Skip to content
Back to announcement

20251111_PTPP_Rencana Transaksi Material Dengan Persetujuan RUPS_31984612_lamp4.pdf

Asset transaction Needs review PTPP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 85

Page 1
                             LAPORAN
                         PENILAIAN EKUITAS
                 PT CELEBES RAILWAY INDONESIA (“CRI”)




                    Lokasi di :
                 Plaza PP lantai 4,
            Jl. TB Simatupang No. 57,
    Pasar Rebo, Jakarta Timur, Jakarta, 13760.




No. File : 01155/2.0171-00/BS/03/0481/1/XI/2025
Page 2
                       TOBING PANUTURI DAN REKAN                                                                                            Kantor Pusat:
                                                                                                                    Ruko Maison De Wisteria Collins No. 38,
                                         KANTOR JASA PENILAI PUBLIK                                                   Kelurahan Ujung Menteng, Kecamatan
                                          Property and Business Valuation                                          Cakung, Jakarta Timur, DKI Jakarta 13910,
                                      NIU. 2.20.0171 – Kep. Menkeu No. 387/KM.1/2020                                      Email: topaz-admin@kjpp-topaz.id
                                                                                                                                      kjpptopaz@gmail.com;
                                              Wilayah Kerja: Seluruh Indonesia                                                          Telp (021) 38866969
Kantor Cabang :
Banjarmasin (PS) : Jl. Meranti III, Komp. Madinah No. 23, RT. 036, D.h 15a, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Email: topaz_banjarmasin@kjpp-topaz.id,
topazbjm.kjpp@gmail.com; Telp (0511) 4247394, Medan (P) : Kompleks Perumahan Villa Malina Indah, Jl. Deli Bunga No. 3, Medan, Sumatera Utara 20132, Email:
topazmdn.kjpp@gmail.com; Telp (061) 8216806, Surabaya (P) : Ruko 9M-APT Puncak CBD, Jl. Kramat I, Surabaya, Jawa Timur 60229, Email: surabaya@kjpp-topaz.id;
Telp (031) 99429111, Balikpapan (PS) : Jalan Angkasa 3B RT. 57, Balikpapan, Kalimantan Timur 76115, Email: kjpptopazbpn@gmail.com; Telp 0858 5252 3005,
Jayapura (PS) : Perumahan Yapis Entrop, Jalan Beringin I No. 10, Jayapura, Papua 99224, Email: topazjyp.kjpp@gmail.com; Telp (0967) 5782084


                No. File: 01155/2.0171-00/BS/03/0481/1/XI/2025
                Jakarta, 10 November 2025

                Kepada Yth.
                PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (“PP”)
                Plaza PP – Wisma Subianto,
                Jl. Letjen. TB. Simatupang No. 57,
                Pasar Rebo, Jakarta 13760


                Perihal       : Penilaian 47,81% Ekuitas PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”) per 30 Juni 2025


                Dengan Hormat,

                KANTOR JASA PENILAI PUBLIK TOBING PANUTURI DAN REKAN (“TOPAZ”) ditunjuk oleh PP
                berdasarkan persetujuan atas Surat Penawaran Jasa Penilaian Ekuitas No. 0410/MK.PB/KJPP-
                TOPAZ/IV/2024 tanggal 30 April 2024 dan Surat Perintah Kerja (“SPK”)
                No.    003/SPK/PP/BDPM/2024       tanggal   17    Mei    2024     serta    Addendum      SPK
                No. 023-ADD/SPK/PP/BDPM/2025 tanggal 12 September 2025 dengan maksud untuk
                memberikan pendapat Nilai Pasar 47,81% ekuitas CRI Per 30 Juni 2025 terkait rencana transaksi
                divestasi saham oleh PP.


                1.    Status Penilai

                      Penilai adalah partner dari TOPAZ dengan kualifikasi sebagai berikut:

                      Nama Penilai            : Lidia, S.T., M.M., MAPPI (Cert)
                      No. Ijin Penilai        : B-1.17.00481
                      No. STTD                : STTD.PB-04/PJ-1/PM.223/2023
                      No. MAPPI               : 12-S-03723
                      Klasifikasi Izin        : Penilai Bisnis (B)

                      TOPAZ adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang terdaftar di Kementerian Keuangan dan Pasar
                      Modal serta memiliki kompetensi untuk melakukan penugasan ini.

                      Dalam mempersiapkan Laporan Penilaian ini kami bertindak secara independen tanpa adanya
                      benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Pemberi Tugas, Objek Penilaian ataupun
                      pihak-pihak yang terafiliasi dengan Pemberi Tugas dan Objek Penilaian. TOPAZ juga tidak
                      memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini.

                      Laporan Penilaian ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak
                      manapun. Imbalan jasa yang kami terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh nilai yang
                      dihasilkan.
Page 3
2.   Identifikasi Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan

     Nama Perusahaan           : PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk
     Alamat                    : Plaza PP-Wisma Subiyanto,
                                 Jl. Letjen. TB. Simatupang No. 57, Pasar Rebo, Jakarta 13760
     Website                   : www.ptpp.co.id


3.   Objek Penilaian dan Kepemilikan

     Bahwa objek Penilaian sesuai dengan informasi yang diberikan oleh pemberi tugas adalah
     47,81% ekuitas CRI, dimana kepemilikan objek penilaian adalah milik pemegang saham CRI
     yaitu PP.


4.   Jenis Mata Uang yang Digunakan

     Hasil penilaian dinyatakan dalam mata uang Rupiah.


5.   Maksud dan Tujuan Penilaian

     Maksud penilaian adalah untuk memberikan pendapat mengenai Nilai Pasar 47,81% ekuitas
     CRI. Tujuan penilaian adalah Tujuan penilaian adalah rencana transaksi divestasi saham oleh
     PP terkait Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi
     Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.

     Penilaian dilakukan dengan mengacu pada Standar Penilaian Indonesia 2018 (“SPI 2018”) yang
     ditetapkan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (“MAPPI”) serta POJK No.
     17/POJK.04/2020. Penilaian ini tidak ditujukan untuk kepentingan pasar modal dan tidak
     digunakan di luar konteks atau tujuan penilaian tersebut.


6.   Dasar Nilai

     Berdasarkan tujuan penilaian maka standar nilai yang digunakan adalah Nilai Pasar.

     Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu
     aset atau liabilitas pada tanggal penilaian, antara pembeli yang berniat membeli dengan
     penjual yang berniat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya
     dilakukan secara layak, dimana kedua belah pihak masing-masing bertindak atas dasar
     pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian dan tanpa paksaan (“SPI 101, butir 3.1”).


7.   Tanggal Penilaian

     Tanggal efektif Penilaian adalah 30 Juni 2025, dimana batas tersebut diambil atas dasar
     pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian.
Page 4
8.   Tingkat Kedalaman Investigasi

     Dalam penilaian ini, kami telah melakukan wawancara terhadap beberapa pertanyaan diskusi
     terkait kondisi eksisting bisnis CRI. Berikut adalah pihak yang menanggapi diskusi terkait
     pertanyaan yang kami sampaikan dalam hubungannya dengan objek penilaian, yaitu:

            Pihak yang Diwawancarai                   Jabatan                   Perusahaan
            Bapak Endy Gunawan Turki          Business Control Manager               CRI
               Bapak Irfan Firdaus            Assistant Manager Finance              CRI



9.   Sifat dan Sumber Informasi yang Dapat Diandalkan

     Dalam melakukan penilaian ini, TOPAZ juga menggunakan informasi dari beberapa sumber
     informasi yang relevan dan handal, yaitu:

       •   Laporan keuangan audit tahun 2020 sampai dengan tahun 2024 dan Laporan Keuangan
           audit per 30 Juni 2025.
       •   Proyeksi Keuangan CRI sampai dengan konsesi selesai.
       •   Tinjauan terhadap kondisi fundamental objek yang menyangkut sejarah singkatnya,
           struktur modal dan susunan pengurus, deskripsi bidang usaha dan kinerja keuangan,
           serta memperhatikan kondisi makro yang ada.
       •   Data-data ekonomi baik yang diperoleh dari S&P Capital IQ dan Damodaran.
       •   Data-data ekonomi baik yang bersifat makro ataupun mikro yang diperoleh dari instansi
           terkait, seperti Bank Indonesia.
       •   Data-data lain sebagai informasi pendukung.


10. Asumsi dan Asumsi Khusus

     Asumsi dan asumsi khusus yang akan digunakan dalam penugasan merupakan asumsi dan
     asumsi khusus yang wajar dan relevan dengan memperhatikan tujuan dimana penilaian
     diperlukan. Asumsi khusus adalah asumsi yang berbeda dari fakta yang sebenarnya pada
     Tanggal Penilaian atau hal yang tidak akan dibuat oleh sebagian kecil pelaku pasar dalam suatu
     transaksi pada Tanggal Penilaian.

     Asumsi khusus sering digunakan untuk menggambarkan efek dari suatu situasi yang akan
     mempengaruhi nilai. Dalam pelaksanaan penugasan, Penilai akan menggunakan asumsi yang
     wajar untuk diterima sebagai fakta dalam konteks penugasan Penilaian tanpa penyelidikan
     tertentu atau verifikasi.

     TOPAZ mengandalkan keakuratan dan kelengkapan informasi yang disediakan oleh
     manajemen PP dan/atau data yang diperoleh dari informasi yang tersedia untuk publik dan
     informasi lainnya serta penelitian yang kami anggap relevan. TOPAZ tidak terlibat dan tidak
     melakukan audit ataupun verifikasi atas informasi yang disediakan tersebut. Analisis, opini dan
     kesimpulan telah dibuat, dan laporan ini telah disusun sesuai dengan Kode Etik Penilai
     Indonesia (“KEPI”) serta Standar Penilaian Indonesia (“SPI”) 2018 berikut Edisi Revisinya.
Page 5
11. Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi

    Laporan Penilaian yang dihasilkan tidak untuk konsumsi publik.

    Persetujuan Penilai harus didapatkan atas setiap publikasi terhadap keseluruhan atau sebagian
    dari laporan, atau referensi yang dipublikasikan, termasuk referensi mengenai Laporan
    Keuangan perusahaan/objek penilaian, dan/atau laporan direksi/pimpinan perusahaan/objek
    penilaian, dan/atau pernyataan atau penilaian lainnya atau pernyataan/edaran apapun dari
    perusahaan/objek penilaian. Tanda tangan Penilai Publik dan cap TOPAZ yang resmi
    merupakan syarat mutlak Laporan Penilaian yang dihasilkan.


12. Konfirmasi Bahwa Penilaian dilakukan berdasarkan SPI, KEPI dan POJK

    Penilaian ini akan dilakukan berdasarkan Standar Penilaian Indonesia (SPI), Kode Etik Penilai
    Indonesia (KEPI) Edisi VII-2018 berikut Edisi Revisinya dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
    (POJK), serta peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.


13. Kesimpulan Nilai Pasar Ekuitas CRI

    Nilai Pasar 47,81% Ekuitas CRI dengan pendekatan pendapatan metode Discounted Cash Flow
    (“DCF”) dan pendekatan pasar meode Guideline Publicly Traded Company Method (GPTC)
    adalah sebagai berikut:

                                  Nilai                                  Nilai Setelah Bobot
         Metode                                        Bobot
                          (Dalam Jutaan Rupiah)                        (Dalam Jutaan Rupiah)
          DCF                                276.230           90%                        248.607
          GPTC                               258.589           10%                         25.859
                              Rekonsiliasi                                                274.465


    Bobot untuk pendekatan pendapatan adalah 90% dan bobot untuk pendekatan pasar adalah
    10%, hal ini berdasarkan pertimbangan tingkat keyakinan penilai berdasarkan data-data yang
    diperoleh, dimana pembanding pasar saat ini tidak sepenuhnya memiliki persamaan
    kesebandingan dengan CRI. Berdasarkan hasil rekonsiliasi kedua metode di atas, maka kami
    berpendapat bahwa Nilai Pasar 47,81% CRI per 30 Juni 2025 adalah sebesar
    Rp274.465.457.226 (Dua Ratus Tujuh Puluh Empat Miliar Empat Ratus Enam Puluh Lima Juta
    Empat Ratus Lima Puluh Tujuh Ribu Dua Ratus Dua Puluh Enam Rupiah), dengan PBV sebesar
    1,20 (Satu Koma Dua Puluh).
Page 6
Demikian hasil Penilaian Ekuitas CRI yang kami lakukan dengan tetap mengacu pada standar
penilaian dan kode etik yang berlaku.




Hormat kami,
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN




Lidia S.T., MM., MAPPI (Cert)
Partner

Klasifikasi Izin : Penilai Bisnis (B)
Ijin Penilai     : B-1.17.00481
STTD Pasar Modal : STTD.PB-04/PJ-1/PM.223/2023
MAPPI            : 12-S-03723
IKNB             : 158/NB.122/STTD-P/2019
Page 7
                            PERNYATAAN PENILAI

Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai penilai, kami yang bertanda-tangan di bawah
ini menerangkan bahwa :

1. Pernyataan dalam Laporan Penilaian ini, sebatas pengetahuan kami, adalah benar dan akurat.
2. Analisis dan kesimpulan yang dinyatakan di dalam Laporan Penilaian ini dibatasi oleh asumsi
    dan batasan-batasan yang diungkapkan di dalam Laporan Penilaian, yang mana merupakan
    hasil analisis dan kesimpulan Penilai yang tidak berpihak dan tidak memiliki benturan
    kepentingan.
3. TOPAZ tidak mempunyai kepentingan baik sekarang atau di masa yang akan datang terhadap
    Objek yang dinilai, maupun memiliki kepentingan pribadi atau keberpihakan kepada pihak-
    pihak lain yang memiliki kepentingan terhadap penugasan ini.
4. Penunjukan dalam penugasan ini tidak berhubungan dengan Penilaian yang telah disepakati
    sebelumnya dengan pemberi tugas.
5. Biaya jasa profesional tidak dikaitkan dengan nilai yang telah ditentukan sebelumnya atau
    gambaran nilai yang diinginkan oleh pemberi tugas, pencapaian hasil yang dinyatakan, atau
    adanya kondisi yang terjadi kemudian (subsequent event) yang berhubungan secara langsung
    dengan penggunaan yang dimaksud.
6. Penilai memiliki pengetahuan yang memadai sehubungan dengan jenis industri yang dinilai.
7. Penilai telah melaksanakan ruang lingkup sebagai berikut :
        • Identifikasi masalah (Identifikasi batasan, tujuan dan objek, definisi, dan tanggal
             Penilaian);
        • Pengumpulan data dan wawancara;
        • Analisis Data;
        • Analisis untuk menghasilkan kesimpulan Penilaian;
        • Penulisan Laporan Penilaian.
8. Penilai telah melakukan inspeksi lapangan yang merupakan objek Penilaian.
9. Tidak seorangpun selain yang bertandatangan dibawah ini, yang telah terlibat dalam
    pelaksanaan inspeksi, analisis, pembuatan kesimpulan sebagaimana yang dinyatakan dalam
    Laporan Penilaian ini.
10. Analisis dan kesimpulan yang dibuat oleh Penilai, serta Laporan Penilaian yang telah dibuat
    dengan memenuhi ketentuan kode etik penilai indonesia (KEPI) dan standar penilaian indonesia
    (SPI) serta POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan
    Usaha.

Jakarta, 10 November 2025


 Lidia, ST., M.M., MAPPI (Cert) – Penanggungjawab                          ...............................
 Ijin Penilai         : No. B-1.17.00481
 MAPPI                : No. 12-S-03723
 No. STTD             : STTD.PB-04/PJ-1/PM.223/2023




 Panuturi L. Tobing, SP., SH., M.Ec.Dev., MAPPI (Cert) – Quality Control   ...............................
 MAPPI                 : No. 06-S-01967
 No. Register          : No. RMK-2017.00377
Page 8
Immanuel Taurix Riyadi Tutuko, SE.,M.M – Penilai   ...............................
MAPPI               : No. 13-T-04400
No. Register        : No. RMK-2020.03265
Page 9
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


                                                         DAFTAR ISI

                                                                                                                                     Halaman

SERTIFIKAT
PERNYATAAN PENILAI

DAFTAR ISI ......................................................................................................................... 1
DAFTAR FIGUR .................................................................................................................... 3

1.           PENDAHULUAN ..................................................................................................... 5
1.1          Latar Belakang Penugasan ............................................................................................. 5
1.2          Status Penilai.................................................................................................................. 5
1.3          Identitas Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan .......................................................... 6
1.4          Objek Penilaian dan Kepemilikan .................................................................................. 6
1.5          Jenis Mata Uang yang Digunakan .................................................................................. 6
1.6          Maksud dan Tujuan Penilaian ........................................................................................ 6
1.7          Dasar Nilai ...................................................................................................................... 6
1.8          Tanggal Penilaian ........................................................................................................... 7
1.9          Sifat dan Sumber Informasi yang Dapat Diandalkan ..................................................... 7
1.10         Asumsi dan Asumsi Khusus ............................................................................................ 7
1.11         Persyaratan Atas Persetujuan Publikasi ........................................................................ 8
1.12         Konfirmasi Bahwa Penilaian dilakukan berdasarkan SPI dan KEPI ................................ 8
1.13         Definisi dan Istilah yang Digunakan Dalam Penilaian .................................................... 8
1.14         Pernyataan Independensi Penilai .................................................................................. 9
1.15         Premis Nilai Yang Digunakan ....................................................................................... 10
1.16         Asumsi-Asumsi dan Syarat Pembatas .......................................................................... 11
1.17         Tenaga Ahli dan Hasil Pekerjaan Tenaga Ahli .............................................................. 12
1.18         Uraian Penilai Properti dan Hasil Penilaian oleh Penilai Properti yang Digunakan ..... 12
1.19         Penjelasan mengenai Kejadian Penting setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event)
              ..................................................................................................................................... 12
1.20         Tambahan Informasi Lain Diluar Hal-hal yang Telah Diuraikan ................................... 12
1.21         Uraian Mengenai Ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang Terkait Dengan
             Objek Penilaian ............................................................................................................ 12

2.           DATA DAN INFORMASI ........................................................................................ 13
2.1          Hasil Pelaksanaan Investigasi....................................................................................... 13
2.2          Tingkat Kedalaman Investigasi..................................................................................... 15
2.3          Data dan Informasi yang Relevan dengan Objek Penilaian ......................................... 15
2.4          PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”) .......................................................................... 16
2.4.1        Pendirian ...................................................................................................................... 16
2.4.2        Aktivitas Usaha ............................................................................................................ 17
2.4.3        Tingkat Kepemilikan dan Sifat Pengendalian Objek Penilaian (Controlling)................ 17
2.4.4        Tingkat Likuiditas Pasar Objek Penilaian ..................................................................... 17
2.4.5        Manajemen dan Sumber Daya Manusia...................................................................... 17
2.4.6        Analisis Laporan Keuangan .......................................................................................... 18
2.4.7        Informasi Perpajakan ................................................................................................... 21
2.4.8        Kompensasi Bagi Pemegang Saham ............................................................................ 22



                                                                                                                                      Halaman - 1
Page 10
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


2.4.9     Informasi mengenai Asuransi yang Ditanggung oleh Perusahaan untuk Karyawan
          Kunci ............................................................................................................................ 22
2.4.10    Informasi Non Keuangan yang Relevan Mengenai CRI................................................ 22
2.4.11    Analisis dan Pembahasan Manajemen ........................................................................ 22

3.        TINJAUAN EKONOMI MAKRO DAN INDUSTRI ....................................................... 23
3.1       Ekonomi Makro Indonesia ........................................................................................... 23
3.2       Tinjauan Industri Perkeretaapian Indonesia................................................................ 30
3.2.1     Perkembangan Angkutan Kereta Api Nasional ............................................................ 30
3.2.2     Perkembangan Angkutan Kereta Api di Sulawesi ........................................................ 31
3.2.1     Peluang dan Tantangan Pengoperasian Kereta Api..................................................... 31
3.2.2     Statistik Kota Makassar................................................................................................ 32

4.        ANALISIS SWOT DAN RISIKO ................................................................................ 34
4.1       Analisis SWOT .............................................................................................................. 34
4.2       Analisis Risiko ............................................................................................................... 35

5.        PENDEKATAN DAN PEMILIHAN METODE PENILAIAN ............................................ 36
5.1       Pendekatan Penilaian .................................................................................................. 36
5.2       Pemilihan Metode Penilaian ........................................................................................ 36

6.        PENILAIAN EKUITAS CRI ....................................................................................... 38
6.1       Penilaian Ekuitas CRI dengan Pendekatan Pendapatan .............................................. 38
6.1.1     Pemilihan Arus Kas....................................................................................................... 38
6.1.2     Penyesuaian Laporan Keuangan .................................................................................. 38
6.1.3     Asumsi–Asumsi dalam Proses Penilaian ...................................................................... 38
6.1.4     Ringkasan Proyeksi Keuangan ..................................................................................... 40
6.1.5     Penentuan Tingkat Diskonto (Weighted Average Cost of Capital) .............................. 42
6.1.6     Control Premium (“CP”) atau Discount for Lack of Control (“DLOC”) .......................... 45
6.1.7     Discount for Lack of Marketability (DLOM) ................................................................. 45
6.1.8     Nilai Pasar Ekuitas CRI Dengan Pendekatan Pendapatan Metode DCF ....................... 46
6.2       Penilaian Ekuitas CRI dengan Pendekatan Pasar ......................................................... 46
6.3       REKONSILIASI ............................................................................................................... 55

7.        KUALIFIKASI PENILAI USAHA ................................................................................ 57

Lampiran – Lampiran

      ✓ Keuangan




                                                                                                                               Halaman - 2
Page 11
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


                                                    DAFTAR FIGUR

                                                                                                                          Halaman

Figur 1. Hasil Dokumentasi.......................................................................................................... 13
Figur 2. Pihak-Pihak yang Diwawancarai ..................................................................................... 15
Figur 3. Susunan Pemegang Saham CRI ...................................................................................... 17
Figur 4. Ringkasan Laba (Rugi) CRI .............................................................................................. 18
Figur 5. Pergerakan Pendapatan, Beban Pokok, Laba Kotor dan Laba Tahun Berjalan .............. 18
Figur 6. Ringkasan Posisi Keuangan CRI ...................................................................................... 19
Figur 7. Pergerakan Perkembangan Aset, Liabilitas dan Ekuitas CRI .......................................... 19
Figur 8. Ringkasan Arus Kas CRI................................................................................................... 20
Figur 9. Pergerakan Kas Bersih Untuk/Dari Aktivitas Operasi, Investasi dan Pendanaan........... 20
Figur 10. Analisa Rasio Keuangan CRI ......................................................................................... 21
Figur 11. Pertumbuhan Ekonomi Sisi Pengeluaran ..................................................................... 23
Figur 12. Ekspor dan Impor Non-Migas....................................................................................... 24
Figur 13. Neraca Pembayaran Indonesia .................................................................................... 24
Figur 14. Cadangan Devisa Indonesia.......................................................................................... 25
Figur 15. Inflasi IHK dan Komponen ............................................................................................ 26
Figur 16. Likuiditas Perbankan dan Perekonomian ..................................................................... 26
Figur 17. Suku Bunga Kebijakan Bank Indonesia dan IndONIA ................................................... 27
Figur 18. Suku Bunga Perbankan................................................................................................. 27
Figur 19. Rasio Kredit Bermasalah (NPL) ..................................................................................... 28
Figur 20. Perkembangan Kredit dan DPK .................................................................................... 28
Figur 21. Nilai Transaksi Uang Elektronik dan Nilai Transaksi Digital Banking ........................... 29
Figur 22. Perkembangan Penumpang Angkutan Kereta, Juni 2025 ............................................ 30
Figur 23. Perkembangan Barang Angkutan Kereta, Desember 2024.......................................... 30
Figur 24. IHK dan Tingkat Inflasi (m-to-m), (y-to-d), dan (y-on-y) Kota Makassar Menurut
          Kelompok Pengeluaran (2022=100), Juli 2025 ............................................................ 33
Figur 25. Perputaran Modal Kerja (dalam hari) .......................................................................... 39
Figur 26. Ringkasan Proyeksi Laba CRI ........................................................................................ 40
Figur 27. Ringkasan Proyeksi Posisi Keuangan CRI ...................................................................... 40
Figur 28. Ringkasan Proyeksi Arus Kas CRI .................................................................................. 41
Figur 29. Unlevered Beta Perusahaan Pembanding .................................................................... 43
Figur 30. Biaya Modal untuk Ekuitas CRI dengan tingkat pajak 22% .......................................... 44
Figur 31. Weighted Average Cost of capital (WACC) CRI dengan Pajak 22% .............................. 44
Figur 32. Nilai Pasar Ekuitas CRI dengan Metode DCF ................................................................ 46
Figur 33. Perusahaan Pedoman .................................................................................................. 46
Figur 34. Rekap Total Aset (dalam miliar rupiah) ........................................................................ 48
Figur 35. Rekap Total Revenue (dalam miliar rupiah) ................................................................. 48
Figur 36. Rekap Growth in Sales .................................................................................................. 49
Figur 37. Rekap Net Profit Margin............................................................................................... 49
Figur 38. Rekap Current Ratio ..................................................................................................... 50


                                                                                                                         Halaman - 3
Page 12
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


Figur 39. Rekap Debt to Equity Ratio .......................................................................................... 50
Figur 40. Rekap Debt to Assets Ratio .......................................................................................... 51
Figur 41. Rekap Return on Assets ................................................................................................ 51
Figur 42. Rekap Return on Equity ................................................................................................ 52
Figur 43. Rekap Net Income (dalam miliar rupiah) ..................................................................... 52
Figur 44. Rekap Growth in Earnings ............................................................................................ 53
Figur 45. Rekap Capital Structure ................................................................................................ 53
Figur 46. Variable Market Multiple ............................................................................................. 54
Figur 47. Nilai Pasar 47,81% Ekuitas CRI dengan Metode GPTC ................................................. 55
Figur 48. Rekonsiliasi Nilai Pasar 47,81% Ekuitas CRI.................................................................. 56




                                                                                                                       Halaman - 4
Page 13
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


1.    PENDAHULUAN

1.1    Latar Belakang Penugasan

      PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (“PP”) merupakan perusahaan yang
      bergerak di bidang usaha industri, konstruksi, engineering, procurement - construction
      (EPC), perdagangan, pengolahan kawasan, layanan jasa peningkatan kemampuan di
      bidang konstruksi, jasa engineering, dan perencanaan, pengembangan serta optimalisasi
      pemanfaatan sumber daya perusahaan. PP memiliki penyertaan dalam bentuk saham
      atau ekuitas sebesar 47,81% dari total keseluruhan saham pada PT Celebes Railway
      Indonesia (“CRI”). CRI memiliki ruang lingkup kegiatan di antaranya untuk pembangunan
      prasarana segmen F Jalur Kereta Api Makassar Parepare, pengoperasian dan perawatan
      (operation and maintenance/O&M) prasarana segmen B, C, D, F trase Makassar- Parepare
      dengan skema kerja sama pemerintah Badan Usaha (KPBU), antara kementerian
      perhubungan dengan CRI.

       KANTOR JASA PENILAI PUBLIK TOBING PANUTURI DAN REKAN (“TOPAZ”) ditunjuk oleh
       PP berdasarkan persetujuan atas Surat Penawaran Jasa Penilaian Ekuitas No.
       0410/MK.PB/KJPP-TOPAZ/IV/2024 tanggal 30 April 2024 dan Surat Perintah Kerja
       (“SPK”) No. 003/SPK/PP/BDPM/2024 tanggal 17 Mei 2024 serta Addendum SPK No. 023-
       ADD/SPK/PP/BDPM/2025 tanggal 12 September 2025 dengan maksud untuk
       memberikan pendapat Nilai Pasar 47,81% ekuitas CRI Per 30 Juni 2025 terkait rencana
       transaksi divestasi saham oleh PP.


1.2    Status Penilai

       Penilai adalah partner dari KJPP TOPAZ dengan kualifikasi sebagai berikut :

       Nama Penilai       : Lidia, S.T., M.M., MAPPI (Cert)
       No. Ijin Penilai   : B-1.17.00481
       No. STTD           : STTD.PB-04/PJ-1/PM.223/2023
       No. MAPPI          : 12-S-03723
       Klasifikasi Izin   : Penilai Bisnis (B)

       TOPAZ adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang terdaftar di Kementerian Keuangan dan
       Pasar Modal serta memiliki kompetensi untuk melakukan penugasan ini.

       Dalam mempersiapkan Laporan Penilaian ini kami bertindak secara independen tanpa
       adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan pemberi tugas, objek penilaian
       ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan pemberi tugas dan objek penilaian. TOPAZ
       juga tidak memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan
       ini.

       Laporan penilaian ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan
       pihak manapun. Imbalan jasa yang kami terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh nilai
       yang dihasilkan.




                                                                                     Halaman - 5
Page 14
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


1.3    Identitas Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan

       Berikut adalah indentitas pemberi tugas dan pengguna laporan:

       Nama Perusahaan             : PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk
       Alamat                      : Plaza PP – Wisma Subianto
                                     Jl. Letjen. TB. Simatupang No. 57, Pasar Rebo, Jakarta 13760
       Website                     : www.ptpp.co.id


1.4    Objek Penilaian dan Kepemilikan

       Bahwa objek Penilaian sesuai dengan informasi yang diberikan oleh pemberi tugas adalah
       47,81% ekuitas CRI, dimana kepemilikan objek penilaian adalah milik pemegang saham
       CRI yaitu PP.


1.5   Jenis Mata Uang yang Digunakan

       Hasil penilaian dinyatakan dalam mata uang Rupiah.


1.6    Maksud dan Tujuan Penilaian

       Maksud penilaian adalah untuk memberikan pendapat mengenai Nilai Pasar 47,81%
       ekuitas CRI. Tujuan penilaian adalah rencana transaksi divestasi saham oleh PP terkait
       Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi
       Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.

