Skip to content
Back to announcement

20260112_POLI_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32019044_lamp3.pdf

Other Text extracted POLI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 22

Page 1
                                                                               PT. POLLUX HOTELS GROUP TBK
                                                                               Noble House #36-01
                                                                               Dr. Ide AnakAgungGdeAgung
                                                                               Kav. E4.2 No.2, Mega Kuningan
                                                                               Jakarta Selatan 12950
                                                                               Tel: +62 (21) 2918 3111
                                                                               info@polluxhotels.com

                                                                               www.polluxhotels.com
002/PHG-CS/OJK-IDX/I/2026

Jakarta, 7 Januari 2026

KepadaYth.
Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 1
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1 lantai 6
Jl. Jendral Sudirman Kav 52-53, Jakarta Selatan 12190

Perihal: Permintaan Penjelasan No.: S-14597/BEI.PP1/12-2025

Dengan hormat,

Merujuk permintaan penjelasan oleh PT Bursa Efek Indonesia melalui surat No.: S-14597/BEI.PP1/12-2025
tanggal 29 Desember 2025 perihal Permintaan Penjelasan Bersama ini kami sampaikan penjelasan sebagai
berikut :

    1.   Merujuk CALK 4 Kas dan Setara Kas per 30 September 2025, Perseroan mencatatkan kas dan setara
         kas sebesar Rp24,9 miliar, atau mengalami penurunan sebesar 74,86% dibandingkan dengan periode
         31 Desember 2024 sebesar Rp99,1 miliar. Namun demikian, jumlah kas dan setara kas Perseroan
         hanya sebesar 2,14% dari total Aset Lancar dan 3,19% dari total Liabilitas Lancar. Berdasarkan
         informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait:
         a. Agar dijelaskan penggunaan saldo pada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, mengingat akun tersebut
              mengalami fluktuasi yang cukup signifikan pada 2 tahun buku berturut-turut.
              Tanggapan : Pada akhir tahun 2024, Perseroan melakukan drawdown loan dari Bank Mandiri
              Rp 79M sehingga saldo bank meningkat. Kemudian pada Januari 2025, Perseroan melakukan
              pembayaran utang usaha kepada PT PP, sehingga pada September 2025 saldo kas perusahaan
              mengalami penurunan yang signifikan.

         b.   Strategi Perseroan untuk menjaga likuiditas dalam jangka pendek mengingat total Kas dan Setara
              Kas Perseroan hanya 3,19% dari total Liabilitas Lancar sebesar Rp782,1 miliar pada 30 September
              2025.
              Tanggapan : Penagihan piutang yang sudah Jatuh Tempo, dan Pengaturan Cashflow terhadap
              pembelian dan kebutuhan.

         c.   Dampak penurunan signifikan tersebut terhadap kemampuan Perseroan dalam memenuhi
              kewajiban jangka pendek dan kelangsungan usaha, mengingat total Utang Usaha sebesar Rp82,9
              miliar.
              Tanggapan : Tidak ada


    2.   Merujuk CALK 5 Piutang Usaha Pihak Ketiga per 30 September 2025, Perseroan mencatatkan piutang
         usaha sebesar Rp31,7 miliar, atau mengalami penurunan sebesar 16,44% dibandingkan dengan
         periode 31 Desember 2024 sebesar Rp38 miliar. Namun demikian, terdapat piutang yang mengalami
         peningkatan signifikan atas CV Cipta Cahaya sebesar 8713,01% dan PT Matahari Department
         Store sebesar 87,14%. Atas hal tersebut, agar dijelaskan terkait:
         a. Penyebab peningkatan sangat signifikan atas piutang usaha CV Cipta Cahaya dan PT
             Matahari Department Store.
              Tanggapan : PT Cipta Cahaya: Terdapat outstanding invoice exhibition dan utilities periode
              September 2025 yang belum ada pembayaran. PT Matahari Departemen Store : Terdapat
              invoice installment.
Page 2
                                                                           PT. POLLUX HOTELS GROUP TBK
                                                                           Noble House #36-01
                                                                           Dr. Ide AnakAgungGdeAgung
                                                                           Kav. E4.2 No.2, Mega Kuningan
                                                                           Jakarta Selatan 12950
                                                                           Tel: +62 (21) 2918 3111
                                                                           info@polluxhotels.com

                                                                           www.polluxhotels.com


     b.   Pada 31 Desember 2024, Perseroan mencatatkan peningkatan pada piutang usaha kepada Iuran
          Pengelola Apartemen sebesar Rp8,5 miliar dibandingkan dengan periode 31 Desember
          2023 sebesar Rp3,4 miliar. Agar dijelaskan latar belakang peningkatan tersebut.
          Tanggapan : Peningkatan Iuran Pengelola Apartemen dari 3,4 miliar hingga 8,5 miliar pada 31
          Desember 2024 karena disebabkan oleh akumulasi tagihan iuran pengelolaan apartemen atas
          unit yang dikelola Perseroan yang belum tertagih hingga akhir periode, seiring dengan
          peningkatan aktivitas operasional dan volume unit yang dikenakan iuran. Selain itu, terdapat
          perbedaan harga dari pengelolaan karena kenaikan tarif tiap tahunnya berdasarkan ketentuan
          manajemen.

     c.   Nature komponen lain-lain.
          Tanggapan : Untuk komponen lainnya (di bawah Rp500 juta) merupakan piutang usaha kepada
          berbagai pelanggan pihak ketiga dengan nilai individual relatif kecil. Karena jika dicatatkan
          semuanya dengan nature yang berbeda-beda maka akan mempengaruhi pencatatan tersebut.
          Piutang tersebut timbul dari transaksi operasional rutin Perseroan, antara lain penagihan atas
          jasa pengelolaan, jasa tambahan, serta tagihan lain yang berkaitan langsung dengan kegiatan
          usaha Perseroan. Seluruh saldo diklasifikasikan sebagai piutang usaha karena memiliki dasar
          penagihan yang jelas dan berasal dari aktivitas operasional.

     d.   Rincian dan jumlah piutang komponen lain-lain, mengingat jumlahnya mencapai Rp17,2
          miliar atau 54,35% dari total piutang usaha, dengan mengisi tabel berikut:
          Tanggapan : Terlampir

     e.   Strategi kolektibilitas atas piutang yang dilakukan Perseroan, mengingat seluruh piutang usaha
          telah jatuh tempo di mana sebanyak Rp9,8 miliar atau 30,8% dari total piutang telah lewat jatuh
          tempo lebih dari 120 hari.
          Tanggapan : Mengatur rincian pembayaran dan Monitoring piutang yang sudah Jatuh Tempo
          dan melakukan penagihan secara berkala

     f.   Status terkini piutang usaha yang telah jatuh tempo.
          Tanggapan : Status piutang masih berjalan dan bisa untuk ditagihkan dan masih tertagih,
          walaupun sudah melewati tanggal jatuh tempo.

3.   Merujuk CALK 7 Piutang Lain-Lain per 30 September 2025, Perseroan mencatatkan piutang lain-lain
     sebesar Rp14,8 miliar atau mengalami penurunan sebesar 16,20% dibandingkan dengan periode 31
     Desember 2024 sebesar Rp17,6 miliar. Adapun Perseroan mencatatkan piutang lain-lain kepada CV
     Cipta Cahaya sebesar Rp3 miliar di mana mengalami penurunan mencapai 50% jika dibandingkan
     dengan periode 31 Desember 2024. Selain itu, Perseroan juga mencatatkan piutang lain-lain
     komponen lainnya sebesar Rp10,8 miliar atau 73,08% dari total piutang lain-lain. Agar dijelaskan
     terkait:
     a. Latar belakang nilai piutang lain-lain kepada CV Cipta Cahaya menurun signifikan.
          Tanggapan : Pada tanggal 31/12/2024, terdapat pengakuan Income Exhibition - Additional
          Charge Pameran sedangkan di tahun 2025 tidak ada additional charge

     b. Perbedaan piutang kepada CV Cipta Cahaya pada akun Piutang Usaha dengan Piutang Lain-
        Lain.
        Tanggapan : Piutang usaha: Pencatatan jurnal Piutang usaha terbentuk pada saat pembuatan
        invoce, sedangkan Piutang Lain-Lain terbentuk pada saat pengakun accrued apabila invoice
        belum dibuat
Page 3
                                                                          PT. POLLUX HOTELS GROUP TBK
                                                                          Noble House #36-01
                                                                          Dr. Ide AnakAgungGdeAgung
                                                                          Kav. E4.2 No.2, Mega Kuningan
                                                                          Jakarta Selatan 12950
                                                                          Tel: +62 (21) 2918 3111
                                                                          info@polluxhotels.com

                                                                          www.polluxhotels.com
     c. Nature komponen lainnya.
        Tanggapan : komponen piutang lain-lain pos lain-lain adalah mencatat transaksi kepada debtor
        dengan nominal <500.000.000.

     d.   Rincian dan jumlah piutang komponen lain-lain, mengingat jumlahnya mencapai 73,08% dari
          total piutang lain-lain, dengan mengisi tabel berikut:
          Tanggapan : Terlampir

     e.   Agar disampaikan umur piutang lain-lain.
          Tanggapan : Terlampir

     f.   Pertimbangan Perseroan tidak melakukan penyisihan piutang tidak tertagih pada periode 30
          September 2025 dan 31 Desember 2024, mengingat penurunan piutang dari tahun-tahun
          sebelumnya selalu bernilai signifikan.
          Tanggapan : Berdasar kebijakan management untuk periode 30 september 2025 dan
          sebelumnya memang belum pernah melakukan perhitungan CKPN. Perseroan akan mulai
          menghitung penyisihan piutang tidak tertagih pada periode 31 desember 2025.


