Skip to content
Back to announcement

20251223_MBSS_Informasi Transaksi Afiliasi_32015112_lamp2.pdf

Asset transaction Needs review MBSS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 98

Page 1
d




            LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
            TRANSAKSI PEMBERIAN PINJAMAN
               PT MITRA GALLEY SEGARA SEJATI
      (entitas anak PT MITRABAHTERA SEGARA SEJATI TBK)
                          kepada
               PT GALLEY ADHIKA ARNAWAMA
    (pihak pengendali PT MITRABAHTERA SEGARA SEJATI TBK)




        No. 00043/2.0113-03/BS/06/0340/1/XII/2025
                Tanggal : 23 Desember 2025




                                                           1
Page 2
        LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
        TRANSAKSI PEMBERIAN PINJAMAN
           PT MITRA GALLEY SEGARA SEJATI
  (entitas anak PT MITRABAHTERA SEGARA SEJATI TBK)
                      kepada
           PT GALLEY ADHIKA ARNAWAMA
(pihak pengendali PT MITRABAHTERA SEGARA SEJATI TBK)




    No. 00043/2.0113-03/BS/06/0340/1/XII/2025
            Tanggal : 23 Desember 2025
Page 3
No. 00043/2.0113-03/BS/06/0340/1/XII/2025                       Bekasi, 23 Desember 2025

Kepada:
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk
Gedung Autograph Tower, Kompleks Thamrin Nine
Jl. MH. Thamrin No. 10, Jakarta Pusat, 10230


Perihal: Laporan Pendapat Kewajaran Transaksi Pemberian Pinjaman dari PT Mitra Galley
          Segara Sejati yang merupakan entitas anak PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk kepada
          PT Galley Adhika Arnawama selaku entitas induk dan pengendali PT Mitrabahtera
          Segara Sejati Tbk


Dengan hormat,


KJPP Syarif, Endang & Rekan merupakan Kantor Jasa Penilai Publik yang telah memiliki
perizinan dan terdaftar berdasarkan lzin Usaha Kantor Penilai Publik No. 2.12.0113 dan Surat
lzin Penilai Publik No. B-1.12.00340 yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan Republik
lndonesia dan telah terdaftar sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal di Otoritas Jasa Keuangan
(OJK) dengan Surat Tanda Terdaftar (STTD) No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023.


Berdasarkan Surat Perjanjian Kerja No. 0054/SPK/MSE-03/ES/IX/2025, tanggal 16 September
2025, Kami telah melaksanakan Penilaian untuk memberikan Pendapat Kewajaran atas
Pemberian Pinjaman dari PT Mitra Galley Segara Sejati (selanjutnya disebut ‘’MGSS’’) yang
merupakan entitas anak dari PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (selanjutnya disebut ‘’MBSS’’)
kepada PT Galley Adhika Arnawama (selanjutnya disebut ‘’GAA’’) selaku entitas induk dan
pengendali MBSS.


Latar Belakang
MGSS yang merupakan entitas anak MBSS berencana memberikan pinjaman kepada GAA yang
merupakan pihak entitas induk dan pengendali MBSS. Berdasarkan perjanjian pinjaman,
jumlah    pemberian    pinjaman     yang   akan   diberikan   MGSS   kepada   GAA    sebesar
Rp110.000.000.000,- (Seratus Sepuluh Miliar Rupiah).

MBSS didirikan berdasarkan Akta Notaris Darbi, S.H., No. 107, tanggal 24 Maret 1996. Akta
tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam surat keputusan
No. C2-10.152.HT.01.01.Th.96, tanggal 6 November 1996. Anggaran Dasar Perusahaan telah
mengalami beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan Akta Notaris No. 5, tanggal 10 Juni
2024, dibuat di hadapan Engawati Gazali, S.H., Notaris di Jakarta, terkait perubahan susunan
Dewan Komisaris dan Direksi. Akta tersebut telah diterima dan dicatat kepada Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-AH.01.09-0214456 Tahun 2024, tanggal 14 Juni
2024.


                                                                                            i
Page 4
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           GAA merupakan entitas induk dan pengendali MBSS dengan penyertaan kepemilikan saham
           sebesar 82,50% pada MBSS. Di sisi lain, MGSS merupakan entitas anak MBSS. Penyertaan
           kepemilikan MBSS pada MGSS sebesar 99,00%.


           Atas informasi ini maka terlihat adanya hubungan afiliasi antara MBSS, MGSS, dan GAA.
           Dengan terdapatnya hubungan afiliasi dengan MBSS, MGSS, dan GAA, maka transaksi tersebut
           memenuhi ketentuan peraturan tentang transaksi afiliasi sebagaimana didefinisikan dalam
           Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 42/POJK.04/2020, tanggal 20 April
           2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan (selanjutnya disebut
           “Peraturan No. 42/POJK.04/2020”) karena transaksi dilakukan oleh Pihak-Pihak yang memiliki
           afiliasi dengan MBSS.


           Berdasarkan Laporan keuangan Audit MBSS per 31 Desember 2024, total ekuitas MBSS adalah
           Rp3.547.213.208.966,-.     Menurut    Peraturan     No. 17/POJK.04/2020,   suatu   transaksi
           dikategorikan sebagai transaksi material apabila nilai transaksi sama dengan 20,00% atau
           lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka.


           MGSS berencana memberikan pinjaman sebesar Rp110.000.000.000,- (Seratus Sepuluh Miliar
           Rupiah), nilai ini setara dengan 3,10% dari total nilai ekuitas MBSS. Dengan demikian,
           Transaksi tersebut tidak memenuhi ketentuan terkait transaksi material sebagaimana
           didefinisikan     dalam   Peraturan      Otoritas   Jasa   Keuangan   Republik     Indonesia
           No. 17/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
           Kegiatan Usaha (selanjutnya disebut “Peraturan No. 17/POJK.04/2020”) karena nilai transaksi
           di bawah 20,00% dari ekuitas MBSS per 31 Desember 2024.


           Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian
           Kami telah menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Transaksi dengan Laporan
           No. 00043/2.0113-03/BS/06/0340/1/XII/2025, tanggal 23 Desember 2025.


           Tanggal Penilaian
           Tanggal Penilaian dalam laporan Pendapat Kewajaran ini adalah per 30 Juni 2025.


           Objek Penilaian
           Objek Pendapat Kewajaran dalam penugasan ini adalah Transaksi Pemberian Pinjaman MGSS
           kepada GAA sebesar Rp110.000.000.000,- (Seratus Sepuluh Miliar Rupiah).


           Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran
           Maksud dan tujuan dari laporan penilaian ini adalah pemberian Pendapat Kewajaran atas
           Pemberian Pinjaman MGSS kepada GAA.


           Dalam melakukan Penilaian Pendapat Kewajaran ini kami berpedoman pada Peraturan OJK
           No. 35/POJK.04/2020 dan Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.004/2020 tentang Pedoman
           Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Usaha di Pasar Modal, POJK No. 17/POJK.04/2020,



                                                                                                     ii
Page 5
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI), serta Standar Penilaian Indonesia 2018 (SPI 2018) yang
           ditetapkan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).


           Pendekatan dan Metode
           Sesuai dengan SEOJK No. 17/SEOJK.04/2020, pendekatan dan metode yang digunakan adalah
           sebagai berikut:
           1) Besaran dana objek transaksi;
           2) Dampak keuangan dari transaksi;
           3) Pertimbangan bisnis yang digunakan oleh manajemen;
           4) Analisis pengaruh transaksi keuangan perusahaan;
           5) Identifikasi dan hubungan antara pihak;
           6) Analisis perjanjian dan persyaratan yang disepakati;
           7) Analisis likuiditas;
           8) Analisis manfaat dan risiko;
           9) Analisis kualitatif:
             a) Riwayat perusahaan yaitu riwayat transaksi dan sifat kegiatan usaha;
             b) Analisis industri dan bisnis;
             c) Analisis operasional dan prospek perusahaan;
             d) Analisis alasan dan latar belakang manajemen;
             e) Keuntungan dan kerugian;
             f)    Analisis dampak leverage;
             g) Analisis dampak likuiditas; dan
             h) Analisis dampak keuangan perusahaan jika proyek yang dibiayai oleh dana hasil
                   transaksi tersebut mengalami kegagalan.
           10) Analisis kuantitatif;
                  ➢ Penilaian atas potensi pendapatan, aset, liabilitas, dan kondisi keuangan perusahaan,
                    termasuk:
                    a) Penilaian kinerja historis;
                    b) Penilaian atas proyeksi keuangan;
                    c) Analisis rasio keuangan;
                    d) Analisis keuangan baik sebelum maupun setelah transaksi;
                    e) Analisis atas kemampuan perusahaan sampai saat jatuh tempo; dan
                    f) Analisis cash management dan financial covenant dari transaksi.
                  ➢ Analisis Yield
                  ➢ Melakukan analisis inkremental (incremental analysis):
                     a) Kontribusi nilai tambah terhadap perusahaan sebagai akibat dari transaksi,
                         termasuk dampaknya terhadap proyeksi keuangan perusahaan;
                     b) Biaya atau pendapatan yang relevan; dan
                     c) Informasi non keuangan yang relevan.
                  ➢ Melakukan analisis sensitivitas (sensitivity analysis) untuk mengukur keuntungan dan
                    kerugian dari transaksi, jika diperlukan.
                  ➢ Analisis kelayakan rencana penggunaan dana dan jaminan atas transaksi antara lain:
                    a) Analisis kelayakan investasi;



                                                                                                        iii
Page 6
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                     b) Analisis kelayakan pelunasan utang; dan
                     c) Analisis atas faktor lain yang relevan.
           11)      Analisis atas jaminan.


           Asumsi dan Kondisi Pembatas
           Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini
           adalah:


           •     Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
           •     Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam
                 Pendapat Kewajaran.
           •     Dalam menyusun laporan ini, penilai mengandalkan keakuratan dan kelengkapan
                 informasi yang disediakan oleh MBSS atau data yang diperoleh dari informasi yang
                 tersedia untuk publik dan informasi lainnya serta penelitian yang kami anggap relevan.
           •     Penilai menggunakan proyeksi keuangan sebelum dan setelah Rencana Transaksi untuk
                 periode proyeksi tahun 2025 sampai dengan tahun 2030 yang telah disesuaikan yang
                 mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh MBSS dengan kemampuan
                 pencapaiannya (fiduciary duty).
           •     Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan
                 yang telah disesuaikan.
           •     Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat
                 rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional MBSS.
           •     Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan kesimpulan yang
                 dihasilkan.
           •     Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek Pendapat Kewajaran dari
                 pemberi tugas.


           Kesimpulan

           A. Analisis Transaksi


               1.    Para pihak yang terlibat Transaksi antara lain:


                     ➢ Pemberi Pinjaman
                         1.    Nama                               :   PT Mitra Galley Segara Sejati
                         2.    Alamat, No. Telp, Faks, dan        :   Autograph     Tower,     Thamrin        Nine
                               Email                                  Complex, Jalan M.H. Thamrin No. 10,
                                                                      Desa/Kelurahan     Kebon      Melati,   Kec.
                                                                      Tanah Abang, Kota Adm.
                                                                      Jakarta   Pusat,   Provinsi   DKI   Jakarta
                                                                      021-50603688
                         3.    Kegiatan usaha                     :   Jasa pengangkutan laut
                         4.    Pengurus                           :   Komisaris: Armand Setiawan Tanudjaja
                                                                      Direktur Utama: Widy


                                                                                                                 iv
Page 7
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                                                Direktur: Susan Faustine
                       5.   Pengawasan                      :   -
                       6.   Susunan Pemegang Saham          :   MBSS 99%, GAA 1%


                      MGSS sebuah Perseroan Terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Indonesia dan
                      beralamat kantor di Autograph Tower, Thamrin Nine Complex, Jl. M.H. Thamrin
                      No. 10, Tanah Abang, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia.


                   ➢ Penerima Pinjaman
                       1.   Nama                            :   PT Galley Adhika Arnawama
                       2.   Alamat, No. Telp, Faks, dan     :   Autograph     Tower,       Thamrin    Nine
                            Email                               Complex, Lantai 76, Jalan M.H. Thamrin
                                                                No. 10, Desa/Kelurahan Kebon Melati,
                                                                Kec. Tanah Abang, Kota Adm.
                                                                Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta
                                                                021-50603688
                       3.   Kegiatan usaha                  :   Jasa pengangkutan laut
                       4.   Pengurus                        :   Komisaris: Grace Tjugiarto
                                                                Direktur Utama: Widy
                                                                Direktur: Syawaluddin Zen
                       5.   Pengawasan                      :   -
                       6.   Susunan Pemegang Saham          :   PT Merlot Group Indonesia 60% dan
                                                                PT Graman Infiniti Arta 40%


                      GAA sebuah Perseroan Terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Indonesia dan
                      beralamat kantor di Autograph Tower, Thamrin Nine Complex, Lantai 76, Jalan M.H.
                      Thamrin No. 10, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Indonesia.


              2.   Hubungan Pihak-pihak yang Akan Melakukan Transaksi
                   Terdapat hubungan afiliasi dari sisi kepemilikan saham yaitu pemberi pinjaman adalah
                   entitas anak MBSS dan penerima pinjaman adalah entitas induk dan pengendali MBSS,
                   atas informasi ini maka terlihat adanya hubungan afiliasi antara MBSS dengan MGSS
                   dan GAA. Dengan terdapatnya hubungan afiliasi dengan MBSS, maka transaksi
                   tersebut memenuhi ketentuan peraturan tentang transaksi afiliasi sebagaimana
                   didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No.
                   42/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
                   Benturan Kepentingan (selanjutnya disebut “Peraturan No. 42/POJK.04/2020”) karena
                   transaksi dilakukan oleh Pihak-Pihak yang memiliki afiliasi dengan MBSS.


              3.   Materialitas Nilai Transaksi
                   Berdasarkan Laporan keuangan Audit MBSS per 31 Desember 2024, total ekuitas MBSS
                   adalah Rp3.547.213.208.966,-. Menurut Peraturan No. 17/POJK.04/2020, suatu




                                                                                                         v
Page 8
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   transaksi dikategorikan sebagai transaksi material apabila nilai transaksi sama dengan
                   20,00% atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka.


                   Berdasarkan perjanjian, jumlah pinjaman yang akan diberikan MGSS kepada GAA
                   sebesar Rp110.000.000.000,- (Seratus Sepuluh Miliar Rupiah), nilai ini setara dengan
                   3,10% dari total nilai ekuitas MBSS. Dengan demikian, Transaksi tersebut tidak
                   memenuhi ketentuan terkait transaksi material sebagaimana didefinisikan dalam
                   Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 17/POJK.04/2020, tanggal
                   20 April 2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (selanjutnya
                   disebut “Peraturan No. 17/POJK.04/2020”) karena nilai transaksi di bawah 20,00% dari
                   ekuitas MBSS per 31 Desember 2024.


              4.   Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Rencana Transaksi
                   Pemberian Pinjaman dari MGSS ke GAA
                   Pemberi Pinjaman           :   MGSS
                   Penerima Pinjaman          :   GAA
                   Tujuan                     :   Operasional GAA
                   Nilai                      :   Rp110.000.000.000,-
                   Tenor                      :   5 (lima) tahun sejak tanggal pencairan pinjaman
                   Bunga                      :   MGSS akan mengenakan bunga atas pinjaman dengan
                                                  tingkat bunga mengambang sebesar 8,50% per tahun,
                                                  yang dihitung dengan mengacu pada tingkat suku
                                                  bunga acuan MGSS dan dapat disesuaikan dari waktu
                                                  ke    waktu.   Seluruh   bunga    yang    timbul   wajib
                                                  dibayarkan     oleh   GAA   kepada    MGSS     selambat-
                                                  lambatnya pada saat pelunasan Pinjaman (tanggal
                                                  jatuh tempo pembayaran bunga).
                   Jaminan                    :   Tanpa Jaminan.
                   Pencairan                  :   Setelah   penandatanganan        perjanjian,   penerima
                                                  pinjaman dapat meminta pencairan utang dengan
                                                  jumlah dan tanggal yang disepakati bersama oleh
                                                  Pemberi dan Penerima Pinjaman.
                   Pelunasan                  :   Pelunasan pembayaran atas utang pokok beserta
                                                  bunga selambat-lambatnya berjalan dalam kurun
                                                  waktu 5 (lima) tahun sejak tanggal             pencairan
                                                  pinjaman.


          B. Analisis Kualitatif


              1.   Riwayat Perusahaan dan Sifat Kegiatan Usaha


                   MBSS didirikan berdasarkan Akta Notaris Darbi, S.H., No. 107 tanggal 24 Maret 1996.
                   Akta tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam surat



                                                                                                             vi
Page 9
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   keputusan No. C2-10.152.HT.01.01.Th.96 pada tanggal 6 November 1996. Anggaran
                   dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan
                   Akta Notaris No. 22 tanggal 19 Juni 2025, dibuat dihadapan Engawati Gazali, S.H.,
                   Notaris di Jakarta, terkait perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi. Akta
                   tersebut telah diterima dan dicatat kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
                   (“Menkumham”) No. AHU-AH.01.09-0301166 Tahun 2025 tanggal 20 Juni 2025.


                   Pada tanggal 25 Maret 2011, MBSS telah memperoleh pernyataan efektif dari Ketua
                   Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) dengan surat
                   No. S-3102/BL/2011 untuk melakukan penawaran umum atas 175.000.000 saham
                   Perusahaan kepada masyarakat. Pada tanggal 6 April 2011 saham tersebut telah
                   dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI).


                   Pada 30 Juni 2025, seluruh saham MBSS sebanyak 1.750.026.639 saham, tercatat di
                   BEI.


                   Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan usaha
                   MBSS adalah angkutan laut dalam negeri untuk barang umum, angkutan laut dalam
                   negeri untuk barang khusus dan aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian
                   lainnya. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1994.


              2.   Analisis Industri dan Lingkungan


                   Sebagian besar kegiatan Pelabuhan dilakukan di 25 pelabuhan strategis yang terletak
                   di 21 provinsi. Kegiatan Pelabuhan tersebut mencakup kegiatan angkutan barang dan
                   penumpang untuk pelayaran dalam negeri maupun pelayaran luar negeri. Pelabuhan
                   strategis terdiri dari Pelabuhan Lhokseumawe, Belawan, Teluk Bayur, Dhumai,
                   Pekanbaru, Palembang, Panjang, Tanjung Pinang, Batam, Tanjung Priok, Tanjung
                   Emas, Tanjung Perak, Banten, Benoa, Tenau, Pontianak, Banjarmasin, Balikpapan,
                   Samarinda, Bitung, Makassar, Ambon, Sorong, Jayapura dan Biak.


                   Sementara itu, jumlah barang yang diangkut pada Juni 2025 mencapai 40,8 juta ton
                   atau turun 4,82% dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Penurunan jumlah barang
                   yang diangkut terjadi di Pelabuhan Panjang sebesar 10,93%, Tanjung Priok sebesar
                   9,09%, dan Tanjung Perak sebesar 0,19%. Sebaliknya, peningkatan jumlah barang yang
                   diangkut terjadi di Pelabuhan Balikpapan sebesar 15,41% dan Makassar sebesar 0,86%.
                   Jumlah barang yang diangkut selama Januari–Juni 2025 mencapai 242,1 juta ton atau
                   naik 22,40% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024. Peningkatan
                   jumlah barang yang diangkut terjadi di Pelabuhan Makassar sebesar 5,52%.
                   Sebaliknya, penurunan jumlah barang yang diangkut terjadi di Pelabuhan Balikpapan
                   sebesar 23,01%, Panjang sebesar 11,35%, Tanjung Perak sebesar 5,36%, dan Tanjung
                   Priok sebesar 0,15%.




                                                                                                   vii
Page 10
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




              3.   Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan


                   MBSS merupakan sebuah Perseroan Terbatas (PT) berstatus perusahaan terbuka
                   (public company) sejak tahun 2011. Kinerja operasional MBSS dari 2020 hingga 30 Juni
                   2025 menunjukkan tren fluktuatif, meningkat pada 2021—2022 seiring lonjakan
                   permintaan batu bara, tetapi menurun pada 2023, dan 2024 akibat penurunan volume
                   pengangkutan dan armada.


              4.   Alasan Dilakukannya Transaksi


                   Alasan MBSS melakukan Transaksi yaitu dalam rangka memberikan dukungan dana
                   untuk tujuan operasional GAA.


              5.   Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif


                   Keuntungan yang bersifat kualitatif adalah adanya pendapatan bunga MBSS melalui
                   MGSS sebagai imbalan pemberian pinjaman.


                   Tidak terdapat kerugian yang bersifat kualitatif atas adanya transaksi.


          C. Analisis Kuantitatif


              1.   Penilaian atas potensi pendapatan, aset, liabilitas dan kondisi keuangan


                   a.) Penilaian atas Kinerja Historis
                       Selama periode 2020 hingga 30 Juni 2025, pendapatan MBSS mengalami fluktuasi
                       yang mencerminkan dinamika pasar batubara. Hingga 30 Juni 2025, MBSS
                       mencatat pendapatan sebesar Rp479,27 miliar atau mencapai 57,71% dari
                       pendapatan tahun 2024 yang sebesar Rp830,54 miliar. Pada tahun 2023, MBSS
                       mencatatkan pendapatan sebesar US$63,19 juta. Nilai ini menurun sebesar
                       28,50% atau setara dengan US$25,19 juta dibandingkan perolehan tahun 2022
                       sebesar US$88,37 juta. Penurunan ini disebabkan oleh berkurangnya volume
                       pengangkutan dan armada. Sebelumnya, pendapatan pada 2022 meningkat
                       20,39% dari 2021 (US$73,41 juta) seiring lonjakan permintaan batubara.


                       Laba komprehensif MBSS juga menunjukkan variasi signifikan selama periode
                       tersebut. Hingga 30 Juni 2025, MBSS mencatat laba komprehensif sebesar
                       Rp203,62 miliar atau setara dengan US$12,54 juta (Kurs tengah Bank Indonesia
                       tanggal 30 Juni 2025). Pada 2024, laba komprehensif tercatat US$18,39 juta, lebih
                       rendah dibandingkan dengan US$24,71 juta pada tahun 2023, sedikit lebih
                       rendah dari 2022 sebesar US$25,87 juta, yang sebelumnya naik signifikan dari
                       2021 (US$12,30 juta) setelah pulih dari rugi komprehensif US$14,86 juta pada
                       2020.



                                                                                                     viii
Page 11
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   b.) Penilaian atas proyeksi keuangan


                         Selama periode proyeksi 2025—2030, jumlah aset MBSS diperkirakan meningkat
                         dari Rp4,26 triliun menjadi Rp7,01 triliun, terutama karena kenaikan kas dan
                         setara kas. Di sisi lain, liabilitas diproyeksikan menurun dari Rp335,43 miliar pada
                         2025 menjadi Rp99,48 miliar pada 2030, didominasi oleh pelunasan utang bank.
                         Ekuitas juga diperkirakan meningkat dari Rp3,93 triliun pada akhir 2025 menjadi
                         Rp6,91 triliun pada akhir 2030.


                         Pendapatan MBSS pada 2025 diperkirakan sebesar Rp958,54 miliar, dan
                         diperkirakan terus meningkat hingga sebesar Rp1,54 triliun di tahun 2030. Seiring
                         pertumbuhan tersebut, laba tahun berjalan diproyeksikan meningkat dari
                         Rp383,85 miliar pada tahun 2025 menjadi sebesar Rp750,05 miliar pada tahun
                         2030.


                   c.) Analisis rasio keuangan


                         Berdasarkan proyeksi keuangan, rata-rata current ratio dan quick ratio di atas
                         100,00%, ini menunjukkan likuiditas perusahaan yang baik, di mana aset lancar
                         mampu melunasi liabilitas lancar. Adapun rasio likuiditas tanpa dilakukannya
                         transaksi lebih besar karena Rencana Transaksi menggunakan kas MGSS.


                   d.) Analisis atas proforma keuangan


                         Dari hasil analisis atas proforma keuangan sebelum dan sesudah rencana
                         transaksi dapat disimpulkan bahwa Rencana Transaksi mempengaruhi current
                         ratio, quick ratio dan Working Capital to Total Assets Ratio pada rasio likuiditas.
                         Hal ini dikarenakan dengan adanya transaksi terdapat pinjaman kepada pihak
                         berelasi yang sumbernya berasal dari akun kas dan setara kas Entitas Anak.


                   e.) Analisis atas pelunasan transaksi


                         Dari hasil analisis kemampuan penerima pinjaman untuk melunasi utang, sesuai
                         dengan proyeksi keuangan yang diperoleh dari manajemen MBSS, GAA diharapkan
                         dapat melunasi pokok pinjaman dan bunga kepada MGSS pada akhir masa
                         pinjaman. Dalam proyeksi keuangan MBSS, diharapkan GAA dapat melunasi
                         pinjamannya pada tahun 2030.


                   f.)   Analisis atas cash management dan financial covenant


                         Berdasarkan analisis Cash Management, sumber dana transaksi pemberian
                         pinjaman MGSS kepada GAA sebesar Rp110.000.000.000,-, berasal dari kas dan
                         setara kas MGSS.



                                                                                                           ix
Page 12
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                       Perlu kami jelaskan bahwa tidak ada financial covenant sehubungan dengan
                       transaksi ini.


              2.   Analisis Yield


                   Dari analisis perbandingan antara tingkat suku bunga Rencana Transaksi dengan
                   tingkat suku bunga pasar dapat disimpulkan bahwa tingkat suku bunga dalam
                   Rencana Transaksi lebih tinggi dibandingkan tingkat suku bunga pasar. Dalam hal
                   ini MGSS akan mendapatkan pendapatan bunga yang lebih besar jika dibandingkan
                   dengan MGSS melakukan investasi dengan mengandalkan bunga simpanan atau
                   dengan MGSS melakukan investasi pada Surat Utang Negara.


              3.   Analisis Inkremental


                   Diperkirakan nilai tambah atas aset dan ekuitas masing-masing sebesar Rp17,53
                   miliar pada tahun 2026 dan terus meningkat hingga mencapai Rp134,99 miliar pada
                   tahun 2030. Dari sisi laba (rugi) diperkirakan nilai tambah atas laba tahun berjalan
                   sebesar Rp22,39 miliar pada tahun 2026, dan Rp42,92 miliar pada tahun 2030. Dari
                   sisi arus kas, terlihat bahwa dengan adanya rencana transaksi bahwa akumulasi arus
                   kas akhir pada proyeksi tahun 2030 sebesar Rp134,99 miliar.


              4.   Analisis Sensitivitas


                   Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa NPV MBSS dalam kondisi normal adalah
                   Rp1,07 triliun. Jika pendapatan turun 10%, NPV turun menjadi Rp528,01 miliar,
                   sedangkan kenaikan biaya investasi 10% menghasilkan NPV Rp901,55 miliar. Kenaikan
                   struktur biaya 10% menurunkan NPV menjadi Rp658,95 miliar, dan kenaikan discount
                   rate 10% menghasilkan NPV sebesar Rp993,13 miliar. Hasil ini menunjukkan kelayakan
                   MBSS dengan transaksi paling sensitif terhadap penurunan pendapatan.

          D. Analisis Kelayakan Rencana Penggunaan Dana


               1. Analisis kelayakan menunjukkan bahwa transaksi pemberian pinjaman dari MGSS
                   kepada GAA tersebut layak dilakukan dengan Internal Rate of Return (IRR) sebesar
                   33,48% yang berarti di atas tingkat discount rate yang sebesar 9,84%, dan Net Present
                   Value (NPV) sebesar Rp1.070.239.000.000,-, sehingga rencana pemberian pinjaman
                   ini dinilai layak untuk dilaksanakan.
               2. Sesuai dengan proyeksi keuangan yang diperoleh dari manajemen MBSS, GAA
                   diharapkan dapat melunasi pokok pinjaman dan bunga kepada MGSS. Dalam proyeksi
                   keuangan MBSS, diharapkan GAA dapat melunasi pinjamannya pada tahun 2030.
               3. Tidak terdapat informasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi transaksi Pemberian
                   Pinjaman MGSS kepada GAA.




                                                                                                          x
Page 13
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




          E. Analisis Atas Jaminan


              Perlu kami jelaskan bahwa pada transaksi ini tidak terdapat jaminan atas Pemberian
              Pinjaman MGSS kepada GAA.


           Pendapat Mengenai Kewajaran Transaksi


           Berdasarkan pertimbangan analisis transaksi (analisis atas besaran dana dari objek transaksi,
           dampak dari transaksi, dan pertimbangan bisnis), analisis kualitatif, analisis kuantitatif, dan
           analisis atas jaminan, maka kami berpendapat bahwa Transaksi Pemberian Pinjaman MGSS
           kepada GAA adalah Wajar.


           Kesimpulan akhir di atas berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang memiliki dampak
           material terhadap Pemberian Pinjaman MGSS kepada GAA. Perubahan tersebut termasuk,
           namun tidak terbatas pada perubahan kondisi, baik secara internal maupun secara eksternal
           yaitu kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis, perdagangan dan keuangan
           serta peraturan-peraturan pemerintah Indonesia dan peraturan terkait lainnya setelah tanggal
           Laporan Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal Laporan Pendapat
           Kewajaran ini dikeluarkan terjadi perubahan-perubahan tersebut di atas, maka kesimpulan
           mengenai kewajaran Transaksi Pemberian Pinjaman MGSS kepada GAA ini mungkin berbeda.

           Hormat kami,
           KJPP SYARIF, ENDANG & REKAN




           Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.)                     Digitally signed by Endang Sunardi
                                                                         DN: cn=Endang Sunardi, c=ID, o=KJPP Syarif
           Rekan                                                         Endang dan Rekan,
           MAPPI                    : No. 09-S-02341
                                                                         email=syarifendangdanrekan@gmail.com

           Izin Penilai Publik      : No. B-1.12.00340
           Klasifikasi Izin         : Penilaian Bisnis
           Register                 : No. RMK-2017.00303
           STTD OJK                 : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
           STTD IKNB                : No. 173/NB.122/STTD-P/2019




                                                                                                                      xi
Page 14
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                           PERNYATAAN PENILAI


            Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai, kami yang bertanda tangan
            di bawah ini menyatakan bahwa:

            1.   Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat kewajaran ini kami telah bertindak secara
                 independen tanpa adanya konflik dan tidak terafiliasi dengan MBSS, dan pihak-pihak
                 yang terkait dengan transaksi. Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau
                 keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan ini. Selanjutnya, Laporan Pendapat
                 kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau kerugian pada
                 pihak manapun. Imbalan yang kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh
                 pendapat yang dihasilkan dari proses analisis pendapat kewajaran ini dan kami hanya
                 menerima imbalan sesuai dengan yang tercantum pada Surat Perjanjian Kerja (SPK)
                 No. 0054/SPK/MSE-03/ES/IX/2025, tanggal 16 September 2025;
            2.   Perhitungan dan analisis dalam rangka pemberian Pendapat Kewajaran telah
                 dilakukan dengan benar;
            3.   Penilai bertanggung jawab atas pendapat yang diberikan dalam rangka penugasan
                 Pendapat kewajaran;
            4.   Penugasan penilaian profesional telah dilakukan terhadap Objek Penilaian pada
                 tanggal Pendapat Kewajaran;
            5.   Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan
                 Pendapat Kewajaran;
            6.   Kesimpulan Pendapat Kewajaran telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi
                 pembatas;
            7.   Data ekonomi dan industri dalam Laporan Pendapat Kewajaran diperoleh dari
                 berbagai sumber yang diyakini Penilai Usaha dapat dipertanggungjawabkan;
            8.   Penilaian dilakukan dengan memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
                 Republik Indonesia No. 35/POJK.04/2020, SEOJK No. 17/SEOJK.004/2020, POJK
                 No. 42/POJK.04/2020, POJK No. 17/POJK.04/2020, dan memenuhi Kode Etik Penilai
                 Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia (KEPI & SPI Edisi VII-2018) yang ditetapkan
                 oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI);
            9.   Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau
                 diselenggarakan oleh Asosiasi Profesi Penilai yang diakui Pemerintah;
            10. Tidak seorangpun, kecuali yang disebutkan dalam Laporan ini, telah menyediakan
                 bantuan profesional dalam menyiapkan Laporan Penilaian.




