Back to announcement
20260108_SOHO_Rencana Transaksi Perubahan Kegiatan Usaha_32018171_lamp1.pdf
Asset transaction Needs review SOHOSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 32
Page 1
Jakarta, 15 Januari 2026/15 January 2026
No. : 085/SOHO/I/2026
Lampiran/Attachment : 2 (two) rangkap/ 2 (two) set
Perihal/ Subject : Keterbukaan Informasi terkait Perubahan dan atau penambahan Kegiatan Usaha
PT Soho Global Health Tbk (“Perseroan”) / Information Disclosure regarding the Change and/or
Addition of Business Activities of PT Soho Global Health Tbk (the “Company”)
Kepada/To:.
(i) Otoritas Jasa Keuangan
Gedung Soemitro Djojohadikusumo
Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4, Jakarta 10710
u.p./attn. : Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal/ Chief Executive of Capital Market
Supervision
(ii) PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia Menara I Lantai 6
Jl. Jend Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190
u.p./attn. : Direktur Penilaian Perusahaan/ Director of Listing
Dengan hormat, Dear Messrs,
Untuk memenuhi ketentuan Peraturan In order to comply with the provisions of
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor Regulation of the Financial Services Authority
17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material of the Republic of Indonesia Number
dan Perubahan Kegiatan Usaha, dengan ini 17/POJK.04/2020 concerning Material
Perseroan menyampaikan informasi Transactions and Changes in Business
mengenai Perubahan dan atau penambahan Activities, the Company hereby discloses
Kegiatan Usaha Perseroan sebagaimana information regarding the proposed Changes
dijelaskan lebih lanjut dalam Lampiran Surat and/or Additions to the Company’s Business
ini. Activities as further described in the
Attachment to this Letter.
Demikian keterbukaan informasi yang dapat Thus, the disclosure of information that we
kami sampaikan. Kami ucapkan terima kasih can provide. Thank you for your attention and
atas perhatian dan kerjasamanya. cooperation.
Hormat kami/ Sincerely,
PT SOHO GLOBAL HEALTH TBK
Yuliana
Direktur (Director)/ Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary)
Page 2
KETERBUKAAN INFORMASI
KEPADA PEMEGANG SAHAM
TERKAIT DENGAN
PERUBAHAN DAN ATAU PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PERSEROAN
PT SOHO GLOBAL HEALTH TBK
(“Perseroan”)
Berkedudukan di Jakarta Timur, Indonesia
Bidang Usaha
Kesehatan/ Industri Farmasi
Kantor Pusat
Jl. Rawa Sumur II Kav BB No. 3, Kawasan Industri Pulogadung
Kel. Jatinegara, Kec. Cakung, Jakarta Timur, 13930, Indonesia
Telepon: +62 21 4683 2588
Faksimile: +62 21 4683 2589
Alamat Email: corporate.secretary@sohoglobalhealth.com
Website: www.sohoglobalhealth.com
Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan, baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama,
menyatakan bertanggung jawab sepenuhnya atas kebenaran dan kelengkapan informasi
sebagaimana diungkapkan di dalam keterbukaan informasi ini (“Keterbukaan Informasi”) dan
setelah melakukan penelitian secara seksama, menegaskan bahwa informasi yang diungkapkan
dalam Keterbukaan Informasi ini adalah benar dan tidak ada fakta penting material dan relevan
yang tidak diungkapkan atau dihilangkan, sehingga menyebabkan informasi sebagaimana
diungkapkan dalam Keterbukaan Informasi ini menjadi tidak benar dan/atau menyesatkan.
Keterbukaan Informasi ini dibuat untuk kepentingan Pemegang Saham Perseroan, agar Pemegang
Saham Perseroan mendapatkan informasi secara lengkap mengenai transaksi terkait rencana
perubahan dan atau penambahan kegiatan usaha Perseroan. Keterbukaan Informasi ini
disampaikan dalam rangka memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor
17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (“POJK No. 17/2020”).
Keterbukaan Informasi ini diterbitkan di Jakarta
pada tanggal 15 Januari 2026
Page 3
I. PENDAHULUAN
Keterbukaan Informasi ini disusun dalam rangka pemenuhan kewajiban Perseroan untuk
mengumumkan Keterbukaan Informasi mengenai perubahan dan atau penambahan kegiatan usaha
yang akan dilakukan oleh Perseroan. Perubahan dan atau penambahan kegiatan usaha yang mana
sebelum Perseroan dapat melaksanakan Transaksi tersebut, Perseroan wajib memperoleh
persetujuan dari para Pemegang Saham Perseroan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”)
dimana hal tersebut perlu dilakukan untuk memenuhi kewajiban Perseroan dalam Pasal 22 ayat (1)
butir a POJK No. 17/2020.
Transaksi ini tidak mengandung benturan kepentingan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan
Transaksi Benturan Kepentingan, karena tidak terdapat perbedaan kepentingan ekonomis Perseroan
dan kepentingan ekonomis pribadi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, atau Pemegang
Saham Utama yang dapat merugikan Perseroan.
II. INFORMASI MENGENAI PERSEROAN
PT Soho Global Health Tbk (“Perseroan”)
Keterangan Umum Perseroan
Perseroan merupakan suatu perseroan terbatas yang berstatus perusahaan publik (publicly held
company), berkedudukan di Jakarta Timur, didirikan pada tahun 1956 berdasarkan peraturan
perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia, dengan nama PT Perseroan Dagang
dan Industri Pharmasi Parit Padang atau disingkat PT Parit Padang berdasarkan Akta Pendirian No.
116 tanggal 27 Agustus 1956, yang dibuat di hadapan Eliza Pondaag, Notaris di Jakarta, yang telah
memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
(“Menkumham”) berdasarkan Surat Keputusan No. J.A.5/16/14 tanggal 8 Februari 1957, telah
didaftarkan dalam buku register pada Kantor Pengadilan Negeri Jakarta di bawah No. 377 tanggal 16
Februari 1957, serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia (“BNRI”) No. 39
tanggal 14 Mei 1957, Tambahan No. 517.
Pada tahun 2010, Perseroan melakukan perubahan nama menjadi PT Soho Global Health
berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham No. 23 tanggal 29 Oktober
2010, yang dibuat di hadapan Yani Indrawaty Wibawa, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah
mendapatkan persetujuan dari Menkumham berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-
54235.AH.01.02.Tahun 2010 tanggal 18 November 2010 dan telah didaftarkan dalam Daftar
Perseroan pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (“Kemenkumham”)
No. AHU-0083819.AH.01.09.Tahun 2010 tanggal 18 November 2010 dan telah diberitahukan kepada
Menkumham sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran
Dasar No. AHU-AH.01.10-31225 tanggal 6 Desember 2010 dan telah didaftarkan dalam Daftar
Perseroan pada Kemenkumham No. AHU-0088241.AH.01.09.Tahun 2010 tanggal 6 Desember 2010,
Page 4
serta telah diumumkan dalam BNRI No. 26 tanggal 30 Maret 2012, Tambahan No. 13396 dan BNRI
No. 59 tanggal 24 Juli 2012, Tambahan No. 1903/L.
Pada tahun 2020, Perseroan melakukan perubahan nama menjadi PT Soho Global Health Tbk serta
menyesuaikan seluruh ketentuan anggaran dasarnya yang mana hal ini dilakukan untuk tunduk pada
ketentuan yang berlaku terkait dengan perubahan status Perseroan dari perusahaan tertutup
menjadi perusahaan publik. Perubahan tersebut tercantum dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat
No. 126 tanggal 19 Juni 2020, yang dibuat di hadapan Jimmy Tanal, S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta
Selatan, yang telah mendapatkan persetujuan dari Menkumham berdasarkan Surat Keputusan No.
AHU-0042289.AH.01.02.TAHUN 2020 tanggal 23 Juni 2020 dan telah didaftarkan dalam Daftar
Perseroan Kemenkumham No. AHU-0098281.AH.01.11.TAHUN 2020 tanggal 23 Juni 2020 dan telah
diberitahukan kepada Menkumham sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan
Perubahan Anggaran Dasar dengan 2 (dua) Suratnya No. AHU-AH.01.03-0255808 dan No. AHU-
AH.01.03-0255815, keduanya tertanggal 23 Juni 2020 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan
pada Kemenkumham No. AHU-0098281.AH.01.11.TAHUN 2020 tanggal 23 Juni 2020. Perseroan
mencatatkan sahamnya pada Bursa Efek Indonesia melalui Penawaran Umum Perdana pada tanggal
8 September 2020.
Anggaran Dasar Perseroan yang dimuat dalam Akta Pendirian Perseroan telah mengalami beberapa
kali perubahan sejak pendirian, dengan perubahan terakhir adalah sebagaimana tercantum dalam
Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 102 tanggal 16 September 2025,
dibuat di hadapan Jimmy Tanal S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta Selatan, yang pemberitahuan
perubahan datanya telah diterima dan dicatat di dalam database Sistem Administrasi Badan Hukum
(“SABH”) Kemenkumham dengan Suratnya No. AHU-AH.01.09-0344487 tanggal 30 September 2025.
Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana dituangkan dalam Akta No. 126 tanggal 19 Juni
2020 oleh Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, bidang usaha yang dijalankan oleh
Perseroan saat ini adalah sebagai berikut:
a) Aktivitas perusahaan holding
Mencakup kegiatan dari perusahaan holding (holding companies), yaitu perusahaan yang
menguasai aset dari sekelompok perusahaan subsidiari dan kegiatan utamanya adalah
kepemilikan kelompok tersebut. "Holding Companies" tidak terlibat dalam kegiatan usaha
perusahaan subsidiarinya.
b) Aktivitas konsultasi manajemen
Mencakup kegiatan penyediaan nasihat, petunjuk dan bantuan operasional untuk usaha dan
organisasi lain pada berbagai persoalan manajemen, penyediaan jasa bisnis ini dapat mencakup
nasihat, petunjuk dan bantuan operasional untuk usaha dan layanan masyarakat atau umum
pada berbagai aspek manajemen dan operasional. Subgolongan ini juga mencakup penyediaan
bantuan nasihat, bimbingan dan operasional usaha dan permasalahan organisasi dan
manajemen lainnya, seperti perencanaan strategi dan organisasi; keputusan yang berkaitan
dengan keuangan; tujuan dan kebijakan pemasaran; perencanaan, praktik dan kebijakan sumber
Page 5
daya manusia; perencanaan penjadwalan dan pengontrolan produksi. Penyediaan jasa usaha ini
dapat mencakup bantuan nasihat, bimbingan dan asistensi operasional suatu usaha dan
pelayanan masyarakat mengenai hubungan masyarakat (public relations) dan komunikasi
masyarakat atau umum, kegiatan lobi, rancangan dari metode dan prosedur akuntansi, program
akuntansi biaya, prosedur pengawasan anggaran belanja, pemberian nasihat dan bantuan untuk
usaha dan pelayanan masyarakat dalam perencanaan, pengorganisasian, efisiensi dan
pengawasan, informasi manajemen dan lain-lain.
Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham Perseroan
Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham Perseroan berdasarkan Daftar Pemegang
Saham Perseroan per 31 Desember 2025 yang diterbitkan oleh PT Datindo Entrycom selaku Biro
Administrasi Efek Perseroan, adalah sebagai berikut:
❖ Struktur Permodalan
o Modal Dasar
Jumlah Saham : 28.635.121.560 lembar
Jumlah Nominal : Rp 1.431.756.078.000,-
o Modal Ditempatkan dan Disetor
Jumlah Saham : 12.691.682.390 lembar
Jumlah Nominal : Rp 634.584.119.500,-
o Nilai Nominal
Masing-masing saham memiliki nilai nominal sebesar Rp 50,- per saham.
❖ Susunan Pemegang Saham Perseroan
Jumlah Saham Jumlah Nominal Kepemilikan
Pemegang Saham
(lembar) (Rupiah) (%)
Cascade Creek Pty Ltd 1.537.362.000 76.868.100.000 12,113
Fraburg Pty Limited 1.202.423.910 60.121.195.500 9,474
Medisia Investment Holdings 2.851.733.000 142.586.650.000 22,469
Pte. Ltd.
Tan Giok Nio 1.143.986.170 57.199.308.500 9,014
Tiberias 96 Pty Ltd 4.812.370.310 240.618.515.500 37,918
Publik 1.143.807.000 57.190.350.000 9,012
(masing-masing di bawah 5%)
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perseroan Nomor 102 tanggal 16 September 2025
yang datanya telah diterima dan dicatat di dalam SABH Kemenkumham dengan Suratnya No. AHU-
AH.01.09-0344487 tanggal 30 September 2025, maka Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
Perseroan pada tanggal Keterbukaan Informasi ini adalah sebagai berikut:
Page 6
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Eng Liang Tan
Komisaris Independen : Harry Salam
Komisaris : Andy Nugroho Purwohardono
Direksi
Presiden Direktur : Ery Yunasri
Direktur : Piero Brambati
Direktur : Yuliana
Direktur : Richard Kidarsa
Direktur : Lim Chern Han
Direktur : Pandy Harianto
Ikhtisar Keuangan
Laporan Keuangan Auditan Konsolidasian Grup Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang
berakhir 31 Desember 2020 sampai dengan 2024 dan Laporan Keuangan Auditan Interim untuk untuk
periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada 30 September 2025 adalah sebagai berikut:
Dalam jutaan Rupiah 31 Desember 30
September
Keterangan 2020 2021 2022 2023 2024 2025
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
Komprehensif Lain
Pendapatan 6.163.939 7.076.164 7.290.121 8.197.755 10.057.938 7.924.506
Laba Kotor 1.346.313 1.569.353 1.338.391 1.309.356 1.540.838 1.309.082
Laba Usaha 259.843 677.289 443.659 438.670 571.247 548.422
Laba Sebelum Pajak Penghasilan 249.674 691.157 455.637 463.396 588.038 563.299
Laba Bersih 172.200 551.091 357.015 371.341 462.651 440.092
Laba Komprehensif 164.806 553.710 372.904 371.331 468.418 432.604
Sumber: Laporan Keuangan Auditan Konsolidasian Grup SOHO per 31 Desember 2020-2024 dan Laporan Keuangan Auditan Interim 30
September 2025
Dalam jutaan Rupiah 31 Desember 30
September
Keterangan 2020 2021 2022 2023 2024 2025
Laporan Posisi Keuangan
Aset lancar 3.405.989 3.341.171 3.873.438 4.140.019 4.749.357 5.354.074
Aset tidak lancar 774.254 680.748 601.161 606.941 662.666 660.859
Jumlah Aset 4.180.243 4.021.919 4.474.599 4.746.960 5.412.023 6.014.933
Liabilitas jangka pendek 1.797.440 1.654.049 1.898.934 2.186.112 2.526.572 2.979.043
Liabilitas jangka panjang 176.701 159.579 148.110 161.750 170.235 188.862
Jumlah Liabilitas 1.974.141 1.813.628 2.047.044 2.347.862 2.696.807 3.167.906
Jumlah Ekuitas 2.206.102 2.208.291 2.427.555 2.399.098 2.715.216 2.847.027
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 4.180.243 4.021.919 4.474.599 4.746.960 5.412.023 6.014.933
Sumber: Laporan Keuangan Auditan Konsolidasian Grup SOHO per 31 Desember 2020-2024 dan Laporan Keuangan Auditan Interim 30
September 2025
Page 7
Dalam jutaan Rupiah 31 Desember 30
September
Keterangan 2020 2021 2022 2023 2024 2025
Marjin Laba Kotor 21,84% 22,18% 18,36% 15,97% 15,32% 16,52%
Marjin Laba Usaha 4,22% 9,58% 6,09% 5,35% 5,68% 6,55%
Marjin Laba Bersih 2,79% 7,79% 4,90% 4,53% 4,60% 5,55%
Imbalan Balik Aset 4,12% 13,70% 7,98% 7,82% 8,55% 7,32%
Imbalan Balik Ekuitas 7,81% 24,96% 14,71% 15,48% 17,04% 15,46%
Rasio Lancar 1,89 2,02 2,04 1,89 1,88 1,80
Rasio Cepat 1,31 1,34 1,44 1,26 1,24 1,29
III. RINGKASAN STUDI KELAYAKAN PERUBAHAN DAN ATAU PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
Perseroan telah menunjuk penilai independen yang merupakan salah satu Penilai Publik pada Kantor
Jasa Penilai Publik Wawat Jatmika & Rekan (“KJPP-WJR”), yang mana Penilai Publik dan KJPP-WJR
dimaksud telah memiliki perizinan dan terdaftar sebagai Penilai di Kementerian Keuangan Republik
Indonesia dengan izin usaha No. 2.15.0133 dan Otoritas Jasa Keuangan dengan STTD No. STTD.PB-
55/PM.223/2022. Penunjukan tersebut berdasarkan Surat Perikatan No. S1453/AV25/008-KJPP/09-
25 tanggal 19 September 2025 mengenai Jasa Studi Kelayakan Bisnis Perseroan.
