Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 62
Page 1
LAPORAN KEUANGAN/FINANCIAL STATEMENT
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR/
FOR THE NINE MONTH PERIOD ENDED
30 SEPTEMBER 2025/ SEPTEMBER 30, 2025
Page 2
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY Tbk
ISI / CONTENTS
SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB DIREKSI / DIRECTOR'S STATEMENT OF RESPONSIBILITY
LAPORAN KEUANGAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 SEPTEMBER 2025 / FINANCIAL
STATEMENTS FOR NINE MONTH PERIOD ENDED SEPTEMBER 30, 2025
Halaman / Page
LAPORAN POSISI KEUANGAN / STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION 1.a - 1.b
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN / STATEMENTS PROFIT OR
LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME 2
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS / STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY 3
LAPORAN ARUS KAS / STATEMENTS OF CASH FLOW 4
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN / NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS 5 - 58
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN / INDEPENDENT AUDITOR'S REPORT
Page 3
Page 4
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 AS OF SEPTEMBER 30, 2025 AND DECEMBER 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwhise stated)
Catatan /
30 September/ 31 Desember/
Notes
September 2025 December 2024
ASET ASSETS
ASET LANCAR CURRENT ASSETS
Kas dan setara kas 02e, 04 161.895.221.205 150.885.247.394 Cash and cash equivalent
Piutang usaha 05 Account receivables:
Pihak ketiga - bersih 181.653.561.456 169.232.037.284 Third parties - net
Piutang lain-lain 06 1.297.338.016 1.284.384.049 Other receivables
Persediaan 02g, 07 129.518.501.853 127.853.225.442 Inventories
Beban dibayar dimuka 02f, 08 5.597.880.342 3.797.700.515 Prepaid expenses
Uang muka pembelian 09, 36 10.337.292.725 19.500.157.354 Advances for purchases
Jumlah Aset Lancar 490.299.795.597 472.552.752.038 Total Current Assets
ASET TIDAK LANCAR NON CURRENT ASSETS
Investasi 10 202.367.431.200 196.082.879.080 Investment
Aset pajak tangguhan - bersih 02q, 18c 12.764.465.925 14.678.050.428 Deferred tax assets - net
Aset tidak lancar lainnya 11 5.999.472.326 5.577.738.451 Other Non-current Assets
Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan Property, plant and equipment net of accumulated
sebesar Rp 786.742.849.221 dan Rp depreciation ammount of Rp 786.742.849.221 and
768.547.288.302 Rp 768.547.288.302
dan provisi penurunan nilai sebesar Rp and Provision for impairment Rp 14.635.311.245
14.635.311.245 dan Rp 14.216.953.177 and Rp 14.216.953.177
untuk tahun 2025 dan 2024 02h, 12 373.200.579.355 348.330.986.350 in 2025 and 2024
Aset hak guna - Right of used assets
setelah dikurangi akumulasi penyusutan net of accumulated depreciation ammount
sebesar Rp 16.204.514.674 dan Rp 14.328.599.873 of Rp 16.204.514.674 and Rp 14.328.599.873
pada tahun 2025 dan 2024. 02o,13 4.428.888.821 2.177.475.177 in 2025 and 2024
Aset tidak berwujud setelah dikurangi Intangible assets net of accumulated
akumulasi amortisasi sebesar Rp 12.777.525.494 amortization amount of Rp 12.777.525.494
dan Rp 12.773.280.312 pada tahun 2025 dan 2024 02i, 14 403.292.318 and Rp 12.773.280.312 in 2025 and 2024
Jaminan 483.151.212 453.311.776 Guarantee
Aset lain-lain - bersih 02j, 15 41.822.984.818 43.320.431.532 Other assets - net
Jumlah Aset Tidak Lancar 641.470.265.975 610.620.872.794 Total Non Current Assets
JUMLAH ASET 1.131.770.061.572 1.083.173.624.832 TOTAL ASSETS
Catatan atas Laporan Keuangan merupakan bagian The accompanying notes form an integral
yang tak terpisahkan dari Laporan Keuangan part of the financial statements
1.a
Page 5
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 AS OF SEPTEMBER 30, 2025 AND DECEMBER 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwhise stated)
Catatan /
30 September/ 31 Desember/
Notes
September 2025 December 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES
Utang usaha Account payables
Pihak ketiga 16 73.405.818.172 64.912.297.750 Third parties
Pihak yang berelasi 02b, 16, 32 163.466.930 148.339.501 Related parties
Utang pajak 02q, 19b 5.579.850.119 15.776.967.049 Tax payables
Beban akrual 17 12.443.835.852 9.638.223.536 Accrued expenses
Jaminan agen 02l, 18 3.649.137.117 3.129.017.117 Guarantee agent
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 95.242.108.190 93.604.844.953 Total Current Liabilities
LIABILITAS JANGKA PANJANG NON CURRENT LIABILITIES
Liabilitas imbalan kerja 02m, 20 54.566.693.032 54.589.587.000 Employee benefits liabilities
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 54.566.693.032 54.589.587.000 Total Non Current Liabilities
TOTAL LIABILITAS 149.808.801.222 148.194.431.953 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Modal saham - modal dasar 20.000.000.000
saham biasa dengan nilai nominal Rp 100 per Share capital - 20.000.000.000 common
saham. Modal ditempatkan dan disetor shares with par value of Rp 100 per share.
5.885.000.000 21 588.500.000.000 588.500.000.000 Issued and paid up capital 5.885.000.000
Tambahan modal disetor 22 205.166.146.680 205.166.146.680 Additional Paid-in Capital
Saldo laba 24, 26 Retained earnings
Telah ditentukan penggunaannya 46.820.924.421 43.907.620.326 Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya 141.178.899.901 97.110.136.525 Unappropriated
187.999.824.322 141.017.756.851
Penghasilan (beban) komprehensif lain 23 295.289.348 295.289.348 Other comprehensive income (expense)
Jumlah Ekuitas 981.961.260.350 934.979.192.879 Total Equity
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 1.131.770.061.572 1.083.173.624.832 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
Catatan atas Laporan Keuangan merupakan bagian The accompanying notes form an integral
yang tak terpisahkan dari Laporan Keuangan part of the financial statements
1.b
Page 6
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAINNYA STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 FOR THE YEARS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwhise stated)
Catatan /
30 September/ 30 September/
Notes
September 2025 September 2024
PENJUALAN BERSIH 02n, 26 860.982.213.121 851.241.639.082 NET SALES
BEBAN POKOK PENJUALAN 02n, 27 ( 384.191.797.040) ( 348.736.266.490) COST OF GOODS SOLD
LABA KOTOR 476.790.416.081 502.505.372.592 GROSS PROFIT
Beban penjualan 28 ( 192.099.128.370) ( 197.370.910.656) Selling expenses
Beban administrasi dan umum 28 ( 234.195.094.958) ( 230.286.977.412) General and administrative expenses
Pendapatan lain-lain 29 3.838.783.887 2.123.909.174 Other income
Beban lain-lain 29 ( 6.185.075.409) ( 10.652.779.421) Other expenses
Laba dari Usaha 48.149.901.231 66.318.614.277 Operating Profit
Pendapatan keuangan 30 10.193.489.047 8.913.633.397 Financial income
Beban keuangan 30 ( 412.573.044) ( 345.614.787) Financial expenses
Laba Sebelum Pajak Penghasilan 57.930.817.234 74.886.632.887 Profit Before Income Tax
Beban pajak 02q, 19a ( 10.948.749.763) ( 15.751.926.942) Tax expenses
LABA TAHUN BERJALAN 46.982.067.471 59.134.705.945 PROFIT FOR THE CURRENT YEAR
PENDAPATAN (BEBAN) KOMPREHENSIF LAINNYA OTHER COMPREHENSIVE INCOME (EXPENSES)
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laporan laba rugi: Item that will not be reclassified to profit and loss:
Pengukuran kembali atas program
Remeasurements of defined benefit pension plans
imbalan pasti
Pajak tangguhan Deffered tax
Total Pendapatan (Beban) Komprehensif Total Other Comprehensive
Lainnya setelah pajak - - Income (Expense) After Tax
Total Pendapatan Komprehensif Tahun Berjalan 46.982.067.471 59.134.705.945 Total Comprehensive Income For The Current Year
Laba per saham dasar 7,98 10,05 Basic per share
Catatan atas Laporan Keuangan merupakan bagian The accompanying notes form an integral
yang tak terpisahkan dari Laporan Keuangan part of the financial statements
2
Page 7
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENT OF CHANGES EQUITY
TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 FOR THE YEARS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwhise stated)
Tambahan Saldo Laba / Retained earning Penghasilan (Beban)
Catatan/ Modal Saham/ Modal disetor/ Telah ditentukan Belum ditentukan komprehensif lain/
Jumlah Ekuitas/
Additional Paid-in penggunaannya/ penggunaannya/ Other Comprehensive
Notes Capital stock Capital Appropriated Unappropriated Income (Expense) Total Equity
Saldo 1 Januari Balance at
2023 588.500.000.000 205.166.146.680 34.181.155.787 127.426.464.539 ( 2.634.495.952) 952.639.271.054 January 1, 2023
Profit for the
Laba tahun berjalan 24 - - - 97.110.136.525 - 97.110.136.525 current year
Pendapatan Other
Komprehensif Comprehensive
Lainnya 23 - - - - 2.929.785.300 2.929.785.300 Income
Penambahan Additional capital
cadangan modal 26 - - 9.726.464.539 ( 9.726.464.539) - - reserve
Dividen tunai 25 - - - ( 117.700.000.000) - ( 117.700.000.000) Cash Devidend
Balance of
Saldo 31 Desember December 31,
2024 588.500.000.000 205.166.146.680 43.907.620.326 97.110.136.525 295.289.348 934.979.192.879 2024
Profit for the
Laba tahun berjalan 24 - - - 46.982.067.471 - 46.982.067.471 current year
Pendapatan Other
Komprehensif Comprehensive
Lainnya 23 - - - - - - Income
Penambahan Additional capital
cadangan modal 26 - - 2.913.304.095 ( 2.913.304.095) - - reserve
Dividen tunai 25 - - - - - Cash Devidend
Balance of
Saldo 30 September 30,
September 2025 588.500.000.000 205.166.146.680 46.820.924.421 141.178.899.901 295.289.348 981.961.260.350 2025
Catatan atas Laporan Keuangan merupakan bagian The accompanying notes form an integral
yang tak terpisahkan dari Laporan Keuangan part of the financial statements
3
Page 8
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
LAPORAN ARUS KAS CASH FLOW STATEMENT
TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 FOR THE YEARS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwhise stated)
30 September/ 30 September/
Catatan /
September 2025 September 2024
Notes
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari pelanggan 932.830.556.479 914.172.771.604 Receipt from customers
Pengeluaran kas kepada Payment to:
Pemasok ( 310.244.406.965) ( 289.728.400.854) Supplier
Karyawan ( 128.283.944.059) ( 123.533.345.375) Employees
Beban operasi lainnya ( 407.297.396.573) ( 395.273.419.190) Other operating expenses
Penerimaan kas dari aktivitas operasi 87.004.808.882 105.637.606.185 Cash Provided by operating activity
Penerimaan dari: Receipt from:
Penghasilan bunga 10.193.489.047 8.913.633.397 Interest income
Penghasilan lainnya 1.035.160.962 2.022.506.179 Other income
Pembayaran atas: Paid for:
Pajak penghasilan ( 13.534.569.515) ( 17.686.942.638) Income tax
Arus Kas Bersih yang Diperoleh dari
Aktivitas Operasi 84.698.889.376 98.886.803.123 Net Cash Flows Provided by Operating Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES
Hasil penjualan aset tetap 37.818.075 224.299.804 Proceed from sales of Property, plant and equipment
Penambahan aset tetap ( 73.726.733.640) ( 77.381.389.498) Property, plant and equipment addition
Investasi (Obligasi) Investment (Bond)
Arus Kas Bersih yang Digunakan untuk
Aktivitas Investasi ( 73.688.915.565) ( 77.157.089.694) Net Cash Flows Used for Investing Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES
Pembayaran dividen 25 - ( 117.700.000.000) Dividend payment
Arus Kas Bersih yang Digunakan untuk
Aktivitas Pendanaan - ( 117.700.000.000) Net Cash Flows Used for Financing Activities
Penurunan kas dan setara kas 11.009.973.811 ( 95.970.286.571) Decrease in cash and cash equivalent
Saldo awal kas dan setara kas 150.885.247.394 247.666.678.448 Cash and cash equivalent at beginning of year
Saldo akhir kas dan setara kas 161.895.221.205 151.696.391.877 Cash and cash equivalent at end of year
Catatan atas Laporan Keuangan merupakan bagian The accompanying notes form an integral
yang tak terpisahkan dari Laporan Keuangan part of the financial statements
4
Page 9
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
01. U M U M 01. GENERAL
Perusahaan The Company
PT Campina Ice Cream Industry didirikan berdasarkan akta notaris PT Campina Ice Cream Industry, was established based on notarial
No. 11 tanggal 2 September 1994 dari Sulaimansjah, S.H. Notaris di deed No. 11 dated September 2, 1994 of Sulaimansjah, S.H., a
Bandung. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri notary in Bandung. The deeds were approved by Minister of Justice
Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya No. C2- of The Republic of Indonesia by the decision letter No. C2-
18.936.HT.94 tanggal 26 Desember 1994. 18.936.HT.94 dated December 26,1994.
Perseroan mulai beroperasi secara komersial sejak tahun 1972. The Company started commercial operations since 1972.
Anggaran dasar Perusahaan mengalami beberapa kali perubahan, The Company's articles of association have been amended several
terakhir yaitu berdasarkan Akta No. 19 tanggal 12 Agustus 2021, times, most recently based on Deed No. 19 dated August 12, 2021,
dibuat dihadapan Dr. Ir. Yohanes Wilion, S.E., S.H., MM., notaris di made before Dr. Ir. Yohanes Wilion, S.E., S.H., MM., notary in
Jakarta tentang perubahan Pasal 3 anggaran dasar Perusahaan. Jakarta regarding amendments to Article 3 of the Company's articles
of association.
Penawaran Umum Efek Saham Perusahaan The Company’s Share Public Offering
Saham Perusahaan ditawarkan perdana kepada masyarakat dan The Company’s shares of stock were initially offered to the public and
dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 12 Desember 2017. listed on the Indonesia Stock Exchange on December 12, 2017. The
Penawaran perdana saham Perusahaan sejumlah 885.000.000 Company’s initial public offering of 885.000.000 shares with a par
lembar saham dengan nilai nominal Rp.330 per saham, disetujui value of Rp.330 per share, was approved for listing on December 6,
untuk dicatatkan pada tanggal 6 Desember 2017 oleh Otoritas Jasa 2017 by the Financial Services Authority (OJK) in its letter No. No. S-
Keuangan (OJK) dengan suratnya No. S-465/D.04/2017. 465/D.04/2017.
Pada tanggal 30 September 2025, seluruh saham Perusahaan As of September 30, 2025, all of the Company’s 5.885.000.000
sejumlah 5.885.000.000 lembar dicatatkan di Bursa Efek Indonesia. shares are listed on the Indonesia Stock Exchange.
Maksud dan Tujuan Objectives and Goals
Berdasarkan Akta No.19 tanggal 12 Agustus 2021, dibuat dihadapan Based on Deed No.19 dated August 12, 2021, made before Dr. Ir.
Dr. Ir. Yohanes Wilion, S.E., S.H., MM., notaris di Jakarta, memuat Yohanes Wilion, S.E., S.H., MM., notary in Jakarta, contains a
Pernyataan Keputusan Rapat Perseroan Terbatas yaitu mengenai Statement of Limited Liability Company Meeting Resolutions
perubahan Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha Perusahaan concerning changes to the Company's Purpose and Objectives and
untuk disesuaikan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Business Activities to conform to the Indonesian Standard
Indonesia (KBLI). Akta tersebut telah disahkan oleh Menteri Classification of Business Fields (ISCF). The deeds were approved
Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya No. AHU- by Minister of Justice of The Republic of Indonesia by the decision
0044712.AH.01.02.Tahun 2021 tanggal 19 Agustus 2021. letter No. AHU-0044712.AH.01.02.Year 2021 dated August 19,
2021.
Maksud dan tujuan Perseroan ialah menjalankan usaha dalam The purpose and objective of the Company are to carry out business
bidang: in the fields of:
a. Industri makanan a. Food industry
b. Perdagangan besar dan eceran b. Wholesale and retail trade
c. Perdagangan dan Penyimpanan c. Trading and storage
d. Angkutan darat untuk barang d. Land transportation for goods
e. Portal web dan/atau platform digital e. Web portal and/or digital platform
f. Aktivitas penyewaan dan Sewa guna usaha tanpa hak opsi f. Leasing activities and leasing without option rights
Kegiatan Perseroan Business Company
Kegiatan usaha Perusahaan meliputi: the company's business activities include:
a. Kegiatan usaha utama: a. Main business activities:
- Industri pengolahan es krim - Ice cream processing industry
- Industri pengolahan es sejenisnya yang dapat dimakan - ice processing industry or likely edible (not ice cubes and
(bukan es batu dan es balok) ice block)
b. Kegiatan usaha penunjang: b. Supporting business activities:
- Industri produk roti dan kue - Bread and pastry products industry
- Perdagangan besar makanan dan minuman lainnya - Big trade of other food and drink
5
Page 10
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
- Perdagangan eceran melalui media untuk komoditi - Retail trade through the media for commodities of food,
makanan, minuman, tembakau, kimia, farmasi, kosmetik, beverages, tobacco, chemicals, pharmaceuticals,
dan alat laboratorium cosmetics, and laboratory equipment
- Perdagangan eceran melalui media untuk komoditi tekstil, - Retail trade through the media for commodities of textiles,
pakaian, alas kaki, dan barang keperluan pribadi clothing, footwear and personal goods
- Perdagangan eceran melalui media untuk barang - Retail trade through the media for household goods and
perlengkapan rumah tangga dan perlengkapan dapur kitchen utensils
- Pergudangan dan penyimpanan - Warehousing and storage
- Angkutan bermotor untuk barang umum - Motorized transportation of general goods
- Portal web dan/atau platform digital dengan tujuan - Web portals and/or digital platforms for commercial
- Sewa guna usaha tanpa hak opsi intelektual properti, bukan - Lease without intellectual property option rights, not
karya hak cipta copyright works
Berdasarkan Akta No. 42 tanggal 21 Juni 2023, dibuat dihadapan Based on Deed no. 42 dated June 21 2023, made before Notary
Notaris Sitaresmi Puspadewi Subianto, S.H., M.Kn., di Surabaya, Sitaresmi Puspadewi Subianto, S.H., M.Kn., in Surabaya, contains
memuat persetujuan para pemegang saham salah satunya the approval of the shareholders, one of which is the change in the
Perubahan susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris composition of the members of the Company's Board of Directors
Perseroan, yaitu memberhentikan dengan hormat seluruh anggota and Board of Commissioners, namely the respectful dismissal of all
Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan yang lama, dengan members of the Company's Board of Directors and Board of
memberikan pembebasan dan pelunasan (acquit et decharge ) Commissioners. old ones, by granting release and repayment (acquit
selama masa jabatannya sepanjang tindakan tersebut tercermin et decharge) during his term of office as long as these actions are
dalam laporan keuangan Perseroan, dan mengangkat anggota Direksi reflected in the Company's financial reports, and appointing new
dan Dewan Komisaris Perseroan yang baru. members of the Company's Board of Directors and Board of
Commissioners.
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham dalam Based on the Minutes of the General Meeting of Shareholders in
Akta nomor 60 tanggal 21 Juni 2024 yang dibuat oleh Anita Deed number 60 dated 21 June 2024 made by Anita Anggawidjaja,
Anggawidjaja, S.H., Notaris di Surabaya, Susunan Dewan Komisaris S.H. Notary in Surabaya, the composition of the Board of
dan Dewan Direksi adalah sebagai berikut: Commissioners and the Board of Directors as follows:
2025/2024
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Presiden Komisaris Tn. Jutianto Isnandar President Commissioner
Komisaris Independen Tn. Makmur Widjaja Independent Commissioner
Dewan Direksi Board of Directors
Presiden Direktur Tn. Samudera Prawirawidjaja President Director
Direktur Tn. Arif Harmoko Rayadi Director
Tn. Hans Jensen
Tn. Hendro Hadipranoto
Tn. Adji Andjono
Susunan Dewan Komite Audit pada 30 September 2025 dan 2024 The composition of members of the Company’s Audit Committee at
adalah sebagai berikut: September 30, 2025 and 2024 was as follows:
Komite Audit Audit Committee
Ketua Tn. Makmur Widjaja Chairman
Anggota Tn. Bing Hartono Poernomosidi Member
Tn. Rudy Soraya
Manajemen kunci Key management
Personil manajemen kunci Perusahaan meliputi seluruh anggota The Company's key management personnel include all members of
Dewan Komisasris dan Direksi. Manajemen kunci memiliki the Board of Commissioners and the Board of Directors. Key
kewenangan dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin management has the authority and responsibility to plan, lead and
dan mengendalikan aktivitas utama Perusahaan. control the Company's main activities.
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 Perseroan As of September 30, 2025 and December 31, 2024, the Company
memiliki karyawan sebanyak 1.262 orang (tidak diaudit). had 1.262 employees (unaudited).
6
Page 11
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
02. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 02. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
Berikut ini adalah ikhtisar kebijakan akuntansi yang penting yang Presented below is a summary of significant accounting policies
diterapkan oleh Perusahaan dalam penyusunan laporan keuangan. adopted by the Company in preparing the financial statements.
a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan a. Basis of Preparation of the Financial Statements
Laporan keuangan telah disusun sesuai dengan Standar The financial statements have been prepared in accordance
Akuntansi Keuangan di Indonesia (SAK), yang mencakup with the Indonesian Financial Accounting Standards (SAK),
Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan which comprise the Statements and Interpretations issued by
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan the Board of Financial Accounting Standards of the Institute of
Peraturan Nomor VIII.G.7 tentang Pedoman Penyajian serta Indonesia Chartered Accountants, and Regulation Number
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten yang diterbitkan oleh VIII.G.7 of Guidelines of Financial Statement Presentation and
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk perusahaan publik. Disclosures issued by the Financial Services Authority (OJK) for
publiclylisted companies.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan The accounting policies adopted in the preparation of the
keuangan adalah selaras dengan kebijakan akutansi yang financial statements are consistent with those followed in the
diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan pada tanggal preparation of the financial statements as of and for the year
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 September ended September 30, 2025.
2025.
Laporan keuangan disusun menggunakan dasar akrual (accrual The financial statements have been prepared on the basis of
basis ), kecuali untuk laporan arus kas. the accruals concept, except for the statement of cash flows.
Laporan arus kas disajikan dengan menggunakan metode The statement of cash flows which has been prepared using
langsung, menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas dan the direct method, presents receipts and payments of cash and
setara kas yang diklasifikasikan menjadi aktivitas operasi, cash equivalents classified into operating, investing and
investasi dan pendanaan. financing activities.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan The reporting currency used in the preparation of the financial
laporan keuangan Perusahaan adalah Rupiah, yang juga statements is the Indonesian Rupiah, which is also the
merupakan mata uang fungsional Perusahaan. functional currency of the Company.
Penyusunan dan penyajian laporan keuangan berdasarkan The preparation of financial statements in comformity with
PSAK mengharuskan penggunaan asumsi dan estimasi ISFAS requires the use of certain critical accounting estimates
akuntansi kritikal tertentu. Penyusunan dan penyajian laporan and assumptions. It also requires managemnet to exercise its
keuangan juga mengharuskan manajemen untuk melaksanakan judgment. In the process of applying the Company’s accounting
pertimbangan di dalam proses penerapan kebijakan akuntansi policies. The areas involving a higher degree of judgment or
Perusahaan. Hal-hal yang melibatkan pertimbangan atau complexity, or areas where assumptions and estimates are
kompleksitas dengan tingkat yang lebih tinggi, atau hal-hal di significant to the financial statements are disclosed in Note 03.
mana asumsi dan estimasi adalah signifikan terhadap laporan
keuangan, diungkapkan di dalam Catatan 03.
Perubahan pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Changes to the Statements of Financial Accounting
Standards
Standar akuntansi revisian berikut, yang relevan untuk The following revised accounting standards,which are relevant
Perusahaan, berlaku efektif sejak tanggal 1 Januari 2024 dan to the Company, are effective from 1 January 2024 and did not
tidak memiliki pengaruh material terhadap laporan keuangan result in material impact to the Company’s financial statements:
Perusahaan:
1. Amendemen PSAK 201 “Penyajian Laporan Keuangan” 1. Amendment to SFAS 201 ”Presentation of Financial
Statements”
2. Amendemen PSAK 207 “Laporan Arus Kas” dan 2. Amendment to SFAS 207 “Cash Flow
amendemen PSAK 107 “Instrumen Keuangan: Statements” and SFAS 107 “Financial Instruments:
Pengungkapan". Disclosures".
3. Amendemen PSAK 116 ”Sewa" 3. Amendment to SFAS 116 “Leases”
Amendemen berikut yang telah diterbitkan dan relevan untuk The following amendments to accounting standards issued and
Perusahaan berlaku efektif sejak tanggal 1 Januari 2025 dan relevant to the Company which are effective from 1 January
1 Januari 2026 belum diterapkan secara dini oleh Perusahaan: 2025 and 1 January 2026 have not been early adopted by the
Company:
1. Amendemen PSAK 221 “Pengaruh Perubahan Kurs Valuta 1. Amendment to SFAS 221 “The Effects of Changes in
Asing” Foreign Exchange Rate”
7
Page 12
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
2. Amendemen PSAK 212 “Pajak Penghasilan” 2. Amendment to SFAS 212 “Income Taxes”
Pada saat tanggal otorisasi laporan keuangan, Perusahaan As at the authorisation date of these financial statements, the
sedang mempelajari dampak yang mungkin timbul dari Company is evaluating the potential impact of the
penerapan standar baru dan amendemen tersebut pada laporan implementation of these new and amendment accounting
keuangan. Mulai dari 1 Januari 2025, referensi terhadap masing- standards to the financial statements. Beginning 1 January
masing PSAK dan ISAK akan diubah sesuai dengan penerbitan 2025, references to the individual PSAKs and ISAKs will be
oleh DSAK Ikatan Akuntan Indonesia. changed as published by DSAK of Indonesian Institute of
Accountants.
b. Transaksi dengan Pihak-Pihak Berelasi b. Transactions with Related Parties
Pihak berelasi didefinisikan sebagai berikut: A related party is defined as follows:
i. Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi i. A person or a close member of the person’s family is
dengan Perusahaan jika orang tersebut: related to The Company if that person:
a. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama a. Has control or joint control over The Company;
Perusahaan;
b. Memiliki pengaruh signifikan atas Perusahaan; atau b. Has significant influence over The Company; or
c. Personil manajemen kunci Perusahaan atau entitas c. A member of the key management personnel of The
induk Perusahaan. Company or of a parent of The Company.
ii. Suatu entitas berelasi dengan Perusahaan jika memenuhi ii. An entity is related to a reporting entity if any of the
salah satu hal berikut: following conditions applies:
a. Entitas dan Perusahaan adalah anggota dari a. The entity and The Company are members of the
Perusahaan yang sama (artinya entitas induk, entitas same Company (which means that each parent,
anak, dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas subsidiary and fellow subsidiary is related to the
lain). others).
b. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura b. One entity is an associate or joint venture of the other
bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau entity (or an associate or joint venture of a member of
ventura bersama yang merupakan anggota suatu a Company of which the other entity is a member).
Perusahaan, yang mana entitas lain tersebut adalah
anggotanya).
c. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari c. Both entities are joint venture of the same third party.
pihak ketiga yang sama.
d. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga d. One entity is a joint venture of a third entity and the
dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas other entity is an associate of the third entity.
ketiga.
e. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan e. The entity is a post-employment benefit plan for the
pascakerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas benefit of employees of either the reporting entity or
pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas an entity related to the reporting entity. If the
pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang reporting entity is itself such a plan, the sponsoring
menyelenggarakan program tersebut, maka entitas employers are also related to the reporting entity.
sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor.
f. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama f. The entity is controlled or jointly controlled by a
oleh orang yang diidentifikasikan dalam huruf (i). person identified in (i).
g. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki g. A person identified in (a) (i) has significant influence
pengaruh signifikan atas entitas atau personil over the entity or is a member of the key
manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari management personnel of the entity (or of a parent of
entitas). the entity).
Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui The transactions are made based on terms agreed by the
oleh kedua belah pihak, dimana persyaratan tersebut mungkin parties, such terms may not be the same as those of the
tidak sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan pihak transactions between unrelated parties. Significant transactions
yang tidak berelasi. Transaksi dan saldo yang material dengan and balances with related parties are disclosed in Note 31.
pihak berelasi diungkapkan dalam Catatan 31.
8
Page 13
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
c. Transaksi dan Translasi Mata Uang Asing c. Foreign Currency Transaction and Translation
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke mata uang Transactions denominated in foreign currencies are translated
Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal into Rupiah at the exchange rates prevailing at the date of the
transaksi. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter transaction. At the reporting date, monetary assets and
dalam mata uang asing dijabarkan kembali ke mata uang Rupiah liabilities in foreign currencies are retranslated into Rupiah at
dengan kurs yang berlaku pada tanggal pelaporan tersebut. Kurs the exchange rates prevailing on that date. The exchange rate
yang digunakan sebagai acuan adalah kurs tengah yang used as a benchmark is the middle rate which is issued by
digunakan oleh Bank Indonesia. Bank Indonesia.
