Skip to content
Back to announcement

20251128_RATU_Public Expose_31988403_lamp1.pdf

Other Text extracted RATU

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 11

Page 1
                                LAPORAN PAPARAN PUBLIK TAHUN 2025
                                PT. Raharja Energi Cepu Tbk (“Perseroan”)

       Lokasi dan Waktu Penyelenggaraan
       Lokasi                 : Virtual
       Waktu                  : Rabu, 26 November 2025
                               Pukul 10.00-11.20
                               Presentasi Perseroan dan Tanya Jawab

       Manajemen Perseroan Yang Hadir
         1. Direktur Utama   : Sumantri Suwarno
         2. Direktur         : Alexandra Sinta Wahjudewanti
         3. Direktur         : Adrian Hartadi


       Pihak Lain Yang Hadir
       (Table Daftar Hadir Peserta terlampir)


       Urutan Acara
       Paparan
          a. Acara Paparan Publik (Public Expose) dimulai pada pukul 11.00 WIB dengan
             sambutan yang disampaikan oleh Bpk. Sumantri Suwarno selaku President
             Director
          b. Materi Paparan Publik (Public Expose) telah disampaikan secara lengkap dan
             terperinci oleh Manajemen Perseroan.
       Sesi Tanya Jawab
       Keterangan:

       P – Pendapat
       T – Tanya
       J – Jawaban
        1. Anonim
            T1    :        Bagaimana rencana ekspansi RATU terdekat? Apakah perusahaan
                           akan melakukan akuisisi hak partisipasi (PI) di blok-blok migas?
                           Mohon update terkait perkembangan akuisisi hak PI untuk Blok
                           Kasuri di Papua Barat, serta tiga blok lainnya di Jawa Timur,
                           Sumatera Selatan, dan Kalimantan Timur. Apakah akuisisi tersebut
                           diperkirakan rampung tahun ini?
             J1       :    Kami terus-menerus secara aktif mencari potensi aseet yang bisa
                           diakuisisi. Namun, karena ini bersifat rahasia, jadi tidak bisa kami
                           disclose. Ada beberapa asset yang berpotensi diakuisisi baik dari P2P
                           dengan owner maupun skema tender, yang beberapa sudah
                           memasuki tahap akhir tanpa bermaksud memberikan informasi yang
                           bersifat melebih-lebihkan. RATU sudah memasuki tahap akhir untuk
                           salah satu proses yang kami lakukan melalui skema tender. Tidak
                           bisa dikatakan menang atau tidak, tetapi jika diumumkan dalam 1–
                           2 minggu ke depan, kami akan share ke publik jika kami terpilih
                           sebagai menang.


PT RAHARJA ENERGI CEPU
Office Park Thamrin Residence Blok A 01-05                                              (62-21) 2357 9812
Jl. Thamrin Boulevard, Kel. Kebon Melati, Kec. Tanah Abang
Jakarta Pusat 10220 - Indonesia                                                         (62-21) 2357 9813
Page 2
                           Adapun target kami dalam akhir tahun ini paling tidak sampai Q1
                           2026 ada asset yang kita dapatkan kita bekerja keras untuk itu
                           namun, karena industri ini sangat kompleks, sehingga bahkan
                           sesuatu yang kita telah sampaikan secara konservatif terkait jadwal
                           ternyata dalam prosesnya tetap mundur.

                           Jadi terkait waktu kita akan informasikan 1-2 minggu kedepan jika
                           kita berhasil menang.

             T2       :    Bagaimana strategi pendaaan RATU untuk ekspansi tersebut?

             J2       :    Strategi pendanaan RATU tergantung pada size dari target akuisisi.
                           Jika target akuisisi cukup moderat untuk kami ambil dengan equity
                           internal dan bank loan, tentu akan kita akan cover sumber daya
                           internal. Namun, jika size-nya cukup besar dan berisiko untuk
                           cashflow serta revenue dan profit existing kami, ada dua hal yaitu
                           menggandeng mitra atau menurunkan target dari persentase yang
                           akan kami ambil.

                           Selain itu kami masih memiliki fleksibilitas DER kami masih ada di
                           39%, artinya masih bisa dinaikkan apabila di 4x (400%) dari DER kita
                           masih bisa raise sampai 164 Jt , jadi masih ada ruang untuk
                           menerbitkan bank loan.

