Back to announcement
1. PT PUDP Tbk Konsol September 2025.pdf
Financial statement Text extracted PUDPSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 41
Page 1
PT. PUDJIADI PRESTIGE "Tbk"
DAN ENTITAS ANAK
Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak diaudit) dan
31 Desember 2024 (Diaudit)
dan yang berakhir pada tanggal-tanggal
30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
Page 2
DAFTAR ISI
Halaman
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PT PUDJIADI PRESTIGE, Tbk.
DAN ENTITAS ANAK
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Tanggal 30 September 2025 ( Tidak Diaudit),
1-3
30 September 2024 ( Tidak Diaudit)
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain untuk Periode yang Berakhir 4
Pada Tanggal-Tanggal 30 September 2025 dan 2024 ( Tidak Diaudit )
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian untuk Periode yang berakhir pada 30 5
September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
Laporan Arus Kas Konsolidasian untuk Periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30
September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit) 6
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 7 - 39
Page 3
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Per 30 September 2025 (Tidak Diaudit), dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
(disajikan dalam Rupiah)
Catatan 30 September 2025 31 Desember 2024
Tidak Diaudit Diaudit
ASET
ASET LANCAR
Kas dan Setara Kas 2i,4 4.291.251.213 5.657.035.899
Surat Berharga 5 58.352.623.738 64.332.371.258
Piutang Usaha-pihak ketiga
(Setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai pada
tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 sebesar
Rp 261.201.128) 6 1.028.303.731 1.065.520.244
Piutang Lain - lain 7 14.999.663.665 12.304.153.112
Persediaan 8 191.820.857.228 168.361.254.568
Uang Muka dan Biaya
Dibayar Dimuka 9 1.653.883.972 1.724.173.452
Pajak Dibayar Dimuka 16a 370.577.979 495.577.979
Jumlah Aset Lancar 272.517.161.526 253.940.086.512
7 - 41
ASET TIDAK LANCAR
Tanah Yang Belum Dikembangkan 10 30.617.592.899 30.617.592.899
Investasi pada entitas asosiasi 11 98.033.120.525 96.223.940.484
Aset Tetap
(Setelah dikurangi akumulasi penyusutan pada
tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, masing-
masing sebesar Rp 137.806.031.500 dan Rp 135.891.119.548) 12 90.066.692.084 88.550.895.775
Properti Investasi 13 14.719.202.473 14.587.600.740
Piutang Pihak Berelasi 14 28.693.911.459 34.279.723.016
Aset Pajak Tangguhan 6.865.073.456 6.865.073.456
Aset Lain-lain 15 4.162.956.092 4.181.956.092
Jumlah Aset Tidak Lancar 273.158.548.988 275.306.782.462
JUMLAH ASET 545.675.710.514 529.246.868.974
Laporan keuangan PT. Pudjiadi Prestige Tbk dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 telah
diaudit oleh kantor Akuntan Publik Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali dengan pendapat Wajar Dalam Semua Hal Yang
Material sesuai dengan laporan No. 00126/3.0266/AU.1/03/0945-2/1/III/2025 tanggal 26 Maret 2025. Sedangkan Laporan
Keuangan untuk yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 tidak diaudit.
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
1
Page 4
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Per 30 September 2025 (Tidak Diaudit), dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
(disajikan dalam Rupiah)
Catatan 30 September 2025 31 Desember 2024
Tidak Diaudit Diaudit
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang Pajak 16b 1.379.301.417 1.831.264.543
Utang Usaha-pihak ketiga 17 1.632.978.771 1.363.538.160
Biaya Yang Masih Harus Dibayar 18 2.884.627.698 2.706.234.513
Uang Muka Penjualan 19 392.440.084 97.376.000
Penyisihan Penggantian Perabotan -
dan Peralatan Hotel 20 162.331.742 160.092.249
Pendapatan Diterima Dimuka 21 3.399.921.698 3.028.998.770
Uang Jaminan 22 1.164.898.728 1.277.567.551
Utang Lain - lain 23 756.489.967 502.441.753
Utang Bank
Bagian Jangka Pendek Atas Jangka Panjang 24 18.868.440.330 3.271.148.622
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 30.641.430.435 14.238.662.161
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang Bank
Setelah Dikurangi Bagian Liabilitas Jangka Pendek 24 1.253.204.127 1.253.204.127
Liabilitas Imbalan Pasca Kerja 25 2.610.847.796 4.188.624.668
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 3.864.051.923 5.441.828.795
JUMLAH LIABILITAS 34.505.482.358 19.680.490.956
Laporan keuangan PT. Pudjiadi Prestige Tbk dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 telah
diaudit oleh kantor Akuntan Publik Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali dengan pendapat Wajar Dalam Semua Hal Yang
Material sesuai dengan laporan No. 00126/3.0266/AU.1/03/0945-2/1/III/2025 tanggal 26 Maret 2025. Sedangkan Laporan
Keuangan untuk yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 tidak diaudit.
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
2
Page 5
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Per 30 September 2025 (Tidak Diaudit), dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
(disajikan dalam Rupiah)
Catatan 30 September 2025 31 Desember 2024
Tidak Diaudit Diaudit
EKUITAS
Modal Saham
Modal dasar sebesar 1.120.000.000 saham dengan
nilai nominal Rp 250 per saham; Modal ditempatkan dan
Disetor penuh 659.120.000 saham
pada 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 26 164.780.000.000 164.780.000.000
Tambahan Modal Disetor 27 (37.593.011.275) (37.593.011.275)
Komponen Ekuitas Lain 352.173.814 352.173.814
Saldo Laba :
Telah Ditentukan Penggunaannya 14.655.238.596 14.655.238.596
Belum Ditentukan Penggunaannya 368.865.193.838 367.261.343.700
Jumlah yang dapat di atribusikan
kepada pemilik entitas induk 511.059.594.973 509.455.744.835
Kepentingan non pengendali 37 110.633.183 110.633.183
JUMLAH EKUITAS 511.170.228.156 509.566.378.018
JUMLAH LIABILITAS DAN
EKUITAS 545.675.710.514 529.246.868.974
Laporan keuangan PT. Pudjiadi Prestige Tbk dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 telah
diaudit oleh kantor Akuntan Publik Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali dengan pendapat Wajar Dalam Semua Hal Yang
Material sesuai dengan laporan No. 00126/3.0266/AU.1/03/0945-2/1/III/2025 tanggal 26 Maret 2025. Sedangkan Laporan
Keuangan untuk yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 tidak diaudit.
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
3
Page 6
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(disajikan dalam Rupiah)
Catatan 30 September 2025 30 September 2024
Tidak Diaudit Tidak Diaudit
Penjualan dan Pendapatan 28 27.060.898.022 27.881.924.358
Beban Pokok Penjualan dan Beban Langsung 29 (10.755.815.145) (9.630.033.667)
LABA KOTOR 16.305.082.877 18.251.890.691
Beban Usaha:
Beban Penjualan 30 (1.184.575.264) (1.493.180.081)
Beban Umum dan Administrasi 31 (25.662.192.215) (23.796.175.316)
Beban Penyusutan 31 (1.914.911.952) (2.674.262.928)
Jumlah (28.761.679.431) (27.963.618.325)
LABA ( RUGI ) OPERASI (12.456.596.554) (9.711.727.634)
Beban Keuangan 32 (350.060.856) (365.138.125)
Bagian Laba ( Rugi ) Entitas Asosiasi 33 6.240.260.533 3.723.996.904
Pendapatan (Beban) Lain - bersih 34 8.961.219.842 6.325.204.314
LABA ( RUGI ) BERSIH SEBELUM PAJAK 2.394.822.965 (27.664.541)
Pajak Penghasilan (790.972.827) (842.359.094)
LABA ( RUGI ) BERSIH TAHUN BERJALAN 1.603.850.138 -
(870.023.635)
Penghasilan (Rugi) Komprehensif Lain - -
LABA ( RUGI ) KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN 1.603.850.138 (870.023.635)
Laba ( Rugi ) bersih tahun berjalan yang
dapat diatribusikan kepada :
Pemilik entitas induk 1.603.850.138 (870.023.635)
Kepentingan non pengendali - -
Jumlah 1.603.850.138 (870.023.635)
Laba ( Rugi ) komprehensif tahun berjalan yang
dapat diatribusikan kepada :
Pemilik entitas induk 1.603.850.138 (870.023.635)
Kepentingan non pengendali - -
Jumlah 1.603.850.138 (870.023.635)
Laba ( Rugi ) per saham dasar
Jumlah lembar saham 659.120.000 659.120.000
Laba ( Rugi ) Bersih 35 2,4333 (1,3200)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
4
Page 7
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(disajikan dalam Rupiah)
Kepada pemilik entitas induk
Keuntungan Saldo laba
Tambahan (kerugian) Telah ditentukan Belum ditentukan Kepentingan
Modal saham modal disetor aktuaria penggunaannya penggunaannya Jumlah non pengendali Jumlah ekuitas
Saldo 1 Januari 2024 164.780.000.000 (37.593.011.275) 665.384.013 14.650.238.596 374.012.982.382 516.515.593.716 109.783.621 516.625.377.337
Penambahan / penyisihan
dana cadangan - - - 5.000.000 (5.000.000) - -
Dividen - - - (3.295.600.000) (3.295.600.000) - (3.295.600.000)
Laba bersih tahun berjalan - - - - (870.023.635) (870.023.635) (870.023.635)
Saldo 30 September 2024 164.780.000.000 (37.593.011.275) 665.384.013 14.655.238.596 369.842.358.747 512.349.970.081 109.783.621 512.459.753.702
Saldo 31 Desember 2024 164.780.000.000 (37.593.011.275) 352.173.814 14.655.238.596 367.261.343.700 509.455.744.835 110.633.183 509.566.378.018
Laba bersih tahun berjalan - - - - 1.603.850.138 1.603.850.138 - 1.603.850.138
Saldo 30 September 2025 164.780.000.000 (37.593.011.275) 352.173.814 14.655.238.596 368.865.193.838 511.059.594.973 110.633.183 511.170.228.156
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
5
Page 8
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(disajikan dalam Rupiah)
30 September 2025 30 September 2024
Tidak Diaudit Tidak Diaudit
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan Kas dari Pelanggan 27.764.101.547 29.504.357.501
Pembayaran Kepada Pemasok dan Pihak Ketiga (16.107.384.777) (18.118.112.113)
Pembayaran Kepada Karyawan (16.477.942.316) (15.032.558.571)
Penerimaan Bunga 346.105.634 512.408.772
Pembayaran Beban Bunga (350.060.856) (365.138.125)
Pembayaran Pajak (4.461.453.765) (3.837.491.701)
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan
untuk) Aktivitas Operasi (9.286.634.533) (7.336.534.237)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan Aset Tetap (3.118.542.277) (2.436.397.518)
Penerimaan Dividen 423.999.313 100.000.000
Tanah dalam Pengembangan (22.390.149.824)
Penjualan atas ORI FR 0089 7.962.058.120 1.201.330.800
Bunga Obiligasi 3.860.381.250 4.101.693.750
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan
untuk) Aktivitas Investasi (13.262.253.418) 2.966.627.032
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan Pinjaman Bank 15.597.291.708 6.566.807.784
Pembayaran Pinjaman Bank - (216.900.025)
Penerimaan Dari Pihak Berelasi 7.364.112.238 973.946.742
Pembayaran Ke Pihak Berelasi (1.778.300.681) (2.377.230.560)
Pembayaran Dividen - (3.274.493.630)
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan
untuk) Aktivitas Pendanaan 21.183.103.265 1.672.130.311
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH
KAS DAN SETARA KAS (1.365.784.686) (2.697.776.894)
Kas dan Setara Kas
Awal Tahun 5.657.035.899 6.760.215.783
KAS DAN SETARA KAS 30 September 2025 dan 2024 4.291.251.213 4.062.438.889
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
6
Page 9
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
30 September 2025 (tidak diaudit) dan 30 September 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM
a. Pendirian Perusahaan
PT Pudjiadi Prestige Tbk ("Perusahaan") didirikan berdasarkan Akta Notaris Miryam Magdalena Indriani Wiardi. SH. No. 21
tanggal 11 September 1980 dan disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
No.Y.A.5/156/12 tanggal 26 Februari 1981. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami sebelas kali perubahan, dan telah
diumumkan diantaranya : Berita Negara Republik Indonesia No. 18538 tanggal 23 September 2008, Berita Negara Republik
Indonesia No. 26, tambahan nomor 8145/L tanggal 01 April 2014. Akta berita acara rapat umum pemegang saham no. 40
tanggal 31 Mei 2023 oleh Notaris Christina Susanto, SH., M.Kn. Notaris di Jakarta dan telah memperoleh persetujuan dari
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan surat keputusan No.AHU 01.09-0129982 tanggal 21
Juni 2023. Perubahan terakhir dengan Akta salinan pernyataan keputusan rapat perubahan anggaran dasar No. 6 tanggal 13
Juni 2024 yang dibuat dihadapan Notaris Christina Susanto, SH., M.Kn. Notaris di Jakarta dan telah memperoleh persetujuan
dari Kemeterian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan surat keputusan No.AHU- AH.01.03-0145835
tanggal 14 Juni 2024, .
Sesuai dengan Pasal 2 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan meliputi bidang pembangunan
perumahan, perkantoran dan apartemen. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial sejak tahun 1981. Pada saat ini,
Perusahaan bergerak dalam bidang real estate, jasa konstruksi dan penyewaan ruangan/apartemen.
Perusahaan menyewakan Apartemen Jayakarta Plaza, Apartement Kemang, Apartement Prapanca di Jakarta dan Azalea
Suites di Cikarang.
Perusahaan melalui entitas anak, memiliki Hotel Marbella yang berlokasi di Anyer, Banten. Melalui entitas anak, Perusahaan
juga memiliki proyek real estat di Highland Park di Serang, Banten.
Perusahaan beralamat di Hotel Jayakarta Jakarta lantai 21, Jl. Hayam Wuruk No. 126, Jakarta. Website:
pudjiadiprestige.co.id, dan alamat e-mail: info@pudjiadiprestige.co.id.
PT Istana Kuta Ratu Prestige adalah entitas induk terakhir dari Perusahaan dan Entitas Anak.
b. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No. 40 tanggal 31 Mei 2023 yang dibuat
dihadapan Christina Susanto, SH.,M.Kn, mengenai susunan Komisaris dan direksi pada tanggal 30 September 2025 dan 31
Desember 2024 sebagai berikut:
30-Sep-25 31-Des-24
Dewan Komisaris :
Komisaris Utama : Kosmian Pudjiadi, BSISE. MBA Kosmian Pudjiadi, BSISE. MBA
Komisaris : Ariyo Tejo Ariyo Tejo
Komisaris Independen : Octavianus Halim, MBA Octavianus Halim, MBA
Dewan Direksi :
Direktur Utama : Damian Pudjiadi, MBA Damian Pudjiadi, MBA
Direktur Independen : Toto Sasetyo Dwi Budi Listyanto Toto Sasetyo Dwi Budi Listyanto
Komite Audit :
Ketua : Octavianus Halim, MBA Octavianus Halim, MBA
Anggota : Ardika May Fendra Ardika May Fendra
: Afika Nur Fadilah Fikri Yudistira Imansyah Warganegara
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 , Perusahaan dan entitas anak memiliki masing-masing sebanyak
208 karyawan (tidak diaudit).
c. Penawaran Umum Efek Perusahaan
Perusahaan telah melakukan penawaran umum saham kepada masyarakat dan telah dinyatakan efektif melalui Surat Ketua
Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM) Nomor: S- 168/PM/1994 tanggal 28 September 1994. Saham yang ditawarkan
sejumlah 26.000.000 saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp 1.000 per saham. Penjatahan saham dilakukan
tanggal 7 Nopember 1994. Sampai saat ini, saham- saham Perusahaan masih tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).
7
Page 10
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
30 September 2025 (tidak diaudit) dan 30 September 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM - (lanjutan)
d. Struktur Grup
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, struktur Grup adalah sebagai berikut:
Persentase
kepemilikan
langsung dan Tahun
Jenis usaha tidak langsung Tahun operasi Jumlah aset
Entitas anak /Domisili 30 Sept'25 31 Des'24 penyertaan Komersial 30 September 2025 31 Desember 2024
PT Hotel Marbella Perhotelan / 99,14 99,14 1996 1997 78.678.901.290 76.686.320.226
Pengembang Banten
Internasional
PT Graha Puji Real Estat / 99,99 99,99 1998 2013 166.505.692.121 167.664.133.924
Propertindo Jakarta
PT Kotaserang Real Estat / 90,00 90,00 1995 1996 7.016.417.713 6.314.431.071
Baru Permai Jakarta
PT Ubud Bali Asri Real Estat / 99,99 99,99 2008 - 10.532.211.633 10.532.211.633
Jakarta
PT Graha Puji Bahana Real Estat / 99,96 99,96 1994 - 6.579.340.247 6.407.663.390
Jakarta
PT Jakarta Internasional Pengelolaan 99,90 99,90 2000 2001 45.365.199.949 28.523.995.848
Property Gedung /
PT Marbella Property1 Real Estat / 99,90 99,90 2004 - 254.488.900 254.488.900
Jakarta
PT Pudjiadi Gapura Real Estat / 64,70 64,70 1997 - 399.643.950 399.643.950
Vila Marbella2 Banten
1. PT Marbella Property dimiliki Perusahaan melalui PT Hotel Marbella Pengembang Internasional.
2. PT Pudjiadi Gapura Vila Marbella dimiliki Perusahaan melalui PT Graha Pudji Bahana.
e. Investasi pada Entitas Asosiasi
Persentase Kepemilikan
Langsung dan Tidak Langsung
Entitas Asosiasi Kegiatan Usaha Utama 30 September 2025 31 Des 2024
PT Konrat Marbella Pengembang 45,00 45,00
PT Pudjipapan Kreasindo Real Estat 37,89 37,89
PT Konrat Marbella Balikpapan Pengembang 30,00 30,00
PT Juwara Warga Hotel Corporation Perhotelan 27,50 27,50
Yayasan REI Sosial 3,00 3,00
PT Spinindo Mitra Daya Pengembang Kawasan 2,00 2,00
Pada tahun 2013, Perusahaan membeli 24.990 saham PT Graha Puji Propertindo dari PT Graha Pudji Bahana dengan harga
beli sebesar Rp 12.490.000 atas mendapatkan kepemilikan langsung sebesar 99,99% di PT Graha Puji Propertindo.
