Back to announcement
20250813_GOTO_Laporan Informasi dan Fakta Material_31932822_lamp1.pdf
Other Text extracted GOTOSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 19
Page 1
Nomor / Number: 079/GOTO/CS/JKT/VIII/2025
Perihal: Laporan Informasi kepada Otoritas Subject: Report to the Financial Services
Jasa Keuangan sehubungan dengan Authority (Otoritas Jasa Keuangan) in
Informasi atau Fakta Material connection with a Material Information
or Facts
Kepada Yth. / To:
1. Otoritas Jasa Keuangan / Financial Services Authority (“OJK”)
Gedung Sumitro Djojohadikusumo Lantai 1
Jl. Lapangan Banteng Timur 2-4
Jakarta 10710
U.p. / Attn: Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon
/ Executive Chief of the Capital Market, Derivative Financial and Carbon Trading
Supervisory
2. PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) / Indonesia Stock Exchange (“IDX”)
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
U.p. / Attn: Direktur Penilaian Perusahaan / Director of Listing
Dengan hormat, Dear Sir / Madam,
Merujuk pada Peraturan OJK No. Referring to the OJK Regulation No.
31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan atas 31/POJK.04/2015 concerning Disclosure
Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Information on Material Information or Facts by
Perusahaan Publik sebagaimana dicabut Issuers or Public Companies as partially revoked
sebagian berdasarkan Peraturan OJK No. 45 by the OJK Regulation No. 45 of 2024 concerning
Tahun 2024 tentang Pengembangan dan Development and Reinforcement of Issuers and
Penguatan Emiten dan Perusahaan Publik dan Public Companies and the Decree of the Board of
Keputusan Direksi BEI No:Kep-00066/BEI/09- Directors of the IDX No: Kep-00066/IDX/09-2022
2022 tentang Perubahan Peraturan Nomor I-E regarding the Amendment to Regulation No. I-E
tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, PT concerning the Obligation to Submit Information,
GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“Perseroan”) PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“the Company”)
dengan ini menyampaikan Keterbukaan hereby conveys a Disclosure of Information for the
Informasi dengan maksud untuk memberikan purpose of providing an explanation to fulfill the
penjelasan sebagai pemenuhan ketentuan relevant requirements under the applicable laws
perundangan-undangan pada Lampiran I. and regulations on Attachment I.
Sehubungan dengan hal di atas, bersama ini In connection with the foregoing, we hereby, for
kami untuk dan atas nama Perseroan and on behalf of the Company, convey a
menyampaikan Keterbukaan Informasi Disclosure of Information in connection with
sehubungan dengan informasi atau fakta material information or facts as follows:
material sebagai berikut:
1
Page 2
Nama Emiten/Name of the Issuer : PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“Perseroan”)/
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“Company”)
Alamat/Address : Gedung Pasaraya Blok M, 6-7/F, Jl. Iskandarsyah
II No. 2, Jakarta 12160
Bidang Usaha/Business Line : Perusahaan induk dan penyedia platform digital
yang mengintegrasikan on-demand services, e-
commerce dan produk digital, serta financial
technology services secara langsung maupun
tidak langsung melalui entitas-entitas di dalam
Perusahaan. /
Holding company and digital platform provider
integrating on-demand services, e-commerce and
digital products and financial technology services,
directly or indirectly through entities within the
Company.
Telepon/Phone : (021) 2910 1072
Faksimili/Fax : (021) 2709 7877
Email : corpsecretary@gotocompany.com
Website : www.gotocompany.com
1. Tanggal Kejadian 1. Date of the Event
Rabu, 13 Agustus 2025 Wednesday, August 13, 2025
2. Jenis Informasi 2. Information Type
Informasi atau Fakta Material Lainnya Other Material Facts or Information
3. Uraian Informasi 3. Description of Information
Pada hari ini, Perseroan telah menerbitkan The Company today released its reviewed
laporan keuangan konsolidasian pada consolidated financial statements as of and for
tanggal dan untuk periode enam bulan yang the six-month period ended on June 30, 2025,
berakhir pada 30 Juni 2025 yang telah through its letter No.
direviu, melalui surat Perseroan No. 077/GOTO/CS/JKT/VIII/2025, dated August
077/GOTO/CS/JKT/VIII/2025, tanggal 13 13, 2025.
Agustus 2025.
Perseroan hari ini mengumumkan kinerja The Company today announced its 2025
keuangan kuartal kedua tahun 2025 dimana second quarter financial results, where the
Perseroan mencetak rekor baru untuk GTV Company set new records for Group core
2
Page 3
inti Grup, pendapatan bersih, EBITDA dan GTV, net revenue, EBITDA and adjusted
EBITDA yang disesuaikan, menunjukkan EBITDA, demonstrating the Company's
eksekusi kuat Perseroan dan ketahanan strong execution and the resilience of its
ekosistem integrasinya. integrated ecosystem.
Perseroan mempertahankan momentum The Company maintained strong momentum
yang kuat dari sisi pendapatan dengan GTV in its topline, with Group core GTV hitting
inti Grup mencapai Rp89,8 triliun, Rp89.8 trillion, a 43% YoY increase. The
mengalami peningkatan tahunan sebesar Group's total GTV climbed to Rp152.9 trillion,
43%. Total GTV Grup meningkat menjadi up 26% YoY, while net revenue grew 23%
Rp152,9 triliun, tumbuh 26% YoY, YoY to Rp4.3 trillion.
sementara pendapatan bersih tumbuh 23%
YoY mencapai Rp4,3 triliun.
EBITDA Grup yang disesuaikan mencapai Group adjusted EBITDA reached Rp427
positif sebesar Rp427 miliar, membaik billion, an improvement of Rp491 billion YoY,
Rp491 miliar YoY, sementara EBITDA Grup while EBITDA was positive for the third
mencapai positif untuk tiga kuartal berturut- consecutive quarter, reaching Rp292 billion,
turut sebesar Rp292 miliar, membaik Rp874 an improvement of Rp874 billion YoY. These
miliar YoY. Perbaikan-perbaikan ini improvements resulted from stronger revenue
merupakan hasil dari kinerja pendapatan performance and better cost management.
yang lebih kuat dan pengelolaan biaya yang
lebih baik.
Perseroan juga mencatatkan arus kas dari The Company delivered positive adjusted
aktivitas operasional yang disesuaikan operating cash flow of Rp313 billion,
positif sebesar Rp313 miliar, yang demonstrating the strength of its strategy and
menunjukkan kekuatan strateginya dan sustained momentum in the business. Profit
momentum bisnis yang berkelanjutan. Laba from operations also turned positive for the
usaha juga mencapai positif untuk pertama first time at Rp21 billion as the Group reduced
kalinya sebesar Rp21 miliar sejalan dengan its net loss by 77% YoY to Rp222 billion. The
keberhasilan Grup memangkas rugi periode Company's e-commerce service fee from PT
berjalan sebesar 77% YoY menjadi Rp222 Tokopedia reached Rp199 billion in the
miliar. Imbalan jasa e-commerce dari PT second quarter.
Tokopedia mencapai Rp199 miliar pada
kuartal kedua.
Perseroan mempertahankan posisi kas dan The Company maintains a solid cash position
neraca yang solid. Hingga 30 Juni 2025, and balance sheet. As of June 30, 2025, the
Perseroan memiliki Rp18,2 triliun, atau Company had Rp18.2 trillion, or US$1.1
US$1,1 miliar dalam bentuk kas, setara kas billion, in cash, cash equivalents and short-
dan deposito jangka pendek. term deposits.
