Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 73
Page 1
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk (dahulu/formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk) DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES Laporan Keuangan Konsolidasian Interim/ Interim Consolidated Financial Statements 30 September 2025 dan 31 Desember 2024/ 30 September 2025 and 31 December 2024 dan/and untuk periode sembilan bulan yang berakhir 30 September 2025 dan 2024/ for the nine-month period ended 30 September 2025 and 2024
Page 2
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
Page 7
Page 8
Page 9
Page 10
Page 11
Page 12
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 1/1 - Schedule
Laporan posisi keuangan konsolidasian interim Interim consolidated statements of financial position
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 30 September 2025 and 31 December 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
30 September/ 31 Desember/
September Catatan/ December
2025 Notes 2024
ASET ASSETS
Aset lancar Current assets
Kas di bank 22,114,185,470 4 9,805,856 Cash in banks
Piutang usaha 5 Trade receivables
- Pihak berelasi - 2,846,638,480 Related parties -
- Pihak ketiga - 3,254,994,124 Third parties -
Pajak dibayar di muka Prepaid taxes
- Pajak penghasilan Corporate income -
badan 16,713,520 8c - tax
- Pajak pertambahan Value added -
nilai 248,520,904 - tax
Uang muka 47,758,833 - Advances
Jumlah aset lancar 22,427,178,727 6,111,438,460 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Aset tetap 813,742,156 6 1,109,664,125 Fixed assets
Aset hak-guna 3,910,610,244 7 - Right-of-use assets
Jumlah aset tidak lancar 4,724,352,400 1,109,664,125 Total non-current assets
JUMLAH ASET 27,151,531,127 7,221,102,585 TOTAL ASSETS
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang lain-lain Other payables
- Pihak ketiga 151,045,568 - Third parties -
Utang pajak 127,119,376 8a 555,448,914 Taxes payable
Akrual 485,935,869 9 - Accruals
Liabilitas jangka
panjang yang jatuh
tempo dalam satu Current maturities of
tahun: long-term liabilities:
- Liabilitas sewa 713,838,581 7 - Lease liabilities -
Jumlah liabilitas Total current
jangka pendek 1,477,939,394 555,448,914 liabilities
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian interim The accompanying notes to the interim consolidated financial
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan statements form an integral part of these interim consolidated
keuangan konsolidasian interim ini secara keseluruhan. financial statements.
Page 13
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 1/2 - Schedule
Laporan posisi keuangan konsolidasian interim Interim consolidated statements of financial position
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 30 September 2025 and 31 December 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
30 September/ 31 Desember/
September Catatan/ December
2025 Notes 2024
LIABILITAS (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Liabilitas jangka panjang Non-current liabilities
Liabilitas jangka panjang,
setelah dikurangi bagian Long-term liabilities,
yang jatuh tempo dalam net-off current maturities
satu tahun: within one year:
- Liabilitas sewa 2,823,779,781 7 - Lease liabilities -
Pinjaman pemegang saham 20,016,000,000 10 - Shareholder loan
Liabilitas pajak tangguhan 82,058,214 8d - Deferred tax liability
Liabilitas imbalan Employee benefits
kerja - 11 85,249,518 liabilities
Jumlah liabilitas Total non-current
jangka panjang 22,921,837,995 85,249,518 liabilities
JUMLAH LIABILITAS 24,399,777,389 640,698,432 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Ekuitas yang dapat Equity attributable
diatribusikan kepada to owners of the
pemilik entitas induk parent entity
Modal saham Share capital
- Modal dasar Authorised capital -
4.000.000.000 4,000,000,000
saham dengan nilai shares with a par
nominal Rp 10 per value at Rp 10 per
saham share
- Modal ditempatkan Issued and fully paid -
dan disetor penuh 1,250,000,000
1.250.000.000 saham 12,500,000,000 12 12,500,000,000 shares
Tambahan modal disetor 21,243,857,143 13 21,243,857,143 Additional paid-in capital
Akumulasi kerugian Accumulated losses
- Sudah ditentukan
penggunaannya 401,770,550 401,770,550 Appropriated -
- Belum ditentukan
penggunaannya (32,243,222,735 ) (28,214,613,029) Unappropriated -
Penghasilan komprehensif Other comprehensive
lainnya 739,165,756 11 649,389,489 income
Jumlah ekuitas yang Total equity
dapat diatribusikan attributable to
kepada pemilik entitas owners of the
induk 2,641,570,714 - parent entity
Kepentingan Non-controlling
non-pengendali 110,183,024 - interest
JUMLAH EKUITAS 2,751,753,738 6,580,404,153 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS TOTAL LIABILITIES
DAN EKUITAS 27,151,531,127 7,221,102,585 AND EQUITY
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian interim The accompanying notes to the interim consolidated financial
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan statements form an integral part of these interim consolidated
keuangan konsolidasian interim ini secara keseluruhan. financial statements.
Page 14
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 2/1 - Schedule
Laporan laba rugi dan penghasilan Interim consolidated statements of profit or loss
komprehensif lain konsolidasian interim and other comprehensive income
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 and 2024 30 September 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
30 September/ 30 September/
September Catatan/ September
2025 Notes 2024 *)
Pendapatan 835,676,000 14 2,008,128,521 Revenues
Beban pokok pendapatan (364,455,942 ) 15 (791,330,430 ) Cost of revenues
Laba kotor 471,220,058 1,216,798,091 Gross profit
Beban umum dan General and administrative
administrasi (3,861,619,720 ) 16 (1,015,451,859 ) expenses
(Rugi)/laba usaha (3,390,399,662 ) 201,346,232 Operating (loss)/profit
Pendapatan bunga 30,046,747 225,567 Interest income
Beban keuangan (208,746,413 ) (507,500 ) Finance costs
Kerugian selisih kurs (377,479,140 ) - Loss on foreign exchange
(Rugi)/laba sebelum (Loss)/profit before
pajak final (3,946,578,468 ) 201,064,299 final tax
Pajak final - 8b (53,215,406) Final tax
(Rugi)/laba sebelum (Loss)/profit before
pajak penghasilan (3,946,578,468) 147,848,893 income tax
Beban pajak penghasilan (82,058,214) 8c - Income tax expenses
(Rugi)/laba periode
berjalan (4,028,636,682) 147,848,893 (Loss)/profit for the period
Penghasilan komprehensif Other comprehensive
lain income
Pos yang tidak akan Item that will be not
direklasifikasi ke laba rugi reclassified to interim
konsolidasian interim consolidated profit or loss
Pengukuran kembali Remeasurement of employee
liabilitas imbalan kerja 89,776,267 11 - benefits liabilities
Jumlah (rugi)/laba Total comprehensive
komprehensif periode (loss)/income for
berjalan (3,938,860,415) 147,848,893 the period
(Rugi)/laba per saham Basic (loss)/earning
dasar (3.22) 19 0.12 per shares
*) Tidak diaudit Unaudited *)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian interim The accompanying notes to the interim consolidated financial
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan statements form an integral part of these interim consolidated
keuangan konsolidasian interim ini secara keseluruhan. financial statements.
Page 15
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 2/2 - Schedule
Laporan laba rugi dan penghasilan Interim consolidated statements of profit or loss
komprehensif lain konsolidasian interim and other comprehensive income
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
30 September/ 30 September/
September Catatan/ September
2025 Notes 2024 *)
(Rugi)/laba periode berjalan
yang dapat diatribusikan (Loss)/profit for the
kepada: period attributable to:
Owner of the parent
Pemilik entitas induk (4,028,609,706) 147,848,893 entity
Kepentingan non-pengendali (26,976) - Non-controlling interests
(4,028,636,682) 147,848,893
Jumlah (rugi)/laba Total comprehensive
komprehensif yang dapat (loss)/income
diatribusikan kepada: attributable to:
Owner of the parent
Pemilik entitas induk (3,938,833,439) 147,848,893 entity
Kepentingan non-pengendali (26,976) - Non-controlling interests
(3,938,860,415) 147,848,893
*) Tidak diaudit Unaudited *)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian interim The accompanying notes to the interim consolidated financial
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan statements form an integral part of these interim consolidated
keuangan konsolidasian interim ini secara keseluruhan. financial statements.
Page 16
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 3 - Schedule
Laporan perubahan ekuitas konsolidasian interim Interim consolidated statements of changes in equity
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk/ Equity attributable to the owner of the parent entity
Akumulasi kerugian/ Accumulated losses
Penghasilan
Tambahan komprehensif Kepentingan
modal disetor/ Belum lain/ Other non-pengendali/
Modal saham/ Additional Dicadangkan/ dicadangkan/ comprehensive Jumlah/ Non-controlling Jumlah ekuitas/
Share capital paid-in capital Appropriated Unappropriated income Total interests Total equity
Saldo per Balance as at
1 Januari 2024 12,500,000,000 21,243,857,143 401,770,550 (30,095,279,861) 683,963,334 4,734,311,166 - 4,734,311,166 1 January 2024
Laba periode berjalan - - - 147,848,893 - 147,848,893 - 147,848,893 Profit for the period
Penghasilan Other comprehensive
komprehensif lain - - - - - - - - income
Jumlah laba Total comprehensive
komprehensif periode income for
berjalan - - - 147,848,893 - 147,848,893 - 147,848,893 the period
Saldo per Balance as at
30 September 2024 *) 12,500,000,000 21,243,857,143 401,770,550 (29,947,430,968
)) 683,963,334 4,882,160,059 - 4,882,160,059 30 September 2024 *)
Saldo per Balance as at
1 Januari 2025 12,500,000,000 21,243,857,143 401,770,550 (28,214,613,029) 649,389,489 6,580,404,153 - 6,580,404,153 1 January 2025
Setoran modal dari Capital injection
pihak non-pengendali from non-controlling
di entitas anak - - - - - - 110,210,000 110,210,000 interest in subsidiary
Rugi periode berjalan - - - (4,028,609,706) - (4,028,609,706) (26,976) (4,028,636,682) Loss for the period
Penghasilan Other comprehensive
komprehensif lain - - - - 89,776,267 89,776,267 - 89,776,267 income
Jumlah rugi Total comprehensive
komprehensif periode loss for
berjalan - - - (4,028,609,706) 89,776,267 (3,938,833,439) (26,976) (3,938,860,415) the period
Saldo per Balance as at
30 September 2025 12,500,000,000 21,243,857,143 401,770,550 (32,243,222,735) 739,165,756 2,641,570,714 110,183,024 2,751,753,738 30 September 2025
* ) Tidak diaudit Unaudited *)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian interim merupakan bagian The accompanying notes to the interim consolidated financial statements
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian interim ini secara keseluruhan. form an integral part of these interim consolidated financial statements.
Page 17
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 4 - Schedule
Laporan arus kas konsolidasian interim Interim consolidated statements of cash flows
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
30 September/ 30 September/
September Catatan/ September
2025 Notes 2024 *)
Arus kas dari Cash flows from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan kas dari Cash received from
pelanggan 6,937,308,605 3,610,507,743 customers
Pembayaran kas kepada Cash paid to
karyawan (1,110,719,405) (791,330,430) employees
Pembayaran kas Cash paid for
untuk operasional (2,500,459,426) (2,741,110,595) operations
Penerimaan kas dari Cash received from
penghasilan keuangan 30,046,747 225,567 finance income
Pembayaran kas untuk Cash payments for
beban keuangan (143,838,644) (552,041) finance costs
Arus kas bersih yang Net cash flows
diperoleh dari provided by
aktivitas operasi 3,212,337,877 77,740,244 operating activities
Arus kas dari Cash flows from
aktivitas investasi investing activities
Penambahan aset tetap (59,161,263) 6 - Addition of fixed assets
Arus kas bersih yang Net cash flows
digunakan untuk used in investing
aktivitas investasi (59,161,263) - activities
Arus kas dari Cash flows from
aktivitas pendanaan financing activities
Penerimaan pinjaman Proceeds from
dari pemegang saham 19,539,600,000 10,17b - shareholder loan
Penerimaan setoran Proceeds of capital
modal dari pihak injection from
non-pengendali 110,210,000 1d - non-controlling interests
Pembayaran Payment of
liabilitas sewa (698,607,000) 7 - lease liabilities
Arus kas bersih yang Net cash flows
diperoleh dari provided by
aktivitas pendanaan 18,951,203,000 - financing activities
Kenaikan pada Increase in
kas di bank 22,104,379,614 77,740,244 cash in banks
Kas di bank Cash in banks at the
pada awal tahun 9,805,856 6,734,254 beginning of the year
Kas di bank Cash in banks at the
pada akhir periode 22,114,185,470 84,474,498 end of the period
*) Tidak diaudit Unaudited *)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian interim The accompanying notes to the interim consolidated financial
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan statements form an integral part of these interim consolidated
keuangan konsolidasian interim ini secara keseluruhan. financial statements.
Page 18
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/1 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian dan Informasi Umum a. Establishment and General Information
PT Aracord Nusantara Group Tbk (dahulu PT Aracord Nusantara Group Tbk (formerly
PT Aesler Grup Internasional Tbk) PT Aesler Grup Internasional Tbk)
(“Perusahaan”) didirikan di Republik Indonesia (the “Company”) was established in the
berdasarkan Akta Notaris Ferdinandus Indra Republic of Indonesia based on the Notarial
Santoso Atmajaya, SH, M.Kn, No. 14 tanggal Deed of Ferdinandus Indra Santoso Atmajaya,
4 Agustus 2017. Akta pendirian ini SH, M.Kn, No. 14 dated 4 August 2017. The
telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum Deed of establishment were approved by the
dan Hak Asasi Manusia Republik Minister of Law and Human Rights of the
Indonesia berdasarkan Surat Keputusan Republic of Indonesia in its Decision Letter
No. AHU-0036586.AH.01.01.TAHUN 2017 No. AHU-0036586.AH.01.01.TAHUN 2017
tanggal 23 Agustus 2017 dan telah diumumkan dated 23 August 2017 and was published in the
dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 99 State Gazette of the Republic of Indonesia
tanggal 12 Desember 2017, Tambahan No. 99 dated 12 December 2017, Supplement
No. 38805. No. 38805.
Berdasarkan Akta Notaris Miki Tanumiharja, Based on notarial deed of Miki Tanumiharja,
S.H., No. 31 tanggal 13 Juni 2025, yang S.H., No. 31 dated 13 June 2025, which agreed
menyetujui perubahan nama Perusahaan to the change of the Company’s name to
menjadi PT Aracord Nusantara Group Tbk. PT Aracord Nusantara Group Tbk. The
Perubahan tersebut telah disetujui oleh amendment has been approved by the Minister
Menteri Hukum Republik Indonesia No. AHU- of Law of the Republic of Indonesia No. AHU-
0040187.AH.01.02.TAHUN 2025 tanggal 0040187.AH.01.02.TAHUN 2025 dated
13 Juni 2025 dan telah diumumkan dalam Berita 13 June 2025 and was published in the State
Negara Republik Indonesia No. 50 tanggal Gazette of the Republic of Indonesia
24 Juni 2025, Tambahan No. 016628. No. 50 dated 24 June 2025, Supplement
No. 016628.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami The Company’s Articles of Association has
perubahan beberapa kali, perubahan terakhir been amended several times, latest based on
berdasarkan Akta Notaris Jose Dima Satria, by Notarial Deed of Jose Dima Satria, S.H.,
S.H., M.Kn., No. 66 tanggal 12 Agustus 2025 M.Kn., No. 66 dated 12 August 2025, regarding
mengenai perubahan maksud dan tujuan changes to the Company’s intent and purpose
serta kegiatan usaha Perusahaan menjadi and business activities to a holding,
bidang holding, profesional, ilmiah, teknis dan professional, scientific, technical and
konstruksi. Perubahan tersebut telah mendapat construction. The amendment has
persetujuan Menteri Hukum Republik Indonesia been approved by the Minister
No. AHU-0055407.AH.01.02.TAHUN 2025 of Law of the Republic of Indonesia No. AHU-
tanggal 19 Agustus 2025 dan telah diumumkan 0055407.AH.01.02.TAHUN 2025 dated
dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 99 19 August 2025 and was published in the State
tanggal 12 Desember 2025, Tambahan No. Gazette of the Republic of Indonesia
034372. No. 99 dated 12 December 2025, Supplement
No. 034372.
Perusahaan dan entitas anaknya, PT Aracord The Company and its subsidiaries, PT Aracord
Logistik Nusantara, PT Aracord Power Logistik Nusantara, PT Aracord Power
Nusantara dan PT Cakrawala Dana Nusantara Nusantara and PT Cakrawala Dana Nusantara
secara kolektif disebut sebagai “Grup”. are collectively referred to hereafter as the
“Group”.
Kantor pusat Perusahaan berlokasi di Jakarta. The Company's head office is located in
Jakarta.
Entitas induk perusahaan dan entitas terakhir The parent company and ultimate holding of the
Grup adalah Honour Accord Limited, Group is Honour Accord Limited, an entity
perusahaan yang berdomisili di Hongkong. domiciled in Hongkong.
Page 19
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/2 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Penawaran Umum Efek Perusahaan b. Public Offering Company Securites
Pada tanggal 1 April 2020, Perusahaan On 1 April 2020, the Company obtained
memeroleh pernyataan efektif dari effective notification from the Financial Services
Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) dalam Authority (“OJK”) in its letter No. S-III/D.04/2020
suratnya No. S-III/D.04/2020 untuk melakukan to conduct the Limited Public Offering for
Penawaran Umum Terbatas sejumlah 250,000,000 of the Company’s shares to public
250.000.000 lembar saham Perusahaan kepada with par value of Rp 10 per share and offering
masyarakat dengan nilai nominal Rp 10 price of Rp 100 per share.
per saham dengan harga pelaksanaan Rp 100
per saham.
c. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan c. Board of Commissioners, Directors, Audit
Karyawan Committee and Employees
Pada tanggal 30 September 2025 dan As at 30 September 2025 and
31 Desember 2024, susunan Dewan Komisaris, 31 December 2024, the composition of
Direksi dan Komite Audit Perusahaan adalah the Company’s Board of Commissioners,
sebagai berikut: Directors and Audit Committee were as follows:
30 September/ 31 Desember/
September December
2025 2024
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama Surono Salem Handojo Koentoro President Commissioner
Setyadi
Komisaris Independen Santoso Widjojo Brian Praneda Independent Commissioner
Direksi Directors
Direktur Utama Chen Guang Teny Siti Febryani President Director
Direktur Yu Cun Fei Fenny Director
Komite Audit Audit Committee
Ketua Santoso Widjojo Brian Praneda Chairman
Anggota Robiet Robiet Member
Anggota Christianto Widjaja Helen Revina Member
Pada tanggal 30 September 2025, Kepala As at 30 September 2025, Head of Internal
Audit Internal dan Sekretaris Perusahaan Audit and Corporate Secretary are Kendrick
masing-masing adalah Kendrick Wisepyn dan Wisepyn and Angelika (31 December 2024:
Angelika (31 Desember 2024: Alwi Wiranata dan Alwi Wiranata and Sari Iman Gea).
Sari Iman Gea).
Pada tanggal 30 September 2025 dan As at 30 September 2025 and
31 Desember 2024, Grup masing-masing 31 December 2024, the Group has 13 and 10
memiliki 13 dan 10 karyawan tetap (tidak diaudit). permanent employees (unaudited),
respectively.
Page 20
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/3 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
d. Struktur Entitas Anak d. The Structure of Subsidiaries
Pada tanggal 30 September 2025 dan As at 30 September 2025 and
31 Desember 2024, entitas anak Perusahaan 31 December 2024, the Company’s
adalah sebagai berikut: subsidiaries are as follows:
Ruang lingkup
Persentase kepemilikan/ Jumlah aset sebelum eliminasi/
usaha/Tanggal Tahun operasi
Percentage of ownership Total assets before elimination
pendirian/ komersial/
Scope of activity/ 30 September/ 31 Desember/ Start of 30 September/ 31 Desember/
Entitas anak/ Date of September December commercial September December
Subsidiaries establishment 2025 2024 operations 2025 2024
PT Aracord Pengangkutan dan 99% - Belum 10,001,522,396 -
Logistik pergudangan/ beroperasi/
Nusantara Logistics and Not yet
warehousing operating
25 Agustus/
August 2025
PT Aracord Penyewaan dan hak 99% - Belum 10,010,129,235 -
Power guna tanpa opsi/ beroperasi/
Nusantara Leasing and right- Not yet
of-use without operating
option
25 Agustus/
August 2025
PT Cakrawala Keuangan dan 99% - Belum 199,990,342 -
Dana asuransi/ Finance beroperasi/
Nusantara and insurance Not yet
9 September/ operating
September 2025
PT Aracord Logistik Nusantara (“ACLN”) PT Aracord Logistik Nusantara (“ACLN”)
ACLN didirikan berdasarkan Akta Notaris ACLN was established based on the Notarial
Dini Lastari Siburian, SH., No. 39 tanggal deed of Dini Lastari Siburian, SH., No. 39 dated
25 Agustus 2025. Akta pendirian ini telah 25 August 2025. This deed of establishment
mendapatkan pengesahan oleh Menteri Hukum was approved by the Minister of Law of
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan the Republic of Indonesia with Decree
No. AHU-0072491.AH.01.01.TAHUN 2025 No. AHU-0072491.AH.01.01.TAHUN 2025
tanggal 26 Agustus 2025 dan telah diumumkan dated 26 August 2025 and was published in the
dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 69 State Gazette of the Republic of Indonesia
tanggal 29 Agustus 2025, Tambahan No. 69 dated 29 August 2025, Supplement
No. 024120. No. 024120.