Berdasarkan Akta No. 20 tanggal 27 Mei 2013 Notaris Weliana Salim, SH modal saham Perusahaan mengalami perubahan
menjadi 2.000 saham dengan nilai nominal Rp 5.000/saham sehingga kepemilikan PT Pudjiadi Prestige Tbk atas PT Graha
Puji Propertindo menjadi 1.999.990 lembar saham atau sebesar 99,9995% dengan nilai nominal Rp.999.995.000.
Berdasarkan akta No.5 yang dibuat dihadapan Notaris Santy Triana, SE, SH, Mkn pada tanggal 23 November 2022, modal
saham perusahaan pada PT Jakarta Internasional Properti mengalami perubahan menjadi Rp 30.000.000.000 atau 100%
dengan kepemilikan langsung dan tidak langsung.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFKAN
a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian disusun dan disajikan dengan menggunakan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia,
meliputi pernyataan dan interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI)
dan Dewan Standar Akuntansi Syariah IAI, dan Peraturan OJK No. VIII.G.7 tentang “Penyajian dan Pengungkapan Laporan
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”.
Dasar pengukuran laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan, kecuali beberapa akun tertentu
disusun berdasarkan pengukuran lain, sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut.
Laporan keuangan konsolidasian ini disusun dengan metode akrual, kecuali laporan arus kas konsolidasian.
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam
aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
8
Page 11
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
30 September 2025 (tidak diaudit) dan 30 September 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian untuk tahun yang berakhir 30
September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah konsisten dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan
laporan keuangan konsolidasian untuk tahun yang berakhir 30 September 2025 dan 31 Desember 2024.
Mata uang yang digunakan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian adalah mata uang Rupiah
(Rupiah) yang juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan.
b. Perubahan pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan ("PSAK") dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan
Penerapan dari standar baru/revisi, yang relevan dengan operasi Perusahaan, yang telah diterbitkan dan efektif sejak
tanggal 1 Januari 2024, Penerapan standar baru berikut ini tidak menghasilkan perubahan besar terhadap kebijakan
akuntansi Grup untuk tahun keuangan saat ini atau sebelumnya, berikut ini perubahan yang tidak terdampak signifikan
terhadap laporan keuangan konsolidasian :
- Amendemen PSAK 201 “Penyajian Laporan Keuangan” tentang liabilitas diklasifikasikan sebagai jangka pendek atau
jangka panjang;
- Amendemen PSAK 201 “Penyajian Laporan Keuangan” tentang pengungkapan kebijakan akuntansi;
- Amendemen PSAK 216 “Aset Tetap” tentang hasil sebelum penggunaan yang diintensikan;
- Amendemen PSAK 208 “Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan” tentang definisi estimasi
akuntansi;
- Amendemen PSAK 212 “Pajak Penghasilan” tentang pajak tangguhan terkait aset dan liabilitas yang timbul dari
transaksi tunggal.
Efektif pada tanggal 1 Januari 2025 dan penerapan dini diperkenankan :
- Amendemen PSAK 201 “Penyajian Laporan Keuangan” tentang liabilitas jangka panjang dengan kovenan;
- Amendemen PSAK 116 “Sewa” tentang sewa pada transaksi jual dan sewa-balik.
Pada tanggal pengesahan laporan keuangan interim, Perseroan sedang mempertimbangkan implikasi dari penerapan
standar tersebut, terhadap laporan keuangan interim Perseroan.
c. Penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian
Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, adalah dasar akrual. Mata
uang pelaporan (penyajian) yang digunakan untuk penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah mata uang Rupiah
(Rp) yang merupakan mata uang fungsional Perusahaan. Laporan keuangan konsolidasian tersebut disusun berdasarkan nilai
historis, kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan
akuntansi masing-masing akun tersebut.
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam
aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
d. Instrumen Keuangan
Grup mengklasifikasikan aset keuangan sesuai dengan PSAK No. 239, Instrumen Keuangan, sehingga setelah pengakuan
awal aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain atau nilai
wajar melalui laba rugi, dengan menggunakan dua dasar.
Grup menerapkan PSAK No. 239 (Amandemen 2020) “Instrumen Keuangan: Penyajian”, PSAK No. 239 (Amandemen 2024)
“Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran” dan PSAK no. 239 (Amandemen 2024) “Instrumen Keuangan:
Pengungkapan”.
PSAK 239 berisi persyaratan penyajian dari instrumen keuangan dan mengidentifikasikan informasi yang harus diungkapkan.
Persyaratan pengungkapan berlaku terhadap klasifikasi instrumen keuangan, dari perspektif penerbit, dalam aset keuangan,
liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas; pengklasifikasian yang terkait dengan suku bunga, dividen, kerugian dan
keuntungan; dan keadaan dimana aset keuangan dan liabilitas keuangan akan saling hapus.
PSAK 239 mensyaratkan pengungkapan, antara lain, informasi mengenai faktor yang mempengaruhi jumlah, waktu dan
tingkat kepastian arus kas masa datang suatu entitas yang terkait dengan instrumen keuangan dan kebijakan akuntansi yang
diterapkan untuk instrumen tersebut.
Aset Keuangan
PSAK 239 mengatur prinsip-prinsip pengakuan dan pengukuran aset keuangan, liabilitias keuangan dan beberapa kontrak
pembelian atau penjualan item nonkeuangan. PSAK ini, antara lain, menyediakan definisi dan karakteristik derivatif, kategori
instrumen keuangan, pengakuan dan pengukuran, akuntansi lindung nilai dan penetapan hubungan lindung nilai.
PSAK 239 mensyaratkan pengungkapan signifikansi instrumen keuangan untuk posisi keuangan dan kinerja; beserta sifat dan
tingkat yang timbul dari resiko keuangan Perusahaan yang terekspos selama periode berjalan dan pada akhir periode
pelaporan, dan bagaimana entitas mengelola risiko mereka.
Pengakuan awal
Aset keuangan dalam ruang lingkup PSAK 239 diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang dinilai pada nilai wajar melalui
laba atau rugi, pinjaman yang diberikan dan piutang, investasi yang dimiliki hingga jatuh tempo, dan aset keuangan tersedia
untuk dijual. Perusahaan menentukan klasifikasi aset keuangan pada saat pengakuan awal dan, jika diperbolehkan dan
sesuai, akan dievaluasi kembali setiap akhir periode keuangan.
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan diukur pada nilai wajar. Dalam hal investasi tidak diukur pada nilai wajar melalui
laporan laba rugi, nilai wajar tersebut ditambah dengan biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.
9
Page 12
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
30 September 2025 (tidak diaudit) dan 30 September 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu yang telah ditetapkan oleh
peraturan dan kebiasan yang berlaku di pasar (pembelian secara reguler) diakui pada tanggal perdagangan, seperti tanggal
Perusahaan berkomitmen untuk membeli atau menjual aset.
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, aset keuangan Perusahaan mencakup kas dan setara kas,
investasi jangka pendek, piutang usaha, piutang lain- lain, aset lancar lain-lain dan aset tidak lancar lain-lain - uang jaminan.
Pengukuran Setelah Pengakuan awal
Perusahaan telah menetapkan bahwa seluruh aset keuangan dikategorikan sebagai pinjaman dan piutang. Pada tanggal 30
September 2025 dan 31 Desember 2024 , Perusahaan tidak mempunyai aset keuangan yang dinilai pada nilai wajar melalui
laba atau rugi, aset keuangan tersedia untuk dijual dan investasi yang dimiliki hingga jatuh tempo.
Pinjaman yang diberikan dan piutang adalah aset keuangan non derivatif dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan dan
tidak mempunyai kuotasi di pasar aktif. Aset keuangan tersebut dicatat pada biaya perolehan yang diamortisasi menggunakan
metode tingkat bunga efektif. Laba atau rugi diakui dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian pada saat pinjaman
dan piutang dihentikan pengakuannya atau mengalami penurunan nilai, serta melalui proses amortisasi.
Liabilitas Keuangan
Pengakuan awal
Liabilitas keuangan dalam ruang lingkup PSAK 239 diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui laba atau rugi, utang dan pinjaman atau derivatif yang telah ditetapkan untuk tujuan lindung nilai yang efektif, jika
sesuai. Perusahaan menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.
Saat pengakuan awal, liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar dan, dalam hal utang dan pinjaman, termasuk biaya
transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, liabilitas keuangan Perusahaan mencakup utang jangka pendek,
utang usaha kepada pihak ketiga, utang lain- lain, biaya masih harus dibayar dan utang jangka panjang.
Perusahaan telah menetapkan bahwa seluruh liabilitas keuangan dikategorikan sebagai utang dan pinjaman. Pada tanggal 30
September 2025 dan 31 Desember 2024 , Perusahaan tidak mempunyai liabilitas keuangan yang dinilai pada nilai wajar
melalui laba atau rugi, atau derivatif yang dibentuk sebagai instrumen lindung nilai yang efektif.
Setelah pengakuan awal, utang dan pinjaman diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku
bunga efektif.
Laba atau rugi harus diakui dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian ketika liabilitas tersebut dihentikan
pengakuannya serta melalui proses amortisasinya.
Saling hapus instrumen keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian
jika, dan hanya jika, terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dari
aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk menyelesaikan dengan menggunakan dasar neto,
atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan.
Nilai wajar instrumen keuangan yang secara aktif diperdagangkan di pasar keuangan ditentukan dengan mengacu pada
kuotasi harga pasar yang berlaku pada penutupan pasar pada akhir periode pelaporan. Untuk instrumen keuangan yang tidak
diperdagangkan di pasar aktif, nilai wajar ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian tersebut meliputi
penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar, referensi atas nilai wajar terkini dari instrumen lain yang
secara substansial sama, analisis arus kas yang didiskonto, atau model penilaian lainnya.
Penyesuaian Risiko Kredit
Perusahaan menyesuaikan harga di pasar yang lebih menguntungkan untuk mencerminkan adanya perbedaan risiko kredit
pihak yang bertransaksi antara instrumen yang diperdagangkan di pasar tersebut dengan instrumen yang dinilai untuk posisi
aset keuangan. Dalam penentuan nilai wajar posisi liabilitas keuangan, risiko kredit Perusahaan terkait dengan instrumen
keuangan tersebut ikut diperhitungkan.
Biaya Perolehan yang Diamortisasi Dari Instrumen Keuangan
Biaya perolehan yang diamortisasi diukur dengan menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi penyisihan penurunan
nilai dan pembayaran atau pengurangan pokok. Perhitungan ini mencakup seluruh premi atau diskonto pada saat akuisisi dan
mencakup biaya transaksi serta komisi yang merupakan bagian tak terpisahkan dari suku bunga efektif.
Penurunan Nilai Aset Keuangan
Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, Perusahaan mengevaluasi apakah terdapat bukti yang obyektif
bahwa aset keuangan atau kelompok aset keuangan mengalami penurunan nilai.
Aset keuangan dicatat sebesar biaya perolehan yang diamortisasi.
Untuk pinjaman yang diberikan dan piutang yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi, Perusahaan terlebih dahulu
menentukan bahwa terdapat bukti obyektif mengenai penurunan nilai secara individual atas aset keuangan yang signifikan
secara individual, atau secara kolektif untuk aset keuangan yang tidak signifikan secara individual.
10
Page 13
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
30 September 2025 (tidak diaudit) dan 30 September 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Jika Perusahaan menentukan tidak terdapat bukti obyektif mengenai penurunan nilai atas aset keuangan yang dinilai secara
individual, terlepas aset keuangan tersebut signifikan atau tidak, maka aset tersebut dimasukkan ke dalam kelompok aset
keuangan yang memiliki karakteristik risiko kredit yang sejenis dan menilai penurunan nilai kelompok tersebut secara kolektif.
Aset yang penurunan nilainya dinilai secara individual dan untuk itu kerugian penurunan nilai diakui atau tetap diakui, tidak
termasuk dalam penilaian penurunan nilai secara kolektif.
Jika terdapat bukti obyektif bahwa kerugian penurunan nilai telah terjadi, total kerugian tersebut diukur sebagai selisih antara
nilai tercatat aset dengan nilai kini estimasi arus kas masa datang (tidak termasuk kerugian kredit di masa mendatang yang
belum terjadi). Nilai kini estimasi arus kas masa datang didiskonto dengan menggunakan suku bunga efektif awal dari aset
keuangan tersebut. Jika pinjaman atau piutang yang diberikan memiliki suku bunga variabel, maka tingkat diskonto yang
digunakan untuk mengukur setiap kerugian penurunan nilai adalah suku bunga efektif yang berlaku.
Nilai tercatat atas aset keuangan dikurangi melalui penggunaan pos cadangan penurunan nilai dan total kerugian yang terjadi
diakui dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian. Pendapatan bunga selanjutnya diakui sebesar nilai tercatat yang
diturunkan nilainya berdasarkan tingkat suku bunga efektif awal dari aset keuangan.
Nilai tercatat atas aset keuangan dikurangi melalui penggunaan pos cadangan penurunan nilai dan total kerugian yang terjadi
diakui dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian. Pendapatan bunga selanjutnya diakui sebesar nilai tercatat yang
diturunkan nilainya berdasarkan tingkat suku bunga efektif awal dari aset keuangan.
Untuk pinjaman yang diberikan dan piutang yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi, Perusahaan terlebih dahulu
menentukan bahwa terdapat bukti obyektif mengenai penurunan nilai secara individual atas aset keuangan yang signifikan
secara individual, atau secara kolektif untuk aset keuangan yang tidak signifikan secara individual.
Pinjaman yang diberikan dan piutang beserta dengan cadangan terkait dihapuskan jika tidak terdapat kemungkinan yang
realistis atas pemulihan di masa mendatang dan seluruh agunan telah terealisasi atau dialihkan kepada Perusahaan. Jika,
pada tahun berikutnya, nilai estimasi kerugian penurunan nilai aset keuangan bertambah atau berkurang karena peristiwa
yang terjadi setelah penurunan nilai diakui, maka kerugian penurunan nilai yang diakui sebelumnya bertambah atau berkurang
dengan menyesuaikan pos cadangan penurunan nilai. Jika di masa mendatang penghapusan tersebut dapat dipulihkan,
jumlah pemulihan tersebut diakui pada laba atau rugi.
Penghentian pengakuan aset dan liabilitas keuangan
Aset keuangan
Penghentian pengakuan atas suatu aset keuangan (atau, apabila dapat diterapkan untuk bagian dari aset keuangan atau
bagian dari kelompok aset keuangan sejenis) terjadi bila: (1) hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan
tersebut berakhir; atau (2) Perusahaan memindahkan hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut
atau menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima tersebut tanpa penundaan yang signifikan kepada pihak
ketiga melalui suatu kesepakatan penyerahan dan salah satu diantara (a) Perusahaan secara substansial memindahkan
seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, atau (b) Perusahaan secara substansial tidak
memindahkan dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, namun telah
memindahkan pengendalian atas aset tersebut.
Liabilitas keuangan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak dihentikan atau dibatalkan atau
kadaluarsa.
Ketika liabilitas keuangan awal digantikan dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama dengan ketentuan
yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara substansial atas liabilitas keuangan yang saat ini ada, maka
pertukaran atau modifikasi tersebut dicatat sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan
baru dan selisih antara nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut diakui dalam laba atau rugi.
e. Prinsip Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas-entitas (termasuk entitas terstruktur)
yang dikendalikan oleh Perusahaan dan entitas anak (Grup). Pengendalian diperoleh apabila Grup memiliki seluruh hal berikut
ini:
- kekuasaan atas investee;
- eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan
- kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil Grup.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah, yang merupakan
mata uang fungsional Grup.
Pengkonsolidasian entitas anak dimulai pada saat Grup memperoleh pengendalian atas entitas anak dan berakhir pada saat
Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak. Secara khusus, penghasilan dan beban entitas anak yang diakuisisi atau
dilepaskan selama tahun berjalan termasuk dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian sejak
tanggal Grup memperoleh pengendalian sampai dengan tanggal Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak.
11
Page 14
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
30 September 2025 (tidak diaudit) dan 30 September 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Seluruh aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas dalam intra kelompok usaha terkait dengan transaksi
antar entitas dalam Grup dieliminasi secara penuh dalam laporan keuangan konsolidasian.
Suatu pengendalian atas entitas anak dianggap ada bilamana Perusahaan terekspos atau memiliki hak atas imbal hasil
variabel dari keterlibatannya dengan entitas anak dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui
kekuasaannya atas entitas anak. Perusahaan akan menilai kembali apakah memiliki kendali jika ada perubahan atas satu
atau lebih unsur pengendalian. Ini termasuk situasi dimana hak protektif yang dimiliki (seperti yang dihasilkan dari hubungan
pinjaman) menjadi substantif dan mengakibatkan Perusahaan memiliki kekuasaan atas entitas anak.
Laporan keuangan dari entitas anak dimasukkan ke dalam laporan keuangan konsolidasian sejak tanggal pengendalian
dimulai sampai dengan tanggal pengendalian berakhir.
Ketika Perusahaan kehilangan kendali atas entitas anak, Perusahaan menghentikan pengakuan aset dan liabilitas entitas
anak, dan kepentingan nonpengendali terkait dan komponen ekuitas lainnya. Laba atau rugi yang timbul diakui dalam laba
rugi. Kepentingan yang dipertahankan di entitas anak sebelumnya diukur sebesar nilai wajar ketika pengendalian hilang.
Seluruh transaksi dan saldo antar Perusahaan dieliminasi dalam laporan keuangan konsolidasian, sehingga laporan keuangan
konsolidasian hanya mencakup transaksi dan saldo dengan pihak lain.
Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat
sebagai transaksi ekuitas. Nilai tercatat kepentingan entitas induk dan kepentingan nonpengendali disesuaikan untuk
mencerminkan perubahan bagian kepemilikannya atas entitas anak. Setiap perbedaan antara jumlah kepentingan
nonpengendali disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang diberikan atau diterima diakui secara langsung dalam ekuitas dan
diatribusikan pada entitas induk dalam kapasitasnya sebagai pemilik.
Akuisisi entitas anak oleh Perusahaan dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan akuisisi diukur pada
nilai wajar aset yang diberikan, instrumen ekuitas yang diterbitkan, liabilitas yang terjadi atau diambil dan penyesuaian harga
beli kontinjensi, jika ada, pada tanggal transaksi. Goodwill yang timbul dari akuisisi entitas anak diuji penurunan nilainya
minimal secara tahunan. Keuntungan yang dihasilkan atas pembelian dengan diskon diakui langsung pada laba rugi. Biaya-
biaya transaksi yang timbul dari akuisisi entitas anak dibebankan langsung pada laba rugi tahun berjalan.