4.   Merujuk CALK 8 Persediaan per 30 September 2025, Perseroan mencatatkan persediaan sebesar
     Rp1,03 triliun atau mengalami penurunan sebesar 10,07% dibandingkan dengan periode 31
     Desember 2024 sebesar Rp1,14 miliar. Terdapat persediaan yang nilainya tidak berubah, yaitu
     persediaan dalam penyelesaian apartemen dan kondotel. Namun demikian, terdapat persediaan
     dalam penyelesaian apartemen dan kondotel yang nilainya tidak berubah. Selain itu, saldo
     Persediaan menjadi kontributor terbesar pada Aset Lancar Perseroan hingga 88,90%. Atas hal
     tersebut, agar dijelaskan terkait:
     a. Kendala yang dihadapi Perseroan, baik terhadap penjualan maupun penyelesaian apartemen
          dan kondotel.
          Tanggapan : Perseroan menghadapi sejumlah tantangan sepanjang tahun berjalan, antara lain
          perlambatan permintaan pada segmen properti tertentu akibat kondisi makro ekonomi yang
          masih selektif, perubahan preferensi konsumen yang cenderung menunda pembelian properti,
          serta kenaikan biaya konstruksi yang memerlukan penyesuaian terhadap perencanaan biaya
          dan waktu pelaksanaan proyek. Selain itu, terdapat proses administratif dan perizinan yang
          membutuhkan waktu penyelesaian lebih panjang dibandingkan periode sebelumnya. Kendala-
          kendala tersebut bersifat sementara dan masih dapat dikelola dalam koridor rencana usaha
          Perseroan.
     b. Rincian persediaan berdasarkan kategori dengan mengisi tabel berikut:
          Tanggapan :

                                                                                        Progress Penjualan /
                  Kategori Persediaan                     Nama Properti
                                                                                           penyelesaian

          Apartemen Siap Dijual                 Meisterstadt Batam                                        64%

                                                Marquis de Lafayette Apartment                            48%

                                                The Pinnacle Apartment                                    45%

          Kondotel Siap Dijual                  Louis Kienne Resort Senggigi                              5%

                                                Marquis de Lafayette Apartment                            26%
Page 4
                                                                     PT. POLLUX HOTELS GROUP TBK
                                                                     Noble House #36-01
                                                                     Dr. Ide AnakAgungGdeAgung
                                                                     Kav. E4.2 No.2, Mega Kuningan
                                                                     Jakarta Selatan 12950
                                                                     Tel: +62 (21) 2918 3111
                                                                     info@polluxhotels.com

                                                                     www.polluxhotels.com
                                           The Pinnacle Apartment                                    27%

     Apartemen Dalam Penyelesaian          Meisterstadt Batam                                        36%

     Kondotel Dalam Penyelesaian           Louis Kienne Resort Senggigi                              95%


c.   Strategi Perseroan dalam menjual properti.
     Tanggapan : Strategi Perseroan difokuskan pada penguatan segmentasi pasar, optimalisasi
     saluran distribusi penjualan, pemberian fleksibilitas skema pembayaran, serta penguatan
     proposisi nilai produk melalui penekanan pada kualitas, lokasi, dan konsep pengembangan
     properti. Perseroan juga memperluas kerja sama dengan mitra pemasaran dan lembaga
     pembiayaan untuk mendukung aksesibilitas konsumen, dengan tetap menjaga disiplin harga
     guna melindungi nilai aset Perseroan.

d.   Inventory turnover Perseroan per kategori.
     Tanggapan :
                                                      INVENTORY RATA-              INVENTORY
         UNIT BISNIS                HPP                    RATA                    TURNOVER


            MALL               83.685.827.872           2.333.913.074                  35,86


             DEV              116.718.756.222         1.083.864.169.741                0,11


            HOTEL              37.047.674.687           4.537.686.749                  8,16


              BP               16.082.193.235            228.006.489                   70,53




e.   Dasar pertimbangan Perseroan berkeyakinan bahwa tidak terdapat penurunan nilai terhadap
     persediaan. Agar disampaikan laporan penilai independen terkait perhitungan tersebut.
     Tanggapan : Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat penurunan nilai atas persediaan
     karena nilai realisasi bersih persediaan masih berada di atas atau setara dengan biaya
     perolehan, berdasarkan evaluasi terhadap harga pasar terkini dan prospek penjualan.
     Persediaan tidak mengalami kerusakan fisik, keusangan, maupun perubahan regulasi yang
     berdampak material terhadap nilai ekonomisnya. Oleh karena itu, pada tanggal pelaporan tidak
     terdapat indikasi objektif yang memerlukan pembentukan cadangan penurunan nilai
     persediaan.

f.   Penyebab penurunan persediaan barang jadi apartemen, perlengkapan hotel, makanan dan
     minuman, serta badan pengelola.
     Tanggapan : Penurunan persediaan barang jadi apartemen terutama disebabkan oleh
     terjadinya penjualan unit kepada pelanggan. Penurunan persediaan perlengkapan hotel serta
     makanan dan minuman terjadi sehubungan dengan penggunaan dalam kegiatan operasional
     normal Perseroan. Selain itu, Perseroan melakukan penyesuaian tingkat persediaan untuk
Page 5
                                                                           PT. POLLUX HOTELS GROUP TBK
                                                                           Noble House #36-01
                                                                           Dr. Ide AnakAgungGdeAgung
                                                                           Kav. E4.2 No.2, Mega Kuningan
                                                                           Jakarta Selatan 12950
                                                                           Tel: +62 (21) 2918 3111
                                                                           info@polluxhotels.com

                                                                           www.polluxhotels.com
          menjaga efisiensi operasional serta melakukan reklasifikasi atas barang yang telah digunakan
          atau tidak lagi memenuhi kriteria pengakuan sebagai persediaan.

     g.   Alasan tidak terdapat penurunan pada persediaan dalam penyelesaiaan apartemen dan
          kondotel? Apakah terdapat penundaan penyelesaian? Agar dijelaskan.
          Tanggapan : Persediaan dalam penyelesaian apartemen dan kondotel tidak mengalami
          penurunan nilai karena proyek masih berjalan sesuai rencana yang telah disetujui manajemen
          dan tidak terdapat indikasi bahwa biaya penyelesaian akan melebihi nilai realisasi bersih yang
          dapat diperoleh. Tidak terdapat pembatalan proyek, perubahan peruntukan, maupun kendala
          teknis yang berdampak material terhadap nilai ekonomis proyek. Terdapat penyesuaian jadwal
          yang bersifat administratif dan teknis, namun tidak dikategorikan sebagai penundaan signifikan
          dan tidak berdampak material terhadap nilai proyek maupun komitmen Perseroan kepada
          pembeli.



5.   Merujuk CALK 9 Biaya Dibayar di Muka dan Uang Muka per 30 September 2025, Perseroan
     mencatatkan saldo sebesar Rp29,7 miliar atau telah mengalami peningkatan sebesar 20% jika
     dibandingkan dengan periode 31 Desember 2024 sebesar Rp24,8 miliar. Selain itu, terdapat
     peningkatan pada biaya dibayar di muka lain-lain, uang muka perolehan aset tetap, dan uang muka
     pembelian kepada pemasok. Atas hal tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait:
      a. Penyebab utama peningkatan biaya dibayar di muka dan uang muka tersebut.
          Tanggapan : Biaya dibayar dimuka ini terjadi peningkatan dikarenakan untuk biaya perbaikkan
          dan perawatan Bulding, Mechanical dan Electrical.

     b.   Nature dari setiap komponen biaya dibayar di muka.
          Tanggapan : Biaya yang telah dibayarkan di muka oleh perseroan, akan diakui sebagai aset
          kemudian di depresiasi sesuai umur ekonomisnya, atau dibebankan secara bertahap
          (diamortisasi) seiring waktu sesuai manfaatnya

     c.   Alasan Perseroan tidak mengungkapkan secara detail biaya dibayar di muka lain-lain, mengingat
          komponen lain-lain mencapai 86,7% dari total biaya dibayar di muka.
          Tanggapan : Alasan Perseroan tidak mengungkapan secara detail dikarenakan sifat transaksi
          yang beragam dan untuk efisiensi dan keringkasan laporan.

     d.   Rincian komponen biaya dibayar di muka lain-lain dengan mengisi tabel berikut:
          Tanggapan : Terlampir



     e.   Rincian uang muka perolehan aset tetap sebesar Rp19 miliar dengan mengisi tabel berikut:
          Tanggapan : Terlampir

     f.   Apakah terdapat pembelian kontrak jangka panjang yang baru dicatat pada kuartal III? Jelaskan.
          Tanggapan : Tidak ada

     g.   Dengan meningkatnya pendapatan pada 30 September 2025, agar dijelaskan alasan biaya
          dibayar di muka meningkat dan apakah belum diamortisasi ke dalam beban?
          Tanggapan : Alasan biaya dibayar dimuka belum diamortisasi ke beban karena sebagian masih
          merupana uang muka pembelian


6.   Merujuk CALK 10 Goodwill per 30 September 2025, Perseroan membukukan saldo sebesar Rp120,5
Page 6
                                                                      PT. POLLUX HOTELS GROUP TBK
                                                                      Noble House #36-01
                                                                      Dr. Ide AnakAgungGdeAgung
                                                                      Kav. E4.2 No.2, Mega Kuningan
                                                                      Jakarta Selatan 12950
                                                                      Tel: +62 (21) 2918 3111
                                                                      info@polluxhotels.com

                                                                      www.polluxhotels.com
miliar di mana tidak terdapat perubahan jika dibandingkan dengan saldo per 31 Desember
2023, namun mengalami peningkatan sebesar Rp29,2 miliar atau 32,09% jika dibandingkan dengan
periode 31 Desember 2023. Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait:
 a. Profil singkat PT Adil Berkat Sentosa dan PT Cemerlang Sentosa Mulia, mencakup investasi yang
     dilakukan pada perusahaan dalam bidang apa saja dan sudah berapa perusahaan yang berada
     di bawah manajemen kedua perusahaan tersebut.
     Tanggapan : PT Adil Berkat Sentosa (ABS), berkedudukan di Jakarta dan didirikan berdasarkan
     akta No. 01 tanggal 01 September 2020 oleh Notaris Sandi Guntara Trisna, S. Kom, SH., MM.,
     MKn. Akta tersebut telah disahkan oleh Kemenkumham dengan nomor SK No. AHU-
     0043298.AH.01.01 tanggal 01 September 2020. PT ABS berstatus non-aktif, dengan memiliki
     saham langsung sebesar 99,99% pada PT Pollux Kemang Superblok (PKS) yang bergerak di
     bidang pembangunan dan jasa. Pada periode 31 Desember 2024, Dewan Komisaris PT ABS
     adalah Po Sun Kok, dengan Dewan Direksi Lie Jemmy.
     PT Cemerlang Sentosa Mulia (CSM), berkedudukan di Jakarta dan didirikan berdasarkan akta
     No. 09 tanggal 11 Juni 2024 oleh Notaris Sandi Guntara Trisna, S. Kom, SH., MM., MKn. Akta
     tersebut telah disahkan oleh Kemenkumham dengan nomor SK No. AHU-0042426.AH.01.01
     tanggal 11 Juni 2024. PT CSM berstatus non-aktif, dengan memiliki saham langsung sebesar
     99,99% pada PT Pollux Barelang Megasuperblok (PBM) yang bergerak di bidang pembangunan,
     jasa dan perdagangan. Pada periode 31 Desember 2024, Dewan Komisaris PT CSM adalah Brian
     Praneda, dengan Dewan Direksi Teny Siti Febryani.

