Skip to content
Back to announcement

20250814_PTMR_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31932974_lamp1.pdf

Other Text extracted PTMR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 16

Page 1
                                                                        Jakarta, 14 Agustus 2025


  Nomor          : 049/SP-MP/VIII/2025
  Perihal        : Jawaban Permintaan Penjelasan Bursa


  Kepada Yth.
  PT Bursa Efek Indonesia
  Up. Bapak Adi Pratomo Aryanto
  Kepala Divisi Penilai Perusahaan 2
  di tempat


  Dengan Hormat,
     Sehubungan dengan surat dari PT Bursa Efek Indonesia dengan nomor surat
  S-09196/BEI.PP2/08-2025 tertanggal 11 Agustus 2025 mengenai Permintaan Penjelasan Bursa,
  dengan ini kami akan menjawab pertanyaan tersebut sebagai berikut :

  Laporan Keuangan per 30 Juni 2025

   1. Latar belakang dan detil dari akun aset lain-lain serta rencana Perseroan terkait akun ini
       kedepannya.
       Jawaban: Aset lain-lain ini merupakan progress dari uang muka pembelian aset tetap, dan
       ini sudah terealisasi di Juli 2025 menjadi aset tetap.




   2. Latar belakang atas penurunan signifikan akun perolehan aset tetap pada arus kas dari
       aktivitas investasi Perseroan per 30 Juni 2025 dibandingkan 31 Desember 2024 serta rencana
       Perseroan kedepannya terkait capital expenditure.
       Jawaban: Perolehan aset tetap pada periode 30 Juni 2025 sebesar Rp 42.218.824,- dimana
       merupakan penambahan aset peralatan inventaris kantor. Sehubungan dengan penurunan
       perolehan aset tetap dibandingkan dengan periode sebelumnya, disebabkan oleh Perseroan
       belum membutuhkan penambahan aset tetap untuk menunjang operasional serta menjaga
       efesiensi Perseroan.




www.idx.co.id
Page 2
   3. Sehubungan dengan arus kas dari aktivitas pendanaan, agar dapat dijelaskan latar belakang
       perbedaan jenis akun dalam arus kas tersebut dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris
       sebagai berikut:




       Jawaban: Sehubungan dengan perbedaan akun pada arus kas tidak terdapat kesalahan
       klasifikasi hanya ada ketidaksesuain terjemahan, untuk koreksinya terlampir:




   4. Sehubungan dengan arus kas dari aktivitas operasi, agar dapat dijelaskan latar belakang
       perbedaan jenis akun dalam arus kas tersebut dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris
       untuk akun pembayaran pajak penghasilan / proceeds from finance income.
       Jawaban: Sehubungan dengan perbedaan akun pada arus kas tidak terdapat kesalahan
       klasifikasi hanya ada ketidaksesuain terjemahan, untuk koreksinya terlampir




www.idx.co.id
Page 3
   5. Sehubungan dengan Catatan atas Laporan Keuangan (CALK) nomor 5 Kas dan Setara Kas,
       agar dapat dijelaskan:
        a. Latar belakang penurunan signifikan 30 Juni 2025 dibandingkan 31 Desember 2024
            bank Rupiah Perseroan pada:
               i. PT Bank Central Asia Tbk
              ii. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
             iii. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
       Jawaban: Penurunan saldo Bank rupiah Perseroan ini disebabkan karena Perseroan ingin
       melakukan pemesanan persediaan kepada supplier/Principle, hal ini dilakukan untuk menjaga
       stabilitas margin karena efek USD yang semakin meningkat.

        b. Latar belakang Perseroan tidak lagi memiliki akun bank Rupiah di PT Bank Rakyat
           Indonesia (Persero) Tbk.
       Jawaban: Karena PT Indonesia Farma, Tbk tidak lagi menggunakan BRI untuk mencairkan
       pembayaran (melalui SKBDN) kepada Perseroan, melainkan langsung transfer ke rekening
       Perseroan.

        c. Strategi Perseroan untuk menjaga tingkat nilai dari Kas dan Setara Kas Perseroan.
       Jawaban: Strategi Perseroan untuk menjaga tingkat nilai dari Kas dan Setara Kas
       umumnya difokuskan pada prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan, optimalisasi
       likuiditas, dan menjaga kestabilan operasional jangka pendek. Berikut beberapa strategi yang
       umum diterapkan oleh perusahaan:
       1. Manajemen Arus Kas yang Efesien
                Forecasting Arus Kas: Melakukan proyeksi arus kas masuk dan keluar secara
                   berkala (harian, mingguan, bulanan).
                Pengendalian Pengeluaran: Menjaga efisiensi belanja operasional dan investasi,
                   serta menunda pengeluaran yang tidak mendesak.
       2. Menjaga Cadangan Kas Minimum
           Menetapkan batas minimum kas (buffer) yang harus tersedia untuk kebutuhan darurat
           dan menjaga kelangsungan usaha.
       3. Optimalisasi Pendanaan
                Menjaga struktur modal yang sehat: kombinasi utang dan ekuitas yang optimal.
                Menggunakan fasilitas kredit jangka pendek sebagai penyangga kas jika
                   diperlukan.

