Skip to content
Back to announcement

LK_30 JUNI 2026_PT MMH.pdf

Financial statement Text extracted HBAT

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 55

Page 1
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk

          LAPORAN KEUANGAN
         TANGGAL 30 JUNI 2026
  SERTA UNTUK PERIODE AENAM BULAN
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
Page 2
                             PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk




                                           DAFTAR ISI

                                                               HALAMAN

SURAT PERNYATAAN DIREKSI

LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN

LAPORAN KEUANGAN

 Laporan Posisi Keuangan                                              1

 Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain                  2

 Laporan Perubahan Ekuitas                                            3

 Laporan Arus Kas                                                     4

 Catatan Atas Laporan Keuangan                                    5 - 53
Page 3
                               PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                                     LAPORAN POSISI KEUANGAN
                             TANGGAL 30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025

                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                            Catatan      30 Juni 2026    31 Desember 2025
ASET
Aset Lancar
 Kas dan Setara Kas                                         3e,3f,5     5.744.442.297        9.078.860.107
 Piutang Usaha                                              3e,3g,6     8.324.905.692        7.167.245.940
 Aset Keuangan Lancar Lainnya                               3e,3f,7                  -       2.000.000.000
 Piutang Lain-lain                                            3e,8        231.990.584          324.852.662
 Persediaan                                                   3j,9     46.165.807.634       40.222.890.798
 Uang Muka                                                   3e,10                   -       2.141.993.662
 Pajak Dibayar Dimuka                                       3o,17a      1.745.643.055        1.691.428.110
Jumlah Aset Lancar                                                     62.212.789.262       62.627.271.279

Aset Tidak Lancar
 Tanah Yang Belum Dikembangkan                               3k,11     11.015.006.400       11.015.006.400
 Aset Tetap -
  Setelah dikurangi akumulasi penyusutan pada tanggal 30
  Juni 2026 dan pada tanggal 31 Desember 2025 masing-
  masing sebesar Rp1.635.549.786 dan Rp1.248.588.895
                                                             3l,12     10.635.929.596       11.020.973.473
Jumlah Aset Tidak Lancar                                               21.650.935.996       22.035.979.873
JUMLAH ASET                                                            83.863.725.258       84.663.251.152

LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek
 Utang Bank                                                   3e,13                  -       2.000.000.000
 Uang Muka Penjualan                                        3e,3n,14      678.322.862          697.789.607
 Utang Pajak                                                 3o,17b        11.623.216                     -
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                           689.946.078        2.697.789.607

Liabilitas Jangka Panjang
 Liabilitas Imbalan Pasca Kerja                              3q,16         920.723.248         810.686.298
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                           920.723.248         810.686.298
Jumlah Liabilitas                                                        1.610.669.326       3.508.475.905

Ekuitas
 Modal saham - Nilai nominal Rp25 per saham (30 Juni
 2026 dan 31 Desember 2025)
 Modal dasar - 3.200.000.000 saham (30 Juni 2026 dan 31
 Desember 2025)
 Modal ditempatkan dan disetor - 1.040.740.800 saham
 (30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025)                           18      26.018.520.000       26.018.520.000
 Tambahan Modal Disetor                                        19      17.784.711.277       17.784.711.277
 Penghasilan Komprehensif Lain                                 16          96.155.823           96.155.823
 Saldo Laba
  Ditentukan Penggunaannya                                     20       5.203.704.000        5.203.704.000
  Tidak Ditentukan Penggunaannya                               20      33.149.964.832       32.051.684.147
Jumlah Ekuitas                                                         82.253.055.932       81.154.775.247
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                          83.863.725.258       84.663.251.152


                                  Catatan atas laporan keuangan yang merupakan
                        bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
                                                         1
Page 4
                               PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                       LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
                          UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                  TANGGAL 30 JUNI 2026 DAN 2025

                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                            Catatan      30 Juni 2026        30 Juni 2025

Penjualan                                                    3n,21     10.786.877.340       12.327.113.386

Beban Pokok Penjualan                                        3n,22      (6.301.623.223)     (6.894.658.125)

Laba Kotor                                                               4.485.254.117       5.432.455.261

Beban Usaha
 Beban Penjualan                                             3n,23         (65.500.000)        (40.291.654)
 Beban Administrasi dan Umum                                 3n,24      (3.093.382.296)     (2.899.267.376)
 Beban Pajak Final                                           3p,17c       (269.671.933)       (308.177.834)
Pendapatan (Beban Lain-lain)
 Pendapatan Lain-lain                                          25           64.857.809         59.537.118
 Beban Lain-lain                                               25          (23.277.012)      (132.644.215)

Laba Bersih Sebelum Pajak                                                1.098.280.685       2.111.611.300

Pajak Penghasilan                                            3p,17d                     -                   -

Laba Bersih Setelah Pajak                                                1.098.280.685       2.111.611.300

Penghasilan Komprehensif Lain                                                           -                   -

Laba Komprehensif Tahun Berjalan                                         1.098.280.685       2.111.611.300

Laba Per Saham Dasar                                         3t,26                1,06                2,03




                                  Catatan atas laporan keuangan yang merupakan
                        bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
                                                         2
Page 5
                                                     PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                                                         LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
                                          UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2026 DAN
                                          UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025

                                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                                      Penghasilan                  Saldo Laba
                                                                  Tambahan           Komprehensif         Ditentukan     Tidak Ditentukan
                                   Catatan    Modal Saham        Modal Disetor           Lain           Penggunaannya Penggunaannya         Jumlah Ekuitas

Saldo per 31 Desember 2024           18      26.018.520.000     17.784.711.277        (16.309.010)      5.203.704.000     29.310.224.852    78.300.851.119

Laba Bersih Tahun Berjalan           20                     -                    -               -                   -     2.741.459.295     2.741.459.295

Pengukuran Kembali Imbalan Pasti     16                     -                    -    112.464.833                    -                 -      112.464.833

Saldo per 31 Desember 2025                   26.018.520.000     17.784.711.277         96.155.823       5.203.704.000     32.051.684.147    81.154.775.247

Laba Bersih Tahun Berjalan           20                     -                    -               -                   -     1.098.280.685     1.098.280.685

Saldo per 30 Juni 2025                       26.018.520.000     17.784.711.277         96.155.823       5.203.704.000     33.149.964.832    82.253.055.932




                                                       Catatan atas laporan keuangan yang merupakan
                                             bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
                                                                              3
Page 6
                              PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                                        LAPORAN ARUS KAS
                          UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                  TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024

                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                         Catatan         30 Juni 2026       30 Juni 2025

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan Kas dari Pelanggan                             6,14,21         9.609.750.843     15.615.277.768
Pembayaran Kas untuk Pihak Ketiga                     8,9,10,22,23,24   (11.151.921.448)    (8.509.774.198)
Pembayaran Kas untuk Karyawan                               23           (1.405.365.448)    (1.335.965.204)
Penerimaan (Pembayaran):
 Jasa Giro                                                  25              51.886.247          47.629.718
 Pajak                                                      17            (426.545.540)        (92.003.087)
 Beban Keuangan                                             25             (10.305.450)       (120.736.815)
Arus Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
 Aktivitas Operasi                                                       (3.332.500.796)     5.604.428.182

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan Aset Tetap                                        12               (1.917.014)    (1.136.509.791)
Arus Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi                          (1.917.014)    (1.136.509.791)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan Utang Bank                                       13            8.900.000.000      1.000.000.000
Pembayaran Utang Bank                                       13          (10.900.000.000)    (3.250.000.000)
Saldo Bank yang Dibatasi Penggunaannya                       7            2.000.000.000                   -
Pembayaran Utang Sewa Pembiayaan                            15                         -      (125.263.380)
Arus Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
 Aktivitas Pendanaan                                                                    -   (2.375.263.380)

KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS                           (3.334.417.810)     2.092.655.011

KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN                                       9.078.860.107       5.701.895.231

KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN                                      5.744.442.297       7.794.550.242




                                 Catatan atas laporan keuangan yang merupakan
                       bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
                                                        4
Page 7
                          PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                               TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
             UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM

  a. Pendirian Perusahaan

    PT Minahasa Membangun Hebat (Perusahaan) didirikan berdasarkan Akta No. 44 tanggal 31 Januari
    2020 yang dibuat di hadapan Dian Fitriana, SH, M.Kn., Notaris di Kota Bekasi. Akta pendirian tersebut
    telah mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan
    No. AHU-0006525.AH.01.01.2020.TAHUN 2020, tanggal 3 Februari 2020. Anggaran dasar Perusahaan
    mengalami perubahan berdasarkan Akta No. 24 tertanggal 12 November 2021 yang dibuat di hadapan
    Elrick Chriatian Runtukaku, SH., M.Kn., Notaris di Minahasa, Sulawesi Utara, mengenai pernyataan
    keputusan rapat sirkuler para pemegang saham antara lain berkaitan dengan menyetujui perubahan
    susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi. Akta perubahan tersebut telah diterima oleh Menteri
    Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03.0473494
    tanggal 16 November 2021.

    Anggaran dasar Perusahaan mengalami perubahan berdasarkan Akta No. 15 tertanggal 16 Agustus 2022
    yang dibuat di hadapan Rudy Siswanto, S.H., Notaris di Jakarta Utara, mengenai pernyataan keputusan
    para pemegang saham secara edaran antara lain berkaitan dengan menyetujui untuk meningkatkan
    Modal Dasar Perseroan yang semula sebesar Rp10.000.000.000 atau sebanyak 20.000 saham dengan nilai
    nominal Rp500.000 per lembar saham menjadi sebesar Rp80.000.000.000 atau sebanyak 3.200.000.000
    saham dengan nilai nominal Rp25 per lembar saham dan meningkatkan modal ditempatkan/disetor
    yang semula sebesar Rp5.000.000.000 menjadi sebesar Rp20.000.000.000. Akta perubahan tersebut telah
    diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No.
    AHU-0059247.AH.01.02.TAHUN 2022, tanggal 20 Agustus 2022.

    Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami perubahan berdasarkan Akta No. 6 tanggal 20 September
    2022 yang dibuat dihadapan Elrick Chriatian Runtukaku, SH., M.Kn., Notaris di Minahasa, Sulawesi Utara,
    mengenai pernyataan keputusan sirkuler para pemegang saham antara lain berkaitan dengan telah
    setuju dan memutuskan untuk menyetujui mengubah Pasal 3 anggaran dasar tentang maksud dan tujuan
    serta kegiatan usaha Perseroan . Akta perubahan ini telah mendapatkan persetujuan dari Kementerian
    Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-
    0067772.AH.01.02.TAHUN 2022, tanggal 20 September 2022.

    Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami perubahan Akta Notaris No. 15 tanggal 13 Februari 2023
    yang dibuat dihadapan Rudy Siswanto, S.H., Notaris di Jakarta Utara, mengenai keputusan para pemegang
    saham. Akta perubahan ini telah mendapat persetujuan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
    Republik Indonesia dengan surat keputusan No. AHU-0010143.AH.01.02.TAHUN 2023, tanggal 14
    Februari 2023. Perubahan anggaran dasar tersebut antara lain berkaitan dengan:
    - Menyetujui untuk mengubah status Perseroan yang semula Perseroan tertutup menjadi Perseroan
      terbuka, sehingga selanjutnya nama Perseroan menjadi PT Minahasa Membangun Hebat Tbk.
    - Menyetujui perubahan tempat kedudukan Perseroan.
    - Dalam rangka memenuhi ketentuan Pasal 85 POJK Nomor 3/2021, pemegang saham Perseroan
      menetapkan Tuan Hendra Sutanto sebagai pengendali Perseroan berdasarkan peraturan perundang-
      undangan yang berlaku di bidang Pasar Modal.
    - Menyetujui rencana Perseroan untuk melakukan penawaran umum perdana saham-saham Perseroan
      melalui Pasar Modal (Initial Public Offering) yang disertai dengan penerbitan sebanyak banyaknya
      240.740.800 lembar saham baru atau sebesar 23,13% dari total modal ditempatkan dan disetor
      setelah Penawaran Umum Perdana Saham yang merupakan saham baru dengan nilai nominal Rp25.
    - Menyetujui melepaskan dan mengedampingkan hak masing-masing pemegang saham Perseroan
      untuk mengambil terlebih dahulu (right of first refusal) atas saham baru yang disyaratkan dalam
      anggaran dasar Perseroan.

                                                       5
Page 8
                           PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
              UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM (Lanjutan)

   a. Pendirian Perusahaan (lanjutan)

     - Menyetujui rencana Perseroan untuk melakukan pencatatan saham-saham Perseroan di Bursa Efek
       Indonesia.
     - Perubahan susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris perseroan yang baru yaitu dengan
       memberhentikan dengan hormat seluruh anggota Direksi dan Komisaris perseroan yang lama dengan
       memberikan pembebasan dan pelunasan sepenuhnya serta mengangkat anggota Direksi dan Dewan
       Komisaris Perseroan yang baru. Pemberhetian dan pengangkatan anggota Direksi dan Dewan
       Komisaris tersebut berlaku sejak ditutup rapat ini.
     - Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak subtitusi untuk melakukan
       segala tindakan yang diperlukan dalam rangka efektifnya dan/atau pelaksanaan keputusan-keputusan
       sebagaimana hal tersebut di atas.
     - Memberikan kuasa kepada Direksi Perusahaan untuk melaksanakan segala tindakan yang diperlukan
       sehubungan dengan IPO.
     - Memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menyatakan dalam akta Notaris
       tersendiri mengenal kepastian jumlah saham dalam rangka Penawaran Umum dan peningkatan modal
       ditempatkan dan modal disetor Perseroan, setelah Penawaran Umum selesai dilaksanakan dan nama-
       nama pemegang Saham Perseroan tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan dan Perseroan
       telah mencatatkan sahamnya dalam Bursa Efek.
     - Mengubah seluruh anggaran dasar Perseroan untuk disesuaikan dengan Peraturan Bapepam dan LK
       No. IX.J.1 tentang Pokok-Pokok Anggaran Dasar Perseroan Yang Melakukan Penawaran Umum Efek
       Bersifat Ekuitas Dan Perusahaan Publik, juncto Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
       15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan
       Terbuka dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan
       Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, termasuk penyesuaian kegiatan usaha Perseroan dengan
       Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2020 dan sekaligus menyusun kembali seluruh
       ketentuan Anggaran Dasar Perseroan.

     Berdasarkan pasal 3 anggaran dasar, maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan adalah
     menjalankan usahanya sebagai berikut:
     - Real estat yang dimiliki sendiri atau disewa; Kelompok ini mencakup usaha pembelian, penjualan,
       persewaan dan pengoperasian real estat baik yang dimiliki sendiri maupun disewa, seperti bangunan
       apartemen, bangunan hunian dan bangunan non hunian (seperti fasilitas penyimpanan/gudang, mall ,
       pusat perbelanjaan dan lainnya) serta penyediaan rumah dan flat atau apartemen dengan atau tanpa
       perabotan untuk digunakan secara permanen, baik dalam bulanan atau tahunan. Termasuk kegiatan
       penjualan tanah, pengembangan gedung untuk dioperasikan sendiri (untuk penyewaan ruang-ruang di
       gedung tersebut), pembagian real estat menjadi tanah kavling tanpa pengembangan lahan dan
       pengoperasian kawasan hunian untuk rumah yang bisa dipindah-pindah.
     - Real estat atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak; Kelompok ini mencakup kegiatan penyediaan real
       estat atas dasar balas jasa atau kontrak, termasuk jasa yang berkaitan dengan real estat seperti
       kegiatan agen dan makelar real estat, perantara pembelian, penjualan dan penyewaan real estat atas
       dasar balas jasa atau kontrak, pengelolaan real estat atas dasar balas jasa atau kontrak, jasa
       penaksiran real estat dan agen pemegang wasiat real estat .
     - Konstruksi gedung hunian; Kelompok ini mencakup usaha pembangunan kembali bangunan,
       pemeliharaan dan/atau pembangunan kembali bangunan yang dipakai untuk hunian, seperti rumah
       tinggal, rumah tinggal sementara, rumah susun, apartemen dan kondominium. Termasuk
       pembangunan gedung untuk hunian yang dikerjakan oleh perusahaan real estat dengan tujuan-tujuan
       untuk dijual dan kegiatan perubahan dan renovasi gedung hunian.

                                                       6
Page 9
                           PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
              UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM (Lanjutan)

   a. Pendirian Perusahaan (lanjutan)

     Pada saat ini, Perseroan bergerak dalam bidang Penjualan Real estate yang dimiliki sendiri berupa
     bangunan hunian tanpa perabotan. Pada bulan Maret 2021 Perseroan telah mulai menjalankan kegiatan
     operasional dan telah memperoleh penjualan.

     Pemegang saham Pengendali Perseroan adalah Hendra Sutanto. Perseroan tidak memiliki perjanjian
     yang dapat mengakibatkan perubahan Pengendali.

     Perseroan berdomisili di Perum Sawangan Permai, Desa Sawangan, Kecamatan Tombulu, Kabupaten
     Minahasa, Sulawesi Utara.

   b. Penawaran Umum Saham Perdana

     Perusahaan telah menerima Surat Pernyataan Efektif dari Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal atas
     nama Dewan Komisaris Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan surat No. S-191/D.04/2023 tanggal 28 Juli
     2023 untuk melakukan penawaran umum saham kepada masyarakat sebanyak 240.740.800 saham
     dengan nilai nominal Rp25 per saham dengan harga penawaran Rp108 per saham. Saham-saham
     tersebut seluruhnya telah dicatatkan pada Bursa Efek tanggal 7 Agustus 2023. Dana yang diperoleh
     Perusahaan dari hasil Penawaran Umum Saham Perdana, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi
     sebesar Rp23.803.231.277 akan dipergunakan untuk memperoleh tambahan landbank, biaya
     pembangunan fasilitas umum serta sarana dan prasarana Perumahan dan modal kerja, sebagaimana
     diungkapkan pada Catatan 31.

   c. Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan

     Berdasarkan Akta Notaris No. 15 tanggal 13 Februari 2023 dari Rudy Siswanto, S.H., Notaris di Jakarta
     Utara, susunan Dewan Komisaris dan Anggota Direksi Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2026 dan pada
     tanggal 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:

     Komisaris Utama              : Rommy Posma Leke, SE., M,SI
     Komisaris Independen         : Fitria Ayu Febrianty

     Direktur utama               : Go Ronny Nugroho
     Direktur                     : Andrie Rianto

     Berdasarkan Surat keputusan No. 006/SK/MMH/II/2023 pada tanggal 14 Februari 2023, Perusahaan
     menetapkan Rini Atmadja sebagai Sekretaris Perusahaan.

     Berdasarkan Surat keputusan No. 008/SK/MMH/II/2023 pada tanggal 14 Februari 2023, Perusahaan
     menetapkan Rosnawati sebagai Ketua Unit Audit Internal.




                                                       7
Page 10
                            PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                 TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
               UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM (Lanjutan)

   c. Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan (lanjutan)

     Berdasarkan Surat keputusan No. 007/SK/MMH/II/2023 pada tanggal 14 Februari 2023, Entitas induk
     menetapkan anggota komite audit Perusahaan adalah sebagai berikut:

     Ketua                        : Fitria Ayu Febrianty
     Anggota                      : 1. Sri Rahmadani
                                    2. Astri Febriani

     Perusahaan memiliki jumlah karyawan sebanyak 33 dan 28 karyawan tetap masing-masing pada tanggal
     30 Juni 2026 dan pada tanggal 31 Desember 2025 (tidak diaudit).

2. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (“PSAK”) DAN INTERPRETASI STANDAR
   AKUNTANSI KEUANGAN (“ISAK”) BARU DAN REVISI

   a. Standar (SAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang Diterbitkan dan Berlaku Efektif
      dalam Tahun Berjalan (pada atau setelah 1 Januari 2025)

     Dalam tahun berjalan, Entitas telah menerapkan standar akuntansi keuangan (“SAK”) dan intrepretasi
     standar akuntansi keuangan (“ISAK”) baru dan revisi termasuk pengesahan amendemen dan
     penyesuaian tahunan yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan
     Indonesia yang dianggap relevan dengan kegiatan operasinya dan mempengaruhi laporan keuangan
     berlaku efektif untuk periode tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2025.

     SAK dan ISAK baru dan revisi termasuk pengesahan amandemen dan penyesuaian tahunan yang berlaku
     efektif dalam tahun berjalan adalah sebagai berikut:
     - Amendemen PSAK 221: Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing. Amendemen tentang kekurangan
        ketertukaran. Amendemen ini memperjelas pengaturan terkait kondisi ketika suatu mata uang tidak
        tertukarkan serta pengungkapannya, berlaku efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025.
     - PSAK 117 memperkenalkan Pendekatan Block Building , yang dimodifikasi untuk kontrak asuransi
        dengan fitur partisipasi langsung, yang digambarkan sebagai Pendekatan Biaya Variabel. Terdapat
        penyederhanaan jika kriteria tertentu terpenuhi dengan menggunakan Pendekatan Alokasi Premi.
        PSAK 117 ini berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah tanggal
        1 Januari 2025 dengan penerapan dini diperkenankan.
     - Amendemen PSAK 117: Kontrak Asuransi – Penerapan Awal PSAK 117 dan PSAK 109 - Informasi
        Komparatif, berlaku efektif ketika entitas pertama kali menerapkan PSAK 117.

   b. Standar (SAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang Diterbitkan Namun Belum
      Berlaku Efektif Dalam Tahun Berjalan

     - PSAK 118 Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan. PSAK 118 menggantikan PSAK 201,
       mempertahankan banyak prinsip yang ada tetapi secara signifikan mengubah cara entitas melaporkan
       "laba rugi operasi". PSAK 118 menetapkan struktur yang jelas untuk laporan laba rugi,
       mengkategorikan pos-pos menjadi operasi, investasi, pendanaan, pajak penghasilan, dan operasi yang
       dihentikan. Standar ini mengamanatkan pengungkapan spesifik, termasuk ukuran kinerja yang
       ditentukan manajemen (MPM), yang harus direkonsiliasi dengan subtotal yang paling mirip dalam laba
       rugi PSAK. Tanggal efektif 1 Januari 2027 dan penerapan dini diperkenankan.

                                                         8
Page 11
                           PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
              UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (“PSAK”) DAN INTERPRETASI STANDAR
   AKUNTANSI KEUANGAN (“ISAK”) BARU DAN REVISI (Lanjutan)

  b. Standar (SAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang Diterbitkan Namun Belum
     Berlaku Efektif Dalam Tahun Berjalan (lanjutan)

     - PSAK 109: Instrumen Keuangan dan PSAK 107 Instrumen Keuangan: Pengungkapan terkait Klasifikasi
       dan Pengukuran Instrumen Keuangan. Amandemen ini menambahkan dan mengklarifikasi ketentuan
       dalam PSAK 109 mengenai penghentian pengakuan liabilitas keuangan dan mengklarifikasi penilaian
       karakteristik arus kas untuk aset keuangan dengan fitur terkait lingkungan, sosial, dan tata kelola
       (LST), aset keuangan dengan fitur non-recourse , dan instrumen terkait kontraktual seperti tranche.
       Amandemen ini juga memodifikasi ketentuan dalam PSAK 107 terkait persyaratan pengungkapan
       untuk investasi dalam instrumen ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui pendapatan
       komprehensif lain dan menambahkan ketentuan terkait instrumen keuangan dengan persyaratan
       kontraktual yang mengubah waktu atau jumlah arus kas kontraktual. Tanggal efektif 1 Januari 2026
       dan penerapan dini diperkenankan.
     - Amendemen PSAK 117: Kontrak Asuransi – Penerapan Awal PSAK 117 dan PSAK 109 - Informasi
       Komparatif, berlaku efektif ketika entitas pertama kali menerapkan PSAK 117.

     Beberapa dari SAK dan ISAK termasuk amendemen dan penyesuaian tahunan yang berlaku dalam tahun
     berjalan dan relevan dengan kegiatan Kelompok Usaha telah diterapkan sebagaimana dijelaskan dalam
     “Informasi Kebijakan Akuntansi Material”. Beberapa SAK dan ISAK lainnya yang tidak relevan dengan
     kegiatan Entitas atau mungkin akan mempengaruhi kebijakan akuntansinya dimasa depan sedang
     dievaluasi oleh manajemen potensi dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar-standar ini
     terhadap laporan keuangan.

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

  Kebijakan akuntansi diterapkan secara konsisten dalam penyajian laporan keuangan kecuali bagi penerapan
  beberapa SAK yang telah direvisi dan berlaku efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari 2024, yaitu sebagai
  berikut:

  a. Pernyataan Kepatuhan

     Laporan keuangan disusun dan disajikan menggunakan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, yang
     mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan
     Akuntan Indonesia dan Peraturan OJK No. VIII.G.7 tentang “Penyajian dan Pengungkapan Laporan
     Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”.

  b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan

     Laporan keuangan disusun berdasarkan asumsi kelangsungan usaha serta atas dasar akrual, kecuali
     laporan arus kas yang menggunakan dasar kas.

     Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan keuangan ini adalah konsep biaya perolehan (historical
     cost) , kecuali untuk beberapa akun tertentu yang didasarkan pengukuran lain sebagaimana yang
     diungkapkan pada kebijakan akuntansi dalam masing-masing akun tersebut.




                                                         9
Page 12
                           PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
              UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan (lanjutan)

     Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung (direct method) dengan
     mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Mata uang pelaporan yang
     digunakan dalam laporan keuangan adalah Rupiah (Rp) yang juga merupakan mata uang fungsional
     Entitas.

     Ketika Entitas menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara restrospektif atau membuat penyajian
     kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Entitas mereklasifikasi pos-pos dalam laporan
     keuangannya maka Entitas menyajikan kembali laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif
     yang disajikan.

   c. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing

     Transaksi dalam mata uang asing dicatat kedalam Rupiah dengan menggunakan kurs pada saat
     terjadinya transaksi. Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang
     asing disesuaikan ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs tengah yang ditetapkan oleh Bank
     Indonesia pada tanggal terakhir transaksi perbankan pada periode tersebut. Laba atau rugi yang timbul
     dikreditkan atau dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Pembukuan
     Perusahaan diselenggarakan dalam mata uang Rupiah. Kurs tengah yang digunakan Perusahaan pada
     tanggal 30 Juni 2026 dan pada tanggal 31 Desember 2025 masing-masing adalah Rp17.856 dan Rp16.782
     per 1 Dolar Amerika Serikat.

   d. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

     Pihak berelasi adalah orang atau Entitas yang terkait dengan Entitas yang menyiapkan laporan
     keuangannya (Entitas pelapor).
     a. Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut:
        1. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;
        2. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
        3. Merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas pelapor.
     b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
        1. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk,
           entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lainnya)
        2. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau
           ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut
           adalah anggotanya).
        3. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
        4. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi
           dari entitas ketiga.
        5. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari salah satu
           entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas
           yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas
           pelapor.
        6. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf
        7. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil
           manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).

                                                          10
Page 13
                            PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                 TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
               UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   d. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi (lanjutan)

     Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak, dimana
     persyaratan tersebut mungkin tidak sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-pihak yang
     tidak berelasi. Seluruh transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi, baik yang
     dilakukan dengan atau tidak dengan persyaratan dan kondisi sebagaimana yang dilakukan dengan
     pihak-pihak yang tidak mempunyai hubungan pihak-pihak berelasi, telah diungkapkan dalam catatan
     atas laporan keuangan yang relevan.

   e. Instrumen Keuangan

     1. Aset Keuangan

        Pengakuan dan Pengukuran Awal

        Aset keuangan diakui pada posisi keuangan ketika entitas menjadi pihak dalam penyediaan instrumen
        secara kontraktual. Semua aset keuangan diakui dan dihentikan pengakuannya berdasarkan tanggal
        perdagangan di mana pembelian atau penjualan aset keuangan dilakukan berdasarkan kontrak yang
        persyaratannya mengharuskan penyerahan aset dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh pasar yang
        bersangkutan.

        Aset keuangan pada awalnya diukur pada nilai wajar, dalam hal investasi tidak diklasifikasikan sebagai
        FVTPL, nilai wajar ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan
        perolehan atau penerbitan aset keuangan. Semua aset keuangan yang diakui selanjutnya diukur secara
        keseluruhan baik pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar, tergantung pada klasifikasi aset
        keuangan.

        Pengukuran Selanjutnya

        Instrumen utang yang memenuhi persyaratan berikut selanjutnya diukur pada biaya perolehan
        diamortisasi:
        - aset keuangan dimiliki dalam model bisnis yang tujuannya adalah untuk memiliki aset keuangan
           untuk menghasilkan arus kas kontraktual; dan
        - Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menimbulkan arus kas pada tanggal tertentu yang
           hanya merupakan pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.

        Instrumen utang yang memenuhi ketentuan berikut ini selanjutnya diukur pada nilai wajar melalui
        penghasilan komprehensif lain (FVOCI):
        - aset keuangan dimiliki dalam model bisnis yang tujuannya dicapai dengan mengumpulkan arus kas
           kontraktual dan menjual aset keuangan; dan
        - Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menimbulkan arus kas pada tanggal tertentu yang
           hanya merupakan pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.

        Semua aset keuangan lainnya yang tidak diklasifikasikan sebagai biaya perolehan diamortisasi atau
        FVOCI selanjutnya diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL).




                                                         11
Page 14
                           PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
              UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   e. Instrumen Keuangan (lanjutan)

     1. Aset Keuangan (lanjutan)

        Pengukuran Selanjutnya (lanjutan)

        Entitas dapat membuat penetapan yang tidak dapat dibatalkan berikut ini pada pengakuan awal aset
        keuangan:
        - Entitas dapat memilih yang tidak dapat dibatalkan untuk menyajikan perubahan berikutnya dalam
          nilai wajar dari investasi ekuitas dalam FVOCI (tanpa klasifikasi kembali) jika memenuhi kriteria
          tertentu; dan
        - Entitas dapat menetapkan investasi utang yang tidak dapat dibatalkan yang memenuhi biaya
          perolehan diamortisasi atau kriteria FVOCI sebagai yang diukur pada FVTPL jika tindakan tersebut
          menghilangkan atau secara signifikan mengurangi inkonsistensi akuntansi.

        Dalam tahun berjalan, Entitas tidak ada penetapan investasi utang yang memenuhi biaya perolehan
        diamortisasi atau kriteria FVOCI sebagai yang diukur pada FVTPL maupun investasi ekuitas sebagai
        FVOCI.

        Biaya Perolehan Diamortisasi dan Metode Bunga Efektif

        Biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan adalah jumlah di mana aset keuangan diukur pada
        pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah amortisasi kumulatif dengan menggunakan
        metode suku bunga efektif dari setiap perbedaan antara jumlah awal dan jumlah jatuh tempo,
        disesuaikan dengan penyisihan kerugian. Di sisi lain, jumlah tercatat bruto dari aset keuangan adalah
        biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan sebelum disesuaikan dengan penyisihan kerugian.

        Pendapatan bunga diakui dengan menggunakan metode suku bunga efektif untuk instrumen utang
        yang diukur kemudian pada biaya perolehan diamortisasi dan pada FVOCI. Untuk instrumen keuangan
        selain yang dibeli atau yang berasal dari aset keuangan memburuk, pendapatan bunga dihitung
        dengan menggunakan suku bunga efektif terhadap jumlah tercatat bruto dari aset keuangan (basis
        bruto), kecuali untuk aset keuangan yang kemudian mengalami penurunan nilai kredit. Untuk aset
        keuangan yang kemudian mengalami penurunan nilai kredit, pendapatan bunga diakui dengan
        menerapkan suku bunga efektif pada biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan tersebut.

        Jika, pada periode pelaporan berikutnya, risiko kredit atas instrumen keuangan yang mengalami
        penurunan nilai kredit meningkat sehingga aset keuangan tidak lagi mengalami penurunan nilai
        kredit, maka pendapatan bunga diakui dengan menerapkan suku bunga efektif terhadap nilai tercatat
        bruto aset keuangan.

        Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan
        diamortisasi dari instrumen utang dan metode untuk mengalokasikan pendapatan bunga selama
        periode yang relevan.




                                                        12
Page 15
                           PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
              UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   e. Instrumen Keuangan (lanjutan)

     1. Aset Keuangan (lanjutan)

        Biaya Perolehan Diamortisasi dan Metode Bunga Efektif (lanjutan)

        Untuk instrumen keuangan selain yang dibeli atau yang berasal dari aset keuangan memburuk (yaitu
        aset yang mengalami penurunan nilai kredit pada pengakuan awal), suku bunga efektif adalah suku
        bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi penerimaan kas masa depan (termasuk semua
        biaya dan poin yang dibayarkan atau diterima merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari suku
        bunga efektif, biaya transaksi dan premi atau diskon lainnya) tidak termasuk kerugian kredit yang
        diharapkan, selama perkiraan umur dari instrumen utang, atau, jika sesuai, periode yang lebih pendek,
        ke jumlah tercatat bruto dari instrumen hutang pada pengenalan awal.

        Untuk aset keuangan yang dibeli atau yang berasal dari aset keuangan memburuk, Perusahaan
        mengakui pendapatan bunga dengan menerapkan suku bunga efektif yang disesuaikan dengan kredit
        ke biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan tersebut sejak pengakuan awal. Penghitungan
        tidak kembali ke basis bruto meskipun risiko kredit dari aset keuangan kemudian membaik sehingga
        aset keuangan tidak lagi memburuk. Pendapatan bunga diakui dalam laporan laba rugi dan
        dimasukkan dalam item baris "Pendapatan Keuangan - Pendapatan Bunga".

        Investasi dalam Instrumen Utang Yang Diklasifikasikan sebagai FVOCI

        Aset keuangan pada awalnya diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi. Selanjutnya,
        perubahan nilai tercatat aset keuangan sebagai akibat dari keuntungan dan kerugian nilai tukar mata
        uang asing, keuntungan atau kerugian penurunan nilai, dan pendapatan bunga yang dihitung dengan
        menggunakan metode suku bunga efektif diakui dalam laba rugi. Jumlah yang diakui dalam laba rugi
        sama dengan jumlah yang seharusnya diakui dalam laba rugi jika aset keuangan ini diukur pada biaya
        perolehan diamortisasi. Semua perubahan lain dalam jumlah tercatat dari aset keuangan ini diakui
        pada penghasilan komprehensif lain (OCI) dan diakumulasikan dalam cadangan revaluasi investasi.
        Ketika aset keuangan ini dihentikan pengakuannya, keuntungan atau kerugian kumulatif yang
        sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain direklasifikasi ke laba rugi.

        Investasi dalam Instrumen Ekuitas yang Ditetapkan pada FVOCI

        Pada pengakuan awal, Perusahaan dapat membuat penetapan yang tidak dapat dibatalkan
        (berdasarkan instrumen-per-instrumen) untuk menetapkan investasi instrumen ekuitas pada FVOCI.
        Penetapan FVOCI tidak diperkenankan jika investasi ekuitas dimiliki untuk diperdagangkan atau jika
        imbalan kontinjensi diakui oleh pengakuisisi dalam kombinasi bisnis yang menerapkan PSAK No. 103.

        Aset keuangan dimiliki untuk diperdagangkan jika:
        - telah diperoleh terutama untuk tujuan menjualnya dalam waktu dekat; atau
        - pada saat pengakuan awal, merupakan bagian dari portofolio instrumen keuangan yang
          diidentifikasi yang mana Perusahaan mengelola bersama dan memiliki bukti pola aktual terkini dari
          aksi ambil untung jangka pendek; atau
        - merupakan derivatif (kecuali untuk derivatif yang merupakan kontrak jaminan keuangan atau
          instrumen lindung nilai yang ditetapkan dan efektif).

                                                        13
Page 16
                           PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
              UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   e. Instrumen Keuangan (lanjutan)

     1. Aset Keuangan (lanjutan)

        Investasi dalam Instrumen Ekuitas yang Ditetapkan pada FVOCI (lanjutan)

        Investasi dalam instrumen ekuitas pada FVOCI pada awalnya diukur pada nilai wajar ditambah biaya
        transaksi. Selanjutnya, nilai wajar tersebut diukur pada nilai wajar dengan keuntungan dan kerugian
        yang timbul dari perubahan nilai wajar diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi
        dalam cadangan revaluasi investasi. Keuntungan atau kerugian kumulatif tidak akan direklasifikasi ke
        laba rugi atas pelepasan investasi ekuitas, melainkan akan ditransfer ke saldo laba. Pendapatan
        dividen dari investasi dalam instrumen ekuitas ini diakui dalam laba rugi ketika hak Entitas untuk
        menerima dividen ditetapkan, kecuali dividen tersebut secara jelas merupakan pemulihan sebagian
        biaya investasi. Dividen disertakan dalam baris item "Pendapatan Keuangan - Pendapatan Dividen"
        dalam laba rugi.

        Aset Keuangan pada FVTPL

        Aset keuangan yang tidak memenuhi kriteria untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau
        FVOCI diukur pada FVTPL.

        Secara khusus:
        - Investasi pada instrumen ekuitas diklasifikasikan sebagai FVTPL, kecuali Entitas menetapkan
           investasi ekuitas yang dimiliki untuk tidak diperdagangkan atau imbalan kontinjensi yang timbul
           dari kombinasi bisnis sebagai FVOCI yang tidak dapat dibatalkan pada pengakuan awal.
        - Instrumen utang yang tidak memenuhi kriteria biaya perolehan diamortisasi atau kriteria FVOCI
           diklasifikasikan sebagai FVTPL. Selain itu, instrumen utang yang memenuhi kriteria biaya
           perolehan diamortisasi atau kriteria FVOCI dapat ditetapkan sebagai FVTPL yang tidak dapat
           dibatalkan pada saat pengakuan awal jika penetapan tersebut menghilangkan atau secara signifikan
           mengurangi inkonsistensi pengukuran atau pengakuan yang akan timbul dari pengukuran aset atau
           liabilitas atau pengakuan keuntungan dan kerugian atas dasar yang berbeda.

        Keuntungan dan Kerugian Selisih Kurs

        Nilai tercatat aset keuangan dalam mata uang asing ditentukan dalam mata uang asing tersebut dan
        dijabarkan dengan kurs spot pada setiap tanggal pelaporan.