       Penilaian dilakukan dengan mengacu pada Standar Penilaian Indonesia 2018 (“SPI 2018”)
       yang ditetapkan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (“MAPPI”) serta POJK No.
       17/POJK.04/2020. Penilaian ini tidak ditujukan untuk kepentingan pasar modal dan tidak
       digunakan di luar konteks atau tujuan penilaian tersebut.


1.7    Dasar Nilai

       Berdasarkan tujuan penilaian maka standar nilai yang digunakan adalah Nilai Pasar.

       Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran
       suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian, antara pembeli yang berniat membeli
       dengan penjual yang berniat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang
       pemasarannya dilakukan secara layak, dimana kedua belah pihak masing-masing
       bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian dan tanpa paksaan (“SPI
       101, butir 3.1”).




                                                                                         Halaman - 6
Page 15
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


1.8    Tanggal Penilaian

       Tanggal efektif Penilaian adalah 30 Juni 2025, dimana batas tersebut diambil atas dasar
       pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian.


1.9    Sifat dan Sumber Informasi yang Dapat Diandalkan

       Dalam melakukan penilaian ini, TOPAZ juga menggunakan informasi dari beberapa
       sumber informasi yang relevan dan handal, yaitu:

       •    Laporan keuangan audit tahun 2020 sampai dengan tahun 2024 dan Laporan
            Keuangan audit per 30 Juni 2025.
       •    Proyeksi Keuangan CRI sampai dengan konsesi selesai.
       •    Tinjauan terhadap kondisi fundamental objek yang menyangkut sejarah singkatnya,
            struktur modal dan susunan pengurus, deskripsi bidang usaha dan kinerja keuangan,
            serta memperhatikan kondisi makro yang ada.
       •    Data-data ekonomi baik yang diperoleh dari S&P Capital IQ dan Damodaran.
       •    Data-data ekonomi baik yang bersifat makro ataupun mikro yang diperoleh dari
            instansi terkait, seperti Bank Indonesia.
       •    Data-data lain sebagai informasi pendukung.


1.10 Asumsi dan Asumsi Khusus

       Asumsi dan asumsi khusus yang akan digunakan dalam penugasan merupakan asumsi dan
       asumsi khusus yang wajar dan relevan dengan memperhatikan tujuan dimana penilaian
       diperlukan. Asumsi khusus adalah asumsi yang berbeda dari fakta yang sebenarnya pada
       Tanggal Penilaian atau hal yang tidak akan dibuat oleh sebagian kecil pelaku pasar dalam
       suatu transaksi pada Tanggal Penilaian.

       Asumsi khusus sering digunakan untuk menggambarkan efek dari suatu situasi yang akan
       mempengaruhi nilai. Dalam pelaksanaan penugasan, Penilai akan menggunakan asumsi
       yang wajar untuk diterima sebagai fakta dalam konteks penugasan Penilaian tanpa
       penyelidikan tertentu atau verifikasi.

       TOPAZ mengandalkan keakuratan dan kelengkapan informasi yang disediakan oleh
       manajemen PP dan/atau data yang diperoleh dari informasi yang tersedia untuk publik
       dan informasi lainnya serta penelitian yang kami anggap relevan. TOPAZ tidak terlibat dan
       tidak melakukan audit ataupun verifikasi atas informasi yang disediakan tersebut. Analisis,
       opini dan kesimpulan telah dibuat, dan laporan ini telah disusun sesuai dengan Kode Etik
       Penilai Indonesia (“KEPI”) serta Standar Penilaian Indonesia (“SPI”) 2018 berikut Edisi
       Revisinya.




                                                                                       Halaman - 7
Page 16
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


1.11 Persyaratan Atas Persetujuan Publikasi

       Laporan Penilaian yang dihasilkan tidak untuk konsumsi publik.

       Persetujuan Penilai harus didapatkan atas setiap publikasi terhadap keseluruhan atau
       sebagian dari laporan, atau referensi yang dipublikasikan, termasuk referensi mengenai
       Laporan Keuangan perusahaan/objek penilaian, dan/atau laporan direksi/pimpinan
       perusahaan/objek penilaian, dan/atau pernyataan atau penilaian lainnya atau
       pernyataan/edaran apapun dari perusahaan/objek penilaian. Tanda tangan Penilai Publik
       dan cap TOPAZ yang resmi merupakan syarat mutlak Laporan Penilaian yang dihasilkan.


1.12 Konfirmasi Bahwa Penilaian dilakukan berdasarkan SPI, KEPI dan POJK

       Penilaian ini akan dilakukan berdasarkan Standar Penilaian Indonesia (SPI), Kode Etik
       Penilai Indonesia (KEPI) Edisi VII-2018 berikut Edisi Revisinya dan Peraturan Otoritas Jasa
       Keuangan (POJK), serta peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.


1.13 Definisi dan Istilah yang Digunakan Dalam Penilaian

       Arus Kas Bersih                 :    Jumlah kas yang tersedia setelah terpenuhinya
                                            kebutuhan kas untuk kegiatan operasional, merupakan
                                            arus kas yang tersedia bagi penyedia modal (utang dan
                                            ekuitas); dan telah bebas dari kewajiban untuk
                                            mempertahankan operasi saat ini (current operation)
                                            dan untuk mengantisipasi pertumbuhan perusahaan.
       Asumsi                          :    Sesuatu yang dianggap akan terjadi termasuk fakta,
                                            syarat, atau keadaan yang mungkin dapat
                                            mempengaruhi objek penilaian atau pendekatan
                                            penilaian dan kewajarannya telah dianalisis oleh Penilai
                                            Usaha sebagai bagian dari proses penilaian.
       CRI                             :    PT Celebes Railway Indonesia.
       Dasar Penilaian                 :    Suatu penjelasan dan/atau pendefinisian tentang jenis
                                            nilai yang sedang diteliti berdasarkan kriteria tertentu.
       DCF                             :    Discounted Cash Flow, suatu metode untuk
                                            menetapkan indikasi nilai dari suatu perusahaan,
                                            kepemilikan atas perusahaan atau sekuritas yang
                                            dilakukan dengan cara mendiskonto arus kas bersih
                                            dengan tingkat diskon yang relevan.
       Diskon Likuiditas               :    Suatu jumlah atau persentase tertentu yang merupakan
                                            pengurang dari nilai suatu ekuitas sebagai cerminan
                                            dari kurangnya likuiditas Objek Penilaian.
       Diskon Pengendalian             :    Suatu jumlah atau persentase tertentu yang merupakan
                                            pengurang dari nilai suatu ekuitas sebagai cerminan
                                            dari tingkat pengendalian atas Objek Penilaian.
       Kelangsungan Usaha              :    Suatu kondisi yang mencerminkan usaha yang sedang
                                            beroperasi atau dalam konstruksi; atau suatu premis
                                            dalam Penilaian, dimana Penilai Usaha menganggap


                                                                                          Halaman - 8
Page 17
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


                                            suatu perusahaan akan terus melanjutkan operasinya
                                            secara berkelanjutan.
       KEPI & SPI Edisi VII – 2018     :    Kode Etik Penilai Indonesia & Standar Penilaian
                                            Indonesia Edisi VII – 2018.
       KJPP TOPAZ                      :    Kantor Jasa Penilai Publik Tobing Panuturi dan Rekan.
       MAPPI                           :    Masyarakat Profesi Penilai Indonesia.
       Nilai                           :    Perkiraan harga yang diinginkan oleh penjual dan
                                            pembeli atas suatu barang atau jasa dan merupakan
                                            jumlah manfaat ekonomi berdasarkan nilai pasar yang
                                            akan diperoleh dari objek Penilaian pada tanggal
                                            Penilaian (Cut Off Date).
       Nilai Buku                      :    Hasil kapitalisasi atas biaya perolehan aset, dikurangi
                                            akumulasi depresiasi, deplesi, atau amortisasi
                                            sebagaimana yang tercatat dalam laporan keuangan.
       Nilai Buku Disesuaikan          :    Nilai buku yang dihasilkan setelah dilakukan
                                            penyesuaian (normalisasi) terhadap nilai dari satu atau
                                            lebih aset atau liabilitas.
       Nilai Pasar                     :    Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat
                                            diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau liabilitas
                                            pada tanggal penilaian, antara pembeli yang berniat
                                            membeli dengan penjual yang berniat menjual, dalam
                                            suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya
                                            dilakukan secara layak, dimana kedua belah pihak
                                            masingmasing bertindak atas dasar pemahaman yang
                                            dimilikinya, kehati-hatian dan tanpa paksaan (SPI 101-
                                            3.1).
       Objek Penilaian                 :    Penilaian 47,81% ekuitas CRI.
       Pengendalian                    :    Kemampuan untuk mengendalikan dan mengatur
                                            manajemen perusahaan atau kebijakan usaha.
       PP                              :    PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk.
       Premis Nilai                    :    Asumsi nilai yang berhubungan dengan suatu kondisi
                                            transaksi yang dapat digunakan pada objek penilaian.
       Tanggal Penilaian               :    Tanggal pada saat Nilai, hasil penilaian, atau
                                            perhitungan manfaat ekonomi dinyatakan.
       Tingkat Diskonto                :    Suatu tingkat imbal balik untuk mengkonversikan nilai
                                            di masa depan ke nilai sekarang yang mencerminkan
                                            nilai waktu dari uang (time value of money) dan
                                            ketidakpastian atas terealisasinya pendapatan
                                            ekonomi.


1.14 Pernyataan Independensi Penilai

       Dalam mempersiapkan laporan penilaian ini kami bertindak secara independen tanpa
       adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan CRI ataupun pihak-pihak yang
       terafiliasi dengan CRI. TOPAZ juga tidak memiliki kepentingan ataupun keuntungan
       pribadi terkait dengan penugasan ini. Laporan penilaian ini tidak dilakukan untuk
       memberikan keuntungan atau merugikan pihak manapun. Imbalan jasa yang kami terima
       sama sekali tidak dipengaruhi oleh nilai yang dihasilkan.


                                                                                          Halaman - 9
Page 18
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


1.15 Premis Nilai Yang Digunakan

       Premis yang dapat digunakan dalam penilaian ekuitas CRI adalah sebagai berikut :

      1. Going Concern

           Nilai dalam penggunaan, sebagai bagian dari usaha yang berjalan. Pada premis ini
           diasumsikan bahwa aset yang akan dinilai dan dijual adalah aset yang sudah terakit
           dan terpasang sebagai bagian dari perusahaan yang beroperasi dalam menghasilkan
           pendapatan (income producing business enterprise). Premis ini mempertimbangkan
           atau merefleksikan adanya hubungan yang bersifat sinerjik dalam peningkatan nilai
           (value enhancement) aset secara keseluruhan antara aset berwujud dan semua aset
           tak berwujud.

      2. Penggunaan Tertinggi dan Terbaik (HBU)

           Dalam premis ini, penggunaan dari perspektif pelaku pasar akan menghasilkan nilai
           tertinggi dari aset. Meskipun konsep ini terutama diterapkan pada aset non keuangan
           karena umumnya aset keuangan tidak memiliki penggunaan alternatif, terdapat
           situasi dimana HBU dari aset keuangan perlu dipertimbangkan.

      3. Penggunaan Saat Ini

           Premis nilai penggunaan saat Ini adalah cara saat ini dimana aset, kewajiban, atau
           sekelompok aset dan/atau kewajiban digunakan. Penggunaan saat ini mungkin, tapi
           tidak selalu, merupakan penggunaan tertinggi dan terbaik.

      4. Likuidasi Teratur

           Menjelaskan nilai dari sekelompok aset yang dapat direalisasikan dalam penjualan
           likuidasi, dalam periode waktu yang wajar untuk mendapatkan pembeli (atau
           beberapa pembeli), dimana penjual terpaksa untuk menjual secara apa adanya (as-is,
           where-is basis). Periode waktu yang wajar untuk mendapatkan pembeli dapat
           bervariasi tergantung kepada jenis aset dan kondisi pasar.

      5. Jual Paksa

           Istilah jual paksa sering digunakan dalam situasi dimana penjual terpaksa untuk
           menjual dan sebagai konsekuensinya, periode pemasaran yang layak tidak
           dimungkinkan dan pembeli tidak dapat melaksanakan uji tuntas yang seharusnya.

       Berdasarkan beberapa premis di atas dan berdasarkan informasi terkait keberadaan CRI
       yang didukung oleh pernyataan dan keyakinan manajemen CRI tentang kelangsungan
       usahanya, penilaian ekuitas (business interest) CRI dilakukan atas dasar premis “going
       concern” dengan waktu proyek sampai dengan 2038 sesuai dengan umur konsesi.




                                                                                   Halaman - 10
Page 19
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


1.16 Asumsi-Asumsi dan Syarat Pembatas

       1.  Dalam menyusun laporan ini, TOPAZ mengandalkan keakuratan dan kelengkapan
           informasi yang disediakan oleh manajemen CRI dan/atau data yang diperoleh dari
           informasi yang tersedia untuk publik dan informasi lainnya serta penelitian yang kami
           anggap relevan. TOPAZ tidak terlibat dan tidak melakukan audit ataupun verifikasi
           atas informasi yang disediakan tersebut.
       2. Laporan ditujukan untuk kepentingan manajemen PP untuk mengetahui nilai pasar
           CRI untuk rencana transaksi divestasi saham oleh PP terkait POJK No.
           17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
       3. TOPAZ tidak memiliki kepentingan atau hal-hal lainnya yang dapat menyebabkan
           TOPAZ memberikan pendapat yang bias sehubungan dengan informasi yang dibahas
           dalam laporan ini.
       4. Pemberi tugas telah membebaskan TOPAZ dari setiap klaim yang dapat dan akan
           timbul dari kesalahan ataupun kekurangan dalam bahan atau informasi yang
           disediakan Manajemen, konsultan atau pihak ketiga, kepada TOPAZ dalam
           penyusunan laporan ini.
       5. Pemberi tugas menyatakan bahwa seluruh informasi material yang menyangkut
           penilaian ekuitas telah diungkapkan seluruhnya kepada TOPAZ dan tidak ada
           pengurangan atas fakta-fakta yang penting.
       6. TOPAZ tidak memiliki kepentingan pribadi atau kecenderungan untuk berpihak
           berkenaan dengan subjek dari laporan ini maupun pihak-pihak yang terlibat
           didalamnya.
       7. Analisis, opini dan kesimpulan telah dibuat, dan laporan ini telah disusun sesuai
           dengan Kode Etik Penilai Indonesia (“KEPI”) serta Standar Penilaian Indonesia
           (“SPI”) 2018 berikut Edisi Revisinya.
       8. TOPAZ menggunakan proyeksi keuangan yang disampaikan oleh CRI serta telah
           disesuaikan sehingga mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan dengan
           kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
       9. TOPAZ bertanggung jawab atas laporan penilaian dan kesimpulan nilai akhir yang
           dihasilkan.
       10. TOPAZ telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari pemberi
           tugas.
       11. Laporan keuangan dan informasi lainnya yang disampaikan oleh CRI atau wakilnya
           dalam rangka penugasan ini, telah diterima tanpa dilakukan verifikasi lebih lanjut,
           dianggap sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku, dianggap lengkap
           dan benar dalam mencerminkan kondisi kegiatan usaha dan operasi CRI untuk
           masing-masing periode yang disajikan.
       12. TOPAZ tidak melaksanakan pemeriksaan terhadap legalitas aset yang dimiliki oleh
           CRI. TOPAZ berasumsi bahwa tidak ada masalah legalitas berkenaan dengan aset-
           aset CRI, baik saat ini maupun di masa yang akan datang.
       13. TOPAZ berasumsi bahwa CRI telah dan akan memenuhi kewajiban berkenaan dengan
           perpajakan, retribusi, pungutan-pungutan lainnya dan kewajiban-kewajiban lainnya
           sesuai dengan peraturan yang berlaku.
       14. TOPAZ tidak bertanggung jawab terhadap kerugian sebagai akibat dari kesalahan
           opini atau kesimpulan yang terjadi karena adanya data atau informasi dari CRI yang
           relevan dan signifikan pengaruhnya terhadap opini atau kesimpulan TOPAZ, yang
           tidak dan atau belum TOPAZ terima dari CRI.
       15. Tanda tangan pimpinan dan cap perusahaan yang resmi merupakan syarat mutlak
           sahnya Certificate of Appraisal ini dan laporan penilaian yang terlampir.

                                                                                     Halaman - 11
Page 20
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


1.17 Tenaga Ahli dan Hasil Pekerjaan Tenaga Ahli

      Dalam melakukan penilaian ekuitas CRI, TOPAZ tidak menggunakan tenaga ahli dan hasil
      pekerjaan tenaga ahli.


1.18 Uraian Penilai Properti dan Hasil Penilaian oleh Penilai Properti yang Digunakan

      Dalam melakukan penilaian ekuitas CRI, TOPAZ tidak menggunakan hasil penilaian
      properti.


1.19 Penjelasan mengenai Kejadian Penting setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event)

       Berdasarkan informasi dari manajemen, tidak terdapat kejadian penting setelah tanggal
       penilaian.


1.20 Tambahan Informasi Lain Diluar Hal-hal yang Telah Diuraikan

       Manajemen CRI yang menjadi bagian dari objek penilaian menyatakan bahwa seluruh
       informasi material yang menyangkut penilaian ekuitas telah diungkapkan seluruhnya
       kepada TOPAZ dan tidak ada pengurangan atas fakta-fakta yang penting. Manajemen CRI
       menyatakan bahwa telah mempelajari, mengetahui dan memahami semua asumsi dan
       data-data serta informasi yang digunakan dalam analisis dan penyusunan laporan ini.


1.21 Uraian Mengenai Ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang Terkait Dengan
     Objek Penilaian

       Berikut adalah peraturan perundang-undangan terkait dengan CRI dalam menjalankan
       kegiatan usahanya :

       •    Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 tahun 2007 tentang Perkeretaapian.
       •    Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 61 tahun 2016 tentang Perubahan
            atas Peraturan Pemerintah Nomor 72 tahun 2009 tatang Lalu Lintas dan Angkutan
            Kereta Api.
       •    Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 33 tahun 2021 tentang
            Penyelenggaraan Bidang Perkeretaapian.




                                                                                 Halaman - 12
Page 21
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


2.    DATA DAN INFORMASI

2.1    Hasil Pelaksanaan Investigasi

       Berdasarkan Surat Tugas No. 0732/ST/KJPP-TOPAZ/VII/2024 tanggal 08 Juli 2024, kami
       melaksanakan diskusi dan investigasi lapangan yang dilaksanakan pada:

        Hari / Tanggal :         Kamis, 11 Juli 2024.
        Lokasi         :         Graha Boulevard, Ruko Graha Boulvevard Blok F 08 - 09,
                                 Jl. Ir. Sutami, Jl. Beryl Timur 2 No.km.8, Bulurokeng,
                                 Kec. Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90243
        Tim Survei        :      Lidia, S.T., M.M.
                                 Immanuel Taurix Riyadi Tutuko, S.E., M.M.

       Figur 1. Hasil Dokumentasi




                     Rangkaian Kereta CRI                               Rangkaian Kereta CRI




                        Stasiuan Mandai                                   Stasiun Maros




                Stasiuan Rammang-Rammang                                 Stasiuan Pangkaje


                                                                                     Halaman - 13
Page 22
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)




                       Stasiun Labakkang                    Stasiun Ma’rang




                       Stasiun Mandalle                    Stasiun Tanete Rilau




                         Stasiun Barru                     Stasiun Garongkong




                      Stasiun Garongkong                   Stasiun Garongkong




                                                                        Halaman - 14
Page 23
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


2.2    Tingkat Kedalaman Investigasi

       Dalam penilaian ini, kami telah melakukan wawancara terhadap beberapa pertanyaan
       diskusi terkait kondisi eksisting bisnis CRI. Berikut adalah pihak yang menanggapi diskusi
       terkait pertanyaan yang kami sampaikan dalam hubungannya dengan objek penilaian,
       yaitu:

       Figur 2. Pihak-Pihak yang Diwawancarai
        Pihak yang Diwawancarai                      Jabatan                 Perusahaan

        Bapak Endy Gunawan Turki              Business Control Manager             CRI
        Bapak Irfan Firdaus                   Assistant Manager Finance            CRI


       Berdasarkan hasil diskusi yang telah kami lakukan diperoleh informasi sebagai berikut:

       1.   Berdasarkan lampirna Financial Modeling pada Amandemen ke-lima Perjanjian Kerja
            Sama (PKS) No. HK.201/2/1/DJKA/2024 tanggal 29 November 2024 rata-rata
            pendapatan CRI berikisar Rp258 Miliar.
       2.   Amandemen PKS sebagian besar terjadi pada pasal 1.1 bagian definisi dan penafsiran
            sehingga tidak mempengaruhi beban atau biaya secara langsung.
       3.   Berdasarkan laporan keuangan audit 30 Juni 2025 tidak ada perubahan persentase
            kepemilikan PP pada CRI.
       4.   Beban administrasi dan umum pada tahun 2026 mengalami kenaikan yang signifikan
            karena pada tahun 2026 seluruh segmen sudah beroperasi secara penuh, sedangkan
            pada tahun 2025 segmen yang beroperasi baru mencapai 70%.


2.3    Data dan Informasi yang Relevan dengan Objek Penilaian

       Data-data dan Informasi CRI yang telah diperoleh adalah sebagai berikut :

       1. Akta Pendirian No. 03 tanggal 6 Februari 2019 dibuat dihadapan Notaris Siti Susyanthi,
          S.H., M.Kn., notaris pengganti Nana Zaenah, S.H., notaris di Jakarta. Akta Pendirian
          tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
          Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-0020894.AH.01.11.TAHUN 2019 tanggal 8
          Februari 2019.
       2. Akta Perubahan Anggaran Dasar No. 600 tanggal 06 November 2020 dibuat oleh
          Notaris Ivan John Harris, SH., M.KN yang berkedudukan di Kabupaten Tangerang. Akta
          Perubahan tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
          Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-0074882.AH.01.02.TAHUN 2020
          tanggal 07 November 2020.
       3. Akta Perubahan Anggaran Dasar No. 18 tanggal 21 Juli 2021 dibuat oleh Notaris
          Rasyida Thalib, SH., M.KN yang berkedudukan di Kabupaten Bekasi. Akta Perubahan
          tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
          Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU- 0041408.AH.01.02.TAHUN 2021 tanggal
          27 Juli 2021.
       4. Akta Perubahan Anggaran Dasar No. 03 tanggal 10 Maret 2022 dihadapan Siti
          Susyanthi SH., M.Kn., notaris di Jakarta, terkait dengan Pernyataan Keputusan di luar
          Rapat Umum Para Pemegang Saham. Akta Perubahan tersebut juga telah disahkan


                                                                                         Halaman - 15
Page 24
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


            oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai dengan Surat
            Keputusan No. AHU-0067027.AH.01.11.Tahun 2022 pada tanggal 5 April 2022.
        5. Akta No. 02 tanggal 18 Juli 2024 dari Notaris Siti Susyanthi, S.H., M.Kn., di Kabupaten
            Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta yang telah mendapatkan Penerimaan
            Pemberitahuan Perubahan Data Perusahaan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
            Manusia Republik Indonesia, sesuai dengan Surat No. AHU- AH.01.09-0229268
            tanggal 22 Juli 2024.
        6. Laporan Keuangan Audit periode 31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh Kantor
            Akuntan Publik Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & rekan dengan laporan
            No. 00040/2.1050/AU.1/03/0555-1/1/II/2021 tanggal 02 Februari 2021, dengan opini
            wajar.
        7. Laporan Keuangan Audit periode 31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh Kantor
            Akuntan Publik Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & rekan dengan laporan
            No. 00074/2.1050/AU.1/06/0555-2/1/II/2022 tanggal 17 Februari 2022, dengan opini
            wajar.
        8. Laporan Keuangan Audit periode 31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh Kantor
            Akuntan Publik Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & rekan dengan laporan
            No. 001 7312.1 051/AU.1/06/0555-3/1/lll/2023 tanggal 16 Maret 2023, dengan opini
            wajar.
        9. Laporan Keuangan Audit periode 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor
            Akuntan      Publik    Hertanto,      Grace,       Karunawan       dengan       laporan
            No. 00044/2.1000/AU.1/06/0912-1/1/III/2024 tanggal 01 Maret 2024, dengan opini
            wajar.
        10. Laporan Keuangan Audit periode 31 Desember 2024 yang telah diaudit oleh Kantor
            Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan laporan
            No. 00391/2.1030/AU.1/06/1153-1/1/III/2025 tanggal 27 Maret 2025, dengan opini
            wajar.
        11. Laporan Keuangan Audit periode 30 Juni 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan
            Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan laporan
            No. 01260/2.1030/AU.1/06/1153-2/1/IX/2025 tanggal 30 September 2025, dengan
            opini wajar.


2.4     PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)

2.4.1    Pendirian

         CRI didirikan berdasarkan Akta Pendirian Perusahaan No. 03 tanggal 6 Februari 2019
         dibuat dihadapan Notaris Siti Susyanthi, S.H., M.Kn., notaris pengganti Nana Zaenah,
         S.H., notaris di Jakarta. Akta Pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan
         Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-
         0020894.AH.01.11.TAHUN 2019 tanggal 8 Februari 2019.

         Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami perubahan yang terakhir dengan akta No.
         02 tanggal 18 Juli 2024 dari Notaris Siti Susyanthi, S.H., M.Kn., di Kabupaten Kepulauan
         Seribu, Provinsi DKI Jakarta yang telah mendapatkan Penerimaan Pemberitahuan
         Perubahan Data Perusahaan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
         Indonesia, sesuai dengan Surat No. AHU- AH.01.09-0229268 tanggal 22 Juli 2024.




                                                                                       Halaman - 16
Page 25
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


2.4.2   Aktivitas Usaha

        Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, maksud dan tujuan Perusahaan
        adalah menjalankan usaha dibidang Angkutan Darat dan Angkutan Melalui Saluran
        Pipa, Telekomunikasi, Konstruksi Gedung, Konstruksi Bangunan Sipil, Konstruksi
        Khusus, Aktivitas Kantor Pusat dan Konsultasi Manajemen.


2.4.3   Tingkat Kepemilikan dan Sifat Pengendalian Objek Penilaian (Controlling)

        Susunan Pemegang Saham CRI per 30 Juni 2025 adalah sebagai berikut :

        Figur 3. Susunan Pemegang Saham CRI
                                                           Jumlah       Persentase
                      Pemegang Saham                                                  Nilai Nominal
                                                           Saham       Kepemilikan
          PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk              142,18         47,81%   142.180.000.000
          PT Bumi Karsa                                       75,274         25,31%    75.274.000.000
          PT China Communication Construction
                                                              66,906        22,50%     66.906.000.000
          Engineering Indonesia
          PT Iroda Mitra                                          13         4,37%     13.000.000.000
          Total                                              297.360       100,00%    297.360.000.000
        Sumber: Laporan Keuangan CRI per 30 Juni 2025

        Pemegang saham CRI berdasarkan komposisi kepemilikan saham di atas adalah PT
        Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk dengan kepemilikan sebesar 47,81%, PT Bumi
        Karsa sebesar 25,31%, PT China Communication Construction Engineering Indonesia
        sebesar 22,50% dan PT Iroda Mitra sebesar 4,37%.


2.4.4   Tingkat Likuiditas Pasar Objek Penilaian

        CRI merupakan perusahaan tertutup yang sahamnya tidak diperdagangkan di Pasar
        Modal, maka objek penilaian ini menurut penilai adalah bersifat tidak likuid.


2.4.5   Manajemen dan Sumber Daya Manusia

        Susunan Dewan Komisaris dan Direksi CRI adalah sebagi berikut:

        Komisaris
        Komisaris Utama                              : H. Anshari Saad Bakkidu
        Komisaris                                    : I Gde Nyoman Artika
        Komisaris                                    : Priambodo Trisaksono
        Komisaris                                    : Titin Sutriani Syukur

        Direksi
        Direktur Utama                               : Rully Noviandar
        Direktur Keuangan                            : Jatmiko Murdiono
        Direktur Treknik                             : Indra Laksamana
        Direktur Operasi dan Perawatan               : Rosa Bovanantoo


                                                                                          Halaman - 17
Page 26
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


2.4.6   Analisis Laporan Keuangan

        Analisis keuangan CRI dilakukan berdasarkan laporan keuangan audit tahun 2020
        sampai dengan tahun 2024 dan audit per 30 Juni 2025.

        Tinjauan Laba (Rugi) CRI

        Figur 4. Ringkasan Laba (Rugi) CRI
                                                                                                          (Dalam Jutaan Rupiah)
                                              2020               2021             2022         2023          2024       30-Jun-25
               Keterangan
                                              Audit              Audit            Audit        Audit        Audit         Audit
          Pendapatan                                  -         457.258           446.998      218.035       211.184       94.030
          Beban Pokok
                                                      -        (457.258)         (415.043)     (25.165)     (40.993)      (25.991)
          Pendapatan
          Laba Kotor                                  -                  -         31.955      192.870       170.191       68.039
          Beban Usaha                          (6.827)           (2.918)          (12.935)     (90.603)     (65.298)      (29.142)
          Laba (Rugi) Sebelum
                                               (6.827)           (2.918)           19.020      102.267       104.893       38.897
          Pajak
          Laba (Rugi) Tahun
                                               (6.827)           (2.918)           18.045       81.153        85.677       30.924
          Berjalan
        Sumber : Laporan Keuangan CRI

        Berdasarkan laporan laba rugi di atas, pendapatan CRI per 30 Juni 2025 tercatat sebesar
        Rp94.030 juta. Pada tahun 2024, pendapatan CRI mencapai Rp211.184 juta, atau
        mengalami penurunan sebesar 3,14% dibandingkan dengan tahun 2023 sebesar
        Rp218.035 juta. Pendapatan CRI berasal dari pendapatan bunga serta jasa operasi dan
        perawatan. Sementara itu, laba bersih tahun berjalan CRI per 30 Juni 2025 tercatat
        sebesar Rp30.924 juta.

