Skip to content
Back to announcement

20260105_NAIK_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32016920_lamp5.pdf

Other Needs review NAIK

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 9

Page 1
                                        Jawaban Atas Lampiran Surat
                                       Nomor : S-14646/BEI.PP3/12-2025

   C. Aktivitas Operasional dan Kondisi Terkini Perseroan
       Perseroan diminta untuk menjelaskan hal-hal sebagai berikut sehubungan dengan aktivitas
       operasional dan kondisi terkini Perseroan:
        1.      Merujuk pada hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang disampaikan
                melalui surat Perseroan nomor 140/LGL-A3/SPem/XII/25 tanggal 10 Desember 2025,
                Perseroan diminta untuk menjelaskan status terkini dari perubahan kegiatan usaha Perseroan.
                Jawaban :
                Pada tanggal 8 Desember 2025, Perseroan telah memperoleh persetujuan Rapat Umum
                Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) atas rencana penambahan kegiatan usaha di bidang
                konstruksi sipil sebagaimana disampaikan melalui surat Perseroan Nomor 140/LGL-
                A3/SPem/XII/25 tanggal 10 Desember 2025.
                Saat ini, Perseroan berada pada tahap implementasi awal atas rencana penambahan kegiatan
                usaha, yang meliputi penyesuaian internal dan persiapan operasional. Kegiatan usaha utama
                Perseroan di bidang instalasi mekanikal, elektrikal, dan sistem proteksi kebakaran tetap
                dijalankan sebagaimana biasa dan tidak mengalami perubahan secara material.
                Penambahan kegiatan usaha dilakukan secara bertahap dan dimaksudkan untuk memperluas
                cakupan kegiatan usaha Perseroan, khususnya dalam rangka mendukung pengembangan
                layanan sistem proteksi kebakaran yang lebih terintegrasi.
        2.      Dampak dari perubahan kegiatan usaha Perseroan terhadap struktur organisasi, proses bisnis,
                model bisnis, dan kondisi keuangan Perseroan.
                Jawaban :

                       a. Dampak terhadap Struktur Organisasi
                          Penambahan kegiatan usaha di bidang konstruksi sipil tidak mengubah struktur
                          organisasi Perseroan secara material. Struktur organisasi yang ada tetap
                          dipertahankan dan dinilai adaptif untuk mendukung pengembangan kegiatan usaha
                          baru.

                          Penyesuaian yang dilakukan bersifat penguatan fungsi operasional, khususnya
                          melalui rencana pembentukan divisi atau fungsi terkait pekerjaan sipil di bawah
                          direktorat operasional, serta penambahan tenaga teknis secara bertahap sesuai
                          kebutuhan proyek.

                       b. Dampak terhadap Proses Bisnis
                          Perubahan kegiatan usaha berdampak pada perluasan proses bisnis, bukan
                          perubahan mendasar. Proses bisnis Perseroan berkembang dari sebelumnya
                          berfokus pada pekerjaan mekanikal, elektrikal, dan sistem proteksi kebakaran
                          menjadi mencakup pekerjaan sipil secara terintegrasi.

                            Integrasi tersebut dilakukan dengan tetap mengacu pada sistem pengendalian
                            mutu, keselamatan kerja (K3), dan manajemen proyek yang telah diterapkan oleh
                            Perseroan. Penyesuaian proses bisnis dilakukan secara bertahap, termasuk
                            penguatan SOP, koordinasi lintas fungsi, serta pengelolaan proyek terpadu (Sipil–
                            ME), sebagaimana telah dianalisis dalam aspek pola bisnis dan manajemen risiko.

                       c. Dampak terhadap Model Bisnis
                          Penambahan kegiatan usaha memperluas model bisnis Perseroan dari penyedia jasa
                          instalasi menjadi penyedia layanan konstruksi yang lebih terintegrasi, tanpa
                          mengubah fokus utama usaha.




www.idx.co.id
Page 2
                           Model bisnis Perseroan tetap bertumpu pada kompetensi inti di bidang sistem
                           proteksi kebakaran dan instalasi ME, dengan tambahan kemampuan untuk
                           menangani pekerjaan sipil sebagai bagian dari satu kesatuan proyek.