Berikut adalah ringkasan laporan studi kelayakan atas Perubahan dan/atau Penambahan Kegiatan
Usaha Perseroan sebagaimana dituangkan dalam Laporan Studi Kelayakan Bisnis PT Soho Global
Health Tbk dengan No. 00001/2.0133-00/BS/05/0603/1/I/2026 tanggal 14 Januari 2026 (“Laporan
Studi Kelayakan Bisnis”):
A. MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud dan tujuan pelaksanaan Studi Kelayakan Bisnis ini adalah terkait rencana Perseroan
untuk melakukan penambahan kegiatan usaha, yakni 5 Klasifikasi Baku Lapangan Usaha
Indonesia (KBLI) ke dalam Anggaran Dasar Perseroan. Studi Kelayakan Usaha ini ditujukan
dalam rangka memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
17/POJK.04/2020 (“POJK 17”) tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
B. OBJEK STUDI KELAYAKAN BISNIS
Objek studi kelayakan bisnis adalah rencana Perseroan untuk melakukan penambahan
kegiatan usaha berupa 5 Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) ke dalam
Anggaran Dasarnya sebagai berikut (“Rencana Transaksi”):
• Perdagangan Eceran Obat Tradisional Untuk Manusia yang mencakup kegiatan usaha sebagai
berikut:
Mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai macam jamu (obat tradisional) untuk
manusia yang bahannya berasal dari tumbuh-tumbuhan, hewan atau mineral misalnya yang
berbentuk pil, kapsul, bubuk dan bentuk cair di dalam bangunan.
Page 8
• Perdagangan Eceran Melalui Media Untuk Komoditi Makanan, Minuman, Tembakau, Kimia,
Farmasi, Kosmetik Dan Alat Laboratorium yang mencakup kegiatan usaha sebagai berikut:
Mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang makanan, minuman, tembakau,
kimia, farmasi, kosmetik dan alat laboratorium melalui pesanan (surat, telepon atau internet)
dan barang akan dikirim kepada pembeli sesuai dengan barang yang diinginkan berdasarkan
katalog, iklan, model, telepon, radio, televisi, internet, media massa dan sejenisnya.
• Perdagangan Eceran Melalui Media Untuk Barang Campuran Sebagaimana Tersebut Dalam
47911 S.D. 47913, yang mencakup kegiatan usaha sebagai berikut:
Mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang campuran sebagaimana
tersebut dalam 47911 s.d. 47913 melalui pesanan (surat, telepon atau internet) dan barang
akan dikirim kepada pembeli sesuai dengan barang yang diinginkan berdasarkan katalog,
iklan, model, telepon, radio, televisi, internet, media massa dan sejenisnya.
• Perdagangan Eceran Melalui Media Untuk Berbagai Macam Barang Lainnya, yang mencakup
kegiatan usaha sebagai berikut:
Mencakup usaha perdagangan eceran berbagai barang lainnya melalui pesanan dan barang
akan dikirim kepada pembeli sesuai dengan barang yang diinginkan berdasarkan katalog,
model, telepon, tv, internet, media massa, dan sejenisnya; dan
• Perdagangan Eceran Atas Dasar Balas Jasa (Fee) Atau Kontrak, yang mencakup kegiatan
usaha sebagai berikut:
Mencakup usaha pedagang perantara (makelar), seperti agen komisi perdagangan eceran
yang menerima komisi dari pedagang eceran lainnya yang memperdagangkan barang-barang
di dalam negeri atas nama pihak lain.
C. ANALISA PROYEKSI KEUANGAN
a) PROYEKSI KEUANGAN TANPA PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
Berikut ini adalah proyeksi Laporan Posisi Keuangan Perseroan tanpa penambahan kegiatan
usaha dari tanggal 31 Desember 2025 hingga 2030.
Page 9
Rasio Keuangan Proyeksi Tanpa Penambahan Kegiatan Usaha
Rasio Profitabilitas
Okt-Des
Keterangan 2025 2025 2026 2027 2028 2029 2030
Marjin Laba Kotor 15,56% 16,28% 18,44% 19,04% 19,64% 20,09% 20,53%
Marjin Laba Usaha 5,07% 6,47% 7,99% 8,78% 9,58% 10,17% 10,77%
Marjin Laba Bersih 4,97% 5,41% 6,35% 6,97% 7,58% 8,04% 8,51%
Imbal Balik Aset n.r 9,25% 10,63% 11,30% 11,78% 11,89% 11,92%
Imbal Balik Ekuitas n.r 19,09% 21,57% 22,29% 22,45% 21,80% 21,04%
Selama periode proyeksi, seluruh rasio profitabilitas tanpa dan dengan penambahan kegiatan
usaha terus mengalami kenaikan tiap tahunnya. Rasio profitabilitas yang cenderung
meningkat menggambarkan bahwa Grup Perseroan mengelola aspek keuangan dengan baik.
Page 10
Rasio Likuiditas
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029 2030
Rasio Kas 0,33 0,40 0,49 0,61 0,74 0,88
Rasio Cepat 1,84 1,91 2,00 2,11 2,24 2,38
Rasio Lancar 1,31 1,37 1,47 1,58 1,70 1,84
Selama periode proyeksi, seluruh rasio Likuiditas tanpa dan dengan penambahan kegiatan
usaha terus mengalami kenaikan tiap tahunnya.
Rasio Aktivitas
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029 2030
Perputaran Piutang Usaha 69 69 69 69 69 69
Perputaran Persediaan 66 67 68 69 69 69
Perputaran Utang Usaha 109 112 113 114 114 115
Rasio aktivitas selama periode proyeksi tanpa penambahan kegiatan usaha stabil dari tahun
2024 sampai dengan 2030. Rasio aktivitas yang digunakan ditentukan dengan menggunakan
rata-rata data keuangan historis Grup Perseroan.
b) PROYEKSI KEUANGAN DENGAN PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
Berikut ini adalah proyeksi Laporan Posisi Keuangan Perseroan dengan penambahan
kegiatan usaha dari tanggal 31 Desember 2025 hingga 2030.
Page 11
Proyeksi Rasio Keuangan Dengan Penambahan Kegiatan Usaha
Rasio Profitabilitas
Okt-Des
Keterangan 2025 2025 2026 2027 2028 2029 2030
Marjin Laba Kotor 16,18% 16,44% 18,67% 19,31% 19,92% 20,38% 20,82%
Marjin Laba Usaha 5,36% 6,54% 8,16% 8,98% 9,78% 10,38% 10,98%
Marjin Laba Bersih 5,19% 5,46% 6,48% 7,12% 7,74% 8,21% 8,67%
Imbal Balik Aset n.r 9,35% 10,84% 11,50% 11,97% 12,05% 12,04%
Imbal Balik Ekuitas n.r 19,27% 21,93% 22,58% 22,65% 21,92% 21,10%
Selama periode proyeksi dengan penambahan kegiatan usaha, rasio profitabilitas cenderung
mengalami kenaikan tiap tahunnya. Bila dibandingkan dengan proyeksi keuangan tanpa
penambahan kegiatan usaha, marjin laba kotor, marjin laba usaha dan marjin laba bersih
terjadi kenaikan kurang lebih sebesar 1% sehingga menunjukkan bahwa dengan adanya
penambahan kegiatan usaha maka hal tersebut tidak memberikan dampak yang signifikan
terhadap kinerja keuangan Grup Perseroan.
Page 12
Rasio Likuiditas
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029 2030
Rasio Kas 0,34 0,41 0,51 0,63 0,76 0,91
Rasio Cepat 1,84 1,91 2,01 2,13 2,26 2,41
Rasio Lancar 1,31 1,38 1,48 1,59 1,73 1,87
Selama periode proyeksi dengan penambahan kegiatan usaha, rasio likuiditas juga tidak
peningkatan yang signifikan tiap tahunnya dibandingkan tanpa penambahan kegiatan usaha.
Rasio Aktivitas
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029 2030
Perputaran Piutang Usaha 69 69 69 69 69 69
Perputaran Persediaan 66 67 68 69 69 69
Perputaran Utang Usaha 109 112 113 114 115 115
Selama periode proyeksi dengan penambahan kegiatan usaha, tidak terdapat perbedaan
yang signifikan pada rasio aktivitas dibandingkan dengan proyeksi tanpa penambahan
kegiatan usaha.
D. ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS
Asumsi Studi Kelayakan Bisnis
a) Laporan Studi Kelayakan Bisnis yang dihasilkan bersifat non-disclaimer opinion.
b) Studi Kelayakan Bisnis disusun berdasarkan pada prinsip integritas informasi dan data. Dalam
penugasan ini, KJPP-WJR melandaskan dan berdasarkan pada keakuratan, kehandalan dan
kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi lain yang diberikan
Perseroan atau yang tersedia secara umum yang pada hakekatnya adalah benar, lengkap
dan tidak menyesatkan.
c) KJPP-WJR mengasumsikan bahwa semua informasi dan data dari Perseroan terkait
penugasan adalah benar, lengkap dan dapat diandalkan, dan tidak ada yang tidak terungkap
yang akan mempengaruhi penilaian ini.
