Skip to content
Back to announcement

20230704_UNTR_Informasi Transaksi Afiliasi_31337020_lamp5.pdf

Asset transaction Needs review UNTR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 77

Page 1

          
Page 2

          
Page 3

          
Page 4

          
Page 5

          
Page 6

          
Page 7

          
Page 8

          
Page 9

          
Page 10

          
Page 11

          
Page 12

          
Page 13

          
Page 14

          
Page 15

          
Page 16

          
Page 17

          
Page 18

          
Page 19
                                                                               16




I.    PENDAHULUAN

I.1   Dasar Penugasan
      Berdasarkan permintaan dari PT United Tractors Tbk (“Perseroan”,”UT”)
      untuk memberikan Pendapat Kewajaran (Fairness Opinion) atas Rencana
      Transaksi Pembelian Sebidang Tanah dengan Luas 6.118 m2 dan Bangunan
      dengan Luas887 m2 Milik PT Lestari Tani Teladan, yang Merupakan Anak
      Perusahaan dari PT Astra Agro Lestari Tbk, oleh PT United Tractors Tbk
      yang tertuang dalam:
      • Surat Permohonan Penilaian No. LUT/42/9960/I/2023 tanggal 23 Januari
        2023 dari PT United Tractors Tbk;
      • Surat Penawaran No. 0064/NDR-DA/Prop/I/23 tanggal 24 Januari 2023 dari
        KJPP Nirboyo Adiputro, Dewi Apriyanti & Rekan yang telah disetujui;
      • Surat     Permohonan      Penawaran     Pekerjaan      Tambahan      No.
        LUT/43/9960/II/2023 tanggal 16 Februari 2023 dari PT United Tractors
        Tbk;
      • Addendum Surat Penawaran No. 0120/NDR-DA/Prop/II/23 tanggal
        17 Februari 2023 dari KJPP Nirboyo Adiputro, Dewi Apriyanti & Rekan yang
        telah disetujui;
      • Surat Penunjukan No. LUT/44/9960/II/2023 tanggal 20 Februari 2023 dari
        PT United Tractors Tbk;
      • Surat Perjanjian Kerja No. 011/NDR-DA/SPK/II/23 tanggal 21 Februari
        2023 antara KJPP Nirboyo Adiputro, Dewi Apriyanti & Rekan dengan
        PT United Tractors Tbk.

      Dengan ini kami menyatakan bahwa kami telah melakukan investigasi dan
      penilaian atas kewajaran rencana transaksi di atas, serta menyampaikan
      laporan ini untuk keperluan pengguna laporan.

I.2   Identifikasi Status Penilai
      • Penilaian ini telah dilaksanakan oleh Penilai Publik Dewi Apriyanti, S.E.,
         MAPPI (Cert.) yang merupakan Pemimpin Rekan pada KJPP Nirboyo
         Adiputro, Dewi Apriyanti & Rekan (“KJPP NDR”) dengan Izin Penilai No.
         PB-1.09.00149 dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia;
      • Penilai tersebut di atas terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan Republik
         Indonesia Bidang Pasar Modal dengan No. STTD.PPB-23/PM.2/2018;
      • Penilai dalam posisi untuk memberikan penilaian yang objektif dan tidak
         memihak;
      • Penilai tidak mempunyai benturan kepentingan dan/atau potensi
         benturan kepentingan dengan subjek dan/atau objek penilaian;
Page 20
                                                                                                     17




      • Penilai tidak memiliki keterlibatan material terkait dengan objek
        penilaian;
      • Penilai memiliki kompetensi untuk melakukan penilaian dan kami tidak
        menggunakan bantuan tenaga ahli dari luar KJPP NDR dalam melaksanakan
        penilaian ini.

I.3   Identifikasi Pemberi Tugas Dan Pengguna Laporan
      • Identitas Pemberi Tugas
         Nama               : PT United Tractors Tbk
         Alamat             : Jalan Raya Bekasi Km. 22, Jakarta
         Bidang usaha       : Perdagangan
         Telepon/Faks       : 021-24579999
         Email              : yudistira@unitedtractors.com
         Contact Person     : Bpk. Yudistira
         Jabatan            : Corporate Finance & Accounting Division Head
                              Perseroan
      • Pengguna Laporan : PT United Tractors Tbk

I.4   Identifikasi Objek Penilaian
      Objek penilaian adalah penyusunan pendapat kewajaran atas rencana
      transaksi pembelian aset melalui skema pelepasan hak atas tanah oleh
      Perseroan atas sebidang tanah dengan luas 6.118 m 2 dan bangunan dengan
      luas 887 m2 yang dimiliki dan dikuasai oleh PT Lestari Tani Teladan (“LTT”),
      yang merupakan anak perusahaan dari PT Astra Agro Lestari Tbk (“AAL”).
      Tanah dan bangunan terletak di Jalan Garuda, Kelurahan Birobuli Utara,
      Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah.

      Rincian informasi atas tanah dan bangunan adalah sebagai berikut:
        Keterangan         Bukti Kepemilikan       Luas Fisik (m2)    Tanggal Terbit    Tanggal Berakhir


          Tanah              SHGB No. 09               6.118         24 Desember 2005   24 Desember 2035


          Kantor       IMB No . 650/231/DTR 2007        432            26 April 2007           -
          Gudang       IMB No. 650/232/DTR 2007          72            26 April 2007           -
       Mess Direktur   IMB No. 650/491/DPRP 2010        145            25 Mei 2010             -
       Mess Karyawan   IMB No. 650/489/DPRP 2010        186            25 Mei 2010             -
         Musholla                  -                     36                  -                 -
         Pos Jaga                  -                     16                  -                 -

      Total Bangunan                                    887
Page 21
                                                                              18




      Perseroan berencana membeli tanah dan bangunan melalui skema pelepasan
      hak atas tanah tersebut dengan harga transaksi sebesar Rp14.725.600.000,-.

      Selanjutnya dalam laporan ini rencana transaksi ini akan disebut sebagai
      “Rencana Transaksi”.

I.5   Jenis Mata Uang Yang Digunakan
      Rencana Transaksi dilaksanakan dengan menggunakan mata uang Indonesia
      Rupiah (“Rp”).

I.6   Alasan Dan Latar Belakang Rencana Transaksi
      Perseroan berencana melakukan Rencana Transaksi untuk mendukung
      kegiatan operasional Perseroan, dimana tanah dan bangunan yang dibeli akan
      digunakan untuk menjadi kantor cabang Perseroan.

I.7   Ringkasan Rencana Transaksi
      Dalam draft akta pelepasan dan pengoperan hak atas tanah (“draft
      Perjanjian”) antara Perseroan dan LTT versi tanggal 30 Juni 2023 terkait
      dengan pembelian sebidang tanah dengan luas 6.118 m2 dan bangunan
      dengan luas 887 m2 yang terletak di Jalan Garuda, Kelurahan Birobuli Utara,
      Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, beberapa
      syarat dan ketentuan yang disepakati dalam draft Perjanjian adalah sebagai
      berikut:
      • Harga transaksi Rp14.725.600. 000,-. tidak termasuk biaya PPN (11%) yang
         akan dibayarkan oleh Perseroan kepada LTT setelah penandatanganan
         draft Perjanjian;
      • LTT menjamin Perseroan bahwa tanah dan bangunan yang dilepaskan
         adalah milik LTT, tidak tersangkut sengketa dan tidak dijaminkan dalam
         bentuk apapun serta bebas dari hak-hak orang lain;
      • Apabila dikemudian hari terdapat gugatan atau tuntunan yang
         berhubungan dengan tanah dan bangunan tersebut maka akan menjadi
         tanggung jawab sepenuhnya dari LTT.

I.8   Maksud Dan Tujuan Penilaian
      Pelaksanaan penilaian ini dimaksudkan untuk memberikan pendapat
      kewajaran (fairness opinion) atas Rencana Transaksi yang ditujukan dalam
      rangka memenuhi ketentuan Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tanggal
      1 Juli 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.

      Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, Rencana Transaksi
      memenuhi ketentuan peraturan tentang transaksi afiliasi namun bukan
      termasuk transaksi material karena harga transaksi besarannya di bawah 20%
Page 22
                                                                                19




       dari ekuitas Perseroan per tanggal 31 Desember 2022 serta atas Rencana
       Transaksi tidak terdapat benturan kepentingan.
I.9    Benturan Kepentingan Rencana Transaksi
       Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, Rencana Transaksi tidak
       terdapat benturan kepentingan.

I.10   Tanggal Penilaian
       • Tanggal penilaian adalah per tanggal 31 Desember 2022
       • Tanggal laporan penilaian adalah tanggal 30 Juni 2023

I.11   Tingkat Kedalaman Investigasi
       Dalam melaksanakan penilaian ini kami telah melakukan investigasi untuk
       mengumpulkan data dengan cara melakukan wawancara dengan manajemen
       Perseroan, serta melakukan penelaahan, perhitungan dan analisis dari data
       dan informasi yang diperoleh dari manajemen Perseroan maupun sumber-
       sumber lainnya yang relevan dan dapat diandalkan.

       Dalam proses penilaian ini kami melakukan wawancara dengan:
       • Bpk. Yudistira sebagai Corporate Finance & Accounting Division Head
         Perseroan;
       • Ibu Inge Teja sebagai Corporate Financial Planning Departement Head
         Perseroan;
       • Bapak Bagus Setiawan sebagai General Affairs Department Head
         Perseroan.

I.12   Sifat Dan Sumber Informasi Yang Dapat Diandalkan
       Dalam mempersiapkan laporan ini, kami menggunakan data dan informasi
       yang diperoleh dari manajemen Perseroan maupun sumber-sumber lainnya
       yang relevan dan dapat diandalkan. Data dan informasi yang digunakan
       adalah sebagai berikut:
       1. Draft Perjanjian antara Perseroan dan LTT versi tanggal 30 Juni 2023;
       2. Laporan Penilaian Properti No. 01153/2.0001-01/PI/02/0232/1/VI/2023
           tanggal 23 Juni 2023 yang dilakukan oleh KJPP Latief, Hanif & Rekan
           (“KJPP LHR”) yang dilaksanakan oleh Penilai Publik Al Hanif Daru
           Pusaka, MAPPI (Cert.) dan penilai tersebut telah terdaftar pada Otoritas
           Jasa Keuangan Republik Indonesia Bidang Pasar Modal dengan No.
           STTD.PP-151/PM.223/2019;
       3. Laporan Keuangan Perseroan per tanggal 31 Desember 2018 sampai
           dengan tanggal 31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh KAP
           Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (PwC) dengan opini wajar dalam
           semua hal yang material;
Page 23
                                                                                20




       4. Proyeksi keuangan Perseroan berupa proyeksi laba rugi, proyeksi posisi
          keuangan dan proyeksi arus kas;
       5. Proforma keuangan Perseroan dengan adanya Rencana Transaksi;
       6. Dokumen legal Perseroan, AAL dan LTT seperti akta pendirian dan akta
          perubahannya, NIB, NPWP serta dokumen-dokumen penting lainnya;
       7. Analisis ekonomi berdasarkan data dan informasi yang diperoleh dari
          Economic Intelligence Unit (EIU), Bank Indonesia serta data dan
          informasi lainnya yang dipublikasikan secara umum;
       8. Wawancara dengan manajemen Perseroan sehubungan dengan Rencana
          Transaksi;
       9. Berbagai sumber informasi, baik dari media cetak dan elektronik maupun
          dari hasil analisis lainnya yang kami anggap relevan.

       Kami berasumsi bahwa data dan informasi yang diberikan telah diungkapkan
       sepenuhnya, sejujurnya, benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

I.13   Persyaratan Atas Persetujuan Untuk Publikasi
       Laporan ini dan/atau referensi yang melampirinya dilaksanakan sesuai
       dengan maksud dan tujuan penilaian yang dinyatakan dalam laporan ini dan
       laporan ini bersifat terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
       bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.

I.14   Standar Penilaian
       Kami menyusun laporan ini sesuai dengan Peraturan OJK No.
       35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis
       di Pasar Modal, Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman
       Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, Kode Etik
       Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Edisi VII-2018 (KEPI & SPI
       edisi VII-2018), serta peraturan perundangan yang berlaku.

I.15   Metode Dan Prosedur Penyusunan Pendapat Kewajaran
       Analisis pendapat kewajaran yang kami lakukan atas Rencana Transaksi
       adalah:
       • Analisis transaksi;
       • Analisis kualitatif;
       • Analisis kuantitatif;
       • Analisis atas kewajaran nilai transaksi;
       • Analisis atas faktor lain yang relevan.
Page 24
                                                                            21




I.16   Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Events)
       Dalam penilaian atas kewajaran Rencana Transaksi per tanggal
       31 Desember 2022, terdapat kejadian penting yang diketahui maupun yang
       patut diketahui setelah tanggal penilaian sampai dengan tanggal laporan
       dikeluarkan yang tidak mempengaruhi hasil penilaian yaitu:
       • Berdasarkan Akta No. 51 tanggal 12 April 2023 dari Notaris Jose Dima
          Satria S.H., M.Kn., terdapat perubahan susunan Dewan Komisaris dan
          Direksi Perseroan menjadi sebagai berikut:
          Dewan Komisaris
          Presiden Komisaris       : Djony Bunarto Tjondro
          Wakil Presiden Komisaris : Gidion Hasan
          Komisaris                : Djoko Pranoto Santoso
          Komisaris                : Benjamin Herrenden Birks
          Komisaris Independen : Paulus Bambang Widjarnako
          Komisaris Independen : Nanan Soekarna
          Direksi
          Presiden Direktur        : Franciscus Xaverius Laksana Kesuma
          Direktur                 : Loudy Irwanto Ellias
          Direktur                 : Idot Supriadi
          Direktur                 : Iwan Hadiantoro
          Direktur                 : Edhie Sarwono
          Direktur                 : Widjaja Kartika
       • Berdasarkan Akta No. 2 tanggal 3 April 2023 dari Notaris Aulia Taufani
          S.H., terdapat perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi AAL
          menjadi sebagai berikut:
          Dewan Komisaris
          Presiden Komisaris       : Chiew Sin Cheok
          Komisaris                : Johannes Loman
          Komisaris Independen : Aridono Sukmanto
          Komisaris Independen : Ratna Wardhani
          Direksi
          Presiden Direktur        : Santosa
          Direktur                 : Mario Casimirus Surung Gultom
          Direktur                 : Mohamad Hadi Sugeng Wahyudiono
          Direktur                 : Rujito Purnomo
          Direktur                 : Said Fakhrullazi
          Direktur                 : Eko Prasetyo
          Direktur                 : Djap Tet Fa
Page 25
                                                                                       22




II       ANALISIS PENDAPAT KEWAJARAN

II.1     Analisis Transaksi

II.1.1   Pihak Yang Bertransaksi
         Berdasarkan draft Perjanjian antara Perseroan dan LTT versi tanggal 30 Juni
         2023, pihak yang terlibat dalam Rencana transaksi adalah:
         • Perseroan sebagai pihak pembeli;
         • LTT sebagai pihak penjual.

II.1.2   Susunan Pemegang Saham Dan Susunan Manajemen Pihak Yang
         Bertransaksi
         Perseroan dan AAL adalah perusahaan yang dikendalikan oleh induk
         perusahaannya yaitu PT Astra International Tbk (“ASTRA”), perusahaan yang
         didirikan di Indonesia.

         Uraian Singkat PT United Tractors Tbk
         Susunan pemegang saham Perseroan per 31 Desember 2022 adalah sebagai
         berikut:
         Disajikan dalam jutaan Rupiah

                                                                          Persentase
                                            Jumlah Saham     Nilai
                                                                         Kepemilikan


         PT Astra International Tbk          2.219.317.358     554.829         59,50%
         Masyarakat                          1.412.491.778     353.123         37,87%
         Jumlah saham beredar                3.631.809.136     907.952         97,36%
         Saham tresuri                         98.326.000       24.582          2,64%


         Jumlah                             3.730.135.136     932.534        100,00%


         Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan per 31 Desember 2022 adalah
         sebagai berikut:
         Dewan Komisaris
         Presiden Komisaris        : Djony Bunarto Tjondro
         Wakil Presiden Komisaris : Gidion Hasan
         Komisaris                 : Djoko Pranoto Santoso
         Komisaris                 : Benjamin Herrenden Birks
         Komisaris Independen      : Paulus Bambang Widjarnako
         Komisaris Independen      : Nanan Soekarna
Page 26
                                                                                    23




Direksi
Presiden Direktur               :   Franciscus Xaverius Laksana Kesuma
Direktur                        :   Iman Nurwahyu
Direktur                        :   Loudy Irwanto Ellias
Direktur                        :   Idot Supriadi
Direktur                        :   Iwan Hadiantoro
Direktur                        :   Edhie Sarwono

Pada saat laporan ini dikeluarkan terdapat perubahan pada susunan Dewan
Komisaris dan Direksi Perseroan. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
Perseroan saat laporan ini dikeluarkan seperti yang dinyatakan dalam bab
I.16.

