Skip to content
Back to announcement

20250911_SMGR_Public Expose_31939419_lamp2.pdf

Other Text extracted SMGR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 23

Page 1
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Paparan Publik 2025
Page 2
TINJAUAN MAKROEKONOMI &
INDUSTRI
Page 3
                             TINJAUAN MAKROEKONOMI & INDUSTRI
               Ekonomi Indonesia pada triwulan 2 2025 tumbuh 5,12%, Bank Indonesia kembali
               menurunkan BI Rate untuk dapat mendorong pertumbuhan
                                                  Produk Domestik Bruto (PDB)                                                                Pinjaman Terkait Perumahan

   Pertumbuhan (% yoy)                                                                              Pertumbuhan (% yoy)
                                                                           Pertumbuhan (% yoy)                  Pinjaman Konstruksi            KPR & KPA           Pinjaman Real Estate
                          5,31         5,05     5,03             5,12      Konsumsi RT      4,97
                                                        4,87                                                                      20,8%
                3,69                                                       LNPRT            7,82                                               9,1%         6,8%       6,4%          7,0%
                                                                                                         2,1%      -1,7%
                                                                           Investasi        6,99
                                                                                                                                               12,1%
                                                                           Belanja         -0,33                    9,7%           7,8%                     9,5%        9,1%         7,7%
                                                                                                         3,4%
                                                                           Pemerintah
                                                                           Ekspor          10,67         4,5%                      3,8%
     FY20       FY21      FY22         FY23     FY24    1Q25     2Q25      Impor           11,65                   0,8%                       -0,2%         0,0%       -0,1%         0,6%
                                                                                                         FY20       FY21           FY22        FY23         FY24       1Q25          2Q25
     -2,07
              Pertumbuhan PDB Indonesia pada triwulan 2 2025 meningkat                                  Pertumbuhan pinjaman terkait perumahan masih landai, khususnya
              dari triwulan sebelumnya, utamanya didorong oleh investasi...                                                    KPR dan KPA…

                                                Indeks Keyakinan Konsumen (IKK)                                                     Inflasi dan Suku Bunga Bank Indonesia

                                 IKK             Pertumbuhan (yoy)                                                                               Inflasi       Suku Bunga BI
                                                                                                                           5,51%
                                   21,8%
                        5,1%                    3,8%     0,1%      0,7%      -5,1%      -5,8%                                        2,61%                                  2,37%     2,31%
                                                                                                        1,68%   1,87%                          1,57%               1,87%
        -24,9%                                                                                                                                             1,03%
                                                124,4    124,5     124,9
                                    119,9                                    119,0      117,2
             93,6        98,4
                                                                                                                           5,50%     6,00%     6,00%       5,75%   5,50%    5,25%     5,00%
                                                                                                        3,75%   3,50%
             FY20       FY21           FY22     FY23     FY24      1Q25      2Q25      25-Aug            FY20   FY21       FY22       FY23     FY24        1Q25    2Q25     Jul-25    Aug-25

 …sedangkan konsumsi masyarakat masih belum membaik, terlihat dari tren IKK                        …sehingga Bank Indonesia kembali menurunkan suku bunga acuan (BI Rate)
  yang masih mengindikasikan perlunya waktu pemulihan yang lebih panjang.                           untuk mendorong pertumbuhan. Di sisi lain inflasi mengalami peningkatan.
                                                                                                                                                                                               2
Sumber: Badan Pusat Statistik, Bank Indonesia
Page 4
                   TINJAUAN MAKROEKONOMI & INDUSTRI
        Anggaran infrastruktur yang relatif flat masih menjadi tantangan pada industri semen
        di Indonesia
                             Alokasi Anggaran Infrastruktur dan Perumahan                                               Permintaan Semen Domestik

APBN dan Tren Anggaran Infrastruktur
                                                                                              Kantong (Juta Ton)   Curah (Juta Ton)          Pertumbuhan Permintaan (yoy)
     16,7%         15,2%               13,5%             12,8%     12,7%             11,1%

                                                                                     3.621
                                                                   3.325             400                    4,3%                      3,4%
                                                         3.061       423                                            -2,9%                          -0,9%         -2,5%
                   2.750               2.714              392                                -10,7%
     2.540
                    417                 366
      423
                                                                                                            65,2    63,3              65,6         64,9
                                                                                             62,5
                                                                                     3.221
                                                          2.670     2.902
      2.117         2.333              2.348                                                                15,0
                                                                                              14,5                   17,0             19,0         19,8



      FY20          FY21               FY22               FY23      FY24             FY25
               Infrastruktur (Rp Tn)          Non-Infra (Rp Tn)   Porsi Anggaran Infra (%)
                                                                                                                                                                  27,8
                                                                                                            50,2
  Anggaran infrastruktur 2025 masih belum menunjukkan peningkatan                             48,0                   46,4             46,5         45,1           7,8
  dari tahun 2024, dan cenderung melanjutkan tren sejak tahun 2020...
                                                                                                                                                                  20,0

Anggaran Perumahan dan Fasilitas Umum Pemerintah Pusat

                                                                   41,8                      FY20          FY21     FY22              FY23         FY24          1H25
      30,4          33,2                                 31,7
                                       17,3                                         19,8

      FY20         FY21                FY22              FY23     FY24             FY25            Dengan adanya tantangan makroekonomi dan fiskal,
                                                                                               pemintaan semen domestik pada tahun 2025 melanjutkan tren
      …di samping itu, Pemerintah Pusat juga menurunkan anggaran                                                   dari tahun 2024.
             Perumahan dan Fasilitas Umum di tahun 2025.

