Skip to content
Back to announcement

20260219_SOHO_Rencana Transaksi Perubahan Kegiatan Usaha_32028113_lamp1.pdf

Asset transaction Needs review SOHO

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 47

Page 1

          
Page 2
                      TAMBAHAN KETERBUKAAN INFORMASI
                          KEPADA PEMEGANG SAHAM
                              TERKAIT DENGAN
                        PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
                      PERUSAHAAN TERKENDALI PERSEROAN




                         PT SOHO GLOBAL HEALTH TBK
                                (“Perseroan”)
                          Berkedudukan di Jakarta Timur, Indonesia

                                         Bidang Usaha
                                 Kesehatan/ Industri Farmasi
                                        Kegiatan Usaha
             Aktivitas perusahaan holding; Aktivitas konsultasi manajemen lainnya.

                                          Kantor Pusat
                 Jl. Rawa Sumur II Kav BB No. 3, Kawasan Industri Pulogadung
                 Kel. Jatinegara, Kec. Cakung, Jakarta Timur, 13930, Indonesia
                                   Telepon: +62 21 4683 2588
                                  Faksimile: +62 21 4683 2589
                   Alamat Email: corporate.secretary@sohoglobalhealth.com
                             Website: www.sohoglobalhealth.com

Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan, baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama,
menyatakan bertanggung jawab sepenuhnya atas kebenaran dan kelengkapan informasi
sebagaimana diungkapkan di dalam tambahan keterbukaan informasi ini (“Tambahan Keterbukaan
Informasi”) dan setelah melakukan penelitian secara seksama, menegaskan bahwa informasi yang
diungkapkan dalam Tambahan Keterbukaan Informasi ini adalah benar dan tidak ada fakta penting
material dan relevan yang tidak diungkapkan atau dihilangkan, sehingga menyebabkan informasi
sebagaimana diungkapkan dalam Tambahan Keterbukaan Informasi ini menjadi tidak benar
dan/atau menyesatkan.

Penambahan atas Keterbukaan Informasi ini dibuat untuk kepentingan Pemegang Saham
Perseroan, agar Pemegang Saham Perseroan mendapatkan informasi secara lebih lengkap
mengenai transaksi terkait rencana perubahan dan atau penambahan kegiatan usaha yang akan
dilakukan oleh PT Parit Padang Global yang merupakan Perusahaan Terkendali dari Perseroan,
berupa penambahan kegiatan usaha. Penambahan Keterbukaan Informasi ini disampaikan
sehubungan dengan Surat Otoritas Jasa Keuangan No. S-2/PM.212/2026 tanggal 26 Januari 2026
dan dalam rangka memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor
17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (“POJK No. 17/2020”).

                                              1
Page 3
Penambahan atas Keterbukaan Informasi ini merupakan tambahan atas Keterbukaan Informasi
yang telah diterbitkan pada tanggal 15 Januari 2026.

                     Keterbukaan Informasi ini diterbitkan di Jakarta
                            pada tanggal 19 Februari 2026




                                            2
Page 4
I.    PENDAHULUAN
      Penambahan Keterbukaan Informasi ini disusun dalam rangka penambahan dan klarifikasi substansi
      atas Keterbukaan Informasi yang telah diterbitkan pada tanggal 15 Januari 2026 serta pemenuhan
      kewajiban Perseroan untuk mengumumkan Keterbukaan Informasi mengenai perubahan dan atau
      penambahan kegiatan usaha yang akan dilakukan oleh perusahaan terkendali Perseroan yakni, PT
      Parit Padang Global (“PPG”). Perubahan dan atau penambahan kegiatan usaha yang mana sebelum
      PPG dapat melaksanakan Transaksi tersebut, Perseroan wajib memperoleh persetujuan dari para
      Pemegang Saham Perseroan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”) sehubungan dengan
      penambahan kegiatan usaha Perseroan.


II.   INFORMASI MENGENAI PERSEROAN DAN PT PARIT PADANG GLOBAL

      1.   PT Soho Global Health Tbk (“Perseroan”)

           Keterangan Umum Perseroan
           Perseroan merupakan suatu perseroan terbatas yang berstatus perusahaan terbuka ,
           berkedudukan di Jakarta Timur, didirikan pada tahun 1956 berdasarkan peraturan perundang-
           undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia, dengan nama PT Perseroan Dagang dan
           Industri Pharmasi Parit Padang atau disingkat PT Parit Padang berdasarkan Akta Pendirian No.
           116 tanggal 27 Agustus 1956, yang dibuat di hadapan Eliza Pondaag, Notaris di Jakarta, yang
           telah memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
           (“Menkumham”) berdasarkan Surat Keputusan No. J.A.5/16/14 tanggal 8 Februari 1957, telah
           didaftarkan dalam buku register pada Kantor Pengadilan Negeri Jakarta di bawah No. 377
           tanggal 16 Februari 1957, serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia
           (“BNRI”) No. 39 tanggal 14 Mei 1957, Tambahan No. 517.

           Pada tahun 2010, Perseroan melakukan perubahan nama menjadi PT Soho Global Health
           berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham No. 23 tanggal 29
           Oktober 2010, yang dibuat di hadapan Yani Indrawaty Wibawa, S.H., Notaris di Jakarta, yang
           telah mendapatkan persetujuan dari Menkumham berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-
           54235.AH.01.02.Tahun 2010 tanggal 18 November 2010 dan telah didaftarkan dalam Daftar
           Perseroan pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
           (“Kemenkumham”) No. AHU-0083819.AH.01.09.Tahun 2010 tanggal 18 November 2010 dan
           telah diberitahukan kepada Menkumham sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan
           Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.10-31225 tanggal 6 Desember 2010
           dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada Kemenkumham No. AHU-
           0088241.AH.01.09.Tahun 2010 tanggal 6 Desember 2010, serta telah diumumkan dalam BNRI
           No. 26 tanggal 30 Maret 2012, Tambahan No. 13396 dan BNRI No. 59 tanggal 24 Juli 2012,
           Tambahan No. 1903/L.

           Pada tahun 2020, Perseroan melakukan perubahan nama menjadi PT Soho Global Health Tbk
           serta menyesuaikan seluruh ketentuan anggaran dasarnya yang mana hal ini dilakukan untuk
           tunduk pada ketentuan yang berlaku terkait dengan perubahan status Perseroan dari

                                                   3
Page 5
perusahaan tertutup menjadi perusahaan publik. Perubahan tersebut tercantum dalam Akta
Pernyataan Keputusan Rapat No. 126 tanggal 19 Juni 2020, yang dibuat di hadapan Jimmy Tanal,
S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta Selatan, yang telah mendapatkan persetujuan dari Menkumham
berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0042289.AH.01.02.TAHUN 2020 tanggal 23 Juni 2020
dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan Kemenkumham No. AHU-
0098281.AH.01.11.TAHUN 2020 tanggal 23 Juni 2020 dan telah diberitahukan kepada
Menkumham sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan
Anggaran Dasar dengan 2 (dua) Suratnya No. AHU-AH.01.03-0255808 dan No. AHU-AH.01.03-
0255815 keduanya tertanggal 23 Juni 2020 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada
Kemenkumham No. AHU-0098281.AH.01.11.TAHUN 2020 tanggal 23 Juni 2020 serta telah
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia Nomor 176 tanggal 26 Oktober 2020,
tambahan 13478. Perseroan mencatatkan sahamnya pada Bursa Efek Indonesia melalui
Penawaran Umum Perdana pada tanggal 8 September 2020.

Perubahan terakhir pada Anggaran Dasar Perseroan dicatat dalam Akta Berita Acara Rapat
Umum Pemegang Saham Luar Biasa Nomor 175 tanggal 19 Oktober 2023, dibuat dihadapan
Jimmy Tanal S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta Selatan yang perubahan datanya telah diterima dan
dicatat di dalam database SABH Kemenkumham dengan Suratnya No. AHU-AH.01.03-0134270
tanggal 27 Oktober 2023 serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia Nomor
90 tanggal 10 November 2023, tambahan 35319, yang mengatur perubahan struktur
permodalan Perseroan. Sementara itu, jajaran direksi Perseroan terakhir diubah dalam Akta
Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 102 tanggal 16 September 2025,
dibuat di hadapan Jimmy Tanal S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta Selatan, yang pemberitahuan
perubahan datanya telah diterima dan dicatat di dalam database SABH Kemenkumham dengan
Suratnya No. AHU-AH.01.09-0344487 tanggal 30 September 2025.

Mengacu pada Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 126 tanggal 19 Juni 2020 yang dibuat
dihadapan oleh Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, bidang usaha yang
dijalankan oleh Perseroan saat ini adalah sebagai berikut (mengacu pada KBLI 2020):

a)   Aktivitas perusahaan holding (KBLI 2020 - 64200)
     Mencakup kegiatan dari perusahaan holding (holding companies), yaitu perusahaan yang
     menguasai aset dari sekelompok perusahaan subsidiari dan kegiatan utamanya adalah
     kepemilikan kelompok tersebut. "Holding Companies" tidak terlibat dalam kegiatan usaha
     perusahaan subsidiarinya.
b)   Aktivitas konsultasi manajemen lainnya (KBLI 2020 - 70209)
     Mencakup kegiatan penyediaan nasihat, petunjuk dan bantuan operasional untuk usaha
     dan organisasi lain pada berbagai persoalan manajemen, penyediaan jasa bisnis ini dapat
     mencakup nasihat, petunjuk dan bantuan operasional untuk usaha dan layanan masyarakat
     atau umum pada berbagai aspek manajemen dan operasional. Subgolongan ini juga
     mencakup penyediaan bantuan nasihat, bimbingan dan operasional usaha dan
     permasalahan organisasi dan manajemen lainnya, seperti perencanaan strategi dan
     organisasi; keputusan yang berkaitan dengan keuangan; tujuan dan kebijakan pemasaran;

                                        4
Page 6
    perencanaan, praktik dan kebijakan sumber daya manusia; perencanaan penjadwalan dan
    pengontrolan produksi. Penyediaan jasa usaha ini dapat mencakup bantuan nasihat,
    bimbingan dan asistensi operasional suatu usaha dan pelayanan masyarakat mengenai
    hubungan masyarakat (public relations) dan komunikasi masyarakat atau umum, kegiatan
    lobi, rancangan dari metode dan prosedur akuntansi, program akuntansi biaya, prosedur
    pengawasan anggaran belanja, pemberian nasihat dan bantuan untuk usaha dan pelayanan
    masyarakat dalam perencanaan, pengorganisasian, efisiensi dan pengawasan, informasi
    manajemen dan lain-lain.

Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham Perseroan
Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan yakni jumlah saham dalam
portepel, serta menambahkan informasi mengenai modal dasar, modal ditempatkan dan disetor
penuh, serta saham dalam portepel dalam tabel berikut disusun mengacu pada: (i) Akta Berita
Acara rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Nomor 175, tanggal 19 Oktober 2023, dibuat
dihadapan Jimmy Tanal S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta Selatan yang perubahan datanya telah
diterima dan dicatat di dalam database SABH Kemenkumham dengan Suratnya No. AHU-
AH.01.03-0134270 tanggal 27 Oktober 2023 serta telah diumumkan dalam Berita Negara
Republik Indonesia Nomor 90 tanggal 10 November 2023, tambahan 35319; dan Daftar
Pemegang Saham (DPS) bulanan Perseroan yang diterbitkan oleh Biro Administrasi Efek
Perseroan, PT Datindo Entrycom per 31 Januari 2026, adalah sebagai berikut:

❖   Struktur Permodalan dan Pemegang Saham Perseroan

                                                                         Persentase
                                   Jumlah Saham       Nilai Nominal
             Keterangan                                                 Kepemilikan
                                     (lembar)            (Rupiah)
                                                                             (%)
     Modal Dasar                   28.635.121.560 1.431.756.078.000
     Cascade Creek Pty Ltd         1.537.362.000   76.868.100.000          12,113
     Fraburg Pty Limited           1.201.822.210   60.091.110.500          9,469
     Medisia Investment            2.851.733.000   142.586.650.000         22,469
     Holdings Pte. Ltd.
     Tan Giok Nio                  1.143.986.170     57.199.308.500        9,014
     Tiberias 96 Pty Ltd           4.812.370.310     240.618.515.500       37,918
     Publik                        1.143.807.000     57.190.350.000        9,012
     (masing-masing di bawah
     5%)
     Modal Ditempatkan dan         12.691.682.390    634.584.119.500       100,00
     Disetor Penuh
     Saham Dalam Portepel          15.943.439.170    797.171.958.500          -

    o Nilai Nominal
      Masing-masing saham memiliki nilai nominal sebesar Rp 50,- (lima puluh Rupiah) per
      saham.
                                       5
Page 7
❖   Pengendali Perseroan
    Berdasarkan Pasal 85 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor
    3/POJK.04/2021 mengenai Penyelenggaraan Kegiatan di Bidang Pasar Modal juncto Pasal 1
    angka 4 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 9/POJK.04/2018
    tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka, maka pihak yang merupakan Pengendali
    Perseroan adalah sebagai berikut:

                                      Jumlah Saham    Jumlah Nominal    Kepemilikan
          Pemegang Saham
                                         (lembar)         (Rupiah)          (%)
     Cascade Creek Pty Ltd            1.537.362.000    76.868.100.000     12,113
     Tiberias 96 Pty Ltd              4.812.370.310   240.618.515.500     37,918

    Informasi ini juga senantiasa Perseroan umumkan setiap bulannya kepada Publik dalam
    Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek.