Perseroan telah menyelesaikan proses The Company completed its complex cloud
migrasi cloud yang kompleks pada kuartal migration in the second quarter as it
kedua, dengan melakukan transisi sistem ke transitioned its systems to Alibaba Cloud and
Alibaba Cloud dan Tencent Cloud. Migrasi Tencent Cloud. The migration is expected to
ini diperkirakan akan mengurangi biaya reduce annual cloud spend by more than 50
cloud tahunan lebih dari 50 persen, percent while providing greater agility and
sekaligus memberikan kelincahan yang lebih faster time-to-market for new features. It also
tinggi serta mempercepat waktu peluncuran supports Indonesia’s data sovereignty
fitur-fitur baru. Selain itu, langkah ini juga
3
Page 4
mendukung prioritas kedaulatan data priorities, with all data stored and processed
Indonesia, dengan seluruh data disimpan on Indonesia-based infrastructure.
dan diproses di infrastruktur yang berbasis di
Indonesia.
Perseroan telah membentuk pusat teknologi The Company established new tech hubs in
baru di Tiongkok untuk mengakses salah China to access one of the world's deepest
satu sumber daya keahlian rekayasa pools of engineering expertise. This will
teknologi terkaya di dunia. Langkah ini akan accelerate the Company's product roadmap
mempercepat peta jalan produk Perseroan while elevating its entire engineering
serta meningkatkan kapabilitas seluruh organization in Indonesia and elsewhere,
organisasi rekayasa di Indonesia dan through knowledge transfer.
wilayah lainnya melalui alih pengetahuan.
Perseroan meluncurkan model fondasi The Company launched Sahabat-AI's 70-
Sahabat-AI dengan 70 miliar parameter billion-parameter foundation model in the
pada kuartal kedua yang dilatih dan second quarter, trained and hosted entirely in
ditempatkan sepenuhnya di Indonesia. Indonesia. The model can now operate in
Model ini kini dapat beroperasi dalam Bahasa Indonesia and several local
Bahasa Indonesia dan bahasa daerah languages, such as Javanese, Sundanese,
seperti Bahasa Jawa, Bahasa Sunda, Balinese and Bataknese in addition to a
Bahasa Bali, dan Bahasa Batak, selain number of international languages.
beberapa bahasa internasional lainnya.
Penjelasan lebih lanjut tersedia pada siaran Further explanation is available on the press
pers pada Lampiran I. release in Attachment I.
4. Dampak Kejadian Informasi 4. Impact of the Information
Informasi tersebut tidak berdampak This information does not have a detrimental
merugikan terhadap kegiatan operasional, effect on the operational activities, legal,
hukum, kondisi keuangan, atau financial condition or business continuity of the
kelangsungan usaha Perseroan. Company.
5. Keterangan Lain-Lain 5. Other Information
Untuk informasi lebih lanjut mengenai kinerja For more detailed information on the second
keuangan dan operasional Perseroan untuk quarter of 2025’s financial and operational
kuartal kedua 2025 termasuk kinerja dari performance of the Company including the
masing-masing segmen operasi Perseroan, performance of each segment, kindly refer to
mohon merujuk pada siaran pers yang kami the press release attached as Attachment 1 of
lampirkan pada Lampiran 1 surat ini. this letter.
4
Page 5
Demikian Keterbukaan Informasi kami We hereby convey this Disclosure Information,
sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan and we thank you for your attention.
terima kasih.
Jakarta, 13 Agustus 2025/ August 13, 2025
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk
R A Koesoemohadiani
Sekretaris Perusahaan / Corporate Secretary
Tembusan / Carbon Copied:
1. Direktur Penilaian Perusahaan Sektor Jasa, PT Bursa Efek Indonesia
2. Kepala Departemen Pengawas Pasar Modal 1, Otoritas Jasa Keuangan
3. Deputi Direktur Pemantauan Perusahaan Sektor Jasa, Otoritas Jasa Keuangan
5
Page 6
Lampiran I
Grup GoTo Melaporkan Kinerja Kuartal Kedua Tahun 2025 dan
Cetak Rekor Tertinggi
Ikhtisar Kinerja¹
● GTV inti⁴ Grup tumbuh 43% YoY menjadi Rp89,8 triliun
● Pendapatan bersih meningkat 23% YoY menjadi Rp4,3 triliun
● EBITDA Grup yang disesuaikan³ mencapai Rp427 miliar dari posisi rugi di 2Q24
● EBITDA9 Grup positif selama tiga kuartal berturut-turut mencapai Rp292 miliar dari posisi rugi di
2Q24
● Financial Technology mencetak rekor tertinggi EBITDA yang disesuaikan³ sebesar Rp88 miliar,
naik Rp256 miliar YoY didorong oleh peningkatan keterlibatan pengguna dan kemitraan yang
sukses
● On-Demand Services mencetak rekor tertinggi EBITDA yang disesuaikan³ sebesar Rp328 miliar,
naik 264% YoY seiring dengan fokus integrasi ekosistem, layanan premium, dan penciptaan nilai
tambah untuk mitra usaha
● GoTo menegaskan kembali pedoman kinerja EBITDA yang disesuikan³ Rp1,4-1,6 triliun untuk tahun
2025 dan tetap sejalan dengan target setahun penuh
Jakarta, Indonesia, 13 Agustus 2025 – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“Perseroan” atau “Grup GoTo”, BEI:
GOTO), ekosistem digital terbesar di Indonesia, hari ini mengumumkan kinerja keuangan kuartal kedua
tahun 2025. Perseroan mencetak rekor baru untuk GTV inti1,4 Grup, pendapatan bersih1, EBITDA1,9 dan
EBITDA yang disesuaikan1,3, menunjukkan eksekusi kuat GoTo dan ketahanan ekosistem terintegrasinya.
Patrick Walujo, Direktur Utama Grup GoTo, mengatakan: “Pada kuartal kedua, kami mencetak rekor baru,
seiring dengan GTV inti1,4 Grup, pendapatan bersih1, EBITDA1,9 dan EBITDA1,3 yang disesuaikan semuanya
mencapai rekor tertinggi baru. Investasi kami di infrastruktur teknologi, termasuk kesuksesan kami dalam
melakukan migrasi cloud, digabungkan dengan perkembangan pesat dalam strategi AI kami, mampu
mengatasi hambatan dan membuat kami berada di posisi yang baik untuk pertumbuhan di masa depan.
Kami tetap berada di jalur yang tepat untuk mencapai pedoman kinerja kami sejalan dengan upaya kami
untuk menciptakan bisnis teknologi yang berkelanjutan, berfokus pada pelanggan yang mendukung
kehidupan jutaan mitra pengemudi dan mitra usaha di seluruh Indonesia.”
Simon Ho, Direktur Keuangan Grup GoTo, menambahkan: “Kinerja kami di kuartal kedua menegaskan
kekuatan model operasional dan pelaksanaan strategi kami yang disiplin. Kami membukukan EBITDA Grup
yang disesuaikan1,3 tertinggi sebesar Rp427 miliar dan arus kas dari aktivitas operasi yang disesuaikan10
positif sebesar Rp313 miliar, didukung oleh pertumbuhan pendapatan yang signifikan dan peningkatan
efisiensi biaya di seluruh ekosistem. Seiring dengan skala yang kami kembangkan, kami mengoptimalkan
daya ungkit operasional dan menerapkan disiplin keuangan yang ketat untuk menjaga profitabilitas, untuk
menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi pemegang saham.”