   6. Sehubungan dengan CALK nomor 6 Piutang Usaha, agar dapat dijelaskan:
       a. Pada tabel analisis umur piutang usaha, agar dapat dilengkapi tabel realisasi pelunasan
                piutang usaha berikut ini:

            Keterangan             Jumlah           Realisasi   Outstanding    % Realisasi
                                   per 30 Juni 2025
            Belum jatuh tempo
            Lewat jatuh tempo




www.idx.co.id
Page 4
            Keterangan            Jumlah     per Realisasi       Outstanding      % Realisasi
                                  30 Juni
                                  2025
                1-30 hari
                31-60 hari
                61-90 hari
                Lebih dari
                90 hari
                Total

                Jawaban: Terlampir tabel analisis umur piutang usaha Perseroan




        b. Langkah step-by-step yang akan dilakukan Perseroan terhadap pelanggan dengan
                piutang macet dan yang jatuh tempo.
                Jawaban: Berikut adalah langkah-langkah step-by-step yang umumnya dilakukan
                Perseroan dalam menangani pelanggan dengan piutang macet maupun piutang yang
                telah jatuh tempo, sebagai bagian dari manajemen kredit dan mitigasi risiko keuangan:
                1. Identifikasi dan Klasifikasi Piutang
                 Review berkala terhadap seluruh piutang pelanggan.
                 Klasifikasikan piutang berdasarkan:
                   o Umur piutang (misal: 0–30 hari, 31–60 hari, 61–90 hari, >90 hari)
                   o Status pelanggan (aktif/tidak aktif)
                   o Riwayat pembayaran pelanggan
                2. Pengiriman Notifikasi dan Pengingat
                 Mengirim pengingat otomatis (via email/SMS) beberapa hari sebelum jatuh tempo.
                 Setelah jatuh tempo, kirim:
                   o Surat Peringatan I (1–7 hari setelah jatuh tempo)
                   o Surat Peringatan II (7–14 hari)
                   o Surat Peringatan III (14–30 hari)
                3. Komunikasi Langsung dengan Pelanggan
                 Tim keuangan/penagihan menghubungi pelanggan via telepon atau kunjungan
                    langsung.
                 Klarifikasi alasan keterlambatan.
                 Diskusikan solusi, seperti:
                   o Restrukturisasi pembayaran
                   o Cicilan
                   o Pengurangan penalti jika membayar sebagian




www.idx.co.id
Page 5
                4. Penawaran Skema Penyelesaian
                   Jika pelanggan menunjukkan itikad baik, tawarkan:
                   o Rencana pembayaran bertahap
                   o Diskon untuk pelunasan cepat (cash discount)
                   o Jaminan pembayaran (misal: cek mundur, giro mundur)
                5. Pembekuan Layanan atau Penahanan Pengiriman
                   Jika pelanggan menunjukkan itikad baik, tawarkan:
                   o Libatkan agen penagihan (debt collector resmi)
                   o Kantor hukum untuk memberikan somasi secara hukum
                6. Penyisihan Kerugian Piutang (Cadangan Kerugian)
                   Jika upaya penagihan gagal, maka Perseroan akan:
                   o Membentuk penyisihan piutang tak tertagih sesuai PSAK.
                   o Menghapis piutang dari pembukuan (write-off) jika benar-benar macet.

        c. Latar belakang umur piutang Perseroan lebih dari 90 hari meningkat signifikan 30 Juni
                2025 dibandingkan 31 Desember 2024 dan alasan Perseroan tidak menambah cadangan
                kerugian atas penurunan nilai piutang usaha.
                Jawaban: Sehubungan dengan penambahan cadangan piutang ini Perseroan
                menggunakan perhitungan dari auditor, dan nilai tersebut akan direview kembali pada saat
                periode audit per 31 Desember 2025.
   7. Sehubungan dengan CALK nomor 7 Piutang Lain-lain, agar dapat dijelaskan:
       a. Latar belakang tidak terdapat perubahan terkait piutang lain-lain pihak berelasi.
                Jawaban: Latar belakang tidak terdapat perubahan dikarenakan tidak adanya
                penerimaan atas pembayaran piutang dan penambahan pemberian piutang

        b. Sehubungan dengan piutang lain-lain dengan pihak berelasi yang akan berakhir
                pada 30 Juni 2025, agar dapat dijelaskan statusnya saat ini.
                Jawaban: Untuk status piutang lain-lain per 30 Juni 2025, sebagian sudah dilakukan
                pembayaran dan sudah dilakukan perpanjangan perjanjian utang/piutang sampai dengan
                Juni 2026.

