Skip to content
Back to announcement

Checklist Pengungkapan Lap Keu_KBLV_300626.pdf

Financial statement Text extracted KBLV

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 85

Page 1 OCR 0.936
Page 1 of85

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

1, Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

2. Tanda (V) diisi pada kolom "Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom "Tidak Ada"
dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka
tanda (V) diisi pada kolom 'N/A'.

5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Publik PT First Media Tbk
Bidang Usaha Penyediaan jasa jaringan komunikasi pita lebar dan

pendistribusian sinyal elektronik serta layanan
Internet broadband berkecepatan tinggi

Jenis penawaran Umum

30 Jun 2026 31 Des 2025
(Tidak Diaudit) (Dlaudit)
Nama Kantor Akuntan Publik N/A Amir Abadi Jusuf,
Aryanto, Mawar &
Rekan

Page 2 OCR 0.900
Page 2 of 85

Nama Partner N/A Adrian Adisetyo
Winoto

Opini Akuntan N/A WTP

Catatan tentang Opini (jika ada) NJA N/A

# disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung v
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan”
Pemenuhan Peraturan No.VIIL,A.2 tentang “Independensi vV
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal”

Data Keuangan Penting (dalam jutaan rupiah)

Periode laporan keuangan 30 Jun 2026 | 31 Des 2025

Laba Rugi Komprehensif

Pendapatan 372 1,694
Laba (rugi) bruto (195) 1,054
Laba (rugi) usaha/operasional (15,278) (16,833)
EBITDA (3,436) (19,427)
Laba (rugi) Bersih tahun

berjalan (13,076) (5,577)

Laba (rugi) komprehensif (3,375,029) 3,259,683
Laba Per saham (dasar) (3) 1)
Laba Per saham (dilusian) - -

Laporan Posisi keuangan

Jumlah Aset 2,034,414 5,440,149
Jumlah Aset Lancar 276,444 320,253

Jumlah Aset Tidak Lancar 1,757,970 5,119,896

Page 3 OCR 0.913
Page 3 of 85

Jumlah Liabilitas 1,411,201 1,441,997
Jumlah Liabilitas Jangka 1,396,703 1,427,409

Pendek

Jumlah Liabilitas Jangka 14,588 14,588

Panjang

Jumlah Ekuitas 623,123 3,998,152
Modal Disetor 871,084 871,084
Saldo Laba (Deficit) (722,892) (717,649)

Rasio Keuangan"
Rasio Lancar (96) 19.79 22.43
ROA (0.64) (0.10)
ROE (2.10) (0.14)
Ebitda thd pendapatan (96) (923.66) (1,146.81)

“dapat disesualkan berdasarkan industrinya

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecual pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten
atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist Ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Page 4 OCR 0.922
Page 4 of 85

Laporan Keuangan Terdiri dari:

Laporan posisi keuangan pada akhir periode

Laporan laba rugi komprehensif selama periode

Laporan perubahan ekuitas selama periode

Laporan arus kas selama perfode

ajlajulwiw

Laporan posisl keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

SIRI SIRI

Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai

berikut:

a. gambaran umum Perusahaan:

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan Ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan:

C. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekultas dan laporan arus kas,
sesual dengan urutan penyajlan laporan dan penyajian masing-masing pos, dan

d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:

1) Informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan, dan

2) Informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
Informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.

Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan

adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.

Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenal Aset

yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan,

Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilal aset yang

diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat

manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajlb

Page 5 OCR 0.908
Page 5 of85

diungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Gambaran Umum Perusahaan
Hai-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

Pendirian perusahaan

1)

Riwayat ringkas perusahaan:

&

Catatan 1a

2)

Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara:

Catatan la

3)

Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada
perlode pelaporan:

Catatan la

b3)

Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha:

Catatan la

5)

Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara Signifikan pada periode laporan yang
disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya, dan

Catatan la

8)

Nama entitas Induk dan nama entitas Induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate
parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.

Catatan 1a

»

Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki,

Catatan la

38)

Khusus Industri Jalan Tol

Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut,

9)

Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang,

10)

Khusus untuk Industri Perbankan

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta Izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

11)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploltasi/Pengembangan.

Page 6 OCR 0.854
Page 6 of'85

id AKA
Penjelasan mengenal area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliput! :
a) Area Eksplorasi, meliputi:
. Nama lokasi:
. Nama pemilik izin fokasi:
# Tanggal perolehan Izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya,
#  Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pernilik izin lokasi: dan

«Jumlah blaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan,

b) Area Eksploltasi/Pengembangan meliputi:

# Nama pemilik Ijin lokasi,
# Tanggai perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:
#  Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik Ijin lokasi:

«Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi,

8 Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

# Akumulasi jumlah produksi sejak awal keglatan @eksploltas//pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

12)

Khusus Industri Kehutanan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan:

b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelota selama masa sisa manfaat HPH: dan
S) sisa umur HPH.

Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:

1)

Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang
diterbitkan di luar Indonesia:

&

Catatan 1b

2)

Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan:

Catatan 1b

3

Bursa tempat Efek dicatatkan: dan

Catatan 1b

9

Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate
action) sejak penawaran umum perdana sampal dengan perlode pelaporan terakhi

Sisis

Catatan 1b

Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara taln:

Page 7 OCR 0.901
Page 7 of 85

Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak
langsung:

Catatan 1c

puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak dilkuti dengan
pengendalian:

GC) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan

tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau

periode berbeda dari tanggal laporan Keuangan entitas Induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau perlode yang berbeda,

sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk

mentransfer dana ke entitas Induk dalam bentuk dividen tunal, atau pembayaran

kembali pinjaman atau uang muka:

8) suatu rincian yang menunjukkan dampak setlap perubahan bagian kepemilikan entitas
induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk: dan

? dalam hal hilangnya Pengendailan atas entitas anak, maka entitas Induk harus
mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
sisa Investasi pada entitas anak terdahutu dengan Nilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian:

(2) jurnlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:

(3) jumlah harga yang diterima:

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kasj

d,

2) | Tempat kedudukan: v Catatan 1c
3) | Jenis usaha, v Catatan 1c
4) | Tahun beroperasi secara komersial: v Catatan 1c
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): v Catatan 1c
8) | Total Aset: dan v Catatan 1c
7) | Informasi penting lainnya antara lain:
a) sifat hubungan antara entitas Induk dan entitas anak, apabila entitas Induk tidak v Catatan 1c
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalut entitas anak, lebih dari 5096
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah,
b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (Ilma v Catatan 1c

Akhir periode petaporan
anak sama dengan Induk

Page 8 OCR 0.907
Page 80185

5) Jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan, dan

(6) jumlah Aset dan Labilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang dllkhtisarkan berdasarkan kategori

Pihak yang bertanggung jawab menyotoris

Dalam bagian Ini harus diungkapkan hal-hal sebagal berikut:

utamanya,
d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite v Catatan 1d
audit,
2) | Cakupan manajemen kunci: dan v Catatan 1d
3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir perlode atau rata-rata jumlah karyawan vV Catatan 1d
tetap selama perlode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak.
e. Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan v Catatan 28
v

Catatan 28

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan Ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
sesuai dengan SAK.

Catatan Za

b.

Pasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1)

Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost),
blaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizabla value), Nital Wajar
(fair value) atau jumtah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

Catatan 2b

2)

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk faporan arus kas.

Catatan 2b

3)

Nata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliput!
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak
b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungstonal

Catatan 2b

Page 9 OCR 0.908
Page 90f85

Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan, dan
€C) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada).

4

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Cc

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1)

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
signifikan terhadap jumlah yang diakui datam laporan keuangan:

2)

Perusahaanharus mengungkapkan Informasi tentang asumsi yang dibuat mengenal masa
depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir perlode pelaporan,
yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesualan material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam perlode pelaporan berikutnya: dan

3)

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir perlode
pelaporan. .

d,

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebljakan akuntansi tertentu meliputi, tetap!
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

Catatan 2u

1)

Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang iingkup Laporan Keuangan Konsolldasian, yang meliputi pos-pos entitas Induk
dan entitas anak,

h) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
entitas Induk:

c) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak:

4) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak,
e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali: dan

f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
telah dleliminasi.

Catatan 2c

2)

Kombinasi bisnis

Page 10 OCR 0.897
Page 10 of 85

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan v Catatan 2t
untuk mengukur kepentingan nonpengendali:

b) pengakuan awal untuk goodwill: v

C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwili: dan v

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di v

Perusahaan, antara lain:

(1) pembelian dengan diskon:
(2) akulsisi secara bertahap, dan
(3) Imbalan kontinjensi.

3) | Kas dan setara kas,

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara v Catatan 2g
kas.

4) | Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk v
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal Instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi:

(2) pengukuran setelah pengakuan awai Instrumen keuangan setiap kategori:

(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan:

(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilal Wajar Instrumen keuangan:

(5) metade perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset
keuangan:

(6) ketentuan penghentian pengakuan Instrumen keuangan,

(7) khusus Instrumen keuangan derivatif dan akuntansi Ilndung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai)

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai:

(b) klasifikasi Indung nilai untuk tujuan akuntansi Ilndung nilai atas Instrumen
keuangan derivatif: dan

(c) perlakuan akuntansi Ilndung nilal untuk tujuan akuntansi Indung nilai,

b) Investasi pada Sukuk v
Yang harus dijelaskan antara lain:

Page 11 OCR 0.904
Page M1 of 85

Tn klasifikasi dan reklasifikasi Investasi pada Sukuk,
(2)pengakuan awal Sukuk:

(3)pengukuran setelah pengakuan awal! Sukuk:
(4)Penyajian pendapatan sukuk: dan

(5)penyajlan amortisasi blaya transaksi.

€) Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1)pengakuan awal Sukuk:
(2)pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(3)blaya transaksi penerbitan Sukuk:
(4)posisi penyajlan Sukuk: dan
(S)akad syarlah yang digunakan.

