Skip to content
Back to announcement

FS 30 Sep 2025 ATAp.pdf

Financial statement Text extracted ATAP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 49

Page 1
                  Laporan Keuangan

      PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk



Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal

              30 September 2025 dan 2024

     Dengan Angka Perbandingan 31 Desember 2024
Page 2
                                          DAFTAR ISI




                                                       Halaman

Surat Pernyataan Akuntansi Manajemen

Laporan Posisi Keuangan                                1a – 1b

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain       2

Laporan Perubahan Ekuitas                                 3

Laporan Arus Kas                                          4

Catatan Atas Laporan Keuangan                           5 – 45
Page 3
                           PT.TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND,Tbk.


                                        SURAT PERNYATAAN DIREKS!
                        TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN
     PER 0 SEPTEMBER 2025 DAN 31DESEMBER 2024 SERTA UNTUK PERIO0E SEMBILAN BULAN
                     YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                              PT TRIAMITRA PRAWARA GOLDLAND TBK


Kami yang bertanda tangan d bawah ini:
Nama                                   Indriati
Alamat kantor                           JA. Taman Cimanggu Selatan No. 12A, Kel.Kedung Waringin Kec. Tanah
                                        Sereal Kota Bogor
Alamat domisih sesuai KTP               J. HJunaed, Komp. Pertamina No.1 RT. 12, RW. 003 Cipete Selatan,
                                       Cilandek Jakarte Selatan.
Nomor teiepon                           (0251) 8574836
Jabatan                                 Direktur Utama

Nama                                    Edo Noviardi
Alamat kantor                          J. Taman Cimanggu Selatan No. 12A, Kel. Kedung Waringin Kec. Tanah
                                        Sereal Kota Bogor
Aiamat domisii sesuai KTP               Perum Griya Cendekia BPPT Blok L2 RTI, RW 06 Gn Sindur.
                                       Kabupaten Bogor.
Nonor telepon                          (0251) 8845359
Jabatan                                Oirektur

Mernyatakan bawa:

 1. Bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajan laporan keuangan Perusahaan tanggal
     30 Seplember 2025 dan 2024:

2 Laporan Keuangan Perusahaan telah disusun dan disajikan sesuai dergani Standar Akuntansi Keuangan
     di Indonesia;

3. a) Semua informasi dalam laporan keuangan Perusahaan telah dimuat secara lengkap dan benar,
    b) Laporan keuangan Perusahaan tidak mengandung inlormasi atau lakta material yang tdak benar, dan
          tidak menghiangkan informasi atau fakta material.
4. Kani bertanggung awab atas sistem pengendaian internat dalam Perusahaan.

Dermikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.



                                            Jakarta, 24 Oktober 2025

                          Direktur Utama                                  Direktur


                         PT.                                METERAI
                                                              TEMPEL
                                                  E62ANX083852420

                     HË ladiai, SEMS, Ak                                Edo Nidiàd
Page 4
                                   PT.TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND, Thk.

LAPORAN POSIS KEUANGAN
 PER 0SEPTEMBER224 DAN 2024
DENGAN ANGKA PERBANDINGAN 31 DESEMBER 2024
Daailkan dem Rupiah penuh, kecual inyatakan lain)
                                                                                Catatan             30September 2025            31Desember 2024
ABET

Aset Lancar
 Ks ten setra kas                                                            2e, 4, 3fa, 33d                6418. 130 626              8.055.323, T70
  Aset keungah lahca laiy
   setelah dikuangi cadangan kerugian penurunan nilai                         26, 2p, 5. 33d                5,747.655.345              4.530.072.511
 Persediaan real estat                                                            2e, 6                    63 857.175412              69 608 341 015
 Pajak dibayar drmuka                                                            20. 1ta                       33.222.399                    1.654 259
 Uang mu                                                                                                   16560.706 911              16.056. 272 567
Jumiah Aset Lancar                                                                                        92.616.970. 693             J8.231.66AI17


Aset Tidak Lancar
 Properti investasi                                                               2g,8                        783.057.633                818.157 633
 Aset tetst -seteloh dikurang
  akumulas Denyusutan                                                             2h,9                      7.383475.581               7,706. 794. 865
 Aset tak berwujud                                                                2. 10                       112.343.752                187.852.291
Sumian Aset Tidak Lancar                                                                                   628.676.966                 8712864739


JUMLAH ASET                                                                                              100.395.347.659             106.944.468.902



Jakarta, 24 Oktober 2025

Direvit otefh                                                            Disetujui oieh



                                                                          hwara
Direktur kpngan &Ops                                                     Direktur Ltars




                      Catatas aÁas laporan keHGAgAR ISGNUDaken bagian yang tidak tarpisafkan dan laporsA kouagar sAcara koBekruhan
Page 5
                                  PT.TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND,Tk.

 LAPORAN POSISIKEUANGAN
 PER 30 SEPTEMRER 2025 DAN 2024
  DENGAN ANOKA PERBANDINGAN 34 DESEMAER 2024
 (Disaikan diam Rpiah enh,keruah dinyatskan lain)
                                                                                Catstar              30 September 2025             3t Desember Z024

 LIABILITAS DAN EKUITAS

 Liabits Jangka Pendek
  Utang usaha                                                                .12. 33c, 33d                     946,618.958                 934. 155 F28
   Utang bertk jarngka penidek                                                 13, 336, 330                 12.656 900. 000             12 650 000 605
   ang fain-ain pihak ketiga                                                       Z, 14, 334                  499 4149g68                 121.522.22
   Utang pajak                                                                     20, 11b                          801.927                  5.086.341
  Pendapatan diterima dimuka                                                       21, 15                     1.421.893.240              2.149,491.227
 Juniak Liebitas Jangka Pendek                                                                              t4.41R.727.a93              13.880.345.77
 Liabifitas Jangica Parjang
  Liabiitas jargka parjang seteah dikurangi
   baan yang jatuh tmpe daiam satr tahun:
   -Utang bank                                                                     16,33c                    8.242.800.000              13.288.800.000
  Utang pihak berelasi                                                         2k, 17, 31a
  Liabitas inbaian pasca kenja                                                     2p, t8                      (44.390487                 44.344&7
 Juniah Lizbätas angia Panjang                                                                              8.383.190AST                13423,19 457
 Jumiah Liabilitas                                                                                         23.802.917.560              29.289.546.144
 Ekuitss
  Modal saham - nilai ngminal Rp40 per saham
  pada 30 September 2025 dan 2024
   Modal dssAr sebanyak 4.000.000.000 ssham
     pade 30 Seciernber 2025 dan 2024
   bÁcdes ditempsikan dan disetor penun sebanyak
     $.258.000.808 saham pade 36 SepBember 2825
    an 2025                                                                        2m, 19                   50.000.000. 000            50.000.00O.000
  Tambahan modal disetor                                                             20                     12.227.500. 000            12.227.500.000
  Saldo tata
   Teiah ienitskan penggunaaniya                                                                                                          St00.000.00
   Bekm ditentukan penggunaarnya                                                    21a                      14.120 57T A53             t4 8252A312
 Pendapatan kopehensit laieya:
    Keurtvganikerutian) akhuaial                                                                               244 902 4AS                244,902.445
Jumlah Ekultas                                                                                              77.092.930.099             T7.654.922.758
JUMLAH LIAB0LITAS DAN EXUITAS                                                                              100A95.847.659              06.944.468,902




Jakarta, 24 Oktober 2025

Oirevis clety                                                             Disetuju atet

                                                                                                      rawara
Direktur Rsgngan &s                                                                                   Tbk.

                     Catalat atas laparan keuangan narupakan bagian yang tidak terpisahikan dari laporan keuangan secars keseluruhan
                                                                            - 1b
Page 6
                     PT.TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND,Tbk.

 LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
 UNTUK PERIO0E SEMBRAN 8UAAM YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2075 DAW 2924
 DENGAN ANOKA PERBANDINGAN 34 DESEMBER 024
 Daajkpn dlam Rupiah penh, kersial dinystakan lgin)
                                                                         30 Septerntber 2023         30 September 2024

 PENDAPATAN USAHA                                                              18.406.605.856               16.756.519 815

 BEBAN POKOK PENJAJALAN                                                       (11.501.321.445)             (10.245. 114.545)

 LABA KOTOR                                                                     6.995.284.411                6510.405.279
 Beban penjualan                                                                 (548.984.206)                (309.994.095)
 Beban umum dan administrasi                                                   (3.715.788.307)              (3.487.034.359)
 Betan puiak parnhasian Arnai                                                  (t.079.581.179)                M20310528}
 Beban keRngar                                                                  (2277.384 257)              (2.142436 744)
  Perdatata bebant air-lai                                                         154.441.479                 405647.848
 LABA RUG SEBELUN PAJAK PENGHASAAN                                                (561.992.65A)                 56.277.394

 BEBAN (MANFAAT) PAJAK PENGHASILAN
LASA RUG TAHUN BERJALAN                                                          (561.992.699)                   S6.277 394

PENGHASILANIRUG) KOMPREHENSIF LAIN
 Pas yang tidak aken tiekiazsikasi ke laba rugi:
  -Keuntungan/(kerugian) aktuarial imbalan pasca kerja                                                         (40.794.780)
JUMLAM PENGHASILAN (RUG) KOMPREHENSIF LAIN                                                                     (40.794.780)
KMAHLABA RUGH KOMPREHENSIF
   TAHUN BER0ALAN                                                                361.992.659                    t5.432.614
Laba (rugit bersih per saham dasar                                                       (9,45)



Jakarta, 24 Ckiober X025

Direvtu olet




Dirakur Kaàaygan &Ops




        Catatan atas laporan kauangan merpakan bagian yarng idak terpisahkan dai laporan keuangan secara keseluRhen
                                                               -2
Page 7
ri
A
NA
                                                                         PT.TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND,Tbk.
       WPORAN PERUBANAN EKutAS
       NTUK PERIODE SEMBLAN BULAN YANG BERAKNR PADA TANGGAL 30 SEPTEMER 2625 DA# 20
       DBNGAN ANGKA PERBANDNGAN 31 DESEMBER 2024
       Disan         Rura penh kaqugf dinvatakan lain)
                                                                                                                Tarnbah¡r               Pendapatan                                 Salde Laba
                                                                                                                  Modal                KomprahGnadt             Talah Ditentukan            Botu     Cteukan
                                                               Catatan               Medal Baths                 Disetor                  Lahtrya              Pengguaannya                 Pernggunannya            Junlah kuitas
       ate per 31 Desenber     23                                                       50.000.009.000           12,227.500.000               70.959.540               400.000.000                 16891.8449.593       79.990.309.133
      Labe sersoe beraiar
                                                                                                                                                                                                      56277.394            56.277.394
      Penghasiar konspreens an
     Saldc pe 30 Septenber Z024                                                        50.490.04à.o00            12,727B00.900                70LS59.540               400 000.D00                 16948.126.987        79.646.586.527
                                                                                                                                                                                                   (2.109,329.281)      (2.109.329.281)
     Pernteuka cadengan usum                                                                                                                                           s00.000.000                  (100,000.000)
     Penghasiar kornpreres iar                                                                                                               173.542.906                                                                   173.942.906
     Seldc Pe 31 Desember 2024                                                        50.090.000.000            12.227.50G.000               244.502.446              500.080.000                  14.582.520.317       77.654.922.750
     Laca peroe berjaiar                                                                                                                                                                            (581.992.659)         (561.992.659)
     Pangresiar kornpreens i
     Saidc per 30 Sepssrter 282s                                                                                                              244.902446                   504.000.000          14120.527.653           71.092.930.094
                                                         Cslatan alas laporan keuengan nserupakan bagian yarsg tdak lerpisahkan dai laporan kauangan secara keseluruhan,
                                                                                                               -3
Page 8
                             T.TRIMITRA PRAWARAGOLDLAND,Tbk.
 LAPORAN ARUS KAS
 UNTUK PERIODE SEMBA AN BULAN YANS BERAKHIR PADA TANGGAL 0 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
 DENGAN ANGKA PERBANDINGAN H DESEMBER 024
 Disaka talm Rusah peryth keral dinyatalkan lain)

                                                                             Catatar           30 September 2025           30 September 2024
 Arus Kas dari Alktivites Operasi:
 Peneima9 dah peanggan                                                                                16.46t 425 036               17.334 DA497
 Pangembangan dan panbelan tanah
 Pembayarar untuk konstruksi dan permasok                                                             (6.207.108.918)              (8.739 995.232)
 Pembayaan beban operasi                                                                               3.846. 166154)              (3. 797.928454)
 Pembayaran bunga pinjaman                                                                            (2.277.384.257)              (2.142436.744}
 Pembayaran untuk pajak                                                                               (1.115414.542)                 (925.264.452)
 Penerimaan(penbayaran) lainnya                                                                         433.234.224                   408,441,140
 Arus kas bercin digunakan untuk aktivtae aperaei                                                      3448.583,I96                 2.41.761.H4


  Arus Kas Gart ivtas frvestast:
  Poroieha aset tetap                                                                                    (1973504,                    {S815.846;
 Penjualan aset tetap
Perolehan aset lain-ain
Kas bersih digunakart untuk aktivitas investasi                                                          (49.776.5                    (15615.&46}
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan:
Penerimasn pinjaman bank                                                                                                           2400 000 000
Pernbayagn pinjaman bark                                                                              5.046.000.000)               4.754.269. t89)
Penerimaan pihak berelasi
Pembayaran pihak berelasi                                                                                                           (182.500.01)
Pembsyersr deviten
Kas bersih diperotel dari aktivitas perndataan                                                       (5.046.909.000)               (2.536.769.190

Kenaikan (penurunenj bersin kas dan setara kas                                                       (1.617.193.144)                 (4T0.623.783)

Kas dan setara kas padz mt tahun                                                                      &.835,323.I7E                t0.9$2.350.659

Kas dan setsra kas pada skhir tahuR                                    2c, 4,31a, 33d                 6418.33.626                  13.851.326.836




                   Calatan atas laporan keuançan menupakan bagian yarg tidak ternisahkan dari laporan keuangan secara kesekunhan
                                                                        4.
Page 9
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   INFORMASI UMUM

     a.   Pendirian Perusahaan

          PT Trimitra Prawara Goldland Tbk ("Perusahaan") didirikan berdasarkan Akta No.13 tanggal 23 Maret 2015
          di hadapan Dede Munajat, S.H notaris di Bogor. Akta pendirian tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri
          Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-0014092.AH.01.01.Tahun
          2015 tanggal 27 Maret 2015 dan telah didaftarkan dalam daftar Perseroan No. AHU-0036507.AH.01.011 Tahun
          2015 tanggal 27 Maret 2015 serta telah diumumkan dalam Berita Negara No. 39 dan Tambahan Berita Negara
          No. 27165 Tahun 2015.

          Berdasarkan Akta No. 138 tanggal 13 Juli 2020 yang dibuat di hadapan Christina S.H., M.Hum., M.Kn. Notaris di
          Jakarta Barat antara lain menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan Perusahaan, menyetujui penggunaan laba
          bersih Perusahaan dan menyetujui penggunaan sebagian laba ditahan (saldo laba) Perusahaan sampai dengan
          tahun buku 2019, yaitu sebesar Rp27.500.000.000 (dua tujuh miliar lima ratus juta Rupiah) dibagikan sebagai
          dividen saham kepada para pemegang saham secara proporsional.

          Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, perubahan terakhir berdasarkan Akta
          No. 139 tanggal 13 Juli 2020 yang dibuat di hadapan Christina S.H., M.Hum., M.Kn. notaris di Jakarta Barat, dan
          telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam surat keputusan No. AHU-
          0048003.AH.01.02.TAHUN 2020 tanggal 14 Juli 2020, serta telah diterima dan dicatat di dalam Sistem Administrasi
          Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan surat No. AHU
          AH.01.03-0288988 tanggal 14 Juli 2020. Perubahan anggaran dasar tersebut antara lain mengenai persetujuan
          rencana Perseroan untuk melakukan penawaran umum perdana saham-saham Perseroan kepada masyarakat
          (“Penawaran Umum”) dan mencatatkan saham-saham Perseroan tersebut pada Bursa Efek Indonesia serta
          mengubah status Perseroan dari Perseroan Tertutup menjadi Perseroan Terbuka dan menyetujui dan merubah
          susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan serta peningkatkan modal dasar Perseroan dari sebesar
          Rp12.500.000.000 menjadi sebesar Rp160.000.000.000, dengan modal ditempatkan dan disetor dari sebesar
          Rp12.500.000.000 menjadi sebesar Rp40.000.000.000, serta merubah nilai nominal masing-masing saham dari
          sebesar Rp1.000.000 menjadi sebesar Rp40. Dalam peningkatan modal tersebut telah menerbitkan sebanyak
          687.500.000 saham baru, dengan nilai nominal masing-masing saham sebesar Rp40, sehingga seluruhnya bernilai
          nominal sebesar Rp27.500.000.000,00, yang merupakan dividen saham yang berasal dari sebagian laba ditahan
          (saldo laba) Perseroan sampai dengan tahun buku 2019.

          Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, maksud dan tujuan Perusahaan adalah berusaha dalam
          bidang perdagangan, dan untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, Perusahan dapat melaksanakan
          kegiatan usaha real estat yang dimiliki atau disewa. Kelompok ini mencakup usaha pembelian, penjualan,
          persewaan, dan pengoperasian real estat baik yang dimiliki sendiri maupun disewa, seperti bangunan apartemen,
          bangunan tempat tinggal serta penyediaan rumah dan flat atau apartemen dengan atau tanpa perabotan untuk
          digunakan secara permanen, baik dalam bulanan atau tahunan. Termasuk kegiatan penjualan tanah,
          pengembangan gedung untuk dioperasikan sendiri, pembagian real estat menjadi tanah kavling tanpa
          pengembangan lahan dan pengoperasian kawasan tempat tinggal untuk rumah yang bisa dipindah-pindah.
          Perusahaan mulai beroperasi secara komersil pada tahun 2015. Pada saat ini, kegiatan usaha utama Perusahaan
          adalah bergerak di bidang pengembangan properti.

          Perusahaan memiliki 2 (dua) proyek yang sedang berjalan yaitu proyek Perumahan Cibungbulang Town Hill yang
          berlokasi di Desa Cibatok dan Desa Cimanggu, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor dan terletak di Jl Pasir
          Putih Sawangan, Kota Depok, yang kedua nya berada di Provinsi Jawa Barat.

          Perusahaan berdomisili di Jl. H.Junaedi Komp. Pertamina Nomor 1, Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, DKI
          Jakarta.

          Entitas induk Perusahaan per 30 September 2025 adalah PT Trimitra Prawara.

