan/
asosiasi/aliansinya meliputi:
a) nama dan alamat;
b) periode penugasan;
c) informasi jasa audit dan/atau non audit yang diberikan;
d) biaya jasa (fee) audit dan/atau non audit untuk masing-masing penugasan yang diberikan
selama tahun buku; dan
e) dalam hal AP dan KAP beserta jaringan/asosiasi/aliansinya, yang ditunjuk tidak memberikan
jasa non audit, maka diungkapkan mengenai informasi tersebut; dan
21) Nama dan alamat lembaga dan/atau profesi penunjang pasar modal selain AP dan KAP;
f. Analisis dan Pembahasan Manajemen
Analisis dan pembahasan manajemen memuat analisis dan pembahasan mengenai laporan keuangan
dan informasi penting lainnya dengan penekanan pada perubahan material yang terjadi dalam tahun
buku, yaitu paling sedikit memuat:
1) Tinjauan operasi per segmen operasi sesuai dengan jenis industri Emiten atau Perusahaan Publik,
paling sedikit mengenai:
a) Produksi, yang meliputi proses, kapasitas, dan perkembangannya;
b) Pendapatan/penjualan; dan
c) Profitabilitas;
2) Kinerja keuangan komprehensif yang mencakup perbandingan kinerja keuangan dalam 2 (dua)
tahun buku terakhir, penjelasan tentang penyebab adanya perubahan dan dampak perubahan
tersebut, paling sedikit mengenai:
a) Aset lancar, aset tidak lancar, dan total aset;
b) Liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang, dan total liabilitas;
c) Ekuitas;
d) Pendapatan/penjualan, beban, laba (rugi), penghasilan komprehensif lain, dan total laba
(rugi) komprehensif; dan
e) Arus kas
3) Kemampuan membayar utang dengan menyajikan perhitungan rasio yang relevan;
4) Tingkat kolektibilitas piutang emiten atau perusahaan publik dengan menyajikan perhitungan rasio
yang relevan;
5) Struktur modal (capital structure) dan kebijakan manajemen atas struktur modal (capital structure)
tersebut disertai dasar penentuan kebijakan dimaksud;
6) Bahasan mengenai ikatan yang material untuk investasi barang modal dengan penjelasan paling
sedikit meliputi:
a) Tujuan dari ikatan tersebut;
b) Sumber dana yang diharapkan untuk memenuhi ikatan tersebut;
c) Mata uang yang menjadi denominasi; dan
d) Langkah yang direncanakan emiten atau perusahaan publik untuk melindungi risiko dari
posisi mata uang asing yang terkait;
382 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 385
Keterangan Halaman
7) Bahasan mengenai investasi barang modal yang direalisasikan dalam tahun buku terakhir, paling
sedikit meliputi:
a) Jenis investasi barang modal;
b) Tujuan investasi barang modal; dan
c) Nilai investasi barang modal yang dikeluarkan;
8) Informasi dan fakta material yang terjadi setelah tanggal laporan akuntan (jika ada);
9) Prospek usaha dari emiten atau perusahaan publik dikaitkan dengan kondisi industri, ekonomi
secara umum dan pasar internasional disertai data pendukung kuantitatif dari sumber data yang
layak dipercaya;
10) Perbandingan antara target/proyeksi pada awal tahun buku dengan hasil yang dicapai (realisasi),
mengenai:
a) Pendapatan/penjualan;
b) Laba (rugi);
c) Struktur modal (capital structure);
d) Kebijakan dividen; atau
e) Hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau Perusahaan Publik;
11) Target/proyeksi yang ingin dicapai Emiten atau Perusahaan Publik untuk 1 (satu) tahun
mendatang, mengenai:
a) Pendapatan/penjualan;
b) Laba (rugi);
c) Struktur modal (capital structure);
d) Kebijakan dividen; atau
e) Hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau Perusahaan Publik;
12) Aspek pemasaran atas barang dan/atau jasa Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit
mengenai strategi pemasaran dan pangsa pasar;
13) Uraian mengenai dividen selama 2 (dua) tahun buku terakhir (jika ada), paling sedikit:
a) Kebijakan dividen;
b) Tanggal pembayaran dividen kas dan/atau tanggal distribusi dividen non kas;
c) Jumlah dividen per saham (kas dan/atau non kas); dan
d) Jumlah dividen per tahun yang dibayar;
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak membagikan dividen dalam 2 (dua) tahun terakhir,
maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
14) Realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum, dengan ketentuan:
a) Dalam hal selama tahun buku, Emiten memiliki kewajiban menyampaikan laporan realisasi
penggunaan dana, maka diungkapkan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum
secara kumulatif sampai dengan akhir tahun buku; dan
b) Dalam hal terdapat perubahan penggunaan dana sebagaimana diatur dalam Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran
Umum, maka Emiten menjelaskan perubahan tersebut;
15) Informasi material (jika ada), antara lain mengenai investasi, ekspansi, divestasi, penggabungan/
peleburan usaha, akuisisi, restrukturisasi utang/modal, transaksi Afiliasi, dan transaksi yang
mengandung benturan kepentingan, yang terjadi pada tahun buku, antara lain memuat:
a) Tanggal, nilai, dan objek transaksi;
b) Nama pihak yang melakukan transaksi;
c) Sifat hubungan Afiliasi (jika ada);
d) Penjelasan mengenai kewajaran transaksi; dan
e) Pemenuhan ketentuan terkait;
f) dalam hal terdapat hubungan afiliasi, selain mengungkapkan informasi sebagaimana dimaksud
dalam huruf a) sampai dengan huruf e), Emiten atau Perusahaan Publik juga mengungkapkan
informasi:
1) Pernyataan Direksi bahwa transaksi afiliasi telah melalui prosedur yang memadai untuk
memastikan bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku
umum antara lain dilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arms- length
principle); dan
2) Peran Dewan Komisaris dan komite audit dalam melakukan prosedur yang memadai untuk
memastikan bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku
umum antara lain dilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arms- length
principle);
g) Dalam hal transaksi afiliasi atau transaksi material dimaksud telah diungkapkan dalam
laporan keuangan tahunan, ditambahkan informasi mengenai rujukan pengungkapan dalam
laporan keuangan tahunan tersebut.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 383
Page 386
Keterangan Halaman
h) Untuk pengungkapan transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan yang
merupakan hasil pelaksanaan transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan
yang telah disetujui pemegang saham independen, ditambahkan informasi mengenai
tanggal pelaksanaan RUPS yang menyetujui transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan
kepentingan tersebut;
i) Dalam hal tidak terdapat transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan, maka
diungkapkan mengenai hal tersebut;
16) Perubahan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berpengaruh signifikan terhadap
Emiten atau Perusahaan Publik dan dampaknya terhadap laporan keuangan (jika ada); dan
17) Perubahan kebijakan akuntansi, alasan dan dampaknya terhadap laporan keuangan (jika ada);
g. Tata Kelola Emiten atau Perusahaan Publik
Tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik paling sedikit memuat uraian singkat mengenai:
1) RUPS, paling sedikit memuat:
a) Informasi mengenai keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun
buku meliputi:
1) keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun buku yang
direalisasikan pada tahun buku; dan
2) keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun buku yang belum
direalisasikan beserta alasan belum direalisasikan;
b) dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik menggunakan pihak independen dalam
pelaksanaan RUPS untuk melakukan perhitungan suara, maka diungkapkan mengenai hal
tersebut;
2) Direksi, mencakup antara lain:
a) Tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota Direksi;
b) Pernyataan bahwa Direksi memiliki pedoman atau piagam (charter) Direksi;
c) Kebijakan dan pelaksanaan tentang frekuensi rapat Direksi, termasuk rapat bersama Dewan
Komisaris, dan tingkat kehadiran anggota Direksi dalam rapat tersebut termasuk tingkat
kehadiran dalam RUPS;
d) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Direksi:
(1) kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Direksi, termasuk
program orientasi bagi anggota Direksi yang baru diangkat (jika ada); dan
(2) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti anggota Direksi dalam tahun
buku (jika ada);
e) penilaian Direksi terhadap kinerja komite yang mendukung pelaksanaan tugas Direksi pada
tahun buku paling sedikit memuat:
(1) prosedur penilaian kinerja; dan
(2) kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi dan
kehadiran dalam rapat; dan
f) dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki komite yang mendukung
pelaksanaan tugas Direksi, maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
3) Dewan Komisaris, mencakup antara lain:
a) Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris;
b) Pernyataan bahwa Dewan Komisaris memiliki pedoman atau piagam (charter) Dewan
Komisaris;
c) Kebijakan dan pelaksanaan tentang frekuensi rapat Dewan Komisaris, termasuk rapat
bersama Direksi, dan tingkat kehadiran anggota Dewan Komisaris dalam rapat tersebut
termasuk tingkat kehadiran dalam RUPS;;
d) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Dewan Komisaris:
(1) kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Dewan Komisaris,
termasuk program orientasi bagi anggota Dewan Komisaris yang baru diangkat (jika
ada); dan
(2) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti anggota Dewan Komisaris
dalam tahun buku (jika ada);
e) penilaian terhadap kinerja anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris dan
pelaksanaannya, paling sedikit memuat:
(1) Prosedur pelaksanaan penilaian kinerja;
(2) Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi dan
kehadiran dalam rapat; dan
(3) Pihak yang melakukan penilaian;
f) penilaian Dewan Komisaris terhadap kinerja Komite yang mendukung pelaksanaan tugas
Dewan Komisaris pada tahun buku meliputi:
(1) prosedur penilaian kinerja; dan
(2) kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi dan
kehadiran dalam rapat;
384 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 387
Keterangan Halaman
4) Nominasi dan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:
a) prosedur nominasi, meliputi uraian singkat mengenai kebijakan dan proses nominasi anggota
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris; dan
b) prosedur dan pelaksanaan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, antara lain:
(1) prosedur penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris;
(2) struktur remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris seperti, gaji, tunjangan, tantiem/bonus
dan lainnya; dan
(3) besarnya remunerasi masing-masing anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris;
5) Dewan Pengawas Syariah, bagi Emiten atau Perusahaan Publik yang menjalankan kegiatan usaha
berdasarkan prinsip syariah sebagaimana tertuang dalam anggaran dasar, paling sedikit memuat:
a) nama;
b) dasar hukum pengangkatan dewan pengawas syariah;
c) periode penugasan dewan pengawas syariah;
d) tugas dan tanggung jawab Dewan Pengawas Syariah; dan
e) frekuensi dan cara pemberian nasihat dan saran serta pengawasan pemenuhan Prinsip
Syariah di Pasar Modal terhadap Emiten atau Perusahaan Publik;
6) Komite Audit, mencakup antara lain:
a) Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite;
b) Usia;
c) Kewarganegaraan;
d) Riwayat pendidikan;
e) Riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) Dasar hukum untuk pengangkatan sebagai anggota komite;
(2) Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau
anggota komite serta jabatan lainnya (jika ada); dan
(3) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau
Perusahaan Publik;
f) Periode dan masa jabatan anggota Komite Audit;
g) Pernyataan independensi Komite Audit;
h) Pendidikan dan/atau pelatihan yang telah diikuti dalam tahun buku (jika ada); dan
i) Kebijakan dan pelaksanaan tentang frekuensi rapat Komite Audit dan tingkat kehadiran
anggota Komite Audit dalam rapat tersebut;
j) Pelaksanaan kegiatan Komite Audit pada tahun buku sesuai dengan yang dicantumkan
dalam pedoman atau piagam (charter) Komite Audit;
7) Komite atau fungsi nominasi dan remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit
memuat:
a) Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite;
b) Usia;
c) Kewarganegaraan;
d) Riwayat pendidikan;
e) Riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite;
(2) Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau
anggota komite serta jabatan lainnya (jika ada); dan
(3) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau
Perusahaan Publik;
f) Periode dan masa jabatan anggota komite;
g) Pernyataan independensi komite;
h) Pendidikan dan/atau pelatihan yang telah diikuti dalam tahun buku (jika ada); dan
i) Uraian tugas dan tanggung jawab;
j) Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter) komite;
k) Kebijakan dan pelaksanaan tentang frekuensi rapat komite dan tingkat kehadiran anggota
komite dalam rapat tersebut;
l) uraian singkat pelaksanaan kegiatan pada tahun buku; dan
M) dalam hal tidak dibentuk komite nominasi dan remunerasi, Emiten atau Perusahaan Publik
cukup mengungkapkan informasi sebagaimana dimaksud dalam huruf i) sampai dengan
huruf l) dan mengungkapkan:
(1) alasan tidak dibentuknya komite; dan
(2) pihak yang melaksanakan fungsi nominasi dan remunerasi;
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 385
Page 388
Keterangan Halaman
8) Komite lain yang dimiliki Emiten atau Perusahaan Publik dalam rangka mendukung fungsi dan
tugas Direksi (jika ada) dan/atau komite yang mendukung fungsi dan tugas Dewan Komisaris,
paling sedikit memuat:
a) Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite;
b) Usia;
c) Kewarganegaraan;
d) Riwayat pendidikan;
e) Riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite;
(2) Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau
anggota komite serta jabatan lainnya (jika ada); dan
(3) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau
Perusahaan Publik;
f) Periode dan masa jabatan anggota komite;
g) Pernyataan independensi komite;
h) Pendidikan dan/atau pelatihan yang telah diikuti dalam tahun buku (jika ada); dan
i) Uraian tugas dan tanggung jawab;
j) Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter) komite;
k) Kebijakan dan pelaksanaan tentang frekuensi rapat komite dan tingkat kehadiran anggota
komite dalam rapat tersebut;
l) uraian singkat pelaksanaan kegiatan pada tahun buku; dan
9) Sekretaris Perusahaan, mencakup antara lain:
a) nama;
b) domisili;
c) riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) dasar hukum penunjukan sebagai Sekretaris Perusahaan; dan
(2) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau
Perusahaan Publik;
d) riwayat pendidikan;
e) pendidikan dan/atau pelatihan yang diikuti dalam tahun buku; dan
f) uraian singkat pelaksanaan tugas Sekretaris Perusahaan pada tahun buku;
10) Unit Audit Internal, mencakup antara lain:
a) Nama kepala Unit Audit Internal;
b) Riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai Kepala Audit Internal; dan
(2) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau
Perusahaan Publik;
c) Kualifikasi atau sertifikasi sebagai profesi audit internal (jika ada);
d) Pendidikan dan/atau pelatihan yang diikuti dalam tahun buku;
e) Struktur dan kedudukan Unit Audit Internal;
f) Uraian tugas dan tanggung jawab;
g) Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter) Unit Audit Internal; dan
h) Uraian singkat pelaksanaan tugas Unit Audit Internal pada tahun buku;
11) Uraian mengenai sistem pengendalian internal (internal control) yang diterapkan oleh Emiten atau
Perusahaan Publik, paling sedikit mengenai:
a) Pengendalian keuangan dan operasional, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-
undangan lainnya; dan
b) Tinjauan atas efektivitas sistem pengendalian internal;
c) Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atas kecukupan sistem pengendalian internal;
12) Sistem manajemen risiko yang diterapkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit
mengenai:
a) Gambaran umum mengenai sistem manajemen risiko Emiten atau Perusahaan Publik;
b) Jenis risiko dan cara pengelolaannya; dan
c) Tinjauan atas efektivitas sistem manajemen risiko Emiten atau Perusahaan Publik;
d) Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atau komite audit atas kecukupan sistem
manajemen risiko;
386 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 389
Keterangan Halaman
13) Perkara hukum yang berdampak material yang dihadapi oleh Emiten atau Perusahaan Publik,
entitas anak, anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris (jika ada), antara lain meliputi:
a) Pokok perkara/gugatan;
b) Status penyelesaian perkara/gugatan; dan
c) Pengaruhnya terhadap kondisi Emiten atau Perusahaan Publik;
14) Informasi tentang sanksi administratif yang dikenakan kepada Emiten atau Perusahaan Publik,
anggota Dewan Komisaris dan Direksi, oleh otoritas Pasar Modal dan otoritas lainnya pada tahun
buku (jika ada);
15) Informasi mengenai kode etik Emiten atau Perusahaan Publik meliputi:
a) Pokok-pokok kode etik;
b) Bentuk sosialisasi kode etik dan upaya penegakannya; dan
c) Pernyataan bahwa kode etik berlaku bagi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan
karyawan Emiten atau Perusahaan Publik;
16) Uraian singkat mengenai kebijakan pemberian kompensasi jangka panjang berbasis kinerja kepada
manajemen dan/atau karyawan yang dimiliki oleh Emiten atau Perusahaan Publik (jika ada),
antara lain berupa program kepemilikan saham oleh manajemen (management stock ownership
program/MSOP) dan/atau program kepemilikan saham oleh karyawan (employee stock ownership
program/ESOP); Dalam hal pemberian kompensasi berupa program kepemilikan saham oleh
manajemen (management stock ownership program/MSOP) dan/atau program kepemilikan
saham oleh karyawan (employee stock ownership program/ESOP), informasi yang diungkapkan
paling sedikit memuat:
a) jumlah saham dan/atau opsi;
b) jangka waktu pelaksanaan;
c) persyaratan karyawan dan/atau manajemen yang berhak; dan
d) harga pelaksanaan atau penentuan harga pelaksanaan;
17) Uraian singkat mengenai kebijakan pengungkapan informasi mengenai:
a) Kepemilikan saham anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris paling lambat 3 (tiga)
hari kerja setelah terjadinya kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan atas saham
Perusahaan Terbuka; dan
b) Pelaksanaan atas kebijakan dimaksud;
18) Uraian mengenai sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system) di Emiten atau
Perusahaan Publik (jika ada), antara lain meliputi:
a) Cara penyampaian laporan pelanggaran;
b) Perlindungan bagi pelapor;
c) Penanganan pengaduan;
d) Pihak yang mengelola pengaduan; dan
e) Hasil dari penanganan pengaduan, paling sedikit meliputi:
(1) Jumlah pengaduan yang masuk dan diproses dalam tahun buku; dan
(2) Tindak lanjut pengaduan;
19) Uraian mengenai kebijakan antikorupsi Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
a) program dan prosedur yang dilakukan dalam mengatasi praktik korupsi, balas jasa
(kickbacks), fraud, suap dan/atau gratifikasi dalam Emiten atau Perusahaan Publik; dan
b) pelatihan/sosialisasi antikorupsi kepada karyawan Emiten atau Perusahaan Publik;
20) Penerapan atas Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka bagi Emiten yang menerbitkan Efek
Bersifat Ekuitas atau Perusahaan Publik, meliputi:
a) pernyataan mengenai rekomendasi yang telah dilaksanakan; dan/atau
b) penjelasan atas rekomendasi yang belum dilaksanakan, disertai alasan dan alternatif
pelaksanaannya (jika ada);
h. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Emiten atau Perusahaan Publik
1) Informasi yang diungkapkan dalam bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan merupakan
Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi
Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
a) penjelasan strategi keberlanjutan;
b) ikhtisar aspek keberlanjutan (ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup);
c) profil singkat Emiten atau Perusahaan Publik;
d) penjelasan Direksi;
e) tata kelola keberlanjutan;
f) kinerja keberlanjutan;
g) verifikasi tertulis dari pihak independen, jika ada;
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 387
Page 390
Keterangan Halaman
h) lembar umpan balik (feedback) untuk pembaca, jika ada; dan
i) tanggapan Emiten atau Perusahaan Publik terhadap umpan balik laporan tahun sebelumnya;
2) Laporan Keberlanjutan sebagaimana dimaksud pada angka 1), harus disusun sesuai Pedoman
Teknis Penyusunan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) Bagi Emiten dan Perusahaan
Publik sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini;
3) Informasi Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) pada angka 1) dapat:
a) diungkapkan pada bagian lain yang relevan di luar bagian tanggung jawab sosial dan
lingkungan, seperti penjelasan Direksi terkait Laporan Keberlanjutan diungkapkan dalam
bagian terkait Laporan Direksi; dan/atau
b) merujuk pada bagian lain di luar bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan
tetap mengacu pada Pedoman Teknis Penyusunan Laporan Keberlanjutan (Sustainability
Report) Bagi Emiten dan Perusahaan Publik sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang
merupakan bagian tidak terpisahkan dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini, seperti
profil Emiten atau Perusahaan Publik;
4) Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) sebagaimana dimaksud pada angka 1) merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Tahunan namun dapat disajikan secara terpisah
dengan Laporan Tahunan;
5) Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan secara terpisah dengan Laporan Tahunan, informasi
yang diungkapkan dalam Laporan Keberlanjutan dimaksud harus:
a) memuat seluruh informasi sebagaimana dimaksud pada angka 1); dan
b) disusun sesuai Pedoman Teknis Penyusunan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report)
Bagi Emiten dan Perusahaan Publik sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang
merupakan bagian tidak terpisahkan dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini;
6) Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan secara terpisah dengan Laporan Tahunan, maka dalam
bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan memuat informasi bahwa informasi mengenai
tanggung jawab sosial dan lingkungan telah diungkapkan dalam Laporan Keberlanjutan yang
disajikan secara terpisah dari Laporan Tahunan; dan
7) Penyampaian Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) yang disajikan secara terpisah dengan
Laporan Tahunan harus disampaikan bersamaan dengan penyampaian Laporan Tahunan.
i Laporan Keuangan Tahunan yang Telah Diaudit
Laporan keuangan tahunan yang dimuat dalam Laporan Tahunan disusun sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan Indonesia dan telah diaudit oleh Akuntan. Laporan keuangan dimaksud memuat
pernyataan mengenai pertanggungjawaban atas laporan keuangan sebagaimana diatur dalam
peraturan perundang-undangan di sektor Pasar Modal yang mengatur mengenai tanggung jawab
Direksi atas laporan keuangan atau peraturan perundang-undangan di sektor Pasar Modal yang
mengatur mengenai laporan berkala Perusahaan Efek dalam hal Emiten merupakan Perusahaan Efek;
dan
j Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab atas
Laporan Tahunan
Surat pernyataan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris tentang tanggung jawab atas Laporan
Tahunan disusun sesuai dengan format Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota Dewan
Komisaris tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan sebagaimana tercantum dalam Lampiran
yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
388 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 391
Surat Edaran Otoritas Jasa
KeuanganRepublik Indonesia
No. 29/SEOJK.03/2025:
Transparansi dan Publikasi
Laporan Bank Umum Konvensional
Uraian Halaman
I. Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab atas Laporan Publikasi
Keuangan dan Informasi Kinerja Keuangan Tahunan
II. Informasi Umum
A. Ikhtisar Data Keuangan Penting
Ikhtisar data keuangan penting memuat informasi keuangan yang disajikan dalam bentuk perbandingan paling
kurang 2 (dua) tahun buku atau sejak memulai usaha jika Bank tersebut menjalankan kegiatan usahanya kurang dari
2 (dua) tahun, memuat paling sedikit:
1. Pendapatan (beban) bunga/imbal hasil bersih;
2. Laba (rugi) operasional;
3. Laba (rugi) tahun berjalan sebelum pajak;
4. Laba (rugi) bersih;
5. Total laba (rugi) komprehensif;
6. Laba bersih per saham;
7. Jumlah aset;
8. Jumlah liabilitas;
9. Jumlah ekuitas;
10. Aset produktif;
11. Dana pihak ketiga;
12. Pinjaman yang diterima;
13. Surat berharga yang diterbitkan;
14. Rasio KPMM termasuk angka ATMR;
15. Aset produktif bermasalah dan aset nonproduktif bermasalah terhadap total aset produktif dan aset
nonproduktif;
16. Aset produktif bermasalah terhadap total aset produktif;
17. CKPN aset keuangan terhadap aset produktif;
18. NPL gross;
19. NPL net;
20. KKR;
21. ROA;
22. ROE;
23. NIM;
24. Rasio laba (rugi) terhadap pendapatan;
25. BOPO;
26. CIR;
27. LDR;
28. PPKA;
29. AYDA;
30. Persentase pelanggaran dan pelampauan BMPK, termasuk jumlah dan kualitas penyediaan atau penyaluran dana
kepada pihak terkait sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai batas maksimum pemberian
kredit;
31. Rasio GWM;
32. Rasio PDN; dan
33. Informasi dan rasio keuangan lain yang relevan dengan kondisi keuangan Bank atau industri perbankan.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 389
Page 392
Uraian Halaman
B. Profil Bank memuat paling sedikit:
1. Nama Bank, termasuk apabila terdapat perubahan nama, alasan perubahan, dan tanggal efektif perubahan nama
pada tahun buku;
2. Akses terhadap Bank, termasuk kantor cabang atau kantor perwakilan yang memungkinkan masyarakat dapat
memperoleh informasi mengenai Bank, meliputi:
a. Alamat;
b. Nomor telepon;
c. Alamat surat elektronik; dan
d. Alamat situs web;
3. Riwayat singkat Bank;
4. Visi dan misi serta budaya Bank (corporate culture) atau nilai-nilai Bank;
5. Kegiatan usaha menurut anggaran dasar terakhir, kegiatan usaha yang dijalankan pada tahun buku, serta jenis
barang dan/atau jasa yang dihasilkan;
6. Wilayah atau daerah pelaksanaan kegiatan operasional atau jangkauan dari kegiatan operasional Bank;
7. Struktur organisasi Bank dalam bentuk bagan, paling sedikit sampai dengan struktur 1 (satu) tingkat di bawah
direksi termasuk komite di bawah direksi (jika ada) dan komite di bawah dewan komisaris, disertai dengan nama
dan jabatan. Bank mengungkapkan perubahan komposisi anggota direksi dan/atau dewan komisaris beserta
alasan perubahan (jika ada);
8. Susunan dan komposisi pemegang saham, yaitu nama pemegang saham dan persentase kepemilikan, termasuk:
a. Pemegang saham yang memiliki 5% (lima persen) atau lebih saham Bank;
b. Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris, yang memiliki saham Bank;
c. Akumulasi saham yang dipegang oleh masyarakat dengan jumlah kurang dari 5% (lima persen) saham Bank;
d. Informasi mengenai pemegang saham utama, pemegang saham pengendali terakhir, dan pengendali Bank,
baik langsung maupun tidak langsung, sampai kepada pemilik individu, yang disajikan dalam bentuk skema
atau bagan;
Bank juga mengungkapkan kepemilikan saham Direksi, Dewan Komisaris, dan pemegang saham dalam
kelompok usaha Bank;
9. Nama entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan ventura bersama dimana Bank memiliki pengendalian
bersama entitas, beserta persentase kepemilikan saham, bidang usaha, total aset, dan status operasi Entitas
Anak, perusahaan asosiasi, perusahaan ventura bersama (jika ada);
10. Untuk Entitas Anak, ditambahkan informasi mengenai alamat Entitas Anak;
11. Profil Direksi dan Dewan Komisaris, memuat paling sedikit:
a. susunan Direksi dan Dewan Komisaris, dan ringkasan riwayat hidupnya;
b. nama dan jabatan yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawab;
c. foto terbaru;
d. usia;
e. kewarganegaraan;
f. riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi;
g. riwayat jabatan, meliputi informasi:
i. dasar hukum pengangkatan sebagai anggota direksi dan dewan komisaris pada Bank yang
bersangkutan;
ii. rangkap jabatan sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai penerapan tata kelola
bagi bank umum. Dalam hal anggota direksi dan dewan komisaris tidak memiliki rangkap jabatan, maka
diungkapkan mengenai hal tersebut; dan
iii. pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Bank; serta
iv. sertifikasi, pendidikan dan/atau pelatihan yang telah diikuti anggota direksi dan dewan komisaris dalam
meningkatkan kompetensi dalam tahun buku (jika ada).
12. Dalam hal terdapat perubahan susunan anggota direksi dan/atau anggota dewan komisaris yang terjadi setelah
tahun buku berakhir sampai dengan batas waktu penyampaian Laporan Publikasi keuangan dan informasi kinerja
keuangan tahunan, maka susunan yang dicantumkan dalam laporan tahunan yaitu susunan anggota direksi dan/
atau anggota dewan komisaris yang sebelum dan setelah perubahan;
13. Profil singkat pejabat eksekutif, termasuk susunan pejabat eksekutif beserta jabatan dan ringkasan riwayat hidup;
14. Jumlah karyawan dan deskripsi sebaran tingkat pendidikan, jenis kelamin, dan usia karyawan dalam tahun buku;
dan
15. Penghargaan dan/atau sertifikasi yang diterima Bank baik yang berskala nasional maupun internasional dalam
tahun buku terakhir (jika ada), yang memuat:
a. nama penghargaan dan/atau sertifikasi;
b. badan atau lembaga yang memberikan; dan
c. masa berlaku penghargaan dan/atau sertifikasi (jika ada).
390 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 393
Uraian Halaman
III. Informasi Kinerja Keuangan
A. Laporan Direksi
Uraian singkat mengenai kinerja Bank, yang meliputi paling sedikit:
1. strategi dan kebijakan yang ditetapkan oleh manajemen Bank;
2. perbandingan antara hasil yang dicapai dengan yang ditargetkan;
3. kendala yang dihadapi;
4. gambaran tentang prospek usaha;
5. penerapan tata kelola;
6. aktivitas utama;
7. teknologi informasi;
8. jenis produk dan jasa yang ditawarkan oleh Bank dan UUS (bagi Bank yang memiliki UUS), termasuk penyaluran
kredit dan/atau pembiayaan kepada debitur usaha mikro, kecil, dan menengah;
9. tingkat suku bunga penghimpunan dana selama 1 (satu) tahun buku;
10. tingkat suku bunga dasar kredit sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai transparansi dan
publikasi suku bunga dasar kredit bagi bank umum konvensional selama 1 (satu) tahun buku;
11. perkembangan perekonomian dan target pasar pada posisi akhir tahun;
12. jaringan kerja dan mitra usaha di dalam dan/atau di luar negeri, termasuk jumlah agen laku pandai yang dimiliki
dan sebaran agen laku pandai paling sedikit secara agregat per kabupaten atau kota. Yang dimaksud “laku
pandai” sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka
keuangan inklusif;
13. perubahan-perubahan penting yang terjadi pada Bank dan kelompok usaha Bank dalam tahun yang
bersangkutan;
14. hal-hal penting yang diperkirakan terjadi pada masa mendatang; dan
15. sumber daya manusia meliputi jumlah, tingkat pendidikan, pelatihan, dan pengembangan sumber daya manusia.
B. Laporan Dewan Komisaris
Laporan Dewan Komisaris memuat paling sedikit:
1. hasil pengawasan terhadap kebijakan dan jalannya pengurusan oleh Direksi;
2. hasil pengawasan terhadap implementasi strategi Bank;
3. pandangan atas prospek usaha Bank yang disusun oleh Direksi;
4. pandangan atas penerapan tata kelola Bank; dan
5. frekuensi dan cara pemberian nasihat kepada anggota Direksi.
C. Analisis dan pembahasan manajemen
Analisis dan pembahasan manajemen yang memuat analisis dan pembahasan mengenai laporan keuangan dan
informasi penting lainnya dengan penekanan pada perubahan material yang terjadi dalam tahun buku, mengenai
paling sedikit:
1. Tinjauan kinerja per segmen usaha Bank termasuk UUS, mengenai paling sedikit profitabilitas Bank;
2. Kinerja keuangan komprehensif yang mencakup perbandingan kinerja keuangan tahun berjalan dengan tahun
sebelumnya, penjelasan mengenai penyebab adanya perubahan dan dampak perubahan tersebut, yang
mengenai paling sedikit:
a. Penanaman dana (investasi dan penyaluran kredit dan/atau pembiayaan) dan total aset;
b. Dana pihak ketiga dan sumber pendanaan lain;
c. Ekuitas;
d. Pendapatan, beban, laba (rugi), penghasilan komprehensif lain, dan laba (rugi) komprehensif;
e. Arus kas; dan
f. Suku bunga dasar kredit;
3. Analisis kualitas aset produktif dan rasio keuangan yang relevan, seperti penyebab kenaikan atau penurunan
kualitas aset produktif dan langkah-langkah mitigasi yang dilakukan oleh Bank;
4. Struktur permodalan Bank;
5. Informasi dan fakta material yang terjadi setelah tanggal laporan akuntan (jika ada); dan
6. Aspek pemasaran atas produk Bank, mengenai paling sedikit strategi pemasaran dan pangsa pasar.
D. Bank yang memiliki UUS menambahkan informasi terkait UUS dalam Laporan Publikasi keuangan dan informasi
kinerja keuangan tahunan sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai transparansi dan publikasi
laporan bank umum syariah dan unit usaha syariah.
IV. Laporan Eksposur Risiko dan Permodalan
Laporan eksposur risiko dan permodalan meliputi Laporan Publikasi eksposur risiko dan permodalan periode tahunan
sebagaimana diatur dalam Romawi IV lampiran Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
V. Informasi Pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa Pengumuman informasi pihak yang mempunyai hubungan
istimewa meliputi informasi total agregat eksposur dan total nilai transaksi pihak yang mempunyai hubungan
istimewa berdasarkan kategori pihak yang mempunyai hubungan istimewa. Cakupan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan cakupan transaksi pihak yang mempunyai hubungan istimewa adalah sebagaimana diatur
dalam ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai penerapan tata kelola bagi bank umum.
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 391
Page 394
Uraian Halaman
VI. Informasi terkait dengan Kelompok Usaha Bank (jika ada) Kelompok usaha Bank merupakan entitas yang
dikonsolidasikan oleh Bank atau entitas yang memiliki pengaturan bersama dengan Bank sesuai standar akuntansi
keuangan. Bank yang merupakan bagian dari suatu kelompok usaha dan/atau memiliki Entitas Anak, harus
menambahkan dengan:
A. struktur kelompok usaha Bank yang meliputi:
1. struktur kelompok usaha Bank, antara lain Bank, Entitas Anak, perusahaan terelasi (sister company), Entitas
Induk sampai dengan pemegang saham pengendali terakhir;
2. struktur keterkaitan kepengurusan dalam kelompok usaha Bank; dan
3. pemegang saham yang bertindak atas nama pemegang saham lain. Pengertian pemegang saham yang bertindak
atas nama pemegang saham lain adalah pemegang saham perorangan atau entitas yang memiliki tujuan
bersama yaitu mengendalikan Bank, berdasarkan atau tidak berdasarkan suatu perjanjian;
B. transaksi antara Bank dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dalam kelompok usaha Bank,
memperhatikan:
1. Informasi transaksi dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa, baik yang dilakukan Bank maupun yang
dilakukan oleh setiap entitas di dalam kelompok usaha Bank yang bergerak di bidang keuangan dengan Bank;
2. jenis transaksi dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa, antara lain:
a. kepemilikan silang;
b. transaksi dari suatu kelompok usaha yang bertindak untuk kepentingan kelompok usaha yang lain;
c. pengelolaan likuiditas jangka pendek dalam kelompok usaha;
d. penyediaan dana yang diberikan atau diterima oleh entitas lain dalam satu kelompok usaha;
e. eksposur kepada pemegang saham mayoritas antara lain dalam bentuk kredit, komitmen, dan kontinjensi;
dan
f. pembelian, penjualan, dan/atau penyewaan aset dengan entitas lain dalam suatu kelompok usaha, termasuk
yang dilakukan dengan repurchase agreement (repo);
C. transaksi dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa yang dilakukan oleh setiap entitas dalam kelompok
usaha Bank yang bergerak di bidang keuangan;
D. penyediaan dana, komitmen maupun fasilitas lain yang dapat dipersamakan dengan itu dari setiap entitas yang
berada dalam satu kelompok usaha dengan Bank kepada debitur dan/atau pihak-pihak yang telah memperoleh
penyediaan dana dari Bank; dan
E. adanya larangan, batasan, dan/atau hambatan signifikan lain untuk melakukan transfer dana atau dalam rangka
pemenuhan modal yang dipersyaratkan oleh otoritas yang berwenang antara Bank dengan entitas lain dalam satu
kelompok usaha.
VII. Laporan Pelaksanaan Tata Kelola
Ruang lingkup dan pedoman pengisian mengacu pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai penerapan tata
kelola bagi bank umum.
VII. Laporan Pengendalian Internal dalam Proses Pelaporan Keuangan Bank
Laporan pengendalian internal dalam proses pelaporan keuangan Bank sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa
Keuangan mengenai integritas pelaporan keuangan bank.
VIII. Laporan keuangan yang telah diaudit oleh akuntan publik yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, termasuk
laporan auditor independen.
IX. Laporan lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Laporan lain termasuk laporan yang dapat digabungkan atau dipisahkan dengan Laporan Publikasi keuangan dan
informasi kinerja keuangan tahunan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, antara lain:
A. laporan tahunan pelaksanaan tata kelola terintegrasi bagi Bank yang merupakan perusahaan induk konglomerasi
keuangan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai penerapan tata kelola terintegrasi bagi
konglomerasi keuangan;
B. rencana perusahaan terbuka yang telah disetujui dalam rapat umum pemegang saham belum dilaksanakan dalam
jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal persetujuan rapat umum pemegang saham bagi Bank yang
merupakan perusahaan terbuka sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai penyelenggaraan
kegiatan di bidang pasar modal;
C. materi penanganan pengaduan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai pelindungan
konsumen dan masyarakat di sektor jasa keuangan;
D. laporan keberlanjutan sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai penerapan keuangan
berkelanjutan bagi lembaga jasa keuangan, emiten, dan perusahaan publik; dan/atau
E. laporan pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan mengenai tanggung jawab sosial dan lingkungan perseroan terbatas, termasuk tanggung jawab sosial
yang dilaksanakan oleh UUS bagi Bank yang memiliki UUS.
Dalam hal Bank telah menyajikan laporan lain huruf A) sampai dengan huruf E) di atas pada laporan tersendiri,
Bank dikecualikan untuk mengungkapkan laporan tersebut dalam Laporan Publikasi keuangan dan informasi
kinerja keuangan tahunan. Sebagai contoh, Bank menyajikan laporan keberlanjutan pada laporan tersendiri, maka
Bank tidak mengungkapkan laporan tersebut dalam Laporan Publikasi keuangan dan informasi kinerja keuangan
tahunan.
X. Informasi Tambahan bagi Bank yang merupakan Emiten atau Perusahaan Publik
Bank yang merupakan emiten atau perusahaan publik menambahkan ruang lingkup informasi sebagaimana diatur
dalam ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai bentuk dan isi laporan tahunan emiten atau perusahaan publik.
392 PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025
Page 395
Laporan
Keuangan
PT BANK MEGA Tbk Laporan Tahunan 2025 393
Page 396
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK Laporan Keuangan Financial Statements Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
Page 397
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
Halaman/
Daftar Isi Page Table of Contents
Surat Pernyataan Direksi Directors’ Statement Letter
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan Keuangan Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
Laporan Posisi Keuangan 1 Statements of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Statements of Profit or Loss and Other
3
Komprehensif Lain Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas 4 Statements of Changes in Equity
Laporan Arus Kas 5 Statements of Cash Flows
Catatan Atas Laporan Keuangan 7 Notes to the Financial Statements
Page 398
Page 399
Page 400
Page 401
Page 402
Page 403
Page 404
Page 405
Page 406
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
ASET ASSETS
Kas 4 872,657 873,509 Cash
Giro pada Bank Indonesia 5 8,040,206 7,525,245 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 6 Current accounts with other banks
Pihak berelasi 39 110 360 Related parties
Pihak ketiga 630,501 955,032 Third parties
630,611 955,392
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai (952) (2,186) Allowance for impairment losses
Giro pada bank lain - neto 629,659 953,206 Current account with other banks - net
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain 7 and other banks
Pihak berelasi 39 200,000 -- Related parties
Pihak ketiga 7,843,656 831,826 Third parties
8,043,656 831,826
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai (3,171) -- Allowance for impairment losses
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain - neto 8,040,485 831,826 and other banks - net
Efek-efek 8 Securities
Pihak berelasi 39 -- 198,832 Related parties
Pihak ketiga 40,335,916 49,304,778 Third parties
40,335,916 49,503,610
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai -- -- Allowance for impairment losses
Efek-efek - neto 40,335,916 49,503,610 Securites - neto
Efek-efek yang dibeli dengan janji Securities purchased under
dijual kembali 9 6,717,210 1,389,981 agreement to resell
Tagihan derivatif 10 Derivative receivables
Pihak berelasi 39 -- 2,101 Related parties
Pihak ketiga 44,389 46,633 Third parties
44,389 48,734
Kredit yang diberikan 11 Loans
Pihak berelasi 39 1,900,828 1,743,050 Related parties
Pihak ketiga 65,338,563 62,911,602 Third parties
67,239,391 64,654,652
Pendapatan bunga yang Unearned
ditangguhkan (8,857) (9,371) interest income
67,230,534 64,645,281
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai (804,800) (664,877) Allowance for impairment losses
Kredit yang diberikan - neto 66,425,734 63,980,404 Loans - net
Tagihan akseptasi 12 986 9,234 Acceptance receivables
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai (1) (12) Allowance for impairment losses
Tagihan akseptasi - neto 985 9,222 Acceptance receivables - net
Aset pajak tangguhan 21.f -- 105,542 Deferred tax assets
Aset tetap dan aset hak-guna 13 8,445,004 8,205,441 Fixed assets and right-of-use assets
Dikurangi: Less:
Akumulasi penyusutan (1,882,967) (2,131,428) Accumulated depreciation
Aset tetap dan Fixed assets
aset hak-guna - neto 6,562,037 6,074,013 and right-of-use assets - net
Aset lain-lain 14 Other assets
Pihak berelasi 39 7,665 15,681 Related parties
Pihak ketiga 3,151,101 3,604,521 Third parties
3,158,766 3,620,202
TOTAL ASET 140,828,044 134,915,494 TOTAL ASSETS
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes form an integral part of these
laporan keuangan secara keseluruhan financial statements taken as a whole
1
Page 407
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN (Lanjutan) STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION (Continued)
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 15 163,685 179,318 Obligations due immediately
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Giro 16 Current accounts
Pihak berelasi 39 334,931 387,246 Related parties
Pihak ketiga 12,140,492 9,995,402 Third parties
12,475,423 10,382,648
Tabungan 17 Saving deposits
Pihak berelasi 39 67,111 72,339 Related parties
Pihak ketiga 15,597,846 17,115,305 Third parties
15,664,957 17,187,644
Deposito berjangka 18 Time deposits
Pihak berelasi 39 952,077 622,090 Related parties
Pihak ketiga 75,038,491 63,476,915 Third parties
75,990,568 64,099,005
Simpanan dari bank lain 19 Deposits from other banks
Pihak berelasi 39 492,600 1,808,949 Related parties
Pihak ketiga 5,273,945 2,024,083 Third parties
5,766,545 3,833,032
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 20 repurchased agreements
Pihak berelasi 39 -- 236,275 Related parties
Pihak ketiga 993,223 12,710,913 Third parties
993,223 12,947,188
Liabilitas derivatif 10 Derivative payables
Pihak berelasi 39 6,767 -- Related parties
Pihak ketiga 106,319 121,059 Third parties
113,086 121,059
Utang pajak 21.a 167,808 222,064 Tax payable
Pinjaman yang diterima 22 3,534,000 3,987,600 Fund borrowings
Utang akseptasi 12.b 986 9,234 Acceptance payables
Liabilitas pajak tangguhan - neto 21.f 201,095 -- Deferred tax liabilities - net
Liabilitas imbalan Post-employment
pasca-kerja 36 294,958 296,414 benefits liability
Obligasi subordinasi 23 Subordinated bonds
Pihak berelasi 39 50,000 48,000 Related parties
Pihak ketiga -- 2,000 Third parties
50,000 50,000
Beban yang masih harus Accrued expenses
dibayar dan liabilitas lain-lain 24 and other liabilities
Pihak berelasi 39 2,306 1,912 Related parties
Pihak ketiga 333,046 416,175 Third parties
335,352 418,087
TOTAL LIABILITAS 115,751,686 113,733,293 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Modal saham - nilai nominal Share capital - par value Rp500
Rp500 (nilai penuh) per saham (full amount) per share
Modal dasar Authorized capital
- 27.000.000.000 saham - 27,000,000,000 shares
Modal ditempatkan dan disetor
penuh 11.740.923.365 saham Issued and fully paid-up capital
pada tanggal 31 Desember 2025 11,740,923,365 shares
dan 2024 25 5,870,462 5,870,462 in December 31, 2025 and 2024
Tambahan modal disetor 26 6,347,491 6,347,491 Additional paid-in capital
Penghasilan komprehensif lain - neto 8, 13, 21, 36 3,597,504 2,291,442 Other comprehensive income - net
Cadangan umum 27 1,841 1,786 General reserve
Saldo laba 9,259,060 6,671,020 Retained earnings
TOTAL EKUITAS 25,076,358 21,182,201 TOTAL EQUITY
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 140,828,044 134,915,494 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes form an integral part of these
laporan keuangan secara keseluruhan financial statements taken as a whole
2
Page 408
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
LAPORAN LABA RUGI DAN STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
PENDAPATAN DAN OPERATING INCOME AND
BEBAN OPERASIONAL EXPENSE
Pendapatan bunga 28, 39 10,197,196 10,289,306 Interest income
Beban bunga 29, 39 (5,268,586) (5,189,567) Interest expense
PENDAPATAN BUNGA - NETO 4,928,610 5,099,739 NET INTEREST INCOME
Pendapatan operasional lainnya Other operating income
Provisi dan komisi 30 1,667,138 1,696,891 Fees and commissions
Keuntungan penjualan efek-efek - neto 1,107,394 70,465 Gain on sale of securities - net
Keuntungan transaksi Gain on foreign exchange
mata uang asing - neto 5,992 36,466 transactions - net
Keuntungan (kerugian) perubahan nilai Gain (loss) from the changes in fair
wajar instrumen keuangan - neto (3,302) 3,202 value of financial instruments - net
Lain-lain 11,310 8,332 Others
TOTAL
PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA 2,788,532 1,815,356 TOTAL OTHER OPERATING INCOME
Beban operasional lainnya Other operating expenses
Provisi dan komisi 30 (18,516) (12,536) Fees and commissions
Beban cadangan kerugian Provision for impairment losses
penurunan nilai aset keuangan on financial assets and
dan aset non-keuangan - neto 31 (488,713) (216,464) non-financial assets - net
Beban umum dan administrasi 32 (1,851,824) (2,055,670) General and administrative expenses
Beban gaji dan tunjangan lainnya 33, 39 (1,318,299) (1,399,207) Salary expenses and other allowances
TOTAL BEBAN OPERASIONAL LAINNYA (3,677,352) (3,683,877) TOTAL OTHER OPERATING EXPENSES
PENDAPATAN OPERASIONAL - NETO 4,039,790 3,231,218 OPERATING INCOME - NET
Pendapatan non-operasional - neto 34 121,052 25,688 Non-operating income - Net
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK 4,160,842 3,256,906 INCOME BEFORE TAX EXPENSE
Beban pajak - neto 21.b (796,107) (625,852) Tax expense - net
LABA BERSIH 3,364,735 2,631,054 NET INCOME
Penghasilan komprehensif lain : Other comprehensive income:
Pos-pos yang tidak akan Items that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi: to profit or loss:
Pengukuran kembali liabilitas Remeasurement of post-
imbalan pasca-kerja - neto 36 (47,711) (50,745) employment benefits liability - net
Pos yang akan direklasifikasi Item that will be reclassified
ke laba rugi: to profit or loss:
Surplus revaluasi aset tetap - neto 13 607,540 -- Revaluation surplus of fixed assets - net
Perubahan nilai wajar efek-efek Changes in fair value of securities
yang diukur pada nilai wajar melalui measured at fair value through
penghasilan komprehensif lain - neto 8g 1,021,993 (696,131) other comprehensive income - net
TOTAL PENGHASILAN
KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE
TAHUN BERJALAN 4,946,557 1,884,178 INCOME FOR THE YEAR
LABA PER SAHAM BASIC EARNINGS
DASAR PER SHARE
(nilai penuh) 37 287 224 (full amount)
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes form an integral part of these
laporan keuangan secara keseluruhan financial statements taken as a whole
3
Page 409
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions Rupiah, unless otherwise stated)
Penghasilan Komprehensif Lain/Other Comprehensive Income
Keuntungan/
(kerugian) yang
belum direalisasi
atas perubahan
nilai wajar efek-efek
yang diukur pada
nilai wajar melalui
Pengukuran penghasilan
kembali atas komprehensif lain -
liabilitas Imbalan neto/
Modal Surplus pasca-kerja - Neto/ Unrealized gain/
ditempatkan dan Tambahan revaluasi Remeasurement (loss) on changes Total penghasilan
disetor penuh/ modal disetor/ Cadangan aset tetap - neto/ of post- in fair value komprehensif lain/
Issued Additional umum/ Saldo laba/ Revaluation employment through other Total other
Catatan/ and fully paid-in- General Retained surplus of benefits comprehensive comprehensive Total ekuitas/
Notes paid-up capital capital reserve earnings fixed assets - net liability - net income - net income Total equity
Saldo 31 Desember 2023 5,870,462 6,347,491 1,716 6,221,696 3,309,118 (136,781) 141,741 3,314,078 21,755,443 Balance as of December 31, 2023
Laba tahun berjalan 2024 -- -- -- 2,631,054 -- -- -- -- 2,631,054 Income for the year 2024
Pemindahan surplus aset tetap -- Transfer of revaluation surplus of fixed
ke saldo laba -- -- -- 275,760 (275,760) -- -- (275,760) -- assets to retained earnings
Pengukuran kembali atas liabilitas -- Remeasurement of post-employment
imbalan pascakerja - neto 36 -- -- -- -- -- (50,745) -- (50,745) (50,745) benefit liability - net
Kerugian dari perubahan nilai atas -- Unrealized loss on changes in fair
efek-efek yang diukur pada nilai wajar -- value of securities through
melalui penghasilan komprehensif lain - neto 8.g -- -- -- -- -- -- (696,131) (696,131) (696,131) other comprehensive income - net
Dividen tunai 27 -- -- -- (2,457,420) -- -- -- -- (2,457,420) Cash dividend
Pembentukan cadangan umum 27 -- -- 70 (70) -- -- -- -- -- Allocation for general reserve
Saldo 31 Desember 2024 5,870,462 6,347,491 1,786 6,671,020 3,033,358 (187,526) (554,390) 2,291,442 21,182,201 Balance as of December 31, 2024
Laba tahun berjalan 2025 -- -- -- 3,364,735 -- -- -- -- 3,364,735 Income for the year 2025
Pemindahan surplus aset tetap Transfer of revaluation surplus of fixed
ke saldo laba -- -- -- 275,760 (275,760) -- -- (275,760) -- assets to retained earnings
Surplus revaluasi aset tetap - neto 13 -- -- -- -- 607,540 -- -- 607,540 607,540 Revaluation surplus of fixed assets net
Pengukuran kembali atas liabilitas Remeasurement of post-employment
imbalan pascakerja - neto 36 -- -- -- -- -- (47,711) -- (47,711) (47,711) benefit liability - net of tax
Keuntungan dari perubahan nilai atas Unrealized gain on changes in fair
efek-efek yang diukur pada nilai wajar value of securities through
melalui penghasilan komprehensif lain - neto 8.g -- -- -- -- -- -- 1,021,993 1,021,993 1,021,993 other comprehensive income - net
Dividen tunai 27 -- -- -- (1,052,400) -- -- -- -- (1,052,400) Cash dividend
Pembentukan cadangan umum 27 -- -- 55 (55) -- -- -- -- -- Allocation for general reserve
Saldo 31 Desember 2025 5,870,462 6,347,491 1,841 9,259,060 3,365,138 (235,237) 467,603 3,597,504 25,076,358 Balance as of December 31, 2025
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes form an integral part of these
laporan keuangan secara keseluruhan financial statements taken as a whole
4
Page 410
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
LAPORAN ARUS KAS STATEMENTS OF CASH FLOWS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan bunga 10,190,709 10,092,211 Interest received
Penerimaan pendapatan provisi Fees and commissions
dan komisi - neto 1,648,622 1,684,355 income received - net
Penerimaan dari kredit yang Recovery from written
telah dihapus buku 247,360 262,082 off loans
Penerimaan dari penjualan Proceeds from sale of
agunan yang diambil alih 114,652 34,394 foreclosed assets
Penerimaan pendapatan Other operating income
operasional lainnya 11,310 8,332 received
Pembayaran bunga dan Payments of interest and other
beban pembiayaan lainnya (5,296,363) (5,198,609) financing charges
Pembayaran beban operasional lainnya (2,816,931) (3,103,068) Payments of other operating expenses
Pembayaran pajak penghasilan (841,437) (638,772) Payment of income tax
Pendapatan non-operasional - neto 5,194 25,817 Non-operating income - net
Kenaikan/penurunan dalam Increase/decrease in operating
aset dan liabilitas operasi: assets and liabilities:
Aset operasi: Operating assets:
Efek-efek 3,494,778 2,761,041 Securities
Efek-efek yang dibeli dengan janji Securities purchased under
dijual kembali (5,327,229) 5,825,460 agreement to resell
Kredit yang diberikan (3,175,313) 1,220,912 Loans
Aset lain-lain 375,826 166,282 Other assets
Liabilitas operasi: Operating liabilities:
Liabilitas segera (15,634) (116,861) Obligations due immediately
Simpanan dari nasabah: Deposits from customers:
Giro 2,092,775 256,923 Current accounts
Tabungan (1,522,501) 1,525,403 Saving deposits
Deposito berjangka 11,891,563 451,221 Time deposits
Simpanan dari bank lain 1,933,513 (39,564) Deposits from other banks
Efek-efek yang dijual dengan janji Securities sold under
dibeli kembali (11,953,965) 373,957 repurchased agreement
Beban yang masih harus dibayar Accrued expenses
dan liabilitas lain-lain (54,826) (128,482) and other liabilities
Kas neto yang diperoleh dari Net cash provided by
aktivitas operasi 1,002,103 15,463,034 operating activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Penerimaan dari penjualan aset Proceeds from
keuangan yang diukur pada nilai sale of financial
wajar melalui penghasilan assets at fair value through
komprehensif lain 30,315,402 4,097,463 other comprehensive income
Penerimaan dari penjualan aset tetap 13 1,952 1,275 Proceeds from sale of fixed assets
Pembayaran atas aset keuangan yang Payments for financial assets
diukur pada nilai wajar melalui at fair value through other
penghasilan komprehensif lain (22,019,757) (19,486,696) comprehensive income
Perolehan aset tetap Acquisition of fixed assets
dan aset hak-guna 13 (135,153) (189,108) and right-of-use assets
Pembayaran atas aset keuangan yang
yang diukur pada biaya perolehan Proceeds for financial assets
yang diamortisasi (250,000) -- at amortized cost
Kas neto yang (digunakan untuk)/ Net cash (used in)/
diperoleh dari aktivitas investasi 7,912,444 (15,577,066) provided by investing activities
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes form an integral part of these
laporan keuangan secara keseluruhan financial statements taken as a whole
5
Page 411
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
LAPORAN ARUS KAS (Lanjutan) STATEMENTS OF CASH FLOWS (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan pinjaman yang diterima 22 2,034,000 2,487,600 Proceeds from fund borrowings
Pembayaran pinjaman yang diterima 22 (2,487,600) (1,409,228) Payments of fund borrowings
Pembayaran liabilitas sewa (7,389) (479) Payment of lease liabilities
Pembayaran dividen tunai 27 (1,052,400) (2,457,420) Payments of cash dividends
Kas neto yang digunakan untuk Net cash used in
aktivitas pendanaan (1,513,389) (1,379,527) financing activities
KENAIKAN (PENURUNAN) NETO KAS NET INCREASE (DECREASE) IN CASH
DAN SETARA KAS 7,401,158 (1,493,559) AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
AWAL TAHUN 10,185,972 11,679,531 AT BEGINNING OF THE YEAR
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS,
AKHIR TAHUN 17,587,130 10,185,972 AT THE END OF THE YEAR
Kas dan setara kas terdiri dari: Cash and cash equivalents consist of:
Kas 4 872,657 873,509 Cash
Current account with
Giro pada Bank Indonesia 5 8,040,206 7,525,245 Bank Indonesia
Giro pada bank lain 6 630,611 955,392 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank lain - jangka waktu jatuh Placements with Bank Indonesia
tempo 3 bulan atau kurang sejak and other banks - maturing within
tanggal perolehan 7 8,043,656 831,826 3 months since acquisition date
Total kas dan setara kas 17,587,130 10,185,972 Total cash and cash equivalents
*)Tambahan informasi arus kas disajikan pada catatan 48 *)Additional information of cash flow presented in note 48
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes form an integral part of these
laporan keuangan secara keseluruhan financial statements taken as a whole
6
Page 412
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
1. Umum 1. General
1.a. Pendirian Bank dan Informasi Umum 1.a. Establishment of the Bank and General
Information
PT Bank Mega Tbk didirikan di negara PT Bank Mega Tbk was established in the
Republik Indonesia dengan nama PT Bank Republic of Indonesia under the business
Karman berdasarkan akta pendirian No. 32 name of PT Bank Karman based on Notarial
tanggal 15 April 1969 yang kemudian diubah Deed No. 32 dated April 15, 1969 which was
dengan akta tanggal 26 November 1969 No. amended by Notarial Deed No. 47 dated
47, kedua akta tersebut dibuat di hadapan Mr. November 26, 1969, both deeds were effected
Oe Siang Djie, notaris di Surabaya. Akta by Mr. Oe Siang Djie, notary in Surabaya. The
pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman deed of establishment was approved by the
Republik Indonesia dalam Surat Keputusan Minister of Justice of the Republic of Indonesia
No. J.A 5/8/1 tanggal 16 Januari 1970 dan in its Decision Letter No. J.A 5/8/1 dated
telah diumumkan dalam Tambahan No. 55 January 16, 1970 and was published in
pada Berita Negara Republik Indonesia No. 13. Supplement No. 55 to the State Gazette of the
Anggaran dasar Bank telah mengalami Republic of Indonesia No. 13. The articles of
beberapa kali perubahan, perubahan terakhir association have been amended several times,
dilakukan dengan Akta Notaris Dharma with the latest amendment effected by Notarial
Akhyuzi, S.H., No. 08 tanggal 10 Maret 2023 Deed No. 08 of Dharma Akhyuzi, S.H., dated
mengenai perubahan modal ditempatkan dan March 10, 2023, regarding changes in issued
disetor. Perubahan tersebut telah diterima dan and paid-up capital. The amendment has been
dicatat oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi accepted and recorded by the Minister of Law
Manusia Republik Indonesia dalam Surat and Human Rights of the Republic of
Keputusan No. AHU-0015234.AH.01.02 Indonesia in Decree No. AHU-
tanggal 10 Maret 2023. 0015234.AH.01.02, dated March 10, 2023.
Bank mulai beroperasi secara komersial sejak The Bank started its commercial operations in
tahun 1969 di Surabaya. Pada tahun 1992 1969 in Surabaya. In 1992, the Bank changed
nama Bank berubah menjadi PT Mega Bank its name to PT Mega Bank and on January 17,
dan pada tanggal 17 Januari 2000 berubah 2000 was changed to PT Bank Mega Tbk.
menjadi PT Bank Mega Tbk.
PT Mega Corpora adalah entitas induk dari PT Mega Corpora is the parent entity of the
Bank. Entitas induk terakhir Bank adalah Bank. The ultimate holding entity of the Bank is
CT Corpora. CT Corpora.
Sesuai dengan Pasal 3 anggaran dasar Bank, According to Article 3 of the Bank’s articles of
ruang lingkup kegiatan usaha Bank adalah association, the Bank is engaged in general
menjalankan kegiatan umum perbankan. Bank banking activities. The Bank was granted with
memperoleh izin usaha sebagai bank umum the license to conduct general banking
berdasarkan Surat keputusan Menteri activities based on the decision letter of the
Keuangan Republik Indonesia No. D.15.6.5.48 Minister of Finance of the Republic of
tanggal 14 Agustus 1969. Pada tanggal Indonesia No. D.15.6.5.48 dated August 14,
2 Agustus 2000, Bank memperoleh izin untuk 1969. On August 2, 2000, the Bank was
menyelenggarakan kegiatan usaha sebagai granted with the license to conduct custodian
wali amanat dari Badan Pengawas Pasar activities by the Capital Market and Financial
Modal - Lembaga Keuangan (“BAPEPAM-LK”). Institution Supervisory Agency ("BAPEPAM-
Bank juga memperoleh izin untuk menjalankan LK"). The Bank was also granted with the
aktivitas sebagai bank devisa berdasarkan license to conduct foreign exchange activities
surat keputusan Deputi Gubernur Senior Bank based on the decision letter of Senior Deputy
Indonesia No. 3/1/KEP/DGS/2001 tanggal Governor of Bank Indonesia No.
31 Januari 2001. 3/1/KEP/DGS/2001 dated January 31, 2001.
Kantor Pusat Bank berlokasi di Menara Bank The Bank’s Head Office is located at Menara
Mega, JI. Kapten Tendean 12-14A, Jakarta. Bank Mega, Jl. Kapten Tendean 12-14A,
Bank memiliki kantor sebagai berikut (tidak Jakarta. The Bank has the following offices
diaudit): (unaudited):
7
Page 413
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
2025 2024
Kantor Wilayah 8 8 Regional Offices
Kantor Fungsional -- 2 Functional Offices
Kantor Cabang 55 55 Branches
Kantor Cabang Pembantu 300 306 Sub-branches
1.b. Penawaran Umum Saham Bank dan 1.b. The Bank’s Public Offerings and Increase
Penambahannya of Share Capital
Sesuai dengan Keputusan Rapat Umum Based on the decision of Extraordinary
Pemegang Saham Luar Biasa yang General Meeting of Shareholders held on
diselenggarakan pada tanggal 17 Januari 2000 January 17, 2000, which was notarized under
yang diaktakan dengan Akta Notaris Imas Notarial Deed No. 9 of lmas Fatimah, S.H., the
Fatimah, S.H., No 9. Bank telah melakukan Bank conducted an initial public offering of its
penawaran umum saham perdana kepada 112,500,000 shares with par value of Rp500
masyarakat sebanyak 112.500.000 saham (full amount) per share at offering price of
dengan nilai nominal Rp500 (nilai penuh) per Rp1,200 (full amount) per share. On March 15,
saham dan harga penawaran Rp1.200 (nilai 2000, in accordance with the letter from the
penuh) per saham. Pada tanggal 15 Maret chairman of BAPEPAM-LK No. S-
2000 sesuai dengan surat ketua BAPEPAM-LK 493/PM/2000, the Bank’s Registration
No. S-493/PM/2000, Pernyataan Pendaftaran Statement for the initial public offering became
Bank untuk menerbitkan saham kepada effective and on April 17, 2000, the shares
masyarakat di Indonesia menjadi efektif dan were listed and traded in the Indonesia Stock
pada tanggal 17 April 2000, saham-saham Exchange.
yang ditawarkan tersebut dicatat dan
diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Sesuai dengan Keputusan Rapat Umum Based on the decision of Extraordinary
Pemegang Saham Luar Biasa yang General Meeting of Shareholder held on
diselenggarakan pada tanggal 29 Maret 2001, March 29, 2001, which was notarized under
yang diaktakan dengan Akta Notaris Imas Notarial Deed No. 21 of lmas Fatimah, S.H.,
Fatimah, S.H., No. 21, Bank telah membagikan the Bank declared bonus shares of Rp69,526
saham bonus sebesar Rp69.526 dengan by issuing 139,052,000 bonus shares at par
menerbitkan sejumlah 139.052.000 saham value of Rp500 (full amount) per share which
bonus dengan nilai nominal Rp500 (nilai came from additional paid-in capital and
penuh) per saham yang berasal dari tambahan declared stock dividends of Rp63,785 or
modal disetor - agio saham dan membagikan 56,698,000 shares which came from retained
dividen saham sebesar Rp63.785 atau earnings using the closing price of the Bank’s
sejumlah 56.698.000 saham yang berasal dari shares published by the Indonesian Stock
saldo laba dengan menggunakan harga Exchange on March 28, 2001, at Rp1,125 (full
penutupan saham Bank di Bursa Efek amount) per share. Accordingly, the issued
Indonesia tanggal 28 Maret 2001 yaitu sebesar and fully paid-up capital of the Bank increased
Rp1.125 (nilai penuh) per saham. Dengan to Rp379,125 which represent 758,250,000
demikian, modal saham ditempatkan dan shares.
disetor penuh meningkat menjadi Rp379.125
yang terdiri dari 758.250.000 saham.
Sesuai dengan Keputusan Rapat Umum Based on the Decision of Extraordinary
Pemegang Saham Luar Biasa yang General Meeting of Shareholders held on
diselenggarakan pada tanggal 22 Mei 2002 May 22, 2002, which was notarized under
yang diaktakan dengan Akta Notaris Imas Notarial Deed No. 33 of Imas Fatimah, S.H.,
Fatimah, S.H., No. 33, Bank telah melakukan the Bank offered Limited Public Offering I with
Penawaran Umum Terbatas I dengan Hak Pre-emptive Rights of 181,980,000 shares at
Memesan Efek Terlebih Dahulu seluruhnya par value of Rp500 (full amount) per share at
181.980.000 saham dengan nilai nominal offering price of Rp1,100 (full amount) per
Rp500 (nilai penuh) per saham dan harga share.
penawaran sebesar Rp1.100 (nilai penuh) per
saham.
8
Page 414
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Dengan Penawaran Umum Terbatas ini, modal With this Limited Public Offering, the issued
saham ditempatkan dan disetor penuh menjadi and fully paid-up share capital of the Bank
sebesar Rp470.115 yang terdiri dari became Rp470,115 representing 940,230,000
940.230.000 saham. Penawaran Umum shares. The Limited Public Offering I with Pre-
Terbatas I dengan Hak Memesan Efek Terlebih emptive Rights became effective through the
Dahulu tersebut telah memperoleh pernyataan chairman of BAPEPAM-LK’s letter No. S-
efektif dari ketua BAPEPAM-LK pada tanggal 1023/PM/2002 dated May 20, 2002.
20 Mei 2002 melalui surat No.S-1023/PM/2002.
Sesuai dengan Keputusan Rapat Umum Based on the Decision of Extraordinary
Pemegang Saham Luar Biasa yang General Meeting of Shareholders held on
diselenggarakan pada tanggal 10 Maret 2005 March 10, 2005, which was notarized under
yang diaktakan dengan Akta Notaris Imas Notarial Deed No. 22 of Imas Fatimah, S.H.,
Fatimah, S.H., No. 22, Bank telah membagikan the Bank declared bonus shares of Rp141,034
saham bonus sebesar Rp141.034 dengan by issuing 282,068,998 bonus shares at par
menerbitkan sejumlah 282.068.998 saham value of Rp500 (full amount) per share, which
bonus dengan nilai nominal Rp500 (nilai came from additional paid-in capital and
penuh) per saham yang berasal dari tambahan declared stock dividends of Rp477,260
modal disetor - agio saham dan membagikan representing 203,089,644 shares, which came
dividen saham sebesar Rp477.260 atau from retained earnings using the closing price
sejumlah 203.089.644 saham yang berasal dari published by the Indonesian Stock Exchange
saldo laba dengan menggunakan harga on March 9, 2005, at Rp2,350 (full amount) per
penutupan saham Bank di Bursa Efek share. Accordingly, the issued and fully paid-in
Indonesia tanggal 9 Maret 2005 yaitu sebesar share capital increased to Rp712,694 which
Rp2.350 (nilai penuh) per saham. Dengan represent 1,425,388,642 shares.
demikian, modal saham ditempatkan dan
disetor penuh meningkat menjadi Rp712.694
yang terdiri dari 1.425.388.642 saham.
Sesuai dengan Keputusan Rapat Umum Based on the Decision of Extraordinary
Pemegang Saham Luar Biasa yang General Meeting of Shareholders held on
diselenggarakan pada tanggal 24 Maret 2006 March 24, 2006, as notarized under Notarial
yang diaktakan dengan Akta Notaris Imas Deed No. 98 of Imas Fatimah, S.H., it is
Fatimah, S.H., No. 98, disetujui untuk resolved to offer Limited Public Offering Il with
melakukan Penawaran Umum Terbatas II Pre-emptive Rights representing 200,054,546
dengan Hak Memesan Efek Terlebih dahulu shares at par value of Rp500 (full amount) per
sejumlah 200.054.546 saham dengan nilai share at offering price of Rp2,500 (full amount)
nominal Rp500 (nilai penuh) per saham dengan per share. With this Limited Public Offering II,
harga penawaran sebesar Rp2.500 (nilai the issued and fully paid-in share capital of the
penuh) per saham. Dengan Penerbitan Umum Bank became Rp812,722 which represent
Terbatas II ini, modal saham ditempatkan dan 1,625,443,188 shares.
disetor penuh menjadi sebesar Rp812.722
yang terdiri dari 1.625.443.188 saham.
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham The decision of Annual General Meeting of
Tahunan yang diselenggarakan pada tanggal Shareholders held on May 20, 2009 as
20 Mei 2009 yang diaktakan dengan Akta notarized under Notarial Deed No. 49 on the
Notaris Imas Fatimah, S.H., No. 49 pada same date by lmas Fatimah, S.H., declared
tanggal yang sama, menyetujui pembagian bonus shares at a maximum of 1,555,781,337
saham bonus sebanyak-banyaknya shares which came from additional paid-in
1.555.781.337 saham yang berasal dari capital amounted to Rp777,890 which was
kapitalisasi agio saham sebesar Rp777.890 distributed proportionaly to the listed
yang dibagikan kepada para pemegang saham shareholders (Recording Date) with a ratio of
secara proporsional dengan ketentuan saham 67 new shares with par value of Rp500 (full
bonus akan dibagikan kepada pemegang amount) per share for every 70 shares owned
saham yang tercatat pada daftar pemegang by each shareholder, provided that any
saham yang berhak (Recording Date) dengan remaining fractional shares due to the division
9
Page 415
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
rasio setiap pemegang 70 saham berhak based on the ratio are returned to the Bank.
mendapatkan 67 saham baru dengan harga With the declaration of these bonus shares, the
sebesar nilai nominal yaitu Rp500 (nilai penuh) issued and fully paid-in share capital of the
setiap saham dengan ketentuan apabila Bank became Rp1,590,612 which represent
terdapat sisa pecahan saham akibat 3,181,224,188 shares.
pembagian berdasarkan rasio tersebut maka
sisa pecahan tersebut dikembalikan kepada
Bank. Dengan pembagian saham bonus ini,
modal saham ditempatkan dan disetor penuh
menjadi sebesar Rp1.590.612 yang terdiri dari
3.181.224.188 saham.
Pendaftaran Umum Terbatas II dengan Hak The Limited Public Offering II with Pre-emptive
Memesan Efek Terlebih Dahulu tersebut telah Rights became effective through the chairman
memperoleh pernyataan efektif dari ketua of BAPEPAM-LK letter No. S-702/PM/2006
BAPEPAM-LK pada tanggal 23 Maret 2006 dated March 23, 2006. According to the
melaIui surat No. S-702/PM/2006. Sehubungan decision of Extraordinary General Meeting of
dengan hasil keputusan Rapat Umum Shareholders held on June 5, 2008, which was
Pemegang Saham Luar Biasa pada tanggal notarized under Notarial Deed No. 03 on the
5 Juni 2008, sebagaimana dinyatakan dalam same date by Imas Fatimah, S.H., the
Akta Notaris Imas Fatimah, S.H., No. 03 pada shareholders approved, among others, the
tanggal yang sama, pemegang saham Bank increase of the Banks authorized share capital
telah menyetujui antara lain peningkatan modal from Rp900,000 representing 1,800,000,000
dasar Bank dari Rp900.000 terdiri dari shares to Rp3,200,000 representing
1.800.000.000 saham menjadi Rp3.200.000 6,400,000,000 shares. The amendment of the
terdiri dari 6.400.000.000 saham. Perubahan Banks articles of association was received and
anggaran dasar tersebut telah diterima dan registered by the Minister of Law and Human
dicatat oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Right of the Republic of Indonesia in its
Manusia Republik Indonesia dalam Surat Decision Letter No. AHU-45346.AH.01.02 Year
Keputusan No. AHU-45346.AH.01.02 tanggal 2008 dated July 28, 2008. This amendment
28 Juli 2008. Perubahan ini juga telah was also registered under the Corporate
didaftarkan dalam Daftar Perusahaan dengan Registration under No. AHU-
No. AHU-0064063.AH.01.09 tanggal 28 Juli 0064063.AH.01.09 Year 2008 dated July 28,
2008. 2008.
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham The decision of Annual General Meeting of
Tahunan yang diselenggarakan pada tanggal Shareholders held on May 12, 2011 as
12 Mei 2011 yang diaktakan dengan Akta notarized under Notarial Deed No. 02 on the
Notaris Dharma Akhyuzi, S.H., No. 02 pada same date by Dharma Akhyuzi, S.H., declared
tanggal yang sama, menyetujui pembagian the issuance of 464,731,862 stock dividends
dividen saham sebanyak 464.731.862 saham which came from retained earnings at an
yang berasal dari saldo laba maksimum amount not to exceed Rp1,603,325 with par
sebesar Rp1.603.325 dengan harga sebesar value of Rp500 (full amount) per share,
nilai nominal yaitu Rp500 (nilai penuh) setiap provided that any remaining fractional shares
saham, dengan ketentuan apabila terdapat sisa are returned to the Bank. With the declaration
pecahan saham akibat pembagian berdasarkan of these stock dividends, the issued and fully
rasio tersebut maka sisa pecahan tersebut paid-in share capital of the Bank became
dikembalikan kepada Bank. Dengan Rp1,822,978 which represent 3,645,956,050
pembagian dividen saham ini, modal saham shares.
ditempatkan dan disetor penuh menjadi
sebesar Rp1.822.978 yang terdiri dari
3.645.956.050 saham.
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham The decision of Annual General Meeting of
Tahunan yang diselenggarakan pada tanggal Shareholders held on April 17, 2013, as
17 April 2013 yang diaktakan dengan Akta notarized under Notarial Deed No. 08 on the
Notaris Dharma Akhyuzi, S.H., No. 08 pada same date by Dharma Akhyuzi, S.H., declared
tanggal yang sama, menyetujui pembagian the issuance of 167,713,978 stock dividends
10
Page 416
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
dividen saham sebanyak 167.713.978 saham which came from retained earnings at an
yang berasal dari saldo laba maksimum amount not to exceed Rp684,568 with par
sebesar Rp684.568 dengan harga sebesar nilai value of Rp500 (full amount) per share,
nominal yaitu Rp500 (nilai penuh) setiap provided that any remaining fractional shares
saham, dengan ketentuan apabila terdapat sisa are returned to the Bank.
pecahan saham akibat pembagian berdasarkan
rasio tersebut maka sisa pecahan tersebut
dikembalikan kepada Bank.
Sesuai dengan Keputusan Rapat Umum Based on the Decision of Extraordinary
Pemegang Saham Luar Biasa yang General Meeting of Shareholders held on
diselenggarakan pada tanggal 17 April 2013, April 17, 2013 as notarized under notarial deed
yang diaktakan dengan Akta Notaris Dharma No. 09 on the same date by Dharma Akhyuzi,
Akhyuzi, S.H., No. 09 pada tanggal yang sama, S.H., the Bank declared bonus shares at a
Bank telah membagikan saham bonus maximum of 2,741,758,949 shares which
maksimum sebanyak 2.741.758.949 saham came from additional paid-in capital maximum
yang berasal dari tambahan modal disetor amounted to Rp1,370,959 which was
maksimum sebesar Rp1.370.959 yang distributed proportionaly to the shareholders
dibagikan kepada para pemegang saham with a ratio of 376 bonus shares with par value
secara proporsional dengan rasio pembagian of Rp500 (full amount) per share for every 500
setiap pemegang 500 saham memperoleh 376 shares owned by each shareholder, and
saham bonus dengan harga sebesar nilai declared stock dividends at a maximum of
nominal yaitu Rp500 (nilai penuh) per saham 408,347,077 stock dividends which came from
dan membagikan dividen saham maksimum retained earnings with a ratio for every 500
sebanyak 408.347.077 dividen saham yang shares owned by each shareholder received
berasal dari saldo laba dengan rasio 56 shares which was distributed proportionally
pembagian setiap pemegang 500 saham at an amount not to exceed Rp1,664,849 using
memperoleh 56 saham yang dibagikan secara the closing price of the Bank’s shares
proporsional maksimum sebesar Rp1.664.849 published by the Indonesia Stock Exchange on
dengan menggunakan harga penutupan saham April 16, 2013 at Rp4,050 (full amount) per
Bank di Bursa Efek Indonesia tanggal 16 April share, provided that any remaining fractional
2013 yaitu sebesar Rp4.050 (nilai penuh) per shares are returned to the Bank. With the
saham, dengan ketentuan apabila terdapat sisa declaration of these bonus shares and stock
pecahan saham akibat pembagian berdasarkan dividends, the issued and fully paid-in share
rasio tersebut maka sisa pecahan tersebut capital of the Bank became Rp3,481,888 which
dikembalikan kepada Bank. Dengan represent 6,963,775,206 shares.
pembagian saham bonus dan dividen saham
ini, modal saham ditempatkan dan disetor
penuh menjadi sebesar Rp3.481.888 yang
terdiri dari 6.963.775.206 saham.
Sesuai dengan Keputusan Rapat Umum Based on the Decision of the Annual General
Pemegang Saham Tahunan yang Meeting of Shareholders held on February 25,
diselenggarakan pada tanggal 25 Februari 2022, which was notarized under Notarial
2022, yang diaktakan dengan akta notaris Deed No. 09 of Dharma Akhyuzi, S.H., on the
Dharma Akhyuzi, S.H., No. 09 pada tanggal same date, the Bank declared bonus shares of
yang sama, Bank telah membagikan saham Rp2,043,868 by issuing 4,087,736,045 bonus
bonus sebanyak 4.087.736.045 saham pada shares at par value of Rp500 (full amount) per
harga sebesar nilai nominal yaitu Rp500 (nilai share, which came from the additional paid-up
penuh) setiap saham, yang berasal dari capital which were distributed to shareholders
tambahan modal disetor sebesar Rp2.043.868 in proportion to the distribution ratio for each
yang dibagikan kepada para pemegang saham holder of 1,000 shares receiving 587 bonus
secara proporsional dengan rasio pembagian shares and declared stock dividends of
setiap pemegang 1.000 saham memperoleh 689,413,745 shares which came from the
587 saham bonus dengan harga sebesar nilai retained earnings with a distribution ratio for
nominal yaitu Rp500 (nilai penuh) per saham each holder of 1,000 shares obtaining 99
dan membagikan dividen saham sebanyak shares distributed proportionally in the amount
11
Page 417
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
689.413.745 saham yang berasal dari of Rp6,687,304 using the closing price of the
kapitalisasi saldo laba dengan rasio pembagian Bank's shares on the Indonesia Stock
setiap pemegang 1.000 saham memperoleh 99 Exchange dated March 11, 2022, at Rp9,700
saham yang dibagikan secara proporsional (full amount) per share, provided that any
sebesar Rp6.687.304 dengan menggunakan remaining fractional shares are returned to the
harga penutupan saham Bank di Bursa Efek Bank. With the declaration of these bonus
Indonesia tanggal 11 Maret 2022 yaitu Rp9.700 shares and stock dividends, the issued and
(nilai penuh) per saham, dengan ketentuan fully paid-in share capital of the Bank became
apabila terdapat sisa pecahan saham akibat Rp5,870,462 which represent 11,740,923,365
pembagian berdasarkan rasio tersebut maka shares.
sisa pecahan tersebut dikembalikan kepada
Bank. Dengan pembagian saham bonus dan
dividen saham ini, modal saham ditempatkan
dan disetor penuh menjadi sebesar
Rp5.870.462 yang terdiri dari 11.740.923.365
saham.