5)

Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum

Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenal jumlah giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara laln dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
Lain.

€) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain.

5)

Piutang Reverse Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Plutang Reverse Repo, metode pencatatan
dan pengukurannya,

7)

Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimi

b) Pengakuan nilal pada Investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah:dan

C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.

8)

Khusus Industri Perbankan

Page 12 OCR 0.856
b)

c)

Page 12 of 85

Kredit

Yang harus dijelaskan antara laln:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan:

(2)Dasar penyajian atas kredit:

(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofollo kredit,

(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan
(5)Kebijakan bank akan agunan kredit.

Tagihan/Kewajiban Akseptasi

Yang harus dijelaskan antara laln dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
Agunan yang Diambil Alih

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1)Dasar penilalan dan penyajian:

(2)Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi plutang/pemblayaan yang diberikan dengan saldo
piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan

(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.

9)

Khusus untuk Industri Pembiayaan
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:

2)
b)

Dasar penyajian piutang pembtayaan konsumen: dan

Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya,

10)

Anjak Piutang
Yang harus dijelaskan antara lain:

a)
»)
a

d)

Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse),
Penyajian transaksl anjak plutang:

Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
plutang dialihkan: dan

Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak ptutang(ditagihkan kembali ke kilen
atau ditanggung oleh perusahaan).

SALS

11)

Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan penentuan suatu perjanjlan mengandung suatu sewa:

Page 13 OCR 0.909
Page 13 of85

b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi, dan
€) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.

12)

Persediaan :

yang harus dijelaskan antara lain mengenat kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan blaya yang digunakan.

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara tain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana,

HTI Slap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Blaya perolehan, mutasi pembebanan ke blaya produksi.

b) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan

(2) Dasar penilalan dan pengukuran:

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan:

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan

(5) Kebijakan akuntansi blaya pinjaman.

c) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(ta) Metode penilalan,
tb) Metode amortisasi (deplesi), dan
() Cadangan kernatian atau metode penghapusan langsung, jika ada.

Page 14 OCR 0.896
Page 14 of 85

(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
ta) Metode penilalan, dan

tb) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi
hewan ternak telah menghasilkan.

13)

Aset Tetap:

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Aset Tetap:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:
C) pengelompokan Aset Tetap:

d) metode penyusutan yang digunakan:

e) kapitalisasi blaya yang terkait dengan Aset Tetap:
Ph estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan:

9) penghentian pengakuan:

h) nilai residu: dan

) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

SALA at kta

Catatan 2j

14)

Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat Investasi pada
asoslas

Catatan 2s dan Catatan 6

15)

Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama.

16)

Pola Kerjasama

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama:

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan Ilabilitas yang timbul: dan
C) Sistem pembagian hasil, jika ada.

17)

Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain :
a) pengakuan awal Aset Takberwujud:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud:

Page 15 OCR 0.879
Page 15 of 85

umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya,

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud:

@) metode amortisasi yang digunakan:

f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan
9) riset dan pengembangan (jika ada).

18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Catatan 8
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan v

sebagal aset yang dimiliki untuk dijual, dan v
b) pengukuran aset tidak fancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

Sa

19) | Properti Investasi : v
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Invastasi:

C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model blaya,

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model blaya: dan
e) penghentian pengakuan Properti Investasi.

20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v
Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan Jumlah tercatat bruto,

b) Kriteria kapitallsasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilalan kembali aset
(revaluasi),

Cc) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan
8) Pertanggungan Asuransi,

21) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya v Catatan 2h
penurunan nilal, dan

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilal aset nonkeuangan Wan pembalikannya. v

Page 16 OCR 0.895
Page 16 of 85

Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Ilabilitas segera.
Simpanan Nasabah
Yang harus dijelaskan antara lali
a) Penjelasan atas simpanan: dan
b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.
Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan, dan
b) Perlakuan akuntansi atas prernl atau diskonto.

23) Provisi

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kondisi provisi yang harus diakui: dan v Catatan 4
b) dasar penentuan nilai provi
24) | Utang Repo v

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Wabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:
C) Metode penyusutan prasarana PLH: dan
@) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan:
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi

Page 17 OCR 0.894
Page 17 of 83

(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasl penambangan.

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara

a) Blaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas keglatan eksplorasi yang masih berjalan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan,

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi:

Cc) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
perhitungan amortisasi.

Blaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Labilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara laln:

8) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas blaya PLH yang ditangguhkan, dan

C) Metode penyusutan prasarana PLH.

in:

27)

Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan

(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

Catatan 2m

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak

c) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi

Page 18 OCR 0.891
Page 18 of 85

SEA

4 "3
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan,

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan
(c) Penyajian pendapatan prerni dalam laporan laba rugi.

(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujul, klaim dalam
proses penyelesaian, klalm yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim: dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laparan laba rugi.

Khusus Industri Real Estate v
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:
. 41) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat,

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagal beban proyek,

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nila

tercatat proyek:
(4) Metode alokasi blaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat:

(5) Blaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini:
dan

(5) Unsur blaya yang diakul sebagal beban pada saat terjadInya.
28) | Program Loyalitas Pelangan v
Yang harus dijelaskan antara lalnkebijakan terkalt program loyalitas pelanggan

29)| Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing v Catatan 2e
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing:

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan Ilabilitas
moneter, dan

C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata
uang asing.

30) | transaksi dengan Plhak-pihak Berelasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: v Catatan 2f

d

Page 19 OCR 0.894
Page 19 of 85

Para

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan

31)

Hibah Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lalnkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan,

32)

Pajak Penghasilan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak klni dan pajak tangguhan:
b) ketentuan mengenal saling hapus:

€) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan

d) metode yang digunakan dalam menilal aset (Ilabilitas) pajak tangguhan.

SKA

Catatan 2n dan Catatan 10

33)

Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) jenis Imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan:

b) deskripsi umum mengenai jenis program Imbalan pascakerja yang diselenggarakan
oleh Perusahaan:

C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial
dan

G) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtallment dan penyelesaian.

34)

Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembellan,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.

35)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalui Instrumen ekuitas dan/atau diselesalkan melalul Kas,
termasuk pengukurannya.

36)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi
9») Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan

c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan
Labllitas.

Page 20 OCR 0.908
Page 20 of 85

Li
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

37) | Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapltallsasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.
38) | Segmen Operasi v Catatan 2g
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasikan Segmen Operasi.
39)| Laba (Rugi) per saham v Catatan 2r dan 26

Yang harus dijetaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

Aset

Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) unsur Kas dan Setara Kas pada plhak berelasi dan pihak ketiga:

b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang
asing:

€) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama perlode pelaporan: dan

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertal pendapat manajemen.

Catatan 3

2)

Khusus Industri Perbankan

8) Kas

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.

b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)Rinclan jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai
dalam mata uang original): dan

(2)Ketentuan Glro Wajib Minimum (CWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada
saat periode pelaporan.

Page 21 OCR 0.879
c)

Page 21 of85

Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang

(1)Jumlah penyisihan penurunan nilai:

(2)Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

(3)RInclan jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunya!
hubungan Istimewa dan pihak ketiga,

(4)Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

9)

(5)Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang:

(2)Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impalred) dan
tidak mengalami penurunan nilai (unimpalred):

(3)Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
(4)Jumiah penyisihan penurunan nilal dan mutasi selama periode berjalan:

(5)Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
Istimewa dan pihak ketiga:

(6)Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(7)Jumlah dana yang diblokir dan alasannya:

SIK aa

(8)Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi
atau Ilkuldasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut
berdasarkan Informasi dari otoritas yang berwenang: dan

(9)Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

SIS AKA tk

&

3)

Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,

b) jumlah piutang menurut debitur:

G) jumlah piutang menurut mata uang:

Catatan 4

Hanya dibagi berdasarkan
pihak ketiga dan berelasi

Page 22 OCR 0.889
3)
8)

9
nh)

Page 22 of 85

alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilais

jumlah cadangan kerugian penurunan nilal, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara Individual dan kolektif, dan penghapusan plutang,

pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan plutang apablla tidak dibentuk cadangan,

ptutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan:
Jumtah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan
Informasi keterlibatan berkelanjutan atas plutang yang ditransfer, meliputi:

(1) Jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan Ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjian: dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada). .

4

Khusus Industri Asuransi

a)

Piutang Premi

Tambahan pengungkapan mengenalantara lain:

(4) Jumlah plutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,

(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan

(3) Jumlah plutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

b)

Plutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenalantara lain:

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,

9

Piutang Reasuransi

Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:

(1) Jumlah plutang berdasarkan reasuradur:

(2) Jumlah plutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan

(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

k))

Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:

Page 23 OCR 0.897
(1)
(2) Jumlah plutang menurut jenis Investasi:

Page 23 of 85

(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan
(4) Jumlah plutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

2)

5 | Khusus Industri Pembiayaan

Piutang Pemblayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):

(2)Rinclan umur dari angsuran pembiyaan konsumen:
(3)Bagian pinjaman yang dibiayal bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

(4)sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan plutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas:

(5)Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakul:

(6)Nila! dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan
konsumen yang diberikan berdasarkan objek pemblayaan:

(7)Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(8)Plutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
Jaminan atas utang.

b)

Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan

dengan recourse, beserta jumlah utang retensi anjak plutang dan pendapatan
anjak plutang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak plutang tangguhan
(dengan recourse): dan

2) Pengungkapan mengenal tingkat bunga, jatuh tempo
dan jumlah piutang yang diperoleh serta Ikatan penting yang diatur dalam
perjanjian anjak piutang.

k53)

PiutangSewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jurnlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Page 24 OCR 0.883
Page 24 of85

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilal kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. DI samping Itu, lessor mengungkapkan
Investasi sewa bruto dan nilai kini plutang pembayaran sewa minimum pada akhir
pertode pelaporan, untuk setiap perlode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampal Ilma tahun
(c) lebih dari Ilma tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima,
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagal manfaat lessor,
(5) akumulasi penyisihan plutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum:
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam perlode, dan
(7) penjelasan umum isl perjanjian sewa lessor yang material.

d) Piutang Sewa Operasi
Yang harus dlungkapkan antara laln:

(M)jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalarn sewa operasi yang
tidak dapat dibatalkan untuk setiap perlode berikut:

(a) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(c) lebih dari Ilma tahun
(2)total rental kontinjen yang diakul sebaga! pendapatan pada periode: dan
(3) penjelasan umum Isl perjanjian sewa lessor.

