Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 75
Page 1
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 30 JUNI 2025 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2024 (Diaudit)
DAN ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
30 JUNI 2025 (Tidak Diaudit) DAN 30 JUNI 2024 (Tidak Diaudit)
Page 2
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
DAFTAR ISI
Halaman
Surat Pernyataan Direksi
Laporan Keuangan
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 1-3
Laporan Laba (Rugi) dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian 4-5
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian 6
Laporan Arus Kas Konsolidasian 7
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian 8 - 72
Page 3
Page 4
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TANGGAL 30 JUNI 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (DIAUDIT)
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 Juni 2025 31 Desember 2024
ASET
ASET LANCAR
Kas dan bank 2e,2f,4 11.122.749.412 14.218.940.596
Piutang usaha - pihak ketiga - bersih 2f,5 395.619.778 4.161.262.547
Persediaan 2h,6 2.732.978.993 2.780.029.543
Uang muka 8 24.591.336.237 22.638.365.414
Pajak dibayar dimuka 25a 48.243.727 69.886.316
Biaya dibayar dimuka 2i,7 314.241.661 82.576.060
Jumlah Aset Lancar 39.205.169.807 43.951.060.476
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - bersih 2j,2i,9 32.896.737.181 28.362.988.162
Aset hak guna - bersih 2k,2i,10 491.253.654 690.634.136
Aset pajak tangguhan - bersih 2s,25d 18.331.316 18.331.316
Jaminan 30.000.000 30.000.000
Jumlah Aset Tidak Lancar 33.436.322.151 29.101.953.614
JUMLAH ASET 72.641.491.959 73.053.014.090
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari laporan keuangan
1
Page 5
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TANGGAL 30 JUNI 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (DIAUDIT)
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 Juni 2025 31 Desember 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha - pihak ketiga 2f,11 1.504.423.349 1.127.304.069
Utang lain-lain 2f
Pihak ketiga - 1.725.000
Pihak berelasi 28 - -
Akrual 2f,12 286.597.092 219.201.340
Uang muka penjualan 166.782.582 4.849.768
Utang pajak 25b 1.141.472.348 880.469.135
Bagian lancar atas liabilitas jangka panjang
Utang pembiayaan 13 234.758.438 234.758.438
Liabilitas sewa 2k,10 64.900.500 64.900.500
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 3.398.934.309 2.533.208.250
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas jangka panjang - setelah
dikurangi bagian jangka pendek
Utang pembiayaan 13 71.592.655 180.103.693
Liabilitas sewa 2k,10 3.952.441 3.952.441
Liabilitas pajak tangguhan - neto 25d 82.638.889 82.638.889
Liabilitas imbalan pasca kerja 2m,14 76.195.767 76.195.767
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 234.379.752 342.890.790
JUMLAH LIABILITAS 3.633.314.061 2.876.099.040
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari laporan keuangan
2
Page 6
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TANGGAL 30 JUNI 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (DIAUDIT)
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 Juni 2025 31 Desember 2024
EKUITAS
Ekuitas neto yang Dapat Diatribusikan
Kepada Pemilik Entitas Induk :
Modal saham - nilai nominal Rp10 per saham
pada 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
Modal dasar - 8.000.000.000 saham pada
pada 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
Modal disetor 2.550.011.472 saham
pada 30 Juni 2025 dan 2.550.011.472
saham pada 31 Desember 2024 15 25.500.114.720 25.500.114.720
Tambahan modal disetor 16 42.952.844.891 42.952.844.891
Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja 2m (32.027.500) (32.027.506)
Saldo laba
Ditentukan penggunaannya 17a 300.000.000 250.000.000
Belum ditentukan penggunaannya 17b 287.705.168 1.506.409.626
Ekuitas Neto yang Dapat Diatribusikan
kepada Pemilik Entitas Induk 69.008.637.279 70.177.341.731
Kepentingan Non-Pengendali 18 (459.381) (426.681)
JUMLAH EKUITAS 69.008.177.898 70.176.915.050
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 72.641.491.959 73.053.014.090
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari laporan keuangan
3
Page 7
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 Juni 2025 30 Juni 2024
PENDAPATAN 2p,19 17.809.179.118 25.395.148.558
BEBAN POKOK PENDAPATAN 2p,20 (13.677.732.365) (18.757.540.626)
LABA KOTOR 4.131.446.753 6.637.607.932
Beban penjualan 21 (1.321.195.734) (1.281.909.702)
Beban umum dan administrasi 22 (3.948.684.842) (3.842.833.471)
LABA USAHA (1.138.433.823) 1.512.864.759
PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Pendapatan bunga 1.960.482 327.765
Beban keuangan 23 (30.063.143) (31.279.311)
Lain-lain - neto 24 (2.200.668) 52.823.751
Penghasilan (Beban) lain-lain neto (30.303.329) 21.872.206
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN (1.168.737.152) 1.534.736.965
MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN
Pajak kini 25c - (345.512.730)
Pajak tangguhan 25d - -
Beban pajak penghasilan - neto - (345.512.730)
LABA NETO PERIODE BERJALAN (1.168.737.152) 1.189.224.235
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi
ke laba rugi dalam periode berikutnya:
Pengukuran kembali liabilitas
imbalan pasca kerja 2m,14 - -
Pajak penghasilan terkait 2s,25d - -
Penghasilan komprehensif lain - neto
setelah pajak - -
TOTAL LABA KOMPREHENSIF
PERIODE BERJALAN (1.168.737.152) 1.189.224.235
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari laporan keuangan
4
Page 8
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 Juni 2025 30 Juni 2024
Laba neto yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk (1.168.704.460) 1.189.202.974
Kepentingan non-pengendali 18 (32.692) 21.261
(1.168.737.152) 1.189.224.235
Penghasilan komprehensif lainnya yang
dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk - -
Kepentingan non-pengendali 18 - -
- -
Total laba komprehensif yang dapat
diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk (1.168.704.460) 1.189.202.974
Kepentingan non-pengendali (32.692) 21.261
(1.168.737.152) 1.189.224.235
Laba per saham yang dapat
diatribusikan kepada
pemilik entitas induk 2n,26 (0,05) 0,05
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari laporan keuangan
5
Page 9
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk
Saldo laba
Pengukuran
Ekuitas merging Tambahan modal Kembali Program Ditentukan Belum ditentukan Kepentingan Non-
Catatan Modal Saham entities disetor Imbalan Pasti penggunaannya penggunaannya Neto Pengendali Jumlah Ekuitas
Saldo per 1 Januari 2024 25.500.072.640 - 42.952.360.971 (33.261.599) 200.000.000 1.728.039.005 70.347.211.017 (444.119) 70.346.766.898
Tambahan modal disetor 42.080 - 483.920 - 526.000 - 526.000
Cadangan umum - - - - 50.000.000 (50.000.000) - - -
Pembagian dividen - - - - - (306.001.377) (306.001.377) - (306.001.377)
Laba neto periode berjalan - - - - - 134.371.998 134.371.998 17.498 134.389.496
Penghasilan komprehensif lain - neto - - - 1.234.093 - - 1.234.093 (60) 1.234.033
Saldo per 31 Desember 2024 25.500.114.720 - 42.952.844.891 (32.027.506) 250.000.000 1.506.409.626 70.177.341.731 (426.681) 70.176.915.050
Tambahan modal disetor - - - - - - -
Koreksi laba ditahan 6 2 8 (8) -
Cadangan umum - - - - 50.000.000 (50.000.000) - - -
Pembagian dividen - - - - - - - - -
Laba neto periode berjalan - - - - - (1.168.704.460) (1.168.704.460) (32.692) (1.168.737.152)
Penghasilan komprehensif lain - neto - - - - - - - - -
Saldo per 30 Juni 2025 25.500.114.720 - 42.952.844.891 (32.027.500) 300.000.000 287.705.168 69.008.637.279 (459.381) 69.008.177.898
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari laporan keuangan
6
Page 10
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 Juni 2025 30 Juni 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan 21.736.754.699 33.728.607.950
Pembayaran kas kepada pemasok (15.459.108.078) (28.728.616.635)
Pembayaran kas kepada karyawan (3.637.061.919) (3.927.231.377)
Kas diperoleh untuk aktivitas operasi 2.640.584.702 1.072.759.938
Penerimaan bunga 1.960.482 327.765
Pembayaran pajak penghasilan (880.469.135) (519.626.288)
Pembayaran beban keuangan (24.090.762) (31.279.311)
Kas Neto Diperoleh untuk
Aktivitas Operasi 1.737.985.287 522.182.104
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap (4.735.074.751) (11.495.116.979)
Penjualan aset tetap 9.409.318 398.950.004
Perolehan aset hak guna - -
Kas Neto Digunakan Untuk Aktivitas Investasi (4.725.665.433) (11.096.166.975)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Tambahan modal disetor - -
Penerimaan (Pembayaran) utang pembiayaan (108.511.038) (76.758.044)
Penerimaan setoran modal - 620.800
Penerimaan (pembayaran) utang bank - -
Pembayaran dividen - -
Penerimaan (pembayaran) liabilitas sewa - -
Penerimaan (pembayaran) untuk utang lain-lain
dari pihak berelasi - -
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan
Untuk) Aktivitas Pendanaan (108.511.038) (76.137.244)
KENAIKAN/(PENURUNAN) NETO
KAS DAN SETARA KAS (3.096.191.184) (10.650.122.115)
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 14.218.940.596 22.107.886.243
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 11.122.749.412 11.457.764.128
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari laporan keuangan
7
Page 11
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
1. INFORMASI UMUM
a. Pendirian dan informasi umum
PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (Perusahaan) didirikan tanggal 2 Oktober 2014 di Republik
Indonesia berdasarkan Akta Notaris No. 7 dari H. Syarif Siangan Tanudjaja S.H., Notaris di Jakarta.
Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
dengan Surat Keputusan No. AHU-29781.40.10.204 tanggal 15 Oktober 2014 serta telah diumumkan
dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 103 tanggal 24 Desember 2014, Tambahan Berita
Negara No. 040511.
Berdasarkan Akta Notaris No. 8 tanggal 13 Oktober 2022 dari Rahayu Ningsih, S.H., Notaris di
Jakarta, mengenai perubahan seluruh ketentuan anggaran dasar Perusahaan dalam rangka menjadi
perusahaan terbuka.
Perubahan anggaran dasar ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dalam Surat Keputusan AHU-0074551.AH.01.02 TAHUN 2022 tanggal 14 Oktober 2022.
Berdasarkan Akta Notaris Rahayu Ningsih, SH Nomor 08 tanggal 15 Februari 2023 Direksi
Perseroan menyatakan Menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perseroan dari
sebanyak 2.040.000.000 (dua miliar empat puluh juta) saham menjadi terdiri atas 2.550.000.000 (dua
miliar lima ratus lima puluh juta) saham, dikarenakan terjadinya peningkatan modal ditempatkan dan
disetor dengan penerbitan saham baru sebanyak 510.000.000 (lima ratus sepuluh juta) saham,
sebagaimana ternyata dalam suratnya Perihal Komposisi Kepemilikan Efek PT Hassana Boga
Sejahtera dari Biro Administrasi Efek (BAE) PT Adimitra Jasa Korpora Nomor : IPO-
001/NAYZ/022023 pada tanggal tiga Februari dua ribu dua puluh tiga (03-02-2023) sehingga untuk
selanjutnya Pasal 4 ayat (1) dan ayat (2) Anggaran Dasar Perseroan.
Modal dasar Perseroan berjumlah Rp.80.000.000.000, (delapan puluh miliar Rupiah), terbagi atas
8.000.000.000 (delapan miliar) saham, masing-masing saham bernilai nominal Rp.10,- (sepuluh
Rupiah).
Dari modal dasar tersebut telah ditempatkan dan disetor sebesar 31,88% (tiga puluh satu koma
delapan delapan persen) atau sejumlah 2.550.000.000 (dua miliar lima ratus lima puluh juta) saham
dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp.25.500.000.000,- (dua puluh lima miliar lima ratus juta
Rupiah) oleh para pemegang saham yang telah mengambil bagian saham dengan rincian serta nilai
nominal saham.
8
Page 12
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan)
a. Pendirian dan informasi umum (lanjutan)
Perubahan tersebut diatas telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan
Nomor Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Nomor AHU-AH.01.03-0027620 dan
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan dengan Nomor AHU-AH.01.09-0092696.
Berdasarkan Akta Notaris Rini Yulianti, SH Notaris di Jakarta tanggal 22 Mei 2023 No. 57
Perusahaan secara musyawarah dan mufakat telah memutuskan untuk melakukan perubahan
direksi Perusahaan. Perubahan tersebut telah diterima oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dengan Nomor AHU-AH.01.09-0119609 tanggal 22 Mei 2023.
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa dari Notaris Rini Yulianti, SH
Notaris di Jakarta tanggal 30 Juni 2023 No. 73 Pemegang saham utama utama Perseroan
mengusulkan untuk melakukan perubahan susunan anggota direksi Perseroan. Perubahan tersebut
telah diterima oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-
AH.01.09-0144505 tanggal 26 Juli 2023.
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Notaris Rini Yulianti, SH
Notaris di Jakarta tanggal 8 September 2023 No. 9, tentang persetujuan perubahan susunan
anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan serta persetujuan perubahan pasal 12 anggaran
dasar Perseroan. Perubahan tersebut telah diterima oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dengan Nomor Penerimaan masing-masing
AHU-AH.01.09-0164395 dan AHU-AH.01.03-0119259 tanggal 19 September 2023.
Anggaran dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, perubahan terakhir
berdasarkan Akta No. 8 tanggal 11 Oktober 2024 dari Notaris Rini Yulianti, SH, Notaris di Jakarta.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, aktifitas bisnis Perusahaan adalah bidang
industri makanan bayi. Pada saat ini Perusahaan menjalankan 1 pabrik makanan bayi yang berlokasi
di Tangerang.
9
Page 13
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan)
a. Pendirian dan informasi umum (lanjutan)
Perusahaan memperoleh izin usaha industri dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan dalam Surat
Keputusannya No. 530/09-BP2T/2016 tanggal 16 September 2016 yang berlaku sampai 16
September 2021. Izin operasi ini telah diperpanjang, terakhir melalui Keputusan Pemerintah Republik
Indonesia tentang Perizinan Berusaha Berbasis Risiko No. 0247011121306008 tertanggal 19
Agustus 2022. Perusahaan mulai melakukan kegiatan operasional pada tahun 2014.
Perusahaan berkedudukan di Jalan Tekno Widya, Taman Tekno, Tangerang.