Kepentingan nonpengendali diakui pada tanggal kombinasi bisnis dan selanjutnya disesuaikan dengan proporsi atas
perubahan aset bersih teridentifikasi entitas anak.
Perubahan dalam bagian kepemilikan Perusahaan pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian
diperlakukan sebagai transaksi antara pemegang ekuitas dan dicatat sebagai transaksi ekuitas.
Kepentingan nonpengendali disajikan di ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian dan dinyatakan sebesar
proporsi pemegang saham nonpengendali atas laba tahun berjalan dan ekuitas entitas anak tersebut berdasarkan persentase
kepemilikan pemegang saham nonpengendali pada entitas anak tersebut.
Imbalan yang dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis diukur pada nilai wajar, yang dihitung sebagai hasil penjumlahan dari
nilai wajar tanggal akuisisi atas seluruh aset yang dialihkan oleh Grup, liabilitas yang diakui oleh Grup kepada pemilik
sebelumnya dari pihak yang diakuisisi dan kepentingan ekuitas yang diterbitkan oleh Grup dalam pertukaran pengendalian
dari pihak yang diakuisisi. Biaya-biaya terkait akuisisi diakui di dalam laba rugi pada saat terjadinya.
f. Kombinasi Bisnis
Pada tanggal akuisisi, aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih diakui pada nilai wajar kecuali untuk
aset dan liabilitas tertentu yang diukur sesuai dengan standar yang relevan.
Goodwill diukur sebagai selisih lebih dari nilai gabungan dari imbalan yang dialihkan, jumlah setiap kepentingan non-
pengendali pada pihak diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisi kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki oleh pihak
pengakuisisi pada pihak diakuisisi (jika ada) atas jumlah neto dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang
diambilalih pada tanggal akuisisi. Jika, setelah penilaian kembali, jumlah neto dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan
liabilitas yang diambilalih pada tanggal akuisisi melebihi jumlah imbalan yang dialihkan, jumlah dari setiap kepentingan non
pengendali pada pihak diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisi kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki oleh pihak
pengakuisisi pada pihak diakuisisi (jika ada), selisih lebih diakui segera dalam laba rugi sebagai pembelian dengan diskon.
Kepentingan non-pengendali yang menyajikan bagian kepemilikan dan memberikan mereka hak atas bagian proposional dari
aset neto entitas dalam hal terjadi likuidasi pada awalnya diukur baik pada nilai wajar ataupun pada bagian proporsional
kepemilikan kepentingan nonpengendali atas aset neto teridentifikasi dari pihak yang diakuisisi. Pilihan dasar pengukuran
dilakukan atas dasar transaksi. Kepentingan nonpengendali jenis lain diukur pada nilai wajar atau, jika berlaku, pada dasar
pengukuran lain yang ditentukan oleh standar akuntansi lain.
Bila imbalan yang dialihkan oleh Grup dalam suatu kombinasi bisnis termasuk aset atau liabilitas yang berasal dari pengaturan
imbalan kontinjen, imbalan kontinjen tersebut diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan termasuk sebagai bagian dari
imbalan yang dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis. Perubahan dalam nilai wajar atas imbalan kontinjen yang memenuhi
syarat sebagai penyesuaian periode pengukuran disesuaikan secara retrospektif, dengan penyesuaian terkait terhadap
goodwill. Penyesuaian periode pengukuran adalah penyesuaian yang berasal dari informasi tambahan yang diperoleh selama
periode pengukuran (yang tidak melebihi satu tahun sejak tanggal akuisisi) tentang fakta-fakta dan kondisi yang ada pada
tanggal akuisisi.
12
Page 15
Bila imbalan yang dialihkan olehPT PUDJIADI
Grup PRESTIGE
dalam suatu Tbkbisnis
kombinasi DANtermasuk
ENTITASaset ANAK atau liabilitas yang berasal dari pengaturan
imbalan kontinjen, imbalan CATATAN ATAS LAPORAN
kontinjen tersebut diukur padaKEUANGAN KONSOLIDASIAN
nilai wajar pada tanggal akuisisi dan termasuk sebagai bagian dari
Tanggal
imbalan yang dialihkan 30suatu
dalam September 2025bisnis.
kombinasi (TidakPerubahan
Diaudit) dandalam
31 Desember
nilai wajar2024
atas(Diaudit)
imbalan kontinjen yang memenuhi
syarat sebagai penyesuaian periodedan Yang Berakhir
pengukuran Pada Tanggal
disesuaikan secara- tanggal
retrospektif, dengan penyesuaian terkait terhadap
goodwill. Penyesuaian30periode
September 2025 (tidak
pengukuran diaudit)
adalah dan 30 September
penyesuaian yang berasal2024
dari(Tidak Diaudit)
informasi tambahan yang diperoleh selama
(Disajikan
periode pengukuran (yang tidak melebihi dalam
satu Rupiah,
tahun sejak kecuali
tanggaldinyatakan lain) fakta-fakta dan kondisi yang ada pada
akuisisi) tentang
tanggal akuisisi.
Perubahan selanjutnya dalam nilai wajar atas imbalan kontinjen yang tidak memenuhi syarat sebagai penyesuaian periode
pengukuran tergantung pada bagaimana imbalan kontinjen tersebut diklasifikasikan. Imbalan kontinjen yang diklasifikasikan
sebagai ekuitas tidak diukur kembali pada tanggal sesudah tanggal pelaporan dan penyelesaian selanjutnya dicatat dalam
ekuitas. Imbalan kontinjen yang diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas diukur setelah tanggal pelaporan sesuai dengan
standar akuntansi yang relevan dengan mengakui keuntungan atau kerugian terkait dalam laba rugi atau dalam penghasilan
komprehensif lain.
Bila suatu kombinasi bisnis dilakukan secara bertahap, kepemilikan terdahulu Grup atas pihak terakuisisi diukur kembali ke
nilai wajar pada tanggal akuisisi dan keuntungan atau kerugian nya, jika ada, diakui dalam laba rugi. Jumlah yang berasal dari
kepemilikan sebelum tanggal akuisisi yang sebelumnya telah diakui dalam penghasilan komprehensif lain direklasifikasi ke
laba rugi dimana perlakuan tersebut akan sesuai jika kepemilikannya dilepas/dijual.
Jika akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai pada akhir periode pelaporan saat kombinasi terjadi, Grup
melaporkan jumlah sementara untuk pos-pos yang proses akuntansinya belum selesai dalam laporan keuangannya. Selama
periode pengukuran, pihak pengakuisisi menyesuaikan, aset atau liabilitas tambahan yang diakui, untuk mencerminkan
informasi baru yang diperoleh tentang fakta dan keadaan yang ada pada tanggal akuisisi dan, jika diketahui, akan berdampak
pada jumlah yang diakui pada tanggal tersebut.
g. Saling Hapus antar Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Aset dan liabilitas keuangan Perusahaan dan entitas anak saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi
keuangan jika dan hanya jika:
- saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut; dan
- berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.
h. Kas dan Setara Kas
Kas dan setara kas terdiri dari saldo kas, bank (rekening giro), dan deposito berjangka di bank yang sewaktu-waktu bisa
dicairkan, sifatnya sangat likuid dan dapat dengan cepat dijadikan kas dengan jangka waktu tidak lebih dari tiga bulan sejak
tanggal penempatan, serta tidak dijaminkan dan tidak dibatasi penggunaannya.
Deposito berjangka yang dijaminkan tidak lebih dari 12 (dua belas) bulan, disajikan sebagai bagian dari aset lancar. Namun,
jika dibatasi lebih dari 12 (dua belas) bulan, maka disajikan sebagai bagian dari aset tidak lancar.
i. Cadangan Penurunan Nilai Piutang
Cadangan penurunan nilai ditentukan berdasarkan kebijakan yang disajikan pada catatan Piutang.
j. Investasi Pada Entitas Asosiasi
Entitas asosiasi adalah entitas di mana Grup mempunyai pengaruh signifikan. Pengaruh signfikan adalah kekuasaan untuk
berpartisipasi dalam keputusan kebijakan keuangan dan operasional investee, tetapi tidak mengendalikan atau
mengendalikan bersama atas kebijakan tersebut. Pertimbangan yang dibuat dalam menentukan pengaruh signifikan atas
pengendalian bersama adalah serupa dengan yang diperlukan untuk menentukan pengendalian atas entitas anak.
Investasi Grup pada entitas asosiasi dicatat dengan menggunakan metode ekuitas. Sesuai dengan metode ekuitas, nilai
perolehan investasi ditambah atau dikurang dengan bagian Grup atas laba rugi neto, dan penerimaan dividen dari investee
sejak tanggal perolehan.
Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain mencerminkan bagian Grup atas hasil operasi dari entitas asosiasi.
Apabila terdapat perubahan yang diakui langsung pada ekuitas dari entitas asosiasi, Grup mengakui bagiannya atas
perubahan tersebut dan mengungkapkan hal ini, jika ada, dalam laporan perubahan ekuitas. Keuntungan atau kerugian yang
belum direalisasi sebagai hasil dari transaksi - transaksi antara Grup dengan entitas asosiasi dieliminasi sesuai dengan
kepentingan Grup dalam entitas asosiasi.
Grup menentukan apakah diperlukan untuk mengakui rugi penurunan nilai atas Investasi Grup dalam investasi pada entitas
asosiasi. Grup menentukan apakah terdapat bukti yang objektif yang mengindikasikan pada investasi dalam entitas asosiasi
mengalami penurunan nilai pada setiap tanggal pelaporan. Dalam hal ini, Grup menghitung jumlah penurunan nilai
berdasarkan selisih antara nilai terpulihkan atas investasi pada entitas asosiasi dan nilai tercatatnya dan mengakuinya dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
Laporan keuangan entitas asosiasi disusun atas periode pelaporan yang sama dengan Grup.
13
Page 16
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
30 September 2025 (tidak diaudit) dan 30 September 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
k. Persediaan
Perusahaan dan entitas anak yang bergerak dalam bidang real estate:
Persediaan yang terdiri dari biaya yang berhubungan langsung dengan aktivitas pengembangan real estat dan biaya proyek
tidak langsung yang berhubungan dengan beberapa proyek real estat dialokasi dan dikapitalisasi ke proyek pengembangan
real estat dan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi bersih. Biaya perolehan
ditentukan dengan metode rata - rata.
Harga perolehan persediaan real estat meliputi biaya perizinan, pembebasan (ganti rugi) tanah, pengurusan surat-surat tanah,
pematangan tanah, prasarana, pengembangan dan pembangunan proyek, termasuk kapitalisasi bunga selama masa
pembangunan dan pengembangan.
Entitas Anak yang bergerak dalam bidang perhotelan:
Persediaan makanan, minuman, perlengkapan dan barang dagangan hotel dinyatakan sebesar nilai terendah antara biaya
perolehan dan nilai realisasi bersih. Biaya perolehan ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata. Nilai realisasi bersih
ditentukan berdasarkan taksiran harga jual yang wajar setelah dikurangi taksiran biaya yang diperlukan untuk menjual
persediaan tersebut. Penyisihan penurunan nilai persediaan dilakukan untuk mengurangi nilai tercatat menjadi nilai realisasi
bersih. Penyisihan persediaan usang atau persediaan yang perputarannya lambat ditentukan, jika ada, berdasarkan
penelaahan atas kondisi masing-masing persediaan pada akhir tahun.
l. Tanah Yang Belum Dikembangkan
Tanah yang belum dikembangkan dinilai berdasarkan harga perolehan. yang meliputi antara lain biaya pembebasan (ganti
rugi), pengurusan surat-surat tanah dan pematangan tanah. Pada saat dimulainya pengembangan prasarana, nilai tanah
tersebut akan direklasifikasi ke akun persediaan sebagai persediaan dalam pembangunan atau aset tetap sebagai proyek
dalam penyelesaian.
m. Aset Tetap
Aset Tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan. Penyusutan dihitung dengan menggunakan
metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat keekonomian aset tetap sebagai berikut :
Jenis Aset Masa Manfaat Keekonomian
Bangunan dan Prasarana 20 - 30 Tahun
Mesin dan Peralatan Listrik 2-10 Tahun
Kendaraan 3-5 Tahun
Perabot dan Peralatan Kantor 2-8 Tahun
Hak atas Tanah (HGB) 20 Tahun
Tanah dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dan tidak disusutkan.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis masa
depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset
(dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset) dikreditkan atau dibebankan
pada operasi tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.
Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi pada saat terjadinya, perbaikan atau renovasi yang
menambah nilai guna aset dikapitalisasi. Bahan keramik, linen, sendok-garpu dan pecah belah yang diperoleh pada saat hotel
mulai beroperasi dan pada saat hotel direnovasi dikapitalisasi sebagai bagian dari aset tetap dan setiap penggantian yang
terjadi selama beroperasinya hotel, dibebankan pada "Penyisihan atas Penggantian Peralatan Hotel".
n. Aset Dalam Penyelesaian
Aset dalam penyelesaian disajikan sebagai bagian dalam aset tetap dan dinyatakan sebesar biaya perolehan. Semua beban,
termasuk biaya pinjaman dalam masa pembangunan, yang terjadi sehubungan dengan penyelesaian pembangunan tersebut
dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya perolehan aset dalam penyelesaian. Aset dalam penyelesaian akan disusutkan pada
saat manfaat atas aset tersebut telah digunakan oleh Perusahaan.
o. Uang Muka Penjualan
Angsuran penjualan yang diterima dari pembeli dicatat dengan 'deposit method'. Selisih lebih jumlah yang diterima atas
jumlah yang diakui sebagai pendapatan disajikan dalam laporan posisi keuangan dalam kelompok liabilitas. Selisih lebih
jumlah yang diakui sebagai pendapatan atas angsuran yang diterima disajikan dalam laporan posisi keuangan pada akun
piutang usaha.
p Penyisihan Penggantian Peralatan Hotel
Penyisihan penggantian peralatan hotel ditetapkan berdasarkan persentase tertentu dari pendapatan dan jasa pelayanan
yang belum didistribusikan. Biaya penggantian barang keramik, linen, sendok garpu dan pecah belah yang rusak atau hilang
dibebankan pada penyisihan ini.
14
Page 17
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
30 September 2025 (tidak diaudit) dan 30 September 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
q. Biaya Pinjaman
Bunga dan beban keuangan lainnya atas pinjaman yang diperoleh untuk membiayai pembelian, pengembangan dan
pembangunan tanah dan bangunan diklasifikasi sebagai bagian dan biaya perolehan persediaan atau aset dalam tahap
pengembangan. Beban keuangan ini mencakup beban bunga, selisih kurs, amortisasi premi swap dan biaya pinjaman
lainnya. Kapitalisasi biaya pinjaman ini dihentikan pada saat pembangunan persediaan dan aset tetap telah selesai dan siap
digunakan.
r. Pajak Penghasilan
Pajak Penghasilan Final
Penghasilan yang telah dikenakan pajak penghasilan final, beban pajaknya diakui proporsional dengan jumlah pendapatan
menurut akuntansi yang diakui pada periode berjalan. Selisih antara jumlah pajak penghasilan final yang terutang dengan
jumlah yang dibebankan sebagai pajak kini pada perhitungan laba rugi komprehensif konsolidasian, diakui sebagai pajak
dibayar dimuka atau utang pajak. Perbedaan nilai tercatat aset dan liabilitas yang berhubungan dengan pajak penghasilan
final dengan dasar pengenaan pajaknya tidak diakui sebagai aset atau liabilitas pajak tangguhan.
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam periode yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif
pajak yang berlaku.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak periode mendatang yang timbul dari perbedaan jumlah
tercatat aset dan liabilitas menurut laporan keuangan konsolidasian dengan dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas kecuali
perbedaan yang berhubungan dengan pajak penghasilan final. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan
temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan, sepanjang besar
kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak pada masa datang.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diekspektasikan berlaku dalam periode
ketika liabilitas diselesaikan atau aset dipulihkan dengan tarif pajak (dan peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara
substantif telah berlaku pada akhir periode pelaporan.
Pajak Penghasilan Tidak Final
Pengukuran aset dan liabilitas pajak tangguhan mencerminkan konsekuensi pajak yang sesuai dengan cara Perusahaan dan
entitas anak ekspektasikan, pada akhir periode pelaporan, untuk memulihkan atau menyelesaikan jumlah tercatat aset dan
liabilitas.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan dan dikurangi jumlah tercatatnya jika
kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai untuk mengkompensasikan sebagian
atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk
melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan ketika aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak
tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama serta Perusahaan dan
entitas anak yang berbeda yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto.
Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba atau rugi, kecuali sepanjang pajak
penghasilan yang berasal dari transaksi atau kejadian yang diakui, diluar laba atau rugi (baik dalam pendapatan komprehensif
lain maupun secara langsung di ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga diakui di luar laba atau rugi.
s. Selisih Nilai Transaksi Entitas Sepengendali (SNTRES)
Selisih antara harga pengalihan yang timbul dari pengalihan aset, utang, saham atau bentuk instrumen kepemilikan lainnya
dengan nilai buku transaksi dalam rangka restrukturisasi antara entitas sepengendali diakui sebagai “Selisih Nilai Transaksi
Restrukturisasi Entitas Sepengendali” dan disajikan sebagai unsur ekuitas.
Berlakunya PSAK 338, Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali efektif 1 Januari 2024, pengakuan SNTRES direklasifikasi
sebagai bagian dari tambahan modal disetor.
t. Pengakuan Pendapatan Beban
Penjualan
Efektif pada tanggal 1 Januari 2024, Kelompok Usaha mengakui pendapatan dari penjualan real estat sesuai dengan
PSAK 115, “Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan”, yang adopsi dari IFRS 15.
Berdasarkan standar baru ini, pengakuan pendapatan dapat dilakukan secara bertahap sepanjang umur kontrak (over the
time) atau pada titik tertentu (at a point of time). Jika suatu kontrak tidak memenuhi syarat - syarat tersebut, pendapatan
kontrak itu baru bisa diakui saat terjadi penyerahan aset (at a point of time).
15
Page 18
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
30 September 2025 (tidak diaudit) dan 30 September 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. Kriteria pendapatan diakui secara over the time adalah sebagai berikut:
• Pelanggan secara simultan menerima dan mengkonsumsi manfaat yang disediakan oleh kinerja Entitas saat
Entitas melaksanakan kewajiban pelaksanaan tersebut.
