Back to announcement
20250826_MAXI_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31935218_lamp1.pdf
Other Text extracted MAXISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 11
Page 1
Sentul, 26 Agustus 2025 No: 060/CORSEC/MAXI/VIII/2025
Kepada Yth.
Bapak I Gede Nyoman Yetna - Direktur
Bapak Adi Pratomo Aryanto - Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2
Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
Perihal : Tanggapan Permintaan Penjelasan Surat No S-09702/BEI.PP2/08-2025 tanggal
21 Agustus 2025 – Form E023
Dengan hormat,
Perseroan mengucapkan terima kasih kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) atas dukungan dan kerja
sama yang telah terjalin dengan baik selama ini. Sehubungan dengan surat BEI nomor S-
09702/BEI.PP2/08-2025 tanggal 21 Agustus 2025 perihal Permintaan Penjelasan, bersama ini
Perseroan menyampaikan penjelasan atas pertanyaan sebagaimana dimaksud dalam surat tersebut.
Kegiatan Operasional
No Pertanyaan Jawaban
1 Berdasarkan jawaban Perseroan pada tanggal 15 Juli 2024, Perseroan menyampaikan bahwa
Perseroan berencana untuk memulai produksi pada Juli 2025 menggunakan fasilitas pabrik
Perseroan yang ketiga berlokasi di Kendal, Jawa Tengah. Agar dapat dijelaskan:
a Latar belakang pabrik di Latar belakang mundurnya jadwal produksi Pabrik ke-3 di
Kendal kembali mundur dari Kendal disebabkan oleh perubahan design pabrik.
timeline sebelumnya.
b Timeline terbaru terkait Jadwal baru terkait pembangunan dan pengoperasian pabrik
pembangunan dan di Kendal:
pengoperasian pabrik di
Kendal.
No Kegiatan Sep-25 Oct 25 s/d Jun 26
1 Serah terima pabrik dgn kontraktor BCP 01-Sep-25
2 General Cleaning Wk 1 & 2 Sep'25
3 Mesin2:
Aanwijzing - Penawaran
Admin Pengadaan ( SPB-PPKEK )
Pembuatan mesin
Instalasi & Trial
c Dalam hal terdapat pemunduran Tidak, Perseroan tetap optimis bisa mencapai target sales
jadwal penyelesaian pabrik di Kendal yang ditentukan.
1
Page 2
kembali, apakah hal tersebut
berpengaruh terhadap pencapaian
proyeksi pendapatan Perseroan di
masa mendatang? Agar dapat
dijelaskan.
d Kendala yang dihadapi Perseroan Kendala yang dihadapi Perseroan dalam pembangunan
dalam pembangunan pabrik pabrik:
tersebut, jika ada. 1) Kondisi tanah di Kendal yang gambut, sehingga pada
saat pembangunan memerlukan fondasi pancang
tiang lebih dalam dari biasa. Sehingga Perseroan
memutuskan untuk melakukan treatment tanah
tersebut dengan sistem Prefabricated Vertical Drain
(PVD) (bahasa Indonesia: Penyalir Vertikal Pra-
Fabrikasi) untuk menguatkan fondasi tanah. Proses
tersebut berlangsung selama 1.5 tahun pada tahun
2022-2023.
2) Perubahan design pabrik berkali-kali untuk
mengakomodir proses produksi yang lebih efisien dan
maksimal.
3) Pendanaan / pinjaman dari Bank, awalnya Perseroan
mendapatkan komitmen dari PT Bank KEB Hana
Indonesia (“HANA BANK”) dalam melaksanakan
pembangunan pabrik dan pembelian mesin-mesin di
Kendal, namun pada saat Perseroan mulai proses
pembangunan, Hana Bank mundur/ membatalkan
komitmen tersebut. Maka dari itu Perseroan
kemudian mencari-cari lagi bank lain yang mau
melakukan pendanaan dan baru deal dengan Bank
OK pada akhir Oktober 2024 lalu.
e Biaya yang sudah terealisasi dan Total biaya seluruh pembangunan pabrik di Kendal
biaya total untuk pembangunan totalnya sekitar Rp 195 milyar, termasuk tanah,
pabrik tersebut. bangunan, WWTP dan mesin-mesin.
