Skip to content
Back to announcement

20260108_SOHO_Rencana Transaksi Perubahan Kegiatan Usaha_32018171_lamp1.pdf

Asset transaction Needs review SOHO

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 32

Page 1
                                                           Jakarta, 15 Januari 2026/15 January 2026

No.                 : 085/SOHO/I/2026
Lampiran/Attachment : 2 (two) rangkap/ 2 (two) set

Perihal/ Subject : Keterbukaan Informasi terkait Perubahan dan atau penambahan Kegiatan Usaha
PT Soho Global Health Tbk (“Perseroan”) / Information Disclosure regarding the Change and/or
Addition of Business Activities of PT Soho Global Health Tbk (the “Company”)


Kepada/To:.
(i)  Otoritas Jasa Keuangan
     Gedung Soemitro Djojohadikusumo
     Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4, Jakarta 10710
     u.p./attn. : Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal/ Chief Executive of Capital Market
                  Supervision

(ii)   PT Bursa Efek Indonesia
       Gedung Bursa Efek Indonesia Menara I Lantai 6
       Jl. Jend Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190
       u.p./attn. : Direktur Penilaian Perusahaan/ Director of Listing


 Dengan hormat,                                       Dear Messrs,

 Untuk memenuhi ketentuan Peraturan                   In order to comply with the provisions of
 Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor                  Regulation of the Financial Services Authority
 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material           of the Republic of Indonesia Number
 dan Perubahan Kegiatan Usaha, dengan ini             17/POJK.04/2020       concerning      Material
 Perseroan       menyampaikan       informasi         Transactions and Changes in Business
 mengenai Perubahan dan atau penambahan               Activities, the Company hereby discloses
 Kegiatan Usaha Perseroan sebagaimana                 information regarding the proposed Changes
 dijelaskan lebih lanjut dalam Lampiran Surat         and/or Additions to the Company’s Business
 ini.                                                 Activities as further described in the
                                                      Attachment to this Letter.

 Demikian keterbukaan informasi yang dapat            Thus, the disclosure of information that we
 kami sampaikan. Kami ucapkan terima kasih            can provide. Thank you for your attention and
 atas perhatian dan kerjasamanya.                     cooperation.

  Hormat kami/ Sincerely,
  PT SOHO GLOBAL HEALTH TBK




  Yuliana
  Direktur (Director)/ Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary)
Page 2
                   KETERBUKAAN INFORMASI
                  KEPADA PEMEGANG SAHAM
                       TERKAIT DENGAN
  PERUBAHAN DAN ATAU PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PERSEROAN




                         PT SOHO GLOBAL HEALTH TBK
                                (“Perseroan”)
                          Berkedudukan di Jakarta Timur, Indonesia

                                       Bidang Usaha
                                 Kesehatan/ Industri Farmasi

                                          Kantor Pusat
                 Jl. Rawa Sumur II Kav BB No. 3, Kawasan Industri Pulogadung
                 Kel. Jatinegara, Kec. Cakung, Jakarta Timur, 13930, Indonesia
                                   Telepon: +62 21 4683 2588
                                  Faksimile: +62 21 4683 2589
                   Alamat Email: corporate.secretary@sohoglobalhealth.com
                             Website: www.sohoglobalhealth.com

Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan, baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama,
menyatakan bertanggung jawab sepenuhnya atas kebenaran dan kelengkapan informasi
sebagaimana diungkapkan di dalam keterbukaan informasi ini (“Keterbukaan Informasi”) dan
setelah melakukan penelitian secara seksama, menegaskan bahwa informasi yang diungkapkan
dalam Keterbukaan Informasi ini adalah benar dan tidak ada fakta penting material dan relevan
yang tidak diungkapkan atau dihilangkan, sehingga menyebabkan informasi sebagaimana
diungkapkan dalam Keterbukaan Informasi ini menjadi tidak benar dan/atau menyesatkan.

Keterbukaan Informasi ini dibuat untuk kepentingan Pemegang Saham Perseroan, agar Pemegang
Saham Perseroan mendapatkan informasi secara lengkap mengenai transaksi terkait rencana
perubahan dan atau penambahan kegiatan usaha Perseroan. Keterbukaan Informasi ini
disampaikan dalam rangka memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor
17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (“POJK No. 17/2020”).




                       Keterbukaan Informasi ini diterbitkan di Jakarta
                               pada tanggal 15 Januari 2026
Page 3
I.    PENDAHULUAN

      Keterbukaan Informasi ini disusun dalam rangka pemenuhan kewajiban Perseroan untuk
      mengumumkan Keterbukaan Informasi mengenai perubahan dan atau penambahan kegiatan usaha
      yang akan dilakukan oleh Perseroan. Perubahan dan atau penambahan kegiatan usaha yang mana
      sebelum Perseroan dapat melaksanakan Transaksi tersebut, Perseroan wajib memperoleh
      persetujuan dari para Pemegang Saham Perseroan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”)
      dimana hal tersebut perlu dilakukan untuk memenuhi kewajiban Perseroan dalam Pasal 22 ayat (1)
      butir a POJK No. 17/2020.

      Transaksi ini tidak mengandung benturan kepentingan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan
      Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan
      Transaksi Benturan Kepentingan, karena tidak terdapat perbedaan kepentingan ekonomis Perseroan
      dan kepentingan ekonomis pribadi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, atau Pemegang
      Saham Utama yang dapat merugikan Perseroan.


II.   INFORMASI MENGENAI PERSEROAN

      PT Soho Global Health Tbk (“Perseroan”)
      Keterangan Umum Perseroan
      Perseroan merupakan suatu perseroan terbatas yang berstatus perusahaan publik (publicly held
      company), berkedudukan di Jakarta Timur, didirikan pada tahun 1956 berdasarkan peraturan
      perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia, dengan nama PT Perseroan Dagang
      dan Industri Pharmasi Parit Padang atau disingkat PT Parit Padang berdasarkan Akta Pendirian No.
      116 tanggal 27 Agustus 1956, yang dibuat di hadapan Eliza Pondaag, Notaris di Jakarta, yang telah
      memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
      (“Menkumham”) berdasarkan Surat Keputusan No. J.A.5/16/14 tanggal 8 Februari 1957, telah
      didaftarkan dalam buku register pada Kantor Pengadilan Negeri Jakarta di bawah No. 377 tanggal 16
      Februari 1957, serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia (“BNRI”) No. 39
      tanggal 14 Mei 1957, Tambahan No. 517.

      Pada tahun 2010, Perseroan melakukan perubahan nama menjadi PT Soho Global Health
      berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham No. 23 tanggal 29 Oktober
      2010, yang dibuat di hadapan Yani Indrawaty Wibawa, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah
      mendapatkan persetujuan dari Menkumham berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-
      54235.AH.01.02.Tahun 2010 tanggal 18 November 2010 dan telah didaftarkan dalam Daftar
      Perseroan pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (“Kemenkumham”)
      No. AHU-0083819.AH.01.09.Tahun 2010 tanggal 18 November 2010 dan telah diberitahukan kepada
      Menkumham sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran
      Dasar No. AHU-AH.01.10-31225 tanggal 6 Desember 2010 dan telah didaftarkan dalam Daftar
      Perseroan pada Kemenkumham No. AHU-0088241.AH.01.09.Tahun 2010 tanggal 6 Desember 2010,
Page 4
serta telah diumumkan dalam BNRI No. 26 tanggal 30 Maret 2012, Tambahan No. 13396 dan BNRI
No. 59 tanggal 24 Juli 2012, Tambahan No. 1903/L.

Pada tahun 2020, Perseroan melakukan perubahan nama menjadi PT Soho Global Health Tbk serta
menyesuaikan seluruh ketentuan anggaran dasarnya yang mana hal ini dilakukan untuk tunduk pada
ketentuan yang berlaku terkait dengan perubahan status Perseroan dari perusahaan tertutup
menjadi perusahaan publik. Perubahan tersebut tercantum dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat
No. 126 tanggal 19 Juni 2020, yang dibuat di hadapan Jimmy Tanal, S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta
Selatan, yang telah mendapatkan persetujuan dari Menkumham berdasarkan Surat Keputusan No.
AHU-0042289.AH.01.02.TAHUN 2020 tanggal 23 Juni 2020 dan telah didaftarkan dalam Daftar
Perseroan Kemenkumham No. AHU-0098281.AH.01.11.TAHUN 2020 tanggal 23 Juni 2020 dan telah
diberitahukan kepada Menkumham sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan
Perubahan Anggaran Dasar dengan 2 (dua) Suratnya No. AHU-AH.01.03-0255808 dan No. AHU-
AH.01.03-0255815, keduanya tertanggal 23 Juni 2020 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan
pada Kemenkumham No. AHU-0098281.AH.01.11.TAHUN 2020 tanggal 23 Juni 2020. Perseroan
mencatatkan sahamnya pada Bursa Efek Indonesia melalui Penawaran Umum Perdana pada tanggal
8 September 2020.

