Skip to content
Back to announcement

LAPORAN KEUANGAN BOLA PER 30 JUNI 2026.pdf

Financial statement Text extracted BOLA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 65

Page 1
              PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk
                                  DAN ENTITAS ANAK


                   LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
                   UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR
                        30 JUNI 2026 DAN 2025 (TIDAK DIAUDIT)
                                                         DAN
LAPORAN POSISI KEUANGAN PER 30 JUNI 2026 (TIDAK DIAUDIT) DAN
                                 31 DESEMBER 2025 (DIAUDIT)
Page 2
PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2026 DAN 2025
(TIDAK DIAUDIT)
DAN LAPORAN POSISI KEUANGAN PER 30 JUNI 2026 (TIDAK DIAUDIT) DAN
31 DESEMBER 2025 (DIAUDIT)



DAFTAR ISI



                                                                            Ekshibit

Pernyataan Direksi

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Interim                                     A

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Interim         B

Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian Interim                                   C

Laporan Arus Kas Konsolidasian Interim                                            D

Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim                               E
Page 3

          
Page 4
Ekshibit A/1

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2026 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2025 (DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                     Catatan           30 Juni 2026            31 Desember 2025
                                                                            Rp                        Rp

ASET

ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                  2e, 2g, 4               9.053.912.057            32.986.899.263
Investasi jangka pendek                               2e, 5               191.262.551.514           313.919.425.766
Piutang usaha                                         2e, 6
    Pihak berelasi                                                            191.573.680               191.573.680
    Pihak ketiga                                                          176.950.972.614           119.187.472.542
Piutang lain-lain                                     2e, 7
    Pihak berelasi                                                         10.023.365.177            10.101.678.711
    Pihak ketiga                                                           14.614.167.544            15.290.831.398
Persediaan                                            2h, 8                12.795.955.059            15.291.288.713
Pajak dibayar dimuka                                 2u, 17                14.608.472.301             9.468.261.625
Biaya dibayar dimuka dan uang muka                    2i, 9                14.200.346.646            15.799.293.567

TOTAL ASET LANCAR                                                       443.701.316.592           532.236.725.265

Aset tidak lancar yang dikuasai untuk dijual         2m,15                 80.420.673.298           101.641.230.353
ASET TIDAK LANCAR
Investasi pada entitas asosiasi                       2j, 10               10.900.173.456            10.100.173.456
Aset hak guna                                       2k, 2r, 11             18.136.336.676            20.361.169.624
Aset tetap                                           2k, 12               106.964.148.370           105.119.458.045
Aset tidak berwujud                                   2l, 13               22.791.143.612            23.865.439.233
Aset pajak tangguhan                                                       16.221.345.679            16.220.730.184
Aset tidak lancar lain                             2e, 2m, 14              70.727.536.022            89.025.734.870

TOTAL ASET TIDAK LANCAR                                                 245.740.683.815           264.692.705.412

TOTAL ASET                                                              769.862.673.705           898.570.661.030


  Catatan atas Laporan Keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian
                                           secara keseluruhan.
Page 5
Ekshibit A/2

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2026 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2025 (DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                      Catatan         30 Juni 2026             31 Desember 2025
                                                                           Rp                         Rp
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha                                           2o, 16
    Pihak berelasi                                                           770.710.000               1.901.758.223
    Pihak ketiga                                                          35.778.453.193              28.743.579.866
Utang lain-lain                                          2o                2.956.098.820               3.598.512.648
Utang pajak                                            2u, 17             11.174.268.915               5.791.335.568
Beban akrual                                             2o                8.258.954.642               8.589.672.033
Liabilitas kontrak                                     2t, 22             44.653.535.420              17.773.000.661
Liabilitas sewa jatuh tempo dalam satu tahun         2o, 2r, 18            5.098.890.073               5.921.752.367
TOTAL LIABILITAS JANGKA PENDEK                                         108.690.911.063              72.319.611.366
Liabilitas yang secara langsung terkait dengan
   aset tidak lancar yang dikuasai untuk dijual         15                   178.771.924                234.685.941
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas sewa pembiayaan setelah dikurangi
 bagian jatuh tempo dalam satu tahun                 2o, 2r, 18            6.448.095.619              11.047.303.799
Liabilitas imbalan pascakerja                          2p, 19              4.621.158.095               4.621.158.095
Liabilitas pajak tangguhan                                                 2.166.273.910               2.166.273.910
TOTAL LIABILITAS JANGKA PANJANG                                          13.235.527.624             17.834.735.804
TOTAL LIABILITAS                                                       122.105.210.611              90.389.033.111
EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp 10
    Modal dasar - 16.000.000.000 saham
    Modal ditempatkan dan disetor - 6.000.000.000      2s, 20             60.000.000.000              60.000.000.000
Tambahan modal disetor                                 2s, 21            408.047.183.674             408.047.183.674
Akumulasi keuntungan belum direalisasi dari
    perubahan nilai wajar aset keuangan FVTOCI           5                    73.300.655                  73.300.655
Saldo laba                                                               113.292.956.495             271.929.398.926
Ekuitas yang dapat diatribusikan
    kepada pemilik entitas induk                                         581.413.440.824             740.049.883.255
Kepentingan non-pengendali                              2b                66.344.022.270              68.131.744.664
TOTAL EKUITAS                                                          647.757.463.094             808.181.627.919
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                           769.862.673.705             898.570.661.030


  Catatan atas Laporan Keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian
                                           secara keseluruhan.
Page 6
Ekshibit B
PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                           Catatan       30 Juni 2026            30 Juni 2025
                                                                              Rp                      Rp
PENDAPATAN                                                  2t, 22       147.941.349.956         133.575.769.445
BEBAN OPERASI                                               2t, 23      (183.705.338.148)       (139.180.090.343)
LABA (RUGI) OPERASI                                                      (35.763.988.192)         (5.604.320.898)
Pendapatan (beban) lain-lain                                2t, 24      (124.660.176.633)          6.267.155.064
LABA SEBELUM PAJAK                                                      (160.424.164.825)            662.834.166
PENGHASILAN PAJAK                                                                       -                       -
LABA TAHUN BERJALAN                                                     (160.424.164.825)            662.834.166
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang akan reklasifikasi ke laba rugi
   Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas perubahan
     nilai wajar aset keuangan melalui penghasilan komprehensif lain,
      sebelum pajak                                                                     -                       -
Total penghasilan komprehensif lain
    tahun berjalan - setelah pajak                                                      -                       -
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF
  TAHUN BERJALAN                                                        (160.424.164.825)            662.834.166
RUGI YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
  Pemilik entitas induk                                                 (158.636.442.431)          1.189.683.831
  Kepentingan non-pengendali                                  2b          (1.787.722.394)           (526.849.665)
   Total                                                                (160.424.164.825)            662.834.166
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF
  YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
  Pemilik entitas induk                                                 (158.636.442.431)          1.189.683.831
  Kepentingan non-pengendali                                  2b          (1.787.722.394)           (526.849.665)
   Total                                                                (160.424.164.825)            662.834.166
LABA (RUGI) PER SAHAM                                                              (26,44)                  0,20




     Catatan atas Laporan Keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara
                                               keseluruhan.
Page 7
Ekshibit C
PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                              Keuntungan belum
                                                                                direalisasi dari
                                                                                                                            Ekuitas yang dapat
                                                        Tambahan modal       perubahan keuangan                                                        Kepentingan non-
                                    Modal disetor                                                      Saldo Laba          diatribusikan kepada                               Total ekuitas
                                                            disetor             tersedia dijual                                                           pengendali
                                                                                                                           pemilik entitas induk
                                                                               investasi jangka
                                                                                    pendek


Saldo per 01/01/2025                  60.000.000.000      408.047.183.674          1.400.015.391       155.353.654.309           624.800.853.374          64.769.871.934        689.570.725.308

(Rugi) periode berjalan                             -                    -                         -      1.189.683.831              1.189.683.831           (526.849.665)           662.834.166
Kerugian komprehensif
  lain tahun berjalan                               -                    -                         -                                               -                      -                     -
Total kerugian komprehensif
  tahun berjalan                                    -                    -                         -      1.189.683.831              1.189.683.831           (526.849.665)           662.834.166
Saldo per 30/06/2025                  60.000.000.000      408.047.183.674           1.400.015.391      156.543.338.140           625.990.537.205          64.243.022.269        690.233.559.474


Saldo per 01/01/2026                  60.000.000.000      408.047.183.674             73.300.655       271.929.398.926           740.049.883.255          68.131.744.664        808.181.627.919

(Rugi) periode berjalan                             -                    -                         -   (158.636.442.431)         (158.636.442.431)         (1.787.722.394)      (160.424.164.825)
Kerugian komprehensif
  lain tahun berjalan                               -                    -                         -                                               -                      -                     -
Total kerugian komprehensif
  tahun berjalan                                    -                    -                         -   (158.636.442.431)         (158.636.442.431)         (1.787.722.394)      (160.424.164.825)
Saldo per 30/06/2026                  60.000.000.000      408.047.183.674              73.300.655      113.292.956.495           581.413.440.824          66.344.022.270        647.757.463.094



                          Catatan atas Laporan Keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan.
Page 8
Ekshibit D
PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 dan 2025 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                             (Periode enam bulan)
                                                                       Juni 2026               Juni 2025
                                                                           Rp                       Rp

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari pelanggan                                             117.058.384.643         125.301.559.978
Pembayaran pada pemasok                                                (73.657.492.250)      (110.220.640.167)
Pembayaran pada karyawan                                               (50.537.919.976)       (45.923.886.087)
Kas digunakan untuk operasi                                           (7.137.027.583)        (30.842.966.276)

Penerimaan Bunga                                                          (192.739.663)           160.474.038
Pembayaran Pajak Penghasilan                                            (1.080.329.465)        (1.913.431.442)
Pembayaran Beban Bunga                                                               -           (936.771.111)

Kas bersih digunakan untuk aktivitas operasi                          (8.410.096.711)        (33.532.694.791)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Pencairan (penempatan) Investasi Jangka Pendek                           7.687.000.000         13.913.339.512
Pembayaran untuk perolehan aset takberwujud                                          -           (138.586.734)
Pembayaran untuk perolehan aset tetap                                  (16.536.336.666)        (5.427.677.883)

Kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas investasi       (8.849.336.666)          8.347.074.895

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penambahan (Pembayaran) utang lain-lain                                   (642.413.828)         1.752.887.799
Penerimaan (pembayaran) piutang pihak berelasi                              78.313.534         (1.372.424.040)
Pembayaran liabilitas sewa                                              (6.109.453.535)                     -

Kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan                         (6.673.553.829)            380.463.759

KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH
   KAS DAN SETARA KAS                                                  (23.932.987.206)       (24.805.156.137)

KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE                                         32.986.899.263         45.489.572.732

KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE                                       9.053.912.057          20.684.416.595


     Catatan atas Laporan Keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara
                                               keseluruhan
Page 9
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM
     a. Pendirian dan informasi umum

          PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (“Perusahaan”) didirikan berdasarkan akta notaris No. 3 tanggal 3
          Desember 2014 oleh Yurisa Martanti, S.H., M.H., notaris di Jakarta. Akta ini telah mendapat pengesahan
          dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan surat keputusannya No. AHU-
          38135.40.10.2014 Tahun 2014 tanggal 5 Desember 2014. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami
          beberapa kali perubahan, terakhir dengan akta No. 7 tanggal 27 Mei 2024 dari Dr. Putra Hutomo, S.H.,
          M.Kn. notaris di Jakarta mengenai pengangkatan kembali pengurus Perusahaan. Perubahan data ini
          telah memperoleh persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat
          No.AHU-0108466 tanggal 4 Juni 2024.

          Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan usaha utama Perusahaan
          meliputi manajemen klub sepakbola, perdagangan eceran dan aktivitas konsultasi manajemen dan
          bisnis, serta kegiatan usaha penunjang sebagai perusahaan holding.

          Perusahaan berlokasi di Jl. Mahendradata Utara, No. 75, Ubung, Denpasar Utara, Bali, Indonesia.

          Pada akhir tahun 2014, Perusahaan mengakuisisi bisnis klub sepakbola dari PT Putra Samarinda
          Indonesia (PSI) (Catatan 12). Pada tahun 2015, Perusahaan telah memindahkan home base klub ke
          Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Indonesia dan mendaftarkan klub di liga sepakbola
          Indonesia dengan nama Bali United Pusam. Selanjutnya pada tahun 2016, Perusahaan mengubah
          pendaftaran nama tersebut dengan nama Bali United. Pada tahun 2025, Perusahaan telah selesai
          mengurus perubahan nama dan perpanjangan penggunaan logo Bali United.

          Pada akhir periode pelaporan, pemegang saham utama yang mempunyai kemampuan untuk
          menentukan, baik langsung maupun tidak langsung, dengan cara apapun pengelolaan dan/atau
          kebijakan Perusahaan adalah Pieter Tanuri.

     b.   Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan Karyawan

          Susunan anggota Komisaris, Direksi, Komite Audit dan Sekretaris Perusahaan adalah sebagai berikut:

                                                  30/06/2026 dan 31/12/2025


           Komisaris Utama                             Jemi Wiyono Prihadi
           Komisaris                                     Edy Soehartono
           Komisaris Independen                         Andy Flores Noya
           Direktur Utama                                 Yabes Tanuri
           Direktur                                  Y. Ade Bunian Moniaga
           Direktur                                     Katharine Wianna
           Direktur                                   Putri Paramita Sudali
           Komite Audit
           Ketua                                        Andy Flores Noya
           Anggota                                       J. Anwar Hasan
                                                         Achmad Sofyan
           Sekretaris Perusahaan                     Y. Ade Bunian Moniaga

           Grup memiliki 323 karyawan (31 Desember 2025: 216 karyawan) (tidak diaudit).
Page 10
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM (lanjutan)

      c.    Penawaran umum saham Perusahaan

            Ringkasan penawaran umum perdana Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek Indonesia adalah
            sebagai berikut:

                                          Tanggal
                 Surat efektif           pencatatan                                      Keterangan                                Total penerimaan modal

                S-67/D.04/2019           31/05/2019      Penawaran umum perdana sejumlah 2 miliar saham dengan harga               Rp         350.000.000.000
                                                         penawaran Rp 175 per saham dan nilai nominal Rp 10 per saham.
      d.    Struktur Grup

           Perusahaan mengendalikan entitas anak berikut, yang semuanya berdomisili di Indonesia:

                                                                                                         Persentase pemilikan         Total aset sebelum
                                                                                          Tahun                efektif                   eliminasi
                 Entitas anak                          Bidang usaha                  operasi komersial 30/06/2026 31/12/2025    30/06/2026         31/12/2025
                                                                                                                                    Rp                 Rp

       PT Kreasi Karya Bangsa              Sport agency dan live video streaming /         2019          90,00%     90,00%      270.529.014.792   230.940.813.453
                                            Sport agency and live video streaming
       PT Rahasia Gadis Nusantara 1)                 Perdagangan dan jasa/                 2020          23,55%     23,55%       13.910.669.004    13.365.760.272
                                                      Trading and service
       PT Ekonomi Baru Investasi                        Aktivitas holding/                 2021          92,59%     92,59%      135.427.215.069   178.063.313.282
          Teknologi                                    Holding activation
       PT Pedagang Aset Kripto 2)        Pengelolaan portal web dan platform digital/       -            70,00%     70,00%       86.420.673.299   107.641.230.353
                                       Management of web portals and digital platforms
       PT IOG Indonesia Sejahtera           Aktivitas olahraga dan rekreasi lainnya/       2019          95,00%     95,00%        4.013.399.425     4.019.656.290
                                            Sports activities and other recreation
       PT Bali Boga Sejahtera                          Restoran dan kafe/                  2019          90,00%     90,00%        1.897.240.119     2.141.001.957
                                                      Restaurant and café
       PT Radio Swara Bukit Bali Indah                  Penyiaran radio/                   2019          99,00%     99,00%         707.113.341       879.705.499
                                                      Radio broadcasting
       PT Manusia Masa Depan                         Perdagangan dan jasa/                 2022          50,00%     50,00%        4.866.275.408     9.772.643.476
                                                      Trading and service
       PT Karya Digital Madani 1)                    Perdagangan dan jasa/                 2021          99,99%     99,99%        9.634.686.508    10.206.943.935

           1) Kepemilikan tidak langsung melalui PT Kreasi Karya Bangsa
           2) Kepemilikan tidak langsung melalui PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi

           PT Pedagang Aset Kripto

           Berdasarkan Surat Keputusan tanggal 1 Oktober 2025, para pemegang saham PT Pedagang Aset Kripto
           (PAK) telah membahas dan menetapkan rencana untuk melakukan penjualan seluruh kepemilikan saham
           kepada pihak ketiga, yang pelaksanaannya akan tunduk pada persetujuan pemegang saham akhir PAK,
           serta pemenuhan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

           Rencana penjualan investasi saham pada PAK akan mengikuti penerapan memenuhi Pernyataan Standar
           Akuntansi Keuangan (“PSAK”) No. 105 “Aset Tidak Lancar Yang Dikuasai Untuk Dijual dan Operasi Yang
           Dihentikan”. Oleh karena itu, pada tanggal akhir tahun pelaporan investasi saham pada PAK
           diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar yang dikuasai untuk dijual (Catatan 15).
Page 11
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM (lanjutan)

     e.   Struktur Grup (lanjutan)

          PT Karya Digital Madani

          Berdasarkan akta No. 66 tanggal 23 Desember 2025 oleh Hadijah., S.H. notaris di Kota Jakarta Selatan.
          PT PNM Venture Capital (PNMVC) menyetujui mengalihan 5.300 lembar kepemilikan saham di PT Karya
          Digital Madani kepada PT Kreasi Karya Bangsa. Perubahan anggaran dasar Perusahaan tersebut telah
          diterima dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi
          Manusia Republik Indonesia sesuai Surat No. AHU-0027251.AH.01.11.Tahun 2026 tanggal 13 Februari
          2026.

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

     a.   Dasar penyusunan dan pengukuran laporan keuangan konsolidasian

          Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
          di Indonesia, yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar
          Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan - Ikatan Akuntan
          Indonesia dan Dewan Standar Akuntansi Syariah - Ikatan Akuntan Indonesia serta peraturan regulator
          pasar modal dan peraturan terkait yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk entitas
          yang berada dibawah pengawasannya, khususnya Peraturan No. VIII.G.7 tanggal 25 Juni 2012 tentang
          Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

          Manajemen Grup telah menilai kemampuan kelangsungan usaha secara berkelanjutan dan berkeyakinan
          bahwa Grup memiliki sumber daya untuk melanjutkan usaha di masa datang. Selain itu, manajemen
          tidak mengetahui adanya ketidakpastian material yang dapat menimbulkan keraguan signifikan atas
          kemampuan kelangsungan usaha Grup secara berkelanjutan. Oleh karena itu, laporan keuangan
          konsolidasian tetap disusun berdasarkan kelangsungan usaha.

          Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, telah disusun
          berdasarkan akuntansi basis akrual. Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan
          metode langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

          Laporan keuangan konsolidasian Grup disajikan dalam mata uang Rupiah (Rp), yang merupakan mata
          uang fungsional Grup.

          Laporan keuangan konsolidasian telah disusun berdasarkan biaya historis, kecuali untuk akun tertentu
          yang disusun berdasarkan pengukuran seperti diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun
          tersebut. Biaya historis pada umumnya berdasarkan nilai wajar yang digunakan pada saat pertukaran
          aset.

          Nilai wajar merupakan harga yang akan diterima untuk menjual aset atau dibayar untuk mentransfer
          liabilitas pada transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran, terlepas dari apakah
          harga yang langsung dapat diobservasi atau diestimasi dengan menggunakan teknik penilaian lain.
          Dalam mengestimasi nilai wajar aset atau liabilitas, Grup memperhitungkan karakteristik dari aset atau
          liabilitas jika pelaku pasar akan menggunakan karakteristik tersebut dalam perhitungan ketika menilai
          aset atau liabilitas pada tanggal pengukuran. Nilai wajar untuk keperluan pengukuran dan/atau
          pengungkapan dalam laporan keuangan konsolidasian ditentukan secara seperti itu, kecuali untuk
          pengukuran yang memiliki beberapa kesamaan dengan nilai wajar tetapi bukan merupakan nilai wajar,
          seperti nilai realisasi neto persediaan dalam PSAK 202 atau nilai pakai dalam PSAK 236.
Page 12
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     a.   Dasar penyusunan dan pengukuran laporan keuangan konsolidasian (lanjutan)

          Input yang digunakan dalam menentukan pengukuran nilai wajar dikategorikan dalam level berbeda
          berdasarkan bagaimana diobservasi input yang digunakan dalam teknik penilaian yang digunakan
          (hirarki nilai wajar):
                • Level 1: Harga kuotasian di pasar aktif untuk pos yang identik (tanpa penyesuaian);
                • Level 2: Input yang dapat diobservasi baik langsung maupun tidak selain input level 1; dan
                • Level 3: Input yang tidak dapat diobservasi (seperti tidak berasal dari data pasar).

          Penyusunan laporan keuangan konsolidasian berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
          mengharuskan penggunaan asumsi dan estimasi akuntansi kritikal tertentu. Manajemen juga diharuskan
          membuat pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup.

          Area yang membutuhkan pertimbangan lebih tinggi atau kompleks, atau area yang asumsi dan
          estimasinya signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian dijelaskan pada Catatan 3.

          Kebijakan akuntansi material yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian diatur
          di bawah. Kebijakan ini diterapkan secara konsisten dengan semua periode penyajian, kecuali
          disebutkan lain.

          Standar baru dan amendemen PSAK

          Standar baru dan amendemen PSAK yang telah diterbitkan dan berlaku efektif untuk tahun buku yang
          dimulai pada atau setelah 1 Januari 2025 telah diterapkan dalam laporan keuangan konsolidasian.

          Penerapan tidak berdampak secara subtansial terhadap kebijakan akuntansi Grup dan tidak
          berpengaruh material terhadap laporan keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut:

          PSAK 117 “Kontrak Asuransi”

          PSAK ini mengatur relaksasi beberapa ketentuan pada Perusahaan asuransi seperti pemisahan antara
          pendapatan yang diperoleh dari bisnis asuransi dan bisnis investasi, termasuk penambahan pengecualian
          ruang lingkup, penyesuaian penyajian laporan keuangan, penerapan opsi mitigasi risiko dan beberapa
          modifikasi pada ketentuan transisi.

          Amandemen PSAK 221 “Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing” – Kekurangan Ketertukaran

          Amendemen ini menjelaskan pengaturan pengungkapan terkait kondisi ketika suatu mata uang tidak
          tertukarkan.

          Standar baru, revisi dan amendemen yang belum efektif

          Pada tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian ini, manajemen sedang mengevaluasi dampak
          yang mungkin timbul dari penerapan standar baru, revisi dan amendemen berikut yang telah
          diterbitkan, namun belum berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai 1 Januari 2025 sebagai
          berikut:

          Amendemen PSAK 109, “Instrumen Keuangan” dan PSAK 107, “Instrumen Keuangan: Pengungkapan” -
          Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen Keuangan
Page 13
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

    a.   Dasar penyusunan dan pengukuran laporan keuangan konsolidasian (lanjutan)

         Amendemen PSAK 109 ini menambahkan dan mengklarifikasi ketentuan dalam PSAK 109 terkait
         penghentian pengakuan liabilitas keuangan, serta mengklarifikasi penilaian karakteristik arus kas untuk
         aset keuangan dengan fitur ESG-linked, aset keuangan dengan fitur non-recourse, dan instrumen yang
         terikat secara kontraktual seperti tranches.

         Amendemen ini juga mengubah ketentuan dalam PSAK 107 terkait persyaratan pengungkapan investasi
         pada instrumen ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain dan
         menambah ketentuan terkait instrumen keuangan dengan persyaratan kontraktual yang mengubah
         waktu atau jumlah arus kas kontraktual.