1.c. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan 1.c. Boards of Commissioners, Directors, Audit
Karyawan Committee and Employees
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Bank The composition of the Bank’s Boards of
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Commissioners and Directors as of
adalah sebagai berikut: December 31, 2025 and 2024 are as follows:
2025 2024
Dewan Komisaris: Board of Commisioners:
Komisaris Utama Chairul Tanjung Chairul Tanjung President Commissioner
Komisaris Independen Achjadi Ranuwisastra Achjadi Ranuwisastra Independent Commissioner
Komisaris Independen Lambock V Nahattands Lambock V Nahattands Independent Commissioner
Komisaris Independen Hizbullah Hizbullah Independent Commissioner
Direksi: Board of Directors:
Direktur Utama Kostaman Thayib Kostaman Thayib President Director
Wakil Direktur Utama Indivara Erni Indivara Erni Deputy President Director
Wakil Direktur Utama -- Lay Diza Larentie*) Deputy President Director
Direktur Kredit -- Madi D Lazuardi Loan Director
Direktur Treasuri dan Treasury and International
International Banking Martin Mulwanto Martin Mulwanto Banking Director
Direktur Kepatuhan dan Compliance and Human Capital
Sumber Daya Manusia Yuni Lastianto Yuni Lastianto Director
Direktur Operasi -- C. Guntur Triyudianto*) Operational Director
Direktur Teknologi Informasi -- Y. B Hariantono Information Technology Director
Direktur Wholesale Banking **) Madi D Lazuardi -- Wholesale Banking Director **)
Direktur Operasi dan Operations and
Teknologi Informasi***) Y. B Hariantono -- Information Technology Director ***)
Direktur Retail Banking **) Heriwan Gazali*) -- Retail Banking Director **)
*) Pengunduran diri Lay Diza Larentie sebagai Wakil *) The resignation of Mrs. Lay Diza Larentie from her
Direktur Utama dan C. Guntur Triyudianto serta position as Vice President Director and Mr. C. Guntur
pengangkatan Heriwan Gazali sebagai Direktur Retail Triyudianto as well as the appointment of Heriwan
Banking telah disetujui melalui Akta Notaris Dharma Gazali as Retail Banking Director has been formally
Akhyuzi, S.H. No.11 tanggal 27 Maret 2025 mengenai approved pursuant to Notarial Deed No. 11 dated
Pernyataan Keputusan Rapat. March 27, 2025, by Dharma Akhyuzi, S.H., regarding
the Statement of Meeting Resolutions.
**) Pada tahun 2025, Direktur Wholesale Banking dan **) In 2025, Wholesale Banking Director and Retail
Direktur Retail Banking merupakan pemisahan struktur Banking Director roles are separate positions form
dari Direktur Kredit. Loan Director.
***) Pada tahun 2025, Direktur Operasi dan Teknologi ***) In 2025, The Operations and Information Technology
Informasi merupakan penggabungan struktur dari Director role was formed by merging the Operations
Direktur Operasi dan Direktur Teknologi Informasi. Director and Information Technology Director roles.
Susunan Komite Audit Bank pada tanggal The composition of the Bank’s Audit
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai Committee as of December 31, 2025 and 2024
berikut: is as follows:
12
Page 418
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
2025 2024
Ketua Hizbullah Hizbullah Chairman
Anggota Purwo Junianto Purwo Junianto Member
Anggota Ivan Purnama Sanoesi Ivan Purnama Sanoesi Member
Pembentukan Komite Audit Bank telah The establishment of Bank’s Audit Committee
dilakukan sesuai dengan Peraturan Otoritas has complied with Financial Services Authority
Jasa Keuangan No. 55/POJK.04/2015 tanggal Regulation No. 55/POJK.04/2015 dated
29 Desember 2015. December 29, 2015.
Dewan Komisaris dan Direksi pada tanggal The Boards of Commissioners and Directors
31 Desember 2025 ditentukan berdasarkan as of December 31, 2025 were appointed
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan based on the decision of Annual General
pada tanggal 27 Maret 2025, yang berita Meeting of Shareholders held on March 27,
acaranya telah diaktakan dengan akta notaris 2025, the minutes of which were notarized
No. 10, Dharma Akhyuzi, S.H., pada tanggal through Notarial Deed No. 10 of Dharma
yang sama. Akhyuzi, S.H., on the same date.
Dewan Komisaris dan Direksi pada tanggal The Boards of Commissioners and Directors
31 Desember 2024 ditentukan berdasarkan as of December 31, 2024 were appointed
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan based on the decision of Annual General
pada tanggal 1 Maret 2024, yang berita Meeting of Shareholders held on March 1,
acaranya telah diaktakan dengan akta notaris 2024, the minutes of which were notarized
No. 07, Dharma Akhyuzi, S.H., pada tanggal through Notarial Deed No. 01 of Dharma
yang sama. Akhyuzi, S.H., on the same date.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the Bank
Bank memiliki karyawan tetap masing-masing has 3,847 and 4,271 permanent employees
3.847 dan 4.271 orang (tidak diaudit). (unaudited), respectively.
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
Kebijakan akuntansi material yang diterapkan The material accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: are set out below:
Pernyataan Kepatuhan Statement of Compliance
Laporan keuangan Bank telah disusun dan The Bank’s financial statements were prepared
disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi and presented in accordance with Indonesian
Keuangan di Indonesia yang meliputi Financial Accounting Standards which include
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan the Statement of Financial Accounting
(PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Standards (PSAK) and Interpretation of
Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Financial Accounting Standards (ISAK) issued
Standar Akuntansi Keuangan–Ikatan Akuntan by the Financial Accounting Standard
Indonesia (DSAK–IAI), serta peraturan Pasar Board–Indonesian Institute of Accountant
Modal yang berlaku antara lain Peraturan (DSAK–IAI), and regulations in the Capital
Otoritas Jasa Keuangan/Badan Pengawas Market include Regulations of Financial
Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Sevices Authority/Capital Market and
(OJK/Bapepam-LK) No. VIII.G.7 tentang Supervisory Board and Financial Institution
pedoman penyajian laporan keuangan, (OJK/Bapepam-LK) No. VIII.G.7 regarding
keputusan Ketua Bapepam-LK guidelines for the presentation of financial
No. KEP-347/BL/2012 tentang penyajian dan statements, decree of Chairman of Bapepam-
pengungkapan laporan keuangan emiten atau LK No. KEP-347/BL/2012 regarding
perusahaan publik. presentation and disclosure of financial
statements of the issuer or public company.
13
Page 419
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
2.a. Dasar penyusunan laporan keuangan 2.a. Basis for preparation of the financial
statements
Laporan keuangan disusun berdasarkan harga The financial statements have been prepared
perolehan, kecuali untuk aset keuangan yang under the historical cost principle except for
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan financial assets at fair value through
komprehensif lain dan aset dan liabilitas comprehensive income, financial assets and
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui liabilities measured at fair value through profit
laba rugi dan seluruh instrumen derivatif yang and loss and all of the derivative instruments
diukur berdasarkan nilai wajar dan aset tanah measured at fair value and land and building
dan gedung yang diukur pada nilai wajar sejak assets measured at fair value since
31 Desember 2015. Laporan keuangan disusun December 31, 2015. The financial statements
berdasarkan prinsip akuntansi berbasis akrual, have been prepared based on accrual
kecuali laporan arus kas. principle, excluding the statement of cash
flows.
Laporan arus kas disusun dengan The statements of cash flows were prepared
menggunakan metode langsung dengan based on the direct method with cash flows
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas classified into cash flows from operating,
operasi, investasi dan pendanaan. Untuk tujuan investing and financing activities. For the
laporan arus kas, kas dan setara kas purpose of the statements of cash flows, cash
mencakup kas, giro pada Bank Indonesia dan and cash equivalents include cash, current
giro pada bank lain, penempatan pada Bank accounts with Bank Indonesia and other
Indonesia dan bank lain, Sertifikat Bank banks, placements with Bank Indonesia and
Indonesia dan Sertifikat Deposito Bank other banks, Certificates of Bank Indonesia
Indonesia yang jatuh tempo dalam 3 (tiga) and Deposits Certificates of Bank Indonesia
bulan sejak tanggal perolehan, sepanjang tidak maturing within 3 (three) months or less from
digunakan sebagai jaminan untuk pinjaman the acquisition date as long as they are not
serta tidak dibatasi penggunaannya. being pledged as collateral for borrowing nor
restricted.
Pos-pos dalam penghasilan komprehensif The items under other comprehensive income
lainnya disajikan terpisah antara akun-akun are presented separately between items to be
yang akan direklasifikasikan ke laba rugi dan reclassified to profit or loss and those items not
akun-akun yang tidak akan direklasifikasikan ke to be reclassified to profit or loss.
laba rugi.
Dalam penyusunan laporan keuangan sesuai The preparation of financial statements in
dengan Standar Akuntansi Keuangan di conformity with Financial Accounting
Indonesia, dibutuhkan estimasi dan asumsi Standards in Indonesia requires the use of
yang mempengaruhi: estimates and assumptions that affect:
• Nilai aset dan liabilitas dilaporkan, dan • The reported amounts of assets and
pengungkapan atas aset dan liabilitas liabilities and disclosure of contingent
kontinjensi pada tanggal laporan keuangan, assets and liabilities at the date of the
financial statements,
• Jumlah pendapatan dan beban selama • The reported amounts of revenues and
periode pelaporan. expenses during the reporting period.
Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan Although these estimates are based on
pengetahuan terbaik manajemen atas kejadian management’s best knowledge of current
dan tindakan saat ini, hasil yang timbul events and activities, actual results may differ
mungkin berbeda dengan jumlah yang from those estimates.
diestimasi semula.
14
Page 420
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Estimasi-estimasi dan asumsi-asumsi yang Estimates and underlying assumptions are
digunakan ditelaah secara berkesinambungan. reviewed on an ongoing basis. Revisions to
Revisi atas estimasi akuntansi diakui pada accounting estimates are recognized in the
periode dimana estimasi tersebut direvisi dan period in which the estimate is revised and in
periode yang akan datang yang dipengaruhi any future periods affected.
oleh revisi estimasi tersebut.
Secara khusus, informasi mengenai hal-hal In particular, information about significant
penting yang terkait dengan ketidakpastian areas of estimation uncertainty and critical
estimasi dan pertimbangan-pertimbangan judgments in applying accounting policies that
penting dalam penerapan kebijakan akuntansi have material effect on the amount recognized
yang memiliki dampak yang material terhadap in the financial statements are described in
jumlah yang diakui dalam laporan keuangan Note 3.
dijelaskan di Catatan 3.
Mata uang penyajian yang digunakan pada The presentation currency used in the financial
laporan keuangan adalah Rupiah, yang statements is Indonesian Rupiah, which is the
merupakan mata uang fungsional Bank. functional currency of the Bank.
Seluruh angka dalam laporan keuangan ini, Figures in the financial statements are rounded
kecuali dinyatakan lain, dibulatkan menjadi to and stated in millions of Rupiah unless
jutaan Rupiah. otherwise stated.
Bank telah menyusun laporan keuangan The Bank has prepared the financial
dengan dasar bahwa Bank akan terus statements on the basis that it will continue to
mempertahankan kelangsungan usaha. operate as going concern.
2.b. Transaksi dan saldo dalam mata uang asing 2.b. Transactions and balances in foreign
currency
Transaksi dalam mata uang asing dicatat Transactions in foreign currencies are
dalam Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku recorded in Rupiah based on the rates
pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal prevailing at the transaction dates. On the
pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam reporting date, monetary assets and liabilities
mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah denominated in foreign currencies are
berdasarkan kurs tengah Reuters pukul 16.00 converted into Rupiah based on the Reuters’
WIB. Laba atau rugi selisih kurs yang terjadi middle rate at 16.00 Western Indonesian Time.
dikreditkan atau dibebankan pada laba rugi Exchange gains or losses from foreign
tahun yang bersangkutan. exchange transactions are credited or charged
to the current year profit or loss.
Kurs mata uang asing utama yang digunakan The major exchange rates used to translate
untuk menjabarkan mata uang asing ke dalam foreign currencies into Rupiah were as follows
Rupiah adalah sebagai berikut (nilai penuh): (full amount):
2025 2024
1 Poundsterling Inggris 22,440 20,219 1 Great Britain Poundsterling
1 Franc Swiss 21,026 17,815 1 Swiss Franc
1 Euro Eropa 19,571 16,758 1 European Euro
1 Dolar Amerika Serikat 16,675 16,095 1 United States Dollar
1 Dolar Singapura 12,965 11,845 1 Singapore Dollar
1 Dolar Australia 11,152 10,014 1 Australian Dollar
1 Dolar Selandia Baru 9,626 9,068 1 New Zealand Dollar
1 Yuan China 2,385 2,205 1 Chinese Yuan
1 Dolar Hong Kong 2,142 2,073 1 Hong Kong Dollar
1 Yen Jepang 107 103 1 Japanese Yen
15
Page 421
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
2.c. Informasi segmen 2.c. Segment information
Segmen operasi adalah komponen dari Bank An operating segment is a component of the
yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang Bank that engages in business activities from
menghasilkan pendapatan dan menimbulkan which it may earn revenues and incur
beban, termasuk pendapatan dan beban yang expenses, including revenues and expenses
terkait dengan transaksi dengan komponen lain that relate to transactions with any of the
Bank, dimana hasil operasinya dikaji ulang Bank’s other components, whose operating
secara berkala oleh pengambil keputusan results are reviewed regularly by the Bank’s
utama dalam operasional Bank untuk membuat chief operating decision maker to make
keputusan mengenai sumber daya yang akan decision about resources allocated to the
dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai segment and assess its performance, and for
kinerjanya, serta tersedia informasi keuangan which discrete financial information is
yang dapat dipisahkan. Hasil segmen yang available. Segment results that are reported to
dilaporkan kepada pengambil keputusan the Bank’s chief operating decision maker
operasional Bank meliputi komponen- include items directly attributable to a segment,
komponen yang dapat diatribusikan secara as well as those that can be allocated on a
langsung kepada suatu segmen, dan reasonable basis.
komponen-komponen yang dapat dialokasikan
dengan dasar yang wajar.
2.d. Transaksi dengan pihak berelasi 2.d. Transactions with related parties
Dalam menjalankan usahanya, Bank In the normal course of its business, the Bank
melakukan transaksi dengan pihak-pihak enters into transactions with related parties
berelasi seperti yang didefinisikan dalam PSAK which are defined under PSAK 224 regarding
No. 224 tentang “Pengungkapan Pihak-pihak “Related Party Disclosures”.
Berelasi”.
Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang A related party is a person or an entity that is
terkait dengan entitas pelapor: related to the reporting entity:
a. Orang atau anggota keluarga dekatnya a. A person or a close member of that
mempunyai relasi dengan entitas pelapor person’s family is related to a reporting
jika orang tersebut: entity if that person:
i. Memiliki pengendalian atau i. Has control or joint control over the
pengendalian bersama atas entitas reporting entity;
pelapor;
ii. Memiliki pengaruh signifikan atas ii. Has significant influence over the
entitas pelapor; atau reporting entity; or
iii. Merupakan personel manajemen kunci iii. Is a member of the key management
entitas pelapor atau entitas induk dari personnel of the reporting entity or of a
entitas pelapor. parent of the reporting entity.
b. Suatu entitas berelasi dengan entitas b. An entity is related to the reporting entity if
pelapor jika memenuhi salah satu hal any of the following conditions applies:
berikut:
i. Entitas dan entitas pelapor adalah i. The entity and the reporting entity are
anggota dari kelompok usaha yang members of the same group (which
sama (artinya entitas induk, entitas means that each parent, subsidiary,
anak, dan sesama entitas anak saling and fellow subsidiaries are related to
berelasi dengan entitas anak lainnya); each others);
16
Page 422
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi ii. One entity is an associate or joint
atau ventura bersama dari entitas lain venture of the other entity (or an
(atau entitas asosiasi atau associate or joint venture of a
ventura bersama yang merupakan member of a group of which the other
anggota suatu kelompok usaha, entity is a member);
dimana entitas lain tersebut adalah
anggotanya);
iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura iii. Both entities are joint ventures of the
bersama dari pihak ketiga yang sama; same third party;
iv. Satu entitas adalah ventura bersama iv. One entity is a joint venture of a third
dari entitas ketiga dan entitas yang lain entity and the other entity is an
adalah entitas asosiasi dari entitas associate of the third entity;
ketiga;
v. Entitas tersebut adalah suatu program v. The entity is a post-employment
imbalan pascakerja untuk imbalan benefit plan for the benefit of
kerja dari salah satu entitas pelapor employees of either the reporting
atau entitas yang terkait dengan entitas entity, or an entity related to the
pelapor. Jika entitas pelapor adalah reporting entity. If the reporting entity
entitas yang menyelenggarakan in itself such a plan, the sponsoring
program tersebut, maka entitas employers are also related to the
sponsor juga berelasi dengan entitas reporting entity;
pelapor;
vi. Entitas yang dikendalikan atau vi. The entity is controlled or jointly
dikendalikan bersama oleh orang yang controlled by a person identified in (a);
diidentifikasi dalam huruf (a);
vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf vii. A person identified in (a) (i) has
(a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas significant influence over the entity or
entitas atau merupakan personil is a member of the key management
manajemen kunci entitas (atau entitas personnel of the entity (or a parent of
induk dari entitas); atau the entity); or
viii. Entitas atau anggota dari kelompok di viii. The entity or any members of a group
mana entitas merupakan bagian dari of which it is a part, provides key
kelompok tersebut, menyediakan jasa management personnel service to the
personil manajemen kunci kepada reporting entity or to the parent of the
entitas pelapor atau kepada entitas reporting entity.
induk dari entitas pelapor.
Transaksi dengan pihak berelasi dilakukan Transactions with related parties are made on
berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh terms agreed by both parties. Material
kedua belah pihak. Seluruh transaksi dan saldo transactions and balances with related parties
yang material dengan pihak-pihak berelasi are disclosed in the notes to the financial
diungkapkan dalam catatan atas laporan statements and the relevant details have been
keuangan yang relevan dan rinciannya telah presented in Note 39 of the financial
disajikan dalam Catatan 39 atas laporan statements.
keuangan.
17
Page 423
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
2.e. Aset dan liabilitas keuangan 2.e. Financial assets and liabilities
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Bank The Bank’s financial assets and liabilities
terdiri atas: mainly consist of:
Golongan (ditentukan oleh
Kategori yang didefinisikan oleh PSAK 109/
Bank)/Class (as determined by Subgolongan/Subclasses
Category as defined in PSAK 109
the Bank)
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui Efek-efek/Marketable securities
laba-rugi/ Financial assets at fair value through profit
or loss Tagihan derivatif/Derivative receivables
Kas/Cash
Giro pada Bank Indonesia/Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain/Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain/Placements with Bank Indonesia
and other banks
Efek-efek/Securites
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali/ Securities purchased under
Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan agreement to resell
Aset keuangan/Financial
yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Assets Tagihan akseptasi/Acceptance receivables
Kredit yang diberikan/Loans
Bunga yang masih akan diterima/Accrued
interest receivables
Piutang sewa/ Lease receivables
Setoran jaminan/Guarantee deposits
Tagihan penjualan surat berharga/ Receivables
Aset lain-lain/Other assets
from sales of marketable securities
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain/Financial assets at Aset yang diblokir/ Restricted assets
fair value through other comprehensive income
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui laba-rugi/ Financial liabilities at fair value Liabilitas derivatif/Derivative liabilities
through profit or loss
Liabilitas segera/Obligation due immediately
Utang akseptasi/Acceptance payables
Simpanan nasabah/Deposits from customers
Simpanan dari bank lain/Deposits from other banks
Liabilitas Keuangan/ Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali/ Securities sold under agreement
Financial Liabilities Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya to repurchase
perolehan yang diamortisasi/Financial liabilities at Obligasi subordinasi/Surbordinated bonds
amortized cost Pinjaman yang diterima/Borrowings
Bunga yang masih harus dibayar/Accrued
Beban yang masih harus dibayar interest payables
dan liabilitas lain-lain/ Accrued Setoran jaminan/Other deposits
expenses and other liabilities Kewajiban pembelian surat berharga/
Liabilities to purchase of marketable securities
i. Klasifikasi i. Classification
Bank mengklasifikasikan aset The Bank classifies its financial assets
keuangannya berdasarkan kategori according to the following categories at
sebagai berikut pada saat pengakuan awal: initial recognition:
• Aset keuangan yang diukur pada nilai • Financial assets measured at fair value
wajar melalui laba rugi; through profit or loss;
• Aset keuangan yang diukur pada nilai • Financial assets measured at fair value
wajar melalui penghasilan komprehensif through other comprehensive income;
lain;
• Aset keuangan yang diukur pada biaya • Financial assets measured at amortized
perolehan diamortisasi. cost.
Aset keuangan diukur pada biaya Financial assets are measured at
perolehan diamortisasi jika memenuhi amortized cost if they meet the following
kondisi sebagai berikut: conditions:
• aset keuangan dikelola dalam model • financial assets are managed in a
bisnis yang bertujuan untuk memiliki business model that aims to have
aset keuangan dalam rangka financial assets in order to collect
mendapatkan arus kas kontraktual; dan contractual cash flow; and
18
Page 424
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
• persyaratan kontraktual dari aset • the contractual terms of the financial
keuangan tersebut memberikan hak asset provide rights on a certain date
pada tanggal tertentu atas arus kas for cash flow obtained solely from
yang diperoleh semata dari pembayaran payment of principal and interest (SPPI)
pokok dan bunga (SPPI) dari jumlah on the principal amount outstanding.
pokok terutang.
Aset keuangan diukur pada nilai wajar Financial assets are measured at fair value
melalui penghasilan komprehensif lain jika through other comprehensive income if
memenuhi kondisi sebagai berikut: they meet the following conditions:
• Aset keuangan dikelola dalam model • Financial assets are managed in a
bisnis yang bertujuan untuk business model that aims to collect
mendapatkan arus kas kontraktual dan contractual cash flow and sell financial
menjual aset keuangan; dan assets; and
• Persyaratan kontraktual dari aset • The contractual requirements of the
keuangan tersebut memenuhi kriteria financial assets meet the SPPI criteria.
SPPI.
Pada saat pengakuan awal, Bank dapat At initial recognition, the Bank may make
membuat pilihan yang tidak dapat an irrevocable choice to present equity
dibatalkan untuk menyajikan instrumen instruments that are not held for trading at
ekuitas yang bukan dimiliki untuk fair value through other comprehensive
diperdagangkan pada nilai wajar melalui income.
penghasilan komprehensif lain.
Aset keuangan lainnya yang tidak Other financial assets that do not meet the
memenuhi persyaratan untuk requirements to be classified as financial
diklasifikasikan sebagai aset keuangan assets measured at amortized cost or fair
diukur pada biaya perolehan diamortisasi value through other comprehensive
atau nilai wajar melalui penghasilan income, are classified as measured at fair
komprehensif lain, diklasifikasikan sebagai value through profit or loss.
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.
Saat pengakuan awal Bank dapat At initial recognition, the Bank can make
membuat penetapan yang tidak dapat an irrevocable determination to measure
dibatalkan untuk mengukur aset yang assets that meet the requirements to be
memenuhi persyaratan untuk diukur pada measured at amortized cost or fair value
biaya perolehan diamortisasi atau nilai through other comprehensive income at
wajar melalui penghasilan komprehensif fair value through profit or loss, if the
lain pada nilai wajar melalui laba rugi, determination eliminates or significantly
apabila penetapan tersebut mengeliminasi reduces the measurement or recognition
atau secara signifikan mengurangi inconsistencies (sometimes referred to as
inkonsistensi pengukuran atau pengakuan ”accounting mismatch”).
(kadang disebut sebagai ”accounting
mismatch”).
Penilaian model bisnis Evaluation of business models
Model bisnis ditentukan pada level yang The business model is determined at a
mencerminkan bagaimana kelompok aset level that reflects how Bank’s financial
keuangan dikelola bersama-sama untuk assets are managed together to achieve
mencapai tujuan bisnis tertentu. certain business objectives.
Penilaian model bisnis dilakukan dengan The evaluation of the business model is
mempertimbangkan, tetapi tidak terbatas carried out by considering, but not limited
pada, hal-hal berikut: to, the following:
19
Page 425
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
• Bagaimana kinerja dari model bisnis • How the performance of the business
dan aset keuangan yang dimiliki dalam model and financial assets held in the
model bisnis dievaluasi dan dilaporkan business model are evaluated and
kepada personil manajemen kunci reported to the Bank’s key
Bank; management personnel;
• Apakah risiko yang memengaruhi • What risks affect the performance of the
kinerja dari model bisnis (termasuk aset business model (including financial
keuangan yang dimiliki dalam model assets held in the business model) and
bisnis) dan khususnya bagaimana cara specifically how the financial assets are
aset keuangan tersebut dikelola; dan managed; and
• Bagaimana penilaian kinerja pengelola • How to evaluate the performance of
aset keuangan (sebagai contoh, apakah managers of financial assets (for
penilaian kinerja berdasarkan nilai wajar example, whether performance
dari aset yang dikelola atau arus kas appraisals are based on the fair value
kontraktual yang diperoleh). of the assets being managed or the
contractual cash flows obtained).
Aset keuangan yang dimiliki untuk Financial assets held for trading or
diperdagangkan atau dikelola dan penilaian managed and which performance
kinerjanya berdasarkan nilai wajar diukur appraisals based on fair value are
pada nilai wajar melalui laba rugi. measured at fair value through profit or
loss.
Derivatif juga dikategorikan dalam Derivatives are also categorized under this
kelompok ini, kecuali derivatif yang classification unless they are designated
ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai as effective hedging instruments.
efektif.
Penilaian mengenai arus kas Evaluation of contractual cash flows
kontraktual yang diperoleh semata dari obtained solely from payment of
pembayaran pokok dan bunga principal and interest
Untuk tujuan penilaian ini, pokok For the purpose of this valuation, principal
didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset is defined as the fair value of financial
keuangan pada saat pengakuan awal. assets at initial recognition. Interest is
Bunga didefinisikan sebagai imbalan untuk defined as compensation for the time value
nilai waktu atas uang dan risiko kredit of money and credit risk in relation to the
terkait jumlah pokok terutang pada periode principal amount owed over a certain
waktu tertentu dan juga risiko dan biaya period of time and also the risk and
peminjaman standar, dan juga marjin laba. standard borrowing costs, as well as profit
margins.
Penilaian mengenai arus kas kontraktual An assessment of contractual cashflows
yang diperoleh semata dari pembayaran obtained solely from principal and interest
pokok dan bunga dilakukan dengan payments is made by considering
mempertimbangkan persyaratan contractual terms, including whether
kontraktual, termasuk apakah aset financial assets contain contractual terms
keuangan mengandung persyaratan that can change the timing or amount of
kontraktual yang dapat mengubah waktu contractual cash flows. In assessing, the
atau jumlah arus kas kontraktual. Dalam Bank considers:
melakukan penilaian, Bank
mempertimbangkan:
• Peristiwa kontinjensi yang akan • Contingency events that will change the
mengubah waktu atau jumlah arus kas timing or amount of contractual cash
kontraktual; flow;
• Fitur leverage; • Leverage feature;
• Persyaratan pembayaran dimuka dan • Terms of advance payment and
perpanjangan kontraktual; contractual extension;
20
Page 426
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
• Persyaratan mengenai klaim yang • Requirements regarding limited claims
terbatas atas arus kas yang berasal dari for cash flows from specific assets; and
aset spesifik; dan
• Fitur yang dapat mengubah nilai waktu • Features that can change the time
dari elemen uang. value of the money element.
Liabilitas keuangan diklasifikasikan dalam Financial liabilities are classified into the
kategori sebagai berikut pada saat following categories at initial recognition:
pengakuan awal:
• Liabilitas keuangan yang diukur pada • Financial liabilities at fair value through
nilai wajar melalui laporan laba rugi, profit or loss, which has 2 (two) sub-
yang memiliki 2 (dua) sub-klasifikasi, classifications, i.e. those designated as
yaitu liabilitas keuangan yang ditetapkan such upon initial recognition and those
demikian pada saat pengakuan awal classified as held for trading;
dan liabilitas keuangan yang telah
diklasifikasikan dalam kelompok
diperdagangkan;
• Liabilitas keuangan lain. Liabilitas • Other financial liabilities. Other financial
keuangan lainnya merupakan liabilitas liabilities pertain to financial liabilities
keuangan yang tidak dimiliki untuk dijual that are not held for trading nor
atau ditentukan sebagai nilai wajar designated as at fair value through
melalui laba rugi saat pengakuan profit or loss upon recognition of the
liabilitas. liability.
ii. Pengakuan ii. Recognition
Bank pada awalnya mengakui aset dan The Bank initially recognizes financial
liabilitas keuangan pada tanggal perolehan. asset and liabilities on the date of
Pembelian dan penjualan aset keuangan origination. Regular way purchases and
yang lazim (reguler) diakui pada tanggal sales of financial assets are recognized on
perdagangan dimana Bank memiliki the trade date at which the Bank commits
komitmen untuk membeli atau menjual aset to purchase or sell the asset. All other
tersebut. Semua aset dan liabilitas financial assets and liabilities are initially
keuangan lainnya pada awalnya diakui recognized on the trade date at which the
pada tanggal perdagangan dimana Bank Bank becomes a party to the contractual
menjadi suatu pihak dalam ketentuan provisions of the instruments.
kontraktual instrumen tersebut.
Pada saat pengakuan awal, aset atau A financial asset or liability is initially
liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar measured at fair value plus (for an item not
ditambah (untuk item yang tidak diukur valued at fair value through profit and loss
pada nilai wajar melalui laba rugi setelah at initial recognition) transaction costs
pengakuan awal) biaya transaksi yang subsequently measured at fair value that
dapat diatribusikan secara langsung atas are directly attributable to the acquisition of
perolehan aset keuangan atau penerbitan financial assets or issuance of financial
liabilitas keuangan. Pengukuran aset dan liabilities. The subsequent measurement of
liabilitas keuangan setelah pengakuan awal financial assets and liabilities depends on
tergantung pada klasifikasi aset keuangan their classifications.
dan liabilitas keuangan tersebut.
Biaya transaksi hanya meliputi biaya-biaya Transaction costs include only those costs
yang dapat diatribusikan secara langsung that are directly attributable to the
untuk perolehan suatu aset keuangan atau acquisition of a financial asset or issue of a
penerbitan suatu liabilitas keuangan dan financial liability and are incremental costs
merupakan biaya tambahan yang tidak that would not have been incurred if the
akan terjadi apabila instrumen keuangan instrument had not been acquired or
tersebut tidak diperoleh atau diterbitkan. issued. In the case of financial assets,
Untuk aset keuangan, biaya transaksi transaction costs are added to the amount
21
Page 427
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
ditambahkan pada jumlah yang diakui pada recognized initially, while for financial
awal pengakuan aset, sedangkan untuk liabilities, transaction costs are deducted
liabilitas keuangan, biaya transaksi from the amount of debt recognized
dikurangkan dari jumlah utang yang diakui initially.
pada awal pengakuan liabilitas.
Biaya transaksi tersebut diamortisasi Such transaction costs are amortized over
selama umur instrumen berdasarkan the terms of the instruments based on the
metode suku bunga efektif dan dicatat effective interest method and are recorded
sebagai bagian dari pendapatan bunga as part of interest income for transaction
untuk biaya transaksi sehubungan dengan costs related to financial assets or interest
aset keuangan atau sebagai bagian dari expense for transaction costs related to
beban bunga untuk biaya transaksi financial liabilities.
sehubungan dengan liabilitas keuangan.
iii. Pengukuran setelah pengakuan awal iii. Subsequent measurement
a. Aset keuangan dalam kelompok nilai a. Fair value through other
wajar melalui penghasilan comprehensive income financial
komprehensif lain dan aset keuangan assets and financial assets and
dan liabilitas keuangan yang diukur liabilities measured at fair value
pada nilai wajar melalui laporan laba through profit or loss are subsequently
rugi diukur pada nilai wajarnya. measured at fair value.
b. Aset dan liabilitas keuangan lainnya b. Assets and other financial liabilities
yang diukur pada biaya perolehan which are measured at amortized cost,
diamortisasi, diukur pada biaya are subsequently measured at
perolehan diamortisasi dengan amortized cost using the effective
menggunakan metode suku bunga interest method.
efektif.
iv. Penghentian pengakuan iv. Derecognition
Bank menghentikan pengakuan aset The Bank derecognizes a financial asset
keuangan pada saat hak kontraktual atas when the contractual rights to the cash
arus kas yang berasal dari aset keuangan flows from the financial asset expire, or
tersebut kadaluwarsa, atau pada saat Bank when the Bank transfers the rights to
mentransfer seluruh hak untuk menerima receive the contractual cash flows on the
arus kas kontraktual dari aset keuangan financial asset in a transaction in which
dalam transaksi dimana Bank secara substantially all the risks and rewards of
substansial telah mentransfer seluruh risiko ownership of the financial asset are
dan manfaat atas kepemilikan aset transferred. Any interest in transferred
keuangan yang ditransfer. Setiap hak atau financial assets that is created or retained
liabilitas atas aset keuangan yang by the Bank is recognized as a separate
ditransfer yang timbul atau yang masih asset or liability.
dimiliki oleh Bank diakui sebagai aset atau
liabilitas secara terpisah.
Bank menghentikan pengakuan liabilitas The Bank derecognizes a financial liability
keuangan pada saat liabilitas yang when its contractual obligations are
ditetapkan dalam kontrak dilepaskan atau discharged or cancelled or expired.
dibatalkan atau kedaluwarsa.
Dalam transaksi dimana Bank secara In transactions in which the Bank neither
substansial tidak memiliki atau tidak retains nor transfers substantially all the
mentransfer seluruh risiko dan manfaat risks and rewards of ownership of a
atas kepemilikan aset keuangan, Bank financial asset, the Bank derecognizes
menghentikan pengakuan aset tersebut the asset if it does not retain control over
jika Bank tidak lagi memiliki pengendalian the asset. The rights and obligations
atas aset tersebut. Hak dan kewajiban retained in the transfer are recognized
yang timbul atau yang masih dimiliki dalam separately as assets and liabilities as
22
Page 428
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
transfer tersebut diakui secara terpisah appropriate. In transfers in which control
sebagai aset atau liabilitas. Dalam transfer over the asset is retained, the Bank
dimana pengendalian atas aset masih continues to recognize the asset to the
dimiliki, Bank tetap mengakui aset yang extent of its continuing involvement,
ditransfer tersebut sebesar keterlibatan determined by the extent to which it is
berkelanjutan, dimana tingkat exposed to changes in the value of the
keberlanjutan Bank dalam aset yang transferred asset.
ditransfer adalah sebesar perubahan nilai
aset yang ditransfer.
Bank menghapusbukukan saldo kredit dan The Bank writes off a loan and investment
efek utang untuk tujuan investasi, dan debt security balance, and any related
cadangan kerugian penurunan nilai terkait, allowance for impairment losses, when the
pada saat Bank menentukan bahwa kredit Bank determines that the loan or security
atau efek-efek tersebut tidak dapat ditagih. is uncollectible. This determination is
Keputusan ini diambil setelah reached after considering information such
mempertimbangkan informasi seperti telah as the occurrence of significant changes in
terjadinya perubahan signifikan pada posisi the borrowers/issuers financial position
keuangan debitur/penerbit sehingga such that the borrower/issuer can no
debitur/penerbit tidak lagi dapat melunasi longer pay the obligation, or that proceeds
liabilitasnya, atau hasil penjualan agunan from collateral will not be sufficient to pay
tidak akan cukup untuk melunasi seluruh back the entire exposure.
eksposur kredit yang diberikan.
v. Saling hapus v. Offsetting
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and financial liabilities are
saling hapus dan nilai netonya dilaporkan offset and the net amount is reported in the
di laporan posisi keuangan jika, dan hanya statement of financial position if, and only
jika, saat ini terdapat hak yang berkekuatan if, there is currently an enforceable legal
hukum untuk saling hapus jumlah rights to offset the recognized amounts
keduanya dan terdapat intensi untuk and there is an intention to settle on a net
diselesaikan secara neto, atau untuk basis, or to realize the assets and settle
merealisasikan aset dan menyelesaikan the liabilities simultaneously.
liabilitas secara bersamaan.
Hak yang berkekuatan hukum berarti: Enforceable right means:
a. tidak terdapat kontinjensi di masa yang a. there are no contingencies in the
akan datang, dan future, and
b. hak yang berkekuatan hukum pada b. enforceable right to the following
kondisi-kondisi berikut ini; conditions;
i. kegiatan bisnis normal; i. deploying normal activities;
ii. kondisi kegagalan usaha; dan ii. conditions of business failures;
and
iii. kondisi gagal bayar atau bangkrut. iii. conditions of default or
bankruptcy.
Pendapatan dan beban disajikan dalam Income and expenses are presented on a
jumlah bersih hanya jika diperkenankan net basis only when permitted by
oleh standar akuntansi. accounting standards.
vi. Pengukuran biaya diamortisasi vi. Amortized cost measurement
Biaya perolehan diamortisasi dari aset atau The amortized cost of a financial asset or
liabilitas keuangan adalah jumlah aset atau liability is the amount at which the financial
liabilitas keuangan yang diukur pada saat asset or liability is measured at initial
pengakuan awal dikurangi pembayaran recognition, minus principal repayments,
pokok, ditambah atau dikurangi dengan plus or minus the cumulative amortization
amortisasi kumulatif dengan menggunakan using the effective interest method of any
metode suku bunga efektif yang dihitung difference between the initial amount
23
Page 429
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh recognized and the maturity amount,
temponya, dan dikurangi cadangan minus allowance for impairment losses.
kerugian penurunan nilai.
vii. Pengukuran nilai wajar vii. Fair value measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan Fair value is the price that would be
diterima untuk menjual suatu aset atau received to sell an asset or paid to transfer
harga yang akan dibayar untuk a liability in an orderly transaction between
mengalihkan suatu liabilitas dalam market participants at the measurement
transaksi teratur antara pelaku pasar pada date.
tanggal pengukuran.
Pengukuran nilai wajar mengasumsikan The fair value measurement is based on
bahwa transaksi untuk menjual aset atau the presumption that the transaction to sell
mengalihkan liabilitas terjadi: the asset or transfer the liability takes
place either:
• Di pasar utama untuk aset dan liabilitas • In the principal market for the asset or
tersebut; atau liability, or
• Jika tidak terdapat pasar utama, dipasar • In the absence of a principal market, in
yang paling menguntungkan untuk aset the most advantageous market for the
atau liabilitas tersebut. asset or liability.
Nilai wajar suatu aset atau liabilitas diukur The fair value of an asset or a liability is
menggunakan asumsi yang akan measured using the assumptions that
digunakan pelaku pasar ketika menentukan market participants would use when
harga aset dan liabilitas tersebut dengan pricing the asset or liability, assuming that
asumsi bahwa pelaku pasar bertindak market participants act in their economic
dalam kepentingan ekonomik terbaiknya. best interest.
Pengukuran nilai wajar aset non-keuangan A fair value measurement of a non-
memperhitungkan kemampuan pelaku financial asset takes into account a market
pasar untuk menghasilkan manfaat participant's ability to generate economic
ekonomik dengan menggunakan aset benefits by using the asset in its highest
dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya and best use or by selling it to another
atau dengan menjualnya kepada pelaku market participant that would use the asset
pasar lain yang akan menggunakan aset in its highest and best use.
tersebut dalam penggunaan tertinggi dan
terbaiknya.
Bank menggunakan teknik penilaian yang The Bank uses valuation techniques that
sesuai dalam keadaan dan dimana data are appropriate in the circumstances and
yang memadai tersedia untuk mengukur for which sufficient data are available to
nilai wajar, memaksimalkan penggunaan measure fair value, maximizing the use of
input yang dapat diobservasi yang relevan relevant observable inputs and minimizing
dan meminimalkan penggunaan input yang the use of unobservable inputs.
tidak dapat diobservasi.
Semua aset dan liabilitas dimana nilai All assets and liabilities for which fair value
wajar diukur atau diungkapkan dalam is measured or disclosed in the financial
laporan keuangan dapat dikategorikan statements are categorized within the fair
pada level hierarki nilai wajar, berdasarkan value hierarchy, described as follows,
tingkatan input terendah yang signifikan based on the lowest level input that is
atas pengukuran nilai wajar secara significant to the fair value measurement
keseluruhan: as a whole:
• Level 1 : harga kuotasian (tanpa • Level 1 : quoted (unadjusted) market
penyesuaian) di pasar aktif untuk aset prices in active markets for identical
atau liabilitas yang identik. assets or liabilities.
24
Page 430
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
• Level 2 : input selain harga kuotasian • Level 2 : inputs other than quoted
yang termasuk dalam Level 1 yang prices included within Level 1 that are
dapat diobservasi untuk aset dan observable for the asset or liability
liabilitas baik secara langsung (misalnya either directly (for example, price) or
harga) atau secara tidak langsung. indirectly.
• Level 3 : input untuk aset dan liabilitas • Level 3 : inputs for the asset and
yang bukan berdasarkan data pasar liability that are not based on
yang dapat diobservasi (input yang tidak observable market data (unobservable
dapat diobservasi). inputs).
Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada For assets and liabilities that are
laporan keuangan secara berulang, Bank recognized in the financial statements on a
menentukan apakah terjadi transfer antara recurring basis, the Bank determines
level di dalam hierarki dengan cara whether transfers have occurred between
mengevaluasi kategori (berdasarkan input levels in the hierarchy by re-assessing
level terendah yang signifikan dalam categorization (based on the lowest level
pengukuran nilai wajar) setiap akhir input that is significant to the fair value
periode pelaporan. measurement as a whole) at the end of
each reporting period.
viii. Reklasifikasi instrumen keuangan viii. Reclassification of financial
instruments
Bank mereklasifikasi aset keuangan jika The Bank reclassifies financial assets if
dan hanya jika, model bisnis untuk and only if, the business model for
pengelolaan aset keuangan berubah. managing financial assets changes.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi Reclassifications of financial assets from
biaya perolehan yang diamortisasi ke amortized cost classifications to fair value
klasifikasi nilai wajar melalui laba rugi through profit or loss are recorded at fair
dicatat sebesar nilai wajarnya. Selisih value. The difference between the
antara nilai tercatat dengan nilai wajar recorded value and fair value is recognized
diakui sebagai keuntungan atau kerugian in profit or loss on the statement of profit or
pada laba rugi. loss and other comprehensive income.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi Reclassifications of financial assets from
biaya perolehan yang diamortisasi ke amortized cost classifications to fair value
klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan classifications through other
komprehensif lain dicatat sebesar nilai comprehensive are recorded at their fair
wajarnya. values.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi Reclassifications of financial assets from
nilai wajar melalui penghasilan fair value classification through other
komprehensif lain ke klasifikasi nilai wajar comprehensive income to fair value
melalui laba rugi dicatat pada nilai wajar. classification through profit or loss are
Keuntungan atau kerugian yang belum recorded at fair value. Unrealized gains or
direalisasi direklasifikasi ke laba rugi. losses are reclassified to profit or loss.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi Reclassifications of financial assets from
nilai wajar melalui penghasilan fair value classifications through other
komprehensif lain ke klasifikasi biaya comprehensive income to the amortized
perolehan yang diamortisasi dicatat pada cost classification are recorded at carrying
nilai tercatat. Keuntungan atau kerugian value. Unrealized gains or losses is
yang belum direalisasi dihapus dari ekuitas removed from equity and adjusted agains
dan disesuaikan terhadap nilai wajar. the fair value.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi Reclassifications on financial assets from
nilai wajar melalui laba rugi ke klasifikasi fair value classification through profit or
nilai wajar melalui penghasilan loss to fair value classification through
komprehensif lain dicatat pada nilai wajar. other comprehensive income are recorded
at fair value.
25
Page 431
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi Reclassifications of financial assets from
nilai wajar melalui laba rugi ke klasifikasi fair value classification through profit or
biaya perolehan yang diamortisasi dicatat loss to amortized cost classification are
pada nilai wajar. recorded at fair value.
2.f. Giro pada Bank Indonesia dan bank lain 2.f. Current accounts with Bank Indonesia and
other banks
Giro pada Bank Indonesia dan bank lain Subsequent to initial recognition, current
setelah perolehan awal dinilai sebesar biaya accounts with Bank Indonesia and other banks
perolehan diamortisasi dengan menggunakan are measured at their amortized cost using the
metode suku bunga efektif (EIR). Cadangan effective interest rate (EIR) method. Allowance
kerugian penurunan nilai untuk giro pada bank for impairment losses for current account with
lain diukur bila terdapat indikasi penurunan nilai other bank is assessed if there is an indication
dengan menggunakan metodologi penurunan of impairment using the impairment
nilai sebagaimana diungkapkan dalam Catatan methodology as disclosed in Note 2m.
2m.
2.g. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank 2.g. Placements with Bank Indonesia and other
lain banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank Placements with Bank Indonesia and other
lain merupakan penanaman dana dalam banks consist of call money, Bank Indonesia
bentuk call money, Fasilitas Simpanan Bank Deposit Facilities and time deposits.
Indonesia dan deposito berjangka.
Penempatan pada Bank Indonesia dinyatakan Placements with Bank Indonesia are stated at
sebesar saldo penempatan dikurangi dengan the outstanding balances, less unearned
pendapatan bunga yang ditangguhkan. interest income.
Penempatan pada bank lain pada awalnya Placements with other banks are initially
diukur pada nilai wajar ditambah biaya measured at fair value plus incremental direct
transaksi yang dapat diatribusikan secara transaction cost directly attributable to obtain
langsung dan merupakan biaya tambahan the financial asset, and subsequently
untuk memperoleh aset keuangan tersebut, measured at their amortized cost using the
dan setelah pengakuan awal diukur pada biaya effective interest rate (EIR) method. Allowance
perolehan diamortisasi menggunakan metode for impairment losses is assessed if there is an
suku bunga efektif (EIR). Cadangan kerugian indication of impairment using the impairment
penurunan nilai diukur bila terdapat indikasi methodology as disclosed in Note 2m.
penurunan nilai dengan menggunakan
metodologi penurunan nilai sebagaimana
diungkapkan dalam Catatan 2m.
2.h. Efek-efek 2.h. Securities
Efek-efek terdiri dari obligasi korporasi, Securities consist of corporate bonds,
Obligasi Pemerintah Indonesia, Obligasi Ritel Indonesian Government Bonds, Indonesian
Indonesia, Obligasi Republik Indonesia, dan Retail Bonds, Republic of Indonesia Bonds,
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (“SRBI”). and Bank Indonesia Rupiah Securities
(“SRBI”).
Efek-efek pada awalnya diukur pada nilai wajar Securities are initially measured at fair value
ditambah biaya transaksi, kecuali aset plus transaction costs, except for financial
keuangan yang diklasifikasikan pada nilai wajar assets classified as fair value through profit or
melalui laba rugi dimana biaya transaksi diakui loss where the transaction costs are
langsung ke laporan laba rugi dan penghasilan recognized directly to the statement of profit or
komprehensif lain. Pengukuran setelah loss and other comprehensive income.
pengakuan awal tergantung pada Subsequent measurement depends on their
klasifikasinya. classification.
26
Page 432
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Pengukuran efek-efek dan obligasi Pemerintah The measurement of securities and
didasarkan atas klasifikasinya sebagai berikut: Government bonds are based on the
classification of the securities as follows:
1. Aset keuangan yang diukur pada nilai 1. Financial assets measured at fair value
wajar melalui penghasilan komprehensif through other comprehensive income
lain
Surat-surat berharga yang diklasifikasikan Marketable securities which are classified
sebagai dinilai pada nilai wajar melalui under fair value through other
penghasilan komprehensif lain dinyatakan comprehensive income investments are
pada nilai wajar. Pendapatan bunga diakui stated at fair value. Interest income is
dalam laba rugi menggunakan metode recognized in the profit or loss using the
suku bunga efektif. Laba atau rugi selisih effective interest method. Foreign
kurs atas surat-surat berharga diakui pada exchange gains or losses on securities are
laba rugi. recognized in the profit or loss.
Perubahan nilai wajar lainnya diakui Other fair value changes are recognized
langsung dalam ekuitas sampai surat-surat directly in equity until the securities is sold
berharga dijual atau mengalami penurunan or impaired, whereby the cumulative gains
nilai, dimana akumulasi keuntungan dan and losses previously recognized in the
kerugian yang sebelumnya diakui dalam equity are recognized in the profit or loss.
ekuitas diakui dalam laba rugi.
2. Aset keuangan yang diukur pada nilai 2. Financial assets measured at fair value
wajar melalui laba rugi through profit or loss
Keuntungan atau kerugian yang belum Unrealized gains or losses resulting from
direalisasi akibat kenaikan atau penurunan changes in fair value are recognized in the
nilai wajarnya disajikan dalam laba rugi profit or loss in current year. The interest
tahun berjalan. Pendapatan bunga dari income from marketable securities is
surat-surat berharga dicatat dalam laba recorded in the profit or loss according to
rugi sesuai dengan persyaratan dalam the terms of the contract.
kontrak.
2.i. Instrumen keuangan derivatif 2.i. Derivative financial instruments
Seluruh instrumen derivatif (termasuk transaksi All derivative instruments (including foreign
valuta asing untuk tujuan pendanaan dan currency transactions for funding and trading)
perdagangan) dicatat dalam laporan posisi are recorded in the statement of financial
keuangan berdasarkan nilai wajarnya. Nilai position at fair value. Fair value is determined
wajar tersebut ditentukan berdasarkan harga based on market value using Bloomberg rate
pasar dengan menggunakan kurs Bloomberg at reporting date or discounted cash flow
pada tanggal laporan atau metode arus kas method.
yang didiskontokan.
Instrumen keuangan derivatif diakui di laporan Derivative financial instruments are recognized
posisi keuangan pada nilai wajar. Setiap in the statement of financial position at fair
kenaikan nilai wajar kontrak derivatif dicatat value. Each increase in fair value of derivative
sebagai aset apabila memiliki nilai wajar positif contract is recorded as asset when the fair
dan sebagai liabilitas apabila memiliki nilai value is positive and as liability when the fair
wajar negatif. value is negative.
Tagihan dan liabilitas derivatif diklasifikasikan Derivative receivables and payables are
sebagai aset dan liabilitas keuangan yang classified as financial assets and liabilities at
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. fair value through profit or loss.
Keuntungan atau kerugian dari kontrak derivatif Gains or losses on derivative contracts are
disajikan dalam laporan keuangan berdasarkan presented in the financial statements based on
tujuan Bank atas transaksi yaitu untuk (a) its purpose on the transaction, as (a) a hedge
27
Page 433
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
lindung nilai atas nilai wajar, of the fair value, (b) a cash flow hedge, (c) a
(b) lindung nilai atas arus kas, (c) lindung nilai hedge of a net investment in foreign
atas investasi bersih pada kegiatan operasi luar operations, or (d) trading instruments, as
negeri, atau (d) instrumen perdagangan, follows:
sebagai berikut:
a. Keuntungan atau kerugian dari kontrak a. Gains or losses on derivative contracts that
derivatif yang ditujukan dan memenuhi are designated and qualified as hedging
syarat sebagai instrumen lindung nilai atas instruments of the fair value and the gains
nilai wajar dan keuntungan atau kerugian or losses on changes in fair value of assets
atas perubahan nilai wajar aset dan liabilitas and liabilities that are protected, recognized
yang dilindungi, diakui sebagai laba atau as a gain or loss may be
rugi yang dapat saling hapus dalam periode offset in the same accounting period. Any
akuntansi yang sama. Setiap selisih yang difference representing hedge
terjadi menunjukkan terjadinya ineffectiveness is recognized as profit or
ketidakefektifan lindung nilai dan secara loss in current year.
langsung diakui sebagai laba atau rugi
tahun berjalan.
b. Bagian efektif dari keuntungan atau b. The effective portions of gains or losses on
kerugian atas kontrak derivatif yang derivative contracts designated as cash
ditujukan sebagai lindung nilai atas arus kas flow hedge are reported as other
dilaporkan sebagai penghasilan comprehensive income. The ineffective
komprehensif lainnya. Bagian yang tidak portions of the hedge are reported as profit
efektif dari lindung nilai dilaporkan sebagai or loss in current year.
laba atau rugi tahun berjalan.
c. Keuntungan atau kerugian dari kontrak c. Gains or losses on derivative contracts
derivatif yang ditujukan sebagai lindung nilai designated as hedges of a net investment
atas investasi bersih pada kegiatan operasi in a foreign operation are reported as other
luar negeri dilaporkan sebagai penghasilan comprehensive income to the extent it is
komprehensif lainnya, sepanjang transaksi effective as a hedge.
tersebut dianggap efektif sebagai transaksi
lindung nilai.
d. Keuntungan atau kerugian dari kontrak d. Gains or losses on derivative contracts not
derivatif yang tidak ditujukan sebagai designated as a hedging instrument (or
instrumen lindung nilai (atau kontrak derivative contract that does not qualify as a
derivatif yang tidak memenuhi persyaratan hedging instrument) is recognized as profit
sebagai instrumen lindung nilai) diakui or loss in current year.
sebagai laba atau rugi pada tahun berjalan.
2.j. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual 2.j. Securities purchased under agreement to
kembali dan efek-efek yang dijual dengan resell and securities sold under agreement
janji dibeli kembali to repurchase
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual Securities purchased under agreements to
kembali (reverse repo) diakui sebesar harga resell (reverse repo) are recognized in the
jual kembali efek yang bersangkutan, dikurangi amount of the resale price of the related
pendapatan bunga yang belum diamortisasi. securities, less unamortized interest. The
Selisih antara harga beli dengan harga jual difference between purchase price and the
diperlakukan sebagai pendapatan bunga yang selling price is treated as unamortized interest
belum diamortisasi dan diakui sebagai and is recognized as interest income in
pendapatan bunga sesuai dengan jangka accordance with the period since the securities
waktu efek dibeli hingga dijual kembali dengan are purchased until they are resold by using
menggunakan metode suku bunga efektif Effective Interest Rate (EIR) method. The
(EIR). Efek yang dibeli tidak dibukukan sebagai securities received are not recorded as assets
aset dalam laporan posisi keuangan karena on the statements of financial position because
kepemilikan efek tetap berada pada pihak the ownership of the securities remains with
penjual. the seller.
28
Page 434
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Efek-efek yang dibeli dengan janji untuk dijual Securities purchased under agreements to
kembali diklasifikasikan sebagai biaya resell are classified as amortized cost.
perolehan yang diamortisasi.
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli Securities sold under agreement to repurchase
kembali (repo) diakui sebesar harga pembelian (repo) agreements are recognized at the
kembali yang disepakati dikurangi beban bunga agreed repurchase price less unamortized
yang belum diamortisasi. Beban bunga yang interest. The unamortized interest represents
belum diamortisasi merupakan selisih antara the difference between the selling price and
harga jual dengan harga beli kembali yang the agreed repurchase price and is recognized
disepakati dan diakui sebagai beban bunga as interest expense during the period from the
selama jangka waktu sejak efek dijual hingga sale of securities to the date of repurchase by
dibeli kembali dengan menggunakan metode using Effective Interest Rate (EIR) method.
suku bunga efektif (EIR). Efek yang dijual tetap The securities sold are recorded as assets on
dicatat sebagai aset dalam laporan posisi the statements of financial position because in
keuangan karena secara substansi kepemilikan substance the ownership of the securities
efek tetap berada pada pihak Bank sebagai remains with the Bank as the seller.
penjual.
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli Securities sold under agreement to repurchase
kembali diklasifikasikan sebagai liabilitas are classified as financial liabilities measured
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan at amortized cost.
diamortisasi.
2.k. Kredit yang diberikan 2.k. Loans
Kredit yang diberikan pada awalnya diukur Loans are initially measured at fair value plus
pada nilai wajar ditambah biaya transaksi yang incremental transaction costs which can be
dapat diatribusikan secara langsung dan directly attributable and are additional costs to
merupakan biaya tambahan untuk memperoleh obtain those financial assets, and
aset keuangan tersebut, dan setelah subsequently measured at their amortized cost
pengakuan awal diukur pada biaya perolehan using the effective interest method. Allowance
diamortisasi dengan menggunakan metode for impairment losses is assessed if there is an
suku bunga efektif. Cadangan kerugian atas indication of impairment using the impairment
penurunan nilai dilakukan bila terdapat bukti methodology as disclosed in Note 2m.
objektif penurunan nilai dengan menggunakan
metodologi penurunan nilai sebagaimana
diungkapkan dalam Catatan 2m.
Kredit yang diberikan dihapusbukukan ketika Loans are written-off when there are no
tidak terdapat prospek yang realistis mengenai realistic prospects of collection or when the
pengembalian pinjaman atau hubungan normal Bank’s normal relationship with the
antara Bank dan debitur dengan jaminan telah collateralized borrowers has ceased to exist.
berakhir. Pinjaman yang tidak dapat dilunasi When loans are deemed uncollectible, they are
dihapusbukukan dengan mendebit cadangan written-off against the related allowance for
kerugian penurunan nilai. Pelunasan kemudian impairment losses. Subsequent recoveries of
atas pinjaman yang telah dihapusbukukan loans written-off are credited to the allowance
sebelumnya, dikreditkan ke cadangan kerugian for impairment losses from loans in the
penurunan nilai pinjaman di laporan posisi statement of financial position.
keuangan.
Restrukturisasi kredit Loan restructuring
Restrukturisasi kredit meliputi modifikasi Loan restructuring may involve a modification
persyaratan kredit, konversi kredit menjadi of the terms of the loans, conversion of loans
saham atau instrumen keuangan lainnya into equity or other financial instruments and/or
dan/atau kombinasi dari keduanya. a combination of both.
29
Page 435
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Kerugian yang timbul dari restrukturisasi kredit Loss on loan restructuring in respect of
yang berkaitan dengan modifikasi persyaratan modification of the terms of the loans are
kredit diakui bila nilai tunai penerimaan kas recognized only if the cash value of total future
masa depan yang telah ditentukan dalam cash receipt specified in the new terms of the
persyaratan kredit yang baru, termasuk loan, including both receipt designated as
penerimaan yang diperuntukan sebagai bunga interest and those designated as loan principal,
maupun pokok, adalah lebih kecil dari nilai are less than the recorded amounts of loans
kredit yang diberikan yang tercatat sebelum before restructuring.
restrukturisasi.
Untuk restrukturisasi kredit bermasalah dengan For non-performing restructured loan which
cara konversi kredit yang diberikan menjadi involves a conversion of loan into equity or
saham atau instrumen keuangan lainnya, other financial instrument, a loss on loan
kerugian dari restrukturisasi kredit diakui hanya restructuring is recognized only if the fair value
apabila nilai wajar penyertaan saham atau of the equity investment or other financial
instrumen keuangan yang diterima dikurangi instrument received, reduced by estimated
estimasi biaya untuk menjualnya, adalah costs to sell the equity or other financial
kurang dari nilai tercatat kredit yang diberikan. instrument, is less than the carrying value of
the loan.
2.l. Tagihan dan utang akseptasi 2.l. Acceptance receivable and payable
Dalam kegiatan bisnis biasa, Bank memberikan In the ordinary course of business, the Bank
jaminan keuangan, seperti letters of credit, provides financial guarantees, consisting of
bank garansi dan akseptasi. letters of credit, bank guarantees and
acceptances.
Setelah pengakuan awal, tagihan dan utang After initial recognition, acceptance receivables
akseptasi dicatat pada biaya perolehan and payables are recorded at amortized cost.
diamortisasi.
Cadangan kerugian penurunan nilai dilakukan Allowances for impairment losses are
bila terdapat indikasi penurunan nilai dengan assessed if there is an indication of impairment
menggunakan metodologi penurunan nilai by using the impairment methodology as
sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2m. disclosed in Note 2m.
2.m. Penurunan nilai aset keuangan dan non- 2.m. Impairment of financial and non-financial
keuangan assets
i. Penurunan nilai aset keuangan i. Impairment of financial assets
Bank menganggap instrumen utang memiliki The Bank considers debt instruments to
risiko kredit yang rendah ketika peringkat have low credit risk when the credit risk
risiko kreditnya setara dengan definisi rating is at par with the globally understood
investment grade yang dipahami secara definition of investment grade.
global.
Pengukuran Kerugian Kredit Measurement of Expected Credit Losses
Ekspektasian (”KKE") (”ECL”)
Kerugian Kredit Ekspektasian adalah Expected Credit Loss is an estimate of the
estimasi probabilitas tertimbang dari weighted probability of a credit loss
kerugian kredit yang diukur sebagai berikut: measured as follows:
- Aset keuangan yang tidak memburuk - Financial assets that do not deteriorate at
pada tanggal pelaporan, kerugian kredit the reporting date, the expected credit
ekspektasian diukur sebesar selisih antara loss is measured at the difference
nilai kini dari seluruh kekurangan kas between the present value of all cash
(yaitu selisih antara arus kas yang shortages (i.e. the difference between the
terutang kepada Bank sesuai dengan cash flows owed to the Bank in
kontrak dan arus kas yang diperkirakan accordance with the contract and the
akan diterima oleh Bank); cash flows expected to be received by the
Bank);
30
Page 436
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
- Aset keuangan yang memburuk pada - Financial assets that deteriorate at the
tanggal pelaporan, kerugian kredit reporting date, the expected credit loss is
ekspektasian diukur sebesar selisih antara measured at the difference between the
jumlah tercatat bruto dan nilai kini arus gross carrying amount and the present
kas masa depan yang diestimasi; value of estimated future cash flows;
- Komitmen pinjaman yang belum ditarik, - For undisbursed loan commitments,
kerugian kredit ekspektasian diukur expected credit losses are measured at
sebesar selisih antara nilai kini jumlah the difference between the present value
arus kas jika komitmen ditarik dan arus of the amount of cash flow if the
kas yang diperkirakan akan diterima oleh commitments is withdrawn and the cash
Bank; flow expected to be received by the Bank;
- Kontrak jaminan keuangan, kerugian - For financial guarantee contracts,
kredit ekspektasian diukur sebesar selisih expected credit losses are measured at
antara pembayaran yang diperkirakan the difference between the estimated
untuk mengganti pemegang atas kerugian payments to replace the holder for the
kredit yang terjadi dikurangi jumlah yang credit losses incurred less the amount
diperkirakan dapat dipulihkan. estimated to be recoverable.
Bank mengklasifikasikan kredit yang The Bank classifed the loans into 3 stages
diberikan menjadi 3 tahap/stage sesuai in accordance with its significant increase in
dengan peningkatan risiko kredit secara credit risk since their initial recognition.
signifikan sejak pengakuan awalnya.
Kerugian Kredit Ekspektasian 12 Bulan 12 Months - Expected Credit Losses
(Stage 1) (Stage 1)
KKE diakui pada saat pengakuan awal ECL are recognized at the time of initial
instrumen keuangan dan recognition of a financial instrument and
merepresentasikan kekurangan kas represent the lifetime cash shortfalls arising
sepanjang umur aset yang timbul dari from possible default events up to 12
kemungkinan gagal bayar di masa yang months into the future from the reporting
akan datang dalam kurun waktu 12 bulan date. ECL continues to be determined on
sejak tanggal pelaporan. KKE terus this basis until there is either a significant
ditentukan oleh dasar ini sampai timbul increase in the credit risk of an instrument
peningkatan risiko kredit yang signifikan or the instrument becomes credit-impaired.
pada instrumen tersebut atau instrumen If an instrument is no longer considered to
tersebut telah mengalami penurunan nilai exhibit a significant increase in credit risk,
kredit. Jika suatu instrumen tidak lagi ECL will revert to being determined on a 12-
dianggap menunjukkan peningkatan risiko month basis.
kredit yang signifikan, maka KKE dihitung
kembali berdasarkan basis 12 bulan.
Peningkatan Risiko Kredit yang Significant Increase in Credit Risk
Signifikan (Stage 2) (Stage 2)
Jika aset keuangan mengalami peningkatan If a financial asset experiences a significant
risiko kredit yang signifikan (“SICR”) sejak increase in credit risk (“SICR”) since initial
pengakuan awal, kerugian kredit recognition, an expected credit loss
ekspektasian diakui atas kejadian gagal provision is recognized for default events
bayar yang mungkin terjadi sepanjang umur that may occur over the lifetime of the
aset. Peningkatan signifikan dalam risiko asset. Significant increase in credit risk is
kredit dinilai dengan membandingkan risiko assessed by comparing the risk of default of
gagal bayar atas eksposur pada tanggal an exposure at the reporting date to the risk
pelaporan dengan risiko gagal bayar saat of default at origination (after taking into
pengakuan awal (setelah memperhitungkan account the passage of time). Significant
perjalanan waktu dari akun tersebut). does not mean statistically significant nor is
Signifikan tidak berarti signifikan secara it assessed in the context of changes in
statistik, juga tidak dinilai dalam konteks ECL. Whether a change in the risk of
31
Page 437
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
perubahan dalam KKE. Perubahan atas default is significant or not is assessed
risiko gagal bayar dinilai signifikan atau using a number of quantitative and
tidak, dinilai menggunakan sejumlah faktor qualitative factors, the weight of which
kuantitatif dan kualitatif, yang bobotnya depends on the type of product and
bergantung pada tipe produk dan pihak counterparty. Financial assets that are 30
lawan. Aset keuangan dengan tunggakan days or more past due and not credit-
30 hari atau lebih dan tidak mengalami impaired will always be considered to have
penurunan nilai akan selalu dianggap telah experienced a significant increase in credit
mengalami peningkatan risiko kredit yang risk.
signifikan.
Eksposur yang Mengalami Penurunan Credit Impaired or Defaulted Exposures
Nilai Kredit atau Gagal Bayar (Stage 3) (Stage 3)
Aset hanya akan dianggap mengalami An asset is only considered credit impaired
penurunan nilai dan kerugian kredit and lifetime expected credit losses
ekspektasian sepanjang umurnya diakui, recognized, if there is observed objective
jika terdapat bukti objektif penurunan nilai evidence of impairment. These factors,
yang dapat diobservasi. Faktor-faktor yang which includes, amongst other factors,
diobservasi ini, termasuk antara lain aset assets in default or experiencing significant
gagal bayar atau mengalami kesulitan financial difficulty, or experiencing
keuangan yang signifikan atau mengalami forbearance on impaired credit.
forbearance atas kredit yang mengalami
penurunan nilai.
Aset keuangan yang mengalami penurunan Financial assets that are credit impaired or
nilai kredit atau gagal bayar merupakan aset in default represent those that are at least
yang setidaknya telah memiliki tunggakan 90 days past due in respect of principal
lebih dari 90 hari atas pokok dan/atau and/or interest. Financial assets are also
bunga. Aset keuangan juga dianggap considered to be credit impaired where the
mengalami penurunan nilai kredit di mana debtors are unlikely to pay on the
debitur kemungkinan besar tidak akan occurrence of one or more observable
membayar dengan terjadinya satu atau lebih events that have a detrimental impact on
kejadian yang teramati yang memiliki the estimated future cash flows of the
dampak menurunkan jumlah estimasi arus financial asset. Loss provisions against
kas masa depan dari aset keuangan credit impaired financial assets are
tersebut. Cadangan kerugian penurunan determined based on an assessment of the
nilai terhadap aset keuangan yang recoverable cash flows under a range of
mengalami penurunan nilai ditentukan scenarios, including the realisation of any
berdasarkan penilaian terhadap arus kas collateral held where appropriate.
yang dapat dipulihkan berdasarkan
sejumlah skenario, termasuk realisasi
jaminan yang dimiliki jika memungkinkan.
Aset Keuangan yang Direstrukturisasi Restructured Financial Assets
Jika ketentuan aset keuangan If the terms of the financial assets are
dinegosiasikan ulang atau dimodifikasi atau renegotiated or modified or the existing
aset keuangan yang ada diganti dengan financial assets are replaced with new ones
yang baru karena kesulitan keuangan due to the borrower’s financial difficulties,
peminjam, maka dilakukan penilaian apakah an assessment is made whether recognition
aset keuangan yang ada harus dihentikan of existing financial assets must be
pengakuannya dan kerugian kredit derecognized and expected credit losses
ekspektasian diukur sebagai berikut: measured as follows:
- Jika restrukturisasi tidak mengakibatkan - If the restructuring does not result in the
penghentian pengakuan aset yang ada, termination of recognition of existing
maka arus kas yang diperkirakan yang assets, then the estimated cash flows
timbul dari aset keuangan yang arising from the modified financial assets
dimodifikasi dimasukkan dalam are included in the calculation of cash
32
Page 438
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
perhitungan kekurangan kas dari aset shortages of existing assets.
yang ada.
- Jika restrukturisasi akan menghasilkan - If the restructuring will result in a
penghentian pengakuan aset yang ada, derecognition of the existing assets, the
maka nilai wajar aset baru diperlakukan fair value of the new asset is treated as
sebagai arus kas akhir dari aset keuangan the final cash flow of the existing financial
yang ada pada saat penghentian assets at the time of derecognition. This
pengakuannya. Jumlah ini dimasukkan amount is included in the calculation of
dalam perhitungan kekurangan kas dari cash shortages from existing financial
aset keuangan yang ada yang assets which are discounted from the
didiskontokan dari tanggal penghentian date of derecognition to the reporting date
pengakuan ke tanggal pelaporan using the initial effective interest rate of
menggunakan suku bunga efektif awal the existing financial assets.
dari aset keuangan yang ada.
Aset Keuangan yang Memburuk Credit-impaired Financial Assets
Pada setiap tanggal pelaporan, Bank At each reporting date, the Bank assesses
menilai apakah aset keuangan yang dicatat whether the financial assets recorded at
pada biaya perolehan diamortisasi dan aset amortized cost and the financial assets of
keuangan instrumen utang yang dicatat debt instruments which are recorded at fair
pada nilai wajar melalui penghasilan value through other comprehensive income
komprehensif lain mengalami penurunan are credit- impaired (worsening). Financial
nilai (memburuk). Aset keuangan memburuk assets deteriorate when one or more events
ketika satu atau lebih peristiwa yang that have an adverse effect on the
memiliki dampak merugikan atas estimasi estimated future cash flows of the financial
arus kas masa depan dari aset keuangan assets have occurred.
telah terjadi.
Kriteria yang digunakan oleh Bank untuk The criteria used by the Bank to determine
menentukan bukti objektif penurunan nilai that there is objective evidence of
adalah sebagai berikut: impairment include:
- Kesulitan keuangan signifikan yang - Significant financial difficulties
dialami penerbit atau pihak peminjam; experienced by the issuer or the
borrower;
- Pelanggaran kontrak, seperti peristiwa - Breach of contract, such as a default or
gagal bayar atau peristiwa tunggakan; arrears;
- Pihak pemberi pinjaman, untuk alasan - The lender, for economic or contractual
ekonomik atau kontraktual sehubungan reasons in relation to the financial
dengan kesulitan keuangan yang dialami difficulties experienced by the borrower,
pihak peminjam, telah memberikan has given concessions to the borrower
konsesi pada pihak peminjam yang tidak which is not possible if the borrower does
mungkin diberikan jika pihak peminjam not experience such difficulties;
tidak mengalami kesulitan tersebut;
- Terjadi kemungkinan bahwa pihak - It is probable that the borrower will enter
peminjam akan dinyatakan pailit atau bankruptcy or the other financial
melakukan reorganisasi keuangan reorganization;
lainnya;
- Hilangnya pasar aktif dari aset keuangan - Loss of an active market for financial
akibat kesulitan keuangan; atau assets due to financial difficulties; or
- Pembelian atau penerbitan aset keuangan - Purchase or issuance financial asset at
dengan diskon sangat besar yang significant discount which reflect the
mencerminkan kerugian kredit yang credit loss that occurs.
terjadi.
33
Page 439
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Aset Keuangan yang dibeli atau yang Purchased or originated credit-impaired
berasal dari aset keuangan yang financial assets – POCI
mengalami penurunan nilai (Purchased
or originated credit-impaired financial
assets - POCI)
Aset keuangan dikategorikan sebagai POCI Financial assets are catergorized as POCI if
apabila terdapat bukti objektif penurunan there is objective evidence of impairment at
nilai pada saat pengakuan awal. Pada saat initial recognition. At initial recognition, no
pengakuan awal, tidak ada penyisihan allowance for credit losses is recognized
kerugian kredit yang diakui karena harga because the purchase price or value has
pembelian atau nilainya telah termasuk included lifetime estimated credit losses.
estimasi kerugian kredit sepanjang Furthermore, changes in lifetime credit
umurnya. Selanjutnya, perubahan kerugian losses, whether positive or negative, are
kredit sepanjang umurnya, apakah positif recognized in the statement of profit or loss
atau negatif, diakui dalam laporan laba rugi as part of the allowance for impairment
sebagai bagian dari cadangan kerugian losses.
penurunan nilai.
Penyajian penyisihan kerugian kredit Presentation of allowance for expected
ekspektasian dalam laporan posisi credit losses in statements of financial
keuangan position
Penyisihan kerugian kredit ekspektasian Allowance for expected credit losses is
disajikan dalam laporan posisi keuangan presented in the statement of financial
sebagai berikut: positions as follows:
- Aset keuangan yang diukur pada biaya - Financial assets measured at amortized
perolehan diamortisasi, penyisihan cost, allowance for expected credit losses
kerugian kredit ekspektasian disajikan is presented as a deduction from the
sebagai pengurang dari jumlah tercatat gross carrying amount of the asset;
bruto aset;
- Komitmen pinjaman dan kontrak jaminan - Loan commitments and financial
keuangan, penyisihan kerugian kredit guarantee contracts, allowance for
ekspektasian disajikan sebagai provisi; expected credit losses is presented as a
provision;
- Instrumen utang yang diukur pada nilai - Debt instruments measured at fair value
wajar melalui penghasilan komprehensif through other comprehensive income,
lain, penyisihan kerugian kredit allowance for expected credit losses are
ekspektasian tidak diakui dalam laporan not recognized in the statement of
posisi keuangan karena jumlah tercatat financial position because the carrying
dari aset-aset ini adalah nilai wajarnya. amounts of these assets are at their fair
Namun demikian penyisihan kerugian values. However, allowance for expected
kredit ekspektasian diungkapkan dan credit losses is disclosed and recognized
diakui dalam penghasilan komprehensif in other comprehensive income.
lain.
Perhitungan penurunan nilai secara Individual impairment calculation
individual
Bank menetapkan kredit yang diberikan The Bank determines that loans should be
yang harus dievaluasi penurunan nilainya evaluated for impairment through individual
secara individual jika kredit yang diberikan evaluation if loans are classified as Stage 3
diklasifikasikan sebagai Stage 3 dan and considered individually significant. The
dianggap signifikan secara individual. Bank Bank assesses ECL by estimating the
menghitung KKE dengan mengestimasi expected future cash flow from the loans.
arus kas ekspektasian dari kredit yang
diberikan.
34
Page 440
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Perhitungan penurunan nilai secara Collective impairment calculation
kolektif
Bank menetapkan kredit yang diberikan The Bank determines that loans should be
yang harus dievaluasi penurunan nilainya evaluated for impairment through collective
secara kolektif jika kredit yang diberikan evaluation if loans are classified as Stage 1,
diklasifikasikan sebagai Stage 1, Stage 2 Stage 2 and Stage 3 which are not
dan Stage 3 yang tidak dianggap signifikan considered individually significant. The
secara individual. Bank menghitung KKE Bank assesses ECL using collective
menggunakan pendekatan kolektif dengan approach with the risk parameter modelling
model parameter risiko yang menggunakan that incorporates a number of key
beberapa parameter utama, antara lain parameters, including the Probability of
Probability of Default (“PD”), Loss Given Default (“PD”), Loss Given Default (“LGD”),
Default (“LGD”), Exposure at Default Exposure at Default (“EAD”), and discount
(“EAD”), dan tingkat diskonto setelah rate after taking into consideration forward-
memperhitungkan informasi perkiraan masa looking information, including
depan, termasuk faktor makroekonomi. macroeconomic factors.
Bank menggunakan model yang kompleks The Bank primarily uses sophisticated
yang menggunakan matriks PD, LGD dan models that utilise the PD, LGD and EAD
EAD. metrics.
a. Probability of Default (“PD”) a. Probability of Default (“PD”)
Probabilitas yang timbul di suatu waktu The probability at a point in time that a
dimana debitur mengalami gagal bayar, counterparty will default, calibrated over
dikalibrasikan sampai dengan periode 12 up to 12 months from the reporting date
bulan dari tanggal laporan (Stage 1) atau (Stage 1) or over the lifetime of the
sepanjang umur (Stage 2 dan 3) dan product (Stage 2 and 3) and
digabungkan pada dampak asumsi incorporated to the impact of forward-
ekonomi masa depan yang memiliki looking economic assumptions that have
risiko kredit. PD diestimasikan pada poin an effect on credit risk. PD is estimated
in time di mana hal ini berfluktuasi at a point in time that means it will
sejalan dengan siklus ekonomi. fluctuate in line with the economic cycle.
b. Loss Given Default (“LGD”) b. Loss Given Default (“LGD”)
Kerugian yang diperkirakan akan timbul The loss that is expected to arise on
dari debitur yang mengalami gagal bayar default, incorporating the impact of
dengan menggabungkan dampak dari relevant forward-looking economic
asumsi ekonomi masa depan yang assumptions (if any), which represents
relevan (jika ada) di mana hal ini the difference between the contractual
mewakili perbedaan antara arus kas cash flows due and those that the Bank
kontraktual yang akan jatuh tempo expects to receive. The Bank estimates
dengan arus kas yang diharapkan untuk LGD based on the historical recovery
diterima. Bank mengestimasikan LGD rates and considers the recovery of any
berdasarkan data historis dari tingkat collateral that is integral to the financial
pemulihan dan memperhitungkan assets, taking into account forward-
pemulihan yang berasal dari jaminan looking economic assumptions if
terhadap aset keuangan dengan relevant.
mempertimbangkan asumsi ekonomi di
masa depan jika relevan.
c. Exposure at Default (“EAD”) c. Exposure at Default (“EAD”)
Perkiraan nilai eksposur neraca pada The expected balance sheet exposure at
saat gagal bayar dengan the time of default, taking into account
mempertimbangkan bahwa perubahan that expected change in exposure over
ekspektasi yang diharapkan selama the lifetime of the exposure. This
masa eksposur. Hal ini menggabungkan incorporates the impact of drawdowns of
dampak penarikan fasilitas yang committed facilities, repayments of
35
Page 441
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
committed, pembayaran pokok dan principal and interest, amortisation and
bunga, amortisasi dan pembayaran early payments, together with the impact
dipercepat, bersama dengan dampak of forward-looking economic
asumsi ekonomi masa depan jika assumptions if relevant.
relevan.
