Skip to content
Back to announcement

20250805_PART_Rencana Transaksi Perubahan Kegiatan Usaha_31930227_lamp2.pdf

Asset transaction Needs review PART

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 38

Page 1 OCR 0.923
KETERBUKAAN INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM INI DIBUAT UNTUK
MEMBERIKAN PENJELASAN KEPADA PEMEGANG SAHAM SEHUBUNGAN DENGAN
RENCANA PERSEROAN MELAKUKAN PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA

KETERBUKAAN INFORMASI INI PENTING UNTUK DIPERHATIKAN OLEH PEMEGANG
SAHAM SEHUBUNGAN DENGAN RENCANA PENAMBAHAN KLASIFIKASI BAKU
LAPANGAN USAHA INDONESIA (“KBLI”) PT CIPTA PERDANA LANCAR TBK
(' BERSEROAN”) DALAM RANGKA MEMENUHI PERATURAN OTORITAS JASA
KEUANGAN NO. 17/POJK.04/2020 TENTANG TRANSAKSI MATERIAL DAN
PERUBAHAN KEGIATAN USAHA (“POJK 17/2020”)” Ba

JIKA ANDA MENGALAMI KESULITAN UNTUK MEMAHAMI INFORMASI
SEBAGAIMANA TERCANTUM DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI ATAU RAGU-
RAGU DALAM MENGAMBIL KEPUTUSAN, SEBAIKNYA ANDA BERKONSULTASI
DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN ATAU PENASIHAT PROFESIONAL

Yep

& CIPTA $
Rene £
Ina Rene

PT CIPTA PERDANA LANCAR TBK
Berkedudukan di Tangerang, Banten

Kegiatan Usaha Utama:
Bergerak di bidang Manufaktur Komponen Suku Cadang Otomotif, Elektronik dan Sanitasi

Kantor Pusat & Pabrik:
Jl. Prabu Siliwangi KM 0,5

Keroncong, Kec. Jatiuwung, Kota Tangerang

Banten 15134

Telepon/Fax : 021-38962016 / 021-38962016

E-mail : corsec@pt-cpl.id
Website : www.ciptaperdanalancar.com

DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN, BAIK SECARA SENDIRI-SENDIRI
MAUPUN BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN
DAN KELENGKAPAN INFORMASI SEBAGAIMANA DIUNGKAPKAN DI DALAM
KETERBUKAAN INFORMASI INI DAN SETELAH MELAKUKAN PENELITIAN SECARA
SEKSAMA, MENEGASKAN BAHWA INFORMASI YANG DIMUAT DALAM KETERBUKAAN
INFORMASI INI ADALAH BENAR DAN TIDAK ADA FAKTA PENTING MATERIAL DAN
RELEVAN YANG TIDAK DIUNGKAPKAN ATAU DIHILANGKAN DALAM KETERBUKAAN
INFORMASI INI SEHINGGA MENYEBABKAN INFORMASI YANG DIBERIKAN DALAM
KETERBUKAAN INFORMASI INI MENJADI TIDAK BENAR DAN/ATAU MENYESATKAN.

Keterbukaan Informasi ini diterbitkan di Tangerang pada tanggal 4 Agustus 2025

1138

Page 2 OCR 0.943
Kecuali didefinisikan lain, istilah dalam Keterbukaan Informasi ini memiliki arti sebagai
berikut:

KBLI - | Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia.

KJPP : | Kantor Jasa Penilaian Publik.

OJK 2 | Otoritas Jasa Keuangan.

POJK 17 : | Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.

17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan
Perubahan Kegiatan Usaha.

Keterbukaan Informasi : | Keterbukaan informasi kepada pemegang saham
Perseroan dalam rangka pemenuhan POJK 17 ini.
Pemegang Saham Perseroan : |Para pemegang saham Perseroan yang namanya

terdaftar dalam daftar pemegang saham Perseroan yang
dikeluarkan oleh Biro Administrasi Efek.

Perseroan (PART) : TPT Cipta Perdana Lancar Tbk, berkedudukan di Kota
Tangerang, suatu perseroan terbatas terbuka yang
sahamnya tercatat pada Bursa Efek Indonesia, yang
didirikan menurut dan berdasarkan hukum dan undang-
undang Negara Republik Indonesia.

Melalui Keterbukaan Informasi ini, Perseroan berencana untuk melakukan perubahan Kegiatan
Usaha berupa penambahan Kegiatan Usaha baru berdasarkan KBLI tahun 2020 yang diatur
dalam Peraturan Badan Pusat Statistik No. 2 tahun 2020 tentang Klasifikasi Baku Lapangan
Usaha Indonesia (“KBLI 2020”) sebagaimana dijelaskan lebih rinci pada bagian Penjelasan,
Pertimbangan, dan Alasan Dilakukannya Perubahan Kegiatan Usaha (selanjutnya penambahan
Kegiatan Usaha di atas disebut sebagai “Perubahan Kegiatan Usaha”)

Keterbukaan Informasi ini dibuat dalam rangka pemenuhan ketentuan Pasal 22 ayat 1 huruf (c)
POJK 17/2020, yang mewajibkan Perseroan untuk mengumumkan keterbukaan informasi
mengenai rencana perubahan kegiatan usaha kepada pemegang saham bersamaan dengan
pengumuman Rapat Umum Pemegang Saham.

Sehubungan dengan rencana Perubahan Kegiatan Usaha tersebut dan sesuai dengan ketentuan
POJK 17/2020, Perseroan berencana untuk meminta persetujuan Pemegang Saham dalam
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”) Perseroan yang rencananya akan
diselenggarakan pada hari Senin, tanggal 11 Agustus 2025.

Lebih lanjut, Perseroan mengumumkan Keterbukaan Informasi ini kepada Pemegang Saham
melalui situs web Perseroan dan situs web BEI bersamaan dengan tanggal pengumuman
RUPSLB Perseroan. Disamping itu, Perseroan juga menyediakan data mengenai Perubahan
Kegiatan Usaha bagi Pemegang Saham sejak saat pengumuman RUPSLB Perseroan dan

2138 P3
Page 3 OCR 0.951
menyampaikan Keterbukaan Informasi serta dokumen pendukung kepada Otoritas Jasa
Keuangan (“OJK”) dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam POJK 17/2020.

Adapun setelah mendapatkan persetujuan Pemegang Saham dalam RUPSLB, Perseroan akan
melanjutkan proses untuk memperoleh perizinan-perizinan dari Instansi terkait sehubungan
dengan Penambahan Bidang Usaha ini.

Sampai dengan saat ini tidak terdapat keberatan dari pihak-pihak tertentu terkait dengan
penambahan bidang usaha Perseroan. Selanjutnya Perseroan menyatakan bahwa pada saat ini
tidak sedang terlibat dalam perkara material baik di Pengadilan maupun sengketa lain di luar
Pengadilan yang mungkin dapat berpengaruh secara negatif terhadap kelangsungan usaha.

Perseroan dalam hal ini akan senantiasa memenuhi ketentuan perundang-undangan yang
berlaku dalam menindaklanjuti hal tersebut.

Informasi sebagaimana tercantum dalam Keterbukaan Informasi ini disampaikan kepada
Pemegang Saham agar Pemegang Saham mendapatkan informasi secara lengkap mengenai
rencana Perubahan Kegiatan Usaha Perseroan. Keterbukaan Informasi ini juga menjadi dasar
pertimbangan bagi Pemegang Saham dalam rangka memberikan persetujuannya terkait dengan
rencana Penambahan Kegiatan Usaha dalam RUPSLB Perseroan.

(URAIAN SINGKAT MENGENAI PERSEROAN SERTA MA
Da PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA

a. Pendirian Perseroan
PT Cipta Perdana Lancar Tbk (Perseroan) didirikan dengan nama awal PT Cipta Perdana
Lancar (CPL) berdasarkan akta No. 02 tanggal 05 Juni 2009 dibuat dihadapan Notaris Luthfi
Burhan S.H, pada waktu itu Notaris di Kota Tangerang. Akta pendirian ini telah disahkan
oleh Menteri Kehakiman dengan Surat Keputusan No. AHU-28753.AH.01.01.Tahun 2009
tertanggal 26 Juni 2009, telah dilakukan pendaftaran dalam Daftar Perseroan No. AHU-
0037332.AH.01.09.Tahun 2009 tertanggal 26 Juni 2009, dan telah diumumkan dalam Berita
Negara Republik Indonesia No. 6063 tanggal 26 Juni 2009, Tambahan Berita Negara
Republik Indonesia No. 62 tanggal 26 Juli 2009.

b. Anggaran Dasar Perseroan Terakhir
Anggaran Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, sebagaimana terakhir

dituangkan dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
No. 09 tanggal 7 Februari 2024 dibuat di hadapan Notaris Christina Susanto, S.H.,M.Kn ,
di Jakarta Selatan, telah memperoleh persetujuan berdasarkan Surat Keputusan Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-0009080.AH.01.02.Tahun
2024, telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0029500.AH.01.11.TAHUN
2024 tanggal 7 Februari 2024, serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik
Indonesia No. 013, Tambahan Berita Negara Republik Indonesia No. 004900 tanggal 13
Februari 2024.

2 JL
Page 4 OCR 0.932
Perseroan saat ini berkantor pusat di Jalan Prabu Siliwangi, Km 0,5 RT 001 RW 004,
Keroncong, Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten 15134.

Kegiatan Usaha Perseroan

Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, kegiatan usaha utama Perseroan meliputi
bidang jasa, perdagangan, pembangunan, perindustrian, transportasi darat, pertanian,
pertambangan, percetakan, perbengkelan, yaitu sebagai berikut:

No | Bidang Usaha | Deskripsi Kegiatan Usaha LKBLI
A | Industri
1 | Industri Mesin dan Perkakas| Kelompok ini mencakup pembuatan mesin | 28221
Mesin Untuk Pengerjaan mesin / peralatan untuk pengolahan dan
Logam pengerjaan logam
2 | Industri Suku Cadang dan | Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan | 29300
Aksesori Kendaraan suku cadang kendaraan bermotor roda empat
Bermotor Roda Empat atau | atau lebih |
Lebih
3 | Industri Komponen dan Kelompok ini mencakup usaha pembuatan | 30912
Perlengkapan Sepeda komponen dan suku cadang kendaraan
Motor Roda Dua dan Tiga | bermotor roda dua dan tiga
B | Perdagangan
4 | Perdagangan Besar Suku Kegiatan ini mencakup usaha perdagangan | 45405
Cadang Sepeda Motor dan | besar suku cadang sepeda motor dan
Aksesorinya aksesorinya
C Kegiatan Usaha Penunjan:
5 | Industri Baterai Untuk Kelompok ini mencakup usaha pembuatan | 27203
Kendaraan Bermotor segala macam baterai untuk kendaraan
Listrik bermotor Listrik
6 | Industri Karoseri Kelompok ini mencakup usaha pembuatan | 29200
Kendaraan Bermotor Roda | bagian bagian mobil atau karoseri seperti bak
Empat atau Lebih dan truk, bodi bus, bodi pick up untuk kendaraan
Industri Trailler dan Semi | penumpang dan kendaraan bermotor untuk
Trailler penggunaan khusus seperti container, caravan,
dan mobil tangki termasuk pembuatan trailer
dan semi trailler

Pada saat Keterbukaan Informasi ini disampaikan, kegiatan usaha utama yang dilaksanakan
oleh Perseroan adalah industri - KBLI 28221, KBLI 29300, KBLI 39012, dan KBLI 45405.

Berikut adalah tabel rangkuman perizinan operasional dan perizinan berusaha serta PB-UMKU
(termasuk untuk perizinan operasional atau perizinan berusaha yang diperlukan oleh Perseroan
sebelum dapat menjalankan kegiatan usaha KBLI 25992 dan KBLI 28210), yang dimiliki
Perseroan:

4138 A
Page 5 OCR 0.915
Tanggal

i Pen Nomor / . Keterangan
No. | Jenis Perizinan Keterangan Pa Tambahan
1 Nomor Induk 8120216132396 29 November | Untuk KBLI:
Berusaha (NIB) 2018 28221, 45405, 29300,
30912, 25992, 28210,
29200
2 Sertifikat Standar | 81202161323960003 | 23 Agustus KBLI 29300, lokasi
(PB-UMKU) 2022 usaha di Bekasi
3 Izin Usaha 81202161323960001 | 22 April 2021 | KBLI 29300, berlaku
Industri (IUI) tetap
4 Izin Lokasi NIB: - Lokasi: Tangerang,
9120306840416 Banten
5 Persetujuan UKL- | Surat Kepala Dinas | 3 Januari 2019 | No. 660/2343.DLH
UPL Lingkungan Hidup
Kota Tangerang ———-—— 5
'& izin Pengelolaan | Keputusan Kepala | 25 Januari 2023 | No. 660.1/0142-
Limbah B3 Dinas LH Provinsi DLH/2023
Banten
7 | Sertifikat P2K3 Disnaker Provinsi | 7 Januari 2023 | No. 560/0227-
Banten DISNAKERTRANS
8 | Akun SIINas ID Sistem Informasi | - Untuk pelaporan
(Kemenperin) Industri Nasional industry
9 Sertifikat ISO SGS United | 30 Januari 2024 | Ouality — Management
9001:2015 Kingdom Ltd System
10 | Sertifikat ISO SGS United | 30 Januari 2024 | Environmental
14001:2015 Kingdom Ltd Management System

Tingkat Risiko Kegiatan Usaha Perseroan:

Tingkat risiko dari kegiatan usaha utama yang dilaksanakan oleh Perseroan saat ini, yakni
KBLI 28221, KBLI 29300, KBLI 39012, dan KBLI 45405, termasuk KBLI 25992, dan KBLI
28210 yang akan ditambahkan dalam Anggaran Dasar, sesuai dengan PP No. 28 Tahun 2025
dan peraturan pelaksanaannya (d/h. PP No. 5 Tahun 2021) adalah sebagai berikut:

Tabel Tingkat Risiko Kegiatan Usaha Perseroan

Tingkat
Kode Risiko Jenis
No. KBLI Uraian KBLI | Berdasarkan | Perizinan Risiko Operasional
PP No. Berusaha
28/2025
1 28221 | Industri Mesin | Menengah Sertifikat | Risiko kerusakan mesin produksi,
dan Perkakas Tinggi Standar t | keterlambatan pengiriman, kerugian
Mesin untuk NIB akibat downtime operasional, serta
Pengerjaan ketergantungan pada kualitas hasil
Logam mesin
2 29300 | Industri Suku Tinggi Sertifikat | Risiko utama dalam OCD (Ouality,
Cadang dan Standar Cost, Delivery), ketergantungan
Aksesori PB- pada pelanggan OEM, risiko desain
Kendaraan UMKU produk, dan fluktuasi harga bahan
Bermotor Roda baku

5138 &
Page 6 OCR 0.936
Tingkat

Risiko Jenis
No. | Kode | Uraian KBLI | Berdasarkan | Perizinan Risiko Operasional
KBuI PPNo. | Berusaha
28/2025
Empat atau
Lebih
3 30912 | Industri Tinggi Sertifikat | Risiko persaingan pasar aftermarket,
Komponen dan Standar keterbatasan — kontrol — kualitas
Perlengkapan PB- terhadap distribusi pihak ketiga, dan
Sepeda Motor UMKU risiko sengketa industrial
Roda Dua dan
Tiga

4 45405 | Perdagangan Menengah

Besar Suku Rendah

NIB t Risiko fluktuasi permintaan pasar,
Sertifikat | risiko penurunan daya beli, serta

Cadang Sepeda Standar risiko logistik pengiriman ke
Motor dan (OSS) distributor nasional
Aksesorinya
5 25992 | Industri Rendah NIB Risiko fluktuasi harga dan pasokan
Peralatan bahan baku logam, ketergantungan
Dapur Dan pada proyek konstruksi dan
Peralatan kontraktor, Keterlambatan produksi
Meja Dari akibat gangguan rantai pasok,
Logam Risiko ketidaksesuaian spesifikasi
teknis produk
6 28210 | Industri Mesin | Rendah NIB Risiko kegagalan teknis atau desain
Pertanian produk mesin pertanian,
Dan Ketergantungan pada pelanggan
Kehutanan institusional atau proyek
pemerintah, Kesulitan distribusi ke
daerah terpencil, dampak perubahan
kebijakan sektor pertanian

Selanjutnya Perseroan akan melakukan perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan
mengenai Maksud dan Tujuan serta Kegiatan usaha Perseroan sesuai dengan Penambahan

KBLI sebagai berikut:
Lean Judul KBLI Deskripsi Usaha
25992 Industri Peralatan Dapur dan Peralatan | Pembuatan berbagai macam alat dapur

Meja Dari Logam

dan peralatan makan dari logam

28210

Industri Mesin Pertanian dan Kehutanan | Pembuatan — mesin-mesin — untuk

penyiapan dan pengolahan lahan
pertanian dan kehutanan

Maksud dan Tujuan Penambahan Kegiatan Usaha
Adapun maksud dan tujuan dilakukan penambahan kegiatan usaha sebagai berikut:

1. Menambah kapasitas produksi untuk pembuatan Tray Food guna mendukung Program
Makan Bergizi Gratis yang digaungkan oleh Pemerintah Republik Indonesia saat ini.
2. Menjalankan aktivitas distribusi dan perdagangan Tray Food.

6138 HA
Page 7 OCR 0.957
3. Memanfaatkan peluang di sektor penjualan produk Tray Food.

4. Meningkatkan variasi produk Perseroan serta menciptakan produk bernilai tinggi
untuk meningkatkan daya saing perusahaan.

5. Memperluas model bisnis Perseroan dengan menyediakan dan menjual Produk Tray
Food untuk menjangkau lebih banyak konsumen di berbagai lokasi serta menciptakan
pengalaman baru bagi pelanggan dengan konsep Fuli TKDN.

6. Memanfaatkan peluang pasar di sektor Pertanian dan Kehutanan

7. Mengembangkan usaha di bidang pertanian dan kehutanan dengan bekerjasama
dengan BRIN ( Badan Riset dan Inovasi Nasional ).

8. Meningkatkan potensi pendapatan dan profit dari Produk yang dihasilkan dan dijual
oleh Perseroan serta mengoptimalkan penggunaan aset untuk mendukung
kelangsungan usaha perusahaan.

Dimana Perseroan berharap dengan dilakukannya Penambahan KBLI ini dapat memberikan

manfaat yang akan diperoleh Perseroan serta meningkatkan kinerja dan profitabilitas Perseroan
di masa mendatang.

Keuntungan yang diperoleh Perseroan dengan adanya Penambahan KBLI ialah dapat
mendukung pertumbuhan jangka panjang Perseroan, serta dapat memberikan nilai tambah bagi
Perseroan dan para pemegang saham.

Dengan dilakukannya penambahan KBLI 25992 dan KBLI 28210, Perseroan berharap dapat
memperoleh berbagai nilai tambah yang signifikan baik dari sisi operasional, finansial, maupun
strategis, yang secara langsung maupun tidak langsung akan memberikan manfaat ekonomi
dan peningkatan nilai perusahaan bagi seluruh pemegang saham.

Penambahan KBLI 25992 memungkinkan Perseroan untuk memasuki sektor industri produk
logam rumah tangga, khususnya produk Tray Food yang memiliki potensi pasar besar sebagai
pendukung Program Makan Bergizi Gratis dari pemerintah. Produksi massal Tray Food
berpeluang memberikan kontribusi pendapatan yang signifikan dan berulang karena didukung
oleh permintaan institusional (sekolah, rumah sakit, dapur umum) dan program pengadaan
pemerintah, dengan proyeksi kapasitas produksi hingga 1.200.000 set per bulan.

Sementara itu, penambahan KBLI 28210 memperluas cakupan usaha ke sektor teknologi alat
pertanian, diawali dengan pengembangan mesin panjat pohon kelapa melalui kerja sama riset
dengan BRIN. Pasar ini masih minim kompetitor dan memiliki potensi besar di sentra kelapa
nasional.

Dari sisi keuangan, hasil studi kelayakan menunjukkan bahwa kegiatan usaha ini memiliki
indikator kelayakan yang kuat, antara lain NPV sebesar Rp363,85 miliar, IRR 55,89”6, dan
Payback Period 2 tahun 2 bulan, dengan struktur pembiayaan yang sehat melalui kombinasi
kas internal dan pinjaman bank.

Berikut merupakan Asumsi — asumsi yang digunakan dalam penyusunan proyeksi keuangan:

7138 A,
Page 8 OCR 0.655
Asumsi Tanpa Penambahan Kegiatan Usaha

Inflasi “2 25Yo 2,5Yo 2,5Ya 250
Kenaikan

Pera 1096 1096 me ma
Pendapatan

Otomotif 300298356154 398730740274 381965262397| 418925052275) 439:500.390.140
Ronotomotf. 53006769041 10452003075) 118341539811 13015409862 | — 14.293.709.045
Total 309.689.233.149 1 349.231.833.353 | 393.799.416378 | 431938462137 |  473.794.299.185
Hpp

Beban Material 15007 25001 15.007 H0 Ia
Pen ng 17,860 17,8696 17,866 17,869 17,8696
Upah Tenaga : PA ana : PR

Kaja Lara 9,396 9,396 9,396 9,396 9,93Y6
Tarif Pajak 224 22 2216 227 229

Asumsi — Asumsi tanpa penambahan kegiatan usaha:

1.

Tingkat inflasi diasumsikan tetap sebesar 2,596 setiap tahun selama periode proyeksi 2025 — 2029
Pertumbuhan penjualan tahunan diproyeksikan sebesar 1396 pada tahun 2025, diikuti oleh
pertumbuhan 1096 pada tahun 2026 dan 2027, serta 7Yo pada tahun 2028 dan 2029.

Pendapatan usaha terdiri atas segmen otomotif dan non-otomotif, dengan kontribusi utama berasal
dari segmen otomotif. Total pendapatan meningkat dari Rp300.398.556.154 pada tahun 2025
menjadi Rp459.500.590.140 pada tahun 2029.

Beban pokok penjualan (HPP) terdiri dari tiga komponen utama, yaitu:

# Beban material sebesar 456 dari total pendapatan.

@e Beban overhead pabrik sebesar 17,866.

# Upah tenaga kerja langsung sebesar 9,93Y6.

Tarif pajak penghasilan badan yang digunakan adalah tarif pajak efektif yang berlaku
untukPerseroan, yaitu sebesar 2256.

Asumsi Dengan Penambahan Kegiatan Usaha

Inflasi
Kenaikan

Penjualan Bas
Pendapatan

Otomotif 300398356157) 33875270274 | 3813652623171 M8925052075 | 459500390140
Nonotomotir 92906765941. 1049203079) 118341530817 13015400862 | — 14.203.709.045
Total 309:689-233.149 7. 349.231-893.353 1. 393.799416.378 1. 431.998462.137 |. 473.194.299. 185
Hpp

Beban Material 75007 5007 Toon 25001 5001
Beban Material

Pe Yel 5,001 5,001 5,000. 5.001 5,001
Pera rata 17,866 17,8604 178616 17,866 17,869
Upah Tenaga ,

anta 9,931 9,931a 9,934 91936 9,934
Penjualan Tray G:000000 1400000 TA200000 200000 T200000
bana 50.000 50.000 50.000 50.000 51.000
Pendapatan Tray 1. 300000000000 1 720000000000 1 720000000 | 360000000000 | 3G7.200.000.000

8138
Page 9 OCR 0.886
2026 20271 2029

Provekit Proveltsi i Proyeksi

Pendapatan Alat #
Perkebunan

Tanf Pajak Rm| 21 227 2270 PSA
Bunga Bank 8Ya 810 8Yo 870 84

Asumsi — Asumsi dengan penambahan kegiatan usaha:

1. Tingkat inflasi diasumsikan tetap sebesar 2,5” setiap tahun selama periode proyeksi 2025 — 2029.

2. Pertumbuhan penjualan tahunan diproyeksikan sama seperti tanpa penambahan kegiatan usaha.

3. Pendapatan usaha terdiri atas segmen otomotif dan non-otomotif sama seperti tanpa penambahan
kegiatan usaha

4. Pendapatan dari KBLI 25992 untuk Proyek Tray Food, yaitu:

e Produk tray food (KBLI 25992), dengan volume penjualan sebesar 6 juta unit pada tahun 2025
(periode Juli — Desember) meningkat menjadi 14,4 juta unit pada tahun 2026-2027, kemudian
menurun menjadi 7,2 juta unit pada tahun 2028-2029.

e Harga jual per unit tray food sebesar Rp50.000, naik Rp51.000 pada periode terminal di tahun
2029.

# Pendapatan dari produk tray food pada tahun 2025 sebesar Rp300.000.000.000 meningkat
Rp720.000.000.0000 pada tahun 2026-2027, dan di tahun 2028 sebesar Rp360.000.000.000
dan Rp367.200.000.000 pada tahun 2029.

e Pendapatan dari mesin panjat pohon kelapa (KBLI 28210) belum diperhitungkan dalam
proyeksi karena masih berada dalam tahap research and development (R&D).

5. HPP mencakup:

# Beban material sebesar 450 dari total pendapatan.

e Beban material bertambah 596 sebagai dampak dari produksi lini usaha baru dari Tray Food.

@ Beban overhead pabrik sebesar 17,86Y6.

# Upah tenaga kerja langsung sebesar 9,93Y6.

6. Tarif pajak diasumsikan sama seperti tanpa kegiatan usaha.
7. Tingkat bunga sebesar 896 per tahun atas pinjaman bank untuk investasi penambahan kegiatan
usaha

Nilai tambah yang diperoleh Perseroan mencakup:

“ Diversifikasi sumber pendapatan di luar sektor otomotif

« Peningkatan utilisasi aset dan kapasitas produksi

« Potensi margin usaha yang lebih tinggi

» Akses ke pasar baru dan dukungan program pemerintah

« Peningkatan nilai perusahaan secara keseluruhan (valuasi dan EPS)

Dengan demikian, penambahan kegiatan usaha ini tidak hanya memperkuat daya saing dan
keberlanjutan usaha Perseroan, tetapi juga memberikan nilai tambah jangka panjang yang
selaras dengan kepentingan para pemegang saham.

Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham Perseroan

Berdasarkan surat BAE Perseroan (PT Sinartama Gunita) No. 34/SG-CA/LB-PART/ VII/2025
tanggal 4 Juli 2025 tentang Laporan Bulanan PT Cipta Perdana Lancar Tbk, tercatat dalam
Daftar Pemegang Saham (DPS) Perseroan per 30 Juni 2025 sebagai berikut:

9138 9
Page 10 OCR 0.951
Keterangan Jumlah Saham Nilai Nominal Persentase
(Lembar) (Rupiah) (v2)

Modal Dasar 8.160.000.000 204.000.000.000

Modal Ditempatkan 2.720.000.000 68.000.000.000

dan

Disetor Penuh

Pemegang Saham

PT Cipta 1.496.000.000 37.400.000.000 55,00

Investama Lancar

Hamim 272.000.000 6.800.000.000 10,00

Nenden 217.600.000 5.440.000.000 8,00

Widiastuti

Syamsiah 54.400.000 1.360.000.000 2,00

Masyarakat 680.000.000 17.000.000.000 25,00

Jumlah Modal 2.720.000.000 68.000.000.000 100,00

Ditempatkan

dan Disetor Penuh

Saham dalam 5.440.000.000 136.000.000.000

Portepel

Catatan: Penambahan modal disetor yang terjadi setelah dilaksanakannya penawaran umum
perdana saham Perseroan dan dari hasil pelaksanaan Waran seri I akan di catatkan dalam
Sistem Administrasi Badan Hukum pada Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia setelah
keseluruhan Waran dilaksanakan dalam periode pelaksanaannya (7 Juli 2025 sampai dengan 3
Juli 2026).

