Back to announcement
20251009_GOLF_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31966403_lamp1.pdf
Other Text extracted GOLFSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 11
Page 1 OCR 0.928
N “— GolfLink RESORTS GROUP Bogor, 09 Oktober 2025 No : 206/IGR DIREKSI/X/2025 Lampiran 11 (satu) Berkas Perihal : Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa Kepada Yth. INDONESIA STOCK EXCHANGE BUILDING Gedung Bursa, Tower 1, Lantai 6 Jl Jend Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190 Up. Bapak I Gede Nyoman Yetna - Direktur Bapak Adi Pratomo Aryanto - Kepala Divisi PP2 Dengan hormat, Menjawab permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indonesia melalui surat elektronik No. S- 11551/BEI.PP2/10-2025 tertangal 7 Oktober 2025, Perihal Permintaan Penjelasan , bersama ini PT Intra GolfLink Resorts Tbk (Perseroan) menyampaikan tanggapan sebagai berikut: Laporan Keuan, er 31 Desember 2024 dan 3 i2025 1. Berdasarkan CALK nomor 6 tentang Piutang Lain - Lain, per 31 Desember 2024 Perseroan mencatatkan piutang lain - lain pihak berelasi sebesar Rp176,1 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 29,7096 dibandingkan posisi per 31 Desember 2023 sebesar Rp135,8 miliar. Selanjutnya per 30 Juni 2025, Perseroan kembali membukukan peningkatan piutang lain - lain pihak berelasi menjadi sebesar Rp178,5 miliar. Bursa meminta Perseroan untuk menjelaskan hal-hal sebagai berikut: a. Latar belakang peningkatan piutanglain-lain pihak berelasi per 30 Juni dan 31 Desember 2024. Tanggapan: Peningkatan piutang lain-lain per Juni 2025 disebabkan adanya peningkatan piutang kepada Join Operation (JO”) Triniti Sentul sebesar Rp10,3 miliar karena adannya tagihan uang pokok tanah dari konsumen, peningkatan pinjaman untuk pembangunan lapangan golf PT Bogor Raya Ecopark (“BORECO”) sebesar Rp1,2 miliar, peningkatan pinjaman untuk kepentingan Operasional PT Belitung Golf and Resorts (“BGR”) sebesar Rp.820 juta dan adannya pengembalian pinjaman untuk operasional dari PT Bali Pecatu Graha (“BPG”) sebesar Rp10 miliar. Peningkataan Piutang Lain-lain per 31 Desember 2024 disebabkan adanya peningkatan pinjaman BORECO sebesar Rp32,5 miliar untuk pembangunan lapangan Golf, peningkatan pinjaman untuk kepentingan Operasional BGR sebesar Rp1,2 miliar, peningkatan pinjaman untuk operasional dari BPG sebesar Rp8,5 miliar. PT. Intra GolfLink Resorts Tbk Sentul, Desa Kadumanggu, Kec. Babakan Madang, Bogor 16810, Jawa Barat - Indonesia Telp. : 62-21 8795 4455 Fax. : 62-21 8795 4567 www.golflinkresorts.co.id
Page 2 OCR 0.899
- GolfLink RESORTS GROUP b. Konfirmasi mengenai pemenuhan prinsip kewajaran (arm's length principle) atas piutang lain- lain kepada pihak berelasi, mengingat dalam CALK dijelaskan bahwa piutang tersebut tidak dikenakan bunga. Tanggapan: Piutang tersebut merupakn piutang berelasi yang secara legal telah dibuat perjanjian dan berkomitmen untuk melakukan pembayaran. Cc. Status penagihan piutang lain - lain pihak berelasi tersebut hingga tanggal tanggapan surat permintaan penjelasan dengan mengisi tabel berikut: Keterangan Jumlah Total Outstanding | Outstanding (30 Jun Penagihan (Rp) (v3 2025) Lancar 2.778.054.926| 2.778.054.926| — 3.908.631.070 — 2,244 1-30 hari 6.750.777.626| 6.750.777.626| 6.600.568.813 3,8Y 31-60 hari 1.919.828.613) 1.919.828.613) — 1.877.111.286 — 11Y9 61-90 hari 458.391.073! 