b.   Pertimbangan Perseroan dalam mengakuisisi kedua entitas tersebut.
     Tanggapan : Berdasarkan analisa strategis, Perseroan melakukan akuisisi untuk ekspansi pasar
     karena PT ABS dan CSM memiliki lokasi strategis yang sebelumnya Perseroan belum membuka
     market di lokasi tersebut. Selain itu Perseroan melakukan penguatan posisi kompetitif melalui
     akuisisi PT ABS dan CSM untuk memperkuat daya saing. Sementara itu dari aspek finansial,
     adanya akuisisi diharapkan dapat meningkatkan profitabilitas dan margin keuntungan Perseroan.

c.   Status operasional kedua entitas tersebut, mencakup tahun operasional serta alasan
     pengungkapan pada CALK masih dikosongkan “-“.
     Tanggapan : status PT Adil Berkat Sentosa dan PT Cemerlang Sentosa Mulia adalah non-aktif,
     karena PT tersebut tidak memiliki kegiatan usaha, hanya sebagai pemilik saham langsung
     kepada entitas anak PT Pollux Kemang Superblok dan PT Pollux Barelang Megasuperblok.

d.   Agar disampaikan rencana operasional jika belum beroperasi, mengingat akuisisi telah
     dilakukan pada tahun 2022 dan 2024.
     Tanggapan : PT Cemerlang Sentosa Mulia, melalui entitas anaknya PT Pollux Barelang
     Megasuperblok telah beroperasi sejak 2024. Sedangkan PT Adil Berkat Sentosa melalui entitas
     anak PT Pollux Kemang Superblok masih dalam proses.

e.   Berapa nilai kapitalisasi pasar dari kedua entitas tersebut pada saat akuisisi, dan apakah telah
     mengalami perubahan setelah diakuisisi? Agar disampaikan laporan penilaian independen pada
     saat akuisisi dan kondisi terkini.
     Tanggapan : Nilai kapitalisasi pasar tidak berubah sejak dilakukan akuisisi dan Perseroan tidak
     melakukan penilaian independen, baik saat akuisisi maupun kondisi terkini.
              Entitas                      Periode                    Nilai Kapitalisasi Pasar

     PT Adil Berkat Sentosa     31 Des 2022 (akuisisi)      Rp 10.000 x 34.649.999 lembar saham =
                                                            Rp 346.499.990.000
Page 7
                                                                          PT. POLLUX HOTELS GROUP TBK
                                                                          Noble House #36-01
                                                                          Dr. Ide AnakAgungGdeAgung
                                                                          Kav. E4.2 No.2, Mega Kuningan
                                                                          Jakarta Selatan 12950
                                                                          Tel: +62 (21) 2918 3111
                                                                          info@polluxhotels.com

                                                                          www.polluxhotels.com
          PT Adil Berkat Sentosa    30 Sep 2025                 Rp 10.000 x 35.699.999 lembar saham =
                                                                Rp 356.999.990.000

          PT Cemerlang Sentosa      31 Des 2024 (akuisisi)      Rp 100 x 100.000.000 lembar saham =
          Mulia                                                 Rp 10.000.000.000

          PT Cemerlang Sentosa      30 Sep 2025                 Rp 100 x 100.000.000 lembar saham =
          Mulia                                                 Rp 10.000.000.000



     f.   Saat diakuisisi, apakah Perseroan telah melakukan identifikasi aset pada PT Adil Berkat Sentosa
          sehingga tidak terdapat aset tidak berwujud lain yang berpotensi untuk dipisahkan selain
          goodwill?
          Tanggapan : Perseroan telah melakukan identifikasi aset pada PT ABS dan hanya
          mengidentifikasi adanya goodwill atas proses akuisisi tersebut.

     g.   Bagaimana Perseroan melakukan uji penurunan nilai secara berkala, mengingat besarnya nilai
          goodwill yang dicatat? Agar dijelaskan.
          Tanggapan : Perseroan berkeyakinan tidak terdapat penurunan nilai goodwill dikarenakan
          Impairment test dilakukan setiap akhir tahun dengan ringkasan sebagai berikut : Berdasarkan
          hasil uji penurunan nilai (impairment test) PT Adil Berkat Sentosa atas goodwill yang
          dialokasikan ke unit penghasil kas (CGU) pada akhir periode pelaporan, diperoleh bahwa nilai
          terpulihkan CGU lebih tinggi dibandingkan dengan nilai tercatatnya. Dengan demikian, tidak
          terdapat indikasi penurunan nilai atas goodwill, dan tidak ada rugi penurunan nilai yang perlu
          diakui pada tahun berjalan. Hasil tersebut juga menunjukkan bahwa nilai tercatat aset CGU
          masih sepenuhnya dapat dipulihkan (headroom masih memadai)


7.   Merujuk CALK 11 Uang Muka per 30 September 2025, Perseroan mencatatkan saldo sebesar Rp297
     miliar atau mengalami penurunan sebesar 0,02% jika dibandingkan dengan periode 31 Desember
     2024 sebesar Rp297,07 miliar. Penurunan tersebut disebabkan oleh penurunan uang muka
     apartemen. Atas hal tersebut, Bursa meminta penjelasan:

     a.   Nature akun uang muka ini.
          Tanggapan : Uang muka pembelian tanah merupakan uang muka atas pembelian tanah di
          daerah Kandri, Gunungpati, Kota Semarang, sedangkan uang muka pembelian apartemen
          merupakan uang muka atas pembelian apartemen di daerah Cikarang di Jawa Barat.

     b.   Alasan tidak terdapatnya perubahan signifikan pada uang muka apartemen tersebut. Agar
          disampaikan kendala dalam penjualan apartemen.
          Tanggapan : peruntukan pembelian apartemen adalah untuk menambah nilai asset dan
          investasi Perusahaan, sepanjang tahun 2025 belum ada penambahan atau pembelian
          apartemen.

     c.   Jumlah unit apartemen yang masih belum terjual atau dilakukan serah terima kepada
          pembeli.
          Tanggapan : Terlampir

     d.   Strategi dalam menjual atau memasarkan apartemen, mengingat jumlah uang muka cukup
          tinggi.
Page 8
                                                                         PT. POLLUX HOTELS GROUP TBK
                                                                         Noble House #36-01
                                                                         Dr. Ide AnakAgungGdeAgung
                                                                         Kav. E4.2 No.2, Mega Kuningan
                                                                         Jakarta Selatan 12950
                                                                         Tel: +62 (21) 2918 3111
                                                                         info@polluxhotels.com

                                                                         www.polluxhotels.com
          Tanggapan : Dikarenakan masih menunggu proses legalitas selesai ( proses balik nama, dll )
          masih dicatat sebagai uang muka pembelian apartemen. Strategi dalam menjual dan
          memasarkan apartemen dengan tentunya dilakukan berbagai kegiatan promosi, iklan, dan
          bekerjasama dengan agen properti dan influencer untuk membantu memasarkan apartemen
          ini, tidak lupa memperhatikan tren dan daya beli masyarakat

     e.   Latar belakang tidak adanya perubahan atas uang muka pembelian tanah.
          Tanggapan : Sepanjang tahun 2025 belum ada penambahan atau pembelian tanah, sehingga
          angka uang muka pembelian tanah tidak berubah.

     f.   Timeline pengembangan tanah atas tanah di Kota Semarang tersebut.
          Tanggapan : Pengembangan tanah di Kota Semarang saat ini masih berada pada tahap
          perencanaan dan pengurusan perizinan dan persiapan pengembangan serta pemasaran.
          Pembangunan fisik direncanakan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kesiapan
          perizinan, kondisi pasar, dan pendanaan Perseroan.