Anggaran Dasar Perseroan yang dimuat dalam Akta Pendirian Perseroan telah mengalami beberapa
kali perubahan sejak pendirian, dengan perubahan terakhir adalah sebagaimana tercantum dalam
Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 102 tanggal 16 September 2025,
dibuat di hadapan Jimmy Tanal S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta Selatan, yang pemberitahuan
perubahan datanya telah diterima dan dicatat di dalam database Sistem Administrasi Badan Hukum
(“SABH”) Kemenkumham dengan Suratnya No. AHU-AH.01.09-0344487 tanggal 30 September 2025.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana dituangkan dalam Akta No. 126 tanggal 19 Juni
2020 oleh Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, bidang usaha yang dijalankan oleh
Perseroan saat ini adalah sebagai berikut:

a)   Aktivitas perusahaan holding
     Mencakup kegiatan dari perusahaan holding (holding companies), yaitu perusahaan yang
     menguasai aset dari sekelompok perusahaan subsidiari dan kegiatan utamanya adalah
     kepemilikan kelompok tersebut. "Holding Companies" tidak terlibat dalam kegiatan usaha
     perusahaan subsidiarinya.

b)   Aktivitas konsultasi manajemen
     Mencakup kegiatan penyediaan nasihat, petunjuk dan bantuan operasional untuk usaha dan
     organisasi lain pada berbagai persoalan manajemen, penyediaan jasa bisnis ini dapat mencakup
     nasihat, petunjuk dan bantuan operasional untuk usaha dan layanan masyarakat atau umum
     pada berbagai aspek manajemen dan operasional. Subgolongan ini juga mencakup penyediaan
     bantuan nasihat, bimbingan dan operasional usaha dan permasalahan organisasi dan
     manajemen lainnya, seperti perencanaan strategi dan organisasi; keputusan yang berkaitan
     dengan keuangan; tujuan dan kebijakan pemasaran; perencanaan, praktik dan kebijakan sumber
Page 5
    daya manusia; perencanaan penjadwalan dan pengontrolan produksi. Penyediaan jasa usaha ini
    dapat mencakup bantuan nasihat, bimbingan dan asistensi operasional suatu usaha dan
    pelayanan masyarakat mengenai hubungan masyarakat (public relations) dan komunikasi
    masyarakat atau umum, kegiatan lobi, rancangan dari metode dan prosedur akuntansi, program
    akuntansi biaya, prosedur pengawasan anggaran belanja, pemberian nasihat dan bantuan untuk
    usaha dan pelayanan masyarakat dalam perencanaan, pengorganisasian, efisiensi dan
    pengawasan, informasi manajemen dan lain-lain.

Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham Perseroan
Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham Perseroan berdasarkan Daftar Pemegang
Saham Perseroan per 31 Desember 2025 yang diterbitkan oleh PT Datindo Entrycom selaku Biro
Administrasi Efek Perseroan, adalah sebagai berikut:

    ❖   Struktur Permodalan
        o Modal Dasar
           Jumlah Saham                : 28.635.121.560 lembar
           Jumlah Nominal              : Rp 1.431.756.078.000,-

        o Modal Ditempatkan dan Disetor
          Jumlah Saham              : 12.691.682.390 lembar
          Jumlah Nominal            : Rp 634.584.119.500,-

        o Nilai Nominal
          Masing-masing saham memiliki nilai nominal sebesar Rp 50,- per saham.

    ❖   Susunan Pemegang Saham Perseroan

                                         Jumlah Saham     Jumlah Nominal    Kepemilikan
               Pemegang Saham
                                            (lembar)          (Rupiah)          (%)
         Cascade Creek Pty Ltd           1.537.362.000     76.868.100.000     12,113
         Fraburg Pty Limited             1.202.423.910     60.121.195.500      9,474
         Medisia Investment Holdings     2.851.733.000    142.586.650.000     22,469
         Pte. Ltd.
         Tan Giok Nio                    1.143.986.170    57.199.308.500      9,014
         Tiberias 96 Pty Ltd             4.812.370.310    240.618.515.500     37,918
         Publik                          1.143.807.000    57.190.350.000      9,012
         (masing-masing di bawah 5%)

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perseroan Nomor 102 tanggal 16 September 2025
yang datanya telah diterima dan dicatat di dalam SABH Kemenkumham dengan Suratnya No. AHU-
AH.01.09-0344487 tanggal 30 September 2025, maka Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
Perseroan pada tanggal Keterbukaan Informasi ini adalah sebagai berikut:
Page 6
            Dewan Komisaris
            Presiden Komisaris   : Eng Liang Tan
            Komisaris Independen : Harry Salam
            Komisaris            : Andy Nugroho Purwohardono

            Direksi
            Presiden Direktur               : Ery Yunasri
            Direktur                        : Piero Brambati
            Direktur                        : Yuliana
            Direktur                        : Richard Kidarsa
            Direktur                        : Lim Chern Han
            Direktur                        : Pandy Harianto

Ikhtisar Keuangan
Laporan Keuangan Auditan Konsolidasian Grup Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang
berakhir 31 Desember 2020 sampai dengan 2024 dan Laporan Keuangan Auditan Interim untuk untuk
periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada 30 September 2025 adalah sebagai berikut:

 Dalam jutaan Rupiah                                                   31 Desember                                      30
                                                                                                                    September
 Keterangan                                   2020           2021          2022           2023          2024           2025
 Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
 Komprehensif Lain
 Pendapatan                                  6.163.939     7.076.164      7.290.121     8.197.755     10.057.938      7.924.506
 Laba Kotor                                  1.346.313     1.569.353      1.338.391     1.309.356      1.540.838      1.309.082
 Laba Usaha                                    259.843       677.289        443.659       438.670        571.247        548.422
 Laba Sebelum Pajak Penghasilan                249.674       691.157        455.637       463.396        588.038        563.299
 Laba Bersih                                   172.200       551.091        357.015       371.341        462.651        440.092
 Laba Komprehensif                             164.806       553.710        372.904       371.331        468.418        432.604
Sumber: Laporan Keuangan Auditan Konsolidasian Grup SOHO per 31 Desember 2020-2024 dan Laporan Keuangan Auditan Interim 30
September 2025



 Dalam jutaan Rupiah                                            31 Desember                                             30
                                                                                                                    September
 Keterangan                                   2020           2021          2022           2023          2024           2025
 Laporan Posisi Keuangan
 Aset lancar                                 3.405.989     3.341.171      3.873.438     4.140.019      4.749.357      5.354.074
 Aset tidak lancar                             774.254       680.748        601.161       606.941        662.666        660.859
 Jumlah Aset                                4.180.243     4.021.919      4.474.599     4.746.960      5.412.023      6.014.933
 Liabilitas jangka pendek                    1.797.440     1.654.049      1.898.934     2.186.112      2.526.572      2.979.043
 Liabilitas jangka panjang                     176.701       159.579        148.110       161.750        170.235        188.862
 Jumlah Liabilitas                          1.974.141     1.813.628      2.047.044     2.347.862      2.696.807      3.167.906
 Jumlah Ekuitas                             2.206.102     2.208.291      2.427.555     2.399.098      2.715.216      2.847.027
 Jumlah Liabilitas dan Ekuitas              4.180.243     4.021.919      4.474.599     4.746.960      5.412.023      6.014.933
Sumber: Laporan Keuangan Auditan Konsolidasian Grup SOHO per 31 Desember 2020-2024 dan Laporan Keuangan Auditan Interim 30
September 2025
Page 7
        Dalam jutaan Rupiah                                    31 Desember                           30
                                                                                                 September
        Keterangan                        2020       2021         2022       2023      2024         2025
        Marjin Laba Kotor                  21,84%     22,18%       18,36%     15,97%    15,32%       16,52%
        Marjin Laba Usaha                   4,22%      9,58%        6,09%      5,35%     5,68%        6,55%
        Marjin Laba Bersih                  2,79%      7,79%        4,90%      4,53%     4,60%        5,55%
        Imbalan Balik Aset                  4,12%     13,70%        7,98%      7,82%     8,55%        7,32%
        Imbalan Balik Ekuitas               7,81%     24,96%       14,71%     15,48%    17,04%       15,46%
        Rasio Lancar                         1,89       2,02         2,04       1,89      1,88          1,80
        Rasio Cepat                          1,31       1,34         1,44       1,26      1,24          1,29




III.   RINGKASAN STUDI KELAYAKAN PERUBAHAN DAN ATAU PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA

       Perseroan telah menunjuk penilai independen yang merupakan salah satu Penilai Publik pada Kantor
       Jasa Penilai Publik Wawat Jatmika & Rekan (“KJPP-WJR”), yang mana Penilai Publik dan KJPP-WJR
       dimaksud telah memiliki perizinan dan terdaftar sebagai Penilai di Kementerian Keuangan Republik
       Indonesia dengan izin usaha No. 2.15.0133 dan Otoritas Jasa Keuangan dengan STTD No. STTD.PB-
       55/PM.223/2022. Penunjukan tersebut berdasarkan Surat Perikatan No. S1453/AV25/008-KJPP/09-
       25 tanggal 19 September 2025 mengenai Jasa Studi Kelayakan Bisnis Perseroan.

       Berikut adalah ringkasan laporan studi kelayakan atas Perubahan dan/atau Penambahan Kegiatan
       Usaha Perseroan sebagaimana dituangkan dalam Laporan Studi Kelayakan Bisnis PT Soho Global
       Health Tbk dengan No. 00001/2.0133-00/BS/05/0603/1/I/2026 tanggal 14 Januari 2026 (“Laporan
       Studi Kelayakan Bisnis”):

       A.   MAKSUD DAN TUJUAN
            Maksud dan tujuan pelaksanaan Studi Kelayakan Bisnis ini adalah terkait rencana Perseroan
            untuk melakukan penambahan kegiatan usaha, yakni 5 Klasifikasi Baku Lapangan Usaha
            Indonesia (KBLI) ke dalam Anggaran Dasar Perseroan. Studi Kelayakan Usaha ini ditujukan
            dalam rangka memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
            17/POJK.04/2020 (“POJK 17”) tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.