Total biaya yang sudah terealisasi sekitar 85.7% atau
setara dengan Rp 166.6 milyar.
No Keterangan Total (Rp) % Done (Rp)
1 Tanah 50.137.000.000 25,78% 50.137.000.000
2 Perbaikan Tanah PVD 16.215.362.425 8,34% 16.215.362.425
3 Gedung Bangunan & ME 91.030.392.541 46,81% 91.030.392.541
4 WWTP 2.805.558.000 1,44% 2.805.558.000
5 Instalasi Listrik & Air 2.284.733.500 1,17% 2.284.733.500
6 Mesin2 32.000.000.000 16,45% 4.145.752.536
Total 194.473.046.466 100,00% 166.618.799.002
85,68%
2
Page 3
f Agar dapat dijelaskan: 1. Penggunaan lahan di Sijeruk diperuntukan untuk
1) penggunaan lahan dan memproses bahan baku yang baru datang dari lahan dan
status legalitas lahan juga untuk mess karyawan. Untuk status legalitas lahan,
Perseroan di daerah Sijeruk 9 dari 10 sertifikat tanah Sijeruk sudah menjadi hak milik
dan Perseroan. 1 sertifikat lagi sedang diproses dan akan
2) biaya yang sudah terealisasi dijadikan satu kesatuan.
dan biaya total untuk lahan 2. Biaya yang sudah dikeluarkan Perseroan untuk tanah
tersebut. Sijeruk sebesar Rp5.414.760.000. Biaya total lahan Rp
5.645.250.000,-. Sudah lunas 96%, diluar biaya notaris
dan lain-lain.
2 Sehubungan dengan karyawan Perseroan, agar dapat dijelaskan:
a Jumlah karyawan Perseroan Jumlah karyawan seluruhnya per:
saat ini berdasarkan fungsinya. - 30 Juni 2025 = 284 orang
- 31 Des 2024 = 265 orang
Note:
- Berdasarkan fungsi bisa dilihat di table bawah ini.
- Yang di catat dalam Laporan Keuangan hanya jumlah
karyawan tetap, yang lainnya kontrak basis.
- Ada penambahan sekitar 19 karyawan dalam waktu 6
bulan sejak 31 Desember 2024 dan majority terletak di
pabrik baru Kendal.
Komposisi Karyawan Menurut Jenis Kelamin Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Usia
Jenis Juni 2025 2024 Juni 2025 2024
Jenjang Usia
Kelamin Jumlah % Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Laki-laki 199 70% 189 71% > 55 tahun 4 1% 3 1%
Perempuan 85 30% 76 29% 46 - 55 tahun 36 13% 35 13%
Total 284 100% 265 100% 31- 45 tahun 137 48% 130 49%
21 - 30 tahun 107 38% 97 37%
Komposisi Karyawan Menurut Jabatan Total 284 100% 265 100%
Juni 2025 2024
Jabatan
Jumlah % Jumlah % Komposisi Karyawan Menurut Status
Direktur 3 1% 3 1% Juni 2025 2024
Status
Manajer 17 6% 18 7% Jumlah % Jumlah %
Supervisor 18 6% 12 5% Tetap 190 67% 191 72%
Staff 35 12% 34 13% Tidak Tetap 94 33% 74 28%
Non Staff 211 74% 198 75% Total 284 100% 265 100%
Total 284 100% 265 100%
Komposisi Karyawan Menurut Lokasi Kerja
Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Pendidikan Juni 2025 2024
Lokasi
Juni 2025 2024 Jumlah % Jumlah %
Pendidikan
Jumlah % Jumlah % Pabrik H5 114 40% 108 41%
Diatas S1 5 2% 5 2% Pabrik B11 150 53% 157 59%
S1 41 14% 35 13% Pabrik Kendal 20 7%
Diploma 15 5% 13 5% Total 284 100% 265 100%
SMA 150 53% 137 52%
< SMA 73 26% 75 28%
Total 284 100% 265 100%
3
Page 4
b Latar belakang peningkatan Terjadi kesalahan pencatatan pada data Q2 2025, seharusnya
jumlah karyawan Perseroan jumlah karyawan tetap sebanyak 190 karyawan, bukan 279
menjadi 279 karyawan yang karyawan. Jadi hanya ada pengurangan 1 karyawan tetap sejak
sebelumnya sebanyak 191 31 Desember 2024.
