Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 64
Page 1
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
LAPORAN KEUANGAN INTERIM PER 30 SEPTEMBER 2025
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL–TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
(TIDAK DIAUDIT)
INTERIM FINANCIAL STATEMENTS AS OF SEPTEMBER 30, 2025
AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024
(UNAUDITED)
Page 2
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
DAFTAR ISI/
TABLE OF CONTENTS
Halaman
Page
SURAT PERNYATAAN DIREKSI
BOARD OF DIRECTORS’ STATEMENT
LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 1-3
INTERIM STATEMENT OF FINANCIAL POSITION AS OF SEPTEMBER 30, 2025
AND DECEMBER 31, 2024
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN INTERIM UNTUK PERIODE
SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 4
INTERIM STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS INTERIM UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 5
INTERIM STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024
LAPORAN ARUS KAS INTERIM UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 6
INTERIM STATEMENT OF CASH FLOWS FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2024 7 - 60
NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENT FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
Page 3
Page 4
Page 5
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM INTERIM STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
AS OF SEPTEMBER 30, 2025 AND
PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 DECEMBER 31, 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
ASET ASSETS
30 September/
September 30,
2025 31 Desember/
Catatan/ (Tidak Diaudit/ December 31,
Notes Unaudited) 2024
ASET LANCAR CURRENT ASSETS
Kas dan Bank 2,4&25 2.148.189.770 3.423.401.613 Cash on Hand and in Banks
Piutang Usaha kepada Trade Receivables from
Pihak Ketiga 2,5&25 16.551.093.693 12.694.406.500 Third Parties
Persediaan 2&6 178.656.460.086 185.586.038.721 Inventories
Biaya Dibayar di Muka 194.756.714 221.284.586 Prepaid Expenses
Total Aset Lancar 197.550.500.263 201.925.131.420 Total Current Assets
ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS
Aset Hak Guna 11 3.127.671.284 5.004.274.062 Rights-of-Use Assets
Uang Muka 8 6.173.431.719 1.275.000.000 Advances
Aset Tetap - Setelah Dikurangi Fixed Assets - Net of
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
sebesar Rp 6.868.234.316 of Rp 6,868,234,316
(2024: Rp 1.487.252.681) 2,7&10 426.277.727.149 428.067.951.943 (2024: Rp 1,487,252,681)
Aset Pajak Tangguhan 2 & 13 1.107.377.378 1.086.134.362 Deferred Tax Assets
Aset Lain-lain: 2 Other Assets:
- Hak Guna Bangunan 17.240.256 24.628.937 - Building Rights
Total Aset Tidak Lancar 436.703.447.786 435.457.989.304 Total Non-Current Assets
TOTAL ASET 634.253.948.049 637.383.120.724 TOTAL ASSETS
Catatan atas Laporan Keuangan Interim merupakan bagian The accompanying Notes to the Interim Financial Statements
yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Interim secara form an integral part of these Interim Financial Statements as
keseluruhan a whole
1
Page 6
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM (Lanjutan) INTERIM STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
(Continued)
PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 AS OF SEPTEMBER 30, 2025 AND DECEMBER 31, 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
30 September/
September 30,
2025 31 Desember/
Catatan/ (Tidak Diaudit/ December 31,
Notes Unaudited) 2024
LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES
Utang Bank 2,7,10&25 69.669.030.140 79.719.176.027 Bank Loans
Utang Usaha kepada Pihak Trade Payables to Third
Ketiga 2,12&25 35.542.083.407 33.111.590.005 Parties
Utang Pajak 2 & 13 4.577.212.999 4.210.214.685 Taxes Payable
Beban Akrual 2 & 25 450.526.803 1.533.191.718 Accrued Expenses
Liabilitas Sewa 11 & 25 2.540.011.689 2.424.574.690 Lease Liabilities
Liabilitas Jangka Panjang -
Bagian Jatuh Tempo dalam Long-term Liabilities -
Satu Tahun: Current Maturities:
- Liabilitas Pembiayaan - Consumer Financing
Konsumen 2,9&25 411.947.791 1.341.330.478 Loans
- Utang Bank 2,7,10&25 23.037.385.919 23.051.893.724 - Bank Loans
Total Liabilitas Jangka
Pendek 136.228.198.748 145.391.971.327 Total Current Liabilities
LIABILITAS JANGKA PANJANG NON-CURRENT LIABILITIES
Liabilitas Jangka Panjang -
Setelah Dikurangi Bagian
Jatuh Tempo dalam Satu Long-term Liabilities -
Tahun: Net of Current Maturities:
- Liabilitas Pembiayaan - Consumer Financing
Konsumen 2,9&25 - 175.946.524 Loans
- Utang Bank 2,7,10&25 42.121.599.306 51.002.363.105 - Bank Loans
Liabilitas Sewa 11 & 25 660.000.000 2.579.699.372 Lease Liabilities
Liabilitas Imbalan Kerja Long-term Employee
Jangka Panjang 2 & 14 5.033.533.539 4.936.974.377 Benefits Liabilities
Total Liabilitas Jangka Total Non-Current
Panjang 47.815.132.845 58.694.983.378 Liabilities
Total Liabilitas 184.043.331.593 204.086.954.705 Total Liabilities
Catatan atas Laporan Keuangan Interim merupakan bagian The accompanying Notes to the Interim Financial Statements
yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Interim secara form an integral part of these Interim Financial Statements as
keseluruhan a whole
2
Page 7
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM (Lanjutan) INTERIM STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
(Continued)
PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 AS OF SEPTEMBER 30, 2025 AND DECEMBER 31, 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
30 September/
September 30,
2025 31 Desember/
Catatan/ (Tidak Diaudit/ December 31,
Notes Unaudited) 2024
EKUITAS EQUITY
Modal Saham - nilai nominal Capital Stock - Rp 50 par
Rp 50 per saham value per share
Modal Dasar - 2.666.640.000 Authorized - 2,666,640,000
saham shares
Modal Ditempatkan dan Subscribed and Fully Paid -
Disetor - 940.720.000 saham 2 & 15 47.036.000.000 47.036.000.000 940,720,000 shares
Tambahan Modal Disetor 16 37.906.140.000 37.906.140.000 Additional Paid-in Capital
Surplus Revaluasi 2&7 275.160.354.039 275.160.354.039 Revaluation Surplus
Saldo Laba: Retained Earnings:
- Ditentukan Penggunaannya 600.000.000 600.000.000 - Appropriated
- Tidak Ditentukan
Penggunaannya 89.508.122.417 72.593.671.980 - Unappropriated
Total Ekuitas 450.210.616.456 433.296.166.019 Total Equity
TOTAL LIABILITIES AND
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 634.253.948.049 637.383.120.724 EQUITY
Catatan atas Laporan Keuangan Interim merupakan bagian The accompanying Notes to the Interim Financial Statements
yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Interim secara form an integral part of these Interim Financial Statements as
keseluruhan a whole
3
Page 8
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN INTERIM STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND
KOMPREHENSIF LAIN INTERIM UNTUK PERIODE OTHER COMPREHENSIVE INCOME
SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL- FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
2025 2024
Catatan/ (Tidak Diaudit/ (Tidak Diaudit/
Notes Unaudited) Unaudited)
PENJUALAN 17 229.892.734.427 243.068.657.079 SALES
BEBAN POKOK PENJUALAN 18 (177.437.936.297) (189.718.945.548) COST OF GOODS SOLD
LABA BRUTO 52.454.798.130 53.349.711.531 GROSS PROFIT
Beban Usaha 19 (19.383.245.923) (20.967.872.764) Operating Expenses
Penghasilan Keuangan 20 2.520.721 2.190.183 Finance Income
Laba Penjualan Aset Tetap 2&7 - 52.969.990 Gain on Sale of Fixed Assets
Foreign Exchange
Selisih Kurs 8.986.464 1.158.914 Difference
Beban Keuangan 20 (9.974.712.226) (9.523.896.771) Financial Costs
Denda Pajak (41.515.577) (12.675.648) Tax Penalty
Lain-lain - Neto (61.398.274) 253.059.636 Others - Net
LABA SEBELUM PAJAK 23.005.433.315 23.154.645.071 INCOME BEFORE TAX
PAJAK PENGHASILAN 2 & 13 (6.108.150.433) (6.216.723.976) INCOME TAX
LABA TAHUN BERJALAN 16.897.282.882 16.937.921.095 INCOME FOR THE YEAR
PENGHASILAN KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE
LAIN INCOME
Item yang Tidak Akan Item that Will Not Be
Direklasifikasikan ke Reclasified to Profit or
Laba Rugi: Loss:
Remeasurement of
Pengukuran Kembali atas Employee Benefits
Liabilitas Imbalan Kerja 2 & 14 22.009.686 36.148.773 Liabilities
Pajak Penghasilan
Terkait 2,13&14 (4.842.131) (7.952.730) Related Income Tax
Item yang Akan
Direklasifikasi ke Laba Item that Will Be Reclasified
Rugi - to Profit or Loss
TOTAL LABA KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE
TAHUN BERJALAN 16.914.450.437 16.966.117.138 INCOME FOR THE YEAR
LABA TAHUN BERJALAN BASIC EARNINGS PER SHARE
PER SAHAM DASAR 2 & 22 17,96 18,01 FOR THE YEAR
Catatan atas Laporan Keuangan Interim merupakan bagian The accompanying Notes to the Interim Financial Statements
yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Interim secara form an integral part of these Interim Financial Statements as
keseluruhan a whole
4
Page 9
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS INTERIM INTERIM STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
Saldo Laba/
Tambahan Modal Surplus Retained Earnings
Disetor/ Revaluasi/ Ditentukan Tidak Ditentukan
Catatan/ Modal Saham/ Additional Paid-in Revaluation Penggunaannya/ Penggunaannya/ Total/
Notes Capital Stock Capital Surplus Appropriated Appropriated Total
SALDO PER 1 JANUARI 2024 47.036.000.000 37.906.140.000 256.477.563.384 500.000.000 56.011.507.564 397.931.210.948 BALANCE AS OF JANUARY 1, 2024
DIVIDEN TUNAI 23 - - - - (4.703.600.000) (4.703.600.000) CASH DIVIDENDS
PEMBENTUKAN CADANGAN UMUM 23 - - - 100.000.000 (100.000.000) - GENERAL RESERVES
LABA TAHUN BERJALAN (TIDAK DIAUDIT) - - - - 16.937.921.095 16.937.921.095 INCOME FOR THE YEAR (UNAUDITED)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Pengukuran Kembali atas Liabilitas Remeasurement of Post-Employment
Imbalan Pascakerja - Neto 2,13&14 - - - - 28.196.043 28.196.043 Benefits Liabilities - Net
SALDO PER 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) 47.036.000.000 37.906.140.000 256.477.563.384 600.000.000 68.174.024.702 410.193.728.086 BALANCE AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
SALDO PER 1 JANUARI 2025 47.036.000.000 37.906.140.000 275.160.354.039 600.000.000 72.593.671.980 433.296.166.019 BALANCE AS OF JANUARY 1, 2025 (UNAUDITED)
LABA TAHUN BERJALAN (TIDAK DIAUDIT) - - - - 16.897.282.882 16.897.282.882 INCOME FOR THE YEAR
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Pengukuran Kembali atas Liabilitas Remeasurement of Post-Employment
Imbalan Pascakerja - Neto 2,13&14 - - - - 17.167.555 17.167.555 Benefits Liabilities - Net
SALDO PER 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) 47.036.000.000 37.906.140.000 275.160.354.039 600.000.000 89.508.122.417 450.210.616.456 BALANCE AS OF SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED)
Catatan atas Laporan Keuangan Interim merupakan bagian The accompanying Notes to the Interim Financial Statements form an
yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Interim secara keseluruhan integral part of these Interim Financial Statements as a whole
5
Page 10
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
LAPORAN ARUS KAS INTERIM UNTUK PERIODE INTERIM STATEMENT OF CASH FLOWS
SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL- FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
2025 2024
Catatan/ (Tidak Diaudit/ (Tidak Diaudit/
Notes Unaudited) Unaudited)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan dari Pelanggan 5 & 17 226.036.047.214 239.578.092.504 Receipts from Customers
Pembayaran Kas kepada Cash Paid to Suppliers and
Pemasok dan Lainnya (154.097.649.951) (206.780.910.328) Others
Pembayaran Kas kepada Karyawan (28.307.590.050) (27.762.249.501) Cash Paid to Employees
Penerimaan Lain-lain 2.520.721 2.190.183 Others Received
Kas Diperoleh dari Cash Provided by
Aktivitas Operasi 43.633.327.934 5.037.122.858 Operating Activities
Pembayaran Pajak Penghasilan Payment of Corporate Income
Badan (4.515.247.228) (8.188.197.559) Tax
Kas Neto Diperoleh dari Net Cash Provided by
(Digunakan untuk) (Used in) Operating
Aktivitas Operasi 39.118.080.706 (3.151.074.701) Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Perolehan Aset Tetap 7 (2.315.756.841) (1.323.515.245) Acquisition of Fixed Assets
Pembayaran Uang Muka Aset Payment of Advances of Fixed
Tetap 8 (6.173.431.719) - Assets
Proceeds from Sale of Fixed
Penjualan Aset Tetap 7 - 1.054.054.056 Assets
Kas Neto Digunakan untuk Net Cash Used in
Aktivitas Investasi (8.489.188.560) (269.461.189) Investing Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan Utang Bank 10 10.000.000.000 40.000.000.000 Proceeds from Bank Loans
Pembayaran Utang Bank 10 (28.945.417.490) (19.838.770.869) Payment of Bank Loans
Pembayaran Liabilitas Pembiayaan Payment of Consumer Financing
Konsumen 9 (1.105.329.211) (928.547.673) Loans
Pembayaran Bunga Pembiayaan Payment of Interest on Consumer
Konsumen 9 & 20 (59.284.740) (120.857.254) Financing Loans
Pembayaran Bunga dan Provisi Payment of Interest and Provision
Pinjaman Bank 10 & 20 (9.814.072.548) (9.318.999.816) on Bank Loans
Pembayaran Liabilitas Sewa 11 (1.804.262.373) (1.725.454.385) Payment of Lease Liabilities
Pembayaran Beban Bunga - Payment of Interest Expense -
Liabilitas Sewa 11 & 20 (175.737.627) (74.545.615) Lease Liabilities
Pembayaran Dividen 23 - (4.703.600.000) Payment of Dividends
Kas Neto Diperoleh dari Net Cash Provided by
(Digunakan untuk) (Used in) Financing
Aktivitas Pendanaan (31.904.103.989) 3.289.224.388 Activities
PENURUNAN NETO NET DECREASE IN
KAS DAN BANK (1.275.211.843) (131.311.502) CASH ON HAND AND IN BANKS
CASH ON HAND AND IN BANKS,
KAS DAN BANK, AWAL TAHUN 4 3.423.401.613 2.278.776.112 BEGINNING
CASH ON HAND AND IN BANKS,
KAS DAN BANK, AKHIR TAHUN 4 2.148.189.770 2.147.464.610 ENDING
Catatan atas Laporan Keuangan Interim merupakan bagian The accompanying Notes to the Interim Financial Statements
yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Interim secara form an integral part of these Interim Financial Statements as
keseluruhan a whole
6
Page 11
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian Perseroan a. Company Establishment
PT Indonesian Tobacco Tbk (Perseroan) PT Indonesian Tobacco Tbk (the
didirikan berdasarkan Akta No. 25 tanggal Company) was established based on
16 Mei 1955 dari Notaris Raden Soediono Notarial Deed No. 25 dated May 16, 1955
dengan nama N.V. Indonesian Tobacco & of Public Notary Raden Soediono under
Industrial Company. Akta Pendirian Perseroan the name of N.V. Indonesian Tobacco &
telah memperoleh pengesahan dari Menteri Industrial Company. The Company’s Deed
Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat of Establishment was approved by the
Keputusan No. J.A.5/61/3 tanggal 16 Juni 1955 Minister of Justice of the Republic of
dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia in Decision Letter ANo.
Indonesia No. 478 tanggal 22 Juni 1956 J.A.5/61/3 dated June 16, 1955 and was
Tambahan No. 50. published in State Gazette of the Republic
of Indonesia No. 478 dated June 22, 1956,
Supplement No. 50.
Berdasarkan Akta No. 3 tanggal 7 Juli 2008 dari Based on Notarial Deed No. 3 dated July
Notaris Ermin Yuniastuti, S.H., seluruh 7, 2008 of Public Notary Ermin Yuniastuti,
Anggaran Dasar Perseroan telah disesuaikan S.H., the entire Articles of Association of
dengan ketentuan Undang-undang No. 40 the Company have been adjusted to the
tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Akta provisions of Law No. 40 year 2007
penyesuaian tersebut telah memperoleh concerning Limited Liability Companies.
persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi The deed of adjustment has been
Manusia Republik Indonesia dalam Surat approved by the Minister of Law and
Keputusan No. AHU-45448.AH.01.02.Tahun Human Rights of the Republic of
2008 tanggal 28 Juli 2008. Indonesia in Decision Letter No.
AHU-45448.AH.01.02.Tahun 2008 dated
July 28, 2008.
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami The Company's Articles of Association
beberapa kali perubahan, terakhir dalam Akta have been amended several times, most
No. 62 tanggal 23 Mei 2023 dari Notaris Rini recently by Notarial Deed No. 62 dated
Yulianti, S.H., mengenai perubahan Pasal 17 May 23, 2023 of Public Notary Rini
Anggaran Dasar Perseroan untuk disesuaikan Yulianti, S.H., concerning the changes in
dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Article 17 of the Company’s Article of
No. 14/POJK.04/2022 tentang Penyampaian Association to comply with the Financial
Laporan Keuangan Berkala Emiten atau Services Authority Regulation No.
Perusahaan Publik. Akta Perubahan tersebut 14/POJK.04/2022 concerning the
telah diberitahukan kepada Menteri Hukum dan submission of Periodic Financial Reports
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam of Issuers or Public Companies. The Deed
Surat Penerimaan Pemberitahuan No. AHU- of Amendment has been notified to the
AH.01.03-0075582 tanggal 12 Juni 2023. Minister of Law and Human Rights of the
Republic of Indonesia in Notification Letter
No. AHU-AH.01.03-0075582 dated June
12, 2023.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar According to Article 3 of the Company’s
Perseroan, maksud dan tujuan Perseroan Articles of Association, the Company’s
adalah menjalankan usaha dalam bidang purposes and objectives are engaging in
industri pengolahan dan perdagangan. Untuk the processing industry and trading. To
mencapai maksud dan tujuan tersebut, achive its purposes and objectives, the
Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha Company may implement business
sebagai berikut: activities as follows:
7
Page 12
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
a. Pendirian Perseroan (Lanjutan) a. Company Establishment (Continued)
a. Kegiatan usaha utama mencakup industri a. Main business activities including
pengering dan pengolahan tembakau, tobacco drying and processing
industri rokok dan produk tembakau industry, tobacco processing industry,
lainnya, industri kretek, industri rokok putih, cigarette and other tobacco product
industri rokok lainnya, industri pengolahan industry, clove industry, white
tembakau lainnya dan industri bumbu rokok cigarette industry, other cigarette
serta kelengkapan rokok lainnya. industry, other tobacco processing
industry and cigarette condiment and
other cigarette supply industry.
b. Kegiatan usaha penunjang mencakup b. Supporting business activities
perdagangan besar rokok, tembakau dan including cigarette, tobacco and
tembakau rajangan. shredded tobacco wholesale.
Perseroan mulai beroperasi komersial untuk The Company commenced commercial
jenis tembakau iris pada tahun 1980. operations for sliced tobacco in 1980.
Perseroan tidak memiliki entitas induk dan The Company has no immediate holding
entitas induk terakhir. Pemegang saham entity and ultimate parent entity. The
pengendali adalah Djonny Saksono. controlling stockholder is Djonny Saksono.
Pada saat ini, Perseroan bergerak dalam Currently, the Company engages in the
bidang industri rokok lainnya. other cigarette industry.
Perseroan berdomisili di Malang dan berkantor The Company is domiciled in Malang and
pusat di Jl. Letjen S. Parman No. 92, Malang, the head office is at Jl. Letjen S. Parman
Jawa Timur. No. 92, Malang, East Java.
b. Penawaran Umum b. Public Offering
Pada tanggal 5 April 2019, melalui Surat On April 5, 2019, through Registration
Pengantar Pernyataan Pendaftaran dalam Statement Letter on Initial Public Offering
rangka penawaran Umum Perdana Saham No. 009/IT-OFFICE/IV/2019, the Company
No. 009/IT-OFFICE/IV/2019, Perseroan telah conducted the initial public offering of its
menawarkan sahamnya kepada masyarakat 274,060,000 shares at a par value of
melalui pasar modal sejumlah 274.060.000 Rp 50 per share with an offering price of
saham biasa dengan nilai nominal Rp 50 per Rp 219 per share through the capital
saham dengan harga penawaran Rp 219 per market. On June 24, 2019 based on Letter
saham. Pada tanggal 24 Juni 2019, No. S-83/D.04/2019 from the Board of
berdasarkan Surat Dewan Komisioner Otoritas Commissioners of the Financial Services
Jasa Keuangan Kepala Eksekutif Pengawas Authority Chief Executive of the Capital
Pasar Modal No. S-83/D.04/2019, Perseroan Market Supervisor, the Company’s
telah memperoleh Surat Pemberitahuan Efektif Statement Registration became effective.
Pernyataan Penawaran. Selisih lebih jumlah The excess amount received from the
yang diterima dari pengeluaran saham terhadap stock issuance over its nominal value
nilai nominalnya sebesar Rp 37.906.140.000 amounting to Rp 37,906,140,000 was
dicatat dalam akun “Tambahan Modal Disetor” recorded in the “Additional Paid-in Capital”
setelah dikurangi biaya emisi saham sebesar account, after being deducted by the stock
Rp 8.410.000.000. Pada tanggal 4 Juli 2019, issuance cost of Rp 8,410,000,000. On
seluruh saham Perseroan telah tercatat pada July 4, 2019, all the Company’s shares
Bursa Efek Indonesia. were listed on the Indonesia Stock
Exchange.