Keuntungan dan kerugian atas selisih kurs yang timbul dari Exchange gains and losses arising on transactions in foreign
transaksi dalam mata uang asing dan atas penjabaran kembali currency and on the retranslation of monetary assets and
aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing, diakui pada liabilities in foreign currency are recognised in profit or loss
laba rugi pada tahun yang bersangkutan. during the financial year in which they are incurred.
Kurs mata uang, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, yang The rates of exchange, based on the Bank Indonesia middle
digunakan pada akhir periode adalah sebagai berikut: rate, used at the period end dates were as follows:
2025 2024
(Rp) (Rp)
1 Euro Eropa/Rupiah 19.560,66 16.851,32 1 Euro Eropa/Rupiah
1 Dollar Amerika Serikat/Rupiah 16.680,00 16.162,00 1 United States Dollar/Rupiah
1 Dollar Singapore/Rupiah 12.933,76 11.919,34 1 Singapore Dollar /Rupiah
1 China Yuan/Rupiah 2.343,46 2.214,17 1 China Yuan /Rupiah
1 Dollar Australia/Rupiah 10.957,10 10.081,88 1 Australia Dollar /Rupiah
1 Pound sterling/Rupiah 22.427,95 20.332,61
d. Instrumen keuangan d. Financial instruments
Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang memberikan A financial instrument is any contract that gives rise to a
aset keuangan bagi satu entitas dan liabilitas keuangan atau financial asset of one entity and a financial liability or equity
ekuitas bagi entitas lain. instrument of another entity.
Aset Keuangan Financial Assets
Pengakuan dan pengukuran awal Initial recognition and measurement
Perusahaan mengklasifikasikan aset keuangannya dalam The Company classifies its financial assets into the following
kategori (a) aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui category: (a) financial assets measured at fair value through
laba rugi, (b) aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui profit or loss, (b) financial assets measured at fair value through
pendapatan komprehensif lainnya, dan (c) aset keuangan yang other comprehensive income, and (c) financial assets
diukur pada biaya perolehan diamortisasi. measured at amortised cost.
Aset keuangan Perusahaan terdiri dari kas dan setara kas, The Company’s financial assets consist of cash and cash
piutang usaha, piutang lain-lain, piutang dari pihak berelasi, equivalents, trade receivables, other receivables, due from a
obligasi, aset derivatif dan aset tidak lancar lainnya related party, investment in shares, derivative assets and other
diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur dengan non-current assets classified as financial assets at amortized
biaya diamortisasi. Perusahaan tidak memiliki aset keuangan cost. The Company has no financial assets measured at fair
yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan penghasilan value through profit or loss and other comprehensive income.
komprehensif lain.
Perusahaan menggunakan 2 (dua) metode untuk The Company used 2 (two) methods to classify its financial
mengklasifikasikan aset keuangan, yaitu model bisnis assets, based on the Company’s business model in managing
Perusahaan dalam mengelola aset keuangan dan Karakteristik the financial assets, and the contractual cash flow of the
arus kas kontraktual dari aset keuangan (“SPPI”). financial assets (“SPPI”).
Pengujian SPPI SPPI Test
Sebagai langkah pertama dari proses klasifikasi, Perusahaan As a first step of its classification process, the Company
menilai persyaratan kontraktual keuangan untuk mengidentifikasi assesses the contractual terms of financial to identify whether
apakah mereka memenuhi pengujian SPPI. they meet the SPPI test.
Nilai pokok untuk tujuan pengujian ini didefinisikan sebagai nilai Principal for the purpose of this test is defined as the fair value
wajar dari aset keuangan pada pengakuan awal dan dapat of the financial asset at initial recognition and may change over
berubah selama umur aset keuangan (misalnya, jika ada the life of the financial asset (for example, if there are
pembayaran pokok atau amortisasi premi/diskon). repayments of principal or amortisation of the
premium/discount).
9
Page 14
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
Elemen bunga yang paling signifikan dalam perjanjian biasanya The most significant elements of interest within an arrangement
adalah pertimbangan atas nilai waktu dari uang dan risiko kredit. are typically the consideration for the time value of money and
Untuk membuat penilaian SPPI, Perusahaan menerapkan credit risk. To make the SPPI assessment, the Company
pertimbangan dan memperhatikan faktor-faktor yang relevan applies judgment and considers relevant factors such as the
seperti mata uang dimana aset keuangan didenominasikan dan currency in which the financial asset is denominated, and the
periode pada saat suku bunga ditetapkan. period for which the interest rate is set.
Sebaliknya, persyaratan kontraktual yang memberikan eksposur In contrast, contractual terms that introduce a more than de
lebih dari de minimis atas risiko atau volatilitas dalam arus kas minimis exposure to risks or volatility in the contractual cash
kontraktual yang tidak terkait dengan dasar pengaturan flows that are unrelated to a basic lending arrangement, do not
pinjaman, tidak menimbulkan arus kas kontraktual SPPI atas give rise to contractual cash flows that are solely payments of
jumlah saldo. Dalam kasus seperti itu, aset keuangan principal and interest on the amount outstanding. In such
diharuskan untuk diukur pada pengukuran aset keuangan cases, the financial asset is required to be measured as Fair
menggunakan nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL”). Value through Profit or Loss (“FVTPL”).
Penilaian model bisnis Business model assessment
Perusahaan menentukan model bisnisnya berdasarkan tingkat The Company determines its business model at the level that
yang paling mencerminkan bagaimana Perusahaan mengelola best reflects how it manages the Company’s financial assets to
kelompok atas keuangannya untuk mencapai tujuan bisnisnya. achieve its business objective.
Model bisnis Perusahaan tidak dinilai berdasarkan masing- The Company’s business model is not assessed on an
masing instrumennya, tetapi pada tingkat portofolio secara instrument-by-instrument basis, but at a higher level of
agregat yang lebih tinggi dan didasarkan pada faktor-faktor yang aggregated portfolios and is based on observable factors such
dapat diamati seperti: as:
- Bagaimana kinerja model bisnis dan aset keuangan yang - How the performance of the business model and the
dimiliki dalam model bisnis tersebut dievaluasi dan financial assets held within that business model are
dilaporkan kepada personel manajemen kunci; evaluated and reported to the entity’s key management
personnel;
- Risiko yang mempengaruhi kinerja model bisnis (dan aset - The risks that affect the performance of the business
keuangan yang dimiliki dalam model bisnis tersebut) dan, model (and the financial assets held within that business
khususnya, bagaimana cara risiko tersebut dikelola; model) and, in particular the way those risks are managed;
- Bagaimana manajer bisnis dikompensasi (misalnya, apakah - How business managers are compensated (for example,
kompensasi didasarkan pada nilai wajar dari aset yang whether the compensation is based on the fair value of the
dikelola atau pada arus kas kontraktual yang tertagih); assets managed or on the contractual cash flows
collected);
- Frekuensi, nilai, dan waktu penjualan yang diharapkan, juga - The expected frequency, value, and timing of sales are
merupakan aspek penting dari penilaian Perusahaan. also important aspects of the Company’s assessment.
Penilaian model bisnis didasarkan pada skenario yang The business model assessment is based on reasonably
diharapkan secara wajar tanpa mempertimbangkan skenario expected scenarios without taking “worst case” or “stress case”
“worst case” atau “stress case”. Jika arus kas setelah pengakuan scenarios into account. If cash flows after initial recognition are
awal direalisasikan dengan cara yang berbeda dari yang awal realised in a way that is different from the Company’s original
diharapkan, Perusahaan tidak mengubah klasifikasi aset expectations, the Company does not change the classification
keuangan dimiliki yang tersisa dalam model bisnis tersebut, of the remaining financial assets held in that business model,
tetapi memasukkan informasi tersebut dalam melakukan but incorporates such information when assessing newly
penilaian atas aset keuangan yang baru atau yang baru dibeli originated or newly purchased financial assets going forward.
selanjutnya.
Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi Financial assets are measured at amortized cost if the financial
jika aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan asset is managed in a business model aimed at owning a
untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus financial asset in order to obtain a contractual cash flow and the
kas kontraktual dan persyaratan kontraktual dari aset keuangan contractual requirements of a financial asset that on a given
yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang semata date increases the cash flow solely from the principal and
dari pembayaran pokok dan bunga (“SPPI”) dari jumlah pokok interest payments (“SPPI”) of the amount owed.
terutang.
10
Page 15
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada At initial recognition, the financial assets measured at
biaya perolehan diamortisasi diakui pada nilai wajarnya amortized cost are recognized at the fair value plus the
ditambah biaya transaksi dan selanjutnya diukur pada biaya transaction fee and subsequently measured at amortized cost
perolehan diamortisasi dengan menggunakan suku bunga by using the effective interest rate.
efektif.
Pendapatan bunga dari aset keuangan yang diukur pada biaya Interest income from financial assets measured at amortized
perolehan diamortisasi dicatat dalam laporan laba rugi dan cost is recorded in the statements of profit and loss and other
penghasilan komprehensif lain dan diakui sebagai “Pendapatan". comprehensive income and is recognized as "Finance Income".
Keuangan”. Ketika penurunan nilai terjadi, kerugian penurunan When a decline in value occurs, the impairment loss is
nilai diakui sebagai pengurang dari nilai tercatat aset keuangan recognized as a deduction of the recorded value of the financial
dan dicatat didalam laporan keuangan konsolidasian sebagai asset and is recognized in the consolidated financial
“Kerugian penurunan nilai”. statements as "Impairment loss".
Sebelum 1 Januari 2020, Perusahaan mengklasifikasikan aset Before January 1, 2020, the Company classified its financial
keuangannya dalam kategori (a) aset keuangan yang diukur assets into these categories: (a) financial assets measured at
pada nilai wajar melalui laba rugi, (b) pinjaman yang diberikan fair value through profit or loss, (b) loans and receivables, (c)
dan piutang, (c) aset keuangan dimiliki hingga jatuh tempo dan financial assets held to maturity, and (d) financial assets
(d) aset keuangan tersedia untuk dijual. Klasifikasi ini tergantung available for sale. This classification depends on the purpose of
dari tujuan perolehan aset keuangan tersebut. Manajemen acquiring such financial assets. Management determines the
menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada saat awal classification of such financial assets at the beginning of its
pengakuannya. recognition.
Pinjaman yang diberikan dan piutang adalah aset keuangan non- Loans and receivables are non-derivative financial assets with
derivatif dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan dan fixed or specified payments and have no quotes on the active
tidak mempunyai kuotasi di pasar aktif, kecuali: market, except:
- yang dimaksudkan oleh Perusahaan untuk dijual dalam - intended by the Company for sale in the near future, which
waktu dekat, yang diklasifikasikan dalam kelompok is classified as held for trading, as well as which at the
diperdagangkan, serta yang pada saat pengakuan awal time of initial recognition is determined to be measured at
ditetapkan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi; fair value through profit or loss;
- yang pada saat pengakuan awal ditetapkan dalam kelompok - which at the time of initial recognition is set as available
tersedia untuk dijual; atau for sale; or
- dalam hal Perusahaan mungkin tidak akan memperoleh - in the case of the Company may not obtain substantial
kembali investasi awal secara substansial kecuali yang initial investment unless caused by a decrease in the
disebabkan oleh penurunan kualitas pinjaman yang quality of loans provided and receivables.
diberikan dan piutang.
Pada saat pengakuan awal, pinjaman yang diberikan dan At the time of initial recognition, loans and receivables are
piutang diakui pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi dan recognized at their fair value plus transaction fees and are
selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan further measured on amortized acquisition costs using the
menggunakan metode Suku Bunga Efektif (“SBE”). Pendapatan Effective Interest Rate (“EIR”) method. Income from financial
dari aset keuangan dalam kelompok pinjaman yang diberikan assets in the category of loans and receivables is recorded in
dan piutang dicatat di dalam laporan laba rugi dan penghasilan the interim statements of income and other comprehensive
komprehensif lain interim dan dilaporkan sebagai “Pendapatan income and is reported as "Finance Income". In the event of
Keuangan”. Dalam hal terjadi penurunan nilai, kerugian impairment, impairment losses are reported as a deduction
penurunan nilai dilaporkan sebagai pengurang dari nilai tercatat from the carrying value of the financial assets in loan and
dari aset keuangan dalam kelompok pinjaman yang diberikan receivables and are recognized in the statements of profit and
dan piutang dan diakui di dalam laporan laba rugi dan loss and other comprehensive income as "Impairment loss".
penghasilan komprehensif lain sebagai “Kerugian penurunan
nilai”.
11
Page 16
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
Metode Suku Bunga Efektif (“SBE”) Effective Interest Method (“EIR”)
SBE adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya EIR is a method of calculating the amortised cost of a financial
perolehan diamortisasi dari instrumen keuangan dan metode asset and of allocating interest income over the relevant period.
untuk mengalokasikan pendapatan bunga selama periode yang The EIR is the rate that exactly discounts estimated future cash
relevan. SBE adalah suku bunga yang secara tepat receipts (including all fees and points paid or received that form
mendiskontokan estimasi penerimaan kas di masa datang an integral part of the EIR, transaction costs and other
(mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan dan premiums or discounts) through the expected life of the
diterima yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari SBE, financial instrument, or, where appropriate, a shorter period to
biaya transaksi dan premium dan diskonto lainnya) selama the net carrying amount of financial assets on initial recognition.
perkiraan umur instrumen keuangan, atau, jika lebih tepat,
digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai
tercatat bersih aset keuangan pada saat pengakuan awal.
Pendapatan diakui berdasarkan suku bunga efektif untuk Income is recognized on an effective interest rate basis for
instrumen keuangan selain dari aset keuangan FVTPL. financial instruments other than those financial assets at
FVTPL.
Penghentian pengakuan Derecognition
Aset keuangan (atau, jika berlaku, bagian dari aset keuangan A financial asset (or, where applicable, a part of a financial
atau bagian dari kelompok aset keuangan serupa) terutama asset or part of a Company of similar financial assets) is
dihentikan pengakuannya (yaitu, dihapus dari laporan posisi primarily derecognized (i.e., removed from the Company’s
keuangan konsolidasian Perusahaan) ketika: consolidated statement of financial position) when:
- Hak untuk menerima arus kas dari aset telah kedaluwarsa; - The rights to receive cash flows from the asset have
atau expired; or
- Perusahaan telah mengalihkan haknya untuk menerima arus - The Company has transferred its rights to receive cash
kas dari aset atau telah mengasumsikan kewajiban untuk flows from the asset or has assumed an obligation to pay
membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa the received cash flows in full without material delay to a
penundaan material kepada pihak ketiga berdasarkan third party under a ‘pass-through’ arrangement; and either
pengaturan 'pass-through'; dan salah satu (a) Perusahaan (a) the Company has transferred substantially all the risks
telah mengalihkan secara substansial semua risiko dan and rewards of the asset, or (b) the Company has neither
manfaat aset, atau (b) Perusahaan tidak mengalihkan atau transferred nor retained substantially all the risks and
memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat aset, rewards of the asset, but has transferred control of the
tetapi telah mengalihkan pengendalian aset. asset.
Ketika Perusahaan telah mengalihkan haknya untuk menerima When the Company has transferred its rights to receive cash
arus kas dari aset atau telah menandatangani perjanjian pass- flows from an asset or has entered into a pass-through
through, Perusahaan mengevaluasi apakah, dan sejauh mana, arrangement, it evaluates if, and to what extent, it has retained
telah mempertahankan risiko dan manfaat kepemilikan. Ketika the risks and rewards of ownership. When it has neither
Perusahaan tidak mengalihkan atau mempertahankan secara transferred nor retained substantially all of the risks and
substansial seluruh risiko dan manfaat dari aset, atau rewards of the asset, nor transferred control of the asset, the
mengalihkan pengendalian atas aset, Perusahaan terus Company continues to recognize the transferred asset to the
mengakui aset yang ditransfer tersebut sejauh keterlibatannya extent of its continuing involvement. In that case, the Company
secara berkelanjutan. Dalam kasus tersebut, Perusahaan juga also recognises an associated liability. The transferred asset
mengakui liabilitas terkait. Aset alihan dan liabilitas terkait diukur and the associated liability are measured on a basis that
atas dasar yang mencerminkan hak dan kewajiban yang dimiliki reflects the rights and obligations that the Company has
Perusahaan. retained.
Keterlibatan berkelanjutan dalam bentuk jaminan atas aset yang Continuing involvement that takes the form of a guarantee over
ditransfer diukur pada nilai yang lebih rendah dari nilai tercatat the transferred asset is measured at the lower of the original
asli aset dan jumlah maksimum imbalan yang mungkin diminta carrying amount of the asset and the maximum amount of
untuk dibayar kembali oleh Perusahaan. consideration that the Company could be required to repay.
12
Page 17
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
Penurunan Nilai Aset Keuangan Impairment of Financial Assets
Aset keuangan, selain aset keuangan FVTPL, dievaluasi Financial assets, other than those at FVTPL, are assessed for
terhadap indikator penurunan nilai pada setiap akhir periode indicators of impairment at the end of each reporting date.
pelaporan. Aset keuangan diturunkan nilainya bila terdapat bukti Financial assets are considered to be impaired when there is
objektif, sebagai akibat dari satu atau lebih peristiwa yang terjadi objective evidence that, as a result of one or more events that
setelah pengakuan awal aset keuangan, dan peristiwa yang occurred after the initial recognition of the financial asset, the
merugikan tersebut berdampak pada estimasi arus kas masa estimated future cash flows of the investment have been
depan atas aset keuangan yang dapat diestimasi secara andal. affected.
Penerapan PSAK 232: Instrumen Keuangan telah mengubah The adoption of PSAK 232: Financial Instruments changed the
metode perhitungan kerugian penurunan nilai dari pendekatan method of calculating impairment from incurred loss in
kerugian yang telah terjadi (incurred loss) sesuai PSAK 239 accordance with PSAK 239: Financial Instruments: Recognition
“Instrumen Keuangan Pengakuan dan Pengukuran” dengan and Measurement to Expected Credit Loss (“ECL”).
pendekatan Kerugian Kredit Ekspektasian (“ECL”).
ECL didasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual ECLs are based on the difference between the contractual cash
yang jatuh tempo sesuai dengan kontrak dan semua arus kas flows due in accordance with the contract and all the cash flows
yang diharapkan akan diterima Perusahaan, didiskontokan that The Company expects to receive, discounted at an
dengan perkiraan suku bunga efektif awal. Arus kas yang approximation of the original effective interest rate. The
diharapkan akan mencakup arus kas dari penjualan agunan yang expected cash flows will include cash flows from the sale of
dimiliki atau peningkatan kredit lainnya yang merupakan bagian collateral held or other credit enhancements that are integral to
integral dari persyaratan kontraktual. the contractual terms.
Perusahaan menerapkan pendekatan yang disederhanakan The Company adopted the simplified expected credit loss
(simplified) dalam menghitung kerugian kredit ekspektasian yaitu approach which is using lifetime expected credit loss.Therefore,
kerugian kredit ekspektasian sepanjang umur (lifetime). Oleh The Company does not track changes in credit risk, but instead
karena itu, Perusahaan tidak melacak perubahan dalam risiko recognizes a loss allowance based on lifetime ECLs at each
kredit, tetapi mengakui penyisihan kerugian berdasarkan ECL reporting date. The Company has established a provision
seumur hidup pada setiap tanggal pelaporan. Perusahaan telah matrix that is based on its historical credit loss experience,
menetapkan matriks provisi berdasarkan pengalaman kerugian adjusted for forward- looking factors specific to the debtors and
kredit historisnya, yang disesuaikan dengan faktor-faktor the economic environment.
berwawasan ke depan yang spesifik untuk debitur dan
lingkungan ekonomi.
Sebelum 1 Januari 2020, bukti objektif penurunan nilai aset Before January 1, 2020, objective evidence of impairment of
keuangan termasuk sebagai berikut: financial assets could include:
- kesulitan keuangan signifikan yang dialami penerbit atau - significant financial difficulty of the issuer or counterparty;
pihak peminjam; atau or
- pelanggaran kontrak, seperti terjadinya gagal bayar atau - breach of contract, such as default or delinquency in
tunggakan pembayaran pokok atau bunga; atau interest or principal payments; or
- terdapat kemungkinan bahwa pihak peminjam akan - it becomes probable that the borrower will enter
dinyatakan pailit atau melakukan reorganisasi keuangan; bankruptcy or financial re- organisation; or
atau
- hilangnya pasar aktif dari aset keuangan akibat kesulitan - the disappearance of an active market for that financial
keuangan. asset because of financial difficulties.
Untuk kelompok aset keuangan tertentu, seperti piutang, aset For certain categories of financial assets, such as receivables,
yang dinilai tidak akan diturunkan secara individual akan assets that are assessed not to be impaired individually are, in
dievaluasi penurunan nilainya secara kolektif. Bukti objektif dari addition, assessed for impairment on a collective basis.
penurunan nilai portofolio piutang dapat termasuk pengalaman Objective evidence of impairment for a portfolio of receivables
Perusahaan atas tertagihnya piutang di masa lalu, peningkatan could include The Company’s past experience of collecting
keterlambatan penerimaan pembayaran piutang dari rata-rata payments, an increase in the number of delayed payments in
periode kredit, dan juga pengamatan atas perubahan kondisi the portfolio past the average credit period, as well as
ekonomi nasional atau lokal yang berkorelasi dengan gagal observable changes in national or local economic conditions
bayar atas piutang. that correlate with default on receivables.
13
Page 18
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
Untuk aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan For financial assets carried at amortised cost, the amount of the
diamortisasi, jumlah kerugian penurunan nilai merupakan selisih impairment loss is measured as the difference between the
antara jumlah tercatat aset keuangan dengan nilai kini dari asset’s carrying amount and the present value of estimated
estimasi arus kas masa depan yang didiskontokan future cash flows, discounted at the financial asset’s original
menggunakan suku bunga efektif awal dari aset keuangan. effective interest rate.
Jumlah tercatat aset keuangan tersebut dikurangi dengan The carrying amount of the financial asset is reduced by the
kerugian penurunan nilai secara langsung atas seluruh aset impairment loss directly for all financial assets with the
keuangan, kecuali piutang yang jumlah tercatatnya dikurangi exception of receivables, where the carrying amount is reduced
melalui penggunaan akun cadangan piutang. Jika piutang tidak through the use of an allowance account. When a receivable is
tertagih, piutang tersebut dihapuskan melalui akun cadangan considered uncollectible, it is written off against the allowance
piutang. Pemulihan kemudian dari jumlah yang sebelumnya account. Subsequent recoveries of amounts previously written
telah dihapuskan dikreditkan terhadap akun cadangan. off are credited against the allowance account. Changes in the
Perubahan jumlah tercatat akun cadangan piutang diakui dalam carrying amount of the allowance account are recognized in
laba rugi. profit or loss.
Liabilitas Keuangan Financial liabilities
Pengakuan dan pengukuran awal Initial recognition and measurement
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan Financial liabilities are classified as financial liabilities at fair
yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau liabilitas value through profit or loss or financial liabilities at amortized
keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. Perusahaan cost. The Company determines the classification of its financial
menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat liabilities at initial recognition.
pengakuan awal.
Liabilitas keuangan awalnya diukur sebesar nilai wajarnya. Biaya Financial liabilities are initially measured at fair value.
transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan Transaction costs that are directly attributable to the acquisition
perolehan liabilitas keuangan (selain liabilitas keuangan yang of financial liabilities (other than financial liabilities at fair value
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi) ditambahkan atau through profit or loss) are added to or deducted from the fair
dikurangkan dari nilai wajar liabilitas keuangan, yang sesuai, value of the financial liabilities, as appropriate, on initial
pada pengakuan awal. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan recognition. Transaction costs directly attributable to the
secara langsung dengan perolehan liabilitas keuangan yang acquisition of financial liabilities at fair value through profit or
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi langsung diakui dalam loss are recognized immediately in profit or loss.
laba rugi.
Liabilitas keuangan utama Perusahaan meliputi utang bank The Company’s principal financial liabilities include short-term
jangka pendek, utang usaha, utang lain- lain, beban akrual, bank loans, trade payables, other payables, accrued expenses,
liabilitas imbalan kerja jangka pendek, pembiayaan atas short-term employee benefits liability, loan to finance
perolehan aset tetap, utang sewa pembiayaan dan utang acquisition of Property, Plant, and Equiptment, finance lease
obligasi yang diklasifikasikan sebagai utang dan pinjaman. payables and bonds payable classified as financial liabilities at
Perusahaan tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada amortized cost. The Company has no financial liabilities
nilai wajar melalui laba rugi. measured at fair value through profit or loss.
Pengukuran selanjutnya Subsequent measurement
Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan yang dikenakan After initial recognition, interest-bearing financial liabilities are
bunga diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan subsequently measured at amortized cost using the EIR
menggunakan metode SBE. method.
Pada tanggal pelaporan, akrual beban bunga dicatat secara At the reporting dates, accrued interest expenses is recorded
terpisah dari pokok pinjaman terkait dalam bagian liabilitas separately from the associated borrowings within the current
jangka pendek. Keuntungan atau kerugian harus diakui dalam liabilities section. Gains and losses are recognized in profit or
laba rugi ketika liabilitas tersebut dihentikan pengakuannya serta loss when the liabilities are derecognized as well as through the
melalui proses amortisasi SBE. EIR amortisation process.
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan mempertimbang Amortized cost is calculated by taking into account any
kan diskonto atau premium atas perolehan dan komisi atau discount or premium on acquisition and fee or costs that are an
biaya yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari SBE. integral part of the EIR. The EIR amortisation is included in
Amortisasi SBE dicatat sebagai “Beban Keuangan” dalam laba “Finance Costs” in profit or loss.
rugi.
14
Page 19
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
Penghentian pengakuan Derecognition
Suatu liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat A financial liability is derecognized when it is extinguished, that
kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak dihentikan atau is when the obligation specified in the contract is discharged or
dibatalkan atau kadaluwarsa. cancelled or expired.
Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas When an existing financial liability is replaced by another from
keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama atas the same lender on substantially different terms, or the terms of
persyaratan yang secara substansial berbeda, atau bila an existing financial liability are substantially modified, such an
persyaratan dari liabilitas keuangan tersebut secara substansial exchange or modification is treated as derecognition of the
dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi persyaratan tersebut original financial liability and recognition of a new financial
dicatat sebagai penghentian pengakuan liabilitas keuangan awal liability, and the difference in the respective carrying amounts is
dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai recognized in the profit or loss statements.
tercatat masing-masing liabilitas keuangan tersebut diakui pada
laba rugi.
Reklasifikasi instrumen keuangan Reclassification of financial instruments
Perusahaan diperkenankan untuk melakukan reklasifikasi atas The Company is allowed to reclassify the financial assets
aset keuangan yang dimiliki jika Perusahaan mengubah model owned if The Company changes the business model for the
bisnis untuk pengelolaan aset keuangan dan Perusahaan tidak management of financial assets and The Company is not
diperkenankan untuk melakukan reklasifikasi atas liabilitas allowed to reclassify the financial liabilities.
keuangan.
Perubahan model bisnis sifatnya harus berdampak secara Changes in the business model should significantly impact The
signifikan terhadap kegiatan operasional Perusahaan seperti Company's operational activities such as acquiring, releasing or
memperoleh, melepaskan, atau mengakhiri suatu lini bisnis. ending a line of business. In addition, The Company needs to
Selain itu, Perusahaan perlu membuktikan adanya perubahan prove the change to external parties.
tersebut kepada pihak eksternal.
Yang bukan merupakan perubahan model bisnis adalah: (a) The following are not considered as change in business model:
perubahan intensi berkaitan dengan aset keuangan tertentu (a) the change of intention relates to certain financial assets
(bahkan dalam situasi perubahan signifikan dalam kondisi (even in situations of significant changes in market conditions),
pasar), (b) hilangnya sementara pasar tertentu untuk aset (b) temporary loss of certain markets for financial assets, and
keuangan, dan (c) pengalihan aset keuangan antara bagian dari (c) the transfer of financial assets between parts of The
Perusahaan dengan model bisnis berbeda. Company and different business models.
Saling hapus instrumen keuangan Offsetting of financial instruments
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapuskan dan Financial assets and financial liabilities are offset and the net
nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan jika amount presented in the statement of financial position when
Perusahaan memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum The Company has a legally enforceable right to set off the
untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui; recognized amounts; and intends either to settle on a net basis,
dan berintensi untuk menyelesaikan secara neto atau untuk or to realise the asset and settle the liability simultaneously. A
merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara right to offset must be available today rather than being
simultan. Hak saling hapus harus ada pada saat ini daripada contingent on a future event and must be exercisable by any of
bersifat kontinjen atas terjadinya suatu peristiwa di masa depan the counterparties, both in the normal course of business and in
dan harus dieksekusi oleh pihak lawan, baik dalam situasi bisnis the event of default, insolvency, or bankruptcy.
normal dan dalam peristiwa gagal bayar, peristiwa kepailitan,
atau kebangkrutan.