PENJELASAN, PERTIMBANGAN, DAN ALASAN DILAKUKANNYA
PERUBAHAN KEGIATAN USAHA DAN PENGARUHNYA PADA KONDIS
: KEUANGAN PERSEROAN

PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART) adalah perusahaan yang bergerak di bidang Industri
Manufaktur dengan KBLI utama 28221, 45405, 29300, 29200 selama hampir 16 tahun di
Indonesia, tepatnya sejak tahun 2009 (dengan nama PT Cipta Perdana Lancar). Perusahaan
mengawali bisnis dengan modal dan tenaga kerja yang sangat terbatas yaitu hanya 4 orang
karyawan saja. Seiring dengan berjalannya waktu, Perseroan berhasil mengembangkan
bisnisnya diikuti dengan penambahan aset, pendapatan dan laba yang semakin meningkat dari
tahun ke tahun. Pada tahun 2020, Perseroan memutuskan untuk mengakuisisi PT. Usbersa
Mitra Logam yang beralamat di Inkopau, Pondok Gede, Bekasi Barat. Dan ditahun 2023
Perseroan memutuskan untuk naik level menjadi perusahaan terbuka dan listing di Bursa Efek
Indonesia pada bulan Juli tahun 2024.

Perseroan menambahkan kegiatan usaha pada KBLI 25992 — Industri Peralatan Dapur dan
Peralatan Meja dari Logam, dan KBLI 28210 — Industri Mesin Pertanian dan Kehutanan,

10138 7
Page 11 OCR 0.937
sebagai bagian dari strategi pengembangan usaha dan diversifikasi kegiatan operasional
Perseroan, serta memanfaatkan peluang pasar yang terus berkembang.

Perseroan melihat peluang permintaan produk Tray Food sebagai bagian dari program
pemerintah “Makan Bergizi Gratis” yang membutuhkan peralatan makan berbahan logam
dengan standar food grade. Selain itu, pada bidang mesin pertanian, Perseroan sedang
mengembangkan alat bantu panjat kelapa bekerja sama dengan BRIN.

Dengan penambahan kegiatan usaha tersebut, Perseroan berharap dapat memperoleh manfaat
berupa peningkatan pendapatan, efisiensi produksi, perluasan pasar, serta kontribusi terhadap
pertumbuhan kinerja usaha secara keseluruhan

Alasan dan pertimbangannya adalah:

1. Untuk memperluas jangkauan pasar dan produk.

2. Meningkatkan daya saing perusahaan di tengah dinamika industri.

3. Meningkatkan kapasitas produksi Tray Food guna mendukung Program Makan Bergizi
Gratis dari pemerintah.

4. Menjalankan distribusi dan perdagangan produk Tray Food.

5. Memanfaatkan peluang pasar yang besar dan belum tergarap di sektor Tray Food dan alat
pertanian. Hi

6. Menambah variasi dan nilai tambah produk, memperluas model bisnis dengan pendekatan
Full TKDN.

7. Mengembangkan kerjasama strategis dengan BRIN dalam bidang teknologi mesin

8. Meningkatkan pendapatan dan profitabilitas melalui diversifikasi usaha baru.

9. Mengoptimalkan aset dan kapasitas produksi yang sudah ada untuk efisiensi usaha.

Pengaruh perubahan Kegiatan Usaha pada kondisi keuangan Perseroan:

Penambahan kegiatan usaha pada KBLI 25992 - Industri Peralatan Dapur dan Peralatan Meja
dari Logam dan KBLI 28210 — Industri Mesin Pertanian dan Kehutanan diproyeksikan akan
memberikan dampak positif terhadap kondisi keuangan Perseroan, baik dalam jangka
menengah maupun panjang.

Perseroan telah melakukan kajian kelayakan dan analisis keuangan secara komprehensif
terhadap rencana penambahan kegiatan usaha tersebut. Berdasarkan hasil studi kelayakan yang
dilakukan oleh KJPP Guntur, Eki Andri & Rekan, disimpulkan bahwa proyek ini layak secara
finansial, dengan indikator sebagai berikut:

# Net Present Value (NPV): Rp363.854.841.596
# Internal Rate of Return (IRR): 55,89Y6

#  Profitability Index: 4,98

# Payback Period: 2 tahun 2 bulan

11/38 A
Page 12 OCR 0.934
Selain itu, telah dilakukan analisis sensitivitas terhadap potensi fluktuasi biaya investasi hingga
25Y4, dan hasilnya menunjukkan bahwa proyek tetap layak untuk dijalankan.

Dari sisi pendanaan, proyek ini dirancang dengan struktur pembiayaan yang seimbang antara
kas internal sebesar Rp32, 1 miliar dan pinjaman perbankan sebesar Rp59 miliar, sehingga tidak
membebani likuiditas jangka pendek Perseroan.

Dengan terealisasinya kegiatan usaha baru ini, Perseroan memproyeksikan adanya peningkatan
pendapatan dan laba usaha secara progresif selama periode proyeksi 2025-2029. Hal ini pada
akhirnya akan berdampak positif terhadap nilai perusahaan, daya saing usaha, dan
pengembalian bagi pemegang saham (shareholder value).

TEGI ATAU RENCANA KERBERLANJUTAN PENAMBAHAN usaha |)

Menambah line produksi baru

Menambah mesin produksi baru

Menambah moulding dan tooling baru untuk produksi Tray Food

Mendapatkan kontrak dan LOI dari customer Tray Food

Memperkuat SDM dalam produksi Tray Food sehingga barang yang di hasilkan sudah
sesuai dengan permintaan customer.

Del at oo ska

Sumber pembiayaan yang digunakan oleh PART untuk investasi pada kegiatan usaha dengan
KBLI 25992 — Industri Peralatan Dapur dan Peralatan Meja dari Logam, berasal dari kas
internal sebesar Rp32,1 miliar dan pinjaman perbankan sebesar Rp59 miliar, termasuk untuk
menambah lini produksi baru, mesin produksi baru, menambah moulding dan tooling baru
untuk produksi Tray Food.

Dalam rangka mendukung rencana penambahan kegiatan usaha baru, khususnya pada produksi
Tray Food yang termasuk dalam KBLI 25992 — Industri Peralatan Dapur dan Peralatan Meja
dari Logam, Perseroan telah merumuskan strategi penguatan Sumber Daya Manusia (SDM)
melalui kombinasi antara rekrutmen tenaga kerja baru dan pelatihan intensif.

Secara rinci, metode yang kami terapkan adalah sebagai berikut:

1. Pemanfaatan Tenaga Kerja Berpengalaman.
Perseroan akan mengoptimalkan tenaga kerja internal yang telah memiliki pengalaman
dalam pembuatan komponen logam sebanyak 8 orang. Mereka telah terbukti memahami
proses manufaktur berbasis logam, sehingga dapat langsung berkontribusi dalam tahap
awal produksi Tray Food.

2. Rekrutmen Tenaga Kerja Baru.
Untuk mendukung peningkatan kapasitas produksi dan memastikan keberlanjutan
operasional, Perseroan merencanakan untuk merekrut 9 tenaga kerja baru. Proses seleksi
akan difokuskan pada calon tenaga kerja yang memiliki latar belakang teknik produksi,

12138 £
Page 13 OCR 0.953
kemampuan dasar kerja bengkel manufaktur, serta komitmen tinggi terhadap kualitas
produk.

3. Pelatihan dan Sertifikasi Internal,
Seluruh tenaga kerja baru akan menjalani program pelatihan intensif internal, yang
mencakup teknik progresif stamping, tandem drawing, blanking, hingga prosedur line
washing dan packing yang sesuai dengan standar food-grade. Pelatihan juga akan
difokuskan pada penerapan protokol K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dan efisiensi
proses produksi untuk menjamin kualitas dan ketepatan waktu.

4. Standard Operating Procedure (SOP) Baru.
Sebagai bagian dari penguatan sistem SDM, Perseroan juga telah mengembangkan SOP
khusus yang akan digunakan pada lini produksi Tray Food. SOP ini mencakup
pengendalian mutu, tata cara pengoperasian mesin baru, serta prosedur inspeksi dan
pengemasan.

5. Kultur Kinerja dan Evaluasi Berkala.
Perseroan menekankan pentingnya membangun budaya kerja berbasis hasil dan tanggung
jawab kualitas, termasuk sistem evaluasi kinerja berkala yang akan diberlakukan untuk
seluruh personel di lini produksi baru ini.

Dengan metode ini, Perseroan yakin dapat memastikan bahwa produksi Tray Food tidak hanya
berjalan sesuai target kuantitatif, tetapi juga memenuhi standar kualitas dan keamanan produk
yang tinggi, sebagaimana dibutuhkan untuk mendukung program strategis pemerintah seperti
Makan Bergizi Gratis.

Adapun rencana sumber pendanaan KBLI 28210 - Industri Mesin Pertanian dan Kehutanan:
Kegiatan usaha di bidang Industri Mesin untuk Pertanian dan Kehutanan (KBLI 28210) saat
ini berada dalam tahap penelitian dan pengembangan (Research & Development/R&D). Untuk
tahap awai, investasi riset dibiayai melalui DIPA ORPP dan Mitra BRIN sejumlah Rp237,7
juta, sehingga tidak membebani struktur keuangan internal secara signifikan.

Dalam pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengembangan (R&D) tahap awal untuk
mendukung usaha di bidang Industri Mesin Pertanian dan Kehutanan (KBLI 28210), Perseroan
bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui skema pendanaan riset
yang berasal dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran Organisasi Riset Pertanian dan Pangan
(DIPA ORPP) BRIN.

DIPA ORPP merupakan dokumen anggaran resmi yang dialokasikan pemerintah melalui
BRIN untuk mendanai kegiatan riset strategis nasional, khususnya yang berfokus pada inovasi
teknologi di sektor pertanian dan pangan. Melalui skema ini, BRIN menyediakan dukungan
pendanaan, fasilitas laboratorium, serta keahlian teknis dari peneliti-peneliti BRIN untuk
dikolaborasikan dengan pihak mitra industri, dalam hal ini Perseroan.

Sebagai mitra BRIN, Perseroan terlibat aktif dalam kegiatan riset bersama yang bertujuan
untuk menghasilkan prototipe mesin pertanian inovatif, yakni mesin panjat pohon kelapa, yang

13/38 A1
Page 14 OCR 0.948
dinilai memiliki potensi implementasi nyata di lapangan. Pendanaan melalui DIPA ORPP
memungkinkan sebagian besar biaya riset ditanggung oleh BRIN, sehingga tidak membebani
struktur keuangan internal Perseroan secara signifikan.

Strategi ini mencerminkan pendekatan yang prudent (hati-hati) dalam mengembangkan usaha
berbasis inovasi, dengan mengoptimalkan kemitraan strategis dan sumber daya eksternal yang
tersedia dari lembaga riset nasional, sambil tetap mempertahankan efisiensi keuangan internal
Perseroan pada tahap pengembangan awal.

Perseroan menyadari bahwa keberhasilan penambahan kegiatan usaha baru, khususnya pada
sektor Industri Mesin Pertanian dan Kehutanan, sangat ditentukan oleh kejelasan arah strategis
dan keberlanjutan usaha jangka menengah hingga panjang. Untuk itu, Perseroan telah
menyiapkan beberapa langkah strategis dan rencana berkelanjutan sebagai berikut:

1. Fokus Awal pada Research & Development (R&D) melalui Kemitraan Strategis.
Sebagaimana dijelaskan dalam dokumen keterbukaan informasi, saat ini Perseroan masih
berada dalam tahap riset dan pengembangan (R&D) untuk produk mesin panjat pohon
kelapa, sebagai bagian dari segmen awal KBLI 28210. Riset ini dijalankan melalui kerja
sama strategis dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), khususnya Pusat Riset
Teknologi Tepat Guna.

Kolaborasi ini memastikan bahwa inovasi yang dikembangkan telah divalidasi secara
teknis dan relevan dengan kebutuhan pasar pertanian Indonesia, khususnya untuk petani
kelapa skala kecil dan menengah di daerah sentra produksi.

2. Pengembangan Produk Berbasis Teknologi Lokal dan IoT.
Perseroan sedang mengembangkan desain mesin panjat kelapa berbasis Internet of Things
(IoT) yang memungkinkan otomatisasi serta integrasi fungsi penyemprotan pestisida. Hal
ini sejalan dengan visi Perseroan untuk menciptakan alat pertanian efisien, aman, dah
berkelanjutan, sekaligus berdaya saing tinggi di pasar lokal dan ASEAN.

3. Tahapan Implementasi Bertahap dan Realistis.
Rencana keberlanjutan disusun secara bertahap dan terukur. Target Perseroan adalah:
» 2025: Produksi awal mesin panjat pohon kelapa dalam skala terbatas.
“ 2026: Produksi versi modifikasi otomatis dan siap pakai untuk program pemerintah
daerah.
» 2027 dan seterusnya: Perluasan portofolio produk untuk alat pertanian lainnya seperti
alat pemanen dan alat pengolah tanah berbasis mekanik sederhana.

4. Model Bisnis Berbasis Kebutuhan Komunitas Petani.
Sebagai bagian dari strategi keberlanjutan, Perseroan akan membangun model distribusi
berbasis kemitraan, dengan menjangkau:
« Koperasi tani dan BUMDes
« Pemerintah daerah melalui program bantuan alat dan mesin pertanian

14138 AA
Page 15 OCR 0.960
" Distributor alat pertanian di wilayah sentra kelapa seperti Sulawesi, Kalimantan, dan
NTT.

Langkah ini bertujuan untuk menciptakan dampak langsung terhadap produktivitas

petani sekaligus memperluas jangkauan pasar secara sistematis.

5. Kesiapan Manajerial dan Infrastruktur Operasional.
Perseroan telah mengadopsi pendekatan manajerial yang fleksibel dan adaptif, dengan
struktur organisasi yang memungkinkan integrasi tim riset, pengembangan produk, serta
produksi. SDM akan disiapkan melalui pelatihan internal dan kolaborasi dengan lembaga
pelatihan teknologi pertanian.

6. Pembiayaan Inklusif dan Bertanggung Jawab.
Untuk tahap awal, investasi riset dibiayai melalui DIPA ORPP dan Mitra BRIN, sehingga
tidak membebani struktur keuangan internal secara signifikan. Strategi ini mencerminkan
pendekatan yang prudent (hati-hati) dalam mengembangkan usaha berbasis inovasi baru.