   8. Sehubungan dengan CALK nomor 8 Persediaan, agar dapat dijelaskan:
       a. Latar belakang penurunan akun Plastik 30 Juni 2025 dibandingkan 31 Desember 2024.
                Jawaban: Penurunan ini disebabkan karena meningkatnya penjualan untuk produk
                plastik periode 30 Juni 2025.

        b. Latar belakang dan detil terkait akun lain-lain 30 Juni 2025 dibandingkan 31 Desember
                2024 serta kriteria Perseroan dalam mengelompokkan akun ini sebagai akun lain-lain.
                Jawaban: Definisi lain-lain dalam persediaan ini merupakan produk di luar mesin,
                consumable dan suku cadang, sepeti untuk produk cartridge, jiffylite dan maxima pads.

        c. Latar belakang tidak terdapat perubahan cadangan Persediaan Perseroan.
                Jawaban: Perseroan tidak melakukan perubahan terhadap cadangan penurunan nilai
                persediaan selama periode berjalan karena berdasarkan hasil evaluasi manajemen dan
                analisis terhadap kondisi persediaan yang ada, tidak terdapat indikasi yang signifikan
                mengenai penurunan nilai atau kerusakan atas barang-barang dalam persediaan.




www.idx.co.id
Page 6
        d. Latar belakang asuransi Persediaan Perseroan tidak mencakup seluruh nilai Persediaan
                per 30 Juni 2025.
                Jawaban: Per 30 Juni 2025, nilai pertanggungan asuransi atas persediaan Perseroan
                belum mencakup seluruh nilai persediaan yang tercatat dalam laporan keuangan.
                Hal ini disebabkan oleh beberapa pertimbangan operasional dan strategis sebagai
                berikut:
                1. Pertimbangan Biaya Premi
                        o Biaya premi untuk pertanggungan penuh dianggap tidak sebanding dengan
                           tingkat risiko kerugian.
                        o Manajemen memutuskan untuk menerapkan pendekatan partial coverage
                           (perlindungan sebagian) dengan memprioritaskan lokasi dan jenis
                           persediaanyang memiliki risiko tertinggi.
                2. Penyesuaian Berkala Sesuai Kebijakan Internal
                        o Sesuai kebijakan internal, evaluasi cakupan ansuransi dilakukan secara
                           tahunan sehingga pertambahan nilai persediaan secara tiba-tiba dalam jangka
                           pendek belum langsung tercermin dalam pertanggungan ansuransi.
   9. Sehubungan dengan CALK nomor 9 Biaya Dibayar Di Muka, agar dapat dijelaskan:
       a. Latar belakang penurunan signifikan biaya keamanan dan kebersihan per 30 Juni
                2025 dibandingkan 31 Desember 2024.
                Jawaban: Sehubungan akun tersebut tidak terdapat penurunan signifikan, hanya saja
                terdapat salah satu akun di report untuk periode 31 Desember 2024, dimana seharusnya
                akun tersebut lain-lain, dimana definisi lain-lain ini merupakan biaya dibayar dimuka
                untuk sewa mesin dan sewa gedung.

        b. Latar belakang peningkatan sewa gedung per 30 Juni 2025 dibandingkan 31 Desember
                2024 yang sebelumnya tidak ada.
                Jawaban: Sehubungan dengan akun tersebut tidak terdapat peningkatan, hanya saja
                terdapat salah satu akun di report periode 31 Desember 2024, dimana seharusnya untuk
                sewa gedung sudah tercatat di periode 2024 tetapi termasuk ke akun biaya keamanan dan
                kebersihan, sesuai dengan penjelasan diatas.

        c. Latar belakang peningkatan asuransi per 30 Juni 2025 dibandingkan 31 Desember 2024.
                Jawaban: Peningkatan ansuransi per 30 Juni 2025 disebabkan oleh adanya pembayaran
                polis-polis ansuransi baru terkait ansuransi jiwa dan kesehatan Dewan Komisaris dan
                Direksi Perseroan dan polis ansuransi kendaraan operasional Perseroan.