       B.   OBJEK STUDI KELAYAKAN BISNIS
            Objek studi kelayakan bisnis adalah rencana Perseroan untuk melakukan penambahan
            kegiatan usaha berupa 5 Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) ke dalam
            Anggaran Dasarnya sebagai berikut (“Rencana Transaksi”):
            • Perdagangan Eceran Obat Tradisional Untuk Manusia yang mencakup kegiatan usaha sebagai
              berikut:
              Mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai macam jamu (obat tradisional) untuk
              manusia yang bahannya berasal dari tumbuh-tumbuhan, hewan atau mineral misalnya yang
              berbentuk pil, kapsul, bubuk dan bentuk cair di dalam bangunan.
Page 8
     • Perdagangan Eceran Melalui Media Untuk Komoditi Makanan, Minuman, Tembakau, Kimia,
       Farmasi, Kosmetik Dan Alat Laboratorium yang mencakup kegiatan usaha sebagai berikut:
       Mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang makanan, minuman, tembakau,
       kimia, farmasi, kosmetik dan alat laboratorium melalui pesanan (surat, telepon atau internet)
       dan barang akan dikirim kepada pembeli sesuai dengan barang yang diinginkan berdasarkan
       katalog, iklan, model, telepon, radio, televisi, internet, media massa dan sejenisnya.

     • Perdagangan Eceran Melalui Media Untuk Barang Campuran Sebagaimana Tersebut Dalam
       47911 S.D. 47913, yang mencakup kegiatan usaha sebagai berikut:
       Mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang campuran sebagaimana
       tersebut dalam 47911 s.d. 47913 melalui pesanan (surat, telepon atau internet) dan barang
       akan dikirim kepada pembeli sesuai dengan barang yang diinginkan berdasarkan katalog,
       iklan, model, telepon, radio, televisi, internet, media massa dan sejenisnya.

     • Perdagangan Eceran Melalui Media Untuk Berbagai Macam Barang Lainnya, yang mencakup
       kegiatan usaha sebagai berikut:
       Mencakup usaha perdagangan eceran berbagai barang lainnya melalui pesanan dan barang
       akan dikirim kepada pembeli sesuai dengan barang yang diinginkan berdasarkan katalog,
       model, telepon, tv, internet, media massa, dan sejenisnya; dan

     • Perdagangan Eceran Atas Dasar Balas Jasa (Fee) Atau Kontrak, yang mencakup kegiatan
       usaha sebagai berikut:
       Mencakup usaha pedagang perantara (makelar), seperti agen komisi perdagangan eceran
       yang menerima komisi dari pedagang eceran lainnya yang memperdagangkan barang-barang
       di dalam negeri atas nama pihak lain.

C.   ANALISA PROYEKSI KEUANGAN

     a) PROYEKSI KEUANGAN TANPA PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
        Berikut ini adalah proyeksi Laporan Posisi Keuangan Perseroan tanpa penambahan kegiatan
        usaha dari tanggal 31 Desember 2025 hingga 2030.
Page 9
Rasio Keuangan Proyeksi Tanpa Penambahan Kegiatan Usaha

Rasio Profitabilitas

                        Okt-Des
Keterangan               2025      2025       2026       2027      2028       2029       2030

Marjin Laba Kotor       15,56%     16,28%    18,44%     19,04%     19,64%    20,09%     20,53%
Marjin Laba Usaha        5,07%     6,47%      7,99%     8,78%      9,58%     10,17%     10,77%
Marjin Laba Bersih       4,97%     5,41%      6,35%     6,97%      7,58%      8,04%     8,51%
Imbal Balik Aset          n.r      9,25%     10,63%     11,30%     11,78%    11,89%     11,92%
Imbal Balik Ekuitas       n.r      19,09%    21,57%     22,29%     22,45%    21,80%     21,04%


Selama periode proyeksi, seluruh rasio profitabilitas tanpa dan dengan penambahan kegiatan
usaha terus mengalami kenaikan tiap tahunnya. Rasio profitabilitas yang cenderung
meningkat menggambarkan bahwa Grup Perseroan mengelola aspek keuangan dengan baik.
Page 10
  Rasio Likuiditas

 Keterangan                   2025        2026        2027       2028        2029        2030
 Rasio Kas                    0,33        0,40        0,49        0,61        0,74       0,88
 Rasio Cepat                  1,84        1,91        2,00        2,11        2,24       2,38
 Rasio Lancar                 1,31        1,37        1,47        1,58        1,70       1,84


  Selama periode proyeksi, seluruh rasio Likuiditas tanpa dan dengan penambahan kegiatan
  usaha terus mengalami kenaikan tiap tahunnya.

  Rasio Aktivitas

 Keterangan                   2025        2026        2027       2028        2029        2030
 Perputaran Piutang Usaha      69          69          69          69         69          69
 Perputaran Persediaan         66          67          68          69         69          69
 Perputaran Utang Usaha        109         112        113         114         114         115


  Rasio aktivitas selama periode proyeksi tanpa penambahan kegiatan usaha stabil dari tahun
  2024 sampai dengan 2030. Rasio aktivitas yang digunakan ditentukan dengan menggunakan
  rata-rata data keuangan historis Grup Perseroan.


b) PROYEKSI KEUANGAN DENGAN PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
    Berikut ini adalah proyeksi Laporan Posisi Keuangan Perseroan dengan penambahan
    kegiatan usaha dari tanggal 31 Desember 2025 hingga 2030.
Page 11
Proyeksi Rasio Keuangan Dengan Penambahan Kegiatan Usaha

Rasio Profitabilitas

                        Okt-Des
Keterangan               2025      2025      2026       2027      2028       2029      2030

Marjin Laba Kotor       16,18%    16,44%     18,67%    19,31%     19,92%    20,38%     20,82%
Marjin Laba Usaha        5,36%     6,54%     8,16%      8,98%     9,78%     10,38%     10,98%
Marjin Laba Bersih       5,19%     5,46%     6,48%      7,12%     7,74%      8,21%     8,67%
Imbal Balik Aset          n.r      9,35%     10,84%    11,50%     11,97%    12,05%     12,04%
Imbal Balik Ekuitas       n.r     19,27%     21,93%    22,58%     22,65%    21,92%     21,10%




  Selama periode proyeksi dengan penambahan kegiatan usaha, rasio profitabilitas cenderung
  mengalami kenaikan tiap tahunnya. Bila dibandingkan dengan proyeksi keuangan tanpa
  penambahan kegiatan usaha, marjin laba kotor, marjin laba usaha dan marjin laba bersih
  terjadi kenaikan kurang lebih sebesar 1% sehingga menunjukkan bahwa dengan adanya
  penambahan kegiatan usaha maka hal tersebut tidak memberikan dampak yang signifikan
  terhadap kinerja keuangan Grup Perseroan.
Page 12
     Rasio Likuiditas


     Keterangan                   2025        2026        2027        2028         2029        2030
     Rasio Kas                    0,34        0,41         0,51        0,63        0,76        0,91
     Rasio Cepat                  1,84        1,91         2,01        2,13        2,26        2,41
     Rasio Lancar                 1,31        1,38         1,48        1,59        1,73        1,87


       Selama periode proyeksi dengan penambahan kegiatan usaha, rasio likuiditas juga tidak
       peningkatan yang signifikan tiap tahunnya dibandingkan tanpa penambahan kegiatan usaha.

     Rasio Aktivitas


     Keterangan                   2025        2026        2027        2028         2029        2030
     Perputaran Piutang Usaha      69          69          69          69           69          69
     Perputaran Persediaan         66          67          68          69           69          69
     Perputaran Utang Usaha       109          112         113         114         115         115


       Selama periode proyeksi dengan penambahan kegiatan usaha, tidak terdapat perbedaan
       yang signifikan pada rasio aktivitas dibandingkan dengan proyeksi tanpa penambahan
       kegiatan usaha.


D.   ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS
     Asumsi Studi Kelayakan Bisnis
     a) Laporan Studi Kelayakan Bisnis yang dihasilkan bersifat non-disclaimer opinion.
     b) Studi Kelayakan Bisnis disusun berdasarkan pada prinsip integritas informasi dan data. Dalam
        penugasan ini, KJPP-WJR melandaskan dan berdasarkan pada keakuratan, kehandalan dan
        kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi lain yang diberikan
        Perseroan atau yang tersedia secara umum yang pada hakekatnya adalah benar, lengkap
        dan tidak menyesatkan.
     c) KJPP-WJR mengasumsikan bahwa semua informasi dan data dari Perseroan terkait
        penugasan adalah benar, lengkap dan dapat diandalkan, dan tidak ada yang tidak terungkap
        yang akan mempengaruhi penilaian ini.