Uraian Singkat PT Astra Agro Lestari Tbk
Susunan pemegang saham AAL per 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
Disajikan dalam jutaan Rupiah

                                                                       Persentase
                                         Jumlah Saham      Nilai
                                                                      Kepemilikan

PT Astra International Tbk                 1.533.682.440    766.841         79,68%
Masyarakat                                   391.005.893    195.503         20,32%

Jumlah                                    1.924.688.333    962.344        100,00%

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi AAL per 31 Desember 2022 adalah
sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris      : Chiew Sin Cheok
Komisaris               : Johannes Loman
Komisaris Independen    : Sidharta Utama
Komisaris Independen    : Aridono Sukmanto
Direksi
Presiden Direktur       : Santosa
Direktur                : Mario Casimirus Surung Gultom
Direktur                : Mohamad Hadi Sugeng Wahyudiono
Direktur                : Rujito Purnomo
Direktur                : Nico Tahir
Direktur                : Said Fakhrullazi
Direktur                : Eko Prasetyo

Pada saat laporan ini dikeluarkan terdapat perubahan pada susunan Dewan
Komisaris dan Direksi AAL. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi AAL saat
laporan ini dikeluarkan seperti yang dinyatakan dalam bab I.16.
Page 27
                                                                                    24




         Uraian Singkat PT Lestari Tani Teladan
         Susunan pemegang saham LTT per 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
         Disajikan dalam jutaan Rupiah

                                                                           Persentase
                                           Jumlah Saham     Nilai
                                                                          Kepemilikan

         PT Astra Agro Lestari Tbk                10.589       10.589           94,99%
         Burhanuddin Lamadjido                      558             558          5,01%

         Jumlah                                  11.147       11.147          100,00%


         Susunan Dewan Komisaris dan Direksi LTT per 31 Desember 2022 adalah
         sebagai berikut:
         Dewan Komisaris
         Presiden Komisaris      : Santosa
         Komisaris               : Joko Supriyono
         Komisaris               : Mario Casimirus Surung Gultom
         Direksi
         Presiden Direktur       : Said Fakhrullazi
         Direktur                : Dony Yoga Perdana
         Direktur                : Cahyo Kurniawan Wahyutomo

         Pada saat laporan ini dikeluarkan tidak terdapat perubahan pada susunan
         pemegang saham serta susunan Dewan Komisaris dan Direksi LTT.

II.1.3   Hubungan Antara Pihak Yang Bertransaksi
         Berdasarkan analisis terhadap dokumen korporasi atas pihak yang
         bertransaksi dalam Rencana Transaksi serta berdasarkan informasi yang
         diperoleh dari manajemen Perseroan, terdapat hubungan afiliasi antara
         pihak yang bertransaksi berupa hubungan kepemilikan yang disebabkan oleh:
         • ASTRA merupakan induk perusahaan Perseroan dan AAL dengan
            kepemilikan saham atas masing-masing perusahaan sebesar 59,50% dan
            79,68%;
         • AAL merupakan induk perusahaan dari LTT dengan kepemilikan saham
            sebesar 94,99%;
         • Sehingga Perseroan dan LLT yang merupakan anak perusahaan AAL,
            tergabung dalam Grup ASTRA.
Page 28
                                                                                 25




                                          PT Astra International
                                                   Tbk




                                                                79,68%
                                  59,50%
                                                             PT Astra Agro
                           PT United Tractors Tbk
                                                              LestariTbk



                                                                94,99%
                                                            PT Lestari Tani
                                                               Teladan


II.1.4   Perjanjian Dan Persyaratan Rencana Transaksi
         Dalam draft Perjanjian antara Perseroan dan LTT versi tanggal 30 Juni 2023
         terkait dengan pembelian sebidang tanah dengan luas 6.118 m2 dan bangunan
         dengan luas 887 m2 yang terletak di Jalan Garuda, Kelurahan Birobuli Utara,
         Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, beberapa
         syarat dan ketentuan yang disepakati dalam draft Perjanjian adalah sebagai
         berikut:
         • Harga transaksi Rp14.725.600.000,-. tidak termasuk biaya PPN (11%) yang
            akan dibayarkan oleh Perseroan kepada LTT setelah penandatanganan
            draft Perjanjian;
         • LTT menjamin Perseroan bahwa tanah dan bangunan yang dilepaskan
            adalah milik LTT, tidak tersangkut sengketa dan tidak dijaminkan dalam
            bentuk apapun serta bebas dari hak-hak orang lain;
         • Apabila dikemudian hari terdapat gugatan atau tuntunan yang
            berhubungan dengan tanah dan bangunan tersebut maka akan menjadi
            tanggung jawab sepenuhnya dari LTT.

II.1.5   Manfaat Dan Risiko Rencana Transaksi
         Manfaat Rencana Transaksi adalah:
         • Lokasi tanah yang dibeli berada di lokasi bebas gempa;
         • Berpotensi menigkatkan kredibilitas Perseroan sebagai perusahaan. Saat
           ini Perseroan merupakan satu-satunya dealer heavy equipment yang
           memiliki kantor cabang di Palu, Sulawesi Tengah. Kantor cabang yang
           dimiliki Perseroan saat ini terpisah menjadi 3 kantor berbeda. Sehingga
           dengan Rencana Transaksi, Perseroan berencana untuk membangun
           kantor baru untuk menggabungkan kantor cabang tersebut.
Page 29
                                                                                 26




         Risiko Rencana Transaksi adalah:
         • Perseroan menanggung risiko penurunan nilai tanah;
         • Perseroan harus melakukan penilaian atas tanah tersebut setiap tahunnya;
         • Adanya risiko tanah yang akan dibeli Perseroan digunakan oleh masyarakat
            sekitar;
         • Adanya risiko penolakan dari masyarakat sekitar terkait rencana
            pembangunan kantor oleh Perseroan;
         • Adanya potensi perubahan tata ruang.

II.2     Analisis Kualitatif

II.2.1   Riwayat Singkat Dan Sifat Kegiatan Usaha
         PT United Tractors Tbk
         Perseroan didirikan di Indonesia pada tanggal 13 Oktober 1972 dengan nama
         PT Inter Astra Motor Works, berdasarkan Akta Pendirian No. 69, di hadapan
         Djojo Muljadi, S.H., Akta Pendirian tersebut disahkan oleh Menteri
         Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. Y.A.5/34/8
         tanggal 6 Februari 1973 dan diumumkan dalam Lembaran Berita Negara No.
         31, Tambahan No. 281 tanggal 17 April 1973. Anggaran Dasar Perseroan telah
         mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Perubahan Anggaran Dasar
         terakhir terkait dengan perubahan maksud dan tujuan serta kegiatan usaha
         Perseroan sebagaimana dituangkan dalam Akta No. 79 tanggal 8 April 2022
         yang dibuat di hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta,
         yang telah mendapat pemberitahuan penerimaan pemberitahuan perubahan
         anggaran dasar dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
         sesuai dengan suratnya tanggal 19 April 2022 No. AHU- 0028206.AH.01.02.
         tahun 2022.

         Ruang lingkup kegiatan utama Perseroan dan entitas anak meliputi penjualan
         dan penyewaan alat berat beserta pelayanan purna jual; penambangan dan
         kontraktor penambangan; rekayasa, perencanaan, perakitan, dan
         pembuatan komponen mesin, alat, peralatan, dan alat berat; pembuatan
         kapal serta jasa perbaikannya; penyewaan kapal dan angkutan pelayaran,
         industri konstruksi; pembangkit listrik; dan industri perikanan.

         Perseroan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1973. Perseroan
         berkedudukan di Jakarta, Indonesia.

         Perseroan dikendalikan oleh induk perusahaannya PT Astra International Tbk,
         perusahaan yang didirikan di Indonesia.
Page 30
                                                                        27




PT Astra Agro Lestari Tbk
AAL didirikan dengan nama PT Suryaraya Cakrawala berdasarkan Akta Notaris
Ny. Rukmasanti Hardjasatya, S.H., No. 12 tanggal 3 Oktober 1988, yang
kemudian berubah menjadi PT Astra Agro Niaga berdasarkan Akta perubahan
No. 9 tanggal 4 Agustus 1989 dari notaris yang sama. Akta pendirian
Perusahaan dan perubahannya disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik
Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-10099.HT.01.01.TH.89 tanggal
31 Oktober 1989 dan diumumkan dalam Lembaran Berita Negara Republik
Indonesia No. 101 tanggal 19 Desember 1989, Tambahan No. 3626.

Pada tanggal 30 Juni 1997, AAL melakukan penggabungan usaha dengan
PT Suryaraya Bahtera melalui perjanjian penggabungan usaha yang diaktakan
dengan Akta Notaris Benny Kristianto, S.H., No. 126 tanggal 19 Juni 1997
beserta perubahannya No. 176 tanggal 30 Juni 1997. Penggabungan usaha ini
dicatat dengan metode penyatuan kepemilikan (pooling of interest). Setelah
penggabungan usaha ini, nama perusahaan diubah menjadi PT Astra Agro
Lestari dan meningkatkan modal dasar dari Rp250 Miliar menjadi Rp 2 Triliun
yang terdiri dari 4 miliar saham dengan nilai nominal Rp500. Perubahan nama
dan peningkatan modal dasar perusahaan diaktakan dengan Akta Notaris
Benny Kristianto, S.H., No. 136 tanggal 23 Juni 1997 dan disahkan oleh
Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No.C2-
5992.HT.01.04.TH.97 tanggal 2 Juli 1997 dan diumumkan dalam Lembaran
Berita Negara Republik Indonesia No. 95 tanggal 27 November 1997,
Tambahan No. 5616.

Perubahan Anggaran Dasar guna memenuhi ketentuan hukum dan peraturan
yang berlaku di Pasar Modal, termasuk perubahan nama perusahaan menjadi
PT Astra Agro Lestari Tbk, dan persetujuan para pemegang saham atas
penawaran umum saham perusahaan kepada masyarakat sebanyak 125,8 juta
saham, diaktakan dengan Akta Notaris Benny Kristianto, S.H., No. 65 tanggal
11 Agustus 1997. Perubahan Anggaran Dasar tersebut disahkan oleh Menteri
Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No.C2-
8271.HT.01.04.TH.97 tanggal 21 Agustus 1997 dan diumumkan dalam
Lembaran Berita Negara Republik Indonesia No. 95 tanggal 27 November
1997, Tambahan No. 5617.
Page 31
                                                                        28




Anggaran Dasar telah beberapa kali mengalami perubahan, terakhir
mengenai perubahan beberapa ketentuan dalam Anggaran Dasar untuk
disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 5 Tahun
2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berbasis Risiko dan Klasifikasi Baku
Lapangan Usaha Indonesia tahun 2020, diaktakan pada Akta No. 55 tanggal
13 April 2022 yang dibuat di hadapan Aulia Taufani S.H., Notaris di Jakarta
Selatan dan disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dengan Surat Pemberitahuan Penerimaan Perubahan Anggaran
Dasar No. AHU-0030869.AH.01.02 Tahun 2022 tanggal 27 April 2022.

Berdasarkan Anggaran Dasar, maksud dan tujuan serta kegiatan usaha
perusahaan adalah pertanian dan peternakan, perdagangan, industri
pengolahan (agro industri), pengangkutan dan jasa (aktivitas profesional
ilmiah dan teknis), treatment air limbah, treatment dan pemulihan material
sampah dan aktivitas remediasi, serta aktivitas kesehatan manusia dan
aktivitas sosial.

Perusahaan mulai beroperasi komersial pada tahun 1995.

PT Lestari Tani Teladan
LTT didirikan berdasarkan Akta Notaris Ny. Rukmasanti Hardjasatya, S.H.,
No. 30 tanggal 9 April 1987. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri
Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-
7967.HT.01.01.TH.87 tanggal 17 Desember 1987 dan telah diumumkan dalam
Berita Negara Republik Indonesia No. 35 tanggal 30 April 1991, Tambahan
No. 1213. Anggaran Dasar perusahaan telah mengalami beberapa kali
perubahan. Perubahan terakhir mengenai beberapa ketentuan dalam
Anggaran Dasar untuk disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Republik
Indonesia Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berbasis
Risiko dan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia tahun 2020, diaktakan
pada Akta No. 40 tanggal 8 April 2022 yang dibuat di hadapan Nurhasanah,
S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Barat dan telah disahkan oleh Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Pemberitahuan
Penerimaan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-0030329.AH.01.02. tahun
2022 tanggal 26 April 2022.

Berdasarkan Anggaran Dasar, ruang lingkup kegiatan perusahaan adalah
pertanian, perdagangan, industri pengolahan (agro industri), pengangkutan,
pengelolaan air, air limbah, pengeloaan dan daur ulang sampah, aktivitas
professional ilmiah dan teknis (konsultasi manajemen lainnya).

Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1998.
Page 32
                                                                                   29




II.2.2   Analisis Industri Dan Bisnis
         Kinerja Ekonomi Indonesia
         Pertumbuhan ekonomi global semakin melambat dari prakiraan sebelumnya.
         Hal ini disebabkan oleh fragmentasi politik dan ekonomi yang belum usai
         serta pengetatan kebijakan moneter yang agresif di negara maju. Koreksi
         proyeksi pertumbuhan ekonomi yang cukup besar dan disertai dengan
         meningkatnya risiko potensi resesi terjadi di Amerika Serikat (AS) dan Eropa.
         Penghapusan Kebijakan Nol-Covid (Zero Covid Policy) di Tiongkok
         diprakirakan akan menahan perlambatan pertumbuhan ekonomi global.
         Secara keseluruhan, Bank Indonesia menurunkan proyeksi pertumbuhan
         ekonomi dunia tahun 2023 menjadi 2,3% dari prakiraan sebelumnya sebesar
         2,6%. Tekanan inflasi global terindikasi mulai berkurang sejalan dengan
         melambatnya pertumbuhan ekonomi global, meskipun tetap di level tinggi
         seiring dengan masih tingginya harga energi dan pangan, berlanjutnya
         gangguan rantai pasokan, dan masih ketatnya pasar tenaga kerja terutama
         di AS dan Eropa. Sejalan dengan tekanan inflasi yang melandai, pengetatan
         kebijakan moneter di negara maju mendekati titik puncaknya dengan suku
         bunga diprakirakan masih akan tetap tinggi di sepanjang 2023.
         Ketidakpastian pasar keuangan global juga mulai mereda sehingga
         berdampak pada meningkatnya aliran modal global ke negara berkembang.
         Tekanan pelemahan nilai tukar negara berkembang juga berkurang.

         Perbaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia berlanjut didorong oleh
         permintaan domestik yang semakin kuat. Pertumbuhan ekonomi 2022
         diprakirakan bias ke atas dalam kisaran 4,5-5,3% didorong oleh kuatnya
         kinerja ekspor serta membaiknya konsumsi rumah tangga dan investasi non-
         bangunan. Pada 2023, pertumbuhan ekonomi diprakirakan berlanjut,
         meskipun sedikit melambat ke titik tengah kisaran 4,5-5,3%, sejalan dengan
         menurunnya prospek pertumbuhan ekonomi global. Konsumsi rumah tangga
         diprakirakan akan tumbuh lebih tinggi sejalan dengan meningkatnya
         mobilitas masyarakat pasca penghapusan kebijakan Pemberlakuan
         Pembatasan Kebijakan Masyarakat (PPKM). Investasi juga diprakirakan akan
         membaik didorong oleh membaiknya prospek bisnis, meningkatnya aliran
         masuk Penanaman Modal Asing (PMA), serta berlanjutnya penyelesaian
         Proyek Strategis Nasional (PSN). Ekspor diprakirakan tumbuh lebih rendah
         akibat melambatnya ekonomi global, meskipun akan termoderasi dengan
         permintaan dari Tiongkok. Berdasarkan Lapangan Usaha, prospek sektor
         Industri Pengolahan, Perdagangan Besar dan Eceran, Informasi dan
         Komunikasi, serta Konstruksi diprakirakan tumbuh cukup kuat didorong
         kenaikan permintaan domestik tersebut. Sementara secara spasial,
Page 33
                                                                           30




pertumbuhan ekonomi yang kuat diprakirakan terjadi di seluruh wilayah
seiring dengan perbaikan permintaan domestik.