458.391.073| 448.191.599 0,396 91-120 hari 917.568.524 917.568.524) 897.152.079 — 0,5 Lebih dari120 |165.726.335.33| 165.726.335.33! 162.038.825.9111 92,2Y6 hari 2 2 Total 178.550.956.0 178.550.956.0 175.770.480.759 1004p 9 94 2. Kebijakan Perseroan dalam menentukan cadangan penurunan nilai piutang beserta pemenuhan standar akuntansi mengenai cadangan atas kerugian penurunan nilai. Mengingat Perseroan hanya membukukan penyisihan atas penurunan nilai sebesar Rp67,8 juta atau setara dengan 0,0496 dari total piutang lain - lain per 30 Juni 2025. Agar dijelaskan Tanggapan: Perusahaan tidak membuat pencadangan piutang lain-lain terhadap piutang Pihak Berelasi karena keyakinannya untuk dapat tertagih, sedangkan pencadangan sebesar Rp67,8 juta dihitung untuk pencadangan piutang lain-lain Pihak Ketiga. 3. Berdasarkan CALK nomor 7 tentang Persediaan, Perseroan membukukan peningkatan persediaan sebesar 2.982,65Y6 atau menjadi Rp674 miliar per 31 Desember 2024. Kemudian per 30 Juni 2025 Perseroan juga membukukan peningkatan persediaan menjadi Rp700,6 miliar. Atas hal tersebut, agar dijelaskan latar belakang peningkatan persediaan pada 31 Desember 2024 dan 30 Juni 2025 khususnya peningkatan real estate. Tanggapan: Peningkatan persediaan per 31 Desember 2024 dan per 30 Juni 2025 khusunya persediaan real estate disebabkan adannya reklasifikasi dari aset tetap tanah ke persediaan tanah karena adannya perubahan penggunakan yang akan digunakan untuk bisnis real estate 4. Berdasarkan CALK nomor 8, uang muka mengalami peningkatan sebesar 28096 atau dari Rp2,6 miliar pada 31 Desember 2024 menjadi Rp9,8 miliar pada 30 Juni 2025. Peningkatan tersebut utamanya dikarenakan adanya peningkatan uang muka operasional yang merupakan uang muka kepada kontraktor untuk pembangunan villa. Bursa meminta Perseroan untuk menjelaskan hal-hal sebagai berikut: a. Rincian uang muka operasional. 1 " f
Page 3 OCR 0.950
GolfLink RESORTS GROUP Tanggapan: Uang muka pekerjaan land clearing, pemagaran dan pembuatan pos jaga kepada PT Amkawa Akbarindo Bersama sebesar Rp4,3 miliar, uang muka pembelian peralatan golf sebesar Rp452 juta, uang muka perijinan sebesar Rp133 juta, uang muka pembelian desain interior sebesar Rp316 juta. Latar belakang peningkatan akun uang muka operasional yang relatif signifikan. Tanggapan: Uang Muka Operasional tersebut diberikan kepada kontraktor atas pekerjaan pemerataan lahan yang akan digunakan untuk pembagunan Villa. Status pembangunan vila saat ini beserta target penyelesaian dari pembangunan villa tersebut. Tanggapan: Status pembangunan villa saat ini penyelesaian sudah mencapai 80Y6, dan target penyelesainnya sampai dengan 31 Desember 2025. 5. Berdasarkan CALK nomor 11, pada tahun 2024 Perseroan membukukan bagian penghasilan komprehensif lain dari BGR sebesar -Rp14,1 miliar yang membuat saldo akhir investasi pada entitas asosiasi per 31 Desember 2024 menurun menjadi Rp436,9 miliar. Selanjutnya pada 30 Juni 2025 Perseroan membukukan bagian rugi dari entitas asosiasi BGR sebesar Rp1,1 miliar yang menyebabkan adanya penurunan saldo akhir investasi pada entitas asosiasi menjadi Rp435,8 miliar. Atas hal tersebut, agar dijelaskan: a Latar belakang dibukukannya penghasilan komprehensif lain entitas asosiasi