                           Dengan model ini, Perseroan berpotensi meningkatkan peran dalam pelaksanaan
                           proyek, termasuk sebagai kontraktor utama (main contractor) pada proyek tertentu,
                           sesuai dengan kapasitas, pengalaman, dan kebutuhan klien.

                       d. Dampak terhadap Kondisi Keuangan
                          Berdasarkan kajian kelayakan dan analisis KJPP, penambahan kegiatan usaha tidak
                          menimbulkan dampak negatif yang material terhadap kondisi keuangan Perseroan.
                          Kegiatan usaha baru direncanakan dan dilaksanakan secara bertahap dengan
                          memperhatikan kapasitas permodalan, kebutuhan modal kerja, serta pengelolaan
                          arus kas yang prudent.

                           Perseroan telah mengidentifikasi potensi risiko keuangan, termasuk kebutuhan
                           modal kerja dan fluktuasi harga material, serta menyusun strategi mitigasi yang
                           memadai sebagaimana dijabarkan dalam analisis risiko dan manajemen risiko.
                           Dengan pendekatan tersebut, perubahan kegiatan usaha diharapkan dapat dikelola
                           secara terkendali dan berkelanjutan, tanpa mengganggu stabilitas keuangan
                           maupun kelangsungan usaha Perseroan.
        3.      Rencana akuisisi proyek berdasarkan industri, jenis entitas pemilik proyek, lokasi, dan jenis
                properti.
                Jawaban :
                Sesuai dengan kajian KJPP atas rencana penambahan kegiatan usaha, Perseroan merencanakan
                akuisisi proyek secara bertahap dengan memanfaatkan sinergi antara kegiatan usaha eksisting
                di bidang instalasi mekanikal, elektrikal, dan sistem proteksi kebakaran dengan penambahan
                pekerjaan konstruksi sipil. Akuisisi proyek difokuskan pada sektor industri, fasilitas publik,
                dan infrastruktur yang membutuhkan layanan konstruksi terintegrasi (Sipil–Mechanical–
                Electrical).

                Berdasarkan jenis entitas pemilik proyek, Perseroan menargetkan proyek yang dimiliki oleh
                pihak swasta nasional, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta instansi pemerintah, baik
                secara langsung maupun melalui kemitraan dengan kontraktor utama atau BUMN Karya,
                sebagaimana diuraikan dalam strategi kemitraan dan analisis SWOT KJPP.

                Seluruh rencana akuisisi proyek akan dilaksanakan dengan memperhatikan kapasitas
                operasional Perseroan, kesiapan sumber daya manusia, serta penerapan manajemen risiko
                sebagaimana dianalisis dalam laporan KJPP, sehingga tetap sejalan dengan prinsip kehati-
                hatian dan keberlanjutan usaha Perseroan.
        4.      Ringkasan proyek yang sedang berjalan berdasarkan jenis pekerjaan yang diberikan, jenis
                entitas pemilik proyek, industri, jenis properti, tingkat penyelesaian, nilai proyek, waktu
                akuisisi proyek, dan estimasi waktu penyelesaian.
                Jawaban :
                Sampai dengan tanggal 31 Desember 2025, proyek yang sedang berjalan pada Perseroan
                masih berasal dari kegiatan usaha utama Perseroan.
                Belum terdapat proyek konstruksi sipil yang berjalan sehubungan dengan penambahan
                kegiatan usaha sebagaimana disetujui dalam RUPSLB, mengingat Perseroan saat ini masih
                dalam tahap persiapan dan implementasi awal atas penambahan kegiatan usaha tersebut.
                Berikut terlampir ringkasan tabel proyek yang sedang berjalan:




www.idx.co.id
Page 3
                                                                                                          Tingkat                        Estimasi Waktu
                NO      Jenis Entitas Pemilik Proyek             Industri             Jenis Properti                    Nilai Proyek
                                                                                                        Penyelesaian                      Penyelesaian
                     PT. INDAH KIAT PULP & PAPER
                1                                             Pulp & Paper           Supply & Project      5,00%       70.000.000.000     24 BULAN
                     TBK

                     PT INDOKEPPEL DATACENTRE
                2                                              Data Center             Maintenance        75,00%        3.143.799.500     19 BULAN
                     JKT