        Secara khusus:
        - untuk aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi yang bukan merupakan bagian
           dari hubungan lindung nilai yang ditentukan, selisih kurs diakui dalam laporan laba rugi pada item
           baris “Keuntungan atau Kerugian Selisih Kurs”;
        - untuk instrumen utang yang diukur pada FVOCI yang bukan merupakan bagian dari hubungan
           lindung nilai yang ditentukan, selisih kurs atas biaya perolehan diamortisasi dari instrumen utang
           tersebut diakui dalam laba rugi pada baris item “Keuntungan atau Kerugian Selisih Kurs”;
        - untuk aset keuangan yang diukur pada FVTPL yang bukan merupakan bagian dari hubungan
           lindung nilai yang ditentukan, selisih kurs diakui dalam laporan laba rugi pada item baris
           “Keuntungan atau Kerugian Selisih Kurs”; dan
        - untuk instrumen ekuitas yang diukur dengan FVOCI, selisih kurs diakui dalam penghasilan
           komprehensif lain dalam cadangan revaluasi investasi.

                                                        14
Page 17
                           PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
              UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   e. Instrumen Keuangan (lanjutan)

     1. Aset Keuangan (lanjutan)

        Penurunan Nilai Aset Keuangan

        Entitas mengakui penyisihan kerugian kredit ekspektasian (“ECL”) atas investasi dalam instrumen
        utang yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau pada FVOCI, piutang sewa, aset kontrak,
        serta komitmen pinjaman pada kontrak jaminan keuangan. Tidak ada kerugian penurunan nilai yang
        diakui untuk investasi pada instrumen ekuitas. Jumlah kerugian kredit ekspektasian diperbarui pada
        setiap tanggal pelaporan untuk mencerminkan perubahan risiko kredit sejak pengakuan awal atas
        instrumen keuangan tersebut.

        Risiko Kredit Meningkat Signifikan

        Entitas selalu mengakui ECL sepanjang umur untuk piutang usaha, aset kontrak dan piutang sewa.
        Kerugian kredit ekspektasian atas aset keuangan ini diestimasi dengan menggunakan matriks provisi
        berdasarkan pengalaman kerugian kredit historis Entitas, disesuaikan untuk faktor-faktor yang
        spesifik bagi debitur, kondisi ekonomi secara umum dan penilaian terhadap arah saat ini maupun arah
        kondisi perkiraan kerugian pada tanggal pelaporan, termasuk nilai waktu uang jika sesuai.

        Untuk semua instrumen keuangan lainnya, Entitas mengakui ECL sepanjang umur ketika terdapat
        peningkatan yang signifikan dalam risiko kredit sejak pengakuan awal. Sebaliknya, jika risiko kredit
        atas instrumen keuangan tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, Entitas mengukur
        penyisihan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut dengan jumlah yang sama dengan ECL 12
        bulan (12mECL).

        Penilaian apakah ECL sepanjang umur harus diakui didasarkan pada peningkatan signifikan dalam
        kemungkinan atau risiko gagal bayar yang terjadi sejak pengakuan awal alih-alih pada bukti aset
        keuangan mengalami penurunan nilai kredit pada tanggal pelaporan atau terjadi gagal bayar (default)
        yang sebenarnya.

        ECL sepanjang umur merupakan kerugian kredit ekspektasian yang dihasilkan dari semua
        kemungkinan peristiwa gagal bayar (default) selama perkiraan umur instrumen keuangan. Sebaliknya,
        12mECL merupakan porsi ECL sepanjang umur yang diharapkan dihasilkan dari peristiwa gagal bayar
        (default) pada instrumen keuangan yang mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan.

        Risiko Kredit Meningkat Signifikan

        Dalam menilai apakah risiko kredit pada instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak
        pengakuan awal, Perusahaan membandingkan risiko gagal bayar (default) yang terjadi pada instrumen
        keuangan pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar (default) yang terjadi pada instrumen
        keuangan pada tanggal pengakuan awal. Dalam melakukan penilaian ini, Perusahaan
        mempertimbangkan informasi kuantitatif dan kualitatif yang wajar dan dapat didukung, termasuk
        pengalaman historis dan informasi berwawasan ke depan yang tersedia tanpa biaya atau upaya yang
        tidak semestinya.


                                                       15
Page 18
                           PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
              UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   e. Instrumen Keuangan (lanjutan)

     1. Aset Keuangan (lanjutan)

        Risiko Kredit Meningkat Signifikan (lanjutan)

        Informasi berwawasan ke depan yang dipertimbangkan mencakup prospek masa depan industri
        dimana debitur Perusahaan beroperasi, yang diperoleh dari laporan ahli ekonomi, analis keuangan,
        badan pemerintah, lembaga pemikir (think-tanks) terkait, dan organisasi serupa lainnya, serta
        pertimbangan berbagai sumber eksternal dan memperkirakan informasi ekonomi yang terkait dengan
        operasi inti Entitas.

        Untuk komitmen pinjaman dan kontrak jaminan keuangan, pada tanggal Perusahaan menjadi salah
        satu pihak dari komitmen yang tidak dapat dibatalkan dianggap sebagai tanggal pengakuan awal
        untuk tujuan penilaian penurunan nilai instrumen keuangan. Dalam menilai apakah terdapat
        peningkatan yang signifikan dalam risiko kredit sejak pengakuan awal atas komitmen pinjaman dan
        kontrak jaminan keuangan, Perusahaan mempertimbangkan perubahan risiko di mana debitur
        tertentu akan gagal bayar (default) dalam kontrak.

        Entitas secara berkala memantau efektivitas kriteria yang digunakan untuk mengidentifikasi apakah
        terdapat peningkatan risiko kredit yang signifikan dan merevisinya sesuai kebutuhan untuk
        memastikan bahwa kriteria tersebut mampu mengidentifikasi peningkatan risiko kredit yang
        signifikan sebelum jumlah tersebut jatuh tempo.

        Entitas mengakui keuntungan atau kerugian penurunan nilai dalam laporan laba rugi untuk semua
        instrumen keuangan dengan penyesuaian yang sesuai dengan nilai tercatatnya melalui akun
        penyisihan kerugian, kecuali untuk investasi dalam instrumen utang yang diukur pada FVOCI, di mana
        penyisihan kerugian diakui pada penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi dalam cadangan
        revaluasi investasi, dan tidak mengurangi nilai tercatat aset keuangan pada laporan posisi keuangan.

        Kebijakan Penghapusan

        Entitas menghapus aset keuangan jika terdapat informasi yang menunjukkan bahwa debitur berada
        dalam kesulitan keuangan yang parah dan tidak ada prospek pemulihan yang realistis. Aset keuangan
        yang dihapuskan mungkin masih tunduk pada aktivitas penegakan hukum berdasarkan prosedur
        pemulihan Perusahaan, dengan mempertimbangkan advis hukum jika sesuai. Setiap pemulihan yang
        dilakukan diakui dalam laporan laba rugi.

        Penghentian Pengakuan Aset Keuangan

        Perusahaan menghentikan pengakuan aset keuangan hanya jika hak kontraktual atas arus kas dari
        aset tersebut berakhir, atau saat aset keuangan tersebut dialihkan dan secara substansial seluruh
        risiko dan manfaat kepemilikan aset kepada pihak lain. Jika Perusahaan tidak mengalihkan atau
        mempertahankan secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan dan terus mengendalikan
        aset yang dialihkan, Perusahaan mengakui hak kepemilikannya atas aset dan liabilitas terkait sebesar
        jumlah yang mungkin harus dibayar.


                                                        16
Page 19
                           PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
              UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   e. Instrumen Keuangan (lanjutan)

     1. Aset Keuangan (lanjutan)

        Penghentian Pengakuan Aset Keuangan (Lanjutan)

        Jika Perusahaan memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset keuangan
        yang dialihkan, Perusahaan tetap mengakui aset keuangan dan juga mengakui pinjaman yang dijamin
        sebesar hasil yang diterima.

        Pada penghentian pengakuan aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi,
        perbedaan antara nilai tercatat aset dan jumlah imbalan yang diterima dan piutang diakui dalam
        laporan laba rugi.

        Selain itu, pada penghentian pengakuan investasi dalam instrumen utang yang diklasifikasikan sebagai
        FVOCI, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakumulasi dalam cadangan revaluasi
        investasi direklasifikasi ke laba rugi. Sebaliknya, pada penghentian pengakuan investasi dalam
        instrumen ekuitas yang telah ditetapkan Perusahaan pada pengakuan awal untuk diukur pada FVOCI,
        keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakumulasi dalam cadangan revaluasi
        investasi tidak direklasifikasi ke laba rugi, tetapi dipindahkan ke saldo laba.

     2. Liabilitas Keuangan

        Semua liabilitas keuangan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
        menggunakan metode suku bunga efektif atau pada FVTPL. Namun, liabilitas keuangan yang timbul
        ketika pengalihan aset keuangan tidak memenuhi syarat untuk penghentian pengakuan atau ketika
        pendekatan keterlibatan berkelanjutan diterapkan, kontrak dan komitmen jaminan keuangan yang
        diterbitkan oleh Perusahaan, diukur sesuai dengan kebijakan akuntansi spesifik yang ditetapkan di
        bawah ini.

        Liabilitas Keuangan Diukur pada FVTPL

        Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai FVTPL jika liabilitas keuangan merupakan imbalan
        kontinjensi dari pihak pengakuisisi dalam kombinasi bisnis, dimiliki untuk diperdagangkan atau
        ditetapkan sebagai FVTPL.

        Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk diperdagangkan jika:
        - telah diperoleh terutama untuk tujuan dibeli kembali dalam waktu dekat; atau
        - pada pengakuan awal, ini merupakan bagian dari portofolio instrumen keuangan yang
           diidentifikasi yang dikelola bersama oleh Perusahaan dan memiliki pola pengambilan keuntungan
           jangka pendek aktual terkini; atau
        - merupakan derivatif, kecuali untuk derivatif yang merupakan kontrak jaminan keuangan atau
           instrumen lindung nilai yang ditetapkan dan efektif.




                                                        17
Page 20
                           PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
              UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   e. Instrumen Keuangan (lanjutan)

     2. Liabilitas Keuangan (Lanjutan)

        Liabilitas Keuangan Diukur pada FVTPL (lanjutan)

        Liabilitas keuangan selain liabilitas keuangan yang dimiliki untuk diperdagangkan atau imbalan
        kontinjensi dari pihak pengakuisisi dalam kombinasi bisnis dapat ditetapkan sebagai FVTPL pada
        pengakuan awal jika:
        - penetapan tersebut menghilangkan atau secara signifikan mengurangi pengukuran atau pengakuan
           yang inkonsistensi, yang jika tidak maka akan timbul; atau
        - liabilitas keuangan merupakan bagian dari kelompok aset keuangan atau liabilitas keuangan atau
           keduanya, yang dikelola dan kinerjanya dievaluasi berdasarkan nilai wajar, sesuai dengan
           manajemen risiko atau strategi investasi yang didokumentasikan oleh Perusahaan, dan informasi
           tentang pengelompokan tersebut adalah disediakan secara internal atas dasar tersebut; atau
        - merupakan bagian dari kontrak yang mengandung satu atau lebih derivatif melekat, dan PSAK 109
           mengizinkan seluruh kontrak gabungan untuk ditetapkan sebagai FVTPL.

        Liabilitas keuangan pada FVTPL disajikan sebesar nilai wajar dengan keuntungan atau kerugian yang
        timbul dari perubahan nilai wajar yang diakui dalam laporan laba rugi sepanjang hal tersebut bukan
        merupakan bagian dari hubungan lindung nilai yang ditentukan. Keuntungan atau kerugian bersih
        yang diakui dalam laba rugi menggabungkan setiap bunga yang dibayarkan atas liabilitas keuangan
        dan dimasukkan dalam item baris "Keuntungan dan Kerugian Lain-lain".

        Namun, untuk liabilitas keuangan yang ditetapkan sebagai FVTPL, jumlah perubahan nilai wajar
        liabilitas keuangan yang dapat diatribusikan pada perubahan risiko kredit sendiri dari liabilitas
        tersebut diakui dalam penghasilan komprehensif lain, kecuali pengakuan dampak dari perubahan
        risiko kredit liabilitas dalam penghasilan komprehensif lain akan menciptakan atau memperbesar
        inkonsistensi akuntansi dalam laba rugi.

        Sisa perubahan nilai wajar karena selain risiko kredit sendiri dari liabilitas diakui dalam laba rugi.
        Perubahan nilai wajar yang dapat diatribusikan pada risiko kredit liabilitas keuangan diakui dalam
        penghasilan komprehensif lain dan kemudian tidak direklasifikasi ke laba rugi; sebagai gantinya,
        mereka dipindahkan ke saldo laba pada saat penghentian pengakuan liabilitas keuangan.

        Keuntungan atau kerugian dari kontrak jaminan keuangan dan komitmen pinjaman yang diterbitkan
        oleh Perusahaan yang ditetapkan oleh Perusahaan pada nilai wajar melalui laba rugi diakui dalam
        laporan laba rugi.

        Liabilitas Keuangan Selanjutnya Diukur pada Biaya perolehan diamortisasi

        Liabilitas keuangan yang bukan merupakan imbalan kontinjensi dari pihak pengakuisisi dalam
        kombinasi bisnis, dimiliki untuk tidak diperdagangkan, atau ditetapkan sebagai FVTPL, selanjutnya
        diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.




                                                        18
Page 21
                           PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
              UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   e. Instrumen Keuangan (lanjutan)

     2. Liabilitas Keuangan (Lanjutan)

        Liabilitas Keuangan Selanjutnya Diukur pada Biaya perolehan diamortisasi (lanjutan)

        Metode suku bunga efektif adalah metode untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari
        liabilitas keuangan dan metode untuk mengalokasikan beban bunga selama periode yang relevan.
        Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran tunai
        di masa depan (termasuk semua biaya dan poin yang dibayarkan atau diterima yang merupakan
        bagian integral dari suku bunga efektif, biaya transaksi, dan premi atau diskon lainnya) selama
        perkiraan umur kewajiban keuangan atau (jika sesuai) periode yang lebih singkat, untuk biaya
        perolehan diamortisasi dari liabilitas keuangan.

        Keuntungan dan Kerugian Selisih Kurs

        Untuk liabilitas keuangan dalam mata uang asing dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi pada
        setiap tanggal pelaporan, keuntungan dan kerugian selisih kurs ditentukan berdasarkan biaya
        perolehan diamortisasi instrumen tersebut. Keuntungan dan kerugian selisih kurs ini diakui dalam
        “Keuntungan atau Kerugian Selisih Kurs” dalam laba rugi untuk liabilitas keuangan yang bukan
        merupakan bagian dari hubungan lindung nilai yang ditentukan.

        Untuk liabilitas yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai untuk lindung nilai atas risiko mata
        uang asing, keuntungan dan kerugian selisih kurs diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan
        diakumulasi dalam komponen ekuitas yang terpisah.

        Nilai wajar dari liabilitas keuangan dalam mata uang asing ditentukan dalam mata uang asing tersebut
        dan dijabarkan dengan kurs spot pada akhir periode pelaporan. Untuk liabilitas keuangan yang diukur
        pada FVTPL, komponen valuta asing merupakan bagian dari keuntungan atau kerugian nilai wajar dan
        diakui dalam laporan laba rugi untuk liabilitas keuangan yang bukan merupakan bagian dari hubungan
        lindung nilai yang ditentukan.

        Penghentian Pengakuan Liabilitas Keuangan

        Perusahaan menghentikan pengakuan liabilitas keuangannya jika, dan hanya jika, kewajiban
        Perusahaan dilepaskan, dibatalkan, atau habis masa berlakunya. Selisih antara nilai tercatat liabilitas
        keuangan yang dihentikan pengakuannya dan imbalan yang dibayarkan dan terutang, termasuk aset
        non tunai yang dialihkan atau liabilitas yang diambil alih, diakui dalam laporan laba rugi.

        Ketika Perusahaan menukar dengan pemberi pinjaman yang eksis, suatu instrumen utang ke
        instrumen lain dengan persyaratan yang secara substansial berbeda, pertukaran tersebut dicatat
        sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru. Demikian pula,
        Perusahaan mencatat modifikasi substansial dari persyaratan liabilitas yang ada atau bagian darinya
        sebagai penghapusan liabilitas keuangan asli dan pengakuan liabilitas baru.




                                                        19
Page 22
                           PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
              UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   e. Instrumen Keuangan (lanjutan)

     2. Liabilitas Keuangan (Lanjutan)

        Penghentian Pengakuan Liabilitas Keuangan (lanjutan)

        Diasumsikan bahwa persyaratannya secara substansial berbeda jika nilai sekarang yang didiskontokan
        dari arus kas menurut persyaratan baru, termasuk biaya yang dibayarkan setelah dikurangi biaya yang
        diterima dan didiskontokan menggunakan tarif efektif awal sekurang-kurangnya 10 persen berbeda
        dari nilai wajar yang didiskontokan atas nilai sisa arus kas dari liabilitas keuangan awal. Jika
        modifikasi tidak substansial, perbedaan antara: (1) nilai tercatat liabilitas sebelum modifikasi; dan (2)
        nilai kini arus kas setelah modifikasi harus diakui dalam laporan laba rugi sebagai keuntungan atau
        kerugian modifikasi dalam keuntungan dan kerugian lain.

     3. Instrumen Keuangan Derivatif

        Untuk mengelola eksposur terhadap risiko suku bunga dan nilai tukar mata uang asing, termasuk
        kontrak berjangka valuta asing dan swap suku bunga, Entitas dapat masuk ke dalam berbagai
        instrumen keuangan derivatif.

        Derivatif pada awalnya diakui pada nilai wajar pada tanggal kontrak derivatif ditandatangani dan
        selanjutnya diukur kembali ke nilai wajarnya pada setiap tanggal pelaporan. Keuntungan atau
        kerugian yang dihasilkan segera diakui dalam laba rugi kecuali derivatif tersebut ditetapkan dan
        efektif sebagai instrumen lindung nilai, di mana waktu pengakuan laba rugi tergantung pada sifat
        hubungan lindung nilai.

        Derivatif dengan nilai wajar positif diakui sebagai aset keuangan sedangkan derivatif dengan nilai
        wajar negatif diakui sebagai liabilitas keuangan. Derivatif tidak saling hapus dalam laporan keuangan
        kecuali Entitas memiliki hak hukum dan niat untuk saling hapus.

        Derivatif disajikan sebagai aset tidak lancar atau liabilitas tidak lancar jika sisa jatuh tempo instrumen
        tersebut lebih dari 12 bulan dan diperkirakan tidak akan direalisasikan atau diselesaikan dalam 12
        bulan. Derivatif lainnya disajikan sebagai aset lancar atau liabilitas lancar.

        Derivatif Melekat

        Derivatif melekat adalah komponen dari kontrak hibrida yang juga mencakup host non-derivatif
        dengan pengaruh bahwa beberapa arus kas dari instrumen gabungan bervariasi dengan cara yang
        serupa dengan derivatif yang berdiri sendiri.

        Derivatif yang melekat pada kontrak utama non-derivatif yang bukan merupakan aset keuangan dalam
        ruang lingkup PSAK 109 diperlakukan sebagai derivatif terpisah jika memenuhi definisi derivatif,
        risiko dan karakteristiknya tidak terkait erat dengan risiko dan karakteristik kontrak utama dan
        kontrak utama kontrak tidak diukur pada FVTPL.

        Derivatif yang melekat pada kontrak hibrida yang mengandung aset keuangan utama dalam ruang
        lingkup PSAK 109 tidak dipisahkan. Seluruh kontrak hibrida diklasifikasikan dan selanjutnya diukur
        sebagai biaya perolehan diamortisasi atau FVTPL sebagaimana mestinya.