8.   Merujuk CALK 12 Investasi pada Entitas Asosiasi, Perseroan membukukan saldo sebesar Rp507,2
     miliar atau mengalami peningkatan sebesar 0,6% jika dibandingkan dengan periode 31 Desember
     2024 sebesar Rp504,2 miliar. Agar dijelaskan terkait:
     a. Faktor utama peningkatan nilai investasi tersebut, termasuk kontribusi bagian laba rugi entitas
         asosiasi.
         Tanggapan : Kenaikan nilai investasi pada entitas asosiasi sebesar Rp 3.001.411.270 karena
         Perseroan mengabsorb laba atas investasinya pada PT Rockfields Properti Indonesia.

     b. Apakah terdapat transaksi tambahan yang dapat mempengaruhi nilai tercatat investasi tersebut?
        Agar dijelaskan.
        Tanggapan : Terdapat transaksi tambahan investasi pada entitas asosiasi sebesar Rp
        3.001.411.270 karena Perseroan mengabsorb laba atas investasinya pada PT Rockfields Properti
        Indonesia.

     c. Rencana Perseroan atas investasi tersebut, mengingat investasi tersebut diperoleh melalui
        konversi piutang obligasi konversi. Apakah akan tetap dipertahankan atau diperlakukan sebagai
        investasi untuk dijual? Agar dijelaskan secara rinci.
        Tanggapan : Perseroan tetap mempertahankan investasi tersebut diperoleh melalui konversi
        piutang obligasi konversi


9.   Merujuk CALK 13 Deposito yang Dibatasi Penggunaannya per 30 September 2025, Perseroan
     mencatatkan saldo sebesar Rp12,3 miliar atau telah mengalami peningkatan cukup signifikan
     sebesar 68,22% jika dibandingkan dengan periode 31 Desember 2024 sebesar Rp7,3 miliar. Atas
     informasi tersebut, agar dijelaskan terkait:
     a. Latar belakang peningkatan tersebut.
          Tanggapan : Perseroan melalui entitas anak PT Bumi Wardana melakukan penjualan aset
          berupa tanah, kemudian dana yang diterima dari penjualan aset tersebut ditempatkan pada
          deposito.
     b. Tujuan dan dasar perjanjian penempatan deposito pada Bank Nationalnobu sebesar Rp5
          miliar, mengingat pada periode sebelumnya bernilai nihil.
          Tanggapan : Tujuan penempatan deposito adalah supaya dana tersebut dapat menghasilkan
          pendapatan berupa bunga deposito, sebelum Perseroan menentukan pemakaian dana
          tersebut.
Page 9
                                                                           PT. POLLUX HOTELS GROUP TBK
                                                                           Noble House #36-01
                                                                           Dr. Ide AnakAgungGdeAgung
                                                                           Kav. E4.2 No.2, Mega Kuningan
                                                                           Jakarta Selatan 12950
                                                                           Tel: +62 (21) 2918 3111
                                                                           info@polluxhotels.com

                                                                           www.polluxhotels.com
        c.   Jangka waktu penempatan deposito pada setiap bank.
             Tanggapan : 25 Sep 2025 – 27 Oct 2025
        d.   Dampak penempatan deposito berikut dapat mempengaruhi manajemen arus kas Perseroan.
             Tanggapan : Dampak penempatan deposito tersebut adalah, Perseroan menerima pendapatan
             bunga, yang diakui sebagai arus kas masuk dari aktivitas invetasi.


    10. Merujuk CALK 14 Aset Tetap per 30 September 2025, Perseroan mencatatkan saldo sebesar Rp461,9
        miliar atau mengalami penurunan sebesar 2,53% karena adanya pengurangan kendaraan sebesar
        Rp318 juta. Namun demikian, terdapat penambahan aset tetap berupa mesin dan instalasi listrik
        sebesar Rp916,4 juta, perabotan sebesar Rp85,9 juta, dan peralatan dan perlengkapan sebesar Rp2,2
        miliar. Atas hal tersebut, agar dijelaskan terkait:
        a. Pertimbangan Perseroan menambah aset tetap, mengingat penurunan signifikan pada saldo kas
             dan setara kas serta tingginya jumlah persediaan yang dimiliki oleh Perseroan.
             Tanggapan : penambahan aset tetap diperlukan untuk mendukung operasional perusahaan
             yang lebih efisien dan meningkatkan kualitas pelayanan dalam mengembangkan perusahaan.

      b. Rincian penambahan aset tetap dengan mengisi tabel berikut:
Tanggapan : Error! Not a valid link.

        c.   Pada 31 Desember 2024, terdapat aset tetap Perseroan yang dilakukan penghapusan aset. Agar
             dijelaskan secara rinci terkait penghapusan aset tersebut.
             Tanggapan : Penghapusan aset dilakukan karena telah habis masa manfaat ekonomisnya.

        d.   Alasan Perseroan melakukan reklasifikasi unit Condotel ke Apartemen pada 31 Desember 2024.
             Tanggapan : Perusahaan melakukan reklasifikasi unit condotel ke apartmen karena untuk
             melakukan strategi pemasaran, permintaan dari konsumen.

        e.   Agar dijelaskan apakah pengurangan kendaraan sebesar Rp318 juta berasal dari impairment?
             Mengingat pada CALK 14 tidak terdapat pengurangan akumulasi depresiasi pada kendaraan.
             Tanggapan : Pengurangan kendaraan terjadi karena kendaraan sudah tidak dapat digunakan
             untuk kegiatan operasional perusahaaan


    11. Merujuk CALK 15 Properti Investasi per 30 September 2025, Perseroan membukukan saldo sebesar
        Rp1,66 triliun atau mengalami penurunan sebesar 1,26% jika dibandingkan dengan saldo per 31
        Desember 2024 sebesar Rp1,68 triliun. Selain itu, Perseroan juga mencatatkan penambahan properti
        investasi sebesar Rp9,9 miliar, pengurangan sebesar Rp724,2 juta, dan reklasifikasi atas tanah ke
        bangunan. Atas hal tersebut, agar dijelaskan terkait:
        a. Rincian penambahan properti investasi dengan mengisi tabel berikut:
             Tanggapan :

   Kategori Properti Investasi              Nama Entitas anak                     Nilai Penambahan

 Bangunan                         PT BAWEN INVESTAMA PERDANA                                      230.907.500

 Bangunan                         PT BUMI PASIFIK KENCANA                                         210.788.206

 Bangunan                         PT BUMI PASIFIK KENCANA                                          35.000.000

 Bangunan                         PT CAKRAWALA SAKTI KENCANA                                       35.655.700
Page 10
                                                                              PT. POLLUX HOTELS GROUP TBK
                                                                              Noble House #36-01
                                                                              Dr. Ide AnakAgungGdeAgung
                                                                              Kav. E4.2 No.2, Mega Kuningan
                                                                              Jakarta Selatan 12950
                                                                              Tel: +62 (21) 2918 3111
                                                                              info@polluxhotels.com

                                                                              www.polluxhotels.com
Mesin dan instalasi listrik        PT BUMI PASIFIK KENCANA                                       1.469.282.117

Mesin dan instalasi listrik        PT CAKRAWALA SAKTI KENCANA                                    1.127.058.267

Peralatan dan perlengkapan         PT BUMI PASIFIK KENCANA                                             3.190.600

Peralatan dan perlengkapan         PT BUMI PASIFIK KENCANA                                             2.027.027

Peralatan dan perlengkapan         PT BUMI PASIFIK KENCANA                                           353.317.497

Peralatan dan perlengkapan         PT BUMI PASIFIK KENCANA                                             3.888.939

Peralatan dan perlengkapan         PT PAHALA AGUNG                                                   975.198.884

Peralatan dan perlengkapan         PT CAKRAWALA SAKTI KENCANA                                         21.300.001

Konstruksi dalam Pengerjaan        PT BESEN CITRA PERMATA                                        1.902.587.020

Konstruksi dalam Pengerjaan        PT BUMI WARDHANA                                              2.812.127.230

Konstruksi dalam Pengerjaan        PT DUTA MEGAH LAKSANA                                             729.756.675

                                                                                                 9.912.085.665


        b.   Properti yang direklasifikasi dari tanah menjadi bangunan.
             Tanggapan : Properti tanah direklasifikasi bangunan karena tanah tersebut telah selesai proses
             pembangunan dan reklasifikasi tersebut tidak mengubah total nilai Properti Investasi hanya
             melakukan perubahan klasifikasinya saja.

        c.   Bagaimana Perseroan memastikan bahwa properti investasi yang dicatatkan diakui pada nilai
             wajar dan depresiasi serta amortisasi dihitung sesuai dengan PSAK 240 – Properti Investasi?
             Tanggapan : Properti Investasi diakui bedasarkan manfaat ekonomi dan penilaian dilakukan
             secara berkala bedasarkan PSAK

        d.    Strategi Perseroan dalam melakukan penjualan dan pemasaran atas properti investasi yang
              dimiliki sehingga dapat diakui sebagai pendapatan Perseroan.
             Tanggapan : Perseroan melakukan pemasaran properti investasi melalui kombinasi saluran
             internal, agen properti eksternal, kerja sama strategis, serta kanal digital. Pengakuan
             pendapatan dilakukan sesuai dengan ketentuan standar akuntansi yang berlaku setelah
             terpenuhinya seluruh kriteria pengakuan, termasuk berpindahnya pengendalian atas properti
             kepada pelanggan atau penyewa serta terpenuhinya persyaratan kontraktual. Dengan
             demikian, pendapatan yang diakui mencerminkan realisasi ekonomi yang sesungguhnya.

   12. Merujuk CALK 18 Utang Usaha – Pihak Ketiga per 30 September 2025, Perseroan mencatatkan utang
       usaha sebesar Rp82,9 miliar atau mengalami penurunan cukup signifikan sebesar 46,83% jika
       dibandingkan dengan 31 Desember 2024 sebesar Rp156 miliar. Selain itu, Perseroan juga tidak
       mengungkapkan umur utang usaha. Atas hal tersebut, agar dijelaskan terkait:
       a. Alasan penurunan utang usaha kepada PT Pembangunan Perumahan (Persero).
           Tanggapan : Adanya pembayaran terhadap PT Pembangunan Perumahan (Persero)

        b.   Latar belakang adanya utang baru kepada PT Niro Ceramic Sales Indonesia, PT Matahari
             Department Store Tbk, PT Berca Schimdler, PT Buildershop Indonesia, PT Elevindo Solusi Pratama,
Page 11
                                                                           PT. POLLUX HOTELS GROUP TBK
                                                                           Noble House #36-01
                                                                           Dr. Ide AnakAgungGdeAgung
                                                                           Kav. E4.2 No.2, Mega Kuningan
                                                                           Jakarta Selatan 12950
                                                                           Tel: +62 (21) 2918 3111
                                                                           info@polluxhotels.com

                                                                           www.polluxhotels.com
         CV Cipta Karsa Dewata, PT IBS Insurance Broking Service, Maryo, dan PT Kenari Djaja Prima.
         Tanggapan : Adanya utang usaha baru karena terdapat transaksi pengadaan barang dan jasa
         yang dilakukan Perseroan dalam rangka kegiatan operasional selama periode berjalan.

    c.   Nature utang usaha lain-lain, mengingat nilainya sangat besar mencapai 49% dari total utang
         usaha.
         Tanggapan : Komponen lain-lain (di bawah Rp500 juta) merupakan utang usaha kepada
         berbagai pemasok dan penyedia jasa pihak ketiga dengan nilai individual relatif kecil. Utang
         tersebut timbul dari transaksi operasional rutin Perseroan.