Pengukuran nilai wajar Fair value measurement
Perusahaan mengukur pada pengakuan awal instrumen The Company initially measures financial instruments at fair
keuangan pada nilai wajar, dan aset dan liabilitas yang diakuisisi value, and assets and liabilities of the acquirees upon business
pada kombinasi bisnis. Perusahaan juga mengukur jumlah combinations. It also measures certain recoverable amounts of
terpulihkan dari UPK tertentu berdasarkan nilai wajar dikurangi the CGU using fair value less cost of disposal (“FVLCD”).
biaya pelepasan.
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima dari menjual suatu Fair value is the price that would be received to sell an asset or
aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu paid to transfer a liability in an orderly transaction between
liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada market participants at the measurement date.
tanggal pengukuran.
15
Page 20
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk The fair value measurement is based on the presumption that
menjual aset atau mengalihkan liabilitas terjadi: the transaction to sell the asset or transfer the liability takes
place either:
- di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut, atau - in the principal market for the asset or liability, or
- jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling - in the absence of a principal market, in the most
menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut. advantageous market for the asset or liability.
Pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan tersebut The principal or the most advantageous market must be
harus dapat diakses oleh Perusahaan. accessible to by the Company.
Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan Impairment of Non-Financial Assets
Pada setiap akhir tahun pelaporan, Perusahaan menilai At the end of each annual reporting, The Company assesses
apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami penurunan nilai. whether there is an indication that an asset may be impaired. If
Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian any such indication exists or when annual impairment testing
penurunan nilai aset (yaitu aset takberwujud dengan umur for an asset (i.e. an intangible asset with an indefinite useful
manfaat tidak terbatas, aset takberwujud yang belum dapat life, an intangible asset not yet available for use, or goodwill
digunakan, atau goodwill yang diperoleh dalam suatu kombinasi acquired in a business combination) is required, The Company
bisnis) diperlukan, maka Perusahaan membuat estimasi formal makes an estimate of the asset’s recoverable amount.
jumlah terpulihkan aset tersebut.
Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual adalah An asset’s recoverable amount is the higher of an asset’s or
jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset atau UPK CGU fair value less costs to sell and its value in use, and is
dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya, kecuali determined for an individual asset, unless the asset does not
aset tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk yang sebagian generate cash inflows that are largely independent of those
besar independen dari aset atau kelompok aset lain. Jika nilai from other assets or Companys of assets. Where the carrying
tercatat aset atau UPK lebih besar daripada jumlah value of an asset or CGU exceeds its recoverable amount, the
terpulihkannya, maka aset tersebut dipertimbangkan mengalami asset is considered impaired and is written down to its
penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan menjadi recoverable amount.
sebesar jumlah terpulihkannya.
Kerugian penurunan nilai dari operasi yang berkelanjutan, jika Impairment losses of continuing operations, if any, are
ada, diakui sebagai laba atau rugi sesuai dengan kategori biaya recognized as profit or loss in expense categories consistent
yang konsisten dengan fungsi dari aset yang diturunkan nilainya. with the functions of the impaired asset.
Untuk aset selain goodwill, penilaian dilakukan pada akhir setiap For assets excluding goodwill, an assessment is made at each
tanggal pelaporan apakah terdapat indikasi bahwa rugi reporting date as to whether there is any indication that
penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya previously recognized impairment losses may no longer exist or
mungkin tidak ada lagi atau mungkin telah menurun. Jika may have decreased. If such indication exists, the asset’s or
indikasi dimaksud ditemukan, maka entitas mengestimasi jumlah CGU’s recoverable amount is estimated.
terpulihkan aset atau UPK tersebut.
Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam periode A previously recognized impairment loss for an asset other than
sebelumnya untuk aset selain goodwill dibalik hanya jika goodwill is reversed only if there has been a change in the
terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk assumptions used to determine the asset’s recoverable amount
menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi since the last impairment loss was recognized.
penurunan nilai terakhir diakui.
Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan ke jumlah If that is the case, the carrying amount of the asset is increased
terpulihkannya. Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah to its recoverable amount. The reversal is limited so that the
tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun carrying amount of the assets does not exceed its recoverable
jumlah tercatat, neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada amount, nor exceed the carrying amount that would have been
rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada determined, net of depreciation, had no impairment loss been
tahun sebelumnya. recognized for the asset in prior years.
Pembalikan rugi penurunan nilai diakui sebagai laba atau rugi. Reversal of an impairment loss is recognized as profit or loss.
Setelah pembalikan tersebut, penyusutan aset tersebut After such a reversal, the depreciation charge on the said asset
disesuaikan di periode mendatang untuk mengalokasikan jumlah is adjusted in future periods to allocate the asset’s revised
tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar carrying amount, less any residual value, on a systematic basis
yang sistematis selama sisa umur manfaatnya. over its remaining useful life.
16
Page 21
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
Goodwill diuji untuk penurunan nilai setiap akhir tahun dan ketika Goodwill is tested for impairment at the end of year and when
terdapat indikasi bahwa nilai tercatatnya mungkin mengalami circumstances indicate that the carrying value may be impaired.
penurunan nilai. Penurunan nilai bagi goodwill ditetapkan Impairment is determined for goodwill by assessing the
dengan menentukan jumlah tercatat tiap UPK (atau kelompok recoverable amount of each CGU (or Company of CGUs) to
UPK) terkait dari goodwill tersebut. Jika jumlah terpulihkan UPK which the goodwill relates. When the recoverable amount of the
kurang dari jumlah tercatatnya, rugi penurunan nilai diakui. Rugi CGU is less than their carrying amount, an impairment loss is
penurunan nilai terkait goodwill tidak dapat dibalik pada periode recognized. Impairment losses relating to goodwill cannot be
berikutnya. reversed in future periods.
Pada akhir setiap periode pelaporan, Perusahaan menilai The Company assesses at the end of each reporting period
apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami penurunan nilai. whether there is an indication that an asset may be impaired. If
Jika terdapat indikasi tersebut, maka jumlah terpulihkan such indication exists, recoverable amount is estimated for the
diestimasi untuk aset individual. Jika tidak mungkin untuk individual asset. If it is not possible to estimate the recoverable
mengestimasi jumlah terpulihkan aset individual, maka amount of the individual asset, The Company determines the
Kelompok Usaha menentukan nilai terpulihkan dari Unit recoverable amount of the Cash-Generating Unit (“CGU”) to
Penghasil Kas (“UPK”) yang mana aset tercakup (aset dari which the asset belongs (the asset’s CGU). An asset’s (either
UPK). Jumlah terpulihkan dari suatu aset (baik aset individual individual asset or CGU) recoverable amount is the higher of
maupun UPK) adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar the asset’s fair value less costs to sell and its value in use.
aset dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya. Jika Where the carrying amount of the asset exceeds its recoverable
nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka amount, the asset is considered impaired and is written down to
aset tersebut dianggap mengalami penurunan nilai dan nilai its recoverable amount. Impairment losses are recognized in
tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai terpulihkannya. profit or loss as “impairment losses”.
Rugi penurunan nilai diakui pada laba rugi sebagai “rugi
penurunan nilai”.
Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan In assessing the value in use, the estimated net future cash
neto didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat flows are discounted to their present value using a pre-tax
diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar discount rate that reflects current market assessments of the
kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset. time value of money and the risks specific to the asset.
Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual, In determining fair value less costs to sell, recent market
digunakan harga transaksi pasar terakhir, jika tersedia. Jika tidak transactions are taken into account, if available. If no such
terdapat transaksi yang teridentifikasi, model penilaian yang transactions can be identified, an appropriate valuation model
sesuai digunakan untuk menentukan nilai wajar aset. is used to determine the fair value of the asset. These
Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh penilaian berganda calculations are corroborated by valuation multiples or other
atau indikator nilai wajar lain yang tersedia. available fair value indicators.
Kerugian penurunan nilai, jika ada, diakui pada laba rugi sesuai Impairment losses, if any, are recognized in profit or loss under
dengan kategori biaya yang konsisten dengan fungsi dari aset expense categories that are consistent with the functions of the
yang diturunkan nilainya. impaired assets.
Penilaian dilakukan pada akhir setiap tanggal pelaporan untuk An assessment is made at each reporting date as to whether
melihat apakah terdapat indikasi bahwa rugi penurunan nilai there is any indication that previously recognized impairment
yang telah diakui dalam periode sebelumnya mungkin tidak ada losses may no longer exist or may have decreased. A
lagi atau mungkin telah menurun. Kerugian penurunan nilai yang previously recognized impairment is reversed only if there has
telah diakui dalam periode sebelumnya dibalik hanya jika been a change in the assumptions used to determine the
terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk asset’s recoverable amount since the last impairment loss is
menentukan nilai terpulihkan aset tersebut sejak rugi penurunan recognized.
nilai terakhir diakui.
Jika rugi penurunan nilai kemudian dibalik, nilai tercatat aset Where an impairment loss is subsequently reversed, the
bertambah menjadi sebesar nilai terpulihkannya. Jumlah carrying amount of the asset is increased to its recoverable
pertambahannya tidak dapat melebihi nilai tercatat setelah amount. That increased amount cannot exceed the carrying
dikurangi penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan nilai amount that would have been determined, net of depreciation,
yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun sebelumnya. had no impairment loss been recognized for the asset in prior
Pembalikan tersebut diakui dalam laporan laba rugi. years. Such reversal is recognized in the statement of profit or
loss and other comprehensive income.
17
Page 22
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
Aset dan liabilitas dapat saling hapus dan nilai netonya disajikan Financial assets and liabilities are offset and the net amount is
dalam laporan posisi keuangan apabila terdapat hak yang presented in the statement of financial position when there is a
berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah legal right of offset and there is an intention to settle on a net
yang telah diakui dan ada maksud untuk melakukan basis, or when the asset is realized and the liability settled
penyelesaian tersebut secara neto, atau apabila aset direalisasi simultaneously.
dan liabilitas diselesaikan secara bersamaan.
e. Kas dan Setara Kas e. Cash and Cash Equivalents
Kas merupakan alat pembayaran yang siap dan bebas Cash represents available and eligible payment instruments to
dipergunakan untuk membiayai kegiatan umum Perusahaan. finance the Company’s business.
Uang jaminan yang diterima dari pelanggan yang dibatasi Guarantees received from customers which arerestricted and
penggunaannya dan ditempatkan pada deposito berjangka placed in time deposits are presented as “Other Non-Current
disajikan sebagai “Aset Tidak Lancar Lainnya” pada bagian "Aset Assets" under “Non-Current Assets”.
Tidak Lancar”.
f. Beban Dibayar Di muka f. Prepaid Expenses
Beban dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat Prepaid expenses are amortized over the periods benefited
dengan menggunakan metode garis lurus. using the straight-line method.
g. Persediaan g. Inventories
Persediaan terdiri dari bahan baku, barang jadi dan suku Inventories consist of raw materials, finished goods and spare-
cadang. Persediaan diakui sebesar nilai yang lebih rendah parts. Inventories are stated at the lower of cost or net
antara harga perolehan dan nilai realisasi bersih. Harga realizable value. Cost is determined using the moving average
perolehan ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata method. Cost of inventories comprise all costs of purchases,
bergerak. Biaya persediaan terdiri dari seluruh biaya pembelian, cost of conversion and other costs incurred in bringing the
biaya konversi dan biaya lain yang timbul untuk membawa inventories to their present location and condition.
persediaan ke lokasi dan kondisi.
Laba/(rugi) yang sifatnya biasa antara lain yang timbul karena Profit/(loss) from usual operations, such as loss of physical
selisih penghitungan fisik dan kerugian kerusakan bahan karena count differences and substance damage because of storage,
penyimpanan, dikoreksi pada nilai persediaan dan dibebankan is corrected from inventory’s value and charged to other
ke dalam pendapatan (beban) lain-lain. revenue (expense).
Penyisihan untuk persediaan suku cadang usang ditentukan Allowance for obsolete sparepart inventories is determined
berdasarkan estimasi penggunaan suku cadang pada masa using sparepart usefulness estimation in the future.
depan.
h. Aset Tetap Pemilikan Langsung h. Property, Plant, and Equiptment (PPE) Direct Acquisition
Aset tetap dinyatakan berdasarkan harga perolehan setelah Property, Plant, and Equiptment (PPE) are stated at cost less
dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai. Biaya accumulated depreciation and impairment losses. Cost includes
perolehan aset tetap termasuk biaya-biaya yang dapat expenditure that is directly attributable to the acquisition of the
diatribusikan secara langsung untuk memperoleh aset related assets.
bersangkutan.
Biaya legal awal untuk mendapatkan hak legal diakui sebagai Initial legal costs incurred to obtain legal rights are recognised
bagian biaya akuisisi tanah, dan biaya-biaya tersebut tidak as part of the acquisition cost of the land, and these costs are
disusutkan. Biaya terkait dengan pembaruan hak atas tanah not depreciated. Costs related to renewal of land rights are
diakui sebagai aset takberwujud dan diamortisasi sepanjang recognised as intangible assets and amortised during the
umur hukum hak. period ot the land rights.
Tanah tidak disusutkan. Penyusutan aset tetap lainnya dihitung Land is not depreciated. Depreciation on other assets is
menggunakan metode garis lurus sesuai dengan taksiran masa calculated using the straight-line method over their estimated
manfaat aset tetap yang bersangkutan sebagai berikut: useful lives as follows:
Uraian Tahun/Year Description
Bangunan 20 Tahun Building
Mesin dan Peralatan 5 - 10 Tahun Machinery and equipment
Freezer 5 Tahun Freezer
Kendaraan 5 Tahun Vehicle
18
Page 23
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
Nilai residu, metode depresiasi, dan umur manfaat setiap aset The asset’s residual values, depreciation method, and useful
ditelaah, dan disesuaikan jika perlu, pada setiap tanggal lives are reviewed, and adjusted if appropriate, at each
pelaporan. reporting date.
Nilai tercatat aset segera diturunkan sebesar jumlah yang dapat An asset’s carrying amount is written down immediately to its
dipulihkan jika nilai tercatat aset lebih besar dari estimasi jumlah recoverable amount if the asset’s carrying amount is greater
yang dapat dipulihkan. than its estimated recoverable amount.
Biaya-biaya setelah perolehan awal aset diakui sebagai bagian Subsequent costs are included in the asset’s carrying amount
dari nilai tercatat aset atau sebagai aset yang terpisah, or recognised as a separate asset, as appropriate, only when it
sebagaimana mestinya, hanya apabila kemungkinan besar is probable that future economic benefits associated with the
Perusahaan akan mendapatkan manfaat ekonomis masa depan asset will flow to the Company and the cost of the asset can be
berkenaan dengan aset tersebut dan biaya perolehan aset dapat measured reliably. The carrying amount of the replaced part is
diukur dengan andal. Nilai tercatat komponen yang diganti tidak derecognised. All other repair and maintenance are charged to
lagi diakui. Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke the profit or loss account during the financial period in which
dalam laporan laba rugi selama periode dimana biaya-biaya they are incurred.
tersebut terjadi.
Apabila aset tetap tidak digunakan lagi atau dijual, jumlah When assets are sold, damaged, retired or otherwise disposed
tercatat aset tetap dikeluarkan dari catatan, dan laba atau rugi off, their carrying values of PPE are removed from the accounts
yang timbul dari pelepasan/ penjualan aset tetap diakui dalam and any resulting gains or losses are reflected in the statement
laporan laba rugi komprehensif. of comprehensive income.
Aset dalam pembangunan mencerminkan akumulasi biaya Assets under construction represent the accumulated cost of
material dan biaya-biaya lain yang berkaitan dengan materials and other costs related to the assets under
pembangunan aset. Akumulasi biaya perolehan tersebut construction. The accumulated cost is reclassified to the
direklasifikasi ke akun aset tetap yang bersangkutan apabila appropriate property, plant and equipment accounts when the
telah selesai dan siap untuk digunakan. construction is completed and the constructed assets are ready
for their intended use.
Selama masa pembangunan sampai dengan aset siap During the construction period up to the date the PPE is
digunakan, biaya pinjaman, yang termasuk di dalamnya beban completed, the borrowing cost including interest and loss on
bunga dan selisih kurs yang timbul untuk membiayai exchange rate are capitalized proportionally to the average
pembangunan aset, dikapitalisasi secara proporsional terhadap payment in the period. The borrowing cost capitalization ceases
rata-rata nilai akumulasi pengeluaran selama periode tersebut. when the construction is completed and the constructed asset
Kapitalisasi biaya pinjaman dihentikan ketika pembangunan is ready for its intended purpose.
selesai dan aset tetap siap untuk digunakan.
i. Aset Tak Berwujud i. Intangible Asset
Beban ditangguhkan Deferred charges
Biaya-biaya tertentu, terutama terdiri atas biaya dan beban- Certain expenditures, consisting primarily of costs and
beban lain yang mempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun, expenses which benefits extend over a period of more than one
sehubungan dengan biaya perolehan sistem perangkat lunak, year, relating to systems software cost, and deferred landright
dan beban perolehan hak atas tanah yang ditangguhkan dan acquisition costs that do not fulfill the criteria to be recognized
tidak memenuhi syarat untuk dicatat sebagai aset tetap seperti as PPE as disclosed in Note 2h, are deferred and amortized
diungkapkan pada Catatan 2h, ditangguhkan dan diamortisasi over the periods benefited using the straight-line method.
selama masa manfaatnya dengan menggunakan metode garis These expenditures are presented in “Intangible assets”
lurus. Beban-beban ini disajikan dalam akun “Aset tak berwujud” account in the statement of financial position.
pada laporan posisi keuangan.
Aset tak berwujud Perseroan terdiri dari lisensi dan peranti lunak The Company’s intangible assets consist of license and
yang memiliki taksiran masa umur manfaat ekonomis 8 tahun. softwares which have estimated useful lives of 8 years.
j. Aset Lain-Lain j. Other assets
Akun ini digunakan untuk mencatat aset yang tidak dapat This account is used to record assets that can not be
digolongkan ke dalam salah satu kelompok aset yang telah categorized into any of the asset groups mentioned above. This
tersebut di atas. Akun ini antara lain mencakup: account includes:
- Aset tetap yang tidak digunakan lagi - PPE are not used anymore
- Aset yang belum digunakan dalam operasi - Asset that have not been used in operations
19
Page 24
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
Aset lain-lain disajikan sebesar nilai tercatat, yaitu biaya Other assets are stated at cost, net of amortization costs and
perolehan setelah dikurangi biaya amortisasi dan penurunan impairment.
nilai.
Dalam melakukan penilaian wajar atas aset yang tidak In conducting a fair valuation of the unused assets, the
digunakan tersebut Perusahaan secara periodik melakukan Company periodically reviews to determine whether there is
review untuk menentukan ada tidaknya indikasi penurunan nilai any indication of impairment of fair value.
atas nilai wajarnya.
k. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan k. Impairment of Non-Financial Assets
Setiap akhir periode, Perusahaan melakukan review untuk Every end of period, the Company reviews to determine
menentukan ada tidaknya indikasi penurunan nilai aset non- whether there is any indication of impairment of nonfinancial
keuangan. assets.
Aset tetap, properti investasi dan aset tidak lancar lainnya direviu Property, plant and equipment, investment property and other
untuk mengetahui apakah telah terjadi kerugian akibat non current assets are reviewed for impairment losses,
penurunan nilai, apabila terjadi kondisi atau perubahan yang whenever events or changes in circumstances indicate that the
mengindikasikan bahwa nilai tercatat aset tidak dapat diperoleh carrying amount may not be recoverable.
kembali secara penuh.
Kerugian akibat penurunan nilai diakui sebesar selisih antara An impairment loss is recognised for the amount by which an
nilai tercatat aset dengan jumlah terpulihkan dari aset tersebut. asset’s carrying amount exceeds its recoverable amount, which
Jumlah terpulihkan adalah yang lebih tinggi antara harga jual is the higher of an asset’s fair value less cost to sell or value in
neto atau nilai pakai aset. Dalam rangka menguji penurunan use. For the purpose of assessing impairment, assets are
nilai, aset-aset dikelompokkan hingga unit terkecil yang grouped at the lowest levels for which there are separately
menghasilkan arus kas terpisah. Pemulihan penyisihan identifiable cash flows. Reversal of an impairment provision is
penurunan nilai diakui sebagai pendapatan dalam periode recorded as income in the period when the reversal occurs.
dimana pemulihan tersebut terjadi.
l. Jaminan Agen l. Guarantee Agent
Jaminan agen merupakan uang jaminan yang wajib diserahkan The Agent's guarantee is a security deposit that must be
oleh para agen kepada Perusahaan sebagai jaminan atas submitted by the agents to the Company as collateral for the
sarana dan prasarana penjualan milik Perusahan yang akan Company's sales facilities and infrastructure which will be used
digunakan oleh Agen untuk menjual produk-produk Perusahaan. by the Agent to sell the Company's products.
m. Imbalan kerja karyawan m. Employee benefits
Kewajiban imbalan pensiun merupakan nilai kini kewajiban The pension benefit obligation is the present value of the
imbalan pasti pada tanggal laporan posisi keuangan dikurangi defined benefit obligation at the statement of financial position
dengan nilai wajar aset program. Kewajiban imbalan pasti date less the fair value of plan assets. The defined benefit
dihitung sekali setahun oleh aktuaris independen dengan obligation is calculated once a year by an independent actuary
menggunakan metode projected unit credit , dimana imbalan using the projected unit credit method, in which plan benefits
program diatribusikan pada periode jasa yang menghasilkan are attributable to the period of service that generates the
imbalan. benefits.
Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan dengan The present value of the defined benefit obligation is
mendiskontokan estimasi arus kas masa depan dengan determined by discounting the estimated future cash flows
menggunakan tingkat bunga obligasi pemerintah jangka panjang using interest rates on long-term government bonds at the
pada tanggal laporan posisi keuangan dalam mata uang Rupiah statement of financial position date denominated in Rupiah in
sesuai dengan mata uang di mana imbalan tersebut akan accordance with the currency in which the benefits will be paid
dibayarkan dan yang memiliki jangka waktu yang sama dengan and which have the same term as the related pension benefit
kewajiban imbalan pensiun yang bersangkutan. obligation.
Perusahaan diharuskan menyediakan imbalan pensiun minimum Companies are required to provide minimum pension benefits
yang diatur dalam UU Cipta Kerja No. 11/2020 (“UUCK”) yang as regulated in the Labor Law No. 11/2020 (“UUCK”) which is
merupakan kewajiban imbalan kerja. Jika imbalan pensiun an employee benefit obligation. If the pension benefit in
sesuai dengan UUCK No.11/2020 lebih besar dari program accordance with UUCK No.11/2020 is greater than the existing
pensiun yang ada, selisih tersebut diakui sebagai bagian dari pension plan, the difference is recognized as part of the
kewajiban imbalan pensiun. pension benefit obligation.
20
Page 25
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul dari penyesuaian Actuarial gains and losses arising from adjustments and
dan perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial diakui seluruhnya changes in actuarial assumptions are recognized entirely
melalui penghasilan komprehensif lain dan dilaporkan dalam through other comprehensive income and are reported in
saldo laba. retained earnings.
Biaya jasa lalu yang timbul dari amandemen atau kurtailmen Past service costs arising from plan amendments or
program diakui sebagai beban dalam laba rugi pada saat curtailments are recognized as an expense in profit or loss
terjadinya. when incurred.
n. Pengakuan Pendapatan dan Beban n. Revenues and Expenses Recognition
Pada tanggal 1 Januari 2020, Perusahaan menerapkan PSAK On January 1, 2020 The Company has adopted PSAK 115
115 (d.h PSAK 72) “Pendapatan dari Kontrak dengan (formerly PSAK 72) “Revenue from Contracts with Customers”
Pelanggan” yang mensyaratkan pengakuan pendapatan untuk which requires revenue recognition to fulfill 5 (five) steps of
memenuhi 5 (lima) langkah analisis sebagai berikut: assessment as follows:
1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan. 1. Identify contract(s) with a customer.
2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. 2. Identify the performance obligations in the contract.
Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam kontrak Performance obligations are promises in a contract to
untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki transfer to a customer goods or services that are distinct.
karakteristik berbeda ke pelanggan.
3. Menetapkan harga transaksi, setelah dikurangi diskon, retur, 3. Determine the transaction price, net of discounts, returns,
insentif penjualan dan pajak pertambahan nilai, yang berhak sales incentives and value added tax, which an entity
diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas expects to be entitled in exchange for transferring the
diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan di kontrak. promised goods or services to a customer.
4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan 4. Allocate the transaction price to each performance
dengan menggunakan dasar harga jual berdiri sendiri relatif obligation on the basis of the relative stand-alone selling
dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di prices of each distinct goods or services promised in the
kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga contract. When these are not directly observable, the
jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya relative standalone selling price are estimated based on
yang diharapkan ditambah marjin. expected cost plus margin.
5. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah 5. Recognize revenue when performance obligation is
dipenuhi dengan menyerahkan barang atau jasa yang satisfied by transferring a promised goods or services to a
dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki customer (which is when the customer obtains control of
kendali atas barang atau jasa tersebut). those goods or services).
Pendapatan diakui ketika Perusahaan memenuhi kewajiban Revenue is recognized when The Company satisfies a
pelaksanaan dengan mengalihkan barang atau jasa yang performance obligation by transfering a promised good or
dijanjikan kepada pelanggan, yaitu ketika pelanggan service to the customer, which is when the customer obtains
memperoleh pengendalian atas barang atau jasa tersebut. control of the good or service. A performance obligation may be
Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi pada waktu tertentu atau satisfied at a point in time or over time. The amount of revenue
sepanjang waktu. Jumlah pendapatan yang diakui adalah jumlah recognized is the amount allocated to the satisfied
yang dialokasikan untuk kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi. performance obligation.
Pengakuan beban Expense recognition
Beban diakui pada saat terjadinya (asas akrual). Expenses are recognized when they are incurred (accrual
basis).
o. Sewa o. Leases
Sebelum 1 Januari 2020 Before January 1, 2020
Perusahaan mengklasifikasikan sewa berdasarkan sejauh mana The Company classifies leases based on the extent to which
risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset sewaan risks and rewards incidental to the ownership of a leased asset
berada pada lessor atau lessee, dan pada substansi transaksi are vested upon the lessor or the lessee, and the substance of
daripada bentuk kontraknya, pada tanggal pengakuan awal. the transaction rather than the form of the contract, at inception
date.
21
Page 26
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
Sewa Pembiayaan - sebagai Lessee Finance Lease - as Lessee
Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan jika sewa A lease is classified as a finance lease if it transfers
tersebut mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan substantially all the risks and rewards incidental to ownership of
manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset sewa. Sewa the leased assets. Such leases are capitalized at the inception
tersebut dikapitalisasi sejak awal masa sewa sebesar nilai wajar of the lease at the fair value of the leased assets or, if lower, at
aset sewaan atau sebesar nilai kini dari pembayaran sewa the present value of the minimum lease payments.
minimum, jika nilai kini lebih rendah dari nilai wajar.
Pembayaran sewa minimum harus dipisahkan antara bagian Minimum lease payments are apportioned between the
yang merupakan beban keuangan dan bagian yang merupakan financial charges and reduction of the lease liability so as to
pelunasan liabilitas, sedemikian rupa sehingga menghasilkan achieve a constant rate of interest on the remaining balance of
suatu tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo liability. Financial charges are charged directly to profit or loss.
liabilitas. Beban keuangan dibebankan langsung pada laba rugi.
Jika terdapat kepastian yang memadai bahwa lessee akan If there is a reasonable certainty that the lessee will obtain
mendapatkan hak kepemilikan pada akhir masa sewa, aset ownership by the end of the lease term, then, the leased assets
sewaan disusutkan selama masa pakai aset yang diestimasi are depreciated over their estimated useful lives. If not, then
berdasarkan umur manfaat aset tersebut. Jika tidak terdapat the capitalized leased assets are depreciated over the shorter
kepastian tersebut, maka aset sewaan disusutkan selama of the useful lives of the assets or the lease term. Gain or loss
periode yang lebih pendek antara umur manfaat aset sewaan on a sale and finance leaseback transaction is deferred and
atau masa sewa. Laba atau rugi yang timbul dari transaksi jual amortized over the lease term.
dan sewa kembali ditangguhkan dan diamortisasi selama masa
sewa.
Sewa Operasi - sebagai Lessee Operating Lease - as Lessee
Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa operasi jika sewa A lease is classified as an operating lease if it does not transfer
tidak mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat substantially all the risks and rewards incidental to ownership of
yang terkait dengan kepemilikan aset. Dengan demikian, the leased assets. Accordingly, the related lease payments are
pembayaran sewa diakui sebagai beban di tahun berjalan pada recognized as expense in the current year operations using the
operasi dengan menggunakan metode garis lurus selama masa straight-line method over the lease term.
sewa.
Mulai 1 Januari 2020 Beginning January 1, 2020
Mulai tanggal 1 Januari 2020, Perusahaan menerapkan PSAK From January 1, 2020, The Company has adopted PSAK 116
116 “Sewa”, yang mensyaratkan pengakuan liabilitas sewa “Leases”, which sets the requirements for recognition of lease
sehubungan dengan sewa yang sebelumnya diklasifikasikan liabilities in relation to leases which had previously been
sebagai “sewa operasi”. Kebijakan ini berlaku untuk kontrak yang classified as “operating leases”. This policy is applied to
disepakati atau diamendemen, pada atau setelah 1 Januari contracts entered into or amended, on or after January 1, 2020.