• Kinerja Entitas menciptakan atau meningkatkan aset yang dikendalikan pelanggan sebagai aset yang diciptakan
atau ditingkatkan;
• Kinerja Entitas tidak menciptakan suatu aset dengan penggunaan alternatif terhadap Entitas dan Entitas memiliki
hak yang dapat dipaksakan untuk untuk pembayaran kinerja yang diselesaikan sampai suatu tanggal tertentu.
2. Mengindentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak;
3. Menentukan harga transaksi;
4. Mengalokasikan harga transaksi pada setiap kewajiban pelaksanaan;
5. Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi (pada suatu waktu tertentu atau sepanjang waktu).
Pendapatan Sewa
Pendapatan sewa dari sewa operasi diakui sebagai pendapatan dengan dasar garis lurus selama masa sewa. Biaya langsung
awal yang terjadi dalam proses negosiasi dan pengaturan sewa ditambahkan ke jumlah tercatat dari aset sewaan dan diakui
dengan dasar garis lurus selama masa sewa.
Uang muka sewa yang diterima dari penyewa dicatat ke dalam akun pendapatan yang diterima dimuka dan akan diakui
sebagai pendapatan secara berkala sesuai dengan kontrak sewa yang berlaku.
Pendapatan hotel
Pendapatan sewa hotel dan pendapatan hotel lainnya diakui pada saat jasa diberikan atau barang diserahkan.
Pendapatan bunga
Pendapatan bunga diakru berdasarkan waktu terjadinya dengan acuan jumlah pokok terhutang dan tingkat bunga yang
berlaku.
Beban
Biaya yang berhubungan dengan pendapatan yang menggunakan metode persentase penyelesaian diakui sesuai dengan
tingkat persentase penyelesaian dari unit bangunan pada setiap akhir periode.
Beban, kecuali yang berhubungan dengan pendapatan yang menggunakan metode persentase penyelesaian, diakui sesuai
dengan masa manfaatnya pada tahun yang bersangkutan (basis akrual).
u. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing
Perusahaan menerapkan PSAK 10 (Revisi 2010), “Pengaruh Perubahan Nilai Tukar Mata Uang Asing”, yang
menggambarkan bagaimana memasukkan transaksi mata uang asing dan kegiatan usaha luar negeri dalam laporan
keuangan entitas dan menjabarkan laporan keuangan ke dalam mata uang penyajian. Perusahaan mempertimbangkan
indikator utama dan indikator lainnya dalam menentukan mata uang fungsionalnya, jika ada indikator yang tercampur dan
mata uang fungsional tidak jelas, manajemen menggunakan penilaian untuk menentukan mata uang fungsional yang paling
tepat menggambarkan pengaruh ekonomi dari transaksi, kejadian dan kondisi yang mendasarinya. Penerapan PSAK revisi ini
tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian.
Transaksi dalam mata uang asing dicatat berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal laporan
posisi keuangan konsolidasian, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang rupiah
menggunakan kurs terakhir yang berlaku pada tanggal tersebut dan laba atau rugi kurs yang terjadi dikredit atau dibebankan
pada operasi tahun berjalan.
Kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal laporan posisi keuangan sebagai berikut :
30 September 2025 30 September 2024
1 Dolar Amerika serikat 16.680 16.421
Laba atau rugi kurs dibebankan pada laporan laba rugi konsolidasian tahun berjalan.
v. Laba per saham
Laba usaha dan laba bersih per saham masing-masing dihitung dengan membagi laba usaha dan laba bersih dengan jumlah
rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan.
w. Program Liabilitas Imbalan Pasca Kerja
Perusahaan dan entitas anak menghitung dan mencatat imbalan pasca kerja untuk karyawan sesuai dengan Undang-Undang
No. 6/2023.
16
Page 19
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
30 September 2025 (tidak diaudit) dan 30 September 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING - (lanjutan)
w. Program Liabilitas Imbalan Pasca Kerja (Lanjutan )
Efektif tanggal 30 September 2023, Grup menerapkan Amandemen PSAK 219, "Imbalan Kerja tentang Amendemen,
Kurtailmen, atau Penyelesaian Program".
Amandemen ini mengklarifikasi bahwa biaya jasa lalu (keuntungan atau kerugian atas penyelesaian) dihitung dengan
mengukur liabilitas (aset) imbalan pasti menggunakan asumsi aktuarial kini dan membandingkan imbalan yang ditawarkan
dalam program dan aset program sebelum dan setelah amendemen, (atau kurtailmen atau penyelesaian program) tetapi
tidak mempertimbangkan dampak batas atas aset (yang mungkin timbul ketika program imbalan pasti dalam keadaan
surplus) PSAK 24 secara jelas mengatur bahwa dampak perubahan dari batas atas aset yang timbul dari perubahan program
(atau kurtailmen atau penyelesaian) ditentukan dalam tahap kedua dan diakui secara normal di penghasilan komprehensif
lain.
Paragraf yang berkaitan dengan pengukuran biaya jasa kini dan bunga neto atas liabilitas (aset) manfaat pasti juga telah
diamandemen.
Grup sekarang disyaratkan untuk menggunakan asumsi yang diperbarui dari pengukuran kembali tersebut untuk menentukan
biaya jasa kini dan bunga neto untuk sisa periode pelaporan setelah perubahan program.
Dalam hal bunga neto, amandemen telah menjelaskan bahwa untuk periode setelah amandemen program, bunga neto
dihitung dengan mengalikan liabilitas (aset) manfaat pasti neto sebagaimana telah diukur kembali berdasarkan PSAK 219
dengan tingkat diskonto yang digunakan dalam pengukuran kembali (juga memperhitungkan dampak kontribusi dan
pembayaran manfaat terhadap liabilitas (aset) manfaat pasti).
Penerapan dari amandemen PSAK 219 tidak memiliki dampak signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian.
Beban pensiun berdasarkan program dana pensiun manfaat pasti Grup ditentukan melalui perhitungan aktuaria secara
periodik dengan menggunakan metode projected unit credit dan menerapkan asumsi atas tingkat diskonto dan tingkat
kenaikan manfaat pasti pensiun tahunan.
Seluruh pengukuran kembali, terdiri atas keuntungan dan kerugian aktuarial dan hasil atas aset program (tidak termasuk
bunga neto) diakui langsung melalui penghasilan komprehensif lainnya dengan tujuan agar aset atau kewajiban pensiun neto
diakui dalam laporan posisi keuangan konsolidasian untuk mencerminkan nilai penuh dari definisi dan surplus program.
Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba atau rugi konsolidasi pada periode berikutnya. Seluruh biaya jasa lalu diakui
pada saat yang lebih dulu antara ketika amandemen/kurtailmen terjadi atau ketika biaya restrukturisasi atau pemutusan
hubungan kerja diakui.
Bunga neto dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto terhadap liabilitas atau aset imbalan pasti neto. Biaya jasa terdiri
dari biaya jasa kini dan biaya jasa lalu, keuntungan dan kerugian kurtailmen dan penyelesaian tidak rutin, jika ada.
Beban atau pendapatan bunga neto, dan biaya jasa diakui dalam laba atau rugi.
x. Informasi segmen
Informasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam penyusunan dan penyajian laporan
keuangan konsolidasi.
PSAK 105 mengharuskan segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Perusahaan
dan entitas anak yang secara regular direview oleh “pengambil keputusan operasional ”dalam rangka mengalokasikan sumber
daya dan menilai kinerja segmen operasi. Sedangkan standar sebelumnya mengharuskan Perusahaan dan entitas anak
mengidentifikasi dua segmen (bisnis dan geografis) menggunakan pendekatan risiko dan pengembalian.
Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:
a. Yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk pendapatan
dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama);
b. Hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional untuk membuat keputusan tentang
sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan
c. Tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.
Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka menghasilkan sumber daya dan menilai
kinerja segmen operasi terfokus pada kategori dari setiap produk dimana hampir sama dengan informasi segmen bisnis yang
dilaporkan di tahun sebelumnya.
17
Page 20
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
30 September 2025 (tidak diaudit) dan 30 September 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
y. Transaksi dengan pihak berelasi
Perusahaan menerapkan PSAK No. 7 (Revisi 2010). “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”. PSAK revisi ini mensyaratkan
pengungkapan hubungan, transaksi dan saldo pihak-pihak berelasi, termasuk komitmen dalam laporan keuangan
konsolidasian dan juga diterapkan terhadap laporan keuangan secara individual. Tidak terdapat dampak signifikan dari
penerapan PSAK yang direvisi tersebut terhadap laporan keuangan konsolidasian.
1. Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut:
a. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;
b. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
c. Personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas.
2. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
a. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari Perusahaan yang sama (artinya entitas induk. entitas anak dan entitas
anak berikutnya terkait dengan entitas lain).
b. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama
yang merupakan anggota suatu Perusahaan. yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya).
c. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
d. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga.
e. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau
entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas program tersebut, maka entitas sponsor
juga berelasi dengan entitas pelapor.
f. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifkasi dalam huruf (a).
g. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil manajemen kunci
entitas (atau entitas induk dari entitas).
Semua transaksi yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi baik yang dilakukan dengan syarat dan kondisi yang sama
dengan pihak ketiga ataupun tidak diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian.
z. Penurunan Nilai dan Tidak Tertagihnya Aset Keuangan
Terkait dengan penerapan PSAK No. 71 (Amandemen 2020), pada setiap tanggal laporan posisi keuangan. Manajemen
mengevaluasi apakah terdapat bukti yang objektif bahwa aset keuangan atau kelompok aset keuangan mengalami
penurunan nilai. Jika terdapat bukti tersebut, maka:
Manajemen pertama kali akan menentukan bukti objektif penurunan nilai individual atas aset keuangan yang signifikan secara
indivudual. Jika tidak terdapat bukti objektif mengenai penurunan nilai aset keuangan individual. maka aset tersebut
dimasukkan ke dalam kelompok aset keuangan dengan risiko yang serupa dan menentukan penurunan nilai secara kolektif.
1. Untuk aset keuangan yang dicatat pada biaya perolehan yang diamortisasi, kerugian diukur sebagai selisih antara nilai
tercatat aset dengan nilai kini estimasi arus kas masa depan yang didiskonto menggunakan suku bunga efektif awal dari
aset tersebut. Nilai tercatat aset keuangan tersebut disajikan setelah dikurangi baik secara langsung maupun
menggunakan pos penyisihan. Kerugian yang terjadi diakui pada laporan laba rugi komprehensif.
2. Untuk aset keuangan yang dicatat pada biaya perolehan. kerugian penurunan nilai diukur berdasarkan selisih antara nilai
tercatat aset keuangan dengan nilai kini dari estimasi arus kas masa depan yang didiskontokan dengan tingkat
pengembalian yang berlaku di pasar untuk aset keuangan serupa. Kerugian penurunan tersebut tidak dapat dipulihkan.
3. Untuk aset keuangan yang tersedia untuk dijual. kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui secara langsung dalam
ekuitas harus dikeluarkan dari ekuitas dan diakui pada laporan laba rugi komprehensif meskipun aset keuangan tersebut
belum dihentikan pengakuannya. Jumlah kerugian kumulatif tersebut adalah selisih antara biaya perolehan (setelah
dikurangi pelunasan pokok dan amortisasi) dengan nilai wajar kini. dikurangi kerugian penurunan nilai aset keuangan yang
sebelumnya telah diakui pada laporan keuangan laba rugi konsolidasi.
aa. Sewa
PSAK 116 menetapkan model komprehensif untuk mengidentifikasi perjanjian sewa dan perlakuannya dalam laporan
keuangan Penyewa dan Pesewa. PSAK 73 memperkenalkan model pengendalian untuk identifikasi sewa, membedakan
antara sewa dan kontrak layanan berdasarkan apakah ada aset identifikasi yang dikendalikan oleh pelanggan.
Kelompok Usaha menerapkan PSAK 116 menggunakan pendekatan retrospektif modifikasi dengan mengakui dampak
kumulatif penerapan awal PSAK 73 sebagai penyesuaian terhadap saldo awal ekuitas pada 1 Januari 2020. Dengan
demikian data komparasi tahun 2019 tidak disajikan kembali dan disajikan sesuai standar sebelumnya dan interprestasi
terkait.
Kelompok Usaha menilai pada awal kontrak apakah suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa, yaitu jika kontrak
memiliki hak untuk mengendalikan penggunaan aset yang diidentifikasi untuk jangka waktu tertentu dengan imbalan
pertimbangan. Jangka waktu sewa tidak dapat dibatalkan untuk masing-masing kontrak, kecuali dalam kasus dimana
Kelompok Usaha cukup yakin untuk melaksanakan opsi perpanjangan kontrak.
18
Page 21
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
30 September 2025 (tidak diaudit) dan 30 September 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Kelompok Usaha memilih tindakan praktis yang tersedia berdasarkan pedoman transisi dalam PSAK 224, yang antara lain:
1. Penggunaan tingkat diskonto tunggal untuk portofolio sewa dengan karakteristik yang serupa;
2. Akuntansi sewa operasi dengan sisa masa sewa kurang dari 12 bulan pada tanggal 1 Januari 2020 sebagai sewa
jangka pendek.
3. Pengecualian biaya langsung awal untuk pengukuran aset hak guna pada tanggal penerapan awal .
4. Penggunaan tinjauan ke belakang dalam menentukan masa sewa dimana kontrak berisi opsi untuk perpanjangan atau
pemutusan masa sewa.
5. Menerapkan PSAK 73 untuk sewa yang sebelumnya diidentifikasi berdasarkan PSAK 30 dan ISAK 8, dan tidak
menerapkan PSAK 73 untuk sewa yang sebelumnya tidak diidentifikasi berdasarkan standar ini;
6. Tidak memisahkan komponen non-sewa dari komponen sewa, dan sebagai konsekuensinya Kelompok Usaha
menganggap seluruh kontrak sebagai sewa; dan
7. Untuk tidak mengakui liabilitas sewa dan aset hak guna untuk sewa dimana aset dasar adalah aset bernilai rendah
(yaitu aset dasar dengan nilai maksimum USD 5.000 atau Rp 50 Juta dalam kondisi baru).
Efektif 1 Januari 2024
PSAK 224 juga mengizinkan Kelompok Usaha untuk melanjutkan penilaian sewa historis yang memungkinkan Kelompok
Usaha untuk tidak menilai kembali hasil penilaian Kelompok Usaha sebelumnya tentang identifikasi sewa, klasifikasi sewa
dan biaya langsung awal. Kelompok Usaha menerapkan definisi sewa dan panduan terkait yang ditetapkan dalam PSAK
224 untuk semua kontrak sewa kontrak sewa yang dibuat atau dimodifikasi pada atau setelah 1 Januari 2024.
Kelompok Usaha sebagai lessee
Kelompok Usaha menerapkan pendekatan pengakuan dan pengukuran tunggal untuk semua sewa, kecuali untuk sewa
jangka pendek dan sewa aset bernilai rendah. Kelompok Usaha mengakui liabilitas sewa untuk melakukan pembayaran
sewa dan aset hak guna yang mewakili hak untuk menggunakan aset yang mendasarinya.
Kelompok Usaha mengakui aset hak guna pada tanggal dimulainya sewa. Aset hak guna diukur pada biaya perolehan,
dikurangi akumulasi amortisasi dan rugi penurunan nilai, dan disesuaikan untuk setiap pengukuran kembali liabilitas sewa.
Biaya aset hak guna termasuk jumlah liabilitas sewa yang diakui, biaya langsung awal yang dikeluarkan, biaya restorasi dan
pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal dimulainya dikurangi insentif sewa yang diterima.
Aset hak guna diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus selama masa sewa yang lebih pendek dan estimasi
masa manfaat dari aset.
Jika kepemilikan aset sewaan dialihkan ke Kelompok Usaha pada akhir masa sewa atau biaya mencerminkan pelaksanaan
opsi pembelian, penyusutan dihitung menggunakan taksiran masa manfaat ekonomis aset. Aset hak guna mengalami
penurunan nilai sesuai dengan PSAK 48 Penurunan Nilai Aset.
Pada tanggal dimulainya sewa, Kelompok Usaha mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai kini dari pembayaran sewa
yang akan dilakukan selama masa sewa. Pembayaran sewa termasuk pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap
secara substansi) dikurangi piutang insentif sewa, pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau kurs, dan
jumlah yang diharapkan akan dibayarkan berdasarkan jaminan nilai residu. Pembayaran sewa juga termasuk harga
pelaksanaan opsi pembelian yang wajar dipastikan akan dilakukan oleh Kelompok Usaha dan pembayaran penalti untuk
mengakhiri sewa, jika jangka waktu sewa mencerminkan Kelompok Usaha yang melaksanakan opsi untuk mengakhiri.
Sebagaimana disyaratkan oleh PSAK 239, penyisihan kerugian kredit yang diharapkan telah diakui pada piutang sewa
pembiayaan.
Pendapatan sewa yang timbul dari sewa operasi dicatat secara garis lurus selama masa sewa dan dimasukkan dalam
pendapatan dalam laporan laba rugi karena sifat operasinya. Biaya langsung awal yang dikeluarkan untuk menegosiasikan
dan mengatur sewa operasi ditambahkan ke jumlah tercatat dari aset sewaan dan diakui selama masa sewa dengan dasar
yang sama dengan pendapatan sewa. Sewa kontinjensi diakui sebagai pendapatan pada periode terjadinya.
Kelompok Usaha sebagai lessor
Pada tanggal dimulainya sewa, Kelompok Usaha mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai kini dari pembayaran sewa
yang akan dilakukan selama masa sewa. Pembayaran sewa termasuk pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap
secara substansi) dikurangi piutang insentif sewa, pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau kurs, dan
jumlah yang diharapkan akan dibayarkan berdasarkan jaminan nilai residu. Pembayaran sewa juga termasuk harga
pelaksanaan opsi pembelian yang wajar dipastikan akan dilakukan oleh Kelompok Usaha dan pembayaran penalti untuk
mengakhiri sewa, jika jangka waktu sewa mencerminkan Kelompok Usaha yang melaksanakan opsi untuk mengakhiri.