Pada tanggal 30 September 2025, Perusahaan As at 30 September 2025, the Company
memilki 9.900 saham dengan nilai nominal owns 9,900 shares with nominal value of
saham sebesar Rp 1.000.000 per lembar atau Rp 1,000,000 per share or represents 99% of
mewakili 99% dari jumlah saham yang total shares issued by ACLN and the remaining
diterbitkan oleh ACLN dan sisanya 100 lembar 100 shares or represents 1% owned by related
atau mewakili 1% dimiliki oleh pihak berelasi. party.
Page 21
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/4 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
d. Struktur Entitas Anak (lanjutan) d. The Structure of Subsidiaries (continued)
PT Aracord Power Nusantara (“ACPN”) PT Aracord Power Nusantara (“ACPN”)
ACPN didirikan berdasarkan Akta Notaris ACPN was established based on the Notarial
Dini Lastari Siburian, SH., No. 38 tanggal deed of Dini Lastari Siburian, SH., No. 38 dated
25 Agustus 2025. Akta pendirian ini telah 25 August 2025. This deed of establishment
mendapatkan pengesahan oleh Menteri Hukum was approved by the Minister of Law of
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan the Repuclic of Indonesia with Decree
No.AHU-0072468.AH.01.01.TAHUN 2025 No. AHU-0072468.AH.01.01.TAHUN 2025
tanggal 26 Agustus 2025 dan telah diumumkan dated 26 August 2025 and was published in the
dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 69 State Gazette of the Republic of Indonesia
tanggal 29 Agustus 2025, Tambahan No. 69 dated 29 August 2025, Supplement
No. 024118. No. 024118.
Pada tanggal 30 September 2025, Perusahaan As at 30 September 2025, the Company
memilki 9.990 saham dengan nilai nominal owns 9,990 shares with nominal value of
saham sebesar Rp 1.001.000 per lembar atau Rp 1,001,000 per share or represents 99% of
mewakili 99% dari jumlah saham yang total shares issued by ACPN and the remaining
diterbitkan oleh ACPN dan sisanya 10 lembar 10 shares or represents 1% owned by related
atau mewakili 1% dimiliki oleh pihak berelasi. party.
PT Cakrawala Dana Nusantara (“CWDN”) PT Cakrawala Dana Nusantara (“CWDN”)
CWDN didirikan berdasarkan Akta Notaris CWDN was established based on the Notarial
Dini Lastari Siburian, SH., No. 15 tanggal deed of Dini Lastari Siburian, SH., No. 15 dated
9 September 2025. Akta pendirian ini telah 9 September 2025. This deed of establishment
mendapatkan pengesahan oleh Menteri Hukum was approved by the Minister of Law of
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan the Repuclic of Indonesia with Decree
No. AHU-0077607.AH.01.01.TAHUN 2025 No. AHU-0077607.AH.01.01.TAHUN 2025
tanggal 11 September 2025 dan telah dated 11 September 2025 and was published in
diumumkan dalam Berita Negara Republik the State Gazette of the Republic of Indonesia
Indonesia No. 73 tanggal 12 September 2025, No. 73 dated 12 September 2025, Supplement
Tambahan No. 025658. No. 025658.
Pada tanggal 30 September 2025, Perusahaan As at 30 September 2025, the Company
memilki 999 saham dengan nilai nominal saham owns 999 shares with nominal value of
sebesar Rp 200.000 per lembar atau mewakili Rp 200,000 per share or represents 99% of
99% dari jumlah saham yang diterbitkan oleh total shares issued by CWDN and the remaining
CWDN dan sisanya 1 lembar atau mewakili 1% 1 share or represents 1% owned by related
dimiliki oleh pihak berelasi. party.
e. Penyelesaian Laporan Keuangan e. Completion of the Interim Consolidated
Konsolidasian Interim Financial Statements
Manajemen Perusahaan bertanggung jawab The Company’s management is responsible for
atas penyusunan dan penyajian laporan the preparation and presentation of the interim
keuangan konsolidasian interim ini sesuai consolidated financial statements in
dengan Standar Akuntansi Keuangan di accordance with Indonesian Financial
Indonesia, yang diselesaikan dan disetujui untuk Accounting Standards, which were completed
diterbitkan oleh Direksi Perusahaan pada and authorised for issuance by the Company’s
tanggal 12 Desember 2025. Directors on 12 December 2025.
Page 22
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/5 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
INFORMATION
Berikut ini adalah kebijakan akuntansi penting yang Presented below are the significant accounting
diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan policies adopted in preparing the interim
konsolidasian interim Grup. Kebijakan ini telah consolidated financial statements of the Group.
diaplikasikan secara konsisten terhadap semua tahun These policies have been consistently applied to all
yang disajikan, kecuali dinyatakan lain. of the years presented, unless otherwise stated.
a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan a. Basis of Preparation of the Interim
Konsolidasian Interim Consolidated Financial Statements
Laporan keuangan konsolidasian interim telah The interim consolidated financial statements
disusun sesuai dengan Standar Akuntansi have been prepared in accordance with
Keuangan di Indonesia (“SAK”), yang mencakup Indonesian Financial Accounting Standards
Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan (“IFAS”), which comprise the Statements and
oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Interpretations issued by the Financial
Akuntan Indonesia (“DSAK IAI”) dan Peraturan Accounting Standards Board of the Institute of
No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan Indonesian Institute of Accountants (“DSAK
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau IAI”) and Regulation No. VIII.G.7 on Financial
Perusahaan Publik. Statements Presentations and Disclosures of
Issuer or Public Companies.
Laporan keuangan konsolidasian interim The interim consolidated financial statements
disusun berdasarkan konsep harga perolehan, have been prepared on the basis of historical
kecuali untuk akun tertentu yang disusun cost, except for certain accounts which have
berdasarkan pengukuran lain yang dijelaskan been prepared based on other measurements
dalam masing-masing kebijakan akuntansi. as described in the respective accounting
Laporan keuangan konsolidasian interim juga policies. The interim consolidated financial
disusun berdasarkan konsep akrual, kecuali statements have also been prepared on the
untuk laporan arus kas. Laporan arus kas basis of accrual concept, except for the
konsolidasian interim disusun dengan statement of cash flows. The interim
menggunakan metode langsung dengan consolidated statement of cash flows has been
mengelompokkan arus kas ke dalam aktivitas prepared using the direct method by classifying
operasi, investasi dan pendanaan. cash flows on the basis of operating, investing
and financing activities.
Seluruh angka dalam laporan keuangan Figures in the interim consolidated financial
konsolidasian interim dibulatkan dan disajikan statements are rounded to and expressed in full
dalam Rupiah penuh (“Rp”), kecuali dinyatakan amount of Rupiah (“Rp”), unless otherwise
lain. stated.
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian The preparation of interim consolidated
interim sesuai dengan Standar Akuntansi financial statements in conformity with
Keuangan di Indonesia mengharuskan Indonesian Financial Accounting Standards
penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut requires the use of certain critical accounting
juga mengharuskan manajemen untuk membuat estimates. It also requires management to
pertimbangan dalam proses penerapan exercise its judgement in the process of
kebijakan akuntansi Grup. Area yang kompleks applying the Group’s accounting policies. Areas
atau memerlukan pertimbangan yang lebih tinggi involving a higher degree of judgement or
atau area dimana asumsi dan estimasi dapat complexity, or areas where assumptions and
berdampak signifikan terhadap laporan estimates are significant to the financial
keuangan diungkapkan di Catatan 3. statements are disclosed in Note 3.
Page 23
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/6 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of the interim
konsolidasian interim (lanjutan) consolidated financial statements
(continued)
Kebijakan akuntansi yang diterapkan oleh Grup The accounting policies adopted by the Group
adalah selaras bagi tahun-tahun yang dicakup are consistently applied for the years covered
oleh laporan keuangan konsolidasian interim, by the interim consolidated financial
kecuali untuk standar akuntansi baru dan revisi statements, except for new and revised
seperti diungkapkan pada Catatan 2a di bawah accounting standards as disclosed in the
ini. following Note 2a.
Grup telah menyusun laporan keuangan The Group has prepared the interim
konsolidasian interim dengan dasar bahwa Grup consolidated financial statements on the basis
akan terus beroperasi secara that it will continue to operate as a going
berkesinambungan. concern.
Perubahan pada Pernyataan Standar Changes to the Statements of Financial
Akuntansi Keuangan (“PSAK”) Accounting Standards (“SFAS”)
Penerapan amendemen standar yang berlaku The adoption of the amended standards that
efektif mulai 1 Januari 2025, yang relevan are effective beginning 1 January 2025 which
dengan operasi Grup, namun tidak menimbulkan are relevant to the Group’s operation, but did
perubahan substansial terhadap kebijakan not result in substantial changes to the Group’s
akuntansi Grup dan tidak memiliki efek yang accounting policies and had no material effect
material atas jumlah yang dilaporkan atas tahun on the amounts reported for the current or prior
berjalan atau tahun sebelumnya adalah sebagai financial years are as follows:
berikut:
• Amandemen PSAK No. 221: “Pengaruh • Amendments SFAS No. 221: “Foreign
Perubahan Kurs Valuta Asing tentang Exchange Rate regarding Lack of
Kekurangan Ketertukaran”; Exchangeability”;
• PSAK No. 117: “Kontrak Asuransi”; dan • SFAS No. 117: “Insurance Contract”; and
• Amandemen PSAK No. 117: “Kontrak • Amendments to SFAS No. 117: “Insurance
Asuransi tentang Penerapan Awal PSAK Contracts on the Initial Application of SFAS
No. 117 dan PSAK No. 109 - Informasi No. 117 and SFAS No. 109 - Comparative
Komparatif”. Information”.
Beberapa PSAK juga diamendemen yang Several SFAS’s were also amended which were
merupakan amandemen konsekuensial karena consequential amendments due to the
berlakunya PSAK No. 117: “Kontrak Asuransi“, enactment of SFAS No. 117: “Insurance
yaitu: Contracts”, as follows:
• PSAK No. 103: “Kombinasi Bisnis”; • SFAS No. 103: “Business Combinations”;
• PSAK No. 105: “Aset Tidak Lancar yang • SFAS No. 105: “Non-Current Assets Held
Dikuasai untuk Dijual dan Operasi yang for Sale and Discontinued Operations”;
Dihentikan”;
• PSAK No. 107: “Instrumen Keuangan: • SFAS No. 107: “Financial Instruments:
Pengungkapan”; Disclosures”;
• PSAK No. 109: “Instrumen Keuangan”; • SFAS No. 109: “Financial Instruments”;
• PSAK No. 115: “Pendapatan dari Kontrak • PSAK 115: Income from Contracts with
dengan Pelanggan”; Customers;
• PSAK No. 201: “Penyajian Laporan • SFAS No. 201: “Presentation of Financial
Keuangan”; Statements”;
Page 24
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/7 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of the interim
konsolidasian interim (lanjutan) consolidated financial statements
(continued)
Perubahan pada Pernyataan Standar Changes to the Statements of Financial
Akuntansi Keuangan (“PSAK”) (lanjutan) Accounting Standards (“SFAS”) (continued)
Beberapa PSAK juga diamendemen yang Several SFAS’s were also amended which were
merupakan amandemen konsekuensial karena consequential amendments due to the
berlakunya PSAK No. 117: “Kontrak Asuransi“, enactment of SFAS No. 117: “Insurance
yaitu: (lanjutan) Contracts”, as follows: (continued)
• PSAK No. 207: “Laporan Arus Kas”; • SFAS No. 207: “Statement of Cash Flows”;
• PSAK No. 216: “Aset Tetap”; • SFAS No. 216: “Fixed Assets”;
• PSAK No. 219: “Imbalan Kerja”; • SFAS No. 219: “Employee Benefits”;
• PSAK No. 228: “Investasi pada Entitas • SFAS No. 228: “Investment in Associated
Asosiasi dan Ventura Bersama”; Entities and Joint Ventures”;
• PSAK No. 232: “Instrumen Keuangan • SFAS No. 232: “Financial Instruments
Penyajian”; Presentation”;
• PSAK No. 236: “Penurunan Nilai Aset”; • SFAS No. 236: “Impairment of Assets”;
• PSAK No. 237: “Provisi, Liabilitas • SFAS No. 237: “Provisions, Contingent
Kontinjensi dan Aset Kontinjensi”; Liabilities and Contingent Assets";
• PSAK No. 238: “Aset Takberwujud”; dan • SFAS No. 238: “Intangible Assets”; and
• PSAK No. 240: “Properti Investasi”. • SFAS No. 240: “Investment Property”.
Standar baru dan amandemen berikut yang The following new standard and amendments
relevan untuk Grup dan akan efektif untuk tahun which are relevant to the Group and will be
buku yang dimulai pada: effective for the financial year beginning:
1 Januari 2026 1 January 2026
• Amandemen PSAK No. 107: “Instrumen • Amendment of SFAS No. 107: “Financial
Keuangan: Pengungkapan, Klasifikasi dan Instruments: Disclosures, Classification and
Pengukuran Instrumen Keuangan”; Measurement of Financial Instruments”;
• Amandemen PSAK No. 109: “Instrumen • Amendment of SFAS No. 109: “Financial
Keuangan: Klasifikasi dan Pengukuran Instruments: Classification and
Instrumen Keuangan”; Measurement of Financial Instruments”;
• Amandemen PSAK No. 107: “Instrumen • Amendment of SFAS No. 107: “Financial
Keuangan: Pengungkapan: Keuntungan Instruments: Disclosures: Gain or Loss on
atau Kerugian dari Penghentian Derecognition”;
Pengakuan”;
• Amandemen Panduan Implementasi • Amendment to Guidance on Implementing
PSAK No. 107: “Instrumen Keuangan: SFAS No. 107: “Financial Instruments:
Pengungkapan: Pendahuluan; Disclosures: Introduction; Credit Risk
Pengungkapan Risiko Kredit; dan Disclosures; and Disclosure of Deferred
Pengungkapan selisih ditangguhkan antara Difference between Fair Value and
nilai wajar dan harga transaksi”; dan Transaction Price”; and
• Amandemen PSAK No. 109: “Instrumen • Amendment of SFAS No. 109: “Financial
Keuangan: Penghentian Pengakuan Instruments: Derecognition of Lease
Liabilitas Sewa; dan Harga Transaksi”. Liabilities; and Transaction Price”.
Page 25
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/8 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of the interim
konsolidasian interim (lanjutan) consolidated financial statements
(continued)
Perubahan pada Pernyataan Standar Changes to the Statements of Financial
Akuntansi Keuangan (“PSAK”) (lanjutan) Accounting Standards (“SFAS”) (continued)
Standar baru dan amandemen berikut yang The following new standard and amendments
relevan untuk Grup dan akan efektif untuk tahun which are relevant to the Group and will be
buku yang dimulai pada: (lanjutan) effective for the financial year beginning:
(continued)
1 Januari 2027 1 January 2027
• PSAK No. 118: “Penyajian dan • SFAS No. 118: “Presentation and
Pengungkapan dalam Laporan Keuangan”. Disclosure in Financial Statements”.
Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan As at the completion date of these interim
keuangan konsolidasian interim ini, Grup masih consolidated financial statements, the Group is
mengevaluasi dampak dari penerapan still evaluating the impact of the adoption of
amandemen dan standar baru tersebut pada these new and amendments standards to the
laporan keuangan Grup. Group’s financial statements.
b. Prinsip-Prinsip Konsolidasian b. Principles of Consolidation
Laporan keuangan konsolidasian interim meliputi The interim consolidated financial statements
laporan keuangan Perusahaan dan entitas comprise the financial statements of the
anaknya. Kendali diperoleh bila Grup terekspos Company and its subsidiaries. Control is
atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari achieved when the Group is exposed, or has
keterlibatan Grup dengan investee dan memiliki rights, to variable returns from its involvement
kemampuan untuk memengaruhi imbal hasil with the investee and has the ability to affect
tersebut melalui kekuasaannya atas investee. those returns through its power over the
Dengan demikian, Grup mengendalikan investee investee. Thus, the Group controls an investee
jika dan hanya jika Grup memiliki seluruh hal if and only if the Group has all of the following:
berikut ini:
i) Kekuasaan atas investee, yaitu hak yang i) Power over the investee, that is existing
ada saat ini yang memberi Grup rights that give the Group current ability to
kemampuan kini untuk mengarahkan direct the relevant activities of the
aktivitas relevan dari investee; investee;
ii) Eksposur atau hak atas imbal hasil variabel ii) Exposure or rights, to variable returns from
dari keterlibatannya dengan investee; dan its involvement with the investee; and
iii) Kemampuan untuk menggunakan iii) The ability to use its power over the
kekuasaannya atas investee untuk investee to affect the returns.
memengaruhi imbal hasil.
Page 26
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/9 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
b. Prinsip-Prinsip Konsolidasian (lanjutan) b. Principles of Consolidation (continued)
Bila Grup tidak memiliki hak suara atau hak When the Group has less than a majority of the
serupa secara mayoritas atas suatu investee, voting or similar rights of an investee, the Group
Grup mempertimbangkan semua fakta dan considers all relevant facts and circumstances
keadaan yang relevan dalam mengevaluasi in assessing whether it has power over an
apakah mereka memiliki kekuasaan atas investee, including:
investee, termasuk:
i) Pengaturan kontraktual dengan pemegang i) The contractual arrangements with the
hak suara lainnya pada investee; other vote holders of the investee;
ii) Hak-hak yang timbul dari pengaturan ii) Rights arising from other contractual
kontraktual lain; dan arrangements; and
iii) Hak suara dan hak suara potensial yang iii) The Group’s voting rights and potential
dimiliki Grup. voting rights.
Grup menilai kembali apakah mereka The Group re-assesses whether or not it
mengendalikan investee bila fakta dan keadaan controls an investee if facts and circumstances
mengindikasikan adanya perubahan terhadap indicate that there are changes to one or more
satu atau lebih dari ketiga elemen dari of the three elements of control. Consolidation
pengendalian. Konsolidasi atas entitas anak of a subsidiaries begins when the Group
dimulai sejak Grup memeroleh pengendalian obtains control over the subsidiaries and
atas entitas anak dan berakhir pada saat Grup ceases when the Group loses control of the
kehilangan pengendalian atas entitas anak. Aset, subsidiaries. Assets, liabilities, income and
liabilitas, penghasilan dan beban dari entitas expenses of a subsidiaries acquired during the
anak yang diakuisisi pada tahun tertentu year are included in the consolidated financial
disertakan dalam laporan keuangan statements from the date the Group gains
konsolidasian sejak tanggal Grup memeroleh control until the date the Group ceases to
kendali sampai tanggal Grup tidak lagi control the subsidiaries.
mengendalikan entitas anak tersebut.
Seluruh laba rugi konsolidasian dan setiap Consolidated profit or loss and each component
komponen penghasilan komprehensif lain of other comprehensive income are attributed to
diatribusikan pada pemilik entitas induk dan pada the equity holders of the parent of the Group
kepentingan non-pengendali, walaupun and to the non-controlling interests, even if this
hal ini akan menyebabkan saldo kepentingan results in the non-controlling interests resulting
non-pengendali menjadi defisit. Bila dipandang a deficit balance. When necessary, adjustments
perlu, penyesuaian dilakukan terhadap laporan are made to the financial statements of
keuangan entitas anak untuk diselaraskan subsidiaries to bring their accounting policies
dengan kebijakan akuntansi Grup. into line with the Group’s accounting policies.
Seluruh aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan All intra-group assets and liabilities, equity,
dan beban dan arus kas atas transaksi antar income, expenses and cash flows relation to
anggota Grup dieliminasi sepenuhnya pada saat transactions between members of the Group
konsolidasian. are eliminated in full on consolidation.
Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas Changes in the parent’s ownership interest in a
induk pada entitas anak yang tidak subsidiaries, without a loss of control, is
mengakibatkan hilangnya pengendalian, dicatat accounted for as an equity transaction. If the
sebagai transaksi ekuitas. Bila kehilangan Group losses control over a subsidiaries, it
pengendalian atas suatu entitas anak, maka derecognises the related assets, liabilities, and
Grup menghentikan pengakuan atas aset, other component of equity, while the difference
liabilitas dan komponen lain dari ekuitas terkait, is recognised in the consolidated profit or loss.
dan selisihnya diakui pada laba rugi Any investment retained is recognised at fair
konsolidasian. Bagian dari investasi yang tersisa value.
diakui pada nilai wajar.
Page 27
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/10 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing c. Foreign Currency Transactions and
Balances
Mata uang pelaporan yang digunakan pada The reporting currency used in the interim
laporan keuangan konsolidasian interim adalah consolidated financial statements is the
Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional Indonesian Rupiah, which is also the functional
Grup dan entitas anak. currency of the Group and subsidiaries.
Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam Transactions involving foreign currencies are
Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku pada saat recorded in Rupiah at the rates of exchange
transaksi dilakukan. Pada tanggal pelaporan, prevailing at the time the transactions are made.
aset dan liabilitas moneter dalam mata uang At the reporting date, monetary assets and
asing dijabarkan sesuai dengan rata-rata kurs liabilities denominated in foreign currencies are
jual dan beli yang diterbitkan oleh Bank adjusted to reflect the average of the selling and
Indonesia pada tanggal transaksi perbankan buying rates of exchange prevailing at the last
terakhir untuk periode yang bersangkutan, dan banking transaction date of the period, as
laba atau rugi kurs yang timbul, dikreditkan atau published by Bank Indonesia, and any resulting
dibebankan pada operasi periode yang gains or losses are credited or charged to
bersangkutan. operations of the current period.
Nilai tukar mata uang asing yang digunakan The exchange rates on foreign
pada tanggal 30 September 2025 dan currency used as at 30 September 2025 and
31 Desember 2024 adalah sebagai berikut: 31 December 2024 are as follows:
30 September/ 31 Desember/
September December
2025 2024
Dolar Amerika Serikat (“USD”) 16,680 16,162 United States Dollar (“USD”)
Yuan China (“CNY”) 2,343 2,225 Chinese Yuan (“CNY”)
d. Transaksi dengan Pihak-Pihak Berelasi d. Transactions with Related Parties
Grup melakukan transaksi dengan pihak-pihak The Group enters into transactions with related
berelasi sebagaimana didefinisikan dalam parties as defined in SFAS No. 224: “Related
PSAK No. 224: “Pengungkapan pihak-pihak parties disclosures”.
berelasi”.
Seluruh transaksi yang dilakukan All transactions with related parties, whether or
dengan pihak-pihak berelasi, baik not made at similar terms and conditions as
dilakukan dengan kondisi dan persyaratan yang those done with third parties, are disclosed in
sama dengan pihak ketiga maupun tidak, the notes to interim consolidated financial
diungkapkan pada catatan atas laporan statements.
keuangan konsolidasian interim.
e. Instrumen Keuangan e. Financial Instrument
Grup menerapkan PSAK No. 107, “Instrumen The Group has applied SFAS No. 107,
Keuangan”. Grup mengklasifikasikan instrumen “Financial Instruments”. The Group classifies
keuangan dalam bentuk aset keuangan dan the financial instruments in the form of financial
liabilitas keuangan. assets and financial liabilities.
Page 28
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/11 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instrument (continued)
Aset Keuangan Financial Assets
Aset keuangan diklasifikasikan dalam Financial assets are classified into three
kategori: categories as follows:
i) Aset keuangan diukur dengan nilai i) Financial assets measured at fair value
wajar melalui laba rugi atau penghasilan through profit or loss (“FVTPL”) or
komprehensif lain, dan through other comprehensive income
ii) Aset keuangan yang diukur dengan (“FVTOCI”), and
biaya perolehan diamortisasi. ii) Financial assets at amortised cost.
Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus Classification and measurement of financial
didasarkan pada bisnis model dan arus kas assets are based on the business model and
kontraktual - apakah semata-mata dari contractual cash flows - whether from solely
pembayaran pokok dan bunga. Manajemen principal and interest payment. Management
menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut determines the classification of its financial
pada pengakuan awal, perubahan setelah assets at initial recognition, changes after initial
penerapan awal sangat jarang terjadi. implementation are very rare.
Pada tanggal 30 September 2025 dan As at 30 September 2025 and
31 Desember 2024, Grup hanya memiliki aset 31 December 2024, the Group only has
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan financial assets measured at amortised cost.
diamortisasi.
Grup mengukur aset keuangan pada biaya The Group measures financial assets at
perolehan diamortisasi jika kedua kondisi amortised cost if both of the following
berikut dipenuhi: conditions are met:
- Dimiliki untuk mendapatkan arus kas - Held to collect contractual cash flows till
kontraktual hingga jatuh tempo; dan maturity; and
- Arus kas yang dihasilkan semata-mata - The cash flows are arising from solely
berasal dari pembayaran pokok dan bunga payments of principal and interest on the
dari jumlah pokok terutang. principal amount outstanding.
Aset keuangan yang diukur dengan biaya Financial assets measured at amortised cost
perolehan diamortisasi meliputi kas di bank dan consist of cash in banks and trade receivables.
piutang usaha. Aset keuangan diklasifikasikan Financial assets in this category are classified
sebagai aset lancar, jika jatuh tempo dalam as current assets if expected to be settled within
waktu 12 bulan, jika tidak maka aset keuangan 12 months, otherwise, they are classified as
ini diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar. non-current.
Aset keuangan yang diukur dengan biaya Financial assets measured at amortised cost
perolehan diamortisasi pada awalnya diakui are recognised initially at fair value plus
sebesar nilai wajarnya ditambah dengan biaya- transaction costs and subsequently measured
biaya transaksi dan selanjutnya diukur pada at amortised cost using the effective interest
biaya perolehan diamortisasi dengan rate method, less impairment. Amortised cost is
menggunakan metode suku bunga efektif, calculated by taking into account any discount
setelah dikurangi dengan penurunan nilai. Biaya or premium on acquisition fees or costs that are
perolehan yang diamortisasi dihitung dengan an integral part of the effective interest rate. The
memperhitungkan diskonto atau premi atas effective interest rate amortisation is included in
biaya akuisisi atau biaya yang merupakan the interim consolidated profit or loss.
bagian integral dari suku bunga efektif tersebut.
Amortisasi suku bunga efektif dicatat dalam
laporan laba rugi konsolidasian interim.
Page 29
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/12 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instrument (continued)
Aset Keuangan (lanjutan) Financial Assets (continued)
Metode suku bunga efektif Effective interest method
Metode suku bunga efektif adalah metode yang The effective interest method is a method of
digunakan untuk menghitung biaya perolehan calculating the amortised cost of a financial
diamortisasi dari instrumen keuangan dan instrument and of allocating interest income
metode untuk mengalokasikan pendapatan over the relevant period.
bunga selama periode yang relevan.
Suku bunga efektif adalah suku bunga yang The effective interest rate is the rate that exactly
secara tepat mendiskontokan estimasi discounts estimated future cash receipts
penerimaan kas di masa datang (mencakup (including all fees and points paid or received
seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan that form an integral part of the effective interest
dan diterima oleh para pihak dalam kontrak yang rate, transaction costs and other premiums or
merupakan bagian yang tak terpisahkan dari discounts) through the expected life of the
suku bunga efektif, biaya transaksi dan premium financial instrument, where appropriate. a
dan diskonto lainnya) selama perkiraan umur shorter period to obtain the net carrying amount
instrumen keuangan, jika lebih tepat, digunakan of financial assets at initial recognition.
periode yang lebih singkat untuk memperoleh
nilai tercatat bersih dari aset keuangan pada saat
pengakuan awal.
Penurunan nilai aset keuangan Impairment of financial assets
Pada tanggal akhir periode pelaporan, Grup At the end of the reporting period, the Group
mengevaluasi kerugian kredit ekspektasian assesses the expected credit losses by
dengan mempertimbangkan informasi yang considering the forward-looking information
bersifat forward-looking terhadap aset keuangan associated with the financial assets measured
yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan at fair value through profit or loss and amortised
biaya perolehan diamortisasi. Aset keuangan cost. The financial assets are impaired when
tersebut mengalami penurunan nilai ketika satu one or more events that have a detrimental
atau lebih peristiwa yang memiliki dampak impact on the estimated future cash flows have
merugikan atas estimasi arus kas masa depan occurred. Any impairment is recognised in the
telah terjadi. Penurunan nilai tersebut diakui interim consolidated profit or loss.
dalam laba rugi konsolidasian interim.
Grup mengakui cadangan untuk kerugian kredit The Group recognises an allowance for
ekspektasian (“KKE”) untuk seluruh aset expected credit losses (“ECL”) for all financial
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan assets at amortised costs. ECL is based on the
diamortisasi. KKE didasarkan pada perbedaan difference between the contractual cash flows
antara arus kas kontraktual yang tertuang dalam due in accordance with the contract and all the
kontrak dan seluruh arus kas yang diharapkan cash flows that the Group expects to receive,
akan diterima Grup, didiskontokan discounted at an approximation of the original
menggunakan suku bunga efektif awal. Arus kas effective interest rate. The expected cash flows
yang diharapkan akan diterima tersebut will include cash flows from the sale of collateral
mencakup arus kas dari penjualan agunan yang held or other credit enhancements that are
dimiliki atau perluasan kredit lainnya yang integral to the contractual terms.
merupakan bagian integral dari persyaratan
kontrak.
Page 30
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/13 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Aset Keuangan (lanjutan) Financial Assets (continued)
Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) Impairment of financial assets (continued)
KKE diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit ECL is recognised in two stages. For credit
atas instrumen keuangan yang tidak mengalami exposures for which there has not been a
peningkatan secara signifikan sejak pengakuan significant increase in credit risk since initial
awal, pengukuran penyisihan kerugian dilakukan recognition, ECL is provided for credit losses
sejumlah KKE 12 bulan. Untuk risiko kredit atas that result from default events that are possible
instrumen keuangan yang mengalami within the next 12-months (a 12-month ECL).
peningkatan secara signifikan sejak pengakuan For those credit exposures for which there has
awal, penyisihan kerugian dilakukan sepanjang been a significant increase in credit risk since
sisa umurnya, terlepas dari waktu terjadinya initial recognition, a loss allowance is required
default (sepanjang umur KKE). for credit losses expected over the remaining
life of the exposure, irrespective of the timing of
the default (a lifetime ECL).
Karena piutang usaha tidak memiliki komponen Because its trade receivables do not contain
pembiayaan signifikan, Grup menerapkan significant financing component, the Group
pendekatan yang disederhanakan dalam applies a simplified approach in calculating
perhitungan kerugian kredit ekspektasian. Oleh expected credit loss. Therefore, the Group does
karena itu, Grup tidak menelusuri perubahan not track changes in credit risk, but instead
dalam risiko kredit, namun justru mengakui recognises a loss allowance based on lifetime
penyisihan kerugian berdasarkan kerugian kredit expected credit loss at each reporting date. The
ekspektasian sepanjang umurnya pada setiap Group established a provision matrix that is
tanggal pelaporan. Grup membentuk matriks based on its historical credit loss experience,
provisi berdasarkan pengalaman kerugian kredit adjusted for forward-looking factors specific to
masa lampau, disesuaikan dengan perkiraan the debtors and the economic environment.
masa depan atas faktor yang spesifik untuk
debitur dan lingkungan ekonomi.
Penghentian pengakuan aset keuangan Derecognition of financial assets
Aset keuangan (atau, sesuai dengan kondisinya, A financial asset (or, where applicable, a part of
bagian dari aset keuangan atau bagian dari a financial asset or part of a group of similar
kelompok aset keuangan serupa) terutama financial assets) is primarily derecognised (i.e.,
dihentikan pengakuannya (yaitu, dihapuskan removed from the Group’s consolidated
dari laporan posisi keuangan konsolidasian statement of financial position) when:
Grup) ketika:
• Hak untuk menerima arus kas dari aset telah • The rights to receive cash flows from the
berakhir; atau asset have expired; or
Page 31
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/14 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Aset Keuangan (lanjutan) Financial Assets (continued)
Penghentian pengakuan aset keuangan Derecognition of financial assets (continued)
(lanjutan)
Aset keuangan (atau, sesuai dengan kondisinya, A financial asset (or, where applicable, a part of
bagian dari aset keuangan atau bagian dari a financial asset or part of a group of similar
kelompok aset keuangan serupa) terutama financial assets) is primarily derecognised (i.e.,
dihentikan pengakuannya (yaitu, dihapuskan removed from the Group’s consolidated
dari laporan posisi keuangan konsolidasian statement of financial position) when:
Grup) ketika: (lanjutan) (continued)
• Grup telah mengalihkan haknya untuk • The Group has transferred its rights to
menerima arus kas dari aset atau receive cash flows from the asset or has
menanggung kewajiban untuk membayar assumed an obligation to pay the received
arus kas yang diterima tersebut secara cash flows in full without material delay to
penuh tanpa penundaan yang material a third party under a ‘pass-through’
kepada pihak ketiga berdasarkan arrangement; and either (a) the Group has
kesepakatan ‘pass-through’, dan salah satu transferred substantially all the risks and
dari (a) Grup telah mengalihkan secara rewards of the asset, or (b) the Group has
substansial seluruh risiko dan manfaat atas neither transferred nor retained
aset, atau (b) Grup tidak mengalihkan substantially all the risks and rewards of
maupun tidak memiliki secara substansial the asset, but has transferred control of the
atas seluruh risiko dan manfaat atas aset, asset.
tetapi telah mengalihkan kendali atas aset
tersebut.
Ketika Grup telah mengalihkan haknya untuk When the Group has transferred its rights to
menerima arus kas dari suatu aset atau telah receive cash flows from an asset or has entered
menandatangani kesepakatan ‘pass-through’, into a ‘pass-through’ arrangement, it evaluates
Grup mengevaluasi jika, dan sejauh mana, Grup if, and to what extent, it has retained the risks
masih mempertahankan risiko dan manfaat atas and rewards of ownership. When it has neither
kepemilikan aset. Ketika Grup tidak mengalihkan transferred nor retained substantially all of the
maupun seluruh risiko dan manfaat atas aset risks and rewards of the asset, nor transferred
dipertahankan secara substansial, maupun tidak control of the asset, the Group continues to
mengalihkan kendali atas aset, Grup tetap recognise the transferred asset to the extent of
mengakui aset yang dialihkan sebesar its continuing involvement. In that case, the
keterlibatan berkelanjutannya. Dalam kasus Group also recognises an associated liability.
tersebut, Grup juga mengakui liabilitas terkait. The transferred asset and the associated
Aset yang dialihkan dan liabilitas terkait diukur liability are measured on a basis that reflects the
dengan basis yang mencerminkan hak dan rights and obligations that the Group has
kewajiban yang masih dipertahankan oleh Grup. retained.
Keterlibatan berkelanjutan dalam bentuk Continuing involvement that takes the form of a
jaminan atas aset yang ditransfer, diukur pada guarantee over the transferred asset is
nilai yang lebih rendah antara jumlah tercatat measured at the lower of the original carrying
awal aset dan jumlah maksimum imbalan yang amount of the asset and the maximum amount
dibutuhkan oleh Grup untuk membayar kembali. of consideration received that the Group could
be required to repay.
Page 32
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/15 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangan The Group classifies its financial liabilities in the
dalam kategori pengukuran sebagai berikut: following measurement categories:
i) Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai i) Financial liabilities at fair value through
wajar pada laba rugi; dan profit or loss; and
ii) Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya ii) Financial liabilities at amortised cost.
diamortisasi.
Pada tanggal 30 September 2025 dan As at 30 September 2025 and
31 Desember 2024, Grup hanya memiliki 31 December 2024, the Group only had
liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan financial liabilities measured at amortised cost
diamortisasi yang terdiri atas utang lain-lain, that comprised of other payables, shareholder
pinjaman pemegang saham dan liabilitas sewa loan and lease liabilities, which is initially
yang pada awalnya diukur pada nilai wajar, measured at fair value, net of transaction costs,
setelah dikurangi biaya transaksi, dan and are subsequently measured at amortised
selanjutnya diukur pada biaya perolehan yang cost, using the effective interest rate method.
diamortisasi dengan menggunakan metode suku
bunga efektif.
Penghentian pengakuan liabilitas keuangan Derecognition of financial liabilities
Grup menghentikan pengakuan liabilitas The Group derecognises financial liabilities if,
keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas Grup and only if, the Group's obligations are
telah dilepaskan, dibatalkan atau kadaluarsa. discharged, canceled or expired. The difference
Selisih antara jumlah tercatat liabilitas keuangan between the carrying amount of the financial
yang dihentikan pengakuannya dan imbalan liability derecognised and the consideration
yang dibayarkan dan terutang diakui dalam laba paid and payable is recognised in the interim
rugi konsolidasian interim. consolidated profit or loss.
f. Instrumen Keuangan Disalinghapuskan f. Offsetting Financial Instruments
Aset dan liabilitas keuangan Grup saling hapus The Group only offsets financial assets and
dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan liabilities and presents the net amount in the
posisi keuangan, jika dan hanya jika: statement of financial position if, and only if:
- Saat ini memiliki hak yang berkekuatan - Currently has a legally enforceable right to
hukum untuk melakukan saling hapus atas set off the recognised amount; and
jumlah yang telah diakui tersebut; dan
- Berniat untuk menyelesaikan secara neto - Intend either to settle on a net basis, or to
atau untuk merealisasikan aset dan realise the asset and settle the liability
menyelesaikan liabilitasnya secara simultaneously.
simultan.
Hak yang berkekuatan hukum tersebut tidak The legally enforceable right must not be
harus bergantung pada kejadian masa depan contingent on future events and must be
dan harus dapat dilaksanakan dalam kegiatan enforceable in the normal course of business
usaha normal dan dalam hal gagal bayar, pailit and in the event of default, insolvency or
atau kebangkrutan dari Grup atau pihak lawan. bankruptcy of the Group or the counterparty.
Page 33
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/16 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
g. Pengukuran Nilai Wajar g. Fair Value Measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima Fair value is the price that would be received to
untuk menjual suatu aset atau harga yang akan sell an asset or paid to transfer a liability in an
dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam orderly transaction between market participants
transaksi teratur antara pelaku pasar pada at the measurement date. The fair value
tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar measurement is based on the presumption that
mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual the transaction to sell the asset or transfer the
aset atau mengalihkan liabilitas terjadi: liability takes place either:
i) Di pasar utama untuk aset atau liabilitas i) In the principal market for the asset or
tersebut; atau liability; or
ii) Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar ii) In the absence of a principal market, in the
yang paling menguntungkan untuk aset atau most advantageous market for the asset or
liabilitas tersebut. liability.
Nilai wajar aset atau liabilitas diukur The fair value of an asset or a liability
menggunakan asumsi yang akan digunakan is measured using the assumptions that
pelaku pasar ketika menentukan harga aset atau market participants would use when pricing
liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku the asset or liability, assuming that market
pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi participants act in their economic best interest.
terbaiknya.
Pengukuran nilai wajar atas aset non-keuangan A fair value measurement of a non-financial
mempertimbangkan kemampuan pelaku pasar asset takes into account a market
dalam menghasilkan keuntungan ekonomi participant's ability to generate economic
dengan penggunaan aset pada kemampuan benefits by using the asset in its highest and
tertinggi dan terbaik aset atau dengan best use or by selling it to another
menjualnya ke pelaku pasar yang lain yang akan market participant that would use the asset in
menggunakan aset pada kemampuan tertinggi its highest and best use.
dan terbaik.
Grup menggunakan teknik penilaian yang sesuai The Group uses valuation techniques that are
dengan keadaan dan data yang memadai appropriate in the circumstances and for which
tersedia untuk mengukur nilai wajar, dengan sufficient data are available to measure fair
memaksimalkan masukan yang dapat diamati value, maximising the use of relevant
yang relevan dan meminimalkan masukan yang observable inputs and minimising the use of
tidak dapat diamati. unobservable inputs.
Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya All assets and liabilities for which fair value
diukur atau diungkapkan dalam laporan is measured or disclosed in the interim
keuangan konsolidasian interim dikategorikan consolidated financial statements are
dalam hierarki, nilai wajar berdasarkan tingkat categorised within the fair value hierarchy,
masukan paling rendah yang signifikan terhadap described as follows, based on the lowest level
pengukuran nilai wajar secara keseluruhan input that is significant to the fair value
sebagai berikut: measurement as a whole:
i) Tingkat 1 - Harga kuotasian (tanpa i) Level 1 - Quoted (unadjusted) market
penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau prices in active markets for identical assets
liabilitas yang identik yang dapat diakses or liabilities which can be accessed by the
entitas pada tanggal pengukuran. entity of measurement date.
Page 34
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/17 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
g. Pengukuran Nilai Wajar (lanjutan) g. Fair Value Measurement (continued)
ii) Tingkat 2 - Teknik penilaian yang ii) Level 2 - Valuation techniques for which the
menggunakan tingkat masukan yang paling lowest level input that is significant to the
rendah yang signifikan terhadap fair value measurement is directly or
pengukuran nilai wajar yang dapat diamati indirectly observable.
baik secara langsung atau tidak langsung.
iii) Tingkat 3 - Teknik penilaian yang iii) Level 3 - Valuation techniques for which the
menggunakan tingkat masukan yang paling lowest level input that is significant to the
rendah yang signifikan terhadap fair value measurement is unobservable.
pengukuran nilai wajar yang tidak dapat
diamati.
Untuk aset dan liabilitas yang diakui dalam For assets and liabilities that are recognised in
laporan keuangan konsolidasian interim secara the interim consolidated financial statements on
berulang, Grup menentukan apakah terdapat a recurring basis, the Group determines
perpindahan antara tingkat dalam hierarki whether transfers have occurred between levels
dengan melakukan evaluasi ulang atas in the hierarchy by re-assessing categorisation
penetapan kategori (berdasarkan tingkat (based on the lowest level input that is
masukan paling rendah yang signifikan terhadap significant to the fair value measurement as a
pengukuran nilai wajar secara keseluruhan) whole) at the end of each reporting period.
pada tiap akhir periode pelaporan.
Untuk tujuan pengungkapan nilai wajar, Grup For the purpose of fair value disclosures, the
telah menentukan kelas aset dan liabilitas Group have determined classes of assets and
berdasarkan sifat, karakteristik, dan risiko aset liabilities on the basis of the nature,
atau liabilitas, dan tingkat hierarki nilai wajar characteristics and risks of the asset or liability
seperti dijelaskan di atas. and the level of the fair value hierarchy as
explained above.
h. Klasifikasi Lancar dan Tidak Lancar h. Current and Non-current Classification
Grup menyajikan aset dan liabilitas dalam The Group presents assets and liabilities in the
laporan posisi keuangan konsolidasian consolidated statement of financial position
berdasarkan klasifikasi lancar/tidak lancar. Suatu based on current/non-current classification. An
aset disajikan lancar bila: asset is current when it is:
i) Akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi dalam i) Expected to be realised or intended to be
siklus operasi normal; sold or consumed in the normal operating
cycle;
ii) Dimiliki untuk tujuan diperdagangkan; ii) Held primarily for the purpose of trading;
iii) Akan direalisasi dalam 12 bulan setelah iii) Expected to be realised within 12 months
tanggal pelaporan; atau after the reporting period; or
iv) Kas atau setara kas kecuali yang dibatasi iv) Cash or cash equivalent unless restricted
penggunaannya atau akan digunakan untuk from being exchanged or used to settle a
melunasi suatu liabilitas dalam kurun waktu liability for at least 12 months after the
12 bulan setelah tanggal pelaporan. reporting period.
Selain itu, aset diklasifikasikan sebagai tidak Other than that, assets are classified as non-
lancar. current.
Page 35
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/18 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
h. Klasifikasi Lancar dan Tidak Lancar (lanjutan) h. Current and Non-current Classification
(continued)
Suatu liabilitas disajikan lancar bila: A liability is current when it is:
i) Akan dilunasi dalam siklus operasi normal; i) Expected to be settled in the normal
operating cycle;
ii) Dimiliki untuk tujuan diperdagangkan; ii) Held primarily for the purpose of trading;
iii) Akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal iii) Due to be settled within twelve months after
pelaporan; atau the reporting period; or
iv) Tidak ada hak tanpa syarat untuk iv) There is no unconditional right to defer the
menangguhkan pelunasannya dalam kurun settlement of the liability for at least twelve
waktu 12 bulan setelah tanggal pelaporan. months after the reporting period.
Selain itu, liabilitas diklasifikasikan sebagai tidak Other than that, liabilities are classified as
lancar. non-current.
Aset dan kewajiban pajak tangguhan Deferred tax assets and liabilities are classified
diklasifikasikan sebagai aset dan kewajiban tidak as non-current assets and liabilities.
lancar.
i. Kas di Bank i. Cash in Banks
Kas di bank dalam laporan posisi keuangan Cash in banks in the interim consolidated
konsolidasian interim terdiri dari kas di bank yang statement of financial position consist of cash in
tidak dijaminkan atau dibatasi penggunaannya banks which are neither pledged as collateral
dan memiliki risiko tidak signifikan terhadap nor restricted for use and are subject to an
perubahan nilai. insignificant risk of changes in value.
j. Piutang Usaha j. Trade Receivables
Piutang usaha adalah piutang pelanggan terkait Trade receivables are amounts due from
dengan penjualan atau jasa yang dilakukan customers for sales or services performed in the
dalam kegiatan usaha. Jika tingkat kolektibilitas ordinary course of business. If collection is
diekspektasi dalam satu tahun atau kurang, maka expected in one year or less, they are classified
akan diklasifikasikan sebagai aset lancar. Jika as current assets. If not, they are presented as
tidak, maka akan disajikan sebagai aset tidak non-current assets.
lancar.
Grup menerapkan pendekatan disederhanakan The Group applies the SFAS No. 109 simplified
PSAK No. 109 untuk mengukur kerugian kredit approach to measuring expected credit losses
ekspektasian (“KKE”) yang menggunakan KKE (“ECL”) which uses a lifetime ECL for all trade
seumur hidup untuk semua piutang usaha. Untuk receivables. To measure the ECL, trade
mengukur KKE, piutang usaha telah receivables have been grouped based on
dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko shared credit risk characteristics and the days
kredit bersama dan hari jatuh tempo. past due.
Page 36
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/19 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
k. Aset Tetap k. Fixed Assets
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan, Fixed assets are stated at cost of acquisition,
dikurangi akumulasi penyusutan dan penurunan less accumulated depreciation and impairment,
nilai, jika ada. Aset tetap disusutkan dengan if any. Fixed assets are depreciated using the
menggunakan metode garis lurus ke nilai sisa straight-line method to their estimated residual
diperkirakan mereka selama lebih rendah dari value over the lesser of the estimated useful
estimasi masa manfaat aset. lives of the assets.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan Depreciation is computed using straight-line
metode garis lurus berdasarkan taksiran masa method based on the estimated useful lives of
manfaat ekonomis aset tetap sebagai berikut: the fixed assets as follows:
Tahun/ Years
Perabotan kantor 3-8 Office furniture
Peralatan kantor 3-4 Office equipment
Biaya perolehan termasuk biaya penggantian Cost includes the cost of replacing part of the
bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi, jika fixed assets when that cost is incurred if the
memenuhi kriteria pengakuan. Selanjutnya, pada recognition criteria are met. Likewise, when a
saat inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya major inspection is performed, its cost is
inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat recognised in the carrying amount of the fixed
(“carrying amount”) tetap sepanjang suatu assets as a replacement if the recognition
penggantian jasa memenuhi kriteria pengakuan. criteria are satisfied. All other repairs and
Semua biaya pemeliharaan dan perbaikan yang maintenance costs that do not meet the
tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam recognition criteria are recognised in the interim
laporan laba rugi konsolidasian interim dan consolidated statement of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain konsolidasian other comprehensive income as incurred.
interim pada saat terjadinya.
Ketika aset tetap dijual, nilai tercatatnya When fixed assets are disposed of, their
dikeluarkan dari laporan keuangan, dan carrying values are eliminated from the financial
keuntungan dan kerugian yang dihasilkan dari statements, and the resulting gains and losses
penjualan aset tetap diakui dalam laporan laba on the disposal of fixed assets are recognised
rugi konsolidasian interim. in the the interim consolidated profit or loss.
Nilai tercatat aset segera diturunkan sebesar An asset carrying amount is written down
jumlah yang dapat dipulihkan jika nilai tercatat immediately to its recoverable amount if the
aset lebih besar dari estimasi jumlah yang dapat asset’s carrying amount is greater than its
dipulihkan. estimated recoverable amount.
Nilai residu, masa manfaat dan metode The asset’s residual values, useful lives and
penyusutan ditelaah dan jika perlu disesuaikan, depreciation method are reviewed and adjusted
pada setiap akhir periode pelaporan. if appropriate, at the end of each reporting
period.
Page 37
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/20 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
l. Sewa l. Leases
Sewa adalah suatu perjanjian dimana pesewa A lease is an agreement in which the lessor
memberikan kepada penyewa hak untuk conveys to the lessee in return for a payment,
menggunakan suatu aset selama periode waktu or series of payments, the right to use an asset
yang disepakati dan sebagai imbalannya for an agreed period of time.
penyewa melakukan pembayaran atau
serangkaian pembayaran kepada pesewa.
Pada tanggal permulaan kontrak, Grup menilai At inception of a contract, the Group
apakah kontrak merupakan, atau mengandung, assess whether a contract is, or contains, a
sewa. Suatu kontrak merupakan, atau lease. A contract is, or contains, a lease if the
mengandung sewa jika kontrak tersebut contract conveys the right to control the use
memberikan hak untuk mengendalikan of an identified asset for a period of time
penggunaan aset identifikasian selama suatu in exchange for consideration. To assess
jangka waktu untuk dipertukarkan dengan whether a contract conveys the right to
imbalan. Untuk menguji apakah suatu kontrak control the use of an identified asset,
memberikan hak untuk mengendalikan aset the Group assesses whether:
identifikasian, Grup menguji apakah:
- Kontrak melibatkan penggunaan aset - The contract involves the use of an
identifikasian, ini dapat ditentukan secara identified asset this may be specified
eksplisit atau implisit dan harus berbeda explicitly or implicitly and should be
secara fisik atau mewakili secara substantial physically district or represent substantially
semua kapasitas aset yang berbeda secara all of the capacity of a physically distinct
fisik. Jika pemasok memiliki hak substitusi asset. If the supplier has a substantive
substantif, maka aset tidak teridentifikasi; substitution right, then the asset is not
identified;
- Grup memiliki hak untuk memeroleh secara - The Group has the right to obtain
substansial semua manfaat ekonomi dari substantially all of the economic benefits
penggunaan aset selama periode from use of the asset throughout the period
penggunaan; of use;
- Grup memiliki hak untuk mengarahkan - The Group has right to direct the use of the
penggunaan aset. Grup memiliki hak ini asset. The Group has this right when it has
ketika hak pengambilan keputusan yang the decision making rights that are most
paling relevan untuk mengubah bagaimana relevant to changing how and for what
dan untuk apa tujuan aset tersebut. Dalam purpose the asset is use. In rare cases
kasus yang jarang terjadi di mana semua where all the decisions about how and for
keputusan tentang bagaimana dan untuk what purpose the asset is used are
tujuan apa aset itu digunakan telah predetermined, the Group has the right to
ditentukan sebelumnya, Grup memiliki hak direct the use of the asset if either;
untuk mengarahkan penggunaan aset
tersebut jika;
• Grup memiliki hak untuk • The Group has the right to operate the
mengoperasikan aset; atau asset; or
• Grup merancang aset dengan cara yang • The Group designed the asset in a way
telah ditentukan sebelumnya tentang that predetermines how and for what
bagaimana dan untuk tujuan apa aset itu purpose it will be used.
akan digunakan.
Page 38
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/21 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
l. Sewa (lanjutan) l. Leases (continued)
Pembayaran sewa yang termasuk dalam Lease payments included in the measurement
pengukuran liabilitas sewa terdiri dari: of the lease liability comprise the following:
- Jumlah yang diharapkan akan dibayarkan - Amounts expected to be payable under a
berdasarkan jaminan residual; dan residual guarantee; and
- Harga pelaksanaan di bawah opsi pembelian - The exercise price under a purchase
bahwa Grup cukup yakin untuk melakukan, option that the Group is reasonably certain
pembayaran sewa dalam periode to exercise, lease payments in an optional
perpanjangan opsional jika Grup cukup yakin renewal period if the Group is reasonably
untuk melakukan opsi perpanjangan, dan certain to exercise an extension option,
penalti untuk penghentian awal dari sewa and penalties for early termination of a
kecuali jika Grup cukup yakin tidak berakhir lease unless the Group is reasonably
lebih awal. certain not to terminate early.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran Lease liabilities are measured at the present
sewa yang belum dibayar. Pembayaran sewa value of the lease payments that are not paid.
didiskontokan dengan menggunakan suku bunga The lease payments are discounted using the
implisit dalam sewa. Jika tarif tidak dapat segera interest rate implicit in the lease. If the rate
ditentukan, di mana hal tersebut secara umum cannot be readily determined, which is
terjadi pada sewa dalam Grup, suku bunga generally the case for leases in the Group, the
pinjaman inkremental penyewa digunakan, yaitu lessee’s incremental borrowing rate is used,
tarif yang harus dibayar oleh penyewa untuk being the rate that the individual lessee would
meminjam dana yang diperlukan untuk have to pay to borrow the funds necessary to
memperoleh aset dengan nilai yang sama obtain an asset of similar value to the right-of-
dengan aset hak-guna dalam lingkungan use asset in a similar economic environment
ekonomi serupa dengan syarat dan ketentuan with similar terms and conditions. Each lease
yang serupa. Setiap pembayaran sewa payment is allocated between the settlement
dialokasikan antara porsi pelunasan liabilitas dan portion of liability and finance cost.
biaya keuangan.
Liabilitas sewa disajikan sebagai liabilitas jangka Lease liabilities are classified in long-term
panjang kecuali untuk bagian yang jatuh tempo liabilities except for those with maturities of 12
dalam waktu 12 bulan atau kurang yang disajikan months or less which are included in current
sebagai liabilitas jangka pendek. Unsur bunga liabilities. The interest element of the finance
dalam biaya keuangan dibebankan ke laba rugi cost is charged to the interim consolidated profit
konsolidasian interim selama masa sewa yang or loss over the lease period so as to produce a
menghasilkan tingkat suku bunga konstan atas constant rate of interest on the remaining
saldo liabilitas. balance of the liability.
Grup tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas The Group does not to recognise right-of-use
sewa untuk: assets and lease liabilities for:
- sewa jangka pendek yang memiliki masa - short-term leases that have a lease term of
sewa 12 bulan atau kurang; atau 12 months or less; or
- sewa yang asetnya bernilai-rendah. - leases with low-value assets.
Pembayaran yang dilakukan untuk sewa tersebut Payments under those leases are charged to
dibebankan ke laba rugi konsolidasian interim the interim consolidated profit or loss on a
dengan dasar garis lurus selama masa sewa. straight-line basis over the period of the lease.
Page 39
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/22 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
m. Utang Lain-Lain m. Other Payables
Utang lain-lain diakui sebesar nilai wajar pada Other payables are recognised initially at fair
saat pengakuan awalnya dan selanjutnya diukur value and subsequently measured at amortised
sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan cost using the effective interest method.
menggunakan metode suku bunga efektif.
Utang lain-lain diklasifikasikan sebagai liabilitas Other payables are classified as current
jangka pendek jika pembayarannya jatuh tempo liabilities if payment is due within one year or
dalam waktu satu tahun atau kurang (atau dalam less (or in the normal operating cycle of the
siklus operasi normal). Jika tidak, utang tersebut business). If not, they are presented as non-
disajikan sebagai liabilitas jangka panjang. current liabilities.
n. Pengakuan Pendapatan dan Beban n. Revenue and Expenses Recognition
Grup menerapkan PSAK No. 115: “Pendapatan The Group has applied SFAS No. 115:
dari Kontrak dengan Pelanggan” yang “Revenue from Contracts with Customers”
mensyaratkan pengakuan pendapatan which requires revenue recognition to fulfill
memenuhi 5 langkah penilaian sebagai berikut: 5 steps of assessment as follows:
1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan 1. Identify the contract with customers with
dengan kriteria berikut: certain criteria as follows:
• Kontrak telah disetujui oleh pihak-pihak • The contract has been agreed by the
terkait dalam kontrak. parties involved in the contract.
• Grup dapat mengidentifikasi hak dari • The Group can identify the rights of
pihak-pihak terkait dan jangka waktu relevant parties and the terms of
pembayaran dari barang atau jasa yang payment for the goods or services to
akan dialihkan. be transferred.
• Kontrak memiliki substansi komersial. • The contract has commercial
substance.
• Besar kemungkinan Grup akan • It is possible that the Group will
menerima imbalan atas barang atau receive benefits for the goods or
jasa yang dialihkan. services transferred.
2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam 2. Identify the performance obligations in the
kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan contract. Performance obligations are
janji-janji dalam kontrak untuk menyerahkan promises in a contract to transfer to
barang atau jasa yang memiliki karakteristik customer goods or services that are
pelanggan. distinct.
3. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi 3. Determine the transaction price. The
merupakan jumlah imbalan yang berhak transaction price is the amount of
diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi consideration to which an entity expects to
atas diserahkannya barang atau jasa yang be entitled in exchange for transferring
dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang promised goods or services to a customer.
dijanjikan di kontrak mengandung suatu If the consideration promised in a contract
jumlah yang bersifat variabel, maka Grup includes a variable amount, the Group
membuat estimasi jumlah imbalan tersebut estimates the amount of consideration to
sebesar jumlah yang diharapkan berhak which it expects to be entitled in exchange
diterima atas diserahkannya barang atau for transferring the promised goods or
jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi services to a customer less the estimated
dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa amount of service level guarantee which
yang akan dibayarkan selama periode will be paid during the contract period.
kontrak.
Page 40
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/23 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
n. Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan) n. Revenue and Expenses Recognition
(continued)
4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban 4. Allocate the transaction price to each
pelaksanaan dengan menggunakan dasar performance obligation on the basis of the
harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap relative stand-alone selling prices of each
barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di distinct good or service promised in the
kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara contract. Where these are not directly
langsung, harga jual berdiri sendiri relatif observable, the relative stand-alone selling
diperkirakan berdasarkan biaya yang prices are estimated based on expected
diharapkan ditambah marjin. cost plus margin.
5. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban 5. Recognise revenue when the
pelaksanaan telah dipenuhi dengan performance obligation is satisfied by
menyerahkan barang atau jasa yang transferring promised goods or services
dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan to a customer (which is when the
telah memiliki kendali atas barang atau jasa customer obtains control of that goods or
tersebut). services).
Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan A performance obligation may be satisfied at
cara sebagai berikut: the following:
1. Pada waktu tertentu (umumnya janji untuk 1. Point in time (typically for promises to
mengalihkan barang ke pelanggan); atau transfer goods to a customer); or
2. Sepanjang waktu (umumnya janji untuk 2. Over the time (typically for promises to
mengalihkan jasa ke pelanggan). Untuk transfer services to a customer). For a
kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi performance obligation satisfied over the
sepanjang waktu, Grup memilih ukuran time, the Group selects an appropriate
penyelesaian yang sesuai untuk penentuan measure of progress to determine the
jumlah pendapatan yang harus diakui karena amount of revenue that should be
telah terpenuhinya kewajiban pelaksanaan. recognised as the performance obligation
is satisfied.
Grup mengakui pendapatan dari jasa konsultasi The Group recognised revenue from
konstruksi pada titik waktu tertentu dan construction consulting services at a point in
menerapkan istilah pendapatan ditangguhkan time and use deferred consulting and
untuk mendeskripsikan liabilitas kontrak. construction revenue to describe contract
liability.
Grup mengakui pendapatan dari kontrak The Group recognised revenues from
konstruksi diakui sepanjang waktu yang dicatat construction contracts are recognised over time
dengan menggunakan metode persentase which accounted for using the percentage of
penyelesaian. Dengan metode ini, pendapatan completion method. Under this method, the
yang diakui setara dengan estimasi terbaru dari revenue recognised equals the latest estimate
total nilai kontrak dikalikan dengan tingkat of the total value of the contract multiplied by
penyelesaian sebenarnya yang ditentukan the actual completion rate determined by
dengan mengacu pada keadaan fisik kemajuan reference to the physical state of progress of
pekerjaan. the works.
Beban diakui pada saat terjadinya dengan Expenses are recognised as incurred on an
menggunakan dasar akrual. accrual basis.