2020.
Pada tanggal insepsi suatu kontrak, Perusahaan menilai apakah At inception of a contract, The Company assesses whether a
suatu kontrak merupakan, atau mengandung, sewa. Suatu contract is, or contains, a lease. A contract is, or contains, a
kontrak merupakan, atau mengandung, sewa jika kontrak lease if the contract conveys the right to control the use of an
tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan identified asset for a period of time in exchange for
suatu aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk consideration. To assess whether a contract conveys the right
dipertukarkan dengan imbalan. Untuk menilai apakah suatu to control the use of an identified asset, The Company
kontrak memberikan hak untuk mengendalikan suatu aset assesses whether:
identifikasian, Perusahaan menilai apakah:
- Kontrak melibatkan penggunaan suatu aset identifikasian ini - The contract involves the use of an identified asset - this
dapat ditentukan secara eksplisit atau implisit dan secara may be specified explicitly or implicitly and should be
fisik dapat dibedakan atau mewakili secara substansial physically distinct or represent substantially all of the
seluruh kapasitas aset yang secara fisik dapat dibedakan. capacity of a physically distinct asset. If the supplier has
Jika pemasok memiliki hak substitusi substantif, maka aset the substantive substitution right, then the asset is not
tersebut tidak teridentifikasi; identified;
- Perusahaan memiliki hak untuk memperoleh secara - The Company has the right to obtain substantially all of
substansial seluruh manfaat ekonomik dari penggunaan the economic benefits from use of the asset throughout
aset selama periode penggunaan; dan the period of use; and
22
Page 27
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
- Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan The Company has the right to direct the use of the
aset identifikasian. Perusahaan memiliki hak ini ketika hak identified asset. The Company has this right when it has
pengambilan keputusan yang paling relevan untuk the decision- making rights that are most relevant to
mengubah bagaimana dan untuk tujuan apa aset tersebut changing how and for what purpose the asset is used.
digunakan.
Dalam kondisi tertentu di mana semua keputusan tentang In certain circumstances where all the decisions about
bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah how and for what purpose the asset is used are
ditentukan sebelumnya, Perusahaan memiliki hak untuk predetermined, the Company has the right to direct the
mengarahkan penggunaan aset tersebut jika: use of the asset if either:
a. Perusahaan memiliki hak untuk mengoperasikan aset; a. The Company has the right to operate the asset; or
atau
b. Perusahaan mendesain aset dengan cara menetapkan b. The Company designed the asset in a way that
sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan apa aset akan predetermines how and for what purpose the asset
digunakan. will be used.
Pada tanggal insepsi atau pada penilaian kembali atas At the inception or on reassessment of a contract that
kontrak yang mengandung sebuah komponen sewa, contains a lease component, The Company allocates the
Perusahaan mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke consideration in the contract to each lease component on
masing-masing komponen sewa berdasarkan harga the basis of the relative stand-alone prices and the
tersendiri relatif dari komponen sewa dan harga tersendiri aggregate stand-alone price of the non-lease components.
agregat dari komponen nonsewa.
Pada tanggal permulaan sewa, Perusahaan mengakui aset The Company recognises a right-of-use assets and a
hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak guna diukur pada lease liability at the lease commencement date. The right-
biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal of-use assets is initially measured at cost, which
liabilitas sewa yang disesuaikan dengan pembayaran sewa comprises the initial amount of the lease liability adjusted
yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, for any lease payment made at or before the
ditambah dengan biaya langsung awal yang dikeluarkan dan commencement date, plus any initial direct cost incurred
estimasi biaya yang akan dikeluarkan untuk membongkar and an estimate of costs to dismantle and remove the
dan memindahkan aset pendasar atau untuk merestorasi underlying asset or to restore the underlying asset to the
aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan dan ketentuan condition required by the terms and conditions of the
sewa, dikurangi dengan insentif sewa yang diterima. lease, less any lease incentives received.
Aset hak-guna kemudian disusutkan menggunakan metode The right-of-use assets is subsequently depreciated using
garis lurus dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih the straight-line method from the commencement date to
awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir the earlier of the end of the useful life of the right-of-use
masa sewa. assets or the end of the lease term.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang The lease liability is initially measured at the present value
belum dibayar pada tanggal permulaan, didiskontokan of the lease payments that are not paid at the
dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau commencement date, discounted using the interest rate
jika suku bunga tersebut tidak dapat ditentukan, maka implicit in the lease or, if that rate cannot be readily
menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. determined, use the incremental borrowing rate.
Pada umumnya, Perusahaan menggunakan suku bunga Generally, The Company uses its incremental borrowing
pinjaman inkremental sebagai tingkat bunga diskonto. rate as the discount rate.
Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran Lease payments included in the measurement of the lease
liabilitas sewa meliputi pembayaran tetap, termasuk liability comprise fixed payments, including in-substance
pembayaran tetap secara substansi dikurangi dengan fixed payments less any lease incentive receivable.
piutang insentif sewa.
Setiap pembayaran sewa dialokasikan sebagai beban Each lease payment is allocated between finance charges
keuangan dan pengurangan liabilitas sehingga and reduction of the lease liability so as to achieve a
menghasilkan tingkat suku bunga yang konstan atas saldo constant interest rate on the outstanding balance of the
liabilitas yang tersisa. liabilities.
23
Page 28
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
Sewa Jangka-Pendek dan Sewa Aset Bernilai-Rendah. Short-Term Leases and Leases of Low-Value Assets
Perusahaan memilih untuk tidak mengakui aset hak- guna The Company has elected not to recognize right- of-use
dan liabilitas sewa untuk sewa jangka- pendek yang assets and lease liabilities for short-term leases that have
memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang dan sewa atas a lease term of 12 months or less and leases of low-value
aset bernilai-rendah. Perseroan mengakui pembayaran assets. The Company recognizes the lease payments
sewa terkait dengan sewa ini sebagai beban dengan dasar associated with these leases as an expense on a straight-
garis lurus selama masa sewa. line basis over the lease term.
p. Sewa operasi p. Operating lease
Sewa operasi jika sewa tidak mengalihkan secara substansial A lease is classified as an operating lease if it does not transfer
seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset substantially all the risks and rewards incidental to ownership of
yang disewa. Dengan demikian, pembayaran sewa yang the leased asset. Accordingly, the lease payments made by the
dilakukan oleh Perusahaan sebagai lessee diakui sebagai beban Company as a lessee are recognized as expense using the
dengan metode garis lurus (straight-line method) selama masa straight-line method over the lease term.
sewa.
q. Perpajakan q. Taxation
Pajak Final Final Tax
Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur beberapa jenis Tax regulation in Indonesia determined that certain taxable
penghasilan dikenakan pajak yang bersifat final. Pajak final tetap income is subject to final tax. Final tax is applied to the gross
dikenakan atas nilai bruto transaksi walaupun atas transaksi value of transactions even when the parties carrying the
tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian. transaction are recognizing losses.
Pajak final tidak termasuk dalam lingkup yang diatur oleh PSAK Final tax is no longer governed by PSAK No. 212 “Income
212 “Pajak Penghasilan". Tax”.
Perbedaan antara nilai tercatat dari aset revaluasian dan dasar The difference between the carrying amount of a revalued
pengenaan pajak merupakan perbedaan temporer sehingga asset and its tax base is a temporary difference and gives rise
menimbulkan liabilitas atau aset pajak tangguhan, kecuali untuk to a deferred tax liability or asset, except for certain asset such
aset tertentu seperti tanah yang pada saat realisasinya as land, which realization is taxed with final tax on gross value
dikenakan pajak final yang dikenakan atas nilai bruto transaksi. of transaction.
Aset dan liabilitas pajak kini untuk tahun berjalan diukur sebesar Current income tax assets and liabilities for the current year are
jumlah yang diharapkan dapat direstitusi dari atau dibayarkan measured at the amount expected to be recovered from or paid
kepada otoritas perpajakan. to the taxation authority.
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak tahun Current tax expense is determined based on the taxable profit
berjalan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku. for the year computed using the prevailing tax rates.
Bunga dan denda atas pajak disajikan sebagai bagian dari Interests and penalties are presented as part of other income or
pendapatan atau beban lainnya. expenses.
Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat surat Amendments to tax obligations are recorded when a tax
ketetapan pajak diterima atau, jika diajukan keberatan, pada assessment letter is received or, if appealed against, when the
saat keputusan atas keberatan ditetapkan, atau jika mengajukan result of the appeal is determined, or, if appealed, by the time
permohonan banding, pada saat keputusan banding diterima, the appeal decision is received, or when applying for a judicial
atau jika mengajukan permohonan peninjauan kembali, pada review, upon request reconsideration is received.
saat permohonan peninjauan kembali diterima.
Pajak tangguhan Deferred tax
Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas Deferred tax is provided using the liability method on temporary
atas perbedaan temporer antara dasar pengenaan pajak dari differences between the tax bases of assets and liabilities and
aset dan liabilitas dan jumlah tercatatnya untuk tujuan pelaporan their carrying amounts for financial reporting purposes at the
keuangan pada tanggal pelaporan. reporting date.
Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan Deferred tax liabilities are recognized for all taxable temporary
temporer yang kena pajak, kecuali: differences, except:
- liabilitas pajak tangguhan yang terjadi dari pengakuan awal - when the deferred tax liability arises from the initial
goodwill atau dari aset atau liabilitas dari transaksi yang recognition of goodwill or an asset or liability in a
bukan transaksi kombinasi bisnis, dan pada waktu transaksi transaction that is not a business combination and, at the
tidak mempengaruhi laba akuntansi dan laba kena time of the transaction, affects neither the accounting
pajak/rugi pajak; profit nor taxable profit or loss;
24
Page 29
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
- dari perbedaan temporer kena pajak atas investasi pada - from taxable temporary differences on investments in
entitas anak, perusahaan asosiasi dan kepentingan dalam subsidiaries, associates and interests in joint
pengaturan bersama, yang saat pembalikannya dapat arrangements, the timing of which can be controlled and it
dikendalikan dan besar kemungkinannya bahwa beda is probable that the temporary difference will reverse in the
temporer itu tidak akan dibalik dalam waktu dekat. foreseeable future.
Aset pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer Deferred tax assets are recognized for all deductible temporary
yang dapat dikurangkan, saldo kredit pajak yang tidak digunakan differences, the carry forward of unused tax credits and any
dan akumulasi rugi fiskal yang tidak terpakai. Aktiva pajak unused tax losses. Deferred tax assets are recognized to the
tangguhan diakui apabila besar kemungkinan bahwa jumlah extent that it is probable that taxable profit will be available
penghasilan kena pajak akan memadai untuk dikompensasi against which the deductible temporary differences, and the
dengan perbedaan temporer yang dapat dikurangkan, dan carry forward of unused tax credits and any unused tax losses
penerapan kredit pajak yang tidak terpakai serta akumulasi rugi can be utilised, except:
fiskal yang dapat digunakan, kecuali:
- jika aset pajak tangguhan timbul dari pengakuan awal aset - if the deferred tax asset arises from the initial recognition
atau liabilitas dalam transaksi yang bukan transaksi of an asset or liability in a transaction that is not a
kombinasi bisnis dan tidak mempengaruhi laba akuntansi business combination and affects neither accounting profit
maupun laba kena pajak/rugi pajak; atau nor taxable profit/tax loss; or
- dari perbedaan temporer yang dapat dikurangkan atas - in respect of deductible temporary differences associated
investasi pada entitas anak, perusahaan asosiasi dan with investments in subsidiaries, associates and interest in
kepentingan dalam pengaturan bersama, aset pajak joint arrangements, deferred tax assets are recognized
tangguhan hanya diakui bila besar kemungkinannya bahwa only to the extent that it is probable that the temporary
beda temporer itu tidak akan dibalik dalam waktu dekat dan differences will reverse in the foreseeable future and
laba kena pajak dapat dikompensasi dengan beda temporer taxable profit will be available against which the temporary
tersebut. differences can be utilised.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap The carrying amount of deferred tax assets is reviewed at each
tanggal pelaporan dan diturunkan apabila laba fiskal mungkin reporting date and is reduced to the extent that it is no longer
tidak memadai untuk mengkompensasi sebagian atau semua possible for sufficient taxable profit to be utilized to utilize some
manfaat aset pajak tangguhan. Aset pajak tangguhan yang tidak or all of the benefits of the deferred tax assets. Unrecognized
diakui ditinjau ulang pada setiap tanggal pelaporan dan akan deferred tax assets are reviewed at each reporting date and are
diakui apabila besar kemungkinan bahwa laba fiskal pada masa recognized to the extent that it is probable that future taxable
yang akan datang akan tersedia untuk pemulihannya. profit will be available to allow them to be recovered.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan Deferred tax assets and liabilities are measured at the tax rates
tarif pajak yang diharapkan akan berlaku pada tahun saat aset that are expected to apply to the year when the asset is
dipulihkan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif pajak dan realised or the liability is settled, based on tax rates and tax
peraturan pajak yang berlaku atau yang secara substantif telah laws that have been enacted or substantively enacted as at the
berlaku pada tanggal pelaporan. reporting date.
Pajak tangguhan atas barang yang diakui di luar laba rugi diakui Deferred tax relating to items recognized outside profit or loss
di luar laba rugi. Taksiran pajak tangguhan diakui berkorelasi is recognized outside profit or loss. Deferred tax items are
dengan underlying transaction baik di OCI maupun langsung di recognized in correlation to the underlying transaction either in
ekuitas. OCI or directly in equity.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui menggunakan metode Deferred tax assets and liabilities are recognized using the
liabilitas atas konsekuensi pajak pada masa mendatang yang liability method for the future tax consequences attributable to
timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut differences between the carrying amounts of existing assets
laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak aset dan and liabilities in the financial statements and their respective
liabilitas pada setiap tanggal pelaporan. tax bases at each reporting date.
Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan Deferred tax liabilities are recognized for all taxable temporary
temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk differences and deferred tax assets are recognized for
perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan akumulasi rugi deductible temporary differences and accumulated fiscal losses
fiskal, sepanjang besar kemungkinan perbedaan temporer yang to the extent that it is probable that taxable profit will be
boleh dikurangkan dan akumulasi rugi fiskal tersebut dapat available in future years against which the deductible temporary
dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak pada masa differences and accumulated fiscal losses can be utilized.
depan.
Liabilitas pajak tangguhan dan aset pajak tangguhan (jika Deferred tax liabilities and assets (provided fulfilling recognition
memenuhi kriteria) diakui atas perbedaan temporer kena pajak criteria) are recognized in respect of taxable temporary
terkait dengan investasi pada entitas anak, kecuali yang waktu differences associated with investments in subsidiaries, except
pembalikkannya dapat dikendalikan dan kemungkinan besar where the timing of the reversal of the temporary differences
perbedaan temporer tersebut tidak akan dibalik di masa depan can be controlled and it is probable that the temporary
yang dapat diperkirakan. differences will not reverse in the foreseeable future.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada akhir The carrying amount of a deferred tax asset is reviewed at the
setiap periode pelaporan dan diturunkan apabila laba fiskal end of each reporting period and reduced to the extent that it is
mungkin tidak memadai untuk mengkompensasi sebagian atau no longer probable that sufficient taxable profit will be available
semua manfaat aset pajak tangguhan tersebut. Pada akhir to allow the benefit of part or all of that deferred tax asset to be
setiap periode pelaporan, Perusahaan menilai kembali aset utilized. At the end of each reporting period, The Company
pajak tangguhan yang tidak diakui. Perusahaan mengakui aset reassesses unrecognized deferred tax asset. The Company
25
pajak tangguhan yang sebelumnya tidak diakui apabila besar recognizes a previously unrecognized deferred tax asset to the
kemungkinan bahwa laba fiskal pada masa depan akan tersedia extent that it has become probable that future taxable profit will
Page 30
PT CAMPINA ICEtercatat
Jumlah CREAMaset INDUSTRY, Tbk. ditelaah ulang pada akhir
pajak tangguhan The carrying amountPT CAMPINA
of a deferredICEtax
CREAM
asset isINDUSTRY,
reviewed atTbk.
the
CATATANsetiap
ATASperiode
LAPORAN KEUANGAN
pelaporan dan diturunkan apabila laba fiskal NOTES
end of each reporting TOand
period THEreduced
FINANCIAL
to the STATEMENTS
extent that it is
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR
mungkin tidak memadai 30 SEPTEMBER
untuk mengkompensasi 2025 DAN
sebagian atau no longerFOR THE YEAR
probable ENDEDtaxable
that sufficient SEPTEMBER 30,be2025
profit will AND
available
31 DESEMBER 2024
semua manfaat aset pajak tangguhan tersebut. Pada akhir DECEMBER 31, 2024
to allow the benefit of part or all of that deferred tax asset to be
setiap periode pelaporan, Perusahaan menilai kembali aset utilized. At the end of each reporting period, The Company
pajak tangguhan yang tidak diakui. Perusahaan mengakui aset reassesses unrecognized deferred tax asset. The Company
pajak tangguhan yang sebelumnya tidak diakui apabila besar recognizes a previously unrecognized deferred tax asset to the
kemungkinan bahwa laba fiskal pada masa depan akan tersedia extent that it has become probable that future taxable profit will
untuk pemulihannya. allow the deferred tax asset to be recovered.
Pajak tangguhan dihitung menggunakan tarif pajak yang berlaku Deferred tax is calculated at the tax rates that have been
atau secara substansial telah berlaku pada tanggal pelaporan. enacted or substantively enacted at the reporting date.
Perubahan nilai tercatat aset dan liabilitas pajak tangguhan yang Changes in the carrying amount of deferred tax assets and
disebabkan oleh perubahan tarif pajak dibebankan pada usaha liabilities due to a change in tax rates are charged to current
periode berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi yang period operations, except to the extent that they relate to items
sebelumnya telah langsun dibebankan atau dikreditkan ke previously charged or credited to equity.
ekuitas.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan secara saling hapus Deferred tax assets and liabilities are offset in the statement of
dalam laporan posisi keuangan, kecuali aset dan liabilitas pajak financial position, except if they are for different legal entities,
tangguhan untuk entitas yang berbeda, sesuai dengan penyajian consistent with the presentation of current tax assets and
aset dan liabilitas pajak kini. liabilities.
r. Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak r. Tax Amnesty Assets and Liabilities
Aset pengampunan pajak dan liabilitas pengampunan pajak Tax amnesty assets and liabilities are recognized upon the
diakui pada saat Surat Keterangan Pengampunan Pajak (SKPP) issuance of Surat Keterangan Pengampunan Pajak (SKPP) by
diterbitkan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia, dan tidak the Ministry of Finance of Republic of Indonesia, and they are
diakui secara neto (saling hapus). Selisih antara aset not recognized as net amount (offset). The difference between
pengampunan pajak dan liabilitas pengampunan pajak diakui tax amnesty assets and liabilities are recognized as additional
sebagai tambahan modal disetor. paid in capital.
Aset pengampunan pajak pada awalnya diakui sebesar nilai Tax amnesty assets are initially recognized at the value stated
yang disetujui dalam SKPP. in SKPP.
Liabilitas pengampunan pajak pada awalnya diakui sebesar nilai Tax amnesty liabilities are initially measured at the amount of
kas dan setara kas yang masih harus dibayarkan oleh cash or cash equivalents to be settled by the Company
Perusahaan sesuai kewajiban kontraktual atas perolehan aset according to the contractual obligation with respect to the
pengampunan pajak. acquisition of respective tax amnesty assets.
Uang tebusan yang dibayarkan oleh Perusahaan untuk The redemption money paid by the Company to obtain the tax
memperoleh pengampunan pajak diakui sebagai beban pada amnesty is recognized as expense in the period in which the
periode dimana SKPP diterima oleh Perusahaan. Company receives SKPP.
Setelah pengakuan awal, Aset dan Liabilitas Pengampunan After initial recognition, Tax Amnesty Assets and Liabilities are
Pajak diukur sesuai dengan SAK yang relevan sesuai dengan measured in accordance with respective relevant SFAS
klasifikasi masingmasing Aset dan Liabilitas Pengampunan according to the classification of each Tax Amnesty Assets and
Pajak. Liabilities.
Sehubungan dengan Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak With respect to Tax Amnesty Assets and Liabilities recognized,
yang diakui, Perusahaan telah mengungkapkan dalam laporan the Company has disclosed the following in its financial
keuangannya: statements:
1. Tanggal SKPP; 1. The date of SKPP;
2. Jumlah yang diakui sebagai Aset Pengampunan Pajak 2. Amount recognized as Tax Amnesty Assets in accordance
sesuai SKPP; with SKPP;
26
Page 31
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
3. Jumlah yang di akui sebagai Liabilitas Pengampunan Pajak. 3. Amount recognized as Tax Amnesty Liabilities.
s. Laba Per Saham s. Earnings Per Share
Laba bersih per saham dasar dihitung dengan membagi laba Net income per share is computed by dividing income from
bersih periode berjalan dengan jumlah rata-rata tertimbang yang current period with weighted average number of shares
ditempatkan dan disetor penuh selama periode yang outstanding during the year.
bersangkutan.
Oleh karenanya, laba bersih per saham dilusian tidak dihitung No diluted earnings per share is calculated and presented in
dan disajikan pada laporan laba rugi komprehensif. the statements of comprehensive income.
t. Dividen t. Dividend
Pembagian dividen diakui sebagai liabilitas dalam laporan Dividend distributions are recognised as a liability in the
keuangan ketika dividen tersebut disetujui Rapat Umum financial statements when the dividends are approved in the
Pemegang Saham (RUPS) Perseroan. Company’s General Meeting of the Shareholders.
u. Biaya Emisi Saham u. Share Issuance Costs
Biaya-biaya yang secara langsung terkait dengan penerbitan Incremental costs directly attributable to the issue of new
saham baru disajikan pada bagian ekuitas sebagai pengurang, shares are shown in equity as a deduction, net of tax, from the
neto setelah pajak, dari jumlah yang diterima. proceeds.
v. Informasi Segmen v. Segment Information
Informasi segmen Perusahaan disajikan menurut segmen usaha The Company’s segment information is presented by business
dan geografis. Segmen usaha adalah unit yang dapat dibedakan and geographic segment. A business segment is a
yang menghasilkan suatu produk atau jasa yang berbeda dan distinguishable unit that produces a different product or service
dikelola secara terpisah. Informasi segmen usaha konsisten and managed separately. Business segment information is
dengan informasi operasi yang secara rutin dilaporkan kepada consistent with operational information that is routinely reported
tingkat pengambil keputusan operasional tertinggi di to the highest level of operational decision-makers in the
Perusahaan. Company.
w. Peristiwa setelah periode pelaporan w. Events after the reporting period
Peristiwa setelah akhir tahun yang memberikan tambahan Post year-end events that provide additional information about
informasi mengenai posisi keuangan Perusahaan pada tanggal the Company’s financial position at the reporting date (adjusting
pelaporan (peristiwa penyesuain), jika ada, dicerminkan dalam events), if any, are reflected in the financial statements. Post
laporan keuangan. Peristiwa setelah akhir tahun yang bukan year-end events that are not adjusting events are disclosed in
peristiwa penyesuain diungkapkan dalam catatan atas laporan the notes to the financial statements when material.
keuangan jika material.
03. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING 03. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND JUDGMENTS
Estimasi dan pertimbangan yang digunakan dalam penyusunan Estimates and judgments used in preparing the financial statements
laporan keuangan terus dievaluasi berdasarkan pengalaman historis are continually evaluated and are based on historical experience and
dan faktor lainnya, termasuk ekspektasi dari peristiwa masa depan other factors, including xpectations of future events that are believed
yang diyakini wajar. Hasil aktual dapat berbeda dengan jumlah yang to be reasonable. Actual results may differ from these estimates. The
diestimasi. Estimasi, asumsi dan pertimbangan yang memiliki estimates, assumptions and judgments that have a significant effect
pengaruh signifikan terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas on the carrying amounts of assets and liabilities are disclosed below.
diungkapkan di bawah ini.
Pertimbangan Judgments
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka The following judgments are made by management in the process of
penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan yang memiliki pengaruh applying the Company’s accounting policies that have the most
sangat signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan. significant effects on the amounts recognized in the financial
statements.
Penyusutan aset tetap Depreciation of PPE
Penyusutan aset tetap, aset hak-guna dan amortisasi aset tak Depreciation of PPE, right-of-use assets and amortization of
berwujud intangible assets
Biaya perolehan aset tetap, aset hak-guna dan aset tak berwujud The costs of PPE, right-of-use assets and intangible assets are
disusutkan dengan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa depreciated on a straight-line basis over their estimated useful lives.
manfaat ekonomisnya.
27
Page 32
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tersebut Management estimates the useful lives of these assets to be within 4
antara 4 (empat) sampai dengan 20 (dua puluh) tahun, yang (four) to 20 (twenty) years. These are common life expectancies
merupakan umur yang secara umum diharapkan dalam industri applied in the industries where The Company conducts its
dimana Perusahaan menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat businesses. Changes in the expected level of usage could impact the
pemakaian dan perkembangan teknologi dapat mempengaruhi masa economic useful lives and the residual values of these assets, and
manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya biaya therefore, future depreciation charges could be revised.
penyusutan masa depan mungkin direvisi.
Nilai tercatat neto atas aset tetap Perusahaan pada tanggal 30 The net carrying amount of the Company’s PPE as of September 30,
September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah masing-masing 2025 and December 31, 2024 are Rp 373.200.579.355 and
sebesar Rp 373.200.579.355 dan Rp.348.330.986.350. Penjelasan Rp.348.330.986.350 respectively. Further details are disclosed in
lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 12. Note 12.
Beban penjualan dan promosi Accrued sales and promotion expenses
Akrual atas beban penjualan dan promosi dicatat berdasarkan Accrued sales and promotion expenses are recorded based on an
estimasi beban aktivitas promosi dan pemasaran ada tahun berjalan estimate of promotion and marketing expenses for the current year
yang belum ditagihkan pada tanggal pelaporan. that has not been billed as at the reporting date.
Perpajakan Taxes
Ketidakpastian atas interpretasi dari peraturan pajak yang kompleks, Uncertainties exist with respect to the interpretation of complex tax
perubahan peraturan pajak, dan jumlah dan saat timbulnya regulations, changes in tax laws, and the amount and timing of future
pendapatan kena pajak di masa depan, dapat menyebabkan taxable income, which could necessitate future adjustments to tax
penyesuaian di masa depan atas pendapatan dan beban pajak yang income and expense already recorded.
telah dicatat.
Penentuan provisi perpajakan memerlukan pertimbangan signifikan, Determination of the tax provision needs significant judgements, in
yang mana keputusan final atas provisi perpajakan tersebut bisa which the final assessment of those tax provision could differ from the
berbeda dari jumlah yang tercatat. carrying amount.
Penurunan nilai aset non-keuangan Impairment of non-financial assets
Penurunan nilai terjadi pada saat nilai tercatat aset melebihi jumlah An impairment exists when the carrying value of an asset exceeds its
terpulihkannya, yaitu yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi recoverable amount, which is the higher of its fair value less costs to
biaya untuk menjual dan nilai pakainya. Nilai wajar dikurangi biaya sell and its value in use. The fair value less costs to sell calculation is
untuk menjual didasarkan pada data yang tersedia dari perjanjian based on available data from binding sales transactions in an arm’s
penjualan yang mengikat yang dibuat dalam transaksi normal atas length transaction of similar assets or observable market prices less
aset serupa atau harga pasar yang dapat diamati dikurangi dengan incremental costs for disposing the asset.
biaya tambahan yang dapat diatribusikan dengan pelepasan aset.
Penyisihan kerugian kredit ekspektasian dari piutang usaha dan Provision for expected credit losses of trade receivables
aset kontrak (Mulai 1 Januari 2020) (Effective beginning January 1, 2020)
Perusahaan menggunakan matriks provisi untuk menghitung ECL The Company uses a provision matrix to calculate ECLs for trade
untuk piutang dagang dan aset kontrak. Tarif provisi didasarkan pada receivables. The provision rates are based on days past due for
hari lewat jatuh tempo untuk pengelompokan berbagai segmen groupings of various customer segments that have similar loss
pelanggan yang memiliki pola kerugian yang serupa (yaitu, menurut patterns (i.e., by geography, product type, customer type and rating,
geografi, jenis produk, jenis dan peringkat pelanggan, dan and coverage by letters of credit and other forms of credit insurance).
pertanggungan berdasarkan surat kredit dan bentuk asuransi kredit
lainnya).
Matriks penyediaan awalnya didasarkan pada tarif default yang The provision matrix is initially based on The Company’s historical
diamati secara historis Perusahaan. Perusahaan akan mengkalibrasi observed default rates. The Company will calibrate the matrix to
matriks untuk menyesuaikan pengalaman kerugian kredit historis adjust the historical credit loss experience with forward-looking
dengan informasi berwawasan ke depan. Misalnya, jika perkiraan information. For instance, if forecast economic conditions (i.e., gross
kondisi ekonomi (yaitu, produk domestik bruto) diperkirakan akan domestic product) are expected to deteriorate over the next year
semakin memburuk tahun berikutnya yang dapat menyebabkan which can lead to an increased number of defaults in the
peningkatan jumlah default di sektor manufaktur, tingkat default manufacturing sector, the historical default rates are adjusted. At
historis disesuaikan. Pada setiap tanggal pelaporan, tarif default yang every reporting date, the historical observed default rates are updated
diamati secara historis diperbarui dan perubahan dalam estimasi and changes in the forward-looking estimates are analyzed.
berwawasan ke depan dianalisis.