❖   Pemilik Manfaat Akhir Perseroan
    Nama individu Pemilik Manfaat Akhir Perseroan adalah Bapak Eng Liang Tan.
    Informasi ini juga senantiasa Perseroan umumkan setiap bulannya kepada Publik dalam
    Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek melalui Sistem Pelaporan Elektronik.

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perseroan Nomor 102 tanggal 16 September
2025 yang datanya telah diterima dan dicatat di dalam SABH Kemenkumham dengan Suratnya
No. AHU-AH.01.09-0344487 tanggal 30 September 2025, maka Susunan Dewan Komisaris dan
Direksi Perseroan pada tanggal Keterbukaan Informasi ini adalah sebagai berikut:

    Dewan Komisaris
    Presiden Komisaris   : Eng Liang Tan
    Komisaris Independen : Harry Salam
    Komisaris            : Andy Nugroho Purwohardono

    Direksi
    Presiden Direktur        : Ery Yunasri
    Direktur                 : Piero Brambati
    Direktur                 : Yuliana
    Direktur                 : Richard Kidarsa
    Direktur                 : Lim Chern Han
    Direktur                 : Pandy Harianto



Laporan Keuangan Grup Perseroan


                                         6
Page 8
     Laporan Keuangan Konsolidasian Auditan Perseroan dan entitas anak pada tanggal dan untuk
     tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2020 sampai dengan 2024 dan Laporan Keuangan
     Auditan Interim untuk untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada 30 September 2025
     adalah sebagai berikut:

      Dalam jutaan Rupiah                                                    31 Desember                                     30
                                                                                                                         September
      Keterangan                                   2020           2021          2022           2023          2024           2025
      Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
      Komprehensif Lain
      Pendapatan                                  6.163.939      7.076.164     7.290.121     8.197.755     10.057.938      7.924.506
      Laba Kotor                                  1.346.313      1.569.353     1.338.391     1.309.356      1.540.838      1.309.082
      Laba Usaha                                    259.843       677.289        443.659       438.670        571.247        548.422
      Laba Sebelum Pajak Penghasilan                249.674       691.157        455.637       463.396        588.038        563.299
      Laba Bersih                                   172.200       551.091        357.015       371.341        462.651        440.092
      Laba Komprehensif                             164.806       553.710        372.904       371.331        468.418        432.604
     Sumber: Laporan Keuangan Auditan Konsolidasian Grup SOHO per 31 Desember 2020-2024 dan Laporan Keuangan Auditan Interim 30
     September 2025



      Dalam jutaan Rupiah                                            31 Desember                                             30
                                                                                                                         September
      Keterangan                                   2020           2021          2022           2023          2024           2025
      Laporan Posisi Keuangan
      Aset lancar                                3.405.989      3.341.171      3.873.438     4.140.019      4.749.357      5.354.074
      Aset tidak lancar                             774.254       680.748        601.161       606.941        662.666        660.859
      Jumlah Aset                                4.180.243      4.021.919     4.474.599     4.746.960      5.412.023      6.014.933
      Liabilitas jangka pendek                   1.797.440      1.654.049      1.898.934     2.186.112      2.526.572      2.979.043
      Liabilitas jangka panjang                     176.701       159.579        148.110       161.750        170.235        188.862
      Jumlah Liabilitas                          1.974.141      1.813.628     2.047.044     2.347.862      2.696.807      3.167.906
      Jumlah Ekuitas                             2.206.102      2.208.291     2.427.555     2.399.098      2.715.216      2.847.027
      Jumlah Liabilitas dan Ekuitas              4.180.243      4.021.919     4.474.599     4.746.960      5.412.023      6.014.933
     Sumber: Laporan Keuangan Auditan Konsolidasian Grup SOHO per 31 Desember 2020-2024 dan Laporan Keuangan Auditan Interim 30
     September 2025



     Dalam jutaan Rupiah                                                   31 Desember                                      30
                                                                                                                        September
     Keterangan                                  2020           2021          2022           2023          2024            2025
     Marjin Laba Kotor                             21,84%        22,18%         18,36%        15,97%         15,32%         16,52%
     Marjin Laba Usaha                              4,22%         9,58%          6,09%         5,35%          5,68%          6,55%
     Marjin Laba Bersih                             2,79%         7,79%          4,90%         4,53%          4,60%          5,55%
     Imbalan Balik Aset                             4,12%        13,70%          7,98%         7,82%          8,55%          7,32%
     Imbalan Balik Ekuitas                          7,81%        24,96%         14,71%        15,48%         17,04%         15,46%
     Rasio Lancar                                    1,89           2,02          2,04           1,89           1,88          1,80
     Rasio Cepat                                     1,31           1,34          1,44           1,26           1,24          1,29




2.   PT Parit Padang Global (“PPG”)

     Keterangan Umum PPG

                                                            7
Page 9
PPG merupakan perusahaan tertutup, berkedudukan di Jakarta Timur, didirikan dengan nama
PT Parit Padang Global berdasarkan Akta Pendirian No. 01 tanggal 3 Agustus 2009, yang dibuat
di hadapan Yani Indrawaty Wibawa, Notaris di Jakarta, yang telah memperoleh pengesahan dari
Menkumham berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-42317.AH.01.01 tanggal 28 Agustus 2009,
serta telah diumumkan dalam BNRI No. 66 tanggal 16 Agustus 2010, Tambahan No. 11835.

PT PPG merupakan perusahaan terkendali dari Perseroan yang dikendalikan secara langsung
oleh Perseroan dimana Perseroan memiliki 99,9999% saham langsung di PPG. Laporan
Keuangan PPG juga dikonsolidasikan dengan Perseroan.

Anggaran Dasar PT PPG yang dimuat dalam Akta Pendirian PPG telah mengalami beberapa kali
perubahan sejak pendirian, dengan perubahan terakhir adalah sebagaimana tercantum dalam
Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham PT PPG No. 174 tanggal 26 Agustus 2025, dibuat
dihadapan Jimmy Tanal S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta Selatan, yang pemberitahuan perubahan
datanya telah diterima dan dicatat di dalam database SABH Kemenkumham dengan Suratnya
No. AHU-AH.01.09-0334846 tanggal 8 September 2025.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana dituangkan dalam Akta No. 42 tanggal 17
Februari 2022 yang dibuat di hadapan Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta bidang usaha
yang dijalankan oleh PPG saat ini adalah sebagai berikut:
a.   Perdagangan Besar Daging Sapi Dan Daging Sapi Olahan (KBLI 2020 – 46321)
     Mencakup usaha perdagangan besar daging sapi dan daging sapi olahan, termasuk daging
     sapi yang diawetkan.
b.   Perdagangan Besar Daging Ayam Dan Daging Ayam Olahan (KBLI 2020 – 46322)
     Mencakup usaha perdagangan besar daging ayam dan daging ayam olahan, termasuk
     daging ayam yang diawetkan.
c.   Perdagangan Besar Hasil Olahan Perikanan (KBLI 2020 – 46324)
     Mencakup usaha perdagangan besar pengolahan hasil perikanan.
d.   Perdagangan Besar Telur Dan Hasil Olahan Telur (KBLI 2020 – 46325)
     Mencakup usaha perdagangan besar telur dan hasil olahan telur.
e.   Perdagangan Besar Susu Dan Produk Susu (KBLI 2020 – 46326)
     Mencakup usaha perdagangan besar susu dan produk susu.
f.   Perdagangan Besar Minyak Dan Lemak Hewani (KBLI 2020 – 46327)
     Mencakup usaha perdagangan besar minyak dan lemak hewani.
g.   Perdagangan Besar Gula, Coklat Dan Kembang Gula (KBLI 2020 – 46331)
     Mencakup usaha perdagangan besar gula, coklat, kembang gula dan sediaan pemanis.
h.   Perdagangan Besar Produk Roti (KBLI 2020 – 46332)
     Mencakup usaha perdagangan besar produk roti, kue dan bakeri lainnya.
i.   Perdagangan Besar Minuman Non Alkohol Bukan Susu (KBLI 2020 – 46334)
     Mencakup usaha perdagangan besar minuman non alkohol, seperti sari buah, jus, minuman
     ringan, air mineral, air kemasan, dan produk sejenis lainnya.
j.   Perdagangan Besar Makanan Dan Minuman Lainnya (KBLI 2020 – 46339)


                                        8
Page 10
    Mencakup usaha perdagangan besar makanan dan minuman lainnya, seperti tepung beras,
    tepung tapioka, premiks bakeri, karamel, madu olahan, kerupuk udang dan lain-lain.
    Termasuk pangan untuk keperluan gizi khusus (untuk bayi, anak, dan dewasa), bahan
    tambahan pangan (food additive), bahan penolong (processing aid), makanan ringan
    lainnya, serealia dan produk berbasis serealia yang belum diolah maupun telah diolah,
    minuman produk kedelai, makanan siap saji, serta perdagangan besar makanan untuk
    hewan piaraan dan makanan ternak.
k. Perdagangan Besar Pakaian (KBLI 2020 – 46412)
    Mencakup usaha perdagangan besar pakaian, termasuk pakaian olahraga dan perdagangan
    besar aksesoris pakaian seperti sarung tangan, dasi dan penjepit. Termasuk perdagangan
    besar kaos kaki.
l. Perdagangan Besar Alat Fotografi Dan Barang Optik (KBLI 2020 – 46430)
    Mencakup usaha perdagangan besar alat fotografi dan barang optik (seperti kaca mata,
    teropong dan kaca pembesar).
m. Perdagangan Besar Peralatan Dan Perlengkapan - Rumah Tangga (KBLI 2020 – 46491)
    Mencakup usaha perdagangan besar peralatan dan perlengkapan rumah tangga, seperti
    perabot rumah tangga (furniture), peralatan dapur dan memasak, lampu dan
    perlengkapannya, elektronik konsumen seperti radio, televisi, perekam dan pemutar CD
    dan DVD, perlengkapan stereo, konsol video game; alat penerangan, bermacam peralatan
    makan minum porselen dan gelas, peralatan sendok, pisau, garpu, peralatan dari kayu,
    barang dari anyaman dan barang dari gabus, karpet dan sebagainnya.
n. Perdagangan Besar Obat Farmasi Untuk Manusia (KBLI 2020 – 46441)
    Mencakup usaha perdagangan besar obat farmasi untuk keperluan rumah tangga, seperti
    obat-obatan dan suplemen kesehatan untuk manusia.
o. Perdagangan Besar Bahan Farmasi untuk Manusia dan Hewan (KBLI 2020 – 46447)
    Mencakup usaha perdagangan besar bahan baku farmasi baik untuk manusia maupun
    hewan.
p. Perdagangan Besar Obat Tradisional Untuk Manusia (KBLI 2020 – 46442)
    Mencakup usaha perdagangan besar obat tradisional atau jamu dan suplemen kesehatan
    untuk manusia.
q. Perdagangan Besar Bahan Baku Obat Tradisional Untuk Manusia dan Hewan (KBLI 2020 –
    46448)
    Mencakup usaha perdagangan besar bahan baku obat tradisional baik untuk manusia
    maupun hewan.
r. Perdagangan Besar Kosmetik Untuk Manusia (KBLI 2020 – 46443)
    Mencakup usaha perdagangan besar kosmetik untuk manusia seperti parfum, sabun,
    bedak dan lainnya.
 s. Perdagangan Besar Berbagai Barang Dan Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya YTDL (KBLI
    2020 – 46449)
    Mencakup usaha perdagangan besar berbagai barang dan perlengkapan rumah tangga
    lainnya, seperti barang-barang dari kulit, koper, alat-alat pembersih dan sebagainya.
    Termasuk rekaman suara dan video dalam kaset, CD dan DVD, barang kimia untuk rumah
    tangga (deterjen, pembersih lantai dan lain-lain), serta alat peraga pendidikan.


                                       9
Page 11
t. Perdagangan Besar Alat Laboratorium, Alat Farmasi Dan Alat Kedokteran Untuk Manusia
   (KBLI 2020 – 46691)
   Mencakup usaha perdagangan besar alat laboratorium, alat farmasi dan alat kedokteran
   untuk manusia.
u. Perdagangan Besar Produk Lainnya YTDL (KBLI 2020 – 46699)
   Mencakup usaha perdagangan besar produk lainnya yang belum tercakup dalam salah satu
   kelompok perdagangan besar diatas. Termasuk perdagangan besar serat atau fiber tekstil
   dan lain-lain, perdagangan besar batu mulia (berlian, intan, safir dan lain-lain).
v. Pergudangan Dan Penyimpanan (KBLI 2020 – 52101)
   Kelompok ini mencakup usaha yang melakukan kegiatan penyimpanan barang sementara
   sebelum barang tersebut di kirim ke tujuan akhir, dengan tujuan komersil
w. Aktivitas Cold Storage (KBLI 2020 – 52102)
   Mencakup usaha penyimpanan barang yang memerlukan pendinginan dalam jangka waktu
   pengawetan tertentu atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak, sebelum barang tersebut
   dikirim ke tujuan akhir. Termasuk juga di kelompok ini gudang pembekuan cepat (blast
   freezing).
x. Aktivitas Bounded Warehousing Atau Wilayah Kawasan Berikat (KBLI 2020 – 52103)
   Mencakup usaha atau kegiatan yang merupakan bagian dari wilayah pabean yang dengan
   peraturan pemerintah diberikan perlakuan khusus seperti berada di luar wilayah pabean
   dan dikelola oleh suatu badan berbentuk perusahaan yang melakukan kegiatan
   pergudangan, seperti Daerah Industri Pulau Batam.
y. Pergudangan Dan Penyimpanan Lainnya (KBLI 2020 – 52109)
     Mencakup usaha pergudangan dan penyimpanan lainnya yang belum tercakup dalam
     kelompok 52101 s.d. 52108. Termasuk kegiatan depo peti kemas yang melakukan
     penyimpanan dan/atau penumpukan peti kemas, dan dapat dilengkapi dengan fasilitas lain.

Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham PPG
Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham PPG berdasarkan Akta Berita Acara Rapat
PPG Nomor 287, tanggal 29 Desember 2023, dibuat dihadapan Jimmy Tanal S.H., M.Kn, Notaris
di Jakarta Selatan yang perubahan datanya telah diterima dan dicatat di dalam database Sistem
Administrasi Badan Hukum Kemenkumham dengan Suratnya No. AHU-AH.01.03-0012934
tanggal 16 Januari 2024 adalah sebagai berikut:

❖    Struktur Permodalan
     o Modal Dasar
        Jumlah Saham:    884 lembar
                         (terdiri dari 259.000 lembar saham Seri A dan 625.000 lembar
                         saham Seri B)
        Jumlah Nominal: Rp 1.366.065.625.000,-

     o Modal Ditempatkan dan Disetor
       Jumlah Saham:     884 lembar
                         (terdiri dari 259.000 lembar saham Seri A dan 625.000 lembar
                         saham Seri B)
       Jumlah Nominal: Rp 1.366.065.625.000,-
                                        10
Page 12
                o Nilai Nominal
                  Saham Seri A:        Memiliki nilai nominal sebesar Rp 1.000.000,- per saham
                  Saham Seri B:        Memiliki nilai nominal sebesar Rp 1.771.305,- per saham



           ❖    Susunan Pemegang Saham PPG

                                               Jumlah Saham           Jumlah Nominal Kepemilikan
                    Pemegang Saham
                                                  (lembar)               (Rupiah)        (%)
                 PT Soho Global Health     883.999 lembar saham      1.366.064.625.000 99,9999
                 Tbk                        (terdiri dari 258.999
                                            lembar saham Seri A
                                            dan 625.000 lembar
                                                saham Seri B)
                 PT Universal Health       1 lembar saham Seri A         1.000.000           0,0001
                 Network

           Susunan Dewan Komisaris dan Direksi PPG
           Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat PPG Nomor 174 tanggal 26 Agustus 2025 yang
           datanya telah diterima dan dicatat di dalam SABH Kemenkumham dengan Suratnya No. AHU-
           AH.01.09-0334848 tanggal 8 September 2025, maka Susunan Dewan Komisaris dan Direksi PPG
           pada tanggal Keterbukaan Informasi ini adalah sebagai berikut:

                Dewan Komisaris
                Komisaris                : Eng Liang Tan

                Direksi
                Presiden Direktur        : Ery Yunasri
                Direktur                 : Piero Brambati
                Direktur                 : Edwin Vega Darma
                Direktur                 : Pandy Harianto

III.   RINGKASAN STUDI KELAYAKAN PERUBAHAN DAN ATAU PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA

       PPG telah menunjuk Bapak Budi Prasetyo MAPPI (Cert), seorang penilai independen yang merupakan
       salah satu Penilai Publik pada Kantor Jasa Penilai Publik Wawat Jatmika & Rekan (“KJPP-WJR”), yang
       mana Penilai Publik dan KJPP-WJR dimaksud telah memiliki perizinan dan terdaftar sebagai Penilai di
       Kementerian Keuangan Republik Indonesia dengan izin usaha No. 2.15.0133 dan Otoritas Jasa
       Keuangan dengan STTD No. STTD.PB-55/PM.223/2022. Penunjukan tersebut berdasarkan Surat
       Perikatan No. P2295/BV25/012-KJPP/11-25 tanggal 28 November 2025 mengenai Jasa Studi
       Kelayakan Bisnis PT Parit Padang Global.



                                                    11
Page 13
Berikut adalah ringkasan laporan studi kelayakan atas Perubahan dan atau penambahan Kegiatan
Usaha PT PPG sebagaimana dituangkan dalam Laporan Studi Kelayakan Bisnis PT PPG dengan No.
00003/2.0133-00/BS/05/0603/1/I/2026 tanggal 14 Januari 2026 sebagaimana telah direvisi lebih
lanjut dalam Laporan Studi Kelayakan Bisnis PT Soho Global Health Tbk dengan No. 00008/2.0133-
00/BS/05/0603/1/II/2026 tanggal 19 Februari 2026 (“Laporan Studi Kelayakan Bisnis”):

A.   MAKSUD DAN TUJUAN
     Maksud dan tujuan pelaksanaan Studi Kelayakan Bisnis ini adalah terkait rencana PPG untuk
     melakukan penambahan kegiatan usaha berupa 2 Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia
     (KBLI) ke dalam Anggaran Dasar PPG. Studi Kelayakan Usaha ini juga ditujukan dalam rangka
     memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020 (“POJK 17”)
     tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.

B.    TANGGAL LAPORAN PENILAIAN
     Tanggal penilaian terkait Studi Kelayakan Bisnis adalah 30 September 2025.

C.   OBJEK STUDI KELAYAKAN BISNIS
     Objek studi kelayakan bisnis adalah rencana PT PPG untuk melakukan penambahan kegiatan
     usaha baru berupa 2 Klasifikasi Baku Lapangan Usaha (KBLI) dengan mengacu pada KBLI 2020 ke
     dalam Anggaran Dasar (dengan mengacu pada KBLI 2020) PT PPG dengan rincian sebagai berikut
     (“Rencana Transaksi”):

     PT Parit Padang Global hendak melakukan Penambahan KBLI karena diperlukan sehubungan
     dengan kebutuhan pembaruan Nomor Induk Berusaha PT Parit Padang Global dalam kaitannya
     dengan aplikasi PPGOS. Hal ini menjadi keharusan bagi PT Parit Padang Global akibat regulasi
     baru dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan yang mewajibkan PT Parit Padang Global untuk
     mengajukan izin Cara Distribusi Obat yang Baik bagi PSE (Electronic System Operator).

     • Aktivitas Pengembangan Aplikasi Perdagangan Melalui Internet (E-Commerce) (KBLI 2020 -
       62012), yang mencakup kegiatan usaha sebagai berikut:
       Mencakup kegiatan pengembangan aplikasi perdagangan melalui internet (e-commerce).
       Kegiatan meliputi konsultasi, analisi dan pemograman aplikasi untuk kegiatan perdagangan
       melalui internet; dan

     • Portal Web Dan/Atau Platform Digital dengan Tujuan Komersial (KBLI 2020 - 63122), yang
       mencakup kegiatan usaha sebagai berikut:
       Mencakup pengoperasian situs web dengan tujuan komersial yang menggunakan mesin
       pencari untuk menghasilkan dan memelihara basis data (database) besar dari alamat dan isi
       internet dalam format yang mudah dicari; pengoperasian situs web yang bertindak sebagai
       portal ke internet, seperti situs media yang menyediakan isi yang diperbarui secara berkala,
       baik secara langsung ataupun tidak langsung dengan tujuan komersial; pengoperasian
       platform digital dan/atau situs/portal web yang melakukan transaksi elektronik berupa
       kegiatan usaha fasilitasi dan/atau mediasi pemindahan kepemilikan barang dan/atau jasa

                                             12
Page 14
       dan/atau layanan lainnya melalui internet dan/atau perangkat elektronik dan/atau cara
       sistem elektronik lainnya yang dilakukan dengan tujuan komersial (profit) yang mencakup
       aktivitas baik salah satu, sebagian ataupun keseluruhan transaksi elektronik, yaitu
       pemesanan, pembayaran, pengiriman atas kegiatan tersebut. Termasuk dalam kelompok ini
       adalah situs/portal web dan/atau platform digital yang bertujuan komersial (profit)
       merupakan aplikasi yang digunakan untuk fasilitasi dan/atau mediasi layanan-layanan
       transaksi elektronik, seperti pengumpul pedagang (marketplace), digital advertising, dan on
       demand online services.

D.   ANALISA PROYEKSI KEUANGAN

     PROYEKSI KEUANGAN TANPA DAN DENGAN PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
     Berikut ini adalah proyeksi Laporan Posisi Keuangan PPG tanpa dan dengan penambahan
     kegiatan usaha pada tanggal 31 Desember 2025 sampai dengan 2030.




                                            13
Page 15
Berikut ini adalah proyeksi Laporan Laba Rugi PPG tanpa dan dengan penambahan kegiatan
usaha pada tanggal 31 Desember 2025 sampai dengan 2030.




Rasio Profitabilitas




Selama periode proyeksi, seluruh rasio profitabilitas tanpa dan dengan penambahan kegiatan
usaha terus mengalami kenaikan tiap tahunnya. Rasio profitabilitas yang cenderung meningkat
menggambarkan bahwa PPG mengelola aspek keuangan dengan baik.

Rasio Likuiditas
                                      14
Page 16
     Selama periode proyeksi, seluruh rasio Likuiditas tanpa dan dengan penambahan kegiatan
     usaha terus mengalami kenaikan tiap tahunnya.

     Rasio Aktivitas




     Rasio aktivitas selama periode proyeksi tanpa dan dengan penambahan kegiatan usaha stabil
     dari tahun 2025 sampai dengan 2030.

E.   ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS
     Asumsi Studi Kelayakan Bisnis
     a) Laporan Studi Kelayakan Bisnis yang dihasilkan bersifat non-disclaimer opinion.
     b) Studi Kelayakan Bisnis ini disusun berdasarkan pada prinsip integritas informasi dan data.
        Dalam penugasan ini, KJPP-WJR melandaskan dan berdasarkan pada keakuratan,
        kehandalan dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi lain
        yang diberikan PPG atau yang tersedia secara umum yang pada hakekatnya adalah benar,
        lengkap dan tidak menyesatkan.
     c) KJPP-WJR mengasumsikan bahwa semua informasi dan data dari PPG terkait penugasan
        adalah benar, lengkap dan dapat diandalkan, dan tidak ada yang tidak terungkap yang akan
        mempengaruhi penilaian ini.

     Kondisi Pembatas
     a) Studi Kelayakan Bisnis harus dipandang sebagai satu kesatuan dan bahwa penggunaan
         sebagian dari analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan keseluruhan informasi dan
         analisis dapat menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari
         pendapat tersebut. Penyusunan Studi Kelayakan Bisnis merupakan suatu proses yang
         kompleks dan mungkin tidak dapat dilakukan melalui analisis yang tidak lengkap.
     b) Studi Kelayakan Bisnis disusun berdasarkan kondisi umum keuangan, moneter, peraturan
         dan kondisi pasar yang ada saat laporan diterbitkan.
     c) Studi Kelayakan Bisnis menggunakan proyeksi keuangan yang dibuat manajemen yang telah
         KJPP-WJR reviu kewajarannya, manajemen bertanggung jawab atas pencapaian proyeksi
         keuangan dan kinerja keuangan Perseroan di masa mendatang.
     d) KJPP-WJR bertanggung jawab atas opini kelayakan bisnis.
     e) KJPP-WJR bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan
         yang telah disesuaikan.

                                            15
Page 17
f)   KJPP-WJR tidak melakukan penyelidikan atau evaluasi atas keabsahan Objek Studi
     Kelayakan Bisnis dari segi hukum dan implikasi aspek perpajakan, maka dari itu KJPP-WJR
     tidak memberikan pendapat atas dampak hukum dan perpajakan dari Studi Kelayakan
     Bisnis tersebut. Jasa-jasa yang KJPP-WJR berikan kepada Pemberi Tugas dalam kaitan
     dengan penugasan tersebut hanya merupakan pemberian opini atas kelayakan suatu bisnis
     yang akan dilakukan dan bukan jasa-jasa akuntansi, audit, atau perpajakan.
g)   KJPP-WJR menyatakan bahwa penugasan KJPP-WJR tidak termasuk menganalisis kegiatan-
     kegiatan usaha di luar objek studi kelayakan bisnis yang mungkin tersedia bagi Perseroan
     serta pengaruh dari kegiatan-kegiatan usaha tersebut terhadap Perseroan, dan juga bukan
     merupakan analisis penggunaan yang paling mungkin dan optimal dari objek studi
     kelayakan bisnis.
h)   Pekerjaan KJPP-WJR yang berkaitan dengan Rencana Transaksi tidak merupakan dan tidak
     dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit atau pelaksanaan
     prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat
     dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan,
     atau penyimpangan dalam laporan keuangan atau pelanggaran hukum.
i)   Penugasan KJPP-WJR juga tidak termasuk untuk memberikan keterangan di muka
     pengadilan, kantor pajak, atau lembaga lainnya.
j)   Laporan Studi Kelayakan Bisnis tersebut terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi
     bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional PPG.
k)   Dalam mempersiapkan Laporan Studi Kelayakan Bisnis, KJPP-WJR bertindak secara
     independen tanpa adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan PPG ataupun
     pihak-pihak yang terafiliasi dengan PPG. KJPP-WJR juga tidak memiliki kepentingan ataupun
     keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini.