8
Page 13
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
c. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan c. Commissioners, Directors, Audit
Karyawan Committee and Employees
Berdasarkan Akta No. 3 tanggal 3 Agustus Based Notarial Deed No. 3 dated August
2023 dari Notaris Rini Yulianti, S.H., susunan 3, 2023 of Public Notary Rini Yulianti,
Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan per S.H., the Company’s Boards of
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 Commissioners and Directors as of
adalah sebagai berikut: September 30, 2025 and December 31,
2024, were as follows:
Komisaris Utama : Shirley Suwantinna : President Commissioner
Komisaris Independen : Suprihadi : Independent Commissioner
Direktur Utama : Djonny Saksono : President Director
Direktur : Andre Martinus : Director
Manajemen kunci meliputi anggota Dewan Key management includes the members of
Komisaris dan Direksi Perseroan. the Company’s Boards of Commissioners
and Directors.
Susunan Komite Audit Perseroan per The Structure of Company’s Audit
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 Committee as of September 30, 2025 and
adalah sebagai berikut: December 31, 2024 was as follows:
Ketua : Suprihadi : Chairman
Anggota : Andi Sudhana : Members
: Erwin Saraswati :
Gaji dan tunjangan yang dibayarkan kepada Salaries and allowances paid to the
Komisaris dan Direksi Perseroan adalah Company’s Boards of Commissioners and
sebesar Rp 4.261.675.234 dan Directors amounted to Rp 4,261,675,234
Rp 4.775.510.018 masing-masing untuk and Rp 4,775,510,018 for the nine month
periode sembilan bulan yang berakhir pada periods ended September 30, 2025 and the
tanggal 30 September 2025 dan tahun yang years ended December 31, 2024,
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024. respectively.
Jumlah karyawan tetap Perseroan masing- The Company had 257 and 272 permanent
masing adalah 257 dan 272 karyawan untuk employees for the years 2025 and 2024,
tahun 2025 dan 2024. respectively.
d. Penyelesaian Laporan Keuangan Interim d. Completion of the Interim Financial
Statements
Direksi Perseroan bertanggung jawab atas The Company’s Board of Directors is
penyusunan dan penyajian Laporan Keuangan responsible for the preparation and
Interim, yang telah diselesaikan dan diotorisasi presentation of the Interim Financial
untuk terbit oleh Direksi Perseroan pada Statements, which were completed and
tanggal 24 Oktober 2025. approved for issue by the Company’s Board
of Directors on October 24, 2025.
9
Page 14
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
POLICIES
a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan Interim a. Basis of Financial Interim Statement
Presentation
Laporan Keuangan Interim Perseroan disusun The Company’s Interim Financial
dan disajikan sesuai Standar Akuntansi Statements have been prepared and
Keuangan di Indonesia yang mencakup presented in accordance with Indonesian
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Financial Accounting Standards comprising
(PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi the Statements of Financial Accounting
Keuangan (ISAK) yang dikeluarkan oleh Standards (PSAK) and Interpretations of
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Financial Accounting Standards (ISAK)
Akuntan Indonesia dan Dewan Standar issued by the Financial Accounting
Akuntansi Syariah Ikatan Akuntan Indonesia Standards Board of the Indonesian Institute
serta Peraturan Regulator Pasar Modal. of Accountants and the Sharia Accounting
Standards Board of the Indonesian Insitute
of Accountants and Capital Market
Regulatory Regulations.
Laporan Keuangan Interim disusun The Interim Financial Statements have been
berdasarkan basis Akrual, kecuali Laporan prepared based on the Accrual basis,
Arus Kas, dengan menggunakan konsep except for the Statements of Cash Flows,
Biaya Historis, kecuali seperti yang disebutkan using the Historical Cost concept, except as
dalam Catatan atas Laporan Keuangan Interim disclosed in the relevant Notes to the Interim
yang relevan. Financial Statements.
Laporan Arus Kas menyajikan penerimaan The Statements of Cash Flows present
dan pengeluaran kas dan bank yang receipts and disbursements of cash on hand
diklasifikasikan ke dalam aktivitas operasi, and in bank classified into operating,
investasi dan pendanaan serta disusun investing and financing activities and are
berdasarkan metode Langsung. prepared using the Direct method
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam The reporting currency used in the
penyusunan Laporan Keuangan Interim preparation of the Interim Financial
adalah mata uang Rupiah yang merupakan Statements is Indonesian Rupiah, which is
mata uang fungsional Perseroan. the Company’s functional currency.
Perubahan atas PSAK dan ISAK Changes to PSAK and ISAK
Berikut adalah amandemen standar baru, The following new standards amendments
yang berlaku efektif sejak dan setelah tanggal which are effective from and after January 1,
1 Januari 2025, tidak memberikan dampak 2025 had no material effect on the amounts
yang material terhadap Laporan Keuangan reported for the current period’s Interim
Interim periode berjalan: Financial Statements:
- PSAK 117, “Kontrak Asuransi”. - PSAK 117, “Insurance Contracts”.
- Amandemen PSAK 117, “Kontrak - Amendment to PSAK 117, “Insurance
Asuransi tentang Penerapan Awal PSAK Contracts: Initial Application of PSAK
117 dan PSAK 109 – Informasi 117 and PSAK 109 – Comparative
Komparatif”. Information”.
- Amandemen PSAK 221, “Pengaruh - Amendment to PSAK 221, “The Effects
Perubahan Kurs Valuta asing – of Changes in Foreign Exchange Rates
Kekurangan Ketertukaran”. – Lack of Exchangeability”.
10
Page 15
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(Lanjutan) POLICIES (Continued)
a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan Interim a. Basis of Interim Financial Statement
(Lanjutan) Presentation (Continued)
Perubahan atas PSAK dan ISAK (Lanjutan) Changes to PSAK and ISAK (Continued)
Standar, amandemen dan penyesuaian baru New standards, amendments and
yang telah diterbitkan, namun belum berlaku improvements issued but not yet effective
efektif untuk tahun buku yang dimulai tanggal for the financial year beginning January 1,
1 Januari 2025 adalah sebagai berikut: 2025 are as follows:
- Penyesuaian Tahunan 2024 atas - 2024 Annual Improvements to PSAK
PSAK 107: “Instrumen Keuangan: 107: “Financial Instrument;
Pengungkapan”, PSAK 109: “Instrumen Disclosures”, PSAK 109: “Financial
Keuangan”, PSAK 110: “Laporan Instruments”, PSAK 110: “Consolidated
Keuangan Konsolidasian” dan PSAK 207: Financial Statements” and PSAK 207:
“Laporan Arus Kas”. “Statements of Cash Flows”.
- Amandemen PSAK 109: “Instrumen - Amendments to PSAK 109: “Financial
Keuangan” dan PSAK 107: “Instrumen Instruments” and PSAK 107: “Financial
Keuangan; Pengungkapan–Klasifikasi Instruments; Disclosures-Classification
dan Pengukuran Instrumen Keuangan”. and Measurement of Financial
Instruments”.
Pada tanggal pengesahan Laporan Keuangan As of the authorization date of these Interim
Interim, manajemen masih mempelajari Financial Statements, management is still
dampak yang mungkin timbul dari penerapan evaluating the potential impacts of these
standar, amandemen dan penyesuaian baru new standards, amandments and
tersebut terhadap Laporan Keuangan Interim improvements on the Company’s Interim
Perseroan. Financial Statements.
Mulai tanggal 1 Januari 2024, referensi Effective on January 1, 2024, references to
terhadap masing-masing PSAK dan ISAK the individual PSAK and ISAK changed as
diubah sebagaimana diumumkan oleh DSAK- published by DSAK-IAI.
IAI.
b. Instrumen Keuangan b. Financial Instruments
Aset Keuangan Financial Assets
Pengakuan dan Pengukuran Awal Initial Recognition and Measurement
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan At initial recognition, they are measured at
diukur pada nilai wajarnya, dan dalam hal aset fair value, plus, in the case of financial
keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui assets not at fair value through profit or
laba rugi, nilai wajar tersebut ditambah biaya loss, transaction costs that are directly
transaksi yang dapat diatribusikan secara attributable to the acquisition or issuance of
langsung dengan perolehan atau penerbitan the financial assets.
aset keuangan tersebut.
Agar aset keuangan diklasifikasikan dan diukur In order for a financial asset to be classified
pada biaya perolehan diamortisasi atau Nilai and measured at amortized cost or Fair
Wajar melalui Penghasilan Komprehensif Lain Value through Other Comprehensive
(FVOCI), aset keuangan harus menghasilkan Income (FVOCI), it needs to give rise to
arus kas yang semata-mata dari pembayaran cash flows that are solely payments of
pokok dan bunga (SPPI) dari pokok belum principal and interest (SPPI) on the principal
dilunasi. Penilaian ini disebut sebagai uji SPPI amount outstanding. This assessment is
dan dilakukan pada tingkat instrumen. referred to as the SPPI test and is
performed at an instrument level.
11
Page 16
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(Lanjutan) POLICIES (Continued)
b. Instrumen Keuangan (Lanjutan) b. Financial Instruments (Continued)
Aset Keuangan (Lanjutan) Financial Assets (Continued)
Pengakuan dan Pengukuran Awal (Lanjutan) Initial Recognition and Measurement
(Continued)
Model bisnis Perseroan untuk mengelola aset The Company’s business model for
keuangan mengacu pada bagaimana mereka managing financial assets refers to how it
mengelola aset keuangannya untuk manages its financial assets in order to
menghasilkan arus kas. Model bisnis generate cash flows. The business model
menentukan apakah arus kas akan dihasilkan determines whether cash flows will result
dari pendapatan arus kas kontraktual, from collecting contractual cash flows,
penjualan aset keuangan, atau keduanya. selling the financial assets, or both.
Perseroan mengklasifikasikan aset The Company classifies its financial assets
keuangannya dalam kategori berikut: (i) biaya in the following categories: (i) amortized
perolehan diamortisasi, (ii) nilai wajar melalui cost, (ii) fair value through other
penghasilan komprehensif lain, dan (iii) nilai comprehensive income, and (iii) fair value
wajar melalui laba rugi. through profit or loss.
(i) Biaya Perolehan Diamortisasi (i) Amortized Cost
Aset keuangan diukur pada biaya Financial assets are measured at
perolehan diamortisasi jika kedua kondisi amortized cost if both of the following
berikut terpenuhi: conditions are met:
- Aset keuangan dikelola dalam model - The financial asset is held within a
bisnis yang bertujuan untuk memiliki business model with the objective to
aset keuangan dalam rangka hold financial assets in order to
mendapatkan arus kas kontraktual; dan collect contractual cash flows; and
- Persyaratan kontraktual dari aset - The contractual terms of the
keuangan menghasilkan arus kas pada financial asset give rise on specified
tanggal tertentu yang semata dari dates to cash flows that are solely
pembayaran pokok dan bunga dari payments of principal and interest
jumlah pokok yang terutang. on the amount outstanding.
Kas dan bank dan piutang usaha kepada The Company’s cash on hand and in
pihak ketiga Perseroan termasuk dalam banks and trade receivables from third
kategori ini. parties were included in this category.
(ii) Nilai Wajar melalui Penghasilan (ii) Fair Value through Other
Komprehensif Lain Comprehensive Income
Aset keuangan diukur pada nilai wajar Financial assets are measured at fair
melalui penghasilan komprehensif lain jika value through other comprehensive
kedua kondisi berikut terpenuhi: Income if both of the following
conditions are met:
- Aset keuangan dikelola dalam model - The financial asset is held within a
bisnis yang tujuannya akan terpenuhi business model with the objective to
dengan mendapatkan arus kas be fulfilled by obtaining contractual
kontraktual dan menjual aset keuangan; cash flows and selling financial
dan assets; and
12
Page 17
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(Lanjutan) POLICIES (Continued)
b. Instrumen Keuangan (Lanjutan) b. Financial Instruments (Continued)
Aset Keuangan (Lanjutan) Financial Assets (Continued)
Pengakuan dan Pengukuran Awal (Lanjutan) Initial Recognition and Measurement
(Continued)
- Persyaratan kontraktual dari aset - The contractual terms of the
keuangan menghasilkan arus kas pada financial asset give rise on specified
tanggal tertentu yang semata dari dates to cash flows that are solely
pembayaran pokok dan bunga dari payments of principal and interest
jumlah pokok yang terutang. on the amount outstanding.
Perseroan tidak memiliki aset keuangan The Company had no financial assets
pada nilai wajar melalui penghasilan at fair value through other
komprehensif lain. comprehensive income.
(iii) Nilai Wajar melalui Laba Rugi (iii) Fair Value through Profit or Loss
Semua aset keuangan yang tidak diukur All financial assets not measured at
pada biaya perolehan diamortisasi atau amortized cost or fair value through
nilai wajar melalui penghasilan other comprehensive income are
komprehensif lain diukur pada nilai wajar measured at fair value through profit or
melalui laba rugi. Termasuk aset keuangan loss. This includes derivative financial
derivatif (kecuali untuk derivatif yang assets (except for a derivative that is a
merupakan kontrak jaminan keuangan financial guarantee contract or a
atau instrumen lindung nilai yang ditunjuk designated and effective hedging
dan efektif). Pada pengakuan awal, instrument). On initial recognition, the
Perseroan dapat membuat penetapan Company may irrevocably designate a
yang tak terbatalkan atas aset keuangan financial asset that otherwise meets the
yang memenuhi persyaratan untuk diukur requirements to be measured at
pada biaya perolehan diamortisasi atau amortized cost or at fair value through
pada nilai wajar melalui penghasilan other comprehensive income or at fair
komprehensif lain atau pada nilai wajar value through profit or loss if doing so
melalui laba rugi jika hal tersebut eliminates or significantly reduces an
mengeliminasi atau secara signifikan accounting mismatch that would arise
mengurangi inkonsistensi pengukuran atau from the measurement of assets and
pengakuan yang dapat timbul dari liabilities.
pengukuran aset dan liabilitas.
Perseroan tidak memiliki aset keuangan The Company had no financial assets
pada nilai wajar melalui laba rugi. at fair value through profit or loss.
Perseroan menentukan klasifikasi aset The Company determines the classification
keuangan pada saat pengakuan awal, dan jika of their financial assets after initial
diperbolehkan dan sesuai, akan dievaluasi recognition and, if allowed and appropriate,
kembali setiap akhir periode pelaporan. re-evaluate this designation at the end of
each reporting period.
13
Page 18
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(Lanjutan) POLICIES (Continued)
b. Instrumen Keuangan (Lanjutan) b. Financial Instruments (Continued)
Aset Keuangan (Lanjutan) Financial Assets (Continued)
Pengukuran Selanjutnya Subsequent Measurement
(i) Biaya Perolehan Diamortisasi (i) Amortized Cost
Aset keuangan yang diukur dengan biaya Financial assets at amortized cost are
perolehan diamortisasi selanjutnya diukur subsequently measured using the
dengan menggunakan metode Suku Effective Interest Rate (EIR) method
Bunga Efektif (EIR) dan diuji untuk and are subject to impairment. Gains
penurunan nilai. Laba dan rugi diakui pada and losses are recognized in profit or
laba rugi pada saat aset dihentikan loss when the asset is derecognized,
pengakuannya, dimodifikasi atau modified or impaired.
diturunkan nilainya.
Aset keuangan Perseroan yang diukur The Company’s financial assets at
pada biaya perolehan diamortisasi amortized cost included trade
termasuk piutang usaha kepada pihak receivables from third parties.
ketiga.
(ii) Nilai Wajar melalui Penghasilan (ii) Fair Value through Other
Komprehensif Lain Comprehensive Income
Perubahan nilai wajar aset keuangan - All movements in the fair value of
instrumen utang ini dicatat pada financial assets - debt instruments are
penghasilan komprehensif lain, kecuali taken through other comprehensive
pengakuan keuntungan atau kerugian income, except for the recognition of
penurunan nilai, pendapatan bunga impairment gains or losses, interest
(termasuk biaya transaksi menggunakan revenue (including transaction costs by
metode Suku Bunga Efektif), keuntungan applying the Effective Interest Rate
atau kerugian yang timbul dari penghentian method), gains or loss arising on
dan keuntungan dan kerugian dari selisih derecognition and foreign exchange
kurs diakui pada laba rugi. Ketika aset gains and losses which are recognized
keuangan dihentikan, keuntungan atau in profit or loss. When the financial
kerugian nilai wajar kumulatif yang asset is derecognized, the cumulative
sebelumnya diakui pada penghasilan fair value gain or loss previously
komprehensif lain direklasifikasi pada laba recognized in other comprehensive
rugi. income is reclassified to profit or loss.
(iii) Nilai Wajar melalui Laba Rugi (iii) Fair Value through Profit or Loss
Keuntungan atau kerugian dari investasi A gain or loss on a debt investment that
utang yang selanjutnya diukur pada nilai is subsequently measured at fair value
wajar melalui laba rugi dan bukan through profit or loss and is not part of a
merupakan bagian dari hubungan lindung hedging relationship is recognized in
nilai, diakui dalam laba rugi dan disajikan profit or loss and presented net in profit
bersih dalam laba rugi di dalam or loss within other income/(expenses)
penghasilan/(beban) lain-lain dalam in the period in which it arises.
periode kemunculannya.
14
Page 19
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(Lanjutan) POLICIES (Continued)
b. Instrumen Keuangan (Lanjutan) b. Financial Instruments (Continued)
Aset Keuangan (Lanjutan) Financial Assets (Continued)
Penghentian Pengakuan Derecognition
Aset keuangan dihentikan pengakuannya A financial asset is derecognized when the
ketika hak kontraktual untuk menerima arus contractual rights to receive the cash flows
kas dari aset telah berakhir. Pada penghentian from the assets has expired. On
pengakuan aset keuangan secara keseluruhan, derecognition of a financial asset in its
selisih antara jumlah tercatat dan jumlah entirety, the differences between the
imbalan yang diterima dan setiap keuntungan carrying amount and the sum of the
atau kerugian kumulatif yang telah diakui consideration received and any cumulative
dalam pendapatan komprehensif lain diakui gains or losses that had been recognized in
dalam laba rugi. other comprehensive income is recognized
in profit or loss.
Penurunan Nilai Aset Keuangan Impairment of Financial Assets
Perseroan mengakui penyisihan Kerugian The Company recognizes an allowance for
Kredit Ekspektasian (ECL) untuk semua Expected Credit Loss (ECL) for all debt
instrumen utang yang bukan pada nilai wajar instruments not held at fair value through
melalui laba rugi dan kontrak jaminan profit or loss and financial guarantee
keuangan. ECL ditentukan atas perbedaan contracts. ECLs are based on the difference
antara arus kas kontraktual sesuai kontrak dan between the contractual cash flows due in
semua arus kas yang diharapkan akan diterima accordance with the contract and all the
oleh Perseroan, didiskonto pada estimasi suku cash flows that the Company expects to
bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan receive, discounted at an approximation of
mencakup setiap arus kas dari penjualan the original effective interest rate. The
agunan yang dimiliki atau peningkatan kredit expected cash flows include any cash flows
lainnya yang merupakan bagian dari ketentuan from the sale of collateral held or other
kontrak. credit enhancements that are integral to the
contractual terms.
ECL diakui dalam dua tahap. Bila belum ECLs are recognized in two stages. When
terdapat peningkatan risiko kredit signifikan there have not been significant increases in
sejak pengakuan awal, ECL diakui untuk credit risks since initial recognition, ECLs
kerugian kredit yang dihasilkan dari peristiwa are provided for credit losses that result
gagal bayar yang mungkin terjadi dalam jangka from default events that are possible within
waktu 12 bulan ke depan (ECL 12 bulan). the next 12-months (a 12-month ECL). But,
Namun, bila telah terdapat peningkatan when there have been significant increases
signifikan risiko kredit sejak pengakuan awal, in credit risks since initial recognition, a loss
penyisihan kerugian diakui untuk kerugian allowance is recognized for credit losses
kredit yang diperkirakan selama sisa umur expected over the remaining life of the
aset, terlepas dari jangka waktu gagal bayar asset, irrespective of timing of the default (a
(ECL sepanjang umurnya). lifetime ECL).
15
Page 20
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(Lanjutan) POLICIES (Continued)
b. Instrumen Keuangan (Lanjutan) b. Financial Instruments (Continued)
Aset Keuangan (Lanjutan) Financial Assets (Continued)
Penurunan Nilai Aset Keuangan (Lanjutan) Impairment of Financial Assets (Continued)
Karena piutang usaha tidak memiliki komponen Because its trade receivables do not contain
pembiayaan signifikan, Perseroan menerapkan significant financing component, the
pendekatan yang disederhanakan dalam Company applies a simplified approach in
perhitungan ECL. Oleh karena itu, Perseroan calculating ECL. Therefore, the Company
tidak melacak perubahan dalam risiko kredit, does not track changes in credit risk, but
namun justru mengakui penyisihan kerugian instead recognizes a loss allowance based
berdasarkan ECL sepanjang umurnya pada on lifetime ECL at each reporting date. The
setiap tanggal pelaporan. Perseroan Company establishes a provision matrix that
membentuk matriks pencadangan berdasarkan is based on its historical credit loss
kerugian kredit masa lalu, disesuaikan dengan experience, adjusted for forward-looking
faktor-faktor spesifik untuk debitur dan factors specific to the debtors and the
lingkungan ekonomi masa depan yang relevan. economic environment.
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Pengakuan Awal dan Pengukuran Initial Recognition and Measurement
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai Financial liabilities are classified as financial
liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar liabilities at fair value through profit or loss or
melalui laba rugi atau liabilitas keuangan pada financial liabilities at amortized cost. The
biaya perolehan diamortisasi. Perseroan Company determines the classification of its
menentukan klasifikasi liabilitas keuangan financial liabilities at initial recognition.
mereka pada saat pengakuan awal.
