Skip to content
Back to announcement

3. Penjelasan LK FY 2025 Audited.pdf

Financial statement Text extracted BTPS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 3

Page 1 OCR 0.939
btn riah,

BTPN Syarlah
Menara SMBC Lantai 12

CBD Mega Kuningan btpn
Jl, Dr, Ide Anak Agung Gde Agung Kov. 5.5 -56

Jakarta Selatan - 12950

4 16271300 26 400 162 212520356

Penjelasan atas Laporan Keuangan PT BANK BTPN SYARIAH Tbk. (“Bank”) Konsolidasian
Posisi 31 Desember 2025

Kondisi eksternal segmen yang dilayani Bank, pasca Pandemi Covid-19 masih mengalami banyak
tantangan. Bank terus berupaya untuk selektif dalam menyalurkan pembiayaan serta terus memberikan
program pendampingan yang semakin intensif ke masyarakat inklusi. Disamping itu Bank juga
melakukan banyak upaya perbaikan di internal dan juga penyemangatan para nasabah untuk terus
melakukan 4 perilaku unggul: Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras dan Saling Bantu (BDKS).

Dengan kondisi-kondisi internal dan eksternal yang disebutkan di atas, kinerja dapat terjaga dengan Total
Aset PT BANK BTPN SYARIAH Tbk pada tanggal 31 Desember 2025 tercatat sebesar
Rp 22,75 triliun, mengalami kenaikan sebesar Rp 1 triliun atau 4,614 dibandingkan dengan posisi pada
tanggal 31 Desember 2024 yang sebesar Rp 21,75 triliun. Adapun perubahan penting pada pos-pos
neraca selama periode tersebut adalah sebagai berikut:

1. Giro pada Bank Lain
Giro pada bank lain pada posisi 31 Desember 2025 sebesar Rp 7,1 miliar mengalami kenaikan
sebesar Rp 2,2 miliar atau sebesar 44,246 dibandingkan posisi 31 Desember 2024 sebesar
Rp 5 miliar. Kenaikan tersebut dikarenakan peningkatan saldo giro yang mayoritas ditempatkan
di Bank SMBC Indonesia Tbk dan Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk yang digunakan untuk
kepentingan operasional Bank.

2. Piutang Murabahah
Piutang murabahah gross posisi 31 Desember 2025 sebesar Rp 9,2 triliun mengalami penurunan
sebesar Rp 451,8 miliar atau sebesar 4,7X dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2024
sebesar Rp 9,6 triliun. Hal ini sejalan dengan fokus Bank pada kualitas pembiayaan sehingga Bank
lebih selektif dalam memberikan pembiayaan kepada nasabah, yakni nasabah yang
menunjukkan perilaku BDKS (Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras dan Saling Bantu).

3. Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) Piutang Murabahah
CKPN piutang murabahah posisi 31 Desember 2025 sebesar Rp 881,2 miliar mengalami
penurunan Rp 43 miliar atau sebesar 4,74 dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2024
sebesar Rp 924,2 miliar. Hal ini sejalan dengan membaiknya kualitas pembiayaan Bank. Bank
tetap memastikan kecukupan pencadangan bagi restrukturisasi yang diberikan kepada Nasabah
yang terdampak bencana di Sumatra.

4. Piutang Oardh
Piutang gardh gross pada posisi 31 Desember 2025 sebesar Rp 97 juta mengalami kenaikan
sebesar Rp 33 juta atau sebesar 52,64 dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2024 sebesar
Rp 64 juta. Hal ini dikarenakan adanya kenaikan pembiayaan Oardh untuk karyawan sebagai
salah satu fasilitas yang diberikan Bank untuk karyawan yang membutuhkan dalam kondisi
darurat.

www.btpnsyariah.com sn

k
Page 2 OCR 0.951
10.

btn rian,

Pembiayaan Mudharabah

Pembiayaan Mudharabah posisi 31 Desember 2025 sebesar Rp 200 miliar merupakan produk
baru dari Bank dalam rangka penyaluran pembiayaan kepada Lembaga Keuangan Non-Bank
(LKNB) dengan menggunakan akad Mudharabah. Inisiatif ini dilakukan dengan
mempertimbangkan kondisi aset likuid Bank yang signifikan. Melalui sinergi bisnis dengan Bank
Induk dan Grup SMBC yang memiliki kekuatan di segmen ini, Bank melihat peluang untuk
meningkatkan pendapatan.

