Back to announcement
20251120_SMMA_Ringkasan Risalah//Risalah RUPS_31986472_lamp4.pdf
RUPS minutes Needs review SMMASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
3 JUMAT, 10 OKTOBER 2025
Konglomerat Jepang
Investor Baru Amar Bank
JAKARTA, ID – PT ma erat dalam membuka tegi dan misi Amar Bank
Bank Amar Indonesia Tbk berbagai peluang baru. untuk merevolusi layanan
mengumumkan bahwa SBI “Melalui kemitraan ini, perbankan untuk nasabah
Holdings, Inc, konglomerat kami berkomitmen untuk retail dan UMKM.
jasa keuangan asal Jepang dapat menjalin kolaborasi Dengan menggabung-
resmi menjadi salah satu dengan perusahaan di ba- kan seluruh kapabilitas dan
pemegang saham di Amar wah naungan mereka, serta keahlian masing-masing,
Bank. SBI Holdings meme- memanfaatkan ekosistem pihaknya yakin langkah ini
gang 5,63% saham Amar layanan keuangan SBI yang akan semakin mempercepat
Bank, dan menjadi peme- kuat untuk saling berba- peta jalan Amar Bank. “Ser-
gang saham institusional gi keahlian, membangun ta mendukung upayanya
terbesar ketiga setelah Tola- sinergi, dan memberikan untuk memperluas akses,
ram Pte.Ltd (Tolaram) dan nilai tambah yang lebih meningkatkan pengalaman
PT Jagat Raya Imajinasi. besar bagi segmen ritel dan nasabah, dan menciptakan
Langkah strategis ini UMKM di seluruh Indo- dampak berkelanjutan bagi
menandai babak baru dalam nesia,” jelas Vishal dalam segmen ritel dan UMKM di
perjalanan pertumbuhan keterangannya, Kamis Indonesia,” tutur Navin.
Amar Bank, sekaligus men- (9/10/2025). Disokong oleh mitra
cerminkan kepercayaan in- Sementara itu, MD, global dan lokal yang kuat,
vestor global terhadap masa Fintech & Infrastructure Amar Bank tetap berko-
depan industri perbankan of Tolaram Navin Nahata mitmen untuk mendorong
digital Indonesia. Presiden menambahkan, sebagai inovasi, memperluas inklusi
IST
Direktur Amar Bank Vishal pemegang saham pengen- keuangan, dan mencipta-
Tulsian mengaku sangat dali Amar Bank, pihaknya kan dampak berkelanjutan Penukaran Uang Rupiah di Wakatobi Wave 2025
antusias menyambut keha- percaya bahwa hadirnya bagi nasabah ritel serta Petugas Bank Indonesia memberikan uang rupiah baru ke masyarakat di loket penukaran uang rupiah di Wakatobi Wave 2025 di
diran SBI Holdings sebagai SBI Holdings ke jajaran pelaku UMKM yang belum Wakatobi, Sulawesi Tenggara, baru-baru ini. Layanan penukaran uang rupiah merupakan wujud komitmen Bank Indonesia dalam
bagian dari Amar Bank dan pemegang saham semakin terlayani secara optimal di memberikan layanan kas yang prima, agar masyarakat semakin mudah untuk memperoleh uang rupiah layak edar dalam jumlah
berharap dapat bekerjasa- memperkuat validasi stra- Indonesia. (nid) yang cukup dan pecahan yang sesuai.
Kredit Tersengat Likuiditas
dari Pemerintah
JAKARTA, ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai penempatan dana pemerintah kepada lima bank memberikan dampak terhadap
pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang lebih tinggi dari kredit. Hal ini tentunya dapat memacu penyaluran kredit ke sektor riil.
Intermediasi Perbankan
Oleh Nida Sahara positif ini meningkatkan likuiditas Jatim ini, nantinya akan kami
BPD dan tentu dia akan dioptimal- salurkan melalui kredit di sektor
K
kan untuk mendorong pertemuan produktif. Sehingga hal tersebut
epala Eksekutif Peng- ekonomi di daerah. Ini mungkin sa- mampu menggerakkan rantai pa-
awas Perbankan OJK lah satu hal yang agak positif yang sokan ekonomi dan pada akhirnya
Dian Ediana Rae me- mungkin timbul,” tutur Dian. dapat berimbas pada pertumbuhan
ngatakan, secara umum Namun, Dian membeberkan ekonomi,” tutur Winardi kepada
kinerja perbankan bahwa data OJK per Agustus 2025 Investor Daily.