PT Asia Intrainvesta adalah entitas induk Perusahaan.
b. Penawaran Umum Efek Perusahaan
Pada tanggal 30 Januari 2023, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dalam rangka
penawaran umum perdana saham Perusahaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Surat
Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan Pendaftaran No. S-27/D.04/2023. Perusahaan menawarkan
510.000.000 lembar saham dengan nominal per saham sebesar Rp 10,- dengan harga penawaran
kepada masyarakat sebesar Rp 100,- per saham. Kemudian efektif per tanggal 6 Februari 2023,
Perusahaan resmi dicatatkan di Bursa Efek Indonesia ("BEI").
c. Susunan pengurus dan karyawan
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Komisaris
Komisaris Utama : Tn. Dody Arifianto Tn. Dody Arifianto
Komisaris independen : Tn. Bambang Wijananto Tn. Bambang Wijananto
Direksi
Direktur Utama : Tn. Arief Banang Trinovan Tn. Arief Banang Trinovan
Direktur : Tn. Bambang Setiadji Tn. Bambang Setiadji
Personel manajemen kunci Perusahaan meliputi seluruh anggota dewan komisaris dan direksi.
Manajemen kunci tersebut memiliki kewenangan dan tanggung jawab untuk merencanakan,
memimpin dan mengendalikan aktivitas Perusahaan.
Jumlah karyawan Perusahaan dan entitas anak pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
masing-masing adalah 66 dan 68 pegawai.
10
Page 14
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan)
d. Struktur grup
Presentase Kepemilikan Jumlah Aset Sebelum Eliminasi
Tahun
Operasi
Entitas Anak Lokasi Jenis Usaha Komersial 30 Juni 2025 31 Desember 2024 30 Juni 2025 31 Desember 2024
Makanan,
PT Mitra Kerja minuman dan
Nayz (MKN) Tangerang alat usaha 2021 99,99% 99,99% 2.032.766.946 2.697.738.705
PT Nutrisi Juara Makanan dan
Asia (NJA) Tangerang minuman 2018 99,98% 99,98% 608.424.773 648.908.661
Perusahaan dan entitas enak secara kolektif disebut sebagai “Grup”.
MKN
MKN didirikan tanggal 21 April 2021 di Republik Indonesia berdasarkan Akta Notaris No. 139 dari
Poltak Pardomuan, S.H., Notaris di Jakarta. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-0027588.AH.01.01.
Tahun 2021 pada tanggal 22 April 2021 serta telah diumumkan dalam berita Negara Republik
Indonesia No. 098 Tambahan No. 038185 tanggal 7 Desember 2021. Anggaran dasar MKN telah
beberapa kali mengalami perubahan, terakhir berdasarkan Akta No. 55 tanggal 28 Desember 2023
dari Notaris Panji Kresna S.H., M.Kn., notaris di Bekasi mengenai pengalihan saham Perusahaan.
Perubahan tersebut telah di setujui oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dengan nomor penerimaan AHU-AH.01.09-0200947 tanggal 28 Desember 2023.
NJA
NJA didirikan tanggal 30 Mei 2018 di Republik Indonesia berdasarkan Akta Notaris No. 39 dari Panji
Kresna, S.H.,M.Kn., Notaris di Jakarta. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-0028128.AH.01.01 Tahun
2018 tanggal 4 Juni 2018. Anggaran dasar NJA telah beberapa kali mengalami perubahan,
perubahan terakhir berdasarkan Akta Notaris No. 21 tanggal 13 November 2023 dari Panji Kresna ,
S.H., M.Kn., notaris di Bekasi tentang pergantian Direktur dan pengalihan saham. Perubahan
tersebut telah disetujui oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam
Surat Keputusan No. AHU-AH.01.09-0184254 tanggal 13 November 2023.
11
Page 15
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan)
e. Persetujuan dan pengesahan untuk penerbitan laporan keuangan konsolidasian
Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan
keuangan konsolidasian ini sesuai dengan Standar Akuntasi Keuangan di Indonesia yang disetujui
dan diotorisasi untuk diterbitkan oleh Direksi pada tanggal 30 Juli 2025.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL
a. Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian Grup disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia (SAK), yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar
Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan Dewan Standar Akuntansi Syariah Ikatan
Akuntan Indonesia serta peraturan regulator pasar modal untuk entitas yang berada dibawah
pengawasannya.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah
selaras dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan
konsolidasian Grup untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, kecuali bagi
penerapan beberapa PSAK yang telah direvisi. Seperti diungkapkan dalam catatan - catatan terkait
atas laporan keuangan, beberapa standar akuntansi yang telah direvisi dan diterbitkan, diterapkan
efektif tanggal 1 Januari 2025.
Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, disusun
berdasarkan dasar akrual dengan menggunakan konsep harga perolehan, kecuali beberapa akun
tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi
masing-masing akun tersebut.
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah
Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional Grup.
Untuk memberikan pemahaman yang lebih baik atas kinerja keuangan Grup, karena sifat dan
jumlahnya yang signifikan, beberapa item pendapatan dan beban telah disajikan secara terpisah.
12
Page 16
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan SAK di Indonesia mengharuskan
penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan manajemen untuk membuat
pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup. Area yang kompleks atau
memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi atau area di mana asumsi dan estimasi dapat
berdampak signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian diungkapkan di Catatan 3.
b. Standar Akutansi Baru
Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2024
- Amandemen PSAK 107, "Instrumen Keuangan: Pengungkapan"
- Amandemen PSAK 116,"Sewa"
- PSAK 117,"Kontrak Asuransi"
- Amandemen PSAK 201, "Penyajian Laporan Keuangan"
- Amandemen PSAK 207, "Laporan Arus Kas"
Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025
- Amandemen PSAK 221, "Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing"
Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian, dampak dari penerapan
standar, amendemen dan interpretasi tersebut terhadap laporan keuangan konsolidasian tidak dapat
diketahui atau diestimasi oleh manajemen.
c. Klasifikasi lancar dan tidak lancar
Grup menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian berdasarkan
klasifikasi lancar/tidak lancar. Suatu aset disajikan lancar bila :
i) Akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi dalam siklus operasi normal,
ii) Untuk diperdagangkan,
iii) Akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau kas atau setara kas kecuali yang
dibatasi penggunaannya atau akan digunakan untuk melunasi suatu liabilitas dalam paling lambat
12 bulan setelah tanggal pelaporan.
Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar
13
Page 17
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
c. Klasifikasi lancar dan tidak lancar (lanjutan)
Suatu liabilitas disajikan sebagai jangka pendek bila :
i) Akan dilunasi dalam siklus operasi normal
ii) Untuk diperdagangkan,
iii) Akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau
Suatu liabilitas disajikan sebagai jangka pendek bila : (lanjutan)
iv) Tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling tidak 12 bulan
setelah tanggal pelaporan.
Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai jangka panjang.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar dan liabilitas jangka
panjang.
d. Prinsip-prinsip konsolidasi
Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan konsolidasian Perusahaan dan entitas-
entitas yang dikendalikan secara langsung ataupun tidak langsung oleh Perusahaan.
Laporan keuangan entitas anak disusun dengan periode pelaporan yang sama dengan Perusahaan.
Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyajian laporan keuangan konsolidasian telah
diterapkan secara konsisten oleh Grup, kecuali dinyatakan lain.
Pengendalian dianggap ada ketika perusahaan memiliki secara langsung atau tidak langsung
melalui entitas - entitas anak, lebih dari setengah kekuasaan suara entitas.
Secara spesifik, Grup mengendalikan investee jika dan hanya jika Grup memiliki seluruh hal berikut
ini :
a. Kekuasaan atas investee (misal, hak yang ada memberikan kemampuan kini untuk mengarahkan
aktivitas relevan investee ).
b. Eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee.
c. Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal
hasil investor.
14
Page 18
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
d. Prinsip-prinsip konsolidasi (lanjutan)
Ketika Grup memiliki kurang dari hak suara mayoritas, Grup dapat mempertimbangkan semua fakta
dan keadaan yang relevan dalam menilai apakah memiliki kekuasaan atas investee tersebut:
a. Pengaturan kontraktual dengan pemilik hak suara yang lain.
b. Hak yang timbul dari pengaturan kontraktual lain.
c. Hak suara dan hak suara potensial Grup.
Grup menilai kembali apakah investor mengendalikan investee jika fakta dan keadaan
mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian.
Konsolidasi atas entitas anak dimulai ketika Grup memiliki pengendalian atas entitas anak dan
berhenti ketika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak. Aset, liabilitas, penghasilan dan
beban atas entitas anak yang diakuisisi atau dilepas selama periode termasuk dalam laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dari tanggal Grup memperoleh pengendalian
sampai dengan tanggal Grup menghentikan pengendalian atas entitas anak.
Laba atau rugi dan setiap komponen atas penghasilan komprehensif lain (OCI) diatribusikan pada
pemegang saham entitas induk Perusahaan dan pada kepentingan non pengendali (“KNP”),
walaupun hasil di KNP mempunyai saldo defisit.
Transaksi antar perusahaan, saldo dan keuntungan serta kerugian yang belum direalisasi dari
transaksi antar grup dieliminasi. Semua aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas
berkaitan dengan transaksi antar anggota Grup juga akan dieliminasi secara penuh dalam proses
konsolidasi. Bila diperlukan, penyesuaian dilakukan pada laporan keuangan entitas anak agar
kebijakan akuntansinya sesuai dengan kebijakan akuntansi Grup.
Transaksi dengan KNP yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian merupakan transaksi
ekuitas. Selisih antara nilai wajar imbalan yang dibayar dan bagian yang diakuisisi atas nilai tercatat
aset neto entitas anak dicatat pada ekuitas. Keuntungan atau kerugian pelepasan KNP juga dicatat
pada ekuitas.
Perubahan kepemilikan pada entitas anak, tanpa kehilangan pengendalian, dihitung sebagai
transaksi ekuitas. Jika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak, maka Grup :
a. Menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap goodwill) dan liabilitas entitas anak;
b. Menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap KNP;
15
Page 19
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
d. Prinsip-prinsip konsolidasi (lanjutan)
Perubahan kepemilikan pada entitas anak, tanpa kehilangan pengendalian, dihitung sebagai
transaksi ekuitas. Jika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak, maka Grup : (lanjutan)
c. Menghentikan pengakuan akumulasi selisih penjabaran, yang dicatat di ekuitas, bila ada;
d. Mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima;
e. Mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajarnya;
f. Mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian sebagai laba rugi;
dan
g. Mereklasifikasi ke laba rugi proporsi keuntungan dan kerugian yang telah diakui sebelumnya
dalam penghasilan komprehensif lain atau saldo laba, begitu pula menjadi persyaratan jika Grup
akan melepas secara langsung aset atau liabilitas yang terkait.
KNP mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset bersih dari entitas anak yang tidak dapat
diatribusikan, secara langsung maupun tidak langsung, pada Perusahaan, yang masing-masing
disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan dalam
ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk.
e. Kas dan setara kas
Kas dan setara kas termasuk kas dan deposit di bank yang tidak dibatasi atau jaminkan.
f. Instrumen keuangan
Klasifikasi
Grup mengklasifikasikan instrumen keuangan menjadi aset keuangan dan liabilitas keuangan.
Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan pada satu entitas dan
liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas pada entitas lain.
i. Aset keuangan
Aset keuangan diklasifikasikan pada saat pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada biaya
perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lainnya (“FVTOCI”), dan nilai
wajar melalui laba rugi (“FVTPL”).
16
Page 20
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
f. Instrumen keuangan (lanjutan)
Klasifikasi (lanjutan)
i. Aset keuangan (lanjutan)
Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas
kontraktual aset keuangan dan model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan tersebut.
Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan mengacu kepada bagaimana Grup mengelola
aset keuangan untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan
dihasilkan dari memperoleh arus kas kontraktual, menjual aset keuangan atau keduanya.
Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI, aset
keuangan harus memiliki arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah
pokok terutang. Pengujian ini dikenal sebagai SPPI testing dan dilakukan pada tingkat instrumen.
Grup mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut
dipenuhi:
● Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan
dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
● Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus
kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.
Aset keuangan Grup terdiri dari Kas dan setara kas, piutang usaha dan piutang lain-lain
diklasifikasikan sebagai aset yang diukur dengan biaya diamortisasi sesuai dengan rencana grup
untuk mempertahankan aset keuangan tersebut dengan tujuan mendapatkan arus kas kontraktual
dan aset tersebut telat memenuhi persyaratan SPPI test. Grup tidak memiliki aset keuangan yang
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
ii. Liabilitas keuangan
Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai (i) liabilitas keuangan diukur pada FVTPL
atau (ii) liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
17
Page 21
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
f. Instrumen keuangan (lanjutan)
ii. Liabilitas keuangan (lanjutan)
Instrumen keuangan yang diterbitkan atau komponen dari instrumen keuangan tersebut, yang
tidak diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL diklasifikasikan sebagai
liabilitas keuangan lain-lain, jika substansi perjanjian kontraktual mengharuskan Grup untuk
menyerahkan kas atau aset keuangan lain kepada pemegang instrumen keuangan, atau jika
liabilitas tersebut diselesaikan tidak melalui penukaran kas atau aset keuangan lain atau saham
sendiri yang jumlahnya tetap atau telah ditetapkan.
Liabilitas keuangan Grup terdiri dari utang bank jangka pendek, utang usaha, utang lain-lain,
akrual, utang pembiayaan dan liabilitas sewa diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang
diukur dengan biaya diamortisasi. Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi.
Pengakuan dan pengukuran
i. Aset keuangan
Kecuali untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan dan atau
saat Grup menerapkan panduan praktis, pada saat pengakuan awal Grup mengukur aset
keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset keuangan tidak diukur pada FVTPL, biaya
transaksi. Untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan atau
ketika Grup menerapkan panduan praktis, diukur sesuai harga transaksi seperti yang didefinisikan
dalam PSAK 115.
Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu
yang telah ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (pembelian yang
lazim) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu tanggal Grup berkomitmen untuk membeli atau
menjual aset tersebut.
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi setelah pengakuan awal diukur
menggunakan metode suku bunga efektif (“SBE”) dan merupakan subjek penurunan nilai.
Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi saat aset dihentikan pengakuannya, dimodifikasi
atau mengalami penurunan nilai.
18
Page 22
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
f. Instrumen keuangan (lanjutan)
Pengakuan dan pengukuran (lanjutan)
ii. Liabilitas dan pengukuran
Setelah pengakuan awal, pinjaman diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi dengan
menggunakan metode SBE. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lainnya konsolidasian hingga liabilitas dihentikan pengakuannya
melalui proses amortisasi menggunakan metode SBE. Biaya perolehan dimortisasi dihitung
dengan mempertimbangkan setiap diskon atau premi pada perolehan awal dan biaya yang
merupakan bagian integral dari metode SBE. Amortisasi metode SBE diakui sebagai biaya
pendanaan pada laba rugi.