             T3       :    Minta tanggapan soal rencana Shell Plc yang kembali melirik peluang
                           investasi di sektor hulu migas Indonesia. Perseroan melihatnya
                           sebagai peluang untuk kolaborasi atau tantangan karena bisa
                           menjadi kompetitor?

             J3       :    Bukan hanya Shell, banyak korporasi besar di Hulu Migas /
                           upstream yang kembali masuk. Tentu Ini dipengaruhi oleh
                           berubahnya iklim bisnis energi global salah satunya kitab isa lihat
                           dari posisioning trupt terhadap global warming sehingga Orang
                           kembali melihat fossil energy sebagai industri yang masih harus
                           hidup. Kemampuan renewable energy masih terbatas untuk
                           mengganti fuel-based energy.

                           RATU melihat ini sebagai peluang untuk kolaborasi, karena industri
                           hulu migas sangat highly regulated dan kompleks, sehingga kami
                           sebagai pemain existing di pasar lokal memiliki peluang terbesar
                           untuk digandeng oleh pemain besar di Indonesia.

        II   Bpk. Daniel (Investor)
             T1    :  Kontribusi pendapatan REC saat ini sangat bergantung pada Blok
                      Cepu, yang kontrak JOC-nya akan berakhir pada 2035. Dapatkah
                      Manajemen menjelaskan strategi konkret dan peta jalan (roadmap)
                      yang sedang dijalankan untuk mendiversifikasi sumber pendapatan
                      perusahaan pasca-2026? Aset atau proyek baru apa yang sedang

PT RAHARJA ENERGI CEPU
Office Park Thamrin Residence Blok A 01-05                                             (62-21) 2357 9812
Jl. Thamrin Boulevard, Kel. Kebon Melati, Kec. Tanah Abang
Jakarta Pusat 10220 - Indonesia                                                        (62-21) 2357 9813
Page 3
                           dalam tahap eksplorasi atau akuisisi untuk memastikan
                           kelangsungan pertumbuhan perusahaan ketika produksi dari Blok
                           Cepu mulai menurun?

             J1       :    Pak Sumantri – Jadi, kalau kami melihat kinerja di Blok Cepu sejauh
                           ini, kami harus menyampaikan apresiasi kepada operator, dalam hal
                           ini ExxonMobil, yang mampu menjaga kinerja Blok Cepu cukup stabil
                           terutama dalam 2–3 tahun terakhir. Kalau kita lihat sampai
                           September 2025, produksi Cepu justru meningkat sekitar 7.000
                           barrel per day dan tahun depan masih diperkirakan berada di angka
                           140–150 ribu barrel per day. Kalau Bapak Daniel mengikuti sejarah
                           Blok Cepu, bahkan cadangannya pun sudah jauh melebihi, atau
                           minyak yang dikeluarkan sudah jauh melebihi jumlah yang pertama
                           kali dipublikasikan.
                           Misalnya, dari sekitar 450 juta barrel, sekarang kami sudah berhasil
                           memproduksi lebih dari 600 juta barrel. Artinya apa? Pihak
                           ExxonMobil tentu bersama Pertamina terus-menerus melakukan
                           upaya teknikal tidak hanya untuk menemukan atau menambah
                           cadangan baru, tetapi juga menjaga level produksi. Tentu ini
                           memberikan keamanan dalam konteks profitabilitas perusahaan.
                           Lalu bagaimana mendiversifikasi sumber pendapatan perusahaan
                           pasca-2026? Kalau kami melihat Cepu, production schedule mereka
                           sampai 2027–2028, masih terlihat bagus, dan kami percaya
                           ExxonMobil akan terus mencoba mempertahankan tingkat produksi.
                           Lalu apakah kami mencari proyek baru? Untuk proyek baru, baik
                           yang melalui inisiasi sendiri, misalnya melalui joint study, tender,
                           atau akuisisi, sementara ini kami menghindari proyek yang bersifat
                           eksplorasi terutama jika kepemilikan kami 100%.

                           Namun, jika ada pemain besar yang cukup kuat dan mengajak kami
                           masuk ke eksplorasi, tentu kami akan melihat dua hal: kualitas
                           lapangan eksplorasi serta besaran dan skema investasi yang
                           ditawarkan kepada kami. Kami tidak mau melakukan spekulasi
                           investasi yang memberikan risiko atau tekanan terhadap cashflow
                           kami. Kami ingin cashflow kami cukup kuat sehingga dalam 3–5
                           tahun ke depan, misalnya kami memiliki 100 juta USD, kami
                           berharap 5–10% di antaranya dapat kami gunakan untuk masuk ke
                           eksplorasi.