Untuk menentukan kerugian kredit To determine the expected credit loss,
ekspektasian komponen-komponen ini akan these components are multiplied together
diperhitungkan secara bersama-sama dan and discounted to the balance sheet date
didiskontokan ke tanggal laporan keuangan using the effective interest rate as the
menggunakan diskonto berdasarkan suku discount rate.
bunga efektif.
Penerimaan kembali atas aset keuangan Recoveries of written-off financial assets
yang telah dihapusbukukan
Ketika kredit yang diberikan tidak tertagih, When a loan is uncollectible, it is written off
kredit yang diberikan tersebut dihapus buku against the related allowance for
dengan menjurnal balik cadangan kerugian impairment loss. Such loans are written off
penurunan nilai. Kredit yang diberikan after all the necessary procedures have
tersebut dapat dihapus buku setelah semua been completed and the amount of the loss
prosedur yang diperlukan telah dilakukan has been determined.
dan jumlah kerugian telah ditentukan.
Penerimaan kembali atas aset keuangan The recoveries of written-off financial assets
yang telah dihapusbukukan pada tahun in the current year are credited by adjusting
berjalan dikreditkan dengan menyesuaikan the allowance for impairment losses
akun cadangan kerugian penurunan nilai. accounts. Recoveries of written-off financial
Penerimaan kembali atas aset keuangan assets from previous years are recorded as
yang telah dihapusbukukan pada tahun operational income other than interest
sebelumnya dicatat sebagai pendapatan income.
operasional selain pendapatan bunga.
ii. Penurunan nilai aset non-keuangan ii. Impairment of non-financial assets
Nilai tercatat dari aset yang bukan aset The carrying amounts of the Bank’s non-
keuangan Bank, kecuali aset pajak financial assets, other than deferred tax
tangguhan, ditelaah setiap tanggal assets, are reviewed at each reporting date
pelaporan untuk menentukan apakah to determine whether there is any indication
terdapat indikasi penurunan nilai. Jika of impairment. If any such indication exists
indikasi tersebut ada, maka nilai yang dapat then the asset’s recoverable amount will be
dipulihkan dari aset tersebut akan estimated.
diestimasi.
Nilai yang dapat diperoleh kembali dari The recoverable amount of an asset or
suatu aset atau unit penghasil kas adalah cash generating unit is the greater of its
sebesar jumlah yang lebih tinggi antara nilai value in use and its fair value less costs to
pakainya dan nilai wajar aset atau unit sell. In assessing value in use,
penghasil kas dikurangi biaya untuk the estimated future cash flows are
menjual. Dalam menilai nilai pakai, estimasi discounted to their present value using
arus kas masa depan didiskontokan ke nilai pre-tax discount rate that reflects
sekarang dengan menggunakan tingkat current market assessments of the time
diskonto sebelum pajak yang mencerminkan value of money and the risks specific to the
penilaian pasar saat ini terhadap nilai kas asset.
kini dan risiko spesifik terhadap aset
tersebut.
36
Page 442
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Cadangan penurunan nilai diakui pada Allowance for impairment loss recognized in
tahun sebelumnya dinilai pada setiap prior year is assessed at each reporting
tanggal pelaporan untuk melihat adanya date for any indications that the loss has
indikasi bahwa kerugian telah menurun atau decreased or no longer exists. An
tidak ada lagi. Kerugian penurunan nilai impairment loss is reversed if there has
dijurnal balik jika terdapat perubahan been a change in the estimates used to
estimasi yang digunakan dalam determine the recoverable amount.
menentukan nilai yang dapat dipulihkan.
Cadangan kerugian penurunan nilai dijurnal Allowance for impairment losses is reversed
balik hanya hingga nilai tercatat aset tidak only to the extent that the asset’s carrying
melebihi nilai tercatat yang telah ditentukan, amount does not exceed the carrying
dikurangi dengan depresiasi atau amount that would have been determined,
amortisasi, jika cadangan penurunan nilai net of depreciation or amortization, if no
tidak pernah diakui. impairment loss had been recognized.
Bank tidak diwajibkan lagi untuk membentuk The Bank is not required to provide an
cadangan kerugian penurunan nilai untuk allowance for impairment losses for non-
aset non produktif, tetapi Bank tetap harus productive assets, but the Bank should still
menghitung cadangan kerugian penurunan calculate the impairment losses in
nilai mengacu pada standar akuntansi yang accordance with the applicable accounting
berlaku (Catatan 14b). standards (see Note 14b).
2.n. Aset tetap, aset hak-guna dan liabilitas sewa 2.n. Fixed assets, right-of-use assets and lease
liabilities
Aset tetap Fixed assets
Bank menerapkan kebijakan akuntansi model Bank applies revaluation model as accounting
revaluasi untuk aset tetap berupa tanah dan policy for land and buildings. Fixed assets
bangunan. Aset tetap selain tanah dan other than land and buildings apply cost model.
bangunan menggunakan model biaya.
Tanah dan bangunan disajikan sebesar nilai Land and buildings are stated at fair value, less
wajar, dikurangi akumulasi penyusutan untuk subsequent depreciation for buildings.
bangunan. Penilaian terhadap tanah dan Valuation of land and buildings is performed by
bangunan dilakukan oleh penilai independen external independent valuers with certain
eksternal yang telah memiliki sertifikasi. qualification. Valuations are performed with
Penilaian atas aset tersebut dilakukan secara sufficient regularity to ensure that the fair value
berkala untuk memastikan bahwa nilai wajar of a revalued asset does not differ materially
aset yang direvaluasi tidak berbeda secara from its carrying amount. Any accumulated
material dengan nilai tercatatnya. Akumulasi depreciation at the date of revaluation is
penyusutan pada tanggal revaluasi dieliminasi eliminated against the gross carrying amount
terhadap nilai tercatat bruto aset, dan nilai of the asset, and the net amount is restated to
netonya disajikan kembali sebesar nilai the revalued amount of the asset.
revaluasian aset tetap.
Jika nilai wajar dari aset yang direvaluasi If the fair value of the revalued asset change
mengalami perubahan yang signifikan dan significantly, it is necessary to revaluate on an
fluktuatif, maka perlu direvaluasi secara annual basis, whereas if the fair value of the
tahunan, sedangkan jika nilai wajar dari aset revaluated asset does not change significantly,
yang direvaluasi tidak mengalami perubahan it is necessary to revaluate every 3 years,
yang signifikan dan fluktuatif, maka perlu taking the conditions of the related year into
dilakukan revaluasi setiap 3 tahun sekali, considerations.
dengan mempertimbangkan kondisi pada tahun
tersebut.
37
Page 443
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari Increase in the carrying amount arising from
revaluasi tanah dan bangunan dicatat sebagai revaluation of land and buildings is recorded in
“Surplus Revaluasi Aset Tetap” dan disajikan “Revaluation Surplus of Fixed Assets” and
sebagai “Penghasilan Komprehensif Lain”. presented as “Other Comprehensive Income”.
Penurunan nilai tercatat yang timbul dari Decrease in carrying amount as a result of
revaluasi, jika ada, dicatat sebagai beban pada revaluation, if any, is recorded as expenses in
tahun berjalan. Apabila aset tersebut memiliki the current year. If the asset does have
saldo “Surplus Revaluasi Aset Tetap” maka balance on its “Revaluation Surplus of Fixed
selisih penurunan nilai tercatat tersebut Assets”, loss from revaluation of fixed asset is
dibebankan terhadap “Surplus Revaluasi Aset charged to “Revaluation Surplus of Fixed
Tetap” yang disajikan sebagai “Penghasilan Assets” which is presented as “Other
Komprehensif Lain” dan sisanya diakui sebagai Comprehensive Income” and the remaining
beban tahun berjalan. balance is charged to current year’s expenses.
Surplus revaluasi yang dipindahkan ke saldo The amount of the surplus transferred would
laba adalah sebesar perbedaan biaya be the difference between depreciation based
perolehan awalnya. Pemindahan surplus on the revalued carrying amount of the asset
revaluasi ke saldo laba tidak dilakukan melalui and depreciation based on the asset’s original
laba rugi. cost. Transfer from revaluation surplus to
retained earnings is not made through profit
and loss.
Aset tetap, selain tanah dan bangunan, pada Fixed assets, except land and buildings, are
awalnya dinyatakan sebesar harga perolehan. initially recognized at cost. Acquisition cost
Biaya perolehan mencakup harga pembelian includes purchase price and expenditures
dan semua pengeluaran-pengeluaran yang directly attributable to bring the assets to the
terkait secara langsung untuk membawa aset location and condition necessary for it to be
tersebut ke lokasi dan kondisi yang diperlukan capable of operating in the manner attended
untuk memungkinkan aset tersebut beroperasi by management. Subsequent to initial
sebagaimana ditentukan oleh manajemen. measurement, fixed assets are measured
Setelah pengukuran awal, aset tetap diukur using cost model, carried at its cost less
dengan model biaya, dicatat pada harga accumulated depreciation and accumulated
perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan impairment losses.
akumulasi kerugian penurunan nilai aset.
Tanah, termasuk biaya pengurusan legal hak Land, including legal cost incurred when the
atas tanah ketika tanah diperoleh pertama kali, land was first acquired, is recognized as part of
diakui sebagai bagian dari biaya perolehan the land acquisition cost and not amortized.
aset tanah dan tidak diamortisasi. Biaya The cost of the extension or renewal of legal
pengurusan perpanjangan atau pembaruan right over land is deferred and amortized over
legal hak atas tanah ditangguhkan dan the life of legal life or economic life of the land,
diamortisasi sepanjang umur hukum hak atau whichever is shorter.
umur ekonomi tanah, mana yang lebih pendek.
Penyusutan aset tetap selain tanah dihitung Depreciations of fixed assets other than land
dengan menggunakan metode garis lurus atau are calculated on a straight-line or double
saldo menurun berganda berdasarkan taksiran declining balance method based on the
masa manfaat aset tetap sebagai berikut: estimated useful lives of the assets as follows:
Tahun/
Years
Bangunan 20 Buildings
Peralatan dan perabot kantor, Office equipment and furniture and fixtures,
kendaraan dan perbaikan gedung 4-8 vehicles and building improvements
38
Page 444
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Beban perbaikan dan pemeliharaan Normal repair and maintenance expenses are
dibebankan pada laba rugi; sedangkan charged to the profit or loss; while renovation
renovasi dan penambahan yang jumlahnya and betterments, which are significant and
signifikan dan memperpanjang masa manfaat prolong the useful life of assets, are capitalized
dikapitalisasi ke aset tetap yang bersangkutan. to the respective assets. The carrying amount
Nilai tercatat serta akumulasi penyusutan atas and the related accumulated depreciation of
aset tetap yang tidak digunakan lagi atau dijual, fixed assets which are not utilized anymore or
dikeluarkan dari kelompok aset tetap yang sold, are removed from the related Bank of
bersangkutan, dan laba atau ruginya diakui assets, and the gains or losses are recognized
dalam laba rugi. in the profit or loss.
Aset dalam penyelesaian merupakan aset yang Construction in progress consists of assets
masih dalam proses pembangunan dan belum that are still in progress of construction and are
siap untuk digunakan, serta dimaksudkan untuk not ready for use yet and are intended to be
dipergunakan dalam kegiatan usaha. Aset ini used for business activity. This account is
dicatat sebesar biaya yang telah dikeluarkan recorded based on the amount paid and
dan dipindahkan ke aset tetap yang transferred to the respective fixed assets when
bersangkutan pada saat selesai dan siap completed and ready to use.
digunakan.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan An item of fixed asset is derecognized upon
pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat disposal or when no future economic benefits
tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang are expected from its use or disposal. Any gain
diharapkan dari penggunaan atau or loss arising on derecognition of the asset
pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari (calculated as the difference between the net
penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai disposal proceeds and the carrying amount of
perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan the asset) is included in profit or loss in the
dan jumlah tercatat dari aset) diperhitungkan period such asset is derecognized.
dalam laba rugi pada periode aset tersebut
dihentikan pengakuannya.
Pada setiap akhir tahun buku, Bank melakukan The residual values, useful lives and methods
penelaahan atas nilai residu, masa manfaat of depreciation of fixed asset are reviewed by
dan metode penyusutan dan disesuaikan Bank and adjusted prospectively, if
secara prospektif. appropriate, at the end of each year.
Aset hak-guna dan liabilitas sewa Right-of-use assets and lease liabilities
Pada tanggal permulaan kontrak, Bank menilai At the inception of a contract, the Bank
apakah kontrak merupakan atau mengandung assesses whether the contract is or contains a
sewa. Suatu kontrak merupakan atau lease. A contract is or contains a lease if the
mengandung sewa jika kontrak tersebut contract conveys the right to control the use of
memberikan hak untuk mengendalikan an identified assets for a period of time in
penggunaan aset identifikasian selama suatu exchange for consideration. The Bank can
jangka waktu untuk dipertukarkan dengan choose not to recognise the right-of-use asset
imbalan. Bank dapat memilih untuk tidak and lease liabilities for:
mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa
untuk:
• sewa dengan jangka waktu kurang atau • Leases with a term of less or equal to 12
sama dengan 12 bulan dan tidak terdapat months and there is no call option;
opsi beli;
• sewa atas aset dengan nilai rendah. • Leases of low value assets.
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak To assess whether a contract conveys the right
untuk mengendalikan penggunaan aset to control the use of an identified asset, the
identifikasian, Bank harus menilai apakah: Bank shall assess whether:
• Bank memiliki hak untuk mengoperasikan • The Bank has the right to operate the
aset; dan assets; and
39
Page 445
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
• Bank telah mendesain aset dengan cara • The Bank has designed the assets by
menetapkan sebelumnya bagaimana dan predetermining how and for what purpose it
untuk tujuan apa aset akan digunakan will be used.
selama periode penggunaan.
Bank mengakui liabilitas sewa sebesar jumlah The Bank recognized lease liabilities at the
pembayaran sewa yang masih harus dibayar amount of lease payments accrued to the end
hingga akhir masa sewa yang didiskontokan of the lease term which is discounted using the
dengan menggunakan suku bunga pinjaman incremental borrowing rate. While the right-of-
inkremental. Sedangkan aset hak guna use assets includes the amount of lease
mencakup jumlah liabilitas sewa yang diakui, liabilities recognized, initial direct costs paid,
biaya langsung awal yang dibayarkan, biaya restoration costs and lease payments on or
pemulihan dan pembayaran sewa yang before the start date of the lease, less lease
dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai incentives received. Right-of-use are
sewa, dikurangi insentif sewa yang diterima. depreciated using the straight-line method over
Aset hak guna disusutkan dengan metode garis the shorter period between the lease term and
lurus selama jangka waktu yang lebih pendek the estimated useful life of the asset.
antara masa sewa dengan estimasi masa
manfaat aset.
Jika kepemilikan aset sewa dialihkan ke Bank If the ownership of lease asset is transferred to
pada akhir masa sewa atau pembayaran sewa the Bank at the end of the lease term or the
mencerminkan pelaksanaan opsi pembelian, lease payments reflect the exercise of the
penyusutan dihitung menggunakan estimasi purchase option, depreciation is calculated
masa manfaat ekonomis aset. Aset hak-guna using the estimated useful life of the assets.
diuji penurunan nilainya sesuai dengan Right-of-use assets are tested for impairment
PSAK 236 tentang “Penurunan Nilai Aset”. in accordance with PSAK 236 regarding
“Impairment of Assets”.
Pada tanggal dimulainya sewa, Bank mengakui On the initial lease date, the Bank recognized
liabilitas sewa yang diukur pada nilai kini dari lease liabilities which measured at the present
pembayaran sewa masa depan yang akan value of future lease payments that will be paid
dibayarkan selama masa sewa. Pembayaran over the lease term. Lease payments include
sewa termasuk pembayaran tetap (termasuk fixed payments (including substantially fixed
pembayaran tetap secara-substansi) dikurangi payments), less lease incentive receivables,
piutang insentif sewa, pembayaran sewa variable lease payments that depends on index
variabel yang bergantung pada indeks atau or interest rate, and the expected amount to be
suku bunga, dan jumlah yang diharapkan akan paid in a residual value guarantee. Lease
dibayar dalam jaminan nilai residu. payments also include the reasonable exercise
Pembayaran sewa juga termasuk harga price for the purchase option if it is determined
eksekusi opsi pembelian yang wajar jika to be made by the Bank and the payment of a
dipastikan akan dilakukan oleh Bank dan penalty to terminate the lease, if the lease term
pembayaran penalti untuk mengakhiri sewa, reflects the Bank exercising the lease
jika jangka waktu sewa mencerminkan Bank termination option. Variable lease payments
mengeksekusi opsi penghentian sewa. that are not depends on an index or interest
Pembayaran sewa variabel yang tidak rate are recognized as an expense in the
bergantung pada indeks atau suku bunga period in which the event or condition that
diakui sebagai beban pada periode di mana triggers the payment occurs.
peristiwa atau kondisi yang memicu
pembayaran terjadi.
Dalam menghitung nilai kini dari pembayaran In calculating the present value of lease
sewa, Bank menggunakan suku bunga payments, the Bank uses the lessee’s
pinjaman inkremental penyewa pada tanggal incremental borrowing rate at the inception
dimulainya sewa karena suku bunga implisit date of the lease since the implicit interest rate
dalam sewa tidak dapat ditentukan. Setelah in the lease cannot be determined. After the
tanggal dimulainya sewa, jumlah liabilitas sewa inception date of the lease, the amount of the
ditingkatkan untuk mencerminkan peningkatan lease liability is increased to reflect the interest
40
Page 446
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
bunga dan dikurangi pembayaran sewa yang increase and less lease payments made.
dilakukan. Selain itu, jumlah tercatat liabilitas Furthermore, the lease liabilities carrying
sewa diukur kembali jika terdapat modifikasi, amount is remeasured if there are
perubahan jangka waktu sewa, perubahan modifications, changes in term of the lease,
pembayaran sewa, atau perubahan dalam lease payments, or the valuation of the option
penilaian opsi untuk membeli aset pendasar. to purchase the underlying asset.
Sewa jangka pendek (dengan jangka waktu Short-term leases (with term of less or equal to
kurang atau sama dengan 12 bulan) dan sewa 12 months) and leases of low-value assets,
aset bernilai rendah, serta elemen-elemen and elements of those leases, partially or
sewa tersebut, sebagian atau seluruhnya tidak entirely not applying the recognition principles
menerapkan prinsip-prinsip pengakuan yang stipulated by PSAK 116 will be treated the
ditentukan oleh PSAK 116 akan diperlakukan same as operating leases in PSAK 30. The
sama dengan sewa operasi pada PSAK 30. Bank will recognize these lease payments on a
Bank akan mengakui pembayaran sewa straight-line basis during the lease period on
tersebut dengan dasar garis lurus selama masa the statement of profit or loss and other
sewa dalam laporan laba rugi dan penghasilan comprehensive income. This expense is
komprehensif lain. Beban ini dicatat pada recorded under general and administrative
beban umum dan administrasi dalam laporan expenses in profit or loss.
laba rugi.
Penerapan pencatatan PSAK 116 berlaku The recording implementation of PSAK 116 is
untuk seluruh sewa (kecuali sebagaimana yang applied for all leases (except as stated earlier),
disebutkan sebelumnya), yaitu sebagai berikut: as follows:
a. Menyajikan aset hak-guna sebagai bagian a. Presents right-of-use assets as part of
dari aset tetap dan liabilitas sewa disajikan fixed assets and lease liabilities presented
sebagai bagian dari liabilitas lain-lain dalam as part of other liabilities in the statement
laporan posisi keuangan, yang diukur pada of financial position which measured at the
nilai kini dari pembayaran sewa masa present value of the future lease
depan; payments;
b. Mencatat penyusutan aset hak-guna dan b. Records depreciation of right-of-use assets
bunga atas liabilitas sewa dalam laporan and interest on lease liabilities in the
laba rugi dan penghasilan komprehensif; statement of profit or loss and other
dan comprehensive income; and
c. Memisahkan jumlah total pembayaran ke c. Separates the total amount of cash paid
bagian pokok (disajikan dalam kegiatan into principal portion (presented within
pendanaan) dan bunga (disajikan dalam financing activities) and interest (presented
kegiatan operasional) dalam laporan arus within operating activities) in the statement
kas. of cash flows.
2.o. Agunan yang diambil alih 2.o. Foreclosed assets
Agunan yang diambil alih disajikan dalam akun Foreclosed assets are presented in the other
aset lain-lain. assets account.
Agunan yang diambil alih dinyatakan sebesar Foreclosed assets are stated at net realizable
nilai realisasi bersih atau sebesar nilai value or stated at loan outstanding amount,
outstanding kredit yang diberikan, mana yang whichever is lower. Net realizable value is the
lebih rendah. Nilai realisasi bersih adalah nilai fair value of the foreclosed assets less
wajar agunan yang diambil alih dikurangi estimated costs of disposing the assets. The
dengan estimasi biaya untuk menjual agunan excess of loan receivable over the net
tersebut. Selisih lebih saldo kredit di atas nilai realizable value of the foreclosed assets is
realisasi neto dari agunan yang diambil alih charged to allowance for loan impairment
dibebankan ke dalam akun cadangan kerugian losses.
penurunan nilai kredit.
Selisih antara nilai agunan yang diambil alih The difference between the value of the
dan hasil penjualannya diakui sebagai foreclosed assets and the proceeds from the
keuntungan atau kerugian pada saat penjualan. sale of such property is recorded as a gain or
loss when the property is sold.
41
Page 447
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Manajemen mengevaluasi nilai agunan yang Management evaluates the value of foreclosed
diambil alih secara berkala. Cadangan kerugian assets regularly. An allowance for possible
penurunan nilai pada agunan yang diambil alih losses on foreclosed assets are provided
dibentuk berdasarkan penurunan nilai agunan based on the decline in value of foreclosed
yang diambil alih. assets.
Beban-beban sehubungan dengan perolehan Expenses in relation with the acquisition and
dan pemeliharaan agunan yang diambil alih maintenance of foreclosed assets are charged
dibebankan pada laba rugi tahun berjalan pada in the profit or loss in the current year.
saat terjadinya.
2.p. Aset lain-lain 2.p. Other assets
Terdiri dari aset yang tidak material yang tidak Represent immaterial assets that cannot be
dapat digolongkan dalam pos-pos sebelumnya. classified under the above accounts. Other
Aset lain-lain dinyatakan sebesar nilai tercatat, assets are stated at carrying amount, which is
yaitu harga perolehan setelah dikurangi dengan cost less accumulated amortization, allowance
akumulasi amortisasi, penurunan nilai atau for impairment losses or possible losses.
cadangan kerugian.
2.q. Liabilitas segera 2.q. Obligations due immediately
Liabilitas segera merupakan liabilitas Bank Obligations due immediately represent the
kepada pihak lain yang sifatnya wajib segera Bank’s liabilities to beneficiaries that are
dibayarkan sesuai dengan perintah pemberi payable immediately in accordance with the
amanat atau perjanjian yang ditetapkan demand from the beneficiaries or as agreed
sebelumnya. Liabilitas segera dinyatakan upon by the Bank’s and the beneficiaries.
sebesar nilai liabilitas Bank kepada pemberi Obligation due immediately are stated at
amanat. outstanding payables to the beneficiaries.
2.r. Simpanan dari nasabah dan simpanan dari 2.r. Deposits from customer and deposits from
Bank lain other banks
Simpanan dari nasabah dan simpanan dari Deposits from customer and deposits from
bank lain pada awalnya diukur pada nilai wajar other banks are initially measured at fair value
ditambah biaya transaksi yang dapat plus directly attributable transaction costs and
diatribusikan secara langsung dan setelah subsequently measured at their amortized cost
pengakuan awal diukur pada biaya perolehan using the effective interest method.
diamortisasi dengan menggunakan metode
suku bunga efektif.
2.s. Pendapatan dan beban bunga 2.s. Interest income and expense
Pendapatan dan beban bunga diakui dalam Interest income and expenses are recognized
laba rugi dengan menggunakan metode suku in the profit or loss using the effective interest
bunga efektif. Suku bunga efektif adalah suku rate method. The effective interest rate is the
bunga yang secara tepat mendiskontokan rate that exactly discounts the estimated future
estimasi pembayaran dan penerimaan kas di cash payments and receipts through the
masa datang selama perkiraan umur dari aset expected life of the financial asset or financial
keuangan atau liabilitas keuangan (atau, jika liability (or, where appropriate, a shorter
lebih tepat, digunakan periode yang lebih period) to the carrying amount of the financial
singkat) untuk memperoleh nilai tercatat dari asset or financial liability. When calculating the
aset keuangan atau liabilitas keuangan. Pada effective interest rate, the Bank estimates
saat menghitung suku bunga efektif, Bank future cash flows considering all contractual
mengestimasi arus kas di masa datang dengan terms of the financial instrument but not future
mempertimbangkan seluruh persyaratan credit losses.
kontraktual dalam instrumen keuangan
tersebut, tetapi tidak mempertimbangkan
kerugian kredit di masa mendatang.
Perhitungan suku bunga efektif mencakup The calculation of the effective interest rate
biaya transaksi (Catatan 2e.ii) dan seluruh includes transaction costs (Note 2e.ii) and all
imbalan/provisi dan bentuk lain yang fees and points paid or received that are an
42
Page 448
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
dibayarkan atau diterima yang merupakan integral part of the effective interest rate.
bagian tak terpisahkan dari suku bunga efektif.
Pendapatan dan beban bunga yang disajikan di Interest income and expenses presented in the
dalam laba rugi meliputi: profit or loss include:
a. Pendapatan dan beban bunga atas aset a. Interest income and expense on financial
keuangan yang diukur pada nilai wajar assets measured at fair value through
melalui penghasilan komprehensif lain other comprehensive income as well as
serta aset keuangan dan liabilitas financial assets and financial liabilities
keuangan yang dicatat berdasarkan biaya recorded at amortized cost are recognized
perolehan diamortisasi, diakui pada in the statement of profit or loss using the
laporan laba rugi dengan menggunakan effective interest method.
metode suku bunga efektif.
Jumlah tercatat bruto aset keuangan The gross carrying amount of a financial
adalah biaya perolehan diamortisasi aset asset is the amortized cost of a financial
keuangan sebelum disesuaikan dengan asset before adjusting for allowance for
cadangan penurunan nilai. impairment.
Dalam menghitung pendapatan dan beban In calculating interest income and
bunga, tingkat bunga efektif diterapkan expenses, the effective interest rate is
pada jumlah tercatat bruto aset (ketika aset applied to the gross carrying amount of an
tersebut bukan aset keuangan memburuk) asset (when the asset is not a deteriorated
atau terhadap biaya perolehan diamortisasi financial asset) or to the amortized cost of
dari liabilitas. a liability.
Untuk aset keuangan yang memburuk For financial assets that deteriorated after
setelah pengakuan awal, pendapatan initial recognition, interest income is
bunga dihitung dengan menerapkan tingkat calculated by applying an effective interest
bunga efektif terhadap biaya perolehan rate to the amortized cost of the financial
diamortisasi dari aset keuangan tersebut. assets. If the asset no longer deteriorates,
Jika aset tersebut tidak lagi memburuk, the calculation of interest income will be
maka perhitungan pendapatan bunga akan calculated by applying an effective interest
dihitung dengan menerapkan tingkat bunga rate to the gross carrying amount of the
efektif terhadap nilai tercatat bruto dari aset financial asset.
keuangan tersebut.
b. Keuntungan dan kerugian yang timbul dari b. Gains and losses arising from changes in
perubahan nilai wajar atas aset keuangan the fair value of fair value through other
yang diklasifikasikan dalam kelompok nilai comprehensive income financial assets
wajar melalui penghasilan komprehensif other than foreign exchange gains or
lain diakui secara langsung dalam laba rugi losses on debt instrument are recognized
komprehensif (merupakan bagian dari directly in other comprehensive income (as
ekuitas) sampai aset keuangan tersebut part of equity), until the financial asset is
dihentikan pengakuannya atau adanya derecognized or impaired, except gain or
penurunan nilai, kecuali keuntungan atau loss arising from changes in exchanges
kerugian akibat perubahan nilai tukar untuk rate for debt instrument.
instrumen utang.
Pada saat aset keuangan dihentikan When a financial asset is derecognized or
pengakuannya atau dilakukan penurunan impaired, the cumulative gains or losses
nilai, keuntungan atau kerugian kumulatif previously recognized in equity are
yang sebelumnya diakui dalam ekuitas recognized in profit or loss.
harus diakui pada laba rugi.
2.t. Provisi dan komisi 2.t. Fees and commissions
Pendapatan dan beban provisi dan komisi yang Fees and commission income and expenses
signifikan dan merupakan bagian tak that are significant and integral to the effective
terpisahkan dari suku bunga efektif atas aset interest rate on financial asset or financial
43
Page 449
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
keuangan atau liabilitas keuangan dimasukkan liability are included in the measurement of the
ke dalam perhitungan suku bunga efektif. effective interest rate.
Pendapatan provisi dan komisi lainnya Other fees and commission income, including
termasuk provisi yang terkait dengan kegiatan credit related fees, export-import related fees,
perkreditan, kegiatan ekspor-impor, provisi syndication lead arranger fees, and provision
sebagai pengatur sindikasi dan provisi atas for services are recognized when the related
jasa diakui pada saat jasa tersebut dilakukan. services are performed.
Beban provisi dan komisi lainnya sehubungan Other fees and commission expense related
dengan transaksi antar bank diakui sebagai mainly to inter-bank transaction are recognized
beban pada saat jasa tersebut diterima. as expense when the service are received.
Apabila pinjaman diselesaikan sebelum jatuh The outstanding balances of unamortized fees
tempo, maka saldo pendapatan provisi dan and commissions on loans terminated or
komisi yang belum diamortisasi diakui pada settled prior to maturity are recognized as
saat pinjaman diselesaikan. income when the loans are settled.
2.u. Keuntungan/(kerugian) perubahan nilai 2.u. Gain/(loss) from changes in fair value of
wajar aset keuangan financial assets
Keuntungan/(kerugian) perubahan nilai wajar Gain/(loss) from changes in fair value of
instrumen keuangan merupakan perubahan financial instruments represent changes in fair
nilai wajar dari efek-efek dan instrumen value of securities and derivative instruments
derivatif yang ditetapkan pada nilai wajar designated at fair value through profit or loss.
melalui laba rugi.
2.v. Provisi 2.v. Provisions
Provisi diakui jika, sebagai akibat peristiwa A provision is recognized if, as a result of a
masa lalu, Bank memiliki kewajiban kini, baik past event, the Bank has a present legal or
bersifat hukum maupun bersifat konstruktif, constructive obligation that can be estimated
yang dapat diestimasi secara andal, dan reliably, and it is probable that an outflow of
kemungkinan besar penyelesaian kewajiban economic benefits will be required to settle the
tersebut mengakibatkan arus keluar sumber obligation.
daya yang mengandung manfaat ekonomi.
2.w. Liabilitas imbalan pasca-kerja 2.w. Post-employment benefits liability
Skema pensiun diklasifikasikan sebagai Pension schemes are classified as either
program iuran pasti atau program imbalan defined contribution plans or defined benefit
pasti, tergantung pada substansi ekonomi dari plans, depending on the economic substance
syarat dan kondisi utama program tersebut. of the plan as derived from its principal terms
Program iuran pasti adalah program pensiun and conditions. A defined contribution plan is a
yang mewajibkan Bank membayar sejumlah pension plan under which the Bank pays fixed
iuran tertentu kepada entitas terpisah. contributions into a separate entity.
Bank tidak memiliki kewajiban hukum atau The Bank has no legal or constructive
konstruktif untuk membayar iuran lebih lanjut obligations to pay further contributions if the
jika entitas tersebut tidak memiliki aset yang fund does not hold sufficient assets to pay all
cukup untuk membayar seluruh imbalan atas employees the benefits relating to employee
jasa yang diberikan pekerja pada periode service in the current and prior periods. A
berjalan dan tahun-tahun sebelumnya. defined benefit plan is a pension plan that is
Program imbalan pasti adalah program pensiun not a defined contribution plan. Typically,
yang bukan merupakan program iuran pasti. defined benefit plans define an amount of
Program imbalan pasti adalah program pensiun pension benefit that an employee will receive
yang menentukan jumlah imbalan pensiun upon retirement, usually dependent on one or
yang akan diterima seorang pekerja pada saat more factors such as age, years of service and
pensiun, biasanya berdasarkan pada satu atau compensation.
lebih faktor seperti usia, masa kerja, dan
kompensasi.
44
Page 450
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Bank harus mencadangkan jumlah minimal The Bank is required to provide a minimum
imbalan pensiun sesuai dengan Undang- amount of pension benefit in accordance with
Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja Law No. 6 Year 2023 on Job Creation (Job
(Undang-Undang Cipta Kerja) yang mana Creation Law) which amendment of Labor Law
merupakan amendemen dari UU No. 11 Tahun No. 11 Year 2020. Pension costs under the
2020. Beban pensiun berdasarkan program Bank’s defined benefit pension plans are
dana pensiun manfaat pasti Bank ditentukan determined by periodic actuarial calculation
melalui perhitungan aktuaria secara periodik using the projected-unit-credit method and
dengan menggunakan metode projected-unit applying the assumptions on discount rate,
credit dan menerapkan asumsi atas Tingkat return on plan assets and annual rate of
diskonto, hasil atas aset program dan tingkatan increase in compensation.
kenaikan manfaat pasti pensiun tahunan.
Sehubungan dengan program imbalan pasti, The liability recognized in the statement of
liabilitas diakui pada laporan posisi keuangan financial position in respect of defined benefit
setara dengan nilai kini kewajiban imbalan pasti pension plans is equivalent to the present
pada akhir tahun pelaporan. Kewajiban imbalan value of the defined benefit obligation at the
pasti dihitung setiap tahun oleh aktuaris end of the reporting year. The defined benefit
independen dengan menggunakan metode obligation is calculated annually by
Projected Unit Credit. independent actuaries using the Projected Unit
Credit method.
Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan The present value of the defined benefit
dengan mendiskontokan arus kas keluar yang obligation is determined by discounting the
diestimasi dengan menggunakan tingkat bunga estimated future cash outflows using the
obligasi korporat berkualitas tinggi dalam interest rates of high-quality corporate bonds
denominasi mata uang dimana imbalan akan that are denominated in the currency in which
dibayarkan dan memiliki jangka waktu jatuh the benefits will be paid, and that have terms of
tempo mendekati jangka waktu kewajiban maturity approximating the terms of the related
pensiun. Apabila tidak terdapat pasar aktif pension obligations. When there is no deep
untuk obligasi korporat tersebut, digunakan market for such bonds, the market rates of
bunga obligasi pemerintah. government bonds are used.
Biaya jasa lalu diakui segera dalam laba rugi. Past service costs are recognized immediately
Keuntungan dan kerugian atas kurtailmen atau in profit or loss. Gains or losses on the
penyelesaian suatu program imbalan pasti curtailment or settlement of a defined benefit
diakui pada saat kurtailmen atau penyelesaian plan are recognized when the curtailment or
tersebut terjadi. settlement occurs.
Pengukuran kembali yang timbul dari Remeasurements arising from experience
penyesuaian pengalaman dan perubahan adjustments and changes in actuarial
asumsi-asumsi aktuarial dibebankan atau assumptions are charged or credited to equity
dikreditkan pada ekuitas dalam laporan in the statement of other comprehensive
penghasilan komprehensif lain pada periode income in the period in which they arise. The
dimana beban tersebut terjadi. Akumulasi saldo accumulated remeasurements balance is
pengukuran kembali dilaporkan di saldo laba. reported in retained earnings.
45
Page 451
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
2.x. Perpajakan 2.x. Taxation
Beban pajak terdiri dari pajak kini dan The tax expense comprises current and
tangguhan. Beban pajak diakui dalam laba rugi. deferred tax. Tax expense is recognized in the
profit or loss.
Manajemen melakukan evaluasi secara Management periodically evaluates the
periodik atas posisi yang diambil dalam surat positions taken in tax returns with respect to
pemberitahuan pajak apabila terdapat situasi di situation in which applicable tax regulation is
mana peraturan perpajakan yang berlaku subject to interpretation. The Bank establishes
adalah subjek atas interpretasi. Bank provisions, where appropriate, on the basis of
membentuk cadangan, jika dianggap perlu, amounts expected to be paid to the tax
berdasarkan jumlah yang diestimasikan akan authorities.
dibayarkan ke kantor pajak.
Pajak penghasilan tangguhan disajikan dengan Deferred income tax is determined using the
menggunakan metode liabilitas untuk semua liability method, for all temporary differences
perbedaan temporer yang muncul antara dasar arises between the tax bases of assets and
pengenaan pajak atas aset dan liabilitas liabilities and their carrying values for financial
dengan nilai tercatatnya dalam rangka reporting purposes at each reporting date.
kebutuhan laporan keuangan pada setiap Currently enacted or substantially enacted tax
tanggal pelaporan. Tarif pajak yang berlaku rates are used to determine deferred income
digunakan dalam menentukan pajak tax.
penghasilan tangguhan.
Aset pajak tangguhan diakui apabila terdapat Deferred tax assets are recognized to the
kemungkinan besar bahwa jumlah laba pada extent that it is probable that future taxable
masa mendatang akan memadai untuk profit will be available to compensate the
mengkompensasi aset pajak tangguhan yang deferred tax assets that arise from temporary
muncul akibat perbedaan temporer tersebut. differences.
Perbedaan antara nilai tercatat dari aset The difference between the carrying amount of
revaluasian dan dasar pengenaan pajak a revalued asset and its tax base is a
merupakan perbedaan temporer sehingga temporary difference that gives rise to a
menimbulkan liabilitas atau aset pajak deferred tax liability or asset, except for certain
tangguhan, kecuali untuk aset tertentu seperti asset such as land, which realization is taxed
tanah yang pada saat realisasinya dikenakan with final tax on gross value of transaction.
pajak final yang dikenakan atas nilai bruto
transaksi.
Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui Amendments to taxation obligations are
saat surat ketetapan pajak diterima atau jika recorded when an assessment is received or, if
mengajukan keberatan, pada saat keputusan appealed against, when the results of the
atas keberatan tersebut telah ditetapkan. appeal have been decided.
2.y. Laba per saham 2.y. Earnings per share
Laba per saham dasar dihitung dengan Earnings per share is computed by dividing
membagi laba tahun berjalan dengan rata-rata income for the year with the weighted average
tertimbang jumlah saham biasa yang number of outstanding common shares issued
ditempatkan dan disetor penuh selama tahun and are fully paid-up during the year, after
yang bersangkutan, setelah memperhitungkan considering effect of stock dividends and
pembagian dividen saham dan saham bonus bonus shares distribution that applied
yang diterapkan secara restrospektif. retrospectively.
2.z. Program loyalitas pelanggan 2.z. Customer loyalty program
Program loyalitas pelanggan digunakan Bank Customer loyalty program is used by the Bank
untuk memberikan insentif kepada pelanggan to provide customers with incentives to buy
untuk membeli barang atau jasa entitas-entitas goods or services of certain entities. If a
tertentu. Jika pelanggan membeli barang atau customer buys goods or services of certain
jasa entitas tertentu, maka Bank akan entities, the Bank grants the customer award
memberikan poin penghargaan kepada credits (often described as “points”). The
46
Page 452
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
pelanggan (seringkali disebut sebagai “poin”). customer can redeem the award credits for
Pelanggan dapat menukar poin penghargaan awards such as free or discounted goods or
tersebut dengan barang atau jasa secara gratis services. This interpretation applies to
atau dengan potongan harga. Interpretasi ini customer loyalty award credits that:
berlaku untuk poin penghargaan loyalitas
pelanggan yang:
a. diberikan oleh Bank kepada pelanggannya a. the Bank grants its customers as part of a
sebagai bagian dari transaksi penjualan sales transaction, i.e. a sale of goods,
yaitu penjualan barang, pemberian jasa, rendering of services or use by a customer
atau penggunaan aset entitas-entitas of certain entities’ assets; and
tertentu oleh pelanggan; dan
b. bergantung pada pemenuhan terhadap b. subject to fulfilment of any further
setiap kondisi lebih lanjut yang disyaratkan, qualifying conditions, the customers can
pelanggan dapat menukar barang atau redeem for free or discounted goods or
jasa secara gratis atau dengan potongan services in the future.
harga di masa depan.
2.aa. Sewa 2.aa. Lease
Bank sebagai lessor Bank as lessor
Dalam sewa menyewa operasi, Bank sebagai Under an operating lease, the Bank as a lessor
lessor mengakui aset untuk sewa operasi di presents assets subject to operating leases in
laporan posisi keuangan sesuai sifat aset its statements of financial position according to
tersebut. Bank mencatat aset tersebut sebagai the nature of the asset. The Bank recorded
aset sewa operasi yang disusutkan dengan those assets as assets under operating leases
menggunakan metode garis lurus selama umur which is depreciated using straight-line method
manfaat aset tersebut. Biaya langsung awal over the estimated useful lives of the assets.
sehubungan proses negosiasi sewa operasi Initial direct costs incurred in negotiating an
ditambahkan ke jumlah tercatat dari aset operating lease are added to the carrying
sewaan dan diakui sebagai beban selama amount of the leased asset and recognized
masa sewa dengan dasar yang sama dengan over the lease term on the same basis as
pendapatan sewa. Rental kontinjen, apabila rental income. Contingent rents, if any, are
ada, diakui sebagai pendapatan pada tahun- recognized as revenue in the years in which
tahun terjadinya. they are earned.
Bank sebagai lessee Bank as lessee
Kebijakan akuntansi sehubungan dengan The accounting policy related to the adoption
penerapan PSAK 116 dimana Bank adalah of PSAK 116 where Bank as the lessee has
sebagai lessee diungkapkan pada Catatan 2n been disclosed in Note 2n to the financial
atas laporan keuangan. statements.
2.ab. Standar baru dan amendemen atas standar 2.ab. New accounting standard and amendment
yang berlaku efektif pada tahun berjalan to standards which have been efective in
the current year
Standar baru dan amendemen atas standar The following are amendments and
yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai improvements to standards which effective for
pada atau setelah 1 Januari 2025, dengan periods beginning on or after January 1, 2025,
penerapan dini diperkenankan yaitu: with early adoption is permitted, are as follows:
• PSAK 117: Kontrak Asuransi; • PSAK 117: Insurance Contract; and
• Amendemen PSAK 117: Kontrak • Amendments PSAK 117: Insurance
Asuransi tentang Penerapan Awal PSAK Contract regarding Initial Application of
117 dan PSAK 109 – Informasi PSAK 117 and PSAK 109 – Comparative
Komparatif; Information;
• Amendemen PSAK 221: Pengaruh • Amendments PSAK 221: Foreign
Perubahan Kurs Valuta Asing tentang Exchange Rate regarding Lack of
Kekurangan Kertukaran; Exchangeability;
47
Page 453
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Beberapa PSAK juga diamendemen yang Several PSAKs were also amended which
merupakan amendemen konsekuensial were consequential amendments due to the
karena berlakunya PSAK 117: Kontrak enactment of PSAK 117: Insurance Contracts,
Asuransi, yaitu: as follows:
• PSAK 103: Kombinasi Bisnis • PSAK 103: Business Combinations
• PSAK 105: Aset Tidak Lancar yang • PSAK 105: Non-Current Assets Held for
Dikuasai untuk Dijual dan Operasi yang Sale and Discontinued Operations
Dihentikan
• PSAK 107: Instrumen Keuangan: • PSAK 107: Financial Instruments:
Pengungkapan Disclosures
• PSAK 109: Instrumen Keuangan • PSAK 109: Financial Instruments
• PSAK 115: Pendapatan dari Kontrak • PSAK 115: Income from Contracts with
dengan Pelanggan Customers
• PSAK 201: Penyajian Laporan Keuangan • PSAK 201: Presentation of Financial
Statements
• PSAK 207: Laporan Arus Kas • PSAK 207: Statement of Cash Flows
• PSAK 216: Aset Tetap • PSAK 216: Fixed Assets
• PSAK 219: Imbalan Kerja • PSAK 219: Employee Benefits
• PSAK 228: Investasi pada Entitas • PSAK 228: Investment in Associated
Asosiasi dan Ventura Bersama Entities and Joint Ventures
• PSAK 232: Instrumen Keuangan: • PSAK 232: Financial Instruments:
Penyajian Presentation
• PSAK 236: Penurunan Nilai Aset • PSAK 236: Impairment of Asset
• PSAK 237: Provisi, Liabilitas Kontinjensi • PSAK 237: Provisions, Contingent
dan Aset Kontinjensi Liabilities and Contigent Assets
• PSAK 238: Aset Takberwujud • PSAK 238: Intangible Assets
• PSAK 240: Properti Investasi • PSAK 240: Investment Property
Implementasi amendemen standar tersebut The implementation of the above amendment
tidak memiliki dampak yang material terhadap to standards had no material on the amounts
jumlah yang dilaporkan di periode berjalan atau reported for the current period or prior financial
tahun sebelumnya. year.
3. Pertimbangan dan Estimasi Akuntansi yang 3. Material Accounting Judgments and
Material Estimates
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi In the process of applying the Bank’s
Bank, manajemen telah melakukan accounting policies, management has
pertimbangan profesional dan estimasi dalam exercised professional judgments and
menentukan jumlah yang diakui dalam laporan estimates in determining the amounts
keuangan. Beberapa pertimbangan profesional recognized in the financial statements. The
dan estimasi yang signifikan adalah sebagai several significant uses of the professional
berikut: judgments and estimates are as follows:
3.a. Sumber utama atas ketidakpastian estimasi 3.a. Key sources of estimation uncertainty
Perhitungan Cadangan Kerugian Penurunan Calculation of Allowance for Impairment
Nilai Losses
Saat mengukur KKE, Bank menggunakan When measuring ECL the Bank uses
informasi masa depan yang wajar dan dapat reasonable and supportable forward-looking
didukung, yang didasarkan pada asumsi untuk information, which is based on assumptions for
pergerakan masa depan dari berbagai the future movement of different economic
penggerak ekonomi dan bagaimana penggerak drivers and how these drivers will affect each
ini akan saling mempengaruhi. other.
48
Page 454
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Loss given default adalah estimasi kerugian Loss given default is an estimate of the loss
yang timbul karena gagal bayar. Perhitungan arising on default. It is based on the difference
didasarkan pada perbedaan antara arus kas between the contractual cash flows due and
kontraktual terutang dan yang diharapkan akan those that the lender would expect to receive,
diterima, dengan mempertimbangkan arus kas taking into account cash flows from collateral
dari agunan dan peningkatan kredit integral. and integral credit increase.
Probability of default merupakan input utama Probability of default constitutes a key input in
dalam mengukur KKE. Probability of default measuring ECL. Probability of default is an
adalah perkiraan kemungkinan gagal bayar estimate of the likelihood of default over a
selama jangka waktu tertentu, yang given time horizon, the calculation of which
penghitungannya mencakup data historis, includes historical data, assumptions and
asumsi, dan ekspektasi kondisi masa depan. expectations of future conditions.
Penentuan Nilai wajar Determining Fair Values
Dalam menentukan nilai wajar atas aset In determining the fair value for financial assets
keuangan dan liabilitas keuangan dimana tidak and liabilities for which there is no observable
terdapat harga pasar yang dapat diobservasi, market price, Bank should use the valuation
Bank harus menggunakan teknik penilaian techniques as described in Note 2e. For
seperti dijelaskan pada Catatan 2e. Untuk financial instruments that are infrequently trade
instrumen keuangan yang jarang and have little price transparency, fair value is
diperdagangkan dan tidak memiliki harga yang less objective, and requires varying degrees of
transparan, nilai wajarnya menjadi kurang judgment depending on liquidity, concentration,
obyektif dan karenanya, membutuhkan tingkat uncertainity of market factors, pricing
pertimbangan yang beragam, tergantung pada assumptions and other risks affecting the
likuiditas, konsentrasi, ketidakpastian faktor specific instrument.
pasar, asumsi penentuan harga, dan risiko
lainnya yang mempengaruhi instrumen
tertentu.
Pajak Tangguhan Deferred Tax
Pajak tangguhan diakui atas jumlah pajak Deferred tax are recognized for the future
penghasilan terpulihkan (recoverable) pada recoverable taxable income arising from
periode mendatang sebagai akibat perbedaan temporary difference.
temporer yang boleh dikurangkan.
Justifikasi manajemen diperlukan untuk Management judgment is required to
menentukan jumlah pajak tangguhan yang determine the amount of deferred tax that can
dapat diakui, sesuai dengan waktu yang tepat be recognized, based upon the likely timing
dan tingkat laba fiskal di masa mendatang and level of future taxable profits together with
sejalan dengan strategi rencana perpajakan ke future strategic planning (Note 2x).
depan (Catatan 2x).
Revaluasi Aset Tetap The Revaluation of Fixed Assets
Revaluasi aset tetap Bank bergantung pada The Bank’s fixed assets revaluation depends
pemilihan asumsi yang digunakan oleh penilai on its selection of certain assumptions used by
independen dalam menghitung jumlah-jumlah the independent appraisal in calculating such
tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain: amounts. Those assumptions including
tingkat diskonto, nilai tukar, tingkat inflasi dan discount rate, exchange rate, inflation rate and
tingkat kenaikan pendapatan dan biaya. Bank revenue and cost increase rate. The Bank
berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah believes that its assumptions are reasonable
wajar dan sesuai, perbedaan signifikan dalam and appropriate and significant differences in
asumsi yang ditetapkan Bank dapat the Bank’s assumptions may materially affect
mempengaruhi secara material nilai aset tetap the valuation of its revalued fixed assets.
yang direvaluasi. Penjelasan lebih rinci Further details are disclosed in Note 13.
diungkapkan dalam Catatan 13.
49
Page 455
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Imbalan Kerja Employee Benefits
Penentuan liabilitas imbalan kerja Bank The determination of the Bank’s employee
bergantung pada pemilihan asumsi yang benefits liability is dependent on its selection of
digunakan oleh aktuaris independen dan certain assumptions used by the independent
manajemen Bank dalam menghitung jumlah- actuaries and the Bank’s management in
jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk calculating such amounts. Those assumptions
antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan include among others, discount rates, future
gaji tahunan, tingkat pengunduran diri annual salary increase, annual employee turn-
karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur over rate, disability rate, retirement age and
pensiun dan tingkat kematian. mortality rate.
3.b. Pertimbangan akuntansi yang penting 3.b. Critical accounting judgments in applying
dalam menerapkan kebijakan akuntansi the Bank’s accounting policies
Bank
Pertimbangan akuntansi yang penting dalam Critical accounting judgments made in applying
menerapkan kebijakan akuntansi Bank the Bank’s accounting policies include:
meliputi:
Penilaian Instrumen Keuangan Valuation of Financial Instruments
Bank menggunakan hierarki berikut untuk The Bank adopts the following hierarchy for
menentukan dan mengungkapkan nilai wajar determining and disclosing the fair value of
dari instrumen keuangan (Catatan 44): financial instruments (Note 44):
- Level 1 : harga kuotasian (tanpa - Level 1 : quoted (unadjusted) market prices
penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau in active market for identical assets or
liabilitas yang identik; liabilities;
- Level 2 : input selain harga kuotasian yang - Level 2 : inputs other than quoted prices
termasuk dalam Level 1 yang dapat included within Level 1 that are observable
diobservasi untuk aset dan liabilitas baik for the asset or liability either directly
secara langsung (misalnya harga) atau (example, price) or indirectly;
secara tidak langsung;
- Level 3 : input untuk aset dan liabilitas yang - Level 3 : inputs for the asset and liability
bukan berdasarkan data pasar yang dapat that are not based on observable market
diobservasi (input yang tidak dapat data (unobservable inputs).
diobservasi).
Kebijakan akuntansi Bank untuk pengukuran The Bank’s accounting policy on fair value
nilai wajar dibahas di Catatan 2. measurements is discussed in Note 2.
Nilai wajar dari aset keuangan dan liabilitas Fair values of financial assets and financial
keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif liabilities that are traded in active markets are
didasarkan pada kuotasi harga pasar atau based on quoted market prices or dealer price
kuotasi dari harga dealer. Untuk seluruh quotations. For all other financial instruments,
instrumen keuangan lainnya, Bank menentukan the Bank determines fair values using
nilai wajar dengan menggunakan teknik valuation techniques. Valuation techniques
penilaian. Teknik penilaian termasuk model include net present value and discounted cash
nilai sekarang dan arus kas yang flow models, and comparison to similar
didiskontokan, dan perbandingan dengan instruments for which market observable prices
instrumen yang sejenis dimana terdapat harga exist. Assumptions and inputs used in
pasar yang dapat diobservasi. Asumsi dan valuation techniques include risk-free and
input yang digunakan dalam teknik penilaian benchmark interest rates, credit spreads and
termasuk suku bunga bebas risiko (risk-free) other variable used in estimating discount
dan suku bunga acuan, credit spread dan rates, bond prices, foreign currency exchange
variabel lainnya yang digunakan dalam rates, level of vulnerability and expected price
mengestimasi tingkat diskonto, harga obligasi, correlation.
kurs mata uang asing, serta tingkat kerentanan
dan korelasi harga yang diharapkan.
50
Page 456
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Tujuan dari teknik penilaian adalah penentuan The objective of valuation techniques is to
nilai wajar yang mencerminkan harga dari arrive at a fair value determination that reflects
instrumen keuangan pada tanggal pelaporan the price of the financial instrument at the
yang akan ditentukan oleh para partisipan di reporting date that would have been
pasar dalam suatu transaksi yang wajar. determined by market participants acting at
arm’s length.
Penilaian Model Bisnis Business Model Assessment
Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan Classification and measurement of financial
bergantung pada hasil semata dari assets depends on the results of the SPPI and
pembayaran pokok dan bunga (”SPPI”) dan uji the business model test (please see financial
model bisnis (lihat bagian aset keuangan pada assets sections of Note 3). The Bank
Catatan 3). Bank menentukan model bisnis determines the business model at a level that
pada tingkat yang mencerminkan bagaimana reflects how group of financial assets are
kelompok aset keuangan dikelola bersama managed together to achieve a particular
untuk mencapai tujuan bisnis tertentu. business objective. This assessment includes
Penilaian ini mencakup penilaian yang judgement reflecting all relevant evidence
mencerminkan semua bukti yang relevan including how the performance of the assets is
termasuk bagaimana kinerja aset dievaluasi evaluated and their performance measured,
dan kinerjanya diukur, risiko yang the risks that affect the performance of the
memengaruhi kinerja aset dan bagaimana hal assets and how these are managed and how
ini dikelola dan bagaimana manajer aset diberi the managers of the assets are compensated.
kompensasi. Bank memantau aset keuangan The Bank monitors financial assets measured
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi at amortized cost or fair value through other
atau nilai wajar melalui penghasilan comprehensive income that are derecognized
komprehensif lain yang dihentikan prior to their maturity to understand the reason
pengakuannya sebelum jatuh tempo untuk for their disposal and whether the reasons are
memahami alasan pelepasannya dan apakah consistent with the objective of the business for
alasan tersebut konsisten dengan tujuan bisnis which the asset was held. Monitoring is part of
di mana aset tersebut dimiliki. Pemantauan the Bank’s continuous assessment of whether
adalah bagian dari penilaian berkelanjutan the business model for which the remaining
Bank atas apakah model bisnis di mana aset financial assets are held continues to be
keuangan yang tersisa dimiliki tetap sesuai dan appropriate and if it is not appropriate whether
jika tidak sesuai apakah telah terjadi perubahan there has been a change in business model
dalam model bisnis dan dengan demikian and so a prospective change to the
terdapat perubahan prospektif terhadap classification of those assets. No such
klasifikasi aset keuangan tersebut. Tidak ada changes were required during the periods
perubahan yang diperlukan selama periode presented.
yang disajikan.
Peningkatan Risiko Kredit yang Signifikan Significant Increase in Credit Risk
Sebagaimana dijelaskan dalam Catatan 3, As explained in Note 3, expected credit losses
kerugian kredit ekspektasian diukur sebagai are measured as an allowance equal to 12-
cadangan yang setara dengan KKE 12 bulan month ECL for stage 1 assets, or lifetime ECL
untuk aset tahap 1, atau KKE sepanjang umur for stage 2 or stage 3 assets. An asset moves
untuk aset tahap 2 atau tahap 3. Suatu aset to stage 2 when its credit risk has increased
bergerak ke tahap 2 ketika risiko kreditnya significantly since initial recognition. PSAK 109
telah meningkat secara signifikan sejak does not define what constitutes a significant
pengakuan awal. PSAK 109 tidak menjelaskan increase in credit risk. In assessing whether
apa yang merupakan peningkatan risiko kredit the credit risk of an asset has significantly
yang signifikan. Dalam menilai apakah risiko increased the Bank takes into account
kredit suatu aset telah meningkat secara qualitative and quantitative reasonable and
signifikan, Bank mempertimbangkan informasi supportable forward-looking information.
masa depan yang wajar dan dapat didukung
secara kualitatif dan kuantitatif.
51
Page 457
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan Financial Asset and Liability Classification
Kebijakan akuntansi Bank menetapkan The Bank’s accounting policies determine the
klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu classifications of certain assets and liabilities
sebagai aset dan liabilitas keuangan dengan as financial assets and liabilities by considering
mempertimbangkan definisi yang ditetapkan the definition set forth in PSAK 109.
PSAK 109.
Rincian klasifikasi aset dan liabilitas keuangan Details of the Bank’s classification are
Bank disajikan di Catatan 44 atas laporan presented in Note 44 of the financial
keuangan. statements.
Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan Impairment of Non-Financial Assets
Bank mengevaluasi penurunan nilai aset The Bank assesses impairment of assets
apabila terdapat kejadian atau perubahan whenever events or changes in circumstances
keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai that would indicates that the carrying amount
tercatat aset tidak dapat dipulihkan kembali. of an asset may not be recoverable. The
Faktor-faktor penting yang dapat menyebabkan factors that the Bank considers important
penelaahan penurunan nilai adalah sebagai which could trigger an impairment review
berikut: include the following:
a. Performa yang tidak tercapai secara a. Significant underperformance relative to
signifikan terhadap ekspektasi historis atau expected historical or projected future
proyeksi hasil operasi di masa yang akan operating results;
datang;
b. Perubahan yang signifikan dalam cara b. Significant changes in the manner of use
penggunaan aset atau strategi bisnis of the acquired assets or the strategy for
secara keseluruhan; dan overall business; and
c. Industri atau tren ekonomi yang secara c. Significant negative industry or economic
signifikan bernilai negatif. trends.
Bank mengakui kerugian penurunan nilai The Bank recognizes an impairment loss
apabila nilai tercatat aset melebihi nilai yang whenever the carrying amount of an asset
dapat dipulihkan. Jumlah terpulihkan adalah exceeds its recoverable amount. The
nilai yang lebih tinggi antara nilai wajar recoverable amount is the higher of an asset’s
dikurang biaya untuk menjual dengan nilai (or cash-generating unit’s) fair value less costs
pakai aset (atau unit penghasil kas). Jumlah to sell and its value in use. Recoverable
terpulihkan diestimasi untuk aset individual amounts are estimated for individual assets or,
atau, jika tidak memungkinkan, untuk unit if it is not possible, for the cash-generating unit
penghasil kas yang mana aset tersebut to which the asset belongs.
merupakan bagian daripada unit tersebut.
4. Kas 4. Cash
2025 2024
Rupiah 721,100 696,793 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 118,105 84,765 United States Dollar
Euro Eropa 10,646 11,605 European Euro
Dolar Singapura 9,085 68,058 Singapore Dollar
Dolar Australia 8,013 5,636 Australian Dollar
Yen Jepang 3,080 4,393 Japanese Yen
Poundsterling Inggris Raya 1,662 1,311 Great Britain Poundsterling
Dolar Hong Kong 966 948 Hong Kong Dollar
Total 872,657 873,509 Total
52
Page 458
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Kas dalam Rupiah termasuk jumlah kas pada Cash in Rupiah includes cash in Automatic
Anjungan Tunai Mandiri (ATM) masing-masing Teller Machines (ATM) amounting to Rp45,993
sejumlah Rp45.993 dan Rp53.161 pada and Rp53,161 as of December 31, 2025 and
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. 2024, respectively.
Informasi mengenai klasifikasi dan nilai wajar Information with regards to the classification
diungkapkan pada Catatan 44. and fair value was disclosed in Note 44.
5. Giro pada Bank Indonesia 5. Current Accounts with Bank Indonesia
Giro pada Bank Indonesia terdiri dari: Current accounts with Bank Indonesia consist
of the following:
31 Desember/December 31 ,
2025 2024
Mata uang asing Ekuivalen Mata uang asing Ekuivalen
(nilai penuh)/ Rupiah/ (nilai penuh)/ Rupiah/
Foreign currency Equivalent in Foreign currency Equivalent in
(full amount) Rupiah (full amount) Rupiah
Rupiah 7,188,113 6,994,110 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 51,100,000 852,093 33,000,000 531,135 United States Dollar
Total 8,040,206 7,525,245 Total
Giro Wajib Minimum (GWM) Bank sesuai Minimum Statutory Reserves (GWM) Bank in
dengan Peraturan Bank Indonesia dan accordance with Bank Indonesia (BI)
Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) Regulation of Members of The Board of
diungkapkan pada Catatan 49a. Governors (PADG) are disclosed in Note 49a.
Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan Information in respect of maturities is disclosed
pada Catatan 45e. Informasi mengenai in Note 45e. Information with regards to the
klasifikasi dan nilai wajar diungkapkan pada classification and fair value is disclosed in
Catatan 44. Note 44.
6. Giro pada Bank Lain 6. Current Accounts with Other Banks
a. Berdasarkan pihak dan mata uang a. By parties and currency
31 Desember/December 31 ,
2025 2024
Mata uang asing Ekuivalen Mata uang asing Ekuivalen
(nilai penuh)/ Rupiah/ (nilai penuh)/ Rupiah/
Foreign currency Equivalent in Foreign currency Equivalent in
(full amount) Rupiah (full amount) Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 39) Related parties (Note 39)
Rupiah 110 360 Rupiah
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 19,502 19,843 Rupiah
Mata uang asing Foreign currency
Dolar Amerika Serikat 19,454,261 324,400 44,689,894 719,284 United States Dollar
Dolar Singapura 8,549,540 110,845 7,265,241 86,054 Singapore Dollar
Euro Eropa 3,256,978 63,744 2,563,998 42,968 European Euro
Dolar Australia 2,864,682 31,948 2,737,431 27,411 Australian Dollar
Yuan China 13,048,472 31,117 8,834,732 19,480 Chinese Yuan
Poundsterling Inggris 880,945 19,768 709,829 14,352 Great Britain Poundsterling
Yen Jepang 183,102,825 19,500 187,330,836 19,301 Japanese Yen
Dolar Selandia Baru 554,456 5,337 418,086 3,791 New Zealand Dollar
Dolar Hong Kong 1,520,412 3,257 635,341 1,317 Hong Kong Dollar
Franc Swiss 51,512 1,083 69,114 1,231 Swiss Franc
Total pihak ketiga 630,501 955,032 Total third parties
Total 630,611 955,392 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (952) (2,186) Allowance for impairment losses
Neto 629,659 953,206 Net
53
Page 459
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
b. Berdasarkan Bank b. By Bank
2025 2024
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 39) Related parties (Note 39)
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Sulawesi Utara dan Gorontalo 108 300 Sulawesi Utara dan Gorontalo
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Sulawesi Tengah 2 60 Sulawesi Tengah
110 360
Pihak ketiga Third parties
PT Bank Central Asia Tbk 19,311 19,647 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 106 108 (Persero) Tbk
PT Standard Chartered PT Standard Chartered
Bank Indonesia 26 26 Bank Indonesia
PT Bank Pembangunan PT Bank Pembangunan
Daerah Papua 10 10 Daerah Papua
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 4 5 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Lainnya 45 47 Others
19,502 19,843
Total - Rupiah 19,612 20,203 Total - Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Pihak ketiga Third Parties
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 86,571 37,679 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
JP Morgan Chase, New York 85,171 94,876 JP Morgan Chase, New York
Citibank NA, Jakarta 81,499 303,993 Citibank NA, Jakarta
ING Belgium 63,744 42,968 ING Belgium
United Overseas Bank (UOB), United Overseas Bank (UOB),
Singapura 62,915 52,431 Singapore
Citibank NA, New York 38,586 43,379 Citibank NA, New York
Development Bank of Singapore Development Bank of Singapore,
(DBS), Singapura 32,803 29,849 (DBS) Singapore
ANZ Banking Bank Ltd, ANZ Banking Bank Ltd,
Melbourne 31,948 27,411 Melbourne
Bank of China, Jakarta 22,734 14,362 Bank of China, Jakarta
Standard Chartered Bank, London 20,851 218,974 Standard Chartered Bank, London
Sumitomo Mitsui Banking Sumitomo Mitsui Banking
Corporation, Tokyo 19,500 19,301 Corporation, Tokyo
PT Bank Central Asia Tbk 16,930 20,383 PT Bank Central Asia Tbk
Standard Chartered Bank, 15,643 15,583 Standard Chartered Bank,
New York New York
Standard Chartered Bank, Standard Chartered Bank,
Singapura 15,127 3,774 Singapore
PT Bank ICBC Indonesia 8,383 5,118 PT Bank ICBC Indonesia
ANZ Banking Bank Ltd, ANZ Banking Bank Ltd,
Selandia Baru 5,337 3,791 New Zealand
Standard Chartered Bank, Standard Chartered Bank,
Hong Kong 3,257 1,317 Hong Kong
Total - mata uang asing 610,999 935,189 Total - foreign currencies
Total 630,611 955,392 Total
Cadangan kerugian penurunan Allowances for impairment
nilai (952) (2,186) losses
Neto 629,659 953,206 Net
Giro pada bank lain dalam mata uang Rupiah Current accounts with other banks in Rupiah
(kecuali giro Rupiah pada bank lain untuk (except for Rupiah current accounts with other
wilayah Indonesia Bagian Timur), Dolar banks in East Region of Indonesia),
Hong Kong, Yen Jepang, Dolar Selandia Baru, Hong Kong Dollar, Japanese Yen, New
Dolar Amerika Serikat, Franc Swiss dan Zealand Dollar, United States Dollar, Swiss
54
Page 460
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Poundsterling Inggris tidak mendapatkan Franc and Great Britain Poundsterling are non-
bunga. Tingkat suku bunga rata-rata setahun interest bearing accounts. The average interest
untuk giro pada bank lain dalam Rupiah dan rates per annum for current accounts with
mata uang asing lainnya adalah sebagai other banks in Rupiah and other foreign
berikut: currencies are as follows:
2025 2024
Rupiah 0.07% 0.33% Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Euro Eropa 0.36% 2.67% European Euro
Dolar Amerika Serikat -- 0.01% United States Dollar
Poundsterling Inggris -- 3.43% Great Britain Poundsterling
Yuan Cina -- 0.55% Chinese Yuan
Dolar Singapura -- 0.00% Singapore Dollar
Seluruh giro pada bank-bank lain tidak All current accounts with other banks have not
mengalami peningkatan signifikan atas risiko experienced a significant increase in credit risk
kredit sejak pengakuan awal dan tidak memiliki since initial recognition and show no objective
bukti objektif penurunan nilai. Perubahan evidence of impairment. The changes in the
cadangan kerugian nilai giro pada bank-bank allowance for impairment losses on current
lain adalah sebagai berikut: accounts with other banks are as follows:
2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 2,186 -- -- 2,186 Beginning balance
Aset keuangan baru -- -- -- -- New financial assets
Pengukuran kembali bersih (1,294) -- -- (1,294) Net remeasurement
Total perubahan tahun berjalan (1,294) -- -- (1,294) Changes for the year
Dampak valuta asing 60 -- -- 60 Foreign exchange
Saldo akhir 952 -- -- 952 Ending balance
2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 1,203 -- -- 1,203 Beginning balance
Aset keuangan baru -- -- -- -- New financial assets
Pengukuran kembali bersih 925 -- -- 925 Net remeasurement
Total perubahan tahun berjalan 925 -- -- 925 Changes for the year
Dampak valuta asing 58 -- -- 58 Foreign exchange
Saldo akhir 2,186 -- -- 2,186 Ending balance
Manajemen Bank berpendapat bahwa The Bank’s management believed that
cadangan kerugian penurunan nilai untuk tahun allowance for impairment losses in 2025 and
2025 dan 2024 telah memadai. 2024 is adequate.
Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan Information in respect of maturities are
pada Catatan 45e. Informasi mengenai disclosed in Note 45e. Information with regards
klasifikasi dan nilai wajar diungkapkan pada to the classification and fair value are disclosed
Catatan 44. in Note 44.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, there
tidak terdapat giro pada bank lain yang were no current accounts with other banks
dijaminkan. which were pledged.
55
Page 461
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
7. Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank 7. Placements with Bank Indonesia and Other
Lain Banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank Placements with Bank Indonesia and other
lain terdiri dari: banks as follows:
a. Berdasarkan pihak, mata uang, dan jenis a. Based on counterparties, currency, and type
31 Desember/December 31 ,
2025 2024
Mata uang asing Ekuivalen Mata uang asing Ekuivalen
(nilai penuh)/ Rupiah/ (nilai penuh)/ Rupiah/
Foreign currency Equivalent in Foreign currency Equivalent in
(full amount) Rupiah (full amount) Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 39) Related party (Note 39)
Rupiah Rupiah
Penempatan pada bank lain Placements with other banks
Interbank call money Interbank call money
PT Bank Mega Syariah 200,000 -- PT Bank Mega Syariah
200,000 --
Pihak ketiga Third party
Rupiah Rupiah
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
Fasilitas simpanan Deposits facility of
Bank Indonesia 6,543,656 509,926 Bank Indonesia
Penempatan pada bank lain Placements with other banks
Interbank call money Interbank call money
PT Maybank Indonesia Tbk 500,000 -- PT Maybank Indonesia Tbk
PT Bank OCBC NISP Tbk 300,000 -- PT Bank OCBC NISP Tbk
PT Bank Pembangunan PT Bank Pembangunan
Daerah Jawa Barat Daerah Jawa Barat
dan Banten Tbk 200,000 -- dan Banten Tbk
PT Bank DBS Indonesia 200,000 -- PT Bank DBS Indonesia
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 100,000 -- (Persero) Tbk
7,843,656 509,926
Mata uang asing Foreign currency
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
Deposito berjangka Term Deposits of
Bank Indonesia -- 20,000,000 321,900 Bank Indonesia
-- 321,900
Total pihak ketiga 7,843,656 831,826 Total third party
Total 8,043,656 831,826 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (3,171) -- impairment losses
Neto 8,040,485 831,826 Net
b. Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan b. Information in respect of maturities are
pada Catatan 45e. Informasi mengenai disclosed in Note 45e. Information with regard
klasifikasi dan nilai wajar diungkapkan pada to the classification and fair value are
Catatan 44. disclosed in Note 44.
56
Page 462
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Tingkat suku bunga rata-rata tertimbang The weighted average of interest rate per
setahun untuk penempatan adalah sebagai annum for placements were as follows:
berikut:
2025 2024
Rupiah 4.27% 5.81% Rupiah
Mata uang asing Foreign currency
Dolar Amerika Serikat -- 5.04% United States Dollar
Seluruh penempatan pada Bank Indonesia dan All placements with Bank Indonesia and other
bank lain tidak mengalami peningkatan banks have not experienced a significant
signifikan atas risiko kredit sejak pengakuan increase in credit risk since initial recognition
awal dan tidak memiliki bukti objektif and show no objective evidence of impairment.
penurunan nilai. Perubahan cadangan kerugian The changes in the allowance for impairment
penurunan nilai penempatan pada bank-bank losses on placements with Bank Indonesia and
lain adalah sebagai berikut: other banks are as follows:
2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal -- -- -- Beginning balance
Aset keuangan baru -- -- -- New financial assets
Pengukuran kembali bersih 3,171 -- 3,171 Net remeasurement
Total perubahan tahun berjalan 3,171 -- -- 3,171 Changes for the year
Dampak valuta asing -- -- -- -- Foreign exchange
Saldo akhir 3,171 -- -- 3,171 Ending balance
2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 3,373 -- 3,373 Beginning balance
Aset keuangan baru -- -- -- New financial assets
Pengukuran kembali bersih (3,373) -- (3,373) Net remeasurement
Total perubahan tahun berjalan (3,373) -- -- (3,373) Changes for the year
Dampak valuta asing -- -- -- -- Foreign exchange
Saldo akhir -- -- -- -- Ending balance
Manajemen Bank berpendapat bahwa The Bank’s management believed that
cadangan kerugian penurunan nilai untuk tahun allowance for impairment losses in 2025 is
2025 telah memadai. Pada tahun 2024 Bank adequate. In 2024, the Bank did not establish
tidak membentuk cadangan kerugian an allowance for impairment losses.
penurunan nilai.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024, there
tidak terdapat penempatan pada Bank were no placements with Bank Indonesia and
Indonesia dan bank lain yang dijaminkan. other banks which were pledged.
57
Page 463
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
8. Efek-Efek 8. Securities
Efek-efek terdiri dari: Securities consist of:
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. Based on type and currency
31 Desember/December 31 ,
2025 2024
Nilai tercatat/ Nilai tercatat/
Nilai wajar/ Nilai wajar
Nilai Nominal/ Carrying value/ Nilai Nominal/ Carrying value/
Nominal value Fair Value Nominal value Fair Value
Pihak berelasi Related parties
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Rupiah Rupiah
Obligasi korporasi -- -- 200,000 198,832 Corporate bonds
Pihak ketiga Third parties
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Rupiah Rupiah
Obligasi Pemerintah Indonesian Government
Indonesia 841,801 885,099 2,784,482 2,719,686 Bonds
Obligasi Ritel Indonesia 99,231 101,592 17,975 17,898 Indonesian Retail bonds
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia -- -- 855,664 812,913 Bank Indonesian Rupiah Securities
941,032 986,691 3,658,121 3,550,497
Mata uang asing Foreign currencies
Obligasi Republik Indonesia 188,344 185,265 6,760 6,154 Republic of Indonesia Bonds
188,344 185,265 6,760 6,154
Total - nilai wajar melalui Total - fair value through
laba rugi 1,129,376 1,171,956 3,664,881 3,556,651 profit or loss
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Rupiah Rupiah
Obligasi Pemerintah Indonesia 32,313,935 33,826,587 35,914,962 35,885,064 Indonesian Government Bonds
Obligasi Ritel Indonesia -- -- 300,000 299,274 Indonesian Retail Bonds
Obligasi Korporasi -- -- 5,200 5,214 Corporate bonds
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 5,195,782 4,990,197 9,852,858 9,470,754 Bank Indonesian Rupiah Securities
37,509,717 38,816,784 46,073,020 45,660,306
Mata uang asing Foreign currencies
Obligasi Republik Indonesia 108,388 97,176 104,617 87,821 Republic of Indonesia bonds
108,388 97,176 104,617 87,821
Total - nilai wajar melalui Total - fair value through other
penghasian komprehensif lain 37,618,105 38,913,960 46,177,637 45,748,127 comprehensive income
Biaya perolehan yang diamortisasi Amortized cost
Rupiah Rupiah
Obligasi korporasi 250,000 250,000 -- -- Corporate bonds
Total - biaya perolehan yang
diamortisasi 250,000 250,000 -- -- Total - amortized cost
Total efek-efek 40,335,916 49,503,610 Total securities
Cadangan kerugian penurunan nilai -- -- Allowance for impairment losses
Neto 40,335,916 49,503,610 Net
b. Peringkat obligasi korporasi pada tanggal b. The corporate bonds rating as of
31 Desember 2025 adalah AAA(idn), pada December 31, 2025 was AAA(idn), while as of
tanggal 31 Desember 2024 adalah A(idn) dan December 31, 2024 was A(idn) and idA+.
idA+.
c. Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 c. As of December 31, 2025 and 2024, the
tingkat suku bunga rata-rata tertimbang weighted average annual interest rates for
setahun untuk obligasi korporasi adalah 7,74% corporate bonds were 7.74% and 7.83%,
dan 7,83%. respectively.
d. Pada tanggal 31 Desember 2025, Obligasi d. As of December 31, 2025, Bank’s Government
Pemerintah Bank dalam Rupiah yang Bonds in Rupiah classified as fair value
diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui laba through profit or loss and fair value through
rugi dan nilai wajar melalui penghasilan other comprehensive income will mature on
komprehensif lain akan jatuh tempo pada various dates between 2026 to 2054 with
berbagai tanggal antara tahun 2026 sampai interest rates between 4.875% to 10.50% per
dengan 2054 dengan tingkat suku bunga annum.
berkisar antara 4,875% sampai dengan 10,50%
per tahun.
58
Page 464
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Pada tanggal 31 Desember 2024, Obligasi As of December 31, 2024, Bank’s Government
Pemerintah Bank dalam Rupiah yang Bonds in Rupiah classified as fair value
diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui laba through profit or loss and fair value through
rugi dan nilai wajar melalui penghasilan other comprehensive income will mature on
komprehensif lain akan jatuh tempo pada various dates between 2025 to 2054 with
berbagai tanggal antara tahun 2025 sampai interest rates between 6.25% to 10.50% per
dengan 2054 dengan tingkat suku bunga annum.
berkisar antara 6,25% sampai dengan 10,50%
per tahun.
Pembayaran bunga atas obligasi pemerintah The interest payment of the fixed rate
dengan suku bunga tetap tersebut dilakukan government bonds is collectible every 6
setiap 6 bulan, dimana Bank Indonesia months, with Bank Indonesia acting as the
bertindak selaku agen pembayaran. payment agent.
e. Pada tanggal 31 Desember 2025, Obligasi e. As of December 31, 2025, Bank’s Government
Pemerintah Bank dalam Dolar Amerika Serikat Bonds in United States Dollar classified as fair
yang diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui value through profit or loss and fair value
laba rugi dan nilai wajar melalui penghasilan through other comprehensive income will
komprehensif lain akan jatuh tempo pada mature on various dates between 2027 to
berbagai tanggal antara tahun 2027 sampai 2071 with interest rates ranging from 2.15% to
dengan 2071 dengan tingkat suku bunga 5.65% per annum.
berkisar antara 2,15% sampai dengan 5,65%
per tahun.
Pada tanggal 31 Desember 2024, Obligasi As of December 31, 2024, Bank’s Government
Pemerintah Bank dalam Dolar Amerika Serikat Bonds in United States Dollar classified as fair
yang diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui value through profit or loss and fair value
laba rugi dan nilai wajar melalui penghasilan through other comprehensive income will
komprehensif lain akan jatuh tempo pada mature on various dates between 2031 to 2054
berbagai tanggal antara tahun 2031 sampai with interest rates ranging from 2.15% to
dengan 2054 dengan tingkat suku bunga 5.125% per annum.
berkisar antara 2,15% sampai dengan 5,125%
per tahun.
