Back to announcement
Checklist LK PANI - 30 Jun 26_compressed.pdf
Financial statement Text extracted PANISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 73
Page 1 OCR 0.814
CHECKLISI FKENGUNGKAPAN LAPUKAN REUANUAI UN LUR DELUKUN INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA Petunjuk Pengisian Checklist: 1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VII.G.17). 2. Tanda (V) diisi pada kolom ,,Ada" apabila Emiten/Perusahaan ik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom Keterangan” ditambahkan cross reference ke omar catatan atas laporan keuangan. 3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) diisi pada kolom ,Tidak Ada" dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. 4. Apabila Emiten/Perusahsan Publik tidak memiliki pos-pos sehingan tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom N/A". 5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang i akuntansi dan kevangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited). Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Publik Gi aka Bidang Usaha (Perindustrian, aktivitas perusahaan holding dan konsultasi manajemen Jenis penawaran Umum Saham 30 Juni 2026 31 Desember 2025 Nana Kantor Akuntan Publik IN/A (Kantor Akuntan Publik Johan Malonda Mustika & Rekan (Nama Partner N/A (Putu Astika, CPA, CA (Opini Akuntan INA Wajar Tanpa Modifikasian (Catatan tentang Opini (ika ada) # disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan. Ya (Tidak Pemenuhan Peraturan No. VII G.1 1 Tentang "Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan v Keuangan" Pemenuhan Peraturan No. VIILA-2 tentang “Independensi Yang Memberikan Jasa v Audit di Pasar Modal"
Page 2 OCR 0.780
Data Keuangan Penting (dalam ribuan Rupiah) (Periode laporan keuangan 30 Juni 2016 30 Juni 2025 Laba Rugi Komprehensif Pendapatan 2,922,606,015 1,645,441,047 Laba (rugi) bruto 2,212,462,788 965,368,349 Laba (rugi) usaha'operasional 1,995,521,857 731,124, 534 (EBITDA 2,029,762,875 680,771,537 Laba (rugi) Bersih periode berjalan Le 618.998.890 Laba (rugi) komprehensif 1,913,038,456 648.998.890 Laba Per saham (dasar) 92.10 16.93 Laba Per saham (dilusian) 92.10 16.93 Laporan Posisi kevangan 30 Juni 2026 31 Desember 2025 Jumlah Aset 50.770,322,548 50,584,512.772 Jumlah Aset Lancar 33,597,351,674 30,127,349,862 Jumlah Aset Tidak Lancar 17,172,971,174 20 457,162. 010 Jumlah Liabilitas 17,025,601, 107 18,920,032,517 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 14,380,124,984 15,712,107,563 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 2.643476,123 3.207,924,952 Jumlah Ekuitas 33,746,721,741 31,664,480,235 Modal Disetor 1,818,951 1,811,702,560 (Tambahan Modal Disetor 23,145.634, 23,254,605,243 Saldo Laba 3,666,985,256 2,088,755,888 (Komponen ekuitas lainnya (100,139,631 | (Kepentingan nonpengendali 4,615,291,688 4,509,816,564 Rasio -il Rasio Lancar (98) 233.645) Os ROA 0.04 0.04 ROE 0.05 0.06 Ebitda thd pendapatan (Y6) G9 ASN 2137 “Gapat disesuaikan berdasarkan industrinya Catatan: 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuall pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Poliaii atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laparan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIILG.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.
Page 3 OCR 0.852
Laporan Keuangan Terdiri dari: Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau (ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. 1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode “ Lampiran 1/1 - 1/3 2 Laporan laba rugi komprehensif selama periode “ Lampiran 2/1 - 2/2 3 Laporan perubahan ekuitas selama periode “ Lampiran V1 - N2 4 Laporan arus kas selama periode “ Lampiran 4/1 - 4/2 5 . atas Depkrah Kulkas (Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: la. gambaran umum Perusahaan: lb, dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan: Ic, informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif, Ilaporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos dan Id, pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi: 1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, dan 12) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan ketangan, tetapi informasi tersebut relevan untuk (memahami laporan keuangan. Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”. Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihak |Dalarn hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. (Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan L (Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain: —- Pendirian perusahaan » Riwayat ringkas perusahaan, v (Catatan: Ia 2) Nomor dan tanggai akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang berwenang, dan nomor serta| N (Catatan: ta Itanggal Berita Negara: 3) Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode pelaporan: y (Catatan: Ia v (Catatan: Ia wi "Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha,
Page 4 OCR 0.861
(6) "Tanggal mulai beroperasinya perusshaan secara komersial. Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi atau Iperampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan (Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan. wajib disebutkan alasannya. » Khusus Industri Media Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki, 8) Khusus Industri Jalan Tol Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut. 9) (Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otorit g berwenang. 10) untuk Industri Perbankan Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan (prinsip syariah (jika ada). 1) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Arca Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan. (Penjelasan mengenai arca eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi - » Arca Eksplorasi, meliputi: Nama lokasi. Nama pemilik izin lokasi: Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal temponya: CEETEE, Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada aan pemilik izin lokasi: dan Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan i Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi (Keuangan: Ib) Aren Eksploitasi/Pengembangan meliputi: pn Nama kokasi: Nana pemilik ijin lokasi: Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponyai Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi, Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi, Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal Iiporan pasisi keuangan. DuogoIO
Page 5 OCR 0.827
au aa aa aa aa Ban | 12) Khusus Industri Kehutanan “ |Yang harus diungkapkan antara lain: Ia) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan: b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH, dan Ic) sisa umur HPH. b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: h Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran urnum, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan di luar Indonesia, “ Catatan: Ib 2) Denis dan jumlah Efek yang ditawarkan, “ Catatan: Ib 3) Bursa tempat Efek dicatatkan: dam “ Catatar: It 4) indakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action) sejak penawaran “ (Catatan: Ib umum perdana sampai dengan persode pelaporan terakhir. Ic. Struktur Perusahaan, entitas amak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) | Yang harus diungkapkan antara lain: 1 INama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung. “ (Catatari: 1 2) (Tempat kedudukan: “ Catatan: 1c 3) is usaha: “ Catatan: 1c 14) 'ahun beroperasi secara komersial, a (Catatan: 1c 3 Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbedah, “ Catatan: Ic 6) (Total Aset, dan “ Catatan: 1c 7) Informasi penting lainnya antara Isin: V Ja) sifiat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5094 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah: b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian: lc) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan kewangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda, Id) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka, e) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk, dan
Page 6 OCR 0.848
f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan: (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tangga! bilangnya Pengendalian, (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan. (3) jumlah harga yang diterima, (8) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: (5) jumlah Kas dan Setara Kas pada catitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan: dan (6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. (Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit (Yang harus diungkapkan antara lain: » INama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris. dan komite audit, “ Catatan: Id 2) Cakupan manajemen kunci, dan “ (Catatan: 1d 3) Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama periode yang v (Catatan: 1d bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak. e Penerbitan Laporan Keuangan 1» Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan “ Catatan: 1e 2) Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. Bi Catatan: le 2, Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: "3 Pernyataan kepatuhan terhadap SAK “ (Catatan: 22 (Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK. , Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan 1» Dasar pengukuran luporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cast ), biaya perolehan kini (curreni 1 Catatan: 2a Icost ), nilai realisasi neto (net realizable ale), Nilai Wajar (far value ) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku. 2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. “ (Catatan: 2a N (Catatars: 22 3) Mata uang fungsional dan roata uang penyajian yang digunakan, meliputi: Aa) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak, b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsiansl Perusahaan maupun kegiatan usaha Cc) alasamperubehan mata wang penyajian (jika ada). 4 Alasan perubahan periode pelaparan (jika ada),
Page 7 OCR 0.854
Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen 3 Kas dan setara kas: Yang barus dijelaskan antara lain kebijakan dalam meneritukan komponen kas dan setara kas. 1 Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain dari catatan atas V (Catatan: 4 laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan, 2) 'Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber utama v (Catatan: 4 Idari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pel , yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan 3) Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana di dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan “ (Catatan: 4 Imemasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat padi ir periode pelaporan. & Kebijakan Akuntansi Tertentu Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan i lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sehagai berikut: » Prinsip-prinsip konsolidasi (Catatan: Ih (Yang harus dijelaskan antara lain: Ia) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, meliputi pos-pos entitas induk dan entitas anak, Ib) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas induk, lc) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubal zanpa kehilangan Pengendalian atas entitas arak, Id) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehil. jalian atas entitasanak: le) kebijakan akuntansi sehubungan dengan peni dan penyajian kepentingan nonpengendali: dan I#) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material entitas yang dikonsolidasi telah dieliminasi. 12) (Kombinasi bisnis “ (Catatan: 2b Yang barus dijelaskan antara lain: la) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, k metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan Inonpengendati lb) pengakuan awal untuk goodwi!i: lc) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil!: dan Id) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan asi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain: (1) pembelian dengan diskon, (2) akuisisi secara bertahap: dan (3) imbalan kontinjensi. 2) (Catatan: 2
Page 8 OCR 0.873
14) Instrumen Keuangan la) Instrumen Keuangan selain Sukuk | Yang barus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya transaksi, (2) pengukuran setelah pengakuan awal Instrumen keuangan setiap kategori: (3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan, (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan: (5) metode perhitungan yang digunakan Marie sa Muna aset keuangan: (6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen (7) kbusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi dig nilai, selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam jangka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai, (a) ketentuan pernenuhan kriteria akuntansi lindung nilai: ((b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi li nilai atas instrumen keuangan derivatif, dan (ce) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai. b) Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk: (2) pengakuan awal Sukuk, (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (4) Penyajian pendapatan sukuk: dan (5) penyajian amortisasi biaya transaksi, €) Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal Sukuk, (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk, (4) posisi penyajian Sukuk: dan (5) akad syariah yang digunakan. Khusus Industri Perbankan Ba) Giro Wajib Minimum Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. lb) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain (Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain. ce) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain.