                3    WASKITA NINDYA LRS KSO             Konstruksi & Infrastruktur       Project          31,64%        9.700.000.000     21 BULAN


                4    WASKITA NINDYA LRS KSO             Konstruksi & Infrastruktur       Project          62,23%       14.550.000.000     21 BULAN


                5    PT JAYA KENCANA                      Properti & Konstruksi          Project          62,02%        744.068.000        4 BULAN


                6    PT NIPSEA PAINT & CHEMICALS            Manufaktur Kimia             Project          51,58%       21.700.000.000     14 BULAN


                7    PT GRIYACERIA NUSAMEKAR              Properti & Real Estat        Maintenance        66,67%         14.000.000        3 BULAN


                8    PT. BANK CENTRAL ASIA             Perbankan & Jasa Keuangan         Supply           50,00%         20.000.000       12 BULAN

                     PT PLN NUSANTARA POWER
                9                                           Ketenagalistrikan            Project          34,98%       16.930.000.000      6 BULAN
                     CONSTRUCTION

                10   PT BANK RAKYAT INDONESIA          Perbankan & Jasa Keuangan       Maintenance        24,40%        373.873.874       34 BULAN


                11   PT TOTAL BANGUN PERSADA              Konstruksi & Properti          Project          70,69%        103.479.000        4 BULAN


                12   PT TOTAL BANGUN PERSADA              Konstruksi & Properti        Maintenance        70,69%         42.000.000        4 BULAN


                13   PT. CIPTA MORTAR UTAMA            Manufaktur Bahan Bangunan       Maintenance        33,33%         99.561.996        3 BULAN


                14   PT TRUBAINDO COAL MINING                 Pertambangan             Maintenance        50,00%         80.000.000        8 BULAN


                15   PT EVYAP SABUN INDONESIA                  Manufaktur              Maintenance        66,67%        1.548.600.000      6 BULAN


                16   PP - WIKA - KMK KSO                Konstruksi & Infrastruktur       Project          62,87%       14.800.000.000      9 BULAN

                     KSO PP SAVEN GATES
                17                                        Konstruksi & Properti          Project          31,38%        950.000.000        4 BULAN
                     INDONESIA

                     PT. PEMBANGUNAN
                18                                      Konstruksi & Infrastruktur       Project          45,12%        3.400.000.000     12 BULAN
                     PERUMAHAN (PERSERO) TBK

                19   PT ODG INDONESIA                   Manufaktur & Engineering         Supply           40,00%        1.275.000.000      9 BULAN

                     PT. PERUSAHAAN PERSEROAN
                20                                      Konstruksi & Infrastruktur       Supply           70,00%        316.833.000        4 BULAN
                     (PERSERO) PT. HUTAMA KARYA

                     PT. PERUSAHAAN PERSEROAN
                21                                      Konstruksi & Infrastruktur       Project          70,00%        181.167.000        4 BULAN
                     (PERSERO) PT. HUTAMA KARYA

                22   PT. OKI PULP & PAPER MILLS               Pulp & Paper               Supply           46,47%        3.246.476.000     18 BULAN


                23   PT EVYAP SABUN INDONESIA                  Manufaktur                Project          73,01%       20.874.478.000      6 BULAN


                24   PT. AMARO SUKSES BERSAMA             Kesehatan & Farmasi            Project          70,00%        675.000.000        3 BULAN


                25   PT AINUL HAYAT SEJAHTERA                  Kesehatan                 Project          12,96%        1.535.000.000      4 BULAN


                26   KSO ADHI – WIKA GEDUNG             Konstruksi & Infrastruktur       Project           5,63%        3.200.000.000     12 BULAN


                27   PT. LUNTO PRIMA MEGAH                Properti & Konstruksi          Project          25,53%        2.390.000.000      8 BULAN


                28   PT FABS INDONESIA                         Manufaktur                Supply           36,00%         78.958.000        3 BULAN

                     PT. RIAU ANDALAN
                29                                            Pulp & Paper               Supply           20,00%        203.731.000        3 BULAN
                     PAPERBOARD INTERNATIONAL

                30   WASKITA CITRA KSO                  Konstruksi & Infrastruktur       Project          25,95%        2.180.000.000      9 BULAN

                                                                                                                       194.356.025.370




www.idx.co.id
Page 4
        5.      Rencana penambahan produk/jasa yang ditawarkan.
                Jawaban :
                Sejalan dengan penambahan kegiatan usaha sebagaimana tercantum dalam Anggaran Dasar
                Perseroan dan hasil kajian KJPP, Perseroan merencanakan penambahan produk/jasa berupa
                jasa konstruksi sipil yang dilaksanakan secara bertahap dan terintegrasi dengan kegiatan usaha
                eksisting.