                                        16
Page 18
      F.   PENDEKATAN DAN METODE PENYUSUNAN LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS
           a) Pendekatan yang digunakan dalam menganalisa kelayakan Penambahan Kegiatan
              Usaha PPG adalah dengan melakukan analisis atas kelayakan pasar, kelayakan pola
              bisnis, kelayakan model manajemen dan kelayakan keuangan.
           b) Dari kajian kelayakan pasar, dengan adanya penambahan KBLI maka tidak ada
              perubahan pangsa pasar, potensi pasar dan potensi nilai pasar Perseroan, karena
              penambahan KBLI ini hanya terkait penyesuaian klasifikasi KBLI yang dimiliki
              Perseroan agar sesuai dengan kegiatan usahanya yang telah berjalan selama ini.
           c) Dari kajian kelayakan pola bisnis, menunjukkan bahwa dengan adanya penambahan
              usaha, maka pola bisnis Perseroan tidak mengalami perubahan, karena rencana
              penambahan KBLI hanya untuk penyesuaian legalitas atas KBLI yang dimiliki oleh
              Perseroan saat ini agar sesuai dengan kegiatan usaha yang telah dijalankan selama ini.
              Sehingga, dengan penambahan KBLI, tidak menimbulkan perubahan atas kegiatan
              operasional Perseroan ke depannya.
           d) Dari kajian kelayakan model manajemen, menunjukkan bahwa dengan adanya
              penambahan usaha, maka model manajemen Perseroan tidak mengalami perubahan,
              karena rencana penambahan KBLI hanya untuk penyesuaian legalitas atas KBLI yang
              dimiliki oleh Perseroan saat ini agar sesuai dengan kegiatan usaha yang telah
              dijalankan selama ini. Sehingga, dengan penambahan KBLI, tidak menimbulkan
              perubahan atas kegiatan operasional Perseroan kedepannya.
           e) Pada kajian kelayakan keuangan, tidak ada dampak keuangan ataupun manfaat
              secara kuantitatif akibat penambahan KBLI, karena rencana penambahan KBLI hanya
              untuk penyesuaian legalitas atas KBLI yang dimiliki oleh Perseroan saat ini agar sesuai
              dengan kegiatan usaha yang telah dijalankan selama ini. Sehingga, dengan
              penambahan KBLI, tidak menimbulkan perubahan atas kegiatan operasional
              Perseroan dan kinerja keuangan Perseroan kedepannya.

      G.   KESIMPULAN
           Berdasarkan hal-hal sebagaimana diungkapkan di atas maka kami berpendapat bahwa
           Rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Parit Padang Global dimaksud adalah “LAYAK”.

IV.   KETERSEDIAAN TENAGA AHLI BERKAITAN DENGAN PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
      Sehubungan dengan penambahan kegiatan usaha, PT Parit Padang Global tidak memiliki tim
      teknologi informasi (IT) secara khusus. Namun demikian, aplikasi dan sistem yang digunakan
      akan memperoleh dukungan penuh dari tim IT eksisting yang berada dalam struktur organisasi
      grup Perseroan (SGH Group).
      Untuk mendukung kegiatan usaha berbasis web/digital/e-commerce, Perseroan akan
      menugaskan sekitar 7 (tujuh) orang tenaga kerja yang didedikasikan khusus untuk pengelolaan
      platform digital. Tenaga kerja tersebut berasal dari sumber daya internal Perseroan dan akan
      ditempatkan pada fungsi operasional, pengelolaan platform, pemasaran, serta penjualan.
Tenaga kerja eksisting yang dialokasikan tersebut memiliki pengalaman dalam pengelolaan bisnis
B2B, pemasaran, dan penjualan, sehingga dinilai memadai untuk mendukung pelaksanaan kegiatan
usaha baru.


V.    PENJELASAN, PERTIMBANGAN, DAN ALASAN DILAKUKANNYA PENAMBAHAN KEGIATAN
      USAHA

                                                 17
Page 19
        Penambahan kegiatan usaha dilakukan sebagai bagian dari penyesuaian dan penyelarasan
        klasifikasi kegiatan usaha PPG agar sesuai dengan kegiatan usaha yang telah dan/atau sedang
        dijalankan dalam praktik. Penambahan kegiatan usaha ini tidak dimaksudkan untuk mengubah
        karakteristik usaha utama, pola bisnis, model manajemen, maupun segmen pasar PPG,
        melainkan untuk memastikan kesesuaian antara kegiatan usaha PPG dengan ketentuan
        perizinan dan Anggaran Dasar yang berlaku.

        a) Penyesuaian klasifikasi KBLI terhadap kegiatan usaha yang telah berjalan
        Penambahan 2 (dua) KBLI dilakukan untuk menyesuaikan klasifikasi kegiatan usaha PPG agar
        selaras dengan kegiatan usaha yang telah dijalankan selama ini, sehingga tidak terdapat
        ketidaksesuaian antara kegiatan usaha PPG dengan klasifikasi KBLI yang tercantum dalam
        Anggaran Dasar.

        b) Tidak mengubah pangsa pasar dan potensi usaha PPG
        Berdasarkan Studi Kelayakan Bisnis, penambahan KBLI tidak mengakibatkan perubahan
        terhadap pangsa pasar, potensi pasar, maupun potensi nilai pasar PPG, karena penambahan
        KBLI hanya bersifat penyesuaian legalitas dan tidak mengubah ruang lingkup kegiatan usaha
        PPG.

        c) Tidak mengubah pola bisnis dan model manajemen
        Penambahan kegiatan usaha tidak mengakibatkan perubahan terhadap pola bisnis maupun
        model manajemen PPG, karena tidak disertai dengan perubahan atas proses operasional,
        struktur organisasi, ataupun sistem pengelolaan usaha PPG.

        d) Tidak mengubah kegiatan operasional PPG ke depan
        Sejalan dengan Studi Kelayakan Bisnis, penambahan KBLI tidak menimbulkan perubahan
        terhadap kegiatan operasional PPG di masa mendatang, mengingat kegiatan usaha yang
        ditambahkan telah dijalankan sebelumnya.

        Berdasarkan pertimbangan tersebut, Direksi PPG berpendapat bahwa rencana perubahan
        dan/atau penambahan kegiatan usaha merupakan langkah yang wajar dan rasional, serta tidak
        mengubah kegiatan operasional maupun karakteristik usaha PPG.

e)     Hal Material Lainnya
      Penambahan kegiatan usaha dimaksud tidak memerlukan belanja modal yang signifikan,
      mengingat kegiatan/aplikasi tersebut telah berjalan sebelumnya dan telah didukung oleh
      infrastruktur yang tersedia saat ini di PT Parit Padang Global, yakni PPGOS.

VI.     PENJELASAN TENTANG PENGARUH PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PADA KONDISI
        KEUANGAN PERSEROAN
        Berdasarkan Studi Kelayakan Bisnis, penambahan kegiatan usaha PPG tidak menimbulkan
        dampak keuangan maupun manfaat secara kuantitatif yang material, karena penambahan KBLI
        hanya merupakan penyesuaian legalitas atas kegiatan usaha yang telah dijalankan selama ini.



                                                 18
Page 20
Oleh karena itu, penambahan kegiatan usaha tersebut tidak mengakibatkan perubahan
terhadap pendapatan, laba, maupun ekuitas PPG.

Penambahan kegiatan usaha ini juga tidak memerlukan investasi baru dalam bentuk belanja
modal (capital expenditure). Seluruh kebutuhan biaya yang timbul, termasuk pengembangan
dan pemeliharaan sistem serta dukungan operasional, didanai melalui modal kerja Perseroan,
sehingga tidak mengakibatkan penambahan aset atau liabilitas yang signifikan.

Berdasarkan analisis proyeksi keuangan sebelum dan sesudah penambahan kegiatan usaha,
tidak terdapat perbedaan material terhadap pendapatan, beban, laba, aset, maupun liabilitas
Perseroan. Rasio keuangan Perseroan, termasuk rasio profitabilitas, likuiditas, dan aktivitas,
juga tidak menunjukkan perubahan signifikan antara kedua skenario tersebut.

Dengan demikian, perubahan dan/atau penambahan kegiatan usaha ini tidak menimbulkan
dampak material terhadap kinerja keuangan PPG di masa mendatang dan tidak merugikan
kepentingan pemegang saham PPG.

Untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif, Perseroan kembali menegaskan
perbandingan data proyeksi keuangan Perseroan sebelum dan sesudah penambahan kegiatan
usaha sebagaimana telah diungkapkan sebelumnya dalam bagian D (Analisa Proyeksi Keuangan)
pada Bab III mengenai Ringkasan Studi Kelayakan dalam Keterbukaan Informasi Perseroan
tertanggal 15 Januari 2026 dalam tabel di bawah ini. Data tersebut menunjukkan bahwa tidak
terdapat perbedaan yang material pada indikator kinerja keuangan Perseroan dalam kedua
skenario tersebut.




Selama periode proyeksi, seluruh rasio profitabilitas tanpa dan dengan penambahan kegiatan
usaha terus mengalami kenaikan tiap tahunnya. Rasio profitabilitas yang cenderung
meningkat menggambarkan bahwa PPG mengelola aspek keuangan dengan baik.




Selama periode proyeksi, seluruh rasio Likuiditas tanpa dan dengan penambahan kegiatan
usaha terus mengalami kenaikan tiap tahunnya.




                                          19
Page 21
        Rasio aktivitas selama periode proyeksi tanpa dan dengan penambahan kegiatan usaha stabil
        dari tahun 2025 sampai dengan 2030.

VII.    INFORMASI PENYELENGGARAAN RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
        Perseroan akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”)
        dengan rincian jadwal pelaksanaannya sebagaimana telah diungkapkan Perseroan dalam
        Keterbukaan Informasi tertanggal 15 Januari 2026 yakni adalah sebagai berikut:


        No    Kegiatan                                                       Tanggal
         1    Pengumuman RUPSLB kepada Pemegang Saham                        15 Januari 2026
         2    Batas tanggal terakhir pengajuan usulan mata acara RUPSLB Maksimal 23 Januari
              dari Pemegang Saham                                       2026
         3    Tanggal Pencatatan Pemegang Saham yang berhak hadir dalam 29 Januari 2026
              RUPSLB (Recording Date)
         4    Pemanggilan RUPSLB kepada Pemegang Saham                       30 Januari 2026
         5    Penyelenggaraan RUPSLB                                         23 Februari 2026
         6    Pengumuman Ringkasan Risalah RUPSLB                            23 Februari 2026
         7    Penyampaian Risalah RUPS Tahunan                               Maksimal 25 Maret
                                                                             2026

       Mata acara yang akan dimohonkan sehubungan dengan rencana Transaksi adalah:
         1. Pembahasan Studi Kelayakan tentang Perubahan dan atau Penambahan Kegiatan Usaha
              Perseroan, untuk memenuhi persyaratan dan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa
              Keuangan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan
              Usaha
         2. Persetujuan atas Rencana Perubahan dan atau Penambahan Kegiatan Usaha Perseroan.
         3. Pembahasan Studi Kelayakan tentang Perubahan dan atau Penambahan Kegiatan Usaha
              Perusahaan Terkendali Perseroan yaitu PT Parit Padang Global, untuk memenuhi
              persyaratan dan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020
              tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
         4. Persetujuan Rencana Perubahan dan/atau penambahan Kegiatan Usaha Perusahaan
              Terkendali, yakni PT Parit Padang Global
         5. Pembahasan Studi Kelayakan tentang Perubahan dan atau Penambahan Kegiatan Usaha
              Perusahaan Terkendali Perseroan yaitu PT Soho Industri Pharmasi, untuk memenuhi
              persyaratan dan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020
              tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
         6. Persetujuan Rencana Perubahan dan/atau penambahan Kegiatan Usaha Perusahaan
              Terkendali Perseroan, yakni PT Soho Industri Pharmasi
         7. Persetujuan Pengangkatan Kembali/Perubahan Susunan Dewan Komisaris Perseroan


       Pengumuman, Pemanggilan, dan Pengumuman Ringkasan Risalah terkait RUPSLB Perseroan
       tersebut akan Perseroan sampaikan melalui (i) Sarana Pelaporan Elektronik Terintegrasi Emiten

                                                 20
Page 22
    dan Perusahaan Publik IDX dan OJK, (ii) situs web (website) resmi Perseroan, dan (iii) Aplikasi
    Electronic General Meeting System KSEI (eASY.KSEI), sesuai jadwal di atas dan dengan
    berpedoman pada peraturan yang berlaku.