         Amendemen PSAK 109, “Instrumen Keuangan” dan PSAK 107, “Instrumen Keuangan: Pengungkapan” -
         Kontrak Yang Mengacu Pada Listrik Bergantung Alam

         Amandemen ini mengubah persyaratan ‘pengunaan sendiri' dan akuntansi lindung nilai dalam PSAK 109
         serta memperkenalkan persyaratan pengungkapan khusus untuk PSAK 107. Ketentuan ini hanya berlaku
         untuk kontrak yang melibatkan variabilitas dalam pembangkit listrik yang disebabkan oleh kondisi alam
         yang tidak dapat dikendalikan, seperti cuaca. Kontrak - kontrak ini dikenal sebagai 'kontrak dengan
         referensi listrik yang bergantung pada alam'.

         PSAK 118, “Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan”

         PSAK 118 menggantikan PSAK 201, mempertahankan banyak prinsip yang ada tetapi secara signifikan
         mengubah cara entitas melaporkan “laba atau rugi operasional.” PSAK ini menetapkan struktur yang
         jelas untuk laporan laba rugi dengan mengelompokkan pos-pos ke dalam kategori operasi, investasi,
         pembiayaan, pajak penghasilan, dan operasi yang dihentikan. Standar ini mewajibkan pengungkapan
         tertentu, termasuk ukuran kinerja tetapan manajemen (UKTM), yang memungkinkan investor
         memahami bagaimana pandangan manajemen atas kinerja keuangan perusahaan dan bagaimana ukuran
         tersebut dibandingkan dengan ukuran yang didefinisikan dalam PSAK 118.

         Meskipun PSAK 118 tidak memengaruhi pengakuan atau pengukuran pos-pos dalam laporan keuangan,
         dampaknya terhadap penyajian dan pengungkapan diperkirakan akan sangat luas, terutama yang
         berkaitan dengan laporan kinerja keuangan dan penyediaan UKTM dalam laporan keuangan.

         Manajemen saat ini sedang menilai secara rinci implikasi penerapan standar baru ini pada laporan
         keuangan konsolidasian Grup. Dari penilaian awal, secara garis besar, dampak potensial berikut telah
         diidentifikasi:

         1)   Meskipun adopsi PSAK 118 tidak akan berpengaruh pada laba Grup, Grup mengharapkan
              pengelompokan pos pendapatan dan beban dalam laporan laba rugi ke dalam kategori baru akan
              memengaruhi cara perhitungan dan pelaporan laba operasi. Dari penilaian dampak garis besar yang
              dilakukan Grup, pos-pos berikut mungkin berpotensi memengaruhi laba operasi. Grup saat ini
              mengakui beberapa keuntungan dan kerugian lain-lain setelah laba (rugi) operasi, mungkin akan
              terjadi perubahan mengenai tempat di mana keuntungan dan kerugian tersebut diakui, dan Grup
              saat ini sedang mengevaluasi kebutuhan untuk melakukan perubahan.
         2)   Pos-pos yang disajikan dalam laporan keuangan utama mungkin akan berubah akibat penerapan
              konsep ‘ringkasan terstruktur yang berguna’ dan prinsip yang ditingkatkan mengenai agregasi dan
              disaggregasi.
              Selain itu, karena goodwill akan disajikan secara terpisah dalam laporan posisi keuangan, Grup
              akan memisahkan goodwill dan aset tidak berwujud lainnya serta menyajikannya secara terpisah
              dalam laporan posisi keuangan.
Page 14
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     b. Dasar Konsolidasian

        Ketika Perusahaan mengendalikan investee, akan diklasifikasikan sebagai entitas anak. Perusahaan
        mengendalikan investee jika ketiga unsur berikut ini dipenuhi: (a) kekuasaan atas investee, (b) eksposur
        atau hak atas imbal hasil variabel dari investee, dan (c) kemampuan untuk menggunakan kekuasannya
        atas investee untuk mempengaruhi imbal hasil. Pengendalian dinilai kembali jika fakta dan keadaan
        mengindikasikan adanya perubahan terhadap setiap unsur pengendalian.

        Pengendalian de facto terdapat pada situasi ketika Perusahaan memiliki kemampuan praktis untuk
        mengarahkan aktivitas yang relevan dari investee tanpa memegang hak suara mayoritas. Dalam
        penentuan terdapatnya pengendalian de facto, Perusahaan mempertimbangkan semua fakta dan
        keadaan yang relevan termasuk; ukuran kepemilikan hak suara Perusahaan relatif baik ukuran dan
        penyebaran pihak lain yang memegang hak suara, hak suara potensial yang dimiliki oleh Perusahaan
        dan oleh pihak lain, pengaturan kontraktual lain, dan pola kehadiran dalam pemilihan hak suara.

        Laporan keuangan konsolidasian menyajikan kinerja dari Perusahaan dan entitas anaknya seolah-olah
        Perusahaan dan entitas anaknya membentuk satu kesatuan usaha. Transaksi dan saldo antara entitas–
        entitas dalam Grup dieliminasi secara penuh.

        Jika diperlukan, penyesuaian dilakukan terhadap laporan keuangan entitas anak agar kebijakan
        akuntansi yang digunakan sesuai dengan Perusahaan.

        Konsolidasian entitas anak dimulai ketika Perusahaan memperoleh pengendalian atas entitas anak dan
        dihentikan pada saat Perusahaan kehilangan pengendalian entitas anak. Secara khusus, pendapatan dan
        beban entitas anak yang diakuisisi atau dilepas selama tahun berjalan termasuk dalam laporan laba rugi
        dan penghasilan komprehensif lain dari tanggal Perusahaan memperoleh pengendalian sampai dengan
        tanggal Perusahaan kehilangan pengendalian entitas anak.

        Laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan dengan pemilik entitas
        induk dan kepentingan non-pengendali. Total penghasilan komprehensif entitas anak tersebut
        diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non-pengendali bahkan jika hasilnya
        mengakibatkan kepentingan non-pengendali menjadi saldo defisit.

        Perubahan dalam bagian kepemilikan Grup pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya
        pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas. Nilai tercatat kepentingan Grup dan kepentingan non-
        pengendali disesuaikan untuk mencerminkan perubahan bagian kepemilikannya atas entitas anak.

        Setiap perbedaan antara jumlah kepentingan non-pengendali disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang
        diberikan atau diterima diakui secara langsung dalam ekuitas dan diatribusikan pada pemilik entitas
        induk.

        Jika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak, maka keuntungan atau kerugian pelepasan diakui
        dalam laba rugi dan dihitung dari perbedaan antara (a) nilai wajar seluruh pembayaran yang diterima
        dan nilai wajar dari kepentingan yang tersisa dan (b) nilai tercatat sebelumnya atas aset (termasuk
        goodwill) dan liabilitas entitas anak serta setiap kepentingan non-pengendali.

        Seluruh jumlah yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan
        entitas anak tersebut dicatat seolah olah Grup telah langsung melepas aset dan liabilitas terkait dari
        entitas anak (misalnya reklasifikasi ke laba rugi atau transfer ke kategori lain ekuitas sesuai dengan
        standar yang berlaku).
Page 15
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     b.   Dasar Konsolidasian (lanjutan)

          Nilai wajar sisa investasi pada entitas anak terdahulu pada tanggal hilangnya pengendalian dianggap
          sebagai nilai wajar pada saat pengakuan awal aset keuangan sesuai dengan PSAK 109, atau jika sesuai,
          biaya perolehan saat pengakuan awal investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama.

     c.   Kombinasi Bisnis

          Akuisisi bisnis Grup dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan atau imbalan yang
          dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis diukur pada nilai wajar, yang meliputi nilai wajar aset yang
          diperoleh, liabilitas yang diambil alih dan instrumen ekuitas yang diterbitkan, ditambah jumlah
          kepentingan non-pengendali yang diakuisisi ditambah, jika kombinasi bisnis secara bertahap, nilai wajar
          kepentingan ekuitas yang ada pada pihak yang diakuisisi.

          Imbalan kontijensi termasuk dalam biaya perolehan sebesar nilai wajar pada saat tanggal akuisisi dan,
          dalam kasus pertimbangan kontingen diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan, diukur kemudian
          melalui laba rugi. Biaya langsung akuisisi diakui segera sebagai beban.

          Pada saat tanggal akuisisi, aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih diakui
          pada nilai wajar kecuali untuk aset dan liabilitas tertentu yang diukur berdasarkan standar akuntansi
          yang relevan.

          Goodwill dikapitalisasi sebagai aset tidak berwujud dengan setiap penurunan nilai tercatat dibebankan
          pada laba rugi.

          Jika nilai wajar aset teridentifikasi, liabilitas dan liabilitas kontijensi melebihi nilai wajar imbalan yang
          dibayarkan, selisih tersebut dikreditkan secara penuh ke laba atau rugi pada saat tanggal akuisisi.

          Grup memiliki pilihan, atas suatu transaksi berdasarkan basis transaksi, untuk pengakuan awal
          kepentingan non-pengendali pada pihak pengakuisisi yang merupakan kepentingan kepemilikan dan
          memberikan hak kepada pemegangnya bagian secara proporsional aset bersih entitas baik dalam hal
          likuidasi maupun nilai wajar pada saat tanggal akuisisi atau, pada proporsi instrumen kepemilikan dalam
          jumlah yang diakui dari aset bersih teridentifikasi.

          Komponen lain kepentingan non-pengendali seperti opsi saham yang beredar umumnya diukur pada nilai
          wajar. Grup tidak memilih untuk mengambil opsi untuk menggunakan nilai wajar dalam akuisisi yang
          telah selesai sampai dengan saat ini. Bila imbalan yang dialihkan oleh Grup dalam suatu kombinasi bisnis
          termasuk aset atau liabilitas yang berasal dari pengaturan imbalan kontinjen (contingent consideration
          arrangement), imbalan kontinjen tersebut diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan termasuk
          sebagai bagian dari imbalan yang dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis.

          Perubahan dalam nilai wajar atas imbalan kontinjen yang memenuhi syarat sebagai penyesuaian periode
          pengukuran disesuaikan secara retrospektif, dengan penyesuaian terkait terhadap goodwill.

          Penyesuaian periode pengukuran adalah penyesuaian yang berasal dari informasi tambahan yang
          diperoleh selama periode pengukuran (yang tidak melebihi satu tahun sejak tanggal akuisisi) tentang
          fakta-fakta dan kondisi yang ada pada tanggal akuisisi.
Page 16
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     c.   Kombinasi Bisnis (lanjutan)

          Perubahan selanjutnya dalam nilai wajar atas imbalan kontinjen yang tidak memenuhi syarat sebagai
          penyesuaian periode pengukuran tergantung pada bagaimana imbalan kontinjen tersebut
          diklasifikasikan. Imbalan kontinjen yang diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur kembali pada
          tanggal sesudah tanggal pelaporan dan penyelesaian selanjutnya dicatat dalam ekuitas.

          Imbalan kontinjen yang diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas diukur setelah tanggal pelaporan
          sesuai dengan standar akuntansi yang relevan dengan mengakui keuntungan atau kerugian terkait dalam
          laba rugi.

          Apabila akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai pada akhir periode pelaporan saat
          kombinasi terjadi, Grup melaporkan jumlah sementara untuk pos-pos yang proses akuntansinya belum
          selesai dalam laporan keuangannya. Selama periode pengukuran, pihak pengakuisisi menyesuaikan, aset
          atau liabilitas tambahan yang diakui, untuk mencerminkan informasi baru yang diperoleh tentang fakta
          dan keadaan yang ada pada tanggal akuisisi dan, jika diketahui, akan berdampak pada jumlah yang
          diakui pada tanggal tersebut.

     d.   Transaksi dengan pihak-pihak berelasi

          Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Perusahaan (entitas pelapor).

          (a) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang
              tersebut:

              (1) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang
                  tersebut memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;
              (2) memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
              (3) personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas pelapor.

          (b) Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:

              (1) entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas
                  induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain).
              (2) satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi
                  atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain
                  tersebut adalah anggotanya).
              (3) kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
              (4) satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas
                  asosiasi dari entitas ketiga.
              (5) entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari salah satu
                  entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah
                  entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan
                  entitas pelapor.
              (6) entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam
                  huruf (a).
              (7) orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (1) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau
                  merupakan personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
              (8) entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari kelompok
                  tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada entitas pelapor atau kepada
                  entitas induk dari entitas pelapor.
Page 17
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     d.   Transaksi dengan pihak-pihak berelasi (lanjutan)

          Transaksi dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak. Seluruh transaksi
          signifikan dengan pihak-pihak berelasi telah diungkapkan dalam catatan laporan keuangan
          konsolidasian.

      e. Aset Keuangan

          Tanggal pengakuan

          Aset keuangan awalnya diakui pada tanggal perdagangan di dalam laporan posisi keuangan
          konsolidasian, jika dan hanya jika, Grup menjadi salah satu pihak dalam ketentuan pada kontrak
          instrumen keuangan. Termasuk perdagangan reguler, pembelian atau penjualan aset keuangan yang
          memerlukan pengiriman aset dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh peraturan atau konvensi di
          pasar.

          Pengakuan awal dan pengukuran kemudian

          Semua aset keuangan awalnya diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan
          secara langsung, kecuali untuk aset keuangan yang dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi.

          Grup mengklasifikasikan aset keuangan dalam salah satu kategori berikut: (1) biaya perolehan
          diamortisasi; (2) nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (FVTOCI) dan; (3) nilai wajar melalui
          laba rugi (FVTPL). Pengklasifikasian ini tergantung pada model bisnis entitas untuk pengelolaan aset
          keuangan dan karakteristik arus kas kontraktual.

          Grup memiliki aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi, FVTOCI dan FVTPL pada akhir periode
          pelaporan. Kebijakan akuntansi Grup untuk setiap kategori adalah sebagai berikut:

          Biaya perolehan diamortisasi

          Grup mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika aset keuangan dikelola dalam
          model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas
          kontraktual; dan persyaratan kontraktual aset keuangan pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas
          yang semata dari pembayaran pokok dan bunga (SPPI) dari jumlah pokok terutang.

          Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi Grup timbul terutama dari penyediaan barang dan
          jasa kepada pelanggan (misalnya piutang usaha), tetapi juga termasuk jenis aset keuangan non-ekuitas.
          Aset pada awalnya diakui pada nilai wajar ditambah biaya transaksi yang berkaitan langsung dengan
          akuisisi atau penerbitan, dan kemudian dinyatakan pada biaya perolehan diamortisasi dengan
          menggunakan metode suku bunga efektif, dikurangi penyisihan kerugian penurunan nilai.

          Piutang usaha diukur pada jumlah imbalan yang diharapkan oleh Grup berhak dalam pertukaran transfer
          barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan, tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama
          pihak ketiga, dan piutang usaha tidak mengandung komponen pembiayaan yang signifikan pada saat
          pengakuan awal aset.

          Pendapatan bunga aset keuangan termasuk dalam pendapatan keuangan. Keuntungan atau kerugian
          yang timbul dari penghentian pengakuan aset diakui di laba rugi dan disajikan pada keuntungan dan
          kerugian lain-lain.
Page 18
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     e.   Aset Keuangan (lanjutan)

          Aset keuangan Grup yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi terdiri dari kas dan setara kas,
          piutang usaha dan piutang lain-lain dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.

          Nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (FVTOCI)

          Aset keuangan diklasifikasi dan diukur pada FVTOCI, jika aset keuangan dikelola dalam model bisnis
          yang tujuannya akan terpenuhi dengan maupun mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset
          keuangan dan persyaratan kontraktual aset keuangan memenuhi tes SPPI.
          •   Investasi pada instrumen utang

              Grup memiliki investasi pada instrumen utang yang diklasifikasikan sebagai FVTOCI (Catatan 5).
              Nilai wajar ditentukan dengan cara seperti dijelaskan dalam Catatan 5, 14, dan 27. Investasi pada
              instrumen utang ini pada awalnya diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi. Kemudian,
              perubahan nilai tercatat investasi pada instrumen utang akibat dari keuntungan atau kerugian
              penurunan nilai, dan penghasilan bunga yang dihitung dengan menggunakan metode bunga efektif
              diakui dalam laba rugi.

              Jumlah yang diakui dalam laba rugi adalah sama dengan jumlah yang akan diakui dalam laba rugi
              jika investasi pada instrumen utang ini telah diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Semua
              perubahan lainnya dalam nilai tercatat investasi pada instrumen utang ini diakui dalam penghasilan
              komprehensif lain dan diakumulasikan di dalam keuntungan belum direalisasi dari perubahan nilai
              wajar aset keuangan FVTOCI.

              Ketika investasi pada instrumen utang ini dihentikan pengakuannya, akumulasi keuntungan atau
              kerugian yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain direklasifikasi ke laba rugi.

          •   Investasi pada insturmen ekuitas

              Grup memiliki sejumlah investasi strategis dalam entitas yang listed dan tidak-listed yang tidak
              diperhitungkan sebagai entitas anak, asosiasi atau entitas pengendalian bersama.

              Untuk investasi tersebut, Grup telah melakukan pemilihan yang tidak dapat dibatalkan untuk
              mengklasifikasikan investasi pada FVTOCI daripada FVTPL karena Grup menganggap pengukuran ini
              paling representatif untuk model bisnis aset ini. Penyesuaian dilakukan terhadap laporan keuangan
              entitas anak agar kebijakan akuntansi yang digunakan sesuai dengan Perusahaan.

              Investasi pada instrumen ekuitas pada FVTOCI pada awalnya diukur pada nilai wajar ditambah biaya
              transaksi. Kemudian, aset diukur pada nilai wajar dengan keuntungan dan kerugian yang timbul
              dari perubahan nilai wajar diakui pada penghasilan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam
              keuntungan belum direalisasi dari perubahan nilai wajar aset keuangan FVTOCI.

              Akumulasi keuntungan atau kerugian tidak direklasifikasi ke laba rugi pada saat penarikan investasi
              pada instrumen ekuitas, sebaliknya, ditransfer ke saldo laba.

              Dividen atas investasi pada instrumen ekuitas ini diakui dalam laba rugi, kecuali dividen jelas
              merupakan pemulihan sebagian dari biaya perolehan investasi.
Page 19
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   e.    Aset Keuangan (lanjutan)

         Aset keuangan FVTOCI Grup merupakan investasi pada instrumen ekuitas pada PT Vidio Dot Com, PT
         Rans Entertainmen Indonesia, PT Liga Indonesia Baru, PT Mitra Maha Meta dan Stargo Pte. Ltd dan
         investasi pada instrumen utang pada PT Indozone Media Indonesia dan Tjufoo Pte. Ltd (31 Desember
         2025: PT Vidio Dot Com, PT Rans Entertainmen Indonesia, PT Liga Indonesia Baru, PT Mitra Maha Meta
         dan Stargo Pte. Ltd dan investasi pada instrumen utang pada PT Indozone Media Indonesia dan Tjufoo
         Pte. Ltd) (Catatan 14) yang biaya perolehannya merupakan estimasi terbaik nilai wajarnya terkait
         dengan informasi terbaik kini yang tersedia tidak cukup untuk mengukur nilai wajar.

         Nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL)

         Aset keuangan yang tidak dimiliki dalam salah satu dari dua model bisnis yang disebutkan di atas atau
         yang tidak memenuhi kriteria untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI diukur pada
         FVTPL. Aset keuangan diklasifikasikan sebagai FVTPL, jika aset keuangan baik dimiliki untuk
         perdagangan atau konsiderasi kontinjen yang timbul dari kombinasi bisnis pada pengakuan awal.

         Aset keuangan dimiliki untuk diperdagangkan jika diperoleh terutama untuk dijual dalam waktu dekat;
         atau pada pengakuan awal merupakan bagian portofolio instrumen keuangan yang diidentifikasi bahwa
         Grup mengelola bersama-sama dan memiliki bukti dari pola aktual ambil untung jangka pendek; atau
         derivatif (kecuali derivatif yang merupakan kontrak jaminan keuangan atau instrumen lindung nilai
         yang ditentukan dan efektif).

         Grup telah menetapkan investasi pada instrumen ekuitas melalui perusahaan sekuritas (Catatan 5)
         sebagai aset keuangan pada FVTPL pada saat pengakuan awal. Grup tidak memiliki aset lainnya untuk
         diperdagangkan dan secara sukarela mengklasifikasikan aset keuangan sebagai FVTPL.

         Aset keuangan pada FVTPL diukur pada nilai wajar pada setiap akhir periode pelaporan, dengan
         keuntungan atau kerugian nilai wajar diakui dalam laba rugi. Keuntungan atau kerugian neto yang
         diakui dalam laba rugi mencakup dividen dan termasuk dalam pos keuntungan dan kerugian lain-lain
         (Catatan 24). Nilai wajar ditentukan seperti dijelaskan pada Catatan 5 dan 27.

         Penghentian pengakuan aset keuangan

         Grup menghentikan pengakuan aset keuangan hanya jika hak kontraktual arus kas aset berakhir, atau
         ketika transfer aset keuangan dan secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset ke
         entitas lain.

         Jika Grup tidak mentransfer atau mempertahankan secara substansial seluruh risiko dan manfaat
         kepemilikan aset dan terus mengendalikan aset yang ditransfer, Grup mengakui kepentingan yang
         dipertahankan dalam aset dan liabilitas terkait untuk jumlah yang harus dibayar. Jika Grup
         mempertahankan secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset keuangan yang
         ditransfer, Grup terus mengakui aset keuangan dan juga mengakui pinjaman yang dijamin untuk hasil
         yang diterima.

         Penurunan nilai aset keuangan

         Grup menilai dasar forward-looking kerugian kredit ekspektasian (ECLs) terkait dengan instrumen
         utang yang dinyatakan pada biaya perolehan diamortisasi. Metodologi penurunan nilai diterapkan
         tergantung pada apakah telah terjadi peningkatan risiko kredit secara signifikan.
Page 20
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     e.   Aset Keuangan (lanjutan)

          Penurunan nilai aset keuangan

          ECLs didasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual sesuai dengan kontrak dan semua arus
          kas yang Grup harapkan untuk menerima, didiskontokan dengan perkiraan suku bunga efektif awal.
          Arus kas diharapkan akan mencakup arus kas dari penjualan jaminan atau peningkatan kredit lainnya
          yang merupakan bagian integral dari persyaratan kontraktual.

          ECL diakui untuk eksposur kredit yang belum ada peningkatan risiko kredit secara signifikan sejak
          pengakuan awal aset, ECL dibentuk untuk kerugian kredit yang dihasilkan dari peristiwa default yang
          mungkin terjadi dalam 12-bulan berikutnya (12-bulan ECL). Untuk eksposur kredit yang telah terjadi
          peningkatan risiko kredit secara signifikan sejak pengakuan awal aset, cadangan kerugian diakui
          untuk kerugian kredit ekspektasian selama sisa umur eksposur, terlepas dari waktu default (ECL
          sepanjang umurnya).

          Untuk piutang usaha, Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam menghitung ECLs.
          Oleh karena itu, Grup tidak melacak perubahan risiko kredit, tetapi memperbarui cadangan kerugian
          berdasarkan ECLs sepanjang umur pada setiap tanggal pelaporan untuk mencerminkan perubahan
          risiko kredit sejak pengakuan awal instrumen keuangan seumur hidup. Grup telah menetapkan
          ketentuan matriks berdasarkan pengalaman histori kerugian kredit, yang disesuaikan dengan faktor
          forward-looking yang spesifik bagi debitur dan lingkungan ekonomi yang dapat mempengaruhi
          kemampuan bayar debitur.

          Grup menganggap aset keuangan dalam default ketika pembayaran kontraktual jatuh tempo 120 hari.
          Namun, dalam kasus tertentu, Grup juga dapat mempertimbangkan aset keuangan dalam default
          ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa Grup tidak akan menerima jumlah sesuai
          kontrak secara penuh sebelum memperhitungkan peningkatan kredit yang dimiliki oleh Grup.