Page 9 OCR 0.859
16) Piutang Reverse Repo “ | Yang barus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 17) Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang barus dijelaskan antara lain: v la) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dirniliki: lb) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah:dan Ic) Dasar penyajian cfek-cfek dalam laporan keuangan, 8) Khusus Industri Perbankan “ ja) Kredit Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan: (2) Dasar penyajian atas kredit, (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan penyet risiko portofolio kredit: (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan (5) Kebijakan bank akan agunan kredit. b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi. c) Agunan yang Diambil Alih |Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar penilaian dan penyajian, (2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. 19) Khusus untuk Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain: v la) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen, dan lb) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari konsurmennya. 10) Anjak Piutang v Yang harus dijelaskan antara lain: la) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse Ipa recourse): bb) Penyajian transaksi anjak piutang: Ic) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga ihan dan jumlah bersih piutang dialihkan, dan Id) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak pi (ditagihkan kembali ke klicn atau ditanggung oleh 11) v (Catatan: 2m
Page 10 OCR 0.835
12) Persediaan : 1 (Catatan: Zi |yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang digunakan. HTI Siap Panen Yang barus dijelaskan antara lain: Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi, ja) Khusus Industri Kebutanan HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lain: Beban-beban yang dikapitalisasi, untara Inin: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan pta-sarana, b) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Per! Yang barus dijelaskan antara lain: lmenghasilkan: (2) Dasar penilaian dan pengukuran, (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum (4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman (5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman. Il) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah hasilkan ke tanaman telah menghasilkan: disusutkan, dan Ic) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Hewan ternak telah menghasilkan : fa) Metode penilaian, I(b) Metode amortisasi (deplesi): dan |(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan lanj 13) |Aset Tetap: |Yang harus dijelaskan antara lain: la) pengakuan awal Aset Tetap: Ib) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap, le) pengelompokan Aset Tetap: Id) metode penyusutan yang digunakan: le) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap, (estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: I8) penghentian pengakuan: b) nilai residu, dan Iresidu pada setiap akhir periode pelaporan. (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasil Hi) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai (Catatan: 2j
Page 11 OCR 0.864
14) Investasi pada Entitas Asosiasi |Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat Investasi pada asosiasi. Catatan: 2b (ii) 18) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama. 16) Pola Kerjasama Yang harus dijelaskan antara lain: la) Kriteria dari bentuk kerjasama, lb) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan Cc) Sistem pembagian hasil, jika ada. Aset Tak Berwajud (Yang harus dijelaskan antara lain - ja) pengakuan awal Aset Takberwujud: b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: Cc) umur manfast tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif amortisasi yang Id) sumber terjadinya Aset Takberwujud: lc) metode amortisasi yang digunakan: H) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan i 1 18) 2) riset dan pengembangan fiika ada |Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk Ib) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual, 19) Properti Investasi : Yang harus dijelaskan antara lain: la) pengakuan awal Properti Investasi, b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi, Ic) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya: Id) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan le) penghentian pengakuan Properti Investasi. 20) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan antara lain: ja) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto: b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi), c) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan: d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan ce) Pertanggungan Asuransi, v
Page 12 OCR 0.867
21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus dijelaskan antara lain: ja) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai, dan b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya, atatan: 21 22) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Jiabilitas segera. Simpanan Nasabah | Yang barus dijelaskan antara lain: 3) Penjelasan atas simpanan: dan Ib) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. Simpanan dari bank lain Yang barus dijelaskan antara lain: 3) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan Ib) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. Surat Berharga yang Diterbitkan |Yang harus dijelaskan antara lain: la) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan dan Ib) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. 23) Pravisi |Yang harus dijelaskan antara lain: la) kondisi provisi yang barus diakui, dan Ib) dasar penentuan nilai provisi, 24) Utang Repo Yang harus dijelaskan antara Iain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. (Yang harus dijelaskan antara Jain: la) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH, Ib) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: Ic) Metode penyusutan prasarana PLH: dan Id) Tabel yang memuat penjelasan tentang: 1) Lokasi penambangan: 2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: N3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan (W Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.
Page 13 OCR 0.884
26) Khusus Industri Pertambangan Umum 1 Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan | Yang harus dijelaskan antara lain: la) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area Of Interest yang bersangkutan, lb) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti Idengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi, Ic) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan Id) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan. taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi. Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan- Yang barus dijelaskan antara lain: la) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: Ib) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, dan Ic) Metode penyusutan prasarana PLH. 27) Pengakuan Pendapatan v (Catatan: 21 la) Yang barus dijelaskan antara lain: (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan (2) dalam bal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan Ikeagenan serta beban terkait. Ib) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian KI |Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk rmenentukan tahap penyelesaian suatu kontrak. ic) Khusus Industri Asuransi “ (1) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang barus ditambahkan antara lain: Ka) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan: Cb) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan (ec) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi. (2) Beban Klaim Penjelasan yang barus ditambahkan antara lain: (a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadi Inamun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim, dan |(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.
Page 14 OCR 0.855
d) Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat Yang barus dijelaskan antara lain: (Ll) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat. (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek: (4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat: (S) Biaya yang direvisi dan dirsalakasi akibat perul mendasar pada estimasi kini: dan (6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat ii (Catatan: 2: Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan saham treasuri. .. pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan 28) Program Loyalitas Pelangan |Yang barus dijelaskan antara lainkebijakan terkait pi loyalitas pelanggan 29) "Transksi dan Saldo dalam mata uang asing (Catatan: 20 Yang harus dijelaskan antara lain: la) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalarn mata uang asing, Ib) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter, dan Ic) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam Imata uang asing. 30) "Transaksi dengun Pihak-pihak Berelasi (Catatan: 2w Yang harus dijelaskan antara lain: la) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: Ib) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan, dan 31) Hibah Pemerintah | Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi metotle penyajian dalam laporan keuangan. 32 Pajak Penghasilan (Catatan: 27 |Yang harus dijelaskan antara lain: la) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: Ib) ketentuan mengenai saling hapus, le) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan, dan Id) metode digunakan dalam menilai asot (liabilitas) pajak t an. 33) Imbalan Kerja (Catatan: 29 Yang harus dijelaskan antara lain: la) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada Ib) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan ja yang diselenggarakan oleh Perusahaan: Ic) kebijakan akuntansi Perusahaan datam mengakui dan kerugian aktuarial, dan Id) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk crertal! dan penyelesaian. 34) Saham Treasuri
Page 15 OCR 0.842
35) Pembayaran Berbasis Saham Y Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan imelalui instrumen ekuitas dam/atau diselesaikan melalui Kas, terrnasuk pengukurannya. 36) Kuasi-Reorganisasi BI Yang harus dijelaskan antara lain: la) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi, ib) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas, dan lc) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas. Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum ? Januari 2013. 37) Biaya Pinjaman “ (Catatan: 20 |Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang imengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan sebagai bagian dari Ibiaya perolehan aset kualifikasian, 38) Segmen Operasi v| (Catatan: 2x Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi. 39) Laba (Rugi) per saham N (Catatan: 2u |Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusiam. Dj Kas dan Setara Kas “ | Catatan: 5 Yang harus diungkapkan antara lain: la) unsur Kas dan Setara Kas pada pibak berelasi dan pihak ketiga: b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing: Ic) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan Id) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha disertai pendapat manajemen.