Page 41
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/24 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
o. Perpajakan o. Taxation
Pajak Final Final Tax
Peraturan pajak di indonesia menentukan bahwa Tax regulation in indonesia determined that
jenis pendapatan tertentu dikenakan pajak final. certain type of income is subject to final tax.
Pajak final yang berlaku atas nilai bruto transaksi Final tax applied to the gross value of
diterapkan meskipun pihak - pihak yang transactions is applied even when the parties
melakukan transaksi mengakui kerugian. carrying the transaction recognising losses.
Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 9/2022 In accordance with Government Regulation
tanggal 21 Februari 2022, pendapatan dari No. 9/2022 dated 21 February 2022, revenue
perencanaan atau pengawasan konstruksi yang from construction planning or construction
telah memiliki kualifikasi usaha, dikenakan pajak control services who have business
final sebesar 2,65% dari nilai kontrak jasa qualifications is subject to a final tax of 2.65% of
konsultasi konstruksi. the construction consulting service contract
value.
Beban pajak final ditentukan berdasarkan jumlah Final tax expense is determined based on
pengakuan pendapatan yang dihitung revenue recognition amount computed using
berdasarkan tarif pajak final dan peraturan the final tax rates and tax regulation that has
perpajakan yang berlaku atau secara substansial been enacted or substantively enacted at the
telah berlaku pada tanggal pelaporan. reporting date.
Pajak kini Current tax
Beban pajak penghasilan kini ditentukan dengan The current income tax is calculated using tax
menggunakan tarif pajak yang berlaku pada rates that have been enacted at the reporting
tanggal pelaporan. Aset dan liabilitas pajak kini date. Current tax assets and liabilities are
diukur sebesar nilai yang diharapkan dapat measured at the amount expected to be
terpulihkan atau akan dibayar. recovered or paid.
Pajak tangguhan Deferred tax
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas Deferred tax assets and liabilities are
konsekuensi pajak periode mendatang yang recognised for the future tax consequences
timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan attributable to differences between the financial
liabilitas menurut laporan keuangan dengan statements carrying amounts of existing assets
dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas. and liabilities and their respective tax bases.
Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua Deferred tax liabilities are recognised for all
perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak taxable temporary differences and deferred tax
tangguhan diakui untuk perbedaan temporer assets are recognised for deductible temporary
yang boleh dikurangkan, sepanjang besar differences to the extent that it is probable that
kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk taxable income will be available in the future
mengurangi laba kena pajak pada masa datang. period against which the deductible temporary
differences can be utilised.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur Deferred tax assets and liabilities are measured
dengan menggunakan tarif pajak yang at the tax rates that are expected to apply in the
diekspektasikan berlaku dalam tahun ketika years in which the liability is settled or the asset
liabilitas diselesaikan atau aset dipulihkan realised, based on the tax rates (and tax laws)
dengan tarif pajak (dan peraturan pajak) yang that have been enacted. or substantively
telah berlaku atau secara substantif telah berlaku enacted, by the end of the reporting years.
pada akhir tahun pelaporan.
Page 42
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/25 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
o. Perpajakan (lanjutan) o. Taxation (continued)
Pajak tangguhan (lanjutan) Deferred tax (continued)
Pengukuran aset dan liabilitas pajak tangguhan The measurement of deferred tax assets and
mencerminkan konsekuensi pajak yang sesuai liabilities reflects the consequences that would
dengan cara Grup ekspektasikan, pada akhir follow from the manner in which the Group
periode pelaporan, untuk memulihkan atau expects, at the end of the reporting period, to
menyelesaikan jumlah tercatat aset dan recover or settle the carrying amount of its
liabilitasnya. assets and liabilities.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan The carrying amount of deferred tax assets is
dikaji ulang pada akhir periode pelaporan dan reviewed at the end of each reporting year and
dikurangi jumlah tercatatnya jika kemungkinan reduced to the extent that it is no longer
besar laba kena pajak tidak lagi tersedia probable that sufficient taxable profits will be
dalam jumlah yang memadai untuk available to allow all or part of the asset to be
mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset recovered.
pajak tangguhan tersebut.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus Deferred tax assets and liabilities are written off
ketika Grup memiliki hak yang dapat dipaksakan when there is a legally enforceable right to set
secara hukum untuk melakukan saling hapus off current tax assets against current tax
aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan liabilities and when they relate to income taxes
ketika aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak levied by the same taxation authority and the
tangguhan terkait dengan pajak penghasilan Group intends to settle its current tax assets
yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang and current tax liabilities on a net basis.
sama serta Grup yang berbeda yang bermaksud
untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini
dengan dasar neto.
p. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan p. Decrease Value of Non-Financial Assets
Pada setiap tanggal pelaporan, Grup menilai The Group assesses at the each reporting date
apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami whether there is an indication that an asset may
penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut be impaired. If any such indication exists or
atau pada saat pengujian penurunan nilai aset when annual impairment testing for an asset is
diperlukan, maka Grup membuat estimasi jumlah required, the Group makes an estimate of the
terpulihkan aset tersebut. asset’s recoverable amount.
Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset An asset’s recoverable amount is the higher
individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara of an asset’s or cash generate unit’s fair value
nilai wajar aset atau unit penghasilan kas less costs to sell and its value in use, and
dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai is determined for an individual asset, unless
pakainya, kecuali aset tersebut tidak the asset does not generate cash inflows that
menghasilkan arus kas masuk yang sebagian are largely independent of those from
besar independen dari aset atau kelompok aset other assets or groups of assets. Where the
lain. Jika nilai tercatat aset atau unit penghasil carrying amount of an asset or cash
kas lebih besar daripada jumlah terpulihkannya, generate unit exceeds its recoverable amount,
maka aset tersebut dipertimbangkan mengalami the asset is considered impaired and is
penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan written down to its recoverable amount.
menjadi sebesar jumlah terpulihkannya.
Page 43
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/26 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
p. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan p. Decrease Value of Non-Financial Assets
(lanjutan) (continued)
Grup mendasarkan perhitungan penurunan nilai The Group bases its impairment calculation on
pada rincian perhitungan anggaran atau detailed budgets and forecast calculations
prakiraan yang disusun secara terpisah untuk which are prepared separately for each of
masing-masing unit penghasil kas Grup atas aset the Group’s cash generate unit’s to which the
individual yang dialokasikan. Perhitungan individual assets are allocated. These budgets
anggaran dan prakiraan ini secara umum and forecast calculations are generally covering
mencakup periode selama lima atau sepuluh a period of five or ten years in accordance with
tahun sesuai dengan stabilitas arus kas the stability of each mining’s cash flows.
pertambangan terkait. Setelah periode yang Beyond the forecasted period, the estimated
dianggarkan proyeksi arus kas diestimasi dengan cash flows are determined by extrapolating the
melakukan ekstrapolasi proyeksi yang forecasted cash flows using a steady long term
dianggarkan dengan menggunakan tingkat growth rate.
pertumbuhan jangka panjang yang tetap.
Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas In assessing the value in use, the estimated net
masa depan bersih didiskontokan ke nilai kini future cash flows are discounted to their present
dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum value using a pre-tax discount rate that reflects
pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini current market assessments of the time value
dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset. of money and the risks specific to the asset. In
Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya determining fair value less costs to sell, recent
untuk menjual, digunakan harga penawaran market transactions are taken into account, if
pasar terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat available. If no such transactions can be
transaksi tersebut, Grup menggunakan model identified, an appropriate valuation model is
penilaian yang sesuai untuk menentukan nilai used to determine the fair value of the assets.
wajar aset. Perhitungan-perhitungan ini These calculations are corroborated by
dikuatkan oleh penilaian berganda atau indikator valuation multiples or other available fair value
nilai wajar yang tersedia. indicators.
Kerugian penurunan nilai dari operasi yang Impairment losses of continuing operations, if
berkelanjutan, jika ada, diakui pada laba rugi any, are recognised in the interim consolidated
konsolidasian interim sesuai dengan kategori profit or loss in those expense categories
biaya yang konsisten dengan fungsi dari aset consistent with the functions of the impaired
yang diturunkan nilainya. asset.
Aset non-keuangan yang telah mengalami Non-financial assets that have suffered
penurunan nilai ditelaah terhadap kemungkinan impairment are reviewed for possible reversal
pembalikan penurunan nilai pada setiap tanggal of the impairment at each reporting date.
pelaporan.
Page 44
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/27 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
q. Imbalan Kerja q. Employee Benefits
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek merupakan Short-term employee benefits which represent
liabilitas kepada karyawan atas gaji, tunjangan liabilities to employees for salary, allowance
dan bonus diakui pada saat terutang kepada and bonuses are recognised when they accrue
karyawan berdasarkan metode akrual. to the employees.
Imbalan Pascakerja Post-employment Benefits
Grup mencatat liabilitas imbalan pascakerja yang The Group recognised employee benefit
tidak didanakan berdasarkan Undang-Undang liabilities in accordance with Law of the
Republik Indonesia No. 6 tahun 2023 tentang Republic of Indonesia No. 6 Year 2023 on “Job
“Cipta Kerja” dan Peraturan Pemerintah Republik Creation” and Government Regulation of the
Indonesia No. 35 tahun 2021 tentang “Perjanjian Republic of Indonesia No. 35 Year 2021 on
Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja “Certain Period Work Agreement, Outsourcing,
dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Working Time and Resting Time, and
Kerja”. Termination of Employment”.
Grup mengakui jumlah liabilitas imbalan pasti The Group recognises the amount of the net
neto sebesar nilai kini kewajiban imbalan pasti defined benefit liability at the present value of
pada akhir periode pelaporan dikurangi nilai the defined benefit obligation at the end of the
wajar aset program yang dihitung oleh aktuaris reporting period less the fair value of plan
independen dengan menggunakan metode assets which calculated by independent
Projected Unit Credit. Nilai kini kewajiban imbalan actuaries using the Projected Unit Credit
pasti ini ditentukan dengan mendiskontokan method. Present value benefit obligation
imbalan tersebut. determined by discounting the benefit.
Grup mencatat tidak hanya kewajiban hukum The Group account not only for its legal
berdasarkan persyaratan formal program obligation under the formal terms of a defined
imbalan pasti, tetapi juga kewajiban konstruktif benefit plan, but also for any constructive
yang timbul dari praktik informal entitas. obligation that arises from the entity’s informal
practices.
Biaya jasa kini, biaya jasa lalu dan keuntungan Current service cost, past service cost and gain
atau kerugian atas penyelesaian, serta bunga or loss on settlement, and net interest on the net
neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto diakui defined benefit liability (asset) are recognised in
dalam laba rugi konsolidasian interim. profit and loss.
Pengukuran kembali, terdiri atas keuntungan dan Remeasurement, comprising of actuarial gains
kerugian aktuarial yang diakui langsung dalam and losses is recognised immediately in the
laporan posisi keuangan konsolidasian dengan consolidated statements of financial position
mendebit atau mengkreditkan ekuitas melalui with a corresponding debit or credit to equity
penghasilan komprehensif lainnya pada periode through other comprehensive income in the
terjadinya. Pengukuran kembali tidak period in which they occur. Remeasurements
direklasifikasi ke laba atau rugi konsolidasian are not classified to the consolidated profit or
pada periode berikutnya. loss in subsequent periods.
Page 45
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/28 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
q. Imbalan Kerja (lanjutan) q. Employee Benefits (continued)
Imbalan Pascakerja (lanjutan) Post-employment Benefits (continued)
Grup mengukur pesangon pada saat pengakuan The Group measures termination benefits on
awal, dan mengukur dan mengakui perubahan initial recognition, and measures and
selanjutnya, sesuai dengan sifat imbalan kerja. recognises subsequent changes, in
accordance with the nature of the employee
benefits.
r. (Rugi)/Laba per Saham r. (Loss)/Earnings per Shares
Sesuai dengan PSAK No. 233: “(Rugi)/Laba per In accordance with SFAS No. 233:
Saham”, (rugi)/laba bersih per saham dasar “(Loss)/Earnings Per Share”, basic
dihitung dengan membagi (rugi)/laba bersih (loss)/earnings per share is computed by
dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang dividing net (loss)/earnings and the weighted
ditempatkan dan disetor penuh selama tahun average number of issued and fully paid shares
berjalan, yaitu sebanyak 12.500.000.000 saham during the year, which is 12,500,000,000
pada tanggal 30 September 2025 dan shares as at 30 September 2025 and
31 Desember 2024. 31 December 2024.
Apabila terdapat perubahan jumlah saham If there’s any change in the number of
beredar atas saham biasa sebagai akibat dari outstanding shares of share capital ordinary
pemecahan saham, maka jumlah rata-rata which arises from share split, the number of
tertimbang saham biasa yang beredar selama weighted average outstanding shares of share
satu periode dan untuk seluruh periode capital ordinary for all periods presentation is
penyajiannya disesuaikan terkait dengan adjusted in connection with the related share
pemecahan saham tersebut. split.
s. Informasi Segmen s. Segment Information
Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan Operating segments are identified on the basis
laporan internal mengenai komponen dari Grup of internal reports about components of the
yang secara regular direviu oleh pengambil Group that are regularly reviewed by the chief
keputusan operasional dalam rangka operating decision maker in order to allocate
mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja resources to the segments and assess their
segmen operasi. performances.
Segmen operasi adalah suatu komponen dari An operating segment is a component of an
entitas: entity:
a) Yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang a) Which engages in business activities from
mana memeroleh pendapatan dan which it may earns revenue and incurred
menimbulkan beban (termasuk pendapatan expenses (including revenue and
dan beban terkait dengan transaksi dengan expenses relating to the transaction with
komponen lain dari entitas yang sama); other components of the same entity);
b) Yang hasil operasinya dikaji ulang secara b) Whose operating results are reviewed
regular oleh pengambil keputusan regularly by the entity’s chief operating
operasional untuk membuat keputusan decision maker to make decision about
tentang sumber daya yang dialokasikan resources to be allocated to the segments
pada segmen tersebut dan menilai and assess its performance; and
kinerjanya; dan
Page 46
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/29 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
s. Informasi Segmen (lanjutan) s. Segment Information (continued)
Segmen operasi adalah suatu komponen dari An operating segment is a component of an
entitas: (lanjutan) entity: (continued)
c) Informasi yang digunakan oleh pengambil c) Information reported to the chief operating
keputusan operasional dalam rangka decision maker for the purpose of resource
alokasi sumber daya dan penilaian kinerja allocation and assessment of performance
mereka terfokus pada kategori dari setiap is more specifically focused on the
bidang usaha. category of each business.
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI YANG 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,
SIGNIFIKAN ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan The preparation of the financial statements, in
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia conformity with Indonesian Financial Accounting
mewajibkan manajemen untuk membuat Standards, requires management to make
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang judgements, estimations and assumptions that
memengaruhi jumlah-jumlah yang dilaporkan dalam affect amounts reported in the financial statements.
laporan keuangan. Sehubungan dengan adanya Due to inherent uncertainty in making estimates,
ketidakpastian yang melekat dalam membuat actual results reported in future periods may differ
estimasi, hasil sebenarnya yang dilaporkan di masa from those estimates. Management believes that the
mendatang dapat berbeda dengan jumlah estimasi following disclosure has included a summary of
yang dibuat. Manajemen berkeyakinan bahwa considerations, estimates and significant
pengungkapan berikut telah mencakup ikhtisar assumptions that affect the reported amounts and
pertimbangan, estimasi dan asumsi signifikan yang disclosures in the financial statements.
berpengaruh terhadap jumlah-jumlah yang dilaporkan
serta pengungkapan dalam laporan keuangan.
Taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap Estimated useful lives of fixed assets
Manajemen menentukan estimasi masa manfaat dan Management determines the estimated useful lives
beban penyusutan dari aset tetap yang dimiliki and depreciation charges for the Company’s fixed
Perusahaan. Manajemen akan menyesuaikan beban assets. Management will revise the depreciation
penyusutan jika masa manfaatnya berbeda dari charge where useful lives are different from those
estimasi sebelumnya, atau manajemen akan previously estimated, or will write off or write down
menghapusbukukan atau melakukan penurunan nilai technically obsolete assets.
atas aset yang secara teknis telah usang.
Sewa Lease
Grup tidak dapat menentukan bunga implisit yang Since the Group could not readily determine the
digunakan dalam sewa, sehingga suku bunga implicit rate, management use the Group's
pinjaman incremental penyewa digunakan untuk incremental borrowing rate as a discount rate to
menghitung jumlah liabilitas sewa pembiayaan. calculate lease liabilities. There are a number of
Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi factors to consider in determining an incremental
penentuan suku bunga pinjaman tambahan, dimana borrowing rate, which may need judgment in order
diperlukan pertimbangan manajemen untuk to be able to reliably quantify any necessary
menyesuaikan suku bunga pinjaman, termasuk resiko adjustments to arrive at the final discount rate,
kredit Grup, jangka waktu sewa, syarat pembayaran including the Group’s credit risk, lease term,
dan lingkungan ekonomi keseluruhan. payment term and overall economic environment.
Page 47
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/30 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI YANG 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,
SIGNIFIKAN (lanjutan) ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)
Sewa (lanjutan) Lease (continued)
Grup menggunakan suku bunga pinjaman tambahan The Group uses the incremental borrowing rate to
untuk menghitung jumlah liabilitas sewa pembiayaan. measure its lease liabilities. The determination of
Penentuan suku bunga pinjaman tambahan tersebut this rate takes into account the Group’s credit risk,
dilakukan dengan mempertimbangkan risiko kredit the lease term, the payment terms, and the overall
Grup, jangka waktu sewa, syarat pembayaran, serta economic environment. These considerations
kondisi ekonomi secara keseluruhan. Pertimbangan ensure that the measurement of the lease liabilities
tersebut memastikan bahwa perhitungan liabilitas reflects an interest rate that is reasonable and
sewa pembiayaan mencerminkan tingkat suku bunga consistent with the characteristics of the Group’s
yang wajar dan sesuai dengan karakteristik transaksi lease transactions.
sewa Grup.
Perpajakan Taxation
Grup beroperasi di bawah peraturan perpajakan di The Group operates under the tax regulations in
Indonesia. Pertimbangan yang signifikan diperlukan Indonesia. Significant judgment is required in
untuk menentukan provisi pajak penghasilan. Apabila determining the provision for income taxes. Where
keputusan final atas pajak tersebut berbeda dari the final tax outcome of these matters is different
jumlah yang pada awalnya dicatat, perbedaan from the amounts that were initially recorded, such
tersebut akan dicatat di laba rugi konsolidasian differences will be recorded in the interim
interim pada periode dimana hasil tersebut consolidated profit or loss in the period in which such
dikeluarkan. determination is made.
Liabilitas imbalan kerja Employee benefit liabilities
Nilai kini liabilitas imbalan kerja tergantung pada The present value of the employee benefit liabilities
sejumlah faktor yang ditentukan dengan depends on a number of factors that are determined
menggunakan asumsi aktuarial. Asumsi yang by using actuarial assumptions. The assumptions
digunakan dalam menentukan biaya bersih untuk used in determining the net cost for pension
kewajiban pensiun mencakup tingkat kenaikan gaji liabilities include the discount rate and relevant rate
masa depan dan tingkat diskonto yang sama dan for future salary increases and the immediate
sesuai untuk setiap entitas dalam Grup dan mata annuity. Any changes in these assumptions will
uang fungsional entitas tersebut. Setiap perubahan impact the carrying amount of employee benefit
dalam asumsi ini akan memengaruhi jumlah tercatat liabilities.
liabilitas imbalan kerja.
Page 48
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/31 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. KAS DI BANK 4. CASH IN BANKS
30 September/ 31 Desember/
September December
2025 2024
PT Bank Mandiri PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk (Persero) Tbk
- Rupiah 22,095,199,677 - Rupiah -
- Dolar Amerika Serikat 18,516,468 - United States Dollar -
- Yuan China 469,325 - Chinese Yuan -
PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Central Asia Tbk
- Rupiah - 9,805,856 Rupiah -
Jumlah 22,114,185,470 9,805,856 Total
Saldo rekening bank ditempatkan pada bank-bank Balances of cash in banks were placed in third-party
pihak ketiga. banks.
Pada tanggal 30 September 2025 dan As at 30 September 2025 and 31 December 2024,
31 Desember 2024, tidak terdapat saldo rekening di there are no cash in banks that are pledged as
bank yang dijaminkan dan dibatasi penggunaannya. collateral and restricted.
