Skip to content
Back to announcement

20251009_GOLF_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31966403_lamp2.pdf

Other Text extracted GOLF

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 8

Page 1
 No.: S-11551/BEI.PP2/10-2025                                                                       7 Oktober 2025



 Direksi PT Intra GolfLink Resorts Tbk
 Desa Kadumanggu, Kecamatan Madang
 Bogor 16810 Jawa Barat

 u.p: Yth. Bapak Hari Cahyanto, Corporate Secretary


 Perihal: Permintaan Penjelasan


 Dengan hormat,

 Sehubungan dengan:
 1. Laporan Keuangan Tahunan PT Intra GolfLink Resorts Tbk (“Perseroan”) tanggal 29 Maret 2025.
 2. Surat Perseroan nomor 051/GOLF/7/2025 tanggal 10 Juli 2025 perihal Laporan Penggunaan Dana
    Hasil Penawaran Umum.
 3. Laporan Keuangan Interim Kuartal II Perseroan tanggal 30 Juli 2025.

 Dalam rangka kegiatan pemantauan Perusahaan Tercatat, Bursa meminta penjelasan Perseroan atas hal
 sebagaimana terlampir.
 Sesuai dengan ketentuan II.9 dan II.10 Peraturan Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi,
 kami meminta Perseroan menyampaikan penjelasan terkait dengan hal tersebut di atas paling lambat 2
 (dua) Hari Bursa setelah surat diterima oleh Perseroan.

 Penjelasan Perseroan dapat disampaikan kepada PT Bursa Efek Indonesia melalui SPE-IDXnet
 form E023 - Tanggapan atas Permintaan Penjelasan, sebagai keterbukaan informasi kepada publik.
 Adapun apabila terdapat informasi rahasia (confidential), informasi tersebut dapat disampaikan terpisah
 menggunakan form E074 - Surat Menyurat Emiten Kepada Bursa Non Publish.

 Sebagai komitmen penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik, seluruh Insan BEI dilarang menerima
 gratifikasi dalam bentuk apapun sesuai ketentuan yang berlaku. Jika mengetahui tindakan pelanggaran
 terkait hal tersebut, mohon dilaporkan melalui saluran Whistleblowing System - Letter to IDX pada link
 berikut http://wbs.idx.co.id/.

 Atas perhatian Bapak, kami ucapkan terima kasih.


                                                   Hormat kami,




                   I Gede Nyoman Yetna                                    Adi Pratomo Aryanto
                          Direktur                                  Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2




                      Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
idx.co.id
   www.idx.co.id      Call Center: 150515 (Domestic Only) | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515
                      X/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange
Page 2
 Tembusan:
 1. Yth. Kepala Direktorat Pengawasan Transaksi Efek, Otoritas Jasa Keuangan
 2. Yth. Kepala Direktorat Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 1, Otoritas Jasa Keuangan
 3. Yth. Kepala Direktorat Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 2, Otoritas Jasa Keuangan




                   Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
idx.co.id
   www.idx.co.id   Call Center: 150515 (Domestic Only) | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515
                   X/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange
Page 3
 Lampiran

                                        Daftar Permintaan Penjelasan
                                    PT Intra GolfLink Resorts Tbk (GOLF)


 Laporan Keuangan per 31 Desember 2024 dan 30 Juni 2025

 1. Berdasarkan CALK nomor 6 tentang Piutang Lain - Lain, per 31 Desember 2024 Perseroan
    mencatatkan piutang lain – lain pihak berelasi sebesar Rp176,1 miliar atau mengalami peningkatan
    sebesar 29,70% dibandingkan posisi per 31 Desember 2023 sebesar Rp135,8 miliar. Selanjutnya
    per 30 Juni 2025, Perseroan kembali membukukan peningkatan piutang lain – lain pihak berelasi
    menjadi sebesar Rp178,5 miliar. Bursa meminta Perseroan untuk menjelaskan hal-hal sebagai
    berikut:
    a. Latar belakang peningkatan piutang lain - lain pihak berelasi per 30 Juni dan 31 Desember 2024.
    b. Konfirmasi mengenai pemenuhan prinsip kewajaran (arm's length principle) atas piutang lain-
        lain kepada pihak berelasi, mengingat dalam CALK dijelaskan bahwa piutang tersebut tidak
        dikenakan bunga.
    c. Status penagihan piutang lain – lain pihak berelasi tersebut hingga tanggal tanggapan surat
        permintaan penjelasan dengan mengisi tabel berikut:
                   Keterangan            Jumlah          Total Penagihan          Outstanding           Outstanding
                                      (30 Jun 2025)                                  (Rp)                  (%)
            Lancar
            1-30 hari
            31-60 hari
            61-90 hari
            91-120 hari
            Lebih dari 120 hari
            Total                   178.550.956.094