                                                                                                   xii
Page 15
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           KJPP Syarif, Endang & Rekan menyatakan bahwa Para Penilai yang kami libatkan dalam
           penugasan Penilaian ini adalah Penilai profesional yang kompeten dan memiliki keahlian
           penilaian yang baik.


           No.    Nama                                                    Tugas        Tanda Tangan




            1.    Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.)      Penanggung Jawab      (....................)
                  MAPPI              : No. 09-S-02341
                  Izin Penilai       : No. B-1.12.00340
                  Klasifikasi Izin   : Penilaian Bisnis
                  Register           : No. RMK-2017.00303
                  STTD OJK           : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
                  STTD IKNB          : No. 173/NB.122/STTD-P/2019




            2.    Meilindra Indriani, S.Si.                              Reviewer      (....................)
                  MAPPI              : No. 14-T-05006
                  Register           : No. RMK-2017.01002




            3.    Toyib Efendi, S.E., M.Ec.Dev.                         Staf Penilai   (....................)
                  MAPPI              : No. 09-P-02398
                  Register           : No. RMK-2021.03694




            4.    Muhammad Rizal Hidayat, S.Pt.                     Tenaga Inspeksi    (....................)
                  MAPPI              : No. 13-A-04453




                                                                                                         xiii
Page 16
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                                                    DAFTAR ISI

           SURAT PENGANTAR .......................................................................................................... i
           PERNYATAAN PENILAI .................................................................................................... xii
           DAFTAR ISI         ................................................................................................................. xiv
           DAFTAR TABEL .............................................................................................................. xvi
           DAFTAR GAMBAR ......................................................................................................... xvii
           DEFINISI DAN ISTILAH .................................................................................................. xviii
           1         PENDAHULUAN .................................................................................................... 1
           1.1       Latar Belakang ..................................................................................................... 1
           1.2       Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian ................................................................ 2
           1.3       Tanggal Penilaian ................................................................................................ 2
           1.4       Identifikasi Status Penilai ..................................................................................... 2
           1.5       Identitas Pemberi Tugas ...................................................................................... 2
           1.6       Identitas Pengguna Laporan ................................................................................ 3
           1.7       Objek Penilaian .................................................................................................... 3
           1.8       Jenis Mata Uang yang digunakan ......................................................................... 3
           1.9       Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran............................................ 3
           1.10      Tingkat Kedalaman Investigasi ............................................................................ 3
           1.11      Benturan Kepentingan Atas Transaksi .................................................................. 4
           1.12      Data, Informasi dan Prosedur yang Digunakan .................................................... 4
           1.13      Ruang Lingkup Penilaian ...................................................................................... 5
           1.14      Pendekatan dan Metode ...................................................................................... 6
           1.15      Asumsi dan Kondisi Pembatas ............................................................................. 7
           1.16      Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi ...................................................... 8
           1.17      Konfirmasi bahwa Penilaian telah Dilakukan berdasarkan SPI, Ketentuan
                     Peraturan OJK, dan Surat Edaran OJK ................................................................... 8
           1.18      Kejadian Setelah Tanggal Penilaian ...................................................................... 8
           2         ANALISIS TRANSAKSI ............................................................................................ 9
           2.1       Besaran Dana Dari Objek Transaksi ..................................................................... 9
           2.2       Dampak Keuangan Dari Transaksi Terhadap Kepentingan Perusahaan ................ 9
           2.3       Pertimbangan Bisnis Manajemen ......................................................................... 9
           2.4       Analisis Pengaruh Transaksi Terhadap Keuangan Perusahaan ............................. 9
           2.5       Hubungan Pihak yang Melakukan Transaksi ........................................................ 9
           2.6       Materialitas Nilai Transaksi ................................................................................ 11
           2.7       Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Transaksi ............................ 11
           2.8       Transaksi Analisis Likuiditas dari Transaksi yang Akan Dilakukan ..................... 12
           2.9       Risiko dan Manfaat Transaksi atas Transaksi ..................................................... 12
           3         ANALISIS KUALITATIF ......................................................................................... 13
           3.1       Riwayat Transaksi Pinjam Meminjam Dana ........................................................ 14
           3.2       Analisis Industri dan Bisnis ................................................................................ 15
           3.2.1     Perkembangan Ekonomi Global ......................................................................... 15
           3.2.2     Kondisi Ekonomi Indonesia ................................................................................ 15


                                                                                                                                                xiv
Page 17
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           3.2.3   Gambaran Umum Industri .................................................................................. 21
           3.3     Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan ................................................... 27
           3.4     Alasan dan Latar Belakang Transaksi ................................................................. 28
           3.5     Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif ............................................. 28
           3.6     Analisis Dampak Leverage pada Keuangan ........................................................ 28
           3.7     Analisis Dampak Likuiditas pada Keuangan Perusahaan .................................... 30
           3.8     Dampak Keuangan Atas Transaksi yang Dibiayai Jika Mengalami Kegagalan ..... 30
           4       ANALISIS KUANTITATIF ...................................................................................... 31
           4.1     Penilaian atas Potensi Pendapatan, Aset, Liabilitas, dan Kondisi Keuangan
                   Perusahaan ........................................................................................................ 31
           4.1.1   Penilaian Kinerja Historis ................................................................................... 31
           4.1.2   Kinerja Laba (Rugi) ............................................................................................. 36
           4.1.3   Penilaian Atas Proyeksi Keuangan ...................................................................... 43
           4.1.4   Analisis Rasio Keuangan .................................................................................... 47
           4.1.5   Analisis Keuangan Sebelum Transaksi dan Setelah Transaksi Dilakukan ............ 51
           4.1.6   Analisis Kemampuan Penerima Pinjaman untuk Melunasi Transaksi .................. 55
           4.1.7   Analisis Cash Management dan Financial Covenant dari Transaksi .................... 55
           4.2     Analisis Yield dari Transaksi yang Sejenis dan Sebanding .................................. 55
           4.3     Analisis Inkremental .......................................................................................... 57
           4.3.1   Kontribusi Nilai Tambah dan Dampak Terhadap Proyeksi Keuangan ................. 57
           4.3.2   Biaya atau Pendapatan yang Relevan.................................................................. 60
           4.3.3   Informasi Non Keuangan yang Relevan .............................................................. 61
           4.4     Analisis Sensitivitas ........................................................................................... 61
           5       ANALISIS KELAYAKAN RENCANA PENGGUNAAN DANA ATAS TRANSAKSI PINJAM
                   MEMINJAM DANA ............................................................................................... 63
           5.1     Analisis Kelayakan ............................................................................................. 63
           5.2     Analisis Kelayakan Pelunasan Utang .................................................................. 63
           5.3     Analisis Faktor-Faktor Lain yang Relevan .......................................................... 63
           6       ANALISIS ATAS JAMINAN .................................................................................... 64
           7       PENDAPAT MENGENAI KEWAJARAN TRANSAKSI .................................................. 65
           8       KUALIFIKASI PENILAI USAHA ............................................................................... 66
           9       KESIMPULAN ...................................................................................................... 67




                                                                                                                                       xv
Page 18
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                                               DAFTAR TABEL

           Tabel 1 Susunan Pemegang Saham MBSS ........................................................................ 13
           Tabel 2 Rincian Pembayaran Utang Bank MBSS ................................................................ 14
           Tabel 3 Pertumbuhan PDB Dunia ..................................................................................... 15
           Tabel 4 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran .............. 16
           Tabel 5 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Lapangan Usaha ........ 16
           Tabel 6 Neraca Pembayaran Indonesia ............................................................................ 17
           Tabel 7 Kontribusi Lapangan Usaha Terhadap PDB ......................................................... 22
           Tabel 8 Perkembangan Penumpang Angkutan Laut Dalam Negeri, Juni 2025 ................. 23
           Tabel 9 Perkembangan Barang Angkutan Laut Dalam Negeri, Juni 2025 ......................... 24
           Tabel 10 Impor Menurut Provinsi, Juni 2025 ................................................................... 26
           Tabel 11 Proyeksi DAR dan DER ...................................................................................... 28
           Tabel 12 Perbandingan DER dan DAR dengan Perusahaan Publik pada Industri Sejenis .. 29
           Tabel 13 Working Capital To Total Assets Ratio .............................................................. 30
           Tabel 14 Proyeksi Working Capital To Total Assets Ratio ................................................ 30
           Tabel 15 Kinerja Posisi Keuangan MBSS .......................................................................... 31
           Tabel 16 Kinerja Laba (Rugi) MBSS .................................................................................. 36
           Tabel 17 Analisis Rasio Keuangan MBSS .......................................................................... 41
           Tabel 18 Proyeksi Posisi Keuangan dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta) .......................... 43
           Tabel 19 Proyeksi Laba Rugi dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta) .................................... 45
           Tabel 20 Proyeksi Arus Kas dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta) ...................................... 46
           Tabel 21 Proyeksi Rasio Keuangan .................................................................................. 48
           Tabel 22 Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Proforma per 30 Juni 2025 (Rp.000) .. 51
           Tabel 23 Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Proforma
                       per 30 Juni 2025 (Rp.000) ................................................................................. 53
           Tabel 24 Analisis Rasio Keuangan Proforma .................................................................... 54
           Tabel 25 Arus Kas Dari Aktivitas Dengan Adanya Transaksi (Rp.000) .............................. 55
           Tabel 26 Analisis Kemampuan Penerima Pinjaman untuk Melunasi Utang (Rp.000) ........ 55
           Tabel 27 Tingkat Bunga Surat Utang Negara ................................................................... 56
           Tabel 28 Suku Bunga Simpanan Berjangka Rupiah Menurut Kelompok Bank Jangka Waktu
                       12 Bulan ............................................................................................................ 56
           Tabel 29 Inkremental Posisi Keuangan (Rp.Juta) .............................................................. 57
           Tabel 30 Inkremental Laba Rugi (Rp.Juta) ........................................................................ 59
           Tabel 31 Inkremental Arus Kas (Rp.Juta) ......................................................................... 60
           Tabel 32 Analisis Sensitivitas .......................................................................................... 61




                                                                                                                                          xvi
Page 19
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                                             DAFTAR GAMBAR

           Gambar 1 Peta Pertumbuhan Ekonomi Regional Triwulan III 2024................................... 17
           Gambar 2 Grafik Neraca Perdagangan ............................................................................. 18
           Gambar 3 Grafik Aliran Modal Asing ............................................................................... 18
           Gambar 4 Grafik Cadangan Devisa .................................................................................. 19
           Gambar 5 Indeks Rupiah terhadap US$, Negara Maju Kecuali AS, dan Negara Berkembang
                         ....................................................................................................................... 19
           Gambar 6 Grafik Inflasi IHK dan Komponen .................................................................... 20
           Gambar 7 Inflasi IHK Provinsi .......................................................................................... 21
           Gambar 8 Nilai Impor Beberapa Provinsi Utama (Juta US$), Juni 2025 ............................. 27
           Gambar 9 Analisis Sensitivitas ......................................................................................... 62




                                                                                                                                             xvii
Page 20
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                        DEFINISI DAN ISTILAH


            MBSS                    :      PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk.


            MGSS                    :      PT Mitra Galley Segara Sejati atau salah satu entitas
                                           anak dari MBSS.


            GAA                     :      PT Galley Adhika Arnawama selaku entitas induk dan
                                           pengendali MBSS.


            Marine Shipping         :      Bidang usaha yang berkaitan dengan pengiriman
                                           barang melalui kapal laut. Bidang usaha ini juga
                                           dikenal sebagai industri perkapalan atau shipping
                                           industry.

            Financial Covenant      :      Persyaratan keuangan yang harus dipenuhi oleh
                                           debitur dalam kontrak hutang. Dalam perjanjian
                                           pinjaman, terdapat klausula atau covenant yang
                                           membebankan kewajiban-kewajiban kepada debitur.
                                           Tujuannya adalah untuk melindungi kepentingan
                                           pemberi pinjaman. Salah satu jenis klausula covenant
                                           adalah affirmative covenant, yaitu janji debitur untuk
                                           melakukan hal-hal tertentu selama perjanjian kredit
                                           masih berlaku.




                                                                                              xviii
Page 21
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           1       PENDAHULUAN


           1.1     Latar Belakang


                   MGSS yang merupakan entitas anak MBSS berencana memberikan pinjaman kepada
                   GAA yang merupakan pihak entitas induk dan pengendali MBSS. Berdasarkan
                   perjanjian pinjaman, jumlah pemberian pinjaman yang akan diberikan MGSS kepada
                   GAA sebesar Rp110.000.000.000,- (Seratus Sepuluh Miliar Rupiah).


                   MBSS didirikan berdasarkan Akta Notaris Darbi, S.H., No. 107 tanggal 24 Maret
                   1996. Akta tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia
                   dalam surat keputusan No. C2-10.152.HT.01.01.Th.96 pada tanggal 6 November
                   1996. Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan,
                   terakhir berdasarkan Akta Notaris No. 22 tanggal 19 Juni 2025, dibuat dihadapan
                   Engawati Gazali, S.H., Notaris di Jakarta, terkait perubahan susunan Dewan
                   Komisaris dan Direksi. Akta tersebut telah diterima dan dicatat kepada Kementerian
                   Hukum dan Hak Asasi Manusia (“Menkumham”) No. AHU-AH.01.09-0301166 Tahun
                   2025 tanggal 20 Juni 2025.


                   GAA merupakan entitas induk dan pengendali MBSS dengan penyertaan kepemilikan
                   saham sebesar 82,50% pada MBSS. Di sisi lain, MGSS merupakan entitas anak MBSS.
                   penyertaan kepemilikan MBSS pada MGSS sebesar 99,00%.


                   Atas informasi ini maka terlihat adanya hubungan afiliasi antara MBSS, MGSS, dan
                   GAA. Dengan terdapatnya hubungan afiliasi dengan MBSS, MGSS, dan GAA, maka
                   transaksi tersebut memenuhi ketentuan peraturan tentang transaksi afiliasi
                   sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik
                   Indonesia No. 42/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Afiliasi
                   dan    Transaksi   Benturan     Kepentingan      (selanjutnya    disebut   “Peraturan
                   No. 42/POJK.04/2020”) karena transaksi dilakukan oleh Pihak-Pihak yang memiliki
                   afiliasi dengan MBSS.


                   Berdasarkan Laporan keuangan Audit MBSS per 31 Desember 2024, total ekuitas
                   MBSS adalah Rp3.547.213.208.966,-. Menurut Peraturan No. 17/POJK.04/2020,
                   suatu transaksi dikategorikan sebagai transaksi material apabila nilai transaksi
                   sama dengan 20,00% atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka.


                   MGSS berencana memberikan pinjaman sebesar Rp110.000.000.000,- (Seratus
                   Sepuluh Miliar Rupiah), nilai ini setara dengan 3,10% dari total nilai ekuitas MBSS.
                   Dengan demikian, Transaksi tersebut tidak memenuhi ketentuan terkait transaksi
                   material sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
                   Republik Indonesia No. 17/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi
                   Material   dan   Perubahan    Kegiatan   Usaha    (selanjutnya   disebut   “Peraturan



                                                                                                      1
Page 22
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   No. 17/POJK.04/2020”) karena nilai transaksi di bawah 20,00% dari ekuitas MBSS
                   per 31 Desember 2024.


           1.2     Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian


                   Kami telah menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Transaksi dengan Laporan
                   No. 00043/2.0113-03/BS/06/0340/1/XII/2025, tanggal 23 Desember 2025.


           1.3     Tanggal Penilaian


                   Tanggal Penilaian dalam laporan Pendapat Kewajaran ini adalah per 30 Juni 2025.


           1.4     Identifikasi Status Penilai


                   KJPP Syarif, Endang & Rekan merupakan Kantor Jasa Penilai Publik yang telah
                   memiliki perizinan dan terdaftar berdasarkan lzin Usaha Kantor Penilai Publik
                   No. 2.12.0113 dan Surat lzin Penilai Publik No. B-1.12.00340 yang dikeluarkan oleh
                   Menteri Keuangan Republik lndonesia dan telah terdaftar sebagai Profesi Penunjang
                   Pasar Modal di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Surat Tanda Terdaftar (STTD)
                   No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023.


                   Kami adalah Penilai Independen/Penilai Eksternal yang memberikan penilaian
                   objektif dan tidak memihak. Penilai dalam posisi bebas ikatan, yang pada saat ini
                   atau di kemudian hari tidak memiliki kepentingan finansial yang berhubungan
                   dengan subjek dan atau objek Penilaian selain dari jasa penilaian serta Penilai
                   memiliki kompetensi untuk melakukan penilaian.


           1.5     Identitas Pemberi Tugas


                   Pemberi tugas dalam penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran ini adalah:


                   Nama Perusahaan       :   PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk
                   Bidang Usaha          :   Angkutan    laut   dalam    negeri   untuk   barang   umum,
                                             angkutan laut dalam negeri untuk barang khusus dan
                                             aktivitas   penunjang      pertambangan      dan   penggalian
                                             lainnya.
                   Alamat                :   Gedung Autograph Tower, Kompleks Thamrin Nine,
                                             Jl. MH. Thamrin No. 10, Jakarta Pusat, 10230
                   Telepon/Fax.          :   (+62 21) 50603688/-
                   Website               :   https://www.mbss.co.id
                   Email                 :   corporate.secretary@mbss.co.id




                                                                                                         2
Page 23
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           1.6     Identitas Pengguna Laporan


                   Pengguna tugas dalam penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran ini adalah:


                   Nama Perusahaan      :   PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk
                   Bidang Usaha         :   Angkutan    laut   dalam    negeri   untuk   barang   umum,
                                            angkutan laut dalam negeri untuk barang khusus dan
                                            aktivitas   penunjang      pertambangan      dan   penggalian
                                            lainnya.
                   Alamat               :   Gedung Autograph Tower, Kompleks Thamrin Nine,
                                            Jl. MH. Thamrin No. 10, Jakarta Pusat, 10230
                   Telepon/Fax.         :   (+62 21) 50603688/-
                   Website              :   https://www.mbss.co.id
                   Email                :   corporate.secretary@mbss.co.id


           1.7     Objek Penilaian


                   Objek Pendapat Kewajaran dalam penugasan ini adalah Transaksi Pemberian
                   Pinjaman MGSS kepada GAA sebesar Rp110.000.000.000,- (Seratus Sepuluh Miliar
                   Rupiah).


           1.8     Jenis Mata Uang yang digunakan


                   Jenis mata uang yang digunakan dalam Rencana Transaksi adalah mata uang rupiah.


           1.9     Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran


                   Maksud dan tujuan dari laporan penilaian ini adalah pemberian Pendapat Kewajaran
                   atas Pemberian Pinjaman MGSS kepada GAA.


                   Dalam melakukan Penilaian Pendapat Kewajaran ini kami berpedoman pada
                   Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 dan Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.004/2020
                   tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Usaha di Pasar Modal,
                   POJK No. 17/POJK.04/2020, Kode Etik Penilai Indonesia ("KEPI"), serta Standar
                   Penilaian Indonesia 2018 ("SPI 2018") yang ditetapkan oleh Masyarakat Profesi
                   Penilai Indonesia ("MAPPI").


           1.10    Tingkat Kedalaman Investigasi


                   Dalam melakukan pekerjaan pendapat kewajaran, kami telah melakukan:
                   1.   Inspeksi lapangan untuk mengetahui kondisi kegiatan usaha.
                   2.   Pengumpulan data yang diperlukan dalam proses penilaian baik data internal
                        perusahaan maupun data eksternal perusahaan.


                                                                                                        3
Page 24
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   3.   Diskusi dengan pihak manajemen dalam rangka memperoleh informasi terkait
                        rencana transaksi.
                   4.   Klarifikasi atas semua data yang telah diterima.
                   5.   Meminta tambahan data dan informasi.
                   6.   Mengadakan pertemuan dengan pihak manajemen untuk menyamakan
                        persepsi terkait dengan asumsi-asumsi yang digunakan.


           1.11    Benturan Kepentingan Atas Transaksi


                   Transaksi melibatkan pihak yang secara kepentingan ekonomis dari masing-masing
                   pihak diketahui tidak ada benturan kepentingan atas Transaksi.


           1.12    Data, Informasi dan Prosedur yang Digunakan


                   Untuk dapat memberikan pendapat atas Kewajaran Transaksi, sebagai Penilai
                   Independen       kami   telah   mempelajari,    mempertimbangkan,    mengacu    atau
                   melaksanakan akan prosedur atas hal-hal sebagai berikut:
                   1.   Proyeksi Keuangan untuk tahun 2025 sampai dengan 2030 yang disediakan
                        oleh manajemen MBSS;
                   2.   Laporan     Keuangan       Konsolidasian   MBSS    per   31   Desember    2020,
                        No. 00100/2.1265/AU.1/05/0565-1/1/III/2021, tanggal 31 Maret 2021 yang
                        telah diaudit oleh Akuntan Publik Muhammad Irfan, dari Kantor Akuntan Publik
                        Imelda & Rekan dengan opini wajar tanpa modifikasian;
                   3.   Laporan     Keuangan       Konsolidasian   MBSS    per   31   Desember    2021,
                        No. 00135/2.1265/AU.1/10/0565-2/1/IV/2022, tanggal 4 April 2022 yang
                        telah diaudit oleh Akuntan Publik Muhammad Irfan, dari Kantor Akuntan Publik
                        Imelda & Rekan dengan opini wajar tanpa modifikasian;
                   4.   Laporan     Keuangan       Konsolidasian   MBSS    per   31   Desember    2022,
                        No. 00085/2.0959/AU.1/06/0786-1/1/III/2023, tanggal 29 Maret 2023 yang
                        telah diaudit oleh Akuntan Publik Tagor Sidik Sigiro, dari Kantor Akuntan Publik
                        Gani Sigiro & Handayani dengan opini wajar tanpa modifikasian;
                   5.   Laporan     Keuangan       Konsolidasian   MBSS    per   31   Desember    2023,
                        No. 00094/2.0959/AU.1/06/0786-2/1/III/2024, tanggal 25 Maret 2024 yang
                        telah diaudit oleh Akuntan Publik Tagor Sidik Sigiro, dari Kantor Akuntan Publik
                        Gani Sigiro & Handayani dengan opini wajar tanpa modifikasian;
                   6.   Laporan     Keuangan       Konsolidasian   MBSS    per   31   Desember    2024,
                        No. 00116/2.0959/AU.1/06/0786-3/1/III/2025, tanggal 26 Maret 2025 yang
                        telah diaudit oleh Akuntan Publik Tagor Sidik Sigiro, dari Kantor Akuntan Publik
                        Gani Sigiro & Handayani dengan opini wajar tanpa modifikasian;
                   7.   Laporan Keuangan Unaudited Konsolidasian MBSS Per 30 Juni 2025;
                   8.   Legalitas MBSS;
                   9.   Informasi Keuangan Proforma per 30 Juni 2025;
                   10. Draft Perjanjian Pinjaman MGSS kepada GAA;



                                                                                                      4
Page 25
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   11. Surat Pernyataan Manajemen atas Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan
                       No. 005/MBSS-JKT/ACC/XII/2025, tanggal 15 Desember 2025, dinyatakan
                       bahwa Rencana Transaksi mengandung unsur transaksi afiliasi dan tidak
                       terdapat benturan kepentingan;
                   12. Surat   Pernyataan    Manajemen     atas   Transaksi   Material   No.    007/MBSS-
                       JKT/ACC/XII/2025, tanggal 15 Desember 2025, dinyatakan bahwa Rencana
                       Transaksi termasuk pada transaksi material.
                   13. Wawancara dan diskusi dengan manajemen MBSS sehubungan dengan
                       penugasan pendapat Kewajaran, diantaranya adalah Bapak Martinus sebagai
                       Accounting Manager MBSS dan Ibu Susan Faustine sebagai Direktur MBSS; dan
                   14. Surat Pernyataan Manajemen atas kebenaran data dan informasi yang diberikan
                       No. No. 008/MBSS-JKT/ACC/XII/2025, tanggal 15 Desember 2025.


                   Prosedur yang Digunakan


                   Laporan dan fakta yang terkandung dalam Laporan adalah berdasarkan informasi
                   dan representasi yang disediakan oleh manajemen dan dikompilasi oleh Penilai.
                   Informasi yang terkandung dalam Laporan ini adalah benar dan akurat dalam semua
                   hal yang material, tidak menyesatkan, dan bahwa tidak ada fakta lainnya, yang mana
                   jika dihilangkan dapat membuat Laporan ini dan informasi atau pernyataan di
                   dalamnya menjadi menyesatkan.


                   Selain itu informasi lainnya seperti informasi pasar, industri, dan data lainnya yang
                   diperoleh dari data riset dari domain publik. Dalam penyusunan laporan ini, telah
                   dilakukan prosedur sebagai berikut: (i) MBSS telah diberikan kesempatan untuk
                   meminta dan me-review, dan telah menerima semua informasi yang diperlukan
                   untuk memeriksa kembali keakuratan informasi atau untuk melengkapi informasi
                   di dalamnya (ii) MBSS tidak bergantung kepada Penilai atau seseorang yang memiliki
                   hubungan afiliasi dengan Penilai atau pihak lain yang berafiliasi dengan Penilai
                   sehubungan       dengan   pemeriksaan    keakuratan    informasi      atau   keputusan.
                   Penyampaian dari Laporan ini atau setiap negosiasi yang dibuat berdasarkan
                   Laporan ini, dalam kondisi apapun, tidak dapat diimplikasikan bahwa informasi
                   yang terkandung adalah benar setelah tanggal Laporan ini. Prosedur lain yang
                   dilakukan Penilai adalah memeriksa dan menganalisa seluruh Dokumen Transaksi,
                   Laporan Keuangan, dan tiap bagian dari Transaksi dalam hal kewajarannya.


           1.13    Ruang Lingkup Penilaian


                   Pendapat Kewajaran (Fairness Opinion) merupakan suatu pernyataan yang diberikan
                   oleh Penilai Usaha untuk menyatakan bahwa suatu transaksi yang dilakukan adalah
                   wajar atau tidak wajar. Sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
                   No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
                   Pasar Modal, dengan ketentuan sebagai berikut:



                                                                                                        5
Page 26
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   ➢    Pendapat     Kewajaran    atas   Transaksi   Pinjam-Meminjam   Dana   dan/atau
                        Penjaminan wajib didasarkan pada hasil evaluasi atas objek transaksi.
                   ➢    Pendapat     Kewajaran    atas   Transaksi   Pinjam-Meminjam   Dana   dan/atau
                        Penjaminan wajib diberikan atas keseluruhan rencana transaksi pinjam-
                        meminjam dana dan/atau penjaminan serta unsur analisis rencana transaksi.


                   Nilai materialitas Transaksi diatur sesuai dengan No. 17/POJK.04/2020 tentang
                   Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama.


                   Sehubungan dengan peraturan tersebut berkaitan dengan penunjukkan Penilai
                   untuk memberikan pendapat kewajaran atas Transaksi, maka ruang lingkup
                   pendapat kewajaran berdasarkan pada analisis atas kewajaran dari Transaksi
                   tersebut.


           1.14    Pendekatan dan Metode


                   Sesuai dengan SEOJK No. 17/SEOJK.04/2020, pendekatan dan metode yang
                   digunakan adalah sebagai berikut:
                   1)   Besaran dana objek transaksi;
                   2)   Dampak keuangan dari transaksi;
                   3)   Pertimbangan bisnis yang digunakan oleh manajemen;
                   4)   Analisis pengaruh transaksi keuangan perusahaan;
                   5)   Identifikasi dan hubungan antara pihak;
                   6)   Analisis perjanjian dan persyaratan yang disepakati;
                   7)   Analisis likuiditas;
                   8)   Analisis manfaat dan risiko;
                   9)   Analisis kualitatif:
                        a) Riwayat perusahaan yaitu riwayat transaksi dan sifat kegiatan usaha;
                        b) Analisis industri dan bisnis;
                        c) Analisis operasional dan prospek perusahaan;
                        d) Analisis alasan dan latar belakang manajemen;
                        e) Keuntungan dan kerugian;
                        f)    Analisis dampak leverage;
                        g) Analisis dampak likuiditas; dan
                        h) Analisis dampak keuangan perusahaan jika proyek yang dibiayai oleh
                              dana hasil transaksi tersebut mengalami kegagalan.
                   10) Analisis kuantitatif;
                        ➢ Penilaian atas potensi pendapatan, aset, liabilitas, dan kondisi keuangan
                             perusahaan, termasuk:
                             a) Penilaian kinerja historis;
                             b) Penilaian atas proyeksi keuangan;
                             c) Analisis rasio keuangan;
                             d) Analisis keuangan baik sebelum maupun setelah transaksi;



                                                                                                    6
Page 27
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                           e) Analisis atas kemampuan perusahaan sampai saat jatuh tempo; dan
                           f)   Analisis cash management dan financial covenant dari transaksi.
                           ➢    Analisis Yield;
                       ➢ Melakukan analisis inkremental (incremental analysis):
                           a) Kontribusi nilai tambah terhadap perusahaan sebagai akibat dari
                                transaksi,     termasuk   dampaknya        terhadap   proyeksi   keuangan
                                perusahaan;
                           b) Biaya atau pendapatan yang relevan; dan
                           c) Informasi non keuangan yang relevan.
                       ➢ Melakukan analisis sensitivitas (sensitivity analysis) untuk mengukur
                           keuntungan dan kerugian dari transaksi, jika diperlukan.
                       ➢ Analisis kelayakan rencana penggunaan dana dan jaminan atas transaksi
                           antara lain:
                           a) Analisis kelayakan investasi;
                           b) Analisis kelayakan pelunasan utang; dan
                           c) Analisis atas faktor lain yang relevan.
                   11) Analisis atas jaminan.


           1.15    Asumsi dan Kondisi Pembatas


                   Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam penyusunan Pendapat
                   Kewajaran ini adalah:
                   •   Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
                   •   Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan
                       dalam Pendapat Kewajaran.
                   •   Dalam        menyusun    laporan   ini,   penilai   mengandalkan   keakuratan   dan
                       kelengkapan informasi yang disediakan oleh MBSS atau data yang diperoleh dari
                       informasi yang tersedia untuk publik dan informasi lainnya serta penelitian
                       yang kami anggap relevan.
                   •   Penilai menggunakan proyeksi keuangan sebelum dan setelah Rencana
                       Transaksi untuk periode proyeksi tahun 2025 sampai dengan tahun 2030 yang
                       telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang
                       dibuat oleh MBSS dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
                   •   Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi
                       keuangan yang telah disesuaikan.
                   •   Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
                       bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional MBSS.
                   •   Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan kesimpulan
                       yang dihasilkan.
                   •   Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek Pendapat
                       Kewajaran dari pemberi tugas.