          Pada Periode 9 (sembilan) Bulanan yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 dan 2024 susunan entitas
          langsung dan tidak langsung perseroan adalah sebagai berikut:

                Nama Perseroan                          Domisili                     Persentase kepemilikan
          PT Trimitra Prawara1                Palangakraya                         76%

               1.   Dimiliki masing-masing oleh Ny. Indriati sebesar 95% dan Tn. Yoyo Sugeng Triyogo Sebesar 5%
                                                                 5
Page 10
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)

     b.   Penawaran Umum Saham Perusahaan

          Perusahaan telah menyelesaikan Penawaran Umum Perdana atas 250.000.000 saham kepada masyarakat dengan
          nilai nominal Rp40 (Rupiah penuh) per saham dan harga penawaran sebesar Rp100 (Rupiah penuh) per saham,
          serta mulai efektif berdasarkan surat keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. S-279/D.04/2020 tanggal
          30 November 2020. Pencatatan penawaran umum saham tersebut dilakukan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal
          11 Desember 2020.

     c.   Dewan Komisaris, Direksi, dan Karyawan

          Berdasarkan akta No. 109 tanggal 25 Juni 2025 yang dibuat di hadapan Elizabeth Karina Leonita S.H., M.Kn. notaris
          di Jakarta Selatan dan akta No. 139 tanggal 13 Juli 2020 yang dibuat di hadapan Christina S.H., M.Hum., M.Kn.
          notaris di Jakarta Barat, susunan dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan untuk Periode yang berakhir pada
          30 September 2025 dan 31 Desember 2024, adalah sebagai berikut:

                                                                30 September 2025                31 Desember 2024

          Dewan Komisaris
          Komisaris                                   :     Tn. Yoyo Sugeng Triyogo           Tn. Yoyo Sugeng Triyogo
          Komisaris Independen                        :     Nn. Nadia Hasna Humaira               Tn. Dece Kurniadi

          Direksi
          Direktur Utama                              :              Ny. Indriati                    Ny. Indriati
          Direktur                                    :        Tn. Rachmat Yaktihadi            Tn. Rachmat Yaktihadi
          Direktur                                    :           Tn. Edo Noviardi                        -

          Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Perusahaan No. 001/SK-Dekom/TPG/VII/2024 tanggal 8 Juli 2024
          tentang pengangkatan Komite Audit dengan susunan komite audit dan anggota komite audit Perusahaan adalah
          sebagai berikut:

          Ketua         :    Nadia Hasna Humaira
          Anggota       :    Aditya Surya Tjahjana Putra
          Anggota       :    Hary Alamsyah

          Pada tanggal 30 September 2025 dan 2024 jumlah karyawan tetap Perusahaan masing-masing berjumlah 6 orang.

          Pada tanggal 30 September 2025 dan 2024 gaji dan kompensasi lainnya yang dibayarkan kepada Komisaris dan
          Direksi Perusahaan berjumlah Rp544.100.000.

     d.   Tanggung Jawab Manajemen atas Penyusunan Laporan Keuangan

          Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas laporan keuangan Perusahaan untuk periode yang berakhir pada
          tanggal 30 September 2025 dan 2024. Manajemen menyelesaikan laporan tersebut pada tanggal 24 Oktober 2025.

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

     a.   Dasar Penyusunan Laporan Keuangan

          Pernyataan Kepatuhan Terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK)

          Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang
          mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi – Keuangan Ikatan Akuntan
          Indonesia – dan Dewan Standar Akuntansi Syariah Ikatan Akuntan Indonesia serta peraturan regulator pasar modal
          untuk entitas yang berada dibawah pengawasannya, antara lain Peraturan No. VIII.G.7 tanggal 25 Juni 2012 tentang
          Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.
                                                           6
Page 11
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     a.   Dasar Penyusunan Laporan Keuangan (lanjutan)

          Pernyataan Kepatuhan Terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK) (lanjutan)

          Laporan keuangan disusun sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 201 (Revisi 2024),
          “Penyajian Laporan Keuangan”.

          Dasar penyusunan laporan keuangan, kecuali untuk laporan arus kas, adalah dasar akrual. Laporan keuangan
          tersebut disusun berdasarkan biaya historis, kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain
          sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut.

          Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam
          aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

          Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan ini adalah mata uang Rupiah, yang
          merupakan mata uang fungsional Perusahaan.

          Kebijakan akuntansi telah diterapkan secara konsisten dengan laporan keuangan tahunan untuk Periode yang
          berakhir pada tanggal 30 September 2025 dan 2024, telah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
          Indonesia.

          Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mengharuskan
          penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan
          dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan. Area yang kompleks atau memerlukan tingkat
          pertimbangan yang lebih tinggi atau area di mana asumsi dan estimasi dapat berdampak signifikan terhadap laporan
          keuangan diungkapkan di Catatan 3.

     b.   Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi
          Keuangan (“ISAK”)

          DSAK-IAl juga mengesahkan perubahan penomoran PSAK dan ISAK yang berlaku efektif pada 1 Januari 2024,
          dimana perubahan ini tidak memengaruhi subtansi pengaturan dalam masing-masing PSAK dan ISAK tersebut.

          Standar dan interpretasi standar akuntansi keuangan yang baru serta amendemen dan penyesuaian terhadap
          standar akuntansi keuangan yang telah diterbitkan dan berlaku efektif untuk laporan keuangan yang dimulai pada
          atau setelah 1 Januari 2024, namun tidak berdampak secara material terhadap pelaporan kinerja ataupun posisi
          keuangan Perusahaan adalah sebagai berikut:

          -    Amendemen PSAK 201 : “Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek
               atau Jangka Panjang”; dan “Penyajian Laporan Keuangan tentang Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan”;
          - Amendemen PSAK. 116 : “Sewa tentang Liabilitas Sewa dalam Jual dan Sewa-balik”;
          - Amendemen PSAK 207 : “Laporan Arus Kas” dan Amendemen PSAK 107 : “Instrumen Keuangan
               Pengungkapan tentang Pengaturan Pembiayaan Pemasok”.
          Implementasi standar-standar tersebut tidak memiliki dampak yang material terhadap jumlah yang dilaporkan di
          periode berjalan atau tahun sebelumnya

     c.   Kas dan Setara Kas

          Berdasarkan PSAK No. 207 : Laporan Arus Kas, kas dan setara kas terdiri atas saldo kas (cash on hand) dan
          rekening giro (demand deposit) dan investasi yang sifatnya sangat likuid, berjangka pendek, yang dengan cepat
          dapat segera dikonversikan menjadi kas dalam jumlah yang dapat ditentukan dan memiliki risiko perubahan nilai
          yang tidak signifikan.

     d.   Dana Yang Dibatasi Penggunannya

          Dana yang dibatasi penggunannya merupakan dana yang diperoleh dari bank melalui metode penjualan Kredit
          Pemilikan Rumah (“KPR”) yang dibatasi penggunannya oleh Perusahaan sampai dengan pengakuan konstruksi
          tahap-tahap tertentu dicapai tergantung pada kesepakatan pada bank terkait.

                                                           7
Page 12
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
 Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

      e.   Persediaan Real Estat

           Persediaan real estat, yang terutama terdiri dari tanah yang akan dikembangkan, unit bangunan siap jual dan unit
           bangunan dalam penyelesaian, dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi
           neto. Biaya perolehan ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata. Biaya perolehan atas tanah dalam
           pengembangan termasuk biaya pengembangan dan pematangan tanah.

           Properti yang diperoleh atau yang sedang dalam penyelesaian untuk dijual dalam kegiatan usaha normal, tidak
           untuk sewa atau kenaikan nilai, merupakan persediaan.

           Biaya perolehan tanah sedang dikembangkan meliputi biaya perolehan tanah yang belum dikembangkan, biaya
           pengembangan langsung dan tidak langsung yang dapat diatribusikan pada kegiatan pengembangan real estat
           serta biaya-biaya pinjaman. Tanah yang sedang dikembangkan dipindahkan ke tanah yang tersedia untuk dijual
           pada saat pengembangan tanah telah selesai. Semua biaya proyek dialokasikan secara proporsional ke tanah yang
           dapat dijual berdasarkan luas area masing-masing.

           Biaya pengembangan tanah, termasuk tanah yang digunakan sebagai jalan dan prasarana atau area yang tidak
           dapat dijual lainnya, dialokasikan menggunakan luas area yang dapat dijual.

           Biaya perolehan bangunan dalam penyelesaian dipindahkan ke rumah, bangunan komersial (strata title) tersedia
           untuk dijual pada saat pembangunan telah selesai.

           Biaya aktivitas pengembangan real estat yang dikapitalisasi ke proyek pengembangan real estat adalah:
           - Biaya praperolehan tanah;
           - Biaya perolehan tanah;
           - Biaya yang secara langsung berhubungan dengan proyek;
           - Biaya yang dapat diatribusikan pada akivitas pengembangan real estat;

           Biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek adalah:

           -   Biaya pra-perolehan tanah atas tanah yang tidak berhasil diperoleh;
           -   Kelebihan biaya dari hasil yang diperoleh atas pembangunan sarana umum yang dikomersilkan, yang dijual
               atau dialihkan, sehubungan dengan penjualan unit.

           Pengkajian atas estimasi dan alokasi biaya dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan sampai proyek selesai
           secara substansial. Jika terjadi perubahan mendasar Perusahaan akan melakukan revisi dan relokasi biaya.

           Beban yang diakui di laba rugi pada saat terjadinya adalah biaya yang tidak berhubungan dengan proyek real estat.

           Tanah yang dimiliki oleh Perusahaan untuk pengembangan di masa yang akan datang, disajikan sebagai “Tanah
           yang belum dikembangkan” di bagian aset di laporan posisi keuangan. Pada saat dimulainya pengembangan dan
           pembangunan infrastruktur, nilai tanah tersebut akan diklasifikasikan sebagai persediaan, properti investasi atau
           aset tetap, mana yang lebih sesuai.

           Selisih lebih nilai tercatat persediaan atas estimasi jumlah terpulihkannya diakui sebagai rugi penurunan nilai
           sebagai “Penyisihan atas Penurunan Nilai Persediaan” dalam laba rugi.

      f.   Tanah yang Belum Dikembangkan

           Tanah yang belum dikembangkan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai
           realisasi neto.

           Biaya perolehan tanah yang belum dikembangkan, yang terdiri dari biaya pra-perolehan dan perolehan tanah,
           dipindahkan ke tanah yang sedang dikembangkan pada saat pengembangan tanah akan dimulai dan konstruksi
           dilakukan.


                                                             8
Page 13
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
 Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

      g.   Properti Investasi

           Perusahaan menerapkan PSAK 240: Properti Investasi. Properti investasi Perusahaan merupakan properti yang
           dimiliki untuk menghasilkan sewa atau untuk kenaikan nilai atau keduanya, dan tidak untuk digunakan dalam
           produksi atau penyediaan barang dan jasa untuk tujuan administratif, atau untuk dijual dalam kegiatan usaha sehari-
           hari.

           Perusahaan telah memilih metode biaya untuk pengukuran properti investasinya. Properti investasi dinyatakan
           sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis
           lurus dengan masa manfaat ekonomis properti investasi sampai 20 tahun, kecuali untuk tanah dinyatakan sebesar
           biaya perolehan dan tidak disusutkan.

           Perusahaan mengalihkan properti ke, atau dari, properti investasi jika, dan hanya jika, terdapat bukti atas perubahan
           penggunaan. Perubahan penggunaan terjadi ketika properti memenuhi, atau berhenti memenuhi, definisi properti
           investasi. Bukti yang mendukung perubahan penggunaan yang akan mengarah untuk pengalihan kepada properti
           investasi, antara lain, dengan penghentian penggunaan pemilik atau dimulainya suatu sewa operasi kepada pihak
           lain. Selanjutnya, bukti yang mendukung perubahan penggunaan yang akan mengarah untuk pengalihan dari
           properti investasi, antara lain, dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik maupun dimulainya rencana penjualan
           properti. Jika properti yang dimiliki oleh Perusahaan dijadikan sebagai properti investasi, Perusahaan
           memperhitungkan properti tersebut sesuai dengan kebijakan yang dinyatakan dalam aset tetap sampai dengan
           tanggal perubahan penggunaannya.

           Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak ada manfaat ekonomis masa
           depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian
           pengakuan aset dimasukkan dalam laba rugi pada periode aset tersebut dihentikan pengakuannya.

      h.   Aset Tetap

           Perusahaan menerapkan PSAK 216: Aset Tetap.

           Biaya perolehan aset tetap meliputi harga perolehan dan biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara langsung
           untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan agar aset siap digunakan sesuai dengan keinginan dan
           maksud manajemen. Estimasi awal biaya pembongkaran atau pemindahan aset tetap ditambahkan sebagai biaya
           perolehan.

           Aset tetap, kecuali tanah, dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan
           nilai. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi, jika memenuhi
           kriteria pengakuan. Selanjutnya, pada saat inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam
           jumlah tercatat (“carrying amount”) aset tetap sebagai suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua
           biaya perbaikan dan pemeliharaan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laba rugi pada saat
           terjadinya.

           Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset
           tetap sebagai berikut:

                                                                                  Masa Manfaat              % Penyusutan

           Inventaris Kantor                                                        4 - 8 Tahun              25% - 12,5%
           Kendaraan                                                                  8 Tahun                  12,5%
           Bangunan                                                                  20 Tahun                   5%




                                                              9
Page 14
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     h.   Aset Tetap (lanjutan)

          Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis
          masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian
          pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset)
          dimasukkan dalam laba rugi pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.

          Nilai residu, metode penyusutan dan masa manfaat ekonomis aset tetap ditinjau kembali dan disesuaikan, jika perlu,
          pada setiap tanggal laporan posisi keuangan.

          Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi komprehensif pada saat terjadinya.
          Pengeluaran yang memperpanjang masa manfaat atau memberi manfaat ekonomis di masa yang akan datang
          dalam bentuk peningkatan kapasitas, mutu pelayanan atau peningkatan standar kinerja dikapitalisasi.

          Aset dalam Pembangunan

          Aset dalam pembangunan dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari aset tetap. Biaya
          pinjaman, termasuk selisih kurs yang timbul dari pinjaman dalam mata uang asing sejauh bahwa selisih kurs adalah
          penyesuaian terhadap biaya bunga yang dikeluarkan khusus untuk mendanai pembangunan, dikapitalisasi selama
          periode sampai selesai. Setelah pembangunan selesai, biaya yang dikapitalisasi tersebut dipindahkan ke aset tetap.

          Perusahaan menerapkan PSAK No. 236 (Revisi 2024), “Penurunan Nilai Aset”. PSAK revisi menetapkan prosedur-
          prosedur yang diterapkan entitas agar aset dicatat tidak melebihi jumlah terpulihkannya. Suatu aset dicatat melebihi
          jumlah terpulihkannya jika jumlah tersebut melebihi jumlah yang akan dipulihkan melalui penggunaan atau penjualan
          aset. Pada kasus demikian, aset mengalami penurunan nilai dan pernyataan ini mensyaratkan entitas mengakui rugi
          penurunan nilai. PSAK yang direvisi ini juga menentukan kapan entitas membalik suatu rugi penurunan nilai dan
          pengungkapan yang diperlukan.

          Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah terdapat indikasi aset mengalami penurunan nilai.
          Jika terdapat indikasi tersebut, maka Perusahaan mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Jumlah terpulihkan
          suatu aset atau unit penghasil kas adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual
          dan nilai pakainya. Jika jumlah terpulihkan suatu aset lebih kecil dari nilai tercatatnya, nilai tercatat aset harus
          diturunkan menjadi sebesar jumlah terpulihkan. Kerugian penurunan nilai diakui segera dalam laba atau rugi.

     i.   Aset Tak Berwujud

          Perusahaan menerapkan PSAK 238: Aset Tak Berwujud. Aset tak berwujud yang dianggap memiliki masa manfaat
          ekonomis terbatas diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan ekspektasi masa manfaat.
          `
          Amortisasi dimulai pada saat aset tersedia untuk digunakan dan dicatat sebagai beban amortisasi, dengan
          menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi masa manfaat ekonomis yang menghasilkan persentase
          amortisasi tahunan dari harga perolehan atau nilai wajar sebagai berikut:

                                                                                  Masa Manfaat              % Penyusutan

          Software                                                                   8 Tahun                     12,5%

     j.   Utang Usaha dan Utang Lain-lain

          Utang usaha adalah kewajiban membayar barang atau jasa yang telah diterima dalam kegiatan usaha normal dari
          pemasok. Utang usaha diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek jika pembayarannya jatuh tempo dalam
          waktu satu tahun atau kurang (atau dalam siklus operasi normal, jika lebih lama). Jika tidak, utang tersebut disajikan
          sebagai liabilitas jangka panjang.
                                                             10
Page 15
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     j.   Utang Usaha dan Utang Lain-lain (lanjutan)

          Utang usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan kemudian diukur pada biaya diamortisasi dengan
          menggunakan metode bunga efektif.

          Utang lain dari pihak berelasi merupakan saldo utang yang terkait dengan pinjaman yang di dapat dari pihak berelasi
          Perusahaan.

     k.   Transaksi dengan Pihak Berelasi

          Perusahaan menerapkan PSAK No. 224: Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi.

          Pihak berelasi adalah orang atau Perusahaan yang terkait dengan Perusahaan:

          a.   Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan Entitas Pelapor jika orang tersebut:
               i.   Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas Entitas Pelapor;
               ii. Memiliki pengaruh signifikan atas Entitas Pelapor; atau
               iii. Personil manajemen kunci Entitas Pelapor atau Entitas Induk, Entitas Pelapor.

          b. Suatu Entitas Berelasi dengan Entitas Pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
             i.   Entitas dan Entitas Pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya Entitas Induk, Entitas
                  Anak dan Entitas Anak berikutnya terkait dengan Entitas lain);
             ii. Suatu Entitas adalah Entitas Asosiasi atau ventura bersama dari Entitas lain (atau Entitas Asosiasi atau
                  ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana Entitas lain tersebut
                  adalah anggotanya);
             iii. Kedua Entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama;
             iv. Suatu Entitas adalah ventura bersama dari Entitas ketiga dan Entitas yang lain adalah Entitas Asosiasi
                  dari Entitas ketiga;
             v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari salah satu
                  Entitas Pelapor atau Entitas yang terkait dengan Entitas Pelapor. Jika Entitas Pelapor adalah Entitas yang
                  menyelenggarakan program tersebut, maka Entitas sponsor juga berelasi dengan
                  Entitas Pelapor;
             vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (a);atau
             vii Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil
             .    manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).

               Perusahaan mengungkapkan jumlah kompensasi yang dibayarkan kepada karyawan kunci sebagaimana yang
               dipersyaratkan oleh PSAK No.224 (Revisi 2024) tentang “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”. Kompensasi
               yang diungkapkan mencakup imbalan kerja jangka pendek, imbalan kerja, imbalan kerja jangka panjang
               lainnya, pesangon pemutusan kontrak kerja dan pembayaran berbasis saham.