                                                                                                                                                                            3
Page 5
                                TINJAUAN MAKROEKONOMI & INDUSTRI
                  Industri semen nasional masih dalam kondisi over-kapasitas, namun masih terdapat
                  potensi untuk mendorong permintaan
                                                  Gambaran Industri Semen di Indonesia                                                                                              Pendorong Permintaan Semen Domestik

  Tren Kapasitas vs Permintaan Semen Domestik (Juta Ton)                                                                                      Segmen Kantong (± 70% dari permintaan) : Pengembangan Properti & Perumahan
                                                                                  122,1                                                       ±1%                                                     12,7 juta unit
                                                                    119,1
                                                                                                                                              Laju pertumbuhan penduduk per tahun                     Backlog perumahan nasional
                                                                                                                                              Sumber: BPS & Kementerian Perumahan dan Permukiman


  100                                                                                                                                          3 juta rumah/tahun Program perumahan nasional
                                                                                                                CAGR                                                                                 Penggunaan
                                                                                                                                                          Tipe                   Komponen
                                                                                                                                                                                                       Semen
                                                                                                                                                                                                                             Dampak Industri
                                    CAGR                                                                       +3 to 4%
                                    +3,5%          70,0
                                                                                                                                                 • Rumah tapak baru
                                                       62,5 65,2 63,065,5 64,9
                                                                                                                                                                               Semen, beton
                                                                                                                                                                                 ready-mix,                              Utiliisasi Industri: 54%*
                                                                                                                                                 • Rumah susun
                                                              +4,3% +3,5%      0-2%E                                                                                            Mortar, Bata        ~ 7 Juta Ton          Potensi kenaikan dari
                                                        -10,3%     -3,3% -0,9%                                                                     (high rise)
   50                                                                                                                                                                          ringan (AAC),                                 3jt rumah ± 3%
                                                                                                                                                 • Renovasi rumah                   BIP
        12

              13

                    14

                          15

                                16

                                      17

                                             18

                                                   19

                                                         20

                                                               21

                                                                     22

                                                                            23

                                                                                   24


                                                                                             F

                                                                                                      F

                                                                                                               F

                                                                                                                        F

                                                                                                                                 F

                                                                                                                                          F
                                                                                         25

                                                                                                  26

                                                                                                           27

                                                                                                                    28

                                                                                                                             29

                                                                                                                                      30
    20

             20

                   20

                         20

                               20

                                     20

                                            20

                                                  20

                                                        20

                                                              20

                                                                    20

                                                                           20

                                                                                 20

                                                                                        20

                                                                                                 20

                                                                                                          20

                                                                                                                   20

                                                                                                                            20

                                                                                                                                     20
                                                                                                                                               Potensi 2026:
                                                   Kapasitas             Permintaan

         Industri berada pada kelebihan kapasitas, namun masih berpeluang                                                                        APBN
                    untuk tumbuh 3-4% dalam jangka menengah.                                                                                     Rp 57,7 Tn
                                                                                                                                                                           Bantuan Stimulan                Rumah MBR            Insentif
                                                                                                                                                 untuk
                                                                                                                                                 ~770.000 unit
                                                                                                                                                                          Perumahan Swadaya                 350rb unit           Fiskal
                                                         Pangsa Pasar           Pangsa Kapasitas                                                                              374rb unit                                       40rb unit
                                                            H1-25                   H1-25
    Semen Indonesia                                                46,5%                     44,4%                                                            KUR Kontraktor Rp 20M/ Kontraktor → potensi >1 juta unit**
    Indocement                                                      28,8%                     27,9%                     90% dari total
                                                                                                                        permintaan
    Conch                                                            7,6%                         7,1%
                                                                                                                        pasar                 Segmen Curah (± 30% dari perimintaan) : Pengembangan Infrastruktur
    Merah Putih                                                      7,4%                         8,7%
    Singa Merah                                                      3,3%                         5,0%                                                                365,8      392,0    422,7                 Potensi 2026:
                                                                                                                                              Anggaran                                             400,3
    Semen Jawa (SCG)                                                 2,2%                         1,5%             15 Pemain di 2021                                                                            - Kelanjutan Proyek Strategis
                                                                                                                                              infrastruktur
    Semen Bima (STAR)                                                2,1%                         1,5%                                                                                                            Nasional***
                                                                                                                   menjadi                    yang cukup
    Jui Shin                                                         2,0%                         1,5%                                                                                                          - Giant Sea Wall
                                                                                                                   12 Pemain pada             tinggi
    Semen Kupang                                                     0,0%                         0,3%
                                                                                                                   semester 1 2025            (Rp Tn)                 2022      2023      2024     2025            USD ~80 miliar
    Semen Serang, Jakarta, Hippo, dll                                 N/A                         2,1%