Ikhtisar Kinerja Grup
Pro-Forma1
Untuk periode tiga bulan yang Untuk periode enam bulan yang
(dalam miliar Rupiah)
berakhir 30 Juni berakhir 30 Juni
Perubahan Perubahan
2025 2024 2025 2024
YoY % YoY %
Indikator operasional
Page 7
GTV inti4 89.759 62.808 43% 172.980 116.973 48%
GTV2 152.873 121.451 26% 297.433 237.957 25%
Indikator keuangan
Pendapatan bersih 4.328 3.518 23% 8.559 6.596 30%
EBITDA yang 427 (64)11 n/a 820 (165)11 n/a
disesuaikan3
EBITDA9 292 (582) n/a 447 (1.258) n/a
Rugi periode berjalan (222) (954) 77% (499) (1.374) 64%
Aktual
Untuk periode tiga bulan yang Untuk periode enam bulan yang
(dalam miliar Rupiah)
berakhir 30 Juni berakhir 30 Juni
Perubahan Perubahan
2025 2024 2025 2024
YoY % YoY %
Ikhtisar operasional
GTV inti4 89.759 62.935 43% 172.980 125.865 37%
GTV2 152.873 121.581 26% 297.433 256.373 16%
Ikhtisar keuangan
Pendapatan bersih 4.328 3.658 18% 8.559 7.737 11%
11 11
EBITDA yang 427 (85) n/a 820 (231) n/a
disesuaikan3
EBITDA9 292 (550) n/a 447 (1.128) n/a
Rugi periode berjalan (375) (1.909) 80% (742) (2.846) 74%
GoTo mempertahankan momentum yang kuat dari sisi pendapatan dengan GTV inti1,4 Grup mencapai
Rp89,8 triliun, mengalami peningkatan tahunan sebesar 43%. Total GTV1,2 Grup meningkat menjadi Rp152,9
triliun, tumbuh 26% YoY, sementara pendapatan bersih1 tumbuh 23% YoY mencapai Rp4,3 triliun.
EBITDA Grup yang disesuaikan1,3 mencapai positif sebesar Rp427 miliar, membaik Rp491 miliar YoY,
sementara EBITDA1,9 Grup mencapai positif untuk tiga kuartal berturut-turut sebesar Rp292 miliar, membaik
Rp874 miliar YoY. Perbaikan-perbaikan ini merupakan hasil dari kinerja pendapatan yang lebih kuat dan
pengelolaan biaya yang lebih baik.
Perseroan juga mencatatkan arus kas dari aktivitas operasional yang disesuaikan10 positif sebesar Rp313
miliar, yang menunjukkan kekuatan strateginya dan momentum bisnis yang berkelanjutan.
Laba usaha1 juga mencapai positif untuk pertama kalinya sebesar Rp21 miliar sejalan dengan keberhasilan
Grup memangkas rugi periode berjalan1 sebesar 77% YoY menjadi Rp222 miliar.
Imbalan jasa e-commerce dari PT Tokopedia mencapai Rp199 miliar pada kuartal kedua.
Perseroan mempertahankan posisi kas dan neraca yang solid. Hingga 30 Juni 2025, Perseroan memiliki
Rp18,2 triliun, atau US$1,1 miliar dalam bentuk kas, setara kas dan deposito jangka pendek.
GoTo telah menyelesaikan proses migrasi cloud yang kompleks pada kuartal kedua, dengan melakukan
transisi sistem ke Alibaba Cloud dan Tencent Cloud. Migrasi ini diperkirakan akan mengurangi biaya cloud
tahunan lebih dari 50 persen, sekaligus memberikan kelincahan yang lebih tinggi serta mempercepat
Page 8
waktu peluncuran fitur-fitur baru. Selain itu, langkah ini juga mendukung prioritas kedaulatan data
Indonesia, dengan seluruh data disimpan dan diproses di infrastruktur yang berbasis di Indonesia.
Perseroan telah membentuk pusat teknologi baru di Tiongkok untuk mengakses salah satu sumber daya
keahlian rekayasa teknologi terkaya di dunia. Langkah ini akan mempercepat peta jalan produk Perseroan
serta meningkatkan kapabilitas seluruh organisasi rekayasa di Indonesia dan wilayah lainnya melalui alih
pengetahuan.
Perseroan meluncurkan model fondasi Sahabat-AI dengan 70 miliar parameter pada kuartal kedua yang
dilatih dan ditempatkan sepenuhnya di Indonesia. Model ini kini dapat beroperasi dalam Bahasa Indonesia
dan bahasa daerah seperti Bahasa Jawa, Bahasa Sunda, Bahasa Bali, dan Bahasa Batak, selain beberapa
bahasa internasional lainnya.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham pada bulan Juni, GoTo memperkuat tim kepemimpinannya melalui
sejumlah penunjukan penting, termasuk Catherine Hindra Sutjahyo sebagai Wakil Direktur Utama dan
Deputy CEO, Hans Patuwo dengan peran yang diperluas sebagai Presiden On-Demand Services sekaligus
tetap menjabat sebagai COO Grup, serta Sudhanshu Raheja sebagai Presiden GoTo Financial.
Financial Technology
Untuk periode tiga bulan yang Untuk periode enam bulan yang
(dalam miliar Rupiah)
berakhir 30 Juni berakhir 30 Juni
Perubahan Perubahan
2025 2024 2025 2024
YoY % YoY %
Ikhtisar operasional
GTV inti4 82.224 56.199 46% 158.371 104.570 51%
GTV2 146.284 115.340 27% 284.688 226.302 26%
Nilai buku pinjaman
konsumen6 6.589 3.466 90% 6.589 3.466 90%
Ikhtisar keuangan
Pendapatan bersih 1.356 771 76% 2.562 1.407 82%
Pendapatan pinjaman7 879 382 130% 1.642 667 146%
EBITDA yang 88 (168) n/a 135 (416) n/a
disesuaikan3
● GTV inti4 naik 46% YoY menjadi Rp82,2 triliun yang ditopang oleh pertumbuhan pembayaran
konsumen.
● Pendapatan bersih tumbuh 76% YoY menjadi Rp1,4 triliun didukung oleh ekspansi pinjaman dan
pertumbuhan transaksi pembayaran.
● Pengguna bertransaksi bulanan mencapai 22,4 juta, naik 9% secara kuartalan dan 29% tahunan,
didukung oleh peningkatan adopsi aplikasi GoPay.
● EBITDA yang disesuaikan3 mencapai positif tiga kuartal beruntun sebesar Rp88 miliar, setara
dengan perbaikan Rp256 miliar YoY didorong oleh pertumbuhan bisnis pinjaman dan pembayaran.
● Pendapatan pinjaman7 tumbuh 130% YoY menjadi Rp879 miliar.
● Nilai buku pinjaman konsumen6 mencapai Rp6,6 triliun, tumbuh 90% tahunan dan 15% kuartalan,
menandai 9 kuartal pertumbuhan berturut-turut dengan pertumbuhan portofolio pinjaman yang
kuat. Penyaluran pinjaman kepada pengguna GoPay dan Gojek meningkat 96% dibandingkan
tahun lalu, menegaskan kekuatan ekosistem GoTo.
● Memperkenalkan GoPay Pinjam di TikTok Shop, membuat GoTo menjadi platform pertama di
Indonesia yang menawarkan pinjaman tunai instan secara langsung di ekosistem TiktTok.