Inflasi menurun lebih cepat dari yang diprakirakan. Inflasi Indeks Harga
Konsumen (IHK) pada akhir 2022 tercatat sebesar 5,51% (yoy), jauh lebih
rendah dari prakiraan sesuai dengan Consensus Forecast 6,5% (yoy) pasca
penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi pada September
2022. Demikian pula inflasi inti tercatat rendah pada akhir 2022 yaitu sebesar
3,36% (yoy) jauh lebih rendah dari prakiraan Bank Indonesia sebesar 4,61%
(yoy). Penurunan inflasi IHK dan inti tersebut sebagai hasil koordinasi yang
sangat erat antara Pemerintah dan Bank Indonesia melalui respons kebijakan
moneter Bank Indonesia yang front loaded, pre-emptive, dan forward
looking, didukung dengan pengendalian inflasi bahan pangan bergejolak
(volatile food) melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan
(GNPIP). Ke depan, Bank Indonesia meyakini inflasi inti tetap berada dalam
kisaran 3,0±1% pada semester I 2023 dan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK)
kembali ke dalam sasaran 3,0±1% pada semester II 2023. Bank Indonesia akan
terus memperkuat respons kebijakan moneter, serta terus berkoordinasi
dengan Pemerintah guna memastikan penurunan dan terkendalinya inflasi
tersebut.

Prospek Industri Alat Berat
Industri alat berat di Indonesia kini semakin bersinar dengan produksinya
yang juga terus meningkat. Tentunya hal ini sejalan dengan pertumbuhan
ekonomi nasional yang juga semakin baik dari hari ke hari. Terdapat banyak
faktor yang mendukung peningkatan industri alat berat di tanah air,
khususnya saat ekonomi mulai membaik setelah pandemi Covid-19. Berbagai
sektor yang berkaitan dengan alat-alat besar mengalami kenaikan performa
setelah pandemi sehingga sektor produksi alat ini juga ikut mengalami
peningkatan. Prospek bisnis di 2022 diperkirakan masih positif, dengan masih
banyaknya kebutuhan alat berat di hampir setiap sektor. Produksi alat berat
nasional di sepanjang 2022 tercatat sebanyak 8.826 unit atau tumbuh 30,9%
dibandingkan 2021 sebesar 6.740 unit. Produksi alat berat di 2022 ini
mencetak rekor tertinggi sejak 1999 di mana pada kala itu produksi baru di
726 unit dalam setahun.

Bukan hanya dari segi angka produksi, permintaan atau perdagangan alat
berat juga berada dalam kondisi yang cukup baik. Permintaan alat berat
meningkat di empat sektor industri yaitu pertambangan, agro, konstruksi,
dan kehutanan. Segmen yang membutuhkan paling banyak alat berat dan
layanan pendukung adalah pertambangan. Di sisi lain, sektor ini juga
didukung oleh harga komoditas yang positif. Tak hanya pertambangan, sektor
Page 34
                                                                          31




konstruksi dan perkebunan juga menunjukkan permintaan yang positif.
Sebanyak 5.909 unit alat berat dijual ke industri pertambangan pada Januari-
Agustus 2022 dan meningkat 93% dari periode yang sama di tahun 2021.
Berikutnya adalah industri pertanian atau agro yang pada periode sama
terjual 1.513 unit, 41% lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.
Kemudian ke sektor konstruksi yang pada periode sama, jumlah alat berat
yang dijual ke industri ini meningkat 84 persen dibandingkan tahun
sebelumnya. Sebanyak 4.854 alat berat dijual ke sektor pertanian. Untuk
sektor kehutanan jumlah penjualan alat berat ke industri pada Januari-
Agustus 2022 meningkat 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sebanyak 1.687 truk berat dijual ke sektor kehutanan.

Pertumbuhan terjadi karena konstruksi ikut tumbuh, pembangunan jalan
mulai berjalan. Pertumbuhan alat berat paling mencolok dan signifikan
adalah alat-alat berat dari China. Bila melihat data hingga Juli 2022, jumlah
alat berat yang sudah terjual di market Indonesia sebanyak 12.000 unit. Dari
jumlah itu, 26% persen di antaranya dikuasai oleh produk-produk China.
Angka ini diperkirakan masih akan bertumbuh pesat hingga akhir tahun 2022.
Pemulihan ekonomi dan prospek pertumbuhan bisnis batubara menjadi latar
belakang Perseroan untuk terus menggenjot penjualan alat berat dan
melakukan diversifikasi bisnis. Bisnis tambang yang tumbuh moncer hingga
akhir tahun 2022 membuat pelaku usaha kebanjiran permintaan alat berat.
Penjualan alat berat mencapai 5.500 unit tahun 2022. Jumlah ini sekitar 56%
lebih banyak dari penjualan sebanyak 3.088 unit pada 2021. Peningkatan
penjualan alat berat tahun ini didorong oleh permintaan dari sektor
pertambangan dengan porsi lebih dari 60%. Selebihnya dari sektor konstruksi,
kehutanan, dan agro.

Kenaikan harga komoditas batu bara juga mendorong penjualan alat berat di
Indonesia selama dua tahun terakhir. Tahun 2022 diprediksi menjadi
pencapaian penjualan tertinggi untuk produksi alat berat sejak 2011.
Produksi alat berat akan meningkat tajam. Jumlahnya diperkirakan akan
melebihi perkiraan, seiring dengan kenaikan harga komoditas batu bara lebih
lanjut. Peningkatan produksi alat berat tahun ini tidak lepas dari dampak
pemulihan ekonomi dan permintaan tahun lalu yang belum sepenuhnya
terwujud. Menguatnya harga komoditas masih berlangsung hingga sekarang.
Kondisi ini telah mendorong meningkatnya permintaan alat berat dan
berbagai pendukung logistik di sektor tersebut. Permintaan yang terus
menguat itu diperkirakan berlanjut hingga 2023. Prospek tersebut
memberikan dampak terhadap pertumbuhan bisnis alat berat. Strategi yang
dipersiapkan Perseroan untuk mewujudkan target pertumbuhan yaitu
Page 35
                                                                                  32




         memfokuskan pada pemenuhan kebutuhan pelanggan terhadap alat berat
         dan layanan purna jual yang unggul. Hal ini dilakukan agar pelanggan dapat
         mengembangkan usahanya secara optimal dan memanfaatkan momentum
         yang positif.

II.2.3   Analisis Operasional Dan Prospek Usaha
         Seiring dengan berjalannya pemulihan ekonomi, kenaikan harga energi
         sebagai dampak kondisi iklim serta pengaruh situasi geopolitik di Eropa
         menyebabkan peningkatan konsumsi dan peningkatan harga batu bara global.
         Termasuk dalam hal ini adalah kenaikan pemintaan batu bara termal untuk
         pembangkit listrik di negara-negara konsumsi terbesar seperti Cina dan India
         turut mendorong harga komoditas yang telah naik sejak 2021.

         Kondisi tersebut mendorong pertumbuhan signifikan Perseroan pada segmen
         usaha mesin konstruksi, kontraktor penambangan, dan pertambangan batu
         bara sepanjang 2022. Perseroan membukukan pendapatan bersih sepanjang
         tahun 2022 sebesar Rp123,6 triliun atau naik sebesar 56% dari Rp79,5 triliun
         pada tahun 2021. Seiring dengan peningkatan pendapatan bersih, laba bersih
         Perseroan meningkat 104% menjadi Rp21,0 triliun dibandingkan tahun
         sebelumnya sebesar Rp10,3 triliun.

         Masing-masing segmen usaha, yaitu: kontraktor penambangan, mesin
         konstruksi, pertambangan batu bara, pertambangan emas, industri
         konstruksi, dan energi secara berturut-turut memberikan kontribusi sebesar
         38%, 30%, 25%, 6%, 1%, dan kurang dari 1% terhadap total pendapatan bersih
         secara konsolidasi.

         Saat ini Perseroan berada dalam kondisi yang baik seiring dengan kondisi
         pasar komoditas yang sangat kondusif. Akan tetapi faktor-faktor yang
         mempengaruhi kondisi global semakin kompleks dan tidak dapat diprediksi.
         Resesi ekonomi global akan berpotensi mempengaruhi kembali sektor
         industri komoditas karena turunnya permintaan termasuk komoditas batu
         bara.

         Perseroan terus konsisten menjalankan strategi diversifikasi usaha untuk
         menyeimbangkan portofolio usaha dan menciptakan pertumbuhan bisnis
         yang berkelanjutan, dengan fokus utama pengembangan aset mineral lainnya
         serta meningkatkan portofolio energi baru terbarukan.
Page 36
                                                                                33




         Di sisi lain, teknologi yang terus berkembang dengan pesat akan
         menyebabkan keunggulan kompetitif Perseroan saat ini akan dengan cepat
         menjadi using di masa depan. Oleh karena itu Perseroan harus memiliki
         fleksibilitas dan kesiapan menghadapi semua tantangan dan perubahan,
         memiliki kombinasi dari prediksi dan mitigasi, dan kemampuan melakukan
         antisipasi di saat situasi menjadi tidak kondusif.

II.2.4   Alasan Dan Latar Belakang Rencana Transaksi
         Perseroan berencana melakukan Rencana Transaksi untuk mendukung
         kegiatan operasional Perseroan, dimana tanah dan bangunan yang dibeli akan
         digunakan untuk menjadi kantor cabang Perseroan.

II.2.5   Keuntungan Dan Kerugian Atas Dilakukannya Rencana Transaksi
         Keuntungan Rencana Transaksi adalah:
         • Tanah yang akan dibeli Perseroan berada di daerah yang bebas gempa;
         • Adanya potensi mendapatkan capital gain seiring dengan potensi kenaikan
           harga tanah;
         • Adanya potensi dapat menggantikan biaya sewa yang selama ini
           dikeluarkan untuk kantor cabang di Palu, Sulawesi Tengah

         Kerugian Rencana Transaksi adalah:
         • Adanya tambahan biaya PBB, biaya perawatan, biaya utilitas dan lain-lain
           yang harus dibayarkan oleh Peseroan.
Page 37
                                                                                                             34




II.3     Analisis Kuantitatif

II.3.1   Penilaian Kinerja Historis
         Berdasarkan data Laporan Keuangan Auditan Perseroan per 31 Desember
         2018 sampai dengan per 31 Desember 2022 yang kami peroleh dari
         manajemen Perseroan, kondisi keuangan Perseroan adalah sebagai berikut:

         Laporan Posisi Keuangan
         Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                              Audit         Audit         Audit        Audit         Audit
                                            31-Dec-18     31-Dec-19     31-Dec-20    31-Dec-21     31-Dec-22
         Aset
         Aset lancar
         Jumlah aset lancar                  55.651.808    50.826.955   44.195.782    60.604.068    78.930.048
         Aset tidak lancar
         Jumlah aset tidak lancar            60.629.209    60.886.420   55.605.181    51.957.288    61.548.172
         Jumlah aset                        116.281.017   111.713.375   99.800.963   112.561.356   140.478.220
         Liabilitas
         Liabilitas jangka pendek
         Jumlah liabilitas jangka pendek     48.785.716    32.585.529   20.943.824    30.489.218    42.037.402
         Liabilitas jangka panjang
         Jumlah liabilitas jangka panjang    10.444.622    18.017.772   15.709.999    10.249.381     8.926.993
         Jumlah liabilitas                   59.230.338    50.603.301   36.653.823    40.738.599    50.964.395
         Ekuitas
         Jumlah ekuitas                      57.050.679    61.110.074   63.147.140    71.822.757    89.513.825
         Jumlah liabilitas & ekuitas        116.281.017   111.713.375   99.800.963   112.561.356   140.478.220


         Jumlah aset mengalami pertumbuhan rata-rata tahun CAGR sebesar 4,84%
         sejak tahun 2018 sampai dengan tahun 2022. Jumlah liabilitas mengalami
         penurunan rata-rata tahun CAGR sebesar 3,69% sejak tahun 2018 sampai
         dengan tahun 2022. Jumlah ekuitas mengalami pertumbuhan rata-rata tahun
         CAGR sebesar 11,92% sejak tahun 2018 sampai dengan tahun 2022.
Page 38
                                                                                                                      35




Laporan Laba Rugi
Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                               Audit           Audit           Audit           Audit           Audit
                                             31-Dec-18       31-Dec-19       31-Dec-20       31-Dec-21       31-Dec-22
Pendapatan                                     84.624.733      84.430.478      60.346.784      79.460.503    123.607.460
Beban pokok pendapatan                        (63.515.207)    (63.199.825)    (47.357.491)    (59.795.542)   (88.848.772)
Laba kotor                                   21.109.526      21.230.653      12.989.293      19.664.961      34.758.688
Beban penjualan                                  (968.142)     (1.039.971)     (1.342.063)     (1.125.733)     (1.064.580)
Beban umum & administrasi                      (3.371.034)     (3.585.671)     (3.353.253)     (3.663.613)     (4.561.392)
Penghasilan lain-lain                             282.390         501.446
Beban lain-lain                                  (977.414)       (312.886)       (824.035)       (980.291)      (560.803)
Penghasilan keuangan                              764.213         616.712         758.513         871.973        998.148
Biaya keuangan                                 (1.437.596)     (2.333.765)     (1.539.907)       (754.155)      (759.935)
Bagian atas laba bersih entitas asosiasi &
                                                 306.776         400.367         322.638         449.108         635.915
ventura bersama

Laba sebelum pajak penghasilan               15.708.719      15.476.885       7.011.186      14.462.250      29.446.041
Beban pajak penghasilan                        (4.210.310)     (4.342.244)     (1.378.761)     (3.853.983)     (6.452.368)

Laba tahun berjalan                          11.498.409      11.134.641       5.632.425      10.608.267      22.993.673
Laba komprehensif lainnya                      1.041.492       (2.383.785)       (214.462)     1.343.993       5.054.921
Jumlah laba komprehensif tahun
                                             12.539.901       8.750.856       5.417.963      11.952.260      28.048.594
berjalan
Laba per saham                                     2.983           3.033           1.609           2.756           5.679


Jumlah pendapatan mengalami pertumbuhan rata-rata tahun CAGR sebesar
9,94% sejak tahun 2018 sampai dengan tahun 2022. Jumlah laba kotor
mengalami pertumbuhan rata-rata tahun CAGR sebesar 13,28% sejak tahun
2018 sampai dengan tahun 2022. Jumlah laba tahun berjalan mengalami
pertumbuhan rata-rata tahun CAGR sebesar 18,92% sejak tahun 2018 sampai
dengan tahun 2022.
Page 39
                                                                                                                           36




Laporan Arus Kas
Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                              Audit            Audit            Audit            Audit            Audit
                                            31-Dec-18        31-Dec-19        31-Dec-20        31-Dec-21        31-Dec-22
Arus kas dari aktivitas operasi
Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas
                                            19.209.753        9.435.985       18.557.088       23.284.854       32.891.585
operasi

Arus kas dari aktivitas investasi
Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas
                                            (27.980.823)      (9.757.541)      (2.594.328)      (3.158.997)     (10.401.292)
investasi
Arus kas dari aktivitas pendanaan
Kas bersih yang (digunakan untuk) /
                                             1.120.862         (830.690)       (7.834.254)      (7.419.838)     (18.653.279)
diperoleh dari aktivitas pendanaan
Kenaikan bersih kas & bank                   (7.650.208)      (1.152.246)      8.128.506       12.706.019        3.837.014
Dampak perubahan selisih kurs terhadap
                                               256.894         (195.268)         279.407          117.148        1.122.758
kas & bank
Kas & bank - awal                           20.831.489       13.438.175       12.090.661       20.498.574       33.321.741
Kas & bank - akhir                          13.438.175       12.090.661       20.498.574       33.321.741       38.281.513


Sejak tahun 2018 sampai dengan tahun 2022, aktivitas operasi Perseroan
mampu memenuhi kebutuhan aktivitas investasi dan pendanaan.

Analisis Rasio
                                              Audit            Audit            Audit            Audit            Audit
               Analisis Rasio
                                            31-Dec-18        31-Dec-19        31-Dec-20        31-Dec-21        31-Dec-22

Rasio likuiditas
Rasio lancar                                          1,14             1,56             2,11             1,99             1,88
Rasio cepat                                           0,86             1,22             1,73             1,68             1,51
Rasio kas                                             0,28             0,37             0,98             1,09             0,91

Rasio solvabilitas
Debt to equity ratio                              18,07%           23,06%           19,77%           12,79%            3,35%
Debt to total assets ratio                         8,86%           12,61%           12,51%            8,16%            2,14%
Long term debt to equity ratio                     5,76%           17,37%           13,36%            4,15%            1,13%

Rasio profitabilitas
Gross profit margin                               24,94%           25,15%           21,52%           24,75%           28,12%
Net profit margin                                 13,59%           13,19%            9,33%           13,35%           18,60%
ROA                                                   0,10             0,10             0,06             0,09             0,16
ROE                                                   0,20             0,18             0,09             0,15             0,26


Rasio Likuiditas
Rasio lancar mengalami pertumbuhan dari 1,14 pada tahun 2018 menjadi
1,88 pada tahun 2022. Rasio cepat mengalami pertumbuhan dari 0,86 pada
tahun 2018 menjadi 1,51 pada tahun 2022. Rasio kas mengalami
pertumbuhan dari 0,28 pada tahun 2018 menjadi 0,91 pada tahun 2022.