*Tanpa ekspor **Asumsi internal ***Belum terdapat penjabaran lanjut di RAPBN 2026                                                                                                                                                                    4
Page 6
                               TINJAUAN MAKROEKONOMI & INDUSTRI
                    Peta pasokan dan permintaan semen di Indonesia
                                 Sumatra                                                  Kalimantan                                              Sulawesi
                                                                                                                                                                                            East Indonesia
                                                                Kapasitas (Juta Ton/Tahun)                           Kapasitas (Juta Ton/Tahun)
Kapasitas (Juta Ton/Tahun)                                                                                                                                               Kapasitas (Juta Ton/Tahun)
                                                                Indocement (I)                        2,6            SIG (I)                               7,4
SIG (I+GP)                          14,5                                                                                                                                 Conch (I)                             1,5
                                                                Conch (I)                             3,0            Semen Bosowa (I)                      4,2
Merah Putih (GP)                     1,9                                                                                                                                 Total kapasitas                       1,5
                                                                Singa Merah (I)                       3,0            Conch (I)                             2,0
Total kapasitas                     16,4                                                                                                                                 Permintaan 1H25 (jt ton/thn)        0,96
                                                                Merah Putih (GP)                      1,0            Total kapasitas                      13,6
Permintaan 1H25 (jt ton/thn)        6,29
                                                                Total kapasitas                       9,6            Permintaan 1H25 (jt ton/thn)         2,24                Kapasitas       Permintaan
                                                                                                                                                                                                            ▲ 5,0%
             Kapasitas         Permintaan                       Permintaan 1H25 (jt ton/thn)        1,99
                                                                                                                         Kapasitas        Permintaan                                                        yoy
                                                                            Kapasitas      Permintaan                                                  ▼ 7,9%
                                            ▲ 4,9%                                                      ▼ 19,6%                                                                      1,3%        3,5%
                                                                                                                                                       yoy
                 13,4%           22,7%      yoy                                                         yoy
                                                                                                                               11,1%         8,1%
                                                                                   7,9%        7,2%
                                    Jawa
  Kapasitas (Juta Ton/Tahun)                                                                                                                                                                      Bali Nusra
  SIG (I+GP)                              32,2     Kapasitas                                                                                                             Kapasitas (Juta Ton/Tahun)
  Indocement (I)                          27,3                                                                                                                           Semen Kupang (I)                           0,4
  Merah Putih (I)                          7,8                                                                                                                           Total kapasitas                            0,4
  Singa Merah (I)                          3,0                                                                                                                           Permintaan 1H25 (jt ton/thn)          1,74
                                                     66%
  Conch (GP)                               2,2
  Semen Bosowa (I)                         2,0    Permintaan                                                                                                                 Kapasitas       Permintaan
                                                               ▼ 1,9%                                                                                                                                       ▼ 4,8%
  Semen Jawa (I)                           1,8
                                                               yoy           Terdapat ketidakseimbangan antara pasokan & permintaan, di mana                                                                yoy
  Jui Shin (I)                             1,8    52,4%
                                                                              sebagian supply terletak jauh dari sumber permintaan, sementara
  Semen Bima (I)                           1,8                                                                                                                                       0,3%       6,3%
                                                                                 distribusi semen dari pabrik membutuhkan biaya yang besar.
  Others                                   2,7
  Total kapasitas                         80,6
                                                                                                                                                                                              Catatan:
  Permintaan 1H25 (jt ton/thn)           14,55     Catatan: Kapasitas dan permintaan adalah persentase dari total kapasitas dan permintaan nasional pada paruh pertama                        I: Integrated Plant
                                                   tahun 2025 (kapasitas tahunan vs permintaan 6 bulan).                                                                                      GP: Grinding Plant          5
Page 7
PROFIL PERUSAHAAN
Page 8
                       PROFIL PERUSAHAAN
         SIG sebagai penyedia semen dan bahan bangunan terkemuka di Indonesia
                                                        Profil Perusahaan                                                                           Sejarah Perusahaan