 2. Kebijakan Perseroan dalam menentukan cadangan penurunan nilai piutang beserta pemenuhan
    standar akuntansi mengenai cadangan atas kerugian penurunan nilai. Mengingat Perseroan hanya
    membukukan penyisihan atas penurunan nilai sebesar Rp67,8 juta atau setara dengan 0,04% dari
    total piutang lain - lain per 30 Juni 2025. Agar dijelaskan

 3. Berdasarkan CALK nomor 7 tentang Persediaan, Perseroan membukukan peningkatan persediaan
    sebesar 2.982,65% atau menjadi Rp674 miliar per 31 Desember 2024. Kemudian per 30 Juni 2025
    Perseroan juga membukukan peningkatan persediaan menjadi Rp700,6 miliar. Atas hal tersebut,
    agar dijelaskan latar belakang peningkatan persediaan pada 31 Desember 2024 dan 30 Juni 2025
    khususnya peningkatan real estate.

 4. Berdasarkan CALK nomor 8, uang muka mengalami peningkatan sebesar 280% atau dari
    Rp2,6 miliar pada 31 Desember 2024 menjadi Rp9,8 miliar pada 30 Juni 2025. Peningkatan tersebut
    utamanya dikarenakan adanya peningkatan uang muka operasional yang merupakan uang muka
    kepada kontraktor untuk pembangunan vila. Bursa meminta Perseroan untuk menjelaskan hal-hal
    sebagai berikut:
    a. Rincian uang muka operasional.
    b. Latar belakang peningkatan akun uang muka operasional yang relatif signifikan.
    c. Status pembangunan vila saat ini beserta target penyelesaian dari pembangunan vila tersebut.




                        Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
idx.co.id
   www.idx.co.id        Call Center: 150515 (Domestic Only) | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515
                        X/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange
Page 4
 5. Berdasarkan CALK nomor 11, pada tahun 2024 Perseroan membukukan bagian penghasilan
    komprehensif lain dari PT Belitung Golf dan Resorts sebesar -Rp14,1 miliar yang membuat saldo
    akhir investasi pada entitas asosiasi per 31 Desember 2024 menurun menjadi Rp436,9 miliar.
    Selanjutnya pada 30 Juni 2025 Perseroan membukukan bagian rugi dari entitas asosiasi PT Belitung
    Golf dan Resorts sebesar Rp1,1 miliar yang menyebabkan adanya penurunan saldo akhir investasi
    pada entitas asosiasi menjadi Rp435,8 miliar. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:
    a. Latar belakang dibukukannya penghasilan komprehensif lain entitas asosiasi negatif sebesar
        Rp14,1 miliar pada tahun 2024?
    b. Latar belakang dibukukannya rugi dari entitas asosiasi sebesar Rp1,1 miliar pada semester I
        2025?
    c. Bagaimana prospek kinerja PT Belitung Golf and Resorts ke depan?
    d. Langkah apa yang ditempuh Perseroan untuk mitigasi risiko atas investasi pada entitas asosiasi
        tersebut?

 6. Berdasarkan CALK nomor 13 tentang Aset Tetap, terdapat penurunan sebesar 4,13% atau dari
    Rp7 triliun per 31 Desember 2023 menjadi Rp6,8 triliun per 31 Desember 2024. Namun demikian
    aset tetap Perseroan mengalami peningkatan menjadi Rp6,8 triliun per 30 Juni 2025.