19
Page 22
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
30 September 2025 (tidak diaudit) dan 30 September 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pembayaran sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks atau kurs diakui sebagai beban pada periode di mana
peristiwa atau kondisi yang memicu pembayaran terjadi. Dalam menghitung nilai sekarang dari pembayaran sewa, Kelompok
Usaha menggunakan tingkat pinjaman tambahan pada tanggal dimulainya sewa karena tingkat suku bunga yang tersirat
dalam sewa tidak dapat ditentukan dengan mudah. Setelah tanggal dimulainya, jumlah liabilitas sewa ditingkatkan untuk
mencerminkan pertambahan bunga dan dikurangi untuk pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu, jumlah tercatat liabilitas
sewa diukur kembali jika ada modifikasi, perubahan jangka waktu sewa, perubahan pembayaran sewa, atau perubahan
dalam penilaian opsi untuk membeli aset yang mendasarinya.
Sewa jangka pendek dengan jangka waktu kurang dari 12 bulan, berakhir dalam 12 bulan setelah 1 Januari 2024 dan sewa
bernilai rendah, serta elemen-elemen sewa tersebut, sebagian atau seluruhnya tidak sesuai dengan prinsip-prinsip pengakuan
yang ditetapkan oleh PSAK 116 akan diperlakukan sama dengan sewa operasi. Kelompok Usaha akan mengakui
pembayaran sewa tersebut dengan dasar garis lurus selama masa sewa dalam laporan laba rugi dan pendapatan
komprehensif lain konsolidasian.
Berdasarkan PSAK 116, lessor terus mengklasifikasikan sewa sebagai sewa pembiayaan atau sewa operasi dan
memperhitungkan kedua jenis sewa tersebut secara berbeda. Sewa dimana Kelompok Usaha mentransfer secara
substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan suatu aset diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan,
jika tidak maka akan diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Klasifikasi sewa dibuat pada tanggal awal dan dinilai kembali
hanya jika ada modifikasi sewa.
ab. Investasi Pada Entitas Asosiasi
Perusahaan dan Entitas Anak menerapkan PSAK No. 228 (Revisi 2024), “Investasi pada Entitas Asosiasi”, yang
menggantikan PSAK No. 15 (Revisi 1994), "Akuntansi untuk Investasi dalam Perusahaan Asosiasi".
PSAK revisi ini diterapkan secara retrospektif dan mengatur akuntansi investasi dalam entitas asosiasi dalam hal penentuan
pengaruh signifikan, metode akuntansi yang harus diterapkan, penurunan nilai investasi dan laporan keuangan tersendiri.
Penerapan PSAK yang direvisi tersebut tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian.
Investasi dimana Perusahaan dan Entitas Anak memiliki kepemilikan paling sedikit 20% tetapi tidak lebih dari 50% dicatat
dengan metode ekuitas. Entitas asosiasi adalah suatu entitas di mana Perusahaan dan Entitas Anak mempunyai pengaruh
signifikan. Sesuai dengan metode ekuitas, nilai perolehan investasi ditambah atau dikurang dengan bagian Perusahaan dan
Entitas Anak atas laba atau rugi neto, dan penerimaan dividen dari investee sejak tanggal perolehan.
Laporan laba rugi komprehensif konsolidasian mencerminkan bagian atas hasil operasi dari entitas asosiasi. Bila terdapat
perubahan yang diakui langsung pada ekuitas dari entitas asosiasi, Perusahaan mengakui bagiannya atas perubahan tersebut
dan mengungkapkan hal ini, jika ada, dalam laporan perubahan ekuitas konsolidasian. Laba atau rugi yang belum terealisasi
sebagai hasil dari transaksi-transaksi antara Perusahaan dan Entitas Anak dengan entitas asosiasi dieliminasi sesuai dengan
jumlah kepentingan Perusahaan dan Entitas Anak dalam entitas asosiasi.
Perusahaan dan Entitas Anak menentukan apakah diperlukan untuk mengakui tambahan rugi penurunan nilai atas investasi
Perusahaan dan Entitas Anak dalam entitas asosiasi. Perusahaan dan Entitas Anak menentukan pada setiap akhir periode
pelaporan apakah terdapat bukti yang objektif yang mengindikasikan bahwa investasi dalam entitas asosiasi mengalami
penurunan nilai. Dalam hal ini, Perusahaan dan Entitas Anak menghitung total penurunan nilai berdasarkan selisih antara
jumlah terpulihkan atas investasi dalam entitas asosiasi dan nilai tercatatnya dan mengakuinya sebagai laba rugi.
Jika bagian Perusahaan dan Entitas Anak atas rugi entitas asosiasi sama dengan atau melebihi kepentingannya pada entitas
asosiasi, maka Perusahaan dan Entitas Anak menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi lebih lanjut. Kepentingan pada
entitas asosiasi adalah jumlah tercatat investasi pada entitas asosiasi dengan metode ekuitas ditambah dengan setiap
kepentingan jangka panjang yang secara substansi, membentuk bagian investasi neto investor pada entitas asosiasi.
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI SIGNIFIKAN
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan yang memiliki
pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan konsolidasian:
Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan
Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas keuangan dengan
mempertimbangkan apakah definisi yang ditetapkan PSAK No. 239 dipenuhi. Dengan demikian, aset keuangan dan liabilitas
keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi Perusahaan.
Perusahaan mengevaluasi akun tertentu yang diketahui bahwa pelanggan tertentu tidak dapat memenuhi liabilitas keuangannya.
Dalam hal tersebut, Perusahaan menggunakan pertimbangan berdasarkan fakta dan situasi yang tersedia termasuk namun tidak
terbatas pada jangka waktu hubungan dengan pelanggan dan status piutang dari pelanggan berdasarkan catatan piutang dari
pihak ketiga yang tersedia dan faktor pasar yang telah diketahui. Untuk mencatat penyisihan spesifik atas pelanggan terhadap
jumlah terutang guna mengurangi jumlah piutang yang diharapkan dapat diterima oleh Perusahaan. Penyisihan spesifik ini
dievaluasi kembali dan disesuaikan jika tambahan informasi yang diterima mempengaruhi jumlah penyisihan atas penurunan nilai
piutang.
Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang memiliki risiko signifikan
bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tahun/periode berikutnya diungkapkan di bawah ini.
20
Page 23
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
30 September 2025 (tidak diaudit) dan 30 September 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Perusahaan mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan konsolidasian disusun.
Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan, mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi diluar kendali
Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.
Estimasi dan Asumsi
Jumlah pemulihan atas aset tetap dan aset tidak berwujud
Jumlah pemulihan atas aset tidak berwujud dan aset tetap didasarkan pada estimasi dan asumsi khususnya mengenai prospek
pasar dan arus kas terkait dengan aset. Estimasi arus kas masa depan mencakup perkiraan mengenai biaya masa depan untuk
menghasilkan cadangan terbukti dan terestimasi harga komoditas masa depan dan tingkat diskonto. Setiap perubahan dalam
asumsi asumsi ini mungkin memiliki dampak material terhadap pengukuran jumlah terpulihkan dan bisa mengakibatkan
penyesuaian penyisihan penurunan nilai yang sudah dibukukan.
Penyusutan aset tetap
Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat
ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 4 sampai dengan 20 tahun. Ini adalah umur
yang secara umum diharapkan dalam industri dimana Perusahaan menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan
perkembangan teknologi dapat mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset dan karenanya biaya penyusutan masa
depan mungkin direvisi.
Penyisihan penurunan nilai pasar dan keusangan persediaan
Penyisihan penurunan nilai pasar dan keusangan persediaan diestimasi berdasarkan fakta dan situasi yang tersedia termasuk
namun tidak terbatas kepada kondisi fisik persediaan yang dimiliki, harga jual pasar, estimasi biaya penyelesaian dan estimasi
biaya yang timbul untuk penjualan. Provisi dievaluasi kembali dan disesuaikan jika terdapat tambahan informasi yang
mempengaruhi jumlah yang diestimasi.
Pensiun dan imbalan kerja
Penentuan liabilitas dan biaya pensiun dan liabilitas imbalan kerja Perusahaan bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan
oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat
kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian.
Hasil aktual yang berbeda dari asumsi yang ditetapkan Perusahaan yang memiliki pengaruh lebih dari 10% liabilitas imbalan pasti
ditangguhkan dan diamortisasi secara garis lurus selama rata-rata sisa masa kerja karyawan. Sementara Perusahaan
berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai perbedaan signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan
dalam asumsi yang ditetapkan Perusahaan dapat mempengaruhi secara material liabilitas diestimasi atas pensiun dan imbalan
kerja dan beban imbalan kerja bersih.
Instrumen Keuangan
Perusahaan mencatat aset dan liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajar, yang mengharuskan penggunaan estimasi akuntansi.
Sementara komponen signifikan atas pengukuran nilai wajar ditentukan menggunakan bukti obyektif yang dapat diverifikasi jumlah
perubahan nilai wajar dapat berbeda bila Perusahaan menggunakan metodologi penilaian yang berbeda. Perubahan nilai wajar
aset dan liabilitas keuangan tersebut dapat mempengaruhi secara langung laba atau rugi Perusahaan.
Pajak penghasilan
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat transaksi dan perhitungan
tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang kegiatan usaha normal. Perusahaan mengakui liabilitas atas
pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan.
21
Page 24
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
30 September 2025 (tidak diaudit) dan 30 September 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. KAS DAN SETARA KAS
Saldo kas dan setara kas Perusahaan dengan rincian sebagai berikut:
30 September 2025 31 Desember 2024
Kas
Rupiah 140.607.500 138.607.500
Sub jumlah 140.607.500 138.607.500
Bank
Bank - Rupiah
PT Bank CIMB Niaga Tbk 662.047.052 383.397.975
PT Bank Negara Indonesia Tbk 679.615.731 411.682.855
PT Bank Mandiri Tbk 888.649.401 906.884.479
PT Bank Central Asia Tbk 1.315.405.655 2.110.012.904
PT Maybank Indonesia Tbk 1.373.088 1.373.088
PT Bank Permata Tbk 40.293.764 40.563.623
PT Bank Syariah Indonesia 985.000 1.185.000
PT Bank UOB Indonesia 28.447.719 28.526.337
PT Bank Tabungan Negara Tbk 11.058.036 11.206.803
PT Bank Jawa Barat 21.874.381 23.595.335
PT Bank Banten 893.886
Sub jumlah 3.650.643.713 3.918.428.399
Deposito Berjangka
PT Bank CIMB Niaga Tbk 500.000.000 1.600.000.000
Sub jumlah 500.000.000 1.600.000.000
Jumlah Kas dan Setara Kas 4.291.251.213 5.657.035.899
Persyaratan penting deposito:
Deposito 4,5 % - 5,75% 2,5% - 5,75%
Obligasi 6,875 % 6,875 %
5. SURAT - SURAT BERHARGA
Berikut ini adalah daftar rincian portofolio saham yang diperdagangkan dan dimiliki oleh Perusahaan per 30 September 2025 dan
31 Desember 2024.
30 September 2025
Keuntungan
Harga Harga Nilai Pasar (Kerugian) belum
Lembar rata-rata Perolehan Direalisasi
SAHAM
PT Bakrieland Development Tbk 750.000 128 96.240.000 22.500.000 (58.740.000)
PT Sierad Produce Tbk 50 584 29.190 36.000 38.310
Obligasi
Obligasi - - 59.890.758.550 58.330.087.738 (1.560.670.812)
Jumlah/Total 750.050 712 59.987.027.740 58.352.623.738 (1.619.372.502)
31 Desember 2024
Keuntungan
Harga Harga Nilai Pasar (Kerugian) belum
Lembar rata-rata perolehan Direalisasi
SAHAM
PT Bakrieland Development Tbk 750.000 128 96.240.000 37.500.000 (58.740.000)
PT Sierad Produce Tbk 50 584 29.190 67.500 38.310
Obligasi
Obligasi - - 67.536.877.720 64.294.803.758 (3.242.073.962)
Jumlah/Total 750.050 - 67.633.146.910 64.332.371.258 (3.300.775.652)
Pada tanggal 25 Juni dan 8 Agustus 2025 telah dilakukan penjualan Obligasi dengan nominal sebesar Rp 2.000.000.000 dan Rp
5.800.000.000,-
Obligasi milik pemerintah yang ditempatkan oleh PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA PIK)
memiliki rate kupon 6,875% per tahun dan jatuh tempo 15 Agustus 2051.
Pada tanggal 20 Juni 2024 telah dilakukan penjualan Obligasi dengan nominal sebesar Rp1.200.000.000
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 00024/PK/PID/2025 tanggal 26 Maret 2025, ORI FR0089 PT Bank Central Asia Tbk (BCA
PIK) menjadi agunan Fasilitas Kredit Lokal (Rekening Koran) PT Pudjiadi Prestige Tbk dengan nilai agunan sebesar
Rp10.000.000.000,- (lihat Catatan 24).
22
Page 25
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
30 September 2025 (tidak diaudit) dan 30 September 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
6. PIUTANG USAHA
Piutang usaha merupakan piutang atas penjualan, sewa kontrak dan pemeliharaan properti kepada pihak ketiga pada tanggal 30
September 2025 dan 31 Desember 2024 sebagai berikut:
30 September 2025 31 Desember 2024
Properti 479.587.858 320.410.936
Perhotelan 809.917.001 1.006.310.436
Sub jumlah 1.289.504.859 1.326.721.372
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (261.201.128) (261.201.128)
Jumlah 1.028.303.731 1.065.520.244
Berdasarkan penelaahan atas status akun piutang usaha pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, manajemen
berkeyakinan bahwa penyisihan penurunan nilai piutang pada tahun-tahun tersebut cukup untuk menutup kemungkinan adanya
kerugian atas tidak tertagihnya piutang usaha.
Mutasi penyisihan piutang tak tertagih selama tahun berjalan sebagai berikut:
30 September 2025 31 Desember 2024
Saldo Awal 261.201.128 745.934.478
Penambahan tahun berjalan - 168.735.255
Penghapusan tahun berjalan - (650.584.907)
Pemulihan tahun berjalan - (2.883.698)
Saldo akhir 261.201.128 261.201.128
Rincian umur piutang dihitung sejak tanggal faktur sebagai berikut:
30 September 2025 31 Desember 2024
Lancar 337.090.925 337.090.925
1 bulan - 6 bulan 390.045.062 277.261.575
6 bulan - 12 bulan 280.656.215 430.656.215
Diatas 12 bulan 281.712.657 281.712.657
Jumlah 1.289.504.859 1.326.721.372
7. PIUTANG LAIN-LAIN
Akun ini merupakan piutang lain-lain kepada pihak ketiga sebagai berikut:
30 September 2025 31 Desember 2024
Pemilik Kondominium 8.510.865.737 8.671.197.256
Iuran Pemeliharaan 707.233.962 931.046.954
Operasional 152.993.567 148.050.789
Uang Muka Properti 100.330.261 123.861.888
Bunga Obligasi 452.383.594 1.447.178.906
Piutang Dividen 4.111.250.000
Lain-lain 2.331.650.707 2.349.861.482
Jumlah 16.366.707.828 13.671.197.275
Dikurangi :
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.367.044.163) (1.367.044.163)
Jumlah 14.999.663.665 12.304.153.112
Mutasi penyisihan piutang tak tertagih selama tahun berjalan sebagai berikut:
30 September 2025 31 Desember 2024
Saldo Awal 1.367.044.163 1.008.084.587
Penambahan tahun berjalan - 1.504.445.538
Penghapusan tahun berjalan - (1.145.485.962)
Saldo akhir 1.367.044.163 1.367.044.163
23
Page 26
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
30 September 2025 (tidak diaudit) dan 30 September 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Rincian umur piutang dihitung sejak tanggal faktur sebagai berikut:
30 September 2025 31 Desember 2024
Lancar 938.599.775 1.553.304.322
1 bulan - 6 bulan 4.625.663.169 1.345.448.069
6 bulan - 12 bulan 2.176.156.620 2.146.156.620
Diatas 12 bulan 8.626.288.264 8.626.288.264
Jumlah 16.366.707.828 13.671.197.275
Pemilik kondominium merupakan piutang atas pemeliharaan dan jasa administrasi seperti listrik, asuransi, dan air bersih (PAM)
kepada pemilik kondominium yang belum dibayarkan kepada pihak pengelola.
Piutang lain-lain - lainnya merupakan piutang dividen piutang non operasinal . sehubungan dengan rencana pembayaran yang akan
dilakukan berdasarkan penelaahan atas status akun piutang lain lain pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024,
manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan penurunan nilai piutang pada tahun-tahun tersebut cukup untuk menutup
kemungkinan adanya kerugian atas tidak tertagihnya piutang lain lain.
8. PERSEDIAAN
Akun ini terdiri dari :
30 September 2025 31 Desember 2024
Properti 163.406.615.295 162.596.967.988
Real Estat 28.159.752.162 5.469.214.568
Perhotelan 254.489.771 295.072.012
Jumlah 191.820.857.228 168.361.254.568
Adapun rincian persediaan sebagai berikut :
30 September 2025 31 Desember 2024
Properti :
Bangunan selesai dan Tanah untuk Dijual :
Jayakarta Plaza 1.000.534.424 1.000.534.424
Sunter Pratama III 899.400.715 863.060.346
Ubud Bali 10.531.211.633 10.531.211.633
Prapanca 6.649.704.271 6.249.124.665
Sudirman Mansion 7.535.911.671 7.510.911.671
Green Palace Residence 136.789.852.581 136.442.125.249
Sub jumlah 163.406.615.295 162.596.967.988
Real Estat :
PT Jakarta Internasional Property 24.569.877.394 1.375.138.120
PT Kota Serang Baru Permai 3.589.874.768 4.094.076.448
Sub jumlah 28.159.752.162 5.469.214.568
Perhotelan :
Makanan dan Minuman 59.883.524 55.772.241
Perlengkapan 194.606.247 239.299.771
Sub jumlah 254.489.771 295.072.012
Jumlah 191.820.857.228 168.361.254.568
- Persediaan di Jayakarta Plaza berupa kios sejumlah 133 unit masing-masing untuk tahun 2025 dan 2024.
- Persediaan di Sunter Pratama berupa tanah dengan luas 511m2, sesuai dengan SHGB No. 07683 untuk tahun 2025 dan 2024.
- Pada tanggal 16 Desember 2024, Perusahaan menyatakan bahwa Tanah Yang Belum Dikembangkan di Desa Buahan Kaja,
Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali menjadi Persediaan karena akan dijual (lihat Catatan 10).
- Persediaan di Prapanca berupa 11 dan 11 unit apartement untuk tahun 2025 dan 2024.
- Persediaan di Sudirman Mansion berupa 1 unit apartemen berdasarkan SHGB No. 504.XXVI.C Blok C dengan luas 149 m2.
