Back to announcement
20260306_BOLD_Penyampaian Bukti Iklan_32041697_lamp1.pdf
Other Text extracted BOLDSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
Perbankan Kontan Jumat, 6 Maret 2026
n Layanan Remintansi
Pertumbuhan KPR Melambat
Perbankan Optimistis
Cetak Pertumbuhan
JAKARTA. Sejumlah bank tak merinci pendapatan dari
sukses mencetak pertumbuh- bisnis remitansi.
an positif bisnis remitansi Hera menyebut layanan re-
atau layanan pengiriman uang mitansi sebagai salah satu la-
dari dan luar negeri tahun yanan yang harus ada guna
2025. Pertumbuhan positif memenuhi kebutuhan nasa-
tersebut diprediksi akan ber- bah. Menurutnya, pertumbuh-
lanjut tahun ini. an remitansi yang positif ada-
Bank Syariah Indonesia lah bentuk dukungan dan res-
(BSI) misalnya, mencatatkan pons baik nasabah.
transaksi layanan remitansi BCA cukup optimistis bisnis
sebanyak 1,8 juta sepanjang remitansinya akan meningkat
tahun 2025 atau tumbuh sebe- di tahun ini. Saat ini, BCA da-
sar 9% secara tahunan atau pat melayani transaksi dengan
year-on-year (yoy). Adapun
total nilai dari transaksi remi-
tansi BSI di 2025 mencapai BSI mencatat
Rp 116 triliun.
Sekretaris Perusahaan BSI volume transaksi
Wisnu Sunandar menyebut layanan
BSI membuka layanan remi- remitansi tahun
tansi di 14 negara. Adapun
transaksi remitansi terbanyak
2025 tumbuh 9%
datang dari Malaysia. secara tahunan.
Ia bilang, BSI akan terus
mengekspansi dan memper-
mudah layanan remitansi. lebih dari 100 mata uang asing.
"Kami optimis pertumbuhan Namun, bank ini tidak mema- KONTAN/Baihaki
remitansi di BSI akan baik di- tok target pertumbuhan. Warga memanfaatkan fasilitas pada sebuah perumahan di Bogor, Jawa Barat, Kamis (5/3/2026). Data Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit
bandingkan tahun sebelu- Ekonom sekaligus Direktur pemilikan rumah (KPR) perbankan pada akhir 2025 melambat menjadi 6,8% secara tahunan dengan nilai Rp 840,5 triliun. Angka ini lebih rendah
mya," kata Wisnu kepada Segara Research Institute, Pi- dibandingkan pertumbuhan tahun 2024 yang mencapai 10,38% per tahun.
KONTAN, Kamis (5/3). ter Abdullah, memproyeksi
Bisnis remitansi juga masih remitansi perbankan akan te-
menjadi salah satu andalan rus bertumbuh di 2026. Menu-
Perang Berpotensi Gerus
perbankan dalam menggaet rutnya, remitansi akan terus
pendapatan. Bank Central meningkat seiring dengan se-
Asia (BCA) mencatat remitan- makin bertambahnya tenaga
si berkontribusi positif dalam kerja Indonesia (TKI) di luar
mendorong peningkatan pen- negeri dan juga tenaga kerja
dapatan selain bunga. asing (TKA) di dalam negeri.
Likuiditas Valas Bank
Tahun 2025, pendapatan Piter juga menyoroti konflik
non bunga BCA mencapai geopolitik dunia yang sedang
Rp 25,6 triliun atau tumbuh terjadi. Menurut dia, konflik
16% secara tahunan. EVP Cor- yang terjadi di dunia saat ini
porate Communication BCA belum akan berpengaruh ter-
Hera F. Haryn mengatakan, hadap remitansi karena ma-
pertumbuhan ini ditopang yoritas TKI berada di negara
oleh pendapatan fee based yang tidak terdampak.
income (FBI) yang naik 10,7%
yoy pada 2025. Hanya saja, ia Ammar Rezqianto
Analis melihat perang bisa memicu aksi penarikan dana investor global dari pasar Indonesia
Selvi Mayasari dal, Kamis (5/3). lin, termasuk hati-hati mengu- Sementara Direktur Utama kewajiban luar negeri, semen-
Untuk menjaga likuiditas, curkan kredit dan melakukan KB Bank Indonesia, Kunardy tara permintaan ritel stabil.