Page 9
● Meluncurkan Simpati TikTok, sebuah kolaborasi strategis antara Telkomsel, TikTok, dan GoPay,
yang menawarkan paket data khusus bagi para streamer, kreator, dan pedagang TikTok.
● Meluncurkan Telkomsel Wallet by GoPay, dompet digital hasil kolaborasi merek yang terintegrasi
dalam aplikasi MyTelkomsel.
● Perseroan tetap yakin mampu mencapai pedoman kinerja tahun 2025 untuk meningkatkan buku
pinjaman konsumen hingga mencapai Rp8 triliun serta mencapai setidaknya EBITDA yang
disesuaikan3 Rp300 miliar.
On-Demand Services
Untuk periode tiga bulan yang Untuk periode enam bulan yang
(dalam miliar Rupiah)
berakhir 30 Juni berakhir 30 Juni
Perubahan Perubahan
2025 2024 2025 2024
YoY % YoY %
Ikhtisar operasional5
GTV2,5 16.371 15.052 9% 32.081 28.467 13%
Mobility2,5,8 6.047 5.476 10% 11.946 10.534 13%
Delivery2,5,8 10.324 9.576 8% 20.135 17.933 12%
Ikhtisar keuangan
Pendapatan bersih5 2.987 2.634 13% 5.994 4.889 23%
Mobility5,8 727 645 13% 1.479 1.272 16%
Delivery5,8 2.260 1.989 14% 4.515 3.617 25%
EBITDA yang 328 90 264% 642 256 151%
disesuaikan3
Mobility3,8 183 158 16% 405 325 25%
Delivery3,8 186 (7) n/a 319 48 565%
Biaya korporasi yang (41) (61) 33% (82) (117) 30%
dialokasikan oleh Grup
● GTV2,5 On-Demand Services tumbuh 9% YoY menjadi Rp16,4 triliun, seiring dengan fokus
Perseroan untuk meningkatkan profitabilitas dan mempertahankan pangsa pasar.
● Pendapatan bersih5 meningkat 13% YoY, mencapai Rp3,0 triliun.
● EBITDA yang disesuaikan3 naik 264% YoY menjadi Rp328 miliar, lima kuartal berturut-turut
mengalami perbaikan EBITDA yang disesuaikan
● Mobility:
○ GTV2,5,8 Mobility tumbuh 10% mencapai Rp6,0 triliun seiring dengan kinerja operasional
yang terus membaik.
○ Pendapatan bersih5,8 Mobility naik 13% YoY, mencapai Rp727 miliar.
○ EBITDA yang disesuaikan3,8 Mobility meningkat 16% YoY mencapai Rp183 miliar.
Pencapaian ini diraih di tengah persaingan yang semakin ketat, sehingga mendorong
insentif strategis dan terarah untuk menjaga pangsa pasar.
○ Fitur premium seperti Pencarian Cepat senantiasa relevan dengan pelanggan.
● Delivery:
○ GTV2,5,8 Delivery tumbuh 8% menjadi Rp10,3 triliun.
○ Pendapatan bersih5,8 Delivery meningkat 14% YoY, mencapai Rp2,3 triliun.
○ EBITDA yang disesuaikan3,8 Delivery membaik Rp193 miliar YoY dan menjadi Rp186 miliar.
○ Meningkatkan pangsa dompet di antara pengguna berpendapatan lebih tinggi sekaligus
memperluas jangkauan di seluruh basis pelanggan, sehingga mencapai perluasan margin
dalam empat kuartal beruntun.
Page 10
○ Premium Food Express mencatat kenaikan ketujuh secara berturut-turut dalam penetrasi
GTV5.
○ Pendapatan iklan mencapai 1,8% dari GMV Food pada akhir kuartal kedua, mengalami
kenaikan empat kuartal beruntun.
○ Pengeluaran promosi yang didanai oleh merchant meningkat sebesar 118% dibandingkan
tahun sebelumnya.
Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola (ESG)
GoTo terus berkomitmen terhadap tanggung jawab sosial dan praktik terbaik ESG. Hasil dari upaya
Perseroan pada kuartal kedua tahun 2025 meliputi:
● Bermitra dengan Green SM untuk meluncurkan GoGreen SM, jenis layanan baru yang menawarkan
taksi kendaraan listrik penuh, secara signifikan meningkatkan ketersediaan kendaraan listrik roda
empat dalam ekosistem GoTo.
● Mendukung penggunaan transportasi umum perkotaan melalui kolaborasi dengan Transjakarta
dan PT Kereta Commuter Indonesia, dengan mengintegrasikan GoPay sebagai metode
pembayaran digital untuk mengakses sistem bus dan kereta komuter Jakarta.
● Melanjutkan komitmen untuk mengelola sampah secara bertanggung jawab di berbagai acara.
Sebanyak dua ton sampah berhasil dikumpulkan dari acara Mitra Juara Gojek & GoPay serta
festival Ada Jalan Gojek di Makassar.
● Mempromosikan inklusi keuangan bagi mitra pengemudi Gojek melalui program literasi keuangan
Pintar Bareng GoPay.
Pedoman Kinerja 2025
GoTo menetapkan pedoman pertumbuhan dan profitabilitas yang berkelanjutan dengan memanfaatkan
nilai dari ekosistem unik yang dimilikinya. Perseroan menegaskan kembali pedoman EBITDA Grup yang
disesuaikan³ untuk tahun penuh 2025 sebesar Rp1,4–1,6 triliun dan tetap yakin dapat mencapai pedoman
tersebut. Proyeksi ini didasarkan pada kondisi pasar saat ini dan mencerminkan estimasi awal dari
Perseroan, yang semuanya tunduk pada berbagai ketidakpastian dan risiko, termasuk meningkatnya
persaingan pasar, inflasi biaya, kondisi makroekonomi, dan variabel lainnya.
- AKHIR -
Tentang Grup GoTo
GoTo adalah ekosistem digital terbesar di Indonesia. Misi GoTo adalah 'memberdayakan kemajuan' dengan
menyediakan infrastruktur teknologi dan solusi yang membantu semua orang untuk mengakses dan
berkembang dalam ekonomi digital. Ekosistem GoTo menawarkan berbagai layanan, termasuk mobilitas,
pengantaran, pembayaran, layanan keuangan, dan solusi teknologi untuk merchant. Selain itu, ekosistem
ini juga menyediakan layanan e-commerce melalui Tokopedia dan layanan perbankan melalui
kemitraannya dengan Bank Jago.