                                                          20
Page 23
                           PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
              UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   e. Instrumen Keuangan (lanjutan)

     3. Instrumen Keuangan Derivatif (lanjutan)

        Derivatif Melekat (lanjutan)

        Berbeda dengan aset keuangan, ketentuan yang ada dalam PSAK 239 untuk pemisahan derivatif
        melekat tetap dilanjutkan untuk liabilitas keuangan, artinya liabilitas keuangan yang diukur pada
        biaya perolehan diamortisasi masih perlu dianalisis untuk menentukan apakah terdapat derivatif
        melekat yang harus dipertanggungjawabkan secara terpisah pada FVTPL.

        Jika kontrak hibrida merupakan liabilitas keuangan kuotasian, alih-alih memisahkan derivatif melekat,
        Entitas biasanya menetapkan seluruh kontrak hibrida pada FVTPL.

        Derivatif melekat disajikan sebagai aset tidak lancar atau liabilitas tidak lancar jika sisa jatuh tempo
        instrumen hibrida yang terkait dengan derivatif melekat lebih dari 12 bulan dan tidak diharapkan akan
        direalisasikan atau diselesaikan dalam 12 bulan.

     4. Akuntansi Lindung Nilai

        Entitas menetapkan derivatif tertentu sebagai instrumen lindung nilai sehubungan dengan risiko mata
        uang asing dan risiko suku bunga dalam lindung nilai nilai wajar, lindung nilai arus kas, atau lindung
        nilai atas investasi neto dalam operasi luar negeri yang sesuai. Lindung nilai atas risiko nilai tukar
        mata uang asing atas komitmen dicatat sebagai lindung nilai arus kas.

        Pada insepsi hubungan lindung nilai, Entitas mendokumentasikan hubungan antara instrumen lindung
        nilai dan item yang dilindung nilai, bersama dengan tujuan manajemen risiko dan strateginya untuk
        melakukan berbagai transaksi lindung nilai.

        Selanjutnya, pada awal lindung nilai dan secara berkelanjutan, Entitas mendokumentasikan apakah
        instrumen lindung nilai efektif dalam mengimbangi perubahan nilai wajar atau arus kas dari item yang
        dilindungi nilai yang disebabkan oleh risiko lindung nilai, yaitu ketika hubungan lindung nilai
        memenuhi semua dari persyaratan efektivitas lindung nilai berikut:
        - ada hubungan ekonomi antara item yang dilindungi nilai dan instrumen lindung nilai;
        - pengaruh risiko kredit tidak mendominasi perubahan nilai yang dihasilkan dari hubungan ekonomi
            tersebut; dan
        - rasio lindung nilai dari hubungan lindung nilai adalah sama dengan yang dihasilkan dari jumlah
            item yang dilindungi nilai yang sebenarnya dilindung nilai oleh Entitas dan jumlah instrumen
            lindung nilai yang sebenarnya digunakan Entitas untuk lindung nilai atas jumlah item yang
            dilindungi nilai tersebut.

        Jika hubungan lindung nilai tidak lagi memenuhi persyaratan efektivitas lindung nilai yang berkaitan
        dengan rasio lindung nilai tetapi tujuan manajemen risiko untuk hubungan lindung nilai yang
        ditentukan tetap sama, Entitas menyesuaikan rasio lindung nilai dari hubungan lindung nilai (yaitu
        menyeimbangkan kembali lindung nilai) sehingga memenuhi kriteria kualifikasi lagi.




                                                         21
Page 24
                           PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
              UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   e. Instrumen Keuangan (lanjutan)

     4. Akuntansi Lindung Nilai (lanjutan)

        Entitas hanya menetapkan nilai intrinsik kontrak opsi sebagai item lindung nilai. Perubahan nilai
        wajar dari nilai waktu selaras dari opsi diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan
        diakumulasikan dalam biaya penyisihan lindung nilai. Jika item yang dilindungi nilainya terkait dengan
        transaksi, nilai waktunya direklasifikasi ke laba rugi ketika item yang dilindungi nilainya
        mempengaruhi laba rugi. Jika item yang dilindungi nilai terkait dengan periode waktu, maka jumlah
        yang terakumulasi dalam biaya penyisihan lindung nilai direklasifikasi ke laba rugi secara basis
        rasional – Entitas menerapkan amortisasi garis lurus.

        Jumlah yang direklasifikasi tersebut diakui dalam laba rugi pada baris yang sama dengan item yang
        dilindungi nilai. Jika item yang dilindungi nilai adalah item non-keuangan, maka jumlah yang
        terakumulasi dalam biaya penyisihan lindung nilai dihapus langsung dari ekuitas dan dimasukkan ke
        dalam jumlah tercatat awal item non-keuangan yang diakui. Selanjutnya, jika Entitas mengharapkan
        sebagian atau seluruh kerugian yang terakumulasi dalam biaya penyisihan lindung nilai tidak akan
        dipulihkan di masa depan, jumlah tersebut segera direklasifikasi ke laba rugi.

        Lindung Nilai - Nilai Wajar

        Perubahan nilai wajar atas instrumen lindung nilai yang memenuhi syarat diakui dalam laba rugi
        kecuali jika instrumen lindung nilai tersebut melakukan lindung nilai atas instrumen ekuitas yang
        ditetapkan pada FVOCI dalam hal ini diakui dalam penghasilan komprehensif lain.

        Nilai tercatat item yang dilindungi nilai yang belum diukur pada nilai wajar disesuaikan dengan
        perubahan nilai wajar yang dapat diatribusikan pada risiko lindung nilai dengan entri yang sesuai
        dalam laba rugi. Untuk instrumen utang yang diukur pada FVOCI, nilai tercatatnya tidak disesuaikan
        karena telah diukur pada nilai wajarnya, tetapi keuntungan atau kerugian lindung nilai diakui dalam
        laba rugi, bukan penghasilan komprehensif lain. Jika item lindung nilai merupakan instrumen ekuitas
        yang ditetapkan pada FVOCI, keuntungan atau kerugian lindung nilai tetap berada dalam penghasilan
        komprehensif lain agar sesuai dengan instrumen lindung nilai.

        Entitas menghentikan akuntansi lindung nilai hanya jika hubungan lindung nilai (atau bagian darinya)
        tidak lagi memenuhi kriteria kualifikasi (setelah penyeimbangan kembali, jika berlaku). Ini termasuk
        contoh ketika instrumen lindung nilai kedaluwarsa atau dijual, dihentikan atau dilaksanakan.
        Penghentian diperhitungkan secara prospektif. Penyesuaian nilai wajar atas nilai tercatat item yang
        dilindungi nilai yang timbul dari risiko lindung nilai diamortisasi ke laba rugi sejak tanggal tersebut.

        Lindung Nilai - Arus Kas

        Bagian efektif dari perubahan nilai wajar derivatif dan instrumen lindung nilai lain yang memenuhi
        syarat yang ditetapkan dan memenuhi syarat sebagai lindung nilai arus kas, diakui dalam penghasilan
        komprehensif lain dan diakumulasikan dalam akun penyisihan lindung nilai arus kas, terbatas pada
        perubahan kumulatif nilai wajar dari item yang dilindungi nilai sejak dimulainya lindung nilai.
        Keuntungan atau kerugian yang terkait dengan bagian yang tidak efektif segera diakui dalam laba rugi,
        dan dimasukkan dalam baris item "Keuntungan dan Kerugian Lainnya".

                                                         22
Page 25
                           PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
              UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   e. Instrumen Keuangan (lanjutan)

     4. Akuntansi Lindung Nilai (lanjutan)

        Lindung Nilai - Arus Kas (lanjutan)

        Jumlah yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi dalam ekuitas
        direklasifikasi ke laba rugi pada periode ketika item yang dilindungi nilai mempengaruhi laba rugi, di
        baris yang sama dengan item yang dilindungi nilai yang diakui.

        Namun, ketika prakiraan transaksi lindung nilai menghasilkan pengakuan aset non-keuangan atau
        liabilitas non-keuangan, keuntungan dan kerugian yang sebelumnya diakui dalam penghasilan
        komprehensif lain dan diakumulasi dalam ekuitas dikeluarkan dari ekuitas dan dimasukkan dalam
        pengukuran awal biaya aset non-keuangan atau liabilitas non-keuangan. Transfer ini tidak
        mempengaruhi penghasilan komprehensif lain. Lebih lanjut, jika Entitas memperkirakan bahwa
        sebagian atau seluruh kerugian yang diakumulasi dalam penghasilan komprehensif lain tidak akan
        dipulihkan di masa depan, jumlah tersebut segera direklasifikasi ke laba rugi.

        Entitas menghentikan akuntansi lindung nilai hanya jika hubungan lindung nilai (atau bagian darinya)
        tidak lagi memenuhi kriteria kualifikasi (setelah penyeimbangan kembali, jika berlaku). Ini termasuk
        contoh ketika instrumen lindung nilai kedaluwarsa atau dijual, dihentikan atau dilaksanakan.
        Penghentian diperhitungkan secara prospektif. Keuntungan atau kerugian yang diakui dalam
        penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi dalam ekuitas pada saat itu tetap berada dalam
        ekuitas dan diakui pada saat prakiraan transaksi akhirnya diakui dalam laba rugi. Ketika prakiraan
        transaksi tidak lagi diharapkan terjadi, keuntungan atau kerugian yang diakumulasi dalam ekuitas
        segera diakui dalam laba rugi.

        Lindung Nilai Investasi Bersih dalam Operasi Asing

        Lindung nilai atas investasi bersih dalam operasi asing dicatat serupa dengan lindung nilai arus kas.
        Keuntungan atau kerugian dari instrumen lindung nilai yang terkait dengan bagian efektif dari lindung
        nilai diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam akun penyisihan
        penjabaran mata uang asing. Keuntungan atau kerugian yang terkait dengan bagian yang tidak efektif
        segera diakui dalam laba rugi, dan dimasukkan dalam baris item "Keuntungan dan Kerugian Lainnya".

        Keuntungan dan kerugian dari instrumen lindung nilai terkait dengan bagian efektif dari lindung nilai
        yang diakumulasi dalam penyisihan penjabaran mata uang asing direklasifikasi ke laba rugi atas
        pelepasan atau pelepasan sebagian operasi luar negeri.

     5. Pengaturan Saling Hapus

        Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan jumlah bersih disajikan di laporan posisi
        keuangan jika, dan hanya jika, Perusahaan memiliki hak yang dapat diberlakukan secara hukum untuk
        menghapus jumlah yang diakui; dan bermaksud untuk menyelesaikan secara neto, atau untuk
        merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan. Hak untuk kompensasi harus
        tersedia saat kini daripada bergantung pada peristiwa di masa depan dan harus dapat dilaksanakan
        oleh salah satu pihak lawan, baik dalam kegiatan bisnis normal dan dalam hal terjadi gagal bayar
        (default), keadaan tidak dapat membayar (insolvency) atau kebangkrutan.

                                                        23
Page 26
                           PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
              UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   e. Instrumen Keuangan (lanjutan)

     6. Reklasifikasi Instrumen Keuangan

        Untuk aset keuangan, diperlukan reklasifikasi antara FVTPL, FVOCI dan biaya perolehan diamortisasi,
        jika dan hanya jika tujuan model bisnis Perusahaan untuk aset keuangannya berubah sehingga
        penilaian model sebelumnya tidak berlaku lagi. Jika reklasifikasi sudah sesuai, maka harus dilakukan
        secara prospektif sejak tanggal reklasifikasi yang ditetapkan sebagai hari pertama periode pelaporan
        pertama setelah perubahan model bisnis. Perusahaan tidak menyajikan kembali keuntungan, kerugian,
        atau bunga yang diakui sebelumnya.

        PSAK 109 tidak mengizinkan reklasifikasi:
        - untuk investasi ekuitas yang diukur pada FVOCI, atau
        - di mana opsi nilai wajar telah dilaksanakan dalam kondisi apapun untuk aset keuangan atau
          liabilitas keuangan.

        Liabilitas keuangan tidak dapat direklasifikasi.

   f. Kas dan Setara Kas dan Kas yang Dibatasi Penggunaannya

     Kas adalah alat pembayaran yang siap dan bebas dipergunakan untuk membiayai kegiatan entitas. Setara
     kas adalah investasi yang sifatnya sangat likuid, berjangka pendek, dan dengan cepat dapat dijadikan kas
     dalam jumlah yang dapat ditentukan dan memiliki risiko perubahan nilai yang tidak signifikan dengan
     jangka waktu tiga bulan atau kurang sejak tanggal penempatan dan tidak digunakan sebagai jaminan atau
     tidak dibatasi penggunaannya.

     Kas di bank dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya sehubungan dengan persyaratan
     perjanjian pinjaman atau perjanjian lainnya disajikan sebagai “Kas di Bank dan Deposito Berjangka yang
     Dibatasi Penggunaannya” sebagai aset tidak lancar. Kas di bank dan deposito berjangka yang akan
     digunakan untuk membayar liabilitas yang akan jatuh tempo dalam 1 (satu) tahun, disajikan sebagai
     bagian dari aset lancar.

   g. Piutang Usaha

     Piutang usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan
     diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif, kecuali efek diskontonya tidak material, setelah
     dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu. Penyisihan piutang ragu-ragu dibentuk pada saat terdapat bukti
     obyektif bahwa saldo piutang tidak dapat ditagih. Piutang ragu-ragu dihapus pada saat piutang tersebut
     tidak akan tertagih.

   h. Biaya dibayar Dimuka

     Biaya dibayar dimuka diamortisasi sesuai masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan
     metode garis lurus.




                                                           24
Page 27
                            PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                 TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
               UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   i. Uang Muka

     Dibayar atas transaksi pembelian yang dibayarkan terlebih dahulu dan dipertimbangkan pada saat
     terjadinya transaksi.

   j. Persediaan dan Aset Real Estat

     Aset real estat, yang terutama terdiri dari tanah dalam pematangan, unit bangunan siap jual dan unit
     bangunan dalam penyelesaian, dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan
     nilai realisasi neto. Biaya perolehan ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata. Biaya perolehan
     atas tanah dalam pematangan termasuk biaya pengembangan dan pematangan tanah. Biaya perolehan
     atas unit bangunan terdiri dari biaya aktual konstruksi. Beban keuangan atas pinjaman bank dan fasilitas
     pinjaman lainnya yang diperoleh yang dapat diatribusikan langsung dengan pembelian; pengembangan
     dan pematangan tanah; serta konstruksi aset real estat akan dikapitalisasi.

     Tanah yang dimiliki oleh Perusahaan untuk pengembangan di masa yang akan datang, disajikan sebagai
     “Tanah untuk Pengembangan” di bagian aset di laporan posisi keuangan. Pada saat dimulainya
     pengembangan dan pembangunan infrastruktur, nilai tanah tersebut akan diklasifikasikan sebagai
     persediaan, properti investasi atau aset tetap, mana yang lebih sesuai.

     Selisih lebih nilai tercatat persediaan atas estimasi jumlah terpulihkannya diakui sebagai rugi penurunan
     nilai sebagai “Penyisihan atas Penurunan Nilai Persediaan” dalam laba rugi.

   k. Tanah Yang Belum Dikembangkan

     Tanah yang belum dikembangkan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan
     atau nilai realisasi neto.

     Biaya perolehan tanah yang belum dikembangkan dipindahkan ke tanah yang sedang dikembangkan
     pada saat pengembangan tanah akan dimulai dan konstruksi dilakukan.

   l. Aset Tetap

     Entitas menerapkan PSAK 216 (Revisi 2011) “Aset Tetap”. Entitas telah memilih model biaya (cost
     model) sebagai kebijakan akuntansi pengukuran aset tetapnya. Aset tetap dinyatakan sebesar biaya
     perolehan, kecuali tanah, dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai. Penyusutan dihitung
     dengan menggunakan metode garis lurus (straight line method) selama umur manfaat aset. Taksiran
     masa manfaat ekonomis sebagai berikut:
                                                                          Persentase        Masa Manfaat
                                                                              %                (Tahun)

     Bangunan                                                                 12,5%                  8
     Clubhouse                                                                  5%                  20
     Kolam Renang                                                               5%                  20
     Kendaraan                                                                12,5%                  8
     Peralatan Kantor                                                          25%                  4


                                                        25
Page 28
                            PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                 TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
               UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   l. Aset Tetap (lanjutan)

     Biaya pengurusan legal hak atas tanah dalam bentuk Hak Guna Bangunan (“HGB”) ketika tanah diperoleh
     pertama kali diakui sebagai bagian dari biaya perolehan tanah pada akun “Aset Tetap” dan tidak
     diamortisasi. Sementara biaya pengurusan atas perpanjangan HGB diakui sebagai bagian dari akun
     “Beban Ditangguhkan, Neto” pada laporan posisi keuangan dan diamortisasi sepanjang mana yang lebih
     pendek antara umur hukum hak dan umur ekonomis tanah. Pada setiap akhir tahun buku, manajemen
     mengkaji ulang nilai residu, umur manfaat dan metode penyusutan, dan jika sesuai dengan keadaan,
     disesuaikan secara prospektif.

     Beban perbaikan dan pemeliharaan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
     lain pada saat terjadinya; Biaya penggantian atau inspeksi yang signifikan dikapitalisasi pada saat
     terjadinya, dan jika besar kemungkinan manfaat ekonomis dimasa depan berkenaan dengan aset tersebut
     akan mengalir ke Perusahaan, dan biaya perolehan aset dapat diukur secara andal.

     Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak ada manfaat
     ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul
     dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan
     jumlah tercatat dari aset) dimasukkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain pada
     tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.

     Aset dalam penyelesaian disajikan dalam “Aset Tetap” dan dinyatakan sebesar biaya perolehan.
     Akumulasi biaya perolehan untuk aset dalam penyelesaian akan dipindahkan ke masing-masing aset
     tetap yang bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan sesuai dengan
     tujuannya.

   m. Utang Usaha

     Utang usaha adalah kewajiban untuk membayar barang atau jasa yang telah diperoleh dari pemasok
     dalam kegiatan usaha normal. Utang usaha dikelompokkan sebagai liabilitas jangka pendek apabila
     pembayaran jatuh tempo dalam waktu satu tahun atau kurang.Jika tidak, utang usaha tersebut disajikan
     sebagai liabilitas jangka panjang.

   n. Pengakuan Pendapatan dan Beban

     Pendapatan dari penjualan bangunan rumah, ruko dan bangunan sejenis lainnya beserta kaveling
     tanahnya diakui dengan metode akrual penuh apabila seluruh kriteria berikut terpenuhi:
     a. Proses penjualan telah selesai, pengikatan jual beli telah ditandatangani
     b. Harga jual akan tertagih
     c. Tagihan penjual tidak akan bersifat subordinasi di masa depan terhadap pinjaman lain yang akan
        diperoleh pembeli
     d. Penjualan telah mengalihkan risiko dan manfaat kepemilikan unit bangunan kepada pembeli melalui
        suatu transaksi yang secara substansi adalah penjualan dan penjual tidak lagi berkewajiban atau
        terlibat secara signifikan dengan unit bangunan tersebut.

     Apabila suatu transaksi tidak memenuhi seluruh kriteria pengakuan pendapatan dengan metode akrual
     penuh, pengakuan penjualan ditangguhkan dan transaksi tersebut diakui dengan metode uang muka
     sampai seluruh kriteria penggunaan metode akrual penuh terpenuhi.