8)

Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya plutang retensi,

»

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Page 25 OCR 0.872
Page 25 of 85

Yang harus diungkapkan dalam pos Ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi,

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
a) blaya kontrak yang terjadi

b) laba yang diakul:

€) kerugian yang terjadi, dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8)

Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek:
C) Nama pihak/counterparty,

td) Lokasi Efek jaminan:

&) Tingkat bunga piutang reverse repo,

# Cadangan kerugian penurunan nilal (jika ada): dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

e))

Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat dlambilalih,

b) Selisih antara nilal realisasi bersih atas agunan yang dlambilaih dengan saldo plutang
yang tidak tertagih: dan

C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut,

10)

Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan
dendakepada pihak lain.

11)

Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rinclan jenis dan jumlah ptutang,

Page 26 OCR 0.899
Page 26 of 85

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilal (CKPN): dan

€) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

12)

Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan Ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.

a) Pengelampokkan aset keuangan lainnya sesual klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya:

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
balk yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
Glakul sebagai laba atau rugi periode berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilal wajar melalul laba rugi:

(4) blaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi,
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempoj

&

Catatan 5 dan 8

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(S) uralan tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo

(7) Jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori:
(b) alasan reklasifikasi: dan

(c) sisa Investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direktasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

Ba Na Ma

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas
atau Ilabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut,

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilat, serta dipisaftkan antara
penurunan nilal yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilal yang diakui dalam laba rugi: dan

(10) jumlah amortisasl keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas Investasi

Page 27 OCR 0.891
Page 27 of 85

yang tersedia untuk dijual yang direklasirikasi menjadi dimiliki hingga jatuh
tempo.

13)

Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenal antara lain

&) nama bank, dipisahkan antara plhak ketiga dan plhak berelasi,
b) kisaran suku bunga kontraktual selama perlode pelaporan:
c) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan

@) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

«

Catatan 3

14)

Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:

a) rinclan Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:

b) tujuan model usaha yang digunakan:

6) jumtah Investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
@) Nilai Wajar untuk Investasi yang diukur pada blaya perolehan.

&

15)

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:

€) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

d) Informasi penting lainnya.

SIS Sad

16)

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:

SIKA ad

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilal Aset Bersih: dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakul sebagai laba atau rugi perlode berjalan

&

17)

Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, plhak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tempo, Jenis mata uang, dan uralan tentang sifat dan asal terjadInya (dari transaksi
usaha atau lainnya).

18)

Khusus Industri Asuransi

Page 28 OCR 0.869
Page 28 of'85

Tambahan pengungkapan mengenal aset-aset yang menjadi dana jaminan.

19) | Pinjaman Polis v
Yang harus diungkapkan antarataln rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang: v
b) Tingkat suku bunga. v
20) | Khusus Industri Perbankan
Kredit v
Yang harus diungkapkan antara laln:
2) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka v
waktu serta kolektibilitas
b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: v
K3) Rincian jumlah kredit berdasarkan plhak berelasi dan pihak ketiga, v
d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan: v
&) Tingkat suku bunga rata-rata per tahunj v
p Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan v
menurut ketentuan Bank Indonesia,
9 Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah v
cadangan kerugian penurunan nilal Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum cadangankeruglan penurunan nilai Aset keuangan sesual
ketentuan Bank Indonesia,
h Jumiah kredit yang dIrestrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas: v
) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, v
agen, atau anggota sindikasi,
D Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada: v
k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian v
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia:
D Pendapat manajemen akan kecukupan jurnlah cadangan kerugian penurunan nilai. v
21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi v
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo: V

Page 29 OCR 0.858
Page 29 of 85

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan v
dan mutasi selama periode berjalan:

8) Rincian jumlah tagihan dan Ilabilitas berdasarkan plhak berelasi dan plhak ketiga: v

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai v
tagihan akseptasi

22) | Persediaan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilal
tercatat menurut klasifikasi! yang sesual bagi Perusahaan:

&

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai
Wajar dikurangi blaya untuk menjual:

3) Jumlah persediaan yang diakui sebagal beban selama
perlode berjalan,

SKK.

4) Jumlah setiap penurunan nila! yang dlakul sebagal
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam perlode
berjalan:

(5) Jumlah dari setiap pemullhan dari setlap penurunan v
nilal yang diakui sebagal pengurang jumlah persediaan yang diakul sebagai
beban dalam periode berjalan:

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan v
nilal persediaan yang diturunkan:

? dalam hal terdapat kapitalisasi blaya pinjaman untuk v

persediaan yang memenuhi kriterla aset kualifikasian, maka diungkapkan:

(I) jumlah biaya pinjaman yang dikapitallsasl selama perlode berjalan: dan v

(UI) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah blaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang v
menerima jaminan, dan alasan dijaminkanj dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai v
pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen
atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya,

b) Khusus Industri Perhotelan v

Page 30 OCR 0.872
Page 30 of 85

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:

») Makanan dan minuman:
(2) Perlengkapan) dan
(3) Barang Dagangan.

9

Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:

Sis Ss &

(1)Pengungkapan nilal tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(a) Tanah Matang,
(b) Unit Bangunan: dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesalan.

(2)Jumlah blaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan Jual belinya telah berlaku
namun penjualannya belum diakul, termasuk jumlah utang terkalt yang akan
dialihkan, bila ada.

«ta

d)

Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan:

2 Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan: dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang,

e)

Khusus Industri Media

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1)Materi program : lokal, Impor (media televisi):
(2)Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):

&

(3)Barang promosi dan barter (media cetak), dan
(4)Bahan persediaan lalin yang sesual dengan Industrinya.

Khusus

YK sis &

Page 31 OCR 0.889
Page 31 of 85

Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lain:
(1)Obat-obatan:
(2)Perlengkapan medis (disposable): dan
(3)Persediaan lainnya

9) Khusus Industri Peternakan

sis ss

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi:

&

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan

(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

4

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendak
Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak v
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan:

(b) Rekonsillasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling v
tidak 2 tahun terakhir,

&

(c) Nilal amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan v
persediaan yang mati atau hilang:

(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilal pertanggungan asuransi dan v
risiko yang ditutup:

(f) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat Cadangan kematian v
atau metode penghapusan langsung,

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan v

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima v
jaminan.

Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain:

23:

a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan v Catatan 10

Page 32 OCR 0.906
Page 32 of 85

b) uralan mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

24)

Biaya Dibayar Dimuka

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

25)

Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual

Yang harus diungkapkanantara lain:

(2) uralan dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok tepasan:

(2) uralan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan,

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,

(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu

tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun:

(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesual dengan SAK yang berlaku: dan
(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimlliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
(a)nilal dari aset tersebut, yaitu nilal yang lebih rendah antara:
|, jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesua'kan dengan
penyusutan, arnortisasi atau penilalan kembali yang telah diakul apabila aset
atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagal dimiliki untuk
dijual: dan
II, jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual:
(bjuratan fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan

(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan perlode sajian
sebelumnya,

26)

Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :

2) rincian jenis, nama plhak berelasi,
dan jumlah plutang:

b) alasan dan dasar pembentukan
Cadangan keruglanpenurunan nilai serta penjelasan terjadInya piutang pihak berelasi
tersebut,

c) jumlah cadangan kerugian

Catatan 19

Page 33 OCR 0.870
d)

Ka)

Page 33 of'85

1g AI
penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara Individual dan
kolektif, dan penghapusan piutang:
pendapat manajemen akan
kecukupan jumlah cadangan keruglan penurunan nilals dan
dalam hal plutang beretasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya.

27) | Investasi pada Entitas Asosiasi

3)
b)

9
d)

8

mn

h)

k)

Yang harusdiungkapkan antara lain:

nama entitas asosiasi,

persentase kepemilikan dan
penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya:

nilattercatat dan Nilai Wajar
Investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia:

ringkasan Informasi keuangan
entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Llabilitas, pendapatan, dan laba atau
rugi,

alasan tidak adanya pengaruh
signifikan walaupun Perusahaan memiliki teblh dari 2096 (dua puluh perseratus) hak
suara atau hak suara potensial Investee secara langsung atau tidak langsung:

akhir periode pelaporan dari laporan
keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam
menerapkan metode ekultas dan tanggal atau perlode yang berbeda dengan
Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau perlode yang berbeda,

sifat dan tingkatan setiap
pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer dana
kepada Perusahaan:

bagian rugl entitas asosiasi yang
tidak dlakul dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya
atas rugi entitas asosiasi, baik untuk perlode terjadinya kerugian tersebut maupun
secara kumulatif,

bagian atas Ilabilitas kontinjensi
entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan Investor lain:

llabilitas kontinjensi yang terjadi
karena Investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau sebagian Liabilitas
entitas asosiasi: dan

ringkasan Informasi keuangan
entitas asoslasi, secara Individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan
menggunakan metode ekultas termasuk total Aset, total Llabilitas, Pendapatan, dan
laba atau rugi.

Catatan 6

Page 34 OCR 0.897
Page 34 of 85

Khusus Industri Konstruksi
Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

29)

Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

a) Saldo awal:

b) Penyisihan perlode berjatan:

c) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan
Ko) Saldo akhir.