          #1                                            56,5 juta ton/tahun                                                         2025
          Produsen semen                                Kapasitas produksi semen di                                                 Bergabung dengan Danantara Indonesia
          terbesar di Indonesia                         Indonesia                                                                   melalui transaksi inbreng
                                                                                                            46,5%
                                                                                                                                    2022
                                                     Gold & Green                                                                   Mengintegrasikan PT Semen Baturaja Tbk
      ~6 juta ton/ tahun                             Peringkat PROPER oleh
                                                                                                                                    melalui transaksi rights issue
      Eksportir semen & klinker
      terbesar dari Indonesia (2024)                 Kementerian Lingkungan Hidup
                                                                                                  Pangsa pasar domestik*            2019
                                                     & Kehutanan Indonesia
                                                                                                                                    Akuisisi PT Holcim Indonesia Tbk untuk
                                                                                                                                    memantapkan dominasi pasar, yang
                                                                                                 Lini Bisnis                        berganti nama menjadi PT Solusi Bangun
                                                                                                                                    Indonesia Tbk
                                                              Bisnis                                                                2013
           Manufaktur                                         Turunan                               Eksostem Bisnis                 Transformasi ke holding strategis, berganti
           Semen                                              Semen                                 End-to-end                      nama menjadi PT Semen Indonesia
                                                                                                                                    (Persero) Tbk
   ü 6+1 Merek, Posisi pasar                       ü Beton ready mix                    ü Pertambangan       ü Logistik             2012
     yang kuat di Indonesia                        ü Mortar                             ü Kemasan            ü Layanan IT           Mengakuisisi Perusahaan Thang Long
   ü Semen Serba guna                              ü Precast                            ü Pengelolaan                               Cement dari Vietnam untuk pasar global
                                                                                                             ü Kawasan
   ü Semen Aplikasi Khusus                         ü Bata Interlock Presisi               Limbah               Industri
                                                                                                                                    1995
                                                                                                                                    Konsolidasi dengan PT Semen Padang &
                                                                                                                                    PT Semen Tonasa, menjadi produsen
        Label hijau sertifikasi dari                        Sertifikat swadeklarasi                     Proses produksi             semen nasional terbesar
        Green Product Council                               EcoLabel dari Kementerian                   berkelanjutan dari
        Indonesia (GPCI)                                    Lingkungan Hidup &                          Kementerian Perindustrian   1991
                                                            Kehutanan                                                               BUMN pertama yang tercatat di Bursa
                                                                                                                                    Efek Jakarta
Komposisi Pemegang Saham:                                                                                                           1957
                                                                                                                                    Didirikan dengan nama PT Semen Gresik
                51%                              19%                  30%
    Danantara Indonesia                Publik (Indonesia)        Publik (Asing)
                                                                                                                                                      *per 1H2025
                                                                                                                                                                                  7
Page 9
                     PROFIL PERUSAHAAN
                SIG diperkuat oleh jaringan yang luas di seluruh Indonesia dan kehadiran di regional,
                dengan keuatan merk yang telah lama dikenal
                                                                                                                                                                                             Pabrik Pengantongan
Fasilitas Produksi
& Distribusi                                                                                                                                                          Lhokseumawe, Aceh Banjarmasin, Kalimantan Selatan
                                                                                                                                                                          Malahayati, Aceh  Balikpapan, Kalimantan Timur
                                                                                                                                                                  Belawan, Sumatera Utara   Samarinda, Kalimantan Timur
 9                                                                             Vietnam                                                                                         Dumai, Riau    Makassar, Sulawesi Selatan
 Pabrik Semen                                                               Pabrik Quang Ninh                                                                                 Batam, Kepri        Mamuju, Sulawesi Barat
 Terintegrasi                                                               Kapasitas: 2,3 Juta Ton/Tahun                                                      Teluk Bayur, Sumatera Barat         Palu, Sulawesi Tengah
                             Aceh                                                                                                                                                Bengkulu    Biringkassi, Sulawesi Selatan
                                                                                                             Sulawesi Selatan                                                  Palembang      Kendari, Sulawesi Tenggara
 27                     Pabrik Lhoknga
                        Kapasitas: 1,8 Juta Ton/Tahun
                                                                                                            Pabrik Pangkep                                                       Lampung
                                                                                                                                                                         Ciwandan, Banten
                                                                                                                                                                                                   Bitung, Sulawesi Utara
                                                                                                                                                                                                    Celukan Bawang, Bali
 Pabrik                                                                                                     Capacity: 7,4 Ton/Tahun
                                                                                                                                                                                                             Maluku Utara
                                                                                                                                                                     Tanjung Priok, Jakarta
 Pengantongan                                                                                                                                                     Banyuwangi, Jawa Timur                   Ambon, Maluku
                                                                                                                                                               Pontianak, Kalimantan Barat           Sorong, Papua Barat

 7
 Pelabuhan                                     Sumatera Barat
                                                                                                                     Jawa Tengah                                                                             Pabrik
                                              Pabrik Indarung
                                              Kapasitas: 8 Juta Ton/Tahun                                           Pabrik Rembang                                                                      Penggilingan
 7                                                                                                                  Kapasitas: 3 Juta Ton/Tahun
                                                                                                                                                                                                     Ho Chi Minh, Vietnam
 Pabrik                                                                                                                                                                                      Kuala Indah, Sumatera Utara
 Penggilingan                                            Sumatera Selatan                                                                                                                                     Dumai, Riau
                                                                                                                                                                                                         Cigading, Banten
                                                        Pabrik Baturaja                                                                                                                                Gresik, Jawa Timur
                                                        Kapasitas: 3,9 Juta Ton/Tahun                                                                                                       Palembang, Sumatera Selatan
Jaringan                                                                                                                                                                                               Panjang, Lampung
Distribusi

 >350                                                                                                                           Java Timur I                                                               Pelabuhan
 Distributor                                                                                                                  Pabrik Tuban SIG
                                                                                                                                                                                                Thang Long Port, Vietnam
                                                                                                                              Kapasitas: 13,5 Juta Ton/Tahun
                            Jawa Barat                                    Jawa Tengah                                                                                                                       Lhoknga, Aceh
 >63.000              Pabrik Narogong                                   Pabrik Cilacap
                                                                                                                                                                                                               Dumai, Riau
                                                                                                                                                                                              Teluk Bayur, Sumatera Barat
 Toko Ritel           Kapasitas: 6 Juta Ton/Tahun                       Kapasitas: 3,4 Juta Ton/Tahun                            Java Timur II                                                         Tuban, Jawa Timur
                                                                                                                                                                                                       Gresik, Jawa Timur
                                                                                                                               Pabrik Tuban SBI
                                                                                                                                                                                               Biringkasi, Sulawesi Selatan
                                                                                                                               Kapasitas: 3,6 Juta Ton/Tahun