Saling hapus dari instrumen keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya dilaporkan dalam laporan
posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dari aset keuangan dan liabilitas keuangan
tersebut dan terdapat intensi untuk menyelesaikan dengan menggunakan dasar neto, atau untuk
merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan.
Biaya perolehan diamortisasi dari instrumen keuangan
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi
dengan penyisihan atas penurunan nilai dan pembayaran pokok atau nilai yang tidak dapat ditagih.
Perhitungan tersebut mempertimbangkan premium atau diskonto pada saat perolehan dan termasuk
biaya transaksi dan biaya yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif.
Grup mengakui cadangan untuk ECL untuk seluruh instrumen utang yang tidak diklasifikasikan
sebagai diukur pada FVTPL. ECL didasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang
tertuang dalam kontrak dan seluruh arus kas yang diharapkan akan diterima Grup, didiskontokan
menggunakan suku bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan akan diterima tersebut mencakup
arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau perluasan kredit lainnya yang merupakan bagian
integral dari persyaratan kontrak.
19
Page 23
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
f. Instrumen keuangan (lanjutan)
Biaya perolehan diamortisasi dari instrumen keuangan (lanjutan)
ECL diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang tidak mengalami
peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, pengukuran penyisihan kerugian dilakukan
sejumlah ECL 12 bulan. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang mengalami peningkatan
secara signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian dilakukan sepanjang sisa umurnya,
terlepas dari waktu terjadinya default (sepanjang umur ECL).
Penurunan nilai aset keuangan
Untuk piutang usaha dan aset kontrak, Grup menerapkan panduan praktis dalam menghitung ECL.
Oleh karena itu, Grup tidak mengidentifikasi perubahan dalam risiko kredit, melainkan mengukur
penyisihan kerugian sejumlah ECL sepanjang umur. Grup telah membentuk matriks provisi yang
didasarkan pada data historis kerugian kredit, disesuaikan dengan faktor-faktor perkiraan masa
depan (forward-looking ) khusus terkait pelanggan dan lingkungan ekonomi.
Grup mempertimbangkan aset keuangan memenuhi definisi default ketika telah menunggak lebih
dari 90 hari. Namun, dalam kasus-kasus tertentu, Grup juga dapat menganggap aset keuangan
dalam keadaan default ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa Grup tidak
mungkin menerima arus kas kontraktual secara penuh tanpa melakukan perluasan persyaratan
kredit. Piutang usaha dihapusbukukan ketika kecil kemungkinan untuk memulihkan arus kas
kontraktual, setelah semua upaya penagihan telah dilakukan dan telah sepenuhnya dilakukan
penyisihan.
Penghentian pengakuan
i. Aset keuangan
Suatu aset keuangan, atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari
kelompok aset keuangan sejenis, dihentikan pengakuannya pada saat:
(a) Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir; atau
20
Page 24
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
f. Instrumen keuangan (lanjutan)
Penghentian pengakuan (lanjutan)
i. Aset keuangan (lanjutan)
Suatu aset keuangan, atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari
kelompok aset keuangan sejenis, dihentikan pengakuannya pada saat: (lanjutan)
(b) Grup mentransfer hak kontraktual untuk menerima arus kas yang berasal dari aset keuangan
atau menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima tanpa penundaan yang
signifikan kepada pihak ketiga melalui suatu kesepakatan penyerahan dan (i) secara
substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut,
atau (ii) secara substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat
atas kepemilikan aset keuangan tersebut, namun telah mentransfer pengendalian atas aset
keuangan tersebut.
Ketika Grup telah mentransfer hak untuk menerima arus kas dari aset atau telah menandatangani
kesepakatan pelepasan (pass through arrangement), dan secara substansial tidak mentransfer
dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan, maupun mentransfer
pengendalian atas aset, aset tersebut diakui sejauh keterlibatan berkelanjutan Grup terhadap aset
keuangan tersebut.
Keterlibatan berkelanjutan yang berbentuk pemberian jaminan atas aset yang ditransfer diukur
sebesar jumlah terendah dari jumlah tercatat aset dan jumlah maksimal dari pembayaran yang
diterima yang mungkin harus dibayar kembali.
Dalam hal ini, Grup juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang ditransfer dan liabilitas terkait diukur
dengan dasar yang mencerminkan hak dan liabilitas yang masih dimiliki Grup.
Pada saat penghentian pengakuan atas aset keuangan secara keseluruhan, maka selisih antara
nilai tercatat dan jumlah dari (i) pembayaran yang diterima, termasuk setiap aset baru yang
diperoleh dikurangi setiap liabilitas baru yang harus ditanggung; dan (ii) setiap keuntungan atau
kerugian kumulatif yang diakui pada pendapatan komprehensif lain harus diakui pada laporan laba
rugi.
21
Page 25
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
f. Instrumen keuangan (lanjutan)
Penghentian pengakuan (lanjutan)
ii. Liabilitas keuangan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak
dihentikan atau dibatalkan atau kadaluarsa.
Ketika liabilitas keuangan saat ini digantikan dengan yang lain dari pemberi pinjaman yang sama
dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara substansial atas
ketentuan liabilitas keuangan yang saat ini ada, maka pertukaran atau modifikasi tersebut dicatat
sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan
selisih antara nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut diakui sebagai laba rugi.
g. Pengukuran nilai wajar
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur di antara pelaku pasar pada tanggal
pengukuran. Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset
atau mengalihkan liabilitas akan terjadi :
1. di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau
2. jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas
tersebut.
Grup harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan.
Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika
menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam
kepentingan ekonomi terbaiknya.
Pengukuran nilai wajar aset nonkeuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk
menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan
terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset
tersebut dalam penggunaan tertinggidan terbaiknya.
Grup menggunakan teknik penilaian yang sesuai dalam keadaan dan dimana data yang memadai
tersedia untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang
relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.
22
Page 26
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
g. Pengukuran nilai wajar (lanjutan)
Seluruh aset dan liabilitas, baik yang diukur pada nilai wajar, atau dimana nilai wajar aset atau
liabilitas tersebut diungkapkan, dikategorikan dalam hirarki nilai wajar, berdasarkan level input
terendah yang signifikan terhadap keseluruhan pengukuran, sebagai berikut:
1. Tingkat 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang
identik;
2. Tingkat 2 - Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran
nilai wajar dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung;
3. Tingkat 3 - Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran
nilai wajar tidak dapat diobservasi.
Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan keuangan
konsolidasian, maka Grup menentukan apakah telah terjadi transfer di antara tingkat hirarki nilai
wajar dengan cara menilai kembali pengkategorian tingkat nilai wajar (berdasarkan tingkat input
terendah yang signifikan terhadap keseluruhan pengukuran) pada setiap akhir periode pelaporan.
h. Persediaan
Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi
bersih, mana yang paling rendah.
Biaya untuk memproses sampai dengan persediaan berada dalam kondisi dan tempat yang siap
digunakan atau dijual, dicatat sebagai berikut:
Bahan baku, barang dalam proses dan barang jadi: Biaya pembelian dengan metode masuk pertama
keluar pertama (FIFO). Nilai realisasi bersih adalah taksiran harga jual dalam kegiatan usaha normal,
dikurangi dengan estimasi biaya penyelesaian dan taksiran biaya yang diperlukan untuk
melaksanakan penjualan.
Nilai realisasi neto persediaan adalah estimasi harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi
estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk melakukan penjualan.
Grup menetapkan penyisihan untuk kerugian penurunan nilai pasar persediaan berdasarkan
perubahan berkala atas kondisi fisik dan realisasi neto persediaan.
23
Page 27
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
i. Biaya dibayar dimuka
Biaya dibayar dimuka diamortisasi sesuai masa manfaat masing-masing biaya dengan
menggunakan metode garis lurus.
j. Aset tetap
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan, kecuali tanah, dikurangi akumulasi penyusutan dan
rugi penurunan nilai. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus (straight line
method) selama umur manfaat aset. Taksiran masa manfaat ekonomis sebagai berikut:
2025 2024
Kendaraan 4-8 4-8
Mesin 4 4
Peralatan pabrik 4 4
Peralatan kantor 4 4
Renovasi pra-sarana 3 3
Pada setiap akhir tahun buku, manajemen mengkaji ulang nilai residu, umur manfaat dan metode
penyusutan, dan jika sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara prospektif.
Tanah dinyatakan sebesar nilai perolehan dan tidak disusutkan, kecuali dapat dibuktikan bahwa
tanah tersebut mempunyai umur manfaat tertentu. Beban-beban tertentu sehubungan dengan
perolehan tanah pada saat perolehan pertama kali diakui sebagai bagian perolehan tanah.
Beban perbaikan dan pemeliharaan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian pada saat terjadinya; Biaya penggantian atau inspeksi yang
signifikan dikapitalisasi pada saat terjadinya, dan jika besar kemungkinan manfaat ekonomis dimasa
depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Grup, dan biaya perolehan aset dapat
diukur secara andal.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak ada
manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau
rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto
hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset) dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif lain
konsolidasian pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.
Aset dalam pembangunan disajikan dalam “Aset Tetap” dan dinyatakan sebesar biaya perolehan.
Akumulasi biaya perolehan untuk aset dalam penyelesaian akan dipindahkan ke masing-masing aset
tetap yang bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan sesuai
dengan tujuannya.
24
Page 28
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
k. Sewa
Sebagai lessee
Grup menilai apakah sebuah kontrak mengandung sewa, pada tanggal insepsi kontrak. Grup
mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa terkait sehubungan dengan seluruh kesepakatan sewa
di mana Grup merupakan penyewa, kecuali untuk sewa jangka-pendek (yang didefinisikan sebagai
sewa yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang) dan sewa yang aset pendasarnya
bernilai rendah. Untuk sewa-sewa tersebut, Grup mengakui pembayaran sewa sebagai beban
operasi secara garis lurus selama masa sewa kecuali dasar sistematis lainnya lebih
merepresentasikan pola konsumsi manfaat penyewa dari aset sewa.
Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini pembayaran sewa masa depan yang belum dibayarkan
pada tanggal permulaan, yang didiskontokan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa. Jika
suku bunga ini tidak dapat ditentukan, Grup menggunakan suku bunga pinjaman inkremental khusus
untuk penyewa.
Pembayaran sewa yang diperhitungkan dalam pengukuran liabilitas sewa terdiri atas:
● pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap secara-substansi), dikurangi insentif sewa;
● pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada awalnya
diukur dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan;
● jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dalam jaminan nilai residual;
● harga eksekusi opsi beli jika penyewa cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan
● pembayaran penalti karena penghentian sewa, jika masa sewa merefleksikan penyewa
mengeksekusi opsi untuk menghentikan sewa.
Liabilitas sewa disajikan sebagai pos terpisah dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.
Liabilitas sewa selanjutnya diukur dengan meningkatkan jumlah tercatat untuk merefleksikan bunga
atas liabilitas sewa (menggunakan metode SBE) dan dengan mengurangi jumlah tercatat untuk
merefleksikan sewa yang telah dibayar.
25
Page 29
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
k. Sewa (lanjutan)
Sebagai lessee (lanjutan)
Setiap pembayaran sewa dialokasikan antara liabilitas dan biaya keuangan. Biaya keuangan
dibebankan pada laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik
yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap periode.
Grup mengukur kembali liabilitas sewa (dan melakukan penyesuaian terkait terhadap aset hak guna)
jika:
● terdapat perubahan dalam masa sewa atau perubahan dalam penilaian atas eksekusi opsi
pembelian, di mana liabilitas sewa diukur dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian
menggunakan tingkat diskonto revisian.
● terdapat perubahan sewa masa depan sebagai akibat dari perubahan indeks atau perubahan
perkiraan pembayaran berdasarkan nilai residual jaminan di mana liabilitas sewa diukur Kembali
dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian menggunakan tingkat diskonto awal (kecuali
jika pembayaran sewa berubah karena perubahan suku bunga mengambang, di mana tingkat
diskonto revisian digunakan); atau
● kontrak sewa dimodifikasi dan modifikasi sewa tidak dicatat sebagai sewa terpisah, di mana
liabilitas sewa diukur dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian menggunakan tingkat
diskonto revisian.
Aset hak guna terdiri dari pengukuran awal atas liabilitas sewa, pembayaran sewa yang dilakukan
pada saat atau sebelum permulaan sewa dan biaya langsung awal. Aset hak guna selanjutnya diukur
sebesar biaya dikurangi akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai.
Jika Grup dibebankan kewajiban atas biaya membongkar dan memindahkan aset sewa, merestorasi
tempat di mana aset berada atau merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan oleh syarat
dan ketentuan sewa, provisi diakui dan diukur sesuai PSAK 57. Biaya tersebut diperhitungkan dalam
aset hak guna terkait, kecuali jika biaya tersebut terjadi untuk memproduksi persediaan.
Aset hak guna selanjutnya diukur dengan harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan
penurunan nilai. Aset hak guna disusutkan secara garis lurus selama jangka waktu sewa yang lebih
pendek dan estimasi masa manfaat aset, sebagai berikut :
Tahun
Bangunan 2
26
Page 30
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
k. Sewa (lanjutan)
Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar atau jika biaya perolehan aset hak guna
merefleksikan Grup akan mengeksekusi opsi beli, aset hak guna disusutkan selama masa manfaat
aset pendasar. Penyusutan dmulai pada tanggal permulaan sewa.
Aset hak guna disajikan sebagai pos terpisah di laporan posisi keuangan konsolidasian.
l. Penurunan nilai aset non-keuangan
Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami
penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian secara tahunan penurunan
nilai aset diperlukan, maka Grup membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.
Jumlah terpulihkan suatu aset atau unit penghasil kas adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai
wajar dikurangi biaya pelepasan dan nilai pakainya. Jika jumlah terpulihkan suatu aset lebih kecil dari
nilai tercatatnya, nilai tercatat harus diturunkan menjadi sebesar terpulihkan. Kerugian penurunan
nilai diakui segera dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
Rugi penurunan nilai akan dipulihkan jika terdapat perubahan dalam taksiran yang digunakan untuk
menentukan nilai aset non-keuangan yang dapat dipulihkan (recovererable amount). Rugi penurunan
nilai hanya akan dipulihkan sampai sebatas nilai tercatat aset non-keuangan tidak boleh melebihi
nilai terpulihkannya maupun nilai tercatat yang seharusnya diakui, setelah dikurangi depresiasi atau
amortisasi, jika tidak ada pengakuan rugi penurunan nilai aset non-keuangan. Pembalikan rugi
penurunan nilai diakui dalam laba rugi.
m.Imbalan kerja
Imbalan kerja jangka pendek
Imbalan kerja jangka pendek adalah imbalan kerja yang jatuh tempo dalam jangka waktu dua belas
bulan setelah akhir periode pelaporan dan diakui pada saat pekerja telah memberikan jasa kerjanya.