negatif sebesar Rp14,1 miliar pada tahun 2024? Tanggapan: Sejak tahun 2023 BGR (Entitas Asosiasi) menggunakan metode revaluasi untuk pengukuran aset tetap tanah, gedung dan Lanscape yang mencatat selisih revaluasi pada penghasilan komprehensif lain sebesar Rp897 miliar yang diambil oleh PT Intra Golfink Resorts (“IGR”) sebesar penyertaanya yaitu sebesar 48Y6 atau Rp423 miliar, sedangkan pada posisi per 31 Desember 2024 terdapat penurunan nilai sebesar Rp 29,3 miliar yang harus diambil oleh IGR sebesar negatif Rp14,1 miliar. Latar belakang dibukukannya rugi dari entitas asosiasi sebesar Rp1,1 miliar pada semester I 2025? Tanggapan: Dibukukannya rugi dari entitas asosiasi sebesar Rp1,1 miliar pada semester I 2025 karena BGR (entitas asosiasi) mengalami kerugian sebesar Rp2,2 akibat dari target penjualan dari bisnis golf dan restoran belum tercapai. Bagaimana prospek kinerja BGR ke depan? Tanggapan: Prospek kinerja BGR ke depan akan semakin membaik dengan berusaha melakukan peningkatan pendapatan pada Sektor Golf, Restoran dan meluncurkan produk/jasa baru yang sesuai dengan trend pasar serta rencana peluncuruan villa di Belitung. tr
Page 4 OCR 0.947
GolfLink RESORTS GROUP Langkah apa yang ditempuh Perseroan untuk mitigasi risiko atas investasi pada entitas asosiasi tersebut? Tanggapan: Langkah yang ditempuh Perseroan untuk mitigasi risiko atas investasi pada entitas asosiasi: - Mencari akar penyebab kerugian dengan melakukan audit internal secara menyeluruh, menganalisa laporan laba rugi dan mereview proses bisnis yanga ada. - Melakukan pengendalian dan efisiensi biaya dengan mengurangi pengeluaran tidak produktif, efisiensi pada biaya operasinal dan penyesuaian tenaga kerja. - Melakukan restrukturisasi bisnis dengan fokus bisnis pada core bisnis yang paling menguntungkan. - Melakukan deversifikasi pendapatan dengan meluncurkan produk/jasa baru yang sesuai dengan trend pasar. 6. Berdasarkan CALK nomor 13 tentang Aset Tetap, terdapat penurunan sebesar 4,139 atau dari Rp7 triliun per 31 Desember 2023 menjadi Rp6,8 triliun per 31 Desember 2024. Namun demikian aset tetap Perseroan mengalami peningkatan menjadi Rp6,8 triliun per 30 Juni 2025. Penurunan aset tetap pada tahun 2024 tersebut disebabkan karena PT. New Kuta Golf & Ocean View (“NKG”) mereklasifikasi tanah seluas 6,2 hektar dengan nilai tercatat Rp442.370.999.812 dari aset tetap ke persediaan real estat serta PT. Sentul Golf Utama (“SGU”) mereklasifikasi tanah seluas 15,1 hektar (151.049m?) dengan nilai tercatat Rp151.114.811.912 dan landscape dengan nilai tercatat sebesar Rp10.046.477.980 dari aset tetap ke persediaan real estat. Reklasifikasi ini dilakukan karena perubahan rencana penggunaan aset untuk pengembangan dan penjualan properti. Atas hal tersebut, Bursa meminta Perseroan untuk menjelaskan hal- hal sebagai berikut: a. Latar belakang adanya perubahan rencana penggunaan aset untuk pengembangan dan penjualan properti. Tanggapan: Latar belakang adanya perubahan rencana penggunaan aset untuk pengembangan dan penjualan properti tersebut adalah sejak tahun 2022 Perseroan menambah kegiatan usaha (KBLI) dalam bidang real estat dengan mengoptimalkan tanah diluar lapangan golf untuk dibangun vila yang akan dijual kepada pelanggan di NKG sedangkan aset tanah lapangan golf di SGU dikerjasamakan