Pembayaran bunga atas obligasi pemerintah The interest payment of the fixed rate
dengan suku bunga tetap tersebut dilakukan government bonds is collectible every 6
setiap 6 bulan, dimana Bank Indonesia months, with Bank Indonesia acting as the
bertindak selaku agen pembayaran. payment agent.
f. Informasi mengenai jatuh tempo efek-efek f. Information in respect of maturities for
diungkapkan pada Catatan 45e. Informasi securities are disclosed in Note 45e.
mengenai klasifikasi dan nilai wajar Information with regards to the classification
diungkapkan pada Catatan 44. and fair value are disclosed in Note 44.
g. Perubahan keuntungan/(kerugian) yang belum g. Unrealized gains/(loss) from changes in fair
direalisasi atas efek-efek yang diklasifikasikan values through other comprehensive income
sebagai nilai wajar melalui penghasilan securities are as follows:
komprehensif lain adalah sebagai berikut:
59
Page 465
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
2025 2024
Saldo awal (554,390) 141,741 Beginning balance
Perubahan nilai wajar 1,261,896 (860,148) Changes in fair value
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai (Catatan 8.h) -- 749 losses (Note 8.h)
Pajak penghasilan Income tax
yang akan direklasifikasikan which will reclassified
ke laba rugi (Catatan 21.f) (239,903) 163,268 to profit or loss (Note 21.f)
Saldo akhir 467,603 (554,390) Ending balance
h. Seluruh efek-efek tidak mengalami peningkatan h. All securities have not experienced a
signifikan atas risiko kredit sejak pengakuan significant increase in credit risk since initial
awal dan tidak memiliki bukti objektif recognition and show no objective evidence of
penurunan nilai. Perubahan cadangan kerugian impairment. The changes in the allowance for
penurunan nilai efek-efek adalah sebagai impairment losses on securities are as follows:
berikut:
2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 749 -- -- 749 Beginning balance
Aset keuangan baru -- -- -- -- New financial assets
Pengukuran kembali bersih (749) -- -- (749) Net remeasurement
Total perubahan tahun berjalan (749) -- -- (749) Changes for the year
Dampak valuta asing -- -- -- -- Foreign exchange
Saldo akhir -- -- -- -- Ending balance
2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 844 -- -- 844 Beginning balance
Aset keuangan baru -- -- -- -- New financial assets
Pengukuran kembali bersih (95) -- -- (95) Net remeasurement
Total perubahan tahun berjalan (95) -- -- (95) Changes for the year
Dampak valuta asing -- -- -- -- Foreign exchange
Saldo akhir 749 -- -- 749 Ending balance
Cadangan kerugian penurunan nilai atas efek- Allowance for impairment losses on securities
efek dibentuk atas efek-efek yang diukur pada is established for securities measured at fair
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif value through other comprehensive income, so
lain, sehingga disajikan pada akun penghasilan the amount is presented in other
komprehensif lain (Catatan 8.g). comprehensive income (Note 8.g).
Manajemen Bank berpendapat bahwa The Bank’s management believed that
cadangan kerugian penurunan nilai untuk tahun allowance for impairment losses in 2025 and
2025 dan 2024 telah memadai. 2024 is adequate.
i. Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, i. As of December 31, 2025 and 2024, there
tidak terdapat efek-efek yang dijaminkan. were no securities which were pledged.
60
Page 466
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
9. Efek-Efek yang Dibeli dengan Janji Dijual 9. Securities Purchased Under Agreement to
Kembali Resell
Pada 31 Desember 2025 dan 2024, efek-efek As of December 31, 2025 and 2024, securities
yang dibeli dengan janji dijual kembali masing- purchased under agreement to resell
masing sebesar Rp6.717.210 dan Rp1.389.981 amounting to Rp6,717,210 and Rp1,389,981,
dengan detail sebagai berikut: respectively with detail as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Pendapatan
Nilai bunga yang
penjualan belum
Nilai nominal/ Tanggal Tanggal kembali/ diamortisasi/ Nilai tercatat/
Nasabah/ Jenis efek-efek/ Nominal dimulai/ jatuh tempo/ Resale Unamortized Carrying
Counterparty Type of securities amount Starting date Due date amount interest value
Pihak ketiga/ Third Parties
PT Bank Rakyat Indonesia Obligasi Pemerintah/ 9 Desember/ 6 Januari/
(Persero) Tbk Government bonds 10,000 December 9, 2025 January 6, 2026 9,957 (7) 9,950
Obligasi Pemerintah/ 9 Desember/ 6 Januari/
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Government bonds 100,000 December 9, 2025 January 6, 2026 101,185 (67) 101,118
PT Bank Rakyat Indonesia Obligasi Pemerintah/ 11 Desember/ 8 Januari/
(Persero) Tbk Government bonds 10,000 December 11, 2025 January 8, 2026 9,974 (9) 9,965
Obligasi Pemerintah/ 15 Desember/ 12 Januari/
PT Maybank Indonesia Tbk
Government bonds 150,000 December 15, 2025 January 12, 2026 149,967 (219) 149,748
PT Bank Rakyat Indonesia Obligasi Pemerintah/ 15 Desember/ 12 Januari/
(Persero) Tbk Government bonds 10,000 December 15, 2025 January 12, 2026 9,998 (15) 9,983
PT Bank Rakyat Indonesia Obligasi Pemerintah/ 16 Desember/ 13 Januari/
(Persero) Tbk Government bonds 10,000 December 16, 2025 January 13, 2026 9,646 (15) 9,631
SRBI/ 18 Desember/ 2 Januari/
PT Bank Nationalnobu Tbk
SRBI 10,000 December 18, 2025 January 2, 2026 9,893 (1) 9,892
Obligasi Pemerintah/ 19 Desember/ 2 Januari/
PT Maybank Indonesia Tbk
Government bonds 250,000 December 19, 2025 January 2, 2026 240,595 (32) 240,563
SRBI/ 22 Desember/ 5 Januari/
PT Bank OCBC NISP Tbk.
SRBI 10,000 December 22, 2025 January 5, 2026 9,833 (5) 9,828
SRBI/ 22 Desember/ 5 Januari/
PT Pan Indonesia Bank Tbk
SRBI 10,000 December 22, 2025 January 5, 2026 9,738 (5) 9,733
Obligasi Pemerintah/ 22 Desember/ 5 Januari/
PT Victoria Internasional Tbk
Government bonds 150,000 December 22, 2025 January 5, 2026 147,842 (80) 147,762
Obligasi Pemerintah/ 23 Desember/ 6 Januari/
PT Victoria Internasional Tbk
Government bonds 100,000 December 23, 2025 January 6, 2026 98,567 (66) 98,501
Obligasi Pemerintah/ 23 Desember/ 6 Januari/
PT Maybank Indonesia Tbk
Government bonds 150,000 December 23, 2025 January 6, 2026 144,479 (97) 144,382
Obligasi Pemerintah/ 29 Desember/ 12 Januari/
PT Pan Indonesia Bank Tbk
Government bonds 1,000,000 December 29, 2025 January 12, 2026 982,544 (1,423) 981,121
Obligasi Pemerintah/ 29 Desember/ 12 Januari/
PT Maybank Indonesia Tbk
Government bonds 500,000 December 29, 2025 January 12, 2026 516,452 (764) 515,688
PT Bank Danamon SRBI/ 29 Desember/ 5Januari/
Indonesia Tbk SRBI 500,000 December 29, 2025 January 5, 2026 482,850 (257) 482,593
Obligasi Pemerintah/ 30 Desember/ 13 Januari/
PT Bank KB Bukopin Tbk
Government bonds 50,000 December 30, 2025 January 13, 2026 49,209 (79) 49,130
Obligasi Pemerintah/ 30 Desember/ 13 Januari/
PT Victoria International Tbk
Government bonds 50,000 December 30, 2025 January 13, 2026 49,346 (80) 49,266
PT Bank Danamon SRBI/ 30 Desember/ 6 Januari/
Indonesia Tbk SRBI 300,000 December 30, 2025 January 6, 2026 289,910 (195) 289,715
PT Bank Pembangunan
Daerah Jawa Barat Obligasi Pemerintah/ 31 Desember/ 7 Januari/
dan Banten Tbk Government bonds 750,000 December 31, 2025 January 7, 2026 734,753 (585) 734,168
Obligasi Pemerintah/ 31 Desember/ 7 Januari/
PT Bank DBS Indonesia
Government bonds 500,000 December 31, 2025 January 7, 2026 497,480 (396) 497,084
Obligasi Pemerintah/ 31 Desember/ 14 Januari/
PT Bank CIMB Niaga Tbk
Government bonds 500,000 December 31, 2025 January 14, 2026 493,648 (854) 492,794
Obligasi Pemerintah/ 31 Desember/ 12 Januari/
PT Bank CIMB Niaga Tbk
Government bonds 500,000 December 31, 2025 January 12, 2026 515,516 (755) 514,761
Obligasi Pemerintah/ 31 Desember/ 7 Januari/
Bank Indonesia
Government bonds 1,184,928 December 31, 2025 January 7, 2026 1,160,752 (918) 1,159,834
Total 6,804,928 6,724,134 (6,924) 6,717,210
31 Desember/December 31, 2024
Pendapatan
Nilai bunga yang
penjualan belum
Nilai nominal/ Tanggal Tanggal kembali/ diamortisasi/ Nilai tercatat/
Nasabah/ Jenis efek-efek/ Nominal dimulai/ jatuh tempo/ Resale Unamortized Carrying
Counterparty Type of securities amount Starting date Due date amount interest value
Pihak ketiga/ Third Parties
PT Standard Charterred SRBI/ 18 Desember/ 2 Januari/
Bank Jakarta SRBI 10,000 December 18, 2024 January 2, 2025 9,825 (2) 9,823
SRBI/ 18 Desember/ 2 Januari/
PT Bank Kalteng
SRBI 80,000 December 18, 2024 January 2, 2025 76,899 (14) 76,885
Obligasi Pemerintah/ 20 Desember/ 10 Januari/
PT Bank KB Bukopin Tbk
Government bonds 250,000 December 20, 2024 January 10, 2025 262,390 (431) 261,959
SRBI/ 23 Desember/ 6 Januari/
PT Bank Pan Indonesia Tbk
SRBI 1,000,000 December 23, 2024 January 6, 2025 997,184 (884) 996,300
Obligasi Pemerintah/ 27 Desember/ 10 Januari/
PT Bank MNC International Tbk
Government bonds 50,000 December 27, 2024 January 10, 2025 45,087 (73) 45,014
Total 1,390,000 1,391,385 (1,404) 1,389,981
61
Page 467
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the
Manajemen Bank berpendapat bahwa tidak Bank's Management believes that there was
terdapat penurunan nilai pada efek-efek yang no impairment in securities purchased under
dibeli dengan janji dijual kembali, sehingga agreement to resell so allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai tidak impairment on losses was not established.
dibentuk.
Seluruh efek-efek yang dibeli dengan janji All securities purchased under agreement to
dijual kembali pada tanggal 31 Desember 2025 resell as of December 31, 2025 and 2024 are
dan 2024 diklasifikasikan lancar. classified as current.
Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan Information in respect of maturities are
pada Catatan 45e. Informasi mengenai disclosed in Note 45e. Information with regards
klasifikasi dan nilai wajar diungkapkan pada to the classification and fair value are disclosed
Catatan 44. in Note 44.
Tingkat suku bunga rata-rata tertimbang The weighted average of interest rate per
setahun untuk efek-efek yang dibeli dengan annum for securities purchased under
janji dijual kembali untuk tahun yang berakhir agreement to resell for the years ended
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing December 31, 2025 and 2024 were 4.74% and
adalah 4,74% dan 6,49%. 6.49%, respectively.
10. Tagihan dan Liabilitas Derivatif 10. Derivative Receivables and Payables
Ikhtisar atas tagihan derivatif dan liabilitas The summary of derivative receivables and
derivatif pada tanggal 31 Desember 2025 dan derivative payables as of December 31, 2025
2024 adalah sebagai berikut: and 2024 is as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Nilai nosional
(kontrak) (ekuivalen Nilai Wajar/Fair Value
dengan Rp)/ Tagihan Liabilitas
Notional amount derivatif/ derivatif/
(contract) Derivative Derivative
Transaksi (equivalent to Rp) receivables payables Transactions
Terkait nilai tukar Related to exchange rate contracts
Pihak berelasi (Catatan 39) Related parties (Note 39)
Swap Swap
Dolar Amerika Serikat 1,384,025 -- 6,767 United States Dollar
Pihak ketiga Third parties
Swap Swap
Dolar Amerika Serikat 12,519,214 34,032 67,199 United States Dollar
Mata uang asing lain 864,842 3 33,842 Other foreign currencies
Spot - beli Spot - buy
Dolar Amerika Serikat 1,280,369 2,799 3,072 United States Dollar
Mata uang asing lain 7,931 5 -- Other foreign currencies
Spot - jual Spot - sell
Dolar Amerika Serikat 122,514 -- 369 United States Dollar
Mata uang asing lain 12,285 21 1 Other foreign currencies
Forward - beli Forward - buy
Dolar Amerika Serikat 933,800 7,529 1,836 United States Dollar
44,389 106,319
44,389 106,319
62
Page 468
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
31 Desember/December 31, 2024
Nilai nosional
(kontrak) (ekuivalen Nilai Wajar/Fair Value
dengan Rp)/ Tagihan Liabilitas
Notional amount derivatif/ derivatif/
(contract) Derivative Derivative
Transaksi (equivalent to Rp) receivables payables Transactions
Terkait nilai tukar Related to exchange rate contracts
Pihak berelasi Related parties
Spot - jual Spot - sell
Dolar Amerika Serikat 32,190 104 -- United States Dollar
Forward - beli Forward - buy
Dolar Amerika Serikat 185,133 1,997 -- United States Dollar
2,101 --
Pihak ketiga Third parties
Swap Swap
Dolar Amerika Serikat 8,455,049 37,371 107,302 United States Dollar
Mata uang asing lain 970,796 602 10,699 Other foreign currencies
Spot - beli Spot - buy
Dolar Amerika Serikat 24,387 16 31 United States Dollar
Mata uang asing lain 424,498 -- 1,552 Other foreign currencies
Spot - jual Spot - sell
Dolar Amerika Serikat 401,651 1,625 -- United States Dollar
Mata uang asing lain 10,014 35 -- Other foreign currencies
Forward - beli Forward - buy
Dolar Amerika Serikat 758,396 6,981 1,241 United States Dollar
Forward - jual Forward - sell
Dolar Amerika Serikat 17,704 3 234 United States Dollar
46,633 121,059
Total 48,734 121,059 Total
Seluruh tagihan dan liabilitas derivatif pada All derivative receivables and payables as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024 are classified as
diklasifikasikan lancar. current.
Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan Information in respect of maturities are
pada Catatan 45e. Informasi mengenai disclosed in Note 45e. Information with regards
klasifikasi dan nilai wajar diungkapkan pada to the classification and fair value are disclosed
Catatan 44. in Note 44.
Manajemen Bank berpendapat bahwa The Bank’s management believed that
cadangan kerugian penurunan nilai pada allowance for impairment losses as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 tidak December 31, 2025 and 2024 were not
diperlukan. required.
11. Kredit yang Diberikan 11. Loans
Kredit yang diberikan terdiri dari: Loans consist of the following:
a. Berdasarkan jenis kredit dan mata uang a. Based on type of loans and currency
2025 2024
Pihak berelasi (Catatan 39) Related parties (Note 39)
Rupiah: Rupiah:
Investasi 1,185,651 1,207,314 Investment
Modal kerja 674,438 509,020 Working capital
Konsumsi 40,739 26,716 Consumer
1,900,828 1,743,050
Total kredit pihak berelasi 1,900,828 1,743,050 Total related parties loans
63
Page 469
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
2025 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah: Rupiah:
Investasi 29,481,890 34,652,312 Investment
Konsumsi 8,783,462 8,470,276 Consumer
Modal kerja 7,124,403 6,780,737 Working capital
45,389,755 49,903,325
Mata uang asing: Foreign currencies:
Investasi 14,603,066 7,946,515 Investment
Modal kerja 5,345,742 5,061,762 Working capital
19,948,808 13,008,277
Total kredit pihak ketiga 65,338,563 62,911,602 Total third parties loans
67,239,391 64,654,652
Pendapatan bunga yang
ditangguhkan (8,857) (9,371) Unearned interest income
67,230,534 64,645,281
Cadangan kerugian penurunan nilai (804,800) (664,877) Allowance for impairment losses
Total kredit yang diberikan - neto 66,425,734 63,980,404 Total loans - net
b. Berdasarkan sektor ekonomi dan mata uang b. Based on economic sector and currency
2025 2024
Rupiah Rupiah
Pengangkutan, pergudangan Transportation, warehouse
dan komunikasi 10,504,107 9,050,038 and communication
Jasa usaha 9,553,575 11,153,044 Business services
Perindustrian 6,234,312 6,564,302 Industrial
Pertanian, perburuan dan Agriculture, hunting and
sarana pertanian 5,097,976 5,462,559 agriculture improvement
Pertambangan 4,080,413 4,708,864 Mining
Perdagangan, restoran Trading, restaurant
dan perhotelan 1,942,562 2,333,629 and hotel
Konstruksi 889,800 3,401,514 Construction
Listrik, gas dan air 269,199 234,287 Electricity, gas and water
Jasa sosial 224,740 238,718 Social services
Lain-lain 8,493,899 8,499,420 Others
47,290,583 51,646,375
Mata uang asing Foreign currencies
Pengangkutan, pergudangan Transportation, warehouse
dan komunikasi 7,401,905 2,504,205 and communication
Pertambangan 4,817,567 3,534,894 Mining
Jasa usaha 3,135,796 5,390,289 Business services
Perindustrian 2,040,695 558,530 Industrial
Listrik, gas dan air 1,744,823 - Electricity, gas and water
Perdagangan, restoran Trading, restaurant
dan perhotelan 808,022 1,020,359 and hotel
19,948,808 13,008,277
Total 67,239,391 64,654,652 Total
Dikurangi: Less:
Pendapatan bunga Unearned interest
yang ditangguhkan (8,857) (9,371) income
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (804,800) (664,877) impairment losses
Neto 66,425,734 63,980,404 Net
64
Page 470
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
c. Berdasarkan jangka waktu c. Based on loan periods
Berdasarkan jangka waktu perjanjian kredit Based on the loan agreement term before
sebelum dikurangi pendapatan bunga yang deducting deferred interest income and
ditangguhkan dan cadangan kerugian allowance for impairment losses.
penurunan nilai.
2025 2024
Rupiah Rupiah
Kurang dari 1 tahun 13,048,715 12,955,288 Less than 1 year
1 - 2 tahun 3,436,440 1,893,243 1 - 2 years
>2 - 5 tahun 12,349,069 13,093,702 >2 - 5 years
Lebih dari 5 tahun 18,456,359 23,704,142 More than 5 years
47,290,583 51,646,375
Mata uang asing Foreign currencies
Kurang dari 1 tahun 925,863 581,853 Less than 1 year
>2 - 5 tahun 8,334,870 6,803,894 >2 - 5 years
Lebih dari 5 tahun 10,688,075 5,622,530 More than 5 years
19,948,808 13,008,277
Total 67,239,391 64,654,652 Total
Kredit yang diberikan ke pihak berelasi Loans to related parties are disclosed in
diungkapkan pada Catatan 39. Informasi Note 39. Information in respect of maturities
mengenai jatuh tempo diungkapkan pada are disclosed in Note 45e. Information with
Catatan 45e. Informasi mengenai klasifikasi regards to the classification and fair are
dan nilai wajar diungkapkan pada Catatan 44. disclosed in Note 44.
Berikut ini adalah informasi lainnya Other information relating to loans were as
sehubungan dengan kredit yang diberikan: follows:
i. Kredit yang diberikan dalam mata uang i. Loans in foreign currencies were
asing terdiri dari Dolar Amerika Serikat dan denominated in United States Dollar and
Dolar Singapura. Singapore Dollar.
ii. Kredit yang diberikan dijamin dengan ii. Loans are secured with cash collaterals
agunan tunai berupa giro (Catatan 16), consisting of current accounts (Note 16),
deposito berjangka (Catatan 18), agunan time deposits (Note 18), collaterals bonded
yang diikat dengan hak tanggungan atau by security right or powers of attorney to sell
surat kuasa untuk menjual dan jaminan lain and by other guarantees generally accepted
yang umumnya diterima oleh perbankan. by banks.
d. Suku bunga rata-rata tertimbang setahun atas d. The weighted average interest rates per
kredit yang diberikan adalah sebagai berikut: annum for loans are as follows:
2025 2024
Rupiah Rupiah
Investasi 10.37% 10.81% Investment
Modal kerja 9.43% 10.11% Working capital
Konsumsi 12.62% 11.34% Consumer
Mata uang asing Foreign currencies
Investasi 6.77% 9.50% Investment
Modal kerja 6.76% 7.25% Working capital
65
Page 471
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
e. Kredit konsumsi terdiri dari: e. Consumer loans consist of:
2025 2024
Rupiah Rupiah
Kartu kredit 6,826,090 6,702,966 Credit card
Kredit kendaraan bermotor 1,762,663 1,545,461 Motor vehicle loans
Kredit pemilikan rumah 126,077 162,648 Housing loans
Kredit perorangan lainnya 109,371 85,917 Other personal loans
Total 8,824,201 8,496,992 Total
f. Rincian kredit yang diberikan pada pihak f. Details of loans to related parties (before
berelasi (sebelum cadangan kerugian allowance for impairment losses) are as
penurunan nilai) adalah sebagai berikut follows (Note 39):
(Catatan 39):
2025 2024
Pinjaman perusahaan yang Loans to
merupakan pihak berelasi 1,832,944 1,686,462 related companies
Pinjaman Loans to the Bank’s key
manajemen kunci 11,090 13,795 management personnel
Pinjaman komisaris dan direksi Loans to related
perusahaan yang merupakan companies’ directors
pihak berelasi 56,794 42,793 and commissioners
Total 1,900,828 1,743,050 Total
Pinjaman direksi dan karyawan Bank Loans to the Bank’s directors and employees
merupakan kredit yang diberikan untuk represent loans granted for car loans, housing
pembelian kendaraan dan rumah dengan loans with terms ranging from 1 (one) to 15
jangka waktu yang berkisar antara 1 (satu) (fifteen) years with an average loan interest of
sampai dengan 15 (lima belas) tahun serta (exclude credit card) between 9.50%-10.00%
kartu kredit dengan suku bunga setahun rata- per annum in 2025 and 2024, respectively,
rata (tidak termasuk kartu kredit) berkisar which are collected through monthly payroll
antara 9,50%-10,00% untuk tahun 2025 dan deductions.
2024, yang dilunasi melalui pemotongan gaji
setiap bulan.
g. Kredit sindikasi g. Syndicated loans
Kredit sindikasi merupakan kredit yang Syndicated loans represent loans provided to
diberikan kepada debitur berdasarkan debtors based on syndication agreements with
perjanjian pembiayaan bersama dengan bank- other banks.
bank lain.
Keikutsertaan bank dalam kredit sindikasi Bank’s participation in syndicated loans with
dengan bank-bank lain adalah sebesar other banks amounted to Rp13,511,772 and
Rp13.511.772 dan Rp4.961.139 masing- Rp4,961,139 as of December 31, 2025 and
masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, respectively.
2024.
Keikutsertaan bank dalam kredit sindikasi, Bank’s participation in syndicated loans, in
dimana bank bertindak sebagai anggota which bank acts as the syndication member is
sindikasi adalah sebagai berikut: as follows:
2025 2024
% Partisipasi 1.53%-74.11% 1.53%-74.11% % Participation
66
Page 472
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
h. Kredit bermasalah dan cadangan kerugian h. Non-performing loans and the allowance for
penurunan nilai berdasarkan sektor ekonomi, impairment losses by economic sector, the
rasio kredit bermasalah Bank sesuai dengan Bank’s non-performing loan ratios in
peraturan Otoritas Jasa Keuangan serta rasio accordance with the regulations of the
Usaha, Mikro, Kecil & Menengah (UMKM) Financial Services Authority, as well as the
terhadap kredit yang diberikan, Batas Micro, Small and Medium Enterprise (SME)
Maksimum Pemberian Kredit (BMPK), kredit loan ratio to total loans granted, the Legal
yang direstrukturisasi serta kolektibilitas sesuai Lending Limit (LLL), restructured loans, and
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan loan collectibility in accordance with the
diungkapkan pada Catatan 49b. regulations of the Financial Services Authority
are disclosed in Note 49b.
i. Perubahan nilai bruto dan cadangan i. Movement of gross carrying amount and
kerugian penurunan nilai allowance for impairment losses
Perubahan nilai bruto Movement of gross carrying amount
2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Nilai tercatat bruto awal Initial gross carrying amount
1 Januari 2025 60,228,118 2,447,580 1,978,954 64,654,652 as at January 1, 2025
Transfer ke kerugian kredit Transfer to 12 month
ekspektasian 12 bulan expected credit losses
(stage 1) 29,392 (28,273) (1,119) -- (stage 1)
Transfer ke kerugian kredit
ekspektasian sepanjang umurnya Transfer to lifetime expected
- tidak mengalami penurunan credit losses - unimpaired
nilai (stage 2) (1,637,516) 1,642,374 (4,858) -- (stage 2)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to lifetime expected
ekspektasian yang mengalami credit losses -
penurunan nilai (stage 3) (1,073,813) (152,707) 1,226,520 -- impaired (stage 3)
Total saldo awal Total beginning balance
setelah pengalihan 57,546,181 3,908,974 3,199,497 64,654,652 after transfer
Pengukuran kembali Remeasurement of
nilai tercatat - neto 4,380,021 (1,315,700) (581,529) 2,482,792 carrying amount - net
Aset keuangan yang
dihapus buku -- -- (591,924) (591,924) Write-off assets
Dampak valuta asing 693,871 -- -- 693,871 Effects of foreign exchange
Saldo akhir 62,620,073 2,593,274 2,026,044 67,239,391 Ending balance
2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Nilai tercatat bruto awal Initial gross carrying amount
1 Januari 2024 64,250,569 1,011,970 1,042,180 66,304,719 as at January 1, 2024
Transfer ke kerugian kredit Transfer to 12 month
ekspektasian 12 bulan expected credit losses
(stage 1) (3,034,539) 1,853,239 1,181,300 -- (stage 1)
Transfer ke kerugian kredit
ekspektasian sepanjang umurnya Transfer to lifetime expected
- tidak mengalami penurunan credit losses - unimpaired
nilai (stage 2) 19,392 (106,181) 86,789 -- (stage 2)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to lifetime expected
ekspektasian yang mengalami credit losses -
penurunan nilai (stage 3) (1,179,462) (86,285) 1,265,747 -- impaired (stage 3)
Total saldo awal Total beginning balance
setelah pengalihan 60,055,960 2,672,743 3,576,016 66,304,719 after transfer
Pengukuran kembali Remeasurement of
nilai tercatat - neto (318,476) (225,163) (1,176,187) (1,719,826) carrying amount - net
Aset keuangan yang
dihapus buku -- -- (420,875) (420,875) Write-off assets
Dampak valuta asing 490,634 -- -- 490,634 Effects of foreign exchange
Saldo akhir 60,228,118 2,447,580 1,978,954 64,654,652 Ending balance
67
Page 473
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai Movement of allowance for impairment losses
2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal tahun 187,886 95,291 381,700 664,877 Beginning balance
Transfer ke: Transfer to:
Kerugian kredit ekspektasian 12 month expected credit
12 bulan (stage 1) 298 (261) (37) -- losses (stage 1)
Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - tidak Lifetime expected
mengalami penurunan credit losses -
nilai (stage 2) (69,971) 70,330 (359) -- unimpaired (stage 2)
Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Lifetime expected
mengalami penurunan credit losses -
nilai (stage 3) (180,796) (51,469) 232,265 -- impaired (stage 3)
Total saldo awal Total beginning balance
setelah pengalihan (62,583) 113,891 613,569 664,877 after transfer
Penambahan cadangan Addition of allowance
kerugian penurunan nilai - neto 254,605 (11,335) 240,505 483,775 for impairment losses - net
Aset keuangan yang
dihapus buku -- -- (591,924) (591,924) Write-off of financial assets
Penerimaan kembali atas aset Recoveries from previously
keuangan yang dihapus buku -- -- 247,360 247,360 written off of financial assets
Dampak valuta asing 712 -- -- 712 Effects of foreign exchange
Saldo akhir 192,734 102,556 509,510 804,800 Ending balance
2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal tahun 283,361 57,929 263,526 604,816 Beginning balance
Transfer ke: Transfer to:
Kerugian kredit ekspektasian 12 month expected credit
12 bulan (stage 1) (222,573) 73,515 149,058 -- losses (stage 1)
Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - tidak Lifetime expected
mengalami penurunan credit losses -
nilai (stage 2) 176 (26,101) 25,925 -- unimpaired (stage 2)
Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Lifetime expected
mengalami penurunan credit losses -
nilai (stage 3) (149,025) (25,857) 174,882 -- impaired (stage 3)
Total saldo awal Total beginning balance
setelah pengalihan (88,061) 79,486 613,391 604,816 after transfer
Penambahan cadangan Addition of allowance
kerugian penurunan nilai - neto 275,281 15,805 (72,898) 218,188 for impairment losses - net
Aset keuangan yang
dihapus buku -- -- (420,875) (420,875) Write-off of financial assets
Penerimaan kembali atas aset Recoveries from previously
keuangan yang dihapus buku -- -- 262,082 262,082 written off of financial assets
Dampak valuta asing 666 -- -- 666 Effects of foreign exchange
Saldo akhir 187,886 95,291 381,700 664,877 Ending balance
Manajemen Bank berpendapat bahwa jumlah The Bank’s management believes that the
cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit allowance for impairment losses on loans was
yang diberikan telah memadai. adequate.
j. Kredit yang disalurkan dengan sistem j. Joint financing loans as of December 31, 2025
pembiayaan bersama (joint financing) pada and 2024 amounted to Rp10,499,035 and
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing- Rp8,960,990, respectively, which were made
masing sebesar Rp10.499.035 dan on a with recourse or without recourse basis.
Rp8.960.990 yang dilakukan dengan dan tanpa
tanggung renteng (with and without recourse).
68
Page 474
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Jumlah kredit dengan pola pembiayaan The balances of the joint financing loans with
bersama (joint financing) dengan pihak berelasi related parties are as follows:
adalah sebagai berikut:
2025 2024
PT Mega Central Finance 6,842,252 4,889,978 PT Mega Central Finance
PT Mega Auto Finance 2,424,283 2,505,092 PT Mega Auto Finance
PT Mega Finance 1,175,132 1,503,480 PT Mega Finance
Total 10,441,667 8,898,550 Total
Seluruh kredit dengan pola pembiayaan Joint financing facilities with the related parties
bersama (joint financing) dengan pihak berelasi are made on a without recourse basis.
tersebut dilakukan secara tanpa tanggung
renteng (without recourse).
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024 the
jumlah pembiayaan bersama yang dilakukan balances of joint financing loans which were
secara tanpa tanggung renteng (without made on a without recourse basis amounted to
recourse) adalah masing-masing sebesar Rp10,441,667 and Rp8,898,550, respectively.
Rp10.441.667 dan Rp8.898.550. Risiko kredit The Bank is exposed to credit risk based on
yang ditanggung oleh Bank adalah sesuai the percentage of credit financing contributed
dengan porsi kredit yang dibiayai oleh Bank by the Bank, which ranged from 90% to 99%
yang berkisar antara 90% sampai dengan 99% as stipulated in the joint financing agreement.
sebagaimana disebutkan dalam perjanjian.
k. Ikhtisar perubahan kredit yang dihapusbukukan k. The changes in cumulative written-off loans
adalah sebagai berikut: are as follows:
2025 2024
Saldo awal 6,104,206 5,945,413 Beginning balance
Penghapusbukuan dalam Write-off during
tahun berjalan 591,924 420,875 the year
Penerimaan kembali kredit yang Recoveries of previously
telah dihapusbukukan (247,360) (262,082) written-off loan
Saldo akhir 6,448,770 6,104,206 Ending balance
12. Tagihan dan Utang Akseptasi 12. Acceptance Receivables and Payables
a. Tagihan akseptasi a. Acceptance receivables
Rincian tagihan akseptasi berdasarkan pihak, Details of acceptance receivables based on
mata uang dan pihak berelasi: the counterparty, currency and related parties:
2025 2024
Mata uang asing Foreign currencies
Pihak ketiga Third parties
Nasabah 986 9,234 Debtors
Total 986 9,234 Total
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai (1) (12) loss
Neto 985 9,222 Net
69
Page 475
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Rincian tagihan akseptasi berdasarkan sisa The details of acceptances receivables based
umur jatuh tempo adalah sebagai berikut on the remaining period to maturity date are as
(Catatan 45e): follows (Note 45e):
2025 2024
Mata uang asing Foreign currencies
<1 bulan 331 3,119 <1 month
1 - 3 bulan 655 4,905 1 - 3 months
>3 - 6 bulan -- 1,210 >3 - 6 months
Total 986 9,234 Total
b. Utang akseptasi b. Acceptance payables
2025 2024
Mata uang asing Foreign currencies
Pihak ketiga Third parties
Bank 986 9,234 Bank
Total 986 9,234 Total
Seluruh tagihan dan utang akseptasi tidak All acceptance receivables and acceptance
mengalami peningkatan signifikan atas risiko payables have not experienced a significant
kredit sejak pengakuan awal dan tidak memiliki increase in credit risk since initial recognition
bukti objektif penurunan nilai. Perubahan and show no objective evidence of impairment.
cadangan kerugian penurunan nilai tagihan dan The changes in the allowance for impairment
utang akseptasi adalah sebagai berikut: losses on acceptance receivables and
acceptance payables are as follows:
2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 12 -- -- 12 Beginning balance
Aset keuangan baru -- -- -- -- New financial assets
Pengukuran kembali bersih (12) -- -- (12) New remeasurement
Penghapusbukuan -- -- -- -- Written off
Total perubahan tahun berjalan (12) -- -- (12) Changes for the year
Dampak valuta asing 1 -- -- 1 Foreign exchange
Saldo akhir 1 -- -- 1 Ending balance
2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal -- -- -- -- Beginning balance
Aset keuangan baru 11 -- -- 11 New financial assets
Pengukuran kembali bersih -- -- -- -- New remeasurement
Total perubahan tahun berjalan 11 -- -- 11 Changes for the year
Dampak valuta asing 1 -- -- 1 Foreign exchange
Saldo akhir 12 -- -- 12 Ending balance
Manajemen Bank berpendapat bahwa The Bank’s management believed that
cadangan kerugian penurunan nilai untuk tahun allowance for impairment losses in 2025 and
2025 dan 2024 telah memadai. 2024 is adequate.
Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan Information in respect of maturities is disclosed
pada Catatan 45e. Informasi mengenai in Note 45e. Information with regards to the
klasifikasi dan nilai wajar diungkapkan pada classification and fair value is disclosed in
Catatan 44. Note 44.
70
Page 476
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
13. Aset Tetap dan Aset Hak-Guna 13. Fixed Assets and Right-of-Use Assets
31 Desember 2025/December 31, 2025
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Revaluasi/ Ending
Balance Addition Deduction Reclassification Revaluations Balance
Kepemilikan langsung Direct ownership
Biaya perolehan/nilai revaluasi Cost/revaluation value
Aset tetap Fixed assets
Tanah 3,823,993 4,779 -- 2,116 283,244 4,114,132 Land
Bangunan 2,350,615 521 -- -- (130,991) 2,220,145 Buildings
Peralatan kantor 1,064,401 84,812 (24,238) 33,018 -- 1,157,993 Office equipment
Perabot kantor 414,854 7,183 (18,572) 165 -- 403,630 Furniture and fixtures
Kendaraan 143,696 1,896 (4,112) -- -- 141,480 Vehicles
Perbaikan gedung 128,358 3,146 (921) -- -- 130,583 Building improvements
Total 7,925,917 102,337 (47,843) 35,299 152,253 8,167,963 Total
Aset dalam penyelesaian 15,038 23,235 -- (35,299) -- 2,974 Construction in progress
Total biaya perolehan 7,940,955 125,572 (47,843) -- 152,253 8,170,937 Total cost
Aset hak-guna Right-of-use of assets
Bangunan 264,486 9,581 -- -- -- 274,067 Buildings
Total 8,205,441 135,153 (47,843) -- 152,253 8,445,004 Total
Kepemilikan langsung Direct ownership
Akumulasi penyusutan Accumulated Depreciation
Aset tetap Fixed assets
Bangunan (355,575) (175,844) -- -- 531,357 (62) Buildings
Peralatan kantor (888,638) (122,831) 24,236 -- -- (987,233) Office equipment
Perabot kantor (399,340) (5,545) 18,546 -- -- (386,339) Furniture and fixtures
Kendaraan (135,571) (2,209) 4,111 -- -- (133,669) Vehicles
Perbaikan gedung (121,647) (4,068) 916 -- -- (124,799) Building improvements
Total akumulasi penyusutan (1,900,771) (310,497) 47,809 -- 531,357 (1,632,102) Total accumulated depreciation
Aset hak-guna Right-of-use of assets
Bangunan (230,657) (20,208) -- -- -- (250,865) Buildings
Total (2,131,428) (330,705) 47,809 -- 531,357 (1,882,967) Total
Nilai Buku bersih 6,074,013 6,562,037 Net book value
31 Desember 2024/December 31, 2024
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
Balance Addition Deduction Reclassification Balance
Kepemilikan langsung Direct ownership
Biaya perolehan/nilai revaluasi Cost/revaluation value
Aset tetap Fixed assets
Tanah 3,823,993 -- -- -- 3,823,993 Land
Bangunan 2,350,615 -- -- -- 2,350,615 Buildings
Peralatan kantor 984,763 118,393 (89,256) 50,501 1,064,401 Office equipment
Perabot kantor 423,247 4,896 (13,313) 24 414,854 Furniture and fixtures
Kendaraan 146,494 -- (2,798) -- 143,696 Vehicles
Perbaikan gedung 125,851 2,532 (185) 160 128,358 Building improvements
Total 7,854,963 125,821 (105,552) 50,685 7,925,917 Total
Aset dalam penyelesaian 17,998 47,725 -- (50,685) 15,038 Construction in progress
Total biaya perolehan 7,872,961 173,546 (105,552) -- 7,940,955 Total cost
Aset hak-guna Right-of-use of assets
Bangunan 248,924 15,562 -- -- 264,486 Buildings
Total 8,121,885 189,108 (105,552) -- 8,205,441 Total
Kepemilikan langsung Direct ownership
Akumulasi penyusutan Accumulated Depreciation
Aset tetap Fixed assets
Bangunan (179,745) (175,830) -- -- (355,575) Buildings
Peralatan kantor (883,226) (94,666) 89,254 -- (888,638) Office equipment
Perabot kantor (405,638) (6,945) 13,243 -- (399,340) Furniture and fixtures
Kendaraan (133,937) (4,432) 2,798 -- (135,571) Vehicles
Perbaikan gedung (115,765) (6,067) 185 -- (121,647) Building improvements
Total akumulasi penyusutan (1,718,311) (287,940) 105,480 -- (1,900,771) Total accumulated depreciation
Aset hak-guna Right-of-use of assets
Bangunan (205,816) (24,841) -- -- (230,657) Buildings
Total (1,924,127) (312,781) 105,480 -- (2,131,428) Total
Nilai Buku bersih 6,197,758 6,074,013 Net book value
Aset tetap Fixed assets
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of 31 December 2025 and 2024, the Bank’s
Bank melakukan peninjauan kembali atas performed a review on useful life, depreciation
masa manfaat, metode penyusutan, dan nilai method, and residual value of fixed assets and
residu asset tetap dan menyimpulkan bahwa concluded that there was no change in those
tidak terdapat perubahan atas metode dan methodology and assumptions.
asumsi tersebut.
71
Page 477
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Beban penyusutan aset tetap yang dibebankan The depreciation expense for the years ended
pada tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal December 31, 2025 and 2024 amounted to
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing Rp310,497 and Rp287,940, respectively
sebesar Rp310.497 dan Rp287.940 (Note 32).
(Catatan 32).
Pada tanggal 31 Desember 2025, hak atas As of December 31, 2025, land titles are in the
tanah yang dimiliki oleh Bank merupakan Hak form of “Hak Guna Bangunan” (HGB) and “Hak
Guna Bangunan (HGB) dan Hak Milik atas Milik Atas Satuan Rumah Susun” (HMASRS -
Satuan Rumah Susun (HMASRS) dengan sisa Strata title) with remaining terms for the related
umur hak atas tanah tersebut berkisar antara landrights ownership ranging from 3 months to
3 bulan sampai dengan 29 tahun dan dapat 29 years and renewable upon their expiry. As
diperpanjang. Pada tanggal 31 Desember of December 31, 2025, land of 1,314 sqm are
2025, tanah dengan luas sebesar 1.314 m2 in the process of merging, certificates
masih dalam pengurusan penggabungan dan correction and transfer of title into the Bank’s
pembetulan sertifikat serta balik nama menjadi name by the National Landrights Agency - the
atas nama Bank di Badan Pertanahan Nasional Republic of Indonesia (BPN-RI).
Republik Indonesia (BPN-RI).
Manajemen berpendapat bahwa kepemilikan Management believes the ownership of land
hak atas tanah tersebut dapat rights can be renewed/extended on maturity.
diperbarui/diperpanjang pada saat jatuh tempo.
Ruangan kantor yang disewakan kepada pihak Office spaces that are rented out to related
berelasi (Catatan 14a) disajikan sebagai bagian parties (Note 14a) were presented as part of
dari aset tetap karena nilai buku dari ruangan fixed assets since the book value of rented
yang disewakan tersebut tidak signifikan. spaces were not significant.
Aset tetap, kecuali aset dalam penyelesaian Fixed assets, except for construction in
dan tanah, diasuransikan terhadap risiko progress and land, were covered by insurance
kebakaran dan risiko lainnya berdasarkan against fire and other risks under certain
suatu paket polis tertentu dengan nilai blanket policies with insured amount of
pertanggungan masing-masing sebesar Rp2,418,550 and Rp2,434,763 as of
Rp2.418.550 dan Rp2.434.763 pada tanggal December 31, 2025 and 2024, respectively.
31 Desember 2025 dan 2024. Manajemen The Bank’s management believed that the
Bank berpendapat bahwa nilai pertanggungan insurance coverage was adequate to cover
tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan possible losses on the assets insured.
kerugian atas aset yang dipertanggungkan.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the gross
jumlah tercatat bruto dari setiap aset tetap yang amount of fixed assets which have been fully
telah disusutkan penuh dan masih digunakan depreciated and are still being used amounted
masing-masing adalah sebesar Rp1.309.304 to Rp1,309,304 and Rp1,265,487, respectively.
dan Rp1.265.487.
Manajemen Bank berpendapat bahwa tidak The Bank’s management believes that there
terdapat indikasi penurunan nilai atas aset was no impairment indication on the above
tetap di atas pada tanggal 31 Desember 2025 fixed assets as of December 31, 2025 and
dan 2024. 2024.
Penilaian terakhir atas tanah dan bangunan The latest valuations of land and building are
dilakukan oleh penilai independen eksternal performed by KJPP Ruky, Safrudin & Rekan
KJPP Ruky, Safrudin & Rekan, dalam as external independent valuer, on its report
laporannya tertanggal 28 Januari 2026. dated January 28, 2026.
72
Page 478
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Penilaian dilakukan berdasarkan Standar Valuations are performed based on Indonesian
Penilaian Indonesia, ditentukan berdasarkan Valuation Standards, determined based on
transaksi pasar terkini dan dilakukan dengan reference to recent market transactions done
ketentuan-ketentuan yang lazim. Metode on arm’s length terms and appropriate
penilaian yang dipakai adalah metode data requirements. The valuation methods used are
pasar, metode biaya dan metode pendapatan. market value approach, cost approach and
income approach.
Informasi mengenai penilaian kembali aset Information on the revaluation of land and
tetap pada tanggal 31 Desember 2025 untuk buildings as at December 31, 2025 performed
kelompok aset tanah dan bangunan yang by the Bank are as follows:
dilakukan oleh Bank adalah sebagai berikut:
Nilai buku sebelum Nilai buku setelah
revaluasi/ revaluasi/ Surplus revaluasi/
Carrying amount Carrying amount Revaluation
before revaluation after revaluation surplus
Tanah 3,830,888 4,114,132 283,244 Land
Bangunan 1,819,614 2,219,980 400,366 Buildings
Total 5,650,502 6,334,112 683,610 Total
Penilaian kembali yang dilakukan atas tanah The revaluation of land resulted in an increase
menghasilkan jumlah kenaikan nilai tercatat in the carrying amount of Rp283,244. The
sebesar Rp283.244. Penilaian kembali yang revaluation of buildings resulted in an increase
dilakukan atas bangunan menghasilkan jumlah in the carrying amount of Rp400,366. In total,
kenaikan nilai tercatat sebesar Rp400.366. the increase in the carrying amounts arising
Secara total kenaikan nilai tercatat yang timbul from the revaluation of land and buildings
dari revaluasi tanah dan bangunan adalah amounted to Rp683,610 and was recognized
sebesar Rp683.610 dan dicatat sebagai as “Other Comprehensive Income” amounting
“Penghasilan Komprehensif Lain” sebesar to Rp683,610.
Rp683.610.
Perubahan surplus revaluasi aset neto setelah The movements in the asset revaluation
pajak adalah sebagai berikut: surplus net of tax are as follows:
2025 2024
Saldo awal 3,033,358 3,309,118 Beginning balance
Surplus revaluasi aset tetap 683,610 -- Revaluation surplus of fixed assets
Dampak pajak (76,070) -- Tax impact
Pemindahan surplus aset tetap Transfer of revaluation surplus of fixed
ke saldo laba (275,760) (275,760) assets to retained earnings
Saldo akhir 3,365,138 3,033,358 Ending balance
Untuk tahun – tahun yang berakhir pada For the years ended December 31, 2025 and
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank 2024, respectively, the Bank recorded gains
mencatat laba atas pelepasan aset tetap from disposal of fixed assets are as follows:
adalah sebagai berikut:
2025 2024
Hasil penjualan bersih 1,952 1,275 Net sales proceed
Nilai buku (34) (72) Book value
Laba atas pelepasan aset tetap 1,918 1,203 Gains from disposal of fixed assets
73
Page 479
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Laba yang timbul dari hasil penjualan aset Gains from disposal of fixed assets were
tetap dicatat sebagai bagian dari akun recognized as part of non-operating income -
pendapatan non-operasional-neto pada laba net in profit or loss.
rugi.
Aset tetap dalam penyelesaian terdiri dari: Constructions in-progress consist of the
following:
Persentase
Penyelesaian
(tidak diaudit)/ Perkiraan Waktu
Completion Penyelesaian/
Percentage Nilai Tercatat/ Estimated Time of
31 Desember 2025 (unaudited) Carrying Value Completion December 31, 2025
Peralatan kantor 30%-80% 2,974 2026 Office equipment
Total 2,974 Total
Persentase
Penyelesaian
(tidak diaudit)/ Perkiraan Waktu
Completion Penyelesaian/
Percentage Nilai Tercatat/ Estimated Time of
31 Desember 2024 (unaudited) Carrying Value Completion December 31, 2024
Peralatan kantor 5%-80% 13,002 2025-2026 Office equipment
Perbaikan gedung 45%-99% 2,036 2025-2026 Building improvements
Total 15,038 Total
Persentase tingkat penyelesaian aset dalam The percentage of completion of the
penyelesaian pada tanggal 31 Desember 2025 constructions in progress as of
berkisar antara 30%-80% (2024: 5%-99%) dari December 31, 2025 ranges from 30%-80%
nilai kontrak. Aset dalam penyelesaian terdiri (2024: 5%-99%) of the contract values.
dari bangunan dan peralatan kantor dan Constructions in progress consist of buildings
diperkirakan akan selesai dalam waktu kurang and furniture and fixtures and are estimated to
dari 1 sampai 2 tahun setelah tanggal laporan be completed in less than 1 year up to 2 years
posisi keuangan. after the statement of financial position date.
Manajemen tidak mengantisipasi akan ada The management does not anticipate any
kesulitan dalam penyelesaian pembangunan difficulties in the completion of the above
pada waktu yang ditargetkan. facilities at targeted time.
Aset hak-guna Right-of-use assets
Bank memiliki kontrak sewa untuk bangunan The Bank has lease contracts for buildings
yang digunakan dalam operasi Bank yang used in the Bank's operations. Building leases
dicatat sebagai aset hak-guna. Sewa bangunan generally have a lease term of 2 to 5 years.
umumnya memiliki jangka waktu sewa antara 2
sampai 5 tahun.
Beban penyusutan aset hak-guna yang The depreciation expense for the years ended
dibebankan untuk tahun yang berakhir pada December 31, 2025 and 2024 amounted to
tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 Rp20,208 and Rp24,841, respectively
masing-masing sebesar Rp20.208 dan (Note 32).
Rp24.841 (Catatan 32).
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the
jumlah tercatat liabilitas sewa adalah sebesar carrying amount of lease liabilities was
Rp12.122 dan Rp19.511 (Catatan 24). Rp12,122 and Rp19,511 (Note 24),
respectively.
74
Page 480
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
14. Aset Lain-Lain 14. Other Assets
2025 2024
Mata uang Mata uang
asing/ asing/
Foreign Jumlah/ Foreign Jumlah/
Rupiah currencies Total Rupiah currencies Total
Pihak berelasi (Catatan 39) Related parties (Note 39)
Piutang sewa 4,493 -- 4,493 9,961 -- 9,961 Rent receivables
Bunga yang masih akan diterima 3,172 -- 3,172 5,720 -- 5,720 Interest receivables
Total pihak berelasi 7,665 -- 7,665 15,681 -- 15,681 Total related parties
Pihak ketiga Third parties
Bunga yang masih akan diterima 992,721 47,448 1,040,169 1,085,677 29,949 1,115,626 Interest receivables
Agunan yang diambil alih, Foreclosed assets,
setelah dikurangi cadangan net of allowance
kerugian penurunan nilai, for impairment
masing-masing sebesar losses of Rp14,163
Rp14,163 dan Rp10,185 and Rp10,185 at
pada tanggal 31 Desember December 31,2025
2025 dan 2024 723,118 -- 723,118 1,324,248 -- 1,324,248 and 2024, respectively
Tagihan penjualan surat berharga 312,305 93,250 405,555 190,190 50,694 240,884 Sale of securities receivable
Tagihan transaksi kartu kredit 74,834 -- 74,834 73,850 -- 73,850 Credit card transaction Receivables
Beban dibayar di muka 26,226 -- 26,226 27,817 -- 27,817 Prepaid expenses
Uang muka 12,154 -- 12,154 12,875 -- 12,875 Advances
Setoran jaminan 8,743 8,049 16,792 11,797 7,769 19,566 Security deposits
Piutang sewa 71 -- 71 1,393 -- 1,393 Rent receivables
Aset yang diblokir (Catatan 40) -- -- -- 206,630 -- 206,630 Restricted assets (Note 40)
Lain-lain 842,076 10,106 852,182 571,962 9,670 581,632 Others
Total pihak ketiga 2,992,248 158,853 3,151,101 3,506,439 98,082 3,604,521 Total third parties
Total 2,999,913 158,853 3,158,766 3,522,120 98,082 3,620,202 Total
a. Piutang sewa dari pihak berelasi merupakan a. Rent receivables from related parties represent
piutang dari hasil sewa ruangan kantor Bank office space lease receivables of Bank Mega
Mega kepada PT Mega Capital Sekuritas, PT office to PT Mega Capital Sekuritas, PT Para
Para Bandung Propertindo, PT Asuransi Umum Bandung Propertindo, PT Asuransi Umum
Mega, PT Duta Visual Nusantara TV 7, PT PFI Mega, PT Duta Visual Nusantara TV 7, PT PFI
Mega Life Insurance, PT Bank Mega Syariah, Mega Life Insurance, PT Bank Mega Syariah,
PT Allo Bank Indonesia, PT Mega Central PT Allo Bank Indonesia, PT Mega Central
Finance, PT Mega Auto Finance, PT Mega Finance, PT Mega Auto Finance, PT Mega
Finance, PT Trans Berita Bisnis, PT Mega Finance, PT Trans Berita Bisnis, PT Mega
Asset Management, PT Daily Dinamika Kreasi, Asset Management, PT Daily Dinamika Kreasi,
PT Trans Retail Indonesia, PT Trans Burger, PT Trans Retail Indonesia, PT Trans Burger,
PT Trans Ice, PT Trans Fashion Indonesia, PT PT Trans Ice, PT Trans Fashion Indonesia, PT
Trans Kalla Makassar, dan PT Detik TV Dua. Trans Kalla Makassar, and PT Detik TV Dua.
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 For the years ended December 31, 2025 and
Desember 2025 dan 2024, pendapatan sewa 2024, the rent income recognized amounted to
tersebut diakui masing-masing sebesar Rp36,125 and Rp34,502, respectively, were
Rp36.125 dan Rp34.502 dicatat sebagai recorded as part of non-operating income in
bagian dari pendapatan non-operasional pada profit or loss (Notes 34 and 39).
laba rugi (Catatan 34 dan 39).
b. Kolektibilitas agunan yang diambil alih sesuai b. Collectability foreclosed collaterals in
dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan accordance with Financial Services Authority
diungkapkan pada Catatan 49c. Regulations are disclosed in Note 49c.
Ikhtisar perubahan cadangan kerugian The movements of the allowance for
penurunan nilai atas agunan yang diambil alih impairment losses of foreclosed assets are as
adalah sebagai berikut: follows:
2025 2024
Saldo awal 10,185 9,525 Beginning balance
Penambahan penyisihan dalam Additional of provision during
tahun berjalan (Catatan 31) 3,978 660 the year (Note 31)
Saldo akhir 14,163 10,185 Ending balance
Manajemen Bank berpendapat bahwa jumlah The Bank’s management believes that the
cadangan kerugian penurunan nilai atas allowance for impairment losses of foreclosed
agunan yang diambil alih telah memadai dan assets was adequate and recorded at its net
nilai tercatat agunan yang diambil alih tersebut realizable value.
merupakan nilai bersih yang dapat direalisasi.
75
Page 481
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
c. Sehubungan dengan kasus PT Elnusa Tbk, c. The Bank has put certain Government
Bank telah memblokir Surat Utang Negara Debenture Debt (“SUN”) as restricted asset
sebesar Rp111.000 seperti yang diwajibkan amounting to Rp111,000 as required by Bank
dalam Surat Bank Indonesia Indonesia (“BI’) under Letter No.
No. 13/26/DPBI1/PPBI1-2/Rahasia tanggal 24 13/26/DPBI1/PPBI1- 2/Rahasia dated May 24,
Mei 2011. Selain itu, berdasarkan Surat dari 2011. In addition, based on Letter from the
Otoritas Jasa Keuangan No.S-75/PB/311/2023 Financial Services Authority No.S-
tertanggal 8 November 2023, Bank juga 75/PB/311/2023 dated November 8 2023, the
diwajibkan memblokir SUN sebesar Rp95.630, Bank are also required to restricted SUN
sehingga total SUN yang diblokir pada amounting to Rp95,630, so the total restricted
30 Desember 2024 dan 2023 sebesar SUN as of December 31, 2024 and December
Rp206.630. Karena pemblokiran tersebut, SUN 31 2023 is Rp206,630. Because of this
tersebut disajikan sebagai aset lain-lain dan restriction, such SUN were presented as part
bukan sebagai bagian dari efek-efek. Pada of other assets and not as securities. In May
bulan Mei 2024 kasus hukum tersebut telah 2024, the legal case has been closed
diselesaikan (Catatan 40). (Notes 40).
Pada tahun 2025, berdasarkan surat Bank In 2025, based on Bank Indonesia letter
Indonesia No.27/8/DPSP/Srt/B tanggal No.27/8/DPSP/Srt/B dated January 13, 2025,
13 Januari 2025, Bank Indonesia telah Bank Indonesia has revoked the pledge of
membatalkan pledge dana Cadangan kasus legal case reserve funds for PT Elnusa
hukum PT Elnusa sebesar Rp206.630 pada amounting to Rp 206,630 on January 3, 2025.
tanggal 3 Januari 2025.
15. Liabilitas Segera 15. Obligations Due Immediately
Liabilitas segera terutama terdiri dari transaksi Obligations due immediately mainly consist of
kliring atau transfer nasabah yang belum clearing transactions or unsettled customers’
diselesaikan dan titipan pembayaran pajak money transfer and deposit of tax payments
yang belum dilimpahkan ke rekening Kantor which has not yet been transferred to the
Perbendaharaan dan Kas Negara (”KPKN”) account of Kantor Perbendaharaan dan Kas
sehubungan dengan kegiatan operasional Negara (“KPKN”) in relation with the Bank’s
Bank sebagai Bank Persepsi. function as Collecting Bank.
16. Giro 16. Current Accounts
2025 2024
Mata uang Mata uang
asing/ asing/
Foreign Jumlah/ Foreign Jumlah/
Rupiah currencies Total Rupiah currencies Total
Pihak berelasi (Catatan 39) 292,052 42,879 334,931 317,061 70,185 387,246 Related parties (Note 39)
Pihak ketiga 9,286,448 2,854,044 12,140,492 7,291,986 2,703,416 9,995,402 Third parties
Total 9,578,500 2,896,923 12,475,423 7,609,047 2,773,601 10,382,648 Total
Giro dalam mata uang asing terdiri dari Dolar Current accounts in foreign currencies consist
Amerika Serikat, Dolar Australia, Dolar of United States Dollar, Australian Dollar,
Singapura, Poundsterling Inggris Raya, Euro Singapore Dollar, Great Britain Poundsterling,
Eropa, Yuan Cina dan Yen Jepang. European Euro, Chinese Yuan and Japanese
Yen.
76
Page 482
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Suku bunga rata-rata tertimbang setahun untuk The weighted average of interest rate per
giro adalah sebagai berikut: annum for current accounts are as follows:
2025 2024
Rupiah 3.04% 3.93% Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 2.96% 2.23% United States Dollar
Dolar Australia 0.04% 0.04% Australian Dollar
Dolar Singapura 0.03% 0.04% Singapore Dollar
Poundsterling Inggris 0.05% 0.05% Great Britain Poundsterling
Giro yang digunakan sebagai jaminan atas Demand deposits that are pledged as
fasilitas-fasilitas kredit, bank garansi dan letters collaterals for loans, bank guarantees and
of credit yang diberikan oleh Bank kepada letters of credit issued by the Bank to
nasabah atau yang diblokir pada tanggal customers or blocked as of December 31,
31 Desember 2025 dan 2024 sebesar 2025, and 2024 were Rp2,500,000 and RpNil,
Rp2.500.000 dan RpNihil (Catatan 11). respectively (Note 11).
Giro dari pihak berelasi diungkapkan pada Demand deposits from related parties were
Catatan 39. Informasi mengenai jatuh tempo disclosed in Note 39. Information in respect of
giro yang diberikan diungkapkan pada Catatan maturities are disclosed in Note 45e.
45e. Informasi mengenai klasifikasi dan nilai Information with regards to the classification
wajar diungkapkan pada Catatan 44. and fair value are disclosed in Note 44.
17. Tabungan 17. Saving Deposits
2025 2024
Pihak berelasi Pihak berelasi
(Catatan 39)/ (Catatan 39)/
Related Related
parties Pihak ketiga/ Jumlah/ parties Pihak ketiga/ Jumlah/
(Note 39) Third parties Total (Note 39) Third parties Total
Rupiah: Rupiah:
Mega Dana 25,185 6,369,309 6,394,494 25,493 7,161,013 7,186,506 Mega Dana
Mega Perdana 998 2,786,585 2,787,583 4,039 3,167,317 3,171,356 Mega Perdana
Mega Ultima 8,695 1,285,622 1,294,317 6,709 1,897,765 1,904,474 Mega Ultima
Mega Maxi 2,315 722,652 724,967 3,033 824,255 827,288 Mega Maxi
Mega Peduli 1,233 533,539 534,772 1,086 613,276 614,362 Mega Peduli
Mega Rencana 216 522,565 522,781 2,211 421,757 423,968 Mega Rencana
Tabunganku 39 50,198 50,237 8 58,607 58,615 Tabunganku
Mega Salary 23,504 33,264 56,768 23,209 33,993 57,202 Mega Salary
Mega Proteksi -- 87 87 -- 96 96 Mega Proteksi
Mega Prestasi -- 6 6 -- 7 7 Mega Prestasi
Mata uang asing: Foreign currency:
Mega Valas 4,926 3,294,019 3,298,945 6,551 2,937,219 2,943,770 Mega Valas
Total 67,111 15,597,846 15,664,957 72,339 17,115,305 17,187,644 Total
Tabungan dalam mata uang asing terdiri dari Saving deposits in foreign currencies consist of
Dolar Amerika Serikat, Dolar Australia, Dolar United States Dollar, Australian Dollar,
Singapura, Yuan Cina, Yen Jepang, Franc Singapore Dollar, Chinese Yuan, Japanese
Swiss, Poundsterling Inggris Raya, Euro Eropa Yen, Swiss Franc, Great Britanian
dan Dolar Selandia Baru. Poundsterling, European Euro and
Newzealand Dollar.
77
Page 483
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Suku bunga rata-rata tertimbang setahun untuk The weighted average of interest rate per
tabungan adalah sebagai berikut: annum for saving deposits are as follows:
2025 2024
Rupiah 1.28% 1.40% Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Yuan Cina 0.10% 0.10% Chinese Yuan
Dolar Australia 0.04% 0.04% Australian Dollar
Dolar Amerika Serikat 0.16% 0.25% United States Dollar
Dolar Singapura 0.04% 0.04% Singapore Dollar
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024 there were
tidak ada tabungan yang digunakan sebagai no saving deposits that are pledged as
jaminan atas fasilitas-fasilitas kredit, bank collaterals for loans, bank guarantees and
garansi dan letters of credit yang diberikan oleh letters of credits issued by the Bank to
Bank kepada nasabah atau yang diblokir. customers or blocked.
Tabungan dari pihak berelasi diungkapkan Saving deposits from related parties were
pada Catatan 39. Informasi mengenai jatuh disclosed in Note 39. Information in respect of
tempo tabungan yang diberikan diungkapkan maturities are disclosed in Note 45e.
pada Catatan 45e. Informasi mengenai Information with regards to the classification
klasifikasi dan nilai wajar tabungan yang and fair value are disclosed in Note 44.
diberikan diungkapkan pada Catatan 44.
18. Deposito Berjangka 18. Time Deposits
2025 2024
Mata uang Mata uang
asing/ asing/
Foreign Jumlah/ Foreign Jumlah/
Rupiah currencies Total Rupiah currencies Total
Pihak berelasi (Catatan 39) 905,051 47,026 952,077 516,025 106,065 622,090 Related parties (Note 39)
Pihak ketiga 63,652,497 11,385,994 75,038,491 57,995,900 5,481,015 63,476,915 Third parties
Total 64,557,548 11,433,020 75,990,568 58,511,925 5,587,080 64,099,005 Total
Deposito berjangka yang digunakan sebagai Time deposits that are pledged as collaterals
jaminan atas fasilitas-fasilitas kredit, bank for loans, bank guarantees and letters of credit
garansi dan letters of credit yang diberikan oleh issued by the Bank to customers or blocked
Bank kepada nasabah atau yang diblokir pada were Rp1,011,345 and Rp928,447 as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing- December 31, 2025 and 2024, respectively
masing sebesar Rp1.011.345 dan Rp928.447 (Note 11).
(Catatan 11).
Deposito berjangka dalam mata uang asing Time deposits in foreign currencies consist of
terdiri dari Dolar Amerika Serikat, Dolar United States Dollar, Australian Dollar,
Australia, Dolar Singapura, Euro Eropa dan Singapore Dollar, European Euro and Great
Poundsterling Inggris Raya. Britain Poundsterling.
78
Page 484
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Tingkat suku bunga rata-rata tertimbang The weighted average interest rates per
setahun untuk deposito berjangka adalah annum of time deposits are as follows:
sebagai berikut:
2025 2024
Rupiah 5.63% 5.73% Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 4.62% 5.02% United States Dollar
Dolar Australia 3.64% 3.62% Australian Dollar
Euro Eropa 2.38% 1.68% European Euro
Dolar Singapura 2.48% 2.79% Singapore Dollar
Poundsterling Inggris 3.01% 0.00% Great Britain Poundsterling
Deposito berjangka dari pihak berelasi Time deposits from related parties were
diungkapkan pada Catatan 39. Informasi disclosed in Note 39. Information in respect of
mengenai jatuh tempo deposito berjangka yang maturities are disclosed in Note 45e.
diberikan diungkapkan pada Catatan 45e. Information with regards to the classification
Informasi mengenai klasifikasi dan nilai wajar and fair value are disclosed in Note 44.
deposito berjangka yang diberikan
diungkapkan pada Catatan 44.
19. Simpanan dari Bank Lain 19. Deposits From Other Banks
Rincian simpanan dari bank lain adalah The details of deposits from other banks are as
sebagai berikut: follows:
2025 2024
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 39) Related parties (Note 39)
Giro 41,667 57,678 Current accounts
Call money 450,000 1,750,000 Call money
Pihak ketiga Third parties
Deposito berjangka 123,250 221,700 Time deposits
Tabungan 66,246 63,636 Saving deposits
Giro 57,324 52,467 Current accounts
Call money 4,110,000 1,300,000 Call money
4,848,487 3,445,481
Mata uang asing Foreign currency
Pihak berelasi (Catatan 39) Related parties (Note 39)
Giro 933 1,271 Current accounts
Pihak ketiga Third parties
Call money 917,125 386,280 Call money
918,058 387,551
Total 5,766,545 3,833,032 Total
Informasi mengenai jatuh tempo deposito Information in respect of maturities of time
berjangka dan call money dari bank lain deposit and call money from other banks were
diungkapkan pada Catatan 45e. Informasi disclosed in Note 45e. Information with regards
mengenai klasifikasi dan nilai wajar simpanan to the classification and fair value of deposits
dari bank lain yang diberikan diungkapkan from other banks were disclosed in Note 44.
pada Catatan 44.
79
Page 485
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Simpanan yang diterima dari pihak berelasi The outstanding balances of deposits from
merupakan simpanan dari PT Bank Mega related parties represents deposits from
Syariah, PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Mega Syariah, PT Bank
Sulawesi Utara dan Gorontalo, PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara
Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah dan dan Gorontalo, PT Bank Pembangunan
PT Allo Bank Indonesia Tbk. Daerah Sulawesi Tengah and PT Allo Bank
Indonesia Tbk.
Suku bunga rata-rata tertimbang setahun The weighted average of interest rate per
simpanan dari bank lain adalah sebagai annum of deposits from other banks are as
berikut: follows:
2025 2024
Rupiah Rupiah
Giro 1.27% 4.52% Current accounts
Tabungan 1.02% 1.11% Saving deposits
Deposito 3.35% 3.90% Time deposits
Call Money 5.49% 6.28% Call Money
Valuta Asing Foreign currency
Call money 4.35% 5.39% Call money
Klasifikasi jangka waktu simpanan dari bank The classification of deposits from other banks
lain berdasarkan sisa umur sampai dengan based on their remaining period to maturity are
saat jatuh tempo adalah sebagai berikut: as follows:
31 Desember/December 31, 2025
> 3 bulan -
1 tahun/
≤ 1 bulan/ > 1 -3 bulan/ > 3 months - Jumlah/
≤ 1 month > 1 - 3 months 1 year Total
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 39) Related parties (Note 39)
Call Money 450,000 -- -- 450,000 Call money
Giro 41,667 -- -- 41,667 Current accounts
Total pihak berelasi 491,667 -- -- 491,667 Total related parties
Pihak ketiga Third parties
Deposito berjangka 100,750 22,500 -- 123,250 Time deposits
Call money 4,110,000 -- -- 4,110,000 Call money
Tabungan 66,246 -- -- 66,246 Saving deposits
Giro 57,324 -- -- 57,324 Current accounts
Total pihak ketiga 4,334,320 22,500 -- 4,356,820 Total third parties
Total Rupiah 4,825,987 22,500 -- 4,848,487 Total Rupiah
Mata uang asing Foreign currency
Pihak berelasi (Catatan 39) Related parties (Note 39)
Giro 933 -- -- 933 Current accounts
Pihak ketiga Third parties
Call money 917,125 -- -- 917,125 Call money
Total valuta asing 918,058 -- -- 918,058 Total foreign currency
Total 5,744,045 22,500 -- 5,766,545 Total
80
Page 486
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
31 Desember/December 31, 2024
> 3 bulan -
1 tahun/
≤ 1 bulan/ > 1 -3 bulan/ > 3 months - Jumlah/
≤ 1 month > 1 - 3 months 1 year Total
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 39) Related parties (Note 39)
Call Money 1,750,000 -- -- 1,750,000 Call money
Giro 57,678 -- -- 57,678 Current accounts
Total pihak berelasi 1,807,678 -- -- 1,807,678 Total related parties
Pihak ketiga Third parties
Deposito berjangka 199,200 21,000 1,500 221,700 Time deposits
Call money 1,300,000 -- -- 1,300,000 Call money
Tabungan 63,636 -- -- 63,636 Saving deposits
Giro 52,467 -- -- 52,467 Current accounts
Total pihak ketiga 1,615,303 21,000 1,500 1,637,803 Total third parties
Total Rupiah 3,422,981 21,000 1,500 3,445,481 Total Rupiah
Mata uang asing Foreign currency
Pihak berelasi (Catatan 39) Related parties (Note 39)
Giro 1,271 -- -- 1,271 Current accounts
Pihak ketiga Third parties
Call money 386,280 -- -- 386,280 Call money
Total valuta asing 387,551 -- -- 387,551 Total foreign currency
Total 3,810,532 21,000 1,500 3,833,032 Total
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, there
tidak terdapat simpanan dari bank lain yang were no deposits from other banks which were
dijaminkan. pledged.
20. Efek-Efek yang Dijual dengan Janji Dibeli 20. Securities Sold Under Agreement to
Kembali Repurchase
31 Desember/December 31, 2025
Liabilitas Beban bunga
pembelian yang belum
Nilai nominal/ Tanggal Tanggal kembali/ diamortisasi/ Nilai tercatat/
Nasabah/ Jenis efek-efek/ Nominal dimulai/ jatuh tempo/ Repurchased Unamortized Carrying
Counterparty Type of securities amount Starting date Maturity date liabilities interest value
Pihak ketiga/
Third parties
Rupiah
PT Bank SRBI/ 30 Desember/ 13 Januari/
Pan Indonesia Tbk SRBI 1,000,000 December 30, 2025 January 13, 2026 956,935 (1,512) 955,423
PT Bank SRBI/ 19 Desember/ 2 Januari/
Pan Indonesia Tbk SRBI 10,000 December 19, 2025 January 2, 2026 9,766 (1) 9,765
Obligasi Pemerintah/ 31 Desember/ 14 Januari/
PT Bank HSBC
Government Bonds 30,000 December 31, 2025 January 14, 2026 28,083 (48) 28,035
1,040,000 994,784 (1,561) 993,223
81
Page 487
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
31 Desember/December 31, 2024
Liabilitas Beban bunga
pembelian yang belum
Nilai nominal/ Tanggal Tanggal kembali/ diamortisasi/ Nilai tercatat/
Nasabah/ Jenis efek-efek/ Nominal dimulai/ jatuh tempo/ Repurchased Unamortized Carrying
Counterparty Type of securities amount Starting date Maturity date liabilities interest value
Pihak berelasi (Catatan 39)/
Related parties (Note 39)
PT Allo Bank Obligasi Pemerintah/ 31 Desember/ 2 Januari/
Indonesia Tbk Government Bonds 250,000 December 31, 2024 January 2, 2025 236,315 (40) 236,275
Pihak ketiga/
Third parties
Rupiah
PT Bank SRBI/ 19 Desember/ 2 Januari/
Pan Indonesia Tbk SRBI 1,000,000 December 19, 2024 January 2, 2025 951,734 (169) 951,565
PT Bank SRBI/ 24 Desember/ 7 Januari/
Pan Indonesia Tbk SRBI 50,000 December 24, 2024 January 7, 2025 47,618 (51) 47,567
Obligasi Pemerintah/ 30 Desember/ 13 Januari/
PT Bank HSBC
Government Bonds 20,000 December 30, 2024 January 13, 2025 20,781 (44) 20,737
PT Bank Obligasi Pemerintah/ 30 Desember/ 6 Januari/
Digital BCA Government Bonds 210,000 December 30, 2024 January 6, 2025 205,515 (181) 205,334
PT Bank SRBI/ 31 Desember/ 14 Januari/
Pan Indonesia Tbk SRBI 50,000 December 31, 2024 January 14, 2025 47,720 (110) 47,610
Obligasi Pemerintah/ 31 Desember/ 2 Januari/
PT Bank Nagari
Government Bonds 600,000 December 31, 2024 January 2, 2025 575,847 (97) 575,750
PT Bank Rakyat Obligasi Pemerintah/ 31 Desember/ 2 Januari/
Indonesia (Persero) Tbk Government Bonds 1,000,000 December 31, 2024 January 2, 2025 978,124 (167) 977,957
Obligasi Pemerintah/ 27 Desember/ 3 Januari/
Bank Indonesia
Government Bonds 3,500,000 December 27, 2024 January 3, 2025 3,207,812 (1,113) 3,206,699
Obligasi Pemerintah/ 30 Desember/ 6 Januari/
Bank Indonesia
Government Bonds 3,520,000 December 30, 2024 January 6, 2025 3,402,972 (2,950) 3,400,022
Obligasi Pemerintah/ 31 Desember/ 7 Januari/
Bank Indonesia
Government Bonds 3,580,000 December 31, 2024 January 7, 2025 3,281,086 (3,414) 3,277,672
13,780,000 12,955,524 (8,336) 12,947,188
Tingkat suku bunga rata-rata tertimbang The weighted average of interest rate per
setahun untuk efek-efek yang dijual dengan annum for securities sold under repurchased
janji dibeli kembali untuk tahun - tahun berakhir agreement for the years ended December 31,
pada 31 Desember 2025 dan 2024 masing- 2025 and 2024 were 5.27% and 6.41%,
masing adalah 5,27% dan 6,41%. respectively.
Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan Information in respect of maturities are
pada Catatan 45e. Informasi mengenai disclosed in Note 45e. Information with regards
klasifikasi dan nilai wajar diungkapkan pada to the classification and fair value are disclosed
Catatan 44. in Note 44.
21. Perpajakan 21. Taxation
a. Utang pajak penghasilan terdiri dari: a. Income tax payable consists of:
2025 2024
Pajak penghasilan Income tax
Pasal 25 86,624 46,812 Article 25
Pasal 4 (2) 75,230 65,404 Article 4 (2)
PPN 3,850 1,781 VAT
Pasal 23 813 767 Article 23
Pasal 21 113 19,419 Article 21
Pasal 26 84 94 Article 26
Pasal 29 50 87,047 Article 29
Lainnya 1,044 740 Others
Total 167,808 222,064 Total
82
Page 488
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
b. Beban pajak terdiri dari: b. Tax expense consists of:
2025 2024
Pajak kini 791,113 707,360 Current tax
Ketetapan pajak 3,139 5,675 Tax assessment
Pajak tangguhan 1,855 (87,183) Deferred tax
Neto 796,107 625,852 Net
Pada 2025, berdasarkan Surat Pemintaan In 2025, based on the Request for Explanation
Penjelasan atas Data dan/atau Keterangan Letter on Tax Data and/or Information for the
Pajak untuk tahun pajak 2022 dengan nomor 2022 fiscal year with Letter No. S-
surat S-38/P2DK/KPP.1901/2025, terdapat 38/P2DK/KPP.1901/2025, a correction was
koreksi nilai Pajak Penghasilan Badan, Bank made to the Corporate Income Tax amount.
melakukan pembayaran atas koreksi tersebut Accordingly, the Bank has made payments for
sebesar Rp3.139. these corrections amounting to Rp3,139.
Pada 2024, berdasarkan Surat Pemintaan In 2024, based on the Request for Explanation
Penjelasan atas Data dan/atau Keterangan Letter on Tax Data and/or Information for the
Pajak untuk tahun pajak 2020 dengan nomor 2020 fiscal year with Letter No. S-
surat S-68/P2DK/KPP.1901/2024 dan 2021 68/P2DK/KPP.1901/2024 and the 2021 fiscal
dengan nomor surat S-146/P2DK/KPP.1901/ year with Letter No. S-
2024 terdapat koreksi nilai Pajak Penghasilan 146/P2DK/KPP.1901/2024, a correction was
Badan, Bank melakukan pembayaran atas made to the Corporate Income Tax amount.
koreksi tersebut sebesar Rp1.902 untuk 2021 Accordingly, the Bank has made payments for
dan Rp3.773 untuk 2020. these corrections amounting to Rp1,902 for the
2021 fiscal year and Rp3,773 for the 2020
fiscal year.
c. Sesuai dengan peraturan perpajakan di c. In accordance with the taxation laws in
Indonesia, Bank menghitung dan Indonesia, the Bank calculates and submits
melaporkan/menyetorkan pajak berdasarkan income tax returns based on self-assessment.
sistem self-assessment. Fiskus dapat The tax authorities may assess/amend taxes
menetapkan/mengubah pajak-pajak tersebut within the statute of limitations under the
dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan prevailing regulations.
peraturan yang berlaku.
d. Rekonsiliasi antara laba akuntansi sebelum d. The reconciliation between accounting income
beban pajak ke laba kena pajak untuk tahun before tax expense to taxable income for the
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 years ended December 31, 2025 and 2024 are
dan 2024 adalah sebagai berikut: as follows:
83
Page 489
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
2025 2024
Laba akuntansi sebelum Accounting income before
beban pajak - Bank 4,160,842 3,256,906 tax expense - Bank
Beda waktu: Timing differences:
Liabilitas imbalan pasca-kerja (60,358) (43,764) Post-employment benefits liability
Keuntungan (kerugian) atas efek-efek Gain (loss) on trading
yang diperdagangkan - neto 3,302 (3,202) marketable securities - net
Penyusutan aset tetap 42,352 42,330 Depreciation of fixed assets
Pemulihan cadangan kerugian Reversal for impairment
penurunan nilai atas aset losses on financial assets and
keuangan dan non-keuangan 4,938 463,495 non-financial assets
Total beda temporer (9,766) 458,859 Total temporary differences
Beda tetap: Permanent differences:
Jamuan dan representasi 10,289 4,217 Entertainment and representation
Sumbangan 848 490 Donations
Lain-lain 1,538 2,475 Others
Total beda tetap 12,675 7,182 Total permanent differences
Laba kena pajak 4,163,751 3,722,947 Taxable income
Beban pajak penghasilan badan 791,113 707,360 Corporate income tax expense
Dikurangi: pajak penghasilan Less: prepayment
dibayar dimuka (791,063) (620,313) of income tax
Utang pajak penghasilan badan 50 87,047 Corporate income tax payable
Laba kena pajak Perusahaan untuk tahun fiskal Taxable income of the Bank for fiscal years
2025 dan 2024 hasil rekonsiliasi, seperti yang 2025 and 2024 resulting from the reconciliation
tercantum dalam tabel diatas menjadi dasar as shown in the table above will be the basis
dalam pengisian Surat Pemberitahuan for filing the Corporate Annual Tax Returns
Tahunan PPh Badan yang disampaikan ke submitted to the Tax Office.