     Kondisi Pembatas
     a) Studi Kelayakan Bisnis harus dipandang sebagai satu kesatuan dan bahwa penggunaan
         sebagian dari analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan keseluruhan informasi dan
         analisis dapat menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari
         pendapat tersebut. Penyusunan Studi Kelayakan Bisnis merupakan suatu proses yang
         kompleks dan mungkin tidak dapat dilakukan melalui analisis yang tidak lengkap.
     b) Studi Kelayakan Bisnis disusun berdasarkan kondisi umum keuangan, moneter, peraturan
         dan kondisi pasar yang ada saat laporan diterbitkan.
Page 13
c)   Studi Kelayakan Bisnis menggunakan proyeksi keuangan yang dibuat manajemen yang telah
     kami reviu kewajarannya, manajemen bertanggung jawab atas pencapaian proyeksi
     keuangan dan kinerja keuangan Perseroan di masa mendatang.
d)   KJPP-WJR bertanggung jawab atas opini kelayakan bisnis.
e)   KJPP-WJR bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan
     yang telah disesuaikan.
f)   KJPP-WJR tidak melakukan penyelidikan atau evaluasi atas keabsahan Objek Studi
     Kelayakan Bisnis dari segi hukum dan implikasi aspek perpajakan, maka dari itu KJPP-WJR
     tidak memberikan pendapat atas dampak hukum dan perpajakan dari Studi Kelayakan
     Bisnis tersebut. Jasa-jasa yang KJPP-WJR berikan kepada Perseroan dalam kaitan dengan
     penugasan tersebut hanya merupakan pemberian opini atas kelayakan suatu bisnis yang
     akan dilakukan dan bukan jasa-jasa akuntansi, audit, atau perpajakan.
g)   KJPP-WJR menyatakan bahwa penugasan pihak penilai tidak termasuk menganalisis
     kegiatan-kegiatan usaha di luar objek studi kelayakan bisnis yang mungkin tersedia bagi
     Perseroan serta pengaruh dari kegiatan-kegiatan usaha tersebut terhadap Perseroan, dan
     juga bukan merupakan analisis penggunaan yang paling mungkin dan optimal dari objek
     studi kelayakan bisnis.
h)   Pekerjaan KJPP-WJR yang berkaitan dengan Rencana Transaksi tidak merupakan dan tidak
     dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit atau pelaksanaan
     prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat
     dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan,
     atau penyimpangan dalam laporan keuangan atau pelanggaran hukum.
i)   Penugasan KJPP-WJR juga tidak termasuk untuk memberikan keterangan di muka
     pengadilan, kantor pajak, atau lembaga lainnya.
j)   Laporan Studi Kelayakan Bisnis tersebut terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi
     bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan.
k)   Dalam mempersiapkan Laporan Studi Kelayakan Bisnis, KJPP-WJR bertindak secara
     independen tanpa adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan
     ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan. KJPP-WJR juga tidak memiliki
     kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini.
Page 14
      E.   PENDEKATAN DAN METODE PENYUSUNAN LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS
           a) Pendekatan yang digunakan dalam menganalisa kelayakan Penambahan Kegiatan
              Usaha Perseroan adalah dengan melakukan analisis atas kelayakan pasar, kelayakan
              pola bisnis, kelayakan model manajemen dan kelayakan keuangan.
           b) Dari kajian kelayakan pasar, dengan adanya penambahan KBLI maka tidak ada
              perubahan pangsa pasar, potensi pasar dan potensi nilai pasar Perseroan secara
              konsolidasian. Penambahan KBLI tersebut memungkinkan Perseroan selaku
              perusahaan induk untuk melakukan penjualan langsung kepada konsumen (direct-to-
              consumer), yang sebelumnya dilakukan oleh anak perusahaan melalui mekanisme
              penjualan tidak langsung melalui pihak ketiga. Perubahan tersebut tidak memperluas
              segmen pasar baru, melainkan merupakan penyesuaian kanal distribusi untuk
              menjangkau konsumen akhir yang sama.
           c) Dari kajian kelayakan pola bisnis, penambahan KBLI mengakibatkan penyesuaian
              terbatas pada kanal distribusi, yaitu memungkinkan Perseroan selaku perusahaan
              induk untuk melakukan penjualan langsung kepada konsumen. Meskipun demikian,
              dengan adanya penambahan usaha tersebut, maka pola bisnis Perseroan tidak
              mengalami perubahan. Model bisnis utama, jenis produk, serta rantai nilai secara
              keseluruhan tetap tidak berubah, karena kegiatan usaha tersebut sebelumnya telah
              dijalankan oleh anak perusahaan melalui pihak ketiga. Dengan demikian, perubahan
              ini bersifat operasional pada kanal penjualan, namun tidak mengubah karakteristik
              bisnis utama Perseroan secara konsolidasian
           d) Dari kajian kelayakan model manajemen, menunjukkan bahwa dengan adanya
              penambahan usaha, maka model manajemen Perseroan secara konsolidasian tidak
              mengalami perubahan. Pengelolaan kegiatan penjualan langsung kepada konsumen
              oleh Perseroan induk akan memanfaatkan sistem, kebijakan, dan tata kelola yang
              telah ada dalam grup SOHO, sehingga tidak menimbulkan kebutuhan pembentukan
              fungsi manajemen baru.
           e) Pada kajian kelayakan keuangan, penambahan KBLI ini tidak menimbulkan dampak
              keuangan ataupun manfaat secara kuantitatif yang material secara konsolidasian
              akibat penambahan KBLI tersebut. Hal ini disebabkan karena penjualan kepada
              konsumen akhir sebelumnya telah terjadi melalui pihak ketiga yang ditunjukoleh anak
              perusahaan, sehingga secara total pendapatan grup Perseroan tidak mengalami
              peningkatan yang signifikan, melainkan hanya terjadi pergeseran mekanisme
              pengakuan penjualan di tingkat entitas. Sehingga, dengan penambahan KBLI tersebut
              tidak menimbulkan perubahan atas kinerja keuangan Perseroan secara konsolidasian
              secara material ke depannya.

      F.   KESIMPULAN
           Berdasarkan hal-hal sebagaimana diungkapkan di atas maka KJPP-WJR berpendapat bahwa
           Rencana Penambahan Kegiatan Usaha Perseroan dimaksud adalah “LAYAK”.

IV.   KETERSEDIAAN TENAGA AHLI BERKAITAN DENGAN PERUBAHAN KEGIATAN USAHA
      Dengan adanya penambahan KBLI usaha, Perseroan akan memprioritaskan untuk
Page 15
      memanfaatkan tim IT yang sudah ada dalam struktur organisasi dan juga bisa
      menggunakan vendor teknologi eksternal.

V.    PENJELASAN, PERTIMBANGAN, DAN ALASAN DILAKUKANNYA PERUBAHAN KEGIATAN
      USAHA
      Adapun pertimbangan dan alasan Perseroan untuk menambah Klasifikasi Baku Lapangan Usaha
      Indonesia (KBLI) adalah sebagai berikut:

      a) Penyesuaian dan perluasan opsi kanal distribusi di masa mendatang
      Penambahan KBLI dimaksudkan untuk memberikan dasar hukum bagi Perseroan, apabila
      diperlukan di masa mendatang, untuk melaksanakan kegiatan penjualan langsung kepada
      konsumen akhir (direct-to-consumer). Kegiatan penjualan kepada konsumen akhir atas produk-
      produk dalam grup Perseroan sebelumnya dilakukan oleh anak perusahaan melalui mekanisme
      penjualan tidak langsung dengan melibatkan pihak ketiga. Penambahan KBLI ini tidak
      dimaksudkan untuk memperluas segmen pasar baru, melainkan untuk menyediakan alternatif
      mekanisme distribusi atas produk yang sama, tanpa mengubah karakteristik pasar yang dituju.

      b) Fleksibilitas pengaturan pelaksanaan kegiatan usaha dalam struktur grup Perseroan
      Dengan tercantumnya KBLI tambahan dalam Anggaran Dasar, Perseroan memiliki fleksibilitas
      yang lebih besar dalam menentukan bentuk pelaksanaan kegiatan usaha dalam struktur grup,
      termasuk dalam hal pemilihan kanal penjualan serta pemanfaatan sarana penjualan berbasis
      media dan/atau pesanan. Penambahan KBLI ini tidak mengubah peran Perseroan selaku
      perusahaan induk dalam menetapkan dan mengendalikan kebijakan strategis grup, melainkan
      memberikan opsi pelaksanaan usaha yang lebih adaptif sesuai dengan kebutuhan usaha ke
      depan.

      c) Tidak menimbulkan dampak material terhadap kinerja keuangan Perseroan
      Berdasarkan Studi Kelayakan Bisnis yang disusun oleh penilai independen, penambahan KBLI
      tidak diperkirakan menimbulkan dampak keuangan yang material terhadap kinerja keuangan
      Perseroan secara konsolidasian.

      Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut di atas, Direksi Perseroan berpendapat
      bahwa rencana perubahan dan/atau penambahan kegiatan usaha ini merupakan langkah yang
      wajar dan rasional, sejalan dengan kepentingan usaha Perseroan dalam jangka panjang, serta
      tidak merugikan kepentingan pemegang saham Perseroan.

VI.   PENJELASAN TENTANG PENGARUH PERUBAHAN KEGIATAN USAHA PADA KONDISI
      KEUANGAN PERSEROAN
      Mengacu pada Laporan Studi Kelayakan Bisnis, penambahan kegiatan usaha melalui
      penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) ini diperkirakan tidak
      menimbulkan dampak keuangan yang material terhadap kondisi keuangan Perseroan secara
      konsolidasian. Hal ini dikarenakan kegiatan usaha yang akan ditambahkan pada prinsipnya
      masih berada dalam lingkup kegiatan usaha yang telah dijalankan secara konsolidasian oleh
Page 16
        grup Perseroan, khususnya terkait dengan mekanisme penjualan kepada konsumen akhir yang
        sebelumnya dilakukan melalui pihak ketiga.