Dengan landasan inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada kebutuhan nasional, strategi
keberlanjutan atas penambahan KBLI 28210 ini diyakini akan memperkuat posisi Perseroan
dalam mendukung transformasi sektor pertanian di Indonesia serta menciptakan nilai tambah
jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

Penjelasan Pemenuhan SDM untuk Kegiatan Usaha KBLI 28210 — Industri Mesin Pertanian
dan Kehutanan adalah sebagai berikut:

Rencana mengenai ketersediaan sumber daya, baik sumber daya manusia (SDM) maupun
bahan baku, untuk mendukung kegiatan produksi mesin panjat pohon kelapa masih belum
ditetapkan secara formal. Hal ini disebabkan karena produk tersebut masih berada dalam tahap
research and development (“R&D”) yang dilakukan melalui kolaborasi antara Perseroan
(PART) dan Pusat Riset Teknologi Tepat Guna — BRIN. Fokus utama PART saat ini adalah
menyempurnakan desain teknis, meningkatkan performa operasional, serta memastikan aspek
keselamatan dan keandalan sebelum memasuki tahapan produksi massal yang memerlukan
perencanaan sumber daya secara menyeluruh.

Ketiadaan perencanaan sumber daya pada tahap ini mencerminkan pendekatan yang terukur
dan hati-hati, di mana identifikasi kebutuhan tenaga kerja dan bahan baku akan dilakukan
setelah prototipe selesai divalidasi dan diuji secara terbatas di lapangan. Pendekatan ini
bertujuan untuk memastikan bahwa sumber daya yang disiapkan nantinya benar-benar relevan,
sesuai dengan spesifikasi teknis final, serta mempertimbangkan efisiensi biaya dan kemudahan
rantai pasok.

Seperti halnya kegiatan usaha yang dilakukan oleh perusahaan lainnya, usaha yang dilakukan
oleh Perseroan tidak terlepas dari berbagai risiko usaha yang disebabkan oleh berbagai faktor

15138 £
Page 16 OCR 0.919
yang dapat mempengaruhi kinerja perusahaan. Berikut adalah beberapa risiko yang dihadapi
oleh Perseroan:

Risiko Perizinan:

o Potensi Risiko: Terjadinya keterlambatan dalam pengurusan izin tambahan yang
dapat menghambat operasional layanan baru.

o Mitigasi: Memastikan seluruh dokumen persyaratan telah lengkap sebelum
pengajuan, melakukan pemantauan rutin atas status perizinan, dan bekerja sama
dengan konsultan hukum yang berpengalaman.

Risiko Finansial:

o Potensi Risiko: Penambahan biaya operasional, Modal Kerja dan investasi awal yang
dapat memengaruhi arus kas perusahaan.

o Mitigasi: Menyusun anggaran detail terkait biaya tambahan, melakukan pengendalian
biaya secara berkala, serta mencari sumber pendanaan tambahan jika diperlukan.

Risiko Operasional:

o Potensi Risiko: Ketidaksiapan SDM atau infrastruktur dalam mendukung layanan
baru yang sesuai dengan KBLI tambahan.

o Mitigasi: Melakukan pelatihan intensif bagi karyawan terkait layanan baru,
mengembangkan SOP baru yang mendukung kegiatan operasionai tambahan, dan
memastikan kesiapan fasilitas pendukung.

Risiko Pasar:

o Potensi Risiko: Tidak tercapainya target pasar untuk layanan baru akibat persaingan
yang ketat.

o Mitigasi: Melakukan riset pasar sebelum peluncuran layanan baru, menetapkan
strategi pemasaran yang kompetitif, serta memperkuat promosi di platform digital
untuk meningkatkan awareness pelanggan.

No. Kegiatan Waktu Pelaksanaan Keterangan
Analisis KBLI oleh KJPP Juni 2025 Proses validasi
Pengumuman Juli 2025 Bersamaan dengan
Penambahan KBLI Pengumuman RUPSLB

RUPSLB Perseroan
Penemhani HONDA year ana Dilakukan di hadapan
notaris
Pelaporan hasil RUPSLB
Bean Beranaan "Abad kepada KSEI OJK, BEI
KBLI dan Masyarakat
5. | Implementasi KBLI Baru | Agustus 2025 Dimulainya layanan baru

16138

Page 17 OCR 0.963
Perseroan telah melakukan kajian secara menyeluruh terhadap seluruh klausul dan pembatasan
dalam perjanjian kredit yang akan ditandatangani dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA),
termasuk penyesuaian dengan perjanjian-perjanjian pendanaan sebelumnya, seperti hasil
penawaran umum perdana saham (IPO), dan memastikan tidak terdapat konflik, pertentangan,
atau pelanggaran terhadap perjanjian-perjanjian terdahulu.

Dalam perjanjian fasilitas pinjaman dimaksud, BCA secara tegas mengatur bahwa penggunaan
dana pinjaman tidak boleh untuk objek atau kebutuhan yang telah didanai oleh dana hasil IPO,
dan setiap penarikan fasilitas wajib disertai bukti pendukung (invoice/kontrak) serta laporan
penggunaan dana IPO.

Tidak terdapat klausul dalam perjanjian pinjaman yang membatasi hak para pemegang saham
publik, maupun yang memberikan keistimewaan tertentu kepada pihak manapun di luar

ketentuan yang berlaku dalam Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan di bidang
pasar modal.

Beberapa pembatasan yang diatur dalam perjanjian (seperti larangan investasi non-inti,
perubahan struktur pemegang saham pengendali, pembagian dividen, dsb.) tidak bersifat
merugikan kepentingan pemegang saham publik, melainkan merupakan upaya mitigasi risiko
kredit yang lazim dalam transaksi pembiayaan perbankan, dan tetap tunduk pada mekanisme
RUPS sebagaimana diatur dalam regulasi.

Seluruh informasi yang relevan mengenai ketentuan-ketentuan pinjaman, jaminan, dan risiko
telah disampaikan secara transparan dalam Keterbukaan Informasi tertanggal 3 Juli 2025 serta
perubahan dan/atau penambahan Keterbukaan Informasinya akan menjadi bahan pertimbangan
pemegang saham dalam RUPSLB yang akan diselenggarakan pada 11 Agustus 2025.

Dengan demikian, Perseroan memastikan bahwa hak dan kepentingan pemegang saham publik
tetap dilindungi dan tidak terdapat pelanggaran terhadap ketentuan hukum yang berlaku
maupun perjanjian terdahulu.

Dalam rangka pelaksanaan Rencana Transaksi Material berupa penerimaan fasilitas pinjaman
dan pemberian jaminan atas kekayaan Perseroan kepada PT Bank Central Asia Tbk (“BCA”),
Perseroan menyatakan bahwa:

1. Tidak terdapat kewajiban untuk memperoleh perizinan khusus dari pemerintah atau
otoritas lain di luar ketentuan yang telah diatur dalam POJK 17/POJK.04/2020, kecuali
hal-hal administratif yang berkaitan langsung dengan proses pelaksanaan perjanjian kredit.

2. Perseroan akan melaksanakan proses pengikatan hukum atas objek jaminan berupa:

17138

£
Page 18 OCR 0.952
a. Peningkatan Hak Tanggungan atas aset tanah dan bangunan yang akan dilakukan
sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan melalui instansi
terkait seperti Badan Pertanahan Nasional (BPN).

b. Pengikatan Fidusia atas mesin produksi sesuai nilai invoice, yang memerlukan
pendaftaran di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
(Kemenkumham).

Cc. Penilaian ulang atas aset jaminan oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) yang telah
disetujui oleh BCA.

3. Seluruh proses administratif tersebut bukan merupakan perizinan baru atas kegiatan
usaha maupun perubahan struktur kelembagaan Perseroan, melainkan merupakan
kewajiban teknis pelaksanaan transaksi pembiayaan yang bersifat wajib untuk memenuhi
ketentuan internal BCA sebagai kreditur.

4. Perseroan juga akan tunduk pada persetujuan tertulis dari BCA atas tindakan-tindakan
korporasi tertentu sebagaimana diatur dalam perjanjian kredit (seperti perubahan struktur
pemegang saham pengendali, pembagian dividen, atau perubahan anggaran dasar),
namun tindakan-tindakan tersebut tetap akan dilakukan sesuai ketentuan hukum dan
tunduk pada persetujuan RUPS sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-
undangan yang berlaku di bidang pasar modal.

Dengan demikian, Perseroan memastikan bahwa tidak terdapat kewajiban tambahan untuk
memperoleh perizinan dari pemerintah atau institusi lainnya yang dapat mempengaruhi
pelaksanaan Rencana Transaksi Material ini.

TRUKTUR ORGANISASI PERUSAHAAN

Pengurusan dan Pengawasan

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan pada tanggal keterbukaan informasi beserta
masa jabatannya serta nomor dan tanggal akta terakhir Perseroan yang dibuat di hadapan
Notaris Christina Susanto, S.H.,M.Kn , di Jakarta Selatan adalah sebagai berikut:

AKTA TERAKHIR
NAMA JABATAN MASA JABATAN NOMOR
DEWAN KOMISARIS
Syaimsiah Komisaris selama 5 (lima) tahun | Akta Notaris No. 09
Utama terhitung sejak tanggal 07 Februari 2024
tanggal 7 Feb 2024 oleh Chistina Susanto,
sd. ditutupnya S.H, M.Kn.
RUPST untuk tahun
buku 2029
Nenden Widiastuti Komisaris selama 5 (lima) tahun | Akta Notaris No. 09
terhitung sejak tanggal 07 Februari 2024
tanggal 7 Feb 2024 oleh Chistina Susanto,
sd. ditutupnya S.H, M.Kn.
RUPST untuk tahun
buku 2029

18/38
A—

Page 19 OCR 0.934
Drs. Basa Sidabutar S.H. | Komisaris selama 5 (lima) tahun | Akta Notaris No. 09

MH. Independen terhitung sejak tanggal 07 Februari 2024
tanggal 7 Feb 2024 oleh Chistina Susanto,
sd. ditutupnya S.H, M.Kn.
RUPST untuk tahun
buku 2029

DIREKSI

Hamim Direktur Utama | selama 5 (lima) tahun | Akta Notaris No. 09
terhitung sejak tanggal 07 Februari 2024
tanggal 7 Feb2024 | oleh Chistina Susanto,
sd. ditutupnya S.H, M.Kn.
RUPST untuk tahun
buku 2029

'Tjoeng Rino Saputra Direktur selama 5 (lima) tahun | Akta Notaris No. 09
terhitung sejak tanggal 07 Februari 2024
tanggal 7 Feb 2024 oleh Chistina Susanto,
sd. ditutupnya S.H, M.Kn.
RUPST untuk tahun
buku 2029

“Tidak ada perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris pada penambahan kegiatan usaha

KODE KBLI

NO

NOMOR
KBLI

JENIS KEGIATAN
USAHA

PENJELASAN

28221

Industri Mesin dan
Perkakas Mesin Untuk
Pengerjaan

Logam

Kelompok ini mencakup pembuatan
mesin mesin / peralatan untuk pengolahan
dan poengerjaan logam seperti mesin
perkakas ( misalnya masin bubut, mesin
freis, mesin gerinda, mesin gergaji, mesin
press, mesin gunting ), serta perlengkapan

dan kormponerinya seperti (seperti cutting
tools, mould, dies, jig dan fixture )

Kelompok ini mencakup usaha
pembuatan komponen dan suku cadang
kendaraan bermotor roda empat atau
lebih seperti leaf spoiring, radiator, fuel
tank, road wheel, suspension, shock
absorber, muffle, mrem, gearboxes,/
persenelling, AS roda, suspension,
silencer, pipa pembuangan, kataliser
pengubah , kopling, roda kemudi, sistem
kolom kemudi, dan kotak kemudim suku
cadang dan aksesori untuk bodi karoseri
kenddaraan bermotor, seperti sabuk
pengaman, pintu, bumper, airbag, tempat
duduk mobil, peralatan listrik kendaraan
bermotor seperti generator, alternator,
busi, ignition wiring harnesscess/ starter.

19138 £

Industri Suku Cadang dan
Aksesori Kendaraan
Bermotor Roda Empat
Atau Lebih

2 29300

Page 20 OCR 0.932
KODE KBLI
NO | NOMOR JENIS KEGIATAN PENJELASAN
KBLI USAHA

sistem buka tutup pintuk dan jendela
otomatis, pemasangan agrometer
kedalam panel instrumen, pengatur
voltase, inverter untuk kendaraan
bermotor roda empat atau lebih dan lalin
lain.

Kelompok ini mencakup usaha
pembuatan komponen dan suku cadang
Industri Komponen Dan | kendaraan bermotor roda dua dan tiga,
3 30912 Perlengkapan Sepeda | seperti — motor — pembakarandalam,
Motor Roda Dua dan Tiga | suspensi dan knalpot. Termasuk inverter
untuk kendaraan bermotor roda dua dan
tiga.

Perdagangan Besar Suku | Kegiatan ini mencakup usaha
4 45405 Cadang Sepeda Motor dan | perdagangan besar suku cadang sepeda
'Aksesorinya motor dan aksesorinya

RINGKASAN IKHTISAR

Berikut data laporan keuangan audit Perseroan:

1. Laporan Keuangan Konsolidasian PART yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020
yang telah diaudit oleh Dr. Roza Mulyadi, SE., Ak., M.Akt., CA., CSRS., CPA., CPA.,
ASEAN CPA (Nomor Izin Akuntan Publik: AP.1813) dari Kantor Akuntan Publik Roza
Mulyadi, dengan nomor laporan 00113/2.2137/AU.1/04/1813-2/1/X11/2023 tanggal 29
Desember 2023 dengan opini wajar dalam semua hal yang material.

2. Laporan Keuangan Konsolidasian PART yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
yang telah diaudit oleh Lukmanul Hakim Rusdi, CA, CPA, MAk. (Nomor Izin Akuntan
Publik: AP.1210) dari Kantor Akuntan Publik Lukmanul & Muslim, dengan nomor laporan
00004/2.1357/AU.1/04/1210-1/1/111/2024 tanggal 1 Maret 2024 dengan opini wajar dalam
semua hal yang material.

3. Laporan Keuangan Konsolidasian PART yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
yang telah diaudit oleh William Suria Djaja Salim, M.Ak.CA., CPA (Nomor Izin Akuntan
Publik: AP.1256) dari Kantor Akuntan Publik Gideon Adi & Rekan, dengan nomor laporan
00022/2.0969/AU.1/04/1256-1/1/111/2024 tanggal 4 Maret 2024 dengan opini wajar dalam
semua hal yang material.