Liabilitas keuangan awalnya diukur sebesar Financial liabilities are initially measured at
nilai wajarnya. Biaya transaksi yang dapat fair value. Transaction costs that are directly
diatribusikan secara langsung dengan attributable to the acquisition of financial
perolehan liabilitas keuangan (selain liabilitas liabilities (other than financial liabilities at fair
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui value through profit or loss) are added to or
laba rugi) ditambahkan atau dikurangkan dari deducted from the fair value of the financial
nilai wajar liabilitas keuangan, yang sesuai, liabilities, as appropriate, on initial
pada pengakuan awal. Biaya transaksi yang recognition. Transaction costs directly
dapat diatribusikan secara langsung dengan attributable to the acquisition of financial
perolehan liabilitas keuangan yang diukur pada liabilities at fair value through profit or loss
nilai wajar melalui laba rugi langsung diakui are recognized immediately in profit or loss.
dalam laba rugi.
Liabilitas keuangan Perseroan terdiri dari utang The Company’s financial liabilities consisted
bank, utang usaha kepada pihak ketiga, of bank loans, trade payables to third parties,
liabilitas sewa, beban akrual dan liabilitas lease liabilities, accrued expenses and
pembiayaan konsumen diklasifikasikan sebagai consumer financing loans classified as
liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya financial liabilities at amortized cost. The
perolehan diamortisasi. Perseroan tidak Company had no financial liabilities
memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada measured at fair value through profit or loss.
nilai wajar melalui laba rugi.
16
Page 21
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(Lanjutan) POLICIES (Continued)
b. Instrumen Keuangan (Lanjutan) b. Financial Instruments (Continued)
Liabilitas Keuangan (Lanjutan) Financial Liabilities (Continued)
Pengukuran Selanjutnya Subsequent Measurement
Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan After initial recognition, interest-bearing
yang dikenakan bunga diukur pada biaya financial liabilities are subsequently
perolehan diamortisasi dengan menggunakan measured at amortized cost using the EIR
metode EIR. method.
Pada tanggal pelaporan, akrual beban bunga At the reporting dates, accrued interest
dicatat secara terpisah dari pokok pinjaman expenses are recorded separately from the
terkait dalam bagian liabilitas jangka pendek. associated borrowings within the current
Keuntungan atau kerugian harus diakui dalam liabilities section. Gains and losses are
laba rugi ketika liabilitas tersebut dihentikan recognized in profit or loss when the
pengakuannya serta melalui proses amortisasi liabilities are derecognized as well as
EIR. through the EIR amortization process.
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan Amortized cost is calculated by taking into
mempertimbangkan diskonto atau premium account any discount or premium on
atas perolehan dan komisi atau biaya yang acquisition and fee or costs that are an
merupakan bagian tidak terpisahkan dari EIR. integral part of the EIR. The EIR amortization
Amortisasi EIR dicatat sebagai “Beban is included in “Finance Costs” in profit or
Keuangan” dalam laba rugi. loss.
Penghentian Pengakuan Derecognition
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya A financial liability is derecognized when the
ketika liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak obligation under the contract is discharged or
dilepaskan atau dibatalkan atau kedaluwarsa. canceled or has expired.
Ketika liabilitas keuangan awal digantikan When an existing financial liability is replaced
dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi by another from the same lender on
pinjaman yang sama dengan ketentuan yang substantially different terms, or the terms of
berbeda secara substansial, atau modifikasi an existing liability are substantially modified,
secara substansial atas liabilitas keuangan such an exchange or modification is treated
yang telah dimiliki, maka pertukaran atau as a derecognition of the original liability and
modifikasi tersebut dicatat sebagai the recognition of a new liability, and the
penghapusan liabilitas keuangan awal dan difference in the respective carrying amount
pengakuan liabilitas keuangan baru dan selisih is recognized in profit or loss.
antara nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut
diakui sebagai laba atau rugi.
Saling Hapus Instrumen Keuangan Offsetting of Financial Instruments
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disaling Financial assets and financial liabilities are
hapus dan nilai netonya disajikan dalam offset and the net amount is reported in the
Laporan Posisi Keuangan ketika terdapat hak Statements of Financial Position, if there is a
yang berkekuatan hukum untuk melakukan currently enforceable legal right to offset the
saling hapus atas jumlah yang telah diakui recognized amounts and there is an intention
tersebut dan adanya niat untuk menyelesaikan to settle on a net basis, or to realize the
dengan menggunakan dasar neto, atau untuk assets and settle the liabilities
merealisasikan aset dan menyelesaikan simultaneously.
liabilitas secara simultan.
17
Page 22
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(Lanjutan) POLICIES (Continued)
b. Instrumen Keuangan (Lanjutan) b. Financial Instruments (Continued)
Nilai Wajar Instrumen Keuangan Fair Value of Financial Instruments
Nilai wajar instrumen keuangan yang The fair value of financial instruments that are
diperdagangkan dalam pasar aktif pada setiap actively traded in organized financial markets
tanggal pelaporan ditentukan berdasarkan is determined by reference to quoted market
referensi harga pasar kuotasian, tanpa prices without deducted by transaction costs
dikurangi biaya transaksi. at the end of the reporting period.
Untuk instrumen keuangan yang tidak For financial instruments where there is no
diperdagangkan dalam pasar aktif, nilai active market, fair value is determined using
wajarnya ditentukan berdasarkan teknik valuation techniques. Such techniques may
penilaian yang sesuai. Teknik penilaian tersebut include using a recent arm’s-length market
meliputi transaksi pasar wajar terkini, referensi transaction, reference to the current fair value
kepada nilai wajar kini instrumen keuangan of another instrument that is substantially the
lainnya yang secara substansi adalah serupa, same, discounted cash flow analysis, or other
analisa arus kas diskonto, atau model penilaian valuation models.
lainnya.
Jika nilai wajar instrumen keuangan yang tidak When the fair value of the financial
diperdagangkan di pasar aktif tidak dapat instruments not traded in an active market
ditentukan secara wajar, instrumen keuangan cannot be reliably determined, such financial
tersebut diakui dan diukur pada nilai instruments are recognized and measured at
tercatatnya. their carrying amounts.
c. Piutang Usaha c. Trade Receivables
Piutang usaha adalah jumlah piutang atas Trade receivables are amounts due from
penjualan atau jasa yang diberikan customers for sales or services performed in
sehubungan dengan kegiatan usaha. Bila the ordinary course of business. If collection
pembayaran diharapkan akan diterima dalam is expected in one year or less, they are
jangka waktu satu tahun atau kurang, maka classified as current assets. If not, they are
diklasifikasikan sebagai aset lancar. Bila tidak, presented as non-current assets.
disajikan sebagai aset tidak lancar.
Piutang usaha pada awalnya diakui pada nilai Trade receivables are recognized initially at
wajar dan kemudian diukur dengan fair value and subsequently measured at
menggunakan biaya perolehan diamortisasi amortized cost using the Effective Interest
dengan menggunakan metode Suku Bunga Rate method, less provision for impairment.
Efektif, dikurangi dengan penyisihan
penurunan nilai piutang.
Penyisihan piutang diukur berdasarkan Provisions for receivables are measured
kerugian kredit ekspektasian dengan based on expected credit losses by reviewing
melakukan penelaahan atas kolektibilitas the collectibility of individual or collective
saldo secara individual atau kolektif piutang balances of due from related parties using
pihak berelasi menggunakan pendekatan yang simplified approach with considering the
disederhanakan dengan mempertimbangkan forward-looking information at the end of
informasi masa yang akan datang yang each reporting period. Receivables are
dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan. written-off during the period in which they are
Piutang dihapusbukukan pada saat piutang determined to be not collectible.
tersebut tidak tertagih.
18
Page 23
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(Lanjutan) POLICIES (Continued)
d. Sewa d. Leases
Suatu kontrak mengandung sewa jika kontrak A contract contains a lease if the contract
tersebut memberikan hak untuk conveys the right to control the use of an
mengendalikan penggunaan aset selama asset for a period of time in exchange for
jangka waktu tertentu yang dipertukarkan consideration. The Company leases certain
dengan imbalan. Perseroan menyewa aset assets by recognizing right-of-use assets and
tertentu dengan mengakui aset hak-guna dan lease liabilities.
liabilitas sewa.
Aset hak-guna diakui sebesar biaya The right-of-use assets are stated at cost,
perolehan, dikurangi dengan akumulasi less accumulated depreciation and
penyusutan dan penurunan nilai. Aset hak- impairment. Right-of-use assets are
guna disusutkan selama jangka waktu yang depreciated over the shorter of the useful life
lebih pendek antara umur manfaat aset hak- of the assets or the lease term.
guna atau masa sewa.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini Lease liabilities are measured at the present
pembayaran sewa yang belum dibayar. Setiap value of the lease payments that are not
pembayaran sewa dialokasikan antara porsi paid. Each lease payment is allocated
pelunasan liabilitas dan biaya keuangan. between the liability portion and finance cost.
Liabilitas sewa, disajikan sebagai liabilitas Lease liabilities are classified in long-term
jangka panjang kecuali untuk bagian yang liabilities except for those with maturities of
jatuh tempo dalam waktu 12 bulan atau 12 months or less which are included in
kurang yang disajikan sebagai liabilitas jangka current liabilities. The interest element of the
pendek. Unsur bunga dalam biaya keuangan finance cost is charged to profit or loss over
dibebankan ke laba rugi selama masa sewa the lease period so as to produce a constant
yang menghasilkan tingkat suku bunga rate of interest on the remaining balance of
konstan atas sisa saldo liabilitas. the liability.
Perseroan tidak mengakui aset hak-guna dan The Company does not recognize right-of-
liabilitas sewa atas kontrak sewa dengan use assets and lease liabilities for short-term
masa kurang dari 12 bulan dan sewa dengan leases that have a lease term less than 12
aset yang bernilai rendah. months and leases with low-value assets.
e. Persediaan e. Inventories
Persediaan dibukukan berdasarkan nilai Inventories are stated at the lower of cost and
terendah antara biaya perolehan dan nilai net realizable value. Cost of inventories is
realisasi neto. Biaya perolehan persediaan computed using the Moving Average method
ditentukan dengan menggunakan metode except for the excise tape inventory whose
Rata-rata Bergerak kecuali untuk persediaan cost is determined using the Specific
pita cukai yang biayanya ditentukan dengan Identification method.
metode Identifikasi Khusus.
Nilai realisasi neto adalah estimasi harga jual Net realizable value is the estimated selling
dalam kegiatan usaha normal, dikurangi price in the normal business activities, less
estimasi biaya penyelesaian dan beban the estimated completion costs and selling
penjualan. expenses.
Cadangan penurunan nilai persediaan Provision for impairment of inventories is
dilakukan untuk mengurangi nilai tercatat made to reduce the carrying value of
menjadi nilai realisasi neto dan ditentukan inventories to their net realizable value and
berdasarkan hasil penelaahan terhadap determined based on the results of a review
keadaan persediaan. of the inventories condition.
19
Page 24
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(Lanjutan) POLICIES (Continued)
f. Aset Tetap f. Fixed Assets
Tanah, bangunan, mesin dan kendaraan Land, buildings, machinery and vehicles are
dibukukan berdasarkan nilai revaluasi yang stated at their revalued amounts, being the
merupakan nilai wajar pada tanggal revaluasi fair value at the date of revaluation, less any
dikurangi akumulasi penyusutan dan subsequent accumulated depreciation and
akumulasi rugi penurunan nilai yang terjadi subsequent accumulated impairment losses.
setelah tanggal Revaluasi. Revaluasi Revaluation is made for a maximum of every
dilakukan maksimal setiap tiga tahun untuk three years to ensure that the carrying
memastikan bahwa jumlah tercatat tidak amount does not differ materially from that
berbeda secara material dari jumlah yang which would be determined using the fair
ditentukan dengan menggunakan nilai wajar value at the Interim Statement of Financial
pada tanggal Laporan Posisi Keuangan Position date.
Interim.
Pada tanggal revaluasi, akumulasi penyusutan On the revaluation date, the accumulated
dieliminasi dengan nilai tercatat bruto aset. depreciation was eliminated against the gross
carrying amount of the assets.
Kenaikan yang berasal dari revaluasi tanah, Any increase arising from the revaluation of
bangunan, mesin dan kendaraan diakui pada land, building, machinery and vehicles is
penghasilan komprehensif lain dan recognized in other comprehensive income
terakumulasi dalam ekuitas pada bagian and accumulated in equity under the heading
surplus revaluasian kecuali sebelumnya of revaluation surplus, except to the extent
penurunan revaluasi atas aset yang sama that it reverses a revaluation decrease, for the
pernah diakui dalam laba rugi, dalam hal ini same asset which was previously recognized
kenaikan revaluasi hingga sebesar penurunan in profit or loss, in which case the increase is
nilai aset akibat revaluasi tersebut, dikreditkan credited to profit and loss to the extent of the
dalam laba rugi. Penurunan jumlah tercatat decrease previously charged. A decrease in
yang berasal dari revaluasi seluruh aset tetap carrying amount arising from the revaluation
dibebankan ke laba rugi apabila penurunan of all the fixed assets is charged to profit or
tersebut melebihi saldo surplus revaluasi aset loss to the extent that it exceeds the balance,
yang bersangkutan, jika ada. if any.
Surplus revaluasi yang telah disajikan dalam The revaluation surplus that has been
ekuitas dipindahkan langsung ke saldo laba presented in equity is directly transferred to
pada saat aset tersebut dihentikan retained earnings when the asset is
pengakuannya. derecognized.
Aset tetap lainnya dibukukan berdasarkan Other fixed assets are stated at cost less
biaya perolehan setelah dikurangi akumulasi accumulated depreciation and impairment
penyusutan dan rugi penurunan nilai, jika ada. losses, if any.
Bangunan disusutkan dengan menggunakan Buildings are depreciated using the Straight-
metode Garis Lurus dengan taksiran masa line method with the estimated useful lives of
manfaat 20 tahun. 20 years.
Aset tetap lainnya, disusutkan dengan Other fixed assets are depreciated using the
menggunakan metode Saldo Menurun Double Declining method over the estimated
berdasarkan taksiran masa manfaat useful lives of the assets as follows:
keekonomian masing-masing aset tetap
sebagai berikut:
Mesin 8 tahun Machinery 8 years
Perabotan dan Peralatan 4 tahun Furniture and Fixtures 4 years
Kendaraan 5 - 8 tahun Vehicles 5 - 8 years
20
Page 25
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(Lanjutan) POLICIES (Continued)
f. Aset Tetap (Lanjutan) f. Fixed Assets (Continued)
Hak atas tanah dinyatakan sebesar biaya Land rights are stated at cost and not
perolehan dan tidak diamortisasi, karena amortized, as the management believes that
manajemen berpendapat bahwa kemungkinan the land rights will be renewed/extended
besar hak atas tanah tersebut dapat when they expire. Legal costs of land rights
diperbarui/diperpanjang pada saat masa when the land was acquired initially are
berlakunya telah berakhir. Biaya pengurusan recognized as part of the cost of the land and
legal hak atas tanah ketika tanah diperoleh not amortized. The legal renewal costs of
pertama kali diakui sebagai bagian dari biaya land rights are recognized as intangible asset
perolehan tanah dan tidak diamortisasi. Biaya and are amortized over the shorter of the
terkait dengan pembaharuan hak atas tanah rights legal life and land’s economic life.
diakui sebagai aset tak berwujud dan
diamortisasi sepanjang umur hukum atau
umur ekonomi tanah mana yang lebih pendek.
Masing-masing jenis hak atas tanah dianalisa Each of the land rights is analysed to
untuk menentukan apakah hak atas tanah determine whether it should be accounted for
tersebut harus dicatat sebagai aset tetap atau as either a fixed asset or a right-of-use asset,
aset hak-guna tergantung pada substansi depending on the underlying economic
ekonomik yang mendasari kepemilikan hak substance of the landrights ownership. If the
atas tanah. Jika hak atas tanah tersebut tidak landrights do not effectively provide control of
secara efektif memberikan pengendalian atas the underlying assets, but only give the rights
aset pendasar, melainkan hanya memberikan to use the underlying assets, they are
hak untuk menggunakan aset pendasar, accounted for as leases under PSAK 116,
transaksi tersebut dicatat sebagai sewa “Leases”. If the landrights are substantially
berdasarkan PSAK 116, “Sewa”. Jika hak atas similar to those of land purchases, they are
tanah secara substansi menyerupai pembelian accounted for as fixed assets under PSAK
tanah, maka hak atas tanah tersebut dicatat 216 “Fixed Assets”.
sebagai aset tetap berdasarkan PSAK 216
“Aset Tetap”.
Biaya-biaya setelah pengakuan awal aset Subsequent costs are included in the asset's
diakui sebagai bagian dari nilai tercatat aset carrying amount or recognized as a separate
atau sebagai aset yang terpisah, sebagaimana asset, as appropriate, only when it is
seharusnya, hanya apabila kemungkinan probable that future economic benefits
besar Perseroan akan mendapatkan manfaat associated with the item will flow to the
ekonomis di masa depan berkenaan dengan Company and the cost of the item can be
aset tersebut dan biaya perolehan aset dapat measured reliably. Amounts related to
diukur dengan andal. Nilai yang terkait dengan component replacement are not recognized.
penggantian komponen tidak diakui. Biaya Repairs and maintenance costs are charged
perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke to profit or loss during the period in which
dalam laba rugi selama periode dimana biaya- they are incurred.
biaya tersebut terjadi.
Nilai residu, umur manfaat aset dan metode The residual values, useful lives and methods
penyusutan ditelaah, dan jika perlu of depreciation are reviewed, and adjusted
disesuaikan, pada setiap akhir periode prospectively if appropriate, at each financial
pelaporan. year-end.
Apabila aset tetap dihentikan pengakuannya, When fixed assets are derecognized, their
maka nilai tercatat dan akumulasi carrying values and the related accumulated
penyusutannya dikeluarkan dari akun aset depreciation are removed from the accounts
tetap dan keuntungan atau kerugian yang and any resulting gain or loss is reflected in
dihasilkan diakui dalam laba rugi tahun profit or loss for the year.
berjalan.
21
Page 26
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(Lanjutan) POLICIES (Continued)
g. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan g. Impairment of Non-Financial Assets
Aset non-keuangan ditelaah untuk mengetahui Non-financial assets are reviewed for
apakah telah terjadi penurunan nilai bilamana impairment whenever events or changes in
terdapat kejadian atau perubahan keadaan circumstances indicate that the carrying
yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat amount may not be recoverable. An
aset tersebut tidak dapat dipulihkan. Kerugian impairment loss is recognized for the amount
akibat penurunan nilai diakui sebesar selisih by which the carrying amount of the asset
antara nilai tercatat aset dengan jumlah exceeds its recoverable amount.
terpulihkannya.
Jumlah terpulihkan adalah nilai yang lebih Recoverable amount is the higher of its fair
tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk value less cost to sell or its value in use of the
menjual dan nilai pakai aset. Dalam rangka assets. For the purposes of assessing
mengukur penurunan nilai, aset impairment, assets are grouped at the lowest
dikelompokkan hingga unit terkecil yang levels for which there are separately
menghasilkan arus kas terpisah. identifiable cash flows.
Pada setiap akhir periode pelaporan, aset At each reporting date, non-financial assets
non-keuangan, yang telah mengalami that suffered impairment are reviewed for
penurunan nilai ditelaah untuk menentukan possible reversal of the impairment.
apakah terdapat kemungkinan pemulihan Recoverable amount is immediately
penurunan nilai. Jika terjadi pemulihan nilai, recognized in profit or loss, but not in excess
maka langsung diakui dalam laba rugi, tetapi of any accumulated impairment loss
tidak boleh melebihi akumulasi rugi penurunan previously recognized.
nilai yang telah diakui sebelumnya.
h. Pengukuran Nilai Wajar h. Fair Value Measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima Fair value is the price that would be received
untuk menjual suatu aset atau harga yang to sell an asset or paid to transfer a liability in
akan dibayar untuk mengalihkan suatu an orderly transaction between market
liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku participants at the measurement date. The
pasar pada tanggal pengukuran. Pengukuran fair value measurement is based on the
nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi presumption that the transaction to sell the
untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas asset or transfer the liability takes place either
terjadi di pasar utama untuk aset atau liabilitas in the principal market for the asset or liability,
tersebut; atau jika tidak terdapat pasar utama, or in the absence of a principal market, in the
di pasar yang paling menguntungkan untuk most advantageous market for the asset or
aset atau liabilitas tersebut. liability.
Pengukuran nilai wajar aset non-keuangan A fair value measurement of a non-financial
memperhitungkan kemampuan pelaku pasar asset takes into account a market
untuk menghasilkan manfaat ekonomik participant's ability to generate economic
dengan menggunakan aset dalam benefits by using the asset in its highest and
penggunaan tertinggi dan terbaiknya atau best use or by selling it to another market
dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain participant that would use the asset in its
yang akan menggunakan aset tersebut dalam highest and best use.
penggunaan tertinggi dan terbaiknya.
Perseroan menggunakan teknik penilaian The Company uses valuation techniques that
yang sesuai dengan keadaan dan dimana are appropriate in the circumstances and for
data yang memadai tersedia untuk mengukur which sufficient data are available to measure
nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input fair value, maximizing the use of relevant
yang dapat diobservasi yang relevan dan observable inputs and minimizing the use of
meminimalkan penggunaan input yang tidak unobservable inputs.
dapat diobservasi.