tumbuh positif, terlihat dari kredit menunjukkan bahwa kondisi likui- Pihaknya menegaskan bahwa
yang tumbuh 7,56% secara tahun- ditas BPD sebetulnya masih sangat rencana penempatan dana peme-
an (year on year/yoy) per Agustus memadai. Tercermin dari Liquidity rintah ini akan dioptimalkan untuk
2025 menjadi Rp 8.075 triliun, Coverage Ratio (LCR) 217,65% dan meningkatkan kredit, terutama di
lebih tinggi dari bulan sebelumnya rasio Alat Likuid terhadap Non-Co- sektor produktif. “Namun tentu
sebesar 7,03% (yoy). re Deposit (AL/NCD) sebesar saja, penyaluran kredit akan tetap
“Pada akhir September, DPK Keterangan Des’23 Agust’24 Des’24 Jul’25 Agust’25 14,92%. Kemudian Alat Likuid dilakukan sesuai dengan aspek
tercatat meningkat dari Agustus, Kredit (Rp T) 7090 7508 7832 8043 8075 terhadap DPK (AL/DPK) sebesar kehati-hatian dan sesuai dengan
DPK tumbuh lebih tinggi dari 30,1%. “Nah ini sebetulnya men- mekanisme yang berlaku,” jelas dia.
% yoy 10,38 11,4 10,46 7,03 7,56
kredit. Sehingga, bank punya ruang cerminkan bahwa secara agregat Adapun, per Agustus 2025 bank
lebih besar menyalurkan kredit ke % ytd 10,38 5,89 10,46 2,7 3,11 tidak terdapat indikasi permasalah- dengan kode emiten BJTM ini
depannya,” kata Dian dalam konfe- % mtm 1,79 -0,09 1,48 -0,21 0,4 an di likuiditas BPD,” imbuhnya. telah menyalurkan kredit dengan
rensi pers, Kamis (9/10/2025). Sementara itu pada sisi inter- pertumbuhan 13,5% (yoy). Jauh
Menurut Dian, langkah peme- DPK (Rp T) 8458 8650 8837 9294 9386 mediasi LDR BPD secara agregat lebih tinggi dibandingkan dengan
rintah menempatkan saldo anggar- % yoy 3,73 7,01 4,48 7 8,51 sebesar di 78,70%. Ini mencermin- pertumbuhan kredit industri per-
an lebih (SAL) ke Himpunan Bank kan ruang ekspansi kredit BPD bankan. Selain itu, Bank Jatim juga
% ytd 3,73 2,27 4,48 5,17 6,21 lebih tinggi dibandingkan dengan menjaga rasio dana murah tetap
Milik Negara (Himbara) dan BSI
diharapkan bisa memberi ruang % mtm 2,94 -0,42 0,02 -0,37 0,98 industri perbankan secara umum dominan, yakni 60,4% dari total
untuk menurunkan biaya dana dengan LDR sebesar 86,03% per DPK perseroan.
LDR (%) 83,83 86,8 88,62 86,55 86,05
(cost of fund). Pada akhirnya bisa Agustus.
menurunkan suku bunga kredit CAR (%) 27,65 26,69 26,68 25,88 26,03 “Jadi ruangnya sebe-
bank agar lebih kompetitif kepada NIM (%) 4,87 4,6 4,62 4,57 4,59 narnya lebih luas di BPD.
pelaku usaha. Kemudian guna menjaga
Umumnya, lanjut Dian, penu- ROA (%) 2,74 2,69 2,69 2,56 2,54 agar wacana kebijakan pe-
runan suku bunga kredit ada jeda NPL Gross (%) 2,19 2,26 2,08 2,28 2,28 merintah itu dapat berja-
waktu, sehingga masih ada ruang lan efektif, tentu saja BPD
LAR (%) 10,94 10,17 9,28 9,68 9,73
penurunan suku bunga, namun agar senantiasa menguat-
penurunannya tergantung struktur SUMBER: OJK, DIOLAH kan infrastruktur baik dari
bank, seperti biaya dana bank. “De- sisi SDM, kebijakan, dan
ngan beberapa bank masih banyak juga menurunkan risiko,”
menggunakan dana mahal (depo- triliun dari dana Rp 10 triliun. Purbaya juga menyindir sejum- tuturnya.