          Cadangan tersebut dicatat di dalam akun beban operasi dengan kerugian yang diakui pada laporan
          laba rugi konsolidasian. Aset keuangan dihapuskan ketika tidak terdapat ekspektasian yang pasti untuk
          memulihkan arus kas kontraktual, nilai tercatat bruto aset dihapuskan terhadap cadangan terkait.

          Reklasifikasi aset keuangan

          Reklasifikasi aset keuangan diperbolehkan, jika dan hanya jika, ada perubahan model bisnis
          pengelolaan aset keuangan. Setelah pengakuan awal, Grup tidak melakukan reklasifikasi aset
          keuangan selama periode-periode penyajian.

     f.   Offsetting aset keuangan dan liabilitas keuangan

          Aset keuangan dan liabilitas keuangan di offset dan dilaporkan dalam jumlah neto di laporan posisi
          keuangan konsolidasian Grup, jika terdapat hak yang dapat dilakukan secara hukum untuk offset
          jumlah yang diakui dan terdapat niat untuk menyelesaikan secara neto atau merealisasikan aset dan
          menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.

     g.   Kas dan setara kas

          Kas dan setara kas meliputi kas, bank, dan deposito berjangka yang tidak dibatasi penggunaannya
          serta tidak dijaminkan sebagai jaminan utang yang mudah dikonversi pada jumlah yang diketahui
          dalam kas dan tunduk pada risiko yang tidak signifikan dari perubahan nilai.
Page 21
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     h.   Persediaan

          Persediaan diakui pada awalnya sebesar biaya perolehan dan kemudian pada nilai yang lebih rendah
          antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto. Biaya perolehan persediaan Grup meliputi biaya
          pembelian dan biaya lainnya yang timbul sampai persediaan berada dalam kondisi dan lokasi saat ini.

          Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang. Nilai realisasi neto adalah estimasi
          harga jual dikurangi taksiran biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk menjual.

          Penyisihan untuk persediaan yang usang, jika diperlukan, disajikan berdasarkan hasil penelaahan
          terhadap harga pasar dan kondisi fisik dari persediaan pada akhir tahun.

     i.   Biaya dibayar di muka

          Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama manfaat masing-masing beban dengan menggunakan metode
          garis lurus.

     j.   Investasi pada entitas asosiasi

          Entitas asosiasi adalah suatu entitas dimana Grup mempunyai pengaruh yang signifikan. Pengaruh
          signifikan adalah kekuasaan untuk berpartipasi dalam keputusan kebijakan keuangan dan operasional
          investee tetapi tidak mengendalikan atau mengendalikan bersama atas kebijakan tersebut.

          Penghasilan operasi dan aset dan liabilitas dari entitas asosiasi digabungkan dalam laporan keuangan
          konsolidasian dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, kecuali ketika investasi diklasifikasikan
          sebagai dimiliki untuk dijual, sesuai dengan PSAK 105, “Aset Tidak Lancar Dikuasai Untuk Dijual dan
          Operasi Yang Dihentikan”.

          Investasi pada entitas asosiasi dicatat pada laporan posisi keuangan konsolidasian sebesar biaya
          perolehan dan selanjutnya disesuaikan untuk perubahan dalam bagian kepemilikan Grup atas aset
          bersih entitas asosiasi yang terjadi setelah perolehan, dikurangi dengan penurunan nilai yang
          ditentukan untuk setiap investasi secara individu.

          Bagian Grup atas kerugian entitas asosiasi yang melebihi nilai tercatat dari investasi (yang mencakup
          semua kepentingan jangka panjang, secara substansi, merupakan bagian dari Grup dan nilai investasi
          bersih dalam entitas asosiasi) diakui hanya sebatas bahwa Grup telah mempunyai kewajiban hukum
          atau kewajiban konstruktif atau melakukan pembayaran atas kewajiban entitas asosiasi.

          Investasi pada entitas asosiasi dicatat dengan metode ekuitas dari tanggal pada saat investee menjadi
          entitas asosiasi. Setiap kelebihan biaya perolehan investasi atas bagian Grup atas nilai wajar neto dari
          aset yang teridentifikasi, liabilitas dan liabilitas kontinjen dari entitas asosiasi yang diakui pada tanggal
          akuisisi, diakui sebagai goodwill termasuk dalam jumlah tercatat investasi.

          Setiap kelebihan dari kepemilikan Grup dari nilai wajar neto dari aset yang teridentifikasi, liabilitas
          dan liabilitas kontinjen atas biaya perolehan investasi, sesudah pengujian kembali segera diakui pada
          laba rugi pada periode di mana investasinya diperoleh.

          Persyaratan dalam PSAK 109, instrumen keuangan, diterapkan untuk menentukan apakah perlu untuk
          mengakui setiap penurunan nilai sehubungan dengan investasi pada entitas asosiasi Grup.
Page 22
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     j.   Investasi pada entitas asosiasi (lanjutan)

          Jika perlu, jumlah tercatat investasi yang tersisa (termasuk goodwill) diuji penurunan nilai sesuai
          dengan PSAK 236, Penurunan Nilai Aset, sebagai suatu aset tunggal dengan membandingkan antara
          jumlah terpulihkan (mana yang lebih tinggi antara nilai pakai dan nilai wajar dikurangi biaya untuk
          menjual) dengan jumlah tercatat.

          Rugi penurunan nilai yang diakui pada keadaan tersebut tidak dialokasikan pada setiap aset yang
          membentuk bagian dari nilai tercatat investasi. Setiap pembalikan dari penurunan nilai diakui sesuai
          dengan PSAK 236 sepanjang jumlah terpulihkan dari investasi tersebut kemudian meningkat.

          Grup menghentikan penggunaan metode ekuitas dari tanggal ketika investasinya berhenti menjadi
          investasi pada entitas asosiasi atau ketika investasi diklasifikasi sebagai dimiliki untuk dijual.

          Ketika Grup mempertahankan kepentingan dalam entitas asosiasi terdahulu dan sisa kepentingan
          adalah aset keuangan, Grup mengukur setiap sisa kepentingan pada nilai wajar pada tanggal tersebut
          dan nilai wajar dianggap sebagai nilai wajarnya pada saat pengakuan awal sesuai dengan PSAK 109.
          Selisih antara jumlah tercatat entitas asosiasi pada tanggal metode ekuitas dihentikan, dan nilai wajar
          setiap investasi yang tersisa dan setiap hasil dari pelepasan bagian kepentingan dalam entitas asosiasi
          termasuk dalam penentuan keuntungan atau kerugian pelepasan dari entitas asosiasi.

          Selanjutnya, Grup mencatat seluruh jumlah yang sebelumnya telah diakui dalam penghasilan
          komprehensif lain yang terkait dengan entitas asosiasi tersebut dengan dasar perlakuan yang sama
          dengan yang disyaratkan jika entitas asosiasi telah melepaskan secara langsung aset dan liabilitas yang
          terkait.

          Oleh karena itu, jika keuntungan atau kerugian yang sebelumnya diakui dalam penghasilan
          komprehensif lain oleh entitas asosiasi akan direklasifikasi ke laba rugi pada saat pelepasan dari aset
          atau liabilitas terkait, Grup mereklasifikasi keuntungan atau kerugian dari ekuitas ke laba rugi (sebagai
          penyesuaian reklasifikasi) ketika metode ekuitas dihentikan.

          Ketika Grup mengurangi kepemilikannya di entitas asosiasi tetapi Grup masih menggunakan metode
          ekuitas, Grup mereklasifikasi ke dalam laba rugi proporsi keuntungan atau kerugian yang sebelumnya
          telah diakui dalam penghasilan komprehensif lain yang berkaitan dengan penurunan kepemilikan (jika
          keuntungan atau kerugian tersebut akan direklasifikasi ke laba rugi atas pelepasan aset atau liabilitas
          terkait).

          Ketika Grup melakukan transaksi dengan entitas asosiasi keuntungan dan kerugian yang timbul dari
          transaksi dengan entitas asosiasi diakui dalam laporan keuangan konsolidasian Grup hanya sepanjang
          kepemilikan dalam entitas asosiasi yang tidak terkait dengan Grup.

     k.   Aset Tetap

          Aset tetap dinyatakan berdasarkan biaya perolehan, dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi
          penurunan nilai, jika ada.

          Biaya perolehan awal aset meliputi harga perolehan termasuk bea impor dan pajak dan biaya yang
          dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan sesuai tujuan
          penggunaan.
Page 23
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

    k.   Aset Tetap (lanjutan)

          Aset tetap dinyatakan berdasarkan biaya perolehan, dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi
          penurunan nilai, jika ada.

          Biaya perolehan awal aset meliputi harga perolehan termasuk bea impor dan pajak dan biaya yang
          dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan sesuai tujuan
          penggunaan.

          Grup menerapkan model biaya setelah pengakuan awal untuk aset tetap. Penyusutan diakui sebagai
          penghapusan biaya perolehan aset dikurangi nilai sisa selama masa manfaat aset menggunakan metode
          garis lurus selama masa manfaat aset tetap sebagai berikut:

                                                     Tahun               Tarif
           Pemilikan langsung
            Bangunan                                   20                  5%
            Peralatan                                   5                 20%
            Kendaraan bermotor                          5                 20%
            Instalasi                                   5                 20%
            Mesin dan perlengkapan                      5                 20%
           Aset hak guna
            Tanah                                     6-31           16,67% - 3,23%
            Bangunan                                  6-22           16,67% - 4,55%
            Stadion                                    5                  20%
            Kendaraan                                  3                 33,33%

          Estimasi masa manfaat, nilai residu dan metode penyusutan direviu minimum setiap akhir tahun buku,
          dengan pengaruh dari setiap perubahan estimasi akuntansi diterapkan secara prospektif.

          Tanah diklasifikasi aset tetap pemilikan langsung terkait hak atas tanah tersebut mengalihkan
          pengendalian atas aset pendasar kepada Perusahaan karena itu secara substansial menyerupai
          pembelian tanah. Tanah dicatat pada harga perolehan dan tidak disusutkan. Jika hak atas tanah tidak
          mengalihkan pengendalian asset pendasar kepada Grup melainkan mengalihkan hak menggunakan
          asset pendasar, Grup menerapkan sebagai transaksi sewa sesuai PSAK 116, “Sewa”.

          Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada saat terjadinya. Biaya lain yang terjadi setelah
          pengakuan awal untuk menambah, mengganti sebagian atau memperbaiki aset diakui aset tetap jika
          dan hanya jika besar kemungkinan manfaat ekonomi di masa datang berkenaan dengan aset akan
          mengalir ke Perusahaan dan biaya perolehan aset dapat diukur secara andal.

          Aset dalam pembangunan dinyatakan sebesar biaya perolehan. Biaya perolehan tersebut termasuk
          biaya pinjaman (apabila ada) yang terjadi selama masa pembangunan yang timbul dari utang yang
          digunakan untuk pembangunan aset tersebut. Akumulasi biaya perolehan akan dipindahkan ke masing-
          masing aset tetap yang bersangkutan pada saat selesai dan siap digunakan.

          Jika aset tetap baik ditarik maupun dilepaskan, keuntungan atau kerugian yang timbul dari pelepasan
          atau penarikan aset tetap ditentukan sebagai perbedaan antara hasil penjualan dan nilai tercatat aset
          tetap dan diakui di dalam laba rugi.
Page 24
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   l.    Aset Tidak Berwujud

         Koin kripto

         Koin kripto Grup merupakan aset kripto berupa mata uang kripto yang terdiri dari Bitcoin (BTC) dan
         Ethereum (ETH) yang tidak masuk dalam kriteria aset keuangan, namun memenuhi definisi aset tidak
         berwujud berdasarkan PSAK 238 yang awalnya diukur berdasarkan harga perolehan dan kemudian
         dicatat menggunakan model revaluasi karena koin kripto memiliki pasar aktif.

         Revaluasi dilakukan dengan keteraturan yang cukup untuk memastikan bahwa nilai tercatat tidak
         berbeda secara material dari jumlah yang ditentukan menggunakan nilai wajar pada tanggal
         pelaporan. Koin kripto tidak disusutkan karena masa manfaatnya yang tidak terbatas.

         Setiap kenaikan yang berasal dari revaluasi koin kripto langsung dikreditkan ke penghasilan
         komprehensif lain dan akumulasinya ke surplus revaluasi pada bagian ekuitas, kecuali sebelumnya
         penurunan revaluasi atas aset tidak berwujud yang sama pernah diakui dalam laba rugi, dalam hal ini,
         kenaikan revaluasi hingga sebesar penurunan nilai aset akibat revaluasi tersebut, dikreditkan dalam
         laba rugi.

         Penurunan nilai tercatat yang berasal dari revaluasi koin kripto dibebankan dalam laba rugi apabila
         penurunan tersebut melebihi saldo akun surplus revaluasi coin yang berasal dari revaluasi koin
         sebelumnya.

         Jika koin kripto yang telah direvaluasi dijual, saldo surplus revaluasi tersisa dipindahkan langsung ke
         saldo laba.

         Goodwill

          Aset tidak berwujud merupakan goodwill yang timbul dari akuisisi bisnis diakui sebagai aset pada
          tanggal diperolehnya pengendalian (tanggal akuisisi).

          Biaya perolehan atau imbalan yang dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis diukur pada nilai wajar,
          yang meliputi nilai wajar aset yang diperoleh, liabilitas yang diambil alih dan instrumen ekuitas yang
          diterbitkan, ditambah jumlah kepentingan non-pengendali yang diakuisisi ditambah, jika kombinasi
          bisnis secara bertahap, nilai wajar kepentingan ekuitas yang ada pada pihak yang diakuisisi.

          Imbalan kontijensi termasuk dalam biaya perolehan sebesar nilai wajar pada saat tanggal akuisisi dan,
          dalam kasus pertimbangan kontingen diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan, diukur kemudian
          melalui laba rugi. Biaya langsung akuisisi diakui segera sebagai beban. Pada saat tanggal akuisisi, aset
          teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih diakui pada nilai wajar kecuali untuk
          aset dan liabilitas tertentu yang diukur berdasarkan standar akuntansi yang relevan.

          Goodwill akan diuji penurunan nilainya setiap tahun dan ketika terdapat indikasi penurunan nilai,
          goodwill dialokasikan pada setiap unit penghasil kas atau kelompok unit penghasil kas untuk tujuan
          uji penurunan nilai. Nilai tercatat goodwill dibandingkan dengan nilai yang dapat dipulihkan yakni
          nilai tertinggi antara nilai pakai dan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual.
Page 25
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   l.   Aset Tidak Berwujud (lanjutan)

        Pendaftaran

        Biaya yang terkait dengan akuisisi pendaftaran pemain dan manajemen staf kunci (ofisial) sepakbola
        dikapitalisasi pada nilai wajar konsideran yang dibayarkan. Biaya ini meliputi biaya transfer, biaya agen
        yang dikeluarkan oleh klub dan biaya langsung terkait lainnya, pertimbangan kontingen yang terutama
        terutang untuk klub mantan pemain dan biaya pendaftaran pemain.

        Biaya pendaftaran diamortisasi sepenuhnya dengan menggunakan metode garis lurus selama periode
        kontrak yang dicakup oleh kontrak pemain dan ofisial. Ketika kontrak diperpanjang, biaya yang terkait
        dengan usaha perpanjangan kontrak ditambahkan ke saldo yang belum diamortisasi pada tanggal
        perpanjangan dan nilai tercatat yang direvisi diamortisasi selama masa sisa kontrak yang direvisi.

        Registrasi merupakan pemain terdaftar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual ketika
        nilai tercatat diharapkan akan dipulihkan melalui transaksi penjualan dan penjualan tersebut dianggap
        sangat mungkin akan terjadi.

        Sangat mungkin didefinisikan sebagai dipasarkan secara aktif oleh klub, dengan penawaran tanpa syarat
        telah diterima sebelum akhir periode pelaporan. Aset ini dinyatakan pada jumlah yang terendah antara
        nilai tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual.

        Keuntungan dan kerugian pelepasan pemain dan ofisial sepak bola terdaftar ditentukan dengan
        membandingkan antara nilai wajar konsideran piutang, dikurangi dengan biaya transaksi, dan nilai
        tercatat dan diakui dalam laba rugi yang disajikan pada keuntungan dan kerugian lain-lain. Pendapatan
        dari peminjaman pemain yang dipinjamkan sementara pada klub sepakbola lain juga diakui dalam laba
        rugi yang disajikan dalam keuntungan dan kerugian lain-lain.

        Akun media sosial

        Grup memiliki akun media sosial Instagram yang diperoleh dengan membeli dari pihak ketiga, akun
        media sosial pada awalnya dinyatakan sebesar biaya perolehan dan kemudian akan diakui sebesar biaya
        perolehan setelah dikurangi akumulasi amortisasi dan rugi penurunan nilai, jika ada. Grup menetapkan
        akun media sosial diamortisasi sejak tanggal perolehan dengan menggunakan metode garis lurus selama
        8 tahun.

        Virtual human

        Grup memiliki virtual human pada awalnya dinyatakan sebesar biaya perolehan dan kemudian akan
        diakui sebesar biaya perolehan setelah dikurangi akumulasi amortisasi dan rugi penurunan nilai, jika
        ada. Grup menetapkan virtual human diamortisasi sejak tanggal perolehan dengan menggunakan
        metode garis lurus selama 8 tahun.

        Lisensi

        Grup memiliki lisensi atas keanggotaan klub basket Bali United pada Indonesian Basketball League (IBL)
        dan wajib menjadi peserta IBL selama minimal 5 tahun. Lisensi pada awalnya dinyatakan sebesar biaya
        perolehan dan kemudian akan diakui sebesar biaya perolehan setelah dikurangi akumulasi amortisasi
        dan rugi penurunan nilai, jika ada. Biaya sepenuhnya diamortisasi dengan menggunakan metode garis
        lurus selama 5 tahun.
Page 26
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   l.   Aset Tidak Berwujud (lanjutan)

        Aset tidak berwujud lain

        Hak Merek

        Aset tidak berwujud lain meliputi biaya pengurusan hak hukum pendaftaran merek dagang pada awalnya
        dinyatakan sebesar biaya perolehan dan kemudian akan diakui sebesar biaya perolehan setelah
        dikurangi akumulasi amortisasi dan rugi penurunan nilai, jika ada.

        Perangkat Lunak

        Biaya perolehan perangkat lunak yang mempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun diakui sebagai
        aset tidak berwujud dan diamortisasi selama 8-10 tahun dengan metode garis lurus.

   m.   Aset tidak lancar yang dikuasai untuk dijual

        Aset diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar yang dikuasai untuk dijual ketika nilai tercatat akan
        dipulihkan terutama melalui transaksi penjualan daripada melalui pemakaian berlanjut dan penjualan
        sangat mungkin terjadi.

        Aset ini dicatat pada nilai yang lebih rendah antara jumlah tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi
        biaya untuk menjual, kecuali untuk aset-aset seperti aset pajak tangguhan, aset yang terkait dengan
        imbalan kerja, aset keuangan dan properti investasi yang dicatat pada nilai wajar yang secara khusus
        dikecualikan dari persyaratan ini.

        Kerugian penurunan nilai awal atau kemudian diakui atas penurunan nilai aset ke nilai wajar dikurangi
        dengan biaya untuk menjual aset. Keuntungan diakui atas peningkatan nilai wajar dikurangi biaya untuk
        menjual aset, tetapi tidak boleh melebihi akumulasi rugi penurunan nilai yang telah diakui sebelumnya.
        Keuntungan atau kerugian yang sebelumnya tidak diakui pada tanggal penjualan aset diakui pada
        tanggal penghentian pengakuan.

        Aset tidak lancar tidak boleh disusutkan atau diamortisasi selama diklasifikasikan sebagai dikuasai untuk
        dijual. Bunga dan beban lainnya yang dapat diatribusikan pada liabilitas dari kelompok lepasan yang
        diklasifikasikan sebagai dikuasai untuk dijual tetap diakui.

        Aset yang diklasifikasikan sebagai dikuasai untuk dijual disajikan secara terpisah dari aset lainnya dalam
        laporan posisi keuangan konsolidasian. Liabilitas yang diklasifikasikan sebagai dikuasai untuk dijual
        disajikan secara terpisah dari liabilitas lainnya dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.

        Terkait dengan operasi yang dihentikan bukan merupakan komponen lini bisnis inti Grup, hasil dari
        operasi yang dihentikan tidak disajikan secara terpisah dalam laba rugi.
Page 27
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   n.   Penurunan nilai aset non-keuangan (tidak termasuk persediaan dan aset pajak tangguhan)

        Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup mereviu nilai tercatat aset non-keuangan untuk menentukan
        apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi
        tersebut, jumlah yang dapat dipulihkan dari aset diestimasi untuk menentukan tingkat kerugian
        penurunan nilai (apabila ada). Apabila tidak memungkinkan untuk mengestimasi jumlah yang dapat
        dipulihkan atas suatu aset individu, Grup mengestimasi jumlah yang dapat dipulihkan dari unit penghasil
        kas atas aset.

        Apabila dasar alokasi yang rasional dan konsisten dapat diidentifikasi, aset korporat juga dialokasikan
        ke unit penghasil kas individu, atau jika alokasian dinyatakan ke kelompok terkecil dari unit penghasil
        kas yang merupakan dasar alokasi yang rasional dan konsisten dapat diidentifikasi.

        Jumlah terpulihkan adalah nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai
        pakai. Dalam menyatakan nilai pakai, estimasi arus kas masa datang didiskontokan ke nilai kini
        menggunakan tarif diskonto sebelum pajak yang mencerminkan penilaian pasar terkini dari nilai waktu
        uang dan spesifik risiko aset dimana estimasi arus kas masa datang belum disesuaikan.

        Jika jumlah terpulihkan dari suatu aset (atau unit penghasil kas) diperkirakan kurang dari nilai tercatat,
        nilai tercatat aset (atau unit penghasil kas) dikurangi menjadi sebesar jumlah terpulihkan. Rugi
        penurunan nilai diakui langsung dalam laba rugi.

        Jika rugi penurunan nilai kemudian dibalik, nilai tercatat aset (atau unit penghasil kas) ditambahkan
        menjadi estimasi jumlah terpulihkan setelah revisi, tetapi kenaikan nilai tercatat tidak melebihi nilai
        tercatat yang telah ditetapkan sebelum rugi penurunan nilai diakui atas aset (atau unit penghasil kas)
        pada tahun-tahun sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui langsung dalam laba rugi. Pihak
        berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Perusahaan (entitas pelapor).

   o.   Liabilitas Keuangan

        Liabilitas keuangan diakui di dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, jika dan hanya jika, Grup
        menjadi salah satu pihak dalam ketentuan pada kontrak instrumen keuangan. Grup menetapkan
        klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal. Seluruh liabilitas keuangan diakui pada
        awalnya pada nilai wajar ditambah dalam hal liabilitas keuangan tidak dinyatakan pada FTVPL, biaya
        transaksi langsung yang dapat diatribusikan. Grup tidak memiliki liabilitas yang diklasifikasikan pada
        FVTPL pada akhir periode pelaporan. Liabilitas keuangan Grup diukur kemudian pada biaya perolehan
        diamortisasi menggunakan metode bunga efektif.

        Grup menghentikan pengakuan liabilitas keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas Grup telah dilepaskan,
        dibatalkan atau kadaluarsa. Perbedaan antara nilai tercatat liabilitas keuangan yang dihentikan
        pengakuannya dan pembayaran dan jumlah terutang diakui pada laba rugi.

        Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi Grup meliputi, utang usaha, utang lain-lain,
        beban akrual dan liabilitas sewa.
Page 28
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   p.   Imbalan pascakerja

        Grup memberikan imbalan pascakerja imbalan pasti untuk karyawan sesuai dengan Undang-Undang No.
        11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah No. 35 dan 36 Tahun 2021.

        Pada saat ini, Grup sedang dalam proses perubahan Peraturan Perusahaan kepada Dinas
        Ketenagakerjaan untuk disesuaikan dengan UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Tidak terdapat
        pendanaan yang disisihkan terkait imbalan pascakerja ini.