        d. Latar belakang peningkatan lain-lain per 30 Juni 2025 dibandingkan 31 Desember 2024
                serta kriteria Perseroan dalam mengelompokkan akun ini sebagai akun lain-lain.
                Jawaban: Sehubungan dengan akun tersebut tidak terdapat peningkatan signifikan, hanya
                saja terdapat salah akun di report periode 31 Desember 2024, dimana seharusnya untuk
                lain-lain sudah tercatat di periode 2024 tetapi masuk ke akun biaya keamanan dan
                kebersihan, sesuai dengan penjelasan diatas (pada poin 3b).
   10. Sehubungan dengan CALK nomor 10 Uang Muka, agar dapat dijelaskan:
       a. Latar belakang peningkatan pembeliaan persediaan per                      30    Juni   2025
                dibandingkan 31 Desember 2024.
                Jawaban: Peningkatan uang muka atas pembelian persediaan disebabkan oleh Perseroan




www.idx.co.id
Page 7
                melakukan pemesanan persediaan kepada supplier/Principle, hal ini dilakukan untuk
                menjaga stabilitas margin karena efek kurs USD yang semakin meningkat.

        b. Rincian atas Uang Muka pembelian persediaan per 30 Juni 2025 dengan mengisi tabel
                berikut:

                  No.        Tanggal   Nomor Nilai Uang Jenis   Status     Keterangan
                           Pembayaran Perjanjian Muka Barang/ Realisasi     (Estimasi
                           Uang Muka                   Material         Pengiriman/Alasan
                                                                        Belum Terealisasi)
                  1.
                  2.
                  ..
                 Total
                Jawaban: Terlampir rincian uang muka persediaan per 30 Juni 2025 (No Perjanjian
                tidak ada karena Perseroan baru menerima Performa Invoice saja).




        c. Rincian atas Uang Muka pembelian persediaan per 31 Desember 2024 dengan mengisi
                tabel berikut:
                   No.       Tanggal   Nomor Nilai Uang Jenis   Status     Keterangan
                           Pembayaran Perjanjian Muka Barang/ Realisasi     (Estimasi
                           Uang Muka                   Material         Pengiriman/Alasan
                                                                        Belum Terealisasi)
                   1.
                   2.
                    ..
                  Total




www.idx.co.id
Page 8
       Jawaban: Terlampir rincian uang muka persediaan per 31 Desember 2024 (No Perjanjian
       tidak ada karena Perseroan baru menerima Performa Invoice saja).




   11. Sehubungan dengan CALK nomor 11 Aset Tetap, agar dapat dijelaskan latar belakang
       penurunan signifikan dan detil terkait penambahan kendaraan bermotor Perseroan per 30
       Juni 2025 dibandingkan 31 Desember 2024.
       Jawaban: Perolehan aset tetap sebesar Rp 42.218.824,- yang dimana merupakan penambahan
       aset peralatan inventaris kantor. Sehubungan dengan penurunan aset tetap dibanding periode
       sebelumnya disebabkan Perseroan belum membutuhkan penambahan aset tetap untuk
       menunjang operasional Perseroan dan menjaga efesiensi Perseroan.




   12. Sehubungan dengan CALK nomor 12 Aset Hak Guna - Lanjutan, agar dapat dijelaskan latar
       belakang penurunan signifikan dan detil terkait penambahan bangunan Perseroan per 30 Juni
       2025 dibandingkan 31 Desember 2024.
       Jawaban: Sewa atas gedung tidak perlu dilakukan penambahan dikarenakan sewa masih
       berlaku dan tidak ada kebutuhan operasional yang mendesak sehingga efesiensi pengeluaran
       kas Perseroan tetap terjaga.




www.idx.co.id
Page 9
   13. Sehubungan dengan CALK 13 Utang Bank Jangka Pendek, agar dapat dijelaskan:
       a. Informasi utang bank jangka pendek Perseroan dengan melengkapi tabel berikut ini:

                 Jenis         Saldo     Plafon    Suku       Tenor     Jatuh      Jaminan
                Fasilitas Terhutang Per Pinjaman Bunga Per              Tempo
                           30 Juni 2025           Annum
                   1.
                   2.
                   ..
                 Total




www.idx.co.id
Page 10
            Jawaban:
                                       Saldo                         Suku
                Jenis Fasilitas   Terhutang Per 30 Plafon Pinjaman Bunga Per      Tenor        Jatuh Tempo             Jaminan
                                     Juni 2025                      Annum
                KMK Revolver      19.100.000.000   28.000.000.000   9,75% p.a 30 September     29 September     Piutang usaha pada 31
                                                                              2024 sampai          2025       Desember 2021 sebesar Rp
                                                                               dengan 29                           11.475.790.166
                                                                               September
                                                                                  2025                            Persediaan pada 30
                                                                                (1tahun)                      September 2021 sebesar Rp
                                                                                                                    10.922.024.271