28
Page 33
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
Penilaian korelasi antara tingkat default yang diamati secara historis, The assessment of the correlation between historical observed
prakiraan kondisi ekonomi, dan ECL adalah perkiraan yang signifikan. default rates, forecast economic conditions and ECLs is a significant
Jumlah ECL sensitif terhadap perubahan keadaan dan prakiraan estimate. The amount of ECLs is sensitive to changes in
kondisi ekonomi. Pengalaman kerugian kredit historis Perusahaan circumstances and of forecast economic conditions. The Company’s
dan perkiraan kondisi ekonomi mungkin juga tidak mewakili default historical credit loss experience and forecast of economic conditions
pelanggan sebenarnya di masa depan. may also not be representative of customer’s actual default in the
future.
Penyisihan atas kerugian penurunan nilai piutang usaha Allowance for impairment losses of trade receivables (before
(sebelum 1 Januari 2020) January 1, 2020)
Perusahaan mengevaluasi akun-akun tertentu yang diketahui bahwa The Company evaluates specific accounts where it has information
beberapa pelanggannya tidak dapat memenuhi liabilitas that certain customers are unable to meet their financial obligations.
keuangannya. Dalam hal tersebut, Perusahaan mempertimbangkan In these cases, The Company uses judgment based on the best
berdasarkan fakta dan situasi yang tersedia, termasuk namun tidak available facts and circumstances, including but not limited to, the
terbatas pada, jangka waktu hubungan dengan pelanggan dan status length of its relationship with the customer and the customer’s current
kredit pelanggan berdasarkan catatan kredit dari pihak ketiga dan credit status based on third party credit reports and known market
faktor pasar yang telah diketahui untuk mencatat provisi spesifik atas factors to record specific provisions for customers against amounts
pelanggan terhadap jumlah terutang guna mengurangi jumlah piutang due to reduce its receivable amounts that The Company is expected
yang diharapkan dapat diterima oleh Perusahaan. Provisi spesifik ini to collect. These specific provisions are re-evaluated and adjusted as
dievaluasi kembali dan disesuaikan jika tambahan informasi yang additional information received affects the amounts of allowance for
diterima mempengaruhi jumlah cadangan kerugian penurunan nilai impairment losses on trade receivables.
atas piutang usaha.
Pensiun dan imbalan kerja Pension and employee benefits
Nilai kini pembayaran masa depan yang diperlukan untuk The present value of future payments required to settle the obligation
menyelesaikan kewajiban atas jasa periode berjalan dan periode- for service in the current period and prior periods. The present value in
periode lalu. Nilai kini dalam perhitungan tersebut tidak dikurangi this calculation is not reduced by plan assets.
dengan aset program.
Perhitungan aktuaria dilakukan dengan memperkirakan imbalan yang Actuarial calculations are performed by estimating the benefits to be
akan dibayarkan kepada karyawan di masa depan berdasarkan paid to employees in the future based on the terms of the benefit
ketentuan skema imbalan. Imbalan dibayarkan pada saat mencapai scheme. Benefits are paid when you reach retirement age, stop
usia pensiun, berhenti bekerja, cacat atau sakit berkepanjangan dan working, become disabled or have a prolonged illness and die. The
meninggal dunia. Jumlah imbalan yang dibayarkan untuk setiap amount of compensation paid for each reason for leaving depends on
alasan berhenti tergantung dari masa kerja dan upah pada saat the length of service and wages when the employee leaves. For this
karyawan berhenti. Untuk itu, diperlukan asumsi mengenai reason, assumptions are needed regarding the possibility that a
kemungkinan suatu imbalan akan dibayarkan di masa depan (asumsi reward will be paid in the future (demographic assumptions),
demografi), termasuk asumsi ekonomis seperti kenaikan upah. including economic assumptions such as wage increases.
Keuntungan atau kerugian aktuarial yang timbul dari penyesuaian dan Actuarial gains or losses arising from experience adjustments and
perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial diakui secara langsung changes in actuarial assumptions are recognized immediately in the
pada laporan posisi keuangan dengan debit atau kredit ke saldo laba statement of financial position with a corresponding debit or credit to
melalui penghasilan komprehensif lainnya dalam periode terjadinya. retained earnings through other comprehensive income at the period
in which they occur.
Sementara Perusahaan berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah While The Company believes that its assumptions are reasonable
wajar dan sesuai, perbedaan signifikan pada hasil aktual atau and appropriate, significant differences in The Company’s actual
perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Perusahaan experiences or significant changes in The Company’s assumptions
dapat mempengaruhi secara material liabilitas diestimasi atas may materially affect its estimated liability employee benefits and net
imbalan kerja dan beban imbalan kerja neto. employee benefits on expense.
Aset pajak tangguhan Deferred tax assets
Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh perbedaan temporer yang Deferred tax assets are recognized for all deductible temporary
dapat dikurangkan dan rugi fiskal yang belum digunakan sepanjang differences and unused tax losses to the extent that it is probable that
besar kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia taxable profit will be available against which the losses can be
sehingga rugi pajak tersebut dapat digunakan. Estimasi signifikan utilized. Significant management estimates are required to determine
oleh manajemen disyaratkan dalam menentukan jumlah aset pajak the amount of deferred tax assets that can be recognized, based
tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan saat penggunaan dan upon the likely timing and the level of future taxable profits.
tingkat penghasilan kena pajak masa depan.
29
Page 34
dapat dikurangkan dan rugi fiskal yang belum digunakan sepanjang differences and unused tax losses to the extent that it is probable that
besar kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia taxable profit will be available against which the losses can be
sehingga rugi pajak tersebut dapat digunakan. Estimasi signifikan utilized. Significant management estimates are required to determine
PT CAMPINA ICE CREAM
oleh manajemen INDUSTRY,
disyaratkan dalamTbk.
menentukan jumlah aset pajak the amount of deferredPTtaxCAMPINA ICEcan
assets that CREAM INDUSTRY,based
be recognized, Tbk.
CATATAN ATASyang
tangguhan LAPORAN
dapat KEUANGAN
diakui, berdasarkan saat penggunaan dan NOTES
upon the likely timing and TOofTHE
the level FINANCIAL
future STATEMENTS
taxable profits.
UNTUK TAHUN-TAHUN
tingkat YANG
penghasilan kena BERAKHIR
pajak 30 SEPTEMBER 2025 DAN
masa depan. FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
04. KAS DAN SETARA KAS 04. CASH AND CASH EQUIVALENT
30 SEPTEMBER/ 31 DESEMBER/
SEPTEMBER 2025 DECEMBER 2024
(Rp) (Rp)
Kas 4.712.190.131 3.948.987.024 Cash in hand
Bank Bank
Rupiah IDR
PT Bank Mandiri (Persero), Tbk 96.469.074.460 90.639.672.603 PT Bank Mandiri (Persero), Tbk
PT Citibank Indonesia 15.362.510.253 12.021.698.828 PT Citibank Indonesia
PT Bank Central Asia, Tbk. 38.054.210.944 43.566.961.729 PT Bank Central Asia, Tbk
PT. Bank Rakyat Indonesia PT. Bank Rakyat Indonesia
(Persero), Tbk 7.297.235.417 707.927.210 (Persero), Tbk
Sub jumlah 157.183.031.074 146.936.260.370 Sub total
Jumlah 161.895.221.205 150.885.247.394 Total
Pada tanggal 30 September 2025 saldo kas Perusahaan sebesar Rp As of September 30, 2025 the Company's cash balance of Rp
4.712.190.131 baik dalam simpanan maupun dalam perjalanan 4.712.190.131 both in deposits and in transit, is insured against the
diasuransikan terhadap risiko kehilangan dengan nilai pertanggungan risk of loss with a sum insured of Rp.80.000.000.000 for cash in
masing-masing sebesar Rp.80.000.000.000 untuk cash in transit dan transit and Rp.4.225.000.000 for cash in safe respectively to PT
Rp.4.225.000.000 untuk cash in safe kepada PT Malacca Trust Malacca Trust Wuwungan Insurance. Management believes that this
Wuwungan Insurance. Manajemen berkeyakinan bahwa asuransi insurance is adequate to cover possible losses.
tersebut telah memadai untuk menutupi kemungkinan timbulnya
kerugian.
05. PIUTANG USAHA - PIHAK KETIGA - BERSIH 05. ACCOUNT RECEIVABLE - THIRD PARTIES - NET
30 SEPTEMBER/ 31 DESEMBER/
SEPTEMBER 2025 DECEMBER 2024
(Rp) (Rp)
a. Jumlah piutang usaha berdasarkan pelanggan: a. Amount trade accounts receivable by customers:
Pihak Ketiga: Third Parties:
Distributor 49.426.536.477 54.895.737.627 Distributor
Pelanggan 151.373.605.934 132.514.020.505 Customer
Dikurangi: Less:
Cadangan atas kerugian Allowance for losses
penurunan nilai piutang ( 19.146.580.955) ( 18.177.720.848) impairment of receivables
Jumlah 181.653.561.456 169.232.037.284 Total
b. Jumlah piutang usaha berdasarkan umur (hari): b. Amount of accounts receivable by age (days):
Belum jatuh tempo 86.619.670.532 105.066.614.056 Not due
Jatuh Tempo : Over due:
1 - 30 hari 46.393.445.393 53.838.608.693 1-30 days
31 – 60 hari 8.058.597.298 2.406.994.155 31 – 60 days
61 – 90 hari 5.577.697.037 3.298.860.599 61 – 90 days
Lebih dari 90 hari 54.150.732.151 22.798.680.630 More than 90 days
Dikurangi: Less:
Cadangan atas kerugian Allowance for losses
penurunan nilai piutang ( 19.146.580.955) ( 18.177.720.848) impairment of receivables
Jumlah 181.653.561.456 169.232.037.284 Total
c. Jumlah piutang berdasarkan nilai mata uang: c. Amount of accounts receivable by currency:
Rupiah 181.653.561.456 169.232.037.284 IDR
30
Page 35
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
d. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai piutang usaha d. Change in allowance for impairment losses trade receivables
adalah sebagai berikut: are as follows:
Saldo awal 18.177.720.848 18.667.283.492 Beginning balance
Pencadangan tahun berjalan 1.255.689.188 174.927.499 Current year allowances
Pemulihan tahun berjalan ( 286.829.081) ( 664.490.143) Current year recovery
Saldo akhir 19.146.580.955 18.177.720.848 Ending balance
Jangka waktu rata-rata kredit penjualan barang adalah 55 hari. Dalam The average credit period for sale of goods is 55 days. In applying
menerapkan model penurunan nilai terhadap piutang usaha, the impairment model to trade accounts receivable, the Company
Perusahaan menerapkan pendekatan yang disederhanakan yang adopts the simplified approach that is available to trade accounts
tersedia terhadap piutang usaha karena tidak terdapat komponen receivable as there is no financing element to trade accounts
pendanaan terhadap piutang usaha. Perusahaan menghitung receivable. The Company calculates the expected credit losses of its
kerugian kredit ekspektasian dari piutang usaha berdasarkan umur trade accounts receivable based on the aging of its trade accounts
dari piutang usaha tersebut. receivable.
Per 30 September 2025, Perusahaan telah membentuk cadangan As of 30 September 2025, the Company had provided an allowance
kerugian piutang ragu-ragu untuk piutang tertentu yang nilai for impairment loss for certain receivables whose carrying amount
tercatatnya melebihi perkiraan nilai yang dapat dipulihkan. exceeded their expected recoverable amounts. Management believes
Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan penurunan nilai telah that the allowance for impairment is adequate to cover losses that
memadai untuk menutupi kerugian yang mungkin timbul dari piutang may arise from the non-collectible accounts.
yang tidak tertagih.
06. PIUTANG LAIN-LAIN 06. OTHER RECEIVABLE
30 SEPTEMBER/ 31 DESEMBER/
SEPTEMBER 2025 DECEMBER 2024
(Rp) (Rp)
Karyawan 1.081.573.617 1.174.558.590 Employee
Lain-lain 215.764.399 109.825.459 Other
Jumlah 1.297.338.016 1.284.384.049 Total
07. PERSEDIAAN 07. INVENTORY
30 SEPTEMBER/ 31 DESEMBER/
SEPTEMBER 2025 DECEMBER 2024
(Rp) (Rp)
Barang Jadi 49.480.531.652 43.704.777.114 Finished Goods
Bahan Baku 48.714.393.744 53.320.051.113 Raw Material
Suku Cadang 24.770.542.859 23.452.173.853 Spare parts
Bahan Dalam proses 3.120.290.393 2.904.598.782 Work in Process
Lain-lain 3.432.743.205 4.471.624.580 Others Inventories
Jumlah 129.518.501.853 127.853.225.442 Total
Persediaan lain-lain adalah persediaan aksesoris untuk penjualan es Other inventories are inventories of accessories for the sale of ice
krim. cream.
Seluruh persediaan telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran All inventories are insured against the risk of fire and other risks with
dan risiko lainnya dengan nilai pertanggungan masing - masing coverage amounts of Rp.248.937.000.000 as of 30 September 2025
sebesar Rp 248.937.000.000 pada 30 September 2025 dan and Rp.235.696.800.000 as of 31 December 2024, respectively.
Rp.235.696.800.000 pada 31 Desember 2024. Manajemen Management is of the opinion that the insurance value is sufficient to
berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk cover possible losses from fire and other risks that the Company may
menutupi kemungkinan kerugian atas risiko kebakaran dan risiko experience.
lainnya yang mungkin dialami Perusahaan.
08. BEBAN DIBAYAR DIMUKA 08. PREPAID EXPENSES
30 SEPTEMBER/ 31 DESEMBER/
SEPTEMBER 2025 DECEMBER 2024
(Rp) (Rp)
Lisensi 2.996.513.869 1.831.035.242 Licence
Sewa 290.958.301 311.386.851 Rent
Asuransi 303.458.990
Lainnya 2.006.949.182 1.655.278.422 Other
Jumlah 5.597.880.342 3.797.700.515 Total
09. UANG MUKA PEMBELIAN 09. ADVANCES FOR PURCHASES
31
Page 36
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
30 SEPTEMBER/ 31 DESEMBER/
SEPTEMBER 2025 DECEMBER 2024
(Rp) (Rp)
Bahan baku 4.055.070.454 2.443.865.200 Raw materials
Aset tetap 2.713.279.018 13.598.159.476 Property, plant and equipment
Spareparts 400.600.000 201.835.495 Spare parts
Barang jadi 651.439.038 1.199.131.485 Finished goods
Lain - lain 2.516.904.215 2.057.165.698 Others
Jumlah 10.337.292.725 19.500.157.354 Total
Uang muka pembelian barang jadi merupakan transaksi pembelian pruduk Advance payment for purchase of finished goods is a transaction to
dari F&N United Limited, Perusahaan di Thailand. Transaksi tersebut purchase products from F&N United Limited, a company in Thailand.
dalam rangka uji coba produk yang rencananya akan di pasarkan di The transaction is in the context of product trials that are planned to
Indonesia (Lihat catatan 33). be marketed in Indonesia (See note 33).
Uang muka pembelian aset tetap masing-masing sebesar Rp Advances for the purchase of fixed assets amounting to Rp
2.713.279.018 dan Rp.13.598.159.476 Per 30 September 2025 dan 31 2.713.279.018and Rp.13.598.159.476 as of September 30, 2025 and
Desember 2024 merupakan uang muka pembelian aset tetap yang berupa December 31, 2024 are advances for the purchase of fixed assets in
mesin dan peralatan serta freezer. the form of machinery and equipment and freezers
10. INVESTASI 10. INVESTMENT
30 SEPTEMBER/ 31 DESEMBER/
SEPTEMBER 2025 DECEMBER 2024
(Rp) (Rp)
Obligasi 202.367.431.200 196.082.879.080 Bonds
Pada tahun 2023 Perusahaan melakukan Pembelian beberapa seri In 2023 the Company purchased several series of Indonesian
obligasi Negara Indonesia seri INDON pada PT. Bank Central Asia Government Bonds series INDON from PT. Bank Central Asia with a
dengan nilai nominal total transaksi sebesar USD 12,132,340.00 (Catatan total transaction nominal value of USD 12,132,340.00 (Note 04).
04).Obligasi Negara Indonesia seri INDON adalah Surat Utang yang Indonesian Government Bonds series INDON are Debt Securities
diterbitkan oleh Pemerintah dalam denominasi US Dollar dan dalam issued by the Government in US Dollar denominations and within a
jangka waktu tertentu dengan kupon tetap. Pemerintah dalam hal ini certain period with a fixed coupon. The Government in this case as
sebagai penerbit menjamin pengembalian nilai pokok pada saat jatuh the issuer guarantees the return of value principal at maturity plus
tempo ditambah dengan kupon yang akan dibayarkan secara berkala. coupons which will be paid periodically. (In accordance with Law No.
(Sesuai UU No.24 Tahun 2002 tentang Surat Utang Negara) 24 of 2002 concerning State Debt Securities).
Tanggal Nilai Tingkat
Nama Seri/ Tgl Jatuh Frekuensi Kupon/
Transaksi/ Mata Uang/ Nominal/ Kupon/ Prinsipal/
Series Tempo/ Date Coupon Harga/ Price
Transaction Currency Nominal Coupon Principal
Name of maturity Frequency
date Value Rate
10-Apr-23 INDON 45 15-Jan-45 USD 2.000.000 Semi annually 5,13% 101,80% 2.036.000
10-Apr-23 INDON 27 8-Jan-27 USD 1.000.000 Semi annually 4,35% 101,00% 1.010.000
10-Apr-23 INDON 48 11-Jan-48 USD 1.000.000 Semi annually 4,35% 91,70% 917.000
10-Apr-23 INDON 28 11-Jan-28 USD 1.000.000 Semi annually 3,50% 97,55% 975.500
11-Apr-23 INDON 45 15-Jan-45 USD 490.000 Semi annually 5,13% 101,60% 497.840
11-Apr-23 INDON 48 11-Jan-48 USD 3.000.000 Semi annually 4,35% 92,10% 2.763.000
11-Apr-23 INDON 29 11-Feb-29 USD 2.000.000 Semi annually 4,75% 102,75% 2.055.000
11-Apr-23 INDON 32 31-Mar-32 USD 2.000.000 Semi annually 3,55% 93,90% 1.878.000
12.132.340
32
Page 37
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
11. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA 11. OTHER NON-CURRENT ASSETS
30 SEPTEMBER/ 31 DESEMBER/
SEPTEMBER 2025 DECEMBER 2024
(Rp) (Rp)
Jaminan Agen Guarantee Agent
Giro: Cash on banks
PT Bank Central Asia, Tbk. 3.633.137.117 3.113.017.117 PT Bank Central Asia, Tbk.
Deposito dengan jatuh tempo Deposits with maturities one
satu bulan: months:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero),
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. 16.000.000 16.000.000 Tbk.
Building Use Rights are paid in
Hak Guna Bangunan dibayar dimuka 2.350.335.209 2.448.721.334 advance
Jumlah 5.999.472.326 5.577.738.451 Total
Akun uang jaminan dari Agen yang oleh Perusahaan dimasukkan ke Account security deposit from the Agent which the Company puts into
rekening giro PT Bank Central Asia, Tbk. Sebesar Rp 3.633.137.117 pada the current account of PT Bank Central Asia, Tbk. Amounting to Rp
30 September 2025 dan didepositokan sebesar Rp.16.000.000 pada 30 3.633.137.117 on September 30, 2025 and deposited Rp.16.000.000
September 2025 on September 30, 2025.
Tingkat bunga pertahun untuk deposito berjangka pada periode 30 The annual interest rates for time deposits at period September 30,
September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut: 2025 and December 31, 2024 are as follows:
30 SEPTEMBER/ 31 DESEMBER/
SEPTEMBER 2025 DECEMBER 2024
Rupiah 2,50% 3,35% IDR
Pada tahun 2021 terdapat pembayaran dimuka hak atas tanah yang In 2021 there will be an advance payment for land rights in the form
berupa Hak Guna Bangunan (HGB) berdasarkan Akta Perjanjian of Building Use Rights (HGB) based on Deed of Agreement number
nomor 26 tanggal 22 Desember 2021 tentang Perpanjangan HGB 26 dated 22 December 2021 concerning Extension of HGB from 27
terhitung sejak 27 September 2023 sampai dengan 27 September September 2023 to 27 September 2043 or for 20 years.
2043 atau selama 20 tahun.
Mutasi hak atas tanah yang berupa Hak Guna Bangunan (HGB) yang The movement in advance payment for Building Use Rights (HGB)
diakui di dalam laporan posisi keuangan adalah sebagai berikut: recognized in the statements of financial position are as folllows:
Saldo awal Hak Guna Bangunan 2.448.721.334 2.579.902.834,00 Building Use Rights (HGB) at beginning of year
Beban amortisasi hak guna bangunan amortization of building use rights
(Catatan 29) 98.386.126 131.181.500,00 (Note 29)
Saldo akhir Hak Guna Bangunan 2.350.335.208 2.448.721.334 Building Use Rights (HGB) at end of year
12. ASET TETAP 12. PROPERTY, PLANT, AND EQUIPMENT (PPE)
30-Sep-25 Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ (Reklasifikasi)/ Saldo Akhir/ 30-Jun-25
Beginning Balance Additions (Deductions) (Reclassification) Ending Balance
Biaya Perolehan Acquistion Cost
Pemilikan langsung: Direct Ownership:
Tanah 96.515.767.605 96.515.767.605 Land Rights
Bangunan 32.571.208.755 32.571.208.755 Building
Mesin dan Machinery
Peralatan 215.962.387.816 1.569.420.775 385.026.366 2.048.254.782 219.195.037.007 and Equipment
Freezer 753.086.620.619 52.325.347.318 42.285.105.864 4.698.971.042 767.825.833.115 Freezer
Kendaraan 26.651.272.213 144.085.000 26.507.187.213 Vehicles
Sub jumlah 1.124.787.257.008 53.894.768.093 42.814.217.230 6.747.225.824 1.142.615.033.695 Sub total
33
Page 38
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
Aset dalam Proses Konstruksi Construction-in Progress
Mesin dan Machinery
Peralatan 6.307.970.821 30.894.693.846 - ( 5.238.958.542) 31.963.706.125 and Equipment
Sub jumlah 6.307.970.821 30.894.693.846 - ( 5.238.958.542) 31.963.706.125 Sub total
Jumlah Harga Total
Perolehan 1.131.095.227.829 84.789.461.939 42.814.217.230 1.508.267.282 1.174.578.739.820 Acquistion Cost
Akumulasi Penyusutan: Accumulated Depreciation:
Pemilikan langsung: Direct Ownership:
Bangunan 23.373.656.854 845.437.054 - 24.219.093.908 Building
Mesin dan Machinery
Peralatan 150.381.479.292 8.294.334.388 379.621.234 - 158.296.192.446 and Equipment
Freezer 568.140.880.004 51.507.363.013 41.927.867.306 - 577.720.375.711 Freezer
Kendaraan 26.651.272.152 - 144.084.997 - 26.507.187.155 Vehicles
Jumlah akumulasi Total Acumulated
Penyusutan 768.547.288.302 60.647.134.455 42.451.573.537 - 786.742.849.220 Depreciation
Provisi penurunan nilai: Provision for impairment:
Pemilikan langsung: Direct Ownership:
Mesin dan Machinery
Peralatan 14.216.953.177 - - 418.358.068 14.635.311.245 and Equipment
Jumlah Provisi Total Provision
penurunan nilai : 14.216.953.177 - - 418.358.068 14.635.311.245 for impairment
Nilai Buku Bersih 348.330.986.350 373.200.579.355 Net Book Value
31 Desember 2024 Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ (Reklasifikasi)/ Saldo Akhir/ December 31, 2024
Beginning Balance Additions (Deductions) (Reclassification) Ending Balance
Biaya Perolehan Acquistion Cost
Pemilikan langsung: Direct Ownership:
Tanah 96.515.767.605 - - - 96.515.767.605 Land Rights
Bangunan 32.973.208.755 - 402.000.000 - 32.571.208.755 Building
Mesin dan Machinery
Peralatan 214.047.244.483 4.118.379.240 2.451.335.907 248.100.000 215.962.387.816 and Equipment
Freezer 696.189.148.730 87.647.778.700 37.830.036.753 7.079.729.942 753.086.620.619 Freezer
Kendaraan 27.136.741.278 485.469.065 - 26.651.272.213 Vehicles
Sub jumlah 1.066.862.110.851 91.766.157.940 41.168.841.725 7.327.829.942 1.124.787.257.008 Sub total
Aset dalam Proses Konstruksi Construction-in Progress
Mesin dan Machinery
Peralatan 8.685.496.272 5.225.959.491 275.655.000 ( 7.327.829.942) 6.307.970.821 and Equipment
Sub jumlah 8.685.496.272 5.225.959.491 275.655.000 ( 7.327.829.942) 6.307.970.821 Sub total
Jumlah Harga Total
Perolehan 1.075.547.607.123 96.992.117.431 41.444.496.725 - 1.131.095.227.829 Acquistion Cost
Akumulasi Penyusutan: Accumulated Depreciation:
Pemilikan langsung: Direct Ownership:
Bangunan 22.509.382.448 1.130.599.406 266.325.000 - 23.373.656.854 Building
Mesin dan Machinery
Peralatan 141.572.177.652 11.117.750.476 2.308.448.836 - 150.381.479.292 and Equipment
Freezer 541.942.451.524 63.917.573.773 37.719.145.293 - 568.140.880.004 Freezer
Kendaraan 27.136.741.196 - 485.469.044 - 26.651.272.152 Vehicles
Jumlah akumulasi Total Acumulated
Penyusutan 733.160.752.820 76.165.923.655 40.779.388.173 - 768.547.288.302 Depreciation
34
Page 39
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
Provisi penurunan nilai: Provision for impairment:
Pemilikan langsung: Direct Ownership:
Mesin dan Machinery
Peralatan 14.216.953.177 - - - 14.216.953.177 and Equipment
Jumlah Provisi Total Provision
penurunan nilai : 14.216.953.177 - - - 14.216.953.177 for impairment
Nilai Buku Bersih 328.169.901.126 348.330.986.350 Net Book Value
Pengurangan aset tetap berupa freezer pada 30 September 2025 dan The reduction of Property, Plant, and Equiptment in the form of
31 Desember 2024 masing-masing sebesar Rp 42.285.105.864 dan freezers on September 30, 2025 and December 31, 2024 amounting
Rp.37.830.036.753 merupakan scrapping atau penghancuran freezer to Rp 42.285.105.864 and Rp.37.830.036.753 respectively,
yang sudah rusak atau yang sudah tidak digunakan lagi. represents scrapping or destruction of freezers that have been
damaged or that are not used anymore.
Pengurangan aset tetap berupa mesin dan peralatan pada tanggal 30 Deduction of Property, plant and equipment in the form of machinery
September 2025 dan 31 Desember 2024 sebesar Rp 385.026.366 and equipment on September 30, 2025 and December 31, 2024
dan Rp.2.451.335.907 merupakan scrapping atau penghancuran amounted to Rp 385.026.366 and Rp.2.451.335.907 represents
tricycle unit dan bicycle unit yang sudah rusak atau sudah tidak scrapping or destruction of tricycle units and bicycle units that were
digunakan lagi. damaged or no longer used .
Perhitungan laba atas penjualan aset tetap adalah sebagai berikut : The calculation of return on sale of property, plant and equipment is
as follows:
30 SEP/ SEP 2025 30 SEP/ SEP 2024
(Rp) (Rp)
Harga Jual 37.818.083 91.126.587 Sales Price
Nilai buku 362.643.693 146.356.704 Book Value
Gain (loss) on sales of Property, plant and
Laba (rugi) penjualan aset tetap ( 324.825.611) ( 55.230.117) equipment
Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut: Amortization expenses are allocated as follow:
Beban Pokok Penjualan (Catatan 27) 6.808.262.106 2.433.956.362 Cost of Goods Sold (Note 27)
General and Administrative Expenses
Beban Umum dan Administrasi (Catatan 28) 53.838.872.349 16.424.035.406 (Note 28)
Jumlah 60.647.134.455 18.857.991.768 Total
Pada 30 September 2025 Perusahaan telah melakukan reklasifikasi As of September 30, 2025, the Company has reclassified
sebesar Rp 6.747.225.824 yang berasal dari aset dalam proses Rp.6.747.225.824 from assets in the construction process of
konstruksi mesin sebesar Rp 2.048.254.782 dan freezer sebesar Rp machinery amounting to Rp 2.048.254.782 and freezers amounting
4.698.971.042 Rp 4.698.971.042 .
Pada 31 Desember 2024 Perusahaan telah melakukan reklasifikasi As of December 31, 2024, the Company has reclassified
sebesar Rp.7.327.829.942 yang berasal dari aset dalam proses Rp.7.327.829.942 from assets in the construction process of
konstruksi mesin sebesar Rp.248.100.000 dan freezer sebesar machinery amounting to Rp.248.100.000 and freezers amounting to
Rp.7.079.729.942 Rp.7.079.729.942.