Kantor Pajak.
e. Rekonsiliasi antara laba akuntansi Bank e. The reconciliation between the Bank’s
sebelum pajak dikali tarif pajak yang berlaku accounting income before tax multiplied by the
dengan beban pajak adalah sebagai berikut: enacted tax rate applicable to income tax
expense are as follows:
2025 2024
Laba sebelum beban pajak Income before tax expense
menurut laporan laba rugi 4,160,842 3,256,906 per statement of profit or loss
Beban pajak berdasarkan
tarif pajak yang berlaku 790,560 618,812 Tax expense at applicable tax rates
Pengaruh pajak atas perbedaan
yang tidak dapat diperhitungkan Tax effect of non deductible
menurut fiskal 2,408 1,365 expenses
Ketetapan pajak 3,139 5,675 Tax determination
Jumlah beban pajak 796,107 625,852 Total tax expense
Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah On October 29, 2021, the Government issued
menerbitkan Undang-Undang No. 7 Tahun Law No. 7 of 2021 concerning the
2021 tentang Harmonisasi Peraturan Harmonization of Tax Regulations, one of the
Perpajakan dimana salah satu klausa dalam clauses in the regulation governs the
peraturan ini adalah penyesuaian tarif pajak adjustment of tax rate to 22% for the year
badan untuk tahun 2022 dan seterusnya 2022, onwards. For any taxpayer who meets
menjadi 22%. Bagi wajib pajak yang memenuhi the Regulation of Minister of Finance No.
ketentuan Peraturan Menteri Keuangan 238/PMK.03/2008 dated December 30, 2008
No. 238/PMK.03/2008 tanggal 30 Desember and PMK Number 40 of, 2023 promugulated
2008 dan PMK Nomor 40 tahun 2023 yang on April 13, 2023 can obtain are eligible of the
84
Page 490
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
dapat diundangkan tanggal 13 April 2023 a tax rate deduction facility of 3%.
dapat memperoleh fasilitas penurunan tarif
pajak sebesar 3%.
Berdasarkan PMK 238/2008, perseroan Under the PMK 238/2008, domestic public
terbuka dalam negeri dapat memperoleh companies can apply for tax reduction of 5%
penurunan tarif Pajak Penghasilan sebesar 5% lower than the highest income tax rate as
lebih rendah dari tarif tertinggi Pajak stated in point 1b of article 17 of the Income
Penghasilan sebagaimana diatur dalam Pasal Tax Law if the following criteria are met:
17 ayat 1b (“Undang-undang Pajak
Penghasilan”), jika memenuhi kriteria yang
ditentukan, sebagai berikut:
1. Apabila jumlah kepemilikan saham 1. Total publicly-owned shares covers 40%
publiknya 40% (empat puluh persen) atau (forty percent) or more of the total paid-up
lebih dari keseluruhan saham yang disetor shares and such shares are owned by at
dan saham tersebut dimiliki paling sedikit least 300 (three hundred) parties.
oleh 300 (tiga ratus) pihak.
2. Masing-masing pihak hanya boleh memiliki 2. Each party can only own less than 5% (five
saham kurang dari 5% (lima persen) dari percent) shares of the total paid-up shares
keseluruhan saham yang disetor dalam within a minimum of 6 (six) months or 183
waktu paling singkat 6 (enam) bulan atau (one hundred eighty three) calendar days
183 (seratus delapan puluh tiga) hari in 1 (one) tax/fiscal year.
kalender dalam jangka waktu 1 (satu)
tahun pajak.
3. Wajib Pajak harus melampirkan Surat 3. The Tax Payer should attach the
Keterangan dari Biro Administrasi Efek Declaration Letter (“Surat Keterangan”)
pada Surat Pemberitahuan Tahunan PPh from the Securities Administration Bureau
WP Badan dengan melampirkan formulir (“Biro Administrasi Efek”) to the Annual
X.H.1-6 sebagaimana diatur dalam Income Tax Return of the Tax Payer with
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan the form X.H.1-6 as provided in Financial
no.10/POJK.04/2020 tentang Laporan Biro Services Authority Regulation No.
Administrasi Efek atau Emiten dan 10/POJK.04/2020 concerning Reports of
Perusahaan Publik yang Securities Administration Bureaus or
Menyelenggarakan Administrasi Efek Issuers and Public Companies that
Sendiri, untuk setiap tahun pajak terkait. Conduct Self-Administered Securities
Administration, for each respective
tax/fiscal year.
Manajemen berkeyakinan bahwa Bank telah Management believe that the Bank has
memenuhi kriteria-kriteria tersebut di atas dan complied with the above mentioned criteria;
oleh karena itu Bank telah menerapkan accordingly, the Bank has applied the tax
penurunan tarif pajak dalam perhitungan pajak reduction in its 2025 and 2024 income tax
penghasilan tahun 2025 dan 2024. Dengan calculation. Hence, the Bank has calculated
demikian, Bank telah menghitung pajak the corporate income tax for the year ended
penghasilan badan untuk tahun yang berakhir December 31, 2025 and 2024 using a tax rate
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 of 19%.
menggunakan tarif pajak 19%.
85
Page 491
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
f. Pajak tangguhan dihitung berdasarkan f. Deferred tax is calculated based on temporary
pengaruh dari perbedaan temporer antara differences between the carrying value of total
jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut assets and liabilities recorded according to the
laporan posisi keuangan komersial dengan commercial statements of financial positions
dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas. and tax bases of assets and liabilities. Details
Rincian dari aset (liabilitas) pajak tangguhan of deferred tax assets (liabilities) are as
adalah sebagai berikut: follows:
(Dibebankan)
Dikreditkan (Dibebankan)
Saldo ke Laporan Dikreditkan Saldo
Awal/ Laba Rugi/ ke Ekuitas/ Akhir/
Beginning (Charged) (Charged) Ending
Balance Credited to Credited Balance
2025 Profit or Loss to Equity 2025
Liabilitas imbalan pasca-kerja 56,319 (11,468) 11,191 56,042 Post-employee benefits liability
Keuntungan/(kerugian) dari perubahan Unrealized gain/(loss) on changes in
nilai atas efek-efek yang fair value of securities
diukur pada nilai wajar melalui through other comprehensive
penghasilan komprehensif lain 130,219 -- (239,903) (109,684) income
Penyusutan aset tetap 24,338 8,047 -- 32,385 Depreciation of fixed assets
Keuntungan yang belum direalisasi
atas efek-efek Unrealized gain from trading
diperdagangkan - neto (5,828) 628 -- (5,200) securities - net
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai aset keuangan dan losses on financial and
non-keuangan 17,242 938 -- 18,180 non-financial assets
Revaluasi aset tetap (116,748) -- (76,070) (192,818) Fixed assets revaluation
Aset (liabilitas) pajak tangguhan 105,542 (1,855) (304,782) (201,095) Deferred tax assets (liabilities)
(Dibebankan)
Dikreditkan (Dibebankan)
Saldo ke Laporan Dikreditkan Saldo
Awal/ Laba Rugi/ ke Ekuitas/ Akhir/
Beginning (Charged) (Charged) Ending
Balance Credited to Credited Balance
2024 Profit or Loss to Equity 2024
Liabilitas imbalan pasca-kerja 52,731 (8,315) 11,903 56,319 Post-employee benefits liability
Keuntungan/(kerugian) dari perubahan Unrealized gain/(loss) on changes in
nilai atas efek-efek yang fair value of securities
diukur pada nilai wajar melalui through other comprehensive
penghasilan komprehensif lain (33,049) -- 163,268 130,219 income
Penyusutan aset tetap 16,295 8,043 -- 24,338 Depreciation of fixed assets
Keuntungan yang belum direalisasi
atas efek-efek Unrealized gain from trading
diperdagangkan - neto (5,219) (609) -- (5,828) securities - net
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai aset keuangan dan losses on financial and
non-keuangan (70,822) 88,064 -- 17,242 non-financial assets
Revaluasi aset tetap (116,748) -- -- (116,748) Fixed assets revaluation
Aset (liabilitas) pajak tangguhan (156,812) 87,183 175,171 105,542 Deferred tax assets (liabilities)
Manajemen Bank berpendapat bahwa seluruh The Bank’s management believes that the total
aset dan liabilitas pajak tangguhan dapat deferred tax assets and liabilities can be
terpulihkan di tahun-tahun mendatang. recovered in future years.
86
Page 492
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
22. Pinjaman yang Diterima 22. Fund Borrowings
Pada tahun 2025 dan 2024, pinjaman yang In 2025 and 2024, the Bank received fund
diterima oleh Bank adalah sebagai berikut: borrowings were as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Suku Nilai
Tanggal/Date Bunga (%)/ Penuh (US$)/ Ekuivalen Rp/
Penerimaan/ Jatuh Tempo/ Interest Full Amount Equivalent
Receipt Maturity Rate (%) (US$) In Rp
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
PT Bank Pembangunan 25 Oktober/ 23 Oktober/ PT Bank Pembangunan
Daerah Jawa Barat October 25, October 23, Daerah Jawa Barat
dan Banten Tbk 2024 2026 5.50 -- 1,500,000 dan Banten Tbk
19 November / 19 Mei/
PT Bank ICBC November 19, May 19, PT Bank ICBC
Indonesia 2024 2026 5.59 -- 700,000 Indonesia
Total Rupiah -- 2,200,000 Total Rupiah
Mata uang asing Foreign currency
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
PT Bank Rakyat 21 Oktober/ 21 Januari/ PT Bank Rakyat
Indonesia October 21, January 21, Indonesia
(Persero) Tbk 2025 2026 4.50 30,000,000 500,250 (Persero) Tbk
30 Desember/ 30 Maret/
PT Bank Mandiri December 30, March 30, PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk 2025 2025 4.10 20,000,000 333,500 (Persero) Tbk
22 Oktober/ 22 Januari/
PT Bank SMBC October 22, January 22,
Indonesia Tbk 2025 2026 4.36 30,000,000 500,250 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Total mata uang asing 80,000,000 1,334,000 Total foreign currency
Total 80,000,000 3,534,000 Total
31 Desember/December 31, 2024
Suku Nilai
Tanggal/Date Bunga (%)/ Penuh (US$)/ Ekuivalen Rp/
Penerimaan/ Jatuh Tempo/ Interest Full Amount Equivalent
Receipt Maturity Rate (%) (US$) In Rp
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
PT Bank Pembangunan 25 Oktober/ 23 Oktober/ PT Bank Pembangunan
Daerah Jawa Barat October 25, October 23, Daerah Jawa Barat
dan Banten Tbk 2024 2026 7.23 -- 1,500,000 dan Banten Tbk
19 November / 19 Mei/
PT Bank ICBC November 19, May 19, PT Bank ICBC
Indonesia 2024 2026 7.12 -- 700,000 Indonesia
26 November / 24 Desember/
PT Bank Maybank November 26, December 24, PT Bank Maybank
Indonesia Tbk 2024 2025 7.13 -- 500,000 Indonesia Tbk
Total Rupiah -- 2,700,000 Total Rupiah
Mata uang asing Foreign currency
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
PT Bank Rakyat 10 Desember/ 10 Maret/ PT Bank Rakyat
Indonesia December 10, March 10, Indonesia
(Persero) Tbk 2024 2025 4.85 30,000,000 482,850 (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat 21 November / 21 Februari/ PT Bank Rakyat
Indonesia November 21, February 21, Indonesia
(Persero) Tbk 2024 2025 4.75 20,000,000 321,900 (Persero) Tbk
28 Oktober/ 28 Januari/
PT Bank Central October 28, January 28, PT Bank Central
Asia Tbk 2024 2025 4.87 30,000,000 482,850 Asia Tbk
Total mata uang asing 80,000,000 1,287,600 Total foreign currency
Total 80,000,000 3,987,600 Total
Rasio-rasio keuangan yang dipersyaratkan The Bank is required to maintain, among
antara lain: others, the following financial ratios:
2025 2024
Persyaratan/ Pemenuhan/ Persyaratan/ Pemenuhan/
Covenants Fulfillment Covenants Fulfillment
Capital adequacy ratio (CAR) Minimal/Minimum 13.5% 30.49% Minimal/Minimum 13.5% 25.77% Capital adequacy ratio (CAR)
Non performing loan (NPL) Maksimum/Maximum 5% 1.07% Maksimum/Maximum 5% 1.22% Non performing loan (NPL)
Net income Net income positif/positive Net income positif/positive Net income positif/positive Net income positif/positive Net income
Liquidity coverage ratio Minimal/Minimum 100% 179.10% Minimal/Minimum 100% 214.96% Liquidity coverage ratio
87
Page 493
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Informasi mengenai jatuh tempo pinjaman yang Information in respect of maturities of fund
diterima diungkapkan pada Catatan 45e. borrowings is disclosed in Note 45e.
Informasi mengenai klasifikasi dan nilai wajar Information regarding the classification and fair
pinjaman yang diterima diungkapkan pada value of fund borrowings is disclosed in
Catatan 44. Note 44.
23. Obligasi Subordinasi 23. Subordinated Bonds
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024,
akun ini merupakan obligasi subordinasi yang respectively, this account represents
diterbitkan oleh Bank dengan rincian sebagai subordinated bonds issued by the Bank with
berikut: details as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Tanggal Tanggal / Tingkat bunga
dimulai/ jatuh tempo/ tetap pertahun/
Jangka waktu/ Starting Maturity Fixed interest Jumlah/
Jenis/Type Term date date rate per annum Total
Pihak berelasi (Catatan 39)/
related parties (Note 39)
MTN Subordinasi 22 Agustus/ 22 Agustus/
PT Bank Mega Tbk Tahun 2025 5 Tahun/Years August 22, 2025 August 22, 2030 8.50% 50,000
50,000
31 Desember/December 31, 2024
Tanggal Tanggal / Tingkat bunga
dimulai/ jatuh tempo/ tetap pertahun/
Jangka waktu/ Starting Maturity Fixed interest Jumlah/
Jenis/Type Term date date rate per annum Total
Pihak berelasi (Catatan 39)/
related parties (Note 39)
Obligasi Subordinasi I 28 Mei/May 28 , 28 Mei/May 28 ,
PT Bank Mega Tbk Tahun 2020 5 Tahun/Years 2020 2025 9.00% 48,000
Pihak ketiga/third parties
Obligasi Subordinasi I 28 Mei/May 28 , 28 Mei/May 28 ,
PT Bank Mega Tbk Tahun 2020 5 Tahun/Years 2020 2025 9.00% 2,000
50,000
Pada tanggal 22 Agustus 2025, Bank On August 22, 2025 the Bank issued MTN
menerbitkan MTN Subordinasi PT Bank Subordinated Bonds PT Bank Mega Tbk Year
Mega Tbk Tahun 2025 dengan tingkat bunga 2025 that bears fixed interest rate at 8.50% per
tetap sebesar 8,50% per tahun dengan nilai annum with a nominal value of Rp50,000,
nominal sebesar Rp50.000 yang jatuh tempo maturing on August 22, 2030.
pada 22 Agustus 2030.
Pada tanggal 28 Mei 2020, Bank menerbitkan On May 28, 2020 the Bank issued
Obligasi Subordinasi I PT Bank Mega Tbk Subordinated Bonds I PT Bank Mega Tbk Year
Tahun 2020 dengan tingkat bunga tetap 2020 that bears fixed interest rate at 9.00% per
sebesar 9,00% per tahun dengan nilai annum with a nominal value of Rp50,000,
nominal sebesar Rp50.000 yang jatuh tempo maturing on May 28, 2025.
pada 28 Mei 2025.
Bunga obligasi subordinasi dibayarkan setiap The interest of the subordinated bonds is paid
triwulan. on a quarterly basis.
Penerbitan obligasi subordinasi memenuhi The issuance of subordinated bonds complies
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan with Financial Services Authority Regulations
diungkapkan pada Catatan 49d. as disclosed in Note 49d.
88
Page 494
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
24. Beban yang Masih Harus Dibayar dan 24. Accrued Expenses and Other Liabilities
Liabilitas Lain-Lain
2025 2024
Mata uang Mata uang
asing/ asing/
Foreign Jumlah/ Foreign Jumlah/
Rupiah currencies Total Rupiah currencies Total
Kewajiban pembelian Obligation on
surat berharga 43,238 4,421 47,659 42,743 48,645 91,388 securities purchased
Liabilitas sewa 12,122 -- 12,122 19,511 -- 19,511 Lease liabilities
Utang bunga Interest payables
Pihak berelasi Related parties
(Catatan 39) 1,221 47 1,268 1,166 94 1,260 (Note 39)
Pihak ketiga 152,732 32,335 185,067 182,558 19,694 202,252 Third parties
Setoran jaminan Security deposits
Pihak berelasi Related parties
(Catatan 39) 445 593 1,038 652 -- 652 (Note 39)
Pihak ketiga 8,323 242 8,565 7,874 182 8,056 Third parties
Beban yang masih
harus dibayar 307 -- 307 217 -- 217 Accrued expenses
Estimasi kerugian Allowance for impairment
komitmen dan losses on commitments and
kontinjensi 191 346 537 207 467 674 contingencies
Lain-lain 78,732 57 78,789 90,310 3,767 94,077 Others
Total 297,311 38,041 335,352 345,238 72,849 418,087 Total
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai Movement of allowance for impairment on
atas komitmen dan kontinjensi losses of commitments and contingencies
2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 674 -- -- 674 Beginning balance
Pengukuran kembali (156) -- -- (156) Remeasurement
Total perubahan tahun berjalan (156) -- -- (156) Changes for the year
Dampak valuta asing 19 -- -- 19 Foreign exchange
Saldo akhir 537 -- -- 537 Ending balance
2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 513 -- -- 513 Beginning balance
Pengukuran kembali 148 -- -- 148 Remeasurement
Total perubahan tahun berjalan 148 -- -- 148 Changes for the year
Dampak valuta asing 13 -- -- 13 Foreign exchange
Saldo akhir 674 -- -- 674 Ending balance
Informasi mengenai transaksi dengan pihak Information on related parties transactions and
berelasi dan jatuh tempo diungkapkan pada maturities are disclosed in Notes 39 and 45e.
Catatan 39 dan 45e.
89
Page 495
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
25. Modal Saham 25. Share Capital
Susunan pemegang saham Bank berdasarkan As of December 31, 2025 and 2024, the
informasi yang diterima dari PT Datindo composition of the Bank’s shareholders and
Entrycom selaku Biro Administrasi Efek Bank their respective shareholdings based on the
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 report of PT Datindo Entrycom, the Bank’s
adalah sebagai berikut: Share Administrative Bureau, is as follows:
2025 dan 2024/ 2025 and 2024
Jumlah Persentase
saham/ pemilikan/ Jumlah
Number Percentage of nominal/
Pemegang saham of shares ownership Nominal value Shareholders
PT Mega Corpora 6,812,223,614 58.02% 3,406,112 PT Mega Corpora
Publik - masing-masing Public - each
di bawah 5% 4,928,699,751 41.98% 2,464,350 below 5%
Total 11,740,923,365 100.00% 5,870,462 Total
26. Tambahan Modal Disetor 26. Additional Paid-Up Capital
2025 dan 2024/
2025 and 2024
Tambahan Modal disetor Additional paid-up capital
Penawaran Umum Perdana Initial Public Offering
Tahun 2000 78,750 Year 2000
Kapitalisasi tambahan modal Capitalization of additional
disetor Tahun 2001 (69,526) paid-up capital Year 2001
Dividen Saham Tahun 2001 35,436 Stock Dividend Year 2001
Penawaran Umum Terbatas I Limited Public Offering I
Tahun 2002 109,188 Year 2002
Dividen Saham Tahun 2005 375,716 Stock Dividend Year 2005
Penawaran Umum Terbatas II Limited Public Offering II
Tahun 2006 400,109 Year 2006
Kapitalisasi tambahan modal Capitalization of additional
disetor Tahun 2009 (777,890) paid-up capital Year 2009
Dividen Saham Tahun 2011 1,370,959 Stock Dividend Year 2011
Saham bonus Tahun 2005 (141,035) Bonus share Year 2005
Dividen Saham Tahun 2013 2,045,014 Stock Dividend Year 2013
Saham bonus Tahun 2013 (1,370,880) Bonus share Year 2013
Dividen Saham Tahun 2022 6,342,598 Stock Dividend Year 2022
Saham bonus Tahun 2022 (2,043,868) Bonus share Year 2022
Beban emisi efek ekuitas Stock issuance costs
Penawaran Umum Perdana Initial Public Offering
Tahun 2000 (9,223) Year 2000
Penawaran Umum Terbatas I Limited Public Offering I
Tahun 2002 (1,430) Year 2002
Selisih nilai transaksi Differences in values of
kombinasi bisnis entitas business combination transaction
sepengendali 3,573 of entities under common contol
Total 6,347,491 Total
90
Page 496
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
27. Penggunaan Laba Neto dan Cadangan 27. Appropriation of Net Income and General
Umum Reserve
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham In the Bank’s Annual General Meeting of
Tahunan Bank yang diselenggarakan pada Shareholders held on March 27, 2025, which
tanggal 27 Maret 2025, yang diaktakan dengan was notarized under Notarial Deed No. 10 by
Akta Notaris Dharma Akhyuzi, S.H., No. 10, Dharma Akhyuzi, S.H., the shareholders
para pemegang saham setuju untuk agreed to declare cash dividends amounting to
menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp1,052,400 and also set the general reserves
Rp1.052.400 dan juga menetapkan dana amounting to Rp55 to comply with Article 70 of
cadangan umum sebesar Rp55 untuk Limited Liability Company Law.
memenuhi ketentuan Pasal 70 Undang-Undang
Perseroan Terbatas.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham In the Bank’s Annual General Meeting of
Tahunan Bank yang diselenggarakan pada Shareholders held on March 1, 2024, which
tanggal 1 Maret 2024, yang diaktakan dengan was notarized under Notarial Deed No. 01 by
Akta Notaris Dharma Akhyuzi, S.H., No. 01, Dharma Akhyuzi, S.H., the shareholders
para pemegang saham setuju untuk agreed to declare cash dividends amounting to
menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp2,457,420 and also set the general reserves
Rp2.457.420 dan juga menetapkan dana amounting to Rp70 to comply with Article 70 of
cadangan umum sebesar Rp70 untuk Limited Liability Company Law.
memenuhi ketentuan Pasal 70 Undang-Undang
Perseroan Terbatas.
Bank telah membentuk cadangan umum The Bank set-up a general reserves totalling
dengan jumlah masing-masing sebesar Rp1,841 and Rp1,786 as of December 31,
Rp1.841 dan Rp1.786 pada tanggal 2025 and 2024, respectively, in accordance
31 Desember 2025 dan 2024, sesuai dengan with the Indonesian Limited Company Law No.
Undang-Undang No. 40 tahun 2007 mengenai 40, year 2007 which requires companies to set
Perseroan Terbatas, yang mengharuskan up a general reserve amounting to at least
perusahaan-perusahaan untuk membuat 20% of the issued and fully paid share capital.
cadangan umum sebesar sekurang-kurangnya The regulation did not set period of time over
20% dari jumlah modal yang ditempatkan dan which this amount should be provided.
disetor penuh. Undang-undang tersebut tidak
mengatur jangka waktu untuk pembentukan
cadangan tersebut.
28. Pendapatan Bunga 28. Interest Income
2025 2024
Kredit yang diberikan 6,810,068 7,199,232 Loans
Efek-efek 3,241,388 2,921,635 Securities
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain 145,285 165,636 and other banks
Lain-lain 455 2,803 Others
Total 10,197,196 10,289,306 Total
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal For the years ended December 31, 2025 and
31 Desember 2025 dan 2024, jumlah 2024, total interest income calculated using the
pendapatan bunga yang dihitung dengan effective interest method derived from financial
menggunakan metode suku bunga efektif yang assets classified as amortized cost amounted
berasal dari aset keuangan yang to Rp6,955,808 and Rp7,367,671, respectively.
diklasifikasikan sebagai biaya perolehan yang
diamortisasi masing-masing sebesar
Rp6.955.808 dan Rp7.367.671.
91
Page 497
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal For the years ended December 31, 2025 and
31 Desember 2025 dan 2024, jumlah 2024, total interest income from related parties
pendapatan bunga dari pihak berelasi masing- amounted to Rp127,548 and Rp136,297,
masing sebesar Rp127.548 dan Rp136.297 respectively (Note 39).
(Catatan 39).
29. Beban Bunga 29. Interest Expenses
2025 2024
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Deposito berjangka 3,732,831 3,389,014 Time deposits
Giro 269,369 380,534 Current accounts
Tabungan 174,359 212,841 Saving deposits
Simpanan dari bank lain 904,079 1,030,760 Deposits from other banks
Obligasi subordinasi 4,414 4,500 Subordinated bonds
Beban pembiayaan lainnya 183,534 171,918 Other financing charges
Total 5,268,586 5,189,567 Total
Untuk tahun - tahun yang berakhir pada For the years ended December 31, 2025 and
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, jumlah 2024, total interest expenses from related
beban bunga dari pihak berelasi masing- parties amounted to Rp35,706 and Rp84,292
masing sebesar Rp35.706 dan Rp84.292 respectively (Note 39).
(Catatan 39).
Sehubungan dengan liabilitas bank umum yang In connection with the commercial bank
dijamin oleh Program Penjaminan Pemerintah, obligations guaranteed by Government
Pemerintah Republik Indonesia telah Guarantee Program, the Indonesian
mendirikan sebuah lembaga independen Government has established an independent
berdasarkan Undang-Undang Republik institution in accordance with the Republic of
Indonesia No. 24 Tahun 2004 tanggal Indonesia Law No. 24 Year 2004 dated
22 September 2004. Berdasarkan peraturan ini, September 22, 2004. Under this Law, The
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menjamin Deposit Guarantee Institution (Lembaga
dana masyarakat termasuk dana dari bank lain Penjamin Simpanan/LPS), guarantees third
dalam bentuk giro, deposito, sertifikat deposito, parties deposits including deposits from other
tabungan dan/atau bentuk lainnya yang banks in the form of demand deposits, time
dipersamakan dengan itu. deposits, certificates of deposit, saving
deposits and/or other equivalent forms.
Pada tanggal 13 Oktober 2008, Presiden On October 13, 2008, the President of the
Republik Indonesia menetapkan Peraturan Republic of Indonesia approved Government
Pemerintah No. 66 Tahun 2008 tentang Regulation No. 66 Year 2008 regarding the
besaran nilai simpanan yang dijamin LPS. amount of deposits guaranteed by LPS. Based
Berdasarkan peraturan tersebut, nilai simpanan on such regulation, the customers’ guaranteed
yang dijamin untuk setiap nasabah pada satu deposit in a Bank which was previously
Bank yang semula berdasarkan Undang- regulated under Law No. 24 Year 2004
undang No. 24 Tahun 2004 ditetapkan amounted to a maximum of Rp100,000,000
maksimum Rp100.000.000 (nilai penuh) diubah (full amount) was amended to a maximum of
menjadi maksimum Rp2.000.000.000 (nilai Rp2,000,000,000 (full amount). Bank was a
penuh). Bank adalah peserta dari program participant of above guarantee program.
penjaminan tersebut.
92
Page 498
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Biaya yang timbul atas Program Penjaminan Expenses arising from the Government
Pemerintah Terhadap Kewajiban Pembayaran Guarantee Program for Obligation of
Bank Umum masing-masing sebesar Commercial Banks amounted to Rp183,534
Rp183.534 dan Rp171.918 untuk tahun 2025 and Rp171,918 for the years ended 2025 and
dan 2024 dan dicatat sebagai beban 2024, respectively, which was recorded as
pembiayaan lainnya. other financing charges.
30. Pendapatan Provisi dan Komisi - Neto 30. Fees and Commissions Income - Net
2025 2024
Pendapatan provisi dan komisi: Provision and commissions income:
Komisi dari kartu debit dan kartu kredit 1,214,318 1,255,796 Commissions from debit and credit cards
Komisi dari kredit 255,782 255,159 Commissions from loan
Pendapatan jasa administrasi 83,710 88,767 Administration fees
Jasa kustodian dan wali amanat 24,751 28,425 Custodian service and trusteeship
Komisi atas jasa 23,663 26,054 Commissions from services
Komisi dari perusahaan asuransi 14,310 3,625 Commissions from insurance companies
Komisi dari bank garansi 11,358 1,436 Commissions from bank guarantees
Penerimaan dari penalti 11,252 11,153 Penalty fees
Komisi impor dan ekspor 10,870 7,345 Commissions on imports and exports
Komisi jasa remittance 6,650 6,788 Remittance fees
Jasa safe deposit box 5,555 5,387 Safe deposit box fees
Lain-lain 4,919 6,956 Others
Total 1,667,138 1,696,891 Total
Beban provisi dan komisi (18,516) (12,536) Provision and commissions expense
Pendapatan provisi dan komisi - neto 1,648,622 1,684,355 Provision and commissions income - net
31. Beban Cadangan Kerugian Penurunan Nilai 31. Provision for Impairment Losses on
Aset Keuangan dan Aset Non-Keuangan - Financial Assets and Non-Financial Assets
Neto - Net
2025 2024
Aset keuangan Financial assets
Kredit yang diberikan (Catatan 11l) 483,775 218,188 Loans (Note 11l)
Penempatan pada Bank Indonesia Placement with Bank Indonesia
dan bank lain (Catatan 7) 3,171 (3,373) and other banks (Note 7)
Giro pada bank lain Current account with other bank
(Catatan 6) (1,294) 925 (Note 6)
Tagihan akseptasi (Catatan 12) (12) 11 Acceptance receivables (Note 12)
Efek-efek (Catatan 8) (749) (95) Securities (Note 8)
Komitmen dan kontinjensi Commitment and contingencies
(Catatan 24) (156) 148 (Note 24)
484,735 215,804
Aset non-keuangan Non-financial assets
Agunan yang diambil alih (Catatan 14b) 3,978 660 Foreclosed assets (Note 14b)
Total 488,713 216,464 Total
93
Page 499
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
32. Beban Umum dan Administrasi 32. General and Administrative Expenses
2025 2024
Beban usaha kartu kredit 669,428 683,435 Credit card business expenses
Penyusutan aset tetap Depreciation of fixed assets
(Catatan 13) 310,497 287,940 (Note 13)
Tenaga alih daya 181,998 195,653 Outsource
Iklan dan promosi 170,773 184,125 Advertising & promotions
Komunikasi 101,167 89,846 Communication
Pemeliharaan dan perbaikan 75,603 79,698 Repairs and maintenance
Levy to the
Iuran Otoritas Jasa Keuangan 64,395 55,057 Financial Service Authority
Listrik dan air 54,116 58,252 Electricity and water
Transportasi 33,391 42,622 Transportation
Sewa 21,444 26,478 Rent
Penyusutan aset hak-guna Depreciation of
(Catatan 13) 20,208 24,841 right-of-use assets (Note 13)
Pajak dan perizinan 17,839 17,462 Taxes and licenses
Perlengkapan kantor 11,670 16,217 Office supplies
Kerugian risiko operasional Operational risk loss
(Catatan 40) 10,138 197,882 (Note 40)
Asuransi 9,138 10,187 Insurance
Bank koresponden 4,990 4,694 Corespondence bank
Iuran ATM Bersama 4,623 5,286 ATM Bersama contribution
Perjalanan dinas 4,375 7,091 Travelling
Lain-lain 86,031 68,904 Others
Total 1,851,824 2,055,670 Total
33. Beban Gaji dan Tunjangan Lainnya 33. Salary Expenses and Other Allowances
Beban gaji dan tunjangan lainnya terdiri dari: Salary expenses and other allowances consist
of:
2025 2024
Gaji dan upah 1,073,444 1,131,202 Salaries and wages
Tunjangan makan dan transportasi 56,599 60,947 Transportation and meal allowance
Asuransi Insurance
Pihak berelasi (Catatan 39) 31,717 30,288 Related parties (Note 39)
Pihak ketiga 58,470 62,358 Third parties
Pendidikan dan pelatihan 14,574 27,877 Education and training
Liabilitas imbalan pasca-kerja Post-employment benefits liability
(Catatan 36) 8,708 7,892 (Note 36)
Lain-lain 74,787 78,643 Others
Total 1,318,299 1,399,207 Total
34. Pendapatan (Beban) Non-Operasional - Neto 34. Non-Operating Income (Expenses) - Net
2025 2024
Pendapatan non-operasional 163,589 46,341 Non-operating income
Beban non-operasional (42,537) (20,653) Non-operating expenses
Total 121,052 25,688 Total
94
Page 500
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
35. Komitmen dan Kontinjensi 35. Commitments and Contingencies
2025 2024
Komitmen Commitment
Tagihan Komitmen Commitment Receivables
Pembelian spot dan derivatif Outstanding spot and
yang masih berjalan 8,292,050 5,372,077 derivatives purchased
Liabilitas Komitmen Commitment Liabilities
Fasilitas kredit kepada nasabah Unused credit facilities for
yang belum digunakan SKBDN customers under SKBDN
Pihak ketiga (138,777) (244,463) Third parties
L/C tidak dapat dibatalkan yang Outstanding
masih berjalan irrevocable L/C
Pihak ketiga (45,772) (461,401) Third parties
Penjualan spot dan derivatif Outstanding spot and
yang masih berjalan (10,883,145) (9,811,547) derivatives sold
Total Liabilitas Komitmen - neto (2,775,644) (5,145,334) Total Commitment Liabilities - net
Kontinjensi Contingencies
Tagihan Kontinjensi Contingent Receivables
Pendapatan bunga dalam Interest income on
penyelesaian 331,714 302,822 non-performing loans
Liabilitas Kontinjensi Contingent Liabilities
Bank garansi Bank guarantees
Pihak berelasi (Catatan 39) (133,684) (145,994) Related parties (Note 39)
Pihak ketiga (253,906) (275,472) Third parties
Total Liabilitas Kontinjensi - neto (55,876) (118,644) Total Contingent Liabilities - net
Liabilitas komitmen dan Commitment and contingent
kontinjensi - neto (2,831,520) (5,263,978) liabilities - net
Jumlah fasilitas kredit (uncommitted) Bank The Bank’s unused loan facilities
kepada nasabah yang belum digunakan pada (uncommitted) granted to customers as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah December 31, 2025 and 2024 amounted to
masing-masing sebesar Rp32.890.544 dan Rp32,890,544 and Rp30,520,773, respectively.
Rp30.520.773.
36. Liabilitas Imbalan Pasca-Kerja 36. Post-Employment Benefits Liability
Bank mengakui imbalan pasca-kerja (post- The Bank determines obligation for post-
employment benefit) berdasarkan perhitungan employment benefits based on actuarial
aktuaria yang dilakukan oleh aktuaris calculation performed by an independent
independen, Kantor Konsultan Aktuaria V. actuary, Kantor Konsultan Aktuaria V. Agus
Agus Basuki, berdasarkan laporannya masing- Basuki, based on its reports dated January 08,
masing pada tanggal 08 Januari 2026 dan 2026 and January 14, 2025, for period 2025
14 Januari 2025 untuk periode 2025 dan 2024. and 2024, respectively. Obligation for post-
Liabilitas imbalan pasti atas imbalan pasca- employment benefits are calculated using the
kerja (post-employment benefit) tersebut “Projected Unit Credit” method with the
dihitung dengan menggunakan metode following significant assumptions:
“Projected Unit Credit” dan asumsi-asumsi
signifikan sebagai berikut:
2025 2024
Tingkat diskonto 6.30% 7.07% Discount rate
Tingkat kenaikan upah (gaji) per tahun 5.00% 5.00% Annual wages (salary) increase
Usia pensiun 55 tahun/years 55 tahun/years Pension age
Tabel TMI-IV-2019/ Tabel TMI-IV-2019/
Tingkat kematian TMI-IV-2019 table TMI-IV-2019 table Mortality rate
95
Page 501
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Beban yang diakui dalam laporan laba rugi dan Expenses recognized in the statement of profit
penghasilan komprehensif lain adalah sebagai or loss and other comprehensive income were
berikut: as follows:
2025 2024
Beban jasa kini 14,086 14,361 Current service cost
Beban bunga 9,754 9,195 Interest expense
Keuntungan atas kurtailmen (15,132) (15,664) Curtailment gain
Total (Catatan 33) 8,708 7,892 Total (Note 33)
Rekonsiliasi perubahan liabilitas selama tahun The movements of estimated post-employment
berjalan yang diakui di laporan posisi keuangan benefits liability in the statements of financial
adalah sebagai berikut: position are as follows:
2025 2024
Liabilitas pada awal tahun 296,414 277,530 Liability at beginning of year
Penambahan tahun berjalan 8,708 7,892 Addition during the year
Pembayaran selama tahun berjalan (69,066) (51,656) Payment during the year
Jumlah yang diakui di penghasilan Total amount recognized in other
komprehensif lainnya 58,902 62,648 comprehensive income
Liabilitas pada akhir tahun 294,958 296,414 Liability at end of year
Mutasi nilai kini liabilitas imbalan kerja adalah The movements in the present value of
sebagai berikut: liabilities for employee benefits are as follows:
2025 2024
Saldo pada awal tahun 296,414 277,530 Balance at beginning of year
Beban jasa kini 14,086 14,361 Current service cost
Beban bunga 9,754 9,195 Interest cost
Kurtailmen dan penyelesaian (15,132) (15,664) Curtailment and settlement
Manfaat yang dibayarkan (69,066) (51,656) Benefit paid
Kerugian pada kewajiban aktuaria: Actuarial losses on obligation:
Experience adjustment 58,902 62,648 Experience adjustment
Saldo pada akhir tahun 294,958 296,414 Balance at end of year
Mutasi kerugian aktuarial yang diakui sebagai The movements in the balance of actuarial loss
penghasilan komprehensif lain, bruto pajak charged to other comprehensive income, gross
tangguhan: of deferred tax:
2025 2024
Saldo awal (231,512) (168,864) Beginning balance
Kerugian aktuaria yang diakui Actuarial losses
sebagai penghasilan charged to other
komprehensif lain (58,902) (62,648) comprehensive income
Saldo akhir (290,414) (231,512) Ending balance
Tabel berikut menunjukkan sensitivitas atas The following table demonstrates the
kemungkinan perubahan tingkat diskonto dan sensitivity to a reasonably possible change in
tingkat kenaikan gaji sebesar 1%, dengan discount rates and salary increment rate
variabel lain dianggap tetap, terhadap nilai kini amounting to 1%, with all other variables held
liabilitas imbalan kerja karyawan: constant, of the present value of employee
benefits liability:
96
Page 502
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
31 Desember/December 31, 2025
Tingkat Diskonto/ Tingkat Kenaikan Gaji/
Discount Rate Salary Increment Rate
Kenaikan/ Penurunan/ Kenaikan/ Penurunan/
Increase Decrease Increase Decrease
Dampak pada agregat Effect on the aggregate current
beban jasa kini (258) 857 819 (232) service cost
Dampak pada nilai kini liabilitas Effect on present value of
imbalan kerja karyawan (4,217) 7,576 7,220 (3,984) employee benefits liability
31 Desember/December 31, 2024
Tingkat Diskonto/ Tingkat Kenaikan Gaji/
Discount Rate Salary Increment Rate
Kenaikan/ Penurunan/ Kenaikan/ Penurunan/
Increase Decrease Increase Decrease
Dampak pada agregat Effect on the aggregate current
beban jasa kini (534) 582 543 (508) service cost
Dampak pada nilai kini liabilitas Effect on present value of
imbalan kerja karyawan (5,673) 5,120 5,764 (5,440) employee benefits liability
Analisis jatuh tempo yang diharapkan dari Expected maturity analysis of undiscounted
imbalan paska-kerja yang tidak terdiskonto postemployment benefit as of December 31,
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 2025 and 2024 are as follows:
adalah sebagai berikut:
2025 2024
Dalam waktu 12 bulan berikutnya 161,677 156,202 Within the next 12 months
Antara 2 sampai 5 tahun 140,919 160,381 Between 2 to 5 years
Antara 5 sampai 10 tahun 247,002 228,632 Between 5 to 10 years
Di atas 10 tahun 1,889,953 2,067,548 Beyond 10 years
Total 2,439,551 2,612,763 Total
37. Laba per Saham Dasar 37. Basic Earnings per Share
Laba per saham dihitung dengan membagi Basic earnings per share is calculated by
laba tahun berjalan yang tersedia bagi dividing the income for the year attributable to
pemegang saham dengan rata-rata tertimbang shareholders by the weighted average number
jumlah saham biasa yang beredar pada tahun of outstanding common shares during the year.
bersangkutan.
2025 2024
Laba tahun berjalan kepada Income for the year attributable to
pemegang saham 3,364,735 2,631,054 shareholders
Rata-rata tertimbang jumlah saham Weighted average number of
biasa yang beredar 11,741 11,741 outstanding common shares
Laba per saham dasar (nilai penuh) 287 224 Basic earnings per share (full amount)
97
Page 503
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
38. Segmen Operasi 38. Operating Segment
Bank menganalisis segmen secara geografis The Bank performs geographical segment
dimana manajemen menelaah laporan internal analysis whereby management reviews
manajemen secara bulanan untuk masing- monthly management internal report for each
masing area. Berikut adalah ringkasan yang area. The following summary describes each
menjelaskan tiap-tiap area geografis Bank: of the Bank’s geographical area:
• Kantor Pusat terdiri dari Treasury, Card • Head Office consists of Treasury, Card
Center dan unit-unit fungsional dimana Center and other functional divisions,
didalamnya termasuk aset, liabilitas, whereas it includes assets, liabilities,
pendapatan dan beban yang tidak dapat income and expenses that cannot be
dialokasikan. allocated.
• Wilayah Jakarta terdiri dari seluruh kantor • Jakarta region consists of all branches and
cabang dan kantor cabang pembantu di sub-branches in Jabodetabek and Banten
Jabodetabek dan provinsi Banten. province.
• Wilayah Bandung terdiri dari seluruh kantor • Bandung region consists of all branches
cabang dan kantor cabang pembantu di and sub-branches in West Java.
provinsi Jawa Barat.
• Wilayah Medan terdiri dari seluruh kantor • Medan region consists of all branches and
cabang dan kantor cabang pembantu di sub-branches in Sumatera and Batam.
Sumatera dan Batam.
• Wilayah Semarang terdiri dari seluruh • Semarang region consists of all branches
kantor cabang dan kantor cabang pembantu and sub-branches in Central Java.
di provinsi Jawa Tengah.
• Wilayah Surabaya terdiri dari seluruh kantor • Surabaya region consists of all branches
cabang dan kantor cabang pembantu di and sub-branches in East Java, Bali and
provinsi Jawa Timur, Bali dan Nusa Nusa Tenggara.
Tenggara.
• Wilayah Makassar terdiri dari seluruh kantor • Makassar region consists of all branches
cabang dan kantor cabang pembantu di and sub-branches in Sulawesi, Maluku and
Sulawesi, Maluku dan Papua. Papua.
• Wilayah Banjarmasin terdiri dari seluruh • Banjarmasin region consists of all branches
kantor cabang dan kantor cabang pembantu and sub-branches in Kalimantan.
di Kalimantan.
98
Page 504
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan) NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Kinerja diukur berdasarkan laba segmen sebelum pajak penghasilan, seperti Performance is measured based on segment profit before income tax, as
yang disajikan di dalam laporan internal manajemen yang ditelaah oleh included in the internal management reports that are reviewed by the
manajemen Bank. Informasi mengenai hasil dari tiap area geografis disajikan management of the Bank. Information regarding the results of each
di bawah ini: geographical area are included below:
Tahun yang Berakhir pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31, 2025
Wilayah Wilayah Wilayah Wilayah Wilayah Wilayah Wilayah Total
Kantor Jakarta/ Bandung/ Medan/ Semarang/ Surabaya/ Makassar/ Banjarmasin/ Segmen/
Pusat/ Jakarta Bandung Medan Semarang Surabaya Makassar Banjarmasin Total Eliminasi/ Jumlah/
Keterangan Head Office Region Region Region Region Region Region Region Segment Elimination Total Description
Pendapatan eksternal: External revenue:
Pendapatan bunga bersih 8,946,279 (2,819,182) (195,065) (325,106) (81,119) (272,357) (150,301) (174,539) 4,928,610 -- 4,928,610 Net interest income
Provisi dan komisi bersih 1,512,742 57,498 13,812 13,785 8,908 18,704 12,474 10,699 1,648,622 -- 1,648,622 Net fees and commissions
Keuntungan penjualan Gain on sale of
efek-efek - neto 1,107,394 -- -- -- -- -- -- -- 1,107,394 -- 1,107,394 securities - net
Pendapatan operasional lainnya (32,110) 17,427 5,859 9,211 3,819 4,025 2,264 3,505 14,000 -- 14,000 Other operating income
Pendapatan antar-segmen 4,128,512 3,854,287 317,703 488,425 182,647 504,976 262,390 312,246 10,051,186 (10,051,186) -- Inter-segment revenue
Beban antar-segmen (9,753,604) (153,645) (16,857) (19,110) (33,290) (56,993) (3,620) (14,067) (10,051,186) 10,051,186 -- Inter-segment expenses
Total pendapatan segmen 5,909,213 956,385 125,452 167,205 80,965 198,355 123,207 137,844 7,698,626 -- 7,698,626 Total segment revenue
Beban operasional lainnya (2,767,941) (286,521) (95,636) (116,868) (75,824) (144,610) (89,457) (81,979) (3,658,836) -- (3,658,836) Other operating expense
Laba operasi 3,141,272 669,864 29,816 50,337 5,141 53,745 33,750 55,865 4,039,790 -- 4,039,790 Operating income
Pendapatan non-operasional 120,839 972 650 846 115 1,158 (3,662) 134 121,052 -- 121,052 Non-operating income
Total laba segmen Total segment
sebelum pajak 3,262,111 670,836 30,466 51,183 5,256 54,903 30,088 55,999 4,160,842 -- 4,160,842 income before tax
Aset segmen 128,685,258 73,223,608 5,600,886 8,014,544 3,424,455 8,687,544 4,192,222 5,002,789 236,831,306 (96,003,262) 140,828,044 Reportable segment assets
Liabilitas segmen (104,969,189) (72,461,274) (5,518,303) (7,907,917) (3,366,643) (8,538,877) (4,091,966) (4,900,778) (211,754,947) 96,003,262 (115,751,685) Reportable segment liabilities
Tahun yang Berakhir pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31, 2024
Wilayah Wilayah Wilayah Wilayah Wilayah Wilayah Wilayah Total
Kantor Jakarta/ Bandung/ Medan/ Semarang/ Surabaya/ Makassar/ Banjarmasin/ Segmen/
Pusat/ Jakarta Bandung Medan Semarang Surabaya Makassar Banjarmasin Total Eliminasi/ Jumlah/
Keterangan Head Office Region Region Region Region Region Region Region Segment Elimination Total Description
Pendapatan eksternal: External revenue:
Pendapatan bunga bersih 8,945,726 (2,673,423) (194,926) (330,521) (65,458) (273,467) (147,414) (160,778) 5,099,739 -- 5,099,739 Net interest income
Provisi dan komisi bersih 1,554,135 51,797 13,882 13,800 9,237 18,695 12,101 10,708 1,684,355 -- 1,684,355 Net fees and commissions
Keuntungan penjualan Gain on sale of
efek-efek - neto 70,465 -- -- -- -- -- -- -- 70,465 -- 70,465 securities - net
Pendapatan operasional lainnya 11,188 12,814 4,160 8,029 3,426 3,894 1,745 2,744 48,000 -- 48,000 Other operating income
Pendapatan antar-segmen 4,516,884 3,990,280 337,420 531,236 187,383 543,597 290,470 315,127 10,712,397 (10,712,397) -- Inter-segment revenue
Beban antar-segmen (10,411,851) (153,840) (18,066) (16,945) (44,618) (45,724) (7,199) (14,154) (10,712,397) 10,712,397 -- Inter-segment expenses
Total pendapatan segmen 4,686,547 1,227,628 142,470 205,599 89,970 246,995 149,703 153,647 6,902,559 -- 6,902,559 Total segment revenue
Beban operasional lainnya (2,735,901) (286,893) (101,573) (117,488) (80,703) (174,075) (93,783) (80,925) (3,671,341) -- (3,671,341) Other operating expense
Laba operasi 1,950,646 940,735 40,897 88,111 9,267 72,920 55,920 72,722 3,231,218 -- 3,231,218 Operating income
Pendapatan non-operasional 19,407 380 687 690 1,265 1,495 1,401 363 25,688 -- 25,688 Non-operating income
Total laba segmen Total segment
sebelum pajak 1,970,053 941,115 41,584 88,801 10,532 74,415 57,321 73,085 3,256,906 -- 3,256,906 income before tax
Aset segmen 126,995,640 61,773,694 4,960,103 7,523,557 3,804,517 8,496,716 4,369,550 4,766,197 222,689,974 (87,774,480) 134,915,494 Reportable segment assets
Liabilitas segmen (107,100,293) (60,832,577) (4,918,520) (7,434,757) (3,793,985) (8,422,300) (4,312,228) (4,693,113) (201,507,773) 87,774,480 (113,733,293) Reportable segment liabilities
99
Page 505
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Eliminasi transaksi antar segmen usaha timbul The elimination of intersegment transactions
karena pelaporan segmen internal Bank arose because the Bank’s internal segment
mengambil informasi segmen berdasarkan reporting captures segment information were
setiap wilayah independen yang mungkin based on each independent regions which may
mencakup transaksi antar segmen usaha include intersegment transaction such as
seperti pinjaman ke segmen usaha yang lain. borrowings to another segment.
39. Transaksi dengan Pihak Berelasi 39. Transactions with Related Parties
Rincian transaksi signifikan dengan pihak Details of significant transactions with related
berelasi, kecuali yang menyangkut rahasia parties, except for transactions that are subject
Bank, adalah sebagai berikut: to the Bank’s confidentiality policy, are as
follows:
Tahun yang Berakhir pada tanggal
31 Desember/Year Ended
December 31, 2025
Jumlah/ Persentase (%)/
Jenis Total Percentage (%) Type
Giro pada bank lain (Catatan 6): Current accounts with other banks (Note 6):
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Sulawesi Utara dan Gorontalo 108 0.00008% Sulawesi Utara dan Gorontalo
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Sulawesi Tengah 2 0.00000% Sulawesi Tengah
Total giro pada bank lain 110 0.00008% Total current accounts with other banks
Penempatan pada BI dan bank lain (Catatan 7): Placements with BI and other banks (Note 7):
PT Bank Mega Syariah 200,000 0.14202% PT Bank Mega Syariah
Total penempatan pada BI dan bank lain 200,000 0.14202% Total placements with BI and other banks
Kredit yang diberikan (Catatan 11): Loans (Note 11):
PT Trans Fashion 787,000 0.55884% PT Trans Fashion
PT Trans Entertainment 500,000 0.35504% PT Trans Entertainment
PT Anta Express Tour & Travel Service 393,500 0.27942% PT Anta Express Tour & Travel Service
PT Duta Visual Nusantara TV 7 124,710 0.08855% PT Duta Visual Nusantara TV 7
PT Mega Central Finance 14,906 0.01058% PT Mega Central Finance
PT Trans Burger 5,151 0.00366% PT Trans Burger
PT Trans Coffee 4,984 0.00354% PT Trans Coffee
Komisaris dan direksi perusahaan Commissioners and directors of
berelasi di atas Rp1 miliar 47,530 0.03375% related companies above Rp1 billion
Direksi dan karyawan kunci Directors and key employees
di atas Rp1 miliar 6,354 0.00451% above Rp1 billion
Lain-lain - di bawah Rp1 miliar 16,693 0.01185% Others - below Rp1 billion
Total kredit yang diberikan 1,900,828 1.34975% Total loans
Aset lain-lain (Catatan 14): Other assets (Note 14):
PT Duta Visual Nusantara TV 7 3,406 0.00242% PT Duta Visual Nusantara TV 7
PT Trans Fashion 1,382 0.00098% PT Trans Fashion
PT Trans Berita Bisnis 1,107 0.00079% PT Trans Berita Bisnis
Lain-lain - di bawah Rp 1 miliar 1,770 0.00126% Others - below Rp1 billion
Total aset lain-lain 7,665 0.00544% Total other assets
100
Page 506
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Tahun yang Berakhir pada tanggal
31 Desember/Year Ended
December 31, 2025
Jumlah/ Persentase (%)/
Jenis Total Percentage (%) Type
Transaksi surat berharga: Securities transactions:
Pembelian 6,906,134 5.70350% Purchase
Penjualan 10,677,742 8.62978% Sale
Giro (Catatan 16) 334,931 0.28935% Current accounts (Note 16)
Tabungan (Catatan 17) 67,111 0.05798% Saving deposits (Note 17)
Deposito berjangka (Catatan 18) 952,077 0.82252% Time deposits (Note 18)
Simpanan dari bank lain (Catatan 19) 492,600 0.42557% Deposits from other banks (Note 19)
Liabilitas derivatif (Catatan 10) 6,767 0.00585% Derivative payable (Note 10)
Obligasi subordinasi (Catatan 23) 50,000 0.04320% Subordinated bonds (Note 23)
Beban yang masih harus dibayar dan Accrued expenses and
liabilitas lain-lain (Catatan 24) 2,306 0.00199% other liabilities (Note 24)
Pendapatan bunga (Catatan 28) 127,548 1.25081% Interest income (Note 28)
Beban bunga (Catatan 29) 35,706 0.67772% Interest expenses (Note 29)
Beban asuransi kesehatan karyawan Employees health insurance
PT Asuransi Umum Mega 29,677 2.25120% PT Asuransi Umum Mega
PT PFI Mega Life Insurance 2,040 0.15470% PT PFI Mega Life Insurance
Total beban asuransi kesehatan karyawan 31,717 2.40590% Total employee’s health insurance
Beban Iklan: Advertising expenses:
PT Televisi Transformasi Indonesia 92,150 4.97617% PT Televisi Transformasi Indonesia
PT Duta Visual Nusantara TV 7 5,661 0.30570% PT Duta Visual Nusantara TV 7
PT Trans News Corpora 1,527 0.08246% PT Trans News Corpora
Lain-lain - di bawah Rp 1 miliar 500 0.02700% Others - below Rp1 billion
Total beban iklan 99,838 5.39133% Total Advertising expenses
Pendapatan sewa (Catatan 14a): Rent income (Note 14a):
PT Allo Bank Indonesia Tbk 10,655 6.51327% PT Allo Bank Indonesia Tbk
PT Duta Visual Nusantara TV 7 9,689 5.92277% PT Duta Visual Nusantara TV 7
PT Bank Mega Syariah 5,215 3.18787% PT Bank Mega Syariah
PT Asuransi Umum Mega 3,802 2.32412% PT Asuransi Umum Mega
PT Mega Capital Sekuritas 2,642 1.61502% PT Mega Capital Sekuritas
PT Trans Berita Bisnis 1,687 1.03124% PT Trans Berita Bisnis
Lain-lain - di bawah Rp1 miliar 2,435 1.48849% Others - below Rp1 billion
Total pendapatan sewa 36,125 22.08278% Total rent income
Liabilitas kontinjensi - neto (Catatan 35): Contingent liabilities - net (Note 35):
PT Trans Retail Indonesia 89,500 23.09141% PT Trans Retail Indonesia
PT Trans Fashion Indonesia 34,473 8.89419% PT Trans Fashion Indonesia
PT Allo Bank Indonesia Tbk 3,335 0.86045% PT Allo Bank Indonesia Tbk
Taman Hiburan Bali 2,965 0.76498% Taman Hiburan Bali
Taman Hiburan Cibubur 2,965 0.76498% Taman Hiburan Cibubur
Lain-lain - di bawah Rp1 miliar 446 0.11507% Others - below Rp1 billion
Total liabilitas kontinjensi 133,684 34.49109% Total contingent liabilities
101
Page 507
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Tahun yang Berakhir pada tanggal
31 Desember/Year Ended
December 31, 2024
Jumlah/ Persentase (%)/
Jenis Total Percentage (%) Type
Giro pada bank lain (Catatan 6): Current accounts with other banks (Note 6):
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Sulawesi Utara dan Gorontalo 300 0.00022% Sulawesi Utara dan Gorontalo
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Sulawesi Tengah 60 0.00004% Sulawesi Tengah
Total giro pada bank lain 360 0.00027% Total current accounts with other banks
Efek-efek (Catatan 8): Securities (Note 8):
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Sulawesi Utara dan Gorontalo 198,832 0.14737% Sulawesi Utara dan Gorontalo
Tagihan derivatif (Catatan 10) Derivative receivable (Note 10)
PT Bank Mega Syariah 2,101 0.00156% PT Bank Mega Syariah
Kredit yang diberikan (Catatan 11): Loans (Note 11):
PT Trans Fashion 799,000 0.59219% PT Trans Fashion
PT Trans Entertainment 350,000 0.25941% PT Trans Entertainment
PT Anta Express Tour & Travel Service 399,500 0.29609% PT Anta Express Tour & Travel Service
PT Duta Visual Nusantara TV 7 124,696 0.09242% PT Duta Visual Nusantara TV 7
PT Trans Burger 6,826 0.00506% PT Trans Burger
PT Trans Coffee 4,984 0.00369% PT Trans Coffee
Komisaris dan direksi perusahaan Commissioners and directors of
berelasi di atas Rp1 miliar 33,313 0.02469% related companies above Rp1 billion
Direksi dan karyawan kunci 7,769 0.00576% Directors and key employees
di atas Rp1 miliar above Rp1 billion
Lain-lain - di dibawah Rp1 miliar 16,962 0.01257% Others - below Rp1 billion
Total kredit yang diberikan 1,743,050 1.29188% Total loans
Aset lain-lain (Catatan 14): Other assets (Note 14):
PT Duta Visual Nusantara TV 7 3,092 0.00229% PT Duta Visual Nusantara TV 7
PT Trans Fashion 1,606 0.00119% PT Trans Fashion
PT Mega Central Finance 1,095 0.00081% PT Mega Central Finance
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Sulawesi Utara dan Gorontalo 1,083 0.00080% Sulawesi Utara dan Gorontalo
PT Para Bandung Propertindo 1,034 0.00077% PT Para Bandung Propertindo
PT Trans Entertainment 1,667 0.00124% PT Trans Entertainment
Lain-lain - di bawah Rp 1 miliar 6,104 0.00452% Others - below Rp1 billion
Total aset lain-lain 15,681 0.01162% Total other assets
102
Page 508
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Tahun yang Berakhir pada tanggal
31 Desember/Year Ended
December 31, 2024
Jumlah/ Persentase (%)/
Jenis Total Percentage (%) Type
Transaksi surat berharga: Securities transactions:
Pembelian 3,567,981 6.37993% Purchase
Penjualan 4,205,969 11.19474% Sale
Giro (Catatan 16) 387,246 0.34048% Current accounts (Note 16)
Tabungan (Catatan 17) 72,339 0.06360% Saving deposits (Note 17)
Deposito berjangka (Catatan 18) 622,090 0.54697% Time deposits (Note 18)
Simpanan dari bank lain (Catatan 19) 1,808,949 1.59050% Deposits from other banks (Note 19)
Efek yang dijual dengan janji Securities sold under agreement
dibeli kembali (Catatan 20) 236,275 0.20774% to repurchase (Note 20)
Obligasi subordinasi (Catatan 23) 48,000 0.04220% Subordinated bonds (Note 23)
Beban yang masih harus dibayar dan Accrued expenses and
liabilitas lain-lain (Catatan 24) 1,912 0.00168% other liabilities (Note 24)
Pendapatan bunga (Catatan 28) 136,297 1.32460% Interest income (Note 28)
Beban bunga (Catatan 29) 84,292 1.62426% Interest expenses (Note 29)
Beban asuransi kesehatan karyawan Employees health insurance
PT Asuransi Umum Mega 28,265 2.02010% PT Asuransi Umum Mega
PT PFI Mega Life Insurance 2,023 0.14460% PT PFI Mega Life Insurance
Total beban asuransi kesehatan karyawan 30,288 2.16470% Total employee’s health insurance
Beban Iklan: Advertising expenses:
PT Televisi Transformasi Indonesia 95,058 4.62419% PT Televisi Transformasi Indonesia
PT Duta Visual Nusantara TV 7 5,444 0.26483% PT Duta Visual Nusantara TV 7
PT Trans News Corpora 1,618 0.07871% PT Trans News Corpora
Lain-lain - di bawah Rp1 miliar 83 0.00404% Others - below Rp1 billion
Total beban iklan 102,203 4.97176% Total Advertising expenses
Pendapatan sewa (Catatan 14a): Rent income (Note 14a):
PT Allo Bank Indonesia Tbk 10,485 22.62575% PT Allo Bank Indonesia Tbk
PT Duta Visual Nusantara TV 7 8,034 17.33670% PT Duta Visual Nusantara TV 7
PT Bank Mega Syariah 5,130 11.07011% PT Bank Mega Syariah
PT Asuransi Umum Mega 3,890 8.39429% PT Asuransi Umum Mega
PT Mega Capital Sekuritas 2,641 5.69906% PT Mega Capital Sekuritas
PT Trans Berita Bisnis 1,823 3.93388% PT Trans Berita Bisnis
Lain-lain - di bawah Rp1 miliar 2,499 5.39263% Others - below Rp1 billion
Total pendapatan sewa 34,502 74.45243% Total rent income
Liabilitas kontinjensi - neto (Catatan 35): Contingent liabilities - net (Note 35):
PT Trans Retail Indonesia 104,500 24.79441% PT Trans Retail Indonesia
PT Trans Fashion Indonesia 37,622 8.92646% PT Trans Fashion Indonesia
PT Allo Bank Indonesia Tbk 3,219 0.76376% PT Allo Bank Indonesia Tbk
Lain-lain - di bawah Rp1 miliar 653 0.15494% Others - below Rp1 billion
Total liabilitas kontinjensi 145,994 34.63957% Total contingent liabilities
Keterangan: Description:
a. Persentase dari giro pada bank lain, a. Percentages of current account with other
penempatan pada Bank Indonesia dan banks, placement with Bank Indonesia and
bank lain, efek-efek, derivatif, kredit yang other banks, securities, derivative, loans,
diberikan, tagihan akseptasi dan aset lain- acceptance receivables and other assets
lain dihitung terhadap jumlah aset pada are computed based on total assets at
masing-masing tanggal laporan posisi each statements of financial position date.
keuangan.
b. Persentase dari giro, tabungan, deposito b. Percentages of demand deposits, current
berjangka, simpanan dari bank lain, beban account, saving deposits, time deposits,
yang masih harus dibayar dan liabilitas deposits from other banks, accrued
lain-lain dihitung terhadap jumlah liabilitas expenses and other liabilities are
pada masing-masing tanggal laporan posisi computed based on total liabilities at each
keuangan. statements of financial position date.
c. Persentase dari pendapatan bunga c. Percentages of interest income are
dihitung terhadap jumlah pendapatan computed based on total interest income
bunga untuk masing-masing tahun yang for each related year.
bersangkutan.
103
Page 509
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
d. Persentase dari beban bunga dihitung d. Percentages of interest expenses are
terhadap jumlah beban bunga dan computed based on total interest expenses
pembiayaan lainnya untuk masing-masing and other financing charges for each
tahun yang bersangkutan. related year.
e. Persentase dari beban asuransi kesehatan e. Percentages of employee’s health
karyawan dihitung terhadap jumlah beban insurance expense are computed based
karyawan untuk masing-masing tahun yang on total personnel expenses for each
bersangkutan. related year.
f. Persentase dari pendapatan sewa dihitung f. Percentages of rent income are computed
terhadap jumlah pendapatan non- based on total non-operating income for
operasional untuk masing-masing tahun each related year.
yang bersangkutan.
g. Persentase dari beban iklan dihitung g. Percentages of advertising expense are
terhadap jumlah beban umum dan computed based on total general and
administrasi untuk masing-masing tahun administrative expense for each related
yang bersangkutan. year.
h. Persentase dari pembelian/penjualan surat h. Percentages of purchase/sale of securities
berharga dihitung terhadap total are computed based on total
pembelian/penjualan surat berharga purchase/sale of marketable securities
selama tahun berjalan. during the year.
Sifat hubungan dengan pihak berelasi : The nature of relationship with related parties :
1. Hubungan kepemilikan/pemegang saham yang sama/Related due to the same ownership share
holders
• PT Televisi Transformasi Indonesia
• PT Duta Visual Nusantara TV 7
• PT Para Bandung Propertindo
• PT Mega Capital Sekuritas
• PT Bank Mega Syariah
• PT Asuransi Umum Mega
• PT Asuransi Umum Mega Syariah
• PT Mega Corpora
• PT Trans Property
• PT Trans Corpora
• PT CT Corpora
• PT Batam Indah Investindo
• PT Trans Coffee
• PT Mega Central Finance
• PT Anta Express Tour & Travel Service Tbk
• PT Trans Airways
• PT Trans Media Corpora
• PT Trans Rekan Media
• PT Trans Entertainment
• PT Trans Fashion Indonesia
• PT Trans First Luxury
• PT Trans Lifestyle
• PT Para Inti Energy
• PT Para Energy Investindo
• PT Trans Kalla Makassar
• PT Trans Studio
• PT Trans Ice
• PT Mega Auto Finance
• PT Para Bali Propertindo
• PT Mega Indah Propertindo
104
Page 510
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
• PT CT Agro
• PT Kaltim CT Agro
• PT Kalbar CT Agro
• PT Kalteng CT Agro
• PT Metropolitan Retailmart
• PT Mega Finance
• PT Mega Asset Management
• PT PFI Mega Life Insurance
• PT PFI Mega Life Insurance Syariah
• PT Perkebunan Indonesia Lestari
• PT Perkebunan Inti Indonesia
• PT Vaya Tour
• PT Trans Digital Media
• PT Trans Mart
• PT Trans Grosir Indonesia
• PT Trans Retail Indonesia
• PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo
• PT Arah Tumata
• PT Dian Abdi Nusa
• PT Wahana Kutai Kencana
• PT Trans Estate
• PT Trans Studio Balikpapan
• PT Trans Studio Jakarta
• PT Mega Indah Realty Development
• PT Rekreasindo Nusantara
• PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah
• PT Para Rekan Investama
• PT Trans E Produksi
• PT Indonusa Telemedia
• PT Trans News Corpora
• PT Detik Ini Juga
• PT Tama Komunika Persada
• PT Detik TV Indonesia
• PT Trans Burger
• PT Alfa Retailindo
• PT Trans Rekreasindo
• PT Trans Ritel Properti
• PT Trans Distributor
• PT Trans Importir
• PT Trans Indo Distributor
• PT Trans Indo Treding
• PT Trans Indo Importir
• PT Trans Living Indonesia
• PT Transindo Digital Ritel
• PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk
• PT Katingan Agro Resources
• PT CT Agro Sukabumi
• PT CT Global Resources
• PT Lembah Sawit Subur 2
• PT Lembah Sawit Subur 3
• PT Trans Visi Media
• PT Metro Outlet Indonesia
• PT Trans F&B
105
Page 511
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
• PT Trans Retail
• PT Trans Studio Semarang
• PT Trans Fashion
• PT Trans Properti Indonesia
• PT Trans Studio BSD
• PT CT Corp Infrastruktur Indonesia
• PT Trans Cibubur Property
• PT Trans Realty Development
• PT Citra Bangun Sarana
• PT Karya Tumbuh Bersama Indo
• PT Trans Food Oriental
• PT Trans Media Sosial
• PT Trans Berita Bisnis
• PT Trans Rasa Oriental
• PT Trans Rasa Nippon
• PT Trans Rasa Bali
• PT Trans Pizza Resto
• PT Manajemen Data Corpora
• PT Beautinesia Media Nusantara
• PT Daily Dinamika Kreasi
• PT Multi Citra Abadi
• PT Vaya Micetama Servindo
• PT Vaya Transport
• PT Yatra Pratama Orient
• PT Ekosistem Kreatif Indonesia
• PT Allo Bank Indonesia Tbk
• PT Vision Cinema Indonesia
• PT Vision Internet Indonesia
• PT Trans Properti Manajemen
• PT Private Investment Indonesia
• PT Pelabuhan Patimban International
• PT Allo Fresh Indonesia
• PT Trans TV Aceh
• PT Trans TV Ambon Ternate
• PT Trans TV Balikpapan
• PT Trans TV Batam Kendari
• PT Trans TV Bengkulu Jember
• PT Trans TV Bukittinggi Gorontalo
• PT Trans TV Cirebon Kediri
• PT Trans TV Denpasar Banjarmasin
• PT Trans TV Jambi Lampung
• PT Trans TV Jayapura Surabaya
• PT Trans TV Madiun Garut
• PT Trans TV Manokwari Kendari
• PT Trans TV Mataram Samarinda
• PT Trans TV Medan Palembang
• PT Trans TV Palangkaraya Palu
• PT Trans TV Pekanbaru Padang
• PT Trans TV Pontianak Manado
• PT Trans TV Semarang Makassar
• PT Trans TV Purwokerto Situbondo
• PT Trans TV Sukabumi Mamuju
• PT Trans TV Sumedang Pangkal Pinang
106
Page 512
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
• PT Trans TV Tegal Malang
• PT Trans TIVI Banten Kaltara
• PT Trans TV Yogyakarta Bandung
• PT Detik TIVI Satu
• PT Detik TIVI Dua
• PT Detik TIVI Tiga
• PT Detik TIVI Empat
• PT Detik TIVI Lima
• PT Detik TIVI Enam
• PT Detik TIVI Tujuh
• PT Detik TIVI Delapan
• PT Detik TIVI Sembilan
• PT Detik TIVI Sepuluh
• PT Detik TIVI Sebelas
• PT Detik TIVI Dua Belas
• PT Detik TIVI Tujuh Belas
• PT Trans Berita Bisnis Satu
• PT Trans Berita Bisnis Dua
• PT Trans Berita Bisnis Empat
• PT Trans Berita Bisnis Lima
• PT Trans Berita Bisnis Tujuh
• PT Trans Berita Bisnis Delapan Belas
• PT Trans Rekan Nusantara 1
• PT Trans Rekan Nusantara 2
• PT Trans Rekan Nusantara 3
• PT Trans Rekan Nusantara 4
• PT Trans Rekan Nusantara 5
• PT Trans Rekan Nusantara 6
• PT Trans Rekan Nusantara 7
• PT Trans Rekan Nusantara 8
• PT Trans Rekan Nusantara 9
• PT Trans Rekan Nusantara Sepuluh
• PT Trans Rekan Nusantara Sebelas
• PT Trans Rekan Nusantara Dua belas
• PT Trans Rekan Nusantara Tiga belas
• PT Trans Rekan Nusantara Empat belas
• PT Trans Rekan Nusantara Lima Belas
• PT Transrekan Nusantara Enam belas
• PT Trans Media Nusantara 1
• PT Trans Media Nusantara 2
• PT Trans Media Nusantara 3
• PT Trans Media Nusantara 4
• PT Trans Media Nusantara 5
• PT Trans Media Nusantara 6
• PT Trans Media Nusantara 7
• PT Trans7 Tanah Datar Sukabumi
• PT Trans7 Yogyakarta Bandung
• PT Trans7 Balikpapan Palangkaraya
• PT Trans7 Aceh
• PT Trans7 Cirebon Kediri
• PT Trans7 Denpasar Banjarmasin
• PT Trans7 Purwokerto Jember
• PT Trans7 Lampung Pekanbaru
107
Page 513
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
• PT Trans7 Bengkulu Jambi
• PT Trans7 Surabaya Manado
• PT Trans7 Tegal Malang
• PT Trans Impor Indonesia
• PT Trans Fashion Impor
• CT Global Finance PTe. Ltd
• Finegold Resources Ltd
• PT Trans Berita Bisnis Enam
• PT Trans Berita Bisnis Delapan
• PT Trans7 Banten Kaltara
• PT Trans7 Kendari Manokwari
• PT Trans7 Medan Palembang
• PT Trans7 Madiun Garut
• PT Trans7 Sumedang Situbondo
• PT Trans7 Pangkal Pinang Mamuju
• PT Trans7 Semarang Makassar
• PT Trans7 Padang Aceh
• PT Trans7 Ambon Ternate
• PT Trans7 Pontianak Samarinda
• PT Trans7 Palu Gorontalo
• PT Trans7 Kupang Jayapura
• PT Trans7 Batam Mataram
• PT Trans News Production
• Global Air Pte. Ltd
• PT Bali Properti Developer
• PT Taman Hiburan Cibubur
• PT Taman Hiburan Bali
• PT Rekan Investama Indonesia
• PT Bank KB Bukopin Syariah
• Colink Assets Holding Limited
• CT-Corp Investments Singapore PTE Ltd
• PT Dharya Haddira Kartikatama
• Trans Fashion (Thailand) Company Limited
• PT Pengembang Properti Pamulang (dh PT Graha Pamulang Properti)
• PT Pengembang Properti Bandung (dh PT Graha Bandung Properti)
• PT Pengembang Properti Bekasi (dh PT Graha Bekasi Properti)
• PT Pengembang Properti Blimbing Malang (dh PT Graha Blimbing Malang Properti)
• PT Anta Umroh Wisata (dh PT Mahkota Dhuharifqi Mandiri Wisata)
• PT Cahaya Indo Lestari
• PT Digital Agregator Indonesia
• PT Rasabumi Inti Lestari
2. Hubungan keluarga dekat pengendali/Related to close family member of controller
• PT Para Duta Bangsa
3. Manajemen Kunci 3. Key Management
Dalam menjalankan usahanya, Bank telah In the ordinary course of its business, the
memberikan remunerasi, tunjangan dan Bank has given remuneration, other
fasilitas lainnya kepada Direksi dan Dewan allowances and benefits to Directors and
Komisaris yang dicatat sebagai bagian dari Board of Commissioners which were
beban gaji dan tunjangan lainnya recorded as part of salary expenses and
(Catatan 33). other allowances (Note 33).
108
Page 514
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Tahun yang Berakhir pada tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31, 2025
Tunjangan dan
fasilitas
lainnya/
Jumlah kepala/ Remunerasi/ Other allowance Jumlah/
Headcount Remuneration and benefits Total
Manajemen kunci Key management
Dewan Direksi 7 78,546 143 78,689 Board of Directors
Dewan Komisaris 4 26,234 114 26,348 Board of Commissioners
Sub - total manajemen kunci 11 104,780 257 105,037 Sub - total key management
Komite Audit 2 720 28 748 Audit Committee
Total 13 105,501 285 105,785 Total
Tahun yang Berakhir pada tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31, 2024
Tunjangan dan
fasilitas
lainnya/
Jumlah kepala/ Remunerasi/ Other allowance Jumlah/
Headcount Remuneration and benefits Total
Manajemen kunci Key management
Dewan Direksi 8 77,425 163 77,588 Board of Directors
Dewan Komisaris 4 27,154 115 27,269 Board of Commissioners
Sub - total manajemen kunci 12 104,579 278 104,857 Sub - total key management
Komite Audit 2 743 29 772 Audit Committee
Total 14 105,322 307 105,629 Total
40. Masalah Hukum 40. Legal Matters
Antara April 2009 sampai dengan Juli 2010, Between April 2009 and July 2010, there was a
telah terjadi pembobolan dana PT Elnusa Tbk fraud case of PT Elnusa Tbk fund amounting to
sebesar Rp111.000 dengan melibatkan oknum Rp111,000 involving officers of the Bank and
Bank maupun oknum PT Elnusa Tbk dan also personnel of PT Elnusa Tbk and other
pihak-pihak lainnya. parties.
Terhadap kejadian tersebut telah menimbulkan The incident has led to the following cases:
kasus-kasus sebagai berikut:
a. Kasus Tindak Pidana Korupsi a. The Corruption Case
Dalam perkara tindak pidana korupsi pihak In the criminal corruption case, the
Kejaksaan, berdasarkan hasil Indonesian attorney, based on its
penyidikannya, mengindikasikan adanya investigation indicated that there is a fund
korupsi dana PT Elnusa Tbk di Bank yang corruption occured in Bank, involving the
melibatkan oknum dari PT Elnusa Tbk personnel from PT Elnusa Tbk itself.
sendiri. Berdasarkan hasil pemeriksaan Based on the investigation in the
di tingkat Pengadilan Negeri, Pengadilan Indonesian District Court, High Court and
Tinggi dan di tingkat Kasasi terbukti bahwa Court of Cassation, it was proven that this
kasus ini adalah merupakan tindak pidana current case is indeed a corruption. This
korupsi. Kasus ini telah diproses hingga case has been processed up to Indonesia
tingkat Mahkamah Agung R.I. yang artinya Supreme Court of Justice, which means
terhadap perkara tersebut telah this case has a fixed and binding power
mempunyai kekuatan tetap dan mengikat and because of that, the attorney must
(final and binding) dan karenanya pihak execute the final verdict regarding the
Kejaksaan wajib untuk segera case.
melaksanakan (eksekusi) terhadap
keputusan tersebut.
109
Page 515
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Keputusan tersebut diputuskan pada The verdict was decided on August 29,
tanggal 29 Agustus 2012 melalui Rapat 2012 through the Consultative Meeting of
Permusyawaratan Mahkamah Agung R.I., Indonesia Supreme Court of Justice
dimana Mahkamah Agung telah whereby the court decided and verdict all
memutuskan dan menyatakan Para the defendants as guilty of violating the law
Terdakwa bersalah melakukan perbuatan on corruption and were required to return
melawan hukum berupa tindak pidana all the money to the State and PT Elnusa
korupsi dan wajib untuk mengembalikan Tbk.
dana (yang di korupsinya) kepada Negara
cq PT Elnusa Tbk.
Atas putusan tersebut Kejaksaan Negeri Based on the verdict of district attorneys
selaku pihak eksekutor/pelaksana as the executor of the verdict, they must
eksekusi, wajib menjalankan proses exercise the execution process to all the
eksekusi terhadap seluruh barang atau material or money that had been
harta kekayaan yang telah disita oleh confiscated by court which will be
pengadilan untuk kemudian dilakukan auctioned whereby the proceeds therein
pelelangan dan hasilnya masing-masing would be returned to the State and
akan diserahkan kepada Negara cq PT Elnusa Tbk. If the confiscated material
PT Elnusa Tbk. Apabila harta kekayaan is not enough to cover the corruption
yang disita ternyata tidak mencukupi untuk amount that need to be returned to PT
mengembalikan dana PT Elnusa Tbk yang Elnusa Tbk, the court will seize and
dikorupsi, maka pihak Kejaksaan akan confiscate all the property that are owned
melakukan perampasan dan penyitaan by the defendant in order to return the fund
terhadap seluruh harta kekayaan para that has been corrupted to the State and
terdakwa/terpidana guna mengembalikan PT Elnusa Tbk.
dana yang dikorupsinya tersebut kepada
Negara cq PT Elnusa Tbk.
Bahwa kemudian salah satu terdakwa Eventually, one of the defendant in
dalam kasus tipikor yakni Santun corruption case, namely Santun
Nainggolan, telah mengajukan upaya Nainggolan, has submitted a legal effort of
hukum Peninjauan Kembali kepada Judicial Review to Indonesia Supreme
Mahkamah Agung R.I. terhadap putusan Court of Justice in response to the
kasasi dalam perkara tipikor tersebut, Cassation’s decision in the corruption
Mahkamah Agung Republik Indonesia case, Indonesia Supreme Court of Justice
pada tanggal 6 Januari 2016 telah on January 6, 2016 decided to decline the
memutuskan Menolak Permohonan appeal of Judicial Review from Santun
Peninjauan Kembali dari Santun Nainggolan.