               Semua transaksi yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi telah diungkapkan dalam catatan atas laporan
               keuangan.

     l.   Pendapatan Diterima Dimuka

          Pendapatan diterima dimuka ditangguhkan pengakuannya dan akan dibukukan sebagai pendapatan sesuai dengan
          masa manfaat pendapatan tersebut.


                                                            11
Page 16
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     m.   Modal Saham

          Saham biasa dikelompokkan sebagai ekuitas.

          Biaya langsung yang berkaitan dengan penerbitan saham baru disajikan sebagai pengurang ekuitas, setelah
          dikurangi pajak, dari jumlah yang diterima.

     n.   Pengakuan Pendapatan dan Beban

          Pengakuan pendapatan dari penjualan real estat diakui dengan menggunakan PSAK 115: “Pendapatan dari Kontrak
          dengan Pelanggan” yang diadopsi dari IFRS 15.

          Berdasarkan PSAK 115, Entitas mencatat kontrak dengan pelangaan hanya jika seluruh kriteria terpenuhi:
          a) Para pihak dalam kontrak telah menyetujui kontrak (secara tertulis, lisan atau sesuai dengan praktik bisnis
               pada umumnya) dan berkomitmen untuk melaksanakan kewajiban mereka masing-masing;
          b) Entitas dapat mengindentifikasi hak setiap pihak mengenai barang atau jasa yang akan dialihkan;
          c)   Entitas dapat mengidentifikasi jangka waktu pembayaran barang atau jasa yang akan dialihkan;
          d) Kontrak memiliki substansi komersial (yaitu risiko, waktu atau jumlah arus kas masa depan entitas diperkirakan
               berubah sebagai akibat dari kontrak); dan
          e) Kemungkinan besar (probable) entitas akan menagih imbalan yang akan menjadi haknya dalam pertukaran
               barang atau jasa yang akan dialihkan ke pelanggan. Dalam mengevaluasi apakah kolektabilitas dari jumlah
               imbalan kemungkinan besar terjadi, entitas hanya mempertimbangkan kemampuan dan intensi pelanggan
               untuk membayar jumlah imbalan ketika jatuh tempo. Jumlah imbalan yang akan menjadi hak entitas mungkin
               lebih kecil dari harga yang tercatat dalam kontrak jika imbalan bersifat variable karena entitas dapat
               menawarkan suatu konsesi harga kepada pelanggan.

          Berdasarkan standar baru ini, pengakuan pendapatan dapat dilakukan secara bertahap sepanjang umur kontrak
          (over the time) atau pada titik tertentu (at a point of time). Jika suatu kontrak tidak memenuhi syarat-syarat tersebut,
          pendapatan kontrak itu baru bisa diakui saat terjadi penyerahan aset (at a point of time).

          Kriteria pendapatan diakui secara over the time adalah sebagai berikut:
          1.     Pelanggan secara simultan menerima dan mengkonsumsi manfaat yang disediakan oleh kinerja Entitas saat
                 Entitas melaksanakan kewajiban pelaksanaan tersebut;
          2.     Kinerja Entitas menciptakan atau meningkatkan aset yang dikendalikan pelanggan sebagai aset yang
                 diciptakan atau ditingkatkan;
          3.     Kinerja Entitas tidak menciptakan suatu aset dengan penggunaan alternatif terhadap Entitas dan Entitas
                 memiliki hak yang dapat dipaksakan untuk pembayaran kinerja yang diselesaikan sampai suatu tanggal
                 tertentu.

          Metode yang digunakan untuk menentukan persentase penyelesaian adalah berdasarkan biaya aktual yang telah
          dikeluarkan dibandingkan dengan estimasi jumlah biaya yang harus dikeluarkan untuk pengembangan proyek real
          estate tersebut.

          Beban pokok penjualan tanah meliputi harga perolehan tanah ditambah pengeluaran-pengeluaran lain untuk
          pengembangan tanah. Beban pokok penjualan rumah tinggal, apartemen, dan sejenisnya meliputi tanah dan seluruh
          beban pembangunan rumah tinggal sampai siap ditempati / digunakan.

          Beban diakui sesuai manfaatnya pada tahun yang bersangkutan (accrual basis).


                                                              12
Page 17
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
 Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     o.    Perpajakan

           Pajak penghasilan final

           Peraturan pajak di Indonesia menentukan bahwa jenis pendapatan tertentu dikenakan pajak final. Pajak final yang
           berlaku atas nilai bruto transaksi diterapkan meskipun pihak-pihak yang melakukan transaksi mengakui kerugian.

           Sesuai dengan peraturan pemerintah No. 71/2008 tanggal 4 November 2008 berlaku efektif pada
           tanggal 1 Januari 2009. Pendapatan dari penjualan atau pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan dikenakan
           pajak final sebesar 5% dari nilai penjualan atau pemindahan, yang telah digantikan oleh peraturan pemerintah
           No. 34/2016 tanggal 8 Agustus 2016 yang berlaku efektif pada tanggal 8 September 2016. Penghasilan dari
           penjualan atau pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan dikenakan pajak final sebesar 2,5% dari nilai
           penjualan atau pemindahan.

           Beban pajak final ditentukan berdasarkan jumlah pengakuan penjualan yang dihitung berdasarkan tarif pajak final
           dan peraturan perpajakan yang berlaku atau secara substansial telah berlaku pada tanggal pelaporan.

           Apabila nilai tercatat aset atau liabilitas yang berhubungan dengan pajak penghasilan final berbeda dari dasar
           pengenaan pajaknya, maka perbedaan tersebut tidak diakui sebagai aset atau liabilitas pajak tangguhan.

           Beban pajak atas pendapatan yang dikenakan pajak penghasilan final diakui secara proporsional dengan jumlah
           pendapatan menurut akuntansi yang diakui pada tahun berjalan.

           Selisih antara jumlah pajak penghasilan final terutang dengan jumlah yang dibebankan sebagai pajak kini pada
           laporan laba rugi komprehensif diakui sebagai pajak dibayar dimuka atau utang pajak.

           Pajak penghasilan tidak final

           Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui dalam laporan laba rugi, kecuali
           jika pajak tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang diakui ke penghasilan komprehensif lain atau
           langsung ke ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui dalam penghasilan komprehensif lain atau
           ekuitas.

           Beban pajak penghasilan kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku pada akhir periode pelaporan.

           Pajak penghasilan tangguhan diakui dengan menggunakan balance sheet liability method, perbedaan temporer
           antara dasar pengenaan pajak atas aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya.

           Pajak penghasilan tangguhan ditentukan menggunakan tarif pajak yang telah berlaku atau secara substansial
           berlaku pada akhir periode pelaporan dan yang akan diterapkan pada saat aset pajak tangguhan yang
           bersangkutan direalisasi atau pada saat liabilitas pajak tangguhan diselesaikan.

      p.   Imbalan Kerja

           Perusahaan menerapkan PSAK No. 219: Imbalan Kerja.

           Imbalan kerja jangka pendek

           Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat terutang kepada karyawan.

                                                             13
Page 18
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
 Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

      p.   Imbalan Kerja (lanjutan)

           Imbalan pensiun

           Sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13/2003 (“UU 13/2003”) Perusahaan disyaratkan untuk
           memberikan imbalan pensiun sekurang-kurangnya sama dengan imbalan pensiun yang diatur dalam UU 13/2003
           yang adalah program pensiun imbalan pasti. UU 13/2003 menentukan rumus tertentu untuk menghitung jumlah
           minimal imbalan pensiun.

           Program imbalan pasti adalah program pensiun yang menentukan jumlah imbalan pensiun yang akan diterima
           seorang pekerja pada saat pensiun, biasanya tergantung oleh satu faktor atau lebih, misalnya usia, masa bekerja
           dan kompensasi.

           Kewajiban program pensiun imbalan pasti merupakan nilai kini kewajiban imbalan pasti pada akhir periode
           pelaporan dengan penyesuaian biaya jasa lalu yang belum diakui. Kewajiban imbalan pasti dihitung sekali setahun
           oleh aktuaris independen dengan menggunakan metode projected unit credit.

           Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan estimasi arus kas masa depan dengan
           menggunakan tingkat imbal hasil obligasi pemerintah jangka panjang pada tanggal laporan posisi keuangan dalam
           mata uang Rupiah sesuai dengan mata uang dimana imbalan tersebut akan dibayarkan dan yang memiliki jangka
           waktu yang sama dengan kewajiban imbalan pensiun yang bersangkutan.

           Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul dari penyesuaian pengalaman dan perubahan asumsi aktuarial
           segera diakui seluruhnya melalui penghasilan komprehensif lain dalam periode terjadinya. Akumulasi saldo
           pengukuran kembali dilaporkan di saldo laba.

           Biaya jasa lalu diakui segera dalam laporan laba rugi.

           Biaya jasa lalu yang timbul dari amandemen atau kurtailmen program diakui sebagai beban dalam laba rugi pada
           saat terjadinya.

      q.   Instrumen Keuangan

           Aset Keuangan

           Seluruh aset keuangan diakui dan dihentikan pengakuannya pada tanggal diperdagangkan dimana pembelian dan
           penjualan aset keuangan berdasarkan kontrak yang mensyaratkan penyerahan aset keuangan dalam kurun waktu
           yang ditetapkan oleh kebiasaan pasar yang berlaku, dan awalnya diukur sebesar nilai wajar ditambah biaya
           transaksi, kecuali untuk aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, yang awalnya diukur sebesar
           nilai wajar.

           Aset keuangan Perusahaan diklasifikasikan sebagai berikut:

           Nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL)

           Aset keuangan diklasifikasi dalam FVTPL, jika aset keuangan sebagai kelompok diperdagangkan atau pada saat
           pengakuan awal ditetapkan untuk diukur pada FVTPL.

           Aset keuangan diklasifikasi sebagai kelompok diperdagangkan, jika:
           - diperoleh atau dimiliki terutama untuk tujuan dijual kembali dalam waktu dekat; atau
           - pada pengakuan awal merupakan bagian dari portofolio instrumen keuangan tertentu yang dikelola bersama
               dan terdapat bukti mengenai pola ambil untung dalam jangka pendek yang terkini; atau
           - merupakan derivatif yang tidak ditetapkan dan tidak efektif sebagai instrumen lindung nilai.

                                                              14
Page 19
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
 Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

      q.   Instrumen Keuangan (lanjutan)
           Aset Keuangan (lanjutan)

           Aset keuangan selain aset keuangan yang diperdagangkan, dapat ditetapkan sebagai FVTPL pada saat pengakuan
           awal, jika:
           - penetapan tersebut mengeliminasi atau mengurangi secara signifikan ketidakkonsistenan pengukuran dan
             pengakuan yang timbul; atau
           - kelompok aset keuangan, liabilitas keuangan atau keduanya, dikelola dan kinerjanya dievaluasi berdasarkan nilai
             wajar, sesuai dengan manajemen risiko atau strategi investasi yang didokumentasikan, dan informasi tentang
             Perusahaan disediakan secara internal kepada manajemen kunci entitas.

           Aset keuangan FVTPL disajikan sebesar nilai wajar, keuntungan atau kerugian yang timbul diakui dalam laba rugi.
           Keuntungan atau kerugian bersih yang diakui dalam laba rugi mencakup dividen atau bunga yang diperoleh dari
           aset keuangan. Nilai wajar ditentukan dengan cara seperti dijelaskan pada Catatan 33d.

           Aset keuangan tersedia untuk dijual (AFS)

           Aset keuangan selain aset keuangan yang dimiliki hingga jatuh tempo diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau
           pinjaman dan piutang yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan tersedia untuk dijual diukur pada nilai wajarnya
           ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan. Selanjutnya aset keuangan diukur pada nilai wajarnya.

           Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar diakui dalam penghasilan komprehensif lainnya
           dan akumulasi Revaluasi Investasi AFS di ekuitas kecuali untuk kerugian penurunan nilai, bunga yang dihitung
           dengan metode suku bunga efektif dan laba rugi selisih kurs atas aset moneter yang diakui pada laba rugi. Jika
           investasi dilepas atau mengalami penurunan nilai, akumulasi laba atau rugi yang sebelumnya diakumulasi pada
           Revaluasi Investasi AFS, direklasifikasi ke laba rugi.

           Investasi dalam instrumen ekuitas pada perusahaan non-publik dengan kepemilikan kurang dari 20% diukur dengan
           biaya perolehan dikurangi penurunan nilai karena saham tidak memiliki kuotasi di pasar aktif atau nilai wajarnya
           tidak dapat diukur secara andal.

           Dividen atas instrumen ekuitas AFS, jika ada, diakui pada laba rugi pada saat hak Perusahaan untuk memperoleh
           pembayaran dividen ditetapkan.

           Pinjaman yang diberikan dan piutang

           Aset keuangan dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan dan tidak mempunyai kuotasi di pasar aktif
           diklasifikasikan sebagai pinjaman yang diberikan dan piutang, yang diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi
           dengan menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi dengan kerugian penurunan nilai. Cadangan kerugian
           penurunan nilai piutang usaha dibentuk pada saat terdapat bukti objektif bahwa saldo piutang Perusahaan tidak
           dapat ditagih.

           Bunga diakui dengan menggunakan metode suku bunga efektif, kecuali piutang jangka pendek dimana pengakuan
           bunga tidak material.

           Metode suku bunga efektif

           Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari
           instrumen keuangan dan metode untuk mengalokasikan pendapatan bunga selama periode yang relevan. Suku
           bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi penerimaan atau pengeluaran kas
           masa depan (mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan dan diterima oleh para pihak dalam kontrak
           yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi dan premium dan diskonto
           lainnya) selama perkiraan umur instrumen keuangan, atau, jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih singkat
           untuk memperoleh nilai tercatat bersih dari aset keuangan pada saat pengakuan awal.

           Pendapatan diakui berdasarkan suku bunga efektif untuk instrumen keuangan selain dari instrumen keuangan
           FVTPL.

                                                             15
Page 20
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     q.   Instrumen Keuangan (lanjutan)
          Aset Keuangan (lanjutan)

          Penurunan nilai aset keuangan

          Aset keuangan, selain aset keuangan FVTPL, dievaluasi terhadap indikator penurunan nilai pada setiap tanggal
          pelaporan. Aset keuangan diturunkan nilainya bila terdapat bukti objektif, sebagai akibat dari satu atau lebih
          peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal aset keuangan, dan peristiwa yang merugikan tersebut berdampak
          pada estimasi arus kas masa depan atas aset keuangan yang dapat diestimasi secara andal.

          Untuk investasi ekuitas AFS yang tercatat dan tidak tercatat di bursa, penurunan yang signifikan atau jangka
          panjang pada nilai wajar dari investasi ekuitas di bawah biaya perolehannya dianggap sebagai bukti objektif
          penurunan nilai.

          Untuk aset keuangan lainnya, bukti objektif penurunan nilai termasuk sebagai berikut:
          - kesulitan keuangan signifikan yang dialami penerbit atau pihak peminjam; atau
          - pelanggaran kontrak, seperti terjadinya wanprestasi atau tunggakan pembayaran pokok atau bunga; atau
          - terdapat kemungkinan bahwa pihak peminjam akan dinyatakan pailit atau melakukan reorganisasi keuangan.

          Untuk kelompok aset keuangan tertentu, seperti piutang, aset yang dinilai tidak akan diturunkan secara individual
          akan dievaluasi penurunan nilainya secara kolektif. Bukti objektif dari penurunan nilai portofolio piutang dapat
          termasuk pengalaman Perusahaan atas tertagihnya piutang di masa lalu, peningkatan keterlambatan penerimaan
          pembayaran piutang dari rata-rata periode kredit, dan juga pengamatan atas perubahan kondisi ekonomi nasional
          atau lokal yang berkorelasi dengan default atas piutang.

          Untuk aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, jumlah kerugian penurunan nilai merupakan
          selisih antara nilai tercatat aset keuangan dengan nilai kini dari estimasi arus kas masa datang yang didiskontokan
          menggunakan tingkat suku bunga efektif awal dari aset keuangan.

          Jumlah tercatat aset keuangan tersebut dikurangi dengan kerugian penurunan nilai secara langsung atas aset
          keuangan, kecuali piutang yang nilai tercatatnya dikurangi melalui penggunaan akun cadangan piutang. Jika piutang
          tidak tertagih, piutang tersebut dihapuskan melalui akun cadangan piutang. Pemulihan kemudian dari jumlah yang
          sebelumnya telah dihapuskan dikreditkan terhadap akun cadangan. Perubahan nilai tercatat akun cadangan piutang
          diakui dalam laporan laba rugi.

          Jika aset keuangan AFS dianggap menurun nilainya, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya telah
          diakui dalam ekuitas direklasifikasi ke laporan laba rugi.

          Kecuali instrumen ekuitas AFS, jika, pada periode berikutnya, jumlah kerugian penurunan nilai berkurang dan
          pengurangan tersebut dapat dikaitkan secara objektif dengan peristiwa yang terjadi setelah penurunan nilai diakui,
          kerugian penurunan nilai yang diakui sebelumnya dibalik melalui laba rugi hingga nilai tercatat investasi pada
          tanggal pemulihan penurunan nilai tidak melebihi biaya perolehan diamortisasi sebelum adanya pengakuan kerugian
          penurunan nilai dilakukan.

          Dalam hal efek ekuitas AFS, kerugian penurunan nilai yang sebelumnya diakui dalam laba rugi tidak boleh dibalik
          melalui laba rugi. Setiap kenaikan nilai wajar setelah penurunan nilai diakui secara langsung ke penghasilan
          komprehensif lain.

          Penghentian pengakuan aset keuangan

          Perusahaan menghentikan pengakuan asset keuangan jika dan hanya jika hak kontraktual atas arus kas yang
          berasal dari aset berakhir, atau Perusahaan mentransfer aset keuangan dan secara substansial seluruh risiko dan
          manfaat atas kepemilikan aset kepada entitas lain. Perusahaan mengakui keterlibatan berkelanjutan atas aset yang
          ditransfer dan liabilitas terkait sebesar jumlah yang mungkin harus dibayar. Jika memiliki secara substansial seluruh
          risiko dan manfaat kepemilikan asset keuangan yang ditransfer, Perusahaan masih mengakui aset keuangan dan
          juga mengakui pinjaman yang diterima.

                                                             16
Page 21
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     q.   Instrumen Keuangan (lanjutan)
          Aset Keuangan (lanjutan)

          Penghentian pengakuan aset keuangan secara keseluruhan, selisih antara jumlah tercatat aset dan jumlah
          pembayaran dan piutang yang diterima dan keuntungan atau kerugian kumulatif yang telah diakui dalam
          penghasilan komprehensif lain dan terakumulasi dalam ekuitas diakui dalam laba rugi.