kata dia, perbankan perlu diversifikasi portofolio. Darma Lie menilai, likuiditas Ia bilang, kenaikan aktivitas
JAKARTA. Perang yang terja- memperkuat penghimpunan valas perbankan nasional ma- transaksi valas masih dalam
di di Timur Tengah berpotensi dana valas, memperdalam pa- Masih aman sih memadai. Stabilitas ini di- batas terkendali saat ini. DPK
besar menggerus likuiditas sar keuangan, menyiapkan topang kebijakan moneter valas juga stabil dengan ke-
valuta asing (valas) di per- buffer likuiditas, serta meng- BNI juga memantau likuidi- yang prudent dari Bank Indo- cenderungan naik seiring di-
bankan. Untuk mengantisipa- optimalkan pasokan valas tas secara berkala untuk me- nesia serta cadangan devisa versifikasi dana ke dolar AS.
si risiko itu, sejumlah bank dari eksportir dan mendorong mastikan kebutuhan penda- yang relatif kuat. Tapi, permintaan lindung nilai
memperkuat pengelolaan risi- lindung nilai bagi importir. naan nasabah terpenuhi serta Meski konflik geopolitik di turut meningkat, khusus dari
ko, termasuk selektif mengu- Sekretaris Perusahaan Bank mengelola eksposur valas se- Timur Tengah meningkatkan pelaku usaha berorientasi im-
curkan kredit. Negara Indonesia (BNI), Okki suai ketentuan regulator. kewaspadaan pasar, lanjut- por atau punya kewajiban da-
Global Markets Economist Rushartomo, mengatakan BNI "BNI optimistis dapat menjaga nya, hingga kini belum terlihat lam valas.
Maybank Indonesia Myrdal terus memantau perkembang- stabilitas operasional dan tekanan signifikan pada likui- Untuk mengantisipasi vola-
Gunarto menilai ketegangan an geopolitik dan dampaknya. mendukung aktivitas bisnis ditas valas domestik. Permin- tilitas, KB Bank menjaga buf-
geopolitik mulai menekan li- Untuk mengatisipasi risiko ke nasabah, termasuk yang me- taan dolar AS dari korporasi fer likuiditas dolar AS secara
kuiditas valas domestik akibat depan, BNI menerapkan pe- miliki usaha lintas negara,” naik secara selektif, terutama prudent, memperkuat peman-
aksi penarikan dana investor ngelolaan risiko secara disip- imbuh Okki. untuk impor dan pembayaran tauan arus kas, dan memasti-
global dari pasar keuangan kan rasio likuiditas tetap di
Indonesia. atas ketentuan regulator.
Ia melihat permintaan valas Perkembangan DPK Valas Perbankan (Rp Triliun) Presiden Direktur CIMB
meningkat seiring aksi profit Sep-25 Okt-25 Nov-25 Des-25 Jan-26 Niaga, Lani Darmawan, me-
taking dan langkah risk aver- Keterangan ngatakan pihaknya hingga
Nilai YoY Nilai YoY Nilai YoY Nilai YoY Nilai YoY
se. “Di tengah volatilitas rupi- saat ini belum melihat adanya
ah, permintaan hedging dari DPK Valas 1.360,9 6,4% 1.354,3 5,9% 1.357,2 7,5% 1.338,1 5,5% 1.374,6 4,9% anomali atau perubahan signi-
importir naik, sedangkan sup- -Giro 790,5 6,6% 774,2 5,7% 759,7 5,9% 735,1 1,4% 759,9 0,0% fikan pada transaksi valas.