Kewajiban diakui ketika karyawan memberikan jasa kepada Grup dimana semua perubahan pada
nilai bawaan dari kewajiban diakui pada laba rugi.
Manfaat imbalan pasti
Grup menerapkan program imbalan pasti yang tidak didanai dan mencatat imbalan kerja untuk
menutupi manfaat yang memadai berdasarkan Undang-Undang Cipta Kerja No. 6 Tahun 2023 mulai
tahun 2023, berdasarkan Undang-Undang Cipta Kerja No. 11 Tahun 2020 mulai dari tahun 2021
dan berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2013 pada Tahun 2020.
27
Page 31
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
m.Imbalan kerja (lanjutan)
Manfaat imbalan pasti (lanjutan)
Beban pensiun berdasarkan program dana pensiun manfaat pasti Grup ditentukan melalui
perhitungan aktuaria secara periodik dengan menggunakan metode projected-unit credit dan
menerapkan asumsi atas tingkat diskonto, hasil atas aset program dan tingkat kenaikan manfaat
pasti pensiun tahunan.
Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, dampak perubahan pada batas
atas aset (jika ada) dan imbal hasil atas aset program (tidak termasuk bunga), yang tercermin
langsung dalam laporan posisi keuangan konsolidasian yang dibebankan atau dikreditkan diakui
dalam penghasilan komprehensif lain pada periode terjadinya untuk mencerminkan aset atau
liabilitas pensiun neto yang diakui pada laporan keuangan konsolidasian untuk mencerminkan nilai
penuh dari defisit dan surplus program. Pengukuran kembali diakui dalam penghasilan komprehensif
lain tercermin segera dalam ekuitas dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi.
Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang lebih dulu antara ketika amandemen/kurtailmen terjadi
atau ketika biaya restrukturisasi atau pemutusan hubungan kerja diakui.
Bunga neto dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto terhadap liabilitas atau aset imbalan
pasti neto. Biaya imbalan pasti dikategorikan sebagai berikut:
● Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan dan kerugian kurtailmen dan
penyelesaian)
● Beban atau pendapatan bunga neto
● Pengukuran kembali
n. Laba (rugi) per saham
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih konsolidasi dengan jumlah rata-rata
tertimbang saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan dengan mempertimbangkan dampak
pemecahan saham setelah tanggal neraca.
28
Page 32
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
o. Kombinasi bisnis entitas sepengendali
Kombinasi bisnis antara entitas sepengendali diperlakukan sesuai dengan PSAK 338. Berdasarkan
PSAK 338, transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali, berupa pengalihan bisnis yang
dilakukan dalam rangka reorganisasi entitas-entitas yang berada di dalam suatu Grup yang sama,
bukan merupakan perubahan kepemilikan dalam arti substansi ekonomi, sehingga transaksi tersebut
tidak menimbulkan laba atau rugi bagi Grup secara keseluruhan ataupun bagi entitas individu dalam
Grup tersebut.
Karena transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali tidak menyebabkan perubahan substansi
ekonomi kepemilikan atas bisnis yang dipertukarkan, maka transaksi tersebut diakui pada jumlah
tercatat berdasarkan metode penyatuan kepemilikan.
Dalam menerapkan metode penyatuan kepemilikan, unsur-unsur laporan keuangan dari entitas yang
bergabung, untuk periode terjadinya kombinasi bisnis entitas sepengendali dan untuk periode
komparatif sajian, disajikan sedemikian rupa seolah-olah penggabungan tersebut telah terjadi sejak
awal periode entitas yang bergabung berada dalam sepengendalian. Jumlah tercatat dari
unsur unsur laporan keuangan tersebut merupakan jumlah tercatat dari entitas yang bergabung
dalam kombinasi bisnis antitas sepengendali. Selisih antara imbalan yang dialihkan dan jumlah
tercatat dari setiap transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali disajikan di ekuitas dalam pos
tambahan modal disetor.
p. Pengakuan pendapatan dan beban
Pendapatan diukur berdasarkan imbalan yang Grup perkirakan menjadi haknya dalam kontrak
dengan pelanggan dan tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga.
Pendapatan diakui ketika Perusahaan memenuhi kewajiban pelaksanaan dengan menyerahkan
barang, yaitu ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang tersebut. Suatu kewajiban
pelaksanaan dapat dipenuhi pada suatu titik waktu atau sepanjang waktu kontrak.
Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi
atas diserahkannya barang. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang
bersifat variabel, Perusahaan memperkirakan jumlah tersebut menggunakan metode nilai yang
diharapkan atau nilai kemungkinan besar.
Nilai pendapatan yang diakui merupakan besarnya harga transaksi yang dialokasikan kepada
kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi dimana ditentukan oleh Perusahaan berdasarkan harga
jual tersendiri yang dapat diamati.
29
Page 33
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
p. Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan)
Penjualan barang
Pendapatan dari penjualan barang dan/atau jasa diakui pada suatu titik waktu ketika pengendalian
atas aset tersebut diserahkan kepada pelanggan, umumnya pada saat penyerahan barang karena
kewajiban pelaksanaan dinilai telah terpenuhi sehingga pendapatan dapat diakui. Pendapatan diukur
atas pertimbangan yang dijanjikan dalam kontrak dengan pelanggan, dikurangi diskon dan rabat atau
pengembalian serta neto dari Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”).
Pendapatan dan beban bunga
Untuk semua instrumen keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, pendapatan atau
beban bunga dicatat dengan menggunakan metode SBE, yaitu suku bunga yang secara tepat
mendiskontokan estimasi pembayaran atau penerimaan kas di masa datang selama perkiraan umur
dari instrumen keuangan, atau jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih singkat, sebesar nilai
tercatat bersih dari aset keuangan atau liabilitas keuangan.
Beban
Beban diakui pada saat terjadinya dengan dasar akrual.
q. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi
Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Grup seperti yang dijelaskan
dalam PSAK 224, “ Pengungkapan Pihak Berelasi”.
Pihak-pihak berelasi menurut PSAK 224 adalah sebagai berikut:
a. Orang atau anggota keluarga terdekat sebagai berikut:
1. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas kelompok usaha dan entitas anaknya;
2. memiliki pengaruh signifikan atas kelompok usaha dan entitas anaknya;
3. Merupakan personil manajemen kunci kelompok usaha dan entitas anak atau entitas induk
dari kelompok usaha dan entitas anaknya.
b. Entitas yang memenuhi salah satu hal berikut:
1. Merupakan anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak dan
entitas anaknya berikutnya terkait dengan entitas lain);
30
Page 34
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
q. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi (lanjutan)
Pihak-pihak berelasi menurut PSAK 224 adalah sebagai berikut: (lanjutan)
b. Entitas yang memenuhi salah satu hal berikut: (lanjutan)
2. Merupakan entitas asosiasi atau ventura bersama dari kelompok usaha (atau entitas asosiasi
atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu grup dimana kelompok usaha adalah
anggotanya);
3. Entitas tersebut bersama-sama kelompok usaha adalah ventura bersama dari suatu pihak
ketiga yang sama;
4. Ventura bersama dari entitas ketiga dan kelompok usaha adalah asosiasi dari entitas ketiga;
5. Merupakan suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari suatu karyawan yang
ditujukan bagi karyawan dari kelompok usaha atau entitas yang terkait dengan kelompok
usaha;
6. Dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf-huruf di
atas; dan
7. Orang yang diidentifikasi dalam huruf a(i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau
personil manajemen kunci kelompok usaha (atau entitas induk perusahaan).
Transaksi dengan pihak-pihak berelasi dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua
belah pihak, yang mungkin tidak sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-pihak
yang tidak berelasi.
Transaksi signifikan yang dilakukan dengan pihak-pihak berelasi, baik dilakukan dengan kondisi dan
persyaratan yang sama dengan pihak ketiga maupun tidak, diungkapkan pada laporan keuangan
konsolidasian.
r. Informasi segmen
Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Grup yang
secara regular direview oleh “pengambil keputusan operasional” dalam rangka mengalokasikan
sumber daya dan menilai kinerja segmen operasi.
31
Page 35
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
r. Informasi segmen (lanjutan)
Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:
a. yang terlibat dalam aktivitas bisnis untuk memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
(termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas
yang sama);
b. yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional untuk
membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai
kinerjanya; dan
c. dimana tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.
Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya
dan penillaian kinerja mereka terfokus pada kategori dari setiap produk.
Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk hal-hal yang dapat diatribusikan
secara langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang
memadai untuk segmen tersebut. Segmen ditentukan sebelum saldo dan transaksi antar Grup
dieliminasi sebagai bagian dari proses konsolidasi.
s. Pajak penghasilan
Beban pajak terdiri dari pajak kini dan tangguhan. Beban pajak diakui dalam laporan laba rugi kecuali
untuk transaksi yang berhubungan dengan transaksi diakui diluar laba atau rugi, baik dalam
penghasilan komprehensif lain atau langsung pada ekuitas.
Pajak kini
Beban pajak kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku pada tanggal pelaporan
keuangan, dan ditetapkan berdasarkan taksiran laba kena pajak tahun berjalan. Manajemen secara
periodik mengevaluasi posisi yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) sehubungan
dengan situasi di mana aturan pajak yang berlaku membutuhkan interpretasi. Jika perlu, manajemen
menentukan provisi berdasarkan jumlah yang diharapkan akan dibayar kepada otoritas pajak.
Kekurangan atau kelebihan pembayaran pajak penghasilan badan dicatat sebagai bagian dari beban
pajak kini dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
32
Page 36
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
s. Pajak penghasilan (lanjutan)
Pajak kini (lanjutan)
Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat surat ketetapan pajak diterima. Jika Grup
mengajukan keberatan, Grup mempertimbangkan apakah besar kemungkinan otoritas pajak akan
menerima keberatan tersebut dan merefleksikan dampaknya terhadap liabilitas perpajakan Grup.
Pajak final
Pajak atas penghasilan yang telah dikenakan pajak final disajikan sebagai bagian beban pajak.
Beban pajak atas pendapatan makanan dan minuman yang dikenakan pajak final diakui proporsional
berdasarkan dengan jumlah pendapatan yang diakui pada tahun berjalan. Selisih antara jumlah
pajak penghasilan final yang dibayar dengan jumlah yang dibebankan sebagai beban pajak dalam
laba rugi diakui sebagai pajak dibayar dimuka atau utang pajak. Pajak penghasilan final dibayar
dimuka disajikan terpisah dari utang pajak penghasilan final.
Perbedaan nilai tercatat aset atau liabilitas dengan dasar pengenaan pajaknya tidak diakui sebagai
aset atau liabilitas pajak tangguhan apabila pendapatan tersebut berhubungan dengan pajak
penghasilan final.
Pajak tangguhan
Pajak tangguhan diukur dengan metode liabilitas atas beda waktu pada tanggal pelaporan antara
dasar pengenaan pajak untuk aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya untuk tujuan pelaporan
keuangan. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dengan
beberapa pengecualian. Aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh
dikurangkan dan rugi fiskal apabila terdapat kemungkinan besar bahwa jumlah laba kena pajak pada
masa mendatang akan memadai untuk mengkompensasi perbedaan temporer dan rugi fiskal.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan, dan mengurangi
jumlah tercatat jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang
memadai untuk mengkompensasi sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan. Aset pajak
tangguhan yang belum diakui dinilai kembali pada setiap akhir periode pelaporan dan diakui
sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak mendatang akan memungkinkan aset pajak
tangguhan tersedia untuk dipulihkan.
33
Page 37
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
s. Pajak penghasilan (lanjutan)
Pajak tangguhan (lanjutan)
Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung berdasarkan tarif yang akan dikenakan pada periode
saat aset direalisasikan atau liabilitas tersebut diselesaikan, berdasarkan undang-undang pajak yang
berlaku atau berlaku secara substantif pada akhir periode laporan keuangan. Pengaruh pajak terkait
dengan penyisihan dan/atau pemulihan semua perbedaan temporer selama tahun berjalan,
termasuk pengaruh perubahan tarif pajak, dikreditkan atau dibebankan pada periode operasi
berjalan, untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya telah dibebankan atau dikreditkan ke
penghasilan komprehensif lain atau langsung ke ekuitas.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan secara saling hapus saat hak yang dapat dipaksakan
secara hukum ada untuk saling hapus aset pajak kini dan liabilitas pajak kini, atau aset pajak
tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan berkaitan dengan entitas kena pajak yang sama, atau Grup
bermaksud untuk menyelesaikan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto.
t. Peristiwa setelah periode pelaporan
Peristiwa setelah periode pelaporan yang memberikan informasi tambahan tentang posisi Grup pada
tanggal pelaporan (peristiwa penyesuaian) disajikan dalam laporan keuangan. Peristiwa setelah
periode pelaporan yang bukan merupakan peristiwa penyesuaian, diungkapkan dalam catatan atas
laporan keuangan konsolidasian apabila material.
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup mengharuskan manajemen untuk membuat
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dalam laporan dan
pengungkapan yang terkait, pada akhir periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai asumsi dan
estimasi tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat pada aset dan
liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya.
Pertimbangan
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup, manajemen telah membuat keputusan berikut,
yang memiliki pengaruh paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
konsolidasian:
34
Page 38
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI
(lanjutan)
Pertimbangan (lanjutan)
Klasifikasi aset keuangan dan liabilitas keuangan
Grup menetapkan klasifikasi atas asset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
keuangan dengan mempertimbangkan bila definisi yang ditetapkan PSAK 109. Dengan demikian, aset
keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi seperti yang diungkapkan
pada Catatan 2f.
Penentuan mata uang fungsional
Mata uang fungsional entitas didalam Grup adalah mata uang dari lingkungan ekonomi primer dimana
entitas beroperasi. Mata uang tersebut adalah mata uang yang mempengaruhi pendapatan dan beban
dari jasa yang diberikan. Berdasarkan penilaian manajemen Grup, mata uang fungsional Grup adalah
Rupiah.
Estimasi dan asumsi
Asumsi utama masa depan dan ketidakpastian sumber estimasi utama yang lain pada tanggal
pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset
dan liabilitas untuk tahun berikutnya diungkapkan di bawah ini. Grup mendasarkan asumsi dan estimasi
pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan konsolidasian disusun. Asumsi dan situasi
mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar
kendali Grup. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.
Provisi ekspektasi kerugian kredit piutang usaha
Grup menggunakan matriks provisi untuk menghitung ECL piutang usaha yang di nilai secara kolektif.