                                                                                                                                                                                                                          8
Page 10
KINERJA KEUANGAN & OPERASIONAL
Page 11
                               KINERJA KEUANGAN & OPERASIONAL
                   SIG mempertahankan disiplin harga serta mengoptimalkan penjualan ekspor di tengah
                   tekanan pasar domestik
     Permintaan industri pada 1H-2025                                                              Volume penjualan dan kinerja segmen semen SIG

    Permintaan domestik masih mengalami                                 Volume penjualan domestik SIG masih terkontraksi                                        Tren Average Selling Price (ASP)
    kontraksi sebesar 2,5% yoy di tengah                                sebesar 7,7% yoy                                                              SIG mampu menjaga level ASP yang baik,
    tantangan kondisi ekonomi.                                                                                                                        dengan kenaikan ASP semen kantong 2,2% yoy.
                                                                                        1H-24                         1H-25
              1H-24           1H-24*             1H-25                                                                                                                        +2,2%
                                                                                                                                                      ASP                               +0,2%
              1,5%                                                                                                                                    Segmen
                                                                                        -1,5%                                                         Kantong
                               -1,2%                                                                                 -7,7%
                                                 -2,5%
                                                                                                                                                                   1H 2024        2H 2024       1H 2025
         Pertumbuhan Permintaan Domestik (yoy)                                 Pertumbuhan Penjualan Domestik SIG (yoy)

    Permintaan segmen kantong dapat                                     Segmen kantong terkontraksi -5,4% YoY, sementara                              Segmen ekspor mengalami ASP yang stabil dari
    tumbuh sebesar 0,5%, di sisi lain semen                             segmen curah turun 13,2% YoY. Di sisi lain volume                             level semester 2 2024.
    curah masih turun 9,4% yoy.                                         penjualan ekspor tumbuh 24,9% YoY.                                                                    -2,1%
                                                                                                                                                      ASP                             +3,2%
                                                                                                                                                      Ekspor
                          1H-24          1H-24*          1H-25          Pertumbuhan           Pertumbuhan                    Pertumbuhan
   Pertumbuhan                                            0,5%         Volume Kantong       Volume Curah yoy              Volume Ekspor** yoy
     Segmen                                                                  yoy                                                                                    H1 2024       H2 2024       H1 2025
     Kantong              -2,6%
                                                                                                                               1H-24        1H-25
                                          -5,1%                                                 1H-24        1H-25
                                                                                                                                                      Blended ASP masih mengalami tekanan, dipicu
                                                                       1H-24   1H-25
                                                                                                                                                      oleh melemahnya harga segmen curah dan
                                                                                                                                            24,9%
                                                                                                                                                      peningkatan kontribusi dari volume ekspor.
  Pertumbuhan                                                                                   6,3%
                          12,1%           9,1%
    Segmen
      Curah                                                                                                                                           Blended                 +1,8%
                                                         -9,4%                 -5,4%                                                                  ASP                              +4,6%
                                                                       -4,4%                                                    -0,6%
                          1H-24          1H-24*          1H-25
                                                                                                            -13,2%

*tidak termasuk transaksi merger dan akuisisi terakhir pada industri                                    **dari fasilitas produksi di Indonesia saja                H1 2024        H2 2024       H1 2025   10
Page 12
             KINERJA KEUANGAN & OPERASIONAL
   Pengendalian biaya menghasilkan beban pokok pendapatan dan beban operasional
   yang stabil, upaya penurunan utang berhasil menekan beban pembiayaan

                Beban Pokok Penjualan terjaga                            Perbaikan Beban Usaha disertain penurunan
                                                                                    Beban Pembiayaan


                                                                        ▼ 3,0%
                              ▲0,8%
                              Beban variabel/ton
                                                                        Beban Usaha (OPEX)
▼ 0,6                                                                    2.607
        %                     Dampak kenaikan harga batu bara                    2.530
Beban Pokok                                                                                  Penurunan (tidak termasuk
Pendapatan (COGS)                                                                            beban/pendapatan operasional
                                                                                             lainnya) didorong utamanya oleh
12.553                                                                                       penurunan beban distribusi, promosi
            12.473            ▲ 0,3%
                                                                        1H 2024 1H 2025
                                                                                             dan tenaga kerja.
                              COGS Fixed
                              Tidak termasuk COGS non-semen
                              Kenaikan dari beban umum & admin,
                              meski terdapat penurunan beban        ▼ 33,7%
                              pemeliharaan dan tenaga kerja
                                                                    Beban Keuangan Bersih
                                                                  600     520
1H 2024 1H 2025                                                   500                        Penurunan seiring dengan
                                                                  400              344
                              ▲2,4%                                                          optimalisasi pinjaman, dengan
                                                                  300
                                                                  200
                                                                                             adanya penurunan saldo pinjaman
                              COGS incremental dari bisnis
                                                                  100                        berbunga (interest bearing debt)
                              non-semen
                                                                    0                        sebesar Rp2,2 triliun yoy.
                              Kenaikan terkendali seiring                1H 2024 1H 2025
                              dengan kenaikan porsi
                              pendapatan non-semen