Kondisi Pembatas
a) Studi Kelayakan Bisnis harus dipandang sebagai satu kesatuan dan bahwa penggunaan
sebagian dari analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan keseluruhan informasi dan
analisis dapat menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari
pendapat tersebut. Penyusunan Studi Kelayakan Bisnis merupakan suatu proses yang
kompleks dan mungkin tidak dapat dilakukan melalui analisis yang tidak lengkap.
b) Studi Kelayakan Bisnis disusun berdasarkan kondisi umum keuangan, moneter, peraturan
dan kondisi pasar yang ada saat laporan diterbitkan.
Page 13
c) Studi Kelayakan Bisnis menggunakan proyeksi keuangan yang dibuat manajemen yang telah
kami reviu kewajarannya, manajemen bertanggung jawab atas pencapaian proyeksi
keuangan dan kinerja keuangan Perseroan di masa mendatang.
d) KJPP-WJR bertanggung jawab atas opini kelayakan bisnis.
e) KJPP-WJR bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan
yang telah disesuaikan.
f) KJPP-WJR tidak melakukan penyelidikan atau evaluasi atas keabsahan Objek Studi
Kelayakan Bisnis dari segi hukum dan implikasi aspek perpajakan, maka dari itu KJPP-WJR
tidak memberikan pendapat atas dampak hukum dan perpajakan dari Studi Kelayakan
Bisnis tersebut. Jasa-jasa yang KJPP-WJR berikan kepada Perseroan dalam kaitan dengan
penugasan tersebut hanya merupakan pemberian opini atas kelayakan suatu bisnis yang
akan dilakukan dan bukan jasa-jasa akuntansi, audit, atau perpajakan.
g) KJPP-WJR menyatakan bahwa penugasan pihak penilai tidak termasuk menganalisis
kegiatan-kegiatan usaha di luar objek studi kelayakan bisnis yang mungkin tersedia bagi
Perseroan serta pengaruh dari kegiatan-kegiatan usaha tersebut terhadap Perseroan, dan
juga bukan merupakan analisis penggunaan yang paling mungkin dan optimal dari objek
studi kelayakan bisnis.
h) Pekerjaan KJPP-WJR yang berkaitan dengan Rencana Transaksi tidak merupakan dan tidak
dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit atau pelaksanaan
prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat
dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan,
atau penyimpangan dalam laporan keuangan atau pelanggaran hukum.
i) Penugasan KJPP-WJR juga tidak termasuk untuk memberikan keterangan di muka
pengadilan, kantor pajak, atau lembaga lainnya.
j) Laporan Studi Kelayakan Bisnis tersebut terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi
bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan.
k) Dalam mempersiapkan Laporan Studi Kelayakan Bisnis, KJPP-WJR bertindak secara
independen tanpa adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan
ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan. KJPP-WJR juga tidak memiliki
kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini.
Page 14
E. PENDEKATAN DAN METODE PENYUSUNAN LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS
a) Pendekatan yang digunakan dalam menganalisa kelayakan Penambahan Kegiatan
Usaha Perseroan adalah dengan melakukan analisis atas kelayakan pasar, kelayakan
pola bisnis, kelayakan model manajemen dan kelayakan keuangan.
b) Dari kajian kelayakan pasar, dengan adanya penambahan KBLI maka tidak ada
perubahan pangsa pasar, potensi pasar dan potensi nilai pasar Perseroan secara
konsolidasian. Penambahan KBLI tersebut memungkinkan Perseroan selaku
perusahaan induk untuk melakukan penjualan langsung kepada konsumen (direct-to-
consumer), yang sebelumnya dilakukan oleh anak perusahaan melalui mekanisme
penjualan tidak langsung melalui pihak ketiga. Perubahan tersebut tidak memperluas
segmen pasar baru, melainkan merupakan penyesuaian kanal distribusi untuk
menjangkau konsumen akhir yang sama.
c) Dari kajian kelayakan pola bisnis, penambahan KBLI mengakibatkan penyesuaian
terbatas pada kanal distribusi, yaitu memungkinkan Perseroan selaku perusahaan
induk untuk melakukan penjualan langsung kepada konsumen. Meskipun demikian,
dengan adanya penambahan usaha tersebut, maka pola bisnis Perseroan tidak
mengalami perubahan. Model bisnis utama, jenis produk, serta rantai nilai secara
keseluruhan tetap tidak berubah, karena kegiatan usaha tersebut sebelumnya telah
dijalankan oleh anak perusahaan melalui pihak ketiga. Dengan demikian, perubahan
ini bersifat operasional pada kanal penjualan, namun tidak mengubah karakteristik
bisnis utama Perseroan secara konsolidasian
d) Dari kajian kelayakan model manajemen, menunjukkan bahwa dengan adanya
penambahan usaha, maka model manajemen Perseroan secara konsolidasian tidak
mengalami perubahan. Pengelolaan kegiatan penjualan langsung kepada konsumen
oleh Perseroan induk akan memanfaatkan sistem, kebijakan, dan tata kelola yang
telah ada dalam grup SOHO, sehingga tidak menimbulkan kebutuhan pembentukan
fungsi manajemen baru.
e) Pada kajian kelayakan keuangan, penambahan KBLI ini tidak menimbulkan dampak
keuangan ataupun manfaat secara kuantitatif yang material secara konsolidasian
akibat penambahan KBLI tersebut. Hal ini disebabkan karena penjualan kepada
konsumen akhir sebelumnya telah terjadi melalui pihak ketiga yang ditunjukoleh anak
perusahaan, sehingga secara total pendapatan grup Perseroan tidak mengalami
peningkatan yang signifikan, melainkan hanya terjadi pergeseran mekanisme
pengakuan penjualan di tingkat entitas. Sehingga, dengan penambahan KBLI tersebut
tidak menimbulkan perubahan atas kinerja keuangan Perseroan secara konsolidasian
secara material ke depannya.
F. KESIMPULAN
Berdasarkan hal-hal sebagaimana diungkapkan di atas maka KJPP-WJR berpendapat bahwa
Rencana Penambahan Kegiatan Usaha Perseroan dimaksud adalah “LAYAK”.
IV. KETERSEDIAAN TENAGA AHLI BERKAITAN DENGAN PERUBAHAN KEGIATAN USAHA
Dengan adanya penambahan KBLI usaha, Perseroan akan memprioritaskan untuk
Page 15
memanfaatkan tim IT yang sudah ada dalam struktur organisasi dan juga bisa
menggunakan vendor teknologi eksternal.
V. PENJELASAN, PERTIMBANGAN, DAN ALASAN DILAKUKANNYA PERUBAHAN KEGIATAN
USAHA
Adapun pertimbangan dan alasan Perseroan untuk menambah Klasifikasi Baku Lapangan Usaha
Indonesia (KBLI) adalah sebagai berikut:
a) Penyesuaian dan perluasan opsi kanal distribusi di masa mendatang
Penambahan KBLI dimaksudkan untuk memberikan dasar hukum bagi Perseroan, apabila
diperlukan di masa mendatang, untuk melaksanakan kegiatan penjualan langsung kepada
konsumen akhir (direct-to-consumer). Kegiatan penjualan kepada konsumen akhir atas produk-
produk dalam grup Perseroan sebelumnya dilakukan oleh anak perusahaan melalui mekanisme
penjualan tidak langsung dengan melibatkan pihak ketiga. Penambahan KBLI ini tidak
dimaksudkan untuk memperluas segmen pasar baru, melainkan untuk menyediakan alternatif
mekanisme distribusi atas produk yang sama, tanpa mengubah karakteristik pasar yang dituju.
b) Fleksibilitas pengaturan pelaksanaan kegiatan usaha dalam struktur grup Perseroan
Dengan tercantumnya KBLI tambahan dalam Anggaran Dasar, Perseroan memiliki fleksibilitas
yang lebih besar dalam menentukan bentuk pelaksanaan kegiatan usaha dalam struktur grup,
termasuk dalam hal pemilihan kanal penjualan serta pemanfaatan sarana penjualan berbasis
media dan/atau pesanan. Penambahan KBLI ini tidak mengubah peran Perseroan selaku
perusahaan induk dalam menetapkan dan mengendalikan kebijakan strategis grup, melainkan
memberikan opsi pelaksanaan usaha yang lebih adaptif sesuai dengan kebutuhan usaha ke
depan.
c) Tidak menimbulkan dampak material terhadap kinerja keuangan Perseroan
Berdasarkan Studi Kelayakan Bisnis yang disusun oleh penilai independen, penambahan KBLI
tidak diperkirakan menimbulkan dampak keuangan yang material terhadap kinerja keuangan
Perseroan secara konsolidasian.
Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut di atas, Direksi Perseroan berpendapat
bahwa rencana perubahan dan/atau penambahan kegiatan usaha ini merupakan langkah yang
wajar dan rasional, sejalan dengan kepentingan usaha Perseroan dalam jangka panjang, serta
tidak merugikan kepentingan pemegang saham Perseroan.