    Kuorum Kehadiran dan Kuorum Keputusan
    RUPS akan diselenggarakan dengan mengacu pada ketentuan Pasal 42 POJK No. 15/2020,
    maka RUPS dapat dilangsungkan untuk membahas mata acara tersebut jika:
      1. RUPS Pertama
           RUPS dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh pemegang saham atau penerima
           kuasanya yang mewakili lebih dari 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah seluruh
           saham dengan hak suara yang sah.
            Keputusan RUPS adalah sah apabila disetujui oleh lebih dari 2/3 (dua per tiga)
           bagian dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPS.
      2. RUPS Kedua
           Dalam hal kuorum kehadiran RUPS pertama sebagaimana dimaksud ditatas tidak
           tercapai, RUPS kedua dapat dilangsungkan dengan ketentuan RUPS kedua sah dan
           berhak mengambil keputusan jika dalam RUPS dihadiri oleh pemegang saham atau
           penerima kuasanya yang mewakili paling sedikit 3/5 (tiga per lima) bagian dari
           jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah.
            Keputusan RUPS kedua adalah sah apabila disetujui oleh lebih dari 1/2 (satu per
           dua) bagian dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir.
      3. RUPS Ketiga
           Dalam hal kuorum kehadiran pada RUPS kedua sebagaimana dimaksud diatas
           tidak tercapai, maka RUPS ketiga dapat diadakan dengan ketentuan RUPS ketiga
           sah dan berhak mengambil keputusan jika dihadiri oleh pemegang saham dari
           saham dengan hak suara yang sah dalam kuorum kehadiran dan kuorum
           keputusan yang ditetapkan oleh OJK atas permohonan Perseroan.
       Berdasarkan POJK No. 17/2020, dalam hal Rencana Perubahan Kegiatan Usaha tidak
       memperoleh persetujuan RUPS, maka Rencana Perubahan Kegiatan Usaha tersebut
       dapat dimintakan persetujuan RUPS kembali paling singkat 12 (dua belas) bulan setelah
       pelaksanaan RUPS yang tidak menyetujui tersebut.
       Sehubungan dengan penambahan KBLI yang mengakibatkan perubahan Pasal 3
       Anggaran Dasar mengenai maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan,
       perubahan tersebut merupakan perubahan Anggaran Dasar yang memerlukan
       persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai
       dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

VIII. LAIN-LAIN
 (i) Keberatan dari pihak-pihak terkait rencana perubahan dan/atau penambahan kegiatan usaha
      oleh Perseroan
      Sampai dengan tanggal penerbitan Penambahan Keterbukaan Informasi ini, Perseroan tidak
      menerima adanya keberatan dari pihak-pihak tertentu terkait dengan rencana perubahan
      dan/atau penambahan kegiatan usaha oleh Perseroan.

                                               21
Page 23
(ii)   Persetujuan dan/atau perizinan dan/atau pemberitahuan dari pemerintah atau badan atau
       institusi lain atau pihak ketiga lainnya yang harus dipenuhi oleh Perseroan dan/atau
       Perusahaan Anak selain kewajiban yang diatur POJK No. 17/POJK.04/2020 dalam rangka
       Perubahan dan/atau Penambahan Kegiatan Usaha Perseroan
       Setelah memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham atas Perubahan Kegiatan
       Usaha, Perseroan akan melakukan penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia
       (KBLI) dalam Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS).
       Selain itu, Perseroan tidak memiliki kewajiban pengajuan perizinan tambahan sehubungan
       dengan penyelenggaraan perdagangan melalui sistem elektronik, mengingat Perseroan tidak
       menyediakan dan/atau mengoperasikan platform elektronik sendiri, melainkan hanya
       melakukan kegiatan penjualan ritel melalui platform e-commerce pihak ketiga.
       Selanjutnya, PPG akan mengajukan sertifikasi Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) bagi
       Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) dengan mengacu pada Peraturan Badan Pengawas Obat
       dan Makanan No. 27 Tahun 2024 tentang Standar Kegiatan Usaha dan Produk pada
       Penyelenggara Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Subsektor Obat dan Makanan, guna dapat
       menyediakan, mengelola, dan/atau mengoperasikan Sistem Elektronik untuk kegiatan distribusi
       obat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


IX.    INFORMASI TAMBAHAN
       Bagi Pemegang Saham yang memerlukan informasi tambahan sehubungan dengan
       Penambahan Keterbukaan Informasi ini, dapat menghubungi Perseroan dengan alamat sebagai
       berikut:

       PT SOHO GLOBAL HEALTH TBK
       u.p: Sekretaris Perusahaan/ Corporate Secretary
       Jl. Rawa Sumur II Kav BB No. 3, Kawasan Industri Pulogadung
       Kel. Jatinegara, Kec. Cakung,
       Jakarta Timur, 13930, Indonesia
       Telepon: +62 21 4683 2588
       Faksimile: +62 21 4683 2589
       Email address: corporate.secretary@sohoglobalhealth.com
       Website: www.sohoglobalhealth.com




                                                22
Page 24
23
Page 25
             ADDITION TO THE DISCLOSURE OF INFORMATION
                          TO SHAREHOLDERS
                             REGARDING
                 THE ADDITION OF BUSINESS ACTIVITIES
     OF THE COMPANY AND THE COMPANY’S CONTROLLED COMPANIES




                          PT SOHO GLOBAL HEALTH TBK
                                 (“Company”)

                              Domiciled in East Jakarta, Indonesia



                                        Business Sector
                              Healthcare/Pharmaceutical Industry

                                         Business Activities
                 Holding Company Activities; Management Consulting Activities.
                                            Head Office
                  Jl. Rawa Sumur II Kav BB No. 3, Kawasan Industri Pulogadung
                  Kel. Jatinegara, Kec. Cakung, Jakarta Timur, 13930, Indonesia
                                   Telephone: +62 21 4683 2588
                                    Facsimile: +62 21 4683 2589
                   Email Address: corporate.secretary@sohoglobalhealth.com
                              Website: www.sohoglobalhealth.com

The Board of Directors and the Board of Commissioners of the Company, either individually or
jointly, hereby declare that they are fully responsible for the accuracy and completeness of the
information disclosed in this information disclosure (‘Information Disclosure’), and after having
conducted a careful examination, affirm that the information disclosed in this Information
Disclosure is true and that there are no material and relevant facts that have been omitted or not
disclosed, which could cause the information disclosed herein to be untrue and/or misleading.

This Information Disclosure is prepared for the benefit of the Company’s Shareholders in order to
provide the Company’s Shareholders with complete information regarding the transaction relating
to the planned change and/or addition of business activities of PT PPG, which is a Controlled
Company of the Company. This Information Disclosure is submitted in compliance with the
Regulation of the Financial Services Authority of the Republic of Indonesia Number
17/POJK.04/2020 concerning Material Transactions and Changes in Business Activities (‘POJK No.
17/2020’)

                                               24
Page 26
     This Supplementary Disclosure constitutes an addition to the Disclosure of Information previously
                                     published on 15 January 2026.

                          This Disclosure of Information is published in Jakarta
                                          on 19 February 2026

I.       PRELIMINARY
          This Additional Information Disclosure is prepared in order to add and clarify the substance of
          the Information Disclosure that has been issued on January 15, 2026 and to fulfill the
          Company's obligation to announce the Information Disclosure regarding changes and or
          additions to business activities that will be carried out by the Company's controlled company,
          namely, PT Parit Padang Global ("PPG"). Changes and or additions to business activities where
          before PPG can carry out the Transaction, the Company is required to obtain approval from
          the Company's Shareholders in the General Meeting of Shareholders ("GMS") in connection
          with the additions to the Company's business activities.

II.      INFORMATION OF THE COMPANY AND PT PPG

         1.   PT Soho Global Health Tbk (“Company”)

              General Information of the Company
              The Company is a limited liability company with the status of a publicly held company,
              domiciled in East Jakarta, established in 1956 by the prevailing laws and regulations in the
              Republic of Indonesia, under the name PT Perseroan Dagang dan Industri Pharmasi Parit
              Padang or abbreviated as PT Parit Padang, based on the Deed of Establishment No. 116
              dated August 27, 1956, made before Eliza Pondaag, Notary in Jakarta. It has obtained
              approval from the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia
              (“MLHR”) based on Decree No. J.A.5/16/14 dated February 8, 1957, registered in the
              register book at the Jakarta District Court under No. 377 dated February 16, 1957, and
              announced in the State Gazette of the Republic of Indonesia (“BNRI”) No. 39 dated May
              14, 1957, Supplement No. 517.

              In 2010, the Company changed its name to PT Soho Global Health based on the Deed of
              Statement of Circular Resolutions of Shareholders No. 23 dated October 29, 2010, made
              before Yani Indrawaty Wibawa, S.H., Notary in Jakarta. This change was approved by the
              MLHR through Decree No. AHU-54235.AH.01.02.Tahun 2010 dated November 18, 2010,
              and registered in the Company Register at the Ministry of Law and Human Rights of the
              Republic of Indonesia (“MOLHR”) No. AHU-0083819.AH.01.09.Tahun 2010 dated
              November 18, 2010. It was also notified to MLHR as evidenced by the Receipt of
              Notification of Amendment to the Articles of Association No. AHU-AH.01.10-31225 dated
              December 6, 2010, and registered in the Company Register at MOLHR No. AHU-
              0088241.AH.01.09.Tahun 2010 dated December 6, 2010, and announced in the BNRI No.



                                                     25
Page 27
26 dated March 30, 2012, Supplement No. 13396, and BNRI No. 59 dated July 24, 2012,
Supplement No. 1903/L.

In 2020, the Company changed its name to PT Soho Global Health Tbk and adjusted all
provisions of its articles of association to comply with the applicable regulations regarding
the change of the Company’s status from a closed company to a publicly held company.
This change was stated in the Deed of Statement of Meeting Resolutions No. 126 dated
June 19, 2020, made before Jimmy Tanal, S.H., M.Kn, Notary in South Jakarta. It received
approval from the MLHR through Decree No. AHU-0042289.AH.01.02.TAHUN 2020 dated
June 23, 2020, was registered in the Company Register at the MOLHR No. AHU-
0098281.AH.01.11.TAHUN 2020 dated June 23, 2020. It was also notified to MLHR as
evidenced by the Receipt of Notification of Amendment to the Articles of Association with
2 (two) letters No. AHU-AH.01.03-0255808 and No. AHU-AH.01.03-0255815 both dated
June 23, 2020, and registered in the Company Register at MOLHR No. AHU-
0098281.AH.01.11.TAHUN 2020 dated June 23, 2020 and has been announced in the State
Gazette of the Republic of Indonesia No. 176 dated 26 October 2020, Supplement No.
13,478. The Company listed its shares on the Indonesia Stock Exchange through an Initial
Public Offering on September 8, 2020.

The latest changes to the Company's Articles of Association are recorded in the Deed of
Minutes of the Extraordinary General Meeting of Shareholders Number 175 dated October
19, 2023, made before Jimmy Tanal S.H., M.Kn, Notary in South Jakarta, whose data
changes have been received and recorded in the SABH database of the Ministry of Law and
Human Rights with his Letter No. AHU-AH.01.03-0134270 dated October 27, 2023 and have
been announced in the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 90 dated
November 10, 2023, supplement 35319, which regulates changes to the Company's capital
structure. Meanwhile, the Company's board of directors was last changed in the Deed of
Minutes of the Extraordinary General Meeting of Shareholders No. 102 dated September
16, 2025, made before Jimmy Tanal S.H., M.Kn, Notary in South Jakarta, whose notification
of data changes has been received and recorded in the SABH database of the Ministry of
Law and Human Rights with his Letter No. AHU-AH.01.09-0344487 dated September 30,
2025.

Based on the Company’s Articles of Association as set forth in Deed No. 126 dated June 19,
2020 drawn up before Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., Notary in South Jakarta the business
activities carried out by the Company (in reference to the 2020 KBLI) are, as detailed below:

a) Holding Company Activities (KBLI 2020 - 64200)

   This classification covers the activities of holding companies, namely companies that
   control the assets of a group of subsidiary companies and whose principal activity is the
   ownership of such a group. “Holding Companies” are not involved in the operational
   business activities of their subsidiaries.

b) Other Management Consulting Activities (KBLI 2020 - 70209)

                                       26
Page 28
    This classification covers the provision of advice, guidance, and operational assistance
    to other businesses and organizations on various management issues. Such business
    services may include advice, guidance, and operational assistance to business entities
    and public or community services in various management and operational aspects.
    This sub-classification also includes the provision of advisory, guidance, and operational
    assistance regarding organizational and management issues, such as strategic and
    organizational planning; financial decision-making; marketing objectives and policies;
    human resource planning, practices, and policies; production scheduling, planning, and
    control.

    These services may include advisory assistance, guidance, and operational support to
    businesses and public services relating to public relations and public communications,
    lobbying activities, the design of accounting methods and procedures, cost accounting
    programs, budgetary control procedures, as well as advice and assistance in planning,
    organizing, efficiency, and supervision, management information, and other related
    matters.

There is no change in the business activities carried out by the Company between Deed
No. 126 dated 19 June 2020 and Deed No. 102 dated 16 September 2025.

Capital Structure and Shareholders' Composition of the Company
The capital structure and composition of the Company's shareholders, namely the number
of shares in the portfolio, as well as adding information regarding authorized capital, issued
and fully paid capital, and shares in the portfolio in the following table are prepared with
reference to: (i) Deed of Minutes of the Extraordinary General Meeting of Shareholders
Number 175 dated October 19, 2023, made before Jimmy Tanal S.H., M.Kn, Notary in South
Jakarta, the changes to the data of which have been received and recorded in the SABH
database of the Ministry of Law and Human Rights with its Letter No. AHU-AH.01.03-
0134270 dated October 27, 2023 and has been announced in the State Gazette of the
Republic of Indonesia Number 90 dated November 10, 2023, supplement 35319; and (ii)
The Company's monthly List of Shareholders (DPS) published by the Company's Securities
Administration Bureau, PT Datindo Entrycom, as of January 31, 2026 is as follows:

❖    Capital Structure and Shareholders' Composition of the Company

                                          Number of    Nominal Amount           Ownership
               Explanation
                                       Shares (shares)       (IDR)                (%)
      Authorized Capital               28,635,121,560 1,431,756,078,000
      Cascade Creek Pty Ltd             1,537,362,000   76,868,100,000            12.113
      Fraburg Pty Limited               1,201,822,210   60,091,110,500            9.469
      Medisia Investment                2,851,733,000  142,586,650,000            22.469
      Holdings Pte. Ltd.
      Tan Giok Nio                     1,143,986,170      57,199,308,500          9.014
      Tiberias 96 Pty Ltd              4,812,370,310      240,618,515,500         37.918


                                        27
Page 29
      Publik                           1,143,807,000      57,190,350,000            9.012
      ((each under 5%)
      Issued and Paid-up Capital      12,691,682,390      634,584,119,500        100.00
      Authorized but unissued         15,943,439,170      797,171,958,500          -
      shares

    o Nominal Value
      Each share has a nominal value of IDR 50 (fifty Rupiah) per share



❖   Company Controller

Based on Article 85 of the Financial Services Authority of the Republic of Indonesia
Regulation Number 3/POJK.04/2021 concerning the Implementation of Capital Market
Activities, in conjunction with Article 1 number 4 of the Financial Services Authority of the
Republic of Indonesia Regulation Number 9/POJK.04/2018 concerning Takeovers of Public
Companies, the following parties are considered to be the Company Controllers:

                              Number of          Nominal Amount
        Shareholders                                                   Ownership(%)
                            Shares (sheets)         (Rupiah)

Cascade Creek Pty Ltd        1,537,362,000       76,868,100,000            12.113
Tiberias 96 Pty Ltd          4,812,370,310       240,618,515,500           37.918

This information is also consistently disclosed by the Company to the public on a monthly
basis through the Monthly Report on the Registration of Securities Holders.