Page 11
Pernyataan Berwawasan ke Depan (Forward-Looking Statements) Dokumen ini dapat memuat informasi berwawasan ke depan atau pernyataan berwawasan ke depan, termasuk namun tidak terbatas pada diskusi tentang strategi, rencana ke depan, dan kinerja keuangan indikatif (secara kolektif disebut “forward-looking information”). Forward-looking information ini didasarkan pada sejumlah ekspektasi, estimasi, proyeksi, dan asumsi manajemen saat ini. Meskipun dianggap wajar, forward-looking information ini tunduk pada risiko dan ketidakpastian yang signifikan, termasuk bisnis, ekonomi, persaingan, serta faktor lainnya. Forward-looking information bukan merupakan suatu jaminan atas kinerja di masa mendatang, dan untuk tidak sepenuhnya dijadikan sebagai dasar untuk membuat keputusan investasi apa pun karena melibatkan risiko, ketidakpastian, dan faktor lain yang diketahui maupun yang tidak diketahui (termasuk risiko dan ketidakpastian dalam laporan keuangan konsolidasian GoTo dan Analisis dan Pembahasan Manajemen yang tersedia di situs web GoTo), yang mungkin dapat menyebabkan hasil aktual atau masa depan yang berbeda secara material dari yang dipaparkan atau tersirat dari forward-looking information tersebut. Setiap estimasi, strategi investasi, atau pandangan yang diungkapkan dalam dokumen ini didasarkan pada kondisi pasar saat ini, dan/atau data dan informasi yang diberikan oleh pihak ketiga yang tidak terafiliasi, dan dapat berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Grup GoTo belum melakukan verifikasi secara independen atas informasi apa pun yang diperoleh dari sumber pihak ketiga, yang dapat mempengaruhi keakuratan asumsi yang dibuat dan kesimpulan yang diambil. Kecuali diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan, Grup GoTo menyangkal adanya tanggung jawab apa pun untuk memperbaharui informasi atau atau melakukan revisi terhadap forward- looking information apa pun, baik sebagai akibat dari adanya informasi atau peristiwa baru, atau lainnya. Para pembaca diminta untuk tidak bergantung semata-mata pada forward-looking information ini, yang tidak boleh dipandang, dengan sendirinya, sebagai dasar untuk membuat keputusan investasi. Pengukuran Keuangan Non-PSAK Grup GoTo menggunakan sejumlah ukuran keuangan non-Standar Akuntansi Keuangan Indonesia (PSAK), termasuk EBITDA yang disesuaikan, untuk memahami dan mengevaluasi kinerja operasional utama Grup GoTo. Namun, definisi pengukuran keuangan non-PSAK yang digunakan oleh Grup GoTo yang disajikan di sini mungkin berbeda dari yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan lain, dan oleh karena itu mungkin tidak dapat saling dibandingkan. Selanjutnya, pengukuran keuangan non-PSAK ini memiliki keterbatasan tertentu, karena tidak mencakup dampak dari biaya-biaya tertentu yang tercermin dalam laporan keuangan konsolidasi Grup GoTo yang diperlukan untuk menjalankan kegiatan usahanya. Dengan demikian, pengukuran keuangan non-PSAK ini harus dipertimbangkan sebagai informasi tambahan, bukan sebagai pengganti, atau terpisah dari, pengukuran yang disusun sesuai dengan PSAK. Pengukuran non-PSAK tidak dimaksudkan untuk menggantikan penyajian hasil keuangan Grup GoTo sesuai dengan PSAK. Namun, Grup GoTo percaya bahwa penyajian EBITDA yang disesuaikan dan EBITDA memberikan informasi tambahan kepada investor untuk memfasilitasi perbandingan kinerja masa lalu dan saat ini, dengan mengecualikan item-item yang menurut Grup GoTo tidak mencerminkan operasi berkelanjutan Grup GoTo karena besarnya dan/atau sifatnya. EBITDA yang disesuaikan dan EBITDA yang disajikan di sini mungkin tidak dapat dibandingkan dengan pengukuran dengan istilah serupa yang disajikan oleh perusahaan-perusahaan lain, yang mungkin menggunakan dan menentukan pengukuran ini secara berbeda. Oleh karena itu, pengukuran non-PSAK ini tidak boleh dibandingkan dengan yang disajikan oleh perusahaan-perusahaan lain. Informasi Keuangan Konsolidasian Grup GoTo telah menyajikan hasil untuk tiga bulan yang berakhir pada 30 Juni 2025, 31 Maret 2025, 31 Desember 2024, 30 September 2024, dan 30 Juni 2024 yang telah disiapkan oleh dan merupakan tanggung jawab manajemen. Informasi keuangan konsolidasian untuk tiga bulan yang berakhir pada 30 Juni 2025, 31 Maret 2025, 31 Desember 2024, 30 September 2024, dan 30 Juni 2024 belum diaudit, ditelaah, diperiksa, atau diterapkan prosedur apapun. Oleh karena itu, tidak terdapat opini atau bentuk keyakinan lainnya yang diungkapkan sehubungan dengan setiap dan seluruh informasi keuangan konsolidasian untuk tiga bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025, 31 Maret 2025, 31 Desember 2024, 30 September 2024, dan 30 Juni 2024 yang disajikan dalam dokumen ini. Grup GoTo juga telah menyajikan beberapa informasi keuangan konsolidasian secara proforma seolah-olah Tokopedia dan kegiatan usaha pengiriman serta fulfillment terkait di bawah GoTo Logistics telah didekonsolidasikan sejak 1 Januari 2024. Informasi keuangan proforma tersebut telah disusun berdasarkan informasi keuangan historis Grup GoTo. Informasi keuangan proforma ini (i) tidak dapat diartikan sebagai penyajian lengkap atas kinerja keuangan atau hasil operasi Grup GoTo jika transaksi-transaksi tersebut telah diselesaikan pada dan untuk periode yang disajikan; (ii) disajikan berdasarkan informasi dan perkiraan serta asumsi yang tersedia saat ini yang diyakini oleh manajemen Grup GoTo wajar pada tanggal diterbitkannya dokumen ini; (iii) diperuntukkan untuk tujuan penyajian informasi semata; dan (iv) tidak mencerminkan seluruh keputusan yang diambil oleh Grup GoTo setelah dekonsolidasi. Selain itu, informasi keuangan proforma tersebut disajikan hanya untuk tujuan ilustrasi dan informasi semata serta tidak selalu mencerminkan hasil operasional atau kondisi keuangan Grup GoTo di masa mendatang sebagai perusahaan independen yang sahamnya diperdagangkan secara publik. Informasi keuangan proforma yang tercantum dalam dokumen ini telah disiapkan oleh dan merupakan tanggung jawab manajemen. Informasi keuangan proforma ini belum diaudit, ditinjau, diperiksa, atau dikenakan prosedur apa pun oleh konsultan pihak ketiga atau akuntan publik bersertifikat independen. Oleh karena itu, tidak ada pendapat atau bentuk jaminan lainnya yang diberikan terkait dengan informasi keuangan proforma yang disajikan dalam dokumen ini.
Page 12
1. Seluruh indikator kinerja terkait Grup merupakan indikator proforma, kecuali dinyatakan lain. Indikator proforma
mengasumsikan Tokopedia dan usaha pengiriman dan fulfillment di bawah GoTo Logistics telah didekonsolidasi dari Grup GoTo
sejak 1 Januari 2024. Indikator-indikator per segmen adalah sesuai dengan yang dilaporkan, kecuali dinyatakan lain.
2. Nilai transaksi bruto (GTV) adalah sebuah representasi pengukuran operasional yang mencakup:
a. jumlah nilai waktu transaksi dari segmen On-Demand Services serta berbagai item tambahan, termasuk biaya tol dan tip
b. jumlah nilai produk dan layanan yang tercatat dari platform e-commerce kami, di luar Tokopedia,
c. jumlah nilai total volume pembayaran, atau TPV, yang diproses melalui platform financial technology kami, dan
d. di luar jumlah transaksi antarperusahaan di antara entitas di dalam perusahaan yang telah dieliminasi saat konsolidasi.