          Penghentian pengakuan aset keuangan terhadap satu bagian saja (misalnya ketika Perusahaan masih memiliki hak
          untuk membeli kembali bagian aset yang ditransfer), Perusahaan mengalokasikan jumlah tercatat sebelumnya dari
          aset keuangan tersebut pada bagian yang tetap diakui berdasarkan keterlibatan berkelanjutan dan bagian yang tidak
          lagi diakui berdasarkan nilai wajar relative dari kedua bagian tersebut pada tanggal transfer.

          Selisih antara jumlah tercatat yang dialokasikan pada bagian yang tidak lagi diakui dan jumlah dari pembayaran
          yang diterima untuk bagian yang tidak lagi diakui dan setiap keuntungan atau kerugian kumulatif yang dialokasikan
          pada bagian yang tidak lagi diakui tersebut yang sebelumnya telah diakui dalam penghasilan komprehensif lain,
          diakui pada laporan laba rugi. Keuntungan dan kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan
          komprehensif lain dialokasikan pada bagian yang tetap diakui dan bagian yang dihentikan pengakuannya,
          berdasarkan nilai wajar relatif kedua bagian tersebut.

          Liabilitas Keuangan

          Klasifikasi sebagai liabilitas

          Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas yang diterbitkan oleh Perusahaan diklasifikasikan sesuai dengan
          substansi perjanjian kontraktual dan definisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas.

          Liabilitas keuangan Perusahaan diklasifikasikan sebagai biaya perolehan diamortisasi.

          Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi

          Liabilitas keuangan meliputi utang usaha dan lainnya, biaya masih harus dibayar, pada awalnya diukur pada nilai
          wajar, setelah dikurangi biaya transaksi, dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan
          metode suku bunga efektif.

          Perusahaan menghentikan pengakuan liabilitas keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas Perusahaan telah
          dilepaskan, dibatalkan atau kadaluarsa. Selisih antara jumlah tercatat liabilitas keuangan yang dihentikan
          pengakuannya dan imbalan yang dibayarkan dan utang diakui dalam laba rugi.

          Nilai Wajar Instrumen Keuangan

          Nilai wajar adalah nilai yang digunakan untuk mempertukarkan suatu aset atau untuk menyelesaikan suatu liabilitas
          antara pihak – pihak yang memahami dan berkeinginan untuk melakukan transaksi secara wajar (arm’s length
          transaction).

          Dalam rangka konsistensi dan perbandingan dalam pengukuran nilai wajar pengungkapan terkait dalam dan
          diantara entitas pelaporan, Perusahaan melakukan pengukuran nilai wajar atas instrumen keuangan yang dimiliki
          dengan hirarki berikut yang dikategorikan menjadi tiga tingkat input ke teknik penilaian:

          -   Tingkat 1 pengukuran nilai wajar adalah yang berasal dari harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif
              untuk aset atau liabilitas yang identik.
          -   Tingkat 2 pengukuran nilai wajar adalah yang berasal dari input selain harga kuotasian yang termasuk dalam
              Tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) atau secara
              tidak langsung (misalnya deviasi dari harga).
          -   Tingkat 3 pengukuran nilai wajar adalah yang berasal dari teknik penilaian yang mencakup input untuk aset atau
              liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi (input yang tidak dapat diobservasi).
                                                            17
Page 22
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     q.   Instrumen Keuangan (lanjutan)
          Liabilitas Keuangan (lanjutan)

          Saling Hapus antar Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

          Aset dan liabilitas keuangan Perusahaan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi keuangan
          jika dan hanya jika;

          -   saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui
              tersebut; dan
          -   berniat untuk menyelesaikan secara bersih atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara
              simultan.

     r.   Laba per Saham

          Sesuai dengan PSAK 233: Laba per Saham, laba bersih per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih
          dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang ditempatkan dan disetor penuh selama tahun berjalan.

3.   PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI SIGNIFIKAN

     Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mewajibkan manajemen untuk
     membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah-jumlah yang dilaporkan dalam laporan
     keuangan. Sehubungan dengan adanya ketidakpastian yang melekat dalam membuat estimasi, hasil sebenarnya yang
     dilaporkan di masa mendatang dapat berbeda dengan jumlah estimasi yang dibuat.

     Perusahaan mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun.
     Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar
     kendali Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.

     a.   Pertimbangan di dalam penerapan kebijakan akuntansi

          Di dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, manajemen telah membuat pertimbangan berikut,
          terlepas dari estimasi yang terkandung di dalamnya, yang memiliki dampak signifikan dari jumlah yang tercantum
          di dalam laporan keuangan:

          Klasifikasi Properti

          Perusahaan menentukan apakah suatu properti diklasifikasikan sebagai properti investasi atau persediaan:
          • Properti investasi terdiri atas tanah dan bangunan yang tidak digunakan secara substansial untuk digunakan
              oleh, atau dalam operasional Perusahaan, maupun untuk dijual dalam kegiatan usaha umum, tetapi dimiliki
              terutama untuk mendapatakan pendapatan sewa dan kenaikan nilai modal. Bangunan ini secara substansial
              disewakan kepada penyewa dan tidak dimaksudkan untuk dijual dalam kegiatan usaha umum.
          • Properti persediaan terdiri atas properti yang dimiliki untuk tujuan dijual dalam kegiatan usaha umum.
              Pada prinsipnya, ini adalah properti Rumah Hunian yang dikembangkan Perusahaan dan dimaksudkan untuk
              dijual sebelum maupun sesudah proses pembangunan selesai.

          Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

          Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset keuangan dan liabilitas keuangan dengan mempertimbangkan bila
          definisi yang ditetapkan PSAK No. 239 dipenuhi. Dengan demikian, aset keuangan dan liabilitas keuangan
          diklasifikasi dan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi Perusahaan seperti yang diungkapkan pada Catatan 2.

     b.   Sumber utama ketidakpastian estimasi

          Asumsi utama berkenaan dengan sumber utama dan sumber lainnya dari ketidakpastian estimasi di masa depan
          pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian material
          terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas pada tahun buku mendatang, diungkapkan sebagai berikut:

                                                           18
Page 23
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     b.   Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan)

          Penyusutan Aset Tetap

          Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa
          manfaat ekonomisnya. Manajemen Perusahaan mengestimasi masa manfaat ekonomi aset tetap antara 4 tahun
          sampai dengan 20 tahun. Ini adalah umur yang secara umum diharapkan dalam industri dimana Perusahaan
          menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat mempengaruhi masa
          manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan masa depan mungkin direvisi.

          Penyusutan Properti Investasi

          Biaya perolehan properti investasi disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa
          manfaat ekonomisnya. Manajemen Perusahaan mengestimasi masa manfaat ekonomi properti investasi sampai
          20 tahun. Ini adalah umur yang secara umum diharapkan dalam industri dimana Perusahaan menjalankan
          bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat mempengaruhi masa manfaat
          ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan masa depan mungkin direvisi.

          Pensiun dan Imbalan Kerja

          Nilai kini kewajiban pensiun bergantung pada faktor-faktor yang ditetapkan berdasarkan basis akrual dengan
          menggunakan sejumlah asumsi. Asumsi yang digunakan di dalam menetapkan biaya (pendapatan) bersih pensiun
          meliputi tingkat suku bunga diskon dan tingkat kenaikan gaji di masa depan. Semua perubahan di dalam asumsi-
          asumsi ini akan berdampak pada nilai kini kewajiban pensiun.

          Perusahaan menetapkan tingkat suku bunga yang sesuai dan kenaikan tingkat gaji di masa depan pada tiap akhir
          periode pelaporan. Tingkat suku bunga adalah tingkat suku bunga yang harus digunakan untuk menetapkan arus
          kas keluar masa depan yang diharapkan yang disyaratkan untuk menyelesaikan kewajiban pensiun. Di dalam
          menetapkan tingkat suku bunga yang sesuai, Perusahaan mempertimbangkan tingkat suku bunga obligasi
          pemerintah yang didenominasi oleh mata uang di mana manfaat tersebut akan dibayarkan dan memiliki syarat-
          syarat jatuh tempo yang mendekati syarat syarat kewajiban pensiun terkait.

          Tingkat kenaikan gaji di masa depan ditentukan dengan mengumpulkan semua data historis terkait dengan
          perubahan dasar gaji dan menyesuaikannya pada rencana bisnis di masa depan.

          Sementara Perusahaan berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan pada
          hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Perusahaan dapat mempengaruhi secara
          material liabilitas diestimasi atas pensiun, imbalan kerja dan beban imbalan kerja bersih.

          Pengukuran Nilai Wajar

          Beberapa kebijakan akuntansi dan pengungkapan Perusahaan membutuhkan pengukuran nilai wajar, baik untuk
          aset dan liabilitas keuangan maupun non keuangan. Ketika mengukur kewajaran aset atau liabilitas, Perusahaan
          menggunakan data dari penelitian di pasar sebisa mungkin. Nilai wajar dikategorikan ke beberapa tingkatan berbeda
          di hierarki nilai wajar berdasarkan teknik penilaian sebagai berikut:

          •   Tingkat 1: Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di dalam pasar aktif bagi aset maupun liabilitas yang identikal
              yang dapat diakses Kelompok Usaha pada tanggal pengukuran;


                                                           19
Page 24
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     b.    Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan)

            •    Tingkat 2: Input selain harga kuotasian yang termasuk di dalam Tingkat 1 yang dapat diobservasi bagi aset
                 atau liabilitas, baik langsung (misalnya, harga) maupun tidak langsung (misalnya, derivatif harga);
            •    Tingkat 3: Input yang tidak dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas.

           Perusahaan mencatat aset keuangan tertentu pada nilai wajar, yang mengharuskan penggunaan estimasi
           akuntansi. Sementara komponen signifikan atas pengukuran nilai wajar ditentukan menggunakan bukti obyektif yang
           dapat diverifikasi, jumlah perubahan nilai wajar dapat berbeda bila Perusahaan menggunakan metodologi penilaian
           yang berbeda.

           Perubahan nilai wajar aset keuangan tersebut dapat mempengaruhi secara langsung laba atau rugi Perusahaan.
           Perusahaan memiliki instrumen keuangan yang disajikan sebesar jumlah tercatat baik karena jumlah tersebut
           adalah kurang lebih sebesar nilai wajarnya atau karena nilai wajarnya tidak dapat diukur secara andal.

4.   KAS DAN SETARA KAS

     Rincian kas dan setara kas adalah sebagai berikut:

                                                                            30 September 2025           31 Desember 2024

     Kas                                                                                4.161.683                   4.009.981
     Jumlah Kas                                                                         4.161.683                   4.009.981

     Bank – pihak ketiga
     Rupiah
      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.                                        5.703.785.793               7.290.273.824
      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.                                         355.553.005                 347.438.389
      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. – Syariah                                106.887.617                 178.001.106
      PT Bank Central Asia Tbk.                                                        21.945.028                  83.326.474
      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.                                                    8.922.452                  14.265.794
      PT Bank Artha Graha Tbk.                                                          1.610.778                   1.880.778
      PT Bank Rakyat Indonesia Tbk.                                                     9.276.846                           -
      PT Bank CIMB Niaga Syariah                                                        5.537.671                   5.537.671
      PT }Bank Syariah Indonesia Tbk.                                                 200.449.753                  10.589.753
     Jumlah bank                                                                    6.413.968.943               7.931.313.789
     Deposito
      PT BPR Syariah Mitra Amanah                                                               -                 100.000.000
     Jumlah                                                                         6.418.130.626               8.035.323.770

     Suku bunga jasa giro dan bagi hasil deposito per tahun yang berlaku selama periode berjalan adalah sebagai berikut:

                                                                            30 September 2025           31 Desember 2024

     Jasa Giro – Rupiah                                                        0,05 - 0,75%                0,25 - 5,5%
     Deposito (bagi hasil)                                                    3,00% – 4,75%                2,25 – 2,8%

     Pada periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 dan 2024 tidak terdapat saldo kas dan bank yang
     ditempatkan kepada pihak berelasi dan tidak terdapat saldo kas dan setara kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan
     oleh Perusahaan.
                                                             20
Page 25
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5.   ASET KEUANGAN LANCAR LAINNYA

     Rincian aset keuangan lancar lainnya adalah sebagai berikut:

                                                                           30 September 2025         31 Desember 2024

     Jaminan KPR
     Rupiah
      PT Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk                                       3.423.462.957             3.046.310.475
      PT Bank Tabungan Negara Syariah (Persero)                                    1.839.232.613             1.616.981.347
      PT Bank Rakyat Indonesia                                                       619.500.000                         -
      PT Bank Syariah Indonesia(Persero)                                             205.258.112               206.579.026
      PT Bank Artha Graha, Tbk                                                       136.705.000               136.705.000
      PT Dana Syariah Indonesia                                                       66.250.000                66.250.000
      Tunjangan Wajib Perumahan                                                       20.000.000                20.000.000
     Jumlah                                                                        6.310.408.682             5.092.825.848
     Cadangan penurunan nilai                                                      (562.753.337)             (562.753.337)
     Jaminan KPR – bersih                                                          5.747.655.345             4.530.072.511

     Penyajian saldo jaminan KPR berdasarkan umurnya disajikan sebagai berikut:

                                                                           30 September 2025         31 Desember 2024

     Kurang dari 30 hari                                                             742.550.000               262.152.700
     31 hari – 60 hari                                                               524.587.400               256.004.800
     61 hari – 90 hari                                                               743.267.548                         -
     Lebih dari 90 hari                                                            4.300.003.734             4.574.668.348
                                                                                   6.310.408.682             5.092.825.848
     Cadangan penurunan nilai                                                      (562.753.337)             (562.753.337)
     Jaminan KPR – bersih                                                          5.747.655.345             4.530.072.511

     Rincian dari cadangan kerugian penurunan nilai atas jaminan KPR adalah sebagai berikut:.

                                                                           30 September 2025         31 Desember 2024

     Saldo awal                                                                      562.753.337               605.019.895
     Penyisihan selama tahun berjalan                                                          -                          -
     Pemulihan piutang                                                                         -               (42.266.558)
     Saldo akhir                                                                     562.753.337               562.753.337

     Jaminan KPR timbul sehubungan dengan adanya penjualan rumah kepada konsumen yang pembayarannya melalui KPR
     Bank (Kredit Pemilikan Rumah). Jaminan KPR akan terealisasi pembayarannya jika Perusahaan telah memenuhi semua
     persyaratan yang terdapat dalam transaksi penjualan rumah melalui KPR Bank tersebut.

     Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian penurunan nilai atas jaminan KPR cukup untuk menutup kemungkinan
     kerugian atas tidak tertagihnya jaminan KPR. Cadangan ditentukan berdasarkan penelaahan individual dan secara kolektif
     terhadap saldo jaminan KPR pada tanggal pelaporan.

6.   PERSEDIAAN REAL ESTAT

     Persediaan real estat terdiri dari:

                                                                           30 Septemberi 2025        31 Desember 2024

     Persediaan tanah kavling                                                     52.401.481.693            56.054.736.422
     Persediaan bangunan dalam penyelesaian                                        5.510.707.745             5.511.428.066
     Persediaan bangunan siap dijual                                               5.944.985.974             8.042.176.527
     Jumlah                                                                       63.857.175.412            69.608.341.015

                                                            21
Page 26
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

6.   PERSEDIAAN REAL ESTAT (lanjutan)

     a.   Persediaan Tanah Kavling

          Rincian mutasi persediaan tanah kavling pada tanggal 30 September 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                           30 September 2025          31 Desember 2024

          Saldo awal                                                              56.054.736.422            54.559.273.849
          Penambahan                                                               1.307.249.561             3.618.177.131
          Pengurangan                                                                                                    -
          Reklasifikasi:
          - Reklasifikasi dari tanah belum dikembangkan                                                       3.602.233.092
          - Reklasifikasi ke bangunan dalam penyelesaian                         (4.960.504.290)            (5.724.947.650)
          Saldo akhir                                                            52.401.481.693             56.054.736.422

          Rincian luas dan unit tanah kavling pada tanggal 30 September 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                           30 September 2025          31 Desember 2024

          Luas tanah                                                                   55.050 m2                   60.322 m2
          Jumlah unit                                                                   609 Unit                     684 unit

          Persediaan tanah kavling pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 berlokasi di perumahan
          Cibungbulang Town Hill di Desa Cibatok dan Desa Cimanggu, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Provinsi
          Jawa Barat dan di perumahan Bumi Abhirama Residence yang berlokasi di Kp Pasir Putih, Kecamatan Sawangan,
          Kota Depok, Provinsi Jawa Barat.

          Pada tanggal 30 September 2025 dan 2024, Persediaan tanah kavling sebagaimana termuat didalam Siteplan
          Perseroan merupakan Persediaan berupa kavling-kavling siap bangun yang terdiri dari blok Ruko, area Komersil,
          Unit-Unit Tipe Carani, Tipe Dahayu, Cluster Bunder, Cluster Halimun, Cluster Salak, Cluster Pangrango, Cluster
          Munara, Cluster Ciremai, Cluster Krakatau, Cluster Boulevard, Cluster Citarum dan Cisadane. Tanah kavling yang
          direklasifikasi dari uang muka merupakan lahan yang telah matang dan telah siap dibangun yang berlokasi di
          Cibungbulang Town Hill, di Desa Cibatok dan Desa Cimanggu, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Provinsi
          Jawa Barat.

     b.   Persediaan Bangunan Dalam Penyelesaian

          Rincian mutasi persediaan bangunan dalam penyelesaian pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024
          adalah sebagai berikut:

                                                                           30 September 2025          31 Desember 2024

          Saldo awal                                                               5.511.428.066                2.314.820.149
          Penambahan
          - Pembangunan konstruksi                                                 4.407.806.281                4.768.137.656
          Reklasifikasi:
          - Reklasifikasi dari tanah kavling                                       4.960.504.290              5.724.947.650
          - Reklasifikasi ke bangunan siap dijual                                (9.369.030.892)            (7.296.477.389)
          Saldo akhir                                                              5.510.707.745              5.511.428.066

          Rincian luas dan unit persediaan dalam penyelesaian pada tanggal 30 September 2025 dan 2024 adalah sebagai
          berikut:

                                                                           30 September 2025          31 Desember 2024

          Luas tanah                                                                    5.853 m2                    3.515 m2
          Luas bangunan                                                                 3.558 m2                    2.330 m2
          Jumlah unit                                                                     84 Unit                     50 Unit

                                                            22
Page 27
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

6.   PERSEDIAAN REAL ESTAT (lanjutan)

     b.    Persediaan Bangunan Dalam Penyelesaian (lanjutan)

           Persediaan bangunan dalam penyelesaian pada periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 dan 31
           Desember 2024 berlokasi di perumahan Cibungbulang Town Hill di Desa Cibatok Kecamatan Cibungbulang,
           Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat dan di perumahan Bumi Abhirama Residence yang berlokasi di Kp Pasir
           Putih, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat. Persediaan dalam penyelesaian tersebut terdapat
           dalam Cluster Munara, Cluster Citarum, Tipe Dahayu dan tipe Carani.

     c.   Persediaan Bangunan Siap Dijual

          Rincian persediaan bangunan siap dijual pada tanggal 30 September 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                          30 September 2025          31 Desember 2024

          Saldo awal                                                              8.042.176.527              9.452.281.334
          Pembebanan ke beban pokok penjualan (Catatan 25)                     (11.466.221.445)            (8.706.582.196)
          Reklasifikasi:
          - Reklasifikasi dari bangunan dalam penyelesaian                        9.369.030.892             7.296.477.389
          Saldo akhir                                                             5.944.985.974             8.042.176.527

          Rincian luas dan unit persediaan bangunan siap dijual pada tanggal 30 September 2025 dan 2024 adalah sebagai
          berikut:
                                                                          30 September 2025          31 Desember 2024

          Luas tanah                                                                   2.960 m2                     4.249 m2
          Luas bangunan                                                                1.236 m2                     1.784 m2
          Jumlah unit                                                                    38 unit                      56 Unit

          Persediaan bangunan siap dijual pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 berlokasi di perumahan
          Cibungbulang Town Hill yaitu di Desa Cibatok dan Desa Cimanggu, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor,
          Provinsi Jawa Barat dan di perumahan Bumi Abhirama Residence yang berlokasi di Kp Pasir Putih, Kecamatan
          Sawangan, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat.