                                                                                                         7
Page 28
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           1.16    Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi

                   Laporan ini tidak bertujuan untuk disirkulasikan atau didistribusikan secara umum
                   dan tidak untuk direproduksi serta digunakan untuk tujuan lain, kecuali atas
                   persetujuan kami secara tertulis. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian atau
                   kehilangan yang diderita akibat penggunaan laporan ini oleh pihak lain tanpa
                   persetujuan kami secara tertulis.


                   Namun bila laporan ini ditujukan untuk kepentingan pasar modal, maka laporan
                   kami dapat       disirkulasikan   secara   utuh   untuk   mengakomodir kepentingan
                   stakeholder agar dapat melindungi kepentingan masyarakat luas.

           1.17    Konfirmasi bahwa Penilaian telah Dilakukan berdasarkan SPI, Ketentuan Peraturan
                   OJK, dan Surat Edaran OJK


                   Penilaian dilakukan dengan memenuhi Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar
                   Penilaian Indonesia (KEPI & SPI Edisi VII-2018) yang ditetapkan oleh Masyarakat
                   Profesi Penilai Indonesia (MAPPI), ketentuan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020,
                   serta Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.004/2020.


           1.18    Kejadian Setelah Tanggal Penilaian


                   Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran, terdapat kejadian penting yang diketahui
                   maupun yang patut diketahui setelah tanggal penilaian sampai dengan tanggal
                   laporan penilaian. Kejadian tersebut adalah terjadi perubahan manajemen GAA
                   sesuai Akta No. 19 Tanggal 25 Juli 2025 Notaris Anastasia Chandra S.H., M.KN.,
                   berkedudukan di Kabupaten Tangerang. Sehingga susunan manejemen GAA setelah
                   tanggal penilaian menjadi:


                   Direktur Utama          : Widy
                   Direktur                : Justin Widjaja


                   Komisaris               : Grace Tjugiarto




                                                                                                    8
Page 29
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           2       ANALISIS TRANSAKSI


           2.1     Besaran Dana Dari Objek Transaksi


                   Besaran dana dari objek transaksi adalah jumlah pemberian pinjaman MGSS kepada
                   GAA sebesar Rp110.000.000.000,- (Seratus Sepuluh Miliar Rupiah).


           2.2     Dampak Keuangan Dari Transaksi Terhadap Kepentingan Perusahaan

                   Sejalan dengan Perjanjian Pinjaman terhadap kepentingan Perusahaan adalah
                   dengan tersedianya dana kegiatan investasi MBSS. Maka dampaknya terjadi pada
                   tahun proyeksi 2025, yang dimana nilai ini dicatatkan sebagai pinjaman pihak
                   berelasi pada liabilitas jangka panjang sebesar Rp450.000.000,- yang berasal dari
                   pinjaman MBSS sebesar Rp340.000.000 dan pinjaman dari MGSS sebesar Rp110,00
                   miliar.


           2.3     Pertimbangan Bisnis Manajemen


                   Pertimbangan bisnis yang digunakan oleh manajemen perusahaan terkait dengan
                   rencana   transaksi   adalah   dapat   memberikan   bunga   yang   kompetitif   jika
                   dibandingkan dengan deposito di bank.


           2.4     Analisis Pengaruh Transaksi Terhadap Keuangan Perusahaan

                   Transaksi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keuangan perusahaan.
                   Dari hasil analisis atas proforma keuangan sebelum dan sesudah rencana transaksi
                   dapat disimpulkan bahwa Rencana Transaksi mempengaruhi Current Ratio, Quick
                   Ratio, dan Working Capital to Total Assets Ratio pada rasio likuiditas. Pada Current
                   Ratio, Quick Ratio, dan Working Capital To Total Assets Ratio sesudah rencana
                   transaksi lebih rendah dibandingkan sebelum rencana transaksi atas adanya
                   transaksi terdapat pinjaman kepada pihak berelasi yang sumbernya berasal dari
                   akun kas dan setara kas MGSS.


           2.5     Hubungan Pihak yang Melakukan Transaksi


                   GAA merupakan entitas induk dan pengendali MBSS dengan penyertaan kepemilikan
                   saham sebesar 82,50% pada MBSS. Di sisi lain, MGSS merupakan entitas anak MBSS.
                   Penyertaan kepemilikan MBSS pada MGSS sebesar 99,00%.


                   Adapun para pihak yang terlibat Transaksi antara lain:




                                                                                                     9
Page 30
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   ➢ Pemberi Pinjaman
                       1.   Nama                           :   PT Mitra Galley Segara Sejati
                       2.   Alamat, No. Telp, Faks, dan    :   Autograph     Tower,       Thamrin      Nine
                            Email                              Complex, Jalan M.H. Thamrin No. 10,
                                                               Desa/Kelurahan     Kebon      Melati,   Kec.
                                                               Tanah Abang, Kota Adm.
                                                               Jakarta   Pusat,   Provinsi   DKI     Jakarta
                                                               021-50603688
                       3.   Kegiatan usaha                 :   Jasa pengangkutan laut
                       4.   Pengurus                       :   Komisaris: Armand Setiawan Tanudjaja
                                                               Direktur Utama: Widy
                                                               Direktur: Susan Faustine
                       5.   Pengawasan                     :   -
                       6.   Susunan Pemegang Saham         :   MBSS 99%, GAA 1%


                      MGSS sebuah Perseroan Terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Indonesia
                      dan beralamat kantor di Autograph Tower, Thamrin Nine Complex, Jl. M.H.
                      Thamrin No. 10, Tanah Abang, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia.


                   ➢ Penerima Pinjaman
                       1.   Nama                           :   PT Galley Adhika Arnawama
                       2.   Alamat, No. Telp, Faks, dan    :   Autograph     Tower,       Thamrin      Nine
                            Email                              Complex, Lantai 76, Jalan M.H. Thamrin
                                                               No. 10, Desa/Kelurahan Kebon Melati,
                                                               Kec. Tanah Abang, Kota Adm.
                                                               Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta
                                                               021-50603688
                       3.   Kegiatan usaha                 :   Jasa pengangkutan laut
                       4.   Pengurus                       :   Komisaris: Grace Tjugiarto
                                                               Direktur Utama: Widy
                                                               Direktur: Syawaluddin Zen
                       5.   Pengawasan                     :   -
                       6.   Susunan Pemegang Saham         :   PT Merlot Group Indonesia 60% dan
                                                               PT Graman Infiniti Arta 40%


                      GAA sebuah Perseroan Terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Indonesia
                      dan beralamat kantor di Autograph Tower, Thamrin Nine Complex, Lantai 76,
                      Jalan M.H. Thamrin No. 10, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Indonesia.


                   Terdapat hubungan afiliasi dari sisi kepemilikan saham yaitu pemberi pinjaman
                   adalah entitas anak MBSS dan penerima pinjaman adalah entitas induk dan
                   pengendali MBSS, atas informasi ini maka terlihat adanya hubungan afiliasi antara
                   MBSS dengan MGSS dan GAA. Dengan terdapatnya hubungan afiliasi dengan MBSS,



                                                                                                       10
Page 31
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   maka transaksi tersebut memenuhi ketentuan peraturan tentang transaksi afiliasi
                   sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik
                   Indonesia No. 42/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Afiliasi
                   dan     Transaksi   Benturan        Kepentingan      (selanjutnya   disebut    “Peraturan
                   No. 42/POJK.04/2020”) karena transaksi dilakukan oleh Pihak-Pihak yang memiliki
                   afiliasi dengan MBSS.


           2.6     Materialitas Nilai Transaksi


                   Berdasarkan Laporan keuangan Audit MBSS per 31 Desember 2024, total ekuitas
                   MBSS adalah Rp3.547.213.208.966,-. Menurut Peraturan No. 17/POJK.04/2020,
                   suatu transaksi dikategorikan sebagai transaksi material apabila nilai transaksi
                   sama dengan 20,00% atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka.


                   Berdasarkan perjanjian, jumlah pinjaman yang akan diberikan MGSS kepada GAA
                   sebesar Rp110.000.000.000,- (Seratus Sepuluh Miliar Rupiah), nilai ini setara
                   dengan 3,10% dari total nilai ekuitas MBSS. Dengan demikian, Transaksi tersebut
                   tidak memenuhi ketentuan terkait transaksi material sebagaimana didefinisikan
                   dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 17/POJK.04/2020,
                   tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha
                   (selanjutnya disebut “Peraturan No. 17/POJK.04/2020”) karena nilai transaksi di
                   bawah 20,00% dari ekuitas MBSS per 31 Desember 2024.


           2.7     Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Transaksi


                   Secara garis besar, berikut adalah informasi mengenai Transaksi Pemberian
                   Pinjaman berdasarkan keterangan manajemen MBSS:


                   Pemberian Pinjaman dari MGSS ke GAA
                   Pemberi Pinjaman               :   MGSS
                   Penerima Pinjaman              :   GAA
                   Tujuan                         :   Operasional GAA
                   Nilai                          :   Rp110.000.000.000,-
                   Tenor                          :   5 (lima) tahun sejak tanggal pencairan pinjaman
                   Bunga                          :   MGSS akan mengenakan bunga atas pinjaman dengan
                                                      tingkat bunga mengambang sebesar 8,50% per tahun,
                                                      yang dihitung dengan mengacu pada tingkat suku
                                                      bunga acuan MGSS dan dapat disesuaikan dari waktu
                                                      ke    waktu.   Seluruh   bunga   yang   timbul   wajib
                                                      dibayarkan     oleh   GAA   kepada   MGSS   selambat-
                                                      lambatnya pada saat pelunasan Pinjaman (tanggal
                                                      jatuh tempo pembayaran bunga).
                   Jaminan                        :   Tanpa Jaminan.



                                                                                                         11
Page 32
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   Pencairan                  :   Setelah   penandatanganan    perjanjian,   penerima
                                                  pinjaman dapat meminta pencairan utang dengan
                                                  jumlah dan tanggal yang disepakati bersama oleh
                                                  Pemberi dan Penerima Pinjaman.
                   Pelunasan                  :   Pelunasan pembayaran atas utang pokok beserta
                                                  bunga selambat-lambatnya berjalan dalam kurun
                                                  waktu 5 (lima) tahun sejak tanggal         pencairan
                                                  pinjaman.


           2.8     Transaksi Analisis Likuiditas dari Transaksi yang Akan Dilakukan


                   Rasio ini untuk mengetahui seberapa jauh perusahaan dapat melunasi liabilitas
                   jangka pendeknya, semakin besar rasio yang diperoleh semakin lancar pembayaran
                   liabilitas jangka pendeknya.


                   Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
                   proyeksi, Current Ratio dan Quick Ratio sebesar 3548,76% dan 3498,82% sedangkan
                   rata-rata historis sebesar 926,75% dan 882,34%.

                   Berdasarkan hasil proyeksi dengan dilakukannya transaksi, Current Ratio dan Quick
                   Ratio lebih tinggi bila dibandingkan dengan kondisi historisnya, sehingga pada
                   kondisi historis kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek
                   lebih baik dibandingkan dengan rata-rata proyeksi.

           2.9     Risiko dan Manfaat Transaksi atas Transaksi


                   Risiko terkait dengan adanya Transaksi adalah risiko gagal bayar (default) yang
                   disebabkan kegagalan untuk melakukan pembayaran sisa pokok utang dan bunga
                   pada waktu yang telah ditetapkan.


                   Manfaat dari adanya Transaksi adalah MBSS akan mendapatkan manfaat berupa
                   pendapatan bunga dari pinjaman jangka panjang melalui MGSS.




                                                                                                   12
Page 33
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           3       ANALISIS KUALITATIF


                   MBSS didirikan berdasarkan Akta Notaris Darbi, S.H., No. 107 tanggal 24 Maret
                   1996. Akta tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia
                   dalam surat keputusan No. C2-10.152.HT.01.01.Th.96 pada tanggal 6 November
                   1996. Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan,
                   terakhir berdasarkan Akta Notaris No. 22 tanggal 19 Juni 2025, dibuat dihadapan
                   Engawati Gazali, S.H., Notaris di Jakarta, terkait perubahan susunan Dewan
                   Komisaris dan Direksi. Akta tersebut telah diterima dan dicatat kepada Kementerian
                   Hukum dan Hak Asasi Manusia (“Menkumham”) No. AHU-AH.01.09-0301166 Tahun
                   2025 tanggal 20 Juni 2025.


                   Pada tanggal 25 Maret 2011, MBSS telah memperoleh pernyataan efektif dari Ketua
                   Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) dengan surat
                   No. S-3102/BL/2011 untuk melakukan penawaran umum atas 175.000.000 saham
                   Perusahaan kepada masyarakat. Pada tanggal 6 April 2011 saham tersebut telah
                   dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI).


                   Pada 30 Juni 2025, seluruh saham MBSS sebanyak 1.750.026.639 saham, tercatat
                   di BEI.


                   Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan usaha
                   MBSS adalah angkutan laut dalam negeri untuk barang umum, angkutan laut dalam
                   negeri untuk barang khusus dan aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian
                   lainnya. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1994.


                   Susunan Pemegang Saham


                   Susunan Pemegang Saham MBSS per 30 Juni 2025 adalah sebagai berikut:


                                           Tabel 1 Susunan Pemegang Saham MBSS
                                                           Lembar       Komposisi         Jumlah
                    No.      Nama Pemegang Saham
                                                            Saham       Kepemilikan      (Rp.000)
                    1     PT Galley Adhika Arnawama     1.443.766.800       82,50%       144.376.680
                    2     Suwantara Gotama                 97.824.900         5,59%         9.782.490
                    3     Masyarakat                      208.434.939       11,91%        20.843.494
                                       Jumlah           1.750.026.639      100,00%       175.002.664
                   Sumber: Laporan Keuangan per 30 Juni 2025


                   Susunan Komisaris dan Direksi


                   Susunan Dewan Komisaris, Dewan Direksi, dan Komite Audit MBSS per 30 Juni 2025
                   adalah sebagai berikut:



                                                                                                    13
Page 34
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   Dewan Komisaris
                   Komisaris Utama               : Armand Setiawan Tanudjaja
                   Komisaris                     : Wisma Bharuna Andre
                   Komisaris Independen          : Kevin Evan Suandar


                   Dewan Direksi
                   Direktur Utama                : Zhang Hao
                   Direktur                      : Susan Faustine


                   Kepala Internal Audit         : Reza Adiasa
                   Sekretaris Perusahaan         : Emy Oktavia


           3.1     Riwayat Transaksi Pinjam Meminjam Dana


                   Pada tanggal 30 Juni 2025, MBSS telah memperoleh fasilitas perjanjian pinjaman
                   jangka panjang sebesar Rp200.000.000.000,- dari PT Bank Central Asia Tbk.
                   Pinjaman ini bertujuan untuk membiayai investasi pembelian kapal Perusahaan.
                   Jangka waktu pinjaman tersebut adalah 5 (lima) tahun dengan suku bunga sebesar
                   8,50% per tahun. Pinjaman tersebut telah penuh dicairkan pada tanggal 4 April
                   2022.


                   Pada tanggal 5 Juli 2022, MBSS telah melakukan perubahan perjanjian fasilitas
                   perbankan dengan PT Bank Central Asia Tbk, perubahan tersebut adalah
                   penambahan Fasilitas Kredit Investasi 2 senilai Rp500.000.000.000,- untuk jangka
                   waktu 5 (lima) tahun sejak penarikan pertama dengan suku bunga sebesar 7,75%
                   per tahun.


                   Pada tanggal 20 September 2023, MBSS telah melakukan perubahan perjanjian
                   fasilitas perbankan dengan PT Bank Central Asia Tbk, perubahan tersebut adalah
                   penambahan Fasilitas Kredit Investasi 3 senilai Rp360.000.000.000,- untuk jangka
                   waktu 5 (lima) tahun sejak penarikan pertama dengan suku bunga sebesar 7,75%
                   per tahun. Selama tahun 2023, Perusahaan telah menarik sebagian fasilitas kredit
                   yang diberikan oleh bank.


                                       Tabel 2 Rincian Pembayaran Utang Bank MBSS
                                                Uraian                                   Rp
                    Pihak Ketiga
                      Rupiah
                           PT Bank Central Asia Tbk                                 288.299.584.667
                    Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun
                           PT Bank Central Asia Tbk                             (107.256.705.385)
                    Utang Bank Jangka Panjang-Bersih                                181.042.879.282



                                                                                                 14
Page 35
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           3.2     Analisis Industri dan Bisnis

           3.2.1   Perkembangan Ekonomi Global


                   Ketidakpastian ekonomi global kembali meningkat pascapengumuman kenaikan
                   tarif efektif resiprokal Amerika Serikat (AS) ke beberapa negara maju dan
                   berkembang. Pertumbuhan ekonomi di AS, Eropa, dan Jepang dalam tren menurun
                   di tengah ditempuhnya kebijakan fiskal ekspansif dan pelonggaran kebijakan
                   moneter di negara tersebut. Kinerja ekonomi Tiongkok juga diprakirakan belum
                   kuat, di tengah berbagai strategi diversifikasi ekspor. Sementara itu, kinerja
                   perekonomian India diprakirakan tetap baik didukung permintaan domestik. Bank
                   Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi dunia 2025 masih belum kuat
                   sekitar 3,0%. Tekanan inflasi AS masih menurun sehingga mendorong tetap kuatnya
                   ekspektasi arah penurunan Fed Funds Rate (FFR) ke depan. Sementara itu,
                   pergeseran aliran modal keluar dari AS ke Eropa dan negara berkembang, serta
                   komoditas yang dianggap aman seperti emas, terus berlanjut sejalan dengan
                   meningkatnya risiko ekonomi AS, termasuk risiko fiskal. Perkembangan ini
                   mendorong berlanjutnya pelemahan indeks mata uang dolar AS terhadap mata uang
                   negara maju dan negara berkembang.

                                             Tabel 3 Pertumbuhan PDB Dunia




                   Sumber: Bank Indonesia

           3.2.2   Kondisi Ekonomi Indonesia


                   Pertumbuhan Ekonomi


                   Dari domestik, berbagai respons kebijakan perlu terus diperkuat untuk mendorong
                   pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah prospek perekonomian global yang
                   melemah. Pertumbuhan ekonomi semester II 2025 diprakirakan membaik dan
                   secara keseluruhan tahun 2025 diprakirakan berada dalam kisaran 4,6—5,4%,



                                                                                               15
Page 36
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   ditopang oleh investasi nonbangunan terkait kegiatan di sektor transportasi. Di
                   samping membaiknya permintaan domestik, perbaikan ini juga didukung oleh tetap
                   positifnya kinerja ekspor sejalan dengan hasil perundingan tarif dengan Pemerintah
                   AS, dari sisi ekspor berbasis sumber daya alam dan produk manufaktur. Sementara
                   itu, konsumsi rumah tangga masih perlu ditingkatkan, tercermin pada penjualan
                   eceran yang melambat. Secara sektoral, Lapangan Usaha (LU) Pertanian tetap
                   tumbuh ditopang oleh kinerja subsektor LU Perkebunan dan dukungan program
                   Pemerintah, sedangkan kinerja beberapa LU utama lainnya seperti LU Industri
                   Pengolahan serta LU Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum belum kuat. Secara
                   spasial, ekonomi di wilayah Sulawesi-Maluku-Papua (Sulampua) diprakirakan
                   tumbuh di atas 5%, sedangkan wilayah lainnya belum meningkat.


                      Tabel 4 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran




                 Sumber: Bank Indonesia


                   Tabel 5 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Lapangan Usaha




                 Sumber: Bank Indonesia




                                                                                                  16
Page 37
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                             Gambar 1 Peta Pertumbuhan Ekonomi Regional Triwulan III 2024




                   Sumber: Bank Indonesia


                   Neraca Pembayaran Indonesia


                   Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) tetap baik dan mendukung ketahanan eksternal.
                   Neraca perdagangan pada Mei 2025 masih mencatat surplus US$4,3 miliar,
                   meningkat dari surplus April 2025 sebesar US$0,2 miliar. Perkembangan positif
                   pada neraca perdagangan ini didukung oleh ekspor komoditas mesin listrik serta
                   besi dan baja. Kinerja ekspor diprakirakan akan tetap positif sejalan dengan hasil
                   perundingan tarif dengan Pemerintah AS. Sementara itu, aliran masuk modal asing
                   ke instrumen portofolio domestik juga terus berlanjut dipengaruhi tetap baiknya
                   prospek perekonomian Indonesia, tingginya imbal hasil instrumen keuangan
                   Indonesia, dan bergesernya aliran modal ke negara berkembang termasuk
                   Indonesia sejalan dengan meningkatnya risiko ekonomi AS. Aliran masuk modal
                   asing ke SBN pada awal triwulan III 2025 (hingga 14 Juli 2025) mencatat net inflows
                   sebesar US$0,9 miliar, melanjutkan net inflows pada triwulan II 2025 sebesar
                   US$1,6 miliar.


                                         Tabel 6 Neraca Pembayaran Indonesia




                   Sumber: Bank Indonesia *Angka sementara; **Angka sangat sementara


                                                                                                   17
Page 38
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                            Gambar 2 Grafik Neraca Perdagangan




                   Sumber: Bank Indonesia


                                            Gambar 3 Grafik Aliran Modal Asing




                   Sumber: Bank Indonesia


                   Posisi cadangan devisa pada akhir Juni 2025 tetap tinggi sebesar US$152,6 miliar,
                   setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,2 bulan impor dan pembayaran
                   utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional
                   sekitar 3 bulan impor.




                                                                                                  18
Page 39
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                            Gambar 4 Grafik Cadangan Devisa




                   Sumber: Bank Indonesia


                   Nilai Tukar Rupiah


                      Gambar 5 Indeks Rupiah terhadap US$, Negara Maju Kecuali AS, dan Negara
                                                     Berkembang




                   Sumber: Bank Indonesia


                   Nilai tukar Rupiah menguat didukung kebijakan stabilisasi Bank Indonesia serta
                   berlanjutnya aliran masuk modal asing. Nilai tukar Rupiah pada Juni 2025 (hingga
                   30 Juni 2025) menguat sebesar 0,34% (ptp) dibandingkan dengan posisi akhir bulan
                   sebelumnya. Perkembangan terkini hingga pertengahan Juli 2025 (hingga 15 Juli
                   2025) menunjukkan Rupiah tetap stabil di tengah meningkatnya ketidakpastian
                   global. Secara umum, perkembangan Rupiah relatif stabil bila dibandingkan dengan
                   kelompok mata uang negara berkembang mitra dagang utama Indonesia dan
                   terhadap kelompok mata uang negara maju di luar US$, sehingga tetap mendukung



                                                                                                19
Page 40
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   daya saing ekspor Indonesia. Perkembangan nilai tukar ini didukung oleh
                   konsistensi kebijakan stabilisasi Bank Indonesia dan berlanjutnya aliran masuk
                   modal asing, terutama ke instrumen SBN, serta konversi valas ke Rupiah oleh
                   eksportir pascapenerapan penguatan kebijakan Pemerintah terkait Devisa Hasil
                   Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA).


                   Inflasi


                   Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Juni 2025 tetap terjaga rendah dan
                   mendukung stabilitas perekonomian. Inflasi IHK Juni 2025 tercatat rendah 1,87%
                   (yoy) ditopang inflasi inti yang menurun, inflasi volatile food (VF) yang rendah, dan
                   inflasi administered prices (AP) yang terkendali. Inflasi inti tercatat turun menjadi
                   2,37% (yoy), dipengaruhi konsistensi suku bunga kebijakan moneter dalam
                   mengarahkan ekspektasi inflasi sesuai dengan sasarannya serta permintaan yang
                   lebih rendah. Inflasi kelompok VF masih tercatat rendah 0,57% (yoy) didukung oleh
                   kecukupan pasokan komoditas pangan utama dan eratnya sinergi pengendalian
                   inflasi oleh Tim Pengendalian Inflasi Pusat/Daerah (TPIP/TPID) melalui Gerakan
                   Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP). Sementara itu, inflasi kelompok AP
                   tetap terkendali 1,34% (yoy), di tengah kenaikan tarif air minum PAM dan cukai hasil
                   tembakau.


                                      Gambar 6 Grafik Inflasi IHK dan Komponen




                   Sumber: Bank Indonesia




                                                                                                     20
Page 41
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                              Gambar 7 Inflasi IHK Provinsi




                   Sumber: Bank Indonesia


           3.2.3   Gambaran Umum Industri


                   Struktur Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia menunjukkan bahwa pada periode
                   yang dicatat, sektor industri pengolahan masih menjadi penyumbang terbesar
                   terhadap    perekonomian    nasional   dengan   kontribusi   18,98%,   diikuti   oleh
                   perdagangan besar dan eceran sebesar 13,07%, serta pertanian, kehutanan, dan
                   perikanan yang memberikan sumbangan 12,61%. Sektor konstruksi juga memegang
                   peranan penting dengan kontribusi 10,09%, mencerminkan tingginya aktivitas
                   pembangunan infrastruktur di Indonesia. Sementara itu, sektor transportasi dan
                   pergudangan memberikan kontribusi 6,13% terhadap PDB. Di dalamnya, subsektor
                   angkutan darat menjadi yang terbesar dengan 2,84%, diikuti oleh angkutan udara
                   (1,41%), serta pergudangan dan jasa penunjang angkutan; pos dan kurir (1,28%).
                   Menarik untuk dicermati, subsektor angkutan laut berkontribusi 0,33% terhadap
                   total PDB Indonesia. Meski persentasenya relatif kecil dibandingkan subsektor
                   transportasi lain, angkutan laut memiliki signifikansi strategis mengingat posisi
                   geografis Indonesia sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 17 ribu pulau.


                   Peran angkutan laut tidak hanya terkait dengan pergerakan barang domestik
                   antarwilayah, tetapi juga menunjang perdagangan internasional melalui ekspor dan
                   impor. Dengan kontribusi 0,33% terhadap PDB, subsektor ini mencerminkan
                   pentingnya jalur logistik maritim dalam menjaga konektivitas ekonomi nasional.
                   Terlebih, ketika dikaitkan dengan subsektor terkait seperti pergudangan dan jasa
                   penunjang angkutan, maka peran ekosistem maritim dalam perekonomian
                   Indonesia jauh lebih besar dari angka nominal tersebut.




                                                                                                     21
Page 42
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   Secara keseluruhan, meskipun kontribusi angkutan laut terhadap PDB secara
                   persentase belum sebesar subsektor transportasi lain, keberadaannya merupakan
                   fondasi vital bagi perdagangan, distribusi logistik, serta konektivitas antarwilayah
                   di Indonesia. Dengan pengembangan infrastruktur pelabuhan, modernisasi armada,
                   dan peningkatan efisiensi layanan maritim, kontribusi subsektor angkutan laut
                   berpotensi meningkat signifikan di masa mendatang.


                                      Tabel 7 Kontribusi Lapangan Usaha Terhadap PDB
                                                                                  Distribusi Persentase
                                            Lapangan Usaha
                                                                                       PDB ADHK

                    A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan                                          12,61
                    B Pertambangan dan Penggalian                                                   9,15
                    C Industri Pengolahan                                                          18,98
                    D Pengadaan Listrik dan Gas                                                     1,03

                    E Pengadaan Air; Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Daur                           0,06
                    Ulang
                    F Konstruksi                                                                   10,09

                    G Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda                      13,07
                    Motor
                    H Transportasi dan Pergudangan                                                  6,13
                    1. Angkutan Rel                                                                 0,10
                    2. Angkutan Darat                                                               2,84
                    3. Angkutan Laut                                                                0,33
                    4. Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan                                    0,16
                    5. Angkutan Udara                                                               1,41
                    6. Pergudangan dan Jasa Penunjang Angkutan; Pos dan Kurir                       1,28
                    I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum                                          2,64
                    J Informasi dan Komunikasi                                                      4,34
                    K Jasa Keuangan dan Asuransi                                                    4,17
                    L. Real Estat                                                                   2,35
                    M,N Jasa Perusahaan                                                             1,92

                    O Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial                     3,04
                    Wajib
                    P Jasa Pendidikan                                                               2,81
                    Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial                                            1,26
                    R,S,T,U Jasa Lainnya                                                            2,05
                    A Nilai Tambah Bruto Atas Harga                                                95,70
                    B Pajak Dikurang Subsidi Atas Produk                                            4,30
                    C Produk Domestik Bruto                                                       100,00
                  Sumber: BPS




                                                                                                          22
Page 43
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   Perkembangan Angkutan Laut


                   Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri pada Juni 2025 tercatat 2,7 juta
                   orang atau naik 9,38% dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Peningkatan jumlah
                   penumpang terjadi di Pelabuhan Makassar sebesar 33,33%, Belawan sebesar
                   23,23%, dan Tanjung Priok sebesar 9,22%. Sebaliknya, penurunan jumlah
                   penumpang terjadi di Pelabuhan Tanjung Perak sebesar 38,25% dan Balikpapan
                   sebesar 3,25%. Selama Januari—Juni 2025, jumlah penumpang angkutan laut dalam
                   negeri mencapai 15,5 juta orang atau naik 20,71% dibandingkan dengan periode
                   yang sama tahun 2024. Peningkatan jumlah penumpang terjadi di Pelabuhan
                   Balikpapan sebesar 49,18%, Tanjung Perak sebesar 23,04%, Belawan sebesar 5,10%,
                   dan Makassar sebesar 0,56%. Sebaliknya, penurunan jumlah penumpang terjadi di
                   Pelabuhan Tanjung Priok sebesar 2,73%.


                      Tabel 8 Perkembangan Penumpang Angkutan Laut Dalam Negeri, Juni 2025




                   Sumber: BPS


                   Sementara itu, jumlah barang yang diangkut pada Juni 2025 mencapai 40,8 juta ton
                   atau turun 4,82% dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Penurunan jumlah
                   barang yang diangkut terjadi di Pelabuhan Panjang sebesar 10,93%, Tanjung Priok
                   sebesar 9,09%, dan Tanjung Perak sebesar 0,19%. Sebaliknya, peningkatan jumlah
                   barang yang diangkut terjadi di Pelabuhan Balikpapan sebesar 15,41% dan Makassar
                   sebesar 0,86%. Jumlah barang yang diangkut selama Januari—Juni 2025 mencapai
                   242,1 juta ton atau naik 22,40% dibandingkan dengan periode yang sama tahun
                   2024. Peningkatan jumlah barang yang diangkut terjadi di Pelabuhan Makassar
                   sebesar 5,52%. Sebaliknya, penurunan jumlah barang yang diangkut terjadi di
                   Pelabuhan Balikpapan sebesar 23,01%, Panjang sebesar 11,35%, Tanjung Perak
                   sebesar 5,36%, dan Tanjung Priok sebesar 0,15%.