VI. PENJELASAN TENTANG PENGARUH PERUBAHAN KEGIATAN USAHA PADA KONDISI
KEUANGAN PERSEROAN
Mengacu pada Laporan Studi Kelayakan Bisnis, penambahan kegiatan usaha melalui
penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) ini diperkirakan tidak
menimbulkan dampak keuangan yang material terhadap kondisi keuangan Perseroan secara
konsolidasian. Hal ini dikarenakan kegiatan usaha yang akan ditambahkan pada prinsipnya
masih berada dalam lingkup kegiatan usaha yang telah dijalankan secara konsolidasian oleh
Page 16
grup Perseroan, khususnya terkait dengan mekanisme penjualan kepada konsumen akhir yang
sebelumnya dilakukan melalui pihak ketiga.
VII. INFORMASI PENYELENGGARAAN RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
Perseroan akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”)
dengan rincian jadwal pelaksanaannya adalah sebagai berikut:
No Kegiatan Tanggal
1 Pengumuman RUPSLB kepada Pemegang Saham 15 Januari 2026
2 Batas tanggal terakhir pengajuan usulan mata acara RUPSLB Maksimal 23 Januari
dari Pemegang Saham 2026
3 Tanggal Pencatatan Pemegang Saham yang berhak hadir dalam 29 Januari 2026
RUPSLB (Recording Date)
4 Pemanggilan RUPSLB kepada Pemegang Saham 30 Januari 2026
5 Penyelenggaraan RUPSLB 23 Februari 2026
6 Pengumuman Ringkasan Risalah RUPSLB 23 Februari 2026
7 Penyampaian Risalah RUPS Tahunan Maksimal 25 Maret
2026
Mata acara yang akan dimohonkan dalam RUPSLB tersebut adalah:
1. Pembahasan Studi Kelayakan tentang Perubahan Kegiatan Usaha Perseroan
2. Persetujuan Rencana Perubahan dan atau penambahan Kegiatan Usaha Utama
Perseroan (Transaksi Material)
3. Pembahasan Studi Kelayakan tentang Perubahan Kegiatan Usaha Perusahaan Terkendali,
yakni PT Parit Padang Global
4. Persetujuan Rencana Perubahan dan/atau penambahan Kegiatan Usaha Perusahaan
Terkendali, yakni PT Parit Padang Global
5. Pembahasan Studi Kelayakan tentang Perubahan Kegiatan Usaha Perusahaan Terkendali,
yakni PT Soho Industri Pharmasi
6. Persetujuan Rencana Perubahan dan/atau penambahan Kegiatan Usaha Perusahaan
Terkendali, yakni PT Soho Industri Pharmasi
7. Persetujuan Pengangkatan Kembali/Perubahan Susunan Dewan Komisaris Perseroan
Pengumuman, Pemanggilan, dan Pengumuman Ringkasan Risalah terkait RUPSLB Perseroan
tersebut akan Perseroan sampaikan melalui (i) Sarana Pelaporan Elektronik Terintegrasi Emiten
dan Perusahaan Publik IDX dan OJK, (ii) situs web (website) resmi Perseroan, dan (iii) Aplikasi
Electronic General Meeting System KSEI (eASY.KSEI), sesuai jadwal di atas dan dengan
berpedoman pada peraturan yang berlaku.
VIII. INFORMASI TAMBAHAN
Bagi Pemegang Saham yang memerlukan informasi tambahan sehubungan dengan
Keterbukaan Informasi ini, dapat menghubungi Perseroan dengan alamat sebagai berikut:
Page 17
PT SOHO GLOBAL HEALTH TBK u.p: Sekretaris Perusahaan/ Corporate Secretary Jl. Rawa Sumur II Kav BB No. 3, Kawasan Industri Pulogadung Kel. Jatinegara, Kec. Cakung, Jakarta Timur, 13930, Indonesia Telepon: +62 21 4683 2588 Faksimile: +62 21 4683 2589 Email address: corporate.secretary@sohoglobalhealth.com Website: www.sohoglobalhealth.com
Page 18
DISCLOSURE OF INFORMATION
TO SHAREHOLDERS
REGARDING
THE CHANGE AND/OR ADDITIONS TO THE COMPANY’S BUSINESS ACTIVITIES
PT SOHO GLOBAL HEALTH TBK
(“Company”)
Domiciled in East Jakarta, Indonesia
Business Activities
Health/Pharmaceutical Industry
Head Office
Jl. Rawa Sumur II Kav BB No. 3, Kawasan Industri Pulogadung
Kel. Jatinegara, Kec. Cakung, Jakarta Timur, 13930, Indonesia
Telephone: +62 21 4683 2588
Facsimile: +62 21 4683 2589
Email Address: corporate.secretary@sohoglobalhealth.com
Website: www.sohoglobalhealth.com
The Board of Directors and the Board of Commissioners of the Company, either individually or
jointly, hereby declare that they are fully responsible for the accuracy and completeness of the
information disclosed in this information disclosure (‘Information Disclosure’), and after having
conducted a careful examination, affirm that the information disclosed in this Information
Disclosure is true and that there are no material and relevant facts that have been omitted or not
disclosed, which could cause the information disclosed herein to be untrue and/or misleading.
This Information Disclosure is prepared for the benefit of the Company’s Shareholders, in order for
the Shareholders to obtain complete information regarding the transaction related to the proposed
changes and/or additions to the Company’s business activities. This Information Disclosure is
submitted in compliance with the Regulation of the Financial Services Authority of the Republic of
Indonesia Number 17/POJK.04/2020 concerning Material Transactions and Changes in Business
Activities (“POJK No. 17/2020”).
This Disclosure of Information is published in Jakarta
on 15 January 2026
Page 19
I. PRELIMINARY
This Information Disclosure is prepared in order to fulfill the Company’s obligation to announce
the Information Disclosure regarding the changes and/or addition of business activities to be
carried out by the Company. Such changes and/or addition of business activities, prior to the
Company carrying out the Transaction, require the Company to obtain approval from the
Company’s Shareholders in a General Meeting of Shareholders (“GMS”), which is necessary to
fulfill the Company’s obligations under Article 22 paragraph (1) letter a of POJK No. 17/2020.
This Transaction does not contain any conflict of interest as referred to in the Regulation of the
Financial Services Authority of the Republic of Indonesia Number 42/POJK.04/2020 concerning
Affiliated Transactions and Conflict of Interest Transactions, as there is no difference between
the Company’s economic interests and the personal economic interests of the members of the
Board of Directors, the members of the Board of Commissioners, or the Controlling
Shareholders that could be detrimental to the Company.
II. INFORMATION OF THE COMPANY
PT Soho Global Health Tbk (“Company”)
General Information of the Company
The Company is a limited liability company with the status of a publicly held company, domiciled
in East Jakarta, established in 1956 by the prevailing laws and regulations in the Republic of
Indonesia, under the name PT Perseroan Dagang dan Industri Pharmasi Parit Padang or
abbreviated as PT Parit Padang, based on the Deed of Establishment No. 116 dated August 27,
1956, made before Eliza Pondaag, Notary in Jakarta. It has obtained approval from the Minister
of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia (“MLHR”) based on Decree No.
J.A.5/16/14 dated February 8, 1957, registered in the register book at the Jakarta District Court
under No. 377 dated February 16, 1957, and announced in the State Gazette of the Republic of
Indonesia (“BNRI”) No. 39 dated May 14, 1957, Supplement No. 517.
In 2010, the Company changed its name to PT Soho Global Health based on the Deed of
Statement of Circular Resolutions of Shareholders No. 23 dated October 29, 2010, made before
Yani Indrawaty Wibawa, S.H., Notary in Jakarta. This change was approved by the MLHR through
Decree No. AHU-54235.AH.01.02.Tahun 2010 dated November 18, 2010, and registered in the
Company Register at the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia
(“MOLHR”) No. AHU-0083819.AH.01.09.Tahun 2010 dated November 18, 2010. It was also
notified to MLHR as evidenced by the Receipt of Notification of Amendment to the Articles of
Association No. AHU-AH.01.10-31225 dated December 6, 2010, and registered in the Company
Register at MOLHR No. AHU-0088241.AH.01.09.Tahun 2010 dated December 6, 2010, and
announced in the BNRI No. 26 dated March 30, 2012, Supplement No. 13396, and BNRI No. 59
dated July 24, 2012, Supplement No. 1903/L.