dengan PT Perintis Triniti Properti Tbk untuk pengembangan real estat secara bertahap. Dampak perubahan rencana penggunaan aset tersebut terhadap kinerja operasional dan keuangan di masa mendatang. Tanggapan: Dampak perubahan rencana penggunaan aset tersebut terhadap kinerja operasional dan keuangan di masa mendatang adalah sebagai berikut : - Untuk NKG (entitas anak) tidak berdampak pada core bisnis Golf, karena tanah yang digunakan untuk pembagunan real estate tersebut berada diluar lapangan golf, dan cenderung untuk menaikan pendapatan dan laba setelah pajak atas penjualan real estate. - Untuk SGU (entitas anak) ada penurunan pendapatan untuk core bisnis Golf, karena lapangan golf yang sebelumnya 18 hold menjadi 12 hold yang dikerjasamakan dengan JO Triniti Sentul dan pengakuan penjualan tanah baru diakui setelah JO Triniti Sentul li
Page 5 OCR 0.936
GolfLink RESORTS GROUP menyerahkan Unit rumah ke pelanggan, yang nantinya untuk ke depan SGU akan melakukan akuisisi aset lapangan golf pada BORECO. c. Perseroan telah mengasuransikan aset tetap dengan nilai pertanggungan sebesar Rp105,3 miliar pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Maret 2025 atau masing-masing sebesar 1,556 dan 1,56Y6 dari total aset Perseroan. Atas hal tersebut agar dijelaskan bagaimana kebijakan Perseroan dalam mengelola risiko atas aset tetap yang belum sepenuhnya diasuransikan. Tanggapan: Aset tetap yang diasuransi berupa Gedung, Landscap, Kendaraan, Peralatan dan mesin sedangkan nilai terbesar aset berupa tanah tidak diasuransikan, Manajemen berkeyakinan nilai pertanggungan asuransi tersebut dapat menutup kerugian apabila terjadi kebakaran. 7. Berdasarkan CALK nomor 18 tentang Pendapatan Diterima Dimuka, per 31 Desember 2024 Perseroan membukukan peningkatan pendapatan diterima dimuka jangka pendek sebesar 587,246 dibandingkan periode sebelumnya atau menjadi Rp92,7 miliar. Kemudian per 30 Juni 2025 Perseroan juga membukukan peningkatan pendapatan diterima dimuka sebesar 63,796 atau menjadi Rp151,7 miliar. Peningkatan tersebut disebabkan karena peningkatan uang muka pelanggan atas penjualan real estate yang belum dilakukan serah terima. Atas hal tersebut, agar dijelaskan: a. Status pembangunan real estate terkini. Tanggapan: Status pembangunan real estate terkini untuk Cluster 1 dengan progres telah mencapai 8596 yang diestimasi akan selesai bulan Nopember 2025 untuk unit yang telah terjual akan diserahkan pada bulan Desember 2025 sedangkan untuk Cluster 2 masih belum ada progres pembangunan. b. Jumlah unit yang telah terjual hingga 30 Juni 2025 beserta jumlah pelanggan yang telah menandatangani perjanjian jual beli dan melakukan pembayaran uang muka. Agar disampaikan dengan melengkapi tabel berikut: Nama Yo Status | Jumlah | Jumlah Nilai Uang Estimasi Serah Proyek Konstruksi| Unit | Pelanggan Muka Terima Terjual (The Links Golf 85Yo 20 18 Rp78.450.085.6| Des.25-April 26 illa Cluster 1 78| (The Links Golf 0Y6 3 3 Rp11.456.246.8| Okt.26-April 27 illa Cluster 2 72 (Total Rp89.906.332.5 50) Cc. Agar dijelaskan bagaimana mutasi saldo pendapatan diterima dimuka dari sebelumnya Rp13,5 miliar per 31 Desember 2023, Rp92,7 miliar per 31 Desember 2024, kemudian menjadi Rp151,7 miliar per 30 Juni 2025 (saldo awal, penambahan, realisasi sebagai pendapatan, dan saldo akhir).