Page 16 OCR 0.825
Ne pa Aa “——————— il ara ama 5 aa ay —::- ang 5 2) Khusus Industri Perbankan la) Kas SI Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. ) Giro pada Bank Indonesia sy Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata wang original): dan (2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat periode pelaparan. Ic) Giro pada Bank Lain 1 Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang, I(L) Jumlah penyisihan penurunan nilai, N2) Perubahan penyisihan sclama periode berjalan untuk masing-masing giro: |(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga, (4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan |(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai v Id) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain (Yang harus diungkapkan antara lais: IL) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang, (2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) Idan tidak mengalami penurunan nilai (rimpaired) , N3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): N4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: NS) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga, NG) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: 7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya, 8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau likuidasi termasuk tingkat v kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang, dan (9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.
Page 17 OCR 0.857
3) Piutang Usaha Y Piutang Usaha tidak Yang harus diungkapkan antara lain! diungkapkan pada Catatan atas 2) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berclasi: Laporan Keuangan karena nilai Ib) jumlah piutang menurut debitur: |yang tidak material (0.0196 dari lc) jumlah piutang menurut mata uang: total aset). Id) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai: le) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang, 1) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan: Ig) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, Ih) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan i) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: (1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting Iin yang diatur dalam perjanjian, dan (2) jaminan yang diberikan (bila ada). 4) Khusus Industri Asuransi a) Pistang Premi v (Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain: (1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalarn perhitungan solvabilitas, b) Piutang Koasuransi v (Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain: (1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, v (2) Jumlah menurut jenis asuransi: dam (3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas, c) Piutang Reasuransi v Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: ()) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur, 2) Jumlah piutang atau ulang reasuransi yang disalinghapuskan: dan (6) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. d) Piutang Hasil Investasi v (Tambahan pengungkapan mengenal antara lain: (0) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah piutang menurut jenis investasi: (9) Jumlah piutang menurut mata uang: dan (8) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
Page 18 OCR 0.827
IS) Khusus Industri Pembiayaan " 3) Piutang Pemblayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain- lain): jstk Kandis ng ai PAN pembiyaan konsumen, (4) sama Mesbna Ka. Paman selaku ani Maba, DAUN pinjaman dan pengambilalihan P| Ipiutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka Itransaksi di atas: (5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui, (6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan (7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan 8) Piutai di konsumen dialihkan dan atau digunakan i jaminan atas Ib) Tagihan Anjak Piutang KI | Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah tagiban anjak piutang tanpa recourse dan dengan receurse, beserta jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tampa recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan (2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh serta ikatan penting yang “ diatur dalam perjanjian anjak plutang. ic) Piutang Sewa Pembiayaan “ |Yang barus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir perlode Ipelaporan. Di samping Itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa (a) kurang dari satu tahun (db) bebih dari satu tahun sampai lima tahun (c) lebih dari lima tahun (3) pendapatan keuangan yang belum diterima: (4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor, (5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum, (6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode, dan (7 penjelasan umum isi perjanjian sewa Jessor yang material.
Page 19 OCR 0.863
d) Piutang Sewa Operasi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) jumlah apregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk Isetiap periode berikut: 3) kurang dari satu talruri Ito) lebih dari satu tahun sampai lima tahun |(c) Tebih dari lima tahun (2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan (3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor. 16) Khusus Kontrak Konstruksi Piutang Retensi Yang harus diungkapkan antara lain: la) Jumlah plutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan Ih) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi. Tagihan Bruto kepada Pelanggan |Yang barus diungkapkan dalam pes ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi, Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga barus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : la) biaya kontrak yang terjadi, Ib) laba yang diakui: le) kerugian yang terjadi, dan Id) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 8) Piutang Reverse Repo Yang harus diungkapkan antara lain: ja) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan: ID) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek: Ic) Nama pihak/counterparty: Id) Lokasi Efek jaminan, le) Tingkat bunga plutang reverse repo: If) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan 9) Agunan Yang Diambil Alih | Yang harus diungkapkan antara lain: ja) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih, b) Setisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak tertagih: dan Ic) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan tersebut.
Page 20 OCR 0.854
10) Piutang Dividen dan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan dendakepada pihak lain. ) Piutang Lain-Lain V Piutang Lain-Lain tidak Yang harus diungkapkan antara lain: diungkapkan pada Catatan atas 2) Rincian jenis dan jumlah piutang, AI. Laporan Keuangan karena nilai b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CI dan yang tidak material (00094 dari Ic) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. total aset). “ (Catatan: 7 12) Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset Ja) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai kl: b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya: (2) laba atau rugi meto pada setiap kelompok aset kei berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprebensif lainnya maupun yang diakui sebagai Jaba atau rugi periode berjalan, (3) total pendapatan bunga yang dihitung. metode suku bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: (4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan dis 0 yang belum diarnortisasi, untuk Efek dimiliki hingga |jacuh tempo, innya yang bersifat lancar maupun tidak lancar. i yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, (5) peringkat Efck utang berikut nama pemeringkat (jika ada). (6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga liatuh tempo: (M) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: (3) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap s (b) alasan reklasifikasi: dan (ce) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga j tempo yang telah direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual. (8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau liabilitas kontinjensi serta Isyarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan it (9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika , termasuk mutasinya, dipisahkan antara asct keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara (penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan isi al, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan (10) jumlah amortisesi keuntungan (kerugian) yang belum dircalisasi atas investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo.
Page 21 OCR 0.864
13) (Khusus Deposito Tambahan pengungkapan mengenai antara Jain: 3) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaparan: Ic) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing, dan dj hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. Deposito berjangka yang Ipada Catatan atas Laporan Keuangan karena nilai yang tidak| Imaterial (0,364 dari total aset). 14) Khusus Investasi pada Sukuk (Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: 8) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah, b) tujuan model usaha yang digunakan, | Ic) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya peroleban, 13 Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: la) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis, b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga: lo) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan Id) Informasi penting lainnya, 16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: Unit Penyertaan Reksadana yang Idiklasifikasikan sebagai aset tidak lancar tidak diungkapkan pada Catatan atas Laporan Keuangan karena nilai yang tidak| (material (0.074 dari total aset). 12) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih, dan Ib) laba atau rugi peto berdasarkan klasifikasi, baik disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan Khusus Wesel Tagih Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak it, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari i usaha atau lainnya). Khusus Industri Asuransi | 'Tambaban pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan. Pinjaman Polis Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasi a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang, b) Tingkat suku bunga,
Page 22 OCR 0.816
20) Khasus Industri Perbankan Kredit | Yang barus diungkapkan antara lain: Ia) — Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolektibilitas, lb) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan, le) — Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: Id) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan: le) — Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, If) Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia: Ig) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian penurunan nilai |Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia: Ih) — Jumlah kredit yang aa Ke aa. i) Ikntisar pembelian Kredit dari BPPN bendesndani periode pembelian, Fa aa Ik) — Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang |ditetapkan oleh Bank Indonesia: I) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, 1) (Tagihan dan Liabilitas Akseptasi (Yang harus diungkapkan antara lain: la) Rincian jumlah tagihan dan Jiabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo, b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi selama periode (berjalan, le) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, ld) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi
Page 23 OCR 0.880
Persediaan 2) Yang harus diungkapkan antara lain: (Catatan: 6 (1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan, (2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual: (9) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan, (4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui i pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam (S) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap peni nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: (6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan, (7) dalam bal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman persediaan yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka Li) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. (B) persediaan dijaminkan, nama pihak ima jaminan, dan alasan dijaminkanj dan (9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta iCatatan: 6 pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan | apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. b) Khusus Industri Perbotelan (Tambahan pengungkapan vilai tercatat persediaan It klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain: (1) Makanan dan minuman: (2) Perlengkapan, dan (3) Barang Dagangan. le) Khusus Industri Real |(Tambaban pengungkapan antara lain: (1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: |Catatan: 6 Na) Tanah Matang: (0) Unit Bangunan: dan (6) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat Bayan naga jual belinya telah berlaku namun penjualannya belum Idtakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dial bila ada, d) Tanah untuk Pengembangan Catatan: 6 (Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan, (2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan, dan Catatan: 6 (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.