❖   Ultimate Beneficial Owner of the Company
    The individual who is the Ultimate Beneficial Owner of the Company is Mr. Eng Liang
    Tan. This information is also consistently disclosed by the Company to the public on a
    monthly basis through the Monthly Report on the Registration of Securities Holders
    via the Electronic Reporting System.

Board of Commissioners and Board of Directors Composition of the Company
Based on the Deed of Statement of the Company’s Meeting Resolutions No. 102 dated
September 16, 2025, the data of which has been received and recorded in the Legal Entity
Administration System (“SABH”) of the Ministry of Law and Human Rights under its Letter
No. AHU-AH.01.09-0344487 dated September 30, 2025, the composition of the Company’s
Board of Commissioners and Board of Directors as of the date of this Information
Disclosure is as follows:



    Board of Commissioners
    President Commissioner            : Eng Liang Tan

                                       28
Page 30
                     Independent Commissioner               : Harry Salam
                     Commissioner                           : Andy Nugroho Purwohardono

                     Board of Directors
                     President Director                     : Ery Yunasri
                     Director                               : Piero Brambati
                     Director                               : Yuliana
                     Director                               : Richard Kidarsa
                     Director                               : Lim Chern Han
                     Director                               : Pandy Harianto

The Company’s Group Financial Report
The audited consolidated financial statements of the Company and its subsidiaries as of and for the years
ended December 31, 2020 through 2024, and the audited interim financial statements for the 9 (nine)-month
period ended September 30, 2025, are as follows:

        In millions Rupiah                                                      31 December                                   30
                                                                                                                          September
        Description                                 2020             2021          2022         2023          2024           2025
        Statement of Profit and Loss and
        Other Comprehensive Income
        Revenue                                    6.163.939        7.076.164     7.290.121   8.197.755     10.057.938      7.924.506
        Gross Profit                               1.346.313        1.569.353     1.338.391   1.309.356      1.540.838      1.309.082
        Operating Profit                             259.843          677.289      443.659      438.670        571.247        548.422
        Profit Before Income Tax                     249.674          691.157      455.637      463.396        588.038        563.299
        Net Profit                                   172.200          551.091      357.015      371.341        462.651        440.092
        Comprehensive Income                         164.806          553.710      372.904      371.331        468.418        432.604
        Source: SOHO Group Consolidated Audited Financial Statements as of December 31, 2020-2024 and Interim Audited Financial
        Statements as of September 30, 2025


        In millions Rupiah                                              31 December                                           30
                                                                                                                          September
        Description                                 2020             2021          2022         2023           2024          2025
        Statement of Financial Position
        Current Assets                            3.405.989         3.341.171     3.873.438   4.140.019      4.749.357      5.354.074
        Non-Current Assets                          774.254          680.748       601.161      606.941        662.666        660.859
        Total Assets                             4.180.243      4.021.919        4.474.599    4.746.960     5.412.023      6.014.933
        Current Liabilities                       1.797.440         1.654.049     1.898.934   2.186.112      2.526.572      2.979.043
        Long-Term Liabilities                       176.701          159.579       148.110      161.750        170.235        188.862
        Total Liabilities                        1.974.141      1.813.628        2.047.044    2.347.862     2.696.807      3.167.906
        Total Equity                             2.206.102      2.208.291        2.427.555    2.399.098     2.715.216      2.847.027
        Total Liabilities and Equity             4.180.243      4.021.919        4.474.599    4.746.960     5.412.023      6.014.933
        Source: SOHO Group Consolidated Audited Financial Statements as of December 31, 2020-2024 and Interim Audited Financial
        Statements as of September 30, 2025


        In millions Rupiah                                                      31 December                                   30
                                                                                                                          September
        Description                                 2020             2021          2022         2023          2024           2025
        Gross Profit Margin                           21,84%          22,18%        18,36%       15,97%         15,32%        16,52%
        Operating Profit Margin                        4,22%            9,58%         6,09%        5,35%         5,68%            6,55%
        Net Profit Margin                              2,79%            7,79%         4,90%        4,53%         4,60%            5,55%


                                                               29
Page 31
 Return on Assets                                4,12%        13,70%          7,98%          7,82%          8,55%          7,32%
 Return on Equity                                7,81%        24,96%         14,71%         15,48%        17,04%          15,46%
 Current Ratio                                    1,89           2,02           2,04          1,89           1,88           1,80
 Quick Ratio                                      1,31           1,34           1,44          1,26           1,24           1,29
Source: SOHO Group Consolidated Audited Financial Statements as of December 31, 2020-2024 and Interim Audited Financial
Statements as of September 30, 2025


2.    PT Parit Padang Global (“PPG”)

      General Information of the PPG
      PPG is a private company, domiciled in East Jakarta, established under the name PT Parit
      Padang Global pursuant to the Deed of Establishment No. 01 dated 3 August 2009, drawn
      up before Yani Indrawaty Wibawa, Notary in Jakarta, which has obtained approval from
      the Minister of Law and Human Rights pursuant to Decree No. AHU-42317.AH.01.01 dated
      28 August 2009, and has been published in the State Gazette of the Republic of Indonesia
      No. 66 dated 16 August 2010, Supplement No. 11835.

      PPG is a Controlled Company of the Company, directly controlled by the Company, in which
      the Company holds 99.9999% of the shares directly. The financial statements of PPG are
      also consolidated with those of the Company.

      The Articles of Association of PPG as set forth in the Deed of Establishment of PPG have
      undergone several amendments since its establishment, with the most recent amendment
      as stated in the Deed of Statement of Shareholders’ Resolutions of PPG No. 174 dated 26
      August 2025, drawn up before Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., Notary in South Jakarta, the
      notification of such amendment having been received and recorded in the database of the
      Legal Entity Administration System (“SABH”) of the Ministry of Law and Human Rights
      under its Letter No. AHU-AH.01.09-0334846 dated 8 September 2025.

      The Articles of Association of PT SIP as set forth in the Deed of Establishment of PT SIP have
      undergone several amendments since its establishment, with the most recent amendment
      as stated in the Deed of Statement of Shareholders’ Resolutions of PT SIP No. 32 dated 4
      September 2025, drawn up before Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., Notary in South Jakarta, the
      notification of such amendment having been received and recorded in the database of the
      Legal Entity Administration System (“SABH”) of the Ministry of Law and Human Rights
      under its Letter No. AHU-AH.01.09-0334848 dated 8 September 2025.

      Based on the Company’s Articles of Association as set forth in Deed No. 42 dated 17
      February 2022, drawn up before Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., Notary in South Jakarta, and
      with reference to the 2020 Indonesian Standard Industrial Classification Code (Kode
      Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia — “KBLI”) applicable as of the issuance date of
      this Business Feasibility Study, the business activities carried out by PPG are covered under
      25 (twenty-five) KBLI classifications, as detailed below:



                                                         30
Page 32
a. Wholesale Trade of Beef and Processed Beef Products (KBLI 2020 – 46321)
   This classification covers wholesale trading of beef and processed beef products,
   including preserved beef.
b. Wholesale Trade of Chicken and Processed Chicken Products (KBLI 2020 – 46322)
   This classification covers wholesale trading of chicken and processed chicken products,
   including preserved chicken.
c. Wholesale Trade of Processed Fishery Products (KBLI 2020 – 46324)
   This classification covers wholesale trading of processed fishery products.
d. Wholesale Trade of Eggs and Processed Egg Products (KBLI 2020 – 46325)
   This classification covers wholesale trading of eggs and processed egg products.
e. Wholesale Trade of Milk and Dairy Products (KBLI 2020 – 46326)
   This classification covers wholesale trading of milk and dairy products.
f. Wholesale Trade of Animal Oils and Fats (KBLI 2020 – 46327)
   This classification covers wholesale trading of animal oils and fats.
g. Wholesale Trade of Sugar, Chocolate, and Confectionery (KBLI 2020 – 46331)
   This classification covers wholesale trading of sugar, chocolate, confectionery, and
   sweetening preparations.
h. Wholesale        Trade     of    Bakery      Products      (KBLI    2020      –    46332)
   This classification covers wholesale trading of bakery products, cakes, and other bakery
   items.
i. Wholesale Trade of Non-Alcoholic Beverages (Excluding Milk-Based Beverages) (KBLI
   2020                                        –                                      46334)
   This classification covers wholesale trading of non-alcoholic beverages such as fruit
   juice, soft drinks, mineral water, bottled water, and similar products.
j. Wholesale Trade of Other Food and Beverages (KBLI 2020 – 46339)
   This classification covers wholesale trading of other food and beverage products such
   as rice flour, tapioca flour, bakery premixes, caramel, processed honey, shrimp
   crackers,                                    and                                   others.
   It also includes food for special nutritional purposes (for infants, children, and adults),
   food additives, processing aids, snack foods, cereals and cereal-based products
   (processed and unprocessed), soy-based beverages, ready-to-eat foods, as well as
   wholesale trading of pet food and animal feed.
k. Wholesale          Trade      of      Clothing       (KBLI       2020       –      46412)
   This classification covers wholesale trading of clothing, including sportswear and
   clothing accessories such as gloves, ties, and clips, including hosiery.
l. Wholesale Trade of Photographic Equipment and Optical Goods (KBLI 2020 – 46430)
   This classification covers wholesale trading of photographic equipment and optical
   goods (such as eyeglasses, binoculars, and magnifying glasses).
m. Wholesale Trade of Household Equipment and Supplies (KBLI 2020 – 46491)
   This classification covers wholesale trading of household equipment and supplies such
   as furniture, kitchen and cooking utensils, lamps and lighting equipment, consumer
   electronics (radio, television, CD and DVD players and recorders), stereo equipment,
   video game consoles, lighting devices, porcelain and glass tableware, cutlery, wooden
   goods, wicker goods, cork products, carpets, and similar items.

                                       31
Page 33
n.  Wholesale Trade of Pharmaceutical Products for Human Use (KBLI 2020 – 46441)
   This classification covers wholesale trading of pharmaceutical products for household
   use, such as medicines and health supplements for humans.
o. Wholesale Trade of Pharmaceutical Raw Materials for Human and Animal Use (KBLI
   2020 – 46447) This classification covers wholesale trading of pharmaceutical raw
   materials for both human and animal use.
p. Wholesale Trade of Traditional Medicines for Human Use (KBLI 2020 – 46442)
   This classification covers wholesale trading of traditional medicines (herbal medicines)
   and health supplements for human use.
q. Wholesale Trade of Raw Materials for Traditional Medicines for Human and Animal
   Use                   (KBLI                  2020                –                 46448)
   This classification covers wholesale trading of raw materials for traditional medicines
   for both human and animal use.
r. Wholesale Trade of Cosmetics for Human Use (KBLI 2020 – 46443)
   This classification covers wholesale trading of cosmetics for human use such as
   perfume, soap, powder, and other cosmetic products.
s. Wholesale Trade of Various Other Household Goods and Supplies (Not Elsewhere
   Classified)                 (KBLI               2020               –               46449)
   This classification covers wholesale trading of various other household goods and
   supplies, such as leather goods, luggage, cleaning equipment, and similar items.
   It also includes sound and video recordings in cassettes, CDs, and DVDs, household
   chemicals (detergents, floor cleaners, etc.), and educational aids.
t. Wholesale Trade of Laboratory Equipment, Pharmaceutical Equipment, and Medical
   Devices         for        Human          Use       (KBLI     2020         –       46691)
   This classification covers wholesale trading of laboratory equipment, pharmaceutical
   equipment, and medical devices for human use.
u. Wholesale Trade of Other Products (Not Elsewhere Classified) (KBLI 2020 – 46699)
   This classification covers wholesale trading of other products not classified under the
   above wholesale trade groups, including textile fibers and similar products, as well as
   wholesale trading of precious stones (diamonds, gems, sapphires, etc.).
v. Warehousing            and         Storage        (KBLI      2020         –        52101)
   This classification includes businesses that carry out temporary storage activities for
   goods before they are sent to their final destination, for commercial purposes.
w. Cold          Storage          Activities       (KBLI       2020          –        52102)
   This classification covers the storage of goods requiring temperature control for a
   certain preservation period on a fee or contract basis before the goods are delivered
   to                        their                      final                   destination.
   This classification also includes quick-freezing warehouses (blast freezing).
x. Bonded Warehousing Activities or Bonded Zone Operations (KBLI 2020 – 52103)
   This classification covers activities within customs areas that receive special treatment
   under government regulations as if located outside the customs territory and are
   managed by a corporate entity engaged in warehousing activities, such as the Batam
   Industrial Zone.