Sejak tahun 2018 sampai 2022, secara keseluruhan aset lancar Perseroan
mampu memenuhi kewajiban jangka pendeknya karena rasio likuiditas
secara keseluruhan berada di atas 1 khususnya untuk rasio lancar.
Page 40
                                                                     37




Rasio Solvabilitas
Debt to equity ratio mengalami penurunan dari 18,07% pada tahun 2018
menjadi 3,35% pada tahun 2022. Debt to total assets ratio mengalami
penurunan dari 8,86% pada tahun 2018 menjadi 2,14% pada tahun 2022. Long
term debt to equity ratio mengalami penurunan dari 5,76% pada tahun 2018
menjadi 1,13% pada tahun 2022.

Sejak tahun 2018 sampai 2022, jumlah kewajiban berbunga Perseroan
mengalami penurunan baik untuk kewajiban berbunga jangka pendek
maupun kewajiban berbunga jangka panjang.

Rasio Profitabilitas
Gross profit margin mengalami pertumbuhan dari 24,94% pada tahun 2018
menjadi 28,12% pada tahun 2022. Net profit margin mengalami pertumbuhan
dari 13,59% pada tahun 2018 menjadi 18,60% pada tahun 2022. ROA
mengalami pertumbuhan dari 0,10 pada tahun 2018 menjadi 0,16 pada tahun
2022. ROE mengalami pertumbuhan dari 0,20 pada tahun 2018 menjadi 0,26
pada tahun 2022.

Pendapatan Perseroan sejak tahun 2018 sampai dengan 2022 mengalami
pertumbuhan rata-rata tahunan CAGR sebesar 9,94%. Walaupun pendapatan
Perseroan sempat mengalami penurunan di tahun 2020 dan 2021 yang
disebabkan oleh pandemi Covid-19, namun di tahun 2022 dengan adanya
peningkatan harga jual batubara, pendapatan Perseroan dapat mengalami
pertumbuhan yang cukup signifikan.
Page 41
                                                                                            38




II.3.2   Analisis Keuangan Sebelum Dan Sesudah Rencana Transaksi
         Berdasarkan proforma keuangan yang diberikan oleh manajemen Perseroan,
         maka pengaruh Rencana Transaksi terhadap posisi keuangan dan kinerja
         Perseroan adalah sebagai berikut:

         Proforma Posisi Keuangan
         Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                                                              Sesudah Rencana
                                              Audit
                                                            Penyesuaian           Transaksi
                                            31-Dec-22                            31-Dec-22
         Aset
         Aset lancar
         Kas & setara kas                      38.281.513          (16.345)         38.265.168
         Pajak dibayar di muka:
         - Pajak penghasilan badan                806.305                              806.305
         - Pajak lain-lain                      3.411.700           1.620            3.413.320
         Jumlah aset lancar                   78.930.048          (14.726)         78.915.322
         Aset tidak lancar
         Aset tetap                            23.677.857         14.725,6          23.692.583
         Jumlah aset tidak lancar             61.548.172           14.726          61.562.898
         Jumlah aset                         140.478.220                  0       140.478.220
         Liabilitas
         Liabilitas jangka pendek
         Jumlah liabilitas jangka pendek      42.037.402                  0        42.037.402
         Liabilitas jangka panjang
         Jumlah liabilitas jangka panjang      8.926.993                  0         8.926.993
         Jumlah liabilitas                    50.964.395                  0        50.964.395
         Ekuitas
         Jumlah ekuitas                       89.513.825                  0        89.513.825
         Jumlah liabilitas & ekuitas         140.478.220                  0       140.478.220


         Proforma posisi keuangan mengenai pengaruh Rencana Transaksi
         menunjukkan perbedaan antara sebelum dan sesudah Rencana Transaksi
         pada tanggal 31 Desember 2022 yang disebabkan oleh:
         • Jumlah aset lancar berkurang Rp 14.725.600.000,- yang disebabkan oleh:
           o Kas & setara kas berkurang sebesar Rp16.345.416.000,- yang
              disebabkan dari pembayaran kas untuk Rencana Transaksi dan
              pembayaran pajak terkait Rencana Transaksi;
           o Pajak dibayar dimuka bertambah sebesar Rp1.619.816.000,- yang
              disebabkan dari pembayaran PPN terkait Rencana Transaksi.
         • Jumlah aset tidak lancar bertambah Rp 14.725.600.000,- yang disebabkan
           penambahan aset tetap dari Rencana Transaksi.
Page 42
                                                                                               39




Proforma Laba Rugi
Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                                                                Sesudah Rencana
                                               Audit
                                                              Penyesuaian           Transaksi
                                             31-Dec-22                             31-Dec-22
Pendapatan                                     123.607.460                           123.607.460
Beban pokok pendapatan                         (88.848.772)                          (88.848.772)
Laba kotor                                     34.758.688                   0        34.758.688
Beban penjualan                                 (1.064.580)                           (1.064.580)
Beban umum & administrasi                       (4.561.392)                           (4.561.392)
Penghasilan lain-lain
Beban lain-lain                                   (560.803)                             (560.803)
Penghasilan keuangan                               998.148                               998.148
Biaya keuangan                                    (759.935)                             (759.935)
Bagian atas laba bersih entitas asosiasi &
                                                  635.915                                635.915
ventura bersama

Laba sebelum pajak penghasilan                 29.446.041                   0        29.446.041

Beban pajak penghasilan                         (6.452.368)                           (6.452.368)
Laba tahun berjalan                            22.993.673                   0        22.993.673
Laba komprehensif lainnya                        5.054.921                             5.054.921
Jumlah laba komprehensif tahun
                                               28.048.594                   0        28.048.594
berjalan


Proforma laba rugi mengenai pengaruh Rencana Transaksi tidak
menunjukkan perbedaan antara sebelum dan sesudah Rencana Transaksi
pada tanggal 31 Desember 2022 karena Rencana Transaksi tidak
mempengaruhi performa operasional Perseroan per 31 Desember 2022.
Page 43
                                                                                                 40




II.3.3   Analisis Rasio Keuangan Sebelum Dan Sesudah Transaksi
         Berdasarkan proforma keuangan per 31 Desember 2022 yang diberikan oleh
         manajemen Perseroan, kami melakukan perbandingan analisis rasio
         keuangan antara sebelum dan sesudah Rencana Transaksi dilakukan. Hasil
         analisis adalah sebagai berikut:

         Analisis Rasio
                                                              Sesudah Rencana
                                             Audit
                        Analisis Rasio                           Transaksi          Selisih
                                           31-Dec-22             31-Dec-22
         Rasio likuiditas
         Rasio lancar                                 1,88                   1,88             -0,02%
         Rasio cepat                                  1,51                   1,51             -0,02%
         Rasio kas                                    0,91                   0,91             -0,04%
         Rasio solvabilitas
         Debt to equity ratio                         3,35%              3,35%                0,00%
         Debt to total assets ratio                   2,14%              2,14%                0,00%
         Long term debt to equity ratio               1,13%              1,13%                0,00%

         Rasio profitabilitas
         Gross profit margin                         28,12%             28,12%                0,00%
         Net profit margin                           18,60%             18,60%                0,00%
         ROA                                          0,16                   0,16             0,00%
         ROE                                          0,26                   0,26             0,00%


         Dari tabel di atas, dapat diperoleh informasi bahwa per 31 Desember 2022,
         dengan dilakukannya Rencana Transaksi maka:
         • Rasio likuiditas Perseroan akan mengalami penurunan akibat pembayaran
           kas untuk Rencana Transaksi dan pembayaran pajak terkait Rencana
           Transaksi namun penurunannya tidak signifikan;
         • Rasio solvabilitas dan rasio profitabilitas tidak mengalami perubahan.

         Dari hasil analisis atas proforma keuangan sebelum dan sesudah Rencana
         Transaksi dapat disimpulkan bahwa Rencana Transaksi akan mempengaruhi
         rasio keuangan khususnya rasio likuiditas namun perubahannya tidak
         signifikan. Sedangkan rasio solvabilitas dan rasio profitabilitas tidak
         mengalami perubahan.
Page 44
                                                                                                                      41




II.3.4   Penilaian Atas Proyeksi Keuangan
         Kami melakukan perbandingan atas proyeksi keuangan sebelum dan sesudah
         Rencana Transaksi yang sudah disiapkan oleh manajemen Perseroan. Asumsi
         utama yang digunakan adalah bahwa:
         • Dalam proyeksi keuangan sesudah Rencana Transaksi, tanah dan bangunan
           yang dibeli oleh Perseroan dalam Rencana Transaksi belum akan digunakan
           dan/atau dibangun menjadi kantor cabang Perseroan di Palu, Sulawesi
           Tengah. Sehingga akan terdapat tambahan biaya PBB, biaya perawatan,
           biaya utilitas dan lain-lain yang harus dibayarkan oleh Peseroan.

         Kami telah melakukan penyesuaian yang mencerminkan kewajaran proyeksi
         dengan kemampuan pencapaiannya. Penyesuaian dilakukan dengan melihat
         kepada tingkat kewajaran atas profitabilitas Perseroan selama periode
         proyeksi berdasarkan data historis dan asumsi-asumsi yang disampaikan oleh
         manajemen.

         Perbandingan antara proyeksi keuangan sebelum dan sesudah Rencana
         Transaksi adalah sebagai berikut:

         Analisis Proyeksi Laba Rugi
         Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                           Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi
                                          31-Dec-23       31-Dec-24       31-Dec-25       31-Dec-26       31-Dec-27
         Pendapatan
         Sebelum Rencana Transaksi        126.700.990     119.024.520     123.543.841     127.169.430     132.745.935
         Sesudah Rencana Transaksi        126.700.990     119.024.520     123.543.841     127.169.430     132.745.935
         Selisih                                    0               0               0               0               0
         % selisih                             0,000%          0,000%          0,000%          0,000%          0,000%
         Laba Kotor
         Sebelum Rencana Transaksi         27.852.248      26.607.490      28.776.873      30.014.217      31.493.047
         Sesudah Rencana Transaksi         27.852.248      26.607.490      28.776.873      30.014.217      31.493.047
         Selisih                                     0               0               0               0               0
         % selisih                              0,000%          0,000%          0,000%          0,000%          0,000%
         EBIT
         Sebelum Rencana Transaksi         21.671.209      20.609.952      22.532.453      23.517.534      24.706.295
         Sesudah Rencana Transaksi         21.671.071      20.609.811      22.532.309      23.517.387      24.706.144
         Selisih                                  (138)           (141)           (144)           (147)           (150)
         % selisih                             -0,001%         -0,001%         -0,001%         -0,001%         -0,001%
         Laba Sebelum Pajak Penghasilan
         Sebelum Rencana Transaksi         21.007.944      19.901.392      21.590.481      22.499.179      23.588.235
         Sesudah Rencana Transaksi         21.007.806      19.901.251      21.590.337      22.499.032      23.588.085
         Selisih                                  (138)           (141)           (144)           (147)           (150)
         % selisih                             -0,001%         -0,001%         -0,001%         -0,001%         -0,001%
         Laba Tahun Berjalan
         Sebelum Rencana Transaksi         16.063.342      15.216.326      16.457.187      17.314.055      18.115.897
         Sesudah Rencana Transaksi         16.063.204      15.216.185      16.457.043      17.313.908      18.115.746
         Selisih                                  (138)           (141)           (144)           (147)           (150)
         % selisih                             -0,001%         -0,001%         -0,001%         -0,001%         -0,001%
Page 45
                                                                                                     42




Dari tabel di atas dapat diperoleh informasi bahwa Rencana Transaksi akan
menambah biaya operasional Perseroan yang tidak signifikan selama periode
proyeksi yang disebabkan oleh tambahan biaya PBB, biaya perawatan, biaya
utilitas dan lain-lain yang harus dibayarkan oleh Peseroan.

Analisis Proyeksi Posisi Keuangan
Disajikan dalam jutaan Rupiah
                             Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi
                            31-Dec-23       31-Dec-24       31-Dec-25       31-Dec-26       31-Dec-27
Aset Lancar
Sebelum Rencana Transaksi    64.130.645      72.839.814      77.428.120      84.376.909      96.369.844
Sesudah Rencana Transaksi    64.115.847      72.824.939      77.413.167      84.361.873      96.354.722
Selisih                         (14.799)        (14.875)        (14.954)        (15.036)        (15.121)
% selisih                        -0,023%         -0,020%         -0,019%         -0,018%         -0,016%
Aset Tidak Lancar
Sebelum Rencana Transaksi    71.470.552      80.937.883      86.576.881      88.377.688      89.207.915
Sesudah Rencana Transaksi    71.485.212      80.952.479      86.591.412      88.392.153      89.222.316
Selisih                          14.661          14.596          14.531          14.466          14.401
% selisih                         0,021%          0,018%          0,017%          0,016%          0,016%
Aset
Sebelum Rencana Transaksi   135.601.197     153.777.697     164.005.001     172.754.597     185.577.759
Sesudah Rencana Transaksi   135.601.059     153.777.418     164.004.578     172.754.027     185.577.038
Selisih                             (138)           (279)           (423)           (570)           (721)
% selisih                         0,000%          0,000%          0,000%          0,000%          0,000%
Liabilitas Jangka Pendek
Sebelum Rencana Transaksi    49.372.407      36.580.707      36.037.582      33.194.347      33.850.107
Sesudah Rencana Transaksi    49.372.407      36.580.707      36.037.582      33.194.347      33.850.107
Selisih                                0               0               0               0               0
% selisih                         0,000%          0,000%          0,000%          0,000%          0,000%
Liabilitas Jangka Panjang
Sebelum Rencana Transaksi     8.881.927       9.306.933       9.110.400       9.044.302       8.973.584
Sesudah Rencana Transaksi     8.881.927       9.306.933       9.110.400       9.044.302       8.973.584
Selisih                                0               0               0               0               0
% selisih                         0,000%          0,000%          0,000%          0,000%          0,000%
Liabilitas
Sebelum Rencana Transaksi    58.254.334      45.887.639      45.147.982      42.238.649      42.823.692
Sesudah Rencana Transaksi    58.254.334      45.887.639      45.147.982      42.238.649      42.823.692
Selisih                                0               0               0               0               0
% selisih                         0,000%          0,000%          0,000%          0,000%          0,000%
Ekuitas
Sebelum Rencana Transaksi    77.346.862     107.890.058     118.857.020     130.515.948     142.754.067
Sesudah Rencana Transaksi    77.346.724     107.889.779     118.856.596     130.515.378     142.753.346
Selisih                             (138)           (279)           (423)           (570)           (721)
% selisih                         0,000%          0,000%          0,000%          0,000%         -0,001%
Page 46
                                                                               43




         Dari tabel di atas dapat diperoleh informasi bahwa:
         • Jumlah aset dalam proyeksi keuangan sesudah Rencana Transaksi
           mengalami perubahan yang disebabkan oleh:
           o Pembayaran kas untuk Rencana Transaksi
           o Pembayaran kas untuk tambahan biaya PBB, biaya perawatan, biaya
               utilitas dan lain-lain;
           o Peningkatan jumlah aset tetap dari Rencana Transaksi;
         • Jumlah liabilitas dalam proyeksi keuangan sebelum dan sesudah Rencana
           Transaksi tidak mengalami perubahan;
         • Jumlah ekuitas dalam proyeksi keuangan sesudah Rencana Transaksi yang
           disebabkan oleh tambahan biaya PBB, biaya perawatan, biaya utilitas dan
           lain-lain.

         Dari analisis proyeksi keuangan sebelum dan sesudah Rencana Transaksi
         dapat disimpulkan bawha Rencana Transaksi akan mempengaruhi biaya
         operasional Perseroan namun dengan penambahan yang tidak signifikan.
         Dengan Rencana Transaksi maka Perseroan berpotensi meningkatkan
         kredibilitasnya sebagai perusahaan karena saat ini Perseroan merupakan
         satu-satunya dealer heavy equipment yang memiliki kantor cabang di Palu,
         Sulawesi Tengah. Kantor cabang yang dimiliki Perseroan saat ini terpisah
         menjadi 3 kantor berbeda dan dengan Rencana Transaksi, Perseroan
         berencana untuk membangun kantor baru untuk menggabungkan kantor
         cabang tersebut.