        Perhitungan program imbalan pascakerja pasti ditentukan dengan menggunakan Metode Projected Unit
        Credit yang perhitungan aktuarianya dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan. Keuntungan dan
        kerugian aktuaria dari kewajiban imbalan kerja pasti diakui dalam penghasilan komprehensif lain pada
        periode saat terjadi dan dicerminkan secara langsung pada saldo laba dan tidak akan direklasifikasi
        pada laba rugi.

        Biaya jasa diakui dalam laba rugi, dan termasuk juga biaya jasa kini dan biaya jasa lalu maupun
        keuntungan dan kerugian atas kurtailmen dan penyelesaian. Biaya bunga diakui dalam laba rugi, dan
        dihitung dengan menggunakan suku bunga diskonto yang digunakan untuk mengukur kewajiban imbalan
        pasti pada awal periode tahunan atas saldo kewajiban imbalan pasti, dengan mempertimbangkan
        pengaruh dari pembayaran imbalan kerja dalam periode berjalan.

        Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan skema imbalan kerja atau skema kurtailmen
        diakui langsung dalam laba rugi. Grup menyajikan biaya jasa, biaya bunga dalam beban operasi (Catatan
        23).

   q.   Provisi dan kontinjensi

        Provisi diakui ketika Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun konstruktif) sebagai
        akibat peristiwa masa lalu dan besar kemungkinan Grup diharuskan menyelesaikan kewajiban dan
        estimasi andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dilakukan.

        Jumlah diakui sebagai provisi merupakan estimasi terbaik dan pertimbangan yang diperlukan untuk
        penyelesaian kewajiban pada akhir periode pelaporan, dengan memperhatikan unsur risiko dan
        ketidakpastian yang melekat pada kewajiban. Provisi diukur menggunakan estimasi arus kas
        penyelesaian kewajiban kini dengan nilai tercatatnya sebesar nilai kini dari arus kas tersebut.

        Ketika beberapa atau seluruh manfaat ekonomis untuk penyelesaian provisi yang diharapkan dapat
        dipulihkan dari pihak ketiga, piutang diakui sebagai aset apabila terdapat kepastian bahwa penggantian
        akan dapat diterima dan jumlah piutang dapat diukur secara andal.

        Liabilitas kontinjensi tidak diakui di dalam laporan keuangan konsolidasian. Liabilitas kontinjensi
        diungkapkan di dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian kecuali kemungkinan arus keluar
        sumber daya ekonomi adalah kecil.

        Aset kontinjensi tidak diakui di dalam laporan keuangan konsolidasian, namun diungkapkan di dalam
        catatan atas laporan keuangan konsolidasian jika terdapat kemungkinan suatu arus masuk manfaat
        ekonomis mengalir ke dalam entitas.
Page 29
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     r.   Transaksi sewa

          Grup sebagai penyewa

          Grup menilai apakah kontrak merupakan atau mengandung sewa, pada tanggal insepsi kontrak. Grup
          mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa terkait sehubungan dengan semua pengaturan sewa dalam
          hal sebagai penyewa, kecuali untuk sewa jangka pendek dengan durasi 12 bulan atau kurang dan sewa
          yang aset pendasarnya bernilai rendah.

          Grup menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek untuk penyewaan jangka pendek (yaitu
          sewa yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang dari tanggal permulaan dan tidak mengandung opsi
          pembelian). Pembayaran sewa pada sewa jangka pendek dan sewa yang aset pendasarnya bernilai
          rendah diakui sebagai biaya atas dasar garis lurus selama masa sewa.

          Aset hak guna

          Grup mengakui aset hak guna pada tanggal dimulainya sewa, yaitu pada tanggal aset pendasarnya
          tersedia untuk digunakan atas tanah, bangunan, stadion dan kendaraan (31 Desember 2025: tanah,
          bangunan, stadion dan kendaraan) yang disewa untuk digunakan dalam operasi Grup).

          Aset hak guna diukur pada biaya perolehan, dikurangi setiap akumulasi penyusutan dan kerugian
          penurunan nilai, dan disesuaikan untuk setiap pengukuran kembali liabilitas sewa. Biaya perolehan aset
          hak guna termasuk jumlah liabilitas sewa diakui, biaya langsung awal yang dikeluarkan, dan
          pembayaran sewa dilakukan pada atau sebelum tanggal dimulainya dikurang insentif sewa yang diterima
          serta jumlah provisi diakui, jika Grup secara kontraktual diwajibkan untuk membongkar, memindahkan,
          merestorasi tempat dimana aset berada atau merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan
          oleh syarat dan ketentuan sewa.

          Aset hak guna disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara masa sewa dan masa manfaat
          dari aset pendasar selama 3-31 tahun (Catatan 2k).

          Jika sewa mentransfer kepemilikan aset pendasar atau biaya perolehan aset hak-guna merefleksikan
          bahwa Grup mengharapkan untuk melaksanakan opsi pembelian, aset hak guna terkait disusutkan
          selama masa manfaat dari aset pendasar. Penyusutan dimulai sejak tanggal dimulai sewa.

          Aset hak guna juga dapat mengalami penurunan nilai. Kebijakan akuntansi untuk penurunan nilai
          diungkapkan dalam Catatan 2n. Aset hak guna disajikan didalam pos aset tetap dalam laporan posisi
          keuangan konsolidasian (Catatan 11).

          Liabilitas sewa

          Pada awalnya liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal
          tersebut, didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa. Jika suku bunga tidak
          dapat ditentukan, Grup menggunakan suku bunga pinjaman inkremental.
Page 30
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

          Liabilitas sewa (lanjutan)

          Pembayaran sewa termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran sewa tetap
          (termasuk pembayaran tetap secara substansi), dikurangi dengan piutang insentif sewa; pembayaran
          sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga, yang awalnya diukur menggunakan indeks
          atau suku bunga pada tanggal permulaan; jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa
          dalam jaminan nilai residual; harga eksekusi opsi beli, jika penyewa cukup pasti untuk mengeksekusi
          opsi tersebut; dan pembayaran penalti karena penghentian sewa, jika masa sewa merefleksikan
          penyewa mengeksekusi opsi untuk menghentikan sewa.

     s. Instrumen Ekuitas

          Instrumen keuangan yang diterbitkan oleh Grup diklasifikasikan sebagai ekuitas hanya jika tidak
          memenuhi definisi liabilitas keuangan atau aset keuangan. Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang
          memberikan hak residual atas aset Grup setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya.

          Modal saham Grup diklasifikasikan sebagai instrumen ekuitas. Instrumen ekuitas dicatat sebesar hasil
          penerimaan bersih setelah dikurangi biaya emisi saham. Biaya emisi saham disajikan sebagai pengurang
          tambahan modal disetor dalam ekuitas.

     t.   Pengakuan pendapatan dan beban

          Kebijakan akuntansi pendapatan dan beban dibawah ini diterapkan berdasarkan PSAK 115.

          Pendapatan

          Pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut:

          (1)   identifikasi kontrak dengan pelanggan;
          (2)   identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak;
          (3)   penetapan harga transaksi;
          (4)   alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dalam kontrak; dan
          (5)   pengakuan pendapatan ketika (pada saat) entitas telah menyelesaikan kewajiban pelaksanaan.

          Kewajiban pelaksanaan kontrak dapat dipenuhi dengan cara sebagai berikut:

          (a) Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
          (b) Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban
              pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Grup memilih ukuran penyelesaian yang
              sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah terpenuhinya kewajiban
              pelaksanaan.

          Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah
          penerimaan dari pelanggan kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi.

          Liabilitas kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan lebih dari saldo kewajiban
          pelaksanaan yang telah dipenuhi. Aset kontrak disajikan dalam "Piutang usaha" dan liabilitas kontrak
          disajikan terpisah dalam laporan posisi keuangan konsolidasian. Kriteria spesifik berikut ini juga harus
          dipenuhi sebelum pendapatan diakui.
Page 31
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     t.   Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan)

          Pendapatan manajemen klub

          Grup memiliki pendapatan yang diperoleh dari aktivitas yang berkaitan dengan Bali United (klub sepak
          bola dan basket) sebagai berikut:

          •   Pendapatan sponsorship dan komersial

              Pendapatan sponsorship dan komersial (baik yang diterima dalam bentuk tunai atau barang)
              merupakan pendapatan dari eksploitasi logo dan foto pemain Bali United melalui perjanjian sponsor
              dan perjanjian komersial lain, pendapatan dari ritel barang bermerek dan lisensi Bali United dan
              pendapatan tur dari tim utama Bali United.

              Pendapatan diakui selama masa perjanjian sponsor sesuai dengan kewajiban pelaksanaan yang
              termasuk dalam kontrak dan berdasarkan hak sponsor yang dinikmati oleh sponsor individu. Dalam
              kasus di mana hak sponsor tetap sama selama durasi kontrak, pendapatan diakui saat kewajiban
              pelaksanaan dipenuhi secara merata dari waktu ke waktu (persentase penyelesaian).

              Sehubungan dengan kontrak dengan banyak kewajiban pelaksanaan, Grup mengalokasikan total
              piutang untuk setiap elemen yang dapat diidentifikasi secara terpisah berdasarkan nilai wajarnya,
              dan kemudian mengakui pendapatan saat kewajiban pelaksanaan dipenuhi secara merata dari waktu
              ke waktu (persentase penyelesaian).

              Pendapatan ritel diakui ketika pengendalian atas produk telah dialihkan, pada waktu penjualan
              kepada pelanggan. Pendapatan lisensi sehubungan dengan hak untuk mengakses lisensi diakui
              sejalan dengan kewajiban pelaksanaan yang tercakup dalam kontrak, dalam hal ini tetap sama
              selama durasi kontrak, pendapatan diakui secara merata pada waktu yang telah berlalu (persentase
              penyelesaian).

          •   Pendapatan Kontribusi

              Pendapatan kontribusi merupakan tagihan atas pembagian pendapatan dari aktivitas komersial
              termasuk dalam kompetisi sponsorship dan kontrak penyiaran, hak untuk mendapatkan pendapatan
              komersial dari pertandingan berdasarkan regulasi kompetisi serta aktivitas lain yang terkait dengan
              keikutsertaan yang dinegosiasikan secara terpusat oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB), Asian Football
              Confederation (AFC) dan operator kompetisi domestik lain.

              Pendapatan diakui saat kewajiban pelaksanaan dipenuhi secara merata dari waktu ke waktu
              (persentase penyelesaian) yaitu pada saat pertandingan dimainkan dan atau saat pendapatan
              diketahui pada akhir setiap musim sepakbola.

              Pendapatan kontribusi yang diterima sebelum akhir periode tetapi berkaitan dengan masa datang
              diperlakukan sebagai liabilitas kontrak. Liabilitas kontrak kemudian diakui pendapatan sesuai
              dengan kewajiban pelaksanaan dipenuhi secara merata dari waktu ke waktu (persentase
              penyelesaian).
Page 32
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     t.   Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan)

          •   Pendapatan Pertandingan

              Pendapatan pertandingan diakui berdasarkan pertandingan yang dimainkan sepanjang tahun
              dengan pendapatan dari setiap pertandingan diakui pada saat kewajiban pelaksanaan diselesaikan
              yaitu pada saat pertandingan telah dimainkan.

              Pendapatan pertandingan mencakup semua aktivitas pertandingan dalam dan luar negeri dari
              pertandingan Bali United yang dimainkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, dan bagian kuota
              penerimaan tiket dari pertandingan domestik yang tidak dimainkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta,
              dan biaya untuk mengatur acara lainnya di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

              Bagian penerimaan tiket yang dibayarkan ke klub peserta lainnya dan biaya lainnya
              penyelenggaraan kompetisi pertandingan domestik yang dimainkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta
              diperlakukan sebagai pengurang pendapatan pertandingan.

              Pendapatan pertandingan yang diterima sebelum akhir periode tetapi berkaitan dengan masa
              datang (terutama penjualan fasilitas musiman untuk pertandingan tim utama di Stadion Kapten I
              Wayan Dipta) dicatat sebagai liabilitas kontrak. Liabilitas kontrak akan diakui pendapatan pada
              saat kewajiban pelaksanaan diselesaikan yaitu pada saat pertandingan telah dimainkan.

          Pendapatan agensi

          Grup memiliki pendapatan dari entitas anak yang berkaitan dengan aktivitas kreatif, seni dan hiburan
          sebagai berikut:

          •   Pendapatan live streaming

              Pendapatan live streaming dari live video streaming dan rekaman video merupakan tagihan yang
              diperoleh dari jasa pembuatan video berdasarkan kontrak dengan pelanggan yang diakui pada satu
              titik waktu.

              Pendapatan live streaming diakui saat kewajiban pelaksanaan dipenuhi secara merata dari waktu
              ke waktu (persentase penyelesaian).

          •   Pendapatan event dan promosi

              Pendapatan event dan promosi termasuk jasa virtual human diakui berdasarkan event dan promosi
              yang diadakan sepanjang tahun melalui event/festival yang diadakan dan juga melalui sosial media.
              Pendapatan dari setiap event dan promosi diakui pada saat kewajiban pelaksanaan event dan
              promosi telah selesai (pada satu titik waktu).

          •   Pendapatan sport agency

              Pendapatan sport agency dari kontrak sponsor merupakan tagihan kepada sponsor yang bekerja
              sama untuk aktivitas sponsorship kepada klub-klub sepakbola di Indonesia.

              Pendapatan sport agency diakui saat kewajiban pelaksanaan dipenuhi secara merata dari waktu ke
              waktu (persentase penyelesaian).
Page 33
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     t.   Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan)

          Pendapatan lain

          Pendapatan dari penjualan barang dagang cafe, iklan, parfum, boneka tumochi dan virtual human
          diakui ketika pengendalian atas produk telah dialihkan, yaitu pada saat barang diserahkan kepada
          pelanggan.

          Beban

          Remunerasi pemain dan ofisial dan beban lainnya

          Remunerasi dibebankan sebagai beban operasi secara metode garis lurus sepanjang masa kontrak
          berdasarkan jumlah yang dibayarkan kepada pemain dan ofisial dalam periode tersebut. Setiap bonus
          kinerja diakui ketika Grup menganggap bahwa kemungkinan kondisi terkait dengan pembayaran akan
          tercapai.

          Uang muka pada saat persetujuan kontrak biasanya dibayar ke pemain dan ofisial dalam jumlah tertentu
          untuk jangka waktu kontrak yang disepakati.

          Uang muka kontrak disepakati pada atau menjelang awal tahun keuangan dan diakui sebagai uang muka
          kontak yang disajikan pada biaya dibayar dimuka dan uang muka dan aset tidak lancar lain-lain. Uang
          muka kontrak kemudian dibebankan sebagai beban operasi secara metode garis lurus sepanjang masa
          kontrak.

          Beban lain

          Beban lainnya diakui pada periode saat terjadinya (basis akrual).

          Biaya yang langsung berhubungan dengan kontrak, menghasilkan sumber daya untuk memenuhi kontrak
          (biaya untuk memenuhi) atau penambahan untuk mendapatkan kontrak (biaya untuk memperoleh) dan
          diharapkan dapat dipulihkan.

          Beban tersebut dengan demikian memenuhi syarat kapitalisasi berdasarkan PSAK 115 dan diakui sebagai
          aset tidak lancar lainnya. Beban tersebut diamortisasi dengan cara sistematis sejalan dengan
          penyerahan barang atau jasa yang terkait dengan aset tersebut.

     u.   Perpajakan

          Beban pajak meliputi pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui dalam laba rugi, kecuali pajak
          tersebut terkait dengan pos yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain atau langsung di ekuitas.
          Dalam hal ini, pajak juga diakui masing-masing dalam penghasilan komprehensif lain atau langsung di
          ekuitas.

          Pajak kini

          Beban pajak kini dihitung berdasarkan peraturan pajak yang berlaku atau secara substansial telah
          berlaku pada tanggal pelaporan. Aset dan/atau liabilitas pajak kini meliputi kewajiban, atau klaim dari,
          otoritas pajak terkait dengan periode pelaporan saat ini atau sebelumnya, yang belum dibayar pada
          akhir setiap tanggal periode pelaporan. Pajak dihitung sesuai dengan tarif pajak dan peraturan pajak
          yang berlaku pada periode fiskal terkait, berdasarkan laba kena pajak untuk periode tersebut. Semua
          perubahan aset atau liabilitas pajak kini diakui sebagai komponen beban pajak dalam laba rugi.
Page 34
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     u.   Perpajakan (lanjutan)

          Pajak tangguhan

          Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui pada saat nilai tercatat suatu aset atau liabilitas dalam
          laporan posisi keuangan konsolidasian berbeda dengan dasar pengenaan pajaknya, kecuali untuk
          perbedaan yang timbul dari; pengakuan awal goodwill, pengakuan awal suatu aset atau liabilitas dalam
          suatu transaksi yang bukan kombinasi bisnis dan pada saat transaksi tidak mempengaruhi laba akuntansi
          maupun laba kena pajak, dan investasi pada entitas anak, asosiasi dan ventura bersama dimana Grup
          mampu mengendalikan pembalikan perbedaan temporer dan kemungkinan besar perbedaan temporer
          tidak akan dibalik di masa datang yang dapat diperkirakan.

          Pengakuan aset pajak tangguhan dibatasi untuk hal-hal yang besar kemungkinan bahwa jumlah laba
          kena pajak akan tersedia terhadap perbedaan yang dapat digunakan. Jumlah aset atau liabilitas
          ditentukan dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku pada
          tanggal pelaporan dan diharapkan berlaku pada saat liabilitas (aset) pajak tangguhan diselesaikan
          (terpulihkan).

          Aset dan liabilitas pajak tangguhan di-offset apabila Grup memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk
          meng-offset aset pajak dan liabilitas pajak kini dan aset dan liabilitas pajak tangguhan yang terkait
          dengan pajak yang dipungut otoritas pajak yang sama maupun; laba kena pajak yang sama entitas grup,
          atau entitas grup yang berbeda yang bermaksud menyelesaikan aset dan libilitas pajak kini secara neto,
          atau merealisasikan aset dan menyelesaikan libilitasnya secara simultan, dalam setiap periode masa
          datang di mana aset atau liabilitas pajak tangguhan diharapkan diselesaikan atau dipulihkan.

     v.   Laba (rugi) per saham

          Laba (rugi) per saham dasar dihitung dengan membagi laba (rugi) periode berjalan yang dapat
          diatribusikan kepada pemilik Perusahaan dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar
          selama periode berjalan.

     w. Informasi segmen

          Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Grup yang secara
          regular direviu oleh “pengambil keputusan operasional” dalam rangka mengalokasikan sumber daya dan
          menilai kinerja segmen operasi.

          Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:
          a) yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
              (termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang
              sama);
          b) yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional untuk
              membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai
              kinerjanya; dan
          c) dimana tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.

          Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya dan
          penilaian kinerja Grup terfokus pada kategori dari setiap produk, yang menyerupai informasi segmen
          usaha yang dilaporkan di periode sebelumnya.
Page 35
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

 3. ESTIMASI PERTIMBANGAN DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG MATERIAL

    Dalam menerapkan kebijakan akuntansi Grup, seperti dijelaskan dalam Catatan 2, manajemen diharuskan
    untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi mengenai nilai tercatat aset dan liabilitas yang tidak
    tersedia dari sumber lain. Estimasi dan asumsi terkait berdasarkan pengalaman masa lalu dan faktor lain
    yang dipertimbangkan menjadi relevan. Realisasi dapat berbeda dengan jumlah yang diestimasi. Estimasi
    dan asumsi yang mendasarinya direviu secara berkelanjutan. Perubahan atas estimasi akuntansi diakui pada
    periode terjadinya perubahan estimasi, bila perubahan mempengaruhi hanya pada periode tersebut, atau
    pada periode perubahan dan periode masa datang bila perubahan mempengaruhi masa kini dan periode
    masa datang.

    a.   Pertimbangan yang dibuat dalam penerapan kebijakan akuntansi

         Berikut ini pertimbangan kritis, selain dari yang berkaitan dengan keterlibatan estimasi (lihat 3b
         dibawah), yang dilakukan manajemen pada saat proses penerapan kebijakan akuntansi Grup yang
         berpengaruh paling signifikan pada jumlah yang diakui di laporan keuangan konsolidasian.

         Penilaian model bisnis

         Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan tergantung pada hasil dari SPPI dan tes model bisnis. Penilaian
         ini mencakup pertimbangan yang merefleksikan semua bukti yang relevan, termasuk bagaimana kinerja
         aset dievaluasi dan kinerjanya diukur, risiko yang mempengaruhi kinerja aset dan bagaimana kinerja
         dikelola dan bagaimana manajer aset dikompensasi.

         Grup memonitor aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan FVTOCI yang telah
         mengalami penghentian sebelum jatuh tempo untuk memahami alasan pelepasan aset dan apakah
         alasan tersebut konsisten dengan tujuan bisnis untuk aset yang dimiliki tersebut.

         Monitoring merupakan bagian dari penilaian Grup yang terus menerus mengenai apakah model bisnis
         aset keuangan tersisa yang masih dipegang tetap sesuai dan jika tidak sesuai apakah telah terjadi
         perubahan dalam model bisnis dan sehingga perubahan prosfektif pada klasifikasi aset keuangan
         tersebut. Tidak terdapat perubahan yang diperlukan selama periode penyajian.

         Peningkatan risiko kredit secara signifikan

         Seperti dijelaskan dalam Catatan 2e dan 27, kerugian kredit ekspektasian diukur sebagai cadangan
         setara dengan ECL-12 bulan untuk tahap 1 aset, atau ECL sepanjang umur untuk tahap 2 atau tahap 3
         aset. Aset berubah ke tahap 2 ketika risiko kredit telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan
         awal.

         PSAK 109 tidak menentukan apa yang merupakan peningkatan risiko kredit secara signifikan. Dalam
         menilai apakah risiko kredit aset telah meningkat secara signifikan Grup memperhitungkan kualitatif
         dan kuantitatif yang tepat dan didukung informasi forward-looking.

         Sewa

         Grup mempunyai beberapa perjanjian sewa di mana Grup bertindak sebagai penyewa untuk beberapa
         aset tetap tertentu. Berdasarkan PSAK 116, Grup mengevaluasi apakah terdapat risiko dan manfaat
         kepemilikan yang signifikan dari aset sewa yang di transfer kepada penyewa atau tetap berada pada
         Grup, jangka waktu sewa dan suku bunga pinjaman inkremental antara lain, mensyaratkan Grup untuk
         membuat pertimbangan dan estimasi.
Page 36
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

 3. ESTIMASI PERTIMBANGAN DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)

    a.   Pertimbangan yang dibuat dalam penerapan kebijakan akuntansi

         Sewa (lanjutan)

         Grup menyewa tanah, bangunan, stadion dan peralatan berdasarkan perjanjian sewa operasi.
         Berdasarkan PSAK 116, aset hak guna dan liabilitas sewa harus diakui untuk sewa jangka panjang. Dalam
         menentukan jangka waktu sewa, Grup mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang menciptakan
         insentif ekonomi untuk melakukan opsi perpanjangan, atau tidak menggunakan opsi penghentian.

         Ketika Grup tidak dapat dengan mudah menentukan suku bunga implisit, manajemen menggunakan
         suku bunga pinjaman inkremental Grup sebagai tingkat diskonto. Ada beberapa faktor yang perlu
         dipertimbangkan dalam menentukan suku bunga pinjaman inkremental, diantaranya memerlukan
         pertimbangan untuk dapat secara andal mengukur penyesuaian yang diperlukan sampai pada tingkat
         diskonto akhir.

         Dalam menentukan suku bunga pinjaman inkremental, Grup mempertimbangkan risiko kredit, jangka
         waktu sewa, jangka waktu pembayaran sewa, lingkungan ekonomi dan waktu di mana sewa dimasukkan.

    b.   Estimasi dan asumsi

         Informasi asumsi utama mengenai masa datang dan sumber utama dari estimasi lain pada akhir periode
         pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang dapat mengakibatkan penyesuaian material terhadap
         nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya dijelaskan dibawah ini.