VII.    INFORMASI PENYELENGGARAAN RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
        Perseroan akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”)
        dengan rincian jadwal pelaksanaannya adalah sebagai berikut:


        No    Kegiatan                                                        Tanggal
         1    Pengumuman RUPSLB kepada Pemegang Saham                         15 Januari 2026
         2    Batas tanggal terakhir pengajuan usulan mata acara RUPSLB Maksimal 23 Januari
              dari Pemegang Saham                                       2026
         3    Tanggal Pencatatan Pemegang Saham yang berhak hadir dalam 29 Januari 2026
              RUPSLB (Recording Date)
         4    Pemanggilan RUPSLB kepada Pemegang Saham                        30 Januari 2026
         5    Penyelenggaraan RUPSLB                                          23 Februari 2026
         6    Pengumuman Ringkasan Risalah RUPSLB                             23 Februari 2026
         7    Penyampaian Risalah RUPS Tahunan                                Maksimal 25 Maret
                                                                              2026

       Mata acara yang akan dimohonkan dalam RUPSLB tersebut adalah:
        1.    Pembahasan Studi Kelayakan tentang Perubahan Kegiatan Usaha Perseroan
        2.    Persetujuan Rencana Perubahan dan atau penambahan Kegiatan Usaha Utama
              Perseroan (Transaksi Material)
        3.    Pembahasan Studi Kelayakan tentang Perubahan Kegiatan Usaha Perusahaan Terkendali,
              yakni PT Parit Padang Global
        4.    Persetujuan Rencana Perubahan dan/atau penambahan Kegiatan Usaha Perusahaan
              Terkendali, yakni PT Parit Padang Global
        5.    Pembahasan Studi Kelayakan tentang Perubahan Kegiatan Usaha Perusahaan Terkendali,
              yakni PT Soho Industri Pharmasi
        6.    Persetujuan Rencana Perubahan dan/atau penambahan Kegiatan Usaha Perusahaan
              Terkendali, yakni PT Soho Industri Pharmasi
        7.    Persetujuan Pengangkatan Kembali/Perubahan Susunan Dewan Komisaris Perseroan

       Pengumuman, Pemanggilan, dan Pengumuman Ringkasan Risalah terkait RUPSLB Perseroan
       tersebut akan Perseroan sampaikan melalui (i) Sarana Pelaporan Elektronik Terintegrasi Emiten
       dan Perusahaan Publik IDX dan OJK, (ii) situs web (website) resmi Perseroan, dan (iii) Aplikasi
       Electronic General Meeting System KSEI (eASY.KSEI), sesuai jadwal di atas dan dengan
       berpedoman pada peraturan yang berlaku.


VIII. INFORMASI TAMBAHAN
      Bagi Pemegang Saham yang memerlukan informasi tambahan sehubungan dengan
      Keterbukaan Informasi ini, dapat menghubungi Perseroan dengan alamat sebagai berikut:
Page 17
PT SOHO GLOBAL HEALTH TBK
u.p: Sekretaris Perusahaan/ Corporate Secretary
Jl. Rawa Sumur II Kav BB No. 3, Kawasan Industri Pulogadung
Kel. Jatinegara, Kec. Cakung,
Jakarta Timur, 13930, Indonesia
Telepon: +62 21 4683 2588
Faksimile: +62 21 4683 2589
Email address: corporate.secretary@sohoglobalhealth.com
Website: www.sohoglobalhealth.com
Page 18
                  DISCLOSURE OF INFORMATION
                       TO SHAREHOLDERS
                          REGARDING
THE CHANGE AND/OR ADDITIONS TO THE COMPANY’S BUSINESS ACTIVITIES




                          PT SOHO GLOBAL HEALTH TBK
                                 (“Company”)

                               Domiciled in East Jakarta, Indonesia

                                       Business Activities
                                 Health/Pharmaceutical Industry

                                            Head Office
                  Jl. Rawa Sumur II Kav BB No. 3, Kawasan Industri Pulogadung
                  Kel. Jatinegara, Kec. Cakung, Jakarta Timur, 13930, Indonesia
                                   Telephone: +62 21 4683 2588
                                    Facsimile: +62 21 4683 2589
                   Email Address: corporate.secretary@sohoglobalhealth.com
                              Website: www.sohoglobalhealth.com

The Board of Directors and the Board of Commissioners of the Company, either individually or
jointly, hereby declare that they are fully responsible for the accuracy and completeness of the
information disclosed in this information disclosure (‘Information Disclosure’), and after having
conducted a careful examination, affirm that the information disclosed in this Information
Disclosure is true and that there are no material and relevant facts that have been omitted or not
disclosed, which could cause the information disclosed herein to be untrue and/or misleading.

This Information Disclosure is prepared for the benefit of the Company’s Shareholders, in order for
the Shareholders to obtain complete information regarding the transaction related to the proposed
changes and/or additions to the Company’s business activities. This Information Disclosure is
submitted in compliance with the Regulation of the Financial Services Authority of the Republic of
Indonesia Number 17/POJK.04/2020 concerning Material Transactions and Changes in Business
Activities (“POJK No. 17/2020”).

                      This Disclosure of Information is published in Jakarta
                                       on 15 January 2026
Page 19
I.    PRELIMINARY

      This Information Disclosure is prepared in order to fulfill the Company’s obligation to announce
      the Information Disclosure regarding the changes and/or addition of business activities to be
      carried out by the Company. Such changes and/or addition of business activities, prior to the
      Company carrying out the Transaction, require the Company to obtain approval from the
      Company’s Shareholders in a General Meeting of Shareholders (“GMS”), which is necessary to
      fulfill the Company’s obligations under Article 22 paragraph (1) letter a of POJK No. 17/2020.

      This Transaction does not contain any conflict of interest as referred to in the Regulation of the
      Financial Services Authority of the Republic of Indonesia Number 42/POJK.04/2020 concerning
      Affiliated Transactions and Conflict of Interest Transactions, as there is no difference between
      the Company’s economic interests and the personal economic interests of the members of the
      Board of Directors, the members of the Board of Commissioners, or the Controlling
      Shareholders that could be detrimental to the Company.


II.   INFORMATION OF THE COMPANY

PT Soho Global Health Tbk (“Company”)

      General Information of the Company
      The Company is a limited liability company with the status of a publicly held company, domiciled
      in East Jakarta, established in 1956 by the prevailing laws and regulations in the Republic of
      Indonesia, under the name PT Perseroan Dagang dan Industri Pharmasi Parit Padang or
      abbreviated as PT Parit Padang, based on the Deed of Establishment No. 116 dated August 27,
      1956, made before Eliza Pondaag, Notary in Jakarta. It has obtained approval from the Minister
      of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia (“MLHR”) based on Decree No.
      J.A.5/16/14 dated February 8, 1957, registered in the register book at the Jakarta District Court
      under No. 377 dated February 16, 1957, and announced in the State Gazette of the Republic of
      Indonesia (“BNRI”) No. 39 dated May 14, 1957, Supplement No. 517.

      In 2010, the Company changed its name to PT Soho Global Health based on the Deed of
      Statement of Circular Resolutions of Shareholders No. 23 dated October 29, 2010, made before
      Yani Indrawaty Wibawa, S.H., Notary in Jakarta. This change was approved by the MLHR through
      Decree No. AHU-54235.AH.01.02.Tahun 2010 dated November 18, 2010, and registered in the
      Company Register at the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia
      (“MOLHR”) No. AHU-0083819.AH.01.09.Tahun 2010 dated November 18, 2010. It was also
      notified to MLHR as evidenced by the Receipt of Notification of Amendment to the Articles of
      Association No. AHU-AH.01.10-31225 dated December 6, 2010, and registered in the Company
      Register at MOLHR No. AHU-0088241.AH.01.09.Tahun 2010 dated December 6, 2010, and
      announced in the BNRI No. 26 dated March 30, 2012, Supplement No. 13396, and BNRI No. 59
      dated July 24, 2012, Supplement No. 1903/L.

      In 2020, the Company changed its name to PT Soho Global Health Tbk and adjusted all
      provisions of its articles of association to comply with the applicable regulations regarding the
Page 20
   change of the Company’s status from a closed company to a publicly held company. This change
   was stated in the Deed of Statement of Meeting Resolutions No. 126 dated June 19, 2020, made
   before Jimmy Tanal, S.H., M.Kn, Notary in South Jakarta. It received approval from the MLHR
   through Decree No. AHU-0042289.AH.01.02.TAHUN 2020 dated June 23, 2020, was registered
   in the Company Register at the MOLHR No. AHU-0098281.AH.01.11.TAHUN 2020 dated June
   23, 2020. It was also notified to MOLHR as evidenced by the Receipt of Notification of
   Amendment to the Articles of Association with 2 (two) letters No. AHU-AH.01.03-0255808 and
   No. AHU-AH.01.03-0255815 both dated June 23, 2020, and registered in the Company Register
   at MOLHR No. AHU-0098281.AH.01.11.TAHUN 2020 dated June 23, 2020. The Company listed
   its shares on the Indonesia Stock Exchange through an Initial Public Offering on September 8,
   2020.