Kenaikan persediaan di Sudirman Mansion karena adanya renovasi unit.
- Persediaan di Green Palace Residence berupa 344 dan 344 unit apartemen pada tahun 2025 dan 2024.
- Persediaan PT Jakarta Internasional Property berupa tanah dan biaya perencanaan pada tahun 2025 dan 2024.
- Persediaan PT Kota Serang Baru Permai berupa 27 dan 29 unit ruko dengan luas 22.694 m2 pada tahun 2025 dan 2024.
24
Page 27
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
30 September 2025 (tidak diaudit) dan 30 September 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2024, persediaan Green Palace Residence telah diasuransikan dengan
jumlah pertanggungan sebesar Rp 180.000.000.000 untuk periode 31 Mei 2025 - 31 Mei 2026. Dan Kota Serang Baru Permai
Rp 2.706.000.000,- untuk periode 1 Juni 2025 - 1 Juni 2026. Manajemen berpendapat bahwa pertanggungan tersebut cukup
untuk menutup kemungkinan risiko kerugian yang timbul.
9. UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DIMUKA
Rincian biaya dibayar dimuka pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 sebagai berikut :
30 September 2025 31 Desember 2024
Asuransi 801.065.609 684.895.489
Uang Muka 24.811.066 34.726.586
Perijinan 439.314.127 560.870.068
Sewa 227.741.937 129.356.152
Pemeliharaan 15.333.333 44.756.667
Iklan dan Promosi 145.617.900 269.568.490
-
Jumlah 1.653.883.972 1.724.173.452
10. TANAH YANG BELUM DIKEMBANGKAN
30 September 2025 31 Desember 2024
Proyek Bandulu, Banten 1.679.085.476 1.679.085.476
Tanah di Cipocok, Banten 2.866.000.000 2.866.000.000
Tanah di Cikarang 22.507.947.424 22.507.947.424
Tanah di Serang 3.564.559.999 3.564.559.999
Jumlah 30.617.592.899 30.617.592.899
Pada tanggal 16 Desember 2024, Perusahaan menyatakan bahwa Tanah yang Belum Dikembangkan senilai Rp10.531.211.633
seluas ±50.000 m2 yang berlokasi di Desa Buahan Kaja, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali menjadi
Persediaan karena akan dijual.
Tanah di Cikarang merupakan tanah belum dikembangkan dengan luas 11.257 m² dan 377 m².
11. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI
30 September 2025 % Kepemilikan 31 Desember 2024
Metode ekuitas:
PT Pudjipapan Kreasindo 56.137.048.474 37,89 54.360.454.374
PT Juwara Warga Hotel 40.070.867.543 27,50 40.038.281.602
PT Boga Karya Lestari 125.000.000 27,50 125.000.000
PT Konrat Marbella 910.204.508 45,00 910.204.508
PT Konrat Marbella Balikpapan 75.000.000 30,00 75.000.000
Sub jumlah 97.318.120.525 95.508.940.484
Metode Nilai Wajar:
PT Marbella Dago Pakar 500.000.000 10,00 500.000.000
PT Spinindo Mitra Daya 160.000.000 2,00 160.000.000
PT Unggul Graha Persada 30.000.000 4,20 30.000.000
Yayasan REI 25.000.000 3,00 25.000.000
Sub jumlah 715.000.000 715.000.000
Jumlah 98.033.120.525 96.223.940.484
25
Page 28
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
30 September 2025 (tidak diaudit) dan 30 September 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. ASET TETAP
Rincian aset tetap, akumulasi penyusutan, dan nilai buku sebagai berikut:
30 September 2025
Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
Biaya perolehan:
Hak atas tanah 159.390.910 - - - 159.390.910
Tanah 30.640.990.929 - - 30.640.990.929
Bangunan dan
Prasarana 146.900.736.543 2.690.670.038 149.591.406.581
Mesin dan Peralatan 18.761.886.183 113.716.106 18.875.602.289
Kendaraan 6.078.171.619 335.436.745 6.413.608.364
Perabot dan
Peralatan Kantor 21.900.839.139 290.885.372 22.191.724.511
Sub jumlah 224.442.015.323 3.430.708.261 - - 227.872.723.584
Akumulasi penyusutan:
Bangunan dan
Prasarana 91.829.520.947 1.399.457.073 93.228.978.020
Mesin dan Peralatan 15.057.633.173 299.037.203 15.356.670.376
Kendaraan 5.833.622.989 12.498.582 5.846.121.571
Perabot dan
Peralatan Kantor 23.170.342.439 203.919.094 23.374.261.533
pengembangan
Sub jumlah 135.891.119.548 1.914.911.952 - - 137.806.031.500
Nilai buku 88.550.895.775 90.066.692.084
31 Desember 2024
Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
Biaya perolehan :
Hak atas tanah 159.390.910 - - - 159.390.910
Tanah 30.640.990.929 - - - 30.640.990.929
Bangunan dan
Prasarana 150.519.946.393 1.699.858.112 - (5.319.067.962) 146.900.736.543
Mesin dan Peralatan 18.346.542.936 470.285.047 - (54.941.800) 18.761.886.183
Kendaraan 6.411.283.639 333.112.020 - 6.078.171.619
Perabot dan
Peralatan Kantor 22.164.917.315 158.865.276 - (422.943.452) 21.900.839.139
- - -
Sub jumlah 228.243.072.122 2.329.008.435 333.112.020 (5.796.953.214) 224.442.015.323
Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
Akumulasi penyusutan:
Bangunan dan
Prasarana 92.052.323.002 2.738.193.019 - (2.960.995.074) 91.829.520.947
Mesin dan Peralatan 14.527.475.510 585.099.463 - (54.941.800) 15.057.633.173
Kendaraan 6.166.735.009 - 333.112.020 - 5.833.622.989
Perabot dan
Peralatan Kantor 23.194.295.562 398.990.329 - (422.943.452) 23.170.342.439
Sub jumlah 135.940.829.083 3.722.282.811 333.112.020 (3.438.880.326) 135.891.119.548
Nilai buku 92.302.243.039 88.550.895.775
Hak atas tanah tercatat atas nama Perusahaan.
Beban penyusutan tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 masing-masing sebesar Rp 1.914.911.952 dan Rp
3.722.282.811.
26
Page 29
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
30 September 2025 (tidak diaudit) dan 30 September 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Aset tetap dan persediaan perusahaan secara bersama-sama telah diasuransikan untuk menutup kemungkinan kerugian yang
timbul dimasa yang akan datang.
Pada tanggal 30 September 2025 , aset tetap kecuali tanah dan persediaan Perusahaan telah diasuransikan dengan Polis Standar
Asuransi Indonesia dengan rincian sebagai berikut:
Perusahaan Asuransi Nomor polis Jangka Waktu Mata uang Pertanggungan
PT Asuransi Harta Aman Pratama 20101192500004 30/04/2025 - 30/04/2026 USD 4.660.000
20101062500151& 20101202500046
PT Asuransi Harta Aman Pratama 30/04/2025 - 30/04/2026 USD 4.660.000
PT Asuransi Harta Aman Pratama 20109032500065 30/04/2025 - 30/04/2026 USD 1.360.000
PT Asuransi Wahana Tata 015.4050.502.2025.000013.00 01/08/2025 - 01/08/2026 USD 500.000
PT Asuransi Wahana Tata 015.4050.201.2025.000859.00 01/08/2025 - 01/08/2026 IDR 101.000.000.000
PT Asuransi Wahana Tata 015.4050.202.2025.000197.00 01/08/2025 - 01/08/2026 IDR 101.000.000.000
PT Asuransi Wahana Tata 015.4050.203.2025.000032.00 01/08/2025 - 01/08/2026 IDR 101.000.000.000
PT Asuransi Wahana Tata 015.4050.703.2025.000045.00 01/08/2025 - 01/08/2026 IDR 25.000.000.000
PT Asuransi Wahana Tata 015.4050.703.2025.000046.00 01/08/2025 - 01/08/2026 IDR 3.000.000.000
PT Asuransi Candi Utama 2010102250600002 31/05/2025 - 31/05/2026 IDR 180.000.000.000
PT Asuransi Harta Aman Pratama 2010104250600001 31/05/2025 - 31/05/2026 IDR 180.000.000.000
PT Asuransi Harta Aman Pratama 2010105250600001 31/05/2025 - 31/05/2026 IDR 180.000.000.000
PT Asuransi Harta Aman Pratama 2010903250600001 31/05/2025 - 31/05/2026 IDR 80.000.000.000
PT Asuransi Harta Aman Pratama 2011006250600001 31/05/2025 - 31/05/2026 USD 500.000
Pada tahun 31 Desember 2024, aset tetap kecuali tanah dan persediaan Perusahaan telah diasuransikan dengan Polis Standar
Asuransi Indonesia dengan rincian sebagai berikut :
Perusahaan Asuransi Nomor polis Jangka Waktu Mata uang Pertanggungan
PT MNC Asuransi Indonesia 10.03.13.24.10.0.00002 19/10/2024 - 19/10/2025 IDR 1.000.000.000
PT MNC Asuransi Indonesia 10.03.01.24.04.0.00024 30/04/2024 - 30/04/2025 USD 4.660.000
PT MNC Asuransi Indonesia 10.03.01.24.04.0.00025 30/04/2024 - 30/04/2025 USD 4.660.000
PT MNC Asuransi Indonesia 10.03.06.24.04.0.00002 30/04/2024 - 30/04/2025 USD 1.360.000
PT MNC Asuransi Indonesia 015.4050.502.2024.000029.00 01/08/2024 - 01/08/2025 USD 500.000
PT MNC Asuransi Indonesia 015.4050.201.2024.000934.00 01/08/2024 - 01/08/2025 IDR 33.000.000.000
PT MNC Asuransi Indonesia 015.4050.202.2024.000226.00 01/08/2024 - 01/08/2025 IDR 33.000.000.000
PT MNC Asuransi Indonesia 015.4050.703.2024.000064.00 01/08/2024 - 01/08/2025 IDR 33.000.000.000
PT Asuransi Harta Aman Pratama 20101062400180 31/05/2024 - 31/05/2025 IDR 180.000.000.000
PT Asuransi Harta Aman Pratama 20101192400004 31/05/2024 - 31/05/2025 IDR 180.000.000.000
PT Asuransi Harta Aman Pratama 20101202400062 31/05/2024 - 31/05/2025 IDR 180.000.000.000
PT Asuransi Harta Aman Pratama 20109032400070 31/05/2024 - 31/05/2025 IDR 180.000.000.000
PT Asuransi Harta Aman Pratama 20110082400004 31/05/2024 - 31/05/2025 USD 500.000
PT Lippo General Insurance Tbk 1401052300066 21/07/2024 - 21/07/2025 IDR 275.000.000.000
PT Lippo General Insurance Tbk 1409012300017 21/07/2024 - 21/07/2025 IDR 10.000.000.000
PT Lippo General Insurance Tbk 1401092300116 21/07/2024 - 21/07/2025 IDR 275.000.000.000
PT Lippo General Insurance Tbk 1408032300014 21/07/2024 - 21/07/2025 IDR 15.000.000.000
Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup memadai untuk menutup kemungkinan kerugian yang timbul
atas risiko-risiko yang dipertanggungkan tersebut.
Berdasarkan penelaahan manajemen, tidak terdapat peristiwa atau perubahan keadaan yang mengindikasikan penurunan nilai
aset tetap, sehingga manajemen tidak melakukan cadangan penurunan nilai aset tetap pada 30 September 2025 dan 31
Desember 2024.
13. PROPERTI INVESTASI
30 September 2025 31 Desember 2024
Sudirman Mension 13.198.742.900 13.144.771.166
Unit Marbella 1.520.459.573 1.442.829.574
Jumlah 14.719.202.473 14.587.600.740
Pada tahun 2024, Perusahaan melakukan reklasifikasi Aset Tetap Unit Marbella sebanyak 3 unit menjadi Properti Investasi (lihat
Catatan 9 dan 32). Akta 3 Unit Marbella sebagai berikut: Akta SHGB No.00321/VII/AB Blok AB dengan luas 170 m², Akta SHGB
No.00363/VIII/AB Blok AB dengan luas 306 m², dan Akta SHGB No.00364/VIII/AB Blok AB dengan luas 306 m².
Pada tahun 2023, berdasarkan SHGB No. 554.XXXII.C (80 m²), SHGB No. 555.XXXII.C (125 m²), dan Pernyataan Direksi No.
0186/PP-DIR/X/2023 tanggal 20 Oktober 2023, Sudirman Mansion Unit 33 JK mereklasifikasi biaya renovasi dari persediaan ke
properti investasi.
27
Page 30
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
30 September 2025 (tidak diaudit) dan 30 September 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI
Piutang dari Pihak-pihak yang Berelasi
Piutang kepada Perusahaan yang memiliki relasi timbul karena pemberian pinjaman sementara tanpa bunga dan pengeluaran
dana yang dilakukan untuk kepentingan Perusahaan yang berelasi. Tidak ada transaksi jual beli dengan pihak yang berelasi.
Saldo piutang kepada Perusahaan yang berelasi terdiri dari :
Jumlah
30 September 2025 31 Desember 2024
PT Pudjipapan Kreasindo 20.245.744.196 27.609.856.434
PT Marbella Dago Pakar 2.060.451.750 2.060.451.750
Himpunan Penghuni Kondominium
& Hotel - "Marbella Anyer" 6.387.715.513 4.609.414.832
28.693.911.459 34.279.723.016
15. ASET LAIN-LAIN 30 September 2025 31 Desember 2024
Perlengkapan dan Peralatan Hotel 3.463.558.992 3.463.558.992
Escrow Account 306.108.900 325.108.900
Keanggotaan Golf 135.000.000 135.000.000
Kios 88.288.200 88.288.200
Hanamart 170.000.000 170.000.000
Jumlah 4.162.956.092 4.181.956.092
Keanggotaan golf merupakan uang jaminan atas membership golf Direksi Perusahaan.
Escrow account merupakan deposito PT Pudjiadi Prestige Tbk dan Entitas Anak yang di tempatkan di Bank Permata, Bank BCA,
dan Bank CIMB Niaga, yang di escrow per 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, deposito yang di escrow mempunyai
batas jangka waktu, dengan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan.
16. PERPAJAKAN
a. Pajak Dibayar Dimuka
30 September 2025 31 Desember 2024
Pajak Penghasilan Final 370.577.979 495.577.979
Jumlah 370.577.979 495.577.979
b. Utang Pajak
30 September 2025 31 Desember 2024
Pajak Penghasilan Final 51.017.021 122.005.099
Pajak Hotel dan Restoran 743.696.982 527.695.787
Pajak Bumi dan Bangunan 299.627.047 299.627.047
Pajak Penghasilan Pasal 21 153.066.523 109.997.810
Pajak Penghasilan Pasal 23 1.903.086 4.573.756
Pajak Pertambahan Nilai 129.990.758 767.365.044
Jumlah 1.379.301.417 1.831.264.543
17. UTANG USAHA
Rincian utang usaha menurut bidang usaha pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 masing-masing sebagai
berikut:
30 September 2025 31 Desember 2024
Properti 329.923.138 305.347.568
Perhotelan 1.303.055.633 1.058.190.592
Jumlah 1.632.978.771 1.363.538.160
28
Page 31
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
30 September 2025 (tidak diaudit) dan 30 September 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Rincian umur hutang dihitung sejak tanggal faktur sebagai berikut:
30 September 2025 31 Desember 2024
Lancar 619.252.194 355.845.513
1 bulan - 6 bulan 491.294.696 427.212.779
6 bulan - 12 bulan 215.231.773 239.146.414
Diatas 12 bulan 307.200.109 341.333.454
Jumlah 1.632.978.771 1.363.538.160
Perusahaan tidak memberikan jaminan terhadap masing - masing supplier atas transaksi hutang usaha.
18. BIAYA MASIH HARUS DIBAYAR
30 September 2025 31 Desember 2024
Operasional Hotel 1.506.228.409 1.249.832.691
Beban Kepegawaian 660.427.393 640.928.350
Beban Utiliti 480.116.059 675.951.054
Jasa profesional 237.855.837 139.522.418
Jumlah 2.884.627.698 2.706.234.513
19. UANG MUKA PENJUALAN
30 September 2025 31 Desember 2024
Uang muka penjualan 392.440.084 97.376.000
Jumlah 392.440.084 97.376.000
20. PENYISIHAN PENGGANTIAN PERABOTAN DAN PERALATAN HOTEL
30 September 2025 31 Desember 2024
Penyisihan penggantian perabot
dan peralatan hotel 162.331.742 160.092.249
Jumlah 162.331.742 160.092.249
Penyisihan penggantian perabotan dan peralatan hotel berasal dari pendapatan dan jasa pelayanan yang belum didistribusikan.
Bentuk penggantian berupa barang keramik, linen, sendok garpu dan pecah belah akibat rusak atau hilang.
21. PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA
Pendapatan diterima dimuka merupakan penerimaan sewa dimuka atas sewa properti/perhotelan yang disewakan. Saldo ini diakui
sebagai pendapatan secara bulanan terdiri dari:
30 September 2025 31 Desember 2024
Sewa properti 2.469.845.681 2.341.764.278
Perhotelan 930.076.017 687.234.492
Jumlah 3.399.921.698 3.028.998.770
22. UANG JAMINAN
Uang jaminan diterima merupakan uang jaminan sewa ruangan/apartemen, telepon, dan perabotan yang akan dikembalikan
apabila hubungan sewa menyewa berakhir, jumlah nya sebagai berikut :
30 September 2025 31 Desember 2024
Properti 1.164.898.728 985.847.359
Perhotelan - 291.720.192
Jumlah 1.164.898.728 1.277.567.551
23. UTANG LAIN-LAIN
Akun ini terdiri dari :
30 September 2025 31 Desember 2024
Properti 756.489.967 502.441.753
Jumlah 756.489.967 502.441.753
Adapun rincian hutang lain-lain sebagai berikut :
30 September 2025 31 Desember 2024
Dividen 444.323.983 444.323.983
Utang Leasing 312.165.984 -
Lainnya - 58.117.770
Jumlah 756.489.967 502.441.753
29
Page 32
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
30 September 2025 (tidak diaudit) dan 30 September 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
24. UTANG BANK
30 September 2025 31 Desember 2024
Pokok utang
PT Bank Central Asia Tbk 20.121.644.457 4.524.352.749
Jumlah pokok utang 20.121.644.457 4.524.352.749
Biaya yang belum diamortisasi - -
Nilai wajar utang bank 20.121.644.457 4.524.352.749
Bagian Liabilitas Jangka Pendek
PT Bank Central Asia Tbk 18.868.440.330 3.271.148.622
Sub Jumlah 18.868.440.330 3.271.148.622
Bagian Liabilitas Jangka Panjang
PT Bank Central Asia Tbk 1.253.204.127 1.253.204.127
Sub Jumlah 1.253.204.127 1.253.204.127
PT Bank Central Asia Tbk - Fasilitas Kredit Lokal ( Rekening Koran )
Berdasarkan Perjanjian Kredit no. 00024/PPK/PID/2025 pada bulan Maret 2025 PT Pudjiadi Prestige Tbk dengan PT Bank
Central Asia Tbk setuju memberikan kredit dengan ketentuan sebagai berikut :.