                Perseroan menegaskan bahwa penambahan produk/jasa ini tidak menghilangkan atau
                menggantikan kegiatan usaha utama yang telah berjalan, melainkan merupakan strategi
                pengembangan usaha untuk memperkuat kinerja dan daya saing Perseroan di bidang sistem
                proteksi kebakaran dan konstruksi terkait secara lebih luas, dengan tetap memperhatikan
                kesiapan internal, manajemen risiko, dan prinsip kehati-hatian sebagaimana dianalisis dalam
                laporan KJPP.

        6.      Pengelolaan risiko bisnis yang dapat timbul dari kegiatan usaha Perseroan dan bagaimana
                Perseroan mempertimbangkan risiko tersebut dalam menyesuaikan/mengubah rencana
                bisnis.
                Jawaban :
                Perseroan menyadari bahwa penambahan kegiatan usaha di bidang konstruksi sipil
                mengandung berbagai risiko usaha yang telah diidentifikasi dan dianalisis dalam Laporan
                Studi Kelayakan yang disusun oleh Penilai Independen.

                Dalam rangka mengelola risiko tersebut, Perseroan menerapkan prinsip kehati-hatian serta
                secara berkelanjutan menyesuaikan rencana bisnis dengan mempertimbangkan kondisi
                persaingan industri, potensi keterlambatan pelaksanaan proyek, fluktuasi harga material,
                kebutuhan pembiayaan dan pengelolaan arus kas, ketersediaan serta kompetensi sumber daya
                manusia, serta perubahan regulasi pemerintah di sektor konstruksi.

                Hasil analisis risiko tersebut menjadi dasar bagi Perseroan dalam menyusun strategi usaha,
                penyesuaian proyeksi keuangan, penguatan struktur organisasi dan sumber daya manusia, serta
                penerapan sistem pengendalian operasional dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-
                undangan yang berlaku, sehingga penambahan kegiatan usaha dapat dilaksanakan secara
                terukur, berkelanjutan, dan sesuai dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

        7.      Strategi Perseroan untuk menjaga kesetiaan pelanggan/pemberi pekerjaan.
                Jawaban :
                Perseroan menjaga kesetiaan pelanggan melalui penyediaan layanan konstruksi yang
                terintegrasi antara pekerjaan sipil, mekanikal, elektrikal, dan sistem proteksi kebakaran,
                sehingga memberikan efisiensi biaya, kepastian mutu, serta kemudahan koordinasi bagi pemberi
                pekerjaan. Penambahan kegiatan usaha sipil memperkuat posisi Perseroan dalam mengikuti
                tender proyek dan meningkatkan kredibilitas Perseroan di mata pelanggan, baik di sektor
                pemerintah maupun swasta.

                Selain itu, Perseroan menerapkan sistem pengendalian mutu dan keselamatan kerja (K3) yang
                terstandarisasi melalui sertifikasi ISO, menjaga kepatuhan terhadap regulasi, serta membangun
                kemitraan jangka panjang dengan pelanggan dan mitra usaha. Pendekatan ini bertujuan untuk
                memastikan kualitas hasil pekerjaan, ketepatan waktu penyelesaian proyek, serta keberlanjutan
                hubungan usaha.




www.idx.co.id
Page 5
        8.      Kendala yang dihadapi Perseroan dalam merealisasikan strategi Perseroan yang telah
                direncanakan sebelumnya.
                Jawaban :
                Dalam pelaksanaan strategi pengembangan usaha, Perseroan menghadapi tantangan berupa
                tingginya tingkat persaingan di industri konstruksi, kebutuhan penyesuaian organisasi dan
                proses bisnis seiring dengan penambahan kegiatan usaha, serta kebutuhan pemenuhan sumber
                daya manusia dan kesiapan teknis untuk menangani proyek dengan skala dan kompleksitas
                yang lebih luas.