                                                                                                23
Page 44
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                         Tabel 9 Perkembangan Barang Angkutan Laut Dalam Negeri, Juni 2025




                   Sumber: BPS


                   Kunjungan Kapal Dalam Negeri


                   Bersasarkan data dari BPS per provinsi, pada tahun 2025, statistik kunjungan kapal
                   di beberapa wilayah utama Indonesia menunjukkan pola yang bervariasi,
                   mencerminkan dinamika yang berbeda pada sektor pelayaran domestik, pariwisata
                   bahari, dan aktivitas logistik. Aktivitas pelayaran di Sulawesi Utara sangat hidup,
                   terutama pada Juli 2025. Dari total 983 unit kapal yang tercatat, mayoritas (97,86%)
                   berasal dari pelayaran dalam negeri. Angka ini menggarisbawahi peran penting
                   sektor maritim domestik dalam menopang perekonomian regional dan memenuhi
                   kebutuhan transportasi antar-pulau. Meskipun data ini hanya mencakup satu bulan,
                   dominasi kapal domestik konsisten dengan tren yang terlihat sepanjang tahun, di
                   mana transportasi laut menjadi pilihan utama masyarakat setempat.


                   Aktivitas pelayaran di Maluku pada semester pertama 2025 menunjukkan angka
                   yang solid. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Ambon, sebagai
                   salah satu pintu gerbang utama, mencatat 1.345 kunjungan kapal selama periode
                   Januari hingga Juni 2025. Namun, perlu dicatat bahwa pada Juni 2025 terjadi
                   penurunan kunjungan sebesar 10,86% dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu Mei
                   2025. Penurunan ini mungkin bersifat sementara dan dipengaruhi oleh berbagai
                   faktor, seperti perubahan musim atau pola pergerakan pasca periode Lebaran,
                   namun tidak mengurangi signifikansi total kunjungan di sepanjang semester
                   pertama.


                   Labuan Bajo menunjukkan lonjakan yang luar biasa dalam pariwisata bahari,
                   khususnya          pada       segmen      kapal        pesiar   (cruise)     dan yacht.
                   Kunjungan cruise dan yacht pada semester I 2025 secara dramatis melampaui total
                   kunjungan        yang   tercatat   sepanjang   tahun    2024. Peningkatan   drastis   ini
                   menunjukkan semakin populernya Labuan Bajo sebagai destinasi wisata bahari


                                                                                                         24
Page 45
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   premium di kancah internasional. Kehadiran puluhan ribu wisatawan yang datang
                   melalui kapal pesiar sepanjang paruh pertama 2025 mengindikasikan keberhasilan
                   promosi dan daya tarik destinasi ini.


                   Kepulauan     Riau    (Kepri) mengalami    peningkatan     signifikan   pada   kunjungan
                   wisatawan mancanegara (wisman) di Juni 2025. Hal ini didukung oleh lalu lintas
                   transportasi laut yang padat, terutama dari negara-negara tetangga. Kenaikan ini
                   memberikan dorongan positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian lokal.
                   Sebagaimana tren yang juga terlihat di beberapa wilayah lain, sektor transportasi
                   laut menjadi katalisator penting bagi pergerakan wisman.


                   Pelabuhan Strategis di Indonesia dan Total Impor Indonesia


                   Sebagian besar kegiatan Pelabuhan dilakukan di 25 pelabuhan strategis yang
                   terletak di 21 provinsi. Kegiatan Pelabuhan tersebut mencakup kegiatan angkutan
                   barang dan penumpang untuk pelayaran dalam negeri maupun pelayaran luar
                   negeri. Pelabuhan strategis terdiri dari Pelabuhan Lhokseumawe, Belawan, Teluk
                   Bayur, Dumai, Pekanbaru, Palembang, Panjang, Tanjung Pinang, Batam, Tanjung
                   Priok, Tanjung Emas, Tanjung Perak, Banten, Benoa, Tenau, Pontianak, Banjarmasin,
                   Balikpapan, Samarinda, Bitung, Makassar, Ambon, Sorong, Jayapura dan Biak.


                   Pada Juni 2025, total impor Indonesia tercatat sebesar 20,42 juta kg dengan nilai
                   mencapai US$19,33 miliar. Secara kumulatif, sepanjang Januari hingga Juni 2025
                   nilai impor Indonesia sudah mencapai US$115,94 miliar dengan volume 114,1 juta
                   kg. Aktivitas impor ini terkonsentrasi pada beberapa pelabuhan utama, baik di Pulau
                   Jawa maupun kawasan timur Indonesia yang menjadi pintu masuk strategis
                   perdagangan.


                   Wilayah dengan kontribusi terbesar antara lain DKI Jakarta, yang membukukan
                   impor senilai US$9,35 miliar atau hampir setengah dari total impor nasional pada
                   bulan     tersebut,   dengan   volume     sekitar   3,44   juta   kg.   Dominasi   Jakarta
                   mencerminkan posisinya sebagai pusat perdagangan dan logistik utama Indonesia.
                   Selain itu, Jawa Timur juga menjadi pintu masuk penting dengan nilai impor
                   US$2,25 miliar dan volume 2,65 juta kg, disusul Jawa Tengah dengan nilai US$1,06
                   miliar.


                   Di luar Pulau Jawa, aktivitas impor cukup menonjol terlihat di Sulawesi Utara yang
                   mencatat volume impor terbesar, yakni 4,59 juta kg, dengan nilai US$1,12 miliar.
                   Sementara itu, Kalimantan Timur berkontribusi US$360,7 juta, dan Maluku Utara
                   menorehkan capaian signifikan dengan nilai impor US$560,7 juta. Dari kawasan
                   Sumatera, Sumatera Utara tercatat mengimpor barang senilai US$476 juta,
                   sementara provinsi lain seperti Riau, Lampung, dan Sumatera Selatan menyumbang
                   nilai ratusan juta dolar.



                                                                                                          25
Page 46
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   Secara keseluruhan, data ini menunjukkan bahwa impor Indonesia pada Juni 2025
                   masih sangat terkonsentrasi di pelabuhan-pelabuhan besar Jawa sebagai pusat
                   industri dan perdagangan, dengan dukungan signifikan dari pelabuhan di kawasan
                   timur seperti Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Pola ini memperlihatkan peran
                   sentral pelabuhan strategis dalam menjaga kelancaran arus barang impor ke
                   berbagai wilayah Indonesia.


                                          Tabel 10 Impor Menurut Provinsi, Juni 2025
                                                     Berat Bersih (Kg)                     Nilai CIF (US$)
                             Provinsi
                                               Juni 2025        Jan-Jun 2025        Juni 2025        Jan-Jun 2025

                    Aceh                        47.425.572        670.144.997       21.170.166         311.278.585
                    Sumatera Utara             580.206.595      3.364.614.093      476.202.458       2.650.983.630
                    Sumatera Barat              92.126.574        432.583.912       53.931.052         220.887.284
                    Riau                       442.313.004      2.891.219.871      139.611.936         815.724.427
                    Jambi                        3.650.890          31.600.842        7.298.771          28.400.801
                    Sumatera Selatan           143.850.676      1.011.426.907       83.918.807         514.340.574
                    Lampung                    352.817.993      2.228.852.453      172.182.876       1.146.156.365
                    Kepulauan Bangka
                    Belitung                     1.759.970           7.340.162         651.189               4.365.379
                    Kepulauan Riau             715.905.062      5.862.981.198     1.872.701.617     11.429.383.066
                    DKI Jakarta              3.438.359.751     20.155.308.694     9.345.208.210     55.889.579.644
                    Jawa Barat                 230.792.678      1.641.392.169      268.997.280       1.883.220.320
                    Jawa Tengah              1.124.034.239      7.202.016.446     1.058.460.697      6.729.696.659
                    DI Yogyakarta                      181                2.832           2.772                86.414
                    Jawa Timur               2.654.361.358     17.346.244.471     2.245.619.561     14.227.955.262
                    Banten                   2.511.610.847     14.962.262.579      956.550.618       6.426.242.179
                    Bali                         1.050.412           4.749.374        9.849.658          57.626.605
                    Nusa Tenggara Barat          2.439.132          27.521.614      21.297.069         150.176.161
                    Nusa Tenggara Timur          1.329.627           7.370.541         472.922               4.078.245
                    Kalimantan Barat            37.134.613        328.456.357       34.155.130         197.900.383
                    Kalimantan Tengah             460.732           16.235.751        2.390.504          16.967.030
                    Kalimantan Selatan         176.562.790        886.539.565      175.963.601         754.412.641
                    Kalimantan Timur           527.017.745      3.474.677.398      360.706.740       2.394.559.743
                    Kalimantan Utara            52.511.646        411.925.345      102.680.419         458.982.672
                    Sulawesi Utara              11.923.853        154.771.162         8.931.361          75.685.198
                    Sulawesi Tengah          4.591.225.096     19.431.938.854     1.119.840.985        557.127.646
                    Sulawesi Selatan           273.438.969        958.079.794      114.968.292         423.513.620
                    Sulawesi Tenggara          239.500.992      1.848.348.813       62.701.190         600.423.541
                    Gorontalo                              -         1.475.960                  -             705.509
                    Maluku                      38.643.851        251.102.142       24.511.763         169.735.558
                    Maluku Utara             2.096.125.502      8.230.781.812      560.675.719       2.643.304.869
                    Papua Barat                            -      168.804.594                   -        13.096.108
                    Papua                              319               18.518           3.338              3.370.867


                                                                                                                    26
Page 47
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                                 Berat Bersih (Kg)                     Nilai CIF (US$)
                          Provinsi
                                           Juni 2025        Jan-Jun 2025        Juni 2025        Jan-Jun 2025

                    Papua Tengah           27.547.289           94.783.900      31.293.774         135.190.810

                    TOTAL IMPOR         20.416.127.958   114.105.573.120     19.332.950.475   115.935.157.796

                   Sumber: BPS, data berdasarkan Pelabuhan bongkar


                          Gambar 8 Nilai Impor Beberapa Provinsi Utama (Juta US$), Juni 2025




                   Sumber: BPS


           3.3     Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan


                   MBSS didirikan berdasarkan Akta Notaris Darbi, S.H., No. 107, tanggal 24 Maret
                   1996. Akta tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia
                   dalam surat keputusan No. C2-10.152.HT.01.01.Th.96 pada tanggal 6 November
                   1996. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan,
                   terakhir berdasarkan Akta Notaris No. 5, tanggal 10 Juni 2024, dibuat di hadapan
                   Engawati Gazali, S.H., Notaris di Jakarta, terkait perubahan susunan Dewan
                   Komisaris dan Direksi. Akta tersebut telah diterima dan dicatat kepada Kementerian
                   Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-AH.01.09-0214456 Tahun 2024, tanggal
                   14 Juni 2024.


                   Kegiatan usaha utama Perseroan yang telah dijalankan saat ini adalah angkutan laut
                   dalam negeri untuk barang umum, angkutan laut dalam negeri untuk barang khusus
                   dan aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian lainnya. Perusahaan mulai
                   beroperasi secara komersial pada tahun 1994.


                   MBSS merupakan sebuah Perseroan Terbatas (PT) berstatus perusahaan terbuka
                   (public company) sejak tahun 2011. Kinerja operasional MBSS dari 2020 hingga 30


                                                                                                            27
Page 48
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   Juni 2025 menunjukkan tren fluktuatif, meningkat pada 2021—2022 seiring
                   lonjakan permintaan batu bara, tetapi menurun pada 2023, dan 2024 akibat
                   penurunan volume pengangkutan dan armada.


           3.4     Alasan dan Latar Belakang Transaksi


                   ➢   Alasan MBSS melakukan Transaksi yaitu dalam rangka memberikan dukungan
                       dana untuk tujuan operasional GAA.
                   ➢   Latar belakang atas transaksi ini yaitu MBSS melihat perkembangan industri
                       marine shipping yang baik untuk mendukung perputaran dan pergerakan
                       ekonomi nasional. Khususnya kebijakan yang berkaitan dengan sektor logistik
                       nasional demi terwujudnya keadilan logistik bagi seluruh rakyat Indonesia.


           3.5     Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif


                   Keuntungan yang bersifat kualitatif adalah adanya pendapatan bunga MBSS melalui
                   MGSS sebagai imbalan pemberian pinjaman.


                   Tidak terdapat kerugian yang bersifat kualitatif atas adanya transaksi.


           3.6     Analisis Dampak Leverage pada Keuangan


                   Analisis dampak leverage pada keuangan MBSS dilakukan dengan menggunakan
                   rasio solvabilitas yaitu Debt to Asset Ratio (DAR) dan Debt to Equity Ratio (DER).
                   Selama tahun 2020 sampai dengan 30 Juni 2025, rata-rata DAR MBSS adalah
                   sebesar 11,90%, dengan DAR pada 30 Juni 2025 sebesar 9,41%, yang artinya bahwa
                   utang MBSS dapat dipenuhi oleh aset MBSS. Sementara itu, rata-rata DER adalah
                   sebesar 13,81% dengan DAR pada 30 Juni 2025 sebesar 11,90%, yang artinya bahwa
                   utang MBSS dapat dipenuhi oleh ekuitas.


                   Analisis Dampak leverage MBSS di masa yang akan datang terkait dengan Transaksi
                   pemberian pinjaman MGSS kepada GAA dari hasil proyeksi DAR dan DER adalah
                   sebagai berikut:


                                               Tabel 11 Proyeksi DAR dan DER
                       Keterangan       2025        2026     2027     2028     2029    2030    Rata-rata

                    DER                   8,54%      5,17%   2,96%    1,77%    1,58%   1,44%      3,58%
                    DAR                   7,86%      4,92%   2,87%    1,73%    1,56%   1,42%      3,39%


                   Berdasarkan hasil proyeksi dengan dilakukannya transaksi, DAR dan DER lebih
                   rendah dibandingkan dengan rata-rata historisnya.




                                                                                                     28
Page 49
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   Analisis dampak leverage juga dapat dilakukan dengan membandingkan DAR dan
                   DER dengan perusahaan pada bidang aktivitas marine shipping.

                      Tabel 12 Perbandingan DER dan DAR dengan Perusahaan Publik pada Industri
                                                              Sejenis
                          DER              30/06/2025     2024     2023     2022     2021     2020     Rata-rata
            PT Dana Brata Luhur Tbk               5,38%    6,38%    5,87%   23,54%   21,53%   27,26%     14,99%
            PT Batulicin Nusantara
            Maritim Tbk                           9,29%   11,15%   20,48%   56,93%   54,78%   95,78%     41,40%
            PT Pelayaran Nelly Dwi Putri
            Tbk                                   35,0%    21,3%    13,6%    11,9%    12,4%    13,9%     18,00%
            PT Jasa Armada Indonesia Tbk          26,0%    28,0%    22,7%    24,4%    23,5%    29,0%     25,59%
            PT Buana Lintas Lautan Tbk            94,9%   119,2%   154,4%   216,5%   441,4%   136,6%    193,84%
            PT Trans Power Marine Tbk             75,4%    66,4%    26,9%    20,9%    28,8%    34,7%     42,18%
            PT IMC Pelita Logistik Tbk            17,6%    19,8%    20,9%    23,0%    40,6%    55,3%     29,53%
            PT Pelayaran Nasional Ekalya
            Purnamasari Tbk                       36,0%    25,6%    26,4%    14,4%    22,3%    23,1%     24,63%


                          DAR              30/06/2025     2024     2023     2022     2021     2020     Rata-rata
            PT Dana Brata Luhur Tbk               5,10%    6,00%    5,54%   19,06%   17,71%   21,42%     12,47%
            PT Batulicin Nusantara
            Maritim Tbk                           8,50%   10,03%   17,00%   36,28%   35,39%   48,92%     26,02%
            PT Pelayaran Nelly Dwi Putri
            Tbk                                25,93%     17,54%   11,94%   10,66%   11,01%   12,19%     14,88%
            PT Jasa Armada Indonesia Tbk       20,63%     21,87%   18,50%   19,60%   19,01%   22,48%     20,35%
            PT Buana Lintas Lautan Tbk         48,70%     54,38%   60,69%   68,40%   81,53%   57,73%     61,91%
            PT Trans Power Marine Tbk          42,98%     39,90%   21,19%   17,28%   22,36%   25,79%     28,25%
            PT IMC Pelita Logistik Tbk         14,96%     16,52%   17,29%   18,67%   28,89%   35,62%     21,99%
            PT Pelayaran Nasional Ekalya
            Purnamasari Tbk                    23,28%     20,38%   20,89%   12,58%   18,23%   18,80%     19,03%


                          Dari tabel di atas, rata-rata proyeksi DER MBSS adalah sebesar 5,63% dan DAR
                          sebesar 5,20%. Sedangkan untuk perusahaan terbuka pada bidang aktivitas
                          marine shipping, dengan rata-rata DER dan DAR adalah sebagai berikut:
                           -    PT Dana Brata Luhur Tbk, diperoleh rata-rata DER sebesar 14,99% dan DAR
                                sebesar 12,47%;
                           -    PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk, diperoleh rata-rata DER sebesar
                                41,40% dan DAR sebesar 26,02%;
                           -    PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk, diperoleh rata-rata DER sebesar 18,00%
                                dan DAR sebesar 14,88%;
                           -    PT Jasa Armada Indonesia Tbk, diperoleh rata-rata DER sebesar 25,59% dan
                                DAR sebesar 20,35%;
                           -    PT Buana Lintas Lautan Tbk, diperoleh rata-rata DER sebesar 193,84% dan
                                DAR sebesar 61,91%;
                           -    PT Trans Power Marine Tbk, diperoleh rata-rata DER sebesar 42,18% dan
                                DAR sebesar 28,25%;


                                                                                                          29
Page 50
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                           -     PT IMC Pelita Logistik Tbk, diperoleh rata-rata DER sebesar 29,53% dan
                                 DAR sebesar 21,99%; dan
                           -     PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk, diperoleh rata-rata DER
                                 sebesar 24,63% dan DAR sebesar 19,03%.


                          Berdasarkan rasio di atas, posisi DER dan DAR MBSS cenderung berada dibawah
                          kisaran DER perusahaan pembanding yang bergerak pada bidang aktivitas
                          marine shipping.

           3.7     Analisis Dampak Likuiditas pada Keuangan Perusahaan


                   Berikut adalah kinerja likuiditas Keuangan MBSS secara historis yang tercermin pada
                   Current Ratio dan Quick Ratio

                                             Tabel 13 Working Capital To Total Assets Ratio
                                                                                                                 Rata-
                      Keterangan           30/06/2025      2024        2023       2022      2021       2020
                                                                                                                  rata
                    Current Ratio            1359,51%    1244,36%    1298,29%    705,52%   741,95%    210,86%   926,75%
                    Quick Ratio              1322,55%    1207,99%    1265,58%    677,37%   635,13%    185,39%   882,34%


                   Analisis Dampak Likuiditas Keuangan MBSS di masa yang akan datang terkait
                   dengan Transaksi atas pemberian pinjaman dari hasil proyeksi Current Ratio dan
                   Quick Ratio adalah sebagai berikut:

                                            Tabel 14 Proyeksi Working Capital To Total Assets Ratio
                     Keterangan            2024         2025        2026        2027       2028       2029      Rata-rata

                    Current Ratio     1198,35%     1370,36%       2028,57%    4011,06%   5573,24%    7110,99%   3548,76%
                    Quick Ratio       1171,88%     1339,05%       1988,42%    3944,14%   5506,00%    7043,44%   3498,82%


                   Berdasarkan hasil proyeksi dengan dilakukannya transaksi, Current Ratio dan Quick
                   Ratio lebih tinggi bila dibandingkan dengan kondisi historisnya, sehingga pada
                   kondisi historis kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek
                   lebih baik dibandingkan dengan rata-rata proyeksi.

           3.8     Dampak Keuangan Atas Transaksi yang Dibiayai Jika Mengalami Kegagalan


                   Jika        transaksi     pinjaman          mengalami      kegagalan     maka      tidak     terdapat
                   pengaruh/dampak pada keuangan dan/operasional MGSS




                                                                                                                         30
Page 51
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           4          ANALISIS KUANTITATIF


           4.1        Penilaian atas Potensi Pendapatan, Aset, Liabilitas, dan Kondisi Keuangan
                      Perusahaan


           4.1.1      Penilaian Kinerja Historis

                     Berdasarkan data Laporan Keuangan yang kami peroleh, kondisi keuangan MBSS
                     adalah sebagai berikut:

                     Kinerja Posisi Keuangan


                      Kinerja Posisi Keuangan MBSS selama per 31 Desember 2020 sampai dengan 30
                      Juni 2025 adalah sebagai berikut:


                                             Tabel 15 Kinerja Posisi Keuangan MBSS
                                             30 Juni
                                                              2024           2023         2022          2021              2020
                       Keterangan              2025
                                             Rp. Juta*       Rp. Juta*       US$           US$           US$              US$
         ASET
         Aset Lancar
           Kas dan bank                      2.249.654       2.177.681    148.314.940   100.692.087    27.240.958        35.190.214
           Piutang usaha
           > Pihak berelasi                        2.777         8.195      1.875.701      736.461              -         3.728.721
           > Pihak ketiga                      223.276         127.788      7.736.435     6.025.940    10.810.308         8.364.242
           Piutang lain-lain                    24.086           1.773              -             -             -           59.148
           > Persediaan
           > Bahan bakar                        19.069          16.631      1.588.776     1.818.657     1.386.410          723.548
           > Suku cadang                        11.397          11.013       708.473       708.473      1.860.688         1.899.624
           > Peralatan keselamatan                  504            411        44.813              -             -                -
           > Penyisihan penurunan nilai
                persediaan                      (6.321)         (6.321)     (111.535)             -             -                -
           Aset kontrak                            8.325         6.495       658.399       926.311       566.104           550.226
           Pajak dibayar di muka                   1.121           990        28.648          1.361     1.129.405         1.085.285
           Uang muka dan biaya dibayar di
           muka lainnya                         11.021          14.843      1.164.041     1.011.658     1.457.162         1.244.891
           Aset tidak lancar yang dimiliki
           untuk dijual                                  -      23.828              -             -             -          932.718
           Total Aset Lancar                 2.544.910       2.383.326    162.008.691   111.920.948    44.451.035        53.778.617


         Aset Tidak Lancar
           Uang muka pembelian aset
           tetap                                92.578          54.038      4.409.301    13.058.450             -                -
           Aset Tetap                          525.000         525.000              -             -             -                -
           Biaya Perolehan
           Pemilikan langsung
           Tanah                                   2.547         2.547       165.187       165.187       165.187           165.187
           Bangunan dan prasarana                  6.439         6.439       417.683      5.618.734     5.618.734         5.716.838
           Alat-alat pengangkutan                  6.147         6.147       500.105       500.105       500.105           500.105
           Kapal                             2.068.378       2.085.307    166.191.316   232.737.356   326.885.394    324.886.455



                                                                                                                    31
Page 52
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                             30 Juni
                                                               2024              2023           2022            2021               2020
                    Keterangan                2025
                                             Rp. Juta*        Rp. Juta*          US$             US$             US$                US$
           Kendaraan                            12.028           10.380           516.779         532.971         630.371            921.598
           Peralatan kantor                     21.670           21.670         1.392.429       1.343.472       1.342.886          1.333.871
           Aset dalam penyelesaian:
           Kapal                                10.600            4.101           232.984         404.760         745.537                 388
           Jumlah                            2.127.808        2.136.591       169.416.483     241.302.585     335.888.214     333.524.442


           Akumulasi penyusutan
           Pemilikan langsung
           Tanah
           Bangunan dan prasarana               (3.441)          (3.281)         (192.136)     (3.444.699)     (3.196.856)        (2.984.517)
           Alat-alat pengangkutan               (6.147)          (6.147)         (448.648)       (397.778)       (346.614)         (280.670)
           Kapal                            (1.131.512)      (1.090.784)      (88.413.808)   (150.473.308)   (197.804.867)   (180.903.184)
           Kendaraan                            (7.305)          (6.499)         (364.132)       (459.620)       (613.913)         (866.470)
           Peralatan kantor                    (21.153)         (21.006)       (1.342.159)     (1.306.034)     (1.277.888)        (1.250.767)
           Jumlah                           (1.169.558)      (1.127.717)      (90.760.883)   (156.081.439) (203.240.138)     (186.285.608)


           Akumulasi penurunan nilai:
           Kapal                                         -                -             -               -               -         (6.521.906)
           Nilai Buku                          958.251        1.008.874        78.655.600      85.221.146     132.648.076     140.716.928


           Aset hak guna
           Biaya perolehan
           Bangunan dan prasarana               18.039           18.039         1.170.116               -               -                   -


           Akumulasi penyusutan
           Bangunan dan prasarana               (8.951)          (7.133)         (226.920)              -               -                   -
           Nilai Buku                            9.088           10.905           943.196               -               -                   -


           Aset tidak lancar lainnya            10.825           11.916         1.051.323         793.328         539.974            363.515


           Total Aset Tidak Lancar           1.595.741        1.610.733        85.059.420      99.072.924     133.188.050     141.080.443


         TOTAL ASET                          4.140.651        3.994.059       247.068.111     210.993.872     177.639.085     194.859.060


         LIABILITAS DAN EKUITAS
         LIABILITAS JANGKA PENDEK
           Utang bank                                    -                -             -               -               -          7.500.000
           Utang usaha
           Pihak berelasi                                0       40.706            73.907          66.362               -            305.098
           Pihak ketiga                         41.942                    0     2.790.281       4.974.992       3.797.990          7.307.427
           Utang lain-lain
           > Pihak berelasi                            71             20                -               -               -                   -
           > Pihak ketiga                          252                12            1.831           5.488          29.749              2.742
           Utang pajak                           2.285            9.942           486.424       5.658.854         227.223            346.914
           Biaya yang masih harus dibayar       30.294           27.409         1.563.124       2.522.526       1.936.113          1.957.538
           Uang muka dari pihak ketiga           1.467            2.567           370.845               -               -                   -
           Liabilitas jangka panjang yang
           jatuh tempo dalam satu tahun:
           > Liabilitas sewa                     3.625            3.463           208.348               -               -                   -
           > Utang bank                        107.257          107.411         6.983.840       2.635.286               -          8.084.466
           > Utang pihak berelasi                        -                -             -               -               -                   -


                                                                                                                             32
Page 53
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                             30 Juni
                                                              2024              2023         2022          2021               2020
                    Keterangan                2025
                                             Rp. Juta*       Rp. Juta*          US$           US$           US$                US$


           Total Liabilitas Jangka Pendek      187.193         191.530        12.478.600    15.863.508     5.991.075         25.504.185


         LIABILITAS JANGKA PANJANG
           Liabilitas jangka panjang -
           setelah dikurangi bagian yang
           jatuh tempo dalam satu tahun:
           > Liabilitas sewa                     6.116           7.980          742.300              -             -                  -
           > Utang bank                        181.043         233.596        21.949.491     8.109.363             -          9.441.272
           > Utang pihak berelasi                        -               -             -             -             -                  -
           Liabilitas imbalan kerja             15.420          13.740         1.082.934      912.372      2.541.025          3.108.338
           Liabilitas jangka panjang lain-
           lain                                        50                -             -             -             -                  -


           Total Liabilitas Jangka Panjang     202.628         255.316        23.774.725     9.021.735     2.541.025         12.549.610


           TOTAL LIABILITAS                    389.820         446.845        36.253.325    24.885.243     8.532.100         38.053.795


         EKUITAS
           Modal saham                         175.003         175.003        26.684.752    26.684.752    26.684.752         26.684.752
           > PT Galley Adhika Arnawama         144.377         144.377        22.014.841    22.014.841    22.014.841                  -
           > Suwantara Gotama                    9.782           9.782         1.479.987     1.398.845             -                  -
           > PT Indika Energy
           Infrastructure                                -               -             -             -             -         12.881.608
           > The China Navigation Co. Pte.
           Ltd                                           -               -             -             -             -          7.932.949
           > Lo Kheng Hong                               -               -             -             -             -          1.458.651
           > Masyarakat                         20.843          20.843         3.189.924     3.271.066     4.669.911          4.411.544
           Tambahan modal disetor              361.670         361.670        33.628.706    33.628.706    33.628.706         33.628.706
           Komponen ekuitas lainnya                836             836         (103.661)     (170.987)    (3.546.417)        (3.700.361)
           Selisih kurs penjabaran laporan
           keuangan                          1.357.367       1.357.367                 -             -             -                  -
           Saldo laba
           > Ditentukan penggunaannya            2.637           2.637          249.032       249.032        249.032            249.032
           > Tidak ditentukan
             penggunaannya                   1.834.663       1.631.717       149.203.742   124.581.256    99.477.263         87.977.903


           Ekuitas yang dapat
           diatribusikan kepada pemilik
           entitas induk                     3.732.175       3.529.229       209.662.571   184.972.759   156.493.336     144.840.032


           Kepentingan non-pengendali           18.655          17.984         1.152.215     1.135.870    12.613.649         11.965.233


           TOTAL EKUITAS                     3.750.830       3.547.213       210.814.786   186.108.629   169.106.985     156.805.265


         TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS        4.140.651       3.994.059       247.068.111   210.993.872   177.639.085     194.859.060
       Sumber: Laporan Keuangan MBSS




                                                                                                                        33
Page 54
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   Pada per 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember 2024, aset MBSS tercatat
                   mengalami perkembangan sebagai berikut:


                   - Total aset MBSS per 30 Juni 2025 adalah sebesar Rp4,14 trilun, mengalami
                      peningkatan sebesar 3,67% dari total aset per 31 Desember 2024 yang sebesar
                      Rp3,99 triliun. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh peningkatan aset lancar
                      seiring peningkatan piutang lain-lain sebesar 1258,23% dari Rp1,77 miliar
                      menjadi Rp24,09 miliar.
                   - Mulai tahun 2024 MBSS merubah pencatatan mata uang dalam Laporan keuangan
                      menjadi Rupiah. Total aset MBSS per 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp3,99
                      triliun atau setara dengan US$247,13 juta (Kurs tengah Bank Indonesia tanggal
                      31 Desember 2024), yang mana nilai tersebut 0,02% lebih tinggi dari total aset
                      per 31 Desember 2023.
                   - Total aset MBSS per 31 Desember 2023 adalah sebesar US$247,07 juta,
                      mengalami peningkatan sebesar 17,10% atau setara dengan US$36,07 juta dari
                      total aset per 31 Desember 2022 yang sebesar US$210,99 juta. Peningkatan ini
                      terutama disebabkan oleh peningkatan aset lancar seiring peningkatan kas dan
                      setara kas sebesar 47,30% dari US$100,69 juta menjadi US$148,31 juta.
                   - Total aset MBSS per 31 Desember 2022 adalah sebesar US$210,99 juta,
                      mengalami peningkatan sebesar 18,78% atau setara dengan US$33,35 juta dari
                      total aset per 31 Desember 2021 yang sebesar US$177,64 juta. Peningkatan ini
                      terutama disebabkan oleh peningkatan aset lancar seiring peningkatan kas dan
                      setara kas sebesar 269,63% dari US$27,24 juta menjadi US$100,69 juta.
                   - Total aset MBSS per 31 Desember 2021 adalah sebesar US$177,64 juta,
                      mengalami penurunan sebesar 8,84% atau setara dengan US$17,22 juta dari total
                      aset per 31 Desember 2020 yang sebesar US$194,86 juta. Penurunan ini
                      terutama disebabkan oleh penurunan kas dan setara kas sebesar 22,59% dari
                      US$35,19 juta menjadi US$27,24 juta karena MBSS melunasi seluruh utang
                      banknya. Serta adanya penurunan atas piutang usaha sebesar 10,61% menjadi
                      US$10,81 juta. Dari sisi aset tidak lancar, aset tetap menurun 5,73% dari
                      US$140,72 juta di tahun 2020 menjadi US$132,65 juta pada 2021 terutama
                      karena penjualan kapal yang sudah tua dan depresiasi.