KONTAN/Baihaki lai valas masih ditopang eks- -Tabungan 211,7 7,3% 212,8 10,8% 216,9 15,0% 209,1 13,4% 218,6 14,0% "Kami terus memonitor dan
BSI akan terus mengekspansi dan mempermudah layanan portir, terutama jika harga -Deposito 358,7 5,4% 367,4 3,9% 380,6 6,8% 393,9 9,7% 396,1 10,5% melakukan asesmen terhadap
remitansi. komoditas seperti batubara dampak berdasarkan perkem-
Sumber: Analisis Uang Beredar BI
dan CPO menguat,” kata Myr- bangan terbaru," ujarnya. n
n Saham Perbankan
Prospek Saham Bank-Bank Besar Masih Belum Gacor
JAKARTA. Memanasnya si- pekan turun 3,76% dan dilego "Ketegangan geopolitik dan kembali ke puncak 2024, mes- BBCA masih menarik dengan
tuasi geopolitik global sema- asing Rp 48,14 miliar. Demiki- ketidakpastian suku bunga ki fundamental kuat. target harga Rp 8.600. Andrey
kin menekan harga saham-sa- an juga dengan saham Bank Amerika Serikat (AS) mendo- Associate Director Pilarmas menjagokan BBCA dengan
ham perbankan yang sudah Rakyat Indonesia (BBRI) yang rong investor mengurangi Investindo Sekuritas Maximi- target Rp 9.730, BMRI Rp
terseok-seok dalam beberapa turun sebesar 5,06% dalam eksposur ke pasar negara ber- lianus Nico Demus menam- 5.920, dan BBRI Rp 4.300.
tahun terakhir. Sebelumnya, sepekan ke level Rp 3.750, se- kembang, termasuk Indone- bahkan, sektor bank kini ku- Adapun Abida menargetkan
keputusan Morgan Stanley telah dilepas asing sebanyak sia," ujarnya, Kamis (5/3). rang menarik karena kinerja BMRI di level Rp 5.500, BBCA
Capital International (MSCI) Rp 384 miliar. Saat selera risiko turun, sa- sejak 2025 melambat dan ter- Rp 11.400, dan BBNI Rp 4.700,
membekukan saham Indone- ham perbankan yang likuid jadi rotasi ke sektor lain. Me- sembari menyarankan inves-
sia dari perubahan indeks dan berkapitalisasi besar ke- nurutnya, aksi buyback pun tor tetap disiplin mengelola KONTAN/Baihaki
hingga Mei 2026, juga turut rap menjadi sasaran aksi am- belum tentu berdampak jang- risiko dan memilih saham Pada penutupan perdagangan Kamis (5/4), saham Bank
memukul sektor ini. Analis menyebut bil untung atau profit taking. ka panjang tanpa dukungan berfundamental kuat. Central Asia (BBCA) menguat 3,27% ke level Rp 7.100, tapi
Kemarin, saham bank-bank aksi net sell Meski investor domestik mu- fundamental dan valuasi. dalam sepekan asing masih net sell sebesar Rp 1,2 triliun.
besar kompak menguat sete- asing akibat lai menampung aksi jual ter- Namun, Nico menilai saham Lydia Tesaloni
lah sehari sebelumnya terte- sebut, dominasi kepemilikan
kan pasca Bursa Efek Indone- sentimen global, asing masih kuat dan berpe-
sia (BEI) mulai membuka bukan lemahnya ngaruh besar terhadap likuidi-
data pemegang saham emiten fundamental. tas serta pergerakan saham
di atas 1%. Sejurus kemudian, bank.
datang kabar buruk dari lem- Analis BRI Danareksa Seku-
baga pemeringkat internasio- ritas Abida Massi menilai,
nal, Fitch Ratings, yang menu- Analis RHB Sekuritas An- fluktuasi dana asing masih
runkan prospek atau outlook drey Wijaya menyebut aksi menekan saham perbankan
surat utang Indonesia menjadi net sell asing dipicu sentimen dalam jangka pendek–mene-
negatif. global, bukan lemahnya fun- ngah. Hal tersebut menyebab-
Kendati menguat, dalam se- damental bank dalam negeri. kan harga saham sulit untuk
pekan terakhir, investor asing
masih mencatat penjualan
bersih pada saham bank-bank
besar. Pada penutupan perda-
gangan Kamis (5/4), saham
Bank Central Asia (BBCA)
menguat 3,27% ke level Rp
7.100, tapi dalam sepekan
asing masih membukukan
penjualan besih atawa net sell
sebesar Rp 1,2 triliun.
Saham Bank Negara Indo-
nesia (BBNI) naik 3,13% ke
level Rp 4.280, namun dalam
sepekan terkoreksi 4,04% se-
telah investor asing net sell
Rp 563,3 miliar. Bank Mandiri
(BMRI) ditutup naik 2,91% ke
level Rp 5.125, tapi dalam se-
Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Indonesia
p.1 ×2
unresolved
org
Bank Central
p.1
unresolved
org
Bank Indo-
p.1
unresolved
org
Bank Besar Masih Belum Gacor JAKARTA. Memanasnya
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.