Jenis kepemilikan hak atas tanah adalah berupa HGB, berlaku The type of ownership of land rights is in the form of HGB, valid for
selama 20 tahun. Manajemen berkeyakinan bahwa kepemilikan hak 20 years. Management believes that the ownership of the landrights
atas tanah akan dapat diperpanjang pada saat jatuh tempo. will be able to be extended upon maturity.
35
Page 40
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
Rincian aset tetap dalam penyelesaian pada tanggal 30 September Details of Property, Plant, and Equiptment under construction as at
2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut: period September 30, 2025 and December 31, 2024 are as follows:
30 September 2025 Persentase Akumulasi Estimasi September 30, 2025
penyelesaian/ biaya/ penyelesaian/
Percentage of Cost Accumulation Estimation date
% Rp of completion
Machinery and
Mesin dan Peralatan 90,00 31.963.706.125 2025 Equipment
31 Desember 2024 Persentase Akumulasi Estimasi December 31, 2024
penyelesaian/ biaya/ penyelesaian/
Percentage of Cost Accumulation Estimation date
% Rp of completion
Machinery and
Mesin dan Peralatan 90,00 6.307.970.821 2025 Equipment
Aset tertentu kepemilikan langsung telah diasuransikan (property all Certain assets of direct ownership are covered by property all risk
risk insurance) pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember insurance, the insurance value as of September 30, 2025 and
2024 kepada PT.China Taiping Insurance Indonesia dan PT Asuransi December 31, 2024 and 2023 to PT China Taiping Insurance
Etiqa Internasional Indonesia dengan jumlah pertanggungan yang Indonesia and PT.Asuransi Etiqa Internasional Indonesia amounting
memadai sebesar masing-masing Rp.496.775.700.000 dan to Rp.496.775.700.000 and Rp.479.594.100.000 respectively,
Rp.479.594.100.000, manajemen berpendapat bahwa nilai management’s opinion the amount of insurance coverage is adequate
pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian to cover possible losses in future years.
di masa yang akan datang.
13. ASET HAK GUNA 13. RIGHT OF USED ASSETS
30 September 2025 Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ (Reklasifikasi)/ Saldo Akhir/ September 30, 2025
Beginning Balance Additions (Deductions) (Reclassification) Ending Balance
Biaya Acquisition
Perolehan : Cost:
Bangunan 16.506.075.050 4.127.328.445 - - 20.633.403.495 Buldings
Jumlah 16.506.075.050 4.127.328.445 - - 20.633.403.495 Total
Akumulasi Accumulated
Penyusutan : Depreciation :
Bangunan 14.328.599.873 1.875.914.801 - - 16.204.514.674 Buildings
Jumlah 14.328.599.873 1.875.914.801 - - 16.204.514.674 Total
Nilai Buku 2.177.475.177 4.428.888.821 Book Value
31 Desember 2024 Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ (Reklasifikasi)/ Saldo Akhir/ December 31, 2024
Beginning Balance Additions (Deductions) (Reclassification) Ending Balance
Biaya Perolehan : Acquisition Cost:
Bangunan 16.019.141.717 486.933.333 - - 16.506.075.050 Buldings
Jumlah 16.019.141.717 486.933.333 - - 16.506.075.050 Total
Akumulasi Penyusutan : Accumulated Depreciation :
Bangunan 12.086.569.775 2.242.030.098 - - 14.328.599.873 Buildings
Jumlah 12.086.569.775 8.968.120.392 - - 14.328.599.873 Total
Nilai Buku 3.932.571.942 2.177.475.177 Book Value
36
Page 41
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
14. ASET TAK BERWUJUD 14. INTANGIBLE ASSETS
2025 Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ (Reklasifikasi)/ Saldo Akhir/ 2025
Beginning Balance Additions (Deductions) (Reclassification) Ending Balance
Biaya Perolehan Acquistion Cost
Lisensi atas peranti License for software
lunak 12.773.280.312 - - 407.537.500 13.180.817.812
Jumlah 12.773.280.312 - - 407.537.500 13.180.817.812
Akumulasi amortitasi Accumulated Amortitation:
Lisensi atas peranti License for software
lunak 12.773.280.312 4.245.182 - - 12.777.525.494
12.773.280.312 4.245.182 - - 12.777.525.494
Nilai Buku Neto - 403.292.318 Net Book Value
2024 Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ (Reklasifikasi)/ Saldo Akhir/ 2024
Beginning Balance Additions (Deductions) (Reclassification) Ending Balance
Biaya Perolehan Acquistion Cost
Lisensi atas peranti
lunak 12.773.280.312 - - - 12.773.280.312 License for software
Jumlah 12.773.280.312 - - - 12.773.280.312 Total
Akumulasi amortitasi Accumulated Amortitation:
Lisensi atas peranti
lunak 12.773.280.312 - - 12.773.280.312 License for software
Jumlah 12.773.280.312 - - - 12.773.280.312 Total
Nilai Buku Neto - - Net Book Value
Pada tanggal 30 September 2025, amortisasi dari aset tak berwujud On September 30, 2025, amortization of intangible assets amounting
sebesar Rp 403.292.318, dan dibebankan sebagai bagian dari beban to Rp 403.292.318, respectively, and is charged to operations as part
administrasi dan umum (Catatan 29). of general and administrative expenses (Note 29).
15. ASET LAIN-LAIN BERSIH 15. OTHER ASSETS - NET
30 SEPTEMBER/ 31 DESEMBER/
SEPTEMBER 2025 DECEMBER 2024
(Rp) (Rp)
Aset yang belum digunakan Assets that have not been used
dalam operasi: in operations:
Biaya Perolehan Mesin 119.974.243.590 119.974.243.590 Acquistion Cost Machinary
Reclassification to Property, Plant,
Reklasifikasi ke aset tetap ( 66.466.714.017) ( 64.550.909.235) and Equiptment
Jumlah 53.507.529.573 55.423.334.355 Total
Akumulasi penurunan nilai - Accumulated Impairment -
Mesin ( 11.684.544.755) ( 12.102.902.823) Machinary
Jumlah ( 11.684.544.755) ( 12.102.902.823) Total
Nilai bersih 41.822.984.818 43.320.431.532 Net value
Mutasi akumulasi penurunan Movement of accumulated
nilai: impairment:
Saldo awal ( 12.102.902.823) ( 12.102.902.823) Beginning balance
Reklasifikasi 418.358.068 - Reclassification
Saldo akhir ( 11.684.544.755) ( 12.102.902.823) Ending balance
Berdasarkan keterangan manajemen, manajemen berpendapat Based on management's information, opinion of management that
bahwa atas Aset Lain-Lain yang berupa mesin yang belum digunakan the Other Assets in the form of machines that have not been used in
dalam produksi tersebut merupakan mesin perolehan sejak tahun production are machines acquired since 2012 and the machines are
2012 dan mesin tersebut masih sangat layak apabila digunakan yang still very feasible if used which are currently still very safe and well
saat ini masih tersimpan dengan sangat aman dan terjaga, dan maintained, and management believes that the value of the machine
manajemen berkeyakinan bahwa nilai mesin tersebut tidak is not impaired on the balance of September 30, 2025, amounting to
mengalami penurunan nilai pada saldo 30 September 2025 sebesar Rp.41.822.984.818.
Rp.41.822.984.818.
37
Page 42
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
Aset tidak lancar lainnya - aset yang belum digunakan dalam usaha Other non-current - assets that have not been used in operations on
pada 31 Desember 2017 telah dinilai dengan menggunakan nilai December 31, 2017 have been valued using fair value based on
wajar berdasarkan Laporan Kantor Jasa Penilai Publik Felix Sutandar reports the Office of Public Appraisal Service Felix Sutandar &
& Rekan, Nomor Ref 147/FSR/SKL-FS/1005/2017 tanggal 5 Oktober Partners, No. Ref 147 / FSR / SKL-FS / 1005/2017 dated October 5,
2017. Berkaitan dengan hasil penilaian tersebut maka Perusahaan 2017 . In connection with the results of these assessments, the
mencatat adanya kerugian penurunan nilai atas aset lain - lain Company recorded an impairment loss on other assets amounted to
sebesar Rp.26.319.855.999 sehingga nilai tercatat menjadi sebesar Rp.26.319.855.999, the carrying amount to Rp.93.654.387.591 on
Rp.93.654.387.591 pada 31 Desember 2017. December 31, 2017.
Mesin sebesar Rp.119.974.243.590 yang sebelumnya dicatat dalam Machines amounting to Rp.119.974.243.590 previously recorded in
aset dalam konstruksi direklasifikasi ke dalam aset yang belum construction assets were reclassified into assets that have not been
digunakan dalam operasi mengingat sampai dengan akhir tahun 2017 used in operation considering that until the end of 2017 the company
perusahaan menangguhkan dan belum merealisasikan mesin suspended and has not yet dismissed the machinery. Furthermore, if
tersebut. Selanjutnya apabila manajemen memutuskan kembali management resolves to continue the completion of machinery and
untuk melanjutkan penyelesaian mesin maupun sarana penunjang supporting facilities (land and buildings) then the assets will be
(lahan dan bangunan) maka aset tersebut akan direklasifikasi kembali reclassified into PPE.
ke dalam aset tetap.
Sejak tahun 2017 sampai dengan 30 September 2025 Perusahaan From 2017 to 30 September 2025, the Company has reclassified
telah melakukan reklasifkasi atas aset lain-lain kedalam aset tetap other assets into Property, Plant, and Equiptment amounting to
sebesar Rp.66.466.714.017 beserta akumulasi penurunan nilai Rp.66.466.714.017 along with accumulated impairment losses of
sebesar Rp.14.635.311.245 . (Catatan 12) Rp.14.635.311.245 . (Note 12)
38
Page 43
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
16. UTANG USAHA 16. ACCOUNT PAYABLES
30 SEPTEMBER/ 31 DESEMBER/
SEPTEMBER 2025 DECEMBER 2024
(Rp) (Rp)
a. Jumlah utang usaha berdasarkan a. Amount Account Payables by
pelanggan Curtomers
i. Pihak Ketiga i. Third Parties
Lokal 63.607.502.627 58.499.987.865 Local
Import 9.798.315.544 6.412.309.885 Import
Sub Jumlah 73.405.818.172 64.912.297.750 Sub Total
ii. Pihak yang berelasi ii. Related Parties
PT Ultrajaya Milk Industry & PT Ultrajaya Milk Industry &
Trading Company Tbk. 163.466.930 148.339.501 Trading Company,Tbk.
Jumlah 73.569.285.102 65.060.637.251 Total
b. Jumlah utang usaha pihak ketiga berdasarkan nilai mata uang : b. Amount Account third parties payables by currency:
30 SEPTEMBER/ 31 DESEMBER/
SEPTEMBER 2025 DECEMBER 2024
(Rp) (Rp)
IDR 63.770.969.557 58.648.327.396 IDR
USD 2.898.984.000 2.036.828.172 USD
CNY 3.808.095.112 4.362.819.942 CNY
EUR 3.091.236.432 12.661.741 EUR
Jumlah 73.569.285.102 65.060.637.251 Total
c. Jumlah utang usaha berdasarkan umur (hari): c. Amount of accounts payable by age (days):
30 SEPTEMBER/ 31 DESEMBER/
SEPTEMBER 2025 DECEMBER 2024
(Rp) (Rp)
Belum jatuh tempo 52.789.716.587 41.581.803.433 Not due
Jatuh Tempo Over due:
1 - 30 hari 20.779.568.515 23.478.833.818 1-30 days
31 – 60 hari - - 31 – 60 days
61 – 90 hari - - 61 – 90 days
Lebih dari 90 hari - - More than 90 days
Jumlah 73.569.285.102 65.060.637.251 Total
17. BEBAN AKRUAL 17. ACCRUED EXPENSES
30 SEPTEMBER/ 31 DESEMBER/
SEPTEMBER 2025 DECEMBER 2024
(Rp) (Rp)
Angkutan 10.310.495.070 8.096.461.818 Transportation
Gaji - - Salary
Lain-lain 2.133.340.783 1.541.761.718 Others
Jumlah 12.443.835.853 9.638.223.536 Total
18. JAMINAN AGEN 18 GUARANTEE AGENT
30 SEPTEMBER/ 31 DESEMBER/
SEPTEMBER 2025 DECEMBER 2024
(Rp) (Rp)
Jaminan Agen Guarantee Agent
Giro: Cash on banks
PT Bank Central Asia, Tbk.
(Catatan 11) 3.649.137.117 3.129.017.117 PT Bank Central Asia, Tbk. (Note 11)
39
Page 44
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
Jaminan agen merupakan uang jaminan yang wajib diserahkan oleh The agent's guarantee is a security deposit that must be submitted by
para agen kepada Perusahaan sebagai jaminan atas sarana dan the agents to the Company as collateral for the Company's sales
prasarana penjualan milik Perusahan yang akan digunakan oleh Agen facilities and infrastructure which will be used by the agent to sell the
untuk menjual produk-produk Perusahaan. Company's products.
19. PERPAJAKAN 19. TAXATION
30 SEPTEMBER/ 31 DESEMBER/
SEPTEMBER 2025 DECEMBER 2024
(Rp) (Rp)
a. Manfaat (Beban) pajak a. Tax Benefit (Expenses)
Pajak Kini ( 9.035.165.260) ( 25.641.210.760) Current tax
Pajak Tangguhan ( 1.913.584.503) ( 1.040.188.758) Deffered tax
Jumlah Beban Pajak ( 10.948.749.763) ( 26.681.399.518) Total Tax Expenses
Pajak kini: Current tax :
Laba sebelum pajak penghasilan 57.930.817.234 123.791.536.043 Profit before income tax
Perbedaan tetap: Permanent differences :
Jasa Giro dan Bunga Obligasi ( 10.193.489.047) ( 9.351.467.304) Interest income and bonds interest
Kerugian penjualan aset tetap 91.985.606 116.924.597 Loss on sale of PPE
Retribusi dan Sumbangan 1.672.199.070 215.068.265 Retribution and Donation
Beban pajak (Catatan 29) 265.532.062 6.507.027.311 Tax expenses (Notes No 29)
Jumlah Perbedaan Tetap ( 8.163.772.309) ( 2.512.447.131) Total Permanent Difference
Perbedaan temporer: Temporary differences:
Penyusutan aset tetap ( 9.644.077.525) ( 4.521.529.076) Depreciation of PPE
Aset hak guna - - Right of used assets
Cadangan Penurunan piutang 968.860.107 ( 489.562.644) Allowance for impairment of receivable
Imbalan kerja ( 22.893.968) 282.961.000 Provision employee benefits
Jumlah Perbedaan temporer ( 8.698.111.386) ( 4.728.130.720) Total Temporary Differences
Jumlah koreksi fiskal ( 16.861.883.695) ( 7.240.577.851) Total fiscal adjustment
Taksiran Laba Kena Pajak 41.068.933.539 116.550.958.192 Estimated taxable income
Taksiran Pajak Kini: Estimated current tax:
22% x 41.068.933.539 9.035.165.260 - 22% x 41.068.933.539
22% x 116.550.958.192 - 25.641.210.760 22% x 116.550.958.192
Jumlah pajak kini 9.035.165.260 25.641.210.760 Total current tax
Dikurangi : Less :
PPh Pasal 22 3.430.240.407 3.646.805.544 Tax Article 22
PPh Pasal 25 4.289.304.947 13.205.122.000 Tax Article 25
7.719.545.354 16.851.927.544 Estimated Corporate Income Tax
Estimasi Utang Pajak Penghasilan Badan 1.315.619.906 8.789.283.216 Payable
b. Utang pajak penghasilan perusahaan adalah sebagai berikut : b. Corporate income tax payable is as follows:
30 SEPTEMBER/ 31 DESEMBER/
SEPTEMBER 2025 DECEMBER 2024
(Rp) (Rp)
Utang pajak terdiri dari : Tax payable as consist of :
PPN 2.552.575.393 4.716.113.576 Value Added Tax
PPh Pasal 4 Ayat (2) 738.710.321 352.122.329 Income Tax Art. 4 (2)
PPh Pasal 21 658.025.924 474.435.001 Income Tax Art 21
PPh Pasal 23 dan 26 314.918.574 349.126.927 Income Tax Art 23 and 26
PPh Pasal 25 - 1.095.886.000 Income Tax Art 25
PPh Badan Pasal 29 1.315.619.906 8.789.283.216 Corp. Income Tax Art 29 for year 2024
Jumlah Utang Pajak 5.579.850.119 15.776.967.049 Total Tax Payable
40
Page 45
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
c. Pajak Tangguhan c. Deferred Tax
Rincian dari aset dan liabilitas pajak tangguhan Perusahaan The details of the Company's deferred tax assets and liabilities
adalah sebagai berikut: are as follows:
Dikreditkan
Dikreditkan
(dibebankan) ke
(Dibebankan) ke
penghasilan
31 Desember/ Laporan Laba Rugi/ 30 September/
komprehensif lain/
December, 2024 Credited (Charged) to September, 2025
Credited (Charged) to
other income for The
other comprehensive
Year
income
Aset Pajak Tangguhan - Bersih: Deferred Tax Assets - Net:
Post Employment Benefits
Imbalan kerja 12.009.709.140 ( 5.036.672) 12.004.672.468
Cadangan penurunan nilai Allowance for impairment
aset tidak lancar lainnya of non other current aset
6.343.364.197 - - 6.343.364.197
Aset hak guna ( 109.948.681) - - ( 109.948.681) Right of used assets
Allowance for impairment
Cadangan kerugian loss of receivable
penurunan nilai Piutang 3.999.098.586 213.149.224 - 4.212.247.810
Penyusutan Depreciation property,
Aset tetap ( 7.564.172.814) ( 2.121.697.055) - ( 9.685.869.869) Plant, and Equiptment
Jumlah Aset Pajak Total Deferred Tax
Tangguhan Bersih 14.678.050.428 ( 1.913.584.503) - 12.764.465.925 Assets Net
Dikreditkan
Dikreditkan
(dibebankan) ke
(Dibebankan) ke
penghasilan
31 Desember/ Laporan Laba Rugi/ 31 Desember/
komprehensif lain/
December 31, 2023 Credited (Charged) to December, 2024
Credited (Charged) to
other income for The
other comprehensive
Year
income
Aset Pajak Tangguhan - Bersih: Deferred Tax Assets - Net:
Post Employment Benefits
Imbalan kerja 12.773.807.420 62.251.420 ( 826.349.700) 12.009.709.140
Cadangan penurunan nilai Allowance for impairment
aset tidak lancar lainnya of non other current aset
6.343.364.197 6.343.364.197
Aset hak guna ( 109.948.681) ( 109.948.681) Right of used assets
Allowance for impairment
Cadangan kerugian loss of receivable
penurunan nilai Piutang 4.106.802.368 ( 107.703.782) 3.999.098.586
Penyusutan Depreciation property,
Aset tetap ( 6.569.436.418) ( 994.736.396) - ( 7.564.172.814) Plant, and Equiptment
Jumlah Aset Pajak Total Deferred Tax
Tangguhan Bersih 16.544.588.886 ( 1.040.188.758) ( 826.349.700) 14.678.050.428 Assets Net
41
Page 46
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
d. Rekonsiliasi antara jumlah penghasilan (beban) pajak dari hasil d. Reconciliation between total tax income (expense) from loss
perhitungan rugi akuntansi sebelum pajak dengan laba fiskal accountancy calculation result before tax with fiscal gain
yang berlaku adalah sebagai berikut: applied is as follows:
30 SEPTEMBER/ 31 DESEMBER/
SEPTEMBER 2025 DECEMBER 2024
(Rp) (Rp)
Laba sebelum pajak penghasilan 57.930.817.234 123.791.536.043 Income before income tax
Manfaat (Beban) Pajak : Tax Benefit (Expenses):
22% x 57.930.817.234 ( 12.744.779.791) - 22% x 57.930.817.234
22% x 123.791.536.043 - ( 27.234.137.929) 22% x 123.791.536.043
Sub Jumlah ( 12.744.779.791) ( 27.234.137.929) Sub Total
Perbedaan Tetap: Permanent Difference:
Iuran dan Sumbangan ( 20.236.833) ( 47.315.018) Retribution and Donation
Beban /(Pendapatan) yang tidak dapat Expenses/(Income) that cannot be taken
diperhitungkan dalam pajak penghasilan - ( 25.723.411) into account in income tax
Beban pajak ( 367.883.795) ( 1.431.546.008) Tax expenses
Pendapatan Jasa Giro dan Bunga
Deposito 2.242.567.590 2.057.322.807 Interest income and deposits interest
Beban /(Pendapatan) yang tidak dapat ( 58.417.054) Non-deductible expense (or Non-allowable
diperhitungkan dalam pajak penghasilan expense) for Income Tax
Pendapatan bunga obligasi - - Bond interest income
Pembulatan 120 43 Rounding difference
Sub Jumlah 1.796.030.028 552.738.412 Sub Total
Jumlah Beban Pajak ( 10.948.749.763) ( 26.681.399.518) Total Tax Expenses
20. IMBALAN KERJA 20. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES
Liabilitas imbalan pascakerja untuk tahun-tahun yang berakhir pada The employee benefits obligation for the years ended September 30,
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 dihitung oleh Kantor 2025 and December 31, 2024 were calculated by Kantor Konsultan
Konsultan Aktuaria Steven & Mourits dengan laporan Nomor Aktuaria Steven & Mourits Number 0958/MR-FA-PSAK219-
0958/MR-FA-PSAK219-CAMP/II/2025 tanggal 20 Februari 2025, CAMP/II/2025 dated February 20, 2025, in its report using the
dalam laporannya menggunakan metode “Projected Unit Credit” “Projected Unit Credit” by considering a number of assumptions as
dengan mempertimbangkan beberapa asumsi sebagai berikut: follows:
30 SEPTEMBER/ 31 DESEMBER/
SEPTEMBER 2025 DECEMBER 2024
(Rp) (Rp)
Jumlah karyawan 1.262 1.262 Number of employees
Tingkat pertumbuhan gaji 5,00% 5,00% Annual salary increment rate
Tingkat suku bunga diskonto 7,10% 7,10% Discount rate
Umur pensiun 55 55 Retirement age
Metode Projected Unit Credit Projected Unit Credit Method
Rincian beban (pendapatan) imbalan pasca-kerja yang diakui di The details of the post-employment benefits expense (income)
dalam laporan laba rugi adalah sebagai berikut: recognized in the statements of profit or loss are as follows:
30 SEPTEMBER/ 31 DESEMBER/
SEPTEMBER 2025 DECEMBER 2024
(Rp) (Rp)
Beban jasa kini 2.849.035.500 5.297.989.000 Current service cost
Beban bunga 2.414.701.500 2.777.151.000 Interest cost
Beban (pendapatan) jasa lalu ( 581.062.000) Past Service Cost (Benefit)
Jumlah 5.263.737.000 7.494.078.000 Total
42
Page 47
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
Imbalan-imbalan kerja yang dihitung dalam laporan ini tidak didanai, The benefits payable to the employees are not funded and hence no
sehingga tidak diperlukan data aset dan data kontribusi iuran. assets data is required. Similarly, no contributions data is required.
Rincian pengukuran kembali imbalan pasca-kerja yang diakui dalam The details of remeasurement of post-employement benefits
penghasilan komprehensif lain adalah sebagai berikut: recognized in other comprehensive income are as follow:
30 SEPTEMBER/ 31 DESEMBER/
SEPTEMBER 2025 DECEMBER 2024
(Rp) (Rp)
Nilai kini liabilitas 54.589.587.000 54.589.587.000 Present value of liabilities
Mutasi liabilitas yang diakui di dalam laporan posisi keuangan adalah The movement in the liabilities recognized in the statements of
sebagai berikut: financial position are as folllows:
Liabilitas pada awal tahun 54.589.587.000 58.062.761.000 Liability at beginning of year
Pembayaran imbalan pada tahun berjalan ( 5.286.630.968) ( 7.211.117.000) Benefit payments in the current year
Beban (Pendapatan) imbalan kerja Employee benefits expense (Income)
(Catatan 29) 5.263.737.000 7.494.078.000 (Note 29)
Pengukuran kembali imbalan pasca-kerja - ( 3.756.135.000) Revaluation of employee benefits
Liabilitas pada akhir tahun 54.566.693.032 54.589.587.000 Liability at end of year
Analisis sensitivitas dibawah telah ditentukan berdasarkan The sensitivity analysis below has been determined based on
kemungkinan perubahan yang masuk akal untuk setiap asumsi yang reasonably possible changes of each significant assumption on the
signifikan atas nilai kini kewajiban imbalan kerja pada akhir periode present value of the defined benefit obligation as of the end of the
pelaporan, perkiraan seluruh asumsi lain digunakan secara tetap: reporting period, assuming all other assumptions were held constant:
30 SEPTEMBER/ 31 DESEMBER/
SEPTEMBER 2025 DECEMBER 2024
(Rp) (Rp)
Tingkat diskonto: Discount rates:
Kenaikan 1% 53.203.079.000 53.203.079.000 Increase by 1%
Penurunan 1% 58.733.961.000 58.733.961.000 Decrease by 1%
Tingkat kenaikan gaji per tahun: Annual salary increase:
Kenaikan 1% 58.806.643.000 58.806.643.000 Increase by 1%
Penurunan 1% 53.098.305.000 53.098.305.000 Decrease by 1%
Asumsi Demografi Demographic Assumption
Tingkat Kematian TMI 4 (2019)/TMI 4 (2019) Mortality Table
Tingkat Pengunduran Diri 10% per tahun sampai usia 25 tahun dan menurun linier menjadi 1% pada usia 54 tahun Turnover Rates
(pria) dan usia 49 tahun (wanita)
10% per year up to age 25 year old and decreasing linearly 1% at age 54 year old (male)
and at age 49 year old (female))
Tingkat kecacatan TMI 4 (2019)/TMI 4 (2019) Disability rate
Tingkat Pensiun 100% di usia pensiun / 100% at retirement age Retirement Rate
43
Page 48
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
21. MODAL 21. CAPITAL STOCK
Berikut ini adalah nama pemegang saham Perusahaan dan jumlah The following are the names of the Company's shareholders and
saham yang dimiliki masing-masing pada 30 September 2025 dan 31 number of shares held on September 30, 2025 and December 31,
Desember 2024: 2024 respectively:
Jumlah lembar
Persentase / Nilai Nominal/ The names of the Company's
Nama Pemegang Saham saham/ Number of
Percentage Nominal Value (Rp) shareholders
Shares
Tn. Sabana Prawirawidjaja 4.940.010.100 83,94% 494.001.010.000 Tn. Sabana Prawirawidjaja
Ny. Justiani Hadipranoto 297.974.000 5,06% 29.797.400.000 Ny. Justiani Hadipranoto
Tn. Hendro Hadipranoto 89.430.900 1,52% 8.943.090.000 Tn. Hendro Hadipranoto
Ny. Listijani Hadipranoto 88.833.700 1,51% 8.883.370.000 Ny. Listijani Hadipranoto
Publik 468.751.300 7,97% 46.875.130.000 Public
Jumlah 5.885.000.000 100,00% 588.500.000.000 Total
Berikut ini adalah kepemilikan Saham oleh Direksi dan Komisaris
Jumlah Kepemilikan
Nama / Jabatan / Persentase Kepemilikan /
No. Saham / Number of Shares
Name Position Percentage of Ownership
Owned
1 Hendro Hadipranoto Direktur / Director 89.430.900 1,52%
2 Adji Andjono Purwo Direktur / Director 50.000 0,00%
a. Berdasarkan Akta No 4, tanggal 1 Agustus 2017 oleh notaris a. Based on Notarial Deed No. 4 dated August 1, 2018 by notary
Doktor Irawan Soerodjo, SH, Magister Sains, notaris di Jakarta. Doctor Irawan Soerodjo, SH, Magister of Science, notary in
Keputusan dibuat guna menindak lanjuti permohonan Jakarta. Decisions are made to follow up the tax amnesty
pengampunan pajak sesuai undang-undang No. 11 tahun 2016, application in accordance with Law no. 11 of 2016, which has
yang telah diajukan oleh: been filed by:
- PT Wijaya Tradindo - PT Wijaya Tradindo
- PT Wirajaya Investama Indonesia - PT Wirajaya Investama Indonesia
Pengalihan saham dari PT Wijaya Tradindo dan PT Wirajaya Transfer of shares from PT Wijaya Tradindo and PT Wirajaya
Investama indonesia masing-masing sebesar Rp.87.200.000, Investama indonesia amounted to Rp.87.200.000, respectively,
kepada Tn Sabana Prawirawidjadja. to Mr. Sabana Prawirawidjadja.