22
Page 27
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(Lanjutan) POLICIES (Continued)
h. Pengukuran Nilai Wajar (Lanjutan) h. Fair Value Measurement (Continued)
Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya All assets and liabilities for which fair value is
diukur atau diungkapkan dalam Laporan measured or disclosed in the Interim
Keuangan Interim dikategorikan dalam hirarki Financial Statements are categorized within
nilai wajar berdasarkan level input terendah the fair value hierarchy, described as follows,
yang signifikan terhadap keseluruhan based on the lowest level input that is
pengukuran nilai wajar sebagai berikut: significant to the fair value measurement as
a whole:
i) Input Level 1: harga kuotasian (tanpa
penyesuaian) di pasar aktif untuk aset i) Level 1 inputs: quoted prices
atau liabilitas yang identik yang dapat (unadjusted) in active markets for
diakses entitas pada tanggal pengukuran. indentical assets or liabilities accessible
ii) Input Level 2: input selain harga kuotasian by the entity at the measurement date.
yang termasuk dalam Level 1 yang dapat ii) Level 2 inputs: inputs other than quoted
diobservasi untuk aset dan liabilitas, baik prices included in Level 1 that are
secara langsung atau tidak langsung. observable for the assets and liabilities,
iii) Input Level 3: input yang tidak dapat either directly or indirectly.
diobservasi baik secara langsung atau iii) Level 3 inputs: inputs that are directly or
tidak langsung. indirectly unobservable.
i. Pengakuan Pendapatan dan Beban i. Revenue and Expense Recognition
Dalam menentukan pengakuan pendapatan, In determining the revenue recognition, the
Perseroan melakukan analisa transaksi Company performs a transaction analysis
melalui lima langkah analisa berikut: through the following five steps of
assessment:
1. Mengindentifikasi kontrak dengan 1. Identify contracts with customers with
pelanggan, dengan kriteria sebagai certain criteria as follows: (a) the contract
berikut: (a) kontrak telah disetujui oleh has been agreed by the parties involved
pihak-pihak terkait dalam kontrak; (b) in the contract; (b) the Company can
Perseroan bisa mengidentifikasi hak dari identify the rights of relevant parties and
pihak-pihak terkait dan jangka waktu the term of payment for the goods to be
pembayaran dari barang yang akan transferred; (c) the contract has
dialihkan; (c) kontrak memiliki substansi commercial substance; (d) it is probable
komersial; (d) besar kemungkinan that the Company will receive benefits for
Perseroan akan menerima imbalan atas the goods transferred.
barang yang dialihkan.
2. Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan 2. Identify the performance obligations in the
dalam kontrak ke pelanggan. contract to the customer.
3. Menentukan harga transaksi, setelah 3. Determine the transaction price, net of
dikurangi diskon, retur, potongan discounts, returns, trade allowances,
penjualan, pajak ekspor dan pungutan export tax and export levies, which an
ekspor, yang berhak diperoleh suatu entity expects to be entitled in exchange
entitas sebagai kompensasi atas for transferring promised goods to a
diserahkannya barang yang dijanjikan ke customer.
pelanggan.
4. Mengalokasikan harga transaksi kepada 4. Allocate the transaction price to each
setiap kewajiban pelaksanaan dengan performance obligation on the basis of
menggunakan dasar harga jual dari setiap the selling prices of each goods promised
barang yang dijanjikan di kontrak. in the contract.
5. Mengakui pendapatan ketika kewajiban 5. Recognize revenue when the
pelaksanaan telah dipenuhi (sepanjang performance obligation is satisfied (over
waktu atau pada suatu waktu tertentu). time or at a point in time).
23
Page 28
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(Lanjutan) POLICIES (Continued)
i. Pengakuan Pendapatan dan Beban i. Revenue and Expense Recognition
(Lanjutan) (Continued)
Pendapatan diakui pada titik waktu tertentu. Revenue is recognized at a point in time.
Pendapatan dari penjualan barang jadi diakui Revenue from the sales of finished goods is
pada saat pengendalian atas barang jadi telah recognized when control is transferred to a
berpindah kepada pelanggan. customer.
Beban diakui pada saat terjadinya (basis Expenses are recognized as incurred
akrual). (accrual basis).
j. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang j. Foreign Currency Transactions and
Asing Balances
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan Transactions denominated in foreign
dalam mata uang Rupiah berdasarkan kurs currencies are translated into Indonesian
yang berlaku pada saat transaksi terjadi. Rupiah based on the prevailing exchange
rate at the time the transaction occurs.
Aset dan liabilitas moneter dalam mata uang Foreign currency monetary assets and
asing dijabarkan dalam mata uang Rupiah liabilities are translated into Indonesian
dengan menggunakan kurs tengah Bank Rupiah at Bank Indonesia middle rates of
Indonesia yang berlaku pada akhir periode exchange prevailing at the end of reporting
pelaporan. Laba atau rugi kurs yang timbul period. Any resulting gain or loss on the
dari transaksi dan penyesuaian aset dan transaction and adjustment of the foreign
liabilitas dalam mata uang asing tersebut currency assets and liabilities is credited or
dikreditkan atau dibebankan dalam laba rugi charged to profit or loss for the year.
tahun berjalan.
k. Perpajakan k. Taxation
Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai Current tax and deferred income tax are
penghasilan atau beban dalam laba rugi tahun recognized as income or expense in profit or
berjalan, kecuali jika pajak penghasilan loss for the year, except to the extent that it
tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian relates to items recognized to other
yang diakui ke penghasilan komprehensif lain comprehensive income or directly to equity.
atau langsung ke ekuitas.
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan The current tax expense is determined based
penghasilan kena pajak dalam periode yang on the taxable income in the period
bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif calculated based on the prevailing tax rates.
pajak yang berlaku.
Pajak tangguhan diakui menggunakan metode Deferred tax is recognized using the Liability
Liabilitas atas perbedaan temporer antara method on the temporary differences
jumlah tercatat aset dan liabilitas dengan between the tax bases of assets and liabilities
dasar pengenaan pajaknya. Liabilitas pajak and their carrying amounts for financial
tangguhan diakui untuk semua perbedaan reporting purposes at the end of the reporting
temporer kena pajak dan aset pajak period. Deferred tax liabilities are recognized
tangguhan diakui untuk perbedaan temporer for all taxable temporary differences and
yang boleh dikurangkan dan akumulasi rugi deferred tax assets are recognized for all
fiskal, sepanjang besar kemungkinan dapat deductible temporary differences and
dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena accumulated fiscal losses, to the extent that it
pajak pada masa datang. is probable to be utilized to reduce future
taxable profit.
24
Page 29
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(Lanjutan) POLICIES (Continued)
k. Perpajakan (Lanjutan) k. Taxation (Continued)
Pajak tangguhan dihitung dengan Deferred income tax is calculated at the tax
menggunakan tarif pajak yang berlaku atau rates that have been enacted or substantively
secara substansial telah berlaku pada akhir enacted at the end of the reporting period.
periode pelaporan. Perubahan nilai tercatat Changes in the carrying amount of deferred
aset atau liabilitas pajak tangguhan yang tax assets or liabilities due to a provision
disebabkan penyisihan dan/atau penyesuaian and/or readjustment to all temporary
kembali dari seluruh perbedaan temporer, differences are credited or charged to profit or
termasuk perubahan tarif pajak dibebankan loss for the period.
atau dikreditkan pada laba rugi periode
berjalan.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling Deferred tax assets and liabilities are offset if
hapus ketika terdapat hak yang dapat a legally enforceable right exists to set off
dipaksakan secara hukum untuk melakukan current tax assets against current income tax
saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas liabilities and the deferred taxes relate to the
pajak kini dan pajak tangguhan tersebut terkait same taxable entity and the same taxation
dengan entitas yang sama dan otoritas authority.
perpajakan yang sama.
Untuk setiap entitas pengaruh pajak atas For each of the entities the tax effects of
perbedaan temporer dan akumulasi rugi pajak temporary differences and fiscal loss carry
yang masing-masing dapat berupa aset atau forwards each of which can be either an
liabilitas disajikan dalam jumlah bersih untuk asset or a liability are presented on a net
masing-masing entitas tersebut. basis for each of these entities.
Pendapatan, beban dan aset diakui neto atas Revenues, expenses and assets are
jumlah Pajak Pertambahan Nilai (PPN), recognized net of the amount of Value Added
kecuali PPN yang timbul dari pembelian aset Tax (VAT), except for VAT arising from the
atau jasa yang tidak dapat dikreditkan, maka purchase of assets or services that cannot be
PPN tersebut diakui sebagai bagian dari biaya credited, the VAT is recognized as part of the
perolehan aset atau sebagai bagian dari acquisition cost of the asset or as part of the
beban yang bersangkutan. Piutang dan utang expense. Receivables and payables
yang disajikan termasuk dengan jumlah PPN. presented including the VAT amount.
Jumlah tambahan pokok dan denda pajak Additional principal amount of tax and
yang ditetapkan dengan surat ketetapan pajak penalties established by the tax assessment
diakui sebagai penghasilan atau beban dalam letter is recognized as income or expense in
laba rugi tahun berjalan, kecuali jika diajukan profit or loss for the year, unless there are
upaya penyelesaian selanjutnya. Jumlah further proposed remedies. An additional
tambahan pokok pajak dan denda amount of principal outstanding taxes and
ditangguhkan pembebanannya sepanjang penalties are deferred when they meet the
memenuhi kriteria pengakuan aset. asset recognition criteria.
l. Imbalan Kerja l. Employee Benefits
(i) Liabilitas Imbalan Pasca Masa Kerja (i) Pension Benefit Liabilities
Program pensiun imbalan pasti adalah A defined benefit plan is a pension plan
program pensiun yang menentukan that defines an amount of pension benefit
jumlah imbalan pensiun yang akan to be provided, usually as a function of
diberikan, biasanya berdasarkan satu one or more factors such as age, years
faktor atau lebih seperti usia, masa kerja, of service, or compensation.
atau kompensasi.
25
Page 30
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(Lanjutan) POLICIES (Continued)
l. Imbalan Kerja (Lanjutan) l. Employee Benefits (Continued)
(i) Liabilitas Imbalan Pasca Masa Kerja (i) Pension Benefit Liabilities (Continued)
(Lanjutan)
Perseroan harus menyediakan imbalan The Company is required to provide a
pensiun dengan jumlah minimal sesuai minimum amount of pension benefits in
dengan Undang-Undang Cipta Kerja (”UU accordance with Job Creation Law
Cipta Kerja”) No. 6/2023 untuk tahun 2024 (the “Job Creation Law”) No. 6/2023 for
dan Undang-Undang Cipta Kerja the year 2024 and Job Creation Law
No. 11/2020 untuk tahun 2023 atau No. 11/2020 for the year 2023 or the
Kontrak Kerja Bersama (“KKB”), mana Collective Labor Agreement (the “CLA”),
yang lebih tinggi. Karena UU Cipta Kerja whichever is higher. Since the Job
atau KKB menentukan rumus tertentu Creation Law and the CLA set the
untuk menghitung jumlah minimal imbalan formula for determining the minimum
pensiun, pada dasarnya program pensiun amount of benefits, in substance pension
berdasarkan UU Cipta Kerja atau KKB plans under the Job Creation Law or the
adalah program pensiun imbalan pasti. CLA represent defined benefit plans.
Liabilitas program pensiun imbalan pasti The liability recognized in the Interim
yang diakui di Laporan Posisi Keuangan Statements of Financial Position in
Interim adalah nilai kini kewajiban imbalan respect of the defined benefit pension
pasti pada tanggal akhir pelaporan plan is the present value of the defined
dikurangi nilai wajar aset program. benefit obligation at the reporting date
less the fair value of plan assets.
Liabilitas imbalan pasti dihitung oleh The defined benefit liability is calculated
aktuaris independen menggunakan by independent actuaries using the
metode Proyeksi Kredit Unit. Nilai kini Projected Unit Credit method. The
liabilitas imbalan pasti ditentukan dengan present value of the defined benefit
mendiskonto estimasi arus kas keluar liability is determined by discounting the
masa depan menggunakan tingkat bunga estimated future cash outflows using
obligasi pemerintah (dengan interest rates of government bonds
pertimbangan saat ini tidak ada pasar aktif (considering currently there is no deep
untuk obligasi korporat berkualitas tinggi) market for high-quality corporate bonds)
dalam mata uang yang sama dengan that are denominated in the currency in
mata uang imbalan yang akan dibayarkan which the benefit will be paid, and that
dan waktu jatuh tempo yang kurang lebih have terms to maturity approximating the
sama dengan waktu jatuh tempo imbalan terms of the related pension liability.
yang bersangkutan.
Biaya jasa kini dari program pensiun The current service cost of the defined
imbalan pasti diakui dalam laba rugi pada benefit plan is recognized in the profit or
beban imbalan kerja dimana loss in employee benefit expenses which
mencerminkan peningkatan liabilitas reflect the increase in the defined benefit
imbalan pasti yang dihasilkan dari jasa liability resulting from the employees’
karyawan dalam tahun berjalan. service in the current year.
Biaya jasa lalu diakui secara langsung di Past service costs are recognized
laba rugi. immediately in profit or loss.
Keuntungan dan kerugian aktuarial yang Actuarial gains and losses arising from
timbul dari penyesuaian dan perubahan experience adjustments and changes in
asumsi aktuaria dibebankan atau actuarial assumptions are charged or
dikreditkan ke penghasilan komprehensif credited to other comprehensive income
lain diperiode terjadinya. and presented as part of retained
earnings in the period in which they arise.
26
Page 31
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(Lanjutan) POLICIES (Continued)
l. Imbalan Kerja (Lanjutan) l. Employee Benefits (Continued)
(ii) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja (ii) Termination Benefits
Pesangon pemutusan kontrak kerja Termination benefits are payable when
terutang ketika Perseroan employment is terminated by the
memberhentikan hubungan kerja sebelum Company before the normal retirement
usia pensiun normal, atau ketika seorang date, or whenever an employee accepts
pekerja menerima penawaran voluntary redundancy in exchange for
mengundurkan diri secara sukarela these benefits. The Company recognizes
dengan kompensasi imbalan pesangon. termination benefits at the earlier of the
Perseroan mengakui pesangon following dates: (i) when the Company
pemutusan kontrak kerja pada tanggal can no longer withdraw the offer of those
yang lebih awal antara: (i) ketika benefits; and (ii) when the Company
Perseroan tidak dapat lagi menarik recognizes costs for a restructuring that
tawaran atas imbalan tersebut; dan is within the scope of PSAK 237 and
(ii) ketika Perseroan mengakui biaya involves the payment of termination
untuk restrukturisasi yang berasal dalam benefits. In the case of an offer being
ruang lingkup PSAK 237 dan melibatkan made to encourage voluntary
pembayaran pesangon. Dalam hal redundancy, the termination benefits are
menyediakan pesangon sebagai measured based on the number of
penawaran untuk mengundurkan diri employees expected to accept the offer.
secara sukarela, pesangon pemutusan Benefits falling due more than 12 months
kontrak kerja diukur berdasarkan jumlah after the reporting date are discounted to
karyawan yang diharapkan menerima their present value.
penawaran tersebut. Imbalan yang jatuh
tempo lebih dari 12 bulan setelah periode
pelaporan didiskontokan menjadi nilai
kininya.
m. Transaksi dengan Pihak Berelasi m. Related Party Transactions
Pihak-pihak berelasi didefinisikan sebagai Related parties are defined as follows:
berikut:
a) Orang atau anggota keluarga terdekat a) A person or a close member of the
mempunyai relasi dengan Perseroan person's family is related to the Company
(entitas pelapor) jika orang tesebut: (the reporting entity) if that person:
i) Memiliki pengendalian atau i) Has control or joint control over the
pengendalian bersama atas entitas reporting entity;
pelapor;
ii) Memiliki pengaruh signifikan atas ii) Has significant influence over the
entitas pelapor; atau reporting entity; or
iii) Personil manajemen kunci entitas iii) Is a member of the key management
pelapor atau entitas induk entitas personnel of the reporting entity or of
pelapor. a parent of the reporting entity.
27
Page 32
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(Lanjutan) POLICIES (Continued)
m. Transaksi dengan Pihak Berelasi (Lanjutan) m. Related Party Transactions (Continued)
b) Suatu entitas berelasi dengan entitas b) An entity is related to the reporting entity
pelapor jika memenuhi salah satu hal if any of the following conditions applies:
berikut:
i) Entitas dan entitas pelapor adalah i) The entity and the reporting entity
anggota dari kelompok usaha yang are members of the same company
sama (artinya entitas induk, entitas (which means that each parent,
anak dan entitas anak berikutnya subsidiary and fellow subsidiary is
terkait dengan entitas lain). related to the others).
ii) Satu entitas adalah entitas asosiasi ii) One entity is an associate or joint
atau ventura bersama dari entitas lain venture of the other entity (or an
(atau entitas asosiasi atau ventura associate or joint venture of a
bersama yang merupakan anggota member of a company of which the
suatu kelompok usaha, yang mana other entity is a member).
entitas lain tersebut adalah
anggotanya).
iii) Kedua entitas tersebut adalah ventura iii) Both entities are joint ventures of the
bersama dari pihak ketiga yang sama. same third parties.
iv) Satu entitas adalah ventura bersama iv) One entity is a joint venture of a third
dari entitas ketiga dan entitas yang entity and the other entity is an
lain adalah entitas asosiasi dari associate of the third entity.
entitas ketiga.
v) Entitas tersebut adalah suatu program v) The entity is a post-employment
imbalan pascakerja untuk imbalan benefit plan for the benefit of
kerja dari salah satu entitas pelapor employees of either the reporting
atau entitas yang terkait dengan entity or an entity related to the
entitas pelapor. Jika entitas pelapor reporting entity. If the reporting entity
adalah entitas yang menyelenggara- is itself such a plan, the sponsoring
kan program tersebut, maka entitas employers are also related to the
sponsor juga berelasi dengan entitas reporting entity.
pelapor.
vi) Entitas yang dikendalikan atau vi) The entity is controlled or jointly
dikendalikan bersama oleh orang controlled by a person identified in
yang diidentifikasi dalam huruf a). a).
vii) Orang yang diidentifikasi dalam huruf vii) A person identified in a) i) has
a) i) memiliki pengaruh signifikan atas significant influence over the entity or
entitas atau personil manajemen is a member of the key management
kunci entitas (atau entitas induk dari personnel of the entity (or of a parent
entitas). of the entity).
viii) Entitas, atau anggota dari kelompok viii) The entity, or any member of a group
di mana entitas merupakan bagian of which it is a part, provides of key
dari kelompok tersebut, menyediakan management personnel services to
jasa personil manajemen kunci the reporting entity or to the reporting
kepada entitas pelapor atau kepada entity's parent.
entitas induk dari entitas pelapor.
28
Page 33
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(Lanjutan) POLICIES (Continued)
m. Transaksi dengan Pihak Berelasi (Lanjutan) m. Related Party Transactions (Continued)
Transaksi dengan pihak berelasi dilakukan Related party transactions are made based
berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh on terms agreed by the parties, which may
kedua belah pihak, dimana persyaratan not be the same as those of the transactions
tersebut mungkin tidak sama dengan transaksi between unrelated parties. All significant
yang dilakukan dengan pihak-pihak tidak transactions and balances with related parties
berelasi. Seluruh transaksi dan saldo yang are disclosed in the relevant Notes to the
material dengan pihak-pihak berelasi Interim Financial Statements.
diungkapkan dalam Catatan atas Laporan
Keuangan Interim.
n. Informasi Segmen n. Segment Information
Segmen adalah bagian khusus dari Perseroan A segment is a distinguishable component of
yang terlibat dalam menyediakan produk dan the Company engaged in providing products
jasa dalam lingkungan ekonomi tertentu and services within a particular economic
(segmen geografis), yang memiliki risiko dan environment (geographical segment), which
imbalan yang berbeda dari segmen lainnya. is subject to risks and rewards that are
different from those in other segments.
o. Laba Per Saham Dasar o. Basic Earnings per Share
Laba per saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share is calculated by
membagi laba periode berjalan dengan jumlah dividing the net income for the period with the
rata-rata tertimbang saham biasa yang weighted average number of ordinary shares
beredar pada tahun yang bersangkutan. outstanding during the year.
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 As of September 30, 2025 and December 31,
Desember 2024, Perseroan tidak mempunyai 2024, the Company had no potential dilutive
efek berpotensi saham biasa yang bersifat ordinary shares, accordingly there was no
dilutif, sehingga laba per saham dilusian tidak diluted earnings per share calculated and
dihitung dan disajikan pada Laporan Laba presented in the Interim Statements of Profit
Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain or Loss and Other Comprehensive Income.
Interim.
p. Biaya Emisi Saham p. Stock Issuance Cost
Biaya yang terjadi sehubungan dengan Cost incurred in a connection with the
penerbitan modal saham Perseroan kepada issuance of shares of the Company to the
publik dikurangkan langsung dengan hasil public is deducted directly with the result of
emisi dan disajikan sebagai pengurang akun issuance and presented as deduction to
tambahan modal disetor dalam Laporan Posisi additional paid-in capital in the Interim
Keuangan Interim. Biaya emisi yang terjadi Statements of Financial Position. Stock
sebelum pencatatan saham perdana, dicatat issuance cost that occurs before the initial
sebagai biaya ditangguhkan. listing of shares, is recorded as deferred
charges.
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING JUDGMENTS
Penyajian Laporan Keuangan Interim berdasarkan The presentation of the Interim Financial
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia Statements based on Indonesian Financial
mengharuskan manajemen untuk membuat estimasi Accounting Standards requires management to
dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang make estimates and assumptions that affect the
dilaporkan dalam Laporan Keuangan Interim. reported amounts in the Interim Financial
Statements.
29
Page 34
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (Lanjutan) JUDGMENTS (Continued)
Karena adanya ketidakpastian yang melekat dalam Due to inherent uncertainties in the estimation
penerapan estimasi, maka realisasinya dapat determination, the actual amounts reported in the
berbeda dari jumlah estimasi yang dibuat. future might possibly be different from those
estimates.
Informasi tentang asumsi utama yang dibuat Information about the key assumptions
mengenai masa depan dan sumber utama dari concerning future and other key sources of
estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode estimation at the end of the reporting period, that
pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang have the significant risk of causing a material
mengakibatkan penyesuaian material terhadap adjustment to the carrying amount of assets and
jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam periode liabilities within the next financial year is
pelaporan berikutnya dijelaskan di bawah ini. discussed below.
Cadangan Penurunan Nilai Piutang Provision for Impairment of Receivables
Perseroan menetapkan estimasi penyisihan The Company estimates impairment provision for
penurunan nilai piutang usaha menggunakan trade receivables using a simplified approach of
pendekatan yang disederhanakan dari ECL. Matriks ECL. A provision matrix is used to determine ECL
provisi digunakan untuk menghitung ECL untuk for trade receivables, where the provision rates
piutang usaha dimana tarif provisi didasarkan pada are based on days past due for groupings of
hari tunggakan untuk pengelompokan berbagai various customer segments that have similar loss
segmen pelanggan yang memiliki pola kerugian patterns.
serupa.