                                       32
Page 34
y. Other Warehousing and Storage Activities (KBLI 2020 – 52109)
   This classification covers other warehousing and storage activities not included in KBLI
   groups 52101 through 52108, including container depot operations involving storage
   and/or stacking of containers and which may be equipped with additional facilities.

Capital Structure and Shareholder Composition of PPG
The Capital Structure and Shareholding Composition of PPG based on the Minutes of
Meeting Deed of PPG No. 287 dated 29 December 2023, drawn up before Jimmy Tanal,
S.H., M.Kn., Notary in South Jakarta, the amendments thereto have been received and
recorded in the database of the Legal Entity Administration System (SABH) of the Ministry
of Law and Human Rights pursuant to Letter No. AHU-AH.01.03-0012934 dated 16 January
2024, are as follows:
❖ Capital Structure
     o Authorized Capital
        Number of Shares: 884 shares
                             (consisting of 259,000 Series A shares and 625,000 Series B
                             shares)
        Nominal Amount:      IDR 1,366,065,625,000

    o Issued and Paid-up Capital
      Number of Shares: 884 shares
                           (consisting of 259,000 Series A shares and 625,000 Series B
                           shares)
      Nominal Amount:      IDR 1,366,065,625,000

    o Nominal Value
      Series A shares:        Series A shares with a nominal value of IDR 1,000,000 per
                              share
       Series B shares:       Series B shares with a nominal value of IDR 1,771,305 per
                              share

❖   Shareholders’ Composition of PPG
                                 Number of Shares         Nominal Amount         Ownership
          Shareholders
                                       (shares)                 (IDR)               (%)
     PT Soho Global Health         883,999 shares         1,366,064,625,000       99.9999
     Tbk                       (consisting of 258,999
     (Company)                   Series A shares and
                                  625,000 Series B
                                        shares)
     PT Universal Health           1 Series A share            1,000,000          0.00001
     Network

Board of Commissioners and Board of Directors Composition of PPG


                                      33
Page 35
            Based on the Deed of Statement of Resolutions of PPG No. 174 dated 26 August 2025, the
            data of which has been received and recorded in the Legal Entity Administration System
            (“SABH”) of the Ministry of Law and Human Rights under its Letter No. AHU-AH.01.09-
            0334848 dated 8 September 2025, the composition of the Board of Commissioners and the
            Board of Directors of PT SIP as of the date of this Information Disclosure is as follows:

                Board of Commissioners
                Commissioner          : Eng Liang Tan

                Board of Directors
                President Director        : Ery Yunasri
                Director                  : Piero Brambati
                Director                  : Edwin Vega Darma
                Director                  : Pandy Harianto

III.   SUMMARY OF FEASIBILITY STUDY OF CHANGE BUSINESS ACTIVITY
       PPG has appointed Mr. Budi Prasetyo, MAPPI (Cert), an independent appraiser, who is a Public
       Appraiser from the Public Appraisal Services Office of Wawat Jatmika & Rekan (“KJPP-WJR”).
       The said Public Appraiser and KJPP-WJR are duly licensed and registered as appraisers with the
       Ministry of Finance of the Republic of Indonesia under business license No. 2.15.0133 and with
       the Financial Services Authority under Registration Certificate (STTD) No. STTD.PB-
       55/PM.223/2022. The appointment was made pursuant to Engagement Letter No.
       P2295/BV25/012-KJPP/11-25 dated 28 November 2025 regarding the Business Feasibility Study
       services for PPG.

       The following is a summary of the Business Feasibility Study Report on the Change and/or
       Addition of Business Activities of PPG as set forth in the Business Feasibility Study Report of PPG
       No. 00003/2.0133-00/BS/05/0603/1/I/2026 dated 14 January 2026 as further revised by
       Business Feasibility Study Report on the Change and/or Addition of Business Activities of PPG
       No. 00008/2.0133-00/BS/05/0603/1/II/2026 dated 19 February 2026(“Business Feasibility
       Study Report”):



       A.   PURPOSE AND OBJECTIVE
            The purpose and objective of this Business Feasibility Study is in relation tofPPG’s plan to
            add two (2) Indonesian Standard Industrial Classification (KBLI) into the Articles of
            Association of PPG. This Business Feasibility Study is prepared in order to comply with the
            provisions of the Financial Services Authority Regulation No. 17/POJK.04/2020 (“POJK 17”)
            concerning Material Transactions and Changes in Business Activities.

       B. ASSESSMENT DATE
          The assessment date for the Business Feasibility Study is September 30, 2025.

       C.   OBJECT OF BUSINESS FEASIBILITY STUDY

                                                   34
Page 36
    The object of this business feasibility study is the plan of PPG to carry out the addition of
    new business activities into the Articles of Association of PPG, are as follows:
    • Internet-Based Trading Application Development Activities (E-Commerce) (KBLI 2020
      - 62012), which include the following business activities:
      Encompassing the development of internet-based trading (e-commerce) applications.
      Such activities include consultation, analysis, and application programming for online
      trading activities; and

    • Web Portal and/or Digital Platform for Commercial Purposes (KBLI 2020 - 63122),
      which include the following business activities:
      Encompassing the operation of websites for commercial purposes that utilize search
      engines to generate and maintain large databases of internet addresses and content in
      an easily searchable format; the operation of websites acting as portals to the internet,
      such as media websites that provide regularly updated content, either directly or
      indirectly, for commercial purposes; the operation of digital platforms and/or
      websites/web portals that conduct electronic transactions in the form of business
      activities facilitating and/or mediating the transfer of ownership of goods and/or
      services and/or other services via the internet and/or electronic devices and/or other
      electronic system methods carried out for commercial (profit) purposes, which may
      include one, several, or all components of electronic transactions, namely ordering,
      payment, and delivery of such activities. This category also includes commercially
      oriented (profit-based) websites/web portals and/or digital platforms that serve as
      applications for facilitating and/or mediating electronic transaction services, such as
      merchant aggregators (marketplaces), digital advertising, and on-demand online
      services.

D. FINANCIAL PROJECTION ANALYSIS
   FINANCIAL PROJECTIONS WITH AND WITHOUT ADDITIONAL BUSINESS ACTIVITIES

   The following is a projection of PPG's Financial Position Statement with and without
   additional business activities from December 31, 2025, to 2030.




                                           35
Page 37
The following is a projection of PPG's Profit and Loss Report without and with additional
business activities from December 31, 2025 to 2030.




Profitability Ratio




                                       36
Page 38
     Throughout the projection period, all profitability ratios, both with and without additional
     business activities, have consistently increased annually. The upward trend in profitability
     ratios demonstrates PPG's sound financial management.

     Liquidity Ratio




     During the projection period, all liquidity ratios, both with and without additional business
     activities, continued to increase annually.

     Activity Ratio




     Activity ratio during the projection period without and with the addition of stable business
     activities

E.   ASSUMPTIONS AND LIMITING CONDITIONS
     Business Feasibility Study Assumptions
     a) The resulting Business Feasibility Study Report constitutes a non-disclaimer opinion.
     b) The Business Feasibility Study has been prepared based on the principles of integrity
         of information and data. In carrying out this engagement, KJPP-WJR rely upon and
         base our work on the accuracy, reliability, and completeness of all financial
         information and other information provided by PPG or otherwise available to the
         public, which is fundamentally true, complete, and not misleading.
     c) KJPP_WJR assume that all information and data provided by PPG in connection with
         this engagement are true, complete, and reliable, and that there is no undisclosed
         information that would affect this assessment.

     Limiting Conditions
     a) The Business Feasibility Study must be considered as a whole, and the use of any part
          of the analysis and information without taking into account the entire information and
          analysis may result in a misleading view of the underlying process on which the



                                            37
Page 39
          opinion is based. The preparation of this Business Feasibility Study constitutes a
          complex process and may not be adequately performed through incomplete analysis.
     b)   The Business Feasibility Study has been prepared based on the prevailing general
          financial, monetary, regulatory, and market conditions existing at the time this report
          is issued.
     c)   The Business Feasibility Study utilizes financial projections prepared by management,
          the reasonableness of which has been reviewed by KJPP-WJR. Management remains
          fully responsible for the achievement of such financial projections and for the future
          financial performance of PPG.
     d)   KJPP-WJR are responsible for the business feasibility opinion.
     e)   KJPP-WJR are responsible for the execution of the valuation and for assessing the
          reasonableness of the adjusted financial projections.
     f)   KJPP-WJR have not conducted any investigation or evaluation regarding the legal
          validity of the Business Feasibility Study Object nor its taxation implications; therefore,
          we express no opinion on the legal and tax impacts of this Business Feasibility Study.
          The services KJPP-WJR provide to PPG in connection with this engagement are limited
          solely to the provision of a business feasibility opinion and do not constitute
          accounting, audit, or tax services.
     g)   KJPP-WJR state that KJPP-WJR’s engagement does not include the analysis of business
          activities outside the scope of the Business Feasibility Study Object that may be
          available to PPG, nor the impact of such business activities on PPG, and does not
          constitute an analysis of the highest and best use of the Business Feasibility Study
          Object.
     h)   KJPP-WJR work in relation to this Transaction Plan does not constitute and shall not
          be construed in any form as a review or audit or the performance of any specific
          procedures on financial information. Such work is also not intended to disclose
          weaknesses in internal controls, errors, or irregularities in the financial statements, or
          violations of law.
     i)   KJPP-WJR’s engagement also does not include the provision of testimony before any
          court, tax authority, or other institution.
     j)   The Business Feasibility Study Report is open to the public, except for information of
          a confidential nature that may affect the Company's operations.
     k)   In preparing the Business Feasibility Study Report, KJPP-WJR has acted independently,
          free from any conflict of interest, and is not affiliated with the Company or any parties
          affiliated with the Company. KJPP-WJR also has no interest or personal benefit in
          connection with this engagement.

F.   APPROACHES AND METHODS FOR PREPARING BUSINESS FEASIBILITY STUDY REPORTS
     a) The approach used in analyzing the feasibility of the addition of PPG’s Business
        Activities is conducted through an assessment of market feasibility, business model
        feasibility, management model feasibility, and financial feasibility.
     b) Based on the market feasibility assessment, the addition of the KBLI does not result in
        any changes to the Company’s market share, market potential, or market value


                                             38
Page 40
     potential, as the addition of the KBLI is solely related to aligning the Company’s KBLI
     classification with the business activities that have been carried out to date..
c)   Based on the business model feasibility assessment, it is indicated that the addition of
     the business activity does not result in any changes to the Company’s business model,
     as the planned addition of the KBLI is intended only to adjust the legal classification of
     the KBLI currently held by the Company to correspond with the business activities that
     have been conducted to date. Accordingly, the addition of the KBLI does not give rise
     to any changes in the Company’s future operational activities.
d) Based on the management model feasibility assessment, it is indicated that the
   addition of the business activity does not result in any changes to the Company’s
   management model, as the planned addition of the KBLI is intended solely as a legal
   alignment of the KBLI currently held by the Company with the business activities that
   have been carried out to date. Accordingly, the addition of the KBLI does not give rise
   to any changes in the Company’s future operational activities.
e) In the financial feasibility assessment, there are no financial impacts or quantitative
   benefits arising from the addition of the KBLI, as the planned addition of the KBLI is
   solely intended to align the legal classification of the KBLI currently held by the
   Company with the business activities that have been conducted to date. Accordingly,
   the addition of the KBLI does not result in any changes to the Company’s operational
   activities or its future financial performance.
   The following analysis is based on PPG's Audited Financial Report as of and for the
   years ending December 31, 2020 to 2024 and PPG's interim Audited Financial Report
   for the 9 (nine) month period ending September 30, 2025.




                                        39
Page 41
Revenue and Gross Profit Margin
▪ PPG's revenue from 2020 to September 30, 2025, consistently increased annually,
  with the largest increase occurring in 2024, reaching 23.79% compared to the
  previous year.
▪ The increase in revenue was primarily driven by increased sales volume for core
  products, expanded distribution networks, and a more aggressive marketing
  strategy.
▪ PPG's gross profit margin also tended to be stable, averaging 9.6% from 2020 to
  September 30, 2025. This suggests the company's ability to maintain production cost
  efficiency and stable selling prices amidst revenue growth, despite pressure on
  margins in the past two years, which requires further monitoring of the cost of goods
  sold structure.