30)

Khusus Industri Jalan Tol
Hak Bagi Hasil Tol
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:

(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:

(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya:

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama perlode berjalan, dan

(d) Reklasifikasi prayek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

31)

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan

Yang harus diungkapkan antara laln:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan

(dl) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis
tanaman,

(2) Rekonsillasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman
untuk setiap kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir

(3 Status tanah yang digunakan untuk menanam:

MD Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi
penanamanj

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling
sedikit 2 tahun: dan

(5) Tanaman yang dijaminkan.

b) Untuk tanaman belum menghasilkan

Page 35 OCR 0.885
Page 35 of 85

(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan
(a) Saldo awal
IL Tambahan tahun berjalan
.  Blaya langsung

(b) Jumtah kapitalisasi blaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depreslasi
luar blasa

| Pengurangan tahun berjalan

II. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir:

(2) Nilal tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (int!) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

32) | Khusus Industri Peternakan

Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan:

b) Rekonsillasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir,

C) Nilal amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan:

@) Kondisi hewan ternak:

f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,

9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang

UUtUp:

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung:

9 Nilal cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:

ih Pendapat manajemen atas kecukupan nilal cadangan kematian, jika ada: dan

k) Nilal hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

33) | Properti Investasi
a) Yangharusdiungkapkan antara lain:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai
Wajar atau model blaya,

Page 36 OCR 0.902
b)

9

Page 36 of 85

metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilal
Wajar dari Properti Investasi,

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilal Wajar didukung oleh bukti pasar
atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan:

(Gi nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilalan terakhir:

(5) jumlah yang diakui dalam faba rugi untuk:

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi:
(b) beban operasi langsung yang terjadi balk dari Properti Investasi yang

menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
perlode tersebut, dan

(ce) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilal Wajar,

(6) keberadaan dan jurnlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi
atau pembayaran penghasilan dan hasii pelepasan: dan

?) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau
mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau
peningkatan.

Khusus untuk Properti Investasi
yang menggunakan model Nilal Wajar, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud
dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara laln:

ie) rekonsiliasi antara jumiah tercatat Properti Investasi pada awal dan
akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi,

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesualkan secara
signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus
mengungkapkan rekonsiliasi antara penilalan tersebut dan penilaian yang telah
@isesualkan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan
secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali, dan

(b) penyesualan signifikan lain.

Khusus untuk Properti Investasi
yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam
huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain:

(1) umur manfaat,
(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti

Investasi pada awal dan akhir perlode dengan menunjukkan penambahan,
pengurangan, dan reklasifikasi:

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi

Page 37 OCR 0.886
Page 37 of 85

beban penyusutan,

4) jumlah rugi penurunan nilai yang dlakul, dan jumlah pemulihan rugi
penurunan nilai, selama satu periode sesual SAK yang berlaku:
(5) transfar ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan
(6) Nilai Wajar Properti Investasi.
d) Khusus untuk Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara v
lain:
(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan
pengembangan:
2 persentase jumlah tercatat terhadap nilal kontrak:
(3) estimasi saat penyelesaian,
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian,
(3) Jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi blaya pinjaman untuk properti Investasi
yang memenuhi kriterla aset kuallfikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) Jumlah blaya pinjaman yang dikapitalisasi selama perlode berjalan: dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah blaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi,
34) | Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:
@) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan v
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pemblayaan:
b) rekonsillasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi v
penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan
penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: v
9 jumlah penyusutan untuk masing-masing periode
penyajian dan alokasi beban penyusutan: v
d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik
yang diakui dalam laba rugi dan ekultas (jika ada):
e) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset v
Tetap: v
3) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap
yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba
rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif:
9 Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah v
revaluasian, yang harus diungkapkan:

Page 38 OCR 0.896
Page 38 of 85

(1) tanggal eraktif revaluasi (Tanggal Penilaian):

n)

2 tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal
Pajak (DJP) apablla Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah
revaluasian,

3) nama Penilai dan tanggal laporan penllatan
terakhir,

4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan
dalarn mengestimasi Nilai Wajar aset:

(5) jumlah tercatat untuk setlap Aset Tetap seandainya
aset tersebut dicatat dengan model biaya, dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilal, yang

menunjukkan prubahan selama perlode dan pembatasan-pembatasan distribusi
saldo surplus kepada para pemegang saham.

Khusus untuk Aset Tetap dalam prases pembangunan,
yang harus diungkapkan antara laln:

(1) rincian Asat Tetap yang sedang dalam pembangunan:
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilal kontrak:
(3) estimasi saat penyelesalan:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada):

(5) jumlah pengeluaran yang diakut dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan, dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriterla
aset kualifikasian, maka wajib dlungkapkan:

(a) Jumlah biaya pinjaman yang dikapitallsasi selama periode berjalan, dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

Pengungkapan lainnya antara lain:
(1)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara:

(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan
masih digunakan:

(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual:

(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
material dari jumlah tercatat,

(5) nilal buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) darl Aset Tetap yang
dihentikan pengakuannya:

(6) dalaim hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar dlungkapkan jenis
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan:

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset

Page 39 OCR 0.905
Page 39 of 85

Tetap:

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nik

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama plhak yang menerima jaminan dan
alasan penjaminan, dan

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilal pertanggungan asuransi, dan

risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya,

35)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, Sumur

dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan:
(b)Saldo awal untuk masing-masing lokasi,
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan
(d)Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan.

36)

Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi:

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif,

€) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada
awal dan akhir perlode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi,

ti) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikaslan, maka harus diungkapkan:

(0 jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama
perlode berjalan, dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan
jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi:

Page 40 OCR 0.881
Page 40 of 85

ang sand
@) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penjlalannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak
terbatas:

f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa perlode amortisasi dari setiap Aset v
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan: v

Aset Takberwujud yang diperoleh meialul Hibah Pemerintah dan awalnya diakul pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut,
(2) jumlah tercatatnya: dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal! dengan model blaya atau model
revaluasij

h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan vV
jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabi itas,

ID) nllal komitmen kantraktual untuk akulsisi Aset Takberwujud:
1) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan: v
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

@) nama Penilal dan tanggal laporan penilalan
terakhir,

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:

(9 metode dan asumsi signifikan yang digunakan
dalam mengestimasi Nilai Wajar aset:

(5) Jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud
seandainya Aset tersebut dicatat dengan model blaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang
menunjukkan perubahan selama perlode dan pembatasan-pembatasan distribusi
saldo surplus kepada para pemegang saham,

37) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

9

a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan v
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan pengurangan:
(3) Saldo akhir,

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi v
Yang harus diungkapkanantara lain:
(2)rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of Interest yang

Page 41 OCR 0.895
Page 41 of 85

mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir: dan

(2)Jumlah aset, Ilabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

9

Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.

Yang harus diungkapkan antara lain:

d0) Kebljakan akuntansi sehubungan dengai
(a) Metode pembebanan blaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

(2 Jumlah Blaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1)
blaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan
mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-
ratanya:

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

49 Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan
masa produksi, meliputi penjelasan :

(a) Alasan terjadinya penundaan,

(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (ilka ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilal tersebut,

9

Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Blaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun
berjalan dengan menunjukkai

(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:
(b) Saldo awal:

K3) Penambahan/pengurangan,

(d) Amortisasi, dan

(e) Saldo akhir.

2 Blaya pengembangan yang ditangguhkan atas keglatan pengembangan yang
masih berjalan:

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan blaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan:

4 Jumlah blaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana
terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:

(a) Alasan terjadinya penundaan:

Page 42 OCR 0.901
Page 42 of 85

(b) Amartisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
85) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan
rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tlap-tlap Area of Interest.

Liabilitas

1)

Utang Usaha

Yang harus diungkapkan antara tali
2) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,

b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan

€) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

Catatan 9

2)

Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka
panjang.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode:
(2) provisi tambahan dalam perlode bersangkutanj
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan:

(4) jurnlah yang dibatalkan selama perode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan

(5) peningkatan selama perlode yang bersangkutan, dalam nilat kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari setlap perubahan tingkat diskonto:

(6) uralan mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomi:

(7) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
Utara yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut.

3

Beban akrual

Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan Jumlah dari unsur utama beban yang belum
jatuh tempo.

Catatan 12

4

Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 43 OCR 0.885
Page 43 of 85

CETAK AN
a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan
b) Uralan mengenal sifat masing-masing kewajiban.

Getas

5)

Utang Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenal jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo,
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembeltan dan penjualan kembali Efek.

5)

Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos Ini antara lain Ilabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi, Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaltu :

a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui,

6) kerugian yang dialami: dan

4) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

7)

Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap janis simpanan yang mengungkapka
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu,
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan: dan

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.
b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus dlungkapkan antara tali

leh) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka
waktu,

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi
dan pihak ketiga,

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(CG Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat

deposito: dan

Page 44 OCR 0.888
Page 44 of 85

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan
statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan.
8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa v
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan -
Yang harus diungkapkan antara laln :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi:
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rincian berdasarkan mata uang:
49 Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris, dan
(5) Rekonsillasi jumlah pada awal dan akhir periode yang
memperlihatkan penambahan dan pengurangan.
b) Utang Klaim v
Yang harus diungkapkan antara lalin:
“d) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan
pihak ketiga,
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:
(BD Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan
49 Jumlah utang menurut mata uang.
C) Estimasi Klaim Retensi Sendiri v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut jenis asuransi:
(2) Jumlah menurut tertanggung,
(3) Jumlah menurut mata uang: dan
4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadI namun belum
dilaporkan.
d) Premi yang belum merupakan Pendapatan v
Yang harus diungkapkan antara lain:
0) Jumlah menurut program asuransi:
2 Jumlah menurut jenis pertanggungan:
(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan
pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
“4 Metode perhitungan yang digunakan: dan
(5) Rekonsillasi jumlah pada awal dan akhir perlode yang
memperlihatkan penambahan dan pengurangan.