      Penurunan aset tetap pada tahun 2024 tersebut disebabkan karena NKG mereklasifikasi tanah seluas
      6,2 hektar dengan nilai tercatat Rp442.370.999.812 dari aset tetap ke persediaan real estat serta
      SGU mereklasifikasi tanah seluas 15,1 hektar (151.049m²) dengan nilai tercatat Rp151.114.811.912
      dan landscape dengan nilai tercatat sebesar Rp10.046.477.980 dari aset tetap ke persediaan real
      estat. Reklasifikasi ini dilakukan karena perubahan rencana penggunaan aset untuk pengembangan
      dan penjualan properti. Atas hal tersebut, Bursa meminta Perseroan untuk menjelaskan hal-hal
      sebagai berikut:
      a. Latar belakang adanya perubahan rencana penggunaan aset untuk pengembangan dan penjualan
          properti.
      b. Dampak perubahan rencana penggunaan aset tersebut terhadap kinerja operasional dan
          keuangan di masa mendatang.
      c. Perseroan telah mengasuransikan aset tetap dengan nilai pertanggungan sebesar Rp105,3 miliar
          pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2025 atau masing-masing sebesar 1,55% dan
          1,56% dari total aset Perseroan. Atas hal tersebut agar dijelaskan bagaimana kebijakan
          Perseroan dalam mengelola risiko atas aset tetap yang belum sepenuhnya diasuransikan.

 7. Berdasarkan CALK nomor 18 tentang Pendapatan Diterima Dimuka, per 31 Desember 2024
    Perseroan membukukan peningkatan pendapatan diterima dimuka jangka pendek sebesar 587,2%
    dibandingkan periode sebelumnya atau menjadi Rp92,7 miliar. Kemudian per 30 Juni 2025
    Perseroan juga membukukan peningkatan pendapatan diterima dimuka sebesar 63,7% atau menjadi
    Rp151,7 miliar. Peningkatan tersebut disebabkan karena peningkatan uang muka pelanggan atas
    penjualan real estate yang belum dilakukan serah terima. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:
    a. Status pembangunan real estate terkini.
    b. Jumlah unit yang telah terjual hingga 30 Juni 2025 beserta jumlah pelanggan yang telah
        menandatangani perjanjian jual beli dan melakukan pembayaran uang muka. Agar disampaikan
        dengan melengkapi tabel berikut:
            Nama            % Status         Jumlah          Jumlah         Nilai Uang Estimasi
            Proyek         Konstruksi         Unit         Pelanggan           Muka           Serah
                                             Terjual                                         Terima




                    Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
idx.co.id
   www.idx.co.id    Call Center: 150515 (Domestic Only) | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515
                    X/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange
Page 5
      c. Agar dijelaskan bagaimana mutasi saldo pendapatan diterima dimuka dari sebelumnya
         Rp8,9 miliar per 31 Desember 2023, Rp92,7 miliar per 31 Desember 2024, kemudian menjadi
         Rp151,7 miliar per 30 Juni 2025 (saldo awal, penambahan, realisasi sebagai pendapatan, dan
         saldo akhir).

 8. Berdasarkan CALK nomor 20 tentang Utang Bank, utang bank Perseroan mengalami kenaikan
    sebesar 3.132,3% dari sebelumnya Perseroan tidak membukukan utang bank per 31 Desember 2023
    menjadi Rp443,3 miliar per 31 Desember 2024. Peningkatan utang bank tersebut disebabkan karena
    Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank Nationalnobu Tbk pada 9 September 2024.
    Atas hal tersebut, Bursa meminta Perseroan untuk menjelaskan hal-hal sebagai berikut.
    a. Latar belakang peningkatan utang bank Perseroan.
    b. Pertimbangan manajemen dalam memilih pendanaan melalui utang bank dibandingkan sumber
        pendanaan lainnya.
    c. Sehubungan dengan pemenuhan rasio-rasio keuangan yang tercantum dalam perjanjian
        pinjaman, agar dijelaskan dengan melengkapi tabel berikut ini:
             Rasio         Rasio Pada      Rasio Perseroan Pemenuhan Status Waiver (jika
          Keuangan         Perjanjian      per 31 Des 2024     (Ya/Tidak) belum memenuhi)


      d. Strategi untuk memastikan kepatuhan terhadap rasio-rasio keuangan tersebut dalam periode
         mendatang?