karyawan pada 31 Desember
2024.
3 Sehubungan dengan dana penawaran umum perdana (IPO), agar dapat dijelaskan:
a Latar belakang Perseroan Perseroan masih memiliki sisa dana Waran sebesar Rp
masih memiliki dana waran 4.557.303 dengan perhitungan terlampir:
yang belum digunakan.
Keterangan Total (Rp)
Pendapatan Waran 9.998.100
Dana Waran telah digunakan 5.440.797
Sisa dana Waran 4.557.303
Alasan belum terpakai karena sisa dana waran yang relative
kecil sehingga sulit untuk mencari padaan pengeluaran yang
mirip.
b Estimasi penggunaan dana Dana tersebut telah digunakan pada tanggal 15 Agustus 2025
waran tersebut. yang lalu.
Terkait Laporan Keuangan 30 Juni 2025, 31 Desember 2024, dan 30 Juni 2025
No Pertanyaan Jawaban
4 Berdasarkan CALK No. 4 terkait Kas dan setara kas, Perseroan memiliki kas sebesar Rp1,59 miliar
per 30 Juni 2025 yang sebelumnya sebesar Rp398,41 juta. Agar dapat dijelaskan:
a Penyebab peningkatan Perseroan menerima pembayaran piutang dari salah satu
besaran nilai Dolar Australia pelanggan Perseroan yaitu The Vege Chip Co. (“Vege Chip”)
pada PT Bank Central Asia Tbk. sebesar AUD 93,845.30 pada akhir bulan Juni 2025. Dana
tersebut telah digunakan pada awal Juli 2025 untuk kebutuhan
dana operasional Perseroan.
b Strategi Perseroan dalam Strategi Perseroan dalam pengelolaan kas dan kas setara yaitu
melakukan pengelolaan kas dengan memanfaatkan fasilitas Kredit Modal Kerja seefisien dan
dan setara kas. seefektif mungkin.
5 Berdasarkan CALK No. 5 terkait Piutang Usaha, Perseroan memiliki piutang usaha sebesar
Rp27,71 miliar per 30 Juni 2025 yang sebelumnya sebesar Rp14,62 miliar. Agar dapat dijelaskan:
a Penyebab peningkatan piutang • Peningkatan piutang ini sejalan dengan peningkatan
usaha dari Intersnack penjualan Perseroan.
4
Page 5
Nederland BV, The Vege Chip Bila dibandingkan:
Company Pty Ltd., Baland Periode Total Penjualan (Rp)
International BV, dan PT Okt-Des 2024 Rp 15.541.781.458,-
Lemonilo Indonesia Sehat. vs
April-Juni 2025 Rp 35.350.222.666,-
Terjadi kenaikan sales 2x lebih.
Tambahan informasi:
• Terdapat perubahan term of payment dari Intersnack
Procurement B.V. (“Intersnack”) dari awalnya 1 bulan
menjadi 4 bulan untuk mengurangi potongan besar
pembayaran lebih awal.
• Juga ada pelanggan baru lokal yaitu, PT Lemonilo Indonesia
Sehat (“Lemonilo”) mulai awal tahun 2025.
b Latar belakang peningkatan Peningkatan piutang usaha jatuh tempo 1-30 hari disebabkan
piutang usaha telah jatuh oleh:
tempo 1 – 30 hari menjadi No Pelanggan Jumlah (Rp) Keterangan
Rp4,22 miliar yang sebelumya 1 Lemonilo 1,3M Telah dibayarkan Juli 2025.