Page 24 OCR 0.818
Eno 5 :--—- ii al wu 55: mg ma angan 3g v lc) Khusus Industri Media (Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Materi program : lokal, impar (media televisi), (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak): (3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan v (4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya. D Khusus Industri Rumah Sakit “ (Tambahan pengungkapan antara lain: (Et) Obat-obatan (2) Perlengkapan medis (dispasable): dan (3) Persediaan lainnya g) Khusus Industri Peternakan “ (1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan ternak menjadi: (a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan (b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan. V (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek Yang harus diungkapkan antara lain: (Ga) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan: (8) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir, (c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan, |(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang yoati atau hilang, (c) Nilai bewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: v (PD Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung. (8) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan (h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.
Page 25 OCR 0.864
Yang harus diungkapkanantara lain: (1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau lepasan: (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan, (3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan penurunan nilai, (4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode lan penjualan menjadi lebih dari satu tahun: (S) dalarn hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelompok lepasan Idisajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan (6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sehagai aset dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan Ipengklasifikasiannya, diungkapkan: Ifa) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, |(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode ma dan periode sajian sebelumnya. 123) Pajak Dibayar Di muka | v (Catatan: 9a Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya, dan Ib) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya, 24) Biaya Dibayar Dimuka Biaya dibayar dimuka tidak (Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. diungkapkan pada Catatan atas Laporan Keuangan karena nilai |yang tidak material (0,1096 dari total aset). 125) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang D: untuk Dijual 126) Piutang Pihak Beretasi Non-Usaha Yang harus diungkapkan antara lain : la) rincian jenis, nama pibak berelasi, dan jumlah pi - b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan terjadinya piutang pihak Iberelasi tersebut: le) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban kerugian penurunan nilai Id) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah kerugian penurunan nilai: dan le) dalam hal plutang berelasi non usaha disajikan t lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya, (Catatan: 21
Page 26 OCR 0.882
127) Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harusdiungkapkan antara lain: la) narna entitas asosiasi, b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya: Cc) nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia: @) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas, pendapatan, dan Jaba atau rugi: le) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun isahaan memiliki lebih dari 2094 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara Ia atau tidak langsung: HD akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda, lu) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan, h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif: i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor lain, |j) liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor wajiban bersama-sama untuk semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dam k) ringkasan informasi kewangan entitas asosiasi, individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan akan metode ekuitas termasuk total Aset. Liabilitas, Pen dan laba atau rugi. (Catatan: 7 28) Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang barus diungkapkan antara Jain rincian jaminan konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebui diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak 29) (Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut: la) Saldo awal: Ib) Penyisihan periode berjalan, lc) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan 4) Saldo akhir. 30) Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol Investor tampa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: |(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol: |(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya: (c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan (d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelal ke hak bagi hasil tol.
Page 27 OCR 0.852
31) Khusus Industri Perkebunun Tanaman Perkebanan Yang harus diungkapkan antara lain: la) Untuk tanaman telah menghasilkan (1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman: (2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir, (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam, (9) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan lokasi penanaman (5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasil a paling sedikit 2 tahunz dan (6) Tanaman yang dijaminkan, b) Untuk tanaman belum menghasilkan (1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut - (a) Saldo awal li. Tambahan tahun berjalan ii. Biaya Sg In Pemanga tahun berjalan Hi, Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah (ec) Pengurangan lainnya I(d) Saldo akhir, (2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik perusahaan (inti) dan perkebunan plasma): dan 132) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Produksi — Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain: ls) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasilkan: Ih) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap ketotnpok selama paling tidak 2 tahun terakhir, le) Nilai amortisasi (deplesi atas hewan ternak telah Ikan, Id) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan, le) Kondisi hewan ternak: H Persentase kematian selarna tiga tahun terakhir, 1g) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: Ih) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, li) Nilai cadangan kematian atau metode langsung, jika ada, li) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai kematian, jika ada: dan IK) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama yang menerima jamipan.
Page 28 OCR 0.875
133) Properti Investasi 8) Yang harusdiungkapkan antara lain: (1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model biaya: (2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti Investasi: (3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbardingkan: (4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir, (5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk: (a) penghasilan sewa dari Properti Investasi: (b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut: dan (c) perubahan kumulatif dalarn Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar, (6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil (pelepasan, dan (7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan. b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (2) ditambahkan pengungkapan antara lain: (L) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: (2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan |yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah: fa) juralah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali: dan |(b) penyesuaian signifikan lain. le) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud Idalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) umur manfaat: 1(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan (menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: (3) jumlah penyusutan untuk masing-masing pertode penyajian dan alokasi beban penyusutan: (4) jurntah rugi penurunan nilai yang diakul, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku, (5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan (6) Nilai Wajar Properti Investasi. Id) Kbusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain: Catatan: 8 Ia oolmnkam Damn diam Ta ka da
Page 29 OCR 0.877
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, 1 |Catatan: 8 (3) estimasi saat penyelesaian, (9) hambatan kelanjutan penyelesaian: ($) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalarn proses pembangunan dan pengembangan, dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi kriteria aset kualifikasian,| maka wajib diungkapkan: Ifa) jumlah binya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (6) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. 34) Aset Tetap “ Aset Tetap tidak diungkapkan Yang barus diungkapkan antara Jain: pada Catatan atas Laporan la) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset pemilikan Keuangan karena nilai yang tidak| langsung dan/atau aset sewa pembiayaan: material (1,186 dari total aset). lb) rekonsilinsi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, le) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan, Id) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas (jika ada): le) jumlah kornitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap, 1) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau dihentikan Iyang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisab pada laporan laba rugi komprehensif: 2) Dalam bal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang barus diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian, (3) narna Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir, (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya, dan (6) surplus revaluasi atau ragi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode dan pembatasan- Ipembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. Ih) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan,
Page 30 OCR 0.859
mo aa —--—ssssss a.n Hi 22N PA NBA —— “ Aset Tetap tidak diungkapkan 2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, (3) estimasi saat penyelesaian: pada Catatan atas Laparan (4) hambatan kelanjuzan penyelesaian (jika ada): Keuangan karena nilai yang tidak| 5) jumlah pengeluaran yang diakui dalarn jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan, dan material (11896 dari total aset). (6) dalam hai terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib (diungkapkan: Ia) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan |(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi, i) Pengungkapan lainnya antara lain: IL) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara, |(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan, |(3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk (dijual: (4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material dari jumlah tercatat, N5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan pengakuannya, |(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal Iperolehan, N7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap: |(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penurunan nilai, |(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, sama pihak yang menerima jaminan dan alasan penjaminan, dan |(10) Jenis dan milai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup, serta pendapat! manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya. 35) Industri Minyak dan Gas Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi “ |(khusas untuk perusahaan yang memiliki kegiatan bulu minyak dan gas bumi) Yang barus diungkapkan antara lain: |yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan,
Page 31 OCR 0.871
(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang : (a) Lokasi perambangan, (b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (ce) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan (d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu Ipenjelasan kolektahilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan, 36) Aset Tak Berwujud v Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: ja) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi, (b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif: lc) rekonsiliasi jurnlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: Id) dalam bal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk asct yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka harus Idiungkapkan: (1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi: le) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset Takberwujud |yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas, H) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan, 1g) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Perserintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar sesuai SAK yang) (berlaku, diungkapkan: (1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut: (2) jumlah tercatatnya, dan (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi: Ih) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat Aset 'Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas: 1) nilai kornitmen kantraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud, li) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): 2 Pe (3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi: Tv (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, (S) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan- pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pernegang saham.
Page 32 OCR 0.874
37 Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum ja) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan'Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang : (1) Suldo awal: (2) Penambahan dan pengurangan, (3) Saldo akhir. b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi Yang harus diungkapkanantara lain: (1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per aren of'interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan (2) Jumlah aset, Niabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan. Ic) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang, Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Kebijakan akuntarsi sehubungan dengan: la) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya Ipengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terbadap rasio rata- Iratanya, 3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada), 4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan : ja) Alasan terjadinya penundaan, b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan c) Jumlah penurunan (write down ) akibat dilakukannya evaluasi Gika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan Itersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut,
Page 33 OCR 0.832
Id) Biaya Pengembangan Tangguhan Yang barus diungkapkan antara lain : |(L) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan: fa) Lokasi eksplorasi dan pengembangan: (b) Saldo awal, (c) Penambahan/pengurangan: I(d) Amortisasi, dan (ce) Saldo akhir, (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegi (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya ekspl Imanajerpen tidak dapat dipulihkan, pengembangan yang masih berjalan: rasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan (4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi (penjelasan: (a) Alasan terjadinya penundaan: (ce) Jumlah penurunan (write dawn ) akibat dilakukam tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dip: evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. |(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum 2 produksi: dan (CS) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest. harus diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang |Liabilitas 1) 2) (Utang Usaha (Yang harus diungkapkan antara lain: la) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak Ib) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan iga dan pihak berelasi, juk pos-pos yang berhubungan. Ic) jaminan diberikan oleh Perusahaan Provisi )) Yang harus diungkapkan antara lain: (8) nilai tercatat pada awal dan akhir periode: (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan, ja) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang.