                                                        26
Page 29
                           PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
              UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   n. Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan)

     Beban pokok penjualan lahan siap bangun ditentukan berdasarkan taksiran biaya perolehan tanah
     ditambah taksiran beban lain untuk pengembangan dan pembangunan prasarana penunjang. Beban
     pokok penjualan rumah hunian dan rumah gerai ditentukan berdasarkan seluruh biaya aktual pengerjaan
     yang terjadi dan taksiran biaya untuk menyelesaikan pengerjaan. Taksiran biaya untuk menyelesaikan
     pengerjaan disajikan dalam “Beban Akrual” yang disajikan pada laporan posisi keuangan. Perbedaan
     antara jumlah taksiran biaya dengan biaya aktual pengerjaan atau pengembangan dibebankan pada
     “Beban Pokok Pendapatan” periode berjalan.

     Beban diakui pada saat terjadinya (dasar akrual).

     Dalam menentukan pengakuan pendapatan, Perusahaan melakukan analisa transaksi melalui lima
     langkah analisa berikut:
     1. Identifikasi Kontrak dengan Pelanggan
        Kontrak adalah kesepakatan antara dua pihak atau lebih yang menciptakan hak dan kewajiban yang
        dapat dipaksakan.
     2. Identifikasi Kewajiban Pelaksanaan dalam Kontrak
        Kewajiban pelaksanaan adalah janji kepada pelanggan untuk mengalihkan barang atau jasa (atau
        sekumpulan barang atau jasa) yang bersifat dapat dibedakan; atau serangkaian barang atau jasa
        bersifat dapat dibedakan yang secara substansial sama dan memiliki pola pengalihan yang sama
        kepada pelanggan. Bersifat dapat dibedakan artinya dapat dipisahkan, atau dapat diidentifikasi secara
        terpisah.
     3. Penetapan Harga Transaksi
        Harga transaksi adalah jumlah imbalan yang diperkirakan menjadi hak Perusahaan dalam pertukaran
        untuk mengalihkan barang atau jasa kepada pelanggan, tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama
        pihak ketiga (misalnya, pajak pertambahan nilai). Jika imbalan yang dijanjikan dalam kontrak
        mencakup jumlah variabel, Perusahaan mengestimasi jumlah imbalan yang diharapkan menjadi
        haknya dalam pertukaran untuk mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan
        dikurangi estimasi jumlah variabel yang akan dibayar selama kontrak.
     4. Alokasi Harga Transaksi untuk Kewajiban Pelaksanaan
        Alokasikan harga transaksi untuk setiap kewajiban pelaksanaan berdasarkan harga jual berdiri sendiri
        relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan dalam kontrak. Jika hal ini tidak dapat
        diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif perlu diestimasi.
     5. Pengakuan Pendapatan ketika Kewajiban Pelaksanaan Dipenuhi
        Pendapatan dari penjualan diakui sebagai representasi penyerahan barang atau jasa dengan jumlah
        yang secara tepat mewakili kewajiban yang dilakukan dan hak untuk menerima imbalan sebagai
        imbalan atas barang dan/atau jasa tersebut. Pengakuan pendapatan tergantung pada apakah
        pengalihan diselesaikan sepanjang waktu atau pada waktu tertentu. Pengalihan kendali
        diperhitungkan.

     Berdasarkan kajian yang telah dilakukan Perusahaan terhadap kontrak pendapatan dengan mengacu
     pada 5 (lima) tahapan yang dijelaskan diatas, tidak terdapat dampak yang signifikan terhadap laporan
     keuangan Perusahaan.




                                                         27
Page 30
                           PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
              UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   o. Beban Pinjaman

     Bunga dan beban keuangan lainnya yang timbul dari pinjaman yang diperoleh untuk mendanai perolehan
     dan pengembangan tanah dan serta pembangunan bangunan dikapitalisasi ke persediaan dan tanah
     untuk pengembangan, yang mana lebih sesuai. Biaya pinjaman yang dikapitalisasi terdiri dari beban
     bunga, beban bank dan selisih kurs yang terjadi sehubungan dengan perolehan pinjaman tersebut.

     Besarnya biaya pinjaman yang dikapitalisasi dalam suatu periode ditentukan berdasarkan tingkat
     kapitalisasi dikalikan dengan jumlah yang dikeluarkan untuk perolehan, pematangan dan pembangunan
     tahun berjalan.

   p. Pajak Penghasilan

     Beban pajak tahun berjalan ditetapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 34 Tahun 2016 tentang
     pajak penghasilan atas penghasilan dari pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan, dan perjanjian
     pengikatan jual beli atas tanah dan/atau bangunan berserta perubahannya yang melingkupi kegiatan
     usaha utama Perusahaan dikenakan pajak penghasilan yang bersifat final (”PPh Final“) sebesar 2,5%.

     Penghasilan dan beban lain yang tidak terkait dengan kegiatan usaha utama tersebut dan belum
     dikenakan PPh Final lainnya dikenakan pajak penghasilan badan (”PPh Pasal 29“). Sesuai dengan
     peraturan perundangan perpajakan di Indonesia, penghasilan yang telah dikenakan PPh Final tidak lagi
     dilaporkan sebagai penghasilan kena pajak, semua beban sehubungan dengan penghasilan yang telah
     dikenakan PPh Final tidak boleh dikurangkan untuk tujuan pajak. Di lain pihak, baik pendapatan maupun
     beban tersebut dipakai dalam perhitungan laba rugi menurut akuntansi. Oleh karena itu, tidak terdapat
     perbedaan temporer sehingga tidak diakui adanya aset atau liabilitas pajak tangguhan. Liabilitas
     perpajakan diakui pada saat Surat Ketetapan Pajak (”SKP‘‘) diterima dan/atau, jika Perusahaan
     mengajukan keberatan dan/atau banding, pada saat keputusan atas keberatan dan/atau banding
     tersebut telah diterapkan.

   q. Imbalan Kerja

     Entitas mengadopsi program imbalan pasti yang tidak didanai dan mencatat imbalan kerja untuk
     memenuhi imbalan di bawah Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan
     Undang-Undang No 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

     Biaya imbalan kerja untuk pekerja harus diakui pada periode dimana imbalan diperoleh oleh pekerja,
     daripada ketika dibayar atau terutang.

     Komponen biaya imbalan pasti diakui sebagai berikut:
     1. biaya jasa diatribusikan ke periode sekarang dan masa lalu diakui dalam laporan laba rugi;
     2. bunga neto pada liabilitas atau aset imbalan pasti ditentukan dengan menggunakan tingkat diskonto
        pada awal periode diakui dalam laporan laba rugi;
     3. pengukuran kembali dari liabilitas atau aset imbalan pasti terdiri dari:
        - keuntungan dan kerugian aktuarial;
        - timbal balik aset program;
        - setiap perubahan dalam dampak batas atas aset, tidak termasuk jumlah yang dimasukkan dalam
           bunga neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto; diakui di OCI (tidak direklasifikasi ke laba rugi
           pada periode berikutnya).

                                                          28
Page 31
                            PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                 TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
               UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   q. Imbalan Kerja (lanjutan)

     Pengukuran liabilitas (aset) imbalan pasti bersih mensyaratkan penerapan metode penilaian aktuaria,
     atribusi imbalan untuk periode jasa, dan penggunaan asumsi aktuaria. Nilai wajar aset program
     dikurangi dari nilai kini liabilitas imbalan pasti dalam menentukan defisit bersih atau surplus.

     Nilai kini liabilitas imbalan pasti Perusahaan dan biaya jasa terkait ditentukan dengan menggunakan
     metode “Projected Unit Credit” , yang menganggap setiap periode jasa akan menghasilkan satu unit
     tambahan dari imbalan dan mengukur setiap unit secara terpisah untuk menghasilkan liabilitas akhir. Hal
     ini mensyaratkan Perusahaan untuk mengatribusikan imbalan pada periode kini (untuk menentukan
     biaya jasa kini) dan periode kini dan periode lalu (untuk menentukan nilai kini liabilitas imbalan pasti).
     Imbalan tersebut diatribusikan sepanjang periode jasa menggunakan formula imbalan yang dimiliki
     program, kecuali jasa pekerja di tahun tahun akhir akan meningkat secara material dibandingkan tahun-
     tahun sebelumnya, dalam hal ini menggunakan dasar metode garis lurus.

     Biaya jasa lalu adalah perubahan liabilitas imbalan pasti atas jasa pekerja pada periode-periode lalu, yang
     timbul sebagai akibat dari perubahan pengaturan program dalam periode kini (yaitu memperkenalkan
     perubahan program atau mengubah imbalan yang akan dibayar, atau kurtailmen yang secara signifikan
     mengurangi jumlah pekerja yang disertakan).

     Biaya jasa lalu diakui sebagai beban pada awal tanggal ketika perubahan program atau kurtailmen terjadi
     dan tanggal ketika Perusahaan mengakui setiap pesangon, atau biaya terkait restrukturisasi dalam PSAK
     No. 237, "Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi".

     Keuntungan atau kerugian atas penyelesaian program imbalan pasti diakui pada saat penyelesaian
     terjadi.

     Sebelum biaya jasa lalu ditentukan, atau keuntungan atau kerugian pada penyelesaian diakui, liabilitas
     imbalan pasti atau aset disyaratkan untuk diukur kembali, namun Perusahaan tidak disyaratkan untuk
     membedakan antara biaya jasa lalu yang dihasilkan dari kurtailmen dan keuntungan dan kerugian pada
     penyelesaian di mana transaksi ini terjadi bersama-sama.

   r. Penurunan Nilai Aset

     Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami
     penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian secara tahunan penurunan nilai
     aset diperlukan, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.

     Jumlah terpulihkan suatu aset atau Cash General Unit (CGU) adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai
     wajar dikurangi biaya pelepasan dan nilai pakainya. Jika jumlah terpulihkan suatu aset lebih kecil dari
     nilai tercatatnya, nilai tercatat harus diturunkan menjadi sebesar terpulihkan. Kerugian penurunan nilai
     diakui segera dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, kecuali berkaitan dengan aset
     revaluasian dimana rugi penurunan nilai diperlakukan sebagai penurunan revaluasi di OCI.

     Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill dibalik
     jika, dan hanya jika, terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah
     terpulihkan aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset
     dinaikkan ke jumlah terpulihkannya.

                                                         29
Page 32
                            PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                 TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
               UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   r. Penurunan Nilai Aset (lanjutan)

     Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah tercatat, neto setelah
     penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun
     sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui sebagai keuntungan dalam laporan laba rugi kecuali
     terkait dengan aset revaluasian dimana pembalikan diperlakukan sebagai kenaikan revaluasi dalam OCI.

   s. Provisi dan Kontinjensi

     Provisi diakui jika entitas memiliki liabilitas kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) yang
     diakibatkan peristiwa masa lalu, besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban tersebut
     mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal
     mengenai jumlah liabilitas tersebut dapat dibuat. Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan
     disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber daya untuk
     menyelesaikan kewajiban kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi dibatalkan.

     Liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan tetapi diungkapkan, kecuali arus keluar
     sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi kemungkinannya kecil. Aset kontinjensi tidak diakui
     dalam laporan keuangan tetapi diungkapkan jika terdapat kemungkinan besar arus masuk manfaat
     ekonomis akan diperoleh.

   t. Laba Per Saham

     Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
     dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang ditempatkan dan disetor penuh selama periode berjalan
     setelah dikurangi dengan saham yang diperoleh kembali.

     Saham biasa dapat diterbitkan atau jumlah saham biasa dapat berkurang, tanpa disertai perubahan pada
     arus kas atau aset lain atau pada liabilitas. Perubahan tersebut dapat berbentuk dividen saham, saham
     bonus, pemecahan saham atau penggabungan saham.

     Untuk perhitungan laba per saham, perubahan tersebut dianggap seolah-olah sudah terjadi pada awal
     tahun laporan keuangan yang disajikan.

   u. Pelaporan Segmen

     Sebuah segmen operasi adalah sebuah komponen dari entitas yang
     a. terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
        (termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang
     b. hasil operasinya dikaji ulang secara reguler oleh pengambil keputusan operasional untuk membuat
        keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan
     c. tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.

     Entitas melakukan segmentasi pelaporan berdasarkan informasi keuangan yang digunakan oleh
     pengambil keputusan operasional dalam mengevaluasi kinerja segmen dan menentukan alokasi sumber
     daya yang dimilikinya. Segmentasi berdasarkan aktivitas dari setiap kegiatan operasi entitas legal di
     dalam entitas. Seluruh transaksi antar segmen telah dieliminasi.

                                                          30
Page 33
                            PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                 TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
               UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   v. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

     Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang menyediakan tambahan informasi
     mengenai posisi keuangan Perusahaan pada tanggal laporan posisi keuangan (peristiwa penyesuai), jika
     ada, telah tercermin dalam laporan keuangan. Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan
     yang tidak memerlukan penyesuaian (peristiwa non-penyesuaian), apabila jumlahnya material, telah
     diungkapkan dalam laporan keuangan.

4. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN

   Pertimbangan, Estimasi dan Asumsi

   Penyusunan laporan keuangan mengharuskan manajemen Perusahaan untuk membuat pertimbangan,
   estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari pendapatan, beban, aset dan liabilitas,
   dan pengungkapan atas liabilitas kontijensi, pada akhir periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai
   pertimbangan, estimasi dan asumsi tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai
   tercatat pada aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya. Asumsi utama masa depan dan sumber
   utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian
   yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk periode berikutnya.

   Entitas mendasarkan estimasi dan asumsi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan
   disusun. Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar
   atau situasi diluar kendali Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat
   terjadinya. Pertimbangan, estimasi dan asumsi berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan
   kebijakan akuntansi Perusahaan yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam
   laporan keuangan:

   Menentukan Metode Penyusutan dan Estimasi Masa Manfaat Aset Tetap

   Entitas mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap berdasarkan utilisasi dari aset yang diharapkan
   dan didukung dengan rencana dan strategi usaha dan perilaku pasar. Estimasi dari masa manfaat aset tetap
   adalah berdasarkan penelaahan Entitas terhadap praktek industri, evaluasi teknis internal dan pengalaman
   untuk aset yang setara.

   Estimasi masa manfaat ditelaah minimal setiap akhir tahun pelaporan dan diperbarui jika ekspektasi
   berbeda dari estimasi sebelumnya dikarenakan pemakaian dan kerusakan fisik, keusangan secara teknis
   atau komersial dan hukum atau pembatasan lain atas penggunaan dari aset serta perkembangan teknologi.
   Namun demikian, adalah mungkin, hasil dimasa depan dari operasi dapat dipengaruhi secara material oleh
   perubahan-perubahan dalam estimasi yang diakibatkan oleh perubahan faktor-faktor yang disebutkan di
   atas, dan karenanya biaya penyusutan masa depan mungkin direvisi.

   Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa
   manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 4 sampai
   dengan 20 tahun. Ini adalah umur yang secara umum diharapkan dalam industri dimana Perusahaan
   menjalankan bisnisnya.




                                                        31
Page 34
                            PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                 TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
               UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

4. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

   Estimasi Beban Pensiun dan Imbalan Kerja

   Penentuan liabilitas atas pensiun dan kewajiban imbalan kerja Perusahaan bergantung pada pemilihan
   asumsi yang digunakan oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi
   tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri
   karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian.

   Sementara Perusahaan berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan
   pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Perusahaan dapat
   mempengaruhi secara material liabilitas diestimasi atas pensiun dan imbalan kerja dan beban imbalan kerja
   neto.

   Menentukan Pajak Penghasilan

   Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat
   transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang kegiatan
   usaha normal. Entitas mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan
   terdapat tambahan pajak penghasilan badan.

   Dalam situasi tertentu, Entitas tidak dapat menentukan secara pasti jumlah liabilitas pajak mereka pada saat
   ini atau masa depan karena proses pemeriksaan, atau negosiasi dengan otoritas perpajakan. Ketidakpastian
   timbul terkait dengan interpretasi dari peraturan perpajakan yang kompleks serta jumlah dan waktu dari
   penghasilan kena pajak di masa depan.

   Dalam menentukan jumlah yang harus diakui terkait dengan liabilitas pajak yang tidak pasti, Entitas
   menerapkan pertimbangan yang sama yang akan mereka gunakan dalam menentukan jumlah cadangan
   yang harus diakui sesuai dengan PSAK 237 (Revisi 2009) “Provisi, Liabilitas Kontijensi dan Aset Kontijensi”.
   Entitas membuat analisis untuk semua posisi pajak terkait dengan pajak penghasilan untuk menentukan jika
   liabilitas pajak untuk manfaat pajak yang belum diakui harus diakui.




                                                         32
Page 35
                               PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                    TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
                  UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5.   KAS DAN SETARA KAS

     Akun ini terdiri dari:
                                                                              30 Juni 2026     31 Desember 2025

     Kas                                                                         65.459.569         66.334.576
     Bank
       PT Bank Rakyat Indonesia Tbk                                           3.904.036.970       7.035.557.332
       PT Bank Central Asia Tbk                                               1.118.332.679       1.321.635.623
       PT Bank Tabungan Negara Tbk                                              102.422.764         102.268.289
       PT Bank Mandiri Tbk                                                      554.190.315         553.064.287
     Jumlah                                                                   5.744.442.297       9.078.860.107

     Tidak ada saldo kas dan setara kas yang dibatasi penggunaanya, dijaminkan dan yang ditempatkan pada pihak
     berelasi.

6.   PIUTANG USAHA

     Akun ini terdiri dari:
                                                                              30 Juni 2026     31 Desember 2025
     Pihak Ketiga
        Pelanggan Perorangan                                                  8.330.878.788       7.173.219.036
        Dikurangi:
        Cadangan Penurunan Nilai Piutang Usaha                                   (5.973.096)         (5.973.096)
     Jumlah                                                                   8.324.905.692       7.167.245.940

     Rincian piutang usaha berdasarkan umur piutang adalah sebagai berikut:

                                                                              30 Juni 2026     31 Desember 2025
     Jatuh Tempo:
        Kurang dari 30 Hari                                                               -         981.100.000
        31 - 60 Hari                                                            533.700.000         634.263.636
        Lebih dari 60 Hari                                                    7.797.178.788       5.557.855.400
     Dikurangi:                                                               8.330.878.788       7.173.219.036
        Cadangan Penurunan Nilai Piutang Usaha                                   (5.973.096)         (5.973.096)
     Jumlah                                                                   8.324.905.692       7.167.245.940

     Rincian dan mutasi cadangan penurunan nilai piutang usaha adalah sebagai berikut:

                                                                              30 Juni 2026     31 Desember 2025

     Saldo Awal                                                                   5.973.096           5.788.114
     Penambahan                                                                           -             184.982
     Saldo Akhir                                                                  5.973.096           5.973.096

     Pada tanggal 30 Juni 2026 dan pada tanggal 31 Desember 2025, seluruh piutang usaha Perusahaan di atas
     adalah piutang dari pihak ketiga dalam mata uang Rupiah dan tidak terdapat piutang usaha yang dijadikan
     jaminan. Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan penurunan nilai piutang usaha cukup memadai untuk
     menutup kemungkinan kerugian atas penurunan nilai piutang usaha.