                 Pada per 31 Desember 2020 sampai dengan 30 Juni 2024, liabilitas MBSS tercatat
                 mengalami perkembangan sebagai berikut:


                   - Total liabilitas MBSS per 30 Juni 2025 adalah sebesar Rp389,82 miliar, mengalami
                      penurunan sebesar 13,14% dari total liabilitas per 31 Desember 2024 yang
                      sebesar Rp446,85 miliar. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh penurunan
                      liabilitas jangka panjang seiring penurunan utang bank liabilitas setelah dikurang
                      bagian yang telah jatuh satu tempo dalm satu tahun sebesar 22,50% dari
                      Rp233,60 miliar menjadi Rp181,04 miliar.




                                                                                                     34
Page 55
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   - Mulai tahun 2024 adalah sebesar Rp446,85 miliar, atau setara dengan US$27,65
                      juta (Kurs tengah Bank Indonesia tanggal 31 Desember 2024), yang mana nilai
                      tersebut 23,74% lebih rendah dari total liabilitas per 31 Desember 2023 yang
                      sebesar US$36,25 juta.
                   - Total liabilitas MBSS per 31 Desember 2023 adalah sebesar US$36,25 juta,
                      mengalami kenaikan sebesar 45,68% atau setara dengan US$11,37 juta dari total
                      liabilitas per 31 Desember 2022 yang sebesar US$24,89 juta. Hal tersebut
                      disebabkan oleh peningkatan liabilitas jangka panjang sebesar 163,53% dari
                      US$9,02 juta pada tahun 2022 menjadi US$23,77 juta pada tahun 2023.
                      Peningkatan tersebut terutama disebabkan fasilitas pinjaman baru dari PT Bank
                      Central Asia Tbk.
                   - Total liabilitas MBSS per 31 Desember 2022 adalah sebesar US$24,89 juta,
                      mengalami kenaikan sebesar 191,67% atau setara dengan US$16,35 juta dari
                      total liabilitas per 31 Desember 2021 yang sebesar US$8,53 juta. Hal tersebut
                      disebabkan oleh peningkatan liabilitas jangka pendek sebesar 164,79% dari
                      US$5,99 juta pada tahun 2021 menjadi US$15,86 juta pada tahun 2022, dan
                      peningkatan liabilitas jangka panjang sebesar 255,04% dari US$2,54 juta pada
                      tahun 2021 menjadi US$9,02 juta pada tahun 2022. Peningkatan tersebut
                      terutama disebabkan fasilitas pinjaman baru dari PT Bank Central Asia Tbk.
                   - Total liabilitas MBSS per 31 Desember 2021 adalah sebesar US$8,53 juta,
                      mengalami penurunan sebesar 77,58% atau setara dengan US$29,52 juta dari
                      total liabilitas per 31 Desember 2020 yang sebesar US$38,05 juta. Hal tersebut
                      terutama disebabkan oleh penurunan liabilitas jangka panjang sebesar 79,75%
                      dari US$12,55 juta pada 2020 menjadi US$2,54 juta pada 2021 karena adanya
                      pelunasan dipercepat atas seluruh utang bank. Liabilitas Jangka Pendek juga
                      mengalami penurunan sebesar 76,51% dari US$25,50 juta pada 2020 menjadi
                      US$5,99 juta pada 2021.


                 Pada per 31 Desember 2020 sampai dengan 30 Juni 2025, ekuitas MBSS tercatat
                 mengalami perkembangan sebagai berikut:


                   - Ekuitas MBSS per 30 Juni 2025 adalah sebesar Rp3,75 triliun, yang mana nilai
                      tersebut 5,74% lebih tinggi dari total ekuitas per 31 Desember 2024 yang sebesar
                      Rp3,55 triliun.
                   - Ekuitas MBSS per 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp3,55 triliun, atau setara
                      dengan US$219,48 juta (Kurs tengah Bank Indonesia tanggal 31 Desember
                      2024), yang mana nilai tersebut 4,11% lebih tinggi dari total ekuitas per
                      31 Desember 2023 yang sebesar US$210,81 juta.
                   - Ekuitas MBSS per 31 Desember 2023 adalah sebesar US$210,81 juta, mengalami
                      peningkatan sebesar 13,28% atau setara dengan US$24,71 juta dari ekuitas per
                      31 Desember 2022 yang sebesar US$186,11 juta. Peningkatan ekuitas terutama
                      disebabkan oleh adanya peningkatan laba ditahan sebesar 19,76% dari




                                                                                                   35
Page 56
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                         US$124,58 juta pada tahun 2022 menjadi US$149,20 juta pada tahun 2023 yang
                         diperoleh dari laba tahun berjalan.
                      - Ekuitas MBSS per 31 Desember 2022 adalah sebesar US$186,11 juta, mengalami
                         peningkatan sebesar 10,05% atau setara dengan US$17,00 juta dari ekuitas per
                         31 Desember 2021 yang sebesar US$169,11 juta. Peningkatan ekuitas terutama
                         karena peningkatan laba ditahan sebesar 25,24% dari US$99,48 juta pada tahun
                         2021 menjadi US$124,58 juta pada tahun 2022 yang diperoleh dari laba tahun
                         berjalan.
                      - Ekuitas MBSS per 31 Desember 2021 adalah sebesar US$169,11 juta, mengalami
                         peningkatan sebesar 7,85% atau setara dengan US$12,30 juta dari ekuitas per
                         31 Desember 2020 yang sebesar US$156,81 juta. Peningkatan ekuitas terutama
                         karena peningkatan laba ditahan sebesar 13,07% dari US$87,98 juta menjadi
                         US$99,48 juta pada tahun 2021 yang diperoleh dari laba tahun berjalan.


           4.1.2      Kinerja Laba (Rugi)


                      Kinerja Laba (Rugi) MBSS selama tahun 2020 sampai dengan 30 Juni 2025 adalah
                      sebagai berikut:
                                                       Tabel 16 Kinerja Laba (Rugi) MBSS
                                               30 Juni
                                                               2024          2023           2022           2021           2020
                       Keterangan               2025
                                              Rp. Juta*      Rp. Juta*        US$            US$            US$             US$
          PENDAPATAN USAHA                     479.272        830.544      63.186.783     88.374.026     73.405.133     54.862.833
          Jasa angkutan laut:
          > Berdasarkan muatan                 474.412        763.782      60.805.245     80.637.874     66.849.171     45.563.100
          > Berdasarkan waktu                    4.860         66.762       2.381.538      7.736.152      6.555.962      9.299.733
          > Konsultasi                                   -            -             -              -              -               -

          BEBAN LANGSUNG                      (294.828)      (556.029)    (44.156.730)   (61.928.330)   (58.217.669)   (50.981.440)
          Penyusutan aset tetap                (42.982)      (147.869)    (12.519.467)   (20.190.120)   (20.400.132)   (21.068.400)
          Bahan bakar                          (73.842)      (131.375)    (11.266.150)   (21.118.238)   (13.012.205)    (6.996.445)
          Operasional kapal                    (46.852)       (81.623)     (5.899.878)    (5.613.953)             -               -
          Upah, tunjangan dan lain-lain kru    (29.566)       (66.013)     (5.881.157)    (8.140.664)    (7.189.308)    (6.229.858)
          Suku cadang dan pelumas              (14.314)       (27.406)     (3.282.763)    (3.604.731)    (4.781.013)    (6.776.906)
          Sewa kapal                           (75.857)       (81.276)     (2.532.009)      (887.198)    (2.433.167)              -
          Asuransi kapal                        (7.746)       (16.522)     (1.128.385)    (1.486.226)    (1.398.668)    (1.523.833)
          Tambat dan pelabuhan                           -            -             -              -     (3.863.630)    (3.210.010)
          Perlengkapan kapal                             -            -             -              -     (1.061.776)      (854.662)
          Perbekalan                                     -            -             -              -       (981.252)      (930.643)
          Pemeliharaan dan perlengkapan                  -            -             -              -       (735.336)      (639.647)
          Bongkar muat suku cadang                       -            -             -              -       (549.315)      (648.206)
          Sertifikat dan dokumen kapal                   -            -             -              -       (360.516)      (690.503)
          Keagenan, lumpsum dan
          disbursement                                   -            -             -              -              -               -
          Sewa alat berat                                -            -             -              -              -               -
          Telekomunikasi                                 -            -             -              -              -               -
          Transportasi                                   -            -             -              -              -               -
          Survei kapal                                   -            -             -              -              -               -
          Lain-lain                             (3.670)        (3.945)     (1.646.921)      (887.200)    (1.451.351)    (1.412.327)



                                                                                                                       36
Page 57
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                              30 Juni
                                                             2024         2023          2022          2021           2020
                      Keterangan               2025
                                              Rp. Juta*     Rp. Juta*      US$           US$           US$             US$

          LABA (RUGI) BRUTO                   184.444       274.515     19.030.053    26.445.696    15.187.464      3.881.393

              Beban Administrasi dan
              Umum                            (40.171)      (73.512)    (5.170.494)   (4.946.234)   (7.359.152)   (10.541.192)
              Gaji dan tunjangan              (26.645)      (47.521)    (3.507.291)   (3.019.074)   (4.547.190)    (7.746.842)
              Beban kantor                      (3.634)       (7.286)    (748.511)     (673.210)     (870.172)     (1.070.001)
              Jasa profesional                    (984)       (3.169)    (245.294)       (48.365)    (523.507)       (367.891)
              Penyusutan aset hak guna          (1.818)       (3.635)    (226.920)             -             -               -
              Penyusutan aset tetap             (1.113)       (1.584)    (214.376)     (288.707)     (333.628)       (367.767)
             Transportasi dan perjalanan
              dinas                             (1.015)       (2.146)    (137.066)     (303.813)     (139.230)       (191.196)
              Sewa                                (678)       (1.111)      (81.340)    (198.972)     (303.337)       (305.562)
              Retribusi dan sumbangan                   -           -            -             -     (283.289)       (218.252)
              Konsumsi dan koordinasi                   -           -            -             -       (92.255)      (172.402)
              Pemeliharaan                              -           -            -             -             -               -
              Amortisasi                                -           -            -             -             -               -
              Informasi dan teknologi           (3.653)       (5.716)            -             -             -               -
              Lain-lain                           (631)       (1.344)       (9.696)    (414.093)     (266.544)       (101.279)

              Beban penjualan                           -           -            -             -        (6.098)        (12.930)

          LABA (RUGI) USAHA                   144.272       201.003     13.859.559    21.499.462     7.822.214     (6.672.729)

          PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN          59.345        98.728    10.779.254     6.365.245     4.319.796     (8.303.225)
             Keuntungan penjualan aset
              tetap                             47.724        49.083     8.712.258    10.970.234             -               -
             Pendapatan bunga                   64.160      103.392      3.522.800       499.795       348.016         693.441
             Keuntungan (kerugian) selisih
              kurs                            (35.634)         4.980       695.576    (3.187.842)            -               -
             Beban keuangan                   (13.754)      (36.377)    (1.076.445)    (813.959)     (684.360)     (2.298.424)
             Beban pajak final                  (5.758)     (10.296)     (776.911)    (1.083.775)    (904.194)       (683.183)
             Pembalikan (penambahan)
              penurunan nilai aset - bersih             -           -            -             -     5.688.856     (5.991.508)
             Keuntungan dan kerugian
              lain-lain - bersih                 2.606      (12.054)     (298.024)       (19.208)    (128.522)         (23.551)

          LABA SEBELUM PAJAK
          PENGHASILAN                         203.617       299.731     24.638.813    27.864.707    12.142.010    (14.975.954)

          BEBAN PAJAK PENGHASILAN                       -     (4.087)            -    (2.279.168)            -               -

          LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN          203.617       295.644     24.638.813    25.585.539    12.142.010    (14.975.954)


          PENGHASILAN KOMPREHENSIF
              LAIN
              Pos yang tidak akan
              direklasifikasi ke laba rugi:
                 Pengukuran kembali atas
                 kewajiban imbalan pasti                -      1.648        67.344       235.223       162.132         131.221




                                                                                                                  37
Page 58
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                                  30 Juni
                                                                 2024         2023            2022         2021          2020
                     Keterangan                    2025
                                                  Rp. Juta*     Rp. Juta*     US$             US$          US$             US$
              Pos-pos yang akan
              direklasifikasi ke laba rugi:
                 Selisih kurs karena
                 penjabaran laporan
                 keuangan                                   -           -             -        44.775       (2.422)        (14.292)

              Jumlah penghasilan
              komprehensif lain                             -      1.648       67.344         279.998      159.710         116.929

          JUMLAH LABA KOMPREHENSIF
          TAHUN BERJALAN                          203.617       297.292     24.706.157      25.865.537   12.301.720   (14.859.025)
         Sumber: Laporan Keuangan MBSS


                   Selama tahun 2020 sampai dengan 30 Juni 2025, pendapatan MBSS tercatat
                   mengalami perkembangan sebagai berikut:


                   - Pada tahun 2025, selama 6 bulan operasi mencatatkan pendapatan sebesar
                       Rp479,27 miliar atau mencapai 57,71% dari pendapatan per 31 Desember 2024
                       yang sebesar Rp830,54 miliar.
                   - Pada tahun 2024, MBSS mencatatkan pendapatan sebesar Rp830,54 miliar atau
                       setara dengan US$51,39 juta (Kurs tengah Bank Indonesia tanggal 31 Desember
                       2024). Nilai ini menurun sebesar 18,67% atau setara dengan US$11,80 juta
                       dibandingkan perolehan tahun 2023 sebesar US$63,19 juta.
                   - Pada tahun 2023, MBSS mencatatkan pendapatan sebesar US$63,19 juta. Nilai ini
                       menurun sebesar 28,50% atau setara dengan US$25,19 juta dibandingkan
                       perolehan tahun 2022 sebesar US$88,37 juta. Penurunan seiring dengan
                       penurunan volume pengangkutan sebesar 17,7 juta metrik ton dan jumlah kapal
                       tug dan barge serta floating crane yang lebih sedikit merupakan penyebab utama
                       penurunan yang terjadi di tahun berjalan.
                   - Pada tahun 2022, MBSS mencatatkan pendapatan sebesar US$88,37 juta. Nilai ini
                       meningkat sebesar 20,39% atau setara dengan US$14,97 juta dibandingkan
                       perolehan tahun 2021 sebesar US$73,41 juta. Peningkatan terjadi seiring dengan
                       meningkatnya permintaan batu bara yang berkontribusi pada lonjakan harga
                       batu bara.
                   - Pada tahun 2021, MBSS mencatatkan pendapatan sebesar US$73,41 juta. Nilai ini
                       meningkat sebesar 33,80% atau setara dengan US$18,54 juta dibandingkan
                       perolehan tahun 2020 sebesar US$54,86 juta. Peningkatan terjadi seiring dengan
                       membaiknya             kondisi   pasar      batubara    yang       mengakibatkan    peningkatan
                       permintaan batubara, ditambah dengan strategi komersial terkait pemanfaatan
                       kombinasi pengiriman untuk beberapa armada sehingga meningkatkan utilisasi.




                                                                                                                      38
Page 59
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   Selama tahun 2020 sampai dengan 30 Juni 2025, laba kotor MBSS tercatat
                   mengalami perkembangan sebagai berikut:
                   - Pada tahun 2025, selama 6 bulan operasi mencatatkan beban langsung sebesar
                      Rp294,83 miliar atau mencapai 53,02% dari per 31 Desember 2024 yang sebesar
                      Rp556,03 miliar. Sehingga laba kotor tercatat sebesar Rp184,44 miliar atau
                      67,19% dari per 31 Desember 2024 yang sebesar Rp274,52 miliar.
                   - Pada tahun 2024, MBSS mencatatkan beban langsung sebesar US$34,40 juta.
                      Nilai ini menurun sebesar 22,09% atau setara dengan US$9,75 juta dibandingkan
                      perolehan tahun 2023 sebesar US$44,16 juta. Penurunan tersebut terutama
                      dipengaruhi oleh penurunan beban penyusutan yang merupakan komponen
                      utama dari beban langsung yang mengalami penurunan sebesar 26,92% dari
                      US$12,52 pada tahun 2023 menjadi US$9,15 juta pada tahun 2024. Dengan
                      beban langsung tersebut, MBSS mencatatkan laba kotor sebesar US$16,99 juta.
                      Nilai ini menurun sebesar 10,75% atau setara dengan US$2,04 juta dibandingkan
                      perolehan tahun 2023 sebesar US$19,03 juta.
                   - Pada tahun 2023, MBSS mencatatkan beban langsung sebesar US$44,16 juta.
                      Nilai ini menurun sebesar 28,70% atau setara dengan US$17,77 juta
                      dibandingkan perolehan tahun 2022 sebesar US$61,93 juta. Penurunan tersebut
                      terutama dipengaruhi oleh penurunan bahan bakar yang merupakan komponen
                      utama dari beban langsung mengalami penurunan sebesar 46,65% dari US$21,12
                      juta pada tahun 2022 menjadi US$11,27 juta pada tahun 2023. Dengan beban
                      langsung tersebut, MBSS mencatatkan laba kotor sebesar US$19,03 juta. Nilai ini
                      menurun sebesar 28,04% atau setara dengan US$7,42 juta dibandingkan
                      perolehan tahun 2022 sebesar US$26,45 juta.
                   - Pada tahun 2022, MBSS mencatatkan beban langsung sebesar US$61,93 juta.
                      Nilai ini naik sebesar 6,37% atau setara dengan US$3,71 juta dibandingkan
                      perolehan tahun 2021 sebesar US$58,22 juta. Kenaikan tersebut terutama
                      dipengaruhi oleh kenaikan bahan bakar yang merupakan komponen utama dari
                      beban langsung mengalami kenaikan sebesar 62,30% dari US$13,01 juta pada
                      tahun 2021 menjadi US$21,12 juta pada tahun 2022. Dengan beban langsung
                      tersebut, MBSS mencatatkan laba kotor sebesar US$26,45 juta. Nilai ini naik
                      sebesar 74,13% atau setara dengan US$11,26 juta dibandingkan perolehan tahun
                      2021 sebesar US$15,19 juta.
                   - Pada tahun 2021, MBSS mencatatkan beban langsung sebesar US$58,22 juta.
                      Nilai ini naik sebesar 14,19% atau setara dengan US$7,24 juta dibandingkan
                      perolehan tahun 2020 sebesar US$50,98 juta. Kenaikan tersebut terutama
                      dipengaruhi oleh kenaikan bahan bakar yang merupakan komponen utama dari
                      beban langsung mengalami kenaikan sebesar 85,98% dari US$7,00 juta pada
                      tahun 2020 menjadi US$13,01 juta pada tahun 2021. Dengan beban langsung
                      tersebut, MBSS mencatatkan laba kotor sebesar US$15,19 juta. Nilai ini naik
                      sebesar 291,29% atau setara dengan US$11,31 juta dibandingkan perolehan
                      tahun 2020 sebesar US$3,88 juta.




                                                                                                  39
Page 60
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   Selama tahun tahun 2020 sampai dengan 30 Juni 2025, laba sebelum pajak MBSS
                   tercatat mengalami perkembangan sebagai berikut:


                   - Pada tahun 2025, selama 6 bulan operasi mencatatkan beban umum administrasi
                      sebesar Rp40,17 miliar atau mencapai 54,65% dari per 31 Desember 2024 yang
                      sebesar Rp73,51 miliar. Sehingga laba usaha tercatat sebesar Rp144,27 miliar
                      atau 71,78% dari per 31 Desember 2024 yang sebesar Rp201,00 miliar.
                      Sedangkan laba sebelum pajak pada 30 Juni 2025 setelah diakumulasi dengan
                      pendapatan (beban) lain-lain sebesar Rp203,62 miliar.
                   - Pada tahun 2024, MBSS mencatatkan nilai beban umum dan administrasi sebesar
                      US$4,55 juta. Nilai ini menurun sebesar 12,03% atau setara dengan US$622,02
                      ribu dibandingkan perolehan tahun 2023 sebesar US$5,17 juta. Setelah
                      diakumulasi dengan pendapatan (beban) lain-lain, MBSS mencatatkan laba
                      sebelum pajak sebesar US$18,55 juta. Nilai ini turun sebesar 24,73% atau setara
                      dengan US$6,09 juta dibandingkan perolehan tahun 2023 sebesar US$24,64
                      juta.
                   - Pada tahun 2023, MBSS mencatatkan nilai beban umum dan administrasi sebesar
                      US$5,17 juta. Nilai ini meningkat sebesar 4,53% atau setara dengan US$224,26
                      ribu dibandingkan perolehan tahun 2022 sebesar US$4,95 juta. Setelah
                      diakumulasi dengan pendapatan (beban) lain-lain, MBSS mencatatkan laba
                      sebelum pajak sebesar US$24,64 juta. Nilai ini turun sebesar 11,58% atau setara
                      dengan US$3,23 juta dibandingkan perolehan tahun 2022 sebesar US$27,86
                      juta.
                   - Pada tahun 2022, MBSS mencatatkan nilai beban umum dan administrasi sebesar
                      US$4,95 juta. Nilai ini turun sebesar 32,79% atau setara dengan US$2,41 juta
                      dibandingkan perolehan tahun 2021 sebesar US$7,36 juta. Setelah diakumulasi
                      dengan pendapatan (beban) lain-lain, MBSS mencatatkan laba sebelum pajak
                      sebesar US$27,86 juta. Nilai ini naik sebesar 129,49% atau setara dengan
                      US$15,72 juta dibandingkan perolehan tahun 2021 sebesar US$12,14 juta.
                   - Pada tahun 2021, MBSS mencatatkan nilai beban umum dan administrasi sebesar
                      US$7,36 juta. Nilai ini turun sebesar 30,19% atau setara dengan US$3,18 juta
                      dibandingkan perolehan tahun 2020 sebesar US$10,54 juta. Setelah diakumulasi
                      dengan pendapatan (beban) lain-lain, MBSS mencatatkan laba sebelum pajak
                      sebesar US$12,14 juta. Nilai ini naik dibandingkan perolehan tahun 2020 yang
                      mencatatkan rugi sebesar US$14,98 juta.


                   Selama tahun tahun 2020 sampai dengan 30 Juni 2025, laba komprehensif tahun
                   berjalan MBSS tercatat mengalami perkembangan sebagai berikut:


                   - Pada 30 Juni 2025, MBSS mencatat laba komprehensif tahun berjalan sebesar
                      Rp203,62 miliar atau setara dengan US$12,54 juta (Kurs tengah Bank Indonesia
                      tanggal 30 Juni 2025).




                                                                                                  40
Page 61
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                    - Selama tahun 2024, penghasilan komprehensif dihasilkan dari pengukuran
                          kembali kewajiban imbalan pasti sebesar US$101,99 ribu. Pada tahun 2024,
                          MBSS mencatat laba komprehensif tahun berjalan sebesar US$18,39 juta, lebih
                          rendah dibandingkan dengan US$24,71 juta pada tahun 2023.
                    - Selama tahun 2023, penghasilan komprehensif dihasilkan dari pengukuran
                          kembali kewajiban imbalan pasti sebesar US$67,34 ribu. Pada tahun 2023, MBSS
                          mencatat laba komprehensif tahun berjalan sebesar US$24,71 juta, lebih rendah
                          dibandingkan dengan US$25,87 juta pada tahun 2022.
                    - Selama tahun 2022, penghasilan komprehensif dihasilkan dari pengukuran
                          kembali kewajiban imbalan pasti sebesar US$235,22 ribu dan ditambah selisih
                          kurs karena penjabaran laporan keuangan sebesar US$44,78 ribu. Pada tahun
                          2022, MBSS mencatat laba komprehensif tahun berjalan sebesar US$25,87 juta,
                          lebih tinggi dibandingkan dengan US$12,30 juta pada tahun 2021.
                    - Selama tahun 2021, penghasilan komprehensif dihasilkan dari pengukuran
                          kembali kewajiban imbalan pasti sebesar US$162,13 ribu dan dikurangi selisih
                          kurs karena penjabaran laporan keuangan sebesar US$2,42 ribu. Pada tahun
                          2021, MBSS mencatat laba komprehensif tahun berjalan sebesar US$12,30 juta,
                          lebih tinggi dibandingkan dengan rugi US$14,86 juta pada tahun 2020.


                                               Tabel 17 Analisis Rasio Keuangan MBSS
                                                    30-Juni-
                          Uraian                                2024       2023       2022      2021      2020      Rata-rata
                                                     2025
       A.   LIQUIDITY (%)
            Current Ratio                           1359,51%   1244,36%   1298,29%   705,52%   741,95%   210,86%        926,75%
            Quick Ratio                             1322,55%   1207,99%   1265,58%   677,37%   635,13%   185,39%        882,34%
            Working Capital to Total Assets Ratio     56,94%     54,88%     60,52%    45,53%    21,65%    14,51%         42,34%
       B.   ACTIVITY
            Total Assets Turnover (X)                   0,23       0,21       0,26      0,42      0,41      0,28           0,30
            Inventory Turnover (X)                     11,96      25,58      19,80     24,51     17,93     19,44          19,87
            Average Day's Inventory (Day)              30,52      14,27        18        15        20        19           19,54
            Account Receivable Turnover (X)             4,24       6,11       6,57     13,07      6,79      4,54           6,99
            Average Collection Period (Day)            86,08      59,76        56        28        54        80           65,27
            Working Capital Turnover (X)                0,41       0,38       0,42      0,92      1,91      1,94           0,99
       C.   SOLVABILITY (%)
            Total Debt to Equity Ratio                10,39%     12,60%     17,20%    13,37%     5,05%    24,27%         13,81%
            Total Debt to Asset Ratio                  9,41%     11,19%     14,67%    11,79%     4,80%    19,53%         11,90%
            Long Term Debt to Equity Ratio             5,40%      7,20%     11,28%     4,85%     1,50%     8,00%          6,37%
       D.   RENTABILITY (%)
            Gross Profit Margin                       38,48%     33,05%     30,12%    29,92%    20,69%     7,07%         26,56%
            Operating Profit Margin                   30,10%     24,20%     21,93%    24,33%    10,66%   -12,16%         16,51%
            Net Profit Margin                         42,48%     35,60%     38,99%    28,95%    16,54%   -27,30%         22,55%
            Rate of Return on Investment               9,84%      7,40%      9,97%    12,13%     6,84%    -7,69%          6,28%
            Rate of Return on Equity                  10,86%      8,33%     11,69%    13,75%     7,18%    -9,55%          6,90%
      Sumber: Laporan Keuangan MBSS (data diolah)




                                                                                                                   41
Page 62
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   Rasio Likuiditas


                   Rasio likuiditas menggambarkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi
                   kewajiban jangka pendek yang harus dibayar dengan aset lancarnya. Semakin besar
                   perbandingan aset lancar dengan kewajiban jangka pendek maka artinya semakin
                   tinggi pula kemampuan perusahaan dalam menutupi kewajiban jangka pendek.
                   Rasio likuiditas menunjukkan rata-rata current ratio sebesar 926,75%, artinya
                   perusahaan memiliki Rp9,27 aset lancar yang dapat digunakan untuk memenuhi
                   setiap Rp1,- liabilitas jangka pendek. Sedangkan untuk quick ratio hanya memiliki
                   rata-rata sebesar 882,34%, artinya Perseroan memiliki Rp8,82 aset lancar (kas dan
                   piutang usaha) yang dapat digunakan untuk memenuhi setiap Rp1,- liabilitas jangka
                   pendek.


                   Rasio Aktivitas


                   Rasio aktivitas menggambarkan kemampuan perusahaan dalam memanfaatkan
                   aset-aset yang dimilikinya untuk menghasilkan kas dan pendapatan. Rata-rata
                   perputaran aset adalah sebanyak 0,30 kali per tahunnya. Rasio ini mengukur
                   aktivitas aset dan kemampuan perusahaan menghasilkan penjualan melalui asetnya.
                   Dengan demikian, kemampuan Perseroan untuk menghasilkan pendapatan dari
                   total aset yang dimiliki cukup rendah karena total aset yang dimiliki lebih besar dari
                   jumlah pendapatan yang dihasilkan. Hal tersebut bisa dilihat dari rata-rata rasio
                   perputaran aset yang dihasilkan yang tidak melebihi 1 kali perputaran dalam satu
                   tahun.


                   Rasio Solvabilitas


                   Rasio Solvabilitas menggambarkan kemampuan perusahaan untuk mengembalikan
                   pinjaman yang diberikan oleh kreditor baik dalam bentuk jangka pendek maupun
                   jangka panjang. Salah satu rasio solvabilitas adalah Debt to Equity Ratio (DER)
                   menunjukkan besarnya porsi utang terhadap ekuitas dalam pembiayaan perusahaan
                   sedangkan Debt to Asset Ratio (DAR) menunjukkan posisi liabilitas terhadap aset
                   dalam pembiayaan perusahaan. Rasio solvabilitas menunjukkan rata-rata DER
                   sebesar 13,81%, menunjukkan bahwa perusahaan memiliki tingkat utang yang
                   relatif rendah dibandingkan dengan ekuitasnya. Sementara itu rata-rata DAR adalah
                   sebesar 11,90%, menunjukkan bahwa struktur pendanaan yang lebih dominan
                   menggunakan ekuitas, sehingga perusahaan memiliki risiko finansial yang relatif
                   rendah terhadap beban utang.


                   Rasio Rentabilitas


                   Rasio Rentabilitas menggambarkan kemampuan yang dimiliki perusahaan untuk
                   menghasilkan sebuah laba. Rata-rata Gross Profit Margin sebesar 26,56%. Gross



                                                                                                      42
Page 63
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                    Profit Margin merupakan perbandingan laba kotor dengan besarnya tingkat
                    pendapatan. Sementara itu rata-rata Net Profit Margin sebesar 22,55%. Net profit
                    margin merupakan rasio yang membandingkan antara laba bersih yang dihasilkan
                    perusahaan dari pendapatan bersih.


                    Selama periode 2020—30 Juni 2025, rata-rata tingkat balikan terhadap total
                    investasi (ROI) adalah sebesar 6,28%, menunjukkan bahwa MBSS menghasilkan laba
                    dari total investasi yang dilakukan. Selain itu, rata-rata tingkat balikan terhadap
                    ekuitas (ROE) tercatat sebesar 6,90%, yang juga menunjukkan bahwa MBSS mampu
                    menghasilkan        laba,   yang     mencerminkan      efektivitas      perusahaan        dalam
                    memanfaatkan modal pemegang saham untuk menghasilkan keuntungan.


           4.1.3    Penilaian Atas Proyeksi Keuangan

                    Asumsi-Asumsi dalam Proyeksi Keuangan

                    Kami telah menerima proyeksi keuangan dengan dan tanpa Rencana Transaksi dari
                    manajemen MBSS. Penilai melakukan penyesuaian pada proyeksi yang disusun oleh
                    manajemen berdasarkan tanggal penilaian. Proyeksi yang disusun oleh manajemen
                    telah mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan.