         Pengukuran nilai wajar
         Beberapa aset dan liabilitas yang termasuk dalam laporan keuangan Grup memerlukan pengukuran,
         dan/atau pengungkapan pada nilai wajar.

         Input yang digunakan dalam menentukan pengukuran nilai wajar dikategorikan dalam level berbeda
         berdasarkan bagaimana diobservasi input yang digunakan dalam Teknik penilaian yang digunakan
         (hirarki nilai wajar).

         • Level 1: Harga kuotasian di pasar aktif untuk pos yang identik (tanpa penyesuaian)
         • Level 2: Input yang dapat diobservasi baik langsung maupun tidak selain input level 1
         • Level 3: Input yang tidak dapat diobservasi (seperti tidak berasal dari data pasar)

         Pengklasifikasi pos ke level 1, 2 dan 3 didasarkan pada level terendah dari input yang digunakan yang
         memiliki pengaruh signifikan pada pengukuran nilai wajar pos. Transfer pos antara level diakui pada
         saat periode tersebut terjadi. Grup telah menyusun prosedur untuk menentukan teknik penilaian dan
         input untuk pengukuran nilai wajar. Dalam mengestimasi nilai wajar liabilitas, Grup menggunakan data
         pasar yang dapat diobservasi sejauh itu tersedia. Jika input Level 1 tidak tersedia, Grup melibatkan
         penilai yang memenuhi syarat untuk melakukan penilaian. Apabila Grup bekerja sama dengan penilai
         eksternal untuk menetapkan teknik penilaian yang sesuai dan input untuk model, Grup melaporkan
         temuan penilaian kepada direksi Grup untuk menjelaskan penyebab fluktuasi nilai wajar aset dan
         liabilitas. Informasi tentang teknik penilaian dan input yang digunakan dalam penentuan nilai wajar
         liabilitas diungkapkan dalam Catatan 27.

         Manajemen yakin bahwa teknik penilaian yang dipilih dan asumsi yang digunakan sudah tepat dalam
         penentuan nilai wajar liabilitas tersebut.
Page 37
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   ESTIMASI PERTIMBANGAN DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)

        Cadangan kerugian penurunan nilai piutang usaha

        Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan menggunakan matriks provisi untuk menghitung
        ECL untuk piutang usaha. Tingkat provisi didasarkan pada hari jatuh tempo untuk akun tertentu. Matriks
        provisi awalnya didasarkan pada sejarah tingkat default Grup yang diobservasi.

        Grup akan mengkalibrasi matriks untuk menyesuaikan pengalaman historis kerugian kredit dengan
        informasi forward looking. Pada setiap tanggal pelaporan, tingkat default historis diperbarui dan
        perubahan pada estimasi forward looking dianalisis.

        Penilaian korelasi antara tingkat historis default yang diobservasi, perkiraan kondisi ekonomi dan ECLs
        merupakan estimasi yang signifikan. Jumlah dari ECLs sensitif terhadap perubahan dalam keadaan dan
        perkiraan kondisi ekonomi. Pengalaman historis kerugian kredit Grup dan perkiraan kondisi ekonomi
        juga tidak dapat merepresentasikan aktual default pelanggan di masa datang. Informasi mengenai ECls
        atas piutang usaha Grup diungkapkan pada Catatan 6.

        Nilai tercatat piutang usaha Grup sebesar Rp 177.142.546.294 (31 Desember 2025: Rp 119.379.046.222).

        Rugi penurunan nilai persediaan

        Grup melakukan penyisihan bagi penurunan nilai persediaan apabila nilai realisasi neto persediaan lebih
        rendah dibandingkan dengan biaya karena kerusakan, penurunan nilai fisik persediaan, keusangan,
        perubahan tingkat harga dan penyebab-penyebab lain.

        Akun penyisihan dikaji ulang untuk mencerminkan penilaian yang disesuaikan di dalam pencatatan
        keuangan. Nilai tercatat persediaan diungkapkan dalam Catatan 8.

        Estimasi masa manfaat aset tetap dan aset tidak berwujud (tidak termasuk koin kripto, goodwill dan
        pendaftaran)

        Masa manfaat dari masing-masing item aset tetap dan aset tidak berwujud diestimasi berdasarkan
        jangka waktu aset tersebut diharapkan tersedia untuk digunakan. Estimasi tersebut didasarkan pada
        penilaian kolektif berdasarkan bidang usaha yang sama, evaluasi teknis internal dan pengalaman dengan
        aset sejenis.

        Estimasi masa manfaat setiap aset ditelaah secara berkala dan diperbarui jika estimasi berbeda dari
        perkiraan sebelumnya yang disebabkan karena pemakaian, usang secara teknis atau komersial serta
        keterbatasan hak atau pembatasan terhadap penggunaan aset. Dengan demikian, kinerja operasi di
        masa datang mungkin dapat terpengaruh secara signifikan oleh perubahan dalam jumlah dan waktu
        terjadinya biaya karena perubahan yang disebabkan oleh faktor-faktor yang disebutkan di atas.

        Penurunan estimasi masa manfaat ekonomis setiap aset akan menyebabkan kenaikan beban penyusutan
        dan penurunan nilai tercatat aset, sementara peningkatan nilai residu dari setiap item aset akan
        mengurangi penyusutan yang tercatat dan meningkatkan nilai tercatat aset ini.

        Perubahan masa manfaat setiap item aset tetap dan aset tidak berwujud dapat mempengaruhi jumlah
        biaya penyusutan dan amortisasi yang diakui serta nilai tercatat aset tetap dan aset tidak berwujud.

        Tidak terdapat perubahan dalam estimasi masa manfaat aset selama periode berjalan. Nilai tercatat
        aset tetap dan aset tidak berwujud pada akhir periode pelaporan diungkapkan pada Catatan 12 dan 13.
Page 38
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. ESTIMASI PERTIMBANGAN DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)

    b.   Estimasi dan asumsi (lanjutan)

         Goodwill

         Akuntansi akuisisi mengharuskan penggunaan estimasi akuntansi secara ekstensif dalam mengalokasikan
         biaya perolehan kepada nilai pasar wajar yang dapat diandalkan atas aset dan liabilitas yang diakuisisi,
         termasuk aset takberwujud. Sesuai PSAK 103, “Kombinasi Bisnis”, goodwill tidak diamortisasi dan diuji
         untuk penurunan nilai setiap tahun.

         Penentuan apakah goodwill diturunkan nilainya memerlukan estimasi nilai pakai dari unit penghasil kas
         dari goodwill telah dialokasikan. Perhitungan nilai pakai memerlukan Grup mengestimasi arus kas masa
         datang yang diharapkan yang timbul dari unit penghasil kas dan kesesuaian tingkat diskonto didalam
         menghitung nilai kini. Informasi lebih lanjut mengenai goodwill diungkapkan pada Catatan 13.

         Pendaftaran

         Grup akan melakukan tinjauan penurunan nilai atas aset tidak berwujud, termasuk pendaftaran pemain
         dan staf manajemen sepak bola utama, jika kejadian buruk menunjukkan bahwa nilai tercatat aset
         yang diamortisasi mungkin tidak dapat dipulihkan.

         Meskipun tidak ada individu yang dapat dipisahkan dari unit penghasil kas tunggal (“UPK”), karena
         merupakan operasi Grup secara keseluruhan, mungkin ada keadaan tertentu di mana seorang individu
         dikeluarkan dari UPK, ketika menjadi jelas bahwa mereka akan tidak berpartisipasi dengan tim utama
         klub lagi, misalnya, seorang pemain mengalami cedera yang mengancam karier atau dikeluarkan secara
         permanen dari tim utama karena alasan lain. Jika keadaan seperti itu terjadi, nilai tercatat individu
         akan dinilai berdasarkan estimasi terbaik Grup atas nilai wajar individu dikurangi biaya untuk menjual.

         Liabilitas imbalan pascakerja

         Penentuan liabilitas imbalan pascakerja tergantung pada pemilihan asumsi tertentu yang digunakan
         oleh aktuaris dalam menghitung jumlah liabilitas tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain tingkat
         diskonto dan tingkat kenaikan gaji. Hasil realisasi yang berbeda dari asumsi akan berpengaruh terhadap
         jumlah biaya serta liabilitas yang diakui di masa datang.

         Walaupun asumsi dianggap telah sesuai dan memadai, namun perubahan signifikan pada hasil aktual
         atau perubahan signifikan terhadap asumsi akan berpengaruh material terhadap liabilitas imbalan
         pascakerja. Informasi selanjutnya termasuk nilai tercatat terdapat dalam Catatan 19.

         Perpajakan

         Grup memiliki eksposur pajak penghasilan dan pajak lainnya terkait dengan pertimbangan signifikan
         dalam menentukan provisi pajak. Grup melaporkan pajak berdasarkan sistem self-assessment dan
         mengakui liabilitas bagi isu perpajakan yang diharapkan berdasarkan estimasi apakah pajak tambahan
         akan jatuh tempo. Fiskus dapat menetapkan atau mengubah pajak-pajak tersebut dalam jangka waktu
         tertentu sesuai dengan peraturan yang berlaku.

         Apabila hasil perpajakan final dari hal-hal tersebut berbeda dari jumlah yang semula diakui, maka
         jumlah tersebut akan berdampak pada pajak kini dan pajak lainnya pada periode dimana penentuan
         tersebut dibuat. Nilai tercatat pajak dibayar dimuka dan utang pajak Grup diungkapkan dalam Catatan
         17.
Page 39
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

4.   KAS DAN SETARA KAS

                                                               30/06/2026                 31/12/2025
                                                                   Rp                         Rp
     Kas                                                             279.529.101              345.125.423
     Bank
       Pihak ketiga
          PT Bank Central Asia Tbk                               3.681.664.670              8.798.391.924
          PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                 1.787.823.609              3.642.909.378
          PT Bank Mega Tbk                                       1.142.495.575              1.143.036.957
          PT Bank Ina Perdana Tbk                                  682.470.033              3.636.161.462
          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                            528.812.855              8.674.639.728
          PT Bank KB Indonesia Tbk                                 220.420.535                  5.000.000
          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                   168.555.605                178.201.206
          PT Bank Maybank Indonesia Tbk                            121.386.742                121.868.602
          PT Bank Permata Tbk                                       55.556.310                 55.811.037
          PT Bank UOB                                                8.509.400                  8.799.760
          PT Bank Syariah Indonesia                                  1.687.622                  1.953.786
          PT Bank QNB Indonesia Tbk                                          -                          -
        Sub-total                                                8.399.382.956             26.266.773.840
     Setara kas - deposito berjangka
       Pihak ketiga
          PT Bank Mega Tbk                                           375.000.000              375.000.000
          PT Bank Ina Perdana Tbk                                              -            3.500.000.000
          PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                               -            2.500.000.000
        Sub-total                                                    375.000.000            6.375.000.000
     Total                                                       9.053.912.057             32.986.899.263
     Suku bunga deposito berjangka
       per tahun                                               1,75% - 2,25%             1,75% - 2,25%

     Seluruh kas dan setara kas didenominasi dalam mata uang Rupiah.

     Nilai wajar kas dan setara kas mendekati nilai tercatat karena instrumen jatuh tempo dalam jangka pendek.

5.   INVESTASI JANGKA PENDEK

                                                                30/06/2026                31/12/2025
                                                                       Rp                       Rp
     Aset keuangan pada FVTOCI
       Instrumen utang - Harga kuotasian
        PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk                                      -         2.572.441.777
        PT Syailendra Capital                                        129.821.877              130.895.378
        Sub-total                                                    129.821.877           2.703.337.155
     Aset keuangan pada FVTPL
        Instrumen ekuitas - Harga kuotasian
        PT Buana Capital Sekuritas                              86.372.440.462           126.747.521.015
        PT Juara Capital Indonesia                              81.662.619.608           121.372.776.863
        PT Nusadana Investama Indonesia                         23.097.669.567            63.095.790.733
        Sub-total                                              191.132.729.637           311.216.088.611
     Total                                                     191.262.551.514           313.919.425.766
Page 40
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5. INVESTASI JANGKA PENDEK (lanjutan)

    PT Trimegah Asset Management

    Entitas anak melakukan investasi pada Reksadana Dana Kas PT Trimegah Asset Management dengan mutasi
    unit penyertaan sebagai berikut:

                                                                                                      30/06/2026
                                             Reksa Dana Trimegah Fixed Income Plan                                       Trim Kas 2 Kelas A
                                   Unit penyertaan       Nilai aset neto         Sub-total        Unit penyertaan          Nilai aset neto         Sub-total                Total
                                                                Rp                  Rp                                            Rp                  Rp                     Rp
    Saldo awal tahun                               -                    -                    -                      -                     -                     -                       -
    Penambahan                                     -                    -                    -                      -                     -                     -                       -
    Penarikan                                      -                    -                    -                      -                     -                     -                       -
    Keuntungan belum direalisasi
      dari perubahan nilai wajar                   -                    -                    -                      -                     -                     -                       -
    Kerugian direalisasi dari
      perubahan nilai wajar                        -                    -                    -                      -                     -                     -                       -
    Saldo akhir tahun                              -                    -                    -                      -                     -                     -                       -

                                                                                                      31/12/2025
                                             Reksa Dana Trimegah Fixed Income Plan                                       Trim Kas 2 Kelas A
                                   Unit penyertaan       Nilai aset neto         Sub-total        Unit penyertaan          Nilai aset neto         Sub-total                Total
                                                                Rp                  Rp                                            Rp                  Rp                     Rp
    Saldo awal tahun                 52.118.834,9074           1.150,9422       59.985.766.510         3.759.795,0718            1.895,8119         7.127.864.238        67.113.630.748
    Penambahan                      112.229.607,4279           1.162,2156      130.435.000.000                      -                     -                     -       130.435.000.000
    Penarikan                      (164.348.442,3353)          1.152,6425     (189.435.000.000)       (3.759.795,0718)          (1.861,8036)       (7.000.000.000)     (196.435.000.000)
    Keuntungan belum direalisasi
      dari perubahan nilai wajar                   -                    -        2.923.766.506                      -                     -                     -        2.923.766.506
    Kerugian direalisasi dari
      perubahan nilai wajar                        -                    -       (3.909.533.016)                     -                     -         (127.864.238)        (4.037.397.254)
    Saldo akhir tahun                              -                    -                    -                      -                     -                     -                       -



    Per tanggal 30 Juni 2026, Grup sudah tidak memiliki unit penyertaan reksadana kas yang disimpan di PT
    Trimegah Aset Management. Pada tanggal 9 Desember 2025, Grup telah menarik seluruh unit penyertaan
    dan mereklasifikasi keuntungan perubahan nilai wajar tahun berjalan sebesar Rp 0,- (31 Des 2025: Rp
    4.037.397.254) pada keuntungan dan kerugian lain-lain (Catatan 24).

    PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk

    Perusahaan juga melakukan investasi pada Reksadana Dana Kas PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk dengan
    mutasi unit penyertaan sebagai berikut:

                                                                                                                 30/06/2026
                                                                       Unit penyertaan                          Nilai aset neto                                     Total
                                                                                                                       Rp                                            Rp
    Saldo awal tahun                                                         2.155.784,4733                               1.193,2741                         2.572.441.777
    Penambahan                                                                            -                                        -                                     -
    Penarikan                                                               (2.155.784,4733)                              1.159,6707                        (2.500.000.000)
    Keuntungan belum direalisasi dari
      perubahan nilai wajar                                                                       -                                            -                                    -
    Kerugian direalisasi dari
      perubahan nilai wajar                                                                       -                                            -                    (72.441.777)
    Saldo akhir tahun                                                                             -                                            -                                    -
Page 41
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5. INVESTASI JANGKA PENDEK (lanjutan)

    PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (lanjutan)

                                                                      31/12/2025
                                            Unit penyertaan          Nilai aset neto           Total
                                                                            Rp                  Rp
    Saldo awal tahun                          13.257.070,4155               1.150,9422       15.258.121.790
    Penambahan                                10.785.691,7315               1.335,1012       14.399.990.000
    Penarikan                                (21.886.977,6737)             (1.227,4864)     (26.865.968.326)
    Keuntungan belum direalisasi dari
      perubahan nilai wajar                                   -                         -      261.107.762
    Kerugian direalisasi dari
      perubahan nilai wajar                                   -                         -     (480.809.449)
    Saldo akhir tahun                         2.155.784,4733                1.193,2741       2.572.441.777


    Per tanggal 30 Juni 2026, Grup sudah tidak memiliki unit penyertaan reksadana kas yang disimpan di PT
    Trimegah Sekuritas Indonesia, Tbk. Grup mengakui keuntungan belum direalisasi dari perubahan nilai wajar
    aset keuangan FVTOCI sebesar Rp0,- (31 Des 2025: Rp 261.107.762) dan juga mengakui kerugian yang
    direalisasi sebesar Rp0,- (31 Des 2025: Rp 480.809.449) pada keuntungan dan kerugian lain-lain (Catatan
    24).

    PT Syailendra Capital

    Grup melakukan investasi pada Reksadana Dana Kas PT Syailendra Capital dengan mutasi unit penyertaan
    sebagai berikut:

                                                                      30/06/2026
                                           Unit penyertaan           Nilai aset neto           Total
                                                                           Rp                   Rp

    Saldo awal tahun                             73.824,7118               1.773,0564          130.895.378
    Kerugian belum direalisasi dari
       perubahan nilai wajar                                 -                          -        (1.073.501)

    Saldo akhir tahun                            73.824,7118               1.758,5152          129.821.877


                                                                      31/12/2025
                                           Unit penyertaan/          Nilai aset neto/          Total/
                                                                           Rp                   Rp

    Saldo awal tahun                             73.824,7118               1.683,4157          124.277.679
    Keuntungan belum direalisasi dari
       perubahan nilai wajar                                 -                          -        6.617.699

    Saldo akhir tahun                            73.824,7118               1.773,0564          130.895.378


    Grup mengakui keuntungan (kerugian) belum direalisasi dari perubahan nilai wajar aset keuangan FVTOCI
    sebesar -Rp 1.073.501 (31 Des 2025: Rp 6.617.699) pada keuntungan dan kerugian lain-lain (Catatan 24).
Page 42
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5. INVESTASI JANGKA PENDEK (lanjutan)

    Mutasi akumulasi keuntungan belum direalisasi dari perubahan nilai wajar aset keuangan pada FVTOCI
    adalah sebagai berikut:

                                                                 30/06/2026                     31/12/2025
                                                                       Rp                              Rp
    Saldo awal tahun                                                   73.300.655                    1.400.015.391
    Keuntungan belum direalisasi dari perubahan
       nilai wajar tahun berjalan                                                   -                3.191.491.967
    Kerugian direalisasi dari perubahan nilai
       wajar tahun berjalan                                                         -           (4.518.206.703)
    Saldo akhir tahun                                                  73.300.655                      73.300.655


    Seluruh investasi jangka pendek pada FVTOCI menggunakan nilai wajar surat berharga kuotasian didasarkan
    pada publikasi harga pasar di Bursa Efek Indonesia yang merupakan hirarki nilai wajar pada level 1.

    Aset Keuangan pada FVTPL - Harga kuotasian

    Pada tanggal 19 September 2019, Perusahaan menandatangani Kontrak Pengelolaan Portofolio Efek Untuk
    Kepentingan Nasabah Secara Individual dengan PT Nusadana Investama Indonesia (Nusadana). Nusadana
    ditunjuk sebagai manajer investasi dan jangka waktu perjanjian selama 1 tahun dan secara otomatis akan
    diperpanjang kecuali terjadi pengakhiran.

    Tujuan investasi untuk memperoleh keuntungan (capital gain), dengan batasan alokasi aset pada efek
    bersifat ekuitas, utang, KIK dan instrumen pasar uang yaitu: deposito, deposits on call, kas, SBI. Perusahaan
    akan membayar imbal jasa sebesar presentase tertentu kepada Nusadana.

    Pada tanggal September 2019, Perusahaan telah menyetorkan dana tunai sebesar Rp 10 miliar dan pada
    April 2020 sebesar Rp 20 miliar. Pada akhir periode pelaporan, seluruh aset pendasar Kontrak Pengelolaan
    Portofolio Efek merupakan instrumen ekuitas yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.

    Perusahaan juga menempatkan dana investasi pada PT Buana Capital Sekuritas (Buana), pihak berelasi dan
    PT Juara Capital Indonesia (Juara) (31 Desember 2025: PT Buana Capital Sekuritas (Buana), pihak berelasi
    dan PT Juara Capital Indonesia (Juara)) dengan tujuan investasi untuk memperoleh keuntungan (capital
    gain) melalui perdagangan instrumen ekuitas di Bursa Efek Indonseia.

    Seluruh investasi jangka pendek pada FVTPL menggunakan nilai wajar surat berharga kuotasian didasarkan
    pada publikasi harga pasar di Bursa Efek Indonesia yang merupakan hirarki nilai wajar pada level 1, dengan
    rincian sebagai berikut:

                                                                           30/06/2026
                                              Nusadana             Buana                Juara               Total
                                                 Rp                 Rp                   Rp                  Rp
    Saldo awal tahun                         63.095.790.733    126.747.521.015    121.372.776.863      311.216.088.611
    Penempatan                                            -                  -                  -                    -
    Penarikan                                             -     (5.187.000.000)                 -       (5.187.000.000)
    Reklasifikasi (Catatan 15)                            -                  -                  -                    -
    Dividen                                               -                  -                  -                    -
    Keuntungan
      direalisasi dari
      perubahan nilai wajar (Catatan 24)      5.592.250.660        361.134.075      8.615.523.166       14.568.907.901
    (Kerugian)
      belum direalisasi dari
      perubahan nilai wajar (Catatan 24)    (45.590.371.826)   (35.549.214.628)   (48.325.680.421)    (129.465.266.875)
    Saldo akhir tahun                        23.097.669.567     86.372.440.462     81.662.619.608      191.132.729.637
Page 43
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5.   INVESTASI JANGKA PENDEK (lanjutan)

      Aset keuangan pada FVTPL - Harga kuotasian (lanjutan)

                                                                           31/12/2025
                                             Nusadana              Buana                Juara              Total
                                                Rp                  Rp                   Rp                 Rp
     Saldo awal tahun                        37.893.308.899    112.940.237.769     94.037.675.905      244.871.222.573
     Penempatan                                           -    275.269.715.437                  -      275.269.715.437
     Penarikan                                            -   (234.202.072.219)                 -     (234.202.072.219)
     Reklasifikasi (Catatan 15)                           -    (93.904.000.000)                 -      (93.904.000.000)
     Dividen                                              -      2.692.436.600                  -        2.692.436.600
     Keuntungan
       direalisasi dari
       perubahan nilai wajar (Catatan 24)    13.232.815.846    39.882.013.376       6.926.551.421       60.041.380.643
     (Kerugian)
       belum direalisasi dari
       perubahan nilai wajar (Catatan 24)    11.969.665.988    24.069.190.052      20.408.549.537       56.447.405.577
     Saldo akhir tahun                       63.095.790.733   126.747.521.015     121.372.776.863      311.216.088.611



6.   PIUTANG USAHA

                                                                 30/06/2026                     31/12/2025
                                                                     Rp                             Rp
     Berdasarkan pelanggan
     Pihak berelasi (Catatan 25)                                      191.573.680                     191.573.680
     Pihak ketiga

        PT Liga Indonesia Baru                                    72.387.736.667                    70.493.186.003
        PT Telekomunikasi Seluler                                  5.848.207.285                     5.286.914.298
        PT Indofood Sukses Makmur Tbk                              4.348.960.246                     3.170.606.335
        PT Liga Utama Indonesia                                    3.330.000.000                                 -
        PT Wira Pamungkas Pariwara                                 2.831.739.870                       864.471.330
        PT Indofood CBP Sukses Makmur, Tbk                         2.669.355.534                     4.102.018.770
        PT XLSmart Telecom Sejahtera, Tbk                          1.657.047.268                       946.789.030
        PT XL Axiata Tbk                                           1.470.166.971                     1.518.446.660
        PT Gitaswara Indonesia                                     1.315.000.000                     1.713.534.400
        Lain-lain (masing-masing
          dibawah 5% dari total)                                  84.262.187.210                    34.260.934.153
        Sub-total                                                180.120.401.051                122.356.900.979
        Cadangan kerugian penurunan nilai                          (3.169.428.437)                  (3.169.428.437)
        Neto                                                     176.950.972.614                119.187.472.542
     Total                                                       177.142.546.294                119.379.046.222


     Seluruh piutang usaha didenominasi dalam mata uang Rupiah.