Page 6 OCR 0.936
GolfLink RESORTS GROUP Tanggapan: Penjelasan terhadap saldo pendapatan diterima dimuka adalah sebagai berikut : - Saldo awal per 31 Desember 2023 sebesar Rp3,2 miliar penambahan Rp25,9 miliar realisasi sebagai pendapatan tahun 2023 sebesar Rp15,6 miliar dan saldo akhir tahun 2023 sebesar Rp13,5 miliar. - Saldo awal per 31 Desember 2024 sebesar Rp13,5 miliar penambahan Rp92 miliar realisasi sebagai pendapatan tahun 2024 sebesar Rp12,8 miliar dan saldo akhir tahun 2024 sebesar Rp92,7 miliar. - Saldo awal per 31 Desember 2025 sebesar Rp92,7 miliar penambahan Rp69,3 miliar realisasi sebagai pendapatan per 30 Juni 2025 sebesar Rp10,2 miliar dan saldo akhir per Juni 2025 sebesar Rp151,8 miliar. 8. Berdasarkan CALK nomor 20 tentang Utang Bank, utang bank Perseroan mengalami kenaikan sebesar 3.132,3o dari sebelumnya Perseroan tidak membukukan utang bank per 31 Desember 2023 menjadi Rp443,3 miliar per 31 Desember 2024. Peningkatan utang bank tersebut disebabkan karena Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank Nationalnobu Tbk pada 9 September 2024. Atas hal tersebut, Bursa meminta Perseroan untuk menjelaskan hal- hal sebagai berikut. a Latar belakang peningkatan utang bank Perseroan. Tanggapan: Latar belakang peningkatan utang bank Perseroan karena perseroan mendapatkan fasilitas Pinjaman Tetap Angsuran (PTA) dari PT Bank Nationalnobu Tbk pada tanggal 9 September 2024 untuk pembangunan Luxury Boutigue Hotel Pecatu dan Driving Range. Pertimbangan manajemen dalam memilih pendanaan melalui utang bank dibandingkan sumber pendanaan lainnya. Tanggapan: Pertimbangan dalam memilih pendanaan melalui utang bank dibandingkan sumber pendanaan lainnya karena tingkat bunga yang kompetitif dan jaminan yang bisa diterima oleh pihak bank. Sehubungan dengan pemenuhan rasio-rasio keuangan yang tercantum dalam perjanjian injaman, agar dijelaskan dengan melengkapi tabel berikut ini: Rasio Rasio Rasio Pemenuha | Status Waiver Keuanga Pada Perseroan per n Gika belum n Perjanjia 31Des 2024 (Ya/Tidak | memenuhi) n Debt to Max 4x 0,056x Ya - (Eguity Ratio (Current Ratio 210096 88396 Ya 2 Debt Service 11x 12x Ya - (Coverage Ratio Strategi untuk memastikan kepatuhan terhadap rasio-rasio keuangan tersebut dalam periode mendatang?
Page 7 OCR 0.934
— GolfLink RESORTS GROUP Tanggapan: Strategi untuk memastikan kepatuhan terhadap rasio-rasio keuangan tersebut dalam periode mendatang : - Melakukan pemantaun dan pelaporan keuangan secara berkala dengan memonitoring rasio keuangan bulanan maupun triwulanan. - Pengelolaan strukur modal yang sehat dengan mengontrol utang baru agar tidak melebihi batas rasio utang terhadap modal sendiri. - Mengoptimalkan arus dan likuiditas dengan mempercepat penagihan piutang di group dan mengelola persediaan real estate secara optimal. 9. Berdasarkan CALK nomor 20 tentang Perpajakan, per 30 Juni 2025 Perseroan membukukan peningkatan utang pajak menjadi Rp12,4 miliar atau meningkat 9,596 dibandingkan per 31 Desember 2024. Atas hal tersebut, agar dijelaskan: a. Latar belakang peningkatan utang pajak tersebut. Tanggapan: Latar belakang peningkatan utang pajak tersebut : - Adannya peningkatan utang PB 1 sebesar Rp1,2 miliar karena kenaikan penjualan resto pada NKG (entitas anak) - Adannya kenaikan PPh 21 sebesar Rp688 juta pada atas gaji bulan dan THR bulan Maret. - Danadannya kenaikan PPh pasal 4 (2) sebesar Rp492 juta atas pemotongan PPh final konstruksi atas pembanguan Vila. b. Target waktu pembayaran utang pajak tersebut. Tanggapan: Target waktu pembayaran utang pajak pada Bulan Juli 2025. C. Bagaimana strategi Perseroan untuk memastikan penyelesaian kewajiban pajak tepat waktu sesuai ketentuan peraturan perpajakan yang berlaku? Tanggapan: Strategi Perseroan untuk memastikan penyelesaian kewajiban pajak tepat waktu : - Menetapkan kalender pajak untuk memastikan tidak ada keterlambatan pelaporan maupun pembayaran yang dapat menimbulkan denda atau sanksi. - Memperkuat proses administrasi pajak untuk meminimalkan risiko kesalahan dalam perhitungan atau pelaporan pajak. - Melakukan rekonsiliasi pajak secara berkala untuk mendeteksi potensi kesalahan atau kekurangan bayar sejak dini. - Menjaga komonikasi aktif dengan kantor pajak setempat untuk mengurangi risiko pelanggaran karena salah tafsir aturan. 