II.3.5   Analisis Inkremental
         Analisis inkremental dilakukan dengan cara:
         • Melihat kontribusi nilai tambah terhadap perusahaan sebagai akibat dari
           Rencana Transaksi;
         • Biaya atau pendapatan yang relevan;
         • Informasi non keuangan yang relevan;
         • Prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam menentukan
           rencana dan nilai dari Rencana Transaksi;
         • Hal material lainnya.
Page 47
                                                                                                                         44




Hasil analisis adalah sebagai berikut:
Kontribusi Nilai Tambah
Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                                     Tanah seluas 6.118 meter persegi &
 Objek penilaian
                                                     bangunan seluas 887 meter persegi
 Tanggal penilaian                                   31-Dec-22


                                                          Nilai Pasar                  Harga Transaksi


                                                                         14.040                    14.726

 Selisih harga transaksi terhadap nilai pasar                                                              686

 % Selisih harga transaksi terhadap nilai
                                                                                                       4,88%
 pasar


Dari analisis kontribusi nilai tambah, dapat diperoleh informasi bahwa harga
transaksi dalam Rencana Transaksi lebih tinggi Rp686 juta atau 4,88%
dibandingkan Nilai Pasar, namun diharapkan bahwa Rencana Transaksi dapat
mendukung kegiatan operasional Perseroan, dimana tanah dan bangunan
yang dibeli akan digunakan untuk menjadi kantor cabang Perseroan.

Biaya Atau Pendapatan Yang Relevan
Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                       Proyeksi           Proyeksi          Proyeksi        Proyeksi          Proyeksi
                                      31-Dec-23          31-Dec-24         31-Dec-25       31-Dec-26         31-Dec-27
Laba Tahun Berjalan
Sebelum Rencana Transaksi              16.063.342         15.216.326        16.457.187      17.314.055           18.115.897
Sesudah Rencana Transaksi              16.063.204         15.216.185        16.457.043      17.313.908           18.115.746
Lembar saham                         3.730.135.136
Laba Per Saham (Rupiah)
Sebelum Rencana Transaksi                   4.306,37        4.079,30          4.411,95        4.641,67             4.856,63
Sesudah Rencana Transaksi                   4.306,33        4.079,26          4.411,92        4.641,63             4.856,59
Selisih                                         (0,04)          (0,04)            (0,04)          (0,04)               (0,04)
% selisih                                     -0,001%         -0,001%           -0,001%         -0,001%              -0,001%


Dari analisis laba per saham sebelum dan sesudah Rencana Transaksi
menunjukkan Rencana Transaksi akan mempengaruhi kegiatan operasional
Perseroan selama periode proyeksi yang disebabkan oleh tambahan biaya
PBB, biaya perawatan, biaya utilitas dan lain-lain yang harus dibayarkan oleh
Peseroan. Namun perubahannya tidak signifikan.
Page 48
                                                                       45




Informasi Non Keuangan Yang Relevan
Dengan Rencana Transaksi Perseroan akan membeli tanah yang berada di
lokasi bebas gempa serta Perseroan berpotensi menigkatkan kredibilitas
sebagai perusahaan karena saat ini Perseroan merupakan satu-satunya
dealer heavy equipment yang memiliki kantor cabang di Palu, Sulawesi
Tengah. Kantor cabang yang dimiliki Perseroan saat ini terpisah menjadi 3
kantor berbeda. Sehingga dengan Rencana Transaksi, Perseroan berencana
untuk membangun kantor baru untuk menggabungkan kantor cabang
tersebut.

Prosedur Pengambilan Keputusan Oleh Perusahaan Dalam Menentukan
Rencana Dan Nilai Rencana Transaksi
Manajemen Perseroan terlebih dahulu menunjuk KJPP LHR untuk
memberikan opini Nilai Pasar atas objek dari Rencana Transaksi. Dalam
penentuan harga transaksi manajemen Perseroan melakukan negosiasi
dengan LTT. Dari hasil negosiasi, ditentukan bahwa manajemen Perseroan
akan membayar di atas Nilai Pasarnya dengan pertimbangan bahwa lokasi
tanah dan bangunan yang akan dibeli Perseroan berada di lokasi bebas gempa
sehingga lebih aman.

Informasi Material Lainnya
Berdasarkan dari data dan informasi yang telah diberikan oleh manajemen
serta hasil analisis yang sudah diungkap dalam laporan ini,kami tidak
menemukan adanya informasi material lainnya atas Rencana Transaksi selain
dari informasi yang sudah kami sampaikan dalam laporan ini.
Page 49
                                                                                                                   46




II.3.6   Analisis Sensitivitas
         Analisis sensitivitas atas Rencana Transaksi dilakukan dengan melihat
         pengaruh perubahan harga transaksi terhadap Nilai Pasarnya. Perhitungan
         analisis sensitivitas adalah sebagai berikut:
         Disajikan dalam jutaan Rupiah
         Objek
                         Tanah seluas 6.118 meter persegi & bangunan seluas 887 meter persegi
         penilaian
         Tanggal
                         31-Dec-22
         penilaian



                                                         Harga           Harga           Harga         Harga
                           Nilai          Harga
                                                       Transaksi +     Transaksi +     Transaksi –   Transaksi -
                           Pasar        Transaksi
                                                          2,5%             5%             2,5%           5%



                           14.040        14.726          15.094          15.462          14.357        13.989
         Selisih harga
         transaksi
                                           686            1.054           1.422            317          (51)
         terhadap
         nilai pasar
         % Selisih
         harga
         transaksi                        4,88%           7,51%          10,13%           2,26%        -0,36%
         terhadap
         nilai pasar
         % Selisih
         dengan                                          53,70%         107,39%          -53,70%      -107,39%
         selisih awal


         Dari perhitungan di atas menunjukkan:
         • Apabila harga transaksi naik 2,5%, maka selisih antara harga transaksi
           dengan Nilai Pasar menjadi 7,51%. Perubahan ini setara dengan kenaikan
           53,70% dari selisih awal antara antara harga transaksi dengan Nilai Pasar;
         • Apabila harga transaksi naik 5%, maka selisih antara harga transaksi
           dengan Nilai Pasar menjadi 10,13%. Perubahan ini setara dengan kenaikan
           107,39% dari selisih awal antara antara harga transaksi dengan Nilai Pasar;
         • Apabila harga transaksi turun 2,5%, maka selisih antara harga transaksi
           dengan Nilai Pasar menjadi 2,26%. Perubahan ini setara dengan penurunan
           53,70% dari selisih awal antara antara harga transaksi dengan Nilai Pasar;
         • Apabila harga transaksi turun 5%, maka selisih antara harga transaksi
           dengan Nilai Pasar menjadi -0,36%. Perubahan ini setara dengan
           penurunan 107,39% dari selisih awal antara antara harga transaksi dengan
           Nilai Pasar;

         Dari analisis sensitivitas dapat disimpulkan bahwa, Nilai Pasar sensitif
         terhadap perubahan harga transaksi.
Page 50
                                                                                                    47




II.4   Analisis Atas Kewajaran Nilai Rencana Transaksi
       Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh KJPP LHR dalam Laporan
       Penilaian Properti No. 01153/2.0001-01/PI/02/0232/1/VI/2023 tanggal
       23 Juni 2023 yang dilaksanakan oleh Penilai Publik Al Hanif Daru Pusaka,
       MAPPI (Cert.) dan penilai tersebut telah terdaftar pada Otoritas Jasa
       Keuangan Republik Indonesia Bidang Pasar Modal dengan No. STTD.PP-
       151/PM.223/2019 dengan objek penilaian berupa tanah dan bangunan
       (kantor, gudang dan mess) dengan luas tanah 6.118 m 2 dan total luas
       bangunan 887 m2 yang beralamat di Jalan Garuda No. 34, Kelurahan Birobuli
       Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Propinsi Sulawesi Tengah,
       diperoleh informasi bahwa Nilai Pasar untuk objek yang dinilai per
       31 Desember 2022 adalah sebesar Rp14.040.000.000,-.

       Harga transaksi yang diatur dalam draft Perjanjian antara Perseroan dan LTT
       versi tanggal 30 Juni 2023, adalah sebesar Rp14.725.600.000,-.

       Atas dasar informasi di atas, hasil perbandingan adalah sebagai berikut:
       Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                                      Tanah seluas 6.118 meter persegi &
       Objek penilaian
                                                      bangunan seluas 887 meter persegi
       Tanggal penilaian                              31-Dec-22


                                                          Nilai Pasar         Harga Transaksi


                                                                   14.040                  14.726

       Selisih harga transaksi terhadap nilai pasar                                          686

       % Selisih harga transaksi terhadap nilai
                                                                                           4,88%
       pasar


       Dari analisis di atas maka diperoleh bahwa selisih antara harga transaksi
       dengan Nilai Pasarnya adalah sebesar 4,88%. Selisih antara harga transaksi
       dengan Nilai Pasar tersebut memenuhi ketentuan POJK No. 35 Pasal 48.b.,
       dimana diatur mengenai batas atas dan batas bawah pada kisaran nilai tidak
       boleh melebihi 7,5% dari nilai yang dijadikan acuan.
Page 51
                                                                               48




II.5   Analisis Atas Faktor-faktor Lain yang Relevan
       Dalam draft Perjanjian diatur mengenai jaminan yang diberikan LTT bahwa
       tanah dan bangunan yang dilepaskan adalah milik LTT, tidak tersangkut
       sengketa dan tidak dijaminkan dalam bentuk apapun serta bebas dari hak-
       hak orang lain. Apabila dikemudian hari terdapat gugatan atau tuntunan yang
       berhubungan dengan tanah dan bangunan tersebut maka akan menjadi
       tanggung jawab sepenuhnya dari LTT.
Page 52
                                                                               49




III   KESIMPULAN ANALISIS PENDAPAT KEWAJARAN
      Hasil analisis pendapat kewajaran yang kami lakukan atas Rencana Transaksi
      adalah sebagai berikut:
      • Analisis Transaksi:
        a. Berdasarkan draft Perjanjian antara Perseroan dan LTT versi tanggal
             30 Juni 2023, pihak yang terlibat dalam Rencana transaksi adalah:
             • Perseroan sebagai pihak pembeli;
             • LTT sebagai pihak penjual.
        b. Berdasarkan analisis terhadap dokumen korporasi atas pihak yang
             bertransaksi dalam Rencana Transaksi serta berdasarkan informasi
             yang diperoleh dari manajemen Perseroan, terdapat hubungan afiliasi
             antara pihak yang bertransaksi berupa hubungan kepemilikan yang
             disebabkan oleh:
             • ASTRA merupakan induk perusahaan Perseroan dan AAL dengan
                kepemilikan saham atas masing-masing perusahaan sebesar 59,50%
                dan 79,68%;
             • AAL merupakan induk perusahaan dari LTT dengan kepemilikan
                saham sebesar 94,99%;
             • Sehingga Perseroan dan LLT yang merupakan anak perusahaan AAL,
                tergabung dalam Grup ASTRA.
        c. Dalam draft Perjanjian antara Perseroan dan LTT versi tanggal 30 Juni
             2023 terkait dengan pembelian sebidang tanah dengan luas 6.118 m2
             dan bangunan dengan luas 887 m2 yang terletak di Jalan Garuda,
             Kelurahan Birobuli Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Provinsi
             Sulawesi Tengah, beberapa syarat dan ketentuan yang disepakati
             dalam draft Perjanjian adalah sebagai berikut:
             • Harga transaksi Rp14.725.600.000,-. tidak termasuk biaya PPN
                (11%) yang akan dibayarkan oleh Perseroan kepada LTT setelah
                penandatanganan draft Perjanjian;
             • LTT menjamin Perseroan bahwa tanah dan bangunan yang
                dilepaskan adalah milik LTT, tidak tersangkut sengketa dan tidak
                dijaminkan dalam bentuk apapun serta bebas dari hak-hak orang
                lain;
             • Apabila dikemudian hari terdapat gugatan atau tuntunan yang
                berhubungan dengan tanah dan bangunan tersebut maka akan
                menjadi tanggung jawab sepenuhnya dari LTT.
Page 53
                                                                       50




  d. Manfaat Rencana Transaksi adalah:
     • Lokasi tanah yang dibeli berada di lokasi bebas gempa;
     • Berpotensi menigkatkan kredibilitas Perseroan sebagai perusahaan.
        Saat ini Perseroan merupakan satu-satunya dealer heavy equipment
        yang memiliki kantor cabang di Palu, Sulawesi Tengah. Kantor
        cabang yang dimiliki Perseroan saat ini terpisah menjadi 3 kantor
        berbeda. Sehingga dengan Rencana Transaksi, Perseroan berencana
        untuk membangun kantor baru untuk menggabungkan kantor
        cabang tersebut.
  e. Risiko Rencana Transaksi adalah:
     • Perseroan menanggung risiko penurunan nilai tanah;
     • Perseroan harus melakukan penilaian atas tanah tersebut setiap
        tahunnya;
     • Adanya risiko tanah yang akan dibeli Perseroan digunakan oleh
        masyarakat sekitar;
     • Adanya risiko penolakan dari masyarakat sekitar terkait rencana
        pembangunan kantor oleh Perseroan;
     • Adanya potensi perubahan tata ruang.

• Analisis Kualitatif:
  a. Keuntungan Rencana Transaksi adalah:
     • Tanah yang akan dibeli Perseroan berada di daerah yang bebas
         gempa;
     • Adanya potensi mendapatkan capital gain seiring dengan potensi
         kenaikan harga tanah;
     • Adanya potensi dapat menggantikan biaya sewa yang selama ini
         dikeluarkan untuk kantor cabang di Palu, Sulawesi Tengah.
  b. Kerugian Rencana Transaksi adalah:
     • Adanya tambahan biaya PBB, biaya perawatan, biaya utilitas dan
         lain-lain yang harus dibayarkan oleh Peseroan.

• Analisis Kuantitatif:
  a. Dari hasil analisis atas proforma keuangan sebelum dan sesudah
     Rencana Transaksi dapat disimpulkan bahwa Rencana Transaksi akan
     mempengaruhi rasio keuangan khususnya rasio likuiditas namun
     perubahannya tidak signifikan. Sedangkan rasio solvabilitas dan rasio
     profitabilitas tidak mengalami perubahan;
Page 54
                                                                          51




  b. Dari analisis proyeksi keuangan sebelum dan sesudah Rencana
     Transaksi dapat disimpulkan bawha Rencana Transaksi akan
     mempengaruhi biaya operasional Perseroan namun dengan
     penambahan yang tidak signifikan. Dengan Rencana Transaksi maka
     Perseroan berpotensi meningkatkan kredibilitasnya sebagai
     perusahaan karena saat ini Perseroan merupakan satu-satunya dealer
     heavy equipment yang memiliki kantor cabang di Palu, Sulawesi
     Tengah. Kantor cabang yang dimiliki Perseroan saat ini terpisah
     menjadi 3 kantor berbeda dan dengan Rencana Transaksi, Perseroan
     berencana untuk membangun kantor baru untuk menggabungkan
     kantor cabang tersebut;
  c. Dari analisis kontribusi nilai tambah, dapat diperoleh informasi bahwa
     harga transaksi dalam Rencana Transaksi lebih tinggi Rp686 juta atau
     4,88% dibandingkan Nilai Pasar, namun diharapkan bahwa Rencana
     Transaksi dapat mendukung kegiatan operasional Perseroan, dimana
     tanah dan bangunan yang dibeli akan digunakan untuk menjadi kantor
     cabang Perseroan;
  d. Dari analisis sensitivitas dapat disimpulkan bahwa, Nilai Pasar sensitif
     terhadap perubahan harga transaksi.

