Skip to content
Back to announcement

20251205_PTMR_Laporan Informasi dan Fakta Material_32000398_lamp1.pdf

Asset transaction Needs review PTMR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 1

Page 1
    3              MONEY & BANKING
                                                                                                                                                                                                              jumat, 5 Desember 2025




                     2026, Kinerja Perbankan Syariah
                              Terakselerasi
                    JAKARTA, ID – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memproyeksi kinerja industri perbankan pada tahun depan akan terakselerasi, terutama
                          perbankan syariah. Pembiayaan bank syariah bahkan diramal bisa tumbuh mendekati 12% secara tahunan (year on year/yoy).

                                                                                                                                                                                              simpanan emas (unallocated), meng-
              Oleh Nida Sahara                           Proyeksi Pertumbuhan 2025-2026                                                                                                       optimalkan fasilitas penitipan emas




              A
                                                         (dalam % yoy)                                                                                                                        (allocated), serta mengembangkan
                           dapun, tim ekonom BSI                                                                                                                                              pembiayaan emas dan produk tu-
                           memperkirakan kredit                        Indikator                    2025F       2026F                                                                         runan berbasis emas yang sesuai
                           perbankan nasional pada                                                                                                                                            syariah. Strategi ini sejalan dengan
                           akhir tahun ini bisa tum-      Kredit Perbankan Nasional                 8.74         10.15                                                                        agenda pemerintah terkait penguat-
                           buh 8,74% (yoy) dan te-        DPK Perbankan Nasional                      11.3       11.96                                                                        an sektor keuangan syariah melalui
              rakselerasi pada 2026 sebesar 10,15%        Pembiayaan Bank Syariah                   10.27        11.89                                                                        hilirisasi emas yang terintegrasi.
              (yoy). Sementara itu, pertumbuhan           DPK Bank Syariah                          12.35        12.55
              pembiayaan bank syariah untuk ta-                                                                                                                                               Dukungan Likuiditas
              hun ini diperkirakan sebesar 10,27%                                                       Sumber: OCE BSI                                                                           Sebelumnya,Chief Economist
              (yoy), dan kembali meningkat di 2026                                                                                                                                            Bank Mandiri Andry Asmoro menga-
              menjadi 11,89% (yoy).                    menjadi potensi pertumbuhan bagi         konvensional. Selain itu, pemulihan      masa.                                                takan, menjelang kuartal terakhir,
                  Dari sisi penghimpunan dana          perbankan syariah ke depan.              atau recovery di industri perbankan          “Permintaan emas yang kuat dari                  pemerintah menyuntik likuiditas ke
              pihak ketiga (DPK) juga kinerja per-         “Ditambah dengan lisensi baru        syariah juga lebih cepat.                bank sentral dan investor, ditambah                  bank pelat merah melalui penempat-
              bankan syariah masih lebih tinggi        bullion bank, ini memungkinkan                Ditambah dengan faktor potensi      pelemahan relatif Dolar AS, membu-                   an dana saldo anggaran lebih (SAL)
              dibandingkan DPK perbankan nasi-         emas yang ada di BSI dimasukkan ke       perekonomian Indonesia, Banjaran         at prospek bisnis emas tetap menarik                 yang dampaknya cukup membanjiri
              onal. BSI memproyeksi DPK industri       dalam perhitungan penambahan aset        menyebut market share perbankan          pada 2026. Bagi perbankan syariah,                   likuiditas bank. Selain itu, dorongan
              perbankan 2025 tumbuh 11,3%              non-DPK. Saya rasa perbankan sya-        syariah bisa mencapai 10% di tahun       ini membuka ruang pengembangan                       fiskal yang dipercepat untuk mendo-