Page 34 OCR 0.880
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selarna periode bersangkutan: (9) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan, (5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto: (6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi: (7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angkat6). Dalam hal Idiperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (8) jurnlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk lestimasi penggantian tersebut. 3) Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo, (Akrual tidak diungkapkan pada (Catatan atas Laporan Keuangan (karena nilai yang tidak material (1,1896 dari total Habilitas). 18) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus diungkapkan antara lain: Ia) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan Ib) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban. 8) Utang Repo Yang harus diungkapkan antara lain: la) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo: Ib) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan jualan kembali Efek. 16) Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada Pelanggan |Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tiabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : la) biaya kontrak yang terjadi: Ib) laba yang diakui: Cc) kerugian yang dialami: dan Id) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
Page 35 OCR 0.856
Khusus Industri Perbankan 8) Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan: (1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan: dan |(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro b) Simpunan dari Bank Lain (Yang harus diungkapkan antara lain: II) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: I(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan. 8) (Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkapkan antara lain (1) Rincian berdasarkan program asuransi, (2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan: (3) Rincian berdasarkan mata uang: (4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris, dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir perlode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. b) Utang Klaim Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pernisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung: (3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan (4) Jumlah utang menurut mata uang, ce) Estimasi Klaim Retensi Sendiri Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut jenis asuransi, (2) Jumlah menurut tertanggung, (3) Jumlah menurut mata uang, dan (4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.
Page 36 OCR 0.836
Id) Premi yang belum merupakan Pendapatan " |Yang barus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut program asuransi, (2) Jumlah menurut jenis pertanggungan: (3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (8) Metode perhitungan yang digunakan: dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. e) Utang Konsuransi (rewrite) bi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak i dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur: (3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (9) Jumlah menurut umur utang, N Utang Reasuransi (Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jumlah berdasarkan reasuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata uang: (9) Jumlah menurut umur utang: dan (8) Jumlah tau piuti BD Utang Komisi Y Yang harus diungkapkan antara lait: (4) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur: (2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (3) Jumlah menurut jenis asuransi. h) Titipan Premi Pj Yang harus diungkapkan antara Jain rincian menurut jenis asuransi, I) Mak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: (L) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham: (2) Dasar perhitungan: dan (3) Saldo menurut usia. 9) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek v (Catatan: 13 | Yang barus diungkapkan antara Jain jenis dan jumlahnya. 10) Utang Pajak v (Catatan: 9b Yang harus diungkapkan antara Jain: la) jenis dan jumlahnya, dan b) informasi mengenai ketetapan pajak.
Page 37 OCR 0.877
It) Kivusus Industri Pembiayaan Kewajiban Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah habilitas anjak piutang dalarn rangka anjak piutang dengan recourse, dan Ib) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak plutang. dan jatuh tempo serta ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. 12) Khusus Kontrak Konstruksi Uang Muka Kontrak N Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima, 13) Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang Li (Catatan: 12, 13 |Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan utang bank dan ternbaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist ini, 14) Linbilitas Keuangan Lainnya .. la) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang, (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, (3) Yang harus diungkapkan antara lain: la) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori, “ |(b) laba atau rugi neto pada setiap labilitas keuangan: dan I(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default). b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang: (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait: (3) Juralah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakul selama periode tersebut: dan 14) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah direstrukturisasi. 15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v Bagian Linbilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya, 16) Khusus Industri Pertambangan Umum Y Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Page 38 OCR 0.854
17) Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. Yang harus diungkapkan antara lain iabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan i dimiliki untuk dijual. Liabilitas Jangka Panjang Utang Pihak Berclasi Non-Usaha Yang Harus diungkapkan antara lain : a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah b) jumlah utang menurut mata uang, dan Catatan: 21 Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Yang Harus diungkapkan antara lain: 8) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank keuangan dan jenis mata uang, b) kisaran suku banga kontraktual selama periode - Cc) tanggal jatuh tempo: d) jumlah bagian yang akan jatub tempo dalam 12 (dun belas) bulan: le) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang , termasuk jumlah dan tujuan perolebannya: pembayaran yang dilakukan pada periode berji uk masing-masing fasilitas pinjaman, Ig) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), Ih) jaminan yang diberikan dengan menunjuk yang berhubungan: ih persyaratan lain yang penting, seperti adanya atasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan li) penwungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam |jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai Nabilitas |jangka panjang, antara lain adalah: (1) mama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya, dan (2) ringkasan perjanjian lama dan baru. yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman. tanggal jatuh terna.xlan.nersxaratan nentine. | Catatan: 12
Page 39 OCR 0.877
Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain : 3) juralah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal laporan posisi (keuangan: Ib) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan isi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut: (1) sampai dengan satu tahun: (2) Jebih dari satu tahun sampai 5 (lisa) tahun, dan (3) lebih dari 5 (limakahun. Cc) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut, d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublcase) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa: lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable sublcase) pada tanggal laporan posisi keuangan, e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and Icaseback): dan H) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain: (1) dasar penentuan utang sewa kontinjen, (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat- syaratnya: dan (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa,
Page 40 OCR 0.883
21) Khusus Industri Perbankan 3) Surat Berharga yang Diterbitkan Yang barus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat: (S) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan: (6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance ): (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenance atas surat berharga yang diterbitkan. b) Pinjaman Diterima Yang harus diungkapkan antara lain: (D) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang, (2) Rincian juralah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnya(debt covenance): (4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debv covemance : (5) Apabila bank menerizma dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih. Ic) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi (Yang harus diungkapkan antara lain: (D) Rincian berdasarkan jenis. mata uang, dan kolektibilitas, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v (3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan, (9) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat pertode pelaporan, dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi.
Page 41 OCR 0.847
22) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Ldabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : la) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: IL) Saldo awal: |(2) Penyisihan yang dibentuk: (3) Pengeluaran yang terjadi: dan (4) Saldo akhir. Ih) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan, lc) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar kurtansi keuangan: Id) Apabila dalarn pos Ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan tambang, maka Iperusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang, terpisah, le) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal: (2) Penambahan dan Pengurangan : (3) Saldo akhir. 123) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang V (Catatan: 13 Ia) Imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: (1) gambaran umum mengenai jenis program. (2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisa, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam: Ca) binya jasa kini: (b) biaya bunga: (ec) luran oleh peserta program: (Cd) keuntungan dan kerugian aktuarial,
Page 42 OCR 0.855
(le) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajlan, (P imbalan yang dibayarkan, (8) biaya jasa lalu, (Ih) kombinasi bisnis, (1D) certailment dan |) penyelesaian. |(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap juralah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak didanai dan |jumtah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai: |(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir dari setiap bak (penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang Idapat distribusikan pada setiap: I I(a) hasil yang diharapkan dari aset program: ((b) keuntungan dan kerugian aktuarial: (c) perubahan kurs mata vang asing pada program diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang Ipenyajran: (d) iuran oleh pemberi pekerja, (8) iuran oleh peserta program, (P imbalan yang dibayarkan: (9) kombinasi bisnis: dan (h) penyelesaian, (5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimal dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkap! ((a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan: (b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan i keuangan, (ce) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dil oleh batasan dalam SAK: (d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan (e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi In (6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pcs dimana hal tersebut termasuk: (a) biaya jasa kini:
Page 43 OCR 0.883
(bj biaya bunga: (c) hasil yang diharapkan dari aset program, (d) hasil yang diharapkan dari setiap bak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: ((e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor 146 (sepuluh per seratus): (biaya jasa kalu (2) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan (h) dampak dari batasan dalam SAK: (7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera dalam saldo laba, meliputi: (a) keuntungan dan kerugian aktuarial: dar (b) dampak dari batasan dalam SAK: (8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan komprehensif lain, dalam bal Perusabaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK: (9) persentase atau jumlah setiap kategori utara yang merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk setiap kategori utarna dari aset prograrn, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain: (10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: (a) setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaan, dan (Cb) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan, (1) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara (12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset. (13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran |yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: (a) tingkat diskonto, (b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan, (c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset: d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau kanstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):
Page 44 OCR 0.889
(le) tingkat tren biaya kesehatan: dan Y (Catatan: 19 (f) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria, (14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada: (a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik neto: dan (b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan. (c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan dampak persentase Ikenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka Ipersentase dalam lingkungan inflasi yang rendah. (19) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelurnnya dari: la) nilai kimi kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit pada program, dan (b) penyesuaian yang timbul pada: (i) Niabititas program dinyatakan sebagai jurslah atau persentase dari liabilitas program pada akhir periode pelaparan: dan (ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan: (16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah periode pelaporan: (17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut: |(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak (b) dalam bal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesusi SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: (i) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama periode tersebut, (ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasak dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti: dan (iifjika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK informasi tentang program secara (keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (8), butir (9), butir (13), butir (14), dan Ibutir (16) serta butir ii.