Tingkat provisi didasarkan pada hari lewat jatuh tempo untuk pengelompokan berbagai segmen
pelanggan yang memiliki pola kerugian yang serupa (yaitu, menurut geografi, jenis produk, jenis dan
peringkat pelanggan, dan pertanggungan berdasarkan surat kredit dan bentuk asuransi kredit lainnya).
Matriks provisi awalnya didasarkan pada tingkat default yang diamati secara historis Grup. Grup akan
mengkalibrasi matriks untuk menyesuaikan pengalaman kerugian kredit historis dengan informasi
berwawasan ke depan. Misalnya, jika prakiraan kondisi ekonomi (yaitu, produk domestik bruto)
diperkirakan akan memburuk selama tahun depan yang dapat menyebabkan peningkatan jumlah
default di sektor industri makanan dan minuman, maka tingkat default historis disesuaikan. Pada setiap
tanggal pelaporan, tingkat default yang diamati secara historis diperbarui dan perubahan dalam
estimasi berwawasan ke depan dianalisa.
35
Page 39
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI
(lanjutan)
Estimasi dan asumsi (lanjutan)
Provisi ekspektasi kerugian kredit piutang usaha (lanjutan)
Penilaian korelasi antara tingkat default yang diamati secara historis, prakiraan kondisi ekonomi dan
ECL adalah estimasi signifikan. Jumlah ECL sensitif terhadap perubahan keadaan dan prakiraan
kondisi ekonomi. Pengalaman kerugian kredit historis Grup dan prakiraan kondisi ekonomi mungkin
tidak mewakili default aktual pelanggan di masa depan Informasi mengenai ECL pada piutang usaha
Grup diungkapkan dalam Catatan 5.
Taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap
Biaya perolehan atas aset tersebut disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan
taksiran masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tersebut
antara 4 sampai dengan 8 tahun. Masa manfaat setiap aset tersebut ditentukan berdasarkan periode
kegunaan yang diharapkan dari aset tersebut. Estimasi ini ditentukan berdasarkan evaluasi teknis
internal dan pengalaman atas aset sejenis. Masa manfaat setiap aset direviu secara periodik dan
disesuaikan apabila prakiraan berbeda dengan estimasi sebelumnya karena keausan, keusangan
teknis dan komersial, hukum atau keterbatasan lainnya atas pemakaian aset. Namun terdapat
kemungkinan bahwa hasil operasi dimasa mendatang dapat dipengaruhi secara signifikan oleh
perubahan atas jumlah serta periode pencatatan beban yang diakibatkan karena perubahan faktor yang
disebutkan di atas.
Perubahan masa aset tersebut dapat mempengaruhi jumlah beban penyusutan yang diakui dan
penurunan nilai tercatat aset tersebut.
Nilai tercatat aset tersebut diungkapkan dalam Catatan 9.
Imbalan pasca kerja
Penentuan utang dan liabilitas imbalan pasca kerja bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan
oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara
lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat
kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian. Hasil aktual yang berbeda dari asumsi yang ditetapkan
Grup diakui segera pada laporan posisi keuangan konsolidasian dengan debit atau kredit ke ekuitas
melalui penghasilan komprehensif lainnya dalam periode terjadinya. Sementara Grup berkeyakinan
bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan pada hasil aktual atau
perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Grup dapat mempengaruhi secara material
liabilitas diestimasi atas imbalan kerja dan beban imbalan kerja neto. Nilai tercatat dan asumsi yang
digunakan dalam perhitungan liabilitas imbalan kerja diungkapkan dalam Catatan 14.
36
Page 40
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI
(lanjutan)
Estimasi dan asumsi (lanjutan)
Pajak penghasilan
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat
transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti dalam kegiatan
usaha normal. Grup mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah
akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan
25.
Aset pajak tangguhan
Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh rugi fiskal yang belum digunakan sepanjang besar
kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia sehingga rugi fiskal tersebut dapat
digunakan. Estimasi signifikan oleh manajemen diharuskan dalam menentukan jumlah aset pajak
tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan saat penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak serta
strategi perencanaan pajak masa depan. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 25.
4. KAS DAN BANK
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Kas 4.553.002 2.559.786
Bank
PT Bank Central Asia Tbk 11.019.206.284 14.165.909.456
PT Bank Mayapada Internasional Tbk 33.099.791 33.207.034
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 62.502.460 14.007.973
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 2.333.499 1.752.301
PT Bank Ganesha Tbk 1.054.376 1.504.046
Sub-jumlah 11.118.196.410 14.216.380.810
Jumlah 11.122.749.412 14.218.940.596
Seluruh kas dan bank dalam mata uang rupiah.
37
Page 41
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
5. PIUTANG USAHA - PIHAK KETIGA - BERSIH
a. Berdasarkan pelanggan
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Toko Maulana - 1.810.000.000
UD Makmur Abadi - 1.224.000.000
Toko Langgeng - 408.000.000
Anggota Kemitraan - 259.752.834
Toko Haji Arif - 204.000.000
Inidya Babyfood - 110.844.500
Lain-lain (masing-masing
dibawah Rp100 Juta) 478.608.849 227.654.283
Sub-jumlah 478.608.849 4.244.251.617
Dikurangi penyisihan atas penurunan nilai (82.989.070) (82.989.070)
Jumlah piutang - bersih 395.619.778 4.161.262.547
b. Berdasarkan umur
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Belum jatuh tempo 210.005.495 225.874.177
Sudah jatuh tempo
1 s/d 30 hari 174.954.273 152.756.716
31 s/d 60 hari 22.754.027 927.224
61 s/d 90 hari - 117.937.956
>90 hari 70.895.054 3.746.755.544
Sub-jumlah 478.608.849 4.244.251.617
Dikurangi penyisihan atas penurunan nilai (82.989.070) (82.989.070)
Jumlah piutang - bersih 395.619.778 4.161.262.547
Seluruh piutang usaha dalam mata uang Rupiah.
38
Page 42
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
5. PIUTANG USAHA - PIHAK KETIGA - BERSIH (lanjutan)
Mutasi penyisihan kerugian atas penurunan nilai piutang usaha adalah sebagai berikut:
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Saldo awal 82.989.070 115.128.492
Penambahan (Catatan 24) - 57.760.724
Pemulihan (Catatan 24) - (67.201.486)
Penghapusan piutang usaha - (22.698.660)
Saldo akhir tahun 82.989.070 82.989.070
Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan penurunan nilai pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31
Desember 2024 adalah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang
usaha.
6. PERSEDIAAN
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Barang jadi (Catatan 20) 1.027.425.781 1.039.866.803
Bahan baku dan pembantu 1.652.302.453 1.662.743.987
Alat usaha (Catatan 20) 53.250.759 77.418.753
Jumlah 2.732.978.993 2.780.029.543
Pada tanggal 30 Juni 2025 persediaan diasuransikan pada PT Asuransi Chubb Syariah Indonesia
dengan nilai pertanggungan Rp2.250.236.363.
Berdasarkan hasil penelaahan atas kondisi fisik dan nilai realisasi neto persediaan di atas pada akhir
periode pelaporan, manajemen berpendapat bahwa nilai neto persediaan tersebut di atas dapat di
realisasi sepenuhya, sehingga tidak diperlukan penyisihan penurunan nilai persediaan pada tanggal
30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024.
39
Page 43
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
7. BIAYA DIBAYAR DIMUKA
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Perangkat sistem penjualan 22.468.365 38.750.000
Sewa jangka pendek 5.833.331 12.833.333
Renovasi 14.570.974 9.767.550
Asuransi 2.183.750 6.551.251
Perijinan - 6.250.000
Iklan 107.547.366 5.744.926
Lain-lain 161.637.875 2.679.000
Jumlah 314.241.661 82.576.060
8. UANG MUKA
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Uang muka pembangunan 10.997.324.424 13.139.447.125
Uang muka pembelian beras 13.590.792.813 9.488.628.535
Renovasi bangunan - -
Lainya 3.219.000 10.289.754
Jumlah 24.591.336.237 22.638.365.414
Uang muka pembelian merupakan pembelian beras organik dan pembelian alat usaha kepada
pemasok pihak ketiga. Uang muka pembelian beras organik memiliki jangka waktu selama 12 (dua
belas) bulan dan dapat diperpanjang.
Uang muka pembangunan merupakan uang muka atas pembangunan pabrik yang berlokasi di Curug,
Gunung Sindur.
40
Page 44
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
9. ASET TETAP - BERSIH
30 Juni 2025
Saldo awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo akhir
Biaya perolehan
Tanah 16.462.987.499 - - - 16.462.987.499
Kendaraan 1.328.445.000 - - - 1.328.445.000
Mesin 639.206.930 - - - 639.206.930
Peralatan pabrik 160.844.177 - 3.958.027 - 156.886.150
Peralatan kantor 771.143.879 12.116.050 7.810.950 - 775.448.979
Renovasi pra-sarana 2.283.384.143 54.986.000 - - 2.338.370.143
Jumlah 21.646.011.628 67.102.050 11.768.977 - 21.701.344.701
Aset dalam pembangunan
Bangunan pabrik 9.200.053.700 5.020.622.701 - 14.220.676.401
Jumlah 30.846.065.328 5.087.724.751 11.768.977 - 35.922.021.102
Akumulasi penyusutan
Kendaraan 470.686.938 97.382.563 - 568.069.501
Mesin 471.227.980 47.565.181 - 518.793.161
Peralatan pabrik 245.643.229 14.679.596 1.526.801 - 258.796.024
Peralatan kantor 413.912.781 78.657.713 6.182.517 - 486.387.977
Renovasi pra-sarana 881.606.238 328.735.280 17.104.260 - 1.193.237.258
Jumlah 2.483.077.166 567.020.333 24.813.578 - 3.025.283.921
Nilai buku neto 28.362.988.162 32.896.737.181
31 Desember 2024
Saldo awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo akhir
Biaya perolehan
Tanah 13.856.499.999 2.606.487.500 - - 16.462.987.499
Kendaraan 1.246.785.000 352.650.000 270.990.000 - 1.328.445.000
Mesin 646.775.330 3.731.600 11.300.000 - 639.206.930
Peralatan pabrik 148.057.413 19.910.432 7.123.668 - 160.844.177
Peralatan kantor 754.900.657 30.857.378 14.614.156 - 771.143.879
Renovasi pra-sarana 1.119.086.859 1.164.297.284 - - 2.283.384.143
Jumlah 17.772.105.258 4.177.934.194 304.027.824 - 21.646.011.628
41
Page 45
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
9. ASET TETAP - BERSIH (lanjutan)
31 Desember 2024
Saldo awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo akhir
Aset dalam pembangunan
Bangunan pabrik 11.966.841.975 - - 2.766.788.275 9.200.053.700
Jumlah 29.738.947.233 29.738.947.233 29.738.947.233 29.738.947.233 30.846.065.328
Akumulasi penyusutan
Kendaraan 370.518.063 185.258.563 85.089.688 - 470.686.938
Mesin 334.074.606 144.640.874 7.487.500 - 471.227.980
Peralatan pabrik 201.308.117 48.638.847 4.303.735 - 245.643.229
Peralatan kantor 259.319.380 165.889.553 11.296.152 - 413.912.781
Renovasi pra-sarana 360.698.944 520.907.294 - - 881.606.238
Jumlah 1.525.919.110 1.065.335.131 108.177.075 - 2.483.077.166
Nilai buku neto 28.213.028.123 28.362.988.162
Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Beban pokok penjualan (Catatan 20) 62.244.687 193.279.721
Beban umum dan administrasi
(Catatan 22) 487.671.385 872.055.410
Jumlah 549.916.072 1.065.335.131
Laba (rugi) penjualan aset tetap adalah sebagai berikut:
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Harga jual 14.128.636 198.245.000
Nilai buku bersih (11.768.977) (193.332.649)
Laba (rugi) penjualan aset tetap 2.359.659 4.912.351
Grup memiliki beberapa bidang tanah berlokasi di Bogor seluas 5.027 m2 dengan hak legal berupa
Hak Guna Bangunan (HGB) yang mempunyai masa manfaat 30 tahun dan akan berakhir sampai
dengan tahun 2052. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dengan perpanjangan hak atas
tanah tersebut karena tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti kepemilikan yang
memadai. Tanah tersebut digunakan untuk pembuatan pabrik dan gedung kantor Perusahaan.
42
Page 46
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
9. ASET TETAP - BERSIH (lanjutan)
Aset dalam pembangunan pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, merupakan
pembangunan pabrik baru di Curug, Gunung Sindur.
Berikut persentase penyelesaian aset dalam pembangunan.
Perkiraan persentase
Juni 2025 penyelesaian Nilai tercatat
Pabrik 56% 14.220.676.401
Perkiraan persentase
2024 penyelesaian Nilai tercatat
Pabrik 33% 9.200.053.700
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, aset tetap kendaraan diasuransikan pada PT
Asuransi Tokio Marine Indonesia, PT Asuransi Chubb Syariah Indonesia dan PT Asuransi Astra
Buana, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk dengan nilai pertanggungan sebesar Rp
488.650.000 dan Rp 577.700.000.
Manajemen berpendapat bahwa tidak ada indikasi penurunan nilai aset tetap sehingga tidak terdapat
penyisihan penurunan nilai.
10. SEWA
Dibawah ini adalah jumlah tercatat aset hak guna yang diakui dan mutasi selama periode berjalan:
30 Juni 2025
1 Januari 2025 Penambahan Pengurangan 30 Juni 2025
Harga perolehan
Bangunan 1.486.982.859 - - 1.486.982.859
Akumulasi penyusutan
Bangunan 796.348.723 211.835.813 12.455.331 995.729.205
Nilai buku neto 690.634.136 491.253.654
43
Page 47
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
10. SEWA (lanjutan)
31 Desember 2024
1 Januari 2024 Penambahan Pengurangan 30 Desember 2024
Harga perolehan
Bangunan 2.343.218.694 755.555.556 1.611.791.391 1.486.982.859
Akumulasi penyusutan
Bangunan 1.648.585.831 759.554.283 1.611.791.391 796.348.723
Nilai buku neto 694.632.863 690.634.136
Pada tanggal 31 Desember 2022 Perusahaan melakukan perjanjian sewa atas bangunan di Blok L1,
Blok L2 dan Blok K3 Taman Tekno BSD Serpong Terrace, Tangerang, yang digunakan untuk Gudang
dan Pabrik yang masing-masing memiliki jangka waktu sewa selama 2 tahun.
Pada 31 Desember 2023 Perusahaan melakukan perpanjangan sewa Blok L2 Taman Tekno BSD
Serpong, Tangerang selama 2 tahun.
Pada 31 Desember 2024 Perusahaan telah melakukan perpanjangan Sewa Blok L1 Taman Tekno
BSD Serpong, Tangerang selama 2 tahun.