                    Asumsi-asumsi dasar utama dalam penyusunan proyeksi adalah sebagai berikut:
                    • Proyeksi keuangan disajikan mulai Juli tahun 2025 sampai dengan tahun 2030.
                    • Pendapatan diproyeksikan mengalami kenaikan sebesar 10,00% per tahun.
                    • Beban langsung diasumsikan sebesar 41,01% dari pendapatan setiap tahun
                      proyeksi.
                    • Beban usaha diasumsikan mengalami kenaikan sebesar 5,00% per tahun.
                    • Perputaran persediaan diasumsikan 10—15 hari, piutang usaha 64—89 hari, dan
                      utang usaha 18—26 hari.

                    Proyeksi Posisi Keuangan

                    Proyeksi posisi keuangan MBSS selama tahun 2025 sampai dengan 2030 adalah
                    sebagai berikut:

                           Tabel 18 Proyeksi Posisi Keuangan dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta)
                      Keterangan                  2025        2026       2027        2028          2029         2030

             ASET
             Aset Lancar
                Kas dan setara kas              1.957.085    1.895.900 2.249.318    2.744.033    3.944.711    5.138.412
                Piutang usaha                    232.834      239.819    247.014     254.424      262.057      269.919
                Aset kontrak                       8.575        8.832      9.097         9.370      9.651        9.941
                Piutang lain-lain                        -           -          -           -             -            -
                Persediaan - bersih               24.773       24.896     25.021      25.146       25.272       25.398
                Pajak dibayar di muka              1.127        1.133      1.138         1.144      1.150        1.156



                                                                                                                 43
Page 64
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                          Keterangan                2025        2026       2027        2028         2029         2030

                Uang muka                            2.698        2.711      2.725       2.738       2.752        2.766
                Biaya dibayar di muka               12.297       12.359     12.421      12.483      12.545       12.608
             Total Aset Lancar                    2.239.389    2.185.651 2.546.734    3.049.339   4.258.139    5.460.199
             Aset Tidak Lancar
                Pinjaman kepada pihak
                berelasi                           975.000      975.000    975.000     975.000     450.000              -
                Uang muka pembelian aset
                tetap                               92.578             -          -           -            -            -
                Aset tetap - setelah dikurangi
                  akumulasi penyusutan dan
                  penurunan nilai
                Aset hak guna                      940.882     1.428.064 1.501.429    1.538.540   1.544.713    1.544.779
                Refundaable deposit                  7.270        3.635           -           -            -            -
                Aset tidak lancar lainnya            7.724        7.724      7.724       7.724       7.724        7.724
             Total Aset Tidak Lancar              2.025.464    2.414.422 2.484.153    2.521.264   2.002.437    1.552.503


             TOTAL ASET                           4.264.852    4.600.074 5.030.887    5.570.603   6.260.576    7.012.702


             LIABILITAS DAN EKUITAS
             Liabilitas Jangka Pendek
                Utang bank jangka pendek                   -           -          -           -            -            -
                Utang usaha                         42.152       42.362     42.574      42.787      43.001       43.216
                Utang lain-lain                            -           -          -           -            -            -
                Biaya yang masih harus
                dibayar                             30.446       30.598     30.751      30.905      31.059       31.215
                Utang pajak                          2.297        2.308      2.320       2.331       2.343        2.355
                Liabilitas jangka panjang yang
                       jatuh tempo dalam satu
                       tahun:
                          Liabilitas sewa            3.795        4.185           -           -            -            -
                          Utang bank               106.708       80.042     49.899            -            -            -
                Uang muka dari pihak ketiga
                          Penjualan asset                  -           -          -           -            -            -
                          Pelanggan                  1.474             -          -           -            -            -
             Total Liabilitas Jangka Pendek        186.872      159.495    125.544      76.023      76.403       76.785

             Liabilitas Jangka Panjang
                Liabilitas jangka panjang -
                  setelah dikurangi bagian
                  yang jatuh tempo dalam satu
                  tahun:
                   Liabilitas sewa                   4.185             -          -           -            -            -
                   Utang bank                      128.381       49.361           -           -            -            -
                Liabilitas imbalan kerja            15.805       16.990     18.265      19.635      21.107       22.690
                Liabilitas jangka panjang lain-
                lain                                   183          448       714          980             -            -
             Total Liabilitas Jangka Panjang       148.553       66.800     18.979      20.614      21.107       22.690

             EKUITAS
                Modal saham - nilai nominal
                Rp 100 per saham                   175.003      175.003    175.003     175.003     175.003      175.003
                Tambahan modal disetor             361.670      361.670    361.670     361.670     361.670      361.670



                                                                                                                  44
Page 65
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                      Keterangan                 2025          2026             2027           2028            2029          2030

               Komponen equitas lainnya            (812)            (812)         (812)            (812)          (812)           (812)
                Selisih kurs penjabaran
                 laporan keuangan             1.357.367      1.357.367 1.357.367             1.357.367       1.357.367     1.357.367
                Saldo laba
                     Ditentukan
                  penggunaannya                   2.637          2.637           2.637             2.637          2.637           2.637
                       Tidak ditentukan
                       penggunaannya          2.014.898      2.458.679 2.970.692             3.557.719       4.246.245     4.996.293

                 Jumlah ekuitas yang dapat
                  diatribusikan kepada
                  pemilik Entitas Induk       3.910.763      4.354.543 4.866.556            5.453.583        6.142.109     6.892.157

                Kepentingan nonpengendali        18.665         19.236          19.809         20.382          20.956            21.069

             TOTAL EKUITAS                    3.929.427      4.373.779 4.886.365            5.473.965        6.163.065     6.913.227


             TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS     4.264.852      4.600.074 5.030.887            5.570.603        6.260.576     7.012.702


                    Selama periode proyeksi tahun 2025 sampai dengan tahun 2030, jumlah aset
                    diperkirakan mengalami kenaikan yaitu dari sebesar Rp4,26 triliun pada tahun 2025
                    menjadi sebesar Rp7,01 triliun pada tahun 2030. Kenaikan tersebut terutama
                    dipengaruhi oleh kenaikan pada kas dan setara kas dari sisi aset lancar.

                    Pada sisi liabilitas, selama periode proyeksi tahun 2025 sampai dengan tahun 2030,
                    jumlah liabilitas diperkirakan akan mengalami penurunan yaitu dari sebesar
                    Rp335,43 miliar pada tahun 2025 menjadi sebesar Rp99,48 miliar pada tahun 2030.
                    Penurunan liabilitas tersebut didominasi oleh pembayaran utang bank.

                    Pada sisi ekuitas, selama periode proyeksi tahun 2025 sampai dengan tahun 2030,
                    jumlah ekuitas diperkirakan akan mengalami kenaikan. Pada akhir tahun 2025,
                    ekuitas diperkirakan adalah sebesar Rp3,93 triliun. Jumlah ekuitas diperkirakan
                    mengalami kenaikan pada tahun berikutnya, hingga diperkirakan menjadi sebesar
                    Rp6,91 triliun pada akhir tahun 2030.

                    Proyeksi laba rugi MBSS selama tahun 2025 sampai dengan tahun 2030 adalah
                    sebagai berikut:

                                    Tabel 19 Proyeksi Laba Rugi dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta)
                       Keterangan              2025          2026            2027           2028           2029           2030

            PENDAPATAN USAHA
                Pendapatan                    958.544      1.054.398    1.159.838 1.275.821           1.403.404       1.543.744
            TOTAL                             958.544      1.054.398    1.159.838 1.275.821           1.403.404       1.543.744
                Growth Per Year                              10,00%           10,00%        10,00%          10,00%        10,00%
            BEBAN LANGSUNG                   (589.656)     (638.794)        (692.355)     (750.755)    (814.454)      (883.953)
                To Sales                       61,52%        60,58%           59,69%        58,84%          58,03%        57,26%
            LABA (RUGI) BRUTO                 368.887       415.604          467.483       525.066         588.950     659.791


                                                                                                                                 45
Page 66
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                        Keterangan                    2025           2026           2027           2028       2029           2030

                 Gross Profit Margin                  38,48%          39,42%         40,31%        41,16%         41,97%      42,74%
            BEBAN USAHA
                 General and administrative
                 expenses                            (80.342)        (84.359)       (88.577)   (93.006)       (97.657)     (102.539)
            TOTAL                                    (80.342)        (84.359)       (88.577)   (93.006)       (97.657)     (102.539)


            LABA (RUGI) USAHA                        288.545         331.244        378.906    432.060        491.293        557.251
                 Operating Profit Margin              30,10%          31,42%         32,67%        33,87%         35,01%      36,10%
            PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-
            LAIN
                 Pendapatan Lain-lain                165.845         148.442        161.479    178.792        220.814        218.062
                 Beban Lain-Lain                     (70.537)        (35.905)       (28.372)   (23.826)       (23.581)       (25.265)
            TOTAL                                     95.308         112.537        133.107    154.967        197.233        192.797


            LABA SEBELUM PAJAK
            PENGHASILAN                              383.853         443.781        512.013    587.027        688.526        750.048


            PAJAK PENGHASILAN                                -              -              -              -            -            -

            LABA TAHUN BERJALAN                      383.853         443.781        512.013    587.027        688.526        750.048


                    Selama tahun 2025, MBSS diperkirakan mencatatkan pendapatan sebesar Rp958,54
                    miliar, dan diperkirakan terus meningkat hingga sebesar Rp1,54 triliun di tahun
                    2030.      Dengan         perkiraan          pendapatan          tersebut,       MBSS         memproyeksikan
                    perkembangan laba tahun berjalan sebesar Rp383,85 miliar pada tahun 2025
                    menjadi sebesar Rp750,05 miliar pada tahun 2030.

                    Proyeksi Arus Kas

                    Proyeksi arus kas MBSS selama tahun 2025 sampai dengan tahun 2030 adalah
                    sebagai berikut:


                                Tabel 20 Proyeksi Arus Kas dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta)
                         Keterangan                      2025            2026           2027          2028            2029          2030
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
              Penerimaan kas dari:
                Pelanggan                                859.611       1.047.156      1.152.378     1.268.138       1.395.490    1.535.593
                Lain-lain                                    4.681              -              -              -              -             -
              Pembayaran kas kepada:
                Pemasok                                (533.404)        (460.580)     (606.301)      (667.337)      (731.228)    (799.102)
                Direksi dan karyawan                    (96.727)        (101.564)     (106.642)      (111.974)      (117.573)    (123.451)
              Kas dihasilkan dari operasi                234.160         485.012        439.435       488.827        546.689        613.039
              Pembayaran pajak penghasilan              (11.503)         (12.653)       (13.918)      (15.310)       (16.841)       (18.525)

            Arus kas bersih (untuk) dari aktivitas
              operasi                                    222.658         472.359        425.517       473.517        529.848        594.514




                                                                                                                                    46
Page 67
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                           Keterangan                  2025         2026         2027         2028         2029         2030


            ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
              Penerimaan dari penjualan aset
            tetap                                      99.590              -            -            -            -            -
              Penerimaan uang muka penjualan
            aset                                              -            -            -            -            -            -
              Penerimaan bunga                        123.400      148.442      161.479      178.792      220.814      218.062
              Perolehan aset tetap                    (43.020)    (555.928)    (142.112)    (105.857)     (74.919)     (68.812)
              Kenaikan uang muka pembelian
            aset                                      (38.540)             -            -            -            -            -
              Pemberian pinjaman kepada pihak
                berelasi                             (450.000)             -            -            -            -            -
              Pembayaran kembali pinjaman
                dari pihak berelasi                           -            -            -            -    525.000      450.000
            Arus kas bersih (untuk) dari aktivitas
              Investasi                              (308.569)    (407.486)      19.367       72.935      670.895      599.250


            ARUS KAS DARI AKTIVITAS
            PENDANAAN
              Pembayaran utang bank                  (106.708)    (106.708)     (80.042)     (50.031)             -            -
              Pembayaran beban keuangan               (24.514)     (15.554)      (7.240)      (1.707)         (64)          (64)
              Pembayaran pokok liabilitas sewa         (3.463)      (3.795)      (4.185)             -            -            -
              Penerimaan utang bank                           -            -            -            -            -            -

            Arus kas bersih (untuk) dari aktivitas
              Pendanaan                              (134.686)    (126.058)     (91.466)     (51.738)         (64)          (64)


            KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH
              KAS DAN SETARA KAS                     (220.597)     (61.184)     353.418      494.714     1.200.679    1.193.701
            Kas dan setara kas pada awal tahun       2.177.681    1.957.085    1.895.900    2.249.318    2.744.033    3.944.711


            KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR
            TAHUN                                    1.957.085    1.895.900    2.249.318    2.744.033    3.944.711    5.138.412


                    Selama periode proyeksi tahun 2025 sampai dengan tahun 2030, kas dan setara kas
                    diperkirakan mengalami tren yang terus naik. Pada akhir periode proyeksi tahun
                    2030, kas dan setara kas diperkirakan mencapai Rp5,14 triliun.

           4.1.4    Analisis Rasio Keuangan

                    Berdasarkan proyeksi keuangan yang disampaikan oleh pihak manajemen MBSS,
                    diperoleh hasil analisis rasio atas proyeksi tersebut sebagai berikut:




                                                                                                                       47
Page 68
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                                    Tabel 21 Proyeksi Rasio Keuangan
                         Keterangan                      2025        2026        2027        2028        2029        2030        Rerata

          I.    RASIO LIKUIDITAS
                Dengan
                Current Ratio                          1198,35%     1370,36%    2028,57%    4011,06%    5573,24%    7110,99%    3548,76%
                Quick (Acid Test) Ratio                1171,88%     1339,05%    1988,42%    3944,14%    5506,00%    7043,44%    3498,82%
                Working Capital to Total Assets
                Ratio                                    48,13%       44,05%      48,13%      53,38%      66,79%      76,77%      56,21%
                Tanpa
                Current Ratio                          1441,79%     1641,51%    2353,97%    4515,78%    6041,78%    6935,19%    3821,67%
                Quick (Acid Test) Ratio                1415,32%     1610,21%    2313,82%    4448,85%    5974,55%    6867,64%    3771,73%
                Working Capital to Total Assets
                Ratio                                    58,73%       53,65%      56,71%      60,99%      73,59%      76,31%      63,33%
                Dengan-Tanpa
                Current Ratio                          -243,44%     -271,15%    -325,40%    -504,72%    -468,54%     175,80%    -272,91%
                Quick (Acid Test) Ratio                -243,44%     -271,15%    -325,40%    -504,72%    -468,54%     175,80%    -272,91%
                Working Capital to Total Assets
                Ratio                                   -10,60%       -9,61%      -8,59%      -7,61%      -6,80%       0,46%      -7,13%


         II.    RASIO LEVERAGE
                Dengan
                Total Debt to Equity Ratio                8,54%        5,17%       2,96%       1,77%       1,58%       1,44%       3,58%
                Total Debt to Total Assets Ratio          7,86%        4,92%       2,87%       1,73%       1,56%       1,42%       3,39%
                Time Interest Earned Ratio                11,09        19,98       48,72      234,89    7.704,08    8.738,38    2.792,86
                Tanpa
                Total Debt to Equity Ratio                8,53%        5,19%       2,98%       1,79%       1,61%       1,47%       3,59%
                Total Debt to Total Assets Ratio          7,86%        4,94%       2,90%       1,76%       1,58%       1,45%       3,41%
                Time Interest Earned Ratio (kali)         11,09        19,98       48,72      234,89    7.704,08    8.738,38    2.792,86
                Dengan-Tanpa
                Total Debt to Equity Ratio                0,01%       -0,02%      -0,03%      -0,02%      -0,02%      -0,03%      -0,02%
                Total Debt to Total Assets Ratio          0,01%       -0,02%      -0,02%      -0,02%      -0,02%      -0,03%      -0,02%
                Time Interest Earned Ratio (kali)          0,00         0,00        0,00        0,00        0,00        0,00              -


         III.   RASIO AKTIVITAS
                Dengan
                Total Assets Turnover (kali)               0,22         0,23        0,23        0,23        0,22        0,22        0,23
                Receivables Turnover (kali)                4,12         4,40        4,70        5,01        5,36        5,72        4,88
                Collection Period (Hari)                    89            83          78          73          68          64          76
                Inventory Turnover (Total) (kali)         23,80        25,66       27,67       29,86       32,23       34,80       29,00
                Average Day'a Inventory (Hari)              15            14          13          12          11          10          13
                Working Capital Turnover (kali)            0,47         0,52        0,48        0,43        0,34        0,29        0,42
                Tanpa
                Total Assets Turnover (kali)               0,22         0,23        0,23        0,23        0,23        0,22        0,23
                Receivables Turnover (kali)                4,12         4,40        4,70        5,01        5,36        5,72        4,88
                Collection Period (Hari)                    89            83          78          73          68          64          76
                Inventory Turnover (Total) (kali)         23,80        25,66       27,67       29,86       32,23       34,80       29,00
                Average Day'a Inventory (Hari)              15            14          13          12          11          10          13
                Working Capital Turnover (kali)            0,38         0,43        0,41        0,38        0,31        0,29        0,37
                Dengan-Tanpa
                Total Assets Turnover (kali)               0,00        (0,00)      (0,00)      (0,00)      (0,00)      (0,00)      (0,00)
                Receivables Turnover (kali)                     -           -           -           -           -           -             -
                Collection Period (Hari)                        -           -           -           -           -           -             -
                Inventory Turnover (Total) (kali)               -           -           -           -           -           -             -



                                                                                                                         48
Page 69
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                        Keterangan               2025       2026       2027       2028       2029       2030       Rerata

               Average Day'a Inventory (Hari)           -          -          -          -          -          -            -
               Working Capital Turnover (kali)     0,08       0,09       0,07       0,05       0,03      (0,01)       0,05


         IV.   RASIO KEUANGAN
               Dengan
               Gross Profit Margin               38,48%     39,42%     40,31%     41,16%     41,97%     42,74%     40,68%
               Operating Profit Margin           30,10%     31,42%     32,67%     33,87%     35,01%     36,10%     33,19%
               Net Profit Margin                 40,05%     42,09%     44,15%     46,01%     49,06%     48,59%     44,99%
               Return On Investment, ROI          9,00%      9,65%     10,18%     10,54%     11,00%     10,70%     10,18%
               Return On Equity, ROE              9,77%     10,15%     10,48%     10,72%     11,17%     10,85%     10,52%
               Tanpa
               Gross Profit Margin               38,48%     39,42%     40,31%     41,16%     41,97%     42,74%     40,68%
               Operating Profit Margin           30,10%     31,42%     32,67%     33,87%     35,01%     36,10%     33,19%
               Net Profit Margin                 40,56%     39,97%     42,08%     44,07%     47,23%     45,81%     43,29%
               Return On Investment, ROI          9,11%      9,20%      9,78%     10,21%     10,75%     10,28%       9,89%
               Return On Equity, ROE              9,88%      9,67%     10,07%     10,40%     10,92%     10,43%     10,23%
               Dengan-Tanpa
               Gross Profit Margin                0,00%      0,00%      0,00%      0,00%      0,00%      0,00%       0,00%
               Operating Profit Margin            0,00%      0,00%      0,00%      0,00%      0,00%      0,00%       0,00%
               Net Profit Margin                 -0,51%      2,12%      2,06%      1,94%      1,83%      2,78%       1,70%
               Return On Investment, ROI         -0,10%      0,45%      0,39%      0,32%      0,25%      0,41%       0,29%
               Return On Equity, ROE             -0,11%      0,47%      0,40%      0,33%      0,25%      0,42%       0,29%


                    Rasio Likuiditas


                    Rasio ini untuk mengetahui seberapa jauh perusahaan dapat melunasi liabilitas
                    jangka pendeknya, semakin besar rasio yang diperoleh semakin lancar pembayaran
                    liabilitas jangka pendeknya.


                    Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
                    proyeksi, current ratio menunjukkan rata-rata sebesar 3548,76% dan quick ratio
                    menunjukkan rata-rata sebesar 3498,82%.


                    Berdasarkan proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode
                    proyeksi, current ratio menunjukkan rata-rata sebesar 3821,67% dan quick ratio
                    menunjukkan rata-rata sebesar 3771,73%.


                    Dengan demikian, diperoleh rata-rata current ratio dan quick ratio lebih dari
                    100,00%. Hal ini menunjukan bahwa perusahaan berada dalam kondisi yang likuid,
                    dimana perusahaan mampu melunasi liabilitas lancar dengan menggunakan aset
                    lancar yang dimilikinya. Adapun rasio likuiditas tanpa dilakukannya transaksi lebih
                    besar karena Rencana Transaksi menggunakan kas MGSS.




                                                                                                           49
Page 70
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   Rasio Leverage


                   Rasio ini bertujuan untuk mengukur seberapa besar kegiatan operasi dibiayai oleh
                   modal pinjaman, semakin kecil rasio ini semakin bagus atau lancar.


                   Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
                   proyeksi total debt to equity ratio (DER) menunjukkan tren menurun dengan rata-
                   rata sebesar 3,58%, hal ini berarti setiap Rp1,- modal sendiri digunakan untuk
                   menjamin Rp0,04 hutang. Total debt to assets ratio (DAR) menunjukkan tren
                   menurun dengan rata-rata sebesar 3,39%, hal ini berarti setiap Rp1,- aset
                   digunakan untuk menjaminkan Rp0,03 hutang.


                   Berdasarkan proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode
                   proyeksi Total Debt to Equity Ratio (DER) menunjukkan tren menurun dengan rata-
                   rata sebesar 3,59%, hal ini berarti setiap Rp1,- modal sendiri digunakan untuk
                   menjamin Rp0,04 hutang. Total Debt to Total Assets Ratio (DAR) menunjukkan tren
                   menurun dengan rata-rata sebesar 3,41%, hal ini berarti setiap Rp1,- aset
                   digunakan untuk menjaminkan Rp0,03 hutang.


                   Tren yang menurun mengindikasikan risiko yang dihadapi perusahaan berkurang
                   karena penggunaan utang yang berkurang.


                   Rasio Aktivitas


                   Rasio ini bertujuan untuk mengukur sampai seberapa jauh aktivitas perusahaan
                   dalam menggunakan dana-dananya secara efektif dan efisien.


                   Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
                   proyeksi rata-rata perputaran aset adalah sebanyak 0,23 kali per tahunnya.
                   Sementara itu, rata-rata perputaran piutang adalah sebanyak 4,88 kali per tahun
                   atau setiap 76 hari.


                   Berdasarkan proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode
                   proyeksi rata-rata perputaran aset juga sebanyak 0,23 kali per tahunnya, dan rata-
                   rata perputaran piutang juga sebanyak 4,88 kali per tahun atau setiap 76 hari.


                   Perputaran aset mengukur aktivitas aset dan kemampuan perusahaan menghasilkan
                   penjualan melalui asetnya. Sementara itu, perputaran piutang untuk mengukur
                   berapa kali piutang dapat diubah oleh perusahaan menjadi kas.




                                                                                                    50
Page 71
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   Rasio Keuangan


                   Rasio ini bertujuan untuk melihat kemampuan yang dimiliki perusahaan dalam
                   menghasilkan sebuah laba.


                   Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
                   proyeksi, rata-rata Gross Profit Margin adalah sebesar 40,68%. Sementara itu rata-
                   rata Net Profit Margin adalah sebesar 44,99%.


                   Berdasarkan proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode
                   proyeksi, rata-rata Gross Profit Margin adalah sebesar 40,68%. Sementara itu rata-
                   rata Net Profit Margin adalah sebesar 43,29%.


                   Net profit margin merupakan rasio yang membandingkan antara laba bersih yang
                   dihasilkan perusahaan dari pendapatan bersih.

           4.1.5   Analisis Keuangan Sebelum Transaksi dan Setelah Transaksi Dilakukan


                   Laporan Posisi Keuangan Proforma

                   Berikut ini adalah posisi keuangan sebelum transaksi dan proforma posisi keuangan
                   setelah transaksi dilakukan:

                       Tabel 22 Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Proforma per 30 Juni 2025
                                                            (Rp.000)
                                                      Sebelum Rencana                      Proforma setelah
                                   Uraian                                Penyesuaian
                                                         Transaksi                         Rencana Transaksi

                    ASET
                    ASET LANCAR
                    Kas dan bank                         2.249.654.379    (110.000.000)       2.139.654.379
                    Kas dan deposito berjangka yang
                    dibatasi penggunaannya                           -                 -                      -
                    Piutang usaha - bersih
                      Pihak berelasi                         2.776.788                 -           2.776.788
                      Pihak ketiga                        223.276.082                  -        223.276.082
                    Aset kontrak                             8.325.407                 -           8.325.407
                    Piutang lain-lain
                      Pihak berelasi                       24.085.830                  -         24.085.830
                    Persediaan                             24.649.266                  -         24.649.266
                    Uang muka jangka pendek dan
                    biaya dibayar di muka                  11.020.913                  -         11.020.913
                    Pajak dibayar di muka                    1.121.473                 -           1.121.473
                    Aset tidak lancar yang dimiliki
                    untuk dijual                                     -                 -                      -
                    Aset lancar lainnya                              -                 -                      -
                    Jumlah Aset Lancar                   2.544.910.139    (110.000.000)       2.434.910.139




                                                                                                           51
Page 72
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                                          Sebelum Rencana                           Proforma setelah
                                  Uraian                                          Penyesuaian
                                                             Transaksi                              Rencana Transaksi


                    ASET TIDAK LANCAR
                    Uang muka pembelian aset tetap             92.577.631                       -          92.577.631
                    Pinjaman kepada pihak berelasi            525.000.000           110.000.000          635.000.000
                    Kas dan deposito berjangka yang
                    dibatasi penggunaannya                                -                     -                      -
                    Investasi pada entitas asosiasi                       -                     -                      -
                    Aset pajak tangguhan                                  -                     -                      -
                    Aset tetap - bersih                       958.250.523                       -        958.250.523
                    Aset hak-guna - bersih                       9.087.694                      -           9.087.694
                    Aset tidak lancar lainnya                  10.824.667                       -          10.824.667
                    Jumlah Aset Tidak Lancar                 1.595.740.515          110.000.000         1.705.740.515
                    JUMLAH ASET                              4.140.650.653                      -       4.140.650.653


                                                           Sebelum Rencana                          Proforma setelah
                                   Uraian                                         Penyesuaian
                                                              Transaksi                             Rencana Transaksi
                    LIABILITAS DAN EKUITAS
                    LIABILITAS JANGKA PENDEK
                    Utang bank jangka pendek                                  -                 -                      -
                    Utang usaha
                      Pihak berelasi                                          -                 -                      -
                      Pihak ketiga                               41.941.821                     -          41.941.821
                    Utang lain-lain
                      Pihak berelasi                                 70.530                     -              70.530
                      Pihak ketiga                                  251.648                     -             251.648
                    Utang pajak                                   2.285.294                     -           2.285.294
                    Beban yang masih harus dibayar               30.294.423                     -          30.294.423
                    Pendapatan diterima di muka                   1.466.945                     -           1.466.945
                    Liabilitas jangka panjang JTDST
                      Utang bank                                107.256.705                     -         107.256.705
                      Utang pembiayaan konsumen                               -                 -                      -
                      Liabilitas sewa                             3.625.168                     -           3.625.168
                    Jumlah Liabilitas Jangka Pendek             187.192.534                     -         187.192.534

                    LIABILITAS JANGKA PANJANG
                    Provisi rehabilitasi tambang,
                    penutupan tambang dan
                    pembongkaran
                      Liabilitas jangka panjang-stlh
                      dikurangi bag. JTDST
                      Utang bank                                181.042.879                     -         181.042.879
                      Utang pembiayaan konsumen                               -                 -                      -
                      Liabilitas sewa                             6.115.581                     -           6.115.581
                    Liabilitas imbalan kerja                     15.419.543                     -          15.419.543
                    Liabilitas jangka panjang lain-lain              49.894                     -              49.894
                    Jumlah Liabilitas Jangka Panjang            202.627.897                     -         202.627.897
                    Jumlah Liabilitas                           389.820.431                     -         389.820.431




                                                                                                                       52
Page 73
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                                          Sebelum Rencana                          Proforma setelah
                                    Uraian                                       Penyesuaian
                                                             Transaksi                             Rencana Transaksi
                    EKUITAS
                    Modal Disetor                             175.002.664                      -         175.002.664
                    Tambahan modal disetor                    361.669.862                      -         361.669.862
                    Komponen ekuitas lainnya                      835.679                      -             835.679
                    Selisih kurs penjabaran laporan
                    keuangan                                 1.357.366.805                     -       1.357.366.805
                    Selisih nilai transaksi mata uang
                    asing                                                    -                 -                      -
                    Saldo laba
                      Ditentukan penggunaannya                   2.637.336                     -           2.637.336
                      Belum ditentukan
                      penggunaannya                          1.834.662.628                     -       1.834.662.628

                    Ekuitas yang dapat diatribusikan
                    kepada pemilik entitas induk             3.732.174.973                     -       3.732.174.973

                    Kepentingan non-pengendali                  18.655.249                     -          18.655.249

                    Jumlah Ekuitas                           3.750.830.222                     -       3.750.830.222

                    JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS            4.140.650.653                     -       4.140.650.653


                   Berikut ini adalah laba rugi sebelum transaksi dan proforma laba rugi setelah
                   transaksi dilakukan:


                     Tabel 23 Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
                                                  Proforma per 30 Juni 2025 (Rp.000)
                                                         Sebelum Rencana                           Proforma setelah
                                    Uraian                                       Penyesuaian
                                                            Transaksi                              Rencana Transaksi
                    PENDAPATAN                               479.271.759                       -         479.271.759
                    BEBAN POKOK PENDAPATAN                  (294.828.217)                      -       (294.828.217)
                    LABA BRUTO                               184.443.542                       -         184.443.542
                    Beban umum dan administrasi              (40.171.139)                      -         (40.171.139)
                    Keuntungan penjualan aset tetap           47.723.705                       -          47.723.705
                    Beban keuangan                           (13.753.658)                      -         (13.753.658)
                    Penghasilan keuangan                      64.159.933                       -          64.159.933
                    Beban pajak final                         (5.757.849)                      -          (5.757.849)
                    Keuntungan selisih kurs                  (35.633.913)                      -         (35.633.913)
                    Pendapatan (beban) lain-lain -
                      bersih                                   2.606.392                       -           2.606.392
                    LABA SEBELUM PAJAK
                      PENGHASILAN                            203.617.013                       -         203.617.013

                    BEBAN PAJAK PENGHASILAN                              -                     -                      -

                    LABA BERSIH TAHUN BERJALAN               203.617.013                       -         203.617.013

                    PENGHASILAN KOMPREHENSIF
                      LAINNYA
                            Pengukuran kembali atas
                              kewajiban program
                              imbalan pasti                              -                     -                      -
                            Pajak penghasilan terkait                    -                     -                      -



                                                                                                                      53
Page 74
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                                        Sebelum Rencana                             Proforma setelah
                                  Uraian                                       Penyesuaian
                                                           Transaksi                               Rencana Transaksi
                         Selisih kurs atas penjabaran
                           akun-akun kegiatan
                           usaha luar negeri                           -                     -                         -

                    Jumlah laba komprehensif -
                      setelah pajak
                    KOMPREHENSIF LAINNYA TAHUN
                      BERJALAN                              203.617.013                      -           203.617.013


                   Penyesuaian manajemen

                   Penyesuaian berasal dari pengurangan sebesar Rp110.000.000.000,- pada akun
                   kas dan bank atas adanya Pinjaman kepada pihak berelasi dengan rincian sebagai
                   berikut:

                  Kas dan Bank
                  Pinjaman dari MGSS kepada GAA                                              Rp110.000.000.000
                  Penyesuaian                                                                Rp110.000.000.000


                   Penambahan sebesar Rp110.000.000.000,- terjadi pada akun Pinjaman kepada
                   pihak berelasi dengan rincian sebagai berikut:

                  Pinjaman Kepada Pihak Berelasi
                  Pinjaman dari MGSS kepada GAA                                              Rp110.000.000.000
                  Penyesuaian                                                                Rp110.000.000.000


                   Dari hasil analisis atas proforma keuangan sebelum dan sesudah rencana transaksi
                   dapat disimpulkan bahwa Rencana Transaksi mempengaruhi current ratio, quick
                   ratio dan Working Capital to Total Assets Ratio pada rasio likuiditas. Hal ini
                   dikarenakan dengan adanya transaksi terdapat pinjaman kepada pihak berelasi yang
                   sumbernya berasal dari akun kas dan setara kas Entitas Anak.