                                                          33
Page 36
                               PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                    TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
                  UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

7.   ASET KEUANGAN LANCAR LAINNYA

     Akun ini terdiri dari:
                                                                         30 Juni 2026       31 Desember 2025
     Saldo Bank yang Dibatasi Penggunaannya
        PT Bank Rakyat Indonesia Tbk                                                    -      2.000.000.000
     Jumlah                                                                             -      2.000.000.000

     Saldo bank yang dibatasi penggunaannya di PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, Giro Nomor Rekening 0054-01-
     003649-30-5 sebesar Rp2.000.000.000 digunakan sebagai jaminan terkait pinjaman kredit Cash Collateral
     yang diperoleh PT Minahasa Membangun Hebat dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Catatan 13).

8.   PIUTANG LAIN-LAIN

     Akun ini terdiri dari:
                                                                         30 Juni 2026       31 Desember 2025
     Pihak Ketiga
        Customer                                                            195.422.059            312.284.137
        Karyawan                                                             36.568.525             12.568.525
     Jumlah                                                                 231.990.584            324.852.662

     Pada tanggal 30 Juni 2026 dan pada tanggal 31 Desember 2025, seluruh piutang lain-lain Perusahaan
     merupakan piutang dalam mata uang Rupiah. Manajemen berkeyakinan bahwa piutang lain-lain tersebut
     dapat tertagih, sehingga tidak perlu dibuat cadangan kerugian penurunan nilai piutang.

9.   PERSEDIAAN

     Akun ini terdiri dari:
                                                                         30 Juni 2026       31 Desember 2025

     Tanah Minahasa/Sawangan                                             14.197.123.420       12.448.408.783
     Bangunan Unit                                                       31.968.684.214       27.774.482.015
     Jumlah                                                              46.165.807.634       40.222.890.798

     Tanah yang sedang dikembangkan terdiri dari:
                                                                                    30 Juni 2026
                                                                             Luas                  Jumlah

     Tanah Minahasa/Sawangan                                                 99.492 m2        14.197.123.420
     Jumlah                                                                  99.492 m2        14.197.123.420

                                                                                31 Desember 2025
                                                                             Luas             Jumlah

     Tanah Minahasa/Sawangan                                                 82.763 m2        12.448.408.783
     Jumlah                                                                  82.763 m2        12.448.408.783




                                                        34
Page 37
                             PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                  TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
                UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

9.   PERSEDIAAN (Lanjutan)

     Bangunan yang sedang dikembangkan terdiri dari:
                                                                           30 Juni 2026
                                                       Jumlah Unit             Luas                Jumlah

     Perumahan Sawangan Permai                                    82               7.850 m2     31.968.684.214
     Jumlah                                                       82               7.850 m2     31.968.684.214

                                                                        31 Desember 2025
                                                       Jumlah Unit            Luas                 Jumlah

     Perumahan Sawangan Permai                                   196           29.225 m2        27.774.482.015
     Jumlah                                                      196           29.225 m2        27.774.482.015

     Mutasi tanah dan bangunan yang sedang dikembangkan adalah sebagai berikut:

                                                                           30 Juni 2026       31 Desember 2025
     Tanah
        Saldo Awal                                                        12.448.408.783        13.515.910.033
        Penambahan                                                         2.163.854.012                     -
        Dialokasikan - Beban Pokok Penjualan (Catatan 22)                   (415.139.375)       (1.067.501.250)
     Saldo Akhir                                                          14.197.123.420        12.448.408.783

     Bangunan
        Saldo Awal                                                        27.774.482.015        26.657.078.255
        Penambahan                                                        10.080.686.047        14.274.147.000
        Dialokasikan - Beban Pokok Penjualan (Catatan 22)                 (5.886.483.848)      (13.156.743.240)
     Saldo Akhir                                                          31.968.684.214        27.774.482.015

     Tanah yang sedang dikembangkan merupakan tanah milik Perusahaan untuk pembangunan rumah tinggal di
     Perumahan Sawangan Permai yang sebagian besar merupakan tanah yang siap dijual. Hak legal atas tanah aset
     real estat berupa Hak Guna Bangunan (HGB) atas nama Perusahaan yang akan jatuh tempo pada tahun 2050.
     Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dalam perpanjangan dan proses sertifikasi hak atas tanah
     karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti pemilikan yang memadai.

     Berdasarkan penelaahan terhadap aset real estat pada akhir tahun, manajemen berkeyakinan bahwa tidak
     perlu dilakukan penurunan nilai aset real estat.

     Pada tanggal 30 Juni 2026 dan pada tanggal 31 Desember 2025, tidak terdapat persediaan yang diasuransikan.




                                                            35
Page 38
                             PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                  TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
                UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. UANG MUKA

   Akun ini terdiri dari:
                                                                        30 Juni 2026       31 Desember 2025

   Pembelian Tanah                                                                     -      2.141.993.662
   Jumlah                                                                              -      2.141.993.662

   Perusahaan membeli lahan yang bersebelahan dengan tanah milik Perusahaan sebelumnya dengan luas
   18.104 m2 dimana Perusahaan telah mendapat surat Pertimbangan Teknis Pertanahan Kegiatan Penerbitan
   PKKPR Untuk Kegiatan Berusaha dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional
   Nomor: 5/2025 tanggal 22 September 2025.

   Perusahaan juga telah mendapat surat Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Untuk Kegiatan
   Berusaha dari Pemerintah Republik Indonesia Nomor: 15102510317102005 tanggal 15 Oktober 2025.

11. TANAH YANG BELUM DIKEMBANGKAN

   Rincian tanah yang belum dikembangkan adalah sebagai berikut:

                                           30 Juni 2026                        31 Desember 2025
                                    Luas                  Jumlah            Luas             Jumlah

   Tanah Warembungan                38.000 m2      10.374.000.000           38.000 m2        10.374.000.000
   Tanah Malalayang                  2.373 m2         641.006.400            2.373 m2           641.006.400
   Jumlah                           40.373 m2      11.015.006.400           40.373 m2        11.015.006.400

   Perusahaan telah akusisi Tanah seluas 38.000 m2 dari Hendra Sutanto yang berlokasi di Desa Warembungan,
   Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, sebesar Rp9.880.000.000 ditambahan
   dengan biaya BPHTB sebesar Rp494.000.000, sehingga total nilai transaksi adalah sebesar Rp10.374.000.000
   dan tanah dari Jon Fieris seluas 1.323 m2 dan 1.050 m2 yang berlokasi di Desa/Kelurahan Malalayang Satu
   Timur, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, sebesar Rp616.980.000 ditambah
   dengan biaya BPHTB sebesar Rp24.026.400, sehingga total nilai transaksi adalah sebesar Rp641.006.400,
   sebagaimana diungkapkan pada Catatan 30.

   Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dalam proses sertifikasi dan perpanjangan hak atas tanah
   karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti pemilikan yang memadai.

   Harga pasar tanah dilokasi tersebut mengalami perubahan, namun Perusahaan tidak melakukan penilaian atas
   hal tersebut pada tahun 2025, sedangkan penilaian hanya dilakukan tahun 2023 oleh KJPP Teguh Hermawan
   Yusuf & Rekan tanggal 22 Februari 2023 sehingga penilaian Persediaan tanah yang belum dikembangkan
   dinilai berdasarkan harga perolehan.

   Rincian nilai wajar dari tanah yang belum dikembangkan yang dinilai oleh KJPP Teguh Hermawan Yusuf &
   Rekan tanggal 22 Februari 2023 dan nilai tercatat untuk tanggal 30 Juni 2026 antara lain:
                                                                                               Nilai Wajar
                                                                            Nilai Tercatat   (Tidak diaudit)

   Tanah Warembungan dan Malalayang                                     10.496.980.000       10.093.000.000
   Jumlah                                                               10.496.980.000       10.093.000.000

                                                          36
Page 39
                             PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                  TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
                UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. ASET TETAP
   Akun ini terdiri dari:
                                                            30 Juni 2026
                                Saldo Awal         Penambahan        Pengurangan        Saldo Akhir
   Harga Perolehan
   Pemilikan Langsung:
      Tanah                      523.590.000                    -                   -     523.590.000
      Bangunan                   996.500.000                    -                   -     996.500.000
      Prasarana
         Club House             2.288.288.288                   -                   -    2.288.288.288
         Kolam Renang           1.801.801.802                   -                   -    1.801.801.802
         Kantor Marketing       5.672.657.658                   -                   -    5.672.657.658
      Peralatan Kantor            322.838.840           1.917.014                   -      324.755.854
   Aset Sewa Pembiayaan:
      Kendaraan                  663.885.780                    -                   -      663.885.780
   Jumlah                     12.269.562.368            1.917.014                   -   12.271.479.382
   Akumulasi Penyusutan
   Pemilikan Langsung:
      Bangunan                   498.250.000          62.281.250                    -     560.531.250
      Prasarana
         Club House              190.690.691          57.207.207                    -     247.897.898
         Kolam Renang            150.150.150          45.045.045                    -     195.195.195
         Kantor Marketing         47.272.147         141.816.442                    -     189.088.589
      Peralatan Kantor           171.593.290          39.118.086                    -     210.711.376
   Aset Sewa Pembiayaan:
      Kendaraan                  190.632.617          41.492.861                    -      232.125.478
   Jumlah                      1.248.588.895         386.960.891                    -    1.635.549.786
   Nilai Buku                 11.020.973.473                                            10.635.929.596
                                                         31 Desember 2025
                                Saldo Awal         Penambahan      Pengurangan          Saldo Akhir
   Harga Perolehan
   Pemilikan Langsung:
      Tanah                      523.590.000                    -                   -     523.590.000
      Bangunan                   996.500.000                    -                   -     996.500.000
      Prasarana
         Club House             2.288.288.288                  -                    -    2.288.288.288
         Kolam Renang           1.801.801.802                  -                    -    1.801.801.802
         Kantor Marketing                   -      5.672.657.658                    -    5.672.657.658
      Peralatan Kantor            236.998.323         85.840.517                    -      322.838.840
   Aset Sewa Pembiayaan:
      Kendaraan                  663.885.780                    -                   -     663.885.780
   Bangunan Dalam
      Proses                    2.278.063.063      3.394.594.595        5.672.657.658                -
   Jumlah                       8.789.127.256      9.153.092.770        5.672.657.658   12.269.562.368
   Akumulasi Penyusutan
   Pemilikan Langsung:
      Bangunan                   373.687.500         124.562.500                    -     498.250.000
      Prasarana
         Club House               76.276.277         114.414.414                    -     190.690.691
         Kolam Renang             60.060.060          90.090.090                    -     150.150.150
         Kantor Marketing                  -          47.272.147                           47.272.147
      Peralatan Kantor           105.391.373          66.201.917                    -     171.593.290
   Aset Sewa Pembiayaan:
      Kendaraan                   107.646.894         82.985.723                    -      190.632.617
   Jumlah                         723.062.104        525.526.791                    -    1.248.588.895
   Nilai Buku                   8.066.065.152                                           11.020.973.473
                                                      37
Page 40
                            PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                 TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
               UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. ASET TETAP (Lanjutan)

   Tanah dan Bangunan milik Perusahaan dengan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB), berupa bangunan
   kantor dengan luas lahan 989 m2, luas bangunan 144 m2 yang terletak di Perumahan Sawangan Permai,
   Sawangan, Tombulu, Kab. Minahasa, Sulawesi Utara.

   Bangunan kantor marketing luas 1.138 m2 dengan nilai tercatat sebesar Rp5.657.657.658. Jumlah pengeluaran
   yang diakui dalam jumlah tercatat adalah jumlah seluruh pengeluaran yang dikeluarkan oleh Perusahaan
   untuk memperoleh aset tersebut. Berita acara serah terima dari Kontraktor ke Perusahaan atas bangunan
   kantor marketing tanggal 21 November 2025. Perusahaan mendapatkan persetujuan kesesuaian kegiatan
   pemanfaatan ruangan untuk kegiatan berusaha dari Pemerintah Republik Indonesia Nomor :
   27022410317102001 tanggal 27 Februari 2024. Berita acara serah terima dari Kontraktor ke Perusahaan atas
   club house dan kolam renang tanggal 31 Mei 2024.

   Aset tetap telah diasuransikan, kendaraan kepada PT Asuransi Umum BCA (pihak ketiga) dengan nilai
   pertanggungan sebesar Rp358.900.000 dan kepada PT BRI Asuransi Indonesia (pihak ketiga) dengan nilai
   pertanggungan sebesar Rp201.000.000. Bangunan diasuransikan kepada PT BRI Asuransi Indonesia dengan
   nilai pertanggungan sebesar Rp996.500.000. Kolam renang dan club house kepada PT BRI Asuransi Indonesia
   dengan nilai pertanggungan masing-masing sebesar Rp2.000.000.000. Manajemen berpendapat bahwa nilai
   pertanggungan telah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko tersebut.

   Berdasarkan perjanjian pembiayaan pada bulan Juli 2024 dengan PT BCA Finance (Catatan 15), Perusahaan
   membeli aset tetap berupa Kendaraan Mobil Type STARGAZER X Prime IVT 6P dengan jumlah fasilitas
   pembiayaan sebesar Rp247.864.366. Perjanjian tersebut berlaku untuk jangka waktu 1 tahun terhitung sejak
   realisasi fasilitas pembiayaan. Kendaraan tersebut dibayarkan dengan cara angsuran sebanyak 12 kali.

   Berdasarkan perjanjian pembiayaan pada bulan Agustus 2022 dengan PT BCA Finance (Catatan 15),
   Perusahaan membeli aset tetap berupa Kendaraan Mobil Type BRV 1.5 E CVT dengan jumlah fasilitas
   pembiayaan sebesar Rp272.243.979. Perjanjian tersebut berlaku untuk jangka waktu 2 tahun terhitung sejak
   realisasi fasilitas pembiayaan. Kendaraan tersebut dibayarkan dengan cara angsuran sebanyak 24 kali.

   Tidak terdapat aset tetap yang sudah disusutkan penuh namun masih digunakan untuk menunjang
   operasional Perseroan, tidak terdapat asset tetap yang tidak dipakai sementara, tidak terdapat asset tetap yang
   berasal dari hibah dan yang dihentikan dari penggunaan aktif, dan tidak terdapat asset tetap yang tidak
   diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual.

   Berdasarkan hasil penelaahan terhadap nilai yang dapat diperoleh kembali dari aset tetap, manajemen
   Perusahaan berkeyakinan bahwa tidak ada kejadian-kejadian atau perubahan-perubahan yang
   mengindikasikan adanya penurunan nilai aset pada tanggal 30 Juni 2026 dan pada tanggal 31 Desember 2025.




                                                          38
Page 41
                             PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                  TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
                UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. UTANG BANK

   Akun ini terdiri dari:
                                                                        30 Juni 2026       31 Desember 2025

   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                                              -      2.000.000.000
   Jumlah                                                                              -      2.000.000.000

   Mutasi utang bank adalah sebagai berikut:
                                                                        30 Juni 2026       31 Desember 2025

   Saldo Awal                                                            2.000.000.000        2.628.000.000
   Arus Kas:
      Penerimaan Utang Bank                                              8.900.000.000        3.000.000.000
      Pembayaran Utang Bank                                            (10.900.000.000)      (3.628.000.000)
   Saldo Akhir                                                                       -        2.000.000.000

   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

   Berdasarkan Surat Pengakuan Utang No. B./KC-XII/SH-3/CC/12/2025 tanggal 31 Desember 2025, PT
   Minahasa Membangun Hebat menerima uang sebagai pinjaman kredit dengan agunan kas (Cash Collateral)
   dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, dengan ketentuan sebagai berikut:

   Jenis Kredit             : Kredit Cash Collateral
   Jumlah Plafon            : Rp2.000.000.000 (tiga milyar rupiah)
   Bentuk Kredit            : Maks. Co. Tetap
   Tujuan Penggunaan        : Kebutuhan konsumtif pengganti modal kerja
   Jangka Waktu             : 12 (dua belas) bulan, terhitung sejak tanggal 31 Desember 2025 sampai dengan
                              31 Desember 2026
   Suku Bunga               : 3,32% p.a, review setiap saat
   Agunan Kredit            : Giro BRI Nomor Rekening 0054-01-003649-30-5 Nominal Rp2.000.000.000
                              (diblokir)

   Berdasarkan Surat Penawaran Putusan Kredit (SPPK) No. B.320/KC-XII/ADK/09/2024 tanggal 27 September
   2024, PT Minahasa Membangun Hebat mendapat fasilitas kredit dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk,
   dengan ketentuan sebagai berikut:

   Jenis Kredit             : Kredit Modal Kerja Pengembang
   Jumlah Plafon            : Rp14.850.000.000 (empat belas milyar delapan ratus lima puluh juta rupiah)
   Bentuk Kredit            : Pseudo R/C Maks CO Menurun - Non Revolving
   Tujuan Penggunaan        : Tambahan Modal Kerja Pengembang untuk pembiayaan perumahan Sawangan
                              Permai.
   Jangka Waktu             : 24 (dua puluh empat) bulan, terhitung sejak penandatanganan perjanjian kredit
   Avaibility Periode       : 12 (dua belas) bulan, terhitung sejak penandatanganan perjanjian kredit
   Suku Bunga               : 11,50% per tahun
   Agunan Kredit            - Tanah 59 SHGB dan diikat dengan bentuk HT I baru senilai Rp16.550.000.000
                              (enam belas milyar lima ratus lima pluh lima juta rupiah)




                                                       39
Page 42
                           PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
              UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. UTANG BANK (Lanjutan)

   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (lanjutan)

   Berdasarkan Surat Penawaran Putusan Kredit (SPPK) No. B.309/KC-XII/ADK/09/2024 tanggal 20 September
   2024, tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, tidak
   diperkenankan, antara lain tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

   - Melakukan tindakan peleburan (merger) dan/atau penggabungan usaha (konsolidasi) dengan pihak lain.
   - Mengikat diri sebagai Penjamin (Borg) , menjaminkan harta kekayaan dalam bentuk dan maksud apapun
     kepada pihak lain kecuali yang sudah ada saat ini.
   - Melakukan perubahan anggaran dasar, merubah susunan Direksi dan Komisaris dan/atau perubahan
     pemilikan saham, dan komposisi permodalan.
   - Melunasi dan/atau membayar utang kepada pemegang saham sebelum melakukan pelunasan utang kepada
     Bank.
   - Memberikan pinjaman kepada siapapun juga, termasuk kepada para pemegang saham, kecuali jika
     pinjaman tersebut diberikan dalam rangka transaksi dagang yang berkaitan langsung dengan usahanya.
   - Melakukan pembayaran bunga atas pinjaman pemegang saham.
   - Melakukan pembagian dividen kepada para pemegang saham.
   - Menerima pinjaman dari pihak lain kecuali jika pinjaman tersebut diterima dalam rangka transaksi dagang
     yang berkaitan langsung dengan usahanya.
   - Mengajukan permohonan pernyataan pailit dan/atau penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU)
     kepada Pengadilan Niaga.
   - Menyerahkan atau mengalihkan seluruh atau sebagian dari hak dan/atau kewajiban Nasabah yang timbul
     berdasarkan Perjanjian Kredit ini dan/atau perjanjian Agunan kepada pihak lain.
   - Melakukan investasi, penyertaan modal atau pengambilalihan saham pada perusahaan lain.
   - Mengalihkan, menjaminkan dan /atau menyewakan kepada pihak lain objek agunan, dan memastikan
     bahwa Pemilik Agunan (apabila relevan) tidak melakukan hal tersebut, baik sebagian maupun seluruhnya,
     termasuk mengubah sifat dan tujuan kegunaannya baik seluruhnya maupun sebagian, tanpa persetujuan
     terlebih dahulu dari Bank. Apabila perjanjian pengikatan dan/atau sewa Agunan dimaksud telah ada
     sebelum diadakan perikatan dengan Bank, maka perjanjian tersebut tidak dapat diteruskan tanpa
     persetujuan tertulis Bank.
   - Mengubah bentuk atau status hukum perusahaan, memindahtangakan saham perusahaan baik antara
     pemegang saham maupun kepada pihak lain.
   - Membubarkan perusahaan dan/atau perusahaan anak.
   - Mengijinkan pihak lain menggunakan perusahaan untuk kegiatan usaha pihak lain.
   - Menjual, melepaskan dan/atau mengalihkan 35% aset perusahaan kepada pihak lain baik dalam satu
     transaksi maupun dalam beberapa transaksi yang dilaksanakan dalam jangka waktu 2 tahun.
   - Mengubah hak-hak atas barang Agunan tanpa persetujuan tertulis Bank.
   - Apabila Agunan disewakan kepada pihak lain, maka sewa yang ditentukan untuk Agunan yang dijaminkan
     kepada Bank atau uang ganti kerugian atas penggunaan Agunan itu tidak boleh diturunkan atau diterima
     sebagai persekot dan juga hak untuk menerimanya tidak boleh dilepaskan kepada orang lain selain kepada
     Bank, tidak boleh diserahkan atau digadaikan.
   - Melakukan divestasi atas anak perusahaan.
   - Mengadakan transaksi dengan seseorang atau suatu pihak termasuk tetapi tidak terbatas pada perusahaan
     afiliasinya, dengan cara-cara yang berbeda diluar praktek-praktek dan kebiasaan yang wajar dan
     melakukan pembelian yang lebih mahal dan melakukan penjualan lebih murah dari harga pasar.