          Pada tanggal 30 September 2025, atas persediaan bangunan siap dijual tersebut terdapat di dalam Cluster Bunder,
          Cluster Chopper, Cluster Bromo, Cluster Ciremai, Cluster Krakatau, Cluster Citarum dan tipe Carani serta Dahayu.

          Perusahaan tidak mengasuransikan persediaan yang dimilikinya.

          Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 persediaan Perusahaan sebagian dijadikan sebagai
          jaminan utang bank yang dimiliki oleh Perusahaan (Catatan 14).

7.   UANG MUKA

     Akun ini terdiri dari:

                                                                          30 September 2025          31 Desember 2024

     Uang muka pembelian tanah:
      - Tanah seluas 20.302 m2                                                   13.399.000.000            13.399.000.000
      - Tanah seluas 10.770 m2                                                    1.906.655.750             1.292.900.000
      - Tanah seluas 2.708 m2                                                     1.118.396.018             1.118.396.018
     Jumlah uang muka pembelian tanah                                            16.424.051.768            15.810.296.018
     Uang muka operasional                                                          136.735.143               245.976.549
     Jumlah                                                                      16.560.786.911            16.056.272.567


                                                             23
Page 28
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
 Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

7.   UANG MUKA (lanjutan)

     Uang muka pembelian tanah pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 merupakan sejumlah pengeluaran
     biaya-biaya terkait dengan adanya pembelian tanah yang sudah dilunasi Perusahaan. Uang muka pembelian lahan
     direklasifikasi kedalam pos Persediaan tanah kavling pada saat dan/atau seluruh perizinan/legalitas telah rampung, lahan
     telah dimatangkan dan sudah siap bangun.

                                                           30 September 2025
                                                                           Jumlah       Nilai Transaksi
      No.                             Lokasi                              Luas (m2)           (Rp)        Jumlah Pembayaran (Rp)

     1.     Desa Cibatok II Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor             20.302    13.399.000.000            13.399.000.000
     2.     Desa Cibatok I Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor              10.770     1.906.655.750             1.906.655.750
     3.     Desa Cibatok I Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor               2.708     1.118.396.018             1.118.396.018
            Jumlah                                                             33.780    16.424.051.768            16.424.051.768

                                                            31 Desember 2024
                                                                           Jumlah       Nilai Transaksi
      No.                             Lokasi                              Luas (m2)           (Rp)        Jumlah Pembayaran (Rp)

     1.     Desa Cibatok II Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor             20.302    13.399.000.000            13.399.000.000
     2.     Desa Cibatok I Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor              10.770     1.292.900.000             1.292.900.000
     3.     Desa Cibatok I Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor               2.708     1.118.396.018             1.118.396.018
            Jumlah                                                             33.780    15.810.296.018            15.810.296.018

     Atas tanah seluas 2.708 m2 yang berlokasi di Desa Cibatok I Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor, sedang dalam
     proses pertimbangan teknis surat keputusan, surat ukur dan penerbitan sertifikat oleh notaris & PPAT Milasari Rokayah,
     S.H., M.Kn..

     Berdasarkan Covernote nomor 05/N/III/2024 tanggal 22 Maret 2024 dari notaris Milasari Rokayah, S.H., M.Kn.
     menyampaikan bahwa Sertifikat Hak Milik No. 1202/Cibatok I, yang masih atas nama SITI CHODIJAH dengan luas
     10.770m2 yang terletak di Desa Cibatok I, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat sedang
     dalam proses balik nama di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor ke atas nama PT. Trimitra Prawara Goldland
     berdasarkan SPH Nomor 500.17/10/X/2023.

     Atas tanah seluas 20.302 m2 yang berlokasi di Desa Cibatok II Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor, berdasarkan
     surat keterangan nomor : 013/AGS-Not/II/2021 tanggal 4 Februari 2021 dari notaris & PPAT Andre Grafe Sandi, S.H., M.Kn
     atas tanah seluas 20.302 m2 yang berlokasi Desa Cibatok II Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor yaitu seluas
     7.928 m2 sedang dalam proses penurunan hak pada Kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Bogor dan seluas
     12.374 m2 sedang dalam proses pengukuran untuk peta bidang tanah, SK Pemberian Hak dan Cetak Ukur.

     Biaya yang ditangguhkan merupakan biaya-biaya yang dikeluarkan Perusahaan terkait dengan perizinan, pajak-pajak
     perolehan lahan dan biaya lain yang kedepannya dikapitalisasi ke dalam pos persediaan.

     Uang muka operasional merupakan uang muka yang diberikan kepada karyawan sehubungan dengan kegiatan
     operasional Perusahaan yang sampai dengan akhir tanggal laporan belum dipertanggungjawabkan.




                                                                24
Page 29
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

8.   PROPERTI INVESTASI

     Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 properti investasi terdiri dari tanah dan bangunan yang
     disewakan kepada pihak ketiga dengan rincian sebagai berikut:

                                                                       30 September 2025
                                    Saldo awal        Penambahan          Pengurangan       Reklasifikasi       Saldo akhir

     Harga perolehan
      Tanah dan Bangunan            1.023.297.633                  -                  -                     -   1.023.297.633
     Jumlah                         1.023.297.633                  -                  -                     -   1.023.297.633

     Akumulasi penyusutan
      Bangunan                        205.140.000         35.100.000                  -                     -     240.240.000
     Jumlah                           205.140.000         35.100.000                  -                     -     240.240.000
     Jumlah tercatat                  818.157.633                                                                 783.057.633


                                                                       31 Desember 2024
                                    Saldo awal        Penambahan         Pengurangan        Reklasifikasi       Saldo akhir


     Harga perolehan
      Tanah dan Bangunan            1.023.297.633                  -                  -                     -   1.023.297.633
     Jumlah                         1.023.297.633                  -                  -                     -   1.023.297.633

     Akumulasi penyusutan
      Bangunan                        158.340.000         46.800.000                  -                     -     205.140.000
     Jumlah                           158.340.000         46.800.000                  -                     -     205.140.000
     Jumlah tercatat                  864.957.633                                                                 818.157.633

     Rincian luas dan unit properti investasi pada tanggal 30 September 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                            30 September 2025           31 Desember 2024

     Luas tanah m2                                                                         259 m2                     259 m2
     Luas bangunan                                                                         210 m2                     210 m2
     Jumlah unit                                                                            5 unit                     5 unit

     Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, tidak terdapat reklasifikasi dari persediaan bangunan siap jual
     menjadi properti investasi. Properti investasi berupa bangunan Ruko berlokasi di perumahan Cibungbulang Town Hill yaitu
     di Desa Cibatok dan Desa Cimanggu, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Adapun jangka
     waktu sewa berkisar antara 1 sampai 5 tahun dan dapat di perpanjang.

     Beban penyusutan dialokasikan ke beban pokok pendapatan masing - masing sebesar Rp35.100.000 untuk periode
     Sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 dan 2024 (Catatan 25).

     Pada tanggal 30 September 2025, manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat penurunan nilai atas properti investasi.




                                                            25
Page 30
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
 Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

9.   ASET TETAP

                                                                  30 September 2025
                                    Saldo awal           Penambahan            Pengurangan            Saldo akhir

     Harga perolehan
     Kepemilikan langsung
      Tanah                            4.202.144.000                    -                     -          4.202.144.000
      Bangunan                         3.121.019.827                    -                     -          3.121.019.827
      Kendaraan                        1.229.593.982                    -                     -          1.229.593.982
      Peralatan kantor                 1.095.642.793           19.778.535                     -          1.115.421.328
                                       9.648.400.602           19.778.535                     -          9.668.179.137

     Aset dalam pembangunan
      Bangunan                           177.000.000                    -                     -            177.000.000
     Jumlah                            9.825.400.602                    -                     -          9.845.179.137

     Akumulasi penyusutan
     Kepemilikan langsung
      Bangunan                           906.402.096          117.038.240                     -          1.023.440.336
      Kendaraan                          387.177.870          113.160.374                     -            500.338.244
      Peralatan kantor                   825.025.771          112.899.205                     -            937.924.976
     Jumlah                            2.118.605.737          343.097.819                     -          2.461.703.556
     Jumlah tercatat                   7.706.794.865                                                     7.383.475.581


                                                                  31 Desember 2024
                                    Saldo awal           Penambahan            Pengurangan            Saldo akhir

     Harga perolehan
     Kepemilikan langsung
      Tanah                            4.202.144.000                    -                     -          4.202.144.000
      Bangunan                         3.121.019.827                    -                     -          3.121.019.827
      Kendaraan                        1.235.796.482                    -             6.202.500          1.229.593.982
      Peralatan kantor                 1.074.104.733           21.538.060                     -          1.095.642.793
                                       9.633.065.042           21.538.060             6.202.500          9.648.400.602

     Aset dalam pembangunan
      Bangunan                           177.000.000                    -                     -            177.000.000
     Jumlah                            9.810.065.042                    -                     -          9.825.400.602

     Akumulasi penyusutan
     Kepemilikan langsung
      Bangunan                           750.351.105          156.050.991                     -            906.402.096
      Kendaraan                          236.426.591          152.301.904             1.550.625            387.177.870
      Peralatan kantor                   678.343.747          146.682.024                     -            825.025.771
     Jumlah                            1.665.121.443          455.034.919             1.550.625          2.118.605.737
     Jumlah tercatat                   8.144.943.599                                                     7.706.794.865

     Tanah untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 dengan harga perolehan
     sebesar Rp4.202.144.000 merupakan tanah seluas 4.123 m2 berdasarkan SHGB No. 8 atas nama Perusahaan, berlokasi
     diperumahan Cibungbulang Town Hill yang di atasnya berdiri bangunan Cibungbulang Food Festival dan kios.

     Bangunan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Des 2024 dengan harga perolehan
     masing-masing sebesar Rp3.121.019.827, terdiri dari bangunan Cibungbulang Food Festival, kios, kantor pemasaran,
     Kantor teknik dan bangunan kantor pusat.
                                                         26
Page 31
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
 Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

9.    ASET TETAP (lanjutan)

      Pada Periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 aset dalam pembangunan senilai
      Rp177.000.000 merupakan bangunan lapangan futsal yang berlokasi di Perumahan Cibungbulang Town Hill, sampai
      dengan saat ini pembangunan lapangan tersebut ditangguhkan sementara.

      Penambahan harga perolehan peralatan kantor untuk Periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 dan 31
      Desember 2024 masing-masing sebesar Rp19.778.535 dan Rp21.538.060 merupakan pembelian peralatan dan perabotan
      kantor di antaranya yaitu kursi tunggu, Noted Tab Plaud AI Voice Recorded dan Handphone.

      Pengurangan harga perolehan kendaraan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar
      Rp6.202.500 merupakan penjualan penjualan 1 unit motor Yamaha Vixion, dengan rincian sebagai berikut:

                                                                 30 September 2025 31 Desember 2024

      Harga Perolehan                                       :                     -             6.202.500
      Akumulasi Penyusutan                                  :                     -             1.550.625
      Nilai Buku                                            :                     -             4.651.875
      Harga Jual                                            :                     -             4.500.000
      Laba (Rugi) Pelepasan Aset                            :                     -             (151.875)

      Pada periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, aset bangunan Perusahaan telah
      diasuransikan dari risiko kebakaran, petir, maupun ledakan kepada PT Asuransi Tri Pakarta dengan nomor polis
      11901012500794 dengan total nilai pertanggungan Rp4.794.100.000 dan jangka waktu periode 15 Juli 2025 - 15 Juli 2026.
      Manajemen berpendapat, nilai pertanggungan tersebut telah mencukupi dari segala risiko kerugian.
      Aset tetap Perusahaan berupa tanah dan bangunan, dijadikan sebagai jaminan atas perolehan fasilitas pinjaman bank.
      (Catatan 14)
      Beban penyusutan aset tetap dialokasikan pada:
                                                                            30 September 2025           30 September 2024

      Beban umum dan administrasi (Catatan 27)                                        343.097.818               340.996.757
      Jumlah                                                                          343.097.818               340.996.757

      Rincian penambahan aset tetap untuk periode yang berakhir pada 30 September 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:
                                                                            30 September 2025           31 Desember 2024

      Pembayaran kas                                                                   19.778.535                 9.750.000
      Jumlah                                                                           19.778.535                 9.750.000

10.   ASET TAK BERWUJUD
      Rincian aset tak berwujud adalah sebagai berikut:

                                                                      30 September 2025
                                        Saldo awal           Penambahan            Pengurangan               Saldo akhir

      Harga perolehan
       Software                            1.040.237.000                     -                      -           1.040.237.000
      Jumlah                               1.040.237.000                     -                      -           1.040.237.000

      Akumulasi amortisasi
       Software                             852.384.709             75.508.540                      -            927.893.249
      Jumlah                                852.384.709             75.508.540                      -            927.893.249
      Jumlah tercatat                       187.852.291                                                          112.343.752

                                                            27
Page 32
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
 Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10.   ASET TAK BERWUJUD (lanjutan)

                                                                      31 Desember 2024
                                        Saldo awal             Penambahan          Pengurangan                  Saldo akhir

      Harga perolehan
       Software                            1.040.237.000                       -                       -           1.040.237.000
      Jumlah                               1.040.237.000                       -                       -           1.040.237.000

      Akumulasi amortisasi
       Software                             699.020.959             153.363.750                        -             852.384.709
      Jumlah                                699.020.959             153.363.750                        -             852.384.709
      Jumlah tercatat                       341.216.041                                                              187.852.291

      Beban amortisasi software dialokasikan pada:

                                                                              30 September 2025            30 September 2024

      Beban umum dan administrasi (Catatan 27)                                           75.508.540                115.022.813
      Jumlah                                                                             75.508.540                115.022.813

11    PERPAJAKAN

      a.   Pajak Dibayar Dimuka

           Pajak dibayar dimuka per 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah masing-masing PPh 21 dan PPN.
           Saldo pajak dibayar dimuka adalah masing-masing sebesar Rp33.222.399 dan Rp1.654.250.

      b.   Utang Pajak

                                                                              30 September 2025            31 Desember 2024

           PPN Keluaran                                                                           -                   3.681.135
           PPh Pasal 23                                                                           -                   1.405.406
           PPh Pasal 4 Ayat 2                                                                     -                           -
           PPh Pasal 21                                                                     801.927                           -
           Jumlah                                                                           801.927                   5.086.541

      c.   Pajak Kini

           Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum pajak penghasilan seperti yang disajikan dalam laporan laba rugi dan taksiran
           penghasilan kena pajak (rugi pajak):

                                                                              30 September 2025            31 Desember 2024

           Laba (rugi) sebelum beban pajak penghasilan                                (561.992.659)              (2.109.329.281)
           Beda tetap:
             Penghasilan telah dikenakan PPh Final                                 (18.406.605.856)             (14.195.032.272)
             Beban sehubungan dengan penghasilan yang telah dikenakan
                PPh Final                                                            18.043.478.215              16.281.967.112
             Lainnya                                                                    925.120.300                  22.394.441
           Jumlah Koreksi Pajak                                                         561.992.659               2.109.329.281

           Penghasilan Kena Pajak                                                                  -                           -
           Beban Pajak                                                                             -                           -



                                                              28
Page 33
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
 Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

11.   PERPAJAKAN (lanjutan)

           Perusahaan melaporkan pajak berdasarkan self-assessment. Untuk Periode yang berakhir pada tanggal
           30 September 2025 dan 2024 terdapat perbedaan perhitungan kewajiban pajak penghasilan badan antara SPT yang
           telah dilaporkan dengan perhitungan kewajiban perpajakan di atas. Perusahaan akan melakukan pembetulan atas
           SPT yang telah dilaporkan.

           Laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan.

           Direktorat Jenderal Pajak Indonesia dapat melakukan pemeriksaan dan menetapkan besarnya kewajiban pajak dalam
           batas waktu lima tahun berdasarkan UU No. 28/2007, dimana hasilnya dapat berbeda dengan perhitungan kewajiban
           perpajakan di atas.

      d.   Beban Pajak

                                                                               30 September 2025           31 Desember 2024

           Pajak final                                                                  1.079.561.779               280.810.666
           Pajak lainnya                                                                            -               368.030.708
           Jumlah                                                                       1.079.561.779               648.841.374

12.   UTANG USAHA

      Rincian utang usaha adalah sebagai berikut:

                                                                               30 September 2025           31 Desember 2024

      Pihak ketiga
        PT Mitra Alkhanka Bakti Tama                                                     524.135.818                355.453.048
        PT Ikatama Reka Konstruksi                                                       104.560.000                104.560.000
        Patuh Ansori Rahman & Rekan                                                       82.804.000                 82.804.000
        Notaris                                                                                    -                 93.063.750
        PT Berwin Karya Kontruksi                                                                  -                 58.207.036
        PT Kharisa Griya Utama                                                                     -                 15.854.442
        Lain-lain (masing-masing di bawah Rp50 Juta)                                     235.117.140                224.213.412
      Jumlah                                                                             946.616.958                934.155.688

      Rincian umur utang usaha adalah sebagai berikut:

                                                                               30 September 2025           31 Desember 2024

      Belum jatuh tempo                                                                  314.481.491                248.817.134
      Telah jatuh tempo:
        Kurang dari 30 hari                                                               73.379.015                106.635.914
        31 hari – 60 hari                                                                136.275.313                 57.870.265
        61 hari – 90 hari                                                                 92.945.850                          -
        Lebih dari 90 hari                                                               329.535.289                520.832.375
      Jumlah                                                                             946.616.958                934.155.688

      Atas utang usaha tersebut, tidak terdapat pemberian jaminan atas utang usaha yang diterima oleh Perusahaan.