                                                                                                                                   11
Page 13
                  KINERJA 1H 2025
          Posisi keuangan yang kuat dengan peringkat kredit idAAA

   Arus Kas yang kuat                                  Posisi leverage yang terjaga                              Peringkat kredit tertinggi


                                                                                                                         Peringkat Kredit
  ▲ 20,4% YoY                          ▼ 0,20x YoY                            ▼ 16,1% YoY
                                        Rasio Lancar (x)               Pinjaman Berbunga (Rp miliar)                                           Aug 2025
 Arus kas dari akt. Operasi
        (Rp miliar)                                                                                                                          idAAA/Stable
                                      1,28      1,25                       13.564     10.865
                1.230                                                                          11.381
     1.022
                                                              1,08                                           Aug 2023
                                                                                                           idAA+/Positive
                                                                                                                                           Aug 2024
                                                                                                                                         idAAA/Positive
                                    1H 2024 FY 2024 1H 2025               1H 2024 FY 2024 1H 2025
    1H 2024 1H 2025
                                    Penambahan pinjaman jangka pendek sedikit meningkatkan
                                    jumlah pinjaman berbunga
                                                                                                          Aug 2022
                                                                                                        idAA+/Positive
▼ 4 hari
Pengeloaan persediaan yang           ▼0,05x YoY                                ▲ 0,53x YoY
lebih efisien dan pengaturan                                                                              2022           2023        2024          2025
tempo pembayaran                     Debt/Equity (x)                           Debt/EBITDA (x)
                                     Penurunan akibat level pinjaman           Peningkatan akibat
   Siklus Konversi Kas               berbunga yang lebih rendah                tekanan pada EBITDA
                                                                                                         PEFINDO menegaskan peringkat idAAA untuk PT
           (hari)
                                         0,31                                                              Semen Indonesia (Persero) Tbk dan Obligasi
        33                                             0,26                         1,89
                                                                                               2,42
                  29                                                                                     Berkelanjutan I dan II, prospek Perusahaan Stabil.

                                                                                                              Hal ini salah satunya didukung oleh profil
                                                                                                                      keuangan yang konservatif.

    1H 2024 1H 2025                   1H 2024 1H 2025                          1H 2024 1H 2025

                                                                                                                                                           12
Page 14
MANAJEMEN BARU
Page 15
            MANAJEMEN
       Dewan Komisaris yang memperkuat pengawasan Perusahaan serta menjaga
       keselarasan dengan kepentingan Pemegang Saham

Dengan komposisi Dewan Komisaris yang beragam dan                              Sigit Widyawan
berpengalaman, SIG berkomitmen untuk memperkuat tata kelola,                   Diangkat sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris
mendorong eksekusi strategi perbaikan, memastikan keselarasan                  Independen
dengan kepentingan pem egan g sah am , serta m en doron g                      Sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Independen PT
pertumbuhan yang berkelanjutan.                                                Bank Negara Indonesia Tbk, dengan pengalaman luas di
                                                                               bidang tata kelola perusahaan dan infrastruktur.


              Lydia Silvanna Djaman                                            Satya Bhakti Parikesit
              Komisaris                                                        Diangkat sebagai Komisaris

              Memiliki keahlian di bidang hukum dan legislatif melalui         Memiliki keahlian dalam tata kelola BUMN, berpengalaman
              penugasan sebagai deputi di Kementerian Sekretariat Negara,      sebagai Komisaris di PT Angkasa Pura & PT Wijaya Karya, serta
              termasuk portofolio hukum dan administrasi                       berperan penting dalam fungsi pengawasan di pemerintahan


             Ratna Irsana                                                      Saor Siagian
             Komisaris Independen                                              Komisaris Independen
             Berpengalaman dalam bidang media dan hubungan                     Memiliki latar belakang komprehensif di bidang layanan
             masyarakat untuk berbagai acara internasional berskala besar,     hukum dan pendidikan, dengan pengalaman sebagai
             seperti NOC Indonesia untuk Olimpiade London, APEC CEO            Managing Partner di firma hukum serta dosen dan instruktur di
             Summit, dan Asian Games                                           sebuah kampus.


              Christina Aryani                                                 Agung Budi Mulyanto
              Diangkat sebagai Komisaris
                                                                               Diangkat sebagai Komisaris Independen
              Berpengalaman luas di bidang kebijakan publik dan administrasi
              korporasi, dengan rekam jejak sebagai Wakil Menteri BP2MI,
                                                                               Memiliki keahlian di bidang logistik dan agribisnis, pernah
              Anggota Parlemen, dan Chief Administrative Officer PT China      menjabat sebagai Komisaris di PT Berdikari dan PT Hutan
              Communications Construction Indonesia                            Mulya, serta pengalaman di PT Bahana Utama Line

                                                                                                                                               14
Page 16
             MANAJEMEN
        Jajaran Direksi baru untuk mendorong rencana strategis untuk pemulihan kinerja
        Perusahaan

Dipimpin oleh Direktur Utama yang berpengalaman di industri               Indrieffouny Indra
semen, manajemen eksekutif baru mengkombinasikan pimpinan                 Diangkat sebagai Direktur Utama
lintas sektor yang membawa perspektif baru untuk mendorong
                                                                          Sebelumnya Direktur Utama PT Semen Padang, serta
pelaksanaan rencana strategis SIG.                                        memiliki pengalaman manajerial panjang dalam grup SIG.