Atas perubahan akta tentang peralihan saham tersebut telah The amendment of the deed on the transfer of shares has been
dicatat dan diterima didalam sistem administrasi dan badan recorded and received in the administrative system and legal
hukum tanggal 04 Agustus 2017 dengan nomor AHU-AH.01.03- entity dated August 4, 2017 with the number AHU-AH.01.03-
0159339. 0159339.
b. Berdasarkan Akta No 56, tanggal 12 September 2017 oleh b. Based on Notarial Deed No. 56, dated September 12, 2017 by
notaris Doktor Irawan Soerodjo, SH, Magister Sains, notaris di notary Doctor Irawan Soerodjo, SH, Magister of Science, notary
Jakarta. Menyetujui penetapan penggunaan saldo laba in Jakarta. Approved the determination to use the Company's
Perusahaan sampai dengan tahun buku yang berakhir pada 31 retained earnings up to the financial year ended on December
Desember 2016 sebesar Rp.450.000.000.000 (setelah dikurangi 31, 2016 amount to Rp.450.000.000.000 (net of dividen tax) as
pajak atas dividen) sebagai berikut: follows:
Menyetujui pembagian deviden kepada para pemegang saham Approved the distribution of dividend to the shareholders of the
perseroan dengan perincian sebagai berikut: Company with details as follows:
Saham / Shares Tunai / Cash
Tn Sabana Prawirawidjaja 392.400.000.000 - Tn Sabana Prawirawidjaja
Tn Darmo Hadipranoto - 25.920.000.000 Tn Darmo Hadipranoto
Ny Justiani Hadipranoto - 20.160.000.000 Ny Justiani Hadipranoto
Tn Hendro Hadipranoto - 5.760.000.000 Tn Hendro Hadipranoto
Ny Listijani Hadipranoto - 5.760.000.000 Ny Listijani Hadipranoto
Jumlah 392.400.000.000 57.600.000.000 Total
44
Page 49
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
Meningkatkan modal dasar perseroan dari Rp.100.000.000.000 Increase authorized capital of the company from
menjadi sebesar Rp.2.000.000.000.000. Sekaligus Rp.100.000.000.000 to Rp.2.000.000.000.000. At the same
meningkatkan modal disetor dari Rp.50.000.000.000 menjadi time increase the paid-up capital from Rp.50.000.000.000 to
Rp.500.000.000.000. Dari peningkatan modal disetor tersebut Rp.500.000.000.000. From the increase in paid-up capital, the
menerbitkan sebanyak 1.800.000.000 lembar saham dengan Company issued 1.800.000.000 shares with par value per
nilai nominal per lembar saham sebesar Rp.250. share of Rp.250.
Sehingga nilai lembar saham ditempatkan dan disetor menjadi So that the value of the shares in placed and paid-up amount to
sebesar Rp.450.000.000.000. Menyetujui penambahan setoran Rp.450.000.000.000. Approved the addition of paid-up capital
modal secara tunai dari Tn. Sabana Prawirawidjadja sebesar in cash from Mr. Sabana Prawirawidjadja amount to
Rp.57.600.000.000. Pada tanggal 3 Oktober 2017 telah Rp.57.600.000.000. On October 3rd, 2017, cash withdrawal
dilakukan penyetoran modal secara tunai dari Tn. Sabana from Tn. Sabana Prawirawidjadja amounting to
Prawirawidjadja sebesar Rp.57.600.000.000 pada rekening Rp.57.600.000.000 in the Company's account.
Perusahaan.
Atas perubahan anggaran dasar Perusahaan tersebut telah Upon amendment of the Company's articles of association has
memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi been approved by the Minister of Law and Human Rights of the
Manusia Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Nomor Republic of Indonesia based on Decision No. AHU-
AHU-0018862.AH.01.02 Tahun 2017 tanggal 13 September 0018862.AH.01.02 Year 2017 of September 13, 2017.
2017.
c. Berdasarkan Akta No. 8 tanggal 5 Oktober 2017, dibuat c. Based on deed No. 8 dated October 5, 2017, made by Notary
dihadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., notaris di Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., in Jakarta. Contains
Jakarta, memuat persetujuan para pemegang saham sebagai the approval of shareholders, including:
berikut:
i. Rencana Perseroan untuk melakukan penawaran umum i. The Company's plan to conduct an initial public offering of
perdana saham-saham Perseroan kepada masyarakat the Company's shares to the public ("Public Offering") and
(“Penawaran Umum”) dan mencatatkan saham-saham register the shares of the Company to the Indonesia Stock
Perseroan tersebut pada Bursa Efek Indonesia serta Exchange and change the status of the Company from a
mengubah status Perseroan dari Perseroan Tertutup Closed Company to an Open Company.
menjadi Perseroan Terbuka.
ii. Perubahan nama Perseroan menjadi Perseroan Terbatas PT ii. Change the name of the Company into Limited Liability
CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY Tbk; Company PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY Tbk;
Atas perubahan anggaran dasar Perusahaan tersebut telah Upon amendment of the Company's articles of association
memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi has been approved by the Minister of Law and Human
Manusia Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Nomor Rights of the Republic of Indonesia based on Decision No.
AHU-0020551.AH.01.02 Tahun 2017 tanggal 5 Oktober AHU-0020551.AH.01.02 Year 2017 of October 5, 2017.
2017.
iii Menyetujui perubahan nominal saham Perseroan dari iii Approve the nominal value of the Company's share from
semula sebesar Rp.250 (dua ratus lima puluh rupiah) Rp.250 (two hundred fifty rupiah) to Rp.100 (one hundred
menjadi sebesar Rp.100 (seratus rupiah). rupiah).
Perusahaan tidak mempunyai entitas induk karena tidak ada The Company does not have a parent entity since none of the
pemegang saham Perusahaan yang memiliki kepemilikan efektif atau Company’s stockholders has effective ownership or voting rights
hak suara di atas 50%. above 50%.
22. TAMBAHAN MODAL DISETOR 22. ADDITIONAL PAID - IN CAPITAL
30 SEPTEMBER/ 31 DESEMBER/
SEPTEMBER 2025 DECEMBER 2024
(Rp) (Rp)
Agio saham 203.550.000.000 203.550.000.000 Agio
Biaya emisi saham ( 2.426.887.320) ( 2.426.887.320) Share issuance costs
Pengampunan Pajak 4.043.034.000 4.043.034.000 Tax Amnesty
Jumlah 205.166.146.680 205.166.146.680 Total
45
Page 50
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
Agio Saham Additional Paid in Capital
Agio saham merupakan kelebihan di atas nilai nominal dari penjualan The share premium is the excess above the nominal value of the
saham perdana, dengan perincian sebagai berikut: initial share sale, with the following details:
2017
Agio Saham/ Biaya Emisi Pengampunan Jumlah/
Paid in capital in Saham/ Share Pajak/ Total
excess of par issuence cost Tax Amnesty
Rp Rp Rp Rp
Pengeluaran 885.000.000 Issuance of 885,000,000
saham baru melalui new shares through an
penawaran saham perdana Initial Public Offering w ith
dengan nilai nominal Rp.100 par value of Rp.100 per
Per saham dengan harga share and offer price
penawaran Rp.330 per saham. 203.550.000.000 ( 2.426.887.320) 4.043.034.000 205.166.146.680 Rp.330 per share
Pengampunan Pajak Tax Amnesty
Selisih antara aset pengampunan pajak (Tax Amnesty) dan liabilitas The difference between the Tax Amnesty assets and Tax Amnesty
pengampunan pajak (Tax Amnesty) yang disajikan sebagai bagian liabilities as presented in the equity section of the additional paid-in
ekuitas pada tambahan modal disetor. capital.
Berdasarkan Peraturan No.118/PMK.03 /2016 Tentang Tax Amnesty. Based on the Regulation No. 118/PMK.03 /2016 About Tax Amnesty.
Pada tanggal 3 April 2017 Perusahaan telah mengikuti Tax Amnesty On April 3 , 2017 Company has has been following Tax Amnesty on
atas harta bersih yang belum dilaporkan pada SPT PPh Badan tahun net assets that have not been reported in the corporate income SPT
2015, harta tersebut berupa Freezer dengan harga perolehan sebesar in 2015, the property is in the form of freezer with an acquisition cost
Rp.4.043.034.000 dengan uang tebusan yang dibayarkan sebesar of Rp.4.043.034.000 ransoms paid amounted to Rp.202.151.700.
Rp.202.151.700.
23. ANALISIS JUMLAH YANG DIAKUI DI DALAM PENGHASILAN 23. ANALYSIS OF AMOUNTS RECOGNISED IN OTHER
KOMPREHENSIF LAIN COMPREHENSIVE INCOME
Saldo laba/
Retained earnings
Sampai dengan 30 September 2025 Year to September 30, 2025
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke dalam Items that will not be reclassified to profit or loss:
laporan laba rugi:
Keuntungan aktuarial program imbalan pasti tahun 2025 295.289.348 Actuarial gain on defined benefit plans for year 2025
Pendapatan komprehensif lainnya tahun berjalan - Total other comprehensive Income current year
Pajak-pajak terkait pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke
dalam laporan laba rugi - Tax relating to items that will not be reclassified
Saldo akhir 295.289.348 Ending Balance
Sampai dengan 31 Desember 2024 Year to December 31, 2024
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke dalam Items that will not be reclassified to profit or loss:
laporan laba rugi:
Keuntungan aktuarial program imbalan pasti tahun 2024 ( 2.634.495.952) Actuarial gain on defined benefit plans for year 2024
Pendapatan komprehensif lainnya tahun berjalan 3.756.135.000 Total other comprehensive Income current year
Pajak-pajak terkait pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke
dalam laporan laba rugi ( 826.349.700) Tax relating to items that will not be reclassified
Saldo akhir 295.289.348 Ending Balance
46
Page 51
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
24. SALDO LABA 24. RETAINED EARNINGS
Yang sudah Yang belum
ditentukan ditentukan
penggunaannya/ penggunaannya/ Jumlah
Appropriated Unappropriated Total
Saldo per 1 Januari 2024 34.181.155.787 127.426.464.539 161.607.620.326 Balances as of 1 January 2024
Pembagian dividen tunai - ( 117.700.000.000) ( 117.700.000.000) Cash dividend distribution
Penambahan cadangan modal 9.726.464.539 ( 9.726.464.539) - Additional capital reserve
Laba tahun berjalan - 97.110.136.525 97.110.136.525 Profit for the current year
Saldo per 31 Desember 2024 43.907.620.326 97.110.136.525 141.017.756.851 Balances at 31 December 2024
Pembagian dividen tunai - - - Cash dividend distribution
Penambahan cadangan modal 2.913.304.095 ( 2.913.304.095) - Additional capital reserve
Laba tahun berjalan - 46.982.067.471 46.982.067.471 Profit for the current year
Saldo per 30 September 2025 46.820.924.421 141.178.899.901 187.999.824.322 Balance at September 31, 2024
25. DIVIDEN TUNAI 25. CASH DIVIDENDS
Berdasarkan Risalah Rapat Umum Pemegang Saham 16 Mei 2025, Based on the Minutes of the General Meeting of Shareholders dated
Pemegang Saham memutuskan tidak membagikan dividen tunai 16 May 2025, the General Meeting of Shareholders decided not to
kepada para pemegang saham Perseroal. distribute a cash dividend to the Shareholders..
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham dalam Based on the Minutes of the General Meeting of Shareholders in
Akta nomor 60 tanggal 21 Juni 2024 yang dibuat oleh Anita Deed number 60 dated June 21, 2024 made by Anita Anggawidjaja,
Anggawidjaja, S.H Notaris di Surabaya, Rapat Umum Pemegang S.H Notary in Surabaya, the General Meeting of Shareholders
Saham memutuskan membagikan dividen tunai sebesar decided to distribute cash dividends of Rp.117.700.000.000 from the
Rp.117.700.000.000 dari laba bersih tahun 2023 sebesar 2023 net profit of Rp.127.426.464.539.
Rp.127.426.464.539.
26. SALDO LABA TELAH DITENTUKAN PENGGUNAANNYA 26. APPROPRIATED RETAINED EARNINGS
Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 40 tahun 2007, Based on the Law of Republic of Indonesia No. 40 year 2007 on
mengenai Perseroan Terbatas, Perusahaan diwajibkan Limited Liability Companies, the Company is obliged to annually
mengalokasikan sejumlah tertentu dari laba neto setiap tahunnya allocate certain amount of net income to a statutory reserve, until
sebagai cadangan hingga cadangan tersebut mencapai 20% dari such statutory reserve reaches 20% of subscribed capital. The
modal yang ditempatkan. Cadangan ini digunakan untuk menutup statutory reserve shall be used to cover future losses not otherwise
kerugian pada masa yang akan datang yang tidak dapat ditutup absorbed by retained earnings.
dengan saldo laba.
Saldo laba dicadangkan Perusahaan pada tanggal 30 September The Company's retained earnings as of September 30, 2025 and
2025 dan 31 Desember 2024 sebesar Rp. 46.820.924.421 dan December 31, 2024 amounted to Rp. 46.820.924.421 and
Rp.43.907.620.326 dari modal yang ditempatkan dan disetor Rp.43.907.620.326 from the Company's issued and paid-up capital.
Perusahaan.
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham dalam Based on the Minutes of the General Meeting of Shareholders in
Akta nomor 60 tanggal 21 Juni 2024 yang dibuat oleh Anita Deed number 60 dated June 21, 2024 made by Anita Anggawidjaja,
Anggawidjaja, S.H Notaris di Surabaya, Rapat Umum Pemegang S.H Notary in Surabaya, the General Meeting of Shareholders
Saham memutuskan penggunaan laba bersih tahun 2023 sebesar decided to use the 2023 net profit of Rp.127.426.464.539 allocated
Rp.127.426.464.539 dialokasikan sebesar Rp.9.726.464.539 sebagai Rp.9.726.464.539 as reserve funds.
dana cadangan.
47
Page 52
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
27. PENJUALAN - BERSIH 27. SALES - NET
30 SEPTEMBER/ 30 SEPTEMBER/
SEPTEMBER 2025 SEPTEMBER 2024
(Rp) (Rp)
Penjualan 879.380.995.879 870.073.854.608 Sales
Retur penjualan ( 15.439.954.656) ( 8.140.027.111) Sales return
Potongan Harga Penjualan ( 2.958.828.102) ( 10.692.188.415) Sales Discount
Jumlah 860.982.213.121 851.241.639.082 Total
Transaksi penjualan yang dilakukan dengan pelanggan dengan Sales to customers with a cumulative amount exceeding 10% of the
jumlah pendapatan akumulatif melebihi 10% dari penjualan bersih net sales are as follows:
yaitu sebagai berikut:
Nama Pelanggan/ 30 SEPTEMBER/ 30 SEPTEMBER/
SEPTEMBER 2025 % SEPTEMBER 2024 %
Customer Name (Rp) (Rp)
PT. Sumber Alfaria Trijaya , TBK 116.470.232.994 13,53% 119.000.241.719 13,98%
PT. Indomarco Pristama, TBK 104.937.920.377 12,19% 111.315.163.944 13,08%
Jumlah / Total 221.408.153.371 230.315.405.663
28. BEBAN POKOK PENJUALAN 28. COST OF GOODS SOLD
30 SEPTEMBER/ 30 SEPTEMBER/
SEPTEMBER 2025 SEPTEMBER 2024
(Rp) (Rp)
Pemakaian bahan baku 269.736.453.833 258.660.207.827 Raw material used
Upah langsung 21.472.131.216 20.007.330.411 Direct labor
Beban pabrikasi 73.049.090.441 73.816.120.619 Factory expenses
Beban penyusutan (Catatan 12) 6.808.262.106 6.830.562.211 Depreciation expenses (Note 12)
Jumlah Biaya Produksi 371.065.937.596 359.314.221.068 Total Manufacturing Cost
Persediaan barang dalam proses Work in process
Persediaan awal 2.904.598.782 2.364.618.043 Beginning inventory
Persediaan ahkir ( 3.120.290.393) ( 3.208.081.497) Ending inventory
Beban Pokok Produksi 370.850.245.985 358.470.757.613 Cost of Goods Manufacturing
Persediaan barang jadi Finished goods
Persediaan awal 43.704.777.114 34.873.932.917 Beginning inventory
Pembelian barang jadi 19.117.305.593 Purchase of finished goods
Persediaan akhir ( 49.480.531.652) ( 44.608.424.041) Ending inventory
Beban Pokok Penjualan 384.191.797.040 348.736.266.490 Cost of Goods Sold
Pembelian persediaan yang dilakukan dengan pemasok dengan Inventory purchases made from one supplier with cumulative
jumlah pembelian akumulatif melebihi 10% dari total pembelian yaitu purchases exceeding 10% of total sales are as follows:
sebagai berikut:
Nama Vendor/ 30 SEPTEMBER/ 30 SEPTEMBER/
SEPTEMBER 2025 % SEPTEMBER 2024 %
Vendor's Name (Rp) (Rp)
PT. Freyabadi Indotama 57.119.082.000 21,19% 49.251.095.350 18,27%
PT. Innoware Indonesia 22.796.571.805 9,65% 26.089.099.020 10,91%
PT. Jawamanis Rafinasi 22.413.321.200 7,23% 26.589.886.050 10,28%
Jumlah / Total 102.328.975.005 101.930.080.420
48
Page 53
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
29. BEBAN USAHA 29. OPERATING EXPENSES
30 SEPTEMBER/ 30 SEPTEMBER/
(Rp) (Rp)
Beban penjualan Selling expenses
Promosi 72.337.137.731 80.521.107.858 Promotion
Angkutan 35.675.165.113 39.464.435.953 Transportation
Advertensi 14.418.996.592 19.712.455.038 Advertence
Bad stock 5.086.019.906 6.465.446.481 Bad stock
Bahan bakar 7.007.249.485 6.776.879.995 Fuel
Supply kebutuhan pemasaran 4.167.916.404 3.274.790.953 Supply marketing need
Perjalanan dinas 2.974.924.493 3.336.627.426 Travelling expenses
Pemakaian Suku Cadang 2.133.871.872 1.640.646.093 Spare Parts Usage Expense
Parkir dan tol 994.878.726 883.910.478 Parking and toll
Pemeliharaan 1.188.849.761 1.038.329.172 Maintenance
Dry Ice 417.681.980 499.558.504 Dry ice
Pengepakan 95.127.720 21.216.507 Packing
Pemakaian produk sendiri 12.234.954.168 6.617.814.601 Use of own products
Tenaga Kerja Eksternal 33.366.354.419 27.117.691.597 External Labor
Jumlah 192.099.128.370 197.370.910.656 Total
30 SEPTEMBER/ 30 SEPTEMBER/
SEPTEMBER 2025 SEPTEMBER 2024
(Rp) (Rp)
Beban umum dan administrasi General and administrative expenses
Gaji dan tunjangan 75.304.390.795 69.621.588.605 Salaries and Allowance
Sewa 74.721.042.367 83.976.006.686 Rent
Penyusutan aset tetap (catatan 12) 53.838.872.349 50.183.487.470 Depreciation of PPE (Note 12)
Listrik dan air 7.358.662.860 7.187.475.959 Electricity and water
Cetakan dan Fotocopy 1.559.405.848 1.480.209.401 Printing and Fotocopy
Penyusutan aset hak guna 1.859.750.992 1.685.640.508 Depreciation of right of used assets
Administrasi Kantor 4.342.870.624 3.878.663.346 Office administrative
Komunikasi 1.396.208.136 1.507.114.903 Communication
Tunjangan Karyawan Lainnya (Jamsostek) 2.380.981.755 2.226.912.290 Other Employee Benefits (Jamsostek)
Konsultasi, Audit, dan Lawyer 1.998.179.705 653.213.189 Consultant, audit, and lawyer
Amortisasi aset tidak berwujud 4.245.182 - Amortization intangible assets
Asuransi 888.614.509 888.843.611 Insurance
Pemeliharaan 1.607.344.839 1.040.719.811 Maintenance
Diklat 1.220.111.079 495.134.085 Training
Representasi dan sumbangan 50.297.691 133.357.396 Representation and donation
Lainnya 400.379.228 326.917.153 Other
Beban Imbalan Kerja (Catatan 20) 5.263.737.000 5.001.693.000 Employee Benefits Expense (Note 20)
Jumlah 234.195.094.958 230.286.977.412 Total
30. PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN 30. OTHER INCOME (EXPENSES)
30 SEPTEMBER/ 30 SEPTEMBER/
SEPTEMBER 2025 SEPTEMBER 2024
(Rp) (Rp)
Pendapatan lain-lain Other income
Laba selisih kurs 2.308.912.544 Gain on foreign exchange
Pendapatan klaim 162.614.522 116.497.590 Insurance claim income
Penjualan barang sisa 504.543.873 1.210.481.682 Sales of scraps
Keuntungan penjualan aset tetap Gain on Sale of PPE
Pendapatan pemulihan cadangan Income recovery allowance for
kerugian penurunan nilai piutang impairment losses on receivables
Lain-lain 862.712.948 796.929.901 Others
Jumlah 3.838.783.887 2.123.909.174 Total
49
Page 54
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
Beban lain-lain Other expenses
Beban pajak 1.672.199.070 5.464.611.245 Tax expenses
Rugi selisih kurs 4.362.603.863 Loss on foreign exchange
Beban cadangan kerugian CKPN (Note 5)
penurunan nilai piutang (Catatan 5) 890.513.324
Kerugian penjualan aset tetap 324.825.611 104.088.072 Loss on sale of fixed assets
Lain-lain 3.297.537.405 721.476.242 Others
Jumlah 6.185.075.409 10.652.779.421 Total
31. PENDAPATAN KEUANGAN 31. FINANCIAL INCOME
30 SEPTEMBER/ 30 SEPTEMBER/
SEPTEMBER 2025 SEPTEMBER 2024
(Rp) (Rp)
Pendapatan Keuangan Financial Income
Jasa giro 5.757.432.854 6.565.630.759 Current accounts
Bunga obligasi 4.436.056.194 2.348.002.638 Bond Interest
Jumlah 10.193.489.047 8.913.633.397 Total
Beban Keuangan Financial Expenses
Administrasi Bank 412.573.044 345.614.787 Bank administrative
Jumlah 9.780.916.004 8.568.018.609 Total
32. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 32. RELATED PARTIES TRANSACTION AND BALANCES
Tabel berikut menyediakan jumlah transaksi dengan pihak berelasi The following tabel provides the total amount of transactions that
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 dan 31 have been entered into with related parties for the years ended
Desember 2024, serta saldo dengan pihak berelasi pada tanggal 30 September 30, 2025 and December 31, 2024, as well as balances
September 2025 dan 31 Desember 2024. with related parties as of September 30, 2025 and December 31,
30 September/ 30 September 2024.
Persentase dari TotalAset/Pendapatan/
September 2025 September 2024 Percentage of Total Assets/Revenue
(Rp) (Rp) % %
Piutang lain-lain Other receivables
Karyawan 1.081.573.617 1.098.270.765 0,0026 0,0027 Employee
Utang usaha account payable
PT Ultrajaya Milk Industry & PT Ultrajaya Milk Industry &
Trading Company Tbk. 163.466.930 129.248.215 0,0011 0,0041 Trading Company Tbk.
General and administrative
Beban Umum dan Administrasi expenses
PT Ultrajaya Milk Industry & PT Ultrajaya Milk Industry &
Trading Company Tbk. 1.271.382.578 1.271.514.260 0,0054 0,0138 Trading Company Tbk.
Rincian sifat hubungan dan jenis transaksi yang material dengan Details of relationship and type of transactions with related parties:
pihak yang berelasi:
Pihak yang berelasi / Sifat berelasi Perseroan/ Transaksi /
No
Related Parties Nature of Relationship Transaction
1 PT Ultrajaya Milk Industry & Dikendalikan oleh personil kunci/ Penggunaan Fasilitas Bersama/
Trading Company Tbk. Control by key personnel Use of share Facilities
Berdasarkan Akta Rapat Umum Pemegang Saham No. 60 tanggal 21 Based on the Deed of General Meeting of Shareholders Number 60
Juni 2024 yang dibuat oleh Anita Anggawidjaja, S.H. di Surabaya dated June 21, 2024 made by Anita Anggawidjaja, S.H. in Surabaya
menyetujui dan menetapkan remunerasi berikut fasilitas dan approved and determined the remuneration and other facilities and
tunjangan lainnya bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi benefits for members of the Company's Board of Commissioners and
Perseroan secara keseluruhan untuk tahun buku 2024 sebesar sama Directors as a whole for the 2024 financial year equal to the 2023
dengan tahun buku 2023, atau dengan kenaikan tidak melebihi 10% financial year, or with an increase not exceeding 10% (Ten percent)
(Sepuluh persen) dari tahun sebelumnya. from the previous year.
50
Page 55
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
33. INFORMASI SEGMEN 33. SEGMENT INFORMATION
Manajemen telah menentukan segmen operasi didasarkan pada Management has determined the operating segments based on
laporan yang ditelaah Direksi, yang digunakan dalam mengambil reports reviewed by the Board of Directors that are used to make
keputusan strategis. Segmen operasi Perseroan yaitu makanan. strategic decisions. The Company’s business segment consisting of
foods.
30 SEPTEMBER/ 30 SEPTEMBER/
SEPTEMBER 2025 SEPTEMBER 2024
(Rp) (Rp)
1. Segmen Usaha 1. Business Segment
Penjualan Bersih Net Sales
Menurut Jenis Produk Type of Product
Makanan 860.982.213.121 851.241.639.082 Foods
Beban Pokok Penjualan Cost of Goods Sold
Menurut Jenis Produk Type of Product
Makanan 384.191.797.040 348.736.266.490 Foods
Hasil Segmen Product Segment
Laba Usaha Income From Operation
Makanan 48.149.901.231 66.318.614.277 Foods
30 SEPTEMBER/ 30 SEPTEMBER/
SEPTEMBER 2025 SEPTEMBER 2024
(Rp) (Rp)
1. Segmen Usaha 1. Business Segment
Pendapatan (Beban) Keuangan 9.780.916.003 8.568.018.610 Financial Income (Expenses)
Laba Sebelum Pajak Penghasilan 57.930.817.234 74.886.632.887 Profit Before Tax Income
Jumlah Aset 1.131.770.061.572 1.128.565.157.560 Total Assets
Jumlah Kewajiban 149.808.801.222 156.261.767.106 Total Liabilities
30 SEPTEMBER/ 30 SEPTEMBER/
SEPTEMBER 2025 SEPTEMBER 2024
(Rp) (Rp)
2. Segmen Geografis 2. Geographic Segment
Penjualan Netto Net sales
Indonesia Barat 431.690.472.550 294.084.463.017 Western Indonesia
Indonesia Timur 429.291.740.571 260.889.499.818 Eastern Indonesia
Jumlah 860.982.213.121 554.973.962.835 Total
Jumlah Aset Total Assets
Indonesia Barat 536.314.181.535 585.148.560.818 Western Indonesia
Indonesia Timur 595.455.880.037 542.847.667.663 Eastern Indonesia
Jumlah 1.131.770.061.572 1.127.996.228.481 Total
51
Page 56
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
34. PERJANJIAN DAN KOMITMEN YANG SIGNIFIKAN 34. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND COMMITMENTS
Perseroan mengadakan beberapa kerjasama antara lain dengan: The Company performs some cooperation, for example with:
a. Viacom Media Networks a. Viacom Media Networks
Pada tanggal 1 Juli 2021 Perusahaan mengadakan perjanjian On July 1, 2021 the Company entered into an agreement with
dengan Viacom Media Networks (VMN) - New York yaitu Viacom Media Networks (VMN) - New York that is about the
tentang pemberian properti lisensi (Spongebob Squarepants). granting of licensed property (Spongebob Squarepants).
Tarif royalti sebesar 5% dari penjualan produk berlisensi pada Royalty rate of 5% of the sale of lisence products to third
pihak ketiga. Jangka waktu lisensi sampai dengan 30 September parties. The license period is up to September 30, 2025, terms
2025, ketentuan perpanjangan atau diakhiri lebih awal diatur of extension or early termination are regulated in accordance
sesuai perjanjian tersebut. with the agreement.
b. PT Walt Disney Indonesia b. PT Walt Disney Indonesia
Perjanjian antara PT Campina Ice Cream Industry Tbk dengan Agreement between PT Campina Ice Cream Industry Tbk and
PT Walt Disney Indonesia dengan nomor kontrak: 62- PT Walt Disney Indonesia with contract number: 62-
2400012333 tentang pemberian lisensi atas penggunaan 2400012333 on licensing the use of Spider-Man, Avenger,
karakter Spider-Man, Avenger, Marvel Cross, dan Marvel Cross Marvel and Universe Marvel characters on products
Universe pada produk milik PT Campina Ice Cream Industry. owned by PT Campina Ice Cream Industry. This agreement is
Perjanjian merupakan perpanjangan dari perjanjian sebelumnya an extension of the previous agreement and valid from July 1,
dan berlaku mulai 1 Juli 2024 hingga 30 Juni 2027. 2024 to June 30, 2027.