              (yoy) dan lebih tinggi lagi di tahun     riah bisa tumbuh lebih tinggi lagi ke    2030.                                    produk emas yang lebih terinte-                      rong aktivitas ekonomi bakal men-
              depan menjadi 11,96% (yoy). Untuk        depan,” tutur Banjaran dalam Sharia           BSI memperkirakan total aset        grasi dengan ekosistem keuangan                      jadi bahan bakar utama akselerasi
              DPK perbankan syariah tumbuh             Economic Outlook 2026 di Jakarta,        keuangan syariah naik dari Rp 3.158      syariah,” kata Chief Economist BSI                   kredit perbankan tahun depan.
              12,35% (yoy) di 2025 dan mencapai        Kamis (4/12/2025).                       triliun pada 2025 menjadi sekitar        tersebut.                                                Memang, pertumbuhan kredit
              12,55% (yoy) pada 2026.                      Banjaran juga memprediksi            Rp 3.508 triliun pada 2026, dengan           Direktur Utama BSI Anggoro Eko                   melemah pada Oktober 2025 ke level
                  Menurut Chief Economist BSI          pangsa pasar industri perbankan          pertumbuhan sekitar 14,8% (yoy).         Cahyo mengatakan, tambahan izin                      7,36% secara tahunan (year on year/
              Banjaran Surya Indrastomo, per-          syariah bisa tembus 10% dalam lima       Aset perbankan syariah sendiri dipro-    baru di jasa bulion ini memacu BSI                   yoy) dibandingkan bulan sebelum-
              tumbuhan kinerja perbankan sya-          tahun ke depan. Saat ini, pangsa         yeksikan menembus Rp 1.205 triliun,      untuk ekspansif, agresif dan prudent                 nya 7,7% (yoy). Namun, perlahan di
              riah yang lebih tinggi dibandingkan      pasar masih di level 7,4%. Faktor        dengan pembiayaan sekitar Rp794          mengenalkan emas kepada seluruh                      akhir tahun ini diperkirakan fungsi
              perbankan secara keseluruhan di-         pendorong peningkatan pangsa             triliun yang tumbuh hampir 11,9%,        lapisan masyarakat, termasuk seg-                    intermediasi sudah mulai terlihat
              dorong sejumlah faktor. Pertama,         pasar bank syariah antara lain kebija-   dan DPK mencapai Rp952,9 triliun         men nasabah prioritas BSI yang saat                  perbaikan. Sebaliknya, pertumbuh-
              karena keuangan syariah masih            kan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)         dengan pertumbuhan 12,55%.               ini jumlahnya sekitar 74 ribu. Bisnis                an dana pihak ketiga (DPK) lebih
              dalam masa pertumbuhan karena            terkait konsolidasi dan spin off unit         Di sisi komoditas, Banjaran men-    emas BSI melesat 72,82% pada posisi                  tinggi dari kredit, mencapai lebih
              basisnya belum besar. Secara porto-      usaha syariah (UUS).                     jelaskan bahwa emas tetap menjadi        Rp18,76 triliun.                                     dari 11% di tengah tersendatnya kre-
              folio juga perbankan syariah masih           OJK mendorong industri per-          salah satu aset lindung nilai favorit.       Anggoro menambahkan, dengan                      dit. Hal ini membuat loan to deposit
              fokus menyasar segmen konsumer.          bankan untuk meningkatkan per-           Data World Gold Council yang diolah      tiga pilar utama usaha bulion, per-                  ratio (LDR) perbankan terjaga stabil
              Tantangan bagi perbankan syariah         modalan, dan juga jumlah perbankan       tim ekonom BSI menunjukkan, bank         dagangan, penitipan, dan simpanan                    di level 84,26%.
              adalah masuk ke dunia usaha dan          syariah bertambah dari pemisahan         sentral dunia kembali agresif me-        emas, BSI berharap dapat mengelola                       “Saya rasa dari dua poin pertama
              mengutilisasi keunikan produk            diri UUS menjadi bank umum sya-          nambah cadangan emas, sementara          secara tepat bisnis bullion bank                     ini saja kita bisa bayangkan bahwa
              syariah.                                 riah (BUS).                              permintaan emas untuk investasi          sehingga bisa berkontribusi opti-                    masuk di 2026 dengan dorongan fiskal
                  Banjaran menilai, keuangan               Menurut Banjaran, dorongan itu       hingga kuartal III 2025 telah melam-     mal terhadap kinerja bank hingga                     yang bisa akselerate dari awal tahun,
              syariah perlu masuk ke perusaha-         didasari oleh potensi pertumbuhan        paui total tahun sebelumnya. Harga       akhir tahun. Ke depan, BSI akan                      ini yang menjadikan kami relatif op-
              an-perusahaan untuk menggarap            industri perbankan syariah yang          emas global pun masih bertahan           memperkuat perdagangan emas                          timis ya memandang tahun 2026,”
              ekosistem di dalamnya. Ini bisa          lebih tinggi dari pada perbankan         di sekitar level tertinggi sepanjang     terstandarisasi, memperluas layanan                  beber Asmo, sapaan akrabnya.