    d.   Rincian utang usaha lain-lain dengan mengisi tabel berikut:
         Tanggapan : Terlampir

    e.   Umur utang usaha dengan mengisi tabel berikut:
         Tanggapan : Terlampir

13. Merujuk CALK 15 Utang Lain-Lain per 30 September 2025, Perseroan mencatatkan utang lain-lain
    lancar sebesar Rp11,3 miliar dan tidak lancar sebesar Rp70,3 miliar atau mengalami peningkatan
    masing-masing sebesar Rp2,19 miliar dan sebesar Rp23,4 miliar jika dibandingkan dengan periode 31
    Desember 2024. Selain itu, Perseroan juga mencatatkan peningkatan utang lain-lain kepada PT
    Pohon Berkat Gemilang dari Rp17,8 miliar menjadi Rp40,3 miliar. Berdasarkan informasi tersebut,
    Bursa meminta penjelasan terkait:
    a. Detail utang lancar kepada pihak ketiga yang mengalami peningkatan. Agar disertakan juga alasan
        peningkatan tersebut.
         Tanggapan : Terlampir

    b.   Alasan tidak berkurangnya utang kepada PT Gardasteel Maxima Indonesia, namun semakin
         bertambahnya utang kepada PT Pohon Berkat Gemilang dan utang lainnya.
         Tanggapan : Alasan tidak berkurangnya hutang PT Gradasteel Maxima Indonesia karena saldo
         ini mencatat saldo bawaan ketika perusahaan mengakuisisi PT Cemerlang Sentosa Mulia,
         sementara PT Pohon Berkat Gemilang mengalami peningkatan utang karena adanya
         penambahan transaksi dan proyek masih berjalan.

    c.   Hubungan afiliasi dengan PT Gardasteel Maxima Indonesia dan PT Pohon Berkat
         Gemilang.
         Tanggapan : Tidak ada hubungan diantara keduanya

    d.   Nature utang lainnya.
         Tanggapan : Akun ini mencatat hutang pihak ketiga yang tidak memiliki hubungan secara
         langsung ke perusahaan ( contoh : jasa profesional)

    e.   Alasan utama peningkatan pada utang lainnya.
         Tanggapan : Alasan utama peningkatan pada utang lainnya : peningkatan aktivitas operasional
         proyek perusahaan

    f.   Rincian dan jumlah utang lainnya, dengan mengisi tabel berikut:
         Tanggapan : Terlampir

14. Merujuk CALK 20 Biaya yang Masih Harus Dibayar per 30 September 2025, Perseroan mencatatkan
    saldo sebesar Rp42,3 miliar atau mengalami penurunan sebesar 16,61% dibandingkan dengan
Page 12
                                                                        PT. POLLUX HOTELS GROUP TBK
                                                                        Noble House #36-01
                                                                        Dr. Ide AnakAgungGdeAgung
                                                                        Kav. E4.2 No.2, Mega Kuningan
                                                                        Jakarta Selatan 12950
                                                                        Tel: +62 (21) 2918 3111
                                                                        info@polluxhotels.com

                                                                        www.polluxhotels.com
    periode 31 Desember 2024 sebesar Rp50,7 miliar. Selain itu, Perseroan mencatatkan penurunan
    signifikan pada komponen proyek dari Rp12,2 miliar menjadi Rp1,7 miliar. Namun demikian, pada
    komponen lain-lain, Perseroan mencatatkan peningkatan dari Rp7,2 miliar menjadi Rp11,4 miliar.
    Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait:
    a. Penyebab penurunan signifikan pada komponen proyek.
         Tanggapan : Penyebab penurunan pada komponen proyek adalah adanya pencatatan accrued
         yg terlalu over sementara pekerjaan proyek sudah selesai sehingga pencatatan tsb dihapuskan
         oleh managemen perusahaan.

    b.   Nature biaya yang masih harus dibayar lain-lain.
         Tanggapan : Nature biaya yang masih harus dibayar lain-lain adalah biaya profesional dan
         konsultan,utilities, dan pengelolaan gedung

    c.   Penyebab peningkatan pada komponen lain-lain.
         Tanggapan : Peningkatan pada komponen lain-lain adalah adanya pencatatan accrued utilities
         dan biaya operasional sehingga menyebabkan akrual biaya yang lebih tinggi pada akhir
         pelaporan keuangan.
    d.   Pertimbangan Perseroan mencadangkan penggantian peralatan operasional sebesar
         Rp20,6 miliar atau mencapai 48,67% dari total biaya yang masih harus dibayar.
         Tanggapan : Pencadangan penggantian peralatan operasional dilakukan untuk melihat dari
         akhir masa manfaat ekonomis peralatan operasional habis sehingga diperlukan pencadangan
         tsb untuk menjaga kelangsungan


15. Merujuk CALK 22 Pendapatan Diterima di Muka per 30 September 2025, Perseroan mencatatkan
    saldo sebesar Rp508,7 miliar atau mengalami penurunan sebesar 26,77% jika dibandingkan dengan
    periode 31 Desember 2024 sebesar Rp694,6 miliar. Penurunan tersebut utamanya disebabkan oleh
    penurunan uang muka penjualan dari Rp655,9 miliar menjadi Rp459,3 miliar. Atas hal tersebut, agar
    dijelaskan terkait:
    a. Nature setiap komponen pendapatan diterima di muka.
        Tanggapan : Nature Pendapatan diterima dimuka merupakan penerimaan kas / bank dari
        pelanggan tetapi belum bisa dikategorikan sebagai pendapatan. Pencatatan perusahaan terkait
        Pendapatan diterima dimuka berasal dari uang muka penjualan apartmen, sewa tanah.

    b. Alasan penurunan uang muka penjualan.
       Tanggapan : Alasan Penurunan uang muka penjualan adalah adanya reklasifikasi pendapatan
       diterima dimuka yang diakui menjadi pendapatan selama periode berjalan.

    c. Strategi yang dilakukan Perseroan untuk mempercepat proses pengakuan pendapatan diterima
       di muka menjadi pendapatan.
       Tanggapan : Strategi yang dilakukan Perusahaan untuk mempercepat proses pengakuan
       pendapatan adalah mempercepat progress pembangunan proyek, sesuai dengan pembayaran
       dan perjanjian dari pelanggan / konsumen

    d. Proyek atau pendapatan spesifik yang telah diakui selama periode tahun berjalan.
       Tanggapan : Selama periode tahun berjalan perusahaan mengakui pendapatan dari sewa tenant,
       pengelolaan apartement, sewa tanah, penjualan tanah.


16. Merujuk CALK 23 Utang Bank per 30 September 2025, Perseroan mencatatkan saldo sebesar Rp1,3
    triliun atau mengalami penurunan sebesar 2,66% jika dibandingkan dengan periode 31 Desember
    2024 sebesar Rp1,4 triliun. Selain itu, Perseroan memiliki utang bank yang jatuh tempo dalam waktu
Page 13
                                                                      PT. POLLUX HOTELS GROUP TBK
                                                                      Noble House #36-01
                                                                      Dr. Ide AnakAgungGdeAgung
                                                                      Kav. E4.2 No.2, Mega Kuningan
                                                                      Jakarta Selatan 12950
                                                                      Tel: +62 (21) 2918 3111
                                                                      info@polluxhotels.com

                                                                      www.polluxhotels.com
   satu tahun sebesar Rp85,6 miliar. Atas hal tersebut, agar dijelaskan terkait:
   a. Pengelolaan utang bank Perseroan, mengingat utang bank merupakan kontributor terbesar pada
      liabilitas Perseroan.
      Tanggapan : Perseroan memiliki utang bank dengan tujuan diantaranya adalah untuk akuisisi
      anak perusahaan dan ekspansi bisnis. Akuisisi tersebut diharapkan dapat memberikan dampak
      positif terhadap pendapatan Perseroan dengan menggunakan utang secara produktif dan
      optimal.

   b. Strategi pembayaran utang bank yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun, mengingat saldo
      kas Perseroan hanya sebesar Rp24,9 miliar.
      Tanggapan : pada Desember 2025, Perseroan telah menerbitkan obligasi berkelanjutan dengan
      tujuan untuk melakukan pelunasan sebagian atas utang bank. Selain itu Perseroan memiliki aset
      yang dapat dikembangkan untuk menambah pendapatan perseroan, seperti land bank dan
      penjualan apartemen.



   c. Dampak utang bank terhadap struktur permodalan dan kelangsungan usaha Perseroan,
      khususnya kondisi Perseroan yang membukukan arus kas operasi yang negatif.
      Tanggapan : Utang bank digunakan sebagai bagian dari strategi pendanaan untuk mendukung
      pengembangan dan operasional Perseroan. Manajemen secara aktif memantau struktur
      permodalan, rasio leverage, serta kewajiban pembayaran bunga dan pokok pinjaman. Meskipun
      Perseroan membukukan arus kas operasi negatif pada periode tertentu, manajemen menilai
      kondisi tersebut bersifat sementara dan dapat dikelola melalui kombinasi pengelolaan kas yang
      lebih ketat, optimalisasi pendapatan, serta penyesuaian jadwal pembayaran pinjaman.
      Berdasarkan proyeksi arus kas dan rencana usaha ke depan, manajemen berkeyakinan bahwa
      Perseroan memiliki kemampuan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek dan
      mempertahankan kelangsungan usahanya.

   d. Rencana restrukturisasi utang (jika ada).
      Tanggapan : Tidak ada



17. Merujuk CALK 24 Utang Pembiayaan Konsumen per 30 September 2025, Perseroan mencatatkan
    saldo sebesar Rp194,3 miliar atau mengalami penurunan sebesar 46,74% jika dibandingkan dengan
    periode 31 Desember 2024 sebesar Rp380,6 miliar. Atas hal tersebut, agar dijelaskan terkait:
    a. Penyebab penurunan atas utang kepada PT Mandiri Tunas Finance.
         Tanggapan : Turunnya utang pembiayaan kepada PT Mandiri Tunas Finance karena Perseroan
         telah melakukan pembayaran utang sesuai dengan jadwal

   b.   Sumber dana yang akan digunakan untuk utang yang akan jatuh tempo dalam satu tahun.
        Tanggapan : Sumber dana yang digunakan untuk pelunasan utang pembiayaan jangka pendek
        adalah dari kas internal perusahaan

   c.   Apakah terdapat perubahan atas perjanjian kredit di bawah ini? Agar dijelaskan, mengingat
        jangka waktunya hingga 30 Desember 2024.
Page 14
                                                                          PT. POLLUX HOTELS GROUP TBK
                                                                          Noble House #36-01
                                                                          Dr. Ide AnakAgungGdeAgung
                                                                          Kav. E4.2 No.2, Mega Kuningan
                                                                          Jakarta Selatan 12950
                                                                          Tel: +62 (21) 2918 3111
                                                                          info@polluxhotels.com

                                                                          www.polluxhotels.com




         Tanggapan : Tidak terdapat perubahan perjanjian kredit tersebut diatas. Perseroan akan
         melakukan pembaruan CALK terkait utang pembiayan tersebut, yang telah lunas akan
         dihapuskan dari CALK.