        Figur 5. Pergerakan Pendapatan, Beban Pokok, Laba Kotor dan Laba Tahun Berjalan
                                        500.000
                                        400.000
                  Dalam Jutaan Rupiah




                                        300.000
                                        200.000
                                        100.000
                                               -
                                        (100.000)
                                                                                                                       30-Jun-
                                                          2020           2021          2022       2023       2024
                                                                                                                         25
               Pendapatan                                  -         457.258         446.998    218.035     211.184    94.030
               Beban Pokok Pendapatan                      -         457.258         415.043     25.165     40.993     25.991
               Laba Kotor                                  -                 -        31.955    192.870     170.191    68.039
               Laba (rugi) Tahun Berjalan             (6.827)           (2.918)       18.045     81.153     85.677     30.924

        Sumber : Laporan Keuangan CRI, diolah TOPAZ




                                                                                                                       Halaman - 18
Page 27
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


        Tinjauan Posisi Keuangan CRI

        Figur 6. Ringkasan Posisi Keuangan CRI
                                                                                                            (Dalam Jutaan Rupiah)
                                                        2020           2021         2022          2023          2024        30-Jun-25
                                   Deskripsi
                                                        Audit          Audit        Audit         Audit         Audit         Audit
          Aset Lancar                                    90.624        259.677      168.048       280.966       258.821       258.558
          Aset Tidak Lancar                                   628      457.509      798.189       776.435       741.247       723.891
          Total Aset                                     91.252        717.186      966.237     1.057.402     1.000.069       982.449
          Liabilitas Lancar                              15.976        279.745       90.853       145.106       108.320       104.440
          Liabilitas Tidak Lancar                             370      157.016      576.900       533.145       442.651       397.987
          Total Liabilitas                               16.346        436.761      667.753       678.250       550.970       502.426
          Total Ekuitas                                  74.905        280.424      298.484       379.151       449.099       480.023
          Total Liabilitas dan
                                                         91.252        717.186      966.237     1.057.402     1.000.069       982.449
          Ekuitas
        Sumber : Laporan Keuangan CRI

        Berdasarkan laporan posisi keuangan di atas, total aset CRI per 30 Juni 2025 tercatat
        sebesar Rp982.449 juta. Pada tahun 2024, total aset CRI sebesar Rp1.000.069 juta,
        mengalami penurunan sebesar 5,42% dibandingkan dengan tahun 2023 yang tercatat
        sebesar Rp1.057.402 juta. Penurunan total aset tersebut disebabkan oleh penurunan
        pada aset lancar, terutama pada pos uang muka serta kas dan setara kas.

        Total liabilitas CRI per 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp502.426 juta. Pada tahun 2024,
        total liabilitas mencapai Rp550.970 juta, mengalami penurunan sebesar 18,77%
        dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp678.250 juta. Penurunan total
        liabilitas tersebut disebabkan oleh penurunan pada liabilitas lancar, terutama pada pos
        utang pajak.

        Total ekuitas CRI per 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp480.023 juta. Pada tahun 2024,
        total ekuitas mencapai Rp449.099 juta, mengalami peningkatan sebesar 18,45%
        dibandingkan dengan tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp379.151 juta. Peningkatan
        total ekuitas tersebut dipengaruhi oleh kenaikan pada saldo laba.

        Figur 7. Pergerakan Perkembangan Aset, Liabilitas dan Ekuitas CRI
                                    1.200.000
            Dalam Jutaan Rupiah




                                    1.000.000
                                      800.000
                                      600.000
                                      400.000
                                      200.000
                                               -
                                                     2020            2021         2022          2023          2024        30-Jun-25
                                  Jumlah Aset        91.252         717.186      966.237      1.057.402     1.000.069     982.449
                                  Total Liabilitas   16.346         436.761      667.753      678.250       550.970       502.426
                                  Total Ekuitas      74.905         280.424      298.484      379.151       449.099       480.023

        Sumber : Laporan Keuangan CRI, diolah TOPAZ


                                                                                                                           Halaman - 19
Page 28
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


        Tinjauan Arus Kas CRI

        Figur 8. Ringkasan Arus Kas CRI
                                                                                                      (Dalam Jutaan Rupiah)
                                               2020             2021           2022         2023         2024        30-Jun-25
                  Deskripsi
                                               Audit         Audit             Audit       Audit         Audit         Audit
          Arus kas aktivitas operasi          (11.571)          (4.059)         41.969     148.558       147.659        26.320
          Arus kas aktivitas
                                              (29.305)     (244.717)          (639.281)     16.461       (76.957)       30.107
          investasi
          Arus kas aktivitas
                                               51.849        366.242           464.914     (64.884)     (155.910)      (66.993)
          pendanaan
          (Penurunan) Kenaikan
                                               10.973        117.466          (132.398)    100.135       (85.207)      (10.565)
          Bersih Kas dan Setara Kas
          Kas dan Setara Kas Awal
                                               15.413           26.386         143.852      11.454       111.589        26.382
          Tahun
          Kas dan Setara Kas Akhir
                                               26.386        143.852            11.454     111.589        26.382        15.816
          Tahun
        Sumber : Laporan Keuangan CRI

        Arus kas bersih dari aktivitas operasi per 30 Juni 2025 menunjukkan arus kas positif
        sebesar Rp26.320 juta, yang berasal dari penerimaan kas dari pelanggan, pembayaran
        kas kepada pemasok dan subkontraktor, pembayaran kepada direksi, dan pembayaran
        pajak penghasilan.

        Arus kas bersih dari aktivitas investasi per 30 Juni 2025 menunjukkan arus kas positif
        sebesar Rp30.107 juta, yang berasal dari penerimaan bunga, penempatan dana pada
        bank dengan pembatasan penggunaan, serta perolehan aset tetap.

        Arus kas bersih dari aktivitas pendanaan per 30 Juni 2025 menunjukkan arus kas negatif
        sebesar minus Rp66.993 juta, yang berasal dari pembayaran beban keuangan dan
        pelunasan utang bank.

        Figur 9. Pergerakan Kas Bersih Untuk/Dari Aktivitas Operasi, Investasi dan Pendanaan
                                         600.000

                                         400.000
                   Dalam Jutaan Rupiah




                                         200.000

                                                -

                                         (200.000)

                                         (400.000)

                                         (600.000)

                                         (800.000)
                                                                                                                    30-Jun-
                                                         2020          2021        2022       2023        2024
                                                                                                                      25
                Arus kas aktivitas operasi             (11.571)     (4.059)       41.969    148.558     147.659     26.320
                Arus kas aktivitas investasi           (29.305) (244.717) (639.281)          16.461     (76.957)    30.107
                Arus kas aktivitas pendanaan           51.849      366.242       464.914    (64.884) (155.910) (66.993)

        Sumber : Laporan Keuangan CRI, diolah TOPAZ



                                                                                                                    Halaman - 20
Page 29
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


        Tinjauan Rasio Keuangan CRI

        Figur 10. Analisa Rasio Keuangan CRI
                                 2020        2021          2022       2023        2024       30-Jun-25
              Keterangan
                                Audit        Audit         Audit     Audit        Audit        Audit
          LIQUIDITY
          Cash Ratio            165,16%       51,42%        12,61%    76,90%       24,36%       15,14%
          Current Ratio         567,25%       92,83%       184,97%   193,63%      238,94%      247,57%
          SOLVABILITY
          Total Liability to
                                 21,82%      155,75%       223,71%   178,89%      122,68%      104,67%
          Equity Ratio
          Total Liability to
                                 17,91%       60,90%        69,11%    64,14%       55,09%       51,14%
          Assets Ratio
          PROFITABILITY
          Gros Profit Margin            -      0,00%         7,15%    88,46%       80,59%       72,36%
          Net Profit Margin             -      -0,64%        4,04%    37,22%       40,57%       32,89%
          Rate of Return on
                                  -7,48%       -0,41%        1,87%     7,67%        8,57%        3,15%
          Assets
          Rate of Return on
                                  -9,11%       -1,04%        6,05%    21,40%       19,08%        6,44%
          Equity
        Sumber : Laporan Keuangan CRI

        Rasio Likuiditas

        Cash ratio dan current ratio CRI per 30 Juni 2025 masing-masing tercatat sebesar 15,14%
        dan 247,57%. Cash ratio mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024 sebesar
        24,36%, sedangkan current ratio mengalami peningkatan dari 238,94% pada tahun
        2024.

        Rasio Solvabilitas

        Total liability to equity ratio dan total liability to assets ratio CRI per 30 Juni 2025 masing-
        masing tercatat sebesar 104,67% dan 51,14%. Kedua rasio tersebut mengalami
        penurunan dibandingkan dengan tahun 2024, di mana total liability to equity ratio
        sebesar 122,68% dan total liability to assets ratio sebesar 55,09%.

        Rasio Profitabilitas

        Rasio profitabilitas menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba
        dari kegiatan operasionalnya. Per 30 Juni 2025, rasio profitabilitas CRI tercatat positif,
        hal ini menunjukan bahwa CRI mampu menunjukan kemampuan menghasilkan labanya
        pada periode tersebut.


2.4.7   Informasi Perpajakan

        Berdasarkan laporan keuangan CRI per 30 Juni 2025, CRI tercatat memiliki utang pajak
        sebesar Rp577 juta.



                                                                                            Halaman - 21
Page 30
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


2.4.8   Kompensasi Bagi Pemegang Saham

        Berdasarkan laporan keuangan CRI per 30 Juni 2025, CRI belum memberikan
        kompensasi maupun dividen kepada pemegang saham.


2.4.9   Informasi mengenai Asuransi yang Ditanggung oleh Perusahaan untuk Karyawan
        Kunci

        Berdasarkan informasi yang kami peroleh, CRI menyediakan fasilitas asuransi berupa
        BPJS kepada karyawannya.


2.4.10 Informasi Non Keuangan yang Relevan Mengenai CRI

        CRI memiliki ruang lingkup kegiatan di antaranya untuk pembangunan prasarana
        segmen F Jalur Kereta Api Makassar Parepare, pengoperasian dan perawatan (operation
        and maintenance/O&M) prasarana segmen B, C, D, F trase Makassar- Parepare dengan
        skema kerja sama pemerintah Badan Usaha (KPBU), antara kementerian perhubungan
        dengan CRI.


2.4.11 Analisis dan Pembahasan Manajemen

        Pendapatan CRI per 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp94.030 juta. Pada tahun 2024,
        pendapatan CRI mencapai Rp211.184 juta, atau mengalami penurunan sebesar 3,14%
        dibandingkan dengan tahun 2023 sebesar Rp218.035 juta. Pendapatan CRI berasal dari
        pendapatan bunga serta jasa operasi dan perawatan. Sementara itu, laba bersih tahun
        berjalan CRI per 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp30.924 juta.

        Total aset CRI per 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp982.449 juta. Pada tahun 2024, total
        aset CRI sebesar Rp1.000.069 juta, mengalami penurunan sebesar 5,42% dibandingkan
        dengan tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp1.057.402 juta. Total liabilitas CRI per 30
        Juni 2025 tercatat sebesar Rp502.426 juta. Pada tahun 2024, total liabilitas mencapai
        Rp550.970 juta, mengalami penurunan sebesar 18,77% dibandingkan dengan tahun
        2023 yang sebesar Rp678.250 juta. Total ekuitas CRI per 30 Juni 2025 tercatat sebesar
        Rp480.023 juta. Pada tahun 2024, total ekuitas mencapai Rp449.099 juta, mengalami
        peningkatan sebesar 18,45% dibandingkan dengan tahun 2023 yang tercatat sebesar
        Rp379.151 juta.




                                                                                    Halaman - 22
Page 31
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


3.    TINJAUAN EKONOMI MAKRO DAN INDUSTRI

3.1    Ekonomi Makro Indonesia

       Ketidakpastian ekonomi global kembali meningkat pascapengumuman kenaikan tarif
       efektif resiprokal Amerika Serikat (AS) ke beberapa negara maju dan
       berkembang. Pertumbuhan ekonomi di AS, Eropa, dan Jepang dalam tren menurun di
       tengah ditempuhnya kebijakan fiskal ekspansif dan pelonggaran kebijakan moneter di
       negara tersebut. Kinerja ekonomi Tiongkok juga diprakirakan belum kuat, di tengah
       berbagai strategi diversifikasi ekspor. Sementara itu, kinerja perekonomian India
       diprakirakan tetap baik didukung permintaan domestik. Bank Indonesia memprakirakan
       pertumbuhan ekonomi dunia 2025 masih belum kuat sekitar 3,0%. Tekanan inflasi AS
       masih menurun sehingga mendorong tetap kuatnya ekspektasi arah penurunan Fed Funds
       Rate (FFR) ke depan. Sementara itu, pergeseran aliran modal keluar dari AS ke Eropa dan
       negara berkembang, serta komoditas yang dianggap aman seperti emas, terus berlanjut
       sejalan dengan meningkatnya risiko ekonomi AS, termasuk risiko fiskal. Perkembangan ini
       mendorong berlanjutnya pelemahan indeks mata uang dolar AS terhadap mata uang
       negara maju (DXY) dan negara berkembang (ADXY).

       Figur 11. Pertumbuhan Ekonomi Sisi Pengeluaran




       Sumber : Bank Indonesia Juni 2025

       Di dalam negeri, pertumbuhan ekonomi Indonesia perlu terus didorong di tengah prospek
       perekonomian global yang melemah. Pada triwulan II 2025, pertumbuhan ekonomi
       ditopang oleh investasi nonbangunan terkait kegiatan di sektor transportasi. Kinerja
       ekspor cukup baik ditopang oleh ekspor berbasis sumber daya alam dan produk
       manufaktur. Sementara itu, konsumsi rumah tangga masih perlu ditingkatkan, tecermin
       pada penjualan eceran yang melambat. Secara sektoral, Lapangan Usaha (LU) Pertanian
       tetap tumbuh ditopang oleh kinerja subsektor LU Perkebunan dan dukungan program
       Pemerintah, sedangkan kinerja beberapa LU utama lainnya seperti LU Industri
       Pengolahan serta LU Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum belum kuat. Secara
       spasial, ekonomi di wilayah Sulawesi-Maluku-Papua (Sulampua) diprakirakan tumbuh di
       atas 5%, sedangkan wilayah lainnya belum meningkat.



                                                                                   Halaman - 23
Page 32
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


       Figur 12. Ekspor dan Impor Non-Migas




       Sumber : Bank Indonesia Juni 2025

       Neraca Pembayaran Indonesia (NPI)

       Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) tetap baik dan mendukung ketahanan
       eksternal. Neraca perdagangan pada Mei 2025 masih mencatat surplus 4,3 miliar dolar
       AS, meningkat dari surplus April 2025 sebesar 0,2 miliar dolar AS. Perkembangan positif
       pada neraca perdagangan ini didukung oleh ekspor komoditas mesin listrik serta besi dan
       baja. Kinerja ekspor diprakirakan akan tetap positif sejalan dengan hasil perundingan tarif
       dengan Pemerintah AS. Sementara itu, aliran masuk modal asing ke instrumen portofolio
       domestik juga terus berlanjut dipengaruhi tetap baiknya prospek perekonomian
       Indonesia, tingginya imbal hasil instrumen keuangan Indonesia, dan bergesernya aliran
       modal ke negara berkembang termasuk Indonesia sejalan dengan meningkatnya risiko
       ekonomi AS. Aliran masuk modal asing ke SBN pada awal triwulan III 2025 (hingga 14 Juli
       2025) mencatat net inflows sebesar 0,9 miliar dolar AS, melanjutkan net inflows pada
       triwulan II 2025 sebesar 1,6 miliar dolar AS.

       Figur 13. Neraca Pembayaran Indonesia




       Sumber : Bank Indonesia Juni 2025

       Posisi cadangan devisa pada akhir Juni 2025 tetap tinggi sebesar 152,6 miliar dolar AS,
       setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,2 bulan impor dan pembayaran utang
       luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3
       bulan impor. NPI 2025 diprakirakan akan mencatat defisit transaksi berjalan yang lebih


                                                                                      Halaman - 24
Page 33
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


       rendah dalam kisaran defisit 0,5% sampai dengan 1,3% dari PDB dengan surplus transaksi
       modal dan finansial yang berlanjut, di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi

       Figur 14. Cadangan Devisa Indonesia




       Sumber : Bank Indonesia Juni 2025

       Nilai Tukar Rupiah

       Nilai tukar Rupiah pada Juni 2025 (hingga 30 Juni 2025) menguat sebesar 0,34% (ptp)
       dibandingkan dengan posisi akhir bulan sebelumnya. Perkembangan terkini hingga
       pertengahan Juli 2025 (hingga 15 Juli 2025) menunjukkan Rupiah tetap stabil di tengah
       meningkatnya ketidakpastian global. Secara umum, perkembangan Rupiah relatif stabil
       bila dibandingkan dengan kelompok mata uang negara berkembang mitra dagang utama
       Indonesia dan terhadap kelompok mata uang negara maju di luar dolar AS, sehingga tetap
       mendukung daya saing ekspor Indonesia. Perkembangan nilai tukar ini didukung oleh
       konsistensi kebijakan stabilisasi Bank Indonesia dan berlanjutnya aliran masuk modal
       asing, terutama ke instrumen SBN, serta konversi valas ke Rupiah oleh eksportir
       pascapenerapan penguatan kebijakan Pemerintah terkait Devisa Hasil Ekspor Sumber
       Daya Alam (DHE SDA).

       Inflasi

       Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Juni 2025 tetap terjaga rendah dan mendukung
       stabilitas perekonomian. Inflasi IHK Juni 2025 tercatat rendah 1,87% (yoy) ditopang inflasi
       inti yang menurun, inflasi volatile food (VF) yang rendah, dan inflasi administered
       prices (AP) yang terkendali. Inflasi inti tercatat turun menjadi 2,37% (yoy), dipengaruhi
       konsistensi suku bunga kebijakan moneter dalam mengarahkan ekspektasi inflasi sesuai
       dengan sasarannya serta permintaan yang lebih rendah. Inflasi kelompok VF masih
       tercatat rendah 0,57% (yoy) didukung oleh kecukupan pasokan komoditas pangan utama
       dan eratnya sinergi pengendalian inflasi oleh Tim Pengendalian Inflasi Pusat/Daerah
       (TPIP/TPID) melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP). Sementara
       itu, inflasi kelompok AP tetap terkendali 1,34% (yoy), di tengah kenaikan tarif air minum
       PAM dan cukai hasil tembakau. Inflasi inti diprakirakan lebih rendah dari prakiraan seiring
       ekspektasi inflasi yang terjangkar dalam sasaran, kapasitas ekonomi yang
       memadai, imported inflation yang terkendali, dan dampak positif dari digitalisasi. Inflasi
       VF diprakirakan terkendali didukung oleh sinergi pengendalian inflasi Bank Indonesia
       dengan Pemerintah Pusat dan Daerah.

                                                                                      Halaman - 25
Page 34
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


       Figur 15. Inflasi IHK dan Komponen




       Sumber : Bank Indonesia Juni 2025

       Kondisi Likuiditas

       Likuiditas yang memadai serta efisiensi perbankan dalam pembentukan harga yang makin
       baik dengan transparansi SBDK, berdampak positif pada suku bunga perbankan yang tetap
       terjaga. suku bunga deposito 1 bulan meningkat, dari 4,81% pada Mei 2025 menjadi
       4,85% pada Juni 2025, seiring dengan persaingan bank untuk memperoleh pendanaan.
       Suku bunga kredit perbankan juga masih tinggi, yaitu 9,16% pada Juni 2025, tidak jauh
       berbeda dari 9,18% pada Mei 2025.

       Figur 16. Likuiditas Perbankan dan Perekonomian




       Sumber : Bank Indonesia Juni 2025

       Suku Bunga

       Strategi operasi moneter terus dioptimalkan untuk memperkuat efektivitas transmisi
       penurunan suku bunga. Di pasar uang, sejalan dengan penurunan BI-Rate pada Mei 2025
       dan operasi moneter Bank Indonesia, suku bunga INDONIA terus menurun menjadi 5,14%
       pada 15 Juli 2025 dari sebelum pengumuman penurunan BI-Rate pada Mei sebesar 5,77%.
       Suku bunga SRBI untuk tenor 6, 9, dan 12 bulan juga menurun dari masing-masing sebesar
       6,40%, 6,44%, dan 6,47% sebelum penurunan BI-Rate pada Mei 2025 menjadi 5,85%;
       5,86%; dan 5,87% pada tanggal 11 Juli 2025. Imbal hasil SBN untuk tenor 2 tahun menurun
       dari 6,13% menjadi 5,86%, sementara untuk tenor 10 tahun menurun dari 6,71% menjadi


                                                                                   Halaman - 26
Page 35
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


       6,56%. Namun demikian, suku bunga deposito 1 bulan meningkat, dari 4,81% pada Mei
       2025 menjadi 4,85% pada Juni 2025, seiring dengan persaingan bank untuk memperoleh
       pendanaan. Suku bunga kredit perbankan juga masih tinggi, yaitu 9,16% pada Juni 2025,
       tidak jauh berbeda dari 9,18% pada Mei 2025.

       Figur 17. Suku Bunga Kebijakan Bank Indonesia dan IndONIA




       Sumber : Bank Indonesia Juni 2025

       Kredit perbankan pada Juni 2025 tumbuh sebesar 7,77% (yoy), menurun dibandingkan
       dengan pertumbuhan Mei 2025 sebesar 8,43% (yoy). Dari sisi penawaran, perkembangan
       ini dipengaruhi oleh perilaku bank yang cenderung berhati-hati dalam menyalurkan
       kredit, di tengah DPK yang tumbuh meningkat menjadi 6,96% (yoy) pada Juni 2025.
       Perkembangan ini mengakibatkan bank cenderung menempatkan pada surat-surat
       berharga dan meningkatkan standar penyaluran kredit (lending standard). Dari sisi
       permintaan, perkembangan kredit ini juga dipengaruhi oleh kegiatan ekonomi yang perlu
       terus didorong. Berdasarkan penggunaan, kredit investasi, kredit konsumsi, dan kredit
       modal kerja masing-masing tumbuh sebesar 12,53% (yoy), 8,49% (yoy), dan 4,45% (yoy)
       pada Juni 2025. Berdasarkan sektor, kredit sektor Perdagangan, Pertanian, dan Jasa Dunia
       Usaha perlu ditingkatkan untuk mendukung pembiayaan ekonomi. Pembiayaan syariah
       tumbuh sebesar 8,37% (yoy), sedangkan pertumbuhan kredit UMKM masih rendah
       sebesar 2,18% (yoy).

       Figur 18. Suku Bunga Perbankan




       Sumber : Bank Indonesia Juni 2025


                                                                                    Halaman - 27
Page 36
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


       Ketahanan Sistem Keuangan

       Ketahanan perbankan tetap kuat dan mendukung stabilitas sistem keuangan Permodalan
       terjaga pada level tinggi, sementara likuiditas perbankan tetap memadai dan risiko kredit
       rendah. Dari sisi permodalan, rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR)
       perbankan pada Mei 2025 tetap tinggi sebesar 25,48% sehingga masih mampu untuk
       menyerap risiko. Sementara itu, likuiditas perbankan juga terjaga yang tecermin dari rasio
       Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) sebesar 27,05% pada Juni 2025.

       Figur 19. Rasio Kredit Bermasalah (NPL)




       Sumber : Bank Indonesia Juni 2025

       Sementara itu, Rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) perbankan terjaga
       rendah, sebesar 2,29% (bruto) dan 0,85% (neto) pada Mei 2025. Hasil stress test Bank
       Indonesia juga menunjukkan ketahanan perbankan tetap kuat, ditopang oleh
       kemampuan membayar dan profitabilitas korporasi yang terjaga. Bank Indonesia juga
       akan terus mempererat koordinasi dengan KSSK untuk mendorong pertumbuhan kredit
       dalam mendukung pembiayaan ekonomi, serta memitigasi berbagai risiko ekonomi global
       dan domestik yang berpotensi mengganggu stabilitas sistem keuangan.

       Figur 20. Perkembangan Kredit dan DPK




       Sumber : Bank Indonesia Juni 2025



                                                                                     Halaman - 28
Page 37
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


       Sistem Pembayaran

       Kinerja transaksi ekonomi dan keuangan digital pada triwulan II 2025 tetap baik didukung
       oleh sistem pembayaran yang aman, lancar, dan andal. Dari sisi transaksi, pembayaran
       digital pada triwulan II 2025 tumbuh 30,51% (yoy) sehingga mencapai 11,67 miliar
       transaksi didukung oleh peningkatan seluruh komponen. Volume transaksi
       aplikasi mobile dan internet meningkat masing-masing sebesar 32,16% (yoy) dan 6,95%
       (yoy), termasuk volume transaksi pembayaran digital melalui QRIS yang tetap tumbuh
       tinggi sebesar 148,50% (yoy), didukung oleh peningkatan jumlah pengguna dan merchant.
       Dari sisi infrastruktur, volume transaksi ritel yang diproses melalui BI-FAST tumbuh
       42,87% (yoy) sehingga mencapai 1,12 miliar transaksi, dengan nilai mencapai Rp2.788,31
       triliun di sepanjang triwulan II 2025. Volume transaksi nilai besar yang diproses melalui
       BI-RTGS tercatat sebanyak 2,32 juta transaksi dengan nilai sebesar Rp47.481,04 triliun di
       sepanjang triwulan II 2025. Sementara dari sisi pengelolaan uang Rupiah, Uang Kartal
       Yang Diedarkan (UYD) tumbuh 9,00% (yoy) menjadi Rp1.153,04 triliun pada triwulan II
       2025.

       Stabilitas sistem pembayaran tetap terjaga, ditopang oleh infrastruktur yang stabil dan
       struktur industri yang sehat. Infrastruktur yang stabil tecermin pada penyelenggaraan
       Sistem Pembayaran Bank Indonesia (SPBI) yang lancar dan andal serta kecukupan pasokan
       uang dalam jumlah dan kualitas yang memadai pada triwulan II 2025. Struktur industri
       yang sehat tergambar pada interkoneksi antarpelaku dalam sistem pembayaran yang
       terus menguat dan diikuti oleh ekosistem Ekonomi Keuangan Digital (EKD) yang meluas.

       Figur 21. Nilai Transaksi Uang Elektronik dan Nilai Transaksi Digital Banking




       Sumber : Bank Indonesia Juni 2025




                                                                                       Halaman - 29
Page 38
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


3.2     Tinjauan Industri Perkeretaapian Indonesia

3.2.1    Perkembangan Angkutan Kereta Api Nasional

         Jumlah penumpang kereta di Jawa dan non-Jawa termasuk kereta bandara, MRT, LRT,
         dan kereta cepat Whoosh, yang berangkat pada bulan Juni 2025 sebanyak 45,6 juta
         orang atau naik tipis 1,17 persen dibanding bulan sebelumnya. Dari jumlah tersebut,
         sebagian besar adalah penumpang Jabodetabek yang merupakan penumpang pelaju
         (commuter), yaitu sebanyak 28,2 juta orang atau 61,83 persen dari total penumpang
         angkutan kereta. Peningkatan jumlah penumpang terjadi di wilayah/rute Jawa non-
         Jabodetabek, non-Jawa, kereta bandara, LRT, dan kereta cepat Whoosh masing-masing
         naik 9,88 persen, 3,23 persen, 1,20 persen, 1,59 persen, dan 4,90 persen. Sebaliknya di
         wilayah/rute komuter Jabodetabek dan MRT mengalami penurunan penumpang
         masing-masing sebesar 1,25 persen dan 0,64 persen.

         Figur 22. Perkembangan Penumpang Angkutan Kereta, Juni 2025




         Sumber: bps.go.id

         Secara kumulatif, jumlah penumpang kereta selama Januari–Juni 2025 mencapai 261,8
         juta orang atau naik 9,27 persen dibanding periode yang sama tahun 2024. Peningkatan
         jumlah penumpang terjadi di semua wilayah/rute Komuter Jabodetabek, Jawa non-
         Jabodetabek, non-Jawa, kereta bandara, MRT, LRT, dan kereta cepat Whoosh masing-
         masing naik sebesar 5,87 persen; 9,57 persen; 12,59 persen; 18,47 persen; 15,92 persen;
         40,59 persen; dan 10,04 persen.

         Figur 23. Perkembangan Barang Angkutan Kereta, Desember 2024




         Sumber: bps.go.id

                                                                                     Halaman - 30
Page 39
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


        Jumlah barang yang diangkut kereta pada bulan Juni 2025 sebanyak 6,0 juta ton atau
        turun 8,30 persen dibanding bulan sebelumnya. Sebagian besar barang yang diangkut
        tersebut, tercatat di wilayah Sumatera sebanyak 4,9 juta ton atau 82,32 persen dari total
        barang yang diangkut dengan kereta. Penurunan jumlah barang terjadi di semua wilayah
        Jawa non Jabodetabek dan Sumatera masing-masing turun sebesar 4,92 persen dan 8,99
        persen.

        Selama periode Januari–Juni 2025, jumlah barang yang diangkut kereta mencapai 35,4
        juta ton atau naik 0,66 persen dibanding periode yang sama tahun 2024. Peningkatan
        jumlah barang terjadi di wilayah Sumatera sebesar 3,67 persen, sebaliknya terjadi
        penurunan di wilayah Jawa non-Jabodetabek sebesar 12,39 persen.


3.2.2   Perkembangan Angkutan Kereta Api di Sulawesi

        KAI Group mencatat kinerja positif pada layanan KA Makassar–Parepare sepanjang
        Triwulan III 2025. Kereta api pertama di Pulau Sulawesi ini telah melayani 228.868
        pelanggan pada periode Januari–September 2025, naik 10,89% dibanding periode yang
        sama pada 2024 sebanyak 206.393 pelanggan. Capaian ini menunjukkan semakin
        kuatnya penerimaan masyarakat terhadap transportasi berbasis rel di Kawasan Timur
        Indonesia. Vice President Public Relations KAI, menyampaikan bahwa rekor tertinggi
        jumlah pelanggan tahun 2025 terjadi pada Mei 2025 dengan 36.545 pelanggan. Angka
        tersebut sekaligus menjadi catatan bulanan tertinggi sejak jalur Makassar–Parepare
        resmi beroperasi pada Oktober 2022.