Plafond kredit : Fasilitas Pinjaman Plafond sebesar Rp 8.000.000.000.
Jenis kredit : Fasilitas Kredit Lokal (Rekening Koran)
Penggunaan : Membiayai Piutang usaha dan Persediaan Barang Debitor (Modal Kerja)
Jangka waktu : 27 Maret 2024 - 27 Maret 2025. Pada lampiran perubahan perjanjian Kredit Maret 2025 bahwa
perpanjangan batas waktu penarikan dan/atau penggunaan fasilitas kredit melalui "sarana digital".
Tingkat bunga : 6,95% per tahun
Jaminan : Pinjaman tersebut diikat dengan anggunan Fixed Rate (FR) yang diterbitkan pemerintah Indonesia seri FR
0089 yang disimpan di Kustodian BCA dengan tanggal jatuh tempo 15-08-2051 milik/atas nama PT Pudjiadi
Prestige Tbk dengan nominal sebesar Rp 10.000.000.000,- (duabelas miliar rupiah) untuk menjamin
pelaksanaan atas pembayaran utang yang timbul dari penarikan dan/atau penggunaan fasilitas kredit lokal
(rekening Koran)
Berdasarkan Perjanjian Kredit no. 00025/PPK/PID/2025 pada bulan Maret 2025 PT Jakarta Internasional Property dengan PT
Bank Central Asia Tbk setuju memberikan kredit dengan ketentuan sebagai berikut :.
Plafond kredit : Fasilitas Pinjaman Plafond sebesar Rp 15.600.000.000,-.(lima belas miliar enam ratus juta rupiah)
Jenis kredit : Fasilitas Kredit Lokal (Rekening Koran)
Penggunaan : Membiayai Piutang usaha dan Persediaan Barang Debitor (Modal Kerja)
Jangka waktu : 27 Maret 2024 - 27 Maret 2025. Pada lampiran perubahan perjanjian Kredit Maret 2025 bahwa
perpanjangan batas waktu penarikan dan/atau penggunaan fasilitas kredit melalui "sarana digital".
Tingkat bunga : 6,78% per tahun
Jaminan : Pinjaman tersebut diikat dengan anggunan Fixed Rate (FR) yang diterbitkan pemerintah Indonesia seri FR
0089 yang disimpan di Kustodian BCA dengan tanggal jatuh tempo 15-08-2051 milik/atas nama PT Jakarta
Internasional Property dengan nominal sebesar Rp 19.500.000.000,- (sembilan belas miliar lima ratus juta
rupiah) untuk menjamin pelaksanaan atas pembayaran utang yang timbul dari penarikan dan/atau
penggunaan fasilitas kredit lokal (rekening Koran)
PT Bank Central Asia Tbk - Fasilitas Kredit Investasi
Berdasarkan pada tanggal 30 April 2019 telah dibuat Akta Perjanjian Kredit No. 87 oleh dan dihadapan Suminto, Sarjana Hukum,
Spesialis Notariat, Notaris di Kabupaten Serang, yang telah diubah terakhir dengan Perubahan Perjanjian Kredit tanggal 28 April
2020 Nomor 02170/PPK/SLK/2020.
Plafond kredit : Fasilitas Pinjaman Plafond sebesar Rp 13.500.000.000.
Jenis kredit : Fasilitas Kredit Investasi
Penggunaan : Renovasi Marbella Anyer
Jangka waktu : 84 bulan yang akan berakhir pada tahun 2026.
Tingkat bunga : 10,25% per tahun
Jaminan : Pinjaman tersebut diikat dengan hak tanggungan peringkat atas 50 unit rumah susun yang terletak di
Kondominium Hotel Marbella Pantai Indah Anyer, Jalan Karang Bolong Anyer Desa Bandulu, Kecamatan
Anyer, Kabupaten Serang, Banten.
30
Page 33
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
30 September 2025 (tidak diaudit) dan 30 September 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Sebuah Apartemen di Marbella Pantai Indah Anyer Tower Yudistira (Tower D) Jl. Raya Karang Bolong
Anyer, Kab. Serang sesuai sertifikat Hak Satuan Rumah Susun - SHMRS 00394/SERANG, Hak Satuan
Rumah Susun - SHMRS 00398,00399,00401/Serang, Hak Satuan Rumah Susun - SHMRS
00402,00403,00404/Serang, Hak Satuan Rumah Susun - SHMRS 00408.00409.00425/Serang, Hak Satuan
Rumah Susun - SHMRS 00426.00429.00435/Serang, Hak Satuan Rumah Susun - SHMRS
00436.00438.00439/Serang, Hak Satuan Rumah Susun - SHMRS 00443.00444.00459/Serang, Hak Satuan
Rumah Susun - SHMRS 00465.00469.00470/Serang, Hak Satuan Rumah Susun - SHMRS
00471.00472.00473/ Serang, Hak Satuan Rumah Susun - SHMRS 00474.00475.00477/ Serang, Hak
Satuan Rumah Susun - SHMRS 00479.00480.495/ Serang, Hak Satuan Rumah Susun - SHMRS
499.502.503.506/ Serang, Hak Satuan Rumah Susun - SHMRS 509.541.547.559/ Serang, Hak Satuan
Rumah Susun - SHMRS 569.571.577.590/ Serang, Hak Satuan Rumah Susun - SHMRS 592.603.622.623/
Serang, Hak Satuan Rumah Susun - SHMRS 628.632.633/ Serang atas nama HOTEL MARBELLA PT.
Pada tanggal 10 Februari 2022 Perusahaan mendapatkan persetujuan restrukturisasi ke- 3 Fasilitas Pinjaman Kredit Investasi
sehingga ketentuan Fasilitas Pinjaman Transaksi Kredit Investasi menjadi berikut:
Plafond kredit : Fasilitas Pinjaman Plafond sebesar Rp 2.345.733.541.
Jenis kredit : Fasilitas Kredit Investasi
Penggunaan : Renovasi Marbella Anyer
Tingkat bunga : 8,50% per tahun
Jaminan : Jaminan nya sama dengan Perubahan Perjanjian Kredit tanggal 28 April 2020 Nomor
02170/PPK/SLK/2020.
Persyaratan :
1. Pra Realisasi
- Restrukturisasi dapat dilakukan setelah cabang memastikan seluruh fasilitas di BCA tidak ada tunggakan.
2. Syarat Agunan:
- Admin memastikan bahwa seluruh agunan telah diasuransikan dengan banker's clause dan debitur telah
menyerahkan asli polis asuransi serta bukti bayar ke BCA.
- Penilaian ulang dan peninjauan fisik agunan agar dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di BCA.
3. Syarat Keuangan:
- Aktivitas keuangan tetap dipusatkan di BCA.
- Tidak diperkenankan untuk menambah fasilitas di bank/ lembaga lainnya selama fasilitas kredit di BCA
belum lunas.
- Tidak diperkenankan untuk pembagian deviden.
- Hutang pemegang saham yang ada dan yang akan di masa mendatang wajib disubordinasikan terhadap
pinjaman di BCA, namun diperkenankan menjadi tambahan modal disetor.
- Dimintakan SP pengurus/ pemegang sahan yang menyatakan bahwa bila terdapat deficiency cashflow
dalam pembayaran kewajiban debitur di BCA maka pengurus/ pemegang saham bersedia
menanggungnya dengan dana pribadi.
- Dimintakan SP pengurus/ pemegang sahan yang menyatakan bahwa bila terdapat deficiency cashflow
dalam pembayaran kewajiban debitur di BCA maka pengurus/ pemegang saham bersedia
menanggungnya dengan dana pribadi.
- AO/ Cabang agar memonitor usaha debitur dengan membuat BCR yang berisikan RK, tunggakan, posisi
AR, Inventory dan AP, Management Report, dan hasil monitoring tersebut diserahkan ke GARK setiap 6
bulan sekali.
- BCA memiliki opsi untuk mempercepat pembayaran bunga serta mereview penurunan suku bunga yang
dikenakan ke debitur apabila cashflow debitur membaik.
- Kolektibilitas sesuai ketentuan yang berlaku di BCA.
- Lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku di BCA..
Pada tanggal 14 September 2022 sesuai dengan Surat Permohonan nomor 035/HMPI-DIR/IX/2022, PT Hotel Marbella
Pengembang International mengajukan permohonan untuk melunasi sebagian pokok Fasilitas Pinjaman Kredit Investasi kepada
bank sebesar Rp 10.000.000.000. Fasilitas Pinjaman Kredit Investasi PT Hotel Marbella Pengembang International dibayarkan
oleh PT Pudjiadi Prestige Tbk, lalu pembayaran ini menjadi Utang Pihak Berelasi kepada PT Pudjiadi Prestige Tbk.
31
Page 34
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
30 September 2025 (tidak diaudit) dan 30 September 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
25. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA
Biaya jasa kini diakui sebagai beban periode berjalan. Biaya jasa lalu, koreksi aktuarial dan dampak perubahan asumsi bagi
peserta pensiun yang masih aktif diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus selama estimasi sisa masa kerja rata-rata
karyawan sebagaimana ditentukan oleh aktuaris.
Metode penilaian aktuaria yang dipakai oleh aktuaris independen Agus Susanto adalah metode Projected Unit Credit dengan
laporan dan pada tahun 2024 dengan No.424/PSAK/KKA-AS/III/2025 dan No. 426/PSAK/KKA-AS/III/2025 tanggal 4 Maret 2025.
30 September 2025 31 Desember 2024
Saldo awal Tahun 4.188.624.668 3.608.798.767
Jumlah yang dibebankan ke laba (rugi) - (207.092.000)
Pembayaran ke Karyawan (1.577.776.872) -
Penyesuaian beban manfaat karyawan 436.755.102
Penghasilan komprehensif lain - 350.162.799
Saldo akhir tahun 2.610.847.796 4.188.624.668
30 September 2025 31 Desember 2024
Tingkat diskonto 0,00% 6,65%
Tingkat penarikan
Umur 18 - 30 tahun 0,00% 0,00%
Umur 31 - 40 tahun 0,00% 3,00%
Umur 41 - 44 tahun 0,00% 2,00%
Umur 45 - 52 tahun 0,00% 1,00%
Umur 53 - 54 tahun 0,00% 0,00%
Tingkat kenaikan gaji 0,00% 8,00%
Tingkat kematian Indonesia III
Tingkat cacat 0,00% 0,02%
Metode Projected Unit Credit
26. MODAL SAHAM
Berdasarkan hasil RUPSLB dengan Akta No. 25 tanggal 23 Mei 2014, yang dibuat dihadapan Yatty Sriyati Suhadiwiraatmaja, SH,
MM, MHum Notaris di Jakarta, Perseroan mengadakan penghapusan Saham Seri B dari modal Perusahaan sebanyak
412.500.000 saham dengan nilai nominal Rp 200 (dua ratus rupiah) per saham.
Modal saham dan susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 30 September 2025 sebagai berikut:
Saham Nominal (Rp)
Modal Dasar 1.120.000.000 280.000.000.000
Modal ditempatkan dan disetor penuh 659.120.000 164.780.000.000
Modal saham dan susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2024 sebagai berikut:
Saham Nominal (Rp)
Modal Dasar 1.120.000.000 280.000.000.000
Modal ditempatkan dan disetor penuh 659.120.000 164.780.000.000
Adapun pemegang saham dan termasuk pendiri (founder) 30 September 2025 sebagai berikut :
30 September 2025
Saham % Nominal (Rp)
Pemegang saham
PT Istana Kuta Ratu Prestige 293.545.682 44,54 73.386.420.500
Lenawati Setiadi 150.093.228 22,77 37.523.307.000
Marianti Pudjiadi 27.076.454 4,11 6.769.113.500
Kosmian Pudjiadi 27.076.454 4,11 6.769.113.500
Kristian Pudjiadi 27.025.256 4,10 6.756.314.000
Gabriel Lukman Pudjiadi 20.984.300 3,18 5.246.075.000
Damian Pudjiadi 18.642.778 2,83 4.660.694.500
Ariyo Tejo 8.800.806 1,34 2.200.201.500
Masyarakat Lainnya:
Lainnya < 5% 85.875.042 13,02 21.468.760.500
Jumlah 659.120.000 100,00 164.780.000.000
32
Page 35
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
30 September 2025 (tidak diaudit) dan 30 September 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Adapun pemegang saham dan termasuk pendiri (founder) per 31 Desember 2024 sebagai berikut :
31 Desember 2024
Saham % Nominal (Rp)
Pemegang saham
PT Istana Kuta Ratu Prestige 293.545.682 44,53 73.386.420.500
Lenawati Setiadi 150.093.228 22,77 37.523.307.000
Marianti Pudjiadi 27.076.454 4,11 6.769.113.500
Kosmian Pudjiadi 27.076.454 4,11 6.769.113.500
Kristian Pudjiadi 27.025.256 4,10 6.756.314.000
Gabriel Lukman Pudjiadi 20.984.300 3,18 5.246.075.000
Damian Pudjiadi 18.642.778 2,83 4.660.694.500
Ariyo Tejo 8.800.806 1,34 2.200.201.500
Masyarakat Lainnya: -
Lainnya < 5% 85.875.042 13,03 21.468.760.500
Jumlah 659.120.000 100,00 164.780.000.000
Sebagaimana dijelaskan pada catatan 1, Perusahaan telah mengajukan Surat Pernyataan Pendaftaran Emisi Saham kepada
Ketua Badan Pengawas Pasar Modal untuk melaksanakan emisi saham melalui Bursa Efek Jakarta dan telah dinyatakan menjadi
efektif tanggal 28 September 1994. Penawaran umum perdana saham-saham Perusahaan sejumlah 26.000.000 saham dengan
nilai nominal Rp 1.000 per saham dilakukan dengan harga perdana Rp 2.500 per lembar atau Rp 1.500 di atas nilai nominal atau
dengan agio saham sebesar Rp 39.000.000.000.
Pada tanggal 31 Mei 1996 Perusahaan mengadakan Rapat Umum Tahunan Pemegang Saham (RUPS) dan Rapat Umum Luar
Biasa Pemegang Saham (RULBPS) yang disahkan oleh Notaris Imas Fatimah, SH dengan Akta nomor 103 tanggal yang sama.
RULBPS antara lain memutuskan:
1) Pembagian Saham Bonus
Rasio pembagian deviden saham adalah setiap pemegang 10 (sepuluh) saham seri A perseroan yang tercatat pada daftar
pemegang saham, berhak atas 1 (satu) deviden saham yang merupakan saham baru yang dikeluarkan dari saham-saham
yang masih dalam simpanan dengan nilai nominal Rp 500 (lima ratus rupiah) per saham.
Saldo laba yang di kapitalisasi sebesar Rp 20.720.000.000 yang terbagi atas saham bonus sebesar Rp 14.000.000.000 dan
agio saham sebesar Rp 6.720.000.000.
Ketentuannya adalah setiap pemilik 100 saham lama yang telah ditempatkan akan mendapat 40 Saham Bonus yang terdiri
dari 39 Saham Bonus berasal dari Agio Saham dan satu Saham Bonus berasal dari laba ditahan.
2) Pemecahan Saham
Dan melakukan pemecahan saham yang semula bernilai nominal Rp 1.000 menjadi Rp 500 per saham . Total saham dicatat
menjadi 280.000.000 lembar saham.
Berdasarkan keputusan RUPS luar biasa perseroaan pada tanggal 22 Mei 2012 perusahaan melakukan pembagian saham bonus
yang merupakan dividen saham yang berasal dari kapitalisasi sebagian saldo laba. Saldo laba yang di kapitalisasi sebesar Rp
20,72 milyar yang tebagi atas saham bonus sebesar Rp 14 milyar dan agio saham sebesar Rp 6,7 milyar, sehingga total saham di
catatkan adalah 308.000.000 lembar saham.
Berdasarkan keputusan RUPS luar biasa perseroaan pada tanggal 27 Mei 2013 perusahaan melakukan pembagian saham bonus
yang merupakan dividen saham yang berasal dari kapitalisasi sebagian saldo laba. Dengan rasio pembagian dividen 1 : 20 .
Perusahaan juga melakukan pembagian saham bonus yang berasal dari agio saham. sehingga total saham di catatkan adalah
329.560.000 lembar saham.
Berdasarkan keputusan RUPS luar biasa perseroaan pada tanggal 6 Juni 2024 perusahaan melakukan pemecahan nilai nominal
saham (stock split) yang berasal dari kapitalisasi sebagian saldo laba. Dengan ratio 1 (satu) saham lama menjadi 2 (dua) saham
baru atau 1 : 2 Sehingga total saham di catatkan adalah 659.120.000 lembar saham. Nominal per Saham dari Rp 500 menjadi Rp
250.
27. TAMBAHAN MODAL DISETOR
30 September 2025 31 Desember 2024
Biaya emisi efek ekuitas (4.316.562.730) (4.316.562.730)
Agio saham 5.776.000.000 5.776.000.000
Selisih nilai transaksi entitas sepengendali (41.388.644.545) (41.388.644.545)
Aset pengampunan pajak 2.336.196.000 2.336.196.000
Jumlah (37.593.011.275) (37.593.011.275)
Akun selisih nilai transaksi entitas sepengendali atas penjualan saham dan persediaan PT Kota serang Baru Permai dan PT Hotel
Marbella Pengembang Internasional yang secara langsung atau tidak langsung mengendalikan atau dikendalikan Perusahaan.
Pada tahun 2016, Perusahaan dan entitas anak telah memanfaatkan Kebijakan Pengampunan Pajak sesuai dengan Undang-
undang Nomor11 tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak. Berdasarkan Surat Keterangan Pengampunan Pajak Nomor KET-
219/PP/WPJ.07/2016 tanggal 23 September 2016, Jumlah aset tambahan yang dimasukkan dalam Program Pengampunan
Pajak adalah sejumlah Rp 2.336.196.000.