                Selain itu, Perseroan juga mempertimbangkan dinamika kondisi pasar, proses pengadaan
                proyek, serta perubahan regulasi di sektor konstruksi yang dapat mempengaruhi waktu dan
                biaya pelaksanaan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Perseroan menerapkan strategi
                pengembangan usaha secara bertahap dan terukur, dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-
                hatian, kesiapan internal, serta keberlanjutan usaha jangka Panjang.




www.idx.co.id
Page 6
   D. Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum dan Kondisi Keuangan Terkini
       1.       Merujuk kepada surat Perseroan nomor 001/LRPD/ACC-A3/VII/2025 perihal Laporan
                Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk per 30 Juni
                2025, masih terdapat sisa dana hasil penawaran umum sebesar Rp3,62 miliar. Perseroan
                diminta untuk menjelaskan hal-hal sebagai berikut:
                a.   Identifikasi Perseroan terhadap manfaat yang dihasilkan dari penggunaan dana hasil
                     penawaran umum terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, dan kinerja keuangan
                     Perseroan.
                     Jawaban :
                     Identifikasi Perseroan terhadap manfaat yang dihasilkan dari penggunaan dana hasil
                     penawaran umum terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, dan kinerja keuangan
                     Perseroan.
                       Terhadap kegiatan operasional: Dengan tambahan modal kerja, perusahaan mampu
                          memperlancar arus kas untuk pembelian material utama, material pembantu,
                          consumables, pembayaran gaji tenaga kerja, akomodasi dan mobilisasi operasional
                          proyek.
                       Terhadap kondisi keuangan : Menambah struktur permodalan dan likuiditas
                          meningkat.
                       Terhadap kinerja kuangan : Efisiensi operasional dan berkurangnya beban bunga,
                          pelaporan realisasi penggunaan dana sesuai POJK meningkatkan kredibilitas dan
                          akses modal di masa depan.
                b.   Latar belakang dan penyebab masih terdapat penggunaan dana untuk modal kerja yang
                     belum terealisasi.
                     Jawaban :
                     Perseroan mengklarifikasi bahwa per 31 Desember 2025 penggunaan dana hasil
                     penawaran umum untuk modal kerja telah optimal.
                     Berikut perincian pemakaian dana hasil penawaran umum per 31 Desember 2025 :




www.idx.co.id
Page 7
                c.   Informasi mengenai rincian nama pihak yang menerima pembayaran menggunakan dana
                     hasil penawaran umum tersebut dengan mengisi tabel berikut:
                     Jawaban :
                     Informasi mengenai rincian nama pihak yang menerima pembayaran menggunakan dana
                     hasil penawaran umum tersebut kami lampirkan bersama jawaban ini (nama file:
                     Pemasok)


                d.   Informasi mengenai akun dalam laporan keuangan periode 31 Desember 2024, 31 Maret
                     2025, 30 Juni 2025, dan 30 September 2025 yang merefleksikan penggunaan dana hasil
                     penawaran umum.
                     Jawaban :
                     Informasi mengenai akun dalam laporan keuangan periode 31 Desember 2024, 31 Maret
                     2025, 30 Juni 2025, dan 30 September 2025 yang merefleksikan penggunaan dana hasil
                     penawaran umum kami lampirkan bersama jawaban ini (nama file : Akun).


                e.   Rincian pembayaran yang menggunakan dana hasil penawaran umum yang masih diakui
                     sebagai uang muka di laporan posisi keuangan 30 September 2025 dengan mengisi tabel
                     berikut:
                     Jawaban :
                     Rincian pembayaran yang menggunakan dana hasil penawaran umum yang masih diakui
                     sebagai uang muka di laporan posisi keuangan 30 September 2025 kami lampirkan
                     bersama jawaban ini (nama file : Uang Muka)




www.idx.co.id
Page 8
2.        Sehubungan dengan penggunaan dana hasil konversi Waran Seri I,
          Perseroan diminta untuk menjelaskan:
     a.    Informasi terkini mengenai jumlah dana yang diterima Perseroan dari hasil konversi
           Waran Seri I.
           Jawaban :
           Informasi terkini mengenai jumlah dana yang diterima Perseroan dari hasil konversi
           Waran Seri I.