                           Memang betul Blok Cepu akan berakhir pada 2035 dan sebenarnya,
                           kalau kita lihat, ada kemungkinan Blok Cepu mengalami penurunan
                           produksi. Namun, kalau kita lihat di tahun 2024, produksi rata-
                           ratanya sekitar 147 ribu barrel oil per day. Sementara pada tahun
                           2025 ini mengalami peningkatan, mungkin sekitar 156 ribu barrel oil
                           per day, karena pihak operator, ExxonMobil Cepu Limited, selalu
                           melakukan pengembangan, optimasi produksi, serta beberapa
                           pekerjaan yang tadi sempat disebutkan, seperti pengeboran sumur
                           baru dan lain-lain. Kami juga sudah menjelaskan mengenai roadmap
                           RATU ke depannya. Kami akan berkembang, masuk sebagai
                           operating investment transition, dan tentunya fokus pada lapangan

PT RAHARJA ENERGI CEPU
Office Park Thamrin Residence Blok A 01-05                                             (62-21) 2357 9812
Jl. Thamrin Boulevard, Kel. Kebon Melati, Kec. Tanah Abang
Jakarta Pusat 10220 - Indonesia                                                        (62-21) 2357 9813
Page 4
                           atau blok yang sudah berproduksi, sehingga pendapatan tidak
                           menurun tetapi risikonya juga tidak tinggi.


                           Pak Adrian – Memang betul apabila Blok Cepu dibiarkan, produksi
                           akan menurun karena tekanan di bawah sumur akan berkurang
                           seiring terus diproduksikannya sumur tersebut. Namun, ada
                           beberapa upaya yang dapat dilakukan, seperti acidizing, pemasangan
                           pompa, atau penerapan kompresor. Inilah yang dapat menjaga
                           produksi sehingga penurunan produksinya tidak terlalu cepat
                           sampai tahun 2035.

                           Itu jika kita bicara terkait upaya organik. Jika ingin
                           mempertahankan profitabilitas, berarti kami harus melakukan
                           akuisisi atau ekspansi yang kami sebut sebagai inorganik. Itulah
                           yang terus kami lakukan sebagai bagian dari komitmen sejak kami
                           IPO pada 8 Januari 2025. Kami terus aktif melakukan due diligence
                           di beberapa lapangan, baik di Indonesia maupun di luar Indonesia.
                           Untuk luar Indonesia, kami juga mulai melakukan ekspansi, tetapi
                           masih pada tahap due diligence. Kami belum bisa menyampaikan
                           informasi apa pun saat ini.
             T2       :    Dalam menghadapi tekanan global menuju transisi energi, REC
                           memiliki posisi unik sebagai pemain di bidang minyak dan gas.
                           Bagaimana REC memandang peran strategis gas bumi sebagai
                           jembatan transisi, dan adakah inisiatif untuk mengembangkan
                           portofolio energi yang lebih bersih seperti Carbon Capture, Utilization,
                           and Storage (CCUS), biogas, atau energi terbarukan lainnya? Apakah
                           perusahaan telah mengalokasikan capital expenditure khusus untuk
                           proyek-proyek transisi energi dalam Rencana Kerja dan Anggaran
                           (RKAP) 2025/2026?
             J2       :    Pak Mantri – RATU ini merupakan perusahaan non-operator.
                           Sehingga rencana terkait jembatan transisi, terutama di dua aset
                           utama kami, yaitu Blok Jabung dan Blok Cepu, sangat tergantung
                           pada rencana teknikal dari kedua operatornya, yaitu ExxonMobil dan
                           PetroChina.

                           Untuk pertanyaan kedua, mengenai CCUS dan sebagainya, kembali
                           lagi kepada roadmap yang sudah dijelaskan. Saat ini, karena kami
                           sebagai pemegang PI, bukan operator, terutama terkait RKAP tahun
                           2025 dan 2026, sangat bergantung pada operator, yaitu ExxonMobil
                           dan PetroChina. Jadi, kami tidak secara langsung mengembangkan
                           portofolio energi yang lebih bersih.