                                           Tabel 24 Analisis Rasio Keuangan Proforma
                                                                   Sebelum Rencana               Proforma setelah
                                       Uraian
                                                                          Transaksi           Rencana Transaksi
                    LIQUIDITY (%)
                    Current Ratio                                             1359,51%                     1300,75%
                    Quick Ratio                                               1322,55%                     1263,78%
                    Working Capital To Total Assets Ratio                        56,94%                       54,28%




                                                                                                                       54
Page 75
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           4.1.6   Analisis Kemampuan Penerima Pinjaman untuk Melunasi Transaksi

                   Berikut adalah proyeksi arus kas MBSS dengan adanya Transaksi:

                             Tabel 25 Arus Kas Dari Aktivitas Dengan Adanya Transaksi (Rp.000)

                             Keterangan                2025                 2026           2027              2028              2029             2030

                    ARUS KAS DARI AKTIVITAS
                    INVESTASI
                    Pemberian pinjaman
                       kepada pihak berelasi      (450.000.000)                       -              -              -                 -                -
                    Pembayaran kembali
                       pinjaman dari pihak
                       berelasi                                      -                -              -              -                 -   450.000.000


                   Berdasarkan analisis terhadap proyeksi arus kas dengan adanya transaksi, terdapat
                   proyeksi kas yang diperoleh dari pelunasan pinjaman pada tahun 2030 sebesar
                   Rp340,00 miliar yang berasal dari pembayaran pinjaman AGI kepada MBSS dan
                   Rp110,00 miliar yang berasal dari pembayaran pinjaman GAA kepada MGSS.
                   Sedangkan rincian pelunasan pinjaman GAA sebagai berikut.


                   Tabel 26 Analisis Kemampuan Penerima Pinjaman untuk Melunasi Utang (Rp.000)
                                                                                                                 Total
                      Year        Bunga        Principal         Draw down                Interest           Principal +        Outstanding
                                                                                                               Interest
                     2024           8,50%                  -     110.000.000                             -                 -    110.000.000
                     2025           8,50%                  -                      -       9.350.000            9.350.000        110.000.000
                     2026           8,50%                  -                      -       9.350.000            9.350.000        110.000.000
                     2027           8,50%                  -                      -       9.350.000            9.350.000        110.000.000
                     2028           8,50%                  -                      -       9.350.000            9.350.000        110.000.000
                     2029           8,50%   110.000.000                           -       9.350.000          119.350.000                    -




           4.1.7   Analisis Cash Management dan Financial Covenant dari Transaksi


                   Berdasarkan analisis Cash Management, sumber dana transaksi pemberian
                   pinjaman MGSS kepada GAA sebesar Rp110.000.000.000,-, berasal dari kas setara
                   kas MGSS.


                   Perlu kami jelaskan bahwa tidak ada financial covenant sehubungan dengan
                   transaksi ini.


           4.2     Analisis Yield dari Transaksi yang Sejenis dan Sebanding


                   Sesuai Perjanjian Utang Piutang maka suku bunga Rencana Transaksi yang
                   disepakati      sebesar     8,50%           per       tahun.       Kami     melakukan            analisis          dengan


                                                                                                                                          55
Page 76
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   membandingkan tingkat suku bunga Rencana Transaksi dengan tingkat suku bunga
                   pasar berdasarkan Surat Utang Negara dan Suku Bunga Simpanan Berjangka.


                   Merujuk pada Ringkasan Hasil Penerbitan Surat Berharga Negara Tahun 2025,
                   besarnya tingkat bunga surat utang negara pada Juni 2025 adalah sebesar 6,92%
                   dengan rincian sebagai berikut:


                                           Tabel 27 Tingkat Bunga Surat Utang Negara

                                    Bond                          Maturity               Yield
                                FR0104                           15-Jul-30                       6,2539%
                                FR0103                           15-Jul-35                       6,5946%
                                FR0106                          15-Aug-40                        6,9466%
                                FR0107                          15-Aug-45                        7,0098%
                                FR0102                           15-Jul-54                       7,0100%
                                FR0105                           15-Jul-64                       7,0589%
                                                 Average                                         6,9240%
                   Sumber: Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian
                              Keuangan, 1 Juli 2025


                   Merujuk pada Statistik Keuangan Ekonomi Indonesia per Juni 2025 yang dirilis oleh
                   Bank Indonesia, besarnya Suku Bunga Simpanan Berjangka Rupiah Menurut
                   Kelompok Bank untuk jangka waktu 12 bulan sebesar 5,04% dengan rincian sebagai
                   berikut:


                   Tabel 28 Suku Bunga Simpanan Berjangka Rupiah Menurut Kelompok Bank Jangka
                                                           Waktu 12 Bulan
                                             Kelompok Bank                        Bunga (per tahun)
                    Bank Persero                                                                 3,44%
                    Bank Pemerintah Daerah                                                       6,09%
                    Bank Swasta Nasional                                                         5,24%
                    Bank Asing dan Bank Campuran                                                 5,38%
                    Bank Umum                                                                    5,07%
                                                Average                                          5,04%
                   Sumber: Statistik Keuangan Ekonomi Indonesia, Bank Indonesia


                   Dari analisis perbandingan antara tingkat suku bunga Rencana Transaksi dengan
                   tingkat suku bunga pasar dapat disimpulkan bahwa tingkat suku bunga dalam
                   Rencana Transaksi lebih tinggi dibandingkan tingkat suku bunga pasar. Dalam hal
                   ini MGSS akan mendapatkan pendapatan bunga yang lebih besar jika dibandingkan
                   dengan MGSS melakukan investasi dengan mengandalkan bunga simpanan atau
                   dengan MGSS melakukan investasi pada Surat Utang Negara.




                                                                                                         56
Page 77
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           4.3       Analisis Inkremental

           4.3.1    Kontribusi Nilai Tambah dan Dampak Terhadap Proyeksi Keuangan


                    Asumsi-asumsi pembentuk peningkatan masing-masing akun selama periode
                    proyeksi telah dirincikan sebagai berikut telah dijelaskan pada sub bab 4.1.1.
                    Analisis       inkremental       dilakukan    dengan     membandingkan           proyeksi       tanpa
                    dilakukannya transaksi dan proyeksi dengan dilakukannya transaksi.


                    Inkremental Posisi Keuangan


                    Inkremental posisi keuangan adalah sebagai berikut:


                                                  Tabel 29 Inkremental Posisi Keuangan (Rp.Juta)
                           Keterangan                 2025        2026        2027        2028          2029          2030

            ASET
            Aset Lancar
                 Kas dan setara kas                  (454.919)   (432.475)   (408.524)   (383.703)     (357.983)     134.992
                 Piutang usaha                               -           -           -           -              -            -
                 Aset kontrak                                -           -           -           -              -            -
                 Piutang lain-lain                           -           -           -           -              -            -
                 Persediaan - bersih                         -           -           -           -              -            -
                 Pajak dibayar di muka                       -           -           -           -              -            -
                 Uang muka                                   -           -           -           -              -            -
                 Biaya dibayar di muka                       -           -           -           -              -            -
            Total Aset Lancar                        (454.919)   (432.475)   (408.524)   (383.703)     (357.983)     134.992

            Aset Tidak Lancar
                 Pinjaman kepada pihak
                   berelasi                           450.000     450.000     450.000     450.000       450.000              -
                 Uang muka pembelian aset
                   tetap                                     -           -           -           -              -            -
                 Aset tetap - setelah dikurangi
                   akumulasi penyusutan dan
                   penurunan nilai                           -           -           -           -              -            -
                 Aset hak guna                               -           -           -           -              -            -
                 Refundaable deposit                         -           -           -           -              -            -
                 Aset tidak lancar lainnya                   -           -           -           -              -            -
            Total Aset Tidak Lancar                   450.000     450.000     450.000     450.000       450.000              -


            TOTAL ASET                                 (4.919)     17.525      41.476      66.297        92.017      134.992


            LIABILITAS DAN EKUITAS
            Liabilitas Jangka Pendek
                 Utang bank jangka pendek                    -           -           -           -              -            -
                 Utang usaha                                 -           -           -           -              -            -
                 Utang lain-lain                             -           -           -           -              -            -
                 Biaya yang masih harus
                   dibayar                                   -           -           -           -              -            -
                 Utang pajak                                 -           -           -           -              -            -


                                                                                                                      57
Page 78
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                         Keterangan               2025       2026        2027       2028       2029        2030

                Liabilitas jangka panjang yang
                 jatuh tempo dalam satu
                 tahun:
                        Liabilitas sewa                  -           -          -          -          -           -
                        Utang bank                       -           -          -          -          -           -
                Uang muka dari pihak ketiga
                        Penjualan asset                  -           -          -          -          -           -
                        Pelanggan                        -           -          -          -          -           -
            Total Liabilitas Jangka Pendek               -           -          -          -          -           -
            Liabilitas Jangka Panjang
               Liabilitas jangka panjang -
                 setelah dikurangi bagian
                 yang jatuh tempo dalam satu
                 tahun:
                   Liabilitas sewa                       -           -          -          -          -           -
                   Utang bank                            -           -          -          -          -           -
                Liabilitas imbalan kerja                 -           -          -          -          -           -
                Liabilitas jangka panjang lain-
                 lain                                    -           -          -          -          -           -
            Total Liabilitas Jangka Panjang              -           -          -          -          -           -

            EKUITAS
                Modal saham - nilai nominal
                 Rp 100 per saham                        -           -          -          -          -           -
                Tambahan modal disetor                   -           -          -          -          -           -
                Komponen equitas lainnya                 -           -          -          -          -           -
                Selisih kurs penjabaran
                 laporan keuangan                        -           -          -          -          -           -
                Saldo laba
                      Ditentukan
                 penggunaannya                           -           -          -          -          -           -
                      Tidak ditentukan
                        penggunaannya             (4.919)    17.469      41.365     66.131     91.799     134.722

               Jumlah ekuitas yang dapat
                  diatribusikan kepada
                  pemilik Entitas Induk           (4.919)    17.469      41.365     66.131     91.799     134.722

                Kepentingan nonpengendali                -          55      111        166        219        270

            TOTAL EKUITAS                         (4.919)    17.525      41.476     66.297     92.017     134.992


            TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS          (4.919)    17.525      41.476     66.297     92.017     134.992


                   Dari tabel di atas diperkirakan nilai tambah atas aset sebesar Rp17,53 miliar pada
                   tahun 2026 dan terus meningkat hingga mencapai Rp134,99 miliar pada tahun
                   2030.

                   Dari sisi ekuitas, diperkirakan nilai tambah atas ekuitas sebesar Rp17,53 miliar pada
                   tahun 2025 dan terus meningkat hingga mencapai Rp134,99 miliar pada tahun
                   2030.


                                                                                                           58
Page 79
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   Inkremental Laba Rugi


                   Inkremental laba rugi MBSS adalah sebagai berikut:


                                           Tabel 30 Inkremental Laba Rugi (Rp.Juta)
                             Keterangan                2025       2026       2027     2028       2029     2030

             PENDAPATAN USAHA
                Pendapatan                                    -          -        -          -        -          -
             TOTAL                                            -          -        -          -        -          -
                Growth Per Year
             BEBAN LANGSUNG                                   -          -        -          -        -          -
                To Sales
             LABA (RUGI) BRUTO                                -          -        -          -        -          -
                Gross Profit Margin
             BEBAN USAHA
                General and administrative expenses           -          -        -          -        -          -
             TOTAL                                            -          -        -          -        -          -


             LABA (RUGI) USAHA                                -          -        -          -        -          -
                Operating Profit Margin
             PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
                Pendapatan Lain-lain                   (4.919)    22.444     23.952   24.820     25.721   42.975
                Beban Lain-Lain                               -     (55)       (56)     (54)       (53)     (52)
             TOTAL                                     (4.919)    22.389     23.896   24.766     25.668   42.923


             LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN            (4.919)    22.389     23.896   24.766     25.668   42.923


             PAJAK PENGHASILAN                                -          -        -          -        -          -

             LABA TAHUN BERJALAN                       (4.919)    22.389     23.896   24.766     25.668   42.923


                   Dari tabel di atas diperkirakan nilai tambah atas laba tahun berjalan sebesar
                   Rp22,39 miliar pada tahun 2026, dan Rp42,92 miliar pada tahun 2030.


                   Inkremental Arus Kas


                   Inkremental Arus Kas MBSS adalah sebagai berikut:




                                                                                                             59
Page 80
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                                  Tabel 31 Inkremental Arus Kas (Rp.Juta)

                           Keterangan                      2025         2026         2027         2028         2029         2030

            ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
            Penerimaan kas dari:
            Pelanggan                                             -            -            -            -            -            -
            Lain-lain                                             -            -            -            -            -            -
            Pembayaran kas kepada
            Pemasok                                               -            -            -            -            -            -
            Direksi dan karyawan                                  -            -            -            -            -            -
            Pembayaran pajak penghasilan                          -            -            -            -            -            -
            Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas
                Operasi                                           -            -            -            -            -            -


            ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
            Penerimaan dari penjualan aset tetap                  -            -            -            -            -            -
            Penerimaan uang muka penjualan aset                   -            -            -            -            -            -
            Penerimaan bunga                               (4.919)      22.444       23.952       24.820       25.721       42.975
            Perolehan aset tetap                                  -            -            -            -            -            -
            Kenaikan uang muka pembelian aset                     -            -            -            -            -            -
            Pemberian pinjaman kepada pihak
                berelasi                                 (450.000)             -            -            -            -            -
            Pembayaran kembali pinjaman dari
                pihak berelasi                                    -            -            -            -            -    450.000
            Kas Bersih Diperoleh dari
            (Digunakan untuk) Aktivitas Investasi        (454.919)      22.444       23.952       24.820       25.721      492.975


            ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
            Pembayaran utang bank                                 -            -            -            -            -            -
            Pembayaran beban keuangan                             -            -            -            -            -            -
            Pembayaran pokok liabilitas sewa                      -            -            -            -            -            -
            Penerimaan utang bank                                 -            -            -            -            -            -
            Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas
                Pendanaan                                         -            -            -            -            -            -


            KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS           (454.919)      22.444       23.952       24.820       25.721      492.975
            KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL
                PERIODE                                           -   (454.919)    (432.475)    (408.524)    (383.703)    (357.983)
            KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR
                PERIODE                                  (454.919)    (432.475)    (408.524)    (383.703)    (357.983)     134.992


                   Dari tabel di atas terlihat bahwa dengan adanya rencana transaksi bahwa akumulasi
                   arus kas akhir pada proyeksi tahun 2030 sebesar Rp134 ,99 miliar.

           4.3.2   Biaya atau Pendapatan yang Relevan


                   Rencana Transaksi yang akan dilakukan menimbulkan pendapatan yang relevan
                   sehubungan dengan pelaksanaan Rencana Transaksi yaitu penerimaan bunga.




                                                                                                                          60
Page 81
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           4.3.3     Informasi Non Keuangan yang Relevan


                     Tidak terdapat Informasi non keuangan yang relevan pada rencana Transaksi
                     Pemberian Pinjaman MGSS kepada GAA.


           4.4       Analisis Sensitivitas


                     Analisis sensitivitas dilakukan terhadap adanya penurunan pendapatan, biaya
                     investasi naik, struktur biaya naik, dan kenaikan discount rate dengan masing-
                     masing perubahan kondisi sebesar 2,50%, 5,00%, 7,50%, hingga 10,00% yang
                     berpengaruh terhadap kelayakan MBSS dengan dilakukannya transaksi yang
                     digambarkan dengan grafik sensitivitas sebagai berikut:


                                              Tabel 32 Analisis Sensitivitas
                                                Kondisi                      Perubahan Kondisi
                         Keterangan
                                                Normal         2,50%        5,00%        7,50%       10,00%
            Pendapatan Turun
            Net Present Value (NPV) - Dalam
            Rp.000                              1.070.239      934.553      798.936      663.412      528.014
            Internal Rate of Return (IRR)          33,48%       30,10%       26,86%       23,74%       20,73%
            Return On Investment (ROI)             10,18%         9,23%        8,27%        7,32%        6,36%
            Profitability Index (PI)              1,57622      1,50371      1,43110      1,35839      1,28560
            Payback Period (PP)                  4 Th 4 Bln   4 Th 6 Bln   4 Th 7 Bln   4 Th 8 Bln   4 Th 9 Bln
            BEP    a. Dalam Rp.000                223.527      241.838      265.329      296.533      339.962
                   b. Dalam % Terhadap
                   Pendapatan                      18,48%       21,05%       24,35%       28,74%       34,87%


            Biaya Investasi Naik
            Net Present Value (NPV) - Dalam
            Rp.000                              1.070.239     1.028.066     985.894      943.722      901.550
            Internal Rate of Return (IRR)          33,48%       32,06%       30,71%       29,42%       28,18%
            Return On Investment (ROI)             10,18%       10,18%       10,18%       10,18%       10,18%
            Profitability Index (PI)              1,57622      1,54123      1,50775      1,47570      1,44499
            Payback Period (PP)                  4 Th 4 Bln   4 Th 5 Bln   4 Th 6 Bln   4 Th 6 Bln   4 Th 7 Bln
            BEP    a. Dalam Rp.000                223.527      223.527      223.527      223.527      223.527
                   b. Dalam % Terhadap
                   Pendapatan                      18,48%       18,48%       18,48%       18,48%       18,48%



            Struktur Biaya Naik
            Net Present Value (NPV) - Dalam
            Rp.000                              1.070.239      968.083      865.472      762.421      658.951
            Internal Rate of Return (IRR)          33,48%       30,90%       28,39%       25,95%       23,58%
            Return On Investment (ROI)             10,18%         9,75%        9,33%        8,91%        8,48%
            Profitability Index (PI)              1,57622      1,52133      1,46618      1,41079      1,35516
            Payback Period (PP)                  4 Th 4 Bln   4 Th 6 Bln   4 Th 7 Bln   4 Th 8 Bln   4 Th 8 Bln
            BEP    a. Dalam Rp.000                223.527      243.724      265.813      290.027      316.641
                   b. Dalam % Terhadap
                   Pendapatan                      18,48%       20,15%       21,99%       24,00%       26,22%




                                                                                                           61
Page 82
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                                              Kondisi                          Perubahan Kondisi
                            Keterangan
                                                              Normal         2,50%            5,00%           7,50%        10,00%


            Discount Rate Naik
            Net Present Value (NPV) - Dalam
            Rp.000                                            1.070.239     1.050.550        1.031.138    1.011.998         993.125
            Internal Rate of Return (IRR)                        33,48%         33,48%         33,48%          33,48%        33,48%
            Return On Investment (ROI)                           10,18%         10,18%         10,18%          10,18%        10,18%
            Profitability Index (PI)                            1,57622      1,56747          1,55879         1,55018       1,54166
            Payback Period (PP)                                4 Th 4 Bln   4 Th 4 Bln       4 Th 4 Bln   4 Th 4 Bln      4 Th 4 Bln
            BEP   a. Dalam Rp.000                               223.527      223.527          223.527         223.527       223.527
                  b. Dalam % Terhadap
                  Pendapatan                                     18,48%         18,48%         18,48%          18,48%        18,48%


                                                             Gambar 9 Analisis Sensitivitas
                                        1.200.000
                                        1.000.000
                        NPV (Rp.Juta)




                                         800.000
                                         600.000
                                         400.000
                                         200.000
                                               0
                                                    NORMAL          2,50%            5,00%            7,50%             10,00%

                                                         PENDAPATAN TURUN            STRUKTUR BIAYA NAIK
                                                         BIAYA INVESTASI NAIK        DISCOUNT RATE NAIK



                     Berdasarkan analisis sensitivitas, pada kondisi normal NPV yang dihasilkan adalah
                     sebesar Rp1,07 triliun, jika terjadi perubahan terhadap pendapatan, dimana
                     pendapatan turun sampai dengan 10,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar
                     Rp528,01 miliar. Apabila terjadi perubahan terhadap biaya investasi naik, dimana
                     biaya investasi naik sampai dengan 10,00% maka NPV yang dihasilkan adalah
                     sebesar Rp901,55 miliar. Apabila terjadi perubahan terhadap struktur biaya, dimana
                     struktur biaya naik sampai dengan 10,00% maka NPV yang dihasilkan adalah
                     sebesar Rp658,95 miliar. Sedangkan apabila terjadi perubahan terhadap discount
                     rate, dimana discount rate naik sampai dengan 10,00% maka NPV yang dihasilkan
                     adalah sebesar Rp993,13 miliar.


                     Berdasarkan grafik sensitivitas terlihat bahwa kelayakan MBSS dengan dilakukannya
                     transaksi lebih sensitif terhadap penurunan pendapatan.




                                                                                                                                 62
Page 83
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           5       ANALISIS KELAYAKAN RENCANA PENGGUNAAN DANA ATAS TRANSAKSI PINJAM
                   MEMINJAM DANA

           5.1     Analisis Kelayakan


                   Berdasarkan analisis kelayakan, menunjukkan bahwa           dengan    dilakukannya
                   transaksi didapat kriteria kelayakan dengan variabel-variabel sebagai berikut:
                   • Internal Rate of Return (IRR) > Discount Rate --> Layak
                     IRR yang dihasilkan adalah sebesar 33,48% yang berarti di atas tingkat discount
                     rate yang sebesar 9,84%.
                   • Net Present Value ( NPV ) > 0 --> Layak
                     NPV yang dihasilkan menunjukkan angka yang positif yaitu sebesar
                      Rp1.070.239.000.000,-.
                   • Profitability Index ( PI ) > 1 --> Layak
                     PI yang diperoleh adalah sebesar 1,57622 yang berarti lebih besar dari 1.
                   • Payback Period ( PP )
                     PP akan diperoleh dalam waktu 4 tahun 4 bulan.

           5.2     Analisis Kelayakan Pelunasan Utang

                   Sesuai dengan proyeksi keuangan yang diperoleh dari manajemen MBSS, GAA
                   diharapkan dapat melunasi pokok pinjaman dan bunga kepada MGSS. Dalam
                   proyeksi keuangan MBSS, diharapkan GAA dapat melunasi pinjamannya pada tahun
                   2030.

           5.3     Analisis Faktor-Faktor Lain yang Relevan


                   Tidak terdapat informasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi transaksi
                   Pemberian Pinjaman MGSS kepada GAA.




                                                                                                    63
Page 84
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           6       ANALISIS ATAS JAMINAN


                   Perlu kami jelaskan bahwa pada transaksi ini tidak terdapat jaminan atas Pemberian
                   Pinjaman MGSS kepada GAA.




                                                                                                  64
Page 85
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           7       PENDAPAT MENGENAI KEWAJARAN TRANSAKSI

                   Berdasarkan pertimbangan analisis transaksi (analisis atas besaran dana dari objek
                   transaksi, dampak dari transaksi, dan pertimbangan bisnis), analisis kualitatif,
                   analisis kuantitatif, dan analisis atas jaminan, maka kami berpendapat bahwa
                   Transaksi Pemberian Pinjaman MGSS kepada GAA adalah Wajar.

                   Kesimpulan akhir di atas berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang memiliki
                   dampak material terhadap Transaksi Pemberian Pinjaman MGSS kepada GAA.
                   Perubahan tersebut termasuk, namun tidak terbatas pada perubahan kondisi, baik
                   secara internal maupun secara eksternal yaitu kondisi pasar dan perekonomian,
                   kondisi umum bisnis, perdagangan dan keuangan serta peraturan-peraturan
                   pemerintah Indonesia dan peraturan terkait lainnya setelah tanggal Laporan
                   Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal Laporan Pendapat
                   Kewajaran ini dikeluarkan terjadi perubahan-perubahan tersebut di atas, maka
                   kesimpulan mengenai kewajaran Transaksi Pemberian Pinjaman MGSS kepada GAA
                   ini mungkin berbeda.




                                                                                                  65
Page 86
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           8       KUALIFIKASI PENILAI USAHA

                   Kami adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang secara resmi telah ditetapkan
                   berdasarkan        Keputusan   Menteri    Keuangan   No. 1498/KM.1/2012,   tanggal
                   28 Desember 2012, dengan nama Kantor Jasa Penilai Publik Syarif, Endang dan
                   Rekan dengan Izin KJPP No. 2.12.0113.

                   Penilai Usaha yang menandatangani laporan penilaian usaha ini merupakan Penilai
                   Usaha bersertifikat MAPPI dengan perizinan sebagai berikut:

                   MAPPI                    : No. 09-S-02341
                   Izin Penilai Publik      : No. B-1.12.00340
                   Klasifikasi izin         : Penilaian Bisnis
                   Register                 : No. RMK-2017.00303
                   STTD OJK                 : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
                   STTD IKNB                : No. 173/NB.122/STTD-P/2019




                                                                                                  66
Page 87
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           9       KESIMPULAN


                   Atas dasar analisis yang kami lakukan terhadap Kewajaran Transaksi yang meliputi
                   analisis transaksi, analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas transaksi, analisis atas
                   kewajaran nilai transaksi dan analisis faktor lain yang relevan, maka kami berpendapat
                   bahwa Transaksi Pemberian Pinjaman MGSS kepada GAA adalah Wajar.




                                                                                                              67
Page 88
    LAMPIRAN
PROYEKSI KEUANGAN
Page 89
PT MITRABAHTERA SEGARA SEJATI TBK DAN ENTITAS ANAK
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
ASUMSI - ASUMSI                                                                                                                                Lampiran 1


                   Keterangan                             2024       2025      2025         2026         2027         2028         2029           2030
                                                         31-Dec     30-Jun     0,50         1,50         2,50         3,50         4,50           5,50

     Jumlah Hari Dalam Setahun                  Hari         365        181       184           365          365          365          365            365
     Jumlah Hari Operasional Dalam Setahun      Hari         360        180       180           360          360          360          360            360
     Jumlah Bulan Operasional Dalam Setahun    Bulan          12          6         6            12           12           12           12             12

STRUKTUR PENDAPATAN
    Pendapatan                                Rp.Juta     830.544    479.272   479.272     1.054.398    1.159.838    1.275.821    1.403.404      1.543.744

     Pertumbuhan                              Growth                                         10,00%       10,00%       10,00%       10,00%         10,00%

STRUKTUR BIAYA
A. BEBAN POKOK PENDAPATAN
   Variable                                   To Sales                         41,01%        41,01%       41,01%       41,01%       41,01%         41,01%
   Fixed                                       Growth                                         5,00%        5,00%        5,00%        5,00%          5,00%

B.   BEBAN USAHA
     General and administrative expenses      Growth                                          5,00%        5,00%        5,00%        5,00%          5,00%

PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
   Pendapatan Lain-lain                       To Sales                         17,30%        14,08%       13,92%       14,01%       15,73%         14,13%
   Beban Lain-Lain                            To Sales                          7,36%         3,41%        2,45%        1,87%        1,68%          1,64%

TINGKAT BUNGA
    KI                                          p.a.                            8,92%         8,92%        8,92%        8,92%        8,92%          8,92%
    KMK                                         p.a.                            8,82%         8,82%        8,82%        8,82%        8,82%          8,82%

TARIF PAJAK
    PPh Badan                                 To EBT                           22,00%        22,00%       22,00%       22,00%       22,00%         22,00%

TURNOVER
  Persediaan                                    Hari                                  15           14           13           12           11             10
  Piutang Usaha                                 Hari                                  89           83           78           73           68             64
  Hutang Usaha                                  Hari                                  26           24           22           21           19             18
Page 90
PT MITRABAHTERA SEGARA SEJATI TBK DAN ENTITAS ANAK
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
PROYEKSI POSISI KEUANGAN                                                                                              Lampiran 2
Rp.Juta

                  Keterangan                         2025         2026         2027         2028         2029          2030


ASSETS
CURRENT ASSETS
     Kas dan setara kas                              1.957.085    1.895.900    2.249.318    2.744.033    3.944.711     5.138.412
     Piutang usaha                                     232.834      239.819      247.014      254.424      262.057       269.919
     Aset kontrak                                        8.575        8.832        9.097        9.370        9.651         9.941
     Piutang lain-lain                                     -            -            -            -            -             -
     Persediaan - bersih                                24.773       24.896       25.021       25.146       25.272        25.398
     Pajak dibayar dimuka                                1.127        1.133        1.138        1.144        1.150         1.156
     Uang muka                                           2.698        2.711        2.725        2.738        2.752         2.766
     Biaya dibayar di muka                              12.297       12.359       12.421       12.483       12.545        12.608
Total Current Assets                                 2.239.389    2.185.651    2.546.734    3.049.339    4.258.139     5.460.199

NON-CURRENT ASSETS
     Pinjaman kepada pihak berelasi                   975.000      975.000      975.000      975.000      450.000             -
     Uang muka pembelian aset tetap                    92.578          -            -            -            -               -
     Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi
        penyusutan dan penurunan nilai                 940.882    1.428.064    1.501.429    1.538.540    1.544.713     1.544.779
     Aset hak guna                                       7.270        3.635          -            -            -             -
     Refundable deposit                                  7.724        7.724        7.724        7.724        7.724         7.724
     Intangible assets                                   2.010          -            -            -            -             -
Total Non - Current Assets                           2.025.464    2.414.422    2.484.153    2.521.264    2.002.437     1.552.503

TOTAL ASSETS                                         4.264.852    4.600.074    5.030.887    5.570.603    6.260.576     7.012.702

LIABILITY AND EQUITY
CURRENT LIABILITIES
    Utang bank jangka pendek                              -            -            -            -            -             -
    Utang usaha                                        42.152       42.362       42.574       42.787       43.001        43.216
    Utang lain-lain                                       -            -            -            -            -             -
    Biaya yang masih harus dibayar                     30.446       30.598       30.751       30.905       31.059        31.215
     Utang pajak                                        2.297        2.308        2.320        2.331        2.343         2.355
     Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo
        dalam satu tahun
          Liabilitas sewa                               3.795        4.185          -              -            -             -
          Utang bank                                  106.708       80.042       49.899            -            -             -
     Uang muka dari pihak ketiga
          Penjualan asset                                 -            -            -            -            -             -
          Pelanggan                                     1.474          -            -            -            -             -
Total Current Liabilities                             186.872      159.495      125.544       76.023       76.403        76.785