3. Grup GoTo menghitung EBITDA yang disesuaikan, yang merupakan pengukuran keuangan non-PSAK, dimulai dengan rugi
sebelum pajak penghasilan, disesuaikan dengan (i) biaya penyusutan dan amortisasi; (ii) pendapatan keuangan; (iii) biaya
bunga; (iv) kerugian penurunan nilai aset atas kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual; (v) (pembalikan)/kerugian atas
penurunan nilai investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama; (vi) kerugian atas penurunan nilai goodwill; (vii)
penyesuaian nilai wajar instrumen keuangan; (viii) (pembalikan)/kerugian penurunan nilai aset tak berwujud dan aset tetap; (ix)
biaya kompensasi berbasis saham; (x) (keuntungan)/kerugian selisih kurs, bersih; (xi) bagian (keuntungan)/kerugian bersih
entitas asosiasi dan ventura bersama; (xii) (keuntungan)/kerugian pelepasan investasi dan dilusi investasi, bersih; (xiii)
pendapatan dividen; (xiv) donasi dan (xv) non-recurring items.
4. GTV inti adalah GTV dengan mengecualikan GTV dari gerbang pembayaran mitra pedagang (merchant payment gateway)
untuk segmen financial technology dan GTV di Vietnam untuk segmen On-Demand Services.
5. Tidak memasukkan Vietnam.
6. Nilai buku pinjaman konsumen yang disalurkan mencakup pinjaman di dalam dan di luar neraca serta pokok pinjaman yang
belum dilunasi. Pinjaman di luar neraca merupakan pinjaman yang berasal dari segmen Financial Technology tetapi didanai
melalui pengaturan penyaluran pinjaman dengan mitra penyalur lembaga keuangan lainnya.
7. Pendapatan pinjaman mengacu pada jasa pinjaman pada catatan atas laporan keuangan konsolidasian perseroan catatan 25.
8. Di On-Demand Services: Mobility mencakup bisnis transportasi online kendaraan roda dua dan roda empat. Delivery mencakup
jasa pengantaran makanan online, logistik on-demand, dan bisnis quick commerce.
9. EBITDA Grup adalah laba/(rugi) dari operasi dengan mengecualikan biaya penyusutan dan amortisasi serta komponen tidak
berulang (non-recurring items).
10. Arus kas dari aktivitas operasional yang disesuaikan adalah arus kas operasi setelah disesuaikan dengan pembiayaan dan
pinjaman yang disalurkan kepada pengguna, bersih serta penerimaan dari pengguna - dikurang pembayaran kepada
pedagang, penyedia jasa, dan pemberi pinjaman.
11. Per kuartal I 2025, EBITDA yang disesuaikan telah disajikan ulang dengan mengecualikan keuntungan dan kerugian selisih
kurs yang telah direalisasi guna memastikan bahwa angka tersebut secara akurat mencerminkan kinerja operasional yang
mendasarinya.
Kontak:
Media
GoTo Group: corporate.affairs@gotocompany.com
Investor/analis
GoTo Group: ir@gotocompany.com
Page 13
Attachment I
GoTo Group Achieves Record-Breaking Performance as it Reports 2025
Second Quarter Earnings
Key Highlights¹
● Group core GTV⁴ grew 43% YoY to Rp89.8 trillion
● Net revenue increased 23% YoY to Rp4.3 trillion
● Group adjusted EBITDA³ reached Rp427 billion versus a loss in 2Q24
● Group EBITDA9 was positive for the third consecutive quarter, reaching Rp292billion versus a loss
in 2Q24
● Financial Technology achieved record adjusted EBITDA³ of Rp88 billion, up Rp256 billion YoY
driven by rising user engagement, and successful partnerships
● On-Demand Services delivered record adjusted EBITDA³ of Rp328 billion, up 264% YoY as the
business focused on ecosystem integration, premium offerings, and merchant value creation
● GoTo reaffirms 2025 adjusted EBITDA³ guidance of Rp1.4-1.6 trillion and remains on track to meet
full-year targets
Jakarta, Indonesia, August 13, 2025 – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (IDX: GOTO, "GoTo Group" or the
"Company"), the largest digital ecosystem in Indonesia, today announced its 2025 second quarter financial
results. The Company set new records for Group core GTV1,4, net revenue¹, EBITDA1,9 and adjusted
EBITDA1,3, demonstrating GoTo's strong execution and the resilience of its integrated ecosystem.
Patrick Walujo, GoTo Group CEO, said: “In the second quarter, we set new records, as Group core GTV1,4,
net revenue1, EBITDA1,9 and adjusted EBITDA1,3 all reached new highs. Our investments in technology
infrastructure, including our successful cloud migration, combined with rapid progress in our AI strategy,
have removed bottlenecks and position us well for future growth. We remain firmly on track to meet our
guidance as we seek to create a sustainable, customer-centric, technology business that supports the
livelihoods of countless driver-partners and merchants across Indonesia.”
Simon Ho, GoTo Group CFO, said: “Our second-quarter results underscore the strength of our operating
model and the disciplined execution of our strategy. We delivered record Group adjusted EBITDA1,3 of
Rp427 billion and positive adjusted operating cash flow10 of Rp313 billion, supported by meaningful top-line
growth and improved cost efficiency across the ecosystem. As we scale, we’re unlocking operating
leverage and applying strict financial discipline to sustain profitability, while driving long-term shareholder
value.”
Group Highlights
Pro-Forma1
Three-month period ended June 30 Six-month period ended June 30
(in billions of Rupiah)
YoY % YoY %
2025 2024 2025 2024
change change
Operational metrics
Core GTV4 89,759 62,808 43% 172,980 116,973 48%
GTV2 152,873 121,451 26% 297,433 237,957 25%
Financial metrics
Net revenue 4,328 3,518 23% 8,559 6,596 30%
Page 14
Adjusted EBITDA3 427 (64)11 n/a 820 (165)11 n/a
EBITDA9 292 (582) n/a 447 (1,258) n/a
Loss for the period (222) (954) 77% (499) (1,374) 64%
Actual
Three-month period ended June 30 Six-month period ended June 30
(in billions of Rupiah)
YoY % YoY %
2025 2024 2025 2024
change change
Operational metrics
Core GTV4 89,759 62,935 43% 172,980 125,865 37%
GTV2 152,873 121,581 26% 297,433 256,373 16%
Financial metrics
Net revenue 4,328 3,658 18% 8,559 7,737 11%
11 11
Adjusted EBITDA3 427 (85) n/a 820 (231) n/a
EBITDA9 292 (550) n/a 447 (1,128) n/a
Loss for the period (375) (1,909) 80% (742) (2,846) 74%
GoTo maintained strong momentum in its topline, with Group core GTV1,4 hitting Rp89.8 trillion, a 43% YoY
increase. The Group's total GTV1,2 climbed to Rp152.9 trillion, up 26% YoY, while net revenue1 grew 23% YoY
to Rp4.3 trillion.
Group adjusted EBITDA1,3 reached Rp427 billion, an improvement of Rp491 billion YoY, while EBITDA1,9 was
positive for the third consecutive quarter, reaching Rp292 billion, an improvement of Rp874 billion YoY.
These improvements resulted from stronger revenue performance and better cost management.
The Company delivered positive adjusted operating cash flow10 of Rp313 billion, demonstrating the strength
of its strategy and sustained momentum in the business.
Profit from operations1 also turned positive for the first time at Rp21 billion as the Group reduced its net
loss1 by 77% YoY to Rp222 billion.
GoTo's e-commerce service fee from PT Tokopedia reached Rp199 billion in the second quarter.