Di bawah ini adalah jumlah tercatat liabilitas sewa dan mutasinya selama periode berjalan:
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Saldo awal 68.852.941 68.852.941
Penambahan sewa - -
Pembayaran pokok - -
Peningkatan bunga - -
Pembayaran bunga - -
Jumlah 68.852.941 68.852.941
Dikurangi jatuh tempo kurang dari satu tahun (64.900.500) (64.900.500)
Bagian jangka panjang 3.952.441 3.952.441
44
Page 48
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
10. SEWA (lanjutan)
Jumlah yang diakui dalam laba rugi terkait sewa adalah sebagai berikut:
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Beban umum dan administrasi
Penyusutan (Catatan 22) 199.380.482 759.554.283
Sewa jangka pendek (Catatan 22) 7.000.002 31.166.667
Bunga liabilitas sewa (Catatan 23) - -
11. UTANG USAHA - PIHAK KETIGA
30 Juni 2025 31 Desember 2024
CV Kemas Cipta Sinergi 252.647.154 204.295.770
PT Gupon Sekarlangit 428.850.000 176.850.000
CV Segara Jaya - 116.416.520
Berkah Sayur 113.309.716 -
Lain-lain (masing-masing
dibawah Rp 100 Juta) 709.616.479 629.741.779
Jumlah 1.504.423.349 1.127.304.069
12. AKRUAL
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Jasa profesional 145.875.000 183.170.400
Perencanaan pabrik - -
Agen - -
Lainnya 140.722.092 36.030.940
Jumlah 286.597.092 219.201.340
45
Page 49
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
13. UTANG PEMBIAYAAN
Grup membeli beberapa kendaraan melalui pembiayaan dengan rincian sebagai berikut:
30 Juni 2025 31 Desember 2024
PT Dipo Star Finance 165.867.130 194.067.130
PT Mitsui Leasing Capital Indonesia 86.539.475 145.850.513
PT Toyota Astra Financial Services 53.944.488 74.944.488
Jumlah 306.351.093 414.862.131
Dikurangi jatuh tempo kurang dari satu tahun (234.758.438) (234.758.438)
Bagian jangka panjang 71.592.655 180.103.693
Tingkat bunga per tahun 3,7% - 16,75% 9,62% - 16,75%
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, beban bunga yang
dibebankan pada laporan laba rugi masing-masing sebesar Rp24.090.762 dan Rp43.968.866
(Catatan 23).
14. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA
Grup membukukan liabilitas imbalan kerja untuk karyawan sesuai dengan Undang-Undang Cipta No.
6 Tahun 2023, pada tanggal 31 Desember 2024. Terdapat 23 karyawan yang berhak atas imbalan
masing-masing pada tanggal 31 Desember 2024.
Perhitungan imbalan pasca kerja pada tanggal 31 Desember 2024 dihitung oleh Kantor Konsultan
Aktuaria Budi Ramdani. Asumsi utama yang digunakan dalam menentukan penilaian aktuaris sebagai
berikut:
Beban (manfaat) imbalan pasca kerja yang diakui di laba rugi adalah sebagai:
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Biaya jasa kini - 26.938.341
Biaya bunga - 6.444.554
Dampak kurtailmen penyelesaian - (3.613.332)
Pengakuan segera dari biaya jasa lalu yang vested - (36.741.372)
Pendapatan aktuaria - -
Jumlah - (6.971.809)
46
Page 50
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
14. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan)
Beban imbalan kerja dialokasikan sebagai berikut:
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Beban umum dan administrasi (Catatan 22) - 6.602.811
Lain-lain - neto (Catatan 24) - (13.574.620)
Jumlah - (6.971.809)
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasca kerja yang diakui di penghasilan komprehensif lain
sebagai berikut:
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Keuntungan/(kerugian) aktuaria kewajiban - 1.582.094
Penyesuaian tahun lalu - -
Jumlah (keuntungan)/kerugian aktuaria - 1.582.094
Mutasi liabilitas imbalan pasca kerja yang diakui adalah sebagai berikut:
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Saldo awal 76.195.767 98.085.845
Beban imbalan kerja - 6.602.811
Pendapatan aktuaria - (13.574.620)
Pembayaran manfaat - (13.336.175)
Pengukuran kembali:
Dampak perubahan asumsi keuangan - (1.582.094)
Penyesuaian tahun lalu - -
Saldo Akhir 76.195.767 76.195.767
47
Page 51
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
14. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan)
Asumsi-asumsi aktuaria yang digunakan pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024.
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Tingkat diskonto - 7,26% - 6,68%
Tingkat kenaikan gaji - 2.00 %
Tingkat cacat - 10% dari TMI IV
Usia pensiun normal - 57 tahun
Tingkat mortalita - TMI 2019
Tingkat pengunduran diri - < 16 = 0,00%
- 17 - 29 = 10,00%
- 30 - 39 = 5,00%
- 40 - 44 = 3,00%
- 45 - 49 = 2,00%
- 50 - 56 = 1,00%
- > 57 = 0,00%
Analisa sensitivitas untuk asumsi-asumsi yang signifikan pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember
2024 adalah sebagai berikut:
Tingkat diskonto Kenaikan gaji di masa depan
Persentase Pengaruh nilai kini Persentase Pengaruh nilai kini
atas kewajiban atas kewajiban
imbalan imbalan
30 Juni 2025
Kenaikan 0% - 0% -
Penurunan 0% - 0% -
31 Desember 2024
Kenaikan 1% 70.063.701 1% 83.352.024
Penurunan -1% 83.225.695 -1% 69.860.713
48
Page 52
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
15. MODAL SAHAM
Jumlah modal saham yang ditempatkan dan disetor serta susunan pemegang saham pada 30 Juni
2025 adalah sebagai berikut:
30 Juni 2025
Persentase
Kepemilikan Nilai
Nama Pemegang Saham Total Saham (%) nominal Modal ditempatkan Modal disetor
PT Asia Intrainvesta 1.706.000.000 66,90% 10 17.060.000.000 17.060.000.000
PT Asiavesta Investama
Jaya 500.000.000 19,61% 10 5.000.000.000 5.000.000.000
PT Nusa Perkasa
Internasional 76.051.900 2,98% 10 760.519.000 760.519.000
Masyarakat 267.959.572 10,51% 10 2.679.595.720 2.679.595.720
Jumlah 2.550.011.472 100,00% 25.500.114.720 25.500.114.720
Pada 7 Februari 2024, PT Asia Intrainvesta (AI) yang sebelumnya merupakan pemegang sejumlah
400.000.000 saham atau sebesar 15,69% dari modal ditempatkan dan disetor PT Hassana Boga
Sejahtera Tbk, AI telah mengambilalih saham tambahan dari PT Hassana Investa Utama sejumlah
1.040.000.000 saham atau sebesar 40,78% dengan harga Rp16 per saham dengan total harga beli
sebesar Rp16.640.000.000,-. Sehingga pada 31 Desember 2024, AI menjadi pemegang saham
mayoritas Perusahaan.
Jumlah modal saham yang ditempatkan dan disetor serta susunan pemegang saham pada 31
Desember 2024 adalah sebagai berikut:
31 Desember 2024
Persentase
Kepemilikan Nilai
Nama Pemegang Saham Total Saham (%) nominal Modal ditempatkan Modal disetor
PT Asia Intrainvesta 1.706.000.000 66,90% 10 17.060.000.000 17.060.000.000
PT Asiavesta Investama
Jaya 500.000.000 19,61% 10 5.000.000.000 5.000.000.000
PT Nusa Perkasa
Internasional 100.000.000 3,92% 10 1.000.000.000 1.000.000.000
Masyarakat 244.011.472 9,57% 10 2.440.114.720 2.440.114.720
Jumlah 2.550.011.472 100,00% 25.500.114.720 25.500.114.720
49
Page 53
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
16. TAMBAHAN MODAL DISETOR
Rincian tambahan modal disetor adalah sebagai berikut:
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Penawaran umum perdana saham 51.000.000.000 51.000.000.000
Biaya emisi saham, bersih (2.881.557.082) (2.881.557.082)
Kapitalisasi ke modal saham (5.100.000.000) (5.100.000.000)
Agio saham 1.319.280 1.319.280
Selisih perubahan ekuitas entitas anak (53.587.716) (53.587.716)
Selisih transaksi entitas sepengendali (13.329.591) (13.329.591)
Jumlah 42.952.844.891 42.952.844.891
Pada tahun 2022, Lutfiel Hakim dan Nadia Juwita Ayu mengalihkan 90% kepemilikan saham di MKN
ke Perusahaan. Transaksi pengalihan ini dibukukan menggunakan metode penyatuan kepemilikan
sesuai dengan PSAK 338 karena Perusahaan dan MKN entitas sepengendali dibawah Lutfiel Hakim.
Perbedaan antara jumlah imbalan yang dialihkan dan nilai buku aset bersih entitas anak yang
dialihkan dicatat sebagai “tambahan modal disetor” dalam ekuitas Grup. Ekuitas dari entitas anak
pada tanggal 31 Desember 2021 disajikan sebagai “ekutitas merging entities” dalam ekuitas Grup.
Perhitungan selisih transaksi entitas sepengendali pada tanggal peralihan adalah sebagai berikut:
2022
Tanggal akuisisi 30 Juni 2022
Persentase kepemilikan 90%
Nilai buku aset bersih yang dialihkan 985.189.343
Nilai investasi (90% dari nilai buku saat dialihkan) 886.670.409
Imbalan pembelian yang dialihkan (900.000.000)
Selisih transaksi entitas sepengendali (13.329.591)
50
Page 54
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
16. TAMBAHAN MODAL DISETOR (lanjutan)
Pada tahun 2022, kepentingan non pengendali (“KNP”) mengalihkan 14,98% kepemilikannya ke
Perusahaan, sehingga kepemilikan Perusahaan di NJA berubah dari sebelumnya 85% menjadi
99,98%. Atas pengalihan tersebut penyerapan investasi milik KNP sebelumnya diakui oleh
Perusahaan saat perubahan dan dicatat sebagai tambahan modal disetor. Perhitungan selisih
perubahan kepemilikan entitas anak adalah sebagai berikut:
Saldo Defisit NJA Persentase Penyerapan investasi atas
Kepemilikan (%) defisit entitas anak
(357.728.410) 85,00% (304.069.149)
(357.728.410) 99,98% (357.656.864)
Selisih perubahan ekuitas entitas anak (53.587.716)
17. SALDO LABA
a. Cadangan umum
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Saldo awal tahun 250.000.000 200.000.000
Penambahan cadangan tahun berjalan 50.000.000 50.000.000
Saldo akhir tahun 300.000.000 250.000.000
Berdasarkan Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perusahaan Terbatas, perusahaan di
Indonesia diharuskan untuk membentuk cadangan umum sekurang-kurangnya sebesar 20% dari
jumlah modal yang ditempatkan dan disetor penuh. Undang-Undang tersebut tidak mengatur
jangka waktu untuk pembentukan cadangan umum tersebut.
- Berdasarkan keputusan rapat umum pemegang saham tahunan yang diselenggarakan pada
Senin, tanggal 3 Juni 2025. Rapat tersebut memutuskan menyetujui laba bersih tahun berjalan
Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 digunakan sebagai
berikut:
1. Menyetujui penyisihan untuk dana cadangan Perseroan sesuai dengan Pasal 70 ayat1
Undang-undang Perseroan Terbatas sebesar Rp50.000.000,-
2 . Seluruh sisa laba bersih tahun berjalan untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2024
dicatat sebagai laba yang ditahan oleh Perseroan atau retained earnings.
51
Page 55
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
17. SALDO LABA (lanjutan)
a. Cadangan umum (lanjutan)
- Berdasarkan keputusan rapat umum pemegang saham tahunan yang diselenggarakan pada
Senin, tanggal 30 Mei 2024. Rapat tersebut memutuskan menyetujui laba bersih tahun berjalan
Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan laba ditahan
Perseroan sesuai Laporan Keuangan per tanggal 31 Desember 2024 digunakan sebagai berikut:
1. Menyetujui penyisihan untuk dana cadangan Perseroan sesuai dengan Pasal 70 ayat1
Undang-undang Perseroan Terbatas sebesar Rp50.000.000,-
2. Menetapkan pembagian dividen sebesar Rp306.001.377 yang akan dibagikan dalama
bentuk dividen tunai kepada pemegang saham.