     Nilai wajar piutang usaha yang diklasifikasi sebagai aset keuangan biaya perolehan diamortisasi mendekati
     nilai tercatat. Sebelum menerima suatu pelanggan baru, Grup menilai kualitas kredit pelanggan yang
     potensial tersebut. Manajemen melakukan reviu secara berkala atas piutang tersebut untuk mengurangi
     risiko konsentransi kredit. Jangka waktu rata-rata kredit pendapatan jasa adalah 30 hari.

     Grup menerapkan PSAK 109 dengan pendekatan yang disederhanakan untuk ECLs menggunakan cadangan
     ECLs sepanjang umur untuk piutang usaha. Untuk mengukur ECLs, piutang usaha dikelompokkan berdasarkan
     risiko kredit dan umur yang sama. Untuk menilai karakteristik risiko sesuai jenis kontrak.
Page 44
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

6. PIUTANG USAHA (lanjutan)

     Tingkat kerugian ekspektasian didasarkan pada pengalaman historis kerugian kredit Grup selama periode
     tiga tahun sebelum periode berakhir. Tingkat kerugian historis disesuaikan untuk informasi saat ini dan
     forward-looking tentang faktor makroekonomi yang mempengaruhi pelanggan Grup. Grup telah
     mengidentifikasi produk domestik bruto (PDB), tingkat pengangguran dan inflasi sebagai faktor
     makroekonomi utama tempat Grup beroperasi.

     Berikut ini analisa umur dan ringkasan dasar penentuan cadangan kerugian penurunan nilai piutang usaha:

                                               30/06/2026                                                      31/12/2025
                             Tingkat           Nilai tercatat                            Tingkat               Nilai tercatat
                            kerugian           bruto piutang     Cadangan kerugian      kerugian               bruto piutang      Cadangan kerugian
                           ekspektasian           usaha           penurunan nilai      ekspektasian               usaha            penurunan nilai
                                %                   Rp                  Rp                  %                       Rp                   Rp
      Belum jatuh tempo/
       not past due                    0,13%    59.541.372.605         76.304.906                  0,10%        75.187.442.639          76.304.906
      Sudah jatuh tempo/
       past due
       1- 60                           0,12%    85.612.963.955        104.708.760                  1,30%         8.068.217.948         104.708.760
       61 - 120                        0,92%    21.747.818.521        199.851.579                  2,00%         9.997.378.891         199.851.579
       > 120                        20,79%      13.409.819.650      2.788.563.192                  9,52%        29.295.435.181        2.788.563.192
      Total/Total                              180.311.974.731      3.169.428.437                              122.548.474.659        3.169.428.437


     Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai piutang usaha adalah sebagai berikut:

                                                                                30/06/2026                             31/12/2025
                                                                                         Rp                                      Rp
      Saldo awal tahun                                                              3.169.428.437                        2.394.649.408
      Penambahan (pemulihan) tahun
         berjalan                                                                                          -             1.441.318.687
      Penghapusan piutang                                                                                  -              (666.539.658)
      Saldo akhir tahun                                                             3.169.428.437                        3.169.428.437

     Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang usaha terakhir yang telah
     direviu auditor masih memadai. Grup tidak memiliki jaminan atas saldo-saldo piutang usaha ini.

7.    PIUTANG LAIN-LAIN

                                                                                     30/06/2026                           31/12/2025
                                                                                         Rp                                      Rp
       Pihak berelasi (Catatan 25)                                                   10.023.365.177                       10.101.678.711
       Pihak ketiga
          PT Gelora Trisula Semesta                                                  13.725.854.106                       14.325.854.106
          Lain-lain                                                                     888.313.438                              964.977.292
          Sub-total                                                                  14.614.167.544                       15.290.831.398
       Total                                                                         24.637.532.721                       25.392.510.109

     Pada tanggal 1 April 2021, Grup memberikan pinjaman kepada PT Teknologi Kreasi Bangsa, pihak berelasi,
     dengan jumlah maksimum sebesar Rp 450.000.000 dengan jangka waktu sampai dengan tanggal 31 Maret
     2025. Pinjaman ini tidak dikenakan bunga.

     Pada tanggal 27 Agustus 2021, Grup memberikan pinjaman kepada PT Gelora Trisula Semesta dengan jumlah
     maksimum sebesar Rp 25.000.000.000. Jangka waktu pinjaman sampai dengan jangka waktu 1 tahun.
Page 45
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

7. PIUTANG LAIN-LAIN (lanjutan)

     Pinjaman ini tidak dikenakan bunga. Pinjaman ini telah diperpanjang beberapa kali, sampai dengan 27
     Agustus 2026.

     Dalam menentukan ECL, manajemen telah memperhitungkan pengalaman historis gagal bayar dan posisi
     keuangan counterparty, disesuaikan dengan faktor-faktor yang spesifik bagi debitur dan kondisi ekonomi
     umum industri tempat debitur beroperasi. Tidak terdapat cadangan kerugian yang dibuat.

8. PERSEDIAAN

                                                                30/06/2026                31/12/2025
                                                                      Rp                        Rp

      Jersey dan merchandise                                      5.852.843.666              9.640.083.531
      Kosmetik                                                    6.905.181.670              4.600.936.061
      Kebutuhan cafe                                                  35.091.521               168.703.169
      Lain - lain                                                      2.838.202               881.565.952

      Total                                                      12.795.955.059            15.291.288.713

     Persediaan tidak diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lain.

     Berdasarkan hasil penelaahan atas nilai realisasi neto dan keadaan fisik persediaan pada akhir tahun, Grup
     berkeyakinan bahwa semua persediaan dapat dijual atau digunakan, sehingga penyisihan untuk persediaan
     usang dan penurunan nilai persediaan tidak diperlukan.

9.   BIAYA DIBAYAR DIMUKA DAN UANG MUKA


                                                               30/06/2026                31/12/2025
                                                                   Rp                        Rp
      Uang muka operasional                                    12.998.028.834            10.272.526.074
      Biaya sewa dibayar di muka                                1.403.303.548             2.138.409.091
      Asuransi dibayar di muka                                  1.581.343.006             1.010.839.566
      Uang muka remunerasi
        pemain dan staf (Catatan 14)                              312.521.119                974.666.667
      Lain-lain                                                 1.005.150.139              1.402.852.169
      Total                                                    17.300.346.646            15.799.293.567
     Uang muka operasional terutama merupakan uang muka operasional pertandingan, perlengkapan pemain
     dan operasional live video streaming.
Page 46
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI

     Grup memiliki investasi pada entitas asosiasi yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas dengan
     rincian kepemilikan investasi sebagai berikut:

                                                                                 Tempat      Persentase kepemilikan            Nilai tercatat
                Nama perusahaan                        Bidang usaha            kedudukan    30/06/2026 31/12/2025      30/06/2026         31/12/2025
                                                                                                 %           %             Rp                 Rp
     PT Hiperion Kapital Investama                    Jasa konsultasi/          Jakarta        40,00       40,00        5.163.831.907        5.163.831.907
                                                    Consultant services
     Digital Technology Mediatama Pte. Ltd         Jasa telekomunikasi/         Jakarta        20,00       20,00        1.464.379.529        1.464.379.529
                                                 Telecomunication service
     PT Samville Koda Studio                            Jasa design/            Jakarta        35,06       35,06        3.207.355.799        3.207.355.799
                                                      Design service
     PT Aspirasi Lintas Talenta                 Reproduksi media rekaman/      Surabaya        20,00       20,00        1.064.606.221          264.606.221
                                              Reproduction of recorded media
     PT Karya Digital Madani                            Periklanan/             Jakarta          -           -                       -                   -
                                                        Advertising
     PT Kelola Aset Digital                            Pemrogaman/              Jakarta        30,00       30,00                     -                   -
                                                       Progamming
     Total                                                                                                             10.900.173.456       10.100.173.456


                                                                                   30/06/2026                                31/12/2025
                                                                                       Rp                                        Rp
      Saldo awal tahun                                                                 10.100.173.456                             16.556.842.027
      Penambahan biaya perolehan awal                                                     800.000.000                                          -
      Pengurangan                                                                                   -                            (4.993.176.383)
      Bagian rugi tahun berjalan                                                                    -                            (1.463.492.188)
      Saldo akhir tahun                                                             10.900.173.456                           10.100.173.456


     PT Aspirasi Lintas Talenta

     Berdasarkan akta No. 1 tanggal 04 Mei 2026, Grup melalui PT Kreasi Karya Bangsa telah melakukan
     peningkatan modal usaha terhadap PT Aspirasi Lintas Talenta (ALT) sehingga per tanggal 30 Juni 2026,
     jumlah saham yang tercatat sebanyak 20.000.000 lembar saham dengan nilai nominal sebesar Rp2 miliar
     atau setara dengan 20% dari total modal ditempatkan dan disetor ALT.

11. ASET HAK GUNA

     Rincian Aset hak guna adalah sebagai berikut:

                                                                                          30 Juni 2026
                                             Saldo Awal               Penambahan            Penghapusan      Reklasifikasi           Saldo Akhir

     Biaya Perolehan
      Tanah                                  10.450.600.266                        -                   -                     -       10.450.600.266
      Bangunan                               18.278.676.141                        -                   -                     -       18.278.676.141
      Stadion                                 2.868.956.034                        -                   -                     -        2.868.956.034
      Kendaraan                                 527.985.306                        -                   -                     -          527.985.306

              Jumlah                         32.126.217.747                        -                   -                     -       32.126.217.747
     Akumulasi
      Penyusutan
      Tanah                                   3.731.793.367              478.106.574                   -                     -           4.209.899.941
      Bangunan                                5.986.742.818            1.377.331.580                   -                     -           7.364.074.398
      Stadion                                 1.577.925.819              309.995.604                   -                     -           1.887.921.423
      Kendaraan                                 468.586.119               59.399.190                   -                     -             527.985.309

                Jumlah                       11.765.048.123            2.224.832.948                   -                     -       13.989.881.071

     Jumlah Tercatat                         20.361.169.624                                                                          18.136.336.676
Page 47
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

11. ASET HAK GUNA (lanjutan)
                                                                             31 Desember 2025
                                    Saldo Awal           Penambahan            Penghapusan               Reklasifikasi           Saldo Akhir

      Biaya Perolehan
       Tanah                        8.606.939.652          1.843.660.614                     -                           -       10.450.600.266
       Bangunan                    15.546.453.920          2.732.222.221                     -                           -       18.278.676.141
       Stadion                      2.868.956.034                      -                     -                           -        2.868.956.034
       Kendaraan*)                              -            527.985.306                     -                           -          527.985.306

             Jumlah                27.022.349.606          5.103.868.141                     -                           -       32.126.217.747
      Akumulasi
       Penyusutan
       Tanah                        2.482.394.314          1.249.399.053                     -                           -        3.731.793.367
       Bangunan                     3.070.732.524          2.916.010.294                     -                           -        5.986.742.818
       Stadion                      1.004.134.612            573.791.207                     -                           -        1.577.925.819
       Kendaraan*)                              -            468.586.119                     -                           -          468.586.119

             Jumlah                 6.557.261.450          5.207.786.673                     -                           -       11.765.048.123

      Jumlah Tercatat              20.465.088.156                                                                                20.361.169.624

      *) Penambahan nilai perolehan dan akumulasi penyusutan asek hak guna kendaraan berasal dari aset hak guna PT KDM atas akuisisi


12.   ASET TETAP

      Berikut adalah mutasi aktiva tetap untuk periode 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025:
                                                                                        Akuisisi
                             01/01/2026          Penambahan        Pengurangan        entitas anak           Reklasifikasi        30/06/2026
                                 Rp                  Rp                Rp                  Rp                     Rp                  Rp
  Biaya perolehan
  Pemilikan langsung:
    Bangunan                  37.603.604.161         69.375.000                  -                   -                       -    37.672.979.161
    Peralatan                135.074.435.320     16.897.335.413                  -                   -                       -   151.971.770.733
    Kendaraan bermotor        21.764.950.055        544.036.249     (1.269.820.000)                  -                       -    21.039.166.304
    Instalasi                 10.440.617.921         25.410.000                  -                   -                       -    10.466.027.921
    Leasehold Improvement                  -        270.000.000                  -                   -                       -       270.000.000
    Mesin dan perlengkapan    21.349.207.866                  -                  -                   -                       -    21.349.207.866
    Aset dalam pembangunan       254.000.000                  -                  -                   -                       -       254.000.000
  Total                      226.486.815.323     17.806.156.662     (1.269.820.000)                  -                       -   243.023.151.985
  Akumulasi penyusutan
  Pemilikan langsung:
    Bangunan                  10.649.425.864        944.057.980                  -                   -                       -    11.593.483.844
    Peralatan                 70.817.255.741     11.429.181.390                  -                   -                       -    82.246.437.131
    Kendaraan bermotor        11.573.643.081      1.858.553.314       (910.703.928)                  -                       -    12.521.492.467
    Instalasi                  8.833.500.326        380.024.349                  -                   -                       -     9.213.524.675
    Leasehold Improvement                  -         30.000.000                  -                   -                       -        30.000.000
    Mesin dan perlengkapan    19.493.532.266        960.533.232                  -                   -                       -    20.454.065.498
  Total                      121.367.357.278     15.602.350.265       (910.703.928)                  -                       -   136.059.003.615
  Nilai tercatat neto        105.119.458.045                                                                                     106.964.148.370
Page 48
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. ASET TETAP (lanjutan)
                                                                                      Akuisisi
                              01/01/2025       Penambahan        Pengurangan        entitas anak       Reklasifikasi        31/12/2025
                                  Rp               Rp                Rp                  Rp                 Rp                  Rp
  Biaya perolehan
  Pemilikan langsung:
    Bangunan                  37.554.354.157        49.250.004                 -                 -                  -        37.603.604.161
    Peralatan                 94.582.870.516    40.301.497.917                 -       224.025.185        (33.958.298)      135.074.435.320
    Kendaraan bermotor        19.591.740.616     3.194.284.439    (1.021.075.000)                -                  -        21.764.950.055
    Instalasi                 10.065.386.553       375.231.368                 -                 -                  -        10.440.617.921
    Mesin dan perlengkapan    21.316.689.220        32.518.646                 -                 -                  -        21.349.207.866
    Aset dalam pembangunan       254.000.000                 -                 -                 -                  -           254.000.000
  Total                      183.365.041.062    43.952.782.374    (1.021.075.000)      224.025.185        (33.958.298)      226.486.815.323
  Akumulasi penyusutan
  Pemilikan langsung:
    Bangunan                   8.768.215.688     1.881.210.176                 -                 -                  -        10.649.425.864
    Peralatan                 54.162.890.550    16.539.163.468                 -       132.125.678        (16.923.955)       70.817.255.741
    Kendaraan bermotor         9.615.754.159     2.978.963.922    (1.021.075.000)                -                  -        11.573.643.081
    Instalasi                  7.877.765.806       955.734.520                 -                 -                  -         8.833.500.326
    Mesin dan perlengkapan    17.650.811.911     1.842.720.355                 -                 -                  -        19.493.532.266
  Total                       98.075.438.114    24.197.792.441    (1.021.075.000)      132.125.678        (16.923.955)      121.367.357.278
  Nilai tercatat neto         85.289.602.948                                                                                105.119.458.045



  Penyusutan aset tetap sebesar Rp 15.602.350.265 (31 Des 2025: 23.729.206.322) dibebankan pada beban
  operasi (Catatan 23).

  Grup telah mereklasifikasi aset tetap milik PT Pedagang Aset Kripto dengan nilai tercatat neto sebesar Rp
  13.638.517 (Catatan 15).

  Grup memiliki aset tetap dalam pembangunan yang merupakan renovasi cafe dengan persentase penyelesaian
  berkisar 5% (31 Desember 2025: 5%) dan diperkirakan selesai pada tahun 2027.

  Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat penurunan nilai aset tetap pada akhir periode pelaporan.

13. ASET TIDAK BERWUJUD

                             01/01/2026        Penambahan        Pengurangan         Revaluasi          Reklasifikasi         30/06/2026
                                 Rp                Rp                Rp                  Rp                  Rp                    Rp
     Nilai revaluasi:
       Koin kripto                         -                -                  -                   -                    -                     -
     Harga perolehan
       Goodwill              17.318.189.810                 -                  -                   -                    -     17.318.189.810
       Pendaftaran            4.865.443.550                 -                  -                   -                    -      4.865.443.550
       Akun media sosial     11.360.794.500                 -                  -                   -                    -     11.360.794.500
       Virtual human          1.462.484.674                 -                  -                   -                    -      1.462.484.674
       Lain-lain               512.444.398                  -                  -                   -                    -        512.444.398

     Total                   35.519.356.932                 -                  -                   -                    -     35.519.356.932

     Akumulasi amortisasi
       Pendaftaran            4.128.240.893      197.051.228                   -                   -                    -      4.325.292.121
       Akun media sosial      7.131.633.821      776.182.855                   -                   -                    -      7.907.816.676
       Virtual human           376.295.079        91.405.290                   -                   -                    -        467.700.369
       Lain-lain                17.747.906         9.656.248                   -                   -                    -         27.404.154

     Total                   11.653.917.699     1.074.295.621                  -                   -                    -     12.728.213.320

     Nilai tercatat neto     23.865.439.233                                                                                   22.791.143.612
Page 49
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. ASET TIDAK BERWUJUD (lanjutan)

                            01/01/2025       Penambahan       Pengurangan       Revaluasi        Reklasifikasi       31/12/2025
                                Rp               Rp               Rp               Rp                 Rp                 Rp
    Nilai revaluasi:
      Koin kripto             398.848.758                 -                 -     (21.471.250)     (377.377.508)                  -
    Harga perolehan
      Goodwill              16.700.000.000     618.189.810                  -               -                    -   17.318.189.810
      Pendaftaran            4.488.099.550     377.344.000                  -               -                    -    4.865.443.550
      Akun media sosial     11.360.794.500                -                 -               -                    -   11.360.794.500
      Virtual human          1.462.484.674                -                 -               -                    -    1.462.484.674
      Lisensi                2.000.000.000                -   (2.000.000.000)               -                    -                -
      Lain-lain               505.849.398        6.595.000                  -               -                    -     512.444.398

    Total                   36.916.076.880    1.002.128.810   (2.000.000.000)     (21.471.250)     (377.377.508)     35.519.356.932

    Akumulasi amortisasi
      Pendaftaran            3.773.044.194     355.196.699                  -               -                    -    4.128.240.893
      Akun media sosial      5.710.817.008    1.420.816.813                 -               -                    -    7.131.633.821
      Virtual human           205.547.363      170.747.716                  -               -                    -     376.295.079
      Lisensi                1.733.333.333     266.666.667    (2.000.000.000)               -                    -                -
      Lain-lain                 3.000.000       14.747.906                  -               -                    -      17.747.906

    Total                   11.425.741.898    2.228.175.801   (2.000.000.000)               -                    -   11.653.917.699

    Nilai tercatat neto     25.490.334.982                                                                           23.865.439.233



            Koin Kripto

            Pada tanggal 31 Desember 2025, Grup telah mereklasifikasi koin kripto milik PT Pedagang Aset Kripto
            dengan nilai tercatat sebesar Rp 377.377.408 sebagai aset tidak lancar yang dikuasi untuk dijual
            (Catatan 15), sehingga s/d pada tanggal 30 Juni 2026, Manajemen berkeyakinan untuk tidak melakukan
            revaluasi nilai dari Koin Kripto berkenaan dengan sedang berlangsungnya proses akuisisi PT Pedagang
            Aset Kripto oleh entitas lain.

            Goodwill

            PT Putra Samarinda Indonesia

            Goodwill timbul dari proses akuisisi bisnis PT Putra Samarinda Indonesia (PSI) yang dialokasikan ke unit
            penghasil kas yang manfaatnya diharapkan dari akuisisi bisnis yang dapat diatribusikan pada penguatan
            klub sepak bola.

            Pada tanggal 3 Desember 2014, Tuan Harbiansyah Hanafiah (“Penjual”) yang merupakan pemegang
            saham pengendali dari PSI dan pemilik sah klub sepakbola Putra Samarinda dan Tuan Yabes Tanuri
            (“Pembeli”) menandatangani nota kesepahaman yang antara lain sebagai berikut:

            a.    Penjual sepakat untuk menjual dan mengalihkan kepada pembeli klub sepakbola Putra Samarinda
                  termasuk klub pembinaan pemain mudanya, yang terdaftar dan telah diverifikasi oleh PT Liga
                  Indonesia sebagai peserta kompetisi ISL tahun 2014/2015 dengan izin kompetisi termasuk di
                  dalamnya adalah nama dan entitas serta keanggotaan PSSI berikut dengan segala legalitasnya dan
                  hak komersial serta hak kekayaan intelektual (termasuk namun tidak terbatas pada merk) yang
                  terkait dengan klub setelah persyaratan pendahuluan telah dipenuhi.
            b.    Penjual dan pembeli sepakat bahwa pembeli bermaksud menjalankan klub sepakbola Putra
                  Samarinda dengan homebase di Bali sehingga pembeli berhak memperpanjang dan mengakhiri
                  kontrak para pemain, ofisial, pelatih dan karyawan klub, sponsor atau mitra yang akan disepakati
                  kemudian.
Page 50
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. ASET TIDAK BERWUJUD (lanjutan)

        Goodwill (lanjutan)

        c.   Penjual dan pembeli sepakat bahwa pembeli membeli klub sepak bola Putra Samarinda dan bukan
             saham PSI, dengan harga pembelian sebesar Rp 16,7 miliar. Oleh karena itu, seluruh kewajiban,
             kerugian dan tanggung jawab, pajak, bea, tunggakan, biaya, ongkos, pengeluran, gaji, bonus, biaya
             kompetisi dan semua kewajiban lainnya yang ada pada saat kesepakatan dan yang akan datang
             menjadi tanggung jawab PSI.

        Nota kesepahaman akan efektif setelah perjanjian pendahuluan telah dipenuhi pada saat tanggal
        penyelesaian. Pada tanggal 12 Desember 2014, Tuan Yabes Tanuri telah mengalihkan seluruh hak dan
        kewajibannya berdasarkan nota kesepahaman kepada Perusahaan.

        Selanjutnya, pada tanggal 15 Desember 2015, nota kesepahaman ini telah efektif melalui
        penandatanganan Perjanjian Jual Beli dimana ditegaskan bahwa yang dijual adalah klub sepak bola
        Putra Samarinda yang homebasenya di Bali. Apabila biaya lebih lanjut terkait dengan perpindahan
        operasi di Bali diperlukan, penjual akan menanggung biaya tersebut. Pembeli juga memiliki hak
        eksklusif untuk memilih dan mengontrak ulang pemain, pelatih, ofisial dan karyawan yang telah habis
        masa kontrak kerjanya dan penjual wajib dengan biaya sendiri mendaftarkan Perusahaan kepada badan
        yang berwenang termasuk namun tidak terbatas pada PSSI, PT Liga Indonesia, AFC dan FIFA.