        KA Makassar–Parepare juga membuka akses mudah menuju berbagai destinasi wisata
        unggulan Sulawesi Selatan. Rute ini terhubung dengan ikon wisata seperti Pantai Losari
        dan Benteng Rotterdam di Makassar, kawasan karst Rammang-Rammang di Maros,
        hingga Monumen Cinta Habibie–Ainun di Parepare. Dengan hadirnya layanan kereta api,
        wisatawan semakin mudah menjangkau tempat-tempat bersejarah, budaya, maupun
        alam dengan cepat dan terjangkau. Tidak hanya mempermudah wisata, jalur ini juga
        menghidupkan perekonomian masyarakat sekitar. Di area stasiun, para pelaku UMKM
        menawarkan kuliner khas seperti coto Makassar, bandeng bakar Pangkep, hingga kopi
        Parepare, yang kian diminati seiring bertambahnya jumlah wisatawan. Secara strategis,
        jalur KA Makassar–Parepare memperkuat konektivitas Sulawesi Selatan yang menjadi
        pintu gerbang pertumbuhan Kawasan Timur Indonesia. Akses rel ini memudahkan
        mobilitas masyarakat untuk bekerja, belajar, maupun berwisata, sekaligus membuka
        peluang investasi dan pemerataan pembangunan.


3.2.1   Peluang dan Tantangan Pengoperasian Kereta Api

        Peluang

        Transportasi kereta api dapat menjadi alternatif transportasi yang cepat dan bebas
        macet. Pengoperasian kereta api dapat mengurangi waktu perjalanan, sehingga dapat
        meningkatkan produktifitas kerja. Pengembangan kereta api dapat meningkatkan
        konektivitas antara kota-kota besar dan wilayah di Indonesia, mendorong pertumbuhan
        ekonomi di daerah-daerah yang didirikan stasiun. Kereta Api dapat memberikan
        kontribusi dalam hal perubahan dalam transportasi di Indonesia, terutama dalam hal

                                                                                     Halaman - 31
Page 40
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


        teknologi dan behavior para pengguna, operator dan regulator. Kereta api juga dapat
        mengurangi polusi dari kendaraan pribadi.

        Tantangan

        Tantangan utama dalam pembangunan infrastruktur kereta adalah masalah pendanaan
        atau pembiayaan. Investasi yang besar diperlukan untuk membangun jalur rel modern
        dan fasilitas stasiun. Selain itu masalah lainnya adalah kendala teknis geologis dimana
        kondisi geografis di Indonesia menjadi tantangan sendiri secara teknis. Pembebasan
        lahan dan ganti rugi juga menjadi tantangan dalam pengembangan kereta api.

        Koordinasi dan integrasi antara kereta api dengan sistem transportasi lainnya
        merupakan tantangan utama. Dibutuhkan upaya untuk menciptakan jaringan
        transportasi multimodal yang efisien dan terpadu yang dapat memudahkan penumpang
        bepergian dan berpindah antar moda dengan mudah.


3.2.2   Statistik Kota Makassar

        Jumlah penduduk di Kota Makassar tercatat 1,48 juta jiwa data per 2024. Untuk data
        terakhir ini, jumlah penduduk mengalami kenaikan. Selama lima tahun terakhir, rata-
        rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini turun 0,65%.
        Pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun
        sebelumnya yang tercatat 1,08%. Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi
        Sulawesi Selatan, jumlah penduduk Kota Makassar merupakan yang tertinggi baik
        dilingkup antar kabupaten/kota lain di provinsi ini, maupun di pulau Sulawesi sedangkan
        jika dilihat menurut pulau, kabupaten/kota ini berada di urutan satu.

        Mayoritas penduduk di wilayah ini atau sekitar 65,74% merupakan penduduk usia
        produktif yakni dengan usia 15-59 tahun berjumlah 971,48 ribu. Menurut publikasi
        Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2024 lalu, jumlahnya mencapai 971,48 ribu. Lainnya
        rentang usia 0-14 tahun (anak-anak) sekitar 23,95% dan 10,31% sisanya adalah
        kelompok usia lanjut dengan usia lebih dari 60 tahun.

        Indeks Pembangunan Manusia Kota Makassar tahun 2023 berada pada angka 84,85 dan
        mengalami perkembangan sebesar 0,56 persen dibandingkan tahun 2022. Tingkat
        pengangguran tertinggi dialami oleh Kota Makassar sebesar 10,60. Sedangkan,
        Kabupaten Bulukumba merupakan wilayah dengan tingkat pengangguran terendah di
        Provinsi Sulawesi Selatan. Inflasi tahunan tertinggi pada tahun 2023 dialami oleh Kota
        Makassar sebesar 2,89 dengan nilai IHK sebesar 117,49.

        Indeks Harga Konsumen/Inflasi Menurut Kelompok

        Perkembangan harga berbagai komoditas pada Juli 2025 secara umum menunjukkan
        adanya kenaikan. Berdasarkan hasil pemantauan BPS Kota Makassar, pada Juli 2025
        terjadi inflasi y-on-y sebesar 2,92 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen
        (IHK) dari 105,97 pada Juli 2024 menjadi 109,06 pada Juli 2025. Tingkat inflasi m-to-m
        dan tingkat inflasi y-to-d masing-masing sebesar 0,59 persen dan 2,30 persen.




                                                                                    Halaman - 32
Page 41
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


        Figur 24. IHK dan Tingkat Inflasi (m-to-m), (y-to-d), dan (y-on-y) Kota Makassar Menurut
        Kelompok Pengeluaran (2022=100), Juli 2025




        Sumber: makassarkota.bps.go.id

        Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya
        indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau
        sebesar 4,84 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 2,05 persen; kelompok
        perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,83 persen; kelompok
        perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,11 persen;
        kelompok kesehatan sebesar 2,68 persen; kelompok transportasi sebesar 0,34 persen;
        kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 2,07 persen; kelompok pendidikan
        sebesar 1,87 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar
        4,66 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 9,99 persen.




                                                                                     Halaman - 33
Page 42
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


4.    ANALISIS SWOT DAN RISIKO

4.1    Analisis SWOT

       1.   Analisis Kekuatan (Strengths)

              • Proyek Kereta Makassar-Parepare merupakan salah satu Proyek Strategis
                Nasional (PSN) yang dicanangkan oleh Pemerintah Republik Indonesia.
              • Kereta Makassar-Parepare adalah kereta api pertama di Sulawesi, sehingga
                memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat dan investor.
              • Jalur Kereta Api Makassar-Parepare melintasi lima kabupaten/kota dan
                berperan sebagai sarana transportasi strategis untuk mendukung permintaan
                angkutan penumpang dan memperkuat konektivitas nasional.
              • Layanan kereta dilengkapi dengan fasilitas berkualitas tinggi untuk kenyamanan
                penumpang.
              • Memiliki sumber daya manusia yang memadai, khususnya dalam hal
                operasional kereta, sehingga mendukung kelancaran layanan.
              • Memberikan dan menjaga kebersihan yang tinggi, baik pada kereta maupun
                stasiun-stasiunnya, untuk meningkatkan kenyamanan dan kepuasan pelanggan.

       2.   Analisis Kelemahan (Weakness)

              • Pangsa pasar layanan belum optimal, karena sebagian masyarakat masih lebih
                memilih menggunakan moda transportasi lain.
              • Penjualan tiket kereta dilakukan secara offline dan dalam jumlah terbatas,
                sehingga membatasi aksesibilitas bagi calon penumpang.
              • Keterbatasan armada kereta dan frekuensi perjalanan yang dapat membatasi
                pertumbuhan jumlah penumpang.
              • Biaya investasi untuk pembangunan dan pengoperasian transportasi kereta api
                tergolong tinggi, sehingga membutuhkan perencanaan keuangan yang cermat.

       3.   Analisis Peluang (Opportunity)

              • Pertumbuhan jumlah penduduk di Sulawesi meningkatkan peluang
                perkembangan jumlah pengguna kereta api.
              • Penjualan tiket secara online dan penambahan jumlah perjalanan kereta dapat
                meningkatkan aksesibilitas dan volume penumpang.
              • Implementasi Kereta Api di Makassar menjadi langkah awal dalam percepatan
                pembangunan infrastruktur kereta api di Provinsi Sulawesi.
              • Pengembangan dan perluasan jalur rel kereta api di Sulawesi ke wilayah lain,
                seperti Manado atau Sulawesi Utara, berpotensi memperluas jaringan
                transportasi dan konektivitas nasional.

       4.   Analisis Ancaman (Threats)

              • Persaingan dengan moda transportasi lain, seperti angkutan kota dan bus, yang
                lebih fleksibel dan mudah diakses.
              • Perubahan peraturan pemerintah yang dapat mempengaruhi operasional dan
                bisnis.


                                                                                   Halaman - 34
Page 43
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


              • Biaya proyek yang meningkat, termasuk biaya pembebasan lahan, engineering
                procurement and construction (EPC), relokasi jalur, dan biaya lainnya, yang
                berpotensi menyebabkan cost overrun.



4.2    Analisis Risiko

       Beberapa Risiko yang dapat mempengaruhi CRI dalam menjalankan kegiatan usahanya
       adalah sebagai berikut :

       1.   Risiko Tingkat Suku Bunga

            Risiko tingkat suku bunga Perusahaan terutama timbul dari pinjaman untuk tujuan
            modal kerja dan investasi. Saat ini, CRI tidak mempunyai kebijakan formal lindung
            nilai atas risiko tingkat suku bunga. Untuk kredit modal kerja dan kredit investasi, CRI
            berusaha mengurangi risiko tingkat suku bunganya dengan cara selalu melakukan
            pengawasan terhadap tingkat suku bunga yang berlaku di pasar.

       2.   Risiko Likuiditas

            Risiko likuiditas adalah risiko kerugian yang timbul karena Perusahaan tidak memiliki
            arus kas yang cukup untuk memenuhi liabilitasnya. Dalam pengelolaan risiko
            likuiditas, CRI memantau dan menjaga total kas dan bank yang dianggap memadai
            untuk membiayai operasional Perusahaan dan untuk mengatasi dampak fluktuasi
            arus kas. CRI juga melakukan evaluasi berkala atas proyeksi arus kas dan arus kas
            aktual, termasuk jadwal jatuh tempo utang, dan terus-menerus melakukan
            penelaahan pasar keuangan untuk mendapatkan sumber pendanaan yang optimal.

       3.   Risiko Peraturan Pemerintah

            Mengingat kegiatan usaha CRI berhubungan dengan kepentingan umum,
            Pemerintah dapat senantiasa melakukan pengawasan kegiatan secara ketat melalui
            berbagai peraturan. Munculnya peraturan-peraturan baru yang ditetapkan oleh
            Pemerintah dapat berdampak berkurangnya pendapatan CRI yang telah
            diproyeksikan.




                                                                                        Halaman - 35
Page 44
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


5.    PENDEKATAN DAN PEMILIHAN METODE PENILAIAN

5.1    Pendekatan Penilaian

       Prosedur penilaian dilaksanakan dengan mengaplikasikan pendekatan dan metode
       penilaian yang berlaku umum dalam penilaian penyertaan pada perusahaan atau ekuitas
       sesuai dengan SPI 2018. Beberapa pendekatan yang lazim dalam penilaian ekuitas dapat
       dikategorikan ke dalam pendekatan biaya (Cost Based Approach), pendekatan pasar
       (Market Based Approach) dan pendekatan pendapatan (Income Based Approach). Dalam
       aplikasinya terkadang masing-masing pendekatan tersebut digunakan secara kombinasi
       untuk mendapatkan nilai yang merupakan rekonsiliasi atau sintesa dari nilai masing-
       masing hasil pendekatan.

       a. Pendekatan Pasar (Market Based Approach)

            Pendekatan Pasar (Market Based Approach) adalah pendekatan dengan cara
            membandingkan objek penilaian dengan objek lain yang sebanding dan sejenis serta
            telah memiliki harga jual.

       b. Pendekatan Pendapatan (Income Based Approach)

            Pendekatan Pendapatan (Income Based Approach) adalah pendekatan dengan cara
            mengkonversi manfaat ekonomis atau pendapatan yang diperkirakan akan dihasilkan
            oleh objek Penilaian dengan tingkat diskonto tertentu.

       c. Pendekatan Biaya (Cost Based Approach)

            Pendekatan Biaya (Cost Based Approach) adalah pendekatan yang memberikan
            indikasi nilai menggunakan prinsip ekonomi bahwa pembeli akan membayar aset tidak
            lebih dari biaya untuk mendapatkan aset dengan utilitas yang sama, baik melalui
            pembelian atau dengan pembuatan konstruksi dengan mengecualikan faktor-faktor
            seperti waktu yang tidak semestinya, ketidaknyamanan, risiko atau faktor-faktor
            lainnya. Pendekatan ini memberikan indikasi nilai dengan menghitung biaya pengganti
            atau reproduksi saat ini dari aset dan membuat pengurangan untuk kemunduran fisik
            dan seluruh bentuk keusangan lainnya yang relevan.

       Pemilihan dan kepercayaan atas ketepatan metode dan prosedur bergantung pada
       pertimbangan penilai dan bukan didasarkan pada suatu formula yang baku.


5.2    Pemilihan Metode Penilaian

       Dari beberapa pendekatan yang lazim digunakan dalam penilaian ekuitas seperti tersebut
       diatas, perlu ditentukan pendekatan dan metode yang akan digunakan dalam penilaian
       ekuitas CRI.

       a.    Pendekatan Pasar (Market Based Approach) paling sesuai apabila terdapat
             perusahaan yang sejenis dan sebanding dengan perusahaan yang akan dinilai. Saat
             ini terdapat beberapa perusahaan yang listing yang memiliki industri dan kegiatan
             usaha yang sejenis dengan CRI, oleh karena itu pendekatan ini dapat digunakan

                                                                                    Halaman - 36
Page 45
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


            dalam penilaian ekuitas CRI, dimana metode yang akan digunakan adalah metode
            Guideline Publicly Traded Company (GPTC).

       b.   Pendekatan Pendapatan (Income Based Approach) paling sesuai apabila jumlah
            pendapatan yang dapat diperoleh perusahaan di masa yang akan datang dapat
            diperkirakan dengan cukup meyakinkan. Memperhatikan sifat dan karakteristik dari
            CRI yaitu memiliki pendapatan yang mempunyai prospek positif dan perusahaan
            bersifat going concern dengan waktu proyek sampai dengan 2038 sesuai dengan
            umur konsesi, maka kami berpendapat pendekatan ini dapat digunakan dalam
            penilaian ekuitas CRI dimana metode yang akan digunakan adalah Discounted Cash
            Flow (DCF).

       c. Pendekatan Biaya (Cost Based Approach) paling sesuai digunakan pada perusahaan
          yang masih dalam tahap awal di mana keuntungan dan/atau kas tidak bisa
          ditentukan secara andal, perusahaan merupakan perusahaan investasi atau
          perusahaan induk dan perusahaan tidak mencerminkan suatu usaha yang
          berkelanjutan (not going concern) dan/atau nilai asetnya pada saat likuidasi dapat
          melebihi nilai perusahaan atau usaha yang berkelanjutan secara going concern.
          Dalam melakukan penilaian ekuitas CRI, pendekatan ini tidak digunakan mengingat
          CRI memiliki pendapatan yang mempunyai prospek positif dan perusahaan bersifat
          going concern dengan waktu proyek sampai dengan 2038 sesuai dengan umur
          konsesi.




                                                                                 Halaman - 37
Page 46
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


6.    PENILAIAN EKUITAS CRI

6.1     Penilaian Ekuitas CRI dengan Pendekatan Pendapatan

6.1.1    Pemilihan Arus Kas

         Dalam penilaian dengan menggunakan metode DCF, terdapat 2 (dua) pilihan arus kas
         bersih untuk didiskonto yaitu arus kas bersih untuk ekuitas dan arus kas bersih untuk
         perusahaan.

         Dalam analisis penilaian ini arus kas bersih (“AKB”) yang digunakan adalah AKB untuk
         perusahaan yang berarti bahwa arus kas bersih yang tersedia untuk semua penyedia
         kapital didalam perusahaan (baik investor maupun kreditor) yang sudah bebas dari
         kewajiban penyediaan pengeluaran barang modal (capital expenditure), dan modal
         kerja yang dihitung sebagai berikut:

         Laba Bersih
         + Beban Bunga (1-Tax Rate)
         + Depresiasi dan Amortisasi
         -   Capital Expenditure
         +/- Working Capital
         = Arus Kas Bersih Untuk Perusahaan (Free Cash Flow to Firm)

         Proyeksi AKB tersebut, kemudian didiskontokan dengan menggunakan faktor diskonto
         yang menggambarkan tingkat pengembalian yang diharapkan investor dan kreditur
         (required rate of return), setelah memperhitungkan risiko-risiko yang bersangkutan
         dengan proyeksi pendapatan pada masa mendatang untuk menghasilkan nilai
         perusahaan, kemudian ditambahkan dengan kas dan aset non operasional selanjutnya
         dikurangkan dengan interest bearing debt untuk menghasilkan nilai ekuitas.


6.1.2    Penyesuaian Laporan Keuangan

         Penyesuaian laporan keuangan meliputi normalizing adjustment atau penyesuaian
         pencatatan akuntansi dan eliminasi akun-akun yang bersifat non-recurring, control
         adjustment serta pemisahan akun-akun operating dan non-operating. Berdasarkan
         review yang telah kami lakukan terhadap laporan keuangan CRI, tidak diperlukan adanya
         penyesuaian pencatatan akuntansi pada laporan keuangan CRI. Penyesuaian terhadap
         akun-akun non-recurring, control adjustment, dan non-operating juga tidak diperlukan.

         Sedangkan penyesuaian atas proyeksi laporan keuangan dilakukan terhadap pos-pos
         non-recurring. Selanjutnya pos-pos yang teridentifikasi sebagai non-recurring tidak akan
         dimasukkan kedalam proyeksi laporan keuangan.


6.1.3    Asumsi–Asumsi dalam Proses Penilaian

         Penilaian ekuitas CRI dilakukan dengan metode DCF didasarkan pada business plan yang
         disampaikan oleh manajemen CRI. Kami telah menelaah atas business plan tersebut dan


                                                                                      Halaman - 38
Page 47
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


        melakukan penyesuaian yang diperlukan. Berikut adalah asumsi-asumsi utama yang
        digunakan dalam penyusunan proyeksi keuangan :

        1.    Periode proyeksi dari 1 Juli 2025 sampai dengan 31 Desember 2038.
        2.    Pendapatan CRI berdasarkan kontrak perjanjian pada tahun 2025 sampai dengan
              tahun 2030 sebesar Rp246.023 juta per tahun, dan tahun 2031 sampai tahun 2038
              sebesar Rp258.625 juta per tahun.
        3.    Asumsi Beban langsung sebagai berikut:
               a. Jumlah tenaga kerja diasumsikan 115 tenaga kerja per tahun selama periode
                   proyeksi.
               b. Gaji rata-rata tenaga kerja sebesar Rp4.240.000 per bulan, dengan kenaikan
                   gaji 6% per tahun selama periode proyeksi.
               c. Biaya perawatan diasumsikan sebesar 2,6% dari pendapatan per tahun selama
                   periode proyeksi.
               d. Biaya lain-lain diasumsikan sebesar 0,65% dari pendapatan per tahun selama
                   periode proyeksi.
        4.    Beban bunga diasumsikan sebesar 7,90% per tahun selama periode proyeksi.
        5.    Kenaikan beban administrasi dan umum diasumsikan sebesar 4% per tahun selama
              periode proyeksi.
        6.    Depresiasi aset peralatan kantor selama 8 tahun.
        7.    Biaya tenaga kerja tidak langsung sebagai berikut:
               a. Jumlah tenaga kerja tidak langsung diasumsikan 20 tenaga kerja per tahun
                   selama periode proyeksi.
               b. Gaji rata-rata tenaga kerja tidak langsung pada tahun 2025 sebesar
                   Rp30.210.000, dengan kenaikan gaji 6% per tahun.
        8.    Tingkat pajak 22% per tahun selama periode proyeksi.
        9.    Asumsi perputaran modal kerja selama periode proyeksi adalah sebagai berikut:

        Figur 25. Perputaran Modal Kerja (dalam hari)
             Keterangan         2025       2026       2027       2028       2029       2030           2031
          Piutang usaha                0          0          0          0          0          0              0
          Jaminan                      1          1          1          1          1          1              1
          Pajak dibayar
                                     90         90          90      90         90         90              90
          dimuka
          Utang pajak                30         30          30      30         30         30              30
          Biaya yang masih
                                   130        130          130     130        130        130             130
          harus dibayar


             Keterangan         2032       2033       2034       2035       2036       2037           2038
          Piutang usaha                0          0          0          0          0          0              0
          Jaminan                      1          1          1          1          1          1              1
          Pajak dibayar
                                    90         90          90       90         90         90              90
          dimuka
          Utang pajak               30         30          30       30         30         30              30
          Biaya yang masih
                                   130        130          130     130        130        130            130
          harus dibayar




                                                                                                  Halaman - 39
Page 48
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


6.1.4   Ringkasan Proyeksi Keuangan

        Berdasarkan asumsi-asumsi yang disampaikan diatas, berikut adalah ringkasan proyeksi
        keuangan CRI:

        Figur 26. Ringkasan Proyeksi Laba CRI
                                                                                  (dalam Jutaan Rupiah)
                          Juli-Des
           Keterangan                  2026        2027       2028       2029         2030         2031
                           2025
          Pendapatan       123.012     246.023    246.023    246.023    246.023      246.023       258.625
          Beban
                           (35.285)   (70.462)    (70.865)   (71.293)   (71.746)     (72.226)     (73.144)
          Langsung
          Laba Kotor        87.727     175.561    175.158    174.730    174.277      173.797       185.481
          Beban Usaha      (31.687)   (76.477)    (71.371)   (66.353)   (61.425)     (56.592)     (54.500)
          Laba (Rugi)
                            56.039      99.084    103.786    108.378    112.852      117.205       130.981
          Usaha
          Laba (Rugi)
                            43.711      77.286      80.953    84.535     88.025       91.420       102.165
          Bersih


          Keterangan       2032        2033        2034       2035      2036          2037         2038
          Pendapatan      258.625     258.625     258.625    258.625    258.625      258.625       258.625
          Beban
                          (73.684)    (74.256)    (74.862)   (75.504)   (76.186)     (76.908)     (77.673)
          Langsung
          Laba Kotor      184.941     184.369     183.763    183.121    182.439      181.717       180.952
          Beban Usaha     (56.899)    (59.407)    (62.029)   (64.772)   (67.640)     (70.639)     (73.777)
          Laba (Rugi)
                          128.043     124.963     121.734    118.349    114.800      111.078       107.175
          Usaha
          Laba (Rugi)
                            99.873     97.471      94.952     92.312     89.544       86.641        83.597
          Bersih

        Berdasarkan proyeksi laba rugi, diketahui bahwa pendapatan CRI dari bulan Juli sampai
        Desember 2025 sebesar Rp123.012 juta. Selanjutnya, pendapatan diproyeksikan
        sebesar Rp246.023 juta per tahun untuk periode 2026 hingga 2030, dan meningkat
        menjadi Rp258.625 juta per tahun untuk periode 2031 hingga 2038. Laba bersih CRI dari
        bulan Juli sampai Desember 2025 tercatat sebesar Rp43.711 juta, dan diproyeksikan
        mencapai Rp83.597 juta pada tahun 2038.

        Figur 27. Ringkasan Proyeksi Posisi Keuangan CRI
                                                                                  (dalam Jutaan Rupiah)
          Keterangan      2025        2026        2027       2028       2029          2030         2031
          Aset Lancar     257.041     309.180    358.047     410.544    466.582      525.229       684.652
          Aset Tidak
                          729.502     673.656    617.811     561.966    506.120      451.115       395.265
          Lancar
          Total Aset      986.543     982.836    975.858     972.509    972.702      976.343     1.079.917
          Libilitas
                           17.727      25.685     26.704      27.772     28.890       30.063        31.471
          Lancar
          Liabilitas
                          445.083     356.132    267.181     178.230     89.280          329           329
          Tidak Lancar
          Total
                          462.809     381.817    293.885     206.002    118.170       30.392        31.800
          Liabilitas




                                                                                                Halaman - 40
Page 49
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


          Keterangan           2025              2026                2027                2028            2029            2030             2031
          Total
                               523.734           601.019            681.973             766.507         854.532         945.952         1.048.117
          Ekuitas
          Total
          Liabilitas           986.543           982.836            975.858             972.509         972.702         976.343         1.079.917
          dan Ekuitas

          Keterangan           2032              2033                2034                2035            2036            2037             2038
          Aset Lancar         841.664            996.335           1.148.553           1.298.200       1.445.150       1.589.272        1.688.523
          Aset Tidak
                              339.414            283.564            227.713             171.863         116.013          60.162             4.312
          Lancar
          Total Aset      1.181.078          1.279.899             1.376.267           1.470.063       1.561.162       1.649.435        1.692.836
          Libilitas
                                32.759            34.109             35.525              37.009          38.564          40.196                   -
          Lancar
          Liabilitas
                                  329               329                 329                 329             329             329               329
          Tidak Lancar
          Total
                                33.088            34.438             35.854              37.337          38.893          40.525               329
          Liabilitas
          Total
                          1.147.990          1.245.461             1.340.413           1.432.725       1.522.269       1.608.910        1.692.507
          Ekuitas
          Total
          Liabilitas      1.181.078          1.279.899             1.376.267           1.470.063       1.561.162       1.649.435        1.692.836
          dan Ekuitas

        Berdasarkan proyeksi posisi keuangan, diketahui bahwa total aset CRI meningkat dari
        Rp986.543 juta pada tahun 2025 menjadi Rp1.692.836 juta pada tahun 2038. Total
        liabilitas diproyeksikan menurun dari Rp462.809 juta pada tahun 2025 menjadi Rp329
        juta pada tahun 2038. Sementara itu, total ekuitas CRI diproyeksikan meningkat dari
        Rp523.734 juta pada tahun 2025 menjadi Rp1.692.507 juta pada tahun 2038

        Figur 28. Ringkasan Proyeksi Arus Kas CRI
                                                                                                                   (dalam Jutaan Rupiah)
                                  Juli-Des
             Keterangan                             2026               2027                2028           2029            2030             2031
                                   2025
          Arus Kas Aktivitas
                                  128.973          141.257            137.818             141.448        144.989         148.438           156.282
          Operasi
          Arus Kas Aktivitas
                                             -                 -                   -               -               -        (840)                     -
          Investasi
          Arus Kas Aktivitas
                                  (44.475)         (88.951)           (88.951)            (88.951)       (88.951)        (88.951)                 0
          Pendanaan
          Kas dan Setara
                                   84.498           52.307             48.867              52.497         56.038          58.647           156.282
          Kas
          Kas Awal Periode         15.816          100.314            152.620             201.487        253.984         310.023           368.669
          Kas Akhir Periode       100.314          152.620            201.487             253.984        310.023         368.669           524.951


            Keterangan           2032             2033                2034                2035            2036            2037             2038
          Arus Kas
          Aktivitas             157.012           154.671            152.218             149.646         146.950         144.123           163.730
          Operasi
          Arus Kas
          Aktivitas                      -                 -                   -                   -               -               -                  -
          Investasi
          Arus Kas
          Aktivitas                      -                 -                   -                   -               -               -                  -
          Pendanaan



                                                                                                                                       Halaman - 41
Page 50
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


            Keterangan      2032       2033        2034        2035        2036        2037          2038
          Kas dan Setara
                           157.012     154.671     152.218    149.646     146.950     144.123        163.730
          Kas
          Kas Awal
                           524.951     681.963     836.634    988.852    1.138.498   1.285.448     1.429.571
          Periode
          Kas Akhir
                           681.963     836.634     988.852   1.138.498   1.285.448   1.429.571     1.593.301
          Periode

        Berdasarkan proyeksi arus kas di atas, diketahui arus kas bersih aktivitas operasi dari
        bulan Juli sampai dengan Desember 2025 menunjukan arus kas positif sebesar
        Rp128.973 juta hingga sebesar Rp163.730 juta di tahun 2038. Aktivitas investasi CRI
        hanya terjadi pada tahun 2030 dengan arus kas keluar sebesar Rp840 juta, dan tidak
        terdapat aktivitas investasi hingga akhir periode proyeksi. Arus kas aktivitas pendanaan
        dari bulan Juli sampai dengan Desember 2025 menunjukan arus kas negatif sebesar
        minus Rp44.475 juta hingga sebesar minus Rp88.951 juta pada tahun 2030 dan tidak
        terdapat aktivitas pendanaan selama periode 2031 hingga 2038.


6.1.5   Penentuan Tingkat Diskonto (Weighted Average Cost of Capital)

        Tingkat diskonto untuk ekuitas diperoleh dengan mengaplikasikan model Capital Asset
        Pricing Model (CAPM). Model ini menyatakan bahwa biaya ekuitas adalah bunga bebas
        risiko ditambah premium untuk menutup risiko sistimatik dari sekuritas saham, dengan
        formula sebagai berikut :

                                              Ke = Rf + ß (Rm-Rf) + α

        Dimana :

        Rf           = tingkat pengembalian untuk investasi bebas risiko
        ß            = risiko sistimatik
        Rm           = tingkat pengembalian yang diharapkan oleh pasar ekuitas
        Rp           = selisih antara Rm dengan Rf
        α            = risiko spesifik

        Rf (Risk Free Rate), adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen yang
        dianggap tidak memiliki kemungkinan gagal bayar. Untuk kasus Indonesia, instrumen
        bebas risiko yang dapat dipilih adalah tingkat bunga obligasi Pemerintah untuk jangka
        panjang.

        Terkait dengan tanggal penilaian yang jatuh pada tanggal 30 Juni 2025, maka instrumen
        bebas risiko yang dipilih adalah instrumen bebas risiko untuk jangka waktu 15 tahun
        dengan yield sebesar 6,98%, maka yield tersebut akan digunakan sebagai tingkat
        kembalian bebas risiko (Rf). Data tersebut bersumber dari S&P Capital IQ.