b. Belum ditentukan penggunaannya
Saldo Laba
Saldo per 1 Januari 2023 4.043.224.090
Pembagian dividen (2.550.000.000)
Cadangan umum (100.000.000)
Selisih perubahan ekuitas entitas anak 27.321.744
Koreksi laba ditahan (56.836)
Laba neto tahun berjalan 307.550.007
Saldo per 31 Desember 2023 1.728.039.005
Pembagian dividen (306.001.377)
Cadangan umum (50.000.000)
Laba neto tahun berjalan 134.371.998
Saldo per 31 Desember 2024 1.506.409.626
Pembagian dividen -
Cadangan umum (50.000.000)
Koreksi laba ditahan 2
Laba neto tahun berjalan (1.168.704.460)
Saldo per 30 Juni 2025 287.705.168
52
Page 56
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
17. SALDO LABA (lanjutan)
b. Belum ditentukan penggunaannya (lanjutan)
Pada tahun 2023, kepentingan non pengendali (“KNP”) mengalihkan 9,99% kepemilikannya ke
Perusahaan, sehingga kepemilikan Perusahaan di MKN berubah dari sebelumnya 90% menjadi
99,99%. Atas pengalihan tersebut penyerapan investasi milik KNP sebelumnya diakui oleh
Perusahaan saat perubahan dan dicatat sebagai tambahan modal disetor. Perhitungan selisih
perubahan kepemilikan entitas anak adalah sebagai berikut:
Persentase Penyerapan investasi atas
Saldo Laba MKN Kepemilikan (%) defisit entitas anak
273.490.931 99,99% 273.463.582
273.490.931 90,00% 246.141.838
Selisih perubahan ekuitas entitas anak 27.321.744
18. KEPENTINGAN NON-PENGENDALI
Akun ini merupakan bagian kepentingan non-pengendali atas aset bersih, laba (rugi) bersih, dan
pendapatan (rugi) komprehensif lainnya entitas anak dengan rincian sebagai berikut:
Penghasilan
Saldo Bagian atas komprehensif
1 Januari 2025 laba (rugi) neto lain Penyesuaian Saldo 30 Juni 2025
NJA (591.383) (21.173) - (8) (612.564)
MKN 164.702 (11.519) - - 153.183
Jumlah (426.681) (32.692) - (8) (459.381)
Penghasilan
Saldo Bagian atas komprehensif Saldo 31
1 Januari 2024 laba (rugi) neto lain Penyesuaian Desember 2024
NJA (587.957) (3.395) (31) - (591.383)
MKN 143.838 20.893 (29) - 164.702
Jumlah (444.119) 17.498 (60) - (426.681)
53
Page 57
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
19. PENDAPATAN BERSIH
30 Juni 2025 30 Juni 2024
Makanan bayi dan beras organik
Mitra 7.248.080.540 7.659.500.364
Ritel 793.016.695 3.721.145.941
Distributor 9.580.512.712 14.295.061.673
Jumlah makanan bayi dan beras organik 17.621.609.947 25.675.707.978
Alat usaha 520.024.450 1.248.540.821
Sub-jumlah 18.141.634.397 26.924.248.799
Diskon (54.104.769) (1.064.624.128)
Retur (278.350.510) (464.476.113)
Jumlah pendapatan bersih 17.809.179.118 25.395.148.558
20. BEBAN POKOK PENDAPATAN
30 Juni 2025 30 Juni 2024
Makanan bayi dan beras organik
Pemakaian bahan baku 12.679.871.242 15.679.481.128
Biaya produksi
Gaji, upah dan tunjangan 386.404.242 649.457.822
Penyusutan aset tetap (Catatan 9) 62.244.687 101.634.806
Utilitas 98.601.377 112.841.029
Persediaan pembantu 21.944.044 25.484.484
Analisis dan perijinan 41.620.750 15.495.000
Riset dan pengembangan 13.110.976 7.525.413
Jumlah biaya produksi 623.926.076 912.438.553
Harga pokok produksi 13.303.797.318 16.591.919.681
Persediaan barang jadi
Persediaan awal 1.162.831.345 1.394.068.922
Persediaan akhir (Catatan 6) (1.027.425.781) (1.162.831.345)
Beban pokok penjualan
makanan bayi dan beras organik 13.439.202.882 16.823.157.258
54
Page 58
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
20. BEBAN POKOK PENDAPATAN (lanjutan)
30 Juni 2025 30 Juni 2024
Alat usaha
Persediaan awal 105.370.365 119.438.552
Pembelian 186.409.877 5.191.527.319
Retur - (3.271.212.139)
Persediaan akhir (Catatan 6) (53.250.759) (105.370.365)
Beban pokok penjualan alat usaha 238.529.483 1.934.383.368
Jumlah beban pokok penjualan 13.677.732.365 18.757.540.626
Rincian pembelian kepada pihak ketiga yang melebihi 10% dari jumlah pembelian masing-masing
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:
21. BEBAN PENJUALAN
30 Juni 2025 30 Juni 2024
Promosi dan iklan 451.839.321 612.082.856
Gaji, upah dan tunjangan 556.026.255 361.366.349
Pengiriman 149.743.616 67.271.841
Transportasi 112.866.295 164.682.422
Lainnya 50.720.247 76.506.234
Jumlah 1.321.195.734 1.281.909.702
55
Page 59
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
22. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
30 Juni 2025 30 Juni 2024
Gaji dan tunjangan 2.694.271.440 2.665.690.699
Penyusutan aset tetap (Catatan 9) 487.671.385 231.879.438
Penyusutan aset hak guna (Catatan 10) 199.380.482 393.032.511
Jasa profesional 138.616.433 156.304.487
Keperluan kantor 174.505.457 152.675.104
Beban pajak 102.585.130 28.971.709
Utilitas 61.049.541 89.368.671
Perizinan 25.450.000 12.850.000
Sumbangan dan sukacita 9.686.300 12.453.558
Pemeliharaan 18.043.923 28.778.660
Sewa jangka pendek (Catatan 10) 7.000.002 18.000.000
Imbalan pasca kerja (Catatan 14) - -
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp 50 Juta) 30.424.748 52.528.633
Jumlah 3.948.684.842 3.842.533.471
23. BEBAN KEUANGAN
30 Juni 2025 30 Juni 2024
Bunga utang pembiayaan (Catatan 13) 24.090.762 23.051.956
Biaya administrasi bank 5.972.381 8.227.355
Bunga utang bank jangka pendek - -
Bunga liabilitas sewa (Catatan 10) - -
Jumlah 30.063.143 31.279.311
56
Page 60
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
24. LAIN-LAIN - NETO
30 Juni 2025 30 Juni 2024
Penghapusan persediaan (Catatan 6) - -
Penurunan nilai piutang usaha (Catatan 5) - -
Pemulihan cadangan penurunan nilai piutang usaha
(Catatan 5) - -
Laba penjualan aset tetap (Catatan 9) (2.359.659) 2.823.750
Pendapatan aktuaria - -
Lain-lain 158.991 50.000.001
Jumlah (2.200.668) 52.823.751
25. PERPAJAKAN
a. Pajak dibayar dimuka
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Perusahaan
PPh Pasal 21 - 14.825.082
Entitas Anak
PPh Pasal 21 359.982 1.214.133
Pajak Pertambahan Nilai 47.883.745 53.847.101
Sub-jumlah 48.243.727 55.061.234
Jumlah 48.243.727 69.886.316
b. Utang pajak
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Perusahaan
PPh Pasal 21 68.406.495 -
PPh Pasal 23 319.792 167.286
PPh Pasal 26 (127.610) 127.610
PPh Pasal 29 - -
PPh Pasal 4 Ayat 2 - 75.555.557
Pajak Pertambahan Nilai 1.044.487.955 733.897.526
Sub-jumlah 1.113.086.632 809.747.979
57
Page 61
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
25. PERPAJAKAN (lanjutan)
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Entitas Anak
PPh Pasal 21 2.917.888 -
PPh Pasal 23 47.278 -
PPh Pasal 29 - 43.287.698
Pajak Pertambahan Nilai 25.420.550 27.433.458
Sub-jumlah 28.385.716 70.721.156
Jumlah 1.141.472.348 880.469.135
c. Beban pajak penghasilan
30 Juni 2025 30 Juni 2024
Pajak kini
Perusahaan - -
Entitas anak - (43.287.698)
Sub-jumlah - (43.287.698)
Pajak tangguhan
Perusahaan - 78.450.809
Entitas anak - (7.973.035)
Sub-jumlah - 70.477.774
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif dengan taksiran penghasilan kena pajak (rugi fiskal) adalah sebagai berikut:
30 Juni 2025 30 Juni 2024
Laba sebelum pajak penghasilan
menurut laba rugi komprehensif
konsolidasian (1.168.737.152) 1.534.736.965
Dikurangi rugi (laba) sebelum
pajak penghasilan entitas anak
yang dikonsolidasi (221.059.800) (153.622.394)
Laba (rugi) sebelum pajak Perusahaan (1.389.796.952) 1.381.114.571
Perbedaan temporer
Aset tetap - -
Imbalan pasca kerja - -
Aset hak guna 87.152.778 187.560.926
Sub-jumlah 87.152.778 187.560.926
58
Page 62
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
25. PERPAJAKAN (lanjutan)
c. Beban pajak penghasilan (lanjutan)
30 Juni 2025 30 Juni 2024
Perbedaan tetap
Pajak 91.748.439 24.102.033
Sumbangan dan hadiah 7.634.000 880.000
Pendapatan bunga (1.889.647) (204.415)
Beban yang tidak dapat dikurangkan 4.107.024 6.297.715
Lain-lain 4.435.526 -
Sub-jumlah 106.035.343 31.075.333
Penghasilan (rugi) kena pajak Perusahaan (1.196.608.832) 1.599.750.829
Penghasilan (rugi) kena pajak
Perusahaan (dibulatkan) (1.196.609.000) 1.599.750.000
Beban pajak kini Perusahaan - 313.413.062
Taksiran utang pajak penghasilan
Perusahaan - 313.413.062
Entitas anak - 32.099.668
Jumlah - 345.512.730
d. Pajak tangguhan
30 Juni 2025
Penyesuaian
Dibebankan ke tahun lalu
Dikreditkan Penyesuaian penghasilan pendapatan
(dibebankan) ke tahun lalu ke komprehensif komprehensif
1 Januari 2024 laba (rugi) laba (rugi) lain lain 31 Desember 2024
Perusahaan
Imbalan pasca kerja 16.689.349 - - - - 16.689.349
Penyusutan aset
hak guna (99.328.237) - - - (99.328.237)
Sub-jumlah (82.638.889) - - - - (82.638.889)
59
Page 63
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
25. PERPAJAKAN (lanjutan)
d. Pajak tangguhan (lanjutan)
30 Juni 2025
Penyesuaian
Dibebankan ke tahun lalu
Dikreditkan Penyesuaian penghasilan pendapatan
(dibebankan) tahun lalu ke komprehensif komprehensif
1 Januari 2025 ke laba (rugi) laba (rugi) lain lain 30 Juni 2025
Entitas anak
Imbalan pasca kerja 73.720 - - - - 73.720
Cadangan kerugian
penurunan nilai 18.257.596 - - - - 18.257.596
Sub-jumlah 18.331.316 - - - - 18.331.316
Jumlah (64.307.573) - - - - (64.307.573)
Aset pajak tangguhan 18.331.316
Liabilitas pajak tangguhan (82.638.889)
Neto (64.307.573)
31 Desember 2024
Penyesuaian
Dibebankan ke tahun lalu
Dikreditkan Penyesuaian penghasilan pendapatan
(dibebankan) ke tahun lalu ke komprehensif komprehensif
1 Januari 2024 laba (rugi) laba (rugi) lain lain 31 Desember 2024
Perusahaan
Imbalan pasca kerja 20.729.311 (3.565.395) - (474.567) - 16.689.349
Penyusutan
aset tetap - - - - - -
Penyusutan aset
hak guna (181.344.441) 82.016.204 - - - (99.328.237)
Sub-jumlah (160.615.131) 78.450.809 - (474.567) - (82.638.889)
Entitas anak
Imbalan pasca kerja 849.576 (902.362) - 82.621 43.885 73.720
Cadangan kerugian
penurunan nilai 25.328.269 (7.070.673) - - - 18.257.596
Penyusutan aset
hak guna - - - - - -
Sub-jumlah 26.177.845 (7.973.035) - 82.621 43.885 18.331.316
Jumlah (134.437.286) 70.477.774 - (391.946) 43.885 (64.307.573)
Aset pajak tangguhan 18.331.316
Liabilitas pajak tangguhan (82.638.889)
Neto (64.307.573)
60
Page 64
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
25. PERPAJAKAN (lanjutan)
e. Perubahan tarif pajak
Pada bulan Oktober 2021, Pemerintah Indonesia mengesahkan Undang-Undang No. 7 Tahun
2021 (“UU No.7/2021”) tentang harmonisasi peraturan perpajakan. Beberapa tujuan UU
No.7/2021 adalah untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian yang berkelanjutan dan
mendukung percepatan pemulihan ekonomi, mewujudkan sistem perpajakan yang lebih
berkeadilan dan berkepastian hukum, melaksanakan reformasi administrasi, kebijakan
perpajakan yang konsolidatif, dan perluasan basis pajak, serta meningkatkan kepatuhan
sukarela Wajib Pajak.
Sejumlah perubahan peraturan perpajakan yang terjadi dengan penerapan UU No. 7/2021 antara
lain adalah sebagai berikut:
1) Pemberlakuan tarif pajak penghasilan badan menjadi 22% mulai Tahun Pajak 2022, dan
Perusahaan Terbuka dalam negeri yang memenuhi kriteria tertentu dapat memperoleh tarif
pajak sebesar 3% lebih rendah dari tarif pajak yang disebutkan di atas;
2) Kenaikan tarif PPN dari 10% menjadi 11% yang mulai berlaku 1 April 2022, kemudian
menjadi 12% yang mulai berlaku paling lambat pada tanggal 1 Januari 2025, kenaikan tarif
PPN menjadi 12% pada 1 Januari 2025 telah dibatalkan;
3) Penyederhanaan PPN dengan tarif final untuk barang atau jasa kena pajak tertentu yang
juga berlaku mulai 1 April 2022;
4) Program pengungkapan sukarela bagi Wajib Pajak badan selama periode 1 Januari - 30
Juni 2022, dengan basis asset atau harta yang diperoleh selama 1 Januari 1985 - 31
Desember 2015 yang belum diungkap pada saat mengikuti program amnesti pajak
sebelumnya.
f. Tagihan Pajak
Pada tahun 2024 Grup menerima surat tagihan dari kurang bayar pajak atas PPh Pasal 21 masa
tahun 2019, 2021 dan 2024, PPh Pasal 23 masa tahun 2021, Pajak Pertambahan Nilai masa
2021, PPh Badan tahun 2021, PPh Final masa 2019 dan PPh Pasal 25 masa 2023, jumlah nilai
kurang bayar sebesar Rp185.898.431. Tagihan atas seluruh hutang pajak tersebut telah dibayar di
Tahun 2024.