                           Benar bahwa kami sifatnya adalah investment holding, tetapi ada
                           beberapa inisiatif yang memiliki kemungkinan untuk carbon capture
                           storage atau carbon capture yang mungkin dapat kami usulkan
                           kepada operator kami. Namun, saat ini kami belum sampai pada
                           tahap memiliki portofolio sendiri untuk energi bersih.


PT RAHARJA ENERGI CEPU
Office Park Thamrin Residence Blok A 01-05                                                (62-21) 2357 9812
Jl. Thamrin Boulevard, Kel. Kebon Melati, Kec. Tanah Abang
Jakarta Pusat 10220 - Indonesia                                                            (62-21) 2357 9813
Page 5
             T3       :    Dengan volatilitas harga minyak dunia yang tidak menentu, langkah-
                           langkah operasional spesifik apa yang telah dan akan diambil REC
                           untuk menekan lifting cost per barel dan meningkatkan efisiensi di
                           seluruh lini operasi? Bisakah Manajemen memberikan metrik target
                           pengurangan biaya yang ingin dicapai pada 2025/2026, serta
                           bagaimana strategi ini menjaga margin profitabilitas REC di tengah
                           potensi penurunan harga komoditas?

             J3       :    Kami tidak dalam posisi untuk mengontrol biaya secara langsung di
                           lapangan minyak, baik di Cepu maupun Jabung, karena sekali lagi
                           kami hanya memegang participating interest yang kecil. Namun,
                           kabar baiknya adalah kedua operator dari blok tersebut merupakan
                           pemain-pemain yang terkenal sangat efisien dalam menjalankan
                           produksi minyak.
                           Kalau saya boleh sampaikan, karena ini sebenarnya sudah menjadi
                           informasi terbuka, biaya per barrel untuk Blok Cepu ini mungkin
                           berada di bawah lima dolar. Tentu ini sangat efisien. Demikian juga
                           di PetroChina di Jabung.

                           Ini merupakan lapangan yang sudah cukup mature, tetapi
                           PetroChina bukan hanya mampu menjaga level produksi sehingga
                           decline-nya tidak terlalu tajam, melainkan juga mampu menjaga level
                           biaya agar tetap manageable. Dengan demikian, kami tetap
                           mencatatkan profit yang baik dari kepemilikan langsung kami di Blok
                           Jabung.

                           Terkait bagaimana cara menjaga margin profitabilitas REC di tengah
                           potensi penurunan harga komoditas, tadi dalam pemaparan
                           keuangan telah kami sampaikan bahwa dari sisi pendapatan,
                           revenue kami, Pak Daniel, hanya didorong oleh kepemilikan kami di
                           Blok Jabung. Yang kami catat sebagai revenue adalah kepemilikan
                           kami di Blok Jabung, sedangkan kepemilikan kami di Blok Cepu
                           dicatat sebagai other income.
                           Revenue dari Blok Jabung, baik di level blok maupun di level kami,
                           menurun secara proporsional. Namun, kami mencatat tingkat
                           profitabilitas yang lebih baik karena rekan-rekan di PetroChina
                           berhasil menjaga level biaya agar tetap kompetitif.

             T4       :    Operasional REC terletak di wilayah yang secara geopolitik dan
                           regulasi dinamis. Dapatkah Manajemen menjabarkan kerangka tata
                           kelola dan manajemen risiko yang diperkuat untuk mengantisipasi
                           risiko peraturan baru dari pemerintah, fluktuasi kurs valuta asing,
                           serta ketidakpastian global yang dapat mengganggu rantai pasok dan
                           operasi? Langkah konkret apa yang sudah diambil untuk memitigasi
                           risiko-risiko ini sehingga dapat memberikan kepastian kepada para
                           pemegang saham?
             J4       :    Mengenai geopolitik global, hal tersebut dihadapi oleh semua pemain.
                           Jujur saja, bagi pemain minyak, ketika terjadi ketegangan geopolitik
                           global, dampaknya kadang malah meningkatkan harga minyak.