18. Merujuk CALK 26 Perpajakan per 30 September 2025, Perseroan mencatatkan saldo utang pajak
    sebesar Rp5,4 miliar atau mengalami penurunan sebesar 11,96% atau Rp742,6 juta jika dibandingkan
    dengan periode 31 Desember 2024 sebesar Rp6,2 miliar. Selain itu, berdasarkan laporan arus kas,
    Perseroan melakukan pembayaran atas pajak penghasilan sebesar Rp17,6 miliar atau mengalami
    peningkatan sebesar Rp3,8 miliar. Atas hal tersebut, agar dijelaskan terkait:
    a. Latar belakang adanya perbedaan antara jumlah penurunan utang pajak dengan pembayaran
         utang pajak berdasarkan laporan arus kas.
         Tanggapan : Laporan arus Perseoran berdasarkan uang kas keluar yang digunakan untuk
         pembayaran pajak, sedangkan laporan neraca berdasarkan pengakuan adanya utang pajak



    b.   Alasan penurunan signifikan utang pajak PPh Pasal 29 dari Rp1,1 miliar menjadi Rp1 juta.
         Tanggapan : Perseroan telah menyelesaikan kewajiban PPh 29 atas tahun 2024, sehingga nilai
         utang pajak PPh 29 menurun di tahun 2025

    c.   Penyebab tingginya utang pajak PPN Keluaran sebesar Rp2,2 miliar dan Pajak Pembangunan 1
         sebesar Rp3 miliar
         Tanggapan : Utang PPN Keluaran dan PB1 tinggi karena Perseroan belum melakukan
         pembayaran atas utang pajak tersebut. Perseroan akan melakukan pembayaran pada bulan
         berikutnya. Selain itu, Perseroan memiliki properti berupa 6 hotel, sehingga utang PB1 tinggi.


19. Merujuk CALK 31 Pendapatan per 30 September 2025, Perseroan mencatatkan saldo sebesar
    Rp479,3 miliar atau telah mengalami peningkatan sebesar 73,38% jika dibandingkan dengan periode
    30 September 2024 sebesar Rp276,4 miliar. Peningkatan tersebut didorong oleh kenaikan signifikan
    dari penjualan apartemen sebesar Rp200,8 miliar. Atas hal tersebut, agar dijelaskan terkait:
    a. Latar belakang peningkatan penjualan apartemen tersebut, agar dijelaskan properti
         apartemen yang dijual
         Tanggapan : Perseroan mengalami kenaikan pendapatan atas pengakuan pendapatan dari
         properti apartemen melalui entitas anak PT Cemerlang Sentosa Mulia

    b.   Alasan mengapa penurunan persediaan apartemen tidak sebesar dengan nilai penjualan
         apartemen yang dijual.
         Tanggapan : Perbedaan tersebut disebabkan oleh metode pengakuan dan pengukuran
         akuntansi, dimana nilai penjualan mencerminkan harga jual kepada pelanggan, sedangkan
         penurunan persediaan dicatat sebesar biaya perolehan unit yang dijual. Selain itu, terdapat unit
         yang masih dalam proses penyelesaian atau belum memenuhi kriteria pengakuan sebagai
         persediaan barang jadi, sehingga belum direklasifikasi atau dikeluarkan dari persediaan pada
         saat pelaporan.

    c.   Faktor utama penurunan pendapatan pada hotel dari Rp98,8 miliar menjadi Rp85,3 miliar,
Page 15
                                                                            PT. POLLUX HOTELS GROUP TBK
                                                                            Noble House #36-01
                                                                            Dr. Ide AnakAgungGdeAgung
                                                                            Kav. E4.2 No.2, Mega Kuningan
                                                                            Jakarta Selatan 12950
                                                                            Tel: +62 (21) 2918 3111
                                                                            info@polluxhotels.com

                                                                            www.polluxhotels.com
         mengingat hotel merupakan properti utama pada usaha Perseroan
         Tanggapan : Hotel mengalami penurunan sesuai dengan occupancy rate. Terlebih adanya
         efisiensi dari sektor Pemerintahan, sehingga mengurangi pendapatan dari sewa kamar dan
         banquet/makanan-minuman. Selain itu, ketatnya persaingan di industri perhotelan terutama di
         Kota Semarang membuat pendapatan Perseroan menurun.

    d.   Penyebab terdapat peningkatan iuran pengelolaan sebesar Rp5 miliar.
         Tanggapan : Pendapatan iuran pengelolaan mengalami kenaikan dari periode Q3 2024
         dibandingkan dengan Q3 2025 karena adanya akuisisi PT Cemerlang Sentosa Mulia (CSM) pada
         November 2024. PT CSM memiliki unit bisnis pengelolaan apartemen, sehingga pendapatan
         Perseroan juga meningkat pada Q3 2025.


20. Merujuk CALK 32 Beban Pokok Pendapatan per 30 September 2025, Perseroan mencatatkan saldo
    sebesar Rp256,2 miliar atau telah mengalami peningkatan signifikan sebesar 90% jika dibandingkan
    dengan periode 30 September 2024 sebesar Rp134,8 miliar. Peningkatan ini utamanya didorong oleh
    kenaikan beban badan pengelola sebesar Rp7,1 miliar dan penjualan apartemen sebesar Rp116,7
    miliar. Atas hal tersebut, agar dijelaskan terkait:
    a. Faktor utama peningkatan beban pokok penjualan pada badan pengelola
         Tanggapan : Beban pokok badan pengelola mengalami kenaikan dari periode Q3 2024
         dibandingkan dengan Q3 2025 karena adanya akuisisi PT Cemerlang Sentosa Mulia (CSM) pada
         November 2024. PT CSM memiliki unit bisnis pengelolaan apartemen, sehingga beban pokok
         Perseroan juga meningkat pada Q3 2025.

    b.   Latar belakang penurunan gaji dan tunjangan hingga mencapai Rp2 miliar.
         Tanggapan : Beban gaji dan tunjangan mengalami penurunan sebesar Rp 2M dari unit bisnis
         hotel. Hal ini terjadi karena hotel memiliki komponen gaji selain gaji pokok, yaitu service charge.
         Service charge ini akan diberikan kepada karyawan sesuai dengan occupancy hotel. Jika
         occupancy hotel turun maka service charge yang dibayarkan juga menurun.

    c.   Rincian beban pokok pendapatan lain-lain pada kategori mall sebesar Rp4,2 miliar dan badan
         pengelola sebesar Rp2,3 miliar.
         Tanggapan :

   No             Komponen beban                    Nilai Beban                Tujuan Penggunaan

                                                                       Pembayaran Beban PBB Tanah &
    1    Mall-Beban Pokok-Lain lain                  3,897,789,611     Bangunan


    2    Mall-Beban Pokok-Lain lain                    151,424,600     Beban tagihan air


    3    Mall-Beban Pokok-Lain lain                    121,760,886     Jasa pengelolaan sampah


    4    Mall-Beban Pokok-Lain lain                      35,944,500    Layanan pemelihaan wastafel


    5    Mall-Beban Pokok-Lain lain                       7,871,293    Tagihan telepone
Page 16
                                                                         PT. POLLUX HOTELS GROUP TBK
                                                                         Noble House #36-01
                                                                         Dr. Ide AnakAgungGdeAgung
                                                                         Kav. E4.2 No.2, Mega Kuningan
                                                                         Jakarta Selatan 12950
                                                                         Tel: +62 (21) 2918 3111
                                                                         info@polluxhotels.com

                                                                         www.polluxhotels.com


    6    Mall-Beban Pokok-Lain lain                    6,207,980    Entertaintment client


         Total Beban Pokok Lain Mall               4,220,998,870



   No            Komponen beban                   Nilai Beban               Tujuan Penggunaan

                                                                    Kontrak jasa pemeliharaan
    1    BP-Beban Pokok-Lain lain                  1,066,985,536    kebersihan

    2    BP-Beban Pokok-Lain lain                  1,197,106,587    Kontrak jasa keamanan


    3    BP-Beban Pokok-Lain lain                    122,957,043    Jasa laundry


         Total Beban Pokok Lain BP                 2,387,049,166



    d.   Strategi pengelolaan yang dilakukan Perseroan atas beban ini.
         Tanggapan : Perseroan menerapkan sejumlah strategi pengelolaan untuk mengendalikan dan
         mengoptimalkan Beban Pokok Pendapatan, khususnya yang berasal dari beban badan
         pengelola dan beban terkait penjualan apartemen dengan pengendalian dan evaluasi biaya,
         meningkatakan penjualan apartment dan pemantauan pelaporan dari manajemen.

