Back to announcement
20251016_TRIN_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31967997_lamp1.pdf
Other Text extracted TRINSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 6
Page 1
Tangerang Selatan, 16 Oktober 2025
Nomor: 076/CORSEC/PTP/X/2025
Kepada Yth,
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1, Lt. 6
Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53
Jakarta Selatan 12190
U.P. : Ibu Vera Florida
Kepada Divisi Penilaian Perusahaan 1
Perihal : Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa
Dengan hormat,
Sehubungan dengan diterimanya surat Bursa Efek Indonesia (”BEI”) Nomor S-11845/BEI.PP1/10-2025
pada tanggal 14 Oktober 2025 PT Perintis Triniti Properti Tbk (”Perseroan”) Perihal Permintaan Penjelasan
Bursa. Berikut Kami sampaikan tanggapan atas permintaan penjelasan Bursa Perseroan sebagaimana
terlampir.
Hormat Kami,
PT Perintis Triniti Properti Tbk
Riska Afriani
Corporate Secretary
Page 2
Permintaan Penjelasan Bursa
1. Apakah setelah periode Laporan Keuangan Perseroan terkini yang terakhir kali disampaikan ke
Bursa, terdapat perolehan kontrak atau sumber pendapatan baru yang signifikan oleh Perseroan,
atau transaksi lainnya yang bersifat material, yang belum diungkapkan oleh Perseroan? Jika iya,
agar dielaborasi.
Jawaban:
Setelah periode Laporan Keuangan Perseroan terkini yang terakhir kali disampaikan ke Bursa, tidak
terdapat perolehan kontrak atau sumber pendapatan baru yang signifikan oleh Perseroan, atau transaksi
lainnya yang bersifat material, yang belum diungkapkan oleh Perseroan.
2. Sehubungan dengan kegiatan bisnis Perseroan, agar dijelaskan:
a. Perkembangan terkini atas kegiatan bisnis yang dijalankan oleh Perseroan.
Jawaban:
Hingga saat ini Perseroan masih melanjutkan pengembangan proyek-proyek Perseroan yang sedang
berjalan yaitu Marc’s Boulevard di Batam, Collins Boulevard di Tangerang, Holdwell Business Park
di Lampung, dan joint operation (JO) Triniti Sentul dalam pengembangan Proyek Sequoia Hills di
Sentul, Bogor bersama PT Sentul Golf Utama.
Selanjutnya, Perseroan tetap menjalankan aktivitas pembangunan dan serah terima unit sesuai dengan
jadwal yang telah ditetapkan, serta berfokus pada optimalisasi penjualan unit siap huni dan unit dalam
tahap konstruksi.
b. Rencana strategis Perseroan selama tahun 2025-2026, meliputi perkembangan bisnis eksisting
dan rencana pengembangan bisnis baru (jika ada).
Jawaban:
Saat ini Perseroan tengah menjajaki sejumlah peluang kerja sama strategis dengan pihak ketiga, yang
masih berada dalam tahap diskusi intensif dan terikat dengan Non-Disclosure Agreement (NDA),
sehingga belum dapat diungkapkan secara rinci kepada publik. Untuk proyek eksisting, Perseroan
akan melanjutkan strategi penyelesaian konstruksi dan peningkatan kinerja penjualan, serta
mengoptimalkan efisiensi biaya melalui inovasi desain dan tata kelola proyek.