61
Page 65
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
26. LABA PER SAHAM
Perhitungan laba per saham dasar adalah sebagai berikut:
30 Juni 2025 30 Juni 2024
Laba (rugi) neto yang diatribusikan kepada
pemilik entitas induk (1.168.704.460) 1.189.202.974
Rata-rata tertimbang jumlah saham
beredar sepanjang tahun 25.500.114.720 25.500.114.720
Jumlah (0,05) 0,05
27. REKLASIFIKASI
Pada 30 Juni 2025 Grup melakukan penelaahan progress aset dalam pembangunan berdasarkan
berita acara penyelesaian pembangunan, Grup menilai perlu adanya reklasifikasi sebagai berikut:
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Aset tetap
Harga perolehan aset dalam penyelesaian
Bangunan pabrik
Saldo awal 9.200.053.700 9.200.053.700
Reklasifikasi 4.992.122.701 -
Saldo Akhir 14.192.176.401 9.200.053.700
62
Page 66
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
28. SEGMEN OPERASI
Untuk tujuan pelaporan manajemen, Grup dibagi dalam dua kelempok utama kegiatan usaha: yaitu
makanan bayi dan beras organik dan alat usaha. Kegiatan usaha tersebut menjadi dasar pelaporan
segmen operasi primer Grup, sebagai berikut:
30 Juni 2025
Makanan bayi dan
beras organik Alat usaha Konsolidasian
Penjualan bersih 17.289.154.668 520.024.450 17.809.179.118
Beban langsung (13.439.202.882) (238.529.483) (13.677.732.365)
Laba bruto 3.849.951.786 281.494.967 4.131.446.753
Beban penjualan (1.321.195.734)
Beban umum dan administrasi (3.948.684.842)
Lain-lain - neto (30.303.329)
Untuk tujuan pelaporan manajemen, Grup dibagi dalam dua kelempok utama kegiatan usaha: yaitu
makanan bayi dan beras organik dan alat usaha. Kegiatan usaha tersebut menjadi dasar pelaporan
segmen operasi primer Grup, sebagai berikut: (lanjutan)
30 Juni 2025
Makanan bayi dan
beras organik Alat usaha Konsolidasian
Laba sebelum pajak penghasilan (1.168.737.152)
Beban pajak penghasilan, neto -
Laba neto periode berjalan (1.168.737.152)
Laba neto periode berjalan
yang dapat diatribusikan kepada :
Pemilik entitas induk (1.168.704.460)
Kepentingan non pengendali (32.692)
Jumlah (1.168.737.152)
63
Page 67
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
28. SEGMEN OPERASI (lanjutan)
ASET
Total aset konsolidasian 72.641.491.959
LIABILITAS
Total liabilitas konsolidasian 3.633.314.061
30 Juni 2024
Makanan bayi dan
beras organik Alat usaha Konsolidasian
Penjualan neto 24.146.607.737 1.248.540.821 25.395.148.558
Beban langsung (16.823.157.259) (1.934.383.367) (18.757.540.626)
Laba bruto 7.323.450.478 (685.842.546) 6.637.607.932
Beban penjualan (1.281.909.702)
Beban umum dan administrasi (3.842.833.471)
Lain-lain - neto 21.872.206
Untuk tujuan pelaporan manajemen, Grup dibagi dalam dua kelempok utama kegiatan usaha: yaitu
makanan bayi dan beras organik dan alat usaha. Kegiatan usaha tersebut menjadi dasar pelaporan
segmen operasi primer Grup, sebagai berikut: (lanjutan)
30 Juni 2024
Makanan bayi dan
beras organik Alat usaha Konsolidasian
Laba sebelum pajak penghasilan 1.534.736.965
Beban pajak penghasilan, neto (345.512.730)
Laba neto periode berjalan 1.189.224.235
Laba neto periode berjalan
yang dapat diatribusikan kepada :
Pemilik entitas induk (1.168.704.460)
Kepentingan non pengendali (32.692)
Jumlah (1.168.737.152)
ASET
Total aset konsolidasian 75.534.569.835
LIABILITAS
Total liabilitas konsolidasian 3.998.052.693
64
Page 68
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
29. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO
Risiko utama dari instrumen keuangan Grup adalah risiko pasar termasuk risiko tingkat bunga, risiko
kredit serta risiko likuiditas. Kebijakan keuangan Grup dimaksudkan untuk mengurangi dampak
keuangan dari fluktuasi tingkat bunga serta meminimalisir potensi kerugian yang dapat berdampak
pada risiko keuangan Grup.
Faktor-faktor risiko keuangan
a. Risiko pasar
Risiko tingkat bunga adalah risiko dimana nilai wajar arus kas di masa depan akan berfluktuasi
karena perubahan tingkat suku bunga di pasar. Pinjaman yang diperoleh dengan tingkat bunga
tetap menimbulkan risiko suku bunga atas nilai wajar.
Faktor-faktor risiko keuangan (lanjutan)
a. Risiko pasar (lanjutan)
Grup melakukan penelaahan berkala atas dampak perubahan suku bunga dan senantiasa menjaga
komposisi pendanaan dengan sesuai kebutuhan untuk mengola risiko suku bunga. Berdasarkan
analisis tersebut, Grup menghitung dampak terhadap laba rugi dari pergeseran tingkat bunga yang
ditetapkan.
Tabel di bawah ini merangkum eksposur risiko suku bunga pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31
Desember 2024.
30 Juni 2025
Rata-rata suku bunga Bunga mengambang Bunga tetap
Liabilitas keuangan
Utang pembiayaan 3,7% - 16,75% - 306.351.093
31 Desember 2024
Rata-rata suku bunga Bunga mengambang Bunga tetap
Liabilitas keuangan
Utang pembiayaan 3,7% - 16,75% - 414.862.131
65
Page 69
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
29. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)
b. Risiko kredit
Grup tidak memiliki risiko yang signifikan terhadap risiko kredit. Grup memiliki kebijakan untuk
memastikan keseluruhan penjualan jasa kesehatan dilakukan kepada pelanggan dengan reputasi
dan riwayat kredit yang baik. Selain itu, Grup senantiasa melakukan penelaahan berkala atas kredit
pelanggan yang ada.
Eksposur maksimum Grup atas risiko kredit setara dengan jumlah bruto dari aset keuangannya.
Faktor-faktor risiko keuangan (lanjutan)
Kualitas kredit aset keuangan Grup adalah sebagai berikut:
30 Juni 2025
Belum jatuh Telah jatuh tempo tapi belum mengalami penurunan nilai
tempo atau tidak
Jumlah
mengalami
Cadangan
penurunan nilai < 30 hari 30-90 hari Lebih dari 90 hari
penurunan nilai
Kas dan bank 11.122.749.412 - - - - 11.122.749.412
Piutang usaha -
pihak ketiga 210.005.495 174.954.273 22.754.027 70.895.054 (82.989.070) 395.619.778
Jumlah 11.332.754.907 174.954.273 22.754.027 70.895.054 (82.989.070) 11.518.369.190
31 Desember 2024
Belum jatuh Telah jatuh tempo tapi belum mengalami penurunan nilai
tempo atau tidak
Jumlah
mengalami
Cadangan
penurunan nilai < 30 hari 30-90 hari Lebih dari 90 hari
penurunan nilai
Kas dan bank 14.218.940.596 - - - - 14.218.940.596
Piutang usaha -
pihak ketiga 225.874.177 152.756.716 118.865.180 3.746.755.544 (82.989.070) 4.161.262.547
Jumlah 14.444.814.773 152.756.716 118.865.180 3.746.755.544 (82.989.070) 18.380.203.143
66
Page 70
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
29. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)
Faktor-faktor risiko keuangan (lanjutan)
c. Risiko likuiditas
Manajemen risiko likuiditas yang hati-hati mensyaratkan tersedianya Kas dan setara kas yang
memadai untuk memenuhi kebutuhan modal operasional.
Grup dalam menjalankan kegiatan usahanya senantiasa menjaga fleksibilitas melalui dana kas dan
setara kas yang memadai dan ketersediaan dana dalam bentuk kredit yang memadai. Manajemen
mengelola risiko likuiditas dengan senantiasa memantau pekiraan cadangan likuiditas Grup
berdasarkan arus kas yang diharapkan serta menelaah kebutuhan pembiayaan untuk modal kerja
dan aktivitas pendanaan secara teratur dan pada saat yang dianggap perlu.
30 Juni 2025
Tidak ada periode
Nilai tercatat Nilai jatuh tempo
jatuh tempo 3-6 6-12 Lebih dari 12
1-3 bulan Cadangan
bulan bulan bulan
Aset keuangan
yang diukur
pada biaya
perolehan
diamortisasi:
Kas dan bank 11.122.749.412 11.122.749.412 - - - - - 11.122.749.412
Piutang usaha
- pihak ketiga 395.619.778 210.005.495 174.954.273 22.754.027 - 70.895.054 - 82.989.070 395.619.778
Jumlah aset
keuangan 11.518.369.190 11.332.754.907 174.954.273 22.754.027 - 70.895.054 - 82.989.070 11.518.369.190
67
Page 71
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
29. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)
Faktor-faktor risiko keuangan (lanjutan)
c. Risiko likuiditas (lanjutan)
30 Juni 2025
Tidak ada periode
Nilai tercatat Nilai jatuh tempo
jatuh tempo 3-6 6-12 Lebih dari 12
1-3 bulan Cadangan
bulan bulan bulan
Liabilitas keuangan
yang diukur
pada biaya
perolehan
diamortisasi:
Utang usaha
- pihak ketiga 1.504.423.349 1.504.423.349 - - - - - 1.504.423.349
Utang lain-lain
- pihak ketiga - - - - - - - -
Akrual 286.597.092 286.597.092 - - - - - 286.597.092
Utang pembiayaan 306.351.093 - 56.516.830 57.933.423 120.308.186 180.103.692 - 414.862.131
Liabilitas sewa 68.852.941 - - - - 68.852.941 - 68.852.941
- - -
Jumlah liabilitas
keuangan 2.166.224.475 1.791.020.441 56.516.830 57.933.423 120.308.186 248.956.633 - 2.274.735.513
- - -
Gap likuiditas 9.352.144.715 9.541.734.466 118.437.443 (35.179.396) - - - 9.243.633.677
68
Page 72
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
29. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)
Faktor-faktor risiko keuangan (lanjutan)
c. Risiko likuiditas (lanjutan)
31 Desember 2024
Periode Jatuh Tempo
Tidak ada periode
Nilai tercatat Nilai jatuh tempo
jatuh tempo 1-3 3-6 6-12 Lebih dari 12
Cadangan
bulan bulan bulan bulan
Aset keuangan
yang diukur
pada biaya
perolehan
diamortisasi:
Kas dan bank 14.218.940.596 14.218.940.596 - - - - - 14.218.940.596
Piutang usaha
- pihak ketiga 4.161.262.547 225.874.177 152.756.716 927.224 117.937.956 3.746.755.544 - 82.989.070 4.161.262.547
Piutang lain-lain
Pihak ketiga - - - - - - - -
Jumlah aset
keuangan 18.380.203.143 14.444.814.773 152.756.716 927.224 117.937.956 3.746.755.544 - 82.989.070 18.380.203.143
Liabilitas keuangan
yang diukur
pada biaya
perolehan
diamortisasi:
Utang usaha
- pihak ketiga 1.127.304.069 1.127.304.069 - - - - - 1.127.304.069
Utang lain-lain
- pihak ketiga 1.725.000 1.725.000 - - - - - 1.725.000
- pihak berelasi - - - - - - - -
Akrual 219.201.340 219.201.340 - - - - - 219.201.340
Utang pembiayaan 414.862.131 - 56.516.830 57.933.423 120.308.186 180.103.692 - 414.862.131
Liabilitas sewa 68.852.941 - - - - 68.852.941 - 68.852.941
69
Page 73
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
29. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)
Faktor-faktor risiko keuangan (lanjutan)
c. Risiko likuiditas (lanjutan)
31 Desember 2024
Periode Jatuh Tempo
Tidak ada periode
Nilai tercatat Nilai jatuh tempo
jatuh tempo Kurang dari 1 1-3 3-6 6-12 Lebih dari
bulan bulan bulan bulan 12 bulan
Jumlah liabilitas
keuangan 1.831.945.481 1.348.230.409 56.516.830 57.933.423 120.308.186 248.956.633 - 1.831.945.481
- -
Gap likuiditas 16.548.257.662 13.096.584.364 96.239.886 (57.006.199) (2.370.230) 3.497.798.911 (82.989.070) 16.548.257.662
30. NILAI WAJAR ATAS ASET DAN LIABILITAS
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan nilai tercatat dan estimasi nilai wajar instrumen keuangan Grup
yang dinyatakan dalam posisi keuangan 31 Desember 2024 dan 2023.
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Nilai Tercatat Nilai Wajar Nilai Tercatat Nilai Wajar
Aset Keuangan
Aset Keuangan
yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi:
Kas dan setara kas 11.122.749.412 11.122.749.412 14.218.940.596 14.218.940.596
Piutang usaha -
pihak ketiga 395.619.778 395.619.778 4.161.262.547 4.161.262.547
Piutang lain-lain
Pihak ketiga - - - -
Jumlah 11.518.369.190 11.518.369.190 18.380.203.143 18.380.203.143
70
Page 74
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
30. NILAI WAJAR ATAS ASET DAN LIABILITAS (lanjutan)
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan nilai tercatat dan estimasi nilai wajar instrumen keuangan Grup
yang dinyatakan dalam posisi keuangan 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024.
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Nilai Tercatat Nilai Wajar Nilai Tercatat Nilai Wajar
Liabilitas Keuangan
Liabilitas Keuangan
yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi:
Utang usaha -
pihak ketiga 1.504.423.349 1.504.423.349 1.127.304.069 1.127.304.069
Utang lain-lain -
pihak ketiga - - 1.725.000 1.725.000
pihak berelasi - - - -
Akrual 286.597.092 286.597.092 219.201.340 219.201.340
Utang pembiayaan 306.351.093 306.351.093 414.862.131 414.862.131
Liabilitas sewa 68.852.941 68.852.941 68.852.941 68.852.941
Jumlah 2.166.224.475 2.166.224.475 1.831.945.481 1.831.945.481
Nilai wajar atas aset keuangan jangka pendek (umumnya kurang dari satu tahun) seperti kas dan
bank, piutang usaha dan piutang lain-lain adalah sebesar nilai tercatat karena telah mendekati
estimasi nilai wajarnya.
Liabilitas keuangan
Nilai tercatat liabilitas keuangan seperti utang bank jangka pendek, utang usaha - pihak ketiga, utang
lain-lain - pihak ketiga, dan akrual adalah mendekati estimasi nilai wajarnya.
Nilai wajar utang pembiayaan dan liabilitas sewa diperkirakan mendekati nilai tercatatnya karena
tingkat suku bunga berdasarkan nilai pasar.
71
Page 75
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (AUDIT)
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
31. INFORMASI TAMBAHAN ARUS KAS
a. Aktivitas investasi non-kas yang signifikan sebagai berikut:
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Penambahan aset tetap yang masih terutang
dan dicatat pada utang pembiayaan - 352.650.000
Jumlah - 352.650.000
72
Names mentioned 44 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
H. Syarif Siangan Tanudjaja S.H.
p.11
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.11 ×3
unresolved
person
Akta Notaris Rahayu Ningsih
p.11 ×2
unresolved
org
PT Adimitra Jasa Korpora
p.11
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.12
unresolved
person
Akta Notaris Rini Yulianti
p.12 ×4
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.12 ×3
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU- AH.
p.12
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.12
unresolved
person
Bambang Wijananto
p.13 ×2
unresolved
person
Arief Banang Trinovan
p.13 ×2
unresolved
person
Bambang Setiadji Personel
p.13 ×2
unresolved
org
PT Nutrisi Juara
p.14
unresolved
person
Poltak Pardomuan
p.14
unresolved
person
Panji Kresna S.H.
p.14 ×2
unresolved
org
Menteri
p.14
unresolved
org
PT Asuransi Chubb Syariah Indonesia
p.42 ×2
unresolved
org
PT Asuransi Tokio Marine Indonesia
p.46
unresolved
org
PT Asuransi Astra Buana
p.46
unresolved
org
PT Gupon Sekarlangit
p.48
unresolved
org
PT Dipo Star Finance
p.49
unresolved
org
PT Mitsui Leasing Capital Indonesia
p.49
unresolved
org
PT Toyota Astra Financial Services
p.49
unresolved
org
PT Asiavesta Investama Jaya
p.52 ×2
unresolved
—
Jaya
p.52 ×2
unresolved
org
PT Nusa Perkasa Internasional
p.52 ×2
unresolved
org
Internasional
p.52 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.