                                                               29
Page 34
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13.   UTANG BANK JANGKA PENDEK

      Rincian utang bank jangka pendek adalah sebagai berikut:

                                                                             30 September 2025           31 Desember 2024


      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.                                       12.650.000.000              12.650.000.000
      Jumlah                                                                        12.650.000.000              12.650.000.000

      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk

      Pada tanggal 9 Juli 2025, Perusahaan telah memperoleh Persetujuan Perpanjangan Fasilitas Kredit Dengan Nomor Surat
      CMB1/9/200/R yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan pada Surat No. 021/BKM/PK-KMK/2019 dan
      No.023/BKM/PK-KMK/2019 tanggal 15 Juli 2019 dengan perubahan sebagai berikut :

      Limit                    :   Rp2.000.000.000,-
      Jenis Kredit             :   KMK R/C Terbatas (Review)
      Tujuan                   :   Untuk tambahan modal kerja usaha Developer.
      Jangka Waktu             :   12 (dua belas) bulan sejak tanggal 15 Juli 2025 sampai dengan 14 Juli 2026
      Suku Bunga               :   12,00% per tahun, direview setiap saat sesuai tarif suku bunga yang berlaku di BNI
      Provisi                  :   0,25% p.a

      Limit                    :   Maksimum menjadi Rp10.650.000.000,-
      Jenis Kredit             :   KMK R/C Terbatas Tanpa Cek/BG (Review)
      Tujuan                   :   Kredit Modal Kerja dengan tujuan untuk tambahan modal usaha developer.
      Jangka Waktu             :   12 (dua belas) bulan 15 Juli 2025 sampai dengan 14 Juli 2026
      Suku Bunga               :   12,00% direview setiap saat sesuai tarif suku bunga yang berlaku di BNI
      Provisi                  :   0,25% p.a

      Sehingga Jaminan atas pinjaman bank kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk adalah sebagai berikut:

      1.   Tiga bidang tanah berikut Bangunan Ruko, Marketing Gallery dan Food Hall di atasnya yang terletak di Kelurahan
           Cimanggu II, Kec. Cibungbulang, Kab. Bogor, Jawa Barat. Dengan bukti kepemilikan:

           -    SHGB No. 8 / Cimanggu II tanggal 14 September 2016 jatuh tempo Hak s.d 13 September 2046 atas nama
                Perusahaan sesuai dengan Surat Ukur No.252/Cimanggu II/2016 tanggal 13 Mei 2016. Akan diikat Hak
                Tanggung I sebesar Rp12.000.000.000.
           -    SHGB No. 161 / Cimanggu II tanggal 17 Januari 2017 jatuh tempo Hak s.d 29 November 2046 atas nama
                Perusahaan sesuai dengan Surat Ukur No.267/Cimanggu II/2016 tanggal 10 November 2016. Akan diikat Hak
                Tanggung I sebesar Rp2.000.000.000.
           -    SHGB No. 360 / Cimanggu II tanggal 24 Januari 2019 jatuh tempo Hak s.d 13 September 2046 atas nama
                Perusahaan sesuai dengan Surat Ukur No. 711/Cimanggu II/2019 tanggal 16 Januari 2019. Akan diikat Hak
                Tanggung I sebesar Rp8.500.000.000.
                - IMB No. 644/003.1.1/00471/DPMPTSP/2018 tanggal 19 September 2018 PT Trimitra Prawara Goldland.
                - IMB No. 648/003.1.1/00691/DPMPTSP/2018 tanggal 18 Oktober 2017 PT Trimitra Prawara Goldland.

      2.   Sebidang tanah yang terletak di Kelurahan Cibatok I, Kec. Cibungbulang Kab. Bogor, Provinsi Jawa Barat dengan
           bukti kepemilikan berupa:

           -    SHGB No. 441 / Cibatok I tanggal 13 Oktober 2017 jatuh tempo Hak s.d 17 September 2047 atas nama
                Perusahaan sesuai dengan Surat Ukur No.171/Cibatok I/2017 tanggal 22 September 2017 akan diikat Hak
                Tanggung I sebesar Rp500.000.000.

      3.   Persediaan barang berupa Rumah Tinggal Ready, Persediaan barang berupa Rumah dalam Proses Pembangunan
           dan Persediaan barang berupa Material Bahan Bangunan yang berlokasi di Perumahan CITOH, Jalan Raya
           Cibungbulang Bogor akan diikat fidusia notarial sebesar Rp1.000.618.455.


                                                              30
Page 35
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
 Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13.   UTANG BANK JANGKA PENDEK (lanjutan)

      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (lanjutan)

      Affirmative Covenants

      1.   Menyalurkan transaksi keuangan Perusahaan melalui BNI minimal 80% (delapan puluh persen) dari omzet penjualan
           Perusahaan. Apabila dalam waktu 6 (enam) bulan sejak tanggal penandatanganan Perjanjian Kredit tidak terpenuhi,
           maka suku bunga pinjaman dinaikkan sebesar 0,50% (nol koma lima puluh persen) per annum dari suku bunga
           efektif saat itu.
      2.   Minta persetujuan/melaporkan setiap perubahan Anggaran Dasar Perseroan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi
           Manusia Republik Indonesia serta tidak oleh dinyatakan dalam Akta Notaris setelah melewati waktu 30 (tiga puluh)
           hari, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Perseroan Terbatas.
      3.   Penerima Kredit diharuskan memelihara dan menjaga rasio keuangan dibawah ini:
           a. Current Ratio minimal 1 kali
                 Current Ratio adalah perbandingan antara Aset Lancar dan Hutang Lancar pada Laporan Keuangan Home
                 Statement / Audited Perusahaan.
           b. Debt to Equity Ratio maksimal 2,5 kali
                 Debt to Equity Ratio adalah perbandingan antara Total Hutang terhadap Total Ekuitas pada Laporan Keuangan
                 Home Statement / Audited Perusahaan.
           c. Debt Service Coverage minimal 100%
                 Debt Service Coverage adalah perbandingan antar EBITDA dengan kewajiban angsuran jatuh tempo dan bunga
                 pada Laporan Keuangan Home Statement / Audited Perusahaan.
      4.   Melaksanakan dan menyampaikan secara rutin & tepat waktu kepada BNI data/laporan sebagai berikut:
           a. Laporan keuangan audited oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) yang terdaftar sebagai rekanan BNI selambat-
                 lambatnya dalam waktu 6 (enam) bulan setelah tanggal penutupan tahun buku dengan ketentuan:
                 a.1. Apabila penyampaian laporan keuangan audited tersebut melebihi jangka waktu yang ditetapkan maka
                        atas keterlambatan ini akan dikenakan penalty sebesar 0,25% (nol koma dua puluh lima persen) per
                        annum dihitung dari maksimum kredit dan dipungut secara proporsional atas jumlah hari kalender
                        keterlambatan, serta penurunan kolektibilitas pinjaman setinggi-tingginya pada kolektibilitas 3 (kurang
                        lancar).
                 a.2. Penggunaan KAP yang sama (termasuk partnernya) hanya diperkenankan dalam kurun waktu 3 (tiga)
                        tahun secara berturut-turut, kecuali KAP tersebut termasuk dalam daftar di Otoritas Jas Keuangan (OJK)
                        atau 10 (sepuluh) besar di Departemen Keuangan untuk paling lama 6 (enam) tahun buku secara
                        berturut-turut.
           b. Laporan keuangan (Home Statement) per triwulan berikut penjelasnnya yang telah ditandatangani oleh Direksi
                 Perusahaan dan sudah diterima Bank paling lambat 3 (tiga) bulan setelah berakhirnya periode laporan
                 keuangan.
           c. Laporan aktivitas usah per triwulan mencakup penjualan (volume dan nilai), pembelian (volume dan nilai),
                 piutang usaha (daftar piutang dilengkapi dengan aging piutang), persediaan dan hutang usaha untuk
                 disampaikan kepada BNI paling lambat 1 (satu) bulan setelah berakhirnya periode laporan.
           d. Bukti pelunasan PBB Tahunan untuk barang jaminan berupa tanah/bangunan selam masih menjadi jaminan ke
                 BNI.
           e. Copy SPT/Tahunan PPh berikut Laporan Keuangannya, yang tidak perlu disahkan oleh Kantor Pelayanan Pajak
                 Setempat, setiap tahun.
           f. Copy rekening koran bank lain setiap bulan, paling lambat 1 (satu) bulan setelah berakhirnya periode pelaporan.
      5.   Melaksanakan penilaian kembali aset yang menjadi jaminan di bank BNI oleh Perusahaan Penilai yang terdaftar di
           BNI minimal setiap 2 (dua) tahun sekali dan penggunaan Perusahaan Penilai yang sama hanya diperkenankan 3
           (tiga) kali berturut-turut, setelah itu Penerima Kredit harus menggunakan Perusahaan Penilai yang lain yang terdaftar
           sebagai rekanan BNI.
      6.   Mempergunakan produk-produk jasa perbankan BNI, antara lain seperti produk simpanan, payroll gaji karyawan,
           RTGS, kliring, pembayaran listrik/telepon, kartu kredit, internet banking, dan lain-lain.

                                                              31
Page 36
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
 Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13.   UTANG BANK JANGKA PENDEK (lanjutan)

      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (lanjutan)

      Affirmative Covenants (lanjutan)

      7.    Memberitahukan kepada BNI secara tertulis selambat-lambatnya dalam kurun waktu 14 (empat belas) hari kalender
            bilamana terjadi:
            a. Kerusakan, kerugian atau kemusnahan atas harata kekayaan Perusahaan serta barang agunan BNI.
            b. Kerugian atau kerusakan atas harta kekayaan.
            c. Proses perkara baik perdata maupun pidana yang menyangkut Perusahaan maupun harta kekayaan
                 Perusahaan.
            d. Proses perkara antara pengurus perusahaan dengan pemegang saham, pemegang saham dengan pemegang
                 saham, pemegang saham dengan pemegang saham atau pengurus dengan pengurus.
            e. Pelanggaran Anggaran Dasar Perusahaan oleh pengurus Perusahaan.
            f. Perubahan material atas keadaan keuangan dan prospek usaha Perusahaan.
      8.    Memberikan izin kepada BNI atau petugas yang diberi kuasa oleh bank setiap saat untuk:
            a. Mengadakan kunjungan setempat ke lokasi usaha dalam rangka pemantauan perkembangan aktivitas
                 Peruahaan.
            b. Melakukan pemeriksaan atau verifikasi terhadap pencatatan keuangan/administrasi Perseroan dan dokumen-
                 dokumen kontrak kepada pihak pemberi pekerjaan serta memeriksa barang jaminan.
            c. Seluruh biaya (yang wajar) yang timbul sehubungan dengan pemeriksaan atau verifikasi tersebut menjadi beban
                 penerima kredit.

      9.    Memberikan hak dan kuasa kepada BNI untuk:
            a. Melakukan pendebetan rekening simpanan penerima kredit di BNI, apabila terjadi tunggakan kewajiban bunga
               dan/atau hutang pokok pinjaman untuk sumber pelunasannya.
            b. Meminta langsung kepada Akuntan Publik yang ditunjuk oleh penerima kredit untuk memperoleh Management
               Letter dari tahun audit yang bersangkutan (jika ada) apabila Akuntan Publik memberikan opini selain unqualified
               opinion.
            c. Mendiskusikan permasalahan keuangan Perusahan penerima kredit secara terpisah atau bersama-sama
               dengan Akuntan Publik rekanan BNI yang ditunjuk oleh penerima kredit jika Akuntan Publik memberikan opini
               selain unqualified opinion.
            d. Menempatkan karyawan dan/atau kuasanya (baik staf maupun pihak ketiga yang ditunjuk BNI) dalam jajaran
               manajemen Perusahaan untuk ikut mengawasi pengelolaan Perusahaan.

      10.   Mencadangkan/menyediakan dana berkenaan dengan pemberian fasilitas kredit ini termasuk tetapi tidak terbatas
            pada:
            a. Biaya bunga, propisi, premi asuransi, biaya notaris dan lain-lain maupun biaya-biaya yang berkenaan dengan
                pengikatan agunan,
            b. Perkiraan kewajiban bunga untuk 1 (satu) bulan ke depan. Pembayaran/pembebanan kewajiban bank dilakukan
                setiap bulan pada tanggal 25 bulan yang bersangkutan. Apabila tanggal tersebut adalah hari libur, maka dana
                untuk pembayaran kewajiban bank harus telah tersedia paling lambat pada satu hari kerja sebelumnya.

      11.   Atas fasilitas kredit yang belum ditarik (undrawn balance) dapat dibatalkan sewaktu-waktu tanpa syarat dari BNI
            (unconditionally cancelled any time).
      12.   Atas fasilitas kredit yang belum ditarik (undrawn balance) dapat dibatalkan sewaktu-waktu apabila kualitas kredit
            menurun menjadi kurang lancar, diragukan atau macet.
      13.   Atas fasilitas kredit yang belum ditarik (undrawn balance) dapat dibatalkan sewaktu-waktu apabila hal tersebut akan
            berakibat pelanggaran terhadap ketentuan/peraturan perundang-undangan yang berlaku termasuk pada ketentuan
            tentang Batas Maksimum Pemberian Kredit (BPMK).
      14.   Memberikan pemberitahuan tertulis terlebih dahulu kepada bank apabila mengubah susunan direksi dan komisaris
            Perusahaan penerima kredit dengan menyerahkan hasil keputusan RUPS berikut persetujuan dari instansi yang
            berwenang terkait perubahan tersebut.
                                                              32
Page 37
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
 Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13.   UTANG BANK JANGKA PENDEK (lanjutan)
      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (lanjutan)

      Permohonan Persetujuan Perubahan Pemegang Saham dan Perubahan Syarat Lainnya

      Sehubungan dengan pelaksanaan rencana IPO dan dengan mengingat status Perusahaan setelah pelaksanaan rencana
      IPO sebagai Perusahaan Terbuka, maka Perseroan mengajukan permohonan persetujuan dan/atau mengesampingkan
      ketentuan atas hal-hal sebagai berikut:
      1. Mengubah status hukum Perusahaan menjadi Perusahaan Terbuka dan mengubah anggaran dasar untuk
           menyesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pasar modal,
           memindahtangankan resipis atau saham Perusahaan baik antara pemegang saham maupun kepada pihak lain.
      2. Membagikan dividen atau keuntungan usaha (laba) dalam bentuk apapun juga kepada pemegang saham.
      3. Mengubah susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perusahaan.

      Atas permohonan tersebut, Perseroan telah mendapatkan persetujuan tertulis dari PT Bank Negara Indonesia (Persero)
      Tbk. Sentra Kredit Menengah Bekasi berdasarkan Surat Persetujuan Waiver IPO PT Trimitra Prawara Goldland
      No. BKM/1/1189 tanggal 2 Juli 2020 yang menyetujui Perseroan untuk:
      1. Terkait pembagian dividen atau keuntungan usaha (laba), apabila Perseroan membagikan dividen dan tidak
           melanggar Financial Covenant, maka cukup pemberitahuan tertulis kepada Bank.
      2. Melakukan aksi korporasi terkait Penawaran Saham Perdana (IPO) dengan mengadakan perubahan nama, bentuk
           atau status hukum dengan melakukan perubahan Anggaran Dasar untuk disesuaikan dengan peraturan perundang-
           undangan di Pasar Modal.
      3    Terkait dengan memindahtangankan saham perusahaan, Perseroan hanya diwajibkan untuk meminta persetujuan
           tertulis kepada Bank apabila terdapat perubahan komposisi ultimate shareholder.
      4. Mengubah susunan Direksi dan Komisaris Perusahaan dengan menyerahkan hasil keputusan RUPS berikut
           persetujuan dari instansi yang berwenang.

      Berdasarkan Surat Persetujuan Penggunaan Dana IPO Perseroan No. BKM/1/1901 tertanggal 23 September 2020 dari
      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Sentra Kredit Menengah Bekasi, Perseroan wajib memberitahukan kepada Bank
      atas penggunaan dana hasil IPO.

14.   UTANG LAIN-LAIN PIHAK KETIGA

      Utang lain-lain pihak ketiga terdiri dari:

                                                                         30 September 2025         31 Desember 2024

      Pihak ketiga
       Titipan SBUM                                                                44.000.000                44.000.000
        Titipan BPHTB                                                             334.800.000                77.622.221
       Biaya yang masih harus dibayar lain-lain                                    21.614.968                         -
      Jumlah                                                                      400.414.968               121.622.221

      Utang lain-lain BPHTB dan PBB timbul sehubungan dengan adanya transaksi penjualan rumah dari Perusahaan
      ke konsumen dimana konsumen tersebut telah menitipkan uang pembayaran BPTHB dan PBB kepada Perusahaan dan
      akan dibayarkan oleh Perusahaan ke Dispenda setelah persetujuan perolehan KPR selesai. Lain-lain Merupakan biaya
      yang masih harus dibayar oleh perusahaan antara lain biaya listrik, air, telepon dan BPJS.