Page 3
3. Bagaimana perkembangan saat ini atas faktor-faktor makroekonomi maupun industri Perseroan yang dapat mempengaruhi prospek usaha Perseroan kedepannya? Jawaban: Perseroan memandang bahwa kondisi makroekonomi Indonesia pada paruh kedua tahun 2025 masih menunjukkan ketahanan yang baik, dengan inflasi yang terkendali serta kebijakan suku bunga yang mulai berangsur stabil. Meskipun terdapat ketidakpastian global akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan Asia Timur yang berdampak pada rantai pasok dan harga material konstruksi, Perseroan tetap optimistis terhadap prospek jangka menengah sektor properti di Indonesia. Dukungan kebijakan pemerintah, seperti insentif PPN DTP untuk pembelian rumah tapak dan program pembiayaan properti yang inklusif, turut menjadi katalis positif terhadap permintaan di sektor perumahan, terutama segmen menengah. 4. Bagaimana kondisi persaingan usaha Perseroan saat ini? Apakah terdapat pergeseran pangsa pasar yang signifikan? Jawaban: Perseroan menilai bahwa kondisi persaingan di industri properti masih cukup ketat, terutama di segmen hunian vertikal dan mixed-use development. Namun demikian, Perseroan melihat adanya peluang pertumbuhan di segmen landed house dan suburban development, serta logistic park, yang saat ini menunjukkan peningkatan permintaan karena perubahan preferensi konsumen terhadap hunian yang lebih luas dan terjangkau. Dengan diferensiasi produk, desain modern, serta lokasi strategis, Perseroan yakin dapat mempertahankan pangsa pasarnya di tengah kompetisi yang dinamis. 5. Apakah saat ini terdapat kejadian perkara hukum yang sedang dihadapi oleh Perseroan, Anak Usaha Perseroan dan/atau anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Perseroan yang berdampak material, yang belum diungkapkan oleh Perseroan? Jika ada, agar dielaborasi. Jawaban: Hingga saat ini tidak terdapat kejadian perkara hukum yang sedang dihadapi oleh Perseroan, Anak Usaha Perseroan dan/atau anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Perseroan yang berdampak material, yang belum diungkapkan oleh Perseroan.
Page 4
6. Merujuk pada laporan keuangan per 30 Juni 2025 CALK 32 Penjualan Dan Pendapatan, berikut
merupakan rincian penjualan Perseroan:
Adapun berikut adalah CALK 33 Beban Pokok Penjualan Dan Beban Langsung
Agar dijelaskan:
a. Rincian penjualan real estat per proyek-proyek Perseroan.
Jawaban:
Rincian penjualan real estat Perseroan berasal dari proyek Collins Boulevard.
b. Asal reklasifikasi nilai beban pokok pendapatan real estat.
Jawaban:
Reklasifikasi dilakukan sebagai penyesuaian atas pengakuan beban terkait unit properti yang telah
diserahkan kepada pelanggan, sesuai ketentuan PSAK 72, untuk mencocokkan pendapatan dengan
biaya terkait (matching principle).
7. Merujuk pada tanggapan Permintaan Penjelasan tanggal 1 Oktober 2025, disebutkan bahwa PT
Triniti Garam Properti saat ini mengembangkan proyek Sequoia Hills yang memiliki karakteristik
dan kebutuhan pendanaan yang cukup spesifik, sehingga dinilai lebih tepat apabila memiliki
fleksifibilitas yang lebih besar dalam mengatur strategi bisnis dan sumber pendanaan secara
independen. Merujuk pada laporan keuangan per 30 Juni 2025 CALK 10 Investasi Ventura
Bersama, Proyek Pembangunan Sequoia Hills sesuai dengan Akta penegasan atas perjanjian
Kerjasama Pengembangan Lahan Palm Hill Golf Club antara PT Sentul Golf Utama dengan