   The Company’s Articles of Association as contained in the Deed of Establishment of the
   Company have undergone several amendments since its establishment, with the most recent
   amendment as stated in the Deed of Minutes of the Extraordinary General Meeting of
   Shareholders No. 102 dated September 16, 2025, drawn up before Jimmy Tanal, S.H., M.Kn.,
   Notary in South Jakarta, the notification of which has been received and recorded in the
   database of the Legal Entity Administration System (“SABH”) of the Ministry of Law and Human
   Rights of the Republic of Indonesia under Letter No. AHU-AH.01.09-0344487 dated September
   30, 2025.

   Based on the Company’s Articles of Association as set forth in Deed No. 126 dated June 19, 2020
   drawn up before Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., Notary in South Jakarta the business activities carried
   out by the Company are, as detailed below:

a) Holding Company Activities

   This classification covers the activities of holding companies, namely companies that control the
   assets of a group of subsidiary companies and whose principal activity is the ownership of such
   a group. “Holding Companies” are not involved in the operational business activities of their
   subsidiaries.

b) Management Consulting Activities

   This classification covers the provision of advice, guidance, and operational assistance to other
   businesses and organizations on various management issues. Such business services may
   include advice, guidance, and operational assistance to business entities and public or
   community         services   in    various     management        and     operational     aspects.
   This sub-classification also includes the provision of advisory, guidance, and operational
   assistance regarding organizational and management issues, such as strategic and
   organizational planning; financial decision-making; marketing objectives and policies; human
   resource planning, practices, and policies; production scheduling, planning, and control.

   These services may include advisory assistance, guidance, and operational support to
   businesses and public services relating to public relations and public communications, lobbying
   activities, the design of accounting methods and procedures, cost accounting programs,
Page 21
budgetary control procedures, as well as advice and assistance in planning, organizing,
efficiency, and supervision, management information, and other related matters.

Capital Structure and Shareholders' Composition of the Company
The Company's Capital Structure and Shareholder Composition based on the Company's
Shareholder List as of December 31, 2025, published by PT Datindo Entrycom as the Company's
Securities Administration Bureau, are as follows:

    ❖    Capital Structure
         o Authorized Capital
           Number of Shares             : 28,635,121,560 shares
           Nominal Amount               : IDR 1,431,756,078,000

         o Issued and Paid-up Capital
           Number of Shares             : 12,691,682,390 shares
           Nominal Amount               : IDR 634,584,119,500

         o Nominal Value
           Each share has a nominal value of IDR 50 per share

    ❖    Shareholders’ Composition of the Company

                                           Number of         Nominal
                                                                            Ownership
                 Shareholders                Shares           Amount
                                                                              (%)
                                            (shares)           (IDR)
          Cascade Creek Pty Ltd          1,537,362,000    76,868,100,000       12.113
          Fraburg Pty Limited            1,202,423,910    60,121,195,500       9.474
          Medisia Investment Holdings    2,851,733,000    142,586,650,000      22.469
          Pte. Ltd.
          Tan Giok Nio                   1,143,986,170    57,199,308,500       9.014
          Tiberias 96 Pty Ltd            4,812,370,310    240,618,515,500      37.918
          Public (each under 5%)         1,143,807,000    57,190,350,000       9.012

Board of Commissioners and Board of Directors Composition of the Company
Based on the Deed of Statement of the Company’s Meeting Resolutions No. 102 dated
September 16, 2025, the data of which has been received and recorded in the Legal Entity
Administration System (“SABH”) of the Ministry of Law and Human Rights under its Letter No.
AHU-AH.01.09-0344487 dated September 30, 2025, the composition of the Company’s Board
of Commissioners and Board of Directors as of the date of this Information Disclosure is as
follows:



         Board of Commissioners
         President Commissioner         : Eng Liang Tan
Page 22
            Independent Commissioner                  : Harry Salam
            Commissioner                              : Andy Nugroho Purwohardono

            Board of Directors
            President Director                        : Ery Yunasri
            Director                                  : Piero Brambati
            Director                                  : Yuliana
            Director                                  : Richard Kidarsa
            Director                                  : Lim Chern Han
            Director                                  : Pandy Harianto

Financial Overview
The Company Group's Consolidated Audited Financial Statements as of and for the years ended
December 31, 2020 to 2024 and the Interim Audited Financial Statements for the 9 (nine) month
period ended September 30, 2025, as follows:

 Dalam jutaan Rupiah                                                    31 Desember                                      30
                                                                                                                     September
 Keterangan                                   2020           2021          2022           2023           2024           2025
 Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
 Komprehensif Lain
 Pendapatan                                  6.163.939     7.076.164      7.290.121      8.197.755    10.057.938      7.924.506
 Laba Kotor                                  1.346.313     1.569.353      1.338.391      1.309.356     1.540.838      1.309.082
 Laba Usaha                                    259.843       677.289        443.659        438.670       571.247          548.422
 Laba Sebelum Pajak Penghasilan                249.674       691.157        455.637        463.396       588.038          563.299
 Laba Bersih                                   172.200       551.091        357.015        371.341       462.651          440.092
 Laba Komprehensif                             164.806       553.710        372.904        371.331       468.418          432.604
Source: SOHO Group Consolidated Audited Financial Statements as of December 31, 2020-2024 and Interim Audited Financial
Statements as of September 30, 2025


 Dalam jutaan Rupiah                                            31 Desember                                              30
                                                                                                                     September
 Keterangan                                   2020           2021          2022           2023           2024           2025
 Laporan Posisi Keuangan
 Aset lancar                                 3.405.989     3.341.171      3.873.438      4.140.019     4.749.357      5.354.074
 Aset tidak lancar                             774.254       680.748        601.161        606.941       662.666          660.859
 Jumlah Aset                                4.180.243     4.021.919      4.474.599      4.746.960     5.412.023      6.014.933
 Liabilitas jangka pendek                    1.797.440     1.654.049      1.898.934      2.186.112     2.526.572      2.979.043
 Liabilitas jangka panjang                     176.701       159.579        148.110        161.750       170.235          188.862
 Jumlah Liabilitas                          1.974.141     1.813.628      2.047.044      2.347.862     2.696.807      3.167.906
 Jumlah Ekuitas                             2.206.102     2.208.291      2.427.555      2.399.098     2.715.216      2.847.027
 Jumlah Liabilitas dan Ekuitas              4.180.243     4.021.919      4.474.599      4.746.960     5.412.023      6.014.933
Source: SOHO Group Consolidated Audited Financial Statements as of December 31, 2020-2024 and Interim Audited Financial
Statements as of September 30, 2025


 Dalam jutaan Rupiah                                                    31 Desember                                      30
                                                                                                                     September
 Keterangan                                   2020           2021          2022           2023           2024           2025
 Marjin Laba Kotor                              21,84%        22,18%         18,36%         15,97%        15,32%         16,52%
 Marjin Laba Usaha                               4,22%          9,58%         6,09%          5,35%          5,68%          6,55%
 Marjin Laba Bersih                              2,79%          7,79%         4,90%          4,53%          4,60%          5,55%
Page 23
        Imbalan Balik Aset                     4,12%      13,70%       7,98%       7,82%       8,55%       7,32%
        Imbalan Balik Ekuitas                  7,81%      24,96%      14,71%      15,48%      17,04%      15,46%
        Rasio Lancar                            1,89        2,02        2,04        1,89        1,88           1,80
        Rasio Cepat                             1,31        1,34        1,44        1,26        1,24           1,29




III.   SUMMARY OF FEASIBILITY STUDY OF CHANGE BUSINESS ACTIVITY

       The Company has appointed an independent appraiser, who is a Public Appraiser at the Public
       Appraisal Services Office of Wawat Jatmika & Rekan (“KJPP-WJR”), whereby the said Public
       Appraiser and KJPP-WJR have obtained the necessary licenses and are duly registered as
       Appraisers with the Ministry of Finance of the Republic of Indonesia under business license No.
       2.15.0133 and with the Financial Services Authority under STTD No. STTD.PB-55/PM.223/2022.
       Such appointment is made pursuant to Engagement Letter No. S1453/AV25/008-KJPP/09-25
       dated 19 September 2025 regarding the Company’s Business Feasibility Study Services.

       The following is a summary of the feasibility study report on the changes and/or addition of the
       Company’s business activities as set forth in the Company’s Business Feasibility Study Report
       No. 00001/2.0133-00/BS/05/0603/1/I/2026 dated 14 January 2026 (“Business Feasibility Study
       Report”):

       A.   PURPOSE AND OBJECTIVE

            The purpose and objective of this Business Feasibility Study is in relation with the
            Company’s plan to add new business activities, namely the five (5) Indonesian Standard
            Industrial Classification (KBLI) into the Company’s Articles of Association. This Business
            Feasibility Study is conducted in order to comply with the provisions of Financial Services
            Authority Regulation No. 17/POJK.04/2020 (“POJK 17”) concerning Material Transactions
            and Changes in Business Activities.