        Perusahaan berkeyakinan bahwa akuisisi ini merupakan akuisisi bisnis karena Perusahaan memperoleh
        klub sepakbola yang merupakan input sebagai sumber daya ekonomik dan memperoleh hak eksklusif
        untuk memilih dan mengontrak ulang pemain, pelatih dan ofisial yang diperlukan dalam proses
        menghasilkan out-put. Oleh karena itu, seluruh hak dan kewajiban klub sepakbola Putra Samarinda
        berada pada PSI, tidak terdapat aset dan liabilitas teridentifikasi yang diakui oleh Perusahaan dan
        Perusahaan mengakui seluruh harga pembelian klub sepakbola Putra Samarinda sebagai goodwill.

        Grup melakukan pengukuran atas penurunan goodwill secara tahunan atau lebih sering, jika terdapat
        indikasi penurunan nilai goodwill. Pada saat pengukuran penurunan nilai, goodwill dialokasikan pada
        unit penghasil kas yang terendah yang diharapkan dapat memberikan manfaat atas penggabungan
        usaha, yang ditentukan oleh Grup.

        PT Karya Digital Madani

        Goodwill timbul dari kombinasi bisnis PT Karya Digital Madani (KDM) sebesar Rp 618.189.810 yang
        dialokasikan ke unit penghasil kas yang manfaatnya diharapkan dari kombinasi bisnis yang dapat
        diatribusikan pada penguatan bisnis serta diharapkan dapat bersinergi melalui penggabungan operasi
        Grup dengan KDM (Catatan 4).

        Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat penurunan nilai goodwill pada akhir periode pelaporan.

        Pendaftaran

        Saldo yang belum diamortisasi dari pendaftaran pemain dan ofisial tim sebesar Rp 737.202.657 per 31
        Desember 2025. Sisa saldo diharapkan akan diamortisasi selama masa kontrak pemain atau ofisial tim.
        Hal ini tidak memperhitungkan penambahan pemain atau ofisial tim setelah 31 Desember 2025, yang
        berdampak pada peningkatan biaya amortisasi di masa datang, juga tidak mempertimbangkan
        pelepasan setelah 31 Desember 2025, yang akan berdampak pada penurunan biaya amortisasi di masa
        datang. Selain itu, setiap negosiasi ulang kontrak juga akan berdampak pada biaya di masa datang.

        Akun media sosial

        Pada tanggal 15 Oktober 2020, PT Rahasia Gadis Nusantara, Entitas Anak telah membeli dan menerima
        pengalihan hak atas akun media sosial Instagram Rahasia Gadis dari pihak ketiga dengan harga Rp
        5.500.000.000 untuk tujuan mengelola dan mengembangkan akun Rahasia Gadis tersebut.
Page 51
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. ASET TIDAK BERWUJUD (lanjutan)

        Virtual Human

        Pada tahun 2023, PT Manusia Masa Depan, entitas anak, memiliki aset digital dalam bentuk virtual
        human yang digunakan sebagai media promosi.

        Lisensi

        Pada tanggal 3 September 2020, PT Kreasi Karya Bangsa, entitas anak telah membayar biaya lisensi
        sebesar Rp 2 miliar untuk memperoleh lisensi keanggotaan dari Indonesian Basketball League (IBL), agar
        klub bola basket “Bali United” yang dimiliki dan dikelola oleh Grup dapat mengikuti kompetisi IBL
        selama minimal 5 tahun. Perusahaan tidak memperpanjang terkait dengan lisensi keanggotaan IBL.

        Lain - lain

        Merupakan biaya yang dikeluarkan oleh Perusahaan untuk memperoleh hak merek “Bali United”, jingle
        dan pendaftaran hak merek tersebut kepada Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual Kementerian
        Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dan perangkat lunak.

        Status hak merek yang didaftarkan pada tanggal 14 Januari 2015 di Direktorat Jendral Kekayaan
        Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia telah selesai pada tahun
        2025.

14. ASET TIDAK LANCAR LAIN

     Grup memiliki aset tidak lancar lainnya yang terdiri dari:


                                                                  30/06/2026             31/12/2025
                                                                     Rp                        Rp

     Aset keuangan pada FVTOCI-investasi
        pada instrumen ekuitas                                    57.254.358.000          57.254.358.000
     Uang muka pembelian aset tetap                                            -          18.184.202.487
     Aset keuangan pada FVTOCI-investasi
        pada instrumen utang                                       8.723.379.125           8.723.379.125
     Uang muka remunerasi
        pemain dan staf (Catatan 9)                                4.702.983.333           4.702.983.333
     Biaya perbaikan stadion
        yang ditangguhkan                                             46.815.564              160.811.925

     Total                                                        70.727.536.022          89.025.734.870


     Aset keuangan pada FVTOCI - investasi pada instrumen ekuitas

                                                                  30/06/2026             31/12/2025
                                                                      Rp                       Rp

     PT Vidio Dot Com                                             29.138.000.000          29.138.000.000
     PT Rans Entertainmen Indonesia                               16.000.000.000          16.000.000.000
     PT Liga Indonesia Baru                                       10.000.000.000          10.000.000.000
     PT Mitra Maha Meta                                            1.400.000.000           1.400.000.000
     Stargo Pte. Ltd                                                 716.358.000             716.358.000

     Total                                                        57.254.358.000          57.254.358.000
Page 52
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. ASET TIDAK LANCAR LAIN (lanjutan)

     PT Vidio Dot Com

     Berdasarkan akta No. 23 tanggal 14 Juni 2022 dari notaris Candra Lim, S.H., LL.M notaris di Jakarta Utara,
     Perusahaan melakukan investasi saham pada PT Vidio Dot Com sebanyak 13.406 saham atau 0,21% hak
     kepemilikan dengan harga perolehan sebesar Rp 29.138.000.000.

     PT Rans Entertainmen Indonesia

     Berdasarkan akta No. 126 tanggal 29 Desember 2021 dari notaris Sugih Haryati S.H. M.Kn, notaris di
     Tangerang, PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi (EBIT), entitas anak, telah mengambil bagian saham baru
     PT Rans Entertainmen Indonesia (RANS) sebanyak 307 saham dengan nilai nominal sebesar Rp 307 juta atau
     setara dengan 0,77% dari total modal ditempatkan dan disetor RANS. EBIT telah menyetorkan modal
     sebesar Rp 16 miliar atas 307 saham tersebut kepada RANS.

     PT Liga Indonesia Baru

     Berdasarkan akta No 31 tanggal 20 Juni 2023 dari notaris Emmy Yatmini S.H, notaris di Jakarta Selatan,
     Perusahaan telah menyetujui peningkatan atas saham pada PT Liga Indonesia Baru (LIB) dari Persatuan
     Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menjadi sebesar 2.002.805 saham dengan nominal Rp 1.000 atau setara
     dengan 5,26% melalui konversi piutang usaha milik Perusahaan.

     Berdasarkan akta No. 43 tanggal 26 Juni 2024 dari notaris Emmy Yatmini S.H, notaris di Jakarta Selatan,
     Perusahaan telah menyetujui peningkatan atas saham pada PT Liga Indonesia Baru (LIB) dari Persatuan
     Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menjadi sebesar 3.000.250 saham dengan nominal Rp 1.000 atau setara
     dengan 5,26% melalui konversi piutang usaha milik Perusahaan.

     Berdasarkan akta No. 18 tanggal 7 Juli 2025 dari notaris Emmy Yatmini S.H, notaris di Jakarta Selatan,
     Perusahaan telah menyetujui peningkatan atas saham pada PT Liga Indonesia Baru (LIB) dari Persatuan
     Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menjadi sebesar 10.000.000 saham dengan nominal Rp 1.000 atau setara
     dengan 5,49%.

     PT Mitra Maha Meta

     Berdasarkan perjanjian surat utang tanggal 11 Juni 2022, Perusahaan melakukan investasi sebesar USD
     100.000 atau setara Rp 1.400.000.000 pada surat utang PT Mitra Maha Meta. Jatuh tempo surat utang
     tersebut tanggal 31 Desember 2022.

     Surat utang dapat dikonversi ke modal saham dengan jumlah 583 saham seri C dengan hak kepemilikan
     4,96%.

     Berdasarkan dokumen Accounting and Corporate Regulatory Authority (ACRA) tanggal 3 November 2023,
     Grup mengkonversi menjadi saham preference. Surat utang dapat dikonversi ke modal saham dengan
     jumlah 583 saham seri C dengan hak kepemilikan 4,96%.

     Stargo Pte. Ltd

     Berdasarkan dokumen Accounting and Corporate Regulatory Authority (ACRA) tanggal 21 Juli 2022,
     Perusahaan melakukan investasi dalam saham Stargo Pte. Ltd sebanyak 10.417 saham atau 0,62 % hak
     kepemilikan dengan biaya perolehan sebesar Rp 716.358.000.

     Uang muka pembelian aset tetap

     Uang muka pembelian aset tetap terbesar merupakan uang muka pembelian peralatan stadion berupa
     peralatan Video Assistant Referee (VAR) per 31 Desember 2025.
Page 53
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. ASET TIDAK LANCAR LAIN (lanjutan)

     Aset keuangan pada FVTOCI - investasi pada instrumen utang

                                                            30/06/2026                 31/12/2025
                                                                     Rp                        Rp

     PT Indozone Media Indonesia                               5.131.770.000              5.131.770.000
     Tjufoo Pte. Ltd                                           3.591.609.125              3.591.609.125

     Total                                                     8.723.379.125              8.723.379.125


     PT Indozone Media Indonesia

     Pada tanggal 10 September 2021, Grup memberikan pinjaman kepada PT Indozone Media Indonesia sebesar
     USD 120.000 atau setara dengan Rp 1.887.720.000 dengan jangka waktu 3 tahun. Pinjaman ini tidak
     dikenakan bunga dan dapat dikonversi sewaktu-waktu menjadi modal dengan harga konversi sebesar Rp
     1.701.300.000.

     Berdasarkan perjanjian surat sanggup tanggal 5 April 2022, Perusahaan melakukan investasi sebesar USD
     225.000 atau setara Rp 3.244.050.000 pada surat utang PT Indozone Media Indonesia. Surat tersebut tidak
     dikenakan bunga, tanpa jangka waktu pembayaran yang tetap dan dapat dikonversi sewaktu-waktu
     menjadi modal.

     Tjufoo Pte. Ltd

     Berdasarkan perjanjian surat utang tanggal 28 Maret 2022, Perusahaan melakukan investasi sebesar USD
     250.000 atau setara Rp 3.591.609.125 pada surat utang Tjufoo Pte. Ltd. Surat utang ini tidak dikenakan
     bunga dan dapat dikonversi sewaktu – waktu menjadi modal.

     Uang muka remunerasi pemain dan staff

                                                             30/06/2026                 31/12/2025
                                                                     Rp                        Rp

     Saldo awal tahun                                          5.677.650.000                 3.664.262.837
     Penambahan                                                2.319.144.166                 6.774.953.000
     Amortisasi (Catatan 23)                                  (2.981.289.714)            (4.761.565.837)
     Saldo akhir tahun                                         5.015.504.452                 5.677.650.000

     Bagian lancar (Catatan 9)                                   (312.521.119)                (974.666.667)

     Bagian tidak lancar                                       4.702.983.333                 4.702.983.333


     Biaya perbaikan stadion yang ditangguhkan

     Merupakan biaya renovasi stadion Kapten I Wayan Dipta dengan rincian sebagai berikut:

                                                              30/06/2026                31/12/2025
                                                                     Rp                        Rp

     Saldo awal tahun                                                160.811.925              697.988.503
     Amortisasi (Catatan 23)                                     (113.996.361)               (537.176.578)
     Saldo akhir tahun                                                46.815.564              160.811.925
Page 54
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

15. ASET TIDAK LANCAR YANG DIKUASAI UNTUK DIJUAL

     Grup memiliki rencana untuk melepaskan bisnis usaha PT Pedagang Aset Kripto (PAK), entitas anak yang
     bukan merupakan lini bisnis inti Grup melalui Surat Keputusan tanggal 1 Oktober 2025 (Catatan 1d).
     Sehingga pada laporan keuangan konsolidasian tahun 31 Desember 2025 Grup telah mengklasifikasikan
     sebagai aset tidak lancar yang dikuasai untuk dijual, dikarenakan Perusahaan memiliki keyakinan bahwa
     rencana tersebut dapat direalisasikan.

     Saat ini proses penjualan pada tahap komunikasi dengan calon pembeli yang telah diidentifikasi dan dinilai
     memiliki kapasitas serta kredibilitas yang memadai. Penjualan dimaksud dapat diselesaikan pada Kuartal II
     Tahun 2026. Apabila harga penjualan telah disepakati, pelaksanaan transaksi penjualan investasi saham
     PAK akan dilakukan dengan tunduk dan mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku
     di Indonesia, termasuk namun tidak terbatas pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.

                                                                     30/06/2026              31/12/2025
                                                                           Rp                     Rp

     Aset tidak lancar yang dikuasai untuk dijual

     Kas dan bank                                                     6.109.211.263           6.631.069.721
     Pajak dibayar dimuka                                               100.035.095              71.319.221
     Biaya dibayar dimuka dan uang muka                                 457.579.650             475.934.200
     Investasi jangka pendek                                         73.253.000.000         93.904.000.000
     Aset tetap - neto (Catatan 12)                                       13.638.517             17.034.345
     Aset hak guna - neto                                               109.328.189             163.992.282
     Aset tidak berwujud                                                377.377.508             377.377.508
     Aset pajak tangguhan                                                    503.076                503.076

     Total                                                           80.420.673.298        101.641.230.353

     Liabilitas yang secara langsung terkait
        dengan aset tidak lancar yang
        dikuasai untuk dijual

     Utang lain-lain                                                      57.397.920             45.787.520
     Utang pajak                                                             515.011              7.619.428
     Beban akrual                                                          3.000.000             15.000.000
     Liabilitas sewa                                                    117.858.993             166.278.993

     Total                                                              178.771.924             234.685.941

     Aset neto entitas anak yang
        dikuasai untuk dijual                                        80.241.901.374        101.406.544.412
Page 55
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16. UTANG USAHA

                                                            30/06/2026                  31/12/2025
                                                                Rp                          Rp
    Berdasarkan pemasok
    Pihak berelasi (Catatan 25)                                 770.710.000              1.901.758.223
    Pihak ketiga
       PT Galva Technologies Tbk                            12.423.621.573              14.693.820.720
       PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk                     4.610.759.528               4.579.485.278
       PT Philadelian Coltan Indonesia                       3.528.164.000                           -
       PT Mahesa Jenar Semarang                              1.387.500.000                           -
       PT Daya Genset Sarana                                 1.206.292.500                 199.522.500
       PT Tangara Mitrakom                                   1.004.148.505                  43.068.000
       PT Citra Surya Logistik Indonesia                       890.184.870                 412.316.405
       PT Putra Nusantara Disel                                826.350.000                  42.250.000
       PT Eloi Coco Industries                                 315.409.069               1.474.591.288
       Lain-lain (masing-masing
         dibawah 5% dari total)                               9.586.023.148              7.298.525.675
         Sub-total                                          35.778.453.193              28.743.579.866
    Total                                                   36.549.163.193              30.645.338.089

    Utang usaha timbul dari pembelian barang dagangan, streaming, sponsorship dan biaya operasional lainnya
    serta penggunaan jasa yang dibutuhkan untuk operasional Grup.

    Utang usaha umumnya dilunasi dalam jangka waktu 30-60 hari. Seluruh utang usaha tidak dijamin dan
    didenominasi dalam mata uang Rupiah.

    Nilai wajar utang usaha yang diklasifikasi sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
    diamortisasi mendekati nilai tercatat karena sifat jangka pendek utang tersebut.

17. PERPAJAKAN

    a.   Pajak dibayar dimuka

                                                            30/06/2026                 31/12/2025
                                                                Rp                         Rp
         Pajak Penghasilan Pasal 28a
           2025                                              2.555.740.937               2.555.740.937
           2024                                                108.260.803               3.559.432.738
         Pajak penghasilan - Pasal 21                           11.245.972                  13.550.250
         Pajak penghasilan - Pasal 22                              981.504                           -
         Pajak penghasilan - Pasal 23                        1.677.433.464                           -
         Pajak penghasilan - Pasal 4 ayat 2                    139.076.344                           -
         Pajak Pertambahan Nilai                            10.115.733.277               3.339.537.700
         Total                                              14.608.472.301               9.468.261.625

         *) Penambahan lebih bayar tahun 2024 sebesar Rp 102.289.510 berasal dari lebih bayar milik PT Karya
         Digital Madani yang diakuisisi oleh Grup tahun 2025.
Page 56
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. PERPAJAKAN

    b.   Utang pajak

                                                              30/06/2026                    31/12/2025
                                                                     Rp                           Rp
         Pajak penghasilan
             Pasal 4 (2)                                            14.540.239                  398.540.445
             Pasal 21                                              587.407.970                  212.112.718
             Pasal 23                                              450.316.192               1.201.642.606
             Pasal 26                                                 1.800.000                  17.776.313
             Pasal 29                                                            -               23.002.202
         Pajak Pertambahan Nilai                                9.972.086.284                3.798.949.717
         Pajak pembangunan I (PB I)                                148.118.230                  139.311.567
         Total                                                 11.174.268.915                5.791.335.568


18. LIABILITAS SEWA

    Grup mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka panjang. Grup memiliki kontrak sewa
    tanah, bangunan dan stadion. Kewajiban Grup dalam sewa ini dijamin dengan hak pesewa atas aset yang
    disewakan. Grup dilarang mengalihkan dan menyewakan kembali aset yang disewakan. Beberapa kontrak
    sewa terdapat opsi perpanjangan yang akan dibahas lebih lanjut di bawah ini.

    Perusahaan juga memiliki sewa apartemen tertentu dengan jangka waktu sewa 12 bulan atau kurang dan
    sewa peralatan kantor dengan nilai yang rendah. Perusahaan menerapkan pengakuan pengecualian sewa
    jangka pendek dan sewa aset pendasar nilai rendah untuk sewa tersebut.

    Aset hak guna

    Perusahaan menyajikan nilai tercatat aset hak guna yang diklasifikasikan dalam aset tetap seperti
    diungkapkan pada Catatan 11.

    Nilai tercatat liabilitas sewa dan analisis jatuh tempo liabilitas sewa diungkapkan di bawah ini:

                                                          30/06/2026                      31/12/2025
                                                              Rp                              Rp
    Tanah                                                    3.531.714.857                  3.531.714.857
    Bangunan                                                 5.720.641.875                 10.319.850.055
    Stadion                                                  2.243.643.203                  3.069.303.203
    Kendaraan                                                   50.985.757                     48.188.051
    Total                                                  11.546.985.692                  16.969.056.166

                                    Pembayaran sewa
                                         minimum                       Bunga                    Nilai kini
                                             Rp                           Rp                        Rp
30/06/2026
Tidak lebih dari satu tahun                7.159.731.039             2.060.840.966              5.098.890.073
Antara satu dan lima tahun                10.101.651.820             3.653.556.201              6.448.095.619
Total                                     17.261.382.859             5.714.397.167             11.546.985.692

Liabilitas jangka pendek                                                                        5.098.890.073
Liabilitas jangka panjang                                                                       6.448.095.619
Page 57
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

18. LIABILITAS SEWA (lanjutan)

                                       Pembayaran sewa
                                           minimum                      Bunga                  Nilai kini
                                               Rp                         Rp                       Rp
    31/12/2025
    Tidak lebih dari satu tahun              7.982.593.333            2.060.840.966            5.921.752.367
    Antara satu dan lima tahun              14.700.860.000            3.653.556.201           11.047.303.799
    Total                                   22.683.453.333            5.714.397.167           16.969.056.166

    Liabilitas jangka pendek                                                                   5.921.752.367
    Liabilitas jangka panjang                                                                 11.047.303.799


    Perusahaan memiliki kontrak sewa yang mencakup opsi perpanjangan, opsi perpanjangan ini diperhitungan
    dalam aset hak guna dan liabilitas sewa karena sifat yang bisa dipaksakan.

    Penambahan liabilitas sewa terjadi dari transaksi baru yang telah memenuhi kriteria tertentu sesuai dengan
    kriteria sewa seperti yang disyaratkan oleh PSAK 116, sebagai berikut:

    Tanah

    Pada tanggal 27 Juli 2016, Perusahaan dan pihak ketiga menandatangani kontrak sewa tanah yang dapat
    digunakan untuk mendirikan membangun sarana olahraga dan pendukungnya dengan jangka waktu 31 tahun
    6 bulan dengan nilai Rp 1,5 miliar.

    Pada tanggal 9 Oktober 2017, Perusahaan dan pihak ketiga menandatangani kontrak sewa tanah yang dapat
    digunakan untuk mendirikan membangun sarana olahraga dan pendukungnya dengan jangka waktu 16 tahun
    dengan nilai Rp 740 juta.

    Pada tanggal 18 November 2019, Perusahaan dan pihak ketiga menandatangani kontrak sewa tanah yang
    dapat digunakan untuk mendirikan membangun sarana olahraga dan pendukungnya dengan jangka waktu 15
    tahun dengan nilai Rp 391,5 juta.

    Pada tanggal 21 Agustus 2023, Perusahaan dan pihak ketiga menandatangani kontrak sewa tanah yang dapat
    digunakan untuk mendirikan membangun sarana olahraga dan pendukungnya dengan jangka waktu 20 tahun
    dengan nilai Rp 1,5 miliar.

    Pada tanggal 31 Agustus 2023, Perusahaan dan pihak berelasi menandatangani kontrak sewa tanah yang
    dapat digunakan untuk mendirikan membangun sarana olahraga dan pendukungnya dengan jangka waktu 20
    tahun 8 bulan dengan nilai Rp 954,8 juta.

    Pada tanggal 9 Oktober 2023, Perusahaan dan pihak berelasi menandatangani kontrak sewa tanah yang
    dapat digunakan untuk mendirikan membangun sarana olahraga dan pendukungnya dengan jangka waktu 2
    tahun berlaku mulai 3 April 2023 dengan harga sewa sebesar Rp 50 juta per bulan dan dibayarkan per bulan.

    Pada tanggal 1 Januari 2025, Perusahaan dan pihak ketiga menandatangani kontrak amandemen sewa tanah
    yang dapat digunakan untuk mendirikan membangun sarana olahraga dan pendukungnya dengan jangka
    waktu 1 tahun berlaku mulai 1 Januari 2025 dengan harga sewa sebesar Rp 1 miliar. Pada tanggal 22
    Desember 2025, Perusahaan memperpanjang sewa selama 1 tahun dengan harga sewa Rp 1 miliar.
Page 58
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

18. LIABILITAS SEWA (lanjutan)

     Bangunan

     Perusahaan dan pihak ketiga menandatangani kontrak sewa bangunan yang dapat digunakan untuk mess
     pemain, gudang dan ruang kantor dengan jangka waktu 3-22 tahun dengan nilai Rp 2,7 miliar (2024: Rp 10
     miliar). Pada tahun 2024, terdapat pengurangan aset hak guna yang telah selesai kontrak sewa dengan
     biaya perolehan dan akumulasi penyusutan masing-masing sebesar Rp 6.553.582.580 dan pengurangan atas
     perubahan kontrak masa sewa beberapa luas bangunan dengan nilai tercatat neto atas aset hak guna usaha
     sebesar Rp 5.059.719.371 dan liabilitas sewa sebesar Rp 6.740.706.751 dan mengakui keuntungan atas
     selisih nilai kini liabilitas sewa dan nilai tercatat neto aset hak guna usaha sebesar Rp 1.680.987.380 pada
     keuntungan dan kerugian lain-lain.

     Stadion

     Pada tanggal 14 Juni 2023, Perusahaan dan Pemerintah Kabupaten Gianyar menandatangani kontrak sewa
     Stadion untuk periode sewa 5 tahun yang berlaku mulai 6 April 2023 dengan harga sewa sebesar Rp 825,6
     juta per tahun dan dibayarkan per tahun.

     Seluruh liabilitas sewa didominasi dalam Rupiah.

19. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA

    Grup tidak melakukan pencadangan atas imbalan pascakerja dari bulan Januari s/d Juni 2026 dengan
    pertimbangan fluktuatifnya turnover karyawan selama 6 bulan terakhir. Maka dari itu Perusahaan
    menyajikan kembali perhitungan dan rincian Liabilitas Imbalan Pascakerja per 30 Juni 2026 sesuai dengan
    hasil perhitungan terakhir yang telah dilakukan oleh Kantor Konsultan Aktuaria Riana dan Rekan,
    sebagaimana yang telah disajikan pada laporan keuangan yang berakhir pada bulan Desember 2025 telah
    diaudit sebagai berikut:


                                                             30/06/2026                    31/12/2025
                                                                 Rp                            Rp
    Saldo awal periode                                          4.621.158.095                 3.557.456.977
    Biaya jasa kini                                                             -               865.774.339
    Biaya jasa lalu                                                             -               (10.990.143)
    Biaya bunga                                                                 -               235.232.748
    Termasuk dalam laba rugi                                                    -             1.090.016.944
    Kerugian akturial
      yang timbul dari:
      Perubahan asumsi keuangan                                                 -               230.026.981
      Penyesuaian atas pengalaman                                               -              (230.069.060)
    Termasuk dalam kerugian
      komprehensif lain                                                         -                     (42.079)
    Pembayaran imbalan                                                          -               (26.273.747)
    Saldo akhir periode                                         4.621.158.095                 4.621.158.095
Page 59
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

20. MODAL SAHAM

                                                                    30/06/2026 dan 31/12/2025
                                                                       Persentase                  Total modal
                     Nama pemegang saham        Jumlah saham           kepemilikan            ditempatkan dan disetor
                                                                           %                            Rp

     Pieter Tanuri                               2.295.830.720                       38,26%            22.958.307.200
     PT Asuransi Central Asia                      533.000.000                        8,88%             5.330.000.000
     PT Asuransi Central Asia Raya                 384.000.000                        6,40%             3.840.000.000
     Ayu Patricia Rachmat                          304.627.000                        5,08%             3.046.270.000
     Masyarakat (masing-masing dibawah
       5% dari total)                            2.482.542.280                       41,38%            24.825.422.800

     Total                                       6.000.000.000                      100,00%            60.000.000.000


    Berdasarkan akta No. 32 tanggal 12 Februari 2019 dari Christina Dwi Utami, SH., M.Hum., M.Kn., notaris di
    Jakarta, Perusahaan telah meningkatkan modal dasar Perusahaan dari Rp 60 miliar menjadi Rp 160 miliar
    dan perubahan nilai nominal saham Perusahaan yang semula Rp 100 per saham menjadi Rp 10 per saham
    dan menerbitkan saham baru melalui Penawaran Umum, dalam jumlah sebanyak-banyaknya 2 miliar saham
    dengan nilai nominal Rp 10 per saham atau setara dengan 33,33 % dari total modal ditempatkan dan disetor
    Perusahaan setelah Penawaran Umum.

    Perubahan anggaran dasar telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
    Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-0007609.AH.01.02 Tahun 2019 tanggal 13 Februari 2019 dan telah
    diterima dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
    Republik Indonesia sesuai dengan surat penerimaan dan pemberitahuan perubahan data No. AHU-AH.01.03-
    0087719 dan No. AHU-AH.01.03-0087720 masing-masing tanggal 13 Februari 2019.

21. TAMBAHAN MODAL DISETOR

                                                                 30/06/2026                   31/12/2025
                                                                      Rp                             Rp

    Agio saham dari penawaran umum saham
       perusahaan kepada masyarakat
       sebesar 2 miliar saham dengan nilai
       nominal Rp 10 per saham dan harga
       penawaran Rp 175 per saham                                330.000.000.000              330.000.000.000
    Agio saham dari peningkatan
       modal disetor sebesar
       84.210.526 saham dengan
       nilai nominal Rp 100 per saham dan
       pelaksanaan Rp 1.000 per saham                             75.789.473.400               75.789.473.400
    Agio saham                                                    13.421.052.600               13.421.052.600
    Pengampunan pajak                                              1.070.257.725                 1.070.257.725
    Biaya emisi penawaran saham                                  (12.233.600.051)             (12.233.600.051)

    Total                                                        408.047.183.674              408.047.183.674
Page 60
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

22. PENDAPATAN

                                                                     30/06/2026              30/06/2025
     Manajemen Klub
              Komersial                                                53.667.841.200           45.107.662.633
              Kontribusi                                                7.121.250.000            7.095.280.000
     Sport Agency
               Sponsor                                                 28.239.568.762           36.931.912.253
               Live video streaming dan rekaman video                  58.037.309.725           43.368.486.431
     Lainnya                                                             875.380.269             1.072.428.128

     Total                                                           147.941.349.956        133.575.769.445


    Aset kontrak merupakan pendapatan yang belum ditagih. Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025,
    pendapatan yang belum ditagih diakui sebagai bagian piutang usaha. Kewajiban pelaksanaan belum dipenuhi
    yang tersisa akan dipenuhi dalam waktu 12 bulan disajikan sebagai liabilitas kontrak. Sebagian besar dari
    kewajiban pelaksanaan belum dipenuhi yang tersisa akan dipenuhi di tahun 2026.

                                                              30/06/2026                 31/12/2025
                                                                  Rp                         Rp
    Aset kontrak - pihak ketiga                              93.805.000.000             59.373.905.177
    Liabilitas kontrak
       Pihak ketiga                                          44.653.535.420             17.773.000.661
       Pihak berelasi                                                     -                          -
    Total                                                    44.653.535.420             17.773.000.661


    Berikut ini pendapatan usaha dari satu pelanggan yang melebihi 10% dari total pendapatan.

                                                               30/06/2026                 31/12/2025
                                                                   Rp                         Rp
    Live video streaming
       dan rekaman video
       PT Liga Indonesia Baru                                   59.315.089.609            96.064.250.000
       PT Liga Utama Indonesia                                  19.685.000.000                         -
    Komersial
       PT World Innovative
         Telecommunication                                      23.863.413.624            25.156.577.059
    Total                                                     102.863.503.233            121.220.827.059
Page 61
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

23. BEBAN OPERASI

                                                                30/06/2026             30/06/2025
    Gaji dan tunjangan                                               26.895.997.618       29.554.751.413
    Remunerasi pemain dan ofisial                                    22.101.009.780       16.774.781.336
    Perjalanan dinas                                                 19.865.083.668       10.837.078.189
    Sewa                                                             16.760.039.020         8.613.945.273
    Jasa profesional                                                 19.489.093.223       12.039.832.489
    Beban talent management                                           4.972.085.644         3.943.337.359
    Beban sponsorship                                                 7.150.000.000         4.581.326.459
    Beban promosi dan marketing                                       2.102.770.088          869.635.538
    Beban pokok merchandise                                          10.854.647.372         9.392.230.211
    Beban kantor                                                      3.408.065.585          909.049.624
    Jaringan dan internet                                             4.266.504.052          224.258.701
    Live video streaming dan rekaman video                            6.174.791.879         6.897.999.631
    Konsumsi                                                          2.300.567.962         1.558.021.172
    Perbaikan dan perawatan                                            621.949.623          1.024.984.090
    Pajak dan perijinan                                               2.775.373.345         6.024.856.372
    Penyusutan aset tetap dan aset hak guna
      Penyusutan aset hak guna (Catatan 11)                           2.224.832.948         1.881.987.389
      Penyusutan aset tetap (Catatan 12)                             15.602.350.265       11.211.150.832
    Amortisasi aset tidak berwujud
      Amortisasi akun media sosial (Catatan 13)                        776.182.855           710.408.402
      Amortisasi pendaftaran (Catatan 13)                              197.051.228             82.706.874
      Amortisasi virtual human (Catatan 13)                             91.405.290             91.405.290
      Amortisasi lain-lain (Catatan 13)                                   9.656.248            14.166.667
    Amortisasi aset tidak lancar
      Amortisasi remunerasi pemain dan ofisial (Catatan 14)           2.981.289.714         1.957.342.279
      Amortisasi perbaikan stadion (Catatan 14)                        113.996.361           232.662.834
    Listrik dan air                                                   1.250.864.155         1.231.501.803
    Sumbangan                                                         1.245.361.329         1.111.358.409
    Lain-lain                                                         9.474.368.896         7.409.311.707
    Jumlah                                                       183.705.338.148        139.180.090.343

24. PENDAPATAN (BEBAN) LAIN - LAIN

                                                                 30/06/2026           30/06/2025
        Pendapatan bunga                                              175.058.810         282.420.600
        Pendapatan investasi                                        (489.451.849)       5.470.423.730
        Keuntungan dan (kerugian) lain -lain                    (124.345.783.594)         514.310.734
        Jumlah                                                (124.660.176.633)        6.267.155.064
Page 62
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

25. SIFAT RELASI DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI
    Sifat relasi:

     a.    Pieter Tanuri adalah pemegang saham mayoritas Perusahaan.

     b.    PT Penta Artha Impressi. PT Bola Nusantara. PT Kilat Republik Indonesia. PT Terrazone Indonesia. PT
           Kelola Aset Digital. PT Teknologi Kreasi Bangsa. PT Samvile Koda Studio dan PT Buana Capital Sekuritas
           (31/12/2025: PT Penta Artha Impressi. PT Bola Nusantara. PT Kilat Republik Indonesia. PT Terrazone
           Indonesia. PT Kelola Aset Digital. PT Teknologi Kreasi Bangsa. PT Samvile Koda Studio dan PT Buana
           Capital Sekuritas) memiliki pemegang saham akhir yang sama dengan Perusahaan.

     c.    Dewan Komisaris dan Dewan Direksi merupakan manajemen kunci Perusahaan.

    Transaksi dengan pihak-pihak berelasi:

    Dalam kegiatan usahanya. Perusahaan mengadakan transaksi tertentu dengan pihak berelasi. Transaksi-
    transaksi tersebut meliputi antara lain:

    a.    Saldo piutang usaha (Catatan 6) yang timbul dari transaksi pendapatan adalah sebagai berikut:

                                                               30/06/2026                    31/12/2025
                                                                                                 Rp
          PT Penta Artha Impressi                                  191.573.680                 191.573.680
          Total                                                    191.573.680                 191.573.680
          Persentase dari total aset                                       0,02%                         0,02%

    b.    Saldo piutang lain-lain (Catatan 7) yang timbul dari pemberian pinjaman sementara tanpa bunga
          adalah sebagai berikut:

                                                                30/06/2026                    31/12/2025
                                                                      Rp                          Rp
          PT Bola Nusantara                                       3.013.514.727                3.012.127.827
          PT Kilat Republik Indonesia                             2.627.344.105                2.579.388.901
          PT Terrazone Indonesia                                  2.523.103.733                2.372.855.282
          PT Kelola Aset Digital                                    910.536.529                  910.536.529
          PT Teknologi Kreasi Bangsa                                450.000.000                  450.000.000
          Lain-lain                                                 498.866.083                  776.770.172
          Total                                                 10.023.365.177                10.101.678.711
          Persentase dari total aset                                         1,29%                          1,12%


    c.    Saldo utang usaha (Catatan 16) yang timbul dari pembelian barang dagangan adalah sebagai berikut:

                                                                           30/06/2026            31/12/2025
                                                                               Rp                      Rp
          PT Samville Koda Studio                                              513.310.000            1.644.358.223
          PT Teknologi Kreasi Bangsa                                           257.400.000             257.400.000
          Total                                                                770.710.000            1.901.758.223
          Persentase dari total liabilitas                                           0,62%                    2,10%
Page 63
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

26.        IKATAN DAN PERJANJIAN YANG SIGNIFIKAN

      a.    Perusahaan memperoleh kontrak sponsor untuk tim sepakbola Bali United dari pihak ketiga sebesar Rp
            28.55 miliar per tahun untuk liga domestik yang berlaku sampai dengan tahun 2026.

      b.    Perusahaan memiliki kontrak signifikan dengan pemain. pelatih dan ofisial tim sepakbola profesional
            dengan jangka waktu 6 bulan sampai dengan 4 tahun dengan rincian total kontrak per tahun sebagai
            berikut:
                                                            30/06/2026                       31/12/2025
                                                  Jumlah            Nilai          Jumlah            Nilai
                                                                     Rp                               Rp
             Pemain tim utama                          34       35.647.903.333          34       27.255.475.000
             Pemain tim usia muda                      57        1.832.450.000          92          649.000.000
             Pelatih dan ofisial tim                   33        8.865.700.000          28        5.441.050.000
             Total                                              46.346.053.333                   33.345.525.000


27.        INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

           Grup terekspos terhadap risiko keuangan seperti nilai wajar atau risiko arus kas atas suku bunga. risiko
           likuiditas. dan risiko kredit dalam menghadapi operasinya. Secara umum dengan semua bisnis lainnya.
           Grup menghadapi risiko yang timbul dari penggunaan instrumen keuangan. Catatan ini menggambarkan
           tujuan Grup. kebijakan dan proses untuk mengelola risiko-risiko dan metode yang digunakan untuk
           mengukurnya. Informasi kuantitatif lebih lanjut sehubungan dengan risiko ini disajikan melalui laporan
           keuangan konsolidasian ini.

           Tidak terdapat perubahan secara substansial dalam eksposur risiko instrumen keuangan Grup. tujuan.
           kebijakan dan proses untuk mengelola risiko-risiko atau metode yang digunakan untuk mengukurnya dari
           periode sebelumnya kecuali dinyatakan lain dalam catatan ini.

       a.     Instrumen keuangan utama

              Instrumen keuangan utama yang digunakan Grup. dari instrumen keuangan yang mana risiko timbul.
              meliputi kas dan setara kas. investasi jangka pendek. piutang usaha. piutang lain-lain. setoran
              jaminan. investasi saham. utang usaha. utang lain-lain. beban akrual dan liabilitas sewa.
Page 64
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

27. INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

    b.   Kelompok instrumen keuangan

                                                                     30/06/2026               31/12/2025
                                                                         Rp                       Rp
         Aset keuangan
         Biaya perolehan diamortisasi
            Kas dan setara kas                                       9.053.912.057            32.986.899.263
            Piutang usaha                                          177.142.546.294           119.379.046.222
            Piutang lain-lain                                       24.637.532.721            25.392.510.109
            Aset tidak lancar yang dikuasai untuk dijual             6.109.211.263             6.631.069.721
            Sub-total                                              216.943.202.335           184.389.525.315
         Nilai wajar melalui penghasilan
            komprehensif lain (FVTOCI)
            Investasi jangka pendek                                     129.821.877             2.703.337.155
            Investasi pada instrumen ekuitas                         57.254.358.000            57.254.358.000
            Investasi pada instrumen utang                            8.723.379.125             8.723.379.125
            Sub-total                                                66.107.559.002            68.681.074.280
         Nilai wajar melalui
            laba rugi (FVTPL)
            Investasi jangka pendek                                191.132.729.637           311.216.088.611
            Aset tidak lancar yang dikuasai untuk dijual            73.253.000.000            93.904.000.000
            Sub-total                                              264.385.729.637           405.120.088.611
         Liabilitas keuangan
         Biaya perolehan yang diamortisasi
            Utang usaha                                              36.549.163.193            30.645.338.089
            Utang lain-lain                                           2.956.098.820             3.598.512.648
            Beban akrual                                              8.258.954.642             8.589.672.033
            Liabilitas sewa                                          11.546.985.692            16.969.056.166
            Liabilitas yang secara langsung terkait dengan
               aset tidak lancar yang dikuasai untuk dijual             178.256.913               227.066.513
            Total                                                    59.489.459.260            60.029.645.449


    c.   Instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar secara berulang (tetapi nilai wajar diharuskan
         diungkapkan)

         Instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar secara berulang (tetapi nilai wajar diharuskan
         diungkapkan) meliputi kas dan setara kas. piutang usaha. piutang lain-lain. utang usaha. utang lain-lain
         dan beban akrual. Pengungkapan nilai wajar liabilitas sewa tidak diharuskan sesuai standar akuntansi.

         Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut diatas yang diukur sebesar biaya perolehan
         diamortisasi dalam laporan keuangan konsolidasian. mendekati nilai tercatat karena jatuh tempo dalam
         jangka pendek.

    d.   Instrumen keuangan diukur dengan nilai wajar secara berulang

         Grup memiliki instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar secara berulang pada akhir periode
         pelaporan berupa investasi jangka pendek pada PT Nusadana Investama Indonesia. PT Buana Capital
         Sekuritas. Reksadana Dana Kas PT Syailendra Capital. PT Juara Capital Indonesia dan PT Trimegah
         Sekuritas Indonesia Tbk (Catatan 5). Nilai wajar instrumen keuangan menggunakan harga kuotasian di
         pasar aktif. pada Bursa Efek Indonesia yang merupakan hirarki nilai wajar pada level 1.

         Grup juga memiliki instrumen keuangan FVTOCI atas investasi pada instrumen ekuitas pada PT Rans
         Entertainmen Indonesia. PT Vidio Dot Com. Stargo Pte. Ltd. PT Liga Indonesia Baru dan PT Mitra Maha
         Meta. Grup juga memiliki instrumen keuangan FVTOCI atas investasi pada instrumen utang pada Tjufoo
         Pte. Ltd dan PT Indozone Media Indonesia yang dinyatakan sebesar biaya perolehan (Catatan 14)
Page 65
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

27. INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

    e.   Tujuan manajemen risiko keuangan

         Kebijakan manajemen risiko keuangan Grup bertujuan untuk memastikan bahwa terdapat sumber daya
         keuangan yang memadai untuk pengembangan usaha Grup serta dapat mengelola risiko harga. risiko
         suku bunga. risiko likuiditas. dan risiko kredit. Kebijakan manajemen risiko keuangan yang dijalankan
         oleh Grup adalah sebagai berikut:

         Manajemen risiko harga

         Grup terekspos risiko harga yang berasal dari aset keuangan FVTOCI dan aset keuangan FVTPL seperti
         diungkapkan dalam Catatan 5 yang dicatat sebesar nilai wajar. Keuntungan dan kerugian yang timbul
         atas perubahan nilai wajar aset keuangan tersedia untuk dijual diakui sebagai penghasilan komprehensif
         lain.

28. TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN DAN OTORISASI LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN

     Penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan konsolidasian merupakan tanggung jawab manajemen.
     dan telah diotorisasi oleh Direksi untuk diterbitkan pada tanggal 30 Juli 2026.

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.03 MB
Published30 Jul 2026
Pages65
Characters233,106
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 101 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk p.1 ×194
linked — Pieter Tanuri. p.9 ×3
linked person Jemi Wiyono Prihadi · Komisaris Utama p.9
linked person Yabes Tanuri · Direktur Utama p.9 ×4
linked person Katharine Wianna · Direktur p.9
linked person Putri Paramita Sudali · Direktur p.9
linked org PT Rans Entertainmen Indonesia p.19 ×11
linked org Bank Central Asia Tbk p.39 ×2
linked org Bank Mega Tbk p.39 ×5
linked org Bank Ina Perdana Tbk p.39 ×5
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.39 ×2
linked org Bank KB Indonesia Tbk p.39 ×2
linked org Bank Maybank Indonesia Tbk p.39 ×2
linked org Bank Permata Tbk p.39 ×2
linked org PT Bank Syariah Indonesia p.39
linked org Bank QNB Indonesia Tbk p.39 ×2
linked org Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk p.39 ×16
linked org PT Syailendra Capital p.39 ×6
linked org Indofood Sukses Makmur Tbk p.43 ×2
linked org XL Axiata Tbk p.43 ×2
linked org Galva Technologies Tbk p.55 ×2
linked org Pemerintah Kabupaten p.58
linked org PT Asuransi Central Asia p.59 ×2
linked — Ayu Patricia Rachmat p.59
possible org Bursa Efek Indonesia p.10 ×5
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.11 ×2
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.39 ×5
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.39 ×2
possible org Telkom Indonesia (Persero) Tbk p.55 ×2
unresolved person Yurisa Martanti p.9
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.9 ×3
unresolved person Dr. Putra Hutomo p.9 ×2
unresolved org PT Putra Samarinda Indonesia p.9 ×2
unresolved person Edy Soehartono · Komisaris p.9
unresolved person Andy Flores Noya · Komisaris Independen p.9 ×2
unresolved person Y. Ade Bunian Moniaga · Direktur p.9 ×2
unresolved person J. Anwar Hasan · Anggota p.9
unresolved org PT Kreasi Karya Bangsa p.10 ×5
unresolved org PT Rahasia Gadis Nusantara p.10 ×2
unresolved org PT Pedagang Aset Kripto p.10 ×7
unresolved org PT IOG Indonesia Sejahtera p.10
unresolved org PT Bali Boga Sejahtera p.10
unresolved org PT Radio Swara Bukit Bali Indah p.10
unresolved org PT Karya Digital Madani p.10 ×6
unresolved person Hadijah. p.11
unresolved org PT PNM Venture Capital p.11
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.11 ×4
unresolved org PT Vidio Dot Com p.19 ×5
unresolved org PT Liga Indonesia Baru p.19 ×11
unresolved org PT Mitra Maha Meta p.19 ×4
unresolved org Stargo Pte. Ltd p.19 ×5
unresolved org PT Indozone Media Indonesia p.19 ×7
unresolved org Tjufoo Pte. Ltd p.19 ×6
unresolved org PT Bank UOB p.39
unresolved org PT Buana Capital Sekuritas p.39 ×5
unresolved org PT Juara Capital Indonesia p.39 ×4
unresolved org PT Nusadana Investama Indonesia p.39 ×3
unresolved org PT Trimegah Asset Management Entitas p.40
unresolved org PT Trimegah Asset Management p.40
unresolved org Reksa Dana Trimegah Fixed Income Plan p.40 ×2
unresolved org PT Trimegah Aset Management. p.40
unresolved org PT Syailendra Capital Grup p.41
unresolved org PT Telekomunikasi Seluler p.43
unresolved org PT Liga Utama Indonesia p.43 ×2
unresolved org PT Wira Pamungkas Pariwara p.43
unresolved org PT Gitaswara Indonesia p.43
unresolved org PT Gelora Trisula Semesta p.44 ×2
unresolved org PT Teknologi Kreasi Bangsa p.44 ×5
unresolved org PT Hiperion Kapital Investama p.46
unresolved org Digital Technology Mediatama Pte. Ltd p.46
unresolved org PT Samville Koda Studio p.46 ×2
unresolved org PT Aspirasi Lintas Talenta p.46 ×3
unresolved org PT KDM p.47
unresolved org PT Putra Samarinda Indonesia Goodwill p.49
unresolved person Harbiansyah Hanafiah p.49
unresolved org PT Liga Indonesia p.49 ×2
unresolved org PT Karya Digital Madani Goodwill p.50
unresolved person Candra Lim p.52
unresolved org PT Mitra Maha Meta. Jatuh p.52
unresolved org PT Philadelian Coltan Indonesia p.55
unresolved org PT Mahesa Jenar Semarang p.55
unresolved org PT Daya Genset Sarana p.55
unresolved org PT Tangara Mitrakom p.55
unresolved org PT Citra Surya Logistik Indonesia p.55
unresolved org PT Putra Nusantara Disel p.55
unresolved org PT Eloi Coco Industries p.55
unresolved org Pemerintah Kabupaten Gianyar p.58
unresolved org Kantor Konsultan Aktuaria Riana dan Rekan p.58
unresolved org PT Asuransi Central Asia Raya p.59
unresolved person Christina Dwi Utami p.59
unresolved org PT World Innovative Telecommunication p.60
unresolved org PT Penta Artha Impressi. p.62 ×3
unresolved org PT Bola Nusantara. p.62 ×3
unresolved org PT Kilat Republik Indonesia. p.62 ×3
unresolved org PT Terrazone Indonesia. p.62 ×3
unresolved org PT Samvile Koda Studio p.62 ×2
unresolved org PT Buana Capital Sekuritas. Reksadana Dana Kas p.64
unresolved org PT Vidio Dot Com. Stargo Pte. Ltd. p.64
unresolved org PT Mitra Maha Meta. Grup p.64

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result