PT RAHARJA ENERGI CEPU
Office Park Thamrin Residence Blok A 01-05                                             (62-21) 2357 9812
Jl. Thamrin Boulevard, Kel. Kebon Melati, Kec. Tanah Abang
Jakarta Pusat 10220 - Indonesia                                                        (62-21) 2357 9813
Page 6
                           Tentu kami tidak berharap kenaikan harga minyak didorong oleh
                           urusan geopolitik, tetapi yang ingin saya sampaikan adalah bahwa
                           geopolitik bukan isu yang menakutkan bagi para pemain minyak.
                           Jika ada ketegangan, biasanya harga justru naik.

                           Regulasi yang dinamis di sini bukan regulasi global, tetapi regulasi
                           Indonesia. Kami perlu sampaikan bahwa dari tahun ke tahun
                           pemerintah melalui SKK Migas dan Kementerian ESDM justru terus
                           memberikan iklim yang baik bagi para pelaku industri migas.
                           Insentifnya semakin membaik dan proses persetujuannya semakin
                           baik.

                           Saya melihat ini sebagai waktu yang bagus bagi para pemain lokal
                           untuk memperkuat portofolionya di Indonesia. Peluang-peluang baru
                           semakin banyak karena dulu beberapa pemain memilih keluar, dan
                           lapangan-lapangan yang ditinggalkan itu menjadi kesempatan bagi
                           pemain lokal seperti kami untuk melihat dan menghidupkan kembali
                           lapangan tersebut.

                           Terkait mitigasi risiko terhadap ketidakpastian, dalam setiap
                           proposal bisnis kami selalu membuat analisis risiko dari seluruh
                           aspek, mulai dari risiko keuangan, risiko operasi, risiko hukum, dan
                           risiko lainnya. Kami juga memiliki peta mitigasinya. Peta risiko
                           tersebut kemudian kami sampaikan kepada komisaris untuk
                           mendapatkan validasi mengenai cara kami membaca risiko. Setelah
                           itu kami sampaikan ke holding, yaitu PT Rukun Raharja, untuk
                           mendapatkan persetujuan atas cara kami menilai risiko.

                           Jika cara kami membaca risiko dianggap sudah tepat, maka biasanya
                           kami akan memperoleh persetujuan untuk melanjutkan proses
                           akuisisi.

                           Terkait fluktuasi kurs, kebetulan seluruh pendapatan kami dicatat
                           dalam US dollar, sehingga sejauh ini tidak ada risiko kurs yang
                           signifikan. Pinjaman bank juga dalam US dollar. Hanya gaji yang
                           menggunakan rupiah, dan beberapa likuiditas kami dalam rupiah
                           yang jumlahnya kecil, sehingga hal tersebut menyebabkan adanya
                           kerugian kurs di laporan laba rugi kami.

        III Bpk. Hendra (Investor Retail)
             T1   :  Pak Adrian memiliki latar belakang sebagai CFO dan Bu Merly juga
                     memiliki latar belakang sebagai CFO. Mengapa diperlukan dua orang
                     dengan latar belakang CFO di Raharja Energy Cepu? Apakah untuk
                     menjadi operator memang membutuhkan pendanaan yang lebih
                     kompleks dibandingkan hanya sebagai pemegang PI? Saat ini, untuk
                     status sebagai operator, apakah menggunakan skema gross split atau
                     cost recovery?


PT RAHARJA ENERGI CEPU
Office Park Thamrin Residence Blok A 01-05                                             (62-21) 2357 9812
Jl. Thamrin Boulevard, Kel. Kebon Melati, Kec. Tanah Abang
Jakarta Pusat 10220 - Indonesia                                                        (62-21) 2357 9813
Page 7
                           Selain itu, jika tidak salah, perseroan hanya memiliki sekitar 7
                           karyawan. Apakah jumlah tersebut sudah termasuk anggota BOD?
                           Dan apabila nantinya menjadi operator, apakah jumlah karyawan
                           akan tetap sebanyak itu atau akan bertambah?
             J1       :    Secara umum, RATU adalah holding company yang bisnisnya
                           melakukan penempatan (placement) pada berbagai blok migas.
                           Sebelum kami menjadi operator, perusahaan ini adalah perusahaan
                           financial investment. Ketika kami melakukan analisis maupun
                           mengambil keputusan bisnis, yang paling kami perhatikan terakhir
                           kali adalah dampak finansial. Tentu sebelumnya kami melakukan
                           analisis teknikal, legal, pajak, dan aspek lainnya. Namun pada
                           akhirnya, keputusan kami sangat didorong oleh kepentingan
                           keuangan.
                           Mengapa ada dua CFO? Di jajaran direksi, CFO atau yang berlatar
                           belakang keuangan murni adalah Pak Adrian. Namun, Bu Merli
                           posisinya di komisaris. Bukan hanya Bu Merli, bahkan Pak Taufik
                           juga berlatar belakang akuntansi. Kemudian Pak Orias juga seorang
                           CFO di perusahaan-perusahaan besar. Hal ini menunjukkan bahwa
                           perusahaan memiliki kesadaran untuk menjaga kehati-hatian dalam
                           pengelolaan risiko keuangan.