Page 45 OCR 0.881
Page 45 of85

Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis dan jumlahnya, dan

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan
pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur:
(3 Jumlah menurut jenis mata uang, dan
H4 Jumlah menurut umur utang.
f) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak beretasi dan
pihak ketiga:
2 Jumlah berdasarkan reasuradur,
3) Jumlah menurut jenis mata uang,
(4) Jumlah menurut umur utang: dan
(5) . Jumlah utang atau piutang reasuransi yang
disalinghapuskan,
9) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara tan:
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah menurut janls mata uang: dah
(3) Jumlah menurut jenis asuransi,
h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara tain rincian menurut jenis asuransi.
) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham:
(2) Dasar perhitungan: dan
(3 Saldo menurut usla, “
9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.
10) | utang Pajak Catatan 10

Page 46 OCR 0.880
Page 46 of 85

b) Informasi mengenai ketetapan pajak.

11)

Khusus Industri Pembiayaan

Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah liabllitas anjak plutang dalam rangka anjak plutang dengan recourse: dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak plutang, dan jatuh tempo serta Ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak plutang.

12)

Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13)

BaglanLancar atas Liabilitas Jangka Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain bagian tancar atas Itabilitas jangka panjang sesual
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini.

14

s

Mabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk Ilabilitas
keuangan lalnnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:

(2)Perusahaan wajib mengelompokkan sesual klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasi:

(3)Yang harus diungkapkan antara lain:

ta) nilal tercatat Ilabilitas keuangan untuk setiap kategori:
(tb) laba atau rugi neto pada setiap ilabilitas keuangan: dan
(91 kejadian penting lainnya antara faln kepatuhan Perusahaan

dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi
utang dan kondisi default).

b) Palam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1)Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesalan utang,

(2)Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait:

(3)Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang dlakul selama
parlode tersebut, dan

(4)Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nltal tercatat utang yang telah
direstrukturisasi,

Tidak ada dengan pihak
berelasi

Page 47 OCR 0.881
Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Page 47 of 85

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian Jenis dan jumlahnya.

16)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus dlungkapkan antara lain rincian Jenis dan jumlahnya.

17)

Llabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara lain Iiabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
Gimiliki untuk dijual sesual dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
fancar atau kelompok lepasan yang dikiasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

Liabilitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara lain :

3) rincian nama plhak berelasi, jenis, dan jumlah utang,
b) Jumlah utang menurut mata uang: dan

ks) Jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang
berhubungan.

Catatan 19

19)

Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:

2) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata
uang,

h) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:
Cc) tanggal jatuh tempo,
d) jumlah bagian yang akan Jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

€) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya,

1 pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas
pinjaman:

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan daiam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default),

h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan:

I) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan

LL ata

SAK

Page 48 OCR 0.892
D

Page 48 of 85

pengungkapan Informasi sehubungan dengan Ilabilitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan
posisi keuangan tetapi tetap dikfasifikasikan sebagal Ilabilitas jangka panjang, antara
lain adalah:

(1)nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan

(2)ringkasan perjanjlan lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

20) | Utang Sewa Pembiayaan

3)
b)

9
9

8)

Yang harus diungkapkan antara lain :

jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa
(lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan:

rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada
tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain Itu wajib
mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dan nilal kininya, untuk setiap periode berikut:
(1) sampai dengan satu tahun:
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan
(3) lebih dari 5 (lima)tahun.

pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode
tersebut:

total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang
diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-
Cancellable sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan,

keuntungan atau keruglan yang ditangguhkan beserta amortisasinya
sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and
Ieaseback): dan

penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:

ken) dasar penentuan utang sewa kontinjen:

2 ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsl
perpanjangan atau pembellan dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam

perjanjlan sewa.

21) | Khusus Industri Perbankan

a)

Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)RIncian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Page 49 OCR 0.885
Page 49 of85

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

ie) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:
(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjatan: »
(6) Ringkasan perjanjlan yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu

perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance),

?) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat
berharga yang diterbitkan.

b) Pinjaman Diterima

Yang harus diungkapkan antara laii

(1)Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:

(2)Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3)Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian,
tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilal Aset bank yang dijaminkan, dan
persyaratan penting lainnya(debt covenance):

(4)Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance,

(5)Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat Imbalan yang tebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.

c) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara Jaln:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:

(2)RIncian jumlah berdasarkan plhak beretasi dan Pihak ketiga:

(3)Jumlah penyisihan penurunan nilal dan mutasi selama perlode berjalan,

(4)Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan, dan

(5)Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilal
komitmen dan kontinjensi.

22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkai
(1) Saldo awal,

Page 50 OCR 0.893
Page 50 of 85

(2) Penyisihan yang dibentuk:
(3) Pengeluaran yang terjadi: dan
(4) Saldo akhir.

b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

c) Liabllitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan Ilabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan:

d) Apabila dalam pos In! terdapat komponen blaya yang sifatnya materlal, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pcs yang
terpisah,

8) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akhir.

23)

Labilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
2) Imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gambaran umum mengenal jenis program.

2 rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini Kewajiban
Imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode
berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam:

ta) btaya jasa kini,

(b) biaya bunga:

(c) iuran oleh peserta program:

(d) keuntungan dan kerugian aktuarlat:

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian,

(9 Imbalan yang dibayarkan,
(9) blaya jasa lalu,

(h) kombinasi bisnis:

()  curtallment, dan

() penyelesalan.

(3 analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang
dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak didanal dan jumlah yang dihasilkan
dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai:

& rekonsiliasi saido awal dan akhir dar! Nilai Wajar aset
program serta saldo awat dan akhir dari setlap hak penggantian yang diakul
sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama

Page 51 OCR 0.851
(5)

6)

iga)

periode yang dapat @dlatribusikan pada seti:

Ca)
3)
@

(ad)
(3)
KG)
@
th)

Page 51 of 85

El
hasil yang diharapkan dari aset program,
keuntungan dan keruglan aktuarlal:

perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

luran oleh pemberi pekerja:
luran oleh peserta pragramj
Imbalan yang dibayarkan:
kombinasi bisnis, dan
penyelesalan:

rekonsiliasi nilal kini kewajiban imbalan pasti

sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program
sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Asetdan Liabilitas yang diakui
dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan:

ta)

(b)
(ol

(d)
(@)

keuntungan dan kerugian aktuarlal neto yang tidak dlakul dalam
laporan posisi keuangan,

blaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan:

setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK:

Nilai Wajar pada akhir perlode pelaporan dari setiap hak penggantian
yang diakul sebagai Aset sesual dengan SAK: dan

jumlah lainnya yang diakul dalam laporan posisi keuangan:
total beban yang diakul di laba rugi untuk setiap hal-hal

berikut dan nama pos dimana hal tersebut termasuk:

ta)
(b)
to)
(d)

(&@)

H
(3)
(hn)

blaya jasa kini:
blaya bunga,
hasil yang diharapkan dari aset program:

hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesual dengan SAK:

keuntungan dan keruglan aktuarlal, jika Perusahaan memilih metode koridor
10 (sepuluh per seratus):

blaya jasa lalu,
dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan
dampak dari batasan dalam SAK:

jumlah total yang diakul dalam pendapatan komprehensif

lain yang akan dlakul segera dalam saldo laba, meliputi:

(3)
(D)

keuntungan dan kerugian aktuarlal, dan
dampak dari batasan dalam SAK:

Page 52 OCR 0.904
Page 52 of 85

jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial
yang diakui pada pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui
keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesual dengan
SAK:

(9) persentase atau Jumlah setlap kategori utama yang
merupakan Nilal Wajar total aset program, untuk setiap kategori utama dari aset
program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, Instrumen ekuitas,
instrumen utang, properti, dan seluruh aset taln:

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:
ta) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan) dan
tb) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan

tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk
dampak kategori utama dari aset program:

(12) Imbal hasil aktual atas aset program, serta Imbal hasil
aktual atas setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset:
(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampat pada

akhir perlode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak
hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:

ta) tingkat diskonto,

(b) tingkat Imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk
periode yang disajikan dalam laporan keuangan:

(5) tingkat Imbal hasil yang diharapkan untuk perlode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset:

(d) tingkat kenaikan gafi yang diharapkan (dan perubahan dalam Indeks

atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan Imbalan masa depan):

(A1 Ungkat tren biaya kesehatan: dan
ig) asurnsi material lain yang digunakan dalam aktuarla:
(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase

dalam tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada:

(a) blaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari blaya kesehatan
pascakerja periodik neto: dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk blaya kesehatan.

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan Inflasi yang tinggi,
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam Ilngkungan inflasi yang rendah.

(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat
tahun sebelumnya dari:

Page 53 OCR 0.903
Page 53 of 85

nilai kini kewajiban Imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau
defisit pada program: dan
(b) penyesuaian yang timbut pada:
(U) Irabllitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari
llabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan
(li) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
program pada akhir periode pelaporan,
(16) @stimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat

ditentukan secara andal, dari luran yang diharapkan akan dibayar dalam program
selama perlode tahunan dimulai setelah periode pelaporan:

(17) khusus untuk program Imbalan pasti yang membagi risiko
antar entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:
ta) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
Imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti Itus
(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi blaya imbalan pasti neto sesual

SAK, maka Perusahaan mengungkapkan:

(I) Informasi yang memungkinkan pengguna laporan kevangan untuk
mengevaluasi sifat program Imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama perlode tersebut,

(IU) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban Imbalan
pasti: dan

(uljjika Perusahaan mencatat furan yang terutang untuk perlode sesuai SAK
Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan

butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir il.

b) Iuran Pasti

Perusahaan yang menyelenggarakan program Iuran pastiharus mengungkapkan
jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.
Cc) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya

Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah Imbalan kerja jangka
panjang lainnya.

d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara ialn:

(1) juran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak
kerja, dan

Page 54 OCR 0.893
Page 54 of 85

2 penjelasan mengenal Tabilitas kontinjen (jika ada).