Matriks provisi awalnya didasarkan pada riwayat The provision matrix is initially based on the
tingkat kerugian pelanggan. Perseroan akan customer’s historical observed loss rates. The
melakukan penyesuaian pengalaman kerugian Company will adjust the historical observed loss
historis dengan informasi berwawasan ke depan. experience with forward-looking information. For
Misalnya, jika prakiraan kondisi ekonomi yang instance, if forecast economic conditions closely
terkait erat dengan riwayat tingkat kerugian related to the historical observed loss are
diperkirakan akan memburuk pada tahun berikutnya expected to deteriorate over the next year which
yang dapat menyebabkan peningkatan jumlah gagal can lead to an increased number of defaults in the
bayar pada sektor-sektor pelanggan beroperasi, sectors where customers are operating, the
riwayat tingkat kerugian disesuaikan. Pada setiap historical losses are adjusted accordingly. At
tanggal pelaporan, riwayat tingkat gagal bayar yang every reporting date, the historical observed loss
diamati diperbarui dan perubahan dalam estimasi rates are updated and changes in the forward-
berwawasan ke depan dianalisis. looking estimates are analyzed.
Evaluasi atas korelasi antara tingkat gagal bayar The assessment of the correlation between
yang diamati secara historis, prakiraan kondisi historical observed loss rates, forecast economic
ekonomi dan ECL, adalah estimasi signifikan. conditions and ECLs, is a significant estimate.
Jumlah ECL sensitif terhadap perubahan keadaan The amount of ECLs is sensitive to changes in
dan prakiraan kondisi ekonomi. Kerugian kredit circumstances and of forecast economic
historis Perseroan dan perkiraan kondisi ekonomi conditions. The Company’s historical observed
mungkin tidak mewakili tingkat gagal bayar loss rate and forecast of economic conditions may
pelanggan aktual di masa depan. not be representative of the customer’s actual
default in the future.
Cadangan Penurunan Nilai Persediaan Provision for Impairment of Inventories
Penurunan nilai realisasi neto persediaan diestimasi Provision for Impairment of inventories is
berdasarkan fakta dan situasi yang tersedia, estimated based on the best available facts and
termasuk namun tidak terbatas kepada, kondisi fisik circumstances, including but not limited to, the
persediaan yang dimiliki, harga jual pasar, estimasi inventories’ own physical conditions, their market
biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang timbul selling prices, estimated costs of completion and
untuk penjualan. estimated costs to be incurred for their sales.
30
Page 35
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (Lanjutan) JUDGMENTS (Continued)
Cadangan Penurunan Nilai Persediaan (Lanjutan) Provision for Impairment of Inventories
(Continued)
Penurunan nilai dievaluasi kembali dan disesuaikan The impairment is re-evaluated and adjusted as
jika terdapat tambahan informasi yang additional information received affects the amount
mempengaruhi jumlah yang diestimasi. estimated.
Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap Estimated Useful Lives of Fixed Assets
Masa manfaat setiap aset tetap Perseroan The useful lives of each item of the Company’s
ditentukan berdasarkan taksiran masa manfaat fixed assets are determined based on the
ekonomisnya diharapkan. Estimasi ini ditentukan estimated useful lives. These estimates are
berdasarkan evaluasi teknis internal dan determined based on the Company’s internal
pengalaman Perseroan atas aset sejenis. technical evaluation and experience from similar
assets.
Masa manfaat setiap aset direviu secara periodik The useful lives of each asset are reviewed
dan disesuaikan apabila prakiraan berbeda dengan periodically and adjusted if different from previous
estimasi sebelumnya, yang disebabkan keausan, estimates due to wear and tear, technical and
keusangan teknis dan komersial, hukum atau commercial obsolescence, legal or other
keterbatasan lainnya atas pemakaian aset. Tetapi, limitations on the use of assets. However, it is
terdapat kemungkinan bahwa kinerja keuangan di probable that future financial performance may be
masa datang dapat dipengaruhi secara signifikan significantly affected by changes in the amount
oleh perubahan atas jumlah serta periode and period of recording costs due on account of
pencatatan biaya yang diakibatkan karena faktor the factors mentioned above. Changes in the
yang disebut diatas. Perubahan masa manfaat aset useful life of fixed assets can affect the amount of
tetap dapat mempengaruhi jumlah biaya depreciation expense that is recognized and
penyusutan yang diakui dan penurunan nilai tercatat recorded asset impairment.
aset.
Penurunan Nilai Aset Non-Moneter Impairment of Non-Monetary Assets
Reviu atas penurunan nilai dilakukan apabila Impairment review is performed when there is an
terdapat indikasi penurunan nilai. Penentuan nilai indication of asset impairment. The determination
pakai aset memerlukan estimasi mengenai arus kas of the asset use value requires the estimation of
yang diharapkan untuk dihasilkan dari penggunaan cash flows expected to result from the use of
aset dan penjualan aset tersebut. Walaupun asumsi assets and the sale of assets. Although the
yang digunakan dalam mengestimasi nilai pakai assumptions used in estimating the value of
aset yang tercermin dalam Laporan Keuangan disposable assets are reflected in the Interim
Interim dianggap telah sesuai dan wajar, namun Financial Statements have been considered
perubahan signifikan atas asumsi ini akan appropriate and reasonable, but significant
berdampak material terhadap penentuan jumlah changes in these assumptions would have a
yang dapat dipulihkan dan akibatnya kerugian material effect on the determination of the amount
penurunan nilai yang timbul akan berdampak that can be recovered and as a result, impairment
terhadap kinerja keuangan. losses will affect the results of financial
performance.
Perpajakan Taxation
Ketidakpastian atas interpretasi dari peraturan pajak Uncertainties existing with respects to the
yang kompleks, perubahan peraturan pajak dan interpretation of complex tax regulations, changes
jumlah dan timbulnya pendapatan kena pajak in tax laws and the amount and timing of future
dimasa depan, dapat menyebabkan penyesuaian di taxable income, necessitate future adjustments to
masa depan atas pendapatan dan beban pajak tax income and expenses already recorded.
yang telah dicatat.
31
Page 36
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (Lanjutan) JUDGMENTS (Continued)
Perpajakan (Lanjutan) Taxation (Continued)
Estimasi signifikan juga dilakukan dalam Significant estimates are required in determining
menentukan penyisihan atas pajak penghasilan the provision for corporate income taxes. There
badan. Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu are certain transactions and computations whose
yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti final tax determination is uncertain during the
sepanjang kegiatan usaha normal. normal business activities.
Pemulihan Aset Pajak Tangguhan Recovery of Deferred Tax Assets
Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh Deferred tax assets are recognized for all
perbedaan temporer yang dapat dikurangkan, deductible temporary difference, to the extent that
sepanjang besar kemungkinannya bahwa it is probable that taxable profit will be availabe
penghasilan kena pajak akan tersedia sehingga against which the losses can be utilized.
perbedaan temporer tersebut dapat digunakan. Significant management estimates are required to
Estimasi signifikan oleh manajemen disyaratkan determine the amount of deferred tax assets that
dalam menentukan total aset pajak tangguhan yang can be recognized, based upon the likely timing
dapat diakui, berdasarkan saat penggunaan dan and the level of future taxable profits together with
tingkat penghasilan kena pajak serta strategi future tax planning strategies.
perencanaan pajak masa depan.
Imbalan Pascakerja Employee Benefits
Penentuan liabilitas imbalan pascakerja tergantung The determination of post-employment benefits
pada pemilihan asumsi tertentu yang digunakan obligation is dependent on the selection of certain
oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah assumptions used by actuaries in calculating such
liablitas tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara amounts. Those assumptions include among
lain tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, others, discount rate and annual salary increment
tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat rate, disability rate, pension age and mortality
kematian. Hasil aktual yang berbeda dari asumsi rate. Actual results that differ from the Company’s
yang ditetapkan Perseroan langsung diakui dalam assumptions are directly recognized as profit or
laba rugi pada saat terjadinya. Walaupun asumsi loss when incurred. Although it is believed that
Perseroan dianggap tepat dan wajar, namun the Company’s assumptions are reasonable and
perubahan signifikan pada kenyataannya atau appropriate, however significant changes in
perubahan signifikan dalam asumsi yang digunakan assumptions may materially affect the Company’s
dapat berpengaruh secara signifikan terhadap employee benefits liabilities.
liabilitas imbalan kerja Perseroan.
Nilai Wajar Instrumen Keuangan Fair Value of Financial Instruments
Penentuan nilai wajar instrumen keuangan Measuring fair values of financial instruments has
memerlukan adanya estimasi-estimasi tertentu. led to the use of key estimates. In markets that
Dalam pasar yang tidak aktif, manajemen are not active, management makes use of
menggunakan teknik penilaian tertentu untuk valuation techniques to measure fair values.
menentukan nilai wajar. Manajemen memilih teknik Management selects valuation techniques that
penilaian yang dapat memaksimumkan penggunaan maximize the use of observable parameters and
input yang dapat diobservasi dan meminimalkan minimize the use of unobservable parameters to
penggunaan input yang tidak dapat diobservasi estimate the fair values. When estimating fair
dalam menentukan nilai wajar. Ketika menentukan values in this way, management has taken into
nilai wajar dengan cara tersebut di atas, manajemen account current market conditions and included
juga memasukkan unsur kondisi pasar saat ini serta appropriate risk adjustments that market
membuat penyesuaian risiko yang dianggap tepat participants would make.
akan dibuat oleh pelaku pasar.
32
Page 37
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
4. KAS DAN BANK 4. CASH ON HAND AND IN BANKS
Rinciannya sebagai berikut: The details are as follows:
30 September /
September 30,
2025 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2024
Kas 213.253.000 156.240.700 Cash on Hand
Bank Cash in Banks
Rupiah Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk 1.179.871.211 1.934.718.029 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Woori Saudara PT Bank Woori Saudara
Indonesia 1906 Tbk 653.928.937 1.032.669.897 Indonesia 1906 Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1.202.418 1.570.970 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
PT Bank Central Asia Tbk 60.473.173 215.217.071 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Woori Saudara PT Bank Woori Saudara
Indonesia 1906 Tbk - 8.056.757 Indonesia 1906 Tbk
Dolar Singapura Singapore Dollar
PT Bank Central Asia Tbk 39.461.031 69.456.497 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Woori Saudara PT Bank Woori Saudara
Indonesia 1906 Tbk - 5.471.692 Indonesia 1906 Tbk
Total Bank 1.934.936.770 3.267.160.913 Total Cash in Bank
Total Cash on Hand and
Total Kas dan Bank 2.148.189.770 3.423.401.613 in Bank
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember As of September 30, 2025 and December 31,
2024, tidak ada kas dan bank yang dibatasi 2024, there was no restricted cash on hand and in
penggunaannya. banks.
Seluruh bank ditempatkan pada pihak ketiga. All cash in banks was placed in third parties
5. PIUTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA 5. TRADE RECEIVABLES FROM THIRD PARTIES
Rincian piutang usaha berdasarkan pelanggan The details of trade receivables by customer, are
sebagai berikut: as follows:
30 September /
September 30,
2025 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2024
CV Wijaya Raya 2.744.820.000 1.955.070.000 CV Wijaya Raya
CV Citra Prima Distributor 2.613.897.000 2.027.025.000 CV Citra Prima Distributor
CV Aman Jaya 1.763.775.000 1.172.340.000 CV Aman Jaya
CV Sinergi Padi 1.372.410.000 - CV Sinergi Padi
Toko Faiku Agats 1.281.865.000 1.776.546.000 Toko Faiku Agats
CV Senja Indah 1.181.880.000 - CV Senja Indah
33
Page 38
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
5. PIUTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA 5. TRADE RECEIVABLES FROM THIRD PARTIES
(Lanjutan) (Continued)
30 September /
September 30,
2025 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2024
UD Citra Prima Distributor 666.900.000 - UD Citra Prima Distributor
CV Sarana Sumber Sejahtera 661.388.000 666.468.000 CV Sarana Sumber Sejahtera
CV Faromas Timor Distribution 596.000.000 556.500.000 CV Faromas Timor Distribution
PT Mariat Utama 595.144.000 - PT Mariat Utama
PT Senja Indah Timika 587.925.000 1.172.340.000 PT Senja Indah Timika
PD Setia Mandiri 368.750.000 618.500.000 PD Setia Mandiri
CV Harapan Prima Lestari - 1.503.000.000 CV Harapan Prima Lestari
Lain-lain (Saldo masing-masing Others (Accounts with balances
di bawah Rp 500.000.000) 2.116.339.693 1.246.617.500 below Rp 500,000,000, each)
Total 16.551.093.693 12.694.406.500 Total
Seluruh piutang usaha dalam mata uang rupiah. All of trade receivable were in rupiah.
Rincian piutang usaha berdasarkan umur sejak The details of trade receivables by age category
tanggal jatuh tempo pembayarannya sebagai are as follows:
berikut:
30 September /
September 30,
2025 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2024
Belum Jatuh Tempo - - Not Yet Due
Lewat Jatuh Tempo Over Due
1 s/d 30 Hari 16.551.093.693 12.694.406.500 1 - 30 days
31 s/d 60 Hari - - 31 - 60 days
61 s/d 90 Hari - - 61 - 90 days
Lebih dari 90 Hari - - Over 90 days
Total 16.551.093.693 12.694.406.500 Total
Berdasarkan hasil penelaahan dan pengalaman Based on management’s review and experience,
manajemen, Perseroan tidak mengalami kesulitan the Company did not encounter difficulty in
atas kolektibilitas piutang usaha, sehingga tidak collecting its receivables, therefore no provision
dilakukan cadangan penurunan nilai piutang pada for impairment of receivables was provided as of
tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember September 30, 2025 and December 31, 2024.
2024.
34
Page 39
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
6. PERSEDIAAN 6. INVENTORIES
Rincian sebagai berikut: The details are as follows:
30 September /
September 30,
2025 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2024
Bahan Baku 160.846.273.766 169.802.693.062 Raw Materials
Barang Dalam Proses 13.454.163.329 12.699.539.329 Work in Process
Barang Jadi 1.296.573.631 65.367.937 Finished Goods
Bahan Pembantu dan Lainnya 340.446.490 424.158.266 Supporting Materials and Others
Pita Cukai 937.321.789 860.874.841 Excise Tapes
Suku Cadang 1.781.681.081 1.733.405.286 Spare Parts
Total 178.656.460.086 185.586.038.721 Total
Persediaan telah diasuransikan terhadap risiko Inventories have been insured against fire and
kebakaran dan risiko lainnya dengan jumlah other risk with insurance coverage of
pertanggungan sebesar Rp 200.000.000.000. Rp 200,000,000,000. Management believes that
Manajemen berpendapat bahwa nilai the insurance coverage is adequate to cover
pertanggungan tersebut memadai untuk menutup possible losses arising from such risks.
kemungkinan kerugian yang timbul atas risiko yang
dipertanggungkan.
Berdasarkan hasil penelaahan kondisi persediaan Based on the results of inventory review at year-
pada akhir tahun, manajemen berkeyakinan bahwa end, management believes that no provision for
tidak ada cadangan penurunan nilai persediaan inventory impairment should be made as of
yang perlu dibentuk pada tanggal 30 September September 30, 2025 and December 31, 2024.
2025 dan 31 Desember 2024.
7. ASET TETAP 7. FIXED ASSETS
Rinciannya sebagai berikut: The details are as follows:
30 September 2025/ September 30, 2025 (Tidak Diaudit / Unaudited )
Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Eliminasi/ Revaluasi/ Saldo Akhir/
Beginning Balance Additions Deductions Eliminations Revaluations Ending Balance
Biaya Perolehan At Cost
Tanah 372.592.000.000 1.041.815.050 - - - 373.633.815.050 Land
Bangunan 32.691.000.000 1.969.939.291 - - - 34.660.939.291 Buildings
Mesin 14.929.000.000 16.000.000 - - - 14.945.000.000 Machinery
Kendaraan 7.808.000.000 - - - - 7.808.000.000 Vehicles
Perabot dan Furniture and
Peralatan 1.535.204.624 563.002.500 - - - 2.098.207.124 Fixtures
Total 429.555.204.624 3.590.756.841 - - - 433.145.961.465 Total
Akumulasi Accumulated
Penyusutan Depreciation
Bangunan - 1.290.314.929 - - - 1.290.314.929 Buildings
Mesin - 2.391.961.049 - - - 2.391.961.049 Machinery
Kendaraan - 1.627.522.049 - - - 1.627.522.049 Vehicles
Perabot dan Furniture and
Peralatan 1.487.252.681 71.183.608 - - - 1.558.436.289 Fixtures
Total 1.487.252.681 5.380.981.635 - - - 6.868.234.316 Total
Jumlah Tercatat 428.067.951.943 426.277.727.149 Carrying Value
35
Page 40
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
7. ASET TETAP (Lanjutan) 7. FIXED ASSETS (Continued)
31 Desember 2024/ December 31, 2024
Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Eliminasi/ Revaluasi/ Saldo Akhir/
Beginning Balance Additions Deductions Eliminations Revaluations Ending Balance
Biaya Perolehan At Cost
Tanah 358.752.000.000 494.660.415 - - 13.345.339.585 372.592.000.000 Land
Bangunan 32.288.000.000 238.721.970 - (1.621.626.953) 1.785.904.983 32.691.000.000 Buildings
Mesin 16.118.000.000 189.350.000 - (3.469.825.033) 2.091.475.033 14.929.000.000 Machinery
Kendaraan 7.957.000.000 1.606.895.495 1.255.000.000 (1.960.966.549) 1.460.071.054 7.808.000.000 Vehicles
Perabot dan Furniture and
Peralatan 1.505.404.624 29.800.000 - - - 1.535.204.624 Fixtures
Total 416.620.404.624 2.559.427.880 1.255.000.000 (7.052.418.535) 18.682.790.655 429.555.204.624 Total
Akumulasi Accumulated
Penyusutan Depreciation
Bangunan - 1.621.626.953 - (1.621.626.953) - - Buildings
Mesin - 3.469.825.033 - (3.469.825.033) - - Machinery
Kendaraan - 2.214.882.483 253.915.934 (1.960.966.549) - - Vehicles
Perabot dan Furniture and
Peralatan 1.437.661.714 49.590.967 - - - 1.487.252.681 Fixtures
Total 1.437.661.714 7.355.925.436 253.915.934 (7.052.418.535) - 1.487.252.681 Total
Jumlah Tercatat 415.182.742.910 428.067.951.943 Carrying Value
Akumulasi penyusutan pada tanggal revaluasi telah The accumulated depreciation as of the
dieliminasi dengan nilai tercatat bruto aset revaluasi revaluation date has been eliminated against the
yang disajikan dalam eliminasi. gross carrying amount of the revalued assets
presented in elimination.
Beban penyusutan dialokasi sebagai berikut: Depreciation expenses are allocated as follows:
30 September /
September 30,
2025 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2024
Beban Pokok Penjualan 3.682.275.978 5.091.451.986 Cost of Goods Sold
Beban Usaha 1.698.705.657 2.264.473.450 Operating Expenses
Total 5.380.981.635 7.355.925.436 Total
Jumlah tercatat bruto dari aset tetap yang telah The total gross fixed assets which had been fully
disusutkan penuh dan masih digunakan hingga depreciated and were still being used until
tanggal 30 September 2025 sebesar September 30, 2025 amounted to
Rp 1.973.455.088 (31 Desember 2024: Rp 1,973,455,088 (December 31, 2023:
Rp 1.873.208.988). Rp 1,873,208,988).
Jumlah tercatat dari aset tetap dengan The carrying value of fixed assets using the Cost
menggunakan model Biaya per 30 September 2025 model as September 30, 2025 amounted to
adalah sebesar Rp 188.898.103.743 (31 Desember Rp 188,898,103,743 (December 31, 2024:
2024: Rp 187.314.019.946). Rp 187,314,019,946).
36
Page 41
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
7. ASET TETAP (Lanjutan) 7. FIXED ASSETS (Continued)
Aset tetap telah diasuransikan terhadap risiko Fixed assets have been insured against other
lainnya dengan jumlah pertanggungan sebesar risks with insurance coverage of
Rp 108.964.170.000. Manajemen akan Rp 108,964,170,000. Management will adjust the
menyesuaikan nilai pertanggungan tersebut agar insurance coverage that is adequate to cover
memadai untuk menutupi kemungkinan kerugian possible losses arising from such risks.
yang timbul atas risiko yang dipertanggungkan.
Penilaian atas nilai wajar tanah, bangunan, mesin The valuations of the fair values of land, buildings,
dan kendaraan dilakukan oleh KJPP Felix Sutandar machinery and vehicles were performed by KJPP
dan Rekan pada tanggal 31 Desember 2024 dalam Felix Sutandar dan Rekan on December 31, 2024
Laporan No. 00064/2.0072-00/PI/04/0022/1/I/2025 in Reports No. 00064/2.0072-00/PI/04/0022/
tanggal 31 Januari 2025 dan Laporan No. 1/I/2025 dated January 31, 2025 and
00077/2.0072-00/PI/04/0022/1/II/2025 tanggal 6 No. 00077/2.0072-00/PI/04/0022/1/II/2025 dated
Februari 2025 sebesar Rp 428.020.000.000. February 6, 2025 amounting to
Pendekatan penilaian menggunakan pendekatan Rp 428,020,000,000. The valuation used the Cost
Biaya dan pendekatan Pasar untuk nilai wajar approach and Market approach for the fair values
tanah, bangunan dan mesin dan untuk kendaraan of land, buildings and machinery and the Market
menggunakan pendekatan Pasar. approach for the vehicles.
Tanah dan bangunan digunakan sebagai jaminan Land and buildings are used as collateral for
atas fasilitas kredit yang diperoleh dari PT Bank credit facilities obtined from PT Bank Woori
Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (Catatan 10). Saudara Indonesia 1906 Tbk (Note 10).