• Analisis Atas Kewajaran Nilai Transaksi:
  Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh KJPP LHR dalam Laporan
  Penilaian Properti No. 01153/2.0001-01/PI/02/0232/1/VI/2023 tanggal
  23 Juni 2023 yang dilaksanakan oleh Penilai Publik Al Hanif Daru Pusaka,
  MAPPI (Cert.) dan penilai tersebut telah terdaftar pada Otoritas Jasa
  Keuangan Republik Indonesia Bidang Pasar Modal dengan No. STTD.PP-
  151/PM.223/2019 dengan objek penilaian berupa tanah dan bangunan
  (kantor, gudang dan mess) dengan luas tanah 6.118 m 2 dan total luas
  bangunan 887 m2 yang beralamat di Jalan Garuda No. 34, Kelurahan
  Birobuli Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Propinsi Sulawesi
  Tengah, diperoleh informasi bahwa Nilai Pasar untuk objek yang dinilai
  per 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp14.040.000.000,-.
  Harga transaksi yang diatur dalam draft Perjanjian antara Perseroan dan
  LTT versi tanggal 30 Juni 2023, adalah sebesar Rp14.725.600.000,-.
Page 55
                                                                                                 52




  Atas dasar informasi di atas, hasil perbandingan adalah sebagai berikut:
  Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                                   Tanah seluas 6.118 meter persegi &
    Objek penilaian
                                                   bangunan seluas 887 meter persegi
    Tanggal penilaian                              31-Dec-22


                                                       Nilai Pasar         Harga Transaksi


                                                                14.040                  14.726

    Selisih harga transaksi terhadap nilai pasar                                          686

    % Selisih harga transaksi terhadap nilai
                                                                                        4,88%
    pasar

  Dari analisis di atas maka diperoleh bahwa selisih antara harga transaksi
  dengan Nilai Pasarnya adalah sebesar 4,88%. Selisih antara harga transaksi
  dengan Nilai Pasar tersebut memenuhi ketentuan POJK No. 35 Pasal 48.b.,
  dimana diatur mengenai batas atas dan batas bawah pada kisaran nilai
  tidak boleh melebihi 7,5% dari nilai yang dijadikan acuan.

• Analisis Atas Faktor Lain Yang Relevan:
  Dalam draft Perjanjian diatur mengenai jaminan yang diberikan LTT
  bahwa tanah dan bangunan yang dilepaskan adalah milik LTT, tidak
  tersangkut sengketa dan tidak dijaminkan dalam bentuk apapun serta
  bebas dari hak-hak orang lain. Apabila dikemudian hari terdapat gugatan
  atau tuntunan yang berhubungan dengan tanah dan bangunan tersebut
  maka akan menjadi tanggung jawab sepenuhnya dari LTT.

Kesimpulan
Atas dasar analisis pendapat kewajaran yang kami lakukan atas Rencana
Transaksi, maka kami berkesimpulan bahwa atas Rencana Transaksi
Pembelian Sebidang Tanah dengan Luas 6.118 m2 dan Bangunan dengan
Luas 887 m2 Milik PT Lestari Tani Teladan, yang Merupakan Anak
Perusahaan dari PT Astra Agro Lestari Tbk, oleh PT United Tractors Tbk
dengan Harga Transaksi Sebesar Rp14.725.600.000,- adalah Wajar.
Page 56

          
Page 57
                                     Lampiran 1




Laporan Ringkas Penilaian Properti
Page 58
    01153/2.0001-01/PI/02/0232/1/VI/2023
      LAPORAN PENILAIAN RINGKAS
       PT. UNITED TRACTORS TBK.

Tanah dan Bangunan (Kantor, Gudang & Mess)

                     Lokasi :

                 Jl. Garuda No. 34,
  Kelurahan Birobuli Utara, Kecamatan Palu Selatan,
        Kota Palu, Propinsi Sulawesi Tengah
                        94111
Page 59
No. : 001153/2.0001-01/P/02/0232/1/VI/2023                              Bekasi, 23 Juni 2023




KEPADA YTH.

PT. UNITED TRACTORS, TBK.
Jl. Raya Bekasi Km 22,
Kel. Cakung, Jakarta Timur,
DKI Jakarta, Indonesia 13910


Dengan hormat,

PENILAIAN TANAH DAN BANGUNAN (KANTOR, GUDANG, DAN MESS)
JL. GARUDA NO. 34,
KELURAHAN BIROBULI UTARA, KEC. PALU SELATAN
KOTA PALU, PROPINSI SULAWESI TENGAH


Sesuai dengan Surat Perintah Kerja (SPK) dari PT. United Tractors, Tbk. nomor SPK/358-
M/9972/XII/2022, tanggal 28 Desember 2022 menugaskan kepada kami, Kantor Jasa Penilai
Publik (KJPP) Latief Hanif dan Rekan dengan Surat Izin Usaha Kantor Jasa Penilai Publik
(SIUKJPP) Nomor 2.08.0001, Keputusan Menteri Keuangan Nomor 760/KM.1/2008 tanggal
20 November 2008 dan terdaftar sebagai profesi penunjang pasar modal di Otoritas Jasa
keuangan (OJK) dengan Surat Tanda Terdaftar (STTD) Profesi Penunjang Pasar Modal
dengan Nomor STTD.PP-151/PM.232/2019 tanggal 15 November 2019 terdaftar atas nama
Al Hanif Daru Pusaka, MAPPI (Cert.) telah melakukan penelitian / pemeriksaan dan penilaian
atas aset operasional yang akan dibeli oleh pihak pembeli, yaitu PT. United Tractors, Tbk.
berupa :

➢    Tanah dan Bangunan (Kantor, Gudang, dan Mess) dengan luas tanah 6.118 m2 dan total
     luas bangunan 887 m2 yang beralamat di Jl. Garuda No. 34, Kel. Birobuli Utara, Kec. Palu
     Selatan, Kota Palu, Propinsi Sulawesi Tengah.

Laporan yang disampaikan ini adalah laporan ringkas dan laporan terperinci (comprehensive).
Kami mengerti bahwa tujuan penilaian obyek ini adalah untuk Mengungkapkan Opini
Independen Mengenai Nilai Pasar dengan Tujuan Jual Beli dalam rangka Transaksi Antar
Perusahaan Yang Terafiliasi.

Dengan ini kami telah melakukan inspeksi properti untuk melakukan pengecekan fisik dan
kondisi aset yang dinilai pada tanggal 19 Juni 2023 dan tanggal analisis penilaian atas objek
yang dimaksud pada tanggal 31 Desember 2022.




Laporan Penilaian Ringkas PT. United Tractors, Tbk.                                        1
Page 60
Penilaian ini disusun mengikuti Peraturan OJK Nomor 28/POJK.04/2021 tentang Penilaian
dan Penyajian Laporan Penilaian Properti di Pasar Modal dan SEOJK Nomor
33/SEOJK.04/2021 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Properti di

Pasar Modal serta memenuhi Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI) dan Standar Penilai
Indonesia (SPI) Edisi VII Tahun 2018.

Dasar Nilai dalam penilaian ini adalah Nilai Pasar dengan definisi sebagai berikut :

Nilai Pasar (Market Value) adalah perkiraan jumlah uang pada tanggal penilaian (Cut Off
Date), yang dapat diperoleh dari transaksi jual beli atau hasil penukaran suatu obyek penilaian,
antara pembeli yang berminat membeli dan penjual yang berminat menjual, dalam suatu
transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, dimana kedua pihak
masing – masing bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati – hatian dan tanpa
paksaan (Peraturan OJK Nomor 28/POJK.04/2021 – BAB I Ketentuan Umum).

Kami menilai properti dimaksud dengan menggunakan mata uang Rupiah yang didasari
pemahaman bahwa pasar properti dimaksud dalam mata uang Rupiah. Untuk itu kami
mengingatkan bahwa penggunaan mata uang selain Rupiah dinyatakan tidak berlaku. Untuk
informasi tambahan, nilai kurs tengah mata uang Dolar Amerika Serikat terhadap Rupiah pada
tanggal penilaian adalah US.$1 = Rp. 15.731,- (kurs tengah).

Penilaian ini bergantung pada hal-hal sebagai berikut :

    1. Nilai yang dicantumkan dalam laporan ini serta setiap nilai lain dalam laporan yang
       merupakan bagian dari properti yang dinilai hanya berlaku sesuai dengan maksud dan
       tujuan penilaian. Nilai yang digunakan dalam laporan penilaian ini tidak boleh
       digunakan untuk tujuan penilaian lain yang dapat mengakibatkan terjadinya kesalahan.

    2. Properti dimaksud dilengkapi dengan dokumen atas hak kepemilikan/penguasaan
       tanah yang sah secara hukum, dapat dialihkan dan bebas dari ikatan, tuntutan atau
       halangan apapun juga selain yang dikemukakan dalam laporan ini.

    3. Dengan memperhatikan tujuan dan jenis objek yang dinilai serta berdasarkan
       ketentuan Peraturan OJK nomor 28/POJK.04/2021 dan Surat Edaran OJK nomor
       33/SEOJK.04/2021, maka kami menggunakan 2 (dua) pendekatan, yaitu Pendekatan
       Pendapatan (Income Approach) dan Pendekatan Biaya (Cost Approach).

    4. Laporan penilaian ini hanya ditujukan untuk Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan.

    5. Batasan, kondisi, komentar dan detail yang tertulis didalam laporan ini.




Laporan Penilaian Ringkas PT. United Tractors, Tbk.                                           2
Page 61
Dengan mengacu pada Peraturan OJK Nomor 28/POJK.04/2021 tentang Penilaian dan
Penyajian Laporan Penilaian Properti di Pasar Modal dan SEOJK Nomor 33/SEOJK.04/2021
tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Properti di Pasar Modal, serta
memperhatikan semua faktor – faktor seperti yang terdapat dalam laporan ini dan berdasarkan
pada asumsi – asumsi dan syarat – syarat pembatasan yang berlaku, kami berpendapat
bahwa Nilai Pasar atas properti dimaksud, per tanggal 31 Desember 2022, bergantung pada
komentar yang ada di laporan ini, adalah :

                                         Rp. 14.040.000.000
                         ( Empat Belas Miliar Empat Puluh Juta Rupiah)


Demikian penilaian aset ini disampaikan secara obyektif dan bebas dari konflik kepentingan
dalam kapasitas kami sebagai Kantor Jasa Penilai Publik.


Hormat kami,
KJPP Latief, Hanif dan Rekan
Izin Usaha : 2.08.0001




Al Hanif Daru Pusaka, MAPPI (Cert.)
Rekan
Izin Penilai       : No. P-1.09.00232
MAPPI              : No. 02-S-01684
RMK                : No. RMK-2017.00207
STTD OJK           : No. STTD.PP-151/PM.223/2019
Klasifikasi Izin   : Penilai Properti (P)




Laporan Penilaian Ringkas PT. United Tractors, Tbk.                                      3
Page 62
                        RINGKASAN HASIL PENILAIAN PROPERTI
                                      PT. UNITED TRACTORS, TBK.


Pemberi Tugas            : PT. United Tractors, Tbk.
Tujuan Penilaian         : Jual Beli (Transaksi antar perusahaan yang terafiliasi)
Lokasi                   : Jl. Garuda No. 34, Kel. Birobuli Utara, Kec. Palu Selatan
                           Kota Palu, Propinsi Sulawesi Tengah.
Tanggal Inspeksi         : 19 Juni 2023
Tanggal Penilaian        : 31 Desember 2022



                                                      Nilai Pasar                    Nilai Pasar
               Pendekatan Penilaian                                    Bobot
                                                         (Rp.)                         ( Rp.)

 a.               Pendekatan Biaya                    14.226.714.328     85%                 12.092.707.179
               Pendekatan Pendapatan                  12.980.514.128     15%                  1.947.077.119
                                   NILAI OBYEK                                              14.039.784.298
                                   PEMBULATAN                                               14.040.000.000




Laporan Penilaian Ringkas PT. United Tractors, Tbk.                                                   4
Page 63
                                         PERNYATAAN PENILAI

Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai, kami bertandatangan di bawah ini menyatakan
bahwa :

     1. Pernyataan dalam laporan Penilaian ini, sebatas pengetahuan kami, adalah benar dan akurat.
     2. Analisis, opini, dan kesimpulan yang dinyatakan di dalam Laporan Penilaian ini dibatasi oleh asumsi dan
        batasan-batasan yang diungkapkan di dalam Laporan Penilaian, yang mana merupakan hasil analisis,
        opini dan kesimpulan Penilai yang tidak berpihak dan tidak memiliki benturan kepentingan.
     3. Kami tidak mempunyai kepentingan baik sekarang atau di masa yang akan datang terhadap properti yang
        dinilai, maupun memiliki kepentingan pribadi atau keberpihakan kepada pihak-pihak lain yang memiliki
        kepentingan terhadap properti yang dinilai.
     4. Penunjukan dalam penugasan ini tidak berhubungan dengan opini Penilaian yang telah disepakati
        sebelumnya dengan Pemberi Tugas
     5. Biaya jasa professional tidak dikaitkan dengan nilai yang telah ditentukan sebelumnya atau gambaran nilai
        yang diinginkan oleh Pemberi Tugas, besaran opini nilai, pencapaian hasil yang dinyatakan, atau adanya
        kondisi yang terjadi kemudian (subsequent event) yang berhubungan secara langsung dengan
        penggunaan yang dimaksud.
     6. Penilai telah mengikuti persyaratan pendidikan profesional yang ditetapkan / dilaksanakan oleh
        Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).
     7. Penilai bertanggung jawab sepenuhnya atas prosedur, pelaporan dan hasil penilaian yang dilakukannya
        dalam batas – batas yang ditetapkan berdasarkan Peraturan OJK nomor 28/POJK.04/2021 tentang
        Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Properti di pasar Modal dan Surat Edaran OJK nomor
        33/SEOJK.04/2021 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Properti di Pasar Modal.
     8. Penilai telah melaksanakan ruang lingkup sebagai berikut :
             • Identifikasi masalah (identifikasi batasan, tujuan dan objek, definisi Penilaian, dan tanggal
                  Penilaian);
             • Pengumpulan data dan wawancara;
             • Analisis data;
             • Estimasi nilai dengan menggunakan pendekatan penilaian;
             • Penulisan dan penyusunan laporan penilaian.
     9. Penilai dan atau pelaksana lapangan yang tersebut dibawah ini telah melakukan inspeksi lapangan yang
        merupakan objek penilaian
   10.   Penilai bertanggung jawab atas seluruh data dan informasi yang tercantum dalam laporan penilaian ini.

   11. Tidak Seorang pun selain yang bertandatangan di bawah ini, yang telah terlibat dalam pelaksanaan
       inspeksi, analisis, pembuatan kesimpulan, dan opini sebagaimana yang dinyatakan dalam laporan
       penilaian ini.

   12.   Perkiraan Nilai yang dihasilkan dalam penugasan penilaian professional telah disajikan sebagai
         kesimpulan Nilai.
   13.   Kesimpulan Nilai telah disesuaikan dengan asumsi – asumsi dan kondisi pembatas.
   14.   Analisis telah dilakukan untuk tujuan penilaian yang digunakan dalam laporan penilaian properti.

Pernyataan Penilai yang ditandatangani merupakan bagian integral dari laporan penilaian. Penilai yang
menandatangani bagian lainnya dari laporan penilaian, termasuk surat pengantar (letter of transmittal) juga harus
menandatangani pernyataan ini.