In 2020, the Company changed its name to PT Soho Global Health Tbk and adjusted all
provisions of its articles of association to comply with the applicable regulations regarding the
Page 20
change of the Company’s status from a closed company to a publicly held company. This change was stated in the Deed of Statement of Meeting Resolutions No. 126 dated June 19, 2020, made before Jimmy Tanal, S.H., M.Kn, Notary in South Jakarta. It received approval from the MLHR through Decree No. AHU-0042289.AH.01.02.TAHUN 2020 dated June 23, 2020, was registered in the Company Register at the MOLHR No. AHU-0098281.AH.01.11.TAHUN 2020 dated June 23, 2020. It was also notified to MOLHR as evidenced by the Receipt of Notification of Amendment to the Articles of Association with 2 (two) letters No. AHU-AH.01.03-0255808 and No. AHU-AH.01.03-0255815 both dated June 23, 2020, and registered in the Company Register at MOLHR No. AHU-0098281.AH.01.11.TAHUN 2020 dated June 23, 2020. The Company listed its shares on the Indonesia Stock Exchange through an Initial Public Offering on September 8, 2020. The Company’s Articles of Association as contained in the Deed of Establishment of the Company have undergone several amendments since its establishment, with the most recent amendment as stated in the Deed of Minutes of the Extraordinary General Meeting of Shareholders No. 102 dated September 16, 2025, drawn up before Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., Notary in South Jakarta, the notification of which has been received and recorded in the database of the Legal Entity Administration System (“SABH”) of the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia under Letter No. AHU-AH.01.09-0344487 dated September 30, 2025. Based on the Company’s Articles of Association as set forth in Deed No. 126 dated June 19, 2020 drawn up before Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., Notary in South Jakarta the business activities carried out by the Company are, as detailed below: a) Holding Company Activities This classification covers the activities of holding companies, namely companies that control the assets of a group of subsidiary companies and whose principal activity is the ownership of such a group. “Holding Companies” are not involved in the operational business activities of their subsidiaries. b) Management Consulting Activities This classification covers the provision of advice, guidance, and operational assistance to other businesses and organizations on various management issues. Such business services may include advice, guidance, and operational assistance to business entities and public or community services in various management and operational aspects. This sub-classification also includes the provision of advisory, guidance, and operational assistance regarding organizational and management issues, such as strategic and organizational planning; financial decision-making; marketing objectives and policies; human resource planning, practices, and policies; production scheduling, planning, and control. These services may include advisory assistance, guidance, and operational support to businesses and public services relating to public relations and public communications, lobbying activities, the design of accounting methods and procedures, cost accounting programs,
Page 21
budgetary control procedures, as well as advice and assistance in planning, organizing,
efficiency, and supervision, management information, and other related matters.
Capital Structure and Shareholders' Composition of the Company
The Company's Capital Structure and Shareholder Composition based on the Company's
Shareholder List as of December 31, 2025, published by PT Datindo Entrycom as the Company's
Securities Administration Bureau, are as follows:
❖ Capital Structure
o Authorized Capital
Number of Shares : 28,635,121,560 shares
Nominal Amount : IDR 1,431,756,078,000
o Issued and Paid-up Capital
Number of Shares : 12,691,682,390 shares
Nominal Amount : IDR 634,584,119,500
o Nominal Value
Each share has a nominal value of IDR 50 per share
❖ Shareholders’ Composition of the Company
Number of Nominal
Ownership
Shareholders Shares Amount
(%)
(shares) (IDR)
Cascade Creek Pty Ltd 1,537,362,000 76,868,100,000 12.113
Fraburg Pty Limited 1,202,423,910 60,121,195,500 9.474
Medisia Investment Holdings 2,851,733,000 142,586,650,000 22.469
Pte. Ltd.
Tan Giok Nio 1,143,986,170 57,199,308,500 9.014
Tiberias 96 Pty Ltd 4,812,370,310 240,618,515,500 37.918
Public (each under 5%) 1,143,807,000 57,190,350,000 9.012
Board of Commissioners and Board of Directors Composition of the Company
Based on the Deed of Statement of the Company’s Meeting Resolutions No. 102 dated
September 16, 2025, the data of which has been received and recorded in the Legal Entity
Administration System (“SABH”) of the Ministry of Law and Human Rights under its Letter No.
AHU-AH.01.09-0344487 dated September 30, 2025, the composition of the Company’s Board
of Commissioners and Board of Directors as of the date of this Information Disclosure is as
follows:
Board of Commissioners
President Commissioner : Eng Liang Tan
Page 22
Independent Commissioner : Harry Salam
Commissioner : Andy Nugroho Purwohardono
Board of Directors
President Director : Ery Yunasri
Director : Piero Brambati
Director : Yuliana
Director : Richard Kidarsa
Director : Lim Chern Han
Director : Pandy Harianto
Financial Overview
The Company Group's Consolidated Audited Financial Statements as of and for the years ended
December 31, 2020 to 2024 and the Interim Audited Financial Statements for the 9 (nine) month
period ended September 30, 2025, as follows:
Dalam jutaan Rupiah 31 Desember 30
September
Keterangan 2020 2021 2022 2023 2024 2025
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
Komprehensif Lain
Pendapatan 6.163.939 7.076.164 7.290.121 8.197.755 10.057.938 7.924.506
Laba Kotor 1.346.313 1.569.353 1.338.391 1.309.356 1.540.838 1.309.082
Laba Usaha 259.843 677.289 443.659 438.670 571.247 548.422
Laba Sebelum Pajak Penghasilan 249.674 691.157 455.637 463.396 588.038 563.299
Laba Bersih 172.200 551.091 357.015 371.341 462.651 440.092
Laba Komprehensif 164.806 553.710 372.904 371.331 468.418 432.604
Source: SOHO Group Consolidated Audited Financial Statements as of December 31, 2020-2024 and Interim Audited Financial
Statements as of September 30, 2025
Dalam jutaan Rupiah 31 Desember 30
September
Keterangan 2020 2021 2022 2023 2024 2025
Laporan Posisi Keuangan
Aset lancar 3.405.989 3.341.171 3.873.438 4.140.019 4.749.357 5.354.074
Aset tidak lancar 774.254 680.748 601.161 606.941 662.666 660.859
Jumlah Aset 4.180.243 4.021.919 4.474.599 4.746.960 5.412.023 6.014.933
Liabilitas jangka pendek 1.797.440 1.654.049 1.898.934 2.186.112 2.526.572 2.979.043
Liabilitas jangka panjang 176.701 159.579 148.110 161.750 170.235 188.862
Jumlah Liabilitas 1.974.141 1.813.628 2.047.044 2.347.862 2.696.807 3.167.906
Jumlah Ekuitas 2.206.102 2.208.291 2.427.555 2.399.098 2.715.216 2.847.027
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 4.180.243 4.021.919 4.474.599 4.746.960 5.412.023 6.014.933
Source: SOHO Group Consolidated Audited Financial Statements as of December 31, 2020-2024 and Interim Audited Financial
Statements as of September 30, 2025
Dalam jutaan Rupiah 31 Desember 30
September
Keterangan 2020 2021 2022 2023 2024 2025
Marjin Laba Kotor 21,84% 22,18% 18,36% 15,97% 15,32% 16,52%
Marjin Laba Usaha 4,22% 9,58% 6,09% 5,35% 5,68% 6,55%
Marjin Laba Bersih 2,79% 7,79% 4,90% 4,53% 4,60% 5,55%
Page 23
Imbalan Balik Aset 4,12% 13,70% 7,98% 7,82% 8,55% 7,32%
Imbalan Balik Ekuitas 7,81% 24,96% 14,71% 15,48% 17,04% 15,46%
Rasio Lancar 1,89 2,02 2,04 1,89 1,88 1,80
Rasio Cepat 1,31 1,34 1,44 1,26 1,24 1,29
III. SUMMARY OF FEASIBILITY STUDY OF CHANGE BUSINESS ACTIVITY
The Company has appointed an independent appraiser, who is a Public Appraiser at the Public
Appraisal Services Office of Wawat Jatmika & Rekan (“KJPP-WJR”), whereby the said Public
Appraiser and KJPP-WJR have obtained the necessary licenses and are duly registered as
Appraisers with the Ministry of Finance of the Republic of Indonesia under business license No.
2.15.0133 and with the Financial Services Authority under STTD No. STTD.PB-55/PM.223/2022.
Such appointment is made pursuant to Engagement Letter No. S1453/AV25/008-KJPP/09-25
dated 19 September 2025 regarding the Company’s Business Feasibility Study Services.
The following is a summary of the feasibility study report on the changes and/or addition of the
Company’s business activities as set forth in the Company’s Business Feasibility Study Report
No. 00001/2.0133-00/BS/05/0603/1/I/2026 dated 14 January 2026 (“Business Feasibility Study
Report”):
A. PURPOSE AND OBJECTIVE
The purpose and objective of this Business Feasibility Study is in relation with the
Company’s plan to add new business activities, namely the five (5) Indonesian Standard
Industrial Classification (KBLI) into the Company’s Articles of Association. This Business
Feasibility Study is conducted in order to comply with the provisions of Financial Services
Authority Regulation No. 17/POJK.04/2020 (“POJK 17”) concerning Material Transactions
and Changes in Business Activities.
