Back to announcement
20250929_DWGL_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31952964.pdf
Other Text extracted DWGLSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1
Go To English Page Nomor Surat 04.29/IDX-Net/CS/DGL/IX/2025 Nama Perusahaan PT Dwi Guna Laksana Tbk Kode Emiten DWGL Lampiran 1 Perihal Penjelasan atas Permintaan Penjelasan Bursa Permintaan Penjelasan Bursa Dengan hormat, Sehubungan dengan Surat No. S-11127 tertanggal 25 September 2025 perihal tersebut di atas, dengan ini Perseroan menyampaikan tanggapan Bagian B sebagai berikut: 1)Latar belakang arus kas operasional bernilai negatif dan upaya peningkatan arus kas operasional. Tanggapan: Sehubungan dengan arus kas operasional Perseroan per 30 Juni 2025 yang bernilai negatif adalah sebagian besar dikarenakan percepatan pembayaran atas utang usaha (pemasok batubara) jika dibandingkan dengan penerimaan dari costumer Perseroan. Hal ini dapat terlihat dari saldo per 30 Juni 2025 atas utang usaha Perseroan yang naik lebih rendah jika dibandingkan dengan kenaikan atas piutang usahanya. Perseroan senantiasa berkomitmen untuk memenuhi pembayaran tepat waktu terhadap kewajiban Perseroan, terutama yang berkaitan dengan pasokan batubara karena hal tersebut merupakan core (inti) bisnis Perseroan. Upaya-upaya yang akan dipertimbangkan Perseroan dalam hal peningkatan arus kas operasional diantaranya adalah meningkatkan ketepatan waktu dalam hal penagihan kepada konsumen, menegosiasikan kembali termin pembayaran dari pemasok batubara, dan terus berupaya untuk mengefisienkan biaya-biaya operasional, baik biaya langsung maupun tidak langsung. 2) Piutang usaha Perseroan didominasi oleh piutang yang telah jatuh tempo, agar disampaikan informasi berikut: a. Upaya yang dilakukan dalam melakukan penagihan piutang usaha. Tanggapan: Pada tanggal 30 Juni 2025, kenaikan saldo piutang usaha dengan kategori umur telah jatuh tempo selama 1-30 hari dan 31-60 hari, merupakan hal yang normal bagi siklus bisnis Perseroan. Dapat dipastikan bahwa umur piutang usaha tersebut masih masuk dalam kategori tertagih dan tidak berpotensi mengalami penuruan nilai. Namun demikian, Perseroan tetap berupaya untuk melakukan monitoring secara ketat terhadap upaya penagihan piutang usaha kepada costumer. b. Upaya Perseroan meminimalisir risiko gagal bayar atas piutang usaha tersebut. Tanggapan: Sebagaimana dijelaskan pada penjelasan sebelumnya, bahwa tidak terdapat risiko gagal bayar atas saldo piutang usaha Perseroan per 30 Juni 2025. Saldo outstanding piutang usaha Grup per 30 Juni 2025 kepada PT Sumber Segara Primadaya, PT General Energy Bali, dan PT PLN (Persero) Grup (yaitu PT PLN Nusantara Power dan PT PLN Indonesia Power) sudah diterima pembayarannya dibulan Juli dan Agustus 2025. 3) Informasi mengenai penjelasan terkait Piutang Lain-lain. Tanggapan: Saldo piutang lain-lain sudah dibukukan sebelum tahun 2017, substansi piutang lain-lain yang
Page 2
signifikan terutama kepada PT Prima Samoda, PT Saibatama International Mandiri dan PT Truba Dewata Guna
Persada yaitu terkait dengan transfer dan operasional. Sedangkan saldo piutang lain-lain kepada Tn. Andry Cahyadi
sebagian besar terkait dengan jual beli tanah Perseroan.
4) Mengingat Piutang Lain-lain seluruhnya telah jatuh tempo dan telah mengalami penurunan nilai, agar
disampaikan upaya Perseroan dalam melakukan penagihan serta memitigasi risiko gagal bayar tersebut.
Tanggapan: Perseroan tidak mengetahui kondisi keuangan masing-masing pihak tersebut. Upaya dan strategi
manajemen untuk menagih antara lain menghubungi pihak terkait untuk berdiskusi melalui telepon, namun sampai
dengan saat ini, belum ada pembayaran dari pihak-pihak terkait. Oleh karena itu, berdasarkan pertimbangan prinsip
konservatisme, Perseroan telah mencadangkan kerugian penurunan nilai 100% dari saldo piutang lain-lain,
sehingga pencadangan kerugian penurunan nilai saat ini sudah pada nilai yang optimal (maksimum) untuk
memitigasi risiko gagal bayar yang mungkin terjadi.