       B.   OBJECT OF BUSINESS FEASIBILITY STUDY
            The object of this Business Feasibility Study is the Company’s plan to add five (5) Indonesian
            Standard Industrial Classification (KBLI) categories into its Articles of Association as follows
            (“Transaction Plan”):


            • Retail Trade of Traditional Medicines for Human Use, which includes the following
              business activities:
              This includes the business of specialized retail trading of various kinds of jamu
              (traditional medicines) for human use, the ingredients of which are derived from plants,
              animals, or minerals, for example in the form of pills, capsules, powders, and liquid
              forms, conducted within buildings.
Page 24
     • Retail Trade Through Media for Food, Beverages, Tobacco, Chemicals,
       Pharmaceuticals, Cosmetics, and Laboratory Equipment, which includes the following
       business activities:
       This includes the business of retail trading of various types of food products, beverages,
       tobacco, chemicals, pharmaceuticals, cosmetics, and laboratory equipment through
       orders (by mail, telephone, or internet), where the goods will be delivered to the buyer
       in accordance with the desired items based on catalogues, advertisements, models,
       telephone, radio, television, internet, mass media, and similar means.

     • Retail Trade Through Media for Mixed Goods as Referred to in 47911 up to 47913,
       which includes the following business activities:
       This includes the business of retail trading of various types of mixed goods as referred
       to in 47911 to 47913 through orders (by mail, telephone, or internet), where the goods
       will be delivered to the buyer in accordance with the desired items based on catalogues,
       advertisements, models, telephone, radio, television, internet, mass media, and similar
       means.


     • Retail Trade Through Media for Various Other Goods, which includes the following
       business activities:
       This includes the business of retail trading of various other goods through orders, where
       the goods will be delivered to the buyer in accordance with the desired items based on
       catalogues, models, telephone, television, internet, mass media, and similar means; and


     • Retail Trade on a Fee or Contract Basis, which includes the following business
       activities:
       This includes the business of intermediary traders (brokers), such as retail trade
       commission agents who receive commissions from other retail traders engaged in the
       domestic trade of goods on behalf of other parties.

C.   FINANCIAL PROJECTION ANALYSIS
     A.   FINANCIAL PROJECTIONS WITHOUT ADDITIONAL BUSINESS ACTIVITIES
          The following is a projection of the Company's Financial Position Report without
          additional business activities from December 31, 2025 to 2030.
Page 25
Projected Financial Ratios Without Additional Business Activities
Profitability Ratio

                          Okt-Des
 Keterangan                2025       2025       2026       2027       2028       2029         2030

 Marjin Laba Kotor        15,56%     16,28%     18,44%     19,04%     19,64%     20,09%        20,53%
 Marjin Laba Usaha         5,07%      6,47%      7,99%      8,78%      9,58%     10,17%        10,77%
 Marjin Laba Bersih        4,97%      5,41%      6,35%      6,97%      7,58%      8,04%        8,51%
 Imbal Balik Aset           n.r       9,25%     10,63%     11,30%     11,78%     11,89%        11,92%
 Imbal Balik Ekuitas        n.r      19,09%     21,57%     22,29%     22,45%     21,80%        21,04%


Throughout the projection period, all profitability ratios, regardless of business activity,
have consistently increased annually. The upward trend in profitability ratios demonstrates
Page 26
Company Group's sound financial management.

Liquidity Ratio
 Keterangan                     2025         2026         2027        2028         2029            2030
 Rasio Kas                      0,33         0,40         0,49         0,61         0,74           0,88
 Rasio Cepat                    1,84         1,91         2,00         2,11         2,24           2,38
 Rasio Lancar                   1,31         1,37         1,47         1,58         1,70           1,84


During the projection period, all Liquidity ratios without additional business activities
continued to increase each year.


Activity Ratio
 Keterangan                     2025         2026         2027        2028         2029            2030
 Perputaran Piutang Usaha        69           69           69           69          69              69
 Perputaran Persediaan           66           67           68           69          69              69
 Perputaran Utang Usaha          109          112         113          114          114            115


The activity ratio during the projection period without additional business activities is stable
from 2024 to 2030. The activity ratio used is determined by using the average of the SOHO
Group's historical financial data.



 B.    FINANCIAL PROJECTIONS WITH ADDITIONAL BUSINESS ACTIVITIES
       The following is a projection of the Company's Financial Position Report with
       additional business activities from December 31, 2025 to 2030.
Page 27
Projected Financial Ratios With Additional Business Activities
Profitability Ratio

                             Okt-Des
  Keterangan                  2025       2025        2026           2027            2028        2029      2030

  Marjin Laba Kotor          16,18%      16,44%     18,67%          19,31%          19,92%     20,38%    20,82%
  Marjin Laba Usaha           5,36%      6,54%      8,16%           8,98%           9,78%      10,38%    10,98%
  Marjin Laba Bersih          5,19%      5,46%      6,48%           7,12%           7,74%       8,21%    8,67%
  Imbal Balik Aset             n.r       9,35%      10,84%          11,50%          11,97%     12,05%    12,04%
  Imbal Balik Ekuitas          n.r       19,27%     21,93%          22,58%          22,65%     21,92%    21,10%


During the projection period with additional business activities, profitability ratios tended to
increase annually. Compared to the financial projections without additional business
activities, gross profit margin, operating profit margin, and net profit margin increased by
approximately 1%, indicating that the additional business activities did not significantly
impact the SOHO Group's financial performance.

Liquidity Ratio

 Keterangan                     2025         2026            2027            2028            2029       2030
 Rasio Kas                      0,34         0,41            0,51            0,63            0,76       0,91
 Rasio Cepat                    1,84         1,91            2,01            2,13            2,26       2,41
 Rasio Lancar                   1,31         1,38            1,48            1,59            1,73       1,87
Page 28
     During the projection period with additional business activities, the liquidity ratio also did
     not increase significantly each year compared to without additional business activities.

     Activity Ratio

      Keterangan                 2025     2026      2027       2028     2029      2030
      Perputaran Piutang Usaha    69        69        69        69       69        69
      Perputaran Persediaan       66        67        68        69       69        69
      Perputaran Utang Usaha     109       112       113       114       115       115


     During the projection period with the addition of business activities, there was no significant
     difference in the activity ratio compared to the projection without the addition of business
     activities.

D.    ASSUMPTIONS AND LIMITING CONDITIONS
      Business Feasibility Study Assumptions
      a) The resulting Business Feasibility Study Report constitutes a non-disclaimer opinion.
      b) This Business Feasibility Study has been prepared based on the principles of integrity
          of information and data. In carrying out this engagement, KJPP-WJR rely upon and
          base its work on the accuracy, reliability, and completeness of all financial information
          and other information provided by the Company or otherwise available to the public,
          which is fundamentally true, complete, and not misleading.
      c) KJPP-WJR assume that all information and data provided by the Company in
          connection with this engagement are true, complete, and reliable, and that there is
          no undisclosed information that would affect this assessment.

      Limiting Conditions
      a) The Business Feasibility Study must be considered as a whole, and the use of any part
           of the analysis and information without taking into account the entire information and
           analysis may result in a misleading view of the underlying process on which the
           opinion is based. The preparation of the Business Feasibility Study constitutes a
           complex process and may not be adequately performed through incomplete analysis.
      b) The Business Feasibility Study has been prepared based on the prevailing general
           financial, monetary, regulatory, and market conditions existing at the time this report
           is issued.
      c) The Business Feasibility Study utilizes financial projections prepared by management,
           the reasonableness of which has been reviewed by KJPP-WJR . Management remains
           fully responsible for the achievement of such financial projections and for the future
           financial performance of the Company.
      d) KJPP-WJR is responsible for the business feasibility opinion.
      e) KJPP-WJR is responsible for the execution of the valuation and for assessing the
           reasonableness of the adjusted financial projections.
      f) KJPP-WJR have not conducted any investigation or evaluation regarding the legal
           validity of the Business Feasibility Study Object nor its taxation implications; therefore,
           we express no opinion on the legal and tax impacts of the Business Feasibility Study.
Page 29
          The services KJPP-WJR provide to the Company in connection with this engagement
          are limited solely to the provision of a business feasibility opinion and do not
          constitute accounting, audit, or tax services.
     g)   KJPP-WJR state that the appraiser’s engagement does not include the analysis of
          business activities outside the scope of the Business Feasibility Study Object that may
          be available to the Company, nor the impact of such business activities on the
          Company, and does not constitute an analysis of the highest and best use of the
          Business Feasibility Study Object.
     h)   KJPP-WJR’s work in relation to this Proposed Transaction does not constitute and shall
          not be construed in any form as a review or audit or the performance of any specific
          procedures on financial information. Such work is also not intended to disclose
          weaknesses in internal controls, errors, or irregularities in the financial statements, or
          violations of law.
     i)   KJPP-WJR’s engagement also does not include the provision of testimony before any
          court, tax authority, or other institution.
     j)   The Business Feasibility Study Report is open to the public, except for information of
          a confidential nature that may affect the Company's operations.
     k)   In preparing the Business Feasibility Study Report, KJPP-WJR has acted independently,
          free from any conflict of interest, and is not affiliated with the Company or any parties
          affiliated with the Company. KJPP-WJR also has no interest or personal benefit in
          connection with this engagement.