Rp473,66 juta. 2 Wailana 1,1M Telah jatuh tempo
3 Vege 500jt Telah dibayarkan Juli 2025.
Chips
4 Baland 900jt Telah dibayarkan Juli 2025.
c Strategi Perseroan untuk Perseroan memiliki hubungan historis yang cukup panjang
memastikan piutang usaha dengan pelanggan kami, dan mengingat mayoritas pelanggan
tersebut dapat tertagih dan Perseroaan adalah perusahaan asing, maka ada perbedaan
jatuh temponya tidak waktu pencatatan antara waktu pengiriman (ETD) Perseroan
bertambah. dan waktu penerimaan (ETA) pelanggan. Ditambah pengiriman
uang dari Luar negeri memerlukan waktu beberapa hari.
Perseroaan juga menetapkan limit kredit tiap pelanggan, dan
selalu mengingatkan dan menagih kepada pelanggan apabila
ada piutang yang telah jatuh tempo.
d Latar belakang peningkatan Terdapat peningkatan penjualan untuk quartal terakhir laporan,
piutang usaha Perseroan sebagaimana dijelaskan pada 5a.
dalam Dolar Amerika Serikat.
e Pertimbangan Perseroan tidak Hubungan Perseroan dengan pelanggannya cukup lama
merubah pencadangan sebagaimana dijelaskan pada 5c, Sehingga kemungkinan
kerugian penurunan nilai kerugian penurunan nilai relative kecil, maka dari itu kami
sebesar Rp110,9 juta. melakukan perhitungan pencadangan setahun sekali setiap
akhir tahun.
5
Page 6
6 Berdasarkan CALK No. 6 terkait Piutang Lain-lain, piutang Perseroan menurun menjadi Rp252,15
juta yang sebelumnya sebesar Rp1,27 miliar. Agar dapat dijelaskan:
a Latar belakang penurunan Piutang PT Acme Jakarta Development telah dibayar lunas pada
piutang PT Acme Jakarta bulan Agustus dan September 2024.
Development.
b Latar belakang tidak adanya Catatan nomor 31 tidak disajikan dalam Laporan Keuangan
catatan 31 dalam Laporan karena pos terkait telah dilunasi.
Keuangan.
7 Berdasarkan CALK No. 7 terkait Perhitungan pencadangan penurunan nilai Persediaan dilakukan
Persediaan, agar dapat setahun sekali setiap akhir tahun.
dijelaskan pertimbangan
Perseroan tidak merubah
cadangan kerugian penurunan
nilai dan persediaan usang.
8 Berdasarkan CALK No. 8 terkait Beban Dibayar Dimuka dang Uang Muka, agar dapat dijelaskan:
a Mengapa uang muka Uang muka pembelian bahan baku diperuntukan untuk pabrik
pembelian bahan baku nilainya Perseroan di Kawasan Industri Kendal, namun sejalan dengan
tidak mengalami perubahan tertundanya pembangunan pabrik, realisasi uang muka juga
sejak 31 Desember 2024, mengalami penundaan, sehingga Perseroan telah mengambil
mengingat bahan baku kebijaksanaan untuk menarik kembali uang muka tersebut.
Perseroan termasuk fast Penarikan secara berkala telah dimulai sejak Agustus 2025.
moving goods.
b Strategi Perseroan untuk Lihat jawaban 8a.
memastikan bahwa uang muka
pembelian bahan baku dapat
terealisasi.
c Latar belakang dan nature dari Uang muka pembelian asset tetap sebagian besar merupakan
uang muka: 1) pembelian aset uang muka (down payment) untuk pembelian Mesin, sedangkan
tetap dan 2) lainnya. uang muka lainnya merupakan deferral uang muka THR yang
dibayar bulan Maret dan direalisasi setiap bulannya.