                                                       40
Page 43
                             PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                  TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
                UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. UTANG BANK (Lanjutan)

   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (lanjutan)

   Selain itu, selama masa berlakunya perjanjian ini, Perusahaan harus memelihara rasio keuangan sebagai
   berikut:

   Pembatasan Keuangan
                                                                             30 Juni 2026       31 Desember 2025

   Rasio Lancar > 100%                                                            9017,05%             2321,43%
   Ebitda Bernilai Positif                                                    1.426.070.239        3.388.817.442
   Laba Bersih Bernilai Positif                                               1.098.280.685        2.741.459.295
   DSCR > 1,5x                                                                         0,89                 0,97

   Pembatasan keuangan DSCR > 1, 5x tidak terpenuhi

14. UANG MUKA PENJUALAN

   Akun ini terdiri dari:
                                                                             30 Juni 2026       31 Desember 2025

   Uang Muka Penjualan                                                          678.322.862         697.789.607
   Jumlah                                                                       678.322.862         697.789.607

   Uang muka penjualan merupakan uang muka yang diterima dari penjualan rumah tinggal di Perumahan
   Sawangan Permai Minahasa, yang belum memenuhi persyaratan untuk diakui sebagai pendapatan.

15. UTANG SEWA PEMBIAYAAN

   Perusahaan memiliki perjanjian sewa pembiayaan dengan PT BCA Finance. Pembiayaan ini meliputi
   kendaraan.
                                                               30 Juni 2026    31 Desember 2025

   Liabilitas – Awal                                                                        -       125.263.380
   Liabilitas yang timbul selama tahun berjalan                                             -                 -
   Jumlah Liabilitas                                                                        -       125.263.380

   Pembayaran selama tahun berjalan                                                         -       (125.263.380)

   Liabilitas – Akhir                                                                       -                  -

   Liabilitas jatuh tempo dalam setahun                                                     -                  -

   Liabilitas Jangka Panjang                                                                -                  -

   Utang sewa pembiayaan ini dikenai bunga berkisar 3,00% flat p.a

   Beban bunga dari utang sewa pembiayaan untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025, disajikan
   sebagai “beban bunga” dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Kendaraan milik
   Perusahaan digunakan sebagai jaminan untuk utang pembiayaan yang diperoleh Perusahaan (Catatan 12).

                                                            41
Page 44
                            PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                 TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
               UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA

   Perusahaan mencatat estimasi liabilitas atas imbalan kerja karyawan pada tanggal 31 Desember 2025
   berdasarkan perhitungan aktuarial yang dilakukan oleh Kantor Konsultan Aktuaria (KKA) Tubagus Syafrial &
   Amran Nangasan, aktuaris independen, berdasarkan laporannya pada tanggal 30 Januari 2026, yang
   menggunakan metode “Projected Unit Credit”.

   Asumsi-asumsi pokok yang digunakan dalam perhitungan aktuaria tersebut adalah sebagai berikut:

                                                                          30 Juni 2026      31 Desember 2025

   Tingkat Diskonto                                                          6,07%                 6,07%
   Tingkat Kenaikan Gaji                                                     7,00%                 7,00%
   Tabel Mortalita                                                              (TMI) IV – 2019 Unisex
   Proporsi Pengambilan Pensiun Normal                                      55 tahun              55 tahun
   Metode                                                                        Projected Unit Credit

   Analisis liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan yang disajikan sebagai “Estimasi Liabilitas atas
   Imbalan Kerja Karyawan” di laporan posisi keuangan pada tanggal 30 Juni 2026 dan pada tanggal 31
   Desember 2025 dan beban imbalan kerja karyawan yang dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan
   komprehensif lain untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, adalah sebagai berikut:

   Liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan
                                                                          30 Juni 2026      31 Desember 2025

   Nilai Kini Liabilitas Imbalan Kerja                                       920.723.248         810.686.298
   Nilai Bersih Liabilitas Yang Diakui Dalam
      Laporan Posisi Keuangan                                                920.723.248         810.686.298

   Beban imbalan kerja karyawan yang diakui laporan laba rugi komprehensif adalah:
                                                                       30 Juni 2026         31 Desember 2025

   Biaya Jasa Kini                                                            85.309.228         170.618.455
   Biaya Bunga                                                                24.727.722          49.455.444
   Jumlah                                                                    110.036.950         220.073.899

   Mutasi estimasi liabilitas imbalan kerja adalah sebagai berikut:
                                                                          30 Juni 2026      31 Desember 2025

   Saldo Awal                                                                810.686.298         703.077.232
   Beban Manfaat Karyawan                                                    110.036.950         220.073.899
   (Keuntungan) Kerugian Aktuarial                                                     -        (112.464.833)
   Liabilitas Imbalan Kerja                                                  920.723.248         810.686.298

   Manajemen berkeyakinan bahwa estimasi liabilitas tersebut di atas cukup untuk memenuhi ketentuan yang
   berlaku.




                                                           42
Page 45
                            PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                 TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
               UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (Lanjutan)

   Tabel berikut menyajikan sensitivitas atas kemungkinan perubahan tingkat suku bunga pasar dan tingkat
   kenaikan gaji, dengan variabel lain dianggap tetap, terhadap liabilitas imbalan pasca kerja pada tanggal 30 Juni
   2026 dan pada tanggal 31 Desember 2025:
                                                                                Liabilitas Imbalan Pasca Kerja
                       Asumsi                            Perubahan            30 Juni 2026       31 Desember 2025

   Tingkat Diskonto                                        + 1%                890.050.051           783.678.899
                                                           + 1%                955.036.664           840.898.869
   Tingkat Kenaikan Gaji                                   + 1%                954.389.360           840.328.925
                                                           + 1%                890.029.709           783.660.988

17. PERPAJAKAN

   a. Pajak Dinayar Dimuka
                                                                             30 Juni 2026      31 Desember 2025

      PPN - Masukan                                                          1.745.643.055         1.674.145.549
      PPh Pasal 21                                                                       -            17.282.561
      Jumlah                                                                 1.745.643.055         1.691.428.110

   b. Utang Pajak
                                                                             30 Juni 2026      31 Desember 2025

      PPh Pasal 21                                                              11.539.216                       -
      PPh Pasal 23                                                                  84.000                       -
      Jumlah                                                                    11.623.216                       -

   c. Pajak Final
                                                                             30 Juni 2026      31 Desember 2025

      Penjualan Unit Bangunan                                               10.786.877.340        12.327.113.386
      Beban Pajak Penghasilan Final
        2,5% Dari Penjualan                                                    269.671.933           308.177.834

   d. Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan

      Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi dan penghasilan
      komprehensif lain dengan taksiran laba kena pajak untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni
      2026 dan pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
                                                                        30 Juni 2026     31 Desember 2025

      Laba Sebelum Pajak Penghasilan                                         1.098.280.685         2.741.459.295
      Penghasilan Yang Telah Dikenakan
        Pajak Final                                                        (10.786.877.340)      (24.531.327.922)
      Koreksi Fiskal                                                         9.688.596.655        21.789.868.627
      Laba (Rugi) Fiskal                                                                 -                     -
      Taksiran Pajak Penghasilan                                                         -                     -

      Perhitungan pajak penghasilan badan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 dan pada
      tanggal 31 Desember 2025 diatas menjadi dasar penyusunan Surat Pemberitahuan (SPT) Pajak Penghasilan
      Badan.

                                                           43
Page 46
                             PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                  TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
                UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

18. MODAL SAHAM

   Berdasarkan Akta No. 15 tertanggal 16 Agustus 2022 yang dibuat di hadapan Rudy Siswanto, S.H., Notaris di
   Jakarta Utara, dan telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan
   Surat Keputusan No. AHU-0059247.AH.01.02.Tahun 2022 tanggal 20 Agustus 2022, para pemegang saham
   menyatakan, menyetujui peningkatkan Modal Dasar Perusahaan yang semula sebesar Rp10.000.000.000 atau
   sebanyak 20.000 saham dengan nilai nominal Rp500.000 per lembar saham menjadi sebesar
   Rp80.000.000.000 atau sebanyak 3.200.000.000 saham dengan nilai nominal Rp25 per lembar saham dan
   meningkatkan modal ditempatkan/disetor yang semula sebesar Rp5.000.000.000 menjadi sebesar
   Rp20.000.000.000.


   Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2026 dan pada tanggal 31 Desember 2025
   berdasarkan catatan administrasi yang dikelola oleh PT Bima Registra, Biro Administrasi Efek, adalah sebagai
   berikut:
                                                        Jumlah             Persentase             Jumlah
                Pemegang Saham                          Saham          Kepemilikan (%)             (Rp)

   Hendra Sutanto                                       467.760.000               44,94%      11.694.000.000
   Rudy Gunawan                                         215.280.000               20,69%       5.382.000.000
   Jon Fieris                                           116.960.000               11,24%       2.924.000.000
   Masyarakat                                           240.740.800               23,13%       6.018.520.000
   Jumlah                                             1.040.740.800              100,00%      26.018.520.000

   Pengelolaan Modal

   Tujuan utama pengelolaan modal Perusahaan adalah untuk memastikan pemeliharaan rasio modal yang sehat
   untuk mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan bagi pemegang saham.

   Perusahaan dipersyaratkan oleh Undang-undang Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2007 untuk menyisihkan
   dan mempertahankan suatu dana cadangan yang tidak boleh didistribusikan sampai dana cadangan tersebut
   mencapai 20% dari modal saham diterbitkan dan dibayar penuh.

   Perusahaan berkomitmen untuk persyaratan permodalan eksternal tersebut membentuk cadangan sesuai
   dengan Undang-undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas Pasal 70 saat Perseroan telah dapat
   membukukan laba ditahan.

   Kebijakan Perusahaan adalah mempertahankan struktur permodalan yang sehat untuk mengamankan akses
   terhadap pendanaan pada biaya yang wajar, antara lain dengan memonitor permodalan menggunakan rasio
   debt to equity dan rasio gearing .

19. TAMBAHAN MODAL DISETOR

   Akun ini terdiri dari:
                                                                          30 Juni 2026      31 Desember 2025

   Agio saham dari penawaran umum perdana saham                          19.981.486.400       19.981.486.400
   Biaya emisi saham dari penawaran umum perdana saham                   (2.196.775.123)      (2.196.775.123)
   Jumlah                                                                17.784.711.277       17.784.711.277


                                                         44
Page 47
                             PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                  TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
                UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

20. SALDO LABA

   Ditentukan Penggunaannya

   Sesuai dengan Undang-Undang Perseroan Terbatas, Perseroan telah membentuk cadangan umum sampai
   dengan pada tanggal 30 Juni 2026 sebesar Rp5.203.704.000.

   Tidak Ditentukan Penggunaannya

   Merupakan Saldo Laba yang belum ditentukan penggunaannya oleh Perusahaan.

                                                                          30 Juni 2026     31 Desember 2025

   Saldo Laba                                                             33.149.964.832     32.051.684.147

21. PENJUALAN

   Akun ini terdiri dari:
                                                                          30 Juni 2026       30 Juni 2025

   Unit Bangunan                                                          10.786.877.340     12.327.113.386
   Jumlah                                                                 10.786.877.340     12.327.113.386

   Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 dan 2025, tidak terdapat penjualan unit bangunan
   kepada pelanggan tertentu yang melebihi 10% dari penjualan bersih.

22. BEBAN POKOK PENJUALAN

   Akun ini terdiri dari:
                                                                          30 Juni 2026       30 Juni 2025

   Kavling Tanah (Catatan 9)                                                 415.139.375        533.750.625
   Unit Bangunan (Catatan 9)                                               5.886.483.848      6.360.907.500
   Jumlah                                                                  6.301.623.223      6.894.658.125

23. BEBAN PENJUALAN

   Akun ini terdiri dari:
                                                                          30 Juni 2026       30 Juni 2025

   Promosi dan Iklan                                                          65.500.000        40.291.654
   Jumlah                                                                     65.500.000        40.291.654




                                                         45
Page 48
                             PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                  TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
                UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

24. BEBAN ADMINISTRASI DAN UMUM

   Akun ini terdiri dari:
                                                                       30 Juni 2026      30 Juni 2025

   Gaji dan Tunjangan                                                   1.318.276.488    1.234.444.406
   Penyusutan                                                             386.960.891      235.997.258
   Jasa Profesional                                                       314.817.992      299.199.069
   Perjalanan Dinas                                                       145.588.320      190.042.471
   Lisensi/Perijinan                                                      123.356.715      123.895.342
   Sumbangan dan Hadiah                                                   115.054.002       57.394.200
   Imbalan Pasca Kerja                                                    110.036.950       95.585.957
   PPh Pasal 21                                                            95.921.315       34.170.950
   BPJS Karyawan                                                           87.088.960       90.120.798
   Rumah Tangga Kantor                                                     67.059.845       29.063.832
   Keamanan dan Kebersihan                                                 59.024.500       54.812.500
   Jamuan & Entertainment                                                  47.698.012      157.422.201
   Listrik dan Air                                                         45.184.416       49.459.956
   Iuran Pasar Modal                                                       43.600.000       42.600.000
   BBM, Toll dan Parkir                                                    31.071.066       26.927.973
   Printing dan Laminating                                                 28.620.500       16.708.248
   Asuransi                                                                18.515.245       11.816.962
   Perawatan dan Perbaikan Kendaraan                                       17.426.977        6.632.587
   PBB                                                                      9.764.747       20.558.141
   Beban Pajak                                                              8.595.816       37.383.840
   Alat Tulis Kantor                                                        6.149.500        2.500.425
   Telepon, Fax dan Internet                                                4.527.139        4.843.164
   Pos dan Materai                                                          3.802.000        3.100.000
   Perawatan dan Perbaikan                                                  2.304.000        2.767.250
   Peralatan Kantor                                                         1.524.000       32.786.500
   Pulsa                                                                    1.128.900                -
   Pengiriman                                                                 284.000          940.166
   RUPS                                                                             -       34.344.680
   Perawatan dan Perbaikan Kantor                                                   -        3.748.500
   Jumlah                                                               3.093.382.296    2.899.267.376

25. PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN

   Akun ini terdiri dari:
                                                                       30 Juni 2026      30 Juni 2025
   Pendapatan Lain-lain
     Jasa Giro                                                             64.857.809       59.537.118
     Jumlah                                                                64.857.809       59.537.118
   Beban Lain-lain
     Pajak Jasa Giro                                                      (12.971.562)     (11.907.400)
     Bunga Pinjaman Bank                                                   (7.225.871)    (112.144.136)
     Administrasi Bank                                                     (3.079.300)      (6.205.459)
     Bunga Sewa Pembiyaan                                                           -       (2.387.220)
     Lain-lain                                                                   (279)               -
     Jumlah                                                               (23.277.012)    (132.644.215)
   Jumlah - bersih                                                         41.580.797      (73.107.097)

                                                      46
Page 49
                            PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                 TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
               UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

26. LABA PER SAHAM DASAR

   Perhitungan laba per saham dasar adalah sebagai berikut:
                                                                           30 Juni 2026        30 Juni 2025

   Nilai nominal                                                                       25                     25
   Rata-rata tertimbang dari jumlah saham untuk
   perhitungan laba (rugi) dasar per saham
                                                                            1.040.740.800       1.040.740.800
   Laba bersih tahun berjalan                                               1.098.280.685       2.111.611.300
   Laba per saham                                                                    1,06                2,03

27. NILAI WAJAR ASET KEUANGAN DAN LIABILITAS KEUANGAN

   Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan atas nilai tercatat dengan nilai wajar dari instrumen keuangan
   Perusahaan yang tercatat dalam laporan keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 dan
   pada tanggal 31 Desember 2025.
                                                                                    31 Juni 2026
                                                                        Nilai Tercatat          Nilai Wajar
   Aset Keuangan
   Kas dan Setara Kas                                                    5.744.442.297          5.744.442.297
   Piutang Usaha                                                         8.324.905.692          8.324.905.692
   Piutang Lain-lain                                                       231.990.584            231.990.584
   Jumlah                                                               14.301.338.573         14.301.338.573

   Liabilitas Keuangan
   Uang Muka Penjualan                                                        678.322.862         678.322.862
   Jumlah                                                                     678.322.862         678.322.862

                                                                                   31 Desember 2025
                                                                           Nilai Tercatat       Nilai Wajar
   Aset Keuangan
   Kas dan Setara Kas                                                       9.078.860.107       9.078.860.107
   Piutang Usaha                                                            7.167.245.940       7.167.245.940
   Aset Keuangan Lancar Lainnya                                             2.000.000.000       2.000.000.000
   Piutang Lain-lain                                                          324.852.662         324.852.662
   Uang Muka                                                                2.141.993.662       2.141.993.662
   Jumlah                                                                  20.712.952.371      20.712.952.371

   Liabilitas Keuangan
   Utang Bank                                                               2.000.000.000       2.000.000.000
   Uang Muka Penjualan                                                        697.789.607         697.789.607
   Jumlah                                                                   2.697.789.607       2.697.789.607




                                                          47
Page 50
                            PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                 TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
               UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

28. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

   Direksi memiliki tanggungjawab keseluruhan untuk menetapkan dan mengawasi kerangka manajemen risiko.
   Direksi telah menetapkan fungsi keuangan yang bertanggungjawab untuk mengelola, mengembangkan dan
   memantau kebijakan manajemen risiko Perusahaan. Sedangkan fungsi internal audit memiliki tanggungjawab
   untuk mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas kebijakan dan prosedur manajemen risiko, dan menelaah
   kecukupan risiko yang dihadapi oleh Perusahaan dengan memberikan laporannya kepada Direksi.