Perjanjian lain dengan nomor kontrak 62-2400012331 tentang Another agreement with contract number 62-2400012331
pemberian lisensi atas penggunaan karakter Frozen 2, Frozen, concerning the licensing of the use of Frozen 2, Frozen, Disney
Disney Princess, Moana dan Moana 2 pada produk milik PT Princes, Moana & Moana 2 characters on products belonging to
Campina Ice Cream Industry. Perjanjian ini merupakan PT Campina Ice Cream Industry. This agreement is an
perpanjangan dari perjanjian sebelumnya dan berlaku mulai 1 extension of the previous agreement and valid from July 1,
Juli 2024 hingga 30 Juni 2027. Ketentuan perpanjangan atau 2024 to June 30, 2027.Terms of extension or early termination
diakhiri lebih awal diatur sesuai perjanjian tersebut. are regulated according to the agreement.
c. PT Indormarco Prismatama c. PT Indormarco Prismatama
Berdasarkan persyaratan perdagangan tahun 2024 antara PT Based on the 2024 trade terms between PT Indomarco
Indomarco Prismatama dengan PT Campina Ice Cream Industry Prismatama and PT Campina Ice Cream Industry Tbk. The
Tbk. Perseroan melakukan kerjasama dengan PT Indomarco Company cooperates with PT Indomarco Prismatama to supply
Prismatama untuk memasok produk untuk dijual kembali, products for resale, where details of the types of products are
dimana rincian jenis produk tercantum dalam lembar Konfirmasi listed in the Trading Terms Confirmation sheet.
Trading Terms.
Ketentuan - ketentuan dalam Trading Terms di atas berlaku The provisions in the Trading Terms above apply for the 2024
untuk periode 2024 terhitung sejak 1 Januari 2024 sampai period starting from January 1, 2024 to December 31, 2024.
dengan tanggal 31 Desember 2024.
d. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk d. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk
Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Perdagangan Nomor Based on the Trade Cooperation Agreement Number
BP/SAT/2022/HO/DIR/HSU/0077, Sehubungan dengan suplai BP/SAT/2022/HO/DIR/HSU/0077, in connection with the supply
barang dagangan oleh PT Campina Ice Cream IndustryTbk of merchandise by PT Campina Ice Cream IndustryTbk to PT
kepada PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. Kedua belah pihak telah Sumber Alfaria Trijaya Tbk. Both parties have agreed and
sepakat dan setuju mengadakan kerja sama dengan ketentuan- agreed to cooperate with the provisions in the Trading Terms
ketentuan dalam Trading Terms untuk periode 1 Januari 2022 for the period January 1, 2022 to December 31, 2022.
sampai dengan 31 Desember 2022.
Ketentuan dalam kesepakatan akan tetap berlaku meskipun The provisions of the agreement will remain in effect even after
telah berakhirnya periode kesepakatan sampai dengan the agreement period has expired until a new agreement is
diterbitkannya kesepakatan yang baru. issued.
52
Page 57
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
e. PT Midi Utama Indonesia Tbk e. PT Midi Utama Indonesia Tbk
Berdasarkan perjanjian Nomor: BP/SAT/2022/HO/DIR/EMW Based on agreement Number:BP/SAT/2022/HO/DIR/EMW
/0283 Sehubungan dengan suplai barang dagangan oleh PT /0283 In connection with the supply of merchandise by PT
Campina Ice Cream IndustryTbk kepada PT Midi Utama Campina Ice Cream Industry Tbk to PT Midi Utama Indonesia.
Indonesia. Kedua belah pihak telah sepakat dan setuju Both parties have agreed and agreed to cooperate with the
mengadakan kerja sama dengan ketentuan-ketentuan dalam provisions in the Trading Terms for the period January 1, 2022
Trading Terms untuk periode 1 Januari 2022 sampai dengan 31 to December 31, 2022.
Desember 2022.
Ketentuan dalam kesepakatan akan tetap berlaku meskipun The provisions of the agreement will remain in effect even after
telah berakhirnya periode kesepakatan sampai dengan the agreement period has expired until a new agreement is
diterbitkannya kesepakatan yang baru. issued.
f. PT Mitra Integrasi Informatika f. PT Mitra Integrasi Informatika
Berdasarkan Microsoft @ Enterprise Agreement Order Based on Microsoft @ Enterprise Agreement Order
Confirmation Notice Nomer 60398814, PT. Mitra Integerasi Confirmation Notice Number 60398814, PT. Informatics
Informatika telah menerima dan menyetujui order untuk lisensi Integration Partners has received and approved an order for a
perangkat lunak untuk periode 1 Juli 2022 sampai 30 Juni 2026. software license for the period 1 July 2022 to 30 June 2026.
g. PT Matahari Putra Prima, Tbk g. PT Matahari Putra Prima, Tbk
Berdasarkan Trading Terms No 901/28985/TMP/24 tanggal 19 Based on Trading Terms No. 901/28985/TMP/24 dated August
Agustus 2024. Perseroan melakukan kerjasama dengan PT 19, 2024. The Company cooperates with PT Matahari Putra
Matahari Putra Prima, Tbk untuk memasok produk untuk dijual Prima, Tbk to supply products for resale. The provisions in the
kembali. Ketentuan-ketentuan dalam Trading Terms di atas Trading Terms above are valid for the period 2024 starting from
berlaku untuk periode 2024 terhitung sejak 1 Januari 2024 dan January 1, 2024 and ending on December 31, 2024.
berakhir tanggal 31 Desember 2024.
h. PT Lion Super Indo h. PT Lion Super Indo
Berdasarkan perjanjian tanggal 18 Januari 2024. Perseroan Based on the agreement dated January 18, 2024. The
melakukan kerjasama dengan PT Lion Super Indo untuk Company cooperates with PT Lion Super Indo to supply
memasok produk untuk dijual kembali. Ketentuan-ketentuan products for resale. The provisions in the Trading Terms above
dalam Trading Terms di atas berlaku untuk periode 2024 are valid for the period 2024 starting from January 1, 2024 and
terhitung sejak 1 Januari 2024 dan berakhir tanggal 31 ending on December 31, 2024.
Desember 2024.
i. PT Lotte Shoppping Indonesia i. PT Lotte Shoppping Indonesia
Berdasarkan perjanjian tanggal 2 November 2023. Perseroan Based on an agreement dated November 2 2023. The
melakukan kerjasama dengan PT Lotte Shopping Indonesia Company collaborates with PT Lotte Shopping Indonesia to
untuk memasok produk untuk dijual kembali, dimana rincian supply products for resale, where details of product types are
jenis produk tercantum dalam lembar Konfirmasi Trading Terms. listed in the Trading Terms Confirmation sheet. The provisions
Ketentuan-ketentuan dalam Trading Terms di atas berlaku untuk in the Trading Terms above apply for the 2023 period starting
periode 2023 terhitung sejak 1 Januari 2023 dan berakhir tanggal from 1 January 2023 and ending on 31 December 2024.
31 Desember 2024. Saat ini sedang dalam pembaruan Currently under agreement renewal.
perjanjian.
j. Pada tanggal 1 Januari 2022, Perusahaan menandatangani j. On January 1, 2022, the Company signed a Letter of
Letter of Appointment (LOA) dengan F&N United Limited Appointment (LOA) with F&N United Limited (Thailand). The
(Thailand). Para pihak sepakat tentang pemberian hak kepada parties agreed to grant F&N the right to use and produce ice
F&N untuk menggunakan dan memproduksi es krim dengan cream under the brand 'Campina' supplied to PT Campina Ice
merek 'Campina' dipasok ke PT Campina Ice Cream Industry, Cream Industry, Tbk and then distributed in the Indonesian
Tbk dan kemudian didistribusikan di pasar Indonesia. market.
LOA ini akan dimulai pada tanggal 1 Januari 2022 dan berakhir This LOA will commence on January 1, 2022 and end on
pada 31 Desember 2026 atau dapat diperpanjang dengan December 31, 2026 or may be extended by written agreement
kesepakatan tertulis 6 bulan sebelum Masa Berakhir. 6 months prior to the Expiration Period.
53
Page 58
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
k. Perusahaan telah sepakat dan setuju mengadakan perjanjian k. The Company has agreed and consented to enter into a
kerjasama Pengimporan barang berupa Ice Cream dengan PT. cooperation agreement for the Import of goods in the form of
Adimitra Karunia, sebagaimana dinyatakan dalam Surat Ice Cream with PT. Adimitra Karunia, as stated in the Import
Penetapan Barang Impor Nomor 001/AK-QQ/III/2024-Tgl 8 Goods Determination Letter Number 001/AK-QQ/III/2024-Dated
Maret 2024. Perusahaan meminta PT. Adimitra Karunia untuk March 8, 2024. The Company asked PT. Adimitra Karunia to
melakukan impor barang yang dipesan oleh Perusahaan. Fee import goods ordered by the Company. The importer fee paid
importir yang dibayar Perusahaan kepada PT. Adimitra Karunia by the Company to PT. Adimitra Karunia is 2% of the CIF value
sebesar 2% dari nilai CIF untuk setiap kali pengapalan. for each shipment. The agreement is valid for 2 years from the
Perjanjian berlaku selama 2 tahun sejak ditandatangani. date of signing.
j. PT. Perusahaan Gas Negara j. PT. Perusahaan Gas Negara
Perjanjian Jual Beli Gas antara PT Perusahaan Gas Negara The Gas Sale and Purchase Agreement between PT
dengan PT Campina Ice Cream Industry, Tbk nomor PGN Perusahaan Gas Negara and PT Campina Ice Cream Industry,
138900.PK/HK.02/RD2/2018 pada hari Kamis Tanggal 1 Maret Tbk number PGN 138900.PK/HK.02/RD2/2018 on Thursday
2018 menjelaskan kedua belah pihak bersama-sama March 1 2018 explains that both parties mutually agree that the
menyepakati bahwa pelanggan setuju menggunakan Gas yang customer agrees to use Gas submitted by Perusahaan Gas
diserahkan Perusahaan Gas Negara dan Perusahaan Gas Negara and Perusahaan Gas Negara is willing to hand over
Negara bersedia menyerahkan Gas dan memenuhi kebutuhan Gas and meet Customer Gas needs.
Gas Pelanggan.
PGN akan menyerahkan gas kepada pelanggan di Titik PGN will hand over gas to customers at the Delivery Point,
Penyerahan yaitu Jl. Rungkut Industri II no 15 Surabaya. Harga namely Jl. Rungkut Industri II no 15 Surabaya. The applicable
Gas yang berlaku adalah harga PBr2. Jangka waktu perjanjian gas price is the PBr2 price. The term of this agreement is from
ini sejak tanggal 1 April 2023 sampai dengan tanggal 30 Juni April 1, 2018 to June 30, 2023, and is automatically extended
2028, dan diperpanjang secara otomatis untuk jangka waktu 5 for a period of 5 years while taking into account customer
tahun dengan tetap memperhatikan kebutuhan pelanggan dan needs and the availability of PGN's gas supply.
ketersediaan pasokan gas PGN.
35. MANAJEMEN RISIKO 35. RISK MANAGEMENT
Perseroan dipengaruhi oleh berbagai risiko keuangan, termasuk risiko The Company is affected by various financial risks, including credit
kredit, risiko mata uang asing risiko likuiditas. Tujuan manajemen risk, foreign currency risk, liquidity risk. The objective of corporate risk
risiko perseroan secara keseluruhan adalah untuk secara efektif management as a whole is to effectively control these risks and
mengendalikan risiko-risiko ini dan meminimalisasi pengaruh minimize the adverse effects that may occur on the company's
merugikan yang dapat terjadi terhadap kinerja keuangan perseroan. financial performance.
Direksi mengkaji dan menyetujui kebijakan untuk mengendalikan The Board of Directors reviews and approves policies to control each
setiap risiko yang diringkas di bawah ini : risk which are summarized below:
a. Risiko kredit a. Credit Risk
Risiko kredit yang dihadapi oleh Perusahaan berasal dari kredit The credit risk faced by the Company originates from credit
yang diberikan kepada pelanggan. Untuk mengurangi risiko ini, extended to customers. To reduce this risk, the Company
Perusahaan menerapkan kebijakan untuk memastikan penjualan implements policies to ensure product sales to customers who
produk kepada pelanggan yang dapat dipercaya dan terbukti can be trusted and have proven to have a good credit history.
mempunyai sejarah kredit yang baik. Perusahaan menetapkan The company established a policy that all customers who wish
kebijakan bahwa semua pelanggan yang akan melakukan to make purchases on credit must go through a credit
pembelian secara kredit harus melalui prosedur verifikasi kredit. verification procedure.
Perusahaan memiliki kebijakan kepada setiap pelanggan, The company has a policy for every customer, such as
seperti, mengharuskan distributor dan agen untuk memberikan requiring distributors and agents to provide a security deposit.
uang jaminan. Sebagai tambahan, saldo piutang dipantau In addition, accounts receivable balances are monitored on an
secara terus menerus untuk mengurangi kemungkinan piutang ongoing basis to reduce the possibility of bad debts.
yang tidak tertagih.
54
Page 59
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
Ketika pelanggan tidak mampu melakukan pembayaran dalam When a customer is unable to make a payment within the given
jangka waktu yang telah diberikan, Perusahaan akan time period, the Company will contact the customer to follow up
menghubungi pelanggan untuk menindaklanjuti piutang yang on receivables that are past due. If the customer does not pay
telah lewat jatuh tempo. Jika pelanggan tidak melunasi piutang off the overdue receivables within a predetermined period of
yang telah jatuh tempo dalam jangka waktu yang telah time, the Company can disburse the customer security deposit
ditentukan, maka Perusahaan dapat melakukan pencairan uang to settle the overdue receivables. To reduce credit risk, the
jaminan pelanggan untuk menyelesaikan piutang yang telah Company will stop sending all products to customers in the
lewat jatuh tempo. Untuk mengurangi risiko kredit, Perusahaan event of a late payment and exceeding the credit limit.
akan menghentikan pengiriman semua produk kepada
pelanggan jika terjadi keterlambatan pembayaran dan melebihi
limit kredit.
b. Risiko pasar b. Market risk
Risiko nilai tukar mata uang Currency exchange rate risk
Mata uang pelaporan Perusahaan adalah Rupiah. Perusahaan The Company's reporting currency is Rupiah. The Company
menghadapi risiko nilai tukar mata uang asing karena harga faces foreign exchange rate risk because the prices of certain
beberapa pembelian utamanya ditentukan dalam mata uang purchases are primarily denominated in foreign currencies or
asing atau harganya secara signifikan dipengaruhi oleh the prices are significantly affected by movements in foreign
pergerakan dari harga acuan dalam mata uang asing seperti currency reference prices such as quotes from international
kuotasi dari pasar internasional. markets.
Apabila terdapat pembelian dalam mata uang selain mata uang If there is a purchase in a currency other than the functional
fungsional, maka Perusahaan menghadapi risiko mata uang currency, the Company faces foreign currency risk. The
asing. Perusahaan menjaga transaksi dan saldo dalam mata Company maintains transactions and balances in foreign
uang asing pada tingkat yang efektif untuk membatasi risiko currencies at an effective level to limit foreign currency risk.
mata uang asing.
Risiko harga komoditas Commodity price risk
Dampak risiko harga komoditas yang kemungkinan akan The impact of commodity price risk that the Company may face
dihadapi Perusahaan sehubungan dengan kondisi Ekonomi in connection with global economic conditions, especially in the
global terutama pada pembelian bahan baku dan packaging. purchase of raw materials and packaging. The price of these
Harga bahan komoditas tersebut akan secara langsung commodity materials will be directly affected by fluctuations in
dipengaruhi oleh fluktuasi harga komoditas serta tingkat commodity prices and the level of demand and supply in the
permintaan dan penawaran di pasar. Kebijakan Perusahaan market. The Company's policy to minimize risks arising from
untuk meminimalkan risiko yang berasal dari fluktuasi harga fluctuations in commodity prices is to maintain a sufficient level
komoditas adalah dengan menjaga tingkat persediaan yang of inventory at a reasonable level to ensure the continuation of
cukup dalam tingkat yang wajar untuk menjamin kelanjutan production. In addition, the Company can also reduce this risk
produksi. Selain itu, Perusahaan juga dapat mengurangi risiko by increasing efficiency and adjusting selling prices.
tersebut dengan cara melakukan efisiensi dan melakukan
penyesuaian harga jual.
c. Risiko likuiditas c. Liquidity Risk
Perusahaan mengelola profil likuiditasnya untuk dapat mendanai The company manages its liquidity profile to be able to fund its
pengeluaran modalnya dengan menjaga kecukupan kas dan capital expenditures by maintaining adequate cash and
ketersediaan pendanaan. Perusahaan secara regular availability of funding. The Company regularly evaluates cash
mengevaluasi proyeksi arus kas dan arus kas aktual dan terus flow projections and actual cash flows and continuously adjusts
menerus mengatur keseimbangan antara kesinambungan the balance between the sustainability of the collectibility of
kolektibilitas piutang dan efisiensi secara menyeluruh atas beban receivables and the overall efficiency of the Company's
operasional Perusahaan. operating expenses.
55
Page 60
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
d. Estimasi nilai wajar d. Fair value estimation
Tabel berikut menyajikan nilai tercatat dan estimasi nilai wajar The following table sets forth the carrying value and estimated
dari instrumen keuangan Perusahaan pada tanggal 31 fair values of our financial instruments as of December 31,
Desember 2024 dan 2023: 2024 and 2023:
30 September, 2025 / September 30, 2025 31 Desember 2024 / Dec. 31, 2024
Nilai tercatat/ Nilai wajar/ Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair values Carrying value Fair values
Aset keuangan: Financial assets:
Kas dan setara kas 161.895.221.205 161.895.221.205 150.885.247.394 150.885.247.394 Cash and equivalent
Piutang usaha-Pihak Acc. Receiv.-Third parties
ketiga 181.653.561.456 181.653.561.456 169.232.037.284 169.232.037.284
Piutang lain-lain 1.297.338.016 1.297.338.016 1.284.384.049 1.284.384.049 Other receivables
Aset keuangan tidak Non current
lancar 5.999.472.326 5.999.472.326 5.577.738.451 5.577.738.451 financial asset
Jumlah 350.845.593.003 350.845.593.003 326.979.407.178 326.979.407.178 Total
Liabilitas Keuangan: Financial Liabilities:
- Pihak ketiga 73.405.818.172 73.405.818.172 64.912.297.750 64.912.297.750 Third parties -
- Pihak berelasi 163.466.930 163.466.930 148.339.501 148.339.501 Related parties -
Liabilitas imbalan kerja Long-term employee
jangka panjang 54.566.693.032 54.566.693.032 54.589.587.000 54.589.587.000 benefits liabilities
Jumlah 128.135.978.134 128.135.978.134 119.650.224.251 119.650.224.251 Total
Nilai wajar didefinisikan sebagai jumlah dimana instrumen Fair value is defined as the amount at which the instrument
tersebut dapat dipertukarkan di dalam transaksi kini antara pihak could be exchanged in a current transaction between
yang berkeinginan dan memiliki pengetahuan yang memadai knowledgeable willing parties in an arm's length transaction,
melalui suatu transaksi yang wajar, selain di dalam penjualan other than in a forced or liquidation sale. Fair values are
terpaksa atau penjualan likuidasi. Nilai wajar didapatkan dari obtained from quoted market prices and discounted cash flow
kuotasi harga pasar dan model arus kas diskonto. models.
Perusahaan menggunakan hierarki berikut ini untuk menentukan The Company uses the following hierarchy for determining and
dan mengungkapkan nilai wajar instrumen keuangan: disclosing the fair value of financial instruments:
a. harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk a. quoted prices (unadjusted) in active markets for identical
aset atau liabilitas yang identik (tingkat 1); assets or liabilities (level 1);
b. input selain harga kuotasian yang termasuk dalam tingkat 1 b. inputs other than quoted prices which is included within
yang dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik level 1 that are observable for the asset or liability, either
secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak directly (as prices) or indirectly (derived from prices) (level
langsung (misalnya derivasi dari harga) (tingkat 2); dan 2); and
c. input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data c. inputs for the asset or liability that which not based on
pasar yang dapat diobservasi (input yang tidak dapat observable market data (unobservable inputs) (level 3).
diobservasi) (tingkat 3).
Instrumen keuangan yang disajikan di dalam laporan posisi Financial instruments presented in the statements of financial
keuangan dicatat sebesar nilai wajar atau biaya perolehan position are carried at fair value or amortized cost, otherwise,
diamortisasi, jika tidak, disajikan dalam jumlah tercatat apabila they are presented at carrying values as either these are
jumlah tersebut mendekati nilai wajarnya atau nilai wajarnya reasonable approximation of fair values or their fair values
tidak dapat diukur secara handal. cannot be reliably measured.
56
Page 61
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
Metode-metode dan asumsi-asumsi di bawah ini digunakan The following methods and assumptions are used to estimate
untuk mengestimasi nilai wajar untuk masing-masing kelas the fair value of each class of financial instruments:
instrument keuangan:
- Nilai tercatat untuk kas dan setara kas, piutang usaha, - The carrying value of cash and cash equivalents, trade
piutang lain-lain, aset keuangan tidak lancar, pinjaman receivables, other receivables, non-current financial asset,
jangka pendek, utang usaha, utang lainlain, utang dividen, short-term loans, trade payables, other payable, dividen
akrual, liabilitas imbalan kerja jangka pendek, utang bank, payables, accruals, shortterm employee benefits liabilities,
utang sewa, dan utang mesin mendekati nilai wajarnya bank loan, lease liabilities, and machinery loan
karena bersifat jangka pendek. Tingkat bunga atas utang approximate their fair values due to their short-term
bank jangka panjang, utang sewa jangka panjang dan utang nature.Interest rate of bank loan-long term, lease liabilities-
mesin jangka panjang diasumsikan mendekati tingkat long term and machinery loan-long term assuming close to
diskonto pasarnya. the market discount rate.
e. Manajemen permodalan f. Capital management
Tujuan Perusahaan ketika mengelola modal adalah untuk The Company objectives when managing capital are to
mempertahankan kelangsungan usaha Perusahaan serta safeguard the Company’s ability to continue as a going concern
memaksimalkan manfaat bagi pemegang saham dan pemangku while maximized benefits to shareholders and other
kepentingan lainnya. stakeholders.
Perusahaan memiliki kas dan setara kas yang cukup besar. Hal The company has substantial cash and cash equivalents. This
ini menunjukkan bahwa Perusahaan memiliki kemampuan untuk shows that the Company has the ability to pay the trade
membayar utang usaha tersebut dengan kas dan setara kas dan payables with cash and cash equivalents and the company's
likuiditas perusahaan tetap terjaga. liquidity is maintained.
36. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG ASING 36. MONETARY ASSETS AND LIABILITIES DENOMINATED IN
FOREIGN CURRENCIES
Ikhtisar aset dan liabilitas dalam mata uang asing pada tanggal 30 The balance of assets and liabilities in foreign currencies as of
September 2025 dan 31 Desember 2024, sebagai berikut: September 30, 2025 and December 31, 2024are summarized below:
30 September 2025 Mata Uang Asing/ Setara Rupiah/ September 30, 2025
Akun Foreign Currencies Equivalent In Rupiah Accounts
Aset : Assets
Jaminan USD 28.965,90 483.151.212 Guarantee
Uang Muka Pembelian USD 45.225,00 754.353.000 Advances for purchases
CNY 984.340,00 2.306.756.495
Investasi (Obligasi) USD 12.132.340,00 202.367.431.200 Investment (Bond)
Jumlah Aset 205.911.691.907 Total Assets
Liabilitas: Liability
Utang Usaha USD 173.800,00 2.898.984.000 Trade Payables
EUR 1.624.991,78 3.808.095.112
CNY 158.033,34 3.091.236.432
Jumlah Liabilitas 9.798.315.544 Total Liabilities
Posisi Aset – Bersih 196.113.376.362 Assets Position - Net
31 Desember 2024 Mata Uang Asing/ Setara Rupiah/ December 31, 2024
Akun Foreign Currencies Equivalent In Rupiah Accounts
Aset : Assets
Jaminan USD 28,048.00 453.311.776 Guarantee
Uang Muka Pembelian USD 18,715.00 302.471.830 Advances for purchases
EUR 210,133.00 3.541.017.375
CNY 220,000.00 487.117.400
Investasi (Obligasi) USD 12,132,340.00 196.082.879.080 Investment (Bond)
Jumlah Aset 200.866.797.461 Total Assets
Liabilitas: Liability
Utang Usaha USD 126,025.75 2.036.828.172 Trade Payables
EUR 751.38 12.661.741
CNY 1,970,408.75 4.362.819.942
Jumlah Liabilitas 6.412.309.855 Total Liabilities
Posisi Aset – Bersih 194.454.487.606 Assets Position - Net
57
Page 62
PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk. PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN FOR THE YEAR ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND
31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
37. TRANSAKSI NON KAS 37. NON-CASH TRANSACTIONS
30 September/ 31 Desember/
September 2025 December 2024
(Rp) (Rp)
Acquisitions of property and equipment
Perolehan aset tetap melalui : through:
Utang 11.395.237.689 11.217.389.848 Payable
Reklasifikasi dari uang muka pembelian 13.598.159.476 7.533.980.687 Reclassification from advances purchased
38. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN 38. COMPLETION OF THE FINANCIALSTATEMENTS
Laporan keuangan ini telah diselesaikan dan diotorisasi untuk terbit The financial statements were completed and authorized for issue by
oleh Dewan Direksi Perusahaan pada tanggal 31 Oktober 2025. the Company’s Board of Directors on Oktober 31, 2025.
58
Names mentioned 85 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Sulaimansjah
p.9 ×2
unresolved
org
Minister of Justice Kehakiman Republik Indonesia
p.9
unresolved
person
Dr. Ir. Yohanes Wilion
p.9 ×7
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.9 ×2
unresolved
org
Financial Services Authority
p.9 ×2
unresolved
org
Minister of Justice of The Republic of Indonesia
p.9
unresolved
person
Notary Notaris Sitaresmi Puspadewi Subianto
p.10 ×2
unresolved
person
Anggawidjaja
p.10 ×3
unresolved
person
S.H. Notary
· Komisaris
p.10
unresolved
person
H. Notary
· Notaris
p.10
unresolved
person
Jutianto Isnandar
· Presiden Komisaris
p.10 ×2
unresolved
person
Arif Harmoko Rayadi
· Direktur
p.10
unresolved
person
Hans Jensen Tn. Hendro Hadipranoto Tn. Adji
· Direktur
p.10 ×7
unresolved
org
Rudy Soraya Manajemen
p.10
unresolved
org
Bank Indonesia
p.13 ×4
unresolved
org
PT CAMPINA ICEtercatat
p.30
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.30
unresolved
org
Ministry of Finance of Republic of Indonesia
p.30
unresolved
org
PT CAMPINA
p.34
unresolved
org
PT Citibank Indonesia
p.34 ×2
unresolved
org
PT Rp.
p.34
unresolved
org
N United Limited
p.36 ×4
unresolved
org
PT China Taiping Insurance Etiqa Internasional Indonesia
p.40
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Felix Sutandar
p.42
unresolved
org
PT Ultrajaya Milk Industry
p.43 ×7
unresolved
org
Trading Company Tbk.
p.43 ×6
unresolved
person
Sabana Prawirawidjaja Ny. Justiani Hadipranoto
p.48 ×9
unresolved
person
Justiani Hadipranoto Tn. Hendro Hadipranoto
p.48
unresolved
person
Hendro Hadipranoto Ny. Listijani Hadipranoto
p.48
unresolved
person
Listijani Hadipranoto Publik
p.48
unresolved
person
Doktor Irawan Soerodjo
p.48 ×6
unresolved
person
Doctor Irawan Soerodjo
p.48 ×2
unresolved
org
PT Wijaya Tradindo
p.48 ×4
unresolved
org
PT Wirajaya Investama Indonesia
p.48
unresolved
org
PT Wirajaya Investama Indonesia Pengalihan
p.48
unresolved
org
PT Wirajaya
p.48
unresolved
org
PT Wirajaya Investama
p.48
unresolved
person
Sabana Prawirawidjadja. Atas
p.48 ×4
unresolved
person
Sabana
p.49
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi
p.49 ×2
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.49
unresolved
person
Christina Dwi Utami
p.49 ×2
unresolved
org
Limited Liability CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY Tbk
p.49
unresolved
org
Minister of Law and Human Manusia Republik Indonesia
p.49
unresolved
org
PT. Indomarco Pristama
p.52
unresolved
org
PT. Freyabadi Indotama
p.52
unresolved
org
PT. Innoware Indonesia
p.52
unresolved
org
PT. Jawamanis Rafinasi
p.52
unresolved
person
Anita Anggawidjaja
p.54 ×2
unresolved
org
PT Walt Disney Indonesia
p.56 ×3
unresolved
org
PT Walt Disney Indonesia Perjanjian
p.56
unresolved
org
PT Campina Ice Cream Industry. This
p.56 ×2
unresolved
org
PT Indormarco Prismatama
p.56 ×2
unresolved
org
PT Indomarco Indomarco Prismatama
p.56
unresolved
org
PT Indomarco
p.56
unresolved
org
PT Indomarco Prismatama
p.56
unresolved
org
PT Campina Ice Cream IndustryTbk
p.56 ×3
unresolved
org
PT Midi Utama
p.57
unresolved
org
PT Mitra Integrasi Informatika
p.57
unresolved
org
PT Mitra Integrasi Informatika Berdasarkan Microsoft
p.57
unresolved
org
PT. Mitra Integerasi
p.57
unresolved
org
PT. Informatics Informatika
p.57
unresolved
org
PT Lion Super Indo
p.57 ×4
unresolved
org
PT Lotte Shoppping Indonesia
p.57 ×2
unresolved
org
PT Lotte Shopping Indonesia
p.57 ×2
unresolved
org
PT Campina Ice
p.57
unresolved
org
Indonesian Tbk
p.57
unresolved
org
PT. Adimitra Karunia
p.58 ×5
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.