5) Strategi Perseroan dalam meningkatkan penjualan dan laba bersih.
Tanggapan: Dalam meningkatkan penjualan dan profitabilitas, beberapa strategi yang dilakukan Perseroan adalah
sebagai berikut:
a. meningkatkan potensi volume penjualan melalui Perjanjian Jual Beli Batubara (PJBB) yang sudah dimiliki oleh
Perseroan dan entitas anak (yaitu PT Sinergi Laksana Bara Mas),
b. mengefisiensikan biaya-biaya, baik biaya langsung maupun biaya tidak langsung,
c. selalu berupaya untuk memperoleh pendanaan dengan biaya bunga yang kompetitif dan,
d. Perseroan melalui PT Sinergi Laksana Bara Mas senantiasa berupaya untuk menangkap peluang pasar yang ada
dengan menambah kontrak-kontrak baru.
Demikian untuk diketahui.
Hormat Kami,
PT Dwi Guna Laksana Tbk
Sianitawati
Corporate Secretary
PT Dwi Guna Laksana Tbk
Sinarmas MSIG Tower Lantai 9, Jl. Jendral Sudirman Kav.21
Telepon : 02180511142, Fax : 02180511144, www.dwigunalaksana.co.id
Nama Pengirim Sianitawati
Jabatan Corporate Secretary
Tanggal dan Waktu 29-09-2025 13:55
Lampiran 1. Tanggapan S-11127 DWGL - B.pdf
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Dwi Guna Laksana Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena
dihasilkan secara elektronik oleh sistem pelaporan elektronik. PT Dwi Guna Laksana Tbk bertanggung jawab penuh
atas informasi yang tertera didalam dokumen ini.
Page 3
Go To Indonesian Page Letter / Announcement No. 04.29/IDX-Net/CS/DGL/IX/2025 Issuer Name PT Dwi Guna Laksana Tbk Issuer Code DWGL Attachment 1 Subject Explanation for Request for Explanation Of Indonesia Stock Exchange Request for Explanation from the Exchange Dengan hormat, Sehubungan dengan Surat No. S-11127 tertanggal 25 September 2025 perihal tersebut di atas, dengan ini Perseroan menyampaikan tanggapan Bagian B sebagai berikut: 1)Latar belakang arus kas operasional bernilai negatif dan upaya peningkatan arus kas operasional. Tanggapan: Sehubungan dengan arus kas operasional Perseroan per 30 Juni 2025 yang bernilai negatif adalah sebagian besar dikarenakan percepatan pembayaran atas utang usaha (pemasok batubara) jika dibandingkan dengan penerimaan dari costumer Perseroan. Hal ini dapat terlihat dari saldo per 30 Juni 2025 atas utang usaha Perseroan yang naik lebih rendah jika dibandingkan dengan kenaikan atas piutang usahanya. Perseroan senantiasa berkomitmen untuk memenuhi pembayaran tepat waktu terhadap kewajiban Perseroan, terutama yang berkaitan dengan pasokan batubara karena hal tersebut merupakan core (inti) bisnis Perseroan. Upaya-upaya yang akan dipertimbangkan Perseroan dalam hal peningkatan arus kas operasional diantaranya adalah meningkatkan ketepatan waktu dalam hal penagihan kepada konsumen, menegosiasikan kembali termin pembayaran dari pemasok batubara, dan terus berupaya untuk mengefisienkan biaya-biaya operasional, baik biaya langsung maupun tidak langsung. 2) Piutang usaha Perseroan didominasi oleh piutang yang telah jatuh tempo, agar disampaikan informasi berikut: a. Upaya yang dilakukan dalam melakukan penagihan piutang usaha. Tanggapan: Pada tanggal 30 Juni 2025, kenaikan saldo piutang usaha dengan kategori umur telah jatuh tempo selama 1-30 hari dan 31-60 hari, merupakan hal yang normal bagi siklus bisnis Perseroan. Dapat dipastikan bahwa umur piutang usaha tersebut masih masuk dalam kategori tertagih dan tidak berpotensi mengalami penuruan nilai. Namun demikian, Perseroan tetap berupaya untuk melakukan monitoring secara ketat terhadap upaya penagihan piutang usaha kepada costumer. b. Upaya Perseroan meminimalisir risiko gagal bayar atas piutang usaha tersebut. Tanggapan: Sebagaimana dijelaskan pada penjelasan sebelumnya, bahwa tidak terdapat risiko gagal bayar atas saldo piutang usaha Perseroan per 30 Juni 2025. Saldo outstanding piutang usaha Grup per 30 Juni 2025 kepada PT Sumber Segara Primadaya, PT General Energy Bali, dan PT PLN (Persero) Grup (yaitu PT PLN Nusantara Power dan PT PLN Indonesia Power) sudah diterima pembayarannya dibulan Juli dan Agustus 2025. 3) Informasi mengenai penjelasan terkait Piutang Lain-lain. Tanggapan: Saldo piutang lain-lain sudah dibukukan sebelum tahun 2017, substansi piutang lain-lain yang
Page 4
signifikan terutama kepada PT Prima Samoda, PT Saibatama International Mandiri dan PT Truba Dewata Guna
Persada yaitu terkait dengan transfer dan operasional. Sedangkan saldo piutang lain-lain kepada Tn. Andry Cahyadi
sebagian besar terkait dengan jual beli tanah Perseroan.