21. Merujuk CALK 34 Beban Umum dan Administrasi per 30 September 2025, Perseroan membukukan
    saldo sebesar Rp64,8 miliar atau mengalami penurunan sebesar 19,60% atau Rp15,6 miliar.
    Penurunan tersebut utamanya disebabkan oleh menurunnya beban pada mall dari Rp28,3 miliar
    menjadi Rp17,8 miliar dan developer dari Rp18,6 miliar menjadi Rp10,6 miliar. Namun demikian,
    Perseroan mencatatkan kenaikan pada beban badan pengelola dari Rp5,7 miliar menjadi Rp9,9 miliar.
    Berdasarkan informasi tersebut, agar dijelaskan terkait:
    a. Alasan penurunan beban umum dan administrasi pada mall, developer, dan hotel.
         Tanggapan : Penurunan beban umum dan administrasi pada segmen mall, developer, dan
         hotel disebabkan oleh penerapan efisiensi biaya serta pengendalian beban operasional yang
         dilakukan oleh Perseroan, termasuk optimalisasi biaya tenaga kerja dan biaya administrasi,
         dibandingkan dengan periode sebelumnya.

    b.   Alasan peningkatan beban umum dan administrasi pada badan pengelola.
         Tanggapan : Peningkatan beban umum dan administrasi terutama disebabkan oleh
         peningkatan aktivitas operasional badan pengelola, termasuk penambahan sumber daya
         manusia, peningkatan biaya pemeliharaan, utilitas, jasa profesional, serta biaya pemasaran dan
         promosi. Peningkatan tersebut dilakukan untuk mendukung kualitas layanan, menjaga standar
         operasional, serta meningkatkan daya tarik properti yang dikelola, dan dinilai sejalan dengan
         strategi jangka menengah Perseroan

    c.   Latar belakang penurunan signifikan pada perijinan dari Rp10,6 miliar menjadi Rp1,5
         miliar.
Page 17
                                                                    PT. POLLUX HOTELS GROUP TBK
                                                                    Noble House #36-01
                                                                    Dr. Ide AnakAgungGdeAgung
                                                                    Kav. E4.2 No.2, Mega Kuningan
                                                                    Jakarta Selatan 12950
                                                                    Tel: +62 (21) 2918 3111
                                                                    info@polluxhotels.com

                                                                    www.polluxhotels.com
     Tanggapan : Penurunan nilai biaya perizinan terutama disebabkan oleh perbedaan karakteristik
     kegiatan perizinan antara periode berjalan dan periode sebelumnya. Pada periode sebelumnya
     terdapat kegiatan perizinan yang lebih signifikan.

d.   Rincian beban komponen lain-lain pada developer sebesar Rp2 miliar dengan mengisi tabel
     berikut:
     Tanggapan :
      NO KOMPONEN BEBAN           NILAI BEBAN           TUJUAN PENGGUNAAN


      1     Lain-lain               10.717.500,00          Repair & Maintenance


      2     Lain-lain               12.969.082,00          Taxes Expense


      3     Lain-lain               500.000,00             Traveling Expense


      4     Lain-lain               55.000,00              Office Expense


      5     Lain-lain               143.661.861,00         Land & Property Tax (PBB)


      6     Lain-lain               50.339.566,00          Tax Expense


      7     Lain-lain               665.586,00             Tax Expense PPH 21


      8     Lain-lain               403.686.249,66         Office Expense - Security Expense


      9     Lain-lain               900.000.000,00         Taxes Expense - Others


      10    Fee Makan               267.000,00             Personnel Expense - Meal Allowance


      11    Lain-lain               511.297.500,00         Others

                                    2.034.159.344,66


e.   Latar belakang tidak adanya iuran pengelolaan lingkungan pada developer di mana pada
     periode sebelumnya sebesar Rp4,5 miliar.
     Tanggapan : Tidak adanya iuran pengelolaan lingkungan pada segmen developer pada periode
     berjalan disebabkan oleh belum timbulnya kewajiban iuran pengelolaan lingkungan, sejalan
     dengan tahapan pengembangan dan aktivitas proyek yang berlangsung, sehingga tidak terdapat
     iuran yang harus dipenuhi pada periode tersebut, berbeda dengan periode sebelumnya.
Page 18
                                                                            PT. POLLUX HOTELS GROUP TBK
                                                                            Noble House #36-01
                                                                            Dr. Ide AnakAgungGdeAgung
                                                                            Kav. E4.2 No.2, Mega Kuningan
                                                                            Jakarta Selatan 12950
                                                                            Tel: +62 (21) 2918 3111
                                                                            info@polluxhotels.com

                                                                            www.polluxhotels.com


    f.   Rincian beban komponen lain-lain pada hotel sebesar Rp2,4 miliar dengan mengisi tabel
         berikut:
         Tanggapan : Terlampir

    g.   Latar belakang peningkatan beban umum dan administrasi pada badan pengelola dari Rp20,7
         juta menjadi Rp1,5 miliar.
          Tanggapan : Kenaikan biaya pada badan pengelola akibat akusisi PT Cemerlang Sentosa Mulia
          pada November 2024

    h.   Rincian beban komponen lain-lain pada hotel sebesar Rp1,5 miliar dengan mengisi tabel
         berikut:
         Tanggapan :
         NO KOMPONEN BEBAN             NILAI BEBAN          TUJUAN PENGGUNAAN



         1    Lain-lain                    341,000.00            Others

         2    Lain-lain                           4,500,000.00   Donation

         3    Lain-lain                          21,331,131.00   Office Expense - Others

         4    Lain-lain                           3,500,000.00   Donation

         5    Lain-lain                           2,965,000.00   Office Expense - Others

         6    Lain-lain                           4,500,000.00   Donation

         7    Lain-lain                           4,314,876.00   Uniform & Shoes

         8    Lain-lain                          27,852,638.00   Training

         9    Lain-lain                           5,000,000.00   Consumption

         10   Lain-lain                          71,369,724.00   Entertainment

         11   Lain-lain                      1,361,505,114.00    Others

         12   Lain-lain                           9,344,800.00   Decoration

         13   Lain-lain                           2,000,000.00   Media Promo dan Informasi

                                           1,518,524,283.00


22. Merujuk CALK 35 Beban Operasi Lainnya per 30 September 2025, Perseroan mencatatkan nilai beban
    operasional lain-lain sebesar Rp12 miliar atau mengalami peningkatan signifikan sebesar 143,05%
    jika dibandingkan dengan periode sebelumnya sebesar Rp4,9 miliar. Atas hal tersebut, agar dijelaskan
    terkait:
    a. Penyebab peningkatan signifikan tersebut.
Page 19
                                                                       PT. POLLUX HOTELS GROUP TBK
                                                                       Noble House #36-01
                                                                       Dr. Ide AnakAgungGdeAgung
                                                                       Kav. E4.2 No.2, Mega Kuningan
                                                                       Jakarta Selatan 12950
                                                                       Tel: +62 (21) 2918 3111
                                                                       info@polluxhotels.com

                                                                       www.polluxhotels.com
      Tanggapan : Adanya peningkatan aktivitas operasional dan reklasifikasi akun dari hasil
      pemeriksaan pajak

b.    Pertimbangan Perseroan mengklasifikasikan beban yang cukup tinggi sebesar Rp12 miliar ke
      dalam komponen lain-lain.
      Tanggapan : Karena beban tersebut tidak bersifat rutin dan bukan merupakan kegiatan
      operasional secara langsung.

c.    Nature komponen lain-lain.
      Tanggapan : Beban yang tidak masuk kedalam kategori beban umum dan administrasi

d.    Rincian beban operasi lainnya komponen lain-lain dengan mengisi tabel berikut:
      Tanggapan :
     No      Komponen Beban                    Nilai Beban     Tujuan Penggunaan



 1         Beban Operasi Lainnya         3,098,790                Other Expense - Others


 2         Beban Operasi Lainnya         3,800,253                Other Expense - Others


 3         Beban Operasi Lainnya         2,811,956,893            Other Expense


 4         Beban Operasi Lainnya         501,347,661              Owner Expense


 5         Beban Operasi Lainnya         36,082,046               Other Expenses


 6         Beban Operasi Lainnya         652,151,914              NON - OWNER EXPENSES

                                                                  Other expense ( Koreksi Pajak
 7         Beban Operasi Lainnya         3,390,738,438            Masukan )


 8         Beban Operasi Lainnya         1,176,922,184            Other Expense


 9         Beban Operasi Lainnya         250,387                  Other Expense - Others

                                                                  Corporate Socail responsibilty (CSR)
 10        Beban Operasi Lainnya         895,400                  Mall


 11        Beban Operasi Lainnya         3,430,599,566            Other Expenses

                                          12,007,843,532
Page 20
                                                                         PT. POLLUX HOTELS GROUP TBK
                                                                         Noble House #36-01
                                                                         Dr. Ide AnakAgungGdeAgung
                                                                         Kav. E4.2 No.2, Mega Kuningan
                                                                         Jakarta Selatan 12950
                                                                         Tel: +62 (21) 2918 3111
                                                                         info@polluxhotels.com

                                                                         www.polluxhotels.com
23. Merujuk CALK 36 Pendapatan Operasi Lainnya per 30 September 2025, Perseroan mencatatkan
    saldo sebesar Rp9,7 miliar atau telah mengalami penurunan sebesar 32,49% jika dibandingkan
    dengan periode 30 September 2024 sebesar Rp14,4 miliar. Agar dijelaskan terkait:
    a. Penyebab penurunan laba penjualan aset tetap.
         Tanggapan : Karena adanya penurunan volume transaksi penjualan aset tetap.

    b.   Alasan laba penjualan aset tetap tidak diungkapkan pada laporan arus kas.
         Tanggapan : Karena bukan merupakan kas yang masuk secara langsung dari operasional harian
         perusahaan

    c.   Nature komponen lain-lain dan penyebab penurunan pendapatan lain-lain menjadi Rp802 juta.
         Tanggapan : Penurunan pendapatan lain-lain yang tidak secara rutin.

    d.   Rincian pendapatan operasi lainnya komponen lain-lain dengan mengisi tabel berikut:
         Tanggapan : Terlampir

24. Bursa meminta occupancy rate setiap properti yang dimiliki oleh Perseroan per bulannya untuk
    periode Januari 2025 sampai dengan Desember 2025.
    Tanggapan : Terlampir

25. Berdasarkan kondisi Perseroan yang sejak 30 Agustus 2024 hingga saat ini masih berada di Papan
    Pemantauan Khusus dengan notasi ‘X’ sesuai dengan Kriteria 7 yang ditetapkan oleh Bursa, yaitu
    memiliki likuiditas rendah dengan kriteria nilai transaksi rata-rata harian saham kurang dari
    Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah) dan volume transaksi rata-rata harian saham kurang dari 10.000
    (sepuluh ribu) saham selama 3 (tiga) bulan terakhir di Pasar Reguler dan/atau Pasar Reguler Periodic
    Call Auction. Mohon dapat menjelaskan secara komprehensif terkait:
    a. Langkah strategi yang akan diambil Perseroan dalam upaya keluar dari Papan Pemantauan
          Khusus.