 9. Berdasarkan CALK nomor 20 tentang Perpajakan, per 30 Juni 2025 Perseroan membukukan
    peningkatan utang pajak menjadi Rp12,4 miliar atau meningkat 9,5% dibandingkan per
    31 Desember 2024. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:
    a. Latar belakang peningkatan utang pajak tersebut.
    b. Target waktu pembayaran utang pajak tersebut.
    c. Bagaimana strategi Perseroan untuk memastikan penyelesaian kewajiban pajak tepat waktu
        sesuai ketentuan peraturan perpajakan yang berlaku?

 10. Berdasarkan CALK nomor 28 tentang Pendapatan, pada 30 Juni 2025 Perseroan juga membukukan
     peningkatan pendapatan menjadi Rp70.09 miliar dibandingkan dengan per 30 Juni 2024 sebesar
     Rp63,49 miliar. Namun demikian dalam CALK tersebut tidak terdapat informasi perihal informasi
     pelanggan yang melebihi 10% dari pendapatan bersih. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:
     a. Latar belakang tidak terdapat penyajian pelanggan yang melebihi ambang batas 10%.
     b. Agar disampaikan 5 pelanggan terbesar Perseroan dusertai dengan porsi pendapatan masing –
         masing pihak tersebut.
     c. Langkah-langkah Perseroan dalam meningkatkan penjualan di masa mendatang.

 11. Pada CALK 28 tentang Beban Pokok Pendapatan, Perseroan membukukan kenaikan beban pokok
     pendapatan sebesar 17,71% atau menjadi Rp32,6 miliar per 30 Juni 2025. Adapun peningkatan
     beban pokok pendapatan tersebut lebih besar dibandingkan peningkatan pendapatan Perseroan per
     30 Juni 2025 yang hanya sebesar 10,38%. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:
     a. Latar belakang persentase peningkatan beban pokok pendapatan Perseroan lebih tinggi
         dibandingkan peningkatan pendapatan Perseroan.
     b. Apakah terdapat perubahan struktur biaya, harga bahan baku, upah, atau komponen lain dalam
         beban pokok pendapatan yang berdampak signifikan terhadap peningkatan tersebut?




                    Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
idx.co.id
   www.idx.co.id    Call Center: 150515 (Domestic Only) | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515
                    X/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange
Page 6
 12. Berdasarkan CALK nomor 31 tentang Beban Penjualan, Perseroan membukukan peningkatan
     beban penjualan sebesar 323,16% atau menjadi Rp5,39 miliar pada 31 Desember 2024. Peningkatan
     tersebut utamanya disebabkan karena adanya peningkatan beban iklan dan promosi menjadi
     Rp4,18 miliar pada 31 Desember 2024 dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp972 juta per
     31 Desember 2023. Atas hal tersebut agar dijelaskan latar belakang peningkatan beban iklan dan
     promosi tersebut.