4. Laporan Keuangan Konsolidasian PART yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
yang telah diaudit oleh William Suria Djaja Salim, M.Ak.CA., CPA (Nomor Izin Akuntan
Publik: AP.1256) dari Kantor Akuntan Publik Gideon Adi & Rekan, dengan nomor laporan
00024/2.0969/AU.1/04/1256-2/1/111/2025 tanggal 17 Maret 2025 dengan opini wajar
dalam semua hal yang material.

20138 1
Page 21 OCR 0.911
Ringkasan Laporan Posisi Keuangan

Historis Pertumbuhan Posisi Keuangan
Ringkasan Laporan Posisi Keuangan
(Dalam Ribuan Rupiah)

Des 2022 Des2023

Keterangan Audit
Total Aset Lancar 70.841.444 | 63.525.605 | 127.402.073 83.192.970
Total Aset Tidak Lancar 114.919.299 | 157.851.423 | 173.588.206 | 220.087.676
Total Aset 185.760.743 | 221.377.028 | 300.990.279 | 303.280.647

Total Liabilitas Jangka Pendek | 60.088.418 | 54.061.607 | 48.958.450 | 45.006.296

Total Liablitas Jangka Panjang | 79.615.111 | 103.777.101 | 95.696.202 98.018.246

Total Liabilitas 139.703.529 | 157.838.709 | 144.654.652 | 143.024.541

Total Ekuitas 46.057.214 | 63.538.319 | 156.335.628 | 160.256.106

Total Liabilitas dan Ekuitas 185.760.743 | 221.377.028 | 300.990.279 | 303.280.647
Sumber: Laporan Keuangan PART

Total aset PART pada tahun 2022 tercatat sebesar Rp185.760.743 ribu. Selama Desember 2023
— Juni 2025 total aset PART mengalami peningkatan setiap tahunnya yang cukup signifikan
secara berturut-turut sebesar 19,17”6, 35,96Y6 dan 0,76Yo. Peningkatan total aset tersebut
dikarenakan adanya peningkatan pada pos persediaan, aset tetap, dan aset hak guna. Total aset
PART per 30 Juni tercatat sebesar Rp303.280.647 ribu.

Total Jiabilitas PART pada tahun 2022 tercatat sebesar Rp139.703.529 ribu. Pada tahun 2023
total liabilitas mengalami peningkatan 12,986 atau menjadi Rp 157.838.709 ribu. Peningkatan
total liabilitas tersebut dikarenakan adanya peningkatan pada liabilitas jangka pendek yaitu pos
utang usaha pihak ketiga dan beban yang masih harus dibayar. Selain itu terdapat peningkatan
pada liabilitas jangka panjang yaitu pada pos pinjaman bank jangka Panjang dan imbalan kerja
karyawan. Total liabilitas PART pada tahun 2024 tercatat sebesar Rp144.654.652 ribu atau
mengalami penurunan sebesar 8,356. Per 30 Juni 2025 total liabilitas PART tercatat sebesar
Rp143.024.541 ribu.

Total ekuitas PART pada tahun 2022 tercatat sebesar Rp46.057.214 ribu. Selama Desember
2023 — 30 Juni 2025 total ekuitas mengalami peningkatan setiap tahunnya berturut- turut
sebesar 37,96Y6, 146,05y6 dan 2,51Y6. Peningkatan total ekuitas tersebut dikarenakan adanya
peningkatan pada modal saham Perseroan. Total ekuitas PART per 30 Juni 2025 tercatat
sebesar Rp160.256.106 ribu.

Ringkasan Laporan Laba Rugi

Historis Pertumbuhan Laba Rugi
Ringkasan Laporan Laba (Rugi) dan Penghasilan Komprehensif Lain
(Dalam Ribuan Rupiah)

Des Des 2023 Des2024 Jun

Audit Audit Audit Tidak Au
Total Pendapatan Usaha 190546066| 238.107.033 | 267.376.847 | 142.189.100
Total Beban Pokok 153.030570|  180.924.575| 208.844.636 | 115.862.034
Penjualan
Total Laba (Rugi) Bruto 375152961 481524571 585322111 26327066

21138 1
Page 22 OCR 0.921
Jun 2025

Tidak Audit

Keterangan

Total Laba (Rugi) Bersih

Tahun Berjalan NO 15.988.609 23.242.440 | 8.568.966
Total Penghasilan

Komprehensif (5341) (7.504) 2.176.084 3
Total Laba (Rugi)

Komprehensif 17.001.722 15.981.105 25.418.524 | 8.568.966
Laba Per Saham Dasar 56,67 7,83 1o7i 318

Sumber: Laporan Keuangan PART

Total pendapatan usaha pada tahun 2022 tercatat sebesar Rp190.546.066 ribu. Pada tahun 2023
dan 2024 total pendapatan usaha PART mengalami peningkatan berturut turut sebesar 24,9646
dan 12,29”. Peningkatan pendapatan usaha tersebut dikarenakan adanya peningkatan
penjualan pada pihak ketiga. Total pendapatan usaha PART per 30 Juni 2025 tercatat sebesar
Rp142.189.100 ribu.

Beban Pokok Penjualan pada tahun 2022 tercatat sebesar Rp153.030.570 ribu. Pada tahun 2023
dan 2024 Beban Pokok Penjualan PART mengalami peningkatan berturut turut sebesar 24,11”6
dan 9,96”o. Peningkatan Beban Pokok Penjualan tersebut dikarenakan adanya peningkatan
pada pos bahan baku dan biaya produksi. Beban Pokok Penjualan PART per 30 Juni 2025
tercatat sebesar Rp115.862.034 ribu.

Laba Bruto pada tahun 2022 tercatat sebesar Rp37.515.496 ribu. Pada tahun 2023 dan 2024
laba bruto PART mengalami peningkatan berturut turut sebesar 28,43” dan 21,48Y6.
Peningkatan laba bruto tersebut dikarenakan adanya peningkatan penjualan. Total laba bruto
PART per 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp26.327.066 ribu.

Laba Bersih Tahun Berjalan pada tahun 2022 tercatat sebesar Rp17.007.563 ribu. Pada tahun
2023 laba bersih tahun berjalan PART mengalami penurunan sebesar 5,99Y6 atau menjadi
Rp15.988.609 ribu. Total laba bersih tahun berjalan PART tahun 2024 tercatat sebesar
Rp23.242.440 ribu atau meningkat sebesar 45,3796. Per 30 Juni 2025 laba bersih tahun berjalan
PART tercatat sebesar Rp8.568.966 ribu.

Total penghasilan komprehensif pada tahun 2022 dan 2023 tercatat sebesar negatif Rp5.841
ribu dan negatif Rp7.504 ribu. Pada tahun 2024 total penghasilan komprehensif PART tercatat
positif Rp2.176.084 ribu. Per 30 Juni 2025 tidak terdapat penghasilan komprehensif.

Laba Komprehensif pada tahun 2022 tercatat sebesar Rp17.001.722 ribu. Pada tahun 2023 laba
komprehensif PART mengalami penurunan sebesar 6,00Y6 atau menjadi Rp15.981.105 ribu.
Total laba komprehensif PART tahun 2024 tercatat sebesar Rp25.418.524 ribu atau meningkat
sebesar 59,05Y6. Per 30 Juni 2025 laba komprehensif PART tercatat sebesar Rp8.568.966 ribu.

Laba Per Saham Dasar PART selama Desember 2022 — 30 Juni 2025 berturut-turut tercatat
sebesar 56,67, 7,83, 10,71: dan 3,16

22138 6
Page 23 OCR 0.847
Ringkasan Laporan Arus Kas
Historis Pertumbuhan Arus Kas

Historis Pertumbuhan Arus Kas
(Dalam Ribuan Rupiah)
De2022 De812023 Des 2024 Jun

Nudit Audit Audit Tidak Audit

Total Arus Kas Dari Aktivitas 13486138| 254768001 13.897.853 5.379.598
Operasi

ca Kan PEN AYIAA (81342.738) | (48.989.765) | (313493317 | (59.014.238)
Tomang KO Ata 6os8o.124| 219647231 72.203.733 (103.739)
Pendanaan

Kas dan Setara Kas Awal Periode 3212015 | 2236199 6879581 55180413 |.
Kas dan Setara Kas Akhir Periode 2.236.199 687.958 | 55.180.413 1.442.034

Sumber: Laporan Keuangan PART

Dari kinerja arus kas diatas, aktivitas cash flow PART untuk periode 31 Desember 2022 — 30
Juni 2025 adalah sebagai berikut:

e Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi pada tahun 2022 tercatat sebesar
Rp13.486.138 ribu dan pada tahun 2023 arus kas bersih dari aktivitas operasi mengalami
peningkatan sebesar 88,91”. Peningkatan tersebut dikarenakan terdapat peningkatan pada
pos penerimaan kas dari pelanggan. Arus kas bersih dari aktivitas operasi tahun 2024
tercatat sebesar Rp13.897.853 ribu atau mengalami penurunan sebesar 45,456 dari tahun
sebelumnya. Per 30 Juni 2025 arus kas dari aktivitas operasi tercatat sebesar Rp5.379.598
ribu.

e Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi selama Desember 2022 — Juni 2025
tercatat negatif yaitu berturut turut sebesar negatif Rp81.342.738 ribu, negatif
Rp48.989.765 ribu, negatif Rp31.349.331 ribu, dan negatif Rp59.014.238 ribu.

e Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan pada tahun 2022 tercatat sebesar
Rp66.880.124 ribu. Arus kas bersih dari aktivitas pendanaan pada tahun 2023 mengalami
penurunan 67,166 dari tahun sebelumnya atau menjadi Rp21.964.723 ribu. Arus kas
bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan pada tahun 2024 tercatat Rp72.203.733
ribu dan per 30 Juni 2025 arus kas dari aktivitas pendanaan tercatat negatif sebesar
Rp103.739 ribu.

Rasio Keuangan

Rasio Keuangan
Des2022 Des2023 Des 2024

Audit Audit Audit
Rasio Likuiditas
Current Ratio 117,9076 | 117,51Y6 | 260,22” 184,85Y0
Duick Ratio 84,7040 | 70,24Y0 | 197,314 119, 1996
Cash Ratio 3,72Y0 1,270 | 112,7196 3,20Y6
Rasio Aktivitas

23138
Page 24 OCR 0.897
Perputaran Piutang Usaha 54 39 42 84
Perputaran Piutang Lain-Lain 29 16 1 14
Perputaran Persediaan 48 49 54 93
Perputaran Utang Usaha 54 44 21 40
Perputaran utang Lain-Lain 26 3 1 1
Rasio Solvabilitas
Debt to Assets Ratio 75,2146 | 71,3046 | 48,06Yo 47,16Y6
Debt to Eguity Ratio 303,33Y6 | 248,41Y0 | 92,53Y6 89,25Yo
Rasio Profitabilitas
Gross Profit Margin 19,690 | 20,24Y0 | 21,89Yo 18,52Y6
Operating Profit Margin 10,88Y6 | 10,1096 | 11,6996 0,00Y6
Net Profit Margin 8,93Y0 6,714 8,69Yo 6,03Y6
ROA 9,16Y0 1,22Yo KAA 2,83Y0
ROE 36,93Yo | 25,16Yo | 14,87Y0 5,35Yo

Sumber: Laporan Keuangan PART

ANU: 5
Dalam rangka pelaksanaan Rencana Perubahan Kegiatan Usaha, Perseroan telah menunjuk
KJPP Guntur, Eki Andri dan Rekan sebagai Kantor Jasa Penilai Publik yang telah ditugaskan
oleh manajemen Perseroan untuk memberikan studi kelayakan atas Rencana Perubahan
Kegiatan Usaha sesuai dengan Surat No. JKT.052/PN.BV.GEAR/2025 tanggal 28 Mei 2025,
Hal: Penawaran Harga Biaya Jasa Penilaian Kajian Penambahan Kegiatan Usaha, yang telah
disetujui oleh manajemen Perseroan.

Berikut ini adalah ringkasan Laporan Studi Kelayakan Nomor 00045/2.0116-
06/B5/04/0511/1/VTI/2025 tanggal 28 Juli 2025, laporan merupakan revisi ke — 1 (Satu) atas
Laporan Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha PT Cipta Perdana Lancar Tbk No.
00043/2.0116-06/BS/04/0511/1/VI/2025 tanggal 19 Juni 2025.

a. Identifikasi Status Penilai

KJPP Guntur, Eki Andri dan Rekan (GEAR) telah terdaftar di Kementerian Keuangan dan
Pasar Modal serta memiliki kompetensi untuk melakukan Studi Kelayakan ini yang secara
resmi telah ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 562/KM.1/2013
tanggal 14 Agustus 2013 dengan naia Kantor Jasa Penilai Publik Guntur, Eki, Anidri dan
Rekan dengan Izin KJPP No. 2.13.0116 dan telah terdaftar sebagai Profesi Penunjang
Pasar Modal di Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) d/h Bapepam.

Sesuai Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 277/KM.1/2018 tertanggal
16 April 2018 mengenai Izin Penilai Dwi Hari Prasetiyo, ST., MM., M.Ec.Dev. MAPPI
(Cert) yang ditetapkan sebagai penilai di Bidang Jasa Penilaian Bisnis dengan kualifikasi

(B) No. B-01.18.00511 dan terdaftar di OJK untuk Pasar Modal dengan No. STTD.PB-
24138

AK
Page 25 OCR 0.941
51/PM.223/2021 Tanggal 04 Mei 2021 dan terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang
pasar modal di OJK dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal dari
OJK IKNB dengan No. 211/NB.122/STTD-P/2020 tanggal 10 September 2020 dan juga
sebagai anggota MAPPI dengan No. 14-S-05089 tanggal 6 Desember 2017 dan Nomor
Register RMK-2017.01120 tanggal 12 September 2017.

. Maksud dan Tujuan

Maksud penugasan ini adalah untuk melakukan Kajian Penambahan Kegiatan Usaha
PT Cipta Perdana Lancar Tbk yaitu KBLI 25992 - Industri Peralatan Dapur dan Peralatan
Meja dari Logam dan KBLI 28210 — Industri Mesin Pertanian dan Kehutanan, yang
diperlukan dalam rangka memenuhi peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”).