                                                                                                                                                                             CIMB Niaga Gelar
                                                                                                                                                                             Wealth Xpo 2025 di Jakarta
                                                                                                                                                                             Direktur Consumer Banking CIMB Niaga Noviady
                                                                                                                                                                             Wahyudi (keempat kiri) berbincang dengan Direktur
                                                                                                                                                                             Risk Manajemen CIMB Niaga Henky Sulistyo (ketiga
                                                                                                                                                                             kanan), Chief of Network & Digital Banking CIMB
                                                                                                                                                                             Niaga Budiman Tanjung (kedua kiri), Ekonom Senior
                                                                                                                                                                             Aviliani (ketiga kiri), CEO Batavia Prosperindo Aset
                                                                                                                                                                             Manajemen Lilis Setiadi (keempat kanan), Head
                                                                                                                                                                             of Marketing, Brand & Customer Experience CIMB
                                                                                                                                                                             Niaga Amir Widjaya (kedua kanan), Business, HNWI,
                                                                                                                                                                             Affluent Customers Marketing Head CIMB Niaga
                                                                                                                                                                             Deffy Lisa Hardjono (kiri), dan Ekonom CIMB Niaga
                                                                                                                                                                             Mika Martumpal (kanan) pada Wealth Xpo 2025
                                                                                                                                                                             bertema "Tambah Wawasan, Tumbuhkan Kekayaan"
                                                                                                                                                                             di Jakarta, Kamis (4/12/2025). Wealth Xpo meru-
                                                                                                                                                                             pakan signature event CIMB Niaga yang menjadi
                                                                                                                                                                             wadah edukasi finansial lengkap dan terintegrasi
                                                                                                                                                                             bagi nasabah serta masyarakat untuk memperkuat
                                                                                                                                                                             literasi keuangan dan membangun pondasi kekayaan
                                                                                                                                                                             jangka panjang. Acara ini menghadirkan enam kelas
                                                                                                                                                                             finansial dan tiga sesi talkshow inspiratif bersama
                                                                                                                                                                             para pembicara kompeten, disertai pengalaman per-
                                                                                                                                                                             bankan bernilai melalui rangkaian produk, layanan,
                                                                                                                                                                             dan program unggulan CIMB Niaga.
                                                                                                                                                                       IST