B. OBJECT OF BUSINESS FEASIBILITY STUDY
The object of this Business Feasibility Study is the Company’s plan to add five (5) Indonesian
Standard Industrial Classification (KBLI) categories into its Articles of Association as follows
(“Transaction Plan”):
• Retail Trade of Traditional Medicines for Human Use, which includes the following
business activities:
This includes the business of specialized retail trading of various kinds of jamu
(traditional medicines) for human use, the ingredients of which are derived from plants,
animals, or minerals, for example in the form of pills, capsules, powders, and liquid
forms, conducted within buildings.
Page 24
• Retail Trade Through Media for Food, Beverages, Tobacco, Chemicals,
Pharmaceuticals, Cosmetics, and Laboratory Equipment, which includes the following
business activities:
This includes the business of retail trading of various types of food products, beverages,
tobacco, chemicals, pharmaceuticals, cosmetics, and laboratory equipment through
orders (by mail, telephone, or internet), where the goods will be delivered to the buyer
in accordance with the desired items based on catalogues, advertisements, models,
telephone, radio, television, internet, mass media, and similar means.
• Retail Trade Through Media for Mixed Goods as Referred to in 47911 up to 47913,
which includes the following business activities:
This includes the business of retail trading of various types of mixed goods as referred
to in 47911 to 47913 through orders (by mail, telephone, or internet), where the goods
will be delivered to the buyer in accordance with the desired items based on catalogues,
advertisements, models, telephone, radio, television, internet, mass media, and similar
means.
• Retail Trade Through Media for Various Other Goods, which includes the following
business activities:
This includes the business of retail trading of various other goods through orders, where
the goods will be delivered to the buyer in accordance with the desired items based on
catalogues, models, telephone, television, internet, mass media, and similar means; and
• Retail Trade on a Fee or Contract Basis, which includes the following business
activities:
This includes the business of intermediary traders (brokers), such as retail trade
commission agents who receive commissions from other retail traders engaged in the
domestic trade of goods on behalf of other parties.
C. FINANCIAL PROJECTION ANALYSIS
A. FINANCIAL PROJECTIONS WITHOUT ADDITIONAL BUSINESS ACTIVITIES
The following is a projection of the Company's Financial Position Report without
additional business activities from December 31, 2025 to 2030.
Page 25
Projected Financial Ratios Without Additional Business Activities
Profitability Ratio
Okt-Des
Keterangan 2025 2025 2026 2027 2028 2029 2030
Marjin Laba Kotor 15,56% 16,28% 18,44% 19,04% 19,64% 20,09% 20,53%
Marjin Laba Usaha 5,07% 6,47% 7,99% 8,78% 9,58% 10,17% 10,77%
Marjin Laba Bersih 4,97% 5,41% 6,35% 6,97% 7,58% 8,04% 8,51%
Imbal Balik Aset n.r 9,25% 10,63% 11,30% 11,78% 11,89% 11,92%
Imbal Balik Ekuitas n.r 19,09% 21,57% 22,29% 22,45% 21,80% 21,04%
Throughout the projection period, all profitability ratios, regardless of business activity,
have consistently increased annually. The upward trend in profitability ratios demonstrates
Page 26
Company Group's sound financial management.
Liquidity Ratio
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029 2030
Rasio Kas 0,33 0,40 0,49 0,61 0,74 0,88
Rasio Cepat 1,84 1,91 2,00 2,11 2,24 2,38
Rasio Lancar 1,31 1,37 1,47 1,58 1,70 1,84
During the projection period, all Liquidity ratios without additional business activities
continued to increase each year.
Activity Ratio
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029 2030
Perputaran Piutang Usaha 69 69 69 69 69 69
Perputaran Persediaan 66 67 68 69 69 69
Perputaran Utang Usaha 109 112 113 114 114 115
The activity ratio during the projection period without additional business activities is stable
from 2024 to 2030. The activity ratio used is determined by using the average of the SOHO
Group's historical financial data.
B. FINANCIAL PROJECTIONS WITH ADDITIONAL BUSINESS ACTIVITIES
The following is a projection of the Company's Financial Position Report with
additional business activities from December 31, 2025 to 2030.
Page 27
Projected Financial Ratios With Additional Business Activities
Profitability Ratio
Okt-Des
Keterangan 2025 2025 2026 2027 2028 2029 2030
Marjin Laba Kotor 16,18% 16,44% 18,67% 19,31% 19,92% 20,38% 20,82%
Marjin Laba Usaha 5,36% 6,54% 8,16% 8,98% 9,78% 10,38% 10,98%
Marjin Laba Bersih 5,19% 5,46% 6,48% 7,12% 7,74% 8,21% 8,67%
Imbal Balik Aset n.r 9,35% 10,84% 11,50% 11,97% 12,05% 12,04%
Imbal Balik Ekuitas n.r 19,27% 21,93% 22,58% 22,65% 21,92% 21,10%
During the projection period with additional business activities, profitability ratios tended to
increase annually. Compared to the financial projections without additional business
activities, gross profit margin, operating profit margin, and net profit margin increased by
approximately 1%, indicating that the additional business activities did not significantly
impact the SOHO Group's financial performance.
Liquidity Ratio
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029 2030
Rasio Kas 0,34 0,41 0,51 0,63 0,76 0,91
Rasio Cepat 1,84 1,91 2,01 2,13 2,26 2,41
Rasio Lancar 1,31 1,38 1,48 1,59 1,73 1,87
Page 28
During the projection period with additional business activities, the liquidity ratio also did
not increase significantly each year compared to without additional business activities.
Activity Ratio
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029 2030
Perputaran Piutang Usaha 69 69 69 69 69 69
Perputaran Persediaan 66 67 68 69 69 69
Perputaran Utang Usaha 109 112 113 114 115 115
During the projection period with the addition of business activities, there was no significant
difference in the activity ratio compared to the projection without the addition of business
activities.
D. ASSUMPTIONS AND LIMITING CONDITIONS
Business Feasibility Study Assumptions
a) The resulting Business Feasibility Study Report constitutes a non-disclaimer opinion.
b) This Business Feasibility Study has been prepared based on the principles of integrity
of information and data. In carrying out this engagement, KJPP-WJR rely upon and
base its work on the accuracy, reliability, and completeness of all financial information
and other information provided by the Company or otherwise available to the public,
which is fundamentally true, complete, and not misleading.
c) KJPP-WJR assume that all information and data provided by the Company in
connection with this engagement are true, complete, and reliable, and that there is
no undisclosed information that would affect this assessment.
Limiting Conditions
a) The Business Feasibility Study must be considered as a whole, and the use of any part
of the analysis and information without taking into account the entire information and
analysis may result in a misleading view of the underlying process on which the
opinion is based. The preparation of the Business Feasibility Study constitutes a
complex process and may not be adequately performed through incomplete analysis.
b) The Business Feasibility Study has been prepared based on the prevailing general
financial, monetary, regulatory, and market conditions existing at the time this report
is issued.
c) The Business Feasibility Study utilizes financial projections prepared by management,
the reasonableness of which has been reviewed by KJPP-WJR . Management remains
fully responsible for the achievement of such financial projections and for the future
financial performance of the Company.
d) KJPP-WJR is responsible for the business feasibility opinion.
e) KJPP-WJR is responsible for the execution of the valuation and for assessing the
reasonableness of the adjusted financial projections.
f) KJPP-WJR have not conducted any investigation or evaluation regarding the legal
validity of the Business Feasibility Study Object nor its taxation implications; therefore,
we express no opinion on the legal and tax impacts of the Business Feasibility Study.
Page 29
The services KJPP-WJR provide to the Company in connection with this engagement
are limited solely to the provision of a business feasibility opinion and do not
constitute accounting, audit, or tax services.
g) KJPP-WJR state that the appraiser’s engagement does not include the analysis of
business activities outside the scope of the Business Feasibility Study Object that may
be available to the Company, nor the impact of such business activities on the
Company, and does not constitute an analysis of the highest and best use of the
Business Feasibility Study Object.
h) KJPP-WJR’s work in relation to this Proposed Transaction does not constitute and shall
not be construed in any form as a review or audit or the performance of any specific
procedures on financial information. Such work is also not intended to disclose
weaknesses in internal controls, errors, or irregularities in the financial statements, or
violations of law.
i) KJPP-WJR’s engagement also does not include the provision of testimony before any
court, tax authority, or other institution.
j) The Business Feasibility Study Report is open to the public, except for information of
a confidential nature that may affect the Company's operations.
k) In preparing the Business Feasibility Study Report, KJPP-WJR has acted independently,
free from any conflict of interest, and is not affiliated with the Company or any parties
affiliated with the Company. KJPP-WJR also has no interest or personal benefit in
connection with this engagement.