The Company maintains a solid cash position and balance sheet. As of June 30, 2025, the Company had
Rp18.2 trillion, or US$1.1 billion, in cash, cash equivalents and short-term deposits.
GoTo completed its complex cloud migration in Q2 as it transitioned its systems to Alibaba Cloud and
Tencent Cloud. The migration is expected to reduce annual cloud spend by more than 50 percent while
providing greater agility and faster time-to-market for new features. It also supports Indonesia’s data
sovereignty priorities, with all data stored and processed on Indonesia-based infrastructure.
The Company established new tech hubs in China to access one of the world's deepest pools of
engineering expertise. This will accelerate the Company's product roadmap while elevating its entire
engineering organization in Indonesia and elsewhere, through knowledge transfer.
The Company launched Sahabat-AI's 70-billion-parameter foundation model in the second quarter, trained
and hosted entirely in Indonesia. The model can now operate across five local languages: Bahasa
Page 15
Indonesia, Javanese, Sundanese, Balinese and Bataknese in addition to a number of international
languages.
At the General Meeting of Shareholders in June, GoTo strengthened its leadership team with key
appointments including Catherine Hindra Sutjahyo as Vice President Director and Deputy CEO, Hans
Patuwo in an expanded role as President of On-Demand Services while continuing as Group COO, and
Sudhanshu Raheja as President of GoTo Financial.
Financial Technology
Three-month period ended June 30 Six-month period ended June 30
(in billions of Rupiah)
2025 2024 YoY % 2025 2024 YoY %
change change
Operational metrics
Core GTV4 82,224 56,199 46% 158,371 104,570 51%
GTV2 146,284 115,340 27% 284,688 226,302 26%
Consumer loans
outstanding principal6 6,589 3,466 90% 6,589 3,466 90%
Financial metrics
Net revenue 1,356 771 76% 2,562 1,407 82%
Lending revenue7 879 382 130% 1,642 667 146%
Adjusted EBITDA3 88 (168) n/a 135 (416) n/a
● Core GTV4 grew by 46% YoY to Rp82.2 trillion underpinned by growth in consumer payments.
● Net revenue grew by 76% YoY to Rp1.4 trillion underpinned by loan book expansion and growth in
payments transactions.
● Monthly transacting users reached 22.4 million, up 9% QoQ and 29% YoY, driven by increased
adoption of the GoPay app.
● Adjusted EBITDA3 reached its third consecutive quarter of profitability at Rp88 billion, a Rp256
billion YoY improvement driven by loan book and payments business growth.
● Lending revenue7 grew by 130% YoY to Rp879 billion.
● Consumer loans outstanding principal6 expanded to Rp6.6 trillion, up 90% YoY and 15% QoQ,
marking the ninth consecutive quarter of strong loan book growth. Loans disbursed to GoPay and
Gojek users rose 96% YoY, highlighting the strength of the GoTo ecosystem.
● Introduced GoPay Pinjam on TikTok Shop, making GoTo the first platform in Indonesia to offer
instant cash loans directly within the TikTok ecosystem.
● Launched Simpati TikTok, a strategic collaboration between Telkomsel, TikTok, and GoPay, offering
tailored data packages for TikTok streamers, creators, and merchants.
● Launched Telkomsel Wallet by GoPay, a co-branded digital wallet embedded within the
MyTelkomsel app.
● The Company remains confident in meeting its FY 2025 targets to increase the consumer loan
book to Rp8 trillion while achieving at least Rp300 billion in adjusted EBITDA3.
Page 16
On-Demand Services
(in billions of Rupiah) Three-month period ended June 30 Six-month period ended June 30
2025 2024 YoY % change 2025 2024 YoY %
change
Operational metrics5
GTV2,5 16,371 15,052 9% 32,081 28,467 13%
Mobility2,5,8 6,047 5,476 10% 11,946 10,534 13%
Delivery2,5,8 10,324 9,576 8% 20,135 17,933 12%
Financial metrics
Net revenue5 2,987 2,634 13% 5,994 4,889 23%
Mobility5,8 727 645 13% 1,479 1,272 16%
Delivery5,8 2,260 1,989 14% 4,515 3,617 25%
Adjusted EBITDA3 328 90 264% 642 256 151%
Mobility3,8 183 158 16% 405 325 25%
Delivery3,8 186 (7) n/a 319 48 565%
Group allocated (41) (61) 33% (82) (117) 30%
corporate costs
● On-Demand Services GTV2,5 grew 9% YoY to Rp16.4 trillion, as the Company focused on improving
profitability while protecting market share.
● Net revenue5 increased by 13% YoY, reaching Rp3.0 trillion.
● Adjusted EBITDA3 increased by 264% YoY to Rp328 billion, the fifth consecutive quarter of
adjusted EBITDA improvement.
● Mobility:
○ Mobility GTV2,5,8 grew by 10% to Rp6.0 trillion as operational performance continued to
improve.
○ Mobility net revenue5,8 increased by 13% YoY, reaching Rp727 billion.
○ Mobility adjusted EBITDA3,8 increased by 16% YoY to Rp183 billion. This was achieved
against a backdrop of intensified competition that prompted the use of strategic, targeted
incentives to protect market share.
○ Premium features such as Faster Search continue to resonate with customers.
● Delivery:
○ Delivery GTV2,5,8 grew by 8% to Rp10.3 trillion.
○ Delivery net revenue5,8 increased by 14% YoY, reaching Rp2.3 trillion.
○ Delivery adjusted EBITDA3,8 improved by Rp193 billion YoY, reaching Rp186 billion.
○ Increased wallet share among higher-income users while widening reach across the
broader consumer base, achieving a fourth consecutive quarter of margin expansion
○ Premium Food Express recorded its seventh sequential increase in GTV5 penetration.
○ Advertising revenue reached 1.8% of Food GMV at the end of second quarter, its fourth
straight quarterly increase.
○ Merchant-funded promotion spend rose 118% YoY.
Environmental, Social and Governance (ESG)
GoTo continues its commitment to social responsibility and ESG best practices. Outcomes from the
Company's efforts in 2Q25 include:
Page 17
● Partnering with Green SM to launch GoGreen SM, a new service that offers fully electric vehicle
taxis, significantly increasing the availability of four-wheel electric vehicles in the GoTo ecosystem.
● Supporting usage of urban public transit through collaboration with Transjakarta and PT Kereta
Commuter Indonesia, integrating GoPay as a digital payment method to access Jakarta's public
bus and commuter line systems.
● Continuing commitment to responsibly manage waste at events. A combined two tons of waste
was collected from GoTo's Mitra Juara Gojek & GoPay event as well as Gojek's Ada Jalan festival in
Makassar.
● Promotion of financial inclusion for Gojek driver-partners through the Pintar Bareng GoPay financial
literacy programs.
2025 Company Outlook
GoTo expects continued growth and profitability, leveraging the value of its unique ecosystem. The
Company reaffirms its full-year 2025 Group adjusted EBITDA³ guidance of Rp1.4-1.6 trillion and remains
confident in meeting its targets. This outlook is based on current market conditions and reflects the
Company's preliminary estimates, which are all subject to various uncertainties and risks including
increasing market competition, cost inflation, macroeconomic conditions and other variables.
- END -
About GoTo Group
GoTo is the largest digital ecosystem in Indonesia. GoTo's mission is to 'empower progress' by offering
technology infrastructure and solutions that help everyone to access and thrive in the digital economy. The
GoTo ecosystem provides a wide range of services, including mobility, delivery, payments, financial
services, and technology solutions for merchants. The ecosystem also provides e-commerce services
through Tokopedia and banking services through its partnership with Bank Jago.