Berdasarkan hasil penelaahan manajemen, tidak Based on management’s evaluation, there were
terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang no events or changes in circumstances indicating
mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap any decline in the fixed asset value as of
pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember September 30, 2025 and December 31, 2024.
2024.
Manajemen Perseroan juga berpendapat terdapat The Company’s management also believes that
perubahan estimasi masa manfaat dan perubahan there were changes in the estimated useful lives
yang signifikan dalam ekspektasi pola konsumsi and significant changes in the expected pattern
manfaat ekonomi masa depan (metode penyusutan) on the future useful life benefit consumption
terhadap aset tetap tertentu. (depreciation method) of certain fixed assets.
8. UANG MUKA 8. ADVANCES
Rincinannya sebagai berikut: The details are as follows:
30 September /
September 30,
2025 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2024
Pembelian mesin pengolahan Purchase of tobacco processing
tembakau dari Korber from Korber Technologies
Technologies GmbH 4.173.431.719 - GmbH
Pembelian mesin dan peralatan Purchase of machine and primary
primary line dari PT Buana line equipment from PT Buana
Multi Teknik 2.000.000.000 - Multi Teknik
Pembelian aset tetap - 1.275.000.000 Purchase of fixed assets
Total 6.173.431.719 1.275.000.000 Total
37
Page 42
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
8. UANG MUKA (Lanjutan) 8. ADVANCES (Continued
Saldo uang muka per 31 Desember 2024 The balance of advances on December 31, 2024,
merupakan uang muka pembelian aset tetap represents advances for the purchase of fixed
sebesar Rp 1.275.000.000. Pada tahun 2025, uang assets amounting to Rp 1,275,000,000. In 2025,
muka pembelian aset tetap tersebut telah that advance purchases of fixed assets was
direklasifikasi ke aset tetap bangunan (Catatan 7). reclassified to fixed assets building (Note 7).
9. LIABILITAS PEMBIAYAAN KONSUMEN 9. CONSUMER FINANCING LOANS
Perseroan melakukan perjanjian pembiayaan The Company entered into consumer financing
konsumen untuk pembelian kendaraan dengan loans agreements for the purchases of vehicles
jangka waktu tiga tahun. for three-year periods.
Rincian pembayaran angsuran di masa yang akan The details of future installment payments based
datang berdasarkan perjanjian pembiayaan on the consumer financing loan agreement, are as
konsumen sebagai berikut: follows:
30 September /
September 30,
2025 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2024
PT BCA Finance 250.304.089 1.032.509.800 PT BCA Finance
PT Dipo Star Finance 169.952.926 552.346.926 PT Dipo Star Finance
Total 420.257.015 1.584.856.726 Total
Dikurangi: Beban Keuangan (8.309.224) (67.579.724) Less: Financial Costs
Present Value of Consumer
Nilai Kini Pembiayaan Konsumen 411.947.791 1.517.277.002 Financing Loans
Bagian Jatuh Tempo dalam satu tahun (411.947.791) (1.341.330.478) Current Maturities
Bagian Jangka Panjang - 175.946.524 Long-term Maturities
Pembayaran minimum pembiayaan konsumen di The minimum consumer financing payments
masa yang akan datang berdasarkan perjanjian based on the consumer financing agreements are
pembiayaan sebagai berikut: as follows:
30 September /
September 30,
2025 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2024
Tahun: Year:
2025 242.439.590 1.407.039.300 2025
2026 177.817.425 177.817.426 2026
Total 420.257.015 1.584.856.726 Total
Dikurangi: Beban Keuangan (8.309.224) (67.579.724) Less: Financial Costs
Present Value of Consumer
Nilai Kini Pembiayaan Konsumen 411.947.791 1.517.277.002 Financing Loans
Bagian Jatuh Tempo dalam satu tahun (411.947.791) (1.341.330.478) Current Maturities
Bagian Jangka Panjang - 175.946.524 Long-term Marturities
38
Page 43
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
10. UTANG BANK 10. BANK LOANS
Rinciannya sebagai berikut: The details are as follows:
30 September /
September 30,
2025 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2024
Jangka Pendek Short-term
PT Bank Woori Saudara PT Bank Woori Saudara
Indonesia 1906 Tbk 69.669.030.140 79.719.176.027 Indonesia 1906 Tbk
Jangka Panjang Long-term
PT Bank Woori Saudara PT Bank Woori Saudara
Indonesia 1906 Tbk 65.158.985.225 74.054.256.829 Indonesia 1906 Tbk
Bagian Jatuh Tempo dalam Satu
Tahun (23.037.385.919) (23.051.893.724) Current Maturities
Bagian Jangka Panjang 42.121.599.306 51.002.363.105 Long Term Maturities
PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 2 tanggal Based on Credit Agreement Deed No. 2 dated
5 Juli 2022 dari Notaris Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., July 5, 2022 of Public Notary Adeline Wijaya,
Perseroan memperoleh fasilitas pembiayaan umum S.H., M.Kn., the Company obtained a general
dari PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk financing facility from PT Bank Woori Saudara
yang akan digunakan untuk modal kerja dengan nilai Indonesia 1906 Tbk with a credit limit amounting
plafond sebesar Rp 15.000.000.000. Fasilitas ini to Rp 15,000,000,000 to be used for working
jatuh tempo pada 5 Juli 2026. Tingkat bunga per capital. This facility will mature on July 5, 2026.
tahun yang dibebankan sebesar 9,25%. Saldo The annual interest is charged at 9.25%. The
terutang per 30 September 2025 sebesar outstanding balance as of September 30, 2025
Rp 3.125.000.000 (31 Desember 2024: amounted to Rp 3,125,000,000 (December 31,
Rp 5.937.500.000). 2024: Rp 5,937,500,000).
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 44 tanggal Based on Credit Agreement Deed No. 44 dated
17 Februari 2022 dari Notaris Adeline Wijaya, S.H., February 17, 2022 of Public Notary Adeline
M.Kn., dan telah diperbarui dengan Akta Perjanjian Wijaya, S.H., M.Kn., which has been amended by
Kredit No. 45 tanggal 17 Februari 2023 dari Notaris Credit Agreement Deed No. 45 dated
yang sama, Perseroan memperoleh fasilitas February 17, 2023, the Company obtained a
pembiayaan umum dari PT Bank Woori Saudara general financing facility from PT Bank Woori
Indonesia 1906 Tbk yang akan digunakan untuk Saudara Indonesia 1906 Tbk with a credit limit
tambahan modal kerja dengan plafond sebesar amounting to Rp 20,000,000,000 to be used for
Rp 20.000.000.000. Fasilitas ini jatuh tempo pada additional working capital. This facility will mature
18 Februari 2027. Tingkat bunga per tahun yang on February 18, 2027. The annual interest is
dibebankan sebesar 9,25%. Saldo terutang per charged at 9.25%. The outstanding balance as of
30 September 2025 sebesar Rp 5.666.666.667 (31 September 30, 2025 amounted to
Desember 2024: Rp 8.666.666.667). Rp 5,666,666,667 (December 31, 2024:
Rp 8,666,666,667).
39
Page 44
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
10. UTANG BANK (Lanjutan) 10. BANK LOANS (Continued)
PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk
(Lanjutan) (Continued)
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 26 tanggal Based on Credit Agreement Deed No. 26 dated
17 Februari 2020 dari Notaris Adeline Wijaya, S.H., February 17, 2020 of Public Notary Adeline
M.Kn., dan telah diperbarui dengan Akta Perjanjian Wijaya, S.H., M.Kn., which has been amended by
Kredit No. 44 tanggal 17 Februari 2023 dari Notaris Credit Agreement Deed No. 44 dated
yang sama, Perseroan memperoleh fasilitas February 17, 2023 of the same Public Notary, the
pembiayaan umum dari PT Bank Woori Saudara Company obtained a general financing facility
Indonesia 1906 Tbk yang akan digunakan untuk from PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk
tambahan modal kerja dengan nilai plafond with a credit limit amounting to
Rp 43.400.000.000. Berdasarkan surat dari PT Bank Rp 43,400,000,000 to be used for additional
Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk No. 770/BWS/ working capital. Based on letter from PT Bank
360/ITIC/II/25 tanggal 19 Februari 2025, Perseroan Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk No.
telah melakukan pelunasan fasilitas ini (31 770/BWS/ 360/ITIC/II/25 dated February 19,
Desember 2024: Rp 1.481.815.495). 2025, the Company has settled this facility
(December 31, 2024: Rp 1,481,815,495).
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 34 tanggal Based on Credit Agreement Deed No. 34 dated
19 Februari 2024 dari Notaris Adeline Wijaya, S.H., February 19, 2024 of Public Notary Adeline
M.Kn., Perseroan memperoleh fasilitas pembiayaan Wijaya, S.H., M.Kn., the Company obtained a
umum dari PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 general financing facility from PT Bank Woori
Tbk yang akan digunakan untuk tambahan modal Saudara Indonesia 1906 Tbk with a credit limit
kerja dengan nilai plafond sebesar amounting to Rp 40,000,000,000 to be used for
Rp 40.000.000.000. Fasilitas ini jatuh tempo pada additional working capital. This facility will mature
19 Februari 2029. Tingkat bunga per tahun yang on February 19, 2029. The annual interest is
dibebankan sebesar 9%. Saldo terutang per charged at 9%. The outstanding balance as of
30 September 2025 adalah Rp 27.507.062.148 (31 September 30, 2025 amounted to
Desember 2024: Rp 33.545.197.743). Rp 27,507,062,148 (December 31, 2024:
Rp 33,545,197,743).
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 2 tanggal Based on Credit Agreement Deed No. 2 dated
2 Oktober 2024 dari Notaris Adeline Wijaya, S.H., October 2, 2024 of Public Notary Adeline Wijaya,
M.Kn., Perseroan memperoleh fasilitas pembiayaan S.H., M.Kn., the Company obtained a general
umum dari PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 financing facility from PT Bank Woori Saudara
Tbk yang akan digunakan untuk tambahan modal Indonesia 1906 Tbk with a credit limit amounting
kerja dengan nilai plafond sebesar to Rp 25,000,000,000 to be used for additional
Rp 25.000.000.000. Fasilitas ini jatuh tempo pada working capital. This facility will mature on
2 Februari 2029. Tingkat bunga per tahun yang February 2, 2029. The annual interest is charged
dibebankan sebesar 9%. Saldo terutang per at 9%. The outstanding balance as of
30 September 2025 adalah Rp 20.026.923.077 (31 September 30, 2025 amounted to
Desember 2024: Rp 24.423.076.924). Rp 20,026,923,077 (December 31, 2024:
Rp 24,423,076,924).
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 2 tanggal 19 Based on Credit Agreement Deed No. 2 dated
Februari 2019 dari Notaris Maya Hasanah, S.H., February 19, 2019 of Public Notary Maya
M.Kn., yang telah diperpanjang dengan Akta Hasanah, S.H., M.Kn., which has been extended
Perjanjian Kredit No. 43 tanggal 17 Februari 2025 with Credit Agreement Deed No. 43 dated
dari Notaris Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., Perseroan February 17, 2025 of the Public Notary Adeline
memperoleh fasilitas pinjaman rekening koran dari Wijaya, S.H., M.Kn., the Company obtained an
PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk yang overdraft credit facility from PT Bank Woori
akan digunakan untuk tambahan modal kerja Saudara Indonesia 1906 Tbk with a maximum
dengan limit maksimal Rp 70.000.000.000. Fasilitas limit amounting to Rp 70,000,000,000 to be used
ini jatuh tempo pada 16 Februari 2026. Tingkat for additional working capital. This facility will
bunga per tahun yang dibebankan sebesar 8,75%. mature on February 16, 2026. The annual interest
is charged at 8.75%.
40
Page 45
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
10. UTANG BANK (Lanjutan) 10. BANK LOANS (Continued)
PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk
(Lanjutan) (Continued)
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 44 tanggal Based on Credit Agreement Deed No. 44 dated
17 Februari 2025 dari Notaris Adeline Wijaya, S.H., February 17, 2025 of Public Notary Adeline
M.Kn., Perseroan memperoleh fasilitas pembiayaan Wijaya, S.H., M.Kn., the Company obtained a
umum dari PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 general financing facility from PT Bank Woori
Tbk yang akan digunakan untuk tambahan modal Saudara Indonesia 1906 Tbk with a credit limit
kerja dengan nilai plafond sebesar amounting to Rp 10,000,000,000 to be used for
Rp 10.000.000.000. Fasilitas ini jatuh tempo pada additional working capital. This facility will mature
17 Februari 2030. Tingkat bunga per tahun yang on February 17, 2030. The annual interest is
dibebankan sebesar 8,75%. Saldo terutang per charged at 8.75%. The outstanding balance as of
30 September 2025 adalah Rp 8.833.333.334. September 30, 2025 amounted to
Rp 8,333,333,334.
Fasilitas kredit tersebut dijamin dengan: The credit facilities are secured with:
a. Sebidang tanah berikut segala sesuatu yang a. A plot of 6,720 m2 land along with everything
berdiri di atasnya termasuk bangunan, baik yang thereon including the building, existing and to
telah ada maupun yang akan ada yang menurut exist which according to its nature and
sifat dan peruntukannya merupakan satu purpose is an integral part of the plot of land,
kesatuan dengan bidang tanah tersebut, dengan with Right to Build Title (HGB)
Hak Guna Bangunan (HGB) No. 195/Kelurahan No. 195/Kelurahan Purwantoro located at
Purwantoro seluas 6.720 m2 yang terletak di Jalan Letnan Jenderal S. Parman No. 92,
Jalan Letnan Jenderal S. Parman No. 92, Malang and registered on behalf of the
Malang dan terdaftar atas nama Perseroan. Company.
b. Sebidang tanah berikut segala sesuatu yang b. A plot of 9,940 m2 land along with everything
berdiri di atasnya termasuk bangunan, baik yang thereon including the building, existing and to
telah ada maupun yang akan ada yang menurut exist which according to its nature and
sifat dan peruntukannya merupakan satu purpose is an integral part of the plot of land,
kesatuan dengan bidang tanah tersebut, dengan with HGB No. 297/Kelurahan Purwantoro
HGB No. 297/Kelurahan Purwantoro seluas located at Jalan Letnan Jenderal S. Parman
9.940 m2 yang terletak di Jalan Letnan Jenderal No. 92, Malang and registered on behalf of
S. Parman No. 92, Malang dan terdaftar atas the Company.
nama Perseroan.
c. Jaminan pribadi Djonny Saksono. c. Personal guarantee from Djonny Saksono.
Perseroan juga dibatasi dalam beberapa hal, antara The Company is also restricted in several matters,
lain: among others:
- Mengagunkan jaminan yang telah dijaminkan - Pledge collateral that has been pledged to
kepada pihak lain; other parties;
- Mengajukan permohonan pailit secara sendiri - File a bankruptcy application by itself to the
kepada Pengadilan Niaga; Commercial Court;
- Perseroan tidak diperkenankan untuk - The Company is not permitted to conduct,
melakukan antara lain, namun tidak terbatas among others, but not limited to the following
pada hal-hal dibawah ini dengan terlebih dahulu matters, by obtaining prior written approval:
mendapatkan persetujuan tertulis:
a. Mengikatkan diri sebagai penjamin a. Bind itself as a guarantor for other parties.
terhadap pihak lain.
b. Menerima pinjaman baru dari kreditur lain b. Receive new loans from other creditors or
atau lembaga keuangan lainnya, kecuali other financial institutions, except the
transaksi dagang yang lazim dan fasilitas usual trade transactions and other bank
bank lain yang sudah ada saat ini. facilities that already exist today.
41
Page 46
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
10. UTANG BANK (Lanjutan) 10. BANK LOANS (Continued)
PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk
(Lanjutan) (Continued)
c. Melakukan investasi jangka panjang dalam c. Make long-term investments in bonds and
bentuk obligasi dan saham yang belum shares that are not liquid traded on the
likuid yang diperdagangkan di bursa saham stock exchange without the knowledge of
tanpa sepengetahuan dari pihak bank. the bank.
Perseroan perlu menjaga rasio keuangan yaitu The Company is needed to maintain financial ratio
penjualan tahun 2025 meningkat 4% dari penjualan i.e. sales in 2025 to decrease by 4% from 2024.
2024. Penjualan periode sembilan bulan 2025 Sales in nine-month periods in 2025 decreased by
menurun sebesar Rp 13.175.922.652 atau 5,42 % Rp 13,175 ,922,652 or 5.42 % from 2024.
dari tahun 2024.
11. ASET HAK GUNA DAN LIABILITAS SEWA 11. RIGHT-OF-USE ASSET AND LEASE
LIABILITIES
Rinciannya sebagai berikut: The details are as follows:
30 September 2025/ September 30, 2025 (Tidak Diaudit/ Unaudited )
Saldo Awal/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Saldo Akhir/
Balance Additions Deductions Ending Balance
Biaya Perolehan At Cost
Bangunan 5.004.274.062 - - 5.004.274.062 Building
Akumulasi Accumulated
Penyusutan Depreciation
Bangunan - 1.876.602.778 - 1.876.602.778 Building
Jumlah Tercatat 5.004.274.062 3.127.671.284 Carrying Value
31 Desember 2024/ December 31, 2024
Saldo Awal/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Saldo Akhir/
Balance Additions Deductions Ending Balance
Biaya Perolehan At Cost
Bangunan 8.990.010.859 5.004.274.062 8.990.010.859 5.004.274.062 Building
Akumulasi Accumulated
Penyusutan Depreciation
Bangunan 6.759.189.903 2.230.820.956 8.990.010.859 - Building
Jumlah Tercatat 2.230.820.956 5.004.274.062 Carrying Value
42
Page 47
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
11. ASET HAK GUNA DAN LIABILITAS SEWA 11. RIGHT-OF-USE ASSET AND LEASE
(Lanjutan) LIABILITIES (Continued)
Total Liabilitas sewa sebagai berikut: The total lease liabilities, are as follows:
30 September /
September 30,
2025 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2024
Saldo Awal 5.004.274.062 2.325.454.385 Beginning Balance
Penambahan - 5.004.274.062 Additions
Penambahan Bunga 175.737.627 74.545.615 Additional of Interest
Pembayaran (1.980.000.000) (2.400.000.000) Payment
Saldo Akhir 3.200.011.689 5.004.274.062 Ending Balance
Saldo Jangka Pendek (2.540.011.689) (2.424.574.690) Current Maturities
Saldo Jangka Panjang 660.000.000 2.579.699.372 Long-term Maturities
Jumlah yang diakui dalam Laporan Laba Rugi dan The amount recognized in the Interim Statement
Penghasilan Komprehensif Lain Interim sebagai of Profit or Loss and Other Comprehensive
berikut: Income, are as follows:
30 September /
September 30,
2025 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2024
Beban Penyusutan - Aset Hak Depreciation Expense - Right-of-
Guna 1.876.602.778 2.230.820.956 Use Asset
Interest Expense - Lease
Beban Bunga - Liabilitas Sewa 175.737.627 74.545.615 Liabilities
Total 2.052.340.405 2.305.366.571 Total
Perseroan melakukan perjanjian sewa gudang yang The Company entered into a warehouse rental
terletak di Klaten, Jawa Tengah seluas 11.000 M2 agreement which located at Klaten, Central Java
kepada Djonny Saksono, Direktur Utama Perseroan covering an area of 11,000 M2 with Djonny
untuk jangka waktu 2 tahun. Saksono, the Company’s President Director, for a
period of 2 years.
12. UTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA 12. TRADE PAYABLES TO THIRD PARTIES
Rinciannya sebagai berikut: The details, are as follows:
30 September /
September 30,
2025 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2024
PT Gracia Optima Masterpro 1.724.884.404 2.561.078.547 PT Gracia Optima Masterpro
PT Panverta Cakrakencana 1.441.506.051 1.400.602.695 PT Panverta Cakrakencana
PT Sarianugerah Semesta 648.204.480 1.255.969.440 PT Sarianugerah Semesta
43
Page 48
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
12. UTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA 12. TRADE PAYABLES TO THIRD PARTIES
(Lanjutan) (Continued)
30 September /
September 30,
2025 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2024
CV Budi Jaya Sentosa - 1.735.551.713 CV Budi Jaya Sentosa
Lain-lain (Saldo masing-masing Others (Accounts with balances
di bawah Rp 1.000.000.000) 31.727.488.472 26.158.387.610 below Rp 1,000,000,000, each)
Total 35.542.083.407 33.111.590.005 Total
Seluruh utang usaha dalam mata uang Rupiah. All of trade payables were in Rupiah.
Rincian utang usaha berdasarkan umur sejak The details of trade receivables by age category
tanggal jatuh tempo pembayarannya sebagai are as follows:
berikut:
30 September /
September 30,
2025 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2024
Belum Jatuh Tempo - Not Yet Due
Lewat Jatuh Tempo Over Due
1 - 30 Hari 25.622.495.893 23.780.806.849 1 - 30 Days
30 - 60 Hari 9.919.587.514 9.330.783.156 30 - 60 Days
60 - 90 Hari - - 60 - 90 Days
Lebih dari 90 Hari - - Over 90 Days
Total 35.542.083.407 33.111.590.005 Total
13. PERPAJAKAN 13. TAXATION
Rinciannya sebagai berikut: The details are as follows:
30 September /
September 30,
2025 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2024
Utang Pajak Taxes Payable
Pajak Penghasilan Pasal 21 122.738.434 300.263.338 Income Tax Article 21
Pajak Penghasilan Pasal 22 38.524.576 110.360.097 Income Tax Article 22
Pajak Penghasilan Pasal 23 2.416.861 7.064.879 Income Tax Article 23
Pajak Penghasilan Pasal 25 175.234.298 177.823.403 Income Tax Article 25
Pajak Penghasilan Pasal 29 2.662.465.764 1.040.888.307 Income Tax Article 29
Pajak Penghasilan Pasal 4 (2) 68.704.811 56.432.000 Income Tax Article 4 (2)
Pajak Pertambahan Nilai 1.507.128.255 2.517.382.661 Value Added Tax
Total 4.577.212.999 4.210.214.685 Total
44
Page 49
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
13. PERPAJAKAN (Lanjutan) 13. TAXATION (Continued)
Kewajiban perpajakan lainnya, jika ada, akan Other tax liabilities, if any, will be settled when
diselesaikan pada saat jatuh tempo. they fall due.