33
Page 36
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
30 September 2025 (tidak diaudit) dan 30 September 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
28. PENJUALAN DAN PENDAPATAN
30 September 2025 30 September 2024
Penjualan dan Sewa:
Penjualan Properti 840.336.134 2.500.000.000
Pendapatan sewa dan pemeliharaan apartemen 17.136.714.561 17.638.775.573
Sub jumlah 17.977.050.695 20.138.775.573
Pendapatan Hotel
Kamar 5.023.731.230 4.507.767.320
Makanan dan Minuman 3.834.248.535 3.197.506.468
Departemen Lainnya 225.867.562 37.874.997
Sub jumlah 9.083.847.327 7.743.148.785
Jumlah 27.060.898.022 27.881.924.358
Seluruh pendapatan Perusahaan dan Entitas Anak diperoleh dari pihak ketiga.
Pada 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 tidak terdapat pembeli yang memiliki nilai penjualan yang melebihi 10% dari
pendapatan usaha.
29. BEBAN POKOK PENJUALAN DAN BEBAN LANGSUNG
30 September 2025 30 September 2024
Beban pokok penjualan properti 504.201.680 572.813.381
Beban Pokok Sewa dan Pemeliharaan Apartemen 5.695.697.279 5.056.045.322
Beban pokok hotel :
Gaji, upah dan tunjangan lainnya 1.949.853.446 1.849.398.536
Makanan, minuman dan lainnya 2.405.240.402 1.954.891.783
Operasional dan pemeliharaan 200.822.338 196.884.645
Jumlah 10.755.815.145 9.630.033.667
30. BEBAN PENJUALAN
30 September 2025 30 September 2024
Properti
Iklan dan promosi 33.930.391 75.428.054
Beban Kepegawaian 529.513.123 633.591.515
Komisi 315.124.190 151.628.172
Beban kantor 26.143.992 26.832.890
Sub jumlah 904.711.696 887.480.631
Hotel
Pemasaran 279.863.568 605.699.450
Sub jumlah 279.863.568 605.699.450
Jumlah 1.184.575.264 1.493.180.081
34
Page 37
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
30 September 2025 (tidak diaudit) dan 30 September 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31.BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
30 September 2025 30 September 2024
Properti, sewa dan pemeliharaan
Beban kepegawaian 10.984.827.553 9.911.876.333
Pajak dan perijinan 1.211.792.075 935.753.085
Pemeliharaan dan Perbaikan 1.031.500.336 1.219.868.499
Kebersihan 1.286.236.548 1.182.823.084
Beban kantor 156.707.844 310.089.938
Jasa profesional dan Konsultan 199.866.667 234.760.000
Asuransi 1.581.052.455 1.181.739.618
Administrasi saham 260.768.299 244.353.232
Sewa 231.991.975 220.943.835
Listrik, air dan telepon 84.550.433 98.233.491
Bahan bakar dan pelumas 59.910.594 72.646.525
CSR 30.500.000 37.190.000
Lainnya 241.012.868 271.756.642
Sub jumlah 17.360.717.647 15.922.034.282
Beban Penyusutan dan Amortisasi 856.364.759 1.066.090.401
Sub jumlah 18.217.082.406 16.988.124.683
30 September 2025 30 September 2024
Hotel
Biaya Kepegawaian 3.674.175.587 3.278.620.536
Peralatan, Pemeliharaan dan Energi 1.966.296.942 2.001.426.178
Telepon dan Teleks 33.271.971 30.220.016
Jasa Prosefional dan Konsultan 171.221.534 239.968.221
Asuransi 259.468.579 358.482.273
Pajak dan Perijinan 443.001.991 393.845.602
Menajemen Fee 112.570.926
Blanko Cetak dan alat tulis 114.619.985 107.310.663
Izin, dokumentasi dan pemeliharaan 90.189.126 87.562.259
Biaya Operasional Untuk Tamu Hotel 569.703.181 510.922.377
Transportasi 53.930.746 52.758.910
Sinking Fund 813.024.000 813.024.000
Sub jumlah 8.301.474.568 7.874.141.034
Beban Penyusutan dan Amortisasi 1.058.547.193 1.608.172.527
Sub jumlah 9.360.021.761 9.482.313.561
Jumlah 27.577.104.167 26.470.438.244
32. BEBAN KEUANGAN
30 September 2025 30 September 2024
Beban Bunga Pinjaman 350.060.856 365.138.125
Jumlah 350.060.856 365.138.125
35
Page 38
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
30 September 2025 (tidak diaudit) dan 30 September 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
33. BAGIAN LABA (RUGI) ENTITAS ASOSIASI
30 September 2025 30 September 2024
PT Juwara Warga Hotel 4.143.835.941 3.767.407.002
PT Pujipapan Kreasindo 2.096.424.592 (43.410.098)
Jumlah 6.240.260.533 3.723.996.904
34. PENDAPATAN (BEBAN) DILUAR USAHA
30 September 2025 30 September 2024
Properti, sewa dan pemeliharaan
Pendapatan Diluar Usaha
Pendapatan bunga dan jasa giro 3.506.486.884 3.761.805.512
Kenaikan nilai obligasi 1.681.403.150
Laba penjualan obligasi 47.554.580
Dividen 104.000.000 100.000.000
Lain - lain 253.477.119 126.450.000
Sub jumlah 5.592.921.733 3.988.255.512
Beban Diluar Usaha
Rugi penjualan obligasi 51.000.000
Lain - lain 46.904.400 31.543.978
Sub jumlah 46.904.400 82.543.978
Hotel
Pendapatan Diluar Usaha
Penggantian Biaya pemeliharaan kondominium 1.729.331.046 545.527.490
Lain - lain 1.685.871.463 1.873.965.290
Sub jumlah 3.415.202.509 2.419.492.780
Jumlah 8.961.219.842 6.325.204.314
35. LABA PER SAHAM DASAR
Laba ( Rugi ) per saham dasar dihitung berdasarkan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar.
Laba ( Rugi ) bersih merupakan laba bersih yang di attribusikan ke induk.
30 September 2025 30 September 2024
Laba ( Rugi ) bersih 1.603.850.138 (870.023.635)
Rata-rata saham beredar 659.120.000 659.120.000
Laba ( Rugi ) bersih per saham 2,4333 (1,3200)
36. DIVIDEN
Berdasarkan hasil RUPS tanggal 5 Juni 2025 perusahaan tidak membagikan dividen di tahun 2025.
Beradasarkan hasil RUPS tanggal 06 Juni 2024, Perusahaan membagikan dividen di tahun 2024, sebesar Rp 10 per lembar
saham yang berjumlah Rp 3.295.600.000 ( tiga milyar dua ratus sembilan puluh lima juta enam ratus ribu rupiah). Dan cadangan
sebesar Rp 5.000.000.,- ( lima juta rupiah).
37. KEPENTINGAN NON-PENGENDALI
Rincian hak kepentingan nonpengendali aset bersih Entitas Anak adalah sebagai berikut:
30 September 2025 31 Desember 2024
Damian Pudjiadi 500.000 500.000
PT Abadimukti Guna Lestari 109.283.621 109.283.621
Jumlah 109.783.621 109.783.621
36
Page 39
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
30 September 2025 (tidak diaudit) dan 30 September 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
38. INFORMASI SEGMEN
Segmen Primer
Segmen primer Perusahaan dan Entitas Anak dikelompokkan berdasarkan kegiatan usaha sebagai berikut : pengembangan real
estat, hotel dan lainnya.
Segmen usaha yang dilaporkan memenuhi tes baik tes 10% maupun tes 75% seperti yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi
Keuangan.
Informasi bentuk segmen primer yang berupa segmen usaha Perusahaan dan Entitas Anak sebagai berikut :
30 September 2025
Sewa apartemen
dan real estate Perhotelan Eliminasi Konsolidasi
Penjualan dan Pendapatan17.977.050.695 9.083.847.327 - 27.060.898.022
Beban pokok penjualan
dan Beban langsung 6.199.898.959 4.555.916.186 - 10.755.815.145
Laba Kotor 11.777.151.736 4.527.931.141 - 16.305.082.877
Beban usaha (19.121.794.102) (9.639.885.329) - (28.761.679.431)
Pendapatan (beban)
Luar usaha 5.546.017.333 3.415.202.509 - 8.961.219.842
Bagian laba bersih
Entitas asosiasi 2.096.424.592 4.143.835.941 - 6.240.260.533
Beban Keuangan (212.144.133) (137.916.723) - (350.060.856)
Laba sebelum pajak 85.655.426 2.309.167.539 - 2.394.822.965
30 September 2024
Sewa apartemen
dan real estate Perhotelan Eliminasi Konsolidasi
Penjualan dan Pendapatan
20.138.775.573 7.743.148.785 - 27.881.924.358
Beban pokok penjualan
dan Beban langsung 5.628.858.703 4.001.174.964 - 9.630.033.667
Laba Kotor 14.509.916.870 3.741.973.821 - 18.251.890.691
Beban usaha (17.875.605.314) (10.088.013.011) - (27.963.618.325)
Pendapatan (beban)
Luar usaha 3.905.711.534 2.419.492.780 - 6.325.204.314
Bagian laba bersih
Entitas asosiasi (43.410.098) 3.767.407.002 - 3.723.996.904
Beban Keuangan (192.822.184) (172.315.941) - (365.138.125)
Laba sebelum pajak 303.790.808 (331.455.349) - (27.664.541)
37
Page 40
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
30 September 2025 (tidak diaudit) dan 30 September 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
39. MANAJEMEN RISIKO
Risiko Tingkat Suku Bunga
Risiko tingkat suku bunga Perusahaan terutama timbul dari pinjaman untuk tujuan modal kerja dan investasi. Pinjaman pada
berbagai tingkat suku bunga variabel menunjukkan Perusahaan kepada nilai wajar risiko tingkat suku bunga.
Untuk modal kerja dan pinjaman investasi, Perusahaan berusaha mengurangi risiko tingkat suku bunganya dengan cara selalu
melakukan pengawasan terhadap tingkat suku bunga yang berlaku di pasar.
Risiko Mata Uang Asing
Mata uang pelaporan Perusahaan adalah rupiah. Perusahaan dapat menghadapi risiko mata uang asing karena biaya beberapa
pembelian utamanya dalam mata uang asing, seperti dolar Amerika Serikat, euro Eropa, dolar Singapura dan yen Jepang. Apabila
pembelian Perusahaan di dalam mata uang selain rupiah, dan tidak seimbang dalam hal kuantitas/jumlah dan/atau pemilihan
waktu, Perusahaan harus menghadapi risiko mata uang asing.
Perusahaan tidak mempunyai kebijakan lindung nilai yang formal untuk laju pertukaran mata uang asing.
Risiko Kredit
Risiko kredit yang dihadapi oleh Perusahaan berasal dari kredit yang diberikan kepada pelanggan dan penempatan deposito di
bank. Untuk meringankan risiko ini, Perusahaan ada kebijakan untuk memastikan penjualan produk hanya dibuat kepada
pelanggan yang dapat dipercaya dan terbukti mempunyai sejarah kredit yang baik. Ini merupakan kebijakan Perusahaan dimana
semua pelanggan yang akan melakukan pembelian secara kredit harus melalui prosedur verifikasi kredit. Sebagai tambahan,
saldo piutang dipantau secara terus menerus untuk mengurangi kemungkinan piutang yang tidak tertagih.
Ketika pelanggan tidak mampu melakukan pembayaran dalam jangka waktu yang telah diberikan, Perusahaan akan menghubungi
pelanggan untuk menindaklanjuti piutang yang telah lewat jatuh tempo. Jika pelanggan tidak melunasi piutang yang telah jatuh
tempo dalam jangka waktu yang telah ditentukan, Perusahaan akan menindaklanjuti melalui jalur hukum. Tergantung pada
penilaian Perusahaan, penyisihan khusus mungkin dibuat jika utang dianggap tidak tertagih. Untuk meringankan risiko kredit,
Perusahaan akan menghentikan penyaluran semua produk kepada pelanggan jika terjadi keterlambatan dan/atau gagal bayar.
Untuk mengurangi risiko gagal bayar bank atas penempatan deposito Perusahaan, Perusahaan memiliki kebijakan hanya akan
menempatkan deposito pada bank-bank yang memiliki reputasi yang baik.
Risiko Likuiditas
Perusahaan mengelola profil likuiditasnya untuk dapat mendanai pengeluaran modalnya dan membayar utang yang jatuh tempo
dengan menjaga kecukupan kas dan setara kas, dan ketersediaan pendanaan melalui total fasilitas kredit berkomitmen yang
cukup.
Perusahaan secara regular mengevaluasi proyeksi arus kas dan arus kas aktual dan terus menerus menjaga kestabilan hari utang
dan hari piutangnya.
Risiko Pasar
Perusahaan dan Entitas Anak terekspos dengan risiko pasar sehubungan dengan usaha Perusahaan dalam bidang properti
dimana pasar properti mengalami kelesuan, serta usaha Entitas Anak yang bergerak dalam bidang perhotelan resort yang berada
di pinggir pantai sehubungan dengan banyaknya risiko bencana tsunami yang dapat mengakibatkan penurunan pendapatan.
40. MANAJEMEN MODAL
Tujuan Perusahaan dalam mengelola permodalan adalah untuk menjaga kelangsungan usaha sehingga dapat memberikan hasil
kepada pemegang saham dan manfaat kepada pemegang kepentingan lainnya, mempertahankan rasio modal yang sehat, dan
memelihara struktur permodalan yang optimum.
Dalam rangka memelihara atau menyesuaikan struktur permodalan, Perusahaan dapat menyesuaikan jumlah dividen yang
dibayarkan kepada pemegang saham, imbal hasil modal kepada pemegang saham atau menerbitkan saham baru untuk
mengurangi pinjaman.
Perusahaan secara aktif dan rutin menelaah dan mengelola permodalannya untuk memastikan struktur modal dan pengembalian
yang optimal bagi pemegang saham, dengan mempertimbangkan efisiensi penggunaan modal berdasarkan arus kas operasi dan
belanja modal, serta mempertimbangkan kebutuhan modal di masa yang akan datang.
38
Page 41
PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
30 September 2025 (tidak diaudit) dan 30 September 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
41. TRANSAKSI NON KAS
Informasi pendukung laporan arus kas sehubungan dengan aktivitas arus kas adalah penambahan aset tetap melalui :
30 September 2025 30 September 2024
Utang Lain lain - Leasing 312.165.984 -
Jumlah 312.165.984 -
42. KETIDAKPASTIAN KONDISI EKONOMI
Perlambatan perekonomian global dan dampak negatif yang terjadi pada pasar finansial utama di dunia yang diakibatkan oleh
perang ukraina dan rusia serta kebangkrutan silicon valley bank telah menimbulkan volatilitas yang tinggi pada nilai wajar instrumen
keuangan, terhentinya perdagangan, gangguan operasional perusahaan, pasar saham yang tidak stabil dan likuiditas yang ketat
pada sektor-sektor ekomomi tertentu di Indonesia, termasuk industri properti, yang dapat berkelanjutan dan berdampak terhadap
keuangan dan operasional. Kemampuan pemerintah Indonesia untuk meminimalkan dampak perlambatan ancaman perang
ukraina dan rusia serta kebangkrutan silicon valley bank tersebut, selain kebijakan fiskal dan kebijakan lainya yang diterapkan
pemerintah. Kebijakan tersebut, termasuk pelaksanaannya dan kebijakan yang timbul, berada di luar kontrol perusahaan.
43. TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan konsolidasian yang telah diselesaikan dan diotorisasi untuk
diterbitkan pada tanggal 28 Oktober 2025.
39
Names mentioned 74 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.9
unresolved
person
Christina Susanto
· Notaris
p.9 ×4
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.9
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal
p.9 ×2
unresolved
org
BAPEPAM
p.9
unresolved
org
PT Hotel Marbella
p.10
unresolved
org
PT Graha Puji
p.10
unresolved
org
PT Kotaserang
p.10
unresolved
org
PT Ubud Bali Asri
p.10
unresolved
org
PT Jakarta Internasional
p.10
unresolved
org
PT Marbella Property
p.10 ×2
unresolved
org
PT Pudjiadi Gapura
p.10
unresolved
org
PT Hotel Marbella Pengembang Internasional.
p.10 ×2
unresolved
org
PT Pudjiadi Gapura Vila Marbella
p.10
unresolved
org
PT Konrat Marbella
p.10 ×2
unresolved
org
PT Pudjipapan Kreasindo
p.10 ×4
unresolved
org
PT Konrat Marbella Balikpapan
p.10 ×2
unresolved
org
PT Juwara Warga Hotel Corporation
p.10
unresolved
org
Yayasan REI
p.10 ×2
unresolved
org
PT Spinindo Mitra Daya
p.10 ×2
unresolved
org
PT Graha Puji Propertindo
p.10 ×2
unresolved
org
PT Graha Puji Propertindo. Berdasarkan Akta
p.10
unresolved
person
Weliana Salim
p.10
unresolved
person
Santy Triana
p.10
unresolved
org
PT Jakarta Internasional Properti
p.10
unresolved
org
Bank Indonesia
p.18
unresolved
org
Maybank Indonesia Tbk
p.24 ×2
unresolved
org
PT Bank Jawa Barat
p.24
unresolved
org
PT Bank Banten
p.24
unresolved
org
Sierad Produce Tbk
p.24 ×4
unresolved
org
PT Jakarta Internasional Property
p.26 ×4
unresolved
org
PT Kota Serang Baru Permai
p.26 ×2
unresolved
org
PT Juwara Warga Hotel
p.27 ×2
unresolved
org
PT Boga Karya Lestari
p.27
unresolved
org
PT Marbella Dago Pakar
p.27 ×2
unresolved
org
PT Unggul Graha Persada
p.27
unresolved
org
PT Asuransi Wahana Tata
p.29 ×6
unresolved
org
PT Asuransi Candi Utama
p.29
unresolved
org
PT MNC Asuransi Indonesia
p.29 ×8
unresolved
org
Bank BCA
p.30
unresolved
org
PT Hotel Marbella Pengembang International
p.33 ×2
unresolved
person
Yatty Sriyati Suhadiwiraatmaja
· Notaris
p.34
unresolved
—
RULBPS
· Pemegang Saham
p.35
unresolved
person
Imas Fatimah
p.35
unresolved
org
Departemen
p.36
unresolved
org
PT Abadimukti Guna Lestari
p.38
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.