Pembiayaan Musyarakah

Pembiayaan musyarakah posisi 31 Desember 2025 sebesar Rp 963,3 miliar mengalami kenaikan
sebesar Rp 432,7 miliar atau 81,696 dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2024 sebesar
Rp 530,6 miliar. Meningkatnya penyaluran pembiayaan kepada Lembaga Keuangan Non-Bank
(LKNB) dengan menggunakan akad Musyarakah. Dengan memanfaatkan kondisi aset likuid yang
memadai serta dukungan sinergi bisnis dengan Bank Induk dan Grup SMBC yang memiliki
keunggulan di segmen tersebut, Bank memandang adanya peluang untuk mengoptimalkan
peningkatan pendapatan.

Aset Lain-lain

Aset lain-lain pada 31 Desember 2025 sebesar Rp 28,5 miliar mengalami kenaikan sebesar 59,956
atau Rp 11 miliar dibandingkan posisi 31 Desember 2024 sebesar Rp 17,8 miliar. Hal ini
disebabkan adanya kenaikan uang muka operasional, tagihan kepada pihak ketiga dan lain-lain.

Liabilitas Segera

Liabilitas segera pada 31 Desember 2025 sebesar Rp 16,2 miliar mengalami penurunan sebesar
Rp 6,8 miliar atau 29,696 dibandingkan posisi 31 Desember 2024 yaitu Rp 23 miliar.
Hal ini disebabkan adanya penurunan kewajiban yang telah jatuh tempo kepada pihak ketiga
dan kewajiban segera lainnya.

Utang Pajak

Utang Pajak pada 31 Desember 2025 sebesar Rp 54,6 miliar mengalami kenaikan sebesar
Rp 24 miliar atau 78,796 dibandingkan posisi 31 Desember 2024 yaitu Rp 30,6 miliar.
Hal ini disebabkan karena kenaikan koreksi fiskal negatif atas cadangan kerugian penurunan nilai
pembiayaan yang berdampak pada meningkatnya penghasilan kena pajak.

Akrual
Akrual pada 31 Desember 2025 sebesar Rp 96,2 miliar mengalami kenaikan sebesar Rp 25,3
miliar atau 35,696 dibandingkan posisi 31 Desember 2024 yaitu Rp 70,9 miliar. Kenaikan ini
disebabkan karena adanya akrual terkait dengan operasional selaras dengan perkembangan
bisnis yang mulai meningkat.

www.btpnsyariah.com Fs

l- ay
Page 3 OCR 0.935
btn ria hg

11. Dana Syirkah Temporer

Dana syirkah temporer pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar Rp 9,93 triliun mengalami
kenaikan sebesar Rp 330,4 miliar atau 3,446 dibandingkan posisi 31 Desember 2024 yaitu
Rp 9,60 triliun. Disisi lain deposito mengalami kenaikan sebesar Rp 420,4 miliar tetapi tabungan
mengalami penurunan sebesar Rp 90 miliar. Kenaikan Dana Syirkah Temporer pada triwulan
keempat tahun 2025, sesuai dengan strategi Bank untuk menjaga pendanaan sesuai strategi
growth pembiayaan Bank senantiasa menjaga kinerja yang cukup optimal dan stabil.

12. Ekuitas
Ekuitas pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar Rp 10 triliun mengalami kenaikan sebesar
Rp 644,9 miliar atau sebesar 6,944 dibandingkan dengan periode 31 Desember 2024 sebesar
Rp9,3 triliun. Peningkatan ekuitas ini karena adanya pertumbuhan modal secara organik berupa
penambahan laba bersih periode berjalan sebesar Rp 1.2 triliun.

I-
ka

www.btpnsyariah.com Hy

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.17 MB
Published11 Feb 2026
Pages3
Characters6,181
Text sourceOCR
OCR confidence0.942

Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org BANK BTPN SYARIAH Tbk. p.1 ×5
linked org Bank SMBC Indonesia Tbk p.1 ×2
unresolved org Bank Lain Giro p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 8

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result