                Andriano Hosny Panangian                                  Sigit Prastowo
                Diangkat kembali sebagai Wakil Direktur Utama             Diangkat sebagai Direktur Keuangan & Risk Management

                Sebelumnya Dir. Keuangan & Manajemen Portofolio dan SVP   Sebelumnya menjabat sebagai Dir. Keuangan & Strategi di
                Keuangan SIG yang memiliki pemahaman mendalam terkait     Bank Mandiri (BMRI), dengan total 10 tahun pengalaman
                Perusahaan serta pengalaman luas di bidang advisory.      sebagai Direktur di sektor perbankan.


                Dicky Saelan                                              Dennis Pratistha
                Diangkat sebagai Direktur Sales & Marketing               Diangkat sebagai Direktur Pengembangan Bisnis & Strategy

                Sebelumnya Presiden Direktur PT Coca Cola Indonesia,      Sebelumnya CIO Mandiri Capital, berpengalaman menduduki
                dengan pengalaman luas dalam bidang pemasaran,            posisi manajerial di bidang modal ventura & investasi strategis.
                penjualan, dan sebagai Manajemen di industri FMCG.


                Hadi Setiadi                                              Reni Wulandari
                Diangkat sebagai Direktur Human Capital                   Direktur Operasi

                Sebelumnya SVP Pengadaan SIG, dengan pengalaman           Sebelumnya Direktur Operasi PT Semen Gresik, memiliki
                manajerial dalam sektor energi, pertambangan, dan         pengalaman dan pemahaman mendalam pada operasional
                perdagangan.                                              industry semen

                                                                                                                                             15
Page 17
INISIATIF STRATEGIS
Page 18
                 INISIATIF STRATEGIS
          Di tengah tantangan dinamika pasar, SIG menata kembali fokus strategis utama
          untuk pemulihan kinerja

Permasalahan                                      Fokus Strategis Utama                                           Sasaran




                                                                                                               Perolehan kembali
  Pangsa                                                                                                         pangsa pasar
   pasar                                                                                                     (target 2025: tumbuh
  menurun                                                                         Penajaman Produk           selaras dengan pasar)
                        Penajaman Model           Keunggulan Biaya
                                                                                  Turunan Semen dan
                           Bisnis Ritel                                               Portofolio
                                              -    Optimalisasi rantai                                         Menciptakan nilai
                    -   Optimalisasi sumber                                   -    Optimasi penyaluran
                                                   pasok distribusi dan                                       tambah dari produk
                        daya untuk                                                 dan penjualan produk
                                                   optimasi logistik antar-                                   turunan semen dan
                        peningkatan                                                turunan semen (mortar,
                                                   pabrik                                                       portofolio grup
                        pengelolaan pasar                                          Bata Interlock
                                              -    Perbaikan pada                                                 Perusahaan
                        mikro                                                      Presisi, beton)
                                                   struktur biaya tetap
Pelemahan                                          dan variabel
profitabilitas      -   Memperkuat strategi                                   -    Revitalisasi portofolio
                        go-to-market dan                                           anak usaha pada grup
                        sales fundamental                                                                    Mendapatkan struktur
                                                                                   SIG
                                                                                                              biaya yang efisien
                                                                                                              untuk peningkatan
                                                                                                                 profitabilitas

                                                                                                                                17
Page 19
       INISIATIF STRATEGIS
  Seluruh produk SIG memiliki sejarah yang kuat dan berkontribusi pada
  pembangunan berkelanjutan di Indonesia




KAMI INDONESIA.
BANGGA BANGUN                  Setiap merek semen SIG lahir dari tanahnya sendiri, dipercaya oleh

INDONESIA                      komunitasnya. Kita bersatu, bukan untuk jadi sama, tapi saling
                               menguatkan—dengan satu tujuan: Bangga Bangun Indonesia.




                                                                                                    18
Page 20
KEBERLANJUTAN
Page 21
                                   KEBERLANJUTAN
                 Membangun pertumbuhan berkelanjutan melalui penciptaan nilai yang diakui secara
                 internasional
                                                                Target Dekarbonisasi                                                        Inisiatif Dekarbonisasi

           Intensitas Emisi CO2                              Intensitas Emisi CO2
                                                      Lingkup 2 – Dari Penggunaan Listrik                                                Meningkatkan Thermal
      Lingkup 1 – Dari Proses Internal                                                                Menurunkan clinker factor
         (KgCO2/Ton semen ekuivalen)                            Tidak Langsung                                                        Substitution Rate hingga 20%
                                                                                                       hingga 61% pada 2030
                                                            (KgCO2/Ton semen ekuivalen)                                              pada 2030 dengan penggunaan
                        ▼ 19%           ▼ 27%
                                                                                                      dengan penggunaan bahan
                                                                          ▼ 16%          ▼ 23,9%                                       bahan baku dan bahan bakar
                      Pencapaian        Target                                                             baku alternatif
800                    Penurunan    Penurunan
                                                                        Pencapaian           Target                                              alternatif
                                                                         Penurunan       Penurunan
                      2010-2024     2010-2030                           2019-2024        2019-2030
600    708
               585    570    562    572                  67      63.5
400                                       515                            56    56        57   51              Mengurangi                          Mengurangi
200                                                                                                     Specific Thermal Energy           Calcination Emission Factor
 0                                                                                                       Consumption (STEC)                          (CED)
      2010     2023   2024 1H25 T2025 T2030              2019    2023   2024 1H25 T2025 T2030