Penugasan ini dilakukan mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No. 17/POJK.04/2020 (“POJK 17”) tentang “Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan
Usaha”, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan
Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“POJK 35”), Surat Edaran Otoritas
Jasa Keuangan No. 17/SEOJK.04/2020 (“SEOJK 17”) tentang Pedoman Penilaian dan
Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, dan Standar Penilaian Indonesia
(“SPP”) Edisi VII Tahun 2018.

Objek Studi Kelayakan

Objek studi kelayakan sesuai dengan informasi yang diberikan oleh pemberi tugas adalah
penambahan kegiatan usaha dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia
(KBLI”) yaitu KBLI 25992 — Industri Peralatan Dapur dan Peralatan Meja dari Logam
dan KBLI 28210 — Industri Mesin Pertanian dan Kehutanan.

. Tanggal Studi Kelayakan
Tanggal Studi Kelayakan adalah tanggal 31 Desember 2024, dimana batas tersebut

diambil atas dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian.

Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.35/POJK.04/2020 tanggal 25 Mei 2020
tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“POJK 35”)
masa berlaku laporan penilaian adalah 6 (enam) bulan sejak tanggal efektif penilaian (Cut
Off Date) dalam laporan penilaian.

Dengan mempertimbangkan hal-hal tersebut di atas, maka masa berlaku laporan penilaian
ini yaitu selama 6 (enam) bulan sejak tanggal efektif penilaian (cut off date) dalam laporan
penilaian.

Asumsi dan Kondisi Pembatas

Asumsi

Beberapa asumsi yang digunakan dalam penyusunan Studi Kelayakan ini adalah:
# Laporan Studi Kelayakan bersifat non disclaimer opinion.

25138 AKA
Page 26 OCR 0.934
@ Penilai Usaha telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan
dalam proses Studi Kelayakan.

e Dalam menyusun laporan ini, GEAR mengandalkan keakuratan dan kelengkapan
informasi yang disediakan oleh PART dan atau data yang diperoleh dari informasi
yang tersedia untuk publik dan informasi lainnya serta penelitian yang kami anggap
relevan.

e Pemberi tugas menyatakan bahwa seluruh informasi material yang menyangkut
penugasan studi kelayakan telah diungkapkan seluruhnya kepada GEAR dan tidak ada
pengurangan atas fakta-fakta yang penting.

e GEAR menggunakan proyeksi keuangan yang disampaikan oleh PART dan telah
disesuaikan sehingga mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan dengan
kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).

e Laporan studi kelayakan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat
informasi yang bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional PART.

e GEAR bertanggung jawab atas laporan studi kelayakan dan kesimpulan yang
dihasilkan.

e GEAR telah memperoleh informasi atas status hukum objek studi kelayakan dari
pemberi tugas.

e Laporan studi kelayakan ini ditujukan untuk memenuhi kepentingan Pasar Modal dan
pemenuhan peraturan OJK dan tidak untuk kepentingan perpajakan.

@ Studi kelayakan ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
umum bisnis dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah terkait dengan
Rencana Transaksi yang akan dilakukan pada tanggal studi kelayakan ini diterbitkan.

» Dalam penyusunan laporan studi kelayakan ini, kami menggunakan beberapa asumsi,
seperti terpenuhinya semua kondisi dan kewajiban PART dan semua pihak yang
terlibat dalam Penambahan Kegiatan Usaha serta keakuratan informasi mengenai
Penambahan Kegiatan Usaha yang diungkapkan oleh manajemen PART.

@ Studi kelayakan ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan sebagian
dari analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan informasi dan analisis lainnya
secara utuh sebagai satu kesatuan dapat menyebabkan pandangan dan kesimpulan
yang menyesatkan atas proses yang mendasari studi kelayakan. Penyusunan studi
kelayakan ini merupakan suatu proses yang rumit dan mungkin tidak dapat dilakukan
melalui analisis yang tidak lengkap.

e Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal penerbitan studi kelayakan ini sampai
dengan tanggal terjadinya Penambahan Kegiatan Usaha tidak terjadi perubahan
apapun yang berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan
dalam penyusunan studi kelayakan ini. Kami tidak bertanggungjawab untuk
menegaskan kembali atau melengkapi, memutakhirkan (update) opini kami karena
adanya perubahan asumsi dan kondisi serta peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah
tanggal laporan ini.

Kondisi Pembatas:
# Kami tidak melakukan proses due diligence terhadap entitas atau pihak-pihak yang

26138 AW
Page 27 OCR 0.947
melakukan transaksi.

@ Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada keakuratan,
kehandalan dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi
lain yang diberikan kepada kami oleh PART atau yang tersedia secara umum yang
pada hakekatnya adalah benar, lengkap dan tidak menyesatkan, dan kami tidak
bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan independen terhadap informasi-
informasi tersebut. Kami juga bergantung kepada jaminan dari manajemen PART,
bahwa mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan informasi-informasi
yang diberikan kepada kami menjadi tidak lengkap atau menyesatkan.

e Analisis studi kelayakan atas Penambahan Kegiatan Usaha ini dipersiapkan
menggunakan data dan informasi sebagaimana diungkapkan diatas. Segala perubahan
atas data dan informasi tersebut dapat mempengaruhi hasil akhir opini kami secara
material. Oleh karenanya, kami tidak bertanggungjawab atas perubahan kesimpulan
atas studi kelayakan kami dikarenakan adanya perubahan data dan informasi tersebut.

# Kami tidak memberikan opini atas dampak perpajakan dari Penambahan Kegiatan
Usaha ini. Jasa-jasa yang kami berikan kepada PART dalam kaitan dengan
Penambahan Kegiatan Usaha ini hanya merupakan pemberian studi kelayakan atas
Penambahan Kegiatan Usaha yang akan dilakukan dan bukan jasa-jasa akuntansi,
audit, atau perpajakan. Kami tidak melakukan penelitian atas keabsahan Penambahan
Kegiatan Usaha dari aspek hukum dan implikasi aspek perpajakan dari Penambahan
Kegiatan Usaha tersebut.

f. Pendekatan dan Metode Analisis Yang Digunakan
Dalam menyusun laporan Studi Kelayakan ini, kami telah melakukan analisis melalui
pendekatan dan prosedur studi kelayakan yang mencakup hal-hal sebagai berikut:

Pengumpulan Data

» Pengumpulan data-data primer dari Perseroan yang terkait dengan rencana
ekspansi atas penambahan kegiatan usaha yang meliputi data-data indentitas
Perseroan, perizinan, spesifikasi proyek, aspek keuangan, dan rencana usaha serta
data-data lainnya yang terkait.

# Pengumpulan data-data sekunder dari sumber-sumber terkait yang dapat
dipertanggungjawabkan,

e Pengumpulan data dari hasil diskusi perihal pembahasan dari aspek yang
berpengaruh dalam kelayakan dengan pihak Perseroan.

Proses Analisis
e Analisis Pasar yang mengkaji kondisi pasar, potensi pasar, persaingan usaha,
strategi pemasaran atas rencana penambahan kegiatan usaha.
# Analisis teknis yang mengkaji secara teknis proses bisnis Perseroan dari rencana
penambahan kegiatan usaha, spesifikasi teknis, teknis pelaksanaan, ketersediaan
dan kualitas sumber daya manusia, timeline, dan rencana keberlanjutan.

27138 AK
Page 28 OCR 0.950
e Analisis pola bisnis yang mengkaji model bisnis usaha Perseroan saat ini, analisis
atas penambahan kegiatan usaha, analisis kemampuan untuk menciptakan nilai,
analisis keunggulan kompetitif, kemampuan pesaing dalam meniru produk,
analisis industri, analisis risiko yang berpotensi muncul, dan analisis SWOT.

# Aspek model manajemen yang mengkaji struktur organisasi dan kebutuhan
karyawan atas rencana penambahan kegiatan usaha Perseroan, kesesuaian struktur
organisasi dan manajemen, kapasitas dan kemampuan manajemen, manajemen
kekayaan intelektual, manajemen risiko, sumber daya manusia, dan komposisi
karyawan.

e Analisis keuangan yang mengkaji nilai-nilai parameter kelayakan ekonomi,
rencana biaya investasi, sumber pembiayaan, asumsi-asumsi, proyeksi keuangan,
analisis rasio keuangan, analisis biaya operasional, analisis biaya bahan baku
mentah, analisis titik impas, analisis profitablitias, analisis tingkat imbal balik
investasi, analisis inkremental, dan analisis kelayakan atas penambahan kegiatan
usaha.

g. Analisis Aspek Pasar

Industri peralatan dapur dan peralatan meja dari logam (KBLI 25992) menunjukkan
pertumbuhan yang positif dan prospektif, ditandai dengan peningkatan konsumsi baja nasional
dan pertumbuhan subsektor logam yang signifikan pada tahun 2023. Dukungan kebijakan dari
pemerintah, khususnya melalui penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan peningkatan
penggunaan komponen lokal (TKDN), turut memperkuat daya saing industri ini.

Salah satu produk utama yang mengalami peningkatan permintaan adalah food tray berbahan
stainless steel, yang digunakan secara luas di sektor rumah tangga, katering, layanan makanan,
rumah sakit, institusi pendidikan, hingga hotel dan restoran. Permintaan semakin meningkat
seiring program-program pemerintah seperti Makanan Bergizi Gratis (MBG), serta tren
konsumen yang mengarah pada produk yang higienis, tahan lama, dan ramah lingkungan.
Dengan tren pasar yang terus berkembang, dukungan regulasi yang kuat, dan potensi ekspansi
ke berbagai sektor pengguna, industri ini diproyeksikan akan terus tumbuh secara
berkelanjutan. PART memiliki peluang strategis untuk memperkuat posisinya di pasar
domestik dengan memanfaatkan momentum pertumbuhan ini melalui inovasi, efisiensi, dan
komitmen terhadap kualitas,

Industri mesin pertanian dan kehutanan, khususnya segmen mesin panjat pohon kelapa,
menunjukkan prospek pertumbuhan yang menjanjikan di tengah ekspansi manufaktur nasional
yang terus menguat. Indikator makroekonomi seperti peningkatan PMI, kenaikan Indeks
Penjualan Ritel (IPR), dan optimisme konsumen menandakan perbaikan permintaan domestik
yang solid, menopang industri manufaktur termasuk alat dan mesin pertanian (alsintan). Seiring
dengan modernisasi sektor pertanian dan terbatasnya tenaga kerja panjat tradisional, kebutuhan
akan solusi mekanisasi, khususnya mesin panjat kelapa meningkat secara signifikan.

Sektor ILMATE (Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika) sebagai bagian
dari KBLI 28210 memperlihatkan karakteristik pertumbuhan yang fluktuatif namun cepat pulih
dan agresif dalam ekspansi pasca pandemi. ILMATE mencatat pertumbuhan dua digit pada

28/38 PS
Page 29 OCR 0.956
2021 dan 2022, serta memberikan kontribusi signifikan terhadap PDB nasional dan industri
pengolahan nonmigas, masing-masing sebesar 4,274 dan 25,4896 pada 2023. Hal ini
menunjukkan potensi besar dari subsektor mesin dan logam, termasuk mesin pertanian berbasis
teknologi.

Modernisasi alat pertanian menjadi fokus utama kebijakan pemerintah, dengan dukungan
kebijakan subsidi, insentif produksi dalam negeri, dan ekspor. Program-program dari
Kementerian Pertanian dan Kementerian Perindustrian memperkuat akselerasi penggunaan
alsintan, termasuk alat panjat kelapa, sebagai bagian dari transformasi pertanian nasional
menuju sistem yang efisien, aman, dan produktif.

Pasar mesin panjat pohon kelapa di Indonesia saat ini masih dalam tahap awal perkembangan
dan belum didominasi oleh pemain besar, Hal ini menciptakan ruang terbuka lebar bagi
perusahaan baru yang mampu menghadirkan produk yang fungsional, terjangkau, serta mudah
dioperasikan. Dengan lebih dari 3 juta hektare lahan kelapa tersebar di Indonesia dan adanya
program revitalisasi kelapa senilai Rp750 miliar untuk tahun 2025 potensi pasar domestik
sangat besar dan belum tergarap secara optimal.

Dari aspek kesinambungan, penggunaan mesin panjat kelapa memiliki keunggulan lingkungan
dan sosial. Mesin ini tidak hanya lebih aman dan ramah lingkungan dibandingkan metode
tradisional, tetapi juga memperpanjang umur produktif pohon dan mengurangi risiko cedera.
Dari sisi sasaran pasar, mesin ini diarahkan untuk petani kelapa skala kecil hingga menengah
di wilayah-wilayah sentra kelapa seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Nusa Tenggara.
Selain petani, alat ini dapat ditujukan untuk koperasi tani, BUMDes, serta dinas pertanian
daerah, termasuk sebagai bagian dari program bantuan pemerintah.

Dengan mempertimbangkan pertumbuhan positif Industri Peralatan Dapur dan Peralatan Meja
dari Logam dan didorong oleh program pemerintah serta tren konsumen terhadap produk
higienis dan berkelanjutan, maka penambahan kegiatan usaha pada KBLI 25992 memiliki
peluang pasar yang menjanjikan. Sementara itu, pengembangan mesin panjat pohon kelapa
dalam KBLI 28210 juga menunjukkan potensi yang besar seiring meningkatnya kebutuhan
mekanisasi di sektor pertanian dan dukungan regulasi pemerintah. Oleh karena itu, rencana
penambahan kegiatan usaha ini secara aspek pasar layak.

. Analisis Aspek Teknis

Berdasarkan hasil analisis teknis, dapat disimpulkan bahwa rencana penambahan kegiatan
usaha PT Cipta Perdana Lancar Tbk pada KBLI 25992 telah menunjukkan kesiapan yang tinggi
dari sisi perencanaan produk, kapasitas produksi, alur proses manufaktur, sumber daya, hingga
jadwal pelaksanaan yang terstruktur. Produk utama yang akan dihasilkan adalah tray food (baki
makanan) berbahan dasar logam.