5. PIUTANG USAHA 5. TRADE RECEIVABLES
30 September/ 31 Desember/
September December
2025 2024
Pihak berelasi (Catatan 17) Related parties (Note 17)
PT Pollux Barelang PT Pollux Barelang
Megasuperblok *) - 9,446,325,929 Megasuperblok *)
PT Pollux Lito Karawang *) - 442,531,195 PT Pollux Lito Karawang *)
PT Mega Daya Prima *) - 349,069,149 PT Mega Daya Prima *)
Pihak ketiga Third parties
PT Pollux Barelang PT Pollux Barelang
Megasuperblok 5,174,603,531 - Megasuperblok
PT Pollux Aditama Kencana 1,783,053,456 3,254,994,124 PT Pollux Aditama Kencana
PT Pollux Lito Karawang 242,414,193 - PT Pollux Lito Karawang
PT Mega Daya Prima 191,216,613 - PT Mega Daya Prima
Jumlah 7,391,287,793 13,492,920,397 Total
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian Allowance for expected
kredit ekspektasian (7,391,287,793) (7,391,287,793) credit losses
Jumlah - 6,101,632,604 Total
Seluruh piutang usaha tersebut diperoleh dari kontrak All of the trade receivables are obtained from
penyediaan jasa konsultasi konstruksi dan providence of construction consulting services and
manajemen konstruksi. construction management services.
*) Sebelumnya sebagai pihak berelasi sampai dengan sebelum Previously as related parties up to before 10 March 2025 *)
tanggal 10 Maret 2025
Page 49
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/32 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG USAHA (lanjutan) 5. TRADE RECEIVABLES (continued)
Rincian umur piutang usaha sebelum pencadangan The detail of aging summary of trade receivables
kerugian kredit ekspektasian adalah sebagai berikut: before allowance for expected credit losses is as
follows:
30 September/ 31 Desember/
September December
2025 2024
Jatuh tempo: Maturity:
31 - 60 hari - 286,781,250 31 - 60 days
61 - 90 hari - 360,525,000 61 - 90 days
Diatas 90 hari 7,391,287,793 12,845,614,147 Over 90 days
Jumlah 7,391,287,793 13,492,920,397 Total
Pada tanggal 30 September 2025 dan As at 30 September 2025 and 31 December 2024,
31 Desember 2024, manajemen telah melakukan management has performed assessment on the
penilaian atas penurunan nilai piutang usaha impairment of trade receivables using the expected
menggunakan metode kerugian kredit ekspektasian credit loss method under SFAS No. 109. Based on
sesuai dengan PSAK No. 109. Berdasarkan evaluasi this assessment, management determined that the
tersebut, manajemen menentukan bahwa saldo outstanding trade receivables amounted to
piutang usaha yang beredar sebesar Rp 7,391,287,793 were subject to a risk of default,
Rp 7.391.287.793 memiliki risiko gagal bayar, and therefore the Group recognised an impairment
sehingga Grup membentuk cadangan kerugian allowance amounting to the respective trade
penurunan nilai sebesar saldo piutang usaha receivables.
tersebut.
Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan atas Management believes that the allowance for ECL
KKE cukup untuk menutup kemungkinan kerugian are adequate to cover possible losses from
atas tidak tertagihnya piutang usaha. uncollectible accounts.
6. ASET TETAP 6. FIXED ASSETS
30 September/ September 2025
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Reklasifikasi/ Ending
balance Additions Reclassification balance
Biaya perolehan Acquisition cost
Perabotan kantor 6,171,584,667 17,400,000 - 6,188,984,667 Office furniture
Peralatan kantor 2,120,256,672 41,761,263 - 2,162,017,935 Office equipment
Jumlah 8,291,841,339 59,161,263 - 8,351,002,602 Total
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Perabotan kantor 5,061,920,542 351,390,292 - 5,413,310,834 Office furniture
Peralatan kantor 2,120,256,672 3,692,940 - 2,123,949,612 Office equipment
Jumlah 7,182,177,214 355,083,232 - 7,537,260,446 Total
Nilai buku bersih 1,109,664,125 813,742,156 Net book value
Page 50
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/33 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
6. ASET TETAP (lanjutan) 6. FIXED ASSETS (continued)
31 Desember/ December 2024
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Reklasifikasi/ Ending
balance Additions Reclassification balance
Biaya perolehan Acquisition cost
Perabotan kantor 6,171,584,667 - - 6,171,584,667 Office furniture
Peralatan kantor 2,120,256,672 - - 2,120,256,672 Office equipment
Jumlah 8,291,841,339 - - 8,291,841,339 Total
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Perabotan kantor 4,618,546,191 443,374,351 - 5,061,920,542 Office furniture
Peralatan kantor 2,120,256,672 - - 2,120,256,672 Office equipment
Jumlah 6,738,802,863 443,374,351 - 7,182,177,214 Total
Nilai buku bersih 1,553,038,476 1,109,664,125 Net book value
Seluruh penyusutan atas aset tetap dibebankan pada All depreciation of fixed assets are charged to
akun beban umum dan administrasi. general and administrative expenses.
Pada tanggal 30 September 2025 dan As at 30 September 2025 and 31 December 2024,
31 Desember 2024, Grup tidak mengasuransikan the Group has not insured all of its fixed assets.
seluruh aset tetap Grup. Manajemen berkeyakinan Management believes that the Group is still be able
bahwa Grup memiliki kemampuan untuk menutupi to cover possible losses arising from such risks.
kerugian yang mungkin timbul dari risiko tersebut.
Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat Management believes that there were no events or
kejadian atau perubahan keadaan yang dapat changes in circumstances that might indicate an
mengindikasikan penurunan nilai aset tetap. impairment in the value of fixed assets.
7. ASET HAK-GUNA DAN LIABILITAS SEWA 7. RIGHT-OF-USE ASSETS AND LEASE
LIABILITIES
Aset hak-guna Right-of-use assets
30 September/ September 2025
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
balance Additions Deductions balance
Biaya perolehan Acquisition cost
Bangunan - 4,171,317,594 - 4,171,317,594 Building
Jumlah - 4,171,317,594 - 4,171,317,594 Total
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Bangunan - 260,707,350 - 260,707,350 Building
Jumlah - 260,707,350 - 260,707,350 Total
Nilai buku bersih - 3,910,610,244 Net book value
Page 51
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/34 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
7. ASET HAK-GUNA DAN LIABILITAS SEWA 7. RIGHT-OF-USE ASSETS AND LEASE
(lanjutan) LIABILITIES (continued)
Aset hak-guna (lanjutan) Right-of-use assets (continued)
31 Desember/ December 2024
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
balance Additions Deductions balance
Biaya perolehan Acquisition cost
Bangunan 1,446,344,185 - (1,446,344,185 ) - Building
Jumlah 1,446,344,185 - (1,446,344,185) - Total
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Bangunan 1,157,075,348 289,268,837 (1,446,344,185 ) - Building
Jumlah 1,157,075,348 289,268,837 (1,446,344,185 ) - Total
Nilai buku bersih 289,268,837 - Net book value
Grup mengadakan perjanjian sewa dengan The Group entered into a lease agreement with
PT Menara Astra, berdasarkan Perjanjian Sewa PT Menara Astra based on Lease Agreement
No. 137/LA/MA/I/2025 tanggal 17 Januari 2025. No. 137/LA/MA/I/2025 dated 17 January 2025.
Jangka waktu sewa adalah 47 bulan terhitung mulai The lease period is 47 months commenced from
tanggal 17 Januari 2025 hingga 31 Desember 2028. 17 January 2025 until 31 December 2028.
Seluruh penyusutan atas aset hak-guna dibebankan All depreciation of right-of-use are charged to general
pada akun beban umum dan administrasi. and administrative expenses.
Berdasarkan penilaian manajemen Grup, tidak Based on the assessment of the management of the
terdapat kejadian-kejadian atau perubahan- Group, there were no events or changes in
perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya circumstances that indicate any impairment in the
penurunan nilai aset hak-guna pada tanggal value of right-of-use assets as at
30 September 2025 dan 31 Desember 2024. 30 September 2025 and 31 December 2024.
Liabilitas sewa Lease liabilities
Mutasi liabilitas sewa sehubungan dengan aset The mutation of lease liabilities in relation to the
hak-guna adalah sebagai berikut: right-of-use assets are as follows:
30 September/ September 2025
Penambahan /
Saldo awal/ (pengurangan) Beban bunga/ Saldo akhir/
Beginning Additions/ Interest Pembayaran/ Ending
balance (deductions) expenses Payments balance
Bangunan - 4,171,317,594 64,907,768 (698,607,000 ) 3,537,618,362 Building
Page 52
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/35 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
7. ASET HAK-GUNA DAN LIABILITAS SEWA 7. RIGHT-OF-USE ASSETS AND LEASE
(lanjutan) LIABILITIES (continued)
Liabilitas sewa (lanjutan) Lease liabilities (continued)
31 Desember/ December 2024
Penambahan/
Saldo awal/ (pengurangan) Beban bunga/ Saldo akhir/
Beginning Additions/ Interest Pembayaran/ Ending
balance (deductions) expenses Payments balance
Bangunan 1,754,675,361 (1,770,000,000 ) 15,324,639 - - Building
Pada tahun 2024, Perusahaan telah melakukan In 2024, the Company derecognised lease liabilities
penghapusan liabilitas sewa sebesar amounted to Rp 1,754,075,361 due to the early
Rp 1.754.075.361 sebagai akibat dari penyelesaian termination of the lease contract with the lessor.
kontrak sewa sebelum jatuh tempo dengan pihak
penyewa.
Pembayaran sewa minimum di masa mendatang dan Future minimum lease payments together with the
nilai kini dari pembayaran sewa minimal pada saat present value of the minimum lease payments as at
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah 30 September 2025 and 31 December 2024 were
sebagai berikut: as follows:
30 September/ 31 Desember/
September December
2025 2024
Liabilitas sewa bruto - Gross lease liabilities -
pembayaran sewa minimum minimum lease payments
- Tidak lebih dari 1 tahun 1,047,910,500 - Not later than 1 year -
- Lebih dari 1 tahun 3,143,731,500 - More than 1 year -
Jumlah 4,191,642,000 - Total
Beban keuangan Future finance
di masa mendatang (654,023,638) - costs
Nilai kini liabilitas sewa 3,537,618,362 - Present value of lease liabilities
Nilai kini liabilitas sewa The present value of
adalah sebagai berikut: lease liabilities are as follows:
- Tidak lebih dari 1 tahun 713,838,581 - Not later than 1 year -
- Lebih dari 1 tahun 2,823,779,781 - More than 1 year -
Jumlah 3,537,618,362 - Total
Page 53
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/36 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. PERPAJAKAN 8. TAXATION
a. Utang pajak - Perusahaan a. Tax payable - The Company
30 September/ 31 Desember/
September December
2025 2024
Pajak pertambahan nilai - 420,580,317 Value added tax
Pajak penghasilan pasal 21 86,542,226 134,868,597 Income tax article 21
Pajak penghasilan pasal 23 4,955,020 - Income tax article 23
Pajak penghasilan pasal 4(2) 35,622,130 - Income tax article 4(2)
Jumlah 127,119,376 555,448,914 Total
b. Pajak final - Perusahaan b. Final tax - The Company
30 September/ 30 September/
September September
2025 2024 *)
Peredaran bruto proyek - 2,008,128,521 Gross revenue project
Pajak penghasilan final - jasa Final income tax -
pengawasan konstruksi qualification construction
kualifikasi - 53,215,406 supervision services
Pada 31 Desember 2024, Perusahaan dikenakan On 31 December 2024, The Company was
pajak final berdasarkan Peraturan Pemerintah subjected to final tax based on Government
No. 9 Tahun 2022 dan Peraturan Pemerintah Regulation No. 9 in 2022 and Government
No. 51 Tahun 2008 tentang penghasilan dari Regulation No. 51 in 2008 about revenues from
perencanaan konstruksi atau pengawasan construction planning or construction control
konstruksi yang sudah memiliki kualifikasi usaha who have business qualifications at a rate of
dengan tarif sebesar 2,65% dari nilai kontrak jasa 2.65% from construction service contract value.
konstruksi.
c. Beban pajak penghasilan c. Income tax expense
30 September/ 30 September/
September September
2025 2024 *)
Pajak kini - - Current tax
Pajak tangguhan 82,058,214 - Deferred tax
Jumlah 82,058,214 - Total
*) Tidak diaudit Unaudited *)
Page 54
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/37 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. PERPAJAKAN (lanjutan) 8. TAXATION (continued)
Rekonsiliasi antara rugi sebelum pajak The reconciliation between loss before income
penghasilan menurut laporan laba rugi atau rugi tax per interim consolidated statement of profit or
konsolidasian interim, dengan estimasi rugi kena loss and estimated loss of the Group is as
pajak Grup adalah sebagai berikut: follows:
30 September/ 30 September/
September September
2025 2024 *)
Rugi sebelum pajak Loss before income taxes
penghasilan berdasarkan based on consolidated
laba rugi konsolidasian 3,946,578,468 - of profit or loss
Dikurangi: Less:
Rugi entitas anak sebelum Loss before income tax
pajak penghasilan - of subsidiaries
dan eliminasi (2,706,322) - and eliminations
Rugi sebelum pajak Loss before income
penghasilan - Perusahaan 3,943,872,146 - taxes - the Company
Penyesuaian pajak: Fiscal adjustments:
Beban yang tidak dapat
dikurangkan (836,542,120) - Non-deductable expenses
Penghasilan yang dikenakan Income subject to
pajak final 27,900,529 - final tax
Rugi pajak - Perusahaan 3,135,230,555 - Tax losses - the Company
Rugi pajak - Entitas anak 2,835,557 - Tax losses - Subsidiaries
Rugi pajak - Konsolidasian 3,138,066,112 - Tax losses - Consolidated
Pajak dibayar di muka: Prepaid taxes:
Perusahaan (16,713,520) - The Company
Entitas anak - - Subsidiaries
Taksiran lebih bayar Estimated overpayment of
pajak penghasilan badan (16,713,520) - corporate income tax
*) Tidak diaudit Unaudited *)
Page 55
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/38 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. PERPAJAKAN (lanjutan) 8. TAXATION (continued)
c. Beban pajak penghasilan (lanjutan) c. Income tax expense (continued)
Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan A reconciliation between income tax expenses
dengan hasil perkalian rugi sebelum pajak with the result of loss before tax with the
penghasilan dan tarif pajak yang berlaku adalah prevailing tax rate is as follows:
sebagai berikut:
30 September/ 30 September/
September September
2025 2024 *)
Rugi sebelum pajak Loss before income taxes
penghasilan berdasarkan based on consolidated
laba rugi konsolidasian 3,946,578,468 - of profit or loss
Dikurangi: Less:
Rugi entitas anak sebelum Loss before income tax
pajak penghasilan of subsidiaries
dan eliminasi (2,706,322) - and eliminations
Rugi sebelum pajak Loss before income
penghasilan - Perusahaan 3,943,872,146 - taxes - the Company
Pajak dihitung pada tarif Tax calculated at applicable
pajak yang berlaku 867,651,872 - tax rate
Penghasilan yang dikenakan Income subject to
pajak final 6,138,116 - final tax
Beban yang tidak dapat
dikurangkan (266,097,480) - Non-deductable expenses
Aset pajak tangguhan yang Unrecognised deferred
tidak diakui (689,750,722) - tax assets
Beban pajak penghasilan - Income tax expense -
Perusahaan (82,058,214) - the Company
Beban pajak penghasilan - Income tax expense -
Entitas anak - - Subsidiaries
Beban pajak penghasilan - Income tax expense -
Konsolidasian (82,058,214) - Consolidated
*) Tidak diaudit Unaudited *)
Page 56
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/39 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. PERPAJAKAN (lanjutan) 8. TAXATION (continued)
d. Liabilitas pajak tangguhan d. Deferred tax liability
Dibebankan ke
penghasilan
komprehensif
lainnya/
Dibebankan ke Charged to
31 Desember/ laba rugi/ other 30 September/
December Charged to comprehensive September
2024 profit or loss income 2025
Sewa - 82,058,214 - 82,058,214 Lease
- 82,058,214 - 82,058,214
9. AKRUAL 9. ACCRUALS
30 September/ 31 Desember/
September December
2025 2024
Gaji 341,244,781 - Salaries
Bunga pinjaman 130,120,847 - Interest loan
Lain-lain 14,570,241 - Others
Jumlah 485,935,869 - Total
10. PINJAMAN PEMEGANG SAHAM 10. SHAREHOLDER LOAN
Pada tanggal 22 Agustus 2025, Perusahaan telah On 22 August 2025, the Company obtained a credit
memeroleh fasilitas pinjaman kredit dari Honour facility from Honour Accord Limited, majority
Accord Limited, pemegang saham mayoritas, yang shareholder, which used for working capital and
digunakan untuk modal kerja dan modal investasi. investment capital. The amount of credit facility
Fasilitas pinjaman tersebut memiliki pagu kredit ceiling is USD 18,000,000 and bears interest
sebesar USD 18.000.000 dan dikenakan bunga at 1.5% per annum + Interest Secured Overnight
sebesar 1,5% per tahun + bunga Secured Overnight Financing Rate (“SOFRrate”) (term 90 days)
Financing rate (“SOFRrate”) (term 90 hari) per tahun. per annum. The repayment of the credit facility and
Tanggal pembayaran kembali fasilitas kredit beserta interest loan is five (5) years from the date of
bunga pinjaman adalah lima (5) tahun terhitung sejak execution of this agreement.
tanggal ditandatanganinya perjanjian.
Pada bulan Agustus 2025, Perusahaan telah menarik In August 2025, the Company drew down a loan
pinjaman sebesar USD 1.200.000 atau ekuivalen amounting to USD 1,200,000 or equivalent to
dengan Rp 19.539.600.000. Rp 19,539,600,000.
Pada tanggal 30 September 2025, saldo pinjaman As at 30 September 2025, the outstanding
adalah sebesar Rp 20.016.000.000. Beban keuangan shareholder loan amounted to Rp 20,016,000,000.
terkait sebesar Rp 129.488.454 telah diakui dan The related finance costs of Rp 129,488,454 have
dicatat pada laporan laba rugi konsolidasian interim been recognised and recorded in the interim
periode berjalan. consolidated statement of profit or loss for the
current period.
Page 57
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/40 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. LIABILITAS IMBALAN KERJA 11. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES
Grup mencatat penyisihan imbalan kerja untuk The Group has made provisions for employee
memenuhi imbalan minimum yang diwajibkan untuk service entitlements in order to meet the minimum
dibayar kepada karyawan yang memenuhi benefits required to be paid to qualified employees,
persyaratan sesuai dengan Undang-Undang Cipta as stipulated under the Omnibus Law (“UUCK”).
Kerja (“UUCK”).
Manajemen berkeyakinan bahwa saldo liabilitas The management believes the balance of employee
imbalan kerja tersebut cukup untuk memenuhi benefits liabilities are sufficient to cover the minimum
imbalan minimum sesuai dengan UUCK. benefits required under the UUCK.