                                                                BTN Salurkan KPP Rp 1,3 Triliun
     JAKARTA, ID – PT Bank Tabungan Ne-        dalam mengembangkan ekosistem pe-            membutuhkan skema kredit menarik untuk         bangun hunian yang layak dan memenuhi nya meluncurkan Kredit Program Peru-
gara (Persero) Tbk (BTN) berhasil menjadi      rumahan selama 75 tahun dan bermitra         memperluas proyek mereka, atau misalnya        kebutuhan tersebut,” tutur Nixon.                    mahan pada 21 Oktober 2025, dengan da-
bank penyalur Kredit Program Perumahan         dengan lebih dari 7.000 developer.           pengusaha bahan bangunan menambah                  Nixon mengakui, KPP akan menjadi sar hukum Peraturan Menteri Koordinasi
(KPP) dengan nilai penyaluran terbesar             “BTN selama ini dikenal sebagai pemain   kapasitas stok mereka. Dengan potensi yang     salah satu andalan BTN pada 2026 ka- Perekonomian (Permenko) No. 13 Tahun
secara nasional seiring dengan permintaan      utama untuk pembiayaan kepemilikan ru-       tinggi ini, kami yakin KPP akan menjadi        rena pemerintah telah mengalokasikan 2025 tentang Pedoman Pelaksanaan Kre-
yang bertumbuh di sektor perumahan.            mah melalui program pemerintah, sehingga     mesin baru bagi BTN ke depan,” ujarnya.        Rp 130 triliun untuk program ini. Selain dit Program Perumahan, dan Peraturan
Hanya dalam kurun waktu satu bulan             menjadi rujukan bagi masyarakat terutama        BTN juga telah melakukan sosialisasi        itu, semakin banyak nasabah wirausaha Menteri Perumahan dan Kawasan Per-
lebih, sejak 24 Oktober 2025 setelah KPP       pengusaha sektor perumahan ketika mereka     KPP di beberapa daerah dan melihat minat       di BTN yang menunjukkan ketertarikan mukiman Nomor 13 Tahun 2025 tentang
diluncurkan hingga 30 November 2025,           membutuhkan dukungan pembiayaan. KP-         yang tinggi karena kebutuhan terhadap          terhadap KPP. Untuk itu, kata Nixon, BTN Kriteria Penerima dan Ekosistem Kredit
BTN menyalurkan Rp1,3 triliun.                 Pmenjadi solusi yang menarik bagi pelaku     perumahan meningkat sejalan dengan             juga mendorong bagi nasabah wirausa- Program Perumahan. (nid)
     Secara nasional, data Kementerian Pe-     usaha sektor perumahan termasuk untuk        perekonomian lokal yang juga bertum-           ha yang sebelumnya telah
rumahan dan Kawasan Permukiman (PKP)           skala UMKM, dan BTN memiliki expertise di    buh di berbagai daerah tersebut. Sebagai       memiliki KPR FLPP untuk
menunjukkan, sebanyak sembilan bank            bidang ini,” ungkap Nixon dalam keterangan   contoh, wilayah Jawa-Bali-Nusa Tenggara        mengajukan top up kredit
penyalur KPP membukukan total penya-           tertulisnya di Jakarta, Kamis (4/12/2025).   dan Sumatera masih menjadi kontributor         guna mendukung usahanya             PENGUMUMAN RENCANA PENGAMBILALIHAN KEPADA KREDITUR
                                                                                                                                                                                                             PT MASTER PRINT TBK
luran sebesar Rp 2,09 triliun hingga akhir         Nixon mengatakan, para pelaku usaha      terbesar untuk kredit KPP BTN sisi supply,     dengan fasilitas KPP.
                                                                                                                                                                              Direksi PT Master Print Tbk (“Perseroan”), berkedudukan di Jakarta, dengan ini
November 2025, yang terdiri dari kredit sisi   perumahan terutama developer menun-          dengan jumlah debitur masing-masing                “Kami berharap para na-        mengumumkan bahwa Deep Source Pte. Ltd. bermaksud untuk melakukan pengambilalihan
supply (pasokan) sebesar Rp 1,94 triliun dan   jukkan minat yang tinggi terhadap kredit     mencapai lebih dari 100.                       sabah wiraswasta yang sebe-        (akuisisi) Perseroan dengan cara membeli seluruh saham milik PT Mitra Pack Tbk serta
                                                                                                                                                                              seluruh saham milik Bpk. Ardi Kusuma di Perseroan, dan atas pengambilalihan tersebut
sisi demand (permintaan) sebesar Rp 149,69     KPP sisi supply. Data Kementerian PKP           “Sejumlah daerah seperti pulau Jawa         lumnya merupakan debitur           akan menyebabkan terjadinya perubahan pengendalian pada Perseroan (“Rencana
miliar. Dari pencapaian tersebut, BTN me-      menunjukkan, dari total penyaluran KPP       dan Sumatera masih sangat potensial un-        KPR FLPP dapat mengajukan          Pengambilalihan”).