Nainggolan.
Sampai dengan tanggal penyelesaian Until the completion date of these financial
laporan keuangan ini, tidak terdapat statements, there is no information update
informasi baru terkait kasus tindak pidana regarding this corruption case.
korupsi ini.
b. Kasus Perdata b. Civil Case
Bank telah menjadi pihak tergugat dalam The Bank has been the defendant of the
kasus perdata yang diajukan oleh civil case against PT Elnusa Tbk (the
PT Elnusa Tbk (pihak penggugat), dimana plaintiff), in which the plaintiff filed a case
penggugat mengajukan gugatan perbuatan against law towards the Bank due to an
melawan hukum terhadap Bank karena indication of certification of deposit forgery
adanya pemalsuan sertifikat deposito amounting to Rp111,000. On March 22,
berjangka dengan gugatan material 2012, the South Jakarta Disctrict Court of
sebesar Rp111.000. Pada tanggal Justice granted the plaintiff charges and
22 Maret 2012, Majelis Hakim Pengadilan obligated the Bank to return the plaintiff’s
Negeri Jakarta Selatan mengabulkan fund plus a certain amount of interest.
110
Page 516
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
sebagian gugatan penggugat dan
menghukum Bank untuk mengembalikan
dana milik penggugat beserta sejumlah
bunga tertentu.
Terkait dengan keputusan Pengadilan In relation to the decision of the South
Negeri Jakarta Selatan tersebut, Bank Jakarta District Court, the Bank filed a
telah mengajukan upaya hukum hingga legal appeal up to judicial review to the
peninjauan kembali ke Mahkamah Agung Indonesia Supreme Court which resulted
R.I. yang berakhir dengan penolakan dan in rejection of the judicial review submitted
guna mempertahankan haknya, Bank pada by the Bank and to protect its right, the
tanggal 19 September 2016 telah Bank, on September 19, 2016 had filed a
mengajukan gugatan perlawanan melalui tierce opposition through South Jakarta
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas District Court against execution appeal
permohonan eksekusi yang diajukan oleh filed by PT Elnusa Tbk which has been
PT Elnusa Tbk yang dilanjutkan dengan followed by an appeal to the Jakarta High
pengajuan banding ke Pengadilan Tinggi Court, and is currently in the process of
Jakarta, dan saat ini sedang dalam proses cassation at the Indonesia Supreme Court
kasasi di Mahkamah Agung R.I. as stated in the Minutes of Statement of
sebagaimana yang tertuang dalam Risalah Cassation Application No.
Pernyataan Permohonan Kasasi Nomor 162/Pdt.G/Plw/2016/PN.Jkt.Sel dated
162/Pdt.G/Plw/2016/PN.Jkt.Sel bertanggal June 19, 2023 Jo. Minutes of Acceptance
19 Juni 2023 Jo. Risalah Penerimaan of Memorandum of Cassation No.
Memori Kasasi Nomor 162/Pdt.G Plw/2016/PN.Jkt.Sel dated June
162/Pdt.G/Plw/2016/PN.Jkt.Sel bertanggal 27, 2023.
27 Juni 2023 .
Pada tanggal 10 Mei 2017, melalui surat On May 10, 2017, through letter No. W10-
No. W10-U3/1882/Hk.02/5/2017 Perihal U3/ 1882/Hk.02/5/2017 Regarding the
Penundaan Lelang, Ketua Pengadilan Postponed Auction, the Head of South
Negeri Jakarta Selatan telah menunda Jakarta District Court has postponed the
pelaksanaan (eksekusi) lelang (hingga execution of the auction (until further
pemberitahuan lebih lanjut dari Pengadilan notice from the South Jakarta District
Negeri Jakarta Selatan) dikarenakan masih Court) due to the ongoing tierce opposition
adanya perkara perlawanan yang masih and peaceful settlement effort.
berjalan dan adanya upaya perdamaian
yang sedang berlangsung.
Bahwa Mahkamah Agung dalam The Supreme Court, in its decision
putusannya terhadap perkara tipikor towards the corruption case decided that
menyatakan bahwa para terpidana the defendants were found guilty of
dinyatakan bersalah telah melakukan commiting unlawful action of corruption
perbuatan melanggar hukum berupa tindak and because of that, each of the
pidana korupsi dan karenanya masing- defendants will be sentenced to
masing pelaku dihukum penjara sesuai imprisonment which terms was parralel to
dengan tingkat perbuatannya dan pada level of action taken. At the same time, all
saat yang bersamaan para terpidana wajib the defendants must return and pay
untuk mengembalikan dan membayar ganti compensations to the State and PT Elnusa
rugi/denda kepada Negara cq. PT Elnusa Tbk. While in the civil case submitted by
Tbk. Di lain pihak dalam perkara gugatan PT Elnusa Tbk, the Bank is found guilty of
perdata yang diajukan PT Elnusa Tbk, committing unlawful action and is required
Bank dinyatakan telah melakukan to pay the fine of Rp111,000 to PT Elnusa
perbuatan melanggar hukum dan wajib Tbk.
untuk membayar kepada PT Elnusa Tbk
sebesar Rp111.000.
111
Page 517
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Pada 2017, Pengadilan Negeri Jakarta In 2017, the South Jakarta District Court
Selatan telah mengumumkan akan has announced that it will conduct an
melakukan lelang terhadap obyek sita auction against the object of confiscation,
jaminan, akan tetapi kemudian sebelum but then before the auction is held, the
lelang dilaksanakan, Ketua Pengadilan Head of South Jakarta District Court
Negeri Jakarta Selatan mengeluarkan issued a Stipulation to postpone the
Penetapan menunda eksekusi lelang, execution of the auction, until the
antara lain dengan alasan masih settlement of the ongoing process of
berjalannya proses Gugatan Perlawanan Resistance Lawsuit, as described above,
sebagaimana diuraikan diatas hingga or peaceful settlement from both parties.
selesai atau kedua belah pihak melakukan
perdamaian atas kasus tersebut.
Sehubungan dengan kasus di atas, Bank In relation to the case above, the Bank has
memenuhi permintaan dari regulator antara received a request from regulator to
lain untuk membentuk dana cadangan forming a reserve fund amounting of,
dalam escrow account sebesar Rp206.630 among others, create an escrow account
sampai sengketa tersebut selesai amounting to Rp206,630 until the disputes
(Catatan 14). are settled (Note 14).
Pada tanggal 7 Mei 2024, telah dilakukan On May 7 2024, Settlement Agreement
penandatangan Perjanjian Perdamaian No.1 was signed before Dharma Akhyuzi,
No.1 yang dibuat dihadapan Dharma S.H., Notary in Jakarta. Both parties
Akhyuzi, S.H., Notaris di Jakarta. Kedua agreed that the case had been resolved
belah pihak sepakat bahwa kasus tersebut completely, through peaceful deliberation
telah selesai dengan tuntas, melalui jalan and consensus, and this settlement
musyawarah mufakat damai, dan agreement ended all disputes that had
perjanjian perdamaian ini mengakhiri occurred previously.
semua sengketa yang pernah terjadi
sebelumnya.
Sesuai dengan perjanjian perdamaian In accordance with the settlement
tersebut, pada bulan Mei 2024 Bank telah agreement, in May 2024 the Bank has
memenuhi kewajiban pembayaran kepada fulfilled its payment obligations to PT
PT Elnusa Tbk sebesar Rp197.434 yang Elnusa Tbk amounting to Rp197,434 which
dibukukan sebagai bagian dari biaya was recorded as part of operational risk
kerugian risiko operasional (Catatan 32). loss expenses (Note32).
Pada tahun 2025, berdasarkan surat Bank In 2025, based on Bank Indonesia letter
Indonesia No.27/8/DPSP/Srt/B tanggal 13 No.27/8/DPSP/Srt/B dated January 13,
Januari 2025, Bank Indonesia telah 2025, Bank Indonesia has revoked the
membatalkan pledge dana Cadangan pledge of legal case reserve funds for PT
kasus hukum PT Elnusa sebesar Elnusa amounting to Rp 206,630 on
Rp206.630 pada tanggal 3 Januari 2025 January 3, 2025 (Note 14).
(Catatan 14).
41. Aset dan Liabilitas Moneter dalam Mata 41. Assets and Liabilities Denominated in
Uang Asing Foreign Currency
Posisi aset (sebelum dikurangi dengan Monetary asset (before deducting the
cadangan kerugian penurunan nilai) dan allowance for impairment losses) and liability
liabilitas moneter dalam mata uang asing position denominated in foreign currencies are
adalah sebagai berikut: as follows:
112
Page 518
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
2025 2024
Aset Assets
Kas (Catatan 4) 151,557 176,716 Cash (Note 4)
Giro pada Bank Indonesia Current accounts with Bank Indonesia
(Catatan 5) 852,093 531,135 (Note 5)
Giro pada bank lain Current accounts with other
(Catatan 6) 610,999 935,189 banks (Note 6)
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain (Catatan 7) -- 321,900 and other banks (Note 7)
Efek-efek (Catatan 8) 282,441 93,975 Securities (Note 8)
Tagihan derivatif (Catatan 10) 44,389 48,734 Derivative receivables (Note 10)
Kredit yang diberikan (Catatan 11) 19,948,808 13,008,277 Loans (Note 11)
Tagihan akseptasi (Catatan 12) 986 9,234 Acceptance receivables (Note 12)
Aset lain-lain (Catatan 14) 158,853 98,082 Other assets (Note 14)
Total 22,050,126 15,223,242 Total
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera 6,054 4,193 Obligations due immediately
Simpanan dari nasabah Deposit from customers
(Catatan 16, 17 dan 18) 17,628,888 11,304,451 (Notes 16, 17 and 18)
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
(Catatan 19) 918,058 387,551 (Note 19)
Liabilitas derivatif (Catatan 10) 113,086 121,059 Derivative payables (Note 10)
Utang akseptasi (Catatan 12) 986 9,234 Acceptance payables (Note 12)
Beban yang masih harus
dibayar dan liabilitas Accrued expenses
lain-lain (Catatan 24) 38,041 72,849 and other liabilities (Note 24)
Pinjaman diterima (Catatan 22) 833,750 1,287,600 Fund borrowings (Note 22)
Total 19,538,863 13,186,937 Total
Posisi aset (liabilitas) - neto 2,511,263 2,036,305 Asset (Liabilities) position - net
Posisi Devisa Neto (“PDN”) Bank diungkapkan The Bank’s Net Open Position (“NOP”) is
pada Catatan 49e. disclosed in Note 49e.
42. Kegiatan Wali Amanat 42. Trusteeship Activities
Bank memperoleh izin untuk The Bank was granted with the license to
menyelenggarakan kegiatan usaha sebagai conduct trusteeship activity from BAPEPAM-
wali amanat dari BAPEPAM-LK berdasarkan LK based on the decision letter No. 20/STTD-
surat keputusan No. 20/STTD-WA/PM/2000 WA/PM/2000 dated August 2, 2000. The
pada tanggal 2 Agustus 2000. Jasa-jasa yang services provided by the Bank as a trustee are
dilakukan oleh Bank sebagai wali amanat as follows:
adalah sebagai berikut:
a. Mewakili kepentingan pemegang obligasi a. Represents the bondholders in any court
baik di dalam dan di luar pengadilan dalam and outside the court on any legal actions
melakukan tindakan hukum yang berkaitan that are related to the bondholders’
dengan kepentingan pemegang obligasi; interest;
b. Menyampaikan informasi lengkap secara b. Submits complete information concerning
terbuka mengenai kualifikasinya sebagai its qualification as Trustee in the
Wali Amanat dalam prospektus; prospectus;
c. Memberikan laporan kepada Otoritas Jasa c. Reports directly to Financial Services
Keuangan, Bursa Efek dan pemegang Authority, Stock Exchange and to the
obligasi baik secara langsung atau melalui bondholders, directly or through Stock
Bursa Efek dalam hal emiten telah cidera Exchange when the issuer has not
janji atau terjadi keadaan yang dapat complied with the agreement or any
membahayakan kepentingan pemegang condition that will be disadvantageous to
obligasi; the bondholders;
113
Page 519
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
d. Melakukan pengawasan atau pemantauan d. Perform periodic monitoring or supervision
secara berkala mengenai perkembangan on the development of the issuer’s
pengelolaan usaha emiten berdasarkan business based on financial reports or
laporan keuangan atau laporan lainnya; others reports; and
dan
e. Memberikan nasihat yang diperlukan e. Provides necessary advisory services to
emiten sehubungan dengan perjanjian issuer in connection with the trusteeship
perwaliamanatan. agreement.
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2025, For the year ended December 31, 2025, the
Bank bertindak sebagai Wali Amanat atas 93 Bank acted as Trustee for 93 bonds issuance,
emisi obligasi, 8 emisi medium-term notes, dan 8 medium-term notes issuance and 32 sukuk
32 emisi sukuk. Jumlah nilai obligasi yang issuance. The total value of the bonds issued
diterbitkan adalah sebesar Rp93.633.074 dan amounted to Rp93,633,074 and
USD18,750,000,000 (dalam nilai penuh). USD18.750.000.000 (in full amount).
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024, For the year ended December 31, 2024, the
Bank bertindak sebagai Wali Amanat atas 91 Bank acted as Trustee for 91 bonds issuance,
emisi obligasi, 32 emisi medium-term notes, 36 32 medium-term notes issuance, 36 sukuk
emisi sukuk, dan 2 emisi sukuk medium-term issuance, and 2 sukuk medium-term notes
notes. Jumlah nilai obligasi yang diterbitkan issuance. The total value of the bonds issued
adalah sebesar Rp83.036.933 dan amounted to Rp83,036,933 and
USD18,750,000 (dalam nilai penuh). USD18.750.000 (in full amount).
43. Kegiatan Jasa Kustodian 43. Custodian Services Activities
Bank dapat bertindak sebagai Bank Kustodian The Bank is allowed to act as Custodian Bank
berdasarkan surat izin dari Badan Pengawas based on the license from the Capital Market
Pasar Modal dan Lembaga Keuangan No. Supervisory Agency and Financial Institution
KEP-01/PM/Kstd/2001 tanggal 18 Januari based on the letter No. KEP-01/PM/Kstd/2001
2001. dated January 18, 2001.
Kustodian Umum meliputi: General Custody encompasses:
• Safekeeping (penyimpanan dan • Safekeeping (storage and administration of
pengadministrasian efek-efek) securities)
• Settlement and transaction handling • Settlement and transaction handling
(penanganan dan penyelesaian transaksi (handling and settlement of the transaction
penjualan/pembelian efek-efek) of sales/purchases of securities)
• Corporate action (pengurusan hak-hak • Corporate action (handling customer’s
nasabah sehubungan dengan kepemilikan rights in relation with the ownership of
efek-efek nasabah) securities)
• Proxy (mewakili nasabah dalam Rapat • Proxy (as a customer representative at the
Umum Pemegang Saham berdasarkan General Meeting of Shareholders based on
surat kuasa) powers of attorney)
• Pelaporan • Reporting
Kustodian Reksa Dana meliputi: Mutual Fund Custody encompasses:
• Unit Registry (pencatatan dan • Registry Unit (registration and
pengadministrasian unit reksa dana) administration of mutual fund unit)
• Fund Accounting (penitipan kolektif, • Fund Accounting (collective custody, mutual
pengadministrasian portofolio reksa dana fund administration and portfolio Net Asset
dan penghitungan Nilai Aset Bersih) Value calculation)
• Pelaporan • Reporting
• Penyimpanan efek-efek lain sesuai • Storage of other securities in compliance
peraturan yang berlaku with the prevailing regulations
114
Page 520
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the value
nilai portofolio dalam administrasi kustodian of the portfolio under administration of the
Bank masing-masing sebesar Rp39.236.928 Bank’s custodian amounted to Rp39,236,928
dan Rp43.348.652. and Rp43,348,652, respectively.
44. Pengukuran Nilai Wajar 44. Fair Value Measurements
Tabel dibawah menyajikan perbandingan The table below summarizes the comparison
antara nilai tercatat dan nilai wajar dari semua between the carrying amounts and fair values
aset dan liabilitas keuangan disajikan per of all financial assets and liabilities presented
kategori dari instrumen keuangan. Nilai wajar per category of financial instruments. The fair
yang diungkapkan adalah berdasarkan values disclosed are based on relevant
informasi relevan yang tersedia pada tanggal information available as of December 31, 2025
31 Desember 2025 dan 2024, dan tidak and 2024, and not updated to reflect changes
diperbarui untuk mencerminkan perubahan in market conditions which have occurred after
dalam kondisi pasar yang telah terjadi setelah this date.
tanggal ini.
31 Desember/December 31
2025 2024
Nilai tercatat/ Nilai wajar/ Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair value Carrying value Fair value
Aset Keuangan Financial Assets
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Efek-efek 1,171,956 1,171,956 3,556,651 3,556,651 Securities
Tagihan derivatif 44,389 44,389 48,734 48,734 Derivative receivables
1,216,345 1,216,345 3,605,385 3,605,385
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
Komprehensif lain comprehensive income
Efek-efek 38,913,960 38,913,960 45,946,959 45,946,959 Securities
Biaya perolehan yang Diamortisasi Amortized cost
Kas 872,657 872,657 873,509 873,509 Cash
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 8,040,206 8,040,206 7,525,245 7,525,245 Bank Indonesia
Giro pada Current accounts
bank lain 629,659 629,659 953,206 953,206 with other banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank lain 8,040,485 8,040,485 831,826 831,826 Indonesia and other banks
Efek-efek 250,000 250,000 -- -- Securities
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 6,717,210 6,717,210 1,389,981 1,389,981 agreement to resell
Kredit yang diberikan 66,425,734 63,801,495 63,980,404 63,563,286 Loans
Tagihan akseptasi 985 985 9,222 9,222 Acceptance receivables
Aset lain-lain - neto*) 1,470,252 1,470,252 1,599,780 1,599,780 Other assets - net*)
92,447,188 89,822,949 77,163,173 76,746,055
Total 132,577,493 129,953,254 126,715,517 126,298,399 Total
*) Termasuk di dalam aset lain-lain merupakan bunga yang masih akan diterima, setoran jaminan, piutang sewa, tagihan penjualan surat berharga, dan aset yang diblokir/
Included in other assets are accrued interest receivables, guarantee deposits, lease receivables, receivables from sales of marketable securities, and restricted assets
115
Page 521
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
31 Desember/December 31
2025 2024
Nilai tercatat/ Nilai wajar/ Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair value Carrying value Fair value
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi profit or loss
Liabilitas derivatif 113,086 113,086 121,059 121,059 Derivative payables
Diukur pada biaya Measured at
perolehan diamortisasi amortized cost
Liabilitas segera 163,685 163,685 179,318 179,318 Obligations due immediately
Simpanan nasabah Deposits from customers
Giro 12,475,423 12,475,423 10,382,648 10,382,648 Current accounts
Tabungan 15,664,957 15,664,957 17,187,644 17,187,644 Savings deposits
Deposito berjangka 75,990,568 75,990,568 64,099,005 64,099,005 Time deposits
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Call money 5,477,125 5,477,125 3,436,280 3,436,280 Call money
Giro 99,924 99,924 111,416 111,416 Current accounts
Tabungan 66,246 66,246 63,636 63,636 Savings deposits
Deposito berjangka 123,250 123,250 221,700 221,700 Time deposits
Utang akseptasi 986 986 9,234 9,234 Acceptance payables
Pinjaman yang diterima 3,534,000 3,534,000 3,987,600 3,987,600 Fund Borrowings
Obligasi subordinasi - neto 50,000 50,000 50,000 50,000 Subordinated bonds - net
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 993,223 993,223 12,947,188 12,947,188 repurchased agreements
Beban yang masih harus
dibayar dan liabilitas Accrued expenses
lain-lain**) 243,597 243,597 303,608 303,608 and other liabilities**)
114,882,984 114,882,984 112,979,277 112,979,277
Total 114,996,070 114,996,070 113,100,336 113,100,336 Total
**) Termasuk di dalam liabilitas lain-lain merupakan bunga yang masih harus dibayar, setoran jaminan, dan kewajiban pembelian surat berharga/
Included in other liabilities are accrued interest payables, lease liabilities, guarantee deposits, and liabilities to purchase of marketable securities
Berikut metode dan asumsi yang digunakan The following methods and assumptions are
untuk perkiraan nilai wajar: used to estimate the fair value:
Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan tertentu Fair values of certain financial assets and
selain derivatif dan kredit yang diberikan liabilities other than derivatives and loans are
mendekati nilai tercatat karena instrumen approximately the same with their carrying
keuangan tersebut memiliki jangka waktu jatuh amounts due to the short-term maturities of
tempo yang singkat dan/atau suku bunganya these financial instruments and/or repriced
sering ditinjau ulang. frequently.
Nilai wajar tagihan dan liabilitas derivatif The fair value of derivative receivable and
dihitung berdasarkan metodologi yang payable are calculated based on methodology
dijelaskan dalam Catatan 2i dan 10. as disclosed in Notes 2i and 10.
Nilai wajar dari kredit yang diberikan dinilai The fair value of loans are determined by
menggunakan diskonto arus kas berdasarkan discounting cash flows using current market
tingkat suku bunga pasar terkini. interest rate.
Bank menggunakan hierarki berikut untuk The Bank adopts the following hierarchy for
menentukan dan mengungkapkan nilai wajar determining and disclosing the fair value of
dari aset dan liabilitas: assets and liabilities:
• Level 1 : harga kuotasian (tanpa • Level 1 : quoted (unadjusted) market prices
penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau in active market for identical assets or
liabilitas yang identik; liabilities;
• Level 2 : input selain harga kuotasian yang • Level 2 : inputs other than quoted prices
termasuk dalam Level 1 yang dapat included within Level 1 that are observable
diobservasi untuk aset dan liabilitas baik for the asset or liability either directly
secara langsung (misalnya harga) atau (example, price) or indirectly;
secara tidak langsung;
• Level 3 : input untuk aset dan liabilitas yang • Level 3 : inputs for the asset and liability
bukan berdasarkan data pasar yang dapat that are not based on observable market
diobservasi (input yang tidak dapat data (unobservable inputs).
diobservasi).
116
Page 522
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Tabel di bawah ini menunjukkan aset dan The table below show the assets and liabilities
liabilitas yang diukur pada nilai wajar yang measured at fair value categorized according
dikelompokkan berdasarkan hierarki nilai wajar: to the fair value hierarchy:
31 Desember/December 31, 2025
Nilai wajar/Fair value
Nilai tercatat/ Tingkat/ Tingkat/ Tingkat/
Carrying value Level 1 Level 2 Level 3
Aset yang diukur pada nilai wajar Assets measured at fair value
Efek-efek yang diukur Securities at fair value
pada nilai wajar melalui laba rugi 1,171,956 1,171,956 -- -- through profit and loss
Efek-efek yang
tersedia
diukur
untuk dijual
pada nilai wajar Securities at fair value
melalui penghasilan through other
komprehensif lain 38,913,960 38,913,960 -- -- comprehensive income
Tagihan derivatif 44,389 -- 44,389 -- Derivative receivables
Total aset yang diukur Total assets measured
pada nilai wajar 40,130,305 40,085,916 44,389 -- at fair value
Aset yang nilai wajarnya Assets for which fair value
diungkapkan are disclosed
Kredit yang diberikan 66,425,734 -- 63,406,454 395,041 Loans
Efek-efek yang diukur
pada biaya perolehan
yang diamortisasi 250,000 250,000 -- -- Securities at amortized cost
Agunan yang diambil alih 723,118 -- -- 723,118 Foreclosed assets
Aset tetap 6,334,215 -- -- 6,334,215 Fixed Assets
Total aset yang nilai Total assets for which
wajarnya diungkapkan 73,733,067 250,000 63,406,454 7,452,374 fair value are disclosed
Liabilitas yang diukur Liabilities measured at
pada nilai wajar fair value
Liabilitas derivatif 113,086 -- 113,086 -- Derivative payables
Total liabilitas yang diukur Total liabilities measured at
pada nilai wajar 113,086 -- 113,086 -- fair value
31 Desember/December 31, 2024
Nilai wajar/Fair value
Nilai tercatat/ Tingkat/ Tingkat/ Tingkat/
Carrying value Level 1 Level 2 Level 3
Aset yang diukur pada nilai wajar Assets measured at fair value
Efek-efek yang diukur
pada nilai wajar Securities at fair value
melalui laba rugi 3,556,651 3,556,651 -- -- through profit and loss
Tagihan derivatif 48,734 -- 48,734 -- Derivative receivables
Efek-efek yang diukur
pada nilai wajar Securities at fair value
melalui penghasilan through other
komprehensif lain 45,946,959 45,946,959 -- -- comprehensive income
Total aset yang diukur Total assets measured
pada nilai wajar 49,552,344 49,503,610 48,734 -- at fair value
Aset yang nilai wajarnya Assets for which fair value
diungkapkan are disclosed
Kredit yang diberikan 63,980,404 -- 63,469,087 511,317 Loans
Agunan yang diambil alih 1,324,248 -- -- 1,324,248 Foreclosed assets
Aset tetap 5,819,033 -- -- 5,819,033 Fixed Assets
Total aset yang nilai Total assets for which
wajarnya diungkapkan 71,123,685 -- 63,469,087 7,654,598 fair value are disclosed
Liabilitas yang diukur Liabilities measured at
pada nilai wajar fair value
Liabilitas derivatif 121,059 -- 121,059 -- Derivative payables
Total liabilitas yang diukur Total liabilities measured at
pada nilai wajar 121,059 -- 121,059 -- fair value
Nilai wajar dari tanah dan bangunan dihitung Fair values of land and buildings are calculated
dengan menggunakan pendekatan using the comparable market approach,
perbandingan pasar, pendekatan pendapatan, income approach and cost approach.
dan pendekatan biaya yang dihasilkan oleh
aset.
Tidak terdapat perpindahan antar tingkat There were no transfer between level during
selama tahun berjalan. the year.
117
Page 523
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
45. Manajemen Risiko Keuangan 45. Financial Risk Management
a. Pendahuluan dan Gambaran Umum a. Introduction and Overviews
Bank menyadari bahwa dalam melaksanakan The Bank realizes that in carrying out its
kegiatan usahanya, Bank selalu berhadapan business activities, the Bank is always faced
dengan risiko yang melekat (inheren) pada with inherent risks in financial instruments,
instrumen keuangan, yaitu Risiko Kredit, Risiko namely Credit Risk, Liquidity Risk, Market Risk
Likuiditas, Risiko Pasar atas nilai tukar valuta on foreign exchange rates and interest rates,
asing dan tingkat suku bunga, Risiko Operational Risk, and other risks.
Operasional, serta risiko lainnya.
Dalam rangka mengendalikan risiko tersebut, In order to control these risks, the Bank has
Bank telah mengimplementasikan suatu implemented a Basic Risk Management
Kerangka Dasar Manajemen Risiko (Risk Framework which is outlined in the risk
Management Framework) yang tertuang dalam management policy in accordance with
kebijakan manajemen risiko sesuai dengan Financial Services Authority Regulation
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor Number 18/POJK.03/2016 and Financial
18/POJK.03/2016 dan Surat Edaran Otoritas Services Authority Circular Letter Number
Jasa Keuangan Nomor 34/SEOJK/03/2016 34/SEOJK/03/2016 concerning the
tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Implementation of Risk Management for
Bank Umum serta mengacu juga pada Commercial Banks and also refers to internal
peraturan internal mengenai kebijakan regulations regarding risk management
manajemen risiko. policies.
Bertolak dari ketentuan tersebut serta Starting from this regulated policy as well as
kebutuhan internal Bank, Bank telah internal requirement, the Bank has
melaksanakan mengimplementasikan implemented risk management in accordance
penerapan manajemen risiko sesuai dengan with the scope of their activities. In order to
cakupan aktivitasnya. Guna menyempurnakan enhance the implementation of risk
pelaksanaan manajemen risiko, Bank selalu management, the Bank always develops tools
mengembangkan tools dan/atau metodologi and/or methodology that are used, evaluate
yang digunakan, mengevaluasi dan and correct any weakness in the process and
memperbaiki setiap kelemahan pada proses, the development of human resources as the
maupun terhadap pengembangan sumber daya key to the implementation of risk management.
manusia sebagai kunci implementasi It is important considering that risk factors
manajemen risiko. Hal ini penting dilakukan inline with the the dynamic nature of the
mengingat faktor risiko yang memiliki sifat development on the banking business practice
dinamis mengikuti perkembangan praktek itself.
bisnis perbankan itu sendiri.
Upaya perbaikan implementasi manajemen The effort of improving the implementation of
risiko tersebut difokuskan pada 5 (lima) hal risk management is focused on 5 (five) main
utama, yaitu Identifikasi, Pengukuran, points, namely Identification, Measurement,
Pengawasan, Pengendalian, dan Pelaporan. Monitoring, Control, and Reporting.
Bank memiliki eksposur terhadap risiko-risiko The Bank has exposure to the following risks
instrumen keuangan sebagai berikut: from financial instruments:
• Risiko Kredit • Credit Risk
• Risiko Pasar • Market Risk
• Risiko Likuiditas • Liquidity Risk
• Risiko Operasional • Operational Risk
b. Kerangka Manajemen Risiko b. Risk Management Framework
Manajemen risiko dikelola oleh Direktorat The Bank Risk Management is managed and
Risiko dan didukung oleh Satuan Kerja supported by the Risk Management Work Unit
Manajemen Risiko yang bertanggung jawab which is directly responsible to the Vice
118
Page 524
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
langsung kepada Wakil Direktur Utama Bidang President Director (Support). The Bank's Risk
Support. Satuan Kerja Manajemen Risiko Management Work Unit consists of:
Bank, yaitu:
• Operational Risk Management • Operational Risk Management
• Credit Risk Management • Credit Risk Management
• Market, Liquidity, and Integrated Risk • Market, Liquidity, and Integrated Risk
Management Management
• IT and Cyber Risk Management • IT and Cyber Risk Management
Dalam rangka penerapan manajemen risiko In order to implement effective risk
yang efektif, Bank telah memiliki Komite management, the Bank has a Risk
Manajemen Risiko yang berfungsi untuk Management Committee whose function is to
membahas permasalahan risiko yang dihadapi discuss the overall risk problems faced by the
Bank secara keseluruhan dan Bank and recommend risk management
merekomendasikan kebijakan manajemen policies to the Board of Directors.
risiko kepada Direksi.
Bank telah membentuk komite-komite yang The Bank’s has established committees which
membantu Dewan Komisaris dan Direksi dalam are responsible to assist the Boards of
penerapan manajemen risiko, yaitu: Commissioners and Directors for managing the
Bank’s risk management, these are:
• Komite Pemantau Risiko • Risk Oversight Committee
• Komite Audit • Audit Committee
• Komite Remunerasi dan Nominasi • Remuneration and Nomination Committee
• Komite Manajemen Risiko • Risk Management Committee
• Komite Manajemen Risiko Terintegrasi • Integrated Risk Management Committee
• Komite Produk • Product Committee
• Komite Kebijakan Perkreditan • Credit Policy Committee
• Komite Teknologi Informasi • Information Technology Committee
• Komite Aset dan Liabilitas (“ALCO”) • Asset and Liability Committee (“ALCO”)
• Komite Sumber Daya Manusia • Human Resources Committee
• Komite Manajemen Krisis • Crisis Management Committee
Komite-komite ini bertanggung jawab untuk These committees are responsible for
mengembangkan dan memantau kebijakan developing and monitoring the Bank’s risk
manajemen risiko Bank pada masing-masing management policy in their respective areas.
area. Komite-komite tersebut melaporkan All committees report regularly to the Boards of
aktivitas mereka secara berkala kepada Dewan Commissioners and Directors.
Komisaris dan Direksi.
Kebijakan manajemen risiko Bank dibentuk The Bank’s risk management policies are
untuk mengidentifikasi dan menganalisis risiko- established to identify and analyze the risks
risiko yang dihadapi Bank, untuk menentukan faced by the Bank, to set appropriate risk limits
batasan dan pengendalian risiko yang sesuai and controls, and to monitor risks and
dan untuk mengawasi risiko yang sesuai dan adherence to limits. Risk management policies
kepatuhan terhadap batasan yang telah and systems are reviewed regularly to reflect
ditetapkan. Kebijakan dan sistem manajemen changes in market conditions, products and
risiko dikaji secara berkala untuk services offered. The Bank, through its training
mencerminkan perubahan pada kondisi pasar, and management standards and procedures,
produk dan jasa yang ditawarkan. Bank melalui aims to develop a disciplined and constructive
pelatihan serta standar dan prosedur control environment, in which all employees
pengelolaan, berusaha untuk mengembangkan understand their roles and obligations.
lingkungan pengendalian yang teratur dan
konstruktif, dimana seluruh karyawan
memahami peran dan tanggung jawab mereka.
119
Page 525
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Bank menerapkan pengelolaan risiko yang Effective risk management is adopted, hence,
efektif, dimana praktek-praktek yang sehat the sound practices are embedded in the
melekat pada sistem utama dan proses bisnis Bank’s core systems and business processes,
yang ada di Bank yang memungkinkan thus allowing self-management of risk by
pengelolaan manajemen risiko oleh masing- respective business units, in which risk
masing satuan bisnis karena pengelolaan risiko management is a responsibility of all
adalah tanggung jawab dari semua pegawai employees at all levels in the organizational
pada semua level di organisasi. Bank juga hierarchy. The Bank also adopts a strong and
menerapkan budaya kesadaran yang kuat dan proactive risk awareness mindset, which is
proaktif atas risiko, yang merupakan dasar fundamental in attaining consistent and
untuk mencapai manajemen risiko yang effective risk management.
konsisten dan efektif.
Unit Kerja Independen telah dibentuk untuk Independent Working Units have been formed
melakukan evaluasi, pemantauan dan to facilitate independent evaluation, various
pelaporan berbagai risiko secara independen. risks monitoring and reporting. These divisions
Unit kerja tersebut dirancang untuk berfungsi are designed to function independently of the
secara independen dari unit bisnis (second line business units (second line of defense).
of defense).
Unit Kerja Operational Risk Management, Unit Operational Risk Management Unit, Credit
Kerja Credit Risk Management, Unit Kerja Risk Management Unit, Market Liquidity and
Market Liquidity and Integrated Risk Integrated Risk Management Unit, IT Unit and
Management, Unit Kerja IT and Cyber Risk Cyber Risk Management, National Credit
Management, Unit Kerja National Credit Review and Restructure Unit, National Credit
Review and Restructure, Unit Kerja National Appraisal Unit, Compliance and Good
Credit Appraisal, Unit Kerja Compliance and Corporate Governance Unit, Crime and Fraud
Good Corporate Governance, Unit Kerja Crime Investigation, Anti Money Laundering Unit,
and Fraud Investigation, Unit Kerja Anti Money Personal Data Protection Unit, Corporate Legal
Laundering, Unit kerja Personal Data Unit, Customer Experience and Customer
Protection, Unit Kerja Corporate Legal, Unit Care Unit, Process Management and Internal
Kerja Customer Experience and Customer Control Unit (Branch Operations Control and
Care, Unit Kerja Process Management and Head Office Operations Control
Internal Control (sub unit Branch Operations Sub Unit) are in charge of identifying,
Control dan Head Office Operations Control) assessing and monitoring all of the Bank’s
bertugas untuk melakukan identifikasi, main risks in accordance with well-defined risk
mengkaji dan mengawasi semua risiko utama management policies and procedures. In
Bank sesuai dengan kebijakan dan prosedur addition, there is internal and independent risk
manajemen risiko yang telah ditetapkan. Selain control to ensure good governance, risk
itu, terdapat pengendalian risiko secara internal management and internal control properly
dan independen untuk memastikan tata kelola, (three line of defense) handled by Internal
manajemen risiko dan pengendalian internal Audit Unit.
dengan baik (three line of defense) yaitu Unit
Kerja Internal Audit.
Beberapa kebijakan internal yang terkait Several internal risk management policies
manajemen risiko yang ditinjau atau diterbitkan which have been released or reviewed until
Bank sampai dengan 31 Desember 2025 December 31, 2025 are as follows:
antara lain sebagai berikut:
• Kebijakan Manajemen Risiko • Risk Management Policy
• Kebijakan Manajemen Risiko Stratejik • Strategic Risk Management Policy
• Kebijakan Manajemen Risiko Hukum • Legal Risk Management Policy
• Kebijakan Manajemen Risiko Reputasi • Reputational Risk Management Policy
• Kebijakan Manajemen Risiko Kepatuhan • Compliance Risk Management Policy
• Kebijakan Manajemen Risiko Kredit • Credit Risk Management Policy
• Kebijakan Manajemen Risiko Pasar • Market Risk Management Policy
120
Page 526
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
• Kebijakan Manajemen Risiko Likuiditas • Liquidity Risk Management Policy
• Kebijakan Manajemen Risiko Operasional • Operational Risk Management Policy
• Kebijakan Manajemen Risiko Terintegrasi • Integrated Risk Management Policy
• Kebiajakan Manajemen Risiko TI dan Siber • IT and Cyber Risk Management Policy
• Manajemen Risiko Suku Bunga pada • Interest Rate Risk in The Banking Book
Banking Book (Interest Rate Risk in The (IRRBB) Policy
Banking Book)
• Pedoman Pengukuran dan Pelaporan Risiko • Guidelines for Measuring and Reporting
Suku Bunga dalam Banking Book (Interest Interest Rates in the Banking Book (Interest
Rate Risk in The Banking Book) Rate Risk in The Banking Book)
• Komite Manajemen Risiko • Risk Management Committee
• Komite Manajemen Risiko Terintegrasi • Integrated Risk Management Committee
• Komite Kebijakan Perkreditan Bank Mega • Credit Policy Committee of Bank Mega
• Ketentuan Pengelolaan Portofolio Kredit • Credit Portfolio Management Regulations
• Penggunaan Peringkat Eksternal dan • The Use of External Ratings and Risk
Penetapan Bobot Risiko dalam Perhitungan Weighting Determination in Credit RWA and
ATMR Kredit dan CKPN Allowance for Impairment Losses
Calculations
• Pedoman Perhitungan ATMR Risiko • Guidelines of Operational Risk RWA
Operasional berdasarkan Pendekatan calculation based on the Standardize
Standar Approach
• Kebijakan Stress Test • Guidelines of Stress Testing Policy
• Kebijakan Stress Test Terintegrasi • Integrated Stress Testing Policy
• Pedoman Perhitungan Aktiva Tertimbang • Guidelines of Market Risk Weighted Asset
Menurut Risiko (ATMR) Pasar (RWA)
• Pedoman penyusunan Profil Risiko • Guidelines for compilation of Risk Profile
• Kebijakan Kewajiban Penyediaan Modal • Minimum Capital Adequacy Ratio (CAR)
Minimum (KPMM) sesuai Profil Risiko Policy Based on Risk Profile
• Kebijakan Kewajiban Penyediaan Modal • Integrated Minimum Capital Adequacy
Minimum Terintegrasi Ratio (CAR) Policy
• Pedoman Penyusunan Profil Risiko • Guidelines for Compilation of Integrated
Terintegrasi Risk Profiles
• Kebijakan Batas Maksimum Pemberian • Maximum Credit and Large Exposure
Kredit dan Penyediaan Dana Besar Bagi Provision Policy for Commercial Banks
Bank Umum
• Kebijakan Rekonsiliasi Transaksi Intra-Grup • Mega Corpora Intra-Group Transaction
Mega Corpora Reconciliation Policy
• Limit Kredit Berdasarkan Sektor Ekonomi • Loan Limits based on Economic Sectors
dan Mekanisme Pemantauan Sektor and Economic Sector Monitoring
Ekonomi Mechanism
• Pedoman Perhitungan Risiko Kredit pada • Guidelines for Calculation of Credit Risk in
Transaksi Derivatif Dalam Rangka Derivative Transactions in the Context of
Perhitungan BMPK Calculation of the maximum lending limit
• Kebijakan Risk Limit Bank Mega • Risk Limit Policy of Bank Mega
• Kebijakan Risk Limit Terintegrasi • Integrated Risk Limit Policy
• Komite Kredit Bank Mega • Bank Mega Credit Committe
• Kebijakan Pagu Kredit dan Personal Loan • Credit Card and Personal Loan Limit
Karyawan Bank Mega Policyfor Bank Mega’s Employee
• Buku Pedoman Penetapan Cadangan • Financial Asset Impairment Policy
Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan
Bank
• Kebijakan Komite Produk dan Proses • Product Committee and Process of
Penerbitan Produk atau Aktivitas Baru Publishing New Products or Activities Policy
• Pembentukan Tim Validasi Model dalam • Establishment of Model Validation Team in
Satuan Kerja Manajemen Risiko Risk Management Work Unit
121
Page 527
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
• Pedoman Kerja Market, Liquidity and • Guidelines of Market, Liquidity and
Integrated Risk Management (MIRG) Integrated Risk Management (MIRG)
• Pedoman Kerja Operational Risk • Operational Risk Management (ORMG)
Management (ORMG) Guideline
• Pedoman Kerja Credit Risk Management • Guidelines of Credit Risk Management
(CRMG) (CRMG)
• Ketentuan Risk Control Self Assessment • Risk Control Self Assessment Guideline
(RCSA) (RCSA)
• Penunjukkan Directorate Operational Risk • Denotion of Directorate Operational Risk
Management (DORM) Management (DORM)
• Kebijakan Rencana Pendanaan Darurat • Contingency Funding Plan Policy
(Contingency Funding Plan)
• Kebijakan Business Continuity Management • Business Continuity Management Policy
• Kebijakan Rencana Aksi Pemulihan • Recovery Plan Policy
(Recovery Plan)
• Kebijakan Valuasi Surat Berharga • Securities Valuation Policy
• Kebijakan Kewajiban Pemenuhan Rasio • Liquidity Coverage Ratio Policy
Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage
Ratio)
• Kebijakan Net Stable Funding Ratio (NSFR) • Net Stable Funding Ratio Policy
• Kebijakan Penetapan Risk Limit • Policy for Setting Risk Limit Management in
Management Treasury Treasury
• Klasifikasi Tier Unit Kerja Berdasarkan • Business Units Tier Classification Based on
Aktivitas Bisnis Kritikal Critical Business Activities
• Ketentuan Split Team • Split Team Policy
• Panduan Pencegahan dan Pengendalian • Guidelines for the Prevention and Control of
Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) at
PT. Bank Mega, Tbk PT. Bank Mega, Tbk
• Gugus Kendali Corona Virus Disease 2019 • PT. Bank Mega, Tbk's Corona Virus
(COVID-19) PT. Bank Mega, Tbk Disease 2019 (COVID-19) Control Group
• Tanggap Darurat Wabah Penyakit • Emergency Response to Dangerous and
Berbahaya dan Menular/Infeksius Infectious Disease Outbreaks
• Kebijakan Rencana Resolusi (Resolution • Resolution Plan Policy
Plan)
• Penetapan Anggota Organisasi Business • Establisment of Business Continuity
Continuity Management (BCM) Management (BCM) Organization Members
• Pembuatan Dokumen Business Continuity • Creating Business Continuity Plan (BCP)
Plan (BCP) Document
• Sistem Peringatan Dini Indikator Eksternal • External Indicator Early Warning System
Monitoring
• Pemantauan Kewajaran Harga Pasar (Off- • Fairness of Market Price Monitoring for
Market) Transaksi Forex Forex Transaction
• Penetapan Risk Limit Management • Determination of Treasury Management
Treasury Risk Limit
• Pedoman Penyusunan Profil Maturitas • Guidelines for Compilation a Behavioral
Behavioral Maturity Profile
• Prosedur Marked-to-Market (MtM) Transaksi • Marked to Market (MtM) Procedure for
Cross Currency Swap (CCS), Interest Rate Cross Currency Swap (CCS), Interest Rate
Swap (IRS), dan Overnight Index Swap Swap (IRS), and Overnight Index Swap
(OIS) (OIS) Transaction
• iDeb Checking • iDeb Checking
• i-Deb Checking untuk Fasilitas Kredit (Non • i-Deb Checking for Non Credit Card Facility
Kartu Kredit)
• Penyelesaian Kartu Kredit dan/atau • Gradually Repayment of Credit Card and/or
Personal Loan Secara Bertahap Personal Loan
122
Page 528
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
• Pra-Checklist Dokumen Kredit • Credit Document Pre-Checklist
• Buku Kebijakan Perkreditan Bank • Bank Credit Policy Manual
• Buku Pedoman Kredit Usaha Kecil • Guideline for SME Credit
Menengah
• Buku Pedoman Kredit Komersial • Guideline for Commercial Credit
• Buku Pedoman Kredit Indirect Channel • Guideline for Indirect Channel Credit
• Buku Pedoman Kredit Korporasi • Guideline for Corporate Credit
• Perubahan Pertama Buku Pedoman • First Amendment of Guideline for Corporate
Perkreditan Korporasi Credit
• Perubahan Kedua Buku Pedoman • Second Amendment of Guideline for
Perkreditan Korporasi Corporate Credit
• Perubahan Ketiga Buku Pedoman Kredit • Third Amendment of Guideline for
Korporasi Corporate Credit
• Buku Pedoman Kartu Kredit • Guideline for Credit Card
• Buku Pedoman Kartu Konsumer • Consumer Credit Guidelines Manual
• Perubahan Pertama Buku Pedoman Kredit • First Amendment of Consumer Credit
Konsumer Guidelines Manual
• Buku Pedoman Penilaian Agunan PT Bank • PT Bank Mega Tbk’s Collateral Appraisal
Mega Tbk Guideline
• Komite Restrukturisasi Kredit • Credit Restructure Committee
• Pedoman Kerja IT and Cyber Risk • IT and Cyber Risk Management (ITCR)
Management (ITCR) Guideline
• Kebijakan Ketahanan dan Keamanan Siber • Cyber Security and Resilience Policy
• Kebijakan Keamanan Informasi • Information Security Policy
• Kebijakan Clear Desk dan Clear Screen • Clear Desk and Clear Screen Policy
• Kebijakan IT Risk Tools • IT Risk Tools Policy
• Kebijakan Penilaian Tingkat Maturitas • Digital Maturity Assessment for Bank Policy
Digital Bank
• Pemberian Kredit Pada Segmen Kredit • Consumer Loan (Non Credit Card ) for
Konsumer Khusus Pegawai Bank Mega Bank Mega Employee
(Non Kartu Kredit)
• Ketentuan Pemberian Fasilitas Kredit • Cash Collateral Loan Facility (Other Than
dengan Agunan Tunai (Selain Dana Pihak Third Party Funds)
Ketiga [DPK])
• Ketentuan Pemberian Pinjaman dengan • Time Deposit Collateral Loan Facility
Jaminan Deposito (PJD)
• Pemberian Fasilitas Kredit Back-to-Back • Back to Back Credit Facility
• Prosedur Pemberian Fasilitas Kredit • Consumer Credit Facility
Konsumer
• Prosedur Pemberian Kredit pada Segmen • SME Credit Origination Procedures
UKM
• Fasilitas Trading Line dan Credit Line untuk • Trading Line and Credit Line Facility for
Badan Usaha Non Bank Non Bank Institution
• Fasilitas Interbank • Interbank Facility
• Prosedur Pemberian Kredit pada Segmen • Commercial Credit Origination Procedures
Komersial
• Proses dan Prosedur Pemberian • Indirect Channel Credit
Kredit/Kerja Sama Pembiayaan pada Origination/Financing Cooperation Process
Segmen Indirect Channel and Procedures
• Prosedur Pemberian Kredit pada Segmen • Corporate Credit Origination Procedures
Korporasi
• Kewenangan Pejabat di Bidang Perkreditan • Official Authority in Credit Sector
• Hapus Buku dan Hapus Tagih Kredit • Credit Write-off and Cut Loss
• Penggunaan Scorecard Bank • Bank Scorecard
123
Page 529
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
• Komite Kredit Konsumer Khusus Fasilitas • Consumer Credit Committee for Bank Mega
Kredit Pegawai Bank Mega Employee Credit Facility
• Penggunaan Scorecard Counterparty Non • Scorecard for Non Bank Counterparty
Bank
• Persyaratan dan Proses Aplikasi Kartu • Requirements and Application Process of
Kredit Konsumer Consumer Credit Card
• Persyaratan dan Proses Aplikasi Kartu • Requirements and Application Process of
Kredit Bisnis Business Credit Card
• Persyaratan dan Proses Aplikasi Mega • Requirements and Application Process of
Cash Line Mega Cash Line
• Persyaratan dan Proses Fasilitas Kartu • Requirements and Application Process of
Kredit Secured (Secured Card) Secured Credit Card
• Persetujuan Kartu Kredit Konsumer dan • Approval of Consumer Credit Card and
Kartu Kredit Bisnis Business Credit Card
• Persetujuan Mega Cash Line • Approval of Mega Cash Line
• Account Maintenance dan Data • Credit Card or Personal Loan Account
Maintenance Kartu Kredit atau Personal Maintenance and Data Maintenance
Loan
• Persetujuan Proses Account Maintenance • Approval of Credit Card or Personal
Kartu Kredit atau Personal Loan Account Maintenance
• Parameter Scoring Persetujuan Kartu Kredit • Scoring Parameter of Consumer Credit
Konsumer Card Approval
• Pemberian Fasilitas Kredit Back-to-Back • Back-to-Back (BTB) Credit Facilities with
(BTB) dengan Agunan Deposito Devisa Foreign Exchange Deposits from Natural
Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE Resources Exports Collateral (DHE SDA)
SDA)
• Kebijakan Restrukturisasi Kredit • Credit Restructurisation Policy
• Perlakuan Khusus Untuk Debitur di Daerah • Special Treatment for Debtors in Certain
dan Sektor Tertentu di Indonesia yang Regions and Sectors in Indonesia that
terkena Dampak Bencana Affected by Disaster.
• Laporan Fasilitas Kredit (LFK) • Credit Facility Report
• Pencairan Kredit • Credit Disbursement
• Dokumentasi Arsip Kredit • Credit File Documentation
• Penetapan Besaran Loan to Value (LTV) • Policy on Loan to Value (LTV) Ratios for
Kredit Properti dan Kredit Konsumsi Property Loans and Consumer Loans
Beragun Properti serta Minimum Down Secured by Property Collateral, and
Payment (DP) Kredit Kendaraan Bermotor Minimum Down Payment (DP) for Vehicle
Loans
• Kebijakan Pemantauan dan Mekanisme • Monitoring and Unflagging Mechanism for
Penghapusan Tagging Debitur Debtor of COVID-19 Restructurisation
Restrukturisasi Covid-19 Policy
• Penyelamatan dan Penyelesaian Kredit • Recovery and Resolution of Non-
Bermasalah (Non Kartu Kredit) Performing Loans (Non-Credit Card)
• Transaksi Pembiayaan Surat Kredit • Financing Transactions for Domestic
Berdokumen dalam Negeri (SKBDN) atau Documentary Credit (SKBN) or Usance
Letter of Credit (L/C) UPAS/UPAU pada Payable at Sight (UPAS)/Usance Payable
Bank Counterparty at Usance (UPAU) Letters of Credit (L/C)
with Counterparty Banks
• Giro Wajib Minimum dalam Rupiah dan • Reserve Requirements in Rupiah and FX,
Valuta Asing, Giro Rasio Intermediasi Macroprudential Intermediation Ratio
Makroprudensial, Giro Rasio Pembiayaan Reserve, Macroprudential Inclusive
Inklusif Makroprudensial, dan Penyangga Financing Ratio Reserve, and
Likuiditas Makroprudensial Macroprudential Liquidity Buffer
• Pencatatan dan Pelaporan Peristiwa Risiko • Recording and Reporting Risk Event
124
Page 530
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
• Kerangka Kerja Manajemen Risiko • Operational Risk Management Framework
Operasional
• Profil Risiko Cabang • Branch Risk Profile
• Pedoman Penyusunan Profil Risiko Kantor • Guidelines for Compilation of Regional
Regional Office Risk Profile
• Operational Risk Online Test (OPRIST) • Operational Risk Online Test (OPRIST)
• Pembukuan dan Monitoring GL-Risiko • Bookkeeping and Monitoring GL-
Operasional, GL-Kerugian Risiko Operational Risk, GL-Operational Risk
Operasional & Pengembalian/Recovery Losses & Recovery of Operational Risk
Kerugian Risiko Operasional Losses
• Segmentasi Kredit Bank Mega • Bank Mega Credit Segmentation
• Kewenangan Penandatanganan Perjanjian • Authority for Credit Agreement Signing
kredit
• Penutupan Asuransi sebagai Salah Satu • Insurance Placement as a Requirement for
Syarat Pemberian Fasilitas Kredit Bank Credit Facilities
• Proses Onboarding Kredit Pemilikan Rumah • Onboarding Process for Mortgage Loans
(KPR)
• Aplikasi Proses Kredit Terintegrasi • Integrated Credit Process Application
• Format Memorandum Analisa Kredit (MAK) • Format of Credit Analysis Memorandum for
pada Segmen Kredit Usaha Kecil Menengah Small Medium Enterprise – Medium
(UKM) – Kredit Usaha Menengah (KUM), Business, Commercial, Indirect Channel,
Komersial, Indirect Channel, dan Korporasi and Corporate Credit Segments
• Ketentuan Mega Retail Biz Loan Program • Mega Retail Biz Loan Program Regulation
• Penerapan Keuangan Berkelajutan PT Bank • Sustainable Finance Implementation of PT
Mega, Tbk Bank Mega, Tbk
• Tata Cara Pengambilan Keputusan Kredit • Credit Approval Procedures
• Pembuatan Surat Pemberitahuan • Issuance of the Credit Approval Notification
Persetujuan Kredit (SPPK) dan Surat Letter (SPPK) and the Cooperation
Pemberitahuan Persetujuan Kerja Sama Approval Notification Letter (SPPKS)
(SPPKS)
• Transaksi Standby Letter of Credit (SBLC) • Standby Letter of Credit (SBLC) atau
atau Demand Guarantee (DG) Demand Guarantee (DG) Transaction
Sebagian besar kebijakan tersebut merupakan The majority of the aforementioned policies are
hasil reviu dari kebijakan yang telah ada. the result of a review of existing policies. The
Upaya reviu dilakukan untuk menyempurnakan review was conducted with the intention of
kebijakan dikarenakan adanya perubahan dari improving the policies due to changes in
peraturan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa regulation from the Bank Indonesia and
Keuangan maupun perubahan pada kondisi Financial Services Authority regulations and
pasar maupun produk dan jasa yang change in market conditions or in products and
ditawarkan Bank. services offered by the Bank.
c. Risiko Kredit c. Credit Risk
Secara umum, pelaksanaan manajemen risiko In general, the implementation of credit risk
kredit selama Tahun 2025 difokuskan pada hal- management in the year of 2025 was focused
hal berikut: on:
Peningkatkan kesadaran dan kompetensi Increasing awareness and competencies of
sumber daya manusia dalam bidang human resources in lending and credit risk
perkreditan dan risiko kredit. aspect.
• Pengembangan peran Satuan Kerja • Developing the roles of Risk Management
Manajemen Risiko (SKMR). unit.
• Penyesuaian ketentuan Bscore untuk • Adjustment of Bscore for approval process
proses persetujuan Mega Cash Line. of Mega Cash Line.
• Penambahan backup scoring dalam proses • Addition of backup scoring in the acquisition
akuisisi. Process.
125
Page 531
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
• Penyesuaian ketentuan kenaikan pagu • Adjustment of credit card limit increase
(credit limit increase) kartu kredit Customer provision by Customer Initiative.
Initiative.
• Penyesuaian cut-off Score pada akuisisi • Adjustment of Score cutoff for acqusition of
credit card segmentasi RFC channel Offline. RFC segmentation and Offline channel.
• Perubahan ketentuan outstanding dan • Alteration of Mega Cash Line provision
Utilisasi kartu kredit all bank pada produk regarding to credit card Outstanding and
Mega Cash Line. Utilization from all bank credit card.
• Pengembangan metodologi dan pengukuran • Climate risk stress testing methodology
stress testing risiko iklim terhadap 100% development and assessment on 100% of
portofolio kredit dalam rangka Climate Risk the credit portfolio for the purpose of
Management & Scenario Analysis serta Climate Risk Management & Scenario
melaporkan hasilnya kepada regulator. Analysis and reported the results to the
regulator.
• Meninjau kebijakan atas rencana penerbitan • Review policy of establishment new
produk baru. product.
• Peningkatan intensitas pengendalian dan • Increased intensity of control and
pengawasan indikator yang terkait dengan monitoring of indicators related to efforts to
upaya perbaikan Profil Risiko Bank dalam improve the Risk Profile of Banks within
Peningkatan Tingkat Kesehatan Bank. Risk-Based Bank Rating.
• Peninjauan terhadap parameter profil risiko • Review of risk profile parameters related to
terkait kecukupan pencadangan the adequacy of provisioning
• Peninjauan terhadap parameter risk limit • Review of risk limit parameter related to
terkait rasio kredit bermasalah. non-performing loan ratio.
• Melakukan peninjauan terhadap kebijakan- • Reviewing Bank Mega Credit Policy and its
kebijakan Bank terkait perkreditan dan alignment with Bank’s business strategies.
kesesuaian dengan strategi bisnis Bank.
• Pelaksanaan dan pelaporan Bottom-Up • Conducted and reported Bottom-Up Joint
Joint Stress Test (Solvency) terkait risiko Stress Test (Solvency) related to credit risk
kredit kepada regulator, termasuk perbaikan to the regulator, including methodology
metodologi, untuk menguji ketahanan modal improvements, to test the resilience of the
Bank dalam kondisi stress makroekonomi. Bank’s capital under macroeconomic stress
conditions.
• Pengkinian Dokumen Rencana Aksi • Update of Recovery Plan document,
Pemulihan, termasuk pengujian (stress including stress testing of Recovery
testing) Opsi Pemulihan Options.
• Peninjauan terhadap besaran limit kredit per • Review of the credit limit size per economic
sektor ekonomi yang menyesuaikan dengan sector in accordance with the Bank’s credit
target kredit Bank. target.
• Peningkatan pemantauan terhadap • Increased monitoring of the progress of
perkembangan penyelesaian debitur kredit resolving the largest non-performing loans’
bermasalah terbesar. debtors.
• Pembuatan stress test kredit lainnya dengan • Conducted other credit stress tests under
beberapa jenis skenario baik untuk various scenarios for internal management
kebutuhan internal Bank maupun regulator and regulatory purposes, at the individual
pada level Bank secara individual maupun Bank level and Financial Conglomerate
level Konglomerasi Keuangan. level.
• Publikasi laporan analisis industri KPR • Publication of mortgage industry analysis
untuk penggunaan internal. for internal use.
• Publikasi ‘Crediblast’ sebagai media • Publication of ‘Crediblast’ as an awareness
awareness terhadap isu perkreditan terkini. medium for current credit-related issues.
126
Page 532
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Prinsip yang diterapkan oleh Bank untuk The principle by which the Bank conducts their
menjalankan aktivitas manajemen risiko kredit credit risk management activities is governed
didasarkan pada kebijakan risiko kredit yang by credit risk policy that incorporates Bank
mencakup persyaratan peraturan Bank Indonesia’s regulatory requirements, Financial
Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan dan Services Authority as well as internal policies.
kebijakan-kebijakan internal. Kebijakan internal Internal policies are reviewed periodically in
direviu secara berkala agar sejalan dengan accordance with changes in the regulatory
perkembangan terkini peraturan, lingkungan requirements, business environment and
bisnis dan perubahan-perubahan yang terjadi changes resulting from the Bank’s business
karena pertumbuhan bisnis Bank dan kondisi growth and global economic condition
ekonomi global terutama rekomendasi Komite especially the Basel Committee
Basel. recommendations.
Untuk kredit yang diberikan, Bank For the loans, Bank uses the collateral to
menggunakan agunan untuk meminimalkan minimize the credit risk. Loans in Bank are
risiko kredit. Berdasarkan klasifikasi, kredit classified into two major category:
Bank dapat dibedakan menjadi dua kelompok
besar, yaitu:
1. Secured loans 1. Secured loans
2. Unsecured loans 2. Unsecured loans
Untuk secured loans, Bank menetapkan jenis For secured loans, Bank determined the type
dan nilai agunan yang dijaminkan sesuai and value of collateral according to the loan
skema kredit. Jenis dari agunan terdiri dari: scheme. Types of collateral are as follows:
a. Physical collateral, antara lain tanah, a. Physical collateral, such as land, buildings
bangunan dan BPKB kendaraan motor. and proof of vehicle ownership.
b. Cash collateral, antara lain simpanan b. Cash collateral, such as deposits (time
(deposito berjangka), financial collateral deposit) financial collateral (securities).
(surat berharga).
c. Lainnya, antara lain jaminan pemerintah, c. Others, such as guarantees, government
garansi dan lembaga penjamin. guarantees and guarantee institution.
Apabila terjadi default (gagal bayar), Bank akan If a times of default, the Bank will use the
menggunakan agunan tersebut sebagai pilihan collateral as a last resort to fulfill counterparty
terakhir untuk pemenuhan kewajiban obligations.
counterparty.
Unsecured loans terdiri dari fully unsecured Unsecured loans consist of fully unsecured
loans dan partially secured loans seperti kredit loans and partially secured loans such as
untuk karyawan golongan berpenghasilan tetap loans for fixed income employees (especially
(khususnya kredit karyawan). Dalam for employee’s loan). In their obligations
pembayaran kewajibannya, partially secured payment, partially secured loans are generally
loans umumnya dilakukan melalui pemotongan made through automatic payroll deduction.
penghasilan secara otomatis.
Dengan demikian, meskipun kredit tersebut Although it is included in the unsecured loans
termasuk dalam kategori unsecured loans category, the risk level of partially secured
namun tingkat risiko dari partially secured loans loans is lower than the carrying value. As for
tidak sebesar nilai tercatat kredit. Sedangkan fully unsecured loan, the risk level is equal to
untuk fully unsecured loans, tingkat risiko the carrying value. For Unsecured loans,
adalah sebesar nilai tercatat kredit. Untuk banks have also used various Know Your
unsecured loan bank juga telah menggunakan Customer (KYC) identification and validation
berbagai proses identifikasi dan validasi Know processes as well as the use of scoring models
Your Customer (KYC) serta penggunaan to mitigate the credit risk of unsecured loan
scoring model untuk memitigasi risiko kredit debtors.
debitur-debitur unsecured loan.
127
Page 533
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Pertumbuhan PDB Indonesia selama tahun Indonesia's GDP during the year of 2025
2025 mencapai 4,87% pada Triwulan I, 5,12% reached 4.87% in the 1st quarter, 5.12% in the
pada Triwulan II, dan 5,04% pada Triwulan III. 2nd quarter, and 5.04% in the 3rd quarter. This
Hal ini menunjukkan bahwa pertumbuhan shows a positive trend from Indonesia’s
ekonomi Indonesia menunjukkan tren yang economic growth that is stable above 4.8%.
positif dan stabil di atas 4,8%.
Berdasarkan data BPS posisi Kuartal 3 2025 According to BPS data for the 3rd quarter of
(YoY), empat dari lima sektor produktif dengan 2025 (YoY), four out of the five productive
portofolio kredit terbesar di Bank juga memiliki sectors with the largest credit portfolios in the
pertumbuhan PDB yang positif. Sektor tersebut Bank also experienced positive GDP growth.
adalah Pengangkutan dan Pergudangan These are Transportation and Warehousing
(8,62%), Industri Pengolahan (5,54%), (8.62%), Processing Industry (5.54%),
Pertanian, Kehutanan dan Perikanan (4,93%) Agriculture, Forestry and Fisheries (4.93%),
serta Aktivitas Keuangan dan Asuransi and Financial and Insurance Activities (0.77%).
(0,77%). Adapun satu sektor produktif terbesar The other one largest productive sector,
lainnya, yaitu Pertambangan dan Penggalian, namely Mining and Quarrying, had GDP
memiliki pertumbuhan PDB sebesar (1,98)%. growth of (1.98)%.
Bank berupaya untuk terus meningkatkan The Bank seeks to continue to increase credit
pertumbuhan kredit dengan memfokuskan growth by focusing on credit growth for large
pertumbuhan kredit kepada debitur-debitur debtors, especially in the Corporate and
besar terutama di segmen Korporasi dan Indirect Channel (Executing and Joint
segmen Indirect Channel (Executing dan Joint Financing) segments, while continuing to
Financing), dengan tetap mengoptimalkan juga optimize strategies in branches to increasing
strategi peningkatan kredit retail di cabang. retail credit.
Selain itu, Bank juga tetap berupaya untuk In addition, the Bank also continues to strive to
menjaga kualitas portofolio kredit agar tetap maintain the quality of the credit portfolio so
berada di level risk appetite dan risk tolerance that it remains at the level of the Bank's risk
Bank antara lain melalui: appetite and risk tolerance, among others
through:
1. Melakukan proses akuisisi kredit yang 1. Conduct prudent credit acquisition to
prudent untuk memastikan kualitas kredit ensure credit quality with a focus on strong
debitur dengan fokus pada debitur-debitur backbone and good business prospect
yang memiliki backbone yang kuat dan debtors. Bank also implements several
memiliki prospek usaha yang baik. Bank credit acquisition tools and parameters to
juga menerapkan berbagai macam tools obtain good quality debtors.
dan parameter akuisisi kredit untuk
memperoleh debitur-debitur yang
berkualitas baik.
2. Bank juga berupaya untuk melakukan 2. The Bank is also trying to increase its credit
peningkatan portofolio kredit di segmen portfolio in retail segments such as SME,
retail seperti UKM, Konsumer, maupun Consumer and CCPL as an effort to reduce
CCPL sebagai upaya untuk mengelola the credit of the Bank's core debtors.
tingkat konsentrasi kredit.
Manajemen risiko kredit difokuskan pada Credit risk management focused on the
persiapan infrastruktur untuk mendukung preparation of infrastructures to support the
strategi bisnis Bank, yang mencakup aspek- Bank’s strategic business, which covers the
aspek berikut: following aspects:
• Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan • Active supervision of the Board of
Direksi. Commissioners and Board of Directors.
• Kecukupan kebijakan, prosedur, dan • The adequacy of policies, procedures and
penetapan limit. limits.
• Kecukupan dan kualitas sumber daya • The adequacy and quality of human
manusia. resources.
128
Page 534
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
• Kecukupan modal risiko kredit dengan • The adequacy of credit risk capital with a
standardized approach. standardized approach.
• Kecukupan pencadangan atas portofolio • The adequacy of productive assets
aset produktif yang dimiliki. impairment.
• Pengukuran risiko kredit terhadap risiko • Measurement of credit risk to inherent risk
inheren dan sistem pengendalian risiko and the risk control system in the form of a
berupa profil risiko kredit komposit. composite credit risk profile.
• Pengukuran tingkat risiko debitur dengan • Measurement of the risk level of debtors by
menggunakan rating dan scoring. using rating and scoring.
• Pemantauan komposisi dan kondisi setiap • Monitoring the composition and condition of
debitur atau counterparty pada seluruh each debtor or counterparty in all bank
portofolio bank. portfolios.
• Pemantauan eksposur risiko kredit secara • Monitoring credit risk exposures regularly
berkala dan terus menerus serta membuat and making reports related to the
laporan terkait perkembangan dan development and causes of credit risk
penyebab risiko kredit secara berkala ke regularly to the Risk Management
Komite Manajemen Risiko dan Direksi. Committee and Directors.
• Batas wewenang pemutusan kredit. • Credit determination limits.
• Sistem pengendalian internal yang • Comprehensive internal control system.
menyeluruh.
Bank sudah menerapkan pengukuran risiko The Bank has implemented Basel III Reform
kredit Basel III Reform dengan menggunakan credit risk measurement using standardized
pendekatan standar. approach.
Di samping itu, Bank telah menerapkan PSAK Moreover, Bank has implemented PSAK 109 in
109 dalam perhitungan Cadangan Kerugian calculating Allowance for Impairment Losses
Penurunan Nilai (CKPN). CKPN dihitung untuk (Expected Credit Loss/ECL). ECL calculated
instrumen keuangan yang tergolong dalam for financial instrument that were classified in
biaya perolehan yang diamortisasi serta nilai amortized cost and fair value through other
wajar melalui penghasilan komprehensif lain comprehensive income (FVOCI) such as
(FVOCI), diantaranya adalah penempatan pada Interbank Placement, securities, loans, Bank
bank, efek-efek, kredit yang diberikan, bank Guarantee, and trade finance product such as
garansi, serta produk-produk trade finance letters of credit and SKBDN.
seperti letters of credit dan SKBDN.
Metodologi perhitungan CKPN dikelompokkan ECL Calculation methodology grouped into 2
ke dalam 2 (dua) kategori: Kolektif dan categories, collective and individual. This
Individual. Metode penurunan nilai ini method is used to calculate ECL for significant
digunakan untuk menghitung CKPN fasilitas and non-significant loans. Minimum criteria that
kredit yang terkait dengan significant loan dan describe significant and non significant loan
non-significant loan. Minimum kriteria yang referred to Bank’s Financial Asset Impairment
termasuk dalam kategori significant loan dan Policy.
non-significant loan mengacu kepada Pedoman
Penurunan Nilai Aset Keuangan Bank.
CKPN kolektif dihitung dengan menggunakan Collective ECL is calculated by using some
beberapa parameter, yaitu Probability of parameters which are Probability of Default
Default (PD), Loss Given Default (LGD), dan (PD), Loss Given Default (LGD), and Exposure
Exposure at Default (EAD). at Default (EAD).
129
Page 535
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
PD dihitung dengan pendekatan statistik yaitu PD is calculated by using statistical approach
Migration Analysis untuk semua segmen which is migration analysis to all segment to
dengan menentukan probabilitas migrasi antar- determine migration probability per grade. For
grade. Khusus PD untuk produk treasury treasury product PD, the values came from
nilainya didapat dari lembaga pemeringkat rating agency. In PSAK 109, PD must consider
yang diakui oleh Regulator. Dalam PSAK 109, forward-looking adjustment. The Calculation of
PD harus memperhitungkan forward-looking PD after forward-looking is obtained by taking
adjustment. Perhitungan PD after forward- into account macroeconomic factor that have
looking diperoleh dengan memperhitungkan significant effect to PD after weighted through
faktor makroekonomi yang berpengaruh 3 scenarios, base, best and worst scenario.
signifikan terhadap PD serta telah diberi The amount of forward-looking PD consists of
pembobotan berdasarkan 3 skenario yaitu 2 categories which are 12 months PD and
base, best, dan worst scenario. Nilai PD after lifetime PD, so that after forward-looking, PD
forward-looking terdiri dari 2 jenis yaitu PD 12 amount can be available until maturity date.
bulan dan PD lifetime, sehingga nilai PD after Minimum historical data to calculate PD for non
forward-looking setidaknya tersedia hingga credit card is 5 years while minimum historical
aset Bank jatuh tempo. Data history untuk data for credit card is 3 years.
perhitungan PD non-kartu kredit adalah
minimal 5 tahun sedangkan untuk segmen
kartu kredit minimal 3 tahun.
Bank harus mengakui LGD untuk setiap jenis The Bank must consider LGD for each type of
jaminan/agunan dan dampak yang dihasilkan collateral and effect that came from
dari perubahan ekonomi makro. Begitu juga macroeconomics change. So with recovery
dengan recovery period dihitung sejak kredit period is calculated since the loan is default.
default. Recovery Period untuk segmen kredit Recovery period for non credit card segment is
non-kartu kredit adalah selama 5 tahun. 5 years, while for credit card segment is 3
Sedangkan untuk segmen kartu kredit adalah 3 years.
tahun.
EAD merupakan besarnya exposure portofolio EAD is the amount of portfolio exposure when
saat kredit mengalami default, ditambahkan the credit default, added with unused facility
dengan kelonggaran tarik yang dikalikan multiple by Credit Convertion Factor (CCF).
dengan Credit Convertion Factor (CCF). CCF CCF for loans that still have unused facility
untuk kredit yang masih memilki kelonggaran calculated based on how much utilization from
tarik yang dihitung berdasarkan besarnya loan at the time of default by using historical
utilisasi unused dari kredit pada saat default data.
dengan melihat data historis.
Perhitungan CKPN Individual dilakukan dengan Individual ECL is calculated in reference to
mengacu kepada prinsip akuntansi dan accounting principal and Bank’s policy, which
pedoman Bank, yaitu metode asset settlement are asset settlement and discounted cash flow
dan discounted cash flow. methods.
Bank juga melakukan pengukuran dan The Bank also measures and reports
pelaporan secara periodik ke Otoritas Jasa periodically to Financial Services Authority in
Keuangan dalam pengelolaan risiko kredit terms of credit risk management based on the
berdasarkan parameter risiko kredit pada credit risk parameters of Assessment of Bank
Penilaian Tingkat Kesehatan Bank (PTKB) Soundness Level (PTKB) using Risk-based
dengan menggunakan pendekatan risiko (Risk- Bank Rating (RBBR) which consist of 2 (two)
based Bank Rating/RBBR) yang terdiri dari 2 categories:
(dua) bagian, yaitu:
1. Risiko Inheren 1. Inherent Risks
• Komposisi portofolio aset dan tingkat • Asset portfolio compositions and level
konsentrasi kredit. of credit concentration.
• Kualitas penyediaan dana dan • Funding procurement quality and
kecukupan pencadangan. provision adequacy.
130
Page 536
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
• Strategi penyediaan dana dan sumber • Funding procurement strategy and
timbulnya penyediaan dana. resources.
• Faktor eksternal. • External factors.
2. Kualitas Penerapan Manajemen Risiko 2. Credit Risk Management Implementation
Kredit Quality
• Tata kelola risiko kredit. • Credit risk governance.
• Kerangka manajemen risiko kredit. • Credit risk management frameworks.
• Proses manajemen risiko kredit, sistem • Credit risk management process,
informasi, dan sumber daya manusia. information system, and human
resources.
• Sistem pengendalian risiko kredit. • Credit risk control system.
i. Eksposur Maksimum terhadap Risiko i. Maximum Exposure to Credit Risk
Kredit
Untuk aset keuangan yang diakui pada For financial assets recognized in the
laporan posisi keuangan, eksposur statement of financial position, the
maksimum atas risiko kredit setara dengan maximum exposure to credit risk is
nilai tercatatnya. equivalent to its carrying value.
Dalam penerbitan bank garansi dan letters For guarantees and irrevocable letters of
of credit yang tidak dapat dibatalkan, credit issued, the maximum exposure to
eksposur maksimum atas risiko kredit credit risk is the maximum amount that the
adalah nilai maksimum yang harus Bank would have to pay if the obligations
dibayarkan oleh Bank dalam hal timbul of the guarantees and irrevocable letters of
kewajiban atas penerbitan bank garansi credit issued are called upon. For credit
dan letters of credit yang tidak dapat commitments, the maximum exposure to
dibatalkan. Untuk komitmen kredit, credit risk is the full amount of the undrawn
eksposur maksimum atas risiko kredit committed credit facilities granted to
adalah sebesar jumlah fasilitas yang belum customers.
ditarik dari fasilitas kredit yang telah
disepakati (committed) yang diberikan
kepada nasabah.
Tabel berikut menyajikan eksposur The following table presents the Bank’s
maksimum risiko kredit Bank atas maximum exposure to credit risk of its
instrumen keuangan pada laporan posisi financial instruments on the statements of
keuangan dan rekening administratif tanpa financial position and administrative
memperhitungkan agunan kredit atau accounts without taking into account of any
jaminan kredit lainnya. collateral held or other credit
enhancement.
2025 2024
Uraian Description
Posisi keuangan : Financial position :
Giro pada Bank Indonesia Current accounts with Bank
(Catatan 5) 8,040,206 7,525,245 Indonesia (Note 5)
Giro pada bank lain Current accounts with other
(Catatan 6) 630,611 955,392 banks (Note 6)
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank lain Indonesia and other banks
(Catatan 7) 8,043,656 831,826 (Note 7)
Efek-efek (Catatan 8) 40,335,916 49,503,610 Securities (Note 8)
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali (Catatan 9) 6,717,210 1,389,981 agreement to resell (Note 9)
Tagihan derivatif (Catatan 10) 44,389 48,734 Derivative receivables (Note 10)
Kredit yang diberikan
(Catatan 11) 67,230,534 64,645,281 Loans (Note 11)
Tagihan akseptasi (Catatan 12) 986 9,234 Acceptance receivables (Note 12)
Aset lain-lain *) 1,470,252 1,599,780 Other assets *)
131
Page 537
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
2025 2024
Rekening administratif : Administrative accounts :
Bank garansi 387,590 421,466 Bank guarantees
Surat Kredit Berjangka Dalam Negeri 138,777 244,463 Domestic Usance Letter of Credit
L/C tidak dapat dibatalkan Outstanding irrevocable L/C
yang masih berjalan 45,772 461,401 issued
Total 133,085,899 127,636,413 Total
ii. Analisis Risiko Konsentrasi Kredit ii. Concentration of Credit Risk Analysis
Tabel di bawah ini menunjukkan eksposur The table below shows the net maximum
maksimum bersih (setelah exposure (after considering collateral) to
memperhitungkan agunan) atas risiko credit risk of securities purchased under
kredit untuk efek-efek yang dibeli dengan agreement to resell as of
janji dijual kembali pada tanggal December 31, 2025 and 2024:
31 Desember 2025 dan 2024:
Eksposur
Maksimum/ Eksposur
Maximum Agunan/ - Neto/
Exposure Collateral Net Exposure
2025 2025
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 6,717,210 6,724,134 -- agreement to resell
Risiko konsentrasi kredit dapat terjadi bila Concentrations of credit risk arise when a
sejumlah nasabah bergerak di bidang number of customers are engaged in
usaha yang sejenis, atau memiliki kegiatan similar business activities or activities
usaha berada di dalam wilayah geografis within the same geographic region, or
yang sama, atau memiliki karakteristik when they have similar characteristics that
yang serupa yang dapat menyebabkan would cause their ability to meet
kemampuan nasabah untuk memenuhi contractual obligations to be similarly
kewajiban atas perjanjian kredit sama- affected by changes in economic or other
sama terpengaruh oleh perubahan conditions.
ekonomi ataupun kondisi lainnya.
Bank mendorong adanya diversifikasi The Bank encourages the diversification of
portofolio kreditnya pada berbagai wilayah its credit portfolio among a variety of
geografis, industri dan produk kredit geographical area, industries, and credit
sebagai upaya untuk meminimalisasi risiko product in order to minimize concentrated
konsentrasi kredit. Bank sudah memiliki credit risk. The Bank already has a lending
limit pembiayaan dan alat pengukuran limit limit based on economic sectors for all
pembiayaan berdasarkan sektor ekonomi credit segments. In addition, the Bank also
untuk seluruh segmen kredit. Selain itu, maintains credit concentration on core
Bank juga menjaga konsentrasi kredit debtors so that it is in line with the risk
terhadap debitur inti agar sejalan dengan appetite and risk tolerance that have been
risk appetite dan risk tolerance yang telah stated in the risk limit policy.
ditetapkan dalam kebijakan risk limit.