Perseroan No. 02 Tanggal 28 Maret 2022 dengan porsi penyertaan kepemilikan PT Sentul Golf
Utama sebesar 50% dan Perusahaan sebesar 50%. Lebih lanjut, disebutkan bahwa Para pihak
sepakat bahwa kewajiban awal ke dalam JO Triniti Sentul adalah PT Sentul Golf Utama wajib
menyediakan tanah seluas 76 Ha dan Perseroan wajib menjamin ketersediaan dana modal kerja
tanpa bunga dan melakukan pengelolaan dan pengembangan tanah serta menyediakan konsultasi
teknik untuk kepentingan proyek. Agar dijelaskan:
Page 5
a. Apakah terdapat perubahan pemilik proyek dari sebelumnya Perseroan menjadi PT Triniti Garam Properti. Jawaban: Tidak terdapat perubahan pemilik proyek Sequoia Hills. Sejak awal, proyek Sequoia Hills dikembangkan dan dikelola oleh PT Triniti Garam Properti (“TGP”) yang pada saat itu merupakan entitas anak dari Perseroan. Setelah TGP tidak lagi menjadi entitas anak Perseroan, pengembangan proyek tersebut tetap dilanjutkan oleh TGP. Selanjutnya dalam pengembangan Sequoia Hills maka dibentuklah kerja sama operasi (joint operation) antara Perseroan dengan PT Sentul Golf Utama (“SGU”) yaitu JO Triniti Sentul, di mana Perseroan wajib menjamin ketersediaan dana modal kerja tanpa bunga dan melakukan pengelolaan dan pengembangan tanah serta menyediakan konsultasi teknik untuk kepentingan proyek. Selain itu dalam kerjasama JO Triniti Sentul tersebut, SGU wajib menyediakan lahan seluas 76ha b. Merujuk tanggapan, disebutkan bahwa kesinambungan bisnis Sequoia Hills tetap terjaga karena manajemen TGP masih berasal dari Perseroan. Namun demikian, Perseroan juga menyatakan bahwa penjualan TGP tidak dilakukan kepada pihak afiliasi. Agar dirincikan pihak pembeli saham TGP, serta susunan pemegang saham TGP setelah transaksi. Jawaban: Susunan manajemen PT Triniti Garam Properti (“TGP”) yaitu sebagai berikut: Dewan Komisaris Komisaris Utama : Septian Starlin Komisaris : Andika sutoro putra Komisaris : Dr. Ir. Matius Yusus, MM., MBA Jajaran Direksi Direktur Utama : Ishak Chandra Direktur : Chandra Direktur : Danny Sutradewa Adapun susunan Pemegang Saham TGP per 30 September 2025 yaitu terdiri dari: 1. PT Sequoia Tumbuh Sejahtera 2. PT Garam Ventura Indonesia 3. PT Multi Garam Utama 4. PT Konimex Sinergi Multitek 5. PT Multi Garam Pionir 6. PT Samudera Garam Ventura
Page 6
Berdasarkan informasi yang tersedia, pihak pembeli saham TGP adalah PT Sequoia Tumbuh Sejahtera, yang bukan merupakan pihak afiliasi Perseroan, sehingga transaksi pelepasan saham TGP tidak termasuk dalam kategori transaksi afiliasi. Selanjutnya, kesinambungan pengelolaan proyek Sequoia Hills tetap terjaga karena beberapa anggota manajemen TGP saat ini merupakan pihak yang sebelumnya juga berasal dari lingkungan manajemen Perseroan, sehingga memiliki pemahaman dan pengalaman yang sama dalam pengembangan proyek dimaksud.
Names mentioned 19 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Vera Florida Kepada Divisi Penilaian
p.1
unresolved
person
Riska Afriani
· Corporate Secretary
p.1
unresolved
org
PT Sentul Golf Utama. Selanjutnya
p.2
unresolved
org
PT Triniti Garam Properti
p.4 ×3
unresolved
org
PT Sentul Golf Utama
p.4 ×4
unresolved
org
PT Triniti Garam Properti. Jawaban
p.5
unresolved
person
Dr. Ir. Matius Yusus
p.5 ×2
unresolved
org
PT Sequoia Tumbuh Sejahtera
p.5 ×2
unresolved
org
PT Konimex Sinergi Multitek
p.5
unresolved
org
PT Multi Garam Pionir
p.5
unresolved
org
PT Samudera Garam Ventura
p.5
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.