10. Berdasarkan CALK nomor 28 tentang Pendapatan, pada 30 Juni 2025 Perseroan juga membukukan peningkatan pendapatan menjadi Rp70.09 miliar dibandingkan dengan per 30 Juni 2024 sebesar Rp63,49 miliar. Namun demikian dalam CALK tersebut tidak terdapat informasi perihal informasi pelanggan yang melebihi 10Y6 dari pendapatan bersih. Atas hal tersebut, agar dijelaskan: a. Latar belakang tidak terdapat penyajian pelanggan yang melebihi ambang batas 1096. f TE ESA —
Page 8 OCR 0.947
—- GolfLink RESORTS GROUP Tanggapan: Bisnis perusahaan adalah di bidang golf, real estat dan restoran yang pelanggannya adalah perorangan sehingga tidak ketergantungan entitas terhadap pelanggan tertentu, Berdasarkan hasil evaluasi terhadap komposisi pendapatan Perseroan, tidak terdapat pelanggan dengan kontribusi pendapatan yang melebihi ambang batas 1096. Oleh karena itu, Perseroan tidak melakukan penyajian khusus terkait pelanggan utama dalam laporan keuangan b. Agar disampaikan 5 pelanggan terbesar Perseroan disertai dengan porsi pendapatan masing -masing pihak tersebut. Tanggapan: Pendapatan atas bisnis golf, restoran dan real estat adalah besifat individual atau perseorangan. c. Langkah-langkah Perseroan dalam meningkatkan penjualan di masa mendatang. Tanggapan: Langkah-langkah Perseroan dalam meningkatkan penjualan di masa mendatang adalah dengan merencanakan langkah strategis yaitu : - Perluasaan pangsa pasar dengan peningkatan aktivitas promosi, partisipasi dalam pameran golf dan real estat, serta kerja sama strategis dengan mitra bisnis potensial. - Pengembangan Produk dan Layanan dengan meningkatkan daya saing melalui inovasi foot golf , peningkatan kualitas dan pengembangan real estat sesuai kebutuhan konsumen dan tren pasar. - Peningkatan Layanan Pelanggan dengan memperkuat hubungan dengan pelanggan melalui peningkatan kualitas layanan, respon cepat terhadap kebutuhan konsumen, dan program loyalitas untuk mempertahankan pelanggan existing. 11. Pada CALK 29 tentang Beban Pokok Pendapatan, Perseroan membukukan kenaikan beban pokok pendapatan sebesar 17,71Y6 atau menjadi Rp32,6 miliar per 30 Juni 2025. Adapun peningkatan beban pokok pendapatan tersebut lebih besar dibandingkan peningkatan pendapatan Perseroan per 30 Juni 2025 yang hanya sebesar 10,389. Atas hal tersebut, agar dijelaskan: a. Latar belakang persentase peningkatan beban pokok pendapatan Perseroan lebih tinggi dibandingkan peningkatan pendapatan Perseroan. Tanggapan: Latar belakang persentase peningkatan beban pokok pendapatan Perseroan lebih tinggi dibandingkan peningkatan pendapatan Perseroan disebabkan adannya beban pokok atas bisnis lainnya per Juni 2025 sebesar Rp3,3 miliar sedangkan per Juni 2024 sebesar Rp2,6 miliar atau mengalami kenaikan sebesar Rp711 Juta atau 26,89 Yo, sedangkan pendapatan atas bisnis lainnya menurun sebesar 11,346 hal tersebut disebabkan berkurangnya pendapatan dari golf di SGU. b. Apakah terdapat perubahan struktur biaya, harga bahan baku, upah, atau komponen lain dalam beban pokok pendapatan yang berdampak signifikan terhadap peningkatan tersebut? Tanggapan: Tidak terdapat perubahan struktur biaya, harga bahan baku, upah, atau komponen lain dalam beban pokok pendapatan yang berdampak signifikan.