132
Page 538
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Konsentrasi risiko kredit berdasarkan jenis debitur: Credit risk concentration by counterparties:
31 Desember/December 31, 2025
Giro pada
Bank Penempatan
Indonesia pada Bank
dan bank Indonesia Efek-efek yang
lain/ dan bank dibeli dengan
Current lain/ janji dijual
accounts Placements kembali/ Komitmen dan
with Bank with Bank Securities Tagihan Tagihan Kredit Aset lain- kontinjensi/
Indonesia Indonesia purchase under derivatif/ akseptasi/ yang lain *)/ Commitments
and other and other Efek-efek/ agreement Derivative Acceptance diberikan/ Other and Jumlah/
banks banks Securities to resell receivables receivables Loans assets *) contingencies Total
Korporasi -- -- 250,000 -- -- 986 41,584,912 123,504 526,359 42,485,761 Corporate
Pemerintah Government
dan Bank and Bank
Indonesia 8,040,206 6,543,656 40,085,916 260,283 -- -- 5,302,364 706,487 -- 60,938,912 Indonesia
Bank 630,611 1,500,000 -- 6,456,927 41,885 -- 83,399 889 -- 8,713,711 Banks
Ritel -- -- -- -- 2,504 -- 20,259,859 639,372 45,780 20,947,515 Retail
Total 8,670,817 8,043,656 40,335,916 6,717,210 44,389 986 67,230,534 1,470,252 572,139 133,085,899 Total
*) Termasuk di dalam aset lain-lain merupakan bunga yang masih akan diterima, setoran jaminan, piutang sewa, tagihan penjualan surat berharga dan aset yang diblokir/
Included in other assets are accrued interest receivables, guarantee deposits, lease receivables, receivables from sales of marketable securities and restricted assets
31 Desember/December 31, 2024
Giro pada
Bank Penempatan
Indonesia pada Bank
dan bank Indonesia Efek-efek yang
lain/ dan bank dibeli dengan
Current lain/ janji dijual
accounts Placements kembali/ Komitmen dan
with Bank with Bank Securities Tagihan Tagihan Kredit Aset lain- kontinjensi/
Indonesia Indonesia purchase under derivatif/ akseptasi/ yang lain *)/ Commitments
and other and other Efek-efek/ agreement Derivative Acceptance diberikan/ Other and Jumlah/
banks banks Securities to resell receivables receivables Loans assets *) contingencies Total
Korporasi -- -- 5,214 -- -- 9,234 43,373,720 173,879 1,090,265 44,652,312 Corporate
Pemerintah Government
dan Bank and Bank
Indonesia 7,525,245 831,826 49,299,564 -- -- -- 2,810,690 945,394 -- 61,412,719 Indonesia
Bank 955,392 -- 198,832 1,389,981 47,618 -- 161,081 62,810 -- 2,815,714 Banks
Ritel -- -- -- -- 1,116 -- 18,299,790 417,697 37,065 18,755,668 Retail
Total 8,480,637 831,826 49,503,610 1,389,981 48,734 9,234 64,645,281 1,599,780 1,127,330 127,636,413 Total
133
Page 539
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
iii. Informasi mengenai aset keuangan yang iii. Information about impaired and not
mengalami penurunan nilai dan tidak impaired financial assets
mengalami penurunan nilai
Efek-efek Securities
31 Desember/December 31, 2025
Tidak mengalami Mengalami
penurunan nilai/ penurunan nilai/ Jumlah/
Not Impaired Impaired Total
Obligasi korporasi 250,000 -- 250,000 Corporate bonds
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 4,990,197 -- 4,990,197 Bank Indonesia Rupiah Securities
Obligasi Republik Indonesia 282,441 -- 282,441 Republic of Indonesia bonds
Obligasi Pemerintah Indonesia 34,711,686 -- 34,711,686 Indonesian government bonds
Obligasi Ritel Indonesia 101,592 -- 101,592 Indonesian Retail bonds
Total 40,335,916 -- 40,335,916 Total
31 Desember/December 31, 2024
Tidak mengalami Mengalami
penurunan nilai/ penurunan nilai/ Jumlah/
Not Impaired Impaired Total
Obligasi korporasi 204,046 -- 204,046 Corporate bonds
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 10,283,667 -- 10,283,667 Bank Indonesia Rupiah Securities
Obligasi Republik Indonesia 93,975 -- 93,975 Republic of Indonesia bonds
Obligasi Pemerintah Indonesia 38,604,750 -- 38,604,750 Indonesian government bonds
Obligasi Ritel Indonesia 317,172 -- 317,172 Indonesian Retail bonds
Total 49,503,610 -- 49,503,610 Total
Kredit yang diberikan Loans
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, these
2024, aset keuangan ini mengalami financial assets are impaired either
penurunan nilai secara individual maupun individually or collectively.
kolektif.
Ikhtisar kredit yang diberikan pada tanggal Loans as of December 31, 2025 and 2024,
31 Desember 2025 dan 2024 adalah are summarized as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/December 31, 2025
Mengalami penurunan nilai/
Tidak mengalami Impaired
penurunan nilai/ Individual/ Kolektif/ Jumlah/
Not impaired Individual Collective Total
Korporasi 46,593,717 328,166 -- 46,921,883 Corporate
Komersial 2,440,122 271,807 42,228 2,754,157 Commercial
Usaha Kecil 1,624 -- 257 1,881 Small Enterprises
Konsumsi 212,302 16,734 7,308 236,344 Consumer
Pembiayaan bersama 10,192,615 -- 306,421 10,499,036 Joint Financing
Kartu Kredit 6,690,283 -- 135,807 6,826,090 Credit Card
Total 66,130,663 616,707 492,021 67,239,391 Total
Pendapatan
bunga yang
ditangguhkan (8,857) -- -- (8,857) Unearned interest income
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (417,205) (221,666) (165,929) (804,800) impairment losses
Neto 65,704,601 395,041 326,092 66,425,734 Net
134
Page 540
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
31 Desember/December 31, 2024
Mengalami penurunan nilai/
Tidak mengalami Impaired
penurunan nilai/ Individual/ Kolektif/ Jumlah/
Not impaired Individual Collective Total
Korporasi 45,842,805 341,605 -- 46,184,410 Corporate
Komersial 2,215,068 296,209 40,605 2,551,882 Commercial
Usaha Kecil 5,397 -- 817 6,214 Small Enterprises
Konsumsi 212,355 26,247 9,588 248,190 Consumer
Pembiayaan bersama 8,733,318 -- 227,672 8,960,990 Joint Financing
Kartu Kredit 6,556,152 -- 146,814 6,702,966 Credit Card
Total 63,565,095 664,061 425,496 64,654,652 Total
Pendapatan
bunga yang
ditangguhkan (9,371) -- -- (9,371) Unearned interest income
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (362,957) (152,744) (149,176) (664,877) impairment losses
Neto 63,192,767 511,317 276,320 63,980,404 Net
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai Movement of allowance for impairment
berdasarkan jenis kredit yang diberikan losses by type of loans as of December
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: 31, 2025 and 2024:
Tahun yang Berakhir pada tanggal 31 Desember 2025/
Year Ended December 31, 2025
Pembiayaan
Usaha Kecil/ Bersama/
Korporasi/ Komersial/ Small Konsumsi/ Joint Kartu Kredit/ Jumlah/
Corporate Commercial Enterprises Consumer Financing Credit Card Total
Saldo per Balance as at
31 Desember 2024 238,383 84,642 410 7,173 120,683 213,586 664,877 December 31, 2024
Penambahan (pemulihan) Additional (reversal)
penyisihan selama tahun provision during
berjalan (Catatan 11) 104,634 14,776 (2,918) 487 204,058 162,738 483,775 the year (Note 11)
Penerimaan kembali Recoveries of
kredit yang telah previously
dihapusbukukan -- 2,813 3,126 262 1 241,158 247,360 written-off loans
Penghapusbukuan Write-off during
selama tahun berjalan -- (10,120) (470) (618) (172,350) (408,366) (591,924) the year
Selisih penjabaran Foreign exchange
kurs 711 1 -- -- -- -- 712 differences
Saldo per Balance as at
31 Desember 2025 343,728 92,112 148 7,304 152,392 209,116 804,800 December 31, 2025
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai impairment losses
Individu 275,685 63,900 -- 3,956 -- -- 343,541 Individual
Kolektif 68,043 28,212 148 3,348 152,392 209,116 461,259 collective
Total 343,728 92,112 148 7,304 152,392 209,116 804,800 Total
Tahun yang Berakhir pada tanggal 31 Desember 2024/
Year Ended December 31, 2024
Pembiayaan
Usaha Kecil/ Bersama/
Korporasi/ Komersial/ Small Konsumsi/ Joint Kartu Kredit/ Jumlah/
Corporate Commercial Enterprises Consumer Financing Credit Card Total
Saldo per Balance as at
31 Desember 2023 254,970 22,551 3,773 1,042 126,092 196,388 604,816 December 31, 2023
Penambahan (pemulihan) Additional (reversal)
penyisihan selama tahun provision during
berjalan (Catatan 11) (17,251) 62,394 (6,814) 5,871 82,696 91,292 218,188 the year (Note 11)
Penerimaan kembali Recoveries of
kredit yang telah previously
dihapusbukukan -- 2,236 3,691 294 -- 255,861 262,082 written-off loans
Penghapusbukuan Write-off during
selama tahun berjalan -- (2,541) (240) (34) (88,105) (329,955) (420,875) the year
Selisih penjabaran Foreign exchange
kurs 664 2 -- -- -- -- 666 differences
Saldo per Balance as at
31 Desember 2024 238,383 84,642 410 7,173 120,683 213,586 664,877 December 31, 2024
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai impairment losses
Individu 171,604 59,587 -- 3,139 -- -- 234,330 Individual
Kolektif 66,779 25,055 410 4,034 120,683 213,586 430,547 collective
Total 238,383 84,642 410 7,173 120,683 213,586 664,877 Total
135
Page 541
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
iv. Tabel di bawah menunjukkan kualitas aset iv. The table below shows quality of financial
keuangan yang belum jatuh tempo dan assets that are neither past due nor
tidak mengalami penurunan nilai (sebelum impaired (gross of unearned interest
pendapatan bunga yang ditangguhkan dan income and allowance for impairment
cadangan kerugian penurunan nilai): losses):
31 Desember/December 31, 2025
Jatuh tempo
tetapi tidak
Belum jatuh mengalami
tempo dan penurunan
tidak mengalami nilai/ Mengalami
penurunan nilai/ Past-due penurunan
Neither past due but not nilai/ Jumlah/
nor impaired Impaired Impaired Total
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi profit or loss
Efek-efek (Catatan 8) 1,171,956 -- -- 1,171,956 Securities (Note 8)
Tagihan derivatif Derivative receivables
(Catatan 10) 44,389 -- -- 44,389 (Note 10)
Diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Efek-efek (Catatan 8) 38,913,960 -- -- 38,913,960 Securities (Note 8)
Biaya perolehan
yang diamortisasi Amortized cost
Efek-efek (Catatan 8) 250,000 -- -- 250,000 Securites (Note 8)
Giro pada Bank Indonesia Current accounts with
(Catatan 5) 8,040,206 -- -- 8,040,206 Bank Indonesia (Note 5)
Giro pada bank lain Current accounts
(Catatan 6) 630,611 -- -- 630,611 with other banks (Note 6)
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank lain Indonesia and other banks
(Catatan 7) 8,043,656 -- -- 8,043,656 (Note 7)
Efek-efek yang dibeli
dengan janji dijual Securites purchased under
kembali (Catatan 9) 6,717,210 -- -- 6,717,210 agreement to resell (Note 9)
Kredit yang diberikan
(Catatan 11): Loans (Note 11):
Korporasi 45,735,530 858,187 328,166 46,921,883 Corporate
Komersil 2,330,298 109,824 314,035 2,754,157 Commercial
Usaha Kecil 984 640 257 1,881 Small Enterprises
Konsumsi 204,747 7,555 24,042 236,344 Consumer
Pembiayaan bersama 8,450,796 1,741,819 306,421 10,499,036 Joint Financing
Kartu Kredit 6,435,996 254,287 135,807 6,826,090 Credit Card
Aset lain-lain*) 1,405,173 65,079 -- 1,470,252 Other assets*)
Total 128,375,512 3,037,391 1,108,728 132,521,631 Total
*) Termasuk di dalam aset lain-lain merupakan bunga yang masih akan diterima, setoran jaminan, piutang sewa, tagihan penjualan surat berharga dan aset yang diblokir/
Included in other assets are accrued interest receivables, guarantee deposits, lease receivables, receivables from sales of marketable securities and restricted assets
136
Page 542
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
31 Desember/December 31, 2024
Jatuh tempo
tetapi tidak
Belum jatuh mengalami
tempo dan penurunan
tidak mengalami nilai/ Mengalami
penurunan nilai/ Past-due penurunan
Neither past due but not nilai/ Jumlah/
nor impaired Impaired Impaired Total
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi profit or loss
Efek-efek (Catatan 8) 3,556,651 -- -- 3,556,651 Securities (Note 8)
Tagihan derivatif Derivative receivables
(Catatan 10) 48,734 -- -- 48,734 (Note 10)
Diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Efek-efek (Catatan 8) 45,946,959 -- -- 45,946,959 Securities (Note 8)
Biaya perolehan
yang diamortisasi Amortized cost
Giro pada Bank Indonesia Current accounts with
(Catatan 5) 7,525,245 -- -- 7,525,245 Bank Indonesia (Note 5)
Giro pada bank lain Current accounts
(Catatan 6) 955,392 -- -- 955,392 with other banks (Note 6)
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank lain Indonesia and other banks
(Catatan 7) 831,826 -- -- 831,826 (Note 7)
Efek-efek yang dibeli
dengan janji dijual Securites purchased under
kembali (Catatan 9) 1,389,981 -- -- 1,389,981 agreement to resell (Note 9)
Kredit yang diberikan
(Catatan 11): Loans (Note 11):
Korporasi 44,972,604 870,201 341,605 46,184,410 Corporate
Komersil 2,139,473 75,595 336,814 2,551,882 Commercial
Usaha Kecil 3,661 1,736 817 6,214 Small Enterprises
Konsumsi 202,892 9,463 35,835 248,190 Consumer
Pembiayaan bersama 7,296,287 1,437,031 227,672 8,960,990 Joint Financing
Kartu Kredit 6,307,622 248,530 146,814 6,702,966 Credit Card
Aset lain-lain*) 1,535,004 64,776 -- 1,599,780 Other assets*)
Total 122,712,331 2,707,332 1,089,557 126,509,220 Total
*) Termasuk di dalam aset lain-lain merupakan bunga yang masih akan diterima, setoran jaminan, piutang sewa, tagihan penjualan surat berharga dan aset yang diblokir/
Included in other assets are accrued interest receivables, guarantee deposits, lease receivables, receivables from sales of marketable securities and restricted assets
Kualitas kredit didefinisikan sebagai The credit quality are defined as follows:
berikut:
Tingkat tinggi High grade
Giro pada Bank Indonesia, giro pada bank Current accounts with Bank Indonesia,
lain, penempatan pada Bank Indonesia dan current accounts with other banks,
bank lain yaitu giro atau penempatan pada placements with Bank Indonesia and other
institusi Pemerintah, transaksi dengan banks are current accounts or placements
bank yang memiliki reputasi baik dengan with the Government institution,
tingkat kemungkinan gagal bayar atas transaction with reputable banks with low
kewajiban yang rendah. probability of insolvency.
Kredit yang diberikan, bunga yang masih Loans, interest receivables and third party
akan diterima, dan tagihan kepada pihak receivables are borrowers with very
ketiga yaitu debitur dengan riwayat satisfactory track record of loan repayment
pembayaran yang sangat baik dan tidak and whose accounts did not turn past due
pernah menunggak sepanjang jangka during the term of the loan; borrowers with
waktu kredit; debitur dengan tingkat high degree of stability and diversity; has
stabilitas dan keragaman yang tinggi access to raise substantial amounts of
memiliki akses setiap saat untuk funds through public market any time; very
memperoleh pendanaan dalam jumlah strong debt service capability and has
besar dari pasar terbuka; memiliki conservative balance sheet ratios.
kemampuan membayar yang kuat dan
rasio-rasio neraca yang konservatif.
137
Page 543
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Efek-efek yaitu efek-efek yang dikeluarkan Securities are securities issued by
oleh Pemerintah, efek-efek dan obligasi Government, investment grade securities
yang termasuk dalam investment grade and bonds with a rating of at least BBB-
dengan rating minimal BBB- (Pefindo) atau (Pefindo) or Baa3 (Moody’s).
Baa3 (Moody’s).
Tingkat standar Standard grade
Giro pada Bank Indonesia, giro pada bank Current accounts with Bank Indonesia,
lain, penempatan pada Bank Indonesia dan current accounts with other banks,
bank lain yaitu giro atau penempatan pada placements with Bank Indonesia and other
bank lokal yang tidak terdaftar di bursa. banks are current accounts or placements
with the local banks not listed in the stock
exchange.
Kredit yang diberikan, bunga yang masih Loans, interest receivables and third party
akan diterima, dan tagihan kepada pihak receivables are borrowers who have an
ketiga yaitu debitur dengan riwayat average track record of loan repayment
pembayaran yang baik dan tidak pernah and whose account did not turn past due
menunggak 90 hari atau lebih; memiliki for 90 days and over; has limited access to
akses terbatas ke pasar modal atau ke public capital markets or to alternative
pasar keuangan lainnya; tingkat financial market; volatility of earnings and
pendapatan dan kinerja keseluruhan tidak overall performance; debt service
stabil; memiliki kemampuan membayar capability is adequate.
yang cukup.
Efek-efek yaitu efek-efek yang dikeluarkan Securities are securities issued by
oleh Pemerintah, efek-efek dan obligasi Government, investment grade securities
dengan rating antara idBB+ sampai and bonds with a rating between idBB+ to
dengan idB (Pefindo) atau Ba1 sampai idB (Pefindo) or Ba1 to B2 (Moody’s).
dengan B2 (Moody’s).
v. Analisis umur kredit yang jatuh tempo v. The aging analysis of past due but not
tetapi tidak mengalami penurunan nilai impaired loans as of December 31, 2025
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 and 2024 are as follows:
adalah sebagai berikut:
31 Desember/December 31, 2025
Kurang dari
30 hari/ 31 sampai 61 sampai
Less than 60 hari/ 90 hari/ Jumlah/
30 days 31 to 60 days 61 to 90 days Total
Korporasi 858,187 -- -- 858,187 Corporate
Komersial 54,916 12,025 42,883 109,824 Commercial
Usaha Kecil 240 7 393 640 Small Enterprises
Konsumsi 1,495 2,621 3,439 7,555 Consumer
Pembiayaan bersama 425,449 336,389 979,981 1,741,819 Joint Financing
Kartu Kredit 254,287 -- -- 254,287 Credit Card
Total 1,594,574 351,042 1,026,696 2,972,312 Total
138
Page 544
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
31 Desember/December 31, 2024
Kurang dari
30 hari/ 31 sampai 61 sampai
Less than 60 hari/ 90 hari/ Jumlah/
30 days 31 to 60 days 61 to 90 days Total
Korporasi 870,201 -- -- 870,201 Corporate
Komersial 55,042 6,373 14,180 75,595 Commercial
Usaha Kecil 432 131 1,173 1,736 Small Enterprises
Konsumsi 3,899 4,139 1,425 9,463 Consumer
Pembiayaan bersama 328,164 252,631 856,236 1,437,031 Joint Financing
Kartu Kredit 248,530 -- -- 248,530 Credit Card
Total 1,506,268 263,274 873,014 2,642,556 Total
Konsentrasi kredit yang diberikan The concentration of loans by type of loans
berdasarkan jenis kredit dan sektor and economic sector is disclosed in
ekonomi diungkapkan pada Catatan 11. Note 11.
d. Risiko Pasar d. Market Risk
Risiko pasar adalah risiko perubahan harga Market risk is the risk that changes in market
pasar, seperti tingkat suku bunga, nilai tukar prices, such as interest rates, foreign
mata uang asing, dan credit spreads (tidak exchange rates and credit spreads (not relating
berhubungan dengan peringkat kredit pemberi to changes in the obligor’s/issuer’s credit
kredit) akan mempengaruhi pendapatan Bank standing) will affect the Bank’s income or the
atau nilai instrumen keuangan yang dimiliki. value of its holdings of financial instruments.
Tujuan pengelolaan risiko pasar adalah untuk The objective of market risk management is to
mengelola dan mengendalikan eksposur risiko manage and control market risk exposures
pasar dalam batasan parameter yang dapat within acceptable parameters, while optimizing
diterima dengan mengoptimalkan tingkat the return of risk.
pengembalian.
Dalam pengelolaan risiko, Bank menggunakan In the control of risk, the Bank is using internal
kertas kerja internal dan sistem dalam working papers, tools and systems to monitor
melakukan proses pengawasan pergerakan market indicator movements. The tools and
pasar. Berbagai perangkat dan sistem systems enable the Bank to identify, measure,
membuat Bank dapat mengidentifikasi, and monitor sensitivity of market risks on
mengukur dan mengawasi sensitivitas risiko exchange rates and interest rates, both for
pasar untuk nilai tukar dan suku bunga, baik trading book and banking book portfolios.
untuk portofolio trading book dan banking book, Hence, risks that might arise can be mitigated
sehingga risiko yang mungkin muncul dapat and does not significantly affect the Bank’s
dimitigasi dan tidak mempengaruhi permodalan capital.
Bank secara signifikan.
Pengukuran Risiko Pasar tersebut, meliputi: The Measurement of Market Risk includes:
1. Pengukuran Risiko Pasar nilai tukar pada 1. Measurement of Market Risk on the
trading book dan banking book melalui exchange rate in the trading book and
perhitungan Posisi Devisa Neto (PDN) dan banking book through the calculation of the
Pengukuran Risiko Pasar nilai tukar dan Net Open Position (NOP) and
suku bunga pada trading book dihitung Measurement of Market Risk Exchange
dengan perhitungan Kewajiban rates and interest rates in the trading book
Penyediaan Modal Minimum (KPMM) are calculated by calculating the Minimum
menggunakan Metode Standar secara Capital Adequacy Ratio (KPMM) using the
bulanan; Standard Method on a monthly basis;
2. Pengukuran Risiko Pasar suku bunga pada 2. Measurement of market interest rate risk in
banking book dengan menggunakan the banking book by using the IRRBB
Perhitungan IRRBB (Interest Rate Risk In (Interest Rate Risk in Banking Book)
Banking Book) yang sesuai dengan SEOJK calculation in accordance with SEOJK
No.12/SEOJK.03/2018 tentang Penerapan No.12/SEOJK.03/2018 concerning the
Manajemen Risiko dan Pengukuran Risiko Implementation of Risk Management and
139
Page 545
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Pendekatan Standar untuk Risiko Suku Risk Measurement in a Standard
Bunga dalam Banking Book bagi Bank Approach to Interest Rate Risk in the
Umum. Risiko Suku Bunga dilihat Banking Book for Commercial Banks.
berdasarkan perspektif yaitu Economic Interest Rate Risk is seen based on the
Value dan Earnings (NII); perspective of Economic Value, and
Earnings (NII);
3. Pengukuran dan pelaporan secara periodik 3. Measurement and Reporting periodically to
ke Regulator dalam pengelolaan risiko Regulator in market risk management
pasar yang mengacu kepada SEOJK which refer to SEOJK No.14/SEOJK.03/
No.14/SEOJK.03/2017 tentang Penilaian 2017 about Risk Based Bank Rating;
Tingkat Kesehatan Bank (PTKB);
4. Pengukuran Potensi Keuntungan atau 4. Measurement Potential Profit or Loss
Kerugian (Valuasi) Portofolio Surat (Valuation) portfolio of securities based on
Berharga berdasarkan harga pasar sesuai market price accordance with PSAK 68.
dengan PSAK 68.
i. Risiko nilai tukar i. Foreign exchange risk
Bank memiliki eksposur nilai tukar The Bank is exposed to foreign
akibat adanya transaksi dalam mata exchange currency risk through
uang asing dan volatilitas yang melekat transactions in foreign currencies and
pada opsi nilai tukar. implied volatilities on foreign
exchange options.
Posisi Devisa Neto (PDN) Bank The Bank’s Net Open Position (NOP)
dihitung berdasarkan Peraturan Bank was calculated based on Bank
Indonesia yang berlaku. Sesuai Indonesia’s prevailing regulations. In
dengan peraturan, Bank harus accordance with the regulations, the
memenuhi ketentuan PDN keseluruhan Banks are required to maintain its
(termasuk Domestic Non Deliverable aggregate and statements of financial
Forward/DNDF) dan untuk laporan position NOP (include Domestic Non
posisi keuangan setinggi-tingginya Deliverable Forward/DNDF) at the
20% dari jumlah modal. maximum 20% of its capital.
Posisi Devisa Neto (PDN) Bank dapat The Bank’s Net Open Position (NOP)
dilihat pada Catatan 49e. can be seen in Note 49e.
Bank telah memiliki Aplikasi The Bank has Market Risk
Manajemen Risiko Pasar untuk Management Application to support
mendukung proses Manajemen Risiko the implementation of Market Risk
Pasar dalam rangka pengelolaan Management process in order to
Risiko Pasar. manage market risk.
Proses pengendalian Risiko Pasar Market Risk limit as a part of risk
melalui penetapan dan kaji ulang limit controlling process is set and
Risiko Pasar dilakukan secara periodik. reviewed periodically. The Market
Limit-limit tersebut meliputi: Risk limits are as follows:
a. Limit Risiko Pasar pada trading a. Market Risk limits on trading book
book
i. Limit Nominal Transaksi i. Transaction Nominal Limit
ii. Limit Nominal Open Position ii. Open Position Nominal Limit
iii. Limit Counterparty iii. Counterparty Limit
b. Limit Risiko Pasar Nilai Tukar b. The Market Risk limits for
exchange rate:
Limit Posisi Devisa Neto (PDN) Net Open Position (PDN) include
termasuk DNDF terhadap modal DNDF Limit on capital of 5% for risk
sebesar 5% untuk risk appetite dan appetite and 10% for risk tolerance.
10% untuk risk tolerance.
140
Page 546
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Sensitivitas risiko pasar digunakan Sensitivity of market risk is used to
untuk menunjukkan seberapa besar indicate how much capital needed to
modal yang dibutuhkan untuk meng- cover the potential loss of market risk
cover potential loss risiko pasar yang that may occur. It is done to measure
mungkin terjadi. Analisis sensitivitas and monitor exhange rate and interest
risiko pasar yang dilakukan untuk rate on trading book portfolio. It
mengukur dan mengawasi nilai tukar consists of:
dan suku bunga pada portofolio trading
book. Sensitivitas risiko pasar
mencakup:
Excess modal Bank The Bank’s excess capital
Perhitungan excess modal Bank The calculation of the Bank’s excess
dilakukan dengan menghitung modal capital is conducted by calculating the
bank secara total dan menguranginya Bank’s total capital and reduce with
dengan 13,50% dari total aset 13.50% of the total risk weighted
tertimbang menurut riskio (ATMR) assets (RWA) (Credit + Market +
(Kredit + Pasar + Operasional). Excess Operational). This excess capital is
modal ini yang kemudian dibagi then divided by the respective market
terhadap masing-masing risiko pasar exchange risk and interest rate risk to
nilai tukar dan suku bunga untuk measure the Bank’s capital-coverage-
melihat berapa besar kemampuan ability (exclude regulatory
coverage modal Bank (diluar regulatory requirement) in the event of loss of
requirement) apabila terjadi kerugian the amount to the risk that has been
sebesar risiko yang telah dihitung. calculated.
Tabel dibawah ini menunjukkan excess The table below shows the Bank's
modal Bank (diaudit): excess capital (audited):
13,50%*Total
Total Modal/ ATMR/ Excess Modal/
Total Capital 13.50%*Total RWA Excess Capital
2025 - Desember 24,592,761 10,888,393 13,704,368 2025 - December
Sensitivitas Risiko Pasar Nilai Tukar Sensitivity of Market Risk in Interest
Rate
Sensitivitas risiko nilai tukar dihitung Sensitivity of exchange rate risk is
dengan menggunakan rasio excess calculated using the Bank’s excess
modal Bank terhadap risiko nilai tukar capital ratio against exchange rate
melalui PDN Bank. risk through NOP Bank.
Tabel dibawah ini menunjukkan The table below shows the Bank's
sensitivitas risiko pasar nilai tukar Bank sensitivity of market risk in exhange
(diaudit): rate (audited):
Sensitivitas Risiko
Excess Nilai Tukar/
Modal/ Sensitivity of
Excess PDN/ Market Risk in
Capital NOP Exchange Rate
2025 - Desember 13,704,368 58,987 8,848 2025 - December
Simulasi penguatan dan pelemahan The simulation of strengthening and
nilai tukar USD/IDR sebesar 100bps weakening USD/IDR exchange rate
pada posisi 31 Desember 2025 adalah by 100bps at December 31, 2025 is
sebagai berikut (tidak diaudit): as follows (unaudited):
141
Page 547
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Periode Akhir Bulan Desember 2025/
End of December 2025 Period
Kurs USD/IDR
Total PDN 16,675 16.675 + 100bps 16.675 - 100bps Total NOP
Rupiah Indonesia IDR 58,987 59,341 58,633 IDR Indonesia Rupiah
ii. Risiko Tingkat Suku Bunga ii. Interest Rate Risk
Risiko suku bunga adalah risiko yang Interest rate risk is the risk that arises in
timbul pada posisi keuangan (neraca financial position (balance sheet and
dan rekening administratif) akibat dari administrative account) as a result of
perubahan suku bunga. Risiko suku changes in interest rates. This interest
bunga ini meliputi repricing risk rate risk includes repricing risk
(repricing mismatch antara komponen (repricing mismatch between asset and
aset dan liabilitas), basis risk liability components), basis risk (use of
(penggunaan suku bunga acuan yang different reference interest rates), yield
berbeda), yield curve risk (perubahan curve risk (changes in shape and slope
bentuk dan slope yield curve) dan yield curve) and option risk (repayment
option risk (pelunasan kredit atau of credit or disbursement of deposits
pencairan deposito sebelum jatuh before due date).
waktu).
Sensitivitas Risiko Pasar Suku Bunga Sensitivity of Market Risk in Interest
Rate
Sensitivitas risiko suku bunga pada Sensitivity of interest rate risk in trading
trading book yang dihitung dengan book is calculated using the Bank’s
menggunakan rasio excess modal excess capital ratio against interest rate
Bank terhadap risiko suku bunga risk (general and specific).
(umum dan spesifik).
Tabel di bawah ini menunjukkan The table below shows the Bank's
sensitivitas risiko pasar suku bunga sensitivity of market risk in interest rate
Bank (tidak diaudit): (unaudited):
Periode Akhir Bulan Desember 2025/
End of Month December 2025 Period
Sensitivitas Risiko
Suku Bunga/
Excess Modal/ Risiko Suku Bunga/ Sensitivity of Market
Excess Capital Interest Rate Risk Risk in Interest Rate
2025 - Desember 13,704,368 194,596 70 2025 - December
Sensitivitas risiko suku bunga pada Sensitivity of interest rate risk in
banking book menggunakan banking book using IRRBB approach
pendekatan IRRBB (Interest Rate Risk (Interest Rate Risk in Banking Book)
in Banking Book) yang mengacu which refers to SEOJK
kepada SEOJK No.12/SEOJK.03/2018 No.12/SEOJK.03/2018 concerning the
tentang Penerapan Manajemen Risiko Implementation of Risk Management
dan Pengukuran Risiko Pendekatan and Risk Measurement Standard
Standar untuk Risiko Suku Bunga Approach to Interest Rate Risk in the
dalam Banking Book bagi Bank Umum. Banking Book for Commercial Banks.
142
Page 548
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Berdasarkan regulasi Otoritas Jasa Based on the Financial Services
Keuangan tersebut, Bank menerapkan Authority Regulations, the Bank applies
6 (enam) jenis skenario shock suku 6 (six) types of interest rate shock
bunga untuk perhitungan kerugian scenarios to calculate maximum loss
maksimum dari Nilai Ekonomi dari from Economic Values of Equity (EVE)
Ekuitas (Economic Value of Equity atau to capital Tier-1 on IRRBB, namely
EVE) terhadap modal Tier-1 pada Parallel Up, Parallel Down, Steepener,
IRRBB, yaitu Parallel Up, Parallel Flattener, Short Rates Up, and Short
Down, Steepener, Flattener, Short Rates Down. As for the calculation
Rates Up, dan Short Rates Down. maximum loss of Net Interest Income
Sedangkan untuk perhitungan kerugian (NII) to projection income on IRRBB
maksimum Pendapatan Bunga Neto uses 2 (two) shock scenarios, namely
(Net Interest Income atau NII) terhadap Parallel Up and Parallel Down. In each
target laba pada IRRBB menggunakan calculation, both changes in ∆EVE to
2 (dua) skenario shock, yaitu Parallel capital Tier-1 as well as ∆NII to
Up dan Parallel Down. Pada masing- projection income, the scenario used as
masing perhitungan, baik ∆EVE the maximum loss value is the scenario
terhadap modal Tier-1 maupun ∆NII that provides the highest loss. The
terhadap target laba, skenario yang IRRBB Exposure based on ∆NII to
digunakan sebagai nilai kerugian Profit Target 23.76% for the position as
maksimum adalah skenario yang of December 31, 2025. The ratio of
memberikan nilai kerugian tertinggi. ∆NII is within the Bank's threshold of
Eksposur IRRBB berdasarkan ∆NII 20% ≤ x < 25% of Profit Target or is in
terhadap Target Laba 23,76% untuk the Moderate risk category. IRRBB
posisi 31 Desember 2025. Tingkat exposure based on ∆EVE to Capital is
rasio ∆NII tersebut berada didalam 23.57% for the position as of December
threshold Bank 20% ≤ x < 25% dari 31, 2025. The ∆EVE ratio is above the
Target Laba atau berada pada Bank's threshold of >20% of Tier-1
peringkat risiko Moderate. Sedangkan (audited) capital or is in the High risk
eksposur IRRBB berdasarkan ∆EVE rating, which indicates that the structure
terhadap Modal 23,57% untuk posisi of assets and liabilities Banks are
31 Desember 2025. Tingkat rasio sensitive to changes in market interest
∆EVE tersebut berada pada threshold rates.
Bank >20% dari modal Tier-1 (diaudit)
atau berada pada peringkat risiko High,
menunjukkan bahwa struktur aset dan
liabilitas Bank sensitif terhadap
perubahan suku bunga pasar.
Tabel berikut ini menyajikan portofolio The table below summarizes the
banking book pada nilai tercatatnya banking book portfolios at their carrying
(sebelum cadangan kerugian amounts (before allowance for
penurunan nilai), yang dikategorikan impairment losses), categorized by the
berdasarkan mana yang lebih awal earlier of which repricing or contractual
antara tanggal repricing atau tanggal maturity dates:
jatuh tempo kontraktual:
143
Page 549
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
31 Desember/December 31, 2025
Instrumen bunga variabel/ Instrumen bunga tetap/
Floating rate instruments Fixed rate instruments
Kurang dari 3 bulan- Kurang dari 3 bulan- Lebih dari
3 bulan/ 1 tahun/ 3 bulan/ 1 tahun/ 2 tahun/
Jumlah/ Less than 3 months- Less than 3 months- 1-2 tahun/ More than
Total 3 months 1 year 3 months 1 year 1-2 years 2 years
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain 8,043,656 -- -- 8,043,656 -- -- -- and other banks
Efek-efek 38,913,960 -- -- -- 1,065,870 5,053,319 32,794,771 Securities
Efek-efek yang
dibeli dengan Securities purchased
janji dijual under agreement
kembali 6,717,210 1,159,834 -- 5,557,376 -- -- -- to resell
Kredit yang
diberikan 67,230,534 4,314,225 47,687,882 599,101 1,903,310 3,976,641 8,749,375 Loans
Aset lain-lain 405,555 -- -- 405,555 -- -- -- Other assets
Total 121,310,915 5,474,059 47,687,882 14,605,688 2,969,180 9,029,960 41,544,146 Total
Simpanan dari Deposits from
nasabah (104,130,948) (28,140,380) -- (74,731,194) (1,259,374) -- -- customers
Simpanan dari Deposits from
bank lain (5,766,545) (166,170) -- (5,600,375) -- -- -- other banks
Efek-efek yang
dijual dengan Securities sold under
janji dibeli repurchased
kembali (993,223) -- -- (993,223) -- -- -- agreement
Pinjaman yang
diterima (3,534,000) (500,250) (2,200,000) (833,750) -- -- -- Fund borrowings
Obligasi Subordinated
subordinasi (50,000) -- -- -- -- -- (50,000) bonds
Total (114,474,716) (28,806,800) (2,200,000) (82,158,542) (1,259,374) -- (50,000) Total
Neto 6,836,199 (23,332,741) 45,487,882 (67,552,854) 1,709,806 9,029,960 41,494,146 Net
31 Desember/December 31, 2024
Instrumen bunga variabel/ Instrumen bunga tetap/
Floating rate instruments Fixed rate instruments
Kurang dari 3 bulan- Kurang dari 3 bulan- Lebih dari
3 bulan/ 1 tahun/ 3 bulan/ 1 tahun/ 2 tahun/
Jumlah/ Less than 3 months- Less than 3 months- 1-2 tahun/ More than
Total 3 months 1 year 3 months 1 year 1-2 years 2 years
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain 831,826 -- -- 831,826 -- -- -- and other banks
Efek-efek 45,946,959 -- -- 638,182 10,250,640 638,762 34,419,375 Securities
Efek-efek yang
dibeli dengan Securities purchased
janji dijual under agreement
kembali 1,389,981 -- -- 1,389,981 -- -- -- to resell
Kredit yang
diberikan 64,645,281 1,321,398 51,644,456 568,640 1,846,583 3,125,234 6,138,970 Loans
Aset lain-lain 447,514 -- -- 240,884 -- 206,630 -- Other assets
Total 113,261,561 1,321,398 51,644,456 3,669,513 12,097,223 3,970,626 40,558,345 Total
Simpanan dari Deposits from
nasabah (91,669,297) (27,570,292) -- (61,255,083) (2,843,922) -- -- customers
Simpanan dari Deposits from
bank lain (3,833,032) (175,052) -- (3,656,480) (1,500) -- -- other banks
Efek-efek yang
dijual dengan Securities sold under
janji dibeli repurchased
kembali (12,947,188) -- -- (12,947,188) -- -- -- agreement
Pinjaman yang
diterima (3,987,600) -- (2,700,000) (1,287,600) -- -- -- Fund borrowings
Obligasi Subordinated
subordinasi (50,000) -- -- -- (50,000) -- -- bonds
Total (112,487,117) (27,745,344) (2,700,000) (79,146,351) (2,895,422) -- -- Total
Neto 774,444 (26,423,946) 48,944,456 (75,476,838) 9,201,801 3,970,626 40,558,345 Net
144
Page 550
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Tabel dibawah merupakan ikhtisar dari The table below summarize the
rata-rata suku bunga efektif untuk weighted average effective interest
setiap instrumen keuangan: rates for each financial instrument:
2025 2024
Aset Assets
Rupiah Rupiah
Penempatan pada Bank Placement with Bank
Indonesia dan bank lain 4.27% 5.81% Indonesia and other banks
Efek-efek Securities
Obligasi Pemerintah 6.56% 6,66% Government bonds
Obligasi korporasi 7.74% 7.83% Corporate bonds
Kredit yang diberikan Loans
Kredit Usaha Kecil 16.63% 14.84% Small Enterprises loans
Kartu kredit 16.33% 15.36% Credit card
Kredit lainnya 9.92% 10.63% Other loans
Mata uang asing Foreign currencies
Penempatan pada Bank Placement with Bank
Indonesia dan bank lain 4.12% 5.04% Indonesia and other banks
Efek-efek Securities
Obligasi Pemerintah 3.45% 3.21% Government bonds
Kredit yang diberikan 7.59% 10.37% Loans
Liabilitas Liabilities
Rupiah Rupiah
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Giro 3.04% 3.93% Current accounts
Tabungan 1.28% 1.40% Saving deposits
Deposito berjangka 5.63% 5.73% Time deposits
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Call money 5.49% 6.28% Interbank call money
Giro 1.27% 4.52% Current accounts
Tabungan 1.02% 1.11% Saving deposits
Deposito berjangka 3.35% 3.90% Time deposits
Mata uang asing Foreign currencies
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Giro 2.71% 2.00% Current account
Tabungan 0.06% 0.12% Saving deposits
Deposito berjangka 4.62% 5.00% Time deposits
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Call money 4.35% 5.39% Call money
Bank melakukan pengukuran dan The Bank conduct measurement and
pelaporan risiko pasar secara periodik reporting periodically to Regulator in
ke Regulator dalam mengelola risiko managing market risk based on SEOJK
pasar yang mengacu kepada SEOJK No.14/SEOJK.03/2017 about the
No.14/SEOJK.03/2017 tentang market risk parameters in Bank
Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Soundness Assessment (BSA) using
(PTKB) dengan menggunakan risk approach (Risk-based Bank
pendekatan risiko (Risk-based Bank Rating/RBBR), consisting of 2 parts:
Rating/RBBR) yang terdiri dari 2
bagian, yaitu:
1. Risiko Inheren 1. Inherent Risk
a. Volume dan Komposisi a. Volume and Composition
Portofolio Portfolio
b. Kerugian Potensial Risiko Suku b. Potential loss Interest Rate
Bunga dalam Banking Book Risk in Banking Book - IRRBB)
(IRRBB)
c. Strategi dan Kebijakan Bisnis c. Strategies and Business
Policies
• Strategi Trading • Trading Strategies
• Strategi Bisnis terkait Suku • Business strategies on
Bunga pada Banking Book Interest Rate in Banking
Book
145
Page 551
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
2. Kualitas Penerapan Manajemen 2. Risk Management Quality
Risiko
a. Tata kelola risiko a. Risk governance
b. Kerangka manajemen risiko b. Risk management framework
c. Proses manajemen risiko, c. Risk management process,
sistem informasi dan sumber information systems and
daya manusia human resources
d. Sistem pengendalian risiko d. Risk control system
e. Risiko Likuiditas e. Liquidity Risk
Risiko likuiditas adalah risiko yang disebabkan Liquidity risk is the risk caused by the Bank’s
oleh ketidakmampuan Bank dalam memenuhi inability to meet its obligation associated with
kewajiban yang telah jatuh tempo dan menutup financial liabilities at due date and cover
posisi di pasar. Risiko likuiditas merupakan position created from market. Liquidity risk is
risiko yang terpenting pada bank umum dan the most important risk for commercial bank
perlu dikelola secara berkesinambungan. and as such needs to be managed on an on-
going basis.
Selain itu, pengelolaan aset dan liabilitas Bank Moreover, monitoring over the Bank’s assets
dilakukan melalui rapat ALCO yang and liabilities is addressed through ALCO
dilaksanakan setiap 1 (satu) bulan sekali. meeting held once in every month. The
Pembahasan difokuskan pada penyelarasan meeting focuses on aligning short-term and
strategi jangka pendek dan jangka panjang long-term strategy of the Bank with national
Bank dengan kondisi perekonomian nasional, economic conditions, especially the
terutama penyesuaian kondisi likuiditas Bank. adjustments to the Bank’s liquidity conditions.
Bank juga menyusun kebijakan pengelolaan The Bank’s also developed liquidity
risiko likuiditas yang memaparkan tanggung management policy defines the
jawab, pengelolaan dan pendekatan strategis responsibilities, management and strategic
yang diambil untuk menjamin ketersediaan approach to be taken to ensure that sufficient
likuiditas yang cukup untuk memenuhi liquidity is maintained to meet the Bank’s
kewajiban bank secara kontraktual maupun contractual or regulatory obligations.
yang disyaratkan oleh regulator.
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/ Regulation of the Financial Services Authority
POJK.03/2015 tanggal 23 Desember 2015 No.42/ POJK.03/2015 dated December 23,
tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio 2015 concerning the Obligation of Liquidity
Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Coverage Ratio for Commercial Banks and the
Ratio) Bagi Bank Umum Umum dan Peraturan Regulation of the Financial Services Authority
Otoritas Jasa Keuangan No.19/POJK.03/2024 No.19/POJK.03/2024 concerning the
tentang Perubahan atas Peraturan Otoritas Amendment to the Rules of the Financial
Jasa Keuangan No. 42/ POJK.03/2015 tanggal Services Authority No.42/POJK.03/2015 on the
23 Desember 2015 tentang Kewajiban Obligation of Liquidity Coverage Ratio for
Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas Commercial Banks along with the and the
(Liquidity Coverage Ratio) Bagi Bank Umum Regulation of the Financial Services Authority
serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.32/POJK.03/2016 concerning Amendment
No.32/POJK.03/2016 tentang Perubahan atas to the Rules of the Financial Services Authority
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.6/POJK.03/ 2015 on Transparency and
No.6/POJK.03/2015 tentang Transparansi dan Publication of Bank Reports. The Bank has
Publikasi Laporan Bank. Bank telah submitted LCR (individual) reports on a
menyampaikan laporan LCR individual secara monthly basis to the Financial Services
bulanan ke Otoritas Jasa Keuangan dan Authority and publishes quarterly LCR reports
mempublikasikan laporan LCR triwulanan (individual) on the Bank's website. Based on
individual pada situs web Bank. LCR Bank the calculation, the Bank's LCR (individually)
(individual) selalu terjaga di atas batas shall always be maintained above the
minimum rasio LCR sebesar 100%. minimum LCR ratio that is 100%. Based on the
Berdasarkan perhitungan, LCR rata-rata harian calculation, the average daily LCR at
pada posisi 31 Desember 2025 sebesar December 31, 2025 amounted to 172.01%,
146
Page 552
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
172,01% dan LCR triwulanan posisi respectively and quarterly LCR at December
31 Desember 2025 sebesar 179,10%. 31, 2025 amounted to 179.10%.
Terkait dengan POJK Nomor 50/POJK.03/2017 Related with the regulation of the Financial
tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Services Authority No.50/POJK.03/2017
Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding concerning the Obligation of Net Stable
Ratio) Bagi Bank Umum, Peraturan Otoritas Funding Ratio for Commercial Banks, and the
Jasa Keuangan Nomor 20/POJK.03/2024 Regulation of the Financial Services Authority
tentang Perubahan atas Peraturan Otoritas No.20/POJK.03/2024 concerning the
Jasa Keuangan Nomor 50/POJK.03/2017 Amendment to the Rules of the Financial
tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Services Authority No.5/POJK.03/2017 on the
Pendanaan Stabil (NSFR) Bagi Bank Umum, Obligation of Net Stable Funding Ratio for
Bank menyampaikan laporan NSFR secara Commercial Banks, the Bank has submitted
triwulanan (individual) ke Otoritas Jasa NSFR report on quarterly (individual) to
Keuangan dan mempublikasikan laporan NSFR Financial Services Authority and published
triwulanan (individual) pada situs web Bank. NSFR report to Bank's website. Based on the
Berdasarkan perhitungan, NSFR Bank pada calculation, the Bank's NSFR (individually) as
tanggal 31 Desember 2025 sebesar 126,96%, of December 31, 2025 amounted to 126.96%,
berada diatas minimum NSFR yaitu 100%. respectively which is above the minimum
NSFR that is 100%.
Eksposur terhadap risiko likuiditas Exposure to liquidity risk
Bank bergantung pada simpanan dari nasabah The Bank relies on deposits from customers
dan simpanan dari bank lain sebagai sumber and deposits from other banks as its primary
pendanaan utama yang memiliki masa jatuh sources of funding which generally have
tempo yang pendek dan sebagian besar dapat shorter maturities and a large proportion of
ditarik sewaktu-waktu. Pendanaan dengan them are repayable on demand. The short-
jangka waktu yang pendek tersebut term nature of these deposits increases the
meningkatkan risiko likuiditas Bank, oleh Bank’s liquidity risk, therefore, the Bank
karena itu, Bank secara aktif mengelola risiko actively manages this risk through maintaining
tersebut dengan memberikan tingkat suku competitive pricing and constant monitoring of
bunga yang bersaing dan secara terus- market trends.
menerus memantau pergerakan pasar.
Adapun pemantauan risiko likuiditas tersebut The monitoring of liquidity risk includes:
antara lain: Pemantauan Giro Wajib Minimum Monitoring of Statutory Reserves (GWM),
(GWM), Liquidity Coverage Ratio (LCR), Net Liquidity Coverage Ratio (LCR), Net Stable
Stable Funding Ratio (NSFR), Aset Likuid Funding Ratio (NSFR), Liquid Assets to Non
terhadap Non Core Deposit (AL/NCD), Aset Core Deposits (AL/NCD), Liquid Assets to
Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK), Third Party Funds (AL/DPK), Macroprudential
Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM), Intermediation Ratio (RIM), Cash Flow
Proyeksi Arus Kas (cashflow), dan Contingency Projection, and Contingency Funding Plan
Funding Plan (CFP). Pemantauan rasio (CFP). Monitoring of this ratio is reported
tersebut dilaporkan secara rutin kepada pihak regularly to management and regulators.
manajemen dan regulator.
Bank juga melakukan pengukuran dan The Bank also conducts measurement and
pelaporan secara periodik ke Bank Indonesia reporting to the Bank Indonesia periodically on
mengenai pengelolaan risiko likuiditas liquidity risk management based on liquidity
mengacu kepada parameter risiko likuiditas risk parameters Bank Soundness Assessment
dalam Penilaian Tingkat Kesehatan Bank (BSA) using risk approach (Risk-based Bank
(PTKB) dengan menggunakan pendekatan Ratings/RBBR) which consists of 2 parts:
risiko (Risk-based Bank Rating/RBBR) yang
terdiri dari 2 bagian, yaitu:
147
Page 553
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
1. Risiko Inheren 1. Inherent Risk
a. Komposisi dari aset, liabilitas, dan a. Composition of assets, liabilities, and
transaksi rekening administratif. administrative account transactions.
b. Konsentrasi dari aset dan liabilitas. b. Concentration of assets and liabilities.
c. Kerentanan pada kebutuhan c. Vulnerability of funding needs.
pendanaan.
d. Akses pada sumber-sumber d. Access to funding resources.
pendanaan.
2. Kualitas Penerapan Manajemen Risiko 2. Risk Management Quality
a. Tata kelola Risiko Likuiditas. a. Liquidity Risk governance.
b. Kerangka manajemen Risiko Likuiditas. b. Liquidity Risk management framework.
c. Proses manajemen Risiko Likuiditas, c. Liquidity Risk management process,
sistem informasi dan sumber daya information systems and human
manusia. resources.
d. Sistem pengendalian Risiko Likuiditas. d. Liquidity Risk control system.
Selain itu, Bank juga melakukan pengukuran Furthermore, the Bank’s also measure and
dan mengelola Risiko Likuiditas seperti rasio managing liquidity risk such as the ratio of
aset likuid terhadap total simpanan dari liquid assets to total funding from customers.
nasabah. Pada 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024 the
rasio dari aset likuid dibandingkan dengan total reported ratio of liquid assets to total funding
simpanan dari nasabah yang dilaporkan from customers were 47.90% and 39.06%.
masing-masing adalah sebesar 47,90% dan
39,06%.
2025 2024
Kas dan setara kas 1,089,983 900,240 Cash and cash equivalents
Efek-efek investasi selain yang Securities, excluding items
diklasifikasikan classified as cash and
sebagai kas dan setara kas 49,780,707 47,854,522 cash equivalents
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali (993,223) (12,947,188) repurchased agreements
49,877,467 35,807,574
Simpanan dari nasabah 104,130,948 91,669,297 Deposits from customers
Rasio aset likuid terhadap Ratio of liquid assets to deposits
simpanan dari nasabah 47.90% 39.06% from customers
Analisis perbedaan jatuh tempo aset dan Maturity gap analysis of financial assets and
liabilitas keuangan liabilities
Tabel di bawah ini menyajikan analisis jatuh The table below shows an analysis of
tempo nilai tercatat dari aset keuangan maturities of the carrying amount of financial
(sebelum pendapatan bunga yang assets (before unearned interest income and
ditangguhkan dan cadangan kerugian allowance for impairment losses) and financial
penurunan nilai) dan liabilitas keuangan Bank liabilities of the Bank as of December 31, 2025
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, and 2024, based on remaining term to
berdasarkan jangka waktu yang tersisa sampai contractual maturity:
tanggal jatuh tempo kontraktual:
148
Page 554
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
31 Desember/December 31, 2025
Tidak
mempunyai
Nilai tanggal jatuh Kurang dari <3-12 < 12-60 Lebih dari
tercatat/ tempo/No 1 bulan/ bulan/ bulan/ 60 bulan/
Carrying contractual Less than 1-3 bulan/ <3-12 < 12-60 More than
Value maturity 1 month 1-3 months months months 60 months
ASET ASSETS
Kas 872,657 872,657 -- -- -- -- -- Cash
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 8,040,206 8,040,206 -- -- -- -- -- Bank Indonesia
Giro pada Current accounts with
bank lain 630,611 630,611 -- -- -- -- -- other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain 8,043,656 -- 8,043,656 -- -- -- -- and other banks
Efek-efek 40,335,916 -- -- 965 6,057,206 2,890,811 31,386,934 Securities
Efek-efek yang dibeli Securities purchased under
dengan janji dijual kembali 6,717,210 -- 6,717,210 -- -- -- -- resell agreement
Tagihan derivatif 44,389 -- 44,389 -- -- -- -- Derivative receivables
Kredit yang diberikan - bruto 67,239,391 -- 10,346,036 1,160,117 7,714,660 27,516,364 20,502,214 Loans - gross
Tagihan Akseptasi 986 -- 331 655 -- -- -- Acceptance receivables
Aset lain-lain *) 1,470,252 16,792 1,453,460 -- -- -- -- Other assets *)
Total 133,395,274 9,560,266 26,605,082 1,161,737 13,771,866 30,407,175 51,889,148 Total
Liabilitas segera (163,684) -- (163,684) -- -- -- -- Obligations due immediately
Simpanan dari nasabah (104,130,948) (27,617,598) (60,496,914) (14,348,385) (1,478,072) (181,400) (8,579) Deposits from customers
Simpanan dari bank lain (5,766,545) (166,170) (5,577,875) (22,500) -- -- -- Deposits from other banks
Liabilitas derivatif (113,086) -- (113,086) -- -- -- -- Derivative payables
Utang Akseptasi (986) -- (331) (655) -- -- -- Acceptance payables
Efek-efek yang dijual Securities sold under
dengan janji dibeli kembali (993,223) -- (993,223) -- -- -- -- repurchased agreements
Pinjaman yang diterima (3,534,000) -- (1,000,500) (333,500) (2,200,000) -- -- Fund borrowings
Obligasi subordinasi (50,000) -- -- -- -- (50,000) -- Subordinated bonds
Beban yang masih
harus dibayar Accrued expenses and
dan liabilitas lain-lain**) (243,597) -- (243,597) -- -- -- -- other liabilities**)
Total (114,996,069) (27,783,768) (68,589,210) (14,705,040) (3,678,072) (231,400) (8,579) Total
Neto 18,399,205 (18,223,502) (41,984,128) (13,543,303) 10,093,794 30,175,775 51,880,569 Net
*) Termasuk di dalam aset lain-lain merupakan bunga yang masih akan diterima, setoran jaminan, piutang sewa, tagihan penjualan surat berharga, dan aset yang diblokir/
Included in other assets are accrued interest receivables, guarantee deposits, lease receivables, receivables from sales of marketable securities, and restricted assets
**) Termasuk di dalam biaya yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain merupakan bunga yang masih harus dibayar, setoran jaminan, liabilitas sewa, dan kewajiban pembelian surat berharga/
Included in accrued expenses and other liabilities are accrued interest payables, guarantee deposits, lease liabilities, and liabilities to purchase of marketable securities
31 Desember/December 31, 2024
Tidak
mempunyai
Nilai tanggal jatuh Kurang dari <3-12 < 12-60 Lebih dari
tercatat/ tempo/No 1 bulan/ bulan/ bulan/ 60 bulan/
Carrying contractual Less than 1-3 bulan/ <3-12 < 12-60 More than
Value maturity 1 month 1-3 months months months 60 months
ASET ASSETS
Kas 873,509 873,509 -- -- -- -- -- Cash
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 7,525,245 7,525,245 -- -- -- -- -- Bank Indonesia
Giro pada Current accounts with
bank lain 955,392 955,392 -- -- -- -- -- other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain 831,826 -- 831,826 -- -- -- -- and other banks
Efek-efek 49,503,610 -- -- 683,459 11,069,647 1,533,356 36,217,148 Securities
Efek-efek yang dibeli Securities purchased under
dengan janji dijual kembali 1,389,981 -- 1,389,981 -- -- -- -- resell agreement
Tagihan derivatif 48,734 -- 48,734 -- -- -- -- Derivative receivables
Kredit yang diberikan - bruto 64,654,652 -- 7,521,908 796,153 5,318,513 31,791,906 19,226,172 Loans - gross
Tagihan Akseptasi 9,234 -- 3,119 4,905 1,210 -- -- Acceptance receivables
Aset lain-lain *) 1,599,780 19,566 1,373,584 -- -- 206,630 -- Other assets *)
Total 127,391,963 9,373,712 11,169,152 1,484,517 16,389,370 33,531,892 55,443,320 Total
Liabilitas segera (179,318) -- (179,318) -- -- -- -- Obligations due immediately
Simpanan dari nasabah (91,669,297) (27,146,325) (44,224,333) (17,083,093) (3,014,764) (188,038) (12,744) Deposits from customers
Simpanan dari bank lain (3,833,032) (175,052) (3,635,480) (21,000) (1,500) -- -- Deposits from other banks
Liabilitas derivatif (121,059) -- (121,059) -- -- -- -- Derivative payables
Utang Akseptasi (9,234) -- (3,119) (4,905) (1,210) -- -- Acceptance payables
Efek-efek yang dijual Securities sold under
dengan janji dibeli kembali (12,947,188) -- (12,947,188) -- -- -- -- repurchased agreements
Pinjaman yang diterima (3,987,600) -- (482,850) (804,750) (500,000) (2,200,000) -- Fund borrowings
Obligasi subordinasi (50,000) -- -- -- (50,000) -- -- Subordinated bonds
Beban yang masih
harus dibayar Accrued expenses and
dan liabilitas lain-lain**) (303,608) -- (303,608) -- -- -- -- other liabilities**)
Total (113,100,336) (27,321,377) (61,896,955) (17,913,748) (3,567,474) (2,388,038) (12,744) Total
Neto 14,291,627 (17,947,665) (50,727,803) (16,429,231) 12,821,896 31,143,854 55,430,576 Net
*) Termasuk di dalam aset lain-lain merupakan bunga yang masih akan diterima, setoran jaminan, piutang sewa, tagihan penjualan surat berharga, dan aset yang diblokir/
Included in other assets are accrued interest receivables, guarantee deposits, lease receivables, receivables from sales of marketable securities, and restricted assets
**) Termasuk di dalam biaya yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain merupakan bunga yang masih harus dibayar, setoran jaminan, liabilitas sewa, dan kewajiban pembelian surat berharga/
Included in accrued expenses and other liabilities are accrued interest payables, guarantee deposits, lease liabilities, and liabilities to purchase of marketable securities
149
Page 555
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Tabel di bawah ini menunjukkan sisa jatuh The table below shows the remaining
tempo kontraktual dari liabilitas keuangan contractual maturities of financial liabilities
berdasarkan pada undiscounted cash flows based on undiscounted cash flows (unaudited).
(tidak diaudit).
31 Desember/December 31, 2025
Tidak
mempunyai
tanggal
jatuh Kurang dari <3-12 < 12-60 Lebih dari
tempo/No 1 bulan/ bulan/ bulan/ 60 bulan/
Jumlah/ contractual less than 1-3 bulan/ <3-12 < 12-60 More than
Total maturity 1 month 1-3 months months months 60 months
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 163,684 -- 163,684 -- -- -- -- Obligations due immediately
Simpanan dari
nasabah 104,563,244 27,617,598 60,792,044 14,459,236 1,504,387 181,400 8,579 Deposits from customers
Simpanan dari
bank lain 5,767,856 166,170 5,579,067 22,619 -- -- -- Deposits from other banks
Efek-efek yang djual
dengan janji Securities sold under
dibeli kembali 993,223 -- 993,223 -- -- -- -- repurchased agreements
Liabilitas derivatif 113,086 -- 113,086 -- -- -- -- Derivatives payables
Utang akseptasi 986 -- 331 655 -- -- -- Acceptance payables
Pinjaman yang diterima 3,544,481 -- 1,010,981 333,500 2,200,000 -- -- Fund borrowings
Obligasi subordinasi 50,393 -- 393 -- -- 50,000 -- Subordinated bonds
Beban yang masih
harus dibayar
dan liabilitas Accrued expenses and
lain-lain**) 57,263 -- 57,263 -- -- -- -- other liabilities**)
Total 115,254,216 27,783,768 68,710,072 14,816,010 3,704,387 231,400 8,579 Total
**) Termasuk di dalam biaya yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain merupakan setoran jaminan dan kewajiban pembelian surat berharga/
Included in accrued expenses and other liabilities are guarantee deposits and liabilities to purchase of marketable securities
31 Desember/December 31, 2024
Tidak
mempunyai
tanggal
jatuh Kurang dari <3-12 < 12-60 Lebih dari
tempo/No 1 bulan/ bulan/ bulan/ 60 bulan/
Jumlah/ contractual less than 1-3 bulan/ <3-12 < 12-60 More than
Total maturity 1 month 1-3 months months months 60 months
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 179,318 -- 179,318 -- -- -- -- Obligations due immediately
Simpanan dari
nasabah 92,218,539 27,146,325 44,533,351 17,253,395 3,084,686 188,038 12,744 Deposits from customers
Simpanan dari
bank lain 3,835,231 175,052 3,637,495 21,143 1,541 -- -- Deposits from other banks
Efek-efek yang djual
dengan janji Securities sold under
dibeli kembali 12,947,188 -- 12,947,188 -- -- -- -- repurchased agreements
Liabilitas derivatif 121,059 -- 121,059 -- -- -- -- Derivatives payables
Utang akseptasi 9,234 -- 3,119 4,905 1,210 -- -- Acceptance payables
Pinjaman yang diterima 3,997,719 -- 492,969 804,750 500,000 2,200,000 -- Fund borrowings
Obligasi subordinasi 50,416 -- 416 -- 50,000 -- -- Subordinated bonds
Beban yang masih
harus dibayar
dan liabilitas Accrued expenses and
lain-lain**) 100,096 -- 100,096 -- -- -- -- other liabilities**)
Total 113,458,800 27,321,377 62,015,011 18,084,193 3,637,437 2,388,038 12,744 Total
**) Termasuk di dalam biaya yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain merupakan setoran jaminan dan kewajiban pembelian surat berharga/
Included in accrued expenses and other liabilities are guarantee deposits and liabilities to purchase of marketable securities
f. Risiko Operasional f. Operational Risk
Bank senantiasa menyempurnakan The Bank constantly improves its operational
implementasi manajemen risiko operasional risk management implementation by increasing
dengan meningkatkan kesadaran para pegawai employee’s risk awareness and improving the
terhadap risiko serta menyempurnakan policies and procedures for banking
kebijakan dan prosedur untuk operasional operations. These efforts are aimed to mitigate
bank. Berbagai upaya ini ditujukan untuk inherent risk as well as to improve control
memitigasi risiko inheren dan terus system particularly for the Bank’s operational
meningkatkan sistem pengendalian khususnya risks. Bank continuously increases risk
terhadap risiko operasional. Bank terus- awareness of its employees through various
menerus meningkatkan kesadaran risiko media including e-campaign, bulletins, and
seluruh pegawainya melalui berbagai media direct socialization.
termasuk e-campaign, buletin dan sosialisasi
secara langsung.
150
Page 556
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Bank telah memiliki aplikasi Operational Risk The Bank has implemented the Operational
Web Links (OWL) dengan menu Operational Risk Web Links (OWL) application with the
Risk Online Test (OPRIST) untuk Operational Risk Online Test (OPRIST) menu
menyelenggarakan tes online kepada seluruh to conduct online tests for branch and regional
pegawai Kantor Cabang, Kantor Regional dan office employees as well as head office
Kantor Pusat. Tujuannya adalah untuk employees. The purpose is to measure
mengukur penguasaan dan pemahaman mastery and understanding of Policies and
terhadap Kebijakan dan Prosedur serta Procedures as well as Product Knowledge.
pengetahuan produk. Pelaksanaan OPRIST The OPRIST is conducted regularly. Currently,
dilakukan secara rutin. Saat ini, pelaksanaan the implementation of OPRIST can also be
OPRIST juga dapat dilakukan melalui aplikasi done through the MEMo (Mega Employee
MEMo (Mega Employee Mobile). Hal ini Mobile) application. This aims to make it easier
bertujuan untuk mempermudah pegawai for employees to carry out OPRIST which can
mengerjakan OPRIST karena dapat diakses be accessed outside the office environment
diluar lingkungan kantor dengan menggunakan using a non-intranet internet network.
jaringan internet (non-intranet).
OPRIST dapat dilakukan secara tematik, yakni OPRIST can be conducted thematically,
materi tes difokuskan ke proses-proses focusing the test material on operational
operasional di Kantor Cabang, Kantor Regional processes in branch offices, regional offices,
dan Kantor Pusat yang dianggap berisiko and the head office that are considered
tinggi. Selain itu, Bank juga telah highrisk. Additionally, the Bank has organized
menyelenggarakan e-learning dengan modul e-learning with the Operational Risk
Operational Risk Management yang ditujukan Management module since 2018. This
kepada seluruh pegawai Bank. Operational Risk Management e-learning is
intended for all Bank employees.
Selain Menu OPRIST, pada aplikasi OWL juga In addition to the OPRIST Menu, the OWL
terdapat menu dashboard untuk melakukan application has a Dashboard menu to monitor
monitoring GL Kerugian Operasional Bank, the Bank's Operational Loss General Ledger.
dimana Bank Melakukan Monitoring dan The Bank Monitors and analysis all
analisis seluruh GL Kerugian Operasional Operational Losses General Ledger every
setiap bulannya untuk memastikan pembukuan month to ensure that the bookkeeping of
Kerugian Operasional yang dilakukan oleh Unit Operational Losses carried out by the Work
Kerja telah sesuai dengan peruntukannya, Unit is in accordance, building Loss data
membangun data Kerugian Operasional Operations as an implementation of
sebagai pendukung perhitungan ATMR Risiko Operational Risk RWA calculations using the
Operasional dengan metode Pendekatan Standardized Approach method based on the
Standar yang diterapkan berdasarkan Surat Financial Services Authority and provides an
Edaran Otoritas Jasa Keuangan dan overview to the Work Unit of the Operational
memberikan gambaran kepada Unit Kerja Losses that occur, to become a lesson
terhadap Kerugian Operasional yang terjadi, learned.
untuk menjadi lesson learned.
Bank telah memiliki Kebijakan Business The Bank has a Business Continuity
Continuity Management (BCM) yang secara Management (BCM) Policy which that
komprehensif bertujuan untuk menangani comprehensively aims to address various
berbagai gangguan/bencana alam, non-alam, disruptions/natural, non-natural, and social
dan sosial seperti kebakaran, gempa bumi, disasters e.g. fires, earthquake, flood,
banjir, demonstrasi, dan lain-lain. Kebijakan ini demonstrations, and others. This policy was
disusun untuk menjamin kegiatan operasional developed is designed to ensure that Bank’s
bisnis dan sumber daya kritikal Bank tetap business operations and the Bank’s critical
dapat berfungsi walaupun terjadi resources can continue to still function despite
gangguan/bencana atau membangun the disruptions/disasters or to build resilience,
resiliensi (ketahanan) dan kemampuan and the ability to respond to effectively respond
untuk memberi respon secara efektif terhadap to a disaster conditions situation in order to
suatu kondisi bencana guna melindungi protect the interests of the stakeholders, and
151
Page 557
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
kepentingan para stakeholders, reputasi dan the reputation and the good name of the
nama baik Bank. Bank’s name.
Di dalam komponen BCM, Bank menyusun In Business Continuity Management (BCM)
Continuity Plan guna memastikan component, the Bank arrange Continuity Plan
kelangsungan operasional perusahaan dalam to ensure the continuity of the company
menghadapi krisis. Pada dasarnya, Continuity operational amidst crisis. Basically continuity
Plan ini dirancang sebagai posisi pencegahan plan designed as a preventive position, where
(preventif), dimana bencana dapat timbul disaster may arise any time that makes
sewaktu-waktu sehingga proses bisnis business process stranded. Continuity Plan
terhambat. Strategi Continuity Plan telah diuji strategy have been tested and works well in
dan berjalan dengan baik ketika menghadapi this Covid-19 pandemic situation, on both
pandemi Covid-19, bencana sosial, dan social and natural disasters.
bencana alam.
Untuk melengkapi hal di atas, Bank juga telah On the other hand, Bank also has emergency
memiliki prosedur tanggap darurat terkait procedure related to life safety in the condition
keselamatan jiwa pada kondisi krisis serta of crisis and Disaster Recovery Center (DRC)
Disaster Recovery Center (DRC) sebagai as the Bank IT Recovery Center to assure the
Pusat Recovery Teknologi Informasi Bank continuity of the Bank’s operations if the
apabila terjadi gangguan infrastruktur pada infrastructure of the data center at Head Office
data center di Kantor Pusat. Guna memastikan is disrupted. To ensure DRC readiness, the
kesiapan DRC, Bank menyelenggarakan uji Bank has been doing the periodically test.
coba secara periodik.
Bank mengembangkan Operational Risk The Bank developed an Operational Risk
Management System (ORMS) dalam rangka Management System (ORMS) as an
penyempurnaan tools yang telah ada. ORMS improvement of the existing tools. ORMS
memiliki tiga modul yakni Risk Control Self comprises three modules: Risk Control Self
Assessment (RCSA), Risk Event Database Assessment (RCSA), Risk Event Database
(RED) dan Key Risk Indicator (KRI). (RED), and Key Risk Indicator (KRI). Further
Selanjutnya, akan dilakukan pengembangan ini enhancements of these three tools will be
akan dilakukan pada ketiga tools tersebut pada integrated into the Operational Risk Web Links
aplikasi Operational Risk Web Links (OWL). (OWL) application.
RCSA digunakan untuk membantu risk owner RCSA is utilized to assist risk owners to
dalam melakukan proses manajemen risiko manage the operational risk management
operasional yang mencakup identifikasi dan process, which involves the identification and
pengukuran efektivitas control terhadap risiko effective control measurement of operational
operasional secara mandiri yang bersifat risk independently, in a predictive and
prediktif dan preventif. Sedangkan RED preventive manner. Meanwhile RED is a tool
merupakan tool yang berfungsi sebagai that functions as a risk events database, which
database peristiwa risiko, yang digunakan is used for Bank’s learning data. Furthermore
untuk data pembelajaran Bank. Selanjutnya, KRI, a helping tool which gives earlier
KRI adalah alat bantu yang memberikan information regarding symptoms and risks
informasi secara dini mengenai gejala maupun which have inclining trend.
risiko yang trennya menunjukkan peningkatan.
Saat ini, bentuk implementasi Key Risk The current implementation of Key Risk
Indicator (KRI) terdapat pada penyusunan Indicators (KRI) includes quarterly risk profile
laporan profil risiko Kantor Cabang dan Kantor reporting for Branch Offices and Regional
Regional secara triwulan dan infografis secara Offices, supplemented by monthly
bulanan. infographics.
Komite Produk yang dibentuk telah The Product Committee that has been
dioptimalkan fungsinya, yakni selain established has optimized its functions, namely
mengidentifikasi dan memitigasi risiko yang in addition to identifying and mitigating the
152
Page 558
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
melekat pada produk dan aktivitas baru, juga risks inherent in new products and activities, it
melakukan evaluasi terhadap kinerja produk- also evaluates the performance of products
produk yang telah diluncurkan. that have already been launched.
Guna memudahkan langkah-langkah mitigasi In order to ease steps to mitigate product risks
risiko produk oleh Unit Kerja terkait, Bank telah by related units, the Bank has developed risk
menyusun pedoman pengelolaan risiko untuk management guidance for bank products.
produk bank tertentu, antara lain certain products, among others,
bancassurance dan reksa dana. bancassurance and mutual funds.
Bank juga melakukan pengukuran dan The Bank also conducts measurement and
pelaporan secara periodik ke Otoritas Jasa reporting to the Financial Services Authority
Keuangan mengenai pengelolaan risiko periodically on operational risk management
operasional yang mengacu kepada parameter based on operational risk parameters Bank
risiko operasional dalam Penilaian Tingkat Soundness Assessment (BSA) using risk
Kesehatan Bank (PTKB) dengan menggunakan approach (Risk-based Bank Ratings/RBBR)
pendekatan risiko (Risk-based Bank which consists of 2 parts:
Rating/RBBR) yang terdiri dari 2 bagian, yaitu:
1. Risiko Inheren 1. Inherent Risk
• Karakteristik dan Kompleksitas Bisnis • Characteristic and Complexity of
Business
• Sumber Daya Manusia • Human Resources
• Teknologi dan Infrastruktur Pendukung • Technology and Supporting
Infrastructure
• Fraud • Fraud
• Kejadian Eksternal • External Event
2. Kualitas Penerapan Manajemen Risiko 2. Risk Management Quality
• Tata Kelola Risiko • Risk Governance
• Kerangka Manajemen Risiko • Risk Management Framework
• Proses Manajemen Risiko, Sistem • Risk Management Process, Information
Informasi, dan SDM System, and Human Resources
• Sistem Pengendalian Risiko • Risk Control System
Disisi lain, untuk pengukuran risiko yang terkait On the other hand, for the measurement of risk
dengan perhitungan Aset Tertimbang Menurut related to the calculation of Risk-Weighted
Risiko (ATMR) atas Risiko Operasional, mulai Assets (RWA) for Operational Risk, Starting in
triwulan pertama tahun 2023, Bank sudah the first quarter of 2023, the Bank has
mengimplementasikan metode Pendekatan implemented the Standardized Approach in
Standar sesuai SEOJK No. 6/SEOJK.03/2020 accordance with SEOJK Regulation No.
yang dilaporkan setiap awal tahun. 6/SEOJK.03/2020.
Sementara itu, Bank juga memperkuat Meanwhile, the Bank also strengthens its
pengendalian internal melalui forum internal controls through the Internal Control
pengendalian internal dengan melakukan rapat Forum by conducting meetings to discuss
untuk membahas isu-isu Risiko Operasional material Operational Risk issues so that these
yang material agar risiko-risiko tersebut dapat risks can be identified and mitigated early.
dikendalikan secara dini.
Sebagai bentuk pengawasan aktif Direksi atas As a form of active supervision by the Board of
implementasi Kualitas Penerapan Manajemen Directors on the implementation Quality of
Risiko Operasional, Bank telah Operational Risk Management, the Bank has
menyelenggarakan Operational Risk held Operational Risk Governance Meetings at
Governance Meeting di tingkat Bank yang the Bank level with the main objective of
tujuan utamanya adalah untuk mengidentifikasi identifying and managing the Bank’s key risks.
dan mengelola risiko utama Bank. Hasil The results of the Governance Meeting are
Governance Meeting ini di-monitor secara monitored regularly.
berkala.
153
Page 559
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
g. Risiko TI dan Siber g. IT and Cyber Risk
Bank telah memiliki Kebijakan Manajemen Bank has an Information Technology Risk
Risiko Teknologi Informasi dan Siber dan juga Management Policy and also in Cyber Security
Kebijakan Ketahanan dan Keamanan Siber and Resilience Policy in accordance with the
sesuai dengan regulasi terbaru yang dapat latest regulations which can be used as a
digunakan sebagai acuan dalam melakukan reference in implementing risk management for
penerapan manajemen risiko terhadap the use of Information Technology Services
penggunaan Layanan Teknologi Informasi di within the Bank.
dalam lingkungan Bank.
Selain itu, Bank telah melakukan pengkajian In addition, the Bank has conducted a risk
risiko dan memastikan kontrol yang efektif assessment and ensured effective controls in
dalam sistem pengendalian internal yang an adequate internal control system to
memadai untuk meminimalisir risiko inheren minimize inherent and residual risks and their
dan residual serta dampaknya dalam impact in the management and use of
pengelolaan dan penggunaan Layanan Information Technology Services.
Teknologi Informasi.
Bank, melalui divisi IT and Cyber Risk Bank through the IT and Cyber Risk
Management, sebagai fungsi pertahanan lini Management division, as a second line of
kedua, menjalankan fungsi konsultasi dan defence, conduct advisory and communication
komunikasi dengan unit bisnis dan atau unit functions with business units and or support
support yang ada di dalam first line of defense units in first line of defense related to risk
terkait dengan pengelolaan risiko penggunaan management in the use of Information
Layanan Teknologi Informasi. Technology Services.
Sebagai upaya Bank di dalam mengelola risiko As part of the Bank's efforts to manage data
keamanan dan informasi serta privasi data privacy, security and information risks
secara tepat dan efektif, Bank telah appropriately and effectively, the Bank has
menerapkan dan mendapatkan dua sertifikasi adopted and acquired ISO 27001:2013
standar internasional ISO 27001:2013 tentang international standard certification for
Sistem Manajemen Keamanan Informasi Information Security Management Systems
(SMKI) dan ISO 27701:2019 tentang Sistem (ISMS) and also ISO 27701:2019 Privacy
Manajemen Privasi Informasi. Dalam ISO Information and Management System (PIMS).
27001, Bank dipersyaratkan untuk selalu According to ISO 27001, Banks are required to
membangun, menerapkan, memelihara serta develop, implement, maintain and continuously
terus meningkatkan sistem manajemen improve information security management
keamanan informasi sesuai cakupannya. systems within its scope. In addition, ISO/IEC
Sedangkan ISO 27701 merupakan ekstensi 27701 serves as an extension of ISO/IEC
dari ISO 27001 yang bertujuan untuk 27001 and is intended to support the Bank in
membantu Bank dalam mengelola data pribadi managing personal data as well as ensuring
dan juga memastikan bahwa Bank patuh the Bank’s compliance with data protection
terhadap regulasi perlindungan data. regulations.
Bank juga membangun kesadaran sehubungan Bank also raise Information Technology and
Manajemen Risiko Teknologi Informasi dan Cyber Risk Management awareness for all
Siber bagi seluruh karyawan yang mencakup, employees which includes Information
Risiko Teknologi dan Keamanan Informasi Technology and Security Risk including Cyber
termasuk Risiko Siber melalui berbagai media Risk via various communication media, such
komunikasi, antara lain: e-learning, mail blast, as e-learning, e-mail blast, desktop wallpaper
Mega Employee Mobile (MEMo), Mega Web, for PCs/laptops, Informasi Teknologi Risk dan
wallpaper PC/laptop, buletin Informasi Ketahanan Siber (INTERAKSI) bulletin, and
Teknologi Risk dan Ketahanan Siber online training for ISO 27001.
(INTERAKSI), dan pelatihan online terkait ISO
27001.