24)

Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenal jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam ruplah dan mata uang vV
asing, tanggal jatuh tempa, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
Obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, v
b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
€) Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: /
d) nama Wall Amanat dan keterkaltan usaha dengan Perusahaan:
8) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan v
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada:
? pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan, v
9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi V
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
dan v
h) persyaratan penting lainnya.
25) | sukuk v
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara laln:

(4) Uralan tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan:
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:
(c) nilai nomini
(d) besaran Imbalan (untuk Sukuk Ijarah):

(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
hasil (untuk Sukuk mudharabah),

(9 rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran Imbalan
atau bagi hasil,

(9) jangka waktu:
(h) tujuan penerbitannya: dan
(I) persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan:
(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,

Page 55 OCR 0.894
Page 55 of 85

(6)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan: dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi default).

26)

Utang Subordinasl
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan

b) tujuan perolehannya:
C) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi:

d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

€) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan: dan
persyaratan penting lainnya.

27)

Obligasi Konversi
Yang harus diungkapkan antara lali

a) rincian mengenal jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya:

b) perlode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi raslo konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti,

Cc) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
dari sudut pandang pemegang obligasi konversi:

@d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:

e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,

f) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

H) dalam hal Perusahaan menerbitkan obilgasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli:

k) komponen Llabilitas dari obligasi konversi:

Page 56 OCR 0.911
Page 56 of 85

I) keberadaan fitur derivatif melekat, dan
m) persyaratan penting lainnya

Le

Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

»

Modal Saham
Yang'harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:

(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir perlode:

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan,
b) Penjelasan mengenal sifat dan tujuan setlap pos cadangan dalam
ekultas,
c) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah
lembar saham dan persentase kepemilikan, yaitu:

(1)Pemegang saham yang memiliki 596 (lima perseratus) atau lebih:

(2)Nama direktur dan komisaris yang memiliki sahamj dan

(3)Pemegang saham lainnya:

d) Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan:

(1)Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti
pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau
pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
(RUPS):

(2)Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi aglo, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right Issue dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi: dan

(3)Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesalan
pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal,

e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di

Bursa Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak
dicatatkan pada Bursa Efek.

Catatan 14

2)

Tambahan Modal Disetor (Additional Pald-in Capital)

Page 57 OCR 0.875
Page 57 of 85

an

Yang harus diungkapkan antara lain: | Catatan la dan 15
a) Rincian jumlah tambahan modal disetor, v

b) Uralan sumber aglo saham: v

c) Rincian biaya ernisi Efek ekultas berdasarkan penerbitan Efek vV

@kultas:

d) Uralan mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor, v

8) Uraian mengenal sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya: v

j3) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas v

sepengendall, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:

(2) Penjelasan mengenal hubungan sepengendal! dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara,

(3) Tanggal efektif transaksi:

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut:

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah Imbalan
yang terjadi,

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jumlah Imbalan yang diserahkan atau diterima: dan

(7) Penyajian kemball laporan keuangan yang memberikan Informasi antara lah

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk perlode yang disajikan kembali:

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan:

(c) Dampak penyesualan kebijakan akuntansi: dan

(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali,

3) | Selisih Transaksidengan Pihak Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: V
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan,
(2) Nama entitas anak, dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi:

b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: V
dan
C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan Investasi pada saat hilangnya v

Pengendalian.

Page 58 OCR 0.915
Page 58 of 85

Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau
pengurangan modal disetor,

b) Tanggal atau perlade perolehan serta jumlah lembar dan nilai
saham treasuri yang diperoleh

Cc) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai
pengurangan modal disetor,

d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta
selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan

8) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.

5)

Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jumlah penyesualan periode yang lalu (jika ada):

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait:
dan

€) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.

Laporan perubahan ekuitas
konsolidasian

8)

Waran

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran:

b) dasar penentuan Nilal Wajar waranj

C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa),

d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya, dan
e) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenal perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensif lainnya.

Laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif
lain

8)

Kepentingan Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas
ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas Induk.

Laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif
lain

Laba Rugi Komprehensif

Page 59 OCR 0.910
Page 59 of 85

Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Jumlah setlap kategori signifikan dari pendapatan yang diakul selama perlode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:

(1) Penjualan barang:
(2) Penjualan jasa:
(3) Bunga:

(4) Royalti: dan/atau
(5) Dividen

diungkapkan secara terpisah berdasarkan plhak berelasi dan pihak ketiga:

b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama:

C) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh
perseratus) dari pendapatan:

4) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup
dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

8) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara laln:

(1) Pendapatan kontrak konstruksi:

(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakul sebagal pendapatan dalam periode
berjalan,

(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakul
dalam perlode berjalan: dan

(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesalan kontrak,
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporai
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugl yang diakui sampai tanggal
pelaporan,
(b) Jumlah uang muka yang diterima: dan
(c) Jumlah retensi,

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabliitas:

#) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain:
(1) Penjuatan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan:

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya: dan

(3). Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagal

Catatan 16

Page 60 OCR 0.885
Page 60 of 85

prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:
(a) Pendapatan bruto:
(b) Retur/rabat/diskon terkait, dan
(c) Total pendapatan neto.
2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif
Yang harus diungkapkan antara lain:
2) Dasar ketentuan tarif,
b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,
9 Masa berlaku tarif,
d) Besaran tarif, dan
e) Perjanjlan lain yang terkail
3) | Khusus Industri pembiayaan
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara laln:
8) Pendapatan pembiayaan konsumen:
b) Pendapatan anjak plutang: dan
c) Pendapatan sewa.
4) | Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:
Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat Inap, rawat jalan dan
penunjang medis,
Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
@) Restitusi:
b) Subsidi tidak mampu, dan
c) Selisih perhitungan kialm.
5) | Khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Rincian
pendapatan bersih jasa transportasi,
b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat
transportasi:
c) Rincian pendapatan usaha dari Jasa ekspedisi

Page 61 OCR 0.909
Page 61 of 85

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

91 Rincian pendapatan dipisahkan sesual dengan
Jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan
memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut.

6) | Khusus Industri Telekomunikas!
Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa Interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain.
7) | Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,
premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi.
Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)
8) | Khusus Industri Jalan Tol:
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
dan rincian pendapatan kerjasama operasi:
b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus dlungkapkan.
9) | Khusus Industri Perbankan
Pendapatan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain:
Pendapatan bunga, yang dapat terdirt dari dan tidak terbatas pada :
a) Obllgasi Pemerintah:
b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui,
G) Efek-efek: dan
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.
10) | Beban Pokok Penjualan

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:

Page 62 OCR 0.884
Page 62 of 85

(1) Biaya bahan baku:
(2) Biaya tenaga kerja: dan

(3) Blaya overhead

ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan,

b) Nama pihak penjual dan nilai pembellan yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan: dan

Cc) Untuk Industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual,

11)

Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/Beban Operaslonal
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
a) Beban bahan:

b) Beban jasa pelayanan:

C) Beban pegawai:

d) Beban penyusutan sarana medis:

e) Beban pemeliharaan sarana,

f Beban asuransi:

9) Beban langganan daya dan jasa:

h) Beban depresiasi.

12)

Khusus Industri Asuransi:
2) Beban Klaim Asuransi Kerugian

Yang harus diungkapkan antara taln rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap jenis asuransi.

b) Beban Klalm Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rinclan dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
tempo, klaim mial tunal, dan klaim kematian.

C6) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan kamisi dan beban komisi untuk setlap jenis asuransi.

d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis Investasi.

13)

Khusus Industri Perhotelan

Page 63 OCR 0.898
Page 63 of 85

Beban Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi:
b) Gaji dan beban pegawal lainnya: dan
€) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

14)

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain:

a) Beban penjualan:

9) Beban distribusi: dan

C) Beban umum dan administrasi,

Catatan 18

15)

Khusus Industri Perbankan
a) Beban Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus dlungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

16)

Khusus Industri Pembiayaan
BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilal untuk masing-
masing akun Plutang Pemblayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Plutang Sewa
Pernblayaan,

17)

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :

2) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
c) Untuk Blaya Keuangan, meliputi :

(1) biaya pinjaman meliputi:

(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga
efektif,

(b) beban keuangan dalam sewa pemblayaan yang diakul sesuai SAK yang
berlaku: dan

Laporan faba rugi dan
penghasilan komprehensif
lain

Page 64 OCR 0.888
Page 64 of'85

(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesualan terhadap bunga:

(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi Instrumen keuangan meliputi:

(a) rugi penurunan | dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual:
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar
melalui laba rugi: dan
(31 amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk
lindung nilai.
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasl dan/atau Ventura

Bersama meliputi :

(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asoslasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah.

18)

Khusus Industri Perbankan
a) Beban Penyisihan Penurunan Nifal atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara talh rincian jumlah berdasarkan jenis aset Keuangan,

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilal surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasl Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

8) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

19)

Pendapatan Komprehensif Lain

Yang harus diungkapkan antara taln:

a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud:
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti,

C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:

d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual,

8) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian Instrumen Ilndung nilal dalam rangka
Indung nilai arus kas: dan

bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asoslasi dan/atau Ventura Bersama.