        Rp (Equity Risk Premium - ERP), adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas risiko
        dengan tingkat kembalian investasi dalam bentuk penyertaan. Penentuan equity market
        risk premium memasukkan premi untuk risiko spesifik negara (country-specific risk
        premiums) seperti volatilitas harga saham untuk menghasilkan base equity market risk
        premium. Dengan mengikutkan risiko-risiko ini, dihasilkan tingkat diskonto yang


                                                                                                 Halaman - 42
Page 51
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


        mengakomodasi perubahan-perubahan sentimen jangka pendek di sekuritas pada pasar
        negara berkembang (emerging market). Dengan mengacu pada sumber Damodaran,
        dimana total equity risk yg diperoleh sudah total equity risk premium, maka diperlukan
        penyesuaian CRP karena rf yang digunakan mengacu pada risk free US. Premi risiko pasar
        (Rm-Rf) ditentukan dengan menggunakan rujukan dari data damodaran yang
        dikeluarkan 1 Juli 2025 dengan total equity risk premium untuk pasar negara
        berkembang seperti Indonesia adalah sekitar 7,03% dengan rating-based default spread
        sebesar 1,87%.

        α (Alpha), Faktor alpha merupakan risiko spesifik perusahaan yang mungkin
        mencerminkan jenis properti, perusahaan dan premi risiko lainnya. Pada penilaian ini,
        faktor Alpha atau risiko spesifik perusahaan adalah 5,00%.

        ß (Beta), Beta merupakan pengukur tingkat kepekaan pengembalian saham terhadap
        pengembalian pasar saham secara keseluruhan (seperti index yang dikeluarkan oleh
        S&P 500 atau IHSG). Untuk Penilaian CRI kami menggunakan Beta dari industri sejenis.
        Beta yang didapatkan dari perusahaan pembanding adalah dengan cut off date per 30
        Juni 2025.

        Adapun Beta perusahaan pembanding yang digunakan adalah sebagai berikut:

        Figur 29. Unlevered Beta Perusahaan Pembanding
                                                             Beta                               Beta
                   Perusahaan Pembanding                                Tax      Market D/E
                                                            Levered                           Unlevered
          Keisei Electric Railway Co., Ltd.                     0,745   23,20%      50,35%         0,537
          Odakyu Electric Railway Co., Ltd.                    0,634    23,20%      99,32%         0,360
          East Japan Railway Company                           0,518    23,20%     125,99%         0,263
          West Japan Railway Company                           0,580    23,20%      86,92%         0,348
          Central Japan Railway Company                        0,600    23,20%     129,57%         0,301
          Guangshen Railway Company Limited                    0,607    25,00%        8,50%        0,571
          China Railway Group Limited                          0,338    25,00%     433,53%         0,080
          China Railway Construction Corporation
                                                               1,008    25,00%     594,24%         0,185
          Limited
                                                   Median                                          0,324
        Sumber : S&P Capital IQ

        Unlevered beta dihitung dengan formula sebagai berikut :
                                   βL
                  βu =
                            1 + (1-T) x DER

        Dimana :

        T              = Tarif Pajak Penghasilan Badan
        DER            = Debt to equity ratio
        βL             = Beta levered yaitu ukuran risiko sistematis dari suatu saham yang diukur
                         secara objektif dari responsivitas pengembalian perusahaan terhadap
                         pergerakan pengembalian portofolio pasar apabila dibandingkan dengan
                         portofolio pasar dengan pengaruh hutang.


                                                                                              Halaman - 43
Page 52
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


        βu            = Beta unlevered yaitu ukuran risiko sistematis dari suatu saham yang
                        diukur secara objektif dari responsifitas pengembalian perusahaan
                        terhadap pergerakan pengembalian portofolio pasar apabila
                        dibandingkan dengan portofolio pasar tanpa pengaruh hutang.

        Unlevered beta median perusahaan pembanding yang diperoleh dari perhitungan ini
        adalah sebesar 0,324 dan tax 22% . formula Beta leverage sebagai berikut :

          βL      = BU x (1+(1-T) x (Kd/Ke))
          βL      = 0,324 x (1 + (1-22%)) x (70,33%/29,67%)
                  = 0,92

        Berikut adalah figur biaya modal ekuitas CRI:

        Figur 30. Biaya Modal untuk Ekuitas CRI dengan tingkat pajak 22%
                              Keterangan                                 Persentase
          Risk Free Rate (Rf)                                               6,98%
          Risk Premium Market (Rpm)                                         7,03%
          β (Beta)                                                           0,92
          Rbds                                                              1,87%
          Specific Risk (Sr)                                                5,00%
          COST OF EQUITY                                                   16,60%
        Sumber : S&P Capital IQ (Diolah TOPAZ)

        Risiko spesifik yang diterapkan pada tingkat diskonto CRI adalah sebesar 5%, dengan
        mempertimbangkan kondisi spesifik perusahaan. Perhitungan secara rinci disajikan
        dalam lampiran keuangan pada laporan ini.

        Dalam penilaian atas nilai ekuitas ini, untuk biaya bunga untuk utang digunakan tingkat
        bunga pinjaman rata-rata dalam mata uang IDR yang berlaku yang bersumber dari
        pinjaman kredit investasi dan modal kerja (Perseroan) Bank Indonesia bulan Juni 2025.
        Tingkat pajak yang digunakan adalah 22,00%. Berdasarkan biaya bunga dan pajak
        tersebut maka diperoleh biaya modal dengan perhitungan sebagai berikut:

          Kd = i x ((1-T))
          Kd = 8,88% x (1-22,00%) = 6,93%

        Berikut adalah perhitungan Weighted Average Cost of capital (WACC) per 30 Juni 2025:

        Figur 31. Weighted Average Cost of capital (WACC) CRI dengan Pajak 22%
                           Jenis Modal                   Biaya Modal     Komposisi    Tertimbang
          Cost Of Debt                                      6,93%         70,33%        4,87%
          Cost Of Equity                                    16,60%        29,67%        4,92%
                               Weighted Average Cost of capital (WACC)                  9,80%
        Sumber: S&P Capital IQ, diolah TOPAZ

        Dengan mempertimbangkan faktor-faktor di atas dan kekuatan atau kelebihan serta
        risiko yang dihadapi, kami berpendapat bahwa tingkat diskonto sebesar 9,80% adalah
        wajar.



                                                                                       Halaman - 44
Page 53
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


6.1.6   Control Premium (“CP”) atau Discount for Lack of Control (“DLOC”)

        CP merupakan nilai tambah yang melekat dalam kepemilikan mayoritas yang
        mencerminkan adanya kekuatan kendali dalam saham mayoritas tersebut, sedangkan
        DLOC merupakan diskon yang diaplikasikan kepada suatu indikasi nilai ekuitas yang
        diperoleh dari aplikasi metode penilaian usaha yang menghasilkan nilai saham
        mayoritas, bila objek ekuitas yang dinilai bersifat minoritas.

        CP dan DLOC mencerminkan perubahan terhadap nilai dari penyertaan mayoritas atau
        pengurangan terhadap nilai dari penyertaan minoritas sebagai pengaruh dari ketiadaan
        pengendalian dari pemilik yang berada dalam posisi minoritas atau dibatasi
        pengendaliannya.

        Pengurangan ini diperhitungkan karena pemilik yang dalam kondisi tidak memiliki
        kemampuan untuk mengendalikan akan memperoleh manfaat yang berbeda dari
        pemilik yang memiliki kemampuan untuk mengendalikan karena adanya keleluasaan
        dari pemilik yang mengendalikan untuk mengoptimalkan manfaat dengan :

          •    Menentukan arah perkembangan jangka panjang objek penilaian.
          •    Memilih pengurus inti objek penilaian.
          •    Menentukan hak dan fasilitas untuk pengurus inti.
          •    Menentukan kebijakan investasi.
          •    Menentukan dengan pihak mana kegiatan usaha akan dilakukan.
          •    Menentukan besarnya deviden yang akan dibayarkan.
          •    Menolak usulan-usulan di atas yang berasal dari pemegang saham minoritas.

        Untuk penilaian ekuitas CRI, sesuai dengan tujuan penilaian yang dilakukan yaitu atas
        47,81% ekuitas CRI. Maka, atas nilai yang dihasilkan kami tidak mengaplikasikan
        penyesuaian terhadap tingkat pengendalian berupa DLOC. Meskipun penyertaan PP di
        bawah 51% dan CRI tidak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan PP, namun
        kepemilikan saham PP pada CRI tidak tergolong sebagai saham minoritas. Persentase
        penyertaan PP pada CRI merupakan yang terbersar ddibandingkan dengan pemegang
        saham lainnya.


6.1.7   Discount for Lack of Marketability (DLOM)

        DLOM merupakan potongan yang diaplikasikan kepada suatu indikasi nilai ekuitas
        (Business Ownership Interest) karena keterbatasan yang melekat pada ekuitas tersebut,
        yang mencerminkan pengurangan terhadap nilai dari penyertaan sebagai pengaruh dari
        tidak likuidnya objek penilaian untuk diperdagangkan.

        Sesuai dengan tujuan penilaian, maka dalam analisis penilaian atas penilaian ekuitas CRI,
        kami mengaplikasikan diskon likuiditas pasar (DLOM) sebesar 30,00% yang menurut
        kami adalah suatu tingkat yang wajar.




                                                                                     Halaman - 45
Page 54
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


6.1.8    Nilai Pasar Ekuitas CRI Dengan Pendekatan Pendapatan Metode DCF

         Berdasarkan asumsi-asumsi yang telah disampaikan diatas, adapun hasil perhitungan
         Nilai Pasar 47,81% ekuitas CRI dengan pendekatan pendapatan menggunakan metode
         Discounted Cash Flow (“DCF”), adalah sebagai berikut:

         Figur 32. Nilai Pasar Ekuitas CRI dengan Metode DCF
                                                                       Nilai
                               Keterangan
                                                               (Dalam Jutaan Rupiah)
          Nilai Perusahaan                                                                1.203.499
          Kas dan Setara Kas                                                                111.038
          Utang                                                                           (489.229)
          Nilai 100% Ekuitas CRI                                                            825.308
          Nilai 47,81% Ekuitas CRI                                                          394.614
          DLOC (0%)                                                                               -
          Nilai Setelah DLOC                                                                394.614
          DLOM (30,00%)                                                                   (118.384)
          Nilai Pasar 47,81% Ekuitas CRI                                                    276.230


         Berdasarkan hasil penilaian dan analisis yang telah dilakukan terhadap seluruh aspek
         yang terkait dalam rangka menentukan Nilai Pasar ekuitas CRI, maka kami berpendapat
         bahwa Nilai Pasar 47,81% Ekuitas CRI per 30 Juni 2025 adalah sebesar
         Rp276.229.520.314 (Dua Ratus Tujuh Puluh Enam Miliar Dua Ratus Dua Puluh
         Sembilan Juta Lima Ratus Dua Puluh Ribu Tiga Ratus Empat Belas Rupiah).


6.2     Penilaian Ekuitas CRI dengan Pendekatan Pasar

        Dalam melakukan penilaian ekuitas dengan pendekatan pasar (market approach) kami
        akan mengaplikasikan Guideline Publicly Traded Company Method (GPTC). Dengan
        metode ini nilai ekuitas perusahaan diperkirakan melalui suatu faktor pengali atau
        konversi yang disebut multiple atau key valuation ratio. Multiple tersebut dicari dan
        diambil dari perusahaan pembanding atau pedoman yang sahamnya telah memiliki nilai
        pasar. Prosedur yang dilakukan dengan Pendekatan Pasar ini adalah sebagai berikut:

           a. Mencari Perusahaan Pedoman

              Berdasarkan data di S&P Capital IQ maka terdapat 8 (delapan) perusahaan yang
              dapat digunakan sebagai pembanding yaitu:

              Figur 33. Perusahaan Pedoman
                                     Perusahaan Pembanding                      Ticker

               Keisei Electric Railway Co., Ltd.                               TSE:9009

               Odakyu Electric Railway Co., Ltd.                               TSE:9007

               East Japan Railway Company                                      TSE:9020
               West Japan Railway Company                                      TSE:9021

               Central Japan Railway Company                                   TSE:9022


                                                                                         Halaman - 46
Page 55
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


                                    Perusahaan Pembanding                       Ticker

                 Guangshen Railway Company Limited                             SEHK:525

                 China Railway Group Limited                                 SHSE:601390

                 China Railway Construction Corporation Limited              SHSE:601186
              Sumber: S&P Capital IQ

          b. Analisis Perbandingan

              Pemilihan kriteria pembanding didasarkan atas kesamaan sebagai berikut:
               1. Industri, kegiatan usaha, produk, dan risiko usaha adalah sejenis;
               2. Karakteristik pertumbuhan (growth in sales and earnings) dan struktur
                  permodalan (capital structure) adalah sebanding;
               3. Kinerja keuangan historis selama 5 (lima) tahun terakhir adalah sebanding.
               4. Ukuran perusahaan (total assets) adalah sebanding;
               5. Pangsa pasar (market share) adalah sebanding.

            Berdasarkan SPI tahun 2018, apabila seluruh kriteria dimaksud di atas terpenuhi,
            maka jumlah perusahaan pembanding yang digunakan paling sedikit 5 (lima)
            perusahaan. Dalam hal hanya terpenuhi paling banyak 3 (tiga) atau 4 (empat) kriteria,
            maka jumlah perusahaan pembanding yang digunakan paling sedikit 8 (delapan)
            perusahaan. Sehingga atas dasar tersebut kami menggunakan 8 (delapan)
            perusahaan yang listed dalam pendekatan pasar.

            Kesebandingan antara perusahaan yang dinilai dan perusahaan-perusahaan
            pembanding diperoleh dikelompokan dengan kriteria berikut:

            1.     Kriteria Industri, kegiatan usaha, produk, dan risiko usaha.
                   Perusahaan pembanding yang digunakan merupakan perusahaan yang
                   bergerak dalam Infrastruktur perkeretaapian.

            2.     Kriteria pertumbuhan (growth in sales and earnings) dan struktur
                   permodalan (capital structure).
                   Dari 8 perusahaan Infrastruktur perkeretaapian yang berstatus “terbuka” dan
                   memiliki kegiatan usaha yang sejenis, dilakukan pemilihan atas dasar
                   perusahaan perkeretapaian yang mempunyai growth in sales and earnings dan
                   capital structure yang relatif sama.

            3.     Kriteria kinerja keuangan historis
                   Dari 8 perusahaan Infrastruktur perkeretaapian yang berstatus “terbuka” dan
                   memiliki kegiatan usaha yang sejenis, dilakukan pemilihan atas dasar
                   perusahaan perkeretapaian yang mempunyai Kinerja Keuangan historis yang
                   relatif sama.

            4.     Kriteria total aset.
                   Dari 8 perusahaan Infrastruktur perkeretaapian yang berstatus “terbuka” dan
                   memiliki kegiatan usaha yang sejenis, dilakukan pemilihan atas dasar
                   perusahaan perkeretapaian yang mempunyai total aset yang relatif sama.



                                                                                         Halaman - 47
Page 56
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


            5.   Kriteria market share.
                 Dari 8 perusahaan Infrastruktur perkeretaapian yang berstatus “terbuka” dan
                 memiliki kegiatan usaha yang sejenis, dilakukan pemilihan atas dasar
                 perusahaan perkeretapaian yang mempunyai market share yang relatif sama.
                 Kriteria market share dilihat dari data pendapatan (revenue).

       Kriteria terbaik adalah persamaan industri, size, dan pangsa pasar. Berikut 8 (delapan)
       perusahaan pembanding CRI:

       Figur 34. Rekap Total Aset (dalam miliar rupiah)
                                                             Total Assets
          Company Name                                                                                    Average
                                2020          2021         2022        2023         2024      Q2 2025
        Keisei Electric
                                136.267      118.598       106.410    108.655      111.539     108.655      116.294
        Railway Co., Ltd.
        Odakyu Electric
                                199.847      174.731       151.898    144.035      136.417     137.140      161.386
        Railway Co., Ltd.
        East Japan Railway
                              1.284.423     1.174.060   1.074.494    1.052.365    1.024.146   1.038.109   1.121.898
        Company
        West Japan Railway
                                492.771      458.153       437.580    420.355      395.963     380.513      440.964
        Company
        Central Japan
                              1.444.815     1.264.118   1.116.935    1.070.652    1.042.008   1.056.453   1.187.706
        Railway Company
        Guangshen Railway
                                 78.467       83.885        83.398       80.940     80.648       83.272      81.468
        Company Limited
        China Railway Group
                              2.560.319     3.053.948   3.632.294    3.976.784    4.976.469   5.385.435   3.639.963
        Limited
        China Railway
        Construction          2.651.352     3.034.311   3.431.081    3.615.025    4.108.457   4.546.989   3.368.045
        Corporation Limited
        PT Celebes Railway
                                       91        717          966         1.057       1.000        982           766
        Indonesia
       Sumber: S&P Capital IQ, diolah oleh TOPAZ

       Berdasarkan figur di atas, diketahui perusahaan pembanding memiliki total aset yang
       lebih besar dibandingkan dengan CRI.

       Figur 35. Rekap Total Revenue (dalam miliar rupiah)
                                                               Revenue
          Company Name                                                                         LTM2       Average
                                 2020         2021         2022        2023         2024
                                                                                               2025
        Keisei Electric
                                 35.821        28.534       27.367       28.113     31.495      34.726      30.266
        Railway Co., Ltd.
        Odakyu Electric
                                 69.627        53.011       45.845       44.025     43.533      44.315      51.208
        Railway Co., Ltd.
        East Japan Railway
                                384.112      242.352       252.891    268.001      289.995     314.156     287.470
        Company
        West Japan Railway
                                196.603      123.357       131.764    155.476      173.673     186.607     156.175
        Company
        Central Japan
                                240.461      113.104       119.501    156.006      181.681     201.970     162.150
        Railway Company
        Guangshen Railway
                                 34.556        44.825       44.027       56.389     59.673      62.782      47.894
        Company Limited
        China Railway Group
                              2.060.216     2.380.930   2.548.351    2.719.860    2.555.904   2.517.809   2.453.052
        Limited




                                                                                                  Halaman - 48
Page 57
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


                                                                       Revenue
          Company Name                                                                                        LTM2      Average
                                     2020         2021           2022          2023            2024
                                                                                                              2025
        China Railway
        Construction              1.924.051     2.262.775    2.420.210      2.449.739        2.350.738    2.321.307     2.281.502
        Corporation Limited
        PT Celebes Railway
                                            -        457            447             218           211             94          267
        Indonesia
       Sumber: S&P Capital IQ, diolah oleh TOPAZ

       Berdasarkan figur di atas, diketahui perusahaan pembanding memiliki pendapatan yang
       lebih besar dibandingkan CRI.

       Figur 36. Rekap Growth in Sales
                                                                            Growth in Sales
                    Company Name                                                                               LTM2      Average
                                                      2021          2022            2023         2024
                                                                                                               2025
        Keisei Electric Railway Co., Ltd.            -20,34%         -4,09%          2,73%       12,03%        10,26%      -2,42%
        Odakyu Electric Railway Co., Ltd.            -23,86%        -13,52%         -3,97%       -1,12%         1,80%     -10,62%
        East Japan Railway Company                   -36,91%           4,35%         5,97%        8,21%         8,33%      -4,59%
        West Japan Railway Company                   -37,26%           6,82%        18,00%       11,70%         7,45%      -0,19%
        Central Japan Railway Company                -52,96%           5,66%        30,55%       16,46%        11,17%      -0,08%
        Guangshen Railway Company Limited             29,72%         -1,78%         28,08%        5,82%         5,21%     15,46%
        China Railway Group Limited                   15,57%           7,03%         6,73%       -6,03%        -1,49%      5,83%
        China Railway Construction
                                                      17,60%           6,96%         1,22%       -4,04%        -1,25%      5,44%
        Corporation Limited
        PT Celebes Railway Indonesia                     0,00%       -2,24%      -51,22%         -3,14%       -55,48%     -14,15%
       Sumber: S&P Capital IQ, diolah oleh TOPAZ

       Berdasarkan figur di atas, diketahui perusahaan pembanding memiliki growth in sales
       yang lebih besar dibandingkan dengan CRI.

       Figur 37. Rekap Net Profit Margin
                                                                         Net Profit Margin
                 Company Name                                                                                   LTM2     Average
                                                 2020        2021         2022         2023        2024
                                                                                                                2025
                                                                   -
        Keisei Electric Railway Co., Ltd.       11,54%                    -1,71%      11,08%      30,11%       22,15%       7,29%
                                                             14,58%
                                                                   -
        Odakyu Electric Railway Co., Ltd.         3,79%                    3,33%      10,33%      19,91%        9,94%       5,38%
                                                             10,43%
                                                                   -
        East Japan Railway Company                6,74%                   -4,78%       4,18%          7,23%     7,91%      -3,93%
                                                             33,02%
                                                                   -            -
        West Japan Railway Company                6,22%                                6,73%          6,38%     7,47%      -3,49%
                                                             26,04%       10,74%
                                                                   -
        Central Japan Railway Company           21,92%                    -5,31%      15,86%      22,73%       26,13%       6,20%
                                                             24,18%
        Guangshen Railway Company                                               -
                                                 -3,41%      -4,82%                    4,03%          3,91%     4,46%      -2,06%
        Limited                                                           10,00%
        China Railway Group Limited               2,80%       2,84%        3,03%       2,98%          2,65%     2,50%       2,86%
        China Railway Construction
                                                  2,82%       2,87%        2,90%       2,84%          2,54%     2,37%       2,80%
        Corporation Limited


                                                                                                               Halaman - 49
Page 58
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


                                                                      Net Profit Margin
                 Company Name                                                                         LTM2     Average
                                               2020        2021        2022       2023       2024
                                                                                                      2025
        PT Celebes Railway Indonesia            0,00%      -0,64%       4,04%    37,22%     40,57%    32,89%    16,24%
       Sumber: S&P Capital IQ, diolah oleh TOPAZ

       Berdasarkan figur di atas, diketahui perusahaan pembanding memiliki net profit margin
       yang lebih kecil dibandingkan dengan CRI.

       Figur 38. Rekap Current Ratio
                                                                       Current Ratio
                Company Name                                                                                   Average
                                             2020        2021         2022      2023        2024     Q2 2025
        Keisei Electric Railway Co., Ltd.    42,00%      54,00%      49,00%      49,00%     64,00%    55,00%    51,60%
        Odakyu Electric Railway Co.,
                                             35,00%      43,00%      37,00%      45,00%     44,00%    53,00%    40,80%
        Ltd.
        East Japan Railway Company           55,00%      44,00%      54,00%      69,00%     74,00%    84,00%    59,20%

        West Japan Railway Company           62,00%      90,00%     125,00%     109,00%     99,00%    87,00%    97,00%

        Central Japan Railway Company       541,00%     367,00%     364,00%     372,00%    350,00%   349,00%   398,80%
        Guangshen Railway Company
                                             88,00%      84,00%      78,00%     110,00%    140,00%   153,00%   100,00%
        Limited
        China Railway Group Limited         105,00%     102,00%     103,00%     100,00%     99,00%    96,00%   101,80%
        China Railway Construction
                                            112,00%     109,00%     108,00%     107,00%    103,00%   104,00%   107,80%
        Corporation Limited
        PT Celebes Railway Indonesia        567,25%      92,83%     184,97%     193,63%    238,94%   247,57%   255,52%

       Sumber: S&P Capital IQ, diolah oleh TOPAZ

       Berdasarkan figur di atas, diketahui tujuh perusahaan pembanding memiliki current ratio
       yang lebih kecil dibandingkan dengan CRI.

       Figur 39. Rekap Debt to Equity Ratio
                                                                    Debt to Equity Ratio
                Company Name                                                                                   Average
                                             2020        2021        2022        2023       2024     Q2 2025
        Keisei Electric Railway Co., Ltd.    68,57%      82,71%      87,60%      87,56%     77,73%    71,88%    80,84%
        Odakyu Electric Railway Co.,
                                            165,25%     200,12%     198,04%     167,00%    125,78%   129,83%   171,24%
        Ltd.
        East Japan Railway Company           89,37%     141,26%     167,69%     178,56%    166,37%   166,58%   148,65%

        West Japan Railway Company           81,84%     154,58%     152,60%     137,59%    120,52%   115,73%   129,43%

        Central Japan Railway Company       112,26%     120,28%     123,18%     117,08%    103,35%    98,64%   115,23%
        Guangshen Railway Company
                                              4,89%       5,09%      11,42%      10,94%      8,11%     5,74%     8,09%
        Limited
        China Railway Group Limited          74,90%      81,25%      90,90%      91,57%     99,09%   107,90%    87,54%
        China Railway Construction
                                             71,24%      68,09%      65,99%      78,89%    116,50%   141,36%    80,14%
        Corporation Limited
        PT Celebes Railway Indonesia         21,82%     155,75%     223,71%     178,89%    122,68%   104,67%   140,57%
       Sumber: S&P Capital IQ, diolah oleh TOPAZ

                                                                                                     Halaman - 50
Page 59
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


       Berdasarkan figur di atas, diketahui empat perusahaan pembanding memiliki debt to
       equity ratio yang lebih besar dibandingkan CRI.

       Figur 40. Rekap Debt to Assets Ratio
                                                              Debt to Assets Ratio
                 Company Name                                                                  Q2      Average
                                            2020     2021       2022      2023       2024
                                                                                              2025
        Keisei Electric Railway Co., Ltd.   32,45%   36,37%    37,72%     37,26%     34,27%   33,98%    35,62%

        Odakyu Electric Railway Co., Ltd.   48,54%   53,15%    53,82%     50,69%     44,46%   47,43%    50,13%

        East Japan Railway Company          33,22%   40,52%    44,60%     47,69%     46,64%   48,01%    42,53%

        West Japan Railway Company          30,56%   42,47%    44,27%     42,15%     39,08%   39,42%    39,71%

        Central Japan Railway Company       45,26%   46,19%    47,04%     46,85%     43,91%   43,73%    45,85%
        Guangshen Railway Company
                                             3,75%    3,70%     7,79%      7,74%      6,00%    4,34%     5,80%
        Limited
        China Railway Group Limited         19,55%   21,38%    23,83%     23,02%     22,40%   23,65%    22,04%
        China Railway Construction
                                            17,98%   17,44%    16,71%     19,79%     26,43%   30,33%    19,67%
        Corporation Limited
        PT Celebes Railway Indonesia        17,91%   60,90%    69,11%     64,14%     55,09%   51,14%    53,43%

       Sumber: S&P Capital IQ, diolah oleh TOPAZ

       Berdasarkan figur di atas, diketahui tujuh perusahaan pembanding memiliki debt to assets
       ratio yang lebih kecil dibandingkan dengan CRI.

       Figur 41. Rekap Return on Assets
                                                                Return on Assets
                 Company Name                                                                   Q2     Average
                                             2020     2021      2022       2023       2024
                                                                                               2025
        Keisei Electric Railway Co., Ltd.    3,03%   -3,51%     -0,44%     2,87%      8,50%    7,08%     2,09%
        Odakyu Electric Railway Co., Ltd.    1,32%   -3,17%      1,00%     3,16%      6,35%    3,21%     1,73%
        East Japan Railway Company           2,01%   -6,82%     -1,12%     1,06%      2,05%    2,39%    -0,56%
        West Japan Railway Company           2,48%   -7,01%     -3,23%     2,49%      2,80%    3,66%    -0,50%
        Central Japan Railway Company        3,65%   -2,16%     -0,57%     2,31%      3,96%    5,00%     1,44%
        Guangshen Railway Company
                                            -1,50%   -2,58%     -5,28%     2,81%      2,89%    3,37%    -0,73%
        Limited
        China Railway Group Limited          2,25%    2,21%      2,13%     2,04%      1,36%    1,17%     2,00%
        China Railway Construction
                                             2,05%    2,14%      2,05%     1,93%      1,45%    1,21%     1,92%
        Corporation Limited
        PT Celebes Railway Indonesia        -7,48%   -0,41%      1,87%     7,67%      8,57%    3,15%     2,04%
       Sumber: S&P Capital IQ, diolah oleh TOPAZ

       Berdasarkan figur di atas, diketahui tujuh perusahaan pembanding memiliki return on
       assets yang lebih kecil dibandingkan dengan CRI.




                                                                                              Halaman - 51
Page 60
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


       Figur 42. Rekap Return on Equity
                                                                   Return on Equity
                 Company Name                                                                    Q2      Average
                                              2020      2021        2022     2023      2024
                                                                                                2025
        Keisei Electric Railway Co., Ltd.     6,41%     -7,98%     -1,02%     6,74%    19,29%   14,98%     4,69%
                                                              -
        Odakyu Electric Railway Co., Ltd.     4,49%                 3,70%    10,40%    17,97%    8,80%     4,93%
                                                        11,92%
                                                              -
        East Japan Railway Company            5,42%                -4,23%     3,99%     7,30%    8,30%    -2,26%
                                                        23,77%
                                                              -          -
        West Japan Railway Company            6,65%                           8,12%     8,64%   10,75%    -2,65%
                                                        25,52%     11,15%
        Central Japan Railway Company         9,05%     -5,63%     -1,49%     5,78%     9,33%   11,27%     3,41%
        Guangshen Railway Company
                                             -1,96%     -3,54%     -7,74%     3,97%     3,91%    4,45%    -1,07%
        Limited
        China Railway Group Limited           8,62%      8,41%      8,10%     8,10%     6,02%    5,34%     7,85%
        China Railway Construction
                                              8,12%      8,37%      8,08%     7,68%     6,40%    5,65%     7,73%
        Corporation Limited
        PT Celebes Railway Indonesia         -9,11%     -1,04%      6,05%    21,40%    19,08%    6,44%     7,27%
       Sumber: S&P Capital IQ, diolah oleh TOPAZ

       Berdasarkan figur di atas, diketahui enam perusahaan pembanding memiliki return on
       equity yang lebih kecil dibandingkan dengan CRI.