Liabilitas imbalan kerja Grup pada tanggal The Group’s employee benefits liabilities as at
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 30 September 2025 and 31 December 2024 were
ditentukan berdasarkan penilaian aktuaris determined on the basis of the actuarial valuations
menggunakan metode “Projected Unit Credit” yang using the “Projected Unit Credit” method performed
dilakukan oleh Konsultan Aktuaria Nurichwan, by Kantor Konsultan Aktuaria Nurichwan,
aktuaris independen, berdasarkan laporan independent actuary, based on its reports dated
masing-masing tertanggal 21 November 2025 dan 21 November 2025 and 24 March 2025,
24 Maret 2025. respectively.
Perhitungan aktuaria menggunakan metode The actuarial calculation uses the Projected Unit
Projected Unit Credit dengan asumsi-asumsi dasar Credit method, with the underlying assumptions
yang digunakan untuk mengukur beban imbalan kerja applied to measure employee benefit expenses and
dan liabilitas imbalan kerja pada tanggal employee benefit liabilities as at 30 September 2025
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah and 31 December 2024 as follows:
sebagai berikut:
30 September/ 31 Desember/
September December
2025 2024
Tingkat diskonto 6,78% 7,08% Discounted rate
Tingkat kenaikan gaji 10,00% 10,00% Salary increases rate
Umur pensiun normal (tahun) 57 56 Normal retirement age (year)
Tingkat kematian TMI-IV tahun 2019 TMI-IV tahun 2019 Mortality rate
Mutasi nilai kini kewajiban imbalan kerja adalah Movements of the present value of employee
sebagai berikut: benefits obligation are as follows:
30 September/ 31 Desember/
September December
2025 2024
Saldo awal (85,249,518) (29,257,923) Beginning balance
Beban imbalan pada periode/ Expenses during the current
tahun berjalan (4,526,749) (21,417,750) period/year
Keuntungan/(kerugian) aktuaria 89,776,267 (34,573,845) Actuarial gain/(loss)
Saldo akhir - (85,249,518) Ending balance
Page 58
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/41 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 11. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
Rincian beban manfaat imbalan kerja yang diakui The details of the employee benefits expenses
dalam laporan laba rugi konsolidasian interim adalah recognised in the interim consolidated statement of
sebagai berikut: profit or loss are as follows:
30 September/ 30 September/
September September
2025 2024 *)
Biaya jasa kini - 11,347,709 Current service cost
Biaya bunga 4,526,749 5,137,321 Interest cost
Jumlah 4,526,749 16,485,030 Total
Mutasi pengukuran kembali atas liabilitas imbalan Movements of remeasurement of post-employment
pasca kerja karyawan yang diakui pada saldo benefit liability recognised in the balance of other
penghasilan komprehensif lain: comprehensive income:
30 September/ 31 Desember/
September December
2025 2024
Saldo awal 649,389,489 683,963,334 Beginning balance
Keuntungan/(kerugian) aktuaria Actuarial gain/(loss)
pada penghasilan recognised in other
komprehensif lainnya 89,776,267 (34,573,845) comprehensive income
Saldo akhir 739,165,756 649,389,489 Ending balance
12. MODAL SAHAM 12. SHARE CAPITAL
Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal The composition of the Company’s shareholders as
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah at 30 September 2025 and 31 December 2024 were
sebagai berikut: as follows:
30 September/ September 2025
Persentase
Jumlah saham/ kepemilikan/
Number of Percentage Jumlah/
shares issued ownership Total
Honour Accord Limited 1,000,001,600 80.00% 10,000,016,000 Honour Accord Limited
Chen Guang 55,625,000 4.45% 556,250,000 Chen Guang
Masyarakat 194,373,400 15.55% 1,943,734,000 Public
Jumlah 1,250,000,000 100.00% 12,500,000,000 Total
*) Tidak diaudit Unaudited *)
Page 59
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/42 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
12. MODAL SAHAM (lanjutan) 12. SHARE CAPITAL (continued)
31 Desember/ December 2024
Persentase
Jumlah saham/ kepemilikan/
Number of Percentage Jumlah/
shares issued ownership Total
PT Nakula Investama PT Nakula Investama
Indonesia 610,625,000 48.85% 6,106,250,000 Indonesia
PT Karimun Jawa PT Karimun Jawa
Prastama 450,000,000 36.00% 4,500,000,000 Prastama
Masyarakat 189,375,000 15.15% 1,893,750,000 Public
Jumlah 1,250,000,000 100.00% 12,500,000,000 Total
Perjanjian Kondisional Jual dan Beli Saham Conditional Sale and Purchase of Shares
Agreement
Perjanjian ini merupakan perjanjian kondisional jual This agreement is a conditional sale and purchase
dan beli saham antara PT Nakula Investama of shares agreement between PT Nakula Investama
Indonesia dan PT Karimun Jawa Pratama sebagai Indonesia and PT Karimun Jawa Pratama as the
penjual dengan Honour Accord Limited sebagai sellers and Honour Accord Limited as the purchaser
pembeli, sebanyak 1.000.000.000 lembar saham for the 1,000,000,000 shares with a transaction
dengan nilai transaksi sebesar Rp 45.950.000.000 value of Rp 45,950,000,000 which executed on
yang ditandatangani pada tanggal 10 Maret 2025. 10 March 2025.
Dalam perjanjian ini, berbagai istilah dan ketentuan The agreement sets out various detailed terms and
diatur secara rinci, termasuk definisi pihak yang provisions, including definitions of the parties
terlibat, mekanisme transaksi, serta syarat dan kondisi involved, the transaction mechanism, and the
yang harus dipenuhi sebelum transaksi dapat conditions that must be fulfilled before the
diselesaikan. Salah satu poin penting adalah adanya transaction can be completed. One of the key points
ketentuan eksklusivitas, di mana penjual tidak is the exclusivity clause, whereby the seller is
diperbolehkan melakukan negosiasi atau transaksi prohibited from engaging in negotiations or entering
dengan pihak lain terkait saham yang dijual selain into transactions with any other party regarding the
dengan pembeli. Selain itu, perjanjian juga mengatur shares being sold, except with the buyer. In addition,
mengenai pembayaran harga saham, proses the agreement regulates the payment of the share
penyelesaian transaksi, serta kewajiban masing- purchase price, the transaction completion process,
masing pihak. and the respective obligations of each party.
Proses jual beli saham ini telah melalui mekanisme The share sale transactions have executed through
Crossing di Bursa Efek Indonesia, yang dilakukan the Crossing mechanism in Indonesia Stock
melalui sistem perdagangan Jakarta Automated Exchange, using the Jakarta Automated Trading
Trading System (JATS). System (JATS).
Page 60
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/43 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
13. TAMBAHAN MODAL DISETOR 13. ADDITIONAL PAID IN CAPITAL
30 September/ 31 Desember/
September December
2025 2024
Agio atas saham terkait dengan Share premium related to
penawaran umum perdana initial public offering of
saham Perusahaan the Company’s shares
(Catatan 1b) 22,500,000,000 22,500,000,000 (Note 1b)
Biaya emisi terkait dengan Emission cost related to
penawaran umum perdana initial public offering of
saham Perusahaan (1,256,142,857) (1,256,142,857) the Company’s shares
Jumlah 21,243,857,143 21,243,857,143 Total
14. PENDAPATAN 14. REVENUES
30 September/ 30 September/
September September
2025 2024 *)
Jasa konsultasi konstruksi 835,676,000 - Construction consulting services
Jasa manajemen konstruksi - 2,008,128,521 Management construction services
Jumlah 835,676,000 2,008,128,521 Total
15. BEBAN POKOK PENDAPATAN 15. COST OF REVENUES
30 September/ 30 September/
September September
2025 2024 *)
Konsultasi konstruksi 364,455,942 - Construction consulting
Manajemen konstruksi - 791,330,430 Management construction
Jumlah 364,455,942 791,330,430 Total
16. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 16. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
30 September/ 30 September/
September September
2025 2024 *)
Jasa profesional 945,628,600 79,900,000 Professional fees
Gaji dan tunjangan 750,790,212 230,000,000 Salaries and allowances
Administrasi 655,640,516 - Administrative
Penyusutan 615,790,582 567,375,250 Depreciation
Jamuan dan representasi 604,408,994 - Entertainment and representation
Lain-lain 289,360,816 138,176,609 Others
Jumlah 3,861,619,720 1,015,451,859 Total
*) Tidak diaudit Unaudited *)
Page 61
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/44 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
17. INFORMASI MENGENAI PIHAK BERELASI 17. RELATED PARTIES INFORMATION
a. Sifat hubungan dan transaksi dengan a. Nature of relationship and transactions
pihak-pihak berelasi with related parties
Pihak-pihak berelasi/ Sifat hubungan/ Sifat transaksi/
Related parties Nature of relationships Nature of transactions
PT Pollux Barelang Entitas di bawah pengendalian Piutang usaha dan pendapatan/
Megasuperblok *) yang sama/ Entity under Trade receivables and
common control revenues
PT Mega Daya Prima *) Entitas di bawah pengendalian Piutang usaha dan pendapatan/
yang sama/ Entity under Trade receivables and
common control revenues
PT Pollux Lito Karawang *) Entitas di bawah pengendalian Piutang usaha dan pendapatan/
yang sama/ Entity under Trade receivables and
common control revenues
Honour Accord Limited Pemegang saham/ Shareholder Pinjaman/ Loans
Personil manajemen kunci/ Dewan Komisaris dan Direksi/ Gaji dan tunjangan lainnya/
Key management Board of Commissioners and Salaries and other allowances
personnel Directors
b. Saldo signifikan dengan pihak berelasi b. Significant balances with related parties
30 September/ 31 Desember/
September December
2025 2024
Piutang usaha Trade receivables
PT Pollux Barelang PT Pollux Barelang
Megasuperblok *) - 9,446,325,929 Megasuperblok *)
PT Pollux Lito Karawang *) - 442,531,195 PT Pollux Lito Karawang *)
PT Mega Daya Prima *) - 349,069,149 PT Mega Daya Prima *)
Sub-jumlah - 10,237,926,273 Sub-total
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian Allowance for expected
kredit ekspektasian - (5,608,234,337) credit losses
Jumlah - 4,629,691,936 Total
Persentase terhadap
jumlah aset - 64.11% Percentage to total assets
Pinjaman pemegang saham Shareholder loan
Honour Accord Limited 20,016,000,000 - Honour Accord Limited
Persentase terhadap Percentage to
jumlah liabilitas 82.03% - total liabilities
Akrual Accruals
Honour Accord Limited 130,120,847 - Honour Accord Limited
Persentase terhadap Percentage to
jumlah liabilitas 0.53% - total liabilities
*) Sebelumnya sebagai pihak berelasi sampai dengan sebelum Previously as related parties up to before 10 March 2025 *)
tanggal 10 Maret 2025
Page 62
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/45 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
17. INFORMASI MENGENAI PIHAK BERELASI 17. RELATED PARTIES INFORMATION (continued)
(lanjutan)
c. Kompensasi manajemen kunci c. Key management compensation
Gaji dan tunjangan yang diberikan kepada Salaries and other benefits given to the
manajemen kunci selama periode sembilan Company’s key management personnel for the
bulan yang berakhir 30 September 2025 adalah nine-month period ended 30 September 2025
sebesar Rp 469.316.128 (2024: Rp 29.257.923). was Rp 469,316,128 (2024: Rp 29,257,923).
18. SEGMEN OPERASI 18. SEGMENT OPERATION
30 September/ September 2025
Jasa konsultasi
konstruksi/
Construction
consulting Lain-Lain/ Jumlah/ Eliminasi/ Konsolidasi/
services Others Total Elimination Consolidation
Pendapatan 835,676,000 - 835,676,000 - 835,676,000 Revenues
Beban pokok Cost of
pendapatan (360,107,646) (4,348,296 ) (364,455,942) - (364,455,942) revenues
Hasil segmen 475,568,354 (4,348,296) 471,220,058 - 471,220,058 Segment results
Beban General and
umum dan administrative
administrasi (3,861,229,036) (390,684) (3,861,619,720) - (3,861,619,720) expenses
Kerugian Loss foreign
selisih kurs (377,479,140) - (377,479,140) - (377,479,140) on exchange
Pendapatan
bunga 27,900,529 2,146,218 30,046,747 - 30,046,747 Interest income
Beban
keuangan (208,632,853) (113,560) (208,746,413) (208,746,413) Finance costs
Rugi sebelum
pajak (3,943,872,146) (2,706,322) (3,946,578,468) - (3,946,578,468) Loss before tax
Beban pajak Income tax
penghasilan (82,058,214) - (82,058,214 ) - (82,058,214) expenses
Rugi bersih (4,025,930,360) (2,706,322) (4,028,636,682) - (4,028,636,682) Net loss
Aset segmen 36,048,679,153 20,211,641,974 56,260,321,127 (29,108,790,000) 27,151,531,127 Segment assets
Jumlah aset 36,048,679,153 20,211,641,974 56,260,321,127 (29,108,790,000) 27,151,531,127 Total assets
30 September/
September 2024 *)
Jasa manajemen konstruksi/
Construction management
services
Pendapatan 2,008,128,521 Revenues
Beban pokok pendapatan (791,330,430) Cost of revenues
Hasil segmen 1,216,798,091 Segment results
Beban umum dan administrasi (1,015,451,859) General and administrative expenses
Pendapatan bunga 225,567 Interest income
Beban keuangan (507,500) Finance costs
Laba sebelum pajak 201,064,299 Profit before tax
Pajak final (53,215,406) Final tax
Rugi bersih (147,848,893) Net loss
Aset segmen 8,895,459,935 Segment assets
Jumlah aset 8,895,459,935 Total assets
*) Tidak diaudit Unaudited *)
Page 63
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/46 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
19. (RUGI)/LABA PER SAHAM 19. (LOSS)/EARNINGS PER SHARE
30 September/ 30 September/
September September
2025 2024 *)
(Rugi)/laba tahun berjalan (4,028,636,682) 147,848,893 (Loss)/profit for the year
Jumlah rata-rata tertimbang Weighted average number of
saham untuk tujuan shares for the computation
perhitungan (rugi)/laba of (loss)/earnings
bersih per saham 1,250,000,000 1,250,000,000 per share
(Rugi)/laba per saham dasar (3.22) 0.12 (Loss)/earnings per share basic
20. AKUMULASI KERUGIAN 20. ACCUMULATED LOSSES
Grup mengalami kerugian dari kegiatan usahanya The Group incurred a loss from its operating
sebesar Rp 4.028.636.682 untuk periode sembilan activities amounted to Rp 4,028,636,682 for the nine-
bulan yang berakhir 30 September 2025 sehingga month period ended 30 September 2025, resulting in
akumulasi kerugian meningkat menjadi sebesar an increase in accumulated losses to
Rp 32.243.222.735 pada tanggal 30 September 2025. Rp 32,243,222,735 as at 30 September 2025.
Namun, Grup dapat menghasilkan arus kas bersih However, the Group generated positive net cash
positif dari aktivitas operasi sebesar Rp 3.212.337.877 flows from operating activities amounted to
untuk periode sembilan bulan yang berakhir Rp 3,212,337,877 for the nine-month period ended
30 September 2025 dan saldo positif atas modal kerja 30 September 2025 and reported a positive
bersih konsolidasian sebesar Rp 20.949.239.333 pada consolidated net working capital balance of
tanggal 30 September 2025. Rp 20,949,239,333 as at 30 September 2025.
Manajemen berkeyakinan bahwa Grup akan dapat Management believes that the Group will be able to
memenuhi kewajiban keuangannya pada saat jatuh meet its financial obligations when they fall due.
tempo. Manajemen terus mengevaluasi kebutuhan Management continues to evaluate the Group’s
pembiayaan Grup untuk memastikan kelangsungan financing needs to ensure the Group’s ability to
operasi Perusahaan. Grup telah memperoleh continue as a going concern. The Group has
konfirmasi bahwa entitas induk perusahaan akan obtained confirmation that its parent company will
memberikan bantuan keuangan kepada Grup untuk provide financial support to the Group to maintain the
mempertahankan posisi keuangan dan memenuhi its financial position and meet its obligations due for
kewajibannya untuk jangka waktu paling sedikit a period of at least 12 months subsequent to the date
12 bulan setelah tanggal laporan keuangan of the interim consolidated financial statements for
konsolidasian interim untuk periode sembilan bulan the nine-month period ended 30 September 2025.
yang berakhir 30 September 2025.
Grup telah mengambil langkah-langkah untuk The Group has taken steps to support business
mendukung pertumbuhan usaha melalui perubahan growth through changes in the Company’s
pemegang saham Perusahaan dan selanjutnya shareholding structure, which were subsequently
didukung pendanaan dari entitas induk perusahaan, supported by funding from the Company’s parent
Honour Accord Limited, dimana pendanaan tersebut company, Honour Accord Limited, which is used as
digunakan sebagai modal kerja dan modal investasi working capital and investment to finance the
untuk membiayai proyek-proyek Grup berikutnya serta Group’s upcoming projects, as well as to support
untuk melakukan pengembangan bisnis melalui business expansion through its subsidiaries,
entitas anak seperti penambahan lini bisnis sewa truk including the addition of an electric truck rental (EV
listrik (EV truck rental) untuk operasional truck rental) business line for mining operations in
pertambangan di Indonesia dan kegiatan penyediaan Indonesia and electricity supply activities.
ketenagalistrikan.
*) Tidak diaudit Unaudited *)
Page 64
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/47 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
20. AKUMULASI KERUGIAN (lanjutan) 20. ACCUMULATED LOSSES (continued)
Grup melalui entitas anaknya, PT Aracord Logistik The Group through its subsidiary, PT Aracord
Nusantara, telah melakukan kerjasama dengan Logistik Nusantara, has entered into a cooperation
PT Armada Logistik Sejahtera terkait penyediaan jasa agreement with PT Armada Logistik Sejahtera for the
operasi dan pemeliharaan truk listrik untuk periode provision of electric truck operation and maintenance
Oktober 2025 sampai dengan Oktober 2026 senilai services for the period from October 2025 to October
Rp 2.206.224.000. Selain itu, melalui entitas anak 2026 with a contract value of Rp 2,206,224,000.
lainnya, PT Aracord Power Nusantara, telah Further, through another subsidiary, PT Aracord
melakukan kerjasama dengan PT Nusa Jaya Energi Power Nusantara, the Group has entered into a
terkait penyediaan jasa operasi dan pemeliharaan cooperation agreement with PT Nusa Jaya Energi for
proyek pembangkit listrik batubara ke gas untuk the provision of operation and maintenance services
periode September 2025 sampai dengan November for a coal to gas power plant project for the period
2026 senilai Rp 13.111.557.690. from September 2025 to November 2026 with a
contract value of Rp 13,111,557,690.
Manajemen berpendapat bahwa inisiatif-inisiatif Management is of the opinion that the
tersebut di atas, dikombinasikan dengan dukungan aforementioned initiatives, combined with the
yang berkelanjutan akan memberikan kontribusi positif continued support will contribute positively to the
terhadap kinerja operasional dan posisi keuangan Group’s operational performance and its financial
Grup, sehingga memungkinkan Grup untuk position, thereby enabling the Group to continue its
melanjutkan kegiatan usahanya sesuai dengan prinsip business operations in accordance with the going
kelangsungan usaha. concern principle.
21. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 21. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
KEUANGAN AND POLICIES
Risiko utama dari instrumen keuangan Grup adalah The main risks arising from the Group’s financial
risiko pasar (risiko kredit dan mata uang asing) dan instruments are market risks (credit risk dan foreign
risiko likuiditas. Direktur melakukan penelaahan dan currency) and liquidity risk. The Director reviews and
menyetujui kebijakan untuk pengelolaan masing- approves policies for managing each of these risks,
masing risiko ini, yang dijelaskan dalam rincian which are described in more details as follows:
sebagai berikut:
Risiko Pasar Market Risk
Risiko Kredit Credit Risk
Risiko kredit timbul dari kas di bank dan piutang Credit risk arises from cash in banks and trade
usaha. Kas di bank hanya ditempatkan pada bank receivables. Cash in banks is only placed in
yang bereputasi baik dan terpercaya. reputable and trusted banks.
Piutang usaha Grup tidak mengandung komponen The Group’s trade receivables do not contain
pendanaan yang signifikan sehingga Grup significant financing components and the Group
menerapkan ‘pendekatan yang disederhanakan’ untuk accordingly applies the ‘simplified approach’ to
pengukuran kerugian kredit ekspektasian semua measure the expected credit losses for all
piutang. Oleh karena itu, Grup tidak menilai apakah receivables. Accordingly, the Group does not assess
risiko kredit atas piutang telah meningkat secara the significance of a change in the credit risk since
signifikan sejak awal dan mengukur penyisihan initial recognition and measures the lifetime
kerugian ekspektasian sepanjang umur piutang. expected credit losses of receivables.
Risiko maksimal dari risiko kredit dicerminkan dalam The maximum risk of credit risk is reflected in the
jumlah tercatat pada masing-masing aset keuangan carrying amount of each financial asset in the interim
dalam laporan posisi keuangan konsolidasian interim. consolidated statement of financial position.
Page 65
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/48 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
21. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 21. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
KEUANGAN (lanjutan) AND POLICIES (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
Risiko Nilai Tukar Valuta Asing Foreign Exchange Risk
Risiko mata uang asing adalah risiko di mana nilai Foreign currency risk is the risk that the fair value or
wajar atau arus kas masa mendatang dari suatu future cash flows of a financial instrument will
instrumen keuangan karena perubahan dari nilai tukar fluctuate because of changes in foreign exchange
mata uang asing. Pengaruh dari risiko perubahan nilai rates. The Group’s exposure to the risk of changes
tukar mata uang asing terutama berasal dari in foreign exchange rates relates primarily to the
pergerakan utang pemegang saham dalam mata uang movements of shareholder loan in US Dollar.
Dolar AS.
Grup melakukan beberapa upaya termasuk The Group has practices that include the periodic
penelaahan secara berkala atas dampak dari review of the impact of movements in foreign
pergerakan mata uang asing pada profitabilitas exchange rates on profitability so that appropriate
sehingga tindakan yang tepat dapat diambil untuk action is taken to mitigate these risks. The Group
mengatasi risiko tersebut. Grup tidak mempunyai does not have a formal hedging policy for foreign
kebijakan formal lindung nilai transaksi dalam mata currency exposures.
uang asing.