                                                                                                                                           top up dengan fasilitas KPP.       Bagi kreditur yang memiliki keberatan terhadap Rencana Pengambilalihan dapat
nguasai lebih dari 61% penyaluran nasional.    sebesar Rp 2,09 triliun secara nasional      tuk penyaluran KPP karena ekonominya                                              menyampaikannya kepada Perseroan secara tertulis paling lambat pada tanggal 19 Desember
     Direktur Utama BTN Nixon LP Na-           hingga akhir November 2025, sebanyak         terus bertumbuh. Dengan adanya aktivi-         Jika mereka ada kebutuhan          2025 pada alamat atau email operasional Perseroan sebagai berikut:
pitupulu mengatakan, keberhasilan BTN          Rp 1,44 triliun disalurkan untuk para        tas ekonomi, semakin banyak keluarga           renovasi atau menambah ka-                Jl. Pangeran Jayakarta 135 Blok C 12 - 15, Desa/Kelurahan Mangga Dua Selatan
                                                                                                                                                                                          Kec. Sawah Besar, Kota Administrasi Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta
menyalurkan kredit KPP dengan nilai ter-       pengembang perumahan di sisi supply,         baru yang membutuhkan rumah, sehingga          mar untuk rumah sekaligus                                         email: corsec@masterprint.co.id
besar secara nasional ditopang oleh kebu-      tertinggi di antara sektor-sektor lainnya.   para developer dan kontraktor membu-           tempat usaha mereka, kami          Jika tidak ada pernyataan keberatan yang disampaikan sampai dengan tanggal tersebut di
                                                                                                                                                                              atas, maka para kreditur dianggap telah menyetujui Rencana Pengambilalihan.
tuhan untuk pembiayaan yang meningkat              “Ini juga sesuai dengan pengamatan       tuhkan pendanaan untuk mengembang-             akan bantu mekanisme top
                                                                                                                                                                              Pengumuman ini dibuat dalam rangka memenuhi ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan
dari para pelaku usaha sektor properti         kami bahwa para debitur BTN yang wiras-      kan proyek mereka. BTN membantu para           up-nya,” ungkapnya.                Pasal 127 Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (sebagaimana
                                                                                                                                               Pemerintah sebelum-            diubah).
sekaligus pengalaman BTN yang panjang          wasta seperti developer dan kontraktor       pelaku usaha ini agar mereka dapat mem-

File

File Open PDF
Source IDX
Size8.56 MB
Published5 Dec 2025
Pages1
Characters23,900
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 19 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Syariah Indonesia Tbk p.1 ×2
linked org Bank Mandiri p.1
linked org MASTER PRINT TBK p.1 ×5
linked org Mitra Pack Tbk p.1 ×2
linked person Ardi Kusuma p.1
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1
possible person Noviady Wahyudi p.1
possible person Henky Sulistyo p.1
possible person Budiman Tanjung p.1
possible — Batavia Prosperindo p.1
unresolved org Bank Syariah p.1 ×2
unresolved org Bank Mandiri Andry Asmoro p.1
unresolved org PT Bank Tabungan Ne- p.1
unresolved org Kredit Program Peru-gara (Persero) Tbk p.1
unresolved org Menteri Koordinasi p.1
unresolved org Menteri Perumahan dan Kawasan Per-lebih p.1
unresolved org Kementerian Pe- p.1
unresolved org Deep Source Pte. Ltd. p.1
unresolved org Kementerian PKP p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 1181 ms 12 Sep 2026 22:33
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result