                                                                                                                  Sertifikat Hak Guna
                                                                                                               Bangunan (SHGB) Nomor
                                                                                                               5325/Mangga Dua Selatan
                                                                                                                yang terletak di komplek
                                                                                                              ruko 133-135 Blok C No. 15,
                                                                                                                      Jakarta Pusat

                                                                                                                  Sertifikat Hak Guna
                                                                                                               Bangunan (SHGB) Nomor
                                                                                                               5330/Mangga Dua Selatan
                                                                                                                yang terletak di komplek
                                                                                                              ruko 133-135 Blok C No. 15,
                                                                                                                      Jakarta Pusat

                                                                                                               Sertifikat Hak Milik (SHM)
                                                                                                              Nomor 02276/Kelapa Indah
                                                                                                              yang terletak di Tangerang

                                                                                                              Sertifikat Hak Milik (SHM)
                                                                                                              Nomor 1754/Cipete yang
                                                                                                                terletak di Tangerang

                                                                                                                 Sertifikat Hak Guna
                                                                                                              Bangunan (SHGB) Nomor
                                                                                                              3410/Jurumudi Baru yang
                                                                                                                terletak di Tangerang

                                                                                                                 Sertifikat Hak Guna
                                                                                                              Bangunan (SHGB) Nomor
                                                                                                              3656/Jurumudi Baru yang
                                                                                                                terletak di Tangerang

                                                                                                              Sertifikat Hak Milik (SHM)
                                                                                                               atas Satuan Rumah Susun
                                                                                                               Nomor 404/Kramat Pela
                                                                                                              yang terletak di Kebayoran
                                                                                                                 Baru, Jakarta Selatan

                                                                                                              Sertifikat Hak Milik (SHM)
                                                                                                               atas Satuan Rumah Susun
                                                                                                               Nomor 405/Kramat Pela
                                                                                                              yang terletak di Kebayoran
                                                                                                                 Baru, Jakarta Selatan
                Kredit Lokal       1.424.368.361   2.050.000.000    8,75% p.a   18 Juli 2024   22 Juni 2025                -
                 (Rekening                                                        sampai
                  Koran)                                                         dengan 22
                                                                                 Juni 2025




www.idx.co.id
Page 11
       b. Saldo terhutang Perseroan saat ini.
       Jawaban: Saldo terhutang Perseroan per 30 Juni 2025 adalah Rp 20.524.368.361,-

       c. Sumber pembiayaan Perseroan pelunasan utang bank jangka pendek Perseroan.
       Jawaban: Untuk memenuhi kewajiban atas utang bank jangka pendek, Perseroan
       mengandalkan beberapa sumber pembiayaan yang telah direncanakan dan dikelola secara
       hati-hati guna menjaga kelancaran arus kas dan stabilitas keuangan. Adapun sumber
       pembiayaan utama meliputi:
       1. Kas dan Setara Kas yang Tersedia
           Perseroan memanfaatkan saldo kas dan setara kas internal sebagai sumber utama
           pelunasan, khususnya yang berasal dari:
            Penerimaan hasil penjualan
            Pendapatan operasional rutin
            Pengembalian piutang usaha dari pelanggan
       2. Arus Kas Operasional Positif
            Pelunasan sebagian utang jangka pendek didanai dari arus kas masuk operasional,
              yang tetap sehat dan stabil selama periode berjalan.
            Efisiensi biaya dan peningkatan margin turut mendukung ketersediaan dana internal.

       d. Dampak apabila Perseroan tidak dapat melunasi utang bank tersebut dan mitigasi
           yang dilakukan oleh Perseroan.
       Jawaban: Apabila Perseroan tidak dapat melunasi kewajiban utang bank jangka pendek
       tepat waktu, maka dapat timbul sejumlah dampak negatif terhadap kondisi keuangan dan
       operasional perusahaan, antara lain:
       1. Peningkatan Beban Keuangan
              o Timbulnya denda, bunga keterlambatan, atau penalti dari pihak bank.
              o Potensi penurunan skor kredit perusahaan yang mempersulit akses pembiayaan di
                  masa mendatang.
       2. Risiko Hukum dan Penagihan
              o Bank dapat mengambil langkah hukum atau menggunakan hak jaminan (apabila
                  pinjaman dijamin dengan aset tertentu).
              o Reputasi Perseroan dapat terdampak di mata kreditur dan mitra usaha.
       3. Gangguan Arus Kas dan Operasional
              o Likuiditas terganggu karena dana teralokasi untuk membayar utang atau
                  menanggulangi konsekuensi gagal bayar.
              o Potensi tertundanya kegiatan operasional dan investasi strategis.
       4. Risiko Going Concern
              o Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat memicu kekhawatiran atas
                  kemampuan Perseroan untuk melanjutkan kelangsungan usaha (going concern
                  risk).