 13. Pada 30 Juni 2025 Perseroan juga membukukan peningkatan beban umum dan administrasi menjadi
     Rp22,98 miliar dari sebelumnya Rp20,55 miliar per 30 Juni 2024. Peningkatan ini utamanya
     dilatarbelakangi oleh meningkatnya beban gaji dan tunjangan sebesar 19,66% dimana per 30 Juni 2024
     beban gaji dan tunjangan adalah sejumlah Rp8,13 miliar dan kemudian naik ke sejumlah
     Rp9,73 miliar per 30 Juni 2025. Selain itu, terdapat juga peningkatan beban transportasi dan
     akomodasi sebesar 466,45% dari sejumlah Rp193,4 juta pada 30 Juni 2024 menjadi Rp1,09 miliar
     per 30 Juni 2025. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:
     a. Latar belakang peningkatan beban gaji dan tunjangan per 30 Juni 2025. Apakah peningkatan
          tersebut disebabkan penambahan tenaga kerja baru atau kenaikan upah secara reguler/tahunan?
     b. Latar belakang peningkatan beban transportasi dan akomodasi per 30 Juni 2025.
 14. Arus kas dari aktivitas operasi Perseroan per 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp17,72 miliar dimana
     terdapat penurunan sebesar 79,74% bila dibandingkan dengan arus kas dari aktivitas operasi per
     31 Desember 2023 yaitu sebesar Rp87,5 miliar. Penurunan ini dilatarbelakangi dengan kenaikan
     pembayaran kas kepada pemasok yang menjadi sebesar Rp119,98 miliar per 31 Desember 2024 dari
     sebelumnya hanya sebesar Rp43,78 miliar. Atas hal tersebut, Bursa meminta Perseroan untuk
     menjelaskan hal-hal sebagai berikut:
     a. Latar belakang Perseroan membukukan penurunan arus kas operasi pada 31 Desember 2024
         yang utamanya disebabkan karena kenaikan pembauaran kas kepada pemasok.
     b. Strategi Perseroan untuk dapat mempertahankan arus kas operasi positif di masa mendatang.

 15. Per 30 Juni 2025 Perseroan membukukan Net Profit Margin (NPM) sebesar 16% atau menurun
     dibandingkan NPM per 31 Desember 2024 sebesar 34%. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:
     a. Latar belakang Perseroan membukukan penurunan NPM tersebut
     b. Apakah terdapat kejadian atau transaksi non-recurring (non-rutin) yang memengaruhi
         penurunan profitabilitas pada periode 30 Juni 2025?
     c. Strategi yang telah dan akan ditempuh dalam rangka meningkatkan profitabilitas dan NPM di
         masa mendatang.

 Agar pertanyaan nomor 16 sampai 21 di bawah ini dapat dijawab melalui Form E074
 (non published)

 Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Perdana Saham per 30 Juni 2025

 16. Berdasarkan Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Perdana Saham per
     31 Desember 2024, realisasi penggunaan dana hasil penawaran perdana saham sebesar
     Rp155 miliar atau 41,75% dari total rencana. Atas hal tersebut, Bursa meminta Perseroan untuk
     menjelaskan hal-hal sebagai berikut:
     a. Latar belakang beserta penjelasan penggunaan dana baru terealisasi 41,75%.
     b. Progres dan perkiraan waktu penyelesaian pembangunan boutique hotel dan golf villa.
     c. Rencana dan perkiraan waktu realisasi atas sisa dana.




                    Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
idx.co.id
   www.idx.co.id    Call Center: 150515 (Domestic Only) | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515
                    X/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange
Page 7
      d. Apakah terdapat perkara hukum dan tuntutan atas proyek Perseroan? Apabila ada, agar
         disampaikan rincian perkara hukum dan tuntutan yang saat ini sedang dihadapi Perseroan
         beserta dengan nilai (dalam rupiah) dan status penyelesaiannya.

 17. Sehubungan dengan penempatan sisa dana penawaran umum, terdapat perbedaan total nilai
     penempatan sisa dana yang Perseroan sampaikan pada Laporan Penggunaan Dana Hasil Penawaran
     Umum per 30 Juni 2025 dengan sisa dana sebesar Rp216,26 miliar sebagai berikut:




      Sehubungan dengan hal tersebut, agar dijelaskan:
      a. Latar belakang terdapat perbedaan total nilai penempatan sisa dana yang Perseroan sampaikan
         pada Laporan Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum tersebut.
      b. Rincian penempatan sisa dana terkini dengan melengkapi tabel berikut:
           Sisa Dana (Rp) Tingkat Bunga                 Penempatan               Jangka Waktu
                                                  (Jenis dan Nama Bank)       (Hari/Bulan/Tahun)
                                                 (Contoh: deposito – Bank
                                                 BCA)