9 Berdasarkan CALK No. 10 terkait Aset Tidak Lancar Lainnya – Jaminan, agar dapat dijelaskan:
a Latar belakang dan nature dari Tidak ada tambahan jaminan baru.
tidak adanya perubahan nilai:
1) PT United Power,
2) PT Perusahaan Gas Negara,
3) PT Perusahaan Listrik
Negara, dan 4) lain-lain.
6
Page 7
b Rincian lain-lain 1) Premi Jaminan pembayaran PT Gagas Energi Indonesia
kepada PT Asuransi Sinar Mas = Rp 7.575.984,-
2) Uang Jaminan Pelaksanaan Tes Tanah di lahan MKA Kendal
oleh PT Geo Service Utama = Rp 50.000.000,-
10 Berdasarkan CALK No. 8 terkait Aset Tetap, Perseroan memiliki penambahan aset dalam
pembangunan sebesar Rp16 miliar. Agar dijelaskan:
a Nature dari aset tersebut dan - Akan ada biaya tambahan pada tahun 2025 sehubungan
apakah terdapat kemungkinan dengan penambahan aset, terutama untuk pembelian
biaya tersebut meningkat pada mesin-mesin.
tahun 2025. - Pada tanggal 18 Juli 2025 terdapat pembayaran pelunasan
untuk pekerjaan Sipil dan ME kepada kontraktor BCP.
b Termin dan progress Untuk perkerjaan Sipil dan ME progress telah 100% dan
pembayaran kontraktor di pelunasan telah dilakukan 18 Juli 2025.
Kendal.
11 Berdasarkan CALK No. 13 terkait Utang Usaha, Perseroan memiliki Utang Usaha sebesar Rp4,85
miliar yang sebelumnya sebesar Rp3,72 miliar. Agar dapat dijelaskan:
a Latar belakang tidak adanya Semua tagihan PT Maxima Energi Indokemika dan PT Asianagro
utang usaha kepada: 1) PT Agungjaya sampai dengan periode Juni 2025 telah lunas
Maxima Energi Indokemika dibayarkan pada bulan Juni 2025.
dan 2) PT Asianagro
Agungjaya.
b Latar belakang peningkatan PT Iluva Gravure Industry merupakan salah satu vendor
utang usaha kepada PT Iluva pemasok foil packaging untuk produk Lemonilo.
Gravure Industry.
c Profil dan afiliasi utang usaha Semua utang usaha adalah untuk kegiatan operasi Perusahaan
yang dimiliki Perseroan. dan tidak ada transaksi dengan perusahaan afiliasi.
12 Sehubungan dengan CALK No. 15 Utang Bank Jangka Pendek dan CALK No. 16 Utang Bank Jangka
Panjang, agar dapat dijelaskan:
a Informasi utang bank jangka Perseroan mempunyai fasilitas dari 2 bank yaitu:
Perseroan dengan melengkapi 1) PT Bank Central Asia Tbk (“BCA”)
tabel berikut ini: 2) PT Bank Oke Indonesia Tbk (“OK! Bank”)
7
Page 8
Jenis Saldo Terhutang Plafon Pinjaman Suku Tenor Jatuh Jaminan
Fasilitas Per 30 Juni 2025 (Rp) Bunga Tempo
(Rp) p.a.
PRK 20.270.964.659 35.000.000.000 8.5% 12 bln Feb’26 Tanah & Bangunan B11
BCA
PRK 4.777.635.197 5.000.000.000 9% 12 bln Okt’25 Tanah, Bangunan dan Mesin B
OK! Bank 11 dan KIK Kendal
KI-I 2.422.531.152 5.040.343.789 9% 15 bln Jan’26 Pabrik Sentul H5 dan Gudang
OK! Bank Sentul H5
KI-II 16.741.137.833 20.467.876.103 9% 39 bln Jan’28 SHGB Tanah Pabrik Kendal
OK! Bank
KI-III 74.749.487.233 74.749.487.233 9% 84 bln Okt’31 SHGB Bangunan dan Mesin
OK! Bank Pabrik Kendal
b Saldo terutang Perseroan saat Per 25 Agustus 2025
ini. No Fasilitas Saldo Terhutang (Rp)
1 PRK BCA 26.092.883.313
2 PRK OK! Bank 3.613.420.722
3 KI/1 OK! Bank 2.084.164.407
4 KI/2 OK! Bank 16.259.436.325
5 KI/3 OK! Bank 74.749.487.233
c Sumber pembiayaan Dari hasil operasi Perseroan.