Page 45 OCR 0.853
Ia Turan Pasti “ (Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti. je) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan juralah imbalan kerja jangka panjang lainnya. Id) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang barus diungkapkanantara lain: (1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (2) penjelasan mengenai Itabilitas kontinjen (jika ada). 2) Utang Obligasi “ | Yang barus diungkapkan antara Jain: la) rincian mengenai jenis, nilai nominal dam nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tajuan penerbitannya: lb) peringkat dam narna Perusahaan Pemeringkat Efek: lc) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalarn waktu 12 (dua belas) bulan, Id) narsa Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: le) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pas-pos yang berhubungan, jika ada: If) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, Ig) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusabaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dar hh) persyaratan penting lainnya. 35) Sukuk v Ja) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: (2) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan, b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari: Cc) nilai nominal, d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah), |(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dap besaran nisbah bagi basil (untuk Sukuk mudharabah):
Page 46 OCR 0.873
(D) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi hasil: (8) jangka waktu, (bh) tujuan penerbitannya, dan (i) persyaratan penting lain (2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan, (4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, (S) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, (6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): (8) kejadian penting lainnya untara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan Ikondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dam kondisi default). 26) Utang Subordinasi Yang barus diungkapkan antara Jain: la) numa kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama periode Ipelaporan b) tujuan perolehannya: lc) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi: Id) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), le) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan persyaratan penting lainnya. 27) (Obligasi Konversi V |Yang harus diungkapkan antara lain: 8) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku Ibunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan pererbitannya, Ib) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti: le) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau barga Ipelaksanaan (exercise price ) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi konversi: Id) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:
Page 47 OCR 0.861
le) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, Fi If) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: Ig) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: Ib) jarninan serta pembentukan dana untuk pelumasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pas-pos yang berhubungan (jika ada), i) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang |(misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), li) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuas (penerbitan dan nama pembeli: k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi, I) keberadaan fitur derivatif melekat: dan Im) persyaratan penting lainnya le. Ekuitas Ekultas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk 1) Modal Saham v (Catatan: H4a |Yang barus diungkapkan antara lain : la) Bagi setiap jenis saham, antara lain: (1) Rekonsiliasi jurnlah saham beredar pada awal dan akhir periode: (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal, dan (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan Ipersyaratan: Ib) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas, Cc) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase kepemilikan, yaitu: (1) Pemegang saham yang memiliki 34 (lima perseratus) atau lebih, (2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan (3) Pemegang saham lainnya: Id) Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan: (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan |Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang ISaham (RUPS): (2) Sumber peningkatan modal saham, antara Inin dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dawatau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dabulu (righr issue dan private placemwent ), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal: e) Dalan hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek.
Page 48 OCR 0.861
2) Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tambahan modal disetor b) Uruian sumber agio saham, Ic) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas: Id) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor, le) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya: D Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: (1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi: (2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara, (3) Tanggal efektif transaksi: (4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputu: Ik dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut, (S) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan jenis dan jumlah imbalan yang terjadi, (6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima: dan (7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memi Informasi antara lain: (2) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali: (Co) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan: (c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali, 3) Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali Catatan: 15b, 156 | Yang harus diungkapkan antara lain : Ja) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan, Catatan: 1Sb, 15c (3) Nama pihak yang bertransaksi, Ib) Perhitungan selisih transaksi ga kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: dan c) Jumlah yang dircalisasi ke laha investasi saat bil: nya Pengendalian. (2) Nama entitas anak: dar | 14) Saham Treasuri Yang harus diungkapkan antara lain: ja) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor: b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah | dan nilai sahare treasuri yang diperoleh: Cc) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang di, n sebagai pengurangan modal disetor: d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dil in kembali serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan Ce) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.
Page 49 OCR 0.852
5) Saldo Laba Y |Yang harus diungkapkan antara lain: la) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada): Ib) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait: dan (Cc) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. 6) Waran “ Yang harus diungkapkan antara lain: Ja) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran: bb) dasar penentuan Nilai Wajar waran, Ic) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): dd) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan je) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran, 7) Pendapatan Komprehensif Lainnya v Pendapatan komprehensif lain Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen pendapatan terdiri dari pengukuran kembali komprehensif lainnya, liabilitas imbalan kerja yang diungkapkan pada Catatan 13. 8) Kepentingan Nonpenyendali “ Catatan: 16 Yang harus diungkapkan antara Iain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas ekuitas masing-masing lentitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk,
Page 50 OCR 0.833
aa aa aa le. Laba Rugi Komprebensif 1) Pendapatan v (Catatan: 17 Yang harus diungkapkan antara lain : la) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk pendapatan yang berasal jer: (1) Penjualan barang, 2) Penjualan jasa: 1(3) Bunga: 1(4) Rayalti: dawatau (5) Dividen: Idiungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: Ib) Rincian jurnlah dari kelompok produk/jasa utama: le) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: WI) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: le) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: (1) Pendapatan kontrak konstruksi: (a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan: (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kootrak yang diakui dalam periode berjalan: dan (6) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak, (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan: (2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya: dan (3) Perincian dari komponen pendapatan veto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, |yang antara lain terdiri dari: (a) Pendapatan bruto: (b) Retur'rabat/diskon terkait: dan (c) Total pendapatan neto,
Page 51 OCR 0.877
Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator Ketentuan Tarif Yang harus diungkapkan antara bain: la) Dasar ketentuan tarif, Ib) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif, le) Masa berlaku tarif: Id) Besaran tarif, dam fc) Perjanjian lain yang terkait. 3) Khusus Industri pembiayaan Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain: la) Pendapatan pembiayaan konsumen Ib) Pendapatan anjak piutang, dan Ic) Pendapatan sewa. 4) Khusus Industri Rumah Sakit Terdiri dari: Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antara lain: la) Restitusi: Ib) Subsidi tidak mampu: dan Ic) Selisih perhitungan klaim, 5) Khusus Industri Tramsportasi Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain: la) Rincian pemdapatan bersih jasa transportasi, Ib) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi, le) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi: Id) Rincian pendapatan usalsa dari keagenan: dan le) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut. 16) (Khusus Industri Telekomunikasi Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain, (Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bwuto, prerni reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi, Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)
Page 52 OCR 0.851
8) Khusus Industri Jalan Tol: Pendapatan Y Yang harus diungkapkan antara kain: la) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi, lb) Jika perusahaan rmemiliki hak penyelenggaraan sejumlah runs jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas |jatan tot tersebut harus diungkapkan. 9 Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga 3 Yang harus diungkapkan antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas paca : la) Obligasi Pemerintah: b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakul: le) Efek-efek: dan d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain. 10) Beban Pokok Penjualan v (Catatan: 18 Yang harus diungkapkan antara Isin: Ja) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: (1) Biaya bahan baku, (2) Biayu tenaga kerja, dan (3) Biaya overbead ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan, b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1094 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: dan C) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. LI) Khusus Ladustri Rumah Sakit “ Beban Departementalisasi/Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi: a) Beban bahan: b) Beban jasa pelayanan, C) Beban pegawai, d) Beban penyusutan sarana medis, Cc) Beban pemeliharaan sarana, | Beban asuransi, ID Beban langganan daya dan jasa, hh. Beban depresiasi, 12) Khusus Industri Asuransi: “V a) Beban Klaira Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi,
Page 53 OCR 0.858
b) Beban Klaim Asuransi Jiwa |Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan Iklaim kematian. Ic) Komisi Neto Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi. @ Hasil Investasi N Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi. 13) Khusus Industri Perhotelan Beban Departementalisasi KI Yang harus diungkapkan antara lain: Ja) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi: b) Gaji dan beban pegawai lainnya, dan ec) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya. ta) Beban Usaha “ (Catatan: 19 Yang harus diungkapkan rincian sifat heban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain: a) Beban penjualan: b) Beban distribusi, dan c) Beban umum dan administrasi. 15) Khusus Industri Perbankan “ a) Beban Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utara. b) Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan kelootpok produk/jasa| utara, 16) Khusus Industri Pembiayaan Beban Kerugian Penurunan Nilai “ Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing- masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan. 1m Pendapatan dan Beban Lainnya No Ipenghasilan keuangan, biaya | Yang harus diungkapkan antara lain : keuangan dan lain-lain neto tidak| @) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. diungkapkan pada Catatan atas |b) rincian dan jumlah Beban lainnya. Laporan Keuangan karena nilai Ic) Untuk Biaya Keuangan, meliputi : |yang tidak material (masing- (LD) biaya pinjaman meliputi: masing sebesar 1,8896, 0,701 dan 04246 dari total pendapatan).