Page 9 OCR 0.950
12. 13. 14. —- GolfLink RESORTS GROUP Berdasarkan CALK nomor 31 tentang Beban Penjualan, Perseroan membukukan peningkatan beban penjualan sebesar 323,16Y6 atau menjadi Rp5,39 miliar pada 31 Desember 2024. Peningkatan tersebut utamanya disebabkan karena adanya peningkatan beban iklan dan promosi menjadi Rp4,18 miliar pada 31 Desember 2024 dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp972 juta per 31 Desember 2023. Atas hal tersebut agar dijelaskan latar belakang peningkatan beban iklan dan promosi tersebut. Tanggapan: Latar belakang peningkatan beban iklan dan promosi tersebut disebabkan adannya pengembangan bisnis real estat yang dimulai pada tahun 2024 pada NKG (entitas anak). Pada 30 Juni 2025 Perseroan juga membukukan peningkatan beban umum dan administrasi menjadi Rp22,98 miliar dari sebelumnya Rp20,55 miliar per 30 Juni 2024. Peningkatan ini utamanya dilatarbelakangi oleh meningkatnya beban gaji dan tunjangan sebesar 19,664 dimana per 30 Juni 2024 beban gaji dan tunjangan adalah sejumlah Rp8,13 miliar dan kemudian naik ke sejumlah Rp9,73 miliar per 30 Juni 2025. Selain itu, terdapat juga peningkatan beban transportasi dan akomodasi sebesar 466,45Y6 dari sejumlah Rp193,4 juta pada 30 Juni 2024 menjadi Rp1,09 miliar per 30 Juni 2025. Atas hal tersebut, agar dijelaskan: Latar belakang peningkatan beban gaji dan tunjangan per 30 Juni 2025. Apakah peningkatan tersebut disebabkan penambahan tenaga kerja baru atau kenaikan upah secara reguler/tahunan? Tanggapan: Latar belakang peningkatan beban gaji dan tunjangan per 30 Juni 2025 karena adannya pembayaran THR di bulan Maret 2025. b. Latar belakang peningkatan beban transportasi dan akomodasi per 30 Juni 2025. Tanggapan: Latar belakang peningkatan beban transportasi dan akomodasi per 30 Juni 2025 karena adannya kegiatan yang telah dimulainnya pembangunan Vila di NKG (entitas anak) Arus kas dari aktivitas operasi Perseroan per 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp17,72 miliar dimana terdapat penurunan sebesar 79,7496 bila dibandingkan dengan arus kas dari aktivitas operasi per 31 Desember 2023 yaitu sebesar Rp87,5 miliar. Penurunan ini dilatarbelakangi dengan kenaikan pembayaran kas kepada pemasok yang menjadi sebesar Rp119,98 miliar per 31 Desember 2024 dari sebelumnya hanya sebesar Rp43,78 miliar. Atas hal tersebut, Bursa meminta Perseroan untuk menjelaskan hal-hal sebagai berikut: a. Latar belakang Perseroan membukukan penurunan arus kas operasi pada 31 Desember 2024 yang utamanya disebabkan karena kenaikan pembayaran kas kepada pemasok. Tanggapan: Penurunan arus kas operasi pada 31 Desember 2024 karena ada kenaikan pembayaran kas kepada pemasok disebabkan adannya kegiatan pembangunan The Links Golf Villa Cluster 1 yang mulai dilakukan pada tahun 2024. b. Strategi Perseroan untuk dapat mempertahankan arus kas operasi positif di masa mendatang. si
Page 10 OCR 0.951