     b. Informasi mengenai penggunaan dana yang diterima dari hasil konversi Waran Seri I.
          Jawaban :




     c. Latar belakang dan penyebab rendahnya jumlah konversi Waran Seri I Perseroan.
          Jawaban :
          Perseroan mengkonfirmasikan bahwa Perseroan tidak mengetahui Latar belakang dan
          penyebab rendahnya jumlah konversi Waran Seri I Perseroan
Page 9
 d.   Dampak rendahnya jumlah konversi waran seri I tersebut tersebut terhadap
      kegiatan operasi, rencana bisnis, dan kondisi keuangan Perseroan.
       Jawaban :
        Terhadap Kegiatan Operasi: Perseroan tidak memperoleh tambahan
          modal sesuai proyeksi dari hasil pelaksanaan waran seri I, kegiatan
          operasional tetap bergantung pada sumber pendanaan yang ada (kas
          internal).
        Terhadap Rencana Bisnis : Perseroan perlu menyesuaikan strategi
          bisnis, misalnya dengan lebih fokus pada efisiensi biaya dan
          optimalisasi aset yang ada.
        Terhadap kondisi keuangan : Peningkatan ekuitas dari hasil
          konversi waran belum optimal.

E. Lainnya
  1. Rencana tindakan korporasi dalam periode 12 bulan ke depan (jika ada).
     Jawaban :
     Perseroan belum memiliki rencana tindakan korporasi dalam periode 12 (dua
     belas) bulan ke depan. Apabila di kemudian hari Perseroan memiliki rencana
     tindakan korporasi, Perseroan akan mematuhi ketentuan peraturan
     perundang-undangan yang berlaku dan menyampaikan keterbukaan
     informasi kepada publik sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa
     Efek Indonesia.
  2. Penjelasan mengenai informasi/kejadian penting lainnya yang material yang
     akan dilakukan Perseroan pada masa yang datang dan dapat mempengaruhi
     kelangsungan hidup Perseroan.
     Jawaban :
     Perseroan belum memiliki informasi/kejadian penting lainnya yang material
     yang akan dilakukan Perseroan pada masa yang datang dan dapat
     mempengaruhi kelangsungan hidup Perseroan. Apabila di kemudian hari
     terdapat informasi atau kejadian material dimaksud, Perseroan akan
     menyampaikan keterbukaan informasi kepada publik sesuai dengan ketentuan
     peraturan perundang-undangan yang berlaku

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.97 MB
Published5 Jan 2026
Pages9
Characters24,788
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 27 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT. BANK CENTRAL ASIA p.3
linked org PT TOTAL BANGUN PERSADA p.3 ×3
linked org PT. HUTAMA KARYA p.3 ×3
linked org Adiwarna Anugerah Abadi Tbk p.6 ×2
possible org PT BANK RAKYAT INDONESIA p.3
possible org OKI PULP & PAPER MILLS p.3
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.9
possible org Bursa Efek Indonesia p.9
unresolved org Milik Negara p.2
unresolved org PT. INDAH KIAT PULP p.3
unresolved org BULAN TBK p.3
unresolved org PT INDOKEPPEL DATACENTRE p.3
unresolved org PT JAYA KENCANA p.3
unresolved org PT NIPSEA PAINT p.3
unresolved org PT GRIYACERIA NUSAMEKAR p.3
unresolved org PT PLN NUSANTARA POWER p.3
unresolved org PT. CIPTA MORTAR UTAMA p.3
unresolved org PT TRUBAINDO COAL MINING p.3
unresolved org PT EVYAP SABUN INDONESIA p.3 ×2
unresolved org BULAN PERUMAHAN (PERSERO) TBK p.3
unresolved org PT ODG INDONESIA p.3
unresolved org PT. OKI PULP p.3
unresolved org PT. AMARO SUKSES BERSAMA p.3
unresolved org PT AINUL HAYAT SEJAHTERA p.3
unresolved org PT. LUNTO PRIMA MEGAH p.3
unresolved org PT FABS INDONESIA p.3
unresolved org PT. RIAU ANDALAN p.3

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.111 531 ms 12 Sep 2026 19:44
Raw output
{'agenda': [], 'is_electronic': False, 'meeting_type': 'EGM'}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result