                           Apakah untuk menjadi operator membutuhkan pendanaan yang
                           sulit? Tidak selalu. Untuk operator blok-blok kecil dengan produksi
                           300 sampai 500 barrel per day, prosesnya sangat sederhana.
                           Struktur transaksi, struktur operasional, maupun pendanaannya
                           cukup simpel. Pak Adrian bisa menggunakan kas perusahaan yang
                           ada.

                           Untuk status saat ini sebagai operator, apakah menggunakan gross
                           split atau cost recovery? tetapi pemerintah saat ini memberikan opsi
                           apakah lapangan-lapangan baru akan menggunakan skema gross
                           split atau cost recovery.

                           Mengenai penambahan 7 karyawan, BOD terdiri dari tiga orang,
                           komisaris tiga orang, dan kami juga memiliki komite. Sejak IPO,
                           karyawan kami memang sudah bertambah dan kami terus merekrut
                           talenta-talenta terbaik. RATU saat ini cukup populer, sehingga jika
                           ada lowongan pasti banyak yang berminat.

                           bahwa mengatakan hanya 7 karyawan termasuk BOD mungkin tidak
                           tepat. Mungkin di awal sebelum IPO memang sedikit, tetapi saat ini
                           kami harus mematuhi peraturan. kami memiliki tiga komisaris, tiga
                           direksi, serta beberapa komite seperti komite audit, komite nominasi,
                           dan remunerasi. Saat ini ada sekitar 9 sampai 10 karyawan.

                           Karena dalam tiga tahun pertama roadmap kami tidak menjadi
                           operator, jumlah karyawan saat ini cukup. Namun ke depannya, jika
                           kami menambah aset, terutama setelah lima tahun ketika kami

PT RAHARJA ENERGI CEPU
Office Park Thamrin Residence Blok A 01-05                                              (62-21) 2357 9812
Jl. Thamrin Boulevard, Kel. Kebon Melati, Kec. Tanah Abang
Jakarta Pusat 10220 - Indonesia                                                         (62-21) 2357 9813
Page 8
                           menjadi operator, jumlah karyawan tentu akan bertambah. Saat ini
                           jumlah karyawan cukup untuk kebutuhan perusahaan, dan
                           lowongan akan dibuka bila diperlukan.

                           menambahkan bahwa Bu Merli memiliki pengalaman di Star Energy
                           (KAKAP) Ltd. dan memiliki latar belakang keuangan. Pak Taufik juga
                           pernah menjadi CFO di ConocoPhillips. Pak Orias dan Pak Mantri
                           juga berlatar belakang akuntansi. Sedangkan saya pernah bekerja di
                           Schlumberger dan memiliki latar belakang petroleum engineering. Bu
                           Sinta memiliki latar belakang teknikal yang kuat.

                           Karena kami bergerak di upstream oil and gas, yang teknikalnya tidak
                           terlihat langsung, kami perlu integrasi yang kuat antara bagian
                           finansial dan subsurface. Hal ini memungkinkan kami menilai semua
                           business development atau akuisisi secara akurat. Mungkin bisa
                           dikatakan bahwa saat ini RATU hampir seperti investment banking
                           atau sekuritas, tetapi khusus di upstream oil and gas, dan paling aktif
                           melakukan akuisisi saat ini di Indonesia.