Laporan laba rugi dan

penghasilan
lain

komprehensif

20)

Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :

Page 65 OCR 0.925
b)

c)

d)

)

»

Page 65 of 85

komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(1) beban (penghasilan) pajak kini:

(2) penyesuatan yang diakul pada perlode atas pajak klni yang berasal dari periode
lalu:

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
temporer dan pembalikannya:

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkalt dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru,

(5) Jumlah manfaat yang berasal dari rugl pajak yang tidak dlakul sebelumnya
atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan:

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif:

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang
dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekultas:

Jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan
komprehensif iain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas
asoslasi dan/atau Ventura Bersama,

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba
akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut ini:

(1)rekonsillasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkallan laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku: atau

(2)rekonsillasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku,

penjelasan mengenal perubahan tarif pajak yang berlaku dan
perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada perlode akuntansi sebelumnya:

Jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer
yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak dlakul
sebagal aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan:

Jurntah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada
entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama
atas liabllitas pajak tangguhan yang belum diakui:

Catatan 10c

Catatan 10e

Page 66 OCR 0.886
h)

»

k)

“)

n

0)

p)

Page 66 of 85

Pena

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak klni dengan cara sebagai

laba sebelum pajak menurut akuntansi:

ditambah/dIkurangi koreksi positif atau negatif
(dirinci), dan
(3) laba kena pajak,
perhitungan beban dan Ilabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif
pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku,
pernyataan bahwa laba kena pajak hasli rekonsiliasi menjadi dasar
dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan:
setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum
dikompensasi:
(1)jumlah aset dan Ilabilitas pajak tangguhan yang diakul pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian: dan

(2)jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang dlakui dalam laba rugi, apabila
jurnlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau Jlabilltas pajak
, tangguhan yang diakut dalam laporan posisi keuangai

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1)keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan
(2)laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap perlode sajlan:
jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang
saham Perusahaan yang diusulkan atau dlumumkan sebelum Laporan Keuangan
Diotorisasi untuk Terbit namun tidak dlakul sebagai Liabilitas datam laporan
keuangan:

uralan jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak
tangguhan praakulsisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakulsisi dalam suatu
kombinasi bisnis:

peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak
tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari
kombinasi bisnis tidak diakul pada tanggal akuisisi tetap! diakul setelah tanggal
akuisisi, dan

Jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung
pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila:
(1)penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak

mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada, dan

Catatan 10e

Page 67 OCR 0.885
Page 67 of 85

(2)entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagal pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
diatribusikan kepada entitas Induk untuk periode tersebut, Rekonsillasi tersebut
mencakup dampak Individual dari setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per
Saham,

jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsillasi penyebut tersebut.
Rekonslliasl tersebut mencakup dampak Individual dari setiap jenis Instrumen yang
mempengaruhi laba per saham,

Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi
mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam
penghitungan laba per saham dilusian karena Instrumen tersebut bersifat antidilutif
untuk pertode sajlan,

penjelasan transaksi saham blasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesual dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah perlode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau Instrumen
berpotensi saham blasa yang beredar pada akhir perlode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir perlode pelaporan: dan

@) laba per saham dasar dan diluslan untuk operasi yang dihentikan,

b,

&

d,

22)

Transaksi Pihak Berelasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengungkapan mengenal transaksi atau saldo dengan pihak beretasi, yang
jumlahnya
(1)lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar ruplah) untuk transaksi dengan orang

atau anggota keluarga terdekat, dan/atau
(2)lebih dari 0,599 (nol koma Ilma perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta Informasi tentang transaksi
dan saldo dengan pihak dimaksud:

c) terkalt dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan
hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta Informasi mengenal transaksi dan saldo,

Catatan 19

Page 68 OCR 0.860
Page 68 of 85

termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan
tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1)jumnlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban v
terkait,

(2)jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Habilitas, termasuk v
komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat Imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesalan: dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima:

(3)jumlah cadangan kerugian penurunan nilal, beban cadangan kerugian penurunan &
nilal secara Individual dan kolektif, dan penghapusan plutang terkait dengan v atatan 4
jurnlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan

(4)alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, Jika dilakukan
pembentukan: v

9) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf
a)dan b) dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(l)entitas Induk:

(2)entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas:
(3)entitas anak,

(Yentitas asoslasi,

(5)Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturerj

(6)personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas Induknya: dan
(7)plhak-plhak beretasi lainnya.

8) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau
kelompok direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan,
Gan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(1)lmbalan kerja jangka pendel
(2)Imbalan pascakerja:
(3)Imbalan kerja jangka panjang lainnya:
(4)pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(5S)pembayaran berbasis saham,

tj) untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(L)nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan,

SLALX

SKL

SL Sastet

Page 69 OCR 0.913
Page 69 of 85

1
yang secara Individual signifikan: dan

(3)untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara Individual,
signifikan, Indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut.

23)

Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing

a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungslonal.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian aset dan Ilabilitas moneter dalam mata Uang asing serta ekulvalennya

dalam mata uang fungsiona

(2) posisi neto dari aset dan Iiabilitas moneter dalam mata uang asing
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekulvalen dalam mata uang fungslonal:
(4) jumlah selisih kurs yang diakul dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang

timbul pada Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalul laba rugi,
dan

(5) selisih kurs neto diakul dalam pendapatan komprehensif lain dan dlakumulasikan
Galam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsillasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir perlode.

LL

Catatan 20

24)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) untuk setiap rugi penurunan nila! yang diakul atau dibalik selama perfode tertentu

Untuk suatu aset Individual, termasuk goodwil/ atau suatu unit penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai,

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai,

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi selama
perlode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilal yang dibalik:

(4) goodwili yang telah diakul rugi penurunan nilainya:

(5) jumlah rugi penurunan nilal atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut: dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilal atas aset revaluaslan yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama perlode tersebut,

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap

kelompok aset.

Page 70 OCR 0.905
Page 700185

Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Perlode Lalu

a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi:
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan

(3) perkiraan dampak estimasi pada perlode mendatang. Dalam hal jumlah
dampak pada perlode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan,

b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal
dan relevan:

(3) jumlah penyesualan untuk perlode berjalan dan setiap perlode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan diluslan:

(4) jumlah penyesuaian yang terkalt dengan Pperiode-periode sebelum periode yang
disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya:
dan

(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk perlode-periode sebelum perlode-perlode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

C) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari kesalahan perlode lalu:
(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajtai
(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajlan paling awal: dan

(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenal cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kemball retrospektif tidak praktis.

Page 71 OCR 0.866
Page 71 of 85

Kombinasi Bisnis

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadI selama periode pelaporan, yaitu:

(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakulsisi:
(2) tanggal akulsisi:

(3) blaya terkait akulsisi, di luar blaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, perlode
berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:

(4) persentase kepentingan ekultas berhak suara yang diperoleh:

(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakulsis! memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi,

(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakul:

(7) Nilal Wajar pada saat tanggal akulsisi atas total Imbatan yang dialihkan dan Nilal
Wajar tanggal akulsisl untuk setiap kelompok utama Imbalan:

(8) kesepakatan Imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:
(a) jumlah yang diakut pada tanggal akulsisi:

: (b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran)
dan

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apablia kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat dlestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:

(9) Perusahaan harus mengungkapkan plutang yang diperoleh berdasarkan kelompok
utama piutang, misainya pinjaman yang diberikan, sewa pernblayaan langsung,
dan kelompok plutang lain, yaltu sebagai berikut:

(a) Nilal Wajar piutang:
(b) jumlah piutang bruto kontraktual, dan

(C) estimasi terbaik pada tanggal akulsisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih:

(10) jumlah yang diakul pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang v
diperoleh dan kiabilitas yang diambil allh:

(11) setiap Ilabilitas kontinjensi yang diakui pada Nila! Wajar:

(a) uralan mengenal karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar v
sumber daya ekonomi terjadi:

(b) Indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal Y

Catatan 2t

SKK KK at
Std

TAK

Page 72 OCR 0.889
Page 72 of85

diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asuransi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan
(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut,
(12) dalam hal Ilabllitas kontinjensi tidak dlakul karena Nilai Wajarnya tidak dapat
dlukur secara andal, maka pihak pengakulsisi mengungkapkan:
(a) Informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi, dan
(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal,
(13) dalam hal pembelian dengan diskon:

ta) jumlah keuntungan yang diakul dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakul: dan
(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:
(14) setlap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10095
(seratus perseratus) dari kepentingan ekultas pihak yang diakuisisi pada
tanggal akulsisi:
(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
dlakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan
(b) teknik penilalan dan Input model utama yang digunakan dalam penentuan
nilai tersebut, untuk setlap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
dlakuisisi yang diukur pada Nilal Wajar:
(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:
la) Nilal Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekultas pihak yang
dlakulsisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akulsisi: dan
(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakul sebagai hasil dari
pengukuran kembati Nilai Wajar dari kepentingan ekultas pada pihak
yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakulsisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakul
keuntungan atau kerugian tersebut:
(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakulsisi sejak
tanggai akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi darl entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisis! untuk semua

Page 73 OCR 0.889
Page 73 of 85

kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan
sejak awal periode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan perlode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan
Informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesal untuk Aset,
Liabilitas, kepentingan nonpengendall tertentu atau jenis Imbalan dan jumlah
yang diakul dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(2) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesal: v
(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis Imbalan yang akuntansi

awalnya belum selesal: dan v
(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesualan perlode pengukuran yang diakul v

selama periode pelaporan
(2) setiap perlode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset Imbalan kontinjensl, atau
sampal dengan Perusahaan menyelesaikan Ilabilitas Imbalan kontinjensi atau

Vabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakul, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesalan:

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut: dan

(c) teknik penilaian dan Input model utama yang digunakan untuk mengukur
Imbalan kontinjensi

(3) Ilabilltas kontinjensi yang diakul dalam kombinasi bisnis, Yika ada,

(4) rekonsiliasi atas nilal tercatat goodwlll pada awal dan akhir periode pelaporan:

(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau keruglanyang diakul pada
perlode pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau Ilabilitas yang
dlambil-alih dalam kombinasi bisnis pada perlode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadlan relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

GC) pernyataan kesesualan dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis: dan v

SL SA

&«

Page 74 OCR 0.905
Page 74 of 85

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

IL semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan, Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara

(1) jumlah harga yang dibayarkan, v
(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: v
(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila v
Pengendalian diperoleh: dan
(4) jumlah aset dan Ilabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau v
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, dilkhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.
27) | Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain : Catatan 2g dan 22
a) pengungkapan pada level segmen:
(1) Informasi umum, yang terdiri dari:
(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkan: dan
(b) Jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan:
(2) Informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segrnen, dan Ilabiiltas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya:
(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, llabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan,
bh) pengungkapan pada level entitas
(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setlap produk dan jasa atau setlap v
kelompok produk dan jasa yang serupa,
(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
I. negara domisili Perusahaan: dan v

Page 75 OCR 0.916
Page 75 of 85

tersebut secara Individual.