                                                                                                                                             Pengakuan Eksternal
  Sustainalytics ESG
  Risk Rating                                                 MSCI ESG Rating

          32                                                                                     BB
                       23          23       25                                       B
                                                                   CCC
       High Risk                                                                              SIG adalah BUMN manufaktur pertama
                                        Medium Risk
                                                                                                    di Indonesia dengan target
        2022          2023     2024        2025                  2019   2020-2022 2023-2024     pengurangan emisi jangka pendek
                                                                                              berbasis sains yang telah disetujui SBTi,     SIG mengikuti rekomendasi
 Peningkatan menjadi Medium Risk dari                     Peningkatan menjadi BB terutama
                                                                                                 sejalan dengan upaya membatasi             TCFD dalam pengungkapan
 komponen Manajemen Risiko ESG atas                      dari target pengurangan emisi karbon
                                                                                                kenaikan suhu global hingga 1,5°C           informasi kepada publik.
   upaya pengelolaan emisi karbon.                           dan manajemen tenaga kerja.
                                                                                                    untuk emisi lingkup 1 dan 2.
                                                                                                                                                                        20
Page 22
“Leading the industry transformation towards
               sustainability”



             @sig.id       Semen Indonesia         Semen Indonesia         @semenku




                               PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.

                                 South Quarter, Tower A, Floor 19-20
                       Jl. RA. Kartini Kav. 8, Jakarta Selatan 12430, Indonesia
Page 23
Closing Remarks

     Ekonomi Indonesia pada triwulan 2 2025 mengalami pertumbuhan yang baik didorong oleh investasi.
 1   Di sisi lain, Bank Indonesia kembali menurunkan suku bunga acuan untuk dapat mendorong
     pertumbuhan.

     Anggaran infrastruktur yang belum meningkat memberi tekanan pada permintaan semen domestik
 2   yang masih mengalami kontraksi sebesar 2,5% pada semester 1 2025, terlebih dengan kondisi
     oversupply, namun masih terdapat potensi untuk mendorong pertumbuhan permintaan.


     SIG memiliki keunggulan sebagai pemain semen terbesar dengan fasilitas produksi dan distribusi
 3   yang luas serta produk-produk inovatif untuk memanfaatkan peluang pertumbuhan tersebut.


     Dengan jajaran manajemen baru, SIG akan berfokus pada strategi utama yaitu:
     • Penajaman model bisnis ritel
 4   • Keunggulan biaya
     • Penajaman produk turunan semen dan portofolio
     Untuk mencapai kinerja yang lebih baik di tahun 2025 dan ke depannya.


     SIG berkomitmen pada aspek keberlanjutan dengan menetapkan target dan inisiatif jangka panjang
 5   terkait ESG.




                                                                                                       22

File

File Open PDF
Source IDX
Size7.24 MB
Published11 Sep 2025
Pages23
Characters71,393
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 38 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Semen Baturaja Tbk p.8 ×2
linked org Solusi Bangun Indonesia Tbk p.8 ×2
linked person Sigit Widyawan p.15
linked person Lydia Silvanna Djaman p.15
linked person Satya Bhakti Parikesit p.15
linked org PT Angkasa Pura p.15
linked person Ratna Irsana p.15
linked person Saor Siagian p.15
linked person Christina Aryani p.15
linked person Indrieffouny Indra p.16
linked person Andriano Hosny Panangian p.16
linked person Sigit Prastowo p.16
linked org Bank Mandiri p.16
linked person Dicky Saelan p.16
linked org Mandiri Capital p.16
linked person Hadi Setiadi p.16
possible org Semen Indonesia (Persero) Tbk p.1 ×13
possible org Bank Negara Indonesia Tbk p.15 ×2
possible org PT Wijaya Karya p.15
unresolved org Bank Indonesia p.3 ×5
unresolved org Bank Indonesia IKK p.3
unresolved org Pusat Statistik p.3
unresolved org Kementerian Perumahan dan Permukiman p.5
unresolved org Kementerian Lingkungan Hidup Pangsa p.8
unresolved org Holcim Indonesia Tbk p.8 ×2
unresolved org PT Semen Padang p.8 ×2
unresolved org PT Semen Tonasa p.8
unresolved org Kementerian Perindustrian p.8
unresolved org PT Semen Gresik p.8 ×2
unresolved org Kementerian Sekretariat Negara p.15
unresolved — Agung Budi Mulyanto Diangkat · Komisaris p.15 ×2
unresolved org Menteri BP p.15
unresolved org PT China p.15
unresolved org PT Berdikari p.15
unresolved org PT Hutan Communications Construction Indonesia p.15
unresolved — Dennis Pratistha Diangkat · Direktur p.16 ×2
unresolved org PT Coca Cola Indonesia p.16
unresolved — Reni Wulandari Diangkat · Direktur p.16 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result