15.   PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA

      Pendapatan diterima dimuka terdiri dari:

                                                                         30 September 2025         31 Desember 2024

      Sewa                                                                         317.787.516               297.933.337
      Uang muka penjualan rumah                                                  1.104.105.724             1.851.557.890
      Jumlah                                                                     1.421.893.240             2.149.491.227



                                                           33
Page 38
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
 Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

15.   PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA (lanjutan)

      Rincian mutasi uang muka penjualan rumah pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai
      berikut:

                                                                              30 September 2025        31 Desember 2024

      Saldo awal                                                                     1.851.557.890             3.141.403.180
      Penambahan                                                                    17.325.007.861            12.490.992.549
      Pengurangan:
      - Direklasifikasi ke penjualan                                               (18.072.460.027)         (13.780.837.839)
      Saldo akhir                                                                     1.104.105.724            1.851.557.890

16.   UTANG BANK JANGKA PANJANG

                                                                              30 September 2025        31 Desember 2024

      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.                                          8.242.800.000           13.288.800.000
      Jumlah                                                                          8.242.800.000           13.288.800.000
      Dikurangi: bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                                                                  -
      Bagian jangka panjang                                                           8.242.800.000           13.288.800.000

      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

      Perusahaan memperoleh fasilitas kredit yang disetujui oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. sebagaimana
      termuat dalam Surat Persetujuan Pemberian Kredit SP2K Nomor 14/S/CBC.BKS-RM2/II/2021 tanggal 15 Februari 2022
      dan Surat nomor: 878/S/CBC.BKS/RM2/III/2021 tanggal 24 Maret 2022 mengenai perubahan klausula pada SP2K atas
      nama PT Trimitra Prawara Goldland, Tbk. Dengan Akta No.16 tanggal 7 April 2022 yang dibuat dihadapan Masdiana
      SH.,MKn Notaris di Kota Depok dengan ketentuan dan syarat sebagai berikut:

      Plafond Pembiayaan          :    Rp24.400.000.000,-
      Jenis Pembiayaan            :    Kontruksi BTN - Non Revolving
      Tujuan                           Pembiayaan Kredit konstruksi pembangunan rumah komersial sebanyak 127 unit Proyek
                                       Perumahan “Bumi Abhirama Residence” beserta sarana dan prasarananya yang berlokasi di
                                  :    Kp Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat.
      Jangka Waktu                :    36 Bulan (3 Tahun)
      Biaya Provisi               :    0,75% secara eenmalig dari Plafon Kredit
      Biaya Administrasi          :    0,25% secara eenmalig dari Plafon Kredit

      Perusahaan memperoleh persetujuan perpanjangan Jangka Waktu Kredit dengan Nomor 21/S/CBC.BKS/RM2/III/2025
      tanggal 25 Maret 2025, dangan akta Nomor 363 tanggal 20 Juni 2025, mengenai perubahan fasilitas kredit menjadi sebagai
      berikut :

      Plafond Pembiayaan          :    Rp22.215.000.000,-
      Jenis Pembiayaan            :    Kontruksi BTN - Non Revolving
      Tujuan                           Pembiayaan Kredit konstruksi pembangunan rumah komersial sebanyak 118 unit Proyek
                                       Perumahan “Bumi Abhirama Residence” beserta sarana dan prasarananya yang berlokasi di
                                  :    Kp Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat.
      Jangka Waktu                :    36 Bulan (3 Tahun)
      Biaya Provisi               :    1% secara eenmalig dari Plafon Kredit




                                                                34
Page 39
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
 Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16.   UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan)

      Jaminan atas pinjaman bank kepada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. adalah sebagai berikut:

      a.   Agunan pokok berupa tanah dan bangunan yang ada dan akan ada di atas Proyek Perumahan Bumi Abhirama
           Residence dengan rincian sebagai berikut:

           Sertifikat Hak Guna Bangunan sejumlah 118 unit yang terletak di Propinsi Jawa Barat, Kota Depok, Kecamatan
           Sawangan, Kelurahan Pasir Putih.

      b.   Jaminan lain:
            1. Personal Guarantee dari keseluruhan pengurus dan pemegang saham Perusahaan.
            2. Standing Intruction (SI) melalui PT Bank Tabungan Negara Tbk.
            3. Cessie atau piutang yang berkaitan dengan penjualan rumah perumahan Bumi Abhirama Residence.

      Perusahaan memperoleh fasilitas kredit yang disetujui oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. sebagaimana
      termuat dalam Surat Persetujuan Pemberian Kredit SP2K Nomor 111/S/CBC.BKS-RM2/VIII/2022 tanggal 19 Agustus 2022
      Dengan Akta No.102 tanggal 20 September 2022 yang dibuat dihadapan Shelvy Handayani SH.,MKn Notaris di Kabupaten
      Bogor. Perusahaan memperoleh persetujuan perpanjangan Jangka Waktu Kredit dengan Nomor
      144/S/CBC.BKS/RM2/IX/2025 tanggal 23 September 2025, dangan akta Nomor 03 tanggal 8 Oktober 2025, mengenai
      perubahan fasilitas kredit menjadi sebagai berikut :

      Plafond Pembiayaan       :   Rp19.200.000.000 yang terdiri dari:
                               :   Rp15.200.000.000 (Kredit Modal Kerja Konstruksi)
                               :   Rp4.000.000.000 (Kredit Pemilikan Lahan)
      Jenis Pembiayaan         :   Kredit Modal Kerja dan Kredit Pemilikan Lahan
      Tujuan                       Pembiayaan Pemilikan Lahan seluas 36.416 M2 dan Pembangunan Proyek Perumahan
                                   “Cibungbulang Town Hills” sebanyak 279 unit yang terletak di Desa Cibatok I dan Cibatok II,
                               :   Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.
      Jangka Waktu             :   36 Bulan (3 Tahun)
      Biaya Provisi            :   0,5% secara eenmalig dari Plafon Kredit
      Biaya Administrasi       :   0,5% secara eenmalig dari Plafon Kredit

      Jaminan atas pinjaman bank kepada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. adalah sebagai berikut:

      a.   Agunan pokok dengan rincian sebagai berikut:

            No.                                            Agunan                                                Luas (m2)

             1.                         SHGB No 330/Cibatok II atas nama Perusahaan                                     5.264
             2.                         SHGB No. 331/Cibatok II atas nama Perusahaan                                   10.456
             3.                         SHGB No. 332/Cibatok II atas nama Perusahaan                                   10.214
             4.                         SHGB No. 333/Cibatok II atas nama Perusahaan                                    4.543
             5.                         SHGB No. 603/Cibatok I atas nama Perusahaan                                     5.939

      Jaminan atas pinjaman bank kepada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. adalah sebagai berikut: (lanjutan)

      b.   Jaminan lain:
            1. Personal Guarantee dari keseluruhan pengurus dan pemegang saham Perusahaan.
            2. Standing Intruction (SI) melalui PT Bank Tabungan Negara Tbk.
            3. Cessie atau piutang yang berkaitan dengan penjualan rumah perumahan Cibung Bulang Townhills




                                                             35
Page 40
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
 Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16.   UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan)

      Negative Covenants

      Nasabah bersedia menerima pembatasan dan/atau tidak akan melakukan (negative covenant) tanpa persetujuan dari
      Bank, antara lain:
      a. Memperoleh fasilitas kredit dari pihak lain sehubungan dengan proyek yang dibiayai berdasarkan perjanjian kredit ini,
           terkecuali pinjaman dari pemegang saham dan transaksi dagang yang lazim.
      b. Mengikat diri sebagai penjamin hutang.
      c. Mengubah Anggaran Dasarnya (atau susunan anggota direksinya atau dewan komisarisnya).
      d. Menjalankan penggabungan atau peleburan.
      e. Melunasi hutang kepada Pemegang Saham.
       f. Melakukan pengambilalihan.
      g. Membubarkan diri atau mengajukan pailit atau penundaan kewajiban pembayaran hutang.
      h. Melakukan perubahan terhadap site plan dari proyek yang di biayai oleh Bank berdasarkan ketentuan perjanjian
           kredit ini.
       i. Menyewakan Perusahaan kepada pihak ketiga.
       j. Mengalihkan sebagian atau seluruh asetnya dalam bentuk apapun atau dengan cara apapun, kecuali pengecualian
           aset yang dilakukan oleh debitur sebagai bagian dari transaksi dagang yang lazim dilakukan oleh debitur dalam
           rangka menyelesaikan kewajiban-kewajibannya berdasarkan perjanjian kredit ini.

      Syarat dan Ketentuan Teknis Lainnya

      a.   Apabila terjadi perubahan site plan tipe rumah serta spesifikasi teknis bangunan oleh PT Trimitra Prawara Goldland,
           Tbk maupun instansi setempat harus dengan persetujuan Bank BTN Commercial Banking Centre (CBC) Bekasi
           sebelum dilanjutkan ke instansi terkait.
      b.   Memberikan kuasa kepada Bank BTN untuk melakukan pendebetan Giro atas nama PT Trimitra Prawara Goldland,
           Tbk untuk keperluan biaya-biaya realisasi dan kewajiban terkait dengan kredit konstruksi BTN yang diterima,
           termasuk pembayaran pokok, bunga dan denda jika ada.
      c.   Bersedia dan sanggup untuk menanggung biaya-biaya yang muncul dari selisih/kekurangan biaya (cost over run)
           selama pembangunan, jika ternyata melebihi RAB yang dibiayai Bank.
      d.   Apabila terdapat pembayaran deviden kepada pemegang saham, maka hasil pembayaran deviden tersebut untuk
           dilaporkan kepada Bank BTN.
      e.   Menjaga DER selalu berada dibawah batas maksimal ketentuan Bank, yakni 500% (lima ratus persen).

17.   UTANG PIHAK BERELASI

      Periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 Perseroan tidak memiliki kewajiban
      kepada pihak berelasi.

18.   LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA

      Perusahaan memberikan imbalan pasca kerja yang belum didanai untuk karyawan sesuai dengan Undang-Undang Cipta
      Kerja No.11/2020.

      Perusahaan memberikan imbalan kerja berupa uang penghargaan dalam hal karyawan mengundurkan diri, meninggal,
      sakit/cacat, ataupun mencapai usia pensiun dini/normal yang besarnya tergantung dari masa kerja masing-masing
      karyawan, sesuai yang tercantum dalam Kesepakatan Kerja Bersama antara Perusahaan dan Serikat Pekerja
      Perusahaan.

      Metode yang digunakan dalam perhitungan liabilitas imbalan kerja adalah metode Projected Unit Credit. Perhitungan
      liabilitas imbalan kerja 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023 dilakukan oleh konsultan independen
      KKA Bambang Sudradjad dengan laporan nomor 743/TEK-BS/II/2025 tanggal 25 Februari 2025 dan 763/TEK-BS/I/2024
      tanggal 18 Januari 2024.


                                                             36
Page 41
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
 Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

18.   LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan)

      Tidak ada pendanaan yang dilakukan sehubungan dengan program manfaat karyawan tersebut. Jumlah karyawan
      yang berhak memperoleh imbalan tersebut untuk Perusahaan sebanyak 6 dan 6, karyawan pada tanggal
      30 September 2025 dan 31 Desember 2024.

      Jumlah yang diakui dalam penghasilan sehubungan dengan imbalan kerja adalah sebagai berikut:

                                                                                30 September 2025             31 Desember 2024

      Beban jasa kini                                                                       28.447.350                    28.447.350
      Beban bunga                                                                           17.825.992                    17.825.992
      Biaya jasa lalu – vested                                                                       -                             -
      Jumlah                                                                                46.273.342                    46.273.342

      Perubahan liabilitas bersih tahun berjalan adalah sebagai berikut:

                                                                                30 September 2025             31 Desember 2024

      Saldo awal tahun                                                                                  -                268.060.031
      Jumlah yang dibebankan ke laba rugi                                                               -                 46.273.342
      Penghasilan komprehensif lain                                                                     -              (173.942.906)
      Saldo akhir tahun                                                                                 -                140.397.467

      Penilaian aktuaria telah dilakukan dengan menggunakan data dan asumsi berikut ini:

                                                                                30 September 2025             31 Desember 2024

      Metode perhitungan                                                        Projected Unit Credit         Projected Unit Credit
      Umur pensiun                                                                    55 Tahun                      55 Tahun
      Tingkat mortalita                                                              TMI – 2019                    TMI – 2019
      Tingkat diskonto – per tahun                                                     7,00%                         7,00%
      Tingkat kenaikan gaji                                                              5%                            5%
      Tingkat cacat                                                             10% dari TMI – 2019           10% dari TMI – 2019

      Analisa sensitivitas untuk asumsi tingkat bunga diskonto adalah sebagai berikut:

                                                      30 September 2025                             31 Desember 2024
                                             Kenaikan tingkat   Penurunan tingkat         Kenaikan tingkat    Penurunan tingkat
                                            bunga diskonto 1%   bunga diskonto 1%        bunga diskonto 1%   bunga diskonto 1%

      Nilai kini liabilitas imbalan kerja                   -                       -           155.192.481              127.301.117
      Beban jasa kini                                       -                       -            31.646.113               25.633.620
      Beban bunga                                           -                       -            49.472.105               43.459.612

      Durasi rata-rata liabilitas manfaat pasca kerja diakhir periode pelaporan berkisar antara 12,49 - 15,35 tahun.

      Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah tersebut di atas cukup untuk memenuhi ketentuan yang berlaku pada
      tanggal-tanggal pelaporan.


                                                                37
Page 42
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

19.   MODAL SAHAM

      Susunan Pemegang Saham Perusahaan per 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut :

                                                                                30 September 2025 dan 2024
                     Pemegang Saham                         Jumlah Saham          Nilai Nominal Saham (Rp)      Persentase (%)

      PT Trimitra Prawara                                        950.000.000                   38.000.000.000           76,000
      Indriati                                                    25.040.000                    1.001.600.000            2,003
      Yoyo Sugeng Triyogo                                         24.960.000                      998.400.000            1,997
      Masyarakat                                                 250.000.000                   10.000.000.000           20,000
      Jumlah                                                   1.250.000.000                   50.000.000.000          100,000

      Perusahaan telah menyelesaikan Penawaran Umum Perdana atas 250.000.000 saham kepada masyarakat dengan nilai
      nominal Rp40 per saham dan harga penawaran sebesar Rp100 per saham, serta mulai efektif berdasarkan surat
      keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. S-279/D.04/2020 tanggal 30 November 2020. Pencatatan penawaran umum
      saham tersebut dilakukan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 11 Desember 2020.

20.   TAMBAHAN MODAL DISETOR

      Rincian tambahan modal disetor per 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut :

      Harga saham                                             Rp 100    X      250.000.000 saham      =      Rp25.000.000.000
      Nilai nominal saham                                     Rp 40     X      250.000.000 saham      =     Rp(10.000.000.000)
      Agio saham                                                                                             Rp15.000.000.000
      Dikurangi : Biaya emisi saham                                                                          Rp(2.772.500.000)
      Jumlah tambahan modal disetor                                                                          Rp12.227.500.000

      Perusahaan telah menyelesaikan Penawaran Umum Perdana atas 250.000.000 saham kepada masyarakat dengan nilai
      nominal Rp40 per saham dan harga penawaran sebesar Rp100 per saham, serta mulai efektif berdasarkan surat
      keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. S-279/D.04/2020 tanggal 30 Nopember 2020. Pencatatan penawaran umum
      saham tersebut dilakukan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 11 Desember 2020.

21.   SALDO LABA

      a.   Mutasi akun saldo laba belum ditentukan penggunaannya dalah sebagai berikut:

                                                                                 30 September 2025          31 Desember 2024

           Saldo awal                                                                     15.182.520.312        17.291.849.593
           Laba (rugi) periode berjalan                                                    (561.992.659)        (2.109.329.281)
           Dividen kas                                                                                 -                      -
           Pembentukan cadangan umum                                                                   -                      -
           Saldo akhir                                                                    14.620.527.653        15.182.520.312

      b.   Mutasi akun saldo laba telah ditentukan penggunaannya dalah sebagai berikut:

                                                                                 30 September 2025          31 Desember 2024

           Saldo awal                                                                       500.000.000            400.000.000
           Pembentukan cadangan umum                                                                  -            100.000.000
           Saldo akhir                                                                      500.000.000            500.000.000

                                                              38
Page 43
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
 Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

21.   SALDO LABA (lanjutan)

      Berdasarkan Akta No. 109 tanggal 25 Juni 2025 yang dibuat di hadapan Elizabet Karina Leonita, S.H., M.Kn. Notaris di
      Jakarta, dan telah dicatat pada Kementerian Hukum Republik Indonesia Direktorat Jendral Administrasi Hukum Umum
      No.AHU-AH.01.09-0315411 tanggal 23 Juli 2025 menyatakan keputusan-keputusan yang telah disetujui oleh para
      pemegang saham Perusahaan di antaranya adalah sebagai berikut:

      1.   Menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan Perusahaan yang meliputi Laporan Keuangan Perusahaan untuk
           tahun buku 2024.

      2.   Menetapkan rugi bersih Perusahaan untuk tahun buku 31 Desember 2024 Rp-2.109.329.281 sehingga tidak ada
           dividen yang dibagikan kepada para pemegang saham.

      3.   Mendelegasikan wewenang penunjukan Akuntan Publik yang akan mengaudit Laporan Keuangan Perseroan untuk
           tahun buku 31 Desember 2025 kepada Dewan Komisaris Perseroan dalam rangka memenuhi ketentuan yang berlaku
           dan memperoleh Akuntan Publik yang sesuai, dengan ketentuan kriteria Akuntan Publik yang ditunjuk adalah
           Akuntan Publik yang memiliki pengalaman audit di bidang kegiatan usaha Perseroan, memiliki sumber daya dan
           memiliki independensi.
      4.   Menyetujui memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan honorarium dan persyaratan lainnya
           yang wajar bagi Akuntan Publik tersebut.

      5.   Menyetujui memberhentikan dengan hormat seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris yang masih
           menjabat, terhitung sejak ditutupnya Rapat, memberikan pembebasan, pemberesan dan pelepasan tanggung jawab
           (acquit et de charge) kepada seluruh Direksi dan anggota Dewan Komisaris yang telah diberhentikan dengan
           hormat, atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dilakukan, sepanjang tindakan mereka tercermin
           dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Tahunan Perseroan selama dalam masa jabatannya masing-
           masing.

      6.   Menetapkan susunan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris untuk masa jabatan 5 (lima) tahun yaitu 27 Juni
           2029, dengan rincian sebagai berikut:
           Dewan Komisaris
           - Komisaris Utama             : Tn. Yoyo Sugeng Triyogo
           - Komisaris Independen        : Ny. Nadia Hasna Humaira

           Dewan Direksi
           - Direktur Utama               :     Ny. Indriati
           - Direktur                     :     Tn. Rachmat Yaktihadi
           - Direktur                     :     Tn Edo Noviardi

      7.   Memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan dan atau pihak lain yang ditunjuk, baik bersama-sama maupun sendiri-
           sendiri dengan hak substitusi, untuk menyatakan keputusan mata acara rapat kelima, dalam suatu akta tersendiri di
           hadapan Notaris, termasuk memberitahukan kepada instansi berwenang dan mendaftarkan serta melakukan tindakan
           yang diperlukan sehubungan dengan pengangkatan kembali seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris
           Perseroan tersebut.

22.   PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAINNYA

      Akun ini terdiri dari keuntungan (kerugian) aktuaria yang merupakan hasil dari perubahan asumsi aktuaria dan
      penyesuaian yang timbul dari perhitungan aktuaria di laporan keuangan Perusahaan.

      Mutasi akun ini adalah sebagai berikut:

                                                                           30 September 2025          31 Desember 2024

      Saldo awal                                                                      70.959.540                 70.959.540
      Keuntungan (kerugian) aktuarial                                                173.942.906                173.942.906
      Saldo akhir                                                                    244.902.446                244.902.446

                                                               39
Page 44
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

23.   PENDAPATAN USAHA

      Rincian pendapatan adalah sebagai berikut:

                                                                          30 September 2025          30 September 2024

      Penjualan rumah tinggal                                                     18.072.460.027            16.475.653.152
      Sewa                                                                           334.145.829               279.866.663
      Jumlah                                                                      18.406.605.856            16.755.519.815

      Seluruh pendapatan perusahaan diperoleh dari pihak ketiga.

      Tidak terdapat penjualan kepada satu pelanggan yang memiliki presentase melebihi 10% dari total nilai Penjualan untuk
      Periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 dan 2024.