(b) Aset tidak lancar selain Instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset Imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi aklbat kontrak asuransi yang v
berlokasi di:

I. negara domisili Perusahaan: dan

. Semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara aslng secara Individual jumlahnya
materlal, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.

(3) Informasi pelanggan utama v

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapal 106 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:

(a) fakta,
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan, dan
(c) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28

Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain: v
(1) uralan tentang alasan operasi dihentikan:
(2) uralan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah
kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan
Ilabilitas operasi yang dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang
dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesual SAK
yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas Informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:
(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba
rugi komprehensif meliputi:
(2) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dar! operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan
(b) laba atau rugi yang diakul dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait,
2 arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi,
Investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi

Page 76 OCR 0.886
Page 76 of 85

yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk,

29

Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan Instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk Ilndung nilal atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan
spekulasi,

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan Instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak Instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi
Undung nilai dan kelompok non lindung nilai:

(1)hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta,
bunga, komoditas atau lain-lain:

(2)pihak lawan transaksi (counterparties):
(3)tanggal jatuh tempo:
(4)nilal keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan,
(5)beban atau Pendapatan pada periode pelaporan:
(6)pos Aset dan/atau Liabllitas yang dilindung nilai: dan
(7)persyaratan penting lainnya.
€) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi
untuk mencapai tujuan tersebut:

(2)Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi Ilndung nilai, termasuk
penjelasan mengenal Aset dan/atau Labilitas dan Jenis transaksi yang dlindung
nifal, dan

(3)Bagl Instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu Ilndung nilai, disebutkan
tujuannya.

30)

Nilaf Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan Ilabilitas keuangan

antara lain:

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
keuangan: dan

b) hlerarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar
aset keuangan dan Iiabilitas keuangan.

Catatan 24

31)

Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:

@) jumlah dividen dan dividen per Saham. yang telah dideklarasikan dan dibayarkan
. sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan,

Page 77 OCR 0.874
Page 77 of85

b) jumlah utang dividen untuk:
(1) perlode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya,

C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah
perlade pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesalan laporan keuangan dan tidak
diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan

@) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.

32)

Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus dtungkapkan antara lain:
a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jurnlah Ifabilitas kontinjensi iainnya
secara terpisah,
b) jumiah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya:
C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan
d) dalam hal Ventura Bersama diakul dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan
(2)jumlah agregat setlap aset lancar, aset tidak lancar, Ilabilitas jangka pendek,

Tabllitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkalt dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.

33)

Perikatan dan Kontinjensi

a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi:

(a) perjanjlan sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan lisensi, diungkapkan:

| pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:

perlode berlakunya perikatan:

dasar penentuan kompensasi dan denda:

IV. jumlah beban atau pendapatan pada perlode pelaporan: dan
V.  pembatasan-pembatasan lainnya:

(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan

Page 78 OCR 0.872
b)

2

(3)
4

Page 78 of 85

untuk Investasi, diungkapkan:
IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjlan,
II, perlode berlakunya perikatanj
HI. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi, dan
Iv. sanksi-sanksi:
pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan:

(c) periode berlakunya jaminan: dan

(d) nilai jaminan:

fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas 1/C, cerukan bank: dan
uralan mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya,

Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain

keb

2

(3)

“4

perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang terkait:
(b) jumlah yang diperkarakan:

(c) tatar belakang, isl dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion):
dan

(@) dampak keuangan,

Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya
masalah Ilngkungan hidup, diungkapkan uralan singkat tentang peraturan dan
estimasi dampak keuangannya)

kemungkinan Ilabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, Jenis pajak, tahun pajak serta Jumlah
pokok dan denda atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding):

peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara laln:
(a) karakteristik aset atau Ilabilitas kontinjensi:
(b) estimasi dari dampak keuangannya,

Page 79 OCR 0.887
Page 79 of 85

i
(c) Indikasi tentang ketidakpasti

SET.

lan yang terkait dengan jumlah atau waktu arus

keluar sumber daya: dan
(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.
34) | Khusus Industri Perkebunan

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma:

b) Pihak-pthak yang terkait dalam kerjasama:

C) Lokasi aset dan jangka waktu gelolaan:

d) Hak dan Ilabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama,

£) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan

f) Isi perubahan perjanjian, jika ada.

35) | Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan Informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari Instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut: Catatan 24
(1) risiko kredit, antara lain Ikhtisar anallsis umur aset keuangan

yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilal dan yang lewat

Jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan

nilai:

(2) risiko likuiditas, antara taln:

(a) analisis jatuh tempo untuk Ilabilltas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktuat yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kas, dan

(b) deskripsi mengenal cara Perusahaan mengelola risiko Ilkuiditas:

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis
risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir perlode pelaporan, yang
menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal
tersebut terhadap laba rugi dan ekultas, dan

(1 risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari
Instrumen keuangan.

36) | Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)

Page 80 OCR 0.897
Page 80 of 85

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan Jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan
Posisi keuangan:

(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

b) Posisi Devisa Neto v
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
laporan posisi keuangan:

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

Cc) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum v
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
pihak ketiga di bank.

d) Aktivitas Fiduclary v
Yang harus diungkapkan antara lain uralan masing-masing aktivitas #iduclaryyang
meliput! jasa kustodlan, wall amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

37) | Kuasi-Reorganisasi v

Yang harus diungkapkan antara lain uralan mengenal kegiatan Kuasi-reorganisasi yang

meliputi

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi:

b) Status golng concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham

setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha dl masa mendatang:

&) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-

reorganisasi,

d) Rinctan dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan Ilabilitas

sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan

2) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba
dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.

38) | Pengelolaan Modal

Page 81 OCR 0.872
Page 81 of 85

Yang harus diungkapkan antara lain

a) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk: v Catatan 25

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal: v

(2) sifat persyaratan dan Implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal, dan

(3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikeloia sebagal modal
C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:

d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (jika ada): dan

8) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
terjadi ketidakpatuhan.

39) | Transaksi Nonkas

Yang harus diungkapkan antara laln :

1 Transaksi pada aktivitas Investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas v
dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas,

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pemblayaan, v

akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

40) | Pembayaran Berbasis Saham v

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jumlah Llabilitas atas pembayaran berbasis saham baik Untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang:

b) penjelasan mengenal setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu perlode, termasuk Syarat dan ketentuan umum setlap perjanjlan, seperti
kondisi vesting, Jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesalan:

c) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi OPSI saham untuk setiap kelompok
Opsi saham,

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama perlade, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama perlode pelaporan:

8) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada akhir periode:

? penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagal

SS

Ta

Page 82 OCR 0.880
Page 82 of 85

berikut:

tersebut diukur, dan
(2)jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada

Opsi saham):

Suatu perlode dan terhadap posisi keuangannya,

(L)opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi
tersebut pada tanggal pengukuran dan Informasi tentang bagalmana Nilai Wajar

tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk Instrumen ekultas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain

9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam

41) | Khusus Industri Asuransi:
a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) Analisis Kekayaan:
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas:
(3) Batas tingkat Solvabilitas yang harus dipenuhi:
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapal perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(5) Jumlah Investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,

42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:

3) Yin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syarlah,
b) Jenis Akati Asuransi Syariah,

c) Rincian Aset, Ltabllitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi
Syariah: dan

d) Zakat,

43) | Informasi Penting Lainnya

Yang harus dlungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi:

b) Perjanjian penting dan Ikatan lainnya:

&) Rasio keuangan penting:

9) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan

€) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan.

Set

Page 83 OCR 0.889
Page 83 of 85

Khusus Industri Kehutanan :

a) Rincian volume penjuatan kayu bulat (jenis kayu):

b) Pemenuhan Ilabllitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan Iuran
wajib lainnya:

5) Realisasi kegiatan dan blaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman

kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha fainnya untuk kelestarian alam):

@d) Realisasi jenis keglatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan blayanya:

8) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode
berjalan dan akumulasinya: dan

1 Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :

(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya, dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

45)

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) dalam hal Perusahaan menerima Informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi
yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan inforrnasi terkini: dan
Contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakut
peristiwa yang sebelumnya tidak diakut:

b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesual yang material setelah perfode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uralan peristiwa, misalnya:

(i)tanggal terjadinya,

(2)sifat peristiwa: dan

(3)estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat.

Sat

46)

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:

a) judul SAK dan Jenis peraturan baru tersebut,
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi:

Catatan 2 & 27

Page 84 OCR 0.893
Page 84 of 85

tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan
pembahasan mengenai Gampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan

keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestimasi secara wajar.

2)

b)

47) | Reklasifikasi

Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(1)sifat reklasifikasi:
(2)jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan
(3)alasan reklasifikasi.

Dalam hal reklasifikasi Jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:

(L)alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan
(2)sifat penyesualan yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.

48) | Hibah Pemerintah
. Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut:
a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakut dalam laporan keuangan dan Indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah, dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakul.

a)

b)

ka

49) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain,

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:

(2) rekonsillasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan
beserta benjelasannya: dan

(3 rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.

Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk

Page 85 OCR 0.930
Page 85 of 85

melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

50)

Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau

keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Catatan 21

Jakarta, 31 Juli 2026

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.37 MB
Published31 Jul 2026
Pages85
Characters149,060
Text sourceOCR
OCR confidence0.892

Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Amir Abadi Jusuf p.1
possible org First Media Tbk p.1 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik N p.1
unresolved org Mawar & Rekan p.1
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.11 ×13
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.38
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.56
unresolved org Bapepam p.73 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

FinancialStatement-2026-II-KBLV.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result