   Tujuan keseluruhan dari manajemen risiko adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisa risiko - risiko yang
   dihadapi Perusahaan, menetapkan batasan risiko dan pengendalian yang sesuai, serta untuk mengawasi risiko
   dan kepatuhan terhadap batasan yang telah ditetapkan, namun tanpa terlalu mempengaruhi daya saing
   Perusahaan dan fleksibilitas.

   Risiko Kredit

   Risiko kredit adalah risiko jika pihak debitur tidak memenuhi kewajibannya yang menyebabkan kerugian
   keuangan. Kelompok Usaha melakukan analisa dan persetujuan kredit yang hati-hati, dan juga pengawasan
   terhadap saldo piutang dilakukan secara berkesinambungan untuk meminimalisasi piutang yang tidak dapat
   ditagih.

   Terkait dengan kredit yang diberikan kepada pelanggan, Kelompok Usaha mengendalikan eksposur risiko
   kredit dengan menetapkan kebijakan atas persetujuan atau penolakan kontrak kredit baru. Kepatuhan atas
   kebijakan tersebut dipantau oleh Direksi. Sebagai bagian dari proses dalam persetujuan atau penolakan
   tersebut, reputasi dan jejak rekam pelanggan menjadi bahan pertimbangan. Saat ini, tidak terdapat risiko
   kredit yang terkonsentrasi secara signifikan.

   Pada tanggal pelaporan, eksposur maksimum Perusahaan terhadap risiko kredit adalah sebesar nilai tercatat
   masing-masing kategori aset keuangan yang disajikan pada laporan posisi keuangan.

                                                                         30 Juni 2026      31 Desember 2025
   Aset Keuangan
   Kas dan Setara Kas                                                     5.744.442.297        9.078.860.107
   Piutang Usaha                                                          8.324.905.692        7.167.245.940
   Aset Keuangan Lancar Lainnya                                                       -        2.000.000.000
   Jumlah                                                                14.069.347.989       18.246.106.047

   Risiko Likuiditas

   Pada saat ini Perusahaan berharap dapat membayar semua liabilitas pada saat jatuh tempo. Perusahaan
   melakukan evaluasi dan pengawasan yang ketat atas arus kas masuk dan kas keluar untuk memastikan
   tersedianya dana untuk memenuhi kebutuhan pembayaran liabilitas yang jatuh tempo. Secara umum,
   kebutuhan dana untuk pelunasan liabilitas jangka pendek yang jatuh tempo diperoleh dari pelunasan piutang
   dari pelanggan yang memiliki jangka waktu kredit 3 bulan.




                                                        48
Page 51
                            PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                 TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
               UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

28. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

   Risiko Likuiditas (lanjutan)

   Tabel berikut menganalisis liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi berdasarkan
   sisa umur jatuh temponya:
                                                                         30 Juni 2026
                                                     Kurang Dari          Lebih Dari
                                                     Satu Tahun          Satu Tahun            Jumlah
   Liabilitas Keuangan
   Uang Muka Penjualan                                 678.322.862                    -        678.322.862
   Jumlah                                              678.322.862                    -        678.322.862

   Risiko Operasional

   Risiko operasional adalah risiko kerugian yang diakibatkan oleh kekurangan atau kegagalan dari proses
   internal, faktor manusia dan sistem atau dari kejadian-kejadian eksternal. Risiko ini melekat dalam semua
   proses bisnis, kegiatan operasional, sistem dan produk Perusahaan.

   Kebijakan manajemen yaitu menerapkan sistem audit kepatuhan yang berkelanjutan, pemeliharaan ataupun
   melakukan backup atas aplikasi utama perusahaan baik dari sisi hardware dan software untuk menghindari
   hal-hal yang tidak diinginkan, dan juga menanamkan nilai-nilai dasar Perusahaan sejak dini kepada karyawan
   sehingga dapat menghindarikan/mengurangi potensi penyimpangan, serta penilaian kinerja yang fair dan
   transparan dalam pengembangan karir.

   Kebijakan manajemen adalah mempertahankan secara konsisten struktur permodalan yang sehat dalam
   jangka panjang guna mempertahankan akses terhadap berbagai alternative pendanaan pada biaya yang wajar.
   Tujuan utama pengelolaan modal Perusahaan adalah untuk memastikan pemeliharaan rasio modal yang sehat
   antara jumlah liabilitas dan ekuitas guna mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan bagi pemegang
   saham.

   Perusahaan mengelola dan melakukan penyesuaian terhadap struktur permodalan berdasarkan perubahan
   kondisi ekonomi. Dalam rangka pemeliharaan dan mengelola struktur permodalan, Perusahaan
   mempertimbangkan efisiensi penggunaan modal berdasarkan arus kas operasi dan belanja modal serta
   mempertimbangkan kebutuhan modal dimasa yang akan datang.




                                                            49
Page 52
                            PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                 TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
               UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

29. SEGMEN OPERASI

   Informasi mengenai segmen operasi di bawah ini dilaporkan berdasarkan informasi yang digunakan oleh
   manajemen untuk mengevaluasi kinerja setiap segmen usaha dan di dalam mengalokasikan sumber daya.
   Bisnis Perusahaan hanya dikelompokkan menjadi satu produk utama yaitu properti.

                                                                           30 Juni 2026         30 Juni 2025

   Penjualan                                                               10.786.877.340       12.327.113.386
   Beban Pokok Penjualan                                                   (6.301.623.223)      (6.894.658.125)

   Hasil Segmen                                                             4.485.254.117        5.432.455.261

   Beban Usaha Segmen                                                      (3.158.882.296)      (2.939.559.030)
   Beban Pajak Final                                                         (269.671.933)        (308.177.834)
   Pendapatan Lain-lain                                                        64.857.809           59.537.118
   Beban Lain-lain                                                            (23.277.012)        (132.644.215)

   Laba Segmen                                                              1.098.280.685        2.111.611.300

                                                                           30 Juni 2026         30 Juni 2025
   Segmen Aset dan Liabilitas

   Segmen Aset                                                             83.863.725.258       81.876.723.927

   Segmen Liabilitas                                                        1.610.669.326        1.464.261.508

30. SALDO DAN SIFAT TRANSAKSI SIGNIFIKAN DENGAN PIHAK BERELASI

   Dalam kegiatan usaha normal, Perseroan melakukan transaksi yang berkelanjutan dengan pihak berelasi.

   Transaksi Pihak Berelasi

   Dalam kegiatan usahanya untuk menunjang kegiatan operasional Perseroan, Perseroan melakukan transaksi
   berdasarkan persyaratan yang disepakati bersama dengan pihak-pihak berelasi, tidak ada transaksi yang tidak
   berhubungan dengan kegiatan usaha utama.

   - Persediaan
                                                                           30 Juni 2026       31 Desember 2025

     Penambahan Bangunan (Catatan 9)                                                      -     14.274.147.000
     Jumlah                                                                               -     14.274.147.000

     Persentase terhadap jumlah aset                                                      -             16,86%

     CV Bangun Cipta Minahasa merupakan penyedia jasa pembangunan/jasa konstruksi perumahan "Sawangan
     Permai" yang berlokasi di Desa Sawangan, Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.




                                                          50
Page 53
                            PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                 TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
               UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

30. SALDO DAN SIFAT TRANSAKSI SIGNIFIKAN DENGAN PIHAK BERELASI (Lanjutan)

   - Perusahaan telah akusisi Tanah seluas 38.000 m2 dari Hendra Sutanto yang berlokasi di Desa
     Warembungan, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, sebesar
     Rp9.880.000.000 ditambahan dengan biaya BPHTB sebesar Rp494.000.000, sehingga total nilai transaksi
     adalah sebesar Rp10.374.000.000 dan tanah dari Jon Fieris seluas 1.323 m2 dan 1.050 m2 yang berlokasi di
     Desa/Kelurahan Malalayang Satu Timur, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara,
     sebesar Rp616.980.000 ditambah dengan biaya BPHTB sebesar Rp24.026.400, sehingga total nilai transaksi
     adalah sebesar Rp641.006.400, sebagaimana diungkapkan pada Catatan 11.

   - Dewan Komisaris dan Direksi menerima kompensasi yang ditentukan oleh pemegang saham pada saat
     RUPS tahunan, dan dibayarkan bulanan. Dewan Komisaris dan Direksi menerima kompensasi yang
     besarnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 sekitar Rp275.000.000 dan untuk tahun
     yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 sekitar Rp552.500.000.

   Sifat Transaksi dan Hubungan Pihak Berelasi

   - Hendra Sutanto merupakan pemegang saham pengendali Perusahaan.
   - Jon Fieris merupakan pemegang saham Perusahaan.
   - Sebelum Anggaran dasar CV Bangun Cipta Minahasa mengalami perubahan, Komanditer CV Bangun Cipta
     Minahasa merupakan Komisaris yang sama di PT Minahasa Membangun Hebat yaitu Rommy Posma Leke,
     SE., M,SI. Anggaran dasar CV Bangun Cipta Minahasa telah mengalami perubahan berdasarkan Akta No. 13
     tanggal 23 Oktober 2025 yang dibuat di hadapan Elrick Christian Runtukahu, S.H., M.Kn., bahwa Rommy
     Posma Leke, SE., M,SI., menyatakan mengundurkan diri dan keluar dari CV Bangun Cipta Minahasa,
     terhitung sejak tanggal penandatangan akta tersebut, sehingga Rommy Posma Leke, SE., M,SI., tidak lagi
     mempunyai hak maupun kewajiban apapun dalam CV Bangun Cipta Minahasa.

   Kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok pemegang saham utama yang juga
   sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk imbalan kerja jangka pendek, imbalan pasca kerja,
   imbalan kerja jangka panjang lainnya, pesangon pemutusan kerja dan pembayaran berbasis saham.

31. PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM SAHAM PERDANA

   Seluruh dana hasil dari Penawaran Umum Perdana, setelah dikurangi dengan seluruh biaya-biaya emisi yang
   berhubungan dengan Penawaran Umum, akan digunakan oleh Perusahaan untuk:
   1. Sekitar 46% akan digunakan untuk memperoleh tambahan landbank dengan detail sebagai berikut:
      - Tanah seluas 38.000 m2 dari Hendra Sutanto yang berlokasi di Desa Warembungan, Kecamatan Pineleng,
        Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara berdasarkan Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli No. 58
        tanggal 28 Februari 2023, yang dibuat di hadapan Notaris Elrick Christian Runtukahu, S.H., di Kabupaten
        Minahasa sebesar Rp9.880.000.000 (Catatan 30).
      - Tanah seluas 1.323 m2 dari Jon Fieris yang berlokasi di Desa/Kelurahan Malalayang Satu Timur,
        Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara berdasarkan Akta Perjanjian Pengikatan
        Jual Beli No. 59 tanggal 28 Februari 2023, yang dibuat di hadapan Notaris Elrick Christian Runtukahu,
        S.H., di Kabupaten Minahasa sebesar Rp343.980.000. Hingga laporan keuangan ini diterbitkan, proses
        pembelian tersebut belum dapat dilakukan dikarenakan masih menunggu pengurusan di Badan
        Pertanahan Nasional kota Manado.




                                                         51
Page 54
                             PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                  TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
                UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

31. PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM SAHAM PERDANA (Lanjutan)
    1. Sekitar 46% akan digunakan untuk memperoleh tambahan landbank dengan detail sebagai berikut:
       (lanjutan)
       - Tanah seluas 1.050 m2 dari Jon Fieris yang berlokasi di Desa/Kelurahan Malalayang Satu Timur,
          Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara berdasarkan Akta Perjanjian Pengikatan
          Jual Beli No. 60 tanggal 28 Februari 2023, yang dibuat di hadapan Notaris Elrick Christian Runtukahu,
          S.H., di Kabupaten Minahasa sebesar Rp273.000.000. Hingga laporan keuangan ini diterbitkan, proses
          pembelian tersebut belum dapat dilakukan dikarenakan masih menunggu pengurusan di Badan
          Pertanahan Nasional kota Manado.
    2. Sekitar 43% digunakan untuk biaya pembangunan fasilitas umum serta sarana dan prasarana Perumahan
       seperti kantor marketing, club house dan kolam renang di Perumahan Sawangan Permai. Pembangunan
       kantor marketing, club house dan kolam renang tersebut sudah terealisasi penyelesaiannya (Catatan 12).
    3. Sisanya akan digunakan untuk modal kerja Perseroan antara lain untuk pembayaran kepada kontraktor dan
       pemasok.

32. TRANSAKSI NON-KAS

    Pada tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 dan pada tanggal 31 Desember 2025, Perusahaan tidak
    melakukan transaksi yang tidak memerlukan penggunaan kas.

33. PERJANJIAN PENTING

    Perjanjian Kerjasama antara Perusahaan dan CV Bangun Cipta Minahasa

    Berdasarkan perjanjian pemborongan, tanggal 01 Juli 2025, Perusahaan melakukan perjanjian kerja dengan
    CV Bangun Cipta Minahasa, untuk menyediakan jasa pembangunan perumahan "Sawangan Permai" yang
    berlokasi di Desa Sawangan, Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Perjanjian ini meliputi
    pekerjaan pembangunan beserta dengan infrastruktur dan fasilitas di lingkungan perumahan dengan sistem
    borongan pada proyek perumahan. Jangka waktu pekerjaan akan diselesaikan dan diserah terimakan dalam
    waktu paling lama 3 (tiga) bulan dari tanggal akad per masing-masing unit. Pekerjaan harus dilaksanakan
    berdasarkan gambar rancangan lengkap (gambar kerja) arsitektur, struktur & MEP yang disediakan. Sebagian
    pekerjaan yang butuh keahlian khusus akan dilaksanakan oleh sub kontraktor di bawah koordinasi CV Bangun
    Cipta Minahasa.


    Pekerjaan yang dilakukan CV Bangun Cipta Minahasa yaitu pekerjaan pembangunan perumahan dengan
    rincian unit, tipe dan harga sebagai berikut:

         Blok                    Cluster             Luas Bangunan         Luas Tanah         Harga per Unit

           C          Rosewood                                   51                87,50          256.650.000
           C          Rosewood                                   78                87,50          367.077.000
           C          Rosewood                                   98                87,50          431.302.000
           C          Rosewood                                  129               137,50          547.737.000




                                                         52
Page 55
                            PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                 TANGGAL 30 JUNI 2025 SERTA
               UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

33. PERJANJIAN PENTING (Lanjutan)

   Perjanjian Kerjasama antara Perusahaan dan CV Bangun Cipta Minahasa (lanjutan)

   Berdasarkan perjanjian pemborongan, tanggal 10 Januari 2024, Perusahaan melakukan perjanjian kerja
   dengan CV Bangun Cipta Minahasa, untuk menyediakan jasa pembangunan perumahan "Sawangan Permai"
   yang berlokasi di Desa Sawangan, Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Perjanjian ini
   meliputi pekerjaan pembangunan beserta dengan infrastruktur dan fasilitas di lingkungan perumahan dengan
   sistem borongan pada proyek perumahan. Nilai kontrak pekerjaan pembangunan perumahan sebesar
   Rp38.300.228.000 dengan total jumlah 280 unit. Jangka waktu pekerjaan akan diselesaikan dan diserah
   terimakan dalam waktu paling lama 3 (tiga) bulan dari tanggal akad per masing-masing unit. Pekerjaan harus
   dilaksanakan berdasarkan gambar rancangan lengkap (gambar kerja) arsitektur, struktur & MEP yang
   disediakan. Sebagian pekerjaan yang butuh keahlian khusus akan dilaksanakan oleh sub kontraktor di bawah
   koordinasi CV Bangun Cipta Minahasa.


   Pekerjaan yang dilakukan CV Bangun Cipta Minahasa yaitu pekerjaan pembangunan perumahan dengan
   rincian unit, tipe dan harga sebagai berikut:

        Blok                    Cluster            Luas Bangunan         Luas Tanah         Harga per Unit

          C          Rosewood                                   51                87,50         115.987.000
          C          Rosewood                                   78                87,50         279.185.000
          C          Rosewood                                   98                87,50         421.290.000
          C          Rosewood                                  129               137,50         490.681.000

34. KEPATUHAN TERHADAP LINGKUNGAN DALAM PEMBANGUNAN

   Berdasarkan dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan
   Hidup (UPL) yang dikeluarkan oleh CV Suluh sebagai Penyusun dari dokumen UKL dan UPL pada Agustus
   2022, dimana penyusunan dan pelaksanaan UKL dan UPL merupakan bagian dari persyaratan yang harus
   dipenuhi untuk mendapatkan izin lingkungan sebelum memulai suatu usaha atau kegiatan. Penyusunan
   Dokumen UKL dan UPL mengacu pada PP No. 22 Tahun 2021 tentang Perlindungan dan Pengelolaan
   Lingkungan Hidup.

   Dengan demikian, penyusunan dan pelaksanaan UKL dan UPL tidak hanya penting bagi kelestarian lingkungan,
   tetapi juga bagi keberlanjutan usaha atau proyek itu sendiri. Dengan pengelolaan dan pemantauan lingkungan
   yang baik, risiko-risiko lingkungan dapat diminimalisir, sehingga mendukung tercapainya tujuan
   pembangunan yang berkelanjutan.

35. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN

   Manajemen yang diwakili oleh Direksi, bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan ini yang telah
   diselesaikan dan diotorisasi untuk diterbitkan oleh manajemen Perusahaan pada tanggal 24 Juli 2026.




                                                        53

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.0 MB
Published24 Jul 2026
Pages55
Characters186,854
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 35 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk p.1 ×177
linked person Hendra Sutanto p.7 ×7
linked person Rommy Posma Leke p.9 ×7
linked person Fitria Ayu Febrianty p.9 ×2
linked person Go Ronny Nugroho p.9
linked person Andrie Rianto p.9
linked org Bank Central Asia Tbk p.35 ×2
linked org Bank Tabungan Negara Tbk p.35 ×2
linked org Bank Mandiri Tbk p.35 ×2
linked — Jon Fieris p.38 ×6
linked person Rudy Gunawan p.46
possible org Bursa Efek Indonesia p.8
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.8 ×3
possible org Bank Rakyat Indonesia Tbk p.35 ×32
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.38 ×2
unresolved person Dian Fitriana · Notaris p.7
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.7
unresolved person Elrick Chriatian Runtukaku · Notaris p.7 ×3
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.7 ×3
unresolved person Rudy Siswanto · Notaris p.7 ×6
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.7 ×2
unresolved org Bapepam p.8 ×2
unresolved — Rini Atmadja · Sekretaris Perusahaan p.9
unresolved — Rosnawati · Ketua p.9
unresolved org Bank Indonesia p.12
unresolved org Kementerian Agraria dan Tata Ruang p.38
unresolved org Pertanahan Nasional p.38 ×3
unresolved org KJPP Teguh Hermawan Yusuf & Rekan p.38 ×2
unresolved org KJPP Teguh Hermawan Yusuf p.38 ×2
unresolved org PT Asuransi Umum BCA p.40
unresolved org PT BRI Asuransi Indonesia p.40 ×3
unresolved org PT BCA Finance p.40 ×2
unresolved org PT BCA Finance. Pembiayaan p.43
unresolved org PT Bima Registra p.46
unresolved person Elrick Christian Runtukahu p.53 ×4

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2026-II-HBAT.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result