sito) karena DPK melambat, bank “BTN baru 19%, padahal dia lah ekonom yang menilai dirinya Beberapa hal yang
perlu kelola strategi meningkatkan ngomongnya paling kencang, De- sembrono karena menempatkan harus dipertimbangkan
porsi dana murah untuk mencipta- sember sudah habis duitnya, tapi dana ke bank sebesar Rp 200 trili- oleh pemerintah ketika
kan penurunan bunga kredit lebih nggak apa-apa, dampaknya positif,” un. Namun, dia menjelaskan bahwa akan memberikan guyuran
signifikan,” ucap dia. sindir Purbaya. hal tersebut bisa menciptakan per- dana kepada BPD, seperti
Secara terpisah, Menteri Menurut Purbaya, BTN dini- mintaan (demand), lantaran bunga aspek pricing. Dengan
Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa lai tidak mampu menghabiskan kredit akan lebih rendah dan bank demikian tingkat suku
mengatakan, hingga posisi 30 penempatan dana sebesar Rp 25 juga bisa menekan biaya dananya. bunga yang diharapkan ini
September 2025, dari penempatan triliun hingga akhir tahun ini. Dia “Mereka nggak ngerti, saya pu- turut menurunkan biaya
dana Rp 200 triliun, telah tersa- memperkirakan dana yang akan nya rekening di bank sentral, saya dana, sehingga biaya kredit
lurkan Rp 112,4 triliun dari lima terserap BTN hanya sekitar Rp 10 pindahkan sebagian di bank, nggak juga turut menurun. Dia
bank. Apabila dirinci, Bank Man- triliun. Dengan demikian, Purbaya ada perubahan fiskal dan nggak juga mewanti-wanti agar
diri menjadi bank dengan penyalur berencana untuk mengambil Rp 15 ada perubahan apa-apa. Uang di kebijakan ini dilakukan
kredit terbesar dari dana yang triliun dari BTN dan menempat- bank ini nyebar ke ekonomi dalam dengan jangka waktu yang
ditempatkan Rp 55 triliun, di mana kannya ke bank lain. “Kecuali kalau bentuk kredit, dampaknya positif,” panjang.
74% atau Rp 40,6 triliun telah dia besok hadap saya dan bilang urai dia. Sebelumnya, Direktur
dikucurkan ke sektor riil. sanggup,” lanjut Purbaya. Utama Bank Jatim Winardi
Kemudian, BRI telah menya- Dia menyampaikan bahwa Bank Penempatan Dana ke BPD Legowo mengaku masih
lurkan dana Rp 33,9 triliun atau Mandiri menjadi bank dengan Terkait rencana Menkeu Pur- belum menerima pemberi-
62% dari penempatan dana Rp 55 penyaluran dana terbesar. Direksi baya menempatkan dana SAL ke tahuan secara resmi terkait
triliun. Berikutnya, BNI mengu- Bank Mandiri pun sempat mena- Bank Pembangunan Daerah (BPD), rencana penempatan dana
curkan Rp 27,6 triliun atau 50% nyakan penggunaan dana SAL terse- antara lain Bank Jakarta dan Bank oleh Kemenkeu di Bank
dari penempatan dana Rp 55 but kepada Purbaya. “Dia nanya ke Jatim. OJK menyambut baik ren- Jatim. Namun, perseroan
triliun dari pemerintah. Lalu, BTN saya, ‘boleh nggak saya kasih pinjam cana tersebut supaya likuiditas bisa menyambut baik dan siap
baru menyalurkan 19% atau Rp ke properti dan otomotif?’ Boleh mengalir ke daerah-daerah yang untuk menyukseskan pro-
4,8 triliun dari Rp 25 triliun dana saja sebetulnya, saya nggak ada mengalami kesulitan dana. gram pemerintah.
yang ditempatkan. Serta BSI, telah urusan, asal jangan beli dolar, kalau “Wacana penempatan dana “Dengan adanya pe-
merealisasikan 55% atau Rp 5,5 beli, saya sikat,” beber Purbaya. pemerintah ke BPD, sebenarnya nempatan dana di Bank
Names mentioned 13 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Vishal
p.1
unresolved
org
Bank Indonesia
p.1 ×2
unresolved
org
Bank Jatim
p.1
unresolved
org
Bank Man-
p.1
unresolved
org
Bank Jatim Winardi Kemudian
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.000
947 ms
12 Sep 2026 22:33
no RUPS minutes content - likely misclassified