154
Page 560
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Bank juga telah melakukan pengujian Bank also conducted cybersecurity testing
keamanan siber berdasarkan analisis based on vulnerability analysis to identify the
kerentanan untuk melihat titik lemah dari sistem the Bank's system’s weaknesses, namely by
Bank, yaitu dengan pelaksanaan vulnerability conduct a vulnerability assessment followed by
assesment yang dilanjutkan dengan penetration testing.
penetration testing.
Bank juga melakukan pengujian keamanan Bank also carried out cyber security testing
siber berdasarkan skenario untuk memvalidasi based on scenarios to validate the
proses penanggulangan dari potensi ancaman countermeasures process for potential cyber
siber dan pemulihan terhadap adanya potensi threats and recovery against potential cyber
insiden siber, yaitu dengan melakukan Table- incidents, specifically by performing conducting
Top Exercise untuk menilai kesiapan Bank a Table-Top Exercise to assess the Bank’s
dalam merespons insiden siber dan Social preparedness in responding to cyber incidents
Engineering Exercise yang berupa simulasi and a Social Engineering Exercise in the form
email phishing kepada seluruh karyawan Bank. of a phishing email simulation to all Bank
Simulasi spear-phishing email telah dilakukan employees. Spear-phishing email simulations
secara berkala sejak November 2024 hingga have been conducted on a regular basis since
Juni 2025. Berdasarkan hasil simulasi tersebut, November 2024 until June 2025. Based on the
dilakukan learning awareness secara targeted outcomes of these simulations, targeted
dalam bentuk kuis gamifikasi yang disampaikan awareness learning has been implemented in
melalui aplikasi web, khususnya bagi karyawan the form of a gamified quiz, delivered via a web
yang teridentifikasi memiliki risiko paparan application, specifically for employees
Moderate hingga High. Tujuan utama dari identified as having Moderate to High-risk
inisiatif ini adalah untuk meningkatkan exposure. The primary objective of this
kemampuan karyawan dalam mengenali dan initiative is to enhance their ability to recognize
membedakan karakteristik umum pada email and distinguish common phishing email
phishing, sehingga dapat mengurangi potensi characteristics, thereby mitigating potential
risiko siber berdasarkan sudut pandang faktor cyber risks from the human factor perspective.
kesalahan manusia. Selain itu, Bank juga telah Additionally, the Bank has carried out a
melakukan thematic review terhadap parameter comprehensive thematic review of the security
keamanan pada platform analitik ancaman parameters within the cyber threat analytics
siber secara aktif dan real-time yang platform, which operates actively and in real
terintegrasi dengan file APK Mobile Banking time and is integrated with the Mobile Banking
terus dimonitor dan dievaluasi untuk APK file, are continuously monitored and
memastikan kesesuaian serta efektivitasnya evaluated to ensure their adequacy and
dalam mencegah potensi serangan dan effectiveness in preventing potential cyber-
ancaman siber pada aplikasi Mobile Banking attacks and threats on the Mobile Banking
yang terpasang pada perangkat nasabah. application installed on customers’ devices.
Untuk meningkatkan keamanan dan To enhance the security and confidentiality of
kerahasiaan data Nasabah, Bank saat ini telah customer data, Bank has conducted an
melakukan implementasi dan webinar implementation of the Clear Desk and Clear
sosialisasi terhadap Kebijakan Clear Desk dan Screen Policy, requiring all employees to be
Clear Screen (CDCS). Setiap karyawan responsible for maintaining a clean work area,
diwajibkan untuk bertanggung jawab dalam securely storing confidential documents, and
menjaga kebersihan area kerja, dalam turning off computer screens when not in use.
menyimpan dokumen rahasia di tempat yang This policy aims to protect sensitive
aman, dan mematikan layar komputer ketika information, increasing information security
tidak digunakan. Tujuan dari kebijakan ini awareness and to reduce potential risks such
adalah untuk untuk melindungi informasi as the loss of confidential documents and
sensitif, meningkatkan kesadaran keamanan unauthorized access.
informasi, dan mengurangi potensi risiko
seperti kehilangan dokumen rahasia dan akses
yang tidak sah.
155
Page 561
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Bank memiliki Kebijakan IT Risk Tools yang The Bank possesses an IT Risk Tools Policy,
merupakan panduan bagi unit kerja IT Risk which serves as a guideline for the IT Risk unit,
sebagai fungsi second line of defense Bank acting as the Bank's second line of defense in
dalam melakukan proses identifikasi, the processes of identifying, measuring,
pengukuran, pemantauan, dan pengendalian monitoring, and controlling IT usage risks. This
risiko penggunaan TI serta dalam rangka policy aims to achieve effective IT risk
mencapai tujuan pengelolaan risiko TI yang management objective. The Bank has also
efektif. Bank juga telah mengkinikan ketentuan revised its internal policy on IT and Cyber risk
internal terkait risiko TI dan Siber. management.
Bank juga telah melakukan penilaian secara The Bank has performed a self-assessment of
mandiri terhadap tingkat maturitas keamanan its cybersecurity and digital maturity level,
siber dan tingkat maturitas digital sesuai adhering to regulatory guidelines. This
dengan ketentuan regulator yang berlaku dan assessment has been incorporated into the
disampaikan kepada Regulator sebagai bagian Bank's most recent IT condition report
dari laporan kondisi terkini penyelenggaraan TI provided to the Regulator.
Bank.
Dalam Penilaian Tingkat Kesehatan Bank In Risk-Based Bank Rating, the Bank has
(PTKB), Bank telah menambahkan aspek risiko included cybersecurity risks as part of the
siber sebagai bagian dari profil risiko operational risk profile associated with the use
operasional terkait penggunaan Teknologi of Information Technology (IT). These aspects
Informasi (TI). Aspek tersebut mencakup encompass the utilization of up-to-date
penggunaan antivirus Endpoint Detection and antivirus Endpoint Detection and Response
Response (EDR) Bank berdasarkan jumlah (EDR) software, the frequency of cyber-
versi yang ter-update, frekuensi serangan attacks, and the impact of cyber incidents.
siber, dan dampak insiden siber. Selain itu, Furthermore, the Bank conducts continuous
Bank melakukan pemantauan berkelanjutan monitoring of outstanding vulnerability
terhadap temuan vulnerability assessment assessment findings within the Mobile Banking
pada aplikasi Mobile Banking yang belum application as part of strengthening its
ditindaklanjuti, sebagai bagian dari penguatan information security governance. This
tata kelola keamanan informasi. Langkah ini measurement will assist the Bank in monitoring
akan membantu Bank dalam melakukan the vulnerability of the IT systems to threats
pemantauan terhadap kerentanan sistem TI and cyber-attacks.
terhadap ancaman dan serangan siber.
Sebagai bagian dari komitmen Bank dalam As part of the Bank’s commitment to enhance
memperkuat ketahanan siber, Bank secara cyber resilience, the Bank proactively conducts
aktif melakukan kegiatan cyber patrol untuk cyber patrols to enable early detection and
mendeteksi secara dini dan memantau potensi continuous monitoring of potential misuse of its
penyalahgunaan aset digital milik Bank, Bank’s digital assets, including account
termasuk nomor akun, nomer rekening, situs numbers, bank accounts, websites, social
web, media sosial, dan logo resmi Bank. media platforms, and official logos. This
Inisiatif ini sekaligus merupakan bentuk initiative also serves to fulfill regulatory
pemenuhan terhadap ketentuan pelaporan reporting requirements set by Bank Indonesia
yang ditetapkan oleh regulator, dalam hal ini concerning the misuse of such assets. In
Bank Indonesia, terkait indikasi addition, the Bank has established a Cyber
penyalahgunaan aset-aset tersebut. Selain itu, Resilience and Security Forum involving the
Bank juga telah membentuk Forum Ketahanan first line, second line, and third line. The forum
dan Keamanan Siber yang melibatkan lini forms part of the Bank’s governance, risk
pertama, lini kedua, dan lini ketiga. Forum ini management, and internal control framework in
merupakan bagian dari kerangka kerja tata supporting the planning, implementation,
kelola, manajemen risiko, dan pengendalian monitoring, and continuous improvement of
internal Bank dalam mendukung proses information and cyber security within the Bank.
perencanaan, implementasi, pemantauan, dan
peningkatan berkelanjutan terkait keamanan
informasi dan siber di dalam Bank.
156
Page 562
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
46. Manajemen Modal dan Rasio Kewajiban 46. Capital Management And Minimum
Penyediaan Modal Minimum Required Capital Adequacy Ratio (CAR)
Dalam pengelolaan modal, Bank diwajibkan In capital management, the Bank is required to
untuk menjaga dan menguatkan posisi modal maintain and strengthen the capital position
yang mendukung pertumbuhan bisnis serta that supports business growth and maintains
menjaga kepercayaan investor, deposan, the confidence of investors, depositors,
pelanggan, dan pasar sebagaimana tercermin customers and the market as reflected in the
dari implementasi POJK No.11/POJK/03/2016 implementation of POJK No.11/POJK/03/2016
tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum regarding Minimum Capital Adequacy
untuk Bank Umum sebagaimana diubah Requirement for Commercial Banks as latest
terakhir kali melalui POJK No. 27 tahun 2022 amended with POJK No. 27 year 2022 is
diungkapkan pada Catatan 49f. disclosed in Note 49f.
47. Analisis Kualitas Kredit 47. Credit Quality Analysis
Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian Measurement of Expected Credit Losses
Peningkatan Risiko Kredit secara Signifikan Significant Increase in Credit Risk
Ketika menentukan apakah risiko gagal bayar When determining whether the risk of default
pada instrumen keuangan telah meningkat on financial instruments has increased
secara signifikan sejak pengakuan awal, Bank significantly since initial recognition, the Bank
mempertimbangkan informasi yang wajar dan considers reasonable and supported relevant
terdukung, serta relevan yang tersedia tanpa information that is available without excessive
biaya atau upaya yang berlebihan. Hal tersebut costs or efforts. This includes quantitative and
mencakup informasi dan analisis kuantitatif dan qualitative information and analysis, based on
kualitatif, berdasarkan pengalaman historis dan historical experience and credit expert
penilaian pakar kredit dan termasuk perkiraan assessments and including forward-looking
masa depan (forward-looking). estimates.
Tujuan dari penilaian ini adalah untuk The purpose of this assessment is to identify
mengidentifikasi apakah peningkatan risiko whether a significant increase in credit risk of
kredit secara signifikan atas eksposur telah exposure has occurred by comparing:
terjadi dengan membandingkan:
• Probability of default (PD) atas umur tersisa • Probability of default (PD) for the remaining
pada tanggal pelaporan; dengan age at the reporting date; with
• Probability of default (PD) atas umur tersisa • Probability of default (PD) for the estimated
yang di estimasi pada saat pengakuan awal remaining age at initial recognition of the
eksposur (jika relevan, disesuaikan dengan exposure (if relevant, adjusted for change in
perubahan ekspektasi pembayaran dimuka). expectations of prepayment).
Bank menggunakan kriteria berikut dalam Bank use these criteria for determining
menentukan apakah peningkatan risiko kredit whether there has been a significant increase
secara signifikan atas eksposur telah terjadi: in credit:
• Pengujian kuantitatif berdasarkan • Quantitative test based on movement in
perubahan probability of default (PD) probability of default (PD)
• Indikator kualitatif • Qualitative indicators
• Tertunggak lebih dari 30 hari • A backstop of 30 days past due
Credit Risk Grades Credit Risk Grades
Bank mengalokasikan setiap eksposur ke credit The Bank allocated each exposure to credit
risk grades berdasarkan variasi data yang risk grades based on a variety of data that is
ditentukan untuk memprediksi risiko gagal determined to predict the risk of default and
bayar dan menerapkan pengalaman atas apply credit experience judgement. Credit risk
kredit. Credit risk grades ditetapkan grades are determined using qualitative and
menggunakan faktor kualitatif dan kuantitatif quantitative factors that can indicate the risk of
157
Page 563
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
yang dapat mengindikasikan risiko gagal bayar. default. These factors vary depending on the
Faktor-faktor ini bervariasi tergantung pada nature of the exposure and the type of
sifat eksposur dan jenis peminjam. borrower.
Credit risk grades ditetapkan dan dikalibrasi Credit risk grades are determined and
sedemikian rupa sehingga risiko terjadinya calibrated in such a way that the risk of default
gagal bayar meningkat secara eksponensial is increasing exponentially as credit risk rating
seiring dengan penurunan rating risiko kredit, decreases, for example, the difference
sebagai contoh, selisih antara credit risk rating between credit risk rating grades 1 and 2 is
grades 1 dan 2 lebih kecil dari pada selisih smaller than the difference between credit risk
antara credit risk rating grades 2 dan 3. rating grades 2 and 3.
Setiap eksposur dialokasikan ke credit risk Each exposure is allocated to credit risk
grades pada pengakuan awal berdasarkan grades at initial recognition based on available
informasi yang tersedia tentang peminjam. information about the borrower. This exposure
Eksposur ini dipantau secara berkelanjutan, is monitored on an ongoing basis, and may
dan dapat mengakibatkan eksposur result in the exposure being moved to a
dipindahkan ke credit risk grades yang different credit risk grade. Monitoring uses
berbeda. Pemantauan menggunakan informasi information about debtor payments which is
tentang ketepatan pembayaran yang biasanya usually supported by data such as financial
didukung data-data seperti laporan keuangan, reports, use of credit facilities and estimates of
penggunaan fasilitas kredit dan estimasi economic conditions.
kondisi ekonomi.
Penentuan Struktur Probability of Default Determination of the Probability of Default
Structure
Credit risk grades adalah input utama dalam Credit risk grades are the main input in
penentuan struktur PD term structure atas determining the PD term structure of the
eksposur. Bank mengumpulkan informasi exposure. The Bank collects performance and
kinerja dan gagal bayar tentang eksposur risiko default information about credit risk exposures,
kredit yang dianalisis berdasarkan jenis produk which are analyzed by product and borrower
dan peminjam serta penilaian risiko kredit. type as well as credit risk assessment. For
Untuk beberapa portofolio terutama produk some portfolios especially treasury products,
treasury, informasi yang dibeli dari penilai kredit information purchased from external credit
eksternal juga digunakan. assessors is also used.
Bank menggunakan model statistik untuk The Bank uses a statistical model to analyze
menganalisis data yang dikumpulkan dan the collected data and produce an estimate of
menghasilkan perkiraan probability of default the probability of default (PD) for the remaining
(PD) atas umur tersisa dan bagaimana hal ini life and how this is expected to change as a
diperkirakan akan berubah sebagai akibat dari result of the passage of time.
berlalunya waktu.
Analisis ini mencakup identifikasi dan kalibrasi This analysis includes the identification and
hubungan antara perubahan tingkat gagal calibration of the relationship between changes
bayar dan perubahan dalam faktor-faktor in default rates and changes in key
makroekonomi utama pada risiko gagal bayar. macroeconomic factors on the risk of default.
Untuk sebagian besar eksposur, indikator For most exposures, the main macroeconomic
makroekonomi utama meliputi: pertumbuhan indicators include: GDP growth, benchmark
PDB, suku bunga acuan dan tingkat interest rates and the unemployment rate.
pengangguran.
Penentuan Terjadinya Peningkatan Risiko Determination of Significant Increase in
Kredit secara Signifikan Credit Risk
Bank menggunakan sejumlah kriteria untuk The Bank uses several criteria for determining
menentukan telah terjadi peningkatan risiko that credit risk has increased significantly.
kredit secara signifikan.
158
Page 564
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Kriteria tersebut ditetapkan menggunakan The criteria are determined using qualitative
faktor kuantitatif dan kualitatif termasuk and quantitative factors including determination
penentuan berdasarkan status hari tunggakan based on arrear day status that can indicate
yang dapat mengindikasikan telah terjadi significant increase in credit risk since initial
peningkatan risiko kredit yang signifikan recognition.
terhadap saat awal diberikan.
Bank dimungkinkan menggunakan penilaian The Bank can also use the judgment of credit
dari analis kredit dan pengalaman historis yang analysts and, if possible, relevant historical
relevan, dalam menentukan bahwa eksposur experience, in determining that the exposure
mungkin saja telah mengalami peningkatan may have experienced a significant increase in
risiko kredit yang signifikan berdasarkan credit risk based on certain qualitative
indikator kualitatif tertentu yang dianggap dapat indicators that are considered to indicate the
mengindikasikan hal tersebut dimana effects may not be fully reflected in quantitative
pengaruhnya mungkin belum sepenuhnya analysis.
tercermin pada saat dilakukan analisis
kuantitatif.
Bank menentukan bahwa peningkatan risiko The Bank determines that a significant
kredit secara signifikan belum terjadi apabila increase in credit risk has not occurred if it is
masih kurang dari 30 hari tunggakan. Hari still less than 30 days in arrears. Arrear days
tunggakan ditentukan dengan menghitung are determined by counting the number of
jumlah hari sejak tanggal jatuh tempo awal days from the initial due date where full
dimana pembayaran penuh belum diterima. payment has not been received.
Bank memantau efektivitas kriteria yang The Bank monitors the effectiveness of the
digunakan dalam mengidentifikasi peningkatan criteria used in identifying significant increases
risiko kredit yang signifikan dengan cara reviu in credit risk by periodic review.
berkala.
Modifikasi Aset Keuangan Modification of Financial Assets
Ketentuan kontraktual pinjaman dapat Loan contractual terms can be modified for a
dimodifikasi untuk beberapa alasan, termasuk number of reasons, including changes in
perubahan kondisi pasar, retensi pelanggan market conditions, customer retention and
dan faktor-faktor lain yang tidak terkait dengan other factors not related to the current credit
penurunan kredit saat ini. Pinjaman yang decline. Loans with modified contractual terms
ketentuan kontraktualnya dimodifikasi dapat can cause the initial loan to be derecognized
menyebabkan pinjaman awal dihentikan and recognized the modified loan as a new
pengakuannya dan pinjaman hasil modifikasi loan at fair value.
diakui sebagai pinjaman baru pada nilai wajar.
Ketika ketentuan kontraktual pinjaman When the contractual terms of the loan are
dimodifikasi dan tidak mengakibatkan modified and do not result in termination of
penghentian pengakuan, penentuan terjadinya recognition, determining the occurrence of a
peningkatan risiko kredit secara signifikan significant increase in credit risk is done by
dilakukan dengan cara membandingkan: comparing:
• Sisa PD sepanjang umur pada tanggal • PD remainder life at reporting date based
pelaporan berdasarkan ketentuan yang on modified provision; with
dimodifikasi; dengan
• Sisa PD sepanjang umur yang diestimasi • Residual PD throughout the estimated age
berdasarkan data pada saat pengakuan based on data at initial recognition and
awal dan ketentuan kontraktual awal. initial contractual provisions.
Definisi Gagal Bayar (Default) Definition of Failed Payment (Default)
Bank menganggap aset keuangan dalam The Bank considers financial assets as default
keadaan default/gagal bayar ketika: when:
159
Page 565
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
• Debitur telah melewati jatuh tempo lebih dari • The debtors have past due more than 90
90 hari atas kewajiban kredit material days for any material credit obligations to
apapun kepada Bank. the Bank.
Dalam menilai apakah debitur dalam keadaan In assessing whether a debtor is in default, the
default/gagal bayar, Bank mempertimbangkan Bank considers the following indicators:
indikator berikut:
• Kualitatif seperti pelanggaran persyaratan • Qualitative such as violations of the terms
perjanjian (covenants); of the agreement (covenants);
• Kuantitatif seperti status tunggakan; dan • Quantitative such as arrears status; and
• Berdasarkan data yang dikembangkan • Based on data developed internally and
secara internal dan diperoleh dari sumber obtained from external sources.
eksternal.
Input, Asumsi, dan Teknik yang digunakan Inputs, Assumptions, and Techniques used
dalam mengestimasi penurunan nilai. in estimating impairment.
Penggunaan informasi perkiraan masa Use of forward-looking information
depan (forward-looking)
Bank menggunakan informasi forward-looking The Bank uses forward-looking information in
dalam menilai apakah telah terjadinya assessing whether there has been a significant
peningkatan risiko kredit secara signifikan dan increase in credit risk and measurement of
pengukuran kerugian kredit ekspektasian. expected credit losses. Based on advice from
Berdasarkan saran dari Komite Manajemen the Risk Management Committee and
Risiko dan pertimbangan berbagai informasi consideration of various actual information and
aktual dan perkiraan eksternal, Bank external forecast, the Bank formulated a base
merumuskan pandangan dasar (base case) case for the movement of relevant economic
tentang pergerakan variabel ekonomi yang variables in future as well as forecasts of other
relevan dimasa depan serta perkiraan skenario possible scenarios. This process involves
lain yang mungkin terjadi. Proses ini meliputi developing two or more additional economic
pengembangan dua atau lebih skenario scenarios and considering the relative
ekonomi tambahan dan mempertimbangkan probabilities of the possible outputs. External
probabilitas relatif dari keluaran (output) yang information includes economic data and
mungkin. Informasi eksternal mencakup data estimateds published by, such as government
ekonomi dan perkiraan yang diterbitkan oleh, agencies and selected private sector analysts.
seperti badan pemerintah dan analis sektor
swasta.
Pandangan dasar (base case) mencerminkan The base case reflects the output with the
keluaran dengan probabilitas yang paling highest probability. Another scenario, reflects
tinggi. Skenario yang lain, mencerminkan more optimistic outputs and more pessimistic
keluaran yang lebih optimis dan keluaran yang outputs.
lebih pesimis.
Skenario ekonomi yang dirumuskan The economic scenario is formulated using the
menggunakan kisaran indikator utama berikut: following range of key indicators:
2025 2026
Tingkat pengangguran/Unemployment Kisaran antara 4.50% hingga 5.50%/ Kisaran antara 4.50% hingga 5.50%/
Range between 4.50% to 5.50% Range between 4.50% to 5.50%
Suku bunga/Interest rates Kisaran antara 5.00% hingga 6.00%/ Kisaran antara 4.75% hingga 5.75%/
Range between 5.00% to 6.00% Range between 4.75% to 5.75%
Inflasi/Inflaton rate Kisaran antara 1.50% hingga 3.50%/ Kisaran antara 1.50% hingga 3.50%/
Range between 1.50% to 3.50% Range between 1.50% to 3.50%
Brent Oil Price Kisaran antara USD 70 hingga USD 95/ Kisaran antara USD 70 hingga USD 95/
Range between USD 70 to USD 95 Range between USD 70 to USD 95
160
Page 566
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian Measurement of Expected Credit Loss
Input utama dalam pengukuran kerugian kredit The main inputs in measuring expected credit
ekspektasian adalah variabel berikut: loss are the following variables:
• Probability of default (PD) • Probability of default (PD)
• Loss of given default (LGD) • Loss of given default (LGD)
• Exposure at default (EAD) • Exposure at default (EAD)
Parameter ini umumnya berasal dari model These parameters generally come from
statistik yang dikembangkan secara internal statistical models that are developed internally
dan data historis lainnya. Parameter ini and other historical data. This parameter is
disesuaikan untuk mencerminkan informasi adjusted to reflect forward-looking information.
forward-looking.
Estimasi PD adalah estimasi pada tanggal PD estimation is an estimate on a certain date,
tertentu, yang dihitung berdasarkan model which is calculated based on a statistical
peringkat statistik, dan dinilai menggunakan ranking model, and is assessed using a rating
rating yang disesuaikan dengan berbagai that is adjusted to various categories of
kategori dari debitur dan eksposur. Model debtors and exposures. This statistical model
statistik ini didasarkan pada data yang disusun is based on data compiled internally consisting
secara internal yang terdiri dari faktor kuantitatif of quantitative and qualitative factors.
dan kualitatif.
LGD adalah besarnya kerugian jika terjadi LGD is the amount of loss if there is a default.
gagal bayar. Parameter LGD diestimasi secara LGD parameters are historically estimated
historis berdasarkan tingkat pemulihan atas based on the level of recovery of claims
klaim terhadap debitur yang gagal bayar. Model against debtors who default. The LGD model
LGD mempertimbangkan jaminan dan biaya considers collateral and the cost of recovering
pemulihan setiap jaminan yang merupakan any collateral that is an integral part of a
bagian integral dari aset keuangan. financial asset.
EAD merepresentasikan estimasi eksposur jika EAD represents the estimated exposure in
terjadi gagal bayar. EAD suatu aset keuangan case of default. EAD of a financial asset is the
adalah jumlah tercatat bruto. Untuk komitmen gross carrying amount. For loan commitments
pinjaman dan jaminan keuangan, EAD and financial guarantees, EAD includes the
mencakup jumlah yang telah ditarik, serta amount that has been withdrawn, as well as
jumlah potensial di masa depan yang akan potential future amounts to be withdrawn,
ditarik, yang diestimasi berdasarkan which are estimated based on historical
pengamatan historis dan perkiraan observations and forward-looking estimates.
berwawasan ke depan (forward-looking).
Ketika pemodelan parameter dilakukan secara When parameter modeling is done collectively,
kolektif, instrumen keuangan dikelompokkan financial instruments are Banked according to
berdasarkan kesamaan karakteristik risiko yang the similarity of risk characteristics which
meliputi: include:
• Jenis instrumen; • Type of instrument;
• Peringkat risiko kredit; • Credit risk rating;
• Jenis agunan; • Type of collateral;
• Tanggal pengakuan awal; • Date of initial recognition;
• Sisa waktu jatuh tempo. • Remaining due date.
161
Page 567
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
a. Analisis risiko kredit berdasarkan internal a. Credit risk analysis based on internal
rating grades diungkapkan pada rating grades is disclosed in Note 49g.
Catatan 49g.
Cadangan kerugian kredit untuk aset Allowance for credit losses for financial
keuangan yang diklasifikasikan pada nilai assets classified as fair value through
wajar melalui penghasilan komprehensif other comprehensive income is not
lain tidak diakui pada laporan posisi recognized in the statement of financial
keuangan karena nilai tercatat aset position because the carrying value of the
keuangan tersebut adalah nilai wajar. financial assets is fair value.
b. Analisis risiko kredit berdasarkan b. Credit risk analysis based on probability of
probability of default: default:
31 Desember/December 31, 2025
Kerugian Kredit Kerugian
Sepanjang Kredit
Umurnya Sepanjang
Tidak Umurnya
Mengalami Mengalami
Kerugian Penurunan Penurunan
Kredit Nilai/ Nilai/
Ekspektasian Lifetime Lifetime
12 Bulan/ ECL not ECL-Credit Jumlah/
12-Month ECL Credit-Impaired Impaired Total
Kredit yang diberikan yang
diukur pada biaya perolehan
yang diamortisasi/Loans at
measured amortized cost
Kredit Non Bank/Loan from
Non-Bank
0.66% - 4.10% 61,996,317 1,071,132 31,044 63,098,493
4.32% - 29.81% 540,357 2,506 905,679 1,448,542
6.32% - 66.14% -- 426,448 2,744 429,192
13.29% - 86.00% -- 1,093,188 20,847 1,114,035
100,00% -- -- 1,065,730 1,065,730
Kredit Bank/Loan from Bank
0,00% 83,399 -- -- 83,399
62,620,073 2,593,274 2,026,044 67,239,391
Dikurangi/Less:
Pendapatan bunga yang
ditangguhkan/
Unearned interest income (8,857)
Cadangan kerugian kredit/
Loss allowance (192,734) (102,556) (509,510) (804,800)
Nilai tercatat/Carrying amount 66,425,734
162
Page 568
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
31 Desember/December 31, 2024
Kerugian Kredit Kerugian
Sepanjang Kredit
Umurnya Sepanjang
Tidak Umurnya
Mengalami Mengalami
Kerugian Penurunan Penurunan
Kredit Nilai/ Nilai/
Ekspektasian Lifetime Lifetime
12 Bulan/ ECL not ECL-Credit Jumlah/
12-Month ECL Credit-Impaired Impaired Total
Kredit yang diberikan yang
diukur pada biaya perolehan
yang diamortisasi/Loans at
measured amortized cost
Kredit Non Bank/Loan from
Non-Bank
0,66% - 3,58% 59,629,085 1,146,033 57,069 60,832,187
4,29% - 28,60% 437,953 20,309 858,126 1,316,388
5,89% - 64,24% -- 336,846 1,908 338,754
11,98% - 84,29% -- 937,879 5,467 943,346
100,00% -- 6,512 1,056,384 1,062,896
Kredit Bank/Loan from Bank
0,00% 161,081 -- -- 161,081
60,228,119 2,447,579 1,978,954 64,654,652
Dikurangi/Less:
Pendapatan bunga yang
ditangguhkan/
Unearned interest income (9,371)
Cadangan kerugian kredit/
Loss allowance (187,886) (95,291) (381,700) (664,877)
Nilai tercatat/Carrying amount 63,980,404
c. Analisis risiko kredit berdasarkan external c. Credit risk analysis based on external
rating grades diungkapkan pada rating grades is disclosed in Note 49g.
Catatan 49g.
Analisis Sensitivitas Kerugian Kredit Sensitivity Analysis of Expected Credit
Ekspektasian Terhadap Kondisi Ekonomi Loss for Future Economic Conditions
Masa Depan
Asumsi ekonomi yang disajikan berikut ini The economic assumptions presented below
disusun secara internal untuk keperluan are prepared internally for the purpose of
perhitungan kerugian kredit ekspektasian. calculating expected credit losses.
Skenario Moderat/Moderate Scenario 2025 2026 2027 2028 2029
Skenario Moderat/Moderate Scenario
Interbank 6.00% 5.75% 5.25% 4.75% 4.25%
Brent 80 80 80 80 80
Inflasi/Inflation 2.50% 2.50% 2.50% 2.50% 2.50%
Tingkat pengangguran/Unemployment 5.00% 5.00% 5.00% 5.00% 5.00%
Skenario Optimis/Upside Scenario
Interbank 5.75% 5.50% 5.00% 4.50% 4.00%
Brent 75 75 75 75 75
Inflasi/Inflation 1.50% 1.50% 1.50% 1.50% 1.50%
Tingkat pengangguran/Unemployment 4.50% 4.50% 4.50% 4.50% 4.50%
Skenario Pesimis/Downside Scenario
Interbank 6.25% 6.00% 5.50% 5.00% 4.50%
Brent 85 85 85 85 85
Inflasi/Inflation 3.50% 3.50% 3.50% 3.50% 3.50%
Tingkat pengangguran/Unemployment 5.50% 5.50% 5.50% 5.50% 5.50%
163
Page 569
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Aset Keuangan
yang Diukur
pada Nilai
Wajar Melalui
Aset Keuangan Penghasilan
yang Diukur Komprehensif
pada Biaya Lain/Financial
Perolehan di Assets
Amortisasi / Measured at
Financial Fair Value
Assets through Other
Rasio Kerugian Kredit Ekspektasian Terhadap Measured at Comprehensive
Aset Keuangan/ Amortized Cost Income Total/Total
ECL Ratio to Financial Assets Rupiah Rupiah Rupiah
31 Desember/December 31, 2025
Kerugian kredit ekspektasian yang dilaporkan/
Reported expected credit losses 808,924 -- 808,924
Nilai tercatat bruto/Gross carrying amount 75,905,787 38,913,960 114,819,747
Rasio kerugian kredit ekspektasian yang
dilaporkan terhadap nilai tercatat bruto/expected credit loss
ratio to gross carrying amount 1.07% 0.000% 0.70%
31 Desember/December 31, 2024
Kerugian kredit ekspektasian yang dilaporkan/
Reported expected credit losses 659,179 749 659,928
Nilai tercatat bruto/Gross carrying amount 66,441,733 45,748,127 112,189,860
Rasio kerugian kredit ekspektasian yang
dilaporkan terhadap nilai tercatat bruto/expected credit loss
ratio to gross carrying amount 0.99% 0.002% 0.59%
48. Rekonsiliasi Liabilitas yang Timbul dari 48. Reconciliation of Liabilities Arising from
Aktivitas Pendanaan Financing Activities
Perubahan pada liabilitas yang timbul dari Changes in liabilities arising from financing
aktivitas pendanaan pada laporan arus kas activities in the cash flow statement is as
adalah sebagai berikut: follows:
1 Januari/ Arus Kas/ Lain-lain/ 31 Desember/
January 2025 Cashflow Others December 2025
Pinjaman yang diterima 3,987,600 (453,600) - 3,534,000 Borrowings
Obligasi subordinasi 50,000 - - 50,000 Subordinated Bonds
Total 4,037,600 - 453,600 - 3,584,000 Total
1 Januari/ Arus Kas/ Lain-lain/ 31 Desember/
January 2024 Cashflow Others December 2024
Pinjaman yang diterima 2,909,228 1,078,372 - 3,987,600 Borrowings
Obligasi subordinasi 50,000 - - 50,000 Subordinated Bonds
Total 2,959,228 1,078,372 - 4,037,600 Total
49. Informasi Tambahan yang Tidak 49. Additional Information that is Not Required
Dipersyaratkan Oleh Standar Akuntansi by Indonesian Accounting Standars
Indonesia
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang below is information required by applicable
disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan regulations and is not information required by
bukan/tidak merupakan informasi yang Indonesian Accounting Standards:
dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi
Indonesia:
164
Page 570
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
a. Giro pada Bank Indonesia a. Current Accounts with Bank Indonesia
Bank dipersyaratkan untuk memiliki Giro The Bank is required to maintain minimum
Wajib Minimum (GWM) dalam mata uang statutory reserves (GWM) in Rupiah for
Rupiah dalam kegiatannya sebagai bank conventional banking activities and
umum dan GWM dalam mata uang asing statutory reserves in foreign currencies for
dalam kegiatannya melakukan transaksi foreign exchange transactions.
mata uang asing.
GWM primer adalah simpanan minimum Primary minimum statutory reserve is a
yang wajib dipenuhi oleh Bank dalam minimum reserve that should be maintained
bentuk saldo rekening giro pada Bank by the Bank in current accounts with Bank
Indonesia. Penyangga Likuiditas Indonesia. Macroprudential Liquidity Buffer
Makroprudensial (dahulu GWM sekunder) (formerly secondary minimum statutory
adalah cadangan minimum yang wajib reserve) which is the minimum reserves
dipelihara oleh Bank berupa Sertifikat Bank that should be maintained by the Bank,
Indonesia (SBI), Surat Utang Negara comprised of Certificates of Bank Indonesia
(SUN), Surat Berharga Syariah Negara (SBI), Government Debenture Debt (SUN),
(SBSN), dan Sertifikat Rupiah Bank Sharia Government Securities (SBSN), and
Indonesia (SRBI). GWM Rasio Intermediasi Bank Indonesia Rupiah Securities (SRBI).
Makroprudensial (RIM) (dahulu GWM LFR) The minimum statutory reserve on
adalah tambahan simpanan minimum yang Macroprudential Intermediation Ratio (RIM)
wajib dipenuhi oleh Bank dalam bentuk (formerly minimum statutory reserve on
saldo rekening giro pada Bank Indonesia, LFR) is the additional reserve that should
jika RIM Bank di bawah minimum RIM be maintained by the Bank in the form of
target Bank Indonesia (84%) atau jika di current accounts with Bank Indonesia, if the
atas maksimum RIM target Bank Indonesia Bank’s RIM is below the minimum of RIM
(94%) dan Kewajiban Penyediaan Modal targeted by Bank Indonesia (84%) or if the
Minimum (KPMM) Bank lebih kecil dari Bank’s RIM is above the maximum of RIM
KPMM Insentif Bank Indonesia sebesar targeted by Bank Indonesia (94%) and the
14%. Capital Adequacy Ratio (CAR) is below
Bank Indonesia requirement of 14%.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of 31 December 2025 and 2024, the
Giro Wajib Minimum Bank telah sesuai Bank's Minimum Statutory Reserve has
dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. complied with Bank Indonesia Regulation
24/4/PBI/2022 tanggal 1 Maret 2022 (PBI) No. 24/4/PBI/2022 dated 1 March
tentang Giro Wajib Minimum Bank Umum 2022 concerning Minimum Statutory
dalam Rupiah dan Valuta Asing bagi Bank Reserve of Commercial Banks with BI in
Umum Konvensional dan Peraturan Rupiah and Foreign Currency and Members
Anggota Dewan Gubernur (PADG) No. 8 of the Board of Governors (PADG)
tahun 2025 tanggal 27 Maret 2025, yang Regulation No. 8/2025 dated
masing-masing sebesar: March 27, 2025, which are as follows:
2025 2024
Rupiah Rupiah
- GWM Primer 9.00% 9.00% Primary Reserves -
Harian 0.00% 0.00% Daily
Rata-rata 9.00% 9.00% Average
- PLM (d/h GWM Sekunder) 4.00% 5.00% PLM (Formerly Statutory Reserve) -
Mata uang asing Foreign currencies
- GWM Primer 4.00% 4.00% Primary Reserves -
Harian 2.00% 2.00% Daily
Rata-rata 2.00% 2.00% Average
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of 31 December 2025 and 2024, the
Giro Wajib Minimum Bank telah sesuai Bank's Minimum Statutory Reserve has
dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. complied with Bank Indonesia Regulation
165
Page 571
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
24/4/PBI/2022 tanggal 1 Maret 2022 (PBI) No. 24/4/PBI/2022 dated 1 March
tentang Giro Wajib Minimum Bank Umum 2022 concerning Minimum Statutory
dalam Rupiah dan Valuta Asing bagi Bank Reserve of Commercial Banks with BI in
Umum Konvensional dan Peraturan Rupiah and Foreign Currency and
Anggota Dewan Gubernur (PADG) No. 8 Members of the Board of Governors
tahun 2025 tanggal 27 Maret 2025. (PADG) Regulation No. 8/2025 dated
March 27, 2025.
Bank juga mendapatkan insentif likuiditas Banks also receive macroprudential
makroprudensial berdasarkan PADG liquidity incentives based on PADG
No.24/12/PADG/2022 tertanggal 20 Juli No.24/12/PADG/2022 dated July 20, 2022;
2022; PADG No.11 tahun 2023 tanggal 27 PADG No.11 of 2023 dated September 27,
September 2023; PADG No. 4 tahun 2024 2023; PADG No.4 of 2024 dated May 22,
tanggal 22 Mei 2024; dan terakhir kali 2024; and latest amendment through
diubah dengan PADG No.7 tahun 2025 PADG No.7 year 2025 dated March 26,
tanggal 26 Maret 2025 tentang perubahan 2025 concerning amendments to PADG No
atas PADG No 11 tahun 2023 tentang 11 of 2023 concerning Implementation
Peraturan Pelaksanaan Kebijakan Insentif Regulations for Macroprudential Liquidity
Likuiditas Makroprudensial. Incentive Policies.
Rasio GWM Bank pada tanggal 31 As of December 31, 2025 and 2024, the
Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai GWM ratios of the Bank are as follows
berikut (tidak diaudit): (unaudited):
2025 2024
Rupiah Rupiah
- GWM Primer 7.94% 9.55% Primary Reserves -
Harian 0.00% 0.00% Daily
Rata-rata *) 4.72% 7.95% Average
- RIM (d/h GWM LFR) 3.22% 1.60% RIM (Formerly LFR Reserve) -
- PLM (d/h GWM Sekunder) 49.89% 51.11% PLM (Formerly Secondary Reserves) -
Mata uang asing Foreign currencies
- GWM Primer 4.01% 4.12% Primary Reserves -
Harian 2.00% 2.12% Daily
Rata-rata 2.01% 2.00% Average
*) Perhitungan GWM rata-rata 31 Desember 2025 *) The calculation of the average of the Minimum
dan 2024 telah memperhitungkan insentif KLM Statutory Reserve requirement for December 31,
yang diterima oleh Bank dengan total masing- 2025 and 2024 has taken into account KLM
masing sebesar 4,40% dan 1,10%. Dengan incentives received by the Bank by total amounted
demikian, Bank telah memenuhi ketentuan Bank to 4.40% and 1.10%, respectively. Thus, the Bank
Indonesia. has complied with Bank Indonesia regulations.
Pengungkapan lebih lanjut giro pada Bank The further disclosures on current accounts
Indonesia diungkapkan pada Catatan 5 with Bank Indonesia are presented in
Note 5.
166
Page 572
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
b. Kredit yang Diberikan b. Loans
Berdasarkan kolektibilitas sesuai By Financial Service Authority
Peraturan OJK Regulation collectibility
31 Desember/December 31,
2025 2024
Cadangan Cadangan
Kerugian Kerugian
Penurunan Penurunan
Nilai/ Nilai/
Allowance for Allowance for
Pokok/ Impairment Pokok/ Impairment
Principal Losses Principal Losses
Lancar 58,335,006 182,867 54,836,923 176,696 Current
Dalam perhatian khusus 7,795,657 234,338 8,728,172 186,261 Special mention
Kurang lancar 86,800 27,571 69,158 24,448 Substandard
Diragukan 134,293 46,734 118,971 43,852 Doubtful
Macet 887,635 313,290 901,428 233,620 Loss
Total 67,239,391 804,800 64,654,652 664,877 Total
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, total
jumlah kredit yang telah dihentikan loans which interest income therein have
pengakuan pendapatan bunganya (kredit ceased to accrue (non-performing loans)
bermasalah) masing-masing sebesar amounted to Rp1,108,728 and
Rp1.108.728 dan Rp1.089.557 atau Rp1,089,557 or representing 1.65% and
sebesar 1,65% dan 1,69% dari jumlah 1.69% of total loans, respectively.
kredit yang diberikan.
Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah Ratio of small business loans to total
kredit loans
Rasio kredit UMKM terhadap kredit yang Ratio of SME credits to loans as of
diberikan pada tanggal 31 Desember 2025 December 31, 2025 and 2024 are 16.23%
dan 2024 adalah masing-masing sebesar and 14.61%, respectively.
16,23% dan 14,61%.
Kredit yang direstrukturisasi Restructured loans
Berikut ini adalah jenis dan jumlah kredit Below are the types and amounts of
yang telah direstrukturisasi per restructured loans as of 31 December 2025
31 Desember 2025 dan 2024: and 2024:
2025 2024
Kredit yang direstrukturisasi 2,674,447 2,927,917 Restructuring loan
Cadangan kerugian penurunan nilai (348,493) (241,854) Allowance for impairment losses
Total 2,325,954 2,686,063 Total
Termasuk dalam saldo 31 Desember 2025 Included in the balance of December 31,
dan 2024, kredit yang direstrukturisasi 2025 and 2024, restructured loans
masing-masing sebesar Rp340.893 dan amounting to Rp340,893 and Rp511,867,
Rp511.867 merupakan kredit yang respectively, which are restructured loans
direstruktur terkait dampak dari pandemi related to the impact of the Covid-19
Covid-19. pandemic.
167
Page 573
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Kredit bermasalah dan cadangan Non-performing loans and allowance for
kerugian penurunan nilai berdasarkan impairment losses by economic sector
sektor ekonomi
31 Desember/December 31,
2025 2024
Cadangan Cadangan
Kerugian Kerugian
Penurunan Penurunan
Nilai/ Nilai/
Allowance for Allowance for
Pokok/ Impairment Pokok/ Impairment
Principal Losses Principal Losses
Pengangkutan,
pergudangan Transportation, warehouse
dan komunikasi 274,206 88,157 226,141 77,450 and communication
Jasa usaha 203,110 123,410 213,730 63,744 Business services
Konstruksi 194,322 18,572 198,200 13,817 Construction
Perdagangan, restoran Trading, restaurant
dan perhotelan 146,162 44,881 148,702 32,937 and hotel
Pertambangan 65,345 24,905 62,243 23,615 Mining
Perindustrian 21,789 15,710 21,234 15,574 Social services
Jasa sosial 8,881 2,586 11,722 3,536 Industrial
Pertanian, perburuan Agriculture, hunting and
dan sarana pertanian 116 37 276 90 agriculture improvement
Lain-lain 194,797 69,337 207,309 71,157 Others
Total 1,108,728 387,595 1,089,557 301,920 Total
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, there
tidak terdapat pelanggaran maupun were no any breach nor violation of Legal
pelampauan Batas Maksimum Pemberian Lending Limit (LLL) to related parties and third
Kredit (BMPK) kepada pihak berelasi dan parties as required by The Financial Services
pihak ketiga sesuai dengan peraturan yang Authority regulations.
ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan.
Pengungkapan lebih lanjut pada kredit yang The further disclosures on loans are presented
diberikan diungkapkan pada in Note 11.
Catatan 11.
c. Aset Lain-lain c. Other Assets
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024,
agunan yang diambil alih berdasarkan foreclosed assets based on collectibility are
kolektibilitas adalah sebagai berikut: as follows:
2025 2024
Lancar 19,449 32,890 Current
Kurang lancar 71,333 761,816 Sub standard
Diragukan 110,489 528,790 Doubtful
Macet 536,010 10,937 Loss
Saldo akhir tahun 737,281 1,334,433 Ending balance
Cadangan kerugian penurunan nilai (14,163) (10,185) Allowance for impairment losses
Neto 723,118 1,324,248 Net
Pengungkapan lebih lanjut pada aset lain- The further disclosures on other assets are
lain diungkapkan pada Catatan 14. presented in Note 14.
d. Obligasi Subordinasi d. Subordinated Bonds
Penerbitan obligasi subordinasi tersebut The issuance of the subordinated bonds
untuk memenuhi ketentuan POJK No.5/ was intended to comply with the provisions
2024 tanggal 27 Maret 2024 tentang of POJK No. 5/2024 dated March 27, 2024
Penetapan Status Pengawasan dan concerning the Determination of
Penanganan Permasalahan Bank Umum. Supervisory Status and the Handling of
Problems of Commercial Banks.
168
Page 574
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Pengungkapan lebih lanjut obligasi The further disclosures on subordinated
subordinasi diungkapkan pada Catatan 23. bonds are presented in Note 23.
e. Aset dan Liabilitas Moneter dalam Mata e. Assets and Liabilities Denominated in
Uang Asing Foreign Currency
Posisi Devisa Neto (“PDN”) Bank adalah The Bank’s Net Open Position (“NOP”) was
sebagai berikut: as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Mata uang asing
(dalam nilai penuh)/
Foreign currencies
(in full amount) Ekuivalen Rupiah/Equivalent in Rupiah
Posisi Devisa
Neto/
Aset/ Liabilitas/ Aset/ Liabilitas/ Net Open
Assets Liabilities Assets Liabilities Position
Dolar Amerika Serikat 1,678,393,575 1,680,335,830 27,987,213 28,019,600 32,387 United States Dollar
Yen Jepang 14,835,017,488 14,883,446,621 1,579,929 1,585,087 5,158 Japanese Yen
Dolar Singapura 29,307,237 29,938,895 379,970 388,159 8,189 Singapore Dollar
Euro Eropa 5,340,128 5,149,796 104,514 100,789 3,725 European Euro
Dolar Hong Kong 1,966,250 1,944,344 4,212 4,165 47 Hong Kong Dollar
Dolar Selandia Baru 735,405 718,938 7,079 6,920 159 New Zealand Dollar
Poundsterling Inggris 1,749,636 1,671,071 39,261 37,498 1,763 Great Britain Poundsterling
Yuan China 13,017,678 11,183,063 31,043 26,668 4,375 Chinese Yuan
Franc Swiss 50,696 50,013 1,066 1,052 14 Swiss Franc
Dolar Australia 18,089,777 18,374,019 201,742 204,912 3,170 Australian Dollar
30,336,029 30,374,850 58,987
Total Modal Tier I dan Tier II
bulan Desember 2025, setelah Total Tier I and Tier II Capital of
dikurangi dengan modal December 2025 net of capital
pengurang 24,592,761 deduction
Rasio PDN 0.24% NOP Ratio
31 Desember/December 31, 2024
Mata uang asing
(dalam nilai penuh)/
Foreign currencies
(in full amount) Ekuivalen Rupiah/Equivalent in Rupiah
Posisi Devisa
Neto/
Aset/ Liabilitas/ Aset/ Liabilitas/ Net Open
Assets Liabilities Assets Liabilities Position
Dolar Amerika Serikat 1,131,307,018 1,135,007,915 18,208,386 18,267,952 59,566 United States Dollar
Yen Jepang 14,802,502,018 14,823,019,568 1,525,102 1,527,216 2,114 Japanese Yen
Dolar Singapura 26,693,030 26,813,596 316,168 317,596 1,428 Singapore Dollar
Euro Eropa 5,472,709 5,365,412 91,712 89,914 1,798 European Euro
Dolar Hong Kong 1,090,373 1,553,727 2,260 3,221 961 Hong Kong Dollar
Dolar Selandia Baru 418,086 413,777 3,791 3,752 39 New Zealand Dollar
Poundsterling Inggris 1,983,722 1,959,163 40,108 39,611 497 Great Britain Poundsterling
Yuan China 44,811,996 44,545,660 98,810 98,223 587 Chinese Yuan
Franc Swiss 68,102 50,822 1,213 905 308 Swiss Franc
Dolar Australia 33,012,381 33,322,555 330,570 333,676 3,106 Australian Dollar
20,618,120 20,682,066 70,404
Total Modal Tier I dan Tier II
bulan Desember 2024, setelah Total Tier I and Tier II Capital of
dikurangi dengan modal December 2024 net of capital
pengurang 20,668,092 deduction
Rasio PDN 0.34% NOP Ratio
Berdasarkan peraturan BI mengenai PDN In accordance with BI regulation concerning
sebagaimana telah direvisi melalui NOP as amended by BI Regulation No.
Peraturan BI No. 6/20/PBI/2004 pada 6/20/PBI/2004 on July 15, 2004 and as
tanggal 15 Juli 2004, yang terakhir further amended by BI Regulation No.
diperbarui dengan Peraturan BI No. 17/5/PBI/2015 dated May 29, 2015, the
17/5/PBI/2015 tanggal 29 Mei 2015, PDN maximum NOP of banks should be at the
bank setinggi-tingginya adalah 20% dari most 20% of capital. NOP represents an
modal. PDN merupakan jumlah absolut dari absolute amount arising from the
selisih antara aset dan liabilitas dalam mata differences between the assets and
uang asing, baik yang terdapat di laporan liabilities in foreign currencies in the
posisi keuangan maupun rekening statements of financial position and
administratif. PDN Bank pada tanggal 31 administrative accounts. The NOP of the
Desember 2025 dan 2024 telah memenuhi Bank as of December 31, 2025 and 2024 is
ketentuan BI. in compliance with BI regulations.
169
Page 575
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
f. Manajemen Modal dan Rasio Kewajiban f. Capital Management And Minimum
Penyediaan Modal Minimum Required Capital Adequacy Ratio (CAR)
Dalam pengelolaan modal, Bank diwajibkan In capital management, the Bank is
untuk menjaga dan menguatkan posisi required to maintain and strengthen the
modal yang mendukung pertumbuhan capital position that supports business
bisnis serta menjaga kepercayaan investor, growth and maintains the confidence of
deposan, pelanggan, dan pasar investors, depositors, customers and the
sebagaimana tercermin dari implementasi market as reflected in the implementation of
POJK No.11/POJK/03/2016 tentang POJK No.11/POJK/03/2016 regarding
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Minimum Capital Adequacy Ratio for
untuk Bank Umum sebagaimana diubah Commercial Banks as latest amended with
terakhir kali melalui POJK No. 27 tahun POJK No. 27 year 2022. The Bank has
2022. Bank telah memperhitungkan taken into account on this regulation in
peraturan ini dalam mengevaluasi dan evaluating and managing its capital
mengelola kecukupan modalnya. adequacy. The Bank's implementation of
Implementasi Bank terhadap peraturan ini this regulation is proof of the Bank's
menjadi bukti komitmen Bank untuk commitment to maintain a strong and
menjaga struktur modal yang kuat dan resilient capital structure, in accordance
tangguh, sesuai dengan persyaratan with regulatory requirements and industry
regulasi dan praktik terbaik industri. best practices.
Berdasarkan POJK No.11/POJK/03/2016 Based on POJK No.11/POJK/03/2016
tentang Kewajiban Penyediaan Modal regarding Minimum Capital Adequacy Ratio
Minimum untuk Bank Umum sebagaimana for Commercial Banks as latest amended
diubah terakhir kali melalui POJK No. 27 with POJK No. 27 year 2022, the Bank
tahun 2022, Bank membagi modal menjadi divides its capital into two parts:
2 (dua) bagian yang terdiri atas:
- Modal Tier 1 yang meliputi modal inti - Tier 1 capital which includes primary
utama (Common Equity Tier 1) dan core capital (Common Equity Tier 1)
modal inti tambahan and additional core capital
(Additional Tier 1). (Additional Tier 1).
- Modal Tier 2 yang meliputi instrumen - Tier 2 capital which includes Subdebt
Subdebt yang diterbitkan tahun 2025 instruments issued in 2025 and due in
yang akan jatuh tempo bulan Agustus August 2030.
2030.
Dalam konteks perhitungan kecukupan In the context of calculating capital
modal, Bank diwajibkan untuk menghitung adequacy, Bank is required to calculate
Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) Risk-Weighted Assets (RWA) for
untuk risiko Operasional, Pasar, dan Kredit Operational, Market, and Credit risks as a
sebagai komponen dalam perhitungan component in the calculation of Capital
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Adequacy Ratio (CAR). In order to calculate
(KPMM). Dalam rangka menghitung beban the capital charge and RWA for operational
modal dan ATMR risiko operasional, Bank risk, Bank currently applies the
saat ini telah menerapkan metode Standardized Approach (SA) in accordance
Standardized Approach (SA) sesuai SEOJK with SEOJK No. 6/SEOJK.03/2020.
No. 6/SEOJK.03/2020.
Selain itu, Bank juga telah melakukan Uji Furthermore, Bank has also conducted 2
Coba sebanyak 2 kali untuk melakukan trial runs for the calculation of operational
perhitungan beban modal risiko operasional risk capital charge using the Standardized
dengan menggunakan Pendekatan Standar Approach (SA) in accordance with the
sesuai dengan ketentuan SEOJK Nomor provisions of SEOJK No. 06/
06/SEOJK/03/ 2020 tentang Perhitungan SEOJK/03/2020 on the Calculation
Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) of Risk- Weighted Assets (RWA) for
untuk Risiko Operasional dengan Operational Risk using the Standardized
170
Page 576
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
menggunakan Pendekatan Standar yang Approach, which has been effective in
telah efektif diterapkan pada bulan January 2023.
Januari 2023.
Untuk perhitungan ATMR Risiko Pasar, For the calculation of RWA for market risk,
Bank menggunakan Pendekatan Standar Bank uses the standardized approach,
(Standardized Approach) yang mengacu which refers to SEOJK No.23/SEOJK.
pada SEOJK No.23/SEOJK.03/2022 03/2022 on the Calculation of Risk-
tentang Perhitungan Aset Tertimbang Weighted Assets for Market Risk for
Menurut Risiko Untuk Risiko Pasar Bagi Commercial Banks.
Bank Umum.
Dalam perhitungan ATMR Risiko Kredit, In the calculation of RWA for credit risk, the
penyusunan dan perhitungan ATMR preparation and calculation of RWA refers
mengacu pada SEOJK No. to SEOJK No.24/SEOJK.03/2021 on the
24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Calculation of Risk-Weighted Assets for
Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk Credit Risk using the Standardized
Risiko Kredit dengan Menggunakan Approach for Commercial Banks which has
Pendekatan Standar bagi Bank Umum yang adopted Basel III reforms.
telah mengadopsi Basel III Reform.
Kewajiban Bank dalam penyediaan modal The Bank's obligation in providing minimum
minimum sesuai profil risiko sebagaimana capital according to risk profile as regulated
diatur dalam POJK No.11/POJK/03/2016 in POJK No.11/POJK/03/2016 regarding
tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Capital Adequacy Ratio for
Minimum untuk Bank Umum sebagaimana Commercial Banks as latest amended with
diubah terakhir kali melalui POJK No. 27 POJK No. 27 year 2022 is as follows:
tahun 2022 adalah sebagai berikut:
a. 8% dari ATMR untuk Bank dengan profil a. 8% of the RWA for Bank with a risk
risiko peringkat 1; profile rating of 1;
b. 9% s.d kurang dari 10% dari ATMR b. 9% until less than 10% of the RWA for
untuk Bank dengan profil risiko bank with a risk profile rating of 2;
peringkat 2;
c. 10% s.d kurang dari 11% dari ATMR c. 10% until less than 11% of the RWA for
untuk Bank dengan profil risiko bank with a risk profile rating of 3;
peringkat 3;
d. 11% s.d 14% dari ATMR untuk Bank d. 11% until 14% of RWA for bank with risk
dengan profil risiko peringkat 4 atau profile ratings of 4 or 5.
peringkat 5.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024, the
rasio Kewajiban Penyediaan Modal ratio of Capital Adequacy Ratio (CAR) for
Minimum (KPMM) Bank dihitung the bank is calculated based on POJK
berdasarkan POJK No.11/POJK/03/2016 No.11/POJK/03/2016 regarding Minimum
tentang Kewajiban Penyediaan Modal Capital Adequacy Ratio for Commercial
Minimum untuk Bank Umum sebagaimana Banks as latest amended with POJK No. 27
diubah terakhir kali melalui POJK No. 27 year 2022 with the following calculation:
tahun 2022 dengan perhitungan sebagai
berikut:
171
Page 577
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
2025 2024
Bank Bank
Dengan memperhitungkan risiko
kredit, resiko pasar dan risiko With credit risk, market risk and
operasional operational risk
- Aset Tertimbang Menurut Risiko 80,654,761 80,189,443 Risk Weighted Average -
- Jumlah modal 24,592,761 20,668,092 Total capital -
- Rasio Kewajiban Penyediaan
Modal Minimum 30.49% 25.77% Capital Adequacy Ratio -
Berdasarkan POJK No.11/POJK/03/2016 Based on POJK No.11/POJK/03/2016
tentang Kewajiban Penyediaan Modal regarding Minimum Capital Adequacy Ratio
Minimum untuk Bank Umum sebagaimana for Commercial Banks as latest amended
diubah terakhir kali melalui POJK No. 27 with POJK No. 27 year 2022, the Bank is
tahun 2022, Bank wajib membentuk required to establish additional capital as a
tambahan modal sebagai penyangga buffer, as follows:
(buffer), sebagai berikut:
a. Capital Conservation Buffer adalah a. Capital Conservation Buffer is an
tambahan modal yang berfungsi sebagai additional capital which serves as a
penyangga (buffer) apabila terjadi buffer in the event of a loss in the period
kerugian pada periode krisis; of crisis;
b. Countercyclical Buffer adalah tambahan b. Countercyclical Buffer is an additional
modal yang berfungsi untuk capital which serves to anticipated
mengantisipasi kerugian apabila terjadi losses in the event of excessive credit
pertumbuhan kredit perbankan yang growth and thus potentially disrupt the
berlebihan sehingga berpotensi stability of the financial system;
mengganggu stabilitas sistem keuangan;
c. Capital Surcharge untuk Domestic c. Capital Surcharge for Domestic
Systemically Important Bank (D-SIB) Systemically Important Banks (D-SIB) is
adalah tambahan modal yang berfungsi an additional capital which serves to
untuk mengurangi dampak negatif reduce the negative impact on the
terhadap stabilitas sistem keuangan dan stability of the financial system and
perekonomian apabila terjadi kegagalan economy in the event of bank failure
bank yang berdampak sistemik melalui which has systemic effect through an
peningkatan kemampuan bank dalam increase in the bank's ability to absorb
menyerap kerugian. losses.
Tambahan modal sebagai penyangga Additional capital as a buffer which shall be
(buffer) yang wajib dibentuk oleh Bank established by the Bank are:
adalah:
a. Capital Conservation Buffer sebesar a. Capital Conservation Buffer amounting
2,5% dari ATMR. to 2.5% of RWA.
b. Countercyclical Buffer sebesar 0% (nol b. Countercyclical Buffer in the amount of
persen) sampai dengan 2,5% (dua koma 0% (zero percent) up to 2.5% (two point
lima persen) dari ATMR. five percent) from RWA.
c. Capital Surcharge untuk D-SIB sebesar c. Capital Surcharge for D-SIB in the
1% (satu persen) sampai dengan 2,5% amount of 1% (one percent) to 2.5%
(dua koma lima persen) dari ATMR Bank (two point five percent) from RWA of
yang berdampak sistemik. Banks with systemic impact.
Pemenuhan modal sebagai penyangga Fulfillment of capital as a buffer should be
(buffer) harus dipenuhi dengan met by using components of common
menggunakan komponen modal inti utama equity Tier 1.
(Common Equity Tier 1).
172
Page 578
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
Bank telah memenuhi ketentuan Bank The Bank has fulfilled Bank Indonesia’s
Indonesia yang berlaku tentang Kewajiban regulation regarding Capital Adequacy
Penyediaan Modal Minimum dan Ratio and Calculation of Risk-Weighted
Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Assets.
Risiko.
g. Analisis Kualitas Kredit g. Credit Quality Analysis
Analisis risiko kredit berdasarkan Credit risk analysis based on internal
internal rating grades: rating grades:
31 Desember/December 31, 2025
Kerugian
Kredit Kerugian
Sepanjang Kredit
Umurnya Sepanjang
Tidak Umurnya
Mengalami Mengalami
Kerugian Penurunan Penurunan
Kredit Nilai/ Nilai/
Ekspektasian Lifetime Lifetime
12 Bulan/ ECL not ECL-Credit Jumlah/
12 - Month ECL Credit-Impaired Impaired Total
Kredit yang diberikan yang
diukur pada biaya perolehan
yang diamortisasi/Loans
measured at amortized cost
Bucket 1 62,079,716 1,071,132 31,044 63,181,892
Bucket 2 540,357 2,506 905,679 1,448,542
Bucket 3 -- 426,448 2,744 429,192
Bucket 4 -- 1,093,188 20,847 1,114,035
Bucket 5 -- -- 1,065,730 1,065,730
62,620,073 2,593,274 2,026,044 67,239,391
Dikurangi/Less:
Pendapatan bunga yang
ditangguhkan/
Unearned interest income (8,857)
Cadangan kerugian kredit/
Loss allowance (192,734) (102,556) (509,510) (804,800)
Nilai tercatat/Carrying amount 66,425,734
173
Page 579
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
31 Desember/December 31, 2024
Kerugian
Kredit Kerugian
Sepanjang Kredit
Umurnya Sepanjang
Tidak Umurnya
Mengalami Mengalami
Kerugian Penurunan Penurunan
Kredit Nilai/ Nilai/
Ekspektasian Lifetime Lifetime
12 Bulan/ ECL not ECL-Credit Jumlah/
12 - Month ECL Credit-Impaired Impaired Total
Kredit yang diberikan yang
diukur pada biaya perolehan
yang diamortisasi/Loans
measured at amortized cost
Bucket 1 59,790,166 1,146,033 57,069 60,993,268
Bucket 2 437,953 20,309 858,126 1,316,388
Bucket 3 -- 336,846 1,908 338,754
Bucket 4 -- 937,879 5,467 943,346
Bucket 5 -- 6,512 1,056,384 1,062,896
60,228,119 2,447,579 1,978,954 64,654,652
Dikurangi/Less:
Pendapatan bunga yang
ditangguhkan/
Unearned interest income (9,371)
Cadangan kerugian kredit/
Loss allowance (187,886) (95,291) (381,700) (664,877)
Nilai tercatat/Carrying amount 63,980,404
Analisis risiko kredit berdasarkan Credit risk analysis based on external
external rating grades: rating grades:
31 Desember/December 31, 2025
Kerugian
Kredit Kerugian
Sepanjang Kredit
Umurnya Sepanjang
Tidak Umurnya
Mengalami Mengalami
Kerugian Penurunan Penurunan
Kredit nilai / Nilai /
Ekspektasian Lifetime Lifetime
12 bulan/ ECL not ECL-Credit Jumlah/
12-Month ECL Credit-Impaired Impaired Total
Kredit yang diberikan yang
diukur pada biaya perolehan
yang diamortisasi/Loans at
measured amortized cost
Kolektibilitas/Collectibility 1 57,732,115 601,233 1,658 58,335,006
Kolektibilitas/Collectibility 2 4,887,958 1,992,041 915,658 7,795,657
Kolektibilitas/Collectibility 3 -- -- 86,800 86,800
Kolektibilitas/Collectibility 4 -- -- 134,293 134,293
Kolektibilitas/Collectibility 5 -- -- 887,635 887,635
62,620,073 2,593,274 2,026,044 67,239,391
Dikurangi/Less :
Pendapatan bunga yang
ditangguhkan/Unearned
interest income (8,857)
Cadangan kerugian kredit/
Loss allowance (192,734) (102,556) (509,510) (804,800)
Nilai tercatat/Carrying amount 66,425,734
174
Page 580
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
31 Desember/December 31, 2024
Kerugian
Kredit Kerugian
Sepanjang Kredit
Umurnya Sepanjang
Tidak Umurnya
Mengalami Mengalami
Kerugian Penurunan Penurunan
Kredit nilai / Nilai /
Ekspektasian Lifetime Lifetime
12 bulan/ ECL not ECL-Credit Jumlah/
12-Month ECL Credit-Impaired Impaired Total
Kredit yang diberikan yang
diukur pada biaya perolehan
yang diamortisasi/Loans at
measured amortized cost
Kolektibilitas/Collectibility 1 54,182,692 621,955 32,276 54,836,923
Kolektibilitas/Collectibility 2 6,045,427 1,812,543 870,202 8,728,172
Kolektibilitas/Collectibility 3 -- 6,569 62,589 69,158
Kolektibilitas/Collectibility 4 -- 6,512 112,459 118,971
Kolektibilitas/Collectibility 5 -- -- 901,428 901,428
60,228,119 2,447,579 1,978,954 64,654,652
Dikurangi/Less :
Pendapatan bunga yang
ditangguhkan/Unearned
interest income (9,371)
Cadangan kerugian kredit/
Loss allowance (187,886) (95,291) (381,700) (664,877)
Nilai tercatat/Carrying amount 63,980,404
50. Standar Akuntansi dan Interpretasi Standar 50. Accounting Standard and Interpretation of
Akuntansi yang Telah Disahkan, tetapi Belum Accounting Standard which Has Issued but
Berlaku Efektif Not Effective Yet
Amendemen, revisi dan penyesuaian tahunan Amendments, revised and annual
atas standar yang berlaku efektif untuk improvements to standards which are effective
periode yang dimulai pada atau setelah for periods beginning on or after
1 Januari 2026, dengan penerapan dini January 1, 2026, with early adoption are as
diperkenankan yaitu: follows:
• Amendemen PSAK 109: Instrumen
Keuangan dan PSAK 107: Instrumen • Amendments PSAK 109 and PSAK 107
Keuangan: Pengungkapan tentang regarding Classification and Measurement
Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen of Financial Instruments;
Keuangan;
• Penyesuaian Tahunan PSAK 107, PSAK • Annual Improvements on PSAK 107, PSAK
109, PSAK 110, dan PSAK 207; dan 109, PSAK 110, dan PSAK 207; and
• Revisi PSAK 338: Kombinasi Bisnis Entitas • Revised PSAK 338: Business Combination
Sepengendali terkait ruang lingkup dan of Entity Under Common Control regarding
penerapan metode penyatuan kepemilikan. the scope and application of the method of
pooling of interest.
Standar baru, revisi dan amandemen serta New and amendment of standards which are
interpretasi atas standar yang berlaku efektif effective for periods beginning on or after
untuk periode yang dimulai pada atau setelah January 1, 2027, with early adoption permitted,
1 Januari 2027, dengan penerapan dini are as follows:
diperkenankan yaitu:
• PSAK 118: Penyajian dan Pengungkapan • PSAK 118: Presentation and Disclosure in
dalam Laporan Keuangan; Financial Statements;
175
Page 581
PT BANK MEGA TBK PT BANK MEGA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, (Expressed in Million Rupiah,
Kecuali Dinyatakan Lain) Unless Otherwise Stated)
• PSAK 119 : Entitas Anak tanpa • PSAK 119: Subsidiaries without Public
Akuntabilitas Publik: Pengungkapan; Accountability: Disclosures;
• PSAK 401: Penyajian dan Pengungkapan • PSAK 401: Presentation and Disclosure in
dalam Laporan Keuangan Syariah; Sharia Financial Statements;
• PSAK 403: Komponen Laporan Keuangan • PSAK 403: Components of Financial
Entitas Syariah Yang Menerapkan SAK Reports of Sharia Entities That Apply
Indonesia Untuk Entitas Privat dan SAK Indonesian SAK for Private Entities and
Indonesia Untuk Entitas Mikro, Kecil, dan Indonesian SAK for Micro, Small, and
Menengah; Medium Entities
• PSAK 413: Penurunan Nilai; dan • PSAK 413: Impairment; and
• PSAK 414: Penurunan Nilai Aset • PSAK 414: Impairment of Sharia Financial
Keuangan Syariah bagi Entitas yang Assets for Entities Implementing
Menerapkan SAK Indonesia untuk Entitas Indonesian SAK for Private Entities (SAK
Privat (SAK EP). EP).
Hingga tanggal laporan keuangan ini Until the date of the financial statements is
diotorisasi, Perusahaan masih melakukan authorized, the Group is still evaluating the
evaluasi atas dampak potensial dari penerapan potential impact of the adoption of new
standar baru, amandemen standar dan standards, amendments to standards and
interpretasi standar tersebut. interpretations of these standards.
51. Penyelesaian Laporan Keuangan 51. Completion of Financial Statements
Manajemen Bank bertanggung jawab atas The management of the Bank is responsible
penyusunan laporan keuangan ini, yang for the preparation of these financial
diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan statements, which were completed and
oleh Direksi pada tanggal 6 Februari 2026. authorized by the Board of Directors for issue
on February 6, 2026.
176
Page 582
2025 Laporan Tahunan Strengthening Capabilities, Accelerating Growth PT BANK MEGA Tbk Menara Bank Mega Jl. Kapten P. Tendean No. 12 - 14A Jakarta 12790
Names mentioned 230 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
CT Corp.
p.4 ×21
unresolved
person
Pembagiannya
· Komisaris
p.12
unresolved
org
Bank Umum Pendahuluan
p.13
unresolved
org
BAPEPAM-LK
p.21 ×6
unresolved
org
Bank Sistemik.
p.23
unresolved
org
Bank KBMI
p.24 ×9
unresolved
org
Bank Bank KBMI
p.24
unresolved
org
Bank Awards Prestasi
p.24
unresolved
org
Bank Swasta KBMI III Penyelenggara
p.24
unresolved
org
PT Bank Mega Utama
p.25
unresolved
org
Bank Mega Fresh Garden
p.27
unresolved
person
Pijar CT ARSA
· Direktur
p.27
unresolved
org
Show Tbk
p.29
unresolved
org
PT Citra Palu Minerals
p.29
unresolved
org
Bank Indonesia
p.34 ×50
unresolved
org
Bank Indonesia Intelligence
p.34
unresolved
org
Pusat Statistik
p.34
unresolved
org
Bank Mega Indonesia
p.34 ×2
unresolved
org
CR Corp
p.43
unresolved
org
Bank Mega Program Asta Cita
p.44
unresolved
org
Koperasi Desa
p.44
unresolved
org
PT CT Corpora
p.44 ×7
unresolved
org
Bank Mega. Melalui
p.46
unresolved
org
Bank Mega M-Smile
p.46
unresolved
org
Bank Mega. Rasio
p.47
unresolved
org
Bank Mega. Langkah
p.50
unresolved
org
Bank Mega. Penyediaan
p.51
unresolved
org
Bank Mega Pembukaan
p.51
unresolved
person
Guntur
p.53
unresolved
—
Larentie
· Wakil Direktur Utama
p.53
unresolved
org
Bank Mega. RuPST
p.53
unresolved
person
Kebanggaan Bangsa
· Direktur
p.53
unresolved
org
PT Bank Karman
p.60 ×5
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik
p.60
unresolved
org
Bank Devisa
p.60
unresolved
org
Bapepam
p.60 ×3
unresolved
org
Bank Mega Facebook
p.60
unresolved
—
DKI
p.60
unresolved
org
PT Mega Bank. Saat
p.61
unresolved
org
PT Mega Bank Berawal
p.62
unresolved
org
Bank Mega. Guna
p.64
unresolved
org
Bank Garansi
p.66 ×4
unresolved
org
Bank Indonesia. Sebelumnya Nasabah Bank Mega
p.69
unresolved
org
Bank Mega. Sejalan
p.70
unresolved
org
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian
p.79
unresolved
org
PT Para Rekan Investama.
p.79 ×3
unresolved
org
PT Trans Corpora.
p.79 ×2
unresolved
org
PT Private Investment Indonesia.
p.79
unresolved
org
PT Rekan Investama Indonesia.
p.79
unresolved
org
Bank Exim
p.80 ×4
unresolved
org
Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia
p.81
unresolved
org
Kementerian Sekretariat Negara
p.81
unresolved
org
Menteri Sekretaris Negara
p.81
unresolved
org
Menteri Koordinator Bidang Politik
p.81
unresolved
org
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.
p.81
unresolved
org
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia
p.81
unresolved
org
Ekonomi Nasional
p.81
unresolved
org
Bank Madya
p.82
unresolved
org
Departemen Pengawasan Bank
p.82 ×2
unresolved
org
PT Program Pendidikan Teknologi Komputer
p.84
unresolved
org
Bank BCA
p.84
unresolved
org
PT AXA Mandiri Financial Services-Indonesia
p.84
unresolved
org
KPEI
p.85
unresolved
org
PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia
p.85
unresolved
org
Bank Universal
p.86 ×3
unresolved
org
Supervisi Otoritas Jasa Keuangan
p.86 ×2
unresolved
org
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia
p.87 ×2
unresolved
org
Departemen Surveilans Sistem Pembayaran
p.87
unresolved
org
PT Bank ANZ Indonesia
p.88
unresolved
org
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI
p.88
unresolved
org
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
p.89
unresolved
org
Bank Bali
p.90 ×3
unresolved
org
PT Arfaidhams Secret
p.90
unresolved
org
Kementerian Keuangan
p.91
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.91
unresolved
org
PT Tirto Bumi Prakarsatama
p.94
unresolved
org
PT Central Sentosa Finance
p.95
unresolved
org
PT. Bank Hibank Indonesia.
p.95
unresolved
org
PT. BCA Digital.
p.95
unresolved
org
Bank Indonesia Sumbagteng
p.96
unresolved
org
Mandiri Inhealth Tbk
p.97 ×2
unresolved
org
Bank Ekonomi Raharja
p.98
unresolved
org
Bank Muamalat
p.98
unresolved
org
Tunas Ridean Tbk
p.99 ×2
unresolved
org
PT Bank Hastin Internasional
p.99
unresolved
org
PT Astrindo Satrya Kharisma
p.100
unresolved
org
PT Benua Birunusa
p.100
unresolved
org
PT Bank Pundi Indonesia
p.100 ×2
unresolved
—
Sumsel Babel
· Direktur
p.102
unresolved
org
Aladin Syariah
· Direktur
p.103
unresolved
org
Bank Victoria
p.103
unresolved
org
Bank BJB Jabar
p.103
unresolved
org
Bank Mega Credit Review
p.105
unresolved
org
Bank Julius Baer Co Ltd. | 557.170.229 | 4,7455401
Singapore S/A
p.107
unresolved
org
Makmur Tbk
p.107 ×6
unresolved
org
PT Insan A
p.107 ×2
unresolved
org
PT Lintas
p.107
unresolved
org
PT Lintas Bank Julius Baer Co. Ltd. S
p.107
unresolved
org
PT Prima V
p.107 ×2
unresolved
org
PT Indofood CBP Sukses
p.107 ×2
unresolved
org
Indofood CBP Sukses | 355.598.973 | 3,0287139
Makmur
p.107
unresolved
org
Cheminvest Limited
p.107 ×3
unresolved
org
PT Salim Chemicals Corpora
p.107 ×2
unresolved
org
PT AJ Central Asia Raya
p.107 ×2
unresolved
org
PT Windsor Investment Fund
p.107 ×2
unresolved
org
PT Lintas Sejahtera
p.107 ×2
unresolved
org
Windsor Investment Cheminvest Limited
p.107
unresolved
org
PT Dwi Mitra Nusantara
p.107 ×2
unresolved
org
PT Sempurna Catur Guna
p.107
unresolved
org
PT PARA REKAN
p.108
unresolved
org
PT CT CORPORA Chairul Tanjung
p.108
unresolved
org
Bank Mega Tahun
p.109
unresolved
org
Bank Sistemik. Dana
p.109
unresolved
org
Bank Indonesia. Seluruh Obligasi
p.109
unresolved
org
PT Manajemen Data Corpora. Keseluruhan
p.110
unresolved
org
FINANCE PTE. LTD Digital GLOBAL AIR PTE. LTD
p.111
unresolved
org
MINTVILLE CORPORATION PACIFIC AIR HOLDINGS LTD
p.111
unresolved
org
FINEGOLD RESOURCES LTD
p.111
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah
p.112
unresolved
org
PT Mega Auto Finance
p.112
unresolved
org
PT Mega Central Finance
p.112
unresolved
org
PT PFI Mega Life Insurance
p.112
unresolved
org
PT Asuransi Jiwa Mega Indonesia
p.112
unresolved
org
PT Mega
p.112 ×2
unresolved
org
PT Mega Asset Management
p.112
unresolved
org
PT Bank Mega Syariah
p.112 ×5
unresolved
org
PT Mega Finance
p.112
unresolved
org
Sistem Pembayaran Digital. Tbk
p.112
unresolved
org
Bank Harda Internasional Tbk
p.112 ×2
unresolved
org
PT Bank Kronologis
p.112
unresolved
person
Forum Komunikasi
· Direktur
p.114 ×2
unresolved
org
Mawar & Rekan
p.115 ×2
unresolved
org
PT Datindo Entrycom
p.115
unresolved
—
bulanan dan recording
p.115
unresolved
org
PT Pemeringkat Efek Indonesia
p.115
unresolved
—
Mega setiap tahun
p.115
unresolved
person
Dharma Akhyuzi
· Notaris
p.115
unresolved
person
KH. Hasyim Ashari
p.116
unresolved
person
K.H. Wachid Hasyim
p.116
unresolved
org
Bank Mega Bandung
p.117
unresolved
person
KH. Noer Ali
p.117
unresolved
person
Prof. Dr. Soepomo
p.117
unresolved
person
K.H. Mas Mansyur
p.117
unresolved
person
Prof. Dr. Soeria Soemantri
p.118
unresolved
org
Bank Mega Lantai. Dasar
p.118
unresolved
person
Ir. Juanda
p.119 ×2
unresolved
person
H. Nasution
p.119
unresolved
person
Dr. Sutomo Petak
p.119
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek
p.171
unresolved
person
Achjadi Ranuwisata
· Komisaris Independen
p.174
unresolved
org
Bank Mega Syariah Nama
p.176
unresolved
person
Konglomerasi Keuangan Mega Corpora
· Direktur
p.250
unresolved
org
Bank Region CCUL Collection
p.250
unresolved
org
Bank Umum. Bertolak
p.252
unresolved
person
Coverage Ratio
· Komisaris
p.260
unresolved
org
Bank Mega. Kebijakan
p.267
unresolved
person
Organ Pendukung
· Komisaris
p.277
unresolved
org
Bank Umum Surat Edaran Otoritas Jasa
p.279
unresolved
org
Bank Umum. ORGAN-ORGAN UTAMA RUPS
p.280
unresolved
—
kesamaan hak yakni masing-masing saham memiliki
p.282
unresolved
—
kandidat
p.282
unresolved
—
mewakili paling sedikit 1/20 (satu perdua
p.282
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.