24.   BEBAN POKOK PENJUALAN

      Rincian beban pokok penjualan adalah sebagai berikut:

                                                                           30 September 2025         30 September 2024

      Beban pokok atas penjualan rumah tinggal                                    11.466.221.445            10.210.014.545
      Penyusutan properti investasi                                                   35.100.000                35.100.000
      Jumlah                                                                      11.501.321.445            10.245.114.545

      Tidak terdapat pembelian dan beban kepada pihak berelasi.

      Tidak terdapat pembelian dari satu pemasok yang nilainya melebihi 10% dari total beban pokok penjualan untuk Periode
      yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 dan 2024.

25.   BEBAN PENJUALAN

      Rincian beban penjualan adalah sebagai berikut:

                                                                           30 September 2025         30 September 2024

      Komisi                                                                         325.615.100               237.992.768
      Promosi Pemasaran                                                               74.115.078                38.816.700
      Iklan                                                                          149.254.028                33.184.627
      Jumlah                                                                         548.984.206               309.994.095

26.   BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

                                                                           30 September 2025         30 September 2024

      Gaji dan tunjangan                                                           1.501.395.588             2.655.194.908
      Beban Outsourching                                                           1.324.801.783                         -
      Jasa professional                                                              254.015.382               215.840.090
      Penyusutan                                                                     343.097.818               340.996.757
      Amortisasi                                                                      75.508.542               115.022.813
      Utilitas                                                                        46.137.929                35.576.330
      Retribusi, perizinan, dan legalitas                                             42.977.000                36.281.521
      Asuransi                                                                        12.494.871                14.107.004
      Pemeliharaan                                                                    48.546.039                20.471.886
      Perjalanan dinas                                                                29.642.003                38.461.286
      Perlengkapan dan peralatan kantor                                                4.304.815                15.081.764
      Pelatihan dan pendidikan                                                        32.866.537                         -
      Jumlah                                                                       3.715.788.307             3.487.034.359


                                                              40
Page 45
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

27.   PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN

      Rincian pendapatan dan beban lainnya adalah sebagai berikut:

                                                                            30 September 2025          30 September 2024

      Jasa giro                                                                          5.421.609               25.510.237
      Biaya administrasi                                                              (17.749.989)               (8.250.218)
      Rugi penjualan aset                                                                        -                         -
      Pendapatan (beban) lainnya                                                      166.769.859               388.387.829
      Jumlah                                                                          154.441.479               405.647.848


      Pendapatan (beban) lain-lain per 30 September 2025 dan 2024 merupakan Pendapatan atas pengelolaan iuran lingkungan
      diperumahan.

28.   BEBAN KEUANGAN

      Beban keuangan sebesar Rp2.277.384.257 dan Rp2.142.436.744 pada tanggal 30 September 2025 dan 2024 merupakan
      beban bunga atas pinjaman kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., dan PT Bank Tabungan Negara (Persero)
      Tbk.

29.   LABA (RUGI) PER SAHAM

      Laba (rugi) per saham dihitung dengan mambagi laba (rugi) tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik
      Perseroan dengan rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang ditempatkan penuh, yang beredar pada tahun
      bersangkutan, sebagai berikut:

                                            Laba yang dapat               Jumlah Rata-rata
                                          Diatribusikan kepada        Tertimbang Saham yang
                                           Pemilik Perseroan                 Beredar                 Nilai Laba per Saham

      31 Desember 2024                             (2.109.329.281)                1.250.000.000                       (1,69)
      30 September 2024                                 56.277.394                1.250.000.000                         0,05
      30 September 2025                              (561.992.659)                1.250.000.000                       (0,45)

      Perusahaan tidak memiliki efek yang bersifat dilutive pada 30 September 2025 dan 2024.

30.   SIFAT DAN TRANSAKSI HUBUNGAN BERELASI

      Sifat hubungan dan transaksi

      Sifat hubungan dengan pihak berelasi adalah hubungan berada di bawah pengendalian bersama melalui sebagian
      kepemilikan yang sama dan/atau memiliki sebagian direksi dan/atau komisaris yang sama dengan Perusahaan.

      Tidak terdapat transaksi dengan pihak berelasi baik yang langsung atau tidak langsung berhubungan dengan kegiatan
      usaha utama Perusahaan, yang didefinisikan sebagai transaksi benturan kepentingan.




                                                             41
Page 46
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
 Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

30.   SIFAT DAN TRANSAKSI HUBUNGAN BERELASI (lanjutan)

      a.   Sifat transaksi dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi

                   Pihak-pihak berelasi                        Sifat hubungan                              Sifat transaksi

           PT Trimitra Prawara                               Pemegang Saham                            Utang pihak berelasi
           Indriati                                          Pemegang Saham                            Utang pihak berelasi
           PT BPR Syariah Mitra Amanah                    Pengendalian yang sama                            Deposito

           Pada tanggal 30 September 2025 dan 2024 Perusahaan mengadakan transaksi signifikan dengan pihak berelasi
           rincian saldo dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:

                                                                 Persentase
                                                              terhadap jumlah                                       Persentase terhadap
                                  30 September 2025               liabilitas           31 Desember 2024               jumlah liabilitas

           Aset
           Deposito                                 -                            -            100.000.000                         0,09%
           Jumlah aset                102.862.007.431                                     106.944.468.902

           Liabilitas
           PT Trimitra Prawara                      -                            -                         -                              -
           Utang pihak berelasi                     -                            -                         -                              -
           Jumlah liabilitas           27.061.499.664                                         29.289.546.144

      b.   Kompensasi Manajemen Kunci

           Kompensasi yang dibayar atau terutang pada manajemen kunci atas jasa kepegawaian adalah sebagai berikut:

                                                                           30 September 2025
                                                                                       Pemegang Saham
                                                                                     yang juga bagian dari           Personil manajemen
                                          Dewan Direksi          Dewan Komisaris          manajemen                     kunci lainnya
                                    %a)           Rp            %a)         Rp          %a)           Rp             %a)        Rp

      Gaji dan imbalan kerja
        karyawan jangka pendek
        lainnya                      12,97      366.500.000       8,25   233.100.000          -                 -          -              -

                                                                            30 September 2024
                                                                                         Pemegang Saham
                                                                                        yang juga bagian dari        Personil manajemen
                                         Dewan Direksi          Dewan Komisaris              manajemen                    kunci lainnya
                                    % a)          Rp            %a)       Rp            % a)        Rp               % a)           Rp

      Gaji dan imbalan kerja
        karyawan jangka pendek
        lainnya                      11,33      292.500.000       5,23   135.000.000          -                 -          -              -

      % terhadap jumlah beban imbalan kerja
      Tidak terdapat transaksi dengan pihak berelasi yang dilakukan oleh manajemen kunci untuk periode yang berakhir pada
      tanggal 30 September 2025 dan 2024.

                                                                  42
Page 47
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

31.   TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

      Dalam aktivitas usahanya sehari-hari. Perusahaan dihadapkan pada berbagai risiko. Risiko utama yang dihadapi
      Perusahaan yang timbul adalah risiko kredit, risiko pasar (yaitu risiko harga) dan risiko likuiditas. Fungsi utama dari
      manajemen risiko Perusahaan adalah untuk mengidentifikasi seluruh risiko utama, mengukur risiko-risiko ini dan mengelola
      posisi risiko sesuai dengan kebijakan dan tata cara Perusahaan. Perusahaan secara rutin menelaah kebijakan dan sistem
      manajemen risiko untuk menyesuaikan dengan perubahan di pasar produk dan praktek pasar terbaik.

      a.   Risiko Suku Bunga

           Risiko suku bunga adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas kontraktual masa datang dari suatu instrumen
           keuangan akan terpengaruh akibat perubahan suku bunga pasar. Eksposur Perusahaan yang terpengaruh risiko
           suku bunga terutama terkait dengan utang bank.

           Untuk meminimalkan risiko suku bunga. Perusahaan mengelola beban bunga melalui kombinasi utang dengan suku
           bunga tetap dan suku bunga variabel dengan mengevaluasi kecenderungan suku bunga pasar. Manajemen juga
           melakukan penelaahan berbagai suku bunga yang ditawarkan oleh kreditur untuk mendapatkan suku bunga yang
           menguntungkan sebelum mengambil keputusan untuk melakukan perikatan utang baru.

      b.   Risiko Kredit

           Risiko kredit adalah risiko bahwa Perusahaan akan mengalami kerugian yang timbul dari pelanggan atau pihak lawan
           akibat gagal memenuhi liabilitas kontraktualnya. Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat risiko kredit yang
           terkonsentrasi secara signifikan. Perusahaan mengendalikan risiko kredit dengan cara melakukan hubungan usaha
           dengan pihak lain yang memiliki kredibilitas, menetapkan kebijakan verifikasi dan otorisasi kredit, serta memantau
           kolektibilitas piutang secara berkala untuk mengurangi jumlah piutang tak tertagih.

           Kualitas kredit dari aset keuangan baik yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan jatuh
           tempo tetapi tidak mengalami penurunan nilai dapat dinilai dengan mengacu pada peringkat kredit eksternal (jika
           tersedia) atau mengacu pada informasi historis mengenai tingkat gagal bayar debitur.

      c.   Risiko Likuiditas

           Risiko likuiditas adalah risiko dimana Perusahaan tidak bisa memenuhi liabilitas pada saat jatuh tempo. Perusahaan
           melakukan evaluasi dan pengawasan yang ketat atas arus kas masuk (cash-in) dan arus kas keluar (cash-out) untuk
           memastikan tersedianya dana untuk memenuhi kebutuhan pembayaran liabilitas yang jatuh tempo.

           Dalam pengelolaan risiko likuiditas, manajemen memantau dan menjaga jumlah kas dan setara kas yang dianggap
           memadai untuk membiayai operasional Perusahaan dan untuk mengatasi dampak fluktuasi arus kas. Manajemen
           juga melakukan evaluasi berkala atas proyeksi arus kas dan arus kas aktual, termasuk jadwal jatuh tempo utang dan
           terus-menerus melakukan penelaahan pasar keuangan untuk mendapatkan sumber pendanaan yang optimal.

           Tujuan utama dari pengelolaan modal Perusahaan adalah untuk memastikan bahwa Perusahaan mempertahankan
           rasio modal yang sehat dalam rangka mendukung bisnis dan memaksimalkan nilai pemegang saham. Perusahaan
           tidak diwajibkan untuk memenuhi syarat-syarat modal tertentu.

           Perusahaan mengelola permodalan untuk menjaga kelangsungan usahanya dalam rangka memaksimumkan
           kekayaan para pemegang saham dan manfaat kepada pihak lain yang berkepentingan terhadap Perusahaan dan
           untuk menjaga struktur optimal permodalan untuk mengurangi biaya permodalan.

           Tabel di bawah ini menunjukan analisis jatuh tempo liabilitas keuangan Perusahaan dalam rentang waktu yang
           menunjukan jatuh tempo kontraktual untuk semua liabilitas keuangan dimana jatuh tempo kontraktual sangat penting
           untuk pemahaman terhadap arus kas. Jumlah yang diungkapkan dalam tabel adalah arus kas kontraktual yang tidak
           terdiskonto (termasuk pembayaran pokok dan bunga).


                                                             43
Page 48
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
 Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

31.   TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

      c.   Risiko Likuiditas (lanjutan)

                                                                              30 September 2025
                                                                       Jatuh Tempo
                                                  Jumlah                 1 Tahun           1 – 5 Tahun           Diatas 5 Tahun

           Utang bank                           20.892.800.000          12.650.000.000        8.242.800.000                        -
           Utang usaha                             946.616.958             946.616.958                    -                        -
           Jumlah                               21.839.416.958          13.596.616.958        8.242.800.000                        -

                                                                              31 Desember 2024
                                                                       Jatuh Tempo
                                                  Jumlah                 1 Tahun          1 – 5 Tahun            Diatas 5 Tahun

           Utang bank                           25.938.800.000          12.650.000.000       13.288.800.000                        -
           Utang usaha                             934.155.688             688.584.652          245.571.036                        -
           Jumlah                               26.872.955.688          13.338.584.652       13.534.371.036

      d.   Estimasi Nilai Wajar

           Nilai wajar aset dan liabillitas keuangan diestimasi untuk keperluan pengakuan dan pengukuran atau untuk keperluan
           pengungkapan.

           PSAK 113, “Pengukuran nilai wajar” mensyaratkan pengungkapan atas pengukuran nilai wajar dengan tingkat hirarki
           nilai wajar sebagai berikut:

           a.    Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik (tingkat 1),
           b.    Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas,
                 baik secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung (misalnya derivasi dari harga) (tingkat 2), dan
           c.    Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi (input yang tidak
                 dapat diobservasi) (tingkat 3).
           Tabel di bawah ini menggambarkan nilai tercatat dan nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan:
                                                              30 September 2025                         31 Desember 2024
                                                                             Estimasi                                 Estimasi
                                                     Nilai tercatat         Nilai Wajar       Nilai tercatat         Nilai Wajar

           Aset Keuangan
            Kas dan setara kas                         6.418.130.626         6.418.130.626      8.035.323.770         8.035.323.770
            Aset keuangan lancar lainnya               5.747.655.345         5.747.655.345      4.530.072.511         4.530.072.511
           Jumlah Aset Keuangan                       12.165.785.971        12.165.785.971     12.565.396.281        12.565.396.281

           Liabilitas Keuangan
             Utang usaha                                 946.616.958           946.616.958        934.155.688           934.155.688
             Utang lain-lain pihak ketiga                400.414.968           400.414.968        121.622.221           121.622.221
             Pinjaman bank                            20.892.800.000        20.892.800.000     25.938.800.000        25.938.800.000
           Jumlah Liabilitas Keuangan                 22.239.831.926        22.239.831.926     26.994.577.909        26.994.577.909

           Nilai wajar atas sebagian besar aset dan liabilitas keuangan mendekati nilai tercatat karena dampak pendiskontoan
           yang tidak signifikan.
           Tidak terdapat pengalihan antara tingkat 1 dan 2 selama periode berjalan.
           Nilai wajar untuk instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif ditentukan berdasarkan kuotasi nilai pasar
           pada tanggal pelaporan.

                                                                44
Page 49
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Periode 9 (sembilan) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2025 dan 2024
 Dengan angka perbandingan 31 Desember 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

31.   TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

           Kuotasi nilai pasar yang digunakan Perusahaan untuk aset keuangan adalah harga penawaran (bid price),
           sedangkan untuk liabilitas keuangan menggunakan harga jual (ask price). Instrumen keuangan ini termasuk dalam
           tingkat 1.
           Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan dengan menggunakan teknik
           penilaian tertentu. Teknik tersebut menggunakan data pasar yang dapat diobservasi sepanjang tersedia dan
           seminimal mungkin mengacu pada estimasi. Apabila seluruh input signifikan atas nilai wajar dapat diobservasi,
           instrumen keuangan ini termasuk dalam tingkat 2.
           Jika satu atau lebih input yang signifikan tidak berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi, maka instrumen
           tersebut masuk ke dalam tingkat 3.
           Teknik penilaian tertentu digunakan untuk menentukan nilai instrumen keuangan mencakup:
           - Penggunaan harga yang diperoleh dari bursa atau pedagang efek untuk instrumen sejenis; dan
           - Teknik lain, seperti analisis arus kas diskontoan, digunakan untuk menentukan nilai wajar instrumen keuangan
              lainnya.

32.   TRANSAKSI NON KAS

      Informasi pendukung laporan arus kas sehubungan dengan aktivitas yang tidak mempengaruhi arus kas adalah sebagai
      berikut:
                                                                             30 September 2025           31 Desember 2024

      Penambahan properti investasi melalui reklasifikasi dari persediaan
       bangunan siap dijual                                                                      -                          -

33.   PERISTIWA SETELAH TANGGAL NERACA

      Tidak ada peristiwa setelah tanggal neraca yang mempengaruhi laporan keuangan secara signifikan.




                                                                 45

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.15 MB
Published26 Oct 2025
Pages49
Characters189,365
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 54 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk p.1 ×146
linked org PT Trimitra Prawara. p.9 ×9
linked org Bank Central Asia Tbk. p.24 ×2
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk. p.24 ×2
linked org Artha Graha p.24 ×2
linked org Bank CIMB Niaga p.24
linked org Bank Syariah Indonesia Tbk. p.24 ×4
possible org Bursa Efek Indonesia p.9 ×4
possible person Indriati p.9 ×4
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.10 ×3
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. p.24 ×20
possible org Bank Rakyat Indonesia Tbk. p.24 ×4
unresolved org TRIAMITRA PRAWARA GOLDLAND TBK p.3 ×2
unresolved — domisih sesuai KTP p.3
unresolved — teiepon p.3
unresolved — Aiamat domisii sesuai KTP p.3
unresolved — Nonor p.3
unresolved person HË ladiai, SEMS, Ak p.3
unresolved person SEMS p.3
unresolved person Dede Munajat p.9
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.9 ×2
unresolved person Christina S.H. · Notaris p.9 ×3
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.9
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.9
unresolved person Yoyo Sugeng Triyogo Sebesar p.9 ×8
unresolved person Elizabeth Karina Leonita S.H. p.10
unresolved person Dece Kurniadi p.10
unresolved person Rachmat Yaktihadi p.10 ×3
unresolved person Edo Noviardi p.10
unresolved org Bank Artha Graha Tbk. p.24 ×3
unresolved org PT Bank CIMB Niaga Syariah p.24
unresolved org PT BPR Syariah Mitra Amanah p.24 ×2
unresolved org PT Bank Tabungan Negara Syariah (Persero) p.25
unresolved org PT Dana Syariah Indonesia p.25
unresolved person PPAT Milasari Rokayah p.28 ×2
unresolved person PPAT Andre Grafe Sandi p.28
unresolved org Pertanahan Nasional Kabupaten Bogor p.28
unresolved org PT Asuransi Tri Pakarta p.31
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak Indonesia p.33
unresolved org PT Mitra Alkhanka Bakti Tama p.33
unresolved org PT Ikatama Reka Konstruksi p.33
unresolved org Patuh Ansori Rahman & Rekan p.33
unresolved org PT Berwin Karya Kontruksi p.33
unresolved org PT Kharisa Griya Utama p.33
unresolved org Departemen Keuangan p.35
unresolved org PT Trimitra Prawara Goldland No. BKM p.37
unresolved person Masdiana SH. · Notaris p.38
unresolved person Shelvy Handayani SH. · Notaris p.39
unresolved org Bank BTN Commercial Banking Centre p.40
unresolved person Elizabet Karina Leonita · Notaris p.43
unresolved org Kementerian Hukum Republik Indonesia Direktorat Jendral Administrasi Hukum Umum p.43
unresolved person Nadia Hasna Humaira p.43

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 4

FinancialStatement-2025-III-ATAP.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result