Perseroan pelunasan utang
bank Perseroan.
d Dampak apabila Perseroan Skenario paling buruk adalah sita jaminan.
tidak dapat melunasi utang Mitigasi yang akan dilakukan Perseroan adalah dengan
bank tersebut dan mitigasi mengupayakan EBITDA lebih besar dari beban bunga dan
yang dilakukan oleh angsuran, serta mempertahankan DER.
Perseroan.
13 Sehubungan dengan CALK No. 18 terkait Utang Pembiayaan Konsumen, Perseroan memiliki utang
pembiayaan konsumer jatuh tempo dalam waktu 1 tahun sebesar Rp27,8 juta yang sebelumnya
sebesar Rp55 juta. Agar dapat dijelaskan:
a Informasi utang utang
pembiayaan konsumen
Perseroan dengan melengkapi
tabel berikut ini:
Jenis Saldo Terhutang Plafon Suku Bunga Tenor Jatuh Jaminan
Fasilitas Per 30 Juni 2025 Pinjaman (Rp) Per Annum Tempo
(Rp)
PT. BCA 130.967.172 172,200,000 4.937098% 36 bulan 15-Sep-27 Tidak ada
Finance
8
Page 9
b Saldo terhutang Perseroan Saldo terhutang pembiayaan konsumen per 15 Agustus 2025
saat ini. sebesar Rp 121.755.925.
c Sumber pembiayaan Dari hasil operational Perseroan.
Perseroan pelunasan utang
pembiayaan konsumen
Perseroan.
d Dampak apabila Perseroan Dampak tidak melunasi utang, asset kendaraan yang terhutang
tidak dapat melunasi utang tersebut akan disita/diambil oleh bank.
tersebut dan mitigasi yang
dilakukan oleh Perseroan. Mitigasi yang Perseroan akan lakukan yaitu tidak mangkir dan
konsisten dalam pembayaran utang tiap bulannya.
14 Sehubungan dengan CALK No. 22 terkait Penjualan Neto, Perseroan membukukan penjualan
sebesar Rp74,2 miliar dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp58,91 miliar. Agar dapat
dijelaskan:
a Latar belakang peningkatan • Kenaikan segmen chips sebesar 16% dibandingkan periode
segmen chips, crackers, dan Q2 2024 karena ada pelanggan baru.
lainnya. • Kenaikan segmen crackers sebesar 38% dibandingkan
periode Q2 2024 karena ada tambahan order dari
Intersnack dimana mereka menitik beratkan produk dengan
Sertifikasi Rain Forest Alliance, dimana Perseroan adalah
satu-satunya Perusahaan yang memiliki Sertifikasi tersebut
untuk bahan baku Singkong di dunia.
b Latar belakang dan nature dari Penjualan lainnya adalah gabungan penjualan produk ke lokal
akun lainnya. yang nilainya kecil-kecil atau dibawah Rp 100juta.
c Latar belakang tidak terdapat Di periode Q2-2024, ada potongan penjualan chips sebesar
potongan penjualan pada Rp23.58juta disebabkan karena adanya complain atau ketidak
periode 30 Juni 2025 sesuaian produk yang dikirim, sehingga pelanggan meminta
dibandingkan periode diskon.
sebelumnya.
Biasanya Perseroan tidak memberikan potongan harga sama
sekali, kecuali ada kasus-kasus tertentu yang tim telah
diskusikan dan disetujui oleh Manajemen.
d Latar belakang peningkatan Lemonilo telah mempercayai Perseroan untuk memproduksi
signifikan penjualan terhadap salah satu produk keripik snack mereka kepada kami dengan
PT Lemonilo Indonesia Sehat sistem maklon. Kontrak Kerjasama antara Perseroan dan
(LIS) yang sebelumnya tidak Lemonilo telah ditanda tangani pada 23 Juli 2024 lalu dan
ada dan durasi kontrak berlaku tiap tahunnya.
penjualan produk perseroan
kepada LIS.