www.idx.co.id
Page 12
  Untuk mengantisipasi risiko tersebut, Perseroan telah dan akan terus mengambil langkah-
  langkah mitigasi sebagai berikut:

       1. Penyusunan dan Monitoring Proyeksi Arus Kas
             o Menyusun proyeksi arus kas secara konservatif untuk memastikan ketersediaan
                 dana pada saat jatuh tempo.
             o Melakukan monitoring ketat terhadap penerimaan dan pengeluaran kas secara
                 berkala.
       2. Negosiasi Ulang dengan Pihak Bank
             o Melakukan komunikasi aktif dengan pihak bank untuk:
                     Perpanjangan tenor (rollover)
                     Restrukturisasi pembayaran
                     Konversi utang jangka pendek menjadi jangka panjang jika diperlukan
       3. Refinancing dan Diversifikasi Sumber Dana
             o Mencari alternatif pendanaan baru baik dari lembaga keuangan lain, pasar modal,
                 maupun entitas afiliasi.
             o Menjaga hubungan baik dengan beberapa bank agar tidak bergantung pada satu
                 sumber pinjaman.
       4. Optimalisasi Piutang dan Persediaan
             o Mempercepat penagihan piutang usaha dan pengelolaan persediaan yang efisien
                 untuk meningkatkan kas masuk.
       5. Penundaan atau Rasionalisasi Belanja Modal (Capex)
             o Menunda sementara investasi yang tidak mendesak demi menjaga likuiditas.
       6. Dukungan dari Pemegang Saham (Jika Dibutuhkan)
             o Menyiapkan rencana kontinjensi berupa suntikan modal kerja atau pinjaman dari
                 pemegang saham/afiliasi.

   14. Sehubungan dengan CALK nomor 14, agar dapat dijelaskan:
       a. Latar belakang peningkatan utang usaha Perseroan terhadap:
            i. PT Mitra Pack Tbk
           ii. CV Caleji Machinery
          iii. CV Multipack Plastindo
          iv. PT Welgro Utama
           v. PT Sahabat Jaya Bersama
          vi. PT Sentra Aneka Tama
       Jawaban: Latar belakang peningkatan usaha Perseroan terhadap pihak diatas untuk sewa
       mesin, pembelian consumable dan sparepart serta material lain untuk membuat bracket mesin.
             i. PT Mitra Pack Tbk : sewa mesin dan pembelian consumable & sparepart.
             ii. CV Caleji Machinery : pembelian material bracket mesin.
             iii. CV Multipack Plastindo : pembelian consumable (plastik Optima).
             iv. PT Welgro Utama : pembelian kardus untuk kemasan produk plastik yang dibagging
                  oleh entitas anak Perseroan (PT Global Putra Kusuma).
             v. PT Sahabat Jaya Bersama: pembelian sparepart untuk mesin encorder.
             vi. PT Sentra Aneka Tama : pembelian belt conveyor.




www.idx.co.id
Page 13
        b. Agar dapat dijelaskan hubungan afiliasi Perseroan terhadap pihak-pihak dalam akun
                pihak ketiga ini.
                Jawaban: Semua hutang usaha ini termasuk hutang usaha kepada pihak ketiga, termasuk
                PT Mitra Pack, Tbk.

        c. Agar dapat dijelaskan latar belakang PT Mitra Pack dianggap sebagai pihak ketiga.
                Jawaban: Untuk akun Utang usaha pada report terdapat kesalahan klasifikasi yang dimana
                utang usaha ke PT Mitra Pack Tbk merupakan utang pihak berelasi.

        d. Pada tabel analisa umur piutang usaha, agar dapat dilengkapi tabel realisasi pelunasan
                utang usaha berikut ini:
                Jawaban:


                   Keterangan           Jumlah         Realisasi   Outstanding     % Realisasi
                                    per 30 Juni 2025

            Belum jatuh tempo
            Lewat jatuh tempo
            1-30 hari


                   Keterangan           Jumlah         Realisasi   Outstanding     % Realisasi
                                    per 30 Juni 2025

            31-60 hari
            61-90 hari
            Lebih dari 90 hari
            Total