         Perseroan memahami bahwa status Perseroan pada Papan Pemantauan Khusus dengan notasi
         ‘X’ disebabkan oleh rendahnya likuiditas perdagangan saham, sebagaimana kriteria yang
         ditetapkan oleh Bursa Efek Indonesia, dan bukan disebabkan oleh permasalahan fundamental
         usaha maupun kepatuhan terhadap peraturan pasar modal.
         Sehubungan dengan hal tersebut, langkah strategis yang akan dilakukan Perseroan antara lain:
         1. Peningkatan kualitas dan konsistensi keterbukaan informasi, baik melalui laporan berkala,
         keterbukaan informasi material, maupun komunikasi yang lebih aktif kepada publik dan
         investor, guna meningkatkan kepercayaan pasar;
         2. Penguatan kinerja operasional dan keuangan, termasuk optimalisasi penjualan properti,
         peningkatan pendapatan berulang (recurring income), serta pengelolaan beban dan arus kas
         secara lebih efisien;
         3. Pelaksanaan aksi korporasi di bidang pendanaan, termasuk penerbitan obligasi, yang
         diharapkan dapat memperbaiki struktur keuangan Perseroan dan meningkatkan persepsi positif
         investor terhadap keberlanjutan usaha Perseroan;
         4. Evaluasi strategi hubungan investor (investor relations) guna meningkatkan eksposur
         Perseroan kepada pelaku pasar, dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-
         undangan yang berlaku.
         Perseroan meyakini bahwa kombinasi langkah-langkah tersebut secara bertahap dapat
         mendukung peningkatan minat dan aktivitas perdagangan saham Perseroan, sehingga
         Perseroan dapat memenuhi kembali kriteria likuiditas yang ditetapkan oleh Bursa.

    b.   Identifikasi dan pengelolaan risiko dalam mempertahankan kinerja dan reputasi Perseroan.
Page 21
                                                                        PT. POLLUX HOTELS GROUP TBK
                                                                        Noble House #36-01
                                                                        Dr. Ide AnakAgungGdeAgung
                                                                        Kav. E4.2 No.2, Mega Kuningan
                                                                        Jakarta Selatan 12950
                                                                        Tel: +62 (21) 2918 3111
                                                                        info@polluxhotels.com

                                                                        www.polluxhotels.com
        Perseroan telah mengidentifikasi beberapa risiko utama yang dapat mempengaruhi kinerja dan
        reputasi Perseroan, serta langkah pengelolaannya, antara lain:
        1. Risiko likuiditas, yang dikelola melalui pengaturan arus kas secara ketat, optimalisasi
            penagihan piutang, serta pengelolaan kewajiban keuangan secara terencana;
        2. Risiko operasional dan pasar, khususnya pada sektor properti dan perhotelan, yang dikelola
            melalui diversifikasi sumber pendapatan, penyesuaian strategi pemasaran, serta
            pengendalian biaya operasional;
        3. Risiko reputasi dan kepatuhan, yang dikelola dengan memastikan seluruh kegiatan usaha
            dan pelaporan Perseroan dilakukan sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan, Bursa
            Efek Indonesia, serta standar tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate
            Governance);
        4. Risiko persepsi pasar, yang dikelola melalui penyampaian informasi yang transparan, akurat,
            dan tepat waktu kepada publik.
        Manajemen secara berkala melakukan evaluasi atas risiko-risiko tersebut untuk memastikan
        kelangsungan usaha Perseroan tetap terjaga.

   c.   Rencana untuk melibatkan pemegang saham dalam strategi keluar dari Papan Pemantauan
        Khusus.

        Perseroan memandang pemegang saham sebagai pemangku kepentingan utama dalam upaya
        peningkatan kinerja dan likuiditas saham Perseroan. Oleh karena itu, langkah-langkah yang akan
        dilakukan antara lain:
         1. Penyampaian informasi secara transparan kepada pemegang saham melalui Rapat Umum
             Pemegang Saham (RUPS), keterbukaan informasi, serta laporan berkala;
         2. Peningkatan komunikasi dengan pemegang saham dan investor, termasuk melalui forum
             paparan publik (public expose) dan media komunikasi resmi Perseroan;
         3. Penyelarasan strategi jangka menengah dan panjang Perseroan dengan kepentingan
             pemegang saham, khususnya dalam upaya peningkatan nilai perusahaan (shareholder
             value).
             Perseroan meyakini bahwa keterlibatan aktif pemegang saham, disertai dengan perbaikan
             kinerja dan transparansi, akan mendukung terciptanya kepercayaan pasar dan
             peningkatan likuiditas saham Perseroan secara berkelanjutan.

26. Mohon penjelasan rencana aksi korporasi yang akan dilakukan oleh Perseroan dalam jangka waktu
    12 bulan ke depan (jika ada). Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat
    mempengaruhi harga efek serta kelangsungan usaha Perseroan yang belum diungkapkan kepada
    publik.

    Perseroan melakukan aksi korporasi berupa penerbitan obligasi, sebagai bagian dari strategi
    pendanaan Perseroan guna:
    -   memperkuat struktur permodalan,
    -   menjaga likuiditas,
    -   serta mendukung kewajiban keuangan dan kegiatan operasional Perseroan.
   Penerbitan obligasi tersebut merupakan aksi korporasi di bidang pendanaan dan tidak berdampak
   pada perubahan struktur kepemilikan maupun pengendalian Perseroan. Adapun pelaksanaan, nilai,
   jadwal, dan ketentuan obligasi akan disesuaikan dengan kondisi pasar serta memperoleh seluruh
   persetujuan yang dipersyaratkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang
   pasar modal.
   Selain rencana penerbitan obligasi tersebut, sampai dengan tanggal penyampaian penjelasan ini,
   Perseroan tidak memiliki rencana aksi korporasi material lainnya, seperti merger, akuisisi material,
   konsolidasi, pemisahan usaha, right issue, private placement, maupun aksi korporasi lain yang
   berpotensi menimbulkan dilusi atau perubahan pengendalian.
Page 22
                                                                      PT. POLLUX HOTELS GROUP TBK
                                                                      Noble House #36-01
                                                                      Dr. Ide AnakAgungGdeAgung
                                                                      Kav. E4.2 No.2, Mega Kuningan
                                                                      Jakarta Selatan 12950
                                                                      Tel: +62 (21) 2918 3111
                                                                      info@polluxhotels.com

                                                                      www.polluxhotels.com
       tidak ada informasi, fakta, atau kejadian penting lainnya yang bersifat material yang dapat
       mempengaruhi harga Efek Perseroan maupun kelangsungan usaha Perseroan, selain yang telah
       diungkapkan kepada publik sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Demikian yang dapat kami sampaikan, Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,
PT Pollux Hotels Group Tbk




Handojo Koentoro Setyadi, S.H
Direktur Utama




                                               ***

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.6 MB
Published12 Jan 2026
Pages22
Characters81,954
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 50 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org POLLUX HOTELS GROUP TBK p.1 ×68
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.1 ×3
linked — Po Sun Kok p.6
linked person Lie Jemmy. p.6
linked person Brian Praneda p.6
linked person Teny Siti Febryani. p.6
linked org Bank Nationalnobu p.8
linked org PT Mandiri Tunas Finance p.13 ×2
linked person Handojo Koentoro Setyadi, S.H · Direktur Utama p.22
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×5
possible org PT PP p.1
possible org PT Pembangunan Perumahan (Persero) p.10 ×3
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.21
unresolved person Dr. Ide AnakAgungGdeAgung p.1 ×22
unresolved org Bank Mandiri Rp p.1
unresolved org PT Matahari Department Store p.1 ×3
unresolved org PT Matahari Department Store. Tanggapan p.1
unresolved org PT Cipta Cahaya p.1
unresolved org PT Matahari Departemen Store p.1
unresolved org Departemen Store p.1
unresolved org PT Adil Berkat Sentosa p.6 ×8
unresolved org PT Cemerlang Sentosa Mulia p.6 ×9
unresolved person Sandi Guntara Trisna p.6 ×2
unresolved person S. Kom p.6 ×2
unresolved org PT ABS p.6 ×5
unresolved org PT Pollux Kemang Superblok p.6 ×3
unresolved org PT CSM p.6 ×4
unresolved org PT Pollux Barelang Megasuperblok p.6 ×3
unresolved org PT Cemerlang Sentosa p.7 ×2
unresolved org PT Bumi Wardana p.8
unresolved org PT BAWEN INVESTAMA PERDANA p.9
unresolved org PT BUMI PASIFIK KENCANA p.9 ×7
unresolved org PT CAKRAWALA SAKTI KENCANA p.9 ×3
unresolved org PT PAHALA AGUNG p.10
unresolved org PT BESEN CITRA PERMATA p.10
unresolved org PT BUMI WARDHANA p.10
unresolved org PT DUTA MEGAH LAKSANA p.10
unresolved org PT Niro Ceramic Sales Indonesia p.10
unresolved org PT Berca Schimdler p.10
unresolved org PT Buildershop Indonesia p.10
unresolved org PT Elevindo Solusi Pratama p.10
unresolved org PT IBS Insurance Broking Service p.11
unresolved org PT Kenari Djaja Prima. Tanggapan p.11
unresolved org PT Pohon Berkat Gemilang p.11 ×3
unresolved org PT Gardasteel Maxima Indonesia p.11 ×2
unresolved org PT Gradasteel Maxima Indonesia p.11
unresolved org PT Pohon Berkat Gemilang. Tanggapan p.11
unresolved org PT Mandiri Tunas Finance. Tanggapan p.13
unresolved org Pollux Hotels Group Tbk Handojo Koentoro Setyadi p.22

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result