GolfLink RESORTS GROUP Tanggapan: Strategi untuk mempertahankan arus kas operasi positif di masa mendatang adalah sebagai berikut : - Peningkatan penjualan dan profitabilitas dengan segera menyelesikan pembangunan The Links Golf Villa Cluster 1 yang tahun ini sebagian akan segera diserahkan ke pelanggan dan diakui sebagai penjualan, dan meningkatkan penjualan dari bisnis golf dan restoran dengan peningkatan kualitas layanan sehingga menghasilkan arus kas masuk yang stabil. - Peningkatan Efisiensi Operasional dengan melakukan pengendalian biaya secara ketat dan optimalisasi proses bisnis untuk meningkatkan margin operasional serta mengurangi pengeluaran yang tidak produktif. - Pengelolaan modal kerja yang efektif dengan mengoptimalkan perputaran piutang, persediaan, dan utang usaha melalui kebijakan kredit yang selektif, percepatan penagihan, serta pengaturan jadwal pembayaran kepada pemasok secara efisien. - Perencanaan dan pengendalian arus kas yang ketat dengan menyusun proyeksi arus kas secara berkala dan melakukan monitoring realisasi kas untuk memastikan ketersediaan dana operasional yang cukup. 15. Per 30 Juni 2025 Perseroan membukukan Net Profit Margin (“NPM”) sebesar 1646 atau menurun dibandingkan NPM per 31 Desember 2024 sebesar 3496. Atas hal tersebut, agar dijelaskan: a. Latar belakang Perseroan membukukan penurunan NPM tersebut Tanggapan: Latar belakang Perseroan membukukan penurunan NPM tersebut adalah Per 31 Desember 2024 Perseroan membukukan keuntungan dari entitas asosiasi sebesar Rp4 miliar sedangkan per 30 Juni 2025 Perseroan membukukan kerugian entitas asosiasi sebesar Rp1,1 miliar hal tersebut disebabkan adannya kerugian bersih atas kinerja BGR (entitas asosiasi) sebesar Rp2,2 miliar yang diambil bagian oleh IGR sebesar 4894. b. Apakah terdapat kejadian atau transaksi non-recurring (non-rutin) yang memengaruhi penurunan profitabilitas pada periode 30 Juni 2025? Tanggapan: Tidak terdapat kejadian atau transaksi non-recurring (non-rutin) yang memengaruhi penurunan profitabilitas pada periode 30 Juni 2025 Cc. Strategi yang telah dan akan ditempuh dalam rangka meningkatkan profitabilitas dan NPM di masa mendatang. Tanggapan: Strategi yang telah dan akan ditempuh dalam rangka meningkatkan profitabilitas dan NPM di masa mendatang adalah : - Mendorong untuk mengoptimalkan kinerja BGR sebagai entitas asosiasi untuk memperoleh keuntungan/ kinerja yang positif. - Mengoptimalkan struktur biaya dengan melakukan efisiensi biaya operasional melalui evaluasi proses bisnis secara berkala, - Meningkatkan pendapatan memperluas pangsa pasar dengan meningkatkan kualitas pelayanan untuk memperkuat loyalitas pelanggan dan mendorong repeat order. - Penguatan manajemen keuangan dengan melakukan pengelolaan arus kas dan modal kerja secara ketat, menyusun strategi pembiayaan yang efisien untuk menekan beban bunga dan biaya keuangan lainnya dan melakukan review periodik atas kinerja keuangan untuk memastikan pencapaian target NPM. f 3
Page 11 OCR 0.914
GolfLink RESORTS GROUP Demikian informasi ini kami sampaikan. Atas perhatian kami mengucapkan terima kasih. Hormat Kami, PT Intra GolfLink Resorts Tbk Direktur Utama /ID Tembusan : @ Bapak Darma Mangkuluhur Hutomo - Komisaris Utama PT. Intra Golflink Resorts, Tbk. # Bapak Royani - Komisaris Independen PT. Intra Golflink Resorts, Tbk.
Names mentioned 17 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
INDONESIA STOCK EXCHANGE
p.1
unresolved
person
I Gede Nyoman Yetna
p.1
unresolved
person
Adi Pratomo Aryanto
p.1
unresolved
org
PT Bogor Raya Ecopark
p.1
unresolved
org
PT Belitung Golf
p.1
unresolved
org
PT Amkawa Akbarindo Bersama
p.3
unresolved
org
PT Intra Golfink Resorts
p.3
unresolved
org
PT. New Kuta Golf
p.4
unresolved
org
PT. Sentul Golf Utama
p.4
unresolved
person
Darma Mangkuluhur Hutomo
p.11 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.