       Jawaban: Terlampir tabel realisasi pelunasan utang usaha




www.idx.co.id
Page 14
   15. Sehubungan dengan CALK nomor 15 Uang Muka Penjualan, agar dapat dijelaskan latar
       belakang penurunan signifikan dan detil akun lain-lain per 30 Juni 2025 dibandingkan 31
       Desember 2024.
       Jawaban: Dikarenakan adanya pengakuan pendapatan atas uang muka penjualan 2024 di
       2025 sebesar Rp2.348.495.091,-

   16. Sehubungan dengan CALK nomor 16 Biaya yang Masih Harus Dibayar, agar dapat
       dijelaskan:
        a. Latar belakang tidak terdapat perubahan jasa profesional per 30 Juni 2025
            dibandingkan 31 Desember 2024.
       Jawaban: Tidak adanya perubahan saldo akun jasa profesional per 30 Juni 2025
       mencerminkan bahwa:
        Tidak terdapat transaksi baru yang menambah nilai akrual,
        Pembayaran belum dilakukan, dan
        Estimasi biaya tetap, sesuai kontrak atau pelaksanaan jasa yang masih berlangsung.

       Penyajian saldo tersebut telah sesuai dengan prinsip akuntansi akrual, di mana beban diakui
       saat terjadinya jasa, meskipun belum dibayarkan, dan akan disesuaikan kembali pada saat
       faktur diterima atau pembayaran dilakukan.

        b. Latar belakang tidak terdapat perubahan dan detil lain-lain per 30 Juni 2025
           dibandingkan 31 Desember 2024.
       Jawaban: Saldo akun “lain-lain” dalam biaya yang masih harus dibayar tidak mengalami
       perubahan per 30 Juni 2025 karena:
        Tidak terdapat penambahan aktivitas yang relevan,
        Saldo berasal dari estimasi periode sebelumnya yang belum direalisasi,
        Nilainya tidak signifikan serta belum terdapat dokumen penagihan yang memicu koreksi
          atau penyesuaian.

   17. Sehubungan dengan CALK nomor 23 Pendapatan, agar dapat dijelaskan:
       a. Latar belakang Perseroan tidak memiliki persediaan consumabel namun memiliki
           segmen pendapatan tersebut serta latar belakang peningkatan akun tersebut per 30 Juni
           2025 dibandingkan 30 Juni 2024.
       Jawaban: Perseroan memiliki persediaan plastik sebesar Rp 16,52 miliar per 30 Juni 2025
       dimana plastik tersebut terdiri atas plastik Sealed Air, food packaging, blister, serta tinta (ink)
       yang dijual melalui entitas anak Perseroan (PT Global Putra Kusuma), sehingga Perseroan
       menggunakan mapping “consumble” di akun Pendapatan dan mapping “plastik” pada akun
       Persediaan.

        b. Latar belakang penurunan dan detil lain-lain per 30 Juni 2025 dibandingkan 30 Juni 2024
            serta kriteria Perseroan dalam mengelompokkan akun ini sebagai akun lain-lain.
       Jawaban: Latar belakang penurunan dan detail lain-lain per 30 Juni 2025 dibandingkan
       dengan 30 Juni 2024 adalah berkurangnya pesanan dari pelanggan. Kriteria dalam
       mengelompokkan akun ini adalah jenis barang yang dijual adalah non plastik dan non tinta
       (ink) seperti absorbent pad, Maxima pad (dry lock), amplop dan lainnya.




www.idx.co.id
Page 15
   18. Sehubungan dengan CALK nomor 25 Beban Usaha, agar dapat dijelaskan latar belakang
       penurunan dan detil lain-lain per 30 Juni 2025 dibandingkan 30 Juni 2024 dan kriteria
       Perseroan dalam mengelompokkan akun ini sebagai akun lain-lain.
       Jawaban: Penurunan beban usaha per 30 Juni 2025 dibandingkan 30 Juni 2024 terutama
       disebabkan oleh turunnya beberapa pos biaya seperti beban promosi dan iklan, beban
       transportasi, serta beban lainnya. Penurunan ini dipengaruhi oleh efisiensi biaya dan
       berkurangnya aktivitas promosi/marketing dibandingkan periode sebelumnya.

       Akun "lain-lain" dalam beban usaha mencakup pos-pos biaya yang jumlahnya tidak material
       atau tidak memiliki sifat yang sama dengan kategori utama. Kriteria pengelompokan oleh
       Perseroan adalah ketika nilai suatu beban relatif kecil terhadap total beban usaha dan sifatnya
       insidental atau tidak berulang secara signifikan, sehingga digabung sebagai "lain-lain" untuk
       penyajian yang ringkas.