Dari sisi kapasitas produksi, Perseroan telah menetapkan target kuantitatif yang terukur. Pada
tahap awal operasional (Juli-Agustus 2025), kapasitas produksi direncanakan sebesar 600.000
unit per jenis produk (Top dan Bottom) per bulan, atau setara dengan 600.000 set tray food per
bulan. Memasuki bulan September 2025, kapasitas produksi meningkat dua kali lipat menjadi
1.200.000 set Tray Food per bulan, yang mencerminkan kesiapan fasilitas produksi untuk
beroperasi secara optimal dan berkelanjutan. Dari sisi proses manufaktur, alur produksi tray

29138 £
Page 30 OCR 0.957
food telah dirancang secara sistematis dan modern melalui tahapan progressive stamping,
tandem drawing, blanking, restriking, bending, curling, hingga line washing dan packing.

Dari aspek sumber daya, kegiatan usaha ini akan memanfaatkan kombinasi tenaga kerja lama
yang telah memiliki pengalaman dalam pembuatan komponen logam (sebanyak 8 orang), serta
tambahan tenaga kerja baru yang akan direkrut dan dilatih secara khusus (sebanyak 9 orang)
untuk mengisi peran operator lini produksi. Sumber bahan baku logam (khususnya stainless
steel SUS 304) juga telah diamankan melalui kerja sama dengan dua mitra pemasok utama,
yaitu PT Bina Niaga Multiusaha dan PT Fastindo Sukses Sejahtera, yang mampu mendukung
kontinuitas pasokan material secara tepat waktu dan sesuai spesifikasi teknis.

Sementara itu, kegiatan usaha pada KBLI 28210 - Industri Mesin Pertanian dan Kehutanan,
yang difokuskan pada pengembangan mesin panjat pohon kelapa, saat ini masih berada dalam
tahap research and development (R&D) melalui kerja sama riset dengan BRIN. Oleh karena
itu, aspek teknis seperti kapasitas produksi, proses produksi, dan kebutuhan sumber daya belum
dapat ditetapkan secara formal. Fokus utama masih tertuju pada penyempurnaan desain,
validasi purwarupa, serta integrasi teknologi berbasis Internet of Things (IoT) yang
memungkinkan fungsi otonom dan fitur penyemprotan pestisida. Tahapan kegiatan usaha telah
dirancang melalui Kerangka Acuan Kerja (KAK) dengan target output berupa mesin panjat
pohon kelapa operasional pada 2025 dan versi modifikasi otomatis pada 2026. Pendekatan
bertahap ini mencerminkan proses pengembangan teknologi yang sistematis dan berbasis
validasi teknis sebelum memasuki fase produksi massal.

Dengan melihat kesiapan teknis yang ditunjukkan melalui perencanaan produk, kapasitas
produksi yang terukur, alur proses manufaktur yang sistematis, ketersediaan sumber daya
manusia dan bahan baku, serta jadwal pelaksanaan yang terstruktur, maka rencana penambahan
kegiatan usaha PART pada KBLI 25992 dan KBLI 28210 secara aspek teknis layak.

Analisis Aspek Pola Bisnis

Dari sisi keunggulan kompetitif, Perseroan telah menguasai proses produksi logam presisi yang
relevan untuk menghasilkan produk Tray Food berkualitas food-grade, tahan lama, dan efisien
secara logistik. Produk ini relevan untuk memenuhi kebutuhan industri makanan dan program
skala nasional seperti Makan Gratis. Sementara itu, pengembangan mesin panjat pohon kelapa
menawarkan solusi inovatif untuk sektor pertanian tradisional, dengan fokus pada peningkatan
keselamatan dan efisiensi kerja. Kolaborasi riset dengan BRIN menambah kredibilitas dan
memperkuat kapasitas inovasi teknis.

Kemampuan pesaing untuk meniru kedua produk tersebut relatif rendah karena adanya
hambatan teknologi, kebutuhan modal awal yang besar, serta sistem layanan purna jual yang
tidak mudah dibangun oleh pendatang baru. Standarisasi mutu dan desain fungsional menjadi
pembeda utama yang memperkuat daya saing jangka panjang Perseroan.

Dari aspek kemampuan penciptaan nilai, kedua kegiatan usaha memberikan kontribusi yang
nyata terhadap efisiensi ekonomi dan keberlanjutan sosial. Produk tray food mendukung
pelaksanaan program-program distribusi makanan berskala besar, termasuk inisiatif pemerintah
seperti Program Makan Gratis, sedangkan mesin panjat pohon kelapa memberikan solusi
inovatif bagi petani dalam mengatasi keterbatasan tenaga kerja manual serta risiko keselamatan

30138

KA
Page 31 OCR 0.959
kerja dan dapat dikembangkan lebih lanjut melalui integrasi teknologi (IoT, power sprayer, dil).
Keduanya menunjukkan potensi kontribusi terhadap agenda pembangunan nasional di bidang
ketahanan pangan dan transformasi sektor pertanian.

Namun demikian, terdapat sejumlah risiko usaha yang perlu dimitigasi, seperti ketatnya
persaingan produk sejenis khususnya Tray Food, ketergantungan terhadap bahan baku logam,
serta tantangan distribusi dan adopsi teknologi baru untuk mesin panjat pohon kelapa. Analisis
SWOT mendukung kesimpulan bahwa PART memiliki kekuatan internal yang memadai dan
peluang pasar yang jelas. Strategi pengembangan diarahkan pada pemanfaatan teknologi lokal,
peningkatan kapasitas litbang, serta pembangunan jaringan distribusi dan layanan pendukung
yang kuat.

Dengan memperhatikan pola bisnis yang akan diterapkan oleh manajemen PART dilihat dari
segmen usaha, keunggulan kompetitif, kemampuan pesaing dalam meniru produk, kemampuan
menciptakan nilai, risiko usaha dan analisis SWOT dalam rencana penambahan kegiatan usaha,
maka rencana penambahan kegiatan usaha secara aspek pola bisnis Layak.

Analisis Aspek Model Manajemen

Berdasarkan analisis model manajemen terhadap struktur organisasi, kesiapan sumber daya
manusia, strategi pengelolaan tenaga kerja, serta pendekatan manajerial dalam mendukung
kegiatan operasional danriset, penambahan kegiatan usaha oleh PART dinilai layak dari aspek
model manajemen. PART menunjukkan kemampuan untuk mengelola sumber daya secara
efisien melalui optimalisasi tenaga kerja internal sebanyak 8 orang yang telah berpengalaman
dalam pembuatan komponen logam, serta penambahan 9 orang tenaga kerja baru yang
direncanakan untuk menjalani pelatihan operator produksi guna mendukung kegiatan usaha
pada KBLI 25992 - Industri Peralatan Dapur dan Peralatan Meja dari Logam. Sehingga, total
tenaga kerja yang akan difungsikan dalam penambahan kegiatan usaha tersebut berjumlah 17
orang. Langkah ini mencerminkan efisiensi dan efektivitas manajerial dalam memenuhi
kebutuhan operasional jangka pendek tanpa menimbulkan beban berlebih pada struktur
organisasi yang ada.

Sementara itu, untuk kegiatan usaha pada KBLI 28210 — Industri Mesin Pertanian dan
Kehutanan, yang masih dalam tahap riset dan pengembangan (R&D), manajemen PART telah
mengadopsi pendekatan bertahap dan terukur. Kolaborasi strategis dengan Pusat Riset
Teknologi Tepat Guna - BRIN menunjukkan bahwa manajemen telah memprioritaskan
penguatan aspek teknis, keselamatan, dan validasi desain produk sebelum masuk tahap
produksi massal. Hal ini menunjukkan keseriusan dan kapabilitas manajemen dalam mengelola
proyek berbasis inovasi teknologi secara sistematis.

Struktur organisasi yang telah terbentuk dengan pembagian tugas yang jelas, sistem koordinasi
yang terarah, serta proses evaluasi dan penyesuaian manajerial yang dilakukan secara
konsisten, menjadi fondasi penting dalam mendukung efektivitas pelaksanaan ekspansi usaha.
Dengan pengelolaan risiko yang terintegrasi dan pemahaman menyeluruh terhadap dinamika
industri, PART dinilai memiliki kompetensi manajerial yang memadai untuk mengarahkan
pengembangan usaha secara adaptif, profesional, dan berkelanjutan. Dengan struktur organisasi

31138 &
Page 32 OCR 0.952
yang solid, tenaga kerja yang kompeten, dan strategi mitigasi risiko yang telah dirumuskan,
rencana penambahan kegiatan usaha ini dinilai layak dari aspek model manajemen.

Analisis Aspek Keuangan

Total biaya investasi untuk Rencana Penambahan Kegiatan Usaha usaha KBLI 25992 — Industri
Peralatan Dapur dan Peralatan Meja dari Logam dan KBLI 28210 - Industri Mesin Pertanian
dan Kehutanan adalah sebesar Rp91.354.323.550 (Sembilan Puluh Satu Miliar Tiga Ratus Lima
Puluh Empat Juta Tiga Ratus Dua Puluh Tiga Ribu Lima Ratus Lima Puluh Rupiah).

Sumber Pembiayaan PART dalam melakukan investasi untuk KBLI 25992 — Industri Peralatan
Dapur dan Peralatan Meja dari Logam yang bersumber dari kas dan pinjaman bank, yaitu
Rp32.116.573.550 (Tiga Puluh Dua Miliar Seratus Enam Belas Juta Lima Ratus Tujuh Puluh

Tiga Ribu Lima Ratus Lima Puluh Rupiah) yang bersumber dari kas dan Rp59.000.000.000

(Lima Puluh Sembilan Miliar) yang bersumber dari Bank. Selanjutnya untuk KBLI 28210 —

Industri Mesin Pertanian dan Kehutanan PART melakukan investasi sebesar Rp237.750.000.
untuk riset dan pengembangan yang bersumber dari DIPA ORPP ( Daftar Isian Pelaksanaan

Anggaran Organisasi Riset Pertanian dan Pangan) dan Mitra BRIN.

Dengan adanya penambahan kegiatan usaha ini akan mengakibatkan perubahan terhadap
keuangan PART. J angka waktu proyeksi keuangan sampai dengan tahun 2029 atau masa waktu
proyeksi eksplisit selama 5 tahun dengan pertimbangan bahwa manajemen PART telah
menyusun rencana bisnis selama 5 tahun kedepan yaitu berdasarkan jangka waktu Rencana
Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) selama 5 tahun kerja, selain itu, penyusunan rencana
bisnis selama 5 tahun kedepan dengan asumsi bahwa tahun tersebut perusahaan dalam kondisi
stable growth sehingga untuk mencerminkan going concem bisnis. Pada penyusunan kajian
PART, diterapkan terminal value dengan menggunakan metode kapitalisasi pendapatan/gordon
model. Berkaitan dengan analisis ketercapaian proyeksi keuangan, Penilai telah melakukan
diskusi dengan manajemen PART bahwa proyeksi yang digunakan telah wajar dan sudah
dilakukan penyesuaian oleh Penilai.

Berikut merupakan beberapa akun yang terdampak dari penambahan Kegiatan Usaha:
Perbandingan Pendapatan Sebelum dan Sesudah Penambahan Kegiatan Usaha

32138 &
Page 33 OCR 0.851
Perbandingan Pendapatan Sebelum dan Sesudah
Penambahan Kegiatan Usaha
(Dalam Ribuan Rupiah)
1.200.000.000
1.000.000.000
£00.000.000 |
|
600.000.000 |
|
400.000.000 |
" Des |
Jaa 2026 Ta resi

@Pendapatan (Before). 309.689.233 349.231.833 393.799.416 431.938.462 473. aa 299
. A Pendapatan (After) 609.659.233 1.069.231.633 | 1.113.799.416 791.938.462 840.994.299 |

Pada akun pendapatan, pendapatan PART setelah adanya penambahan kegiatan usaha yaitu
tercatat sebesar Rp309.689.233 ribu pada tahun 2025 menjadi Rp473.794.299 ribu pada tahun
2029. Pendapatan tersebut diperoleh karena adanya tambahan dari penjualan Tray Food (KBLI
25992). Sedangkan untuk pendapatan dari mesin panjat pohon kelapa (KBLI 28210) belum
diperhitungkan dalam proyeksi karena masih berada dalam tahap research and development
(RED).

Perbandingan HPP Sebelum dan Sesudah Penambahan Kegiatan Usaha

Perbandingan HPP Sebelum dan Sesudah
Penambahan Kegiatan Usaha
(Dalam Ribuan Rupiah)
1.000.000.000
900.000.000
800.000.000
700.000.000

600.000.000
500.000.000
400.000.000
300.000.000
200.000.000
100.000.000 H

Fa Ha an Ha
MHPP (Before) — 234.193.839 262.990.251 295.129.897 322. Ti 14 383.816.164
# HPP (After) 483.044.942 840.531.783 874.899.808 624.589.017 662.846.648

Pada akun HPP terdapat peningkatan setelah adanya penambahan kegiatan usaha yang
disebabkan oleh beban bahan material yang bertambah 596, yang digunakan untuk produksi
Tray Food, sehingga HPP pada tahun 2025 tercatat Rp483.044.942 ribu dan pada tahun 2029
tercatat sebesar Rp662.846.648 ribu.

TA ia.
Page 34 OCR 0.934
Tingkat imbal balik investasi (Overall Return on Investment / ROI) adalah tingkat keuntungan
yang dihasilkan dari suatu investasi selama periode waktu tertentu, yang umumnya dinyatakan
dalam bentuk persentase (6). Rata-rata Return on Investment (ROI) atas penambahan kegiatan
usaha selama masa proyeksi 2025 — 2039 adalah sebesar 398,28Y0.

Kelayakan dari Penambahan kegiatan usaha ini dihitung dari manfaat ekonomis yang
diantisipasi dimasa mendatang dari Penambahan kegiatan usaha yang dihitung dari selisih
antara Free Cash Flow to Firm apabila ada penambahan kegiatan usaha dengan Free Cash
Flow to Firm apabila PART tidak melakukan penambahan kegiatan usaha. Yang selanjutnya
dibandingkan dengan pengorbanan ekonomisnya. Sehingga diperoleh Free Cash Flow to
Incremental. Berdasarkan analisis kelayakan penambahan kegiatan usaha dengan

mempertimbangkan asumsi-asumsi yang telah dilakukan diperoleh hasil perhitungan sebagai
berikut:

# Net Present Value (NPV) : Rp363.846.069 ribu
@ Internal Rate af Return (IRR) 155,89Y0

e  Profitability Index (PI) :4,98

e# Payback Period (PP) :2 tahun 2 bulan

Total NPV diperoleh dari hasil present value arus kas yang sudah mempertimbangkan tingkat
risiko. Berdasarkan analisa kami, bahwa setelah adanya penambahan kegiatan usaha dibidang
Pembangunan dan Pemasangan Instalasi Tenaga Listrik atas Instalasi Penyediaan Tenaga
Listrik, maka proyeksi arus kas inkremental nya bernilai positif.