       ------------------------------------------------------selesai----------------------------------------
       --------------




PT RAHARJA ENERGI CEPU
Office Park Thamrin Residence Blok A 01-05                                                          (62-21) 2357 9812
Jl. Thamrin Boulevard, Kel. Kebon Melati, Kec. Tanah Abang
Jakarta Pusat 10220 - Indonesia                                                                     (62-21) 2357 9813
Page 9
       Daftar Hadir

          No.                        Name                         Institution
           1      Abdul Nurul Anwar                          Investor
           2      Aditia Dwi Yahya                           Investor
           3      Aditya Rahmat Ghifary                      Investor
           4      Agustinus Hendrayana                       Investor
           5      Ahmad                                      Investor
           6      Ahmad                                      Investor
           7      Akbar                                      Bisnis Indonesia
           8      Alden Gabriel Lam                          Investor
           9      Aldila Ayudya Putri                        Investor
          10      Alyis Alawia                               Investor
          11      Andre Charistio Loogman                    Investor
          12      Andreas                                    Sucor Sekuritas
          13      Andri                                      Investor
          14      Anik Indrawati                             Investor
          15      Anto                                       Samuel Sekuritas
          16      Arief Rachmawan                            Investor
          17      Arif                                       Investor
          18      Arifin                                     Investor
          19      Arifin                                     Reliance Sekuritas
          20      Aryowisnudewanto                           Investor
          21      Bagus Pinandityo                           Investor
          22      Cahyono Sukmono Aji                        Investor
          23      Danan Wirawan                              Investor
          24      Daulayedo                                  Investor
          25      David Gm                                   Investor
          26      Dede Sugiat                                Investor
          27      Deffandi Nasrul                            Investor
          28      Dimas                                      Kontan
          29      Edwin                                      Investor
          30      Edwin                                      Investor
          31      Enny Dinarwati                             Investor
          32      Faizal Al Fariz                            Investor
          33      Farah Thifal                               Investor
          34      Fathia                                     Investor
          35      Fattah Hermana                             Investor
          36      Fecund Lie                                 Investor
          37      Friday                                     Investor
          38      Genandy Amiharja                           Investor
          39      Ghafur Investor Daily                      Investor
          40      Guruh Wijaya Subiyadi                      Investor
          41      Hellen Poulina                             Investor
          42      Hendra                                     Investor
          43      Hendrie                                    Investor
PT RAHARJA ENERGI CEPU
Office Park Thamrin Residence Blok A 01-05                                        (62-21) 2357 9812
Jl. Thamrin Boulevard, Kel. Kebon Melati, Kec. Tanah Abang
Jakarta Pusat 10220 - Indonesia                                                   (62-21) 2357 9813
Page 10
          44      Hendriko Gani                              Investor
          45      Hengky                                     Investor
          46      Henry                                      Investor
          47      Herjuna Qobush Izzahdi                     Investor
          48      Irfan Hilman                               Investor
          49      Iriawan Yulianto                           Investor
          50      Itto Umaryono                              Investor
          51      Ivan Mario                                 Investor
          52      Jason Santoso                              Investor
          53      Junn Limanputra Ruslim                     Investor
          54      Karunia                                    KATADATA
          55      Khoirifa                                   Infobank
          56      Laura                                      Investor
          57      Lena Tresnawati                            Investor
          58      M. Daelami                                 Investor
          59      Manggara Triantoro                         Investor
          60      Marlina                                    Investor
          61      Mashuna Ulie Azmi                          Investor
          62      Mega Sefiani                               Investor
          63      Mei Suci Tri Ardi                          Investor
          64      Michael Filbery                            Investor
          65      Mochamad Aldies Sageri                     Investor
          66      Mochammad Rizchy Kavilla                   Investor
          67      Moehammad Shadiq Helmy                     Investor
          68      Mohan                                      Investor
          69      Mohan Raj                                  Investor
          70      Mohit                                      Investor
          71      Monic Validnews                            Investor
          72      Muhammad Fadhil Farhan                     Investor
          73      Muhammad Hafy Alfakhri                     Investor
          74      Muhammad Syah                              Investor
          75      Nandami Mahargina                          Investor
          76      Nathan                                     Investor
          77      Nathanael Rhb                              Investor
          78      Nathanaell                                 Investor
          79      Nila Fajar Purnama                         Investor
          80      Nizam Syafik                               Investor
          81      Ogi Rulino                                 Investor
          82      Pace Daniel                                Investor
          83      Prisma Monitor                             Investor
          84      Radityo Oktavianto                         Investor
          85      Refo Bagus Yudhanto                        Investor
          86      Rezki Sulung Putra Marbun                  Investor
          87      Richardo                                   Investor
          88      Robert Dendang                             Investor