       Figur 43. Rekap Net Income (dalam miliar rupiah)
                                                                     Net Income
                Company Name                                                                    LTM2     Average
                                            2020       2021        2022      2023      2024
                                                                                                2025
        Keisei Electric Railway Co., Ltd.              (4.161)      (468)     3.116     9.484    7.692     2.421
                                             4.133
        Odakyu Electric Railway Co.,
                                                       (5.531)      1.526     4.547     8.668    4.406     2.369
        Ltd.                                 2.637
        East Japan Railway Company                    (80.029)    (12.079)   11.202    20.962   24.848    (6.814)
                                            25.874
        West Japan Railway Company                    (32.127)    (14.155)   10.458    11.087   13.934    (2.501)
                                            12.231
        Central Japan Railway Company                 (27.347)     (6.342)   24.744    41.295   52.779    17.011
                                            52.705
        Guangshen Railway Company
                                                       (2.161)     (4.401)    2.275     2.332    2.802         (627)
        Limited                             (1.180)
        China Railway Group Limited         57.594     67.593      77.193    81.019    67.753   62.999    70.230
        China Railway Construction
                                            54.338     65.032      70.189    69.594    59.648   55.079    63.760
        Corporation Limited
        PT Celebes Railway Indonesia                       (3)         18         81      86        31           35
                                                (7)
       Sumber: S&P Capital IQ, diolah oleh TOPAZ

       Berdasarkan figur di atas, diketahui lima perusahaan pembanding memiliki net income
       yang lebih besar dibandingkan dengan CRI.




                                                                                                Halaman - 52
Page 61
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


       Figur 44. Rekap Growth in Earnings
                                                                   Growth in Earnings
                  Company Name                                                                                        Average
                                                                                                           LTM2
                                              2021          2022           2023              2024
                                                                                                           2025
        Keisei Electric Railway Co., Ltd.   -200,68%        -88,75%     -765,23%         204,41%           -18,90%    -212,56%

        Odakyu Electric Railway Co., Ltd.   -309,77%       -127,59%      197,92%             90,63%        -49,16%     -37,20%

        East Japan Railway Company          -409,30%        -84,91%     -192,73%             87,13%        18,54%     -149,95%

        West Japan Railway Company          -362,67%        -55,94%     -173,88%              6,01%        25,68%     -146,62%

        Central Japan Railway Company       -151,89%        -76,81%     -490,16%             66,89%        27,81%     -162,99%
        Guangshen Railway Company
                                              83,17%       103,70%      -151,69%              2,48%        20,18%       9,41%
        Limited
        China Railway Group Limited           17,36%        14,20%            4,96%          -16,37%        -7,02%      5,04%
        China Railway Construction
                                              19,68%          7,93%        -0,85%            -14,29%        -7,66%      3,12%
        Corporation Limited
        PT Celebes Railway Indonesia         -57,26%       -718,44%      349,73%              5,58%        -63,91%    -105,10%
       Sumber: S&P Capital IQ, diolah oleh TOPAZ

       Berdasarkan figur di atas, diketahui empat perusahaan pembanding memiliki growth in
       earnings yang lebih besar dibandingkan dengan CRI.

       Figur 45. Rekap Capital Structure
                                                                   Capital Structure
                 Company Name                                                                                          Average
                                                                                                              Q2
                                            2020       2021         2022          2023          2024
                                                                                                             2025
        Keisei Electric Railway Co., Ltd.    40,68      45,27         46,70       46,68          43,74        41,82        44,61

        Odakyu Electric Railway Co., Ltd.    62,30      66,68         66,45       62,55          55,71        56,49        62,74

        East Japan Railway Company           47,19      58,55         62,64       64,10          62,46        62,49        58,99

        West Japan Railway Company           45,01      60,72         60,41       57,91          54,65        53,65        55,74

        Central Japan Railway Company        52,89      54,60         55,19       53,93          50,82        49,66        53,49
        Guangshen Railway Company
                                              4,66         4,84       10,25           9,86          7,50       5,43         7,42
        Limited
        China Railway Group Limited          42,82      44,83         47,62       47,80          49,77        51,90        46,57
        China Railway Construction
                                             41,60      40,51         39,76       44,10          53,81        58,57        43,96
        Corporation Limited
        PT Celebes Railway Indonesia         21,82     155,75       223,71       178,89         122,68       104,67     140,57
       Sumber: S&P Capital IQ, diolah oleh TOPAZ

       Berdasarkan figur di atas, diketahui tujuh perusahaan pembanding memiliki capital
       structure atau komposisi hutang terhadap ekuitas yang lebih kecil dibandingkan dengan
       CRI.




                                                                                                            Halaman - 53
Page 62
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


       Pembanding yang terpilih merupakan pembanding yang sama yang digunakan untuk
       menentukan Beta perusahaan pembanding dalam menghitung tingkat diskonto CRI.
       Sumber data dimana data-data finansial dan terkait dengan multiple pembanding
       tersebut kami peroleh dari S&P Capital IQ, Penilai meyakini kehandalan data yang
       disediakan dari sumber data yang reliable seperti S&P Capital IQ. Yang selanjutnya
       pengkalian dari multiple tersebut dilakukan dengan menggunakan data perusahaan objek
       penilaian ini didasarkan pada data dari laporan keuangan CRI. Setelah diperoleh
       perusahaan pembanding, nilai pasar ekuitas perusahaan yang dinilai diperoleh dengan
       cara mengalikan market multiple dari perusahaan pembanding dengan faktor
       fundamental dari perusahaan yang dinilai.

       Variable Market Multiple

       Berikut adalah data dari perusahaan pembanding yang digunakan dalam penilaian CRI:

       Figur 46. Variable Market Multiple
                      Nama Perusahaan Pembanding             PBV          PER             P/S
        Keisei Electric Railway Co., Ltd.                       1,43            9,53            2,11
        Odakyu Electric Railway Co., Ltd.                       1,31        14,86               1,48
        East Japan Railway Company                              1,32        15,92               1,26
        West Japan Railway Company                              1,33        12,39               0,92
        Central Japan Railway Company                           0,76            6,76            1,77
        Guangshen Railway Company Limited                       0,68        15,18               0,68
        China Railway Group Limited                             0,25            4,66            0,12
        China Railway Construction Corporation Limited          0,24            4,21            0,10
        Average                                                 0,91        10,44               1,05
        Median                                                  1,03        10,96               1,09
        Multiple yang digunakan                                 1,03        10,96               1,09
        Nilai Buku CRI                                       480.023       61.849         188.059
        Nilai Multipikasi                                    496.462      677.828         205.372
        Bobot                                                20,00%       70,00%           10,00%
        Nilai Setelah Bobot                                   99.292      474.480          20.537
        Weighted Value                                                                    594.309
       Sumber: S&P Capital IQ, diolah oleh TOPAZ

       Harga pasar yang digunakan dalam pendekatan pasar dihasilkan dalam transaksi yang
       bersifat wajar dikarenakan transaksi dilakukan di bursa yang ditransaksikan secara bebas
       dan tanpa ikatan dengan informasi yang terbuka. Median PBV, PER dan PS dari market
       kemudian dikalikan dengan pendapatan, ekuitas dan laba bersih CRI untuk periode yang
       berakhir pada 30 Juni 2025 sehingga dihasilkan nilai ekuitas sebelum CP dan DLOM. Dalam
       melakukan penilaian CRI, kami memberikan bobot pada sebesar 20,00% pada multiple
       PBV, 70,00% pada multiple PER dan 10,00% pada multiple PS.




                                                                                       Halaman - 54
Page 63
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


       Control Premium (“CP”) atau Discount for Lack of Control (“DLOC”)

       Dalam penilaian ekuitas CRI, sesuai dengan tujuan penilaian yang dilakukan yaitu atas
       47,81% ekuitas CRI. Maka, atas nilai yang dihasilkan kami mengaplikasikan penyesuaian
       terhadap tingkat pengendalian berupa DLOC sebesar 30%.

       Discount for Lack of Marketability (“DLOM”)

       DLOM merupakan potongan yang diaplikasikan kepada suatu nilai ekuitas (Business
       Ownership Interest) karena keterbatasan yang melekat pada ekuitas tersebut, yang
       mencerminkan pengurangan terhadap nilai dari penyertaan sebagai pengaruh dari tidak
       likuidnya objek penilaian untuk diperdagangkan.

       Sesuai dengan tujuan penilaian, maka dalam analisis penilaian atas nilai pasar ekuitas CRI,
       kami mengaplikasikan diskon likuiditas pasar (DLOM) sebesar 30,00% yang menurut kami
       adalah suatu tingkat yang wajar.

       Nilai Pasar Ekuitas CRI dengan Pendekatan Pasar Metode GPTC

       Berdasarkan analisis yang dilakukan dengan metode GPTC, berikut adalah Nilai Pasar
       47,81% Ekuitas CRI:

       Figur 47. Nilai Pasar 47,81% Ekuitas CRI dengan Metode GPTC
                                                                               Nilai
                                   Keterangan
                                                                       (Dalam Jutaan Rupiah)
        Nilai 100% Ekuitas CRI                                                           594.309
        Nilai 47,81% Ekuitas CRI                                                         284.164
        CP (30%)                                                                          85.249
        Nilai Setelah DLOC                                                               369.413
        DLOM (30%)                                                                      (110.824)
        Nilai Pasar 47,81% CRI                                                           258.589


       Nilai Pasar 47,81% ekuitas CRI per 30 Juni 2025 dengan metode GPTC adalah sebesar
       Rp258.588.889.429 (Dua Ratus Lima Puluh Delapan Miliar Lima Ratus Delapan Puluh
       Delapan Juta Delapan Ratus Delapan Puluh Sembilan Ribu Empat Ratus Dua Puluh
       Sembilan Rupiah).


6.3   REKONSILIASI

       Untuk mendapatkan nilai yang mewakili kedua nilai tersebut, dilakukan rekonsiliasi
       dengan terlebih dahulu dilakukan pembobotan terhadap kedua metode dengan
       memberikan bobot untuk pendekatan pendapatan metode DCF sebesar 90% dan
       pendekatan pasar metode GPTC sebesar 10%. Pembobotan berdasarkan tingkat
       kepercayaan kami atas data yang dijadikan sebagai masukan pada masing-masing metode
       penilaian dalam menghasilkan kesimpulan nilai. Dimana kami menilai pendekatan
       pendekatan lebih menghasilkan hasil yang fundamental berdasarkan proyeksi bisnis CRI
       sedangkan untuk pendekatan pasar kami menilai terdapat kriteria yang tidak dapat
       dipenuhi. Rekonsiliasi nilai pasar ekuitas CRI dari kedua metode di atas sebagai berikut:

                                                                                       Halaman - 55
Page 64
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


       Figur 48. Rekonsiliasi Nilai Pasar 47,81% Ekuitas CRI
                                     Nilai                             Nilai Setelah Bobot
           Metode                                          Bobot
                             (Dalam Jutaan Rupiah)                   (Dalam Jutaan Rupiah)
             DCF                               276.230         90%                       248.607
             GPTC                                258.589       10%                       25.859
                                  Rekonsiliasi                                          274.465


       Bobot untuk pendekatan pendapatan adalah 90% dan bobot untuk pendekatan pasar
       adalah 10%, hal ini berdasarkan pertimbangan tingkat keyakinan penilai berdasarkan
       data-data yang diperoleh, dimana pembanding pasar saat ini tidak sepenuhnya memiliki
       persamaan kesebandingan dengan CRI. Berdasarkan hasil rekonsiliasi kedua metode di
       atas, maka kami berpendapat bahwa Nilai Pasar 47,81% CRI per 30 Juni 2025 adalah
       sebesar Rp274.465.457.226 (Dua Ratus Tujuh Puluh Empat Miliar Empat Ratus Enam
       Puluh Lima Juta Empat Ratus Lima Puluh Tujuh Ribu Dua Ratus Dua Puluh Enam Rupiah),
       dengan PBV sebesar 1,20 (Satu Koma Dua Puluh).




                                                                                     Halaman - 56
Page 65
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Penilaian Ekuitas - PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”)


7.   KUALIFIKASI PENILAI USAHA

     Penilai Usaha yang menandatangani laporan penilaian usaha ini merupakan Penilai Usaha
     bersertifikat dengan perijinan sebagai berikut :

     No. Ijin Penilai     : B-1.17.00481
     No. STTD             : STTD.PB-04/PJ-1/PM.223/2023
     No. MAPPI            : 12-S-03723
     Klasifikasi Izin     : Penilai Bisnis (B)




                                                                               Halaman - 57
Page 66
LAMPIRAN KEUANGAN
Page 67
Valuasi 47,8% Ekuitas PT Celebes Railway Indonesia ("CRI")
Rekonsiliasi
per 30 Juni 2025
dalam Jutaan Rupiah




 Pendekatan Metode     Nilai         Bobot Nilai Setelah Bobot
Pendapatan DCF         276.230          90%            248.607
Pasar       GPTC       258.589          10%             25.859
                 Total                                 274.465

                                    PBV                      1,20
Page 68
Valuasi 47,8% Ekuitas PT Celebes Railway Indonesia ("CRI")
Pendekatan Pendapatan Metode Discounted Cash Flow ( "DCF")
per 30 Juni 2025
dalam Jutaan Rupiah

                                             0,5        1,5        2,5        3,5        4,5        5,5        6,5        7,5        8,5        9,5       10,5       11,5       12,5       13,5
                                          2025         2026       2027       2028       2029       2030       2031       2032       2033       2034       2035       2036       2037       2038
Laba Bersih                             43.711      77.286     80.953     84.535     88.025     91.420    102.165     99.873     97.471     94.952     92.312     89.544     86.641     83.597
Amortisasi dan Depresiasi               27.923      55.845     55.845     55.845     55.845     55.845     55.850     55.850     55.850     55.850     55.850     55.850     55.850     55.850
Beban Bunga (1- Tax)                    14.731      25.350     19.869     14.388      8.907      3.426         -          -          -          -          -          -          -          -
Perubahan Modal Kerja                   57.340       8.126      1.019      1.068      1.119      1.173     (1.733)     1.288      1.350      1.415      1.484      1.556      1.631     24.283
Capex                                        -            -          -          -          -      (840)          -          -          -          -          -          -          -          -
FCFF                                   143.704     166.608    157.687    155.836    153.896    151.023    156.282    157.012    154.671    152.218    149.646    146.950    144.123    163.730
df                                        0,95        0,87       0,79       0,72       0,66       0,60       0,54       0,50       0,45       0,41       0,37       0,34       0,31       0,28
PV FCFF                                137.143     144.814    124.831    112.358    101.058     90.323     85.128     77.895     69.887     62.641     56.088     50.163     44.808     46.362

Sum PV FCFF                           1.203.499
Kas dan setara Kas                      111.038
Utang                                  (489.229)
Total Ekuitas                           825.308
Nilai 47,8% Ekuitas CRI                 394.614     47,81%
DLOC                                        -            0%
Nilai setelah DLOC                      394.614
DLOM                                   (118.384)        30%
Nilai Pasar 47,8% CRI                   276.230 Porsi PP
PBV                                        1,20
Page 69
Valuasi 47,8% Ekuitas PT Celebes Railway Indonesia ("CRI")
Pendekatan Pendapatan Metode Discounted Cash Flow ( "DCF")
per 30 Juni 2025
Asumsi Proyeksi Keuangan
                                                      2025   2026            2027         2028         2029         2030         2031         2032         2033         2034         2035         2036         2037         2038
Bulan                                                    6      12              12           12           12           12           12           12           12           12           12           12           12           12
Pendapatan (dalam Miliar Rupiah)                   246,02  246,02          246,02       246,02       246,02       246,02       258,63       258,63       258,63       258,63       258,63       258,63       258,63       258,63

Beban Langsung
Biaya Tenaga Kerja
 Jumlah Tenaga Kerja                                  115          115          115          115          115          115          115          115          115          115          115          115          115          115
 Penambahan Tenaga Kerja                                0            0            0            0            0            0            0            0            0            0            0            0            0            0
 Gaji rata- rata Tenaga Kerja (dalam Rupiah)   4.240.000    4.494.400    4.764.064    5.049.908    5.352.902    5.674.076    6.014.521    6.375.392    6.757.916    7.163.391    7.593.194    8.048.786    8.531.713    9.043.616
 Kenaikan GajiI Tenaga Kerja                          6%           6%           6%           6%           6%           6%           6%           6%           6%           6%           6%           6%           6%           6%
% Biaya Perawatan terhadap Pendapatan               2,6%         2,6%         2,6%         2,6%         2,6%         2,6%         2,6%         2,6%         2,6%         2,6%         2,6%         2,6%         2,6%         2,6%
% Biaya Lain- lain terhadap Pendapatan             0,65%        0,65%        0,65%        0,65%        0,65%        0,65%        0,65%        0,65%        0,65%        0,65%        0,65%        0,65%        0,65%        0,65%

Beban Bunga                                        7,90%        7,90%        7,90%        7,90%        7,90%        7,90%        7,90%        7,90%        7,90%        7,90%        7,90%        7,90%        7,90%        7,90%

Kenaikan Beban Administrasi dan Umum                  4%           4%           4%           4%           4%           4%           4%           4%           4%           4%           4%           4%           4%           4%

Periode depresaisi aset peralatan kantor               8            8            8            8            8            8            8            8            8            8            8            8            8            8

Biaya Tenaga Kerja tidak langsung
 Jumlah Tenaga Kerja                                    20         20         20         20         20         20         20         20         20         20         20         20         20         20
 Penambahan Tenaga Kerja                                 0          0          0          0          0          0          0          0          0          0          0          0          0          0
 Gaji rata- rata Tenaga Kerja (dalam Rupiah)   30.210.000 32.022.600 33.943.956 35.980.593 38.139.429 40.427.795 42.853.462 45.424.670 48.150.150 51.039.159 54.101.509 57.347.599 60.788.455 64.435.763
 Kenaikan GajiI Tenaga Kerja                           6%         6%         6%         6%         6%         6%         6%         6%         6%         6%         6%         6%         6%         6%

Tingkat Pajak                                       22%          22%          22%          22%          22%          22%          22%          22%          22%          22%          22%          22%          22%          22%

Modal Kerja
 Piutang Usaha                                         0            0            0            0            0            0            0            0            0            0            0            0            0            0
 Jaminan                                               1            1            1            1            1            1            1            1            1            1            1            1            1            1
 Pajak dibayar dimuka                                 90           90           90           90           90           90           90           90           90           90           90           90           90           90
 Utang pajak                                          30           30           30           30           30           30           30           30           30           30           30           30           30           30
 Biaya yang masih harus dibayar                      130          130          130          130          130          130          130          130          130          130          130          130          130          130
Page 70
Valuasi 47,8% Ekuitas PT Celebes Railway Indonesia ("CRI")
Pendekatan Pendapatan Metode Discounted Cash Flow ( "DCF")
per 30 Juni 2025
Proyeksi Laba (Rugi)
dalam Jutaan Rupiah
                                             2025     2026   2027    2028   2029     2030    2031   2032     2033    2034   2035     2036    2037   2038
Pendapatan                               123.012 246.023 246.023 246.023 246.023 246.023 258.625 258.625 258.625 258.625 258.625 258.625 258.625 258.625

Beban Langsung
 Biaya Tenaga Kerja                        3.413      6.719      7.122      7.550      8.003      8.483      8.992      9.531     10.103     10.709     11.352     12.033     12.755     13.520
 Biaya Pemeliharaan                        3.198      6.397      6.397      6.397      6.397      6.397      6.724      6.724      6.724      6.724      6.724      6.724      6.724      6.724
 Biaya Lain- lain                            800      1.599      1.599      1.599      1.599      1.599      1.681      1.681      1.681      1.681      1.681      1.681      1.681      1.681
 Amortisasi Aset Konstruksi               27.874     55.747     55.747     55.747     55.747     55.747     55.747     55.747     55.747     55.747     55.747     55.747     55.747     55.747
Total Beban Langsung                      35.285     70.462     70.865     71.293     71.746     72.226     73.144     73.684     74.256     74.862     75.504     76.186     76.908     77.673

Laba (Rugi) Kotor                         87.727    175.561    175.158    174.730    174.277    173.797    185.481    184.941    184.369    183.763    183.121    182.439    181.717    180.952
GPM                                       71,32%     71,36%     71,20%     71,02%     70,84%     70,64%     71,72%     71,51%     71,29%     71,05%     70,81%     70,54%     70,26%     69,97%


Beban Usaha
 Beban Keuangan                           18.885     32.500     25.473     18.446     11.419      4.392        -          -          -          -          -          -          -          -
 Beban administrasi dan Umum               8.524     35.552     36.975     38.454     39.992     41.591     43.255     44.985     46.785     48.656     50.602     52.626     54.731     56.921
 Beban Depresiasi                              49         98         98         98         98         98        103        103        103        103        103        103        103        103
 Biaya gaji tenaga kerja tidak langsung    4.229      8.326      8.825      9.355      9.916     10.511     11.142     11.810     12.519     13.270     14.066     14.910     15.805     16.753
Total Beban Usaha                         31.687     76.477     71.371     66.353     61.425     56.592     54.500     56.899     59.407     62.029     64.772     67.640     70.639     73.777

Laba (Rugi) Usaha                         56.039     99.084    103.786    108.378    112.852    117.205    130.981    128.043    124.963    121.734    118.349    114.800    111.078    107.175
OPM                                       45,56%     40,27%     42,19%     44,05%     45,87%     47,64%     50,65%     49,51%     48,32%     47,07%     45,76%     44,39%     42,95%     41,44%


Beban Pajak                               12.329     21.798     22.833     23.843     24.828     25.785     28.816     28.169     27.492     26.781     26.037     25.256     24.437     23.579

Laba (Rugi) Bersih                        43.711     77.286     80.953     84.535     88.025     91.420    102.165     99.873     97.471     94.952     92.312     89.544     86.641     83.597
NPM                                       35,53%     31,41%     32,90%     34,36%     35,78%     37,16%     39,50%     38,62%     37,69%     36,71%     35,69%     34,62%     33,50%     32,32%
Page 71
Valuasi 47,8% Ekuitas PT Celebes Railway Indonesia ("CRI")
Pendekatan Pendapatan Metode Discounted Cash Flow ( "DCF")
per 30 Juni 2025
Proyeksi Posisi Keuangan
dalam Jutaan Rupiah
                                                     30 Juni 2025    2025    2026   2027     2028    2029   2030                       2031        2032        2033        2034        2035        2036        2037        2038
Aset Lancar
Kas dan setara kas                                        15.816 100.314 152.620 201.487 253.984 310.023 368.669                   524.951     681.963     836.634      988.852   1.138.498   1.285.448   1.429.571   1.593.301
Bank yang dibatasi penggunaanya                           95.222  95.222  95.222  95.222  95.222  95.222  95.222                    95.222      95.222      95.222       95.222      95.222      95.222      95.222      95.222
Piutang Usaha                                             54.945      -       -      -        -       -      -                         -           -           -            -           -           -           -           -
Aset lancar lainnya                                           696    676     674     674     674     674     674                       709         709         709          709         709         709         709         -
Pajak dibayar dimuka                                      58.346  60.830  60.663  60.663  60.663  60.663  60.663                    63.771      63.771      63.771       63.771      63.771      63.771      63.771         -
Jumlah Aset Lancar                                       225.025 257.041 309.180 358.047 410.544 466.582 525.229                   684.652     841.664     996.335    1.148.553   1.298.200   1.445.150   1.589.272   1.688.523

Aset Tidak Lancar
Aset tetap                                             2.400      2.351      2.253      2.155      2.057      1.959      2.701        2.598       2.495       2.392       2.289       2.186       2.083       1.980       1.877
Aset kontrak konstruksi                              752.589    724.716    668.968    613.221    557.474    501.726    445.979      390.231     334.484     278.737     222.989     167.242     111.495      55.747           -
Aset lainnya                                           2.435      2.435      2.435      2.435      2.435      2.435      2.435        2.435       2.435       2.435       2.435       2.435       2.435       2.435       2.435
Jumlah Aset Tidak Lancar                             757.424    729.502    673.656    617.811    561.966    506.120    451.115      395.265     339.414     283.564     227.713     171.863     116.013      60.162       4.312
JUMLAH ASET                                          982.449    986.543    982.836    975.858    972.509    972.702    976.343    1.079.917   1.181.078   1.279.899   1.376.267   1.470.063   1.561.162   1.649.435   1.692.836

LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang pajak                                              577     3.324       4.816      5.007      5.207      5.417      5.637       5.901       6.142       6.396       6.661       6.939       7.231       7.537         -
Biaya yang masih harus dibayar                        12.291    14.403      20.869     21.697     22.564     23.473     24.426      25.570      26.617      27.714      28.864      30.069      31.334      32.659         -
Utang bank dan lembaga keuangan yang jatuh tempo dalam91.571
                                                       satu tahun -            -          -          -          -          -           -           -           -           -           -           -           -           -
Jumlah Liabilitas Lancar                             104.440    17.727      25.685     26.704     27.772     28.890     30.063      31.471      32.759      34.109      35.525      37.009      38.564      40.196             -

Liabilitas Jangka Panjang
Imbalan Paska Kerja                                      329        329        329        329        329        329        329         329         329         329         329         329         329         329         329
Utang bank dan lembaga keuangan                      397.658    444.754    355.803    266.852    177.902     88.951         (0)
Jumlah Liabilitas Tidak Lancar                       397.987    445.083    356.132    267.181    178.230     89.280        329         329         329         329         329         329         329         329         329
JUMLAH LIABILITAS                                    502.426    462.809    381.817    293.885    206.002    118.170     30.392      31.800      33.088      34.438      35.854      37.337      38.893      40.525         329

EKUITAS
Modal saham                                          297.360    297.360    297.360    297.360    297.360    297.360    297.360   297.360   297.360   297.360   297.360   297.360   297.360   297.360   297.360
Penghasilan komprehensif lain                           (471)      (471)      (471)      (471)      (471)      (471)      (471)     (471)     (471)     (471)     (471)     (471)     (471)     (471)     (471)
Saldo laba (defisit)                                 183.134    226.844    304.130    385.083    469.618    557.643    649.062   751.227   851.101   948.571 1.043.524 1.135.836 1.225.380 1.312.021 1.395.617
JUMLAH EKUITAS                                       480.023    523.734    601.019    681.973    766.507    854.532    945.952 1.048.117 1.147.990 1.245.461 1.340.413 1.432.725 1.522.269 1.608.910 1.692.507
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                        982.449    986.543    982.836    975.858    972.509    972.702    976.343 1.079.917 1.181.078 1.279.899 1.376.267 1.470.063 1.561.162 1.649.435 1.692.836
Page 72
Valuasi 47,8% Ekuitas PT Celebes Railway Indonesia ("CRI")
Pendekatan Pendapatan Metode Discounted Cash Flow ( "DCF")
per 30 Juni 2025
Proyeksi Arus Kas
dalam Jutaan Rupiah
                                                 2025       2026   2027    2028   2029    2030    2031     2032    2033    2034                     2035        2036        2037        2038
Arus kas dari Aktivitas Operasi
Laba Bersih                                   43.711    77.286   80.953 84.535  88.025 91.420 102.165   99.873  97.471  94.952                   92.312      89.544      86.641      83.597
Amortisasi dan Depresiasi                     27.923    55.845   55.845 55.845  55.845 55.845  55.850   55.850  55.850  55.850                   55.850      55.850      55.850      55.850
Perubahan Modal Kerja
 Piutang Usaha                                54.945           -      -       -      -       -       -        -       -       -                       -           -           -           -
 Jaminan                                          20          2       -       -      -       -     (35)       -       -       -                       -           -           -         709
 Pajak dibayar dimuka                         (2.484)       167       -       -      -       - (3.107)        -       -       -                       -           -           -      63.771
 Utang pajak                                   2.747      1.492     191    200     210    220     264      241     253     265                      278         292         306      (7.537)
 Biaya yang masih harus dibayar                2.112      6.466     828    868     909    953   1.144    1.046   1.097   1.150                    1.206       1.264       1.326     (32.659)
Total Arus kas dari Aktivitas Operasi        128.973 141.257 137.818 141.448 144.989 148.438 156.282 157.012 154.671 152.218                    149.646     146.950     144.123     163.730

Arus kas untuk aktivitas investasi              -         -         -         -         -      (840)         -         -         -         -           -           -           -           -

Arus kas untuk aktivitas pendanaan        (44.475) (88.951) (88.951) (88.951) (88.951) (88.951)             0          -         -         -           -           -           -           -

Kenaikan (Penurunan) Kas dan Setara Kas    84.498    52.307    48.867    52.497    56.038    58.647    156.282   157.012   154.671   152.218    149.646     146.950     144.123     163.730

Kas awal periode                           15.816   100.314   152.620   201.487   253.984   310.023    368.669   524.951   681.963   836.634    988.852    1.138.498   1.285.448   1.429.571

Kas akhir periode                         100.314   152.620   201.487   253.984   310.023   368.669    524.951   681.963   836.634   988.852   1.138.498   1.285.448   1.429.571   1.593.301
Page 73
Valuasi 47,8% Ekuitas PT Celebes Railway Indonesia ("CRI")
Pendekatan Pasar Metode Guideline Publicly Traded Company ("GPTC")
per 30 Juni 2025
dalam Jutaan Rupiah



  Company Thicker                            Company Name               PBV         PER      P/S
       TSE:9009       Keisei Electric Railway Co., Ltd.                    1,43       9,53     2,11
       TSE:9007       Odakyu Electric Railway Co., Ltd.                    1,31      14,86     1,48
       TSE:9020       East Japan Railway Company                           1,32      15,92     1,26
       TSE:9021       West Japan Railway Company                           1,33      12,39     0,92
       TSE:9022       Central Japan Railway Company                        0,76       6,76     1,77
      SEHK:525        Guangshen Railway Company Limited                    0,68      15,18     0,68
     SHSE:601390      China Railway Group Limited                          0,25       4,66     0,12
     SHSE:601186      China Railway Construction Corporation Limited       0,24       4,21     0,10

                      Average                                             0,91       10,44      1,05
                      Median                                              1,03       10,96      1,09
                      Multiple yang digunakan                             1,03       10,96      1,09
                      Nilai Buku                                       480.023      61.849   188.059
                      Nilai Multiplikasi                               496.462     677.828   205.372
                      Bobot                                             20,00%      70,00%    10,00%
                      Nilai Setelah Bobot                               99.292     474.480    20.537