IRR sebesar 55,8996 menunjukkan bahwa dengan melakukan penambahan kegiatan usaha oleh
PART dianggap layak karena besaran IRR lebih besar dibandingkan tingkat diskonto.

Analisis Sensitivitas bertujuan untuk menguji kepekaan suatu proyek terhadap berbagai faktor
yang dapat mempengaruhinya. Hasil analisis sensitivitas menunjukkan bahwa perubahan nilai
investasi proyek penambahan kegiatan usaha PART menunjukkan tingkat kelayakan finansial
yang kuat dan tetap berada dalam kategori layak meskipun terjadi fluktuasi biaya investasi
hingga #2579. Hasil analisis sensitivitas menunjukkan bahwa penambahan kegiatan usaha ini
tahan terhadap risiko kenaikan biaya investasi, dengan seluruh parameter keuangan yang
menunjukkan hasil positif. Oleh karena itu, risiko finansial akibat perubahan nilai investasi
tergolong rendah, menjadikan proyek ini layak dan aman untuk direalisasikan dari perspektif
keuangan.

Berdasarkan kajian evaluasi dan analisa keuangan serta proyeksi-proyeksi lainnya dengan
syarat asumsi-asumsi yang telah ditetapkan dapat terpenuhi, maka rencana penambahan
kegiatan usaha atas KBLI 25992 - Industri Peralatan Dapur dan Peralatan Meja dari Logam
dan KBLI 28210 — Industri Mesin Pertanian dan Kehutanan secara aspek keuangan layak.

Kesimpulan Analisis Kajian Kelayakan

Berdasarkan kajian pada analisis pasar, teknis, pola bisnis, model manajemen, dan keuangan
yang telah dilakukan, maka rencana penambahan kegiatan usaha KBLI 25992 — Industri
Peralatan Dapur dan Peralatan Meja dari Logam dan KBLI 28210 — Industri Mesin Pertanian
dan Kehutanan oleh Perseroan Layak.

34138
Page 35 OCR 0.950
Sehubungan dengan Rencana Penambahan Kegiatan Usaha, Perseroan telah memiliki tenaga
kerja ahli yang dibutuhkan untuk mendukung operasional atas penambahan kegiatan usaha
tersebut, Perseroan berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang kompeten di
bidangnya terkait dengan kegiatan usaha baru tersebut.

Sebagai bukti konkret atas komitmen Perseroan dalam mendukung pelaksanaan kegiatan usaha
baru, saat ini Perseroan telah memiliki tenaga kerja internal yang kompeten dan relevan untuk
mendukung kegiatan usaha pada KBLI 25992 — Industri Peralatan Dapur dan Peralatan Meja
dari Logam.

Perseroan mengalokasikan:

a. 8 orang tenaga kerja internal berpengalaman, yang sebelumnya telah terlibat dalam proses
pembuatan komponen logam, untuk langsung mendukung produksi Tray Food.

b. Selain itu, Perseroan juga telah merencanakan penambahan 9 orang tenaga kerja baru yang

akan menjalani pelatihan khusus guna memastikan kompetensi teknis mereka sesuai
standar produksi.

Dengan demikian, untuk KBLI 25992, Perseroan telah memiliki struktur SDM yang siap
operasional, baik dari sisi keterampilan teknis maupun dukungan pelatihan dan SOP produksi.

Sementara itu, untuk KBLI 28210 — Industri Mesin Pertanian dan Kehutanan, kegiatan masih
dalam tahap riset dan pengembangan (R&D) melalui kerja sama dengan BRIN. Pada tahap ini,
SDM internal berperan dalam mendukung riset desain dan pengembangan awal. Selanjutnya,
setelah produk memasuki fase produksi, Perseroan telah menyusun rencana rekrutmen dan
pelatihan teknis lanjutan untuk memastikan kesiapan SDM operasional.

Dengan struktur dan rencana tersebut, Perseroan menunjukkan komitmen konkret dan

berkelanjutan dalam penguatan SDM, sebagai bagian integral dari kesiapan pelaksanaan
kegiatan usaha sesuai KBLI yang ditambahkan.

Dalam rangka mendukung rencana perubahan kegiatan usaha dan peningkatan kapasitas
operasional, Perseroan telah melakukan pemetaan kebutuhan sumber daya manusia (SDM)
secara rinci. Pemetaan ini mencakup identifikasi jumlah, jenis keterampilan, serta tingkat
kompetensi yang diperlukan untuk menunjang kegiatan usaha baru, termasuk kegiatan
produksi dan pengembangan teknologi.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Perseroan telah dan akan menempuh beberapa langkah
strategis sebagai berikut:

1. Rekrutmen Tenaga Kerja Tambahan.
Perseroan akan melakukan perekrutan tenaga kerja secara bertahap, terutama untuk posisi
teknis dan fungsional yang berkaitan langsung dengan lini usaha baru. Proses rekrutmen

35138 |
Page 36 OCR 0.945
akan mempertimbangkan ketersediaan tenaga kerja lokal dan nasional dengan kompetensi
yang relevan.

2. Program Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi.
Perseroan akan menyelenggarakan program pelatihan bagi tenaga kerja baru maupun yang
sudah ada guna memastikan kesesuaian keterampilan dengan kebutuhan operasional.
Program ini dirancang untuk meningkatkan produktivitas, keselamatan kerja, dan adaptasi
terhadap penggunaan teknologi atau proses produksi baru.

3. Pembentukan Unit Riset dan Pengembangan (R&D) Internal.
Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Perseroan berencana membentuk unit riset
dan pengembangan (R&D) internal yang berfokus pada peningkatan efisiensi proses,
inovasi produk, dan penguatan daya saing. Unit ini juga akan berperan dalam mendukung
program pengembangan SDM yang berbasis kompetensi dan teknologi.

4. Penyesuaian Struktur Organisasi dan Fungsi Pendukung SDM.
Untuk mengelola pertumbuhan jumlah karyawan secara efektif, Perseroan akan
menyesuaikan struktur organisasi, termasuk memperkuat fungsi Human Capital &
Organization Development. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan tata kelola SDM yang
selaras dengan arah pengembangan usaha.

Seluruh langkah di atas dirancang untuk memastikan bahwa kebutuhan SDM Perseroan dapat
terpenuhi secara optimal, berkelanjutan, dan mendukung transformasi usaha yang
direncanakan.

Sesuai dengan ketentuan POJK 17/2020, Perubahan Kegiatan Usaha sebagaimana dijelaskan

dalam Keterbukaan Informasi ini akan dimintakan persetujuannya kepada Pemegang Saham

Perseroan dalam RUPSLB Perseroan.

Perseroan akan menyelenggarakan RUPSLB dengan merujuk pada ketentuan-ketentuan

sebagaimana tersebut di bawah ini:

s» Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan
Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka (“POJK 15/2020”),

« Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 16/POJK.04/2020 tentang Pelaksanaan Rapat
Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka secara Elektronik,

“ Keputusan Direksi PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA yang berlaku tentang
pemberlakuan Fasilitas Electronic General Meeting System KSEI (eASY.KSEI) dalam

36138 L
Page 37 OCR 0.950
proses penyelenggaraan RUPS bagi Penerbit Efek yang merupakan Perusahaan Terbuka
(“Peraturan KSEI”).

RUPSLB Perseroan akan diselenggarakan pada:

Hari/Tanggal : Senin, 11 Agustus 2025
Waktu 1 pukul 10.00 WIB s/d selesai
Tempat 1 - Ruangan Arch Duke Plus, Cyber 2 Tower, Lantai 17, Jl. H. R.

Rasuna Said Blok X-5, RT.7/RW.2, Kuningan, Kuningan Timur,
Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus
Ibukota Jakarta 12950: dan

- Video Conference melalui aplikasi eCASY.KSEI.

Lebih lanjut akan dijelaskan didalam Mata acara RUPSLB Perseroan yang akan dimohonkan
sehubungan dengan Penambahan KBLI adalah Perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan
dikarenakan adanya penambahan kegiatan usaha.

Pemegang Saham yang berhak hadir atau diwakili dalam RUPSLB adalah Pemegang Saham
yang namanya tercatat dalam DPS pada tanggal 17 Juli 2025 dan/atau pemilik saham Perseroan
yang tercatat pada sub rekening efek PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada
penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) tanggal 17 Juli 2025.

Mata acara RUPSLB terkait perubahan kegiatan usaha ini, yaitu Perubahan Pasal 3 Maksud
dan Tujuan serta Kegiatan Usaha dari Anggaran Dasar Perseroan, memerlukan persetujuan
menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang hukum dan hak asasi manusia.
Sesuai Pasal 42 POJK 15/2020 akan dilakukan dengan ketentuan kuorum sebagai berikut:

a. RUPS dapat dilangsungkan jika RUPS dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili
paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang
sah, kecuali anggaran dasar Perusahaan Terbuka menentukan jumlah kuorum yang lebih
besar,

b. keputusan RUPS sebagaimana dimaksud pada huruf a adalah sah jika disetujui oleh lebih
dari 2/3 (dua per tiga) bagian dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam
RUPS,

c. dalam hal kuorum sebagaimana dimaksud pada huruf a tidak tercapai, RUPS kedua dapat
diadakan dengan ketentuan RUPS kedua sah dan berhak mengambil keputusan jika dalam
RUPS dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili paling sedikit 3/5 (tiga per lima)
bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah, kecuali anggaran dasar
Perusahaan Terbuka menentukan jumlah kuorum yang lebih besar,

d. keputusan RUPS kedua adalah sah jika disetujui oleh lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian
dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPS, dan

27138
Page 38 OCR 0.946
e. dalam hal kuorum kehadiran pada RUPS kedua sebagaimana dimaksud huruf c tidak
tercapai, RUPS ketiga dapat diadakan dengan ketentuan RUPS ketiga sah dan berhak
mengambil keputusan jika dihadiri oleh pemegang saham dari saham dengan hak suara
yang sah dalam kuorum kehadiran dan kuorum keputusan yang ditetapkan oleh Otoritas
Jasa Keuangan atas permohonan Perusahaan Terbuka.

Berikut adalah tanggal-tanggal penting dalam kaitannya dengan RUPSLB Perseroan:

No Agenda Tanggal
1 Pengumuman RUPSLB & Keterbukaan Informasi Perubahan 3 Juli 2025
Kegiatan Usaha
2 Daftar Pemegang Saham (DPS) Berhak Hadir RUPSLB 17 Juli 2025
3 Pemanggilan RUPST DAN RUPSLB 18 Juli 2025
4 Penyelenggaraan RUPSLB 11 Agustus 2025
5 Penyampaian Ringkasan Risalah RUPSLB 13 Agustus 2025
6 Risalah RUPSLB 4 September 2025

Pengumuman, Panggilan dan Penyampaian Ringkasan Risalah RUPSLB sebagaimana
disebutkan di atas akan diumumkan oleh Perseroan kepada Pemegang Saham melalui situs web
BEI, situs web Perseroan dan sistem casy.KSEI.

Apabila memerlukan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Perseroan pada hari dan jam
kerja Perseroan (Senin-Jumat Pukul 08.00-16.00), dengan alamat sebagai berikut:

PT CIPTA PERDANA LANCAR TBK
Corporate Secretary

Jalan Prabu Siliwangi, Km 0,5 RT 001 RW 004
Keroncong, Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten 15134
Telp. (021) 38962016, E-mail: corsec@pt-cpl.id

Website : www.ciptaperdanalancar.com

Lap 3

File

File Open PDF
Source IDX
Size8.91 MB
Published6 Aug 2025
Pages38
Characters92,303
Text sourceOCR
OCR confidence0.927

Names mentioned 46 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org CIPTA PERDANA LANCAR TBK p.1 ×31
linked org Bank Central Asia Tbk p.17 ×5
linked person Nenden Widiastuti · Komisaris p.18
linked person Drs. Basa Sidabutar S.H. · Komisaris p.19
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.1 ×13
possible org Bursa Efek Indonesia p.2 ×3
possible org Negara Republik Indonesia p.2 ×5
possible person MA Da p.3
possible person Hamim · Direktur Utama p.19
unresolved org TPT Cipta Perdana Lancar Tbk p.2
unresolved org Pusat Statistik p.2
unresolved org Menteri Kehakiman p.3
unresolved person Christina Susanto p.3 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU- p.3
unresolved org Kingdom Ltd p.5 ×2
unresolved org Riset dan Inovasi Nasional p.7 ×3
unresolved org PT Cipta p.10
unresolved org PT. Usbersa Mitra Logam p.10
unresolved org KJPP Guntur p.11 ×3
unresolved org Eki Andri & Rekan p.11
unresolved org KJPP p.16 ×2
unresolved org Pertanahan Nasional p.18
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.18
unresolved person Syaimsiah · Komisaris p.18
unresolved person Dr. Roza Mulyadi p.20 ×2
unresolved person CSRS. p.20
unresolved person CPA. p.20
unresolved org Kantor Akuntan Publik Roza Mulyadi p.20
unresolved person Lukmanul Hakim Rusdi p.20
unresolved org Kantor Akuntan Publik Lukmanul p.20
unresolved person William Suria Djaja Salim p.20 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Gideon Adi & Rekan p.20 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Gideon Adi p.20 ×2
unresolved org Eki Andri dan Rekan p.24 ×2
unresolved org Kementerian Keuangan p.24
unresolved org Menteri Keuangan p.24
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Guntur p.24
unresolved org Anidri dan Rekan p.24
unresolved org Bapepam p.24 ×2
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.24
unresolved org Kementerian Pertanian dan Kementerian Perindustrian p.29
unresolved org PT Bina Niaga Multiusaha p.30
unresolved org PT Fastindo Sukses Sejahtera p.30
unresolved org PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA p.36 ×3
unresolved person H. R. Rasuna Said p.37

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 2755 ms 13 Sep 2026 15:07
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result