NON-CURRENT LIABILITIES
     Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi
        bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun
          Liabilitas sewa                               4.185          -            -            -            -             -
          Utang bank                                  128.381       49.361          -            -            -             -
     Liabilitas imbalan kerja                          15.805       16.990       18.265       19.635       21.107        22.690
     Liabilitas jangka panjang lain-lain                  183          448          714          980          -             -
Total Non-Current Liabilities                         148.553       66.800       18.979       20.614       21.107        22.690

EQUITY
   Modal saham - nilai nominal Rp 100 per saham        175.003      175.003      175.003      175.003      175.003       175.003
   Tambahan modal disetor                              361.670      361.670      361.670      361.670      361.670       361.670
   Komponen equitas lainnya                               (812)        (812)        (812)        (812)        (812)         (812)
   Selisih kurs penjabaran laporan keuangan          1.357.367    1.357.367    1.357.367    1.357.367    1.357.367     1.357.367
   Saldo laba
     Ditentukan penggunaannya                            2.637        2.637        2.637        2.637        2.637         2.637
     Tidak ditentukan penggunaannya                  2.014.898    2.458.679    2.970.692    3.557.719    4.246.245     4.996.293

     Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan
      kepada pemilik Entitas Induk                   3.910.763    4.354.543    4.866.556    5.453.583    6.142.109     6.892.157

     Kepentingan nonpengendali                         18.665       19.236       19.809       20.382       20.956        21.069

Total Equity                                         3.929.427    4.373.779    4.886.365    5.473.965    6.163.065     6.913.227

TOTAL LIABILITIES AND EQUITY                         4.264.852    4.600.074    5.030.887    5.570.603    6.260.576     7.012.702
Page 91
PT MITRABAHTERA SEGARA SEJATI TBK DAN ENTITAS ANAK
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
PROYEKSI LABA RUGI                                                                                               Lampiran 3
Rp.Juta

                 Keterangan                    2025          2026         2027         2028         2029          2030


REVENUES
    Pendapatan                                   958.544     1.054.398    1.159.838    1.275.821    1.403.404     1.543.744
TOTAL                                            958.544     1.054.398    1.159.838    1.275.821    1.403.404     1.543.744
    Growth Per Year                                             10,00%       10,00%       10,00%       10,00%        10,00%
COST OF REVENUES                                 (589.656)    (638.794)    (692.355)    (750.755)    (814.454)     (883.953)
    To Sales                                       61,52%       60,58%       59,69%       58,84%       58,03%        57,26%
GROSS PROFIT                                      368.887      415.604      467.483      525.066      588.950       659.791
    Gross Profit Margin                            38,48%       39,42%       40,31%       41,16%       41,97%        42,74%
OPERATING EXPENSES
    General and administrative expenses           (80.342)     (84.359)     (88.577)     (93.006)     (97.657)     (102.539)
TOTAL                                             (80.342)     (84.359)     (88.577)     (93.006)     (97.657)     (102.539)

OPERATING PROFIT                                 288.545      331.244      378.906      432.060      491.293        557.251
    Operating Profit Margin                       30,10%       31,42%       32,67%       33,87%       35,01%         36,10%
OTHER INCOME (EXPENSES)
    Pendapatan Lain-lain                         165.845      148.442      161.479      178.792      220.814        218.062
    Beban Lain-Lain                              (70.537)     (35.905)     (28.372)     (23.826)     (23.581)       (25.265)
TOTAL                                             95.308      112.537      133.107      154.967      197.233        192.797

PROFIT BEFORE INCOME TAX                         383.853      443.781      512.013      587.027      688.526        750.048

Income Tax Expense - Net                                -           -            -            -            -             -

NET INCOME FOR THE PERIOD / YEAR                 383.853      443.781      512.013      587.027      688.526        750.048
     Net Profit Margin
BEGINNING BALANCE - PROFIT (LOSS)                       -     383.853      827.634     1.339.646    1.926.673     2.615.199

ENDING BALANCE - PROFIT (LOSS)                   383.853      827.634     1.339.646    1.926.673    2.615.199     3.365.247
Page 92
PT MITRABAHTERA SEGARA SEJATI TBK DAN ENTITAS ANAK
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
PROYEKSI ARUS KAS                                                                                                         Lampiran 4
Rp.Juta

                    Keterangan                          2025         2026         2027         2028         2029          2030


    Cashflow from Operating Activities
     Penerimaan kas dari:
       Pelanggan                                         859.611     1.047.156    1.152.378    1.268.138    1.395.490      1.535.593
       Lain-lain                                           4.681           -            -            -            -              -
     Pembayaran kas kepada:
       Pemasok                                           (533.404)    (460.580)    (606.301)    (667.337)    (731.228)      (799.102)
       Direksi dan karyawan                               (96.727)    (101.564)    (106.642)    (111.974)    (117.573)      (123.451)
     Kas dihasilkan dari operasi                          234.160      485.012      439.435      488.827      546.689        613.039

     Pembayaran pajak penghasilan                         (11.503)     (12.653)     (13.918)     (15.310)     (16.841)       (18.525)

    Net Cashflow from Operation                          222.658       472.359      425.517      473.517      529.848        594.514

    Cashflow from Investing Activities
     Penerimaan dari penjualan aset tetap                  99.590          -            -            -            -              -
     Penerimaan uang muka penjualan aset                      -            -            -            -            -              -
     Penerimaan bunga                                     123.400      148.442      161.479      178.792      220.814        218.062
     Perolehan aset tetap                                 (43.020)    (555.928)    (142.112)    (105.857)     (74.919)       (68.812)
     Kenaikan uang muka pembelian aset                    (38.540)         -            -            -            -              -
     Pemberian pinjaman kepada pihak berelasi            (450.000)         -            -            -            -              -
     Pembayaran kembali pinjaman dari pihak berelasi          -            -            -            -        525.000        450.000

    Net Cashflow from Investing Activities               (308.569)    (407.486)      19.367       72.935      670.895        599.250

    Cashflow from Financing Activities
     Pembayaran utang bank                               (106.708)    (106.708)     (80.042)     (50.031)          -             -
     Pembayaran beban keuangan                            (24.514)     (15.554)      (7.240)      (1.707)          (64)          (64)
     Pembayaran pokok liabilitas sewa                      (3.463)      (3.795)      (4.185)         -             -             -
     Penerimaan utang bank                                    -            -            -            -             -             -

    Net Cashflow from Financing Activities               (134.686)    (126.058)     (91.466)     (51.738)          (64)          (64)

    Net Change in Cash                                   (220.597)     (61.184)     353.418      494.714    1.200.679      1.193.701

    Beginning Cash Balance                              2.177.681    1.957.085    1.895.900    2.249.318    2.744.033      3.944.711

    Ending Cash Balance                                 1.957.085    1.895.900    2.249.318    2.744.033    3.944.711      5.138.412
Page 93
PT MITRABAHTERA SEGARA SEJATI TBK DAN ENTITAS ANAK
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
PROYEKSI POSISI KEUANGAN - INCREMENTAL                                                                               Lampiran 5
Rp.Juta

                  Keterangan                         2025         2026        2027         2028         2029          2030


ASSETS
CURRENT ASSETS
     Kas dan setara kas                               (454.919)   (432.475)   (408.524)    (383.703)    (357.983)      134.992
     Piutang usaha                                         -           -           -            -            -             -
     Aset kontrak                                          -           -           -            -            -             -
     Piutang lain-lain                                     -           -           -            -            -             -
     Persediaan - bersih                                   -           -           -            -            -             -
     Pajak dibayar dimuka                                  -           -           -            -            -             -
     Uang muka                                             -           -           -            -            -             -
     Biaya dibayar di muka                                 -           -           -            -            -             -
Total Current Assets                                  (454.919)   (432.475)   (408.524)    (383.703)    (357.983)      134.992

NON-CURRENT ASSETS
     Pinjaman kepada pihak berelasi                    450.000     450.000     450.000      450.000      450.000             -
     Uang muka pembelian aset tetap                        -           -           -            -            -               -
     Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi
        penyusutan dan penurunan nilai                     -           -           -            -            -               -
     Aset hak guna                                         -           -           -            -            -               -
     Refundable deposit                                    -           -           -            -            -               -
     Intangible assets                                     -           -           -            -            -               -
Total Non - Current Assets                             450.000     450.000     450.000      450.000      450.000             -

TOTAL ASSETS                                            (4.919)     17.525      41.476       66.297       92.017       134.992

LIABILITY AND EQUITY
CURRENT LIABILITIES
     Utang bank jangka pendek                               -            -           -            -            -             -
     Utang usaha                                            -            -           -            -            -             -
     Utang lain-lain                                        -            -           -            -            -             -
     Biaya yang masih harus dibayar                         -            -           -            -            -             -
     Utang pajak                                            -            -           -            -            -             -
     Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo
        dalam satu tahun
          Liabilitas sewa                                   -            -           -            -            -             -
          Utang bank                                        -            -           -            -            -             -
     Uang muka dari pihak ketiga
          Penjualan asset                                   -            -           -            -            -             -
          Pelanggan                                         -            -           -            -            -             -
Total Current Liabilities                                   -            -           -            -            -             -

NON-CURRENT LIABILITIES
     Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi
        bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun
          Liabilitas sewa                                   -            -           -            -            -             -
          Utang bank                                        -            -           -            -            -             -
     Liabilitas imbalan kerja                               -            -           -            -            -             -
     Liabilitas jangka panjang lain-lain                    -            -           -            -            -             -
Total Non-Current Liabilities                               -            -           -            -            -             -

EQUITY
   Modal saham - nilai nominal Rp 100 per saham             -            -           -            -            -             -
   Tambahan modal disetor                                   -            -           -            -            -             -
   Komponen equitas lainnya                                 -            -           -            -            -             -
   Selisih kurs penjabaran laporan keuangan                 -            -           -            -            -             -
   Saldo laba
     Ditentukan penggunaannya                              -           -           -            -            -             -
     Tidak ditentukan penggunaannya                     (4.919)     17.469      41.365       66.131       91.799       134.722

     Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan
       kepada pemilik Entitas Induk                     (4.919)     17.469      41.365       66.131       91.799       134.722

     Kepentingan nonpengendali                              -            55          111          166          219           270

Total Equity                                            (4.919)     17.525      41.476       66.297       92.017       134.992

TOTAL LIABILITIES AND EQUITY                            (4.919)     17.525      41.476       66.297       92.017       134.992
Page 94
PT MITRABAHTERA SEGARA SEJATI TBK DAN ENTITAS ANAK
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
PROYEKSI LABA RUGI - INCREMENTAL                                                                           Lampiran 6
Rp.Juta

                Keterangan                 2025         2026        2027         2028         2029           2030


REVENUES
    Pendapatan                                    -            -           -           -            -             -
TOTAL                                             -            -           -           -            -             -
    Growth Per Year                                                              #DIV/0!      #DIV/0!       #DIV/0!
COST OF REVENUES                                  -            -          -            -            -             -
    To Sales                                                        #DIV/0!      #DIV/0!      #DIV/0!       #DIV/0!
GROSS PROFIT                                      -            -          -            -            -             -
    Gross Profit Margin                                             #DIV/0!      #DIV/0!      #DIV/0!       #DIV/0!
OPERATING EXPENSES
    General and administrative expenses           -            -           -            -            -              -
TOTAL                                             -            -           -            -            -              -

OPERATING PROFIT                                  -            -           -            -            -              -


OTHER INCOME (EXPENSES)
    Pendapatan Lain-lain                      (4.919)    22.444        23.952       24.820       25.721        42.975
    Beban Lain-Lain                              -          (55)          (56)         (54)         (53)          (52)
TOTAL                                         (4.919)    22.389        23.896       24.766       25.668        42.923

PROFIT BEFORE INCOME TAX                      (4.919)    22.389        23.896       24.766       25.668        42.923

Income Tax Expense - Net                          -            -           -            -            -              -

NET INCOME FOR THE PERIOD / YEAR              (4.919)    22.389        23.896       24.766       25.668        42.923
     Net Profit Margin
BEGINNING BALANCE - PROFIT (LOSS)                 -       (4.919)      17.469       41.365       66.131        91.799

ENDING BALANCE - PROFIT (LOSS)                (4.919)    17.469        41.365       66.131       91.799       134.722
Page 95
PT MITRABAHTERA SEGARA SEJATI TBK DAN ENTITAS ANAK
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
PROYEKSI ARUS KAS - INCREMENTAL                                                                                    Lampiran 7
Rp.Juta

                  Keterangan                           2025        2026        2027        2028        2029         2030


    Cashflow from Operating Activities
     Penerimaan kas dari:
       Pelanggan                                              -           -           -           -           -            -
       Lain-lain                                              -           -           -           -           -            -
     Pembayaran kas kepada:
       Pemasok                                                -           -           -           -           -            -
       Direksi dan karyawan                                   -           -           -           -           -            -
     Kas dihasilkan dari operasi                              -           -           -           -           -            -

      Pembayaran pajak penghasilan                            -           -           -           -           -            -

    Net Cashflow from Operation                               -           -           -           -           -            -

    Cashflow from Investing Activities
     Penerimaan dari penjualan aset tetap                   -           -           -           -           -            -
     Penerimaan uang muka penjualan aset                    -           -           -           -           -            -
     Penerimaan bunga                                    (4.919)     22.444      23.952      24.820      25.721       42.975
     Perolehan aset tetap                                   -           -           -           -           -            -
     Kenaikan uang muka pembelian aset                      -           -           -           -           -            -
     Pemberian pinjaman kepada pihak berelasi          (450.000)        -           -           -           -            -
     Pembayaran kembali pinjaman dari pihak berelasi        -           -           -           -           -        450.000

    Net Cashflow from Investing Activities             (454.919)     22.444      23.952      24.820      25.721      492.975

    Cashflow from Financing Activities
     Pembayaran utang bank                                    -           -           -           -           -            -
     Pembayaran beban keuangan                                -           -           -           -           -            -
     Pembayaran pokok liabilitas sewa                         -           -           -           -           -            -
     Penerimaan utang bank                                    -           -           -           -           -            -

    Net Cashflow from Financing Activities                    -           -           -           -           -            -

    Net Change in Cash                                 (454.919)     22.444      23.952      24.820      25.721      492.975

    Beginning Cash Balance                                    -    (454.919)   (432.475)   (408.524)   (383.703)     (357.983)

    Ending Cash Balance                                (454.919)   (432.475)   (408.524)   (383.703)   (357.983)     134.992
Page 96
PT MITRABAHTERA SEGARA SEJATI TBK DAN ENTITAS ANAK
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
PROYEKSI RATIO KEUANGAN                                                                                                                       Lampiran 8

                                                                                                                                              Average
               Keterangan                          2025           2026           2027           2028           2029           2030           Th'2025 s/d
                                                                                                                                              Th'2030

I. RATIO LIKUIDITAS
   Dengan
   Current Ratio                                   1198,35%       1370,36%       2028,57%       4011,06%       5573,24%       7110,99%          3548,76%
   Quick (Acid Test) Ratio                         1171,88%       1339,05%       1988,42%       3944,14%       5506,00%       7043,44%          3498,82%
   Working Capital To Total Assets Ratio             48,13%         44,05%         48,13%         53,38%         66,79%         76,77%            56,21%
   Tanpa
   Current Ratio                                   1441,79%       1641,51%       2353,97%       4515,78%       6041,78%       6935,19%          3821,67%
   Quick (Acid Test) Ratio                         1415,32%       1610,21%       2313,82%       4448,85%       5974,55%       6867,64%          3771,73%
   Working Capital To Total Assets Ratio             58,73%         53,65%         56,71%         60,99%         73,59%         76,31%            63,33%
   Dengan-Tanpa
   Current Ratio                                   -243,44%       -271,15%       -325,40%       -504,72%       -468,54%        175,80%          -272,91%
   Quick (Acid Test) Ratio                         -243,44%       -271,15%       -325,40%       -504,72%       -468,54%        175,80%          -272,91%
   Working Capital To Total Assets Ratio            -10,60%         -9,61%         -8,59%         -7,61%         -6,80%          0,46%            -7,13%

II. RATIO LEVERAGE
    Dengan
    Total Debt To Equity Ratio             DER        8,54%          5,17%          2,96%          1,77%           1,58%          1,44%             3,58%
    Total Debt To Total Assets Ratio       DAR        7,86%          4,92%          2,87%          1,73%           1,56%          1,42%             3,39%
    Time Interest Earned Ratio              Kali      11,09          19,98          48,72         234,89        7.704,08       8.738,38          2.792,86
    Tanpa
    Total Debt To Equity Ratio             DER        8,53%          5,19%          2,98%          1,79%           1,61%          1,47%             3,59%
    Total Debt To Total Assets Ratio       DAR        7,86%          4,94%          2,90%          1,76%           1,58%          1,45%             3,41%
    Time Interest Earned Ratio              Kali      11,09          19,98          48,72         234,89        7.704,08       8.738,38          2.792,86
    Dengan-Tanpa
    Total Debt To Equity Ratio             DER        0,01%         -0,02%         -0,03%         -0,02%          -0,02%         -0,03%            -0,02%
    Total Debt To Total Assets Ratio       DAR        0,01%         -0,02%         -0,02%         -0,02%          -0,02%         -0,03%            -0,02%
    Time Interest Earned Ratio              Kali        0,00           0,00           0,00           0,00            0,00           0,00              -

III. RATIO AKTIVITAS
     Dengan
     Total Assets Turnover                 Kali           0,22           0,23           0,23           0,23           0,22           0,22           0,23
     Receivables Turnover                  Kali           4,12           4,40           4,70           5,01           5,36           5,72           4,88
     Collection Period                     Hari              89             83             78             73             68             64            76
     Inventory Turnover( Total )           Kali           23,80          25,66          27,67          29,86          32,23          34,80         29,00
     Average Day'a Inventory               Hari              15             14             13             12             11             10            13
     Working Capital Turnover              Kali            0,47           0,52           0,48           0,43           0,34           0,29          0,42
     Tanpa
     Total Assets Turnover                 Kali        0,22           0,23           0,23           0,23           0,23           0,22              0,23
     Receivables Turnover                  Kali        4,12           4,40           4,70           5,01           5,36           5,72              4,88
     Collection Period                     Hari          89             83             78             73             68             64                76
     Inventory Turnover( Total )           Kali       23,80          25,66          27,67          29,86          32,23          34,80             29,00
     Average Day'a Inventory               Hari          15             14             13             12             11             10                13
     Working Capital Turnover              Kali        0,38           0,43           0,41           0,38           0,31           0,29              0,37
     Dengan-Tanpa
     Total Assets Turnover                 Kali           0,00       (0,00)         (0,00)         (0,00)          (0,00)         (0,00)            (0,00)
     Receivables Turnover                  Kali            -           -              -              -               -              -                 -
     Collection Period                     Hari            -           -              -              -               -              -                 -
     Inventory Turnover( Total )           Kali            -           -              -              -               -              -                 -
     Average Day'a Inventory               Hari            -           -              -              -               -              -                 -
     Working Capital Turnover              Kali           0,08        0,09           0,07           0,05            0,03          (0,01)             0,05

IV. RATIO KEUANGAN
    Dengan
    Gross Profit Margin                              38,48%         39,42%         40,31%         41,16%         41,97%         42,74%            40,68%
    Operating Profit Margin                          30,10%         31,42%         32,67%         33,87%         35,01%         36,10%            33,19%
    Net Profit Margin                                40,05%         42,09%         44,15%         46,01%         49,06%         48,59%            44,99%
    Return On Investment, ROI                         9,00%          9,65%         10,18%         10,54%         11,00%         10,70%            10,18%
    Return On Equity, ROE                             9,77%         10,15%         10,48%         10,72%         11,17%         10,85%            10,52%
    Tanpa
    Gross Profit Margin                              38,48%         39,42%         40,31%         41,16%         41,97%         42,74%            40,68%
    Operating Profit Margin                          30,10%         31,42%         32,67%         33,87%         35,01%         36,10%            33,19%
    Net Profit Margin                                40,56%         39,97%         42,08%         44,07%         47,23%         45,81%            43,29%
    Return On Investment, ROI                         9,11%          9,20%          9,78%         10,21%         10,75%         10,28%             9,89%
    Return On Equity, ROE                             9,88%          9,67%         10,07%         10,40%         10,92%         10,43%            10,23%
    Dengan-Tanpa
    Gross Profit Margin                               0,00%          0,00%          0,00%          0,00%          0,00%          0,00%             0,00%
    Operating Profit Margin                           0,00%          0,00%          0,00%          0,00%          0,00%          0,00%             0,00%
    Net Profit Margin                                -0,51%          2,12%          2,06%          1,94%          1,83%          2,78%             1,70%
    Return On Investment, ROI                        -0,10%          0,45%          0,39%          0,32%          0,25%          0,41%             0,29%
    Return On Equity, ROE                            -0,11%          0,47%          0,40%          0,33%          0,25%          0,42%             0,29%
Page 97
PT MITRABAHTERA SEGARA SEJATI TBK DAN ENTITAS ANAK
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
ANALISIS KELAYAKAN PROYEK                                                                                              Lampiran 9
Rp.Juta

               Keterangan                    TOTAL         2025        2026        2027        2028        2029          2030
                                                            0,50        1,50        2,50        3,50        4,50          5,50



EBITDA                                       4.293.013      206.478     403.625     451.287     500.806     560.040      2.170.777

CASH OUT FLOW
  - Tax                                         -82.998      -5.751      -12.653    -13.918     -15.310      -16.841       -18.525
  - Interest ( i x T )                           -8.651      -2.861       -3.647     -1.711        -405          -14           -14
  - Investment Outlays - Eksisting             -948.152    -948.152            0          0           0            0             0
  - Capital Expenditure, CAPEX                 -969.138     -21.510     -555.928   -142.112    -105.857      -74.919       -68.812
 + / - Working Capital                         -136.939      12.631      -34.824    -41.616     -57.410       -7.741        -7.978
TOTAL                                        -2.145.878    -965.643     -607.051   -199.357    -178.982      -99.515       -95.329

NET CASH FLOW                                2.147.135 -   759.166 -    203.426    251.930     321.824     460.524      2.075.448
Discount Factor                      9,84%                  0,9542       0,8687     0,7908      0,7200      0,6555         0,5967
DISCOUNTED CASH FLOW                         1.070.239 -   724.358 -    176.708    199.234     231.706     301.859      1.238.505

PROCEED                                                    -759.166     -962.591   -710.662    -388.837      71.687      2.147.135

PRESENT VALUE KAS MASUK                      2.927.567      197.011      350.614    356.892     360.569     367.089      1.295.392
PRESENT VALUE KAS KELUAR                     -1.857.329    -921.369     -527.322   -157.658    -128.863     -65.229        -56.887

INTERNAL RATE OF RETURN                           IRR        33,48%
NET PRESENT VALUE                                 NPV      1.070.239
PROFITABILITY INDEX                                 PI      1,57622

PAYBACK PERIOD                                     PP              4   Tahun               4   Bulan
BREAK EVEN POINT                                  BEP
    Penjualan                                               958.544    1.054.398   1.159.838   1.275.821   1.403.404     1.543.744
    Variable Cost                                           589.656      638.794     692.355     750.755     814.454       883.953
    Fixed Cost                                               80.342       84.359      88.577      93.006      97.657       102.539
BEP                                                         208.767      214.022     219.763     225.989     232.705       239.916
BEP Rata-rata (Rp.Juta)                        223.527      21,78%       20,30%      18,95%      17,71%      16,58%        15,54%
BEP Rata-rata ( % )                            18,48%

PERHITUNGAN MODAL KERJA
      Aset Lancar                                           282.304      289.751    297.416     305.306     313.427       321.787
      Utang Lancar                                         -186.872     -159.495   -125.544     -76.023     -76.403       -76.785
KEBUTUHAN MODAL KERJA                                        95.432      130.256    171.873     229.283     237.024       245.002
+ / - Working Capital                                       -12.631       34.824     41.616      57.410       7.741         7.978
Rounded
                                                                               -
Page 98
PT MITRABAHTERA SEGARA SEJATI TBK DAN ENTITAS ANAK
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
ANALISIS SENSITIVITAS PROYEK                                                                                          Lampiran 10

                                                             KONDISI                      PERUBAHAN KONDISI
                     Keterangan
                                                             NORMAL         2,50%         5,00%         7,50%         10,00%

  1. PENDAPATAN TURUN
        Net Present Value (NPV) - Dalam Rp.Juta                1.070.239       934.553       798.936       663.412        528.014
        Internal Rate of Return (IRR)                             33,48%        30,10%        26,86%        23,74%         20,73%
        Return On Investment (ROI)                                10,18%         9,23%         8,27%         7,32%          6,36%
        Profitability Index (PI)                                1,57622       1,50371       1,43110       1,35839        1,28560
        Payback Period (PP)                                    4 Th 4 Bln    4 Th 6 Bln    4 Th 7 Bln    4 Th 8 Bln     4 Th 9 Bln
        BEP                a. Dalam Rp.Juta                      223.527       241.838       265.329       296.533        339.962
                           b. Dalam % Terhadap Pendapatan         18,48%        21,05%        24,35%        28,74%         34,87%


  2. BIAYA INVESTASI NAIK
         Net Present Value (NPV) - Dalam Rp.Juta               1.070.239     1.028.066       985.894       943.722        901.550
         Internal Rate of Return (IRR)                            33,48%        32,06%        30,71%        29,42%         28,18%
         Return On Investment (ROI)                               10,18%        10,18%        10,18%        10,18%         10,18%
         Profitability Index (PI)                               1,57622       1,54123       1,50775       1,47570        1,44499
         Payback Period (PP)                                   4 Th 4 Bln    4 Th 5 Bln    4 Th 6 Bln    4 Th 6 Bln     4 Th 7 Bln
         BEP                a. Dalam Rp.Juta                     223.527       223.527       223.527       223.527        223.527
                            b. Dalam % Terhadap Pendapatan        18,48%        18,48%        18,48%        18,48%         18,48%


  3. STRUKTUR BIAYA NAIK
        Net Present Value (NPV) - Dalam Rp.Juta                1.070.239       968.083       865.472       762.421        658.951
        Internal Rate of Return (IRR)                             33,48%        30,90%        28,39%        25,95%         23,58%
        Return On Investment (ROI)                                10,18%         9,75%         9,33%         8,91%          8,48%
        Profitability Index (PI)                                1,57622       1,52133       1,46618       1,41079        1,35516
        Payback Period (PP)                                    4 Th 4 Bln    4 Th 6 Bln    4 Th 7 Bln    4 Th 8 Bln     4 Th 8 Bln
        BEP                a. Dalam Rp.Juta                      223.527       243.724       265.813       290.027        316.641
                           b. Dalam % Terhadap Pendapatan         18,48%        20,15%        21,99%        24,00%         26,22%


  4. DISCOUNT RATE NAIK
         Net Present Value (NPV) - Dalam Rp.Juta               1.070.239     1.050.550     1.031.138     1.011.998        993.125
         Internal Rate of Return (IRR)                            33,48%        33,48%        33,48%        33,48%         33,48%
         Return On Investment (ROI)                               10,18%        10,18%        10,18%        10,18%         10,18%
         Profitability Index (PI)                               1,57622       1,56747       1,55879       1,55018        1,54166
         Payback Period (PP)                                   4 Th 4 Bln    4 Th 4 Bln    4 Th 4 Bln    4 Th 4 Bln     4 Th 4 Bln
         BEP                a. Dalam Rp.Juta                     223.527       223.527       223.527       223.527        223.527
                            b. Dalam % Terhadap Pendapatan        18,48%        18,48%        18,48%        18,48%         18,48%

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.74 MB
Published23 Dec 2025
Pages98
Characters315,623
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 66 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT MITRA GALLEY SEGARA SEJATI p.1 ×13
linked org MITRABAHTERA SEGARA SEJATI TBK · Nama Perusahaan p.1 ×315
linked org PT GALLEY ADHIKA ARNAWAMA p.1 ×17
linked person Armand Setiawan Tanudjaja · Komisaris p.6 ×4
linked person Susan Faustine · Direktur p.7 ×6
linked org Negara Maju p.19 ×2
linked — Suwantara Gotama p.33 ×2
linked person Kevin Evan Suandar p.34
linked person Zhang Hao p.34
linked org Bank Central Asia Tbk. p.34 ×20
linked org Dana Brata Luhur Tbk p.49 ×8
linked org Batulicin Nusantara Maritim Tbk p.49 ×8
linked org Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk p.49 ×8
linked org Jasa Armada Indonesia Tbk p.49 ×6
linked org Buana Lintas Lautan Tbk p.49 ×8
linked org Trans Power Marine Tbk p.49 ×8
linked org IMC Pelita Logistik Tbk p.49 ×8
linked org Pelayaran Nasional Ekalya p.49 ×3
linked org Indika Energy p.53
linked person Lo Kheng Hong p.53
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.3 ×3
possible person Widy · Direktur Utama p.6 ×4
possible org Bursa Efek Indonesia p.9 ×2
possible org Bank Persero p.76
unresolved org KJPP Syarif p.3 ×3
unresolved org Endang & Rekan p.3 ×4
unresolved org Menteri Keuangan Republik p.3 ×2
unresolved person Akta Notaris Darbi p.3 ×5
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.3 ×5
unresolved person Engawati Gazali · Notaris p.3 ×9
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-AH. p.3 ×2
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.4 ×8
unresolved person H. Thamrin p.6 ×8
unresolved — Kebon p.6 ×2
unresolved person Grace Tjugiarto · Komisaris p.7 ×2
unresolved person Syawaluddin Zen · Direktur p.7 ×2
unresolved org PT Merlot Group Indonesia p.7 ×2
unresolved org PT Graman Infiniti Arta p.7 ×2
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia p.9 ×3
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.9 ×2
unresolved org Bapepam-LK p.9 ×4
unresolved org Bank Indonesia p.10 ×22
unresolved org REKAN Endang Sunardi p.13
unresolved org KJPP Syarif Rekan p.13
unresolved org Endang dan Rekan p.13 ×2
unresolved org Rekan p.13
unresolved person Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.) p.15 ×2
unresolved person Meilindra Indriani p.15
unresolved person Toyib Efendi, S.E., M.Ec.Dev. p.15 ×2
unresolved org Muhammad Rizal Hidayat, S.Pt. p.15
unresolved org Bank MBSS p.18 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan p.24 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Imelda p.24 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Gani Sigiro p.24 ×3
unresolved person Martinus p.25
unresolved org Bank Jangka Panjang-Bersih p.34
unresolved org Bank Indonesia Neraca Pembayaran Indonesia Neraca Pembayaran Indonesia p.37
unresolved org Bank Indonesia Gambar p.38
unresolved org Bank Indonesia Nilai Tukar Rupiah Gambar p.39
unresolved org Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk p.49 ×6
unresolved org PT Indika Energy Infrastructure p.53
unresolved org China Navigation Co. Pte. Ltd p.53
unresolved org Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan p.76
unresolved org Bank Campuran p.76
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Syarif p.86
unresolved org KJPP p.86

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.455 8879 ms 12 Sep 2026 22:32
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [{'area_sqm': None,
             'category': 'OTHER',
             'description': '..................................................................... '
                            '9'}],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '..................................................................... '
                '9',
 'object_truncated': True,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': '20.00'}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result