                      Total Nilai 100% Ekuitas CRI                      594.309
                      Total Nilai 47,8% Ekuitas CRI                     284.164    47,81%
                      CP                                                 85.249     30%
                      Nilai setelah CP                                  369.413
                      DLOM                                             (110.824)    30%
                      Nilai Pasar 47,8% Ekuitas CRI                     258.589

                      PBV                                               1,13
Page 74
in Billion
                                                                                             Total Assets                                                                                                      Revenue                                                                                        Growth in Sales
       Ticker                    Company Name                                                                                                          Average                                                                                                       Average                                                                            Average
                                                           2020          2021             2022         2023                 2024       Q2 2025                           2020            2021           2022             2023           2024          Q2 2025                          2021            2022       2023           2024       Q2 2025

TSE:9009        Keisei Electric Railway Co., Ltd.          136.267        118.598         106.410          108.655          111.539      108.655           116.294         35.821         28.534             27.367        28.113          31.495         34.726        30.266         -20,34%          -4,09%         2,73%      12,03%       10,26%      -2,42%

TSE:9007        Odakyu Electric Railway Co., Ltd.          199.847        174.731         151.898          144.035          136.417      137.140           161.386         69.627         53.011             45.845        44.025          43.533         44.315        51.208         -23,86%         -13,52%        -3,97%      -1,12%        1,80%     -10,62%

TSE:9020        East Japan Railway Company                1.284.423     1.174.060        1.074.494    1.052.365        1.024.146       1.038.109        1.121.898         384.112        242.352         252.891         268.001          289.995        314.156       287.470         -36,91%           4,35%         5,97%       8,21%        8,33%      -4,59%

TSE:9021        West Japan Railway Company                 492.771        458.153         437.580          420.355          395.963      380.513           440.964        196.603        123.357         131.764         155.476          173.673        186.607       156.175         -37,26%           6,82%        18,00%      11,70%        7,45%      -0,19%

TSE:9022        Central Japan Railway Company             1.444.815     1.264.118        1.116.935    1.070.652        1.042.008       1.056.453        1.187.706         240.461        113.104         119.501         156.006          181.681        201.970       162.150         -52,96%           5,66%        30,55%      16,46%       11,17%      -0,08%

SEHK:525        Guangshen Railway Company Limited           78.467            83.885       83.398           80.940           80.648          83.272         81.468         34.556         44.825             44.027        56.389          59.673         62.782        47.894          29,72%          -1,78%        28,08%       5,82%        5,21%      15,46%

SHSE:601390     China Railway Group Limited               2.560.319     3.053.948        3.632.294    3.976.784        4.976.469       5.385.435        3.639.963       2.060.216      2.380.930       2.548.351      2.719.860        2.555.904      2.517.809      2.453.052          15,57%           7,03%         6,73%      -6,03%       -1,49%       5,83%
                China Railway Construction Corporation
SHSE:601186                                               2.651.352     3.034.311        3.431.081    3.615.025        4.108.457       4.546.989        3.368.045       1.924.051      2.262.775       2.420.210      2.449.739        2.350.738      2.321.307      2.281.502          17,60%           6,96%         1,22%      -4,04%       -1,25%       5,44%
                Limited
CRI             PT Celebes Railway Indonesia                      91            717           966            1.057            1.000            982             766              -             457              447           218             211             94           267            0,00%          -2,24%       -51,22%      -3,14%      -55,48%     -14,15%




in Billion
                                                                                       Net Profit Margin                                                                                          Current Ratio                                                                                         Debt to Equity Ratio
      Ticker                    Company Name                                                                                                     Average                                                                                                   Average                                                                                      Average
                                                         2020          2021            2022         2023             2024          Q2 2025                       2020           2021            2022         2023               2024        Q2 2025                       2020           2021            2022         2023        2024      Q2 2025

TSE:9009        Keisei Electric Railway Co., Ltd.         11,54%       -14,58%          -1,71%       11,08%           30,11%          22,15%          7,29%          42,00%         54,00%          49,00%        49,00%         64,00%        55,00%         51,60%       68,57%             82,71%      87,60%        87,56%     77,73%      71,88%      80,84%

TSE:9007        Odakyu Electric Railway Co., Ltd.          3,79%       -10,43%           3,33%       10,33%           19,91%           9,94%          5,38%          35,00%         43,00%          37,00%        45,00%         44,00%        53,00%         40,80%      165,25%         200,12%        198,04%       167,00%    125,78%     129,83%     171,24%

TSE:9020        East Japan Railway Company                 6,74%       -33,02%          -4,78%        4,18%            7,23%           7,91%          -3,93%         55,00%         44,00%          54,00%        69,00%         74,00%        84,00%         59,20%       89,37%         141,26%        167,69%       178,56%    166,37%     166,58%     148,65%

TSE:9021        West Japan Railway Company                 6,22%       -26,04%         -10,74%        6,73%            6,38%           7,47%          -3,49%         62,00%         90,00%      125,00%          109,00%         99,00%        87,00%         97,00%       81,84%         154,58%        152,60%       137,59%    120,52%     115,73%     129,43%

TSE:9022        Central Japan Railway Company             21,92%       -24,18%          -5,31%       15,86%           22,73%          26,13%          6,20%          541,00%        367,00%     364,00%          372,00%        350,00%        349,00%       398,80%      112,26%         120,28%        123,18%       117,08%    103,35%      98,64%     115,23%

SEHK:525        Guangshen Railway Company Limited         -3,41%        -4,82%         -10,00%        4,03%            3,91%           4,46%          -2,06%         88,00%         84,00%          78,00%       110,00%        140,00%        153,00%       100,00%           4,89%          5,09%       11,42%        10,94%      8,11%       5,74%       8,09%

SHSE:601390     China Railway Group Limited                2,80%         2,84%           3,03%        2,98%            2,65%           2,50%          2,86%          105,00%        102,00%     103,00%          100,00%         99,00%        96,00%        101,80%       74,90%             81,25%      90,90%        91,57%     99,09%     107,90%      87,54%
                China Railway Construction Corporation
SHSE:601186                                                2,82%         2,87%           2,90%        2,84%            2,54%           2,37%          2,80%          112,00%        109,00%     108,00%          107,00%        103,00%        104,00%       107,80%       71,24%             68,09%      65,99%        78,89%    116,50%     141,36%      80,14%
                Limited
CRI             PT Celebes Railway Indonesia               0,00%        -0,64%           4,04%       37,22%           40,57%          32,89%          16,24%         567,25%        92,83%      184,97%          193,63%        238,94%        247,57%       255,52%       21,82%         155,75%        223,71%       178,89%    122,68%     104,67%     140,57%
Page 75
in Billion
                                                                                          Debt to Assets Ratio                                                                                             Return on Assets                                                                                        Return on Equity
      Ticker                    Company Name                                                                                                            Average                                                                                                    Average                                                                                              Average
                                                         2020             2021             2022         2023              2024          Q2 2025                           2020            2021            2022         2023             2024        Q2 2025                        2020           2021            2022         2023            2024         Q2 2025

TSE:9009        Keisei Electric Railway Co., Ltd.         32,45%           36,37%           37,72%         37,26%          34,27%            33,98%           35,62%           3,03%         -3,51%        -0,44%           2,87%         8,50%          7,08%          2,09%           6,41%          -7,98%       -1,02%            6,74%     19,29%         14,98%       4,69%

TSE:9007        Odakyu Electric Railway Co., Ltd.         48,54%           53,15%           53,82%         50,69%          44,46%            47,43%           50,13%           1,32%         -3,17%            1,00%        3,16%         6,35%          3,21%          1,73%           4,49%      -11,92%           3,70%       10,40%         17,97%          8,80%       4,93%

TSE:9020        East Japan Railway Company                33,22%           40,52%           44,60%         47,69%          46,64%            48,01%           42,53%           2,01%         -6,82%        -1,12%           1,06%         2,05%          2,39%        -0,56%            5,42%      -23,77%          -4,23%            3,99%      7,30%          8,30%      -2,26%

TSE:9021        West Japan Railway Company                30,56%           42,47%           44,27%         42,15%          39,08%            39,42%           39,71%           2,48%         -7,01%        -3,23%           2,49%         2,80%          3,66%        -0,50%            6,65%      -25,52%         -11,15%            8,12%      8,64%         10,75%      -2,65%

TSE:9022        Central Japan Railway Company             45,26%           46,19%           47,04%         46,85%          43,91%            43,73%           45,85%           3,65%         -2,16%        -0,57%           2,31%         3,96%          5,00%          1,44%           9,05%          -5,63%       -1,49%            5,78%      9,33%         11,27%       3,41%

SEHK:525        Guangshen Railway Company Limited          3,75%            3,70%            7,79%         7,74%            6,00%            4,34%            5,80%            -1,50%        -2,58%        -5,28%           2,81%         2,89%          3,37%        -0,73%           -1,96%          -3,54%       -7,74%            3,97%      3,91%          4,45%      -1,07%

SHSE:601390     China Railway Group Limited               19,55%           21,38%           23,83%         23,02%          22,40%            23,65%           22,04%           2,25%         2,21%             2,13%        2,04%         1,36%          1,17%          2,00%           8,62%           8,41%        8,10%            8,10%      6,02%          5,34%       7,85%
                China Railway Construction Corporation
SHSE:601186                                               17,98%           17,44%           16,71%         19,79%          26,43%            30,33%           19,67%           2,05%         2,14%             2,05%        1,93%         1,45%          1,21%          1,92%           8,12%           8,37%        8,08%            7,68%      6,40%          5,65%       7,73%
                Limited
CRI             PT Celebes Railway Indonesia              17,91%           60,90%           69,11%         64,14%          55,09%            51,14%           53,43%           -7,48%        -0,41%            1,87%        7,67%         8,57%          3,15%          2,04%          -9,11%          -1,04%        6,05%       21,40%         19,08%          6,44%       7,27%




in Billion
                                                                                                  Net Income                                                                                              Growth in Earnings                                                                                     Capital Structure
       Ticker                    Company Name                                                                                                                   Average                                                                                       Average                                                                                                   Average
                                                           2020              2021              2022        2023                  2024          Q2 2025                             2021          2022          2023          2024              Q2 2025                          2020            2021            2022           2023           2024          Q2 2025

TSE:9009        Keisei Electric Railway Co., Ltd.                4.133            (4.161)          (468)          3.116            9.484              7.692            2.421      -200,68%        -88,75%         -765,23%          204,41%       -18,90%        -212,56%          40,68           45,27           46,70         46,68           43,74          41,82       44,61

TSE:9007        Odakyu Electric Railway Co., Ltd.                2.637            (5.531)         1.526           4.547            8.668              4.406            2.369      -309,77%       -127,59%          197,92%          90,63%        -49,16%         -37,20%          62,30           66,68           66,45         62,55           55,71          56,49       62,74

TSE:9020        East Japan Railway Company                      25.874           (80.029)       (12.079)         11.202           20.962          24.848           (6.814)        -409,30%        -84,91%         -192,73%          87,13%        18,54%         -149,95%          47,19           58,55           62,64         64,10           62,46          62,49       58,99

TSE:9021        West Japan Railway Company                      12.231           (32.127)       (14.155)         10.458           11.087          13.934           (2.501)        -362,67%        -55,94%         -173,88%           6,01%        25,68%         -146,62%          45,01           60,72           60,41         57,91           54,65          53,65       55,74

TSE:9022        Central Japan Railway Company                   52.705           (27.347)        (6.342)         24.744           41.295          52.779           17.011         -151,89%        -76,81%         -490,16%          66,89%        27,81%         -162,99%          52,89           54,60           55,19         53,93           50,82          49,66       53,49

SEHK:525        Guangshen Railway Company Limited               (1.180)           (2.161)        (4.401)          2.275            2.332              2.802            (627)        83,17%        103,70%         -151,69%           2,48%        20,18%           9,41%               4,66            4,84        10,25              9,86           7,50        5,43        7,42

SHSE:601390     China Railway Group Limited                     57.594           67.593         77.193           81.019           67.753          62.999           70.230           17,36%            14,20%           4,96%        -16,37%        -7,02%          5,04%           42,82           44,83           47,62         47,80           49,77          51,90       46,57
                China Railway Construction Corporation
SHSE:601186                                                     54.338           65.032         70.189           69.594           59.648          55.079           63.760           19,68%            7,93%            -0,85%       -14,29%        -7,66%          3,12%           41,60           40,51           39,76         44,10           53,81          58,57       43,96
                Limited
CRI             PT Celebes Railway Indonesia                        (7)               (3)            18             81                  86              31               35        -57,26%       -718,44%          349,73%           5,58%        -63,91%        -105,10%          21,82          155,75          223,71        178,89          122,68         104,67      140,57
Page 76
JENIS MODAL                                                           Biaya Modal                      Komposisi                   Tertimbang
COST OF DEBT (Kd = I X (1-T))                                             6,93%                         70,33%                         4,87%
COST OF EQUITY (Ke = Rf + (Rpm ) * Beta                                   16,60%                        29,67%                         4,92%
Weighted Average Cost of capital (WACC)                                                                                           9,80%




PERHITUNGAN COST OF EQUITY                                                           PERHITUNGAN COST OF DEBT
Risk Free Rate (Rf)                                                   6,98%          a         Bunga Bank                                           8,88%
Risk Premium M arket (Rpm )                                           7,03%          b         Pajak                                            22,00%
β (Beta)                                                                 0,92
Rbds                                                                  1,87%
Sr                                                                    5,00%
COST OF EQUITY                                                       16,60%          COST OF DEBT                                               6,93%




Unleverage Beta                           ==========>                  0,32                                                       BL
                                                                                               BU                  =
                                                                                                                       1 + (( 1 - t ) x (Kd/Ke ))




Leverage Beta Perusahaan Dinilai          ==========>                 0,92                     BL                  =   BU x (1+(1-T) x (Kd/Ke ))




Keterangan :
 Rf                           :           Tingkat Balikan Bebas Risiko
 Rpm                          :           Tingkat Balikan Yang Diharapkan Oleh Pasar Ekuitas
 β                            :           Ukuran Risiko Sistematis
 Rs                           :           Premi Untuk Risiko Spesifik Perusahaan
Page 77
Market Charts
Period: 1 Year                Metric: Rate/ Yield (%)
Frequency: Daily

                              Last                           Change   % Change   As Of
15y Indonesia Bond            6.42 %                         0.00     0.00       11/7/2025

Rate/ Yield (%) - 11/7/2024 to 11/7/2025 - Daily
Pricing Date                           15y Indonesia Bond
07/07/2025                                            6,88
04/07/2025                                            6,88
03/07/2025                                            6,91
02/07/2025                                            6,92
01/07/2025                                            6,95
30/06/2025                                            6,98
27/06/2025                                            6,98
26/06/2025                                            6,98
25/06/2025                                            6,98
24/06/2025                                            7,00
23/06/2025                                            7,00
20/06/2025                                            7,00
19/06/2025                                            6,99
18/06/2025                                            6,99
17/06/2025                                            6,98
16/06/2025                                            7,00
13/06/2025                                            6,96
12/06/2025                                            6,94
Page 78
Specific Risk

Source:        http://www.willamette.com/insights_journal/08/summer_2008_2.pdf

                                                                                                  Assessment:       CRI
                                          Description
                                                                                                    Yes/No      Specific Risk
 A Negative Risk Factors
 1 Operating history, volatility of revenues and earnings                                5,00%        No                  0%
 2 Lack of product diversification/ in end of Product or services staging                3,00%        No                  3%
 3 Computer systems obsolescence                                                         0,50%        No                  0%
 4 Key technology dependence                                                             1,00%        No                  0%
 5 Inability to affect competitive product pricing                                       0,50%        No                  0%
 6 Lack of customer diversification                                                      8,00%        No                  2%
 7 Lack of competitive marketing resources                                               0,50%        No                  0%
 8 Financing issues                                                                      2,00%        No                  0%
 9 Legal/ Permit/ Aggreement issues                                                      2,00%        No                  0%
10 Key supplier dependence                                                               5,00%        No                  0%
11 Distribution system obsolescence                                                      0,00%        No                  0%
12 Financial reporting and internal control systems obsolescence                         0,50%        No                  0%
 B Positive Risk Factors
 1 Long-term product sale contracts with well-established customers                       0,00%       No                  0%
 2 Ownership/license of proprietary patents, copyrights, trademarks, and trade secrets   -1,00%       No                  0%
    Total Specific Risk                                                                  27,00%                           5%
Page 79
                                                I.26 SUKU BUNGA PINJAMAN RUPIAH YANG DIBERIKAN                                                                                                                                                                 I.26 INTEREST RATE OF RUPIAH LOANS
                                                   MENURUT KELOMPOK BANK DAN JENIS PINJAMAN                                                                                                                                                                   BY GROUP OF BANKS AND TYPE OF LOANS
                                                                (Persen Per Tahun)                                                                                                                                                                                       (Percent Per Annum)

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    2025
         KE LO M P O K B A N K D A N J E N IS P IN J A M A N                                                                                                                                                                                                                                                                    G R O UP O F B A N KS A N D T Y P E O F LO A N S
                                                                                                             Jan                                  F eb                                  M ar                                         A pr                                    M ay                                     J un

     1   B a nk P e rs e ro                                                                                                                                                                                                                                                                                                     S t a t e B a nk s                                          1

    2       P injaman M o dal Kerja Yang Diberikan                                                           8,69                                  8,80                                     8,82                                      8,83                                    8,83                                     8,81       Wo rking Capital Lo ans                                  2

    3       P injaman Investasi Yang Diberikan                                                               9,22                                   9,11                                    9,09                                      9,02                                    9,02                                    8,96        Investment Lo ans                                        3

    4       P injaman Ko nsumsi Yang Diberikan                                                               9,08                                  9,06                                     9,04                                      9,04                                     9,01                                   8,98        Co nsumer Lo ans                                         4

    5    B a nk P e m e rint a h D a e ra h                                                                                                                                                                                                                                                                                     R e gio na l G o v e rnm e nt B a nk s                     5

    6       P injaman M o dal Kerja Yang Diberikan                                                            8,81                                  8,81                                    8,81                                      8,85                                    8,86                                    8,84        Wo rking Capital Lo ans                                  6

    7       P injaman Investasi Yang Diberikan                                                                8,91                                 8,93                                     8,93                                      8,88                                    8,89                                    8,88        Investment Lo ans                                        7

    8       P injaman Ko nsumsi Yang Diberikan                                                               10,37                                10,37                                 10,36                                        10,37                                   10,38                                    10,38       Co nsumer Lo ans                                         8

    9    B a nk S wa s t a N a s io na l                                                                                                                                                                                                                                                                                        P riv a t e N a t io na l B a nk s                         9

   10       P injaman M o dal Kerja Yang Diberikan                                                           8,65                                  8,62                                     8,60                                      8,58                                    8,55                                    8,52        Wo rking Capital Lo ans                                  10

    11      P injaman Investasi Yang Diberikan                                                                8,10                                  8,10                                    8,06                                      8,06                                    8,02                                    7,97        Investment Lo ans                                        11

   12       P injaman Ko nsumsi Yang Diberikan                                                               11,83                                 11,86                                    11,84                                    11,93                                    11,99                                   12,04       Co nsumer Lo ans                                         12
         Ka nt o r C a ba ng da ri B a nk ya ng B e rk e duduk a n di
   13                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           B ra nc h O f f ic e s o f F o re ign B a nk s             13
         Lua r N e ge ri
   14       P injaman M o dal Kerja Yang Diberikan                                                           6,65                                  6,74                                     6,67                                      6,58                                     6,41                                   6,74        Wo rking Capital Lo ans                                  14

   15       P injaman Investasi Yang Diberikan                                                               8,47                                  8,40                                     8,38                                      8,38                                    8,38                                    8,08        Investment Lo ans                                        15

   16       P injaman Ko nsumsi Yang Diberikan                                                              43,82                                 41,78                                 41,23                                        41,17                                   41,30                                    41,98       Co nsumer Lo ans                                         16

   17    B a nk Um um                                                                                                                                                                                                                                                                                                           C o m m e rc ia l B a nk s                                 17

   18       P injaman M o dal Kerja Yang Diberikan                                                           8,62                                  8,67                                     8,66                                      8,66                                    8,64                                    8,62        Wo rking Capital Lo ans                                  18

   19       P injaman Investasi Yang Diberikan                                                               8,66                                  8,62                                     8,58                                      8,56                                    8,54                                    8,49        Investment Lo ans                                        19

   20       P injaman Ko nsumsi Yang Diberikan                                                               10,41                                10,40                                 10,39                                        10,42                                   10,44                                    10,45       Co nsumer Lo ans                                         20
Sejak Januari 2025 terdapat perubahan klasifikasi pengelompokan bank dari Bank Asing dan Bank Campuran menjadi Kantor Cabang Dari Bank Yang Berkedudukan Di Luar Negeri sehubungan dengan           Since January 2025, there is a change in the classification of Group of Bank from Branch Offices of Foreign Banks and Joint Banks to Branch Offices of Foreign Banks inline with the
implementasi Laporan Bank Umum Terintegrasi (LBUT).                                                                                                                                                 implementation of the Integrated Commercial Bank Report (LBUT).
Page 80
In Billion
  Company
                       Company Name                                    Company Description                            Beta       Unlevered Beta   Tax Rate   Total Debt       Total Market Cap   Revenue       EBITDA      EBIT        EARNING      Total Asset     Equity        EV           MVIC         EV/Sales    PBV     PER      P/S      Keterangan
    Thicker
                                              Keisei Electric Railway Co., Ltd. engages in the provision of public
                                              railway transportation services for local communities in Japan. It
  TSE:9009 Keisei Electric Railway Co., Ltd.  operates through the Transportation, Distribution, Real Estate,            0,745           0,537    23,20%           36.918,2           73.329,0     34.725,8      7.103,3     3.611,6      7.692,0       108.655,5    51.359,3    106.357,0     110.247,2         3,06    1,43     9,53     2,11   30-Jun-25
                                              Leisure and Service, and Construction segments. The
                                              Transportation segment is involved in the railway, bus, and taxi
                                              Odakyu Electric Railway Co., Ltd., together with its subsidiaries,
                                              engages in transportation, real estate, lifestyle services, and
  TSE:9007 Odakyu Electric Railway Co., Ltd. other businesses in Japan. The company offers transportation                0,634           0,360    23,20%           65.042,3           65.486,8     44.315,3     10.316,0     5.376,7      4.406,3       137.140,4    50.097,7    130.356,7     130.529,1         2,94    1,31    14,86     1,48   30-Jun-25
                                              services through railroads, buses, axis, shipping, cableways; real
                                              estate sales and rental services; and lifestyle services, such as
                                              East Japan Railway Company operates as a passenger railway
                                              company in Japan and internationally. The company operates
  TSE:9020 East Japan Railway Company         through Transportation, Retail & Services, Real Estate & Hotels,           0,518           0,263    23,20%          498.438,0          395.601,7    314.155,9     84.107,9    39.971,2     24.848,3     1.038.109,2   299.218,1    893.771,5     894.039,7         2,84    1,32    15,92     1,26   30-Jun-25
                                              and Others segments. It offers passenger railway, freight, bus
                                              transportation, station operations, travel agency, warehousing,
                                              West Japan Railway Company provides railway transport services
                                              in Japan. The company operates through Mobility, Retail, Real
  TSE:9021 West Japan Railway Company         Estate, Travel and Regional Solutions, and Other segments. The             0,580           0,348    23,20%          150.003,6          172.585,8    186.606,6    38.370,03    19.963,9     13.934,2       380.512,8   129.614,6    334.738,4     322.589,3         1,79    1,33    12,39     0,92   30-Jun-25
                                              Mobility segment provides passenger transportation, mainly
                                              railroad operations, station operations, cleaning and
                                              Central Japan Railway Company engages in the railway and
                                              related businesses in Japan. The company operates through
  TSE:9022 Central Japan Railway Company      Transportation, Distribution, and Real Estate segments. It                 0,600           0,301    23,20%          462.007,8          356.567,3    201.970,3    102.378,0    79.684,5     52.779,2     1.056.453,3   468.360,6    796.353,9     818.575,1         3,94    0,76     6,76     1,77   30-Jun-25
                                              operates Tokaido Shinkansen, a transportation artery that links
                                              metropolitan areas of Tokyo, Nagoya, and Osaka; and
                                              Guangshen Railway Company Limited engages in the railway
                                              passenger and freight transportation businesses in the People’s
 SEHK:525 Guangshen Railway Company Limited   Republic of China. Its passenger transportation services include           0,607           0,571    25,00%            3.617,0           42.549,5     62.782,5      7.721,9     3.385,9      2.802,2        83.271,9    63.034,8     41.347,5      46.166,4         0,66    0,68    15,18     0,68   30-Jun-25
                                              the operation of Guangzhou-Shenzhen inter-city express trains,
                                              long-distance trains, and Guangzhou-Hong Kong city through
                                              China Railway Group Limited, together with its subsidiaries,
                                              operates as a multi-functional integrated construction company
SHSE:601390 China Railway Group Limited       in Mainland China and internationally. It operates through                 0,338           0,080    25,00%        1.273.451,6          293.739,9   2.517.809,1   131.310,3   102.150,0     62.998,9     5.385.435,4 1.180.204,6   1.474.660,4   1.567.191,5        0,59    0,25     4,66     0,12   30-Jun-25
                                              Infrastructure Construction; Survey, Design and Consulting
                                              Services; Engineering Equipment and Component
                                              China Railway Construction Corporation Limited, together with
                                              its subsidiaries, engages in the construction business in
                                              Mainland
SHSE:601186 China Railway Construction Corporation  Limited
                                                         China and internationally. It operates through five             1,008           0,185    25,00%        1.379.259,4          232.103,5   2.321.307,1   140.127,7    91.247,9     55.078,6     4.546.988,8   975.704,5   1.287.048,6   1.611.362,9        0,55    0,24     4,21     0,10   30-Jun-25
                                              segments: Construction Operations; Planning, Design and
                                              Consultancy Operations; Manufacturing Operations; Real Estate
                                                                                                                     Average             0,330                 3.868.737,8          1.631.964
                                                                                                                     Median              0,324
Page 81
Country and Equity Risk Premiums
Date of update:                                     1-Jul-25
Enter the current risk premium for a mature equity market                                                                                4,21%         Implied ERP for S&P 500 with adjusted dollar riskfree rate (for US Aa1 rating
Do you want to adjust the country default spread for the additional volatility of the equity market to get to a country premium?          Yes
If yes, enter the multiplier to use on the default spread (See worksheet for volatility numbers for selected emerging markets)            1,50         See "Relative Equity Volatilty" worksheet