Laporan Penilaian Ringkas PT. United Tractors, Tbk.                                                            5
Page 64
Nama                                                  Tanda Tangan
Atasan Penilai :




Al Hanif Daru Pusaka, MAPPI (Cert.)                      ………………………….
Izin Penilai       : No. P-1.09.00232
MAPPI              : No. 02-S-01684
RMK                : No. RMK-2017.00207
STTD OJK           : No. STTD.PP-151/PM.223/2019
Klasifikasi Izin   : Penilai Properti (P)




Reviewer 1 :




A. Taufik, SE                                            …………………………
MAPPI              : No. 17-T-07997
RMK                : No. RMK-2019.02827




Reviewer 2 :




Moh. Alfansuri Eriyana, ST                               …………………………
MAPPI              : No. 17-T-07719
RMK                : No. RMK-2019.02828



Penilai :




Khrisna Primadya, SM                                     ………..…………………
MAPPI              : No. 19-T-09275
RMK                : No. RMK-2020.03521




Laporan Penilaian Ringkas PT. United Tractors, Tbk.                     6
Page 65
                                     LINGKUP PENUGASAN

                Penilaian Tanah dan Bangunan (Kantor, Gudang, dan Mess)
                               Berlokasi di Jl. Garuda No. 34
                           Kel. Birobuli Utara, Kec. Palu Selatan,
                           Kota Palu, Propinsi Sulawesi Tengah

 1.   Status Penilai       : a)   Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Latief, Hanif dan Rekan
                                  adalah sebagai KJPP resmi berlaku berdasarkan Surat Izin
                                  Usaha Kantor Jasa Penilai Publik (SIUKJPP) Nomor
                                  2.08.0001 sesuai Keputusan Menteri Keuangan Nomor
                                  760/KM.1/2008 tanggal 20 November 2008 dan terdaftar
                                  sebagai profesi penunjang pasar modal di Otoritas Jasa
                                  keuangan (OJK) dengan Surat Tanda Terdaftar (STTD)
                                  Profesi Penunjang Pasar Modal dengan Nomor STTD.PP-
                                  151/PM.232/2019 tanggal 15 November 2019,
                             b)   KJPP Latief, Hanif dan Rekan / Penilai bertindak objektif dan
                                  tidak memihak dalam memberikan opini penilaian,
                             c)   KJPP Latief, Hanif dan Rekan / Penilai dalam melakukan
                                  penilaian atas aset dimaksud, tidak mempunyai atau
                                  mempunyai potensi benturan kepentingan dengan Pemberi
                                  Tugas dan atau objek penilaian,
                             d)   KJPP Latief, Hanif dan Rekan / Penilai mempunyai
                                  kompetensi untuk melakukan penilaian yang dimaksud,
                             e)   Seluruh Penilai, ahli dan staf pelaksana dalam penugasan ini,
                                  adalah satu kesatuan tim penugasan di bawah Koordinator
                                  Penilai berizin atau penanggung jawab laporan penilaian,

                              Dalam penugasan ini penilai yang terlibat dalam pelaksanaan
                              penugasan adalah :

                              Penilai Publik          : Al Hanif Daru Pusaka, MAPPI (Cert.)
                              Izin Penilai            : No. P-1.09.00232
                              MAPPI                   : No. 02-S-01684
                              RMK                     : No. RMK-2017.00207
                              STTD OJK                : No. STTD.PP-151/PM.223/2019
                              Klasifikasi Izin        : Penilai Properti (P)

                              Reviewer 1              : Abang Taufik, SE
                              MAPPI                   : No. 17-T-07997
                              RMK                     : No. RMK-2019.02827

                              Reviewer 2              : Moh. Alfansuri Eriyana, ST
                              MAPPI                   : No. 17-T-07719
                              RMK                     : No. RMK-2019.02828

                              Penilai                 : Khrisna Primadya, SM
                              MAPPI                   : No. 19-T-09275
                              RMK                     : No. RMK-2020.03521


Laporan Penilaian Ringkas PT. United Tractors, Tbk.                                           7
Page 66
                              Dalam penugasan ini Penilai tidak memiliki kepentingan finansial
                              atas Obyek Penilaian baik saat ini maupun di masa mendatang.
                              Penilai memiliki kualifikasi professional untuk menerima
                              penugasan ini.

 2.   Pemberi Tugas        : Pemberi tugas sebagaimana yang dimaksud dalam Lingkup
                             Penugasan ini adalah PT. United Tractors, Tbk., yang beralamat
                             di Jl. Raya Bekasi Km 22, Cakung, Jakarta Timur, DKI Jakarta.

 3.   Pengguna             : Pengguna laporan sebagaimana yang dimaksud dalam Lingkup
      Laporan                Penugasan ini adalah       PT. United Tractors, Tbk., yang
                             beralamat di Jl. Raya Bekasi Km 22, Cakung, Jakarta Timur, DKI
                             Jakarta.

 4.   Objek Penilaian      : Tanah dan Bangunan (Kantor, Gudang, & Mess) dengan luas
      & Kepemilikan          tanah 6.118 m2 dan total luas bangunan 887 m2 yang didukung
                             dengan Sertipikat Hak Guna Bangunan (SHGB) nomor 09 atas
                             nama PT. Lestari Tani Teladan dengan kepemilikan tunggal.

 5.   Jenis Mata           : Rupiah
      Uang Yang
      digunakan

 6.   Maksud dan           : Memberikan opini Nilai Pasar (Market Value) untuk tujuan Jual
      Tujuan                 Beli (Transaksi antar perusahaan yang terafiliasi)
      Penilaian              sebagaimana diatur oleh perundang – undangan dan ketentuan
                             yang berlaku.

 7.   Dasar Nilai           : Nilai Pasar (Market Value) adalah estimasi sejumlah uang yang
                              dapat diperoleh atau dibayar dari hasil penukaran suatu aset atau
                              liabilitas pada tanggal Penilaian, antara pembeli yang berminat
                              membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu
                              transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara
                              layak, dimana kedua pihak masing – masing bertindak atas dasar
                              pemahaman yang dimilikinya, dan tanpa paksaan. (Peraturan
                              OJK Nomor 28/POJK.04/2021 – Bab I Ketentuan Umum).

 8.   Tanggal               : Sesuai dengan surat penugasan yang disepakati dengan pemberi
      Penilaian               tugas, maka tanggal inspeksi dan tanggal penilaian adalah :

                                Tanggal Inspeksi      : 19 Juni 2023
                                Tanggal Penilaian     : 31 Desember 2022




Laporan Penilaian Ringkas PT. United Tractors, Tbk.                                          8
Page 67
 9.    Tingkat              :   1. Inspeksi dilakukan dari luar dan dalam properti yang
       kedalaman                   didampingi oleh Bapak Bowo selaku pihak dari pemberi
       investigasi                 tugas,
                                2. Investigasi terhadap objek penilaian dilakukan terbatas pada
                                   kondisi fisik yang terlihat, cek zoning berdasarkan Perda Kota
                                   Palu No. 2 Tahun 2021 tentang Rencana Tata Ruang
                                   Wilayah tahun 2021 – 2041 dan analisis lingkungan dilakukan
                                   hanya dengan pengamatan umum, serta penelaahan,
                                   perhitungan dan analisis,
                                3. Proses pengumpulan dan analisa data dilakukan secara
                                   lengkap pada objek penilaian. Bila ada aset-aset tertentu
                                   dijumpai keterbatasan untuk di jangkau maupun diidentifikasi
                                   secara keseluruhan, maka kami menggunakan pendataan
                                   secara sampling secukupnya,
                                4. Hasil inspeksi yang dilakukan penilai dilengkapi dengan
                                   berita acara hasil inspeksi yang di tandatangani pemberi
                                   tugas dan/atau pemilik aset bersama-sama penilai,
                                5. Segala sesuatu yang membatasi pekerjaan penilaian ini akan
                                   di catatkan sebagai bagian yang mengikat atas hasil
                                   penilaian yang dilakukan.

 10. Sifat dan              : Sumber informasi yang kami gunakan menggunakan data primer
     sumber                   dan data sekunder, untuk data sekunder kami tidak melakukan
     informasi yang           verifikasi ulang, sumber data sekunder antara lain :
     dapat
     diandalkan                 1. Bank Indonesia,
                                2. Lembaga resmi pemerintah atau swasta yang mempublikasi
                                   data informasi terkait dengan properti,
                                3. Badan Pusat Statistik,
                                4. Media tulis dan elektronik resmi,
                                5. Data riset MAPPI berupa Biaya Teknis Bangunan (BTB),
                                6. Informasi sekunder atas data lain yang diperlukan untuk
                                   penilaian diperoleh dari media cetak, media elektronik dan
                                   papan pengumuman yang layak,

                                Sedangkan data primer diperoleh dengan cara wawancara
                                langsung maupun komunikasi menggunakan telepon, sumber
                                data primer diperoleh dari :

                                1. Penjual maupun agen properti di sekitar lokasi
                                2. Pemilik aset atau yang mewakili

 11.    Asumsi Umum         :   • Laporan Penilaian ini bersifat Non Disclaimer Opinion.
        dan Asumsi              • Kami berasumsi bahwa objek yang kami nilai tidak mempunyai
        Khusus                    masalah hukum dan bahwa hak kepemilikannya adalah sah
                                  dan dapat dipasarkan,
                                • Kami berasumsi bahwa objek penilaian yang ditunjukan
                                  kepada kami adalah benar merupakan subjek dalam penilaian
                                  dan kami tidak melakukan pengecekan lebih lanjut terhadap
                                  kebenarannya,
                                • Properti dilengkapi dengan dokumen kepemilikan yang berlaku
                                  dan sah secara hukum dapat dialihkan dan bebas ikatan,
                                  tuntutan atau halangan apapun juga,


Laporan Penilaian Ringkas PT. United Tractors, Tbk.                                            9
Page 68
                                • Semua tuntutan gugatan sengketa dan hipotik yang masih
                                  berjalan, jika ada dapat diabaikan dan aset yang dinilai seolah
                                  – olah bersih dibawah tanggung jawab pemilik.
                                • Pemberi Tugas telah memberikan informasi dan data terkait
                                  objek penilaian secara menyeluruh, akurat dan benar,
                                • Objek Penilaian yang terdapat di luar identifikasi secara
                                  sampling diasumsikan adalah benar, mendekati karakteristik
                                  yang sama dengan objek yang diperiksa secara sampling,
                                • Data dan informasi yang diperoleh bersumber dari atau
                                  divalidasi oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).
                                • Perbedaan kondisi yang mungkin terjadi antara tanggal
                                  penilaian dengan waktu penggunaan hasil penilaian dapat
                                  menurunkan relevansi opini nilai terhadap kebutuhan
                                  pengguna hasil penilaian, dikarenakan adanya perbedaan
                                  akses data dan informasi serta asumsi dan analisis penilaian.
                                  Apabila pengguna hasil penilaian menemukan kondisi
                                  tersebut, disarankan untuk menugaskan penilai melakukan
                                  review terhadap penugasan yang telah dilaksanakan dan
                                  apabila dimungkinkan dan dibutuhkan, penilai dapat
                                  melakukan penilaian ulang dengan mengulang kembali
                                  prosedur penilaian yang sebelumnya dilakukan, secara lebih
                                  lengkap. Proses dan prosedur tersebut harus dituangkan
                                  dalam penugasan yang berdiri sendiri dan berbeda dengan
                                  penugasan penilaian sebelumnya,
                                • Kami berhak atas dan tidak berkewajiban merevisi dan
                                  memperbaiki isi dalam laporan penilaian ini apabila terdapat
                                  data atau informasi yang kami peroleh sesudah penyelesaian
                                  laporan ini,
                                • Penggunaan data dimaksud menjadi asumsi khusus dalam
                                  penilaian ini. Asumsi khusus yang digunakan mengikat
                                  terhadap keseluruhan hasil penilaian ini.

 12.   Persyaratan          : Laporan yang akan diterbitkan merupakan laporan untuk
       atas                   kepentingan sebagaimana yang dimaksud dalam Lingkup
       persetujuan            Penugasan ini. Pihak manapun tidak mempunyai hak untuk
       untuk publikasi        mengumumkan ataupun mempergunakan laporan ini dan untuk
                              apapun tanpa persetujuan dari pemberi tugas dan pengguna
                              laporan.

 13. Standar                : Standar penilaian dalam laporan penilaian ini merupakan standar
     penilaian yang           yang berlaku dalam Peraturan OJK No. 28/POJK.04/2021 tentang
     digunakan                Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Properti di Pasar
                              Modal dan SE OJK Nomor 33/SEOJK.04/2021 tentang Pedoman
                              Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Properti di Pasar
                              Modal,

 14. Laporan                : Laporan yang akan disampaikan berupa laporan ringkas dan
     Penilaian                laporan lengkap sebanyak 2 (dua) rangkap dalam bahasa
                              Indonesia.




Laporan Penilaian Ringkas PT. United Tractors, Tbk.                                           10
Page 69
 15. Batasan atau           : Penilai hanya bertanggung jawab memberikan laporan dan
     pengecualian             informasi kepada pemberi tugas dan/atau pihak terkait lainnya
     atas tanggung            sebagaimana yang diatur dalam Lingkup Penugasan ini.
     jawab kepada
     pihak selain
     pemberi tugas

 16. Pendekatan            : • Berdasarkan peraturan OJK nomor 28/POJK.04/2021 dan
     Penilaian                 Surat Edaran OJK nomor 33/SEOJK.04/2021 untuk
                               menentukan nilai suatu properti dalam proses penilaian
                               terdapat 3 pendekatan yang dapat digunakan yaitu :

                                  a. Pendekatan Pasar (Market Approach), Pendekatan
                                     Pasar menghasilkan indikasi Nilai dengan cara
                                     membandingkan aset yang dinilai dengan aset yang identik
                                     atau sebanding dan adanya informasi harga transaksi atau
                                     penawaran.

                                      Dalam pendekatan pasar, langkah pertama adalah
                                      mempertimbangkan harga yang baru terjadi di pasar dari
                                      transaksi properti yang identik atau sebanding. Jika
                                      transaksi terakhir yang terjadi hanya sedikit, dapat
                                      dipertimbangkan dengan menggunakan harga yang
                                      ditawarkan (untuk dijual) atau yang terdaftar (listed) dari
                                      properti yang identik atau sebanding, relevansinya dengan
                                      informasi ini perlu diketahui secara jelas dan dengan
                                      seksama dianalisis. Dalam hal ini perlu dilakukan
                                      penyesuaian atas informasi harga transaksi atau
                                      penawaran apabila terdapat perbedaan dengan transaksi
                                      yang sebenarnya, sesuai dengan Dasar Nilai dan asumsi
                                      yang akan digunakan dalam penilaian. Perbedaan dapat
                                      juga meliputi karakteristik hukum, ekonomi atau fisik dari
                                      properti yang ditransaksikan dan yang dinilai.

                                  b. Pendekatan   Pendapatan      (Income    Approach),
                                     Pendekatan Pendapatan menghasilkan indikasi Nilai
                                     dengan mengubah arus kas dimasa yang akan datang ke
                                     nilai kini.

                                      Pendekatan ini mempertimbangkan pendapatan yang
                                      akan dihasilkan properti selama masa manfaatnya dan
                                      menghitung nilai melalui proses kapitalisasi. Kapitalisasi
                                      merupakan konversi pendapatan menjadi sejumlah modal
                                      dengan menggunakan tingkat diskonto yang sesuai. Arus
                                      kas dapat diperoleh dari pendapatan suatu kontrak atau
                                      beberapa kontrak atau bukan dari kontrak; misalnya
                                      keuntungan yang diantisipasi akan diperoleh dari
                                      penggunaan atau kepemilikan suatu properti.

                                  c. Pendekatan Biaya (Cost Approach), Pendekatan Biaya
                                     menghasilkan indikasi nilai dengan menggunakan prinsip
                                     ekonomi, dimana pembeli tidak akan membayar suatu
                                     properti lebih daripada biaya untuk memperoleh properti


Laporan Penilaian Ringkas PT. United Tractors, Tbk.                                            11
Page 70
                                      dengan kegunaan yang sama atau setara, pada saat
                                      pembelian atau konstruksi.

                                      Pendekatan ini berdasarkan pada prinsip harga yang akan
                                      dibayar pembeli dipasar untuk properti yang akan dinilai,
                                      tidak lebih dari biaya untuk membeli atau membangun
                                      untuk properti yang setara, kecuali ada faktor waktu yang
                                      tidak wajar, ketidaknyamanan, resiko atau faktor lainnya.
                                      Umumnya properti yang dinilai akan kurang menarik
                                      dikarenakan faktor usia atau sudah usang, dibandingkan
                                      dengan properti alternatif yang baru dibeli atau dibangun.
                                      Untuk hal ini, diperlukan penyesuaian karena adanya
                                      perbedaan biaya dengan properti alternatif, tergantung
                                      pada Dasar Nilai yang diperlukan.

                               • Dalam menentukan pendekatan dan metodologi mana yang
                                 akan dilakukan sangat tergantung pada karakteristik dari pada
                                 aset yang akan dinilai dan juga perlu dipertimbangkan
                                 ketersediaan data yang diperlukan untuk dapat melaksanakan
                                 penilaian,
                               • Untuk tujuan penilaian ini sesuai dengan jenis dan klasifikasi
                                 properti, kami menggunakan 2 (dua) Pendekatan Penilaian,
                                 mengingat objek penilaian berupa Tanah dan Bangunan
                                 (Kantor, Gudang, & Mess), maka pendekatan yang paling
                                 sesuai yang dapat digunakan adalah Pendekatan
                                 Pendapatan (Income Approach) dengan Metode Arus Kas
                                 Terdiskonto (Discounted Cash Flow) dan Pendekatan Biaya
                                 (Cost Approach) dengan Metode Biaya Pengganti Baru
                                 (Replacement Cost New).

 17.   Uraian Proses       :   Proses Penilaian adalah suatu proses yang meliputi pendefinisian
       Penilaian               penugasan, implementasi (meliputi proses pengumpulan data
                               yang cukup dengan cara inspeksi, penelaahan, penghitungan,
                               analisa dengan menggunakan pendekatan yang sesuai, dan
                               memberikan simpulan nilai yang sesuai dengan objek penilaian
                               dan tujuan penilaian) serta menyusun dan membuat laporan
                               penilaian atas objek penilaian.