9
Page 10
e Agar dapat dijelaskan apakah Perseroan melakukan strategi baik intensifikasi terhadap
Perseroan akan meningkatkan pelanggan yang telah ada mau pun ekstensifikasi dalam rangka
konsentrasi penjualan diversifikasi pelanggan baru.
Perseroan kepada beberapa
pelanggan atau akan
melakukan diversifikasi
penjualan?
15 Sehubungan dengan CALK No. 23 terkait Beban Pokok Penjualan, Perseroan membukukan beban
sebesar Rp52,1 miliar dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp42,5 miliar. Agar dapat
dijelaskan:
a Strategi Perseroan untuk Selalu memonitor yield bahan baku, serta manajemen tenaga
meningkatkan efisiensi biaya kerja produksi yang efisien.
beban pokok penjualan.
b Latar belakang dan nature dari Biaya produksi yang berjumlah lebih kecil dari Rp 500 juta di
akun lainnya serta kelompokan pada biaya produksi lainnya, dan biaya ini menurun
peningkatannya. dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
16 Sehubungan dengan CALK No. 24 terkait Beban Usaha, Perseroan membukukan beban sebesar
Rp13,993 miliar dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp13,589 miliar. Agar dapat
dijelaskan:
a Strategi Perseroan untuk Efisiensi tenaga kerja supervisor dan manajer, lebih selektif
meningkatkan efisiensi biaya dalam mengikuti pameran di luar negeri.
beban usaha.
b Latar belakang dan nature dari Beban Umum dan Adminitrasi yang berjumlah lebih kecil dari
akun lainnya serta Rp 100 juta di kelompokan pada Beban Umum Lainnya dan
penurunannya. relative mirip dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
c Latar belakang penurunan Tahun 2025 ini Perseroan lebih selektif dalam mengikuti
perjalan dinas. pameran / exhibition di luar negeri dibandingkan dengan tahun
sebelumnya, maka dari itu terjadi penurunan biaya dalam
perjalanan dinas.
d Latar belakang peningkatan Imbalan kerja tahunan Perseroan dihitung oleh Kantor
imbalan kerja. Konsultan Aktuaria, laporan kwartal tahun selanjutnya
mengikuti laporan tahun lalu. Imbalan kerja pada Laporan
Aktuaria per 30 Juni 2025 lebih kecil dibandingkan pada 31
Desember 2024.
17 Sehubungan dengan CALK No. 25 terkait Penghasilan (Beban) Lain-lain, Perseroan membukukan
beban sebesar Rp5 miliar dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp652,35 juta. Agar dapat
dijelaskan:
10
Page 11
Names mentioned 24 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
I Gede Nyoman Yetna
p.1
unresolved
person
Adi Pratomo Aryanto
p.1
unresolved
org
Bank OK
p.2
unresolved
org
Pty Ltd.
p.5
unresolved
org
Intersnack Procurement B.V.
p.5
unresolved
org
PT Lemonilo Indonesia Sehat
p.5 ×2
unresolved
org
PT Acme Jakarta Development
p.6
unresolved
org
PT Acme
p.6
unresolved
org
PT United Power
p.6
unresolved
org
PT Gagas Energi Indonesia
p.7
unresolved
org
PT Asuransi Sinar Mas
p.7
unresolved
org
PT Geo Service Utama
p.7
unresolved
org
PT Maxima Energi Indokemika
p.7
unresolved
org
PT Asianagro
p.7
unresolved
org
PT Asianagro Agungjaya.
p.7
unresolved
org
PT Iluva Gravure Industry
p.7
unresolved
org
PT Iluva
p.7
unresolved
org
Bank KI-III
p.8
unresolved
org
PT. BCA
p.8
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.