                                                                                                         Rating-based Default      Total Equity Risk      Country Risk          Sovereign CDS, net             Total Equity Risk       Country Risk
               Country                               Africa                    Moody's rating
                                                                                                                Spread                 Premium              Premium                of Swiss CDS                    Premium2             Premium3      Has to b e sorted in ascending order
Abu Dhabi                                 Middle East                                Aa2                            0,49%               4,94%                 0,73%                      0,51%                        4,98%               0,77%         Rating
                                                                                                                                                                                                                                                         Default spread in b asis points
Albania                                   Eastern Europe & Russia                    Ba3                            3,54%               9,53%                 5,32%                        NA                           NA                  NA            A1           69
Andorra (Principality of)                 Western Europe                             Baa1                           1,57%               6,57%                 2,36%                        NA                           NA                  NA            A2           83
Angola                                    Africa                                      B3                            6,39%               13,82%                9,61%                      6,99%                        14,73%              10,52%          A3          118
Argentina                                 Central and South America                  Caa3                           9,83%               19,01%                14,80%                       NA                           NA                  NA           Aa1           27
Armenia                                   Eastern Europe & Russia                    Ba3                            3,54%                9,53%                 5,32%                       NA                           NA                  NA           Aa2           49
Aruba                                     Caribbean                                  Baa3                           2,16%                7,46%                 3,25%                       NA                           NA                  NA           Aa3           59
Australia                                 Australia & New Zealand                    Aaa                            0,00%                4,21%                 0,00%                     0,01%                         4,23%               0,02%         Aaa           0
Austria                                   Western Europe                             Aa1                            0,27%                4,62%                 0,41%                     0,15%                         4,44%               0,23%          B1          443
Azerbaijan                                Eastern Europe & Russia                    Baa3                           2,16%                7,46%                 3,25%                       NA                           NA                  NA            B2          541
Bahamas                                   Caribbean                                   B1                            4,43%               10,87%                 6,66%                       NA                           NA                  NA            B3          639
Bahrain                                   Middle East                                 B2                            5,41%               12,35%                 8,14%                     2,62%                         8,15%               3,94%         Ba1          246
Bangladesh                                Asia                                        B2                            5,41%               12,35%                 8,14%                       NA                           NA                  NA           Ba2          296
Barbados                                  Caribbean                                   B2                            5,41%               12,35%                 8,14%                       NA                           NA                  NA           Ba3          354
Belarus                                   Eastern Europe & Russia                     C                            17,50%               30,54%                26,33%                       NA                           NA                  NA           Baa1         157
Belgium                                   Western Europe                             Aa3                            0,59%                5,10%                 0,89%                     0,33%                         4,71%               0,50%         Baa2         187
Belize                                    Central and South America                  Caa1                           7,37%               15,30%                11,09%                       NA                           NA                  NA           Baa3         216
Benin                                     Africa                                      B1                            4,43%               10,87%                 6,66%                       NA                           NA                  NA            C           1750
Bermuda                                   Caribbean                                   A2                            0,83%                5,46%                 1,25%                       NA                           NA                  NA            Ca          1180
Bolivia                                   Central and South America                   Ca                           11,80%               21,96%                17,75%                       NA                           NA                  NA           Caa1         737
Bosnia and Herzegovina                    Eastern Europe & Russia                     B3                            6,39%               13,82%                 9,61%                       NA                           NA                  NA           Caa2         885
Botswana                                  Africa                                      A3                            1,18%                5,98%                 1,77%                       NA                           NA                  NA           Caa3         983
Brazil                                    Central and South America                  Ba1                            2,46%                7,91%                 3,70%                     2,38%                         7,79%               3,58%          NR           NA
Bulgaria                                  Eastern Europe & Russia                    Baa1                           1,57%                6,57%                 2,36%                     0,95%                         5,64%               1,43%
Burkina Faso                              Africa                                     Caa1                           7,37%               15,30%                11,09%                       NA                           NA                  NA
Cambodia                                  Asia                                        B2                            5,41%               12,35%                 8,14%                       NA                           NA                  NA
Cameroon                                  Africa                                     Caa1                           7,37%               15,30%                11,09%                     7,86%                        16,04%              11,83%
Canada                                    North America                              Aaa                            0,00%                4,21%                 0,00%                     0,20%                         4,51%               0,30%
Cape Verde                                Africa                                      B2                            5,41%               12,35%                 8,14%                       NA                           NA                  NA
Cayman Islands                            Caribbean                                  Aa3                            0,59%                5,10%                 0,89%                       NA                           NA                  NA
Chile                                     Central and South America                   A2                            0,83%                5,46%                 1,25%                     0,87%                         5,52%               1,31%
China                                     Asia                                        A1                            0,69%                5,25%                 1,04%                     0,58%                         5,08%               0,87%
Colombia                                  Central and South America                  Baa3                           2,16%                7,46%                 3,25%                     3,31%                         9,19%               4,98%
Congo (Democratic Republic of)            Africa                                      B3                            6,39%               13,82%                 9,61%                       NA                           NA                  NA
Congo (Republic of)                       Africa                                     Caa2                           8,85%               17,53%                13,32%                       NA                           NA                  NA
Cook Islands                              Australia & New Zealand                     B1                            4,43%               10,87%                 6,66%                       NA                           NA                  NA
Costa Rica                                Central and South America                  Ba3                            3,54%                9,53%                 5,32%                     2,33%                         7,72%               3,51%
Côte d'Ivoire                             Africa                                     Ba2                            2,96%                8,66%                 4,45%                       NA                           NA                  NA
Croatia                                   Eastern Europe & Russia                     A3                            1,18%                5,98%                 1,77%                     1,07%                         5,82%               1,61%
Cuba                                      Caribbean                                   Ca                           11,80%               21,96%                17,75%                       NA                           NA                  NA
Curacao                                   Caribbean                                  Baa3                           2,16%                7,46%                 3,25%                       NA                           NA                  NA
Cyprus                                    Western Europe                              A3                            1,18%                5,98%                 1,77%                     0,65%                         5,19%               0,98%
Czech Republic                            Eastern Europe & Russia                    Aa3                            0,59%                5,10%                 0,89%                     0,37%                         4,77%               0,56%
Denmark                                   Western Europe                             Aaa                            0,00%                4,21%                 0,00%                     0,04%                         4,27%               0,06%
Dominican Republic                        Caribbean                                  Ba3                            3,54%                9,53%                 5,32%                       NA                           NA                  NA
Ecuador                                   Central and South America                  Caa3                           9,83%               19,01%                14,80%                     12,25%                       22,64%              18,43%
Egypt                                     Africa                                     Caa1                           7,37%               15,30%                11,09%                     6,44%                        13,90%               9,69%
El Salvador                               Central and South America                   B3                            6,39%               13,82%                 9,61%                     4,30%                        10,68%               6,47%
Estonia                                   Eastern Europe & Russia                     A1                            0,69%                5,25%                 1,04%                     0,76%                         5,35%               1,14%
Ethiopia                                  Africa                                     Caa2                           8,85%               17,53%                13,32%                       NA                           NA                  NA
Fiji                                      Asia                                        B1                            4,43%               10,87%                 6,66%                       NA                           NA                  NA
Finland                                   Western Europe                             Aa1                            0,27%                4,62%                 0,41%                     0,15%                         4,44%               0,23%
France                                    Western Europe                             Aa3                            0,59%                5,10%                 0,89%                     0,51%                         4,98%               0,77%
Gabon                                     Africa                                     Caa2                           8,85%               17,53%                13,32%                       NA                           NA                  NA
Georgia                                   Eastern Europe & Russia                    Ba2                            2,96%                8,66%                 4,45%                       NA                           NA                  NA
Germany                                   Western Europe                             Aaa                            0,00%                4,21%                 0,00%                     0,07%                         4,32%               0,11%
Ghana                                     Africa                                     Caa2                           8,85%               17,53%                13,32%                       NA                           NA                  NA
Greece                                    Western Europe                             Baa3                           2,16%                7,46%                 3,25%                     0,87%                         5,52%               1,31%
Guatemala                                 Central and South America                  Ba1                            2,46%                7,91%                 3,70%                       NA                           NA                  NA
Guernsey (States of)                      Western Europe                              A1                            0,69%                5,25%                 1,04%                       NA                           NA                  NA
Honduras                                  Central and South America                   B1                            4,43%               10,87%                 6,66%                       NA                           NA                  NA
Hong Kong                                 Asia                                       Aa3                            0,59%                5,10%                 0,89%                     0,42%                         4,84%               0,63%
Hungary                                   Eastern Europe & Russia                    Baa2                           1,87%                7,03%                 2,82%                     1,66%                         6,71%               2,50%
Iceland                                   Western Europe                              A1                            0,69%                5,25%                 1,04%                     0,30%                         4,66%               0,45%
India                                     Asia                                       Baa3                           2,16%                7,46%                 3,25%                     0,67%                         5,22%               1,01%
Indonesia                                 Asia                                       Baa2                           1,87%                7,03%                 2,82%                     1,17%                         5,97%               1,76%
Iraq                                      Middle East                                Caa1                           7,37%               15,30%                11,09%                     3,88%                        10,05%               5,84%
Ireland                                   Western Europe                             Aa3                            0,59%                5,10%                 0,89%                     0,21%                         4,53%               0,32%
Isle of Man                               Western Europe                             Aa3                            0,59%                5,10%                 0,89%                       NA                           NA                  NA
Israel                                    Middle East                                Baa1                           1,57%                6,57%                 2,36%                     1,22%                         6,05%               1,84%
Italy                                     Western Europe                             Baa3                           2,16%                7,46%                 3,25%                     0,81%                         5,43%               1,22%
Jamaica                                   Caribbean                                   B1                            4,43%               10,87%                 6,66%                       NA                           NA                  NA
Japan                                     Asia                                        A1                            0,69%                5,25%                 1,04%                     0,19%                         4,50%               0,29%
Jersey (States of)                        Western Europe                             Aa3                            0,59%                5,10%                 0,89%                       NA                           NA                  NA
Jordan                                    Middle East                                Ba3                            3,54%                9,53%                 5,32%                       NA                           NA                  NA
Kazakhstan                                Eastern Europe & Russia                    Baa1                           1,57%                6,57%                 2,36%                     1,29%                         6,15%               1,94%
Kenya                                     Africa                                     Caa1                           7,37%               15,30%                11,09%                     6,17%                        13,49%               9,28%
Korea                                     Asia                                       Aa2                            0,49%                4,94%                 0,73%                     0,20%                         4,51%               0,30%
Kuwait                                    Middle East                                 A1                            0,69%                5,25%                 1,04%                     0,70%                         5,26%               1,05%
Kyrgyzstan                                Eastern Europe & Russia                     B3                            6,39%               13,82%                 9,61%                       NA                           NA                  NA
Laos                                      Asia                                       Caa3                           9,83%               19,01%                14,80%                       NA                           NA                  NA
Latvia                                    Eastern Europe & Russia                     A3                            1,18%                5,98%                 1,77%                     0,81%                         5,43%               1,22%
Lebanon                                   Middle East                                 C                            17,50%               30,54%                26,33%                       NA                           NA                  NA
Liechtenstein                             Western Europe                             Aaa                            0,00%                4,21%                 0,00%                       NA                           NA                  NA
Lithuania                                 Eastern Europe & Russia                     A2                            0,83%                5,46%                 1,25%                     0,73%                         5,31%               1,10%
Luxembourg                                Western Europe                             Aaa                            0,00%                4,21%                 0,00%                       NA                           NA                  NA
Macao                                     Asia                                       Aa3                            0,59%                5,10%                 0,89%                       NA                           NA                  NA
Macedonia                                 Eastern Europe & Russia                    Ba3                            3,54%                9,53%                 5,32%                       NA                           NA                  NA
Malaysia                                  Asia                                        A3                            1,18%                5,98%                 1,77%                     0,64%                         5,17%               0,96%
Maldives                                  Asia                                       Caa2                           8,85%               17,53%                13,32%                       NA                           NA                  NA
Mali                                      Africa                                     Caa2                           8,85%               17,53%                13,32%                       NA                           NA                  NA
Malta                                     Western Europe                              A2                            0,83%                5,46%                 1,25%                       NA                           NA                  NA
Mauritius                                 Africa                                     Baa3                           2,16%                7,46%                 3,25%                       NA                           NA                  NA
Mexico                                    Central and South America                  Baa2                           1,87%                7,03%                 2,82%                     1,69%                         6,75%               2,54%
Moldova                                   Eastern Europe & Russia                     B3                            6,39%               13,82%                 9,61%                       NA                           NA                  NA
Mongolia                                  Asia                                        B2                            5,41%               12,35%                 8,14%                       NA                           NA                  NA
Montenegro                                Eastern Europe & Russia                     B1                            4,43%               10,87%                 6,66%                       NA                           NA                  NA
Montserrat                                Caribbean                                  Baa3                           2,16%                7,46%                 3,25%                       NA                           NA                  NA
Morocco                                   Africa                                     Ba1                            2,46%                7,91%                 3,70%                     1,43%                         6,36%               2,15%
Mozambique                                Africa                                     Caa3                           9,83%               19,01%                14,80%                       NA                           NA                  NA
Namibia                                   Africa                                      B1                            4,43%               10,87%                 6,66%                       NA                           NA                  NA
Page 82
                                                                                            Rating-based Default   Total Equity Risk   Country Risk   Sovereign CDS, net   Total Equity Risk   Country Risk
            Country                     Africa                 Moody's rating
                                                                                                   Spread              Premium           Premium         of Swiss CDS          Premium2         Premium3
Nepal                          Asia                               Ba3                               3,54%                9,53%            5,32%              NA                   NA                NA
Netherlands                    Western Europe                     Aaa                               0,00%                4,21%            0,00%             0,08%               4,33%             0,12%
New Zealand                    Australia & New Zealand            Aaa                               0,00%                4,21%            0,00%             0,06%               4,30%             0,09%
Nicaragua                      Central and South America           B2                               5,41%                12,35%           8,14%             6,20%               13,54%            9,33%
Niger                          Africa                             Caa3                              9,83%                19,01%           14,80%             NA                   NA                NA
Nigeria                        Africa                              B3                               6,39%                13,82%            9,61%            5,88%               13,06%            8,85%
Norway                         Western Europe                     Aaa                               0,00%                 4,21%            0,00%            0,05%                4,29%            0,08%
Oman                           Middle East                        Ba1                               2,46%                 7,91%            3,70%            1,49%                6,45%            2,24%
Pakistan                       Asia                               Caa2                              8,85%                17,53%           13,32%            7,47%               15,45%            11,24%
Panama                         Central and South America          Baa3                              2,16%                 7,46%            3,25%            2,79%                8,41%             4,20%
Papua New Guinea               Asia                                B2                               5,41%                12,35%            8,14%             NA                   NA                NA
Paraguay                       Central and South America          Baa3                              2,16%                 7,46%            3,25%             NA                   NA                NA
Peru                           Central and South America          Baa1                              1,57%                 6,57%            2,36%            1,22%                6,05%             1,84%
Philippines                    Asia                               Baa2                              1,87%                 7,03%            2,82%            0,98%                5,68%             1,47%
Poland                         Eastern Europe & Russia             A2                               0,83%                 5,46%            1,25%            0,93%                5,61%             1,40%
Portugal                       Western Europe                      A3                               1,18%                 5,98%            1,77%            0,38%                4,78%             0,57%
Qatar                          Middle East                        Aa2                               0,49%                 4,94%            0,73%            0,51%                4,98%             0,77%
Ras Al Khaimah (Emirate of)    Middle East                         A3                               1,18%                 5,98%            1,77%             NA                   NA                NA
Romania                        Eastern Europe & Russia            Baa3                              2,16%                 7,46%            3,25%            2,50%                7,97%             3,76%
Rwanda                         Africa                              B2                               5,41%                12,35%            8,14%            5,26%               12,12%             7,91%
Saudi Arabia                   Middle East                        Aa3                               0,59%                 5,10%            0,89%            0,95%                5,64%             1,43%
Senegal                        Africa                              B3                               6,39%                13,82%            9,61%            7,66%               15,73%            11,52%
Serbia                         Eastern Europe & Russia            Ba2                               2,96%                 8,66%            4,45%            2,13%                7,41%             3,20%
Sharjah                        Middle East                        Ba1                               2,46%                 7,91%            3,70%            #N/A                 #N/A              #N/A
Singapore                      Asia                               Aaa                               0,00%                 4,21%            0,00%            #N/A                 #N/A              #N/A
Slovakia                       Eastern Europe & Russia             A3                               1,18%                 5,98%            1,77%            0,44%                4,87%             0,66%
Slovenia                       Eastern Europe & Russia             A3                               1,18%                 5,98%            1,77%            0,53%                5,01%             0,80%
Solomon Islands                Asia                               Caa1                              7,37%                15,30%           11,09%            #N/A                 #N/A              #N/A
South Africa                   Africa                             Ba2                               2,96%                 8,66%            4,45%            2,84%                8,48%             4,27%
Spain                          Western Europe                     Baa1                              1,57%                 6,57%            2,36%            0,47%                4,92%             0,71%
Sri Lanka                      Asia                                Ca                              11,80%                21,96%           17,75%            4,69%               11,27%             7,06%
St. Maarten                    Caribbean                          Ba2                               2,96%                 8,66%            4,45%            #N/A                 #N/A              #N/A
St. Vincent & the Grenadines   Caribbean                           B3                               6,39%                13,82%            9,61%            #N/A                 #N/A              #N/A
Suriname                       Central and South America          Caa1                              7,37%                15,30%           11,09%            #N/A                 #N/A              #N/A
Swaziland                      Africa                              B2                               5,41%                12,35%            8,14%            #N/A                 #N/A              #N/A
Sweden                         Western Europe                     Aaa                               0,00%                 4,21%            0,00%            0,08%                4,33%             0,12%
Switzerland                    Western Europe                     Aaa                               0,00%                 4,21%            0,00%            0,00%                4,21%             0,00%
Taiwan                         Asia                               Aa3                               0,59%                 5,10%            0,89%            #N/A                 #N/A              #N/A
Tajikistan                     Eastern Europe & Russia             B3                               6,39%                13,82%            9,61%            #N/A                 #N/A              #N/A
Tanzania                       Africa                              B1                               4,43%                10,87%            6,66%            #N/A                 #N/A              #N/A
Thailand                       Asia                               Baa1                              1,57%                 6,57%            2,36%            0,55%                5,04%             0,83%
Togo                           Africa                              B3                               6,39%                13,82%            9,61%            #N/A                 #N/A              #N/A
Trinidad and Tobago            Caribbean                          Ba2                               2,96%                 8,66%            4,45%            #N/A                 #N/A              #N/A
Tunisia                        Africa                             Caa1                              7,37%                15,30%           11,09%            7,25%               15,12%            10,91%
Turkey                         Western Europe                      B1                               4,43%                10,87%            6,66%            3,63%                9,67%             5,46%
Turks and Caicos Islands       Caribbean                          Baa1                              1,57%                 6,57%            2,36%            #N/A                 #N/A              #N/A
Uganda                         Africa                              B3                               6,39%                13,82%            9,61%            #N/A                 #N/A              #N/A
Ukraine                        Eastern Europe & Russia             Ca                              11,80%                21,96%           17,75%             NA                   NA                NA
United Arab Emirates           Middle East                        Aa2                               0,49%                 4,94%            0,73%            #N/A                 #N/A              #N/A
United Kingdom                 Western Europe                     Aa3                               0,59%                 5,10%            0,89%            0,20%                4,51%             0,30%
United States                  North America                      Aa1                               0,27%                 4,62%            0,41%            0,33%                4,71%             0,50%
Uruguay                        Central and South America          Baa1                              1,57%                 6,57%            2,36%            1,02%                5,74%             1,53%
Uzbekistan                     Eastern Europe & Russia            Ba3                               3,54%                 9,53%            5,32%            #N/A                 #N/A              #N/A
Venezuela                      Central and South America           C                               17,50%                30,54%           26,33%             NA                   NA                NA
Vietnam                        Asia                               Ba2                               2,96%                 8,66%            4,45%            1,40%                6,32%             2,11%
Zambia                         Africa                             Caa2                              8,85%                17,53%           13,32%             NA                   NA                NA
                                             Frontier Markets (no sovereign ratings)
Country                        PRS Composite Risk Score                ERP                          CRP               Default Spread
Algeria                                 68,5                         9,53%                         5,32%                 3,54%
Brunei                                    82                         5,10%                         0,89%                 0,59%
Gambia                                  67,75                        10,87%                        6,66%                 4,43%
Guinea                                  57,75                        17,53%                        13,32%                8,85%
Guinea-Bissau                           61,25                        15,30%                        11,09%                7,37%
Guyana                                   76,5                         5,46%                        1,25%                 0,83%
Haiti                                    56,5                        19,01%                        14,80%                9,83%
Iran                                     63,5                        13,82%                        9,61%                 6,39%
Korea, D.P.R.                             51                         21,96%                        17,75%                11,80%
Liberia                                  58,5                        17,53%                        13,32%                 8,85%
Libya                                   70,25                         8,66%                        4,45%                  2,96%
Madagascar                                65                         12,35%                        8,14%                  5,41%
Malawi                                  54,75                        21,96%                        17,75%                11,80%
Myanmar                                   56                         19,01%                        14,80%                 9,83%
Russia                                  70,75                         8,66%                        4,45%                  2,96%
Sierra Leone                            59,25                        17,53%                        13,32%                 8,85%
Somalia                                  55,5                        19,01%                        14,80%                 9,83%
Sudan                                   43,75                        30,54%                        26,33%                17,50%
Syria                                    45,5                        30,54%                        26,33%                17,50%
Yemen, Republic                           45                         30,54%                        26,33%                17,50%
Zimbabwe                                 63,5                        13,82%                        9,61%                  6,39%

                                        Rating            Default spread in b asis points
                                          A1                            69
                                          A2                            83
                                          A3                           118
                                         Aa1                            27
                                         Aa2                            49
                                         Aa3                            59
                                         Aaa                             0
                                          B1                           443
                                          B2                           541
                                          B3                           639
                                         Ba1                           246
                                         Ba2                           296
                                         Ba3                           354
                                         Baa1                          157
                                         Baa2                          187
                                         Baa3                          216
                                          C                            1750
                                          Ca                           1180
                                         Caa1                          737
                                         Caa2                          885
                                         Caa3                          983
                                          NR                            NA
Page 83
PT CELEBES RAILWAY INDONESIA
LAPORAN KEUANGAN
Audit Tahun 2019 - 2024 dan Audit 30 Juni 2025
dalam Jutaan Rupiah

Laporan Posisi Keuangan
Deskripsi                                          2020         2021           2022        2023           2024 30 Juni 2025
Aset Lancar
Kas dan setara kas                               26.386     143.852         11.454      111.589        26.382       15.816
Bank yang dibatasi penggunaanya                       -           -         64.986       72.680       125.526       95.222
Piutang Usaha                                                                                                       54.945
Jaminan                                             112          109           109          110           116          116
Biaya dibayar dimuka                                  -            -             -                                       -
Piutang lain-lain                                     -            6            10           31                          -
Pajak dibayar dimuka                              4.780       22.667        68.542       70.916        74.533       58.346
Uang muka                                        59.345       92.397             -          327            27          354
Persediaan                                                                                                             227
Aset kontrak konstruksi                               -           -         22.948       25.313        32.239       33.533
Aset lancar lainnya                                   -         647              -                                       -
Jumlah Aset Lancar                               90.624     259.677        168.048      280.966       258.821      258.558

Aset Tidak Lancar
Aset hak guna usaha                                628          251              -
Aset tetap                                           -            -              -                      2.285        2.400
Aset kontrak konstruksi                              -      457.258        798.189      772.876       736.153      719.056
Biaya Ditangguhkan                                                                        3.559         2.810        2.435
Aset lainnya                                          -           -              -                                       -
Jumlah Aset Tidak Lancar                            628     457.509        798.189      776.435       741.247      723.891
JUMLAH ASET                                      91.252     717.186        966.237    1.057.402     1.000.069      982.449

LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang pajak                                       11           165              966      16.258         3.925          577
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam 199
                                                 satu tahun atas
                                                               199liabilitas sewa -                                      -
Biaya yang masih harus dibayar                15.766      278.592            58.751      37.276        12.823       12.291
Utang bank dan lembaga keuangan yang jatuh tempo- dalam satu789  tahun       31.136      91.571        91.571       91.571
Jumlah Liabilitas Lancar                      15.976      279.745            90.853     145.106       108.320      104.440

Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas imbalan pasca kerja                       -            -           537                          329         329
Provisi perawatan perkeretaapian                                                           1.495                         -
Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi yang jatuh
                                                   370 tempo dalam satu tahun atas liabilitas sewa                       -
Utang bank dan lembaga keuangan - setelah dikurangi  - bagian
                                                            157.016
                                                              yang jatuh tempo
                                                                          576.364
                                                                                dalam waktu
                                                                                        531.650satu tahun
                                                                                                       442.322     397.658
Jumlah Liabilitas Tidak Lancar                     370      157.016       576.900       533.145        442.651     397.987
JUMLAH LIABILITAS                              16.346       436.761       667.753       678.250        550.970     502.426

EKUITAS
Modal saham                                    88.923       297.360        297.360      297.360       297.360      297.360
Penghasilan komprehensif lain                       -             -             15         (471)         (471)        (471)
Saldo laba (defisit)                          (14.018)      (16.936)         1.109       82.262       152.209      183.134
JUMLAH EKUITAS                                 74.905       280.424        298.484      379.151       449.099      480.023
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                  91.252       717.186        966.237    1.057.402     1.000.069      982.449
                                                    -             -              -            -             -            -
Page 84
Laporan Laba Rugi
Deskripsi                                     2020         2021          2022         2023           2024 30 Juni 2025
Pendapatan
  Konstruksi                                     -      457.258      405.500            -               -           -
  Bunga                                          -            -       20.309       79.864          61.993      30.093
  Jasa operasi dan perawatan                     -            -       21.188      138.171         149.191      63.936
Jumlah Pendapatan                                -      457.258      446.998      218.035         211.184      94.030

Beban Pokok Pendapatan
  Konstruksi                                     -      457.258      405.500                                        -
  Jasa operasi dan perawatan                     -            -        9.543        23.670         40.993      25.991
  Provisi perawatan perkeretaapian                                                   1.495                          -
Jumlah Beban Pokok Pendapatan                    -      457.258      415.043        25.165         40.993      25.991

Laba Kotor                                       -            -       31.955      192.870         170.191      68.039

Beban umum dan administrasi                 (7.193)      (2.900)       (3.250)     (10.457)       (18.992)     (8.524)
Pendapatan (beban) lain - lain - bersih        367          (17)       (9.685)     (80.146)       (46.306)    (20.619)

Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan       (6.827)      (2.918)      19.020      102.267         104.893      38.897
Beban pajak penghasilan - bersih                 -            -         (975)     (21.115)        (19.216)     (7.973)
Laba (rugi) bersih tahun berjalan           (6.827)      (2.918)      18.045       81.153          85.677      30.924

Penghasilan komprehensif lain tahun berjalan - Pengukuran
                                                   -      kembali
                                                               - program pensiun
                                                                          15     imbalan
                                                                                     (485)pasti         -           -
Jumlah laba (rugi) komprehensif tahun berjalan(6.827)     (2.918)     18.060       80.667          85.677      30.924
Page 85
Laporan Arus Kas
Deskripsi                                       2020          2021        2022       2023        2024 30 Juni 2025
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Penerimaan kas dari pelanggan                      -             -     46.891     213.379    236.162       53.789
Penerimaan Pembayaran Availability Payment (AP)
Pembayaran kas kepada Pemasok dan subkontraktor
                                             (7.106)      (1.912)      (3.290)    (42.455)   (28.041)     (17.178)
Pembayaran kas kepada Direksi                (1.803)      (2.147)        (695)    (14.169)   (33.388)     (16.552)
Pembayaran kas kepada Karyawan               (2.663)             -          -           -          -            -
Pembayaran pajak                                   -             -          -           -          -            -
Biaya Perawatan & Umum                             -             -          -           -          -            -
Biaya usaha                                        -             -          -           -          -            -
Asuransi dan guarantee fee                         -             -          -           -          -            -
Pembayaran beban keuangan                          -             -          -           -          -            -
Penerimaan pajak                                   -             -          -           -          -       17.642
Pembayaran pajak penghasilan                       -             -       (938)     (8.197)   (27.075)     (11.381)
Kas Bersih Diperoleh Dari (Digunakan untuk) Aktivitas
                                            (11.571) Operasi(4.059)    41.969     148.558    147.659       26.320

Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Penerimaan bunga                                544         1.103        2.204      1.208       1.315         189
Penempatan pada bank yang di batasi penggunaannya -             -      (64.986)    (7.695)    (52.846)     30.304
Pembayaran utang retensi atas aset kontrak konstruksi                                         (22.986)          -
Perolehan Aset tetap                                                                           (2.440)       (387)
Penempatan uang muka                        (29.849)      (38.286)           -                                  -
Penerimaan (Penambahan) aset kontrak konstruksi -        (207.534)    (576.500)    22.948                       -
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan
                                            (29.305)     (244.717)    (639.281)    16.461     (76.957)     30.107

Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Penerimaan setoran modal                     51.849       208.437            -                                  -
Pendapatan & Biaya Lain-lain (Others Income)                                                                    -
Pengembalian Pokok Pinjaman (Debt Principal)                                                                    -
Pembayaran Bunga Bank (Interest)                                                  (80.605)    (48.608)          -
Dana AP Tertahan (Retained AP Funds)                                                                            -
Pembayaran dividen                                                                            (15.730)          -
Pembayaran beban keuangan                                                                                 (21.207)
Pembayaran utang bank                                                              (4.036)    (91.571)    (45.786)
Penerimaan utang bank dan lembaga keuangan        -       157.805     464.914      19.758           -           -
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan51.849       366.242     464.914     (64.884)   (155.910)    (66.993)

(Penurunan) Kenaikan Bersih Kas dan Setara Kas
                                            10.973        117.466     (132.398)   100.135    (85.207)     (10.565)
Kas dan Setara Kas Awal Tahun               15.413         26.386      143.852     11.454    111.589       26.382
Kas dan Setara Kas Akhir Tahun              26.386        143.852       11.454    111.589     26.382       15.816

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.82 MB
Published11 Nov 2025
Pages85
Characters306,525
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 55 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Amir Abadi Jusuf p.24 ×2
possible org Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk · Nama Perusahaan p.2 ×21
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.3 ×4
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.20 ×3
possible person Jatmiko Murdiono p.25
unresolved org PT CELEBES RAILWAY INDONESIA p.1 ×84
unresolved person Lidia p.2 ×3
unresolved org Kementerian Keuangan dan Pasar Modal p.2
unresolved person Endy Gunawan Turki p.4 ×2
unresolved person Irfan Firdaus p.4 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.4 ×23
unresolved org KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN Lidia S.T. p.6
unresolved person Lidia S.T., MM., MAPPI (Cert) · Partner p.6
unresolved org KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN Penilaian Ekuitas p.9 ×57
unresolved org KJPP TOPAZ p.13 ×2
unresolved org Kementerian Keuangan p.13
unresolved org PT Celebes Railway Indonesia. Dasar Penilaian p.16
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Tobing Panuturi dan Rekan p.17
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Tobing Panuturi p.17
unresolved person Ir. Sutami p.21
unresolved person M.M. Immanuel Taurix Riyadi Tutuko p.21 ×2
unresolved person Siti Susyanthi p.23 ×5
unresolved person Nana Zaenah p.23 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.23 ×6
unresolved person Ivan John Harris p.23
unresolved person Rasyida Thalib p.23
unresolved org Mawar & Rekan p.24 ×2
unresolved org Menteri p.24
unresolved org PT Bumi Karsa p.25 ×2
unresolved org PT China Communication Construction p.25
unresolved org PT Iroda Mitra p.25 ×2
unresolved org PT China Communication Construction Engineering Indonesia p.25
unresolved person H. Anshari Saad Bakkidu p.25
unresolved — Treknik p.25
unresolved — Operasi dan Perawatan p.25
unresolved org Pusat Statistik p.40
unresolved org Unlevered Keisei Electric Railway Co., Ltd. p.51
unresolved org Odakyu Electric Railway Co., Ltd. p.51 ×17
unresolved org Guangshen Railway Company Limited p.51 ×10
unresolved org China Railway Group Limited p.51 ×13
unresolved org China Railway Construction Corporation p.51 ×9
unresolved org DER p.51
unresolved org Ticker Keisei Electric Railway Co., Ltd. p.54
unresolved org Ticker Guangshen Railway Company Limited p.55
unresolved org Railway Co., Ltd. p.56 ×4
unresolved org Corporation Limited p.56 ×12
unresolved org PT Celebes Railway p.56 ×2
unresolved org LTM2 · Company Name p.56 ×6
unresolved org Keisei Electric Railway Co., Ltd. p.57 ×16
unresolved org Limited China Railway Group Limited p.58 ×7
unresolved org S Keisei Electric Railway Co., Ltd. p.62
unresolved org Bank Campuran p.79
unresolved org Bank Yang Berkedudukan Di Luar Negeri p.79
unresolved org Thicker Keisei Electric Railway Co., Ltd. p.80
unresolved org Component China Railway Construction Corporation Limited p.80

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.273 7288 ms 12 Sep 2026 22:33
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': 'Lidia, S.T., M.M., MAPPI (Cert)',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'CONFLICT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': '29'}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result