4) Mengingat Piutang Lain-lain seluruhnya telah jatuh tempo dan telah mengalami penurunan nilai, agar
disampaikan upaya Perseroan dalam melakukan penagihan serta memitigasi risiko gagal bayar tersebut.
Tanggapan: Perseroan tidak mengetahui kondisi keuangan masing-masing pihak tersebut. Upaya dan strategi
manajemen untuk menagih antara lain menghubungi pihak terkait untuk berdiskusi melalui telepon, namun sampai
dengan saat ini, belum ada pembayaran dari pihak-pihak terkait. Oleh karena itu, berdasarkan pertimbangan prinsip
konservatisme, Perseroan telah mencadangkan kerugian penurunan nilai 100% dari saldo piutang lain-lain,
sehingga pencadangan kerugian penurunan nilai saat ini sudah pada nilai yang optimal (maksimum) untuk
memitigasi risiko gagal bayar yang mungkin terjadi.
5) Strategi Perseroan dalam meningkatkan penjualan dan laba bersih.
Tanggapan: Dalam meningkatkan penjualan dan profitabilitas, beberapa strategi yang dilakukan Perseroan adalah
sebagai berikut:
a. meningkatkan potensi volume penjualan melalui Perjanjian Jual Beli Batubara (PJBB) yang sudah dimiliki oleh
Perseroan dan entitas anak (yaitu PT Sinergi Laksana Bara Mas),
b. mengefisiensikan biaya-biaya, baik biaya langsung maupun biaya tidak langsung,
c. selalu berupaya untuk memperoleh pendanaan dengan biaya bunga yang kompetitif dan,
d. Perseroan melalui PT Sinergi Laksana Bara Mas senantiasa berupaya untuk menangkap peluang pasar yang ada
dengan menambah kontrak-kontrak baru.
Thus to be informed accordingly.
Respectfully,
PT Dwi Guna Laksana Tbk
Sianitawati
Corporate Secretary
PT Dwi Guna Laksana Tbk
Sinarmas MSIG Tower Lantai 9, Jl. Jendral Sudirman Kav.21
Phone : 02180511142, Fax : 02180511144, www.dwigunalaksana.co.id
Sender Name Sianitawati
Function Corporate Secretary
Date and Time 29-09-2025 13:55
Attachment 1. Tanggapan S-11127 DWGL - B.pdf
This is an official document of PT Dwi Guna Laksana Tbk that does not require a signature as it was generated
electronically by the electronic reporting system. PT Dwi Guna Laksana Tbk is fully responsible for the information
contained within this document.
Names mentioned 13 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Sumber Segara Primadaya
p.1 ×2
unresolved
org
PT General Energy Bali
p.1 ×2
unresolved
org
PT PLN (Persero)
p.1 ×2
unresolved
org
PT PLN Nusantara Power
p.1 ×2
unresolved
org
PT PLN Indonesia Power
p.1 ×2
unresolved
org
PT Prima Samoda
p.2 ×2
unresolved
org
PT Saibatama International Mandiri
p.2 ×2
unresolved
org
PT Truba Dewata Guna Persada
p.2 ×2
unresolved
person
Andry Cahyadi
p.2 ×2
unresolved
org
PT Sinergi Laksana Bara Mas
p.2 ×4
unresolved
person
Sianitawati
· Corporate Secretary
p.2 ×2
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.