Page 54 OCR 0.867
fa) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan mstode suku bunga cfekti Penghasilan keuangan, biaya (b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku, dan Ikevangan dan lain-lain neto tidak Ce) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan diungkapkan pada Catatan atas sebagai penyesuaian terhadap bunga, Laporan Keuangan karena nilai (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi: |yang tidak material (masing- (a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual, Imasing sebesar 1,8896, 0,706 (Cb) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi: dan idan 0,424 dari total |(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai. (pendapatan) |) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi (1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah. 18) Khusus Industri Perbankan la) Beban Penyisihan Penurusan Nilai atas Aset Keuangan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. Ib) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah |Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. lc) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. 19) Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antara lain: la) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud, Ib) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti: ie) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan, Id) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual: le) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas: dan bagian pendapatan komprebensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.
Page 55 OCR 0.840
20) Pajak Penghasilan | Yang harus diungkapkan antara lain : la) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: (1) beban (penghasilan) pajak kini: (2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu: 3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pembalikannya, |(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan (perpajakan yang baru: | (5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan, kilowalo ane al et memanen ena tangguhan: dan (7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan an kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat dipertakukan secara retrospektif, lb) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke lekuitas, | lc) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap | pendapatan komprehensif lain. kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi di Ventura Bersama: 1 penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) ajak dan taba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut aa rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: atau (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: Ic) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada mada ab sntam rebah mana uj Tini (an angs Wa penggunaan ika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan ru pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuiungan,
Page 56 OCR 0.880
g) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan yang belum diakui: Ih) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (1) laba sebelum pajak menurut akuntansi: (2) ditambakvdikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci). dan (3) laba kena pajak: li) perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang- lundangan pajak yang berlaku, li) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan, IK) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi: (1) jurntah aset dan Nabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laparan posisi keuangan untuk periode sajian: dan (2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah tersebut tidak terlihat Idari perubahan jumlah aset atau liabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan: 1) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan (2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama dengan jumlah terkait untuk Isetiap periode sajian, Im) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelurn Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit mamun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan, In) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan ladalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisis, lo) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat Ipajak tangguban yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan Ip) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila: (1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada: dan (2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebekurnnya yang mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait. (Catatan: 9d
Page 57 OCR 0.866
21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lain - 3) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi |jurnlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham, b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan laba per saham Idasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. siliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap |jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham, le) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namum tidak dimasukkan dalam 1 1 laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian: Id) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi berpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham Ibiaga atau Instrumen berpotensi saham biasa yang pada akhir periode tersebut seandainya wansaksi dimaksud terjadi sebelum akhir perlode pelaporan, dan (e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan, : (Catatan: 20 21 "Transaksi Pihak Berelasi Yang harus diungkapkan antara bain: la) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya: (1) lebih dari Rp 1.000.000.000.00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau (2) lebih dari 0,596 (nol kama lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi. ID) terkait dengan transaksi dengan orang atau anj keluarga terdekat meliputi narna, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan sakio dengan pihak dimaksud: IC) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta informasi mengensi transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak Juuhunsan tersebut
Page 58 OCR 0.859
dalam laporan keuangan, paling kurang: " (Catatan: 21 (1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait: (2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk komitmen, dan: fa) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesatan, dan |(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima, (3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan Ikolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan pembentukan: Id) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: (1) entitas induk: (2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas, (3) entitas anak, (4) entitas asosiasi, (S) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer, (6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan (7) pihak-pihak berelasi lainnya. je) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok dircksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: (1) imbalan kerja jangka pendek: (2) imbalan pascakerja: (3) imbalan kerja jangka panjang lainnya: (4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (5) pembayaran berbasis saham. H) untuk entitas berelasi dengan pemerintah : (1) mama entitas berelasi dengan perperintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan: (2) sifat dan jurnlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan v (Catatan: 21 (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, indikasi secara kuantitatif
Page 59 OCR 0.882
23) 'Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing ja) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional, b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian aset dam liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya dalam mata uang fungsional: (2) pasisi neto dari aset dam liabilitas moneter dalam mata uang asing: |(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional: 4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam taba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada instrumen keuangan |yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: dan 5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang. Iterpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode. za) Pemurunan Nilai Aset Nonkeuangan (Yang harus diungkapkan antara lain : la) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset Individual, Itermasuk goodwi!! atau suatu unit penghasil kas: Itt) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai: |(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai, (3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik: (4) goodwil! yang telah diakui rugi penuruman nilainya: I(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama Iperiode tersebut: dan (6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprebensif lain selama periode tersebut, Ib) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset.
Page 60 OCR 0.879
28) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahun Periode Lalu Fi ai) Perubahan Estimasi Akuntansi (Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi: (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan, dan (3) perkiraan darmpak estirnasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan. b) Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang barus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi: (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan, (3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian: (a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan |(b) laba per saham dasar dan dilusian, (4d) Jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelarn periode yang disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya: dan (5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk periode- periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi, ce) Kesalahan Periode Lalu |Yang harus diungkapkan antara kain : (4) sifat dari kesalahan periode lalu: (2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian: (2) bagi setiap pos laporan keuangan, dan (b) laba per saham dasar dan dilusian, (3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan (4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cari dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis,
Page 61 OCR 0.853
Kombinasi Bisnis la) Perusahaan barus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama Iperiode pelaparan, yaitu: (1) nama dam penjelasan tentang pihak yang diakuisisi: (2) tanggal akuisisi: (3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis, (4) persentase kepentingan ekuitas borbak suara yang diperoleh: (5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi memperoleh Pengendalian jatas pihak yang diakuisisi, (6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwili yang diakui, (7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk Isetiap kelompok utama imbalan, 8) kesepakatan imbalan kootinjensi dan aset indemnifikasi: Na) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi: Itb) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan juralah pembayaran, dan Nc) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat dicstimasikan maka fakta dan alasan I mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam bal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka Ipibak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut: (9) Perusahaan harus rmengungkapkan plutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama piutang, misalnya Ipinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut: fa) Nilai Wajar piutang: (Cb) jumlah piutang bruto koritraktual: dan fc) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih: (10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih: (11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar (a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekonomi terjadi, 1 i. aa o—Aor mai
Page 62 OCR 0.880
diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan |(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterinsa dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk Jestimasi penggantian tersebut, |(12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakut karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara andal, maka pihak isisi mengungkapkan: Na) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 b) angka (4) terkait perikatan dan kontijensi, dan ((b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal, (13) dalam hal pembelian dengan diskon: (3) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam |: laba ragi komprehensif dimana keuntungan tersebut Idiakui, dan N(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan: 14) setiap kombinasi bisnis dimana pikak pengakuisisi memiliki kurang dari 10084 (seratus perseratus) dari Ikepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi peda tanggal akuisisi: Ifa) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yung diakuisisi, yang diakui pada tanggal akuisisi dan dasar (pengukurannya. dan Itb) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut, untuk setiap kepentingan Inonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur Nilai Wajar, 1S) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: 2) Nilai Wajar peda tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak gakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi: dan ) Jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan dalam laporan laba rugi komprebensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut: 16) Informasi sebagai berikut: a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba ragi komprehensif pada periode pelaporan, dan ) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-olah
Page 63 OCR 0.883
kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan. Y b) Tertadap kombinasi bisnis yang terjadi pada pericxle sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material: (1) dalam bal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liahilitas, kepentingan monpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: fa) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai: tb) Aset, Linbilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai: dan (ce) sifat dan jurnlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui selama penode pelaporan (2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: Ca) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama penyelesaian: (b) setiap perubahan dalam kisaran basil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut, dan (c) teknik penilaian dan input model utama yang diganakan untuk mengukur imbalan kontinjensi: (3) Nabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada, (4) rekonsiliasi atas nilai tercatat poodwill pada awal dan akhir periode pelaporan: (5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada periode pelaporan yang: (a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya, dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan, Ic) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis, dan d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas “ Catatan: 16 anak dan unit bisnis lainnya selama suatu perlode: (UD) jumlah harga yang dibayarkan: (2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, (3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian dipcroleh, dan (4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian
Page 64 OCR 0.848
Segmen Operasi Yang harus diungkapkan antara lain : Ia) pengungkapan pada level segmen: (1) informasi umum, yang terdiri dari: |(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan: dan (0) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan, (2) informasi mengenai laba atau rugi segraen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya, (3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan, Ib) pengungkapan pada level entitas (1) Informasi produk dan jasa Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa. (2) Informasi wilayah geografis (2) Pendapatan dari pelanggan ckstcrnal yang diatribusikan kepada: i. negara domisili Perusahaan, dan II. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara | Catatan: 22 tersebut secara individual, (b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di- i. negara domisili Perusahaan, dan ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah. (3) Informasi pelanggan utama Dalam hat pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1N86 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: (Ca) fakta: (b) Ja pen medan et pelan petang dn
Page 65 OCR 0.878
28) Operasi yang Dihentikan ja) Yang harus diungkapkan antara lain: (L) uralan tentang alasan operasi dihentikan: (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan Habilitas operasi yang dihentikan: dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku, Ib) Yang barus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara kain: (1) avalisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprebensif meliputi: (a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dam |(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau IpeJepasan aset atau kelampok lepasan yung terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dari operasi yang (dihentikan: dan (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada 29) Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat v 8) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau Itujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi, Ib) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan Instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak linstrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non lindung nilai: (1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain, (2) pihak lawan transaksi (counterparties): (3) tanggal jatuh tempo, (8) nilai keseluruhan kootrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan, (5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan: (6) pos Aset dawatau Liabititas yang dilindung nilai, dan (7) persyaratan penting lainnya. le) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut, (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan mengenai Aset dan/atau |Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai: dan (5) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya.