PT RAHARJA ENERGI CEPU
Office Park Thamrin Residence Blok A 01-05                              (62-21) 2357 9812
Jl. Thamrin Boulevard, Kel. Kebon Melati, Kec. Tanah Abang
Jakarta Pusat 10220 - Indonesia                                         (62-21) 2357 9813
Page 11
          89      Romario B. Yap                             Investor
          90      Ryan                                       Investor
          91      Salman Fajriyansyah                        Investor
          92      Sativa                                     Investor
          93      Shofi Hana Delani                          Investor
          94      Stephen Sugiono                            Investor
          95      Sugiarti Purnamasari                       Investor
          96      Sujasmin Manik                             Investor
          97      Syifa Yumna                                Investor
          98      Tanayastri Dini                            Fortune Indonesia
          99      Taufik Ahmad                               Investor
         100      Theodorus Melvin                           Investor
         101      Tommy Arbiwijaya Suherlan                  Investor
         102      Tommy Primansyah                           Investor
         103      Toto                                       Investor
         104      Tristan                                    Investor
         105      Triyono                                    Investor
         106      Vici David Rustam Siahaan                  Investor
         107      Vla Cusdi Sibarani                         Investor
         108      Wilson                                     Investor
         109      Winda B Silaen                             Investor
         110      Wisnu                                      Investor
         111      Yf                                         Investor
         112      Yonatan                                    Investor
         113      Zul Akbar                                  Investor




PT RAHARJA ENERGI CEPU
Office Park Thamrin Residence Blok A 01-05                                       (62-21) 2357 9812
Jl. Thamrin Boulevard, Kel. Kebon Melati, Kec. Tanah Abang
Jakarta Pusat 10220 - Indonesia                                                  (62-21) 2357 9813

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.53 MB
Published28 Nov 2025
Pages11
Characters37,174
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 59 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Raharja Energi Cepu Tbk p.1 ×13
linked person Alexandra Sinta p.1
linked person Adrian Hartadi p.1
linked org PT Rukun Raharja p.6
linked org Samuel Sekuritas p.9
linked person Farah Thifal p.9
linked person Ogi Rulino p.10
linked org Fortune Indonesia p.11
linked person Taufik Ahmad p.11
possible person Sumantri p.3
possible person Hendra p.6
possible person Taufik p.7 ×2
possible — Andreas p.9
possible — Andri p.9
unresolved person Sumantri Suwarno p.1
unresolved org PT RAHARJA ENERGI CEPU Office Park Thamrin Residence p.1 ×11
unresolved person Daniel p.2 ×3
unresolved org ExxonMobil Cepu Limited p.3
unresolved person Adrian p.4 ×3
unresolved person Mantri p.4 ×2
unresolved org Kementerian ESDM p.6
unresolved person Adrian. Namun p.7
unresolved person Orias p.7 ×2
unresolved person Abdul Nurul Anwar p.9
unresolved — Aditia Dwi Yahya p.9
unresolved — Aditya Rahmat Ghifary p.9
unresolved — Agustinus Hendrayana p.9
unresolved person Ahmad p.9 ×2
unresolved — Akbar p.9
unresolved — Alden Gabriel Lam p.9
unresolved — Aldila Ayudya Putri p.9
unresolved — Alyis Alawia p.9
unresolved — Andre Charistio Loogman p.9
unresolved — Anik Indrawati p.9
unresolved — Anto p.9
unresolved — Arief Rachmawan p.9
unresolved — Arif p.9
unresolved — Arifin p.9 ×2
unresolved — Aryowisnudewanto p.9
unresolved — Bagus Pinandityo p.9
unresolved — Cahyono Sukmono Aji p.9
unresolved — Danan Wirawan p.9
unresolved — Daulayedo p.9
unresolved — David Gm p.9
unresolved — Dede Sugiat p.9
unresolved — Deffandi Nasrul p.9
unresolved — Dimas p.9
unresolved — Edwin p.9 ×2
unresolved — Enny Dinarwati p.9
unresolved — Faizal Al Fariz p.9
unresolved — Fathia p.9
unresolved — Fattah Hermana p.9
unresolved — Fecund Lie p.9
unresolved — Friday p.9
unresolved — Genandy Amiharja p.9
unresolved — Ghafur Investor Daily p.9
unresolved — Guruh Wijaya Subiyadi p.9
unresolved — Hellen Poulina p.9
unresolved — Hendrie p.9

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result