 18.   Persyaratan         : Pemberi tugas menjamin, bahwa obyek yang akan dinilai tidak
       Lain                  sedang atau telah dinilai oleh penilai publik lainnya, untuk maksud
                             dan tujuan, pengguna laporan dan tanggal penilaian yang sama
                             atau berdekatan (dalam jangka waktu tidak lebih dari dua bulan).




Laporan Penilaian Ringkas PT. United Tractors, Tbk.                                           12
Page 71
                                        SYARAT PEMBATAS

1. Informasi yang telah diberikan oleh pihak lain kepada Penilai seperti yang disebutkan dalam laporan
    penilaian dianggap layak dan dipercaya, tetapi jika ternyata informasi yang diberikan itu terbukti tidak
    sesuai dengan hal yang sesungguhnya. Informasi yang dinyatakan tanpa menyebutkan sumbernya
    merupakan hasil penelaahan KJPP Latief Hanif dan Rekan terhadap data yang ada, pemeriksaan
    atas dokumen ataupun keterangan dari instansi pemerintah yang berwenang. Tanggung jawab untuk
    memeriksa kembali kebenaran informasi tersebut sepenuhnya berada di pihak Pemberi Tugas.
 2. Kecuali diatur berbeda oleh peraturan dan perundangan yang ada, maka penilaian dan laporan
    Penilaian bersifat rahasia dan hanya ditunjukan terbatas untuk Pemberi Tugas yang dimaksud dan
    penasehat profesionalnya dan disajikan hanya untuk maksud dan tujuan sesuai dengan yang
    dicantumkan pada laporan Penilaian. KJPP Latief Hanif dan Rekan tidak bergantung jawab kepada
    pihak lain selain Pemberi Tugas dimaksud. Pihak lain yang menggunakan laporan ini bertanggung
    jawab atas segala risiko yang timbul.
 3. Nilai yang dicantumkan dalam laporan ini serta setiap nilai lain dalam laporan yang merupakan
    bagian dari properti yang dinilai hanya berlaku sesuai dengan maksud dan tujuan penilaian. Nilai
    yang digunakan dalam laporan penilaian ini tidak boleh digunakan untuk tujuan penilaian lain yang
    dapat mengakibatkan terjadinya kesalahan.
 4. KJPP Latief Hanif dan Rekan telah mempertimbangkan kondisi properti dimaksud, namun demikian
    tidak berkewajiban untuk memeriksa struktur bangunan ataupun bagian-bagian dari properti yang
    tertutup, tidak terlihat dan tidak dapat dijangkau. KJPP Latief Hanif dan Rekan tidak memberikan
    jaminan bila ada pelapukan, rayap, gangguan hama lainnya atau kerusakan yang tidak terlihat.
    Penilai tidak berkewajiban untuk melakukan pemeriksaan terhadap fasilitas lingkungan dan lainnya.
    Kecuali diinformasikan lain, penilaian KJPP Latief Hanif dan Rekan didasarkan pada asumsi bahwa
    seluruh aspek ini dipenuhi dengan baik.
 5. KJPP Latief Hanif dan Rekan tidak melakukan penyelidikan atas kondisi tanah dan fasilitas
    lingkungan lainnya, untuk suatu pengembangan baru. Apabila tidak diinformasikan lain, penilaian
    KJPP Latief Hanif dan Rekan didasarkan pada kewajaran, dan untuk suatu rencana pengembangan
    tidak ada pengeluaran tidak wajar atau keterlambatan dalam masa pembangunan.
 6. KJPP Latief Hanif dan Rekan tidak melakukan penyelidikan atas masalah lingkungan yang berkaitan
    dengan pencemaran. Apabila tidak diinformasikan lain, Penilaian KJPP Latief Hanif dan Rekan
    didasarkan pada asumsi mengenai tidak adanya pencemaran yang dapat berpengaruh terhadap
    nilai.
 7. Gambar, denah ataupun peta yang terdapat dalam laporan ini disajikan hanya untuk kemudahan
    visualisasi saja. KJPP Latief Hanif dan Rekan tidak melaksanakan survei/pemetaan dan tidak
    bertanggung jawab mengenai hal ini.
 8. Keterangan mengenai rencana tata kota diperoleh dari Rencana Umum Tata Ruang Kota dan
    Pernyataan Tertulis yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang. Kecuali diinsruksikan lain,
    KJPP Latief Hanif dan Rekan beranggapan bahwa properti yang dinilai tidak terpengaruh oleh
    berbagai hal yang bersifat pembatasan-pembatasan dan properti maupun kondisi penggunaan baik
    saat ini maupun yang akan datang tidak bertentangan dengan peraturan-peraturan yang berlaku.
 9. Semua bukti kepemilikan, legalitas dan perijinan yang ada didasarkan kepada informasi dan data
    yang diberikan Lembaga Pertanahan selaku pemberi tugas / pengguna laporan (bila dinyatakan lain
    sebutkan). Oleh karena itu, KJPP Latief Hanif dan Rekan tidak melakukan pengukuran ulang
    terhadap luasan properti secara detail, melainkan data dari sertifikat dan gambar bangunan yang
    diterima dari Pemberi Tugas.
10. Laporan Penilaian ini tidak sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan Pimpinan dan stempel kantor
    (office seal) dari KJPP Latief Hanif Dan Rekan.




Laporan Penilaian Ringkas PT. United Tractors, Tbk.                                                      13
Page 72
                                                                                                                             Lampiran 2
PT UNITED TRACTORS Tbk
Proyeksi Laba Rugi - Sebelum Rencana Transaksi
Disajikan dalam jutaan Rupiah

                                            Proyeksi          Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi
                                           31-Dec-23         31-Dec-24       31-Dec-25       31-Dec-26       31-Dec-27
Pendapatan                                  126.700.990      119.024.520     123.543.841     127.169.430     132.745.935
Beban pokok pendapatan                      (98.848.742)      (92.417.030)    (94.766.968)    (97.155.212)   (101.252.887)
Laba kotor                                  27.852.248       26.607.490      28.776.873      30.014.217      31.493.047
Beban operasi                                (6.181.038)       (5.997.538)     (6.244.421)     (6.496.684)     (6.786.753)
EBIT                                        21.671.209       20.609.952      22.532.453      23.517.534      24.706.295
Keuntungan/(kerugian) nilai tukar                (270.397)               0               0               0               0
Penghasilan/(beban) keuangan                     (226.882)         44.997          44.277         (18.685)         16.776
Penghasilan/(beban) lain-lain                    (165.986)       (753.556)       (986.249)       (999.669)     (1.134.836)

Laba sebelum pajak penghasilan              21.007.944       19.901.392      21.590.481      22.499.179      23.588.235
Beban pajak penghasilan                      (4.944.602)       (4.685.066)     (5.133.293)     (5.185.124)     (5.472.339)
Laba tahun berjalan                         16.063.342       15.216.326      16.457.187      17.314.055      18.115.897
Page 73
PT UNITED TRACTORS Tbk
Proyeksi Posisi Keuangan - Sebelum Rencana Transaksi
Disajikan dalam jutaan Rupiah

                                             Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi
                                            31-Dec-23      31-Dec-24      31-Dec-25      31-Dec-26      31-Dec-27
Aset
Aset lancar
Kas & setara kas                              17.115.406     24.507.396     27.699.824     31.601.824     37.781.288
Piutang usaha                                 23.326.148     22.481.336     24.123.204     25.820.252     30.670.445
Persediaan                                    16.785.117     18.658.232     18.837.977     20.181.905     21.159.576
Uang muka                                      2.129.750      1.977.899      2.080.254      2.071.876      2.063.826
Biaya dibayar di muka                                  0         25.549         31.934         46.124         39.781
Aset lancar lain-lain                          4.774.224      5.189.402      4.654.927      4.654.927      4.654.927
Jumlah aset lancar                           64.130.645     72.839.814     77.428.120     84.376.909     96.369.844
Aset tidak lancar
Piutang dari pemegang saham                    1.789.691      1.898.006      1.898.006      1.898.006      1.898.006
Investasi pada entitas asosiasi & ventura
                                              10.798.057     16.088.183     21.068.316     21.472.141     21.892.883
bersama
Aset tetap                                    44.792.227     50.229.279     51.471.994     51.738.239     52.182.515
Properti pertambangan                                  0              0              0              0              0
Aset pajak tangguhan                           3.116.062      2.777.245      2.800.307      2.800.559      2.800.808

Beban eksplorasi & pengembangan tangguhan      6.350.789      8.296.903      7.690.589      8.821.114      8.786.111

Goodwill                                       2.509.501      1.342.872      1.342.872      1.342.872      1.342.872
Aset tidak lancar lain-lain                    2.114.224        305.395        304.797        304.757        304.721
Jumlah aset tidak lancar                     71.470.552     80.937.883     86.576.881     88.377.688     89.207.915
Jumlah aset                                 135.601.197    153.777.697    164.005.001    172.754.597    185.577.759
Page 74
                                           Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi
                                          31-Dec-23      31-Dec-24      31-Dec-25      31-Dec-26      31-Dec-27
Aset
Aset lancar
Jumlah aset lancar                         64.130.645     72.839.814     77.428.120     84.376.909     96.369.844
Aset tidak lancar
Jumlah aset tidak lancar                   71.470.552     80.937.883     86.576.881     88.377.688     89.207.915
Jumlah aset                               135.601.197    153.777.697    164.005.001    172.754.597    185.577.759
Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha                                 25.377.897     23.297.662     21.667.960     18.039.610     17.804.501
Akrual                                      10.626.346      7.785.365      8.727.676      9.555.679     10.401.292
Utang pajak                                  3.408.151      3.022.769      3.075.149      3.032.262      3.077.519
Liabilitas jangka pendek lain-lain           9.960.014      2.474.911      2.566.796      2.566.796      2.566.796
Jumlah liabilitas jangka pendek            49.372.407     36.580.707     36.037.582     33.194.347     33.850.107
Liabilitas jangka panjang
Liabilitas pajak tangguhan                   2.402.874      2.806.649      2.591.052      2.523.663      2.451.668
Pinjaman bank jangka panjang                 1.620.000      1.942.893      1.903.854      1.903.854      1.903.854
Liabilitas imbalan kerja                     3.892.772      3.917.944      3.934.856      3.936.147      3.937.424
Liabilitas jangka panjang lain-lain            966.280        639.447        680.639        680.639        680.639
Jumlah liabilitas jangka panjang            8.881.927      9.306.933      9.110.400      9.044.302      8.973.584
Jumlah liabilitas                          58.254.334     45.887.639     45.147.982     42.238.649     42.823.692
Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
                                            73.466.258     99.717.543    109.094.182    119.102.492    129.549.296
pemiliki entitas induk
Kepentingan nonpengendali                    3.880.604      8.172.515      9.762.838     11.413.456     13.204.771
Jumlah ekuitas                             77.346.862    107.890.058    118.857.020    130.515.948    142.754.067
Jumlah liabilitas & ekuitas               135.601.197    153.777.697    164.005.002    172.754.597    185.577.759
Page 75
                                                                                                                               Lampiran 3
PT UNITED TRACTORS Tbk
Proyeksi Laba Rugi - Sesudah Rencana Transaksi
Disajikan dalam jutaan Rupiah

                                            Proyeksi            Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi
                                           31-Dec-23           31-Dec-24       31-Dec-25       31-Dec-26       31-Dec-27
Pendapatan                                  126.700.990        119.024.520     123.543.841     127.169.430     132.745.935
Beban pokok pendapatan                       (98.848.742)       (92.417.030)    (94.766.968)    (97.155.212)   (101.252.887)
Laba kotor                                  27.852.248         26.607.490      28.776.873      30.014.217      31.493.047
Beban operasi                                    (6.181.177)     (5.997.679)     (6.244.565)     (6.496.831)     (6.786.903)
EBIT                                        21.671.071         20.609.811      22.532.309      23.517.387      24.706.144
Keuntungan/(kerugian) nilai tukar                 (270.397)                0               0               0               0
Penghasilan/(beban) keuangan                      (226.882)          44.997          44.277         (18.685)         16.776
Penghasilan/(beban) lain-lain                     (165.986)        (753.556)       (986.249)       (999.669)     (1.134.836)

Laba sebelum pajak penghasilan              21.007.806         19.901.251      21.590.337      22.499.032      23.588.085
Beban pajak penghasilan                          (4.944.602)     (4.685.066)     (5.133.293)     (5.185.124)     (5.472.339)
Laba tahun berjalan                         16.063.204         15.216.185      16.457.043      17.313.908      18.115.746
Page 76
PT UNITED TRACTORS Tbk
Proyeksi Posisi Keuangan - Sesudah Rencana Transaksi
Disajikan dalam jutaan Rupiah

                                             Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi
                                            31-Dec-23      31-Dec-24      31-Dec-25      31-Dec-26      31-Dec-27
Aset
Aset lancar
Kas & setara kas                              17.098.988     24.490.902     27.683.250     31.585.169     37.764.547
Piutang usaha                                 23.326.148     22.481.336     24.123.204     25.820.252     30.670.445
Persediaan                                    16.785.117     18.658.232     18.837.977     20.181.905     21.159.576
Uang muka                                      2.129.750      1.977.899      2.080.254      2.071.876      2.063.826
Biaya dibayar di muka                                  0         25.549         31.934         46.124         39.781
Aset lancar lain-lain                          4.775.844      5.191.022      4.656.547      4.656.547      4.656.547
Jumlah aset lancar                           64.115.847     72.824.939     77.413.167     84.361.873     96.354.722
Aset tidak lancar
Piutang dari pemegang saham                    1.789.691      1.898.006      1.898.006      1.898.006      1.898.006
Investasi pada entitas asosiasi & ventura
                                              10.798.057     16.088.183     21.068.316     21.472.141     21.892.883
bersama
Aset tetap                                    44.806.887     50.243.875     51.486.525     51.752.705     52.196.915
Properti pertambangan                                  0              0              0              0              0
Aset pajak tangguhan                           3.116.062      2.777.245      2.800.307      2.800.559      2.800.808

Beban eksplorasi & pengembangan tangguhan      6.350.789      8.296.903      7.690.589      8.821.114      8.786.111

Goodwill                                       2.509.501      1.342.872      1.342.872      1.342.872      1.342.872
Aset tidak lancar lain-lain                    2.114.224        305.395        304.797        304.757        304.721
Jumlah aset tidak lancar                     71.485.212     80.952.479     86.591.412     88.392.153     89.222.316
Jumlah aset                                 135.601.059    153.777.418    164.004.578    172.754.027    185.577.038
Page 77
                                           Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi
                                          31-Dec-23      31-Dec-24      31-Dec-25      31-Dec-26      31-Dec-27
Aset
Aset lancar
Jumlah aset lancar                         64.115.847     72.824.939     77.413.167     84.361.873     96.354.722
Aset tidak lancar
Jumlah aset tidak lancar                   71.485.212     80.952.479     86.591.412     88.392.153     89.222.316
Jumlah aset                               135.601.059    153.777.418    164.004.578    172.754.027    185.577.038
Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha                                 25.377.897     23.297.662     21.667.960     18.039.610     17.804.501
Akrual                                      10.626.346      7.785.365      8.727.676      9.555.679     10.401.292
Utang pajak                                  3.408.151      3.022.769      3.075.149      3.032.262      3.077.519
Liabilitas jangka pendek lain-lain           9.960.014      2.474.911      2.566.796      2.566.796      2.566.796
Jumlah liabilitas jangka pendek            49.372.407     36.580.707     36.037.582     33.194.347     33.850.107
Liabilitas jangka panjang
Liabilitas pajak tangguhan                   2.402.874      2.806.649      2.591.052      2.523.663      2.451.668
Pinjaman bank jangka panjang                 1.620.000      1.942.893      1.903.854      1.903.854      1.903.854
Liabilitas imbalan kerja                     3.892.772      3.917.944      3.934.856      3.936.147      3.937.424
Liabilitas jangka panjang lain-lain            966.280        639.447        680.639        680.639        680.639
Jumlah liabilitas jangka panjang            8.881.927      9.306.933      9.110.400      9.044.302      8.973.584
Jumlah liabilitas                          58.254.334     45.887.639     45.147.982     42.238.649     42.823.692
Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
                                            73.466.120     99.717.264    109.093.759    119.101.922    129.548.575
pemiliki entitas induk
Kepentingan nonpengendali                    3.880.604      8.172.515      9.762.838     11.413.456     13.204.771
Jumlah ekuitas                             77.346.724    107.889.779    118.856.596    130.515.378    142.753.346
Jumlah liabilitas & ekuitas               135.601.059    153.777.418    164.004.578    172.754.027    185.577.038

File

File Open PDF
Source IDX
Size7.81 MB
Published4 Jul 2023
Pages77
Characters140,023
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 13916 ms 12 Sep 2026 22:10
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'CONFLICT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result