E.   APPROACHES AND METHODS FOR PREPARING BUSINESS FEASIBILITY STUDY REPORTS
     a) The approach used in analyzing the feasibility of the addition of the Company’s
        Business Activities is conducted through an assessment of market feasibility, business
        model feasibility, management model feasibility, and financial feasibility.
     b) Based on the market feasibility assessment, the addition of the KBLI does not result
        in any change to the Company’s consolidated market share, market potential, or
        potential market value. The addition of the KBLI enables the Company, as the holding
        company, to conduct direct-to-consumer sales, which were previously carried out by
        its subsidiary through an indirect sales mechanism involving third parties. Such change
        does not expand the Company’s market into new segments, but rather constitutes an
        adjustment of the distribution channel to reach the same end consumers.
     c)   Based on the business model feasibility assessment, the addition of the KBLI results
          in a limited adjustment to the distribution channel, namely allowing the Company, as
          the holding company, to engage in direct-to-consumer sales. Notwithstanding such
          addition, the Company’s business pattern does not undergo any change. The core
          business model, product types, and overall value chain remain unchanged, as such
          business activities had previously been conducted by the subsidiary through third
          parties. Accordingly, this change is operational in nature with respect to the sales
          channel and does not alter the consolidated core business characteristics of the
          Company.
     d) Based on the management model feasibility assessment, it is indicated that the
        addition of the business activities does not result in any change to the Company’s
Page 30
               consolidated management model. The management of direct-to-consumer sales by
               the holding company will utilize the existing systems, policies, and governance
               framework within the SOHO group, and therefore does not give rise to the need to
               establish new management functions.
           e) In the financial feasibility assessment, the addition of the KBLI does not give rise to
              any material consolidated financial impact or quantitatively material benefit as a
              result of such addition. This is due to the fact that sales to end consumers had
              previously been conducted through third parties appointed by the subsidiary, such
              that the Group’s total revenue does not experience a significant increase, but rather
              reflects a shift in the sales recognition mechanism at the entity level. Accordingly, the
              addition of the KBLI does not result in any material change to the Company’s
              consolidated financial performance going forward.

      F.   CONCLUSION

           Based on the foregoing, we are of the opinion that the proposed plan for the addition of
           business activities of PT Soho Global Health Tbk is “FEASIBLE.”

IV.   AVAILABILITY OF EXPERTS IS RELATED TO CHANGES IN BUSINESS ACTIVITIES
       With the addition of the KBLI business activities, the Company will prioritize utilizing the
       existing IT team within its organizational structure and may also engage external technology
       vendors.

V.    EXPLANATIONS, CONSIDERATIONS AND REASONS FOR IMPLEMENTING CHANGES IN
      BUSINESS ACTIVITIES
        The considerations and reasons for the Company to add the Indonesian Standard
      Classification of Business Fields (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia or “KBLI”) are as
      follows:

      a) Adjustment and expansion of distribution channel options in the future
      The addition of the KBLI is intended to provide a legal basis for the Company, if required in the
      future, to conduct direct-to-consumer sales activities. Sales to end consumers of products
      within the Company’s group were previously carried out by the Company’s subsidiaries through
      indirect sales mechanisms involving third parties. The addition of this KBLI is not intended to
      expand into new market segments, but rather to provide an alternative distribution mechanism
      for the same products, without changing the characteristics of the target market.

      b) Flexibility in structuring the implementation of business activities within the Company’s
      group structure
      With the inclusion of the additional KBLI in the Company’s Articles of Association, the Company
      has greater flexibility in determining the manner in which business activities may be
      implemented within the group structure, including in relation to the selection of sales channels
      and the utilization of media-based and/or order-based sales facilities. The addition of this KBLI
      does not alter the Company’s role as the holding company in determining and controlling the
Page 31
        group’s strategic policies, but rather provides more adaptive options for the implementation of
        business activities in accordance with future business needs.

        c) No material impact on the Company’s financial performance
        Based on the Business Feasibility Study prepared by an independent appraiser, the addition of
        the KBLI is not expected to have a material financial impact on the Company’s consolidated
        financial performance.

        Based on the foregoing considerations, the Board of Directors of the Company is of the opinion
        that the plan to change and/or add business activities constitutes a reasonable and rational
        step, is aligned with the Company’s long-term business interests, and does not prejudice the
        interests of the Company’s shareholders.

VI.     EXPLANATION OF THE EFFECT OF CHANGES IN BUSINESS ACTIVITIES ON THE COMPANY'S
        FINANCIAL CONDITION
        Based on the Business Feasibility Study, the addition of business activities through the addition
        of the Indonesian Standard Industrial Classification (KBLI) is expected to not have a material
        financial impact on the Company's consolidated financial condition. This is because the added
        business activities are essentially within the scope of the Company's consolidated business
        activities, particularly those related to sales mechanisms to end consumers, which were
        previously conducted through third parties.

VII.     INFORMATION OF THE GENERAL MEETING OF SHAREHOLDERS
       The Company will convene an Extraordinary General Meeting of Shareholders (“EGMS”) with the
       following implementation schedule:


          No   Activity                                                           Date
          1    Announcement of the AGMS to Shareholders                           15 Januari 2026

          2    Deadline for the submission of agenda proposals for the AGMS At the latest on 23
               by Shareholders                                              January 2026

          3    Recording Date (for Shareholders who are eligible to attend the 29 January 2026
               AGMS)

          4    Summon/Notice of the AGMS to Shareholders                          30 January 2026

          5    Conducting the AGMS                                                23 February 2026

          6    Announcement of Summary Minutes of the AGMS                        23 February 2026

          7    Submission of the AGMS Minutes                                     At the latest on 25
                                                                                  March 2026


The agenda items to be proposed in the EGMS are as follows:
   1.   Discussion of the Feasibility Study on Changes to the Business Activities of the Company
Page 32
   2.      Approval of the Planned Changes and/or Additions to the Main Business Activities of the
           Company (Material Transactions)
   3.      Discussion of the Feasibility Study on Changes to the Business Activities of the Controlled
           Company, namely PT Parit Padang Global
   4.      Approval of the Planned Changes and/or Additions to the Business Activities of the
           Controlled Company, namely PT Parit Padang Global
   5.      Discussion of the Feasibility Study on Changes to the Business Activities of the Controlled
           Company, namely PT Soho Industri Pharmasi
   6.      Approval of the Planned Changes and/or Additions to the Business Activities of the
           Controlled Company, namely PT Soho Industri Pharmasi
   7.      Approval of the Reappointment/Changes to the Composition of the Board of
           Commissioners of the Company

The announcement, notice of meeting, and publication of the summary minutes in relation to the
Company’s Extraordinary General Meeting of Shareholders (“EGMS”) will be delivered by the
Company through: (i) the Integrated Electronic Reporting System for Issuers and Public Companies of
the IDX and the Financial Services Authority (OJK), (ii) the Company’s official website, and
(iii) the KSEI Electronic General Meeting System Application (eASY.KSEI), in accordance with the above
schedule and in compliance with the applicable regulations.

VIII. ADDITIONAL INFORMATION
      The Shareholders who require additional information in connection with this Disclosure of
      Information, may contact the Company at the following address:

        PT SOHO GLOBAL HEALTH TBK
        Attn: Corporate Secretary
        Jl. Rawa Sumur II Kav BB No. 3, Kawasan Industri Pulogadung
        Kel. Jatinegara, Kec. Cakung,
        Jakarta Timur, 13930, Indonesia
        Phone: +62 21 4683 2588
        Facsimile: +62 21 4683 2589
        Email address: corporate.secretary@sohoglobalhealth.com
        Website: www.sohoglobalhealth.com

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.0 MB
Published15 Jan 2026
Pages32
Characters80,265
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 39 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Soho Global Health Tbk p.1 ×42
linked org Medisia Investment Holdings p.5 ×2
linked — Tan Giok Nio p.5 ×2
linked person Eng Liang Tan p.6 ×2
linked person Harry Salam · Komisaris Independen p.6 ×2
linked person Andy Nugroho Purwohardono p.6 ×2
linked person Piero Brambati p.6 ×2
linked person Richard Kidarsa p.6 ×2
linked person Lim Chern Han p.6 ×2
linked person Pandy Harianto p.6 ×2
linked org PT Parit Padang Global p.16 ×7
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1 ×4
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×3
possible person Yuliana · Direktur (Director)/ Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary) p.1
possible org Negara Republik Indonesia p.3 ×2
possible org Cascade Creek Pty Ltd p.5 ×3
possible org Fraburg Pty Limited p.5 ×2
possible person Ery Yunasri p.6 ×2
unresolved org Financial Services Authority p.1 ×6
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.2 ×2
unresolved org PT Perseroan Dagang p.3 ×2
unresolved org PT Parit Padang p.3 ×2
unresolved person Eliza Pondaag · Notaris p.3 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.3
unresolved org Pengadilan Negeri p.3
unresolved person Yani Indrawaty Wibawa · Notaris p.3 ×3
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.3
unresolved person Jimmy Tanal · Notaris p.4 ×11
unresolved org PT Datindo Entrycom p.5 ×2
unresolved org Pte. Ltd. p.5 ×2
unresolved org Pty Ltd p.5 ×2
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Wawat Jatmika & Rekan p.7
unresolved org Kementerian Keuangan Republik Indonesia p.7
unresolved org PT Soho Industri Pharmasi p.16 ×4
unresolved org District Court p.19
unresolved org Ministry of Law and Human Rights p.19 ×3
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.20
unresolved org Wawat Jatmika & Rekan p.23
unresolved org Ministry of Finance p.23

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.182 7572 ms 12 Sep 2026 22:32
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [{'name': 'C. ANALISA PROYEKSI KEUANGAN', 'relationship': ''}],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result