Page 66 OCR 0.865
30) Nitai Wajar Instrumen Keuangan |Yang barus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara lain: 3) Nitai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk dapat Idiperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan lb) hierarki, metode, dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset keuangan dan liabilitas (Catatan: 3d Ikevangan. 31) Dividen (Catatan: Mb |Yang barus diungkapkan antara Jain: la) jumlah dividen dan dividen per ssham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaparan, j untuk: (Catatan: Idb (1) periode pelaporan, dan (2) periode sebelumnya, le) jumlah dividen dan dividen per saharn yang diusulkan atau didektarasikan setelah periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode (pelaporan: dan 32) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama | Yang barus diungkapkan antara lain: la) jurnlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah: Ih) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya, lc) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam V' Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas, dan Id) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: (1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan (2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, Nabilitas jangka pendek, tiahilitas jangka panjang. penghasilan Idan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Vcatura Bersama,
Page 67 OCR 0.825
— smga oo—— 00. ee ana ea UU angananngan UG 133) Perikatan dan Kontinjensi “v (Catatan: 25 la) Perikatan Yang barus diungkapkan antara Jain : (1) perikatan yang meliputi: (3) perjanjian sewa, kcagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan tisensi, diungkapkan: li. periode berlakunya perikatan: ti. dasar penentuan kompensasi dan denda, iv. jumlah beban atau pendapatan peda periode pelaporan: dan Iv. pembatasan-pembatasan lainnya: (b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti: pembangunan i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: v (Catatan: 25 ii. periode berlakunya perikatan: iii. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan iv. sanksi-sanksi, (2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihuk bereiasi dan pihak ketiya untuk pihak yang dijamin: (bj latar belakang dikeluarkannya jaminan (ce) periode berlakunya jaminan, dan (d) nilai jaminan: (3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, oerukan bank: dan (4) ratan mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya. Ib) Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan: Ia) pihak-pihak yang terkait: (b) jumlah yang diperkarakan: (c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan Id) dampak keuangan: (2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya, (3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan: (a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya, dan (b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding): (4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain: (a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi, ((b) estimasi dari dampak keuangannya: (ce) Indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atwa waktu arus
Page 68 OCR 0.860
keluar sumber daya: dan (d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. 34) Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara lain: v la) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma: b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama, Ic) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan: Id) Hak dan linbilitas dari masing-masing pibak dalam kerjasama: le) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasarna, dan If) Isi perubahan perjanjian, jika ada. 38) Manajemen Risiko Keuangan v Catatan: 3 3) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: (1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tklak mengalami penurunan nilai (2) risiko likuiditas, antara lain: |(a) analisis jatuh tempo untuk libilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo Ikontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas, dan I(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas, (3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir Iperiode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap Jaba rugi dan ekuitas: dan (4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan, lb) Pengungkapan sebaguimana dimaksud dalam huruf'a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan (kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari instrumen keuangan. 36) Khusus Industri Perbankan V la) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeyuacy Ratio) |Yang barus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR,
Page 69 OCR 0.882
Ib) Posisi Devisa Neto Y Yang harus diungkapkan antara lain: () Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisi keuangan, (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan pasisi devisa neto, c) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum Yang harus diungkapkan antara tain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank. d) Aktivitas Fiduciary Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciary yang meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana. 37) Kuasi-Reorganisasi Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi: Ja) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laparan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi, b) Status going concern perusabaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-reocganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang: c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- reorganisasi, d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum digunakan untuk (mengeliminasi defisit: dan ec) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi. 38) Pengelolaan Modal “ Yang harus diungkapkan antara lain : ja) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola permodalannya, termasuk: (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal: (2) sifat persyaratan dan implementasinya dalan hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan |yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan (3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya: b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal, Ic) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya: If) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika ada): dam le) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan.
Page 70 OCR 0.835
PEN 5 en anmpenrangan 5 aga ta aa | 139) (Transaksi Nonkas v (Catatan: 24 Yang barus diungkapkan antara lain - Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanian yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas. (Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan 40) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus diungkapkan antara lain : la) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang: lb) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang. diberikan, dan metode penyelesaian, Ic) jumlah dan rata-rata tertimbang barga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham, Id) untuk opsi sabam yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaparan: le) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada akhir periode: ?) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut: (1) psi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur, dan (2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebat untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham): Ig) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap dl) Khusus Industri Asuransi: v 3) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang barus diungkapkan antara lain : (1) Analisis Kekayaan, (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas: (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi, (4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan (5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas, 142) Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah “V Hal-hal yang harus diungkapkan: Ja) Niin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah. b) Jenis Akad Asuransi Syariah, ce) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan. Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah, dan Id) Zakat
Page 71 OCR 0.875
43) Informasi Penting Lainnya " (Catatan: 25 Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari: la) Kontrak reasuransi: b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: Cc) Rasio keuangan penting, d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting, dan c) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan. 44) Khusus Industri Kehutanan : Y ja) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu): b) Pemenuhan labilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya, Cc) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksimaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan butan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam): d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya: ec) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akumulasinya: san N Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarang : (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. 45) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan “ atatan: 26 |Yang harus diungkapkan antara lain: a) dalam bal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir periode Ipelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini, dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui: b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: (UD) tanggal terjadinya: (2) sifat peristiwa: dan (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi terscbut tidak dapat dibuat, 146) Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas “ (Catatan: 2a Perusahaan Dalam bal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK damwatau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain Ja) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut, b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi, Cc) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan Id) vembahasan mengenai dampak venerapan awal SAK dan peraturan baru ntas laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara wajar.
Page 72 OCR 0.889
(Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut: la) sifatdan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari bantuan pemerintah, dan Ib) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah diakui. 49) Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain v ) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di Ipegara lain. ) Yang barus diungkapkan antara lain: 1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain: ) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya: dan 3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya. ) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan mbahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan lam laporan keuangan.
Page 73 OCR 0.902
50) Informasi Penting Lainnya Yang barus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang. mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. Jakarta, 29 Juli 2026 Yohanes Edmond Budiman Direktur Keuangan
Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik IN
p.1
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Johan Malonda Mustika & Rekan
p.1
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Johan Malonda Mustika
p.1
unresolved
person
Putu Astika
p.1
unresolved
person
CPA
p.1
unresolved
org
Bapepam-LK
p.2 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.4 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.8 ×13
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.29
unresolved
org
Menteri
p.47
unresolved
org
Bapepam
p.63 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.