Pajak Penghasilan Badan Corporate Income Tax
Rinciannya sebagai berikut: The details are as follows:
2025 2024
(9 Bulan/ Months ) (9 Bulan/ Months )
(Tidak Diaudit/ (Tidak Diaudit/
Unaudited) Unaudited)
Pajak Kini (6.134.235.580) (6.326.017.280) Current Tax
Pajak Tangguhan 26.085.147 109.293.304 Deferred Tax
Total (6.108.150.433) (6.216.723.976) Total
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak dengan laba The reconciliation between income before tax and
kena pajak adalah sebagai berikut: taxable income is as follows:
2025 2024
(9 Bulan/ Months ) (9 Bulan/ Months )
(Tidak Diaudit/ (Tidak Diaudit/
Unaudited) Unaudited)
Laba sebelum Pajak 23.005.433.315 23.154.645.071 Income before Tax
Beda Waktu: Temporary Differences:
Cadangan Imbalan Kerja 689.801.204 802.484.219 Provision for Employee Benefits
Pembayaran Imbalan Kerja (571.232.356) (305.696.474) Employee Benefits Payment
Jumlah Beda Waktu 118.568.848 496.787.745 Total Temporary Differences
Beda Tetap: Permanent Difference:
Beban yang Tidak Bisa
Dikurangkan 4.758.887.747 5.103.191.633 Undeductible Expenses
Laba Fiskal 27.882.889.910 28.754.624.449 Taxable Income
Dibulatkan 27.882.889.000 28.754.624.000 Rounded-off
Pajak Penghasilan (22%) 6.134.235.580 6.326.017.280 Income Tax (22%)
Pajak Dibayar di Muka: Prepaid Taxes:
Pajak Penghasilan Pasal 22 (2.261.500) (16.800.450) Income Tax Article 22
Pajak Penghasilan Pasal 25 (3.469.508.316) (6.249.817.329) Income Tax Article 25
Pajak Penghasilan Pasal 29 2.662.465.764 59.399.501 Income Tax Article 29
45
Page 50
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
13. PERPAJAKAN (Lanjutan) 13. TAXATION (Continued)
Pajak Tangguhan (Lanjutan) Deferred Tax (Continued)
Rincian aset pajak tangguhan adalah sebagai berikut: The details of deferred tax assets are as
follows:
2 0 2 5 (9 Bulan/ Months ) (Tidak Diaudit/ Unaudited )
Diakui dalam
Penghasilan
Komprehensif
Lain/
Dibebankan Recognized in
1 Januari/ ke Laba Rugi/ Other 30 September /
January 1, Charged to Comprehensive September 30,
2025 Profit or Loss Income 2025
Imbalan Employee
Kerja 1.086.134.362 26.085.147 (4.842.131) 1.107.377.378 Benefits
2 0 2 4 (9 Bulan/ Months ) (Tidak Diaudit/ Unaudited )
Diakui dalam
Penghasilan
Komprehensif
Lain/
Dibebankan Recognized in
1 Januari/ ke Laba Rugi/ Other 30 September /
January 1, Charged to Comprehensive September 30,
2024 Profit or Loss Income 2024
Imbalan Employee
Kerja 1.427.116.597 109.293.304 (7.952.730) 1.528.457.171 Benefits
Rekonsiliasi Pajak Penghasilan Badan Corporate Income Tax Reconciliation
Rekonsiliasi antara beban pajak dan hasil perkalian The reconciliation between the tax expense and
laba sebelum pajak dengan tarif pajak yang berlaku the amounts computed by applying the prevailing
adalah sebagai berikut: tax rate to income before tax is as follows:
2025 2024
(9 Bulan/ Months ) (9 Bulan/ Months )
(Tidak Diaudit/ (Tidak Diaudit/
Unaudited) Unaudited)
Laba sebelum Pajak 23.005.433.315 23.154.645.071 Income before Tax
Beban Pajak sesuai Tarif Pajak Tax Expense based on Prevailing
yang Berlaku 5.061.195.329 5.094.021.916 Tax Rates
Pengaruh Pajak atas: Tax Effects on:
Beda Permanen 1.046.955.104 1.122.702.060 Permanent Differences
Total Beban Pajak 6.108.150.433 6.216.723.976 Total Tax Expense
46
Page 51
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
14. LIABILITAS IMBALAN KERJA JANGKA 14. LONG-TERM EMPLOYEE BENEFITS
PANJANG LIABILITIES
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang Perseroan Long-term employee benefits liabilities of the
hanya berhubungan dengan liabilitas imbalan Company are related only to post-employment
pascakerja. Imbalan ini tidak didanakan. benefits liabilities. These benefits are not funded.
Perseroan menghitung dan mencatat liabilitas The Company calculates and records post-
imbalan pascakerja untuk semua karyawan tetap employment benefits liabilities for all its
sesuai dengan Undang-Undang Cipta Kerja No. 6 permanent employees in accordance with Job
tahun 2023 untuk tahun 2024 dan Undang-Undang Creation Law No. 6 of 2023 for the year 2024 and
Cipta Kerja No. 11 tahun 2020 untuk tahun 2023. Job Creation Law No. 11 of 2020 for the year
Liabilitas imbalan kerja ditentukan berdasarkan 2023. The provision for employee benefits is
perhitungan aktuaria independen Kantor Konsultan based on the calculation of an independent
Aktuaria Indra Catarya Situmeang dan Rekan dalam actuary, Kantor Konsultan Aktuaria Indra Catarya
Laporan Laporan No. 012/LA-IK/KKAICS/I-2025 Situmeang dan Rekan in Reports No. 012/LA-
tanggal 24 Januari 2025 untuk tahun 2024 dan No. IK/KKAICS/I-2025 dated January 24, 2025 for the
008/LA-IK/KKAICS/I-2024 tanggal 15 Januari 2024 year 2024 and Reports No. 008/LA-IK/KKAICS/I-
untuk tahun 2023. Pada periode sembilan bulan 2024 dated January 15, 2024 for the year 2023.
2025 dan tahun 2024, jumlah karyawan tetap yang There were 257 and 272 employees entitled to
berhak masing-masing sebanyak 257 orang dan such benefits in nine-month periods on 2025 and
272 orang. year 2024, respectively.
Asumsi yang digunakan untuk menghitung liabilitas The assumptions used in determining the
imbalan kerja pada tanggal Laporan Posisi employee benefits liabilities at the Interim
Keuangan Interim adalah sebagai berikut: Statement of Financial Position dates are as
follows:
30 September /
September 30, 31 Desember/
2025 December 31,
(Tidak Diaudit/ Unaudited ) 2024
Usia Pensiun Normal : 58 Tahun/Years 58 Tahun/Years Normal Pension Age
Tingkat Kenaikan Gaji Annual Salary
per Tahun : 7,00% 7,00% Increment Rate
Tingkat Bunga Aktuaria Annual Actuarial
per Tahun : 7,14% 7,14% Interest Rate
Tingkat Mortalita : Tabel Mortalita Indonesia IV Tahun Tabel Mortalita Indonesia IV Tahun Mortality Rate
2019/ 2019/
Indonesian Mortality Table IV Year Indonesian Mortality Table IV Year
2019 2019
Tingkat Cacat : 1% dari tingkat mortalita/ 1% dari tingkat mortalita/ Disability Rate
1% of mortality rate 1% of mortality rate
Tingkat Pengunduran Diri : 0% - 1% 0% - 1% Resignation Rate
Metode Penilaian : Proyeksi Kredit Unit/ Proyeksi Kredit Unit/ Valuation Method
Projected Unit Credit Projected Unit Credit
Mutasi saldo liabilitas imbalan kerja sebagai berikut: The changes in employee benefits liabilities are
as follows:
30 September /
September 30,
2025 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2024
Saldo Awal 4.936.974.377 6.486.893.626 Beginning Balance
Cadangan Tahun Berjalan 689.801.204 1.096.726.640 Provision for the Year
Pembayaran Imbalan Kerja (571.232.356) (2.461.363.576) Payment for Employee Benefits
Kerugian Aktuarial - Diakui dalam Actuarial Loss - Recognized
Penghasilan Komprehensif Lain (22.009.686) (185.282.313) in Other Comprehensive Income
Saldo Akhir 5.033.533.539 4.936.974.377 Ending Balance
47
Page 52
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
14. LIABILITAS IMBALAN KERJA JANGKA 14. LONG-TERM EMPLOYEE BENEFITS
PANJANG (Lanjutan) LIABILITIES (Continued)
Rincian cadangan imbalan kerja sebagai berikut: The details of the provision for employee benefits
are as follows:
30 September /
September 30,
2025 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2024
Biaya Jasa Kini 425.426.225 507.615.263 Current Service Cost
Biaya Bunga 264.374.979 356.988.039 Interest Cost
Biaya Jasa Lalu - (73.272.351) Past Service Cost
Cadangan Kelebihan Pembayaran - 305.395.689 Provision for Excess Payment
Total 689.801.204 1.096.726.640 Total
Beban imbalan kerja disajikan dalam akun Beban Provision for employee benefits is presented in
Usaha. Operating Expenses account.
Manajemen telah menelaah asumsi yang digunakan Management has reviewed the assumptions used
dan berpendapat bahwa asumsi tersebut sudah and believes that such assumptions are
memadai. Manajemen berkeyakinan bahwa liabilitas adequate. Management believes that the
imbalan kerja tersebut telah memadai untuk employee benefits liabilities are adequate to cover
menutupi liabilitas imbalan kerja Perseroan. the Company’s employee benefits liabilities.
15. MODAL SAHAM 15. CAPITAL STOCK
Berdasarkan Laporan dari Biro Administrasi Efek Based on the Report from Stock Administration
PT Adimitra Jasa Korpora, susunan pemegang Bureau PT Adimitra Jasa Korpora, the
saham per 30 September 2025 dan 31 Desember composition of stockholders as of September 30,
2024 sebagai berikut: 2025 and December 31, 2024 are as follows:
30 September/ September 30, 2025 (Tidak Diaudit/ Unaudited )
Modal Ditempatkan dan Disetor/
Subscribed and Fully Paid Capital
Persentase
Kepemilikan/
Jumlah Saham/ Percentage of
Pemegang Saham Total Shares Ownership Total/Total Stockholders
Djonny Saksono 642.595.500 68,31 % 32.129.775.000 Djonny Saksono
PT Anugerah Investindo PT Anugerah Investindo
Nusantara 66.000.000 7,02 % 3.300.000.000 Nusantara
Masyarakat 232.124.500 24,67 % 11.606.225.000 Public
Total 940.720.000 100,00 % 47.036.000.000 Total
48
Page 53
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
15. MODAL SAHAM (Lanjutan) 15. CAPITAL STOCK (Continued)
31 Desember 2024/ December 31, 2024
Modal Ditempatkan dan Disetor/
Subscribed and Fully Paid Capital
Persentase
Kepemilikan/
Jumlah Saham/ Percentage of
Pemegang Saham Total Shares Ownership Total/Total Stockholders
Djonny Saksono 636.560.100 67,67 % 31.828.005.000 Djonny Saksono
PT Anugerah Investindo PT Anugerah Investindo
Nusantara 66.000.000 7,02 % 3.300.000.000 Nusantara
Masyarakat 238.159.900 25,31 % 11.907.995.000 Public
Total 940.720.000 100,00 % 47.036.000.000 Total
16. TAMBAHAN MODAL DISETOR 16. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL
Rincian per 30 September 2025 dan 31 Desember The details as of September 30, 2025 and
2024 sebagai berikut: December 31, 2024 are as follows:
Penawaran Umum Perdana 46.316.140.000 Initial Public Offering
Biaya Emisi Saham (8.410.000.000) Share Issuance Cost
Total - Neto 37.906.140.000 Total - Net
17. PENJUALAN 17. SALES
2025 2024
(9 Bulan/ Months ) (9 Bulan/ Months )
(Tidak Diaudit/ (Tidak Diaudit/
Unaudited) Unaudited)
Lokal 233.232.891.784 246.397.283.415 Local
Ekspor 898.862.143 1.083.145.164 Export
Retur dan Diskon (4.239.019.500) (4.411.771.500) Returns and Discounts
Total 229.892.734.427 243.068.657.079 Total
Pada periode 30 September 2025 dan 2024, tidak In the periods September 30, 2025 and 2024,
ada penjualan kepada pihak berelasi. there were no sales to related parties.
Rincian pelanggan dengan nilai penjualan neto The details of customers whose net sales value
melebihi 10% dari total penjualan neto sebagai exceeded 10% of the total sales are as follows:
berikut:
2025 2024
(9 Bulan/ Months) (9 Bulan/ Months)
(Tidak Diaudit/ (Tidak Diaudit/
Unaudited) Unaudited)
Rp % Rp %
CV Citra Prima Distributor 27.715.128.500 12,06% 28.791.525.882 11,85% CV Citra Prima Distributor
CV Wijaya Raya 24.342.523.320 10,59% 23.518.078.475 9,68% CV Wijaya Raya
PD Setia Mandiri 24.090.954.483 10,48% 27.054.028.200 11,13% PD Setia Mandiri
CV Sinergi Padi 23.947.440.240 10,42% 26.389.666.153 10,86% CV Sinergi Padi
Total 100.096.046.543 43,55% 105.753.298.710 43,52% Total
49
Page 54
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
18. BEBAN POKOK PENJUALAN 18. COST OF GOODS SOLD
Rinciannya sebagai berikut: The details are as follows:
2025 2024
(9 Bulan/ Months ) (9 Bulan/ Months )
(Tidak Diaudit/ (Tidak Diaudit/
Unaudited) Unaudited)
Bahan Baku Awal 169.802.693.062 120.133.850.668 Raw Materials, Beginning
Pembelian Neto 114.790.367.775 165.743.323.957 Net Purchases
Bahan Baku Akhir (160.846.273.766) (150.096.146.507) Raw Materials, Ending
Bahan Baku yang Digunakan 123.746.787.071 135.781.028.118 Raw Materials Used
Upah Langsung 18.567.260.927 17.493.053.982 Direct Labor
Biaya Produksi Tidak Langsung 13.844.711.646 14.688.871.904 Factory Overhead Cost
Biaya Produksi 156.158.759.644 167.962.954.004 Production Cost
Persediaan Awal Barang dalam
Proses 12.699.539.329 8.060.155.821 Work in Process, Beginning
Persediaan Akhir Barang dalam
Proses (13.454.163.329) (11.219.399.481) Work in Process, Ending
Biaya Pokok Produksi 155.404.135.644 164.803.710.344 Cost of Goods Manufactured
Pita Cukai 23.265.006.347 25.697.661.305 Excise Tapes
Persediaan Awal Barang Jadi 65.367.937 602.329.637 Finished Goods, Beginning
Persediaan Akhir Barang Jadi (1.296.573.631) (1.384.755.738) Finished Goods, Ending
Beban Pokok Penjualan 177.437.936.297 189.718.945.548 Cost of Goods Sold
Seluruh pembelian dilakukan dengan pihak ketiga. All purchases were made with third parties.
Rincian biaya produksi tidak langsung sebagai The details of factory overhead cost are as
berikut: follows:
2025 2024
(9 Bulan/ Months ) (9 Bulan/ Months )
(Tidak Diaudit/ (Tidak Diaudit/
Unaudited) Unaudited)
Bahan Pembantu 7.672.471.782 8.231.999.957 Indirect Materials
Penyusutan 3.682.275.978 3.815.995.087 Depreciation
BPJS 2.134.295.340 2.125.903.563 BPJS
Listrik dan Air 219.370.360 234.458.300 Electricity and Water
Perbaikan dan Pemeliharaan 100.765.100 241.930.365 Repairs and Maintenance
Lain-lain 35.533.086 38.584.632 Others
Total 13.844.711.646 14.688.871.904 Total
50
Page 55
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
19. BEBAN USAHA 19. OPERATING EXPENSES
2025 2024
(9 Bulan/ Months ) (9 Bulan/ Months )
(Tidak Diaudit/ (Tidak Diaudit/
Unaudited) Unaudited)
Beban Penjualan Selling Expenses
Gaji dan Tunjangan 1.430.034.581 1.660.424.253 Salaries and Allowances
Perjalanan Dinas 684.384.000 903.341.900 Travelling and Accommodation
Pengangkutan 546.104.772 795.947.603 Freight Out
Lainnya 255.654.270 311.792.001 Others
Total 2.916.177.623 3.671.505.757 Total
General and Administrative
Beban Umum dan Administrasi Expenses
Gaji dan Tunjangan 8.310.294.542 7.317.388.767 Salaries and Allowances
Depreciation - Right-of-Use
Penyusutan - Aset Hak Guna 1.876.602.778 1.673.115.714 Asset
Penyusutan 1.698.705.657 1.703.132.562 Depreciation
Imbalan Kerja 689.801.204 802.484.219 Employee Benefits
Pajak 680.005.809 972.486.854 Taxes
Keamanan 627.060.413 643.954.373 Securities
Jasa Profesional 600.184.338 1.594.162.843 Professional Fees
Keperluan Kantor 595.238.964 695.956.660 Office Supplies
Asuransi 305.089.493 323.903.605 Insurance
Perjalanan Dinas 222.606.103 293.021.731 Travelling
Pajak Bumi dan Bangunan 218.194.650 218.194.619 Land and Building Taxes
Lain-lain 643.284.349 1.058.565.060 Others
Total 16.467.068.300 17.296.367.007 Total
TOTAL 19.383.245.923 20.967.872.764 TOTAL
20. PENGHASILAN DAN BEBAN KEUANGAN 20. FINANCIAL INCOME AND COSTS
2025 2024
(9 Bulan/ Months ) (9 Bulan/ Months )
(Tidak Diaudit/ (Tidak Diaudit/
Unaudited) Unaudited)
Penghasilan Keuangan Financial Income
Jasa Giro 2.520.721 2.190.183 Interest on Bank Accounts
Beban Keuangan Financial Costs
Bunga Utang Bank (9.659.689.860) (9.208.493.904) Interest on Bank Loans
Interest on Consumer
Bunga Pembiayaan Konsumen (59.284.739) (120.857.252) Financing Loan
Bunga - Liabilitas Sewa (175.737.627) (74.545.615) Interest - Lease Liabilities
Amortization of Bank Loan
Amortisasi Provisi Utang Bank (80.000.000) (120.000.000) Provision
Total (9.974.712.226) (9.523.896.771) Total
51
Page 56
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
21. INFORMASI SEGMEN 21. SEGMENT INFORMATION
Perseroan hanya memiliki usaha dalam satu bidang The Company only engages in one manufacturing
industri, sehingga informasi segmen operasi tidak operations, therefore, the operating segment
disajikan, sedangkan segmen usaha berdasarkan information is not presented, while the
geografis sebagai berikut: geographical segment is as follows:
2025 2024
(9 Bulan/ Months ) (9 Bulan/ Months )
(Tidak Diaudit/ (Tidak Diaudit/
Unaudited) Unaudited)
Papua 168.907.616.000 174.482.825.000 Papua
Nusa Tenggara 40.394.802.486 41.445.712.262 Nusa Tenggara
Kalimantan 29.048.095.833 33.045.075.000 Kalimantan
Sulawesi 18.451.150.317 23.719.766.713 Sulawesi
Sumatera 1.117.533.500 1.264.537.500 Sumatera
Singapura 505.458.030 476.052.681 Singapore
Malaysia 372.364.113 586.202.483 Malaysia
Jawa 345.008.250 85.192.000 Java
Maluku 91.650.000 132.000.000 Maluku
Jepang 21.040.000 20.890.000 Japan
Pajak Pertambahan Nilai (29.361.984.102) (32.189.596.560) Value Added Tax
Total 229.892.734.427 243.068.657.079 Total
22. LABA PER SAHAM 22. EARNINGS PER SHARE
Rincian perhitungan laba per saham adalah sebagai The details of basic earnings per share are as
berikut: follows:
2025 2024
(9 Bulan/ Months ) (9 Bulan/ Months )
(Tidak Diaudit/ (Tidak Diaudit/
Unaudited) Unaudited)
Laba Tahun Berjalan 16.897.282.882 16.937.921.095 Income for the Year
Weighted Average of
Rata-rata Tertimbang Saham Outstanding Common
Biasa yang Beredar 940.720.000 940.720.000 Shares
Laba per Saham 17,96 18,01 Earnings Per Share
23. DIVIDEN TUNAI DAN CADANGAN UMUM 23. CASH DIVIDENDS AND GENERAL RESERVES
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Based on Minutes of Annual General Meeting of
Saham Tahunan Perseroan No. 39 tanggal 21 Mei Shareholders No. 39 dated May 21, 2024 of
2024 dari Notaris Rini Yulianti, S.H., pemegang Public Notary Rini Yulianti, S.H., the stockholders
saham Perseroan menyetujui pembagian dividen agreed to distribute cash dividend for the years
tunai dari tahun buku yang berakhir pada tanggal ended on December 31, 2023 amounting to
31 Desember 2023 sebesar Rp 4.703.600.000 atau Rp 4,703,600,000 or Rp 5 per share and approve
Rp 5 per lembar saham dan menetapkan cadangan the appropriation of general reserve amounting to
umum sebesar Rp 100.000.000. Rp 100,000,000.