   19. Sehubungan dengan CALK nomor 26 Beban Umum dan Administrasi, agar dapat dijelaskan:
       a. Latar belakang peningkatan per 30 Juni 2025 dibandingkan 30 Juni 2024 untuk:
           i. Gaji dan tunjangan mengingat penambahan karyawan Perseroan hanya sebanyak 1
                    orang.
                 ii. Biaya sharing cost
                iii. Sewa
                iv. Perjalanan dinas
                 v. Utilitas
        Jawaban: Latar belakang peningkatan per 30 Juni 2025 dibandingkan dengan periode 30
        Juni 2024 antara lain:
           i.  Gaji dan tunjangan
               Meski penambahan karyawan hanya 1 orang, peningkatan disebabkan oleh
               penyesuaian gaji tahunan (pada bulan Februari 2025), kenaikan tunjangan dan
               insentif yang dibayarkan pada periode berjalan.
          ii.  Biaya sharing cost
               Kenaikan berasal dari penyesuaian tarif pembebanan oleh entitas induk, yang
               mencerminkan biaya bersama, dan pembebanan cost sharing ini diambil dari 4%
               sales Perseroan.
         iii. Sewa
               Peningkatan terkait sewa mesin.
         iv.   Perjalanan dinas
               Naik akibat peningkatan frekuensi perjalanan untuk kegiatan operasional, rapat, atau
               koordinasi project yang lebih intens dibandingkan tahun sebelumnya.
          v.   Utilitas
               Kenaikan disebabkan oleh peningkatan tarif listrik/air/telekomunikasi serta
               konsumsi yang lebih tinggi karena aktivitas operasional yang meningkat.




www.idx.co.id
Page 16
        b. Latar belakang peningkatan dan detil lain-lain per 30 Juni 2025 dibandingkan 30 Juni
             2024.
             Jawaban: Berdasarkan CALK nomor 26, akun "lain-lain" dalam Beban Umum dan
             Administrasi per 30 Juni 2025 meningkat dibandingkan 30 Juni 2024 karena:
             Adanya beberapa pengeluaran insidental di 2025 yang tidak terjadi pada 2024, seperti
               biaya perizinan, jasa profesional, atau pengeluaran terkait kegiatan korporasi pasca-
               IPO.
             Kenaikan harga barang untuk pos-pos kecil seperti perlengkapan kantor,
               dokumentasi, dan pemeliharaan ringan.
             Tidak adanya pengelompokan ke akun utama karena sifat pengeluaran yang beragam
               dan nilainya relatif kecil terhadap total beban, sehingga Perseroan
               mengklasifikasikannya sebagai "lain-lain" sesuai kebijakan akuntansi yang berlaku.


  Demikian tanggapan dari Kami dan atas perhatian Bapak kami ucapkan terima kasih.

  Hormat Kami,
  PT Master Print Tbk




  Ardi Kusuma
  Direktur Utama


   Tembusan:
      1. Yth. Kepala Departemen Direktorat Penilaian Emiten dan Perusahaan Publik, Otoritas Jasa Keuangan
      2. Yth. Kepala Departemen Direktorat Pengawasan Transaksi Efek, Otoritas Jasa Keuangan
      3. Yth. Kepala Departemen Direktorat Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 1, Otoritas Jasa Keuangan
      4. Yth. Kepala Departemen Direktorat Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 2, Otoritas Jasa Keuangan




www.idx.co.id

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.14 MB
Published14 Aug 2025
Pages16
Characters37,175
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 19 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Central Asia Tbk p.3 ×2
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.3 ×2
linked org Mitra Pack Tbk p.12 ×12
linked org PT Global Putra Kusuma p.12 ×3
linked org Master Print Tbk p.16 ×2
linked person Ardi Kusuma · Direktur Utama p.16
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.16 ×4
unresolved org PT Bursa Efek Indonesia Up. Bapak Adi Pratomo p.1
unresolved person Adi Pratomo Aryanto Kepala Divisi Penilai p.1
unresolved org PT Indonesia Farma p.3
unresolved org PT Welgro Utama p.12 ×2
unresolved org PT Sahabat Jaya Bersama p.12 ×2
unresolved org PT Sentra Aneka Tama Jawaban p.12
unresolved org PT Sentra Aneka Tama p.12
unresolved org Departemen Direktorat Penilaian Emiten dan Perusahaan Publik p.16
unresolved org Departemen Direktorat Pengawasan Transaksi Efek p.16
unresolved org Departemen Direktorat Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik p.16 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result