Jika nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing If the exchange rate of the Rupiah against the
menurun/meningkat sebanyak 1% dengan semua foreign currency depreciated/appreciated by 1%
variabel konstan, rugi sebelum beban pajak with all other variables held constant, loss before tax
penghasilan untuk periode sembilan bulan yang expense for nine-month period ended
berakhir 30 September 2025 akan menjadi lebih 30 September 2025 would have been
tinggi/rendah sebesar Rp 199.993.200 terutama Rp 199,993,200 higher/lower, mainly as a result of
sebagai akibat kerugian/keuntungan selisih kurs dari foreign exchange losses/gains on the translation of
pinjaman pemegang saham. shareholder loan.
Risiko Likuiditas Liquidity Risk
Grup menghadapi risiko likuiditas jika Grup tidak The Group face liquidity risks if the Group do not
memiliki arus kas yang cukup untuk memenuhi have sufficient cash flow to fulfill their operational
kegiatan operasional dan kewajiban keuangan pada activities and financial obligations when they are
saat jatuh tempo. Ketidakmampuan Grup dalam due. The inability of the Group to regulate sufficient
mengatur arus kas yang cukup untuk memenuhi cash flow to meet operational activities and financial
kegiatan operasional dan kewajiban keuangan pada obligations at maturity can have a negative impact
saat jatuh tempo dapat berdampak negatif terhadap on the Group's business and operational activities.of
kegiatan usaha dan operasional Grup. Hal ini dapat operations and business prospects of the Group.
mengakibatkan gangguan operasional dan This may result in operational disruptions and an
meningkatnya risiko gagal bayar. increased risk of default.
Page 66
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/49 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
21. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 21. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
KEUANGAN (lanjutan) AND POLICIES (continued)
Risiko Likuiditas (lanjutan) Liquidity Risk (continued)
Tabel dibawah ini merupakan rangkuman profil jatuh The table below summarises the maturity profile of
tempo dari liabilitas keuangan Grup berdasarkan nilai the Group’s financial liabilities based on contractual
kontraktual yang belum didiskontokan pada tanggal undiscounted payment as at 30 September 2025:
30 September 2025:
Dalam satu
tahun/ Within 1 - 5 tahun/
one year 1 - 5 years Jumlah/ Total
30 September 2025 30 September 2025
Utang lain-lain Other payables
- Pihak ketiga 151,045,568 - 151,045,568 Third parties -
Liabilitas sewa 713,838,581 2,823,779,781 3,537,618,362 Lease liabilities
Pinjaman pemegang
saham 1,169,360,240 24,481,867,588 25,651,227,828 Shareholder loan
Jumlah 2,034,244,389 27,305,647,369 29,339,891,758 Total
Manajemen Modal Capital Management
Grup bertujuan mencapai struktur modal yang optimal The Group aims to achieve an optimal capital
untuk memenuhi tujuan usaha, di antaranya dengan structure in pursuit of its business objectives, which
mempertahankan rasio modal yang sehat, dan include maintaining healthy capital ratios and
maksimalisasi nilai pemegang saham. maximising stockholder value.
Grup menetapkan sejumlah modal sesuai dengan The Group sets the amount of capital in proportion
proporsi terhadap risiko. Grup mengelola struktur to risk. Group manages its capital structure and
modal dan membuat penyesuaian dengan makes adjustments with respect to changes in
memperhatikan perubahan kondisi ekonomi dan economic conditions and the risk characteristics of
karakteristik risiko aset yang mendasari. Untuk the underlying assets. To maintain or adjust the
menjaga atau menyesuaikan struktur modal, Grup capital structure, the Group may adjust the amount
mungkin menyesuaikan jumlah dividen yang dibayar of dividends paid to shareholders, return of capital to
kepada pemegang saham, pengembalian modal shareholders, issue new shares, or sell assets to
kepada pemegang saham, penerbitan saham baru, reduce debt.
atau menjual aset untuk mengurangi utang.
Konsisten dengan entitas lain dalam industri, Grup Consistent with other entities in the industry,
memonitor modal dengan dasar rasio utang terhadap the Group monitors capital on the basis of the ratio
modal yang disesuaikan. Utang neto dihitung: total of debt to adjusted capital. Net debt is
utang (sebagaimana jumlah dalam laporan posisi calculated: total debt (as the amount in the
keuangan) dikurangi kas di bank. statement of financial position) less cash in banks.
Page 67
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/50 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
21. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 21. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
KEUANGAN (lanjutan) AND POLICIES (continued)
Manajemen Modal (lanjutan) Capital Management (continued)
Berikut adalah gearing ratio yang merupakan Here is a gearing ratio which is the ratio between
perbandingan antara jumlah liabilitas dikurangi kas di total debt net of cash and banks to total equity as at
bank terhadap jumlah ekuitas pada tanggal 30 September 2025 and 31 December 2024:
30 September 2025 dan 31 Desember 2024:
30 September/ 31 Desember/
September December
2025 2024
Jumlah liabilitas 24,399,777,389 640,698,432 Total liabilities
Dikurangi : Less:
Kas di bank (22,114,185,470) (9,805,856) Cash in banks
Jumlah liabilitas - bersih 2,285,591,919 630,892,576 Total liabilities - net
Jumlah ekuitas 2,751,753,738 6,580,404,153 Total equity
Gearing ratio 0.83 0.10 Gearing ratio
Nilai wajar instrumen keuangan Fair value of financial instruments
Nilai tercatat dari aset dan liabilitas keuangan yang The carrying amount for the financal assets and
jatuh tempo kurang dari satu tahun diasumsikan liabilities with a maturing less than one year are
mendekati nilai wajarnya karena memiliki jatuh tempo assumed to approximate the impact of the
yang singkat sehingga dari diskonto tidak signifikan. discounting is not significant.
Nilai tercatat dari pinjaman pemegang saham jangka The carrying amount of long-term shareholder loan
panjang kurang lebih sebesar nilai wajarnya karena approximates its fair value due to the interest rates
tingkat suku bunganya dinilai ulang secara berkala. are reassessed periodically.
22. INFORMASI TAMBAHAN UNTUK ARUS KAS 22. SUPPLEMENTARY INFORMATION FOR CASH
FLOW
Transaksi non-kas signifikan untuk periode sembilan Significant non-cash transactions for the nine-month
bulan yang berakhir pada tanggal period ended at 30 September 2025 and 2024 are
30 September 2025 dan 2024: as follows:
30 September/ 30 September/
September September
2025 2024
Penambahan Additions of
aset hak-guna melalui right-of-use assets through
liabilitas sewa 4,171,317,594 - lease liabilities
Page 68
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/51 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
22. INFORMASI TAMBAHAN UNTUK ARUS KAS 22. SUPPLEMENTARY INFORMATION FOR CASH
(lanjutan) FLOW (continued)
Perubahan pada Liabilitas yang Timbul dari Change in Liabilities Arising from Financing
Aktivitas Pendanaan Activities
30 September/ September 2025
Selisih mata
uang asing/
Foreign 30 September/
1 Januari/ Arus kas bersih/ exchange Lain-lain/ September
January 2025 Net cash flow difference Others 2025
Liabilitas sewa - (698,607,000) - 4,236,225,362 3,537,618,362 Lease liabilities
Pinjaman
pemegang
saham - 19,539,600,000 476,400,000 - 20,016,000,000 Shareholder loan
Jumlah - 18,840,993,000 476,400,000 4,236,225,362 23,553,618,362 Total
31 Desember/ December 2024
Selisih mata
uang asing/
Foreign 31 Desember/
1 Januari/ Arus kas bersih/ exchange Lain-lain/ December
January 2024 Net cash flow difference Others 2024/
Liabilitas sewa 1,754,675,361 - - (1,754,675,361) - Lease liabilities
Jumlah 1,754,675,361 - - (1,754,675,361) - Total
23. INFORMASI KEUANGAN ENTITAS INDUK 23. FINANCIAL INFORMATION OF PARENT ENTITY
Berikut ini adalah informasi keuangan terpisah The following represents the separate financial
PT Aracord Nusantara Group Tbk (“Entitas Induk”), information of PT Aracord Nusantara Group Tbk
terdiri dari laporan posisi keuangan interim Entitas (the “Parent Entity”), consisting of the interim
Induk pada tanggal 30 September 2025 dan statement of financial position of the Parent Entity
31 Desember 2024 dan laporan laba rugi dan as at 30 September 2025 and 31 December 2024,
penghasilan komprehensif lain interim, laporan and the related interim statement of profit or loss and
perubahan ekuitas interim dan laporan arus kas other comprehensive income, interim statement of
interim untuk periode sembilan bulan yang berakhir changes in equity and interim statement of cash
30 September 2025 dan 2024. Informasi Keuangan flows for the nine-month period ended
Entitas Induk disajikan sebagai informasi tambahan 30 September 2025 and 2024. The Parent Entity’s
terhadap laporan keuangan konsolidasian interim Financial Information is presented as
Grup untuk periode sembilan bulan yang berakhir supplementary information to the Group’s interim
30 September 2025 dan untuk tahun yang berakhir consolidated financial statements for the nine-month
pada tanggal 31 Desember 2024. period ended at 30 September 2025 and for the year
ended 31 December 2024.
Page 69
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/52 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
23. INFORMASI KEUANGAN ENTITAS INDUK 23. FINANCIAL INFORMATION OF PARENT ENTITY
(lanjutan) (continued)
30 September/ 31 Desember/
September December
2025 2024
ASET ASSETS
Aset lancar Current assets
Kas di bank 10,911,543,496 9,805,856 Cash in banks
Piutang usaha Trade receivables
- Pihak berelasi - 2,846,638,480 Related parties -
- Pihak ketiga - 3,254,994,124 Third parties -
Pajak dibayar di muka Prepaid taxes
- Pajak penghasilan badan 16,713,520 - Corporate income tax -
- Pajak pertambahan nilai 248,520,904 - Value added tax -
Uang muka 47,758,833 - Advances
Jumlah aset lancar 11,224,536,753 6,111,438,460 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Aset tetap 813,742,156 1,109,664,125 Fixed assets
Aset hak-guna 3,910,610,244 - Right-of-use assets
Investasi saham 20,099,790,000 - Share investment
Jumlah aset tidak lancar 24,824,142,400 1,109,664,125 Total non-current assets
JUMLAH ASET 36,048,679,153 7,221,102,585 TOTAL ASSETS
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang lain-lain Other payables
- Pihak berelasi 9,009,000,000 - Related parties -
- Pihak ketiga 151,045,568 - Third parties -
Utang pajak 127,119,376 555,448,914 Taxes payable
Akrual 481,587,573 - Accruals
Liabilitas jangka
panjang yang jatuh
tempo dalam satu Current maturities of
tahun: long-term liabilities:
- Liabilitas sewa 713,838,581 - Lease liabilities -
Jumlah liabilitas Total current
jangka pendek 10,482,591,098 555,448,914 liabilities
Page 70
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/53 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
23. INFORMASI KEUANGAN ENTITAS INDUK 23. FINANCIAL INFORMATION OF PARENT ENTITY
(lanjutan) (continued)
30 September/ 31 Desember/
September December
2025 2024
LIABILITAS (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Liabilitas jangka panjang Non-current liabilities
Liabilitas jangka panjang, Long-term liabilities,
setelah dikurangi bagian yang net-off current maturities
jatuh tempo dalam satu within one year:
tahun:
- Liabilitas sewa 2,823,779,781 - Lease liabilities -
Pinjaman pemegang saham 20,016,000,000 - Shareholder loan
Liabilitas pajak tangguhan 82,058,214 Deferred tax liability
Liabilitas imbalan kerja - 85,249,518 Employee benefits liabilities
Jumlah liabilitas Total non-current
jangka panjang 22,921,837,995 85,249,518 liabilities
JUMLAH LIABILITAS 33,404,429,093 640,698,432 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Modal saham Share capital
- Modal dasar Authorised capital -
4.000.000.000 4,000,000,000
saham dengan nilai shares with a par
nominal Rp 10 per value at Rp 10 per
saham share
- Modal ditempatkan Issued and fully paid -
dan disetor penuh 1,250,000,000
1.250.000.000 saham 12,500,000,000 12,500,000,000 shares
Tambahan modal disetor 21,243,857,143 21,243,857,143 Additional paid-in capital
Akumulasi kerugian Accumulated losses
- Sudah ditentukan
penggunaannya 401,770,550 401,770,550 Appropriated -
- Belum ditentukan
penggunaannya (32,240,543,389) (28,214,613,029 ) Unappropriated -
Penghasilan komprehensif Other comprehensive
lainnya 739,165,756 649,389,489 income
JUMLAH EKUITAS 2,644,250,060 6,580,404,153 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS TOTAL LIABILITIES
DAN EKUITAS 36,048,679,153 7,221,102,585 AND EQUITY
Page 71
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/54 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
23. INFORMASI KEUANGAN ENTITAS INDUK 23. FINANCIAL INFORMATION OF PARENT ENTITY
(lanjutan) (continued)
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Interim Statement of Profit or Loss and Other
Komprehensif Lain Interim Comprehensive Income
30 September/ 30 September/
September September
2025 2024
Pendapatan 835,676,000 2,008,128,521 Revenues
Beban pokok pendapatan (360,107,646) (791,330,430) Cost of revenues
Laba kotor 475,568,354 1,216,798,091 Gross profit
Beban umum dan General and administrative
administrasi (3,861,229,036) (1,015,451,859) expenses
(Rugi)/laba usaha (3,385,660,682) 201,346,232 Operating (loss)/profit
Pendapatan bunga 27,900,529 225,567 Interest income
Beban keuangan (208,632,853) (507,500) Finance costs
Kerugian selisih kurs (377,479,140) - Loss on foreign exchange
(Rugi)/laba sebelum (Loss)/profit before
pajak final (3,943,872,146) 201,064,299 final tax
Pajak final - (53,215,406) Final tax
(Rugi)/laba sebelum (Loss)/profit before
pajak penghasilan (3,943,872,146) 147,848,893 income tax
Beban pajak penghasilan (82,058,214) - Income tax expenses
(Rugi)/laba periode (Loss)/profit for the
berjalan (4,025,930,360) 147,848,893 period
Penghasilan komprehensif Other comprehensive
lain income
Pos yang tidak akan Item that will be not
direklasifikasi ke laba rugi reclassified to interim
interim profit or loss
Pengukuran kembali Remeasurement of
liabilitas imbalan kerja 89,776,267 - employee benefits liabilities
Jumlah (rugi)/laba Total comprehensive
komprehensif (loss)/income
periode berjalan (3,936,154,093) 147,848,893 for the period
Page 72
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/55 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
23. INFORMASI KEUANGAN ENTITAS INDUK (lanjutan) 23. FINANCIAL INFORMATION OF PARENT ENTITY (continued)
Akumulasi kerugian/ Accumulated losses
Penghasilan
Tambahan komprehensif
modal disetor/ lain/ Other
Modal saham/ Additional Dicadangkan/ Belum dicadangkan/ comprehensive Jumlah ekuitas/
Share capital paid-in capital Appropriated Unappropriated income Total equity
Saldo per Balance as at
1 Januari 2024 12,500,000,000 21,243,857,143 401,770,550 (30,095,279,861) 683,963,334 4,734,311,166 1 January 2024
Laba periode berjalan - - - 147,848,893 - 147,848,893 Profit for the period
Jumlah laba Total comprehensive
komprehensif periode income for
berjalan - - - 147,848,893 - 147,848,893 the period
Saldo per Balance as at
30 September 2024 12,500,000,000 21,243,857,143 401,770,550 (29,947,430,968) 683,963,334 4,882,160,059 30 September 2024
Saldo per Balance as at
1 Januari 2025 12,500,000,000 21,243,857,143 401,770,550 (28,214,613,029) 649,389,489 6,580,404,153 1 January 2025
Rugi periode berjalan - - - (4,025,930,360) - (4,025,930,360) Loss for the period
Penghasilan Other comprehensive
komprehensif lain - - - - 89,776,267 89,776,267 income
Jumlah rugi
komprehensif periode Total comprehensive
berjalan - - - (4,025,930,360) 89,776,267 (3,936,154,093) loss for the period
Saldo per Balance as at
30 September 2025 12,500,000,000 21,243,857,143 401,770,550 (32,240,543,389) 739,165,756 2,644,250,060 30 September 2025
Page 73
PT ARACORD NUSANTARA GROUP Tbk
(Dahulu/Formerly PT AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/56 - Schedule
Catatan atas laporan keuangan Notes to the interim consolidated
konsolidasian interim financial statements
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 serta 30 September 2025 and 31 December 2024 and
untuk periode sembilan bulan yang berakhir for the nine-month period ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(lanjutan) (continued)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
23. INFORMASI KEUANGAN ENTITAS INDUK 23. FINANCIAL INFORMATION OF PARENT ENTITY
(lanjutan) (continued)
30 September/ 30 September/
September September
2025 2024
Arus kas dari Cash flow from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan kas Cash received
dari pelanggan 6,937,308,605 3,610,507,743 from customers
Pembayaran kas Cash paid
kepada karyawan (1,106,371,109) (791,330,430) to employees
Pembayaran kas Cash paid for
untuk operasional (2,504,417,034) (2,741,110,595) operations
Penerimaan kas dari Cash received from
penghasilan keuangan 27,900,529 225,567 finance income
Pembayaran kas untuk Cash payments for
beban keuangan (143,725,085) (552,041) finance costs
Arus kas bersih yang Net cash flows
diperoleh dari provided by
aktivitas operasi 3,210,695,906 77,740,244 operating activities
Arus kas dari Cash flow from
aktivitas investasi investing activities
Penambahan aset tetap (59,161,266) - Addition of fixed asset
Investasi pada entitas anak (11,090,790,000) - Investment in subsidiaries
Arus kas bersih yang Net cash flows
digunakan untuk used in investing
aktivitas investasi (11,149,951,266) - activities
Arus kas dari Cash flow from
aktivitas pendanaan financing activities
Penerimaan pinjaman Proceeds from
dari pemegang saham 19,539,600,000 - shareholder loan
Pembayaran liabilitas sewa (698,607,000) - Payment of lease liabilities
Arus kas bersih yang Net cash flows
diperoleh dari provided by
aktivitas pendanaan 18,840,993,000 - financing activities
Kenaikan pada Increase in
kas di bank 10,901,737,640 77,740,244 cash in banks
Kas di bank Cash in banks at the
pada awal tahun 9,805,856 6,734,254 beginning of the year
Kas di bank Cash in banks
pada akhir periode 10,911,543,496 84,474,498 at the end of the period
Names mentioned 57 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Aesler
p.18 ×2
unresolved
person
Notarial Santoso Atmajaya
p.18
unresolved
org
Menteri
p.18 ×4
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.18
unresolved
person
Miki Tanumiharja
p.18
unresolved
org
Menteri Hukum Republik Indonesia No. AHU-
p.18
unresolved
person
Jose Dima Satria
p.18
unresolved
org
Menteri Hukum Republik Indonesia
p.18
unresolved
org
PT Aracord
p.18 ×4
unresolved
org
PT Aracord Logistik Nusantara
p.18 ×3
unresolved
org
PT Aracord Power
p.18
unresolved
org
PT Aracord Power Nusantara
p.18 ×4
unresolved
org
PT Cakrawala Dana Nusantara
p.18 ×4
unresolved
person
Yu Cun Fei
· Direktur
p.19
unresolved
org
PT Cakrawala
p.20
unresolved
person
ACLN
· Notaris
p.20
unresolved
person
Notarial Dini Lastari Siburian
p.20 ×6
unresolved
org
Minister of Law
p.20 ×3
unresolved
person
ACPN
· Notaris
p.21
unresolved
person
CWDN
· Notaris
p.21
unresolved
org
Bank Indonesia
p.27
unresolved
org
PT Pollux Barelang
p.48 ×4
unresolved
org
PT Pollux Barelang Megasuperblok
p.48 ×3
unresolved
org
PT Pollux Lito Karawang
p.48 ×7
unresolved
org
PT Mega Daya Prima
p.48 ×7
unresolved
org
PT Pollux Aditama Kencana
p.48 ×2
unresolved
org
PT Menara Astra
p.51 ×2
unresolved
org
Accord Limited
p.56
unresolved
org
Total Honour Accord Limited
p.58
unresolved
org
PT Karimun Jawa
p.59
unresolved
org
PT Karimun Jawa Prastama
p.59
unresolved
org
Accruals Honour Accord Limited
p.61
unresolved
org
PT Aracord Logistik
p.64
unresolved
org
PT Aracord Nusantara
p.64
unresolved
org
PT Armada Logistik Sejahtera
p.64 ×2
unresolved
org
PT Nusa Jaya Energi
p.64 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.