 Proyeksi Keuangan 31 Desember 2024 dan 30 Juni 2025
 18. Total liabilitas per 31 Desember 2024 Perseroan sebesar Rp656,7 miliar atau mencapai 367,07%
     dibandingkan proyeksi keuangan sebesar Rp178,9 miliar (dokumen Penawaran Umum Perdana).
     Pada posisi 30 Juni 2025, total liabilitas Perseroan adalah senilai Rp695,66 miliar atau mencapai
     140,25% dari target proyeksi per 31 Desember 2025. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:
     a. Bagaimana analisa manajemen Perseroan terkait realisasi posisi total liabilitas Perseroan yang
         lebih rendah dibandingkan proyeksinya?
     b. Bagaimana Perseroan mengelola liabilitas agar struktur permodalan dan rasio keuangan tetap
         sesuai dengan target keuangan Perseroan?




                    Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
idx.co.id
   www.idx.co.id    Call Center: 150515 (Domestic Only) | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515
                    X/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange
Page 8
 19. Per 31 Desember 2024, Perseroan membukukan pendapatan senilai Rp197,9 miliar, dimana nilai
     tersebut mencapai 97,91% dari proyeksi pendapatan yaitu sebesar Rp202,2 miliar. Kemudian per
     30 Juni 2025 Perseroan membukukan pendapatan senilai Rp70,1 miliar atau sebesar 32,31% dari
     proyeksi pendapatan Perseroan per 31 Desember 2025. Sehubungan dengan hal tersebut, Bursa
     meminta Perseroan untuk menjelaskan hal-hal sebagai berikut:
     a. Bagaimana analisa manajemen Perseroan terkait penyebab realisasi pendapatan Perseroan lebih
         rendah dibandingkan proyeksi keuangan Perseroan per 31 Desember 2024?
     b. Latar belakang realisasi pendapatan Perseroan per 30 Juni 2025 belum mencapai 50%
         dibanding proyeksi keuangan per 31 Desember 2025.

 20. Per 30 Juni 2025 Perseroan membukukan laba tahun berjalan senilai Rp11,3 miliar atau sebesar
     15,55% dari proyeksi laba tahun berjalan Perseroan per 31 Desember 2025 senilai Rp72,69 miliar.
     Sehubungan dengan hal tersebut, Bursa meminta Perseroan untuk menjelaskan hal-hal sebagai
     berikut:
      a. Latar belakang realisasi laba bersih Perseroan per 30 Juni 2025 belum mencapai 50%
          dibanding proyeksi keuangan per 31 Desember 2025.
      b. Bagaimana analisa manajemen Perseroan terkait penyebab rendahnya realisasi laba bersih
          Perseroan dibandingkan proyeksinya?
      c. Bagaimana rencana Perseroan untuk mencapai target proyeksi laba bersih per 31 Desember 2025.

 21. Dengan mempertimbangkan realisasi posisi dan kinerja keuangan Perseroan saat ini, mohon
     dijelaskan bagaimana keyakinan manajemen terhadap pencapaian proyeksi kinerja Perseroan
     untuk tahun 2025 dan lima tahun mendatang. Harap disampaikan pula faktor-faktor yang
     mendasari keyakinan tersebut.

 Lain-lain

 22. Apakah terdapat perkara hukum (termasuk terkait perpajakan, somasi, gugatan, PKPU atau pailit)
     dari kreditur maupun supplier Perseroan? Jika ada, mohon disampaikan nomor perkara, pokok
     perkara, dan perkembangan atas perkara hukum tersebut.

 23. Informasi/ kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup
     perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham perusahaan.



                                                         ***




                   Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
idx.co.id
   www.idx.co.id   Call Center: 150515 (Domestic Only) | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515
                   X/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.72 MB
Published9 Oct 2025
Pages8
Characters23,174
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Intra GolfLink Resorts Tbk p.1 ×8
linked org Belitung Golf and Resorts p.4
linked org Bank Nationalnobu Tbk p.5 ×2
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×3
unresolved person Hari Cahyanto p.1
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.1 ×16
unresolved org PT Belitung Golf p.4 ×3
unresolved org Bank BCA p.7

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result