Forward-Looking Statements
This document may contain forward-looking information or forward-looking statements including, but not limited to discussions of
strategy, future plans and indicative financial performance (collectively, “forward-looking information”). Forward-looking information is
based on the management’s current expectations, estimates, projections, and assumptions. While considered reasonable, these are
subject to significant risks and uncertainties, including business, economic, competitive and other factors. Forward-looking information
is not a guarantee of future performance, and undue reliance should not be placed on them as a basis for making any investment
decision as they involve known and unknown risks, uncertainties and other factors (including the risks and uncertainties in GoTo’s
consolidated financial statements and Management’s Discussion and Analysis available on the GoTo website), that may cause the
actual or future results to differ materially from those expressed or implied by such forward-looking information. Any estimates,
investment strategies or views expressed in this document are based upon current market conditions, and/or data and information
provided by unaffiliated third parties, and are subject to change without notice. GoTo Group has not independently verified any
information obtained from third-party sources, which may impact the accuracy of the assumptions made and conclusions drawn.
Except as required by law, GoTo disclaims any obligation to update or revise any forward-looking information, whether as a result of
new information, events or otherwise. Readers are cautioned not to put undue reliance on this forward-looking information, which
should not be viewed, in and of itself, as any basis for making any investment decision.
Non-IFAS Financial Measures
GoTo Group uses a number of non-Indonesian Financial Accounting Standards (IFAS) financial measures including adjusted EBITDA, to
understand and evaluate GoTo Group’s core operating performance. However, the definitions of GoTo Group’s non-IFAS financial
measures may be different from those used by other companies, and therefore, may not be comparable. Furthermore, these non-IFAS
financial measures have certain limitations in that they do not include the impact of certain expenses that are reflected in GoTo
Group’s consolidated financial statements that are necessary to run GoTo Group’s business. Thus, these non-IFAS financial measures
should be considered in addition to, not as substitutes for, or in isolation from, measures prepared in accordance with IFAS.
Non-IFAS measurements are not intended to replace the presentation of GoTo Group’s financial results in accordance with IFAS.
Rather, GoTo Group believes that the presentation of adjusted EBITDA and EBITDA provides additional information to investors to
facilitate the comparison of past and present results, excluding those items that GoTo Group does not believe are indicative of GoTo
Group’s ongoing operations due to their size and/or nature. Adjusted EBITDA and EBITDA presented herein may not be comparable
Page 18
to similarly entitled measures presented by other companies, who may use and define this measure differently. Accordingly, these
non-IFAS measures should not be compared to those presented by other companies.
Consolidated Financial Information
GoTo Group has furnished the results of the three months ended June 30, 2025, March 31, 2025, December 31, 2024, September 30,
2024, and June 30, 2024, which have been prepared by and are the responsibility of management. The consolidated financial
information for the three months ended June 30, 2025, March 31, 2025, December 31, 2024, September 30, 2024, and June 30, 2024
have not been audited, reviewed, examined, or had any procedures applied. Accordingly, there are no opinions or any other form of
assurance expressed with respect to any and all consolidated financial information for the three months ended June 30, 2025, March
31, 2025, December 31, 2024, September 30, 2024, and June 30, 2024 presented in this document.
GoTo Group has also furnished certain pro forma consolidated financial information as if Tokopedia and its related delivery and
fulfillment businesses under GoTo Logistics had been deconsolidated since January 1, 2024. The pro forma financial information has
been prepared based on GoTo Group’s historical financial information. The pro forma financial information is (i) not intended to be a
complete presentation of the GoTo Group’s financial performance or results of operations had the transactions been concluded as of
and for the periods indicated; (ii) is presented based on currently available information and estimates and assumptions that the GoTo
Group’s management believes are reasonable as of the issuance date of this document; (iii) is intended for informational purposes
only; and (iv) does not reflect all decisions that are undertaken by the GoTo Group after the deconsolidation. In addition, the pro forma
financial information is provided for illustrative and informational purposes only and is not necessarily indicative of the GoTo Group’s
future results of operations or financial condition as an independent, publicly traded company. The pro forma financial information
included in this document has been prepared by and is the responsibility of management. This pro forma financial information has not
been audited, reviewed, examined, or had any procedures applied by any third-party consultant or independent certified public
accountant. Accordingly, there are no opinions or any other form of assurance expressed with respect to any and all pro forma
financial information presented in this document.
1
All Group-related numbers are pro forma unless otherwise stated. Pro forma numbers assume Tokopedia and its related delivery
and fulfillment businesses under GoTo Logistics were deconsolidated as of January 1, 2024. Segment-specific figures are as
reported, unless otherwise stated.
2
GTV means gross transaction value, an operating measure representing:
a. the sum of the value of the transactions from On-Demand Services and any additional fees such as tolls and tips.
b. the sum of the value of the product and services recorded on our remaining E-commerce platforms, excluding Tokopedia.
c. the sum of the total payments volume, or TPV processed through GoTo’s Financial Technology platform.
d. the exclusion of inter-Company transactions between entities within the Company that are eliminated upon consolidation.
3
GoTo Group calculates the adjusted EBITDA, a non-IFAS financial measure, beginning with loss before income tax and adjusting for
(i) depreciation and amortization expenses; (ii) finance income; (iii) interest expenses; (iv) loss on impairment of assets of disposal
group classified as held for sale; (v) (reversal)/loss on impairment of investment in associates and joint ventures; (vi) loss on
goodwill; (vii) fair value adjustment of financial instruments; (viii) (reversal)/loss on impairment of intangible and fixed assets; (ix)
share-based compensation costs; (x) foreign exchange (gain)/loss, net; (xi) share of net (gain)/losses in associates and joint
ventures; (xii) (gain)/loss on divestment and dilution of investments, net (xiii) dividend income; (xiv) donations and (xv) non-recurring
items.
4
Core GTV means GTV excluding merchant payment gateway GTV in Financial Technology and Vietnam GTV in On-Demand
Services.
5
Excluding Vietnam
6
Consumer loans outstanding principal includes both on and off balance sheet loans outstanding principal. Off-balance sheet loans
represent loans originated by GoTo’s Financial Technology segment but funded through loan channelling arrangements with
channelling partners.
7
Lending revenue corresponds with Lending Fee in Note 25 of GoTo’s Financial Statements
8
Within On-Demand Services, Mobility includes the Company’s two-wheel and four-wheel online transportation businesses. Delivery
includes online food delivery, on-demand logistics, and quick commerce businesses.
9
Group EBITDA is profit/(loss) from operations excluding depreciation and amortization and non-recurring items.
10
Adjusted operating cash flow, is operating cash flow after adjusting for cash flows related to financing and lending disbursed to
users, net and proceeds from users net-off with payments to merchants, service providers and lenders.
11
As of 1Q25, adjusted EBITDA was restated to exclude realized foreign exchange gains and losses to ensure it accurately reflects
underlying operational performance.
Contacts:
Page 19
Media GoTo Group: corporate.affairs@gotocompany.com Investors/analysts GoTo Group: ir@gotocompany.com
Names mentioned 13 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Financial Services Authority
p.1
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1
unresolved
org
Departemen Pengawas Pasar Modal
p.5
unresolved
org
PT Kereta Commuter Indonesia
p.10 ×2
unresolved
org
Bank Jago. Forward-Looking Statements This
p.17
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.