Skip to content
Back to announcement

20251007_PGAS_Laporan Informasi dan Fakta Material_31965105_lamp2.pdf

Other Text extracted PGAS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 2

Page 1
                        7 Oktober 2025

                       Fajriyah Usman (T : +62 858‑8330‑8686, E : fajriyah.usman@pertamina.com)




           PGN Terus Turunkan Emisi Karbon, Angkanya Capai 24.861 Ton CO₂e



Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina semakin
membuktikan wujud komitmennya terhadap pencapaian target Net Zero Emission (NZE)
2060. Realisasi penurunan emisi PGN menunjukkan tren peningkatan signifikan dari tahun ke
tahun. Pada 2023, PGN berhasil menurunkan emisi sebesar 598,39 ton CO₂e, kemudian
meningkat menjadi 29.722 ton CO₂e di 2024. Hingga Agustus 2025, angka penurunan emisi
telah mencapai 24.861 ton CO₂e, atau melampaui target komitmen perusahaan hingga
19,7%, dan diproyeksikan terus bertambah hingga akhir tahun.



Capaian ini menegaskan keseriusan PGN dalam upaya dekarbonisasi, sekaligus memperkuat
perannya sebagai penyedia energi transisi. Tren positif tersebut juga mencerminkan
efektivitas strategi dekarbonisasi yang dijalankan PGN, termasuk efisiensi operasional,
optimalisasi pemanfaatan gas bumi, serta pengembangan inisiatif energi bersih.



“Realisasi penurunan emisi PGN yang melampaui target menunjukkan bahwa langkah
strategis perusahaan terbukti memberikan dampak langsung terhadap pencapaian
dekarbonisasi Pertamina Group,” ucap Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN,
Mirza Mahendra, (7/10/2025).



Komoditas utama PGN, yakni gas bumi, memegang peran penting dalam penurunan emisi
ini. Gas bumi dikenal sebagai energi yang karakteristiknya lebih bersih dibandingkan energi
fosil lainnya. Sebagai energi transisi menuju masa depan yang lebih hijau, optimalisasi
pemanfaatan gas bumi dilakukan melalui program jaringan gas rumah tangga (jargas),
Page 2
                       7 Oktober 2025

                       Fajriyah Usman (T : +62 858‑8330‑8686, E : fajriyah.usman@pertamina.com)




perluasan bahan bakar gas (BBG) dan infrastruktur beyond pipeline, serta pengembangan
biomethane dari organic waste.



“Proyek biomethane merupakan inisiatif strategis perusahaan dengan membangun sinergi
transformasi energi, pangan, maupun air. Melalui proyek ini, PGN memanfaatkan limbah
agrikultur seperti dari sawit, jerami, dan kotoran hewan, yang kemudian dijadikan biogas.
Setelahnya, biomethane diinjeksi ke dalam jaringan pipa gas bumi eksisting,” lanjut Mirza.



Proyek biomethane berpotensi mendorong penurunan emisi sekaligus mendukung ekonomi
sirkular dan pengelolaan limbah organik. Dengan demikian, hal ini dapat mendorong
pertumbuhan transformasi pangan dan penyaluran energi bersih ke konsumen, yang
harapannya mampu menjadi alternatif energi hijau.



PGN akan terus mengembangkan berbagai inisiatif yang dapat mendukung pencapaian
Sustainable Development Goals (SDGs). Perusahaan berkomitmen untuk tidak hanya fokus
pada perubahan iklim, namun juga pada seluruh aspek pengelolaan Environmental, Social,
and Governance (ESG).

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.25 MB
Published7 Oct 2025
Pages2
Characters2,929
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Fajriyah Usman p.1 ×2
linked org Perusahaan Gas Negara Tbk p.1 ×2
linked person Mirza Mahendra p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result