52
Page 57
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
24. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA 24. MONETARY ASSETS AND LIABILITIES IN
UANG ASING FOREIGN CURRENCIES
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember As of September 30, 2025 and December 31,
2024, Perseroan mempunyai aset dan liabilitas 2024, the Company had monetary assets and
moneter dalam mata uang asing sebagai berikut: liabilities denominated in foreign currencies as
follows:
30 September 2025/
September 30, 2025 31 Desember 2024/
(Tidak Diaudit/ Unaudited) December 31, 2024
Ekuivalen/ Ekuivalen/
Mata Uang Asing/ Equivalent Mata Uang Asing/ Equivalent
Foreign Currency Rp Foreign Currency Rp
Aset Assets
Cash on Hand and
Kas dan Bank USD 3.625 60.473.173 13.815 223.273.828 in Banks
SGD 3.051 39.461.031 6.286 74.928.189
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember The conversion rates used as of September 30,
2024, kurs konversi yang digunakan sebagai 2025 and December 31, 2024 are as follows:
berikut:
30 September 2025/
September 30, 2025
(Tidak Diaudit/ 31 Desember 2024/
Unaudited) December 31, 2024
USD 1 16.680,00 16.162,00 USD 1
SGD 1 12.933,76 11.919,34 SGD 1
25. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN 25. FINANCIAL RISK MANAGEMENT
Risiko keuangan utama yang dihadapi Perseroan The main financial risks that may be faced by the
adalah risiko kredit, risiko nilai tukar mata uang Company are credit risk, foreign exchange rate
asing, risiko tingkat suku bunga, risiko harga dan risk, interest rate risk, price risk and liquidity risk.
risiko likuiditas. Kebijakan keuangan dijalankan The financial policies are implemented carefully
secara berhati-hati dengan mengelola risiko-risiko by managing those risks to avoid any potential
tersebut agar tidak menimbulkan potensi kerugian loss to the Company.
bagi Perseroan.
Risiko Kredit Credit Risk
Risiko kredit adalah risiko bahwa Perseroan akan Credit risk is the risk that the Company will incur a
mengalami kerugian yang timbul dari pelanggan, loss arising from its customers, clients or
klien atau pihak lawan yang gagal memenuhi counterparties that fail to discharge their
liabilitas kontraktual mereka. Tidak ada risiko kredit contractual obligations. There are no significant
yang terpusat secara signifikan. Perseroan concentrations of credit risk. The Company
mengelola dan mengendalikan risiko kredit dengan manages and controls this credit risk by setting
menetapkan batasan jumlah risiko yang dapat limits on the amount of risk it is willing to accept
diterima untuk pelanggan dan memantau exposure for customers and by monitoring exposures in
terkait dengan batasan-batasan tersebut. Perseroan relation to such limits. The Company conducts
melakukan hubungan usaha hanya dengan pihak business only with recognized and creditworthy
ketiga yang dikenal dan kredibel. third parties.
53
Page 58
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
25. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) 25. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (Continued)
Risiko Kredit (Lanjutan) Credit Risk (Continued)
Perseroan menghadapi risiko kredit yang berasal The Company faces credit risk arising from the
dari penempatan dana di bank. Untuk mengatasi placement of funds in banks. To overcome this
risiko ini, Perseroan memiliki kebijakan untuk risk, the Company has a policy to put its funds
menempatkan dananya hanya di bank-bank dengan only in banks with a good reputation.
reputasi yang baik.
Eksposur maksimum atas risiko kredit tercermin dari The maximum exposure to credit risk is reflected
nilai tercatat setiap aset keuangan pada tanggal in the carrying amount of each financial asset as
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah of September 30, 2025 and December 31, 2024
sebagai berikut: as follows:
30 September /
September 30,
2025 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2024
Kas dan Bank 2.148.189.770 3.423.401.613 Cash on Hand and in Banks
Piutang Usaha kepada Pihak Trade Receivables from Third
Ketiga 16.551.093.693 12.694.406.500 Parties
Total 18.699.283.463 16.117.808.113 Total
Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing Foreign Exchange Rate Risk
Risiko nilai tukar mata uang asing adalah risiko Foreign currency risk is the risk that the fair value
dimana nilai wajar atau arus kas masa mendatang or future cash flows of a financial instrument will
dari suatu instrumen keuangan akan berfluktuasi fluctuate due to changes in foreign currency
akibat perubahan nilai tukar mata uang asing. Pada exchange rates. Currently, the Company does not
saat ini, Perseroan tidak menghadapi risiko nilai face foreign exchange rate risk.
tukar mata uang asing.
Risiko Tingkat Suku Bunga Interest Rate Risk
Risiko tingkat suku bunga adalah risiko dimana nilai Interest rate risk is the risk that the fair value of
wajar atau arus kas masa datang dari suatu future cash flows of a financial instrument will
instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat fluctuate because of changes in market interest
perubahan suku bunga pasar. Risiko suku bunga rates. The Company is exposed to interest rate
Perseroan terutama timbul dari pinjaman untuk risk arising from loans for working capital.
modal kerja. Pada saat ini, Perseroan tidak memiliki Currently, the Company has no policy to hedge
kebijakan untuk melakukan lindung nilai atas risiko the interest rate risk.
tingkat suku bunga.
Pada tanggal 30 September 2025, berdasarkan As of September 30, 2025, based on a
simulasi yang rasional, jika tingkat suku bunga reasonable simulation, if the bank loan interest
utang bank lebih tinggi/rendah 50 basis poin, rate had been higher/lower by 50 basis points,
dengan asumsi variable lainnya tidak mengalami with other variables held constant, the income
perubahan, maka laba sebelum pajak akan before tax would have decreased/increased by to
turun/naik sebesar Rp 674,1 juta (31 Desember Rp 674.1 million (December 31, 2024: Rp 768.9
2024: Rp 768,9 juta) diakibatkan naik/turunnya million) due to the increase/decrease in interest
beban bunga yang dicatat di laba rugi. expense recorded in profit or loss.
54
Page 59
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
25. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) 25. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (Continued)
Risiko Harga Price Risk
Risiko harga adalah risiko fluktuasi nilai instrumen Price risk is the risk of fluctuations in the value of
keuangan sebagai akibat perubahan harga pasar. financial instruments as a result of changes in
Saat ini Perseroan tidak menghadapi risiko harga. market prices. Currently, the Company does not
face price risk.
Risiko Likuiditas Liquidity Risk
Manajemen risiko likuiditas yang hati-hati berarti Prudent liquidity risk management requires the
mempertahankan kas dan bank memadai untuk Company to maintain sufficient cash on hand and
mendukung kegiatan bisnis Perseroan secara tepat in bank to support the Company’s business
waktu. Dalam mengantisipasi risiko pengelolaan activities in a timely manner. To anticipate fund
dana, Perseroan telah melakukan prediksi dana management risk, the Company has estimated
untuk jangka pendek dan menengah dalam short and medium-term funds to support its
mendukung kebutuhan operasionalnya dan operational needs and and ensure the fund
memastikan tersedianya pendanaan berdasarkan availability based on the sufficiency of binding
kecukupan fasilitas kredit yang mengikat. credit facilities.
Tabel di bawah ini menganalisa liabilitas keuangan The table below analyzes the Company’s financial
Perseroan per 30 September 2025 dan 31 liabilities as of September 30, 2025 and
Desember 2024 berdasarkan periode yang tersisa December 31, 2024 based on the remaining
dari tanggal Laporan Posisi Keuangan Interim period from the Interim Statement of Financial
sampai dengan tanggal jatuh tempo diungkapkan Position date to the maturity date as follows:
sebagai berikut:
30 September 2025/ September 30, 2025 (Tidak Diaudit/ Unaudited )
Lebih dari
Lebih dari Tiga Tahun
Satu Tahun sampai sampai dengan
Sampai dengan Tiga Tahun/ Lima Tahun/
Satu Tahun/ More than One Year More than Three Total/
Up to One Year up to Three Years Years up to Five Years Total
Utang Usaha Trade Payables
kepada Pihak to Third
Ketiga 35.542.083.407 - - 35.542.083.407 Parties
Accrued
Beban Akrual 450.526.803 - - 450.526.803 Expenses
Utang Bank 92.706.416.059 30.168.443.197 11.953.156.109 134.828.015.365 Bank Loans
Liabilitas Consumer
Pembiayaan Financing
Konsumen 411.947.791 - - 411.947.791 Loans
Liabilitas Sewa 2.540.011.689 660.000.000 - 3.200.011.689 Lease Liabilities
Total 131.650.985.749 30.828.443.197 11.953.156.109 174.432.585.055 Total
55
Page 60
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
25. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) 25. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (Continued)
Risiko Likuiditas (Lanjutan) Liquidity Risk (Continued)
31 Desember 2024/ December 31, 2024 (Diaudit/ Audited )
Lebih dari
Lebih dari Tiga Tahun
Satu Tahun sampai sampai dengan
Sampai dengan Tiga Tahun/ Lima Tahun/
Satu Tahun/ More than One Year More than Three Total/
Up to One Year up to Three Years Years up to Five Years Total
Utang Usaha Trade Payables
kepada Pihak to Third
Ketiga 33.111.590.005 - - 33.111.590.005 Parties
Accrued
Beban Akrual 1.533.191.718 - - 1.533.191.718 Expenses
Utang Bank 102.771.069.751 48.314.401.348 2.687.961.757 153.773.432.856 Bank Loans
Liabilitas Consumer
Pembiayaan Financing
Konsumen 1.341.330.478 175.946.524 - 1.517.277.002 Loans
Liabilitas Sewa 2.424.574.690 2.579.699.372 - 5.004.274.062 Lease Liabilities
Total 141.181.756.642 51.070.047.244 2.687.961.757 194.939.765.643 Total
Pengelolaan Modal Capital Management
Tujuan Perseroan ketika mengelola modal adalah untuk The Company’s objectives when managing
mempertahankan kelangsungan usaha Perseroan serta capital are to safeguard the Company’s ability
memaksimalkan manfaat bagi pemegang saham dan to continue as a going concern whilst seeking
pemangku kepentingan lainnya. to maximize benefits to stockholders and
other stakeholders.
Perseroan secara aktif dan rutin menelaah dan The Company actively and regularly reviews
mengelola struktur permodalan untuk memastikan and manages its capital structure and
struktur modal dan hasil pengembalian ke pemegang optimum stockholder return, by taking into
saham yang optimal, dengan mempertimbangkan consideration the future capital requirements
kebutuhan modal masa depan dan efisiensi modal and capital efficiency of the Company,
Perseroan, profitabilitas saat ini dan yang akan datang, prevailing and projected profitability,
proyeksi arus kas operasi, proyeksi belanja modal dan projected operating cash flows, projected
proyeksi peluang investasi yang strategis. Dalam capital expenditure and projected strategic
rangka mempertahankan atau menyesuaikan struktur investment opportunities. In order to maintain
modal, Perseroan dapat menyesuaikan jumlah dividen or adjust the capital structure, the Company
yang dibayarkan kepada para pemegang saham, may adjust the amount of dividends paid to
mengeluarkan saham baru atau menjual aset untuk stockholders, issue new shares or sell assets
mengurangi utang. to reduce debt.
Perseroan memonitor berdasarkan rasio gearing. Rasio The Company monitors capital on the basis
gearing dihitung dengan membagi pinjaman bersih of gearing ratio. The gearing ratio is
dengan total ekuitas. Pinjaman neto dihitung dengan calculated as net debt divided by the total
mengurangkan jumlah pinjaman dengan kas dan bank. equity. Net debt is calculated as total
Rasio gearing sebagai berikut: borrowings less cash on hand and in banks.
The gearing ratio is as follows:
56
Page 61
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
25. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) 25. FINANCIAL RISK MANAGEMENT
(Continued)
Pengelolaan Modal (Lanjutan) Capital Management (Continued)
30 September /
September 30,
2025 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2024
Jumlah Pinjaman 135.239.963.156 155.290.709.858 Total Debt
Cash on Hand and
Kas dan Bank (2.148.189.770) (3.423.401.613) in Banks
Pinjaman Neto 133.091.773.386 151.867.308.245 Net Debt
Ekuitas 450.210.616.456 433.296.166.019 Equity
Rasio Gearing 29,56% 35,04% Gearing Ratio
Nilai Wajar Aset dan Liabilitas Keuangan The Fair Values of Financial Assets and
Liabilities
Tabel berikut ini menyajikan nilai tercatat dan The following table sets forth the carrying
estimasi nilai wajar dari instrumen keuangan value and estimated fair values of the
Perseroan adalah sebagai berikut: Company’s financial instruments as follows:
30 September 2025/ September 30, 2025
Nilai Tercatat/ Nilai Wajar */
Carrying Amount Fair Value *
Aset Keuangan Financial Assets
Pada Biaya Perolehan
Diamortisasi At Amortized Cost
Kas dan Bank 2.148.189.770 2.148.189.770 Cash on Hand and in Banks
Piutang Usaha kepada Pihak Trade Receivables from Third
Ketiga 16.551.093.693 16.551.093.693 Parties
Total Aset Keuangan 18.699.283.463 18.699.283.463 Total Financial Assets
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Pada Biaya Perolehan
Diamortisasi At Amortized Cost
Utang Usaha kepada Pihak Trade Payables to Third
Ketiga 35.542.083.407 35.542.083.407 Parties
Beban Akrual 450.526.803 450.526.803 Accrued Expenses
Utang Bank 134.828.015.365 134.828.015.365 Bank Loans
Liabilitas Pembiayaan
Konsumen 411.947.791 411.947.791 Consumer Financing Loans
Liabilitas Sewa 3.200.011.689 3.200.011.689 Lease Liabilities
Total Liabilitas Keuangan 174.432.585.055 174.432.585.055 Total Financial Liabilities
57
Page 62
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
25. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) 25. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (Continued)
Nilai Wajar Aset dan Liabilitas Keuangan The Fair Values of Financial Assets and
(Lanjutan) Liabilities (Continued)
31 Desember 2024/ December 31, 2024
Nilai Tercatat/ Nilai Wajar */
Carrying Amount Fair Value *
Aset Keuangan Financial Assets
Pada Biaya Perolehan
Diamortisasi At Amortized Cost
Kas dan Bank 3.423.401.613 3.423.401.613 Cash on Hand and in Banks
Piutang Usaha kepada Pihak Trade Receivables from Third
Ketiga 12.694.406.500 12.694.406.500 Parties
Total Aset Keuangan 16.117.808.113 16.117.808.113 Total Financial Assets
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Pada Biaya Perolehan
Diamortisasi At Amortized Cost
Utang Usaha kepada Pihak Trade Payables to Third
Ketiga 33.111.590.005 33.111.590.005 Parties
Beban Akrual 1.533.191.718 1.533.191.718 Accrued Expenses
Utang Bank 153.773.432.856 153.773.432.856 Bank Loans
Liabilitas Pembiayaan
Konsumen 1.517.277.002 1.517.277.002 Consumer Financing Loans
Liabilitas Sewa 5.004.274.062 5.004.274.062 Lease Liabilities
Total Liabilitas Keuangan 194.939.765.643 194.939.765.643 Total Financial Liabilities
* Diukur dengan hirarki pengukuran nilai wajar * Measured using fair value measurement
input level 3, kecuali kas dan bank dengan input hierarchy level 3 inputs, except for cash on
level 1. hand and in banks using level 1 inputs.
Nilai wajar didefinisikan sebagai harga yang akan Fair value is the price that would be received to
diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang sell an asset or paid to transfer a liability in an
akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas orderly transaction between market participants at
dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada the measurement date.
tanggal pengukuran.
Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan Fair values of financial assets and liabilities are
ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian determined by using valuation methods and
dan asumsi nilai wajar kas dan bank, piutang usaha assumptions of the fair values of cash on hand
kepada pihak ketiga, utang usaha kepada pihak and in banks, trade receivables from third parties,
ketiga, beban akrual, utang bank, liabilitas trade payables to third parties, accrued expenses,
pembiayaan konsumen dan liabilitas sewa bank loans, consumer financing loans and lease
mendekati nilai tercatatnya, karena jangka waktu liabilities are reasonable approximations of their
jatuh tempo yang singkat atas instrumen keuangan carrying values due to their short-term nature, or
tersebut atau dikenakan suku bunga pinjaman yang because they were charged with a loan interest
berlaku di pasar pada tanggal Laporan Posisi rate applied in the market at the Interim
Keuangan Interim. Statement of Financial Position date.
58
Page 63
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
26. PERJANJIAN DAN KOMITMEN PENTING 26. SIGNIFICANT COMMITMENTS AND
AGREEMENTS
a. Sehubungan dengan fasilitas kredit yang a. Related to the credit facilities obtained from
diperoleh dari PT Bank Woori Saudara PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk,
Indonesia 1906 Tbk, Perseroan diwajibkan the Company is required to fulfill the
untuk memenuhi persyaratan sebagaimana requirements as stated in the credit
dicantumkan dalam perjanjian kredit (Catatan agreements (Note 10).
10).
b. Berdasarkan Perjanjian Lisensi Merek Dagang b. Based on the Trademark License Agreement
tanggal 26 Maret 2019, antara Djonny Saksono dated March 26, 2019, between Djonny
dengan Perseroan mengenai pemberian hak Saksono and the Company regarding the
lisensi kepada Perseroan untuk menggunakan granting of licensing rights to the Company to
merek yang dilisensikan di dalam wilayah use brands licensed within the territory of the
Republik Indonesia yang bersifat eksklusif dan Republic of Indonesia that are exclusive and
tidak dapat dialihkan sebagai nama merek cannot be transferred as trademark names in
dagang sehubungan dengan pelaksanaan connection with the implementation of the
kegiatan usaha Perseroan. Biaya penggunaan Company's business activities. Licensed
merek yang dilisensikan adalah sebesar Rp 0 brand usage fee is Rp 0 for a period of 10
untuk jangka waktu selama 10 tahun, jangka years, in which the period can be extended
waktu dapat diperpanjang kembali paling again no later than three months before the
lambat 3 bulan sebelum berakhirnya jangka expiration of this agreement period.
waktu perjanjian ini.
27. INFORMASI TAMBAHAN UNTUK LAPORAN 27. SUPPLEMENTARY INFORMATION TO THE
ARUS KAS STATEMENTS OF CASH FLOWS
a. Aktivitas Non Kas yang Signifikan a. Significant Non-Cash Activities
2025 2024
(9 Bulan/ Months ) (9 Bulan/ Months )
(Tidak Diaudit/ (Tidak Diaudit/
Unaudited) Unaudited)
Acquisition of Fixed
Perolehan Aset Tetap melalui : Assets through :
Peningkatan Liabilitas Pembiayaan Increase in Consumer
Konsumen - 870.090.000 Financing Loans
Penurunan Uang Muka 1.275.000.000 109.640.250 Decrease in Advances
b. Perubahan Liabilitas yang Timbul dari Aktivitas b. Changes in Liabilities Arising from Financing
Pendanaan: Activities:
Liabilitas
Pembiayaan
Konsumen/
Consumer Liabilitas Sewa/
Utang Bank/ Financing Lease Total/
Bank Loans Loans Liabilities Total
Saldo 1 Januari 2024 115.517.948.762 1.936.878.524 2.325.454.385 119.780.281.671 Balance as of January 1, 2024
Perolehan Aset Tetap
melalui Peningkatan Acquisition of Fixed Assets
Liabilitas Pembiayaan through Increase in Consumer
Konsumen - 870.090.000 - 870.090.000 Financing Loans
Arus Kas 20.161.229.131 (928.547.673) (1.725.454.385) 17.507.227.073 Cash Flows
Saldo 30 September 2024 135.679.177.893 1.878.420.851 600.000.000 138.157.598.744 Balance as of September 30, 2024
Saldo 1 Januari 2025 153.773.432.856 1.517.277.002 5.004.274.062 160.294.983.920 Balance as of January 1, 2025
Arus Kas (18.945.417.490) (1.105.329.211) (1.804.262.373) (21.855.009.074) Cash Flows
Saldo 30 September 2025 134.828.015.366 411.947.791 3.200.011.689 138.439.974.846 Balance as of September 30, 2025
59
Page 64
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE NINE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 DAN ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 AND FOR THE
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 YEAR ENDED DECEMBER 31, 2024
DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
28. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN 28. EVENTS AFTER THE REPORTING PERIOD
Sampai dengan tanggal penyelesaian Laporan Up to the date of Interim Financial Statements
Keuangan Interim oleh Manajemen Perseroan, tidak were completed by the Company’s Management,
ada peristiwa penting setelah periode pelaporan. there was no significant events after the reporting
period.
60
Names mentioned 48 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Minister of Justice
p.11
unresolved
person
Ermin Yuniastuti
p.11
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi
p.11
unresolved
org
Minister of Law
p.11
unresolved
person
Yulianti
p.11 ×2
unresolved
org
Menteri
p.11
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.11
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.12
unresolved
org
Bank Indonesia
p.28
unresolved
org
PT Bank Woori Saudara
p.37 ×11
unresolved
org
PT Bank Woori Saudara Indonesia
p.37 ×20
unresolved
org
PT Mariat Utama
p.38 ×2
unresolved
org
PT Senja Indah Timika
p.38
unresolved
org
PT Senja Indah Timika PD Setia Mandiri
p.38
unresolved
org
KJPP Felix Sutandar
p.41
unresolved
org
KJPP dan Rekan
p.41
unresolved
org
Felix Sutandar dan Rekan
p.41
unresolved
org
PT Bank Woori Woori Saudara Indonesia
p.41
unresolved
org
Korber Technologies Technologies GmbH
p.41
unresolved
org
PT Buana
p.41
unresolved
org
PT Buana Multi Teknik
p.41
unresolved
org
PT BCA Finance
p.42 ×2
unresolved
org
PT Dipo Star Finance
p.42
unresolved
org
PT Dipo Star Finance Total
p.42
unresolved
person
Wijaya
p.43 ×5
unresolved
org
PT Bank Woori Indonesia
p.43
unresolved
org
Bank Woori Tbk
p.44 ×5
unresolved
person
Public Notary Adeline Wijaya
p.44 ×8
unresolved
person
Maya Hasanah
p.44
unresolved
person
Hasanah
p.44
unresolved
org
PT Gracia Optima Masterpro
p.47 ×2
unresolved
org
PT Panverta Cakrakencana
p.47 ×2
unresolved
org
PT Sarianugerah Semesta
p.47 ×2
unresolved
org
Aktuaria Indra Catarya Situmeang dan Rekan
p.51
unresolved
org
Situmeang dan Rekan
p.51
unresolved
org
PT Adimitra Jasa Korpora
p.52 ×2
unresolved
org
PT Anugerah Investindo Nusantara
p.52 ×2
unresolved
org
Bank Loan Amortisasi Provisi Utang Bank
p.55
unresolved
person
Public Notary Rini Yulianti
p.56 ×3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.