Net Profit and Net Profit Margin
▪ PPG's net profit growth from 2020 to September 30, 2025, tended to increase
   annually, except in 2022, when it decreased by 15.37% compared to the previous
   year.
▪ The decrease in net profit in 2022 was due to a decrease in gross profit and an
   increase in the company's operating expenses.
▪ PPG's net profit margin tended to be stable from 2020 to September 30, 2025,
   averaging 3.25% annually. A stable net profit margin indicates that the company has
   efficient operational cost management in maintaining final profitability, despite
   fluctuations in gross profit and operating expenses over time.
Total Assets



                                   40
Page 42
              ▪ PPG's total assets from 2021 to September 30, 2025, tended to increase annually,
                 with the highest increase occurring in 2023, at 20.83% compared to the previous
                 year.
              ▪ The increase in PPG's total assets in 2023 was due to an increase in third-party
                 accounts receivable, which increased by 22.22% compared to the previous year, and
                 an increase in other non-current financial assets of IDR 201 billion.
              Total Liabilities
              ▪ In line with the increase in assets, PPG's total liabilities from 2021 to September 30,
                 2025, also increased annually, with the largest increase occurring in 2022, at 25.7%
                 compared to the previous year.
              ▪ The increase in total liabilities in 2022 was largely due to an increase in accounts
                 payable to third parties and related parties. In total, accounts payable increased by
                 31.93% compared to the previous year.
              Total Equity
              ▪ PPG's total equity has consistently increased annually from 2020 to September 30,
                 2025, due to the company's success in recording profits each year. Furthermore, the
                 company has been able to routinely distribute dividends to shareholders, starting in
                 2021.
              Accounts Receivables and Accounts Payable Turnover
              ▪ PPG's accounts receivable turnover from 2020 to September 30, 2025, tended to be
                 stable, with the longest period occurring on September 30, 2025, at 73 days, and the
                 shortest period occurring in 2021, at 47 days.
              ▪ In line with accounts receivable, PPG's accounts payable turnover from 2020 to
                 September 30, 2025 also tends to be stable with the longest occurring in 2020 and
                 September 30, 2025 for 116 days and the fastest in 2021 for 81 days.

      G.   CONCLUSION
             Based on the foregoing, we are of the opinion that the proposed Change and/or
             Addition of Business Activities of PT Parit Padang Global is “FEASIBLE.”

IV.   AVAILABILITY OF EXPERTS IS RELATED TO ADDITION OF BUSINESS ACTIVITIES
      In relation to the addition of business KBLI, PPG does not have a dedicated IT team; however,
      the applications used will receive full support from the IT team within the organizational
      structure of SGH Group.

V.    EXPLANATIONS, CONSIDERATIONS AND REASONS FOR IMPLEMENTING THE ADDITION OF
      BUSINESS ACTIVITIES
      The addition of business activities is carried out as part of an adjustment and alignment of PPG’s
      business activity classifications to ensure consistency with business activities that have been
      and/or are currently being carried out in practice. Such addition of business activities is not
      intended to change the core business characteristics, business model, management model, or
      market segments of PPG, but rather to ensure consistency between PPG’s business activities
      and the applicable licensing requirements and Articles of Association.



                                                  41
Page 43
      a) Alignment of KBLI classification with existing business activities
      The addition of 2 (two) KBLI classifications is undertaken to align PPG’s business activity
      classifications with business activities that have been carried out to date, so as to avoid any
      inconsistency between PPG’s actual business activities and the KBLI classifications set forth in
      its Articles of Association.

      b) No change to PPG’s market share and business potential
      Based on the Business Feasibility Study, the addition of the KBLI classifications does not result
      in any change to PPG’s market share, market potential, or market value potential, as such
      addition constitutes solely a legal classification adjustment and does not alter the scope of PPG’s
      business activities.

      c) No change to the business model and management model
      The addition of business activities does not result in any change to PPG’s business model or
      management model, as it is not accompanied by any changes to operational processes,
      organizational structure, or business management systems.

      d) No change to PPG’s future operational activities
      In line with the Business Feasibility Study, the addition of the KBLI classifications does not give
      rise to any changes to PPG’s operational activities going forward, as the business activities
      concerned have been carried out previously.

      The permits required to carry out this business activity are the KBLIs listed in the PPG Business
      Identification Number, followed by the process of fulfilling the requirements for each KBLI.

      Based on the foregoing considerations, the Board of Directors of PPG is of the opinion that the
      plan to change and/or add business activities constitutes a reasonable and rational step and
      does not alter PPG’s operational activities or business characteristics.

      e) Other Material Matters
      The digital product subject of this feasibility study is the PPG Online System (PPGOS), an
      application platform owned by PPG. PPGOS functions as a digital interface between the
      company and its business partners/customers, including features for product ordering,
      transaction status monitoring, and digital information services.

      There are no calculations related to the feasibility of financial investments because there are no
      investments made by shareholders in the form of additional capital contributions or capital
      expenditures. This additional business activity is solely to align the legality of the Company's
      KBLI (Indonesian Business Identification Number) to align with its business activities.

VI.   EXPLANATION OF THE EFFECT OF ADDITION IN BUSINESS ACTIVITIES ON THE COMPANY'S
      FINANCIAL CONDITION




                                                  42
Page 44
        Business activities related to the provision of digital platforms do not require new
        capital expenditures. All costs related to system development, platform maintenance,
        operational management, and workforce support for marketing and sales activities are
        fully funded through the Company's working capital. Therefore, there is no need for
        additional assets or material long-term investments.

        Due to the asset-light and flexible nature of these business activities, business
        performance evaluations will be conducted in stages following the Company's
        operational developments and revenue realization. Overall, these new business
        activities do not have a material negative impact on PPG's financial condition.

        The addition of these business activities does not impact PPG's finances or PPG's
        shareholders, as the planned addition of the KBLI is solely to adjust the legality of PPG's
        existing KBLI to align with its existing business activities. Therefore, the addition of the
        KBLI does not result in any changes to the Company's operational activities or its future
        financial performance.

VII.     INFORMATION OF THE GENERAL MEETING OF SHAREHOLDERS
       The Company will convene an Extraordinary General Meeting of Shareholders (“EGMS”) with the
       following implementation schedule:


          No   Activity                                                         Date
          1    Announcement of the AGMS to Shareholders                         15 Januari 2026

          2    Deadline for the submission of agenda proposals for the AGMS At the latest on 23
               by Shareholders                                              January 2026

          3    Recording Date (for Shareholders who are eligible to attend the 29 January 2026
               AGMS)

          4    Summon/Notice of the AGMS to Shareholders                        30 January 2026

          5    Conducting the AGMS                                              23 February 2026

          6    Announcement of Summary Minutes of the AGMS                      23 February 2026

          7    Submission of the AGMS Minutes                                   At the latest on 25
                                                                                March 2026


The agenda items to be proposed in relation to the Transaction plan are as follows:
   1.   Discussion of the Feasibility Study on the Change and/or Addition of the Company’s Business
        Activities, for the purpose of fulfilling the requirements and provisions of Financial Services
        Authority Regulation No. 17/POJK.04/2020 on Material Transactions and Changes in


                                                  43
Page 45
         Business Activities.
   2.    Approval of the Plan for the Change and/or Addition of the Company’s Business Activities.
   3.    Discussion of the Feasibility Study on the Change and/or Addition of Business Activities of
         the Company’s Controlled Entity, namely PT Parit Padang Global, for the purpose of fulfilling
         the requirements and provisions of Financial Services Authority Regulation No.
         17/POJK.04/2020 on Material Transactions and Changes in Business Activities.
   4.    Approval of the Planned Changes and/or Additions to the Business Activities of the
         Controlled Company, namely PT Parit Padang Global
   5.    Discussion of the Feasibility Study on the Change and/or Addition of Business Activities of
         the Company’s Controlled Entity, namely PT Soho Industri Pharmasi,for the purpose of
         fulfilling the requirements and provisions of Financial Services Authority Regulation No.
         17/POJK.04/2020 on Material Transactions and Changes in Business Activities.
   6.    Approval of the Planned Changes and/or Additions to the Business Activities of the
         Controlled Company, namely PT Soho Industri Pharmasi
   7.    Approval of the Reappointment/Changes to the Composition of the Board of
         Commissioners of the Company.

The announcement, notice of meeting, and publication of the summary minutes in relation to the
Company’s Extraordinary General Meeting of Shareholders (“EGMS”) will be delivered by the
Company through: (i) the Integrated Electronic Reporting System for Issuers and Public Companies of
the IDX and the Financial Services Authority (OJK), (ii) the Company’s official website, and
(iii) the KSEI Electronic General Meeting System Application (eASY.KSEI), in accordance with the above
schedule and in compliance with the applicable regulations.


Attendance Quorum and Decision Quorum
The GMS will be held in accordance with Article 42 of POJK No. 15/2020. A GMS may be held to discuss
the agenda item if:
1. First GMS
A GMS may be held if attended by shareholders or their proxies representing more than 2/3 (two-
thirds) of the total shares with valid voting rights.
GMS decisions are valid if approved by more than 2/3 (two-thirds) of the total shares with valid voting
rights present at the GMS.
2. Second GMS
If the attendance quorum for the first GMS as referred to in paragraph (1) is not achieved, a second
GMS may be held, provided that the second GMS is valid and has the right to make decisions if
attended by shareholders or their proxies representing at least 3/5 (three-fifths) of the total shares
with valid voting rights.
The resolution of the second GMS is valid if approved by more than 1/2 (one half) of the total shares
with voting rights present.
3. Third GMS
If the attendance quorum for the second GMS as referred to above is not reached, a third GMS may
be held, provided that the third GMS is valid and has the right to make decisions if attended by
shareholders of shares with valid voting rights within the attendance quorum and decision quorum
determined by the OJK upon the Company's request.

                                                  44
Page 46
In the event that changes to Business Activities do not obtain approval from the GMS, the Company
will request approval from the GMS again no later than 12 months after the GMS that did not approve
the changes to Business Activities.

In connection with the addition of KBLI which results in changes to Article 3 of the Articles of
Association regarding the aims and objectives and business activities of the Company, these changes
constitute changes to the Articles of Association which require approval from the Minister of Law and
Human Rights of the Republic of Indonesia.

VIII. MISCELLANEOUS
 a. Objections from parties regarding the planned changes and/or additions to business activities
      by the Company and/or Subsidiaries
      As of the date of issuance of this Additional Disclosure of Information, the Company has not
      received any objections from any parties regarding the planned changes and/or additions to
      business activities by the Company.
 b. Approvals and/or permits and/or notifications from the government, other agencies,
      institutions, or other third parties that the Company and/or Subsidiaries must fulfill in
      addition to the obligations stipulated in POJK No. 17/POJK.04/2020 regarding Changes and/or
      Addition to Business Activities
      After obtaining approval from the General Meeting of Shareholders regarding the Changes
      and/or Addition to Business Activities, the Company will add the Indonesian Standard Industrial
      Classification (KBLI) to the Business Identification Number (NIB) through the Online Single
      Submission (OSS) system.
      Furthermore, the Company is not required to apply for additional permits related to conducting
      electronic commerce, as the Company does not provide and/or operate its own electronic
      platform, but rather only conducts retail sales activities through third-party e-commerce
      platforms.

IX.   ADDITIONAL INFORMATION
      The Shareholders who require additional information in connection with this Supplemental
      Disclosure of Information, may contact the Company at the following address:

      PT SOHO GLOBAL HEALTH TBK
      Attn: Corporate Secretary
      Jl. Rawa Sumur II Kav BB No. 3, Kawasan Industri Pulogadung
      Kel. Jatinegara, Kec. Cakung,
      Jakarta Timur, 13930, Indonesia
      Phone: +62 21 4683 2588
      Facsimile: +62 21 4683 2589
      Email address: corporate.secretary@sohoglobalhealth.com
      Website: www.sohoglobalhealth.com



                                                 45
Page 47
46

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.1 MB
Published19 Feb 2026
Pages47
Characters116,737
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 49 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org SOHO GLOBAL HEALTH TBK p.2 ×34
linked org PT Parit Padang Global p.2 ×41
linked — Tan Giok Nio p.6 ×2
linked person Harry Salam · Komisaris Independen p.7 ×2
linked person Andy Nugroho Purwohardono p.7 ×2
linked person Piero Brambati p.7 ×4
linked person Richard Kidarsa p.7 ×2
linked person Lim Chern Han p.7 ×2
linked person Pandy Harianto p.7 ×4
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×6
possible org Negara Republik Indonesia p.4 ×5
possible org Bursa Efek Indonesia p.5
possible org Cascade Creek Pty Ltd p.6 ×7
possible org Fraburg Pty Limited p.6 ×2
possible person Ery Yunasri p.7 ×4
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.2 ×3
unresolved org PT Perseroan Dagang p.4 ×2
unresolved org PT Parit Padang p.4 ×2
unresolved person Eliza Pondaag · Notaris p.4 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.4 ×2
unresolved org Pengadilan Negeri p.4
unresolved person Yani Indrawaty Wibawa · Notaris p.4 ×5
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.4
unresolved person Jimmy Tanal · Notaris p.5 ×33
unresolved org PT Datindo Entrycom p.6 ×2
unresolved org Holdings Pte. Ltd. p.6 ×2
unresolved org Pty Ltd p.6 ×4
unresolved org PT PPG p.9 ×9
unresolved org Kemenkumham p.11
unresolved org PT Universal Health p.12 ×2
unresolved person Budi Prasetyo MAPPI p.12 ×2
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Wawat Jatmika & Rekan p.12
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Wawat Jatmika p.12
unresolved org Kementerian Keuangan Republik Indonesia p.12
unresolved org Pengawasan Obat dan Makanan p.13
unresolved org PT Soho Industri Pharmasi p.21 ×4
unresolved org Pengawas Obat dan Makanan p.23
unresolved org Financial Services Authority p.25 ×9
unresolved org Minister of Law and Human Rights p.26 ×2
unresolved org District Court p.26
unresolved org Ministry of Law and Human Rights p.26 ×7
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.27
unresolved org Ministry of Law p.27
unresolved — (sheets) p.29
unresolved person Eng Liang Tan. This p.29 ×7
unresolved org PT SIP p.31 ×4
unresolved org Wawat Jatmika & Rekan p.35
unresolved org Ministry of Finance p.35
unresolved org Minister of Law p.46

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.182 8704 ms 12 Sep 2026 22:31
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': '2025-09-30',
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result