E. APPROACHES AND METHODS FOR PREPARING BUSINESS FEASIBILITY STUDY REPORTS
a) The approach used in analyzing the feasibility of the addition of the Company’s
Business Activities is conducted through an assessment of market feasibility, business
model feasibility, management model feasibility, and financial feasibility.
b) Based on the market feasibility assessment, the addition of the KBLI does not result
in any change to the Company’s consolidated market share, market potential, or
potential market value. The addition of the KBLI enables the Company, as the holding
company, to conduct direct-to-consumer sales, which were previously carried out by
its subsidiary through an indirect sales mechanism involving third parties. Such change
does not expand the Company’s market into new segments, but rather constitutes an
adjustment of the distribution channel to reach the same end consumers.
c) Based on the business model feasibility assessment, the addition of the KBLI results
in a limited adjustment to the distribution channel, namely allowing the Company, as
the holding company, to engage in direct-to-consumer sales. Notwithstanding such
addition, the Company’s business pattern does not undergo any change. The core
business model, product types, and overall value chain remain unchanged, as such
business activities had previously been conducted by the subsidiary through third
parties. Accordingly, this change is operational in nature with respect to the sales
channel and does not alter the consolidated core business characteristics of the
Company.
d) Based on the management model feasibility assessment, it is indicated that the
addition of the business activities does not result in any change to the Company’s
Page 30
consolidated management model. The management of direct-to-consumer sales by
the holding company will utilize the existing systems, policies, and governance
framework within the SOHO group, and therefore does not give rise to the need to
establish new management functions.
e) In the financial feasibility assessment, the addition of the KBLI does not give rise to
any material consolidated financial impact or quantitatively material benefit as a
result of such addition. This is due to the fact that sales to end consumers had
previously been conducted through third parties appointed by the subsidiary, such
that the Group’s total revenue does not experience a significant increase, but rather
reflects a shift in the sales recognition mechanism at the entity level. Accordingly, the
addition of the KBLI does not result in any material change to the Company’s
consolidated financial performance going forward.
F. CONCLUSION
Based on the foregoing, we are of the opinion that the proposed plan for the addition of
business activities of PT Soho Global Health Tbk is “FEASIBLE.”
IV. AVAILABILITY OF EXPERTS IS RELATED TO CHANGES IN BUSINESS ACTIVITIES
With the addition of the KBLI business activities, the Company will prioritize utilizing the
existing IT team within its organizational structure and may also engage external technology
vendors.
V. EXPLANATIONS, CONSIDERATIONS AND REASONS FOR IMPLEMENTING CHANGES IN
BUSINESS ACTIVITIES
The considerations and reasons for the Company to add the Indonesian Standard
Classification of Business Fields (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia or “KBLI”) are as
follows:
a) Adjustment and expansion of distribution channel options in the future
The addition of the KBLI is intended to provide a legal basis for the Company, if required in the
future, to conduct direct-to-consumer sales activities. Sales to end consumers of products
within the Company’s group were previously carried out by the Company’s subsidiaries through
indirect sales mechanisms involving third parties. The addition of this KBLI is not intended to
expand into new market segments, but rather to provide an alternative distribution mechanism
for the same products, without changing the characteristics of the target market.
b) Flexibility in structuring the implementation of business activities within the Company’s
group structure
With the inclusion of the additional KBLI in the Company’s Articles of Association, the Company
has greater flexibility in determining the manner in which business activities may be
implemented within the group structure, including in relation to the selection of sales channels
and the utilization of media-based and/or order-based sales facilities. The addition of this KBLI
does not alter the Company’s role as the holding company in determining and controlling the
Page 31
group’s strategic policies, but rather provides more adaptive options for the implementation of
business activities in accordance with future business needs.
c) No material impact on the Company’s financial performance
Based on the Business Feasibility Study prepared by an independent appraiser, the addition of
the KBLI is not expected to have a material financial impact on the Company’s consolidated
financial performance.
Based on the foregoing considerations, the Board of Directors of the Company is of the opinion
that the plan to change and/or add business activities constitutes a reasonable and rational
step, is aligned with the Company’s long-term business interests, and does not prejudice the
interests of the Company’s shareholders.
VI. EXPLANATION OF THE EFFECT OF CHANGES IN BUSINESS ACTIVITIES ON THE COMPANY'S
FINANCIAL CONDITION
Based on the Business Feasibility Study, the addition of business activities through the addition
of the Indonesian Standard Industrial Classification (KBLI) is expected to not have a material
financial impact on the Company's consolidated financial condition. This is because the added
business activities are essentially within the scope of the Company's consolidated business
activities, particularly those related to sales mechanisms to end consumers, which were
previously conducted through third parties.
VII. INFORMATION OF THE GENERAL MEETING OF SHAREHOLDERS
The Company will convene an Extraordinary General Meeting of Shareholders (“EGMS”) with the
following implementation schedule:
No Activity Date
1 Announcement of the AGMS to Shareholders 15 Januari 2026
2 Deadline for the submission of agenda proposals for the AGMS At the latest on 23
by Shareholders January 2026
3 Recording Date (for Shareholders who are eligible to attend the 29 January 2026
AGMS)
4 Summon/Notice of the AGMS to Shareholders 30 January 2026
5 Conducting the AGMS 23 February 2026
6 Announcement of Summary Minutes of the AGMS 23 February 2026
7 Submission of the AGMS Minutes At the latest on 25
March 2026
The agenda items to be proposed in the EGMS are as follows:
1. Discussion of the Feasibility Study on Changes to the Business Activities of the Company
Page 32
2. Approval of the Planned Changes and/or Additions to the Main Business Activities of the
Company (Material Transactions)
3. Discussion of the Feasibility Study on Changes to the Business Activities of the Controlled
Company, namely PT Parit Padang Global
4. Approval of the Planned Changes and/or Additions to the Business Activities of the
Controlled Company, namely PT Parit Padang Global
5. Discussion of the Feasibility Study on Changes to the Business Activities of the Controlled
Company, namely PT Soho Industri Pharmasi
6. Approval of the Planned Changes and/or Additions to the Business Activities of the
Controlled Company, namely PT Soho Industri Pharmasi
7. Approval of the Reappointment/Changes to the Composition of the Board of
Commissioners of the Company
The announcement, notice of meeting, and publication of the summary minutes in relation to the
Company’s Extraordinary General Meeting of Shareholders (“EGMS”) will be delivered by the
Company through: (i) the Integrated Electronic Reporting System for Issuers and Public Companies of
the IDX and the Financial Services Authority (OJK), (ii) the Company’s official website, and
(iii) the KSEI Electronic General Meeting System Application (eASY.KSEI), in accordance with the above
schedule and in compliance with the applicable regulations.
VIII. ADDITIONAL INFORMATION
The Shareholders who require additional information in connection with this Disclosure of
Information, may contact the Company at the following address:
PT SOHO GLOBAL HEALTH TBK
Attn: Corporate Secretary
Jl. Rawa Sumur II Kav BB No. 3, Kawasan Industri Pulogadung
Kel. Jatinegara, Kec. Cakung,
Jakarta Timur, 13930, Indonesia
Phone: +62 21 4683 2588
Facsimile: +62 21 4683 2589
Email address: corporate.secretary@sohoglobalhealth.com
Website: www.sohoglobalhealth.com
Names mentioned 39 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Financial Services Authority
p.1 ×6
unresolved
org
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
p.2 ×2
unresolved
org
PT Perseroan Dagang
p.3 ×2
unresolved
org
PT Parit Padang
p.3 ×2
unresolved
person
Eliza Pondaag
· Notaris
p.3 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.3
unresolved
org
Pengadilan Negeri
p.3
unresolved
person
Yani Indrawaty Wibawa
· Notaris
p.3 ×3
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.3
unresolved
person
Jimmy Tanal
· Notaris
p.4 ×11
unresolved
org
PT Datindo Entrycom
p.5 ×2
unresolved
org
Pte. Ltd.
p.5 ×2
unresolved
org
Pty Ltd
p.5 ×2
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Wawat Jatmika & Rekan
p.7
unresolved
org
Kementerian Keuangan Republik Indonesia
p.7
unresolved
org
PT Soho Industri Pharmasi
p.16 ×4
unresolved
org
District Court
p.19
unresolved
org
Ministry of Law and Human Rights
p.19 ×3
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.20
unresolved
org
Wawat Jatmika & Rekan
p.23
unresolved
org
Ministry of Finance
p.23
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.182
7572 ms
12 Sep 2026 22:32
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'MATERIAL',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '',
'object_truncated': False,
'parties': [{'name': 'C. ANALISA PROYEKSI KEUANGAN', 'relationship': ''}],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': None}